Issuu on Google+

Selasa, 25 Mei 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Mencapai Surga Loyalitas

Muhammad Hilmi

NBA

Disangka Galak, Ternyata Konyol

Sam Perkins

LEGENDA basket Amerika Serikat, Sam Perkins, 48, dan Sue Wicks, 44, kemarin pagi (24/5) mulai berbagi ilmu di Indonesia. Mantan bintang NBA dan WNBA itu mengawali program Sports Envoy dengan klinik basket untuk sekitar 48 anak panti asuhan di lapangan basket Kedutaan Besar Amerika Serikat

Baca DISANGKA diHal. 2

SELEBRITI

Ikhlaskan Perceraian Ortu MENERIMA kenyataan perceraian orang tua bukanlah hal yang mudah. Begitu pula yang terjadi pada artis manis Shireen Sungkar, 18. Pada 19 Mei lalu, putusan perceraian atas Mark Sungkar dan Fanny Bauty, orang tua Shireen, dijatuhkan. Sejak putusan tersebut dikeluarkan, praktis keluarga Shireen tidak utuh lagi secara hukum. Tapi, kemarin (24/5) di Studio Penta, Kebon Jeruk, Shireen dan Zaskia diberi kesempatan untuk kembali menikmati kebahagiaan menjadi keluarga utuh. Dalam acara Sensasi Selebritis yang tayang di SCTV, Mark Sungkar dan Fanny Bauty serta Shireen didapuk menjadi bintang tamu yang dibawakan Zaskia Sungkar dan Irwansyah itu. Setelah mengisi acara, mereka berbagi cerita. ”Saya ke sini karena memang diundang. Insya Allah, kehadiran saya membawa kebaikan,” SHIREEN ucap Mark. SUNGKAR Shireen menambahkan, sebagai anak, dir i n y a merasa b e r syukur atas semua yang terjadi. Bagi dia, percera-

Baca ORTU diHal. 2

MESKI diguncang kontroversi yang hebat, Sri Mulyani tetap saja melenggang ke posisi barunya sebagai Managing Director (Direktur Pelaksana) di Bank Dunia. Skandal Bank Century yang ditinggalkannya memang disorot banyak pihak. Namun anjing dibiarkan saja menggonggong, kafilah tetap saja berlalu. Wanita

tegas dan jujur itu terus saja melangkah dengan terlebih dahulu melayangkan surat pengunduran diri kepada presiden. Sementara itu, Presiden Bank Dunia, Robert Zuellick menilai Sri Mulyani pantas menduduki posisi kedua di tubuh organisasi Bank Dunia karena sejumlah track record-nya yang kredibel. Ia di-

gadang-gadang akan menerima gaji USD 347 ribu (sekitar Rp 3 Milyar) per tahun, setara dengan Rp 250 juta per bulan di luar tunjangan pensiun USD 52.752 (Rp 475 juta) dan tunjangan lainnya USD 76.698 (Rp 690 juta). Di balik pengunduran diri Sri Mulyani, tersisa pula segudang pujian atas prestasi

Alterina Palsukan Jenis Kelamin Hakim Belum Kabulkan Penangguhan Alterina Jakarta, KP Keinginan Alterina Hofan untuk mendapat penangguhan penahanan belum terpenuhi. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum mengabulkan permohonan penangguhan bagi terdakwa pemalsuan identitas dalam akta otentik itu. Tim kuasa hukum sudah menyampaikan beberapa penjamin sehingga terdakwa tidak akan melarikan diri. ”Komnas HAM juga telah memberikan surat sebagai penjamin terkait penangguhan penahanan terdakwa,” kata Kores Tambunan, salah satu kuasa hukum Alterina, dalam sidang kemarin (24/5). Selain Komnas HAM, tim pengacara dan keluarga menjadi penjamin dalam permohonan penangguhan penahanan. “Ini sekaligus kami ajukan sebagai bukti permulaan dalam eksepsi (keberatan, Red) kami,” tutur Kores. Namun, majelis hakim yang diketuai Sudarwin berpendapat lain setelah mempelajari permohonan penangguhan tersebut. “Majelis sementara masih mempertimbangkan permohonan penangguhan. Ini demi kelancaran proses persidangan,” kata Sudarwin. Saat ini Alterina mendekam di Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta. Dia didakwa dengan tiga pasal. Yakni, pasal 266 ayat 1, pasal 263 ayat 1, dan pasal 263 ayat 2 KUHP tentang pemalsuan suratsurat. Ancaman hukumannya maksimal

Baca PALSUKAN diHal. 2

FOTO: NAUFAL WIDI A.R/ JAWA POS

Baca MENCAPAI diHal. 7

Datang Pukul 05.00, Dimakamkan Pukul 11.00 Keluarga Cemaskan Pelayat Ainun Membludak Jakarta, KP Keluarga besar mantan presiden BJ Habibie masih terlihat sibuk mempersiapkan kedatangan jenazah Hasri Ainun Besari Habibie. Menurut jadwal pesawat yang mengangkut jenazah dan keluarga akan tiba subuh ini (25/5) di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Menurut keterangan pers yang dikeluarkan KBRI di Jerman, pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jenazah berangkat dari Bandara Munchen pukul 11.07 waktu setempat atau sekitar pukul 16.07 WIB. Diperkirakan, pesawat tersebut akan mendarat sekitar pukul 05.00 WIB. Jasad wanita yang pernah menerima Bintang Republik Indonesia Adi Pradana itu diberangkatkan dari rumah duka di Heilmann Strasse 31 B ke Bandara Munchen sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Kemudian sekitar pukul 10.05 dilakukan upacara serah terima oleh pihak keluarga kepada Dubes RI Berlin Eddy Pratomo di bandara. Selain keluarga keluarga seperti BJ Habibie dan anak-anaknya Ilham Habibie beserta istri dan Tareq Habibie turut hadir dalam prosesi itu sahabat-sahabat dekat BJ Habibie di Jerman. Pejabat-pejabat Konjen RI di Jerman dan mantan Dubes Jerman di Jakarta Heinrich Seeaman. Sementara itu hingga malam kemarin, rumah duka Ainun Habibie

KETEMU ISTRI: Terdakwa pemalsuan identitas dalam akta otentik, Alterina Hofan, ditemui sang istri Jane Deviyanti, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (24/5). ISTIMEWA/KP

Rusman Emba bersama tokoh masyarakat Muna, La Ode Djohan Boy dalam sebuah acara sosialisasipasangan RAMAH. Djohan Boy sebelumnya dikenal karena berbeda sikap dengan Ridwan, dalam hal urusan Golkar. Tapi di Pilkada kali ini ia memutuskan mendukung calon Golkar karena dianggapnya paling pantas memimpin Muna

Baca DATANG diHal.7

Din Berharap Anas Kuat Pikul Beban Demokrat

tang akan dimenangkan dengan satu putaran saja. Bandingkan dengan dengan angka kandidat lain yang hanya 27 persen, sebagai pesaing terdekat dan terendah adalah 5 persen. Survey itu dilakukan tanggal 23 April sampai 30 April lalu. “Itu belum dimulai kampanye, kalau sudah hari kampanye, maka angka itu sangat mungkin akan terus naik,” kata Rusman Emba, kemarin. Paparan soal angka-angka survey ini

Jakarta, KP Ketua Pemimpin Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin, mengaku menaruh harapan pada terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Din menilai Anas sebagai tokoh generasi muda telah memperlihatkan cara berpolitik santun dan bijak. ”Saya melihat ini sebagai peluang, di mana generasi muda bisa melakukan perubahan,” ujar Din Syamsuddin kepada JPNN, Senin (24/5). Din berharap Anas Urbaningrum dapat membawa perubahan siginifikan sesuai dengan visi dan misi maupun ideologi Demokrat. Karenanya, Din berpesan agar mantan ketua umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu tetap konsisten mengemban amanat Kongres Partai Demokrat yang baru saja berakhir. ”Semoga dapat mengemban amanat dengan baik, membawa partai demoktrat pada arah kemajuan,” ujar Din berharap. Meski demikian Din juga menilai posisi Anas saat ini tidak mudah. Sebab, sebagai Ketua Umum Partai Demokrat mantan anggota KPU yang kini berkiprah sebagai politisi di DPR itu akan mengh-

Baca RAMAH diHal. 7

Baca BERHARAP diHal. 2

RAMAH Optimis Menang Satu Putaran OPTIMISME tinggi kini terpatri di hati tim sukses dan simpatisan pasangan Rusman Emba-Haridin (RAMAH). Hasil survey beberapa lembaga survey, menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna bernomor urut 5 ini sebagai pasangan dengan elektabilitas tinggi. Bahkan Indobarometer yang turun akhir April lalu merilis angka 42 persen untuk RAMAH. Dengan angka itu, pasangan RAMAH kini menatap optimis bahwa Pilkada Muna yang akan digelar 10 Juni menda-

beliau yang telah meng-arsiteki bangunan kokoh perekonomian negeri ini beberapa tahun terakhir. Ia bahkan pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik di Asia di tahun 2006 versi Harian Emerging Markets. Gesang, pengarang lagu Bengawan Solo telah berpulang keharibaan ilahi pekan lalu (20/05). Kepergian maestro yang meng-

FOTO; DUDI ANUNG / RUMGAPRES.

Sesaat selelah kemenangan terpilih menjadi Ketua Umum Partai demokrad, Anas Urbaningrum mencium tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Bandung.

Detik-Detik Terakhir Mantan Ibu Negara Hasri Ainun Habibie

Sempat Salat Jamaah, Wafat di Pelukan Suami Kepergian Hasri Ainun Habibie Besari, istri Presiden Ketiga RI Baharu-din Jusuf Habibie, membawa duka bagi bangsa Indonesia. Ainun dikenang sebagai pribadi yang suka menolong dan dermawan.

ZULHAM-AQUAINO, Jakarta SABTU pagi lalu, situs jejaring sosial Twitter gempar. Akun yang dikenali milik Ilham Akbar Habibie, putra sulung B.J. Habibie, mengabarkan informasi mengejutkan. ”Ibu saya dalam keadaan gawat sekali. Saya dan istri otw (on the way, Red.) ke Munich. Mari terus doakan beliau.” Tulisan tersebut diposting pada Sabtu dini hari WIB. Beberapa jam kemudian beredar kabar bahwa mantan Ibu Negara, Hasri Ainun

FOTO : UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

BERDUKA:SejumlahkerabatberdoadanmelakukanpengajiandirumahdukaIbuHasri Ainun Habibie, istri mantan Presiden ke 3 RI B.J. Habibie di Jl Patra Jasa Kuningan 13, Jakarta Selatan, kemarin.

Habibie wafat. Siang harinya, dua karangan bunga meluncur ke kediaman keluarga Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Jaksel. Namun, dengan sedikit tersinggung, sejumlah penjaga menolak menerima karangan bunga tersebut. ”Maaf, kami belum dapat kabar (kematian, Red). Bunganya dibawa balik saja Mas,” kata salah seorang penjaga rumah Habibie kepada pengantar bunga. Karangan bunga duka cita itu pun dibawa lagi. Rumah Habibie memang kosong siang itu. Hanya ada beberapa orang yang membersihkan halaman dan menyapu ruangan tengah. Keluarga Habibie sedang berkumpul di RS Ludwig Maximilians Universitat Klinikum, Munchen, Jerman. Di sana, Hasri Ainun Habibie terbaring

Baca WAFAT diHal. 7


2

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Jumlah Penduduk Diprediksi Capai 240 Juta Jakarta, KP Pengumpulan data Sensus Penduduk 2010 telah mencapai 90 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan penduduk Indonesia akan mencapai 240 juta. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perkiraan semula 235 juta. Kepala BPS, Rusman Heriawan mengatakan, perubahan tersebut setelah memasukkan komponen migrasi penduduk yang tidak ikut dihitung dalam perkiraan sebelumnya. ”Kalau sensusnya sendiri sudah kita prediksi bakal bertambah menjadi 235 juta. Tapi karena ada faktor tadi (migrasi) bisa (bertambah) 5 juta, atau bisa jadi 240 juta. Mudah-mudahan tidak lebih dari itu,” kata Rusman usai pembukaan

Konferensi Dewan Ketahanan Pangan di Jakarta Convention Center, kemarin (24/5). Jika jumlah penduduk mencapai 240 juta, telah terjadi penambahan jumlah hingga 20 juta penduduk dalam sepuluh tahun. Rusman menjelaskan, proyeksi awal penduduk 2010 mencapai 235 juta. Namun ada beberapa kecenderungan beberapa perkembangan penduduk kabupaten/kota beberapa yang di luar perkiraan, karena faktor migrasi. ”Memang dalam proyeksi kita biasanya parameternya sangat lemah,” kata Rusman. Rusman mengatakan, perkembangan otonomi daerah telah menggeser peta penduduk Indonesia. Sebab, saat ini terus bermunculan daerah-daerah

berkembang baru. Selama ini, yang terdeteksi dalam proyeksi penduduk adalah kelahiran dan kematian. ”Kalau migrasi itu kan sangat instant terjadi akibat kebijakan pemerintah. Misalnya karena otonomi daerah, pembangunan pusat-pusat pertumbuhan,” ujar Rusman. Rusman berharap jumlah penduduk dalam hasil akhir Sensus tidak lebih dari 140 juta. ”Kalau lebih dari itu, tentunya akan jadi pertanyaan, ada apa dengan pertumbuhan penduduk kita. Apa karena memang KB (Keluarga Berencana) mulai lupa,” katanya. Rusman mengatakan, hasil sensus akan digunakan untuk membuat proyeksi pascca sensus. Ini untuk menyusun prrogram dan kebijakan

sepertiketahananpangan.”Kantidak bisa kita bicara ketahanan pangan dengan menggunakan data yang sekarang. Tapi harus proyeksi ke depan, jumlah penduduk 10 tahun kemudian,” katanya. Di Istana Wapres, Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, ledakan jumlah penduduk tersebut merupakan indikasi program KB yang kurang berjalan dengan baik di daerah. ”Ada juga keluhan dari BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), bahwa organisasi KB di daerah (hanya) jadi kepala seksi, padahal dulu kepala kantor,” kata Gamawan. Bahkan, lanjut Gamawan, ada juga yang hanya setingkat kepala sub seksi atau belum terbentuk sama sekali. (sof)

Mempertahankan Lebih Berat Daripada Merebut Berharap

....................

adapi tantangan besar yaitu pemilu 2014. ”Saya kira tidak mudah bagi Demokrat dan partai-partai politik lain. Karena rakyat pemilih juga semakin cerdas,” katanya kepada. Apalagi, lanjut Din, Demokrat adalah pememang Pemilu legislatif 2009, sehingga beban yang dipikul Anas Urbaningrum beserta pengurus partai di pusat maupun daerah

juga semakin berat. ”Pastinya Anas punya beban yang cukup berat karena kadangkala mencapai kemenangan mudah, tapi mempertahankannya tidak mudah. Apalagi menyangkut orang banyak,” terang Din Syamsuddin. Selain itu Din juga menilai beban berat yang akan disandang Anas itu awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah berhadapan dengan batu sandungan seperti kasus Bank Century yang hingga saat ini be-

lum jelas penyelesaiannya. Din melihat sikap Demokrat yang defensif dalam kasus Century dan mati-matian membela keputusan pengucuran dana talangan (bailout) membuat partai yang dibidani SBY itu tersudut di mata pemilih. ”Kasus Century ini sedikit banyaknya membawa dampak dan pengaruh secara sistemik bagi Demokrat. Pembelaan Demokrat di pansus Century jusru menimbulkan kecurigaan masyarakat banyak , kenapa kok begitu getol

membela,” tegas Din Syamsuddin. Sementara politisi Demokrat di DPR, Paula Singal, merasa yakin ide yang diusung Anas akan menghantarkan Demokrat menjadi partai modern, kuat dan disegani. Alasannya, karena Anas merupakan figur berlindung di balik pencitraan tetapi memimpin dengan hati. ”Ini jadi sebuah tolok ukur untuk mewujudkan demokrasi yang modern dan produktif,” kata Paula melalui pesan singkat kepada JPNN. (die/esy/jpnn)

perempuan dalam surat dakwaan. Meski, identitasnya dalam KTP adalah laki-laki. “Itu mengacu pada berkas perkara saat proses penyidikan,” tutur Sutikno. HalitujugadidukunghasiltesDNA forensik Polri pada 18 Maret 2010. “Hasilnya dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa individu secara genetis berjenis kelamin perempuan,” urainya. Jaksa yakin itu bukan rekayasa. Kasus tersebut bermula dari

laporan ibu mertua Alterina, Maria Grace, ke Polda Metro Jaya pada September 2009. Dia tidak rela Alterina menikahi putrinya, Jane Deviyanti Hadipoespito, yang disebut sebagai korban. Alterina mengidap kelainan genetik yang disebut sindroma klinefelter. Yaitu, memiliki gen kromosom XXY (dua kromosom perempuan dan satu laki-laki) dalam tubuhnya. (fal/dwi)

Komnas HAM Berikan Jaminan Palsukan

....................

tujuh tahun penjara. Itu sebagai akibat pemalsuan identitas dalam akta otentik, yakni jenis kelamin perempuan menjadi laki-laki. Persidangan lanjutan kasus Alterina kemarin mengagendakan pembacaan tanggapan dari jaksa penuntut umum (JPU) atas eksepsi terdakwa dan kuasa hukum.

Dalam tanggapannya, JPU meminta hakim menolak keberatan itu dan melanjutkan sidang dengan proses pembuktian. ”Keberatan terdakwa dan kuasa hukumnya harus ditolak,” kata JPU Sutikno. Dia beralasan surat dakwaan jaksa telah dimaknai berbeda oleh terdakwa dan kuasa hukumnya. JPU juga kukuh tidak salah dalam mencantumkan identitas jenis kelamin terdakwa sebagai

Klinik Basket ala Legenda NBA-WNBA Disangka

...................

(AS) di Jakarta. HampirduajamPerkinsdanWicks mengajari anak-anak tersebut berbagai teknik fundamental bermain basket. Anak-anak itu berasal dari lima panti asuhan yang tersebar di Jakarta. Yakni, Nusantara, Nuruz Zahroh, Kampung Melayu, Muslimin, dan Putra Nusa Putri. Dalam program ini, Kedubes AS di Jakarta menggandeng Perbasi serta DBL Indonesia, pengelola baru IBL. Jadi, Perkins dan Wicks kemarin mendapat bantuan dari delapan pelatih dan pemain IBL, plus dua pelatih perempuan dari Perbasi. Para pelatih IBL, antara lain, Fictor Roring (Satria Muda Jakarta), yang didapuk sebagai leader, Erwin Triono (CLS Knights Surabaya), Caesar Pulhen (Stadium Jakarta), dan Johannis Winar (Garuda Flexi Bandung). Sedangkan para pemain adalah Xaverius Prawiro (Aspac Jakarta), Andi Batam (Pelita Jaya Jakarta), Elvin Istianto (Citra Satria Jakarta), dan Jerry Lolowang (Satya Wacana Angsapura Salatiga). Dua pelatih perempuan senior yang ikut membantu adalah Julisa Rastafari dari PB Perbasi dan Linggariati Santoso dari Pengprov Per-

basi DI Jogjakarta. Panas yang menyengat tidak menyurutkan semangat para pelatih dan peserta untuk berlatih. Perkins dan Wicks yang berkali-kali harus mengelap keringat juga terus tersenyum. Tak lupa mereka sesekali berteriak menyemangati anak-anak peserta klinik. ”Senang sekali melihat mereka bahagia, seolah tanpa beban saat main basket. Lihatlah, mata anakanak itu. Mereka melakukan dengan senang hati. Sangat penting untuk membuat anak-anak bermain basket dengan hati gembira,” jelas Perkins, mantan bintang Los Angeles Lakers, Dallas Mavericks, dan Seattle SuperSonics, setelah klinik. Pendapat serupa diungkapkan Wicks. ”Ini hari menyenangkan. Kesan yang bagus di awal program ini,” ucap perempuan yang pada 1997-2002 lalu berkiprah untuk tim WNBA New York Liberty tersebut. Keramahan keduanya membuat anak-anak bisa berlatih dengan senang. Ternyata, banyak yang nervous ketika kali pertama melihat keduanya. Maklum, Perkins tinggi besar (206 cm). Wicks pun tinggi menjulang (191 cm). ”Saya kira tadi dia (Perkins, Red) orangnya galak. Kelihatannya kan sangar. Ternyata orang lucu dan konyol. Saya senang bisa bertemu

dengannya,” aku Iman Agus Faizal, 8,anakdariPantiAsuhanNusantara. Para pemain dan pelatih IBL pun merasa senang mendapat kesempatan ini. Mereka mengakui bahwa program seperti ini secara tidak langsung membantu mengembangkan masa depan basket di Indonesia. ”Yang penting anak-anak itu senang basket terlebih dahulu. Setelah ini, siapa tahu mereka terus bermain basket. Poin tadi kan untuk lebih mengenalkan basket kepada anakanak Indonesia,” komentar Ito, sapaan akrab Fictor Roring. Pihak Kedubes AS di Jakarta juga menyatakan gembira dengan program pertama ini. ”Hubungan Indonesia dan AS sudah terjalin baik. Tapi, kami bahagia bisa turut membantu mengembangkan olahraga populer AS ini di Indonesia,” ucap Tristram Perry, public diplomacy officer Kedubes AS di Jakarta. Tadi malam program berlanjut dengan resepsi makan malam di kediaman Kedubes AS di Jakarta. Hari ini (25/5) sejumlah klinik kembali diselenggarakan di Hall A Senayan. Lalu ada acara meet and greet di P a c i f i c P l a c e .

