Page 9

Metro

10

Petani Amohalo Keciprat Rp 6,1 M Kendari, KP Pemkot Kendari memaksimalkan peningkatan produksi pertanian, salah satunya jenis padi. Akhir pekan lalu, saat melakukan panen raya padi varietas inpari 3, Wali Kota Kendari Ir Asrun menyerahkan bantuan Rp 6,1 miliar untuk maksimalisasi budidaya pertanian di Amohalo, Nanga Nanga. Kadis Pertanian dan Kehutanan Pemkot Kendari, Nedy Patanduk mengatakan, dana Rp 6,1 miliar itu bersumber dari APBN. Diberikan pada petani untuk lima jenis kegiatan, diantaranya pengem-

bangan embung Rp 120 juta, pengembangan jaringan irigasi 200 hektar sebesar Rp 200 juta, metode system of rice intensification (SRI), aktimasi lahan Rp 78 juta dan pengembangan cetak sawah Rp 650 juta. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi, guna mengurangi ketergantungan kita dari daerah lain,” ungkap Nedy. Di tempat yang sama, wali kota mengatakan Pemkot Kendari sangat berharap produksi persawahan di kota ini meningkat. Meskipun sebenarnya masih banyak lahan yang be-

lum diolah. Rencananya ada sekitar 65 hektar sawah yang akan dicetak, dan padi varietas baru juga akan dikembangkan. Mengenai petani yng kesulitan memperoleh solar, Asrun mengatakan akan berupaya maksimal untuk memenuhi. Salah satunya dengan membuatkan rekomendasi bagi petani agar lebih mudah memperoleh solar. “Pertanian adalah salah satu andalan kita, meskipun masih perlu pengembangan dan peningkatan produksi. Tapi kita akan upayakan agar produksi bisa terus meningkat,” kata Asrun. (fya)

Tangkap Mafia BBM SPBU... terpenuhi. Seharusnya mobil tangki tersebut melakukan pengisian didepotnya masingmasing. Jangan mengisi di SPBU. Ini sudah pasti mengganggu kami sebagai sopir truk, kami sudah ngantri dari kemarin sampai hari ini belum dapatkan solar,” ungkap Ketua Persot, Alam dengan nada kesal. Dalam waktu yang sama AP2 juga datang di SPBU P2ID untuk melakukan penyegelan. Ketua AP2 Hasanudin mengungkapkan, sangat mendukung tuntutan para

sopir. “Kami dari AP2 mendukung para sopir truk dan mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi,” tanda Hasanudin. Pihak SPBU tidak memberikan komentar apapun atas penyegalan tersebut, hanya menghentikan pengisian. Dengan insiden tersebut, pihak kepolisian mengatakan akan terus melakukan pengawasan. “Kami sebagai pihak kepolisian tidak tinggal diam dalam perkara ini, jadi kami minta pada warga jika ada oknum dengan sengaja melakukan penimbunan segera laporkan pada kami. Tapi

kami harapkan sopir hentikan penyegelan karena mengganggu pengendara lain yang ingin mengisi BBM,” Tegas Kasat Lantas AKP Derri, dihadapan para sopir truk. Sementara itu, ditempat berbeda Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Rofikoh Yunianto mengatakan, kepolisian tidak berhak menegur atau melarang mobil industri untuk melakukan pengisian di SPBU. “Pihak SPBU tahu tentang larangan mobil tangki industri melakukan pengisian, sehingga jika tahu aturannya maka pasti tidak diperbolehkan,” tegas Rofikoh Yunianto. (p2/p15)

Kendari Pos | Senin, 7 Mei 2012

Konvensi Masyarakat Sipil Kendari, KP Menuju pemilihan umum kepala daerah, koalisi masyarakat sipil yang merupakan gabungan beberapa LSM, seperti : Jurdil Sultra, YPSHK, the contructive, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) serta Media Informasi dan Pendidikan Rakyat (MEDIKRA)mengadakan konvensi masyarakat sipil. “ Tujuan konvensi ini adalah mendorong mekanisme partisipasi pemilih dalam tahapan rekruitmen kepala daerah sekaligus memberikan pelajaran dan pendidikan politik pada masyarakat. Misalnya tentang siapa yang layak dan pantas atau yang dikenal se-

hingga konteksnya sebagai masyarakat sipil memberitahukan partai bahwa inilah calon pilihan masyarakat,” Jelas Ketua Pokja Sosialisasi Konvensi Masyarakat Sipil Kota Kendari, Kiesman MT, Sp. Piagam kesepakatan yang disodorkan kepada pasangan cawali berisikan tiga poin pokok. Yaitu, bersedia menjalankan pemerintahan secara transparan, akuntabel dan berkeadilan demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berciri bangsa, memberin peluan sebesar-besarnya kepada masyarakat khususnya masyarakat miskin untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam perencanaan dan

pelaksanaan pembangunan kota, dengan menggunakan system perberdayaan masyarakat yang efektif erta meningkatkan kualitas layanan umum yang mudah dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. “Ketiga poin adalah keinginan masyarakat, di mana selama 2 Minggu diadakan konvensi mengumpulkan surat suara lalu disebarkan ke 64 kelurahan. Dari Survey masyarakat sampelnya tiap kelurahan 500 pemilih tapi yang mengumpulkan atau kembalikan surat suara hanya 70 persen,” ungkap Kisman yang juga sekretaris the constructive. Kisman menambahkan,

siapa pun calon yang terpilih, mewakili masyarakat yang dikumpulkan suaranya, akan disodorkan tiga poin untuk ditandatangi jika calon setuju.Koalisi masyarakat sipil menetapkan lima pasangan calon wali kota yang mendapat suara terbanyak dari masyarakat, yaitu Asrun-Musaddar, Tony-Yahya, Geo-Unggul, Magribi-Rahman, Hasid-Orda. Kelima pasangan hasilnya akan disodorkan ke partai, jadi partai silahkan memilih mau mengusung calon yang mana. Sesuai kriteria yang diinginkan partai. Partisipasi masyarakat lebih penting dalam menentukan calonnya sebelum ditetapkan oleh KPU. (p7/p15)

Polisi Masih Telusuri Penyebab Kebakaran Gudang... “Api cepat membesar hingga membakar hampir separuh gudang. Pemadam ke-

bakaran baru tiba sekitar 30 menit kemudian,”kata Dewi dalam kesaksiannya. Berkat bantuan pemadam, api tak sempat menyeberang ke rumah penduduk yang berse-

belahan. Kapolresta Kendari AKBP Yuyun Yhudantara melalui Kapolsek Kemaraya AKP Fantry Taherong mengatakan, belum mengetahui

penyebab kebakaran. Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai miliara. Penyebab kebakaran masih akan ditelusuri,” katanya. (p15)

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement