Page 19

21

Kendari Pos | Senin, 7 Mei 2012

DOK/KP

Kader-kader Partai Demokrat se Sultra bersama Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP PD dan Sekjend, Edy Baskoro Yudhoyono bertekad untuk tetap solid dan menang di Pemilu 2014. Mereka juga menyampaikan komitmen mereka untuk selalu mengutamakan kader dalam setiap momentum Pilkada untuk diusung jadi calon kepala daerah

Buhari Matta Beber Sukses Gerbang Mastra di Unhalu Kendari, KP Menyandang status akademisi bergelar doktor, tentu menjadi anugerah tersendiri bagi Buhari Matta (BM). Beberapa waktu lalu BM didaulat menjadi pemateri dalam acara seminar berskala nasional di Unhalu. Tanpa menyianyiakan kesempatan emas itu, BM membeberkan keberhasilan program Gerakan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (Gerbang Mastra) dihadapan peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa, guru, dan dosen. Pada acara seminar tersebut, BM membawakan makalahnya yang berjudul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kemampuan Manajerial, dan Budaya Organisas Terhadap Motivasi

Paisipasi dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Kolaka (Studi Tentang Model Pembangunan Gerbang Mastra). Salah satu poin penting dalam program ini adalah Gerakan Pembangunan Kawasan Tertinggal (Gerbang Kaster). Hal ini sudah dilakukan oleh BM selama dua periode menjabat sebagai bupati di Kolaka dengan mensinergikan antara aparat pemerintah daerah, pengusaha, masyarakat, dan pihak lain yang ikut ambil bagian dalam pembangunan ini. BM mengungkapkan bahwa kebijakan Gerbang Mastra merupakan momentum untuk melawan kemiskinan, kebodohan, pengangguran, dan berbagai kesenjangan dalam masyarakat.

Selain itu, program utama di Kolaka ini telah banyak menghasilkan pembangunan infrastruktu diberbagai bidang, mulai dari darat, laut dan udara. Kebrhasilan-keberhasilan yang sudah ditorehkan ini diwujudkan dengan penerimaan beberapa penghargaan nasonal atas apa yang telah ia perbuat. Secara khusus, kepada Kendari Pos BM mengungkapkan bahwa contoh pembangunan yang ada di Kolaka saat ini merupakan representasi untuk Sultra yang akan datang. Model pembangunan dan berbagai keberhasilan yang pernah ia torehkan di kabupaten yang dipimpinnya akan kembali dikembangkan jika kelak terpilih jadi kosong satu di Sultra.

Bahkan, BM sendiri telah memiliki grand design tentang konsep Sultra masa depan. Baginya, apa yang masyarakat lihat tentang Kolaka, itulah gambaran kerja kerasnya, sehingga ia layak menduduki jabatan yang lebih tinggi lagi. BM menuturkan bahwa, jika memilih pemimpin pilihlah orang yang sudah kelihatan kerja-kejanya di daerah yang ia pimpin. “Yang harus dilihat adalah dia mampu menciptakan rasa aman tehadap masyarakat. Rasa aman ini berupa lapangan kerja. Hal inilah yang nantinya akan menciptakan ketertiban di khalayak Sultra. Dan ini tidak sekadar konsep, tapi telah saya praktekan di Kolaka,” tandasnya. (p4)

Uztads Jebolan Al Azhar Puji Kinerja Nur Alam Kendari, KP H Ali Awad, uztads jebolan Universitas Al Ashar, Mesir, memuji kinerja Gubernur H Nur Alam SE yang telah empat tahun dua bulan memimpin daerah ini. Uztads yang cukup populer di daerah ini menilai, perkembangan Sultra dalam empat tahun terakhir begitu signifikan. Berbagai program pembangunan yang pernah dikampanyekan beberapa telah diwujudkan, dan banyak lagi program yang dirintis tengah berupaya diwujudkan. “Perkembangan kinerja pemerintahan dan pembangunan begitu besar dan itu telah dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Paling tidak

H Ali Awad iklim dan suasana keamanan yang begitu kental kita rasakan, dan alhamdulillah selama kepemimpinan Gubernur Nur

Alam, daerah ini teraman di Indonesia Timur, bahkan di Indonesia,” kata Uztads H Ali Awad, yang mengaku harus angkat bicara mengingat banyaknya black campaign yang dialamatkan kepada calon incumbent pada Pilgub Sultra tersebut nantinya. Ustads Ali Awad mengaku begitu kaget dengan adanya para pihak, terutama yang berasal dari kalangan terpelajar dan paham agama, apalagi berstatus ustadz dan bergelar KH, yang ikut-ikut memberikan stigma negatif kepada Gubernur Nur Alam. “Mereka mengatakan Nur Alam tidak amanah karena ini dan itu, padahal masyarakat telah me-

lihat dan merasakan berbagai program pembangunan baik yang sementara dirintis dan dalam proses perwujudan satu demi satu, ataupun yang telah dirampungkan,” tuturnya. “Oleh karena itu, saya balik bertanya orang yang mengatakan beliau tidak amanah. Mana bukti tidak amanah itu? Sementara beliau berbuat, berusaha dan berjuang untuk itu, dan periode pertama itu telah ada dan banyak yang bisa kita liat dan rasakan, walaupun memang tak akan memuaskan semuanya. Ingat! Jangan begitu mudah menunjuk seseorang itu tidak amanah,” katanya Baca Puji di Hal. 22

PDK Sultra Siapkan Hukuman Buat Himawati Anggota DPRD Buton Perusak Kamera Wartawan Kendari,KP Kiprah Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) di Sultra nyaris tak pernah terdengar. Eksistensinya hanya ada jika dating musim Pilkada, saat partai yang kelahirannya dibidani Ryas Rasyid itu menyatakan dukungannya kepada kandidat tertentu, dimana presentasi suaranya juga tidaklah terlalu signifikan. Mendadak PDK di

Sultra kini tenar, tapi bukan karena prestasi melainkan gara-gara ulah tak terpuji kadernya yang duduk di parlemen bernama Himawati. Anggota DPRD Buton itu kini jadi “musuh” komunitas media di Sultra dan Indonesia umumnya. Ia dengan sangat arogan, merusak kamera seorang jurnalis televisi nasional yang merekam aksi keributan di ruang DPRD Buton, beberapa hari lalu. Gara-gara itu, PDK kini jadi terkenal dan pimpinan partai tersebut, di level Sultra kini tengah mempertimbangkan sanksi yang akan diberikan kepada kader

arogan itu. Hanya saja, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) PDK Sultra, Haris Ibrahim belum bisa menegaskan sanksi apa yang akan diberikan kepada kader nakalnya itu, meski polisi sudah mulai menyelidiki kasus ini dan menunggu surat izin pemeriksaan dari Gubernur. “Saya belum tahu persis permasalahan yang menimpa kader PDK Buton, Himawati itu karena sekarang saya masih berada di Jakarta. Saya tahu lewat berta di TV,” kata Haris, kemarin saat dihubungi. Baca Hukuman di Hal. 22

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement