Issuu on Google+

Senin, 13 Juni 2011

INTERNASIONAL

Revolusi Arab MUNCULNYA gerakan revolusi rakyat di dunia Arab akhir-akhir ini menunjukkan bahwa desakan untuk hidup di alam demokrasi terus menguat dan meluas. Dalam pandangan Francois Burgat, peneliti senior Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis, demokrasi dan Islam sama sekali tidak bertentangan. Keduanya bisa berjalan harmonis. Apa pendapat direktur Institut Prancis untuk Timur Dekat di Syria itu atas fenomena revolusi di dunia Arab dan masa depan hubungan Islam dan Barat? Berikut petikan wawancara Jawa Pos (Kendari Pos Group) dengan Burgat setelah memberikan kuliah tamu di IAIN Sunan Ampel, Surabaya, Jumat lalu (10/6). Setelah pemuda Tunisia, Mohamed Bouazizi, melakukan aksi bakar diri hingga memicu revolusi di sana, sepertinya gerakan serupa di

Baca REVOLUSI di Hal. 2

SELEBRITI

Incar Sertifikat Peselam DAFTAR mantan Putri Indonesia yang jago selam bakal bertambah. Sebelumnya, Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata dikenal hobi bertualang di dalamnya laut. Sekarang Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames mengungkapkan kesukaan yang sama. Mendapat sertifikat sebagai penyelam menjadi target utamanya setelah tak lagi menjabat sebagai Putri Indonesia. Hal itu diungkapkan Nadine setelah mengikuti acara snorkeling dan diving di Pantai Beras Basah yang berjarak 12 kilometer dari Kota Bontang, Kalimantan Timur, kemarin (12/6). Acara tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2011. "Laut dan snorkeling merupakan hobi aku. Setelah tidak menjabat lagi Putri Indonesia 2010, aku juga bercitacita mengambil sertifikat untuk diving," ujar Nadine.(any)

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

Suasana rangkaian gunung berapi di Jawa Tengah, Jumat (10/6). Indonesia memiliki 129 gunung berapi yang masih aktif, 35 buah di antaranya berada di Pulau Jawa.

Kolusi Fadel dan Istri Dibeber Jakarta, KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kecewa kepada anggota Komisi IV DPR Rosyid Hidayat yang terus mengumbar pernyataan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad serta istrinya, Hana Hasanah, terlibat kolusi dalam sejumlah proyek di kementerian tersebut. KPK berharap politikus dari Partai Demokrat itu mau mem-

buat laporan resmi. “Kalau dia (Rosyid) memang mengetahui adanya korupsi itu, langsung saja lapor ke KPK. Ngapain ngomongngomong ke media?” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi kepada koran ini kemarin. Dia menyatakan, siapa pun yang mengetahui dan memiliki data valid tentang adanya tindak pidana korupsi di mana pun diminta segera melapor ke KPK.

Menurut Johan, KPK tidak akan membedakan latar belakang si pelapor. Yang penting, data tersebut valid dan bisa dipertanggungjawabkan. Seperti biasa, bila sudah menerima laporan, lembaga yang dipimpin Busyro Muqoddas itu akan menelaah laporan dan data-data yang disertakan. Apakan nanti KPK memanggil Fadel dan Hana berdasar lapo-

Hutan Kontu Dialihfungsikan Anggota Komisi IV DPR RI Berkunjung Ke Kontu Raha, KP Usulan Pemda Muna untuk mengalihfungsikan kawasan hutan lindung Kontu menjadi peruntukan lain, mendapat respon dari Pemerintah Pusat. Akhir pekan lalu, dua anggota Komisi IV DPR RI berkunjung ke Muna dan berdialog dengan warga yang mendiami kawasan Kontu. Dua anggota DPR RI yang berkunjung yaitu, Adi Sukemi asal partai Golkar dan Mursani asal PDI-P. Kedatangan dua anggota Komisi IV itu mendapat sambutan hangat dari Pemda Muna. Pertamakali menginjakkan kaki di pelabuhan Nusantara Raha, dua

AWALUDDIN USA/KP

Anggota Komisi IV DPR RI bersama Bupati Muna LM Baharuddin disambut dengan tarian Powele di kawasan Hutan Kontu. anggota DPR-RI ini disambut dengan tarian Linda dan Powele (silat). Begituhalnya ketika di kawasan Kontu, disambut dengan

tarian Powele dan pengalungan sarung adat Muna.

Baca HUTAN di Hal. 7

ran itu? “Kami belum tahu. (Pemanggilan Fadel ) itu masih terlalu jauh. Yang jelas, langkah pertama kami adalah menelaah laporan itu dulu,” tegasnya. Sementara itu, si whistle blower, Rosyid Hidayat, belum berencana melaporkan kasus yang diendusnya ke KPK. Dia beralasan belum memegang dokumen yang bisa menjadi alat bukti materiil yang sah. “Bagi saya, ini bagian

dari fungsi pengawasan (DPR). SMS (pesan pendek, Red) pengaduan dari masyarakat sudah cukup. Tidak membutuhkan bukti materiil,” ungkapnya di Jakarta kemarin. Dia menegaskan, dirinya bukan penegak hukum. Kalau bukti materiil dibutuhkan, penyelidik KPK bisa menyelidiki.

Baca KOLUSI di Hal. 7

Publik Percaya Tiga Petinggi Demokrat Terlibat Jakarta, KP Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Dennya JA merilis hasil survei terbarunya mengenai kasus suap dan korupsi di Kemenpora yang diduga melibatkan sejumlah petinggi Partai Demokrat. Dari 1.200 responden yang menjadi sampel di seluruh wilayah Indonesia, LSI menemukan tak kurang dari 45,3 persen percaya bahwa petinggi Demokrat terlibat. “Pesan morilnya adalah hati-hati dengan pemilih di Indonesia karena bila anda melakukan blunder maka akan dihukum pada pemilu berikutnya. Partai yang sekarang berkuasa bisa menjadi partai gurem lagi,” kata Direktur LSI, Denny JA di kantor

LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (12/6). Survei ini dilakukan pada tanggal 1 sampai 7 Juni 2011. Survei dilakukan dengan wawancara dan tatap muka dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Margin error survei ini sekitar 2,9 persen. Menurut Denny, kasus suap Sesmepora Wafid Muharram awalnya dianggap sebagian kalangan hanyalah melibatkan oknum di Partai Demokrat. Kata dia, kasus suap tersebut menggelinding dan menjadi blunder karena Demokrat tidak tegas menyikapinya.

Baca PUBLIK di Hal. 7

Sulitnya Merawat Ribuan Koleksi Seni Istana Kepresidenan

Ahli Seni Eropa Puji Koleksi Bung Karno Mengurusi barang-barang seni bernilai tinggi bukan perkara gampang. Terlebih, ribuan hasil karya adiluhung itu adalah peninggalan para presiden RI dan menjadi koleksi istana kepresidenan. Seperti apa sulitnya merawat barang-barang yang tak bisa dinilai dengan uang itu?

NAUFAL WIDI A.R., Jakarta BUKAN rahasia jika istana kepresidenan memiliki banyak koleksi seni. Di hampir setiap sudut ruangnya terdapat benda-benda seni bernilai tinggi. Mulai lukisan, patung, hingga kerajinan logam. Nadine Alexandra Dewi Ames

Salah satu perawatan koleksi seni di Istana Bogor. DOKUMEN BIRO PENGELOLAAN ISTANA

Tidak sedikit koleksi yang memberikan kesan mewah. Hingga saat ini, jumlah koleksi lukisan istana tersebut mencapai 2.654 buah. Selain itu, koleksi patungnya berjumlah 1.567. Pun, ada 11.770 hasil kesenian kriya dan kerajinan. "Itu tersebar di istana-istana di Jakarta dan daerah," kata Kepala Biro Pengelolaan Istana Adek Wahyuni S. Sebagian istana kepresidenan tersebut adalah Istana Negara dan Istana Merdeka di Jakarta. Selain itu, ada Istana Bogor, Istana Cipanas, Gedung Agung (Jogjakarta), dan Istana Tampaksiring (Bali). Khusus istana kepresidenan di Jakarta, koleksi lukisannya berjumlah 757 buah. Juga ada 17 relief,

Baca SENI di Hal. 7


2

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Jangan Harap Nazaruddin Bisa Dijemput Paksa Jakarta, KP Bukan hal yang gampang bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan paksa terhadap mantan Bendum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang dikabarkan berada di Singapura. Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menyebutkan, dari 20 pelarian kasus korupsi yang ngendon di Singapura, hanya satu yang bisa dipulangkan ke tanah air, yakni Gayus Tambunan. Itu pun, bukan lewat pemanggilan paksa, melainkan dengan rayuan. “Jadi nggak ada yang bisa diambil paksa dari Singapura. Gayus itu kan hasil rayuan (oleh Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, red,” ujar Emerson, kemarin. Dijelaskan Eson, panggilan akrabnya, sepanjang 10 tahun terakhir, ada 45 orang, sebagian tersangka dan sebagian lagi sudah divonis, lari ke luar negeri. Sebanyak 20 diantaranya lari ke Singapura. Lainnya ada yang ke Australia, Kanada, Hongkong. Singapura menjadi negara tujuan favorit, kata Eson, lantaran jarakya dekat dari Indonesia. Dengan jarak yang dekat ini, mereka masih bisa dengan mudah untuk mengurusi

bisinisnya, termasuk berupaya melobi aparat hukum agar nasibya bisa selamat jika balik ke tanah air. Di Singapura pula, palarian kasus korupsi ini nyaman lantaran belum ada perjanjian ekstradisi antarkedua negara ini. Seperti diketahui, Nazaruddin yang juga anggota komisi VII DPR RI tersebut tersangkut dalam kasus pengadaan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Ditjen Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. (PMPT). Dia mangkir tidak menghadiri pemanggilan KPK, Jumat (10/6). Nazaruddin Kader Demokrat, Satgas tak Mau Terlibat Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, mengatakan, akan muncul persepsi yang buruk jika satgas ikut menangani kasus yang menimpa M Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. “Kita hindari kontraproduktif,” kata Denny, kemarin. Staf Khusus Presiden Bidang Hukum itu menjelaskan, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu dibentuk oleh presiden yang nota bene Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Sedangkan Nazarudin adalah kader Partai Demkorat. “Nanti ada yang melihat ini secara politik,” kata Denny lagi. Denny memang pernah berhasil membujuk Gayus Tambunan, terdakwa mafia pajak, pulang ke Indonesia dari Singapura yang kini sudah mendekam di penjara. Namun, Denny mengatakan, untuk kasus Nunun Nurbaiti yang diduga terlibat kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) yang hingga kini belum diketahui keberadaannya dan M Nazarudin, berbeda dengan kasusnya Gayus Tambunan. Menurut dia, kalau kasus Gayus dari awal itu ditangani oleh Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Sedangkan, Nunun dan Nazarudin, dari awal yang menangani KPK. “Tapi kita selalu bertukar informasi dengan KPK. Saya terus berkomunikasi dengan pimpinan KPK,” katanya. Bila dibandingkan antara Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan KPK, Denny mengakui yang lebih mempunyai power dan kewenangan adalah KPK. “Satgas ini bentukan presiden sedangkan KPK sudah ada Undang-undangnya. KPK punya power lebih dan banyak banyak memilili kewenangan,” kata Denny.(sam)

MA Dilarang Angkat Hakim Secara Sepihak Jakarta, KP Komisi Yudisial (KY) mendesak agar pemilihan hakim lebih diperketat agar dapat menciptakan bibit hakim yang baik dan tidak bermasalah di kemudian hari. KY meminta agar Mahkamah Agung (MA) tidak secara sepihak mengangkat seorang hakim. Sesuai ketentuan, pengangkatan hakim harus mendapat persetujuan dari KY. “Sejak rekrutmen harus diplih secara ketat. Selama ini yang merekrut hanya MA sendiri. Sudah rahasia umum, keluarga hakim juga menjadi hakim. Bahkan, tukang ketik asal sarjana hukum, bisa menjadi hakim,” kata Komisioner KY, Taufiqurrahman Syahuri, kemarin.

Taufiq menjelaskan, perekrutan yang tidak transparan semacam itu akan mendapatkan bibit hakim yang kemungkinan tidak akan tahan terhadap cobaan yang berat ketika nantinya menjadi seorang hakim. Menurut dia, Undang-undang sudah mengamanahkan membentuk KY untuk mengawasi perilaku hakim. Bahkan, lanjut dia, sudah banyak hakim yang diberhentikan, tapi masih terus muncul hakim yang bermasalah. Ketika sudah diberi remunerasi pun, dikatakan dia, masih juga ada hakim-hakim yang nakal. “Ini persoalan yang sudah ada pada saat dia masuk menjadi hakim, atau

setelah dia bertugas jadi godaan itu cukup berat,” ungkapnya tak habis pikir. Saat ini, lanjut dia, sudah ada undang-undang yang mengatur bahwa MA tidak bisa lagi mengangkat hakim sendiri, tanpa campur tangan KY. “Undangundang ini sudah ada. Jangan sekali-kali MA angkat hakim tanpa campur tangan KY. Kalau KY atau MA tidak setuju, bisa tidak diangkat menjadi hakim,” kata dia. Taufiq juga berharap, kalau bisa KY diberi kewenangan mendidik dan melatih hakim yang sudah diangkat. Karena, lanjut dia, selama ini yang melakukan itu hanya MA. “Kita berharap dengan itu bisa

melahirkan bayi hakim yang luar biasa dan tidak kotor,” ungkap Taufiq. Anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Rhenald Kasali mengatakan, bahwa sekarang ini institusi banyak yang tak punya kompetensi memadai untuk melakukan audit. Misalnya, dicontohkan dia, MA yang hanya merekrut hakim dengan basic pendidikan Sarjana Hukum (SH). “Kalau kita ke MA, itu semuanya SH. Sepanjang karir mereka juga tidak mendapatkan pendidikan selain hukum. Makanya sulit mencari orang yang pintar mengaudit di MA,” kata Taufiq di tempat yang sama.(boy)

Lagi, BNN Bekuk Bandar Narkoba di LP Nusakambangan Jakarta, KP Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap bisnis penjualan narkotika yang beroperasi di balik jeruji LP Nusakambangan. Kali ini yang dicokok adalah Syafrudin alias Isap alias Kapten, pada Jumat malam (10/6). Tim BNN yang dipimpin Direktur Narkotika Alami BNN, Brigjen Pol Benny Mamoto, tiba di Cilacap Jawa Tengah Jumat (10/6) pukul 10.00 WIB. Sebelumnya sudah ada tim yang lebih dulu tiba di Cilacap dan berhasil mengamankan istri Kapten, Dewi, pada Kamis (9/6) saat akan menyebrangi dermaga hendak menjenguk suaminya di LP Narkotika Kelas II A Nusakambangan. Kapten diketahui sebelumnya adalah rekan sekamar Hartoni, narapidana yang ditangkap BNN pada Maret lalu dengan

kasus yang sama yakni Bandar narkotika yang mengendalikan penjualan dari penjara. Kasus Hartoni beberapa waktu lalu juga menyeret nama Kepala LP Narkotika Kelas II A, Marwan. Diamankannya Kapten merupakan hasil pengembangan penyidikan BNN setelah ditangkapnya Hartoni. Menurut Benny Mamoto, banyak bukti yang memberatkan Kapten. “Jadi dia ditangkap karena kasus narkoba di beberapa anggota jaringan yang sudah ditangkap BNN sebelumnya. Termasuk kasus Hartoni. Dalam kasus ini, Hartoni mengaku barang yang didapatnya berasal dari Kapten,” beber polisi dari Sulawesi Utara ini. Selain ditangkap karena kasus narkoba, Kapten juga terjerat dalam kasus money laundry. “Dia juga adalah bandar narkoba berkelas internasion-

al. Ada beberapa bukti yang menyebutkan dia sering membeli mata uang dollar untuk membayar narkoba,” papar Mamoto, Jumat malam. Dalam kasus ini, Kapten mengendalikan bisnisnya melalui sang istri Dewi dan keponakannya Syaful yang juga sudah diamakan BNN. “Untuk pendistribusiannya, Kapten menggunakan jaringannya di luar penjara,” katanya. Dari kesaksian istri dan ponakan, lanjut Benny, jelas menyebutkan meskipun sudah berada di penjara Kapten masih bisa menjual dan membeli narkoba. “Omsetnya bisa miliaran. Bahkan Kapten ini adalah saingannya Hartoni di dalam LP. Kapten dalam kasus ini mengendalikan semua jenis narkoba, sesuai dengan permintaan pasar,” lanjutnya. Istrinya, Dewi, ditangkap

bersama barang bukti berupa enam unit ponsel dan lebih dari 20 sim card berbagai operator. Ponsel dan sim card itu diduga digunakan suaminya untuk menjalankan perdagangan narkoba melalui LP. Selain Dewi, Syaiful yang sudah dibekuk BNN disebut kaki tangan Kapten. Syaiful bertugas menghubungi Kapten untuk masalah penarikan dan transfer uang. Melalui kedua kaki tangan Kapten ini ditemukan pula print out rekening bank. Ada rekening juga yang sudah ditutup untuk menghilangkan jejak. “Syaiful umurnya 29 tahun tapi perawakannya seperti berusia 35 tahun. Dewi sendiri berusia 31 tahun dan memiliki tiga orang anak, dua dari suami pertama dan satuu dari hasil pernikahannya dengan kapten,” papar Mamoto.(gel)

Dalam kasus Aljazair, masyarakat sangat nyaman dengan misi yang dibawa Fron Islam. Meski minoritas, mereka sangat vokal dan menginspirasi. Tidak pernah menyebut aliran gerakan mereka secara spesifik, seperti sayap kiri, komunis, atau Islamis. Mereka tak pernah bertujuan untuk membentuk Daulah Islamiyah. Hanya mengampanyekan sistem terbuka, saling menghormati, dan karomah. Inilah yang membuat gerakan itu sangat efektif. Soal kepemimpinan demokratis, mengapa revolusi Arab saat ini tidak menyentuh Iran? Apakah itu berarti pemimpin di sana tidak menindas rakyatnya? Saya tidak bisa membandingkan kondisi di Iran dan Tunisia. Legitimasi pemerintah Iran jauh lebih tinggi daripada di Tunisia, Aljazair, Syria, atau Mesir. Sebenarnya di Iran telah terjadi revolusi itu (pada 1979). Di Iran, saat Anda mendengar kelompok modernis memenangkan pemilu dan kubu konservatif harus turun dari kekuasaan, hal itu jelas akan sangat mempengaruhi kehidupan bernegara di sana. Selain itu, kelompok masyarakat menengah ke bawah mendukung rezim. Kaum terpelajar yang beroposisi dengan pemerintah bukan merupakan inti dari masyarakat Iran itu sendiri. Faktor apa saja yang membuat revolusi berhasil? Ada beberapa. Kekuatan rakyat, level efisiensi dari kekuatan oposisi, keberpihakan militer, dan uang. Di sejumlah negara, faktor

ekonomi dan perut yang lapar bisa memantik kemarahan warga atas perilaku elite. Berbeda dengan di Uni Emirat Arab atau Qatar. Sebenarnya pemerintah dan elite di sana juga tidak memberikan manfaat besar bagi warga. Tetapi, untuk apa mereka mengangkat senjata? Mereka tercukupi. Jadi, ekonomi adalah salah satu faktor tapi bukan yang utama. Osama (Bin Laden) sangat kaya. Dia sama sekali tidak bermasalah dengan uang. Dia tidak radikal sama sekali sebelumnya. Sebelum 1995, Osama sama sekali tidak radikal. Apakah Barat paham bahwa kebijakan standar mereka-lah yang menciptakan radikalisme? Saya menghabiskan banyak waktu dengan orang-orang Hamas, Taliban, Ikhwanul Muslimin, dan gerakan yang dianggap radikal Islam saat ini. Saya juga kenal orang-orangnya. Mereka ternyata sama sekali tidak radikal dalam kehidupan sehari-harinya. Mereka hanya radikal secara politik. Tetapi, ketika tanah mereka direbut paksa, dan hak-hak mereka dikebiri, tidak ada pilihan lain selain mengangkat senjata. Dan, CIA tahu dari mana akar radikal itu terbentuk. Setelah serangkaian revolusi, Anda optimistis perdamaian di dunia Arab akan terwujud? Dan, hubungan Islam dengan Barat makin harmonis? Walaupun dalam diskusi tadi moderator menyimpulkan bahwa saya optimistis, sebenarnya saya tidak terlalu optimistis. Sampai saat ini pemerintahan Obama praktis tidak berkontribusi apapun pada proses perdamaian di Timur Tengah. Memang baru saja dia mendesak agar perjanjian damai Palestina-Israel harus didasarkan pada perbatasan 1967. Tetapi, semua itu sudah hilang sekarang. Tidak ada kelanjutannya.(cak/dwi)

Rakyat Arab Butuh Dihargai, Tak Hanya Uang dan Makan Revolusi .................... dunia Arab tak bisa terbendung. Apa dimensi di balik peristiwa itu? Ada dimensi sosial dan politik. Secara sosial, dia tidak punya pekerjaan. Dia hanya bisnis sederhana sebagai penjual sayuran. Padahal, dia harus hidupi saudara dan keluarganya. Jadi, tidak punya masa depan ekonomi. Dimensi politiknya, dia dipermalukan oleh aparat penegak hukum pemerintah. Dia ditampar, disiksa. Dan, Anda tidak boleh lupa bahwa salah satu faktor yang membakar kemarahan rakyat adalah perilaku polisi kepada rakyat kecil. Di Syria, insiden pertama yang memicu revolusi adalah sikap seorang pemuda yang menghina rezim berkuasa setelah menonton berita televisi yang menggambarkan perlawa-

nan di negara lain. Dia ditangkap dan disiksa oleh polisi. Orang tuanya protes karena anaknya dianiaya polisi. Akibatnya, terjadi protes besarbesaran di Daraa. Pemerintah merespons dengan rencana meningkatkan standard gaji di Daraa. Sehari kemudian, rakyat Daraa turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi. Mereka bilang: kami tak butuh uang, kami tak lapar. Menurut saya, memang ada dimensi sosial sebagai pencetus perlawanan. Tetapi, tak hanya dimensi sosial. Jika Anda miskin, tapi hak-hak Anda dihormati, mungkin tak ada alasan untuk melawan. Berbeda jika rasa penghargaan itu hilang. Mengapa virus perlawanan itu mudah menyebar ke negara lain, seperti Mesir, Yaman, Syria, dan beberapa negara lain? Karena kawasan tersebut (dunia Arab, Red) sudah terlalu lama hidup dalam sistem otoritarian. Rasa penghorma-

tan sangat minim dari penguasa kepada rakyatnya. Dalam kasus Aljazair, pemerintah dan elite berkuasa jadi penyebab munculnya sindrom nasionalisme yang dilawan oleh para pemuda. Mereka (para pemuda) bilang: Kamilah yang mengusir penjajah Prancis. Kami adalah pemilik tanah ini, pemilik negara ini. Kami adalah ayah dan ibu negara ini. Jadi, untuk apa mereka ingin menjatuhkan kami dari kekuasaan? Mereka (pemimpin dan elite, Red) gagal mentransformasikan legitimasi nasional menjadi legitimasi interaksi yang demokratis. Mereka lalu menjadi sangat represif. Bicara soal demokrasi, apakah masyarakat di dunia Arab sudah memahaminya? Tentu saja. Tidak ada keraguan soal itu. Setiap manusia di atas bumi pasti paham soal kebutuhan untuk dihargai, dan diperlakukan dengan cara-cara

sopan dan adil oleh elite penguasa. Saya rasa nilai itu ada di semua budaya di dunia. Termasuk di Yaman yang warganya sangat tradisional. Tidak ada kontradiksi dengan budaya apapun, termasuk Islam. Jadi, saya katakan ini (demokrasi) bukan produk Barat. Memang sistem referensinya berbeda antara Anda di Indonesia, saya di Prancis, dan mereka yang di AS. Tetapi, nilai dan idenya bersifat umum. Contohnya adalah keadilan sosial atau pemerataan kesejahteraan. Maksud saya bukan pada sisi nilainya, tetapi istilahnya. Apakah ketika berdemo, mereka juga menyerukan kata-kata demokrasi? Demokrasi memang konsep yang kompleks. Tidak hanya soal pemilu, tetapi juga banyak aturan main lain. Hanya, idenya bahwa hubungan antara penguasa dan rakyat tidak hanya dalam bentuk kekerasan san-

gat dipahami (oleh masyarakat di Arab). Barangkali masih perlu ruang lebih luas bagi masyarakat untuk memahami apa itu demokrasi. Tetapi, yakinlah, seperti di Tunisia, saat massa meneriakkan yel-yel, berorasi dalam aksinya, dan merayakan pergantian rezim, mereka sangat memahami begitu pentingnya menyudahi sistem otoritarian itu. Dalam revolusi Arab era modern, rakyat bisa bergerak sendiri tanpa perlu adanya pemimpin. Ini berbeda dengan revolusi Islam di Iran pada 1979, yang menjadikan Ayatullah Khomeini sebagai tokoh sentral? Inilah yang ingin saya tekankan dalam kuliah umum pagi ini. Jika dibandingkan dengan kemenangan Fron Islam di Aljazair pada 1991 dan dalam kasus Tunisia atau Mesir, salah satu faktor keberhasilannya adalah bersatunya seluruh elemen masyarakat.


3

Senin, 13 Juni 2011

Toyota Borong 7 Penghargaan Jakarta, KP Toyota menyabet lima penghargaan Otomotif Award 2011 dan dua penghargaan khusus dari Tabloid Otomotif atas apresiasi produk-produk Toyota untuk kategori Best Small Sedan, Best Mid Sedan, Best Mini MPV, Best Low SUV, Best MPV Diesel, dan layanan Toyota kepada publik sebagai Best PR Team dan Best Website. Penghargaan ini didasari parameter yang jadi acuan seperti konsumsi bahan bakar, design kendaraan, akomodasi kendaraan sebagai kelengkapan fitur baik interior dan eksterior, performa mesin sampai harga yang dibanderol agen tunggal pemegang merek (ATPM). Penilaian juga diambil tidak hanya dari satu kali saja. Uji

test drive dilakukan satu tahun periode. Toyota berhasil menempati kembali posisinya sebagai Best Small Sedan, All New Toyota Vios, Fuel Saver and Speed Maker berhasil tiga tahun berturut-turut Kijang Diesel juga berhasil meraih kembali kemenangannya sebagai Best MPV diesel. Di kategori lain, kendaraan terlaris di Indonesia, memang cuma Avanza yang bisa kembali menduduki posisi sebagai pemenang untuk kategori Best Mini MPV. Sedangkan All New Toyota Corolla Altis dan Toyota Rush masing-masing berhasil menyabet gelar Best Mini MPV dan Best Low SUV. Menambah kemenangan tersebut, Toyota juga berhasil mendapatkan spesial apresiasi untuk usahanya mem-

permudah dalam melayani konsumennya untuk kategori Best Website dan juga memberikan informasi kepada publik untuk kategori Best PR Team. “Toyota bisa memenangkan sekaligus beberapa penghargaan dari Otomotif Award 2011 ini untuk produk dan layanan kami. Kami ingin selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi para pengguna produk Toyota,” kata PR Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat. Menurut dia, kemenangan ini merupakan tantangan TAM untuk terus meningkatkan kualitas dan kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan Toyota kepada konsumen baik sekarang maupun di masa depan. (jpnn/awl)

Acer Aspire 4750G ulfah/KP

Suasana senam aerobic bersama artis nasional Vicky Burky (kiri). Ratusan member Sophie Martin mengenakan pakaian dan topi tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diiringi musik aerobic plus beberapa irama dangdut.

Bertabur Hadiah di Aerobic Sophie Martin Kendari, KP Artis nasional Vicky Burky yang terkenal sebagai jago senam hadir di areal Palm Mas Water Boom, Minggu (12/6) kemarin. Ia ikut memeriahkan senam aerobic Sophie Live Healthy Be Happy. Ratusan anggota (member) Sophie Martin Kendari memadati areal tersebut. Dengan gaya-gaya khas Sophie Martin, Vicky Burky

menunjukkan kebolehannya. Ratusan member mengenakan pakaian dan topi Sophie berwarna pink bercampur putih, tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diiringi musik aerobic plus beberapa irama dangdut. Puas bersenam ria, para peserta yang sebagian besar merupakan kaum hawa akhirnya dipilih tiga besar

kontestan yang akan mewakili Kota Kendari ke Jakarta pada Desember nanti. “Saya tidak menyangka ternyata antusias member Sophie di Kota Kendari, tidak kalah dengan member di Kota besar lainnya,” ujar Vicky sebelum memimpin senam. Sementara itu Project Director EO Kreasindo Entertainment, Kurnia Ningsih menambahkan selain kegiatan

aerobic bersama dan fun aerobic competition, dilakukan pula lomba menggambar dan mewarnai. Kegiatan semakin ramai dengan adanya bazaar Sophie, serta pembagian doorprice berbagai barang elektronik. ‘’Kami juga berterima kasih atas antusias peserta, karena target 500 orang peserta dapat terpenuhi,” tukas Kurnia. (fas/awl)

BCA Gandeng 22 Sekuritas Pisahkan Rekening Nasabah dan Perusahaan Efek Jakarta, KP PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai memisahkan rekening nasabah dan rekening perusahaan efek. Setidaknya ada 22 sekuritas melakukan kerja sama pembukaan rekening settlement investor. Sebelumnya, BCA dan tiga bank lainnya sudah melaksanakan proses administrasi pemisahan rekening investor

bersama dengan KSEI pada akhir 2010. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan bertransaksi di pasar modal bagi nasabah BCA. “Kami berharap nasabah sekuritas dapat mengenal lebih dekat jenis produk dan layanan BCA,” ucap Wakil Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Jumat (10/6) lalu. Ia juga berharap pemisahan rekening ini bisa meningkatkan hubungan BCA dengan komunitas pasar modal, khususnya perusahaan sekuritas.

Seperti diketahui, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melakukan penandatanganan kesepakatan dengan empat bank pembayar, terkait kewajiban pemisahan rekening dana nasabah dengan rekening dana milik Perusahaan Efek (PE). Empat Bank Pembayar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Bank Permata Tbk (BNLI), bersama KSEI melakukan MoU pemisahan rekening dana milik nasabah

sebagai salah satu bagian dari pengembangan Identitas Tunggal Pemodal (Single Investor Identity). Kesepakatan ini terlaksana sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bapepam-LK No. V. D.3. Dengan adanya kewajiban tersebut maka PE selain diwajibkan membuka Sub Rekening Efek untuk menyimpan Efek atas nama nasabahnya di KSEI, juga diwajibkan untuk membukakan rekening dana atas nama nasabahnya pada masing-masing Bank Pembayaran. (jpnn/awl)

Parang Binongko Butuh Sentuhan Wangiwangi, KP Prospek kerajinan parang di Binongko (Kec. Binongko dan Kec. Togo Binongko), terbilang cukup cerah. Dalam seminggu saja, kurang lebih seribu parang dapat diproduksi dan dipasarkan. Terkait itu, untuk menunjang proses kerajinan itu, para pengrajin membutuhkan kredit. “Rencananya kami akan berkoordinasi dengan pihak Bank BPR Bahteramas Wakatobi, terkait kebutuhan kerajinan parang ini. Potensi yang semakin besar setiap saat, mengharuskan kerajinan ini menyerap bahan baku yang lumayan besar juga dan tentunya semua itu, membutuhkan modal awal. Dan pihak lembaga keuangan yang bisa memberi solusi itu,” kata La Amasida, Pemerhati Kerajinan Parang yang juga Kepala Desa Palahidu Barat, Kecamatan Togo Binongko akhir pekan lalu. Pria ini mengungkapkan, sekitar 90 persen pengrajin parang yang ada, kurang lebih dapat memproduksi seribuan buah parang yang siap dipasarkan. “Selama ini, daerah yang dijadikan pasar yakni Ibu Kota Wangi-Wangi, Baubau dan daerah-daerah lain yang dianggap memiliki serapan baik, dalam penjualan parang Binongko,” ujarnya. Dana yang dibutuhkan cukup besar yakni hingga Rp 500 juta. Katanya dana itu dibutuhkan saat ini untuk mendukung produksi kerajinan parang, agar berlangsung lancar siklusnya, mulai dari pengadaan bahan, proses produksi hingga pemasarannya. “Kalau siklus

pembuatan sampai pemasaran tidak terputus, maka pendapatan dari kerajinan parang cukup menjanjikan,” ujarnya. Potensi yang dimiliki dari kerajinan parang itu tambah

La Amasida, diharapkan menjadi potensi yang bisa diprioritaskan pihak terkait dalam pengembangannya. Utamanya pihak Perindustrian Wakatobi. “Jika kerajinan ini dikawal se-

cara menyeluruh, maka hasilnya dapat memiliki prospek cerah bagi pendapatan masyarakat, selain itu juga dapat menjadi penyumbang PAD yang bisa diandalkan,” pungkasnya. (cr1/awl)

