Issuu on Google+

Sabtu, 14 Agustus 2010

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Polda Terbaik, Kejati Tertinggal Terkait Laporan Keuangan Terbaik se-Sultra Kendari, KP Polda Sultra menorehkan prestasi luar biasa dalam penilaian laporan keuangan unit akuntansi pembantu pengguna anggaran wilayah (UAPPA-W) lingkup kerja Ditjen Perbendaharaan Sultra semester pertama tahun 2010. Polda Sultra menempati peringkat teratas dan mampu mengalahkan 125 instansi se-Sultra yang turut dinilai dalam pemeriksaan keuangan tersebut. Dari penilaian laporan keuangan UAPPA-W Ditjen Perbendaharaan Sultra, nomor Kep-70/ WPB.25/BD.0502/2010 memutuskan, Polda Sultra menempati peringkat pertama dengan nilai 97,5. Urutan kedua ditempati Badan Pusat Statistika (BPS) Sultra dengan nilai sebesar 96,5. Angka tersebut disusul BPKP, BPOM Kendari dan Pengadilan Tinggi Sultra. Sementara Kejati Sultra ada pada urutan dibawah 10 besar. Pemeringkatan laporan keuan-

SUWARJONO/KP

Kepala Bidang Keuangan (Kabidku) Polda Sultra, AKBP Drs. Syarifuddin saat memperlihatkan piagam penghargaan penilaian laporan keuangan. gan kementrian negara/lembaga tingkat wilayah dilakukan dengan penilaian beberapa unsur yakni ketepatan waktu rekonsiliasi dan penyampaian laporan keuangan, kelengkapan laporan utama dan lampiran, akurasi data pada laporan utama (LRA, Neraca

Ba’asyir Danai Militan Aceh Dugaan Polri soal Kasus Terorisme Jakarta, KP Polisi kembali mengeluarkan amunisi untuk menjerat Abu Bakar Ba?asyir. Ustad pendiri Ponpes Ngruki, Grogol Sukoharjo itu disangka menggalang pendan-

dan CaLK), akurasi data lampiran, pengungkapan yang memadai pada CaLK. Selain itu, pembobotan lain meliputi, estetika baik kerapihan, daya tarik, dan daya tahan. Jum-

Baca POLDA di Hal. 7

aan untuk latihan militer di Aceh sebesar satu miliar rupiah. “Kalau ditotal sih, lebih dari dua miliar. Yang dari ustad Abu sendiri satu miliar, sisanya yang berhasil diungkap sebelumnya,” ujar Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ketut Yoga Ana di Mabes Polri kemarin (13/08). Dana itu digalang dari perorangan maupun organisasi. “Ini sedang ditelusuri penyidik dari organisasi apa saja dan apa motifnya,” kata Ketut. Dana itu sebagian

Baca BA'ASYIR di Hal. 8

SBY Tak Cocok Jadi Simbol Kesejahteraan Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS.

Adhie M. Massardi. Dengan nada menyindir karakter SBY, Rizal mengatakan bahwa rakyat memerlukan pemimpin yang kuat, otentik, dan selalu bersama rakyat, baik dalam keadaan suka maupun duka. “Bukan sekali-kali pemimpin yang diam dalam kebimbangan. Bukan pula pemimpin pesolek yang sibuk berdandan selagi rakyat berteriak karena ko-

Jakarta, KP Legasi atau simbol Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai bapak kesejahteraan ditanggapi berbagai pihak. Legasi yang diberikan Center for Information and Development Studies (Cides) itu dinilai tidak cocok disematkan kepada SBY. “Saya kira, itu baik-baik saja. Namun, apa sebenarnya indikatornya”? kata Priyo Budi Santoso, wakil ketua DPR, di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (13/8). Indikator legasi bapak kesejahteraan yang diberikan Cides tersebut adalah SBY merupakan presiden yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Legasi tersebut baru sebatas usul dari Cides. Sebagai anggota kehormatan Cides, Priyo mengaku tidak tahu-menahu legasi bapak kesejahteraan itu telah diberikan. Menurut dia, legasi bagi SBY yang lebih tepat adalah presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat. Terlebih, SBY juga terpilih selama dua periode berturutturut dengan perolehan suara yang meyakinkan. “Kalau saya, cenderung SBY sebagai The Best Son of The Country (Anak Bangsa Terbaik, Red),” ujar Priyo. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Cides Ricky Rahmadi mengusulkan legasi bapak kesejahteraan diberikan kepada SBY. Menurut dia, dengan dua kali kepemimpinan, sudah saatnya SBY memiliki legasi yang cocok bagi dirinya. Mengingat, para presiden RI sebelumnya juga memiliki legasi yang berbeda-beda. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo menilai sah-sah saja usul SBY sebagai simbol bapak kesejahteraan itu. Menurut

Baca KOMPAK di Hal. 8

Baca SBY di Hal. 8

Rektor Unhalu DI mata Rektor Unhalu, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS., bulan Ramadhan tidak sekadar jadi wahana amal ibadah umat muslim. Yang terpenting adalah bagaimana mengaplikasikan hikmah dibalik perintah menjalankan ibadah puasa. Seseorang yang menjalankan ibadah puasa hanya sebatas memenuhi tuntutan yang disyariatkan bagi umat Islam, tentu tidak akan merasakan faedah dari menjalankan rukun Islam yang keempat tersebut. Sepanjang yang bersangkutan melaksanakannya dengan ikhlas tentu ada manfaat yang diperoleh yakni melatih kesabaran dan kejujuran setiap hamba. Dua hal tersebut, menurut Prof. Usman harus ditumbuh suburkan dalam diri seorang mukmin. Memang tidak mudah untuk mewujudkan sikap yang melekat pada manusia, namun kalau terus dilatih dengan ibadah puasa yang menekankan kejujuran sekaligus melatih kesabaran, tentu diharapkan mewarnai segala perbuatan seseorang dalam menjalani kehidupannya. Dimaki, dicaci, itu hal biasa. Baiknya kita introspeksi diri karena dengan menyalahkan diri akan memunculkan energi untuk bersikap jujur, termasuk mengakui penilaian atau kritikan staf kepada atasannya. Karenanya, Rektor berharap civitas akademika Unhalu bisa menilai dirinya secara arif. “Saya tidak bisa menilai diri sendiri secara arif, apakah saya jujur atau tidak. Itu sepenuhnya menjadi penilaian orang. Yang pasti Ramadhan tidak saja menjadi seremoni religi tapi proses penggemblengan mental dan spiritual yang di dalamnya menyangkut kejujuran dan kesabaran. Karenanya, 11 bulan selain

Baca IKHLAS di Hal. 7

RAKA DENNY/JAWAPOS

Rizal Ramli dalam acara "Renungan Kemerdekaan"• di Jalan Tebet Brat dalam IV, Jakarta Selatan, Jumat (13/8). Selain Rizal Ramli, Gus Solah dan Romo Magnis Suseno juga hadir dalam acara itu.

Kompak Soroti Kepemimpinan Nasional Jakarta, KP Seperti ingin mengimbangi pidato kenegaraan presiden pada 16 Agustus mendatang yang pasti penuh dengan catatan prestasi pemerintahan, belasan tokoh nasional kemarin (13/8) menggelar refleksi kritis. Dalam pandangan mereka, selama 65 tahun Indonesia merdeka, rakyat belum terbebaskan dari keterkungkungan, penderitaan, keterbelakangan, dan diskriminasi. “Justru sekarang lah kita mendapati

persoalan semakin meruyak, terus bertambah pula kesusahan rakyat,” kata mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli di sekretariat Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Jakarta, kemarin. Turut berbicara, tokoh NU KH Salahuddin Wahid dan budayawan Frans Magnis Suseno. Hadir juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi, anggota DPD dari NTB Farouk Muhammad, Presiden Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sayuti Asyathri, dan Koordinator GIB

Buy Akur, Pencipta Lagu Keong Racun yang Tetap Hidup di Kontrakan

Diramal Bakal Kaya Raya, Lagunya Dijiplak di India penyanyi dangdut Lissa, tapi tidak meledak. Charlie ST 12 kemudian mengolahnya dan menyerahkan lagu itu kepada duet Putri-Penelope. Hasilnya lumayan bagus. Namun, Keong Racun baru benarbenar meledak setelah dipopulerkan oleh Jojo-Sinta dengan aksi lipsync yang diunggah ke jejaring sosial YouTube. Seiring dengan meroketnya lagu Keong Racun, orang mengira kehidupan Buy Akur akan berubah. Tapi, kenyataannya, fenomena Keong Racun tak mengubah nasib sang pencipta. Dia tetap hidup merana di rumah kontrakan yang kecil dan lembap. ”Maaf, beginilah kondisi rumah saya,” ujar Kang Abur ”panggilan Buy Akur” saat mempersilakan wartawan Radar Bandung (Jawa Pos Group) yang mengunjunginya Rabu lalu (11/8).

Di tengah maraknya orang membicarakan Jojo-Sinta dengan aksi lipsync lagu Keong Racun, kehidupan Buy Akur, sang pencipta lagu menghebohkan itu, tetap merana. Hingga kini dia masih tinggal di rumah kontrakan nan mungil di Bandung.

Iman Herdi, Bandung BERBEDA dengan Jojo dan Sinta, yang namanya melambung di dunia entertainment, kehidupan Buy Akur jauh dari ingar-bingar dunia hiburan yang glamor. Dia layaknya pertapa yang tinggal di rumah mungil di antara gang-gang sempit Jalan Pagarsih, Kota Bandung. Padahal, lagu Keong Racun ciptaannya kini sedang ngetopngetopnya bersama para artis yang membawakannya. Lagu tersebut awalnya dipopulerkan oleh

RAMDHANI/RADAR BANDUNG

Buy Akur, pencipta lagu keong racun.

Baca DIRAMAL di Hal. 7


2

Kendari Pos |Sabtu, 14 Agustus 2010

BPK Nilai APBD Konsel Disclaimer Imran: Ini Tugas Utama Kami Untuk Memperbaiki Kendari, KP Tugas berat langsung menghadang Bupati dan Wakil Bupati Konsel yang baru dilantik beberapa hari lalu. Penyebabnya Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra memberikan opini disclaimer pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan Konsel tahun 2009. Opini tersebut merupakan yang ketiga berturut-turut disandang kabupaten pemekaran Konawe itu, atau sejak berdirinya BPK Kendari tahun 2006 lalu. Total indikasi kerugian yang ditemukan BPK mencapai Rp 40,1 miliar. Diantara kerugian itu adalah kekurangan penerimaan Rp 698 juta, administrasi Rp 17,2 miliar dan SPI Rp 15,4 miliar. ”Yang terbesar berada di perjalanan dinas, Bantuan sosial, sosialisasi kegiatan fiktif dan swakelola pengerjaan jalan,” ujar ketua BPK Rochmadi Saptogiri. Dari item perjalanan dinas, temuan BPK terbesar berada di perjalanan dinas. Totalnya mencapai Rp 4,6 miliar yang tersebar di 24 SKPD. Indikasi perjalanan

dinas fiktif sebesar Rp 4,5 miliar, kelebihan Rp 116,6 juta dan 82,2 juta tidak didukung bukti yang sah,” jelas Rochmadi. Menurut dia, ketika perjalanan dinas oleh jajaran Pemkab Konsel menunjukkan angka indikasi penyelewengan yang besar, kasnya justru defisit. Versi BPK, saldo kas daerah Konsel tidak cukup untuk membiayai belanja yang over Rp 14,09 miliar dari PAD Konsel yang hanya Rp 6,56 miliar. Beberapa temuan lain juga dibeber BPK diantaranya sumbangan pihak ketiga bandara Haluoleo yang kurang Rp 150 juta. Seharusnya sumbangan tersebut sebesar Rp 321 juta, tapi hanya terealisasi Rp 171 juta. Begitu juga retribusi pelayanan pasar yang seharusnya Rp 135,9 juta, tapi hanya terealisasi 99,9 juta. Itu berarti Rp 46 juta tidak jelas kemana. Beberapa kegiatan sosialisasi di SKPD Konsel juga terindikasi fiktif senilai Rp 418 juta. Rinciannya Bagian keuangan sebesar Rp 70,9 juta, bagian hukum Rp 47,5 juta dan Dinas kehutanan Rp 55 juta. Bantuan sosial tempat ibadah dan pondok pesantren pun tak luput dari indikasi fiktif BPK. ”Kita hanya sebut indikasi karena berdasar Undang-un-

dang, BPK tidak berhak menghakimi. Yang berhak mengeluarkan keputusan fiktif atau tidak hanya hakim. Tapi kalau kita lihat pelaporannya secara implisit ini sudah ada unsur kerugian negaranya,” ungkap Rochmadi. Dia jelaskan laporan Konsel untuk tahun 2009 telah berhasil merealisasikan Rp 3,018 miliar untuk bantuan sosial. Tapi setelah BPK melakukan uji petik terhadap setengah anggaran yang digunakan sekitar Rp 1,55 miliar, ditemukan Rp 557,5 juta terindikasi tidak diberikan ke penerima. ”Kita konfirmasi ke mesjid dan pondok pesantren, mereka bilang tidak terima. Rinciannya untuk Ponpes Rp 250 juta dan tempat ibadah Rp 307,5 miliar,” tandas ketua BPK berkacamata ini. Humas BPK Dherys menimpali. Dari tiga buku pemeriksaan BPK, ditemukan delapan pelanggaran di buku II yang menyangkut sistem pemeriksaan internal (SPI) diantaranya berupa aset, dan 32 temuan untuk buku III yakni kepatuhan terhadap perundangan yang diantaranya perjalanan dinas. Bupati Konsel Imran yang menerima laporan itu mengatakan temuan BPK jadi pekerjaan rumah (PR) pertama ber-

sama pasangannya Sutoardjo. Batas waktu dua bulan yang diberikan BPK untuk memperbaiki laporan tersebut akan digunakan semaksimal mungkin. ”Ini akan kita prioritaskan perbaikannya. Menurut BPK, meski disclaimer, tapi sudah ada perbaikan dibanding yang tahun lalu. Hanya karena masalah administrasi saja,” elaknya. Masalah administrasi itu juga yang menurutnya membuat bantuan dana sosial ke ponpes dan tempat ibadah diindikasikan tidak sampai. Ia mencontohkan para pengelola tempat ibadah membuat proposal untuk membeli semen, tapi pada kenyataannya membeli seng karena semennya tersebut tibatiba ada yang tanggulangi. ”Tapi pada pelaporannya mereka tetap menyebut membeli semen. ini yang bermasalah,” tukasnya. Sementara itu ketua DPRD Konsel Edi S.Sos yang menerima laporan tersebut terlebih dahulu dibandingkan Bupati berujar akan segera membicarakannya di masing-masing komisi DPRD Konsel. ”Hasilnya akan kita konsultasikan ke bupati. Keuangannya cukup bagus, hanya yang amburadul pelaporannya di masing-masing SKPD,” timpalnya.(Cr2)

Warga Blok Toko Emas Setuju Pindah Tuntut Tiga Syarat Untuk Pemerintah Kendari, KP Pembangunan jembatan Bahtermas sepertinya akan berlangsung mulus. Sempat mendapatkan penolakan dari warga blok toko emas di kelurahan Kandai, Kamis (12/8) lalu, masalah tersebut terpecahkan. Puluhan kepala keluarga dari blok toko emas sepakat direlokasi dengan syarat tertentu. Ada tiga syarat utama yang mereka ajukan ketika mereka berdialog bersama Gubernur Nur Alam, Walikota Kendari Asrun, Danrem Taufik Hidayat dan Kapolda Sukrawardi Dahlan. Sudarianto, salah satu warga yang maju berdialog mengatakan 24 Mei lalu, warga blok toko emas sudah berembug dan melahirkan tiga keputusan. Hal itu jika akhirnya daerah

mereka harus direlokasi untuk pembangunan jembatan Bahteramas. Pertama, warga yang hampir seluruhnya keturunan Tionghoa itu bersedia direlokasi tanpa ganti rugi. Sebagai gantinya, mereka minta disiapkan lokasi pertokoan yang sesuai harga daerah mereka yang akan diratakan. Selain itu letak pertokoan baru itu harus strategis. ”Istilahnya ruislag (tukar guling). Kalau pemerintah bersedia menerimanya, kita akan pindah,” ujarnya. Kedua, kalaupun pemerintah tidak bisa menyediakan lokasi tersebut, maka mereka menuntut pembayaran yang menguntungkan untuk setiap jengkal daerah yang diratakan. ”Ini kalau dicari di kamus manapun, tidak akan ada. Kami meminta ganti untung, bukan ganti rugi. Saya pikir bapak (gubernur) juga pengusaha, jadi bapak tahu kalau pindah usaha, berarti kita

harus mulai dari nol lagi,” imbuhnya. Ketiga, untuk setiap rumah dan tanah yang direlokasi, warga blok toko emas, meminta pergantiannya bukan berdasarkan harga nilai jual objek pajak (NJOP). Mendengar tuntutan itu, gubernur dan walikota mengiyakan. Namun kata gubernur, pemerintah dibatasi oleh aturan termasuk untuk pembayaran. Pembatasan itu mengharuskan pemerintah membayar berdasarkan NJOP. ”Kalau kita bayar tidak berdasarkan NJOP, bisa kena pasal tersendiri itu, bisa masuk penjara,” terang gubernur. Namun dia mengusahakan agar warga bisa direlokasi ke tempat strategis. Menurutnya, blok toko emas memang harus dipindahkan ke tempat strategis, dekat jalan poros dan keramaian. Pemindahannya pun harus dalam satu paket, tidak

boleh terpisah. ”Tidak cocok kalau toko emas dekat dengan toko kelontong dan semen,” candanya. Karena itu dia menyarankan lokasi tanah Pemprov seluas 4,7 hektar di sekitar Swissbel Hotel di kecamatan Mandonga. ”Di situ dekat jalan poros, dekat dengan keramaian, tanah kelas satu dan luas. Lagipula kawasan perniagaan yang dibuat Pemkot ada di bagian Mandonga hingga ke arah kantor gubernur,” beber gubernur kelahiran 42 tahun silam. Walikota memberikan tawaran yang lebih menggiurkan. Pemkot bersedia menunjukkan blueprint tata ruang Kendari. Dari blueprint itu, warga yang akan direlokasi boleh memilih di mana saja yang mereka inginkan. “Kita akan setuju yang mana saja yang dipilih asalkan tidak melanggar tata kota. Tapi

Baca WARGA di Hal. 7

AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA

Menkum HAM Patrialis Akbar saat memberikan tanggapan atas Uji materi UU 16/2004 tentang kejaksaan Agung yang di ajukan YUsril Ihza Mahendra Di Gedung DepkumHAM Jakarta,Jumat(13/08).

Menkum dan HAM: Posisi Hendarman Legal Jakarta, KP Polemik legalitas jabatan Jaksa Agung Hendarman Supanji terus berkepanjangan. Menkum dan HAM Patrialis Akbar pun ikut merespons polemik yang dimunculkan mantan Menkeh Yusril Ihza Mahendra itu. Menurut Patrialis posisi Hendarman sebagai jaksa agung sah secara hukum alias legal. Patrialis mengungkapkan sejumlah pernyataan yang menguatkan legalitas jaksa agung. Dari segi ketatanegaraan, Patrialis menekankan bahwa jabatan Hendarman tersebut merupakan hak prerogatif presiden untuk menunjuk dan mengangkatnya. ”Jangan sampai ada kesalahpahaman tentang ketatanegaraan atas keberadaan jaksa agung. Karena itu saya wajib memberi penjelasan,” papar Patrialis di Ruang Soepo-

mo, gedung Kemenkum dan HAM, kemarin (13/8). Patrialis menjelaskan, Hendarman menjabat jaksa agung berdasar Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2007. Hingga kini, Keppres tersebut masih berlaku yuridis formal dan tak pernah dibatalkan. Untuk itu, unsur jaksa agung dan kejaksaan seluruh Indonesia sah secara hukum, dalam melaksanakan fungsi dan kewenangannya. ”Belum ada putusan presiden yang dicabut,” imbuhnya. Di samping itu, Patrialis juga menegaskan, jabatan jaksa agung bukan menteri negara, melainkan kedudukannya setingkat menteri negara. Sehingga, secara hukum, jaksa agung tidak wajib diberhentikan dan diangkat bersama para menteri. ”Pak Hendarman tak diberhentikan dan tak dilantik lagi

karena SK-nya masih berlaku. Jadi pergantian jaksa agung adalah hak prerogatif presiden sepenuhnya tanpa institusi lain ikut campur,” tegasnya. Ketika disinggung soal pendapat dua mantan hakim konstitusi yang menyatakan umur Hendarman tak memenuhi syarat, Patrialis kembali menegaskan bahwa tidak ada batasan usia yang ditentukan undang-undang bagi jaksa agung. Dia menambahkan, ada dua pintu jenjang karir dan non-karir bagi jaksa agung. Jika jabatan jaksa agung berakhir, yang bersangkutan masih bisa meniti karir lewat jalur non-karir. ”Jabatan jaksa agung sangat tergantung dari presiden. Seperti Kapolri dan Panglima TNI, tapi kalau umurnya sudah cukup, ya berhenti. Sedangkan jaksa agung bisa ke jalur non-karir,” kata Patrialis.(ken/ari)

KPK dan Pansel Beda Pendapat Soal Masa Jabatan Calon Pimpinan Baru Jakarta, KP Masa jabatan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan segera terpilih, masih simpang siur. Meski panitia seleksi (pansel) pimpinan KPK menegaskan akan mengusulkan masa jabatan empat tahun kepada DPR, beberapa pihak menginginkan setahun saja.

”Secara formal kami belum bertemu dengan DPR, tapi kami akan tetap mengajukan masa jabatan empat tahun bagi satu pimpinan KPK yang terpilih nanti,” kata Menkum dan HAM Patrialis Akbar di gedung Kemenkum dan HAM kemarin (13/8). Salah satu pihak yang menginginkan setahun masa jabatan pimpinan KPK yang baru adalah Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Rianto. Dia menyarankan pimpinan KPK terpilih hanya menjalani

satu tahun masa jabatan. Dia mengibaratkan masa jabatan tersebut dengan permainan sepak bola. ”Diibaratkan main sepak bola 90 menit, ada satu cedera keluar lapangan, sementara waktu mainnya tinggal 20 menit. Jadi pemain penggantinya cuma main 20 menit kan,” papar Bibit, ketika dihubungi, kemarin. Bibit juga menegaskan, saat ini KPK belum memerlukan pimpi-

Baca KPK di Hal. 7


3

Sabtu, 14 Agustus 2010

Pasang Telepon Rumah Kini Hanya Rp 33 Ribu Kendari,KP Perkembangan telepon rumah saat ini tak bisa dipungkiri sudah mulai tergerus kehadiran tekhnologi telepon seluler. Meski demikian, PT Telkom tak ingin kondisi itu mengurangi semangat untuk bersaing di bisnis komunikasi. Sebagai strategi agar banyak sambungan baru telepon rumah, pihak PT Telkom memberikan discount 90 persen bagi biaya pemasangan baru. Asisten Manager Customer Servis PT Telkom Kendari, Agus Widhiarsana mengatakan setiap bulan saat ini penyambungan masih ada sekitar 100-150 satuan sambungan (SS) di Sultra. Walaupun ada pencabutan, tapi hanya beberapa SS saja. “Untuk total sambungan di Sultra masih ada 28 ribu sambungan,” katanya. Agus menambahkan, dalam waktu dekat untuk Kendari, pihaknya akan memasang lagi dua jaringan baru di seputaran kantor gubernur dan di areal perumahan Senapati, sesuai permintaan sambungan. Adanya penyambungan baru setiap bulannya, itu membuktikan bila telepon rumah masih memiliki konsumen dan pangsa pasar. Walaupun ponsel seluler pen-

ingkatkan sudah semakin maju. “Kami pun sudah melakukan perubahan sistem bisnis dalam telepon rumah. Kalau terdahulu yang dibayar hanya biaya penggunaan dan abodemen. Tapi saat ini tidak, kita sudah terapkan sistem paket, sehingga biaya abodemen sudah ditiadakan. Untuk memudahkannya kami memberikan discount, yaitu 90 persen untuk biaya sambungan telepon rumah. Biaya sambungan sebelumnya Rp 220 ribu, sekarang hanya Rp 33 ribu,” katanya. Menurut Widhi, bila ada yang mengataan telepon rumah adalah jadul (jaman dahulu) itu adalah anggapan yang salah. Saat ini pun fungsi telepon rumah bukan hanya bisa untuk menerima telepon dan sebaliknya. Namun seiring dengan perkembangan tekhnologi banyak konten yang dimilikinya. Yakni pada pemasangan speedy dan konten lainnya masih berhubungan dengan telepon rumah. Bahkan ke depannya PT Telkom akan meningkatkan lagi konten-konten pada sambungan rumah. Widhi memaparkan saat ini dari sejumlah provider hanya Telkom yang memiliki sambungan rumah, setidaknya dalam

Puasa Ini, Kenaikan Harga Lebih Tinggi Jakarta, KP Kenaikan harga berbagai kebutuhan pada Ramadan dan Idul Fitri tahun ini diyakini lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Selain harga kebutuhan, seperti daging, sayuran, dan beras, kenaikan harga secara signifikan akan terjadi pada produk makanan, minuman, kecantikan, kesehatan, serta kebutuhan rumah tangga. Direktur Eksekutif Retail Measurement Services The Nielsen Company Indonesia Teguh Yunanto menjelaskan, semua produsen produk tersebut tahun lalu menahan kenaikan harga karena minimnya permintaan bersamaan dengan krisis global yang menerpa sepanjang 2009. Di sisi lain, produsen tetap melakukan belanja iklan dengan nilai hampir Rp 5 triliun untuk merangsang konsumen pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun lalu. Menurut Teguh, banyak produsen yang menganggap tahun ini sebagai momen terbaik untuk menaikkan harga. ”Sekarang ini the best time untukmenaikkanharga.Sebab,ada anggapan bahwa konsumen saat ini lebih toleran terhadap kenaikan harga,” ujarnya kemarin. BerdasarprediksiNielsen,tahun ini nilai belanja meningkat hingga double digit atau melebihi 10 persen. Volume kedatangan berbelanja juga berada di atas 10 persen. “Beberapaproduksaatiniakannaikdi atas 10 persen, tapi tidak sampai 15 persen,” terangnya. Secara keseluruhan, kata Teg-

uh, pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, ritel akan menikmati peningkatan pertumbuhan belanja mencapai 30 persen dan pertumbuhan penjualan di semua kategori produk rata-rata 12 persen. Yang menarik, kata dia, adalah pertumbuhan pasar modern lebih banyak di-drive yang kecil yaitu, minimarket dan convenience store. Padahal, harga di minimarket itu biasanya lebih mahal daripada hipermarket atau supermarket. Itu juga menjadi tanda bahwa daya beli konsumen meningkat. Menurut catatan Nielsen, setiap tahun volume belanja masyarakat naik. Terutama saat bulan puasa dan Lebaran. Pada 2008, kenaikannya mencapai 17 persen jika dibandingkan dengan rata-rata kenaikan tahunan. Tahun lalu peningkatan belanja konsumen pada puasa mencapai 20 persen dan ratarata tahunan 16 persen. Meski masyarakat cenderung mengurangi waktu belanja antara lima sampai delapan persen selama bulan puasa, pengeluaran untuk belanja cenderung bertambah rata-rata 10 persen. Beberapa produk yang penjualannya meningkat cukup tinggi selama bulan puasa adalah biskuit, sirup, soft drink, daging sapi, dan daging ayam. Teguh menyatakan bahwa puncak penjualan minuman ringan terjadi selama bulan puasa. Penjualan minuman jenis tersebut naik sampai 50 persen jika dibandingkan dengan bulan biasa.(jpnn)

Omzet Sepatu-Ponsel Naik 15 Persen

Jakarta, KP Produsensepatudanpedagang ponsel menyatakan meraih kenaikan omzet sejak menjelang puasa. Order sepatu untuk kebutuhan domestik bahkan melonjak 15 persen daripada order sepanjang semester 1 2010. DewanPembinaAsosiasiIndustri Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Djimanto mengatakan, order sudah terjadi sejak sebulan lalu untuk kebutuhan sepanjang bulan puasa. “Kebanyakan sepatu kasual dan anak anak,” ujarnya di Jakarta kemarin. Meski begitu, lanjut Djimanto, saat ini industri sepatu tidak bisa mematok harga tinggi karena tingkat persaingan yang ketat dengan produk impor. Potensi omzet dari pasar dalam negeri untuk produk ini bisa mencapai Rp 15 triliun. Kenaikan penjualan juga terjadi pada produk ponsel. Angkanya berkisar 15 persen. Ponsel model kuerti asal Tiongkok masih mendominasi pasar di Indonesia. “Sampai dengan kuartal I 2010 ini, angka penjualan ponsel di pasar dalam negeri tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2009,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Importir Seluler Indonesia (Aitsi) Eko Nilam. Volumepenjualanponselpada

2010 ini bisa menembus angka 40 juta unit atau meningkat 5 juta unit daripada realisasi 2009 sebesar 35 juta unit. “Kalau melihat pergerakan pasar dalam kurun tiga bulan terakhir, saya cukup optimistis angka penjualan di 2010 ini bisa menembus 40 juta unit,” ujar Eko. (jpnn)

item tersebut sebagai perusahaan milik pemerintah, Telkom masih unggul. Mengenai perkembangan teknologi, Telkom juga sudah mengimbangi seperti seluler ada Telkomsel untuk GSM dan untuk CDMA ada Flexi. “Itu bukti bahwa selama ini Telkom selalu menjawab kebutuhan masyarakat dalam hal komunikasi. Ke depan suara itu gratis, saat ini sejumlah perusahaan seluler sudah memberlakukannya. Dalam hal ini kontenlah yang dijual, dan Telkom sudah memilikinya,” paparnya. Hal tersebutlah yang saat ini sudah mulai diberlakukan PT Telkom. Sejumlah konten yang sudah dinikmati masyarakat dari Speedy misalkan, game speedy, edu Spedy, full track musik dan sejumlah konten lain yang juga menjadi garapan Telkom saat ini. “Dengan berkembangnya zaman tentunya kami akan mengembangkan tekhnologi yang ada sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (lis)

Swalayan Metroku Bagi-bagi Takjil Kendari,KP Banyak cara yang dilakukan manajemen Swalayan Metroku untuk menggaet pengunjung. Seperti saat bulan Ramadhan ini, managemen swalayan besar itu menggandeng vendor sejumlah produk dengan membagi-bagikan takjil kepada pengunjung ataupun siapa saja yang melintas di jalanan saat waktu buka puasa tiba. Presdir Swalayan Metroku, Tirta Fernandy mengatakan, tujuan awal kegiatan ini adalah untuk berbagi saat Ramadhan tiba. Orentasi lain juga sekalian promosi produk kepada pengunjung Metroku dan masyarkat umum. “Metroku hanya sebagai tempat, kemudian sejumlah vendor yang membagi-bagikan takjil, seperti mie instant, soft drink dan sejumlah makanan ringan,” terang Tirta. Menurut Fernandy, setiap harinya dilakukan pergantian vendor. Ada beberapa vendor bergiliran seperti Wings Food group, ABC, Indofood dan masih banyak yang ingin berbagi, sekaligus sedekah perusahaan kepada masyarakat. Hal ini juga ditangkap pihak swalayan untuk sarana promosi. Metroku juga menyediakan fasiltias mushola, bagi yang ingin men-

IST/KP

Swalayan Metroku Ramadhan ini melakukan banyak promosi, diantaranya membagi-bagikan takjil kepada pengunjung dan masyarakat yang melintas di depan pusat perkulakan besar itu jalankan sholat. “Kami sesuaikan moment, agar pengunjung kami merasa nyaman berbelanja di Metroku,” ujar Trita. Mengenai pengunjung, menjelang Ramadhan lalu sempat membludak, karena mereka ingin membeli kebutuhan saat Ramadhan. Saat ini pun pengunjung masih normal, hanya nilai belanjanya yang mengalami penurunan. Tapi pertengahan Ramadhan, diprediksi akan meningkat lahi, mengingat saat tersebut banyak masyarakat yang mulai belanja untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran. Metroku pun akan menyedia-

kan stok dua kali lipat dari sebelumnya. Baik itu bahan-bahan kue seperti terigu, gula dan mentega ataupun soft drink dan sirup, mengingat saat lebaran produk tersebutlah yang sangat dibutuhkan. Begitu halnya dengan harga, sampai saat ini tidak ada kenaikan harga di Metroku. “Meskipun di pasaran produk pada naik, kami masih menjual produk dengan harga tetap. Tidak ada kenaikan sama sekali, karena distributor juga tidak menaikkannya. Mudah-mudahan hingga menjelang lebaran tidak ada kenaikan harga,” pungkasnya. (lis)


4

Kendari Pos | Sabtu, 14 Agustus 2010

Imran - Suto resmi pimpin Konsel Buat Gebrakan lagi biar lebih maju Konsel Relokasi Kota Lama butuh Rp 30 M Kalau bangun jalan pasti banyak yang teraspal Masjid Al Alam perlu didialogkan Harusnya dari dulu bos, Tapi belum terlambat

Menara Persatuan Yang Terancam Digusur INILAH akibatnya kalau pemerintah kita tidak cermat dalam memprogramkan pembangunan di daerah. Terburuburu, tak mempertimbangkan pengorbanan masyarakat yang penting keinginan membangun ikon terwujud. Pembangunan menara persatuan yang entah apa manfaatnya bagi perekonomian masyarakat namun dipaksakan selesai bahkan dengan menggusur. Hj Ariani yang merasakan getirnya digusur Pemprov Sultra beberapa tahun silam hanya demi pembangunan lokasi MTQ dan menara persatuan. MTQ memang sukses, namun menara itu apa manfaatnya sekarang. Dimana kepala-kepala dinas dan orang-orang dekat penguasa yang dulu ngotot mendukung Gubernur Sultra memperjuangkan pembangunan menara persatuan. Untunglah, lembaga hukum di negeri ini bernama Mahkamah Agung (MA) ternyata masih punya harga diri untuk meloloskan gugatan Hj Ariani dan menolak kasasi Pemprov. Bagaimana tidak, tanah yang sesuai NJOP ketika itu adalah, Rp 750 ribu. Namun karena kengototan pemerintah menjadikan harganya jadi Cuma Rp 30 ribu. Dimana tujuan kesejahteraan rakyat yah? Padahal pembangunan menara persatuan yang entah apa gunanya itu, menelan anggaran mencapai puluhan milyar rupiah. Inilah akibatnya kalau pemerintah kita tidak menggunakan hati nurani dalam membangun dan tanpa hitungan kemanusiaan. Keinginan membangun meskipun harus membuat rakyat menangis dilakukan padahal manfaat tugu persatuan itu sampai sekarang belum juga dirasakan. Seharusnya ini menjadi guru yang amat berharga bagi siapapun yang memimpin daerah ini. Bahwa pembangunan yang dimaksudkan untuk mensejahterakan masyarakat jangan sampai malah sebaliknya membuat rakyat sengsara. Apalah artinya sebuah ikon, kalau itu membuat rakyat kehilangan lahan, mata pencaharian dan sebagainya. Seharusnya kasus menara persatuan ini dapat mengetuk hati siapapun yang memimpin daerah ini agar tidak menghabiskan energi untuk sekedar ikon. Berapa banyak rakyat yang dapat kesejahteraan dan modal usaha, jika anggaran puluhan milyar untuk membangun tugu persatuan digunakan membantu rakyat miskin. Berapa banyak gedung sekolah yang dapat dibangun, jika anggaran pembangunan menara persatuan itu dialihkan untuk pembangunan gedung sekolah. Hanya memang, orang-orang yang sebenarnya punya kapasitas untuk memberi masukan kepada pemimpin biasanya bersikap Asal Bapak Senang (ABS). Sehingga meskipun hati nuraninya menyatakan tidak, namun demi menyenangkan sang penguasa, mereka terkadang mendustai kata hati sendiri. Dan akibatnya tentu akan sangat berat kita pikul kelak. Bagaimana kalau menara persatuan itu harus digusur berdasar putusan MA. Ah, siapa yang harus bertanggung jawab dengan itu semua. Kita berharap ada solusi yang baik untuk memecahkan masalah ini. Memprihatinkan jika menara persatuan harus digusur lantaran tanah warga yang tidak diganti sesuai harga yang layak.(***)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Inisiasi Pembentukan KIP Provinsi T

ahun 2008 bagi bangsa Indone sia adalah era kedaulatan in formasi. Pasalnya pada tahun tersebut Pemerintah Indonesia berhasil mengesahkan UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Indonesia menempatkan diri sebagai negara kelima di Asia, setelah India, Jepang, Thailand dan Nepal dan ke-76 di dunia yang secara resmi mengadopsi prinsip-prinsip keterbukaan informasi, dan pelembagaan kerangka hukum bagi pemenuhan hak-hak publik untuk mengakses proses-proses penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini sangat relevan sekaligus membanggakan seiring dengan semangat pemberantasan korupsi, kolusi, transparansi, desentralisasi, otonomi, akses informasi dan kebebasan pers bagi terwujudnya Good Goverment and Clean Governance dari pusat hingga ke daerah. Secara eksplisit UU tersebut mengatur kewajiban badan atau pejabat publik untuk memberikan akses informasi yang terbuka kepada masyarakat. Suatu bentuk kewajiban untuk memberikan informasi, dokumen dan data termasuk memberikan kepastian hukum tentang informasi-informasi yang wajib dibuka kepada publik, dan yang dikecualikan dengan alasan tertentu berikut sanksi-sanksi sebagai bentuk kedaulatan informasi dan bagian dari fungsi birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan kedaulatan informasi yang terjamin, meretas jalan bagi lahirnya civil society di Indonesia. Urgensi Keterbukaan Informasi Bagi Pemerintah Daerah Idealnya secara teoritis UU KIP memberikan solusi bagi kalangan jurnalis, peneliti / akademisi, aktivis, penggiat media, advokasi, pekerja informasi dan masyarakat luas yang selama ini menghadapi klaim rahasia negara atau rahasia instansi ketika mengakses dokumen-dokumen badan publik. Sementara pada tataran praktis UU KIP memberikan kemudahan, jaminan dan keamanan, mengatur, akses informasi kepada setiap warga negara. Urgensi dari UU ini menyaratkan keterbukaan informasi bagi publik, dimana hak atas informasi merupakan salah satu dari 30 jenis hak asasi manusia di bidang sosial dan politik. Resolusi 59 Ayat (1) yang diadopsi PBB tahun 1946 menegaskan bahwa kebebasan informasi merupakan hak asasi fundamental dan merupakan tanda dari seluruh kebebasan yang menjadi titik perhatian PBB. James Madison, penggagas UUD AS, menegaskan bahwa konstitusi tanpa pengaturan hak atas informasi akan menjadi awal bagi lelucon, bahkan tragedi sebuah bangsa. Hak atas informasi diatur pula dalam Pasal 19 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia tahun 1948 dan juga dalam Kovensi Internasional untuk Masalah Hak-Hak Sipil dan Politik. Tegasnya, bagi Indonesia dalam hal pengakuan hak atas informasi tersebut telah diatur pada Pasal 28 F UUD 1945, bahwa: “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”. Dengan demikian, makna penting dari hak atas informasi memiliki keterkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak. Informasi dan komunikasi menjadi suatu kebutuhan setiap warga negara. Pada konteks ini negara dan pemerintah baik pusat dan daerah wajib menyelenggarakan hak pemenuhan informasi kepada publik. Bagi pemerintah Indonesia, UU KIP merupakan wujud jaminan hukum atas hak asasi manusia dalam mempe-

Oleh : Sumadi Dilla, SSos MSi roleh informasi dan keterbukaan informasi, penegakan-penguatan sistem demokrasi serta kedaulatan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan negara yang baik. Sementara bagi Pemerintah Daerah, UU KIP merupakan sarana akselarasi dan sinergitas demokratisasi lokal, desentralisasi dan otonomi daerah, serta partisipasi masyarakat sipil dalam pembangunan daerah. Kongkritnya, secara normatif hak atas informasi dan keterbukaan informasi publik dimaksud, merupakan cara mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya, yang berakibat pada kepentingan publik sebagai ruang komunikasi (space of communication) antara pemerintah dan rakyat baik pusat dan daerah. Munculnya desakan terhadap pemenuhan hak atas informasi publik yang tertuang dalam UU No 14 tahun 2008, berkaitan erat dengan demokratisasi informasi yang sedang berjalan di Indonesia. Pada hakekatnya dalam negara berdemokrasi, informasi merupakan aspek penting bagi peningkatan capacity building orang perorang. kelompok, komunitas dan masyarakat secara luas. Begitu pentingnya hak atas informasi menginspirasi banyak pihak untuk segera diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, (Dilla, 2007). Toffler (1988, 53) menegaskan bahwa informasi adalah instrumen dalam proses pengambilan keputusan. Baginya, kebijakan publik hanya sah jika melibatkan aktor yang plural. Karena itu, keterbukaan informasi menjadi prasyarat penting partisipasi yang memungkinkan semua orang bisa terlibat. Bagi organisasi media, keterbukaan informasi tidak akan mengurangi fungsi-fungsi sosial media, tetapi justru menguatkannya dengan pelembagaan akses informasi yang terbuka, sebagai pemenuhan azas right to know, masyarakat. Tanpa informasi yang terbuka, daya kritis terhambat dan rakyat akan terjebak dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Karenanya, sulit dibayangkan adanya demokrasi politik, ekonomi, sosial, hukum dan HAM, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik sebagai pilar Freedom of Information Act di Indonesia, seperti AS, Inggris, Finlandia, Jepang, India. Jadi, urgensi keterbukaan informasi dimaksud bertujuan mendorong pemerintahan yang demokratis melalui partisipasi dan kontrol masyarakat atas kebijakan publik. Agar publik mau berpartisipasi dan mampu mengawasi pemerintahan, mereka harus memiliki kedaulatan atas informasi Ledakan Informasi-Literasi Informasi Vs Komisi Informasi Publik Propinsi Mencermati trend masyarakat global abad ini adalah masyarakat informasi, seyogyanya membutuhkan SDM yang terampil mengelolah informasi. Maksudnya, terampil dalan mencari, menemukan, menyimpan, memproduksi, membagi, menyebarkan serta memanfaatkan informasi tersebut. Sebuah masyarakat yang digambarkan memiliki kebutuhan informasi yang tinggi dalam mengembangkan kehidupan pribadi dan sosialnya. Futurolog seperti Tofler, Naisbitt, Abordone, Huttington, hingga Fukuyama, telah memprediksi hal ini bakal terjadi dan akan tiba masanya, tak terkecuali di daerah. Masyarakat Informasi, mengutip definisi Melody dalam McQuail (1992), adalah masyarakat yang bergantung pada jejaring informasi dan komunikasi elektronik, serta mengalokasikan sebagian besar sumberdayanya bagi aktivitas-aktivitas informasi dan komunikasi. Janji

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

masyarakat informasi menurut mereka adalah membebaskan umat manusia dari kesengsaraan, lewat peningkatan kesejahteraan dan demokratisasi yang dicapai berkat pemanfaatan informasi dan komunikasi berikut teknologinya. Pada masyarakat Informasi, masyarakat berbasis data / informasi, mengandalkan transaksi informasi dalam jumlah ”massal”. Arus transaksi informasi dan transformasi data dari sumber (source), saluran (chanel), dan penerima (receiver) bersifat ”serentak” dan beroperasi dalam idiologi ”kecepatan”. Beberapa ciri positif masyarakat informasi dapat disebutkan : pertukaran informasi secara bebas, media massa berkonvergensi, saluran informasi terbuka luas, lalu lintas informasi padat, dan informasi berlimpah-ruah membombardir khalayak dengan apa yang disebut ledakan informasi, (informations explosive). Seiring dengan itu dampak negatif yang muncul adalah sensasi informasi tinggi, fakta dan realitas terus berubah secara instan. Karenanya, pengelolaan dan pengalokasian jenis, bentuk dan sifat informasi tersebut secara baik dan bijak sesuai dengan azas manfaat dan kebutuhan antara masyarakat dengan pemerintah secara berimbang diyakini sebagai kunci kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Tak heran jika seluruh dunia termasuk kita di Indonesia berupaya mengejar ketertinggalan teknologi lewat proyek-proyek digitalisasi seperti e-government, e-learning, e-banking, erevolution, dll. Idealnya, ledakan informasi, alih-alih segala jenis dan sumber informasi menjadi gampang dan murah bagi warga negara, justru menciptakan kesenjangan informasi. Tengok saja perilaku birokrasi negara kita, dari pusat hingga ke daerah keterbukaan informasi menjadi momok yang menakutkan bagi eksistensi dan legitimasi kekuasaan. Pertanyaan buat kita, apakah ledakan informasi yang diikuti inovasi teknologi informasi dan komunikasi sebagai trend masyarakat global telah berhasil melepas ketidaktahuan, ketertinggalan, keterbelakangan terhadap pemanfaatan informasi yang bergerak cepat bagi masyarakat di daerah? Sayangnya, limpahan informasi tak kunjung mencerdaskan masyarakat. Inovasi, transformasi media (mediamorfosis), dan konvergensi media hanya minciptakan industrialisasi informasi milik segilintir orang berdasi. Akibatnya, informasi menjadi mahal dan sulit diakses oleh publik secara terbuka. Keuntungan lebih banyak dinikmati oleh kaum borjuis saja. Lagi-lagi publik menjadi penonton atas informasi yang bersifat massal, dibiarkan terseret-seret banjir informasi hingga mencapai titik kejenuhan informasi—information saturated. Publik, dalam situasi seperti ini, hanya diposisikan sebagai khalayak pasif. Publik tak lebih dari konsumen, yang habis-habisan dieksploitasi oleh pasar media maupun bisnis informasi. Kunci-kunci akses informasi dipegang oleh penguasa (baca: pemerintah-kaum bermodal). Lantas, bagaimana mungkin kita bisa bicara soal demokratisasi, kesetaraan, dan pemerataan kesejahteraan? Sejatinya, masyarakat Informasi bisa terwujud jika dibarengi dengan pembekalan information literacy (melek informasi) kepada publik. Ledakan informasi yang berlimpah semestinya menjadi sumberdaya yang bermanfaat, andai publik cukup melek informasi. Melek informasi, berarti bisa mengakses sumber-sumber informasi, bisa menyeleksi informasi sesuai kebutuhannya, bisa menganalisis informasi secara kritis, dan bisa mengelola informasi. Tanpa bekal melek informasi,

percuma bicara soal keterbukaan informasi. Karenanya UU KIP dan inisiasi pembentukan Komisi Informasi Publik Propinsi dianggap solusi tepat dalam mengurangi praktik birokrasi lembaga publik dan pejabat publik serta pengguna informasi yang tidak sehat. Pun, UU tersebut menegaskan penggunaan informasi secara baik dan benar bagi kepentingan publik. Kini, sejumlah langkah harus dilakukan pemerintah daerah bersama Komisi Informasi Publik Propinsi yang akan dibentuk, menyiapkan sejumlah langkah strategis, memberdayakan masyarakat agar melek informasi di daerah. Pertama, strategi decentring atau pemecahan konsentrasi kekuasaan pada simpul-simpul yang lebih kecil. Decentring harus diterjemahkan sebagai pemecahan konsentrasi penguasaan informasi, yang saat ini hanya terpusat pada lokus-lokus tertentu. Decentring tidak sekadar membuka akses, tapi juga membuka ruang-ruang partisipatori. Kedua, Pemberdayaan publik via pendidikan media dan informasi. Ketiga, mengembangkan jejaring advokasi media dan informasi. Jejaring ini penting untuk menguatkan publik, menjamin akses agar senantiasa terbuka ke segala pihak, termasuk melakukan kontrol bersama untuk menjaga agar wahana informasi dan komunikasi tidak lagi dikuasai secara sepihak—oleh siapapun (pemerintah-pengusaha). Terhadap ketiga solusi diatas, stakeholder yang bisa dilibatkan meliputi kalangan pendidik-akademisi, praktisi atau kaum profesional di daerah. Walhasil, komplesitas persoalan akses informasi bagi proses penyelenggaraan pemerintahan di daerah membutuhkan perhatian serius Pemda. Peran pemerintah (daerah) dalam mewujudkan keterbukaan informasi menjadi penting. Momentum diundangkannya UU No 14 tahun 2008, adalah langkah maju bagi pemerintah Indonesia. Lahirnya KIP di pusat diharapkan bisa mengatasi persoalanperasolan kesenjangan informasi, kelimpahan informasi dan literasi informasi dan sengketa informasi yang terjadi selama ini di daerah. Sehingga semangat demokratisasi masyarakat harus pula diimbangi dan dijawab dengan demokratisasi informasi dalam bentuk pembumian UU keterbukaan informasi publik pada tingkat daerah. Karenanya, tidak ada kata lain bagi pemerintah di daerah selain melaksanakan amanah UU tersebut, sebagai wujud kepedulian dan pelayanan publik dengan segera menginisiasi terbentuknya KIP Propinsi. Eksistensi dan berfungsinya KIP Propinsi diharapkan bisa mengatasi curat marut sistem pelayanan informasi publik dan akes penyelenggraan pemerintahan di daerah. Akhirnya, KIP Propinsi dianggap perlu dan penting sebagai regulator atau fasilitator dalam mengatasi kendala dan hambatan pemenuhan informasi publik. Selain itu KIP Propinsi merupakan solusi menangkal praktik perilaku birokrasi yang kaku, tertutup, egois, dan eksklusifme, dan kekuasaan otoriter. Bahkan KIP Propinsi merupakan jembatan penghubung antara pusat-pusat kekuasaan dengan publik, sehingga informasi publik bisa dinikmati hingga sentrasentra masyarakat terkecil di daerah. Dengan demikian pembentukan KIP Propinsi adalah tanggung jawab pemerintah daerah yang harus diwujudkan. Didepan mata tugas KIP Propinsi telah menghadang,.hal ini bukanlah pekerjaan sederhana namun bukan perkara rumit, sehingga perlu dukungan dan partisipasi semua pihak. Hakhak rakyat di daerah terhadap informasi membutuhkan sumbangsi mulia anda. Semoga (**) Penulis dosen Komunikasi FISIP Universitas Haluoleo-Kendari.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Kamali (Samping Istana Ilmiah Kampus Unidayan Baubau) Tlp.(0402-2826600) HP.(081341752473) Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


email : bumianoa@gmail.com

Sabtu, 14 Agustus 2010

Pelapor KPU Konsel ke ICW, Orang Dalam ?

Rp 1,2 Miliar Atiku Kembali ke Bombana BOP dan TKI Belum Dilunasi Wangiwangi,KP Anggota DPRD Wakatobi periode 2004-2009 kembali diingatkan untuk segera mengembalikan dana Bantuan Operasional Pimpinan (BOP) dan Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) yang pernah mereka terima. Sebab 31 Desember 2010 mendatang menjadi batas akhir pengembalian dana tersebut. Dan jika tidak diindahkan, maka jalur hukum sudah menanti untuk penyelesaiannya. Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane mengatakan, aturan pengembalian dana itu telah ditetapkan pemerintah dengan waktu dua bulan sebelum berakhirnya masa jabatan anggota DPRD periode 2004-2009 berakhir. Namun, waktu pengembalian kembali diperpanjang dengan alasan banyak mantan anggota DPRD periode lalu itu tidak terpilih lagi sebagai anggota legislatif, sehingga membutuhkan waktu untuk menyampaikan secara bijaksana. ‘’ Setelah toleransi dan batas waktu berakhir namun belum juga melunasi semua hutang tersebut, maka pihak DPRD akan merekomendasikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi,’’ tegas Daryono. Sementara itu Sekretaris DPRD Wakatobi, Asis mengungkapkan, dana BOP dan TKI yang belum dikembalikan mencapai Rp 1,2 miliar. Sejauh ini baru beberapa mantan anggota DPRD Wakatobi yang telah menggembalikan dana ini, termasuk Daryono Moane. (cr1/cok)

Kasipute, KP Pasca menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilukada Bombana Minggu (8/8) lalu, Atikurahman langsung meninggalkan Kasipute. Bupati Bombana ini baru terlihat lagi di Ibu Kota Kabupaten, Kamis (12/8) lalu. Di hari keempat pasca pesta demokrasi dihelat, orang nomor satu di daerah pemekaran Kabupaten Buton yang hampir dipastikan tak akan memimpin daerah itu lagi, langsung masuk kantor. Seorang pegawai di sekretariat kabupaten menyebutkan, Atikurahman masuk kantor sekitar pukul 10.00 Wita. Dia datang menumpangi kendaraan DT 1 K dan langsung menuju ruangan kerjanya di lantai dua. Saat itu Atiku hanya disambut seorang staf ahlinya, Kadir Yunus, mantan kepa-

NURYADI/KP

Atikurahman (kanan) usai salat Jumat, kemarin. Ia kembali ke Bombana setelah meninggalkan daerahnya menuju Makassar pasca Pemilukada lalu. la Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan. “ Sedangkan beberapa pejabat eselon yang selalu mendampingi beliau sebelum Pemilukada tidak terlihat. Sek-

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

ab juga berkantor saat Bupati hadir, tapi Beliau (Idrus Effendy Kube) di ruangannya dan tidak tahu kalau bupati ber-

Baca ATIKU di Hal 6

Ahmadi Bela Khasan dan Yuliana Andoolo, KP KPU Konsel ‘’sukses’’ menyelenggarakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) hingga dua kali. Namun masalah lain kembali muncul setelah lembaga penyelenggara Pemilu di daerah tersebut di-

laporkan ke Bawaslu oleh Indonesian Corruption Watch (ICW). KPU dalam kendali Ahmadi itu diduga melakukan penyelewengan keuangan negara saat Pemilihan Legislatif dan Pilpres tahun 2009 lalu. Di temui kemarin, Ketua KPU Konsel, Ahmadi mencoba membela diri dan anggotanya. ‘’ Laporan penyalahgu-

naan anggaran dan pengelolaan sendiri oleh KPU itu tidak benar. Bahkan ini tendensi politis atau bias pasca Pemilukada Konsel. Bagaimana mungkin anggota KPU yang mengelola anggaran. Pekerjaan itu adalah tugas Sekretaris dan Bendahara dan Ang-

Baca ICW di Hal 6


LINGKUNGAN

6

Mari Bersahabat dengan Alam

Konservasi Jati Muna untuk Peningkatan Produksi

H

utan merupakan lua san terbesar di Ka bupaten Muna. Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Muna, luasan hutan di Muna seluas 108.381 hektar. Atau 36,56 persen dari total luas Kabupaten Muna yaitu 294.406 hektar. Dengan rincian hutan produksi biasa (HPB) seluas 33.391 hektar (30,81 persen), hutan produksi terbatas (HPT) 2.095 hektar (1,93 persen), hutan lindung 32.406 hektar (29,90 persen), hutan wisata 9.380 hektar (8,65 persen) dan hutan produksi 31.109 hektar (28,70 persen). Dari data tersebut terlihat produksi hasil hutan tahun 2007 meliputi kayu jati logs, konservasi, rimba log, rimba konservasi, rotan, kulit kayu dan tunggak jati rata-rata mengalami peningkatan dibanding tahun 2006, kecuali produksi kayu jati log menurun sebesar 16,62 persen dengan produksi 2006 sebesar 12.861,99 meter bujur sangkar, sedangkan 2007 10.724,70 hektar per bujur sangkar. Penurunan kembali terjadi pada 2008, parahnya hasil hutan yang paling banyak dihasilkan adalah tunggak jati. Sebagai daerah yang berpotensi terhadap pertumbuhan jati berkualitas, Muna telah tersohor hingga keluar negeri sejak berpuluh-puluh tahun lamanya. Melihat fenomena maraknya perambahan hutan jati sejak tahun 2000an, sudah saatnya masyarakat Muna melakukan penanaman jati di tanah milik. Sebagaimana yang telah dilakukan warga di Kecamatan Parigi, yang tergabung dalam petani hutan jati milik (PHJM) dalam wadah Kelompok Wuna Lestari. Sebagai langkah kepedulian tim Kecil Program Multimedia, yang terdiri dari LSM / NGO pemerhati lingkungan beserta media massa maka pada Kamis (5/8), dilaksanakan Round Table Discussion (RTD) bertemakan mendukung terwujudnya jati sebagai komoditi unggulan Sultra. Bertempat di ruang Senat Fakultas Pertanian (Faperta) Unhalu. Dalam pemaparannya di depan para peserta RTD, Dosen Jurusan Kehutanan Unhalu (Faisal Danu) membeberkan hasil journalist tripnya (JT), yang mana kondisi hutan jati dalam hutan negara sangat memprihatinkan. Selain itu terjadi perilaku yang kontras antara masyarakat dan Pemda. Pasalnya kesadaran masyarakat untuk terus membudidayakan jati di tanah milik telah tumbuh,sedagkan komitmen Pemda ter-

hadap pengembangan jati masih sangat rendah. “Karena itu melalui RTD ini kami mengharapkan agar terdapat rumusan arah kebijakan Pemda, lahirnya inisiatif bersama setiap stakeholder untuk menyusun road map pengembangan jati. Serta adanya skema pengelolaan dan pemanfaatan jati di tanah milik maupun tanah negara,” beber Faisal Danu. Sementara itu Kadishut Sultra, Amal Jaya dalam sharing informasinya menuturkan berdasarkan SK Menhut luas hutan di Sultra seluas 2.600.137 hektar. Tetapi hasil paduserasi rencana tata ruang wilayah (RTRW) substansi kehutanan menjadi 2.497.293 hektar. Adapun permasalahan kehutanan di Sultra meliputi deforestasi, degradasi yang meliputi lahan kristis 1.270.120,40 hektar (48,84 persen) sehingga menyebabkan terjadinya banjir, perambahan, perkebunan, pertambangan, pemekaran, transmigrasi dan klaim masyarakat serta terjadinya illegal logging. “Data penanaman jati se-Sultra sejak 1911-2004 seluas 40.322,09 hektar, dengan obyek pengembangan jati masingmasing di Muna, Buton dan Konsel. Beberapa program yang telah dilaksanakan meliputi reboisasi, HTR, GN RHL dan penegakkan aturan,”rincinya. Dari segi bibit jati yang tersalur dirincinya masing-masig 50 ribu bibit pada 2007 dan 2008, serta lebih dari satu juta bibit pada 2009. Guna menunjang pengelolaan jati, pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan Balai Penelitian Kehutanan Makassar dan

Unhalu. Sementara itu Mantan Dekan Faperta Unhalu yang pernah melakukan penelitian jati, Hj Husna mengungkapkan dirinya telah melakukan penelitian tentang pengembangan jati di Sultra. Bahkan dirinya dengan tegas menolak rencana pengembangan jati super di Muna, yang pada saat itu digembargemborkan jika jati Muna boros air sehingga dapat menyebabkan Muna krisis air, selain pertumbuhannya lebih lambat dibanding jati super. “Dalam penelitian saya tentang bagaimana pengelolaan jati Muna, salah satu metode yang ditawarkan yaitu dengan silvikultur insentif, baik secara in situ maupun eks situ. Tentunya dengan terlebih dahulu meningkatkan penguasaan budidaya, pasalnya penguasaan budidaya masyarakat masih rendah,” ungkapnya. Selain penguasaan budidaya masyarakat yang masih rendah, dosen kehutanan ini juga mengatakan inventarisasi tegakkan hutan juga belum lengkap, sehingga data jati Sultra belum akurat. Disamping nilai ekonomi tegakkan hutan, pemetaan luasaan hutan, pola tanam, pengembangan hutan jati berbasis masyarakat serta tata niaga kayu jati yang masih perlu peningkatan dan kejelasan regulasi. “Mengingat terdapat keberhasilan pengelolaan jati di Konawe Selatan (Konsel), alangkah bijaknya masyarakat Muna dapat sharing pengalaman dengan petani jati Konsel. Termasuk pemanfaatan pucuk jati, yang di Muna sebagian besar tidak termanfaatkan bahkan menjadi limbah,” sarannya.

