Issuu on Google+

Senin, 12 Juli 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Besuk Aktivis ICW, Minta Stop Kekerasan Jakarta, KP Dukungan kepada aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satrya Langkun yang dianiaya orang tak dikenal terus mengalir. Sejumlah pejabat tinggi hingga aktivis kemanusiaan tak henti mendukung Tama. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut bersimpati atas kekerasan yang menimpa Tama. Kemarin, orang nomor satu di Indonesia itu membesuk Tama yang masih dirawat di Rumah Sakit Asri, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. SBY datang pukul 13.00. Tapi, persiapan kedatangannya dimulai pukul

INTERNASIONAL

Muncul di Publik Kali Pertama HAVANA - Apa kabar Fidel Castro ? Perta-nyaan yang terus muncul empat tahun terakhir itu sedikit mendapat jawabannya kemarin (11/7). Hal itu ditandai dengan munculnya foto-foto mutakhir mantan Presiden Kuba itu untuk kali pertama dalam acara yang melibatkan publik. Foto-foto yang menunjukkan tubuh Fidel Fidel Castro yang membungkuk, namun tetap tersenyum itu, merupakan penampilan pertamanya setelah jatuh sakit empat tahun lalu. Foto-foto yang dirilis tersebut menunjukkan pria 83 tahun itu disebut-sebut akan menemui para pekerja di sebuah lembaga ilmu strategi politik Kuba. Namun kebenaran fakta tersebut belum bisa dikonfirmasi. Sebelumnya, Kuba

Baca MUNCUL diHal. 8

SELEBRITI

Cuek Hadapi Fitnah TAK hanya Bunga Citra Lestari dan Krisdayanti, nama Velove Vexia pun disebut-sebut masuk daftar perempuan yang aktivitas seksnya bersama Ariel divideokan. Isu itu diembuskan rival ayahnya, O.C. Kaligis, yang ditunjuk sebagai pengacara Ariel yang kini mendekam di tahanan Mabes Polri. Merasa difitnah, gadis berdarah Manado yang sedang berlibur musim panas dari kuliahnya di Prancis itu memilih cuek menghadapi gosip tersebut. Berikut kutipan wawancara dengan dara kelahiran Jakarta, 13 Maret 1990, di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (10/7). Bagaimana pemberitaan mengenai adanya video antara Velove dan Ariel?

Baca CUEK diHal. 7 VELOVE VEXIA

Baca BESUK diHal. 8 F/MUSTAFARAMLI/JAWAPOS

JENGUK TAMA : Presiden SBY mendapat penjelasan dari tim dokter saat menjenguk aktivis ICW, Tama S Langkun, Sabtu (10 Juli 2010) di Rumah Sakit Asri, Jakarta. Presiden SBY menginstruksikan mengusut tuntas kasus penyerangan aktivis ICW Tama S Langkun dan pelakunya harus diganjar hukuman yang setimpal

Quick Count JSI

Imran-Suto Tetap Unggul Kendari, KP Pasangan Surunuddin DanggaMuhtar Silondae yang kalah dalam Pemilukada Konsel yang lalu, terulang lagi. Dalam Pemilukada “Ulangan” sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin, pasangan yang berakronim SUTRA itu tetap menempati urutan kedua. Memang, perolehan suaranya bertambah dibanding Pemilukada lalu. Tetapi jangan lupa, pasangan ImranSutoardjo justeru jauh lebih tinggi pertambahan suaranya.

Baca IMRAN diHal. 2

Wakil Ketua BPK : Proyek Timbunan Muna Penuh Rekayasa Jakarta, KP Pernyataan keras dilontarkan Wakil Ketua BPK yang membawahi Wilayah Kawasan Timur Indonesia, DR H Rizal Jalil. Kata dia, audit investigasi sesuai dengan surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nomor 1375, BPK telah menemukan proyek swakelola yang penuh rekayasa. Kata dia, Pemkab Muna melakukan swakelola dengan mengatasnamakan keterlibatan masyarakat, kenyataan di lapangan, masyarakat tak dilibatkan secara signifikan.

Akibat kebijakan swakelola ini, uang rakyat Muna sebanyak Rp 18,7 Miliar lebih tak dapat dipertanggungjawabkan. Auditor investigasi BPK merinci, uang yang harus dipertanggungjawabkan dalam proyek penimbunan pasar rakyat sekitar Rp 1,8 Miliar lebih (Rp 1.833.506.033) yang dikerjakan secara swakelola. Kemudian, yang berkait dengan penimbunan kawasan kumuh LagasaTula, uang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp 16,9 Miliar lebih (Rp 16.933.500.000). “Dana ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Penetapan swakelolanya juga penuh rekayasa,” tegas Rizal. Bukan cuma Rp 16,9 Miliar ini yang tak dapat dipertanggungjawabkan. Tahun anggaran 2009, penetapan pelaksanaan pekerjaan paket pemukiman kumuh Laino dengan cara swakelola, uang yang tak dapat dipertanggungjawabkan juga sebesar hampir Rp 10 Miliar (Rp 9.999.569.000). Proyek ini dikerjakan oleh PT M yang juga dilakukan secara swakelola tanpa dasar pertimbangan memadai. Dengan demikian, untuk tiga item proyek ini saja, dugaan korupsi

proyek timbunan di Muna mencapai kurang lebih Rp 26 Miliar lebih. “Sehubungan dengan surat KPK nomor 1375 tentang temuan terkait dengan proyek penimbunan lokasi pasar rakyat di Kabupaten Muna maka BPK akan menjawab surat KPK dengan menyatakan Pemerintah Kabupaten Muna tidak dapat mempertanggungjawabkan keuangan negara sebesar kurang lebih Rp 18 Miliar lebih. Ini belum termasuk proyek tahun 2009 sebesar Rp 9,9 miliar yang juga dalam proses penetapan peker-

jaan dengan swakelola tidak dilakukan dengan dasar pertimbangan yang memadai,” tuturnya. Menurut Rizal lagi, alasan Pemkab Muna hingga dilakukan swakelola karena adanya keterlibatan masyarakat dan tidak terukurnya pekerjaan. Kenyataan di lapangan menunjukkan, pekerjaan tersebut tidak melibatkan masyarakat secara signifikan. “Setelah dilakukan pengecekan secara detail di lapangan oleh BPK ternyata tidak melibatkan masyarakat secara signifikan. Ini

Baca WAKIL diHal. 7

Tradisi Kabuenga yang Kini Jadi Salah Satu Obyek Wisata Wakatobi (1)

Ciptaan Muda Mudi Untuk Menghibur Pejabat Jika mengunjungi Kepulauan Tukang Besi atau yang dikenal sekarang Kabupaten Wakatobi dan menanyakan salah satu budaya yang khas, spontan akan dijawab “Kabuenga”. Ya, memang salah satu dari sekian tradisi budaya yang ada di daerah otorita itu, Kabuenga sangat menarik perhatian banyak orang dalam pelaksanaannya. Bagaimana sesungguhnya Kabuenga itu?

KENDARI POS SELAIN obyek wisata kehidupan bawah laut yang sudah mendunia, kehidupan darat di Kabupaten Wakatobi juga tak kalah menarik, bagi siapapun yang memiliki hobi melancong, guna mencari sesuatu yang khas di setiap daer-

MUNANDAR/KP

Gadis-gadis Wakatobi saat pesta Kabuenga

ah. Salah satunya, Kabuenga. Dulu, Wakatobi yang tersusun dari empat pulau yakni Wangiwangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, masih termasuk dalam wilayah pemerintahan Kabupaten Buton. Karena itulah, pemegang kendali pemerintahan di Wakatobi berasal dari kesultanan Buton, sehingga pejabat pemerintahnya ke Wakatobi untuk melaksanakan kendali pemerintahan. Namun, karena berdomisili di wilayah Buton, pejabat itu tidak menetap di Wakatobi. Itu pula yang membuat pejabat tersebut setiap saat ingin kembali ke Buton. “Jadi, tokoh masyarakat kala itu, membaca gelagat tersebut sebagai pertanda yang

Baca MENGHIBUR diHal.7


2

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

Surunuddin Kalah di TPSnya Imran ........................ Hasil pemungutan cepat (quick count) yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan pasangan Imran-Suto (SEHATI) sebagai pemenang. Pasangan SEHATI mendapat kepercayaan publik 52,15 persen, untuk kembali memimpin Konawe Selatan 5 tahun kedepan. Perolehan suara tersebut, meningkat 9 persen dibandingkan pemungutan suara sebelumnya. Dimana pasangan yang diusung oleh Demokrat-PAN tersebut, sebelumnya meraih 43,56 persen. Sementara pasangan SUTRA, memperoleh suara 42,5 persen. Pasangan yang didukung 22 partai politik dan dimotori oleh Golkar tersebut, perolehan suaranya juga mengalami peningkatan 7 persen dari hasil pemungutan suara sebelumnya yakni 35,83 persen. Diurutan ke tiga, duduk pasangan Rustam Tamburaka-Bambang Setyo Budi (HARUS SETIA) dengan perolehan suara 4,82 persen, turun 13 persen dari pemungutan suara sebelumnya yang meraih 18,30 persen. Duduk sebagai juru kunci, pasangan yang lolos melakui jalur perseorangan AsharYan Sulaeman (AMAN), meraih suara 0,53 persen. Sebelumnya pasangan tersebut, meraih suara 2,31 persen. (lihat tabel) Eka Kusmayadi SSi, Direktur Riset JSI menguraikan perhitungan cepat yang dilakukan. Wajib pilih di Konsel sebanyak 175.142 pemilih yang tersebar di 550 TPS. Dari jumlah itu, JSI mengambil sampel sebanyak 260 TPS dengan total suara 63.897. Tehnik yang digunakan tehnik multistage random sampling. “TPS yang diambil proporsional merata d isetiap kecamatan dengan cara acak. Bagi Kecamatan yang jumlah pemilihnya lebih banyak dan wilayahnya luas, porsi TPS yang diambil lebih banyak,” terangnya. Eka meyakinkan, bahwa quick count yang dilakukan JSI bakal tidak meleset. Hasil hitungan cepat JSI sudah terbukti di 3 Pemilukada di Sultra, pertama Buton Utara, Konawe Selatan dan Muna. “Beda hitungan pemungutan suara pertama di Konsel dengan hasil pleno KPU hanya 0,44 persen,” terangnya, sembari menyebutkan kali ini sampling error hanya 1 persen. Untuk partisipasi pemilih, menurun dibandingkan pemungutan suara sebelumnya. Jika sebelumnya 81 persen, pemungutan suara kedua kalinya berada diangka 76,56 persen. Direktur Riset JSI itu, lalu mengungkapkan beberapa alasan sehingga masyarakat Konsel, masih memilih pasangan SEHATI. Pertama, mayoritas masyarakat Konsel secara kompetensi, puas dengan kinerja ImranSutoardjo dalam memimpin Konsel. “Kinerja SEHATI sudah dinikmati masyarakat Konsel,” jelasnya. Kemudian, secara personality, figur Imran lebih dikenal dibanding calon-calon lain. Kemenangan pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN itu juga membuat cacatan baru dengan memenangkan di seluruh Kecamatan yang ada di Konsel. Bila sebelumnya rival abadinya Surunuddin-Muhtar dapat mencuri kemenangan di enam Kecamatan, kini sudah tidak dapat lagi. “Ini merupakan kemenangan masyarakat Konawe Selatan. Karena dengan kesetian dan kesabaran kita semua, pemungutan suara ulang yang diamahkan oleh MK, kembali kita menangkan,”ujar H Imran, kepada massa pendukungnya yang hadir, kemarin.

SUWARJONO

BILIK SUARA TIDAK ADA,—Anggota KPPS menggunakan kardus saat pemilihan ulang Pemilukada Konsel. Menurut Imran, kemenangan yang diraih pada tanggal 8 Mei lalu dan kemudian dianulir oleh MK kembali diraih. Itu dikarenakan, suara masyarakat Konawe Selatan masih mau bersama dengan Imran-Sutoardjo. “Atas keputusan MK yang aneh bin ajaib itu dapat juga kita kembalikan dengan raihan suara yang lebih besar lagi yakni 52 persen,” katanya. Ketua DPD Partai Demokrat Sultra itu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Kepada seluruh pasangan calon, Imran berharap dapat menghargai pilihan masyarakat, karena pada pada saat tahapan Pemilukada lalu sudah ada pernyataan siap menang dan siap kalah. “Kalaupun masih belum menerima, saya dan Sutoardjo akan tetap mengawal kemenangan masyarakat Konawe Selatan,” tegasnya. Bupati Konawe Selatan pilihan pertama masyarakat Konsel itu mengaku, MK yang memutuskan dilakukan pemungutan suara ulang tersebut banyak menyita waktu dan perhatian masyarakat. “Mudah-mudahan dengan kembali kita menangkan, masyarakat termasuk seluruh aparat pemerintah Konawe selatan kembali melanjutkan pekerjaan seperti biasanya. Kemenangan dalam perolehan suara ini belum final, pengumuman Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan ditetapkan oleh KPU, untuk itulah mari kembali beraktifitas seperti biasa,” tandasnya. Surunuddin Kalah di TPSnya Calon Bupati dari Golkar H Surunuddin Dangga di pemungutan suara ulang Pemilukada Konsel harus mengakui keunggulan rival bebuyutannya, H Imran. Hasil pemungutan suara ulang di seluruh TPS di Konawe Selatan, Imran unggul. Bukti kekuatan incum-

bent itu dapat dilihat di tempat H Surunuddin mencoblos. Di TPS tempat Surunuddin memilih, Imran unggul. Dari 331 pemilih di TPS 1 Alangga, Pasangan H ImranSutoardjo meraih suara sebanyak 260. Sementara Surunuddin hanya meraih 116 Suara. Pasangan Harus Setia meraih 4 suara dan pasangan AMAN tidak mendapatkan suara. Begitu juga di TPS 2 Alangga lagi-lagi H Imran mengungguli Wakil Ketua DPRD Konsel itu dalam perolehan suara.

Imran meraih 160 Suara, Surunuddin 134 suara, Harus Setia 4 Suara dan Ahar Yan Suleman lagi-lagi tidak meraih suara. Sementara itu di TPS 1 Potoro atau tempat H Imran bersama pasangannya memilih menang telak. Pasangan incumbent ini meraih 249 suara. Rivalnya, H Surunuddin hanya 45 suara, HARUS SETIA 12 dan AMAN tidak ada pilih. “Untuk 3 TPS di Potoro, pak Imran menang telak dan disusul pasangan SUTRA,” ujar KPPS Potoro, Suhardin. Satu-satunya rival Incumbent yang menang di TPS sendiri adalah Rustam Tamburaka. Di TPS 1 SanggiSanggi Kecamatan Palangga Calon berakronim Harus Setia meraih suara sebanyak 185 suara disusul pasangan SEHATI 73 suara, SUTRA 71 suara dan AMAN untuk kesekian kalinya tidak mendapat suara. “Kemenangan Pak Rustam di TPS ini sudah berkurang, 8 Mei lalu meraih 400 lebih suara, tetapi ini tinggal sedikit,” ujar salah seorang warga di TPS. Pantauan koran ini, saat perhitungan suara ulang di sejulan TPS berjalan baik tanpa ada satu kendala apapun, termasuk keamanan. Seluruh TPS mendapat penjagaan dari Polisi, termasuk patroli yang turut membantu dalam menjaga keamanan. “Alhamadulillah semua normal seperti pemungutan suara sebelumnya. Hanya saja pemilih yang datang di TPS sudah menurun drastis dan ini karena kebanyakan warga Konsel sudah berada di luar Konsel,” ujar Yuliana SH, salah seorang anggota KPU saat melakukan pemantauan, kemarin.(era/awn/ong)


3

Kendari Pos Senin 12 Juli 2010

Penjualan Suzuki Titan Diprediksi Naik 200 Persen Kendari, KP Launching Suzuki Titan di Kendari belum genap satu bulan, tapi masyarakat sudah cukup familiar terhadap produk tersebut. Hal ini terlihat dari penjualan sudah mencapai 400 unit. Bahkan, banyak konsumen yang masuk daftar in-den (daftar tunggu) karena produk terbatas. Supervisor (SPV) PT Sinar Galesong Prataman (SGP), Uggas S Sos, selaku dealer sepeda motor Suzuki di Kendari mengatakan, produk Titan bukan hanya laris di Kendari. Secara nasional, jenis tersebut memang mendapat antusias masyarakat. “Produksi cukup banyak di pabrik, tapi peminat juga membludak setelah di launchingkan di penghujung Juni lalu,” terang Uggas. Menurutnya, untuk Sulawesi Tenggara (Sultra) penjualan sudah mencapai 400 unit dari tiga dealer resmi. Selain SGP Kendari, ada dua dealer lain yaitu Unindo dan Suzuki Wua wua serta beberapa outlet disejumlah kabupaten. Di Sultra, masih banyak peminta yang masuk daftar inden. Penyebabnya karena distribusi yang terganggu, yakni jalur Kolaka Utara yang sempat terganggu akibat kendala hujan. Padahal, distribusi sepeda motor dari Makassar melalui jalur terse-but. “Tapi saat ini jalur di Kola-ka Utara sudah bagus. Distribusi pun akan kembali lancar, karena di pabrik Jakarta berapapun dibutuhkan stok terse-dia,” papar Uggas. Uggas memprediksi, bila melihat antusias masyarakat, penjualan akan lebih banyak lagi. Kemungkinan bisa meningkat 200 persen dari jumlah penjualan saat ini. Saat ini Suzuki Titan sedang melakukan uji tour mengelilingi nusantara, hal ini membuktikan bahwa jenis tersebut tidak diragukan lagi. Apalagi Titan memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya selain CC nya yang ting-gi yaitu 115, jenis ini juga ban-yak fungsi, yakni ekonomis dan bisa digunakan untuk usahadan bisa untuk keluarga. Harganya pun cukup terjangkau diawali

Kalah Bersaing, Disperindag Dianggap Tidak Peduli

dengan Rp 11 juta untuk type 115 D tromol. Kemudian untuk type FW 115 SD Rp 12 juta dan type FW 115 SCD Rp 13 juta. “Untuk Titan jenis FW 115 SCD kami berikan uang muka Rp 1,5 juta ditambah subsidi Rp 600 ribu,” ujar Uggas berpromosi.

Lebih jauh, Uggas memaparkan untuk program lain, kini SGP sedang melakukan promo untuk pembelian sepeda motor Sky Drive dan Spin mendapat hadiah ponsel Mito. Tapi karena saat ini stok di dealer habis, sehingga diganti dengan

jenis HTG10. Beberapa waktu lalu, sempat ada yang komplain, dengan peralihan tersebut. “Promo ini kami lakukan di Bulan Juli ini, tapi karena produk Mito itu sedang kosong, makanya kami ganti dengan HTG10,” papar Uggas. (lis/yen)

Tunggakan Pajak Membengkak Capai Rp 59 T

Tingkat kepatuhan para wajib pajak (WP) sepertinya tidak menunjukkan perbaikan. Itu terlihat dari tidak menurunnya tunggakan pajak, tapi justru menunjukkan grafik menanjak. Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Otto Endy Panjaitan mengatakan, jumlah tunggakan pajak naik lantaran ada tunggakan baru. ‘’Per akhir Juni mencapai Rp 59,69 triliun,’’ ujarnya di Kantor Ditjen Pajak hari Jumat (9/7).

Data Ditjen Pajak menunjukkan, saldo tunggakan per 1 Januari 2010 tercatat Rp 49,99 triliun. Di antara jumlah tersebut, sepanjang 1 Januari-30 Juni, Ditjen Pajak berhasil menagih tunggakan Rp 10,78 triliun. Namun, pada periode itu pula, terdapat tambahan tunggakan pajak baru senilai Rp 20,48 triliun. Dengan begitu, saldo akhir tunggakan pajak menjadi Rp 59,9 triliun. Menurut Otto, kenaikan jumlah tunggakan tersebut dis-

Pemerintah Tahan Lonjakan Harga Sembako PEMERINTAH menjamin kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) tidak terlalu signifikan. Khususnya beras. Kenaikannya akan ditahan di bawah 10 persen dari harga normal menjelang Hari Raya Idul Fitri dan hari besar sepanjang tahun ini. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Subagyo mengatakan sudah berkoordinasi dengan Perum Bulog agar selalu mengawasi harga sembako di pasar, terutamahargaberas.‘’Bulogsekarang sudah mempunyai kewenangan untuk melakukan operasi pasar,’’ terangnya di sela kunjungan pabrik gas elpiji dan aksesorinya ke Jababeka, Bekasi, hari Jumat (9/7). Menurut dia, pemerintah sudah meminta Bulog untuk memantauhargaberasagartidak sampai naik di atas 10 persen. ‘’Begitu ada kenaikan, Bulog kami minta untuk mengawasi. Jika dalam seminggu ada tendensi naik terus mendekati 10 persen, segera lakukan operasi pasar. Jadi, tidak sampai 10 persen akan direm,’’ ungkapnya. Subagyo mengatakan, saat ini memang sudah terjadi kenaikan harga di pasar. Terutama harga cabai dan sayuran serta beberapa kebutuhan, seperti telur. ‘’Saya dapat laporan di Pasar Induk Cipinang, pasokan cabai masih normal, dua ribu sampai tiga ribu ton per hari. Stoknya juga normal, 20 ribu30 ribu ton saat ini,’’ jelasnya. Kenaikan harga yang terjadi saat ini, kata Subagyo, masih dalam tahap wajar, yaitu ant-

Meubeler di Kendari Terancam Mati

ara 2-3 persen. ‘’Kami akan berupaya menahan lonjakan harga. Spekulasi pedagang yang terjadi sekarang masih dalam tahap wajar,” ujarnya. (jpnn/yen)

ebabkan meningkatnya volume pemeriksaan atas laporan pajak para WP. ‘’Pada semester I 2009, jumlah tambahan tunggakan baru pajak mencapai Rp 18 triliun. Jadi, tahun ini naik Rp 2 triliun,’’ katanya. Sebelumnya, Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo mengatakan, total WP yang menunggak pajak mencapai 1,8 juta. ‘’Mayoritas WP badan (perusahaan),’’ ujarnya. Soal sektor industri dari perusahaan penunggak pajak, Otto menyatakan belum memiliki data lengkap. Yang jelas, hampir setiap sektor usaha memiliki tunggakan. ‘’Misalnya, sektor pertambangan. Mungkin hanya ada beberapa yang menunggak, tapi nilainya besar,’’ katanya. Otto menyebut, tahun ini direktorat yang dipimpinnya menargetkan penagihan tunggakan Rp 16,4

triliun. Target tersebut merupakan bagian dari target total penerimaan Ditjen Pajak yang dalam APBNP 2010 dipatok Rp 606 triliun. Karena itu, pihaknya kini meningkatkan upaya penagihan. Beberapa strategi yang ditempuh, antara lain, pemblokiran rekening bank dalam rangka penyitaan harta kekayaan penanggung pajak yang tersimpan di bank. Selain itu, ditempuh strategi pencegahan terhadap penanggung pajak agar tidak kabur ke luar negeri. Menurut Otto, penyanderaan atau gijzeling kepada penunggak pajak merupakan salah satu cara yang efektif. Dia menyebut, tahun lalu penyanderaan dengan menahan penunggak pajak sudah dilakukan di Jawa Timur. Hasilnya, tunggakan Rp 3 miliar langsung dibayar. (jpnn/yen)

Kendari, KP Bisnis meubeler di Kota Kendari sedang berduka, sejumlah produk meubel lokal kalah dengan produk meubel impor yang lebih murah dengan desain menawan. Lihat saja kompleks meubeler di pertigaan Kampus Baru Unhalu, diantaranya sudah tidak eksis dan beralih ke usaha lain. Masih ada yang produksi, itu pun untuk jenis jendela dan pintu karena belum ada yang diimpor. Bila hal ini tidak mendapat perhatian pemerintah, disinyalir meubler di Kendari akan mati. Ketua Asosiasi Usaha Meubel Kendari (AUMEK), Andarias Sumule memaparkan, saat ini banyak meubeler yang tidak aktif termasuk dirinya. Penyebabnya karena banyak produk dari luar masuk Kendari dengan harga lebih murah. Contohnya untuk tempat tidur dan lemari, beberapa bulan yang lalu masih diproduksi. Tapi saat ini, hampir semua meubeler tidak produksi. “Saya sendiri saat ini sudah tidak berproduksi, karena produk masih banyak, sementara daya beli terhadap produk lokal tidak ada,” terangnya kemarin. Menurutnya, saat ini anggota AUMEK sendiri sekitar 70 usaha, namun hampir sebagian sudah tidak aktif, mereka memilih beralih ke usaha lain yang lebih menjanjikan. Untuk produk rumah tangga mewah seperti tempat tidur, produk luar bisa dijual di bawah Rp 1 juta. Sementara untuk produk lokal Rp 1 juta lebih, karena bahan bakunya berupa kayu jati sudah mahal, belum lagi ongkos kerjanya. Untuk produk luar, harga tidak sampai satu juta sudah lengkap dengan kasurnya, kalau produk lokal hanya kerangkanya saja. Kalau buatan lokal, sudah pasti lebih awet karena berbahan kayu jati. Sebagian anggota AUMEK saat ini yang masih eksis hanya menunggu order konsumen, itu pun seperti kusen

rumah, pintu dan jendela karena tidak ada yang didatangkan dari luar negeri. Kemungkinan bila nantinya akan ada produk serupa, meubeler lokal tidak digunakan lagi. Menurut Andarias, bukan hanya masyarakat, tapi pemerintah pun nampaknya kurang perduli dengan produk lokal. Lihat saja sejumlah proyek pemerintah di daerah ini, dalam peraturan tender, banyak yang mengharuskan barang tersebut didatangkan saja. “Walaupun pemerintah mengembar-gemborkan harus peduli dengan UKM, tapi pemerintah sendiri tidak peduli. Kalau mereka peduli tentunya kalau pengadaan proyek mengharuskan produk lokal, tapi ini tidak,” katanya. Andareas juga menyayangkan instansi terkait, yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang kurang peduli dengan semua ini. Kalau masalah masuknya produk luar tidak bisa ditahan, karena semua itu sudah perjanjian internasional. Bila Disperindag tidak memproteksi para meubeler, dalam hitungan tahun bisa jadi meubeler lokal tidak ada karena kalah saing. Seharusnya meski ada pasar global, bisa membatasi melalui kebijakan yang diberikan. Disperindag sebagai instansi yang bersangkutan, dirasakan kurang berpihak alias tidak ada

suportnya. Adanya rencana akan dibangun kawasan meubeler di Baruga, dinilai Andareas semua itu tidak pernah ada realisasinya. Sejak beberapa tahun yang lalu rencana itu digembar gemborkan, tapi kenyataannya tidak ada buktinya. Termasuk bantuan peratalan terhadap meubeler, semua itu tidak diketahui dimana rimbanya. Asosiasi sebagai pihak yang seharusnya dilibatkan, tidak tahu menahu sama sekali. Padahal bantuan peralatan sekitar dua tahun silam itu, nilainya miliaran rupiah. Bila nanti meubeler tidak ada lagi karena kalah bersaing, tentunya akan menimbulkan banyak pengangguran dan cenderung mengarah ke tingkat kemiskinan yang bertambah. Di usaha Andareas sendiri, yang sebelumnya memiliki lima tenaga kerja, kini karena sudah tidak produksi mereka tidak bekerja lagi, hanya dipanggil saat ada order. “Seharusnya pemerintah bisa membina para UKM dan eksistensi meubeler di daerah ini, mengingat di Sultra banyak bahan baku. Bila nantinya meubeler tidak ada, tentunya kayu jati dan sejenisnya akan di jual dalam bentuk gelondongan, kembali ke beberapa tahun terdahulu. Hal ini tentunya yang untung daerah atau negara lain, mendapatkan produk murah, sementara masyarakat Sultra yang menikmati karyanya,” pungkasnya. (lis/yen)


4

Kendari Pos | Senin, 12 Juli 2010

TDL naik, harus dibarengi pelayanan prima Berarti kalo tidak naik, pelayanan boleh tidak prima? Endang akhirnya minta maaf ingat pepatah : mulutmu adalah harimaumu Dewan minta PDAM diaudit Ada indikasi “bocor halus”

Di Balik Kemakmuran Kazakstan DI NEGARA seperti Kazakstan, benarkah demokrasi masih dibutuhkan? Satu dekade silam, negeri pecahan Uni Soviet itu telah melunasi semua utangnya kepada Badan Moneter Internasional (IMF). Rasio total utang luar negeri pemerintah pada pendapatan domestik bruto (PDB) juga terus menurun. PDB negeri kaya minyak yang merdeka pada 16 Desember 1991 itu justru terus meningkat. Mulai 2010 ini, negeri di kawasan Asia Tengah yang jauh dari lautan tersebut juga tercatat sebagai pengekspor uranium terbesar. Semua prestasi itu diraih di bawah capaian Nurlsultan Nazarbayev yang memimpin Kazakstan sejak lepas dari cengkeraman Uni Soviet. Tak heran kalau kemudian ulang tahun ke-70 Nazarbayev pada 6 Juli lalu dirayakan dengan penuh gempita. Nazarbayev dikado Khan Shatyr, tenda setinggi 150 meter -tertinggi di dunia-, yang di dalamnya berisi berbagai fasilitas tak ubahnya sebuah kota. Nazarbayev bahkan menyebutnya sebagai kota indoor pertama di dunia. Pesta jalanan pun digelar di semua sudut negeri berpenduduk 16,2 juta jiwa tersebut. Tapi, toh masih ada orang seperti Dosym Satpayev yang seakan mengingatkan siapa saja bahwa Kazakstan di bawah Nazarbayev bukanlah artikel yang selesai. Akademisi itu dengan lantang mengkritik pengangkatan Nazarbayev -yang tiga tahun sebelumnya dipersilakan parlemen untuk memimpin Kazakstan tanpa batas waktu- sebagai Elbashy alias pemimpin bangsa. Dengan status Elbashy itu, Nazarbayev dijamin tak tersentuh hukum, bahkan ketika kelak sudah tidak menjabat. Status tersebut sekaligus juga menjamin hak Nazarbayev untuk tetap ikut cawe-cawe dalam urusan negara tatkala sudah lengser kelak. Satpayev menyebut ‘’pengultusan’’ itu sebagai pengkhianatan terhadap demokrasi. Dia benar, tapi siapa di Kazakstan yang mau mendengar? Seperti juga siapa di Singapura yang mau peduli bahwa negeri itu bisa memenjarakan seseorang tanpa proses pengadilan melalui perangkat legal bernama Akta Keamanan Dalam Negeri alias ISA? Kazakstan dan Singapura, adakah negeri-negeri seperti itu merupakan pengecualian sejarah? Setia kepada jalan kapitalisme dan makmur, meski mengentuti demokrasi. Mungkin iya, mungkin juga tidak. Singapura memang tetap ademayem sejauh ini. Tapi, siapa bisa menjamin kondisi itu akan bertahan saat sang bapak bangsa, Lee Kuan Yew, menutup mata kelak? Lihat saja Malaysia. Negeri jiran Singapura itu juga tak kalah makmur. Tapi, kelas menengah mereka -mahasiswa dan akademisi, profesional muda, serta pebisnis- merasa kemakmuran yang tak dibarengi dengan kebebasan tak ubahnya hidup di rumah kaca. Karena itu, mereka pun berteriak, turun ke jalan, dan berdiri di belakang orangorang yang berani bersuara beda kepada yang berkuasa seperti Anwar Ibrahim. Pelototan ISA pun mereka siasati dengan bergerak di dunia maya. Blogger Raja Petra Kamarudin yang pernah dipenjara karena ketajaman kritiknya kepada pemerintah merupakan salah satu contoh kegelisahan kelas menengah Malaysia yang tak bisa dininabobokan dengan kesuksesan ekonomi. Kazakstan mungkin memang masih seperti Singapura saat ini. Tapi, Nazarbayev tak mungkin hidup terus. Karena itu, sebuah sistem yang menjamin distribusi kekuasaan secara adil dan diakuinya hak untuk bersuara beda sangat dibutuhkan. (*)

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Gaya Berpikir dan Hubungan Sosial Komunitas Cia-Cia yang Plural Oleh : DR. La Renda OH

M

anusia adalah mahluk Tu han yang Maha Esa yang diciptakan dari tiada menjadi ada dan dari ada menjadi tiada. Ia desempurnakan oleh keadaan lingkungan disekelilingnya. Manusia menerima konsep diri untuk memiliki posisi dan menerima komunitasnya, membela kelompoknya secara fanatik dan irasional dalam menempatkannya secara frontal untuk tidak mengakui kelompok lain sebagai bagian dari dirinya. Menurut Chiras dikenal sebagai mentalitas frontier, sehingga menimbulkan keretakan antar subkelompok manusia yang saling mempengaruhi. Filosofi yang perlu kita renungkan adalah mengakui realitas sosial budaya heterogenitas secara holistik kemajemukan manusia sebagai kemajemukan subkelompok manusia yang sulit untuk dipersatukan bahkan terjadi kompetitif dalam perolehan pemenuhan kebutuhan jasmaniah dan rohaniah. Perbedaan itu juga disebabkan adanya perbedaan kebutuhan status sosial, ekonomi, lingkungan dan adanya sifat keakuan, egoitis manusia serta pengaruh hunian geografis. Plural dalam konteks kemajemukan masyarakat Cia-Cia Buton yang terdiri dari berbagai sub-subetnik yang menyebabkan terjadinya multicultural yang terhimpun menjadi suatu komunitas cia-cia penghuni sebagaian besar pulau Buton yang seharusnya mengedepankan sikap saling percaya, saling memahami, serta sikap objektif dan saling menerima. Untuk memperoleh sikap yang demikian itu melalui modeling kebiasaan, berdialog, diskusi secara kritis, terbuka, membentuk perubahan pola sikap, pandangan dan perilaku sopan santun sebagai jati diri manusia yang menerima perbedaan secara demokratis yang dibingkai nilai-nilai humanistik. Oleh karena esensi masyarakat yang plural memiliki kemampuan berdialok, berdiskusi, mengelola perbedaan ide, gagasan berpikir mencapai nilai-nilai kesepakatan norma-norma yang dipatuhi dan ditaati sekelompok

masyarakat yang mengandung nilai-nilai sosial budaya yang dimiliki. Pandangan yang demikian itu kiranya mungkin mengakar dalam pemahaman masyarakat Cia-Cia Buton, dimana akhirakhir ini muncul berbagai subkelompok etnik Cia-Cia yang menamakan dirinya kerukunan masyarakat Cia-Cia berbagai etnis dan cirri khas daerah asal masing-masing, hanya memperjuangkan sebagian kecil kelompoknya bahkan disinyalir akan terjadi sentiment-sentimen kecil. Keragaman-keragaman yang memiliki perbedaan kadangkala bersilangan dan acapkali bertumpang tindih secara struktural. Patologi ini karena adanya keakuan, kekuatan yang memandang subkelompoknya adalah suatu kelompok yang elit, memiliki intelektual, bahkan status sosial yang lebih tinggi dibanding dengan subkelompok Cia-Cia yang lain. Hal ini akan melahirkan kesenjangan dalam keadilan serta ketimpangan sosial budaya dalam bermasyarakat. Keakuan bersumber dari sifat egoistik yang merupakan faktor kemunduran mentalitas dan spiritual yang di dalamnya terdapat elemen-elemen subjektif, arogan kepentingan yang menutupi elemen pandangan pikiran manusia yang humanistic, hal ini akan menyesatkan masyarakat kita. Ketika munusia tidak menembusi ruang pikiran dengan analisis akal yang rasional, religius serta realitas empirik perubahan sosial sesui dengan perkembangan zaman, maka yang menjadi belief keyakinnya adalah suatu kebenaran mutlak yang tidak dapat terbantahkan, yaitu: keakuan,

kesombongan tetap membangun sangkarsangkar pemikiran manusia egoistik Sindroma inilah yang meracuni sebagian masyarakat Cia-Cia Buton yang mengakui keakuan, kekuasaanku, rumahku, dan istanaku. Inilah pluralisme yang menggerogoti masyarakat Cia-Cia Buton yang mengancam eksistensi jati dirinya. Masyarakat multiculturalisme menganggap perbedaan adalah suatu keanekaragaman budaya, social, ekonomi, yang dapat dihimpun menjadi suatu sumber kekuatan yang bermanfaat bagi sesama umat manusia Era globalisasi sekarang, sudalah saatnya kita mulai mencoba memahami kelompok orang lain yang berbeda pandangan, namun ada dugaan dan sinyalemen bahwa mungkin kita tidak dapat memahami orang lain atau kelompok orang lain secara objektif, begitu pula sebaliknya. Akan tetapi keraguan tersebut dapat dihilangkan dengan cara melepaskan semua elemen aktifitas pemikiran mental yang menipu, merusak diri sendiri. Dengan demikian akan tercipta keribadian yang terlepas dari sifat keakuan dan egoistik yang dibayang-bayangi kekuasaan, dalam artian bahwa objektifitas tidak berada dalam domain pemikiran manusia yang steril. Kita dapat menata kembali sifat keakuan dan egoistik untuk hidup selalu berdampingan secara damai, aman, sentosa membangun visi dan misi bersama. Masyarakat Cia-Cia adalah masyarakat yang memiliki kompetensi memelihara dan melindungi lingkungan yang memposisikan dirinya sebagai mahluk sosial, dan berbudaya yang dikenal sebagai masyarakat yang memiliki adat istiadat, berbudaya, dan

bermartabat, dalam masyarakat multicultural mengedepankan kesetaraan kekuasaan secara merata, melakukan interaksi yang harmonis dan mampu mendorong terciptanya kedamaian serta menikmati hak-hak yang sama dalam menjalankan kekuasaan membangun masyarakat buton kedepan. Sebagian subkelompok Masyarakat Cia-Cia Buton yang telah dirobekrobek oleh sifat keakuan, kesombongan, arogan, dan kesombongan, telah diracik menjadi sumber kekuatan melalui modeling perubahan pola sikap dan perilaku menjadi suatu paradigma baru “new environmentally paradigma yang memperhatikan keberlanjutan sosial-budaya, ekonomi, dan lingkungan yang ditopang dengan perilaku masyarakat yang berwawasan lingkungan environmental- oriented behavior. Kelompok masyarakat Cia-Cia yang identik dengan “change” mempunyai perasaan visi dan misi yang sama membawa suatu perubahan serta torobosan baru diharapkan tidak hanya ngomong doank “no action talk only” tetapi membuktikan pengabdian dan keikhlasan berkorban dengan semboyan “bolimo karo somanamo lipu” membangun Butuni. (*) Penulis, Ketua Penyelenggara Musyawarah Akbar Forum Komunikasi Masyarakat Cia-Cia Buton Raya Tahun 2010

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima opini dengan foto penulis. Panjang opini minimal 24 maksimal 28 karakter, dalam bentuk file flashdisk atau copy ke CD. Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding.

Puluhan Honorer KPU Konut Belum Terima Honor

SMPN 9 Kendari, Pungut Sumbangan Gedung

08524194815 Ketua KPU Konawe Utara (Konut), kenapa gaji nonor kami sebanyak 70 orang honorerer di KPU Konut, belum kami terima. Kalau kami kalkulasi honor kami selama dua triwulan belum diterima. Padahal satu triwulan yang kami terima seharusnya Rp 600 ribu. Bila sudah dua triwulan berarti satu orang menerima Rp 1,2 juta. Belum lagi honor pokja kami selama dua triwulan juga belum dibayarkan. Bila dikalkulasi, semuanya mencapai Rp 2 juta lebih. Jumlah tersebut bila dikalikan 70 orang honorer lumayan banyak. Setahu kami anggaran tersebut dari pusat sudah ada, kenapa kami belum menerimanya, tolong dibayar hak kami, karena kami juga telah memenuhi kewajiban kami sebagai honorer.

085255030633 Walikota Kendari, dimana anggaran PDDKN. Di SMP N 9 Kendari, memungut biaya pembangunan gedung RKB pada orang tua siswa sebesar Rp 200 ribu.

Tindaki Knalpot Racing 081341714877 Bapak Dirlantas, tolong ditindaki kendaraan yang masih menggunakan knalpot racing. Mereka mengganggu masyarakat dan juga pengguna kendaraan lainnya.

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Senin, 12 Juli 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Ribuan Hektar Sawah Kembali Menghijau

NURYADI-KENPOS

Anggapan jika persawahan di Bombana mengering akibat aktivitas pertambangan emas, terbantahkan. Petani Lantari Jaya bahkan kini telah memanen padi mereka yang menguning dan berlimpah air.

Kasipute, KP Sinyalamen yang selama ini menganggap jika persawahan di Bombana mengering akibat aktivitas pertambangan emas, terbantahkan. Sebab kini, hampir semua lokasi persawahan di daerah pemekaran Kabupaten Buton itu menghijau kembali. “ Beberapa bulan lalu, semua persawahan di sini (Lantari Jaya) mengering. Kecurigaan kami saat itu akibat aktivitas pertambangan. Namun sejak warga melakukan penanaman padi musim hujan lalu, semua persawahan menghijau kembali,” kata Sukur, salah seorang warga Lantari Jaya.

Pemandangan itu memang terlihat begitu melintas di sepanjang jalan Lantari Jaya. Di sisi kiri dan kanan distrik pemekaran Kecamatan Rarowatu itu, terbentang ribuan hektar sawah yang menghijau. Bahkan dibeberapa daerah seperti Lomba Kasih, SP 1 dan 2, sekitar seribu hektar lebih sawah warga sudah menguning dan siap dipanen. Begitu juga di Kecamatan Rarowatu Utara. Dibeberapa wilayahnya seperti Aneka Marga dan SP 3, ribuan hektar sawahnya juga menghijau. Camat Lantari Jaya, Ambottang mengatakan, curah hujan tinggi yang mengguyur wilayahnya beberapa bulan

terakhir menjadi sumber utama irigasi persawahan di daerah itu sehingga menyebabkan ribuan hektar tanaman padi tumbuh subur. “ Tidak benar jika kekeringan persawahan beberapa bulan lalu akibat adanya aktivitas pertambangan dan pembendungan air untuk kepentingan perusahaan. Penyebab kekeringan saat itu karena musim kemarau berkepanjangan, sehingga ribuan hektar sawah gagal panen,” kata Ambottang ketika dihubungi, kemarin. Buktinya kata pengganti Arief Jaya Pimpie ini, sela-

Baca RIBUAN di Hal 6

Tanpa Baubau, Berkas Buton Raya Diserahkan Amirul : Keputusan Tahun 2008 Sudah Ada Kendari, KP Keengganan Wali Kota Baubau, Amirul Tamim meneken persetujuan pemekaran Provinsi Buton Raya seperti diminta DPR RI ternyata tak mnyulutkan semangat para penggagas pemisahan kawasan ini untuk terus maju. Meski tanpa restu Pemkot Baubau, Komite Percepatan Pemekaran Butor Raya akhirnya memasukan berkas administrasi persetujuan dari beberapa pihak

terkait yang ingin membentuk Buton Raya. Akhir pekan lalu, dua utusan Komite Percepatan, La Ode Aswad dari Bagian Pemerintahan Pemkab Buton serta Kepala Kantor Penghubung Pemkab Buton di Kendari, La Ode Zainuddin Napa mendatangi Sekretariat Jenderal DPR RI di Komisi II, ke Kemendagri di Bagian Otonomi Daerah serta di DPD RI, yg diterima langsung Wakil Ketua DPD, La Ode Ida. Berkas dukungan yang dibawa keduanya adalah persetujuan Gubernur Sultra, DPRD Sultra, Pemkab dan DPRD Bu-

ton, Pemkab dan DPRD Wakatobi, Pemkab dan DPRD Buton Utara, serta DPRD Baubau. “Persetujuan dari Pemkab Baubau tidak ada karena Wali Kota Baubau tidak mengeluarkan persetujuan, sementara Komisi II DPR RI mengharuskan berkas itu dibawa sebelum masa reses selesai,” kata Abd Zainuddin Napa kemarin, dari Jakarta. Meski demikian, Zainuddin mengatakan, dukungan Pemprov Sultra dan DPRD serta beberapa pemerintahan kabupaten lain sudah cukup untuk bisa meneruskan cita-cita pemekaran, tanpa harus memaksakan kehendak meminta res-

tu Pemkot Baubau. Setidaknya, masyarakat Buton Raya tahu siapa sebenarnya yang menghalangi rencana ini. Zainuddin juga menegaskan, dengan masuknya berkas itu, berarti langkah selanjutnya adalah menunggu keputusan dari Komisi II dan Kemendagri. Kalau kemudian Buton Raya mekar, itu tanpa Wali Kota Baubau. Tapi jika kemudian terganjal hanya karena administrasi, itu juga karena Pemkot Baubau. Kepada Pemprov dan DPRD Sultra, Zainuddin berharap secepatnya membentuk

Baca BUTON RAYA di Hal 6

Gempa 3,5 SR Getarkan Kolaka Kolaka, KP Gempa berkekuatan 3,5 pada Skala Richer mengguncang Kabupaten Kolaka, Minggu (11/7) pada pukul 02.30 dinihari lalu. Meski berskala kecil dan berlangsung dalam hitungan detik, namun gempa tersebut sempat membuat sejum-

lah warga yang tengah menggelar nonton bareng piala dunia antara Jerman melawan Uruguay menjadi panik dan berhamburan keluar rumah. Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Kendari, Sukadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya gempa

di Kolaka. Dari data yang terekam di BMG, pusat gempa berada pada koordinat 3,8 lintang selatan dan 121 bujur timur. Kedalaman gempa mencapai 30 kilometer. Menurut Sukadi, gempa terjadi akibat adanya pergeseran lempeng tektonik di sekitar

Teluk Bone. ‘’ Pusat gempa berada di sekitar perairan kecamatan Tanggetada. Ini merupakan gempa biasa. Potensi terjadinya gempa susulan dalam skala yang lebih besar sangat kecil, jadi warga Kolaka tidak perlu terlalu panik,’’ himbau Sukadi. (cr3/cok)

Kantor BKKBN-PP Terendam Banjir Kolaka, KP Hujan deras yang mengguyur Kota Kolaka beberapa hari terakhir membuat sejumlah pemukiman penduduk dan perkantoran terendam banjir. Salah satu yang terkena dampak cukup parahadalahgedungBadanKoor-

dinator Keluarga Berencana Nasional dan Pemberdayaan Perempuan (BKKBN-PP), Kolaka yang berada di jalan Pemuda. Eks kantor KPU Kolaka ini terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya sejumlah perangkat komputer

dan peralatan kontrasepsi rusak terendam. Kepala BKKBN-PP Kolaka, Muhammad Rijal mengatakan kantornya merupakan langganan banjir karena berada di daerahrendah.Kondisiinidiperparah dengan buruknya drainase. ‘’

Beberapa alat kontrasepsi yang akankitasalurkankemasyarakat rusak dan tidak dapat digunakan lagi,’’ terang Rijal. Banjir serupa pernah terjadi saat kantor tersebut masih digunakan KPU Kolaka. Ketika itu sejumlah surat suara rusak terendam air. (cr3)

Penyakit Kulit Serang Pengungsi Unaaha, KP Hingga kemarin, telah genap sepekan korban banjir bandang di Kecamatan Puriala dan Lambuya berada di tenda pengungsian. Berbagai wabah pun mulai ‘’berdatangan’’ menyerang, utamanya penyakit kulit. Ke-

Inspektorat Tepis Indikasi Korupsi Kendari, KP Laporan Legal Indonesia yang menyebutkan sejumlah indikasi penyelewengan keuangan daerah di Pemkot Baubau, ditepis pihak Inspektorat pemerintahan tersebut. Dugaan korupsi tahun anggaran 2005-2006 yang mencapai angka Rp 19 miliar lebih, sepenuhnya temuan BPK RI yang telah ditindaklanjuti PemkotBaubau.InspekturDaerah Kota Baubau, H. Naam menjelaskan, semua indikasi kerugian negara tersebut sudah dihapus dalam daftar temuan BPK setelah Pemkot menindaklanjuti rekomendasi sesuai aturan yang berlaku. Bila telah ditindaklanjuti, maka temuan tersebut dianggap selesai. “ Misalnya temuan adminis-

Baca TEPIS di Hal 6 Info Berlangganan/ Pengaduan atas Pelayanan Pelanggan Koran Harian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

pala Puskesmas Lambuya, Sunusi, M.Kes yang juga Tim Medis Kabupaten merinci, 47 balita telah dirawat selama berada di tenda pengungsian dan berasal dari Desa Waworaha, Lambuya 27 orang dan Kelurahan Watundehoa, Dusun Ambulanu,

Puriala sebanyak 20 orang. “ Umumnya pengungsi diserang penyakit kulit dan gastritis (maag). Total pengungsi yang telah Kami tangani sebanyak 115 orang selama dua hari berada di Posko,” terang Sunusi. Bupati Konawe, Lukman Abunawas

jugamenghimbauparaibuhamil untuk memeriksakan kondisinya di Posko Kesehatan. Tercatat 60 KK atau 232 jiwa warga Desa Waworaha dan 28 KK (102 jiwa) penduduk Kelurahan Watundehoa telah dievakuasi sejak Senin dan Selasa lalu. (din/cok)

SYAMSUDDIN-KENPOS

Wali Kota Baubau, H.MZ Amirul Tamim bersama Ketua DPP Hikma, Dr. Idris dan Ketua DPD Hikma Sultra, Prof. Dr. Hana berpose bersama usai membuka Muswil Hikma ke-3 akhir pekan lalu.

Wali Kota Buka Muswil Hikma Baubau, KP Baubau sebagai kota jasa membuat otorita itu menjadi heterogen. Salah satu etnis yang ada di daerah kendali H. MZ. Amirul Tamim itu adalah Himpunan Keluarga Massenrempulu (Hikma) Kabupaten Enrekang. Akhir pekan lalu, paguyuban itu menggelar Musyawarah Wilayah dan Silaturahmi Daerah ke-3 di Aula MAN Baubau. Wali Kota Baubau H.MZ Amirul Tamim yang didampingi Sekab

Baubau, Suhufan, Asisten II Setkab Enrekang, Ketua DPP Hikma Bidang Pendidikan dan Pengembangan Usaha, Dr. Idris, dan Ketua DPD Hikma Sultra, Prof Dr. Hana, membuka langsung Muswil tersebut. Saat didaulat memberi sambutan, Amirul mengucapkan terima kasih pada warga Massenrempulu yang berkomitmen mendukung kemajuan pembangunan Baubau sebagai Kota Semerbak. ‘’ Kita melihat dan merasakan suasana harmonis

diantara kerukunan yang ada di Kota Baubau, salah satunya Himpunan Keluarga Massenrempulu yang dapat hidup dengan berpedoman pada ‘’Tobana’’ yakni saling tolong menolong, bantu membantu serta nasihat menasihati kepada sesama,’’ ungkap Amirul Tamim. Ia juga merasa bangga karena salah satu penggagas pelaksanaan Kongres Bahasa Daerah yang akan dipusatkan di

Baca MUSWIL di Hal 6


6

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

Puasa, HUT RI Tetap Digelar

HASRUDDDINLAUMARA-KENPOS

Warga Dunggua di Amonggedo berdzikir bersama memohon pada Tuhan agar rekomendasi penambangan Pt. Sultra Nickel Resources segera ditandatangani Gubernur, Nur Alam.

Investor Nikel ‘’Rayu’’ Gubernur

Unaaha, KP Entah apa alasan Gubernur Sultra, Nur Alam hingga kini masih ‘’berkeras hati’’ untuk tidak meneken rekomendasi eksploitasi sejumlah investor pertambangan di daerah ini. Padahal komitmennya, Ia ingin menjadikan Sultra sebagai pusat tambang di Indonesia. Salah satu penanam modal yang hingga kini belum mendapat restu untuk beraktivitas adalah PT. Sulawesi Tenggara Nickel Resources. Humas perusahaan tersebut, Deny Zainal Ahudin mengatakan, pihaknya telah enam kali meminta gubernur meneken rekomendasi penambangan seluas sekitar dua ribu hektar yang saat ini masuk tahap eksploitasi. Semua sesuai petunjuk Menteri Kehutanan saat itu, MS Kaban ketika PT. Sulawesi Tenggara Nickel Re-

sources mengajukan izin lahan ke Menhut. “Luas lahan masyarakat sekitar 780 hektar, selebihnya hutan produksi. Oleh karena masuk kawasan, izinnya harus melalui Menhut dan disarankan terlebih dahulu rekomendasinya diteken gubernur. Sudah beberapa kali kami bertemu dan gubernur selalu berjanji akan meneken setelah melihat kondisi,” ujar Deny Zainal Ahudin. Untuk menggugah hati gubernur, akhir pekan lalu, ratusan masyarakat Kecamatan Amonggedo menggelar doa dan dzikir akbar di Balai Laroheo, Desa Dunggua. Semua dilakukan agar gubernur segera merealisasikan janji untuk menandatangani rekomendasi penambangan perusahaan tersebut. Deny Zainal Ahudin yang juga sebagai Ke-

pala Desa Dunggua berharap Tuhan Yang Maha Esa membuka hati Nur Alam untuk melihat masyarakat di bawah yang tengah mengharap janji-janji. Sejauh ini Deny mengaku masih punya niatan baik terhadap gubernur. Jika mata hati gubernur tidak juga terbuka dan tetap berkeras hati tak meneken rekomendasi itu pasca menggelar doa dan dzikir akbar, maka Ia bersama masyarakat akan menempuh jalur adat dengan membawa kalo sara di hadapan gubernur. ‘’ Saya tidak melihat Gubernur tak menghendaki berkembangnya iklim investasi di Konawe. Yang jelas penambangan nikel ini sangat berarti bagi masyarakat. Apalagi sarana perkantoran dan aktivitas penambangan sudah siap,” harapnya. (din/cok)

Muswil .....................

organisasi itu juga hingga ke Denmark, Singapura dan beberapa negara lain, ‘’ Hikma tidak akan membangun daerahnya sebelum membangun daerah tempat tinggalnya. Karena organisasi ini memiliki citacita sebagai pelopor pembangunann suatu bangsa ke depan,’’ ungkapnya. Sementara Asisten II Setkab Enrekang yang menyampaikan

sambutan Bupati berpesan agar warga Massenrempulu yang telah sukses di negeri orang agar selalu berusaha menanamkan investasi di daerah asalnya. Kegiatan itu sendiri dihelat selama dua hari hingga 10 Juli lalu dan dimeriahkan berbagai lomba diantaranya pidato bahasa daerah, masakan tradisional dan menyanyi lagu daerah. (k1)

tivitas baik yang melakukan operasi produksi maupun eksplorasi emas. Ambottang menuturkan, sesuai amatannya di lapangan, selama musim hujan saat ini, dirinya belum menemukan satu lokasi persawahan yang mengering

hingga menyebabkan gagal panen. “ Yang terjadi justru ada beberapa warga menunda panen akibat curah hujan yang tinggi. Padahal padi yang mereka tanam sudah menguning,” ungkapnya. (nur)

Baubau adalah seorang warga Massenrempulu, Ketua DPD Hikma Sultra, Prof. Dr. Hana. Kegiatan Pada kesempatan yang sama, Prof Dr. Hana mengatakan warga Hikma di Sultra saat ini berjumlah 27 ribu anggota. Secara struktural terdapat 30 DPD, 550 DPC se-Indonesia. Tak hanya di Indonesia,

Ribuan ...................... ma musim hujan mengguyur Bombana semua lokasi persawahan di wilayahnya tidak ada yang mengering, padahal dilokasi pertambangan saat ini banyak investor yang berak-

Kolaka, KP Puncak peringatan HUT RI ke-65 masih sebulan lebih. Namun Pemkab Kolaka telah memikirkan berbagai hal terkait hari jadi negara. Dipimpin Plt. Sekab Kolaka, Ahmad Syafei, Panitia Perayan HUT RI ke-65 menggelar rapat perdana, akhir pekan lalu di ruang rapat bupati. Kesimpulan awal dari rapat tersebut menegaskan, seluruh rangkaian peringatan

HUT di Kolaka diupayakan tetap berjalan seperti tahun sebelumnya, meski pada puncaknya tanggal 17 Agustus, umat Muslim sedang menjalani ibadah puasa. ‘’ Rangkaiannya tetap berjalan normal, murah namun meriah dengan melibatkan seluruh masyarakat. Kita berharap peringatan HUT RI tidak mengurangi nilai ibadah bagi yang melaksanakan puasa,’’ kata Ahmad Safei, meny-

impulkan hasil rapat yang dihadiri unsur Muspida, anggota DPRD dan perwakilan beberapa SKPD tersebut. Salah satu item kegiatan yang ditekankan pada rapat panitia adalah keterlibatan masyarakat secara aktif dalam menjaga kebersihan, keindahan serta berbagai kompetisi olahraga dan seni. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, puncak HUT Proklamasi akan digelar di

lapangan 19 November. Meski diupayakan pelaksanaan rangkaian hari jadi Indonesia tetap berjalan normal seperti biasa, namun beberapa kegiatan yang selama ini mengiringi tradisi puncak peringatan proklamasi tanggal 17 Agustus seperti Taptu, akan ditiadakan pada tahun ini. ‘’ Itu karena bertepatan dengan bulan suci ramadhan,” tambah kandidat Sekab pengganti Andi Syahruddin ini. (zer)

Mondoke Disiapkan ke Lomba P2WKSS Andoolo, KP Prestasi yang diraih Kelurahan Kolono pada ajang lomba tingkat provinsi membuat Desa Mondoke, Kecamatan Lalembuu juga berbenah untuk mengikuti kompetisi P2WKSS di level yang sama. Untuk menyamai prestasi yang ditorehkan Desa Iwoimendoro, Keca-

‘’ Dari kesiapan termasuk peran masyarakat desa untuk mengikuti lomba sudah seratus persen,” ujarnya, kemarin. Menurut Arsalim, lomba PP2WKSS di Mondoke, Pemkab bersama masyarakat optimis dapat tampil sebagai pemenang di level Sultra, sama dengan Desa Iwoimendoro

tahun 2009 lalu. Peran PKK Desa, Kecamatan dan partisipasi masyarakat khususnya dalam pemberdayaan perempuan menuju keluarga sehat sejahtera adalah kunci keberhasilan. “Pemerintah Desa bersama masyarakat sudah siap menunggu tim penilai dari provinsi,” tandas Arsalim. (era)

Kaolu (tempat berlindung) bagi rumpun tersebut. Pemberian Pasali tersebut diserahkan pada acara ritual adat pingitan 140 anak yang ‘’dikurung’’ pada 11 rumah tokoh adat. Ritual itu sendiri digelar setiap tiga tahun.

‘’ Kerabat yang selama ini merantau bisa pulang kampung menghadiri hajatan yang diselenggarakan tokoh adat ini,’’ kata Tokoh Rumpun Katukobari, Lukman, M.Pd. Bupati Buton, Sjafei Kahar yang menerima penobatan itu

meminta nilai budaya yang saat ini terus tergerus agar tetap dilestarikan. Dalam kesempatan itu, Ia juga sekaligus memberi ‘’kado’’ Pasali pada 140 anak yang dipingit dan kini dinyatakan telah dewasa pasca ritual tersebut. (yaf)

pi administrasi pertanggungjawaban. Maka temuan tersebut dinyatakan selesai. Dalam tindak lanjut berbagai temuan, inspektorat Kota Baubau secara berkala melakukan pemuktahiran berdasarkan temuan BPK dan pemeriksa lainnya,” papar Naam saat berkunjung ke Kendari Pos, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Yamin Saka sebagai Direktur Lembaga Pengawasan Kebijakan dan Pelayanan Publik (Legal) Indonesia dan sejumlah koleganya melaporkan beberapa indikasi penyelewengan keuangan daerah yang diduga terjadi di Pemkot Baubau. Dalam aduan ke kejati Sultra itu disebutkan, telah ditemukan dugaan tindak

pidana korupsi senilai Rp 19 miliar lebih dari panjar tahun 2004-2005 sebesar Rp 984 miliar lebih pada satuan kerja Sekot yang belum direalisasikan, termasuk pengeluaran SPMU Rp 217 juta lebih untuk menutupi tekor kas Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Kota Baubau. (emi)

Masalahnya ada isu bahwa karena Pemkot Baubau tidak mengeluarkan rekomendasi, Buton Raya sudah kandas. Itu salah,” katanya. Sementara itu Wali Kota Baubau, Amirul Tamim dalam kesempatan berbeda mengatakan, persoalan itu harus disikapi secara cerdas, dewasa dan berkepala dingin. Soal nominal dana yang akan diberikan untuk penyelenggaraan pemerintahan selama

dua tahun dan Pemilukada pertama, perlu kehati-hatian dalam mencantumkan angka. ‘’ Jangan sampai tidak proposional. Sebab jika keliru menetapkan jumlah bantuan dalam setiap keputusan, maka Kita dinilai tidak sanggup dan bisa gugur sebelum masuk dalam verifikasi. harusnya, Kita tenang dan duduk bersama melihat angka-angka itu. Kita sudah pernah mengeluarkan keputu-

san pada tahun 2008 lalu. Saya kira itu saja yang dipakai. Kalau ada klausal yang perlu ditambah, masih banyak dari kita yang menjabat. Pejabat lama juga masih ada. Kita sempurnakan saja lembaranlembaran lama dengan tidak mengganggu usulan-usulan yang sudah diajukan. Agar kita tetap masuk dalam usulan 2008, bukan 2010,” terang Amirul, menjawab sebagian polemik tersebut. (k1/abi)

matan Basala beberapa waktu lalu, Pemerintah Kecamatan Lalembuu, Desa Mondoke dan instansi teknis Pemkab Konsel pun memoles desa tersebut. Kabag Humas Setkab Konsel, Arsalim Arifin mengatakan, penilaian lomba P2WKSS tingkat provinsi akan dimulai pertengahan Juli ini.

Safei Kahar Jadi Kaolu Pasarwajo, KP Sjafei Kahar mendapat penghormatan dari rumpun keluarga Katukobari di Desa Lantongau, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng). Bupati Buton itu dinobatkan Tokoh, La Harimu dan Wa Hyibu sebagai

Tepis ......................... trasi pada Dinas Pendidikan sebesar 2 miliar rupiah. Sebenarnya saat pemeriksaan pihak Dinas Pendidikan belum dapat menunjukkan administrasi lengkap yang dibutuhkan BPK. Namun ketika pada limit waktu yang ditentukan Dinas Pendidikan sudah melengka-

Buton Raya ................ tim atau panitia persiapan pemekaran karena Pemprov Sultra yang harusnya mengurus masalah ini sebagai daerah yang akan melepaskan sebagian besar zonanya agar kemudian tidak ada kendala soal cakupan wilayah di kemudian hari. Kepada masyarakat Buton Raya, Zainuddin mengatakan agar tetap tenang menunggu perkembangan selanjutnya. “


7

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

Dugaan Korupsi Timbunan Muna Capai Rp 26 Miliar Lebih

Wakil ........................ nyata-nyata hanya mengatasnamakan masyarakat. Ini swakelola yang direkayasa. Swakelola yang sengaja mengatasnamakanmasyarakat,teta-

pi mungkin masyarakat sendiri tidak terlibat bahkan mereka tidak tahu. Dan ini adalah perbuatan yang sangat tidak terpuji. Karena itu, BPK segera melanjutkan data faktual ini ke KPK. Yakinlah kepada saya sebagai pimpinan BPK yang

membawahi Wilayah Kawasan Timur Indonesia tidak satupun yang bisa menekan saya. Malaikat sekalipun,” ujarnya. “Ini terkait dengan uang rakyat Kabupaten Muna yang seharusnya dinikmati oleh rakyat Muna,” tambah Rizal sebelum

Tak Ingin Klarifikasi Isu Video Porno Cuek ......................... Awalnya terganggu dengan pemberitaan miring tersebut. Namun, belakangan aku cuek. Itu fitnah. Aku tidak habis pikir dengan berita itu. Jangankan bercinta, bertemu saja belum pernah. Kenal sosoknya saja tidak. Tanya langsung saja ke orangnya, pernah ketemu nggak. Saya cuma lihat di TV. Jadi, menurut saya, ini sesuatu yang lucu saja.