Malam ini Perkins dan Wicks juga akan hadir sebagai tamu dalam acara khusus DBL Indonesia, perkenalan identitas baru IBL di Hotel Four Seasons. ”Sebenarnya sejak awal program Sports Envoy ini kami sudah menggunakan identitas baru liga, termasuk dengan logo barunya. Tapi, secara resmi kami baru memperkenalkannya Selasa malam (25/5, Red). Kami senang acara itu bisa dihadiri para legenda seperti Perkins dan Wicks, plus sejumlah tamu basket penting lain dari luar negeri,” kata Azrul Ananda, direktur DBL Indonesia, commissioner baru IBL. Rabu besok (26/5), Perkins dan Wicks melanjutkan tur ke Medan. Selama dua hari mereka juga tampil di serangkaian klinik. Di sana mereka juga akan dibantu pelatih-pelatih dan pemain-pemain IBL, plus memberikan materi khusus kepada pemain-pemain terbaik liga pelajar terbesar di Indonesia, Honda Development Basketball League (DBL) 2010, di Sumatera.(ru/jpnn)

Kurir Noordin Dituntut 10 Tahun

Jakarta, KP Terdakwa terorisme Amir Abdillah alias Jalicukupbisalega.JaksaPenuntutUmum tidak memberikan tuntutan hukuman maksimal berdasarkan pasal-pasal yang didakwakan. Kemarin (24/5), jaksa menuntut kurir jaringan teroris Noordin M. Top itu dengan hukuman 10 tahun penjara. Jaksa berpendapat, Amir bersalah sesuai dengan lima pasal UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Kelima pasal yang disusun secara kumulatif itu adalah pasal 15 jo pasal 6, pasal 15 jo pasal 7, pasal 15 jo pasal 9, pasal 13 huruf b, dan pasal 13 huruf c, dengan ancaman hukuman maksimalnya adalah hukuman mati. ”Kan ada hal-hal yang meringankan. Selain itu, dia hanya driver, yang mau lapor tapi takut karena diancam,” terang jaksaTotokBambangtentangalasanmemberikan hukuman 10 tahun usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam persidangan, jaksa menyebutkan, pertimbangan yang meringankan adalah Amir bersikap sopan dan belum pernah dihukum sebelumnya. ”Terdakwa kooperatif dengan mengungkapkan jaringan teroris,” kata jaksa Kiki Ahmad Yani. Selain itu, Amir juga menyesali perbuatannya. Jaksa membeberkan peran antar jemput yang dilakoni terdakwa. Misalnya bersama Saefudin Zuhri memjemput Noordin di Cilacap. Selain itu juga mencarikan penginapan dengan memesan kamar di Hotel Shanty, Kuningan, Jawa Barat. Di kamar nomor 15 hotel itu, rapat rencana peledakan Hotel J.W. Marriott

dilakukan. ”Dani Dwi Permana (bomber di Hotel J.W. Marriott, Red), Ibrohim dan Amir kemudian dibaiat di kamar itu,” katanya. Peran lain adalah mencarikan kontrakan di Perumahan Puri Nusapala, Jati Asih, Bekasi. Lokasi itu dipilih karena dekat dengan Cikeas, kediaman Presiden SBY, yang jadi target berikutnya. ”Terdakwa bertugas melakukan survei rute perjalanan presiden dari Cikeas menujuk Istana,” urai jaksa Ferry. Presiden jadi target, selain untuk menciptakan teror, juga karena dianggap memberikan persetujuan terhadap eksekusi mati terpidana mati bom Bali, Amrozi dkk. Jaksa juga mengungkapkan, terdakwa ikut dalam mencarikan bahan peledak untuk aksi di JW. Marriott dan Ritz Carlton. Ketika itu, dia ditemani dengan Tono, yang saat ini masih buron. ”Terdakwa membeli bahan kue di Sukabumi bersama Tono,” kata jaksa. Bahan kue merupakan istilah untuk menyebut bahan pembuat bom. Bahan-bahan yang sempat dibeli, kata jaksa, berjumlah delapan karung. Terdiri atas lima karung bahan warna putih atau urea dan tiga karung bahan warna kuning atau belerang. Bahan itu lantas dibawa ke kontrakan di Jati Asih. Meski mengetahui rencana peledakan, Amir tidak melaporkan kepada pihak yang berwajib. ”Alasannya menyembunyikan informasi Noordin M. Top adalah tidak enak dengan Saefudin Zuhri yang merupakan ipar terdakwa,” kata jaksa Kiki.(fal)

Tidak akan Pro Salah Satu Ortu

..........................

ian orang tua merupakan takdir. Fanny Bauty menyatakan bahwa anak-anak pasti akan terbiasa dengan keadaan ini. ”Nanti pasti terbiasa. Tapi, sebenarnya saya malu sama anak-anak. Saya sadari itu, begitu juga dengan bapaknya. Tapi, Insya Allah ini semua demi anak-anak,” tuturnya. Meski sudah berpisah, komunikasi Mark dan Fanny dengan anak-anaknya tetap terjalin. Mark menegaskan, dirinya dan Fanny telah melepaskan keinginan berdua demi tiga anaknya. ”Bagi kami berdua, yang terpenting adalah

keinginan anak,” tegas Mark. Shireen dan Zaskia tidak terlalu mementingkan keputusan hak asuh mereka yang diberikan kepada ibunya. Bagi mereka berdua, Fanny dan Mark tetap menjadi ayah dan ibu. Tidak ada keinginan condong ke salah satunya. ”Mereka tetap orang tua kami dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” ucap Shireen. Seperti halnya Shireen yang merasa senang bisa berkumpul lagi dengan ayah dan ibunya, Zaskia juga merasa demikian. ”Aneh ya, baru berasa karena kemarin sempat misah-misah. Tapi, hari ini gabung di sini. Tapi, tidak apa-apa, yang penting semua sudah terselesaikan dengan baik,” ujarnya.(jan/ayi)


3

Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

Produksi Rumput Laut Ditarget 300 Ribu Ton Kendari,KP Tahun ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra menargetkan bisa memproduksi rumput laut sebanyak 300 ribu ton. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding produksi tahun 2009 yang hanya mencapai 200 ribu ton. Untuk merealisasikan program tersebut DKP mendapat suntikan dana baik dari APBN maupun APBD sebagai sarana peningkatan produksi. Kepala DKP Sultra, Abdul

Salam memaparkan, secara nasional, produksi budidaya perikanan di Indonesia ditingkatkan hingga 300 persen hingga tahun 2012 nanti. Kemudian untuk sektor rumput laut mendapat porsi paling besar pada sektor pengembangan budidaya perikanan. Sama halnya di Sultra akan dilakukan produksi 50 persen lebih besar dari tahun sebelumnya. “Rumput laut sangat berpotensi, karena lokasi perairan di

Sultra yang menjanjikan untuk sektor tersebut,” terangnya kemarin saat ditemui di kantornya. Menurutnya sektor perikanan tangkap malah porsinya kecil, yakni di Sultra hanya enam persen. 94 persen lainnya diporsikan untuk sektor budidaya perikanan. Dari budidaya perikanan itu, sektor rumput lautlah yang porsinya hampir 80 persen, sisanya untuk budidaya lainnya seperti ikan, bandeng dan sejenisnya.

Suzuki Rilis New SX4 Makassar, KP PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memperketat pasar otomotif di Makassar dengan merilis Suzuki SX4 Cross Over terbaru New SX4. Marketing Manager PT SIS, Edi Darmawan, mengatakan, kendaraan tersebut adalah generasi terakhir yang diperbaharui, sedikitnya ada 10 item yang menambah ketangguhan SX4 generasi terbaru tersebut. Makassar, sejauh ini dianggap salah satu pasar terbesar didunia otomotif di luar Jawa. Manager Marketing PT Megahputera Sejahtera, Doly menambahkan, di kelas SUV volume penjualan di Makassar rata-rata mencapai 900-1000 unit per bulan, dari pasar itu

pada sektor pemasaran, yakni dinas saat ini sedang membangun link market (jaringan pemasaran) dengan sejumlah perusahaan ataupun investor seperti di Makassar atau Surabaya. Sementara untuk ekspor rumput laut ke luar negeri masih belum bisa dilakukan. Alasannya ekspor rumput laut tidak bisa dalam bentuk mentah, namun harus berbentuk produk. “Kita juga upayakan ke arah sana, tapi semua

itu sedang dalam perencanaan,” kata Abdul Salam, yang belum genap satu bulan menjabat ini. Menteri Perikanan, Fadel Muhammad juga menggagas bahwa Indonesia berpeluang meningkatakan produksi perikanan dan menjadi negara penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar di dunia pada 2015. Semua ini karena Indonesia memiliki potensi lahan untuk perikanan budidaya seluas 11.806.392 hektare (ha) dan baru

dimanfaatkan 762.320 ha atau 6,46 persen. Sehingga masih tersisa lahan 11.044.072 ha atau 93,64 persen yang belum dimanfaatkan. Saat ini komoditas sektor kelautan dan perikanan budidaya yang menonjol adalah rumput laut jenis Euchema cottonii. Indonesia berhasil menempatkan diri sebagai negara produsen rumput laut terbesar di dunia, meninggalkan dominasi Filipina. (lis)

Yamaha “Tetap Terdepan” di Kota Kendari

INT/KP

Suzuki merilis SX4 Cross Over terbaru New SX4. Kendaraan ini adalah generasi terakhir yang diperbaharui. kontribusi pasar SUV Medium sekitar 20 persen, dari kelas itu pihaknya menargetkan 60 persen. ”Respons pasar terhadap New SX4 sangat bagus, bahkan pra launching saja, penjualan sudah menembus 30 unit. Target kita per bulan 30-40 unit hingga akhir tahun,” kata Doly. Suzuki SX4 Cross Over kata Doly, merupakan buah karya Giorgetto Giugiaro Italdesign yang dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc, DOHC, VVT sehingga menghasilkan

akselerasi responsif namun ekonomis pemakaian bahan bakar. Sedangkan secara nasional, produk terbaru Suzuki tersebut ditarget bisa membukukan penjualan rata-rata sebanyak 500 unit sebulan. Selain itu, New SX4 dipasarkan dengan harga yang sama atau tidak berubah dengan model sebelumnya, yaitu harga On The Road (OTR) New SX4 MT adalah Rp 206,75 juta dan AT adalah Rp 217,85 juta per unit. (asw)

Dari Diskusi dan Peluncuran Buku “Sukses di Usia Muda”

Terus Gali Potensi Diri, Hentikan Mimpi Jadi PNS PEGAWAI Negeri Sipil (PNS) menjadi impian banyak orang dengan alasan bisa terima gaji sampai mati. Namun gaji seorang PNS sangat terbatas, tidak bisa mencapai penghasilan sebagaimana layaknya seorang pengusaha.

Yusran, Makassar ADA ajakan menarik dari Amirullah Abbas, salah seorang pembicara dalam Diskusi dan Peluncuran Buku “Sukses di Usia Muda” di Harian Fajar Makassar, beberapa waktu lalu. Menurutnya, seorang mahasiswa seharusnya tidak lagi melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di daerah terpencil, melainkan di perusahaan-perusahaan. “Untuk mahasiswa, saya selalu camkan, jangan selalu berpikir jadi PNS, tapi jadilah wirausaha. Kenapa? Karena wirausaha kita bisa meraih penghasilan setinggi-tingginya,” ujar Ketua Kadin Kota Makassar ini. Dia lalu menawarkan pada mahasiswa yang menjadi peserta diskusi untuk melakukan KKN di sejumlah perusahaan melalui perantaraan atau bantuan Kadin Makassar. Keuntungan yang bisa diperoleh, sebutnya, mahasiswa tidak ber-KKN semata, melainkan juga bisa mendapat insentif. Selain itu, perilaku kepemimpinan seorang bos juga bisa dipelajari. Kalau berprestasi, bisa diminta bekerja. Pembicara lainnya, Amran Sulaiman menambahkan, jika negara ini hendak maju dan makmur, maka jumlah pengusahanya harus 2 persen dari jumlah penduduk. Singapura, kata Amran, memiliki 7 persen pengusaha, sedangkan Amerika 11 persen. “Kita di Indonesia baru sekira 0,2 persen. Itu karena kita kebanyakan mengincar jadi PNS,” ungkap Amran. Wirausaha ke depan, lanjut Amran, harus selalu menciptakan value added atau nilai tambah. Dia mencontohkan, Silver Quen yang harganya belasan ribu padahal bahan bakunya maksimal Rp 1.000. “Ini berarti nilainya naik 10 kali lipat. Contoh lainnya keripik, rata-rata dibuat dari

Untuk mewujudkan produksi, DKP pun mendapat suntikan dana dari pusat yakni melalui APBN dan daerah melalui APBD, hanya jumlah detailnya Abdul Salam tidak menyebutkannya. Dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan produksi dan sarana penunjang lainnya, seperti pembibitan dan penyediaan karambah di daerah sentra produksi. Upaya dinas selain pada pengembangan sisi produksi juga

SULIS/KP

RM Medulu, salah satu restoran di Kendari yang menawarkan menu makanan khas Kendari, Sinonggi FOTO YUSRAN/FAJAR

ANTUSIAS. Para pserta diskusi dan peluncuran buku “Sukses di Usia Muda” yang memadati studio Mini Redaksi Fajar, Selasa 27 April lalu. Jawa, padahal nenek kita sebelum merdeka sudah bisa membuat keripik,” beber Amran. Meski ajakan berwirausaha kebanyakan diarahkan ke mahasiswa, namun, tidak semua pengusaha pernah mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Mawardi Jafar misalnya, dia mengaku memiliki pendidikan S3 (SD, SMP, SMA). Bos Mawar Advertising ini, tidak sempat mengenyam pendidikan di bangku kuliah karena keterbatasan ekonomi. “Meski sekarang banyak perguruan tinggi yang menawarkan, tapi saya tidak punya banyak waktu lagi. Saya lebih memilih belajar otodidak dengan membaca buku di rumah,” ungkapnya. Sejak SMA, Mawardi mengaku sudah memutuskan untuk tidak mau kuliah, karena dirinya berpikir, kalau dia kuliah akan menghalangi kesempatan adik-adiknya untuk bersekolah. “Akhirnya saya putuskan untuk tidak kuliah. Saya jadi tukang gambar keliling, waktu itu belum ada teknologi billboard. Dulu kerjaannya masih manual, saya keliling perusahaan menawarkan keahlian saya menggunakan teknik air brush,” ungkapnya. Krisis moneter, lanjut dia, berimbas ke karyawannya. Sampai-sampai beberapa karyawannya keluar karena dia tidak bisa membayar gaji mereka. “Akhirnya saya ketemu dengan stiker. Kalau bapak melihat penjual stiker di ping-

gir jalan, sayalah ketua kelasnya,” ungkapnya yang disambut tawa peserta diskusi. Mawardi juga mengaku sependapat dengan Miswar bahwa salah satu kemampuan pengusaha adalah bagaimana memanfaatkan kondisi sekitarnya. Dia tahu ada kebutuhan ilmu pengetahuan yang perlu dimediasi. Menurutnya, fungsi pengusaha mempertemukan berbagai kepentingan. “Mahasiswa bisa menjadi pengusaha, misalnya temanteman Anda butuh cucian dan Anda tahu tempat mencuci yang harganya Rp 7 ribu per kilogram, Anda jemput dan minta Rp 12 ribu per kilogram. Salah seorang peserta dari kalangan mahasiswa, Muslianti pada kesempatan tersebut sempat mempertanyakan apa yang salah dengan negara kita, sebuah negara yang kaya, namun, masyarakatnya banyak yang miskin. Pertanyaan itu dijawab Amirullah dengan menunjuk regulasi sebagai biang kerok. Amirullah mencontohkan, Inco yang merupakan kontrak antar-negara, membuat pemerintah Sulsel tidak mendapat bagian. “Kanada mengambil hasilnya dengan kontrak 140 tahun dan dijual ke Brasil. APBN itu dibagi berdasarkan jumlah penduduk, berarti Jawa dapat banyak. Makanya kita minta kepada pemeirntah untuk memperhatikan hal ini,” ungkap Amirullah. (***)

Kendari,KP Secara nasional, penjualan sepeda motor Yamaha masih menjadi nomor satu diantara pabrikan lainnya. Persaingan dengan merek lain memang selalu ada, tapi sesuai slogannya “Semakin Didepan”, Yamaha tetap berusaha menjadi nomor satu. Di Kendari, pasar sepeda motor sampai April 2010 lalu, pasar masih dipimpin Yamaha. Itu bukan asal klaim, karena Yamaha mendasarinya pada data yang dikeluarkan Samsat Kendari. Menurut Abdi Nur Udin, Kasi Pemasaran PT Hasrat Abadi, dealer sepeda motor Yamaha di Kend-

ari, saat ini penjualan sepeda motor Yamaha setiap bulan di Kendari sekitar 350 unit. Walaupun target dari pusat 550 unit, namun belum bisa direalisasikan. “Meskipun Share market kami menduduki posisi tertinggi di Sultra, tapi dari target kami belum bisa mencapainya,” terang Abdi. Menurutnya, dari sisi penjualan akhir-akhir ini memang mengalami penurunan. Secara keseluruhan data di Samsat rata-rata semua produk mengalami penurunan penjualan, untuk periode April sekitar 1542 unit, namun di bulan Maret turun 11 persen atau hanya 1326

unit kendaraan yang terjual. “Penyebabnya karena musim hujan, dan belum musim panen, sehingga daya beli masyarakat menurun. Kalau di Yamaha, penyebab lain, karena ada keterlambatan pengiriman stok,” paparnya. Dari penjualan Yamaha selama ini sepeda motor matic mendominasi. Yakni dari seluruh angka penjualan untuk type matic sekitar 30 persen, sisanya tipe lain. Untuk itu saat ini Yamaha mengeluarkan produk terbarunya yaitu Yamaha X-eon. Jenis ini diproduksi menyikapi banyaknya per-

mintaan terhadap jenis matic. “Untuk jenis matic terbaru ini, berkekuatan 125 CC mesinnya, dan banyak kelebihan dari produk sebelumnya, namun untuk saat ini produk tersebut belum tiba di Kendari meski sudah banyak pemesan,” kata Abdi berpromosi. Untuk memberikan apresiasi terhadap masyarakat Yamaha akan mengadakan Integrated Champani. Yakni program pelayanan servis gratis, pameran dan beragam perlombaan. Kegiatan ini merupakan program nasional dan menjadi rutinitas Yamaha. (lis)

Indonesia Bertekad Jadi Basis Otomotif Jakarta, KP Pemerintah mencanangkan ada empat sektor industri yang digalakkan hingga lima tahun mendatang. Empat sektor itu adalah industri manufaktur, processing, petrokimia, dan otomotif. Khusus industri otomotif malah ditargetkan untuk mengambil alih peran basis industri yang selama ini diperankan Thailand. Menteri Perindustrian M.S. Hidayat mengatakan, industri yang saat ini sudah maju, seperti sektor otomotif, agar terus

dikembangkan. “Dan, kami berambisi agar basis industri otomotif nanti bisa dipindahkan ke Indonesia,” ungkap Hidayat saat peletakan batu pertama pembangunan pabrik Biaxially Oriented Polyester Film (BOPF) milik PT Indopoly Swakarsa Industri di Purwakarta, akhir pekan lalu. Sekarang, lanjut Hidayat, basis industri otomotif berada di Thailand yang kondisi politik dan keamanannya sedang tidak tenteram. “Marilah kita manfaatkan itu. Saya sudah

berbicara dengan komunitas industri sektor otomotif, mari bagaimana caranya kita memindahkan sektor tersebut agar basis industrinya berpindah ke Indonesia,” ujarnya. Pemerintah, menurut Hidayat, berjanji akan membuat aturan yang lebih mudah, kompetitif, dan sederhana sehingga bisa bersaing di kawasan ASEAN dan Asia. “Kalau kita mau bersaing, aturan kita minimal harus sama atau bisa lebih bagus (daripada negara pesaing),” tuturnya.

Menurut Hidayat, situasi ekonomi makro Indonesia saat ini sudah baik dan saatnya meningkatkan ekonomi mikro. Sekarang, kata dia, inilah saatnya mengundang pihak dari luar atau dalam negeri menanam modal di sektor industri. “Sampaikan kepada kami requirement atau kondisi apa yang Anda minta supaya industri tersebut bisa berjalan,” pintanya. (jpnn)


4

Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

Unisbun segera disegel Buktikan bos demi wibawa pendidikan Sultra PAN sandingkan Aswad -Sudiro Adami yang mau pecah dukungan Satlantas timbun jalan berlubang Patut dicontoh bagi yang punya anggaran

Jembatan Bahteramas, Semoga tak Senasib Menara Persatuan TIDAK lama lagi, Sultra akan memiliki sebuah bangunan raksasa berupa jembatan yang akan menghubungkan Lapulu dan Kota Lama. Sebuah bangunan yang tentu saja diharapkan dapat menggerakkan ekonomi rakyat menuju kesejahteraan yang hakiki. Sebuah proyek raksasa dengan anggaran sebesar Rp 600 milyar. Lalu apa mendesaknya jembatan ini untuk dibangun? Padahal kalau anggaran sebesar Rp 600 milyar ini digunakan untuk mewujudkan program pendidikan gratis akan sangat indah jadinya. Padahal lagi, kalau anggaran Rp 600 milyar ini digunakan untuk mewujudkan janji Rp 100 juta per desa, akan sangat elok rasanya. Padahal kalau anggaran sebesar itu digunakan untuk membangun sarana kesehatan dan menggratiskan masyarakat miskin terhadap pelayanan kesehatan akan sangat indah jadinya. Seandainya, anggaran Rp 600 milyar itu diinvestasikan untuk pembangunan kwalitas sumber daya manusia. Misalnya, meningkatkan prestasi bidang olahraga, meningkatkan prestasi bidang Iptek dan sebagainya. Padahal, ratusan bahkan mungkin ribuan orang yang selama ini menggantungkan hidup dari ‘’papalimbang”sebagai mata pencaharian akan merasa sangat terancam. Tetapi adakah yang memikirkan nasib mereka. Dimana para legislator yang berkoar akan memperjuangkan nasib rakyat kecil. Atau mereka sudah lupa, atau sudah silau dengan material yang diperoleh dari jembatan Bahteramas. Entahlah. Yang pasti sebuah proyek raksasa sudah digadanggadang akan muncul di kota Kendari. Kita tentu punya pengalaman bagaimana di zaman pemerintahan terdahulu, menara persatuan dibangun dengan berbagai ide yang sangat ideal. Menara persatuan yang digadang-gadang akan menjadi ikon Sultra di masa mendatang. Tetapi apa yang terjadi, ketika sang pengide digantikan sebelum menara itu rampung, maka nasibnya hingga kini tak ketahuan lagi juntrungannya. Menara itu kini hanya jadi tontonan dan kelak akan menjadi besi tua. Ide cemerlang untuk menjadikan menara persatuan ternyata tidaklah secemerlang nasib bangunan yang menghabiskan anggaran puluhan milyar itu. Bahkan, kini malah jadi beban karena setiap tahun juga dianggarkan lagi untuk menimbun, atau memotong dan atau kegiatan lain. Pokoknya, asal ada saja uang yang terbuang disana dibungkus proyek. Mudah-mudahan saja, jembatan Bahteramas tidak lagi menjadi tumpukan barang rongsokan yang tiada berguna. Kita juga berharap jembatan Bahteramas kelak, tidak mengikuti jejak ‘’seniornya” yaitu menara persatuan yang hidup segan matipun tak mau. Mudah-mudahan saja, jembatan ini benar-benar akan berguna sesuai fungsi dan peruntukannya. Semoga saja, para insinyur dan orang-orang cerdas yang berada di sekeliling penguasa tidak sekedar memberikan masukan yang hanya menyenangkan penguasa. Semoga rencana pembangunan ini benar-benar dilandasi dengan niat untuk memberikan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan kepada rakyat Sultra, khususnya Kota Kendari. Kita hanya bisa berharap, kehadiran jembatan Bahteramas kelak, tidak malah menjadi beban masyarakat. Tidak malah menjadi sesuatu yang akan membuat pemimpin kita menjalani masa tua dengan kegalauan. Semoga.(***)

Surplus Kekerasan Lokal Oleh: Novri Susan

K

ekerasan masih menghantui kehidupan sosial politik pada era demokrasi Indonesia saat ini. Kekerasan sering digunakan untuk memperjuangkan kepentingan. Sebagaimana yang terjadi dalam kasus kekerasan proses pemilihan kepala daerah (pilkada) di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat lalu. Sebanyak 33 mobil hancur, sepuluh anggota polisi terluka, dan beberapa bagian gedung pemerintah dibakar dalam aksi tersebut. Kerusuhan di Mojokerto kali ini membawa kenyataan pahit bahwa bangsa ini masih ‘’surplus kekerasan’’. Kekerasan hadir dari pojok timur hingga pojok barat Indonesia. Kondisi surplus kekerasan itu menjadi krusial untuk disingkap, mengapa dan bagaimana bisa terjadi dalam negara yang sudah mengadopsi demokrasi ini. Tingkat Lokal Bila diamati dengan saksama, berbagai kekerasan pada era demokrasi ini sering pecah di tingkat lokal, yaitu tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kekerasan tersebut mengambil beberapa isu, antara lain, sengketa pilkada, pemekaran wilayah, dan konflik industri. Fenomena tersebut menandakan bahwa pada era demokrasi, eskalasi kekerasan subur di tingkat daerah. Tengok saja gelombang protes tingkat nasional seperti gerakan antikorupsi, tolak kriminalisasi KPK, dan demonstrasi buruh tingkat pusat pada awal tahun ini. Gerakan protes itu tidak menyebabkan eskalasi kekerasan yang signifikan. Fenomena ‘’surplus kekerasan’’, meminjam istilah John Kean (2004), sebenarnya menjadi kritik sebagian kalangan terhadap demokrasi lokal. Demokrasi lokal tidak saja menyediakan kesempatan melakukan partisipasi secara langsung dalam proses politik dan pembangunan. Namun, secara sosiologis, demokrasi juga men-

dorong kepercayaan diri berlebihan setiap kelompok tertentu untuk memobilisasi berbagai cara da-lam mencapai kepentingannya. Kepercayaan diri itu diakari oleh tafsir kebebasan yang berlebihan (euforia) se-hingga mampu membutakan kesadaran kelompok kepentingan terhadap aturan main yang terlembagakan dalam demokrasi. Kondisi tersebut, menurut John Cameron (2009), bisa menciptakan perilaku pengabaian pada sistem (disobedience to system) yang mana kelompok-kelompok kepentingan lebih memilih cara sendiri di luar aturan main demokrasi. Salah satu kecenderungan perilaku disobedience to system adalah vandalisme, anarkisme, dan kekerasan kepada orang lain. Perilaku mengabaikan sistem, tampaknya, sering terjadi di dalam pelaksanaan demokrasi lokal Indonesia. Pada kasus kekerasan pilkada Kabupaten Mojokerto, kelompok pendukung salah seorang calon telah mengabaikan aturan main demokrasi. Salah satu poin penting dalam demokrasi dalam menyelesaikan konflik kepentingan adalah jalur lobi negosiasi dan judisial. Kelompok calon bupati bisa meminta proses negosiasi atau judisial untuk memperjuangkan kepentingannya. Jika jalur lobi negosiasi dianggap tidak mampu menyelesaikan sengketa, jalur judisial bisa dilakukan. Sebenarnya UU N0 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggaran Pemilihan Umum telah menyediakan aturan main dalam proses negosiasi dan yudisial. Jika kasus kekerasan di Mojokerto dipicu oleh isu bakal calon yang tidak lulus verifikasi, kasus tersebut masuk sengketa proses pilkada. Berdasar UU No 22 Tahun 2007, sengketa pemilu bisa diproses melalui lobi negosiasi maupun proses yudisial dengan meli-

Jalan Maligano - Labuan Memprihatinkan +6281245841718 Sdh tiga tahun Kabupaten Butur berdiri. Namun jalanan poros Maligano - Labuan masih sangat memprihatinkn. Padahal ini merupakan jalananan provinsi.