Mendengar penjelasan dari Dishut dan dosen Faperta Unhalu. Dosen Kehutanan Unhalu, Nur Arafah menduga jika problem kegagalan kebijakan jati karena kelembagaan . Misalnya di Dishut, meskipun terdapat bidang konservasi juga terdapat bidang produksi yang tupoksinya bertentangan. Belum lagi jika ditambah dengan instansi teknis terkait. “Parahnya hal ini semakin diperparah dengan tidak konsistennya pihak terkait menjalankan aturan, serta kegagalan pasar masyarakat. Bagaimana pun besarnya perolehan PAD dari jati, tetapi tetap tidak sebanding dengan biaya pemulihan hutan,” kata Nur Arafah. Senada dengan itu perwakilan WWF Indonesia Kendari, Abdul Saban mengungkapkan sebenarnya tidak ada kendala berarti bagi pemerintah dalam menanam jati sebagai komoditi unggulan. Mengingat masyarakat secara swadaya telah dapat menanam jati. “Menurut saya kegagalan dalam program-program pemerintah lebih kepada kebijakan dan kelembagaan, yang entah karena adanya beberapa kepentingan atau lainnya. Tidak heran jika kebijakan kehutanan yang dikeluarkan belum menyentuh hal-hal yang dibutuhkan masyarakat, sehingga perlu adanya evaluasi kebijakan berdasarkan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Dari sharing informasi pada RTD tersebut diperoleh rekomendasi antara lain, perlu adanya kebijakan kawasan dalam bentuk kesatuan pengolahan hutan (KPH), yang didalamnya terdapat hutan tanaman rakyat (HTR) dengan berbasis kemitraan dan partisipasi masyarakat. Perlunya fasilitasi penyediaan bibit pada HTR, tentunya dengan adanya kejasama antara Dishut Sultra dengan Jurusan Kehutanan Faperta Unhalu. Sehingga otomatis harus dipersiapkan lahan pada suatu wilayah kabupaten, sebagai lokasi sentra pengembangan jati hasil penelitian. Dengan demikian dapat direplikasi pola pengelolaan jati seperti koperasi hutan jaya lestari (KHJL). Tidak kalah pentingnya perlunya perbaikan kelembagaan, pembagian peran dari stakeholder terkait seperti penelitian, kebijakan, penegakan hukum, dan pendamping (NGO). Selain itu perlu dibentuk tim kecil untuk menginisiasi road map pengembangan komoditi jati di Sultra, dengan penanggung jawab berada pada jurusan kehutanan Unhalu. (Ulfah Sari Sakti)

Hanking Group Siap Bangun Pabrik di Konut Gubernur Beri Lahan Eks PT. Antam Kendari, KP Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterbitkan di Sultra per Mei 2010 telah mencapai 328 rekomendasi. Awalnya Dinas ESDM mendata jumlah IUP di Sultra mencapai 367, tapi setelah dilakukan penyesuaian dengan Undang-undang Minerba terbaru, 39 diantaranya dibatalkan. Ironisnya dari jumlah tersebut ternyata baru tiga perusahaan yang berminat membangun pabrik, PT. Billy Indonesia, T. Integra Minning dan PT. Konutara Sejati, sebagai anak perusahaan Hanking Group.

Untuk IUP yang disebut terakhir, pihak manajemen investor itu telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sultra, Nur Alam untuk memaparkan kesiapannya membangun infrastruktur produksi tersebut. Direktris Hanking Group, Mei Yan mengatakan, tak ada masalah dengan lahan yang akan digunakan untuk membangun pabrik. Sebab pihaknya telah mendapat dukungan dari Pemkab konut dan masyarakat. Ia hanya meminta bantuan Pemprov untuk memfasilitasi lahan pembangunan pelabuhan. “ Kita akan gunakan tenaga kerja lokal. Saat ini semua peralatan be-

rat sedang dalam proses pengiriman dari China,” ujarnya. Gubernur yang memimpin rapat dan didampingi Wagub, H. Saleh Lasata serta Pj Bupati Konut, Hery H Silondae memberi jaminan dan mengatakan Hanking Group tidak perlu cemas. Pemprov akan memberikan lahan seluas 100 hektar untuk pembangunan pelabuhan. Di hadapan dewan direksi Hanking Group termasuk pejabat eselon II Sultra dan Konut, gubernur berjanji, lahan pelabuhan tersebut akan dibuat eksklusif untuk Hanking Group. Sebagai konsekwensi pengolahan tambang di Sultra, Pemprov menegaskan re-

tribusi yang akan dikenakan tiap ton ore yang dikapalkan sebesar 1,5 dolar. “ Lokasi pelabuhan itu adalah bekas lahan PT. Antam yang sudah diserahkan ke Pemprov,” tandasnya. Sementara itu Kadis ESDM Konut, Dedi Muhardi menjelaskan lahan Hanking group tersebar di beberapa daerah, namun pabriknya akan dibangun di Langgikima. Dia memperkirakan dalam setiap kapal, perusahaan dapat mengirimkan 40 sampai 50 ribu ton ore. “ Tiga perusahaan lainnya di Konut yakni Stargate, Cinta Jaya dan Sriwijaya sudah melakukan pengapalan,” tukasnya. (cr2/cok)

Syukuran, SEHATI Buka Puasa Bersama Andoolo,KP Sehari setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konsel periode 2010-2015, H.Imran-H.Sutoardjo (SEHATI) mengundang seluruh PNS lingkup pemerintahannya bersama masyarakat untuk buka puasa dan tarawih bersama. Dalam kesempatan itu, Imran memberikan pengarahan dan komitmennya pasca dilantik lagi menjadi kepala daerah untuk lima tahun ke depan’’

Mari kita bersama melanjutkan dan membangun Konawe Selatan. Perbedaan yang terjadi saat Pemilukada itu merupakan demokrasi. Karena itu Saya bersama Wakil Bupati sudah memaklumi,” ujarnya di Pendopo Rujabnya, kemarin. Menurut suami Hj. Suryani itu, keterlambatan pelantikan bupati hingga berujung pada penyerahan jabatan kepada Plt, H. Sardjun Mokke pun bagian dari proses demokrasi sebab

dalam pelaksanaan pemungutan suara masih ada yang menggungat di Mahkamah Konstitusi. Sementara untuk kalangan pejabat dan seluruh PNS, Imran juga berharap untuk kembali bekerja sesuai dengan Tupoksi masing-masing dan menunggu petunjuk. “ Untuk semua aparatur akan ditata selanjutnya. Baik itu yang akan promosi jabatan dan lainnya,” tambah bupati. Ketua DPD I Partai Demokrat

SUltra tersebut mengaku, selama proses Pemilukada Konsel yang hingga dua putaran, besaran anggaran yang digunakan mencapat belasan miliar rupiah. Bukan itu saja, ada anggaran dari pusat yang tidak dapat diperoleh pemerintah Kabupaten Konsel. “ Tapi Insya Allah, pelantikan kami di bulan Ramadhan ini membawa berkah bagi kita semua dan membuat yang lebih maju lagi,” tandasnya. (era/cok)

ke mana yang lain,” tanya Ahmadi. Dosen STAIN Kendari non aktif itu menambahkan, pelaporan kepada Bawaslu tentang pelanggaran kode etik yang dilakukan KPU tidaklah akan menjadi beban bagi mereka. Justru Ia mengaku sejak beberapa waktu lalu telah meminta KPU Provinsi agar membentuk Badan Kehormatan untuk memeriksa seluruh anggota KPU Konsel. “ Artinya, apa yang dituduhkan akan menjadi penilaian bagi BK KPU Provin-

si. Termasuk soal pidananya, Kami serahkan kepada aparat hukum,” tandasnya sambil berlalu. Sebelumnya, ICW mengaku telah mengendus ketidakberesan pengelolaan keuangan di KPU Konsel dengan besaran mencapai Rp 1,7 miliar. Dana itu diindikasikan dikelola langsung Ketua KPU Konsel, Ahmadi bersama Anggotanya, Khasan dan Yuliana. Menurut Peneliti Divisi Korupsi Politik ICW, Abdullah Dahlan, anggaran yang tidak bisa dipertang-

gungjawabkan itu bersumber dari APBN. Saat Pemilu Legislatif dan Pilpres, KPU setempat mendapat anggaran Rp 25 miliar. Kegiatan tahapan Pemilu yang dimaksud diantaranya biaya operasional logistik, pengetikan dan penggandaan daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2009 yang dikelola Yuliana senilai Rp 110 juta, Sosialisasi DCS (Daftar Calon Sementara) dan Daftar Calon Tetap (DCT) serta Saldo Penggandaan senilai Rp 818 juta oleh Khasan. (era/cok)

Icw ........................... gota KPU bukan pengelola,” katanya didampingi Anggotanya, Yuliana dan Khasan. Menurutnya, penyelidikan tindak pidana dugaan Korupsi di KPU sudah dalam proses pemeriksaan di Polres Konsel. Bahkan Sekretaris dan Bendahara telah berkali-kali memberikan keterangan di depan penyidik. “ Kami menduga laporan yang masuk di Jakarta itu dari intern KPU sendiri. Kenapa hanya ada dua anggota KPU (Yuliana dan Khasan) yang disebut. Terus

Kendari Pos |Sabtu, 14 Agustus 2010

Rumput Laut, Komoditi Sultra yang Terlupakan BUKAN rahasia lagi jika rumput laut merupakan komoditi perikanan dan kelautan unggulan Sultra. Tidak mengherankan jika komoditi ini bakal ditetapkan sebagai komoditi inti pengembangan industri di Sulawesi Tenggara (Sultra), berdasarkan potensi komoditas yang dimiliki dan peluang pengembangannya. Data disperindag Sultra, potensi areal rumput laut di Sultra sekitar 196 ribu hektar dengan produksi basah kurang lebih 493 ribu ton setara dengan 66.300 ton produksi kering. Kadisperindag Sultra, Saemu Alwi mengatakan pihaknya telah diundang Kementrian Perindang RI untuk mempresentasikan konsep peta panduan pengembangan rumput laut di Sultra beberapa waktu lalu. “Setelah kami presentasikan, kami akan memperbaiki kekurangannya sehingga akan kembali dikirim ke Kementreian. Dengan begitu diharapkan akan segera keluar keputusan Menteri Peridang RI, tentang penetapan Sultra untuk mengembangkan komoditi rumput laut sebagai inti dari pengembangan industri perikanan di Sultra,” kata Saemu. Sebagai wujud kepedulian terhadap pegembangan rumput laut, beberapa waktu lalu di Aula BI Kendari YPSHK Green Network menghelat round table discussion (RTD), dengan tema mendukung terwujudnya rumput laut sebagai komoditi unggulan Sultra. Turut hadir fakultas perikanan dan ilmu kelautan (FPIK) Unhalu, instansi teknis dan NGO terkait, serta BI Kendari. Dalam pemaparannya Pemimpin BI Kendari, Lawang Siagiaan mengakui jika potensi rumput laut Sultra sebagai komoditi unggulan perikanan dan kelautan Sultra, sangat potensial. Hasil penelitian potensi dan pengelolaan rumput laut kerja sama BI Kendari dengan Barisda Sultra pada 12 kabupaten / kota menujukkan pergerakan yang terus meningkat. “Pada 2009, produksi rumput laut meningkat 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan produksi terbesar rumput laut berada di Kabupaten Buton dan Muna. Tentunya jumlah tenaga kerja yang terserap juga cukup tinggi, yaitu mencapai 66.579 KK, yang jika dikelola secara optimal produksi dapat mencapai 335.320 ton kering atau setara dengan Rp 2 Triliun (asumsi harga Rp 6 ribu per kg),” beber Lawang. Lebih lanjut dirinya menjelaskan dari sisi persepsi perbankan terhadap dunia usaha sektor pertanian resiko produksi pada bisnis perikanan menyangkut siklus produksi perikanan yang musiman (tergantung cuaca dan iklim), sehingga hasilnya seringkali tidak dapat diperhitungkan dengan pasti. Resiko kontiunitas ketersediaan pupuk bibit pestisida dan teknik budidaya masih tinggi di samping resiko produksi yang tergantung musim terutama hasil perikanan tangkap, juga mengandung resiko harga yang tinggi. Tidak adanya kepastian harga dan sangat berfluktuatif menyebabkan pendapatan nelayan dan petani ikan tidak dapat diperkirakan dengan tepat. RTD tersebut menghasilkan rekomendasi perlunya peningkatan kapasitas kelembagaan kelompok koperasi, dan petani rumput laut, dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi kelompok tani rumput laut. Perguruan Tinggi (PT) harus berperan dalam melakukan kajian riset, sedangkan instansi teknis terkait perlu melakukan pendampingan teknis budidaya. Dengan begitu pembuatan dan pengembangan kebun rumput laut akan terwujud. Tidak kalah pentingnya perlu adanya lembaga intermedia dan sosialisasi intens melalui media massa. Disamping pemerintah dapat mengadakan anggaran dan badan pengelola untuk peningkatan produksi, dengan tetap melakukan pengawasan. Dari sisi kestabilan harga perlu adanya kesepakatan antara petani, pelaku usaha, perbankan dan pemerintah. (Ulfah Sari Sakti)

Tetap Buka, Izin THM dan RM Dicabut Baubau, KP Peringatan tegas dan himbauan telah laksanakan Pemerintah Kota Baubau agar seluruh pemilik Tempat Hiburan Malam (THM), warung makan dan sejenisnya ditutup selama bulan Ramadhan. Hal itu dilakukan semata-mata sebagai bentuk penghargaan dan menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah pua-

sa. Namun jika masih ada pihak yang mencoba melanggar instruksi tersebut, maka Wali Kota Baubau, H. MZ Amirul Tamim menegaskan, pemilik usaha tersebut akan diberi sanksi hingga pencabutan izin. ‘’ Kita perlu saling menghormati dan menghargai sesama dalam menjalankan ibadah puasa. Menutup rumah makan juga sebagai bentuk toleransi berag-

ama yang harus dimengerti. Namun, jika harus ada warga yang hendak makan di rumah makan itu, juga masih diperbolehkan. Diharapkan pengelola rumah makan tidak memajang jualannya secara terbuka di siang hari. Warga Baubau tidak semuanya muslim, mereka ada juga yang memerlukan jasa rumah makan di siang hari,’’ bijak wali kota. (k1/cok)

Buhari Bicara HTR di Batam Kolaka, KP Bupati Kolaka, H. Buhari Matta menjadi salah satu pembicara dalam rapt kerja teknis Pengembangan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang digelar Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, di Batam, awal pekan ini. Kabag Humas Pemkab Kolaka, M. Arnan Amry mengatakan, di hadapan Bupati dan Kepala Dinas Kehutanan se-Indonesia, Buhari menjelaskan soal Kolaka dalam pengembangan HTR yang telah terintegrasi pada program strategis Gerbangkaster dan Gerbangmastra serta diimplementasikan melalui

kegiatan Desa Model Gerbangmastra dan Bedah Kecamatan. ‘’ Delapan kebijakan penting kementerian kehutanan seperti penanggulangan ilegal logging, revitalisasi hutan dan industri, rehabilitasi hutan dan lahan, termasuk pengembangan ekonomi masyarakat sekitar hutan telah diimplementasikan dalam program Gerbangmastra,’’ terang Arnan mengutip penjelasan bupati. Khusus pengembangan HTR, Kolaka menjadi salah satu kabupaten yang pertama menyerahkan izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu sesuai dengan pencanangan Menteri kehutanan seluas

24.735 hektar yang tersebar di 10 kecamatan. Untuk menjaga kelestarian hutan, Bupati juga telah menginstruksikan pada dinas kehutanan agar tidak melakukan eksploitasi kekayaan hutan dengan dalih peningkatan pendapatan daerah. ‘’ Tidak boleh ada pemukiman dan perambahan di daerah aliran sungai, sebab sumber air dari DAS Koneweha yang mengairi ratusan ribu hektar sawah di Kabupaten Konawe dan menjadi sumber air bersih bagi PDAM Kota Kendari, hulunya berada di Kolaka,’’ pungkas Arnan. (cr3/cok)

bernomor urut enam ini tidak langsung pulang. Atiku memilih meluangkan waktu berdiskusi dengan beberapa pengurus masjid seperti Idrus Effendi kube dan Imam Mesjid Raya. Selain itu, terlihat juga Pelaksana Kabid Cipta Karya Dinas PU Bombana, Muslimin, Sekretaris DPRD Bombana, Basiran, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kesejahteraan Sosial, Mustari Idris

serta Kabag Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah, Tahang. Atiku dan pengurus mssjid serta beberapa pejabatnya membahas rencana peresmian Masjid Raya tersebut. Sekitar 30 menit berdiskusi, barulah ia meninggalkan mesjid Nurul Iman. “ Bagaimana Dinda. Mohon maaf tidak ada dulu wawancara,” jawab Atiku ketika hendak dicegat koran ini. (nur/cok)

Atiku ....................... kantor,” kata pegawai itu. Kehadiran Atiku di kantornya tidak terlalu lama, sebab beberapa menit kemudian, Dia memilih meninggalkan kantornya. Jumat siang kemarin, Atikurahman terlihat melaksanakan salat di Masjid Raya Nurul Iman dan berdiri di saf paling depan berdampingan dengan Sekab, Idrus Effendi Kube. Usai salat Jumat bersama, calon bupati incumbent


7

Kendari Pos |Sabtu, 14 Agustus 2010

Siapkan Album Baru Diramal ..................... Tak ada meja dan kursi di ruang tamu berukuran 2 x 3 meter itu. Orang yang bertamu dipersilakan duduk di karpet merah yang sudah lusuh. Penerangan rumah tersebut suram. Selain itu, banyak bagian tembok rumah tersebut yang mengelupas. Seolah sudah hafal, Kang Abur bisa menebak setiap kali didatangi wartawan. ”Pasti soal Keong Racun. Seminggu lalu, saya bertemu Sinta dan Jojo di Jakarta. Mereka membuat klip video,” ujar dia. Sebuah gitar akustik menyandar di samping lemari TV. Siang itu dia mengenakan kaus putih dan sarung. Kepalanya masih mengenakan peci, sementara tangan kanannya memegang tasbih. Ramadan membuatnya makin religius. Menurut Kang Abur, lagu Keong Racun dia ciptakan pada 2006 dengan aransemen Aji Beno dan dibawakan oleh Lissa. Begitu lipsync Keong Racun Jojo-Sinta meledak, nama Buy Akur sering disebut-sebut sebagai orang di balik sukses lagu tersebut. Buy Akur sebenarnya bukan pencipta lagu yang baru muncul. Sejak 1975, dia merintis karir sebagai pengarang lagu.

Bahkan, bapak empat anak itu menyandarkan hidup dari proses kreatif tersebut. Anehnya, meski sudah ratusan lagu dia ciptakan, kehidupan keluarganya tetap pas-pasan. Malah, sampai kini dia belum mempunyai rumah sendiri. ”Andai lagu Keong Racun membuat saya jadi kaya, saya tetap tinggal di sini,” kelakar pria kelahiran Bandung 49 tahun lalu tersebut. Meski begitu, bukan berarti Kang Abur menolak royalti dari lagu itu. Dia betah tinggal di gang rumah tersebut karena sejumlah musisi besar ”lahir” di situ. Di antaranya, Iwan Fals, Doel Sumbang, dan almarhum Mbah Surip. ”Saya tidak ingin membuat jarak dengan orangorang,” ujarnya. Begitu Keong Racun meledak, banyak orang yang meramal Kang Abur akan kaya raya. ”Tapi, Allah masih sayang kepada saya. Jadi, saya tetap tinggal di sini,” katanya. Dia mengakui, ada pihak yang mau membeli lagu Keong Racun dengan harga ratusan juta rupiah. Namun, karena belum jodoh, lagu itu dijual kepada Charlie ST12 dengan harga Rp 10 juta saja. ”Tapi, copy kontrak lagunya belum kembali sampai saat ini,” ujar eks personel grup musik PMR, grup pop dangdut era 90-an yang

45 Instansi Tidak Melaporkan Keuangannya melejit dengan lagu Neng Ayo Neng, itu. Awalnya, Kang Abur sering mencipta lagu-lagu country yang pada era 80-an digandrungi kawula muda. Bahkan, album pertama Kang Abur (1982) bergenre musik country bertitel Anak Jin. Setelah kenyang dengan musik koboi, Kang Abur beralih ke musik Sunda pada era 90an. Saat itu lagu-lagu Sunda memang tengah booming. Salah satu pemicunya adalah kesuksesan album Somse Doel Sumbang yang diteruskan Darso, Nining Mayda, Hetty Kusendang, dan deretan biduan top era 90-an lainnya. Dalam beberapa lagu yang dinyanyikan para penyanyi zaman itu terselip karya Kang Abur. Misalnya, lagu Campaka Bodas yang dinyanyikan Darso dan Nyandang Tunggara yang dibawakan Evi Tamala. Lagu lain yang sempat mengisi gendang telinga pencinta lagu tanah air karya Buy Akur adalah Sedang-Sedang Saja, Dua Istana, Da Bogoh, Kapatil Cinta, Pelangi di Kintamani, Biduan Plus, dan Senggol-senggolan Cubit-cubitan. Kini, dia tengah menyiapkan album Cinta Bau Kambing yang akan dinyanyikan sendiri. Dia juga sedang menggarap lagu pesanan penyanyi Nita Talia, I Dont Like You.

Lagu Buy Akur umumnya bersifat terus terang, sedikit nyeleneh dan jujur. Lagunya tidak hanya dinikmati pendengar tanah air, tapi juga sampai di India serta Malaysia. Bahkan, puluhan lagunya banyak dibajak di sana, jauh sebelum Keong Racun meledak. Pada 1999, lagu Sedang-Sedang Saja dibajak di India dan menjadi soundtrack film India berjudul Mann. Film itu laris manis. Tapi, pencipta lagunya tak mendapat apa-apa. Buy Akur lalu menunjukkan kliping koran Utusan Malaysia edisi 16 Agustus 1999 yang mengangkat judul Lagu Iwan Diciplak dalam Filem Hindie. Iwan, tulis koran itu, adalah penyanyi lagu Sedang-Sedang Saja karya Buy Akur. ”Seorang seniman bahkan berseru, Buy, kau akan kaya karena ini lagu Indonesia pertama yang dibajak India,” ceritanya. Tapi, setelah melewati proses gugatan yang minim dukungan dari pemerintah Indonesia, hak cipta lagu tersebut sulit diperjuangkan. Buy Akur pun harus sakit hati dan gigit jari. Tapi, dia yakin, suatu saat sakit hatinya itu akan terbalas. Pembajakan lagu Sedang-Sedang Saja akan terbongkar. ”Saya percaya, kebenaran tidak akan berubah jadi kesalahan, begitu juga sebaliknya,” tegas Kang Abur.(ari)

bilang sudah ada besarannya itu, tidak benar karena masih dibicarakan,” ketusnya. Namun katanya paling lambat satu minggu setelah pertemuan malam itu, pemerintah akan mengeluarkan kesepakatan dengan masyarakat opsi mana yang akan dipilih. “Tapi saya tegaskan disini, untuk pembicaraan yang kita laku-

kan ini, pemerintah tidak ingin main-main. Kita akan tindak lanjuti dengan segera,” tukasnya. Walikota menimpali pernyataan itu dengan mengatakan segera bertemu dengan masyarakat yang akan direlokasi untuk memperlihatkan blue print tata kota agar mereka bsia memilih lokasi yang diinginkan.(cr2)

Diminta Memilih Lokasi Warga ....................... cari juga yang cocok dengan fengshui,” timpalnya. Salah seorang warga yang merasa kurang puas dengan penjelasan kedua kepala daerah itu berkeras mengenai NJOP. Ia setuju jika pemerintah membayar tanah berdasarkan NJOP. Tapi untuk bangunan, ia menolak keras jika harus dibayar berdasar NJOP karena sangat merugikan mereka. “Sekarang NJOP bangunan kita satu meter persegi hanya Rp 300 ribu. Kalau bangun baru, untuk satu meter persegi kita butuh sekitar Rp 1,8 sampai 2 juta. Selain itu kalau kita pindah, meteran listrik kita di cabut. Kalau sambung lagi, otomatis kita sambung baru dan ini harus menunggu lama dari PLN. Jadi pemerintah harus ada pembicaraan dengan PLN,” terangnya. Menanggapi hal itu, gubernur berkata pemprov dan

Jabatan Rektor Dapat Bermanfaat Ikhlas ........................ Ramadhan jadi prioritas, yakni bagaimana menjalankan hasil gemblengan tadi dalam segala aspek kehidupan,” terang Prof Usman. Caranya, yang pertama melalui jabatan rektor. Terutama bagaimana jabatan tersebut dapat bermanfaat bagi Unhalu umumnya dan sebagai pribadi dan kepala keluarga juga bermanfaat bagi manusia. (lia)

Pemkot telah membentuk tim sembilan. Tim tersebut akan melakukan konfirmasi dan verifikasi kepada masyarakat relokasi untuk mendapatkan data akurat mengenai pembebasan lahan. Gubernur juga menegaskan sampai saat ini besaran ganti rugi lahan masih terus dibicarakan. “Jadi kalaua da yang

KPK .......................... nan baru, karena empat pimpinan sudah cukup. Selain menegaskan masa jabatan, Patrialis mengatakan pamsel hanya akan memilih satu pimpinan KPK untuk mengisi kekosongan jabatan di lembaga antikorupsi tersebut. Patrialis juga menjelaskan, pansel tidak dapat memenuhi usulan agar pansel KPK memilih lima pimpinan sekaligus sebagaimana yang dilontarkan wakil ketua DPR Pramono Anung. ”Ya, sampai hari ini, kami diberikan tugas oleh pres-

iden untuk memilih dua orang, kami juga menghormati pemikiran Pak Pramono. Namun kami sudah terlanjut berbuat seperti ini, jadi saya mohon maaf, tidak bisa memenuhi harapan seperti itu,” urai Patrialis. Sementara itu, pansel akan memperpanjang masa penelusuran rekam jejak tujuh calon pimpinan KPK yang siap melaju ke seleksi wawancara. Sebab, hingga kini, pansel belum menerima masukan dari ICW dan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MAPPI) terkait hasil penelusuran rekam jejak para calon.

”Sampai hari ini belum terima. Rencananya, pada 14 Agustus (besok) kita menerima masukan, tapi kalau teman-teman belum siap kita undur hingga Senin (16/8),” paparnya. Di bagian lain, peneliti hukum ICW Febri Diansyah yang ikut melakukan pelacakan rekam jejak, menyatakan proses pelacakan tidak bisa diserahkan pada sabtu ini (14/8). Menurut dia saat ini ICW masih mengumpulkan beberapa bahan guna melengkapi pelacakan rekam jejak tujuh orang calon. ”Kita berharap hasil pelacakan bisa kita serahkan pada senin depan,” kata Febri.(ken/agm)

45 Instansi Tidak Melaporkan Keuangannya Polda ........................ lah UAPPA yang dikelola sesuai dengan jumlah Satker pada instansi yang bersangkutan. Pembobotan diberikan secara persentatif sesuai jumlah satker yang dimiliki oleh instansi terkait. Kepala Bidang Keuangan (Kabidku) Polda Sultra, AKBP Drs. Syarifuddin mengatakan, laporan keuangan UAPPA-W yang dinilai adalah

laporan keuangan semesteran dan tahunan. Penilaian laporan keuangan semesteran dinilai pada bulan Juli setiap tahunnya. ”Prestasi ini sangat membanggakan. Kami bisa mengalahkan BPKP Sultra dan beberapan instansi lain yang notabene ahli di bidang akuntansi. Salah satu tolok ukur kesuksesan manajemen organisasi sebuah lembaga atau instansi dapat dilihat dari kedisiplinan manajemen laporan

keuangannya,” terang Syarifuddin saat ditemui diruang kerjanya, kemarin. Di sisi lain, dari 125 instansi yang dinilai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Wilayah Sultra, masih ada sekitar 45 instansi yang tidak menyetor laporan keuangannya. Dari 45 instansi tersebut diantaranya, Kanwil DPJBN Sultra, PAM Sultra, Kesbanglinmas Sultra, Dinas PU Sultra, Dinas Parsenibud Sultra serta beberapa instansi lainnya. (aka)


8

Kendari Pos |Sabtu, 14 Agustus 2010

Simpatisan JAT Ditangkap di Malaysia Ba'asyir .................... sudah digunakan, sebagian kecil berhasil disita oleh penyidik dalam bentuk dollar dan ringgit Malaysia. Ba’asyir dituding sebagai tokoh yang menggerakkan orang-orang itu untuk menyumbang dana. Alasannya infaq fi sabilillah. Anjuran itu ditaati oleh para pengikutnya sebagai perintah dari amir (pimpinan). Misalnya, yang dilakukan Haris Amir Falah, Ketua Jamaah Ansharut Tauhid DKI Jakarta. Haris mengenalkan Ba’asyir pada Haryadi Usman dan Usman Syarif, simpatisan JAT. Keduanya pun dengan senang hati menyumbang.

