Issuu on Google+

CMY

CMY Senin, 11 Juli 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Bupati Kolaka Menantang Buhari Matta : Saya Tantang Siapa Pengusaha yang Pernah Saya Mintai Sesuatu untuk Kepentingan Pribadi

Kolaka, KP Status tersangka korupsi yang ditetakan Kejaksaan Agung tampaknya tak membuat Bupati Kolaka, Buhari Matta goyah. Sebaliknya, dia menantang untuk membuktikan tuduhan bahwa ia telah menerima sesuatu dari pengusaha maupun pejabat. “Saya tantang siapa pengusaha dan pejabat yang saya pernah mintai sesuatu untuk kepentingan priba-

di. Karakter saya tidak seperti itu. Kalau saya melakukan korupsi untuk kepentingan sendiri, silahkan tanya pengusaha dan pejabat, saya tidak pernah mintai sesuatu,” tutur Buhari Matta kepada wartawan di Rujab Bupati, Sabtu (9/7). Seperti diberitakan sejumlah media, Kapuspenkum Kejagung, Noor Rach-

Baca MENANTANG di Hal. 7

Gubernur Sultra :

PT INCO Rugikan Rakyat Sultra

Jantungnya Sampai Mengalami Pembengkakan Kebiasaan merokok dan pola makan yang tak teratur telah membuat Setiawan pernah bermasalah serius dengan kesehatannya. Sakit maag yang kro-

tiga itu sepakat untuk mengusung satu orang saja. Toh kami bukan mengejar jabatan kok,” tukasnya. La Ode Ida pun menyarankan Nur Alam agar menyadari soal eksistensi kekuasaan yang saat ini ia pegang. Tahun 2007 lalu, ia ditakdirkan untuk menang dalam Pilgub setelah mengalahkan Ali Mazi. Jika kemudian saat ini, ia berpotensi kembali berhadapan dengan rival yang sama, itu juga sudah takdir. “Makanya, jangan terlalu pan-

Kendari, KP Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Nur Alam SE benar-benar tersinggung dengan direksi PT International Nickel Indonesia (INCO) Tbk. INCO dinilai telah mengingkari kesepakatan dan klausul kontrak karya. Sebagai perusahaan internasional malah berani melakukan pembangkangan terhadap hukum Indonesia. “Kedaulatan kita telah ditelikung,” tutur Nur Alam ketika menggelar jumpa pers di Bandara Haluoleo, Kendari, Minggu (10/7). Menurut gubernur pilihan rakyat Sultra ini, kehadiran PT INCO di Sultra benarbenar tak menguntungkan rakyat. Bahkan, untuk kesekian kalinya, INCO melakukan pembangkangan dan wanprestasi. “Penipuan-penipuan dan kelalaian-kelalaian sudah berkali-kali dilakukan. Saya khawatir, atas kesewenang-wenangan PT INCO ini jika terus dibiarkan akan merugikan bangsa, merugikan daerah, dan merugikan rakyat Sulawesi Tenggara,” tutur Nur Alam kepada para wartawan baik cetak maupun elektronik. Dijelaskan, PT INCO hingga saat ini belum merealisasikan seluruh kewajibannya sesuai kontrak. Misalnya, PT INCO telah menyanggupi untuk membangun pabrik di wilayah Sulawesi Tenggara ternyata sampai saat ini tak pernah dilakukan. Sebaliknya, PT INCO melakukan penambangan sebelum membangun pabrik di kawasan hutan lindung tanpa izin dari menteri kehutanan. “Ada beberapa kejadian, mereka telah melakukan pengingkaran terhadap kontrak karya. Bahkan yang terjadi adalah,

Baca PANIK di Hal. 7

Baca INCO di Hal. 7

Baca JANTUNGNYA di Hal. 2

INTERNASIONAL

Demo Renggut Nyawa KUALA LUMPUR- Kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Sabtu (9/7) lalu di Kuala Lumpur berbuntut panjang. Apalagi, sudah ada korban yang tewas dalam aksi demo tersebut. Namun, Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak membela diri mengatakan bahwa kaum oposisi mencoba membuat kesan bahwa pemerintahan Malaysia adalah rezim yang represif. “Mereka (oposisi, Red) menginginkan aksi demo damai. Tapi nyatanya, bila polisi tak segera mencegah, tentu akan menjadi aksi anarkis,” katanya. “Kami tak menyukai chaos, kami cinta damai. Kami ingin agar negara ini orang-orang dapat hidup secara harmonis,” imbuhnya. Najib juga menuduh tokoh oposisi Anwar

Baca DEMO di Hal. 2

SELEBRITI

Bosan Masih Perawan LELAKI normal mana sih yang tidak tertarik dengan Sandra Dewi. Dia berwajah cantik, populer dan punya segalanya. Tapi kelebihan semua ini ternyata tak memudahkannya untuk urusan asmara. Sandra jadi terkesan bosan masih perawan alias belum menemukan jodoh yang pas dan menikah. "Memang saya bukan manusia sempurna karena sibuk banget, ya mungkin rejeki lancar, hubungan percintaan belum lancar,” ujar dara kelahiran Bangka Belitung ini saat ditemui akhir pekan lalu. Menurut Sandra, dia sebenarnya bukannya nggak laku. Saat ini artis merangkap presenter itu sudah punya gandengan. Malahan sudah satu tahun ia menjalani hubungan spesial dengan Mr X yang misterius. Tapi ya itu tadi, dia belum pas benar dengan pacarnya itu. "Ada sih yang lagi deket, orang biasa bukan kalangan artis. Dia h i d u p normal," ungkapnya. (tia) Sandra Dewi

NICK HANOATUBUN/RM

Sejumlah demonstrans dari gerakan Pemuda Sehat melakukan aksi di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (10/7). Aksi ini untuk mendukung Prita Mulyasari karena Mahkamah Agung menyatakan Prita Bersalah menyebarkan kritik terhadap RS OMNI Internasional.

La Ode Ida Minta Nur Alam Tidak Panik Kendari, KP Sentilan Gubernur Sultra, Nur Alam terhadap menyatunya tiga tokoh politik Sultra yakni Ridwan, Ali Mazi dan La Ode Ida termasuk paparan panjangnya soal pembangunan di Sultra langsung ditanggapi Ridwan dan La Ode Ida secara hampir bersamaan. Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida merasa agak janggal jika Nur Alam bereaksi terlalu besar terhadap penyatuan kekuatan antara dirinya, Ridwan dan Ali Mazi. Menurut Ida, itu wajar saja karena mereka memang bersepakat untuk maju lewat

Golkar dan akan saling mendukung siapapun yang diusung Golkar. “Saya kira reaksinya juga ini terlalu berlebihan, seperti orang panik. Kami bersatu di Golkar, bukan untuk mengeroyok orang kok,” kata Ida, lewat telepon seluler. Menurut Ida, konteks bersatunya mereka bukan untuk melawan satu orang atau menyeroyok orang lain. Katanya, mereka menyahuti aspirasi masyarakat Sultra yang menginginkan mereka untuk tampil. Salah satu caranya harus lewat partai politik dan Golkar adalah pilihan utamanya. “Makanya, kami ber-

Pangkalan Udara Adisutjipto, Kawah Candradimuka Penerbang TNI-AU Tidak setiap lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) otomatis langsung bisa menerbangkan pesawat. Calon-calon "Gatotkaca" itu harus menempuh pendidikan lanjutan di Wing Pendidikan Penerbang Pangkalan TNI-AU Adisutjipto. Untuk tiap angkatan, rata-rata hanya seperempat alumni karbol AAU yang lolos pendidikan dan sukses mengangkasa.

RIDLWAN/ JAWA POS

Suara pilot bisa didengar dari radio komunikasi yang dimonitor dari ground (darat). "Jupiter five prepare for cross over," kata pilot pesawat yang meluncur dari barat. Pilot pesawat kedua pun merespons. "Ready for cross over," ujarnya. Dalam hitungan detik setelah komunikasi mereka, dua pesawat itu pun langsung bermanuver. Mereka memutar lebih dulu ke angkasa. Lalu, dengan kecepatan tinggi, dua pesawat tersebut saling melaju seakanakan hendak bertabrakan. Jarak semakin dekat, sepuluh meter, lima meter, dan wush" keduanya bersilang dengan jarak yang sangat presisi. Para penonton di darat menahan napas sejenak, lalu bertepuk tangan. "Bravo... bravo... sukses," ujar Kepala

Komandon Skuadron Pendidikan 104 Mayor (pnb) Indan Gilang Boldansyah di Lanud Adisucipto.

Baca PANGKALAN di Hal. 7

Ridlwan Habib, Jogjakarta DUA pesawat bercorak merah putih itu terbang rendah di atas Lanud Adisutjipto, Jogjakarta. Satu dari barat, satunya lagi dari timur.

CMY

CMY


2

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

Bentuk Gerilya Politik jelang Rakornas Demokrat SMS .......................... Kursi Ketua Umum? Dengan tegas Marzuki menepis anggapan itu. “Sumpah demi Allah. Saya sudah cukup dengan semua ini,” ucapnya. Seperti diketahui pada Kongres Demokrat di Bandung tahun lalu, Marzuki merupakan salah satu calon ketua umum di samping Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Namun melalui pemilihan ketat hingga dua putaran, Anas memenangi pemilihan ketua umum partai pemenang pemilu 2009 itu. Sementara terkait rencana Rakornas, Ketua FPD DPR, Jafar Hafsyah, menyatakan bahwa hajataan partai yang akan digerlar pada 23 Juli itu akan diikuti 5000 peserta yang terdiri dari para pengurus PD dari tingkat DPP hingga DPC, serta para legislator yang diusung PD. Nantinya, Rakornas akan dibuka langsung oleh SBY. Ada pun agenda Rakornas antara lain konsolidasi organisasi, membahas isu perkembangan politik terkini, serta membahas perkembangan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan. “Temanya adalah konsolidasi dalam rang-

ka mensejahterakan rakyat,” sebut Jafar. Layanan pesan singkat (SMS) Marzuki Alie ke Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Partai Demokrat (PD) Susilo Bambnag Yudhoyono dinilai sarat dengan agenda tersembunyi. Bahkan SMS Marzuki yang bocor itu dianggap sebagai upaya gerilya politik di tengah kisruh di internal Demokrat. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, menilai SMS Marzuki merupakan strategi untuk membujuk SBY bahwa kepemimpinan Anas Urbaningrum di DPP Partai Demokrat sudah tidak efektif. Menurut Burhanuddin, di depan publik Marzuki memang menyatakan bahwa acara Rakornas yang akan dilaksanakan tak dipakai untuk mendorong Kongres Luar Biasa (KLB). “Namun di belakang layar dia gencar gerilya politik. Gerilyanya ya termasuk SMS ke SBY yang disebutnya sebagai upaya penyelamatan partai atas kegagalan manajemen,” kata Burhanuddin saat dihubungi di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut Burhanuddin mengatakan, dengan SMS tersebut justru Marzuki terkesan memanfaatkan persoalan yang

saat ini mendera dua kader Demokrat. yang bocor ke publik itu justru terkesan memanfaatkan perseoalan yang mendera Demokrat yaitu kasus M Nazaruddin dan Mafia Pemilu yang melibatkan Andi Nurpati. “Marzuki Alie sepertinya ingin mengail di air keruh dengan memanfaatkan isu Nazaruddin dan konflik antarkader partai (Demokrat) terkait isu Nazarruddin dan Andi Nurpati,” ulasnya. Bahkan Burhanuddin yang juga peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) melihat upaya Marzuki memanfaatkan kisruh di internal Demokrat antara kubu Anas dengan Andi Mallarangeng. Baik Anas maupun Andi merupakan tokoh elit Demokrat yang juga disebutsebut dalam layanan Blackberry Messenger (BBM) M Nazaruddin. Sementara Marzuki, kata Burhanuddin, tidak sekalipun disebut Nazaruddin melalui serangan-serangan melalui BBM. “Patut dipertanyakan kenapa tak satupun pernyataan Nazaruddin yang menghantam Marzuki. Semua patut curiga, apalagi Nazaruddin memang ketemu Marzuki terakhir kali sebelum lari ke Singapura,,” ucapnya.(ara)

Nazaruddin Disetarakan Gayus Jakarta, KP Tidak berlebihan membandingkan sosok M Nazaruddin dengan Gayus Tambunan. Banyak titik persamaan antara mantan bendahara umum Partai Demokrat itu dengan suami Milana Anggraeni itu. Yakni, sama-sama kabur ke Singapura saat dibelit masalah hukum. Bedanya, Gayus kini sudah berada di balik jerusi besi. Sedang Nazar belum diketahui dimana tempat persembunyiannya kini. Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menyebut ada persamaan-persamaan lainnya. Pertama, Nazar dan Gayus samasama masih muda. Ketiga, sama-

sama pintar. “Keduanya samasama pintar, tahu peluangnya di mana,” ujar Martin Hutabarat saat diskusi bertema ‘Kepak si Burung Nazar’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta, kemarin. Peluang yang dimaksud politisi dari Partai Gerindra itu, Nazaruddin bisa dengan cepat masuk ke Partai Demokrat, sebagai partai besar yang sedang menampuk kendali pemerintahan. “Baru lima tahun lalu di PPP, tiba-tiba masuk ke parti besar, dan bermain di sana. Ini kan berarti pintar, tahu peluangnya di mana,” ujar Martin, politisi asal Sumut itu. Hebatnya lagi, dia menguru-

si keuangan partai, duduk sebagai bendahara umum. Sedang Gayus, sebagai anak muda, dia bisa tahu celah-celah kelemahan birokrasi, yang dimanfaatkannya untuk mengeruk harta. “Nazar itu seperti Gayus. Anak muda, dalam waktu singkat, tahu celah briokrasi, bisa kaya. Tak perlu bekerja keras,” ujar Martin, serius. Martin mengaku khawatir, fenomena anak muda bisa kaya mendadak, seperti Gayus dan Nazar, bisa mengilhami para anak muda negeri ini. “Nazar dan Gayus bisa menjadi idola anak muda. Kalau tidak segera ditangkap, Nazar bisa menjadi hero di mata anak muda,” kata Martin.

Mengenai sosok Nazar sebagai anggota Komisi III DPR, kata Martin, dia jarang menghadiri rapat komisi. Kalau pun hadir, kata Martin yang juga anggota Komisi III DPR itu, Nazar tidak pernah mengemukakan pendapatnya. “Saya belum pernah lihat dia bicara di rapat komisi,” ujar Martin. Dalam diskusi itu, hadir juga Ketua Kelompok Regulasi Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Fithriadi Muslim. Dia menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencucian uang mengusut kasus Nazarddin ini. (sam)

Bersaing di Waketum PSSI, Erwin Aksa Kalah PSSI .......................... berlangsung cukup cepat dan lancar. Djohar pun akhirnya unggul, di mana dalam hasil total penghitungan suara ia memperoleh 61 suara, sedangkan Agusman mendapatkan 38 suara, dengan 1 (satu) suara lagi dinilai tidak sah. Usai pengumuman hasil itu, KLB pun lantas diskorsing untuk istirahat makan siang.

Hasil ini sendiri selain disambut baik khususnya oleh kelompok mayoritas pemilik suara (K-78), nyatanya juga disikapi positif oleh banyak pihak. Hal itu sebagaimana bisa terlihat mulai dari komentar-komentar para pengamat di televisi, maupun ungkapan di berbagai media jejaring sosial. Seperti diketahui, Djohar Arifin Husin yang juga adalah mantan pesepakbola itu saat ini tercatat sebagai Stah Ahli Kemenpora.

Sedangkan calon Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI periode 2011-2015 yang juga disebut didukung oleh kelompok mayoritas pemilik suara alias Kelompok 78, Farid Rahman, akhirnya juga terpilih. Ia sempat bersaing ketat dengan calon lainnya yakni Erwin Aksa di sesi pemungutan suara untuk Waketum. Tercatat, hingga berakhirnya putaran I pemungutan suara tersebut, sekitar pukul 16.10

WIB, keduanya hanya berselisih perolehan 4 suara. Masing-masing yakni 47 suara untuk Farid, dan 51 suara milik Erwin, dari total 99 suara yang dicatat. Namun demikian, sesuai ketentuan (Tatib) dan kesepakatan peserta kongres, Erwin tidak bisa secara otomatis dinyatakan terpilih begitu saja. Hal itu lantaran perolehan suaranya tidak dominan dalam putaran tersebut. (ito)

Dikritik, PM Malaysia Serang Balik Oposisi Demo ........................ Ibrahim sebagai dalang kerusuhan, dan memanfaatkan massa aksi demo sebagai kuda tunggangan untuk memuluskan ambisinya sebagai PM yang baru. “Dia (Anwar, Red) tahu bahwa jika tak melakukan sesuatu, kami (koalisi Barisan Nasional) akan memenangkan pemilu ke 13 yang akan datang,” tandasnya. “Ini adalah kesempatan terakhir baginya, maka dia menghalalkan segala cara,” im-

buhnya. Anwar Ibrahim sendiri terluka dalam aksi tersebut, dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Selain itu, Najib mengatakan bahwa pihaknya juga mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi. “Kami menjamin bahwa pemilu yang akan kami adakan adalah pemilu yang jujur,” ucapnya. Sebelumnya, pihak oposisi menuduh rezim Najib curang dalam pemilu lalu. Diantaranya adalah praktek money politics, penggunaan tinta yang kurang ba-

gus sehingga memungkinkan seseorang bisa mencoblos berulangulang, dan banyak TPS yang sulit diakses sehingga keabsahan suaranya diragukan. Meski kalah dalam pemilu 2008 lalu, namun barisan oposisi yang digalang Anwar meraih hasil signifikan. Mematahkan dominasi Barisan Nasional yang biasanya menguasai 2/3 parlemen sejak 1969 lalu. Pemilu Malaysia sendiri dijadwalkan pada 2013, namun dengan kondisi ini, banyak yang memperkirakan Najib akan memajukannya pada awal 2012 mendatang. Namun, apa yang dilakukan oleh rezim Najib mendapat kritikan keras dari kalangan internasional. Juru bicara Amnesty International Donna Guest menyebut bahwa aksi represif poli-

si Malaysia pada Sabtu lalu sungguh tak bisa ditolerir. Dan akan merusak citra Malaysia sebagai salah satu negara paling demokratis di Asia Tenggara. “Ini adalah aksi represif terburuk dalam sejarah Malaysia,” kritik Donna. Sementara itu, wakil direktur Human Rights Watch Divisi Asia Phil Robertson pun juga mengecam aksi ini. “Apa yang ditunjukkan dalam aksi represif , mencoreng muka pemerintah Malaysia,” kecamnya. Aksi demo yang diikuti sekitar 50 ribu orang Sabtu (9/6) lalu berakhir ricuh, setelah polisi berusaha membubarkannya dengan menembakkan gas air mata dan water cannon ke arah massa demonstran. Sopir Taksi Jadi Martir Aksi demonstrasi tersebut akhirnya merenggut nyawa. Seorang sopir taksi bernama Baharuddin Ahmad diketahui terjauh saat terjadi chaos, dan pria 59 tahun tersebut tewas di

Jantungnya ................ nis dan sakit jantung sempat membuatnya tak bisa bekerja selama dua pekan. Dan itu terjadi bulan April 2010 yang lalu. Saat itu, lelaki 41 tahun ini mengalami mual-mual secara terusmenerus, dan napasnya sesak. Tentu saja hal itu membuatnya sangat terganggu. Namun, karena tuntutan profesi, ia memaksakan diri untuk tetap bekerja. Ternyata, fisiknya tak bisa diajak berkompromi. Maka, ayah dua anak ini pun dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa ini

rumah sakit. Kematian mantan tentara tersebut dikonfirmasi oleh pihak oposan dan keluarganya Minggu (10/ 7) kemarin. “Dia (Baharuddin, Red) saat itu sudah berusaha kabur ketika polisi mulai menembakkan serangkaian gas air mata. Tapi dia kemudian terjatuh,” kata adiknya Mohamad Sharin sebagaimana yang dilansir oleh AFP. Saat itu, Baharuddin sudah cepat-cepat berusaha dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanannya, Baharuddin menghembuskan nafas terakhir. Kematian Baharuddin seolah menjadi bahan bakar dan semangat baru oleh pihak oposisi. Apalagi, Baharuddin adalah anggota Pan-Malaysia Islamic Parti (PAS). Pemakamannya dihadiri oleh ratusan orang. “Kami tak menyesal meski bapak sudah meninggal. Kami bangga dengannya, meninggal saat berjuang,” kata Umi Mirza, putri Baharuddin

dan itu, terdeteksilah bahwa jantung lelaki yang mencari nafkah dengan membuat pigura ini sudah mengalami pembengkakan. Oleh dokter, ia disuruh berhenti merokok, dan ia terpaksa patuh. “Ternyata ada hikmahnya. Sampai sekarang saya tidak pernah merokok lagi,” ungkapnya sambil tertawa saat ditemui 1 Oktober 2010 lalu. Dan untuk memulihkan kesehatannya, sejak Mei 2010 lalu–sebulan setelah ia masuk rumah sakit itu–ia rutin mengonsumsi New Mandala 525 dua kali dalam sehari. “Selain itu, saya juga menjalankan terapi

jus,” ujar penduduk Gang Paeman, Jalan Kopo, Kelurahan Situ Sauer, Kecamatan Bojong Loa Kidul, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, ini. Dan hasilnya? Dengan bantuan kedelai bubuk instan itu, recovery kesehatannya ternyata lebih mulus. Buktinya? “Selain sakit jantung dan maag itu sudah tidak mengganggu lagi, buang air besar saya pun makin lancar. Dulu sampai tiga atau empat hari sekali. Sekarang tiap hari,” tuturnya. Dalam biji kedelai terkandung karbohidrat, serat, protein, flavonoid, vitamin, mineral, dan lainlain. Karbohidrat merupakan sumber energi penting, dan serat berperan dalam memperlancar pencernaan. Kekurangan serat membuat orang sulit buang air besar. Protein berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, dan penambah imunitas. Protein kedelai tersusun atas lesitin, arginin, dan lainlain. Asam-asam amino ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan, terutama lesitin. Selain pada kedelai, lesitin terdapat pada susu dan telur. Sedang-

yang juga seorang dokter tersebut. Namun, klaim tersebut ditolak oleh polisi. Juru bicara Polis Diraja Malaysia, Ramli Mohamed Yoosuf mengatakan bahwa Baharuddin memang tewas, tapi tak ada kaitannya dengan aksi demonstrasi. “Dia (Baharuddin, Red) adalah seorang penonton biasa yang kebetulan lewat. Dia meninggal karena serangan jantung, dan tak ditemukan luka eksternal maupun internal,” katanya. Ramli juga mengatakan bahwa sekitar 1.667 orang yang ditahan saat aksi tersebut, kini pun telah dibebaskan pada Minggu dini hari setelah dimintai keterangan. Dari” 1.667 orang tersebut, diantaranya adalah Ambiga Sreenivasan dan Maria Chin Abdullah, dua pemimpin Bersih (nama organisasi yang melakukan aksi demo Sabtu lalu, Red). Juga Presiden PAS, Abdul Hadi Awang dan Nurul Iman (putri Anwar Ibrahmi) juga telah dibebaskan.(ano) kan flavonoid pada kedelai adalah isoflavon. Senyawa ini pertama dikenal sebagai obat awal 1990-an oleh ahli Amerika. Selain sebagai antioksidan, ia juga sebagai antiosteoporosis, antiaterosklerosis, penambah imunitas tubuh, dan pendorong lancarnya metabolisme. Nagata, peneliti Jepang, pada 1998 menganjurkan setiap manusia mengonsumsi isoflavon 50100 mg/hari. Pada kedelai juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, kalsium, zat besi, fosfor, dan sodium. Entah yang mana yang berperan dalam mengatasi masalah di atas itu, tentu diperlukan penelitian jelimet. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat lainnya tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, dan sebagainya. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwatis@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)


3

Senin, 11 Juli 2011

Penggiling Sagu dan Penyulingan Minyak Nilam Sultra baru saja dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) ke - 13. Acara yang akan dihelat bulan Oktober mendatang itu, membuat panitia dibawah koordinatro Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sultra, mulai merancang kegiatan . Akhir pekan lalu rapat pun digelar. Dalam rapat tersebut semua kabupaten/kota se-Sultra diharapkan memamerkan seluruh teknologi produksi yang dimiliki hingga menjadi produk yang siap digunakan. Pelaksanaan kegiatan yang pesertanya dari seluruh provinsi di Indonesia itu akan dipusatkan di Pelataran MTQ Square Kendari. Sesuai renAndalan cana kegiatan ini akan berlangsung 12-16 Tuan Oktober mendatang. “Teknologi yang diperlombakan harus memaparkan runutan Rumah, mulai dari bahan baku dibuat, peralatan Pada hingga proses produksi,” terang Askabul Lomba TTG Kepala BPM Sultra saat membuka rapat di kantornya bersama perwakilan dari beberNasional apa kabupaten /Kota. Sejumlah kabupaten pun masing-masing memaparkan tekhnologi yang mereka akan perlombakan. Kabupaten Konsel misalnya akan memamerkan teknologi bio gas sederhana, penggiling sagu serta sejumlah alat produksi industri kecil yang sudah diciptakan. Begitu juga di Buton Utara teknologi pembuatan VCO dan di Kolaka Utara melalui peralatan tenun dan pembuatan produk buah pacikala, termasuk teknologi penyulingan minyak nilam. Hanya saja kegiatan besar ini untuk sementara anggaran dari pusat masih minim yaitu Rp 200 juta. Untuk itu setiap peserta dikenakan tarif stand Rp 5,5 juta. “Awalnya anggaran yang akan diturunkan satu miliar rupiah, tapi setelah Sultra siap hanya Rp 200 juta,” kata Tasman, seorang panitia. Sebagai persiapan iven nasional itu , panitia mendatangkan salah seorang konsultan UKM, Saiful Azmi. Konsultan UKM yang sudah beberapa kali membina usaha mengaku siap membantu dalam perlomban yang akan dilakukan tersebut. Versinya sebagai tuan rumah Sultra harus menjadi pemenang, untuk itu dalam pelaksaaan kegitan harus menciptakan sebuah alat yang sederhana dan hasilnya harus maksimal. “Dalam TTG sebelumnya acuan pemenang adalah teknologi yang simpel dan tidak mahal, tapi produksinya sama seperti peralatan yang harganya mahal,” terang dihadapan peserta rapat. Saiful mencontohkan alat pembuatan mie rumput laut, dan VCO termasuk pembuatan sabun menggunakan minyak nilam, tekhhnologi sederhana tapi hasilnya menyamai produk impor buatan pabrikan. “Saya siap melatih kembali beberapa UKM untuk bisa tampil pada iven nasional itu,” ujarnya. (lis/awl)

Disperindag Optimis Stok Sembako Aman Jelang Ramadhan Hingga Lebaran Kendari, KP Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari. Itulah yang membuat Disperindag Sultra melakukan serangkaian kebijakan strategis, guna mengantisipasi kelangkaan sembako dan kenaikan harga hingga lebaran Idul Fitri nanti. Kadisperindag Sultra, Saemu Alwi yang ditemui menjelaskan bila pada tanggal 7 Juli lalu pihaknya telah menyurati para distributor, agar tetap menjaga stok. ‘’Kami pun telah menyampaikan kebutuhan masyarakat Sultra per bulannya misanya gula pasir,” terangnya. Langkah itu kata Saemu karena pihaknya mengkalkulasi menjelang bulan puasa, ada kecenderungan naiknya

harga bahan-bahan tertentu, sehingga harus dilakukan pemantauan dengan koordinasi instansi terkait, agar harga selalu terkendali. “Kami juga tengah menyiapkan pelaksanaan pasar murah, yang rencananya akan dihelat seminggu atau 10 hari sebelum Ramadhan. Karena itu saat ini kami sedang melakukan koordinasi dengan distributor, Dinas Koperasi dan PKK serta menyurat ke Kementerian Perindag dan Disperindag masing-masing kabupaten / kota, mengingat rencananya menjelang Ramadhan dan lebaran kami juga menghelat pasar murah di empat kabupaten / kota,” jelasnya. Empat kabupaten / kota yang dimaksud ungkapnya meliputi Kabupaten Buton, Kolaka, Muna dan Kota Kendari. Disamping itu Disperindag terus melakukan pemantauan di lapangan, minimal untuk mengetahui keterse-

diaan stok sehingga mengetahui kendalanya, misalnya mempercepat izin memasukan barang. Dengan begitu diharapkan tidak ada lagi hambatan administrasi. “Pantauan kami selama ini, baik harga maupun stok masih cukup, pengalaman tahun lalu berkat koordinasi dengan distributor maka tidak lagi terjadi kelangkaan barang yang meyebabkan naiknya harga. Pasalnya yang kami jaga di distributor bukan pengecer, demikian pula mencegah penimbunan dengan sidak ke pasar dan distributor, dengan melibatkan aparat kepolisian, bea cukai, PD Pasar dan media,” ungkapnya. Selain itu pihaknya juga tengah bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk membuat publikasi harga, mengingat meskipun jarak antara dua pasar berdekatan tetapi sering terjadi perbedaan harga di pasar, sehingga

Telkomsel Luncurkan Tap-Izy

sulis/dok/kp

Harga daging sapi saat ini mengalami lonjakan pasca Australia enggan mengekspor sapi ke Indonesia. Namun Oktober nanti, impor sapi tersebut berlaku lagi. Sapi lokal tidak mencukupi stok nasional

Oktober, Impor Sapi Australia Dibuka Pemerintah bersiap kembali mengimpor 180.000 ekor sapi dari Australia pada Oktober 2011 mendatang. Rencana impor itu ditetapkan setelah pemerintah Australia resmi mencabut larangan ekspor sapi ke Indonesia sejak Kamis (7/7) lalu. Kepastian itu diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa usai menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (8/7). Dalam pertemuan tersebut, Hatta didampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri Pertanian Suswono. Seperti diketahui, Australia menghentikan sementara (suspense) ekspor sapi ke Indonesia selama enam bulan sejak awal Juni lalu. Alasannya, sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) diduga melakukan penyiksaan. Tapi kebijakan itu segera dicabut kembali lantaran nilai ekspor sapi Australia anjlok 38 persen pada tahun fiskal yang berakhir Juni 2011. Dengan demikian, lanjut Hatta Rajasa, pada triwulan ini Indonesia siap melanjutkan kembali impor sapi dari Australia. Jumlah 180.000 ekor sapi itu sesuai Surat Persetujuan Pemasukan (SPP) yang sudah dikeluarkan sebelum pelarangan ekspor ditetapkan Australia. Hatta menambahkan, meski pemerintah Australia telah sepakat mencabut kebijakan pelarangan ekspor sapi ke Indonesia, pemerintah tetap menganggap perlu melakukan audit independen terhadap rumah potong hewan di tanah air. Tujuannya supaya masalah penyiksaan terhadap hewan tidak terulang kembali. Ia menegaskan, pemerintah akan memastikan RPH di Indonesia sesuai dengan standar pemotongan hewan berbasis animal welfare dan kehalalan yang mengacu pada standar Internasional. ”Selain untuk menjaga mutu, juga untuk memenuhi prinsip kesejahteraan hewan dan memberikan jaminan kehalalan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hatta. Pemerintah saat ini sedang menyelesaikan perbaikan peraturan terkait mata rantai pasokan ternak serta rumah potong hewan di Indonesia. Upaya ini merupakan komitmen pemerintah terhadap aspek kesehatan, agama, dan kesejahteraan hewan sesuai ketentuan badan kesehatan hewan dunia (World Organization for Animal Health/OIE), dimana Indonesia adalah anggotanya. Menurut Hatta, beberapa RPH di tanah air telah memiliki sertifikasi mutu yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen. Namun sertifikasi mutu belum mencakup prinsip kesejahteraan hewan secara keseluruhan di setiap rantai pasokannya (supply chain). ”Berdasarkan kondisi tersebut dan guna menjamin ketersediaan pasokan daging sapi dan keterjangkauan harga, pemerintah menyiapkan tiga solusi yang bersifat jangka pendek, menengah, dan jangka panjang” katanya. Pertama, mengembangkan pedoman kesejahteraan hewan seperti peraturan dalam hal kebersihan, sanitasi, maupun jaminan halal. Menyusun daftar rumah potong hewan yang sudah menerapkan prinsip kesejahteraan hewan yang harus ditingkatkan pengelolaannya. Kemudian mengevaluasi RPH yang memenuhi syarat, dan bagi yang belum memenuhi syarat masih mempunyai waktu setidaknya enam bulan untuk memenuhi persyaratan impor. Solusi kedua, mengevaluasi cetak biru program swasembada daging. Dan ketiga, melengkapi regulasi yang sudah ada dengan petunjuk teknis pelaksanaan, merevisi SNI tentang rumah potong hewan karena sudah lebih dari lima tahun, dan menyusun SNI tentang Pedoman Kesejahteraan Hewan di rumah potong hewan dan seluruh rantai pasok. (jpnn/awl)

masyarakat perlu mengetahuinya dan tidak membeli barang d e n g a n harga mahal. “ T e n tunya kerja sama juga kami lakuSaemu Alwi kan dengan media, untuk membantu publikasi harga kepada masyarakat. Sehubungan dengan cuaca mempengaruhi distribusi komoditas barang, tetapi kami akan terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengantisipasi kendala yang dihadapi,” tutup mantan Kepala Balitbang Sultra ini. (fas/awl)

sulis/kp

MELIMPAH - Ikan-ikan yang dihasilkan nelayan Sultra cukup melimpah. Hanya saja butuh kebijakan khusus untuk meningkatkan taraf hidup nelayan. Disaat ikan melimpah, harga turun. Sementara disaat cuaca buruk yang membuat tangkapan berkurang, harga ikan kembali naik. Artinya tangkapan nelayan banyak atau sedikit tetap keuntungannya sama

Pesta Rakyat Simpedes Bertabur Hadiah Hijau Daun Hadir Beri Hiburan Raha, KP Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Muna, menggelar pesta rakyat simpedes. Kegiatan yang bertemakan ‘’berbagai suka se-Indonesia itu’’, berlangsung dua hari (9-10 Juli), bertempat di alun-alun Kota Raha. Sesuai dengan temanya, BRI cabang Raha menggelar beraneka lomba dan hadiah yang menarik. Pesta Rakyat simpedes bertambah spektakulker, dengan hadirnya group band papan atas Hijau Daun. Dihari pertama, digelar pawai. Namun kegiatan tersebut urung dilaksanakan, padahal peserta sudah berdatangan. Hujan yang terus mengguyur kota Raha, tidak

kunjung reda. Meski tidak sempat melakukan pawai, tapi pengundian tetap dilakukan, dengan hadiah menarik diantaranya, kulkas dan TV. Dimalam hari, para pengunjung dihibur dengan pentas group band Hijau Daun. Sebelum melakukan pentas, band yang digawangi Dide (vokal), Array dan Arya (gitar), Richan (bass), dan Deny (drum) itu, terlebih dahulu melakukan jumpa fans. BRI memilih mengundi 50 nama yang berhak untuk bertemu dengan band asal Lampung tersebut. Meski hujan tidak berhenti mengguyur Muna, tidak mengurungkan niat masyarakat untuk menyaksikan aksi panggung band Hijau Daun. Ada delapan lagu yang dinyanyikan oleh Hijau Daun, diawali lagu berjudul Selalu Begitu, lalu Aku dan Air Mata.

Basri, juru bicara panitia, mengatakan, pesta rakyat simpedes merupakan agenda tahunan BRI cabang se-Indonesia. Dimana kegiatan itu dilaksanakan, untuk mendekatkan BRI kepada masyarakat, meningkatkan simpanan masyarakat di BRI dan memperkenalkan aneka produk dari BRI. “Produk yang gencar disosialisasikan yaitu, internet banking, sms banking dan phone banking. Masih banyak lagi yang lain, seperti, britama, “terangnya. Lanjut Basri, di pesta rakyat simpedes terdapat empat jenis kegiatan yang dilaksanakan, “kita menyebutnya 4 P, “sebutnya. Empat P yaitu, Pawai, Pasar, Panggung dan Panen. Di acara Panen, BRI melakukan undian dengan hadiah satu unit mobil APV. (awn/awl)

XL Bundling Produk Apple Jakarta, KP PT XL Axiata Tbk (XL) kembali meluncurkan program bundling produk keluaran Apple dengan harga terjangkau, iPhone 3Gs berkapasitas 8GB seharga Rp4,29 juta per unit termasuk PPn. Direktur Marketing XL Axiata Joy Wahyudi mengatakan produk ini memang sudah lama muncul, tetapi paket bundling iPhone 3Gs yang diha-

dirkan XL harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan harga yang ada di pasaran selama ini. “iPhone 3Gs layak dimiliki oleh pelanggan yang menginginkan sarana komunikasi sekaligus gadget yang canggih dan komplit dilengkapi dengan koneksi cepat internet unlimited dari XL,” katanya di Jakarta, Jumat (8/7) lalu. Masyarakat atau pelanggan yang membeli paket bundling XL iPhone

3Gs bisa langsung menikmati bonus yang diberikan setiap bulannya antara lain Gratis internet unlimited, 150 menit telepon, 150 SMS, dan 15 MMS selama 3 bulan. Operator ini dalam waktu dekat juga akan meluncurkan tablet PC keluaran Research in Motion, BlackBerry Playbook. Produk ini telah diperkenalkan oleh RIM Indonesia untuk dipasarkan mulai 16 Juli mendatang. (jpnn/awl)

Kendari,KP Telkomsel meluncurkan inovasi pembayaran contactless melalui ponsel pertama dan satusatunya di Indonesia bernama Tap-Izy. Kini pelanggan Telkomsel bisa melakukan pembayaran produk dan jasa dengan uang elektronik secara cepat dan mudah hanya dengan mendekatkan ponselnya ke mesin Tap-Izy. Jumlah masyarakat yang beralih kepada metode pembayaran cashless, baik melalui transaksi online dan dompet elektronik, dalam beberapa tahun terakhir cenderung meningkat. Hal ini karena transaksi cashless memberikan banyak benefit dari sisi kemudahan, kecepatan, dan keamanan, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan kian berkembangnya dunia digital di Indonesia. Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno mengatakan, saat ini kebutuhan masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran secara cepat dan praktis semakin tinggi. Layanan Tap-Izy merupakan solusi untuk menikmati cara membayar baru yang lebih cepat dan lebih mudah, hanya dengan mendekatkan ponsel ke mesin Tap-Izy. “Inilah upaya nyata Telkomsel untuk mewujudkan less cash society di era mobile lifestyle sekarang,” terangnya kemarin. Tap-Izy merupakan inovasi produk SIM card yang telah dilengkapi dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Chip dan antena yang tertanam pada SIM card memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi pembayaran dengan menyentuhkan ponsel ke alat pembaca (reader) yang terdapat pada mesin electronic data capture (EDC) Tap-Izy di kasir. Layanan Tap-Izy yang didukung teknologi RFID merupakan pengembangan dari layanan mobile wallet T-Cash yang memanfaatkan SMS sebagai basis layanan. Dalam menghadirkan layanan ini, Telkomsel bekerjasama di bidang teknis dengan PT Ecash Payment Indonesia. Untuk dapat menikmati fasilitas Tap-Izy, pelanggan kartu Halo dan Simpati harus terlebih dahulu mengganti SIM card-nya dengan SIM card Tap-Izy di Grapari. Masyarakat juga dapat membeli perdana kartu Halo dan Simpati yang sudah dilengkapi fitur Tap-Izy seharga Rp 50.000 di Grapari serta gerai Indomaret dan 7-Eleven bertanda Tap-Izy. Untuk mengaktifkan layanan Tap-Izy di SIM card, pilih “Tap-Izy” pada “T-sel Menu” di ponsel. Kemudian masukkan nomor PIN 1234, lalu pilih “Activation” untuk aktivasi. Setelah layanan Tap-Izy aktif, pelanggan dapat mengisi saldo elektronik Tap-Izy dengan nominal Rp 25.000 hingga Rp 1 juta di Grapari serta gerai Indomaret. “Sesudah memiliki saldo di dompet elektronik ini, pelanggan langsung dapat menikmati mudahnya pembayaran di berbagai merchant rekanan,” paparnya. Transaksi pembayaran menggunakan Tap-Izy saat ini dapat dilakukan di gerai Indomaret, Starmart, Solaria, dan Disc Tarra. Dalam waktu dekat, gerai 7-Eleven dan Circle K juga akan menyediakan layanan pembayaran menggunakan Tap-Izy, sehingga secara keseluruhan pelanggan akan dilayani sekitar 500 gerai Tap-Izy. Saat ini seluruh aktivitas Tap-Izy, seperti penggantian SIM card lama dengan SIM card Tap-Izy, penjualan perdana Tap-Izy, pengisian saldo TapIzy, serta transaksi pembayaran menggunakan Tap-Izy berlaku untuk wilayah Jabotabek. “Ke depannya, layanan Tap-Izy akan hadir di wilayahwilayah lainnya di Indonesia,” ujarnya. Melalui kerjasama Telkomsel dengan PT Kereta Api Indonesia, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan Tap-Izy untuk membeli tiket kereta Jabodetabek kelas ekonomi. Pelanggan bisa mengunjungi loket-loket penjualan tiket kereta yang tersebar di 24 stasiun di wilayah Jabodetabek. Dalam waktu dekat, layanan Tap-Izy juga tersedia untuk pembelian tiket kereta commuter line (kelas ekspres). Pelanggan yang sudah mengaktifkan layanan T-Cash di ponselnya dapat pula mengisi saldo Tap-Izy menggunakan T-Cash. Kehadiran layanan Tap-Izy merupakan upaya Telkomsel untuk memberikan pilihan layanan pembayaran kepada masyarakat Indonesia, melengkapi ragam metode pembayaran yang telah ada. Layanan Tap-Izy sekaligus menjadi langkah nyata Telkomsel untuk mendukung program pemerintah melalui Bank Indonesia dalam upaya meningkatkan transaksi non tunai (cashless) dan mewujudkan less cash society di Indonesia.(lis/awl)


Cyan

enta

llow lack

Cyan

enta

llow lack

Senin, 11 Juli 2011

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Kristina-Eva KDI Hibur Pengunjung Pameran Andoolo, KP Artis ibu kota Kristina dan Eva KDI yang didatangkan EO Kendari Pos bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan di lokasi Pameran Expo Konsel di Andoolo puaskan pengunjung lokasi pameran. Meski hujan mengguyus ibukota Konsel, warga tetap berduyun-duyun untuk menyaksikan dua artis ibukota untuk mebawakan lagu-lagu dangdut. Eva KDI yang didaulat membawakan beberapa lagu mampu membuat penonton yang hadir untuk ikut bergoyang. Lagu Keong Racun yang pernah hits melalui lipzink Jojo dan Sinta itu membuat penononton ikutan bernyanyi. Begitu juga dengan Kristina yang membawakan lagu-lagu dangdut yang hits membuat warga turut bergoyang. Lagu Cinta Satu Malam yang dibawakan membuat para penonton termasuk pejabat untuk ikut-ikutan bernyanyi bersama. Ribuan penonton yang memadati panggung hiburan di arena pameran seakan tidak mampu menampung, sehingga beberapa kali pihak pengamanan harus bekerja keras. “Terima kasih kepada pak Bupati Konsel yang telah mengundang kami untuk menghibur masyarakat Konsel dan peserta Porprov. Saya bersama rekan akan membawakan lagulagu dangdut untuk mengihibur warga dan mari berjoget bersama dengan tertib,” ujar Kristina. Aksi panggung yang dibawakan kedua artis Ibukota tersebut berakhir hingga pukul 23.00 Wita. “Kami atas nama panitia dan EO Kendari Pos berterima kasih kepada semua warga yang turut hadir malam ini dengan tertib. Untuk itu kami berencana masih akan mengundang artis lainnya untuk menghibur kita di Konsel,”ujar Ketua Panitia Pameran Arsalim Arifin. (era)

Targetkan Enam Kursi PAN Konut Raup Terpilih Secara Aklamasi Kendari, KP Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) I periode 2011-2016, Raup, menegaskan dirinya bersama jajaran pengurus hingga ketingkat ranting akan berjuang keras untuk meningkatkan perolehan kursi PAN pada pemilu 2014. Targetnya 4 hingga 6 kursi di DPRD Konut. Raup Sebelumnya, pada Pemilu 2009 PAN hanya memperoleh dua kursi dari 20 alokasi kursi di DPRD setempat. Namun dengan perolehan kursi tersebut PAN boleh berbangga karena berhasil meraih suarah terbanyak dan menempatkan Raup, sebagai ketua DPRD Konut periode 2009-2014. Di hadapan peserta Musda yang dihadiri seluruh Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (PDRT), yang digelar disalah satu hotel di Kota Kendari, Minggu dinihari (10/7), Raup meminta kepada seluruh pengurus di semua level bahu-membahu dan bekerja keras untuk membesarkan PAN tersebut. Karena hanya dengan kerja keras lah target akan tercapai.