Enggak tertarik membuat klarifikasi kalau merasa difitnah? Enggak lah. Buat apa sibuk memberikan klarifikasi? Kebenaran akan terungkap cepat atau lambat. Nanti kan juga ada buktinya. Kalau memang ada apa-apa atau nggak, nanti juga terbukti dengan seiring waktu. Tidak juga ingin mengambil tindakan hukum? Enggak lah, ngapain (membawanya ke jalur hukum)? Or-

ang saya nggak ada urusan. Lagi pula masyarakat Indonesia cukup pintar (menilai seseorang). Nanti juga terbongkar mana yangbenardanmanayangsalah. Nggak usah melakukan apaapa, nggak usah ngomong apaapa, nanti juga kebongkar. Rupanya memang tidak terlalu peduli ya? Ya. Seperti yang saya bilang, itu fitnah. Tugas-tugas kuliah sudah cukup menyita waktu dan pikiran. Mengapa harus mikir yang

lain? Aku enggak mau liburan ini terusik dengan isu itu. Aku ingin liburan kuliah semester ini benarbenar menyenangkan. Ada rencana istimewa liburan? Niatnya mau ke Bali. Setelah itu, aku dan keluarga rencananya menghabiskan liburan di Australia dan Hongkong. Liburan (semester) kemarin sudah digunakan untuk bekerja. Liburan kali ini aku benar-benar mau liburan sama keluarga.(tia)

Struktur Kabuenga Memiliki Arti Khusus Menghibur ................. mesti dicari jalan keluarnya. Bagaimana tidak, kalau sering terjadi kekosongan kepemimpinan, maka pelayanan prima kepada masyarakat tidak akan tercipta, sedang masyarakat sangat ingin dekat dengan pemimpinnya. Sehingga, muncullah inisiatif dari kaum muda, untuk selalu menghibur para pejabat, supaya betah tinggal di Wakatobi,” beber Nur Saleh SPd MMPub yang juga Camat WangiWangi Selatan. Pada malam bulan purnama, datanglah muda-mudi berbalas pantun di rumah para pejabat. Aksi itu terus dilakukan, pada malam-malam berikutnya, sampai diperkirakan sang pejabat betah menetap di

wilayah pemerintahannya. Setelah sekian lama dilakukan balas pantun, generasi muda kala itu berpikir untuk mencari bentuk permainan lain, sehingga suasana tidak menjenuhkan. Maka, beberapa waktu kemudian, dilakukanlah musyawarah di kalangan generasi muda, guna menciptakan permainan yang bisa menjadi budaya dan yang penting bisa membuat pejabat pemerintahan betah di Wakatobi. Setelah muda-mudi bermusyawarah, disepakatilah membangun ayunan. Pinang, bambu serta janur kuning menjadi bahan penyusun ayunan itu. Muda-mudi itu kemudian meminta nasehat dan restu pada tokoh-tokoh yang dituakan saat itu, mengenai hasil musyawarah. Setelah itu, ditentukanlah hari pemotongan pinang,

bambu, rotan serta janur kuning, kemudian hari pembangunan Kabuenga, dengan tetap meminta restu para orang tua. Bambu fungsinya sebagai tiang ayunan, rotan sebagai tali ayunan, kayu (papan) sebagai tempat duduk orang yang diayun. “Tiang pertama ayunan, didirikan oleh orang yang dituakan saat itu. Dilakukan dengan niat khusus, supaya apa yang dihajatkan berlangsung mulia, baik dan aman,” ungkap Nur Saleh yang mengaku mengedepankan kecamatannya dengan visi pelestarian budaya. Setelah bahan penyusun dirangkaikan, tampaklah sebuah bangunan berbentuk ayunan yang demikian besar. Itulah yang disebut Kabuenga. Melalui Kabuenga itu, pejabat pemerintah tadi, bisa diayun-ayun dengan

diiringi nyanyian-nyanyian daerah.Alhasil,parapejabatpunmerasa betah, karena setiap malam purnama ada muda-mudi yang datang berbalas pantun, kemudian mengayun para pejabat. “Kesannya, pejabat itu merasa sangat diperhatikan dan dihargai, sehingga menetaplah pejabat itu dan fokus menjalankan kendali pemerintahan serta pelayanan terhadap masyarakat,” timpal La Ode Abdul Goti, warga Pulau Wangi-Wangi. Selain itu, struktur Kabuenga, menggambarkan kokohnya kebersamaan masyarakat, sedang nyanyian-nyanyian pengiring merupakan nyanyian leluhur dalam proses Kabuenga berlangsung, dengan menggunakan bahasa adat dan bisa diterjemahkan oleh pemangku adat itu sendiri.(bersambung)

menutup pembicaraan. Belum lama ini, Rizal telah menegaskan bahwa KPK telah meminta BPK untuk melakukan pendalaman dugaan korupsi pada beberapa proyek timbunan di Muna. BPK juga sedang mendalami bantuan sos-

ial dari pemerintah provinsi ke kabupaten/kota. “Itu yang menjadi prioritas yang kita dalami dan saya sendiri akan hadir di Kendari. Ini penting sekali karena menyangkut uang rakyat. Uang yang semestinya dinikmati oleh rakyat tapi di-

manfaatkan dengan cara yang tidak pruden, dengan cara yang tidak transparan dan cara yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami akan investigasi soal dugaan korupsi di Muna yang luar biasa itu,” tutur Rizal saat itu.(awa)


8

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

Fidel Castro Kurus Tapi Sehat Muncul ...................... melansir foto-foto Fidel dalam sejumlah pertemuan pribadi dengan tokoh-tokoh terkemuka dunia. Yang terakhir adalah pertemuan dengan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva, Februari lalu. Dalam fotofoto tersebut Castro tampat bergembira dan masih tegap. Foto Castro yang tampak sedikit membungkuk, namun terlihat sehat itu, disebut-sebut diambil pada hari Rabu (7/7) saat mengunjungi Pusat Investogasi Saintifik di Havana. Empat foto pertama ditampilkan melalui blog dua wartawan pemerintah Kuba. Tampaknya

foto tersebut diambil melalui telepon selular milik salah seorang pekerja di lembaga riset tersebut. Di salah satu foto, Castro tampak melambaikan tangan menyapa para pekerja. Foto lainnya, masih dalam acara yang sama, diunggah dalam Cubadebate, sebuah situs media milik pemerintah, beberapa saat kemudian. Dalam foto-foto tersebut, Castro tampak tertawa bersama para pekerja. Beberapa di antara mereka berdiri berderet di sepanjang jalan yang dilalui Castro sambil bertepuk tangan. “Dia tampak kurus dan tetap sehat, dan menurut direktur kami, dia sangat sehat secara mental.”(cak/kim)

Bank Dunia Setujui USD 225 Juta Untuk Kelistrikan Jakarta, KP Upaya Perusahaan Listrik Negara (PLN) meningkatkan pelayanan bagi masyarakat mendapat dukungan Bank Dunia. Lembaga tersebut dikabarkan menyetujui paket pendanaan baru untuk sektor kelistrikan nasional sebesar USD 225 juta (sekitar Rp 2,047 triliun). Dalam keterangan resminya Bank Dunia menyatakan paket dana itu diharapkan dapat membantu Indonesia memenuhi tuntutan listrik yang kian berkembang, serta menjamin ketersediaan listrik di Jawa dan Sumatra. Melalui kerja sama langsung dengan PT PLN, proyek itu di-

harapkan dapat memberi manfaat kepada 56 juta orang lebih baik di Jawa dan Sumatra. Dalam jangka menengah dan panjang, proyek ini juga diharapkan dapat memberi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi di kedua pulau. Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Chris Hoban menyatakan, sumber listrik yang dapat diandalkan dan berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia. Terutama untuk memenuhi potensi Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah yang berpengaruh. “Saat ini pertumbuhan perekonomian Indonesia jauh lebih

pesat daripada kemampuannya menyediakan listrik. Untuk memenuhi permintaan listrik ke depan, tingkat elektrifikasi perlu meningkat sebanyak 7 persen per tahun,” ujar Chris di Jakarta Sabtu (10/7) lalu. Menurutnya, proyek ini akan membantu memperkuat persediaan listrik di Jawa dan Sumatera. Dalam jangka panjang, proyek ini diharapkan bisa menciptakan dampak positif untuk iklim perekonomian Indonesia. “Terutama untuk sistem transmisi Jawa-Bali. Proyek diharapkan dapat memperluas empat gardu induk berkapasitas 500/150 kilo Volt (kV), dan

sampai dengan dua puluh lima gardu induk lainnya yang berkapasitas 150 / 20 kV,” tutur Chris. Dana tersebut juga akan dipakai untuk membangun satu gardu induk baru berkapasitas 150 / 20 kV. Sedangkan untuk Sistem Transmisi Sumatra Selatan-Sumatera Utara proyek yang bersangkutan meliputi memperluas dan meningkatkan kapasitas lima gardu induk berkapasitas 150 kV menjadi 275 kV. Selain itu juga untuk memperluas sampai dengan lima belas gardu induk berkapasitas 150 / 20 kV. Melalui perluasan dan peningkatan kapasitas ini diharap-

kan jumlah pelanggan PLN akan meningkat dan membantu pemerintah Indonesia dalam mencapai targetnya untuk menyediakan listrik bagi 90 persen penduduk sampai tahun 2020. Spesialis Energi Senior Bank Dunia, Leiping Wang menambahkan, untuk mencapai target tersebut, PLN harus meraih sekitar dua juta pelanggan baru tiap tahun. “Dengan sistem transmisi yang lebih baik di Jawa, Sumatera Selatan dan Sumatera Tengah maka gangguan dan kehilangan transmisi pun akan menurun,” ujar Leiping yang juga memimpin tim yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.(zul)

menyaksikan sketsa wajahnya beredar di televisi, dirinya langsung berinisiatif mendatangi Polsek Jagakarsa. Di sana, dia disarankan untuk melapor ke Polres Jakarta Selatan. TR pun diperiksa selama empat jam. “Tadi (kemarin, Red), saya sudah di-BAP selama empat jam mulai pukul 11 siang,” katanya.

Ditanya soal tempat pemeriksaan, TR hanya menyebut suatu tempat. “Ada suatu tempat yang tidak bisa saya sebutkan,” lanjutnya. Mendengar penjelasan TR, Tama langsung meminta maaf. Dia berjanji mengklarifikasi soal sketsa tersebut kepada kepolisian. “Saya minta maaf,

Mas. Nanti saya klarifikasi kepada polisi,” ujarnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kamis dini hari lalu (8/7), Tama yang berboncengan dengan rekannya, La Ode Muammar Khadafi, diserang pengendara bermotor yang tidak dikenal. Menurut Tama, selain pengendara motor, se-

buah mobil Toyota Avanza turut mengikuti dirinya. Karena itu, ketika pengemudi Avanza tersebut turun dari mobil untuk menawarkan bantuan ke rumah sakit, Tama spontan menolak. Dia menduga pengendara Avanza tersebut merupakan bagian dari komplotan yang menganiaya dirinya.(dwi)

SBY Minta Pengusutan Korupsi Jalan Terus Besuk ........................ 12.00. Begitu tiba, SBY langsung menuju ke lantai dua, tempat Tama dirawat. Mengenakan batik hijau, dia memberikan dukungan moral kepada Tama. Setelah besuk, SBY langsung mengadakan jumpa pers. Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan simpati atas peristiwa yang menimpa Tama. Dia juga menyesalkan kekerasan yang terjadi pada aktivis antikorupsi tersebut. Meski begitu, SBY meminta agar semua pihak tetap mendukung misi dan aksi pemberantasan korupsi. “Kita tidak boleh takut dengan ancaman ataupun tindakan kekerasan seperti itu. Misi besar ini harus tetap berlanjut. The show must go on,” ujarnya. Selain itu, dia berharap semua pihak, termasuk kejaksaan, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahkamah Agung (MA), serta lembaga negara lain hingga pers saling bersinergi dan mendukung. “Tidak justru saling berbenturan dan melemahkan. Kalau itu yang terjadi, yang rugi adalah negara dan kita semua. Yang rugi adalah rakyat,” paparnya. SBY juga meminta segala sesuatu yang terkait dengan peristiwa kekerasan tersebut diproses melalui jalur hukum. Dia mengimbau agar masyarakat tidak menindaklanjuti segala informasi dengan membuat pengadilan sendiri. “Istilah saya, trial by court. Seseorang dinyatakan bersalah atau tidak setelah melalui proses hukum. Bukan trial by SMS (pesan singkat), trial by the press, atau yang lain,” urainya. SBY menegaskan, kekerasan dimaknai sebagai pengambilalihan keadilan dengan pengadilan sendiri. Karena itu, dia mengimbau kepada rakyat untuk menghentikan kekerasan seperti yang terjadi pada peneliti divisi investigasi ICW tersebut. Sebelum SBY membesuk, Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana mengunjungi Tama. Dia membawa surat dari SBY terkait dengan kedatangan dirinya sebagai utusan presiden. Denny menuturkan, kedatangan SBY merupakan pesan nyaring bagi pelaku kekerasan atas Tama dan peristiwa pelemparan molotov terhadap majalah Tempo. “Kita harus mengirimkan pesan kepada pelaku, negara tidak kalah oleh caracara kekerasan seperti itu,” tegasnya. Selain Denny, anggota satgas lainnya, Mas Achmad Santosa, juga terlihat membesuk Tama. Tampak pula Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D., serta anggota DPD A.M. Fatwa. Mahfud yang datang sesudah SBY sempat berujar bahwa dirinya masih memercayai kepolisian. Dia mencontohkan banyaknya kasus besar yang berhasil diungkap kepolisian. “Kita sudah lihat prestasi polisi dalam mengungkap kasuskasus tersembunyi seperti kasus penculikan bayi dan kasus mutilasi. Banyak contohnya. Karena itu, saya percaya Polri punya kemampuan untuk mengungkap kasus ini,” katanya. Meski begitu, lanjut dia, Polri harus mampu membongkar cepat kasus kekerasan terhadap Tama. Polri juga harus membuktikan ketidakterlibatan anggotanya supaya masyarakat tidak resah terkait penganiayaan terhadap aktivis antikorupsi. “Menurut saya, (penganiayaan) itu bermotif pada serangan atas pemberantasan korupsi. Saya yakin polisi bisa (mengungkap),” tutur Mahfud. Sementara itu, sosok pelaku

yang sketsa wajahnya dibuat polisi mendatangi Tama di RS Asri kemarin. Pria berinisial TR itu datang sekitar pukul 16.00. TR datang untuk mengklarifikasi sketsa wajah pelaku yang tidak lain adalah dirinya. Pria berusia 30-an tahun tersebut membantah bahwa dirinya merupakan bagian dari komplotan penganiaya Tama. Pengendara mobil Toyota Avanza yang sempat menawarkan bantuan kepada Tama pada malam kejadian penganiayaan itu merasa nama baiknya tercemar atas pemberitaan di media yang menyebut dirinya sebagai salah seorang pelaku. TR menegaskan bahwa dirinya hanya bermaksud menolong. “Saya lihat di koran sketsa wajah pelaku. Itu tidak lagi mirip, tapi memang saya. Saya sewot disebut bagian dari pelaku. Niatnya ingin menolong kok malah dituduh,” ujarnya kepada Tama. TR juga menegaskan, ketika pergi bersama motor penabrak Tama, dirinya tidak melarikan

diri, tapi mengejar pelaku. Bahkan, dia mengaku menabrak salah seorang pengendara motor. “Saya kejar motor yang nabrak Mas Tama. Kemudian, satu berhasil saya robohkan. Setelah itu, saya kembali untuk menolong Mas Tama,” ungkap pria berpotongan cepak yang kala itu berjaket kulit hitam dan berkaus motif doreng tersebut. Pria itu mengungkapkan, beberapa pemberitaan soal pelaku berkendaraan bermotor tidak seluruhnya tepat. Dia menjelaskan, bukan hanya dua motor yang membuntuti Tama, melainkan empat motor. Dia juga menguraikan, senjata yang digunakan pelaku adalah balok dan samurai. “Balok itu (dipakai) untuk melumpuhkan dan samurai untuk membacok Tama. Saya sempat menabrak salah seorang pelaku. Gara-gara itu, pelaku tidak menusukkan samurainya ke kepala Tama, tapi hanya menyayat,” jelasnya. Karena itu, lanjut TR, begitu


Langganan Dalam Kota

Senin, 12 Juli 2010

Rp. 65.000,-

Sejumlah Anggota DPRD Malas Endang: Kami Tidak Bergelimang Harta dan Fasilitas Kendari, KP Komitmen dan kinerja sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra nampaknya patut dipertanyakan. Pasalnya, beberapa anggota dewan terindikasi malas berkantor. Ini tentu ironis den-

gan tugas dan tanggung jawab mereka untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Catatan wartawan koran ini, sekitar 6 kali rapat paripurna terpaksa batal dilakukan, akibat tidak quorum. Seperti paripurna angket CPNSD yang tiga kali dilakukan, tapi 3 kali juga batal karena tidak quorum. Padahal agenda

paripurna tersebut, sudah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah jauh hari sebelumnya. Belum lagi soal kedisiplinan menghadiri rapat paripurna. Gubernur Sultra Nur Alam, pernah dibuat menunggu selama 30 menit, hanya menunggu quorumnya rapat paripurna. Soal nama anggota DPRD yang malas mengikuti rapat-rapat di DPRD,

pihak Sekertariat maupun pimpinan Dewan enggan membocorkan. Absen berisi daftar kehadiran dari Sekertariat, enggan diberikan. Pimpinan Dewan dan Badan Kehormatan bukannya tinggal diam. Langkah BK melalui pimpinan Dewan mengirimi surat kepada setiap Senator sudah pernah dilakukan, meminta anggota DPRD meningkatkan disiplinnya menghadiri rapat di DPRD. Namun surat tersebut, masih mentah juga.

Langkah terakhir dan mulai membuahkan hasil, melalui rapat internal 21 Juli silam, pimpinan Dewan mengambil langkah tegas, dengan mengancam mempublikasikan nama anggota DPRD yang malas dan merekomendasikan ke BK untuk memproses sesuai amanah tata tertib Dewan. Muh Endang SA, Wakil Ketua DPRD Sultra mengungkapkan,

Baca SEJUMLAH di Hal. 10

Fraksi Kontrol Kinerja Anggotanya

SOSOK Ir Mariadi MS

(Pembantu Rektor I UMK)

Berpacu Tingkatkan Kualitas Akademik AMANAH jadi Pembantu Rektor (PR) I Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), yang berkecimpung di bidang akademik membuat dirinya terus berpacu untuk senantiasa meningkatkan kualitas akademik. ”Amanah ini saya ingin terus mengevaluasi kegiatan akademik yang ada. Tentunya dengan menekankan pada spirit belajar yang berlandaskan iptek dan imtak. Tak kalah pentingnya menyeimbangkan antara kegiatan akademik kampus dan ekstra kurikuler mahasiswa, disamping peningkatan kualitas para dosen,” kata Mariadi. Dijelaskan keinginannya tersebut sementara diwujudkan, mengingat ke depannya UMK diharapkan akan memasuki fase peningkatan

Baca BERPACU di Hal. 10

PERDA

Denda Perda K3 Sangat Ringan MASIH terdapatnya mobil pengangkut material galian tanah tanpa terpal, yang menyebabkan badan jalan dipenuhi material seperti tanah bahkan batu, mengganggu kenyamanan para pengendara kendaraan serta pejalan kaki terganggu. Pasalnya, debu yang dihasilkan kendaraan bandel tersebut beterbangan. Kabag Hukum Kota Kendari, Yusrianto selain karena kurang sadarnya para pemilik kendaraan juga disebabkan ringannya sanksi terhadap pelanggaran tersebut. ”Masih terdapat pengangkutan material tanah yang berhamburan di badan jalan raya, antara lain disebabkan masih rendahnya sank-

Baca DENDA di Hal. 10

JOJON/KP

Ibarat nila setitik merusak susu sebelanga. Karena adanya beberapa oknum anggota DPRD yang malas berkantor membawa nama lembaga tersebut menjadi sorotan masyarakat. Di DPRD Kota dan Sultra tercatat beberapa nama anggota dewan yang diduga malas berkantor. Gambar diambil dalam rapat yang hanya dihadiri segelintir orang anggota dewan beberapa waktu lalu.

BK Harus Berani Tindaki Anggota DPRD Malas Kendari, KP Adanya sejumlah oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dan Sultra yang terindikasi malas berkantor dianggap melanggar UU no.27 tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan (Susduk) MPR, DPR, DPD dan DPRD yang mengatur tentang sedemikian rupa peran, hak, mandatory dan kewenangan DPRD. Fenomena ini ditanggapi serius ketua umum DPW Sultra Jaringan Nusantara

(JN), Hasidin Samada SSos. ”Mestinya kehadiran anggota dewan di lembaga terhormat senantiasa menjiwai, memahami dan menerjemahkan dinamika problem di masyarakat. Karenanya anggota DPRD tidak boleh mangkir dari tugas-tugas sebagai anggota dewan,” tegas Hasidin. Menurut dia, masyarakat Sultra tak lagi merasakan kehadiran mereka sebagai wakil rakyat. Pasalnya, belakangan ini banyak aspirasi masyarakat yang

disampaikan di DPRD, namun tidak kunjung mendapat respon baik. Misalnya kasus dugaan mafia dalam rekruitmen CPNSD. ”Panitia angket sampai saat ini belum terbentuk. Tentu publik akan selalu menaruh curiga atas mandeknya proses panitia angket CPNSD. Gempuran aspirasi tentang masalah CPNSD sebetulnya tak kurang, bahkan lebih dari sekadar aspirasi yang disam-

Baca BK di Hal. 10

Kendari, KP Keprihatinan terhadap tingkat disiplin para anggota DPRD Sultra, menghadiri rapat-rapat membahas aspirasi rakyat, banyak tergantung dari sikap fraksi. Jika fraksi tegas, maka tidak akan ada lagi cap Dewan Malas. Sejumlah fraksi di DPRD Sultra sudah mengambil langkah serius agar anggotanya bisa lebih rajin berkantor. Yaudu Salam Ajo, Sekertaris Fraksi PKS mengatakan, fraksinya setiap bulan melakukan evaluasi kinerja setiap anggotanya. ”Kita gunakan sistem kontrol dan absen harian. Bila ada anggota berangkat, terlebih dulu lapor ke partai. Partai akan melihat urgensinya. Jika penting, maka diizinkan berangkat. Bila tidak diizinkan, tidak boleh berangkat. Keputusan tersebut mengikat,” katanya. Ketua komisi IV DPRD Sultra ini mengatakan, aktifitas anggota DPRD dari PKS senantiasa dikontrol partai, bukan saja kontrol kehadiran tapi kinerja secara keseluruhan. ”Dimanapun berada harus melapor,” tegasnya. Untuk mendukung kontrol terhadap Legislator PKS, Partai bernafaskan Islam tersebut merekrut tenaga khusus mengkontrol kinerja Dewan. ”Tujuannya agar kami tak lalai,” tambahnya. Bila anggota DPRD dari PKS bertingkah di luar koridor yang ditetapkan partai, Dewan Syar-

iat partai akan mengambil tindakan. Ada tingkatan pelanggaran, jika pelanggaran ringan maka akan diberikan teguran. ”Syarat teguran diberikan dua kali, teguran ketiga kalinya hatihati. Surat ketiga bisa langsung PAW,” urainya. Senada dengan itu, Drs La Nika, Wakil Sekertaris Fraksi Golkar Nurani Indonesia Raya, mengatakan, khusus Senator Golkar setiap triwulan melaporkan kegiatan yang dilakukan. ”Kita evaluasi keseluruhan, kegiatan dari Senator Golkar. Dalam setahun, 4 kali dilakukan evaluasi,” tegasnya. Bagi legislator Golkar, yang tidak masuk kantor atau berhalangan menghadiri rapat-rapat internal Dewan, memberikan laporan ke fraksi. ”Setiap hari anggota kita kontrol. Anggota yang tidak hadir, sebelumnya sudah melapor,” jelasnya. Bagaimana dengan Fraksi Amanat Reformasi? Suwandi Andi, Ketua Fraksinya mengungkapkan, telah mengeluarkan instruksi kepada anggota fraksi, untuk wajib mengikuti rapat-rapat internal. Bila ada anggota fraksi, berdinas keluar daerah bertepatan agenda rapat di Dewan, dilakukan pengkajian, sejauh mana urgensinya tugas dinas keluar daerah dan agenda rapat di Dewan. Bila rapat Dewan penting,

Baca FRAKSI di Hal. 10

Dari Penutupan Campus Exhibition 2010

Kontestan Dangdut Menarik Perhatian, Dikira Belum Penutupan Ajang Promosi Kampus dan Multi Produk, Campus Exhibition 2010 baru saja usai dihelat, tepatnya 3-9 Juli 2010 lalu di Alun-alun MTQ Square Kendari. Sedikitnya Rp 840 juta perputaran uang yang telah terjadi, dengan asumsi Rp 120 juta per malam, berdasarkan rata-rata pengunjung Rp 2 ribu orang per malam dan membelanjakan minimal Rp 60 ribu per orang. Ulfah Sari Sakti, Kendari TEPAT pukul 20.30 Wita berlangsung penutupan Campus Exhibition 2010, yang dilakukan Redaktur Pelaksana (Redpel) Kendari Pos, Sawaluddin Lakawa. Dalam sambutannya

Sawaluddin Lakawa mengungkapkan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada para peserta baik dari pihak kampus maupun usaha kecil dan menengah (UKM), serta para pengusaha yang telah berpatisipasi dalam ajang pendidikan dan multi produk pertama di Sultra. ”Terima kasih atas partisipasi semua pihak, sehingga Campus Exhibition 2010 telah dapat dilaksanakan dengan sukses. Semoga ke depan sesuai harapan semua pihak, Campus Exhibition ini dapat jadi agenda tahunan dan pelaksanaannya lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya di depan perwakilan perguruan tinggi swasta (PTS) se-Sultra, diantaranya STAIN Sultan Qaimuddin, Universitas Muham-

JOJON/KP

Redaktur Pelaksana Kendari Pos, Sawaluddin Lakawan menyerahkan hadiah kepada para pemenang dalam berbagai lomba di ajang kampus exhibition. madiyah Kendari (UMK), STIE Dharma Barata Group, STIE-66 Kendari dan Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati Kendari.