Haryadi setor Rp 150 juta, Usman setor Rp 200 juta. Ketiganya kini sudah ditahan Densus 88 sejak 6 Mei 2010. Operasional dana itu diatur oleh Luthfi Haedaroh alias Ubeid yang merupakan residivis karena pernah dipenjara dengan tudingan menyembunyikan Noordin M Top. Ubeid dalam keterangannya pada penyidik juga “mencokot” Baa’syir. Menurut Kombes Ketut Yoga, pendanaan kegiatan terorisme itu menjadi salah satu dari sangkaan terhadap Ba’asyir. Dalam waktu dekat, berkas Ba’asyir akan diberikan pada jaksa peneliti karena ulama asal Jombang itu menolak menjawab pertanyaan penyidik.

Sangkaan polisi itu justru ditertawakan oleh pengacara Ba’asyir Achmad Michdan. “Ustad itu tak punya rekening. Apalagi uang miliaran, ini jelas rekayasa polisi,” katanya. Dana organisasi JAT saja kata Michdan masih kembang kempis. “Kok disangka mengumpulkan uang miliaran rupiah. Darimana asalnya itu,” kata pengacara yang sudah mendampingi Baa’syir sejak 2002 itu. Di bagian lain, Mustawan Ahbab, warga Indonesia yang ditangkap di Malaysia menurut Ketut Yoga adalah simpatisan JAT. “Sementara datanya dari penyidik yang bersangkutan memang ada kaitan dengan JAT,” kata Ketut.(rdl)

Angka-angka Penurunan Kemiskinan Hanya Manipulasi Kompak ..................... mpor di dapurnya meleduk dan perutnya keroncongan kelaparan,” kritik Rizal. Seorang pemimpin, imbuh Rizal, juga tidak boleh gampang mengeluh. Tampaknya, kali ini dia menyentil isu SBY yang menjadi target terorisme. Rizal mengingatkan, Bung Karno pernah mengalami tujuh kali aksi percobaan pembunuhan. Mulai dilempar granat di Cikini, diberondong senapan, hingga ditembaki dari pesawat tempur. “Tapi, Bung Karno tak gentar sedikit pun,” katanya. Rizal lantas membandingkan perkembangan Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Menurut dia, 1,3 miliar rakyat Tiongkok dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang kuat, tangguh, dan berani mengambil keputusan. “Lihat kini hasilnya. Tiongkok tumbuh dari negara yang semula sulit mengatasi persoalan ekonomi menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang terus bergerak agresif bertumbuh kembang,” katanya. Rizal juga menyebutkan, bangsa lain kini tengah berusaha keras mengambil alih asetasetnya. Sebaliknya, di Indonesia seakan-akan sedang berlangsung perlombaan menggadaikan kekayaan bangsa kepada negeri lain. “Angka-angka menurunnya kemiskinan pun hanya manipulasi. Mencoba menghilangkan realitas kemiskinan yang masih tersebar dan ada di sekitar kita,” tandas Rizal. Frans Magnis mengatakan, ada tiga tendensi negatif yang berpotensi mengancam eksistensi bangsa Indonesia di usianya ke 65. Yang pertama

Tjahjo Sindir Legasi “Bapak Sekejahteraan” SBY SBY .......................... dia, setiap warga berhak mengusulkannya. Tapi, dengan nada menyindir, dia meyakini bahwa SBY masih belum berkenan. “Sebab, peningkatan kesejahteraan rakyat sebagaimana janji kampanye pilpres dan pidato pelantikan presiden periode kedua sampai sekarang belum menunjukkan hasil optimal,” ungkap ketua Fraksi PDIP di DPR itu. Tjahjo menyatakan bahwa angka kemiskinan masih cukup tinggi. Angka pengangguran juga belum menunjukkan perbaikan dan penurunan yang signifikan. Sementara itu, program-program kesejahteraan rakyat seperti PNPM dan dana BOS masih menggunakan dana utang, belum dana penerimaan mandiri. “Saya kira, usul tersebut bisa disampaikan lagi saat berakhirnya jabatan beliau pada 2014 sambil kita evaluasi kembali keberhasilannya selama sepuluh tahun pemerintahan ini ke depan,” ujar Tjahjo. Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie menolak menanggapi wacana yang dilontarkan Cides tersebut. “Soal itu, biar masyarakat saja yang menilai,” katanya setelah salat Jumat di masjid DPR kemarin. (agm)

adalah kesenjangan kesejahteraan. “Ada sesuatu yang tidak beres dalam kebijaan ekonomi politik bangsa ini,” katanya. Tendensi kedua, masih adanya batasan untuk beribadah tanpa rasa takut. Menurut dia, intoleransi terus berkembang di tengah masyarakat. “Orang yang dulu bisa hidup bersama sekarang dipenuhi rasa benci,” ujar Frans Magnis. Persoalan ketiga adalah korupsi. Frans Magnis mengingatkan, dalam sepuluh bulan terakhir, rakyat dijejali persoalan Century, Susno, sampai rekening bermasalah di tubuh Polri. “Masyarakat sudah tahu itu berbau. Tapi, tidak diselesaikan apa pun sehingga mendapat kesan bah-

wa mereka (para elite, Red) saling melindungi,” katanya. Dia juga berpandangan, pemerintah dan legislatif tidak serius menanggapi itu. Salahuddin Wahid menyampaikan, perbaikan bangsa secara menyeluruh harus dimulai dengan memperbaiki manusia melalui pendidikan. Dalam konteks penyelenggaraan negara, kunci yang utama adalah memperbaiki birokrasi dan aparat penegak hukum.”Belum pernah Polri separah ini di mata publik. Begitu banyak kesalahan yang dilakukan apakah sengaja atau tidak disengaja. Yang jelas, semua itu membuat Polri kehilangan kepercayaan publik,” kata Gus Solah ?panggilan akrab Salahuddin Wahid.(pri)

Menkopolhukam Tak Klarifikasi Kapolri Setelah Tahu Bukti Rekaman hanya CDR Jakarta, KP Menkopolhukam Djoko Suyanto, sepertinya, tidak ingin permasalahan soal rekaman pembicaraan antara Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ade Rahardja dan Ari Muladi berkepanjangan. Bahkan, Djoko menyatakan tidak perlu mengklarifikasi ke Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri kendati bukti tersebut hanya berupa CDR (call data record) alias catatan data panggilan. “Untuk apa” Masak keterangan dari Polri kurang. Apalagi yang perlu yang perlu dikonfirmasi,” kata Djoko sebelum menghadiri acara penganugrahan tanda kehormatan di Istana Merdeka, kemarin (13/8). Begitu juga dengan Jaksa Agung Hendarman Supandji, Djoko tidak akan melakukan klarifikasi. Menurut dia, keterangan yang diberikan Polri melalui Kadiv Humas sudah dianggap cukup. “Jadi tidak usah diragukan lagi,?tegas mantan Panglima TNI itu. Djoko yang juga ketua Kompolnas (komisi kepolisian nasional) itu mengutip pernyataan Wakil Ketua Komisi III (bidang hukum) DPR Tjatur Sapto Edy yang menyebutkan

bahwa dalam forum rapat kerja, Kapolri tidak secara eksplisit menyatakan rekaman. “Rekaman yang disampaikan adalah ada komunikasi. Itu saja. Silakan dicerna sendiri, beliau menyampaikan tidak ada statement rekaman,” paparnya. Komunikasi itu, kata dia, ditunjukkan dengan bukti CDR. Namun kemudian hal itu diterjemahkan sebagai rekaman. Djoko membantah jika dirinya dalam posisi membela Polri. “Saya tidak membela kepolisian dalam hal ini, tapi tolong ditempatkan dalam ring yang benar,” ujarnya. Djoko menerangkan, data komunikasi itu bisa dalam bermacam bentuk. Menurutnya, kasus rekaman Ade Rahardja dan Ari Muladi harus menjadi bahan pembelajaran. “Karena apa” Pikiran kita seperti waktu ada

rekaman Anggodo,” katanya. Sementara itu, kabar yang beredar seputar pemanggilan Kapolri oleh Presiden SBY dibantah Djoko. Menurutnya, presiden tidak memiliki agenda pertemuan dengan Kapolri. Bahkan, kemarin Kapolri juga tidak tampak hadir saat acara penganugerahan tanda kehormatan. Secara terpisah, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso juga meminta keberadaan transkrip antara Ade dengan Ari tidak perlu menjadi polemik. Yang harus dilakukan oleh Polri saat ini adalah memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada publik, bahwa yang dimiliki oleh Polri bukan rekaman. “Ini kan menyangkut kredibilitas,” kata Priyo di gedung DPR. Penjelasan Polri, kata Priyo, perlu demi mengerem isu agar

tidak berkembang liar. Tidak ada salahnya jika Polri harus terbuka. Jika memang CDR itu merupakan bukti penting seperti halnya rekaman, tugas bagi Polri untuk memberikan penjelasan. “Kalay memang datanya ada, segera tindaklanjuti. Jelaskan kapan, waktunya apa, dalam konteks apa. Itu lebih baik daripada tidak ada,” ujarnya. Sementara itu, kisruh CDR membuat Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Andi Tumpa turun tangan. Menurut Harifin, kendati hanya berupa CDR, bukti itu masih bisa diajukan ke pengadilan. “Itu mungkin hanya soal penafsiran saja. Karena katanya polisi tidak pernah menyatakan rekaman pembicaraan ada. Yang ada hanya CDR,” kata Harifin di gedung MA kemarin (13/8). (fal/bay/aga/pri)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Sabtu, 14 Agustus 2010

Tak Ada Transaksi di Luar Kantor PLN

listrik menggelar konferensi pers kemarin. Intinya biaya sambungan baru yang disetor ke PLN maksimal Rp 4,96 juta. Itupun bagi masyarakat yang ingin melakukan sambungan baru dengan nilai daya 5.500 kwh. Kepala PLN Cabang Kendari, Dr Komang Artana Suyasa didampingi Asisten Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan, Nur Akhsin serta Asisten Manajer SDM, Darwis, menjelaskan bila ada oknum yang menawarkan transaksi, baik mengatasnamakan karyawan PLN atau bukan di luar kantor PLN dikategorikan percaloan. Tentu hal itu sama sekali tidak dibenarkan PLN.

Terkait Biaya Sambung Baru

Komang Artana Suyasa

Kendari, KP PLN Cabang Kendari kini tengah gundah. Penyebabnya kebijakan pembukaan sambung baru dan penambahan daya yang dilakukan pasca keluar krisis listrik, dimanfaatkan sebagian oknum untuk memetik keuntungan. Calo-calo berkeliaran menawarkan pada masyarakat untuk menjadi penghubung jasa penyambungan baru, penambahan daya hingga menawarkan box kwh meter. Biayanya hingga Rp 10 juta. Itulah yang membuat petinggi perusahaan

Baca TAK ADA diHal. 10

Empat Ditahan, Satu “Dilepas” Terkait Edar Ganja, Anak Anggota Dewan

PRAMUKA

Target Pengaktifan Gudep P R A M U K A merupakan organisasi pembinaan pem u d a , yang keberadaannya hampir seumur dengan Republik Indonesia ( R I ) . T a h u n 2010 ini p e r i n g a - Mussadar Mappasomba tan HUT Pramuka ke-49 di tanggal 14 Agustus di pusatkan di kantor Wali Kota Kendari. Mengenai kondisi kepramukaan di Kota Kendari, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Kendari, Mussadar Mappasomba angkat bicara. “Tanpa terasa usia Pramuka telah mencapai 49 tahun, yang secara pribadi saya merasakan manfaat tergabung dalam kepramukaan ini. Pasalnya pengembangan nilai-nilai leadership sangat pesat di kegiatan ini, sehingga saya sangat mengharapkan kepada para orang tua untuk dapat memasukkan anaknya di pramuka,” ujar Mussadar. Pramuka Garuda Tingkat penggalang ini kembali mengingatkan jika dalam pramuka terdapat dasa dharma, yang tidak hanya mengatur tetang ketakwaan terhadap TYME. Tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesamanya. “Nilai-nilai hubungan itu bisa kita kristalkan kepada para anak atau peserta didik, dan bagusnya di pramuka edukasi dan penanaman nilai

Baca TARGET diHal. 10

SUWARJONO/KP

JALAN RUSAK: Hampir di setiap ruas jalan dalam kota Kendari ditemui adanya kerusakan. Tak jarang, akibat jalan rusak ini, banyak pengendara mengalami kecelakaan, bahkan ada meninggal dunia. Salah satu ruas jalan yang sering menelan korban kecelakaan, di bay pas, tepatnya Jalan Laode Hadi, Wua-wua.

Kendari, KP Penangkapan terhadap anak anggota DPRD Sultra, Indra Jaya Cs, terkait dugaan keterlibatannya sebagai pengedar dan pengguna narkotika jenis ganja kering kini masih dikembangkan kepolisian. Dari lima orang yang dibekuk dalam waktu yang hampir bersamaan yakni Marwan, Juniardin, Suherman alias Ujang, Safrin, dan Indra Jaya. Empat diantaranya ditahan di Mapolda Sultra dan satu orang “dilepas” dengan alasan tidak cukup bukti. Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi mengatakan, satu orang yang sempat diperiksa dan dibebaskan karena tidak cukup bukti bernama Marwan alias Okem. “Tak ada bukti yang jelas bagi polisi untuk menahan Marwan sehingga dilepas tanpa pemeriksaan darah terhadap yang bersangkutan,” kata AKBP Drs Moch. Fahrurrozi kemarin. Marwan dinilai hanya membonceng Suherman saat penangkapan dilakukan

Baca EMPAT DITAHAN diHal.10

Wali Kota Siap Saudarakan PSK Tunggu Sinyal Istri Kendari, KP Ir Asrun-Musadar Mappasomba telah menggagas lahirnya program persaudaraan Madani. Yang kaya mempersaudarakan yang miskin. Program ini sudah berjalan hampir 2 tahun dan cukup berhasil mengentaskan kemiskinan di Kota

Kendari. Warga miskin di Kota Kendari cukup kompleks, karena datang dari latar belakang berbeda dan salah satunya adalah Pekerja Seks Komersil (PSK). Wali Kota rupanya punya niat untuk mempersaudarakan PSK sebagai bagian dari persaudaraan Madani. Meski itu dilontarkan dengan nada canda, namun suami Sri Yastin itu, mengaku bersedia punya “sau-

dara” PSK. “Kalau saya mau saja mempersaudarakan mereka. Tapi, saya juga mesti minta izin sama ibu (istrinya, red). Terserah ibu, kalau ada lampu hijau, oke kita persaudarakan,” katanya sembari tertawa. Menurut dia, mereka yang bekerja sebagai penjaja seks, tidak boleh diasingkan di lingkungan. “Tidak ada PSK yang

bercita-cita jadi begitu. Coba tanya, mereka pasti jawab tidak. Tapi, karena tuntutan ekonomi, profesi jadi PSK menjadi pilihan. Kita jangan pandang mereka sebelah mata, karena mereka sendiri tidak menginginkan seperti itu. Jadi, kalau ada yang mau masukkan sebagai saudara di Madani, silahkan saja. Lebih bagus lagi, karena berarti kita telah mengurangi beban mereka,” ujarnya. (dri)

Mendengar Keluhan Para Legium Veteran di Sultra

Segera Tuntaskan Pembayaran Dana Kehormatan Meskipun usianya tak muda lagi, tetapi semangatnya masih begitu besar mencarikan solusi permasalahan yang melilit para anggota legiun veteran Sultra. Dialah H Amran Syahban, Ketua Markas Daerah (Mada) Legiun Veteran Sultra. Ulfah Sari Sakti BERPAKAIAN veteran, lengkap dengan papan nama dan topi kuning khas veteran berpin garuda, H Amran Syahban menemui wartawan koran ini. Mengetahui maksud peliputan dalam rangka menperingati HUT RI ke-65, membuat pria berusia 70 tahun ini terkenang akan peristiwa tiga komando rakyat (Trikora) yang dialaminya.

ULFAH SARI SAKTI/KP

LEGIUN VETERAN: Ketua Markas Daerah (Mada) Legiun Veteran Sultra H Amran Syahban saat di temui sekretariat Maba Veteran Sultra kemarin.

“Setelah lulus dari sekolah teknik menengah dan melanjutkan studi ke angkatan laut (AL) Surabaya, membuat saya pertama kali terjun dalam pertempuran Trikora. Meskipun baru pertama kali bertempur, tetapi dengam semangat nasionalisme yang tinggi tak ada gentar sedikit pun di dada pasukan kami,” kenangnya. Sebagai veteran pembela, tidak berlebihan jika dirinya beserta ratusan veteran lainnya meminta kepada pemerintah pusat, agar janji dana kehormatan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang dana kehormatan, dan telah ditandatangani Presiden pada 5 April 2008 lalu, segera direalisasikan.

Baca TUNTASKAN diHal.10


Metro Istri Vokalis Band Zhifilia Diperiksa

10

Terkait Dugaan KDRT Terhadap Dirinya Kendari, KP Kasus dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dialamatkan kepada vokalis Band Zhifilia, Zulkifli kini ditindaklanjuti proses hukumnya di Reskrim Polda Sultra. Kemarin, tim Reskrim Polda Sultra telah memanggil pelapor yang tak lain istri Zulkifli bernama Fhilia Rahayu Ningsih (25) untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Fhilia Rahayu Ningsih diperiksa di Unit PPA Satuan Pidana Umum (pidum) Dit Reskrim Polda Sultra mulai pukul 09.00 wita hingga usai shalat Jumat. Berbagai keterangan yang memberatkan Zulkifli yang akrab disapa Zhul. Ia menggugat vokalis sekaligus gitaris Zhifilia itu bertanggung jawab atas diri dan anaknya. Kuasa Hukum Fhilia Rahayu Ningsih, Baron Harahap, SH., mengatakan, dalam kesaksian kliennya, Zhul sudah menelantarkan anak dan istrinya sekitar 4 bulan yang lalu. Mereka tak mendapat lagi nafkah lahir dan batin selama 4 bulan terakhir, meskipun Zhul meninggalkan Fhilia sejak bulan Mei 2009. “Zhul dan Fhilia dikaruniai dua orang anak. Putranya berusia 7 tahun dan putrinya usia 1 tahun. Mereka masih resmi sebagai suami istri,” terang Baron Harahap saat ditemui usai mendampingi kliennya diperiksa sebagai saksi di Mapolda Sultra. Tak hanya persoalan ditelantarkan, Fhilia juga merasa pernah mendapat tindakan kekerasan dari Zhul. Ia mengaku pernah dipukul oleh penyanyi lagu Aisitheru (aku cinta kamu) tahun 2009 lalu, tapi tidak dilaporkan ke polisi. Konflik tersebut dianggap sebagai pemicu keharmonisan rumah tangga vokalis Zhifilia tersebut hingga kini harus berhadapan dengan hukum. “Klien kami masih bisa bijak dalam permasalahan ini. Ia hanya menuntut agar Zhul memberikan nafkah (lahir dan bathin, red). Jika tuntutan tersebut terpenuhi, maka klien kami tidak akan memperpanjang kasus tersebut,” ungkapnya. Lalu kenapa gugatan itu baru disampaikan sekarang? Fhilia melalui Kuasa Hukumnya mengungkapkan, gugatan tersebut baru dilakukan sekarang karena dari pihak Zhul yang mau menceraikan kliennya setelah sukses populer di level nasional. Dia (Zhul) tidak mau bertanggung jawab dan menelantarkan anak dan istrinya. “Tindakan tersebut telah

moral ditularkan melalui permainan. Sehingga para pelajar dapat enjoy menerima pembelajarannya, dan sesungguhnya telah terjadi proses perubahan perilaku, serta tanpa disadari telah tersemai bibit-bibit leadership yang aktif dan akrab,” ingatnya. Pimpinan Regu Jambore Asia Pasifik pada 1986 ini mengungkapkan dalam

Optimalkan Perda No 8 Tahun 2004

SUWARJONO/KP

KDRT: Fhilia Rahayu Ningsih (25) bersama anaknya saat dimintai keterangan sebagai saksi di Mapolda Sultra terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga dialamatkan kepada vokalis band Zhifilia, Zulkifli. memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana KDRT. Kita serahkan proses hukumnya pada polisi karena sudah dilaporkan,” paparnya. Direktur Reskrim Polda Sultra, Kombes Pol. Drs. Iswandi Hari mengatakan, laporan dugaan tindak pidana KDRT yang ditujukan kepada Zulkifli, vokalis Zhi-

filia Band sudah diterima. Laporan tersebut akan dipelajari. “Kita cek and ricek kebenarannya. Itu masuk kasus KDRT. Jika memang terlapor (Zulkifli) harus dipanggil, kita panggil. Jika butuh tindakan lain, akan disesuaikan. Saat ini masih dalam pemeriksaan saksi pelapor,” jelasnya. (aka)

dan Fz berkenalan melalui jejaring sosial alias facebook tiga minggu silam. Mereka pun akrab dan bertemu langsung. Dalam perjalanannya, Fz dan Heri saling akrab. Kedekatan mereka melebihi seorang kekasih tapi, tidak pacaran. Mereka pun saling bertukar barang dan saling meminjamkan. Pada saat tertentu, Heri meminjam modem Fz. Sayangnya, komitmen Heri meminjam modem tersebut tidak ditepati. Heri diduga menjual modem tersebut. Kekesalan Fz tak terbendung hingga

melaporkan sahabat facebooknya itu ke Mapolresta Kendari, beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Irwan Andy Purnawan, SIK., membenarkan kejadian tersebut. Heri diduga melakukan penggelapan atas barang milik Fz berupa satu unit modem. Pihaknya pun langsung menjemput Heri dan menahannya di Mapolresta Kendari. “Pelaku penggelapan akan dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” terangnya. (aka)

membandingkan kondisi harga selama ramadhan ini,” kata salah seorang, Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Suri Zamzam. Dia mengatakan, apabila dari hasil pantauan di lapangan terjadi lonjakan harga yang sangat tinggi, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Disperindagkop, agar digelar pasar murah. Menurut dia, Disperindagkop bisa men-

jadi distributor bagi pedagang atau masyarakat. Untuk itu, kata Suri, instansi tersebut harus mempunyai strategi mengantisipasi lonjakan harga pasar. “Kalau ada lonjakan harga di pasaran, kita di dewan bisa memberi anggaran pada Disperindagkop. Nah, dari situ dia bisa jadi distributor yang memasok kebutuhan pokok pada konsumen atau pedagang,” jelasnya. (dri)

Musyawarah Kwarcab beberapa waktu lalu telah disepakati Kota Kendari sebagai daerah percontohan pembinaan pramuka se-Indonesia Timur. Tetapi diakuinya untuk mewujudkannya tidak mudah. “Meskipun demikian jika kita memiliki keinginan yang kuat untuk mewujudkannya, apalagi saat ini telah ada bumi perkemahan di eks terminal Abeli. Sehingga diharapkan bumi perkemahan dapat menjadi tempat bersama, tidak han-

ya untuk kegiatan pramuka tetapi juga kegiatan lain seperti kegiatan penanaman kecintaan lingkungan,” lanjutnya. Mengenai peningkatan kualitas SDM, dikatakannya pihaknya juga telah melaksanakan kursus mahir dasar dan lanjutan se-Kwarcab Kota Kendari. “Karena itu pencapaian dalam pramuka bukan hanya dalam fisik saja, tetapi peningkatan kualitas SDM. Yang akan kami wujudkan dengan keaktifan gugus depan (Gudep)

di sekolah, dengan dikoordinir kwartir ranting (Kwarran),” katanya. Sehubungan dengan prestasi yang dicapai Pramuka Kwarcab Kota Kendari, menurutnya ditandai dengan keikutsertaan pada berbagai ajang bertaraf nasional dan internasional. “Misalnya pada 2009 lalu dua regu Kwarcab Kota Kendari terpilih mengikuti Jambore Asia. Selain itu selalu ikut serta dalam jambore dan raemuna nasional,” bebernya. (cr6)

puan,’’ tambahnya. Hal senada diutarakan Manajer SDM, Darwis. Katanya calon pelanggan dihimbau untuk tidak tergoda melakukan transaksi di luar kantor-kantor pelayanan dan loket resmi PLN. Artinya tidak membenarkan membayar diluar kantor PLN. ‘’Untuk uang jaminan langganan (UJL) dan Token perdana sudah ditentukan,’’ jelas Darwis seraya merinci semisal daya 450 Kwh sebesar Rp 382 ribu bagi pelanggan pasca bayar dan

Rp 387 ribu bagi pelanggan pra bayar (selengkapnya lihat tabel, red). Sementara itu, Nur Akhsin menegaskan bila pelanggan menemukan kejanggalan atau menemukan kasus di lapangan, ia meminta warga melapor ke kantor PLN terdekat atau langsung menghubungi sms nomor 08114004123. ‘’Kami akan langsung menindaklanjuti,’’ ujar Manajer Niaga PLN cabang Kendari itu. (awl)

‘’PT PLN Cabang Kendari tidak pernah menugaskan pegawainya untuk melakukan kegiatan dinas luar menghubungi calon pelanggan dan menawarkan jasa pemasangan baru maupun penambahan daya, dengan iming-iming percepatan realisasi pelayanan sambungan baru disertai permintaan pembayaran diluar ketentuan yang berlaku,’’ tegas

Komang kemarin (13/8). Komang memastikan bila petugas PLN yang mendatangi calon pelanggan adalah untuk survey kelayakan teknis calon pelanggan yang disertai surat tugas dan ID Card resmi. Ia juga memastikan PLN tidak memproduksi dan menjual box kwh meter. ‘’Dapat dipastikan bahwa oknum yang menawarkan produkproduk tersebut adalah bukan atas perintah PLN dan cenderung bersifat peni-

Kendari,KP Karena telah memiliki perangkat hukum yang kuat berupa Perda No 8 Tahun 2004, tentang izin usaha penyelenggaraan rumah kost/pondokan. Dalam waktu dekat Pemkot Kendari akan membentuk tim pengawasan dan evaluasi rumah kost. Menyusul adanya tuntutan beberapa pihak pasca terjadinya kerusuhan kampus. “Perdanya sudah ada, hanya saja pengoptimalan dari Perda tersebut masih kurang, sehingga atas tuntutan sejumlah pihak maka pengoptimalan Perda perlu segera dilakukan,” kata Kabag Hukum Pemkot Kendari, Yusrianto. Karena itu menurutnya beberapa waktu lalu, Sekretaris Kota Kendari (sekot) telah melaksanakan rapat dengan instansi teknis terkait, serta pemerintah kecamatan/kelurahan. Dalam rapat itu ditekankan agar melakukan pemantauan yang intens terhadap sejumlah rumah kost seKota Kendari. “Dalam waktu dekat akan dibentuk tim untuk

melakukan evaluasi dan langkah-langkah yang akan diambil. Mengingat selama ini instansi teknis terkait hanya melakukan sosialisasi, tanpa pemberlakuan sanksi tegas,” ungkapnya. Ia merinci syarat-syarat penyelenggaraan rumah kost, sebelum pemilik usaha memperoleh izin usaha. Antara lain wajib memiliki izin usaha, harus terdapat penanggung jawab keamanan termasuk mencegah terjadinya peredaran narkotika dan minuman keras (Miras), serta menyediakan ruang tamu yang terpisah dari kamar kost. Tidak kalah pentingnya melaporkan secara tertulis mengenai jumlah dan identitas penghuni rumah kost, serta memberitahukan kepada rukun tetangga (RT) apabila menerima tamu yang menginap. Bahkan memasang jadwal waktu kunjungan. “Semua persyaratan bagi pemilik usaha rumah kost / pondokan telah jelas tertera dalam Pasal 6 Perda No 8 Tahun 2004. Sehingga bagi pelanggar akan dikenakan sanksi ancaman pidana tiga bulan dan denda Rp 5 juta, selain itu juga akan diberikan sanksi administrasi berupa penangguhan perpanjangan izin usaha, bahkan pencabutan izin,” tegasnya. (cr6)

Pekan Depan, Pemkot Serahkan KUPA-PPAS Kendari, KP Setelah menuntaskan paripurna pandangan akhir fraksi atas LKPJ wali kota, anggota DPRD Kota Kendari, lagi-lagi disibukkan dengan sidang paripurna. Kamis (18/8), dewan kota, kembali menghadapi paripurna penyerahan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dari Pemkot. “Sudah rapat badan musyawarah yang dihadiri juga anggota Banggar, rencana tanggal 18 Agustus, kita paripurna penyerahan KUPA dan PPAS. Akan ada pandangan umum fraksi,” kata Sekertaris DPRD Kota Kendari, K Iskandar M Si, kemarin. Esok harinya digelar kembali paripurna dengan agenda jawaban walikota tentang pandangan umum fraksi dewan kota. Menurut Sekwan, bulan ini agenda anggota dewan sangat padat. Terbukti dengan padatnya kegiatan yang harus dilakoni anggota dewan.