Baca KONUT di Hal 6

Jembatan di Kelurahan Doule ini merupakan salah satu dari sekian banyak jembatan rusak di Bombana. Dinas PU sudah melakukan perbaikan tapi tidak dirampungkan. Agar bisa dilalui warga, di atasnya hanya dipasang dua lembar papan. Jika tidak hatihati, kecelakaan menanti. NURYADI/KP

Penghasil Emas, Infrastruktur Memprihatinkan Rumbia, KP Sarana dan prasarana jalan dan di wilayah Rumbia sangat memprihatinkan. Di setiap jalur yang dilalui, hampir ditemukan jalan yang rusak dan berlubang. Dibeberapa jalur jalan, juga ditemui lumpur dimusim hujan serta debu dimusim kemarau. Begitu juga dengan infrastruktur jembatannya. Khusus di wilayah ibukota Kabupaten itu, lebih dari lima diantaranya menggunakan konstruksi batang kelapa serta satu diantaranya menggunakan dua lembar papan dengan diameter sekitar 50 centimeter.

Pemandangan jalan dan jembatan seperti ini sudah berbulan-bulan dirasakan warga Rumbia. Ironisnya, hingga saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) masih tetap memelihara infrastrukturnya itu. Bahkan instansi tehnis tersebut, dinilai sudah tidak acuh dan peka lagi dengan sarana dan prasarana jalan dan jembatan di dalam ibukota. “Dimana-mana kita jalan, kalau bukan lubang maka lumpur dan debu ditemui. Inikan tragis dan memiriskan, apalagi Rumbia merupakan ibukota Kabupaten,” keluh Basir Abbas, salah seorang warga Rumbia. Pemandangan lain yang tak kalah

memiriskan di daerah kaya emas ini adalah, banyaknya jembatan yang konstruksinya sudah menggunakan batang kelapa. Ada beberapa titik diantaranya, satu menuju Rumah Sakit Umum Daerah, Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah, dua menuju akses keluar masuk Rumbia yakni di Lampusui dan Talabente, Kecamatan Rumbia, serta dua lainnya menuju BTN Pasir Putih dan BTN Griya Iksana Indah. “Ini baru sebagian kecil, masih ada lagi di wilayah Rumbia termasuk di luar ibukota,” rinci Basri. Dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang sangat memiriskan itu, Bas-

ri pun mempertanyakan kinerja Dinas Pekerjaan Umum, selaku instansi tehnis. Sepengetahuan Basri, khusus jalan yang teraspal tapi rusak dan berlubang, Dinas PU memang sudah berbuat tapi hanya mampu melakukan penimbunan jalan yang rusak. Itupun hanya menggunakan tanah. Sedangkan jembatan, hanya bisa mengubah posisinya saja. “Contohnya jembatan Lampusui (Lantawonua). Di lokasi ini, hanya batang kelapanya dipindah-pindahkan. Rubuh ditengah dipindahkan

Cyan

Mage

Yell Black

Baca PRIHATIN di Hal 6

Amerika Serikat Ikut Festival Puma Baubau, KP Berbagai perlombaan yang diadakan dalam Festival Perairan Pulau Makassar (FPPM) IV Kota Baubau pada 18 hingga 21 Juli nanti para peserta tidak hanya akan bertanding sesama warga Kota Baubau. Beberapa waktu lalu panitia pelaksana FPPM telah mendapat tambahan peserta yang berasal dari Amerika Serikat untuk mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan. “Baik lomba renang, perahu naga, perahu tradional dan voli pantai akan berkopetisi bersama peserta yang berasal dari Amerika Serikat yang tidak mau ketinggalan dalam perayaan rangkaian kegiatan FPPM,” ujar Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Baubau, Sadidi. Dia menambahkan beberapa hari

lalu pihaknya telah melakukan rapat pemantapan panitia untuk mempersiapkan agenda kegiatan tahunan Kota Baubau itu. Dengan rentang waktu yang kurang dari dua pekan ini pihaknya sudah melengkapi seluruh administrasi kelengkapan kegiatan dan pendaftaran bagi peserta kegiatan tersebut. “Untuk mendekatkan lokasi kegiatan lomba perahu naga dan sampan tradisional kemungkinan pelaksanaan lomba akan diadakan diperairan pantai Kota Mara,” tambahnya didampingi Sekretaris Disbudpar Kota Baubau, Basri Besaman, akhir pekan lalu. Yang berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan FPPM IV Kota Baubau disugukan dengan kegiatan pesta rakyat, perakitan sepeda motor, pameran foto bawah laut yang diadakan ditaman wisata BRI Kota Baubau

dan berbagai atraksi dalam kegiatan pembukaan di Bukit Wantiro. Tahun ini rangkaian kegiatan FPPM IV Kota Baubau bersamaan dengan rangkaian kegiatan Sail Wakatobi-Belitung. Olehnya itu, Kota Baubau akan melakukan penyambutan kapal perang KRI Suharso 900 yang akan tiba pada tanggal 19 Juli mendatang. Penyambutan yang dilakukan berupa arak-arakan kapal hias nelayan jenis Jarangka dan Viber yang ada di pesisir Kota Baubau. Dalam rangkaian itu juga ada kegiatan yang tidak terpisahkan yakni bhakti sosial oleh Surya Bahakti Bhaksara Jaya yang akan dilakukan 400 mahasiswa dalam gerakan besih kota dan pantai termasuk santunan sosial kepada rumah ibadah dan sekolah. Pada saat pembukaan 18 juli nanti, akan dilakukan prosesi adat Tuturan-

giana Andala yang mana akan melakukan peletakan sesajian di empat titik perairan Pulau Makassar (Puma). Dipercaya Tuturangiana Andala akan menjalin komunikasi antara penghuni laut dan penghuni yang ada didarat, sehingga sumber pendapatan yang diperoleh dari laut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh penghuni daratan. Selanjutnya dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan prosesi Matta di Kecamatan Sorawolio, Kelurahan Bugi. Prosesi tersebut ditandai dengan dimulainya musim bercocok tanam. Selain itu dihari pembukaan juga akan dilakukan simulasi penanggulangan kecelakaan di laut oleh Badan SAR Kota Baubau sekaligus melakukan sosialisasi terkait antisipasi kecelakaan dilaut kepada seluruh pen-

Baca FESTIVAL di Hal 6

Dinas Kehutanan Surati PT BIS Larang Aktivitas Ekplorasi Baubau, KP Dinas Kehutanan Kota Baubau mengakui pelanggaran yang dilakukan PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) yang telah merambah hutan untuk pembukaan jalan masuk penambangan nikel di

kawasan Bungi Sorawolio (Buso) Kota Baubau sepanjang 5 Km dengan lebar 25 meter. Menindak lanjuti hal tersebut Dinas Kehutanan Kota Baubau, telah mengeluarkan surat pelarangan ekplorasi terhadap PT BIS. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutan Kota Baubau, Ir Bahara menjelaskan meski tidak rutin turun dilokasi tersebut,

namun pihaknya mulai memantau aktifitas penambangan dilokasi tersebut. “Kita tidak mungkin turun setiap hari dilokasi, tapi kalau kami liat kami larang, yang jelas kami sudah keluarkan surat pelarangan eksplorasi,” ujar Bahara, akhir pekan lalu. Dia menambahkan terkait pencabutan izin ekplorasi PT

BIS, itu diluar kewenangan dinas kehutanan. Pasalnya kewenangan pencabutan izin ekplorasi merupakan tugas pemerintah pusat. Sayangnya saat ditanya terkait pemanfaatan fisik kayu hasil penebangan hutan Buso, Bahara mengaku tidak mengetahui. “Saya tidak tahu kayunya dikemanakan,” tutupnya. (p13)

Semua Desa Siap Mengikuti Perencanaan Daerah Terpadu Wangiwangi, KP Perencanaan daerah Kabupaten Wakatobi untuk tahun 2012, siap diikuti semua desa di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan secara terpadu. Saat ini setiap desa sedang mempersiapkan dokumen perencanaan partisipatif secara menyeluruh, sehingga awal tahun anggaran 2012, dapat bersama-sama dengan Pemda melakukan perencanaan yang dikenal dengan musyawarah rencana pembangunan, baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. “Seperti kita ketahui, kegiatan pembangunan di suatu daerah awalnya berasal dari tiga unsur, pertama dari perencanaan yang dihasilkan setiap SKPD, unsur legislatif dan partisipatif yakni, usulan yang dihasilkan melalui musyawarah-musyawarah masyarakat di setiap desa. Domain kami disini sebagai masyarakat, memiliki hak untuk menghasilkan usulan secara partisipatif yang nantinya, menjadi rujukan pemerintah daerah melalui lembaga perencananya, agar usulan kami menjadi kegiatan yang berasal dari partisipatif untuk didanai pembangunannya,” terang Abd Rahim, penggiat per-

encanaan di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Selama ini lanjutnya, kebutuhan prioritas masyarakat yang berasal dari perencanaan partisipatif tidak tersentuh, karena sumber daya untuk menghasilkan usulan itu masih kurang. Tetapi saat ini dan menghadapi Musrenbang untuk 2012, pihaknya sudah merumuskan perencanaan secara tersistematis dan berasal dari perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat, sehingga setiap desa di Kec. Wangi-Wangi Selatan, siap mengikuti perencanaan pembangunan secara terpadu dengan pemerintah daerah. Artinya, jika pihaknya sudah terlibat dalam Musrenbang Reguler, maka usulan-usulan kegiatan pembangunan yang akan didanai sudah memenuhi semua asal usulan yang seharusnya. Usulan murni dari masyarakat sudah ada, jadi tidak hanya kegiatan yang berasal dari SKPD dan legislatif. “Kalau semua kegiatan pembangunan berasal dari tiga unsur yakni, partisipatif, SKPD dan legislatif, maka semua persoalan pembangunan yang dikeluhkan karena tidak terakomodir, akan ada solusinya. Karena selama ini, mayoritas

usulan yang luput terdanai berasal dari perencanaan partisipatif,” ujarnya. Nasrun, salah satu warga Wakatobi yang juga salah satu mahasiswa di perguruan tingi ternama daerah ini, memberi

apresiasi dengan kepekaan waraganya dalam menyusun hasil perencanaan partisipatif mereka. Dan sudah sepantasnya, dalam memanjemen kebi-

Baca DESA di Hal 6

Cyan

Mage

Yell Black


6 Festival ....................... gunjung yang hadir dalam kegiatan FPPM. “Pada hari itu juga akan dilakukan berbagai lomba sampai dengan hari ke empat,” tuturnya Rangkaian dengan hadirnya kapal KRI Suharso 900 akan ada kegiatan pengobatan gratis kepada seluruh masyarakat di Kota Baubau berupa operasi gondok, Katarak, KB Steril, Usus turun dan operasi bibir sumbing. Pengobatan tersebut akan dilakukan diatas kapal perang karena besarnya kapal tersebut menyerupai ukuran kapal Pelni KM Rinjani. “Jika memang akan memungkinkan kita juga akan arahkan pengobatan di Darat dan di Lokasi Pulau Makassar,” ujarnya. (p13)

Desa .................. jakan anggaran Pemda tahun 2012, memberi porsi secara proporsional pada hasil perencanaan partisipatif dari masyarakat tersebut. Alasannya, usulan kegiatan pembangunan yang dihasilkan secara partisipatif itu, pasti usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat sendiri. “Usulan masyarakat itu, pasti berangkat dari persoalan-persoalan kehidupan yang mereka temui seharihari, dan bisa terjawab persoalannya apabila dikerjakan oleh anggaran dari Pemda yakni APBD,” tukasnya. (cr1)

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

Raperda Retribusi Tambang Masih Dibahas Wanggudu, KP Anggota DPRD Konawe Utara (Konut) H. Ruddin mengusulkan agar kontribusi tambang terhadap daerah dihitung per ton. Dengan hitungan ini maka pendapatan di sektor pertambangan lebih meningkat. Pasalnya, selama ini kontribusi sektor pertambangan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih terlalu rendah hanya Rp 200 juta (PAD 2010). Hal ini disebabkan belum adanya Perda yang mengatur kewajiban setiap perusahaan tambang. Usulan tersebut, kata H. Ruddin, akan dimasukkan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertambangan yang rencananya

Prihatin ................... di Timur, rubuh di Timur di pindahkan di Barat. Sekarang sudah ada dua jembatan batang kelapa diatas jembatan rusak itu. Satu agak ke Barat satu agak ditengah. Jadi

Konut .................... “Saya bisa berdiri di hadapan saudarasaudaraku sebagai ketua yang baru, ini juga berkat dukungan dan kekompakan kita semua dalam membesarkan PAN. Saya yakin dengan dukungan dan kerja keras saudarasaudaraku, bendera PAN akan selalu berkibar di bawah sinar matahari nan langit yang biru,” kata Raup yang disambut tepuk

H Ruddin

dibahas pekan ini. “Dengan adanya Perda pertambangan maka pemerintah daerah memiliki payung hukum yang jelas untuk menangi kewajiban perusahaan. Selain itu, pembagian 2 persen tetap menjadi kewajiban perusahaan,” kata H. Ruddin akhir pekan lalu. Dijelaskan, dengan hitungan kontribusi per ton akan lebih menguntungkan buat daerah, meskipun harga nikel sering kali fluktuatif. “Kami mengusulkan dihitung per ton agar memudahkan pengawasan dan kontrol terhadap kegiatan produksi pertambangan. Tapi kalau hitungan persen sulit kita mengawasinya. Kita kan tidak tahu harga di luar negeri dan berapa keuntungan yang mereka

dapatkan. Bisa saja mereka dapat untung besar tapi laporannya lain,” ujarnya. Saat ini terdapat 105 perusahaan tambang yang ada di Konut. Dari jumlah tersebut, baru enam yang melakukan kegiatan produksi. Sementara sisanya masih dalam tahap eksplorasi. Meski demikian, kontribusi sektor tambang terhadap perusahaan masih jauh dari target. Tak hanya Raperda Pertambangan yang tengah dibahas dewan saat ini juga tengah membahas sembilan Raperda lainnya diantaranya, Raperda pembentukan tiga kelurahan baru di Konut maupun raperda tanah dan bangunan. (p2/lan)

memiriskan memang kan. Padahal, Dinas PU merupakan salah satu SKPD yang mendapat porsi anggaran besar dalam APBD,” ungkapnya. Sayang Kadis PU Bombana, Endang Kilat, tidak bisa bisa dimintai komentarnya. Tiga

nomor hand phone yang dikantongi koran ini tidak satupun yang aktif. Sementara Ahmad Mujahid, anggota DPRD Bombana mengatakan, untuk pembangunan dan perbaikan jembatan di wilayah Rumbia, dewan telah menganggarkannya di APBD. Untuk

2011 ini, ada beberapa jembatan yang diporsikan diantarnya, jembatan menuju RSUD serta jembatan menuju BTN Griya Iksana Indah. “Kalau yang di Lampusui tidak dianggarkan karena itu tanggungjawab provinsi,” katanya. (nur)

tangan yang riuh. Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Konut ini menyatakan, PAN akan selalu ambil bagian dalam setiap percaturan politik. Dengan pemberlakukan ambang batas (parlementary threshold) yang diperkirakan 3-4 persen pada Pemilu nanti, maka peluang PAN untuk mendulang kursi sebanyak-banyaknya sangat terbuka lebar. Raup mengaku sebelum Musda berlangsung banyak kalangan termasuk dari partai

lain ingin melamar bergabung ke PAN. “Dengan animo yang begitu besar, maka PAN akan semakin besar. Saya ibaratkan sebuah pohon, semakin lamah semakin tinggi, rindang, teduh dan kokoh. Kalau sudah seperti itu saya yakin banyak orang mau datang berteduh. Tapi kalau pohonnya tidak rindang orang hanya lewat dan tak mau singgah berteduh,” ujarnya berseloroh. Ia menambahkan, ada dua agenda PAN

yang harus dihadapi dan dipersiapkan sejak dini yaitu pemilihan gubernur (Pilgub) 2013 dan Pemilu 2014. “Karena itu kita akan melakukan konsolidasi besar-besaran di seluruh wilayah Konut,” tandasnya. Sementara itu, dalam Musda I PAN Konut, Raup terpilih secara aklamsi dan langsung ditetapkan sebagai ketua periode 2011-2016, sekaligus ketua tim formatur tunggal untuk penyusunan komposisi kepengurusan. (p2/lan)


7

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

Gubernur Minta Kontrak Karya INCO Dicabut Inco ........................... INCO dengan sengaja menambang untuk menjual bijih nikel yang bertentangan dengan kontrak karya. Lahan-lahan INCO yang ada di Sultra tidak dipe-

runtukkan dengan menjual tapi untuk bahan baku pabrik. Tapi hal itu tidak dapat dilakukan sampai dengan tahun 2005. Yang lebih menghawatirkan kita lagi, INCO telah melakukan pembangkangan, disamping menambang, wilayah

penambangannya pun masuk dalam kawasan hutan lindung tanpa izin dari pemerintah Indonesia dalam hal ini menteri kehutanan,” ujar Nur Alam. Atas kejadian ini, Nur Alam mengatakan harus ada tindakan tegas dari pemerintah dalam

hal ini kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencabut kontrak karya PT INCO. Dijelaskan Gubernur Sultra, sesuai kontrak karya yang dibuat tahun 1968 yang diperpanjang pada 1996, INCO men-