Menurutnya, selama seminggu pelaksanaan Campus Exhibition, setidaknya telah membawa manfaat besar terhadap pere-

konomian masyarakat, sekaligus jadi sarana hiburan keluarga. ”Perputaran uang yang terjadi pada ajang ini patut diperhitungkan, tidak mengherankan jika ajang ini sudah selayaknya dan direncanakan menjadi ajang tahunan,” katanya. Sebelumnya Redpel Kendari Pos juga menyerahkan piala beserta hadiah uang tunai kepada juara I, II dan III lomba lagu dangdut. Atas permintaan undangan dan pengunjung, para juara lomba dangdut dengan diiringi istana nada orkes menghibur masyarakat. Meskipun sempat diguyur hujan selama beberapa menit, antusias masyarakat menyaksikan malam penutupan Campus Exhi-

Baca KONTESTAN di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10 Berpacu .................. mutu akademik tahap pertama. ”Diantaranya melalui peningkatan strata pendidikan para dosen, dengan begitu diharapkan kualitas mahasiswa yang akan dihasilkan juga makin meningkat,” jelasnya. Sehubungan dengan per-

Denda ..................... si Perda No 4 Tahun 1996 tentang K3. Pasalnya sanksi pidananya hanya 3 bulan serta denda hanya Rp 50 ribu,” ujar Yusrianto.

BK ............................ paikan kelompok masyarakat. Selain itu persoalan pertambangan di Sultra juga tidak mendapatkan kejelasan,” ungkapnya. Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra ini juga mencontohkan beberapa waktu lalu, masyarakat sipil seperti perguruan tinggi dan LSM lingkungan telah beberapa kali melakukan dialog dengan DPRD Sultra dengan materi serius sektor pertambangan. Mulai dari tumpang tinggi kuasa pertambangan (KP), deforestasi hutan, pelanggaran

Fraksi ...................... maka menunda dulu perjalanan dinas keluar Daerah. ”Saya kontrol setiap perjalanan anggota fraksi,” tegasnya. Ketua Bappilu DPW PAN

jalanan kariernya, alumni S2 UGM ini merinci mulai jadi dosen Fakultas Pertanian pada 1985 lalu di Unhalu, dengan posisi mulai dari Ketua Jurusan hingga Pembantu Dekan (PD) I. ”Setelah 2001 barulah saya pindah ke UMK dan menjadi Dekan Faperta, serta akhirnya pada 2003 menjadi PR I UMK. Pada

amanah ini saya merasa semakin tertantang untuk berbuat dan menghasilkan kinerja yang lebih,” rincinya. ”Satu hal yang senantiasa membuat saya bangga dan bahagia yaitu tetap menjadi dosen pertanian, mengingat menjadi dosen pertanian merupakan suatu pengabdian lebih bagi

saya, pasalnya banyak hal yang menarik sekaligus perlu dikaji. Apalagi komoditas pertanian masih membutuhkan tekhnologi pasca panen, sehingga saat ini penelitian saya telah menghasilkan pestisida nabati yang ramah lingkungan, dan telah digunakan para petani di Ladongi dan Lambandia,” pungkasnya. (cr6)

Mengingat rendahnya sanksi Perda K3, ke depan pihaknya berencana merevisi Perda tersebut. ”Denda Perda K3 pada daerah lain sangat berbeda jauh dengan Kota Kendari, misalnya Bandung yang

dendanya berkisar Rp 1 jutaRp 5 juta. Dengan begitu diharapkan sanksi yang berdampak pada efek jera, dapat terwujud,” harapnya. ”Revisi Perda K3 ini akan segera kami lakukan, tentunya

setelah kami melakukan penggodokan terhadap Perda lainnya yang sifatnya lebih mendesak,seperti Perda badan layanan umum daerah (BLUD) dan perusahaan daerah air minum (PDAM),” janjinya.(cr6)

Hak Asasi Manusia (HAM) di areal tambang hingga konflik lahan. ”Seharusnya sesuai dengan mandat yang ada, DPRD harus melakukan terobosan penyelesaian. Jangan terpaku pada perdebatan normatif kewenangan. Sekiranya anggota dewan Sultra memiliki kepekaan terhadap suara-suara masyarakat,” tambahnya. Malasnya anggota DPRD berkantor, otomatis akan mempengaruhi proses pengambilan keputusan di DPRD. Apalagi sistem demokrasi sangat prosedural ketika tidak kuorum, sehingga

sebuah rapat dapat tertunda. ”Ini masalah serius yang sebetulnya tak subtansial, tetapi merupakan kewenangan dari badan kehormatan (BK) untuk menyikapinya. BK sesuai UU Susduk sebagai lembaga pengadil dan penegak kode etik anggota DPRD, kurang proaktif menelusuri ketidakhadiran anggota DPRD dalam forum rapat. Terbukti masih terdapatnya anggota dewan yang malas berkantor,” ujarnya. Dengan terjadinya fenomena tersebut, Koordinator Pengaduan Politik Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan (YPSHK) Kendari ini mengatakan, jika BK DPRD miskin peran dan tak memiliki keberanian politik menindak anggota DPRD yang malas berkantor. Mengingat sampai hari ini masyarakat belum melihat kiprah dan peran BK baik di DPRD Sultra maupun Kota Kendari.

”Salah satu masalah serius adalah masyarakat tidak memiliki akses yang luas untuk mengetahui agenda DPRD. Sebagai bentuk akuntabilitas publik seyogyanya anggota DPRD mengumumkan kepada publik agenda keseharian mereka di legislatif. Jika perlu progres dari agenda itu juga disampaikan kepada publik, supaya publik luas tahu apakah mereka berprestasi di DPRD atau tidak,” lanjutnya. ”Dibutuhkan totalitas anggota DPRD untuk setiap waktu selalu berkantor di DPRD, yang untuk pribadi saya punya pengalaman pahit di DPRD Sultra. Ketika itu Jaringan Nusantara mendorong hak angket untuk membongkar rekruitmen CPNSD yang diduga sarat mafia. Anehnya kasus ini terbentur pada soal kuorum dan tidak kuorumnya rapat,” katanya. (Cr6)

Sultra itu, menerangkan, perjalan keluar daerah anggota Dewan, karena ada SPT dari pimpinan Dewan. Namun setiap perjalanan anggotanya, senantiasa dikoordinasikan dengan Ketua Fraksi.(awn)

Sejumlah ................ hasil kesepakatan rapat pengesahan tata tertib (Tatib) DPRD Sultra 21 Juli lalu, bagi Senator yang tidak hadir tanpa keterangan sebanyak 3 kali paripurna akan diproses Badan Kehormatan (BK). Kemudian, bagi anggota DPRD yang masuk setelah 15 menit rapat paripurna berjalan dinyatakan absen. Untuk mempertegas hasil keputusan rapat 21 Juli, pimpinan Dewan telah menyurati setiap Legislator Sultra. ”Isi suratnya untuk meningkatkan disiplin,” ungkapnya. Nantinya, sekretariat akan mencatat anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat-rapat Dewan tanpa pemberitahuan sebelumnya. ”Daftar hadir itu, kita akan evaluasi di internal Dewan,” sambungnya. Hasilnya, surat yang dilayangkan kepada setiap Wakil Rakyat mendapat respon positif. Sudah empat kali rapat paripurna yang dilakukan Dewan,angkakehadiranSenatorSultra menembus angka psikologis. ”Dihadiri hampir 30 Senator, dari 44 anggota DPRD,” terangnya. Itupun setelah dia mengecek ke setiap Komisi ternyata, Komisi IV

Kontestan .............. bition 2010 tidak memudar. Malahan decak kagum senantiasa terlontar dari bibir pengunjung, tatkala para pemenang lomba dangdut yang terdiri dari juara I, II dan III masing-masing Selfi, Sarina dan Aci mendendangkan lagu, yang mirip dengan penyanyi aslinya.

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

berhalangan hadir karena tidak mendapatkan tiket pesawat saat berkonsultasi ke Departemen Kesehatan. Kemudian, 2 Senator saat ini izin non-aktif, mengikuti Pemilukada yaitu Rusman Emba dan Slamet Ryadi. Terkait opini yang berkembang, DPRD banyak tuntutan dibanding kinerja, Endang menyerahkan kepada publik untuk menilainya. Kalau DPRD belum maksimal bekerja, memang disebabkan kinerja DPRD yang dibatasi UU. Misalnya, DPRD tidak bisa mensurpevisi Kapolda, Kejaksaan dan instansi vertikal lainnya di daerah. ”Tidak sama dengan DPR RI yang secara yuridiksi memiliki kewenangan lebih luas,” urainya. Sekretaris Demokrat Sultra itu, berharap publik objektif melihat kinerja Dewan. Jika Dewan menuntut hak, banyak yang belum diberikan Pemprov Sultra. ”Tapi kami tidak menuntut. Tolong publik pahami kami, kami tidak bergelimang harta dan fasilitas seperti yang dibayangkan. Dewan boleh dikata, pendapatan juga paspasan. Di masyarakat seolaholah gaji kami 20 jutaan perbu-

lan, padahal tidak seperti itu,” urainya panjang lebar. Sementara itu, Ryha Madi, anggota Badan Musyawarah (Bamus) mempertegas, bila ada koleganya di DPRD yang tak masuk kantor. ”Jika lihat DPRD itu kosong, bukan tidak masuk kantor tapi ada tugas dinas luar,” jelasnya. Ujung tombak DPRD itu menjawab aspirasi rakyat adalah komisi. Komisi itu bekerja tidak boleh dihalangi, karena seringkali ada tugas mendadak. Hanya dari Bamus sendiri, lanjur Senator PKB itu, meminta pada anggota DPRD, bila sudah ada jadwal yang dikeluarkan oleh Bamus agar patuh. Jadwal yang dikeluarkan bersifat mengikat, terhadap pimpinan sekalipun. ”Kami (Bamus) minta pada pimpinan, agar jangan mengeluarkan Surat Perintah Tugas (SPT) bila mengganggu jadwal yang telah ditetapkan,” sarannya. Bagi anggota DPRD yang tidak menghadiri rapat-rapat di Dewan sebanyak 3 kali, kata Ryha kewenangan pimpinan Dewan agar segera merekomendasikan ke BK, selanjutnya melakukan proses sesuai dengan tata tertib.(awn)

”Aduh bagus sekali suara mereka di, seperti suara asli di kaset. Tidak rugi kita nonton, meskipun dangdut tetapi penampilan mereka juga modis,” kata Lia sembari berbisik dengan rekan di sebelahnya. Suasana semakin heboh tatkala seorang lelaki paruh baya yang mengaku bernama Pak Ompong didaulat menem-

ani berjoget ria diatas panggung. Sesekali suara penonton memuncak, tatkala Pak Ompong yang kala itu mengenakan baju bergaris cokelat dipadu dengan topi sewarna dengan pakaiannya melakukan gerakan joget yang lucu yang berakhir dengan pemberian saweran pada para penyanyi istana nada orkes. (*)


Metro

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

11

3 Bulan Suhadi tak Berkantor BK Dewan Kota Keluarkan Surat Peringatan Kendari, KP Salah satu anggota DPRD Kota Kendari yang dianggap pelanggarannya sudah melewati batas adalah Suhadi. Badan Kehormatan (BK) pun langsung menggelar rapat me-

nentukan sikap terkait pelanggaran tersebut. Ketua BK DPRD Kota Kendari, Alwi mengatakan, setelah BK mengadakan rapat, disepakati mengeluarkan surat teguran pertama bagi Suhadi atas ketidakhadirannya di DPRD Kota selama 3 bulan berturut-turut. ”Dia memang izin pada fraksi dan komisinya. Pak ketua juga tahu dia keluar daerah,

sehingga dikasih izin mulai Februari sampai 2 bulan. Ini sudah lewat dari 2 bulan. Lewat dari itu saya punya kewajiban meberi teguran. Sehingga, kami keluarkan teguran pertama,” katanya, pekan lalu. Alwi mengatakan, keluarnya SP-1 bagi Suhadi didasari atas desakan Ketua DPRD Kota, Abd Razak, agar BK segera rapat dan memutuskan teguran

yang akan dikenakan pada anggota komisi B itu. Makanya, bersama bagian hukum DPRD Kota, BK rapat bersama. Menurut Ketua Fraksi PDIP Kota itu, SP-1 keluar setelah anggota dewan tidak menjalankan tugasnya selama 3 bulan berturut-turut. Untuk kasus Suhadi, BK baru memberikan teguran setelah bulan ketiga izin Suhadi habis.

”Bulan ketiga setelah izin, baru mulai terhitung. Enam bulan tidak masuk kantor diberikan SP-3, berdasarkan Tatib DPRD, UU nomor 27 tahun 2010 tentang Susduk dan PP nomor 16 tahun 2010 tentang penjabaran Susduk serta Kode Etik anggota dewan,” ujarnya. Lebih lanjut, Alwi menjelaskan, BK akan memberikan sanksi terberat yakni Pergantian

Antar Waktu (PAW), setelah 6 bulan seorang anggota dewan tidak masuk kantor dan menjalankan tugas kedewanan. ”Kalau 6 bulan tidak masuk kantor, kita sudah rapat dan sudah harus di PAW,” tandasnya. Saat ini, kata dia, selain Suhadi ada beberapa anggota dewan yang terindikasi malas masuk kantor. BK sudah mengincar beberapa orang dan dalam

waktu dekat akan menyusul Suhadi untuk diberikan SP-1. Sementara itu, Aladin menambahkan, sebenarnya Suhadi kini sudah berada di Kendari sejak beberapa bulan lalu. Saat itu, dia sempat melihat Suhadi di arena Kendari Expo. Jadi, menurut dia, anggota komisi B itu, sudah lama pulang dari Jepang. Tapi, malas masuk kantor.(dri)

Kasus 22 Anggota DPRD Makin Tidak Jelas PT Pos Kesulitan Mencari Dokumen Pengiriman Berkas Perkara

JOJON/KP

Ribuan warga Kota Kendari tumpah ruah di arena kampus exhibition Sabtu malam lalu.

Camat dan Lurah Bantu Tagih Retribusi Sampah Kendari, KP Niat Dispenda dan Aset Kota Kendari untuk menambah pundi-pundi PAD, salah satunya dengan menertibkan berbagai pajak dan retribusi, tampaknya mulai diintensifkan, seperti yang terlihat kemarin (8/7) di Aula Bertakwa Kota Kendari. ”Pertemuan ini untuk mengefektifkan pemungutan retribusi kebersihan, yang sebelumnya Pemkot Kendari bekerja sama dengan

PLN, tetapi sejak Oktober 2009 lalu terdapat peraturan PLN yang tidak membenarkan lagi terdapat pungutan retribusi menempel di pembayaran rekening mereka. Dengan begitu pihak kami berinisiatif untuk kembali mengoptimalkan peran para camat dan lurah, dalam penagihan retribusi sampah per bulannya,” kata Kadispenda dan Aset Kota Kendari, Zainal Arifin. Menurutnya dengan putusnya

hubungan kerja sama dengan PLN, maka pungutan sampah selama ini hanya dikenakan kepada pemilik usaha, misalnya toko yang memperpanjang izinnya. Padahal dalam Perda No 5 Tahun 2008 tentang pelayanan penganggkutan sampah, bukan hanya pelaku usaha yang dikenakan retribusi sampah, tetapi juga termasuk perumahan masyarakat, sarana umum dan perkantoran.

Mengenai besarnya retribusi, dirinya mengatakan terdapat klasifikasi misalnya rumah tangga di luar jalan poros Rp 1.500 per rumah tangga sebaliknya di jalan poros Rp 2 ribu per rumah tangga. Begitu pula dengan usaha misalnya hotel berbintang Rp 500 ribu per bulan, hotel Melati Rp 125 ribu, rumah makan Rp 25 ribu per bulan, restoran Rp 50 ribu-Rp 100 ribu. Sedangkan untuk pertokoan

misalnya toko Rp 25 ribu, Ruko Rp 50 ribu, dan swalayan Rp 100 ribu. ”Semoga dengan normalnya penarikan retribusi sampah ini, target retribusi sampah dapat tercapai sehingga dapat digunakan untuk pengadaan peralatan kebersihan Kota Kendari. Pasalnya tahun lalu PAD sampah baru mencapai Rp 200 juta, sementara untuk biaya untuk pengangkutan sampah lebih dari Rp 1 Miliar,” pungkasnya. (cr6)

Kendari, KP Perkara indikasi korupsi 22 anggota DPRD Kota Kendari periode tahun 1999-2004, makin tak jelas rimbanya. Walaupun Dedy Siswady, mantan Kajari Kendari, yang berniat mempertanyakan keberadaan bukti pengiriman memori kasasi berkas berupa pengiriman putusan pengadilan negeri (PN) dan pengadilan tinggi di PT Pos Kendari, ternyata hasilnya tidak cukup efektif. Pihak PT Pos Cabang Kendari berdalih kesulitan untuk mencari dokumen pengiriman memori kasasi berkas tahun 2006. Menyikapi hal itu, Kejari Kendari akhirnya tak bisa berbuat apa-apa atas perkara tindak pidana korupsi pembuatan perencanaan atau penyusunan anggaran sekretariat yang dibebankan pada APBD tahun 2003 sebesar Rp 750 juta lebih. Baharuddin SH, Kasi Pidsus Kejari Kendari, menuturkan, posisi kejaksaan hanya menunggu realisasi putusan Mahkamah Agung (MA) RI. Mengingat, PN Kendari dan Pengadilan Tinggi Sultra telah meminta arsip perkara 22 anggota DPRD Kota periode tahun 1999-2004 untuk diregister kembali. ”Posisi kami hanya sebatas menunggu apapun putusan MA. Pihak Pengadilan pun telah menyikapi belum tergisternya memori kasasi di MA. Kalau putusannya harus dieksekusi, kami pasti laksanakan. Tidak perlu menunggu isin bagi mantan anggota dewan yang terpilih kembali baik di tingkat I maupun tingkat II karena putusannya sudah berkekuatan hukum tetap,” tandas Kasi Pidsus, akhir pekan lalu. Pernyataan tersebut, diamini Kajari Kendari Yendhy Kusyendy SH. Ia memastikan pihaknya akan melaksanakan putusan MA, sesuai peran kejaksaan dalam menyikapi perkara 22 anggota DPRD periode tahun 1999-2004. ”Ada prosedurnya, dimana posisi kejaksaan itu sudah jelas. Kalau sudah sampai ke tingkat MA, kita hanya menunggu putusannya. Kalau eksekusi, yah kita laksanakan tanpa alasan apapun,” tukas mantan Asintel Kejati Bangka Belitung ini.(emi)


Kendari Pos Senin 12 Juli 2010

Hiburan

Shakira, Duta Pendidikan FIFA

PIALA Dunia (PD) 2010 kian mendekati partai puncak. Yang berarti pula, penutupan juga sudah di depan mata. Shakira bakal menjadi salah seorang artis yang tampil pada acara yang dijanjikan megah itu. TentudiabakalmenyanyikanWakaWaka, lagu resmi PD 2010 pada upacara penutupan nanti. Kali ini dia akan mengenakan kos-

tum rancangan desainer Italia, Roberto Cavalli. Sedikit berbeda dengan gaun di acara pembukaan lalu, dia akan memamerkan perut tipisnya. Gaun itu berhias tule bordir dengan mutiara berwarna-warni. Gaun tersebut berpadu dengan rok sutra berjuntai yang dihiasi dengan motif bunga dan binatang. Sebuah ikat pinggang

denim bersulam mutiara gaya Afrika dan gelang kulit dengan material sutra bermotif bunga melengkapi penampilannya. Memang sudah seharusnya Shakira mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Maklum menurut situs resmi FIFA Shakira sukses menjadi inspirator banyak anak-anak muda di Afsel. “Saya mulai menari karena Shakira. Saya sangat menyukai tarian dan akan jadi kenyataan bisa tampil bersamanya,” ujar Keeshenka Pillay. Pillay yang masih berusia 8 tahun itu mulai mengenal tari sejak tiga tahun lalu dan lolos audisi untuk menjadi salah satu penari di acara penutupan PD di Johannesburg. “Saya sedikit gugup tapi kami akan tampil dalam grup jadi tak masalah. Saya bangga bisa terpilih dan saya tak akan melupakannya,” tutur Pillay. Bagi Pillay, Shakira tak sekedar artis yang manggung di ac-

ara pembukaan dan penutupan nanti. Bahkan artis bernama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll itu sudah jadi role model bagi Pillay. “Dia wanita yang baik dan ramah, Anda bisa melihatnya sendiri. Saya selalu mencontohnya dan ingin sukses seperti dia,” terang Pillay. Shakira memang tak hanya menyanyikan Waka-Waka untuk PD kali ini. Dia sekaligus menjadi duta “1Goal: Pendidikan untuk Semua”, sebuah program pendidikan dari FIFA pada PD kali pertama di Afsel itu. Program itu diberikan kepada 72 juta anakanak Afsel yang tak mampu mengikuti pendidikan formal. Sebelum acara pembukaan lalu, Shakira sudah berkeliling sekolah dan mengajarkan tarian. Selain itu dia menceritakan sebagian perjalanannya hingga sukses menjadi artis. “Tinggal berdoa saja semua susunan acara bisa sukses, akan sangat banyak masyarakat yang nonton nanti,” ujar Shakira. (jpnn/yen)

karena hasil yang didapatkan lebih kecil. “Itu namanya proses. Bisnis yang kita jalani memang lama berkembang dan hasilnya sedikit tapi bisa menjanjikan untuk masa depan. Kebanyakan orang nggak sabar,” terang Aya. Aya sendiri lebih memilih membuat manajemen artis bersama seorang teman. Hingga kini telah banyak artis jebolannya. Karena sudah berpengalaman di dunia keartisan, tak sulit bagi Aya membawa artisnya menjadi terkenal. “Dari kekuatan nama sehingga manajemen itu berkualitas, dan saya punya link gampang ke produser.

Jadi, mempermudah artis saya untuk dikenal,” kata Aya yang memberikan latihan bagi artisnya untuk menjadi artis berkualitas. “Artis saya harus punya attitude yang baik, professional dan disiplin,” lanjutnya. Ketika ditanyakan soal artis lama yang tidak diperhitungkan, Aya mengatakan harus dari praktisi film dan produser yang sama-sama memberikan mereka pekerjaan. “Pengalaman artis lama tentu banyak, mereka membangung sejarah. Jangan cuma dikasih duit bakal abis tapi diberdayakan kemampuannya,” tutup Aya. (jpnn/yen)

Dirikan Manajeman Artis

Andi Soraya

Artis Andi Soraya, menghimbau para artis muda yang saat ini sedang berjaya untuk tidak menghambur-hamburkan harta kekayaanya. Kasus pelawak Cholik harus yang sengsara di hari tua jadi contoh. “Profesi artis memang bukan profesi teratur. Ketika masih jaya uang gampang didapat jadi jangan terlena. Lebih baik dari sekarang melirik sesuatu yang kita bisa, sesuai dengan kemampuan,” ujar ibu dua anak ini. Lebih lanjut Aya mengatakan, jangan tergiur dengan ajakan teman untuk berbisnis. Tapi kebanyakan artis tidak sabar untuk berbisnis

13

Nadya Alisha, Pemenang Top Model New Generation Sultra 2010

Siap Bersaing Ditingkat Nasional DUNIA modelling di Sulawesi Tenggara (Sultra), cukup berkembang pesat. Berbagai ajang terkait modelling yang pernah diselenggarakan, mendapat antusias dari masyarakat setempat. Salah satunya, pelaksanaan Top Model New Generation Sultra 2010 yang berhasil dimenangkan oleh Nadya Alisha beberapa waktu lalu. Dalam iven yang dilaksanakan oleh Detik Enterprise Management tersebut, Nadya berhasil meraih nilai tertinggi untuk kategori umur 10 sampai 13 tahun. Ia dianggap lebih unggul dari peserta lainnya dari segi paras, postur tubuh, self confidence dan busana yang digunakan. Tak heran dewan juri yang ketuai oleh Anastasya Yessi mewakili talent artis dari PT Star Media Nusantara Jakarta, akhirnya memilih Nadya menjadi pemenang. Anak pertama dari tiga bersaudarapasanganIrBoyIchwansyah Djufri MTP dan Drq Heny Malisa ini, memiliki sejumlah prestasi dibidang modelling. Diantaranya, Juara III Putri Citra tahun 2008 dan Juara I Lomba Model Calon Bintang Indonesia tahun 2008 lalu. “Saya siap bersaing secara sehat dengan mem-

Nadya Alisha bawa harum nama daerah tercinta untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi lagi ditingkat nasional,” ujar remaja yang hobi membaca dan menyanyi ini. Sementara itu pendiri Icil Lovers Management, Ivonne Mariana mengatakan pelajar kelas 7 SMP Frater Kendari tersebut, punya keinginan dan motivasi yang tinggi untuk maju dan berkarya. Ia berharap, Nadya bisa terus berprestasi. Termasuk, mengasah kemampuan ekstra kurikulernya dibidang moelling.

“Kami berharap, Nadya nantinya bisa menjadi The Best of The Best di karir modelling atau tarik suara, disamping tentunya prestasi akademik di sekolah,” ungkapnya. Ivonne juga berharap, orang tua Nadya bisa memberikan persetujuan kepada putrinya jika nanti mendapat kontrak eksklusif yang berhubungan dengan dunia modelling dan keartisan. “Kami menginginkan, ada model yang berasal dari daerah Sultra yang bernar-benar profesional dan berkelas, dan kami berusaha untuk itu,” tandas Ivonne. (yen)

Kado Ultah dari Keraton PENYANYI Syahrini genap berusia 28 tahun pada 1 Agustus mendatang. Meski belum menyelenggarakan pesta perayaan,pasanganduetAnangHermansyah itu sudah memperoleh kado istimewa. Gadis kelahiran Bogor tersebut menerima gelar kanjeng mas ayu dari Keraton Surakarta. Gelar itu memacu hasrat Syahrini untuk mendalami sejarah. Sarjana hukum dari Universitas Pakuan Bogor itu menu-

turkan, sudah beberapa pekan lalu dirinya diundang pihak keraton untuk menerima gelar tersebut. Tetapi, kesibukan yang padat membuat pemilik album My Lovely (2008) itu baru bisa bertandang ke keraton enam hari lalu. “Penobatan gelar itu membuat aku bangga dan terharu. Ini jadi kado terbaik pada hari ulang tahunku. Semoga aku bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya setelah mengisi acara

di Central Park, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu dini hari (10/ 7). Saat acara penobatan, Syahrini menyatakan sempat tersiksa. Maklum, dia harus berbusana adat Jawa dan duduk bersimpuh berjam-jam. “Aku pakai sanggul Jawa yang berat banget. Pakai kemban yang ketat sekali sampai enggak bisa berdiri. Tapi, itu pengalaman yang spesial,” kata anak kedua di antara tiga bersaudara tersebut.(jpnn/yen)


Edukasi

14

SMPN 17 Presentasi pada Pertemuan Lingkungan se-Dunia Kendari,KP Kongres Internasional Caretakers of Environment (CEI) yang ke24 dihelat di Jakarta, yang dibuka Dirjen PMTK Kementerian Pendidikan Nasional, Sugiarto. Dalam sambutannya Sugiarto mengatakan sudah saatnya generasi muda mengambil peran yang lebih strategis dalam upaya melestarikan bumi. “Guru sebagai pendidik tentunya harus terus mengembangkan berbagai metode pembelajaran, yang dapat merangsang kepedulian peserta didik kepada lingkungan sekitarnya”, katanya. Sementara itu Presiden CEI Internationa, Brigatonorden (l) didampingi perwakilan CEI Indonesia, Suryo dan Deputi Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia, Siti Ainun, menuturkan kegiatan pertemuan tim sekolah berbasis lingkungan tahun 2010 diikuti oleh lebih dari 300 orang dari 18 negara. “Indonesia diwakili Papua, Kota Kendari, Jakarta dan Surabaya dengan peserta lebih dari 100 orang, terdiri dari guru dan siswa. Selama enam hari ke depan, peserta akan saling berbagi pengala-

IST/KP

Siswi SMPN 17 dan SMPN 6 Kendari berpose bersama siswi negara lain yang mengikuti kongres lingklungan internasionaltingkat sekolah. man dalam menerapkan pendidikan lingkungan di sekolah dan negara masing-masing,” tuturnya. Dalam pertemuan tersebut, tim dari Kendari yang terdiri atas lima orang peserta masing-masing dari SMPN 17 dan SMPN 6 Kendari mendapat kepercayaan keempat untuk menyampaikan pengalaman dan proyek lingkungan masing-masing. SMPN 17 Kendari tampil dengan proyek mereka ten-

tang Improving the Students Concern about Kendari Bay Through Various Teaching Methods. Sedangkan SMPN 6 Kendari dengan judul Caring for the Mayaria Beach. Tidak disangka presentasi mereka mendapat sambutan yang sangat hangat utamanya dari peserta Rusia, Denmark, Swedia dan Scotlandia. Beragam pertanyaan dari mereka dijawab dengan lancar

Hari Ini, PBM Kembali Aktif

Kendari, KP Tuntas melaksanakan proses penerimaan siswa baru (PSB), seluruh jenjang pendidikan di Kota Kendari, hari ini diwajibkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) secara aktif. Baik guru maupun siswa diimbau supaya masuk sekolah untuk memulai pembalajaran seperti biasa.

Sekretaris Dinas Diknas Kota Kendari, Makmur M Pd, Sabtu (9/ 7) mengatakan, untuk memulai proses pembelalajaran, seluruh siswa dan guru harus hadir di sekolah tepat waktu sesuai jadwal dan tata tertib. Meski belum memulai proses pembelajaran, tetapi diharapkan para siswa harus sudah mengetahui jadwal pembelajaran

yang akan dikuti setiap minggu. Untuk memaksimalkan proses, kepala sekolah dan guru diimbau agar mengadakan pertemuan untuk membahas proses pembelajaran yang akan diterapkan dalam tahun ajaran baru. “Besok, (hari ini, red) semua guru dan siswa harus hadir di sekolah. Meskipun belum melaku-

oleh siswi SMPN 6 (Armeliana) dan siswi SMPN 17 (Elvi Dwi Putri). “Saat ini kami sedang melakukan pendekatan yang intensif kepada sekolah asal Denmark dan Rusia. Kami ingin mengembangkan jaringan internasional dengan mereka, dan kami mengucapkan terima kasih kepada WWF Kendari karena telah memfasilitasi kami dengan mereka,” terang Kepala SMPN 17 Kendari, Milwan, SPd, MPd selaku ketua tim Kendari. Menurut rencana pada akhir kegiatan para guru dari berbagai negara akan mencoba menyusun suatu rekomendasi tentang pengembangan jaringan Internasional pendidikan lingkungan hidup yang sifatnya mengikat para peserta. Sementara itu para siswa akan bertemu untuk menyusun rekomendasi bersama yang akan diteruskan ke badan PBB dan UNESCO. Rekomendasi ini berisikan harapan agar masyarakat dunia dapat memberikan ruang yang lebih luas lagi, kepada para generasi muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan. (cr6)

kan PBM secara aktif, diharapkan agar mulai pekan ini sudah mulai melakukan adaptasi, baik dalam lingkungan sekolah, maupun mengenai materi-materi pembelajaran. Bukan hanya siswa yang harus melakukan persiapan, tetapi guru juga harus memiliki persiapan yang matang terkait materi yang akan diajarkan. (cr5)

Kendari Pos Senin 12 Juli 2010

Raih Nominasi Passing Grade Kendari, KP Lima tahun berturut-turut, perwakilan SMPN 5 Kendari menjadi delegasi Sultra pada ajang olimpiade fisika tingkat nasional. Jika tahun lalu, sekolah itu hanya mampu ikut sebagai perwakilan daerah, tahun ini peserta yang lolos ke tingkat nasional memang mempunyai potensi dalam mata pelajaran fisika. Kemampuan itu dibuktikan dengan diraihnya nominasi passing grade, yakni masuk dalam nominasi 60 besar secara nasional. Guru pembina mata pelajaran fisika, Moh Ihsan S Pd mengatakan prestasi yang diraih siswanya, Ilham Syawal Imran kali ini merupakan buah dari kerja keras dan keinginannya yang tinggi untuk mempelajari fisika. Lebih-lebih referensi yang digunakan dalam belajar, bukan hanya kurikulum SMP, tetapi materi-materi pelajaran fisika SMA dan materi perguruan tinggi juga dipelajari. Bagi anak seusianya, akan terasa sulit mempelajari materi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Namun demikian, karena ketekunan sehingga mampu membuktikan menjadi perwakilan daerah ke tingkat nasional. “Mulai dari tahun 2006, SMPN 5 Kendari selalu mewakili Sultra untuk mata

pelajaran fisika pada iven OSN tingkat nasional. Setiap tahun kami banyak belajar bahwa kebanyakan materi yang diujikan dalam kegiatan itu didominasi materi fisika perguruan tinggi. Memang butuh kemauan yang kuat dari siswa untuk mempelajari fisika agar bisa maksimal mengikuti OSN,” terangnya. Selama membimbing siswanya, Ihsan mengaku banyak mendapat motivasi dari sekolah. Lebih-lebih dalam penyediaan literatur dan referensi pembalajaran, sekolah selalu siap mendanai kebutuhan yang berhubungan dengan pembinaan potensi siswa. Menurutnya, jika tidak ada aral, OSN akan dilaksanakan 1 s.d 7 Agustus di Medan. Untuk itu, saat ini pihaknya gencar melakukan persiapan secara internal di sekolah, dengan melakukan bimbingan setiap hari, dan banyak memberikan materi-materi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, untuk melatih kemampuan siswanya. “Tahun ini kami target medali perunggu. hal itu karena melihat potensi siswa yang cukup mampu memahami materi-materi yang diajarkan. Mudahmudahan prestasi tahun ini lebih baik dari tahun-rahun sbelumnya,” harapnya. (cr5)


Kendari Pos Senin 12 Juli 2010

Edukasi

MOS SMKN 1, Bahas Wanita Malam Kendari, KP Program liputan 30 hari bersama wanita malam yang diterbitkan harian Kendari Pos edisi 1 s.d 30 Juni menjadi topik bahasan hangat di masyarakat. Salah satunya adalah di kalangan dunia pendidikan sangat tertarik menjadikan topik liputan selama 24 kali terbitan menjadi bagian dari bahan pembelajaran. Buktinya, SMKN 1 Kendari malah mengagendakan 30 hari bersama wanita malam menjadi pokok bahasan pada pelaksanaan MOS pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2010/2011, akhir pekan kemarin (10/7). Strategi tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya sekolah mengantisipasi keterjerumusan siswa dalam pergaulan bebas dan perbuatan melanggar norma masarakat. Wakil Kepala SMKN 1 Kendari Bidang Kesiswaan, Drs. Ali Kuoa mengatakan, hasil penelusuran tim Kendari Pos mengenai kehidupan malam dan pergaulan remaja, khususnya peserta didik sudah sangat memprihatinkan. Keterlibatan siswa-siswi SMA dan sederajat di Kota Kendari dalam dunia malam dan sejenisnya harus menjadi perhatian semua pihak. “Kondisi ini sangat mencoreng dunia pendidikan, namun tidak

Kuota Dibatasi karena Kendala Sarana

IST/KP

Peserta masa orientasi siswa baru SMKN 1 Kendari memasuki tahun pelajaran 2010/2011 bisa dicegah tanpa keterlibatan semua pihak baik masyarakat umum, orang tua, dunia pendidikan, tokoh agama, pemuda, legislatif dan eksekutif itu sendiri. Semua elemen yang berkompeten harus mampu menjadi kontrol perilaku remaja kita agar tidak terjerumus ke lembah nista,” terang Ali Kuoa. Salah satu langkah yang dilakukan untuk memberikan pencerahan pada siswa SMKN 1 Kendari terhadap resiko pergaulan bebas dan pelanggaran norma agama dan susila dengan mengikutsertakan

15

topik 30 hari bersama wanita malam menjadi topik pendidikan pada MOS tahun pelajaran 2010/2011. Pembahasan materi 30 hari bersama wanita malam mendapat apresiasi yang cukup tinggi baik bagi peserta MOS dan panitia. “Mudah-mudahan dengan pembahasan tersebut dapat memberikan wawasan bagi siswa agar tidak terjerumus dalam lembah nista. Saya juga mengharapkan agar para orang tua siswa dapat lebih mengawasi tingkah laku dan sikap anakanaknya,” ujarnya. (rif)

Kendari, KP Pembatasan kuota penerimaan siswa baru memang dilematis sekolah. Di satu sisi, sekolah ingin menerapkan aturan pemerintah terkait jumlah ideal siswa dalam satu rombel, tetapi di sisi lain antusias masayarakat sangat tinggi, sehingga kadang berbenturan dengan aturan dan bingung menentukan sikap. Berkaitan dengan itu, Kepala UPTD Diknas Baruga Kota Kendari, Muasis S Pd mengatakan, mengenai pembatasan kuota penerimaan sekolah, mestinya pemerintah terlebih dahulu menyiapkan sarana agar pihak sekolah selaku penyelenggara pendidikan dapat menerapkan aturan sebagaimana mestinya. Jika sekolah dipatok harus men-

erima siswa dengan jumlah 32 per rombel, sementara antusias masyarakat lebih tinggi daripada itu, tentu saja membuat sekolah kebingungan, disatu sisi ingin menerapkan aturan, tapi disisi lain anak yang sudah mencapai usia wajib belajar juga memiliki hak untuk sekolah, lalu akan dikemanakan mereka? Di beberapa sekolah, sarana fisik memang masih terbatas. Pihak sekolah tidak mampu menampung seluruh pendaftar, sehingga tidak jarang membuat orang tua siswa merasa kecewa. Kalau tetap dipaksaka, sekolah juga akan mendapat sanksi karena melanggar aturan. “Seharusnya, sebelum menetapkan aturan mengetai kuota per rombel, pemerintah juga sudah memikirkan alternatif apa yang harus di-

lakukan agar aturan itu bisa diterapkan, karena tidak semua sekolah memiliki sarana gedung yang memadai untuk menampung siswa. Untuk jenjang SMP dan SMA mungkin ada sekolah swasta yang bisa dijadikan alternatif untuk menampung siswa yang tidak terakomodir di sekolah negeri, tapi untuk jenjang SD, jumlah sekolah swasta masih terbatas, sementara populasi penduduk semakin meningkat,” terangnya. Meski demikian, untuk wilayah Kecamatan Baruga menurut dia, rata-rata anak usia sekolah sudah terakomodir di berbagai sekolah, meskipun ada orang tua yang merasa kecewa karena terlambat mendaftarkan anaknya di sekolah yang diinginkan. (cr5)

Orientasi Orang Tua Murid Kendari, KP Kepala SDN 1 Baruga, Dra Hj Djasni S Pd mengatakan, orientasi orang tua murid merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk memberi pemahaman kepada orang tua siswa mengenai kondisi sekolah. Selain kebijakan dan program yang dilakukan sekolah dalam rangka peningkatan mutu, kegiatan tersebut juga memberi kesempatan kepada orang tua, untuk menanyakan segala yang berkaitan dengan pendidikan anak selama di sekolah. Pada pertemuan itu juga, dibentuk forum orang tus murid yang merupakan perpanjangan tangan antara sekolah kepada guru. Saat

ada program atau informasi yang ingin disampaikan kepada orang tua, pengurus forum yang akan menjadi penyambung sekolah ke orang tua murid. “Tahun ini kami menerima murid 140 orang, yang akan ditempatkan pada empat rombongan belajar. Mestinya kuota per kelas 32 siswa, tetapi karena jumlah pendaftar yang banyak, kami sepakati bersama komite dan dinas pendidikan untuk memberi toleransi hingga 35 orang per rombel. Itupun masih banyak pendaftar yang tidak kebagian formulir, karena saat loket mulai dibuka, formulir yang ada diperebutkan pendaftar,” terangnya.

Mengenai mekamisme rekrutmem, Djasni mengatakan pihaknya lebih mengutamakan siswa yang berdomisili di dekat lingkungan sekolah, dan umumr minimal yang ditolerir untuk siswa baru adalah 5,9 tahun. Dibawah dari umur itu ditolak. Menurut Djasni, animo masyarakat setiap tahun bersekolah di SDN 1 Baruga semakin bertambah. Lebih-lebih tingkat populasi penduduk yang semakin pesat di Baruga, membuat sekolah itu kebanjiran peminat. Meski demikian, karena keterbatasan sarana, terpaksa sekolah harus membatasi demi pembelajaran efektif. (cr5)


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Diskon 10% di Gramedia Khusus Bagi Pengguna Halo Telkomsel BUKU adalah jendela dunia. Toko buku Gramedia kendari yang terletak di Mall Rabam memberikan diskon 10% khusus bagi pengguna kartu Halo. Caranya jika anda belanja buku apapun, silakan menunjukkan UMB *999# dengan men-cek pemakaian terakhir kartu Halo anda kepada kasir Gramedia, maka anda berhak mendapatkan potongan belanjaan sebesar 10%. Telkomsel Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha

dan layanan jasa, memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya

kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan diskon sangatlah muda, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Toko Buku Gramedia, Hotel Horison, Fresh House, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

Cuci Motor Hidrolik dan Snow Wash

Tersedia Paket Hemat Sistem Voucher

AL-ISHLAHDosmeringmerupakan tempat pencucian khusus untuk kendaraan roda dua (motor) yang meng-

gunakan peralatan hidrolik dan mengandalkan bahan pembersih snow wash (busa salju) untuk menghasilkan pencucian yang maksimaldanmemuaskan. Menariknya, dengan peralatan tersebut selain motor anda lebih mengkilap, cat motor akan nampak lebih baru dan lebih tahan terhadap radiasi sinar matahari karena menggunakan busa salju yang digunakan saat pencucian. AdapunkelebihancucimotordiAl-Ishlah

Dosmeringadalah:Prosespengerjaancuci motor bagian bawah lebih mudah, tidak membutuhkan waktu lama, hasil cucian lebihbersihdibanding dengan cara manual. Untuk soal harga, Al-ishlah Dosmeringsaatmenawarkanhargapromo Rp 10 ribu sekali cuci. Selain itutersedia pula paket hemat dengan sistem voucher yakni;VoucherRp30ribu(4xcuci),VoucherRp50ribu(7xcuci),danVoucherRp100 ribu (15 x cuci). Al-Ishlah Dosmering beralamat di Jl. AH Nasution Poros Anduonohu Telp. (0401) 3194062 Kendari. Al-Ishlah Dosmering buka setiap hari pukul 07.00 Wita – 18.00 Wita. (adv)

ANCES, Karet Seal Tabung Gas yang Paling Aman Segera Ganti Karet Seal Tabung Gas Anda Dengan Karet Seal Merk ANCES LEDAKAN kompor gas biasanya terjadi karena tabung gas mengalami kebocoran. Tabung gas akan meledak atau terbakar bila melibatkan tiga unsur sekaligus yaitu adanya udara (oksigen), suhu, dan gas yang keluar. Biasanya penyebab paling utama kebocoran Gas Elpiji adalah akibat karet seal yang tidak aman, sehingga bisa mengakibatkan Gas menjadi Boros / Bau, dan beresiko tabung MELEDAK seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini. Lindungi harta serta nyawa keluarga anda dari kebocoran Gas Elpiji

dengan segera mengganti Karet Seal Gas Elpiji Anda dengan karet seal anti bocor merk Ances yang terkenal kualitasnya. Kenapa harus karet seal Ances : Bahan baku import, tidak mengeras bila terkena gas, lebih elastis dan lentur karena terbuat dari karet berkualitas, bisa digunakan berulang-ulang selama karet tidak rusak, serta melindungi anda dari kebocoran gas. Dapatkan ANCES di tokotoko terdekat di kota anda. Untuk pemesanan (pembelian secara grosir) hubungi Toko Surya Telp : 0411-323828, Makassar. Selalu periksakan kondisi selang, regulator dan kompor anda, dan jangan menyalakan api bila tercium bau gas. (adv)

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi Ditangani Langsung Tabib Ranjit Singh dari INDIA RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang

memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada remaja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni

dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

Motor Baru yang Super Hemat DSuzuki Titan 155cc Titan 115cc motor terbaru keluaran Suzuki sangat fungsional dan tetap gaya. Dengan konsep desain dan teknologi yang disempurnakan, Titan menawarkan 3 hal mendasar sebagai kendaraan harian yang handal. Pertama, konsumsi BBM jauh lebih irit yakni 65 km/liter. Kedua, minim getaran dan bunyi sehingga sangat mulus melintas jalan datar maupun bergelombang. Ketiga, body Titan sangat sporty karena mengadopsi moge GSX-R. Sebagai bebek 45-tak terbaru, Titan telah dibekali teknologi tinggi dan terbaru dengan menekankan unsur kualitas dan ketahanan yang te-

lah ditingkatkan. Dari segi model, desain body Titan begitu optimal sehingga menggambarkan citra visual hal ini terdapat pada sayap depan dan

spakbor, juga pada lampu depan dan belakang masing-masing menggunakan teknologi multyreflektor yang mendistribusikan cahaya lebih terang apalagi saat malam hari. Selain itu, desain panel betul-betul baru dan terlihat mewah, ini dapat dilihat pada spedometer 3 dimensi yang dilengkapi gear indicator, spedometer, odometer, indikator bensin, posisi gigi, serta lampu sein dan lampu jauh. Saat ini Titan hadir dengan 3 varian, yakni Titan FW-D dibandrol Rp. 11.750.000 (cash), Titan FW-SD Rp. 12.290.000 (cash), dan Titan FWSCD Rp. 13.750.000 (cash). Untuk kredit (cicil) cukup dengan uang muka Rp. 1 Juta dengan subsidi Rp.300 Ribu. Hubungi delaer Suzuki terdekat dikota anda. (adv)

Meubel Jepara, Bisa Cicil 24 Bulan SIAPA menyangka, produksi meubel Jepara ternyata sudah dapat diproduksi di Kendari. Berbekal pengalaman puluhan tahun di Jepara, Meubel Jati Jaya - By Pass mendatangkan langsung tenaga-tenaga dari kota Jepara, Jawa Tengah yang memiliki keahlian dan trik khusus seperti, sambung papan, teknik ukir, hingga cara finishing halus. Keunggulan lain yang dimiliki oleh tenagatenaga Jati Jaya adalah, mereka bek-

erja pesanan atau desain dengan sangat detail, mulai pemilihan kayu hingga proses amplas. Quality Control yang sangat terukur, mampu menghasilkan karya terbaik sesuai keinginan konsumen. Dengan kehadiran Meubel Jati Jaya, Andatidakperlulagimembuangwaktu ke Jepara hanya sekadar mencari Meubel ukir berkualitas. Percayakan pada Jati Jaya untuk menghadirkan meubelterbaik.JatiJaya memilikikata-

log yang bebas Anda pilih hingga lebih 2.000 model. Selain harga bersaing, produksi Jati Jaya bisa dicicil hingga 24 kali. Anda berminat? segera hubungi MeubelJATIJAYA,JalanByPass(PertigaanJalanAsramaHaji),Telepon0852 4204 0161 / 085656 210 333. (adv)

AJANG REFRESHING : Unsur pimpinan dan seluruh karyawan Sharp Cabang Kendari mengadakan kegiatan Family Day 2010 yang berlokasi di pantai Batu Gong, minggu (10/7), juga mengundang beberapa mitra bisnis salah satunya harian Kendari Pos.

SHARP Merajai Penjualan Elektronik se-Sultra Saat Ini Menjalankan Program Voucher Berhadiah SHARP adalah perusahaan pembuat barang-barang elektronik berasal dari Jepang. Sebagai perusahaan produsen elektronik terbesar di Indonesia, Sharp terus menghadirkan peralatan elektronik terbaru yang mengikuti perkembangan teknologi dunia dan kebutuhan masyarakat. Sharp cabang kendari patut berbangga, pasalnya penjualan peralatan elektronik seperti televisi, telepon selular, oven microwave, home cinema, sistem audio,

kulkas, penjernih udara, penyejuk udara, mesin facsimile, kalkulator dan lainnya terus mengalami peningkatan permintaan diseluruh wilayah Sultra, ini dibuktikan dengan terus bertambahnya dealer-dealer dan sub-delaer penjualan elektronik Sharp di kota Kendari dan didareah-daerah lainnya se-Sultra. Menariknya, saat ini dalam menyambut bulan Ramadhan, Sharpa cabang Kendari menjalankan program Voucher Berhadiah bertajuk “Beli Kulkas Gratis Uang dan Kulkas”. Program ini telah berjalan sejak 1 Juni dan akan berakhir 31 Juli 2010. Dalam promo, ini Sharp menyiapkan puluhan Voucher Gratis yang

telah disebar pada dealer-dealer resmi Sharp. Selama Juni 2010, puluhan konsumen yang beruntung telah mendapatkan Kulkas dan uang secara gratis melalui voucher yang tersedia pada delaer-dealer resmi Sharp saat konsumen membeli kulkas (tipe tertentu) merk Sharp. Selain Voucher Gratis kulkas, Sharp juga menyiapkan Vocher Uang berupa potongan harga mulai Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 250.000, hingga Rp 500.000. Untuk mendapatkan Voucher Gratis tersebut silakan anda mengunjungi Toko-toko elektronik yang merupakan dealer resmi Sharp terdekat di kota anda. (adv)

Menu Spesial Bandeng Tanpa Tulang Hanya Rp. 27.500/Ekor TENTUNYA selama ini ikan bandeng (ikan bolu) dikenal sangat gurih dan enak dibanding ikan-ikan lainnya, hanya saja duri/tulang ikan ini membuat banyakorangmalas memakannya. Saat ini Prontoo Steak & Resto menawarkan sajian istimewa menu bandeng tanpa tulang (bukan presto), dimana hanya di Prontoo, ikan ini disajikan terjamin higienis karena semua tulang/durinya telah dikeluarkansehinggamenjaminsantapananda akan lebih nikmat dan aman. Selain bandeng, Prontoo juga menawarkan ikan lainnya yang tak kalah enak seperti, ikan putih, baronang, katambak, kaneke, serta cumi dan udang dengan pilihan penya-

jian bakar polos, bakar rica-rica, goreng tepung, dan goreng tepung rica-rica. Semua terasa lebih nikmat karena Prontoo menyajikannya dengan 3 macam sambal yang telah disiapkan satu paket dengan menumenu seafood tersebut seperti sambel

petis,sambelkacang,dansambeltumis, yang tentunya berasa lebih enak dan beda dari tempat makan lainnya. Selain dikenal sebagai tempat makan spesialis Steak, Prontoo juga menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti, nyuknyang, nasi campur, empek-empek dan ayam goreng. Ada pula minuman ringan seperti juice, ice cream dan tak kalah nikmatnya minuman capucino ala Prontoo. Harga terjangkau yang ditawarkan Prontoo tak lantas mengorbankan kualitas penganan karena manajemen Prontoo menggaransi steak dan menu-menu lainnya yang ditawarkan halal dan menyehatkan. Kunjungi segera Prontoo Steak & Resto di Jl. Simpang 4 Masjid Agung Saranani Tlp. (0401) 3127324. (adv)

Diskon 3M dari DLU Berlaku Untuk Juara Kelas TK, SD, SLTP dan SMU PT DHARMA LAUTAN UTAMA (DLU) merupakan salah satu perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang. Menariknya selama Juni dan Juli 2010, DLU menjalankan program bertajuk “Dharma Ceria Paket 3 M (Murah, Meriah dan Menyenangkan)” yang dikhususkan bagi penumpang berprestasi (juara kelas) untuk tingkat pendidkan TK, SD, SLTP dan SMU. DLU menyiapkan diskon tiket 50 persen yang berlaku mulai 12 Juni - 30 Juli 2010 bagi siswa-siswi yang juara kelas (masuk 10 besar). Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, segera dapatkan harga berlayar khusus juga hadiah-hadiah menarik dan penghargaan lainnya dari DLU. Mengikuti program ini sangat mudah, saat pembelian tiket KM Dharma Ferry 3, tunjukan Foto Copy Raport (masuk 10 besar) atau Piagam juara kelas tahun

2010 pada loket-loket pembelian tiket DLU. Dapatakan pula harga khusus tiket kendaraan umum yang berlaku 14 Juni hingga 30 Juli 2010. Manfaatkan kesempatan terbaik ini, karena semua akan anda dapatkan jika berlayar bersama KM Dharma Ferry 3 tujuan Baubau Makassar - Balikpapan. Berangkat dari Baubau setiap hari Selasa pukul 10.00 Wita. Info lebih lanjut, hubungi kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Jl. M Husni Thamrin No.3 Baubau, Telp: 0402-2826832. Prestasi kalian adalah kebanggaan DLU. (adv)

Herbal Alami Ternama di Dunia Sembuhkan Ragam Penyakit Akut SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta

memiliki hasil tes ORAC 13.031 mcmol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain), maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan

tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. (adv)


Kendari Pos | Senin, 12 Juli 2010

2 Uruguay v Jerman 3

Pulang Bangga Port Elizabeth, KP Pasukan muda Jerman menutup kiprah di Piala Dunia 2010 dengan manis. Bastian Schweinsteiger dkk merebut tempat ketiga usai menaklukkan Uruguay dengan skor 32 di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, dini hari kemarin (11/7). Turun tanpa sejumlah pilar yang tidak fit, Jerman leading lewat gol Thomas Muller di menit ke-19. Tapi kemudian Uruguay berbalik unggul melalui gol Edinson Cavani (28) dan Diego Forlan (51). Melalui perjuangan keras di bawah hujan lebat yang mengguyur stadion, Jerman membalas dengan dua gol Marcel Jansen (56) dan heading Sami Khedira delapan menit jelang bubaran. ”Ketika dalam keadaan tertinggal, publik bisa melihat kekuatan tim ini. Saya sangat happy melihat mereka berusaha keras membalikkan kedudukan,” ungkap Joachim Loew, pelatih Jerman, seperti dilansir Reuters. ”Tim bermental juara selalu mampu bangkit di saat tertekan. Kami mengambil kesempatan itu,” tambahnya. Meski gagal menjadi juara, Loew tetap memuji anak buahnya tinggi-tinggi. Dia juga sangat puas kepada skuad yang terbentuk di

tengah keterbatasan tersebut. ”Kami tetap puas. Tidak ada alasan untuk kecewa. Setelah kekalahan dari Spanyol di semifinal, semua orang berjuang keras mengatasi kekecewaan, dan bisa bangkit untuk tempat tertinggi yang bisa dicapai. Kami bisa pulang ke Jerman dengan kepala tegak,” lanjut pelatih 50 tahun tersebut. Loew tidak bisa memasang skuad terbaiknya dalam laga tersebut. Di bawah mistar, Manuel Neuer tidak mampu melaksanakan tugas, dan harus digantikan kiper senior Hans Jorg Butt. Bek kanan supertangguh sekaligus kapten Philipp Lahm, plus duet striker berpengalaman Lukas Podolski dan Miroslav Klose juga tidak bisa main. Selain Klose yang kena cedera punggung, semua pemain Jerman diterpa flu berat. Sebaliknya, Uruguay turun dengan kekuatan lengkap. Bek Jorge Fucile dan striker Luis Suarez yang absen akibat sanksi dalam semifinal melawan Belanda sudah tampil. Pun kapten Diego Lugano yang mengalami cedera. Namun, skuad itu belum cukup untuk menahan pasukan compang-camping Jerman yang tampil dengan determinasi tinggi. ”Sudah pasti kedua tim menginginkan ke-

AFP PHOTO / RODRIGO ARANGUA

Presiden Jerman Christian Wulff (3 dari kiri) memberikan medali perunggu untuk bek Jerman Philipp Lahm setelah Jerman memenangkan Piala Dunia 2010 di tempat ketiga, saat bentrok Uruguay vs Jerman di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth. menangan, dan kedua tim punya kesempatan yang sama. Tapi anak-anak ini menunjukkan bahwa mereka sangat pantas mendapatkan tempat ketiga,” papar Loew. ”Sebenarnya, tujuan utama kami adalah ke Soccer City (final, Red). Tapi malam ini kami sudah cukup bergembira,” imbuh pelatih yang membawa Jerman ke final Euro 2008 tersebut. Di sisi lain, Uruguay sangat terpukul atas

kekalahan tersebut. Menurut defender Jorge Fucile, timnya sudah bermain bagus dan berhak atas hasil yang lebih baik. Bukan saja sempat leading 2-1 hinga menit ke-55, Forlan dkk juga sempat mendominasi awal babak kedua. ”Ini hasil yang sangat pahit,” kata Fucile kepada Goal. ”Dalam pandangan saya, Jerman adalah tim terkuat di turnamen, dan

kami bisa main bagus saat melawan mereka. Kami hampir sempurna, tapi mereka yang mengambil keuntungan dengan mencetak skor di saat yang menentukan. Sebenarnya, kemenangan mereka atas kami sama sekali tidak istimewa,” papar dia. Tapi, pelatih Oscar Washington Tabarez

Baca PULANG Hal 18

FC Hollywood Pagari Muller THOMAS Muller menjadi rising star Jerman di Piala Dunia 2010. Bukan hanya membuktikan diri sebagai winger muda yang lincah dan tajam, dia juga bersaing masuk bursa peraih sepatu emas dengan lima gol. Muller juga menjadi kandidat kuat peraih penghargaan FIFA sebagai pemain muda terbaik di turnamen kali ini. Tidak heran kalau pasaran winger Bayern Munchen itu di bursa transfer meroket. Tak tanggung-tanggung, dua tim elite Premier League, Manchester United dan Chelsea, dikabarkan tertarik merekrut pemuda 20 tahun ini. Bayern pun mengambil tindakan cepat. Meskipun kontrak Muller sendiri baru habis pada 2013 mendatang, juara Bundesliga musim lalu itu berusaha memagari bintangnya tersebut dari iming-iming tim-tim besar Eropa. Salah satunya dengan menawarkan kenaikan gaji buat Muller. ”Kami memang berencana memberikan kenaikan gaji buat Thomas Muller. Itu terkait dengan penampilan istimewanya bersama timnas Jerman di Piala Dunia,” jelas Christian Nerlinger, direktur olahraga Bayern, sebagaimana dilansir harian Bild. Nerlinger tidak menyebut kenaikan gaji itu sebagai upaya memagari pemuda tersebut dari incaran tim-tim besar Eropa selama transfer window musim panas ini. Tapi semata karena prestasinya di Piala Dunia. ”Bayern adalah tim yang sangat menghargai performa pemainnya. Dan kalau ada pemain yang tampil bagus di timnas, kami berkewajiban memberikan semacam re-

Baca HANYA Hal 18

Gonjang-ganjing Kapten Panser

kan,” kata Ricardo Teixeira, presiden Konfederasi Sepakbola Brasil (CBF) sebagaimana dilansir AFP. Pada 1950, Brazil memang sempat mendapatkan bencana memilukan. Ketika itu, mereka kalah dari Uruguay di final Piala Dunia yang disaksikan sekitar 200 ribu

TENSI di ruang ganti timnas Jerman sempat meninggi jelang laga semifinal Piala Dunia 2010 melawan Spanyol. Penyebabnya ban kapten yang melingkar di lengan Philipp Lahm. Apalagi, Lahm menyatakan ambisi mempertahankan status itu. Padahal, status kapten yang diberikan kepada Lahm itu terjadi karena cedera engkel yang menimpa Michael Ballack. Akibatnya, Ballack terpaksa absen di Piala Dunia 2010. Nah, status kapten yang lowong membuat Lahm terpilih sebagai deputi. Seiring dengan penampilan luar biasa skuad Panser (julukan Jerman) tanpa Ballack, ada yang mulai mencetuskan gagasan agar Ballack gantung sepatu dari timnas. Pada saat bersamaan, Lahm menyatakan akan berusaha agar status kapten tetap di lengannya. Hingga saat ini, Ballack belum mengambil keputusan resmi. Apakah dia nanti akan pensiun dari timnas atau kembali. Karena itu supaya gonjang-ganjing terkait status kapten tidak terus menyeruak, Bastian Schweinsteiger, gelandang Jerman angkat bicara. Schweinsteiger terhitung sebagai salah seorang pemain Jerman yang memiliki pengaruh kuat. Dia punya pengaruh di ruang ganti dan dia adalah kapten ketiga. Bila Lahm absen, ban kapten melingkar di lengan Schweini (sapaan Schweinsteiger). Lihat saja ketika melakoni laga perebutan tempat ketiga saat Jerman menang atas Uruguay 3-2, kemarin dini hari. ”Dia (Ballack, Red) tetaplah kapten Jerman, bila dia kembali, ban kapten kembali ke lengannya,” papar Schweinsteiger, seperti dikutip Goal. Gelandang Bayern Munchen tersebut mengakui Lahm telah bekerja cukup baik

Baca HANYA Hal 18

Baca HANYA Hal 18

Timnas dan Infrastruktur Meragukan LAGA final antara Belanda kontra Spanyol dini hari tadi menjadi even penutup bagi Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010. Kini giliran Brazil yang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik untuk perhelatan Piala Dunia 2014. Terkait hal tersebut, kini Brazil dihadapkan pada dua masalah pelik. Yakni persiapan tim nasional dan infrastruktur penduku-

ng penyelenggaraan Piala Dunia yang samasama me ragukan. Sebagai tuan rumah, jelas Brazil tak ingin kembali gagal meraih trofi Piala Dunia seperti yang terjadi di Afrika Selatan. ”Soal kekalahan di 2010, masih dapat dipahami. Tapi untuk kalah 2014 ketika menjadi tuan rumah, maka akan mengulang tragedi tahun 1950 dan ini sesuatu yang tak dapat bayang-

Klose Kecewa CEDERA punggung memaksa Miroslav Klose tinggal di bangku cadangan dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Uruguay dini hari kemarin. Padahal, itu merupakan laga terakhir Jerman di pentas Piala Dunia 2010. Itu berarti, tertutup sudah kesempatan Klose untuk menambah koleksi golnya di turnamen ini. Sudah pasti striker Bayern Munchen itu kecewa berat. Sebab, dia sangat berambisi mencetak gol dalam laga tersebut. Bukan saja untuk mengejar gelar top scorer, tapi juga demi memecahkan rekor mencetak gol terbanyak di Piala Dunia yang masih dipegang bintang Brazil Ronaldo. ”Dia (Klose) sangat ingin bermain. Tapi setelah sesi latihan Sabtu, dia bilang tidak bisa menempati posnya di tim. Rupanya dia masih merasakan sakit di bagian yang cedera,” ungkap pelatih Jerman Joachim Loew kepada AFP. Loew pun akhirnya memilih Cacau untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Klose. ”Jelas dia kecewa. Tapi dia juga tahu bahwa saya tidak akan mengizinkan pemain yang kondisinya hanya 70 atau 80 persen untuk bermain. Dia bisa menerimanya,” lanjut Loew. Sebenarnya, koleksi gol Klose di even empat tahunan ini tidak terlalu buruk. Sejak berkostum Die Mannschaft di Piala Dunia 2002, dia sudah mencetak 14 gol, atau hanya terpaut satu gol dari Ronaldo yang total mengumpulkan 15 gol dalam keikutsertaannya di tiga edisi turnamen. Yang bikin Klose menyesal, turnamen di Afrika ini bisa jadi merupakan Piala Dunia terakhirnya. Top scorer PD 2006 itu sudah 32 tahun, dan belum tentu bisa masuk skuad Jerman empat tahun mendatang di Brazil. Namun, pencapaiannya hingga saat ini pun sudah terhitung istimewa. Sejak masuk timnas pada 2001, dia sudah mencatat 101 caps bersama Die Mannschaft, dan menyumbangkan 52 gol. Tak urung, Ronaldo pun memuji catatan tersebut. ”Saya mengucapkan selamat buat Klose. Bisa mencetak 14 gol di Piala Dunia itu pencapaian yang fantastis. Saya ikut sedih dia tidak bisa tampil di laga terakhir Jerman, dan gagal menyamai rekor gol saya,” papar Ronaldo. ”Saya tidak mencoba menghalangi dia memecahkan rekor tersebut. Saya sudah membuat sejarah. Saya pikir, inilah saatnya pemain lain yang mencetak sejarahnya sendiri,” tambah tukang gedor 33 tahun yang kini merumput di Corinthians tersebut. (na)


18

Kendari Pos | Senin, 12 Juli 2010R

Pulang ................

Timnas ................

memandangnya secara berbeda. Menurutnya, finis di tempat keempat tidaklah terlalu mengecewakan. Toh, sebelum berangkat Uruguay tidak memasang target terlalu tinggi. Bahkan, bisa lolos ke babak kedua dengan memukul Meksiko dan tuan rumah Afrika Selatan sudah termasuk kejutan. Diakui Tabarez, anak buahnya selalu bermain lepas setiap pertandingan. Maklum, sampai perempat final pun mereka masih dipandang sebagai underdog. Tapi, usai menyingkirkan Ghana melalui drama adu penalti yang kontroversial, mereka pun mulai berani membidik final. Ketika bidikan itu lepas, tak heran kalau anak buahnya cukup terpukul. ”Menurut saya, kami sudah mampu mengimbangi Jerman. Anak-anak menyesal karena kami sudah begitu dekat dengan kemenangan. Sepanjang laga, Jerman juga tidak berhasil mendominasi kami. Mereka sama sekali tidak superior,” papar Tabarez, sebagaimana dilansir koran lokal Uruguay La Observa. (na)

penonton di Stadion Maracana Rio. Kejadian tersebut sangat mungkin terulang apalagi dengan performa Brazil yang kurang meyakinkan di 2010. Sebagaimana diketahui, Ricardo Kaka dkk harus mengubur impian menggenapi koleksi gelar Piala Dunia menjadi enam kali setelah kalah di perempat final oleh Belanda 1-2. Buruknya performa tim Brazil juga memantik kekhawatiran karena mereka juga menatap target juara di Olimpiade 2016. Di sisi lain, kesiapan Brazil menyediakan infrastruktur yang memadahi juga menimbulkan

Muller ................. ward. Dan inilah reward Bayern buat Muller. Kami belum merasa perlu menawarkan kontrak baru,” papar Nerlinger. Pihaknya, lanjut dia, belum menerima tawaran resmi dari klub-klub yang dikabarkan menginginkan Muller. Namun, dia juga tidak terlalu berharap, karena manajemen klub sudah jauh-jauh hari menegaskan bahwa pemain yang masuk akademi Bayern sejak berusia 10 tahun itu tidak dijual. Memang, saat ini bukan Muller yang laris menjadi incaran klub-klub selama bursa transfer ini. Bintangbintang Die Mannschaft lain, seperti Bastian Schweinsteiger dan Mesut Ozil mulai ramai diperbincangkan. Namun, banyak pihak di Jerman yang mendukung langkah tim-tim tersebut memagari para pemainnya yang bersinar di Piala Dunia. Melindungi rising star tersebut yang kebanyakan masih berusia di bawah 25 tahun tersebut, ulas Bild, bisa meminimalkan anggaran belanja pemain bintang. Dengan demikian, mereka bisa terhindar dari utang dan ancaman kebangkrutan. Kasus yang menimpa sejumlah klub yang pailit musim lalu menjadi pelajaran berharga. ”Kalau ada klub yang mencoba mendekati salah satu pemain kami, sudah pasti bakal sia-sia. Reaksi kami akan selalu sama. Tidak boleh. Sama sekali tidak boleh,” tegas Karl Heinz Rummenigge, chairman Bayern. ”Kami memang tidak akan menawarkan kontrak baru kepada mereka. Tidak ada gunanya, karena durasi kontrak mereka masih lama. Dan jelas kami tidak akan menjual pemain mana pun,” papar Rummenigge. ”Kualitas tim ini sangat penting, dan kami tidak sedang kesulitan keuangan. Kami tidak perlu menjual bintangbintang kami untuk tetap bisa berkompetisi,” imbuh legenda Bayern dan timnas Jerman tersebut. (na/diq)

tanda tanya. Sebelumnya, FIFA menolak konsep renovasi Stadion Morumbi di Sao Paulo karena tidak memenuhi jaminan keamanan. Selanjutnya dana renovasi Stadion Maracana sekitar USD 400 juta (sekitar Rp 3,6 triliun) juga sempat tersendat. Sejauh ini, FIFA telah menyetujui enam dari 12 kota di Brazil yang akan dijadikan host Piala Dunia. Yakni, Belo Horizonte, Brasilia, Cuiaba, Curitiba, Manaus dan Porto Alegre. Renovasi stadion di kota-kota tersebut akan menghabiskan dana sekitar USD 13,2 miliar (sekitar Rp 119 triliun). Panitia Brazil sendiri berharap sekitar tiga juta wisatawan sela-

Belanda .............. sebagai pengganti Ballack selama Piala Dunia 2010. Tapi, bila Ballack kembali dalam tim, Lahm harus tahu diri. Ballack yang dianggap lebih layak. ”Philipp memegang status itu karena Michael cedera dan dia sudah menjalaninya dengan bagus. Namun, bagi saya, dua kapten terlalu banyak dalam sebuah tim. Kapten di timnas Jerman tetaplah Ballack,” ujar pemain berusia 25 tahun itu. Sebelumnya, tactician Jerman Joachim Loew telah berupaya untuk meredakan tensi tinggi di ruang ganti seiring dengan status kapten. Pelatih berusia 50 tahun itu menyatakan masalah itu sebaiknya dibicarakan pasca Piala Dunia 2010.(ham)

ma Piala Dunia sebagai salah satu pemasukan mereka. Jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang datang ke Brazil per tahun, mereka menargetkan peningkatan sekitar 79 persen. Jika tercapai, target tersebut juga memberikan satu konsekuensi tersendiri. Sebuah penelitian menyatakan bahwa operasional sejumlah fasilitas seperti bandara akan terancam. Dan hal tersebut, juga diakui oleh Teixera. ”Badara, bandara, dan bandara memang menjadi masalah kami untuk 2014. Tapi kontrak telah disetujui dan masalah tersebut akan menjadi prioritas utama kami. Dan sejauh ini kami telah mengembangkan sis-

tem transportasi massa,” kata Teixera yang juga ketua panitia Piala Dunia 2014. Khusus renovasi 16 bandara, Brazil juga telah mengalokasikan sekitar USD 7 miliar (sekitar Rp 63 triliun) dengan target peningkatan operasional sekitar 66 persen. Mantan striker Brasil Romario juga akan turut sibuk di persiapan tersebut. Sebab, pada 2014 nanti, Romario akan menjadi organizer untuk even empat tahunan tersebut. ”Saya harap even ini akan menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah Brazil sebenarnya. Anda akan melihat bagaimana arti penting sepak bola bagi masyarakat Brazil. Dan saya yakin atmosfer nanti, belum

pernah terjadi sebelumnya,” ungkap mantan Romario. Lebih lanjut, dia juga mengharapkan bahwa even tersebut akan menjadi jalan juara bagi Brazil dan sebuah pesta besar. Sebenarnya bukan hanya Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016 yang menjadi pekerjaan rumah Brazil. Selain dia even akbar tersebut, negara berpenduduk 192 juta jiwa itu juga harus bersiap diri sebagai tuan rumah Piala Konfederasi 2013, dan Copa Amerika 2015. ”Kami akan menyelenggarakan Piala Dunia terbaik dari yang pernah ada di planet ini,” koar Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva. (uan)


19

Kendari Pos | Senin, 12 Juli 2010

Konsultasi :

Pria Selalu Cemas

Oleh: Nalini M. Agung, Psikiater Saya seorang ayah berusia 29 tahutn. Saya bekerja di bidang IT. Namun, beberapa bulan ini saya takut bekerja. Jika saya membajak software, anak saya sakit. Hal tersebut terjadi beberapa kali. Padahal, saya bekerja di bidang yang mengharuskan saya menginstalasikan software bajakan di komputer. Saya juga ketakutan akan hal-hal yang tidak jelas, malas bekerja, hanya ingin duduk, dan memastikan keluarga saya baik-baik saja. Saya sangat trauma kehilangan anggota keluarga. Tapi, akibatnya, saya justru tidak bisa bekerja dan ingin mengundurkan diri. Tolong saya karena keluarga sudah letih mendengar keluhan dan ketakutan saya. Saya juga letih akan ketakutan terjadi apa-apa kepada keluarga saya.

Young, Surabaya — RUNYAM. Selalu didera kecemasan membuat produktivitas Anda merosot, hidup Anda terpuruk. Kondisi itu kerap terjadi. Sebab, keadaan mental sering diabaikan sebagai pilar kesehatan. Konsep sehat sering didasarkan pada kondisi fisik. Itu keliru. Sebab, tanpa mental yang sehat, kesehatan tak sempurna. Sehat fisik, mental, dan sosial. Komplet. Anda mengalami gangguan kesehatan mental. Lantas, gangguan tersebut merembet ke pekerjaan yang membuat Anda tidak berprestasi, bahkan “lumpuh”. Akibatnya, kehidupan keluarga Anda terancam. Anda kian terbelenggu dengan ketidakberdayaan, lalu akhirnya depresi. Padahal, depresi membuat kekebalan tubuh menurun sehingga berujung gampang sakit. Coba perhatikan, akhirnya memang ada keterkaitan antara mental, sosial, dan fisik. Satu terganggu, yang lain ikut loyo. Saat ini Anda sudah dilanda kecemasan yang agak berat, yang merembet ke depresi. Banyak hal yang harus ditelusuri dari perjalanan hidup Anda. Berdasar terminologi psikoanalisis, mungkin Anda termasuk orang dengan superego yang berkembang kuat. Karena itu, ketika berbuat melenceng, Anda dihantam rasa bersalah yang besar. Juga, muncul kecemasan yang tak terselesaikan. Kebetulan lagi, Anda mempunyai pola pikir yang mudahterdistorsisecaranegatif(distortedautomaticthoughts). Karena itu, ketika melakukan sesuatu yang tak sesuai dengan nilai-nilai yang Anda anut, otomatis bukan semata perasaan bersalah yang muncul. Tapi, hal-hal negatif yang diantisipasi juga bakal terjadi. Padahal, untuk sesuatu yang Anda pikirkan, mungkin terjadi pola hitam-putih. Selain itu, overgeneralisasi akan memengaruhi perasaan. Pola pikiran bahwa hal negatif muncul jika Anda berbuat sesuatu bisa menjadi semacam sugesti. Oke, Anda bisa berkonsultasi dengan psikiater. Anda memang butuh obat. Tapi, Anda lebih perlu terapi kognitif serta perilaku yang akan membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman. (*/c11/nda)

Bengkok karena Trigger Finger PERNAH merasakan jari tangan tak bisa diluruskan setelah menggenggam? Kondisi begitu tak jarang diiringi rasa nyeri pada pangkal jari. Menurut dr Indra Tjahjono SpKFR, kondisi seperti itu disebut trigger finger (stenosing flexor tenosynovitis). “Kondisi itu biasanya terjadi pada jari tengah, jari manis, dan kelingking,” ungkap dia. Keluhan begitu terjadi karena gerakan berlebihan dan berulang-ulang pada jemari tangan. Gerakan tangan menggenggam berulang-ulang menimbulkan gesekan antara otot-otot jari tangan (tendon fleksor jari) dan first annular pulley (sendi antara jari dan telapak tangan). Gesekan itu mengakibatkan radang dan bengkak pada tendon-tendon jari tangan. “Karena meradang, otot-otot jari tangan tidak bisa melewati lubang first annular pulley. Akibatnya, jari tangan tidak bisa kembali lurus,” jelas spesialis kedokteran fisik rehabilitasi dari RS Husada Utama Surabaya itu. Keluhan pertama yang biasanya dirasakan adalah nyeri pada first annular pulley saat meluruskan jari. Bahkan, jika sudah parah, sekadar menggenggam, jari sudah nyeri. Keluhan seperti itu kebanyakan terjadi pada perempuan berusia 30 tahun ke atas. Aktivitas rumah tangga, seperti memasak, mencuci, menggunting rumput, atau menggendong bayi, sering disebut sebagai pemicu. Meski demikian, bukan tidak mungkin kondisi begitu terjadi pada perempuan yang lebih muda, bergantung aktivitasnya. Laki-laki bisa saja mengalami trigger finger. Para pemain musik, terutama

piano, trompet, dan gitar, lebih potensial mengalaminya. Umumnya, keluhan muncul setelah mereka berlatih keras. Bahkan, penggunaan mouse komputer yang berlebihan juga memicu keluhan itu. Pada anak-anak, trigger finger bisa terjadi pada ibu jari. “Sebab, pada anak-anak, jemari lain belum cukup kuat untuk beraktivitas,” ungkap Indra. Trigger finger menduduki peringkat keempat di antara sepuluh penyakit yang sering dikeluhkan. Pada pemeriksaan, sering terdengar bunyi klik saat pasien meluruskan jari setelah menggenggam. Selain itu, ada benjolan di daerah tangan. Meski begitu, untuk membedakannya dengan penyakit lain, diperlukan pemeriksaan X-ray. Untuk penanganan keluhan tersebut, Indra menyebut ada beberapa tahap. Saat merasakan keluhan, langkah pertama yang bisa ditempuh adalah istirahat. Tujuannya, mengurangi gerakan jari. Setelah itu, kompres jari dengan air dingin. Dianjurkan pula melatih kekuatan otot secara isometrik dengan gerakan menekan pada daerah lurus atau datar. Lakukan dengan hitungan sepuluh detik tiap berlatih, lalu rileks, dan seterusnya. “Tujuannya, otot-otot jari tidak mengecil, juga meningkatkan aliran darah,” tegasnya. Tahap selanjutnya, diberikan obat NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs). Jika penanganan tersebut tidak mengatasi masalah, ada terapi lain. Antara lain, laser, ultrasound, dan

akupunktur. Langkah itu bertujuan menyembuhkan radang dan mikrosirkulasi darah. Bila kondisi belum membaik, biasanya diberikan injeksi steroid. Namun, dia mengingatkan efek samping langkah tersebut. Yakni, terjadi kerusakan jaringan ikat. “Jika tahap tersebut gagal, langkah terakhir adalah operasi,”

ujar Indra Yang lebih dianjurkan tentu tindakan pencegahan. Salah satu caranya, mengurangi aktivitas dan melakukan pemanasan sebelum bekerja. “Jari ditekuk ke belakang dengan hitungan sepuluh detik, lalu rileks,” jelasnya. (ai/c11/nda)


20

Kendari Pos | Senin 12 Juli 2010

PDIP Minta MK Tetap Mengadili Jakarta, KP Wacana agar sengketa pilkada tak lagi bermuara di Mahkamah Konstitusi (MK) terus menjadi perdebatan hangat. Anggota Komisi II DPR dari FPDIP Arif Wibowo berpandangan persoalan tersebut harus tetap diletakkan pada acuan konstitusionalnya. Menurut dia, pasal 24c ayat 1 UUD 1945 telah memberikan kewenangan kepada MK untuk memutus perselisihan tentang hasil pemilu. “Berdasar konstitusi, sengketa pilkada ya memang ditangani MK,” katanya, kemarin. Arif menyatakan, kewenangan MK memutus sengketa

pilkada sebenarnya sekaligus menetapkan pilkada sebagai bagian dari rezim pemilu, bukannya rezim pemerintahan daerah. Selanjutnya, kalau ingin sengketa pilkada tidak lagi ditangani MK, ketentuan dalam konstitusi harus diubah dulu. “Hal tersebut tentu tidak mudah,” ujarnya. Dia memaklumi bila ada yang menafsirkan pasal 24c ayat (1) UUD 1945 bahwa kewenangan MK dibatasi hanya pada pengadilan hasil pilkada. Misalnya, perbedaan angka hasil perolehan suara. Dengan demikian, masalah di luar angka perolehan suara dimungkinkan untuk diproses oleh pengadilan

tinggi (PT) atau pengadilan khusus pemilu. “Misalnya, menyangkut soal tindak pidana pemilu, kecurangan, administrasi, dan seluruh masalah dalam proses pemilu,” jelas legislator PDIP tersebut. Bila itu dilakukan, imbuh Arif, patut dipertimbangkan tahap peradilannya. Jadi, sebelum diproses MK, masalah lebih dulu diproses PT atau peradilan khusus pemilu. “Sebab, MK hanya mengadili hasil atau angka perolehan suara,” ujarnya. Meski begitu, Arif juga mengingatkan kemungkinan terjadinya putusan yang tak selaras antara MK dan PT atau peradi-

lan khusus pemilu. “Karena itu, sepanjang pasal 24c ayat (1) UUD 1945 tidak diubah, peradilan proses dan hasil pemilu tetap menjadi kewenangan MK,” tegasnya. Sebelumnya, wacana untuk mengembalikan penanganan sengketa pilkada ke PT ditanggapi positif Ketua MK Mahfud M.D. Menurut dia, untuk merealisasikannya, DPR dan pemerintah harus membahas undangundangnya. Dia berharap MK nanti fokus menangani constitutional complaint dari masyarakat. Sementara itu, anggota KomisiIIDPRdariFraksiPartaiGolkar Nurul Arifin mendukung keingi-

Hari Ini, MK se-Asia Teken Deklarasi Jakarta Jakarta, KP Konferensi ke-7 hakim Mahkamah Konstitusi (MK) se-Asia digelar mulai hari ini (12/7) hingga 15 Juli 2010. Pada hari pertama konferensi hari ini, peserta akan mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Mahkamah Konstitusi se-Asia dan institusi sejenis di gedung MK. Deklarasi tersebut dinamai Deklarasi Jakarta. “Pembentukan asosiasi ini adalah untuk mempromosikan perlindungan hak asasi manusia, jaminan terhadap demokrasi, implementasi penerapan hukum, dan independensi MK,” kata Kepala Biro Humas MK Noor Sidharta kemarin (11/7). Perwakilan tujuh negara pendiri akan hadir. Yakni, dari Indonesia, Filipina, Korea Selatan, Malaysia, Mongolia,

Thailand, dan Uzbekistan. Satu negara pendiri lainnya, Kirgistan, semestinya hadir namun urung lantaran stabilitas politik di dalam negerinya. Noor mengatakan, konferensi juga akan membentuk institusi sejenis. Institusi tersebut adalah institusi untuk negaranegara di Asia yang tidak memiliki MK di negaranya. “Ada negara-negara di Asia yang tidak memiliki MK, tapi punya lembaga judisial yang diberi yurisdiksi konstitusional,” katanya. Noor menjelaskan, persiapan pembentukan asosiasi sebenarnya dimulai sejak 2008 hingga 2010. Selama itu, sejumlah negara yang tergabung dalam panitia persiapan merancang statuta asosiasi yang akan menjadi dasar pendirian. “Akhirn-

Idealnya Pengurus Tak Berpolitik Praktis Jakarta, KP Kembali terpilihnya Din Syamsuddin sebagai ketua umum PP Muhammadiyah untuk periode kedua mendapat sambutan hangat dari Partai Amanat Nasional (PAN). Partai pimpinan Hatta Rajasa itu berharap khitah Muhammadiyah sebagai ormas keagamaan yang tidak berpolitik praktis bisa terus lestari. “Ini sudah menjadi komitmen dan tanggung jawab bersama. Apalagi, Muhammadiyah memang bukan parpol,” kata Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan di Jakarta, kemarin. Taufik menyatakan, sebagai organisasi, Muhammadiyah tidak hanya memayungi para pengurusnya. Di luar itu, masih ada jutaan kader dan warga yang berkultur Muhammadiyah. Dalam berpolitik, Muhammadiyah juga istimewa. Sebab, Muhammadiyah “menempatkan” kadernya di manamana. “Dari posisi ini, jangan sampai ada nuansa politiking yang sampai mengintervensi kemandirian Muhammadiyah,” ingat Taufik yang juga wakil ketua DPR tersebut.

Menurut dia, PAN memang memiliki hubungan historis dan emosional yang sangat dekat dengan Muhammadiyah. Kelahiran PAN, lanjut dia, berangkat dari keputusan sidang tanwir Muhammadiyah di Semarang pada 5"7 Juli 1998. Saat itu sidang memberikan mandat kepada Amien Rais selaku ketua umum PP Muhammadiyah untuk mendirikan sebuah partai baru. Meski begitu, secara politik, Taufik memastikan PAN tidak akan pernah membebani Muhammadiyah. Sebaliknya, justru PAN yang akan selalu memperhatikan Muhammadiyah. “Tanpa diminta atau didesak-desak, setiap kader PAN otomatis punya kewajiban membesarkan Muhammadiyah,” katanya. Dia menyebut tanpa bermuktamar ataupun bermuktamar sampai berkali-kali, hubungan historis PAN dan Muhammadiyah tidak akan pernah luntur. “PAN lahir dari rahim Muhammadiyah. Karena itu, PAN tidak mungkin menjadi anak durhaka atau anak tiri Muhammadiyah,” tegas Taufik lantas tersenyum.(agm)

ya pada 6 April lalu statuta itu sudah disepakati,” katanya. Dipilihnya MK Indonesia sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. MK Indonesia, kata dia, diakui berhasil mengawal konstitusi, demokrasi, serta penegakan hukum dan hak asasi manusia. Itu lantaran MK

Indonesia berhasil menyidangkan sejumlah kasus-kasus penting tanpa berakhir ricuh. Dia mencontohkan sejumlah sengketa pemilu yang disidang di MK. “Setelah diputus di MK, tidak ada keributan dan kerusuhan apa-apa,” katanya.(agm)

nan tersebut. Namun, masalah tersebut tidak dikembalikan ke pengadilan tinggi. Menurut Nu-

rul, fraksinya akan mendorong pembentukan pengadilan pemilu (election court) yang juga akan

menyelesaikan sengketa pilkada melalui revisi UU Pemilu. (agm)


Kendari Pos Edisi 12 Juli 2010