Kapasitas Besar, Usung NVidia dan Intel Core i5 Makassar, KP Produk Acer Aspire 4750G menggunakan prosesor Intel Core i5 2410M yang berjalan pada kecepatan 2.3GHz dan dilengkapi dengan Turbo Boost (kecepatan dapat naik hingga 2.9GHz). Memory DDR3 yang terpasang sebesar 2GB dirasakan cukup. Hal itu disampaikan Tika, sales promotion girl Acer, saat ditemui disela-sela pameran IT Expo di CCC, Kamis, (9/6) lalu. Dia menuturkan, produk yang dinamai Acer Aspire 4750G ini merupakan besutan terbaru dari Acer. Yang menarik dari produk ini, kata dia, adalah penggunaan graphics NVIDIA Ge-

Force GT520M yang dilengkapi dengan NVIDIA Optimus. Dengan teknologi ini, Anda dapat melakukan switch graphics secara otomatis bila diperlukan. Secara default, notebook ini dilengkapi

graphics Intel GMA 3000. Selain itu, lanjutnya, ketahanan baterai notebook ini cukup mendukung bagi para pengguna dengan mobilitas komputansi tinggi. Mampu bertahan hingga 6-7 jam pemakaian dengan 6 Cell Li-Ion. “Notebook d e n g a n layar 14 inchi dibanderol seharga Rp 6,1 Juta,” ungkap Tika. Acer Aspire 4750G juga dilengkapi dengan satu port USB3.0 yang terletak di sebelah kanan. Kapasitas penyimpanan data yang diberikan pada Acer Aspire 4750G tergolong besar. Dengan hard disk sebesar 640GB akan mampu menyimpan data serta file multimedia yang sangat banyak.(jpnn/awl)


Senin, 13 Juni 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

66 Desa Masuk Hutan Lindung Andoolo, KP Kunjungan kerja anggota Komisi IV DPR-RI di Konawe Selatan akhir pekan lalu dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten untuk mengajukan revisi tata ruang wilayah tentang hutan kawasan lindung. Pasaln-

ya dari 351 desa yang ada di Konawe Selatan sebanyak 66 Desa masuk di areal kawasan hutan lindung. Ke 66 desa tersebut mayoritas berada di Kecamatan Tinanggea, Basala, Angata dan Lalembuu. “Dalam kesempatan kunjungan ini

untuk melihat keberhasilan perkebunan kakao atas bantuan Gerakan Nasioan (Gernas), perlu kami sampaikan di daerah ini khususnya di Kecamatan Basala, ada beberapa desa yang sudah masuk kawasan hutan lindung. Untuk itu kami meminta kepada ang-

gota DPR-RI untuk membatu dalan hal perubahan tata ruang wilayah, khusunya kawasan hutan lindung,” ujar Bupati Konsel H Imran. Menurut Imran, pengelolaan hutan

Baca HUTAN di Hal 6

Belum Ada Laporan, Dana Block Grant Ditahan FOTOLAODEASWARLIN/KP

Tampak Plt Ketua PN Baubau Natan Lambe SH Mh berpeluk akrab dengan rekan kerjanya di PN Baubau Sutarno SH Mh, dalam kegiatan perpisahan bersama keluarga besar PN Baubau yang digelar disalah satu Vilaa di Kawasan Pantai Lakeba, Minggu (12/ 6) kegiatan tersebut sekaligus acara pengantar Natan Lambe ditempat tugas yang baru.

Ketua PN Baubau Berganti Baubau, KP Keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Baubau gelar perpisahan dengan Pelaksana tugas Ketua Pengadilan Negeri Baubau, Natan Lambe SH Mh yang pindah tugas di Pengadilan Negeri Makassar. Kegiatan yang berlangsung di salah satu villa dikawasan Pantai Lakeba, Minggu (12/7) dihadiri mitra tugas pengadilan seperti para jaksa, pengacara dan mediator PN Baubau, La Nuhi SH. Sesuai SK yang diterima pada Mei 2011, Natan Lambe pindah tugas sebagai hakim di PN Klas I A Khusus Makassar. Berdasarkan surat yang diterimanya, dia sudah harus melapor untuk melaksanakan tugasnya di tempat yang baru

sebulan setelah SK diterima. “Sebenarnya saya masih mau menunggu Ketua Pengadilan Baubau yang baru, Parlas Nababa SH Mh untuk melakukan serah terima jabatan, namun karena beliau baru akan dilantik, Jumat 17 Juni di Pengadilan Tinggi maka saya tidak sempat bertemu karena saya harus berangkat Selasa (besok) agar tidak dikenakan sanksi disiplin,” ujarnya. Dia sangat berterima kasih kepada rekan-rekannya di PN Baubau yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Diharapkan meski telah pindah tugas di Makassar, hubungan silaturahmi tetap terjalin . Ketua Panitia Pelaksana Keg-

Baca GANTI di Hal 6

Unaaha,KP Camat Latoma, Kabupaten Konawe, Wijaya Malaka dituding telah memboikot jatah block grant Desa Lalowata tahun 2011 tanpa alasan jelas. Sinyalemen itu dibeber Kepala Desa Lalowata, Abidin, kemarin. Abidin mengungkapkan, jatah

block grant 2011 Desa Lalowata untuk lanjutan pembangunan kantor desa tidak cair, meski telah mengajukan proposal pencairannya ke BPMD Sultra. Sedangkan tujuh desa lainnya justru cair yakni Desa Pinole, Amboniki, Angonga, Nesowi, Wowalatoma, Latoma jaya, dan Ambekairi Utama.

“Karena tidak cair maka saya pertanyakan di BPMD Sultra. Sementara tujuh desa lainnya sudah cair. Informasi yang saya peroleh bahwa Camat Latoma yang boikot. Informasi di BPMD, camat yang berkeras agar jangan dicairkan karena belum ada laporan pertanggung jawaban

dana tahap pertama,” ujar Abidin. Menurut Abidin, kalau laporan pertanggung jawaban block grant 2010 sebesar Rp 50 juta yang jadi alasan camat menahan jatahnya, hal itu tidak masuk akal. Sebab, block grant Desa Lalowata tahun 2010 sebesar Rp 50

Baca DANA di Hal 6


6 Dana ..................... juta telah dialokasikan pembangunannya kantor desa, mulai pasangan batu, plester dinding, daun pintu, jendela dan seng. “Sementara ada beberapa desa yang pekerjaan fisiknya amburadul justru tidak ditahan pencairannya. Jadi tidak ada alasan camat memboikot jatah Desa Lalowata,” kesal Abidin. Untuk itu, ia menantang tim pemeriksa BPMD Sultra untuk turun di desa-desa Se-Kecamatan Latoma kalau memang alasan fisik, sehingga jatah block grant Desa Lalowata diboikot camat, sebelum dana block grant 2011 berjalan untuk item lanjutan pekerjaan kantor desa. “Banyak desa lain yang lebih parah. Kalau perlu tim turun untuk memeriksa pekerjaan fisik block grant 2010 disemua desa di Latoma,” tukasnya. Sementara itu, Camat Latoma, Wijaya Malaka membantah tudingan Abidin itu. Wijaya mengaku tidak menahan proses pencairan block grant Desa Lalowata. “Saya tidak menahan tetapi dipending. Karena harus menyelesaikan surat pertanggung jawaban (SPJ) 2010. Karena sampai hari ini SPJ-nya belum ada. Jadi, bukan saya tahan, bukan saya halangi tetapi selesaikan dulu pertanggungjawabannya. Sebab, kalau kita pakai uang, ada pertanggungjawaban apalagi uang negara. Jadi, saya minta Pak Rikal (staf BPMD) dipending dulu,” ujar Wijaya Malaka di kediamannya kemarin. Wijaya menambahkan, jika laporan pertanggung jawaban sudah ada maka dana block grant tersebut bisa dicairkan. “Jadi bukan menahan, tetapi dipending sambil menyelesaikan administrasi. Yang pasti akan dicairkan sepanjang laporan administrasi sudah lengkap,” pungkasnya. (din)

Ganti ..................... iatan, Sutarno MH mengatakan banyak kesan-kesan bersama Natan Lambe yang menjabat sejak Mei 2009 di PN Baubau. Sebagai rekan kerja, Natan Lambe memiliki sikap yang bijak dan penyabar. Bahkan selama bersama-sama dia tidak pernah melihat Natan Lambe mengeluarkan kata-kata kasar. “Saya sangat kagum dengan dia (Natan Lambe, red), orangnya tidak pernah marah dan sangat sabar. Saya banyak belajar dari dia,” tuturnya. (p13)

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Libur Sekolah Ikut Tertundah Andoolo, KP Penundaan pembukaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi di Konawe Selatan, tak hanya mempengaruhi jadwal pertandingan cabang olahraga yang dipertandingkan. Tetapi imbas dari penundaan tersebut, libur sekolah yang seharusnya mulai dilaksanakan ini ini juga ikut tertunda. Jadwal Dinas Pendikan, Pemuda Olahraga, libur sekolah akan dimulai 13-30 Juni 2011, itu setelah para siswi menerima laporan hasil ulangan, termasuk

penaikan kelas. Penetapan libur bagi sekolah di Konawe Selatan pada 13 Juni tersebut, sehubungan dengan akan digelarnya Porprov mulai 19 Juni 2011, tetapi setelah dilakukan penundaan oleh KONI Provinsi, Diknas kembali menjadwal ulang libur sekolah mulai 18 Juni. “Kami mengikut jadwal pelaksanaan Porprov, mengingat sejumlah sekolah di Kecamatan Andoolo, Palangga akan digunakan untuk penginapan atlet dari 11 kabupetan/kota peserta Porprov,” ujar Kepala Dinas Pen-

didikan, Pemuda olahraga Konawe Selatan, Beangga Haryanto, akhir pekan lalu. Menurutnya, meski pelaksanaan ulangan bagi sekolah sudah selesai, namun pihak dinas pendidikan belum menetapkan libur sekolah. Bahkan dengan penundaan ini, seluruh sekolah di Konawe Selatan dapat melaksanakan kegiatan ektra kokurikuler lingkup sekolah masding-masing. “Mudah-mudahan tidak ada lagi penundaan pasca penundaan pertama tanggal 19 juni dan direncanakan di buka pada tanggal 6 Juli

2011 mendatang,”katanya. Kepala SMP Negeri 3 Andoolo Muh Jamil S.Pd juga mengakui, penundaan Porprov ikut mempengaruhi libur yang sekolah yang telah ditetapkan sebelumnya. Namun demikian dengan penundaan ini, sekolah akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) internal sekolah. “Untuk libur sekolah pasca penerimaan rapor kenaikan kelas, pihak sekolah masih menunggu jadwal dari Dinas Pendidikan,” ujarnya singkat. (era)

Polres Konsel Gelar Lomba Ceramah Andoolo, KP Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkari ke 65, 1 Juli 2011, jajaran Polres Konawe Selatan menggelar lomba ceramah Kamtibmas. Para dai yang ikut berlomba itu, perwakilan dari seluruh Polsek wilayah hukum Konawe Selatan. “Meski wilayah hukum Konawe Selatan masih kondusif, namun tidak menutup kemungkinan akan adanya kenakalan remaja dan gangguan lainnya yang sewaktu-waktu dapat muncul. Kare-

na itu peran dai sangat penting untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat melalui cerama-ceramah di masjid ataupun dimanapun,” ujarnya Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana, saat memberikan pengarahan, kepada sejumlah peserta lomba di Mapolres, kemarin. Kegiatan lomba ceramah para dai Kamtibmas itu merupakan salah satu bentuk kegiatan Polres menjelang HUT Bhayangkari tahun ini. Selain lomba ceramah

kegiatan lain, diantara bola voli. Sementara di Polres Konawe, dalam menyambut hari jadi Bhayangkara tahun ini, dengan menggelar bakti sosial dan lomba olahraga. Kegiatan sosial itu diantaranya, membersihkan tempat ibadah masjid Babussalam, Gereja Sion Unaaha, dan Pura di Kelurahan Sendangmulya Sari. “Kami juga menggelar pertandingan futsal antar antar Polsek. Sudah dibuka Pak Kapolres Jumat lalu dan

hingga saat ini masih berlangsung,” ujar Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Syarir Hanafi. Selain itu, Polres Konawe juga menggelar kegiatan donor darah yang diikuti seluruh anggota Polres Konawe, Rabu (15/6). Sedangan lomba olahraga lainnya seperti lomba fun bike dan lomba memancing. “Upacara 1 Juli digelar diawali dengan ziarah ke taman makam pahlawan,” tutup AKP Syahrir Hanafi. (era/din)

Turnamen Voli Meriahkan HUT Bhayangkara Baubau KP Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-67, pada 1 Juli nanti, Polres Baubau menyelenggarakan kejuaraan olahraga bola voli yang di pusatkan di lapangan Polres Baubau, akhir pekan lalu. Pembukaan diawali dengan defile kontingan, selanjutnya dilakukan upacara

pembukan yang dipimpin Kapolres Baubau, AKBP Daniel Adityajaya dan dihadiri sejumlah undangan diantaranya Ketua DPRD Baubau, Hasidin Sadif, Sekot Baubau Suhufan, Wakil Ketua Pengadilan Nathan Lambe SH, Kabag TU Pelabuhan Buabau Triono. Kapolres dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan per-

wujudan kedekatan dan kebersamaan aparat pemerintah dengan masyarakat dalam hal menjaga dan memelihara Kamtibmas di wilayah Kota Baubau, melalui pembinaan generasi pecinta olah raga voli. “Selain menyambut hari Bhayangkara, kegiatan juga bertujuan sebagai ajang persiapan bagi atlet voli Kota Baubau

dalam menghadapi Porprov Sultra pada Juli 2011,” ujar Kapolres. Turnamen bola voli bertajuk Kapolres Cup ini diikuti 18 tim putra dan 13 tim putri berasal dari tim Kodim Buton, Kompi 725, Perumnas, Medy Brata serta seluruh perwakilan tim dari Polsek lingkup Polres Baubau. (k1)

Hutan .......................

tan ini juga, kami pemerintah akan segera menyampaikan usulan revisi tata ruang di Kementerian Kehutanan dan Pekerjaan Umum,” katanya. Di kesempatan itu, Ketua Komisi IV DPR-RI Firman Soebagyo berjanji, akan mengupayakan usulan tersebut agar dilakukan revisi tata ruang kepa-

da pemerintah Pusat melalui Kementerian Kehutanan dan PU. “Kami juga mengingatkan agar lahan-lahan yang ada untuk tidak lagi diperjualbelikan, khusus kepada pihak ketiga,” katanya singkat. Khususnya program Gernas penanaman Kakao, DPR-RI akan membantu

pemerintah Sultra untuk dibantu keberlanjutannya. Sisa anggaran yang bersumber dari Gernas lebih Rp 100 miliar tersebut akan diupayakan dapat dikucurkan pada tahun 2012 mendatang. “Anggaran Gernas sudah tidak masalah persetujuan pengucuran dananya,” tandasnya. (era)

untuk tempat pemukiman warga sudah terjadi sejak lama karena ketidakpahaman warga atas hutan lindung. Pembukaan lahan tersebut untuk dijadikan perkebunan dan pemukiman warga dan sudah menjadi desa. “Dalam kesempa-


7

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Dua Anggota DPR-RI Berkunjung di Kontu Hutan ........................ Mursani, anggota DPR-RI mengungkapkan, kedatangan mereka di Muna adalah respon dari usulan Pemda Muna terkait alih fungsi hutan lindung Kontu menjadi peruntukan lain. Terkait itu juga, pada Jum’at (10/6), Gubernur Sultra, Nur Alam sudah memaparkan usulan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Provinsi Sultra. Dimana hutan lindung Kontu, masuk dalam RTRW yang diusulkan untuk dialihfungsikan. “Kita datang mau memastikan seperti yang diceritakan, apakah hutan Kontu dikuasai oleh masyarakat atau hanya dijadikan alasan Pemda dialihfungsikan untuk keperluan tambang,” terangnya. Setelah melihat dan berdialog langsung dengan masyarakat yang menguasai lahan, legislator asal pemilihan Nusa Tenggara Timur itu, berjanji akan ikut merekomendasikan dalam pengambilan keputusan di DPR RI nanti, hutan Kontu untuk disetujui dialihfungsikan. “Saya belum bisa pastikan, namun setidaknya dalam pengambilan keputu-

san nanti untuk usulan hutan Kontu, kami akan dimintai pertimbangan. Kita akan bersama masyarakat Kontu,” janjinya. Untuk usulan alihfungsi hutan lindung, terang Mursani, DPR cukup berhati-hati. Belajar dari pengalaman sebelumnya, beberapa anggota DPR-RI bermasalah hukum karena menyetujui alih fungsi hutan lindung untuk peruntukan lain. “Beberapa anggota DPR RI tidak sedikit yang beralih kantor, dari Senayan ke Cipinang (penjara red),” kelakarnya. Makanya, sebelum alih fungsi hutan disetujui, anggota DPR turun langsung mengecek di lapangan. “Ya seperti itu tadi (mengatasnamakan masyarakan padahal untuk pertambangan), kita tidak inginkan itu,” terangnya. Bila usulan alihfungsi hutan Kontu disetujui Pusat, himbau Legislator PDI-P itu, agar fungsi hutannya tetap terjaga. Caranya selain digunakan untuk berkebun, juga ada hutan tanaman rakyat. Bupati Muna, LM Baharuddin menuturkan, usulan Pemda Muna untuk mengalihfungsikan hutan Kontu menjadi peruntukan lain disetujui Pusat.

