Page 17

19

Kendari Pos | Senin, 7 Mei 2012

Gelar .................... naik turun dan sudah ada banyak cibiran bagi mereka. “ Inilah cara kami untuk hidup, kami tampil dengan mengesankan. Sebelum ini orang seolah telah menghakimi kami, bilang kami sudah terlalu tua, sudah lewat masa, dan tak lagi bersatu. Namun ketika kemenangan telah teraih kami membuktikan kami mencapainya secara bersama, dan itu semua kami capai dengan cara yang super,” tandas Terry seperti dilansir ESPN. Soal pemain Liverpool yang sempat merayakan gol saat tandukan Andy Carroll terlihat masuk ke gawang Chelsea, meski kemudian ditepis keluar oleh Petr Cech. Apa komentar Kenny Dalglish soal hal tersebut ?. Dalam posisi tertinggal 1-2 di final Piala FA, Liverpool sepertinya berhasil menyamakan kedudukan di menit 82. Menyambut umpan lambung dari sisi kanan, Carroll menanduk bola ke arah gawang Chelsea. Tepat di bawah mistar, Petr Cech bereaksi cepat dengan menepis si kulit bundar ke luar gawangnya. Saat itu juga beberapa pemain The Reds mengangkat tangan, menganggap telah terjadi gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-2. Tapi wasit, yang sempat berkonsultasi dengan hakim garis, memutuskan sebaliknya yakni tidak ada gol. Meski beberapa pemain Liverpool sempat mengajukan protes, wasit bergeming dengan keputusannya. Tidak ada gol dan skor masih 2-1. Tayangan ulang kemudian mengonfirmasi kalau keputusan wasit tidak salah. Bola tandukan Carroll belum sepenuhnya melewati garis gawang saat dalam posisi melayang di udara. Apa komentar Dalglish soal hal tersebut? “ Saya belum melihatnya tapi seseorang bilang ‘kadang itu bisa gol, kadang itu tidak gol’. Kali ini kami tidak mendapatkannya. Dan jika ofisial pertandingan benar, saya harap mereka mendapat kredit yang selayaknya,” sahut Dalglish di situs resmi Liverpool. Meski tidak memprotes keputusan wasit, King Kenny menganggap kejadian tersebut sebagai bentuk keberuntungan buat Chelsea. Karena jika wasit memutuskan gol, kondisinya di akhir laga bisa akan berbeda. “ Mengingat mereka lolos ke final Liga Champions, Chelsea tahu bagaimana memenangi pertandingan. Tapi selain mereka bagus, Anda juga masih butuh nasib baik untuk bisa menang, dan mungkin mereka punya sedikit nasib baik itu yang membatalkan gol penyama kami,” tuntas Dalglish. (bas/dwi)

Hanya Tiga Klub Ikut Divisi II LI Kendari, KP Setelah sempat mengalami penundaan, kejuaraan sepakbola Divisi II Liga Indonesia (LI) XVII tahun 2012 dihelat seadanya. Dari lima klub yang dijadwalkan berlaga, akhirnya hanya diikuti oleh tiga klub yaitu PS Boalemo Gorontalo dan dua tim tuan rumah PS Kota Kendari dan PS Dafi Mulya. Ketua PSSI Sultra versi KPSI, Sabarudin Labamba mengungkapkan, meski hanya diikuti tiga klub kejuaraan akan tetap dilaksanakan. Pasalnya, ajang ini merupakan gebrakan menuju divisi satu. ia juga tak mengetahui secara pasti alasan dua klub lainnya dari Sulawesi Utara hingga tak hadir. ‘’ Khusus bagi klub asal Sultra

seluruh atlet akan dipantau untuk menuju Pelatda, persiapan PON Riau. Sebagian atlet yang berhasil membawa Sultra lolos PON dan tidak melebihi batas umur, dipastikan akan ikut serta. Sedangkan yang lainnya akan diseleksi ulang dilakukan tim pemantau. Saya ingin tim Sultra yang berlaga di PON nanti bisa maksimal dan memberikan prestasi gemilang,” terangnya. Di tempat terpisah, Pelatih PS Boalemo Gorontalo, Syarif Charela memberikan apresiasi atas terlaksananya kejuaraan ini. Ia menjelaskan, klub yang dibawanya merupakan tim inti yang bertekad menembus divisi I Liga Indonesia. Namun yang lebih utama kata Syarif, setiap tim harus menjunjung tinggi sportivitas olah-

raga, sebab sepakbola rentan dengan keributan jika masing-masing tim tidak mengontrol tempramen. “ Kita telah tiba dan siap menang sebagai juara grup,”ujarnya. Meski begitu, Syarif juga menginginkan dalam pertandingan ini atlet yang diturunkan benar-benar tidak melampaui batasan umur. Lalu, bagi atlet yang telah berlaga pada kompetisi serupa Divisi II versi Djohar Arifin diera kepemimpinan karateker Ketua PSSI, Asfian tidak boleh diturunkan lagi, karena itu akan melanggar aturan yang ada. “ Kalau klub tuan rumah memainkan atlet tersebut, saya pasti protes. Karena yang paling penting, saya tahu pemainnya,” tegasnya. (m1/cok)

Bahagia di Red Bull Milton Keynes, KP Christian Horner membantah rumor yang mengatakan Mark Webber akan meninggalkan Red Bull. Menurut Boss Red Bull Racing (RBR) itu, Webber sangat bahagia membela klub banteng merah tersebut. Webber memang berpotensi untuk menjadi pengganti Felipe Massa di Ferrari pada musim depan. Bahkan, media di sana ramai memberitakan Webber sudah menemukan kata sepakat dengan pihak pabrikan mobil asal Italia itu. Tapi, Horner mengatakan tidak ada pergerakan untuk menggaet pembalap asal Australia itu sejauh ini. Tim prinsipal Red Bull itu mengatakan, Webber akan bahagia untuk tetap bertahan di Red Bull. ‘’ Setiap musim semi berita Webber ke Ferrari memang sering terjadi. Dia sama sekali tidak akan memakai warna merah. Saya rasa berita ini tak terelakkan, hampir setiap pembalap

diisukan akan menjadi pendamping Alonso musim depan. Tapi, kami fokus terhadap diri sendiri. Webber sangat menikmati berada di tim ini. Dia bahagia di sini dan kami bahagia bekerja sama dengannya. Kami akan duduk bersama dan membicarakan masa depannya setelah musim ini selesai,’’ urainya panjang lebar. ‘’ Kami akan membicarakannya tahun ini. Saya tidak akan membahas hal lain. Saya rasa Webber bahagia di sini, dia berada di posisi yang kuat. Tapi, spekulasi merupakan bagian dari bisnis ini,’’ pungkasnya dilansir Autosport, kemarin. Tak ingin rumor berkembang liar, Webber pun segera menepisnya. Dia menegaskan kalau fokusnya kini cuma ingin memberikan kontribusi sebaik mungkin untuk timnya. ‘’ Sergio digosipkan pada dengan Ferrari pada pekan lalu, sekarang aku,” ucap Webber seperti dilansir Crash.

Mark Webber “ Aku sekarang sedang fokus 100 persen di musim ini dan melakukan pekerjaan terbaik untuk diriku dan Red Bull. Aku tidak memikirkan yang lain. Kami punya sepanjang musim sebelum Anda memikirkan soal masa depan sama. Suatu hari ada pembicaraan bahwa Jenson (Button) akan bergabung Ferrari, kemudian Sergio, sekarang aku,” imbuh Webber. Aku tidak menandatangani apapun. Fokusku sekarang adalah tim ini, kami punya start yang bagus untuk musim ini, sekarang baru empat balapan dan jalannya masih sangat, sangat panjang sebelum mulai membicarakan soal masa depan,” tegas Webber. (oke/dwi)

PS Boalemo Bungkam Dafi Mulia Kendari, KP Partai pembuka kompetisi Divisi II Liga Indonesia XVII tahun 2012 menampilkan tim tamu PS Boalemo yang sukses membungkam satu klub tuan rumah, PS Dafi Mulia dengan skor 3-1. Kemenangan itu membuat klub asal provinsi Gorontalo itu memuncaki klasemen grup H dengan mengantongi tiga poin. Kekuatan tim Boalemo langsung dipertontonkan sejak babak pertama dimulai. Dengan formasi 3-5-2, Riyan menit 22 berhasil mengoyak gawang Dafi Mulia yang dikawal Irwan. Tertinggal satu gol membuat tim tuan rumah meningkatkan serangan. Sayang, beberapa peluang yang diperoleh para strikernya, tidak mampu dikonversi menjadi gol. Memasuki babak kedua, dominasi serangan dikuasai oleh tim tuan rumah. Bahkan, mereka sukses menguasai lini tengah. Lagi-lagi, peluang selalu dibuang percuma. Justru, tim tamu melalui serangan balik yang begitu cepat, Riyan kembali mencetak gol kedua, setelah memanfaatkan kesalahan antara penjaga gawang dan lini belakang Dafi Mulia. Hanya berselang beberapa menit, anak asuhan Sertu Asrul itu kembali kebobolan. Kali ini melalui Marwan lewat tendangan kerasnya dari sisi kanan gawang. Meski tertinggal tiga gol klub asal Konawe Selatan (Konsel) ini terus melakukan tekanan. Hasilnya, Marwan mencetak gol penghibur bagi klubnya, memanfaatkan kemelut di depan gawang. “Saya puas karena tim saya bermain sempurna. Tidak ada yang berlebihan bagi atlet saya, kuncinya hanya kedisiplinan dalam menyerang dan menjaga lawan ketika kita diserang. Sekarang kita peringkat pertama, besok akan menghadapi tim PS Kendari,” ujar Pelatih PS Boalemo, Syarif Charela usai pertandingan, kemarin. Ia menjelaskan, meski sebagai tim tamu, anak asuhnya akan bermain maksimal tetap dengan menggunakan formasi pada laga pertama. Yang utama timnya harus menguasai lini tengah dan sekalikali memanfaatkan serangan melalui sayap. Pasalnya, ia belum mengetahui bagaimana pola permainan lawan berikutnya. (m1)

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Kendari Pos Edisi 7 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Advertisement