Protes Penjualan Tiket Kapal Fery +6285239540782 Kalau bisa penjualan tiket fery khususnya kelas Ekonomi B dibatasi apabila sudah habis, karena banyak yang mendapat tiket Ekonomi B tiba diatas fery. Penumpang tidak dapat tempat duduk.

Kendari Pos Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

batkan pengawas pemilu. Namun, perilaku disobedience to system, tampaknya, telanjur akut. Karena itu, tindakan kekerasan menjadi pilihan yang dianggap paling rasional. Masalah Kepercayaan Namun, pengabaian terhadap sistem dalam kehidupan berdemokrasi tidak hanya disebabkan euforia tafsir kebebasan. Pada konteks pelaksanaan demokrasi lokal tertentu, pengabaian terhadap sistem juga disebabkan masalah kepercayaan. Yaitu, kepercayaan terhadap berjalannya aturan main oleh penyelenggara wewenang dalam pemerintahan. Buruknya pelaksanaan kepemerintahan dari tingkat pusat dan daerah merupakan kondisi yang sudah dipahami publik. Menurut James Manor dalam The Search for Balance (1998), dalam kasus negara demokrasi muda, ketidakpercayaan masyarakat terhadap pelaksana sistem wewenang pemerintahan disebabkan penyakit kronis kelembagaan, seperti tingkat korupsi yang tinggi, lambannya pelayanan publik, dan praktik clientelisme. Jika dilihat pada kasus di Indonesia secara umum, khususnya tingkat daerah, penyakit kronis kelembagaan itu belum tersembuhkan. Karena itu, bisa dimakfumi kepercayaan publik terhadap penyelenggara wewenang pemerintahan sangat rendah. Termasuk pada kasus Mojokerto, pendukung calon bupati yang gagal masuk verifikasi mungkin tidak memercayai penyelenggara KPU Mojokerto. Sebab, kenyataanya masih banyak pemberitaan mengenai penyakit kelembagaan KPU di berbagai daerah. Misalnya, kasus tentang pendataan daftar calon pemilih di pilwali Surabaya yang bermasalah dan diduga bagian dari efek clientelisme. Ketidakpercayaan tersebut mencip-

takan disobedience to system yang diikuti aksi kekerasan. Fenomena disobedience to system dari berbagai kelompok kepentingan jelas tidak hanya terjadi di Mojokerto, namun juga merata di berbagai daerah Indonesia. Karena itu, kekerasan demi kekerasan masih membayangi demokrasi lokal. Berdasar analisis ini, ada dua rekomendasi fundamen yang harus dilakukan dalam menangani masalah disobedience to system terkait proses pilkada. Pertama, pemerintahan harus aktif melakukan pendidikan demokrasi sebagai upaya memupuk kesadaran mengenai kebebasan yang harus sadar kepada aturan main. Pada saat bersamaan, pemerintah harus mempersiapkan sistem keamanan yang kuat sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan aksi kekerasan dalam proses pilkada. Kedua, pemerintah harus membenahi kelembagaan pemerintahan, dalam kasus ini KPU, sehingga meningkatkan kepercayaan publik untuk memercayai pelaksanaan aturan main yang sudah ada. Dua langkah tersebut paling tidak akan mereduksi surplus kekerasan tingkat lokal di Indonesia. (*) Penulis kandidat PHD Doshisha University, Kyoto.

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima opini dengan foto penulis. Panjang opini minimal 24 maksimal 28 karakter, dalam bentuk file flashdisk atau copy ke CD. Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding.

Butuh Jembatan Gantung +6281245527787 Pak bupati kolaka kami masyarakat Desa Sabiano dan Desa 19 November utamanya dusun Unaasi mohon di buatkan jembatan gantung sebab alur dusun belawa dan unaasi jembatannya sudah putus.

Biaya Parkir Kemahalan +6285241591728 Pihak Dispenda tolong di tindak petugas parkir RS Abunawas karena memungut biaya parkir Rp.2000 untuk sepeda motor sekali parkir,dan Rp.5000 jika bermalam,tanpa menunjukan karcis resmi. Bukankah itu merugikan pendapatan daerah dan masyarakat?

Pemimpin Umum : PP. Bittikaka Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Redaktur Pelaksana : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Koordinator Liputan : La Ode Diada Nebansi Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Ruslan Amrullah, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Yenni Yusuf, Reporter : Sulis Setiarini, Emilia, Linri Merinda, Arifuddin, Awaluddin Usa; Koresponden : Yafruddin Yaddi (Raha), Syamsuddin (Baubau-Buton), Fitri Ashari (Buton Utara), Eliazer Alex Tato (Kolaka-Kolaka Utara), Arwan Mannaungeng (Jakarta), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) ; Fotografer : Suwarjono ; Grafis/Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : AriyaniArifin; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) : M Djufri Rachim; Teknologi Informasi : Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Aser Rerung, Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin, Muh Hajar Siddiq; Telepon Redaksi : (0401) 326513, Faks. Redaksi :(0401) 326512, Faks. Bisnis dan Keuangan :(0401) 323771; E-mail: bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-ButonWakatobi : Syamsuddin, Kolaka-Kolaka Utara : Eliazer Alex Tato; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/ Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/ K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu; Komisaris Utama : Syamsu Nur, Komisaris : PP.Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B. Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Purwanto Sanam Ombudsman : Ramli Akhmad (Ketua), M Djufri Rachim, La Paa, Muhammad Saiful, SH, MH, Ariyani Arifin (Sekretaris) Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Manager Iklan/Sponsorship : Haeruddin; Manager Sirkulasi : Muji Suwarno ; Manager Event Organizer : Rustam, Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan: (0401)-3126110, Sirkulasi :(0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Kolaka Jl. Pramuka No.5 Tlp (0405)-24211. Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 1.00000192-01-000428-30-4 (Rec. Giro), 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)


Selasa, 25 Mei 2010

email : bumianoa@gmail.com

PT. DJL Janji Bayar Bagi Hasil Sawit Kolaka, KP Rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Kolaka dengan manajemen PT. Damai Jaya Lestari (DJL) yang mengelola perkebunan Kelapa sawit di Tanggetada, kemarin diwarnai kericuhan. Sejumlah pemilik lahan protes karena rapat yang dipimpin Ketua Komisi II, Syarifuddin berlangsung tertutup. Baru setelah diberi pengertian, pemilik lahan akhirnya bersedia menunggu hasil rapat sambil mendengarkan dari balik jendela ruang rapat. PT DJL yang diwakili Alex Astalora berjanji pembayaran bagi hasil penjualan minyak sawit akan dilaksakan pertengahan Juni mendatang. Keterlambatan pembayaran yang terjadi selama ini akibat proses verifikasi keabsahan pemilik lahan yang awalnya disepakati dilakukan kepala desa, akhirnya diserahkan pada perusahaan akibat banyaknya persoalan yang timbul. ‘’ Verifikasi lahan yang tidak

Baca JANJI di Hal 6

DPRD Sultra Bentuk Tim Terpadu Tuntaskan Konflik Tanah TNI AU dan Warga

ERITMAN-KENPOS

Aksi warga pemilik lahan sawit saat menggelar demonstrasi di DPRD Kolaka, kemarin. Mereka menuntut agar pihak PT. DJL membayar bagi hasil panen kelapa sawit yang menggunakan lahan mereka.

Didesak Lantik Kades, Bupati Berang Unaaha, KP Aksi demonstrasi kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan warga Desa Andoluto, Kecamatan Latoma membuat Bupati Konawe, Lukman Abunawas berang. Kemarahan itu dipicu karena massa memaksa Lukman Abunawas mencabut Surat Bupati Konawe tentang rekomendasi pemilihan ulang Kepala Desa Andoluto

Instalasi Air Bersih Rampung 2011 Baubau, KP Pemkot Baubau terus berupaya merampungkan penyelesaian pembangunan instalasi dan distribusi air bersih untuk masyarakat pada tahun 2011 mendatang. Proyek itu untuk mengembangkan target penyediaan air bersih siap minum pada tahun 2012 nanti. Bantuan dana APBN sebesar Rp 10,2 miliar untuk pengadaan pipa induk transmisi sepanjang 12 kilometer itu sinergi dengan program MDGs. Kadis PU Kota Baubau, Sunaryo Mulyo, MT mengatakan, pembangunan pipa jaringan distribusi utama akan dilakukan oleh PT Cipta Karya, sedangkan untuk layanan langsung ke konsumen disediakan melalui APBD Kota Baubau. “ Kita sudah deal. Pipa induk nanti akan disalurkan hingga ke Wolio yang sumber airnya dari hutan produksi,” jelas Sunaryo. Untuk aktivitas yang dilakukan pada hutan produksi, pihak Pemkot telah menyurat dan meminta izin pada Gubernur Sultra serta Menteri Kehutanan karena akan dilakukan pemasangan pipa secara paralel. Izin itu dalam waktu dekat akan segera dikeluarkan. ‘’ Terlebih lagi kegiatan yang dilakukan hanya mengambil air dari dalam hutan demi kepentingan orang banyak. Intinya pemasangannya tidak akan merusak hutan. Jadi di dalam akan ada pipa yang lewat dan akan ditanam,” tambahnya. Proyek penyaluran air minum itu sendiri merupakan program RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Kota Baubau. Sunaryo memberi contoh, saat ini di Kelurahan Ba’dia telah memiliki instalasi pengolahan air bersih yang dapat langsung dikonsumsi. Hanya saja, tekanan pompa airnya baru mencapai lima liter setiap detik. “ Untuk kota ukuran sedang di Indonesia, baru Baubau yang siap dalam penyaluran air bersih siap minum,” klaim Sunaryo. Khusus proyek pembangunan air minum di Sorawolio itu juga merupakan program pembiayaan melalui Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU dengan alokasi pembiayaan Rp 2 miliar. Pekerjaannya untuk merampungkan tahap pertama pembangunan in take (pengambilan) dan penampungan awal (reservoar) di Kasombu, Sorawolio. (k1/yaf)

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

InfoBerlangganan/PengaduanatasPelayananPelangganKoranHarian Kendari Pos untuk wilayah Kolaka/Kolaka Utara Hubungi : (0405)2324211 atau SMS : 0852 4172 4083

yang ditujukan kepada BPMD Konawe. Sebelumnya, perwakilan massa Forum Peduli Masyarakat Andoluto (FPMA) yang berorasi di depan kantor Bupati Konawe diterima Lukman Abunawas di ruang kerjanya. Selain memaksa Lukman Abunawas mencabut surat “sakti” itu, massa juga mendesak agar segera melantik dan menge-

sahkan kepala desa terpilih, Abd. Hakim. “Kalian ini bukan warga Andoluto tapi mahasiswa Unilaki. Jadi saya minta tidak usah campuri urusan ini. Surat itu tidak mungkin saya batalkan. Keputusan berdasarkan pertimbangan politik dan aspek hukum,” tegas bupati bergelar doktor itu sambil meminta Camat Latoma, Wijaya Malaka

mengenali satu demi satu massa yang benar-benar warga Andoluto. Lukman Abunawas buruburu menyela saat massa menyatakan surat bupati itu tidak mendasar dan Tim Pencari Fakta tidak sampai ke Desa Andoluto. “Kalian ngarang saja. Saya sudah turun lapangan lang-

Baca DIDESAK di Hal 6

Kendari, KP Anggota komisi I DPRD Sultra memenuhi janjinya untuk menyelesaikan konflik tanah seluas 1.164 hektar di Kecamatan Ranomeeto yang saat ini dikuasai TNI AU. Komisi yang membidangi masalah pertanahan itu, menghadirkan Kepala Wilayah (Kanwil) BPN Sultra, Mauridson Hutagalung, Karo Hukum Setprov, Nasruan SH, Camat Ranomeeto dan Konda serta masyarakat yang mengklaim sebagai pemilik lahan. Dari hasil pertemuan itu, anggota dewan merekomen-

dasikan Karo Hukum membentuk tim gabungan BPN, Pemkab Konsel dan masyarakat untuk melakukan pendataan dan verifikasi warga yang mengaku sebagai pemilik lahan. Selain itu, tim juga akan melakukan koordinasi dengan TNI AU hingga ke Mabes. “ Bila perlu kita bersurat ke Presiden,” kata Anggota Komisi I DPRD Sultra, Hasid Pedansa. Sebelumnya Edyson Tinonda, warga yang mengaku sebagai pemilik lahan mempertanyakan dasar BPN mengeluarkan sertifikat di atas lahan seluas 1.164 hektar termasuk 393 hektar lainnya di Desa Boroboro. Padahal tanah tersebut diklaim sebagai milik orang tua mereka yang digunakan berkebun turun temurun. Kakanwil

BPN, Mauridson Hutagalung menguraikan, tanah seluas 1.164 hektar yang terletak di Desa Ambaipua, Amoito dan Onewila telah bersertifikat dan hak pakai TNI AU. Tanah tersebut diperuntukan pembangunan Bandara Haluoleo. “Sertifikatnya dikeluarkan tahun 1979,” ungkapnya. Nanti tahun 2009 lalu ada warga yang mengajukan sertifikat seluas 60 hektar. Namun setelah dicek, tanah itu berada di atas sertifikat hak pakai TNI. “ Hak pakai, selama tanah itu masih digunakan sebagai bandara maka tetap milik TNI,” terangnya. Sedangkan lahan seluas 393 hektar di Boro-boro dan Lameuru yang dijadikan

Baca DPRD di Hal 6


6

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Terlibat Pungli, Staf Capil Ditegur

DPD RI Tinjau Pemekaran Busel Pasarwajo, KP Tim Komite I DPD RI mengunjungi Buton Selatan, kemarin untuk melihat dari dekat persiapan rencana pemekaran daerah tersebut menjadi sebuah kabupaten otonom. Kunjungan tersebut dipusatkan di Kelurahan Laompo, Batauga dan dihadiri langsung Bupati Buton, Ketua DPRD bersama Muspida, termasuk Ketua Tim Komite I DPD RI, Kamaruddin dan empat anggotanya, Muhammad Gazali, Aman Syafruddin, M. Husain dan Kholik Mahmud. Bupati Buton, Sjafei Kahar mengatakan, kehadiran tim peninjau DPD RI tersebut menjadi bukti jika pembentukan Kabupaten Buton Selatan sebagai cikal bakal penggenapan lahirn-

ya Provinsi Buton Raya merupakan aspirasi murni masyarakat. “ Selama berjuang, termasuk pemekaran Buton Tengah dan pembentukan Provinsi Buton Raya, sudah lima kali kita dikunjungi tim DPD dan DPR-RI. Tapi kunjungan kali ini adalah program DPD. Artinya, usulan pemekaran sudah mulai diteliti,” ungkap bupati disambut tepuk tangan ratusan masyarakat. Sementara itu Ketua Tim Komite I DPD RI, Kamaruddin menjelaskan, kunjungannya ke Buton ini adalah kali kedua. “ Mudah-mudahan keinginan masyarakat dapat terkabul. Hasil kunjungan ini akan dibahas di DPR RI dan didalamnya disesuaikan dengan hasil pertimbangan DPD,” jelasnya. Ia men-

gungkapkan, dari 33 usulan daerah pemekaran di Indonesia saat ini, pihaknya menang masih terus melakukan peninjauan ulang. “ Saat pertemuan komite I, dari 33 daerah calon pemekaran, enam kabupaten di Sultra dan satu calon provinsi memenuhi syarat untuk dimekarkan. Semua itu akan menjadi bahan pertimbangan pada saat pembahasan di DPR dan DPD nantinya. Dan kabupaten yang menjadi prioritas,” tambahnya. Dalam pertemuan dan dialog tersebut, masyarakat Buton Selatan juga menyerahkan akte hibah tanah seluas 92,496 hektar yang akan diperuntukan bagi pembangunan sarana perkantoran apabila KelurahanLaompo,Bataugadijadikan ibu kota kabupaten. (k1/yaf)

Lomba Menggambar dan Bercerita Digelar Wangi-Wangi, KP Kantor Perpustakaan Daerah dan Pengolahan Data Elektronik (PDE) Kabupaten Wakatobi menggelar lomba menggambar dan bercerita. Ajang tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan kreatifitas dan minat baca anak-anak di Wakatobi, utamanya bagi anak TK, SD dan Madrasah Ibtidayah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Perpusda dan PDE Wakatobi, La Mego pada sela-sela kegiatan yang berlangsung di Gedung Darma Wanita dan Aula Kantor Perpusda PDE Wakatobi, kemarin. Bupati Wakatobi, Hugua pada kesempatan itu juga menjelaskan, ada tiga tujuan yang dibidik dari perhelatan tersebut. ‘’ Selain menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca melalui bacaan dan media untuk menanamkan cinta kebudayaam daer-

Kendari, KP Praktek pungutan liar (Pungli) yang ditengarai terjadi di Dinas Catatan Sipil Konawe membuat kepala di dinas itu, H.Laloasa, tersentak. Sebagai orang baru di lingkup pekerjaan itu, Ia mengaku masih terus melakukan pembenahan sekaligus pembinaan. ‘’ Saya masuk di Dinas Capil sejak 20 April 2010 dan langsung melaksanakan rapat perkenalan dan memberikan arahan bagi seluruh staf,’’ jelasnya, kemarin. Dari pertemuan itu, Ia menyampaikan, dinas yang mereka kelola itu adalah ujung tom-

Janji

..........................

bermasalah sudah hampir selesai. Perusahaan berkomitmen pertengahan bulan depan kita sudah akan mulai bayarkan,’’ terang Alex. Sedangkan untuk lahan yang kepemilikannya tumpang tindih, perusahaan tetap konsisten tidak akan melakukan pem-

Didesak

.....................

sung. Ini bukan urusan kalian karena saya yang punya masyarakat. Sebagai pembina politik maka saya harus mengambil jalan bijak. Jadi mahasiswa jangan mencampuri urusan ini lebih mendalam. Saya lebih tahu untuk memberikan solusi terbaik,” sela Lukman Abunawas dengan nada tinggi. Bupati Konawe dua periode itu mengatakan, semua surat atau kebijakan pemerintah MUNANDAR-KENPOS

Kepala Perpusda PDE menyerahkan piala kepada pemenang lomba menggambar dan bercerita. ah, persatuan dan kesatuan, juga menarik minat anak tentang buku-buku cerita budaya daerah, sejarah dan pahlawan serta menumbuhkan kecintaan akan budaya daerah dan na-

sional,’’ jelasnya. Pemenang lomba bercerita akan mewakili Wakatobi pada ajang serupa di level provinsi pada tanggal 7 hingga 9 Juni 2010 nanti di kendari. (cr1)

