Issuu on Google+

Rabu, 11 Agustus 2010 1 Ramadhan 1431 H Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendaripos.co.id

Kali Ini, Imran yang Menang di MK Jakarta, KP Mahkamah Konsitusi (MK) mengukuhkan kemenangan pasangan Imran-Sutoardjo Pondiu (SEHATI) pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Konawe Selatan. Dalam sidang pembacaan putusan perkara No 120/ PHPU.D-VIII/2010 atas nama pemohon pasangan Surunuddin Dangga-Muchtar Silondae (SUTRA), permohonan calon yang diusung dari Partai Golkar itu ditolak secara keseluruhan. “Dalam pokok perkara, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,� kata Mahfud MD saat membacakan amar

putusan perkara Pemilukada Konsel di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/8). Dari 21 isu hukum yang mendapat penilaian dari hakim konstitusi tak satupun duduk perkara yang dinilai memberatkan pasangan SEHATI dan KPU Konsel. Dalil-dalil dan bukti yang diajukan pemohon terbantahkan oleh kontra bukti dari KPU Konawe Selatan selaku pihak termohon. Dalil terjadinya penggelembungan dana Pemilukada dari Rp 3,651 miliar menjadi Rp 3,91 miliar dan persetujuan secara sepihak oleh Ketua DPRD

Konsel EDY tanpa melalu rapat pleno, misalnya. Hakim berpendapat bahwa dalil dan alasan hukum penggelembungan itu tidak tepat menurut hukum anggara senilai Rp 3,91 miliar diperuntukkan untuk tiga komponen. Masingmasing, KPU senilai Rp 2,34 miliar, Panwaslu Rp 750 juta, dan Pengaman Rp 820 juta. Pendapat mahkamah ini diperkuat kontra bukti yang diajukan Ketua KPU Konawe Selatan Achmadi. Menurutnya, yang terjadi bukan penggelembungan dana melainkan terjadinya pengurangan anggaran karena pemun-

Jembatan Bahteramas, Resahkan Ratusan Warga Kota Lama Kendari, KP Rencana pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra untuk membangun jembatan Bahteramas ternyata membuat ratusan warga yang sudah berpuluh tahun mendiami kawasan tersebut resah. Resah akibat, rumah yang sudah ditempati 4 generasi bakal dimusnahkan, resah karena lokasi tempat mereka berusaha mencari rezeki bakal hilang, resah karena sejarah yang

pernah tercipta di lokasi itu tak dapat diwariskan kepada anak cucu mereka. Setidaknya, 108 pemilik toko yang berada di jalan WR Supratman Kota Lama menandatangani pernyataan menolak rencana pembangunan jembatan Bahteramas tersebut. Warga meminta kepada Pemprov agar meninjau kembali rencana yang dianggap sia-sia tersebut. Mereka mempertanyakan urgensi pembangunan jembatan

yang lebih mengutamakan nilai ikon ketimbang nilai-nilai kemanusiaan, ekonomi dan historis. Juru bicara warga WR Supratman, Jefry kepada Kendari Pos mengatakan, heran dengan adanya rencana pembangunan jembatan tersebut. Karena masih banyak hal lain yang lebih prioritas dan men-

Baca JEMBATAN di Hal. 7

gutan suara ulang yang diusulkan termohon Rp 3,651 miliar tetapi disetujui Rp 2,34 miliar. Mengenai dalil adanya penggelembungan surat suara sebanyak 4050 suara juga terbantahkan. Kelebihan surat suara itu tidak digunakan tetapi diamankan di Polres Konawe Selatan. Hal ini juga dikuatkan dari kesaksian Kapolres Konsel AKBP Bahri saat memberi keterangan pada persidangan sebelumnya. Terhadap adanya politik uang yang

Baca KALI di Hal. 7

Polisi Diizinkan Ambil Tindakan Tegas Beri Efek Jera Pelaku Konflik di Unhalu

HASANUDDIN/KP

Kawasan Pecinan (China Town) Kota Kendari. Bernilai sejarah tapi terancam digusur dengan rencana pembangunan jembatan Bahteramas yang menghubungkan Kota Lama dengan Pulau Bungkutoko.

Atikurrahman Langsung ke Makassar? Pasca Pemilukada Bombana, Mobil Dinas Bupati Tak Terlihat Parkir di Kantor Bupati Kasipute, KP Hasil perhitungan cepat (quick count) Jaringan Survei Indonesia (JSI)

Kendari, KP Saban tahun konflik di Unhalu pasti terjadi. Bahkan, tak cukup rentan setahun, konflik dengan modus yang sama selalu terulang. Tak ingin, konflik di Perguruan Tinggi (PT) terbesar di Sultra itu, terus terjadi. DPRD Sultra menginisiasi pertemuan, mencari solusi agar pertikaian di Unhalu tidak lagi terjadi. Pertemuan dihadiri, Gubernur Sultra Nur Alam, Polda Sultra diwakili Direktur Intel Kombes Pol Drs Susoro dan Kapolresta Kendari, AKBP Erfan Prasetyo, Unhalu diwakili Pembantu Rektor II Prof Darwis dan Walikota diwakili Asisten I Indra Muhammad. Pertemuan

Baca POLISI di Hal. 8

Subhan Tambera (kaos putih) dan H Tafdil (baju merah) tanpa sengaja bertemua di rumah Muhtar Alie Hasan (calon bupati Bombana yang gagal ke putaran kedua versi quick count JSI). Walau tak sengaja, tapi kedua keduanya memiliki tujuan sama, koalisi.

menempatkan Tafdil-Masyura Ila Ladamai (Tamasya) dan Muhammad Subhan Tambera-Abdul Aziz Baking (Serasi) sebagai peraih suara terbanyak. Pasca hasil survei lembaga itu dipublikasikan, Tafdil mauun Subhan semakin percaya diri. Bahkan keduanya mulai melakukan lobi-lobi politik termasuk pada calon bupati lain yang

NURYADI/KP

Baca ATIKURRAHMAN di Hal. 2

Muhammad Anas Hamodi, Pria Beristeri Lima yang Semuanya Akur (2- Bersambung)

Semua Isteri Kebagian Rumah

Boleh jadi pria yang berpoligami bisa bersikap adil dengan para isterinya. Namun, kealpaan seorang manusia tentu tidak bisa dihindari dalam menjalani bahtera kehidupan. Dengan 5 isteri, 14 anak dan 6 cucu, Anas Hamodi pun tak jarang lupa menyebut nama anaknya.

kepala desa yang terlahir dan dibesarkan di Desa Roraya itu, sepenuhnya mendarmabaktikan dirinya untuk pembangunan desa yang berbatasan langsung dengan Bombana tersebut. Segala keluh kesah warga ditindaklanjuti, dan yang terpenting bantuan yang diberikan sifatnya tulus sehingga penduduk setempat tidak segan-segan menyampaikan keluh kesanya. Dibalik kemuliaan hatinya, Anas Hamodi adalah pribadi yang tegas dan disiplin pada keluarganya. Dia tak segan-segan memberikan sanksi pada anaknya yang mengabaikan petuahnya. Walau tak menyebutkan apa hukuman yang diberikan, namun cucu dari Teporambe ini, mengaku anak-anaknya jarang sekali melakukan hal-hal yang aneh alias di luar dari norma agama.

Emilia Ningsih MENJABAT sebagai Kades selama 16 tahun, tentu bukan hal yang mudah. Warga setempat tentu memandang figur yang dipilih adalah sosok yang layak dijadikan tauladan. Walau berpoligami (beristeri 5), Muh. Anas Hamodi tetap menjadi panutan sehingga warga Roraya terus mempertahankan dirinya sebagai pimpinan tertinggi di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan. Beberapa warga yang ditemui, mengaku,

EMILIA NINGSIH/KP

Muh Anas Hamodi, didampingi istri kelima beserta anak dan cucunya.

Baca SEMUA di Hal. 7


2

Kendari Pos |Rabu, 11 Agustus 2010

PM Palestina Titip Salam Buat Ba’asyir Jakarta, KP Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniya menitipkan salam untuk Ustad Abubakar Ba’asyir yang kini ditahan Mabes Polri. Ini merupakan salam sekaligus dukungan moral bagi pimpinan Pondok Pesantren Al-Mu’min, Ngruki, Solo itu. “Saya menyampaikan salam dari Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya, beliau menintipkan salam buat Ustad Abu Bakar, dari Ust Abu Bakar salam balik (untuk Ismail Haniya),” ujar Ketua Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Jose Rizal Jurnalis usai menjenguk Ba’asyir di Mabes Polri, Selasa (10/8) siang. Selain berkunjung, Jose juga memeriksa kesehatan Ba’asyir yang kini telah memasuki hari kedua penahananya. Dikatakan secara umum Ba’asyir dalam keadaan sehat meskipun memili-

Ratusan anggota Jamaah Ansharut Tauhid mencoba masuk Mabes Polri kemarin 10/08 untuk menjenguk Baasyir. Namun langkah mereka terhenti penjagaan puluhan anggota Detasemen Markas Mabes Polri. RIDLWAN/ JAWA POS

ki riwayat gangguan kesehatan. “Beliau orang yang tegar. Soal psikologis beliau bisa atasi cuma memang mungkin reaksi beliau asam lambung naik kalau beliau ada perasaan marah kesal dan itu

merupakan hal yang lumrah,” tambahnya. Namun demikian Jose prihatin dengan kondisi ruang penahanan Ba’asyir. Meskipun ditempatkan sendiri dalam ruang tahanan,

menurutnya ruangan itu terlalu lembab. “Tahanan lembab kemudian ada toilet ada kamar mandi dan kita menyarankan ditambahan kipas angin, agar kelembabannya berkurang,” imbuhnya.(zul)

Tak Sengaja, Subhan-Tafdil Bertemu di Rumah Muhtar Ali Hasan Atikurrahman ............. menjadi rival mereka. Wajar jika Subhan TamberaAziz Baking (Serasi) dan TafdilMasyura (Tamasya) melakukan lobi-lobi politik. Sebab, dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ini bakal bertarung lagi di putaran kedua Pemilukada Bombana, 10 Oktober mendatang. Pasalnya, perolehan suara mereka tidak memenuhi syarat sebagai pemenang, karena tak melebihi angka 30 persen dari suara sah. Menghadapi Pemilukada putaran kedua tersebut, Subhan dan Tafdil mulai bersiap diri. Bahkan Senin (9/8) lalu atau sehari setelah pencoblosan, dua calon Bupati ini tanpa sengaja bertemu di kediaman Muhtar Alie Hasan, di Desa Tepo, Kecamatan Poleang Timur. Menurut salah seorang pendukung Muhtar Alie Hasan, kehadiran dua calon Bupati peraih suara terbanyak (versi lembaga survei) itu, untuk melakukan lobi-lobi politik untuk mendapat dukungan jika lolos di putaran kedua pasca pleno KPU. “Tafdil yang lebih dulu tiba, setelah itu

Subhan,” katanya. Subhan Tambera, salah satu calon Bupati yang diprediksi dua lembaga survei sebagai salah satu kandidat yang lolos diputaran kedua, mengakui hal itu. “Memang salah satu agenda saya itu (melakukan lobi-lobi politik) dan meminta dukungan,” kata Subhan. Selain itu, kehadirannya di rumah Muhtar Alie Hasan juga untuk silaturahmi. Sebab bagaimanapun, antara dia dengan calon Bupati nomor urut satu itu memiliki hubungan emosional yang sudah terjalin sejak lima tahun silam, saat Pemilukada pertama Bombana. “Saya duduk sebagai wakil Bupati saat ini, berkat campur tangan beliau (Muhtar) dan Tuhan. Sebagai anak, wajar kan jika saya silaturahmi pada orang tua saya sekaligus meminta dukungan dan arahan jika lolos diputaran kedua nanti,” kata Subhan Tambera. Sementara Tafdil tidak mengakui bila kehadirannya di kediaman Muhtar Alie Hasan untuk melakukan lobi-lobi politik dan meminta dukungan di putaran kedua. “Tidak, cuma silaturahmi biasa bos,” jawabnya. Terkait per-

siapannya untuk maju di putaran kedua, Tafdil mengaku sudah siap dan membuka peluang kepada siapapun untuk menjalin koalisi. Pernyataan Tafdil ini ternyata berbeda dengan calon wakilnya, Masyura Ila Ladamai. Masyura yang datang bersama Tafdil di rumah Muhtar Alie Hasan mengatakan, salah satu agendanya bertemu Muhtar adalah membangun koalisi menjelang putaran kedua. “Beliau (Muhtar) memberikan lampu hijau,” ungkapnya. Kehadiran dua rivalnya pada Pemilukada Bombana 8 Agustus lalu disambut baik Muhtar Alie Hasan. Saudara kandung almarhum Sirajuddin (calon Bupati Bombana 2005-2010 berpasangan Muhammad Subhan Tambera) ini mengatakan Subhan dan Tafdil, hadir untuk membangun komunikasi politik. Meski demikian, Muhtar belum bersikap, kepada siapa dirinya memberikan dukungan. “Nanti koalisi. Ini masih pemanasan karena KPU belum putuskan. Saat ini saya masih netral dan harus adil,” jawab Muhtar diplomatis. Meski belum bersikap, calon Bupati yang lima kali menjabat Kepala

Dinas di kota Malang ini membeber beberapa persyaratan kepada siapapun yang akan berkoalisi dengannya. “Diantaranya harus selamatkan Bombana dari semua aspek menuju kehidupan yang sejahtera dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya. Sementara calon bupati incumbent, Atikurahman hingga kini tidak lagi diketahui pasti keberadaannya. Namun informasi yang dihimpun koran ini, ia memilih meninggalkan Bombana, beberapa jam setelah pencoblosan. “Katanya ke Makassar karena beliau akan buka puasa bersama keluarga,” kata salah seorang pejabat eselon dua. Senin hingga Selasa kemarin, mobil DT 1 K yang sering digunakan Atiku juga tidak terlihat lagi parkir di kantornya. Bahkan saat pembukaan pekan olahraga dan seni (Porseni) tingkat SKPD kemarin, Bupati Bombana tidak berada di tempat. Di podium upacara yang nampak hanya Wakil Bupati, Muhammad Subhan Tambera, Sekab, Idrus Effendi Kube serta hampir semua kepala dinas dilingkup Pemkab.(nur/cok)

Tata PKL, Silakan Contoh Gold Coast Belajar ...................... diperoleh dari situ setiap tahunnya,” jelas Sapta yang kelahiran Tanjung Karang, Lampung, 13 Mei 1954 ini. Lebih dari 2.900 binatang laut, 300 koral dan banyak pulau-pulau kecil yang dilindungi oleh pemerintah, dan menjadi tujuan wisata yang tidak ada habisnya. Semua kota hebat di Australia berada di tepi pantai, dan menjadikan pantai sebagai pengungkit turisme. Dari Darwin, Sydney, Brisbane, Melbourne, Perth, Gold Coast, semua mengembangkan wisata pantai. “Itu inspirasi yang baik juga, kita ini negeri maritim, negara kepulauan, yang lebih banyak pantai daripada daratan,” jelas doctor jebolan Universitas Paris IX-Dauphine, 1988 yang berkacamata ini. “Coba lihat, pantai-pantai di Australia! Bersih, tertata rapi, kombinasi taman, dan keindahan pantai, airnya bersih, tidak ada sampah, café-café hidup, tempat mainan juga baik, akses menuju lokasi sangat jelas dan gampang. Kesadaran bersama seperti ini yang belum kita miliki, yang masih harus diperjuangkan,” kata Sapta yang didampingi Maria Mayabunbun, Kasubdit Promosi Wilayah AS dan Pasifik, dan Molly Prabawaty, Kasi Promosi Wilayah Pasifik Kemenbudpar. Sapta juga mencontohkan fishing games, permainan memancing dengan aturan yang betul. Yang menjamin kelangsungan hidup hayati. “Laut kita sangat kaya, terutama Indonesia Timur. Bali ke timur, Banda, Ambon, itu bisa dikembangkan. Australia sampai membuat atraksi buaya. Fish feeding, atau memberi makan ikan-ikan di laut. Orang-orang kita harus bisa menangkap ilmu dan kreativitas mereka,” tutur dia yang tengah mendampingi grup musik etnik Gangsadewa pimpinan Memet Chairul Slamet dan grup tari Citra Nusantara dalam tur Cultural Roadshow 2010 Across Australia “Spirit of Indonesia” di Perth itu. Dia juga mencontohkan Gold Coast di pantai Timur Australia. Mereka sangat piawai menata pedagang kaki lima, mengurus kios-kios, membuat regulasi yang tertata rapi. Coba bandingkan dengan

yang ada di Bali atau objek wisata internasional lain di Indonesia. “Ilmu itu yang harus kita serap, sebagai bahan inspirasi, darimana kita harus memulai? Bagaimana langkah percepatannya?” jelas yang diiyakan Syarief Syamsuri, Konsul Jenderal RI di Perth. Di Perth sendiri, ada Ningaloo Marine Park, Bundegi Beach untuk berenang dan snorkel melihat coral, Exmouth untuk surfing, Lighthouse Bay untuk memancing dan rilek, Jurabi Coastal Reserve untuk eksplorasi bawah laut, Turtle Rookeries, dan lainnya. Di Melbourne ada Kilda Beach dan Yarra River, yang sama-sama berbasis air. Di Sydney ada Darling Harbour dan Opera House yang menjual romantisme tepi pantai. Apakah itu semua sudah menginspirasi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata? “Iya, pasti! Semua hal manajemen yang berurusan dengan dengan pantai, baiknya belajar dari yang Australia. Semua pantainya dieksplorasi untuk wisata, dan menghasilkan efek ekonomi yang signifikan. Sinkronisasi antar departemen mutlak dilakukan, karena Budpar sendiri jelas tidak mungkin,” ungkapnya yang juga bersama Syahrul Tahir, GM Garuda Indonesia Western Australia. Dia mencontohkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan misalnya. Mereka masih concern pada mencari ikan, menangkap ikan dan memberdayakan perikanan. Belum untuk kepentingan pariwisata. Departemen Perhubungan juga, terutama perhubungan laut, masih berkutat pada soal transportasi mengangkut orang. Belum bicara transportasi wisata. “Swasta juga masih wait and see. Belum banyak yang berani investasi besar dan mendasar, karena return–-nya lama, dan high risk. Mereka perlu mendapatkan insentif. Itu alasan mengapa dunia pariwisata kita tidak segera berlari kencang, sekalipun potensi alam yang dimodali Tuhan begitu melimpah,” aku Sapta yang didampingi tim Karma Events, Professional Event Creators & Organizers ini. Soal pemerintah daerah? Seberapa besar peran mereka menjadi pendorong program pariwisata nasional? Ikuti catatan bersambung ini besok. (bersambung)


3

Rabu, 11 Agustus 2010

Keppres 80 Tentang Tender Proyek Direvisi Jakarta, KP Dunia usaha, khususnya yang bergerak di bidang jasa konstruksi, pengadaan barang jasa selama ini menggunakan Keppres No 80/2003, untuk urusan tender-tender proyek pemerintah. Tapi, mulai tahun 2011 mendatang, semua akan berubah. Ini menyusul ditekennya aturan baru tentang tender/lelang barang/jasa di lingkungan instansi pemerintah. Jumat (6/8) lalu, Presiden SBY sudah meneken regulasi yang diberi label Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54/2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah itu. Kata Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Rahardjo, Perpres No 54/2010 tersebut merupakan revisi atas Keppres No 80/2003. “Ada banyak perubahan krusial. Semua dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujarnya di Kantor LKPP, Senin (9/8) lalu. Beberapa aturan baru tersebut adalah pengangkatan pejabat perbendaharaan (pejabat pembuat komitmen, bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran, verifikator, pejabat pemeriksa/penerima barang) tidak lagi harus setiap tahun. Menurut Agus, selama ini, pejabat perbendaharaan baru diangkat pada Januari atau awal tahun anggaran. Akibatnya, semua proses yang terkait dengan pengadaan barang/jasa baru bisa berjalan mulai Januari. Dengan aturan baru, para pejabat tersebut bisa mulai melakukan lelang pada November. Saat memasuki tahun anggaran baru pada Januari, tender/lelang pun sudah bisa ditandatangani. “Jadi, proses pengadaan bisa lebih cepat. Pada Januari, dana awal sudah bisa cair untuk uang. Ini penting untuk mengubah pola belanja pemerintah yang menumpuk di akhir tahun,” katanya. Aturan baru lainnya adalah penggunaan e-procurement atau lelang elektronik. Dengan e-procurement, instansi tidak harus mengiklankan lelang melalui media cetak, namun bisa hanya memasukkan lelangnya dalam website milik instansi tersebut atau melalui website LKPP. “E-procurementinisangatpentinguntukmewujudkan pasar yang terintegrasi sehingga bisa mendorong transparansi dan efisiensi. Ini akan dimulai pada 2011 dan pada 2012, semua instansi harus sudah menerapkannya,” terangnya. Menurut Agus, saat ini, sebenarnya sudah ada 156 instansi pemerintah, baik di kementerian/ lembaga maupun pemerintah daerah, yang sudah mengaplikasikan e-procurement. Hasilnya, karena lebih transparan, terjadi efisiensi belanja hingga di atas 20 persen. Misalnya, Pemprov Jabar

bisa mendapatkan efisiensi belanja 21 hingga 31 persen setiap tahun. Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP Agus Prabowo menambahkan, aturan baru lainnya adalah kelonggaran bagi instansi untuk melakukan pengadaan langsung barang/jasa yang sudah memiliki price list yang dikenal luas. Misalnya, harga mobil dan sewa hotel atau kantor. Jika dalam aturan lama maksimal pengadaan langsung adalah Rp 50 juta, sekarang batasnya dinaikkan menjadi Rp 100 juta. “Meski batasnya dinaikkan, pengadaan langsung akan tetap masuk dalam objek audit. Jadi, pelaksanaannya harus tetap akuntabel,” jelasnya. Menurut Agus Prabowo, aturan baru pengadaan barang/jasa juga memungkinkan instansi untuk melakukan kontrak berjangka waktu lebih dari satu tahun atau multiyear. Jenis kontrak yang masuk klausul tersebut adalah pekerjaan yang bergantung pada cuaca, seperti pembenihan dan reboisasi. Selain itu, layanan yang harus tersedia sepanjang tahun mulai 1 Januari, seperti pelayanan angkutan perintis, pita cukai, konsumsi/obat di rumah sakit, konsumsi di lembaga pemasyarakatan, pembuangan sampah, serta cleaning service. (jpnn)