Buhari Matta : Ini Kejahatan Politik Menantang ................ mad menyebutkan, Buhari dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung karena diduga kuat telah melakukan korupsi karena mengeluarkan izin Kuasa Pertambangan (KP) di areal kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Pulau Lemo tanpa ada izin dari Menteri Kehutanan (Menhut). Selain itu, Buhari juga diduga menerima uang lebih dari Rp 5 miliar dari rekanan atas nama Atto Sakmiwata Sampetoding yang turut pula dijadikan tersangka. Walau telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus Pulau Lemo, Buhari Matta tetap menanpik dan membela diri. Ia menegaskan sebagai awam, seseorang ditetapkan tersangka itu memiliki proses dan mekanisme. Buhari menegaskan masalah korupsi sebagaimana pemberitaan tidak mungkin dan tidak pernah dilakukan. Karena Kola-

ka katanya, dibangun dengan model partisipasi, gotong royong, pemberdayaan dunia usaha dari masyarakat itu sendiri. Jika dirinya melakukan korupsi untuk kepentingan sendiri mustahil dapat dibangun Bandara Sangia Ni Bandera (Saniban), pesantren, perbaikan dan penataan permukiman kumuh dan rumah penduduk tidak layak huni. Pengusaha bukan membantu bupati tapi pengusaha bersama bupati turun bersama membantu masyarakat. “Inilah yang menyebabkan daerah lain tidak bisa melakukan pembangunan seperti model yang ada di Kolaka, karena mereka terlalu mengandalkan keuangan daerah. “Kalau saya korupsi, lantas apa yang akan pakai bangun bandara, pesantren dan bangun rumah penduduk miskin. Itu tidak mungkin. Saya tidak pernah mintai sesuatu, tapi saya ajak mereka mari sama-sama membangun daerah dan sejahterakan masyarakat dengan semangat kegotong royongan sebagai wujud mencintai daerah dan raky-

at Kolaka.” tegas Buhari. Ditambahkan pula Buhari Matta, apa yang dilakukan melalui pemberitaan di salah satu TV swasta nasional, media nasional dan salah satu koran harian di Kendari sebagai bagian dari upaya sekelompok orang yang ingin membangun karakter buruk bagi dirinya. “Dengan prestasi Kolaka di tingkat nasioanal, apakah ketahanan pangan nasional 5 tahun berturut-turut, piala adipura 6 tahun berturut-turut dan prestasi tingkat nasional lainnya tidak pernah diberikan apresiasi. Bahkan mungkin prestasi itu menjadi ancaman bagi mereka sehingga Kolaka dimusuhi,” kata Buhari Matta . Buhari kemudian mengungkap pernyataan gubernur beberapa waktu lalu yang akan melaporkan Bupati Kolaka. Langkah ini dianggap Buhari sebagai wujud kejahatan politik dan pembunuhan karakter. Selama ini kata Buhari, dirinya belum pernah menyatakan akan ikut suksesi Gubernur. Itu sebabnya ia heran kenapa keb-

ijakan pemerintahannya selalu disoal, dan terkesan dimanipulasi untuk kepentingan politik. Dengan kejahatan politik dan pembunuhan karakter yang dilakukan seperti itu, Buhari Matta mengaku tidak akan menanggapinya secara frontal. Itu karena dirinya melakukan pemerintahan berdasarkan ketentuan yang benar. “Saya tidak mau tanggapi pernyataanpernyataan gubernur karena saya tidak mau masuk dalam suatu polemik. Dimana-mana daerah yang pemimpinnya dan elitnya suka bangun polemik, tidak akan maju daerah itu. Sementara Kolaka ini kita pikirkan dan bangun untuk mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya. “Daerah ini membutuhkan orang yang menjadi pengayom. Daerah ini membutuhkan memimpin sekaligus pengayom. Katakan yang benar jika itu benar dan katakan yang salah jika itu salah. Sebenarnya, kejahatan politik seperti itu,” tegas Buhari berapi-api.(zer)

Gagal Sejam Pelajaran, Langsung Out Pangkalan .................. Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Bambang Samudro yang ikut mengawasi dari darat. Dua pesawat itu adalah bagian dari tim Jupiter Aerobatic Team (JAT) yang menjadi andalan utama korps TNI-AU. Dalam setiap acara besar TNI, JAT tampil. Dokumentasi atraksi mendebarkan jantung ala JAT juga bisa dilihat di situs YouTube. Para penerbang JAT menggunakan pesawat KT-1 Wong Bee dari Korea Selatan. Selain menjadi pilot akrobatik, mereka adalah para instruktur penerbang yang bermarkas di Wing Pendidikan Terbang Pangkalan Udara TNI-AU Adisutjipto. Tiap tahun, Wing Pendidikan Terbang rata-rata meluluskan 40-50 penerbang. Pada 24 Juni lalu, baru saja diwisuda 19 penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP/lulusan SMA) dan 27 penerbang perwira remaja (lulusan AAU). "Tiap tahun memang berbeda-beda jumlahnya, bergantung hasil seleksi awal dan proses pendidikan," jelas Komandan Wing Dik Terbang Kolonel (Pnb) Khairil Lubis. Sistem pendidikan penerbang sangat ketat. Siswa dievaluasi per jam pelajaran. "Satu jam pelajaran saja mereka tidak lulus, get out," tegas Khairil. Memang, ada satu dua siswa yang masih ditoleransi mengulang karena prestasinya dinilai masih bisa diperbaiki. "Ada sidang dewan akademi yang akan mengukur apakah seorang calon penerbang layak mengulang jam pelajaran atau tidak. Termasuk dari mental psikologisnya," kata penerbang dengan pangkat tiga melati di pundak itu. Jawa Pos (Kendari Pos Group) lantas diajak berkeliling melihat fasilitas pendidikan di lanud yang didirikan sejak 1942 tersebut bersama Komandan Skuadron Pendidikan (Skadik) 104 Mayor (Pnb) Indan Gilang Boldansyah. "Untuk calon penerbang PSDP, minimal 3.000 jam pelajaran dulu sebelum terbang. Untuk lulusan AAU, 1.500 jam," ujar Indan. Nanti, mereka diberi kesempatan 11 sorti penerbangan sampai bisa terbang mandiri (terbang solo) dengan pesawat latih Bravo atau Charlie. Mereka juga mempunyai tradisi terbang malam yang harus ditempuh dengan sukses. "Tidak ada penambahan sorti. Artinya, khusus untuk jam terbang praktik, siswa harus lolos atau gagal," tegas Indan yang asli Cimahi, Jawa Barat, tersebut. Fasilitas di Skadik 104 juga cukup lengkap. Ada Simulator Flight Matic asal Amerika Serikat yang dibuat pada 1981. Walaupun sudah cukup tua, alat itu masih bisa digunakan untuk menguasai teknik dasar terbang. "Ini persis seperti kokpit pesawat aslinya," ungkapnya. Ada pula alat bernama Flight Training Device. Itu merupakan alat terbaru yang dimiliki

Skadik 104 yang dioperasikan sejak 2005. Dengan alat yang ditaksir seharga sekitar Rp 400 juta per buah tersebut, calon pilot bisa merasakan suasana langsung seperti di dalam pesawat secara real time. Ada layar di depan kokpit yang persis seperti kondisi di udara. Termasuk, peta suasana daratan yang sama persis dengan yang dilihat dari langit. "Coba Anda terbang memutari Jogja, variasikan ketinggian dan kecepatan pesawat," katanya sembari mempersilakan Jawa Pos. Perwira muda kelahiran 1973 tersebut menjelaskan, di antara 100-120 lulusan AAU, yang bisa menjadi penerbang hanya 2733 orang. "Berarti, sekitar 25 persen," ungkapnya. Yang lain akan dibagi dalam cabang-cabang TNI-AU lainnya. Misalnya, pasukan khas (paskhas), polisi militer (PM), teknik (tek), elektronika (lek), dan navigator (nav). PSDP ditempuh selama 30 bulan, sedangkan sekolah penerbang perwira remaja (alumnus AAU) ditempuh selama 14 bulan. Setelah lulus pendidikan,

mereka bisa memakai identitas seorang penerbang di belakang pangkat yang disingkat Pnb. Pilot-pilot militer itu juga bisa memilih spesialisasi. Misalnya, Indan yang piawai menerbangkan helikopter tempur. Boleh juga memilih menjadi penerbang F-16, F-5, atau pesawat Hawk. "Nanti, untuk masingmasing spesialisasi itu, ada pendidikan sendiri di skuadron masing-masing," jelasnya. Khusus alumni PSDP juga akan disalurkan menjadi penerbang di kesatuan lain. Misalnya, penerbang TNI Angkatan Darat atau Angkatan Laut. Indan juga mengajak melihat langsung pesawat-pesawat latih yang standby di hanggar. Ada juga pesawat KT Wong Bee yang belum dicat merah putih. "Perawatan rutin dilakukan terus tiap hari. Sebelum terbang, kesiapannya harus benar-benar sempurna, 100 persen," tegas bapak satu anak tersebut. Selesai berkeliling Lanud Adisutjipto, Jawa Pos lantas bergerak ke selatan, memasuki kompleks Akademi Angkatan Udara. Pekan depan, tepatnya

14 Juli 2011, Presiden SBY melantik para perwira muda dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) di kompleks itu. Ketika Jawa Pos datang, para karbol sedang berlatih lari sebelum makan siang bersama di gedung Handrawina. Sebagian berlari dengan menggunakan ponco (mantel hujan) untuk mencegah sengatan matahari. Gubernur AAU Marsekal Muda I Putu Dunia menyatakan, lama pendidikan di AAU setara dengan strata satu, yakni empat tahun. Para siswa yang ingin mengikuti pendidikan terbang harus lulus dulu dari AAU. Siswa lulusan AAU yang ingin melanjutkan ke Skadik akan menjalani uji kompetensi kembali. Salah satunya, indeks prestasi harus lebih dari 2,7 dari skala 4,0. AAU memiliki tiga jurusan yang terdiri atas teknik aeronautika, manajemen industri, dan elektronika. Mahasiswa AAU memiliki sebutan yang khas, yakni karbol. "Saat ini, kami menampung 358 karbol. Sebanyak 124 di antaranya lulus Juni lalu," katanya.(nw)

gakui bahwa sejak tanggal 1 April 1978 sudah memasuki tahap produksi secara komersial. Kenyataannya, hingga saat ini PT INCO tidak melakukan kegiatan. Akibatnya, empat blok kawasan meliputi Blok Matarape di Konawe Utara, Blok Sua-Sua dan Latao di Kolaka Utara serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka ditelantarkan begitu saja. Dengan penelantaran seperti ini mengakibatkan kerugian bagi rakyat Sultra khususnya Konut, Kolaka dan Kolaka Utara karena keempat blok tersebut tak dapat dimanfaatkan oleh rakyat

maupun investor lain akibat dikuasai oleh PT INCO. Sebenarnya, kata Nur Alam, negosiasi dengan direksi PT INCO yang ada di Indonesia telah dilakukan dan cukup menggembirakan. Namun belakangan, kesepakatan yang menggembirakan itu sirna karena direksi yang ada di Indonesia tak dapat melakukan “eksekusi” dengan alasan keputusan penting dari INCO tergantung dari pemegang saham di Toronto, Kanada. “Dengan gaya INCO seperti ini, saya sebagai gubernur termasuk masyarakat Sultra sangat menge-

cam pengingkaran INCO. Gubernur sudah mengirim surat kepada direksi PT INCO untuk menghentikan kegiatan di salah satu block di Sultra. PT INCO melakukan hal-hal seperti ini hanya sekadar memberi hiburan kepada masyarakat Sultra seolah-olah ada kegiatan. Justru dengan susah payah pemerintah provinsi untuk mengelola secara bersama-sama lahan-lahan tersebut dengan mengundang investor yang serius tapi dengan kelakuan INCO nampaknya investor yang dianggap sungguh-sungguh tersebut akan kembali mundur,” tuturnya.(wal)

Ridwan BAE Sebut Nur Alam Ingkar Janji Panik ........................ iklah. Karena selain ditentukan oleh pilihan rakyat, ada Tuhan yang menentukan nanti,” katanya. Terkait keraguan Nur Alam terhadap koalisi mereka yang tidak akan panjang umur, bagi La Ode Ida itu lebih pada harapan Nur Alam saja agar mereka tidak benar-benar bersatu. Karena menurut La Ode Ida, komitmen mereka itu hanya akan berubah kalau ada kekuatan lain yang lebih besar diluar mereka bertiga yang akan membubarkannya. Sementara Ridwan BAE menilai, tidak ada yang luar biasa selama Nur Alam memimpin Sultra. “Saya sudah alergi bicara politik dan pembangunan dengan Nur Alam, terlalu banyak yang dia ingkari janji-janji politiknya, jadi kalau dia wacanakan supaya kami ini bisa bertukar pikiran soal Sultra, saya sudah malas,” kata Ridwan BAE, Ketua Golkar Sultra, kemarin. Ridwan bercerita, saat Nur Alam berkunjung ke Raha, beberapa bulan setelah dilantik jadi Gubernur, di depan 30 anggota DPRD Muna saat itu, ia berjanji bahwa dana Bantuan Provinsi kepada Muna sebesar Rp 39 M, yang tertunda meski sudah masuk di APBD, akan ia cairkan. “Jangankan terealisasi, malah di pemerintahan sekarang justru itu dihapus, itu salah satu yang ia ingkari,” kata mantan Bupati Muna itu.

Selain itu, Ridwan menyebutkan bahwa saat masa-masa pencalonan sebagai gubernur, Nur Alam sempat bertemu dengannya di Jakarta. Pertemuan di sebuah hotel itu juga disaksikan Saleh Lasata. Mereka berkomitmen, jika Ridwan bisa membantunya di Muna untuk menang Pilgub, maka Pemkab Muna akan mendapat alokasi dana pembangunan sebesar Rp 15 M setiap tahun. “Sebagai Bupati Muna saat itu, saya menerima tawaran itu karena daerah kami memang butuh dana segar untuk membangun. Tapi ternyata itu juga tidak pernah ditepati, makanya saya malas bicara soal pembangunan dan politik karena ujung-ujungnya tidak ada juga yang ditepati,” kata Ridwan. Selain menyebut janji-janji politik yang tidak terealisasi, Ridwan juga meluruskan soal komitmen dirinya, Ali Mazi dan La Ode Ida yang bersatu. Menurut Ridwan, bersatunya mereka adalah wajar karena sama-sama kader Golkar. Kebetulan, saat ini ada desakan dan suara masyarakat agar mereka tampil memimpin Sultra. “Suara-suara itu yang kami respon. Supaya kekuatan tidak terpecah, kami sepakat bersatu, mendukung yang akan dicalonkan Golkar nantinya,” kata Ridwan. “Jangan dianggap kami bersatu mau mengeroyok Nur Alam, saya kira itu presepsi wartawan saja kok. Kami bersatu, ya karena kami kader

Golkar, nanti juga kita akan ajak Sjafei Kahar, Lukman Abunawas untuk sama-sama ikut mekanisme survey di Golkar. Siapa yang tertinggi nilai surveynya, itu yang akan kami usung bersama di Pilgub nanti,” jelas mantan Bupati Muna ini. Ridwan juga bereaksi terhadap sentilan Nur Alam soal pihak-pihak yang mengkritik pembangunannya agar sekali-kali melihat langsung jalan-jalan di Sultra yang sudah mulus, dan jangan hanya berkeliling dengan helikopter. Kata Ridwan, ia menggunakan helikopter karena sudah mencoba jalan darat tapi karena rusak parah, makanya ia harus menggunakan helikopter. Ridwan mendapat informasi bahwa dari temuan DPD RI di lapangan, 22 persen jalan di Sultra rusak parah. Katanya, kondisi jalan di Sultra sekitar 32,36 persen yang masuk kategori baik, 29,8 persen sedang, 16, 36 persen rusak ringan dan 22,20 persen rusak berat. “Lalu, kalau dengan kendaraan darat, pasti itu sulit diakses,” katanya. Mantan anggota MPR RI ini juga tidak terima jika Nur Alam meragukan komitmen mereka bertiga, apalagi sampai meramalkan koalisi itu tidak akan panjang umurnya dan akan pecah sebelum Pilgub dimulai. Kata Ridwan, Nur Alam jangan berpikir seperti paranormal yang mereka-reka komitmen orang lain.(abi)


C M Y K

8

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

SMS Marzuki Alie ke SBY Bocor Jakarta, KP Menjelang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat (PD) pada 23 Juli mendatang, suhu internal di partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono itu semakin hangat. Malahan layanan pesan singkat (SMS) dari anggota wakil Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Demokrat, Marzuki Alie ke SBY justru bocor dan beredar. Padahal, isi SMS itu antara lain tentang friksi internal di PD. Dalam SMS itu Marzuki merasa risau dengan banyaknya pertanyaan tentang adanya pertentangan di antara kader PD, terutama antara Ruhut Sitompul, Deny Kailimang dan Amir Syamsuddin yang saling memojokkan dalam sebuah talkshow di televisi. “Saling serang antarpengurus partai bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali,” tulis Marzuki. Tak berhenti di situ, Marzuki menganggap manajemen partai sudah tidak efektif lagi. “Apapun perintah DPP sudah tidak didengar dan adanya persoalan kepemimpinan. Selain itu, terjadi degradasi menuju kehancuran partai akibat ulah kader yang juga diprovokasi media,” tulis Marzuki dalam pesan singkat yang sudah beredar sejak Jumat (8/7) malam lalu. “Ini masalah leadership. Memprihatinkan sekali, kita (Dewan Pembina) juga terkena imbas seolah tidak mempedulikan tentang kondisi partai,” tulis mantan Sekjen PD itu. Marzuki sendiri sebenarnya tidak mau terlibat dalam persoalan operasional DPP PD.

C M Y K

Namun menurutnya, jika kondisi itu terus dibiarkan maka sama saja PD akan semakin terdegradasi. Dalam bahasa Marzuki, PD akan menuju kehancuran. Karenanya, Marzuki meminta SBY selaku Ketua Wanbin mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai. “Mohon Kawanbin (Ketua Dewan Pembina) mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai,” demikian akhir dari pesan Marzuki itu. Ketika dikonfirmasi, Marzuki tak menampik isi SMS itu. Menurutnya, SMS itu tak hanya dikirim ke SBY tetapi juga ke anggota Wanbin Demokrat lainnya. Marzuki beralasan bahwa dalam mekanisme internal PD, anggota Dewan Pem-

bina memang memiliki hak untuk memberi saran kepada Ketua Wanbin. Namun Marzuki sama sekali tidak ingin memperkeruh suasana apalagi mengambil keuntungan dari persoalan di internal PD saat ini. “Tindakan itu bukan untuk mendegradasi kepengurusan DPP ataupun Ketua Umum. Tapi justru diperkuat dengan tindakan tegas Ketua Wanbin selaku Ketua DK (Dewan Kehormatan) untuk menindak siapapun yang melanggar perintah/Instruksi DPP,” tutur Marzuki, kemarin. Bagaimana dengan anggapan bahwa Marzuki ingin mendongkel Anas Urbaningrum dari

Baca SMS di Hal. 2

C M Y K

Staf Ahli Menpora Jadi Ketum PSSI Jakarta, KP Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo yang berlangsung Sabtu (9/7), akhirnya berjalan lancar dan seusai harapan banyak pihak. Agenda demi agenda berjalan seusia rencana, hingga akhirnya tiba saat yang ditunggu-tunggu yaitu sesi pemilihan Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2011-2015. Dan akhirnya, nama yang sebelumnya sudah disebut-sebut didukung oleh Kelompok 78 (mayoritas pemilik suara kongres), yakni Djohar Arifin Husin, terpilih sebagai Ketum PSSI. Dalam proses penghitungan suara usai pemungutan tahap kedua, yang resminya berakhir sekitar pukul 13.50 WIB tersebut, Djohar sebenarnya sudah unggul sejak putaran pertama. Namun karena hanya memiliki 53 suara (tidak sampai kuota suara dominan sesuai kesepakatan), maka lantas dibuka putaran kedua. Menuju putaran kedua ini, Djohar awalnya ditetapkan maju bersama Agusman Effen-

RAKA DENNY/JAWAPOS

Ketua Umum PSSI terpilih Djohar Arifin Husein (kanan) dan Wakil Ketua PSSI terpilih Farid Rahman (kiri) berjabat tangan usai memenangkan pemilihan ketua umum dan wakil ketua umum dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah. di (meraih 39 suara sebelumnya), serta Yapto Suryosumarno (4 suara). Namun karena menjelang pemungutan suara putaran II, pihak Komite Normal-

isasi (KN) selaku pimpinan sidang menerima pengunduran diri Yapto, akhirnya hanya ada Djohar dan Agusman di putaran II.

Pemungutan berikut penghitungan suara putaran II untuk calon Ketum PSSI ini sendiri

Baca PSSI di Hal. 2

C M Y K


Senin, 11 Juli 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Dihadiahi Sampah karena Bandel Kendari, KP Jangan bandel dengan kebersihan jika tak mau dihadiahi sampah. Toko UD Sinar Mandonga sudah merasakannya Sabtu (9/7) lalu. Karena bandel, dinas kebersihan terpaksa memberi hadiah sampah di depan rukonya. Ceritanya, sopir pemilik toko membuang sampah sembarang. Kala itu dia kepergok petugas kebersihan dan cuma diberi peringatan. Namun, sang sopir malah mengabaikannya dan melakukan hal serupa,dengan menghambur

Baca sampah di Hal 10

foto:ulfah sarfiayanti/kp

Sampah yang dibuang depan toko UD Sinar Mandonga sangat mengganggu penciuman. Insiden ini akibat kurang taat pada kebersihan.

Pasar Wuawua Butuh Rp 65 Miliar

foto:safiayanti/kp

Suasana orientasi mubaligh dan mubaligah di Islami Centre kemarin. Iven ini diprakarsai MUI Sultra.

-MUI-

Mubaligh dan Mubaligah Dilatih Berdakwah

Kendari, KP Rehabilitasi total Pasar Wuawua dimulai kemarin. Hatta Rajasa kembali menjadi menteri yang meletakkan batu pertama. Sebelumnya, menteri asal PAN itu juga meresmikan pembukaan Paddys Market beberapa bulan lalu. Menurut Wali Kota Ir Asrun, untuk membangun dibutuhkan Rp 65 miliar. Asrun ketika memberikan sambutan untuk membangun pasar, pemerintah memang cukup kewalahan. Apalagi, bukan hanya Pasar Wuawua, Pemkot juga sedang merampungkan pasar Sentral Kota Kendari. Dana yang disiapkan pemerintah untuk membangun pasar, kata Asrun diperoleh dari bantuan kementrian perdagangan sebesar Rp 7,5 miliar.

foto: sarfiayanti/kp

Peletakkan batu pertama pembangunan Pasar Wuawua. Pasar ini bakal mendapat suntikan dana dari Menteri Hatta Rajasa. Rehabilitasi total diestimasi membutuhkan biaya Rp 65 miliar.

Baca pasar di Hal 10

Hatta Rajasa Puji Ekonomi Sultra

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra mulai gencar melakukan persiapan. Bukan hanya dalam bentuk imbauan kepada masyarakat, tapi juga meningkatkan pemahaman para muballigh dan muballigah mengenai tata cara dan ilmu berdakwah. Ketua Umum MUI Sultra, Drs KH Marwan Aidid mengatakan, kegiatan Ramadhan, bukan hanya sebatas berpuasa. Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk menambah amal ibadah, salah satunya berdakwah. Disadari masih sering ditemukan pendakwah yang membawakan ceramah jauh dari harapan MUI. Membawakan ceramah jauh dari aturan-aturan agama Islam bahkan cenderung bersifat provokatif. Untuk itu, para mubaligh

tolak rencana tersebut. Dalam orasinya, Koordinator aksi Satri Madinata mengatakan, penguatan opini pemerintah dalam pembatasan subsidi BBM, dilakukan dengan menggunakan fatma MUI. Ini menunjukan bahwa waktu merealisasikan hal ini

Kendari, KP Capaian Gubernur Sultra, Nur Alam dalam mengentaskan kemiskinan di Sultra dianggap bverhasil. Data Kementerian Perekonomian RI, pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen atau berada di atas ratarata nasional. “Saya sungguh bangga dengan Sultra. Sebagai menko p e r e ko n o m i an saya punya data pertumbuhan ekonomi di atas ratarata pertumbuhan nasional, yaitu 8 persen. Kemiskinan jadi menurun. Sebelum Pak Nur Alam, kemiskinan di Sultra rata-rata 20 persen. Alhamdulillah sekarang menurun. Itu kerja keras Nur Alam,” kata Menko Perekonomian RI, Hatta Rajasa, kemarin. Hatta pun berharap, agar posisi Nur Alam sebagai gubernur semua partai politik dan gubernur masyarakat, tidak dibeda-bedakan. Sebab, kata dia,

Baca gema di Hal 10

Baca hatta di Hal 10

Baca mubaligh di Hal 10

-TERAS METRO-

Lapas Akan Gelar Isra’ Mi’raj Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kendari akan memperingati Isra’ Mi’raj bersama para warga binaan, Kamis (14/7) mendatang. Peringatan tersebut dinilai sangat penting dalam memupuk mental dan spritual bagi seluruh narapidana, dengan harapan dapat meneladani perilaku Rasulullah Muhammad SAW. Kepala Lapas Kelas II A Kendari, H. Muslim mengatakan, semua hari-hari besar Islam akan dirayakan sebagai wadah pembinaan mental dan spritual bagi warga binaan. Seremoni perayaan hari besar Islam dinilai sangat bermanfaat sebagai syiar melalui petuah atau nasehat-nasehat dari para tokoh agama. Termasuk peringatan Isra’ Mi’raj yang masih berjalan. “Kami mengundang Pak wali dalam kegiatan tersebut. Soalnya, warga binaan yang ada di Lapas Kendari, um-

Baca lapas di Hal 11

Jumlah itu masih jauh dari rincian pembangunan Pasar Wuawua yang diestimasi sebesar Rp 65 miliar. “Kita masih butuh banyak dana untuk membangun pasar Wuawua sampai tuntas. Saya sangat berharap menko perekonomian dapat mendukung dan membantu dalam pembangunan pasar ini,” ungkap Asrun dihadapan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mentri kehutanan, Wakil Ketua DPR RI dan Gubernur Sultra serta unsur Muspida. Menurut Asrun, kebakaran yang terjadi di Pasar Wuawua beberapa waktu lalu, membuat 1.250 pedagang tradisional pindah tempat. Hingga saat ini, para pedagang mengaku masih ingin

Gema Pembebasan Tolak Pembatasan Subsidi BBM

Kendari,KP Kendati baru dalam rancangan tentang pembatasan subsidi BBM, namun suara minor sudah dikumandangkan. Sekitar pukul 09.00 wita, puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) Sultra, akhir pekan di Bundaran Mandonga melakukan aksi damai


Metro

10

Pemilik Toko Akan Buat Penampungan Sampah... sampah di jalan masuk tempat pembuangan akhir (TPA). Nah,karena kepergok lagi, petugas kebersihan pun mengambil kembali sampah tersebut dan mengembalikannya kepada UD Sinar Mandonga. Sampah basah nan busuk itu dihambur depan toko. Harapannya untuk memberikan pelajaran agar lebih peduli mengelola sampah. “Kami sudah sampaikan tidak boleh membuang sampah sembarangan. Apalagi sampai menghalangi armada pengang-

kut yang akan membuang sampah ke TPA. Jadi karena bandel, kita kembalikan sampah ke toko yang bersangkutan, dengan harapan bisa lebih tertib membuang sampah,” terang Kadis Kebersihan Kota Kendari, Agussalim. Hal tersebut menurut Agus agar lebih peduli,apalagi dia seorang pengusaha yang memiliki volume sampah lebih besar. Pemkot kata Agus, tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan yang tidak harmonis dengan warga atau pengusaha, tapi kalau sudah keterlaluan tentu diberikan sanksi. Pemilik toko yang ditemui

mengaku sopir yang mengangkut sampah itu adalah karyawan baru. Sebagai warga, ia merasa kesal dengan tindakan tersebut. Namun kejadian itu dia semakin paham akan kebersihan. “Dalam waktu dekat saya akan membuat tempat pembuangan sementara, agar sampah bisa dikelola dengan baik. Sebenarnya ini hal biasa, dan saya akan membuat tempat pembuangan sampah sementara agar tidak terjadi lagi hal serupa,” katanya sembari minta namanya tak dikorankan. Tindakan dinas kebersihan mendapat apreseasi dari Ang-

gota Komisi III DPRD Kota Kendari, Djayadi Zaid. Menurut dia, apa yang dilakukan itu akibat kekesalan atas ulah warga masyarakat yang bandel. Apalagi sudah mendapat teguran tapi tidak mengindahkannya. Djayadi berharap kejadian tersebut semoga menjadi pelajaran berharga bagi warga metro. “Pemkot memang harus tegas menerapkan Perda K3. Tugas Dinas Kebersihan kata dia, hanya mengumpul, membuang dan mengangkut sampai ke TPA. Memang dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,”katanya. (fya/tri)

Dianggap Menguntungkan Pihak Asing Gema... semakin dekat, dan kebiasaan yang dilakukan pemerintah pasca Idul Fitri. “Wajib untuk kita waspadai dan harus kita tolak pembatasan BBM subsidi ini.Hal tersebut merupakan agenda

penjajahan dalam sektor migas. Kebijakan ini banyak dipengaruhi Bank Dunia dan IMF yang dikawal USAID,” kata Satri yang disambut takbir anggota Gema Pembebasan lainnya. Pengurangan dan penghapusan subsidi BBM akan mengakibatkan kenaikan

harga BBM hingga sesuai harga pasar intenasional. Yang notabene merupakan bagian dari liberalisme sektor hilir migas. Dengan begitu, sudah ditebak bahwa ini sangat menguntungkan pihak asing dan merugikan rakyat Indonesia. “Inilah bentuk penghi-

anatan negara terhadap rakyatnya. Karena itu Gema Pembebasan Sultra menolak rencana pembatasan subsidi BBM. Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk berjuang menegakan syariah dan khilafah sebagai solusi permasalahan bangsa,” tegasnya. (fas)

Syamsuddin, Ketua Komisi Dakwah MUI Sultra sekaligus bertindak sebagai ketua panitia kegiatan itu merupakan agenda rutin MUI. Sasarannya adalah para remaja mesjid dan majelis taklim yang kerap melakukan kegiatan ibadah di masjid. Bukan hanya dalam bentuk dakwah di atas mimbar, tapi mereka juga

diarahkan untuk bisa menjadi pembimbing bagi jemaah dalam beribadah atau menyampaikan pengetahuan keagamaan. “Mudah-mudahan kegiatan ini, bisa memberikan dampak positif, bukan hanya kepada peserta tapi juga masyarakat Kendari menjelang Bulan Ramadhan yang sudah diambang pintu,” harapnya. (fya)

50 Peserta Ambil Bagian Mubaligh... yang terdiri dari remaja masjid dan muballigah dari unsur majelis taklim diberikan orientasi mengenai tata cara berdakwah yang lebih profesional. “Kita tidak mau kecolongan. Makanya digelar orientasi sep-

erti ini, agar sebelum turun di lapangan, para muballigh dan muballigah, punya dasar pengetahuan yang kuat, bagamana sebaiknya menyampaikan dakwah dan ajaran agama Islam, sesuai yang disyaratkan dalam agama,” ungkapnya. Orientasi yang melibatkan 50 peserta itu menurut Sukring

Kendari Pos | Senin, 11 Juli 2011

Pengangguran Juga Menurun Hatta... ketika Nur Alam bertindak, itu bukan untuk Parpol, tapi sebagai gubernur milik rakyat. Ketua Umum DPP PAN itu melanjutkan, angka pengangguran juga semakin menurun. Ini menunjukan baik dari APBN, APBD dan dana CSR yang disiapkan pihak swasta, tepat sasaran dan tepat guna. Terbukti dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur. “Tapi itu tidak cukup. Kita

perlu perluas karena ekonomi. Untuk itu, ada beberapa hal penting yang harus dicermati yaitu bagaimana melanjutkan strategi jitu seperti pengelolaan Sumber Daya Alam, agar jangan terlalu berpihak pada keuntungan yang tidak berpihak pada rakyat. Oleh karena itu, strategi yang dilakukan gubernur akan didukung pemerintah pusat,”ujarnya. Hal lain, menurut dia, kekayaan alam harus dikembalikan pada penguatan sumber daya manusia untuk mening-

katkan kualitas SDM. Untuk itu, bangun cluster ekonomi harus didukung karena akan terbangun ekonomi rakyat yang bersinergi investasi besar dengan investasi rakyat. “Kekayaan pertanian harus ditingkatkan. Saya akan selalu dukung strategi pembangunan di Sultra,” tandas Hatta Rajasa lagi. Kedatangan Hatta di Kendari dalam rangka melantik pengurus PAN Sultra dan meresmikan peletakkan batu pertama pembangunan pasar. (dri)

Menteri Siap Bantu Pembangunan Pasar Pasar... kembali berjualan di tempat itu, dengan harapan mendapatkan subsidi. “Besar harapan saya untuk mengembalikan pedagang di pasar ini, tapi saya pesimis pembangunannya akan cepat rampung karena dananya masih sangat terbatas. Atas kehadiran Bapak mentri, saya optimis pasar ini bisa selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama,” harap Asrun. Terkait hal itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa merasa terpanggil untuk ikut membantu. Ia dengan tegas mengatakan akan memberikan support kepada wali kota untuk

melaporkan apa yang kurang dalam pembangunan pasar tersebut. “Di undang dalam peresmian ini, membuat saya terpanggil untuk membantu. Malahan saya akan merasa malu jika pembangunan pasar ini tidak selesai. Makanya saya harap para pedagang bisa kembali dengan subsidi dari pemerintah,” terangnya. Biasanya kata Hatta, pedagang yang sudah mendapat musibah seperti itu kesulitan untuk kembali berjualan di tempat yang sama, apalagi jika pasarnya sudah dimodernkan. Salah satu alasannya, tidak mampu membayar sewa lods. Niat pemerintah provinsi

dan wali kota i untuk memberikan subsidi kepada pedagang kata Hatta, sangat positif. Apalagi jika Pasar Wuawua bisa didesain lebih modern dan tertata lebih baik. “Pasar tradisional tidak boleh mati dengan kehadiran pasar modern, karena pasar tradisional bukan hanya berfungsi sebagai tempat untuk bertransaksi, tapi juga tempat aktifitas sosial budaya melalui kegiatan tawar menawar. “Pasar Wuawua ini harus selesai. Kita akan pikirkan bagaimana upaya yang akan dilakukan agar pembangunannya tidak terkendala. Wali kota saya harap terus berkordinasi dengan kami terkait hal ini,” tandasnya. (fya)


Kendari Pos | Senin, 11 Juli 2011

Metro

Narapidana Kembangkan Bio Gas

660 Liter Arak Disita

Kendari, KP Upaya pengembangan diri bagi 314 narapidana yang kini berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari terus digalakkan. Berbagai program keterampilan hidup (life skill) dikembangkan dalam menunjang psikomotorik dan wadah penyaluran bakat dan kreativitas seperti bengkel otomotif, pembuatan batu bata dan batako, peternakan, serta program lainnya. Saat ini, pihak Lapas mulai mengembangkan bio gas dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar. “Program ini adalah hasil kerjasama dengan pihak Badan Lingkungan Hidup Kota Kendari. Kami diberi fasilitas pengolah bio gas, sedang bahan bakunya diambil dari kotoran sapi. Kebetulan Lapas Kendari juga memiliki peternakan sapi sehingga kami tidak kesulitan untuk bahan bakunya,” terang H Muslim, Kepala Lapas Kelas II A Kendari saat ditemui, akhir pekan kemarin. Program bio gas tersebut sudah berjalan dan sangat bermanfaat bagi warga binaan Lapas. Meskipun masih jadi bahan pendamping, namun cukup meminimalisir kebutuhan bakar- bakar. “Sudah tidak ada lagi keluhan kekurangan gas. Kami selama ini menggunakan elpiji dan kadang kekurangan gas. Dengan program bio gas, tidak ada lagi keluhan kekurangan,” jelasnya. Hasil bio gas juga dinikmati pegawai Lapas yang tinggal di perumahan dinas sekitar Lapas. Dengan menggunakan satu sumber penghasil bio gas, kemudian disambungkan ke rumah dinas untuk mendapatkan kebutuhan gas. “Tabung pengolah bio gas kan cuma satu. Itulah yang disumbangkan oleh BLH Kendari. Bahan bakunya dari kotoran sapi. Tiga ekor sapi saja, itu sudah bisa memproduksi bio gas yang cukup lumayan. Sementara Lapas lebih sepuluh ekor sapi sehingga persediaan bahan baku cukup banyak. Namun sampai saat ini, sifatnya masih pendamping. Bahan bakar utama tetap gas elpiji,” ungkap H. Muslim. (aka)

Kendari, KP Satuan Narkoba Polres Kendari atas komando AKP Aris Rallang kembali menyita minuman tradisional jenis arak, Sabtu malam (9/7) sekitar pukul 21.00 wita. Jumlah arak yang berhasil diamankan 660 liter. Arak diperoleh setelah melakukan penggeledahan di 5 TKP yakni 3 TKP di Pasar Wuawua, Jalan Lasandara Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga, dan Lorong di samping Bank Muamalat Mandonga. “Selain arak, kami juga mengamankan beberapa botol miras racikan pabrik seperti jenever, anggur dan bir. Dari jumlah minuman ilegal yang berhasil disita, kami menetapkan lima tersangka sebagai pengedar miras ilegal tersebut. Mereka kini sedang diproses di Mapolres Kendari,” terang AKP Aris Rallang, Kasat Narkoba Polres Kendari. Peredaran miras tradisional di Kota Kendari, ditengarai semua berasal dari Kabupaten Muna. Kota Kendari menjadi sasaran pendistribusian utama arak-arak tersebut. Pasalnya, semua tangkapan miras tradisional selama ini, termasuk 5 ton lebih yang dimusnahkan, semu berasal dari Kabupaten Muna. Ia berharap agar masyarakat Kendari lebih waspada terhadap peredaran miras tradisional tersebut. “Salah satu operasi cipta kondisi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Kami sudah mulai melakukan gelar operasi untuk mencegah banyaknya peredaran miras di bulan puasa. Program ini dilaksanakan untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi umat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa nantinya,” jelas mantan Kanit Narkoba Polda Sultra itu. Polres Kendari juga akan melaksanakan operasi penyakit masyarakat (Pekat) meliputi operasi judi, premanisme (pelaku pemalakan), prostitusi, kebutkebutan dan petasan. Kegiatan itu akan dilaksanakan baik sebelum bulan puasa, maupun selama Ramadhan. “Yang sudah berjalan saat ini adalah operasi miras,” jelasnya. (aka)

Program Salat Berjamaah Bagi Warga Binaan Lapas... umnya adalah warga Kota Kendari. Olehnya itu, sangat diharapkan kehadirannya memberikan amanah kepada warganya,” terang Muslim saat ditemui, akhir pekan kemarin. Perayaan Isra’ Mi’raj tersebut akan menghadirkan H. Musaddar Mappasomba, Wawali untuk membawakan tauziah Isra’ Mi’raj. Peringatan perjalanan panjang Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah langsung dari Allah SWT. “Mudah-mudahan, peringatan Isra’ Mi’raj ini dapat menjadi spirit dalam meningkatkan program shalat berjamaah di Lapas Kendari bagi warga binaan,” harapnya. (aka)

11

Kurang Tenaga Laboratorium di Sultra Kendari, KP Tenaga kesehatan merupakan salah satu profesi yang cukup diminati masyarakat Sultra dewasa ini. Sayangnya, hanya tenaga bidan, perawat dan kesmas yang banyak diperebutkan, tapi tidak dengan tenaga laboratorium kesehatan. Hal itu diakui Hanari SP M Kes, Ketua Persatuan Teknik Laboratorium Kesehatan Indonesia (Patelki) Sultra yang ditemui di sela-sela Musyawarah Wilayah II Patelki yang dihelat di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (9/7). Sebenarnya kata Hanari, pengelola laboratorium merupakan profesi yang cukup penting, karena sangat membantu dokter dalam melakukan diagnosa penyakit. Namun, akademi yang membuka jurusan tersebut, memang masih kurang sehingga minim alumni. Kendala yang ada saat ini kata

wanita berkacamata itu, banyak penempatan tenaga kesehatan tidak sesuai dengan profesi yang dimiliki. Termasuk dalam analisis kesehatan, biasanya ditempatkan tenaga yang bukan berasal dari profesi analis. Hal itu tentu akan menghambat kerja profesionalisme tenaga kesehatan. “Tenaga laboratorium di Sultra masih sangat kurang, karena profesi ini cukup langka, jadi jangan heran kalau banyak tenaga yang ditempatkan di lab, tapi bukan berasal dari tenaga laboratorium atau analisis kesehatan. Termasuk jumlah laboratorium, masih perlu ditambah,” katanya. Meski kekurangan, pemerintah kata Kepala Seksi Mikrobiologi Balai Lab Kesehatan Sultra itu tetap akan menertibkan laboratorium kesehatan dan tenaga laboratorium yang ada. Mereka yang tidak

mengantongi surat uji kompetensi, tidak dibolehkan untuk melakukan praktik. Hal itu untuk menghindari terjadinya mal praktik yang merugikan masyarakat dan profesi kesehatan. Dengan adanya surat keterangan uji kompetensi, para pengelola lab atau laboratorium tidak akan gegabah mengeluarkan diagnosa. “Uji kompetensi ini sudah digodok di pusat, mungkin tahun depan sudah mulai diberlakukan. Yang tidak memiliki surat izin kompetensi tidak diizinkan membuka laboratorium atau nebeng di dokter praktik,” tandasnya. Ia berharap, pemerintah menyediakan sekolah tinggi yang bisa dijadikan lanjutan bagi alumni SMA untuk memperoleh ilmu mengenai laboratorium ataupun analisis kesehatan. (fya)


`ˆÌi`Ê܈̅ʘvˆÝÊ* Ê `ˆÌœÀÊ ‡ÊvÀiiÊvœÀʘœ˜‡Vœ““iÀVˆ>ÊÕÃi° /œÊÀi“œÛiÊ̅ˆÃʘœÌˆVi]ÊۈÈÌ\Ê ÜÜÜ°ˆVi˜ˆ°Vœ“É՘œVŽ°…Ì“


Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

Hiburan

13

Lia Aulia, Bom Seks Baru Indonesia Reuni, Gigi Hilangkan Luka Lama Surabaya, KP Gigi tampil bersama mantan personelnya, Baron, Opet, Ronald, dan Budhy, dalam konser Djarum Cokelat Extra Apa Kabar Kawan. Benarkah di antara mereka kini tidak ada masalah lagi? Sebab, sebagaimana diketahui, penyebab hengkangnya personel dari grup band pasti disebabkan suatu masalah atau kesalahpahaman. “Ah nggak ada itu, kami sudah dewasa. Yang berlalu biarlah berlalu,” kata Armand Maulana, sang vokalis, pada Jumat lalu (8/7), sehari sebelum konser di Hotel Garden Palace, Surabaya. Sejak terbentuk 17 tahun lalu, grup band yang tenar dengan tembang 11 Januari itu memang sudah beberapa kali berganti personel. Kini formasi inti Gigi adalah Armand (vokalis), Budjana (gitaris), Thomas (basis), dan Hendy (drumer). Menurut Hendy, sangat mungkin terjadi perbedaan pendapat dalam satu grup band yang terdiri atas beberapa kepala. Namun, seiring dengan waktu, berbagai masalah yang dulu mengganggu sudah dilupakan. “Sebab, pada dasarnya kami adalah teman dekat sejak dulu. Jadi, paling marah-marahannya hanya beberapa bulan,” ucapnya. Meski baru pertama tampil sepanggung bersama, kerja sama mereka kini sudah dilakukan beberapa kali. Misalnya, proyek membuat single untuk produk iklan atau proyek sampingan lainnya. “Secara maksimal kami saling menolong kalau ada pihak yang sedang melakukan proyek. Demi kemaslahatan sama-sama,” tegas Baron yang disambut tawa personel lain. (jpnn/lia)

LIA Aulia boleh dibilang tampil sebagai bom seks baru Indonesia. Itu karena totalitas Lia beradegan hot antara lain dalam film Suster Keramas dan Akibat Pergaulan Bebas 2. Yang bersangkutan pun rela dicap berani untuk urusan seputar esek-esek. “Hak preogratif orang menilai statusku bagaimana. Tapi kalau aku memang dianggap begitu (bom seks) berarti masyarakat memberi apresiasi atas hasil pekerjaanku dalam sebuah film,” ujar Lia cuek. Pelantun Kau Tunggu Jandaku ini menganggap beberapa film yang pernah dilakoninya tidak terlalu vulgar. “Memang ciumannya terkesan hot, tapi hanya sebatas adegan sentuhan bibir aja. Kalau dicium dari leher belakang dan sebatas bibir nggak apa-apa. Tapi dari leher ke bawah aku tolak, meski dibayar mahal,” tegasnya. Selain itu dalam beradegan ranjang, katanya, diakali dengan banyak berekspresi seperti mengerang keenakan. Itu supaya menghindari take berkali-kali saat syuting. “Sebelumnya, aku ngomong dulu sama lawan main, supaya tidak diulang. Meskipun sebelumnya kita baru kenal. Intinya kita sama-sama enjoy dan profesional dalam pekerjaan,” tutupnya. Tak terbesit rasa penyesalan di hati gadis kelahiran Karawang, 26 April 1984 itu telah membintangi beberapa film yang berbau seks. Bahkan sebisa mungkin ia profesional, menikmati peran dan berusaha meningkatkan chemistry dengan lawan main ketika beradegan hot. “Demi penonton aku rela,” selorohnya. Meski begitu, Lia tetap selektif memilih film yang mau mengumbar keseksiannya. Asal sisi vulgarnya tidak terlalu over, lulusan D3 Pariwisata UI itu siap saja dengan tuntutan skenario dan sutradara. “Aku ambil film tidak memprioritaskan unsur vulgar saja, tapi juga ceritanya. Ada benang merahnya nggak antara seksi dan cerita. Kalau nggak ada ce-ritanya ya nggak aku ambil,” sergahnya. Pedangdut house ritmix ini juga menilai totalitas peran tergantung si artisnya sendiri. Kalau berani ambil film yang muatannya vulgar, maka si artis tidak boleh menolak atau asal-asalan menuruti skenario. “Aku siap beradegan ranjang. Tapi mesti ada cerita jelasnya. Aku nggak mau sekedar tidur di ranjang, adegan bercumbu aja tanpa ada klimaks yang tidak nyambung sama ceritanya. Kalau isinya cuma sebatas adegan pacaran, selingkuh dan skandal murahan, aku nggak mau,” terang Lia. (jpnn/lia)

Lia Aulia

Jennifer-Irfan Bachdim Resmi Menikah di Jerman Jakarta, KP Model asal Jerman Jennifer Kurniawan akhirnya resmi menyandang nama Bachdim. Setelah dikabarkan terganjal restu orang tua, Jennifer resmi dinikahi kekasihnya, pesepak bola Irfan Bachdim, di Jerman kemarin (8/7). Menurut manajemen, pasangan muda tersebut memilih menikah di Jerman karena perbedaan agama yang dianut keduanya. “Kami sempat discuss. Karena Undang-Undang Pernikahan di sini melarang pernikahan beda agama, itu jadi kendala. Jadi, akhirnya mereka memilih di luar (Jerman),” ujar Erick Rachmanto yang mewakili manajemen Jennifer dalam jumpa pers di Pisang Ijo Cafe, Kemang, kemarin. Tidak dijelaskan secara detail di Jerman bagian mana pasangan tersebut mengucapkan ikrar pernikahan. Erick melanjutkan, hingga saat ini, baik Jennifer maupun Irfan masih memeluk agama masing-masing. Irfan Bachdim masih muslim dan Jennifer Kristen. “Sampai saat ini, belum ada statement mau mualaf. Masih masing-masing antara Jennifer dan Irfan,” tambah Erlina, personal assistant Jennifer. Upacara pernikahan dua sejoli itu berlangsung tertutup. Pernikahan tersebut dihadiri kerabat serta keluarga Bachdim dan Kurniawan. Hadirnya dua keluarga itu otomatis membantah kabar bahwa hubungan keduanya terganjal restu orang tua. Menurut Erlina, Jennifer mengenakan busana pengantin warna putih dengan konsep internasional. Busana pengantin tersebut disponsori oleh May May Bridal. “Yang pasti, warnanya putih, internasional, dan bukan kebaya. Fitting-nya cuma sekali karena dia disponsori May May Bridal dengan busana yang sudah jadi. Pokoknya, internasional kayak bule gitu,” urainya. Rencananya, sepulang ke Indonesia, mereka akan menghelat resepsi pernikahan di Jakarta. Tetapi, kepastian lokasi dan waktunya masih dirahasiakan. “Resepsi di Indonesia, tetapi kami tidak tahu tepatnya kapan,” tambah dia. Sementara itu, setelah menikah, keduanya tidak berencana langsung berbulan madu. Sebab, baik Irfan maupun Jennifer harus segera kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan pekerjaan masing-masing. Tetapi, persoalan bulan madu tidak menjadi masalah besar. Pasalnya, sebelum menikah pun, pasangan tersebut pernah “berbulan madu” di Bali beberapa waktu lalu. “Pulang dari Jerman atau Belanda pun, mereka langsung bekerja. Apalagi, kemarin mereka sudah berlibur bersama di Bali,” ujar Erlina. (jpnn/lia)


14 Peserta Tes Unissula Tunggu Pengumuman Kendari,KP Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, pelaksanaan tes sebanyak 1.000 beasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dalam kaitannya dengan program Sultraku Cerdas 2011, telah berlangsung pada tanggal 3 Juli lalu. Khusus di Kota Kendari, di laksanakan di SMAN 1 dan 4 Kendari, sedangkan di kabupaten/kota lainnya di Sultra, juga dilaksanakan pada sekolah yang ditunjuk. “Sebanyak 300 orang lebih alumni SMA sederajat se-Sultra mengikuti tes masuk Unissula Semarang. Sesuai jadwal pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada 16 Juli melalui sekretariat Unissula tiap kabupaten/kota, serta pada 4-11 Agustus dilanjutkan dengan proses registrasi,” ungkap Kadisdik Sultra, Drs H. Damsid, via telepon selulernya. Mantan Dekan Fisip Unhalu ini mengakui masih minim jumlah pendaftar Unissula, dari target 1.000 beasiswa yang disediakan Pemprov Sultra yang sharing pemkab/pemkot. Kurangnya peminat dikarenakan sosialisasi yang mungkin tidak menyeluruh. “Pemprov akan melakukan pembicaraan dengan Unissula untuk kembali membuka gelombang II, serta adanya jalur khusus bagi 100 suster RSUD Provinsi untuk melanjutkan studi S1 di Unissula. Kami mengimbau kepada siswa SMA sederajat agar memanfaatkan kesempatan kedua ini,” lanjutnya. Ditanya keharusan pengabdian para alumni reguler Unissula, agar kembali ke Sultra pasca kuliah, Damsid menuturkan tidak ada paksaan, tetapi karena telah dibiayai pemda maka alangkah bijaknya mereka dapat kembali ke Sultra demi pembangunan bidang kesehatan. “Perlu diingat MoU Unissula dengan Pemprov Sultra merupakan upaya restorasi pendidikan, dalam kaitannya dukungan atas program wajib belajar 12 tahun. Lagi pula bercermin dari negara lain seperti Jepang, negaranya maju berkat kontinuitas menyekolahkan generasi mudanya,” jawabnya. Sehubungan dengan itu Pemprov Sultra berkoordinasi dengan Unissula, untuk kembali membuka gelombang II pendaftaran mahasiswa baru, pihaknya tetap intens sosialisasi ke daerah baik melalui surat ke dinas pendidikan di daerah. “Seperti pembukaan gelombang pertama lalu, semua siswa pada 12 kabupaten/kota memilih jurusan beragam seperti kedoketran, keperawatan, ekonomi dan hukum, sehingga kami berharap gelombang II nanti jumlah pesertanya semakin bertambah hingga mencapai 1.000 orang, dengan jurusan beragam pula,” harapnya sambil mengatakan kelulusan peserta tes merupakan kebijakan Unissula. (fas)

Edukasi

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

Akbid Pelita Ibu akan Tes Urine Calon Maba Kendari, KP Akademi Kebidanan (Akbid) Pelita Ibu Kendari baru saja melaksanakan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru (maba). Tercatat dari 381 pendaftar, kini yang lolos seleksi hanya 265 orang. Ketua Yayasan Akbid Pelita Ibu, Drs H Taha menjelaskan, dari 265 orang yang dinyatakan lulus akan menjalani tes kesehatan dan urine pada tanggal 12-13 Juli mendatang. ‘’Jadi masih memungkinkan ada di antara mereka gugur. Apalagi jika ada calon bidan yang saat tes urine nanti positif menggunakan narkoba, pasti kami coret,’’ jelasnya. Taha sempat mengurai dari 38 pendaftar mulai berguguran saat dilakukan psikiotest. Pasca itu seleksi berupa tes tertulis. ‘’Jadi tes tertulis kami laksanakan tanggal 7 Juli lalu. Hari ini (Kemarin, red) kami umumkan 265 orang yang berhak mengikuti tes berikutnya,’’ tambahnya. Nantinya calon-calon bidan yang dinyatakan lulus akan melakukan pendaftaran ulang di Kampus Akbid Pelita Ibu tanggal 14-20 Juli, Pasca itu mengikuti Pra Ospek 22-23 Juli dan Ospek tanggal 26-28 Juli. Di kesempatan kemarin, Taha menjelaskan untuk meningkatkan SDM AKbid Pelita Ibu Kendari, kini telah merekrut lima orang alumninya sebagai calon dosen. Empat di antaranya sementara mengikuti pendidikan D4 Kebidan-

IST/KP

Mahasiswa Akbid Pelita Ibu saat melakukan praktik klinik kebidanan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta. an di Poltekkes Makassar dan seorang tengah merampungkan pendidikan di Poltekkes Kendari. Mereka diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan pada bulan Agustus nanti. ‘’Biaya pendidikan kelima alumni ditanggung Akbid Pelita Ibu Kendari. Set-

elah mereka selesai akan langsung bertugas sebagai dosen tetap yayasan. Ini semua adalah upaya peningkatan mutu SDM yang berimplikasi pada peningkatan mutu lulusan, ‘’ tukasnya. Upaya itu menurut Taha akan terus dilaksanakan pada tahun-tahun men-

datang dengan mengupayakan semua dosen yang mengajar dengan pendidikan minimal magister kesehatan. Demikian pula tenaga non pendidik diupayakan mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mereka. (awl)

Jurusan Otomotif Serbuan Pendaftar Kendari,KP Sudah dua tahun terakhir, Program Keahlian Otomotif di SMKN 2 Kendari menjadi serbuan para pendaftar dari berbagai daerah. Solusi awal yang ditempuh sekolah dengan melakukan tes minat dan bakat, sehingga yang tidak lulus dapat dianjurkan ke program keahlian lain yang mirip. “Seiring dengan perkembangan Kota Kendari, dan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, pendaftar program keahlian teknik otomotif semakin meningkat,” kata Kepala SMKN 2 Kendari, Ansyari Umirtun.

Dijelaskan, jumlah peserta pada penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2011 ini, pendaftar program keahlian teknik otomotif mencapai 200 pendaftar atau dua kali lipat dari kuota yang disiapkan, berdasarkan jumlah kelas. “Untuk program keahlian yang masih tetap stabil pendaftarnya hingga saat ini, yaitu teknik gambar bangunan, audio video dan listrik. Adapun program keahlian yang kurang diminati yaitu teknik civil enginering, seperti teknik bangunan yang meliputi kayu, batu beton dan baja,” contohnya. Kurangnya pendaftar pada pro-

gram keahlian civil enginering, ungkapnya disebabkan masih terdapatnya pemikiran masyarakat jika alumni program keahlian tersebut hanya akan menjadi tukang atau buruh kasar. “Seharusnya pemikiran seperti itu harus dihilangkan, karena meskipun berprofesi demikian tetapi tenaganya sangat dibutuhkan, sehingga meskipun terkesan pekerjaan kasar tetapi kalau menghasilkan rupiah yang lumayan, tentunya dapat diperhitungkan sebagai mata pencaharian yang menjanjikan,” ungkapnya.

Pria yang dikenal disiplin ini juga menjelaskan untuk memeratakan jumlah siswa pada 11 program keahlian yang ada, mengingat terkadang para siswa masuk ke suatu program keahlian karena ikut-ikutan dan tidak sesuai bakat, membuat pihaknya telah memberlakukan tes minat dan bakat, melalui wawancara. “Selain itu dengan adanya tes minat dan bakat, para siswa yang jumlahnya lebih pada suatu program keahlian, dapat diberikan bimbingan untuk masuk pada jurusan lain yang serupa,” jelasnya. (fas)


Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

IGI Upayakan Peningkatan Profesi Guru Kendari, KP Sebuah organisasi profesi yang baru, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sultra saat kini telah aktif. Eksisnya organisasi itu terutama untuk meningkatkan profesionalime para pendidik. Menurut Ketua IGI Sultra, Jasmin, S.Pd., terus berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Secara khusus peningkatan kompetensi dan kualitas. Dikatakan, selain peningkatan kompetensi pedagogik dan sosial, IGI juga kosentrasi terhadap up grading kompetensi profesionalitas. Salah satunya penggunaan teknologi informasi komunikasi, termasuk pemafaatn internet dalam pembelajaran. Untuk mewujudkan katanya, IGI juga telah bekerjasama dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) SEAMOLEC untuk menyelenggarakan Training Developing Learning Media Through Animation Flash atau pembuatan media pembelajaran berbasis animasi. Training yang dilaksanakan di salah satu perguruan tinggi swasta itu diikuti oleh peserta sebanyak 42 orang. Sedangkan mereka berasal dari guru tingkat satuan pendidikan SD, SMP, SMK/SMK, bahkan kepala sekolah dan pengawas. “Itu salah satu bukti langkah yang sudah kami lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan profesionelime guru. Alhamdulillah karena peserta training ini merupakan perwakilan dari beberpa daerah, seperti Konawe, Kolaka, Konsel, dan Bombana,’’ katanya. Ada satu yang cukup membanggakan katanya, training ini difasilitasi lima fasilitator yang dipimpin oleh Mangasa Aritonang MA selaku training manager SEAMOLEC. Ini pertama kalinya SEAMOLEC mengadakan kegiatan di Sultra. Pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif IGI Sultra untuk mengundang lembaga sebesar SEAMOLEC. Guru SDN 1 Langgea itu mengatakan, langkah mendatangkan pihak-pihak yang berperan dalam bidang pendidikan juga akan senantiasa dilakukan. Tak hanya di tingkat regional bahkan internasional akan dilakukan secara kontuinitas sebagai komitmen untuk memberikan meningkatka kompetensi guru Sultra. “Dengan adanya beberapa kegiatan kami, mudah-mudahan guru akan memiliki pengetahuan dasar untuk merancang media pembelajaran multimedia, yang bermuara pada peningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa. Kami juga berencana untuk mengadakan training sebelum akhir tahun ini mengenai blogging workshop, dan developing website,” katanya. (p1)

Edukasi

15

STIE Dharma Bharata Usul Akreditasi Kendari, KP Seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tingggi, akreditasi adalah bagian dari lembaga pengelola pendidikan. Bahkan dalam penerimaan mahasiswa baru, perguruan tinggi senantiasa menjadi sebuah sarana promosi. Berkaitan dengan itu, pengelola Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Bharata (DB) Grup, Jl Antero Hamra, Kendari, saat ini sedang mempersiapkan usulan sertifikasi. Para pengelola sedang merampungkan borang yang dibutuhkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tingg (BA-PT). Wakil Ketua STIE DB Kendari, Dwi Kartika, SE.Ak, kepada koran ini,akhir

pekan lalu menjelaskan, pengusulan akreditasi sedang dipersiapkan. Tim sedang menyusun sesuai dengan yang dimiliki perguruan tinggi yang dipimpin itu. Dikatakan, dalam waktu dekat usulan akan segera dikirim ke BAN-PT untuk menjadi bahan lembaga yang selanjutnya akan divisitasi. Setelah terakreditasi tentu ke depan STIE DB Kendari akan menjadi pilihan masyarakat. Menurut dia, berbicara masalah kualitas alumni tentu masyarakat pengguna yang harus menilai. Pengelola STIE hanya berupaya maksimal mempersiapkan mahasiswa yang akan menjadi alumni untuk kebutuhan dunia kerja. ‘’Kami tidak bisa mengakui kualitas baik atau tidak. Silakan lihat dan tanya pada

lembaga yang ada alumni kami diterima bekerja. Buktinya juga, sampai sekarang tidak alumni kami yang datang melapor karena masih menganggur,’’ katanya. Dikatakan, pihaknya sengaja memajang para alumni yang sudah bekerja dengan harapan masyarakat akan tahu apakah memang berkualitas atau tidak. Terpenting bahwa perusahaan bisa menerima karena para mahasiswa memang dibekali keterampilan kemampuan bekerja tim (tim work). Pada sisi lain kata Dwi Kartika, alumni STIE DB, termasuk AMIK Global dan AKP Kepelabuhanan, juga dibekali kemampuan berbahasa Inggris. Artinya, para mahasiswa sebelum ujian akhir, terlebih dulu harus menyelesaikan tugas akhir bahasa Inggris.

Menurutnya, sebenarnya di STIE, AMIK Global dan AKP tentang biaya perkuliahan masih sangat rendah dibanding dengan yang dibutuhkan selama kuliah. Namun misi lembaga untuk mencerdaskan bangsa, sehingga beban biaya kuliah diseimbangkan dengan kemampuan masyarakat. ‘’Biaya setiap semester masih berkisar antara Rp 700 ribu. Bukan murah tetapi perlu pertimbangan dengan ekonomi masyarakat,’’ katanya. Ditambahkan, hingga saat ini fasilitas penunjang perkuliahan, sebenarnya tidak terlalu kalah dengan lembaga pendidikan lain. Ruang kualiah ber-AC, sehingga ada kesejukan di ruang kelas, bukan belajar sambil berkipas-kipas, serta dilengkapi dengan komputer. (lut)

Prodi Managemen STIE 66 Jadi Vavorit

ULFA SARI SAKTI/KP

Pelaksanaan MOS di SMPN 1Kendari, merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter peserta didik.

Pelaksanaan MOS Mendidik Siswa Kendari,KP Sesuai jadwal, masa orientasi siswa (MOS) telah berlangsung sejak tanggal 6-10 Juli 2011 lalu. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, MOS tahun pelajaran 2011/2012 ini telah dilakukan tanpa kekerasan, sebagaimana yang terjadi di SMPN 1 dan 2 Kendari. “Sesuai kesepakatan hasil rapat antara panitia dan sekolah, bahwa MOS bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa baru mengenal dan memahami lingkungan sekolah. Dengan demikian, siswa baru dapat mencintai lingkungan sekolah. Karena itu tidak ada tindakan bersifat kekerasan fisik,

termasuk penampilan yang aneh-aneh,” kata Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin SPd MPd. Menurutnya, tindakan kekerasan dan penampilan yang aneh-aneh merupakan tindakan yang tidak mendidik, sehingga tidak perlu diterapkan dalam MOS. Selain itu para siswa juga diberikan pengetahuan tentang RSBI. “Sejak awal para siswa diperkenalkan sistem pembelajaran di RSBI, termasuk penggunaan dua bahasa. Selain itu perlu diketahui sewaktu wawancara lalu, telah dipaparkan kepada siswa dan orang tua tentang kebutuhan dana RSBI, sehingga tidak ada lagi

keluhan jika sewaktu-waktu dimintai sumbangan tambahan kebutuhan dana,” jelasnya. Senada dengan itu Kepala SMPN 2 Kendari, Drs Ahmad Hamdan menuturkan menjadi siswa SMP merupakan peralihan karakter dari anak-anak menjadi menjadi remaja, sehingga perlu mulai digenjot penerapan pendidikan karakter. “Karena itu dalam MOS selain diperkenalkan lingkungan sekolah, juga diajarkan pendidikan karakter seperti pentingnya pelaksanaan budi pekerti dan sopan santun, sehingga MOS dilaksanakan tanpa kekerasan,” tuturnya. (fas)

Kendari, KP Penerimaan mahasiswa baru di STIE 66 telah berakhir (8/7). Meskipun baru gelombang pertama yang dibuka, namun program studi management sudah menjadi favorit para alumni SMA. Menurut ketua panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) STIE 66, Baharudin, S.Pd., kuota yang disediakan tahun ini sebanyak 240 mahasiswa. Untuk gelombang pertama yang diikuti sekitar 200 orang hanya diterima sebanyak 120 orang. Sedangkan untuk gelombang kedua yang dimulai 18 Juli s.d 12 Agustus juga menyediakan 120 kursi mahasiswa. “Mahasiswa yang mendaftar kebanyakan memilih jurusan managemen. Pilihan itu kemungkinan karena program studi tersebut telah terakreditasi, dengan predikat B, sehingga menjadi favorit saat ini. Dari 120 mahasiswa yang kami terima saat ini terdiri dari tiga kelas. Dua kelas jurusan managemen, dan satu kelas untuk program studi akuntansi,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya memberikan keistimewaan bagi mahaiswa yang telah mendaftar pada gelombang pertama. Perhatian yang diberikan dengan biaya SPP Rp1,2 juta. Sedangkan mahasiswa yang mendaftar pada gelombang kedua memiliki kewajiban untuk membayar SPP Rp 1,3 juta. “Ini memang kami lakukan agar mereka menjadikan STIE 66 sebagai pilihan utama. Tidak seperti yang banyak terjadi di perguruan tinggi swasta (PTS), khususnya di Sultra, yang menjadikannya sebagi alternatif. Setelah gagal di perguruan tinggi negeri, berbondong-bondong mendaftar di PTS,” ujarnya. (p1)


+

KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 11 Juli 2011

Info Komunikasi Bisnis Hubungi 081341772227

Pusat Pengobatan Khusus Pria

Uang Muka Spin dan Titan Hanya Rp 600.000

Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi, Usia Tua-Muda

Program Ramadhan Ceria

darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menu-

TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyakit tertentu semisal kencing manis,

run, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan. Semua ditangani dengan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan. Ditempat ini dalam

hal pengobatan pasien, akan diberi jaminan berhasil 100% dan lebih baik dan akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, hari Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga Melayani Pijat Panggilan Rumah

Cyan

Yani Square (belakang Hotel Horizon) Block C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), dan baru-baru ini telah beroperasi cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN 1 (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah

enta llow lac k lack PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks Ruko Ahmad

salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jari-jari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000. C p . 0 8 5 2 7 9 0 4 0 6 3 4 085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, Cp:

Sudah Termasuk Serum Vitamin C, Pemutih dan Masker Mikrodermabrasi adalah alat yang sangat efektif dan cepat serta tanpa efek samping untuk mengatasi kulit kusam dan kasar, luka bekas jerawat, flek, kerutan, pori-pori besar, anti penuaan (awet muda), mengangkat sel-sel kulit mati, mengurangi kadar minyak, dan mencegah pembentukan jerawat. Selain itu, dapat memperbaiki aliran darah ferifer, merangsang pembentukan kolagen dan elastin, serta memperbaiki countour kulit sehingga kulit nampak lebih bersih dan bercahaya. Cara kerja dari mikrodermabrasi ini

adalah, mengikis lapisan terluar dari kulit (stratum corneum) sehingga kulit nampak lebih bersih dan halus, serta merangsang lapisan yang lebih dalam (stratum gernativum) sehingga dapat meningkatkan terjadinya regenerasi sel kulit lebih cepat. Sedangkan lapisan kulit yang lebih dalam terangsang untuk melakukan kegiatan fibroblastic, hal ini menyebabkan meningkatnya petumbuhan kalogen, menghambat penuaan, merangsang peredaran darah dan menumbuhkan kembali lapisan epidermis dan dermis. Masa therapy Mikrodermabrasi berlian dapat dilakukan seminggu sekali, sedangkan untuk perawatan cukup sekali sebulan. Segera mengunjungi Al-Ishlah Oriental Medical Clinic, diklinik ini juga terse-

BAGI anda yang melakukan penawaran motor secara kredit, saat ini Suzuki memberikan kemudahan uang muka yang sangat terjangkau dan subsidi uang muka yang menguntungkan. Suzuki saat ini menjalankan program ‘Ramadhan Ceria‘ dengan memberlakukan uang muka kredit yang sangat terjangkau untuk produk Spin, Ti-

tan, dan Axelo. Kredit uang muka Shogun Axelo cukup Rp 750.000 dan konsumen mendapat subsidi Rp 1.250.000. Selain itu, Spin tak mau kalah dengan uang muka saat kredit hanya Rp 600.000 dan subsidi Rp 1.400.000, dan Suzuki Titan hanya Rp 600.000 dengan subsidi Rp 1.500.000. Syarat kredit sangat ringan, cukup copy KTP dan copy KK. Info lebih lanjut hubungi sales/marketing Suzuki 085241515858. (adv)

Seberapa banyak flek hitam menghiasi wajah Anda?

085239888761. Rido: 0811400706/ 081245555055. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenaga-tenaga terlatih bersertifikat Internasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibu-ibu muslimah (ahwat). Layanan harga terjangkau sehingga menampung semua strata sosial. Telah banyak masyarakat yang merasakan WANITA mana yang tidak panik, bila saat kenikamatan Refleksi ala Pijat bercermin menemukan begitu banyak flek Refleksi Keluarga. (adv) hitam menghiasi wajah belum lagi ditambah kulit yang terlihat kering dan banyak kerut halus dimana-mana. Wajah pun terlihat kusam, kotor dan “Boros” (terlihat lebih tua). Faktor yang menyebabkan seseorang terlihat “tua” seperti penggunaan krim pemutih atau pengelupasan dan kurangnya asupan nutrisi sehingga kulit wajah terlihat kusam dan warna kulit wajah yang tidak rata. KIREI (POM TI. 104 541 471) adalah hasil riset para ilmuwan untuk membantu meremajakan, mengencangkan dan menghaluskan kulit secara alami dari dalam. Kandungan kulit ari beras merah (Red Brown Rice) dalam KIREI mampu membantu mengambalikan kembali Ceramide yang hilang akibat kesala-

Mikrodermabrasi Berlian Hanya Rp 100.000,+

+

han perawatan ataupun karena penggunaan krim pengelupas kulit tanpa pengawasan seorang dokter, sehingga mampu memperbaiki lapisan kulit terluar anda yang terasa kering dan bersisik. Kombinasi protein ikan salmon dan jeruk (vitamin C) yang terdapat didalam KIREI akan merangsang pembentukan kolagen dan elastin yang bertanggung jawab terhadap kekenyalan, kelembaban dan elastisitas kulit anda sehingga dipercaya mampu membantu memudarkan kerut halus yang seringkali menganggu penampilan. Tidak hanya itu KIREI juga dilengkapi dengan OPC yang berasal dari ekstrak biji anggur dan Litchi Seed Ekstrak yang akan melindungi kulit dari kerusakan akibat pengaruh buruk sinar matahari yang selama ini diyakini sebagai penyebab utama flek hitam ataupun juga kulit belang-belang. Hotline service (SMS Only) : 08 777 100 100 7 atau PT Marion Sam Kirei tersedia di : Kendari : Ap. Surya (085241842109), Ap. Hiba (0816245177), Ap. Teladan (081245723089), Ap. Saranani (3125791), Ap. Mono Valensi (0811400739), Ap. Alfa (3191524), Ap. Wua Wua, Ap. Medika Farma, Ap. Baruga Bau-Bau : Ap. Rhoza (2826594), Ap. Asyifa (2822462), Ap. Aditya (085241615054), Ap. Kawi Indah (2826180), Ap. Adita (085241615054), Ap. Eka Sari, Raha : Ap. Inter Farma (0852241707776), Ap. Medi Farma, Ap. JF Farma Kolaka : Ap. Nur Kolaka (081341777999) PT. Sapta Sari Tama Cabang Makassar (0411 327545). (adv)

Ma

Y

dia Serum Vit-C, Serum Vit-C + Pemutih, Serum anti aging yang telah terdaftar di BPOM. Praktek buka setiap hari (kecuali Senin) pukul 09.00-19.00 WITA. Cabang KENDARI, Jl. A.H. Nasutioan, Tlp: 04013196576. Cabang KOLAKA, Jl. Pramuka No.68E, Tlp: 0405–2324068. (adv)

Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Darussalam YAYASANDarussalammerupakan pusat bimbingan manasik haji dan umrah di kota Kendari. Darussalam kembali membuka pendaftaran anggota baru bimbingan manasik haji dan umrah. Ditempat ini, setiap anggota mendapat jatah bimbingan sebanyak 12 kali pertemuan, dimana 10 kali pertemuan teori dan 2 kali praktek langsung di asrama haji. Dengan pengalaman bimbingan manasik haji dan umrah, Darussalam menjalankan misinya penuh kekeluargaan dan terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan anggotanya. Untuk info manasik haji dan umrah, anda bisa menghubungi langsung Yayasan

Darussalam juga menyiapkan butik busana muslim dan perlengkapan haji dan umrah. Darussalam di Jl. Saranani No. 76-78 Kendari, CP: 0811400366, 081341813272, 081245999982. Ditempat ini juga terdapat Bu-

tik yang menyiapkan segala perlengkapan haji dan umrah seperti, set pakaian ihram, set mukena, sorban, jilbab, sejadah,

kopiah dan lainnya. Untuk kebutuhan dibulan Ramadhan dan lebaran, Butik Darussalam menyiapkan busana muslim terlengkap, seperti baju koko dan segala pernakperniknya. Dan bagi jamaah haji yang membutuhkan oleh-oleh, jika tak sempat berbelanja di mekkah atau madinah, anda bisa ke tempat ini yang juga menyiapkan produk yang didatangkan langsung dari Jeddah, India, Mesir hingga timur tengah seperti baju kaftan, pasminah dan lainnya. Ditempat ini harga bersaing namun mutu lebih diutamakan. Butik Darussalam juga menerima pesanan busana muslim untuk majelis taklim. (adv)

Cara Mudah Hidup Sehat, Ekonomis dan Praktis Gratis Konsultasi dan Servis

Cyan

enta llow lac k lack

TOP WATER (reverse osmosi) adalah produk penyulingan dan penyaringan air yang berstandar kualitas air International dengan ukuran filter sangat

halus, 1/1000 mikron. Produk ini mampu membuang seluruh pencemaran kimia, bakteri dan virus. Dengan mengonsumsi air minum yang murni dari hasil mesin TOP Water maka kesehatan dan fungsi ginjal dalam tubuh anda dan keluarga tetap terjaga. Selain itu, Top Water mampu membuang zat polutan berbahaya hingga air menjadi murni 99,9% atau TDS 0,02 ppm dengan kandungan oksigen yang

sangat tinggi. Sebelum pemasangan filter, terlebih dahulu dilakukan tahapan proses analisa air baku sebanyak 7 kali menggunakan membran yang telah lulus uji kelayakan dari NSF dan Water Quality USA. Memiliki Top Water dirumah tentunya sangat bernilai ekonomi yang tinggi dibandingkan membeli air minum isi ulang sehingga bisa meminimalisir pengeluaran. Stop pemborosan, stop masak air dan stop beli air. Dengan Top Water, air dari kran bisa langsung dimi-

num tanpa perlu dimasak. Top Water merupakan teknologi yang telah teruji secara International dan digunakan oleh jutaan rumah tangga di Negaranegara maju. Pemesanan Hub: UD. Jumbo Niaga di Jl. RA. Kartini No.26 Kota Lama. Tlp: 0401-3001620, 0811402670. Kifly 085298892165. Pablo 085796711131. Arifuddin 085241925216. H Makmur 085299557725. Cab. Baubau, Abidin 082193110120. Silakan SMS/Telpon, alamat anda akan dikunjungi. (adv)

Mag

Y

B

+ +


Kendari Pos | Senin, 11 Juli 2011

PS Kendari Atasi PS Wakatobi

LINTAS VENUE Takraw Putri Muna dan Konsel Melaju Ke Final Andoolo, KP Kabupaten Muna mendominasi dalam cabang olahraga takraw. Di babak semifinal, petakraw Muna berhasil menang dengan skor telak 2-0 melawan tim Kolaka. Di partai lainnya, tuan rumah Konsel pun melaju ke final pasca mengalahkan atlet putri Konawe. Hari ini Muna dan Konsel dipastikan bentrok untuk memperebutkan medali emas dan perak. Sebelumnya, laga antara Muna dan Kolaka berlangsung tak seimbang. Smash-smash yang dilancarkan Wa Ode Danu, Cs ke area pertahanan tim Kolaka tak mampu dibendung. Tim Muna hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk memenangkan laga dengan skor 2-0. Sementara itu, petakraw putri Konsel harus bersusah payah untuk menaklukkan tim Konawe. Meski menang 20, namun waktu yang dibutuhkan cukup panjang, termasuk perolehan angka yang sangat ketat. “ Alhamdulillah perjuangan atlet Konsel di sepak takraw cukup menggembirakan. Putri sudah lolos ke final. Sementara untuk putra baru memasuki enam besar dan menjuarai pool B bersama Kolaka,” ujar Ketua Pengcab Sepak Takraw Konsel, Ir. Rafiuddin, kemarin sore. (era)

HERMAN-KENDARIPOS

Sejumlah nomor pertandingan di Cabor tinju telah dilangsungkan. Seperti dalam gambar, pertandingan antara petinju tuan rumah Konsel melawan atlet Konawe.

Gasko Kolaka Permalukan Persibutur Andoolo, KP Skuad sepak bola Kota Kendari terus memperlihatkan dominasinya di tiap babak dan grup yang diikutinya. Anak-anak asuhan Mansur Saman, Ajis dan Hamdan tersebut membuka peluang besar ke babak empat besar pasca menumbangkan PS Wakatobi dengan skor 2-1 di Stadion Utama Andoolo, sabtu (9/7). Kemenangantimyangdimanajeri Hasanuddin, M.Si tersebut baru diraih pada babak kedua setelah mendominasi jalannya pertandingan dengan memainkan serangan bola-bola pendek. Keunggulan dimulai saat pemain belakang Wakatobi, Demi melakukan handball di kotak terlarang. Bobi Tukino yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Tendangan kaki kanan disisi kiri gawang tidak mampu dijangkau kiper Wakatobi, Lomi. Tiga menit berselang, akselerasi serangan dari sayap kiri Bobi Tukino memberikan umpan matang dan diselesaikan sempurna oleh wingernya, Leonardo. Wakatobi sendiri hanya mampu membalas satu gol setelah strikernya Hardiansyah sukses lolosdaripengawalanAsmunbek poros Kota Kendari. Dan hingga wasit meniup peluit panjang papan skor tetap bertahan 2-1 untuk Kota Kendari. “ Syukurlah kami

DARWIN SIHOMBING-KENDARI POS

Buruknya sistem pertahanan Persibutur membuat pemain-pemain Gasko Kolaka dengan mudah membombardir serangan hingga menciptakan enam gol dalam pertemuan tersebut. Persibutur dipastikan tak akan melaju ke babak selanjutnya. Hari ini Gasko Kolaka akan menghadapi tuan rumah PS Konsel untuk menentukan juara dan runner up grup. bisa menang, ini langsung membuka peluang lolos ke semi final,” ujar Pelatih Kepala PS Kendari, Mansur Saman usai pertandingan yang disaksikan langsung Ketua Kontingen Kota Kendari, Yendi Kusyendi. Sementara itu pada laga kedGasko Kolaka mempermalukan skuad Persibutur (Buton Utara) dengan skor 6-1. Kemenangan itu langsung mengokohkan Kola-

DARWIN SIHOMBING-KENDARI POS

Duo andalan PS Kendari, Leonardo (kiri) dan Boby Tukino berselebrasi usai memenangkan pertandingan melawan PS Wakatobi 2-1 di Stadion Andoolo, akhir pekan lalu. Keduanya masingmasing mencetak satu gol dalam laga tersebut. Hari ini, PS Kendari akan menghadapi PS Baubau untuk penentuan menuju semi final.

Boma Persembahkan Emas untuk Kendari Andoolo, KP Tiga medali emas dibagikan pihak penyelenggara Cabor tinju kategori putri. Medali emas pertama diraih Selviani Boma, petinju Kota Kendari yang turun dikelas 60 kg setelah mengungguli rivalnya Lisnawati (Muna). Dikelas 51 kg, petinju Muna meraih emas dan perak untuk Konawe. Sedangkan kelas 54 kg disabet Selfina (Kolaka) serta perak Wa Ode Haerani Mahdi (Muna) “ Ini baru hasil awal. Masih ada tiga kelas lagi yang akan diperebutkan. Yaitu, kelas 64 kg putri, kelas 48 kg dan 57 kg. Dan ini hanya diikuti lima kabupaten, Konsel, Kota Kendari, Kolaka, Konawe dan Kota Baubau. Di sini juga tanpa medali perunggu karena dikelas ini hanya dua orang peserta dari tiap kabupaten yang berpartisipasi,” jelas Tahir, wasit tinju. Versi Tahir, jalannya pertandingan di cabor tinju berlangsung sportif tanpa membedakan satu dengan yang lain. “ Tidak ada yang curang. Di sini semua adil,” alasannya. Soal adanya beberapa kabupaten yang mengatakan panitia tinju maupun wasit kerap mengeluarkan keputusan kontroversial, Ia juga punya jawabannya. ‘’ Ada beberapa kriteria penilaian wasit, misalnya pada pukulan telak. Itu harus benar-benar berasal dari kepalan yang mengenai sasaran jika menginginkan angka terbaik. Disini banyak yang kurang paham. Aoal pukulan, memang atlet menyerang. Tapi, pukulan yang dilakukan jarang kena dengan kepalan sehingga untuk poin sangat minim diberikan,” terangnya. M e s k i begitu ia berharap agar pelaksanaan Porprov, tinju bisa berjalan sesuai agenda. Sebab niat utama kegiatan tersebut untuk menjaring atlet terbaik. (p2)

Muna, Wakatobi dan Konsel Rajai Catur Andoolo, KP Kabupaten Wakatobi, Muna dan tuan rumah Konsel sukses memborong medali dicabang olahraga catur. Wakatobi sukses meraih emas pada nomor beregu mengalahkan Muna dan perunggu untuk Konsel. Emas kedua Wakatobi dipersembahkan pecatur klasik, Yusuf Arifin, perak Muh Irfan (Konsel) dan perunggu Sulaiman (Butur). Kabupaten Muna meraih emas dinomor papan empat oleh Asbin, perak Irfan (Konsel) perunggu Dupalitan (Baubau). Emas kedua, lagi dipersembahkan Asbin. Sedangkan tuan rumah, sukses merebut emas dinomor catur kilat melalui Tasrif, perak Mardiman juga dari Konsel dan perunggu Zainuddin (Buton). Lalu, juara papan tiga, emas oleh Mardiman (Konsel), perak Mujain Arifin (Konawe) dan Bahrun (Konawe) serta Azrin (Butur) untuk perunggu. Nomor papan

TUR Hal 18 Baca CA CATUR

ka sebagai pemuncak klasmen pucuk pimpinan pool D diatas Konsel dan Butur. Hari ini, pertandingan penentuan merebutkan juara dan runner up grup akan berlangsung. Di pool E, Kota Kendari akan menghadapi PS Baubau. Jika PS Kendari menang, maka langsung lolos bersama Wakatobi. Sementara itu pertandingan lainnya yang akan dihelat sore nanti, PS Konsel v Gasko Kolaka. (p2/era)

Atletik Koleksi 12 Emas

HERMAN-KENDARIPOS

Para racer Konawe Selatan yang mendapat support dari Bupati, H. Imran sebelum lomba berlangsung. Sayang, para pembalap tuan rumah itu tak mampu memberi hasil yang memuaskan bagi daerah

Kendari, KP Atlet Kota Kendari merajai perolehan medali pada cabang olahraga atletik setelah merebut 12 emas, enam perak dan lima perunggu. Hasil ini tentu sesuai target yang diinginkan. Kemarin, anak asuhan Asyari itu kembali meraih dua emas dan satu perak dinomor 200 meter serta maraton putra/putri. Ali Azis (Kota Kendari) menobatkan diri sebagai yang tercepat