........................ DPRD lapangan tembak belum memiliki sertifikat karena masih dikuasai masyarakat. Mauridson, mengusulkan penyelesaian masalah tersebut dengan mengidentifikasi pemakaian subyek lahan bandara. Pilihan

bak pelayanan pemerintah pada masyarakat, sehingga tugas tersebut harus dilaksanakan sebaik-baiknya. ‘’ Jangan yang mudah dipersulit dengan alasan macam-macam atau menambah biaya administrasi KTP, kartu keluarga dan lainnya dari ketetapan Perda nomor 13 tahun 2006. Siapa yang melakukan hal tersebut nantinya akan bertanggungjawab sendiri dan jelas akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,’’ tegas Laloasa. Ia mengaku, saat dikonfirmasi wartawan atas adanya Pungli di instansinya, Ia pun proaktif mempertanyakan bagaimana

kejadian dan siapa oknum stafnya yang melakukan praktek itu. Pihak korban langsung menyebut nama Ad, seorang PHL di Dinas Capil yang diminta mengurus dua lembar KTP dan daftar KK dengan biaya masing-masing Rp 35 ribu dan KK sebesar Rp 25 ribu. ‘’ Berarti Punglinya sebesar 30 ribu rupiah karena sesuai Perda, KTP hanya 25 ribu dan KK 15 ribu,’’ ungkapnya. Pada saat itu, Ad langsung dipanggil tapi yang bersangkutan tidak sempat hadir karena telah pulang ke rumah. Pada tanggal 20 Mei lalu, laaloasa mengaku baru sempat memanggil Ad untuk meminta penjela-

sannya. Staf itu mengaku, korban Pungli tersebut adalah teman akrabnya, sehingga berani meminta uang lebih dalam pengurusan KTP. ‘’ Namun sebagai penanggungjawab Dinas Capil, Saya tidak membenarkan cara Ad. Saya sudah memberikan teguran tertulis bagi yang bersangkutan agar tak mengulangi lagi perbuatan serupa,’’ datar Laloasa sambil mengaku keberatan dengan sebutan terhadap statusnya sebagai mantan terpidana dugaan korupsi pembangunan Rujab Camat Wawonii Utara tahun 2006 dalam pemberitaan sebelumnya. (din)

bayaran sebelum ada penentuan pemilik yang sah. Namun aksi protes kembali dilakukan sejumlah pemilik lahan yang hadir. Mereka meminta pihak perusahaan memberikan garansi dalam bentuk surat pernyataan tertulis yang diketahui pimpinan komisi terkait janji tersebut. ‘’ Kita sudah bosan dijanji. Ini

yang ketiga kalinya, jadi harus ada pernyataan hitam di atas putih dari perusahaan. Sehingga kalau ada pengingkaran lagi bisa kita lakukan tuntutan hukum,’’ desak Puding Ali, salah seorang pemilik lahan. Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kolaka, Syarifuddin mengatakan pihaknya telah memberikan rekomendasi pada perusa-

haan untuk segera membayarkan lahan warga yang tidak bermasalah. ‘’ Sudah ada pernyataan dari perusahaan untuk mulai membayarkan pada minggu pertama bulan Juni. Kalau ini dilanggar lagi maka ini juga merupakan bentuk pelecehan terhadap institusi DPRD,’’ jamin politisi PDK ini. (cr3/cok)

memiliki dasar dengan pertimbangan politik dan hukum. “Kita tidak memihak kepada Murad (calon incumbent kalah) dan Abd Hakim (kades terpilih). Kita hargai aspirasi yang masuk. Dan yang paling prinsipil, dalam pemilihan itu ada manipulasi data,” ujar Lukman Abunawas didampingi Wijaya Malaka yang sempat mengusir massa berasal Kelurahan Latoma, Unaaha karena mengatasnamakan warga Desa Andoluto. Menurut Lukman Abunawas,

warga Desa Andoluto tidak mencapai 30 KK. Namun 60 persen yang hadir saat Pilkades adalah warga dari luar. Jumlah itu termasuk upaya manipulasi. Tensi Lukman Abunawas kembali meninggi saat massa FPMA memaksa Lukman Abunawas melantik Abd Hakim. “ Kalian jangan setir bupati. Jangan memaksakan. Kalau kalian merongrong pemerintah, saya akan tuntut secara hukum atas perbuatan tidak menyenangkan,” ancam balik Lukman Abunawas

kala massa mengancam tidak berhenti menggelar aksi sebelum tuntutan mereka dipenuhi dan akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. Tak puas, massa kembali menujuDPRDKonawemenyampaikan aspirasinya. Di sana mereka diterima Anggota DPRD Konawe, Ardin. “Saya kira sikap Komisi A sudah sangat jelas dalam surat yang dilayangkan kepada bupati yakni menyarankan agar melantik Kades terpilih,” ujar Ardin. (din/cok)

lainnya, TNI melepaskan sebagian tanah yang diklaim warga. “ Tapi ini tergantung TNI, mau tidak melepaskan,” ujarnya. Sementara itu Camat Ranomeeto, Eman Jaya mengungkapkan, Pemkab Konsel juga telah membentuk tim un-

tuk menyelesaikan masalah tersebut. “ Kami sudah kunjungi setiap Desa, meminta data. Untuk di Desa Ambaipua, Onewila dan Amoito yang diklaim warga seluas 166 hektar,’’ jelasnya. Di tempat yang sama, Camat Konda, Muh. Arfa mengungkapkan hal menarik.

Menurutnya, setiap ganti pimpinan Danlanud, luas lahan yang dikuasai TNI AU bertambah. Untuk itu, Ia menyarankan BPN untuk memasang patok tanah angkatan udara. “ Warga tidak pernah tahu, mana batas tanah sesungguhnya,” kata Arfa. (awn/cok)


7

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

80 Persen APBD Muna untuk Membangun Desa Ramah

......................

disampaikan Rusman Emba, Sabtu (23/5) malam lalu sekitar pukul 20.00 saat ia mengumpulkan mengumpulkan seluruh tim pemenangannya di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Muna. Turut hadir dalam pertemuan itu adalah ketua tim Pemenangan RAMAH, H. Uking Djasa, SH. Dihadapan selurh tim pemenangannya Rusman Emba mengatakan bahwa pasangan RAMAH memeiliki peluang yang sangat besar untuk memenangkan Pilkada kabupaten yang akan berlangsung tanggal 10 Juni 2010. “Realitasnya, seluruh lembaga survey telah menempatkan Pasangan RAMAH sebagai pemenang Pilkada. Bahkan kita terakhir sudah sampai angka 43, 5 persen. Ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan terus sampai hari pemilihan. Kita tidak boleh terlena dengan angka ini, justru terus memotivasi kita semua agar tetap solid dan bekerja keras sehingga target menang satu putaran ini bisa benar-benar terwujud dan kita menjadi pasangan yang dipilih mayoritas masyarakat Muna agar cita-cita kita membangun Muna dapat tercapai,” kata Rusman yang disambut tepuk tangan penuh semangat para tim suksenya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusmanmenegaskanbahwabayang–bayang Ridwan, Bupati saat ini, tidak akan ada di masa pemerintahannya. Ini ditegaskan Rusman karena selama ini ia difitnahdandicacimakiolehsekelompok orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan isu bahwa dirinya adalah reinkarnasi dari Ridwan. “Konsep pembangunan Ridwan adalah membangun muna dari kota sementara saya justru terbalik yakni membangun Muna dari Desa. Dari sini saja sudah nampak terlihat jelas, bahwa kami memiliki konsep pembangunan yang berbeda, jadi masyarakat tidak usah ragu, saya memiliki komitmen yang besar, dan konsisten terhadap apa yang telah saya sampaikan. Secara genetik Ridwan memang bersaudara dengan ibu saya, sementara ayah saya adalah Ld. Emba, seorang purnawirawan polisi sederhana, yang mana dimasa kedinasannya telah banyak membantu masyarakat Muna,” kata Rusman, memberi penegasan. Kemarin, pasangan RAMAH ikut menyampaikan visi misinya di hadapan sidang paripurna DPRD Muna. Dalam paparannya, Rusman kembali menegaskan konsep pembangunanya yakni akanmembangunMunadariDesa dengan mengalokasikan 80 persen APBD di desa, membebaskan

CPNS dari pungli dan memberian jatah secara proporsional dalamrekrutmenPNS,menggratiskan biaya kesehatan sampati ke pelosok desa dan tentu saja perbaikan infrastruktur, mulai dari jalan sampai air minum. Usaimengikutisidangparipurna itu, Rusman kembali melakukan road show politik. Ia bertemu simpatisannya di Wakuru, Tongkuno.Pertemuansepertiini sudah tak dilakukan Rusman untuk kali kesekian. Perjalanan menemui konstituen dan simpatisannya dilakukan sangat intens, untuk meyakinkan masyarakat bahwa ia dan Haridin adalah calon bupati Muna periode 2010-2015 yang terbaik dan paling pantas untuk dipilih. Awal pekan lalu, Rusman juga sempat mengunjungi simpatisannya di Desa Wadolao Kecamatan Marobo. Turut bersama rombongan anggota DPRD kab. Muna Muh. Nasir Ido. Sekitar 400 orang menghadiri acara tersebut. Kades Wadolao, La Sahaka mengatakan bahwa masyarakat Wadolao sangat merindukan kehadiran Rusman Emba, karena selama ini mereka hanya mendengar dari masyarakat dan melihat gambar sosok Rusman Emba. “Hari ini kami sangat bersyukur bapak bisa hadir ditengah-tengah masyarakat Wadolao untuk melihat dan menyaksikan secara langsung kondisi

masyarakat,” katanya, yang diamini tokoh masyarakat Wadolao, H.Beddu Lahi. Rusman Emba menyatakan bahwa masyarakat Wadolao telah banyak berkontribusi atas karir politiknya, sebab berkat dukungan masyarakat Wadolao sehingga saat ini ia bisa duduk menjadi anggota DPRD Sultra dan meraih suara terbanyak dari seluruh calon legislatif di Muna. Oleh karenanya, Rusman berjanji bahwa amanah dan kepercayaan yang diberikan itu akan dijaga. Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, Rusman selalu mengatakan bahwa untuk mewujudkan visi dan misi RAMAH dibutuhkan kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh masyarakat, bukan saling mengfitnah, mencaci maki dan meyebarkan isu– isu sesat yang bisa memecah belah persatuan masyarakat. Soal konsep dan visi membangun, Rusman berjanji bahwa jika kelak ia terpilih jadi Bupati Muna, maka penerimaan CPNS akan bebas dari pungutan. Selain bebas pungutan penerimaan CPNS, akan dilakukan secara proporsional dimana tiap kecamatan akan mendapatkan jatah CPNS. Selain itu, RAMAH juga menjanjikan akan mengalokasikan 80 persen APBD Muna untuk diarahkan membangun desa.(adv/abi)

AM Fatwa: Bangsa Ini Masih Butuh Tenaga dan Fikiran Habibie Wafat

.......................

kritis. Di RS yang terletak di Ziemssenstra’e 1 80336, Munchen, itu beberapa kerabat mendampingi Ainun yang tergolek lemah. Mereka, sang suami B.J. Habibie, anak keduanya Thareq Kemal dan istrinya, dan sang adik ipar Junus Effendy Habibie yang menjadi Dubes RI di Belanda. Sedangkan putra sulung, Ilham dan istrinya sedang berada di pesawat menuju Munchen dari Jakarta. ”Hari itu (Habibie dan Ainun, Red.) sempat berjamaah salat Subuh dan salat Zuhur. Tidak ada firasat jika sore harinya (waktu Jerman, Red) beliau berpulang,” tutur Junus Effendy yang dihubungi lewat sambungan telepon internasional dari Jakarta. Ainun memang berpulang di salah satu rumah sakit terbaik di Jerman itu. Perempuan 72 tahun tersebut meninggal pada pukul 17.30 waktu setempat atau pada 22.30 WIB Sabtu. Dokter yang menanganinya menyerah setelah sejumlah tanda-tanda vital mengindikasikan penurunan kondisi fisik yang drastis. Perempuan yang menikah dengan Habibie pada 12 Mei 1962 itu harus dilepaskan dari sejumlah alat penunjang hidup yang menempel pada tubuhnya sejak dua bulan terakhir. Sejak 24 Maret 2010, Ainun dirawat di Jerman. Komplikasi sejumlah penyakit menggerogoti kesehatannya. Menurut Fanny Habibie -panggilan akrab Junus Effendi Habibie- mulanya Ainun ke Jerman untuk periksa. Namun, tim dokter meminta perempuan kelahiran Semarang 11 Agustus 1937 ini menjalani rawat inap. Dokter mendiagnosa ada masalah pada paru-paru dan jantung Ainun. Dia tidak direkomendasi tinggal di daerah tropis dengan tingkat kelembaban tinggi. Dokter baru memberikan izin Ainun kembali ke Indonesia kesehatannya sudah membaik. Belakangan, Ainun juga didiagnosa menderita kanker rahim. ”Ibu harus menjalani operasi 12 kali karena kanker kandungan yang sudah menyebar ke perut,” jelas Direktur Eksekutif The Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknyo yang ditemui di rumah duka. Operasi itu antara lain pengangkatan tumor di paru-paru dan kemoterapi kanker rahim. Dari rangkaian operasi tersebut empat merupakan operasi utama, sisanya merupakan eksplorasi. Namun, nyawa perempuan yang murah senyum itu tak tertolong. Dia wafat di bawah pengawasan Prof Dr Gerhard Steinbeck, spesialis jantung terkemuka di negara itu. Sejak dirawat Ainun dua kali mengalami kritis. Pada pertengahan April lalu dia sempat kritis, namun kemudian membaik. Kemudian, Kamis lalu kondisinya naik turun, bahkan sempat ditempatkan pada kondisi knock down untuk mengurangi rasa sakit. Habibie, kata Fanny, me-

mang all out mengupayakan agar Ainun kembali sehat. Wapres di era Soeharto itu berjanji tak akan meninggalkan rumah sakit sebelum Ainun sehat. Habibie mengatakan kepada kerabatnya bahwa dia hanya keluar dari RS jika bersama sang istri. ”Beliau memenuhi janjinya dan rela tidak pulang selama dua bulan kurang enam hari. Padahal, rumahnya cukup dekat dari RS,” kata adik Habibie itu. Janji Habibie terpenuhi. Meski dia harus meninggalkan rumah sakit bersama sang istri yangsudahtakbernyawa.Masih menurut Fanny, Ainun mengembuskan nafas di pelukan Habibie. Presiden ketiga Indonesia itu meminta, mulai prosesi pemulangan jenazah hingga pemakaman di TMP Kalibata, Jakarta, dia akan tetap berada di sisi jenazah istrinya. Di taman makam pahlawan itu, kata Ahmad Watik, sudah disiapkan dua makam. Di samping makam Ainun sudah dipesan satu makam kosong. ”Karena Bapak (B.J. Habibie) inginnya selalu di samping Ibu sampai akhir hayat,” kata dia. Jenazah Ainun diserah-terimakan dari keluarga kepada Dubes RI di Jerman, Eddy Pratomo di Masjid Freimann, in der Freisinger Landstrasse, Munchen. Lalu diterbangkan ke Indonesia dengan pesawat Garuda. Jenazah dijadwalkan tiba di Jakarta, Selasa sekitar pukul 05.00 bersama 17 anggota keluarga. Jika tidak ada perubahan, wanita yang menerima Bintang Republik Indonesia Adi Pradana ini akan dimakamkan pukul 11.00. Konsul Sosbud KBRI Berlin

Agus Priono mengatakan, KBRI Berlin, KJRI Frankfurt, dan KJRI Hamburg berkoordinasi dalam memberi bantuan dan dukungan bagi pendampingan B.J. Habibie. Dukungan itu telah dilakukan sejak Habibie menunggui sang istri di rumah sakit hingga pemulangan. ”Masyarakat Indonesia di Berlin dan sekitarnya secara khusus melakukan doa bersama di Masjid Alfalah Berlin,” katanya. Ainun yang juga pendiri The Habibie Center, semasa hidupnya aktif di sejumlah yayasan. Antara lain, Yayasan Orbit yang aktif memberikan beasiswa bagi pelajar dan Bank Mata Indonesia. Keponakan Ainun Habibie, Adri Soebono ketika ditemui di rumah duka merasa sangat kehilangan. Adrie memang pernah tinggal bersama keluarga B.J. Habibie selama delapan tahun di Jerman sejak berusia 14 tahun. Dia tak akan melupakan kebersamaannya dengan almarhumah. ”Bangsa ini kehilangan salah satu tokoh besar,” kata dia. Adrie mengenang sosok B.J. Habibie dan Hasri Ainun sebagai pasangan yang tak terpisahkan. Mereka kerap terlihat selalu bersama, bahkan sebelum Habibie pulang ke Indonesia sebagai teknokrat pada 1973. ”Setelah Ibu tidak ada, saya khawatir dengan Bapak,” ungkap promotor Java Musikindo itu. ”Almarhumah ini cantik sekali waktu mudanya. Tahun 1962, dia pacaran dengan Pak Habibie di rumah orang tua saya,” kenang Adri. Ahmad Watik mengimbau kepada sanak kerabat teman

dan sahabat, sebaiknya ucapan belasungkawa tidak berupa karangan bunga. Lebih baik disumbangkan kepada yayasan. ”Ini ada dua maksud. Yakni, melestarikan amal sosial ibu. Kedua, bagi yang menyumbang juga lebih berarti,” katanya. ”Kalau rangkaian bunga, tidak lama paling dibuang,” tambahnya. Tapi, yang sudah terlanjur dikirim tidak akan ditolak, tetap kami terima. Tapi yang belum silakan disumbangkan saja,” kata Ahmad Watik. Meski sudah diimbau, karangan bunga duka cita terus berdatangan ke Jalan Patra Kuningan. Sampai sore kemarin, karangan bunga yang didominasi nama-mana pejabat itu meluber ke gang-gang di sekitarnya. Tenda-tenda sudah didirikan tepat di depan rumah dengan penjagaan ketat polisi dan Garnisun. Para pelayat diminta mengisi buku tamu yang disedikan di teras. Dua kotak kayu mirip kotak amal berada di dekatnya. Kotak tersebut milik Yayasan Orbit yang menangani pemberian bea siswa, dan Perhimpunan Bank Mata. Anggota DPD RI A.M. Fatwa tampak di antara pelayat. ”Saya lihat di internet dan TV, Pak Habibie tidak pernah meninggalkan istrinya sedikitpun,” katanya. Untuk menghilangkan kesendiriannya, Fatwa berharap agar mantan Presiden itu kembali ke Indonesia mengabdikan tenaga dan pikirannya. ”Dia masih sangat dibutuhkan di sini. Saya rasa kesibukan itu bisa mengobati kesendirian dan kesunyian Pak Habibie,” ucapnya.(cfu)

SBY Pimpin Upacara Pemakaman Datang

......................

di Jalan Patra Kuningan XIII Jakarta masih terlihat sibuk mempersiapakan kedatangan jenazah. ”Sedang memperiapkan semuanya dari A-Z,” kata keponakan BJ Habibie Adri Subono kemarin di Jakarta. Mulai dari persiapan penjemputan, tempat persemayaman, kelengkapan prosesi hingga pemakaman dilakukan dengan seksama. Namun yang menjadi perhatian khusus pihak keluarga adalah terlalu singkatnya waktu untuk menyemayamkan jenazah di rumah duka. ”Paling tidak sampai rumah pukul 06.00. Dan paling tidak harus berangkat untuk dimakamkan pukul 10.45. Berarti nggak sampai lima jam,” ucapnya kemarin. Nah, begitu singkatnya waktu tersebut tidak sebanding dengan pelayat yang diperkirakan akan datang. Bos Java Musikindo itu memperkirakan rumah duka akan

dibanjiri ratusan bahkan ribuan orang-orang dekat dan rekan-rekan Ainun yang ingin memberikan penghormatan terakhir. ”Pasti sangat banyak dan pasti semua ingin melihat jenazah,” ucapnya. Karenanya, keluarga akan memperhitungkan arus keluar masuk pelayat ke rumah duka. Meski tidak akan menolak siapa pun yang datang, Adri mengimbau kepada para pelayat yang tidak sempat ke rumah agar langsung ke tempat pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata. ”Pokoknya jangan ke Bandara, karena itu sia-sia, kan tertutup,” imbuhnya. Adrie juga menerangkan, rencananya upacara penyerahan Ainun kepada negara akan dilangsungkan sekitar pukul 10.45. ”Kalau nggak bapak (BJ HAbibie, Red) sendiri, yang mewakili keluarga berarti kakak tertua ibu (Ainun, Red),” kata pria yang pernah hidup delapan tahun bersama BJ Habibie di Hamburg Jerman itu.

Di bagian lain, Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Dino Patti Djalal mengatakan, presiden hari ini akan mengosongkan jadwal untuk memimpin upacara pemakaman almarhumah Ainun Habibie. ”Presiden besok (hari ini) akan memimpin sendiri pemakaman Ibu Ainun Habibie. Jadi besok jadwal beliau sepenuhnya dikosongkan untuk pimpin pemakaman,” kata Dino di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin. Setelah memimpin upacara pemakaman di TMP Kalibata, SBY baru akan berangkat ke Oslo, Norwegia, untuk menghadiri menghadiri Oslo Climate and Forest Conference. Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha juga memastikan Presiden akan menjadi inspektur upacara. ”Rencana akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pukul 11.0012.00 siang. Bapak Presiden yang akan menjadi inspektur upacaranya,” kata Julian. (kuh/sof)

Ketika Ia Menghilang, akan Terus Dicari Mencapai

...................

harumkan negeri ini di manca negara membuat kita termenung dan bersedih. Sejurus kemudian, Gesang diusulkan sebagai pahlawan nasional. Baik Sri Mulyani ataupun Gesang, mereka kini mendapat perhatian ekstra. Sri Mulyani makin dipuji justru di saat-saat menjelang keberangkatannya meninggalkan tanah air. Begitupun Gesang, akan mendapat kehormatan sebagai pahlawan nasional saat ia tidak lagi mampu menyaksikan penobatan itu pada dirinya. Dalam kasus-kasus pemasaran, hal sama juga sering terjadi. Produk yang sudah ditarik dari pasaranjustrumakindicariketika barang itu sudah langka. Seakan sangat disayangkan, masyarakat tiba-tibamencarimerekyangsama meski sudah diumumkan bahwa barang dimaksud sudah ditarik. Sebutlah ketika merek National tidak lagi diproduksi dan berganti merek menjadi Panasonic. Konsumen masih saja tetap memburu merek National walau merek National yang beredar sudah palsu. Kondisi ini menunjukkan kepada kita bahwa produk di pasar sesungguhnya sudah ”membentuk” segmennya sendiri-sendiri. Ketika produk itu sulit ditemukan, konsumen yang sudah akrab menggunakan produk itu terus berusaha mendapatkannya dengan berbagai cara. Maka sering terjadi, produk perawatan kulit misalnya, yang hanya dapat dibeli di Medan dititipkan ke kawan yang kebetulan berkunjung ke daerah

itu. Pada kondisi seperti ini, harga tidak lagi jadi masalah. Produk yang sudah menemukan segmen loyalnya akan terus dicari meski produk itu sudah tidak didistribusi di daerah itu. Kekuatan loyalitas mampu mendobrak dinding-dinding tebal bernama area distribusi, harga produk,kompetisiindustri,apalagi promosi. Produk yang mampu bertengger di posisi ini sedang menikmati “surga”-nya loyalitas. Tidak ada lagi biaya promosi yang perlu dianggarkan. Bahkan tidak perlu ada karyawan mengawasi jalur distribusi. Barang akan mengalir dengan cara ditarik (pull) oleh konsumennya sendiri.

Sri Mulyani bisa pergi, namun ada saat dia kembali mengabdi di negeri ini. Gesang yang pergi selamanya, namanya akan terusmengharumsetiapkalilagu Bengawan Solo dinyanyikan. Betapa bahagianya jika produk kita juga dapat bersanding di tahta itu. Bahwa ketika ia menghilang, akan terus dicari dan ketika ia pergi selamanya, akan dibuatkan prasasti kecintaan konsumen — walau hanya sekadar mengingat nama dan mereknya.(*) Saran dan Kritik via SMS : 0815 2400 4567. Hilmi : 0816 252 987 YM : hilmineng@yahoo.com


ADVERTORIAL

8

KENDARI POS, Selasa 25 Mei 2010

Tafdil bersama Istri Hj. Andi Nirwana, SP, MM

BIODATA Nama : H. Tafdil SE, MM Tempat Tanggal Lahir : Kading, 6 Juli 1973 Agama : Islam Pekerjaan : Wiraswasta Alamat. : Jl Merdeka no 53 Boepinang Poleang Pendidikan : * SD dan SMP di boepinang, Poleang * SMA di Bone, Sulsel * S1 dan S2 di Makassar Istri : Hj. Andi Nirwana, SP, MM Anak : 1. Muhammad Ragib Dilwan 2. Nurul Atsila Nawadil 3. Fadhil Rahmat Dilwan

H. Tafdil (kanan) bersama calon Wakilnya, Hj. Masyhura Ila Ladamay yang diusung PAN dan sejumlah partai lainnya dalam deklarasi pasangan, kemarin di lapangan AA. RIfai, Kasipute.

Tafdil Calon Bupati, Mashyura Wakil Bupati Rekomendasi PAN Sultra Dalam Pemilukada Bombana

Nama : Ir. Hj. Masyhura Ila Ladamai Tempat Tanggal lahir : Batuau 10 April 1962 Pekerjaan : Anggota DPRD Sultra Suami : DR Ir. H. OMN Ila Ladamay, MS Anak : 1. Muh. Rifai Ladamay 2. Maryam Farah Diba 3. Maryana Filda Fadilah 4. Maisun Fatim Fatimah 5. Muh. Fikran

SETELAH menelorkan pasangan Aswad Sulaiman dan H. Sudiro sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra juga mengeluarkan rekomendasi yang sama untuk Pemilukada Bombana. Sesuai surat keputusan yang ditandatangani Ketua DPW PAN Sultra, H. Nur Alam SE dan Sekretarisnya Ir. Hj. Masyhura Ila Ladamai, partai berlambang matahari terbit itu mengusung H. Tafdil SE, MM dan Hj. Masyhura Ila Ladamai sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana. “Dengan keluarnya rekomendasi ini sekaligus menepis rumor yang berkembang jika PAN diklaim calon lain,” tegas Ketua Pengembangan Organisasi

Ribuan Massa Saksi Deklarasi "Tamasya Bergembira" PASCA mengantongi rekomendasi dari DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati periode 20102015, H. Tafdil dan Hj. Masyhura Ila Ladamai langsung mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana. Pasangan dengan jargon “Tamasya Bergembira” ini mendaftar tepat pukul 11.00 wita. Saat pasangan ini mendatangi kantor Penyelenggara

Pemilu di daerah itu, ribuan orang terlihat turut mengawalnya. Mereka berasal dari berbagai penjuru. Haji Sudirman, salah seorang kordinator lapangan mengaku, jumlah massa yang diturunkan sekitar delapan ribuan orang. Pendukung terbesar berasal dari wilayah Poleang sebanyak 5000 orang, kemudian Rumbia 3500 orang, serta Kabaena 300 orang. “ Seluruh pendukung datang dengan menggunakan enam

Doa bersama yang dipimpin tokoh kondang, Ustad Amri dalam acara deklarasi pasangan Tamasya Bergembira.

ratus lebih kendaraan roda dua, 34 roda enam serta 339 unit roda enam,” rincinya. Usai mendaftar di KPU, ribuan simpatisan “Tamasya bergembira” lalu menggelar deklarasi bersama di lapangan AA Rifai Kasipute. Ditempat ini, tidak hanya kaum adam, namun para wanita yang tergabung dalam majelis taklim, turut serta dalam deklarasi itu. Bahkan begitu melihat H. Tafdil dan Hj. Masyhura, ribuan simpatisan berlomba mendekat dan meminta berpose bersama. “ Orangnya merakyat, sosial, amanah serta memahami kondisi masyarakat kecil. Makanya kami simpati padanya,” tutur salah seorang ibu majelis taklim. Deklarasi bersama pasangan ini juga dihadiri Ustad Kondang asal Makassar, Amri. Saat memberikan ceramah di depan ribuan simpatisan “Tamasya Bergembira”, Ustad Amri mengatakan, pemimpin yang baik adalah yang memiliki agama disertai dengan akhlak yang mulia. Selain itu, pemimpin yang harus dipilih adalah pemimpin yang mengerti dengan nasib rakyatnya. “Semua persyaratan ini dimiliki Haji Tafdil dan Hajjah Masyhura. Dan Saya berkeyakinan, dengan karakter yang dimiliki pasangan ini, masyarakat Bombana bisa hidup makmur dan sejahtera,” kata Ustad Amri. (nur/cok)

Keanggotaan (POK) DPW PAN Sultra, Sukarman, AK saat deklarasi bersama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana H. Tafdil dan Hj. Masyhura di lapangan AA Rifai, Kasipute. Di haadapan ribuan simpatisan dengan jargon TAMASYA BERGEMBIRA (Tafdil-Masyhura Bersama Gerakan Membangun Bombana dengan Ridho Allah), anggota DPRD Sultra ini mengatakan, rekomendasi yang dikeluarkan PAN itu sudah sesuai dengan mekanisme karena telah dilalui dan didasarkan dengan mekanisme penilaian kuantitatif bahwa calon yang diusung sudah disurvei dan hasilnya bisa jadi pemenang.

Untuk meyakinkan rekomandasi tersebut, Sukarman lalu membacakan nomor suratnya di depan ribuan simpatisan ‘’Tamasya Bergembira’’ yang memadati lapangan AA Rifai Kasipute. “ Rekomendasinya bernomor PAN/B/KPTS/K-S/II/ V/2010,” baca Sukarman. Selain PAN, pasangan H. Tafdil dan Hj. Masyhura lanjut Sukarman juga diusung enam partai lain yakni PKNU 3,18 persen (1 kursi), Partai Serikat Indonesia (1’63 persen dan 1 Kursi), Republikan (4,26 persen juga 1 kursi), Partai Pelopor (2,69 persen), Partai Kebangkitan Bangsa (1,59 persen) serta Partai Karya Peduli Bangsa (1,8 persen). Mendengar pernyataan tersebut, sim-

Berdiskusi bersama rakyat Bombana, dalam suasana apa pun.

H. Tafdil (kacamata) ditengah kerumunan massa pendukungnya

Sosok H. Tafdil yang religius dan kerap mendatangkan penceramah agama, membuat sosoknya dikagumi para majelis taklim Foto-foto : Nuryadi

patisan TAMASYA BERGEMBIRA yang sebagian besar pendukung fanatiknya kaum hawa dan berasal dari wilayah Poleang, Rumbia dan Kabaena lalu menyambut dengan penuh sukacita serta berteriak hidup Tafdil.. hidup Tafdil.. Tafdil pasti menang. (nur/cok)

Siap Membenahi Infrastruktur Dasar KONDISI infrastruktur Bombana saat ini ternyata menjadi perhatian serius calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, H Tafdil dan Hj Masyhura. Jika nantinya dipercaya menakhodai Bombana periode 2010-2015, pasangan yang diusung PAN dan koalisinya berjanji siap membenahi segala kekurangan fasilitas publik termasuk merevitalisasi birokrasinya. H. Tafdil menegaskan, ada beberapa program penting yang menjadi prioritasnya ke depan. Mulai dari pembenahan infrastruktur dasar seperti jalan raya, listrik hingga ketersediaan pasokan air bersih. Semua permasalahan ini, kata suami Hj. Andi Nirwana, SP, MM ini masih sangat dikeluhkan masyarakat Bombana. “ Jika terpilih, kami berdua akan membenahinya. Jalan dipermulus, listrik satu kali dua puluh empat jam dan air yang disuplai di masyarakat harus layak minum dan telah memenuhi penjernihan,” janji Tafdil. Selain itu, Dia dan pasangannya juga akan mengelola sumber daya alam yang dimiliki seperti emas, nikel dan berbagai kekayaan alam lainnya demi kesejahteraan masyarakat. Tafdil melihat pengelolaan sumber daya alam Bombana selama ini belum sepenuhnya menyentuh kepentingan masyarakat dan semata-mata hanya demi kepentingan kelompok tertentu. Selain itu, Tafdil dan Masyura akan merevitalisasi birokrasi dengan mempercepat pelayanan publik. Pasangan dengan brand “Tamasya Bergembira” ini juga akan mengembangkan daerah pesisir serta meningkatkan pendapatan petani kecil dan menengah melalui berbagai macam usaha baik budidaya rumput laut, serta pengembangan usaha mikro kecil dan menengah. Calon Wakil Bupati Bombana, Hj. Masyhura Ila Ladamai menegaskan, dengan karakter dan pembawaan tenang yang dimiliki calon pasangannya, Dia merasa yakin akan memenuhi berbagai program yang direncanakan itu. “ Masyarakat Bombana saat ini butuh jalan, listrik dan air. Dengan dukungan dari PAN serta rekan-rekan DPRD di provinsi dan kabupaten, Saya yakin keluhan infrastuktur dasar itu bisa terpenuhi,” optimisnya. Masyhura mengatakan, jika mereka berdua terpilih, target utama adalah menjadikan Bombana lebih baik dari saat-saat ini. Untuk mencapai itu semua, harus diawali dengan pemimpin yang baik, beragama serta berakhlak mulia, cerdas dan sabar. “ Dan Haji Tafdil memiliki semua,” puji Masyura. (nur/cok)


Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Selasa, 25 Mei 2010

Orang Tua Santri Gelar Aksi Hibah Tanah Gontor Terganjal di DPRD Sultra

SUWARJONO/KP

Kendari, KP Janji Pemprov Sultra yang akan menghibahkan tanah seluas 100 Hektar untuk pembangunan pesantren Gontor di Pedoaha, Konsel, belum juga terealisasi. Kabarnya, hibah tanah tersebut terganjal di DPRD Sultra. Padahal, DPRD Sultra sudah 2 kali megagendakan paripurna hibah tanah untuk Gontor. Namun 2 kali diagendakan, 2 kali juga batal karena tidak quorum. Boleh jadi lantaran kesal, dengan janji-janji DPRD dan Pemprov Sultra. Kemarin (24/5), puluhan perwakilan orang tua santri mendatangi gedung Parlement Sultra. “Kita sudah bertemu dengan Ketua DPRD Sutan Harahap. Kala itu janjinya, harus ada restu dari Dinas Kehutanan karena masuk kawasan hutan. Kehutanan sudah turun dan melakukan pengukuran. Kami bertemu lagi Ketua DPRD, dijanji lagi bila perda aset daer-

MENGADU KE DEWAN: Para orang tua santri Pondok Pesantren Gontor, Pudahoa, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) saat menggelar demo di DPRD Sultra mendesak agar lahan yang ditempatir segera di hibahkan Pemprov.

Baca SANTRI di Hal. 10

Pedagang Pasar Basah Tewas Ditikam Pelakunya Mantan Penagih Retribusi Kendari, KP Salah seorang pedagang barang campuran di Pasar Basah Mandonga tewas dibunuh, Minggu (23/5), sekitar pukul 21.30 wita. Pedagang tersebut bernama Muhammad Iksan (48), warga Jalan Ade Irma, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga yang selama ini berjualan di Pasar Basah Mandonga. Ia ditikam oleh seorang

pemuda bernama Dayat (27), mantan penagih retribusi Pasar Basah Mandonga, tanpa alasan yang jelas. Luka tebas di tangan, punggung, dan luka tikam tepat mengenai jantung korban membuat Muhammad Iksan harus tutup usia pada 48 tahun. Iksan hanya mampu bertahan sekitar 3 jam dalam perawatan intensif di RSUD Sultra. Jenazah korban telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Pinrang-Sulsel untuk di-

makamkan, kemarin pagi. Nasib naas yang menimpa Muh. Iksan terjadi berawal ketika korban bersama istrinya (Saharia) hendak pulang ke rumahnya usai menutup kiosnya di Pasar Mandonga. Saat perjalanan menuju tempat parkiran sepeda motor, ia melewati pelaku (Dayat) yang sedang berbincang dengan temannya di tengah jalanan yang menuju ke tempat parkiran motor. Ketika pasangan suami istri tersebut melewati pelaku, ia (Dayat) langsung berteriak, “sen-

gajakah bos”. Muh. Iksan bersama istrinya ketika itu sempat bingung tak tahu apa maksud kalimat yang dilontarkan pelaku. Ternyata, saat itu, Dayat merasa diinjak oleh pelaku saat lewat. “Saya coba tanya suami saya, kita injakkah dia (Dayat). Tapi suami saya menjawab, tidak. Saya pun langsung bilang ke Dayat, makanya kalau mau cerita, jangan di tengah jalan,” terang Saharia, menceritakan kronologis pembunuhan tersebut. Perdebatan pun terjadi antara keduanya,

namun sempat berdamai atas kesalahpahaman itu. Melihat kondisi Dayat yang ditengarai sedang mabuk, akibat minuman keras, korban pun lebih memilih meninggalkan tempat tersebut. Saat Muh. Iksan bersama istrinya hendak meninggalkan TKP, lanjutnya, tiba-tiba pelaku kembali berteriak, “cari-cari alasan kah?” Kalimat itu dilontarkan dua kali hingga membuat Muh. Iksan menghentikan mo-

Baca PEDAGANG di Hal. 10

Pelabuhan Bungkutoko Tak Punya Amdal Anggaran Amdal di APBD Perubahan Kendari, KP Normalnya sebuah pekerjaan pembangunan yang bersentuhan dengan perubahan rona lingkungan, harus telah melalui Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Namun tidak demikian dengan pembangunan pelabuhan

kontainer Bungkutoko. Pembangunan mega proyek yang terletak di Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari rupanya tak mengantongi analisis dampak lingkungan (Amdal) yang dikeluarkan Badan Lingkungan Hidup (BLH). Selain itu, belum adanya surat izin mendirikan bangunan (IMB). Padahal mega proyek ini telah dikerjakan sejak 2009

Baca PELABUHAN di Hal. 10

Jaksa Selidiki Perkara Kredit Macet Hari Ini, Penentuan Status Perkara Kendari, KP Satu kasus yang saat ini tengah dibidik jaksa dan masih dalam tahap penyelidikan (Lid), adalah perkara kredit macet di BPD yang terjadi sekitar tahun 2004-2009. Kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp 1 milar lebih ini, akan

ditingkatkan statusnya melalui ekspose perkara yang dipimpin Kajari Kendari, Dedy Siswadi, hari ini (25/5) di Kejati Sultra. Menurut Kajari Kendari, perkara yang hanya melibatkan satu tersangka pejabat di lingkup provinsi itu, telah lama dilakukan pendalaman yuridis. Hasilnya, apakah layak ditingkatkan statusnya menjadi

Baca JAKSA di Hal. 10

SUWARJONO/KP

JUALAN DIJALAN: Para pedagang pasar Higienis, menggelar dagangannya di bahu jalan, karena di dalam lods kurang laku terjual.

Pedagang Blokir Jalan Tuntut Penertiban Pedagang di Luar Kompleks Pasar Kendari, KP Puluhan pedagang Pasar Sementara (Pasar Higienis)

kembali memblokir jalan, kemarin (24/5). Mereka memprotes kebijakan Wali Kota Kendari, Asrun yang tidak menertibkan pedagang serupa yang berjualan di badan jalan. Pasalnya, para pembeli enggan lagi masuk ke komples

pasar untuk membeli. Puluhan pedagang itu memboikot jalan utama hingga kendaraan tidak bisa melintas di depan pasar. Mereka adalah para pedagang campuran, peda-

Baca JALAN di Hal. 10

Kesalahan Jurnalistik Selesaikan dengan Mekanisme Jurnalistik. Gunakan Hak Jawab Anda karena Dijamin Undang-Undang


Metro

10

Polisi Mintai Keterangan Beberapa Saksi Pedagang

...............

tornya dan turun berbicara kembali dengan Dayat yang dinilainya kurang sopan. Pelaku pun menantang korban untuk berduet. Muh. Iksan pun meladeni ajakan tersebut dan mencari tempat yang lebih terang dengan meninggalkan sepeda motor dan istrinya di TKP. Namun, pelaku tidak ikut. Korban pun akhirnya kembali ke sepeda motornya dan rencana melanjutkan perjalan pulang ke rumah. Saat tiba di sepeda motornya, tiba-tiba Dayat memukul Muh. Iksan hingga terjatuh. “Saat itu, saya langsung me-

narik pelaku. Tapi, malah dia (Dayat) memukul saya dan terjatuh hingga mengakibatkan lutut dan muka saya lecet. Saat saya berdiri, suami saya sudah berdarah, tapi awalnya saya tidak mengetahui jika yang dipegang pelaku adalah badik,” jelasnya. Dayat menebas korban dengan menggunakan badik, tapi dihela oleh korban dengan menggunakan tangan hingga membuat tangannya sobek. Pelaku pun menghujamkan tikaman ke dada korban hingga tembus ke jantungnya. Melihat kondisi tersebut, keinginan Saharia membantu suaminya cukup besar dan hendak melemparkan helm ke pelaku.

Namun, Dayat malah balik menyerang Saharia. Dalam kondisi tersebut, Saharia merasa panik dan berlari mencari perlindungan aparat yang berkantor tak jauh dari TKP. “Saya masih ngos-ngosan tiba di sana dan saya bilang sama yang piket, tolong pak, ada kasus penikaman di belakang. Tapi jawaban aparat tersebut, ‘itu bukan kewenangan kami. Silahkan ibu lapor aparat yang berwenang saja’. Saya sangat kecewa dengan pelayanan aparat itu dan berlari kembali ke suami saya,” ungkap Saharia. Ia pun membawa suaminya ke rumah sakit. Namun, Muh. Iksan hanya mampu bertahan sekitar tiga jam dalam perawa-

tan medis hingga menghembuskan nafas terakhir. Pelaku pun telah melarikan diri meninggalkan TKP. Kapolsekta Mandonga, AKP Yunus Hadith Pranomo melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Tri Buana Roseno mengatakan, setelah mendapat informasi tentang kejadian tersebut, pihaknya langsung menuju ke TKP. Mereka bersama tim identifikasi Polresta Kendari melakukan olah TKP dan mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang ada. “Kasus ini sedang dalam pendalaman penyelidikan dan penyidikan. Sudah beberapa saksi yang telah dimintai keterangan terkait kasus tersebut,” jelasnya. (rif)

Status Pelaku, Butuh Pendapat Yuridis Jaksa

.......................

penyidikan akan ditentukan hari ini. Ia pun menjelaskan, perkara kredit macet yang beraroma korupsi ini, sebenarnya sudah diekspose, kemarin

(24/5), namun karena Kajati Sultra akan berangkat dinas ke luar daerah, ekspose perkara ditunda dan baru bisa dilaksanakan hari ini, di hadapan Wakajati Sultra. “Modusnya, yang bersangkutan mengajukan pinjaman ke

salah satu bank, dengan rencana pembelian barang. Masalahnya, hingga sekarang barang tersebut belum ada sehingga jaksa menduga barangnya fiktif, dan uang pengembalian pinjamannya sudah bertumpuk hingga saat ini. Inilah yang

didalami jaksa yang akan ditentukan statusnya, apakah menjadi tersangka atau tidak. Tentu membutuhkan pendapat yuridis dari sejumlah pihak di Kejati Sultra,” ujar Dedy Siswadi sembari merahasiakan pelaku kredit macet tersebut. (emi)

Tak Kantongi Amdal, Denda Rp 3 Miliar Pelabuhan

.............

lalu dan telah menyelesaikan pembangunan tahap pertama. “Saya juga heran, proyeknya sudah dikerja sejak tahun lalu, namun hingga kini belum ada dokumen Amdal serta IMB. Bahkan dasar pelaksanaan pembangunan oleh kontraktor PT Inti Sigma, hanya melalui surat perintah kerja (SPK) saja,” ujar Kabid Tata Lingkungan dan Amdal BLH Kota Kendari, Anwar, beberapa waktu lalu. Ia mengaku, pihak BLH Kota Kendari bersama BLH Sultra dan Pusat pada 5 Mei lalu melakukan ferivikasi, sehingga kedepannya kantor lingkungan hidup (KLH) pusat akan membuat rekomendasi menghentikan proses pembangunan yang sedang berlangsung, sambil menunggu pengurusan perizinan. “Langkah ini penting dilakukan mengingat dampak pembangunan pelabuhan kontainer yang menimbun laut, karena tentunya mengancam kehidupan biota laut,” kata Anwar. Menurutnya, rekomendasi Amdal penting mengingat keg-

iatan yang dilakukan dalam pembangunan pelabuhan kontainer Bungkutoko, mengacam keseimbangan dan pemeliharaan lingkungan hidup. Karena itu, BLH Kota Kendari, melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan usaha yang melakukan pembangunan dengan mengubah bentang alam. Sementara itu, Kadis Perhubungan dan Telekomunikasi Sultra Hery H Silondae, mengatakan awalnya Dishub tidak perlu melakukan Amdal karena izin Amdal pelabuhan Bungkutoko masih satu paket dengan izin Amdal pelabuhan lainnya yang dibuat oleh Pelindo. Atas dasar itu maka pembangunan pelabuhan Bungkutoko bisa dilakukan. Tapi karena ada perubahan rona lingkungan di tempat pembangunan, maka pelabuhan tersebut harus mengantongi Amdal secara terpisah. “Ada Amdal-nya tersendiri, karena pembangunannya terpisah,” ujarnya. Di tempat terpisah, Kasi Pengembangan Sistem, Pelaporan dan Evaluasi Dishub Sultra Haswandy, yang mewakili

Kabid Pengembangan Sistem, Dishub Sultra Ir Yusda, menambahkan bahwa pelabuhan Bungkutoko ditargetkan mengantongi izin Amdal pada Oktober mendatang. Pasalnya sudah diprogramkan di APBD Perubahan 2010 menunggu untuk dibahas dan ditetapkan. Pembuatan Amdal itu nantinya kata Haswandy, akan ditenderkan karena nilainya melebihi Rp 200 juta. “Kendalanya hanya dianggaran saja,” ungkapnya sembari menjelaskan bahwa karena kajian Amdal membutuhkan waktu sekitar 4 bulan, maka penganggarannya harus dilakukan secepat mungkin mengingat proses lelang konsultan membutuhkan waktu 38 hari. “Sebenarnya kita berencana untuk melakukan lelang tidak terikat. Kita melakukan pelelangan Amdal untuk mencari pemenangnya. Nanti setelah ada anggarannya baru bisa dilakukan pekerjaan, tapi kalau ternyata tidak dianggarkan di APBD perubahan, pemenang lelang tidak boleh melakukan tuntutan kepada kita (Dishub),” terangnya.

Haswandy lantas merunutkan anggaran Amdal pelabuhan Bungkutoko awalnya telah diprogramkan di APBD perubahan tahun 2009 lalu. Meski disetujui, tapi saat itu Amdalnya urung dilakukan, karena penetapannya sudah memasuki Oktober 2009. Alasannya, dengan waktu tersisa dua bulan dirasa tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan lelang dan kajian Amdal. Sedangkan untuk APBD reguler 2010, Amdal pelabuhan Bungkutoko sudah tidak sempat lagi dimasukkan dalam agenda. “Sebenarnya kajian Amdal itu semakin lama semakin valid datanya, karena itu kita inginkan agar keputusan anggarannya secepat mungkin diputuskan,” tandasnya. Untuk diketahui ancaman bagi pelaku usaha, baik swasta maupun pemerintah yang tidak memenuhi Amdal telah diatur dalam UU No 32 Tahun 2009. UU tersebut menyebutkan pelanggar akan dikenakan sanksi denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 3 miliar, serta pidana minimal 1 tahun dan maksimal 3 tahun. (cr6/cr2)

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Perwakilan Orang Tua Serahkan Dokumen Santri

......................

ah selesai. Perda aset sudah selesai diparipurnakan, tapi realisasi hibah tanah untuk Gontor belum juga terealisasi,” terang Rifai Hasan, Ketua Wali Santri Gontor saat melakukan aksi di DPRD Sultra kemarin. Hasil pengukuran Dinas Kehutanan, lahan yang bisa dihibahkan seluas 73 hektar lebih, sehingga mereka menuntut jumlah itu dulu yang dihibahkan. Pasalnya, pembangunan di Gontor tersendat karena status tanah. Informasi yang Ia dapat, hibah tanah Pemprov untuk Gontor, tersendat oleh BPN. “Ada oknum BPN yang tidak menginginkan tanah tersebut dihibahkan. Bahkan saat pengukuran, BPN tidak melakukan dan hanya dilakukan oleh Dinas Kehutanan,” terang Ri-

fai. Malah dilahan yang akan dihibahkan itu, sebagian sudah masuk proyek kelapa sawit. H Muslim, rekanya, meminta bila ada permasalahan agar dibuka. Wali santri Gontor, siap membantu jika ada yang bisa dibantu. Sepanjang proses itu ada tata krama dan etika. Mereka sudah menghadap ke Biro Hukum Setda Sultra, letak permasalahannya ada di dewan. “Apa yang menjadi permasalahan di Dewan,” tanyanya. Abu Bakar Lagu, anggota komisi I mengungkapkan, hibah tanah Pemprov Sultra ke Gontor, sudah ditindak lanjuti oleh DPRD Sultra dengan mengundang Pemprov Sultra dan Pemkab Konsel. Bahkan dewan sendiri sudah melakukan pembahasan, rencananya tanah seluas 100 hektar yang akan dihibahkan ke Gontor

diberikan secara bertahap. Tahap pertama 50 hektar diberikan sebagai hak milik, 50 hektarnya lagi diberikan untuk pinjam pakai sesuai kesepakatan. “Tinggal menunggu ketuk palunya saja,” sebutnya. Politisi PKS itu, berjanji akan melaporkan segera ke pimpinan dewan. Selain itu, akan mengusulkan ke Badan Musyawarah, untuk kembali menjadwalkan dilakukan paripurna hibah tanah ke Gontor. Diakhir pertemuan mereka dengan dewan, perwakilan orang tua santri menyerahkan dokumen. Isinya dari MoU Pemprov Sultra dan pesantren Gontor, soal hibah tanah. Selain itu disertakan juga dokumen pendukung lain. “Dengan dokumen yang kami berikan ini, kami harap semua bisa jelas,” tutup Rifai Hasan. (awn)

Pedagang Rencana Bangun Lods di Jalan Jalan

.......................

gang buah-buahan, pedagang sayur, pedagang ayam, dan pedagang ikan. Mereka mengancam akan menutup semua ruas jalan dan membangun tenda dan kios jika pedagang. Salah seorang pedagang campuran tempat pasar sementara (TPS), La Pou mengungkapkan, kebijakan Walikota Kendari membiarkan pedagang serupa menggunakan badan jalan untuk berjualan akan menyebabkan persaingan tidak sehat di Pasar Higienis. Pasalnya, para pembeli tidak akan lagi melirik para penjual barang campuran, sayuran, ikan, dan ayam yang menempati lods paling belakang. “Kami berusaha taat pada aturan pemerintah dan bersedia ditempatkan pada lods yang telah disediakan. Tapi, pedagang yang membangkan dan menjual di badan jalan malah dibiarkan, padahal mereka juga telah disediakan lods di Pasar Higienis. Jika ini dibiarkan, maka sama saja ‘mematikan’ pedagang yang ada di dalam karena tidak ada lagi pembeli yang datang,” terang

La Pou saat ditemui di selasela aksi pemblokiran jalan, kemarin. Senada dengan Maming, pedagang TPS lainnya yang menilai, penjual yang meluber ke badan jalan sangat merugikan pedagang komoditi yang sama yang tinggal di lods. Mereka berusaha bersabar dengan harapan, pemerintah dapat menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan, namun sampai saat ini belum juga terealisasi. Malah, jumlah pedagang yang menempati badan jalan semakin padat. “Jika memang pemerintah mau adil, maka semua pedagang harus masuk ke kompleks pasar dan menempati lods yang telah disediakan,” jelasnya. Jika tuntutan mereka tidak terpenuhi, maka para pedagang tersebut akan menempati semua badan jalan dan dua ruas jalan utama akan tertutup. Sebelumnya, aksi yang sama pernah terjadi. Sedikit demi sedikit para pedagang berjualan di badan jalan meskipun mereka telah disediakan lods di bagian belakang Pasar Higienis. Namun, pemerintah tidak mampu menertibkan para pedagang “nakal” tersebut. Malah,

Wali kota Kendari, Asrun pernah memberikan kebijakan kepada pedagang untuk menggunakan badan jalan (untuk ruas kanan, red) berjualan. Dengan cacatan, pedagang hanya menggunakan lapak, bukan tenda. Sayangnya, kebijakan tersebut malah membuat kondisi pasar semakin semrawut. Sebagian pedagang yang menggunakan badan jalan malah membangun lods di badan jalan, membangun tenda, dan kios untuk berjualan. Ruas jalan menjadi padat dan semakin tidak teratur. Dengan kondisi tersebut, membuat pedagang yang masih bertahan di kompleks Pasar Higienis merasa tidak diperhatikan baik pemerintah maupun para pembeli. Mereka merasa merugi setiap hari karena para pembeli cukup berhenti di bagian luar (di jalan utama) untuk kebutuhan ikan, sayur, dan barang campuran. Pedagang yang masih tertinggal di lods pun berinisiatif melakukan aksi pemblokiran jalan (ruas kiri) dan mengancam akan menggunakannya untuk membangun lods dan tenda. (rif)


Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Metro

11

Juru Bayar Dipanggil Ulang Tak Penuhi Pemeriksaan Perkara Terminal Baruga Kendari, KP Ibram, juru bayar pembebasan lahan Terminal Baruga Tipe A yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Kejari Kendari, kemarin (24/5), ternyata tidak memenuhi panggilan jaksa. Ibram yang mestinya memberikan keterangan tentang alur pembebasan lahan

seluas 6 hektar lebih itu, hingga pukul 13.15 Wita tak kunjung menampakkan dirinya. Tidak hadir bukan berarti jaksa akan berdiam diri. Pihak Kejari dibawah koordinasi Kasintel Kejari Kendari, Aedi SH, kembali melayangkan surat panggilan kepada juru bayar tersebut. Tentu dengan harapan, panggilan berikutnya bisa dihadiri Ibram dalam rangka konfirmasi perkara gugatan Anita Cs vs Mathius Cs. “Suratnya segera kita buat. Kehadiran juru bayar tersebut sangat penting dalam rangka

memperjelas alur pembebasan tanah yang anggarannya menggunakan APBN senilai Rp 1,3 miliar. Mengingat, belakangan lahan yang rencana digunakan untuk Terminal Baruga digugat oleh pihak Mathius Cs yang mengklaim sebagai pemilik, selain Anita Cs yang telah menerima uang pembebasan lahan seluasr 6 hektar,” ungkap Aedi, kemarin. Di tempat yang sama, Kajari Kendari Dedy Siswadi, menjelaskan, perkara Terminal Baruga sedang dalam tahap penyelidikan. Semua pihak

yang diduga terkait dengan pembebasan lahan akan dimintai keterangan. Saat ini, sudah 10 orang lebih yang dimintai konfirmasi, termasuk di dalamnya 6 Pejabat Pemkot Kendari. “Apakah masih diperlukan keterangan tambahan, tergantung analisa Kasintel. Kalau sudah ada data final, segera diekspose perkaranya untuk menentukan apakah layak dinaikkan statusnya menjadi penidikan (Dik). Tinggal menunggu hasil telaah yuridis Kasintel beserta timnya,” pungkas pengganti Suyadi ini. (emi)

250 Dokter di Sultra Obati Gratis Kendari, KP Memperingati hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra yang diperingati 20 Mei lalu, sebanyak 250 dokter se Sultra memberikan pengobatan gratis di arena MTQ Square, Minggu (23/5). Ketua IDI Wilayah Sultra, dr Andi Hasnah Suaib SP An, mengatakan, tujuan diadakannya pengobatan gratis, untuk membuktikan pada masyarakat bahwa dokter mampu memberikan pelayanan pada pasien, walau jasa medisnya tidak dibayar sekalipun. Dan untuk mensukseskan kegiatan tersebut, para dokter menyumbangkan jasa mediknya dalam jumlah besar dengan angka yang bervariasi pula.

“Jadi kalau ada dokter yang tidak menggratiskan pengobatan, uangnya disumbang ke IDI. Makanya, kegiatan ini bisa terlaksana, karena ada yang sumbang Rp 1 juta dan ada yang Rp 3 juta. Belum ditotal berapa keseluruhan, tapi yang jelas besar dan buktinya bisa membiayai pelaksanaan kegiatan ini. Karena semua obat-obatan swadaya dari dokter,” katanya. Selama ini, kinerja para dokter, selalu disorot terkait adanya perbedaan kelakuan yang diberikan terhadap pasien umum dan Askeskin. Tapi, anggapan itu kini ditepis para dokter, khususnya di Kota Kendari, yang kerap menuai sorotan. Dari 250 dokter se-Sultra yang

bebas tugas dan menyumbangkan pendapatannya, Minggu (23/5) lalu, sebagian besar adalah dokter yang sehari-hari bertugas di RS dan Puskesmas di Kota ini. Mereka ternyata punya perhatian yang begitu besar pada masyarakat. Menurut dokter spesialis anestesi di RSUP Sultra itu, 150 dokter di Kota, menyumbangan jasa mediknya untuk mendanai kegiatan tersebut. “Ada 250 dokter yang terjun. Paling banyak dokter di Kota Kendari, jumlahnya 150 dokter. Tapi, ada juga dari Konsel, Muna, Kolaka dan Bombana. Khusus istri dokter di IDI, menyumbang 200 lembar sarung untuk sunat massal. Bersyukur,

akhirnya terlaksana dengan baik,” jelasnya. Sementara, Ketua Panitia Hari Bakti Dokter Indonesia di Sultra, dr Dewa Putu Ardika SPOG, menjelaskan, bakti sosial berupa pengobatan gratis dan sunatan massal, baru pertama kalinya dihelat selama kepengurusan IDI Wilayah Sultra. “Antusias dokter luar biasa. Sangat susah lho, mempertemukan para dokter dengan jumlah 250 orang dalam waktu sehari. Yah, katakanlah kebangkitan dokter Indonesia di Sultra,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan dicanangkan sebagai kegiatan tahunan para dokter di Sultra. (dri)

SUWARJONO/KP

MUATAN TAK AMAN: Sebuah truk memuat material timbunan melintas di Jalan Made Sabara, Kelurahan Korumba, tanpa memperhatikan muatannya yang rawan jatuh ke jalan. Padahal Pemkot telah memberikan pengetatan bagi truk yang memuat bahan material harus ditutup.

Tunggu Petunjuk Kejagung Terkait Rentut Pembunuh Tasya Kendari, KP Rencana pembacaan tuntutan yang diagendakan jaksa penuntut umum (JPU) perkara pembunuhan Tasya, hari ini (25/5) di Pengandilan Negeri Kendari, masih bisa bergeser. Perubahan jadwal sidang tuntutan terdakwa Hanafing alias Aco akan ditunda bila petunjuk rencana tuntutan (Rentut) dari Kejagung RI belum diterima pihak Kejari Kendari selaku JPU kasus terdakwa Hanafing alias Aco. Sarief SH, JPU, menuturkan, pihaknya masih menunggu petunjuk Kejagung untuk menyesuaikan Rentut yang disusun.

Mengingat, perkara yang terjadi awal November lalu tuntutannya maksimal hukuman mati sesuai pasal 340 tentang pembunuhan berencana, pasal 338 ancaman hukuman 15 tahun. “Setiap kasus yang ancaman hukumannya maksimal, itu menjadi harus menunggu petunjuk Kejagung. Saat ini, kami menunggu suratnya yang berisi petunjuk untuk diklopkan dengan Rentur yang kami buat. Suratnya sampai, tanggal 24 Mei belum kami terima, kalau sampai besok belum datang (hari ini, red) jadwal sidang kembali bergeser,” ungkapnya, kemarin. Keterangan tersebut dibenarkan Kajari Kendari, Dedy Siswadi. Mneurutnya, setiap perkara yang tuntutannya mak-

simal harus persetujuan Kejagung. Kalau tidak maksimal, cukup disetujui Kejati Sultra saja. “Rentut-nya sudah ada tinggal menunggu petunjuk Kejagung. Soal kepastian tuntutan belum bisa disampaikan karena harus di hadapan majelis dan terdakwa/kuasa hukum Aco, yang pasti ancaman hukumannya kan pidana mati sesuai pasal 340,” beber Kajari. Mantan Kajari Cianjur ini, menambahkan, ancaman pidana mati dikenakan pada terdakwa Aco yang terbukti secara yuridis menghilangkan nyawa orang lain (Tasya, red) karena selain sadis, terdakwa juga pernah melakukan perbuatan yang sama sehingga sangat dimungkinkan dituntut dengan pidana mati. (emi)


Xpresi

16

Awas “Virus” Bolos ! Mendengar virus, X_genk pasti langsung teringat parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Yups, virus itu organisme berbahaya yang kudu dihindari. Sayangnya virus sudah menyebar diberbagai tempat, tidak terkecuali di sekolah dan siap menyerang siapa saja !! nah lo... Virus yang ada di sekolah ini rada aneh, karena menular melalui rayuan manis. Yups, “virus” itu bernama bolos. Orang yang sudah terkena virus bolos, biasanya jadi sangat menikmati dan cenderung mengajak yang lain untuk ngikut bolos. Padahal, udah terang khan kalu bolos itu justru merugikan diri sendiri. Belum lagi, kalo ketahuan dengan guru, bisa panjang urusannya tuh. Beberapa X_genk kita ngaku, udah pernah ngenal dengan virus bolos di sekolahnya. Ada yang terpengaruh, ada juga yang tidak. Indy misalnya, X_boy SMAN 5 Kendari, ngaku pernah kenal dengan virus bandel. Kata Indy, virus bolos nggak bakalan peduli dengan hukuman yang diterima dari sekolah. “Kalo aku, nggak dech. Aku takut ama ortu, dan takut kena hukuman ama guru tuh. Bolos sekolah, nggak ada untungnya juga sech. Kalo melihat anak yang sering bolos, aku hanya bisa bilang kapan sech mereka tobat. Coz, mereka kan bakal ketinggalan pelajaran gitu,” tutur siswa yang hobi baca ini. Lain padang lain ilalang, lain dipandang lain juga yang hilang... hehehe, maksudnya lain tempat lain juga orangnya. Soalnya ada lagi nih X_genk kita dari SMAN 2 Kendari, Riko. X_boy satu ini, ngaku pernah bolos tapi hanya sekedar iseng biar nggak bosan. Baginya, bolos bagi cowok hal yang wajar aja. “Aku sech nggak muna’ (munafik, red) pernah bolos koq, tapi cuman sekedar iseng dan ngerasain sensasinya. Takutnya kalu kebanyakan bolos, aku dikeluarin dari sekolah dan dimarahi nyokap (grrrrrrhh),” hehehehe. Karena nggak pengin bolosnya jadi keterusan, Riko pun berhenti untuk bolos. Bener tuh, soalnya lama kelamaan, bolos bisa jadi bahaya laten atau candu yang kuat. Ibaratnya, bolos selalu membayang dan mengajak yang pernah mencobanya untuk lagi dan lagi. “Untungnya, cuman sekali aja karena aku takut. Jadi kalo ada ajakan, yah aku tolak,” tul tuh coy. Tapi ternyata, bolos nggak cuman terjadi di tingkat sekolahan karena Uchy, mahasiswa Unhalu juga ngaku pernah tertipu rayuan manis si virus bolos. Uchy akhirnya nyesel dengan perbuatannya itu. Apa pasal? nilai semesternya jadi ancur. “Ada satu pelajaran yang aku nggak suka, begitu dapat ajakan dari temen, langsung cabut deh. Pada saat itu, perasaanku takut tapi rada senang juga karena nggak ikut mata kuliah yang aku nggak suka. Pada saat final, waduh aku nggak tahu jawabnya apa. Makanya, nilaiku hancur,” kata mahasiswa yang gemar online ini. (P1/P2/Ka’_Eyko/

Rugikan Diri Sendiri Bolos belajar, adalah salah satu ciri sikap yang tidak disiplin waktu. Terlebih lagi bagi seorang siswa, sifat seperti itu harus dibuang jauh-jauh, coz merugikan diri sendiri. Yupz... saya punya kakak kelas yang pernah membolos, saat itu dia meminta bantuan saya untuk melancarkan aksinya. Tapi, saya sama sekali tidak tahu jika permintaannya melemparkan tas lewat pagar skul adalah untuk membantunya kabur. Setelah pergi saya baru sadar, ternyata sang senior itu lagi bolos. Sebenarnya seh, sayang sekali kalo sifat itu melekat pada diri kita. Soalnya banyak ilmu yang harusnya kita pelajari, jadi terbuang percuma karena kita tidak mengikuti pelajaran, so hindarilah berbolos. (Ka’_Piyan/yen)

x-scul Mau kegiatan ekstrakurikulermu muncul di rubrik X_Presi ? Kirim aja foto dan sekilas info tentang kegiatan yang kalian lakukan. Panjang naskahnya, maksimal 200 kata. Semua bahan yang masuk jadi milik redaksi yach... Warning ! Nggak dipungut biaya sepeser pun. Kirim ke email expresi@yahoo. com. Atau antar langsung ke Kantor Graha Pena Kendari Pos Jl. Malik Raya No. 50 Kendari. Terima kasih.

Dian SMAN 2 Unaaha dianjinak@yahoo.co.id “Menurut aku, kalo satu dua kali bolos nggak papa. Wajar jie, tapi kalo sudah berkali-kali bisa merugikan siswa itu sendiri. Dari segi pendidikan, akan ketinggalan pelajaran. Selain itu, akan mendapat sanksi bahkan bisa dikeluarkan dari sekolah. Hingga akhirnya nanti juga, dia akan menyesal ketika kuliah nanti dan saat bekerja,” (*)

Nur Rahma Musdalifa SMPN 5 kendari pdevil51@yahoo.com “Tidak pernah saya bolos, biar sekali pun selama saya sekolah. Menurutku anak yang hobi bolos itu, adalah anak yang malas menuntut ilmu dan anak yang tidak tahu memberikan tanda terimah kasih kepada ortunya yang sudah bersusah payah menyekolahkannya tapi dia sia-siakan dengan selalu bolos,” (*)

Never Try This at Your School

Laode Muh. Amal Yusuf (Peringkat II RSBI SMAN 1 Kendari)

Pengin jadi Model X_presi ? Caranya mudah kok ! Asal kamu tercatat sebagai pelajar SMP atau SMA sederajat (dibuktikan dengan kartu pelajar) di Sulawesi Tenggara (Sultra) serta mempunyai tinggi dan berat badan ideal. Datang aja ke Graha Pena Kendari Pos Lantai 3. Bagi yang berminat, bawa serta pakaian seragam sekolah dan pakaian biasa untuk pemotretan. Selamat bergabung, Gratis lho !

Ibrahim (Kasek SMAS Ilmiah Kendari) Menjadi seorang pelajar, tentunya harus konsekuen dengan tugasnya untuk menimba ilmu. Pasalnya, dipundak para pelajar sebagai generasi penerus bangsa, kelak diamanahkan tanggung jawab sebagai pemimpin negara. Karena itulah, jika seorang pelajar tidak tekun menimba ilmu, apalagi sampai sering membolos, maka itu tidak mencerminkan sifat seorang pelajar. Lagipula, membolos tidak ada manfaatnya karena semuanya merugikan pelajar. Selain mengandung resiko akademik, pelajar yang sering membolos juga rawan mengalami kecelakaan. Misalnya, terjatuh saat memanjat pagar. Belum lagi, sanksi hukuman dari guru mata pelajaran dan sekolah juga menunggu. Kerugian ini, belum termasuk ketinggalan pelajaran, yang membuat nilai anjlok. Karena itu, jangan pernah terlintas dibenak seorang pelajar untuk membolos. (Ka’_Ulfah/yen)

Bolos Sekolah

tengsin

| Selasa, 25 Mei 2010

share Bukan Sifat Seorang Pelajar

Bolos atau meninggalkan jam pelajaran saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung di sekolah, adalah sebuah hal yang haram dilakukan oleh para pelajar. Namun tetap saja karena sifat dasar siswa yang juga manusia, selalu saja ada secuil rasa bosan yang timbul di benak mereka. Bosan dengan rutinitas sehari-hari untuk pergi ke sekolah dan menunaikan kewajiban sebagai pelajar. Terlebih, bagi mereka yang sudah menjadikan bolos ini sebagai hobi dan agenda wajib mereka saat sekolah. Mereka yang malas-malasan dan hanya ingin bersenang-senang saja, tentunya lebih memilih untuk meninggalkan kelas daripada harus mendengarkan penjelasan guru yang kata mereka bisa membuat ‘kram otak’ itu (?!?) Resiko bagi mereka yang bolos sekolah, adalah ketinggalan pelajaran. Sebab saat bolos, mereka tidak menerima pelajaran seperti yang semestinya. Membolos pun bisa menghasilkan hadiah peringatan dari sekolah atau yang paling parah lagi, adalah dikeluarkan dari sekolah alias DO Drop Out. Bagi mereka yang membolos, enteng saja! Ah yang penting bolos, senang-senang diluar daripada susah di sekolah... (nah lho...?) Normalnya, sebagai seorang murid sekolah bahkan hingga sebelum tamat kuliah, saya pun pernah melakukan hal ini. Ya! Membolos. Sasaran tempat membolos saya biasanya tidak jauh-jauh dari lingkungan sekolah. Di kantin sekolah, ruang BP, perpustakaan, bahkan sampai masjid pun pernah saya

lakoni, bahkan hingga keluar area sekolah hehe. Akan tetapi karena dasarnya saya ini adalah murid yang baik, itu semua adalah atas inisiatif teman-temanku saja.. hehehe... Sifat buruk saya pun ikut-ikutan muncul seketika itu, hihi dan boloslah saya.... Hahaha... Pengalaman buruk sewaktu membolos adalah saat kelas 2 SMP, waktu itu tempat membolos sekolah saya adalah di arena ‘dingdong’ alias game center. Masih dengan kondisi berseragam lengkap dengan sepatu dan tas sekolah, bersama dua orang teman saya yang lain, Erwin dan Fuad, kami bertiga tertangkap basah oleh razia polisi yang khusus menyergap mereka yang berseragam dan bolos sekolah. Nama kami bertiga pun dicatut pihak yang berwajib itu dalam sehelai kertas dan akan mengancam akan melaporkannya ke kepala sekolah. Dalam hatiku berucap, “Mampus aku!”. Konyolnya lagi, si Erwin yang mungkin sangat gugup itu malah dengan serta merta menyerahkan kartu pelajarnya saat ditanya namanya hihi. Tapi untung bagi saya, pak polisi tadi agak error telinganya, sehingga salah menulis nama saya, yang hanya ditulis Isfendik saja hahahaha, ga bakal ketahuan nih. Dan salah seorang polisi itu pun berkata “Melihat tampang dan penampilan kalian, saya yakin kalian itu di sekolah ga pintar”. Beuh, ingin rasanya kutunjukkan rapor sekolah kami di depan pak pulisi itu.. Kami ini dari kelas unggulan di sekolah kami, pak! hihi... (anangku. blogspot.com/*)

Renungan Wah.. ada virus baru nich namanya virus bolos sekolah. Virus bolos sekolah ini, adalah salah satu virus yang sedang ngetren di kalangan remaja pelajar. Hayooo… ngaku dech yang masih suka bolos sekolah…!!! Virus ini juga merupakan virus yang paling susah di brantas, (padahal udah pasang security “Pak Satpam” hehehe) karena virus bolos sekolah ini umumnya dilakukan dengan cara berjama’ah “jika pak haji bilang” atau bareng-bareng. Kondisi pelajar seperti ini biasanya karena berbagai alasan yang sebenarnya ngak masuk akal seperti: * Bolos sekolah karena malas * Bolos sekolah karena capek * Bolos sekolah karena terlambat * Bolos sekolah karena sakit (padahal nggak parah-parah amat) Jika siswa pelajar sudah terserang virus bolos sekolah seperti ini, pasti dech ujung-ujungnya absen

masuk sekolah alias bolos sekolah. padahal, kalau bolos sekolah itu bisa ketinggalan pelajaran, kena marah sama wali kelas, kecewain orang tua, belum lagi kalau hari itu pas ada ulangan mendadak, apa nggak takut nilainya dapat jeblok??? Aku jadi bingung “dari dulu sampai sekarang ko’ masik ada aja siswa pelajar yang bolos sekolah gara-gara males ngerjain PR. Mau jadi apa Negara ini kalau para pemudanya masih suka bolos sekolah seperti ini!!!” Udah dech bagi temen-temen yang masih suka bolos sekolah, coba piker dech “orang tua kita sudah susah payah banting tulang hanya untuk membiayai uang sekolah kita, masak kita bolos sekolah sich..???” mending kebiasaan buruk seperti bolos sekolah itu di buang aja, ganti sama kebiasaan yang positif, yang bisa membanggakan orang tua kita. Pasti mereka seneng banget dech…Ayo bersekolah……!!! (arkaje.blogspot.com/*)

Uchye SMAN 1 Kendari triuchymustika@yahoo.com “Bolos ich ,,, ndanya mie semenjak sekolah saya tidak kenal dan tidak mau melakukan yang namanya bolos. Karena percuma saja saya sekolah, ujung-ujungnya juga tidak nyampe atawa tidak dapat pengetahuan dari sekolah. Apalagi biaya pendidikan saat ini sangat mahal, maka dari itu saya tidak mau melakukan hal bodoh seperti itu. Anak yang suka bolos, adalah anak yang suka membohongi orang tunya sendiri,” (*)

Desy Arianti Sinapoy SMKN 1 Kendari Dheazy.miszelclub@yahoo.co.id “Virus bandel anak sekolah, saya juga pernah merasakan hal itu. Apalagi, kalo sudah kelas 3, pasti sering dech. Coz, jadi kenangan terindah sebelum perpisahan ama teman-teman. Saat bolos, perasaan saya sech takut juga ia, dan senang juga ia. Datang terlambat, jalan yang terbaik buat saya kalo udah niat bolos. Tapi, kalo bolos untuk menghindari setiap pelajaran saya sech takut dan tidak pernah melakukan hal tersebut. Menurut saya, anak yang suka bolos tergolong anak yang malas sech. Selama ini, saya menyembunyikan ama ortu kalo saya pernah bolos. Coz, saya takut kalo harus terima hukuman dari ortu, hehehe...,” (*)

Jun Asta Nugraha SMAN 1 Kendari Sonic.kendari@yahoo.com “Jadi nak bandel semasa sekolah, sudah pasti dunk. Bukan hanya di sekolah, di rumah juga saya boleh dikatakan bandel juga sech. Kalo bolos sekolah hmmm... sering. Tapi, tidak sampai membuat nilai saya anjlok alias eror. Biasanya, kalo saya bolos dari jam istrahat. Tapi terkadang kalo udah terlambat, saya juga udah pasti bolos. Kalo perasaan saat bolos, senang pasti ia. Tapi kalo udah ketahuan guru sech, saya takutnya ketahuan ortu. Coz kalo udah ketahuan ama ortu, bakal kena hukuman yang fatal. Menurut saya, anak yang suka bolos itu, nakal dan malas. Tapi kalo aku sech, tidak segitunya. Hehehe...,” (*)

Syarifatul Umam SMAN 4 Kendari zyari_cweetz@yahoo.com “Bolos sekolah, pernah juga sech. Tapi tidak keseringan buat saya. Untuk bandel di sekolah, saya sech bagi dalam 2 hal. Misalnya saja, bolos yang terencana dan tidak terencana. Coz saya pernah bolos untuk yang terencana hanya 1 kali, tapi kalo tidak sekitar 4 kali gitu dech. tapi selama saya masuk sebagai pengurus Osis, bolos sudah tidak lagi. Kalo saya terlambat, itu jadi salah satu penunjang saya untuk bolos. Coz, saya takut untuk terima surat panggilan orang tua karena terlambat. Untuk anakanak yang suka bolos dalam kategori bolos tingkat tinggi, bolos karna alasan nggak jelas atau cuman karna malas, itu jujur, saya kasian sama mereka karna percuma mereka datang sekolah. Bangun pagi-pagi, pulang capek juga. Tapi ujungnya, otak mereka KOSONG. Jaman gini, nggak punya pendidikan itu nggak ada artinya. Mereka juga secara nggak langsung, sama aja nggak menghargai dan nggak kasian sama ortunya. I know and I realized, pernah beberapa kali bolos, sumpah saya sangat merasa menyesal sekali setelah itu,” (*).

Bagi Xgenk yang mau ngeramein komentar seputar tema Xpresi, bisa gabung di Facebook : expresikp@yahoo.com Informasi lebih lanjut hubungi: 081341566655 atau 0401-6010080


Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Hiburan

Mulan Jameela Jadi Produser RCM MULAN Jameela memasuki fase dunia baru. Penyanyi cantik itu mendapat tawaran menjadi produser untuk menangani penyanyi baru di bawah naungan Republik Cinta Manajemen (RCM) yang dipimpin Ahmad Dhani. Pada awalnya, janda dua anak ini menolak tawaraan dari bosnya tersebut karena ada beberapa pertimbangan. Pasalnya, dia diminta untuk menjadi produser The Virgin. Namun, setelah berpikir masak-masak, akhirnya mantan personel Duo Ratu ini menerimannya dengan alasan mencoba pengalaman baru. ”Biasanya aku yang syuting dan sekarang aku harus memproduseri bandku untuk syuting videoklip. Degdegan banget, takut syuting tidak bisa selesai hari ini dan takut penyanyinya sakit karena umurnya baru 15 tahun. Tapi selalu berdoa dan positive thinking aja lah. Semoga semuanya lancar dan berhasil,” ungkap Mulan. Walaupun pada hari pertama dia sempat khawatir menjadi produser, namun lamakelamaan Mulan mulai enjoy dengan dunia barunya di belakang layar. ”Tinggal dijalani saja, biasanya aku selalu di depan layar, dan saat ini aku berada di belakang layar. Hitung-hitung nambah pengalaman buat aku,” pungkasnya. (jpnn/yen)

Masih Enjoy Pacaran ARTIS Aline Adita, tidak mau dikejar-kejar target menikah. Walaupun telah memiliki seorang pasangan pria kewarganegaraan luar, namun janda berusia 29 tahun tersebut masih enjoy pacaran. ”Aku sih jalanin saja. Aku nggak mau ditargetin. Enakan seperti saat ini,” kata Aline Adita, di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Minggu (23/5) malam. Saat ini, menurut Aline, menikah bukanlah hal yang prioritas. Melainkan bagaimana menjalin suatu hubungan hingga bisa berakhir dengan baik melalui pernikahan. ”Kalau buru-buru menikah, tetapi akhirnya putus kan nggak bagus. Lebih baik kita jalani dengan baik, namun akhirnya kita bisa menemukan satu kebahagian,” kata perempuan kelahiran Jakarta. 17 juni 1980 itu. Duta Campak UNICEF tersebut menambahkan, hubungannya dengan pria bule bernama Juna itu berjalan hampir satu tahun lebih. Kedua pihak keluarga sudah mengetahui hubungan mereka. ”Keluarga kita juga sudah saling kenal dan tanggapan mereka senangsenang saja,” jelas mantan Peragawati tersebut. Apakah mantan suami sudah dikenalin? ”Nggak lah, belum,” tutur artis yang memiliki poster

tubuh 177 cm itu. Yang pasti Juna, lanjut Aline, sudah memenuhi kriteria. Dia menerima baik statusnya sebagai seorang janda. ”Ya iyalah, kalau nggak, nggak mungkin dong aku pacarin. Dia juga fine-fine saja dengan status gue,” pungkasnya. (jpnn/yen)

13

Rachel-Ebes Rebutan Anak ARTIS sekaligus anggota DPR RI ini mengaku kaget saat mendengar Ebes mengajukan hak asuh atas putra mereka, Kale. “Seingat ku, dia (Ebes) mempersilakan aku mengasuh Kale. Kok berubah,” katanya di selasela menghadiri acara resepsi pernikahan Dian Sastro-Indraguna Sutowo, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (22/5). Meski begitu, Rachel Maryam optimis Pengadilan Agama (PA) akan berpihak kepadanya. Keyakinan itu berdasarkan pada hukum Islam yang mengatakan hak asuh anak di usia 12 tahun ke bawah jatuh ke ibu. Walau begitu katanya, bintang film “Perempuan Punya Cerita” ini tidak akan menghalang-halangi Ebes jika ingin bertemu dengan Kale. “Aku nggak akan memonopoli pertemuan. Anak saya butuh sosok seorang ayah,” ujarnya. Saat ditanya kapan dirinya akan menikah kembali, Rachel mengatakan belum memikirkannya.

Soal gosip yang mengatakan dirinya sedang dekat dengan sesama kader Partai Gerinda yang berinisial MH, dibantahnya. “Saya dan dia hanya berteman saja. Tidak lebih,” tegasnya. (jpnn/yen)


Edukasi

14

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Perlunya Kasek Berwawasan Lingkungan

SARFIAYANTI/KP

PACU SEMANGAT- Peserta olimpiade olahraga dan seni SD Kota Kendari akan menggunakan seragam saat bertanding. Harapannya mereka dapat sportif berlomba dan meraih prestasi.

Optimis Berprestasi di Olimpiade Kendari, KP Semangat peserta olimpiade olahraga dan seni (O2SN) SD Kota Kendari untuk meraih yang terbaik pada iven serupa tingkat provinsi cukup besar. Hal itu ditunjukkan dengan kesiapan peserta mengikuti seluruh cabang kegiatan yang dilombakan. Jika tak ada aral, hari ini, hingga 29 Mei kegiatan tingkat provinsi di laksanakan.

Kota Kendari optimis meraih juara umum. Hal itu diungkapkan Kasi Dikdas Diknas Kota Kendari, Dra Asmidar Liata. Katanya ada dua cabang yang dilombakan dalam olimpiade tersebut, yakni cabang seni dan olahraga. Untuk cabang seni kegiatan yang diperlombakan antara lain seni kriya, vokal grup, seni tari, baca Al Quran, cerpen, story

telling, musik tradisional, menyanyi solo, seni lukis, cipta lagu, lomba cipta puisi dan desain motif batik. Sedangkan untuk cabang olahraga antara lain atletik, renang, bola voli, tenis meja, bulutangkis, karate, pencak silat, catur, tenis lapangan bola dan bola basket. ‘’Persiapan yang dilakukan peserta sudah maksimal. Bukan hanya dalam teknik lom-

ba, tapi mental dan fisik juga sudah dimatangkan agar dapat lebih santai berlomba dengan peserta yang berasal dari kabupaten lain,’’ jelasnya. Untuk memaksimalkan penampilan, kemarin para peserta diberikan seragam untuk bertanding, dengan harapan mereka dapat sportif berlomba dan meraih prestasi untuk mengharumkan nama daerah. (cr5/awl)

Sarjana Pendidikan tak Otomatis Mengajar BERBAGAI problem pendidikan tumpah dalam seminar nasional bertema ‘’Analisis Kebijakan Pendidikan di Indonesia’’ di kampus Unesa Ketintang Minggu (23/5) lalu. Pakar pendidikan yang juga bakal rektor Unesa, Prof Muchlas Samani mengajak semua elemen berbenah, tidak mencari kambing hitam. Ketua Dewan Pendidikan Jatim Daniel M. Rosyid menyebut, sekolah saat ini hanya mencari tempat guru mengajar, bukan tempat siswa belajar. Dalam kenyataan sekarang, jika guru atau lembaga pendid-

ikan hanya menempatkan diri sebagai penyedia jasa, posisinya belum sesuai harapan konsumen. “Banyak sekali indikatornya,” papar Daniel yang menjadi salah seorang narasumber. Contohnya, sebut dia, konsumen menaruh kesan negatif terhadap guru. Misalnya, keluhan dan kasus pungutan-pungutan saat pendaftaran siswa baru. Indikator lain ialah minimnya kemauan guru untuk mengembangkan budaya membaca. Salah satu dampaknya, nilai bahasa Indonesia siswa jatuh saat unas. “Kalau bahasa

sudah amburadul, eksistensi negara bisa terancam,” lanjut Daniel. Titik, peserta seminar dari kalangan guru, mengatakan, banyak ketidakjujuran yang mewarnai proses sertifikasi guru. Terjadi akal-akalan guru dan kepala sekolah. Dia menyebut, memanipulasi jumlah jam mengajar sangat umum dilakukan. Termasuk, memesan karya tulis ilmiah kepada orang lain untuk menambah nilai. Menanggapi berbagai masalah tersebut, Prof Muchlas Samani yang juga narasumber mengatakan sudah bukan saat-

nya lagi mencari kambing hitam. “Mari bersama-sama kita berbenah,” katanya. Untuk menggenjot profesionalisme guru, lanjut dia, ke depan lulusan S-1 kependidikan belum bisa langsung mengajar. “Mereka harus menempuh pendidikan profesi guru (PPG),” jelas Muchlas. Selain itu, mulai tahun depan kurikulum di keguruan diubah. Materi-materi yang bersifat praktis bakal digeser ke PPG. Di antaranya, praktik mengajar, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan pembuatan media

Kendari, KP Kepala Sekolah menjadi ujung tombak pengembangan anak didik. Salah satunya adalah perhatian terhadap lingkungan. Makanya dalam waktu dekat, Dinas Diknas Kota Kendari akan melakukan seleksi terhadap kepala sekolah yang berwawasan lingkungan. Milwan M Pd, peraih nominasi kasek berwawasan lingkungan tahun 2009 tingkat nasional akan bertindak sebagai dewan juri. Saat ditemui ia mengatakan, seleksi kasek berwawasan lingkungan di-

lakukan untuk meningkatkan kecintaan para kepala sekolah terhadap lingkungan sekolah yang berbasis lingkungan hidup. Pasalnya menurut dia, kerindangan dan keasrian akan membuat warga sekolah bisa betah berlama-lama di sekolah, terutama bagi para siswa. “Sudah ada berapa sekolah yang akan ikut dalam kompetisi tersebut, antara lain TK Kuncup Pertiwi, SDN 1 Baruga dan SMAN 6 Kendari. Sekolahsekolah itu dipilih karena memiliki lingkungan yang rin-

dang dan berpotensi untuk mengembangkan diri sebagai sekolah berwawasan lingkungan. Sekolah yang rindang dan indah memang tidak lepas dari peran kepala sekolah sebagai pimpinan di sekolah tersebut,” ungkapnya. Disampaikan, melalui seleksi tersebut, diharapkan sekolah lain juga turut memperhatikan kerindangan lingkungan, sebagai salah satu bentuk cinta terhadap lingkungan yang nantinya memberikan nuansa berbeda dalam proses pembelajaran. (cr5/awl)

Beasiswa Korpri Khusus Anak PNS Golongan Rendah Kendari, KP Perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan sangat besar. Selain intens memberikan bantuan operasional untuk sekolah, pemerintah juga memberikan bantuan pendidikan dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui program beasiswa dari Dewan Pengurus Korpri. Beasiswa tersebut, diperuntukkan bagi pelajar SMA dan mahasiswa, khususnya anak dari pegawai negeri sipil (PNS) golongan I dan II. Selain itu, bagi siswa dan mahasiswa yatim pun memiliki kesempatan yang sama, jika orang tuanya adalah PNS golongan I, II atau diatas itu. “Program Dewan pengurus Korpri tahun 2009, kembali dilanjutkan pada tahun ini dalam bentuk pemberian beasiswa bagi pelajar SMA dan mahasiswa, anak dari PNS golongan I dan II. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu keluarga PNS yang mengalami kesulitan biaya untuk pendidikan sang anak. Selain itu juga untuk memotivasi kualitas pembelajaran siswa dan mahasiswa agar lebih giat meningkatkan belajarnya,” ungkap Yusrianto, Kabag Hukum Pemkot Kendari di ruang kerjanya kemarin. Menurutnya, untuk memperoleh beasiswa tersebut, para peminat mesti memiliki presta-

si yang bisa diandalkan. Untuk pelajar SMA, minimal memperoleh peringkat tiga besar di sekolah, sedangkan untuk mahasiswa, harus meraih IPK minimal 2,70. Tahun lalu menurutnya, 24 orang tercatat sebagai penerima, enam orang siswa SMA dan 18 lainnya adalah mahasiswa. Mesti belum ada kepastian berapa jumlah yang akan menerima tahun ini, namun diperkirakan jumlahnya akan lebih meningkat dari tahun lalu, dengan nominal bantuan yang diterima, Rp 6 juta untuk mahasiswa dan Rp 3 juta untuk pelajar SMA. Bantuan itu tidak diperuntukkan bagi siswa SD dan SMP, mengingat di dua jenjang sekoah itu, pemerintah sudah mengalokasikan dana BOS untuk membantu siswa memperoleh pendidikan. Bagi mereka yang telah memperoleh beasiswa tersebut tahun lalu, masih memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa kembali, dengan catatan mereka mesti mampu mempertahankan nilai dan prestasi yang mereka peroleh tahun lalu. “Belum ada kepastian kapan penerimaannya, yang jelas saat ini masih dalam proses pendaftaran. Kalau merujuk pada penerimaan tahun lalu, diserahkan langsung oleh walikota pada upacara peringatan HUT kemerdekaan RI,” tandasnya. (cr5/awl)


Edukasi Guru Berprestasi Mulai Diseleksi

15

Kendari Pos | Selasa 25 Mei 2010

Cerdas Cermat Sosialisasi Lalu lintas

Kendari, KP Seleksi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berprestasi tingkat Kota Kendari dilaksanakan resmi dihelat kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan hingga 28 Mei itu diikuti oleh 41 guru, kepala sekolah dan pengawas se kota Kendari. Ketua panitia pemilihan PTK Berprestasi, Dra Nuriyani Waris mengatakan, seleksi PTK berprestasi adalah salah satu kegiatan yang diprogramkan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru, kasek dan pengawas dalam memenuhi tupoksinya. Selain itu, merupakan persiapan daerah, untuk mengikuti seleksi serupa tingkat provinsi, yang rencananya akan dilaksanakan Juni mendatang. “Ada beberapa rangkaian tes yang harus diikuti oleh peserta, antara lain psikotes, tes akademik, tes kompetensi guru, yang meliputi, kompetensi sosial, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik dan kompetensi akademik,” terangnya. Menurut dia, masing-masing jenjang akan terpilih satu orang yang terbaik dan menjadi delegasi kota Kendari ke tingkat provinsi. Mereka meliputi satu orang guru TK, SD, SMP dan SMA, satu orang kepala TK, SD, SMP dan SMA, serta satu orang pengawas mulai jenjang

SOSIALISASI tertib berlalu-lintas bisa dilakukan dengan beragam cara. Contohnya yang dilaksanakan jajaran KP3 Tanjung Perak. Minggu (23/5) kemarin, mereka menghelat sosialisasi dalam bentuk cerdas cermat. Yang menjadi sasaran adalah siswasiswi sekolah di kawasan Tanjung Perak. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman KP3 Tanjung Perak tersebut menampilkan lima tim. Pada acara yang dihelat sejak pukul 08.00 itu, para peserta dicecar dengan berbagai pertanyaan seputar tata tertib berlalu lintas. Antara lain,

Utara AKP Khususiyah menambahkan, acara tersebut bertujuan menyosialisasikan UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). "Kami menyasar anak sekolah sekaligus mengukur seberapa jauh pengetahuan mereka tentang lalu lintas. Itu bentuk evaluasi," jelasnya. Pemenang pertama lomba cerdas cermat kemarin adalah SMK KAL 2. "Itu surprise. Sebab, tidak ada persiapan khusus dari kami, hanya dua hari. Sebab, banyak kegiatan lain dalam waktu yang hampir bersamaan," kata Yudi Kristanto, salah seorang anggota tim SMK KAL 2. (puj/awl)

Hari-hari Bersejarah SARFIAYANTI/KP

BERSAING--Seleksi guru dan Kepala Sekolah terbaik mulai dilakukan. Diharapkan kegiatan itu pengajar akan lebih terpacu untuk meningkatkan kualitas. TK, SD, SMP dan SMA. Untuk melakukan seleksi tersebut, pihak diknas melibatkan unsur-unsur dari lembaga pendidikan seperti LPMP dan perguruan tinggi, serta PTK berprestasi yang pernah menerobos hingga ke level nasional, untuk menjadi tim seleksi. Mereka yang memiliki

nilai tertinggi, akan mewakili kota Kendari pada ajang serupa tingkat provinsi. Olehnya itu, seleksi tersebut akan dilakukan secara ketat, untuk mengoptimalkan kualitas dan kuantitas perwakilan kota Kendari hingga sampai pada level nasional. “Pemilihan PTK berprestasi merupakan

salah satu upaya peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan pengawas. Diharapkan dengan kegiatan ini, mereka akan lebih terpacu meningkatkan kualitas dan mutu dalam mengajar, sehingga kualitas anak didik yang dihasilkan juga bisa bersaing,” tandasnya. (cr5/awl)

Sekolah Kejuruan Ciptakan Kapal Patroli SMKN 3 Buduran, Sidoarjo baru saja mencetak prestasi. Mereka menciptakan kapal patroli. Pekan lalu, Wakil gubernur Jatim, Saifullah Yusuf memberikan semangat dan apresiasi kepada para siswa itu. Ia langsung menguji coba kapal patroli yang diberi nama Caraka Esemka itu.

pengertian kendaraan, pengemudi, hingga kelengkapan mengemudi. Juga ada pertanyaan tentang pengertian parkir dan rambu lalu lintas. Selain itu, ada pertanyaan tentang UU Lalu Lintas. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kompol M. Aldian menjelaskan bahwa kegiatan cerdas cermat yang melibatkan pelajar itu adalah salah satu bentuk terobosan sosialisasi. Sebab, berdasar data polres, rata-rata korban kecelakaan lalu lintas berusia produktif. "Kami tidak ingin bibit bangsa mati sia-sia akibat laka lantas," ungkapnya. Kasatlantas Polres Surabaya

Pada kesempatan itu, Saifullah mengajak Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim Kombespol Anang S. Hidayat dan rombongan wartawan media cetak dan elektronik untuk menyusuri Selat Madura. Rombongan yang berangkat pada pukul 05.00 itu

menggunakan lima kapal patroli dari dermaga Ditpolairud, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal yang dibuat pada Januari 2010 oleh 30 siswa kelas XI dan XII (bidang gambar rancang bangun, arsitektur, dan pengelasan) menghabiskan biaya Rp 295 juta. Dana itu beras-

al dari Direktorat PSMK Depdiknas. Kapal tersebut akan dijual di pasaran dengan harga Rp 300 juta. “Saya salut, anak SMK sudah bisa membuat kapal. Secara umum, kapal ini sudah layak berlayar. Hanya, desain kapal perlu perbaikan secara teknis,” tutur Saifullah. (nom/awl)

-

-

-

-

-

23 Mei Tahun 1568 - Belanda merdeka dari Spanyol. Tahun 1892 - Snouck Hurgronje mengajukan Atjeh Verslag, laporannya kepada pemerintah Belanda tentang budaya dan keagamaan Aceh; di dalamnya ia mengusulkan agar kotak kekuasaan di Aceh dipecah-pecah. 24 Mei Tahun 1844 - Telegram listrik pertama dikirimkan Samuel F. B. Morse dari Baltimore, Maryland ke Washington, DC Amerika Serikat. Tahun 1943 - Josef Mengele mulai bertugas sebagai dokter di kamp konsentrasi Auschwitz, tempat ia kemudian melakukan berbagai eksperimen yang memakan korban banyak tawanan kamp. Tahun 1989 - Kejuaraan bulutangkis internasional untuk nomor beregu campuran Piala Sudirman yang pertama mulai digelar di Jakarta, Indonesia. Tahun 1993 - Eritrea merdeka dari Ethiopia. Tahun 2006 - An Inconvenient Truth, film dokumenter tentang perubahan iklim yang diakibatkan pemanasan global, dirilis untuk umum di Amerika Serikat. 25 Mei Tahun 1810 - Herman Willem Daendels

-

-

-

-

-

-

meminta secara resmi Parakanmuncang dan Bandung memindahkan ibukotanya (ke alun-alun kota Bandung sekarang). Tahun 1913 - Yap Thiam Hien, advokat dan tokoh hak asasi manusia Indonesia lahir. Tahun 1979 - American Airlines Penerbangan 191 jatuh di Chicago, Illinois, Amerika Serikat dan menewaskan 273 orang, hingga saat ini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. 26 Mei Tahun 1889 - Pembukaan pertama lift Menara Eiffel kepada umum. Tahun 1972 - Amerika Serikat dan Uni Soviet menanda tangani Persetujuan Peluru Kendali Anti-Balistik. 27 Mei Tahun 1703 - Tsar Peter yang Agung mendirikan kota Santo Petersburg. Tahun 1937 - Jembatan Golden Gate dibuka di Kalifornia, menghubungkan San Francisco dengan Marin County. Tahun 1999 - Slobodan Milosevic dituntut dakwaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukannya di Kosovo. Tahun 2006 - Gempa tektonik kuat mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta menewaskan 6.234 jiwa. (sumber internet/awl)


Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

Home Base Atletik PPLP Jorok

MaiconCole Paling Diincar RENCANA kepindahan Jose Mourinho ke Real Madrid bikin panik sejumlah klub Premier League Inggris. Kok bisa? Penyebabnya, Mourinho membidik sejumlah bintang lapangan yang membela klub Premier League, seperti Ashley Cole dan Steven Gerrard. Cole bahkan berada dalam daftar teratas pemain yang diincar pelatih berusia 47 tahun itu. Bek kiri Chelsea tersebut dinilai sebagai pemain yang dibutuhkan Real. Selain, juga mengincar pemain di posisi bek

Baca MAICON Hal 18

AFP PHOTO / JAVIER SORIANO

Maicon (kiri) siap mengikuti Jose Mourinho ketika akan berlabuh ke Real Madrid. Mourinho makin gencar isu kepindahannya.

The Special One Kirim Warning BELUM juga resmi melatih Real Madrid, Jose Mourinho telah berani memberi warning kepada Raul Gonzalez dkk. Mantan pelatih FC Porto dan Chelsea itu menyatakan tidak ada pemain bintang dalam skuad Los Blancos, julukan Real. “Pesan saya untuk pemain Real Madrid, bila saya melatih mereka, itu artinya mereka bukan bintang. Bukan juga pelatih yang jadi bintang, bintang sebenarnya adalah tim. Sekarang Inter lah bintangnya,” ungkap Mourinho, seperti dikutip Tribalfootball. Bukan rahasia lagi bila salah satu problem utama Real adalah sulitnya para pelatih untuk

Jose Mourinho menjaga ego para pemain bintang di ruang ganti. Banyak

pelatih yang menjadi korban dari ego bintang Raul Gonzalez dkk, termasuk Fabio Capello. Mourinho berani menjamin, kalau metode yang dia terapkan berjalan dengan baik, maka gelar juara akan menanti Real. “Jika mereka menerima saya seperti di Porto, Chelsea, dan Inter, maka kemenangan bakal datang,” jelas pelatih yang dijuluki The Special One itu. Musim lalu, total Real menggelontorkan EUR 252 juta atau setara Rp 2,9 triliun untuk membeli deretan bintang lapangan hijau. Sebut saja Karim Benzema, Cristiano Ronaldo, Kaka, Xabi Alonso, Raul Albiol, dan Alvaro Arbeloa. Tapi, apa hasilnya? Nol.

Stoner Salahkan Rival Lambat Le Mans, KP Susunan pembalap empat besar MotoGP di awal musim 2010 mengalami perubahan. Selain dua andalan Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, juga masih ada nama jagoan Honda, Dani Pedrosa. Yang paling membedakan dari daftar Big Four itu adalah tidak ada nama andalan Ducati, Casey Stoner yang sulit meraih kebangkitan. Stoner kembali tertimpa musibah saat menjalani MotoGP Prancis yang merupakan balapan ketiga musim ini. Stoner mengalami kecelakaan di awal lomba dan gagal finis. Pembalap Australia itu merasa putus asa atas kecelakaan yang merusak awal musimnya tersebut. Apalagi posisi pembalap Ducati ini semakin terpuruk di klasemen sementara. Stoner sudah terjatuh saat lap kedua MotoGP Prancis ketika sedang berada di posisi keempat. Dia terjungkal setelah beberapa saat menyalip rekan setimnya, Nickya Hayden. Itu adalah tragedi gagal finis kedua yang didapatkan Stoner dari tiga balapan yang sudah berlangsung. Pembalap Ducati ini juga mengalami kecelakaan saat balapan perdana di Qatar. Imbasnya pembalap Ducati ini harus berada di peringkat ke14 dengan selisih 59 poin dari pimpinan klasemen Jorge Lorenzo. Itu juga membuatnya makin jauh dari persaingan juara musim ini. “Saya sangat kecewa karena motor telah cukup baik sepanjang pekan ini. Saya sempat mendorong ke depan yang saya inginkan. Namun tanpa alasan saat balapan telah tiba saya seperti merosot,” ungkap Stoner seperti dikutip Crash. Usai keluar lintasan, Stoner terlihat sangat terpukul dengan kecelakaan tersebut. Saat di paddock timnya, dia sampai meneteskan airmata tanda kekecewaan dan penyesalan.”Kenyataannya kami berada di bawah dan kami perlu melakukan itu secepat mungkin karena tidak bagus untuk di awal musim dengan hanya sekali finis dari tiga bala-

pan,” tukasnya. Yang pasti, Stoner merasa ada beberapa hal yang dibenahi meski dia tidak merasa perlu mengubah cara membalapnya. Tapi, dia menyiratkan, kecelakaannya kali ini bukan sepenuhnya kesalahannya. Dia merasa tertekan saat berada di belakang para pembalap yang lebih lambat, hingga tak kunjung mampu mendekati pembalap terdepan. “Karena saya berada di belakang para pembalap yang lambat, saya tak bisa memberikan tekanan yang sama pada yang di depan. Jujur saja saya tidak begitu yakin saat ini. Kami perlu duduk dan menger-

Baca STONER Hal 18

TimDucati Ducati Tim Malboro yang yang Malboro ditunggangi ditunggangi Casey Stoner Stoner Casey kemarinharus harus kemarin gagal gagal menyelesaikan menyelesaikan lombaakibat akibat lomba terjatuhdi di terjatuh lapkedua MOTO MOTO lapkedua GP Le Mans. Mans. GP AFP PHOTO PHOTO // JEANJEANAFP FRANCOIS MONIER MONIER FRANCOIS

Real yang dilatih Manuel Pellegrini hanya berada pada posisi kedua di klasemen akhir Liga Primera Spanyol, tersingkir dari Olympique Lyon pada babak 16 besar, dan dipermalukan klub antah barantah Alcorcon pada babak 32 besar Copa del Rey. Dari sederet bintang anyar, yang paling jeblok performanya adalah Kaka dan Benzema. Padahal, butuh dana super besar menggaet Kaka dibeli dari AC Milan senilai EUR 65 juta atau setara Rp 756 miliar dan Benzema dibeli dari Lyon seharga EUR 30 juta atau setara Rp 349 miliar.

Baca KIRIM Hal 18

Kendari, KP Dituntut berprestasi tapi tak didukung fasilitas memadai. Apalagi berhubungan dengan kesehatan. Lihat saja atlet atletik PPLP Sultra tidak berprestasi optimal di iven nasional atau regional. Ternyata perhatian terhadap pembinaan atletnya sangat minim. Kondisi itu terlihat dari tempat inap mereka di Stadion Lakidende yang tidak terawat. Kamar mandinya jorok, air tak ada sama sekali.Mereka terkadang mencari alternatif lain. “Jika tak ke kantor Dispo-

ra, kami mencari kamar mandi di masjid terdekat untuk buang air,”beber salah satu atlet kemarin. Ia mengaku baru beberapa hari ini air kembali mengalir. Namun karena tak ada tempat penampungan yang berfungsi baik, sehingga tak ada penyimpangan. Wartawan koran ini memang melihat kondisi kamar mandi tak terurus. Di sana sini menimbulkan amora pesing. Bak mandinya juga jorok. Hampir seluruh fasilitas kamar mandi tak berfungsi. Padahal Stadion Lakidende merupakan tem-

pat latihan rutin atletik di bawah penanggung jawab, Ari. Ari yang dimintai keterangan mengenai hal itu juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi para atletnya. Namun ia tidak dapat berbuat banyak karena kendala pendanaan. Menurutnya untuk mengatasi dibutuhkan dana yang tidak sedikit. “Mau diapa. Saya sudah coba beberapa kali untuk memasukkan permintaan anggaran pada pihak Dispora tapi tidak ada respon,” katanya beberapa hari lalu. (cr2)

Bahteramas Incar Pemain LDII Kendari, KP Meski menjadi salah satu pesaing terberatnya di beberapa kompetisi belakangan, tapi Bahteramas nampaknya tidak menutup mata dengan kehebatan materi LDII. Bahkan pelatih Mansur Saman terangterangan menyatakan ketertarikannya pada beberpa pemain LDII. Secara eksplisit, Mansur memang tidak menyebutkan nama pemain LDII incarannya, namun ia mengisyaratkan jika lancar, akan banyak pemain LDII yang berganti kostum jadi

pemain Bahteramas di babak 10 besar Bahteramas League nanti. “Kalau jadi, kita mengincar banyak pemain LDII untuk babak 10 besar,” ujarnya. Kekurangan Bahteramas saat babak penyisihan kata Mansur paling nampak di lini depan dan belakang. Dua striker andalan Bahteramas Nikmal Aidul dan Ambo Enre memang tampil tidak maksimal. Bahkan winger Armin, tampil lebih baik dari dua striker itu. Dari kondisi tersebut, nampaknya Mansur akan mencoba memboyong striker LDII Hardian-

syah. “Semua lini kita terlihat kurang maksimal, jadi akan banyak pemain yang kita minta untuk tampil bersama Bahteramas,” ungkapnya. Sementara itu pelatih LDII Gamal Atiri, nampaknya mengizinkan Bahteramas mendekati pemainnya. Menurutnya keikutsertaan pemainnya di babak 10 besar akan menjadi keuntungan tersendiri karena menambah jam terbang. “Kita juga tengah menunggu kompetisi selanjutnya sambil mempersiapkan tim, jadi kalau mereka bermain di Bahteramas, berarti latihannya akan tetap intens,” tukasnya. (cr2)


18

Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

................ Maicon kanan, yakni Maicon, bek Inter Milan. Bek kanan dan kiri Real memang menjadi salah satu titik lemah pada musim lalu. Biasanya entrenador Real Manuel Pellegrini memainkan Sergio Ramos atau Alvaro Arbeloa pada posisi bek kanan, serta kiri antara Arbeloa atau Marcelo. Namun, tidak ada pakem yang pas bagi Pellegrini. Sebab, bila Ramos terus dipaksakan bermain di kanan, justru Real kebingungan dengan pilihan pemain di bek tengah. Terutama ketika bek asal Portugal Pepe cedera selama paro kedua musim lalu. Nah, karena itu, Daily Mail mengklaim, Cole dan Maicon berada pada daftar teratas. Bila ingin mendapatkan tenaga Cole, setidaknya harus ditebus sekitar EUR 28 juta atau setara Rp 325 miliar serta Maicon seharga EUR 30 juta atau setara Rp 349 miliar. Belum ada tanggapan resmi dari Cole dan Chelsea, tapi kalau Maicon telah menyatakan tertarik menyusul Mourinho. Bek timnas Brazil itu bilang bersedia mengikuti Mourinho jika sang pelatih menginginkannya, tapi jika Inter melepasnya. Menurut Antonio Caliendo, agen Maicon, kliennya mendapat banyak tawaran, bukan hanya dari Real. Soal kepindahan ke Real, bergantung pada Mourinho dan Massimo Moratti, owner Inter. “Apakah Mourinho ingin dia di Real. Saya tak tahu,” ujar Caliendo, seperti disitat Goal. Selain Cole dan Maicon, Mourinho juga ingin menambah gelandang. Yang jadi korban adalah Lassana Diarra, Mahamadou Diarra, dan Fernando Gago. Mereka bakal digantikan dengan Daniele De Rossi (AS Roma) serta Steven Gerrard (Liverpool). Belum apa-apa, Roma sudah menegaskan De Rossi not for sale. Dari Liverpool, belum ada tanggapan soal Gerrard. “De Rossi tidak akan dijual. Itu bukan strategi penjualan kami, dia saya prediksikan tak mungkin dujual,” kata Bruno Conti, direktur teknik Inter, seperti dikutip Sportinglife. Bintang lapangan lainnya adalah striker Liverpool Fernando Torres. Untuk pemain yang satu ini, sepertinya akan sulit digaet Real, karena dia binaan klub sekota Real, Atletico Madrid. Selain itu, Chelsea juga sangat berambisi menggaetnya. (ham)

Kirim

...................

Untuk kedua pemain itu, Mourinho menyatakan masih percaya bisa mencapai performa terbaiknya kembali. “Mereka berdua adalah pemain top, tapi untuk menganalisanya, saya harus berada di dalam, bukan di luar,” ulas Mourinho. “Kasus kedua pemain itu, saya tidak berpikir satu musim yang tidak hebat, maka usailah sudah. Bukan tidak mungkin situasinya akan berubah. Saya tidak berpikir mereka punya masalah dengan kembali ke performa terbaik,” lanjut Mourinho. Terkait proyek Presiden Florentino Perez untuk memborong bintang-bintang terhebat dalam proyek prestisius bernama Neo Galacticos, Mourinho menyebut sebagai proyek ambisius. Tapi, dia menegaskan bahwa kebijakan strategi di lapangan, dia tidak ingin diganggu. (ham)

................. Stoner jakan apa yang terbaik untuk balapan berikutnya,” Sedangkan bos tim Ducati, Vittoriano Guareschi mengakui bahwa kecelakaan yang dialami oleh Stoner merupakan pukulan besar bagi Ducati. Meski pembalap kedua mereka, Nicky Hayden berada di posisi keempat dalam balapan tersebut. (ady)

AFP/ PHOTO

Milito hanya membutuhkan 1 gol di Afsel.

Cukup Satu Gol di Afsel SIAPA meragukan ketajaman Diego Milito saat ini ? Nama bomber Inter Milan itu banyak disebut di seantero dunia seiring aksi menawannya musim ini. Paling gres, Milito memborong dua gol kemenangan Inter saat mengalahkan Bayern Munchen dalam final Liga Champions di Madrid (22/5). Milito pun mengenapi koleksi golnya musim ini menjadi 30 gol. Rinciannya, 22 gol di ajang Serie A, dua gol di Coppa Italia, dan enam gol di Liga Champions. Atas dasar itu, Milito berharap kran golnya terus menga-

lir saat membela Argentina di Piala Dunia nanti. Tapi, Milito tidak mau menargetkan muluk-muluk. Il Principe - julukan Milito - hanya butuh satu gol di Afrika Selatan (Afsel) nanti. “Sekarang, impian saya adalah mencetak gol di Piala Dunia,” kata striker 30 tahun itu sebagaimana dilansir Ole. “Satu gol bakal cukup karena sudah jelas bahwa saya ingin mendapat kesempatan bermain dan memberikan hasil penting

bagi Argentina,” tambah pemilik 21 caps dan empat gol itu. Milito sadar dirinya aksinya musim ini bukan garansi bakal dimainkan starter di lini depan Argentina. Sebab, di sana bercokol sederet striker top dunia seperti Lionel Messi, Gonzalo Higuain, Carlos Tevez, hingga Sergio “Kun” Aguero. Juga masih ada striker veteran Martin Palermo yang notabene salah satu kes-

ayangan Maradona. Karir Milito di timnas dimulai sejak 2003. Dalam laga debut, kakak kandung bek Barcelona Gabriel Milito itu langsung mencetak empat gol ke gawang Uruguay. Namun, Milito gagal masuk skuad ke Piala Dunia 2006 sekalipun menjadi bagian Brazil saat memenangi Copa America 2007. “Dia (Milito) mencetak dua

gol hebat dan saya tidak salah memilihnya dalam skuad,” kata pelatih Argentina Diego Maradona jelang uji coba melawan Kanada dini hari tadi WIB (25/ 5) kepada Associated Press. “Hanya, kami memiliki Leo (Messi), Higuain, Tevez, dan Kun. Meski begitu, karena kami akan bermain dengan tiga penyerang, kesempatan baginya masih terbuka lebar,” tambahnya. (dns)


19

Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

Hentikan Bertahap bila Ketagihan KOMIK tak melulu bacaan anak-anak. Banyak juga orang dewasa yang suka membaca komik. Toh, jenis dan cerita komik banyak sekali. Tapi, bila sudah dewasa dan masih suka baca komik anak-anak, sebaiknya hal itu diwaspadai. ‘’Efek can-dunya itu yang perlu diperhatikan,’’ kata Nur Ainy Fardana. Kecanduan itu bermakna negat-

if. Sebab, efeknya dapat mengganggu aktivitas ke-seharian. Bahkan, bisa kepikiran isi komik. Terutama bila ada komik baru. ‘’Rasanya tidak enak, bahkan mungkin kebingungan kalau tidak membeli komik tersebut,’’ terang dosen Fakultas Psikologi Unair itu. Padahal, menurut Nur Ainy, seharusnya tak membeli komik pun tidak masalah. Tidak harus merasa

bingung, gelisah, apalagi sampai tidak bisa tidur. Jika sudah mengalami hal tersebut, itu menandakan kecanduan. ‘’Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Kesukaan terhadap sesuatu juga tidak boleh berlebihan,’’ tambahnya. Apakah karakter pada komik akan memengaruhi perilaku seseorang? ‘’Tidak berkaitan secara langsung,’’ ujarnya. Namun, jan-

gan sampai kesukaan membaca komik menjadi kompensasi akan sesuatu yang tak dimiliki. Hal itulah yang tidak dibenarkan. Sama dengan video game, komik tidak cuma menawarkan rasa senang. Tapi, komik juga memiliki karakteristik yang bisa membuat orang ketagihan. Pembaca lebih tertarik pada interaksi dalam komik daripada dunia nyata. Selain itu, komik mampu memenuhi kebutuhan dasar psikologis pembaca berupa penghargaan, kebebasan, dan relasi. ‘’Kalau

kompensa-sinya berakhir ke arah positif, mungkin masih tak apaapa. Jika sebaliknya, justru mengarah ke negatif, itu tentu tidak dibenarkan,’’ tambahnya. Nur Ainy menyarankan agar mengurangi sedikit demi sedikit frekuensi membeli komik. Misalnya, biasanya tiap bulan membeli sepuluh komikdikurangimenjadilimakomik saja. Bisa diteruskan membaca buku yang disuka atau menonton televisi. ‘’Atau, membeli buku jenis lain. Dengan begitu, tak melulu membeli komik,’’ ungkapnya. (ai/c6/nda)


20

Kendari Pos | Selasa, 25 Mei 2010

Gubernur Dilarang Lantik Pasangan RIDHA Massa Minta Tunggu Keputusan MK

JOJON/KP

Massa yang menamakan diri mahasiswa pembela demokrasi Butur kemarin menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Sultra. Mereka mendesak Gubernur Sultra tidak melantik pasangan RIDHA sebagai Bupati Butur sampai ada putusan MA.

Kendari, KP Langkah Ketua DPRD Buton Utara (Butur) yang mengajukan surat ke Gubernur Sultra, untuk mempercepat pelantikan pasangan Ridwan Zakaria- Harmin Hari (RIDHA), menuai aksi. Puluhan orang, berpanji Front Masyarakat, Mahasiswa Pembela Demokrasi Butur (FMMPD-Butur), menggelar aksi di DPRD Sultra. Aksi yang dilakukan nyaris ricuh, mahasiswa memaksa masuk ke ruang rapat DPRD yang saat itu masih menerima aspirasi perwakilan wali santri Gontor. Namun Kepolisian cukup sigap menghalau. Aksi saling dorong antara mahasiswa dan kepolisian berlangsung cukup lama. Sampai kemudian, La Ode Diki, anggota komisi I turun menemui para pendemo. Mereka menyuarakan, agar DPRD Sultra mengeluarkan

rekomendasi kepada Gubernur, untuk tidak melakukan proses apapun terkait pemilukada di Butur. ”Sebelum ada keputusan Mahkamah Konstitusi maupun Peradilan umum. Kami meminta Dewan, untuk melarang Gubernur memproses hasil Pemilukada di Butur,” ungkap Kasno Doi. Katanya, hasil Pemilukada

di Butur terindikasi terjadi kecurangan. Dari penggelumbungan data wajib pilih sampai praktek money politik. Bahkan salah satu anggota DPRD Butur, Ahmad Gamsir ditenggarai melakukan money politik saat pencoblosan berlangsung. La Ode Diki yang menemui pendemo, memenuhi aspirasi dari FMMPD-Butur. Sena-

tor Golkar itu, berjanji akan meneruskan dalam bentuk rekomendasi kepada Gubernur, untuk tidak memproses hasil pemilukada di Butur, selama proses hukum berlangsung. ”Sesuai aturan, jika hasil Pemilukada disengketakan. Maka menunggu proses hukum selesai, baru dilakukan pelantikan,” tutupnya.(awn)


Kendari Pos Edisi 25 Mei 2010