Kendari,KP Animo masyarakat menggunakan internet di Kendari cukup tingi. Salah satu operator penyedia jasa internet, Flexinet bahkan bisa memiliki revenue atau pendapatan setiapharinyamencapaiRp10juta.Angkatersebut belum termasuk sejumlah kabupaten ataupuntotalpendapatandarilayanantelpon Flexi ataupun SMS tapi baru dihitung penjualan layanan data internet Flexi. KepalaDivisiTelkomFlexiKendari,Veny Rahardja mengatakan, saat ini jumlah pelanggan internet Flexi dalam satu hari mencapai10ribunomor.Rata-ratamerekamerupakan pelanggan paket internet Flexi dengan tarif Rp 50 ribu per satu bulan. “Di Kendari pertumbuhan penggunaan internet lewat Flexi cukup tinggi. Bila dibandingkan jumlah penduduk dengan pengguna Flexi grafiknya seimbang. Di tingkat nasional, Kendari pengguna internet Flexi tertinggi, bila dibandingkan daerah lain,” terang Veny saat ditemui dalam penutupanacarabursamodemmurahyang berlangsung di GMT Kendari, kemarin. Veny yakin bila di daerah lain di Sultra pun akan mengalami peningkatan yang tidak jauh beda. Seperti di Baubau, sudah mulai menunjukkan peningkatan pengguna, walaupun di kota tersebut baru memiliki satu BTS. Demikian di sejumlah titik seperti di Unaaha, Raha dan Punggaluku. “Kalau saat ini mungkin kami masih memiliki kendala, terkadang jaringan tersendat. Tapi ke depan kami akan meng-

DOK/KP

Penggunaan internet dengan jaringan Flexinet di Kota Kendari ternyata sangat tinggi. Pendapatan operator telekomunikasi ini dari layanan internet sehari bisa mencapai Rp 10 juta hadirkan sistem EVDO, yang merupakan solusi kemacetan jaringan. Jadi bila tekhnologi baru ini sudah kami siapkan di Kendari, pelanggan Flexi tidak akan lagi mengalami gangguan,” papar Veny. Untuk pengguna internet Flexi, managemenakanterusmembuatprogrampensuport produk tersebut. Misalkan seperti bursamodemyangdilakukandiGMTyang berlangsung sejak 3 Agustus dan ditutupkemarin itu, cukup mendapat antusias masyarakat. Kegiatan ini kerjasama antara operator Telkom Flexi, PT Venus se-

laku pemilik produk modem Venus dan GMT sebagai pihak yang menjual modem sekaligus tempat pelaksanaan. Dalam kegiatan yang berlangsung selama satu minggu itu, pihak Flexi meningkatkan kapasitas jaringan internet Flexi sekitar 3 kali lipat ketimbang hari normal dilokasi pelaksanaan. Sehingga dalam moment tersebut pengunjung dengan bebas bisa berinternet tanpa ada kendala jaringan macet, meski jumlah pengguna banyak. “Kegiatan seperti ini, kita akan terus pacu,” ujar Veni. (lis)

Melambung, Harga Daging dan Ayam Kendari,KP Sehari menjelang Ramadhan, semua pasar tradisional di Kota Kendari dipadati masyarakat yang akan membeli kebutuhan pokoknya untuk memulai puasa dan sahur. Warga yang punya tradisi menyambut Ramadhan dengan kongkonsumsi dagingdanjugaayamdimanfaatkanbetulpara pedagang untuk menaikan harga jual komoditas tersebut. Rata-rata, naiknya lebih 10 persen dari hari-hari biasa. Di dua pasar di Kendari yakni Pasar Mandonga dan Wuawua peningkatan jumlah pembeli dan pedagang terasa sekali. Meskipun sejak dini hari Kendari hujan, tak menyurutkan mereka untuk melakukan transaksi. Dua pihak ini memanfaatkan momen baik mencari keuntungan maupun membeli kebutuhan. Harga kebutuhan yang terasa seperti daging, ayam, telur dan sejumlah sayur

Lagi, Dua Perusahaan Ancam Tinggalkan RI Jakarta, KP Selain PT LG Electronics Indonesia (LGEIN), ada dua perusahaan besar lain yang mengeluhkan kendala infrastruktur. Semua perusahaan itu juga mengancam hengkang dari Indonesia jika tidak ada solusi atas masalah mereka. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan sudah mengetahui berbagai keluhan tersebut. Meski begitu, pihaknya belum menyikapi secara resmi. “Tapi, segera saya respons,” ujarnya di kantornya kemarin. Hidayat juga mengungkapkan, ada dua perusahaan besar yang mengeluhkan hal sama dengan LG. Meski begitu, Hidayat enggan mengungkapkan identitas perusahaan tersebut. Ia

Revenue Flexinet Rp 10 Juta Perhari

mengaku tak bisa berbicara terbuka kepada publik “Nanti kapan-kapan kalau boleh diumumkan,” tambahnya. Hidayat mengatakan, saat rapat kabinet di Bogor belum lama ini, perkara buruknya infrastruktur dibahas dua kali secara berturut-turut. Infrastruktur, kata dia, jadi prioritas pertama untuk diselesaikan karena ada masalah itu. Selama lima tahun ke depan, 85 persen biaya infrastruktur yang akan dibelanjakan berasal dari swasta asing dan dalam negeri. Sisanya berasal dari pemerintah. Maka, kata Hidayat, jika swasta itu tidak dijaga dengan regulasi yang nyaman, hal tersebut bisa berpengaruh besar pada pembangunan infrastruktur. (jpnn)

mayur. Untuk daging dari Rp 65 ribu per kilo gram, kemarin naik menjadi Rp 75 ribu. Ayam boiler jumbo sebelumnya Rp 48 ribu kemarin naik menjadi Rp 55 ribu, kemudian ayam kampung pun harganya melejit per ekor minimal Rp 80 ribu untuk ukuran besar mencapai Rp 130 ribu. Demikian halnya dengan harga telur yang biasanya satu rak Rp 28 ribu, kemarin naik menjadi Rp 34 ribu. Untuk kelompok sayur mayur pun mengalami pergeseran harga dibanding harga sebelumnya. Seperti cabe merah kriting yang sebelumnya sudah stabil sekitar Rp 35 ribu per kilo gram, kemarin naik lagi menjadi Rp 45 ribu. Sayuran sejenisnya seperti kol, wortel kentang dan bumbubumbu juga mengalami kenaikan sekitar 5 persen dari harga normal. Haji Usni, penjual daging mengakui kenaikan dilakukan karena banyak pem-

beli. Kondisi ini menurutnya sudah menjadi kebiasaan, saat menjelang Ramadhan maupun lebaran harga. Karena semua pedagang menaikan harga jual, dia pun melakukan hal serupa. Walaupun dia yakin bila hari ini harga akan kembali pulih, karena pasar akan kembali nomal. Sementara itu, H Sadi, penjual ayam boiler di Pasar Mandonga mengaku kenaikan ayam broiler karena dua hal. Pertama, akibat awal puasa dan kedua karena harga anak ayam yang terus mengalami kenaikan. Otomatis, biaya produksi peternak naik, dengan begitu harga ayam di pasaran tentunya mulai meroket. “Kalau ayam sepertinya tidak akan turun, karena kami beli di peternak sudah naik. Permintaannya juga setiap hari pasti ada, karena konsumen kami kebanyakan penjual sari laut, dan di bulan Ramadhan, mereka tetap berjualan,” paparnya. (lis)


4

Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Subhan unggul di tujuh kecamatan Tinggal perkuat di kecamatan lain bos Musprov Kadin Sultra legal Kemarin illegal, sekarang dilegalkan. Kok bisa? Proyek Konut Rp 50 M ditender di Benu-benua Kalau dibelikan kerupuk mungkin penuhi lapangan Benu-benua

Kaji Ulang Pilkada Langsung SEJAUH ini, demokrasi diyakini sebagai sistem yang terbaik. Namun, untuk menghasilkan output yang terbaik, demokrasi membutuhkan sejumlah persyaratan dan kondisi pendukung. Jika tidak, demokrasi akan sebatas pada demokrasi prosedural belaka. Dan, output yang dihasilkan jelas akan jauh dari nilai ideal dan demokratis. Pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang kini kita terapkan jelas merupakan sistem yang sangat demokratis. Namun, output yang dihasilkan sistem ini masih jauh dari menggembirakan. Bahkan, belakangan hasilnya sudah sampai pada tahap menggelisahkan. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D. termasuk orang yang gelisah. Bahkan, dengan terang benderang, Mahfud menyatakan dukungannya bila sistem pilkada dikembalikan lagi ke tangan DPRD. Menurut dia, pilkada langsung menimbulkan ekses yang luar biasa buruk. Salah satunya terjadi praktik kolusi (penyogokan) secara masif yang melibatkan masyarakat banyak. Apa yang diungkapkan Mahfud ini memang sudah menjadi rahasia umum. Imbasnya, ongkos pilkada pun -khususnya untuk si calon- menjadi sangat mahal. Ini karena seorang calon tidak cukup hanya ‘’membayar’’ ke partai yang mengusungnya, ke elite partai, dan anggota dewan. Namun, sang calon juga harus ‘’memberikan salam tempel’’ ke konstituen yang akan memilihnya. Ini jelas sangat mahal. Untuk menjadi kepala daerah atau wali kota, seseorang tidak cukup hanya bermodal Rp 1 miliar atau Rp 2 miliar. Tumpukan uang puluhan miliar rupiah harus tersedia. Memang banyak jalan menuju Roma. Uang itu bisa digali dari banyak jalan. Satu di antaranya ‘’bermain mata’’ dengan pengusaha. Dan, kalau sudah terpilih, calon terpilih harus berakrobat untuk mencari dana yang bisa mengembalikan modal miliaran rupiah tersebut. Namun, ‘’jalan ke Roma’’ ini tentu tidak gratis. Ada kompensasi yang harus dibayar di belakang hari bila seseorang telah menjadi kepala daerah. Akibatnya, praktik korupsi dan kolusi pun semakin menggila. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Bahkan, di beberapa daerah kas daerah (kasda) yang nilainya sangat besar dibobol si kepala daerah sendiri. Tentu pengecualian tetaplah ada. Namun, jumlahnya sangat kecil bila dibandingkan dengan fenomena umum seperti itu. Ternyata mayoritas pilkada langsung berkorelasi dengan tumpukan uang. Personifikasi si calon sering tidak menjadi ukuran. ‘’Keanehan-keanehan’’ hasil pilkada pun akhirnya terjadi. Orang yang berstatus tersangka korupsi menang telak dalam sebuah perhelatan pilkada. Seorang istri yang suaminya masih berada di bui karena terbukti korupsi ketika menjabat bupati, bisa menang pilkada dan menduduki kursi bupati yang terpaksa ditinggalkan suaminya. Fenomena-fenomena tersebut sungguh ironis. Sangat jauh dari yang kita harapkan. Rakyat dengan segala keterbatasan yang dimiliki -baik dari sisi ekonomi dan pendidikan- masih terlalu mudah dijebak oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek. Jadi, kini yang perlu dipikirkan bersama, apakah kita perlu meninjau ulang pilkada langsung seperti yang diusulkan Mahfud dan tokoh-tokoh lain yang telah mengusulkan sebelumnya? Apakah kemiskinan yang masih mendera mayoritas rakyat di negeri ini merupakan titik lemah pelaksanaan pemilihan langsung? Terlepas dari keputusan yang diambil nanti apakah sistem pilkada langsung perlu diganti atau tidak, rasanya bangsa ini memang perlu mengkaji secara serius pelaksanaan pilkada langsung yang belakangan mulai menebarkan aroma tidak enak. Paling tidak, jika keputusannya tetap dipertahankan, langkah-langkah perbaikan harus dilakukan. Jangan biarkan aroma tidak enak itu lama-lama menjadi racun yang bisa membunuh bangsa ini! (*)

Konflik Tanpa Kekerasan (Telaah Kritis Untuk Ciptakan Kampus Unhalu yang Damai)

M

enyoal konflik horisontal bernuansa SARA yang menggeliat berkepanjangan di kampus bumi Tridharma Universitas Haluoleo, terutama pada kondisi terakhir yang demikian mencekam, adalah mengingatkan kita kembali pada pertanyaan Gerry Van Klinken (2007) bahwa mengapa kekerasan terkesan begitu ”normal” dalam budaya Indonesia? Klinken menjawab bahwa kecenderungan ke arah kekerasan adalah yang paling menggelisahkan dari sebuah daftar panjang tentang sikap-sikap kultural yang berkemungkinan akan menghadang demokrasi untuk jangka panjang. Demikian pula beberapa sikap sejenis lainnya, yakni ”egoisme yang ekstrim, intoleransi, kenaifan, hubris, paranoia, dan emosionalisme” yang kesemuanya merupakan fakta heterogenitas etnis dan religius yang diklaim sebagai biang keladi destabilisasi. Konflik yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia seperti konflik Madura-Dayak di Kalimantan, konflik Poso, konflik Mamuju di Sulawesi, konflik Maluku Ambon, konflik Aceh, dan konflik Papua, menunjukkan betapa konflik menjadi penghambat serius pembangunan. Konflik-konflik tersebut, seringkali muncul dengan melibatkan kelompok marjinal atau kelompok minoritas dimana kepentingan dan hak komunal mereka tidak diakui dan tidak diakomodasi oleh negara, sehingga acapkali kelompok terpinggirkan ini melakukan resistensi kepada negara dan pemerintahnya karena kepentingan mereka kurang diakomodasi oleh kebijakan politik yang demokratis. Reaksi terhadap kebijakan negara demikian sering kali muncul dalam berbagai bentuk konflik di dalam negara, baik konflik komunal antar kelompok etnis-agama, konflik determinasi diri (self-determination), maupun konflik pemisahan diri (separation). Aneka ragam nestapa kehidupan masyarakat, bangsa dan negara tercinta ini mengemuka akibat dari konflik yang setiap saat berdendang. Tak pelak lagi, ketika menyoal masalah pembangunan yang berbasis komunitas, sudah pasti mengalami krisis dan kemandegan. Pada gilirannya, bukan hanya negara yang menjadi terpuruk, tetapi warga masyarakat pun merana karena terpaksa harus menanggung beban dalam kubangan kemiskinan, pengangguran dan keretakan sosial. Bagaimana dengan Konflik Unhalu? Memang konflik yang terjadi di Unhalu tidak se-dahsyat konflik Poso

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Oleh: Darmin Tuwu, SSos MA atau Maluku, begitu pula korban dan kerugian yang diderita akibat konflik tersebut tidak sebesar mereka. Namun tentu saja kita tidak semestinya under ertimated dengan konflik Unhalu yang terus menggelegar selama kurang lebih satu dasawarsa dan meledak berulang-ulang setiap tahunnya (annual conflict). Pasalnya, meskipun di permukaan konflik terlihat kecil, tetapi dampaknya bisa saja menjadi lebih besar dan berlangsung lama, jika tidak ditangani dengan tuntas. Fenomena tersebut sudah terlihat, namun rupanya stake holder konflik Unhalu belum sepenuhnya menangkap fenomena tersebut dengan baik. Konflik yang terjadi di Unhalu bisa dibaca dan waktu terjadinya pun dapat diketahui. Hasil penelitian penulis tentang Tindak Kekerasan di FISIP Universitas Haluoleo menunjukkan bahwa konflik dan kekerasan biasanya terjadi di kampus Unhalu antara bulan Juli-September setiap tahunnya bersamaan dengan event penerimaan mahasiswa baru ataupun event suksesi. Faktor penyebabnya mulai dari hal yang sepele seperti salah paham dan pengaruh alkohol (miras) sampai kepada perkelahian antar mahasiswa dan fanatisme kelompok/etnisitas. Kejadian yang sama terus berulang, seperti yang dialami oleh mahasiswa FISIP pada 2 Agustus 2010 lalu, sekitar jam 12.30 Wita sampai selesai terdapat sekelompok mahasiswa bersenjata lengkap (parang, tombak, samurai, anak panah, dll) tiba-tiba muncul dan tampak amat beringas menyerang kelompok mahasiswa lain di halaman FISIP Unhalu. Aksi brutal tersebut bahkan tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa tetapi juga kepada oknum dosen yang ketika itu sedang beraktivitas. Aktivitas serupa tidak hanya terjadi di FISIP, tetapi juga fakultas lain. Kejadian ini tentu saja mengganggu aktivitas akademik, menyebabkan instabilitas dan disharmoni kampus, meresahkan (uncomfortable) serta merugikan Unhalu secara umum. Resolusi Konflik Untuk menciptakan kondisi kampus yang aman dan damai secara permanen dalam jangka panjang, paling tidak ada dua pendekatan yang dapat ditempuh yakni pendekatan berbasis keamanan dan pendekatan berbasis empati persuasif-dialogis. Pola-pola penanganan konflik berbasis keamanan masih tetap dibutuhkan me-

skipun terkadang mengalami kegagalan, sebab kekerasan hanya akan menimbulkan kekerasan baru yang lebih brutal dan jelas akan memakan korban yang lebih banyak lagi. Pola pendekatan keamanan hanya akan menyelesaikan problem konflik pada aras permukaan. Tampaknya, yang teramat penting adalah bagaimana memahami berbagai konflik dengan pendekatan empati, yang akan memungkinkan untuk mengungkap dimensi terdalam dari korban konflik (latent conflict) dengan segala problem psikologis yang dialami. Opsi yang ditawarkan tentunya penanganan konflik berbasis pada kapasitas lokal untuk perdamaian (local capacity for peace), karena setiap daerah memiliki dinamika konflik dan budaya yang berbeda, maka penanganannya pun harus disesuaikan dengan culture dan kebutuhan daerah masing-masing. Dalam konteks penyelesaian konflik Unhalu, dapat dipotret dari dua sisi, yakni dari sisi mahasiswa maupun dari sisi universitas. Pertama, dari sisi mahasiswa misalnya menambah jam pelajaran agama dan budi pekerti. Penambahan jam pelajaran tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa menjadi manusia yang agamis, bermoral, dan berbudi pekerti yang luhur sehingga ”enggan”, dan tidak berani lagi untuk melakukan tindak kekerasan. Kedua, dari sisi universitas, aksi jangka pendek yang dapat dilakukan adalah segera menangkap pelaku, lalu memberikan sanksi (punishment) yang tegas dan berat, sehingga pelaku menjadi jera dan takut untuk membuat onar dan anarkis. Bahkan kalau perlu dikeluarkan (drop out) dari universitas. Dengan demikian mahasiswa menjadi ”kapok” dan berpikir seribu kali untuk melakukan tindak kekerasan. Di samping itu pula para pimpinan universitas seyogyanya tidak ”pilih kasih”, apalagi sampai melindungi ”aktor kekerasan”. Seorang leader harus berani, tegas dan adil dalam bertindak. Siapa pun yang terbukti bersalah, harus ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku tanpa memandang ”siapa dia”. Dengan demikian maka akan tercipta kampus yang aman dan damai. Agenda Unhalu ke Depan Agenda urgen dan krusial yang harus dilakukan Unhalu ke depan untuk menciptakan kampus yang aman adalah optimalisasi dan fungsionalisasi Satuan Keamanan Kampus (SKK), termasuk kerjasama dengan pihak ke-

polisian. SATPAM merupakan instrumen dan pilar utama keamanan kampus mesti profesional, eksistensinya harus kuat (powerful), dan mesti selalu dipantau dan dievaluasi. Jika tidak berfungsi dengan baik, maka segera diganti dengan personil baru yang lebih kuat dan produktif. Agenda penting lain yang dilakukan Unhalu adalah perlunya membentuk lembaga baru yang bernama Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) di Universitas Haluoleo, sebagaimana yang telah dilakukan oleh universitas besar di Indonesia seperti UGM Yogyakarta. Lembaga baru tersebut bertugas mengkaji secara kritis fenemona konflik kekerasan yang terjadi, bukan hanya pada aspek perilaku aktor/kejadian di permukaan, tetapi multidimensi dengan melihat banyak pihak, banyak penyebab serta perilaku yang ditimbulkan. Terdapat konflik yang berdimensi politik, ekonomi, sosial budaya dan bahkan agama. Hasil kajian PSKP ini diharapkan dapat menjadi masukan dan rekomendasi bagi pimpinan universitas untuk membuat kebijakan sehubungan dengan cara terbaik penanganan konflik dan kekerasan di kampus (the best of resolution conflict). Bahkan hasil rekomendasi dari para pakar PSKP tersebut ke depannya diharapkan bukan hanya digunakan di lingkungan Unhalu, tetapi juga dapat dipakai oleh universitas lain serta daerah Sulawesi Tenggara umumnya. Sehingga dengan demikian, konflik dan kekerasan dapat ditangani dengan baik dan tuntas, melalui metode dan strategi yang benar dan tepat. Kepada masyarakat dan stake holder konflik lainnya dihimbau agar selalu cooling down untuk mendukung terciptanya kampus Unhalu yang kondusif, aman dan damai dengan menolak setiap upaya kekerasan serta mendukung dan proaktif pada upaya perdamaian. Dengan demikian, upaya Unhalu sebagai universitas terbesar dan nomor satu di Sulawesi Tenggara menuju universtas maju dan berkelas dunia dapat segera diwujudkan. Mahatma Gandhi berkata bahwa kekerasan bisa dihapuskan kalau kita tahu penyebabnya. Penyebab kekerasan terletak pada struktur yang salah, bukan pada aktor jahat di pihak lain. Non-violence adalah non-kooperasi dengan struktur yang salah, sementara pada saat yang sama mengusulkan dan mengerjakan struktur alternatif, kalau mungkin, bukan menentang aktor di pihak lain. (**) Penulis dosen Konflik, Kekerasan dan Perdamaian FISIP Unhalu

Kena Sengatan Listrik

Dirikan Pos Polisi di Kampus Unhalu

081245532104 Acara yang dihelat di Lapangan Eks MTQ Kendari kemarin malam sangat memukau. Tapi sayang kami hampir saja kehilangan nyawa akibat sengatan listrik.Kami waktu itu berada di sebelah kanan tribun walikota, tiba-tiba bergetar dan terpelanting. Bukan hanya saya tapi puluhan orang ikut terpelanting dengan kepala peningnya bukan main, antara sadar dan tidak kami melarikan diri. Ternyata kami kena strom dari kabel yang banyak melintang di dekat pagar pembatas yang basah akibat guyuran air. Mohon kepada pembuat iven selanjutnya agar memperhatikan hal tersebut supaya tidak terulang kembali.

081585748071 Kapolda Sultra, sudah saatnya di Kampus Unhalu, didirikan pos polisi permanen. Hal ini untuk mengatasi kasus tawuran, aksi premanisme dan kriminalitas

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi, Syamsuddin (BaubauButon), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi : (0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 323771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara :Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Warga Sodoha Keluhkan Keributan Perjudian 085824651018 Penjualan miras dan perjudian di RW 06 Kelurahan Sodoha semakin merajalela tapi belum juga razia atau ada tindakan dari petugas kepolisian. Malah beberapa waktu lalu dini hari ada terdengar suara teriakan dari aparat kelurahan yang mengganggu ketenangan warga. Tolong pak Polisi, kami butuh kenyamanan.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Ridwan Arief Direktur Utama : Milwan; Direktur : Purwanto Sanam ; Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Rabu, 11 Agustus 2010

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Perjalanan Fiktif DPRD Hampir Rp 1 Miliar Wangiwangi,KP Kegemaran Anggota DPRD melakukan perjalanan dinas memang tak terbantahkan lagi. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sultra bahkan merilis adanya temuan dugaan perjalanan dinas fiktif anggota parlemen Kabupaten Wakatobi dalam jangka waktu Juli hing-

ga Desember tahun 2009. Sesuai hasil audit BPK beberapa bulan lalu, jumlah perjalanan dinas fiktif anggota DPRD selama tahun 2009 tersebut sebanyak Rp 971.600.000. Dari temuan tersebut, anggota dewan wajib mengembalikan secepatnya dalam batas toleransi selama dua bulan sejak

dikeluarkannya hasil laporan BPK. Ketua DPRD Wakatobi, Daryono Moane mengatakan, temuan perjalanan dinas fiktif para legislator selama tahun 2009 tersebut telah ditindaklanjuti masing-masing pelaku perjalanan fiktif dan bersedia untuk mengembalikannya. ‘’ Temuan BPK itu terdapat

perjalanan dinas fiktif anggota DPRD masa bakti 2004-2009. Namun ada juga anggota DPRD saat ini. Jadi, ada anggota DPRD yang masa kerjanya baru tiga bulan namun sudah melakukan perjalanan dinas fiktif. Sekretariat DPRD sedang membuat-

Baca PERJALANAN di Hal 6

Puasa, THM dan RM tak Dihimbau Tutup

Dua Investor Sawit Terancam Dilapor ke Polisi

Kolaka, KP Pelaksanaan ibadah puasa sudah dimulai hari ini. Namun hingga kemarin, Pemkab Kolaka melalui Dinas Pariwisata ternyata tak juga menerbitkan surat edaran berisi himbauan penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) dan Rumah Makan (RM). Kenyataan itu dibenarkan salah pengusaha THM di kawasan jalan Pramuka yang mengaku hingga kini surat edaran seperti biasa keluaran Dinas Pariwisata belum juga sampai ditangan mereka. ‘’ Tapi, Kita tetap wajib menutup tepat hiburan selama bulan puasa,’’ ‘’ terang pria yang menolak identitasnya dipublikasikan. Di tempat terpisah Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kolaka, Zulham membenarkan instansinya memang belum mengeluarkan surat edaran. Ia justru ‘’melempar’’ masalah tersebut sebagai tanggungjawab Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kolaka sebagai instasi yang berwenang. ‘’ Kita belum keluarkan karena Saya dengan bagian Kesra sudah menerbitkan surat edaran itu,’’ kata Zulham singkat ketika ditemui, awal pekan ini. Di tempat terpisah, seorang Staf Bagian Kesra mengaku, unit kerjanya tidak berwenang mengeluarkan himbauan penutupan THM maupun RM. Sebab perizinan dan pengawasan obyek bisnis itu menjadi Tupoksi Dinas Pariwisata. Saling lempar tanggungjawab terkait surat edaran penutupan THM dan RM jelang puasa disayangkan Mustakim, warga jalan Repelita. Meski semua THM dan RM pasti akan menghentikan aktivitas, namun agar memiliki kekuatan hukum harusnya Pemkab tetap mengeluarkan surat edaran. (cr3/cok)

Unaaha, KP Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup (FMPLH) Konawe menebar ancaman akan melaporkan dua investor kelapa sawit di Konawe, PT. Tani Prima Makmur (TPM) dan PT. Damai Jaya Lestari. Forum itu menengarai dua investor tersebut melakukan kegiatan investasi tanpa mengantongi Amdal. Khusus TPM yang berinvestasi 19.500 hektar di delapan kecamatan merupakan tanah negara dan berdasarkan peta tata guna tanah adalah semak belukar, tumbuhan perdu dan tanaman campuran yang dibudidayakan masyarakat serta bertentangan dengan data penggunaan lahan areal pencadangan kebun kelapa sawit PT. TPM seluas 27.877 hektar are. “ Hal ini akan merugikan daerah dan bertentangan dengan aturan pokok-pokok agrar-

ia, ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup, Sumber Daya Air, penataan ruang, irigasi dan izin lokasi,” versi Ilham, presidium FMPLH dari Lingkar Konawe di Mapolres Konawe. Mereka memilih melapor ke polisi karena kecewa setelah anggota DPRD Konawe tidak memberi respon terhadap aspirasi tersebut. “ Kami tidak percaya lagi dengan DPRD Konawe yang terkesan mengaburkan persoalan serta tidak memanggil dinas dan instansi terkait saat hearing. Buktinya, BPN dan Dishut tidak hadir. Saya lihat ada kelemahan surat bupati itu sehingga kami menganggap ada unsur pidananya. Yakni pelanggaran UU 41/1999 tentang kehutanan karena tidak ada izin pengolahan tetapi hanya izin lokasi saja. Izin perkebunan pun tidak terpenuhi. PT.

Baca DUA di Hal 6

NURYADI/KP

Porseni memeriahkan HUT ke-65 RI di Bombana dimulai sejak kemarin tanpa Bupati, Atikurahman. Wakil Bupati, Subhan Tambera pun membuka kompetisi antar SKPD di lingkup pemerintahan tersebut.

Buka Porseni, Subhan Pukul Gong Lima Kali Kasipute, KP Ditengah hiruk pikuk persaingan Pemilukada beberapa hari lalu, Pemkab Bombana ternyata tetap menggelar sejumlah kegiatan memeriahkan peringatan HUT ke-65 RI. Pekan olahraga dan seni (Porseni) adalah salah satu helatan yang digelar dan resmi dibuka kemarin oleh Wakil Bupati Bombana, Subhan Tambera di lapangan AA. Rifai Kasipute dan diikuti antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ser-

emoni pembukaannya ditandai dengan pemukulan gong. Subhan Tambera yang didaulat membuka kompetisi tersebut didampingi Sekab, Idrus Effendi Kube dan unsur Muspida, memukul gong yang sudah disiapkan sebanyak lima kali. Spontan hal ini disambut teriakan beberapa undangan yang duduk di tribun lapangan dengan ucapan “hidup nomor lima”. Angka 5 adalah nomor urut Subhan Tambera bersama pasangannya Azis Baking se-

bagai kontestan Pemilukada Bombana yang akan digelar dua putaran. Subhan yang ditemui usai pembukaan Porseni mengakui kesengajaannya saat memukul gong pembukaan sebanyak lima kali. “ Itu angka keberuntungan. Lima kali, pertanda nomor urut lima,” kata Subhan. Saat membuka kegiatan olahraga dan seni itu, Ia meminta seluruh peserta untuk

Baca BUKA di Hal 6


6

Kendari Pos |Rabu, 11 Agustus 2010

Pasar Sentral Tinanggea tak Representatif Andoolo, KP Kondisi Pasar Sentra Tinanggea kini sangat memprihatinkan. Selain tata bangunan yang sudah tak layak, penataan dagangan basah dan kering bercampur baur, drainase tersumbat serta jalan rusak berat hingga tidak bisa dilalui kendaraan. Masyarakat pun protes atas kondisi tersebut dan melakukan boikot dengan memasang pembatas termasuk membuang sampah di jalanan. Lingkungan pasar yang tidak higienis itu membuat warga kini enggan melakukan transaksi pada Sentra Perkulakan di Tinanggea. “ Sebaiknya pe-

merintah memberikan perhatian dengan kondisi pasar yang sudah tidak layak dan sembrawut,”ujar Ruslan, salah seorang warga Tinanggea. Padahal dalam menyambut puasa dan lebaran nanti, pasar itu menjadi serbuan warga. Tetapi dengan kondisi yang ada kini, pedagang dan pembeli pun memilih bertransaksi di badan jalan umum. Kondisi itu membuat kemacetan, karena hampir seluruh badan jalan dijejali pedagang. “ Kalau tidak mendapat perhatian, bisa-bisa pasar terbesar di Konsel ini akan ditinggalkan,” katanya. Ia bersama war-

ga lainnya berharap, lokasi Pasar Tinanggea dipindahkan pada kawasan yang lebih representatif. Camat Tinanggea, Endang Irawan mengakui jika kondisi pasar di wilayahnya itu memang tidak bersih. Namun hal itu disebabkan karena kondisi jalan yang sangat rusak sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Selain itu, warga juga membuang sampah di badan jalan. “ Untuk pemindahan pasar, pemerintah sudah mencari lokasi untuk pembangunannya dan direncanakan tahun 2011 ,” katanya ketika dihubungi. (era/cok)

Buka .........................

hanya prestasi yang dikejar, tapi juga ibadah. Sementara itu Ketua Panitia Porseni antar SKPD Pemkab, Hasdin Ratta mengatakan, ada empat cabang olahraga yang diperlombakan yakni, futsal, basket, voli, tenis meja, termasuk lomba tadarus

dan kebersihan. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tujuh hari, sejak kemarin. Karena kegiatannya bertepatan dengan bulan suci ramadhan, maka pelaksanaannya dilakukan pada sore dan malam hari sesudah salat tarawih. (nur/cok)

Jadi jangan lakukan apapun sebelum Amdalnya keluar. Saya sudah konfirmasi ke Bapedalda. Boleh tanya,’’ katanya lagi panjang lebar.

Tudingan serupa juga dilontarkan Hirman Lasariwu. PT. TPM pun telah bersosialisasi Amdal, sementara saat hearing mereka mengakui Amdalnya tidak sah. Sebelumnya, FMPLH telah melaporkan dugaan tindak pidana dua investor ke Mapolres Konawe. Mereka diterima Kasat Reskrim, AKP Iwan Irmawan dan beberapa anggotanya. Anehnya, laporan mereka ditolak karena polisi beralasan akan turun ke lapangan terlebih dahulu untuk melakukan pengecekan. (din/cok)

menjaga sportivitas dan kekeluargaan. Selain itu, karena acara Porseni bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, Ketua DPD II Golkar Bombana ini juga mengharapkan agar tak

Dua ........................... DJL sudah melakukan penebangan di Besulutu sementara belum ada izin Amdalnya.

Pemkab Didesak Tangani Banjir Unaaha, KP Jengah melihat wilayah konstituennya menjadi langganan banjir, Anggota DPRD Konawe, Irman prihatin. Legislator dari daerah pemilihan Wawotobi, Meluhu, Amonggedo, Pondidaha dan Wonggeduku itu mendesak keseriusan Pemkab Konawe melalui instansi teknis untuk mengantisipasi banjir yang merendam sebagian wilayah Kecamatan Pondidaha beberapa waktu lalu, seperti Desa Ambuulanu, Dawidawi, Sulemandara, Desa Belatu, Laloika dan Wonua Monapa. “

Langkah tepatnya, Pemkab Konawe dan DPRD duduk bersama mendiskusikan untuk turun lapangan. Meski banjir di daerah itu sudah jadi langganan setiap tahunnya, mestinya harus ada penanganan serius dari Dinsos dan Dinas PU. Cuma kemungkinan besar kembali ke persoalan pendanaan,” pesimis Sekretaris Komisi B yang membidangi pembangunan itu. Namun demikian, Irman juga hanya menganggap kejadian banjir beberapa waktu lalu belum menjadi isu besar. “ Sehingga di kalangan DPRD dan Pemk-

ab belum ditangani serius,” ujar sembari membantah banjir ini akan menjadi isu besar apabila telah menelan banyak korban jiwa. Sementara kerugian petani di lima desa itu mencapai angka miliaran rupiah karena tanaman (padi dan palawija) dipanen sebelum waktunya (puso). Irman berjanji akan lebih berperan dalam upaya penanganan banjir itu. Pemkab Konawe diminta melakukan penanganan jangka panjang. Sebab menurutnya, terendamnya ratusan hektar tanaman petani karena faktor alam, utamanya menipisnya ke-

mampuan hutan menahan air. Akibatnya, tingginya curah hujan tidak tertampung oleh hutan yang berfungsi penyangga air. “Faktor lain, saluran irigasi dan tata wilayah yang tidak tepat penempatannya, seperti jembatan di dekat persimpangan Duriaasi, Wonggeduku yang bagi sebagian warga sudah cocok tetapi belum tepat bagi lainnya,” tambahnya sambil mengakui jika Ia pun belum turun di lokasi banjir menyerap aspirasi karena tahu Kecamatan Pondidaha itu langganan banjir. (din/cok)

Fasilitas Publik Ditata Sambut Ramadhan Baubau, KP Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Pemkot Baubau memperluas ruang fasilitas umum yang digunakan masyarakat. Hal itu dimaksudkan agar warga yang ingin mendapat pelayanan bisa tetap merasakan kenyamanan dan khusuk menjalankan ibadah puasa ini. Untuk mewujudkan

Perjalanan ................. kan surat pemberitahuan kepada masing-masing anggota yang namanya tercantum dalam temuan perjalanan dinas fiktif itu agar dapat ditanggapai secepatnya,’’ kata Daryono.

itu, kemarin Wali Kota Baubau H. MZ Amirul Tamim meninjau satu persatu fasilitas umum yang berada di kawasan Pantai Kamali. ‘’ Ruang publik seperti Bukit Wantiro, Pantai Kamali dan daerah tanggul adalah fasilitas kota yang memberi efek ultra dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Terlebih di bulan

Ramadhan, tempat ini akan difungsikan masyarakat sebagai lokasi menghabiskan waktu bersantai sambil menikmati panorama,’’ kata Amirul. Kelengkapan fasilitas MCK dan ruang salat di zona itu harus dibenahi agar pengunjung yang datang menikmati keindahan sunset maupun pedagang dapat melaksanakan ibadah ma-

grib di tempat tersebut. ‘’ Selain kedua sarana penunjang tersebut, tanggul Kanakea yang sebelumnya adalah kawasan kumuh, kini mulai ditata. Jalan akan diaspal dan Insya Allah sebelum Idul Fitri ini sudah bisa dinikmati hingga dapat meningkatkan perekonomian di kawasan itu,’’ tandas Wali Kota. (k1/cok)

Setiap anggota DPRD yang tercantum namanya sesuai hasil temuan BPK tersebut diwajibkan secepatnya mengembalikan uang yang bukan haknya itu karena melakukan akalakalan untuk keluar daerah. Pihak DPRD memberikan ba-

tas toleransi pengembalian uang perjalanan dinas fiktif itu selama dua bulan sejak dikeluarkannya hasil laporan BPK (6/8) lalu. Jika belum juga dikembalikan, maka pihak DPRD akan mempublikasikan ke masyarakat berikut besa-

ran uang rakyat yang harus dikembalikan masing-masing anggota. ‘’ DPRD juga akan melaporkannya ke Kejaksaan untuk diproses sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku,’’ ancam Daryono. (cr1/cok)


7

Kendari Pos |Rabu, 11 Agustus 2010

Warga Kota Lama Tagih Janji Gubernur Jembatan ................... yangkut hajat hidup orang banyak yang harusnya dibangun oleh pemerintah. Misalnya,

pengadaan sarana air bersih yang sudah puluhan tahun tidak mereka peroleh. Demikian pula, saluran drainase, jalan, listrik dan sebagainya. ‘’Saya dengar anggaran yang

dibutuhkan untuk membangun Jembatan Bahteramas itu mencapai angka Rp 700 milyar dan akan diperoleh dari dana pinjaman pemerintah China. Angka itu jika digunakan membangun

infrastruktur yang lebih menyentuh kehidupan rakyat banyak malah akan lebih baik. Dan perlu kita ingat, bahwa dana itu adalah utang yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pengacara Surunuddin: Kali Ini MK Tidak Adil Kali .......................... dilakukan SEHATI pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN, mahkamah menilai dalil termohon tidak berlalasan hukum. Alasannya, dari keterangan AKBP Bahri dan Ketua Panwaslukada Konsel Ruslan Minier, terdapat 38 laporan administrasi dan pidana. Setelah diklarfikasi 29 laporan tidak dapat ditindaklanjuti, satu laporan yang administrasi diteruskan ke KPU dan delapan diajukan ke Gakumdu. Salah seorang kuasa hukum

pasangan SUTRA, Ibnu Sina Bantayan menilai putusan MK sangat tidak adil. Kata dia, MK tidak mempertimbangkan adanya pengangkatan seribu orang Pegawai Honorer Tidak Tetap (PHTT) yang sebelumnya juga dijadikan pertimbangan pada putusan sidang pertama terhadap hasil Pemilukada Konsel. “Calon incumbent ini menggunakan kewenangannya lagi mengangkat PHTT dan telah membawa ke ranah politik. Ada lagi seribu dan itu kita sudah buktikan, ada pengangkatan itu. Justru terjadi pembangkangan yang dilakukan bupati in-

cumbent terhadap adanya pengangkatan kembali itu. Jadi ini tidak adil,” katanya Sidang pembacaan putusan oleh hakim kosntitusi merupakan kali kedua untuk Pemilukada Konsel dengan pemohon yang sama. Sidang kali ini adalah gugatan hasil pemungutan suara ulang setelah sebelumnya, MK mengabulkan gugatan SUTRA dan memerintahkan KPU Konsel menggelar pemungutan suara ulang di 550 Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena terjadi pelanggaran adminstrasi yang terstruktur, sistematis, dan massif. Oleh

KPU Konsel, pemungutan suara ulang digelar 11 Juli lalu. Sementara itu, Kuasa hukum KPU Konsel Safarullah putusan hakim konstitusi sudah dengan pertimbangan yang jelas. Menurutnya, dalil pemohon tidak bisa dibuktikan dan masalah yang dipersoalkan juga proses pengulangan. “Pertimbangan pemohon tidak bisa dibuktikan. Mengenai persoalan lain memang hanya proses pengulangan, tetapi intinya masalah penganggaran tidak ada mark up dan masalah sisa suara juga tidak ada yang disalahgunakan,”ucapnya.(awa)

Ketika Sakit Dirawat Lima Orang Isteri Semua ....................... Dalam memenuhi segala kebutuhan anak-anaknya, Anas Hamodi selalu menyesuaikan dengan riski yang ada. Tak sekalipun anaknya dididik dengan kemewahan, tapi dengan kesederhanaan sebagaimana yang diamanahkan dalam nilai-nilai ajaran yang dianutnya, Islam. Hanya saja, dalam kehidupan sehari-hari, terkadang nama anaknya pun sulit diingat. Saat Kendari Pos bermaksud menanyakan daftar nama ke 14 anaknya, sesekali pria paruh baya ini berusaha mencoba mengingatnya. Beberapa nama disebutkan, namun untuk sesaat, ia berusaha mengingatnya kembali. Ia mengaku, itu hal yang wajar sebagai manusia biasa. Apalagi jumlah anaknya 14 orang, belum lagi cucu yang berjumlah 9 orang. Walau kerap tidak mampu mengurut nama anaknya dengan tepat, Anas Hamodi tidak lupa mendidikan mereka menjadi anak yang berbakti pada agama dan bangsa ini. Empat anaknya tercatat sebagai mahasiswa/mahasiswi di Unhalu, beberapa di antaranya hanya tamat SMA karena memilih menikah, sedangkan lainnya masih duduk melanjutkan studi di tingkat SD dan SMA. “Inilah risiko memiliki isteri lebih dari satu, semua kebutuhan isteri dan anak wajib dipenuhi. Saya pontang panting mencari nafkah demi mereka, termasuk pendidikan yang harus menjadi modal kehidupannya masing-masing. Kalaupun ada yang memilih nikah, itu pilihan. Asalkan jangan seperti saya, punya isteri lebih dari satu,” terang Anas Hamodi. Menyangkut harta gono gini, ia pun berupaya sama. Walau sempat hidup bersama beberapa isteri dalam satu rumah selama tiga tahun, namun tekadnya untuk membangunkan rumah yang berbeda untuk lima isterinya akhirnya tercapai. Isteri pertama, Hartian S dibangunkan rumah di Kota Kendari, sedangkan isteri kedua, ketiga, keempat dan kelima dibangunkan rumah permanen yang berdekatan di Desa Roraya. Selain sebagai Kades, terkadang Anas Hamodi memperoleh proyek dari beberapa pejabat. Keuntungan inilah yang digunakan untuk menghidupi, termasuk membangunkan rumah kelima isterinya yang selalu akur untuk segala urusan. Tak sulit memang baginya untuk memperoleh usaha, karena sejumlah pejabat di Bumi Anoa di kenalnya. Bahkan, tak jarang dari mereka kerap menyambangi kediamannya di Desa Roraya. Keseharian, Anas kerap menghabiskan banyak waktunya di Desa Roraya. Sekitar dua hari ia di Kendari bersama isteri pertama, selebihnya di Desa Roraya yang secara bergantian menyambangi rumah keempat isterinya yang jaraknya berdekatan. Ada satu hal yang selalu disyukuri pria yang selalu menggunakan peci ini, yakni keikhlasan

para isterinya untuk merawat ketika ia jatuh sakit. Secara bergantian, mereka akan merawatnya. Bahkan, semua isterinya berkumpul untuk beberapa momen. Pertama, kalau ada yang sakit atau ada hal penting yang harus dibahas

bersama. Kedua, bila jelang bulan puasa ataupun lebaran. Dan, ketiga, ada hajatan. Memasuki bulan suci Ramadhan tahun 1431 H yang jatuh tanggal 11 Agustus (Hari ini red), keluarga besar Anas Hamodi pun tidak ingin melewat-

kan begitu saja. Momen bulan seribu bulan ini, dimanfaatkan dengan melakukan syukuran keluarga dengan menghadirkan kelima isterinya, anakanak dan cucu-cucunya, termasuk kerabat Anas dan seluruh keluarga pihak isteri.(*)

Lalu apa urgensinya pembangunan jembatan itu,” kata Jefry yang mengaku kecewa dengan kebijakan Pemprov Sultra itu. Jefry juga malah menagih janji kampanye Gubernur Sultra Nur Alam bahwa, kawasan mereka nantinya akan tetap dipelihara sebagai situs sejarah. Apalagi di setiap kota yang ada di Indonesia dan bahkan dunia malah tetap memelihara eksistensi China Town. Namun, jika jembatan Bahteramas itu terealisasi, maka kawasan ini akan musnah dan hanya akan dikenang oleh gerenasi mendatang. ‘’Di kota besar lain di tanah air bahkan dunia, keberadaan China Town menjadi cirri khas daerah tersebut. Tetapi di Kendari malah hendak dimusnahkan. Padahal dalam kampanye sebelum Pemilukada lalu, dijanji kawasan tersebut akan tetap dipelihara sebagai situs China Town. Kalau pemerintah kita memang punya anggaran sebaiknya digunakan membangun infrastruktur yang lebih menyentuh kemaslahatan hidup rakyat banyak. Tidak usah, hanya sekedar ikon yang tidak memberi pengaruh apa-apa. Dapat kita lihat bagaimana Tugu Persatuan Sultra yang menelan anggaran puluhan milyar, tapi pengaruhnya kepada rakyat apa,” kata Jefry.

‘’Saya khawatir kalau pembangunan jembatan harus mengorbankan kami, maka para pencetus daerah ini yang sudah bersusah payah mendirikan kawasan ini akan menangis dari kuburnya melihat perilaku kita yang tidak memelihara apa yang mereka tinggalkan,” kata Jefry lagi. Namun demikian, warga juga menawarkan solusi jika memang pembangunan jembatan itu sudah tak dapat dibatalkan. Yaitu mengambil kawasan yang tidak mengorbankan rakyat. Misalnya, di kawasan Kendari Beach yang tidak ada pemukiman atau di Kassilampe. ‘’Bukan kita mau halangi pembangunan, tetapi janganlah kami jadi korban. Kami disini sudah beranak pinak. Sudah 4 generasi kami mendiami kawasan ini. Ini juga menjadi kebanggaan Sultra di luar daerah. Tetapi kenapa harus dimusnahkan. Kan masih banyak kawasan lain yang tidak harus mengorbankan warga. Seperti visi-misi ketika kampanye dulu yang akan mensejahterakan rakyat,” kata Jefry. Bahkan warga Kota Lama tersebut ternyata juga masih memberikan solusi kalau memang pembangunan jembatan tersebut sudah tidak dapat dibatalkan dan terpaksa mereka harus

jadi korban. Yaitu mereka meminta satu kawasan bisnis yang strategis untuk kembali memulai usaha mereka. Untuk itu juga mereka tidak dikorbankan lagi dengan hanya mendapat ganti rugi sesuai NJOP. ‘’Kalau terpaksa kami harus jadi korban akibat jembatan, maka jangan lagi kami dikorbankan untuk bangunan dan bisnis kami. Kami hanya minta pemerintah mengganti sesuai kondisi sekarang. Sehingga kami tidak jadi korban berkalikali. Sudah tergusur dan terusir, kemudian merugi lagi,” kata Jefry mewakili warga lainnya. Jefry dan warga lainnya mengaku terus diliputi keresahan selama muncul kabar akan dibangunnya jembatan yang memaksa mereka harus meninggalkan kawasan tersebut. Dan mereka juga mengaku kecewa dengan orang-orang yang sudah duduk di DPRD Sultra dan Kota Kendari yang sama sekali tidak berdaya melindungi mereka. ‘’Kemana lagi kami harus mengadu. Wakil-wakil kita di dewan juga tidak peduli. Makanya, kami akan mempertimbangkan untuk menjadi Golput dalam Pemilukada mendatang. Tak ada gunanya memilih pemimpin yang sama sekali tidak peduli dengan nasib rakyatnya,” pungkas Jefry.(han)


8

Kendari Pos |Rabu, 11 Agustus 2010

Akan Dibangun Polsek di Wilayah Kampus Unhalu Polisi ........................ tersebut menghasilkan keputusan yang akan diimplementasikan, guna meredam konflik di Unhalu. Bagi Kepolisian diminta berbuat tegas sesuai mekanisme, memberi efek jera bagi pelaku anarkis. “Tujuan memberi efek jera, agar tidak ada lagi aksi anarkis di Unhalu, “kata Muh Endang, wakil Ketua DPRD Sultra. Selanjutnya, dibutuhkan pemekaran Polsek. Untuk Kecamatan Poasia, sudah terjadi pemekaran yaitu, Kecamatan Kambu. Maka efektifnya, di Kampus didirikan Polsek. Apalagi pihak Unhalu, bersedia menyiapkan lahan seluas 2 Hektar. Nanti komisi I DPRD, yang akan membantu berkoordinasi dengan Mabes Polri. Mengingat wewenang pemekaran Polsek, ada di Mabes. “Terlebih dahulu diperjelas status tanahnya, apakah pinjam pakai atau hibah, “terangnya. Masalah pendanaan pembangunan kantor Polsek, akan dibantu oleh Pemprov dianggarkan di APBD 2011. Untuk Rektor, kata Senator Demokrat Sultra itu, disarankan mengambil tindakan tegas, bagi civitas akademik baik itu Dosen atau mahasiswa, yang teridentivikasi menjadi aktor konflik. Pasalnya, tutur Endang, dari laporan Polisi ditemukan rumah PNS di Unhalu, menyimpan puluhan benda tajam. “Rektor untuk melakukan penyelidikan internal, “tambahnya. Kondisi kondusif di Unhalu saat ini, ujar dia, tidak terlepas dari keberadaan 100-150 personil Kepolisian, yang melakukan penjagaan. Kemudian, Rektor juga menciptakan dan menjaga suasana kondusif. Caranya, dengan membangun pos penjagaan pintu gerbang, dengan memberlakukan penutupan gerbang di malam hari. Pemasangan lampu disetiap gerbang, yang dinyalakan secara kontinnyu. Untuk anggaran pemasangan lampu, yang telah diusulkan di Depdiknas tapi belum terealisasi, komisi IV DPRD Sultra membantu mengkoordinasikan ke Depdiknas. Wali Kota Kendari mendapatkan tugas, mendata rumah kos dilingkungan kampus, utamanya di Kelurahan Lalolara dan Kambu, dengan membuat pemisahan antara kos wanita dan pria. Bila perlu, kata Wakil Ketua DPRD itu, Pemkot Kendari membentuk tim untuk menindak rumah-rumah kos. Berikutnya membangun prasarana keamanan, seperti lampu jalan disepanjang jalan Mokodompit. “Setiap bulan masyarakat membayar kontribusi untuk lampu jalan, harus ditingkatkan pelayanan lampu jalannya,” harap Endang. Tugas Gubernur, DPRD meminta, agar dalam waktu dekat, menfasilitasi pertemuan dengan tokoh-tokoh lokal, dari beragam etnis. Itu dilakukan, guna memadamkan potensi konflik, lewat tokoh masyarakat lokal. Sebelumnya, Gubernur Sultra Nur Alam menggambarkan, soal tindakan tegas yang patut dipertimbangkan oleh Polisi. Misalnya, langkah Kapolwiltabes Makassar, Yusuf Manggabarani, guna meredam konflik diwilayahwilayah rawan memerintahkan tembak kaki. Hasilnya, wilayah di Makassar, yang sering terjadi konflik tidak terjadi lagi. “Saya kira, jika efek jera diberlakukan bagi pelaku anarkis. Konflik bisa kita redam, “terangnya. Selain itu, usul Gubernur, menjadikan wilayah jalan Mokodompit sebagai jalur zona merah. Zona merah itu sebagai sandi, tujuannya peningkatan pengawasan diwilayah itu, berbeda dengan kawasan lain. Nur Alam juga merespon baik, pendirian pos polisi disekitar kampus. Ia pun meminta agar DPRD, disaat pembahasan anggaran nanti, diingatkan dan didukung. “Menciptakan keamanan itu perlu fasilitas. Diantaranya pembuatan pos polisi, “tukasnya. Ketua DPW PAN Sultra itu, juga mengungkapkan, soal konflik di Unhalu itu sudah berlangsung sejak 1990. Untuk menciptakan suasana kondusif, wilayah dalam ka-

Menggali Inspirasi Pariwisata dari Negeri Kanguru Aussie (2)

Belajar Eksplorasi Eksotisme Pantai yang Alami Selain Eureka Skydeck Melbourne, gedung pencakar langit yang menjadi tujuan wisatawan adalah Sydney Tower. Orang acap menyebut AMP Centrepoint, atau Centrepoint Tower yang bentuknya mirip pemancarnya TVRI di Senayan itu. Jumlah pengunjungnya juga fantastik.

Don Kardono, Perth

mpus menjadi tugas Rektor untuk membina dan menciptakan keamanan. Diluar kampus, wewenang pemkot Kendari dan Polisi, untuk membongkar permasalahan disekitar kampus. Misalnya, soal pelaporan warga masuk dan keluar di Kelurahan, serta pembuatan lampu jalan dilorong-lorong. DirIntel Polda, Kombes Pol Drs Susoro, merespon baik dengan pendirian pos Polisi disekitar Unhalu. “Dengan mendirikan pos lebih bagus, pengamanan bisa dilakukan dengan baik, “terangnya. Pasalnya, Polsek Poasia jarak jangkaunya dengan Unhalu, bila terjadi keributan memakan waktu yang agak lama. Menjaga pengamanan di Unhalu, pihaknya sudah melakukan patroli gabungan, yang melibatkan Polisi dan TNI. Bahkan sebanyak 100-150 personil Kepolisian, berjaga di Unhalu setiap hari dan malam. Polisi juga, saat ini sementara memburu pelaku, yang diduga menjadi otak kerusuhan. “Tiga nama yang kami kantongi, saat ini sementara terus kami cari, “tegasnya. Sementara itu, Prof Darwis, PR II Unhalu mengatakan, mendukung pendirian Polsek diwilayah kampus. “Tanah seluas 2 Hektar, kami telah siapkan, “ungkapnya. Untuk menjaga keamanan di kampus, sejak kepemimpinan Rektor Prof Usman Rianse, meniadakan asrama satu etnis, mengosongkan PKM dan mengganti sistem pengamanan dari satpam menjadi pengamanan swasta. Terkait penertiban rumah kos, kata Prof Darwis, tidak dapat mengintervensi sampai ke rumah kos. Rumah kos merupakan wewenang Pemkot Kendari. Usulan pembuatan portal di pintu gerbang, kata dia, Unhalu akan menggunakan juga portal. Sementara itu, Indra Muhamad, assisten II Pemkot Kendari, akan menyampaikan semua rekomendasi

yang Kota. tidak untuk

dilahirkan ke Wali Alasannya, dirinya memiliki kapasitas memutuskan. (awn)

TINGGINYA 304 meter, berada di Market Street 100, antara jalan Pitt dan Castlereagh, Sydney. Lebih dari 50 ribu pengunjung per tahun, dan yang terbesar berasal dari Asia. Konsepnya mirip dengan yang dikembangkan Eureka Skydeck. Mereka lebih suka menyebut Sydney Tower Skywalk. Bangunan yang dirancang oleh arsitek Donald Crone and Associates ini peletakan batu pertama sudah dilakukan sejak 1970. Konstruksi dan arsitekturalnya digarap 19751981. Sensasi yang diciptakan dari gedung menjulang itu mirip, yakni menantang adrenaline pengunjung dengan “sensasi ketinggian.” Di Jakarta ada

DON KARDONO/KP

Teknologi untuk antre, kalau tiba saatnya, alat inilah yang akan memanggil kita. manajemen building yang menawarkan sensasi serupa, yakni di FX (LiFestyle X’entre) Senayan. Di lantai atas, lantainya kaca bening, sehingga langsung bisa melihat dasar lantai di bawahnya. Yang takut ketinggian, banyak yang terbelalak, saat menginjakkan kaki di lantai tembus pandang itu. Jangan-jangan kacanya pecah? Atau kayu penyangga kaca itu rapuh? Ada juga yang takut, jangan-jangan yang dibawah mengintip? Terutama yang mengenakan rok, bukan celana panjang?

Ada juga atraksi games, terjun dari lantai atas ke bawah, sekitar 4 lantai dengan tabung kaca yang berkelok-kelok. Di FX itu adalah satu-satunya di Indonesia, menawarkan sensasi yang tidak semua orang berani, meskipun kalau mengikuti instruksi semuanya amanaman saja. Sepuluh sampai dua belas detik, sudah sampai bawah. “Itu semua bisa menjadi inspirasi yang baik bagi perancang bangun gedung-gedung tinggi. Tetapi, investasi jika hanya untuk wisata saja, tidak

feasible. Teknologinya terlalu mahal. Dari waktu ke waktu orang berlomba merancang sensasi terbaru dengan gedung baru lagi. Singapura tengah merancang tiga gedung tinggi, tengahnya terconeksi lalu dibuat kolam renang, taman, nanti akan dicatatkan sebagai kolam renang tertinggi di dunia. Kita tidak bisa kejar-mengejar dengan projek padat modal ini,” jelas Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, saat ditemui di Perth, Australia. Keunggulan Indonesia, kata dia, adalah eksotisme alam dan kekayaan budaya yang bercitarasa tinggi. Dua potensi itu sudah diberikan secara gratis oleh Tuhan. “Kita tinggal mengolah, mengelola menjadi kekuatan yang hebat. Yang bisa kita petik pelajaran dari Australia adalah pengelolaan pantai. Seperti Great Barrier Reef Marine Park di Brisbane, pantai timur Aussie. Mereka cermat, hebat, dan detail menangani kekayaan alam itu menjadi tambang devisa besar bagi negara. Ratusan juta dolar

Baca BELAJAR di Hal. 2


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Rabu, 11 Agustus 2010

THM dan RM Diminta Tutup Selama Bulan Suci Ramadhan

tur diseluruh daerah di Indonesia. Inti dari himbauan tersebut ada dua. Yaitu bagi saudara-saudara yang tidak menjalankan ibadah puasa dan telah dibenarkan dengan syariat Islam, maka wajib hukumnya menghormati bagi yang menjalankan ibadah puasa. “Khusus bagi non muslim pun telah diatur oleh pemerintah, yaitu harus menghargai ummat Islam yang berpuasa,” jelas Abdul Muis. Ia mengaku, jika kedua hal tersebut tidak diindahkan maka ada petugas yang akan turun ke lapangan. Tentang sanksi yang akan diberikan, dia belum mengetahui namun sanksi tersebut pasti ada. “Saya meminta untuk tidak dilanggar,” pungkasnya. (ano)

Kendari, KP Kepala Kantor Kemenag Sultra, Abdul Muis D, meminta selama bulan suci ramadhan, bagi pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) dan Rumah Makan (RM) diminta untuk tidak beroperasi. Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada ummat Islam yang sedang menjalankan ibadah. “Saya sudah memberikan surat edaran memalui media cetak dan elektronik, agar selama bulan puasa THM dan rumah makan tidak beraktivitas di siang hari,” kata Abdul Muis, ketika berada di Lapas Kelas II Kendari, kemarin. Himbauan tersebut dilakukan seti a p tahunnya dan telah dia-

SUWARJONO/KP

PADAT PENUMPANG: Selama tiga hari jumlah penumpang antar pulau di Pelabuhan Nusantara Kendari mengalami lonjakan jelang ramadhan seperti yang terjadi kemarin (10/8).

Jelang Ramadhan Penumpang Melonjak Kendari, KP Jelang bulan suci ramadhan, lonjakan penumpang di Pelabuhan Nusantara Kendari, mulai terjadi sejak Minggu (8/8). Lonjakan itu diperkirakan mencapai 40 persen dari hari biasa. “Jika hari-hari biasa, jumlah penum-

pang diperkirakan 500 orang, namun jelang ramadhan naik sekitar 700 penumpang,” ujar Alvian Rahman, Koordinator Lapangan, PT Pelindo Kendari, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (10/8) Meski terjadi lonjakan penumpang,

Ratusan Rumah Terendam Banjir

LAPAS KENDARI

Baca BANJIR di Hal. 10

Baca JELANG di Hal. 10

Puasa, Apel Siang Ditiadakan Bagi Pegawai Lingkup Pemkot Kendari

Pemerintah Belum Turun Tangan Kendari, KP Akibat pembangunan yang semrawut ditambah lagi dengan banyaknya drainase tertutup timbunan tanah ratusan rumah di Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kendari terendam banjir, Selasa (10/8) dini hari. Banjir kedua dalam tahun ini cukup parah dibanding sebelumnya. Pasalnya ketinggian air hampir dua meter. Akibat banjit besar ini, warga berusaha mengamankan barangbarangnya dengan cara menjadi tempat yang lebih tinggi. Banjir kali ini sempat merendam rumah warga sekitar enam jam, sementara air mulai mengenanggi rumah sekitar pukul 05.30 Wita. Warga tidak menyangka jika lebih

Alvian menjelaskan, pihak Pelindo Kendari, jauh sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan Kesatuan Penjagaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari, Dinas Kesehatan, dan Admin-

SUWARJONO/KP

BANJIR KADIA: Banjir kembali terjadi di Kelurahan Kadia. Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam banjir. Alat-alat rumah tangga juga turut diungsikan.

Kendari,KP Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, selama bulan suci ramadhan, durasi waktu kerja pegawai negeri sipil (PNS) dikurangi. Pengurangan waktu kerja tersebut bertujuan untuk semakin mengkhusyukan ibadah puasa. Hal ini seperti yang dikatakan Kabag Humas Pemkot Kendari, Trikora Irianto. “Selama bulan Ramadhan, apel pagi diundur pukul 07.30 wita dari biasanya 07.00 wita, dan pulang pada pukul 14.00 wita tanpa apel siang, dari hari biasanya pulang kantor pada pukul 15.00 wita. Dengan begitu apel pagi tetap dilaksanakan tetapi apel siang untuk sementara waktu ditiadakan,” kata Kabag Humas Pemkot Kendari, Trikora Irianto, kemarin.

Baca APEL SIANG di Hal. 10

Melihat TPU Punggolaka Menjelang Ramadhan SUWARJONO/KP

MoU Lapas: Untuk menyadarkan Napi, Lapas Kendari mendantangani MoU, kemarin. (Dari kiri) Kepala Kemenag Sultra Abdul Muis, Ketua STAIN DR Nur Alim, Kadis Perindag Saemu Alwi dan Kalapas Kendari Drs H Muslim.

Dirikan Pos Kesehatan Pesantren TUGAS dan tanggungjawab Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari, cukup berat. Dimana setiap harinya mendidik narapidana agar bermoral baik. Nah, agar tugas berat itu lebih ringan, pihaknya melakukan kerjasama lewat kesepakatan bersama (MoU)

Baca POS KESEHATAN di Hal. 10

Dipadati Pengunjung, Berkah bagi Penjual Bunga dan Air Sudah menjadi agenda rutin bagi warga muslim Kota Kendari, jika disetiap menjelang Ramadhan melakukan ziarah kubur. Seperti yang tampak kemarin (10/8) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Punggolaka. Ratusan warga dari seluruh pelosok Kota Kendari, dengan menggunakan berbagai kendaraan menyerbu TPU terbesar di Kota Kendari ini.

Ulfah Sari Sakti ANTRIAN panjang kendaraan bermo-

ULFAH SARI SAKTI/KP

ZIARAH KUBUR: Sudah menjadi tradisi, jelang ramadhan, tempat pemakaman umum (TPU) dipadati peziarah. Kepadatan ini seperti yang terlihat di TPU Punggolaka, Kota Kendari kemarin (10/8).

tor menuju TPU Punggolaka, kemarin, menandai rutinitas warga Kota Kendari menjelang Ramadhan. Seakan tidak mau ketinggalan moment sekali setahun ini, puluhan penjual bunga dan air berjejer rapi di sepanjang pinggir jalan yang dilewati para peziarah. Tampak pula lalu lalang anak-anak usia sekolah dan para orang tua yang memegang pacul dan parang, menawarkan jasa bersih-bersih kuburan. Bagi masyarakat sekitar yang berprofesi

Baca DIPADATI di Hal. 11

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10 Gelar Lomba Religi antar Napi Pos Kesehatan ...... antara Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Disperindag Provinsi serta Kementrian Agama Sultra membuat Pos Kesehatan Pesantren khusus narapidana Kepala Lapas Kendari, Drs H Muslim MSi mengatakan jika pembuatan pos kesehatan pesantren di Lapas Kendari sangat penting. Tujuaanya tidak lain agar para narapidana (Napi) ketika keluar dari Lapas bisa berperilaku baik dan taat menjalankan ibadah. “Ini saya sudah rencanakan sejak awal menjadi Kalapas Kendari,” katanya, kemarin (10/8). Ia mengaku sengaja mengandengan STAIN Kendari dan Disperindag Provinsi. Khusus dari STAIN Kendari memalui jurusan Da’wah akan memberikan siraman rohani kepada napi, agar berbudi pekerti dan tentunya sesuai dengan syariat. Memang tidak bisa

dipungkiri, jumlah pembina khusus dibidang keagaman masih minim. Karena, STAIN sebagai institusi agama yang juga memiliki desa-desa binaan maka sangatlah tepat jika Lapas juga menjadi salah satu binaannya. Sedangkan digandengnya Dinas Perindag Provinsi, karena mereka nantinya akan memberikan bantuan dan memberikan ketrampilan kepada napi. “Kami berharap Pos Kesehatan Pesantren di Lapas Kendari bisa terus berkembang,” pintanya. Untuk diketahui, sebelum penandatanganan MoU dengan Kepala Kemenag Sultra Abdul Muis, Ketua STAIN Kendari DR Nur Alim, dan Kadis Perindag Sultra Saemu Alwi, berlangsung di Aula Lapas Kendari. Pihak Lapas menampilkan qasida rabana yang kesemuanya napi. Sementara selama bulan suci ramadhan, Lapas Kendari akan menyelenggarakan berbagai lomba religi. (ano)

Dagangan di Pelabuhan Laku Keras Jelang ..................... istrasi Pelabuhan (Adpel) Kendari. Hasil pertemuannya, akan dibentuk tim-tim di pelabuhan seperti di pos Pangkalan Perahu, dan Pelabuhan Nusantara. “Kalua Pelindo akan menyediakan layanan informasi, pengamanan, dan kesehatan, serta ketertiban lingkungan,” kata Alvian. Sedangkan jelang lebaran nanti, pihak Pelindo akan menyediakan satu armada kapal, baik untuk tujuan Raha, maupun Baubau. Alvian juga menghimbau agar masyarakat yang akan mudik dapat mematuhi tata tertib yang berlaku di Pelindo. Seperti membeli tiket sebelum waktunya dan pas penumpang. Ini dilakukan agar tak terjadi hal-hal yang diinginkan dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak Pelindo. “Saat terjadi lonjakan penumpang, tak jarang penumpang yang enggan untuk membeli karcis maupun pembayaran administrasi lainnya,” akunya. Sementara di kalangan

pedagang kaki lima (PKL) di areal Pelabuhan menjadi berkah tersendiri dengan ada lonjakan penumpang. Pasalnya, jualan mereka laku keras. “Kalau hari biasa, jualan yang laku kadang mencapai Rp 300 ribu, sementara jika terjadi lonjakan seperti beberapa hari ini bisa laku Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu-an,” ujar Sanawia, pedagang yang telah dua tahun berdagang di pelabuhan Kendari ini. (p2)

Kendari Pos | Rabu 11 Agustus 2010

Jaksa Menanti Izin Gubernur Terkait Pemeriksaan Laode Arifaid Kendari, KP Penyidikan perkara penyelundupan unggas, April lalu, yang melibatkan Laode Arifaid, anggota DPRD Kota Kendari terkendala izin pemeriksaan. Hingga saat ini, pihak Kejati Sultra masih menunggu izin pemeriksaan dari Gubernur Sultra sebagai syarat menghadirkan anggota Fraksi Hanura yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berbeda dengan rekannya sesama legislator Kota Kendari, Muh Amin yang masih berstatus saksi justru telah mengantongi isin pemeriksaan. Untuk sementara, pihak kejaksaan pun telah menganggap keterangan Muh Amin sebagai saksi atas

perkara Laode Arifaid sudah rampung. Jaksa Penyidik, Hj. Tenria Waru menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya tengah merampungkan pemeriksaan saksi-saksi tambahan, terutama saksi dari Jakarta. Keterangan yang bersangkutan sangat dibutuhkan dalam rangka melengkapi penyidikan perkara dugaan penyelundupan unggas yang sebelumnya ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kelas II Kendari. “Dugaan awalnya, Laode Arifaid kan menyelundupkan unggas karena tidak disertai dokumen resmi dari Balai Karantina. Sejauh ini kita masih merampungkan saksi-saksi tambahan yang umumnya beralamat di Jakarta. Terutama kesaksian

mereka terkait penitipan unggas dari Jakarta hingga ke Makassar, kemudian Makassar-Kendari. Kalau sudah turun isin pemeriksaan tersangka (Laode Arifaid), ditambah merampungkan keterangan saksi, insya Allah perkara ini kita harap bisa lengkap dan segera dilimpahkan di Pengadilan Negeri,” tandas Tenria Waru. Sementara itu, Gubernur Nur Alam yang ditemui beberapa waktu lalu mengaku belum meneken izin pemeriksaan Laode Arifad, yang legislator kota Kendari itu. Alasan, gubernur masih sibuk dengan beberapa urusan sehingga belum menangani permintaan izin tersebut. “Saya kemarin belum masuk kantor. Jadi saya belum lihat,” singkatnya setelah memberikan pengarahan bintek block grant (4/8). (lia/cr2)

Warga Takut Banjir Terjadi Kembali Banjir ...................... dari tiga jam hujan semalam akan menyebabkan banjir. Halkim, seorang warga yang hingga pukul 12.00 Wita didalam rumahnya masih digenangi air mengatakan jika banjir kali ini sedikit parah dengan banjir yang terjadi awal 2010. Penyebab terjadinya banjir diduga akibat ada rencana pembangunan rumah yang berdekatan dengan kali. Pasalnya, timbunan tanah tempat rencana ban-

gunan rumah dan ruko tersebut mengalangi jalannya air menuju kali. “Padahal banjir lalu tidak separah dengan yang ini,” kata Halkim, sambil mengatur barang-barang rumah tangga di tempat yang tinggi, kemarin. Hal serupa dialami Ita, ibu rumah tangga ini menuturkan jika banjir kali ini sangat cepat terjadi. Hujan hanya beberapa jam saja langsung terjadi banjir yang tingginya menghampiri dua meter. Dirinya memprediksi, sejak ada penimbunan dilokasi pinggir kali banyak drainase

yang tertutupi. Akhirnya, air yang biasanya mengarah ke kali, ini tidak bisa kemana-mana. “Sasarannya ya rumah kami,” katanya. Ia menambahkan hingga siang kemarin belum ada dari pemerintah yang datang melakukan pengecekan tentang sebab pastinya banjir terjadi. Sampai saat ini barangbarang rumah tangga masih disimpan ditempat ketinggian. Warga masih takut jika banjir akan terjadi kembali dan lebih parah dari sebelumnya. (ano)

PNS Jadi Contoh Masyarakat Apel Siang .............. Meskipun tak ada apel siang, namun absensi para pegawai tetap diperhatikan BKD dan Bagian Ortala Kota Kendari. Pasalnya kehadiran pegawai dan keaktifannya melaksanakan tugas, berpengaruh terhadap tunjangan kinerja daerah (TKD) yang akan diperoleh. “Toleransi waktu masuk dan pulang kantor tetap berikan, tetapi bukan berarti absensi para pegawai tidak diperhatikan. Mengingat BKD dan Bagian Ortala tetap mengurusnya untuk kepentingan perolehan TKD, bagi setiap PNS lingkup Kota Kendari,” tambahnya. Ditanya tentang fenomena kehadiran para PNS pada awal ramadhan, mantan sekretaris Bappeda Kota Kendari ini mengakui jika biasanya pada hari pertama puasa, masih ada PNS yang terlambat, bahkan tidak masuk kantor. “Ini hal yang manusiawi dan alami terjadi, sehingga sanksinya disesuaikan dengan kelalaian yang dilakukan. Tetapi kami pastikan pada ramadhan nanti pelayanan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya. Mengenai jadwal pembersihan PNS disetiap Selasa dan Jumat, Trikora menandaskan tentunya akan dikurangi waktunya. “Berkenaan dengan kegiatan pembersihan, tentunya akan dikurangi waktunya. Kegiatan ini juga akan kami koordinasikan dengan masing-masing SKPD. Mengingat PNS tetap menjadi contoh masyarakat dalam pembersihan lingkungan,” tandasnya. (cr6)


Metro

Kendari Pos | Rabu 11 Agustus 2010

Perizinan Naik Status Jadi Badan Kendari, KP Perizinan Kota Kendari telah berubah status dari kantor menjadi badan. Artinya, kewenangannya sudah besar dalam mengurusi semua izin yang berhubungan dengan pembangunan. Sayangnya, kewenangan tersebut hanya setengah saja. Wali Kota Kendari, Ir Asrun, hanya mempercayakan Badan Perizinan mengurusi 4 izin kecil saja. Sedangkan izin yang mampu meraup keuntungan besar, seperti pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak diamanahkan ke Badan Perizinan. Padahal, kota lain di Indonesia, badan perizinan menguru-

si 64 izin yang salah satunya IMB. Inilah yang kemudian bakal disoroti Fraksi PAN Bersatu di DPRD Kota pada pemandangan akhir fraksi yang rencananya digelar, Kamis (12/ 8). “Badan pelayanan perizinan sudah naik status dari kantor jadi badan. Berarti volume kerja dan beban bertambah. Tapi, setelah statusnya naik, perizinan hanya mengelola 4 izin saja yaitu SITU, SIUP, izin penjualan minuman beralkohol dan izin industri. Harusnya 62 yang dikelola,” kata Ketua Fraksi PAN Bersatu, Dra Hj Siti Nurhan Baharumin, kemarin. Tidak sesuainya status badan

dengan beban kerja, mendorong Fraksi PAN Bersatu untuk merekomendasikan pada wali kota, agar Badan Pelayanan Perizinan Kota diberikan kewenangan penuh dalam mengurusi semua izin yang berhubungan dengan pembangunan. “Jadi izin yang diurus SKPD dikembalikan ke perizinan, misalnya IMB supaya terpusat. Tapi, alasannya karena SKPD teknis masih mau kelola sendiri. Itu karena ego sektoral, sehingga masih mau urus soal izin. Padahal, kalau di satu atapkan lebih efisien. Perizinan kan sudah eselon 2, jadi semua jenis izin harus ke mereka,” jelasnya. (dri)

Pemeriksaan Syamsul Ditunda Sehari Kendari, KP Jadwal pemeriksaan tersangka indikasi korupsi Dispenda Sultra, Syamsul Thahir, yang rencananya tanggal 10 Agustus, ditunda sehari. Jaksa penyidik mengagendakan pemeriksaan ulang tanggal 11 Agustus (hari ini red) di Kejati Sultra. Padahal, Mantan Wakadispenda yang didampingi kuasa hukumnya itu, telah terlihat sekitar pukul 11.00 Wita di Kejati, kemarin. Mungkin bosan menanti, Syamsul Thahir pun memilih meninggalkan kantor kejaksaan.

Hj. Tenria Waru, salah satu Jaksa penyidik yang dikonfirmasi terkait tertundanya pemeriksaan tersangka hasil pengembangan perkara yang telah menjebloskan 4 terpidana (Jusup Ponea, Sutan Ramli, Sumardi dan Mardjuddin Malik), mengaku ada miss understanding dengan tersangka. “Ada perubahan agenda saja, kita sudah sampaikan pada pengacaranya untuk melakukan penjadwalan pemeriksaan ulang hari ini,” ujarnya, kemarin. Sebenarnya, kata jaksa yang kerap menangani perkara korupsi ini,

ia sudah menyiapkan pertanyaan ataupun konfirmasi pada tersangka. Terutama kejelasan kuitansi pengeluaran uang Rp 170 juta lebih atas nama Syamsul Thahir, berikut keterangan yang terkait dengan perkaranya saat di persidangan Jusup Pones Cs di Pengadilan Kendari. “Hanya sedikit salah paham saja, tersangka (SYamsul Thahir) isin keluar makan siang. Sampai pukul 14.00 Wita belum ada, yah terpaksa kita jadwalkan ulang pemeriksaannya,” pungkas Kasipol Kejati Sultra ini. (lia)

11

BTN Safira Indah Terisolasi Developer Abaikan Sarana Jalan

Kendari, KP Tinggal di Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari ternyata bukan jaminan warga tak terisolasi. Buktinya warga BTN Safira Indah dan sekitarnya yang terletak di kelurahan tersebut tak dapat melakukan aktivitas terutama kala hujan turun. Jalan utama yang sering digunakan selalu banjir. Jangankan kendaraan roda empat, roda dua saja tak dapat melalui. Akibatnya warga jadi terisolasi karena harus menunggu turunnya air yang selalu membanjiri jalan utama. Pemandangan itu terjadi hampir tiap hari. Anak-anak sekolah yang tinggal di BTN Safira Indah kini lebih banyak memilih tak bersekolah karena tak ada jalan yang bisa dilalui. Sejatinya jalan itu menjadi tanggungan developer yakni PT Ade

Group. Namun warga hanya selalu mendapat janji developer. ‘’Sudah beberapa kali kami mengingatkan developer tapi selalu ingkar janji. Kami sebenarnya sudah melakukan swadaya untuk menimbun jalan. Namun tetap saja tidak mampu membendung air terutama kala hujan turun. Minggu ini saja sudah berkali-kali developer menjanjikan akan membawakan material untuk jalan namun sampai sekarang tak ada itikad baik,’’ terang Saleh, seorang warga BTN Safira Indah kemarin. Akibat terisolasinya perumahan tersebut, beberapa warga sudah enggan menghuninya. Qodriansyah misalnya malah berniat menjual rumah tersebut walau harganya murah akibat jalan masuk BTN Safira Indah menjadi langganan banjir. ‘’Daripada tidak dapat beraktivitas lebih baik saya memilih meninggalkan BTN Safira Indah,’’ jelas penghuni BTN itu. Kekesalan warga BTN Safira In-

dah juga ditumpahkan pada pemerintahan setempat. Sejatinya di jalan tersebut terdapat jalur jalan Balai Benih Ikan Tawar milik Pemkot. Namun mimpi untuk pengaspalan hanya isapan jempol semata. ‘’Saat Wakil Walikota meresmikan sekolah swasta di Lorong Jambu (sebelah lorong BTN Safira Indah, red) kami sempat meminta agar beliau melalui jalan tersebut untuk mengetahui kondisinya. Tapi beliau meminta agar melaporkan saja ke pak camat,’’ terang Basir warga yang termasuk penghuni pertama BTN Safira Indah. Andi Pangerang, selaku orang kepercayaan developer PT Ade Group yang mengelola perumahan tersebut saat dihubungi kemarin belum memberi penjelasan. Telepon genggamnya yang sering digunakan malah diangkat oleh istrinya dengan alasan suaminya sedang keluar tanpa membawa handphone. (awl)

Peziarah Jadi Polantas Dadakan Dipadati ................. sebagai penjual bunga dan air, serta tukang bersih-bersih kuburan moment kunjungan peziarah tentunya membawa rezeki finansial. Pasalnya, dengan bermodalkan bunga seadanya yang digunting kecil-kecil dan air sumur serta peralatan bersih-bersih, mereka dapat memperoleh rupiah Rp 2 ribu untuk sekantong bunga dan sebotol air, serta minimal Rp 5 ribu untuk jasa bersih-bersih kubur. Tetapi bagi sebagian pengunjung yang terjebak macet, moment tahunan ini membuat urat emosi mereka sedikit tegang. Pasalnya mereka harus lebih bersabar diri,

untuk segera keluar dari kemacetan. “Aduh kenapa sampai jam 17.00 wita ini belum juga ada aparat kepolisian atau pun instansi teknis terkait, yang turun mengatur lalu lintas di sekitar dan areal TPU. Padahal rutinitas ini sudah berlangsung sejak lama, masa setiap tahun kemacetan di TPU Punggolaka tidak juga bisa diatasi,” gerutu Haris, salah seorang pemilik kendaraan. Keluhan yang sama juga dilontarkan peziarah lainnya yang menggunakan motor, Naslina. Sambil memarkir motornya pada tempat yang aman dan tidak menggangu kelancaran lalu lintas, ibu berjilbab ini mengatakan seharusnya Pemkot melalui Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pe-

makamantelahmengantisipasikemacetan tersebut. “Seharusnya diberlakukan sistem satu arah saja, sehingga kendaraantidakdiparkirdisembarang tempat dan tidak berdesak-desakan untuk keluar. Mengingat jalan masuk ke TPU yang hanya cukup untuk satu mobil saja,” katanya. Mengatasi kemacetan yang puncaknya terjadi pada pukul 14.00 wita, yang menyebabkan pemilik kendaraan terjebak macet setengah jam lamanya. Akhirnya membuat sebagian pemilik kendaraan menjadi polisi lalu lintas (Polantas) dadakan untuk mengatur arus kendaraan. Seiring dengan semakin kurangnya pengunjung dan gelapnya hari, kemacetan mulai berkurang. (***)


Hiburan

Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Debu Eksis Dijalur Religi

Agnes Monica

Ramai Dibicarakan di Twitter AGNES Monica ramai dibicarakan dalam situs jejaring sosial Twitter. Bahkan, dia masuk sepuluh besar trending dunia hari Senin (9/8). Semua itu disebabkan penampilannya di 6th Asian Song Festival pada 19 September 2009 di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan. Penampilan juri Indonesian Idol termuda tersebut memang bukan aksi baru. Itu terjadi hampir setahun lalu. Tapi, oleh salah satu saluran televisi lokal di Singapura, video tersebut ditayangkan lagi. Itulah awal mula peraih tiga penghargaan di Anugerah Musik Indonesia 2010 tersebut jadi ramai dibicarakan. Oleh para pengguna mikroblogging, penampilan Agnes dipuji orang-orang Singapura. Pelantun Godai Aku Lagi itu disebut sebagai penampil terbaik. “Ini sudah yang keempat kalinya. Tapi untuk kali ini cukup surprise juga. Karena itu kan penampilan tahun lalu. Ketika diberitahu jadi pembicaraan di twitter pertanyaan saya, kok bias? Gara-gara kali ini?,” ucap manajer sekaligus kakak Agnes tadi malam. (jpnn/yen)

TIDAK mau ketinggalan dengan grup musik lainnya. Grup musik Debu kembali memanfaatkan momen bulan suci Ramadhan untuk melantunkan album religi. Dengan nadanada irama yang sama namun beda makna, Debu menyuguhkan nada-

nada yang syarat pesan cinta. “Lagulagu yang kami suguhkan bercerita tentang dzikir dan pesan cinta kita kepada Allah,” jelas Mustafa di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Meski judul album terbarunya agak

Sazkia Sungkar

Kurangi Kebiasaan Ngebo Kebiasaannya tidur larut malam bahkan menjelang pagi, membuat Sazkia Sungkar hampir selalu bangun siang. Saat bulan puasa, kebiasaan buruknya itu kerap membuatnya ketinggalan sahur. Karenanya, Ramadan tahun ini dia bertekad menghilangkan sifat ‘kebo’ itu. Dara kelahiran 22 Desember 1990 itu menuturkan, dirinya terbilang paling susah dibangunkan kalau sudah tidur. Bahkan Ramadan tahun lalu, dia sering puasa tanpa sahur karena tidak bangun saat sahur. ”Sering banget bablas (tidur sehingga tidak sahur), tapi tetap puasa,” ungkapnya di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat beberapa hari lalu. Saat masih kecil, orangtuanya sibuk menarik-narik tubuhnya agar bangun dan tidak melewatkan sahur. Tetapi kini, begitu beranjak remaja Fanny Bauty atau Mark Sungkar ‘tidak peduli’ padanya. ”Sekarang kalau dibangunin, dua-tiga kali belum bangun juga, ya ditinggalin,” katanya lantas tersenyum. Hal itu juga yang membuat personel The Sisters itu menolak tawaran mengisi program sahur selama Ramadan tahun ini. Dia takut membuat panik produser dan para kru lantaran telat atau bahkan tidak datang ke lokasi syuting karena keasyikan tidur. ”Tadinya ditawari program sahur, tapi boro-boro bangun. Makanya aku minta yang program buka puasa saja,” tuturnya. Pacar Irwansyah itu pun berharap tahun ini bisa mengubah kebiasaan buruknya tersebut. ”Mudah-mudahan tahun ini nggak sekebo sebelumnya. Puasa nanti aku harus jauh-jauh dari supermaket dan mal. Kalau makan (menahan lapar, Red) sih, nggak papa. Tapi (menahan) haus yang nggak tahan,” ungkapnya lantas tertawa. (jpnn/yen)

sedikit nyeleneh dan dianggap gila, bukan berarti syair-syairnya lagu yang ada di dalam tidak beraturan. “Yang pasti orang dengar judulnya kita buat penasaran,” tegasnya. Dalam tembang yang dilantunkkannya ini, Debu tetap konsisten menggunakan beraneka alat musik dari belahan dunia yang berbeda, diantaranya santur dari Iran, tambur dari Turki, gendok gendok dari Sulawesi Selatan, Kesemuanya ini mereka gabungkan dengan harmonisasi biola, bas, serta berbagai jenis perkusi. “Formula inilah yang tetap akan kita pertahankan,” kata Mustafa. Ia juga berharap dengan album keempatnya ini, bisa memberi kenyamanan pendengar di bulan Ramadhan. “Setiap lagu kita buat karena ingin memberikan kenyamanan spiritual kepada yang mendengarkannya,” pungkasnya. (jpnn/yen)

13 Abdee Negara

Merasa Selalu Muda berkat Musik ABDEE Negara punya kegiatan baru. Gitaris Slank itu kini laris menjadi juri di pelbagai festival band. Gawe di luar band tersebut dirasa cukup menyenangkan. Abdee merasa awet muda. Tampil kasual dengan kaus oblong hitam dirangkap jaket kulit dan jins, Abdee datang dengan status sebagai juri tamu gelaran LA Light Indifest 2010 regional Bandung yang dihelat pada Sabtu (7/8) di Ciwalk, Bandung. Itu memang kerjaan baru Abdee. Dia belakangan laris didapuk sebagai juri di pelbagai festival band. Di LA Light Indifest itu, Abdee menjuri bareng musisi lain. Di antaranya, Levy Santoso (The Fly), Endah (Endah n Resa), Irvan Nat (mantan vokalis ME), dan Erick (vokalis Endang Soekamti). Walau tidak ada kaitan dengan memetik gitar, Abdee menikmati pekerjaan tersebut. Bahkan, dia merasa sangat beruntung. ‘’Begitu duduk dan mendengarkan musik, umur langsung stop. Saya jadi merasa muda terus,’’ ungkap pria 42 tahun itu, lalu tertawa. Abdee juga menikmati setiap penampilan band finalis yang tampil di atas panggung. Menurut dia, tidak ada band yang jelek. Semua memiliki keunikan masing-masing. Karena itulah, kadang Abdee merasa tidak tega jika harus menilai. Namun, Abdee berusaha jujur dengan apa yang dirasakan. Meski konsekuensinya, ada yang tidak sependapat dengan penilaiannya. ‘’Saya berusaha jujur saja dengan apa yang saya rasa,’’ katanya.(jpnn/yen)


Edukasi

14

Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Bulan Ramadhan, Jam Belajar Dikurangi Kendari, KP Menyambut bulan suci Ramadhan, satuan pendidikan diberi kesempatan untuk menenangkan pikiran dan fisik. Selama enam hari siswa diliburkan, dan kembali aktif melaksanakan proses belajar mengajar mulai tanggal 16 Agustus. Meskipun aktif belajar, namun jam belajar akan dikurangi. Untuk jam belajar yang biasanya diberi porsi 45 menit satu jam pelajaran, dikurangi men-

jadi 35 menit untuk hitungan satu jam dan berlaku di MTsN 1 Kendari. Mulai Senin depan kata Kepala MTsN 1 Kendari, Nyuheri Slamet M Pd, jadwal itu akan diberlakukan. Jadwal belajar tetap dilakukan sebagaimana biasanya, hanya waktunya yang dikurangi. Pola itu kata dia, merupakan sakah satu bentuk penghargaan kepada siswa yang berpuasa, agar lebih konsentrasi terhadap ibadah yang dijalankan.

“Kalau terlalu capek belajar, bisa saja fokus ibadah mereka akan terganggu. Untuk itu jam belajar akan kami kurangi, agar mereka bisa konsentrasi untuk melaksanakan keduanya, tanpa ada yang terganggu,” terangnya. Untuk pesantren Ramadhan kata mantan Kepala MTs Unaaha itu, akan diselenggarakan pada pertengahan bulan puasa. Seluruh siswa akan dilibatkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (cr5)

Wakili Jawa Timur Raih Satu Emas dan Tiga Perunggu Gresik, KP Dunia pendidikan Gresik kembali menuai prestasi membanggakan. Mewakili Provinsi Jawa Timur, empat siswa Gresik menyabet medali dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) IX di Medan, Sumatra Utara, yang berakhir 7 Agustus lalu. Salah satu siswa berprestasi itu adalah Ihsan Fahmi Rofanda dari SD Semen Gresik. Dia meraih medali emas dan absolute winners bidang ilmu pengetahuan alam (IPA). Selain itu, ada Miftahul Hilmi, siswa SMAN 1 Gresik, yang menyabet medali

perunggu bidang astronomi. Sedangkan Fauzul Meiliani dan Riyan Iman Marsetyo, keduanya siswa SMPN 1 Gresik, mendapatkan medali perunggu bidang ilmu pengetahuan sosial dan biologi. Empat siswa berotak cemerlang itu terlihat semringah kemarin. “Kami bangga karena bisa mengharumkan Jatim, Gresik, dan orang tua,” ujar Riyan. Para siswa itu mewakili Gresik setelah masuk sepuluh besar dalam olimpiade di tingkat Jatim. Ihsan berada di

peringkat pertama di Jatim. Di OSN, Ihsan yang duduk di kelas VI SD Semen Gresik berhasil menyisihkan 99 peserta se-Indonesia dalam bidang IPA. “Dalam OSN ini, saya melakukan praktik tentang minyak,” ujar anak pertama di antara dua bersaudara tersebut. Penelitian terhadap masa jenis dan kekentalan fluida membuat dia mendapatkan nilai absolute winners. “Saya praktik apa adanya,” ujarnya di halaman Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik kemarin. (yad)

FII Desak Reformasi Sistem Pendidikan Surabaya, KP Rabu lalu (4/8) Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengadakan diskusi terbatas mengenai sistem kependidikan nasional. Salah satu hasilnya adalah desakan untuk mereformasi sistem pendidikan nasional. Acara itu juga dihadiri oleh Forum Intelektual Indonesia (FII) yang anggotanya, antara lain, terdiri atas para guru besar. Nah, kemarin FII menyuarakan desakan senada secara resmi kepada pemerintah pusat, menteri pendidikan nasional, dan Pemprov Jatim. ‘’Kami sudah menyusun surat untuk kami sampaikan langsung kepada presiden,

Mendiknas, dan gubernur Jatim,’’ ujar Ketua Umum FII Achmad Zaini. Dia mengatakan, FII mendukung sistem pendidikan nasional direformasi. Sebab, banyak sekali celah-celah dalam dunia pendidikan yang perlu dibenahi secepatnya. Dalam diskusi bersama Wantimpres di Jakarta, celah-celah itu diinventaris satu per satu. Di antaranya, biaya pendidikan masih sulit dijangkau oleh warga miskin. ‘’Akibatnya, angka siswa putus sekolah masih tinggi,’’ katanya. Selain itu, mutu pendidik masih rendah dan belum ada tindakan tegas terhadap pelanggaran masalah pendidikan.

FII juga mendesak agar ujian nasional tidak dijadikan satusatunya syarat kelulusan siswa. ‘’Itu harus dihentikan. Berapa banyak siswa pintar yang tidak lulus hanya gara-gara gagal di unas. Malah, ada siswa yang mau bunuh diri karena gagal unas,’’ ujarnya. Seharusnya, kelulusan ditentukan oleh majelis guru di sekolah masing-masing. FII juga mendesak pemerintah mendorong otonomi pendidikan dengan memberdayakan dewan pendidikan yang ada di daerah. Zaini mengatakan, surat rekomendasi dari FII itu akan ditandatangani oleh para anggotanya yang terdiri atas para guru besar. (ano)

SARFIAYANTI/KP

Anggota DPD RI, Ir H Jabar Toba melakukan sosialisasi UUD 1945 bekerjasama dengan UMK kemarin.

Nilai Kesadaran Berbangsa Bergeser DPD RI, Gandeng UMK Sosialisasi UUD 1945 Kendari, KP Tak dapat dipungkiri, seiring dengan perkembangan zaman, tingkat kesadaran masyarakat akan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti yang tertuang dalam UUD 1945 dan Pancasila mulai tergeser. Menyadari pentingnya hal itu, bersama Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), anggota DPD RI, Ir H Abdul Jabar Toba kemarin (10/8) melaksanakan sosialisasi Pancasila dan amandemen UUD 1945. Kegiatan yang dirangkaikan dengan seminar nasional kebangsaan itu, juga dihadiri beberapa pemateri antara lain, Prof H M Jufri Dewa serta Rektor UMK, Prof Abdullah Alhadza. Selain mahasiswa, seminar itu diikuti beberapa kepala SMP, MTs dan SMA yang ada

di Kota Kendari. Tujuannya, untuk memberikan pemahaman komprehensif terhadap UUD 1945, sehingga terwujud masyarakat yang sadar konstitusi yang dapat membantu peningkatan kualitas penyelenggaraan bangsa. “Sosialisasi UUD 1945 sangat penting, walaupaun telah mengalami perubahan sejak tahun 1999 sampai tahun 2002, namun masih banyak pnyelenggara negara dan kelompok masyarakat yang belum memahami dan mengerti tentang UUD 1945. Untuk itulah dilaksanakan kegiatan ini dengan harapan memberi kesadaran kepada masyarakat. Sosialisasi dimulai dari tingkat satuan pendidikan, sehingga mendorong terwujudnya bangsa Indonesia yang taat akan kontitusi,” terang Abdul Jabar Toba. Terkait dengan perubahan UUD 1945, dijelaskan bahwa

tujuannya adalah menyempurnakan aturan dasar mengenai tatanan negara dalam mencapai tujuan nasional dan memperkokoh NKRI. Selain itu, menyempurnakan aturan dasar megenai jaminan dan pelaksanaan kedaulatan rakyat, serta memperluas partisipasi rakyat agar sesuai dengan perkembangan paham demokrasi. Lebih dari, untuk menyempurnakan aturan dasar megenai jaminan dan perlindungan HAM, menyempurnakan aturan dasar penyelenggaraan negara secara demokratis dan modern dan menyempurnakan aturan dasar mengenai kehidupan bernegara dan berbangsa sesuai dengan perkembangan aspirasi, kebutuhan serta kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Secara terpisah, ketua panitia pelaksana M Djafar Sigaro S Pd mengatakan, tujuan kegia-

tan tersebut adalah untuk membangkitkan kembali penghayatan nilai-nilai luhur pancasila, yang erat kaitannya dengan nilai moral, etika dan prilaku yang merupakan referensi dalam kehidupan sehari-hari. UUD 1945 sebagai produk hukum dan konstitusi yang sah menurut dia, harus ditegakkan. Untuk itu, sosialisasi mengenai UUD 1945 yang telah diamandemen secara utuh dan jelas harus terus dilaksanakan “Kegiatan ini diikuti peserta dari kalangan akademisi, yakni dosen, mahasiswa dan kepala sekolah, agar sosialisasi mengenai UUD dan pancasila,m dapat dilanjutkan di tingkat sekolah, untuk memberikan kesadaran terhadap siswa yang merupakan generasui penerus, mengenai arti dan pengamalan nilai-nilai pancasila dan UUD,” terangnya. (cr5)


Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Tenggarudin S Pd M Pd Kepala SMA berprestasi Sultra

Kawal SMAN 5 Kendari Sebagai sekolah Model MENJADI seorang tenaga p e n d i d i k merupakan impian Tenggarudin, sejak duduk di sekolah dasar. Usai menamatkan pendidikan di SD 7 Raha tahun 1976, ia kembali melanjutkan pendidikan ke SMP 1 Raha. Ketertarikannya pada ilmu biologi, memotivasi dirinya untuk Tenggaruddin S.Pd, M.Pd memilih konsentrasi ilmu itu ketika memasuki jenjang pendidikan menengah atas di SMAN 1 Raha kala itu. Saat kuliah, pria yang hobi dengan sastra itu sebenarnya kurang tertarik di lembaga organisasi kampus. Sejak menjalani status sebagai mahasiswa di Universitas Haluoleo tahun 1983, ia hanya memilih kegiatan yang bernuansa kependidikan ketimbang bergabunh ke lembaga-lembaga kemahasiswaan yang lain. Itulah alasannya mengapa ia bersikukuh untuk menjalani karier sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa. Kesungguhan pria kelahiran Walelei tahun 1962 itu dalam memperdalam pengetahuannya tentang ilmu alam, ternyata membuahkan hasil yang gemilang. Ia berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik pada program pendidikan biologi Unhalu saat itu. Ketertarikan Tenggaruddin terhadap ilmu alam, disebabkan mata pelajaran biologi yang berhubungan langsung dengan ilmu mengenai kehidupan manusia, dan mahluk hidup lainnya di bumi sangat dekat dengan kehidupan sosial. Awal menjadi guru, Tenggaruddin belum berkualifikasi magister. Ketika terangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tahun 1987, ia ditempatkan di SMAN 2 Kendari, yang waktu itu masih bernama SMU Anduonohu. Merasa perlu mendalami ilmu kependidikan biologi, ia kemudian memilih Universitas Negeri Malang sebagai tempat menempuh pendidikan magister. Usai menyelesaikan studinya di Malang (Jatim), Tenggaruddin kembali melanjutkan tugasnya sebagai guru. Mengajar siswa yang bandel dan suka mengabaikan tugas, merupakan salah satu tantangan terberatnya selama menjalani profesinya di bangku pendidikan. Namun berkat kerja kerasnya, tahun 2004 ia dipercaya untuk memimpin SMAN 6 Kendari hingga tahun 2008. Perjalanan karier pria yang juga hobi berolahraga itu tidak semulus yang dibayangkan. Meskipun telah menjabat sebagai orang nomor satu di sebuah lembaga pendidikan, namun tetap saja mendapatkan kerikilkerikil yang menjadi tantangan sekaligus motivasinya menjalani tanggung jawabnya sebagai pimpinan sekolah. Menyamakan persepsi dalam mempersiapkan warga sekolah menghadapi tantangan era globalisasi merupakan salah satu kendala terneratnya selama menjadi seorang tenaga pendidik sekaligus kepala sekolah. Bukan hanya kritik pedas yang kerap ia dapat, namun nada-nada sumbang yang sempat mewarnai perjalanan karirnya turut menjadi motivasinya untuk menjadi pemimpin yang bisa diandalkan. Atas kemampuannya memanage sekolah, tahun 2008, ia kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala SMAN 5 Kendari. Berkat usaha dan kerja kerasnya, ia mampu mengantarkan sekolah itu menjadi salah satu sekolah model di Sultra, dan menjadi contoh dari beberapa sekolah imbas. Satu hal yang belum sempat diraihnya saat ini, yakni bisa memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan secara umum, dan prestasi yang membanggakan kepada sekolah dan siswanya. (sarfiayanti)

Edukasi

15

Ancaman Pemegang Sertifikasi Jika tidak melakukan tatap muka 24 jam seminggu Kendari, KP Upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, diwujudkan dengan pemberian beberapa item bantuan. Selain tunjangan fungsional dan tunjangan bagi guru yang mengajar di daerah terpencil, pemerintah juga memberikan bantuan kepada guru yang memenuhi persyaratan sertifikasi. Namun, tidak semua guru menerima bantuan itu, meskipun sudah memperoleh surat keputusan (SK) dari Direktorat, jika tidak melakukan tatap muka di kelas 24 jam seminggu, maka guru yang betsangkutan tidak akan dibayarkan tunjangannya. Hal itu ditegaskan Pengela kegiatan PMPTK Dinas Pendidikan Sultra, Ahmad S Sos kemarin (10/8). Menurut dia, untuk memperoleh tunjangan, bukan hanya berdasarkan SK, tetapi jika dalam berkas administrasi, guru tersebut tidak memenuhi prosedur dan syarat penerima tunjangan, maka yang bersangkutan tidak akan menerima dana yang dimaksud. Ahmad mengatakan, untuk peserta sertifikasi yang lulus tahun 2009, ditemukan ada beberapa orang yang tidak memenuhi ketentuan. Selain kedapa-

tan mengajar di bawah 24 jam, ada juga yang keliru dalam menyetorkan berkas administrasinya. Hal itu kata mantan Bendahara BOS Sultra itu, merupakan suatu pelanggaran yang harus diperbaiki. “Jika guru yang bersangkutan tidak full mengajar 24 jam sesuai dengan SK yang diterima, atau guru yang bersangkutan hanya mengajar penuh pada bulan tertentu, maka guru tersebut wajib mengembalikan tunjangan yang telah diterima, sesuai dengan bulan yang tidak ditepatinya, yakni 24 jam tatap muka dalam seminggu,” terangnya. Penerima sertifikasi kata Ahmad, hanyalah mereka yang melakukan tugas mengajar dan tatap muka selama 24 jam seminggu, sesuai dengan SK pembagian tugas yang ditetapkan dalam struktur kurikulum. Alur pengurusan bagi penerima tunjangan sertifikasi menurutnya, berkas pembayarannya hanya sampai di Dinas Pendidikan Provinsi Sultra. Komite pemberian tunjangan guru akan melakukan verifikasi berkas, mulai dari kelengkapan administrasi dampai pada kesesuaian jam tatap muka sesuai kurikulum yang berlaku. “Apabila hasil verifikasi komite ditemukan berkas yang menyimpang dari ketentuan kurikulum yang berlaku, maka

ULFAH/KP

Kadis Pendidikan Sultra H. Damsid bersama Wali kota Kendari H. Asrun saat pembukaan bintek pokja penyetaraan gender. guru tersebut tiddak akan menerima tunjangan serttifikasi,” tegasnya. Demikian halnya bagi guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi, jika ditemukan berkasnya tidak memenuhi syarat, yakni mengajar 24 jam

seminggu, harus mengembalikan dana yang sudah diterima sesuai pernyataan yang telah dibuatnya. “Pembayaran sertifikasi guru tidak main-main, karena itu adalah uang negara. kalau memang guru yang bersangkutan

tidak layak menerima tunjangan, kenapa harus dipaksakan. Bisa saja itu mnejadi temuan yang akan merugikan guru yang bersangkutan dan pengelola, baik dinas pendidikan kabupaten/kota maupun provinsi,” tandasnya. (cr5)

MPAK,” jelas dia. Sebab, meski lewat MPAK, pencairan TPP tetap dilaporkan sebagai perubahan dalam PAK. Namun, ada syarat dari dewan untuk pencairan lewat MPAK itu. Yakni, bamus meminta pemkot menyiapkan database namanama guru penerima TPP. Anggota badan anggaran (banggar) Rusli Yusuf menyambut gembira rencana cairnya TPP melalui MPAK itu. Sejak awal, dia berpendapat pencairan TPP tidak perlu lewat PAK. “Secara pribadi, saya mengatakan bahwa TPP harus cair lewat MPAK,” ucap Rusli. Menurut dia, ada salah komunikasi dalam pembahasan TPP. Seharusnya, TPP dibahas banggar dengan tim anggaran pemkot. Bamus, papar dia, hanya perlu menjadwalkan pembahasan antara dua tim tersebut. Namun, faktanya, bamus memutuskan sendiri pencairan TPP melalui PAK. “Jadi, karena bamus sudah memutuskan demikian, banggar tidak bisa berbuat banyak,” ucapnya.Karena itu, jelas Rusli, sudah semestinya

TPP dicairkan lewat MPAK. Soal data guru, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya sejatinya sudah menyelesaikan pemberkasan ulang -yang menjadi syarat penerimaan TPP- pada 28 Juli lalu. Di sisi lain, Keputusan Bamus yang menyetujui pencairan TPP melalui MPAK jelas membuat para guru berbahagia. “Alhamdulillah. Kami bersyukur sekali. Besok (hari ini, Red), akan kami sampaikan ke ketua-ketua cabang PGRI,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Surabaya Sumarto kepada Jawa Pos kemarin. Sumarto mengucapkan terima kasih kepada para anggota dewan, yang setelah sekian lama melakukan tarik ulur akhirnya mau berubah pikiran. Namun, dia juga mewanti-wanti agar tidak ada permasalahan lagi seputar pencairan TPP. “Kami mengapresiasi sikap dewan. Salut, terima kasih mau berubah pikiran. Terima kasih juga kepada pemkot. Mudah-mudahan tidak ada masalah lagi,” imbuhnya.(kit)

Guru Sambut Gembira Putusan Dewan Surabaya, KP Ada berita gembira bagi para guru di Surabaya yang ingin segera menikmati pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP). Kabar membahagiakan itu datang dari DPRD Surabaya kemarin (9/8). Berdasar hasil rapat kemarin, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Surabaya akhirnya menyetujui pencairan TPP melalui mekanisme mendahului perubahan anggaran keuangan (MPAK). Melunaknya sikap dewan tersebut dilandasi kepedulian terhadap nasib sekitar 10 ribu guru di Surabaya. “Kami akan bahas (mekanisme pencairan, Red) besok (hari ini, Red). Prinsipnya, kami setuju pencairan lewat MPAK, tak perlu menunggu PAK,” ujar Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana setelah rapat dengan bamus kemarin. Dia menjelaskan, sebelumnya dewan memiliki dua alasan saat menolak pencairan TPP melalui MPAK. Pertama, pemkot sudah empat kali mengajukan MPAK pada Januari, Februari, April, dan Juli. “Semua

terkait dengan anggaran pendidikan,” tutur dia. Seharusnya, papar Wishnu, pemkot sudah memasukkan anggaran tersebut dalam APBD 2010. Sebab, TPP merupakan anggaran rutin tiap tahun yang diberikan kepada guru. Dengan begitu, ketika cair, dana TPP dari APBN bisa menutup uang pemkot yang terlebih dahulu dikeluarkan untuk menalangi pembayaran tunjangan guru itu. Menurut Wishnu, seringnya pemkot mengajukan MPAK menjadi preseden buruk perencanaan anggaran. “Semakin sering mengajukan MPAK memperlihatkan buruknya perencanaan anggaran pemkot. Saya ingin itu menjadi pelajaran saja,” terang dia. Alasan kedua, papar dia, wali kota mengajukan MPAK berdekatan dengan pembahasan PAK. “Karena itu, anggarannya kami bahas jadi satu saja,” ucap dia. Namun, jelas Wishnu, lantaran pencairan TPP mendesak, dewan lantas memutuskan segera memberikan tunjangan tersebut. Apalagi, Wali Kota Bambang Dwi Hartono mengajukan permohonan

pencairan TPP melalui MPAK untuk kali kedua. Sejatinya, terang Wishnu, tenggat pencairan TPP melalui PAK atau MPAK terpaut tidak begitu jauh. Menurut kalkulasi dia, melalui PAK, TPP bisa dicairkan paling lambat pada 18 Agustus mendatang. Sementara itu, lewat MPAK, diperkirakan TPP cair pada 11-12 Agustus. “Sebenarnya, hanya berselisih enam hari. Tapi, nggak apa, demi guru,” terang ketua DPC Partai Demokrat tersebut. Rapat bamus kemarin mengagendakan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) PAK APBD 2010. KUAPPAS merupakan syarat wajib sebelum PAK dibahas dewan. Dalam pembahasan itu, tim anggaran eksekutif menjabarkan pentingnya pencairan TPP. Menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya Musyafak Rouf, pencairan TPP melalui PAK atau MPAK sejatinya hanya masalah teknis. “Jadi, sebetulnya itu hanya masalah teknis. Teman-teman sudah sepakat TPP cair lewat


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Rabu 11 Agustus 2010

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

Serba Gratis di Executive Lounge Haluoleo Air Port Khusus Bagi Member Kartu HALO Priority Platinum KHUSUS bagi anda member Priority Platinum, nikmati kenyamanan di Executive Lounge bandar udara Haluoleo saat sedang menunggu keberangkatan pesawat. Anda tak perlu membayar dilokasi tersebut alias cuma-cuma dengan syarat, tunjukkan keanggotaan Priority Platinum anda kepada petugas Executive Lounge bandara dengan cara menekan *555# di ponsel anda. Di Executive Lounge disediakan minuman seperti kopi, teh dan aneka penganan serta charger (cas) gratis ponsel bermacam merk dan type. Telkomsel Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama

Cantik dengan Akupuntur Hubungi Klinik 24 Jam Al-Ishlah

\ SIAPA bilang untuk cantik harus mengeluarkan biaya yang mahal, sekarang tidak lagi dengan kehadiran klinik 24 jam Al-Ishlah yang menawarkan paket facial laser hanya Rp 30 ribu, totok wajah Rp 30 ribu,

Viar, Motor Hebat Harga Murah Garansi Mesin 3 Tahun, Harga Hanya Rp. 8 Jutaan

dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa, memberikan discount dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Untuk mendapatkan discont sangatlah mudah, anda cukup mengunjungi beberapa merchant yang tertera logo Telkomsel, lalu anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) pada henphone (logo Telkomsel) pada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchantmerchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Toko Buku Gramedia, Hotel Horison, Fresh House, Pusat Distro Red Light, Salon Nattaya, Rumah Makan Ratu Jimbaran, Rendy‘s Salon dan Executive Lounge bandar udara Haluoleo. (adv)

facial laser dan terapi wajah Rp 50 ribu, serta terapi kecantikan Rp 150 ribu yang terdiri dari facial laser, totok wajah, akupuntur kecantikan, masker herbal dan kalogen. Akupuntur kecantikan adalah salah satu cara yang alami untuk mengencangkan otot-otot wajah, menghilangkan flek, mengatasi jerawat, kerutan diwajah, kulit kusam, dan kantong mata. Selain itu, dengan akupuntur dapat pula memperbaiki

VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat. Kualitas motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis. Sejak pertama kali diperkenalkan beberapa waktu lalu, produk-produk

Ahli Pengobatan Mata Tanpa Operasi bentuk hidung dan dagu. Fungsi dari Akupuntur ini untuk merangsang otot-otot wajah, membantu melancarkan sirkulasi darah, menaikkan aliran oksigen ke jaringan-jaringan kulit, serta mempercepat keluarnya racun dari sel-sel kulit, dan memperbaiki fungsi kulit sampai ke tingkat optimal sehingga mengurangi efek-efek penuaan. Penanganan terapi kecantikan di Klinik Al-Ishlah dilakukan secara holistik atau menyeluruh. Klinik Al-Ishlah terletak di jalan jenderal A.H Nasution poros Anduonohu telp (0401) 3196576, Kendari. Praktek mulai pukul 09.00 - 19.00 Wita. Buka setiap hari kecuali hari Senin. (Gratis Konsultasi Dokter). (adv-kp)

Herbal Alami Ternama di Dunia SAAT ini banyak produk herbal tersebar didunia, namun herbal Intra buatan Lifestyles, Kanada yang menghasilkan nutrisi ekstrak 23 herbal alami, tetap yang terbaik (No. 1). Intra merupakan solusi hidup sehat setiap hari, Intra telah dikonsumsi lebih dari 30 negara termasuk Indonesia. Produk ini memiliki sertifikat HACCP, GMP, IOC, POM, Halal serta memiliki hasil tes ORAC 13.031 mc-

mol TE/L, tertinggi dintara semua suplemen antioksidan. Intra membantu menyembuhkan kista, kanker, thypus, kolesterol, gula darah, trigliserida, tekanan darah tinggi, asam urat, susah tidur, alergi, polyp akut, asma, diabetes, persendian, dengkuran, saraf, otot, haid tidak lancar, penyempitan pembuluh darah, sakit kepala menahun (migrain),

maag akut, obesitas, tidak punya keturunan, menghilangkan toxin (racun) dalam tubuh, ketahanan tubuh dari beragam penyakit, kebugaran, cocok untuk pemulihan orang sakit, aman untuk segala usia dan ibu hamil, dan lainnya. Konsultasi kesehatan gratis Dr. Libbi Ghazali 08129162418. Untuk pemesanan, hubungi L.M RIZAL, Jl. Jati Raya No.60 Kendari. HP: 081341551334. Toko Obat Oriental, Jl. MT Haryono No.4 Wuawua, Kendari 081242409318. Ibu Nila (Hotel 3 Dara, Raha) 081245978543/(0403) 2521179. (adv)

RANJIT Singh seorang ahli pengobatan alternatif penyakit mata, juga berpengalaman menyembuhkan ambeien, lemah syahwat dan berbagai penyakit lainnya. Ranjit yang asli India sudah berpengalaman lebih dari 17 tahun memiliki keahlian menyembuhkan penyakit mata tanpa operasi. Ilmu pengobatan tersebut diperoleh leluhurnya dari India. Dengan keahlian yang jarang dimiliki orang banyak, Ranjit Singh membuka klinik dengan Izin dari Dinkes No.0644.1999 bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki berbagai keluhan penyakit dengan biaya yang terjangkau. Ranjit Singh membuka Klinik

Mata India diberbagai daerah dan salah satunya berada dikota kendari. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Ranjit Singh telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan mata diantaranya; glaukoma, katarak, radang kornea, iritasi mata minus, cylindris, plus pada re-

maja, retinitis pigmentosa, pendarahan retina, syaraf mata rendah, dan tretionphaty diaebetic, dan lainnya. Ranjit Singh juga mengobati penyakit ambeien baru atau lama tanpa operasi, lemah syahwat dan kecing manis. Metode yang digunakan, dengan menggunakan ramuan herbal murni dari India dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obatobatan kimia sehingga tanpa efek samping dengan jaminan sekali berkunjung penyakit akan sembuh. Kunjungi langsung Klinik Mata India cabang Kendari di JL. R Suprapto No.18 (depan PO. Hasnur) Mandonga, Kendari. (adv)

TVS Motor India Kualitas Dunia Bisa MP3, FM Radio Carg HP, Kredit DP mulai 1 Jutaan MOTOR TVS dipersembahkan bukan sekadar motor tapi teknologi lebih diutamakan. TVS Motor Company, produsen sepeda motor asal India ini telah dipercaya lebih dari 13 juta pengendara di seluruh dunia, kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS memiliki tiga produk unggulan yakni bebek TVS Neo 110cc, sport TVS Apache RTR 160cc, dan yang teranyar adalah super bebek TVS Rock Z 125cc. Banyak keuntungan memiliki motor TVS, salah satunya bagi anda

yang membeli motor TVS type apapun, akan memperoleh TMC (TVS Motor Card) yang dapat digunakan untuk mendapatkan diskon/potongan harga belanjaan dan layanan jasa di: Honda Remaja Jaya, Hotel Aden, Indosat, pengiriman barang Kerta Gaya Pustaka dan PCP, Win‘s Elektronik, Surya Travel, Silvana Advertising, Raja Motor, RM Ratu Jimbaran, Toko Felicia, Toko Paris, Dior Collection, Strawbery Sweet, Loris, Meubel Jati Jaya, Jati Raya Meubel, Hotel Dewa Bintang, dan Hotel Zamil. Kunjungi segera Auto Rized Dealer TVS Motor kendari (sales-servicesparepart) di Jl. Saranani 126-127, Mandonga Kendari. TVS juga menyiapkan bengkel mitra didaerah

Konawe, Kosnel dan Kolaka. Anda juga dapat mengunjungi pameran TVS motor di depan Hergo Minimarket, pasar baru Kendari. TVS Motor Tlp: 0401-3131039, HP. 085242062300. Motor TVS 10 besar didunia, Garansi mesin 5 tahun. (adv)

Telkomsel Priority

Anda mempunyai acara ceremony atau pribadi seperti seminar, pelantikan, peresmian, wisuda dan acara lainnya. Hubungi team Activity (Call/SMS 081341772227)

Telkomsel Launching Layanan 3G di Kolaka dan Baubau Setelah sukses di kota Kendari, Telkomsel kembali meluncurkan layanan 3G di Kolaka dan Baubau secara bersamaan pada tanggal 7 Agustus 2010. Kehadiran layanan 3G Telkomsel mendapat sambutan sangat positif di Kolaka dan Baubau. Tingginya minat masyarakat terhadap layanan 3G ini tak lepas dari strategi Telkomsel yang menyeluruh dalam rangka memandu industri selular Indonesia memasuki era baru 3G yang dapat dinikmati dan menjadi manfaat bagi masyarakat luas.

Video Call antara Bupati Kolaka Buhari Matta, M.Si dengan Asisten tiga Baubau Drs. Konstantinus M.Sc.

Viar kebanjiran inden (pesanan) khususnya untuk pasaran Sultra, khususnya kota Kendari. Banyak keuntungan membeli motor Viar, diantaranya: Cukup dengan uang muka satu jutaan plus angsuran per bulan hanya tiga ratusan. Selain itu, servis gratis selama enam bulan, gratis oli mesin, garansi mesin tiga tahun, serta spare-part tersedia lengkap. Viar hadir dengan empat type, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan roda 3 (karya). Anda berminat? silakan menghubungi atau mengunjungi langsung delaer resmi motor Viar ALIKHWAN MOTOR yang beralamat di jalan Saranani (samping Barata, Mandonga) HP: 081355027767, atau Bengkel Al-Ikhwan Motor di jalan bunga Kamboja (dekat SMK/Kampus Satria). Anda yang didaerah silakan mengunjungi/menghubungi dealer-dealer. BAUBAU, jalan W Monginsidi No.75 TOMBA (081241754253). RAHA, jalan Sukawati, samping kantor BRI Raha (081341778146). (adv)

Penyerahan cendra mata dari GM FA Area Pamasuka, Frangky D Pandensolang kepada Bupati Kolaka.

Opening Launching 3G dibuka dengan Tarian mondotambe.

Penyerahan hadiah pemenang FAST periode pertama oleh Alfredy Adam Sub-Branch Telkomsel Kolaka dan Remulus James Tail selaku Supervisor SOO

Bupati Kolaka Buhari Matta, M.Si saat berkunjung ke stand pameran HP bundling movi

Diramaikan juga dengan lomba mewarnai antar TK se-Kolaka Masyarakat memadati lapangan 19 November, Pihak Telkomsel menghadirkan hiburan Band, dance competition dan drama/ teater.

Sambutan launching 3G di Kolaka oleh Branch Manager Telkomsel Kendari, Asbullah.


Kendari Pos | Selasa, 10 Agustus 2010

Skandal Crouch Peter Crouch

MUKA Inggris tercoreng lagi. Setelah John Terry dkk bermain buruk di Piala Dunia 2010 lalu, salah satu penggawa timnas negeri Ratu Elizabeth II itu kembali bikin ulah. Kali ini striker jangkung Peter Crouch yang membuat publik Inggris geleng-geleng kepala. Penyerang Totenham Hotspurs itu

dikabarkan berselingkuh dengan seorang pelacur di bawah umur. Kabar tersebut beredar setelah seorang wanita bernama Monica Mint “bernyanyi” kemarin (9/8). Monica mengungkapkan dirinya dan teman Aljazairnya dibayar Crouch sebesar 880 poundsterling (Rp 12,3 Juta).

Kejadian tersebut terjadi pertengahan tahun 2010 lalu, tepatnya tanggal 16 Juli. Ketika itu, mantan penyerang Liverpool tengah berkunjung ke Madrid, Spanyol untuk menghadiri pernikahan teman sekolahnya, Ed Aitkin. Dalam waktu luangnya, Crouch iseng berkunjung ke salah satu bar di Madrid. Di klab malam bernama Buddha del Mar itulah keduanya bertemu. Crouch bersama temannya terlihat mabuk setelah menenggak dua liter vod-

OGAH PANIK

London, KP Kekalahan dari Manchester United di ajang Community Shield Minggu malam lalu mestinya membuat pelatih Carlo Ancelotti panik. Pasalnya, itu adalah puncak dari rangkaian hasil buruk yang diderita anak buahnya sepanjang tur pramusim. Sebelumnya, The Blues sudah mene-

lan kekalahan dari Hamburg SV (5/ 8), Eintracht Frankfurt (2/8), dan Ajax Amsterdam (25/7). Yang bikin waswas, kekalahan telak 1-3 dari United Minggu lalu terjadi ketika Ancelotti sudah bisa menurunkan kekuatan penuh. Bintang-bintang yang membela negaranya sudah bisa dimainkan. Na-

Patrice Evra

Kecam Balik Domenech-Thuram Paris, KP Patrice Evra merupakan pemain yang paling disorot menyusul hasil jeblok Prancis di Piala Dunia 2010. Itu karena statusnya sebagai kapten Les Bleus (sebutan timnas Prancis). Kepemimpinan Evra dipertanyakan gara-gara memprovokasi rekan setimnya melakukan aksi mogok latihan buntut pemulangan Nicolas Anelka. Karena terus dikecam, kesabaran Evra pun habis. Bek kiri Manchester United itu pun balik menyerang para pengritiknya seperti pelatih Prancis di Piala Dunia lalu Raymond Domenech dan mantan defender Prancis Lilian Thuram. Kepada Domenech, Evra menyangkal dirinya sebagai pemain yang suka menentang

pelatih. “Sebelum laga uji coba melawan Kosta Rika (26/5), beberapa pemain memintanya untuk lebih banyak terlibat, lebih banyak memberi instruksi. Entah kenapa, dia merasa ditekan dan menolak usul pemain,” kata Evra sebagaimana dilansir Le Figaro. Pernyataan ini jelas ditujukan kepada Domenech “Apa yang saya lakukan hanya menyampaikan keluhan para pemain tentang strategi tim. Itu pun tidak saya ungkapkan langsung kepadanya, melainkan melalui asisten pelatih,” tambah pemain 29 tahun itu. Sementara kepada Thuram, Evra menyesalkan komentar seniornya itu yang meragukan keseriusannya kala membela

Baca KECAM Hal 18

mun, Ancelotti sama sekali tidak panik. Menurutnya, apa yang terjadi di pramusim tidak bisa dijadikan patokan untuk menjalani kompetisi sebenarnya. “Memang hasil-hasil pramusim kami buruk sekali. Kami kalah di empat laga. Tapi untungnya itu baru pramusim. Kami masih punya wak-

tu untuk memperbaiki diri dan membalas di even yang sebenarnya,” papar ungkap Ancelotti, seperti dilansir AFP. “Lagipula, meski hasil laga jelek, tapi latihan kami sangat memuaskan,” lanjutnya. Menurut pelatih asal Italia itu,

Baca OGAH Hal 18

ka. Dalam keadaan mabuk, mereka memanggil Monica dan seorang temannya yang berusia 19 tahun untuk bergabung di mejanya. Lantas, salah seorang teman Crouch menanyakan berapa besar biaya untuk memboyong Monica dan temannya ke hotel. “Saya meminta 850 poundsterling (Rp 11, 9 Juta). Mereka (Crouch dan temannya, red.) pun setuju. Kami pun pergi naik taksi. Bahkan di dalam mobil saya

Baca SKANDAL Hal 18


18 Capello Siap Dicaci BENTROK antara Inggris melawan Hungaria di Stadion Wembley, London, dini hari nanti, akan menjadi laga pertama mereka setelah gagal di Piala Dunia 2010. Itu artinya, kesempatan pertama fans Inggris berinteraksi langsung dengan tim idolanya. Kesempatan itu diyakini akan digunakan fans Inggris untuk mengejek habis-habisan Steven Gerrard dkk. Bukan rahasia lagi kalau fans Inggris sangat kejam. Mereka akan habis-habisan mengejek tim idolanya bisa buruk performanya. Karena itu, bukan lawan di lapangan yang menjadi tekanan berat bagi Inggris, dini hari nanti. Melainkan dari tribun penonton. Hungaria yang jadi lawan mereka adalah tim semenjana di level Eropa. Mereka berada di posisi ke-62 pada ranking FIFA. Meski begitu, tactician Inggris Fabio Capello mengaku siap menerima setiap ejekan dari fans Inggris. Bahkan, dia berani menyatakan menanti ejekan fans Inggris. Justru itu dinilai bisa menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhannya. “Saya menanti ejekan itu, sungguh. Pertandingan itu memang tidak akan mudah, terutama pada babak pertama. Lagipula saya memang pantas mendapat ejekan dari penonton setelah kegagalan di Piala Dunia 2010 lalu,” ungkap Capello, kepada The Sun. “Kami menang bersama, kami kalah bersama. Saya menghargai para penonton dan saya adalah bosnya (pelatih timnas) dan para fans layak untuk mengejek saya seperti yang dilakukan kepada pemain. Saya siap menerima itu,” kata pelatih asal Italia itu. Hanya saja, Capello berharap ejekan dari penonton itu tidak terus terjadi sepanjang pertandingan. Hanya pada babak pertama saja. Sebab, pada babak kedua, dia mengharapkan adanya dukungan, karena akan memainkan sederet muka baru. Terlepas dari itu, berdasarkan perkiraan sejumlah media di Inggris, laga antara Inggris versus Hungaria itu berpotensi menjadi laga yang minim penonton. Sebab, antusiasme publik Inggris untuk menyaksikan penampilan Three Lions (julukan Inggris) sedang merosot. Meski ada sebagian tiket yang dijual murah seharga 10 pounds atau setara Rp 141 ribu, tapi tetap saja diangap mahal untuk laga persahabatan dengan lawan yang tidak begitu ternama. Ini berpotensi menjadi rekor penonton terendah di era Webley baru. Sementara ini rekor penonton paling sedikit masih dipegang partai antara Inggris versus Andorra pada Juni tahun lalu. Ketika itu, Wembley yang bisa menampung 90 ribu penonton hanya dipenuhi oleh 57.897 penonton. (ham)

Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Inggris v Hungaria

Momen Bangkitkan Kepercayaan London, KP Angin perubahan memang telah diembuskan pelatih timnas Inggris Fabio Capello dengan pemanggilan sejumlah pemain muda. Namun, seiring dengan masih bercokolnya sejumlah pemain senior, sepertinya belum banyak perubahan di skuad inti. Ya, dalam skuad yang disiapkan Capello untuk menghadapi Hungaria pada partai persahabatan di Stadion Wembley, London, dini hari nanti WIB, para pemain senior itu masih tetap dapat kepercayaan. Sederet muka baru akan sebagai pengganti. “Para pemain yang menjadi starter di babak pertama nantinya adalah pemain-pemain yang tampil di Piala Dunia 2010 lalu. Meski ada beberapa perubahan yang saya lakukan,” ungkap Capello, seperti dilansir Associated Press. Untuk posisi kiper jelas akan ada perubahan. Sebab, David James atau

Robert Green tidak dipanggil. Yang paling mungkin turun sebagai starter adalah kiper Birmingham City Ben Foster. Untuk lini belakang, sepertinya masih dikuasai muka lama. Begitu juga di lini tengah. Pemain senior semacam Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Garreth Barry masih dipanggil. Mereka akan ditemani James Milner untuk mengisi empat pemain di lini tengah. Theo Walcott dan Jack Wilshere bakal turun sebagai pengganti. Nah, di lini depan, dengan pensiunnya Emile Heskey dan cedera yang masih menimpa Jermain Defoe, maka striker debutan Bobby Zamora punya peluang besar bermain sebagai starter untuk menemani striker utama Wayne Rooney. “Kami telah memantau mereka sudah lama dan kami juga memeriksa kepribadian mereka. Bermain menggunakan kostum timnas Inggris

akan berbeda rasanya. Apalagi, bila mereka bermain di Stadion Wembley,” tutur pelatih asal Italia itu. “Para pemain yang saya pilih sungguh bagus. Mereka masih muda. Saya memperhatikan (Kieran) Gibbs dan Wilshere musim lalu. Mereka juga bermain baik di pramusim. Sedangkan, Zamora memang tidak muda lagi, tapi dia bagus,” jelas Capello. Selain soal kualitas pemain, yang menjadi masalah utama Inggris saat ini adalah kepercayaan diri dan juga membangun kembali wibawa pelatih. Fakta bahwa ada dua pemain yang menolak bergabung ke timnas adalah bukti kongkret. Selain kiper Paul Robinson yang menolak dipanggil ke timnas Inggris dan memutuskan pensiun, menyusul kemudian bek Manchester United Wes Brown. “Itu adalah hak mereka sebagai pemain untuk memilih,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.(ham)

gubah permainan. Malah dia merasa seolah melakoni dua pertandingan yang sangat berbeda pada satu waktu. Pada separo laga pertama tak ada pilihan lain bagi dia, yakni harus berjuang dan mempertahankan kepercayaan, kemudian separo lainnya dia sudah merasa di atas angin. “Saya sudah bekerja keras dan bermain dengan baik dan itu menjadikan bekal untuk mendapatkan kemenangan pada pertandingan itu. Saya sangat senang dengan kemenangan itu,” jelas Ana. Denagn kemenangan itu Ana pada babak kedua Ana akan ditantang Yaroslava Shvedova. Petenis Kazakhstan itu melaju ke babak kedua dengan menumbangkan petenis asal Rusia, Alla Kudryavtseva dalam dua set 7-5 6-4. Petenis lain yang sukses melaju ke babak kedua adalah Di-

nara Safina. Petenis Rusia itu menang mudah atas wakil Italia Roberta Vinci. Itu sekaligus menjadi kemenangan kelima Safina atas Vinci. Petenis berusia 24 tahun dan kini menduduki peringkat 35 WTA itu ditunggu petenis Belgia kim Clisjsters pada babak kedua. Shahar Peer juga melaju ke babak kedua setelah menumbangkan Olga Govortsova dari Belarusia yang tak sanggup merampungkan pertandingan pada set kedua saat kedudukan 6-3, 4-1. Petenis Prancis Marion Bartoli mengandaskan Anabel Media Garrigues 6-4, 6-0. Petenis Prancis lainnya Aravane Rezai gagal mengikuti kompatriotnya, Bartoli. Dia kalah di tangan petenis Serbia Bojana Jovanovski 6-4, 3-6, 4-6. (vem)

Ana Kian Bersinar Cincinnati, KP Ana Ivanovic mulai menunjukkan kepiawaiannya sebagai mantan petenis nomor satu WTA (Asosiasi Tenis Wanita). Meski harus melalui pertandingan susah payah, petenis asal Serbia itu mampu menumbangkan rivalnya Victoria Azarenka 2-6, 7-6 (6), 6-2 pada babak pertama Cincinnati Masters kemarin WIB. Torehan itu sudah lebih baik daripada hasil yang dibukukan petenis berusia 22 tahun tersebut pada turnamen tenis San Diego pekan lalu. Kala itu Ana hanya mencicipi babak pertama setelah kandas dari petenis Israel Shahar Peer. Perjalanan Ana cukup singkat sebagai petenis nomor satu dunia. Jawara turnamen grand slam Prancis Terbuka 2008 itu gagal mempertahankan performa setelah berulang kali diterpa cedera ringan. Pada babak pertama, Ana benarbenar dibuat tak berkutik oleh lawan. Motivasinya mulai bangkit saat memasuki babak kedua. Pengalaman sebagai jawara turnamen tenis Stanford menjadi bekal penting. “Kemenangan di Stanford sangat membantu saya kali ini. Begitu menyenangkan melihat anak-anak kecil dan lainnya mendukung langsung,” ujar Ana pada situs pribadinya. Secara teknik, Ana mengakui servis Azarenka yang menjadi unggulan kesembilan itu cukup menyulitkan. Namun memasuki babak kedua, dia mulai dapat mengantisipasi serangan lawan. “Saya mencoba untuk mengatur pengembalian bola servis dan saya rasa defense saya kali ini cukup baik,” terang dia. Selain itu dia mengakui menemukan banyak momentum untuk men-


19

Kendari Pos | Rabu, 11 Agustus 2010

Konsultasi:

Ingin Terbebas dari Vaginismus OLEH: dr Eighty Mardiyan Kurniawati SpOG Dokter, saya memiliki problem, tapi kami berdua belum menemukan solusi. Setelah setahun lebih menikah, kami belum berhasil berhubungan suami istri secara normal. Setiap suami akan melakukan penetrasi, saya merasakan nyeri sekali. Refleks saya menjauhi tubuh suami. Kami berdua sudah berusaha belajar melalui buku-buku. Kami tahu hal itu disebut vaginismus. Saya tahu suami kecewa. Tapi, saya lihat suami masih sabar. Kami belum pernah berkonsultasi ke dokter. Kami malu akan kebodohan kami ini. Kami berharap, dokter bisa mencarikan solusi. Yeni, Malang — IBU Yeni, saya menyimpulkan halhal berikut. Pertama, saya memprediksi tingkat pendidikan Ibu cukup tinggi sehingga mencari solusi dengan membaca buku-buku. Kedua, problem kegagalan berhubungan suami istri hingga setahun adalah waktu yang cukup panjang. Itu ujian luar biasa. Meski begitu, berdasar surat Ibu, suami masih tampak sabar. Itu patut disyukuri. Ketiga, saya rasa sudah waktunya Ibu berkonsultasi dan memeriksakan diri. Dengan begitu, Ibu dan suami bisa segera keluar dari problem tersebut. Memang benar yang Ibu alami adalah vaginismus. Yakni, sepertiga otot vagina bagian distal (bawah) kontraksi. Dampa-

knya, nyeri dan kegagalan penetrasi. Penyebabnya lebih banyak ke masalah psikologis (kejiwaan). Terutama, persepsi yang keliru tentang nyeri akibat sanggama. Kesalahan persepsi itu mungkin terjadi akibat trauma psikologis saat kecil. Misalnya, hubungan orang tua yang tidak harmonis. Penanganan vaginismus lebih banyak berkaitan dengan perbaikan persepsi yang salah tersebut. Dalam beberapa jurnal disebutkan, penanganan vaginismus yang efektif melibatkan kombinasi beberapa cara. Modifikasi nyeri, dilatasi vagina, dan konsultasi psikologis. Modifikasi perilaku mencakup latihan yang ditujukan pada otot dan bentuk kontraksi otot. Misalnya, latihan kegel. Seorang dokter kandungan bisa mengajarkan latihan tersebut dengan menempatkan satu jari pemeriksa di miss V, lalu pasien disuruh melakukan kontraksi otot seperti gerakan menghentikan kencing. Selanjutnya, pasien disarankan melakukan hal yang sama di rumah dengan menggunakan jarinya sendiri. Cara itu dilakukan untuk memonitor kontraksi ototnya. Jika sudah berhasil, latihan tersebut bisa dilakukan rutin tanpa harus memasukkan jari ke miss V. Dilatasi vagina bukanlah tindakan melebarkan miss V. Itu lebih ditujukan pada pembelajaran. Sesuatu bisa dimasukkan ke miss V tanpa rasa nyeri. Cara tersebut dimulai dengan memasukkan dilator miss V dengan ukuran paling kecil. Selanjutnya, pasien disarankan memasukkan sendiri dilator itu di tempat yang dia merasa aman dan nyaman. Jika sudah berhasil, ukurannya dinaikkan secara bertahap.(*/c7/nda)

Selalu Dibantu Membuat Anak Rapuh SIKAP melindungi merupakan naluri alamiah setiap orang tua terhadap anak-anaknya. Terlebih bila sang anak masih berusia balita atau dianggap belum cukup memiliki keterampilan dan kemampuan untuk mandiri. Meski demikian, beberapa orang tua terkadang melindungi balitanya secara berlebihan (overprotective). Nur Ainy Fardhana memisalkan, melarang

anak untuk makan sendiri karena khawatir bajunya akan kotor. Atau, meminta anak tidak memanjat serta mengambil mainannya karena takut anak terjatuh. Contoh lain, selalu mendampingi anak di sekolah karena khawatir anak diganggu temannya. ‘’Semua contoh larangan tersebut pada dasarnya muncul karena orang tua ingin melindungi balitanya. Akhirnya orang tua cenderung membatasi, bany-

ak melarang, serta terlalu menekan kebutuhan anak,’’ tutur Nur. Bila hal tersebut terjadi secara terus-menerus, anak akan kehilangan kesempatan untuk belajar mandiri. Juga, bereksplorasi untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilannya. Dosen Fakultas Psikologi Unair itu menyatakan, ada beberapa dampak yang timbul dari sikap overprotec-

tive. Salah satunya, anak tumbuh menjadi seorang yang kurang percaya diri. Dengan selalu dibantu, si kecil akan menganggap dirinya lemah atau tidak berdaya untuk melakukan sesuatu sendiri. ‘’Anak tumbuh menjadi pribadi yang tak terlatih menggunakan keterampilan dan kemampuannya sendiri. Akhirnya, selalu bergantung pada orang lain,’’ jelas Nur.(ai/c13/nda)


20

Kendari Pos |Rabu, 11 Agustus 2010

Hasil Survei Pilkada Politik Uang Paling Diminati Jakarta, KP Politik uang selalu marak pada setiap pilkada. Apakah itu mengganggu publik? Survei ternyata menunjukkan sebaliknya. Hasil survei yang dilakukan Universitas Paramadina bersama Pride Indonesia menunjukkan bahwa persentase keinginan warga yang paling tinggi adalah agar pasangan calon memberikan uang kepada mereka. Dalam survei yang mengambil sampel pilkada di Kabupaten Mojokerto tersebut, 14,9 persen warga berharap peserta pilkada itu memberikan uang jika ingin dipilih. ?Ini adalah angka yang mengkhawatirkan,” kata Abd Rohim Ghazali, peneliti senior Pride, dalam keterangan pers di Gedung Energy, Jakarta, kemarin (10/8). Warga yang menginginkan calon memberikan sembako mencapai 10,6 persen. Sedangkan warga yang berharap sang calon memberikan modal usaha sebanyak 5,3 persen. Survei tersebut dilakukan 20-25 Mei 2010 dengan melibatkan 400 responden di 18 kecamatan di

wilayah Mojokerto. Menurut Ghazali, hasil survei itu menunjukkan dengan jelas bahwa praktik politik uang bukan hanya direstui, tapi juga diminati masyarakat. Sementara itu, jawaban pertanyaan terkait dengan penegakan idealisme demokrasi oleh pasangan calon sangat rendah. “Jawaban seperti menepati janji, merakyat, memiliki visimisi, dan jujur kurang diminati publik,” papar Ghazali. Jika data itu tidak cukup, jawaban responden terhadap pertanyaan yang ditujukan ke parpol ternyata juga seragam. Jika parpol ingin dipilih (dalam pemilu legislatif), 11,5 persen responden berharap parpol tersebut memberikan uang. Sebanyak 9,3 persen responden meminta parpol memberikan sembako. Lagi-lagi, persentase jawaban responden yang ingin diberi uang adalah tertinggi jika dibandingkan dengan jawaban lain. Ghazali menyatakan, hasil itu tentu memprihatinkan. Pemberantasan korupsi yang dilakukan lembaga antikorupsi seperti Komisi Pemberantasan Ko-

rupsi (KPK) ternyata belum menunjukkan hasil. Keberhasilan KPK dalam memberantas korupsi hanya bersifat preventif atau pencegahan. “Itu pun kalau ada,” kata Ghazali. Ketua Yayasan Paramadina Didik J. Rachbini menambahkan, praktik politik uang itu bisa terjadi antarpribadi maupun secara kolektif. Namun, pada perkembangan saat ini, politik uang telah bermetamorfosis dalam berbagai bentuk. Seperti jalan, jembatan, sekolah, sembako, obat-obatan, bahkan rumah ibadah. “Politik uang yang sudah bermetamorfosis sulit dibuktikan,” kata Didik. Itu bisa sebagai dalih wujud bakti sosial pasangan calon kepada warga. Didik menyatakan, jawaban warga Mojokerto dalam survei tersebut memang tidak bisa dianggap sebagai representasi seluruh warga Indonesia. Namun, hasil survei itu relevan dengan data bahwa pilkada adalah salah satu penyebab praktik korupsi di Indonesia. “Belum lagi ditambah dengan efek kerusuhan sosial yang juga

terjadi di pilkada,” kata mantan ketua DPP PAN tersebut. Pilkada Mojokerto tercatat sebagai pilkada yang rusuh. Pada 21 Mei lalu, terjadi kerusuhan dengan perusakan fasilitas daerah oleh mereka yang tak bertanggung jawab. Berdasar hasil pantauan ICW, sebagaimana disampaikan juga dalam survei itu, setidaknya ada lima incumbent yang sudah menjadi tersangka korupsi, namun mereka masih terpilih kembali pada pilkada periode berikutnya. Mereka adalah Bupati Rembang Mochamad Salim, Bupati Kepulauan Aru Theddy Tengko, Bupati

Lampung Timur Sartono, Wabup Bangka Selatan Jamro H. Jalil, dan Gubernur Bengkulu Agusrin M. Najamudin. Apa yang disimpulkan dalam hasil survei itu? Ghazali menambahkan, perlu adanya perubahan aturan dalam tata cara pilkada. Usul agar pilkada dikembalikan ke pola lama, yakni dipilih langsung oleh DPR, bisa dipertimbangkan. Namun, usul agar ada revisi mengenai mekanisme pilkada dalam UU Pemda adalah wacana yang lebih baik. “Persyaratan dan sanksi harus diperketat, perlu juga diatur batasan dana kampanye,” tandas Ghazali.(bay)


Kendari Pos Edisi 11 Agustus 2010