Butur Juara Umum Balap Motor Andoolo, KP Cabang Olahraga Balap Motor di ajang Pekan Olahraga Provinsi XI tahun 2011 tuntas dilaksanakan. Kabupaten Buton Utara keluar sebagai juara umum dengan mengusai medali emas di seluruh kelas yang dipertandingkan. Kelas Bebek 125 cc 4 tak Tune Up dimenangkan Depry Thomas disusul pembalap dari Konawe Tri Aryo dan ketiga, M Ariansya Herman dari Konawe Utara. Pada kelas bebek 110 cc 4 tak perorangan 21 tahun, lagi pembalap dari Buton Utara atas nama Depry Thomas mendulang emas. Di belakangnya pembalap asal Muna, Mirwan Noval dan ketiga Muh Ramli dari Kota Kendari. Sementara di kelas bebek 125 cc 4 tak beregu U-21 tahun, pasangan Depry Thomas-Rasyid kembali keluar sebagai pemengan pertama. Disusul pasangan Muh RamliDandy Yuda Madong dari Kota Kendari. Untuk posisi ketiga di raih pembalap asal Konawe pasangan Irdan Junot-Try Ario. Untuk kelas bebek 110 cc beregu pasangan Mirwan Noval-Muhtar asal Muna keluar sebagai pemenang dan berhak atas medali emas. Disusul pembalap Konawe pasangan Irdan

Junot-Ekki HS dan diposisi ketiga adalah pasangan asal Kota Kendari Muh RamliFandy Firza Diputra. Dikelas 125 cc tune up bebas umum, pembalap asal Buton Utara kembali menambah medali emas atas nama Tedy Tuahatu. Diposisi kedua diraih pembalap Muna Handy Tuahatu, disusul pembalap asal Buton Utara Mustamu. Sementara di kelas bebek 110 cc 4 langkah tune up perorangan bebas, pembalap kawakan Arthur Tuahatu harus mengakui keunggulan adiknya yang memperkuat Buton Utara. Arthur hanya dapat meraih perak untuk Muna. Di posisi ketiga diraih Handy Tuahatu yang memperkuat Kabupaten Muna. “Sore ini, seluruh kelas balap motor yang dipertandingkan telah selesai. Pembalap Buton Utara keluar sebagai juara umum dengan raihan 5 emas dan 1 Perunggu. Diposisi kedua dari Kabupaten Muna debgan raihan 1 emas, 3 perak dan 1 perunggu,”ujar Ketua panitia lokal Balap Motor, Andi Sakra Pangerang, tadi malam. (era)

dengan waktu 22,97 detik, perak juga dari Kota Kendari atas nama Sadam dengan waktu 23,28 detik. Sedangkan perunggu disabet Awaludin dari Buton waktunya 23,38 detik. Medali emas lainnya kedua dipersembahkan La Ode Hamlia dalam catatan waktu 3.02.08.78 detik Peak diraih Anas dari Muna dengan waktu 3.12.48 detik dan perunggu Nelwan (Kolaka) 3.13.03.28 detik. Lalu dilari maraton putri, emas berhasil direbut Salmi Adri (Baubau), perak Waliana (Kolaka) dan perunggu Kar-

tin (Baubau). Sedangkan dinomor lari maraton putri emas disabet Wadai dari Muna, perak, Asnawati dan Wakai Mawi (Muna). Asyari menerangkan, kesukseskan ini merupakan hal mengembirakan. Pasalnya target utama untuk Kota Kendari tercapai di Porprov Konsel. “ Kami memang menarget 12 emas, dan itu tercapai. Saya sangat bersyukur karena atlet tampil seluruhnya dalam kondisi prima. Sebab mereka selalu mendengarkan arahan yang diberikan pelatih,” jelasnya. (p2)

HERMAN-KENDARIPOS

Para pelari yang bertanding memperebutkan medali di cabang atletik pada lintasan Stadion Utama Andoolo.

Angkat Berat Muna Keok Kendari, KP Di Porprov XI tahun ini, tim cabang olahraga angkat berat Muna hanya ngotot mengajukan protes, bukan berjuang untuk mendulang medali sebanyak-banyaknya. Padahal ketika menjadi tuan rumah Porprov X 2007 lalu, atlet angkat berat Muna mengoleksi 35 medali emas. Di Konsel, mereka keok dengan hanya meraih satu perak. Kabupaten

Kolaka mendominasi perolehan medali dengan 36 medali emas, 34 perak dan 20 perunggu. Urutan kedua, direbut tuan rumah Konsel dengan meraih 22 emas, 12 perak 11 perunggu. Lalu, ketiga Konawe 14 emas, 15 perak, dan 21 perunggu menyusul Kota Baubau 3 emas, 9 perak, 11 perunggu, Kota Kendari satu emas, 9 perak 11 perunggu. Dengan hasil ini, cabor angkat berat

telah merampungkan pertandingannya. Ketua Pengprov PABBSI Sultra, Ashar MM mengatakan hasil tersebut akan menjadi modal mereka untuk menyeleksi atlet berlaga di PON Riau 2012 mendatang. ‘’ Sangat disayangkan, prestasi Muna begitu anjlok. Kami inginkan agar atlet terus mengaktifkan proses latihan demi kesuksesan Sultra dikancah PON Riau,’’ tandasnya. (p2)


CMY

CMY

20

Kendari Pos |Senin, 11 Juli 2011

PAN Bombana Target 8 Kursi, Kolaka 10 Kursi Asrun Pimpin PAN Kendari, Amir Sahaka di PAN Kolaka IST/KP

Pelantikan pengurus DPW PAN Sultra yang dilakukan Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, kemarin di alun-alun MTQ Square.

Nur Alam Minta “Suplemen” Hatta Rajasa Kendari, KP Lama menunggu dilantik, Nur Alam akhirnya bisa bernafas lega. Posisinya sebagai Ketua DPW PAN Sultra 3 periode, dikuatkan oleh SK DPP PAN yang mengabsahkan dirinya sebagai Ketua DPW PAN Sultra. Nur Alam makin bangga, karena meski pelantikannya mengalami penundaan selama berbulan-bulan, tapi yang melantik dirinya adalah calon besan Presiden RI, SBY yang tak lain adalah Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa. “Pelantikan hari ini, adalah kerja keras partai. Mulai dari DPC hingga DPRT ada di garis terdepan kegiatan partai. Disadari salah satu tujuan partai, hendak menempatkan kadernya di eksekutif dan legislatif. Tapi sesungguhnya, tujuan kader melaksanakan perjuangan untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra,” kata Nur Alam, kemarin. Oleh karena itu, kata dia, melalui kader, dia meminta dukungan ketua Umum PAN,

yang menduduki tempat strategis di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), melalui konsep percepatan pembangunan Indonesia. “Kami minta bimbingan pak ketua, sekaligus berikan energi, suplemen dan kekuatan yang lebih dahsyat bagi kami. Agar proses menuju kesejahteraan rakyat dapat diraih bersama. Kami kader insya Allah akan tunjukan kesejahteraan bagi rakyat. Langkah konsolidasi akan terus kami kembangkan sebagai bentuk pengobaran panji nasional di Sultra,” tandasnya. Pelantikan Nur Alam, dihadiri oleh Sekjen PAN yang juga Wakil ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, menteri kehutanan RI, Zulkifli Hasan dan sejumlah pengurus DPP PAN lainnya. Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Sekjen DPP PAN, Taufik Rahman, terlebih dulu membacakan SK pelantikan Ketua DPW PAN Sultra. Salah satu poinnya, DPW PAN Sultra diinstruksikan menjunjung tinggi transparansi dan kerjasama

diantara sesama pengurus. Orang PAN Diingatkan Beramal Bulan suci ramadhan, tak lama lagi menyapa umat Muslim di muka bumi ini. Bulan tersebut identik dengan bulan penuh rahmat. Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, mengingatkan kader dan pengurus Partai Amanat Nasional (PAN), agar memanfaatkan momentum wajib itu, untuk menabur kebajikan sebanyak-banyaknya. Hatta Rajasa mengatakan, mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan meninggalkan kepentingan pribadi, di atas kepentingan masyarakat, itulah ciri Partai Amanat Nasional (PAN). “Hari ini menunjukan kebersamaan, konsolidasi dan Raker PAN, telah berhasil. Saya nyatakan konsolidasi hampir semua kabupaten/kota yang semuanya kader PAN, membawa angin segar bagi PAN ke depan,” katanya. Makanya, Hatta menghimbau, momentum bulan suci ramadhan dapat dimanfaatkan

oleh kader PAN untuk memperbanyak berbuat amal kebajikan. “Kalau ada rezeki DPD, maka lakukan kegiatan amal sosial. Apakah itu bagi Sembako murah, saya sebagai menteri perekonomian, akan bersama CSR lancarkan operasi pasar di Indonesia. Kader PAN ikutlah gabung, karena itu perbuatan mulia yang menunjukan simpati pada masyarakat,” ujarnya. Pada yang dilantik di Musda, Hatta menitip pesan, agar melaksanakan konsolidasi sebaik-baiknya supaya tidak ada yang tertindas. Karena yang diharapkan, lanjut dia, semua bisa bersama karena sama-sama memiliki potensi. “Saya 3 kali menteri, 1 kali ketua fraksi, bukan karena pintar. Tapi karena keringat partai yang diusulkan kader. Olehnya itu, jika jadi gubernur, bupati, walikota, itu kerja kolektif dukungan rakyat. Sehingga jangan lupakan. Konsolidasilah dan tawakkal pada Allah SWT, apabila sudah tetapkan niat,” tandasnya. (dri)

Menang di MK, Partai Gurem Ingin Bersatu Jakarta, KP Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan partai peserta Pemilu 2009 tentang verifikasi ulang disambut baik. Namun, partai-partai kecil diminta bersatu untuk memenangi Pemilu 2014. Meski demikian, kemenangan di MK dianggap sebagai kemenangan babak pertama. “Kami sangat berterima kasih kepada MK yang masih memiliki nurani. Keputusan ini lebih dari yang kami harapkan,” kata Ketua Umum Partai Persatuan Nasional (PPN), Oesman Sapta Odang di Jakarta, Jumat (8/7) lalu. Sebelumnya,

Ketua MK Mahfud MD, Senin (4/7) mengeluarkan putusan membatalkan proses verifikasi partai politik dengan mengabulkan permohonan uji materi pasal 51 ayat 1 UU No 2/ 2001 tentang Perubahan atas UU No 2/2008 tentang Partai Politik yang mengatur verifikasi ulang partai peserta Pemilu 2009 agar menjadi peserta Pemilu 2014. Dengan putusan ini, partaipartai tersebut tidak perlu melalui tahap verifikasi dalam rangkaian proses untuk menjadi peserta Pemilu 2014. Mengenai ketentuan Parliamentary Threshold (PT), Oes-

man menilai seharusnya tidak perlu ada. Karena itu, artinya akan ada suara rakyat yang terbuang. ”Suara rakyat yang sudah ada, lalu karena tidak memenuhi persyaratan harus dibuang ke partai lain, ini tidak adil,” katanya. Menurutnya, UU Parpol yang baru mendzalimi rakyat. Kedzaliman itu, terjadi pada pelaksanaan Pemilu 2009. Saat itu, sekitar 19 juta suara rakyat yang tersebar di partai-partai yang tak lolos PT hangus. Untuk mengantisipasi hangusnya suara pemilih karena kegagalan PT. ”Karena itu, partai-partai kecil harus bersatu. Kebersamaan

kita dalam Forum Persatuan Nasional saja sudah membuat geger dan gemetaran banyak pihak, apalagi kalau kita solid dalam satu partai, “ katanya. PPN didirikan 12 tokoh parpol antara lain Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Patriot, Partai Nasional Benteng Kemerdekaan (PNBK) Indonesia, Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan, dan Partai Merdeka. (jpnn)

Kendari, KP Lebih dari 100 pemilik suara di arena Musda PAN Bombana yang digelar di sebuah hotel di Kendari, pagi kemarin tak punya pilihan yang lebih baik untuk menjadi Ketua PAN Bombana, selain H Tafdil, yang tak lama lagi dilantik menjadi Bupati Bombana periode 20112016 mendatang, seperti periodesasi kepemimpinannya di PAN nanti. Terpilihnya H Tafdil ini memang sudah diprediksi sejak lama. Proses Musda pun hanya berlangsung sekitar dua jam. Tiga orang pimpinan sidang yakni Bang Musakkir, Johan dan Juntas melakukan proses persidangan sebagaimana biasa. Setelah proses pendaftaran calon dan hanya H Tafdil yang mendaftar, maka peserta Musda akhirnya aklamasi memilih Tafdil. “Saya target 8 kursi di Pemilu 2014 nanti,” kata H Tafdil usai terpilih, kemarin. Katanya, estimasi itu tidak berlebihan karena ia yakin kepemimpinannya sebagai Bupati Bombana nanti, bila ia bekerja dengan baik, rakyat akan simpatik dan jika diajak bergabung bersama PAN, sudah lebih mudah. Rencananya, dalam waktu dekat ia akan menyusun kepengurusan yang solid dan bisa bekerja dengan baik. Selain Bombana, Musda PAN Kota Kendari juga berjalan mulus. Ir Asrun secara aklamasi terpilih sebagai ketua lewat proses Musda yang dilaksanakan Sabtu (9/7) malam lalu di salah satu hotel di Kota Kendari. Setelah terpilih, Ir Asrun yang ditemui usai pelantikan Ketua DPW PAN Sultra, Nur Alam, mengatakan, akan melakukan konsolidasi di tingkat pengurus DPD sampai ke DPRT. Tujuannya, langsung membicarakan strategi memenangkan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam moment pemilihan baik, pemenangan jelang Pilwali, Pilgub maupun Pilcaleg dan Pilpres.

ABDI MAHATMA/KP

Pengurus DPD PAN Bombana yang dipimpin ketuanya yang baru, H Tafdil saat melakukan defile di arena pelantikan pengurus DPW PAN Sultra, kemarin. PAN Kolaka juga sudah memilih ketuanya secara aklamasi yakni Amir Sahaka yang juga Wakil Bupati Kolaka. Ia mengalahkan empat rival lainnya yang disebut-sebut siap memperebutkan jabatan Ketua PAN Kolaka. Ke empat saingannya yakni Parmin Dasir. (Ketua DPR Kolaka), Sabaruddin Labamba (Wakil Ketua DPRD Sultra), Tahrir Tasruddin dan Saparuddin Sunu. Perhelatan Musda PAN itu dihelat di sebuah hotel ternama di Kendari yang berakhir kemarin. Tercatat dari 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Pengurus Kecamatan, red- sebanyak 14 menginginkan Amir Sahaka menahkodai PAN Kolaka Periode 2011-2016. “Sekarang PAN Kolaka akan segera melakukan konsolidasi, termasuk memenangkan Nur Alam sebagai calon gubernur 2013-2018 di Kolaka,” terangnya diamini rekan-rekannya. Amir Sahaka yang ditemui usai pemilihan, dengan optimis katanya kursi PAN di DPRD Kolaka akan ditingkatkan menjadi 10 kursi. “Saat ini kursi PAN di DPRD Kolaka sebanyak empat anggota, tinggal menambah enam anggota,’’ jelasnya. Sebagai tahap awal kata Amir Sahaka, konsolidasi partai dari tingkat ranting, cabang hingga daerah akan dilakukan. “Ini merupakan bagian dari dinamika demokrasi (yang kontra dengan terpilihnya Amir Sahaka, red), mereka juga kan kader partai, kami akan merangkul semua,” terangnya. Sementara itu, Wakil Ketua

Amir Sahaka DPW PAN Sultra, Saman Langi Pidani, hampir semua Ketua PAN di Sultra, dipilih secara aklamasi. Dari 11 kabupaten yang menggelar Musda minus Buton, PAN menempatkan 3 bupati/ walikota di posisi ketua DPD yakni Walikota Kendari, Ir Asrun sebagai Ketua DPD PAN Kota, Bupati Buton Utara (Butur) Ridwan Zakaria sebagai Ketua DPD PAN Butur dan Bupati Bombana terpilih, H Tafdil sebagai Ketua DPD PAN Bombana. Selain bupati, 2 wakil bupati pun diamanahi tanggung jawab sebagai ketua DPD PAN. Keduanya adalah Wakil Bupati Kolaka, Amir Sahaka sebagai Ketua PAN Kolaka dan Wakil Bupati Wakatobi, H Arhawi sebagai Ketua DPD PAN Wakatobi. Saman Langi, menyebut pula ketua DPD PAN kabupaten/kota lainnya yang terpilih aklamasi. Masing-masing adalah Anton SH (Ketua PAN Kolut), Raup S Ag (Ketua PAN Konut), Kery Konggoasa (Ketua PAN Konawe), H Muh. Tamrin (Ketua DPD PAN Baubau) dan dr. H LM. Rajab Biku (Ketua DPD PAN Muna). (dri)

CMY

CMY


PARIWARA

Kendari Pos | Senin 11 Juli 2011

Ultah-44, Hatta Rajasa Beri Selamat Nur Alam PELANTIKAN Nur Alam sebagai Ketua DPW PAN Sultra, yang bertempat di alun-alun ex arena MTQ, sangat istimewa, kemarin. Sebab, ternyata sehari sebelum dilantik atau tepatnya Sabtu (9/7) lalu, suami Dra Hj Tina Asnawati MM itu, genap berusia 44 tahun. Ketua DPP PAN, Hatta Rajasa pun, tak luput memberikan ucapan selamat pada Gubernur Sultra itu, usai melantik Nur Alam dan sejumlah pengurus DPW PAN Sultra, kemarin. “Saudaraku Nur Alam saya ucapkan

selamat ulang tahun ke 44. Didoakan supaya panjang umur dalam keberkahan dan panjang umur dalam segala hal. Usia 44 tahun sedang-sedangnya berprestasi dan berada di posisi puncak,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI itu, Hatta berharap, Nur Alam mampu melaksanakan tugas sebagai Gubernur Sultra dan Ketua DPW PAN Sultra, sebaik-baiknya. Katanya, dengan dukungan rakyat Sultra, tugas seberat apa pun akan dengan mudahnya diselesaikan Nur Alam. (**)

Nur Alam Akan Lantik Ketua DPD PAN se-Sultra NUR ALAM ingin lebih dekat, dengan para ketua DPD PAN se-Sultra, yang baru terpilih Sabtu (9/7) malam lalu. Karenanya, pelantikan 10 ketua DPD PAN yang sesuai jadwal bakal dilantik bersama Nur Alam oleh Ketua DPP PAN, Hatta Rajasa, batal dilaksanakan, kemarin. Ir Asrun (Ketua DPD PAN Kota), Ridwan Zakaria (Ketua DPD PAN Butur), H Tafdil (ketua DPD PAN Bombana), dr. H LM. Rajab Diku (Ketua DPD PAN Muna), Amir Sahaka (ketua PAN Kolaka), H Arhawi sebagai (ketua DPD PAN Wakatobi), Anton SH (Ketua PAN Kolut), Raup S Ag (Ketua PAN Konut), Kery Konggoasa (Ketua PAN Konawe), H Muh.

Tamrin (Ketua DPD PAN Baubau) dan Djainal, ST (ketua PAN Konsel) hanya bisa menyaksikan pelantikan ketua DPW PAN Sultra bersama sejumlah pengurus DPW PAN Sultra, dari kejauhan. “Momen pelantikan pengurus DPD se-Sultra, akan saya laksanakan sendiri. Ini untuk mengetahui kesiapan PAN di kabupaten/ kota, saat berkompetisi di Pilwali, Pilgub dan Pilpres yang akan datang,” katanya. (**)

Kader PAN Dihibur Tukul ArwanaUtopia GUYONAN khas ala Tukul Arwana di Bukan Empat Mata, langsung dapat dinikmati masyarakat Sultra yang hadir di arena ex MTQ, kemarin. Tukul bersama 2 asisten lawaknya, berhasil mengocok perut masyarakat, setelah usai menyaksikan pelantikan Nur Alam sebagai Ketua DPW PAN Sultra tiga periode. Banyolan yang sering dia lontarkan saat membawakan acara “Bukan Empat Mata” di salah satu channel tv swasta, disuguhkan Tukul pada penonton. Tak ayal, gurauannya yang memplesetkan lagu Band Utopia dan bergaya ala gitaris handal, mampu membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. “Tukul orangnya lucu sekali. Bibirnya sering dikasih monyong, gayanya saya suka. Mudah dimengerti lawakannya,” kata Joni sambil meniru gaya Tukul. Sebelum beraksi, Tukul sudah mencuri perhatian awak media. Duduk di deretan terdepan, Tukul dengan wajah ramah, menyapa wartawan dengan tangannya yang meliuk-liuk bak membawakan acara yang tayang saban malam di Trans 7. Saking lucunya, aksi yang dilakukannya secara diam-diam tanpa ada orang PAN yang mengetahuinya itu, membuat wartawan tertawa melihat ulahnya, yang santai. (**)

21


+

28

Iklan

Kendari Pos | Senin 11 Juli 2011

+

yan

enta

Mag

low

Ye

ac k ack

B

+

yan

enta

Mag

low

Ye

ac k ack

B

+


Kendari Pos Edisi 11 Juli 2011