Rencanannya, Kontu akan ditata kembali oleh Pemerintah dan akan menjadi perluasan kota Raha. “Fasilitas umum dan prasarana lain, akan dibangun di Kontu,” sebutnya. Luasan hutan Kontu yang diusul untuk dialihfungsikan seluas 401,9 hektar. Hutan Kontu, kata Bupati, bukan wilayah hutan tangkapan air. Dokter, -sapaan akrab Bupati Muna- menuturkan, kawasan Kontu sudah menjadi lokasi konflik sejak zaman penjajahan Hindia Belanda. Dulu kawasan ini didiami oleh masyarakat, raja Muna kala itu memerintahkan agar kawasan Kontu dikosongkan dan ditanami jati. “Masyarakat kala itu setuju dengan catatan, Muna keluar dari Kesultanan Buton,” tuturnya. Setelah usulan tersebut disetujui, masyarakat meninggalkan kawasan Kontu. “Di lokasi ini ada kuburan leluhur,” urai Baharuddin. Kemudian, lanjut LM Baharuddin, di tahun 2000, kawasan hutan Kontu dirambah dan menjadi gundul. Setelah gundul, masyarakat yang merasa tanah di Kontu adalah tanah leluhurnya masuk dan berkebun. Pemda Muna berharap, usulan untuk mengalih fung-

sikan hutan Kontu disetujui Pusat. “Kalau disetujui Pusat, yang tidak masuk 401 hektar jangan diganggu lagi,” harapnya, yang disambut setuju oleh masyarakat. Sebelumnya, Aisah, Ketua Organisasi Rakyat (OR) Kontu mengungkapkan, harapannya agar alihfungsi hutan Kontu menjadi peruntukan lain mendapat persetujuan dari Pusat. Ia mengatakan, kawasan hutan Kontu bukan dirambah oleh masyarakat. Namun, hutan Kontu justeru dirambah oleh Polisi Kehutanan di Pemerintah sebelumnya. Buktinya, kata Dia, meski berdekatan dengan pos Kehutanan penebangan pohon terus berlangsung. “Kita masuk di sini dan mengolah, karena hutan Kontu telah gundul,” ujarnya. Bila alihfungsi hutan Kontu disetujui, lanjut Aisah, akan tetap mempertahankan fungsi hutan. Dimana dari 401 Hektar, diperuntukan hutan alam seluas 5 persen dan hutan tanaman rakyat seluas 35 persen. “Total untuk hutan 40 persen,” sebutnya. Untuk area perkebunan seluas 35 persen dan pemukiman dan prasarana umum seluas 25 persen.(awn)

Paling Repot bila Lukisan Para Maestro Rusak Seni .......................... 522 patung dan arca, 756 kerajinan keramik, 218 karya perak dan perhiasan, serta 619 hasil kerajinan lain. Barang-barang seni tersebut berada di bawah Biro Pengelolaan Istana, khususnya bagian seni budaya dan tata graha. Adek menceritakan, barangbarang seni itu merupakan koleksi para presiden Republik Indonesia. "Info yang saya dapat, awalnya koleksi itu adalah koleksi pribadi Bung Karno," tuturnya. Bung Karno yang juga proklamator tersebut memang tidak hanya dikenal sebagai negarawan, tapi juga seorang pencinta seni. Bahkan, visi seninya cukup tinggi. Adek mengisahkan, pernah ada seorang ahli restorasi dari Belgia yang melihat koleksi lukisan istana. "Dia berkomentar sambil berdecak, presiden pertama Anda sangat hebat karena koleksinya setara dengan museum di Eropa," tutur Adek, menirukan ucapan ahli tersebut. "Itu saya ingat untuk memotivasi diri agar merawat dengan baik," sambung perempuan asal Solo tersebut. Sebagian koleksi seni tersebut diperoleh saat presiden yang bersangkutan melaksanakan kunjungan ke luar negeri. Biasanya, saat itu ada cenderamata. Ada juga pemberian atau persembahan dari daerah. Kebiasaan tersebut lantas dilanjutkan oleh presiden-presiden selanjutnya. Awalnya, terang Adek, tidak ada catatan persis mengenai jumlah koleksi seni istana kepresidenan. Karena itu, tidak ada daftar khusus tentang koleksi Bung Karno. Baru saat era Presiden Soeharto, dibuat pendataan oleh pendahulu Adek yang mengurusi koleksi seni istana. "Karena milik negara, inventarisasi dilakukan saat itu," ujarnya. Lantas, bagaimana cara mengurusi koleksi seni tersebut? Adek menuturkan, saat ini perawatan koleksi itu dibagi-bagi dan diserahkan ke tiap-tiap istana. "Sebelum itu (2007, Red), kami melakukan perawatan dengan keliling ke istana-istana," terang Adek. Namun, karena banyaknya koleksi, petugas di Jakarta kewalahan. Dengan perawatan yang diserahkan ke tiap-tiap istana, papar Adek, tugas pihak Jakarta kini hanya melakukan supervisi. Misalnya, ada kekurangan SDM (sumber daya manusia) atau koleksi yang rusak. "Kami cari, itu siapa yang buat atau ke siapa konsultasinya," ucap Adek yang sejak 1982 bekerja untuk istana tersebut. Pada 2007, ada perintah dari presiden agar museum di Jakarta (eks gedung Bina Graha) dikosongkan dan koleksinya dibagi-bagi ke daerah. Pun, hanya beberapa koleksi yang masih dipajang di kompleks Istana Negara dan Istana Merdeka. Adek mengatakan, banyak kendala yang dialaminya saat merawat koleksi tersebut. Terutama lukisan-lukisan yang tergolong masterpiece. Seperti diketahui, beberapa maestro lukis menyumbangkan karya

untuk dipajang di istana. Antara lain, Raden Saleh, Basoeki Abdullah, Affandi, Dullah, Ida Bagus Made Nadera, Sudjono D.S. Sumardi, dan Mahjuddin. Dari luar negeri, ada Konstantin Egorovick Makovsky, A.J. Le Mayeur de Merpres, Miguel Covarrubias, Walter Spies, dan Lee Man Fong. "Tidak bisa sembarang pe-restore. Ada tingkattingkat kesulitan. Misalnya, karya 1.800-an," urai lulusan Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia Jogjakarta tersebut. Adek mencontohkan, jika cat suatu lukisan mengelupas, untuk menanganinya, harus dilakukan penelitian lebih dulu. Sebab, harus ada kecocokan senyawa antara cat lama dan baru. Dia menjelaskan, hingga saat ini lukisan karya Raden Saleh belum bisa direstorasi. "Karena tidak bisa sembarangan," ucapnya. Sementara itu, untuk koleksi patung, ungkap Adek, banyak karya yang tidak diketahui tahun pembuatannya. Sebagian nama pematung karya-karya tersebut pun tidak terlacak. "Karena tidak tahu itu, juga cukup sulit. Jadi, ada beberapa patung yang tidak

bisa direstorasi," tutur dia, lantas mencontohkan patung purbakala dan arca. Perempuan yang pernah menjabat Kabag Museum dan Sanggar Seni itu menerangkan, banyak juga patung yang sudah tidak utuh lagi. Bahkan, ada patung yang hidungnya patah, tapi tiba-tiba sudah ada yang menambalnya dengan semen. "Nah, kami sedikit demi sedikit benahi karena tidak bisa batu diganti dengan semen. Kami kembalikan. Semen dibuang saja karena tidak sesuai dengan prosedur," terangnya. Untuk jenis koleksi seni kriya, relatif lebih mudah dilakukan oleh petugas istana. Sebab, kebanyakan dibuat dari bahan yang tidak tahan lama, seperti anyaman dan kayu. "Kalau lapuk, dihapus. Sebab, biasanya barang-barang kriya dibuat dari bahan yang tidak tahan lama," ucap Adek. Perawatan koleksi istana, seperti patung, logam, atau perunggu, biasanya memang tidak terlihat. Namun, setiap peringatan kemerdekaan 17 Agustus, keadaan barang-barang seni tersebut sudah bagus. "Ya, masa-

masa sibuk sebelum Agustus," ucap Adek, lantas tersenyum. Adek mengakui bahwa tenaga ahli untuk merawat koleksi istana masih terbatas. Memang dengan perkembangan ilmu pengetahuan, jelas dia, petugas istana bisa memperbaiki koleksi jika ada kerusakan ringan. Tapi, bila kerusakan sudah masuk kategori berat, tenaga ahli dari pihak ketiga dilibatkan. Misalnya, ahli dari ISI (Institut Seni Indonesia), Jogjakarta. Sejak 2007, koleksi di istana kepresiden Jakarta memang dipindahkan. Gedung Bina Graha yang pernah menjadi museum kini sudah beralih fungsi. Dia menambahkan, direncanakan museum untuk menyimpan koleksi tersebut diadakan di setiap istana kepresidenan. "Rencana jangka panjang, 2014, di semua istana sudah harus ada (museum)," ucap dia. Saat ini, menurut Adek, yang sudah dikatakan layak baru Istana Bogor dan Gedung Agung, Jogjakarta. "Sudah dirintis tiap-tiap daerah mandiri dalam melakukan perawatan," ujar dia.(nw)

Wanti-wanti Surat Palsu Alokasi CPNS Daerah CPNS ........................ untuk mengelabui pemerintah daerah. Penipu berharap, pemerintah daerah yang mendapatkan surat tersebut akan menghubungi nomor yang sudah dicantumkan. Menurut Ramli, motivasi dibalik penipuan semacam ini rata-rata untuk mengeruk keuangan. Para penipu bisa jadi akan melakukan deal tentang tambahan alokasi

setelah pemerintah daerah mengirim sejumlah uang. Surat tadi, juga tidak menutup kemungkinan digunakan untuk menyasar langsung calon pelamar seleksi CPNS 2011. Dengan surat tersebut, penipu berusaha meyakinkan calon pelamar jika ada penambahan formasi Satpol PP. Penipu juga bisa meminta imbalan uang dengan iming-iming bisa diloloskan sebagai CPNS Satpol PP. Ramli menegaskan,

pihaknya hingga saat ini belum memutuskan ada penambahan alokasi CPNS daerah 2011. “Usulan formasi yang sudah masuk, masih dibahas di Kementerian Keuangan,” ucapnya. Selanjutnya, usulan tersebut masih harus dibahas lagi di DPR RI. Bisa saja bakal ada penambahan alokasi, tapi juga bisa tidak. Jika tidak molor, diperkirakan seleksi CPNS 2011 digelar SeptemberOktober.(wan)

Reputasi Partai Demokrat Anjlok Publik ....................... LSI menemukan tiga petinggi partai dipercayai terlibat dalam kasus suap wisma atlet Sea Games. Mereka adalah mantan Bendahara Umum M.

Nazaruddin sebanyak 53,7 persen, Sekretaris Dewan Pembina Demokrat, Andi Mallarangeng 40, 2 persen, dan Wakil Sekjen DPP Demokrat Angelina Sondakh 33,5 persen. Denny mengatakan blunder kasus suap juga berefek ele-

ktoral. Kata dia, Bila pemilu digelar hari ini maka Partai Golkar akan keluar sebagai pemenang dengan raihan suara sebesar 17,9 persen, sementara Partai Demokrat diperingkat kedua 15,5 persen dan PDIP 14,5 persen.(awa)

Anggota DPR-RI: Istri Fadel Muhammad Terlibat Kolusi ....................... “Saya yakin KPK sudah punya datanya kok,” ujarnya. Dia juga menegaskan siap membantu KPK. “Kalau diminta, saya akan memberikan informasi yang saya tahu,” kata Rosyid yang terpilih dari dapil Jawa Tengah VI (Purworejo, Wonosobo, Magelang, Temanggung, dan Magelang) itu. Dalam raker Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan komisi IV pada Rabu malam lalu (8/6), Rosyid melontarkan tuduhan kontroversial. Dia membeberkan keterlibatan sejumlah anggota keluarga Fadel sebagai broker proyek di kementeriannya. Di antaranya, istri Fadel yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Hana Hasanah Fadel. Menurut Rosyid, Hana biasa memanggil pejabat eselon I, eselon II, termasuk direksi BUMN yang mau terlibat dalam proyek tertentu di KKP. Saat dikonfirmasi, Fadel serta Hana membantah dan menyebut itu fitnah. Hana mengungkapkan, dirinya sempat beraudiensi dengan para calon peserta tender proyek-proyek di kementerian suaminya. Hal itu dilakoni dalam kapasitasnya sebagai anggota DPD yang harus menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat. Menurut dia, ada indikasi awal penyimpangan dalam tender. Setelah ditindaklanjuti kementerian, indikasi tersebut memang terbukti. Dia curiga tudingan yang kini muncul berasal dari “orang dalam” dan

kubu peserta tender yang rencana curangnya gagal. Sewaktu dimintai tanggapan soal hal tersebut, Rosyid menjawab enteng. “Artinya, dia (Hana Hasanah Fadel, Red) tahu dong,” ujarnya lantas tertawa. “Intinya, yang saya sampaikan ini benar adanya,” tegas pria kelahiran Salatiga, 6 September 1962, tersebut. Dia menambahkan, sejak informasi itu muncul, jajaran eselon I dan eselon II di KKP telah mendapat “instruksi khusus” dari Fadel untuk tutup mulut. “Mereka ditekan Pak Fadel. Cuma, kalau semua ditekan, biasanya pasti akan ada yang melawan,” ungkapnya. Terkait dengan proyekproyek yang diduga bernuansa kolusi itu, Rosyid tetap belum mau membuka detailnya. Dia hanya menyebut beberapa di antaranya. Yakni, pembangunan pelabuhan serta pengadaan kapal, alat-alat perikanan, dan jaring apung. “Maaf, saya belum bisa menyebut satu per satu. Sebab, nanti bisa ditebak siapa sumber informasinya. Kasihan kalau orang-orang itu ikut ditekan juga,” katanya. Fadel Sebut Rosyid Hanya Menggertak Polemik antara Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dengan anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrat Rosyid Hidayat semakin meruncing. Fadel menyebut tudingan Rosyid mengenai kolusi proyek di kementerian yang dipimpinnya hanya sekedar gertak sambal. “Semua cuma tuduhan kosong dan tidak ada buktinya. Biar saja Allah yang memberi pe-

tunjuk kepada dia (Rosyid, Red),” kata Fadel di Jakarta, kemarin. Menurut dia, para pegawai dan pejabat eselon di kementeriannya tak terpengaruh dengan isu tersebut. Fadel sekaligus membantah pernyataan Rosyid yang menyebut dirinya menekan para pejabat eselon I dan II supaya “tutup mulut”. Sebaliknya, Fadel memastikan semua yang bernaung di kementeriannya tetap solid dan bekerja profesional. “Mereka tahu itu bluffing (menggertak, Red) atau pepesan kosong,” ujarnya. Fadel menyebut, saat ini, justru Rosyid yang tengah panik. Karena mendapat banyak “teguran”. Meskipun tidak disebut Fadel, teguran yang dimaksud kemungkinan besar datang dari internal Partai Demokrat. “Dia sudah ketakutan. Banyak yang marahin dia, karena tahu saya dengan baik. Jadi, kita diamkan saja,” sindir Fadel. Fadel menyatakan sudah tidak tertarik untuk menanggapi Rosyid. Dia ingin fokus menjalankan tugasnya. “Kami masih banyak tugas yang lain,” kata mantan Gubernur Gorontalo, itu. Meski Rosyid Hidayat anggota Komisi IV DPR terus mengumbar pernyataan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dan istrinya, Hana Hasanah, terlibat kolusi dalam sejumlah proyek di kementeriannya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai sekarang belum berencana memanggil Rosyid.(pri/agm)


8

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Men-PAN Ingatkan Surat Palsu Alokasi CPNS Jakarta, KP Penipuan dengan sasaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) terus berlangsung. Kali ini, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) memutuskan jika surat permintaan penambahan usulan alokasi CPNS 2011 bohongan alias palsu. Surat palsu yang berisi persetujuan rincian alokasi formasi CPNS 2011 tersebut, menggunakan kop surat Kemen PAN dan RB. Surat bernomor B/ 2313/M.PAN-RB/10/2011 itu, dilansir tanggal 23 Mei 2010. Selain itu, surat tersebut juga mencantumkan tanda tangan Men-PAN dan RB Everest Ernest (E.E.) Mangindaan. Selan-

jutnya, surat tersebut juga mencantumkan nama Sukardiana dengan nomor HP 085218666225 dan 02171109599 sebagai contact person. Saat dihubungi, kedua nomor tadi sudah tidak aktif. Butir utama dalam surat yang dinyatakan palsu tersebut adalah, menteri menyetujui adanya penambahan alokasi CPNS daerah 2011. Ketentuan selanjutnya, kepala daerah yang juga bertindak sebagai pejabat pembina kepegawaian diharapkan menetapkan rincian tambahan alokasi itu menjadi keputusan kepala daerah. Dalam surat tersebut, seluruh tambahan alokasi CPNS daerah yang disebut sudah disetujui menteri, khusus untuk

formasi Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja). Kepala daerah, tidak diperkenankan merubah rincian alokasi, kualifikasi pendidikan, serta penempatan formasi tersebut. Si penipu juga menjelaskan, dampak keuangan dari keputusan ini dibebankan pada APBD masing-masing pemerintah daerah provinsi, kota, dan kabupaten. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan surat tersebut palsu dan tidak benar. “Surat edaran kementerian untuk mengklarifikasi surat bohong itu sudah disebar ke seluruh daerah,” tandasnya. Dalam surat edaran yang ia tandatangani itu, Ramli men-

egaskan jika surat persetujuan rincian tambahan alokasi CPNS daerah 2011 itu ilegal. Surat ilegal itu, disebar ke instansi pemerintah daerah provinsi, kota, dan kabupaten dengan menggunakan media elektronik. Yaitu faksimil dan email. “Himbauan kami, surat tersebut tidak perlu ditanggapi,” tutur pejabat yang sementara ini merangkap menjadi Plh Sesmen PAN dan RB itu. Pihak Kemen PAN dan RB menjelaskan banyak pemerintah daerah yang resah dengan munculnya surat tersebu. Surat itu mulai disebar akhir Mei hingga awal Juni. Diduga, surat itu digunakan

Baca CPNS di Hal. 7


Senin, 13 Juni 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Jangan Ada Pungutan di Sekolah Perintah Gubernur Terhadap Ratusan Kasek se-Sultra Kendari, KP Gubernur Sultra, Nur Alam tak ingin lagi mendengar ada keluhan soal masih adanya pungutan-dengan berbagai alasan-di sekolah-sekolah yang ada di Sultra. Semua sekolah dilarang keras untuk meminta sumbangan atau memungut uang dari para siswa, baik yang masuk baru ataupun yang sudah lama. Larangan ini berlaku dari tingkatan TK hingga SMA. Alasannya, selama ini pemerintah sudah cukup memberikan kontribusi kepada pihak sekolah. Jika SD dan SMP di bantu melalui biaya operasional sekolah (BOS) yang bersumber dari APBN, maka SMA sederajat di berikan subsidi melalui bantuan operasional pendidikan yang berasal dari APBD provinsi,

Tentang BOP

- Sepanjang 2008-2011, tersalur Rp 396.333.607.780 - Insentif Guru Sebesar Rp 144.534.944.000. - Tahun 2011 BOP Disiapkan Rp 91.6510.227.360 - Triwulan Pertama Tersalur Rp 16.214.718.500 atau 17,72 persen dari jumlah yang ada - Sasarannya 2.364 SD/MI, 821 SMP/MTs dan 396 SMA/SMK/MA - 33.857 Guru Dapat Insetif - Anggaran 50.785.5000.000 atau 55,50 persen dari total dana.

Peruntukan BOP

- Penerimaan siswa baru (PSB) - Pengadaan Buku Pengayaan dan Referensi - Pengembangan Profesi Guru - Pemberian Insentif guru - Pembiayaan Perpustakaan dan Administrasi Sekolah - Pembiayaan Kegiatan Ekstrakurikuler - Pengadaan Laboratorium IPA/alat Praktik - Pembiayaan Ujian Sekolah dan Ulangan Umum - Perawatan Ringan Sekolah.

Baca pungutan di Hal 10

PAD RSUP Capai Rp 15 Miliar Hingga Mei 2011 Kendari, KP Gubernur tampak semakin berhasrat untuk segera merampungkan pembangunan RSUP baru di Baruga. Sebabnya, ketika sidak di RSUP, kondisinya sangat memprihatinkan. Di ruang IGD, terlihat sumpek dan pasien berdesakan. Koridor yang menghubungkan antar ruangan selalu tercium bau menyengat. “Ya, rumah sakit bau. Kenapa bau, itu karena drainasenya tidak baik,” ujarnya sambil melangkah menuju ruang perawatan

SUWARJONO/KP

Ribuan umat Islam yang tergabung dalam organisasi Hizbut Tahrir kemarin memadati pelataran MTQ Square guna menghadiri Konfrensi Rajab

Tujuh Daerah di Sultra Gelar Konfrensi Rajab Kendari,KP Impian organisasi Hizbut Tahrir untuk membangun peradaban baru di muka bumi dibawah naungan Khilafah Islamiyah seolah tak pernah surut, bahkan terus mendapatkan tambahan amunisi semangat hingga pengikut. Di Sultra, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), kini sudah memiliki ribuan anggota yang terus “berjihad”

menggelorakan pesan Khilafah Islamiyah ini. Sebagai salah satu bentuk unjuk kekuatan dan kembali menyatukan presepsi soal ini, ribuan anggota HTI Sultra yang bermukim di Kendari termasuk masyarakat muslim lainnya, kemarin menggelar Konferensi Rajab yang dipusatkan di MTQ Square. Salah satu focus kegiatannya adalah mendengarkan paparan para petinggi

HTI, tentang alasan kenapa harus Khilafah Islam yang patut jadi anutan. Menariknya, kegitan serupa juga berlangsung di tujuh kabupaten/kota se-Sultra, dan khusus di Kota Kendari sedikitnya tujuh pembicara dalam konferensi rajab 1432 H tersebut. Salah seorang

Baca Rajab di Hal 10

Paddy’s Market Diongkosi Lagi Setengah Miliar Disiapkan Buat Terminal Kendari, KP Sudah dua bulan lebih beroperasi resmi, Paddy’s Market yang berada di Kelurahan Tobuuha, belum bisa diharapkan sebagai sentral perjualan para PKL, seperti rencana awalnya. Minimnya pembeli, membuat kawasan itu sepi. Pedagang justru banyak yang memilih berjualan di luar kawasan yang disiapkan. Hasil kajian pemerintah, kawasan itu harus ditambah sub terminal, agar angkutan bisa

melintas dan bahkan parkir. Untuk sub terminal di Paddys Market, direncanakan akan dibangun dilahan seluas 40 x 60 metar. Anggarannya sekitar Rp 500 juta, yang bersumber dari DAU Dinas PU, yang totalnya Rp 1,3 M. “Pembangunan sub terminal di Paddys Market tendernya sudak selesai. Tinggal satu atau dua minggu ke depan, pekerjaan pengaspalan sub terminal ini akan dikerjakan. Dananya tidak hanya digunakan untuk pengaspalan sub termial di Paddys, tapi ada beberapa item pekerjaan di tempat lain,” ujar Kadis PU Kota Kendari Samsul Bahri Sangga, kemarin. Kata Kadis PU ini, di lahan subterminal itu nanti

VIP. Kondisi RSUP yang sudah tidak representatif itu memang menjadi salah satu “jualan” Pemprov ke Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk mendapatkan pinjaman bantuan pembangunan Rp 190 miliar. Rumah sakit yang telah berdiri sekitar 40 tahun itu dianggap sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena areal terbatas, kecuali dibuat bertingkat. Kendalanya, jika dibuat bertingkat, harus dilakukan pembongkaran hingga rata dengan tanah. Sepanjang perjalanan sidak

400 Kubik Lumpur Diangkat Kendari, KP Sejak Asrun memimpin Kota Kendari, salah satu impiannya adalah mengurangi endapan lumpur di Teluk Kendari. Salah satu upaya bermodal tinggi adalah membuat mesin penyedot Lumpur. Perlahan tapi pasti, usaha itu kini terlihat hasilnya. Material sedimentasi berupa endapan lumpur dan sampah lainnya, yang diprediksi akan menyebabkan pendangkalan teluk 10 tahun ke depan, berhasil dihisap dengan menggunakan mesin hidrolik. Walikota Kendari, Ir Asrun melihat langsung dari dekat, kerja mesin yang telah menghasilkan

Baca LuMpuR di Hal 11

akan mampu menampung kendaraan roda empat sekitar 400 buah kendaraan. “Jika pengaspalan sub terminal transit di Paddys Market ini rampung, bisa menampung sekitar 400 kendaraan. Harapan kita tidak ada lagi keluhan para supir angkot yang selama ini mengeluh agar di Paddys disediakan terminal. Selain itu, areal parkir di Paddys akan lebih bersih karena karena telah diaspal,” pungkas Kadis PU ini. Pusat BongKar Barang Selain soal trayek dan terminal, alasan sepinya

Baca MaRKet di Hal 10

INDRI/KP

Wali Kota Kendari terlihat puas dengan capaian mesin penyedot lumpur Teluk Kendari. Kemarin, ia menyaksikan sendiri proses kerja mesin berharga ratusan juta itu

Baca paD di Hal 11


Metro

10

Paddy’s Bakal Jadi Tempat Bongkar Muatan Market... Paddys Market karena pusat PKL itu tidak menjadi tempat membongkar barang-barang pedagang. Nah, untuk mengatasi hal itu, Pemkot Kendari sudah berancang-ancang memusatkan pembongkaran barang di hunian pedagang kali lima (PKL) itu, agar bisa hidup seperti pasar lainnya. Kabag Hukum Pemkot Kendari, Yus-

riato SH MH mengatakan, pembongkaran barang sangat membantu dalam meramaikan pasar. Pedagang maupun pembeli lebih berminat untuk mengunjungi pasar yang dijadikan pembongkaran barang, alasannya dagangan yang dijual lebih murah, karena langsung dibeli kepada pemiliknya. Paddys Market kata Yusrianto, sangat disayangkan jika terus mati suri seperti saat ini. Pasalnya, di tempat itu lokasinya cukup luas dan pendiri-

Kalau Ada Sekolah “Nakal”, BOP nya Bakal Dicabut Pungutan... termasuk insentif bagi guru SD dan SMP. Mulai tahun 2008-2011 kata Nur Alam, pemprov mengucurkan dana yang cukup besar bagi sekolah, hingga Rp 396.333.607.780. Untuk insentif guru sebesar Rp 144.534.944.000. Pada tahun 2011 BOP disiapkan Rp 91.6510.227.360, hingga triwulan pertama sudah tersalur sebesar Rp 16.214.718.500 atau 17,72 persen dari jumlah yang ada. Dana itu kata dia, sasarannya adalah untuk 2.364 SD/MI, 821 SMP/MTs dan 396 SMA/SMK/MA. Sedangkan total guru yang mendapatkan insentif sebanyak 33.857 guru untuk seluruh jenjang pendidikan, dengan anggaran 50.785.5000.000 atau 55,50 persen dari total dana BOP 2011. “Pemprov sudah mengucurkan banyak dana di sekolah. Memang tidak terlalu besar jumlahnya kalau dihitung persekolah, tapi itu sudah cukup untuk membantu pembiayaan di satuan pendidikan, jadi saya instruksikan agar tidak lagi melakukan pungutan,”

paparnya di hadapan ratusan kepala sekolah se Sultra dalam acara Bimbingang Teknis (Bintek) mengenai BOP, di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (11/6) malam lalu. Selama ini, kata dia, masih sering terdengar adanya pungutan yang dilakukan pihak sekolah, misalnya uang komite, OSIS, les/pengayaan, uang buku uang pramuka dan lainnya. Padahal sudah ada BOP yang diorientasikan untuk subsidi sembilan item pendidikan, antara lain penerimaan siswa baru (PSB), pengadaan buku pengayaan dan buku referensi, pengembangan profesi guru, pemberian insentif guru, pembiayaan perpustakaan dan administrasi sekolah, pembiayaan kegiatan ekstrakurikuler, pengadaan laboratorium IPA/alat praktik, pembiayaan ujian sekolah dan ulangan umum serta perawatan ringan sekolah. Sebenarnya kata Nur Alam, pembebanan berbagai bentuk biaya kepada orang tua murid diluar dari sembilan komponen yang sudah ditanggulangi BOP itu tidak dilarang, sepanjang sekolah menerapkan transparansi

penerimaan dan pengalokasian bantuan pemerintah. Hal yang ditakutkan, jangan sampai sekolah memungut dana yang sebenarnya sudah ditanggulangi pemerintah, karena secara umum, masih banyak orang tua murid yang tidak merasakan manfaat dari BOP karena sekolah yang tidak transparan dalam hal keuangannya. “Kalau ada sekolah yang membebankan pungutan kepada siswa, apalagi bagi yang kurang mampu, dan mengancam keberlangsungan sekolah anak, maka BOP-nya akan dipending, dan kelak dicabut,” ancamnya. Subsidi pemerintah di bidang pendidikan, bukan hanya saat ini saja. Nur Alam sangat mengharapkan, siapapun yang kelak menjadi Gubernur di Sultra, tidak menghapus program BOP begitu saja. Karena pendidikan, erat kaitannya dengan peningkatan sumber daya manusia. Untuk itu, dalam waktu dekat, ia berjanji akan membuatkan peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang kebijakan BOP di tingkat sekolah. Hal itu, untuk memudahkan orang tua menyekolahkan anaknya, tanpa terbenani biaya yang besar.(fya)

Kendari Pos | Senin, 13 Juni 2011

Razia Dua Jam, Dapat Dua Botol Kendari, KP Tim gabungan POM AD, Polres Kendari, dan Satpol PP kembali melakukan razia terhadap peredaran minuman keras (Miras) ilegal, senjata api, dan kelengkapan kendaraan bermotor, akhir pekan kemarin di dua titik berbeda di dalam Kota Kendari. Anehnya, 220 personil yang dilibatkan hanya bisa mengamankan 2 botol Miras. Apa peredaran Miras yang sudah tidak ada atau kerja tim yang kurang maksimal? Entahlah, yang jelas penertiban

yang dilakukan oleh tim gabungan itu difokuskan pada dua titik yakni sepanjang Kendari Beach dan Jalan Mokodompit (sekitar Kampus Unhalu) mulai pukul 21.00-23.00 wita. Selain dua botol Miras ilegal, tim gabungan juga berhasil mengamankan 8 sepeda motor, 23 STNK dan satu SIM. Kabag Ops Polres Kendari, Kompol Siswoyo Adi Wijaya mengungkapkan, penertiban yang dilakukan di Kendari Beach hanya berhasil mengamankan 2 botol Miras dan 1 unit sepeda motor.

Dua botol miras tersebut ditemukan di bawa pohon belakang kafetaria Kendari Beach. “Minimnya miras ilegal yang berhasil diamankan karena diduga operasi penertiban tersebut telah bocor lebih awal. Entah dari siapa yang bocorkan. Tapi tidak menutup kemungkinan, ada oknum yang tergabung dalam tim atau orang luar yang mengetahui operasi ini. Kami akan berusaha optimal agar operasi berikutnya tidak bocor lagi,” jelas Siswoyo Adi Wijaya.(aka)

Konferensi Diselingi dengan Teatrikal Rajab... pembicaranya yakni Humas HTI Sultra, Fitriaman. Ia menuturkan kehidupan umat Islam saat ini yang belum merdeka. Umat Islam di Palestina yang masih terus bersengketa dengan Israel. “Di dalam negeri tidak kalah memprihatinkan, bantuan ekonomi negeri barat sama dengan VOC gaya baru. Bukannya mensejahterakan masyarakat, tetapi malah memiskinkan masyarakat,” tutur Fitriaman. Menurutnya kejadian yang terjadi saat ini, seperti hidup miskin, mal nutrisi serta rawan KKN dan kriminalitas, sangat jauh berbeda dengan 14 abad lalu di saat Khilafah Islamiyah berjaya. “Karena itu sudah saatnya menerapkan hukum Islam pada semua bidang mulai dari ekonomi, politik hingga Sosbud. Tanpa

daulah Khilafah Islamiyah tidak mungkin terwujud persatuan umat, selain itu secara khafa tentunya solusi masalah umat akan tercapai,” ujarnya. Sementara itu pemateri lainnya, Ust Muslim mengatakan negara Islam di dunia sebenarnya memiliki potensi yang besar, 18 persen merupakan angkatan kerja dunia, produksi sereal dunia dari negara Islam sebesar 2,9 persen, 27 persen produksi kapas, 21 persen beras dan 16,8 persen gandum. “Selain itu negara Islam memiliki posisi yang strategis, karena menguasai perairan dunia dan memiliki generasi terbaik dunia. Didukung dengan jumlah pasukan perang yang mencapai 5,5 juta personil mengalahkan jumlah pasukan perang amerika Serikat, tentunya membuat suatu kekuatan tersendiri bagi negaranegara Islam untuk bersatu,”

kata Ust Muslim. Dalam Konferensi Rajab tersebut juga dibeberkan fakta kejayaan dan kesejahteraan dibawah naungan Khilafah Islamiyah. Diantaranya di bidang ilmu kedokteran umat Islam memiliki Ibnu Sina, Matematika Al Khawarizm, Geografi ada Muh Al-Idrisi, Fisika dan Optik terdapat Ibnu Haytham dan sang penjelajah Ibnu Batitah. Konferensi Rajab 1432 H tersebut dihadiri Ketua DPD HTI Sultra, Ust Rois dan DPP HTI Pusat. Disela-sela tampilan pemateri di pertunjukan teatrikal penghancuran terhadap ideologi kapitalisme, sekularisme dan sosialisme. Pada hari bersamaan juga dihelat konferensi serupa di tujuh kabupaten/kota se-Sultra diantaranya di Kolaka, Konawe, Wakatobi dan Bombana.(fas)


Metro

Kendari Pos | Senin, 13 Juni 2011

11

Sukses Setelah Puluhan Kali Dicoba Lumpur... 400 kubik endapan lumpur itu, di tempat penyimpangan mesin di Bay Pass menuju Pelabuhan Samudera, petang kemarin. Ditemani Kadis PU Kota Kendari, Samsul Bahri Sangga dan Kepala Bappeda Kota, Alamsyah Lotunani, Wali Kota mengaku puas melihat lumpur yang dihasilkan oleh mesin. Memang ada perbedaan antara mesin pertama dengan yang sekarang. Mesin yang sekarang, menggunakan tenaga hidrolik dengan kekuatan 125 horse power. Tidak mengherankan, jika lumpur bercampur sampah dari Teluk Kendari, mengalir deras melalui lubang pipa PVC ukuran 8 inchi dan panjang 80 meter itu. Hasilnya, 400 kubik endapan lumpur berhasil diangkat dari dalam teluk dan ditempatkan di bak penampungan sementara berukuran 20x10 meter. Padahal, mesin baru bekerja selama 2 jam. “Sudah puluhan kali dicoba, mulai karena posisi mesin yang tidak bagus, pompa dan tenaga pembangkitnya (Elektrik-red), akhirnya sekarang hasilnya sangat maksimal

dari mesin pertama. Saya sering bilang, jangan katakan gagal. Kita bekerja terus, karena dari itu kita dapat yang benar,” kata Wali Kota. Menurutnya, butuh waktu lama untuk bisa mendapatkan kerja mesin yang sangat maksimal. Karenanya, biaya operasional yang dianggarkan untuk pengerukan teluk, sebesar Rp 200 juta tidak goyang. Begitu juga dengan anggaran Rp 550 juta dari APBD 2010, belum digunakan. Dana yang digunakan akhirnya berasal dari kantong pribadinya yang telah mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau dibiarkan, suatu saat Teluk Kendari akan jadi daratan. Padahal Kota Kendari ada karena teluk. Ini icon yang harus dipertahankan. Jadilah saya nekat, supaya Teluk aman dari pendangkalan,” ujarnya. Saat itu Wali Kota terus memerintahkan Kadis PU, mencari solusi lain agar lumpur bisa diangkat dari teluk. Setelah berbulan-bulan bekerja, didapatkan cara kerja mesin yang bagus untuk bisa menghasilkan lumpur dalam jumlah banyak. Di luar dugaan, baru 2 jam difungsikan mesin bekerja sangat

efektif. Lumpur dan pasir Teluk yang disedot jumlahnya sampai 400 kubik. Agar lebih leluasa, walikota memerintahkan agar mesin dipindahkan ke tempat yang lebih luas bak penampungannya. Menurut suami Hj Sri Yastin itu, sudah ada lahan seluas 1,5 Ha yang disediakan tak jauh dari tempat sekarang, untuk menampung lumpur dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Kadis PU Kota Kendari, Samsul Bahri Sangga, menjelaskan, sistem mesin yang dipakai saat ini adalah mesin hidrolik. Dimana, semua komponennya memakai oli. Pembeda dengan mesin sebelumnya, terletak pada mesinnya. Sebelumnya, mesin yang dipakai menggunakan kekuatan elektrikal. Sehingga, terkadang mesin ngadat karena ada komponen yang korslet terkena air. “Cutter fungsinya untuk menyedot. Cutternya itu yang diganti karena itu yang tentukan efektifitasnya. Sekarang lebih murah dan lebih aman. Bodi tidak akan korslet karena mesinnya hidrolik. Kita sudah lihat hasilnya. Perbandingan material yang dtsedot, 60 persen sedimen dan 40 persen air,” tandasnya. (dri)

Gubernur Yakin Bisa Bayar Cicilan ke PIP PAD... dari arah ruang IGD, gubernur selalu terlihat menjelaskan kondisi RSUP pada Danrem 143 HO Kol Inf. Taufik HBK yang mendampinginya. “Beginilah kondisi RSUP kita, memprihatinkan. Kondisi pasiennya juga sudah sangat sumpek,” jelasnya. Namun bukan hanya kondisi RSUP yang memprihatinkan tersebut yang membuat gubernur secepatnya ingin membangun RSUP baru. Tengok saja, hingga Mei tahun ini, PAD rumah sakit plat merah itu sudah mencapai angka Rp 15 miliar dari target RAB 25 miliar dan target PAD Rp 32 miliar. “Kita harapkan itu bisa tembus Rp 30 miliar, asalkan pendapatannya rata. Bayangkan, sebelum saya jadi gubernur, pendapatan rumah sakit kita ini hanya sekitar Rp 4 sampai 5 miliar,” kata gubernur. Jika berjalan normal, maka PAD RSUP yang diperkirakan mencapai

Rp 30 miliar itu sudah lebih dari cukup untuk membayar cicilan ke PIP. Pasalnya tiap tahun Pemprov dikenai cicilan Rp 27,3 miliar selama tujuh tahun. “Sebenarnya bukan soal PAD saja. Yang lebih penting bukan soal PAD-nya, tapi bagaimana agar derajat kesehatan masyarakat kita bisa lebih baik. Pun kalau harus ke rumah sakit, itu karena memang harus dilakukan tindakan,” beber gubernur dengan diplomatis. Tapi gubernur menambahkan bahwa perbaikan RSUP tetapi menjadi prioritas. Itu karena rumah sakit merupakan kebutuhan penting masyarakat. Ia pun berjanji akan terus memperbaiki pelayanan, fasilitas, sarana dan prasarana terutama fasilitas kedokteran dan terutama SDM. “Yang jadi masalah, terutama karena para dokter cenderung lebih ingin bertugas di kota besar, dibanding kota kecil yang dianggap pendapatannya relatif lebih rendah,” imbuh pasangan Wagub Saleh Lasata itu.

Lantas bagaimana dengan RSUP baru?. Ketua KONI Sultra tersebut menjelaskan bahwa RSUP yang didesain dengan gaya hospital garden itu diharapkan selesai pertengahan 2012. “Saudara bisa lihat, mereka kerja siang malam untuk segera merampungkan semua. Itupun beberapa peralatan yang telah dianggarkan sudah mulai kita adakan tahun ini. Sehingga ketika fisik rumah sakit selesai, peralatannya sudah ada,” tandasnya. Dirut RSUP dr.Nurdjajadin Aboe Kasim menjelaskan bahwa pemindahan ke RSUP baru akan dilakukan bertahap. Untuk awalnya yang akan digunakan adalah gedung rawat inap yang terdiri dari ruangan super VIP, VIP, kelas I dan kelas II serta ruangan IGD. Saat melakukan sidak itu, gubernur sempat mengukur tensi darahnya di ruang IGD. Hasilnya orang nomor satu di Sultra itu berada dalam kondisi sehat dengan tekanan darah 120/80. “Itu artinya sehat, normal,” terang dr.Jaya. (ema)

LUTHER/KP

Peletakan batu pertama Gereja Protestan di Indonesia Barat (GPIB) Sumber Kasih Kendari, yang dilakukan Gubernur Sultra, Nur Alam. Gereja ini ditaksir akan memakan biaya sampai Rp 1,5 M

Gereja Rp 1,5 M Dibangun Kendari, KP Setelah lama menunggu, umat Gereja Protestan di Indonesia Barat (GPIB) Sumber Kasih Kendari, dalam waktu tak terlalu lama, akan menikmati tempat peribadatan baru. Tidak tanggung-tanggung gereja yang kemarin dilakukan peletakan batu pertama oleh Gubernur Nur Alam itu berbanderol Rp 1,5 miliar. Gubernur dan Walikota juga turut andil dalam pembangunan gereja melalui sumbangannya. Tapi gubernur tidak mau menyebut angka dalam sumabangannya. “Tapi yakinlah, kalau gubernur yang menyumbang,itu tidak akan mengecewakan,” terangnya. Dalam sambutannya, gubernur menilai dalam hukum Indonesia

yang demokrasi, tidak boleh ada pengeksklusifan kelompok tertentu. Dalam kerukunan masyarakat, hendaknya agama ditempatkan dalam posisinya sebagai penentram umat. “Agama bukan simbol perbedaan dan pemisah. Tapi mari kita jadikan itu sebagai suatu pemupuk kebersamaan,” terangnya. Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga mengingatkan umat GPIB tentang pelaksanaan Pesparawi. Dalam iven nasional yang akan berlangsung 2012 itu, Sultra akan ebrtindak sebagai tuan rumah. Ia menjanjikan, bahwa kegiatan tersebut akan disukseskan oleh seluruh masyarakat Sultra. “Pesparawi bukan hanya milik umat Nasrani, tapi juga masyarakat Sultra,” terangnya.

Untuk Pesparawi tersebut, gubernur yakin Sultra akan sukses sebagai tuan rumah dan juga sukses prestasi. Ukruannya, sebelum Pesta Paduan Suara Gerejawi itu, Sultra juga telah menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Utsawa Dharma Gita. “Kita sudah pengalaman. Tapi saya minta maaf memang, kalau nanti ada yang saya jewer kupingnya untuk mensukseskan kegiatan Pesparawi,” tandasnya. Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa gereja baru tersebut dibangun untuk merenovasi GPIB Sumber Kasih lama yang terletak bersebelahan dengan bangunan barunya. Sumber pendanaan berasal dari jemaat dan sumbangan lainnya. (ema)


Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011 Shakira

Shakira, Bikin Video Klip Erotis APA yang dilakukan penyanyi seksi Shakira di video klip terbarunya pasti membuat para pria ngiler. Kekasih bek Barcelona Gerard Pique itu hanya berbalut lingerie dan melakukan tarian erotis di sebuah tiang (sexy pole dance). Shakira saat ini sedang gencar mempromosikan single terbarunya yang berjudul Rabiosa atau bisa diartikan ‘Kelinci’. Di lagu tersebut dia berkolaborasi dengan Pitbull, salah satu rapper yang juga sedang tenar di tanah air. Pitbull sebelumnya pernah berduet dengan penyanyi Amerika yang juga punya darah latin, Jennifer Lopez. Dalam video klip tersebut, Shakira yang menyembunyikan rambut pirangnya dengan wig hitam yang tampil sangat menggoda. Menggunakan

lingerie hitam, Shakira menari meliuk – liuk di tiang sambil memamerkan lekuk tubuhnya yang seksi. Seperti diketahui, Shakira membuat video klip lagu Rabiosa di Barcelona pada 24 April lalu. Menurut rumor, lagu tersebut sebenarnya dirilis pada Juli nanti. Tetapi, karena lagu tersebut mulai kehilangan posisi di tangga lagu Spanyol, maka jadwal dipercepat. Lagu Rabiosa ini diambil dari album terbaru pelantun lagu resmi Piala Dunia 2010 itu yang rilis pada Oktober 2010 lalu, Sale El Sol. (jpnn/lia)

Hiburan

13

Ben-Chacha, Bulan Madu di Stadion Wembley KEBAHAGIAANtengahmenyelimuti Ben Kasyafani. Pria berkacamata itu baru saja pulang berbulan madu dengan Marshanda yang dinikahinya pada 2 April lalu. Keduanya menghabiskan 15 hari di daratan Eropa, dan menonton pertandingan final Liga Champion di Inggris masuk dalam daftar kegiatan mereka selama berada di sana. ”Ide awalnya (ke Eropa) memang karena mau nonton bola. Ada final Liga Champion, dan yang main klub favorit aku, Manchester United (melawan Barcelona). Kita pergi sebelum final, dan setelah final kita pilih rute (perjalanan) yang enak agar tidak melelahkan,” ungkapnya saat ditemui di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis malam (9/6). Perjalanan keliling Eropa sambil menyaksikan pertandingan sepakbola, kata dia, sudah lama direncanakan. Bahkan sebelum dia dan Chacha- begitu Marshanda akrab disapa- melangsungkan akad nikah.

Selain London (Inggris), keduanya menikmati keindahan dan menjelajahi kota Amsterdam (Belanda), Paris (Prancis), Venice dan Florence (Italia). ”Kita senang banget. Apalagi di sana kita ketemu teman-teman kita yang nggak bisa datang ke pernikahan kita. Ketemu (pesepakbola) Irfan Bachdim juga,” katanya. Ben dan Chacha juga menyempatkan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan museum di masing-masing kota. Dan berburu cinderamata alias belanja tentu menjadi aktivitas wajib mereka. ”Kita ke museum di Amsterdam, Wembley Stadium di London, dan belanja di Paris. Di Florence dua hari, Venice empat hari. Banyak yang bilang setiap tahun Venice tenggelam, makanya kita sempatkan ke sana,” terangnya. Perjalanan selama 15 hari di empat negara itu, meninggalkan kesan mendalam. Begitu menyenangkan hingga membuat Ben dan Chacha ingin segera kembali ke sana. (jpnn/lia)

Ben Kasyafani dan Marsyanda


Edukasi Disdik Sultra Tunggu Proposal Bansos Kendari,KP Respon cepat tampaknya harus terus dilakukan sekolah, utamanya dalam menjawab adanya bantuan melalu dinas pendidikan provin. Bantuan tersebut di antaranya bantuan sosial (bansos) cerdas istimewabakat istimewa (CI-BI). “Proposal bansos CI-BI setiap tahun terus kami terima untuk semua jenjang pendidikan, karena kami hanya berkewenangan untuk memferivikasi data. Sedangkan keputusan final penerima berada di Kemendiknas,” terang Kasi Pembinaan Dikti dan PK/PLK Disdik Sultra, H. Nasrullah, SE.M.Si, kepada koran ini, akhir pekan lalu. Pria paruh baya ini mengungkapkan proposal bansos CI-BI dari Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa (PSLB) tersebut, masih ditunggu mhingga akhir bulan Juni ini. “Kembali kami ingatkan karena merupakan bantuan, pihak sekolah hendaknya lebih bersabar. Selain itu mekanisme bantuan melalui provinsi dan tidak langsung ke pusat, lebih kepada tertib pertanggung jawaban dana yang akan diberikan,” ungkapnya. (fas)

Kantor Bahasa Sultra Selenggarakan Pelatihan Kendari, KP Kantor Bahasa Sultra bekerjasama dengan Pemkab Buton Utara (Butur) akan menyelenggarakan kegiatan penulisan siutamgasangtata surat dinas kepada satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung tanggal 13-14 Juni, di Buranga, Ibukota Kabupaten Buton Utara. Demikian dijelaskan Kepala Kantor Bahasa Sultra, Prof Dr H Hanna, M.Pd. Menurut dia, kegiatan yang akan dibuka Bupati Butur Drs Ridwan Zakariah bertujuan memberi pemahaman teknis surat baik dari segi bahasa maupun format penulisan kepada sekretaris SKPD, kecamatan dan desa. Selain Prof Dr Hanna MPd yang akan menjadi pembicara, ada juga pemateri dari kantor bahasa Pusat yaitu Sitanggang. Kedua pembicara ini akan memberi panduan kepada setiap peserta dari SKPD, kantor kecamatan dan desa tentang bagaimana membuat surat yang baik dan benar baik dari segi bahasa maupun formatnya. ‘’Insya Allah kegiatan itu akan berlangsung di Buranga mulai hari ini sampai besok (13 s/d 14 red). Pak Bupati Butur sendiri yang akan membuka kegiatan tersebut,” kata Hanna.(p2)

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Ribuan Alumni SMP Tidak Tertampung Kendari, KP Tahun 2010 di Bau-bau, Gubernur Sultra, Nur Alam telah melounching penuntasan wajib belajar (wajar) 12 tahun. Upaya itu sebagai motivasi atas keberhasilan daerah mmenyelenggarakan program wajar sembilan tahun. Sayangnya, belum setengah langkah berjalan, pemerintah sudah mendapatkan kendala yang cukup berarti. Sekitar 10 ribu alumni SMP dipastikan tidak melanjutkan pendidikan ke bangku SMA dan sekolah sederajat, karena daya tampung yang terbatas.