“Tanggal 20 dan 21 Agustus, konsultasi dengan SKPD. Kita padatkan jamnya, dari jam 9 pagi sampai 12 malam. Istirahat hanya untuk shalat dhuhur, ashar, maghrib dan tarawih. Setelah itu lanjut lagi sampai jam 12 malam,” jelasnya. Kesibukan anggota dewan mengikuti paripurna tidak berhenti sampai disitu saja. Sekwan menjelaskan, Senin (23/8), ada lagi paripurna penandatanganan MoU KUPA-PPAS antara eksekutif dan legislatif. Rencananya, lanjut mantan Kepala Kesbang dan Linmas Kota itu, 24 Agustus, penyerahan Raperda perubahan anggaran dari eksekutif, dilanjutkan pembahasan dengan SKPD selama 3 hari berturutturut dari tanggal 25 sampai 28 Agustus. “Kita jadwalkan untuk konsultasi di provinsi soal APBD-perubahan dilaksanakan 30 Agustus sampai 1 September. Rencananya setelah konsultasi, kita akan tetapkan APBD-p tanggal 1 atau 2 September,” tandasnya. (dri)

Kota Kendari Kawasan Pemasaran Narkoba Empat Ditahan ...... di Jalan Pattimura, Kecamatan Kendari Barat dan yang mengantongi barang bukti adalah Suherman. Atas dasar tersebut, penyidik Narkoba Polda Sultra membebaskan Marwan dari jeratan tersangka kasus dugaan pengedar dan pengguna narkotika. “Empat tersangka lainnya kini masih mendekam di tahanan Mapolda Sultra. Sample dari barang bukti yang ditemukan akan dikirim ke Labfor Makassar untuk mendapatkan keterangan ahli,” terang Moch. Fahrurrozzi. Hasil sementara dari pendala-

man penyidikan, peredaran ganja dari empat tersangka tersebut, siklusnya adalah, Ujang (Suherman) membeli ganja pada Safrin. Safrin membeli kepada Indra Jaya dan Indra Jaya membeli pada Juniardin. Juniardin sendiri menyuplai dari Batam. Proses pengiriman dari Batam melalui salah satu jasa pengiriman cepat dengan mencantumkan nama dan alamat pengirim dan penerima fiktif. “Paket terbesar yang pernah dikirim adalah seberat 1 kilogram seharga Rp 3,5 juta. Paket tersebut kemudian dipecahpecah menjadi lebih kecil dengan harga perpaket Rp 500 ribu. Keuntungan yang diperoleh

dari satu kilogram tersebut senilai Rp 3 juta,” jelas Fahrurrozi. Kawasan pemasaran bagi para pengedar dan pengguna narkoba tersebut yakni hanya dalam Kota Kendari. Mereka mengakunya baru beroperasi pada bulan Juli 2010. Paket terbanyak yang pernah dipesan sebanyak 1 kilogram. Mereka pun mengaku hanya mengedarkan ganja dan tidak tersentuh narkoba jenis lainnya. “Para tersangka akan dijerat pasal 132 ayat 1 subsider pasal 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman yang dikenakan adalah hukuman penjara maksimal 20 tahun,” jelasnya. (aka)

Masih Menjadi Tanggungjawab Pemda Tuntaskan ..............

Warga Diminta Pro Aktif Tak Ada ...................

fasilitasi perolehan kredit dari perbankan. “Masing-masing lods dapat dicicil sehingga meringankan pedagang. Dengan begitu tidak ada lagi sistem lot tempat berjualan. Karena selain telah ditentukan masing-masing lantai untuk jenis jualan tertentu, data pedagang pun akan lengkap kami peroleh berdasarkan bukti kelengkapan yang dimiliki pemilik kios,” tambah pengganti As’ad ini. Jika tim verifikasi dan pemasaran telah dibentuk, rencananya pada 16 Agustus nanti pihaknya akan membuka pendaftaran pedagang di kantor bagian ekonomi Kota Kendari. “Nantinya mereka akan kami daftar baik untuk pedagang subsidi maupun swadaya. Pedagang subsidi yang menjadi prioritas dipersyaratkan untuk membawa kelengkapan, misalnya bukti pembayaran Pajak Kekayaan Daerah (PKD),” jelasnya. Mengenai tahap pembangunan pasar sentral kota, Ia mengatakan karena terkendala cuaca maka pembangunan baru rampung 8 persen. “Pembangunannya baru pengecoran dan pemasangan tiang pancang. Tetapi ditargetkan tahun ini akan rampung 25 persen, dan ditargetkan pada 2012 nanti dengan alokasi APBD Kota Kendari sebesar Rp 106 miliar sudah bisa selesai,” pungkasnya. (cr6)

Pemkot Target Pengawasan Rumah Kost

Kwarcab Kota Terpilih Ikut Jambore Asia Target ......................

MASIH RUSAK BERAT: Jalan masuk BTN Safira Indah, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari yang rusak berat. Pihak developer telah membawa tanah timbunan namun hanya disimpan begitu saja

Kendari,KP Kehati-hatian pemerintah kota (Pemkot) Kendari, dalam penempatan pedagang pasca rampungnya pembangunan pasar sentral kota, tampaknya telah mulai dilakukan. Salah satunya dengan akan dibentuknya tim verifikasi pedagang dan tim pemasaran. “Tatkala pasar telah rampung, maka pemilik kios yang akan menjadi prioritas penempatan. Makanya saat ini kami sedang membentuk tim verifikasi pasar sentral kota untuk melakukan pendataan pedagang. Dengan data awal pedagang berasal dari asosiasi pasar sentral kota dan PD Pasar,” ujar Kabag Administrasi dan Ekonomi Kota Kendari, Anna Susanti. Kapasitas tampung pasar sentral kota sebanyak 1.030 pedagang. Sekitar 700 pemilik kios menjadi target subsidi Pemkot, selebihnya, daya tampung pasar akan di pasarkan kepada masyarakat tanpa subsidi. “Untuk mengetahui identitas mereka, maka kami sementara melakukan verifikasi kepada para pemilik kios baik eks Bank Bumi Daya (BBD), Inpres maupun swadaya,” rincinya. Bagi pemilik kios yang tidak mampu membayar uang muka lods, yang diperkirakan tarifnya Rp 37,5 juta, menurutnya Pemkot akan mem-

Dewan Kota akan Turun Pantau Harga Sembako Kendari, KP Harga kebutuhan pokok di pasar, mulai merangkak naik sebelum ramadhan. Menghindari lonjakan harga yang dimainkan pedagang, anggota DPRD Kota Kendari, bakal turun lapangan. “Dalam waktu dekat, saya bersama anggota komisi II dan Disperindag kota, akan turun memantau harga kebutuhan pokok di pasar. Supaya kami dapat

AWALUDDIN USA/KP

Pemkot Verifikasi Pedagang Pasar Kota

Siswi SMP Jadi Korban Facebook Kendari, KP Seorang siswa SMP favorit di Kota Kendari berinisial FZ (12) menjadi korban facebook. Ia tertipu dengan seorang lelaki yang dikenalnya melalui facebook setelah menjalani persahabatan selama 3 pekan. Pria itu bernama Heri alias Bayu (23) yang kini mendekam di tahanan Mapolresta Kendari. Kasus dugaan penggelapan yang dilakukan Heri alias Bayu terhadap modem milik Fz beberapa waktu lalu. Awalnya, pelaku

Kendari Pos | Sabtu 14 Agustus 2010

“Khusus untuk Mada legiun veteran Sultra, dana kehormatan baru dibayarkan pada 200 orang dari jumlah keseluruhan 400 orang. Selain itu dalam berbagai musyawarah nasional (Munas), kami pun menyarankan agar dananya dapat dipertimbangkan untuk dinaikkan, sesuai dengan nilai kebutuhan saat ini,” pintanya. Menurutnya dengan merealisasikan dana kehormatan tersebut, telah menunjukkan perhatian pemerintah terhadap

kesejahteraan para veteran. “ Dana kehormatan tersebut telah jelas diatur dalam PP dan telah pula ditanda tangani oleh presiden. Tetapi tentunya kisarannya dapat ditambah dari Rp 250 ribu per bulan. Mengingat khusus untuk Sultra, sekitar 20 persen dari jumlah veteran termasuk janda veteran hidup dengan sangat memprihatinkan,” ujarnya. Sehubungan dengan bantuan pemerintah daerah (Pemda), mantan wakil komandan pangkalan TNI AL Kendari ini menandaskan sebaiknya pemerintah, dapat lebih memper-

hatikan kesejaheraan para anggota veteran, khususnya yang masih berada dibawah garis kemiskinan. “Misalnya seperti saya, untung saja anak-anak saya berusaha dengan baik sehingga taraf hidup kami meningkat. Tetapi bagaimana dengan para veteran lainnya yang masih harus menghidupi anak dan cucunya, ditambah lagi dengan penyakit yang dideritanya bukankah ini juga menjadi tanggung jawab Pemda dalam membantu mereka, tentunya melalui instansi terkait semisal Dinsos,” tandasnya. (***)


Hiburan

Kendari Pos | Sabtu, 14 Agustus 2010

13

Qory Sandioriva

Adjie Notonegoro

Maju ke Miss Universe

Terjerat Utang kepada Rentenir

PUTERI Indonesia 2009 Qory Sandioriva, 18, tengah membawa nama Indonesia dalam ajang Miss Universe 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat. Qory berangkat ke negeri Paman Sam itu pada Jumat, 6 Agustus lalu. Dia didampingi Kusumadewi dari Yayasan Puteri Indonesia. Di Las Vegas, Puteri Indonesia dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam itu harus berkompetisi dengan 83 perempuan cantik dari berbagai belahan dunia untuk merebut predikat ratu sejagat. Putaran ajang pemilihan ratu sejagat itu dimulai 7 Agustus lalu. Malam puncaknya akan dihelat pada 23 Agustus nanti di Mandalay Bay Resort & Casino, Las Vegas. Sejauh ini, banyak kegiatan yang dilakukan mahasiswi Universitas Indonesia tersebut. Salah satunya, menjalani pemotretan dengan balutan gaun malam dan swimsuit. Berpose dengan baju renang, seperti pengalaman sebelumnya, menjadi hal yang cukup sensitif di tanah air. Tapi, itu harus tetap dilakukan oleh para peserta Miss Universe, termasuk Qory. Sebab, pemotretan dengan menggunakan baju renang merupakan persyaratan administrasi. Jika tidak, peserta akan didiskualifikasi. “Tapi, sebenarnya itu tidak memberikan kontribusi penilaian yang besar,” kata Head of Communication Department Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa. Seperti yang dilakukan Puteri Indonesia sebelumnya di ajang tersebut, Qory akhirnya memilih mengenakan busana renang one piece. Mengenai busana nasional yang diusung, gadis yang hari lahirnya bertepatan dengan HUT RI itu mengambil inspirasi kecantikan perempuan Suku Asmat dari Papua. “Busana yang dia pakai dibuat dari bahan ramah lingkungan. Tujuannya, menggambarkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Ada rumbai yang berasal dari daun kering dan kulit kayu. Hiasan kepalanya dibuat dari bulu burung yang rontok,” tutur Mega. Ibunda Qory, Fariawati, mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah putrinya itu berlaga di kompetisi kecantikan internasional. Keluarga inti turut mengantarkan keberangkatan Qory. “Sebelum berangkat ke bandara, kami semua berkumpul bersama Qory di apartemennya. Kami berdoa bersama untuk kesuksesannya. Dia menangis meminta restu,” tutur Fariawati tadi malam. Dia tak mau membebani Qory dengan target yang berat. Yang penting, Qory bisa membawa diri dengan baik dalam setiap acara dan pergaulan dengan teman sesama kontestan. Fariawati menambahkan, dirinya selalu mengingatkan Qory untuk menjaga keutuhan salat lima waktu. Karena itu, ketika ditanya benda yang dibawakan untuk Qory, Fariawati menjawab, “Mukena dan sajadah”. Fariawati paham bahwa jadwal Qory selama di Las Vegas pasti padat. Tapi, itu bukan alasan untuk meninggalkan salat. “Kan salat bisa dijamak,” jawab Fariawati. Bagaimana dengan puasa Ramadan? “Alhamdulillah, Qory masih puasa. Dia sih nggak terpengaruh dengan banyaknya kegiatan. Dari dulu dia terbiasa puasa Senin Kamis,” tutur Fariawati yang menjalin komuniksi setiap hari dengan Qory lewat saluran telepon internasional itu. Di tempat karantina, lanjut dia, Qory satu kamar dengan kontestan India. (jpnn/awl) Qory Sandioriva

PANGKAL masalah yang menyebabkan peliknya drama kehidupan perancang Adjie Notonegoro terungkap juga. Pria berusia 49 tahun itu terjerat masalah dengan tengkulak. Adjie berutang kepada seorang tengkulak atau rentenir dalam jumlah besar. Hal itu terungkap saat pembacaan eksepsi oleh pengacara Adjie, Andi F. Simangunsong, di sidang perdana kasusnya. Sidang tersebut berlangsung di ruang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal itu kembali ditegaskan Andi saat wawancara selesai sidang. ‘’Mengapa seorang Adjie tidak bisa membayar utang-utangnya, tadi kami sudah sampaikan penyebabnya. Ini semua terjadi karena dia ada masalah dengan tengkulak. Bunga yang diberikan oleh tengkulak itu di luar kewajaran. Setahun bunganya 300 persen,’’ ungkap Andi. Sejumlah uang yang dipinjam dari rentenir tersebut, lanjut Andi, digunakan untuk keperluan bisnis. Mengenai berapa jumlahnya, dia tidak mau menjawab. ‘’Pokoknya banyak. Nanti tanyakan langsung sama Adjie,’’ lanjutnya. Karena harus melunasi utang dan bunga itulah akhirnya lulusan sekolah mode di Paris, Jerman, dan Italia itu menggali lubang untuk menutup lubang lainnya. Lalu, apa bisa dibilang bahwa sekarang ini Adjie Notonegoro seorang Adjie Notonegoro telah bangkrut? Andi pun berdalih. Bangkrut atau tidak bangkrut, kata dia, yang berhak memutuskan adalah pengadilan niaga. ‘’Tapi, kalau dikatakan klien saya tidak memiliki cash flow atau tidak memiliki uang sama sekali, itu betul. Tetapi, dia masih memiliki modal. Skill Adjie adalah modal yang utama. Itu bisa dijual. Dengan berkarya lagi, utang-utangnya itu bisa dilunasi,’’ jelasnya. Sekarang Adjie mencari investor untuk bisnis baju siap pakai. Jika ada yang mau menggunakan rancangannya untuk dijual, perancang busana tokoh-tokoh penting tanah air dan dunia itu mau mempertimbangkannya. Adjie sendiri kemarin tidak banyak memberikan keterangan kepada media. Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang, dia hanya tersenyum. ‘’Tanya ke pengacara saya saja,’’ seraya menghindari wartawan. Ketika hendak menghindari wartawan, Adjie melihat beberapa teman yang memandangnya dari balik kaca ruang sidang. Tampaknya mereka datang untuk mendukung Adjie. Lantas, bapak dua anak itu berhenti dan memberikan ciuman jauh kepada teman-temannya itu. Dalam sidang kemarin, melalui pengacaranya, Adjie mengatakan keberatan kalau kasusnya dikategorikan tindak pidana. Menurut dia, itu masalah perdata karena berkaitan dengan utang-piutang. Sementara sekarang ini pria yang mendekam di Lapas Cipinang itu didakwa atas tindak penipuan. (jan/c4/ayi)

Paris Hilton

Dituntut Karena Rambut Sambungan

Makan Pasta, Adegan Kontroversial Julia Roberts FILM Eat, Pray, Love (EPL) premiere. Film yang mengadopsi buku karya Elizabeth Gilbert dengan judul yang sama itu diperkirakan sesukses novelnya. Berkisah tentang seorang perempuan yang gelisah atas kehidupannya, Gilbert kemudian memutuskan untuk melakukan perjalanan mencari jati diri. Pertama di Roma (untuk makan habis-habisan), kemudian Gilbert pergi ke India (untuk mendapatkan pencerahan spiritual), dan kemudian di Bali (untuk menemukan cinta sejatinya). Di antara ribuan adegan yang harus dijalani, menurut sang sutradara Ryan Murphy, yang paling kontroversial dalam film itu adalah ketika Roberts makan pasta. ‘’Sejujurnya, itu adalah adegan yang paling membuat terkejut. Orang-orang akan terlongong melihatnya,’’ kata Murphy dalam premiere EPL di New York dilansir dari Associated Press. Di sebelahnya, Roberts kemudian mengatakan tak ingat berapa mangkok pasta yang harus dihabiskan dalam tiap take syuting. ‘’Enam,’’ sahut Murphy. ‘’Dan melihat perempuan cantik makan sebanyak itu dalam syuting tanpa sungkan-sungkan rasanya seperti...’’ kata Murphy yang langsung disambung Roberts dengan jawaban, ‘’Revolusioner.’’ Roberts, 42, menyatakan tak khawatir dengan berat badannya yang bertambah. Buktinya, dengan tegas ibu tiga anak itu mengatakan bahwa sejatinya pria tak terlalu mempermasalahkan berat badan. ‘’Itulah mengapa ada yang namanya pengatur cahaya di dalam kamar. Bila sudah samar cahayanya, tak akan ada yang peduli lagi,’’ tutur salah seorang artis dengan bayaran tertinggi di Hollywood itu. Roberts juga mengatakan, dirinya adalah penggemar buku Gilbert, bahkan jauh sebelum buku itu menjadi populer. Dia mengaku membeli dua buka, yang satunya dikirimkan ke seorang teman di Chicago. Ketika kali pertama mendapat tawaran bermain EPL, bintang Pretty Woman tersebut mengaku sempat ragu. Sebab, berkeliling dunia dengan meninggalkan keluarga tentu saja akan rumit. Murphy juga menyarankan Roberts untuk mempertimbangkan tawaran itu kembali. ‘’Dia (Murphy) tidak akan mau bila saya tidak total dalam syuting,’’ tutur istri Danny Moder itu yang akhirnya memutuskan untuk membawa ketiga buah hatinya saat syuting. Sebelum syuting, Roberts mendapatkan kesempatan bertemu dengan Gilbert. Tapi, dia tak mau. Perempuan paling cantik di dunia versi majalah People sebanyak empat kali itu memilih bertemu di Roma, setelah merasa siap memerankan sosok Gilbert. ‘’Sebab, saya tak ingin terlalu awal menyukainya dan tak mau berusaha menjadi sepertinya. Yang harus saya lakukan ialah menafsirkan dia dan pemikirannya untuk saya perankan,’’ tambah penganut agama Hindu tersebut. Roberts juga mengomentari adegan cintanya dengan aktor peraih Oscar Javier Bardem yang ternyata tidak mempermasalahkan aroma bawang yang keluar dari nafasnya. ‘’Javier sungguh membuat nervous dan bekerja sama dengannya seperti bermain dengan anak anjing. Begitu antusias, begitu menyenangkan, sekaligus juga menguras energi,’’ katanya. (jpnn/awl)

GARA-GARA rambut, Paris Hilton harus berhadapan dengan hukum. Perusahaan Hairtech International Inc. menggugat sosialita 29 tahun tersebut USD 35 juta (Rp 313 miliar) atas kelalaian menjalankan tugas sesuai kontrak yang sudah ditandatangani. Kelalaian yang dimaksud adalah Hilton malah mengenakan produk rambut sambungan dari perusahaan lain. Dikutip dari Associated Press, menurut Hairtech, aktris pendukung dalam film House of Wax tersebut itu telah melakukan wanprestasi dalam mengenakan dan mempromosikan produk mereka. Hilton juga dianggap berakrab-akrab dengan perusahaan pesaing pada 2008 dan terus mengenakan produk rambut tersebut. Padahal, sekitar empat tahun lalu, Hilton dibayar USD 3,5 juta (Rp 31,3 miliar) untuk menjadi duta produk Hairtech. Tidak disebutkan dengan jelas hingga kapan kontrak tersebut berakhir. Gugatan yang dimasukkan mencakup ketidakhadiran Hilton pada sebuah pesta launching perusahaan hair extension itu pada 2007. Meski saat itu Hilton tak bisa hadir karena harus mendekam selama 23 hari di penjara, Hairtech tak mau tahu. “Itu bukan urusan kami. Seharusnya, dia (Paris) hadir. Kalau dia masuk penjara karena ulah cerobohnya sendiri, itu adalah urusannya,” tutur juru bicara perusahaan tersebut. Khusus untuk gagal menghadiri pesta launching, Hairtech menggugat Hilton USD 6,6 juta (Rp 59 miliar). Menanggapi gugatan itu, baik telepon

Paris Hilton

dan e-mail berisi permintaan konfirmasi kepada juru bicara Hilton, Dawn Miller, belum direspons. Bukan kali ini saja Hilton bermasalah gara-gara promo produk. Pada 2008, produser film Pledge This! juga menggugat Hilton gara-gara dia dianggap alpa tidak mempromosikan film tersebut. Tahun lalu, hakim memutuskan bahwa Hilton tidak harus membayar apa pun atas gugatan itu, terutama untuk mengganti biaya produksi film USD 8,3 juta (Rp 74 miliar). Namun, pengadilan belum memutuskan Hilton harus mengembalikan bayarannya, USD 1 juta (Rp 9,4 miliar), kepada produser film yang diputar di tak lebih dari dua lusin bioskop AS tersebut. (c8/ayi)

Fantasia Barrino

Juara American Idol Overdosis Aspirin JAWARA American Idol 2004 Fantasia Barrino kini terbaring di sebuah rumah sakit (RS) di North Carolina. Kondisi perempuan kelahiran 30 Juni 1984 itu stabil setelah mendapatkan perawatan medis. Perempuan yang menggunakan nama artis Fantasia tersebut dibawa ke RS karena overdosis aspirin dan obat tidur. Dia menenggak obat-obatan dalam jumlah berlebihan karena tekanan psikologis yang mendalam. Fantasia dilaporkan ke pengadilan oleh seorang perempuan bernama Paula Cook atas tuduhan memiliki afair dengan suaminya, Antwaun Cook. Brian Dickens, manajer Fantasia, dalam pernyataan yang dikeluarkan mengatakan bahwa penyanyi yang pernah masuk nominasi Grammy itu tak tahan dengan gugatan hukum dan perhatian media kepadanya atas kasus tersebut. “Semalam, Fantasia masuk RS. Dia overdosis aspririn dan obat tidur. Tapi, itu tidak mengancam hidupnya. Dia hanya merasa mengalami dehidrasi dan lelah sepanjang waktu,” kata Dickens tanpa menjelaskan secara detail RS tempat Fantasia dirawat. Dalam keterangan pers, Dickens mengatakan, “Fantasia menjalani hubungan dengan Cook selama sebelas bulan terakhir. Dia mau menerima cinta Cook karena pria tersebut menyatakan tidak bahagia atas pernikahan itu. Fantasia percaya karena Tuan Antwaun mengatakan sudah berpisah dengan Mrs Cook pada akhir musim panas 2009.” Setelah membaca gugatan dari Paula Cook, papar Dickens, Fantasia merasa ada beberapa hal yang ternyata tidak diketahuinya. Selain itu, Fantasia merasa hatinya ikut hancur atas segala kesakitan yang ditimbulkannya. Sebelum berita ini muncul, Fantasia dijadwalkan merilis album ketiganya yang berjudul Back to Me pada 24 Agustus mendatang. Pekan ini, dia seharusnya sudah menjalani serangkaian kegiatan promo. Tapi, gara-gara masuk RS, Fantasia membatalkan sejumlah acara, termasuk wawancara dengan Associated Press. (jpnn/awl)


14

Kendari Pos

Kue Bangkit Susu Bahan: -4 gelas sagu -1 gelas tepung terigu -1 kaleng susu kental manis putih/coklat -2 butir kuning telur -3 sdm mentega -1/2 sdt soda kue -2 bungkus vanili

cara membuat: - susu di kocok sampai cair.

bolu gulung hazelnut BAHAN:

CARA MEMBUAT:

* 6 butir telur ayam, pisahkan putih dan kuningnya * 125 g gula pasir berbutir halus * 125 g cokelat masak pekat, lelehkan * 50 g tepung terigu serba guna * 75 g hazelnut bubuk * Whipped cream, kocok hingga kaku: * 300 ml krim kental dingin * 1 sdm rum

1. Kocok kuning telur dan gula pasir hingga kental. Angkat. 2. Masukkan cokelat leleh dan hazelnut, aduk hingga rata. Tambahkan 1/2 bagian putih telur, kocok. Aduk rata. Masukkan sisa putih telur, aduk rata. Tambahkan tepung terigu, kocok rata. 3. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 25 x 38 x 3 cm yang sudah dialasi kertas roti beroles mentega dan

Taburan: * 1 sdm icing sugar

bertabur terigu, ratakan. 4. Panggang dalam oven panas bersuhu 180 C selama 25 menit, angkat. Lepaskan segera dari loyang. 5. Taruh bolu di atas kertas roti bertabur icing sugar, gulung sambil sedikit dipadatkan. Diamkan hingga bolu dingin. Sisihkan. 6. Penyelesaian: Buka bolu gulung, olesi dengan whipped cream hingga rata. Gulung kembali. Potongpotong tebal 1 1/2 cm, sajikan. Untuk 15 potong (*)

-

-

masukkan telur, mentega, vanili dan soda kue. Aduk rata. masukkan sagu dan tepung, aduk rata. cetak sesuai selera. panggang sampai matang dengan api sedang.

Diolah dari berbagai sumber (net/awl)

Sabtu, 14 Agustus 2010

Kue Bangkit Keju Bahan: -100 gr blue band -300 gr sagu tani -50 gr gula halus -1 butir kuning telur -2 1/2 gr susu encer -50 gr keju parut.

Cara membuat: kocok blue band dan gula halus.

-

tambahkan kuning telur, aduk. tambahkan susu encer, aduk. tambahkan keju parut, aduk. tambahkan sagu tani, aduk. cetak, panggang.

Tips: agar lebih menarik, boleh di taburi keju diatasnya. (*)

Kue Kering Lidah Kucing Bahan 250 gram margarin 150 gram gula halus 1/2 sendok teh vanili bubuk 250 gram tepung terigu 5 putih telur kocok hingga kaku makanan ini cukup untuk 21 buah.

Cara membuatnya: 1. Panaskan oven dengan temperatur 160 derajat celcius dan loyang pipih atau loyang khusus lidah kucing, olesi dengan margarin, sisihkan

2. Kocok margarin bersama gula halus hingga lembut, masukkan vanili bubuk dan tepung terigu, aduk rata. 3. Campur adonan dengan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata. 4. Masukkan adonan ke dalam plastik segi tiga, potong ujungnya sedikit dan semprotkan kue ke loyang, panggang selama 15 menit hingga kecokelatan dan matang, angkat. 5. Dinginkan dan simpan dalam stoples kedap udara.(*)

Bidaran Keju Telur Gabus Keju Bahan: -125 gr tepung tapioka -2 butir telur ayam -200 gram keju edam parut -garam secukupnya -minyak untuk menggoreng

-

-

Cara membuat: - kocok telur hinggb mengembang. - masukkan tepung tapioka,

-

aduk rata. tambahkan keju dan garam, aduk rata. pilin adonan, masukkan dalam minyak goreng dingin. panas kan minyak, goreng dg api sedang sambil sesekali di aduk hingga terapung dan kecoklatan. angkat, tiriskan.(*)

Kue Waffle Bahan: * 350 g tepung terigu * 1 sdt baking powder * 1/2 sdt soda kue * 200 g gula pasir * 2 butir telur ayam * 1/2 sdt vanili bubuk * 250 ml susu cair * 50 ml krim * margarin untuk olesan

Cara membuat: 1. Aduk jadi satu; tepung terigu, baking powder, dan soda kue. 2. Kocok telur, gula, dan vanili hingga gula larut dan kental. 3. Tuangkan ke dalam campuran terigu secara bertahap sebagian demi sebagian sambil 4. Tambahkan susu cair hingga terbentuk adonan yang rata dan licin.Tambahkan krim, aduk rata. 5. Diamkan adonan selama 15 menit. 6. Panaskan cetakan waffle dan olesi margarin. Cetak sesuai selera. Sajikan hangat. 7. Bisa di tambah dengan saus/selai strawberry, atau ice cream vannila.(*)

BoluGulungDomino Bahan bolu: * 7 butir kuning telur * 2 butir putih telur * 50 gr gula pasir * 40 gr tepung terigu * ½ sdt baking powder atau soda kue * 50 gr margarin dicairkan * 1 sdm susu kental manis * 1 sdm rhum * 1 sdt madu

Bahan buttercream: * 100 gr margarin * 100 gr gula halus * ½ butir kuning telur Cara membuat buttercream: 1. Kocok semua bahan hingga mengembang dan berwarna putih seperti krim 2. Masukkan sedikit essence

coklat, moka, atau bubuk teh hijau (matcha) bila suka

Cara membuat kue bolu: 1. Pecahkan telur, pisahkan kuning telur dari putih telur 2. Kocok telur dan gula pasir dengan handmixer sampai betul-betul mengembang 3. Masukkan susu, rhum, madu, terus aduk 4. Masukkan tepung terigu yang sudah diayak dan dicampur soda kue 5. Aduk campuran terigu dan kocokan telur memakai spatula atau sendok besar 6. Masukkan margarin cair, aduk sedikit

7. Tuang ke dalam loyang dangkal yang sudah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu 8. Panggang di dalam oven yang panasnya 220 C selama 10 menit. Kue jangan sampai kering betul karena mudah patah sewaktu digulung 9. Angkat dari oven dan keluarkan kue dari loyang dengan menggunakan alas kertas roti 10. Langsung diolesi dengan selai bila kue ingin diisi selai, atau tunggu hingga dingin sebelum diolesi buttercream agar krim tidak meleleh. 11. Gulung kue dengan perlahan-lahan agar tidak patah.(*)


Kampus

Kendari Pos | Sabtu, 14 Agustus 2010

15

SMK Diharap Dukung Pencapaian Wajar 12 Tahun Kendari, KP Program pemerintah Sultra melaksanakan wajib belajar (wajar) sembilan tahun sukses. Tahun 2010, program tersebut dianggap rampung dengan tercapainya angka patisipasi kasar (APK) hingga 95 persen. Untuk tahun depan, pemerintah kembali menyelenggarakan wajar 12 tahun, yang telah dicanangkan Gubernur Sultra, H Nur Alam beberapa waktu lalu. Keberhasilan penyelenggaraan wajar 9 tahun menurut Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sultra, Drs H Ichtisan Alhajj, M.Pd., salah satunya didukung peran beberapa

EMILIA NINGSIH/KP

Donor darah yang diselenggarakan Unhalu saat Hardiknas beberapa waktu lalu,

Gagas PR V untuk Kerjasama Luar Negeri Kendari, KP Salah satu hasil rekomendasi rapat senat Unhalu yang dilaksanakan tanggal 12 Agustus lalu, adalah pembentukan pembantu rektor (PR) V Unhalu. Unhalu selama ini belum mampu mengadaptasi persaingan yang terkait kerjasama luar negeri, sehingga diputuskan pembentukan PR V yang membidangi kerjasama luar negeri. Pembentukan lembaga tersebut, tentu akan diikuti dengan pengangkatan salah seorang pejabat yang dianggap berkualitas. Nama Dr. Ir. Yulius B Pasolon M.Sc, yang digadang akan menduduki posisi yang baru itu sesuai dengan berbagai pertimbangan.