Masalah itu itu diakui Kadis Pendidikan Sultra, Drs H Damsid M Si yang ditemui di sebuah acara akhir pekan lalu. Secara umum menurutnya, pelaksanaan wajib belajar 12 tahun di Sultra adalah perluasan akses yang tidak didukung ketersediaan sarana pada jenjang SMA/SMK/MA sederajat. Lulusan SMP lebih besar dari alumni SMA, itu artinya banyak siswa yang tamat SMP, tetapi tidak tertampung. Untuk dapat menampung alumni SMP kata mantan Dekan FISIP Unhalu itu, dibutuhkan sekitar 250 ruang kelas baru

(RKB), dengan asumsi satu kelas harus menampung 40 siswa. Jika itu sudah teratasi, diperkirakan wajar 12 tahun bisa tercapai dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. “Untuk mengatasi masalah dalam pelaksanaan wajar 12 tahun, kami akan berupaya melaksanakan program perluasan akses yang meliputi pendirian satu SMA sederajat di setiap kecamatan, pembangunan RKB secara bertahap dan terintegtrasi dalam bentuk penyediaan anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi dan

kabupaten/kota. Upaya lain antisipasi daya tampung, perlu pelaksanaan proses pembelajaran doubleshift atas keterbatasan unit sekolah baru (USB),” terangnya. Bukan hanya itu, menurut Damsid, akan melakukan beberapa kegiatan peningkatan mutu berupa pemberian alat praktik laboratorium IPA kepada SMA dan SMK Untuk tahun 2011. Direncanakan 100 SMA/SMK/MA akan memperoleh bantuan itu, dan ditarget 396 sekolah tuntas dalam waktu tiga tahun. (fya)

MTs Al Fath Terbaik se-Kota Kendari Kendari, KP Status sekolah maupuan kepopuleran tidak menjamin mampu meraih prestasi. Meskipun berada di lingkungan terpencil, kenyataanya MTs Al Fath Kendari mampu meraih gelar terbaik se-Kota Kendari. Prestasi itu diutarakan langsung Pendiri Yayasan Al Fath, Erlina Eliza S. Psi saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu. Meski sedikit

canggung ia mengaku sangat bersyukur dengan apa yang telah diraih peserta didiknya. “Sebelumnya saya tidak tahu. Waktu itu saya terlambat mengambil hasil nilai. Namun tiba-tiba seorang pegawai Dinas Pendidikan Kota Kendari memberikan ucapan selamat bahwa sekolah kami yang terbaik. Kami sangat bersyukur. Setidaknya kami bisa menunjukkan bahwa kami bisa,” ujarnya.

Memang tak banyak peserta ujian MTs Al Fath, yaitu tiga orang. Namun ketiga siswanya tersebut mampu mengharumkan sekolah yang dibangun sejak 2002. Dari keempat mata pelajaran yang diujiankan, nilai 8,20 matematika, tertinggi 9,75 bahasa Inggris 9,00 dan IPA 9,25. Irna Eliza, yang biasa disapa Ummu Tsabita itu menambahkan jika ketiga siswanya juga kerap meraih juara satu

dalam berbagai ajang perlombaan utamanya sains. Bahkan ketiga siswa itu telah direkrut menjadi siswa SMAN 1 Kendari secara bebas tes. Lebih membanggakan lagi, Ummu Tsabita yakin bahwa ketiga siswanya juga tak mendapatkan kunci jawaban. Ia mengaku telah membina siswanya dan menerapkan rasa disiplin yang tinggi bahwa apa pun hasilnya, jerih payah sendiri lebih berharga. (p1)


Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

PTN/PTSse-Sultra Bertemu DPD RI Kendari,KP Memiliki putera daerah yang duduk sebagai anggota DPD RI, membawa keuntungan tersendiri bagi Sultra. Tidak terkecuali untuk peningkatan pendidikan, karena Sultra sering menjadi tempat penyerapan aspirasi dalam menentukan suatu regulasi hukum yang bersifat nasional. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di STIK Avicenna Kendari, semua PTN/PTS se-Sultra menyampaikan aspirasi kepada Wakil Ketua DPD RI asal Sultra, Dr. La ode Ida. “Dalam pertemuan tersebut para wakil PTN/ PTS memberi masukan dalam hal peningkatan internal kampus agar penyebaran dosen lebih diarahkan kepada kampus yang terakreditasi. Sedangkan dari segi eksternal, para pemimpin PTN/PTS menyarankan agar semua kampus beserta prodinya dapat terakreditasi,” terang Ketua STIK Avicenna Kendari, dr H Thamrin Datjing. Terkhusus bagi PTS tuturnya, pada tahun 2012 nanti semuanya sudah harus terakreditasi dan saat ini baru 43 persen PTS se-Indonesia yang telah terakreditasi. “Kami bersyukur karena hampir semua jurusan di STIK Avicenna Kendari telah terakreditasi. Jurusan yang telah terakreditasi yaitu S1 Kesmas dan D3 Keperawatan, sedangkan D3 Kebidanan dan S1 Keperawatan telah terasessment. Hanya menunggu penentuan akreditasi, serta s1 gizi sementara membuat borang akreditasi dengan target akreditasi 2011 ini,” tuturnya. (fas)

Edukasi Hormat Bendera Bukan Menyerikatkan Tuhan Kendari,KP Fenomena SMP Al Irsyad di Kecamatan Tawangmangu dan SD Islam Sains dan Teknologi (SD-IST) Al Albani di Kecamatan Matesih, Jawa Tengah, yang menolak hormat bendera, mendapat tanggapan Ketua Dewan Pendidikan Sultra, Prof Dr.H. Abdullah Alhadza, MA. “Ada dua kemungkinan sehingga mereka tidak mau hormat bendera, yaitu persepsi yang keliru. Mungkin dianggap bahwa hormat bendera sama dengan meny-

erikatkan Tuhan, atau punya prinsip menolak NKRI dan lebih memilih negara Islam,” kata Abdullah Alhadza. Menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) ini, kalau persepsi keliru, pihak sekolah dapat diajak dialog. Mereka harus diyakinkan supaya menghormati bendera bukan bagian menyerikatkan Tuhan. Bahkan katanya, ada orang yang berpersepsi kalau menghormati bendera sama saja menyembah bendera. Ini yang harus diluruskan, sedangkan kalau anti NKRI,

sekolah tersebut harus ditutup. “Hal seperti ini sering terjadi, tetapi tidak secara massal, bukan dalam bentuk suatu lembaga yang menganggap menyembah benda sebagai bentuk kemusyrikan. Selain itu menurut saya sepanjang itu tidak menyebar dan dipaksakan, tidak ada masalah dan hanya perlu dialog,’’ ujarnya. Perlu ditelisik ungkapnya jika tidak ada kepercayaan terhadap negara, agak berbahaya dan perlu diselesaikan secara tegas pemerintah. Mengenai sanksi kalau pihak

15

sekolah terbukti tidak mengakui NKRI, sarannya lebih kepada pencabutan izin saja, karena selebihnya kalau berkenaan dengan motif tertentu menjadi urusan para politik dan ahli hukum. “Karena itu saya menyarankan agar dinas pendidikan kabupaten/kota se-Sultra, hendaknya menjalin kemitraan dengan setiap sekolah yang ada di daerahnya. Harus diketahui bahwa peran penting pemerintah dalam pembinaan sekolah, guna mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya. (fas)

STAIN Penyelenggara Pelatihan Kompetensi Guru Berkat Semua Prodi Akreditasi B

Kendari, KP Mulai tahun 2011, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Qaimuddin Kendari ditunjuk Direkrorat Pendidikan Agama Islam sebagai penyelenggara pelatihan kompetensi guru dalam jabatan dengan kuota 89 orang. Peluang yang diamanahkan pada lembaga pendidikan yang dipimpin Dr H Nur Alim M Pd tersebut, tak lain karena semua Prodi STAIN

Kendari terakreditasi B. Selain itu, STAIN juga diamanahkan sebagai penyelenggara pelatihan peningkatan kompetensi tenaga pendidik atau kependidikan guru agama yang juga kerjasama dengan Direktorat Pendidikan Agama Islam. Tahun 2011, kuotanya mencapai 330 orang. Nur Alim, Ketua STAIN Kendari mengatakan penunjukkan sebagai penyelenggara sepenuhnya berkat akreditasi B setiap Prodi. Tentu itu berkat usaha dari intern STAIN dan dukungan masyarakat yang memberikan amanah pada lembaga

yang dipimpinnya untuk terus meningkatkan eksistensi diri, khususnya dalam rangka memberikan jaminan pendidikan yang berkualitas bagi generasi bangsa. “Semoga prestasi ini lebih meningkatkan citra STAIN ke depannya. Yang terpenting sebagai penyelenggara pelatihan kompetensi guru di Sultra, STAIN akan terus memberikan perubahan positif dalam dunia pendidikan khususnya. Saat ini, telah banyak perubahan, baik dalam aspek manajemen, kurikulum, mutu dosen, infrastruktur, pengembangan Prodi, kemahasiswaan maupun peran serta

masyarakat,” tandas Nur Alim, akhir pekan lalu. Terkait pelatihan peningkatan kualifikasi guru dalam jabatan, dikhususkan untuk guru agama di Sultra baik PNS maupun non PNS. Calon peserta pelatihan berlatar belakang pendidikan belum sarjana dan mengantongi rekomendasi dari sekolah dan Dinas Pendidikan setempat. STAIN juga membuka pelatihan guru dalam jabatan khusus untuk guru madrasah yang berkuota 44 orang (Guru Agama Se Sultra yang diangkat Kementrian Agama, Pemda atau Yayasan bagi non PNS. (fas)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 13 Juni 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Cara Mudah Hidup Sehat, Ekonomis dan Praktis

Suzuki Helat Program COMOT

Gratis Konsultasi dan Servis

Hadiah 16 Motor, 11 Notebook, 200 HP, 5 Grand Prize

TOP WATER (reverse osmosi) adalah produk penyulingan dan penyaringan air yang berstandar kualitas air International dengan ukuran filter sangat halus, 1/1000 mikron. Produk ini mampu membuang seluruh pencemaran kimia, bakteri dan virus. Dengan mengonsumsi air minum yang murni dari hasil mesin TOP Water maka kesehatan dan fungsi ginjal dalam tubuh anda dan keluarga tetap terjaga. Selain itu, Top Water mampu membuang zat polutan berbahaya hingga air menjadi murni 99,9% atau TDS 0,02 ppm dengan kandungan oksigen yang sangat tinggi. Sebelum

pemasangan filter, terlebih dahulu dilakukan tahapan proses analisa air baku sebanyak 7 kali menggunakan membran yang telah lulus uji kelayakan dari NSF dan Water Quality USA. Memiliki Top Water dirumah tentunya sangat bernilai ekonomi yang tinggi dibandingkan membeli air minum isi ulang sehingga bisa meminimalisir pengeluaran. Stop pemborosan, stop masak air dan stop beli air. Dengan Top Water, air dari kran bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak. Top Water merupakan teknologi yang telah teruji secara International dan digunakan oleh jutaan rumah tangga di Negara-negara maju. Pemesanan Hub: UD. Jumbo Niaga di Jl. RA. Kartini No.26

SEGERA daftarkan diri anda untuk mengikuti kegiatan test ride atau ‘COMOT‘ (Coba Motor) yang berlaku di dealer resmi Suzuki se-Sultra. Pihak Suzuki menyiapkan Axelo dan Hayate untuk anda coba. Setiap peserta yang melakukan Comot akan mendapatkan hadiah langsung dan sebuah kupon undian berhadiah 6 unit Shogun Axelo, 10 Suzuki Spin, 11 Notebook, 200 HP Qwerty, serta Grand prize 5 Orang pemenang Umroh. Program ini gratis dan berlaku untuk umum yang berlangsung hingga 30 Oktober 2011. Bagi masyarakat yang ingin bergabung, silakan daftarkan diri ke dealer Suzuki; PT. Sinar Galesong Pratama Kendari, Unindo Motorindo, Suzuki Wuawua, Suzuki Baubau, Suzuki Intan Baubau, Kota Lama. Tlp: 0401-3001620, 0811402670. Kifly 085298892165. Pablo 085796711131. Arifuddin 085241925216. H Makmur

085299557725. Cab. Baubau, Abidin 082193110120. Silakan SMS/Telpon, alamat anda akan dikunjungi. (adv)

Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Darussalam

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks Ruko Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horizon) Block C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), dan baru-baru ini telah beroperasi cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN I (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pen-

gobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Pusat Pijat Refleksi Keluarga merupakan yang terbesar dan ternikmat pijatannya di Kota Kendari yang melayani pasien pria dan wanita, pijat khusus wanita muslimah dan melayani pijat panggilan rumah/kantor. Bandrol pi-

jatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000. Cp.085279040634085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, Cp: 085239888761, Cabang Pare-Pare

Jl. Bau Massepe No. 191, Cabang Bulukumba Jl. Lanto Dg pasewang No. 44. Bontang Jl Selamet Riadi No 05 Cp: Rido: 0811400706/081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan kenikamatan Refleksi ala Pijat Refleksi Keluarga.(adv)

Suzuki Raha, Suzuki Kolaka, dan PT. Sinar Galesong Pratama Unaaha. Info kredit Motor Suzuki, hubungi 085241515858. (adv)

Yayasan Darussalam juga menyiapkan butik busana muslim dan perlengkapan haji dan umrah. YAYASAN Darussalam merupakan pusat bimbingan manasik haji dan umrah di kota Kendari. Darussalam kembali membuka pendaftaran anggota baru bimbingan manasik haji dan umrah. Ditempat ini, setiap anggota mendapat jatah bimbingan sebanyak 12 kali pertemuan, dimana 10 kali pertemuan teori dan 2 kali prak-

tek langsung di asrama haji. Dengan pengalaman bimbingan manasik haji dan umrah, Darussalam menjalankan misinya penuh kekeluargaan dan terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan anggotanya. Untuk info manasik haji dan umrah, anda bisa menghubungi langsung Yayasan Darussalam di Jl. Saranani No. 76-78 Kendari, CP: 0811400366, 081341813272, 081245999982. Ditempat ini juga terdapat Butik yang menyiapkan segala perlengkapan haji dan umrah seperti, set pakaian ihram, set mukena, sorban, jilbab, sejadah, kopiah dan lainnya. Untuk kebutuhan dibulan Ramadhan dan lebaran,ButikDarussalammenyiapkanbusanamuslim terlengkap, seperti baju koko dan segala pernakperniknya. Dan bagi jamaah haji yang membutuhkan oleh-oleh, jika tak sempat berbelanja di mekkah atau madinah, anda bisa ke tempat ini yang juga menyiapkan produk yang didatangkan langsung dari Jeddah, India, Mesir hingga timur tengah seperti baju kaftan, pasminah dan lainnya. Ditempat ini harga bersaing namun mutu lebih diutamakan. Butik Darussalam juga menerima pesanan busana muslim untuk majelis taklim. (adv)

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,-

Mahkota Hadirkan Tenunan Wakatobi

Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker

UNTUK lebih mempromosikan produknya, Mahkota sangat aktif mengikuti berbagai acara yang berkaitan dengan tenunan, diantaranya ‘Weding Expo‘ yang digelar di SwissbelHotel beberapa waktu lalu yang mendapat respon positif dari masyarakat, dan saat ini Mahkota kembali membuat gebrakan dengan menghadirkan kain motif‘Wakatobi‘,pasalnyadalam waktu dekat daerah yang terkenal dengan wisata baharinya itu, akan menggelar Sail Wakatobi, dan tenun Wakatobi produksi Mahkota akan digunakan dalam penyambutan tamu, khususnya para pejabat dan turis asing. Selain itu, Juli 2011 Toko

MIKRODERMABRASI adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pembentukan kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya. Cara kerja dari mikrodermabrasi ini

adalah, mengikis lapisan terluar dari kulit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan, merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawatan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga tersedia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih,

Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari (kecuali Senin) pukul 09.00-19.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 04013196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405–2324068. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi, Usia Tua-Muda TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang

tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas

memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran

Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Semua ditangani dengan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan. Ditempat ini dalam hal pengobatan pasien, akan diberi jaminan berhasil 100% dan lebih baik dan akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, hari Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Motor TVS Garansi Mesin 5 Tahun Uang Muka 1 Jutaan, Dilengkapi Fitur Musik FM dan MP3 SEPEDA motor asal India ini berdiri lebih dari 100 tahun lalu, dan saat ini telah tersebar di 40 Negara dengan 25 juta pengguna diseluruh dunia. Selain itu, Motor TVS peringkat 10 besar pabrikan motor didunia serta satu-satunya motor yang memiliki MP3 player, radio FM, dan cas HP. TVS kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS Motor memiliki 3 produk unggulan, yakni

TVS Neo 110cc, TVS RockZ 125cc, dan TVS Apache RTR 160cc. Untuk pembuktian kualitas

mesin dan menghilangkan keraguan akan ketangguhan teknologi yang disusungnya, TVS memberi garansi selama 5

tahun untuk semua produk. Motor TVS diakui oleh dunia otomotif sehingga penjualannya terus meningkat. Selain itu, setiap tahun TVS meraih penghargan best fetaure dan teknologi. Untuk soal sparepart (suku cadang) semua tersedia lengkap didealer 3S (Sales-ServisSpareparts) TVS Kendari di Jl. Saranani 125-127 (samping barata) Tlp: 085240455299, 085241840274, TVS BAUBAU Jl. S. Hasanuddin (Depan Telkom) 085241528090. TVS RAHA Jl. Sukawati (Samping BRI) 085342029549. KONAWE, dapat mengunjungi langsung sub dealer di Unaaha. (adv)

Mantap Hisapnya, Kuat Semprotannya Pompa Air Firman By Teckindo (ISO-9001:2000) TECKINDO Group merupakan perusahaan yang telah lama dikenal paling hebat memproduksi generator, mesin pemotong rumput, chainsaw (mesin gergaji kayu), power sprayer, serta pompa air. Salah satu produknya yakni pompa air listrik bernama ‘Firman‘, kini telah tersedia di pasaran Sultra. Pompa ‘Firman‘adalah pompa air import dari China dengan kualitas Eropa yang tidak perlu diragukan, sebab pompa ini lebih mengutamakan kualitas dengan hisapan air yang mantap, semprotan kuat, tahan lama, serta dibanderol dengan harga yang terjangkau. Firman juga telah terkenal di dunia karena telah diekspor ke lebih

dari 100 negara di dunia, antara lain ke benua Amerika, Eropa dan Timur Tengah. Produk pompa air “Firman” tersedia mulai dari jenis pompa pheriperal, self priming, semi/jet pump, juga masih banyak jenis pompa lainnya seperti untuk keperluan kolam renang dan industri.

Banyak keuntungan membeli pompa air ‘Firman`, diantaranya: jaminan jasa service selama 3 tahun, jaminan suku cadang selama 1 tahun, dan khusus type FWP 138/A diberikan jaminan motor/penggerak selama 3 tahun. Firman juga telah diuji coba atau telah dilakukan running test selama 24 jam secara non stop, ternyata tetap berjalan dengan baik tanpa ada kendala. Suku cadang dan jaminan service yang diberikan Firman membuat konsumen merasa nyaman dan aman dalam menggunakan pompa air ini. Produkproduk “FIRMAN” bisa Anda dapatkan di toko-toko terdekat se-Sultra, atau langsung menghubungi Kontak Sales 085241826470. (adv)

Mahkota akan menggelar Expo Launching ‘Tenun Go To Scholl‘ produk tenunan motif daerah yang nyaman dipakai khusus untuk pelajar se-Kota Kendari. Kegiatan ini bertujuan agar generasi muda Sultra peduli dan mengakui bahwa tenun Sultra merupakan salah satu identitas daerah yang harus dibanggakan dan dipromosikan. Untuk memperoleh produk tenun khas Sultra baik buton, tolaki, wakatobi dan lainnya, kunjungi Toko Tenun Mahkota yang terletak di Mall Mandonga blok C. No 32-33, CP: 081341701901. Harga terjangkau dan banyak pilihan corak serta model sesuai selera. (adv)

Hj Endang bersama Staf Ahli Pemprov Sultra, Hj Sartiah Yusran dan Joanne, Advisor Proyek Basics dari Canada yang sedang berkunjung di Toko Tenun Mahkota.


Kendari Pos | Senin, 13 Juni 2011

0 Denmark v Swiss 1

Shaqiri Unjuk Gigi Kopenhagen, KP Hari perdana Euro U-21 menjadi milik Xherdan Shaqiri. Playmaker Swiss itu bersinar setelah gol tunggalnya berhasil mempermalukan tuan rumah Denmark di Stadion Aalborg kemarin WIB (12/6). Gol Shaqiri tercipta pada menit ke-48. Gol yang menunjukkan talenta dan kualitas Shaqiri. Berawal dari pergerakan di luar kotak penalti, pemilik nomor punggung 10 itu solo run menembus pertahanan Denmark. Setelah meliuk-liuk melewati

Skuad PSSI Kota Kendari Siap Tarung Kendari, KP Sesuai rencana, sejak kemarin (12/6) skuad sepak bola Kota Kendari akan menginjakan kaki di Konawe Selatan. Jawara pada Porprov X di Muna empat tahun lalu itu didukung kekuatan penuh untuk mempertahankan medali emas pada ajang yang mulai digelar 14 Juni 2011. 22 pemain yang sudah menjalani seleksi dan training centre non kampus sudah dipatenkan untuk turun berlaga menghadapi Buton Utara, Kolaka Utara dan Muna. Pelatih sepak bola, Mansur Saman yang ditunjuk PSSI Kota Kendari mengarsiteki atletnya mengungkapkan seluruh pemain pada Porprov XI adalah yang terbaik hasil pemantauan selama tiga bulan bersama dua Asistennya, Ajis dan Hamdan. Rata-rata atlet adalah jebolan klub yang ikut kompetisi Wali Kota Cup II. “ Saya sangat senang bisa menjadi pelatih sepak bola Kota Kendari, daerah yang memiliki banyak atlet bertalenta luar biasa,” paparnya. Untuk masuk dalam skuad utama dan memiliki SK resmi kontingen Kota Kendari, terdapat beberapa kriteria yang harus dimiliki atlet. Mulai dari fisik prima, teknik bermain, kecepatan dan disiplin mengikuti segala arahan pelatih. “ Syarat utamanya, usia harus kelahiran 1 Januari 1989. Itu, dibuktikan berdasarkan ijazah asli pemain,” sambung Mansur. Ia juga akan melakukan protes bila ternyata dalam technical meeting nanti terdapat atlet dari daerah lain yang tak layak untuk ikut dalam turnamen. (p2)

sedikitnya empat pemain, dia melepaskan tendangan silang yang gagal dibendung kiper Mikkel Andersen. Itu adalah gol pertama Shaqiri untuk Swiss U-21 setelah tiga laga. Prestasi lebih baik dicatat Shaqiri bersama Swiss senior. Pemain 19 tahun itu memiliki 11 caps dan mencetak satu gol ke gawang Inggris di kualifikasi Euro 2012 pada 17 September 2010. Shaqiri juga bukan sekadar cadangan di Swiss senior. Playmaker FC Basel itu turun starter saat sukses menahan seri 2-2

Inggris di Wembley pekan lalu (4/6). ‘’ Saya justru menerima banyak tekanan ketika turun membela tim U-21 setelah sebelumnya membela tim A (Swiss senior, Red),’’ ungkap Shaqiri di situs resmi UEFA. ‘’ Tapi, saya pemain yang menyukai tekanan. Saya senang membantu tim meraih kemenangan,’’ sambungnya. Dalam laga kemarin, Shaqiri sekaligus membuktikan dirinya lebih baik diband-

Baca SHAQIRI Hal 18

AFP PHOTO / HENNING BAGGER

Mathias Zanka Jorgensen dari Denmark (kanan) mencoba merebut bola dari kaki pemain Swiss, Innocent Emeghara (tengah) dalam laga perdana EURO U-21 di Aalborg Stadium, Denmark.


20

Kendari Pos |Senin, 13 Juni 2011

Umar-Bakri Resmi Mendaftar Pasarwajo, KP Pasangan Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakri (Umar-Bakri) akhirnya resmi mendaftarkan diri di KPUD Kabupaten Buton sebagai calon bupati dan wakil bupati Buton periode 2011-2016. Pasangan tersebut membawa rekomendasi dukungan dari 5 partai yang memiliki 7 kursi di DPRD Buton. Kelima partai tersebut masing-masing PAN 2 kursi, PPRN 2 kursi, PDK 1 kursi, PDP 1 kursi dan PPPI 1 kursi. Saat mendaftar, Sabtu (10/6), pasangan Umar-Bakri didampingi keluarga dan kerabat dekat termasuk ratusan massa pendukungnya yang menjemput tepat di kilometer nol (Km 0), Pasarwajo. Iring-iringan pasangan Umar Bakrie tiba di Kantor KPU Buton sekitar pukul 14.00 Wita dan diterima langsung Ketua KPU, La Biru dan seluruh anggota KPUD Buton. Sekretaris tim pemenangan Umar Bakrie, Sofyan Gaepa dipercaya untuk menyerahkan dokumen pendaftaran. “Setelah kita (anggota KPUD) periksa formulir B, B1 dan B2 sebagai syarat awal kecukupan dukungan untuk maju

Pilwali Kota Kendari

DPRD Siapkan Rp 15 M

KENDARI POS

Konvoi Umar-Bakri saat mendaftar di KPU Buton. Tampak calon Bupati Buton, Umar Samiun melambaikan tangan dari atas kendaraan. sebagai pasangan calon telah dipenuhi. Untuk kekurangan berkas lainnya, KPU akan menyampaikan poin-poin apa saja yang akan dipenuhi kalau masih ada kekurangannya kami akan menyurati masing-masing pasangan calon,” ujar La Ode Endang ST, salah satu anggota KPUD Buton.

Dalam kesempatan itu, Samsul Umar Abdul Samiun SH tak banyak memberikan komenter. “Hari ini tanggal 11 juni tepat pukul 14.00 wita kami mendaftar. Kami yakin, tanggal 11 adalah tanggal yang cukup bagus buat kami. Saya percaya semuanya akan berjalan dengan baik,” kata Umar Samiun.

Usai mendaftar di KPUD, ratusan pendukungnya yang sejak pagi hari telah menunggu di Km 0 Pasarwajo, pasangan Umar Bakrie diarak berkeliling kota hingga ke Kecamatan Dongkala. Iring-iringan pasangan tersebut sepanjang kurang lebih 1 km membuat kemacetan pada setiap jalur yang dilaluinya. Warga

Pasarwajo tampak antusias menyaksikan konvoi kendaraan pasangan Umar Bakrie dengan menonton dari pinggir jalan. Setelah melakukan konvoi, massa membubarkan diri. Setelah resmi mendaftarkan, pasangan Umar-bakri rencananya akan melakukan deklarasi yang diagendakan di tiga tempat.(p13/p14/ong)

Asrun : Jangan Sampai Memilih Kucing dalam Karung 8 Masalah di Awal Menjabat 1. Moral akhlak dan disiplin 2. Kebersihan, kesehatan dan lingkungan kota 3. Pasar dan PKL 4. Sarana dan prasarana sosial 5. Infrastruktur jalan kota 6. Air bersih 7. Penanganan banjir 8. Ekonomi dan kemiskinan Ir Asrun : “Memang belum semua teratasi. Dan untuk menyelesaikan kekurangan itu, saya memastikan ingin maju kembali bertarung, untuk pembangunan Kota Kendari dan kelanjutan program yang sudah dibentuk”

Asrun Kendari, KP Meski belum mendelegasikan secara resmi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan seluruh simpatisanya, duet pasangan pemenang pilwali periode 2007-2012 Ir H Asrun M Eng Sc dan wakilnya H Musadar Mappasomba SP MP kian mendekatkan diri untuk kembali bersama . “Kalau pencalonan kami untuk kembali bersama saat ini dianggap resmi boleh, tapi kalau tidak juga boleh. Hanya, ini sudah mendekati resmi tapi, ada tahapanya untuk kita kembali mencalonkan diri di Pilwali 2012-2017 nanti,” ujar Walikota Kendari saat menghadiri acara silatuhrahmi yang dirangkaikan dengan pemaparan pertanggung jawaban kinerjanya di hadapan beberapa camat, SKPD, lurah dan masyarakat, di Kelurahan Padaleu, Poa-

sia, Sabtu (11/6). Menurutnya, untuk kembali maju di bursa pemilihan harus ada pembuktian kinerja yang diperlihatkan pada masyarakat. Makanya, Ia hadir melakukan silatuhrahmi di setiap kelurahan yang telah ditentukan. Apalagi, sebelum menjadi walikota Kendari, ia menyempatkan diri bersosialisasi dari beberapa titik di Kecamatan, sehingga merasa berkewajiban hadir memaparkan program kerjanya setelah mendapat amanah dari masyarakat setempat. Di hadapan warga Padaleu, Asun memaparkan bahwa terdapat delapan masalah utama di

awal pemerintahanya, yang pertama moral akhlak dan disiplin, kedua kebersihan kesehatan dan lingkungan kota ketiga, menyangkut pasar dan PKL, keempat sarana dan prasarana sosial, kelima imfrastruktur jalan kota, keenam air bersih, ketujuh banjir dan delapan ekonomi dan kemiskinan. “Jadi ketika kami baru menjabat delapan hal ini yang perlu dibenahi. Dan alhamdulilah secara perlahan kami bisa menyelesaikanya. Meskipun, masih banyak kekuranganya. Dan untuk menyelesaikan kekurangan itu, saya memastikan ingin maju kembali bertarung, untuk pembangunan Kota Kendari dan kelanjutan program yang sudah dibentuk. Saya juga persilahkan siapa saja calon untuk berkompetisi di Pilwali nanti. Dan perlu diketahui, tujuan saya memaparkan segala program kerja di hadapan kalian, bukan untuk menyombongkan diri. Tapi, untuk mengungkap fakta, sebagai bahan pembanding agar nanti dalam pemilihan tidak memilih kucing dalam karung,” tegasnya penuh semangat. Dari beberapa pernyataan yang dilontarkan Asrun, sontak membuat seluruh masyarakat yang hadir bertepuk riuh. Apalagi, sang wakil Musaddar yang berada di sisi kirinya, dari wajahnya langsung mengeluarkan ekpre-

si kegembiraan. “Saya kira kita semua dengar, gimana walikota sendiri ngomong tentang program kerja yang dibangun selama ini. Kalau soal tetap berpasangan, kan sudah diungkapkan juga bahwa kita sudah mendekati resmi dan kalau mau dianggap resmi sudah bisa, untuk bersama bertarung. Jadi, saya siap-siap saja dan kita lihat saja bagaimana perkembanganya,” ujar Musaddar usai acara silatuhrami.(p2/ong)

Kendari, KP Anggaran Rp 17 miliar yang diminta KPU Kota Kendari, tidak akan diluluskan DPRD kota. Dari hasil rapat internal anggota dewan, anggaran itu harus dipangkas. Walau tidak semuanya diloloskan dewan, tapi anggaran yang diplot untuk KPU kota, cukup lumayan. Besarnya Rp 15 miliar untuk 2 putaran. Memang kata sepakat antara DPRD Kota Kendari dan KPU Kota Kendari, belum ada. Tapi, Rp 15 miliar bagi dewan kota, sepertinya angka yang sangat reaslistis untuk membiayai seluruh kegiatan KPU Kota dalam melaksanakan pemilihan walikota-wakil walikota Kendari tahun depan. “Belum ada pertemuan dengan eksekutif. Hanya saya dengar bocoran, ancar-ancar DPRD kota Rp 15 miliar. Tapi kita akan hitung-hitungan kembali, akan dirinci apakah sudah bisa membiayai semua tahapan dan pelaksanaan Pilwali,” kata Ketua KPU Kota Kendari, Syam Abdul Djalil, kemarin. Baginya, Rp 15 miliar, belum bisa ia katakan cukup. Sebab, menurut dia, yang paling penting bukan berbicara pada jumlah, tapi kegiatan yang harus dilakukan KPU Kota. Karenanya, KPU belum akan menerima angka tersebut. “Bicara jumlah, itu subjektif. Kita masih harus cari kegiatan yang dilakukan. Memang kalau kita lihat angka, besar. Satu miliar juga besar. Tapi bagi KPU, semua kegiatan harus terlaksana semua. Jangan sampai dana yang ada kita paksakan terimam di belakang hari ternyata tidak bisa membiayai semua kegiatan yang kita lakukan. Kita bisa konyol nanti. Kita masih kaji, apakah cukup membiayai kegiatan KPU atau tidak,” ujarnya.(dri)


Kendari Pos Edisi 13 Juni 2011