Pembentukan PR V diharapkan dapat menindaklanjuti kerjasama luar negeri karena belum adanya lembaga terkait di Unhalu. Apalagi pembentukan PR dibenarkan dalam statuta yang memungkinkan universitas dalam hal ini rektor atas persetujuan senat untuk meminta PR bidang yang dibutuhkan universitas. Sebelumnya, saat rapat ada yang mengusulkan pembukaan kantor bidang kerjasama luar negeri di bawah rektor. Namun usulan tersebut tidak ada dalam statuta, sehingga diputuskan pengangkatan PR V yang ditugasi mengurus peluang-peluang studi lanjut magister (S2) dan doktor (S3) di luar negeri. “Penugasan PR V diharap-

kan lebih efisien ketimbang kalau buat kepala kantor yang mengharuskan ada kepala kantor, sekretaris, dan unit kerjasamanya. Jauh lebih rumit ketimbang pembentukan PR V yang dananya segera disiapkan kementeria,’’ kata Rektor Unhalu, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS. Rapat senat universitas yang dilaksanakan saat bulan suci Ramadhan sekaligus ajang laporan pertanggungjawaban. Tentu saja baru di kalangan civitas akademika. Pasalnya, pembacaan laporan pertanggungjawaban rektor baru dilakukan di era Prof Usman Rianse. “Ini budaya baru di Unhalu. Sejak saya menjadi rektor sebelum dies natalis saya lapor-

kan pertanggungjawaban saya selama satu tahun, sehingga kalau bicara di dies natalis sepenuhnya keputusan senat. Ini dimaksudkan untuk membedah kekurangan dan kelebihan kita selama satu tahun (ulang tahun Unhalu), bukan satu tahun anggaran,” tambah Pengganti Prof. Mahmud Hamundu ini. Banyak keputusan yang ditetapkan senat universitas, di antaranya adalah komitmen untuk membudayakan menulis jurnal hasil penelitian dan hasil pengabdian pada masyarakat, berusaha meningkatkan kondisi kampus yang makin sehat, nyaman dan indah, tapi juga disetarakan dengan kegiatan akademik. (lia)

lembaga pendidikan seperti SMP Terbuka, SLB serta pendidikan kesetaraan. Untuk pencapaian ketuntasan wajar 12 tahun, diharap dukungan penuh dari SMK, dan pendidikan kesetaraan paket C agar seluruh alumni SMP bisa melanjutkan pendidikan. Program wajar 12 tahun kata H. Ichtisan, merupakan keharusan bagi alumni SMP untuk memperoleh pendidikan di sekolah menengah atas, baik itu di sekolah kejuruan, maupun lembaga lain yang setara SMA. SMK diharapkan bisa memberikan pembelajaran yang lebih luas. Apalagi saat ini, jmlahnya sudah cukup banyak.

Menurutnya, saat ini perbandingan antara SMA dan SMK sudah mencapai 60:40. Tahun 2010, diupayakan perbandingan itu bisa meningkat mnejadi 70:30 sesuai dengan apa yang diprogramkan pemerintah pusat, jumlah SMK akan lebih banyak dari SMA. “Tahun 2010 wajar 9 tahun harus tuntas. Untuk itu, tahun depan, Sultra akan kembali menyelenggarakan wajar 12 tahun. Program itu diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan menengah, yang berimbas pada pencapaian kualitas sumber daya manusia,” tandasnya. (cr5)

Tahun 2011, Ijazah Unhalu Dwibahasa Kendari, KP Unhalu tidak hanya meningkatkan standar kertas ijazah, saat wisuda Januari tahun 2011 mendatang. Perguruan tinggi negeri itu akan mengeluarkan lembaran ijazah yang menggunakan dua bahasa. Penggunaan dwibahasa meliputi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain ijazah, transkrip nilai alumni juga menggunakan dwibahasa. Terobosan dilakukan terkait kesiapan untuk

bekerjasama dengan negara luar dan dalam pengembangan SDM maupun alumni. Demikian disampaikan Rektor Unhalu, prof. Dr. Ir. usman Rianse, MS., kemarin (13/8). Dikatakan, mulai tahun 2010 ini, pihaknya sangat hati-hati mengeluarkan ijazah. Hasil keputusan senat yang mulai diberlakukan bahwa transkrip nilai harus dilihat oleh jaminan mutu, apakah sudah sesuai dengan yang semestinya. Tindakan ini dilakukan untuk

menghindari manipulasi yang bisa dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. “Insya Allah, wisuda Januari 2011 mendatang, ijazah maupun transkrip nilai sudah dwibahasa. Saya juga tidak boleh langsung menandatangani ijazah sebelum transkrip nilainya jelas dan dilampiri SK yudisium. Saya percaya jaminan mutu tidak akan bisa dibayar, sehingga jangan harap ada kompensasi di luar aturan,’’ kata rektor. (lia)

AMIK Yapenas Gratis SPP Satu Semester Kendari, KP Akademi Manajemen Informatika Komputer (AMIK) Yayasan Pendidikan Nasional (Yapenas) Kendari, memberi kesempatan gratis dan SPP satu semester untuk calon mahasiswa baru. Inisiatif ini diperoleh dari pembelajaran perekonomian dan pendidikan yang masih rentan pada masyarakat Sultra. Hasil rapat senat kemarin (12/8), program gratis disetujui semua pengelola. Direktur Amik Yapenas, Haris Djafar, S.si,M.si, mengatakan pesimis dengan pendidikan dan perekonomian di Sultra dengan adanya paradigma-paradigma baru yang dapat membawa perubahan, AMIK

Yapenas ini menanamkan program inti dengan jiwa interpranosit tentang kewirausahaan. ‘’Jiwa inilah yang dikikis sebagai bekal mahasiswa agar menjadi usahawan untuk membuka lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi, sehingga masa depan tidak cenderung bergantung pada pegawai negeri sipil. Secara kelembagaan diharap agar mahasiswa tetap eksis dan jaya serta tidak meninggalkan etika-etika keilmuan. Dikatakan, secara grafis, perkembangan AMIK Yapenas Kendari dari tahun 2005 s.d 2008, menunjukkan pertumbuhan yang meningkat. Tidak dipungkiri pula pada tahun 2009, terjadi penurunan kare-

na tingginya persaingan antara perguruan tinggi swasta di Kota kendari. ‘’Penurunan yang dialami menjadikan motivasi bagi AMIK sendiri untuk tetap meningkatkan kualitas pendidikan dengan program gratis tersebut. Terbukti dengan jumlah pendaftarnya telah mencapai 117 orang dalam tahun 2010. Dijelaskan, calon mahasiswa baru yang telah mendaftar diwajibkan mengikuti tes tertulis, potensi akademik dan wawancara. Akumulasi dari ke tiga tes tersebut, hasilnya akan diumumkan dalam waktu dekat. Program pembelajaran ada empat jurusan yaitu manajemen informatika, teknik komputer, komputer akuntansi dan

teknik informatika denganmetode pembelajaran 65 banding 35. Artinya lebih banyak praktik daripada teori. Menurut dia, tahun lalu sebanyak 32 mahasiswa AMIK yang berprestasi menerima beasiswa dari Kopertis Wilayah IX Sulawesi dan 371 orang telah berhasil diwisudawa. Tenaga pengajar sekarang adalah dosen-dosen tetap yang ahli dan handal sesuai jurusan. Ditambahkan, upaya memasarakatkan PTS ini, adalah menjalin kerjasama dengan instansi-instansi pemerintah dan swasta, sekolah-sekolah untuk pemberian pelatihan software maupun hardware. (p1)

Pejabat Rektorat Kebagian Jatah Kultum Kendari, KP Meski tidak mengubah ritme kerja, Unhalu juga punya gaya sendiri dalam menjalani bulan suci Ramadhan. Setiap pejabat rektorat, mulai dari rektor, pembantu, dan ketua-ketua lembaga mendapat tugas membawakan kultum usai melaksanakan salat Zuhur selama bulan puasa. Rektor Unhalu, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS., mendapat giliran pertama membawakan kultum bagi staf rektorat yang melaksanakan salat Zuhur di Mushollah Rektorat. Materi kultum seputar pengendalian emosi atau sabar. Menurut dia, menyelesaikan suatu persoa-

lan, jangan dibawa dengan perasaan. Kalaupun marah jangan dibawa ke hati, apalagi hingga memutuskan silaturahmi. “Terus terang selama 10 hari jelang Ramadhan, saya banyak mendapat cobaan, tapi saya berusaha untuk melihat itu sebagai bagian dari ujian dan tantangan. Apakah saya arif, tentu orang yang menilai dengan segala kekurangan Usman Rianse,” katanya. Penegakan hukum secara normatif pun tidak selalu menjadi lebih baik dibanding dengan penegakan hukum yang berlandaskan etika dan moral serta prinsip-prinsip keadilan. Kata Rektor, terka-

dang penegakan hukum tidak selalu menggembirakan, karena prinsip kalah atau menang akan berdampak negatif. Terpenting adalah solusi yang terbaik. “Kita harus tanggalkan atribut struktural yang ada pada diri kita, rektor atau jabatan lain hanya ladang beramal lebih banyak. Bukannya jabatan dijadikan gudang intimidasi, bahkan selalu merasa benar,” tambah suami dari Dra. Hj. Wakuasa Baka ini. Dalam hal-hal tertentu, sebagai navigator harus berusaha menentukan berhasil atau tidaknya visi lembaga yang dipimpin. Itu juga telah dite-

ladankan nabi dan rasulullah. Nabi Muhammad SAW. musuhnya justru dari kerabat dan tetangga terdekat, Nabi Nuh AS. justru kenabiannya tidak mampu menyelamatkan anak dan istrinya, Nabi Yusuf AS. justru hambatan terbesar menjadi adalah saudaranya sendiri. “Saya selalu kedepankan berfikir positif, mengambil hikmah baik di dalam Ramadhan maupun setelah Ramadhan, tetap berpikir positif. Sesungguhnya kita adalah makhluk yang memiliki kekuarangan dan membutuhkan orang lain dan sebaliknya,” tukas alumni program doktor UGM ini. (lia)

Sebatas Amankan Wilayah Kampus Kendari, KP Kericuhan di sekitar Jl. Mokodompit yang selalu berimbas ke dalam kampus Bumi Tri Dharma Anduonohu, tentu menjadi tanggung jawab semua yang bernafas di sekitar itu. Untuk wilayah sekitar kampus, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemkot Kendari, kekisruhan di dalam kampus sepenuhnya menjadi kewenangan Unhalu. Tindak lanjut dari pertemuan antara anggota DPRD Provinsi Sultra dengan Unhalu beberapa waktu menyebutkan bahwa universitas yang didirikan tahun 1981 itu betugas mengamankan di dalam kampus. Itu disampaikan Pemban-

tu Rektor (PR) II Unhalu, Prof. Dr. Darwis, DEA, kemarin. Menurutnya, mengamankan kampus melalui melalui kebijakan rektor. Semisal, tidak ada lagi asrama yang satu etnis saja atau Gedung PKM yang ditinggali. Satpa Unhalu pun diganti yang lebih tegas. Rektor juga mengeluarkan aturan-aturan untuk melakukan razia Satjam di dalam kampus. “Seharusnya, kalau ada mahasiswa yang terbukti bawa Miras, Satjam, sekuriti harus bertindak tegas. Bila tidak mampu, yah harus libatkan aparat. Kita bukan negara yang berada di dalam negara,’’ tandas Prof Darwis. Menurut dia, Unhalu tidak ke-

bal hukum. Malah aparat dipersilakan saja masuk karena ini persoalan keamanan dan ketertiban. Pemberian sanksi pada mahasiswa yang terbukti anarkis ditindaki berdasar tingkat kesalahannya. Terberat adalah berupa skorsing dan drop out. Dikatakan, terpenting dalam pemberian sanksi akademik, lanjut PR II adalah pembinaan mahasiswa. Bagaimana mereka tidak terprovokasi atau terpengaruh dengan segala tindakan anarkis. Terkait dengan pengamanan kampus, pihak Unhalu juga berniat memisahkan antara perumahan dosen (perdos) dan kampus melalui pemagaran. Selama ini, dosen atau warga

perumahan di sekitar kampus yang hendak pulang malam selalu melewati areal kampus. Apalagi saat hearing bersama legislatif, memang disarankan sebaiknya ada pembatas antara perumahan dan kampus. “Pemagaran pemisahan kampus dengan perumahan sudah lama kita usulkan ke Kemendiknas, tetapi belum direalisasikan. Bagian depan kampus harus ada portal (seperti universitas lainnya di Indonesia), sehingga di atas pukul 22.00 wita ke atas, gerbang kampus sudah tertutup untuk segala aktivitas. Termasuk menerangkan lampu di depan gerbang,” jelas alumnus universiats ternama di Perancis ini. (lia)

EMILIA NINGSIH/KP

Prof. Usman Rianse saat menerima dua pramuka anak tuna runggu Juli lalu di kantornya,

Ramadhan, Dilakukan Uji Wawasan dan Bakat Surabaya, KP Berpuasa bukan alasan untuk lantas mengerem kegiatan. Sebaliknya, umat Islam disarankan untuk memperbanyak aktivitas beribadah dalam berbagai bentuk. Salah satunya, memperluas pengetahuan agama. Hal itu dilakukan Pasar Buku Indonesia Cerdas (PBIOC) yang bekerja sama dengan Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (BKRMI). Mereka menghelat Adu Cerdas Adu Cermat Ramadan. Babak penyisihan dilaksana-

kan mulai, Rabu (12/8). Pemenang babak penyisihan akan dipertemukan di babak puncak alias final pada 2 September mendatang. Total, ada 23 tim peserta dari berbagai taman pendidikan Alquran (TPA). Mereka dicecar pertanyaan seputar masalah agama. Misalnya, berbagai doa, surat-surat Alquran pilihan, dan pengetahuan agama. Selain pertanyaan masalah agama, peserta Adu Cerdas Adu Cermat diwajibkan unjuk kebolehan. Mereka pun bersaing unjuk beragam bakat.

Misalnya, membaca Alquran, pidato, dan puisi serta menyanyi. “Para siswa kan punya bakat sendiri-sendiri,” kata Djody Raharjo, panitia kegiatan. Salah seorang peserta dari TPQ Al Falah Surabaya, Miftahurrahma, mengatakan bungah karena timnya melaju. Padahal, dia dan rekan-rekannya hanya melakukan persiapan dua hari. “Kami terbiasa menghafal doa-doa yang diujikan,” ungkapnya. Kemenangan mereka juga didukung kemampuan berkasidah ria. (upi)

Tugas Hampir Mustahil Dilakukan Surabaya, KP Hari pertama pelaksanaan masa orientasi siswa (MOS) SMP dan SMA/SMK menuai sorotan dari berbagai pihak. Dewan Pendidikan Kota Surabaya dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bahkan menerjunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan MOS di beberapa sekolah. Menurut pantauan dewan pendidikan, MOS belum menunjukkan pencapaian yang memuaskan. “Masih tidak jauh berbeda dari tahun lalu. Masih ada tugas-tugas yang mempersulit siswa,” kata Isa Ansori, ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Senin (12/7). Isa menyebutkan bahwa masih ada sekolah yang memberikan tugas-tugas yang hampir mustahil untuk dilakukan. Misalnya, sebuah sekolah menugasi peserta MOS untuk mencari tali rafia berwarna ungu. Akibatnya, orang tua murid direpotkan, bahkan ikut panik, karena tali rafia warna ungu memang sangat sulit ditemukan di toko. Ada juga sekolah yang meminta siswanya membawa beras, bawang merah, atau bawang putih. Padahal, tugas-tugas semacam itu, menurut Isa, tidak memiliki relevansi dengan proses pembentukan karakter atau bahkan pengenalan

lingkungan sekolah baru. “Itu kan tugas-tugas yang nggak penting, tapi merepotkan. Akibatnya, bukan ada nilai tambah, siswa dan bahkan orang tuanya jadi panik dan stres,” tegasnya. Isa juga menyayangkan sistem MOS di banyak sekolah yang sampai tahun ini masih bersifat satu arah. Semua perintah diberikan oleh sekolah, sedangkan peserta diwajibkan menuruti perintah-perintah itu. Hasil pantauan hari pertama kemarin menunjukkan bahwa belum ada sesi bagi siswa untuk mengemukakan keinginannya yang akan ditanggapi oleh sekolah. Padahal, MOS seharusnya bisa menjadi proses dua arah, bahkan menjadi ajang bagi sekolah untuk mengenali kompetensi murid-murid barunya. “Kami berharap dari ajang seperti MOS ini bisa terlihat bakatbakat baru. Bahkan, bisa dibuat semacam festival untuk menunjukkan kompetensi siswa. Tapi, sampai hari ini (kemarin, Red), itu belum terlihat,” katanya. Sementara itu, dispendik yang juga menerjunkan tim khusus untuk memantau MOS justru memiliki hasil pemantauan yang sebaliknya. Kadispendik Surabaya Sahudi yang kemarin melakukan sidak ke

SMAN 6 Surabaya dan SMKN 8 Surabaya menyatakan tidak menemukan ketidaksesuaian dalam MOS di dua sekolah tersebut. “Hasilnya sesuai dengan prosedur. Tidak ada kekerasan, tidak ada kesulitan, dan cukup menyenangkan. Hasil wawancara saya dengan siswa tadi, mereka enjoy,” katanya kepada Jawa Pos di SMAN 6 kemarin. “Siswa tidak harus membawa macam-macam yang cukup sulit untuk dipenuhi. Kalau hanya tas kresek kan, saya kira, gampang. Wajar-wajar saja,” imbuhnya. Mengenai waktu pelaksanaan MOS di berbagai sekolah yang berbeda-beda, Sahudi menyatakan bahwa dispendik memang tidak membuat aturan khusus. “Nggak ada aturan soal jam berapa harus mulai dan berapa lama. Yang penting logic saja. Jangan ada kekerasan, jangan menyulitkan siswa, dan mengedepankan pembentukan karakter,” ujarnya. Baik dispendik maupun dewan pendidikan menyatakan akan terus memantau pelaksanaan MOS hingga hari terakhir Rabu nanti (14/7). “Kami akan menerjunkan tim untuk besok. Untuk lusa, akan dibicarakan lebih lanjut,” kata Isa. (rum/nw)


16

Xpresi

9

Sabtu, 14 Agustus 2010

1.Ayie SMAN 1 Raha ayiecute.slaluw@yahoo.com “Lw RnCna yaCh pZTy da LaCh,pRTma iNgn mMBrSHkn dRi da LbiH meNGktkn iMan daN taQWa kT tRUtma ma oRTu yaCh,muNGkn sLAma niCh kT bXK bRBuat sLah ma oRTu jD d bLan yG peNh pNgmpuNan nHe kT haRz meMnta maAp kPada meRka,”. 2.Ashmayani Tohamba Yani_yayang@yahoo.com “Ortu sie jelas mndukung,,,mnurutq pntas lah org2 mnjalankan kgiatan krohanian so itu wajib hukum’y bgi umat islam scra ne khan blan ramadhan blan pnuh ampunan.:-)-n’ rncanax mau b’sdekah buat or...g2 yg mmbutuhkn,”. 3.Adel SMAN 1 Wawotobi adhe.pinkers@gmail.com “ya psti ad tog,,rncana’y siH pngn brsdKaH sma fkr mskn,,i2 sdH kwjibN uMt muSLim brsedKH,,mrk pnts mngikti keg krhnian,,ortu psti mwLH scra ortu yg usuLkn ini,”. 4.Aan Rahmat Darmawan SMAN 2 Kendari aan.rahmat@ymail.com “Yaa, Minimal scara Lahir & Batin kita siap Menyambut Bulan Suci Ramadhan ini dgn melakukan Ibadah dengan sungguh-sungguh, serta melakukan amalan-amalan lain untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan sa...ya kepada Allah SWT. Mmm, rencana saya dalam menjalankan ibadah di ramadhan ini yaitu Shalat Taraweh, Tadarus Aquran Dll... Ooo? Kalau yang itu, pantas donk setiap orang wajib mengikuti kegiatan kerohanian krna itu sudah menjadi kewajiban di setiap Pemeluk Agama. :D,”.

Ramadhan Tiba.. Puasa Yuuk !! SETELAH 11 bulan terbiasa dengan pola hidup semaugue,kinitibalahbulanRamadhan.Bulanyangbagi umat muslim diisi dengan berpuasa. Jadi, sangat jelas larangan yang boleh dan tidak. Misalnya jika sebelumnya, para X_genk bebas mau makan kapanpun, kini nggak boleh lagi. Paling tidak sejak shubuh sampai tiba maghrib, yang namanya makanan dan minuman kudu dijauhin, begitupula dengan godaan lainnya yang bisa menurunkan kadar pahala berpuasa. Jika biasanya juga para X_genk banyak yang begaul sampai lupa waktu, di bulan Raamdhan ini, kemungkinan besar udah ngerubah tingkahnya itu. Gimana tidak, kalau kebanyakan begadang, kebayang khan susahnya bangun untuk sahur?. Dengan perubahan pola hidup yang tiba-tiba, banyak X_genk yang ngaku berbenah sejak jauh hari sebelumnya. Tapi yang paling jadi perhatian adalah faktor kesehatan. Mmm, soalnya nih meski aktifitas seabrek, tapi nggak boleh makan dan minum di siang hari. Kebayang dong, kondisi tubuhnya, pasti kelelahan banget. Hal itu diakui Indah. X_girls yang masih ngeskul di MAN 1 Kendari ini berujar kudu menjaga kesehatan agar tetap fit saat berpuasa. Tapi yang dimaksud Indah nih, bukan sekedar kesehatan jasmani, tapi juga kesehatanrohani.“Sambutramadhanwah,,,,banyakbanget tuh persiapan aku. Mulai dari menyiapkan mukenah buat tarawih, pokoknya banyak dech. dan yang pastinya jasmani dan keimanan aku nggak terlupakan, coz

itu yang utama, heheheheh,” ujarnya. Apalagi kata Indah, ortunya nggak kaku dengan persiapan selama Ramadhan. Justru katanya ortunya mewajibkan Indah agar memiliki persiapan yang matang menjelang Ramadhan. Soalnya, Ramadhan itu khan datangnya cuman sekali setahun dan membawa banyak pahala, jadi kudu disambut dengan sangat siap. “Ortu aku sangat mendukung kok aku mempunyai persiapankhusussaatmenyambutramadhan,yakarena itu semua dari ajaran mereka. Bulan ramadhan kan bukan bulan biasa. aku mulai sering menyiapkan semua saat sambut ramadhan itu sewaktu aku udah berumur 15 tahun gitu dech,” terangnya. Beragam kegiatan untuk nyambut Ramadhan kayaknya juga kudu dipikirin nih. Kalo kata Inggo, pelajar SMKN 3 Kendari, seminggu sebelum Ramadhan, dia sudah merancang persiapan khusus bareng teman-temannya untuk nyambut Ramadhan biar lebih bermakna. “Kita merancang bakti sosial bareng teman sekolah. Alhamdulillah guru juga mendukung, begitujuga ortu saya. Menurut mereka, kegiatan tersebut positif,” ungkapnya. Inggo sadar bahwa seabrek kegiatannya itu bakalan banyak menghabiskan energinya. Tapi dia nggak takut, apalagi sampai terancam mo bolongin puasa. Katanya semakin banyak beraktifitas, maka pahalanya bakalan semakin besar apalagi kalo puasanya tetap penuh. “Hitung-hitung, ini sebagai bekal

di akhirat nanti. Kalo menurutku kegiatan amal kudu banyak-banyak dilakukan di Ramadhan ini. Kapan lagi buat kegiatan amal yang dapat banyak pahala selain di bulan yang penuh rahmat ini,” tandas cowok yang hobi main playstation ini. Setali tiga uang dengan Inggo, X_girls Reni yang ngeskull di MAN 1 Kendari juga udah nyusun rencana nyambut Ramadhan. Yang paling utama dia harus bisa tamat tadarus Alquran Ramadhan ini. “Iya, Semoga rencana saya bisa berhasil amin,” katanya. Rencana tersebut mendapat dukungan yang sangat positif dari ortunya. Yah, pastilah ortu ngedukung kegiatan anak yang positif. Reni udah sangat yakin dengan tekadnya itu. Jadi meskipun nggak ngerasain manfaatnya secara langsung tapi katanya suatu saat nanti, ibadah tadarusannya di bulan Ramadhan akan terbalaskan oleh Allah. “Inikan bulan yang penuh amalan dan rahmat jadi rugi kalo tidak melakukan kegiatan kerohanian,” tutur cewek berjilbab ini. Beda dengan Iwan. Siswa SMAN 2 Kendari ini berkata nggak punya persiapan khusus nyambut Ramadhan.Yangterpentingmenurutnyamenjaniibadah puasanya harus khusyu. Dia cuman persiapkan kebutuhan jasmaninya saja karena untuk kerohanian katanya, akan terasah selama puasa. “Persiapan tetap ada, tapi nggak banyak. Cukup menjaga kesehatan agar biasa berpuasa nantinya. Buat aku persiapan khusus itu yang lebay saat menyambut idul fitri kali, hehehehehe,” kekehnya. (p1/p2/Ka’_eyko)

SHARE

TENGSIN

Dra.Asmidar Liata

Nurcahya Aswindo

Sekretaris HMPS Kesmas FMIPA Unhalu

Minta Maaf ke Ortu dan Teman ALHAMDULILLAH kita udah sampe lagi di bulan Ramadhan. Tentunya, di bulan yang suci ini menjadi kesempatan kita untuk mengumpulkan pahala sebanyakbanyaknya, tapi itu harus dilakukan dengan niatan yang tulus, ya khan?? Persiapan awal yang saya lakukan di bulan Ramadhan adalah menjalin kembali silaturahmi. Disamping memberikan dukungan kepada teman yang juga menjalankan ibadah puasa, tak lupa pula saya meminta maaf kepada kedua ortu, en temen-temen, apalagi pada mereka yang selalu aku usilin..heheh.. Hal itu demi mengharapkan keridhaan Allah dalam menjalankan ibadah puasa ini. So ketika lebaran nanti, kita bisa kembali terlahir sebagai manusia yang fitrah...Amien..(k-piyan)

Pengurus Majelis Ta’lim Al Arif Bidang Pendidikan

Siapkan Mental dan Fisik DENGAN keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan Ramadhan baik itu puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Olehnya itu, dalam menyambut bulan yang suci ini, kita harus punya persiapan fisik dan mental, agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Rancanglah agenda kegiatan untuk meraih manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Karena Ramadhan itu hanya sebulan, jadi isilah setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sambutlah Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. (ka’_piyan)

Bagi sobatsobat Xgenk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi :

expresikp @yahoo.com

Model X-presi

Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi.Info lebih lanjut hubungi

0852 418 82 818. Ayo, buruan...!

5.Liara Liara gil wijay ragilasri@hotmail.com STIE Dharma Bharata Kendari “Persiapan ramadhan kalo qu yg pling pntin persiapan fisik..hrus d jga biar tetap fit..agar bsa puasa tnpa kendala...rencana qu buat Ramadhan kali ne pengen tadarus sesering mgkn n brbuat kbaikan sbnyk mgkn..coz ramadhan kali ini trasa bda coz qu sperti bru trsadar dri tdur pnjang....buatku pnts2 aja orng ngktin kgatan rohani sbgai jalan untk mningktkn keimanan kta kpada Allah...so pasti ortu dukung coz ramadhan sblumx qu trmasuk kategori bebal...dn jauh dri keimanan,”. 6.PhiqOe Alumni sma 2 kendari’10 Novhye_cwantik@yahoo.com “WwaauuUuww snenG’y tema Xpresi kaLi nhy “sambUt raMadhan” bLan yG d’nntikan dLam 1 tahun skali,,,!!! Hhhmmm dLam mnyambUt ramadhan nhy aq sich cma prsiapan bersihin diri aja n lebih mndek...atkan dri kPda maha penciPta qt ‘ALLAH SWT’,,,,n kLw rencana q dlam mnJaLankaN bLn raMadhan sich ingIn’y mmbUat krajinan tangan dri pipet breng tmN” cUpya pUasa’y gA trsa n wktu qT gA trbUang hanya sia” dGn brmaLaz”an,,,!!! Hhhhmmm tntu dOnk setiap umat muslim pantas mngikuti kgiatan krohanian, ap Lgi d’bLan suci ramadhan in,,,pahaLa’y makin brtaMbah,,!!! HhhMmm kLw Ortu sich stuju_setju aja yG pzti pOsitif,”. 7.Uopzh Arnhie “Ad...,rencna sa ingn berSedekah d bulan ramadhan,,menurt sa pantaz setiap org mengIkuti kegIatan kerohaniaan,tp tergantng orgx mau p tdk,,lw org tUa mendukung2 saja slm i2 yg terbAik,” 8.Ranhy SMKN 4 Kendari Rhanymoetz@rocketmail.com “emm...menyambut BULAN SUCI RAMADHAN see ,cukup bersihin diri dari sEgala kesaLahan-kesalahan atau dosa yang tlah kta lakukan d’Wktu lampau en Terutama ama ortu yang dah besarkan kita hingga jadi dewasa Seprti saat ...Neh,”. 9.Aldhi Gpj Para Wali SMPN 3 Kendari gpjaldhi@yahoo.co.id “Ramadhan bulan yang di nantikan setiap1 tahun sekali,,,n klo sy siHH Persiapkan fisik dulu karena kt menjalani bulan puasa harus mempunyaiFISiK YanG Kuat..n PersiapaN lainnya sih saya harus DPT meMnaHAN EmOsi.. n rencANa SY SiH DI DaLAm BULAn SUCI INi SY INgiN menamatkan Al-Qur’an n mendekatkan diri pada maHA pencipta DnGn shalat LIma waktu DI DaLAm BULaN PUAs iNI...MENGaPA sY pIlIH Di DaLAm BUlan PUasa iNi HArUS SOLaT lima WakTU KArnA SeBELUM AtAu HARI2 BIaSa sY TDk PERnaH sm SEkalI SHOLat hiiiII.... MAkanya DI DALam BULAN PuASA INi Sy maNFAatkaN uNtuK bisa menJAlAni sholat lImA WAKTU..... klo koMNT ORAng TUa ok.Ok AjH,”.


Sabtu, 14 Agustus 2010

Ayo!! Berantas Buta Aksara Alquran Kendari, KP Salah satu kewajiban seorang muslim adalah memperbanyak amalan melalui bacaan ayat suci Alquran. Sayangnya, belum semua umat Islam bisa melafazkan ayat-ayat Alquran dengan baik. Untuk itu, di bulan Ramadhan ini, Dinas Pendidikan Kota Kendari, memprogramkan pemberantasan buta aksara Alquran untuk semua jenjang pendidikan. Mulai dari SD hingga SMA.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kendari, Makmur M Pd mengatakan, mendukung program tersebut, diharapkan partisipasi aktif dari pihak sekolah, khususnya guru mata pelajaran agama. Siswa beragama Islam yang belum bisa baca tulis Alquran, harus diberikan sanksi tegas, karena hal itu berkaitan dengan keyakinan. “Biasanya di sekolah-sekolah tertentu, mensyaratkan siswa baru

melampirkan sertifikat bahwa dirinya sudah mampu membaca dan menulis Alquran dengan baik. Hal itu sangat positif untuk motivasi siswa mempelajari Alquran, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai yang ada dalam kitab suci tersebut,” terangnya. Menurutnya, singkatnya waktu belajar di bulan Ramadhan, bisa dimanfaatkan siswa untuk mempelajari ilmu agama. Salah satunya mengaji (baca Alquran,

red). Terlebih, di bulan suci ini merupakan kesempatan emas untuk memperoleh amalan sebanyak-banyaknya. Pihak sekolah, dapat memanfaatkan momen pesantren kilat atau pesantren Ramadhan untuk memberikan pelajaran mengaji kepada siswa. Selain itu, peranan orang tua juga sangat diharapkan, untuk motivasi siswa, agar lebih giat berlatih mengaji di rumah. Selain dapat mening-

katkan kemampuan mereka mendalami ayat-ayat Allah, juga dapat menghindarkan mereka dari hal-hal negatif, yang cederung diperoleh dari pergaulan dan lingkungan yang tidak kondusif. “Mudah-mudahan, momen Ramadhan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bukan hanya pembelajaran akademik yang digenjot, tapi peningkatan ibadah juga harus dilakukan, “harapnya. (cr5)

Safari Sambil Berbagi

FOTO:

Walikota Kendari Ir Asrun memberikan bingkisan kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan,di Masjid AL Jaariyah Korumba.

Kendari, KP Kemana Ir Asrun, walikota Kendari mengawali safari Ramadhannya tahun ini? Masjid yang jadi pembuka orang nomor satu di Kendari itu adalah AL Jaariyah Korumba. Asrun membawa serta kabinetnya. Di sana, mantan Kadis Tata Kota itu didaulat sebagai penceramah. Asrun lebih memilih topik pentingnya penyiapan fisik dan mental, untuk menghadapi bulan Ramadhan. “Bulan Ramadhan merupakan hal yang istimewa bagi umat muslim, yang ditandai dengan turunnya Al Quran. Karena itu sangat beruntung bagi kita, karena masih dapat menjumpai Ramadhan di tahun ini,” kata Asrun membuka ceramahnya. Dalam ceramahanya, mantan Kadis Tata Kota ini menegaskan pentingnya penguatan fisik dan mental, guna terlaksananya puasa yang sempurna. “Kesiapan fisik dan mental sangat penting. Sebab seseorang tidak mungkin dapat melaksanakan ibadah puasa jika sedang sakit. Demikian pula kesiapan mental dalam melaksanakan berbagai ibadah, misalnya tarawih,” tegasnya. Khusus kesiapan mental pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan, dirinya berharap agar kemeriahan mesjid tidak hanya terjadi diawal Ramadhan saja. “Fenomena yang marak terjadi, yaitu mesjid semakin sunyi seiring dengan bertambahnya hari Ramadhan. Khusus untuk kaum perempuan, agar kekhusyuan Ramadhan tidak berkurang demi mempersiapkan perayaan lebaran,” pesannya. Usai shalat tarwih, Pemkot mengadakan kuis bagi jamaah anak-anak dengan memberikan pertanyaan seputar Ramadhan. Pertanyaan diberikan masing-masing Kadis, dan hadiah berupa sajadah langsung diberikan Walikota Kendari. (cr6)

Jadi Sugesti Pendidikan Keagamaan THM Beroperasi akan Dicabut Izinnya Kendari, KP Jika tak ingin izin THMnya dicabut, jangan coba beroperasi di Bulan Ramadhan. Inilah salah satu poin surat edaran walikota terkait THM yang kini mulai ditindak lanjuti tim Yustika Kota Kendari. Menurut Kabag Hukum Yusrianto, dalamwaktu dekat tim akan melakukan sidak. “Dalam waktu dekat Tim Yustisi akan melakukan Sidak ke THM, sebagai wujud evaluasi pelaksanaan surat edaran walikota. Dalam surat edaran jelas disebutkan jika dua hari sebelum ramadhan dan dua hari setelah lebaran semua wajib “Jika tetap beroperasi, THM d i t u t u p , ” para pemilik dan tegasnya. Koordinator pengelola THM akan PPNS Kota mendapatkan sanksi Kendari ini juga merinci administrasi berupa THM yang tidak diperpanjangnya d i m a k s u d m e l i p u t i izin operasi, bahkan karaokeke, pencabutan izin,” diskotik, pub, cafe dan panti pijat. “Jika tetap beroperasi, para pemilik dan pengelola THM akan mendapatkan sanksi administrasi berupa tidak diperpanjangnya izin operasi, bahkan pencabutan izin,” jelasnya. Dua hari sebelum Ramadhan, beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa telah melakukan pemantauan. Hasilnya 80 persen THM telah melaksanakan surat edaran tersebut. Namun bukan berarti Pemkot tinggal diam. “Setiap hari dinas teknis terkait tetap melakukan pemantauan secara diam-diam. Sedangkan bagi rumah makan masih tetap diperbolehkan berjualan, tetapi tidak terangterangan menjual, atau menutup areal tempat konsumen makan dengan tirai,” tambahnya. Alasan tidak dilarangnya pedagang makanan, menurutnya dia karena di Kota Kendari beragam agama yang ada. “Tentunya masyarakat non muslim membutuhkan rumah makan bagi pemenuhan kebutuhannya. Berbeda dengan THM yang cenderung memperjual belikan minuman beralkohol. Karena itu, meski THM dengan embel-embel karaoke keluarga wajib tutup, mengingat banyak usaha karaoke di Kota Kendari satu atap dengan rumah makan, sehingga karaoke wajib tutup dan rumah makan masih ditoleransi untuk tetap dibuka,” tegasnya. (cr6)

Andoolo, KP Safari Ramadhan PT Suzuki Galesong Pratama- Kendari Pos, kini tiba di Tinanggea, Konsel. Di kota pimpinan Imran-Sutoardjo itu, tim memusatkan kegitaan di Masjid Nurul Huda. Masyarakat Tinanggea menyambut antusias kedatangan tim Suzuki-Kendari Pos. ‘’Sebuah kebanggaan bagi kami, masjid ini dipilih untuk kelima kalinya tim Suzuki-Kendari Pos, ‘’kata Arifuddin, imam Masjid Nurul Huda. Kata dia, safari ramadhan yang dilaksana-

kan Suzuki-Kendari Pos, menjadi sugesti bagi anak-anak di Tinanggea untuk lebih giat belajar mengaji dan mendalami agama Islam. Apalagi berbagai lomba yang digelar, disertai dengan hadiah dengan uang yang cukup besar bagi ukuran anak-anak. ‘’Sejak Suzuki- Kendari Pos menjadikan mesjid ini sasaran safari Ramadhan, anak-anak makin rajin belajar mengaji, ’’terangnya. Para santri, yang akan mengikuti lomba sudah menunggu keda-

tangan tim safari Ramadhan. Bahkan ketika shalat Jumat berakhir, santri enggan meninggalkan masjid. Mereka menunggu pelaksanaan lomba dimulai. Padahal lomba baru akan dibuka ketika tiba shalat ashar. Di masjid Nurul Huda, tiga jenis lomba dilaksanakan yaitu, lomba tadarus Al-Quran, Adzan dan peragaan shalat berjamaah. Dihari pertama, diawali dengan lomba tadarus Alquran yang diikuti 33 santri. Malam harinya, diisi dengan ceramah yang dibawakan ustadz Hamka Ramad-

Ass. Pa Ustadz. Apakah boleh cat masjid dengan warna kuning, atau ada dalil yang mengatakan cat warna masjid harus putih atau dengan warna lain ? Tidak ada dalil yang tegas memerintahkan untuk mencat masjid harus dengan warna tertentu. Cat itu bernilai estetika, sehingga mesjid di cat sesuai warna yang diinginkan pengurus dengan jemaanya. Makanya cat warna masjid berbeda beda. Bahkan terkadang ada masjid dicat dengan mengandung nilai politis seperti di zaman orde baru banyak masjid yang di cat warna kuning. Kalau dikatakan adakah warna yang mencirikan Islam, maka orang terkadang menghubungkan

han, yang selalu menemani tim Suzuki- Kendari Pos. Layaknya masjid di Kendari yang dikunjungi tim safari Ramadhan, menyenggarakan hiburan bagi jemaah tarawih dan masyarakat Konsel, yaitu door prize, pemutaran film religi. Malam kedua, Suzuki- Kendari Pos akan memberikan bantuan dana pembangunan mesjid dan pengumuman pemenang lomba. Ugas S Sos, supervisor marketing PT SGP menekakan kegiatan safari Ramadhan menjadi kegia-

tan rutin tahunan yang dilakukan Suzuki- Kendari Pos. Kegiatan itu menjadi komitmen perusahaan untuk menggembangkan nilai-nilai ajaran agama melalui dakwah dan lomba. Perusahaan juga akan membagikan sebagian laba untuk masyaralat dalam bentuk kegiatan sosial. “Suzuki juga menawarkan promo motor Suzuki Titan, yang dapat dimiliki dengan mudah, baik cash dan kredit. ‘’Cukup dengan tanda jadi Rp 50 ribu, sudah bisa memiliki motor suzuki,’’jelas Ugas. (awn)

caranya ?

KH Drs Muslim M Si dengan warna kesenangan Rasulullah yakni warna putih, hijau dan kuning. Ass. Ustadz bolehkah kita masbuq dalam shalat tarwih dan bagaimana

Shalat tarwih adalah shalat sunnat yang dilaksanakan sesudah shalat isya. Jadi ada orang yang masbuq shalat tarwih bagaimana dengan shalat isyanya kalau ada orang yang datang di Mesjid lalu menemukan orang shalat tarwih padahal ia belum shalat isya, maka yang dia harus laksanakan terlebih dahulu adalah shalat isya. Tetapi kalau ia shalat isya di rumahnya lalu datang ke mesjid dan menemukan orang shalat tarwih maka ia boleh mengikuti shalat tarwih, kalaupun sudah ketinggalan beberapa rakaat, maka setelah imam dan jemaah yang lain selesai ia lanjutkan dengan kekurangan rakaat yang tertinggal.

Ass. Pa Ustadz. Bagaimana pandangan Islam terhadap anak angkat, apakah ia berhak mendapatkan warisan atau dari harta peninggalan orang tua. ? Dalam surat al Ahzab ayat 4 dapat dijadikan dasar bahwa anak angkat itu tidak mendapatkan pembagian harta warisan, karena anak angkat walaupun ia sudah dianggap anak sendiri, tetap menjadi orang lain, tidak menjadi mahram dan tidak dapat mewarisi. Kalaupun ia mendapat harta dari peninggalan bapak angkatnya mungkin terkait dengan wasiat, atau pemberian dari bapak angkatnya.


18

Kendari Pos | Sabtu, 14 Agustus 2010

Beckham Marah HUBUNGAN persahabatan antara Fabio Capello dan David Beckham terus merenggang. Terbaru, Beckham mengungkapkan kekecewaanya atas ungkapan Capello yang menyebut dirinya sudah pensiun. Dia juga mengaku masih ingin memperkuat Timnas Inggris meski utnuk sepuluh pertandingan sekalipun. Itu diungkapkan Bechkam seiring komentar menyakitkan Capello terkait peluang dirinya masuk timnas. Dalam sebuah wawancara televisi setelah pertandingan persahabatan antara Inggris melawan Hungaria lalu, Capello menyatakan bahwa Bechkam sudah tidak layak menjadi bagian dari timnas. “David tahu bahwa dirinya sudah tidak memiliki masa depan di timnas, karena kami harus berubah. Dia hanya akan bermain di firendly game untuk mengucapkan selamat tinggal,” kata Capello. Tentu saja, Bekham merasa sangat kecewa dan tersinggung dengan sikap pelatih asal Italia tersebut. Bahkan, bukan hanya Beckham. Sang istri, Victoria mengaku muak dengan ungkapan pelatih yang gagal membuat Inggris bersinar di Piala Dunia 2010 tersebut. Tapi, ungkapan tersebut juga telah melecut semangat Beckham untuk kembali bisa diperhitungkan. “Seharusnya memang ada pemanggilan dari manajer, dan Bechkam tidak akan pergi,” tegas salah saorang teman Bechkam kepada The Sun. Bahkan, di sela sesi latihan bersama LA Galaxy, Beckham sempat berbicara pada para wartawan dan menyatakan bahwa dirinya akan selalu siap bermain utuk Three Lions -julukan Inggris. “Saya selalu mengatakan bahwa saya tidak akan pensiun dari timnas. Baik untuk satu pertandingan, atau lebih dari sepuluh pertandingan, saya akan bersedia,” tegasnya. Di sisi lain, dia juga mengaku terkejut atas ungkapan muak Victoria tersebut. Namun, seorang teman Bechkam menyatakan bahwa hal tersebut masih bisa diperbaiki. Dia juga memaklumi ungkapan Victoria tersebut karena cukup menyinggung perasaan suaminya. “Ungkapan itu telah mematahkan perjuangannya kembali ke timnas,” jelasnya. Di sisi lain, ungkapan Capello tersebut menuai simpati pada Beckham dari sejumlah koleganya. Salah satunya penyerang senior Manchester United Michael Owen yang mengakui bahwa wajar jika Bechkam marah. “Saya pikir dia bisa bersikap keras dan mengatakan bahwa manajer tidak menghormatinya,” katanya. (uan)

Brno, KP Tanda-tanda Jorge Lorenzo masih akan mendominasi paro kedua MotoGP 2010 makin terlihat. Pembalap Fiat Yamaha yang masih memimpin klasemen sementara itu sudah mendapatkan langkah meyakinkan saat sesi latihan di MotoGP Ceko kemarin (13/ 8) WIB. Lorenzo mendominasi catatan waktu tercepat sejak pertengahan sesi. Lorenzo tampil meyakinkan dengan mencatat waktu 1 menit dan 57,215 detik. Dia unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa serta rekan setimnya Valentino Rossi. Bahkan, Lorenzo unggul lebih dari setengah detik atau tepatnya 0,541 detik dari Pedrosa. Pedrosa, yang kini berada di peringkat kedua dan tertinggal 72 poin dari Lorenzo di klasemen sementara pebalap, mencatat waktu 1 menit 57,756 detik. Dia lebih baik dari Rossi, yang harus puas di peringkat tiga dengan catatan waktu 1 menit 57,821 detik. Posisi selanjutnya ditempati berturut-turut oleh rekan setim Pedrosa, Andrea Dovizioso serta Nicky Hayden dan Colin Edwards, yang melengkapi posisi enam besar. Hasil kurang bagus diraih andalan Ducati, Casey Stoner, yang harus puas di urutan keujuh dengan waktu terpaut 1,3 detik dari Lorenzo.

FOKUS entrenador Sevilla Antonio Alvarez sedang terbelah jelang laga first leg Piala Super Spanyol, dini hari nanti. Sebab, striker andalan Sevilla Luis Fabiano berada di ambang pintu keluar klub yang bermarkas di Ramon Sanchez Pizjuan itu. Saat ini, striker timnas Brazil itu menjadi incaran utama klub Prancis Olympique Marseille. Bahkan, Presiden Marseille JeanClaude Dassier telah melayangkan tawaran sebesar EUR 15 juta atau setara Rp 173,4 miliar untuk menggaet Fabiano. Selain itu, pemain berusia 29 tahun itu mendapat tawaran kontrak selama tiga tahun. Situasi yang sedikit mengganggu persiapan Sevilla jelang melakoni laga first leg Piala Super Italia, dini hari nanti. Namun, Alvarez mengaku tetap fokus. “Saya memang memperhatikan masalah itu, tapi saya tetap bisa tidur nyenyak kok. Kita memang membicarakan pemain yang sangat penting bagi klub ini, tapi kalau kesepakatan itu menguntungkan bagi klub, apa yang bisa kamu lakukan,” kata Alvarez, seperti dilansir Reuters. “Selalu saya katakan, bila Luis Fabiano pergi maka akan ada pemain lain yang datang. Kami akan mendatangkan pemain yang bisa memberikan garansi sukses bagi tim, seseorang tahu tahu sepak bola Spanyol, dan striker yang tajam,” jelas Alvarez. Berdasarkan laporan L’

Equipe, tinggal tunggu waktu saja Fabiano akan menjadi pemain Marseille. Sebab, tawaran yang diajukan Marseille telah disepakati Sevilla. Sekarang tinggal membicarakan kontrak dan gaji dari Fabiano. Sebagai calon pengganti Fabiano yang bersiap hengkang, Sevilla telah membidik striker FC Twente Brian Ruiz. Dia dinilai sebagai pengganti yang ideal bagi Fabiano. Selain usianya yang masih muda, dia juga striker yang tajam. Ruiz masih berusia 24 tahun dan musim lalu bersama Twente dia mampu mencetak 24 gol dari 35 pertandingan. Kebetulan, Ruiz juga sangat berminat untuk menjajal karirnya di kompetisi elite Eropa dan Sevilla bisa memberikan peluang. “Saya sangat senang dengan ketertarikan Sevilla. Saya harap dapat segera terrealisasi. Saya ingin bermain di Spanyol dan Sevilla adalah salah satu tim besar. Saya menginginkan Spanyol, Italia, atau Inggris, semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Ruiz. Selain ingin menggaet Ruiz, Sevilla juga sedang mengusahakan untuk mendatangkan Aliaksandr Hleb dari Barcelona. Mantan pemain Arsenal itu kurang mampu beradaptasi dengan baik di Camp Nou, dan pelatih Josep Guardiola juga tidak menggunakan tenaganya. Jadi, pindah ke Sevilla bisa jadi opsi yang bagus buatnya. (ham)

Nurdin Siap Mundur

Sinyal Dominasi Lorenzo Rossi Umumkan Masa Depan usai Balapan Minggu

Sevilla Siap Kehilangan Fabiano

Tahun lalu, Rossi mendominasi balapan di Brno dan mengakhirinya dengan kemenangan. Namun, itu tak semata-mata karena Rossi sangat cepat dan unggul dibanding Lorenzo atau para rival lainnya. Rossi lebih banyak diuntungkan oleh kesialan Lorenzo yang jatuh di awal lomba. Setidaknya, itu menunjukkan Lorenzo memiliki memori buruk saat berlomba di Brno. Kesialan Lorenzo di Brno tahun lalu seakan menjadi pelicin jalan bagi Rossi untuk kemudian bablas sebagai juara dunia. Nah, jika tak hati-hati, gelar juara yang sudah di hadapan Lorenzo pun bisa melayang, mengingat musim ini menyisakan delapan balapan lagi setelah Brno. Lorenzo sudah tiga kali memenang-

kan balapan di Brno. Tapi, tak satu pun dicatatkannya sejak memasuki MotoGP pada musim 2008. Sehingga, balapan akhir pekan ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Lorenzo, bahwa dia layak mendominasi musim ini dengan menaklukkan sirkuit-sirkuit yang belum pernah memberinya kemenangan. Menuju balapan besok, Lorenzo unggul mutlak dari para pesaingnya. Dengan 210 poin yang sudah diraihnya, dia unggul 72 poin dari Pedrosa di posisi kedua. Jika Lorenzo bisa menang (atau minimal finis kedua), maka dia akan tercatat sebagai pembalap ketiga dalam 62 tahun sejarah grand prix balap motor, yang berhasil finis pertama atau kedua dalam sepuluh

seri pertama dalam satu musim. Akhir pekan di Brno bakal menentukan wajah MotoGP tahun depan. Teka-teki masa depan Rossi akan terjawab pada akhir pekan ini. Pembalap berjuluk The Doctor itu sudah mengonfirmasi, bakal mengumumkan langkahnya di ajang MotoGP 2011, setelah balapan di Sirkuit Brno. Selama ini sudah santer beredar kabar Rossi akan meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Ducati. Akan tetapi, sejauh ini tak ada pernyataan resmi dari semua kubu yang terkait “Sebuah pengumuman tentang musim 2011 akan dilakukan setelah balapan hari Minggu,” demikian pernyataan Rossi saat jumpa pers menjelang GP Republik Ceko. (ady/diq)

Jakarta, KP Sepak bola Indonesia bukan lagi menjadi kekuatan utama di Asia Tenggara. Salah satu buktinya adalah kegagalan pasukan Merah Putih menjadi juara SEA Games dalam lebih dari satu dekade terakhir. Setelah meraih emas pada SEA Games 1991 di Manila, timnas Indonesia tak pernah lagi menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. Akankan keterpurukan itu berlanjut saat SEA Games 2011 dihelat di kandang sendiri? Berbagai cara ditempuh PSSI untuk membentuk skuad yang tanggguh. Salah satunya adalah menggaet pelatih asal Austria Alfred Riedl. Pemerintah pun tidak tinggal diam. Untuk kali pertama, pemerintah mengucurkan bantuan lewat APBN kepada PSSI sebesar Rp 20 miliar. Harapannya adalah Indonesia harus meraih medali emas sepak bola SEA Games 2011. “Saya rasa tidak ada alasan lagi untuk tidak meraih medali emas di SEA Games tahun depan,” kata Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng saat bertemu dengan jajaran pengurus PSSI dan Badan Timnas Nasional (BTN) di Jakarta kemarin. Menurut Menpora, pertemuan itu membahas banyak hal. Mulai dari progress tindak lanjut dari Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) 2010 hingga persoalan rencana naturalisasi

pemain. Menjawab tantangan Menpora, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid siap mundur jika Indonesia gagal meraih emas SEA Games 2011. “Fokus kami adalah bagaimana meraih medali emas SEA Games 2011. Pemerintah sudah kasih bantuan. Meski ada faktor luck juga, tapi jika sampai gagal meraih medali emas, ya kasih kesempatan lah kepada orang lain,” kata Nurdin. “Jika itu yang terjadi, ini bukan ini bukan masalah tidak kemampuan lagi. Tapi, garis tangan yang sudah tidak cocok,” sambungnya. Mantan terpidana kasus korupsi itu sangat menghargai dan berterima kasih terhadap upaya pemerintah yang sudah mengucurkan bantuan untuk timnas. Pun upaya-upaya lain untuk memajukan pembinaan sepak bola di tanah air. “Pemerintah sudah melakukan apa saja agar timnas kembali berjaya. Jika gagal, semua harus melakukan reformasi dan harus tahu diri. Mungkin nanti ada orang yang lebih kompeten,” kata Nurdin. Menurut Nurdin, PSSI sudah melakukan banyak terobosan ungtuk membentuk timnas yang tangguh. Di antaranya dengan menerapkan sport science dalam tiga hal. Yakni, gizi, skill, dan mental para pemain. “Kami juga sudah merestrukturisasi total sumber daya manusia di BTN,” ungkapnya. (ali/ca)

Menguak Latar Belakang Bebe, Striker Baru Manchester

Besar di Panti Asuhan, Belajar Bola di Jalanan Manchester United tiba-tiba merogok kocek GBP 7,4 juta atau hampir Rp 104 miliar untuk anak ingusan Portugal bernama Tiago Manuel Dias Correia alias Bebe. Siapa sebenarnya Bebe ? PORTUGAL tak ubahnya lahan berburu bakat baru bagi United. Setan Merah - sebutan United - melawan arus kebanyakan klub Eropa yang biasanya berburu pemain muda asal Amerika Latin, khususnya Brazil. Setelah mendatangkan Cristiano Ronaldo pada 2003 dan Nani pada 2007 (keduanya dari Sporting Lisbon), United men-

datangkan Bebe tahun ini. Bebe tidak seingusan Ronaldo ketika kali pertama mendarat di Old Trafford. Bebe saat ini 20 tahun, sedangkan Ronaldo yang kini membela Real Madrid itu masih 18 tahun tujuh tahun lalu. Hanya, dibandingkan dengan Nani, Bebe lebih muda setahun. Tapi, perbedaan Bebe dengan dua pendahulunya bukan masalah usia, melainkan latar belakangnya. Ronaldo dan Nani sudah punya pengalaman cukup bersama Sporting sebelum pindah ke United. Bebe? Dia memang bermain di klub liga utama Portugal Vitoria Guimares. Namun,

Bebe belum sekalipun turun di laga resmi bersama Vitoria. Itu karena Bebe baru lima pekan membela Vitoria setelah meninggalkan klub kasta ketiga Portugal Estrela Amadora yang tidak mampu memenuhi gajinya. United tentu tidak kepincut dengan Bebe hanya berdasarkan laga pramusimnya bersama Vitoria. Ada pula rekomendasi dari Carlos Queiroz, pelatih Portugal yang mantan asisten pelatih United. Selain itu, United lebih mudah mendapatkan Bebe karena si pemain diageni Gestifute. Lewat perusahaan agen pimpinan Jorge Mendes itu pula Unit-

ed mendapatkan Cristiano Ronaldo, Nani, dan Anderson. Gestifute juga mengageni kebanyakan bintang Portugal lainnya seperti Simao Sabrosa, Pepe, dan Ricardo Carvalho. Juga pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho. “Saya sangat bahagia. Saya bermimpi bermain, suatu hari, untuk klub besar. Sekarang, mimpi itu menjadi kenyataan,” kata Bebe setelah meneken kontrak bersama United seperti dilansir Daily Mail. Mimpi memang kata yang pantas diungkapkan Bebe karena dirinya pemain yang mendapat panggilan Bebe dari

kakaknya itu besar di panti asuhan bernama Casa do Gaiato de Santo Antao do Tojal di Loures, kota arah utara Lisbon. “Saya terkadang tidur di jalanan. Saya terkadang merasa di tempat itulah dunia saya sebenarnya,” terang Bebe. Atas kondisi itu pula, Bebe tidak bisa menyalurkan bakatnya di klub junior. Jalanan di Portugal-lah yang menjadi arena mengasah bakat pemain yang mencetak 40 gol dalam enam laga di festival sepak bola jalanan di Bosnia tahun lalu itu. Kendati belajar bola di jalanan, Bebe memiliki keistimewaan tersendiri.

Sekalipun memiliki postur tinggi (190 cm), Bebe memiliki kecepatan sebagai winger maupun penyerang sayap. “Dia juga jago dalam bola udara. Dia adalah buah dari sepak bola jalanan yang memiliki kreativitas alami dan petarung di lapangan. Klub yang mendapatkannya bakal beruntung,” kata Jorge Paixao, pelatih Estrela Amadora. Sekalipun sudah meminjamkan Danny Welbeck ke Sunderland, United masih memiliki enam winger di skuad utama. Antara lain Antonio Valencia, Park Ji-sung, Ryan Giggs, Nani, Gabriel Obertan, dan Tom Cleverly. Meski begitu,

Chief Executive United David Gill memastikan bahwa Bebe tidak akan dipinjamkan ke klub lain. “Saya pikir dia akan mendapatkan manfaat dari hari ke hari dibawah polesan pelatih terbaik dunia (Sir Alex Ferguson, pelatih United, Red). Dia akan bersama kami musim ini,” jelas Gill di MUTV Online. Dengan usia masih di bawah 21 tahun, Bebe tidak akan terbentur dengan regulasi baru Premier League perihal kuota 25 pemain. Aturan Premier League menyatakan bahwa pemain U-21 dari sebuah klub bisa dimainkan tanpa masuk hitungan 25 pemain. (dns)


19

Kendari Pos | Sabtu, 31 Juli 2010

DI mataku, bumi dan langit dihubungkan dengan begitu banyak tangga. Hanya tangga, terbuat dari entah apa bahannya— namun, sesuai dengan pengetahuanku, rasanya, mirip cahaya. Ya, cahaya. Agar mudah otakmu menerima gambaran yang kuberikan, maka, mungkin aku menyebutnya seperti cahaya neon (meskipun, menurutku, itu masih jauh dari apa yang kusaksikan ini). Untuk mudahnya, maka kuberi nama saja itu tangga cahaya neon. Hanya saja, jika lampu neon itu menggunakan tabung, ini tidak. Hanya cahaya saja berpendar indah, berwarna-warni. Sungguh, seandainya saja kau bisa menyaksikannya, maka kau akan berjingkrakjingkrak, atau malah terbengong-bengong, karena matamu menyaksikan pemandangan menakjubkan. Mungkin yang paling menakjubkan sejak kau mampu menikmati dunia ini. Tetapi, sebentar, Kawan. Aku tak punya kekuatan yang mungkin bisa sedikit membantu orang lain, termasuk dirimu, untuk melihat apa yang kusaksikan. Jangankan kekuatan yang kuberikan, sedangkan aku sendiri saja tak tahu apakah ini sebuah kekuatan atau keanehan. *** Sebentar, sebelum terlalu jauh aku meracau soal tangga ini, ada baiknya kau tahu sedikit ihwal semua ini. Awalnya, seingatku, aku sakit keras. Mula-mula panas dan dingin menyerangku habis-habisan. Istriku mengira aku kena DB, lalu ketika dibawa ke dokter, dokter mengatakan gejala tipus. Lantas, ada seorang kawan membelikanku vermint, kapsul cacing tanah yang dikeringkan. Sembuh. Maksudku sejak kutelan obat itu, panasku berangsur-angsur turun, nafsu makanku meningkat, kemudian berkeringat dan tubuhku segar kembali. Akan tetapi, baru kusadari beberapa saat kemudian, ada yang berubah dengan mataku; maksudku, pandanganku. Saat itu, aku dikunjungi Haji Beni, sahabatku. Dia berkunjung karena mendengar aku sakit panas. Dia orang baik, sangat baik, malah. Aku menjulukinya dengan sebutan saudara kembarnya Mas Danarto, yang seniman itu. Julukanku beralasan karena, baik gestur, wajah, maupun tutur sapanya, beda-beda tipis dengan Mas Danarto. Ketika kujuluki demikian, Beni tertawa saja, karena dia sendiri tidak kenal dengan Mas Danarto. Dia hanya berkomentar bahwa dia senang disamakan dengan seniman; dan bukan koruptor. Ah, Haji Beni... Ketika mengunjungiku, waktu itu, wajahnya agak pucat. ‘’Capek, kurang tidur,’’ begitu jawabnya ketika kutanya. Namun, yang membuatku ternganga adalah kilasan-kilasan cahaya putih berpendar-pendar di atas kepalanya. Semula aku mengira lantaran mataku memang masih sulit menerima cahaya siang yang menyilaukan. Tetapi, karena cahaya di atas kepala Haji Beni hanya menggelimang dan membentuk sesuatu, aku jadi mulai percaya bahwa mataku melihat sesuatu. Seminggu sejak kunjungannya, Haji Beni meninggal. Aku takziah di pagi hari itu. Ketika kira-kira 50 meter dari rumahnya, aku tertegun. Kusaksikan sebuah tangga cahaya bersinar lebih putih dan lebih berkilau daripada cahaya matahari, memancar dari atap rumah Haji Beni, lurus menembus awan dan... aku tak tahu di mana tangga itu berakhir. Orang-orang yang sudah lebih dulu hadir di sana sempat menyaksikan kecanggunganku, lalu menggamitku menuju jenazah Haji Beni dibaringkan. Aku duduk di samping jenazah sahabatku sambil memanjatkan doa. Dia orang baik. Wajah, dan sekujur tubuhnya memancarkan cahaya, dan rupanya dari situlah tangga cahaya yang kusaksikan di luar tadi itu, bermula. *** Sejak itu, aku jadi sering menyaksikan tangga-tangga cahaya. Dan sejak saat itu, manakala aku melihat ada kelebatan-kelebatan cahaya di atas kepala seseorang, maka bisa kupastikan, tak lama lagi orang tersebut akan dipanggil Tuhan. Maaf, bukan maksudku menakut-nakutimu. Sama sekali tidak. Dan pengetahuan semacam ini bisa kuperoleh, juga bukan karena mauku, apalagi cita-citaku.

Untuk apa? Aku tiba-tiba diberi kemampuan melihat sesuatu yang biasanya tak kasat mata, dan aku tak mampu menolaknya. Entahlah, aku sendiri sering menyesal mengapa menceritakan peristiwa ini kepada orang lain. Karena sejak pertama kali kukisahkan penglihatanku ini kepada orang lain, tidak satu pun yang percaya. Kalau kau pun tak percaya, aku paham sepenuhnya. *** Seperti kataku tadi, bumi dan langit di mataku memang dihubungkan dengan begitu banyak tangga cahaya, cahaya neon tanpa tabung. Bersembulan, timbul tenggelam, berpendaran siang malam, mengantarkan orang-orang baik kembali kepada Tuhan. Sungguh,

ketika kupandangi itu semua, tak terasa air mataku meleleh. Keangkuhanku cair oleh keagungan luar biasa yang dipertunjukkan Tuhan kepadaku. Hanya saja, aku tak bisa begitu saja mengatakan dan menggambarkannya kepada siapa pun. Aku hanya bisa menunjukkan beberapa bagian saja, yang mungkin memiliki ‘’kata’’ sebagai wakilnya. Dan ‘’kata’’’, sungguh bukan sesuatu yang benar-benar mampu mewakilinya, aku tahu itu. *** Suatu kali, entah berapa waktu silam, aku diminta untuk datang ke rumah seseorang. ‘’Untuk apa, ya?’’ ‘’Begini. Saya hanya diminta untuk menjemput Bapak, soal ada kepentingan apa, saya tidak tahu,’’ ucapnya dingin, tetapi memaksa itu. Kupandangi beberapa saat beberapa laki-laki berambut ijuk pendek dan bertubuh karang itu. ‘’Tapi... malam-malam begini?’’ ‘’Ini penting, maaf, saya hanya diperintah begitu.’’ Hmm.. kata ‘’diperintah’’ ini yang membuatku gelisah. Aku paling tidak menyukai manusia yang hanya menjalankan perintah, tanpa tahu maksud tindakannya. Dan beberapa saat kemudian, mataku menangkap kilatan-kilatan cahaya merah, seperti cahaya laser pointer, berkitar-kitar gelisah di atas kepala para lelaki itu. Wajah mereka pun kelihatan menegang. Mungkinkah cahaya itu menandakan akan terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan, bahkan membahayakan mereka jika ‘’perintah’’ itu gagal dilaksanakan? Dugaanku benar. Ketika aku sudah berada di rumah si ‘’pemerintah’’ yang minta ampun besar dan luasnya itu, kilatan-kilatan laser di kepala manusia karang itu lenyap. Bahkan yang tadi berkata dingin dan agak memaksa kepadaku itu, kini dengan keramahan yang kaku menawariku mau minum apa. ‘’Saya dengar Anda bisa meramalkan kematian?’’ begitu ucapan berat si pemilik rumah besar itu, begitu para lelaki karang itu meninggalkan ruangan. ‘’Yang bilang begitu siapa, Pak?’’ ‘’Lho, jadi untuk apa saya undang Anda malam ini...’’ ‘’Yaa... maaf, Pak. Izinkan saya pulang, kalau begitu.’’ ‘’Hahahaha...nanti dulu, sabar, saya bercanda, kok, hahahahaha...’’ Kusaksikan seorang Farao merentangkan tangannya, menunggu tundukan kepala budak-budaknya. Aku tak tahu mengapa langkahku sampai di istana Firaun ini? ‘’Begini. Yang saya dengar, Anda bisa melihat tandatanda kematian seseorang. Betul?’’ ‘’Bapak mendengar dari siapa?’’ ‘’Tak ada asap jika tak ada api.’’ Aku terdiam. Apa maunya? Dan karena aku terdiam, dia kemudian mulai berceloteh tentang hidup dan mati menurut keyakinannya. Aku sendiri tak yakin soal apa

yang disebutnya keyakinan itu. Aku hanya melihat manusia gunung karang yang merasa sudah mampu menyundul awan karena ketinggiannya. Aku pun mulai diserang rasa mual, mendengar bualan manusia ini. ‘’Anda pernah mendengar Wahyu Cakraningrat, kan?’’ Kutatap saja wajahnya yang di mataku kian tampak tolol itu. Kisah pewayangan itu tentu saja kuhafal luar kepala, karena aku sering nonton wayang kulit di masa kecilku. ‘’Siapa yang mendapatkan wahyu itu, kok, saya lupa.. Mmm...siapa, siapa?’’ tanyanya sambil memejamkan mata sementara jari-jarinya menjentik-jentik ke arahku, memaksaku ikut berpikir. ‘’Abimanyu, anak Arjuna...’ ‘’Yaaaa... Tapi itu di wayang, di zaman kita ini, Anda tahu kepada siapa?’’ ucapnya setengah berbisik dan mimiknya penuh kebanggaan. Kau tahu jawaban yang diharapkannya muncul dari bibirku, kan? Mungkin jika kau ada di sana malam itu, tinjumu akan melayang ke wajahnya yang dungu itu. ‘’Tapi Abimanyu mati dengan tubuh terajam anak panah,’’ jawabku dingin. Dia terdiam, mungkin tak menyangka bahwa katakata itulah yang muncul dari bibirku. ‘’Jadi, Anda memang bisa meramalkan kematian seseorang. Jadi...’’ setelah agak lama dia terdiam, ‘’seperti itukah kematian saya?’’ Sungguh, aku berada di puncak mualku. Kepalaku berkunang-kunang, lantaran mendengar bualan terbesar yang pernah kudengar selama hidupku. ‘’Pak, saya tidak pernah bisa meramalkan kematian seseorang...’’ ‘’Bagaimana jika saya merencanakan membunuh seseorang, apakah Anda bisa melihat tanda-tanda kematian orang itu?’’ ‘’Pak, maaf, saya lelah. Saya minta izin pulang. Maaf.’’ ‘’Bukankah kematian memiliki tanda-tanda, sebagaimana sebuah kelahiran... Hah? hahahahahaaa...Dan dengan mengetahui tanda-tandanya, bukankah kita bisa memindahkan, bahkan menolak kematian itu, hah? Bagaimana? Hahahahahaha...’’ *** Bulan Desember, angin mendesau-desau, terkadang membawa hujan bercampur panas. Seringkali pula panas berhujan deras. Di sebuah siaran televisi kusaksikan sebuah perkampungan dengan sekelompok orang, mungkin seratus jiwa, tengah gelisah. Mereka mempersenjatai diri dengan apa saja yang mereka punya. Rumah mereka akan digusur. Menurut berita, mereka sebetulnya penduduk liar yang menempati kawasan milik seseorang. Lahan seluas puluhan hektare milik seorang manusia? Di sisi lain, ratusan atau bahkan ribuan orang yang tak punya segenggam pun tanah? Mengapa ini yang kusaksikan? Dan demi kusaksikan di televisi, siapa si pemilik lahan, mendadak mualku bangkit lagi. Nyaris aku muntah di ruangan. Gelak tawanya seakan kembali terdengar di antara wawancara yang menggebu-gebu, soal hak dan kewajiban, soal keadilan dan entah apalagi. Segera kuraih remote. Tetapi, sesaat sebelum remote kutekan dan mencari saluran lain, mataku menangkap sesuatu. Di kepala mereka, manusia yang tengah gelisah itu, ah... kilatan cahaya berwarna-warni mulai berpendarpendar. Berkilauan cahaya-cahaya itu mengitari kepala mereka masing-masing, bahkan di atas kepala seorang bayi yang tengah menyusu. Air mataku tak terbendung lagi. Kusaksikan langit malam yang terang benderang oleh tangga-tangga cahaya, meliuk-liuk lurus menuju langit, indah, agung, mempesona, memukau, menyihirku. *** Sudahlah, di mataku, saat ini, bumi dan langit dihubungkan oleh tangga-tangga cahaya. Tangga cahaya yang mengantarkan jiwa-jiwa yang tenang kembali kepada sang Maha Pencipta. *** Pinang, 982 Cerpenis tinggal di Jakarta

ResensI

Panduan Meraih Sukses Plus BUKU-BUKU motivasi berserakan dengan tema sangat beragam. Sudah banyak buku jenis itu yang ditulis motivator dengan berbagai kelebihan. Tapi, buku DNA SuksesMulia (ditulis bersambung sebagai satu konsep) lahir dengan sejumlah perbedaan dari buku-buku motivasi yang ada. Itulah buku yang “dilahirkan” dengan konsep yang matang sehingga isinya aplikatif, mudah dipraktikkan. Selama ini, buku-buku motivasi sekadar ditulis untuk menginspirasi (inspiring) dan mind blowing. Hal itu sudah diterima dan disukai pembaca. Para penulis buku tersebut, Jamil Azzaini, Farid Poniman, dan Indrawan Nugroho, melakukan hal sama di buku-buku sebelumnya. Pada 2005, misalnya, tiga penulis dari Kubik Leadership itu menerbitkan buku dengan judul Kubik Leadership. Buku tersebut laris dan jadi best seller. Kubik Leadership dan buku-buku motivasi sejenis sebelumnya cenderung berbicara tentang konsep. Kubik Leadership, misalnya, membahas konsep yang bisa mengubah cara pandang kita terhadap kehidupan dan pekerjaan. Nah, buku DNA SuksesMulia merupakan buku tuntunan yang lebih praktis. Sebuah manual kerja. Sebuah arahan aplikasi konkret yang bisa langsung dipraktikkan dalam hidup dan pekerjaan kita. Sesuatu yang bisa diukur dan dirasakan. Buku tersebut makin lengkap menjadi manual kerja jika ditautkan dengan “dua kegiatan lain” yang digagas dan dijalankan oleh para penulis itu. Dua kegiatan tersebut adalah pelatihan DNA SuksesMulia EnterTRAINment dan website www.suksesmulia.com. Buku, pelatihan, dan web tersebut merupakan satu kesatuan untuk menjalankan panduan meraih sukses sekaligus mulia yang ditawarkan oleh para penulis yang selama ini dikenal sebagai master trainer itu. Pelatihan DNA SuksesMulia EnterTRAINment sudah digelar di sejumlah kota, seperti Jakarta, Surabaya, dan Jogja. Pelatihan tersebut menjadi semacam live show atau upaya menghidupkan buku itu. Rangkaian pelatihan yang dihelat sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00, tersebut merupakan pembacaan langsung buku itu oleh kedua penulisnya, Jamil dan Indra. Agar tidak lupa dan bisa terus mempraktikkan pembentukan cetak biru (DNA) sukses-mulia, buku terse-

but berperan sebagai catatan pengingat. Sedangkan webnya merupakan pengukur perkembangan dari upaya membentuk DNA sukses-mulia itu. Bagi penulis DNA SuksesMulia, kehidupan manusia yang sukses ditandai dengan sukses 4Ta yang tinggi. Yakni, sukses harta, takhta, kata, dan cinta. Sukses harta adalah memiliki kekayaan yang banyak. Sukses takhta adalah menduduki posisi atau jabatan tinggi. Sukses kata diartikan setiap ucapannya dianut atau didengar orang lain. Sedangkan seseorang disebut sukses cinta jika dikenal, dicintai, serta didamba banyak orang. Sementara itu, konsep mulia ditandai dengan seberapa bermanfaat kita untuk orang lain. Penulisan kata “sukses” dan “mulia” digabung menjadi satu karena memang keduanya tidak boleh dipisahkan. Sukses tanpa mulia akan menjadikan 4Ta yang diraih tidak bermakna. Mulia tanpa sukses bakal membatasi kemampuan memberikan manfaat. Selain memberikan ilustrasi kisah-kisah sukses yang disertai kemuliaan dari M. Yunus (peraih Nobel), Bill Gates (Microsoft), dan tokoh-tokoh lain, buku tersebut langsung menukik pada cara pencapaian sukses-mulia tersebut. Secara gamblang, diuraikan kaitan DNA dengan upaya meraih sukses-mulia. DNA merupakan istilah dalam kedokteran. DNA (dioxyribo nucleic acid) adalah perintah genetis, sistematika keturunan, manual regenerasi, atau cetak biru individu dari setiap makhluk hidup. DNA merupakan kombinasi kode yang unik dan berbeda pada setiap individu. Miliaran kombinasi itulah yang menciptakan miliaran alternatif wujud dan fungsi setiap sel pada semua jenis makhluk hidup. Penelitian tentang DNA telah mencapai taraf yang luar biasa. Sebut saja kemajuan rekayasa genetika. Penyelidikan DNA pada masa datang membuat manusia memahami tubuh hingga selnya secara rinci, bahkan sampai level molekuler. Karena itu, nanti sangat dimungkinkan membuat rekayasa manusia panjang usia, hidup lebih sehat, dan jauh dari penyakit. Pendeknya, DNA yang membentuk tubuh bisa direkayasa. Sebagaimana DNA dalam tubuh yang bisa direkayasa, penulis buku itu juga yakin bahwa DNA kehidupan manusia dapat dicetak dan dibentuk sehingga memper-

Judul Penulis

: DNA SuksesMulia : Jamil Azzaini, Farid Poniman, Indrawan Nugroho Penerbit : GPU Jakarta Cetakan : Pertama, Maret 2010 Tebal : 286 halaman

besar peluang meraih kehidupan sukses-mulia. Caranya, merekayasa DNA kehidupan. Apa yang menjadi DNA kehidupan kita? Jawabnya: otak! Jadi, agar tercapai kehidupan sukses-mulia, otak harus direkayasa. Ada dimensi otak yang sudah given atau default dari sononya. Dimensi otak yang given, terberi oleh Sang Maha Pencipta, adalah kapasitas otak dan sistem operasi otak. Kapasitas otak kita tidak bisa ditingkatkan. Begitu pula tingkat kerapatan dendrit dalam saraf otak kita. Besarnya tetap sesuai dengan ukuran kepala kita. Ibarat komputer, kapasitas otak kita adalah CPU (central processing unit), hard disk, dan RAM dari komputer hidup kita. Sedangkan dimensi kedua adalah sistem operasi otak. Nah, dalam otak kita ada lima belahan. Masingmasing memiliki fungsi distingtif (sangat menentukan). Jika dominan pada belahan limbic kiri, mesin kecerdasan seseorang adalah sensing dengan garis

tangan mudah mendapatkan harta. Jika dominan pada otak kiri, kecerdasannya adalah thinking dengan garis tangan mudah mendapatkan takhta. Jika dominan pada belahan otak kanan, mesin kecerdasannya adalah intuiting dengan garis tangan mudah mendapatkan kata atau ilmu. Bila dominan pada belahan limbic kanan, mesin kecerdasannya berdasar feeling dengan garis tangan mudah mendapatkan cinta. Sedangkan jika dominan pada belahan otak bawah atau tengah, mesin kecerdasannya adalah intuiting dengan garis tangan mudah mendapatkan bahagia. Dua dimensi itu, yakni kapasitas dan sistem operasi otak, tidak bisa diubah. Yang bisa diubah adalah budaya otak. Budaya otak terkait dengan terpaan yang diterima otak serta kebiasaan seseorang. Budaya otaklah yang mendikte cara berpikir, sikap, dan perilaku kita. Kebiasaan yang salah akan mengkristalkan budaya otak kita ke arah yang salah. Di situlah DNA SuksesMulia memberikan arahan praktik keseharian yang bisa membentuk budaya otak secara benar dan menuju pencapaian kehidupan sukses-mulia. Pembaca diarahkan mengenali dirinya, mengenali dimensi otak mana yang dominan dalam tubuhnya, sehingga upaya mencapai kesuksesan makin cepat. Maka, dirancanglah lima langkah (modus) operandi untuk mencapainya. Yakni, asah pilihan, aktifkan daya pancar, pacu mesin, nikmati masalah, dan gunakan tabung epos. Tiap langkah itu digambarkan dalam bentuk cerita keseharian atau pengalaman nyata berbagai orang yang ditemui para penulis dalam berbagai pelatihan mereka. (*) Erwan Widyarto, wartawan Jawa Pos (Group Kendari Pos)


20

Kendari Pos |Sabtu, 14 Agustus 2010

DPR Ingin Pilih Langsung Lima Pimpinan KPK

Bisa Sidang Bersama DPR, DPD Senang Jakarta, KP Dewan Perwakilan Daerah (DPD) senang bisa sidang bersama DPR dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-65 kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tanggal 16 Agustus 2010 mendatang. Rencananya, setelah Sidang Bersama DPR-DPD di pagi hari, siang harinya untuk pertama kali pula Rapat Paripurna DPR dengan acara pidato Presiden dalam rangka penyampaian nota keuangan dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2011, dihadiri anggota DPD. Ketua Tim Kerja (Timja) Persiapan Sidang Bersama DPRDPD I Wayan Sudirta mengatakan, sidang bersama antara anggota DPR dan anggota DPD merupakan sejarah baru penataan sistem ketatanegaraan, lebih khusus sistem keparlemenan Indonesia. Dikatakan angggota DPD asal bali itu, DPD periode 2004-2009 yang diketuai Ginandjar Kartasasmita telah memperjuangkan Sidang Bersama DPR-DPD. “Kita bisa duduk bersama, bersidang bersama DPR adalah sejarah baru, kawan-kawan,” kata I Wayan Sudirta dalam Sidang Paripurna DPD yang dipimpin Ketua DPD Irman Gusman di Senayan, Jakarta, Jumat (13/8). Rapat juga dihadiri dua Wakil Ketua DPD, La Ode

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

BATIK : Ketua DPD-RI, Irman Gusman (tengah) bersama wakil ketua DPD-RI, Kanjeng Ratu Hemas (kanan) dan La Ida Ode (kiri), kompak berpakaian Batik, saat memimpin Rapipurna DPD-RI, Selasa (13 Juli 2010) di Jakarta. Sidang Paripurna DPD tahun 2009-2010 membahas soal hasil kunjungan kerja para anggota DPD-RI, ke daerah-daerah di Indonesia. Ida (Sulawesi Tenggara) dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas (DI Yogyakarta). Wayan mengatakan, bakal terjadinya sidang bersama DPDDPR ini patut disyukuri DPD periode 2009-2014, mengingat perjuangan DPD bersidang bersama DPR dirintis DPD periode 2004-2009. “Pasal yang mencantumkan sidang bersama di antara anggota-anggota adalah hasil kerja keras pimpinan DPD lima tahun lalu. Pak Ginanjar adalah salah satu pimpinan yang selalu melakukan lobby bersama Pak Irman dan Pak La Ode (keduanya Wakil Ketua DPD ketika itu)," urai mantan aktivis LBH itu.

Menurutnya, perjuangan DPD periode 2004-2009 dilanjutkan pimpinan dan anggota DPD periode 2009-2014 didukung oleh Sekretariat Jenderal DPD yang dipimpin Sekretaris Jenderal DPD Siti Nurbaya Bakar dan Wakil Sekretaris Jenderal DPD Djamhur Hidayat. “Pimpinan melakukan lobby-lobby, Timja dan anggota lainnya bekerja, Sekretariat Jenderal membikin konsepkonsep menjelang acara tanggal 16 Agustus,” sambungnya disambut tepuk tangan anggota DPD lainnya. “Kita berharap, citra DPD makin tampak jelas dan bersinar," imbuhnya lagi. Sebelumnya Wayan meng-

ingatkan kemungkinan DPR membentuk panitia khusus (pansus) untuk merevisi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD atau UU MD3. Tanpa pengawasan, lanjutnya, bisa saja dihilangkan pasal/ayat yang mengatur Sidang Bersama DPR-DPD yang diperjuangkan DPD periode 2004-2009. “Saya khawatir, yang diperjuangkan sejak lima tahun lalu di bawah kepemimpinan Pak Ginandjar untuk peningkatan fungsi, tugas, dan wewenang DPD mungkin tidak berbanding lurus lagi dengan apa yang diperoleh di masa lalu," ujarnya. (sam)

SBY Bisa Patahkan Perintah Ical DIREKTUR Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mempersoalkan perintah Ical terhadap para menteri dari Golkar itu. Menurut dia, di luar persoalan penggunaan fasilitas negara, ada masalah prinsip yang tidak tepat dalam perintah tersebut. Perintah ikut turun ke daerah memberikan bantuan sosial hingga ke masyarakat tingkat desa itu, kata Ray, hampir sama dengan tugas mereka sebagai menteri. “Padahal, sebagai anggota kabinet, mereka seharusnya sudah dihibahkan untuk kepentingan negara,” ujarnya saat dihubungi tadi malam. Menurut dia, dipastikan akan muncul ketidakjelasan posisi menteri bersangkutan saat memberikan bantuan ke masyarakat atas nama partai. “Sudah seharusnya, menterimenteri itu tidak lagi terus ditarik-tarik (untuk) membesarkan partai,” tegasnya. Selain itu, terkait hal tersebut, Presiden SBY sebenarnya

juga bisa melarang menteri bersangkutan untuk tidak melaksanakan perintah Ical itu. Sebagai pihak yang memilih dan mengangkat para menteri tersebut, presiden memiliki hak prerogatif sepenuhnya atas apa yang harus dilakukan para menterinya. “Sangat bisa untuk melarangnya, termasuk mengganti jika ternyata larangan SBY tidak diindahkan,” tandasnya. Sebab, menurut Ray, perintah Ical itu bisa dimaknai sebagai ancaman terhadap eksistensi kabinet. “Kekuasaan presiden menjadi seakan-akan berada di bawah ketua umum partai, ini kan bahaya juga,” katanya. Apakah kalau begitu, seorang menteri memang tidak boleh lagi menjalankan aktivitas partai” Menurut dia, idealnya memang harus demikian. “Tapi, tidak kaku juga, kalau sekadar rapat sih tidak masalah. Tapi, kalau kegiatan yang punya substansi pelayanan kepada

masyarakat seperti tugasnya sebagai menteri, ya tidak

boleh karena akan rancu,” paparnya.(dyn)

Jakarta, KP Bola seleksi pimpinan KPK segera berpindah ke DPR. Di antara tujuh nama yang sementara ini tersaring, Wakil Ketua DPR Pramono Anung menganggap semuanya kredibel. Karena itu, dia menyayangkan kalau dewan nanti hanya memilih satu nama untuk mengisi satu posisi yang lowong. Pramono berharap, kuota pimpinan KPK yang akan dipilih nanti ditambah. Yaitu, tidak hanya satu, melainkan memilih lima orang sesuai dengan komposisi pimpinan KPK. “Kalau hanya dipilih satu nama dan bertugas setahun, kemudian dilakukan pemilihan lagi, sangat disayangkan,” ujar Pramono di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Pramono mengusulkan, panitia seleksi pimpinan KPK menambahkan empat nama pimpinan KPK yang sedang bertugas saat ini ke dalam daftar calon yang ada. Artinya, calon pimpinan KPK yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan menjadi berjumlah 11 orang. Yakni, calon seleksi plus empat yang ada. Di antara 11 nama itu, lanjut Paramono, bisa dipilih lima orang pimpinan KPK mendatang. “Itu, menurut saya, akan lebih baik daripada hanya memilih satu nama, lantas kemudian bergabung dengan empat pimpinan lain,” imbuh mantan sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut. Pramono menyatakan, usul itu muncul setelah dirinya melihat tujuh calon pimpinan KPK yang ada saat ini relatif tidak memiliki

beban hukum. Termasuk, nilai dia, empat pimpinan yang bertugas sekarang relatif tidak mempunyai masalah atau bermasalah dengan hukum dan publik. “Komposisi seperti ini kan sayang kalau dilewatkan. Sebab, pimpinan KPK yang tidak memiliki beban hukum akan lebih mampu independen,” tuturnya. Terpisah, Menkum dan HAM Patrialis Akbar Patrialis memastikan bahwa proses seleksi pimpinan KPK telah dilakukan secara terbuka dan transparan. “Tidak memungkinkan adanya rekayasa,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Kemenkum HAM kemarin. Dia melanjutkan, mayoritas anggota pansel pimpinan KPK merupakan tokoh masyarakat dengan berbagai latar belakang. “Yang dari unsur pemerintah itu hanya saya dan Achmad Ubbe (sekretaris pansel KPK). Jadi, tidak mungkin ada rekayasa untuk mengegolkan seseorang. Saya minta jauhkan fitnah dan buruk sangka,” tegasnya. Soal isu adanya calon titipan, Patrialis kembali membantah. Dia menegaskan, hingga kini pihaknya belum mengetahui siapa saja calon yang bakal diajukan ke DPR. “Hasilnya saja belum ada, yang ditolak dan yang diterima saya tidak tahu. Nanti semua dibicarakan dalam rapat pansel,” tambahnya. Meski begitu, kata Patrialis, pihaknya akan tetap mendengarkan semua saran dan masukan dari ICW dan Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia

(Mappi) terkait dengan hasil penelusuran rekam jejak tujuh calon yang lolos dalam seleksi profile assessment. “Semua masukan akan kami terima dan itu akan dibicarakan dalam rapat pansel,” imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pansel pimpinan KPK meminta bantuan ICW dan Mappi untuk menelusuri rekam jejak dan latar belakang tujuh calon pimpinan KPK. Kedua lembaga independen tersebut diberi waktu hingga 14 Agustus. Pansel KPK juga memberikan kelonggaran tambahan waktu hingga 16 Agustus jika batas waktu sebelumnya dirasa kurang. Namun, sebelum batas waktu penelusuran rekam jejak tersebut berakhir, ICW menentukan sikap untuk menolak calon dari unsur jaksa dan polisi. Bahkan, ICW memastikan, ada tiga calon yang tidak layak menjabat sebagai pimpinan KPK. Hingga saat ini, panitia seleksi calon pimpinan KPK masih melakukan seleksi. Mereka akan memilih dua nama calon pimpinan KPK untuk disampaikan kepada presiden. Saat ini masih ada tujuh nama yang lulus seleksi hingga tahap ketiga, yakni Bambang Widjojanto (advokat), Chairul Rasyid (purnawirawan polisi), Fachmi (jaksa pada Kejaksaan Agung), Busyro Muqoddas (mantan Ketua Komisi Yudisial), Jimly Asshiddiqie (mantan ketua Mahkamah Konstitusi), Meli Darsa (advokat), dan I Wayan Sudirta (anggota DPD dari Bali).(dyn)


Kendari Pos Edisi 14 Agustus 2010