Page 1

2013

IPMA

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Dahlan Moncer di Survei Capres

Jakarta,KP Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan mengapresiasi pilihan para responden yang menempatkan dirinya sebagai calon presiden (capres) alternatif nomor satu berdasarkan hasil penelitian Lembaga Survey Jakarta (LSJ). Namun bekas Direktur Utama PLN itu justru tertawa dengan elektabilitasnya yang melebihi para pesohor lainnya. “Pak Dahlan Iskan menyampaikan terima kasihnya karena menjadi Calon Presiden alternatif nomor satu. Dia juga tertawa mengetahui hasil survei ini,” kata Koordinator BUMN Care, Budi Purnomo Karjodihardjo, dalam keterangannya, di Jakarta (28/3). Meski demikian Budi mengaku senang karena Dahlan mendapat respon positif dari publik. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat memang mendambakan munculnya sosok capres alternatif pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Budi menyebut hasil survei itu menunjukkan keinginan publik memiliki capres dari jalur non-parpol. “Apalagi menurut survei tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik makin merosot karena banyak kader partai yang terlibat kasus korupsi,” ujarnya. Sebelumnya, Direktur LSJ Rendy Kurnia mengatakan, Dahlan Iskan paling banyak dipilih responden sebagai capres alternatif karena dinilai sebagai pemimpin yang sederhana, responsif, jujur dan merakyat. Hasil survei yang dirilis LSJ menunjukkan bahwa Dahlan Iskan menempati urutan pertama dalam hal elektabilitas dan akseptabilitas. Dari sisi elektabilitas, Dahlan Iskan dipi-

KULIAH UMUM: Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Untan di Gedung Rektorat kemarin. Rektor Untan Thamrin Usman dan para mahasiswa berharap Dahlan Iskan dapat secara rutin memberikan kuliah umum saat berkunjung ke Kalbar.

Baca DAHLAN di Hal 7

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Honorer di Baubau Diaudit BPKP

Penerimaan Bintara polisi hampir tiap tahun digelar. Namun juga terjadi tiap tahun ada saja polisi-polisi nakal sehingga mereka harus dipecat,seperti dalam gambar ini, dipecat dengan tidak hormat.

wahyu syaifullah/radar lampung

dokumentasi /kp

Pendaftaran Bintara Polri Diperpanjang Kendari, KP Pemuda dan pemudi Sulawesi Tenggara masih diberikan kesempatan untuk berkompetisi bergabung di institusi Polri. Masa pendaftaran yang semula berakhir, 28 Maret 2013, diperpanjang hingga tanggal 10 April mendatang. Perpanjangan masa pendaftaran tersebut

Baca POLRI di Hal 7

Entertaint | News

Retak SeteLah Kevin Aprilio, giliran Elma Princess yang mengakui hubungan asmaranya dengan anak musisi Adie MS itu tengah retak. Menurutnya, retaknya hubungan dengan Kevin lantaran perbedaan keyakinan di antara mereka. “Memang ada masalah, beda agama. Kita cari solusinya ke depan, dan kasih paling limit sampai akhir Desember 2013,” ujar Elma dijumpai di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/3). Elma dan Kevin baru akan memutuskan mau dipertahankan atau tidak hubungan asmara mereka pada akhir tahun ini. Namun, Elma merasa kurang yakin bisa mempertahankan hubungan mereka karena Kevin menginginkan menyamakan keyakinan. “Kalau memang enggak ada yang mau ngalah, berati kita jadi partner kerja yang baik aja,” tandas Elma. (abu/jpnn)

KUNJUNGI LAMPUNG: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar saat memberikan kuliah umum di Universitas Malahayati, kemarin (27/3).

Termasuk 31 Daerah Lainnya Jakarta,KP Pelaksanaan Audit dengan Tujuan Tertentu (ATT) untuk mengetahui jumlah tenaga honorer di 32 daerah akhirnya tuntas. Saat ini, posisi hasil audit itu masih dipegang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektorat Jenderal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB). Asisten Deputi Koordinasi dan Evaluasi Sistem Manajemen SDM Aparatur KemenPANRB, Naftalina Sipayung, mengatakan, hasil ATT itu akan dilaporkan kepada Menteri PAN&RB pada akhir Maret atau awal April. “Hasil ATT 32 daerah sudah ada, tapi belum dilaporkan ke Pak Menteri. Namun, nanti akan dilaporkan tim dalam waktu dekat ini,” katanya kepada JPNN, Kamis (28/3). Dari hasil audit itu, lanju Nafta, terungkap bahwa banyak honorer yang tidak memenuhi kriteria (TMK). Meski demikian dari hasil audit itu juga diketahui banyak

Baca AUDIt di Hal 7

Hasil Audit Honorer Daerah : 1. Kabupaten Nganjuk (1.296 honorer) 2. Kabupaten Jeneponto (280 honorer) 3. Kabupaten Luwu Utara (71 honorer) 4. Kota Bau-Bau (91 honorer) 5. Provinsi Sulawesi Barat (65 honorer) 6. Kabupaten Aceh Besar (383 honorer) 7. Kota Sabang (103 honorer) 8. Kabupaten Aceh Tamiang (77 honorer) 9. Kabupaten Aceh Tenggara (393 honorer) 10. Kabupaten Aceh Singkil (203 honorer) 11. Kabupaten Simeuleu (99 honorer) 12. Kota Medan (251 honorer) 13. Kota Kotamobagu (13 honorer) 14. Kabupaten Bolaang Mongondow (149 honorer) 15. Provinsi Gorontalo (42 honorer) . Kabupaten Purworejo (336 honorer) 17. Provinsi DKI Jakarta (162 honorer) 18. Kabupaten Tulang Bawang (81 honorer) 19. Kabupaten Ogan Komering Ulu (604 honorer) 20. Provinsi Kalimantan Timur (70 honorer) 21. Provinsi Papua (479 honorer) 22. Kabupaten Mimika (496 honorer) 23. Provinsi Bali (31 honorer) 24. Kabupaten Manggarai Barat (232 honorer) 25. Kabupaten Rote Ndap (131 honorer) 26. Provinsi Kepulauan Riau (181 honorer) 27. Kabupaten Toli-Toli (300 honorer) 28. Kabupaten Bekasi (278 honorer) 29. Kota Bekasi (192 honorer) 30. Kabupaten Seram Bagian Timur (1.165 honorer) 31. Kabupaten Seram Bagian Barat (144 honorer), 32. Kota Ambon (0) Ambon diinvestigasi, karena dari pengaduan disebut ada honorer K1 tapi di data tidak ada.

Srasi Kalah ! Pilkada Konawe Lanjut Dua Putaran Jakarta, KP Pu p u s s u d a h harapan SuADA PILK runuddin Dangga dan Aminah Razak Porosi (Srasi) untuk kembali bertarung di Konawe. Gugatan yang mereka ajukan di Mahkamah Konstitusi (MK), ditolak oleh majelis hakim. Akil Mochtar dalam pembacaan putusan menuturkan, segala bentuk pelanggaran yang terjadi pada Pilkada Konawe tidak dapat dibuktikan dengan jelas oleh pemohon Srasi. Sehingga diputuskan Pilkada Konawe tetap berjalan dua putaran. “Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya, demikian diputuskan dalam rapat permusyawaratan sembilan hakim konstitusi,” ujar Akil Mochtar saat membacakan amar putusan yang didengarkan oleh delapan hakim lainnya, di lantai dua MK, dalam sidang yang dipimpin Mafud MD, kemarin. Menimbang, pemohon tidak dapat membuktikan bahwa termohon maupun pihak terkait telah melakukan pelanggaran pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan dapat mempengaruhi peringkat perolehan suara masing-masing pasangan calon, baik selisih perolehan suara antara Pemohon (Pasangan Calon Nomor Urut 8) dengan pihak terkait sebanyak 18.383 (delapan belas ribu tiga ratus delapan puluh tiga) suara. Oleh karenanya, semua dalil pemohon tidak terbukti dan tidak

KONAWE

Baca PILKADA di Hal 7

Elma Princess

1200 Km, Touring Suzuki Melintasi 21 Kabupaten/Kota di Sulsel

Inazuma! Berani, Jantan dan Tangguh Kendati menempuh perjalanan 1200 Km, serasa tanpa kendala berarti,ataupun pegal-pegal. Sebab posisi badan dengan body Suzuki Inazuma sangat ideal. Inazuma benarbenar raja di kelasnya. Laporan: Basyarun, Makassar Aksi yel, yel menggema dari rombongan touring Inazuma, ketika memasuki Kota Pare Pare. Di sana, tim sudah disambut pemerintah bersama walikota Pare Pare, Samsu Alam. Rombongan kemudian menggelar pengijauan dengan menanam pohon mahoni di Pantai Mattirotasi. Pimpinan touring, Tommy Kurniawan menjelaskan bahwa ada yang ber-

Baca SUZUKI di Hal 7

foto: team suzuki inazuma/kp

Inilah Inazuma, dengan postur body yang elegan, menjadi maknet sitiap orang yang mengendarainya.


2

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

Harus Beda Kualitas Mengajar Guru PTS

inong/kp

Suasana penarikan mahasiswa kkp Unhalu di ruang senat lantai iV Unhalu, Rabu (29).

Unhalu Tingkatkan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Kendari,KP Pembantu Rektor III Unhalu, Dr Bahtiar M.Si didaulat sebagai ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sultra. Kepastian itu tertulis dalam surat keputusan dari Pengurus Pusat Bapomi beberapa waktu lalu. “SK-nya kita sudah terima awal Maret ini. Saat ini kita lagi konsolidasi pengurus untuk membicarakan berbagai agenda kedepan,” kata Bahtiar, saat ditemui di Unhalu, kemarin (28/3). Diakui kepengurusan Bapomi belum lama terbentuk, meski demikian selama ini kegiatan mahasiswa terus terlaksana. Bahkan beberapa di antaranya sudah berhasil mengharumkan nama daerah diberbagai iven nasional. Beberapa cabang atletik selama ini sering dilombakan, seperti tenis meja, taekwondo, sepak-

bola, silat. “Sebenarnya tanpa adanya Bapomi ini, Unhalu tetap komitmen mengembangkan potensi olahraga mahasiswa. Ini terlihat dari intensitas latihan yang terus dilakukan di kampus,” ungkapnya. Dikatakan, ada satu hal yang belum dipahami masyarakat, utamanya perguruan tinggi di daerah ini soal keberadaan Bapomi ini. Sesuai aturan, memang yang berhak menjadi pimpinan adalah pembantu rektor bidang kemahasiswaaan dari universitas negeri di suatu provinsi. Meski begitu, bukan berarti itu hanya monopoli Unhalu semata, semua punya peluang sama mengikuti kegiatan yang diselenggarakan, baik berupa pimnas maupun lainnya. “Ini perlu kami luruskan, supaya semua perguruan tinggi tahu. Jika saja, di Sultra ada

dua perguruan tinggi negeri, maka setiap periode akan ada pergantian ketua Bapomi. Namun kalau hanya satu, berarti menjadi tanggung jawab bersangkutan,” terangnya, sambil menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan memaksimalkan sosialisasi kesetiap kampus di daerah ini. Ditambahkan, dalam kegiatan pekan olahraga mahasiswa (Pomnas) maupun iven besar seperti PON tidak sedikit dari kalangan mahasiswa dilibatkan. Hanya proses pembinaan sering kali hanya difungsikan satu pihak padahal yang dibawa atas nama daerah. Kondisi ini mestinya menjadi perhatian pemerintah. “Sebagai wujud persiapan menghadapi Pomnas bulan November mendatang, rencananya bulan Juni nanti kita akan adakan seleksi peserta dari berbagai perguruan tinggi di

Sultra. Untuk itu, saat ini kami akan terus intens melakukan sosialisasi ke kampus-kampus. Ini penting diketahui pembantu ketua/rektor bidang kemahasiswaan dan pengurus lembaga,” ujarnya. Kaitannya dengan bantuan pemerintah, Bahtiar berharap supaya pemerintah bisa mengucurkan dana untuk kegiatan ini. Biar bagaimanapun, ending dari pelaksanaan program dan keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai iven itu membawa nama daerah, bukan institusi perguruan tinggi. “Dalam setiap kegiatan Pomnas, tidak pernah dibawa bendera universitas. Semua atas nama perwakilan dari 33 Provinsi seluruh Indonesia,” tandasnya, sambil menyebut Bapomi juga bagian dari KONI, dan punya hak suara dalam pemilihan nantinya. (cr3)

Pengelola Perlu Transparan Tangani Anggaran Kendari,KP Meski pengelolaan tunjangan bukan lagi kewenangan Dinas Pendidikan Sultra, namun pengelola sebelumnya, Ahmad, mengaku berharap agar bantuan pemerintah, khususnya di daerah baik dalam bentuk tunjangan maupun biaya operasional dilaksanakan dengan baik. Bukan sesuatu yang baru, kalau pasca peralihan pengelola anggaran bantuan biasanya disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami berharap ada transparansi pengelolaan anggaran tunjangan maupun bantuan pemerintah lainnya. Supaya masyarakat tahu, tentang segala sesuatu terkait bantuan itu. Ini penting untuk mengurangi kecurigaan masyarakat, serta wujud transparansi pengelolaan,” kata Ahmad, Rabu (27/3). Dikatakan, saat menjadi pengelola sebelumnya memang tidak jarang ada guru datang mengadu kepadanya, soal tunjangan profesi maupun daerah terpencil (gurdacil). Namun berbagai keluhan itu ditanggapi dengan penjelasan sesuai mekanisme pengelolaan. “Selama ini banyak salah paham soal kuota penerima tunjangan. Kami sudah sampaikan pengurusannya ada di kabupaten/kota masing-masing. Ini penting disampaikan supaya tidak ada kesalahpahaman lagi,” ujarnya. Namun, itu sudah berlalu, saat ini semua jenis tunjangan dikembalikan kepemerintah pusat. Artinya koordinasinya langsung ke daerah tidak lagi melalui provinsi. Kata dia, pengelola harus belajar pengalaman dari sebelumnya supaya masyarakat tidak lagi bertanya-tanya.

Kendari, KP Penerima tunjangan setifikasi (PTS), hingga saat ini harus ada perbedaan kualitas dengan guru yang belum menerima tunjangan profesi. Pemerintah harus terus melakukan pemantauan ke lapangan untuk melihat sejauh mana perbedaan kualitas guru yang kesejahteraanya sudah bagus. ‘’Komponen yang dipercaya pemerintah untuk mengawasi pelaksanaan pembelajaran di lapangan adalah para pengawas. Di lapangan pun ada kepala sekolah yang bisa bekerjasama dengan pengawas,’’ kata Sekretaris Dinas Diknas Kota Kendari, Makmur, M.Pd, kemarin (28/3). Dikatakan, adanya upaya pemerintah melalui Kemendikbud untuk memberikan tunjangan kepada guru secara bertahap, tentu punya harapan

lUtheR bittikAkA/kp

kabid pengendalian Mutu pendidikan Dinas Diknas kota kendari, Darwis, memberi penjelasan kepada sejumlah guru SMkn 4 kendari berkaitan dengan sertifikasi. yang sangat penting. Harapan pemerintah adalah peningkatan kualitas pendidikan secara merata di sekolah. ‘’Sebenarnya guru yang ingin berkualitas sebenarnya muncul dari keinginan sendiri, tanpa harus diperingati secara tegas. Alasannya, begitu kita diangkat menjadi PNS khusus guru, tentu sudah siap mengemban

tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa,’’ katanya. Ditambahkan, sebaiknya para pengawas pendidikan perlu melakukan sharing dengan guru mata pelajaran. Perlu ada penyamaan persepsi dalam menyampaikan suatu materi pembelajaran terutama yang berkaitan dengan rencana perbaikan pembelajaran (RPP). (lut)

Maksimalkan Peran Ikatan Alumni Kendari,KP Ikatan alumni bisa menjadi wadah strategis dalam mengakomodir kepentingan lulusan suatu institusi tertentu. Hanya syaratnya, tentu butuh peran aktif dari pihak yang terlibat langsung didalamnya. Salah satu lembaga yang memahami betul pentingnya mewadahi para lulusan itu, adalah Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unhalu. Ketua Prodi Pendidikan Fisika Unhalu, Rosliana Eso, S.Si.,M.Si, mengungkapkan pembentukan ikatan alumni merupakan sejarah baru pada lembaga yang dipimpinnya. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan untuk memaksimalkan peran alumni, khususnya pendidikan fisika. “Meski masih baru, namun kita berharap cara ini bisa menjadi contoh bagi yang lain. Itu nanti akan ditunjukan dengan peran ikatan alumni ini dalam memaksimalkan program pemberdayaan,” katanya, kemarin (28/3). Rosliana belum cukup dua bulan menjadi ketua prodi fisika, namun sudah berani mengambil langkah strategis pengem-

bangan alumni. Kata dia, esensi utamanyamenjadikan ikatan alumni yang baru terbentuk itu sebagai wadah komunikasi dan pemberdayaan alumni. Paling tidak, ini penting mendukung alumni agar bisa diberdayakan secara maksimal saat terjun di masyarakat nantinya. Sebagai wadah komunikasi, forum ini menjadi tempat untuk menampung setiap masukan dan keluhan dari segenap alumni yang telah kembali ke masyarakat, sekaligus mencarikan solusi untuk pemberdayaan. Selain itu, secara institusi dibentuknya wadah ini akan memberi manfaat tersendiri bagi prodi, utamanya soal penentuan mutu dan pendataan alumni. “Data alumni juga menjadi salah satu poin penting penilaian akreditasi. Jadi kalau pendataannya jelas serta mutu lulusannya bagus, dan itu terlihat dari lapangan kerja yang mereka geluti di masyarakat, maka tentu akan semakin menambah kredit poin dalam penilaian akreditasi,” terangnya. Dosen sekaligus penggagas Ikatan alumni, Dr. La Ode Ngkoimani M.Si, mengungkapkan

pembentukan lembaga tersebut bukan hanya sekadar formalitas kelembagaan belaka. Namun lebih dari itu, ada misi yang ingin dicapai pihaknya, salah satunya sebagai wadah komunikasi antar alumni. Harapannya, akan ada sharing informasi dari semua pihak sehingga memudahkan untuk berbagi, utamanya soal pemberdayaan. “Tentu ini tidak akan maksimal tanpa partisipasi dari semua alumni. Olehnya itu penting menyamakan persepsi dan sinergitas sehingga apa yang menjadi harapan bisa tercapai,” ungkapnya. Ditambahkan, Dalam implementasinya nanti iaktan alumni tidak hanya bergerak di bidang pendidikan saja. Namun juga akan menyentuh semua lini kehidupan, utamanya persoalan sosial dan ekonomi. Ini penting sebagai upaya pemberdayaan dan memaksimalkan peran alumni itu di berbagai sisi kehidupan masyarakat. “Harapan saya adalah dapat dikeluarkan rekomendasi dari forum ini baik berkaitan dengan kegiatan yang sifatnya sosial maupun ekonomi,” tandasnya. (cr3)

Pemerintah Janji Guru Tetap Mendapat Tempat

Menjelang jam pulang sekolah para siswa SMA mulai nongkrong dijalanan. Masih soal pengelolaan anggaran, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Kendari, Kasman Arifin mengingatkan kepala sekolah pada semuan jenjang pendidikan supaya menyalurkan dana bantuan pemerintah sesuai peruntukannya. Kata dia, sanksi tegas menanti bagi siapa saja yang berani “main-main” dengan bantuan itu. “Kalau ada kepala sekolah sengaja menyalahgunakan bantuan pemerintah pusat, utamanya untuk siswa miskin maka tidak ada ampun. Kita tidak pecat, namun tugas tambahannya sebagai kepala sekolah akan dihentikan, cukup jadi guru biasa saja. Apa yang terjadi itu menunjukan kalau bersangkutan tidak mampu mengemban amanah,” kata Kasman Arifin. Sejauh ini ada beberapa bantuan pemerintah pusat di salurkan ke daerah. Diantaranya, dana bantuan operasional

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

sekolah (BOS), bantuan siswa miskin (BSM), atau kalau ditingkat provinsi ada bantuan operasional pendidikan (BOP), dan lainnya. Uniknya, meski dinas provinsi bertindak sebagai pengelola, namuan beberapa masalah teknis yang sangat fundamental diserahkan ke sekolah. Sebagai contoh sederhana, pengelolaan dana BSM. Pengelola BSM Provinsi Sultra, Jabaruddin, mengaku pihaknya hanya memfasilitasi penyaluran dana itu ke pihak sekolah. Adapun soal siapa yang menerima termasuk di dalamnya syarat siswa dianggap layak menerima bantuan itu, juga sepenuhnya dipercayakan pada sekolah. Keadaan inilah oleh sebagian orang dianggap memberi peluang adanya diskriminasi penerima bantuan, karena pihak sekolah punya kewenangan menentukan. “Mengantisipasi hal itu, kami himbau pihak sekolah,

inong/kp

sebelum memutuskan siapa penerima bantuan harus koordinasi dengan orang tua siswa dan komite sekolah, atau pihak lain yang tahu kondisi siswa. Harapannya, agar tidak ada siswa dirugikan. Ini soal kemanusiaan, bagaimana membantu siswa secara ekonomi kurang mampu,” ungkapnya. Sejauh ini, meski di Kota ini belum ada informasi kejadian kepala sekolah menyalahgunakan dana bantuan itu. Namun, ia mengharapkan jangan ada sekolah melakukan hal itu. Kewajiban moral sebagai pendidik mesti membantu siswa yang membutuhkan, apalagi menyangkut pendidikan tentu harus lebih diutamakan, karena itu perintah undang-undang. “Tetap akan ada sanksi kepegawaian bagi kepala sekolah jika coba-coba melakukan itu. Kami ingatkan kalau ada yang berani melakukan, tidak ada toleransi,” tegasnya. (cr3)

Pemimpin Umum : Milwan Lukman Pemimpin Redaksi : La Ode Diada Nebansi Redaktur Pelaksana : Ruslan Amrullah, Manan Rachman Koordinator Liputan : Abdi Mahatma Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin Dewan Redaksi : PP. Bittikaka, Benyamin Bittikaka, Milwan Lukman, M. Djufri Rachim, Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin, Muhammad Sjaiful Redaktur : Luther Bittikaka, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih, Yenni Yusuf Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti, Sri Wulaningsih • Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) La Ode Iman (Jakarta) • Fotografer : Suwarjono • Desain Grafis : Muh Hajar Siddiq • Karikatur : Arham Rasyid • Teknologi Informasi : Muh. Sahdar • Pracetak Iklan: Muhrisan (koordinator) • Pracetak Redaksi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin, Agus Setiawan • Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Sjaiful

Jakarta, KP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjanjikan puluhan ribu posisi para guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) beserta sertifikasinya tetap aman. Mata pelajaran TIK yang ada di tingkat SMP dan SMA memang dihapuskan dalam Kurikulum 2013 yang akan berlaku Juli 2013 ini. Wakil Mendikbud, Musliar Kasim, menegaskan tidak ada guru yang dirugikan saat Kurikulum terbaru itu berlaku. “Guru TIK akan kita kembalikan (ke posisi sebelumnya). Sebab sebelumnya kan memang ada yang dari guru Fisika, Matematika, dan lainnya,” ujarnya saat menerima para demonstran yang menolak Kurikulum 2013 dari Aliansi Revolusi Pendidikan di gedung Kemendikbud, Jakarta, kemarin. Musliar juga memastikan sertifikat para guru TIK itu tidak batal. Sertifikasinya akan melekat pada guru masingmasing sehingga masih bisa digunakan saat dibutuhkan untuk mata pelajaran yang sama. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang saat ini sedang berlaku, TIK merupakan salah satu mata pelajaran di tingkat SMP dan SMA. Namun dalam Kurikulum 2013 TIK menjadi salah satu yang tidak lagi diajarkan sebagai mata pelajaran karena

dianggap sebagai sarana untuk belajar pada mata pelajaran lainnya. Maka muncul keresahan karena banyak guru TIK tersertifikasi yang terancam tidak mendapat ruang mengajar. Para guru TIK di sekolah negeri dan berstatus PNS dinilai relatif aman namun guru swasta banyak merenungi nasib. “Di Jakarta saja guru TIK ada 1.700 orang. Dan mereka banyak dari jurusan TIK dari universitas lho. Terus bagaimana nasibnya?” kata Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listiarti. Belum ada data berapa jumlah pasti jumlah guru TIK di Indonesia. Namun, menurut Retno, rata-rata setiap sekolah di tingkat SMP dan SMA memiliki dua guru mata pelajaran itu. “Dijumlah saja berapa banyak SMP dan SMA nah guru TIK itu dikalikan dua dari jumlah sekolah itu. Sekitar itu jumlahnya,” tuturnya. Data Kemendikbud menunjukkan jumlah SMP di Indonesia mencapai 37.349 unit dan SMA serta SMK total sedikitnya sebanyak 18.357 unit. “Itu baru guru TIK. Bagaimana dengan guru Bahasa Inggris? Sebagai di Kurikulum 2013 ada pengurangan jam mata pelajaran ini dari semula 180 jam per minggu menjadi 90 jam per minggu. Bagaimana nanti gurunya? Padahal sekarang saja sudah bersaing kare-

na jam mengajarnya terbatas,” ulas Retno. Aliansi Revolusi Pendidikan yang terdiri atas FSGI, Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), Indonesia Corruption Watch (ICW), dan beberapa unsur terkait lainnya kemarin menyatakan penolakan pemberlakuan Kurikulum 2013 dalam waktu dekat ini. Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri, mengatakan pihaknya mengajukan tiga tuntutan yaitu menghentikan proses kurikulum 2013, menghapuskan ujian nasional sebagai standar kelulusan siswa, dan menghilangkan segala bentuk praktek komersialisasi pendidikan. “Kami melihatnya pemerintah terlalu tergesa-gesa dalam penerapan Kurikulum 2013 ini,” kata dia. Staf Ahli Mendikbud, Abdullah Alkaff, menjelaskan perumusan Kurikulum 2013 mengacu paad Undang Undang Sidiknas sebagai filosopinya. Sebab jika tidak mengacu kepada itu maka apapun yang dilakukan akan salah. “Saya kira pemerintah sudah merumuskan yang terbaik untuk siswa agar masa depan Indonesia lebih baik. Kita sadari sistem pendidikan yang ada selama ini banyak kesalahan maka kita perbaiki dengan ini. Kita jadikan Kurikulum 2013 sebagai pintu gerbang ke arah perbaikan,” ucapnya.(jpnn)

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • Direktur Utama : Milwan Lukman • Direktur : Haeruddin • Wakil Direktur Bisnis : Hasanuddin • Wakil Direktur Produksi & PSDm : Sawaluddin Lakawa • manager Keuangan : Agus Tranhadi • manager Iklan/Sponsorship : Nursyamsi Abidin• manager Event & Promosi : Muhammad Akhbar • manager Sirkulasi : Victor Bittikaka• manager Umum : St.Ganefo • manager Personalia/Legal : Marjani • Asisten manager : Paulina Tambing (Keuangan), Ratna Sari (Sirkulasi) • Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Alamat Redaksi / Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 Telp. Red. : (0401) 3126513 • Faks. Red. : (0401) 3126512, Faks. Bisnis & Keuangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, Telp. Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : BAuBAu: Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)2826129/085241854000 • Radar Kolaka : Jl. Sutomo • Alamat Agen: RAHA: Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538 • POMALAA: Jl. Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105 • KONAWE (Unaaha): Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506 • BOMBANA (Rumbia): Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817 • Kota Kendari : KAMPUNG SALO: Mintarsih • SODOHOA: Hamisu, Tlp. 3125723 • TIPULU: Yusuf Tumora, Tlp.3127924 • WuAWuA: Rusli, Tlp.3193008 • MANDONgA: Theresia, Tlp.3122393 • PuWAtu: Usman, Tlp. 3007069 • PERuMNAS: Incang, Tlp.3192061 • ANDuONOHu: Maxi, Tlp.3125474 • Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • Alamat Perwakilan : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin • Radar Kolaka : — • Harga Langganan : Kota Kendari Rp 97.500/Bulan, Luar Kota: Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota : Rp 4.500,-/Eksp • Eceran Daerah : Rp. —,-/Eksp.


3

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

suwarjono/kp

BERLAKUKAN DISKON BELI 5 GRATIS 1

Harga Emas Turun Harga emas batangan di logam mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melorot. Selasa (26/3) lalu, harga emas untuk harga jual dan buyback kompak turun Rp 2.000/gram jika dibandingkan sehari sebelumnya. Daftar harga yang dirilis BUMN tambang tersebut pukul 08.18 WIB menyebutkan harga emas dipatok Rp 518.000 sampai Rp 557.000 pergram. Level harga Rp 518.000 untuk pembelian emas batangan berukuran 250 gram, sedangkan Rp 557.000 untuk emas batangan 1 gram. Adapun untuk harga buyback (beli kembali) Antam mematok harga Rp 497 ribu per-

gram untuk setiap produk emas batangan bersertifikat resmi PT Aneka Tambang. Ini menurun drastis jika dibandingkan harga buyback beberapa pekan lalu yang sempat menyentuh Rp 520 ribu pergram. Penurunan harga emas Antam ini tak lepas dari pergerakan harga emas internasional. Direktur Operasi Antam Winardi mengatakan, penurunan harga emas tak perlu dikhawatirkan. Tapi sebaliknya, ini merupakan peluang bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, khususnya emas batangan Antam. “Sekarang harga sedang turun, waktunya membeli. Nanti pasti akan naik lagi,” kata Winardi. Menurutnya, sejauh ini emas masih menjadi pilihan yang aman dan menguntungkan untuk berinvestasi. (jpnn)

Black Fire Incar Pasar Anak Muda Persaingan pasar kendaraan bermotor semakin sengit seiring dengan peningkatan pengguna kendaraan. Kondisi ini disikapi produsen dengan menambah laju kapasitas produksi. Hal ini terlihat dengan maraknya varian motor terbaru maupun pengembangan desain dari produk yang telah diluncurkan sebelumnya. Tak mau ketinggalan, Suzuki Motor juga mengeluarkan produk black fire dan black gold untuk menggenjot angka penjualan. SPV Penjualan dan Promosi PT. Sinar Galesong Pratama, Ugas - main dealer Suzuki di Sultra, red- mengatakan produk black fire dan black gold merupakan edisi spesial dan hanya dikhusukan pada salah satu produk yang mewakili tiga jenis varian motor Suzuki. Dari dua produk tersebut, black fire lebih diminati dibandingkan dengan black gold. Produk black fire pada kelas matic diwakili oleh Suzuki Nex, tipe cup oleh Suzuki Titan serta Suzuki Satria dari tipe sport. “Tiga motor tersebut sengaja dipilih karena paling laris di kelas masing-masing,” ujarnya. Pada dasarnya spesifikasi dan desain bodi pada black fire relatif sama dengan produk sebelumnya. Perbedaan mendasar hanya terlihat dari desain warna atau striping pada bodi motor, velg dan handle belakang. Black fire didominasi perpaduan warna merah dan hitam sedang black gold identik dengan warna kuning emas dan hitam. Kombinasi warna tersebut kata Ugas paling diminati anak muda sekarang. “Segmennya memang sengaja dihadirkan untuk kalangan anak muda,” imbuhnya. Menurut Ugas, black fire telah dipasarkan di Sultra sejak awal Maret. Sosialisasi produk melalui pameran di pusat perbelanjaan seperti halnya di Lippo Plaza sedang dilakukan. Pemberlakuan program penjualan dengan cash back dan hadiah tertentu juga digelar untuk menaikan angka penjualan. “Cash back pembelian saat ini di dealer untuk Suzuki Satria Rp 500 ribu sedang Nex dan Titan Rp 1 juta ditambah magic pan khusus Titan,” katanya seraya menambahkan untuk pembelian secara cash dan kredit selama pameran hingga 2 April mendapat potongan harga tertentu. Sosialisasi dan pemberlakukan program berdampak positif pada penjualan. Tahap awal

Outlet Rotiboy yang ke-63 dibuka di Kendari, tepatnya disamping Jalan SPBU Saranani, kemarin. Promo masih berlaku hingga hari ini dimana pembelian lima roti, akan mendapatkan bonus sebuah roti (Bukan beli 5 gratis 2, red). “Mulai 30 Maret, diskon sudah tidak kami berlakukan lagi,” terang Operation Manager, PT Rotiboy Bokeshoppe, Dian Sudharta. Rencananya Rotiboy juga akan hadir di Lippo Plaza, Mei mendatang.

Kehadiran Asuransi Milik Asing

Telkomsel Siapkan BB Dakota dan Iphone5 Hadiah Program Broadband Holic

pengorderan, dari ketiga produk black fire sebanyak 200 unit telah laku terjual di seluruh sub dealer dan hanya menyisakan beberapa unit. Selain itu, perbedaan harga yang hanya dikisaran Rp 200- Rp 500 ribu dengan tipe non black fire juga menjadi pendukung lainnya. Suzuki juga mempermudah pembelian konsumen secara kredit dengan DP minimal Rp 1,5 juta - Rp 4 juta untuk tipe Satria dengan cash back Rp 500 ribu- Rp 1 juta digelar. “Syaratnya mudah, hanya foto kopi KTP suami istri saja,” tukas Ugas yang mengaku telah memesan 300 unit black fire lagi untuk pasar Sultra. (m4/awl)

Gerus Nasabah Lokal

Kendari, KP Meningkatnya pengguna layanan Broadband Telkomsel hingga 10 juta Pelanggan di wilayah Papua, Maluku Sulawesi dan Kalimantan (PAMASUKA), membuat Telkomsel memberikan apresiasi kepada pengguna layanan Balckberry dan Telkomsel Flash. Pada semester pertama ini, Telkomsel Area Pamasuka mengemas program menarik Broadband Holic yang merupakan program berhadiah untuk setiap aktivasi Blackberry Internet Service (BIS) Full Service bulanan seharga Rp 99 ribu dan Flash Ultima seharga Rp 50 ribu. Program itu berlaku 1 Maret - 31 Mei 2013 dengan hadiah berupa tiga unit BB Dakota untuk aktivasi paket BIS Full Service, dan tiga unit Iphone5 32 Gb untuk aktivasi paket Flash Ultima. Selain hadiah BB Dakota dan Iphone5, Telkomsel juga menyediakan 20 unit pulsa Telkomsel senilai Rp 200 ribu. Setiap pelanggan yang melakukan aktivasi Blackberry BIS Full Service seharga 99ribu atau Flash Ultima minimal 50ribu yang mana masing-masing program tersebut berlaku selama 30 hari berhak mendapatkan 1 poin. Aktivasi paket dapat dilakukan melalui *363#. Pelanggan yang mengaktifkan lebih dari satu kali layanan yang termasuk dalam kategori

program ini akan mendapatkan akumulasi poin. Poin yang telah di kumpulkan selama periode program akan diundi untuk menentukan pemenang. Periode pengundian akan dilaksanakan di bulan Juni 2013 Head of Area Pamasuka Group Bona LP. Parapat mengatakan pertumbuhan bisnis broadband tercatat paling tinggi dibanding layanan konvensional suara dan SMS. Itu sebabnya, Telkomsel akan semakin agresif memberikan inovasi serta perluasan jaringan demi kemudahan dan kenyamanan dengan menawarkan kecepatan data lebih baik, sehingga dapat mendukung beragam aktifitas mobile seperti browsing, chatting, dan media sosial. ‘’Bisnis telekomunikasi pada 2013 dan tahun-tahun mendatang

akan semakin fokus pada layanan broadband. Untuk mempertahankan dominasi pasar, Telkomsel secara agresif meningkatkan pembangunan BTS yang di dominasi oleh BTS 3G ke berbagai wilayah potensial di Indonesia bagian timur,’’ jelasnya. Melihat dari pertumbuhan jumlah pengguna layanan Broadband yang meningkat lebih dari 51 persen pelanggan pada tahun 2012 lalu, Menurut Bona untuk tahun ini Telkomsel berani menginvestasikan lebih dari 2.800 pembangunan BTS di seluruh wilayah Pamasuka. Hingga Februari 2013, Telkomsel telah memiliki lebih dari 28 juta pelanggan yang terdiri dari 16 juta pelanggan untuk wilayah Sulmalirja dan 12 juta pelanggan untuk wilayah Kalimantan. (m4/awl)

Kendari, KP Perkembangan perusahaan asuransi secara nasional tengah terusik. Serbuan perusahaan asuransi milik jaringan usaha luar negeri beberapa tahun terakhir, membuat persaingan semakin ketat hingga membuat beberapa usaha perasuransian lokal berhenti beroperasi. “Saat ini tercatat hanya dua perusahaan asuransi lokal yang masih eksis berkembang yakni AJB Bumi Putera dan dan Jiwasraya sendiri,” ujar Syahrudin, Branch Manager PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Cabang Kendari. Menurut Syahruddin, ekspansi perusahaan asuransi asing tak hanya datang dengan dukungan sistem permodalan dan keuangan yang kuat. Lebih dari itu, sistem teknologi yang diterapkan dalam layananan operasional perusahaan, terbukti memberi kemudahan dan keleluasaan pada konsumen. Produk asuransi yang dihasilkan pun menawarkan banyak fitur dan keunggulan bagi konsumen. Tak mengherankan perkembangan jumlah nasabah yang dihimpun, terus mengalami peningkatan dan menggerus nasabah asuransi lokal. Kondisi ini kata pria yang baru menjabat beberapa hari pada perusahaan asuransi jiwa milik pemerintah di cabang Kendari itu, mau tidak mau harus diterima. Era globalisasi menjadi tameng perusahaan asuransi milik asing atau perusahaan asing yang berafiliasi dengan perusahaan lokal, asing tersebut bebas bergerak di negeri ini. “Kita tidak bisa melarang mereka, karena perusahaan kita juga bebas ek-

spansi di negara mereka, asalkan mampu,” ujarnya. Walau demikian, hadirnya perusahaan asuransi asing juga membawa pengaruh baik utamanya terhadap peningkatan kinerja dan layanan usaha. Persaingan yang sengit dilapangan mengharuskan perusahaan lokal berbenah dengan menawarkan produk yang berkualitas, meningkatkan SDM tenaga asuransi serta menerapkan sistem pelayanan berbasis teknologi dan sebagaimana diterapkan oleh perusahaan milik asing tersebut. “Kita coba harus lebih dari mereka, minimal sama agar eksis bersaing,” imbuhnya. Walau belum bisa memberi gambaran perkembangan jumlah nasabah pada lembaga yang dipimpinnya karena baru menjabat beberapa hari, namun dirinya meyakini berdasarkan pengalaman jabatan sebelumnya di Kantor Cabang Regional Makassar, perkembangan saat ini masih menunjukan nilai yang stabil. “Kami berbeda dengan Perseroan asuransi pemerintah yang lain. Pemungutan premi telah diatur UUD, sementara kami harus berebut dan bersaing dengan banyak pihak,” katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Cabang AJB Bumi Putera Cabang Kendari, Hadji Soppong. Hingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya berhasil merekrut nasabah hingga 12 ribu orang. Premi income pun mengalami kenaikan dari Rp 11,7 miliar tahun 2011 menjadi Rp 12,8 miliar akhir tahun setelahnya. “Tahun ini kita target premi kita naik sebesar 9 persen menjadi Rp 15,4 miliar,” ucapnya sambil mengungkapkan optimisnya menghadapi persaingan termasuk dengan perusahaan asuransi dari luar. (m4/awl)


JUMAT AGUNG

4

Jumat Agung Menuju Kemerdekaan Dosa

Tiga Keajaiban di Jumat Agung JUMAT Agung adalah hari yang istimewa. Tidak biasanya orang Kristen bersekutu pada hari Jumat. Waktu persekutuan dan ibadah Kristen sepanjang segala masa adalah hari pertama dalam seminggu. Bukan hari keenam, atau Jumat. Mengapa Jumat Agung lain dari Jumat-Jumat yang biasa? Jawaban yang pasti, “Karena pada hari Jumat Agung Yesus Kristus mati. Ia disalibkan dan menyerahkan nyawanya sebagai tebusan bagi banyak orang”. Jumat Agung adalah hari yang unik. Jika Matius hanya mencatat dua hal luar biasa. Lukas mencatat tiga kejadian ajaib yang membuat Jumat yang satu itu lain dari kebanyakan. Pertama, kegelapan meliputi seluruh daerah itu selama tiga jam. Kedua, tabir Bait Suci terbelah dua. Ketiga, kepala pasukan penyaliban memuliakan Allah di depan umum. Kegelapan meliputi seluruh daerah itu dari jam 12 sampai pukul 15. Matahari tidak mau bersinar. Bumi menjadi gelap. Mengapa begitu? Para ilmuwan bisa saja menjawab, “Terjadi karena gerhana matahari total pada waktu itu,”. Jawaban ini tidak mungkin. Karena gerhana matahari hanya bisa terjadi jika bulan gelap. Tetapi pada saat itu orang Yahudi merayakan paskah. Perayaan paskah selalu terjadi pada saat bulan purnama. Menurut perhitungan kalender Israel bulan baru selalu mulai dengan awal munculnya bulan. Hari keempat belas dari bulan baru, yaitu saat dimana domba paskah harus disembelih, jatuh sama dengan bulan purnama. Pada waktu itu posisi bulan berseberangan dengan matahari. Bumi berada di antara bulan dan matahari. Gerhana matahari hanya mungkin terjadi kalau bulan berada di antara matahari dan bumi. Jadi gelap gulita yang terjadi pada hari Jumat Agung tidak ada sangkut paut dengan gerhana matahari. Kegelapan saat itu adalah sebuah kejadian yang janggal. Ia bukan gejala alam biasa. Apa sebenarnya penyebab kegelapan itu? Ingat kembali kisah penciptaan. Kalimat pertama dari Alkitab berbunyi: “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum terbentuk dan kosong. Gelap gulita menutupi samudera raya”. Bumi berada dalam gelap. Bumi baru mengenal terang waktu Allah mulai bertindak. Itu sebabnya Kitab Kejadian melaporkan bahwa pekerjaan yang dilakukan Allah pada hari pertama adalah “menjadikan terang”. Terang datang dari Allah. Karya Allah identik dengan terang. Dan karya Allah berlangsung dalam terang. Allah menciptakan terang pada hari pertama. Tapi itu saja belum cukup. Pada hari keempat, terang itu dilipatgandakan lagi oleh Allah dengan menciptakan benda-benda penerang. Apakah dengan itu gelap sudah terusir dari dunia? Ternyata tidak. Kegelapan masih saja ada. Yesaya 9:1 masih bicara tentang bangsa yang berjalan dalam kegelapan. Bagaimana itu mungkin, padahal Allah sudah menjadikan terang dan membuat benda-benda penerang? Rupanya betapa pun baik dan berguna terang itu, ia tidak mampu menghalau semua kejahatan dari muka bumi. Karena terang itu hanyalah ciptaan. Untuk benarbenar menghalau kegelapan dari muka bumi, terang yang sejati harus datang ke dalam dunia. Yesuslah terang itu dan yang sesungguhnya. Terang yang diciptakan Allah pada hari pertama dan yang dipancarkan dari benda-benda penerang hanyalah pantulan atau refleksi dari terang yang sejati itu. Terang dalam Kejadian 1:3 dan terang yang dipancarkan benda-benda penerang, yaitu matahari, bulan dan bintang, tidak memiliki terang sendiri. Mereka menjadi terang karena ada terang yang sejati, yaitu Allah. Manusia harus dapat mengerti terang dan fungsinya jika mereka ada dalam terang. Itu sebabnya pemazmur 36:10 berkata: in lumine tou videmus lumen yang artinya: “dalam terangmu kami melihat terang”. Lalu apa hubungan gelap gulita di Jumat yang Agung dengan data ini? Yang pertama, dengan cerita ini Lukas

5

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

hendak menegaskan bahwa dunia kembali kepada keadaannya semula. Dunia benar-benar hidup tanpa Allah pada saat Yesus menghembuskan nafasnya yang terakhir. Itu sebabnya dunia diliputi kegelapan. Bukan kegelapan biasa karena gerhana matahari. Tetapi kegelapan luar biasa. Kegelapan yang dahsyat, kegelapan karena hidup tanpa Allah. Dan memang demikian adanya. Dua belas jam terakhir dari kisah hidup Yesus memperlihatkan betapa kejamnya manusia. Manusia telah benar-benar hidup tanpa Allah. Hati mereka menjadi gelap. Mereka bukan hanya memutarbalikkan kebenaran. Tetapi berusaha membunuh kebenaran. Manusia bukan

hanya menangkap dan mengadili Yesus dalam kegelapan. Mereka juga ingin memusnahkan terang yang sejati itu dari muka bumi. Gelap gulita di Golgota pada Jumat yang Agung ini menunjukkan bahwa dunia dan manusia belum melangkah jauh dalam hal kebenaran dan kasih. Umur dunia sudah tua, tapi manusia yang menduduki dunia masih ada pada titik start, nol kilometer. Kedua, matahari menjadi gelap, karena Tuhan yang adalah sumber dari mana matahari memperoleh terang telah tiada. Seumpama lampu, nyala api matahari padam karena minyak yang menyalakannya sudah habis. Kristus sudah mati. Terang yang sesungguhnya sudah tiada. Matahari menjadi malu dan tidak tahan melihat bagaimana kejamnya perlakuan manusia terhadap sang terang. Itu sebabnya matahari menutup matanya. Ia tidak mau bersinar. Dalam Kitab Matius dan Lukas dikisahkan bahwa bukan hanya matahari yang menjadi gelap. Tetapi ada juga gempa bumi yang dahsyat. Bumi gemetar ketakutan waktu menyaksikan sumber hidup dan sang penciptanya dilumatkan oleh kuatnya dosa dan pemberontakan manusia. Inilah arti dari kejadian ajaib pertama di Jumat Agung. Tapi, kuatnya dosa itu tidak berlangsung lama. Kejahatan yang marajalela, bahkan sampai menyerang Allah tidak bertahan. Ia hanya berlangsung sekejap. Hanya tiga jam. Memang cukup lama, tetapi tidak selamanya. Kegelapan pasti akan berlalu. Kejahatan tidak punya masa depan. Pada hari paskah nanti, hari kebangkitan Yesus, ia akan benar-benar pergi dan takluk pada sang terang dunia. Ini juga pelajaran penting bagi kita. Kejahatan memang ganas tetapi seganas apa pun kejahatan itu, ia tidak punya masa depan. Akan tiba waktunya dimana kejahatan dilucuti dan para pelaku kejahatan akan dihadapkan ke pengadilan. Sekarang mungkin tidak, karena pengadilan dan para hakim kita masih hidup tanpa Allah waktu hendak mengambil keputusan. Tapi nanti, waktu sang hakim yang agung itu datang semua kejahatan akan tersingkap. Tanda ajaib yang kedua: tirai Bait Allah terbelah dua. Di Bait Allah tergantung dua tirai/layar. Yang pertama di pelataran depan yang memisahkan ruang untuk umum dan ruang yang kudus. Layar kedua tergantung di antara ruang

kudus dan ruang maha kudus. Mana dari kedua layat ini yang terbelah tidak disebut dalam Alkitab. Kita hanya bisa menduga. Terbelahnya tirai ini tentu punya maksud atau pesan. Kalau maksudnya untuk mengumumkan bahwa jalan kepada Allah sekarang terbuka kepada semua manusia, maka yang tercabuk itu haruslah tirai yang memisahkan ruang kudus dan ruang maha kudus. Tetapi ini berarti hanya imam besar saja yang melihat dan mengetahui hal itu. Sudah pasti bukan ini yang dimaksudkan Lukas. Tirai tercabik dimaksud haruslah yang ada di antara untuk umum dan ruang kudus. Dan kalau itu yang terjadi, maka tercabiknya tirai tadi hendak menegaskan bahwa dengan kematian Yesus Allah mengumumkan bahwa Ia tidak mau lagi terkurung hanya dalam Bait Allah dan hanya bisa ditemui di gedung kebaktian. Sejak saat itu Allah tidak hanya bisa ditemui di Bait Allah. Ia ada dalam perjalanan kepada bangsa-bangsa. Dia mau juga disembah dan dihormati di tempat-tempat yang bukan gedung kebaktian atau Bait Allah. Bukan hanya para imam saja yang dapat berbicara dan melayani Dia. Orang kebanyakan juga dapat bertemu Tuhan Allah secara langsung. Pesan ini sesuai dengan dengan teologi kitab Injil Lukas. Karena keyakinan ini, Lukas tidak segan-segan bercerita tentang pekabaran Injil yang mulai dari Yerusalem sampai ke ujung bumi. Lukas juga memperoleh keberanian untuk menulis kepada seorang bukan Yahudi (Teofilus) dengan maksud meyakinkan dia bahwa cerita tentang Yesus adalah benar. Bahkan hanya Lukas sajalah yang memuat cerita tentang orang Samaria yang murah hati (Luk. 10:25-37). Cerita yang memberikan kepada kita kesan sangat mendalam bahwa pelayanan dan penyembahan kepada Allah tidak harus terjadi di Bait Allah atau tempat doa. Menolong sesama yang sedang dalam kesulitan, mengasihi dan memberi perlindungan kepada seorang asing atau dia yang memusuhi kita adalah perbuatan beribadah kepada Tuhan. Kita yang merayakan Jumat Agung perlu tahu keajaiban ini, sehingga mulai belajar untuk menyembah Allah bukan hanya di gedung ibadah dan rumah doa, tetapi juga di setiap tempat di mana saja berada. Keajaiban ketiga, seorang non Yahudi, bangsa tidak bersunat, kepala pasukan penyaliban berkata di hadapan umum: “Sungguh, orang ini adalah orang benar. Kita lihat di sini bahwa Allah tidak menyembunyikan kebenaran kepada orang non Yahudi. Allah adalah Tuhan yang tidak diskriminatif. Kasih juga tidak pilih muka. Allah memberikan kepada orang yang percaya maupun orang kafir kemampuan untuk mengenal kasih dan menghormatinya. Tidak ada dosa yang begitu berat sehingga menghalang-halangi kuasa Allah. Tidak. Kepala pasukan penyaliban digerakkan hatinya oleh Allah untuk mengenal kasih dan kebenaran. Dengan mengakui bahwa Yesus adalah orang benar di depan umum, ia mengaku diri sebagai yang melakukan satu tindakan yang salah dan keliru. Si kepala pasukan penyaliban tidak berusaha membela diri, ia mengakui kekeliruannya dengan terbuka dan jujur. Seorang kepala pasukan mengaku diri berbuat kesalahan dan kekeliruan. Itu diucapkan di depan umum. Lukas melihat ini sebagai sebuah keajaiban. Ia mencatat ini dalam kitab yang dia peruntukan kepada Teofilus, seorang pejabat tinggi dalam pemerintahan Roma waktu itu. Ia tentu mencatat keajaiban ini dengan maksud agar mendorong Teofilus waktu itu, dan Teofilus-Teofilus masa kini untuk meniru contoh kepala pasukan penyaliban. Akhirnya, Lukas memberi kesaksian bahwa pada Jumat Agung yang pertama ada tiga peristiwa ajaib. Kita sudah lihat keajaiban itu satu persatu. Tentu saja tidak dengan maksud mengatakan bahwa keajaiban-keajaiban itu hanya terjadi pada Jumat Agung yang pertama saja. Lukas catat hal itu untuk mendorong agar menjadikan Jumat Agung yang diperingati kini menjadi Agung dan di dalamnya ada keajaiban-keajaiban yang bisa disaksikan orang lain. (net)

J

umat Agung bagi orang Kristen adalah hari hening. Hari orang menatap ke atas salib tempat Yesus bergantung, hari orang kembali merenungkan penebusan Yesus, juga hari Ia berdiri di atas bukit Golgota. Saat pakaian Yesus ditanggalkan, saat-saat pakupaku menembusi kaki dan tangan, saat salib ditegakkan, ketika Yesus mengucapkan tujuh sabdaNya dari atas salib. Di bawah asuhan seorang tukang kayu di Nazaret, Yesus tentu tahu tentang kayu, tahu tentang paku, tahu tentang palu dan berbagai alat pertukangan lain. Kini semua alat ini digunakan para pembunuhNya ketika Ia dipaku di kayu salib. TAK AdA HidUP KrisTiAni TAnPA sAlib Salib itu mungkin tantangan hidup, rasa tidak diterima oleh orang lain, disalahpahami, disingkirkan, dikhianati, ditolak, dianggap sepele, dicaci maki, dihina, dipermalukan dan lain-lain. Salib adalah salib. Dalam cahaya salib Yesus, manusia ingin melihat salibnya sendiri.

PengAMPUnAn dAn PerdAMAiAn Peristiwa kematian Tuhan Yesus merupakan hal terpenting dalam kekristenan. Karena kematian-Nya sebagai jaminan pengampunan dosa-dosa kita. Yesus mengampuni justru pada saat Ia sedang menderita sengsara tergantung di atas salib. Di saat penderitaan itulah justru Yesus berkata “Bapa ampunilah mereka.” (Lukas 23:34). Ia minta Bapa mengampuni orangorang yang menganiayaNya. Yesus mengampuni justru di saat Ia paling dikecewakan, karena sekarang Ia tidak sedang berada di antara murid-muridNya tetapi ada di antara para penjahat. Sementara orang-orang yang dekat dengan Dia bahkan yang pernah ditolongNya telah menyangkali dan meninggalkanNya. Bagi Yesus, satu-satunya jalan untuk pembebasan dari musuh adalah dengan mencintai musuh, berbuat baik kepada orang-orang yang membenci, dan berdoa bagi mereka yang memberikan perlakuan buruk (Lukas 6:27-28). Hukuman salib yang harus ditanggung Yesus

dan kematianNya merupakan puncak gerakan antikekerasan yang dilancarkan Yesus demi membela rakyat yang ditindas penguasa agama yang berkoalisi-berkonspirasi dengan penguasa politik di zamanNya. Salib adalah risiko tertinggi yang harus ditanggung Yesus dalam kesetiaan dan konsistensiNya membela rakyat yang dipinggirkan, diperlakukan tidak adil, dan diperas tangan-tangan kotor penguasa agama dan politik zaman itu. Salib adalah konsekuensi logis sikap Yesus dalam kerelaan memberikan pipi kiri kepada sang penampar yang telah menghajar pipi kanan dalam rimba kebuasan manusia. Itulah bentuk perlawanan radikal yang memutus siklus kekerasan dan balas dendam dengan cara membawa perdamaian. OPTiMis WAlAU TerPenJArA Pesan Jumat Agung adalah sikap optimisme. Karena Yesus yang tersalib itu memberi pesan khusus kepada semua umat Kristen, perjalanan umat Kristen dalam mengarungi bahtera ke-

hidupan ini bukanlah tanpa tujuan. Dan bukan pula berakhir dengan penderitaan sekalipun terpenjara oleh penguasa dunia. Penderitaan bukanlah kata akhir, tetapi adalah optimisme babak baru dari harapan baru. Ada harapan yang cerah dan dicerahkan oleh iman kepercayaan kepada Yesus. Dengan demikian, Jumat Agung yang yang dirayakan harus diartikan membangkitkan semangat membangun interaksi dan kebersamaan antarmanusia. Semangat Jumat Agung mengganti pesimisme dengan semangat baru. Makna Jumat Agung juga membangun kesejatian hidup yang sejahtera. Bukan saja dalam arti material, melainkan mampu mengungkapkan dirinya sebagai citra Allah dalam membangun relasi dengan Allah, sesama manusia, ciptaan lain dan seluruh alam semesta. Hidup seperti itulah yang hendak dicapai dan pada masa kini masih diperjuangkan dengan susah payah, mengingat banyak warga masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Juga masih banyak orang yang terhalang untuk menyejahterakan hidup mereka. (net)

Persiapan Jelang Peringatan Paskah MOMen peringatan Paskah merupakan salah satu momen penting bagi umat Kristiani. Meski dalam perayaannya tak semeriah momen Natal, tapi nilai kebangkitan Yesus Kristus yang terkandung di dalam Paskah dianggap sangat penting. Tak heran jika jelang paskah, umat Kristiani mengenang Minggu sengsara selama tujuh Minggu berturut-turut. Pendeta Adrie O. Masie mengungkapkan, Paskah adalah simbol kebangkitan Yesus Kristus atas kematian. Melalui Paskah umat Yesus Kristus diberi pengharapan bahwa masih ada kehidupan baru setelah kematian. Tradisi paskah kata Pdt. Adrie sudah diawali oleh umat perjanjian lama, yakni bangsa Israel. Saat itu mereka telah dibebaskan dari kehidupan perbudakan Mesir. “Paskah bagi muat Israel adalah peristiwa dimana Allah membunuh semua anak sulung dari Mesir dan Membiarkan anak Sulung Israel tetap hidup. Ketika Allah mengirim malaikat maut, bangsa Israel telah menandai pintu-pintu mereka dengan percikan darah anak domba. Sehingga malaikat maut tidak memasuki rumah-rumah mereka. Kecuali rumah-rumah orang mesir,

yang kemudian nyawa-nyawa mereka diambil Allah,” ujarnya. Kejadian Paskah diawali dengan penangkapan Yesus Kristus oleh para tentara Romawi. Saat penangkapan, murid-murid Yesus ketakutan karena harus berhadapan dengan para tentara. Namun Yesus dengan penuh kasih mencoba menenangkan mereka dan meyakinkan kalau dirinya tidak bakal apa-apa. “Yesus sebelumnya sudah berpesan kalau ia akan mati, tapi akan bangkit kembali dari kematian itu,” lanjutnya. Saat dilakukan penyaliban, darah Yesus terus menerus mengalir, hingga membuat murid-muridnya merasakan sedih yang teramat. Saat itu juga Yesus Kristus wafat. “Hari ketiga setelah wafatnya Yesus Kristus, Maria Magdalena bersama murid-murid lainnya mengunjungi makam Yesus. Dan alangkah kagetnya mereka, saat melihat makam tersebut sudah terbongkar. Perasaan sedih makin meliputi mereka saat itu. Namun, kehadiran sesosok malaikat membuat mereka kaget lagi. Malaikat yang diutus Allah itu lalu berkata kepada mereka bahwa Yesus sudah tidak ada dimakamnya, ia sudah dibangkitkan.

Setelah mendengarkan perkataan malaikat itu, mereka lalu meninggalkan makam. Belum jauh mereka berjalan sosok Yesus yang kembali hidup, muncul dan menghampiri mereka,” terangnya. Disinilah inti dari peringatan Paskah Adrie O. Masie yang menggambarkan kebangkitan kembali Yesus Kristus dari kematian. Kekuasaan Allah yang telah menggulingkan batu penutup makam dan menghidupkan kembali Yesus dari kematian. HiKMAH PAsKAH Makna yang dapat dipetik dari kejadian tersebut ialah manusia yang terbelenggeu oleh maut telah dibebaskan. Kebangkitan Yesus telah mngalahkan maut. Dari situlah muncul

tradisi Paskah biasanya disimbolkan dengan telur, yang berarti kehidupan. Telur itu diibaratkan saat manusia masih terkungkung dalam kematian dan dosa. Namun setelah itu terlur akan menetaskan kehidupan. Hal tersebut melambangkan manusia yang terlahir kembali dari keterkungkungan maut dan dosa, serta diberikan kehidupan. “Jadi, kita ini adalah orang-orang yang telah ditebus dengan darah Kristus. Sebuah pengorbanan anak Allah yang akan membuat kita menjadi bersih dan suci, sehingga kita bisa kembali ke surga,” jelasnya.Ketua GEP Sultra itu berharap, lewat Paskah umat Kristiani kembali diingatkan, tentang perjuangan Yesus dalam menebus dosa-dosa hambanya. Untuk itu, umat Kristiani Protestan selalu memperingati tujuh Minggu sengsara sebelum Paskah. “Tanggal 24 kemarin adalah peringatan Minggu sengsara yang ke tujuh Hari Jumat nanti (hari ini), kami akan memperingati Jumat Agung, sebagai hari kematian Yesus dan akan merayakan Paskah pada hari Minggu, sebagai hari kebangkitan,” pungkasnya. (m2/awl)

Menanti Malam Kebangkitan Gereja Santo Clemens Jelang Paskah Kendari, KP Persiapan demi persiapan sudah mulai dikerjakan panitia perayaan Paskah di Gereja Santa Clemens. Perayaan Paskah di tempat itu, direncanakan akan dihadiri sekitar ribuan umat Katolik yang berada di wilayah Sultra. Acara penyambuatan Paskah itu sendiri sudah dimulai sejak hari Minggu lalu (24/3), dengan perayaan Minggu Palma. Ketua Panitia Penyelenggara Perayaan Paskah Gereja Santo Clemens, Merius Madaun mengatakan, persiapan Paskah di Gereja Katolik itu sudah matang. Persiapan peserta dan dekorasi Gereja tengah dirampungkan. “Sebentar malam (tadi malam, red) kami sudah akan menggelar Kamis Putih. Itu adalah bentuk perayaan dimana Yesus Kristus mengadakan perjamuan terakhir dengan para Rasulnya, sebelum besoknya ia ditangkap tentara Romawi,” ujarnya saat ditemui di Gereja Santo Clemens, kemarin. Hari ini, pukul 08.00 Wita Gereja Santo Clemens akan kembali menggelar peringatan jalan salib. Peingatan ini menggambarkan detik-detik saat Yesus diarak menuju penyaliban. “Peristiwa ini adalah hal yang akan kami coba

renungkan. Menghayati bagaimana Yesus diarak sambil dicambuk, demi menebus dosa-dosa umatnya,” terangnya. Puncak perayaan mengenang kematian Yesus Kristus akan berlangsung pukul 15.00 Wita. Saat-saat itu merupakan saat dimana penyaliban terhadap Yesus dilakukan. “Dulu persiapan seperti ini ada drama teatrikalnya. Namun karena waktu yang sempit, tahun ini panitia tidak meyiapkan. Untuk mengenang proses tersebut, kami akan memanjatkan doa bersama di dalam Gereja,” katanya. Pada Sabtu (30/3) malam, umat di Gereja Santo Clemens akan kembali menggelar penantian kebangkitan Yesus Kristus. “Setelah penyaliban dan dimakamkan, ada waktu tenggang saat Yesus menuju kebangkitan. Malam Minggu nanti, sekitar pukul 20.30 Wita kami akan menggelar malam penantian kebangkitan tersebut,” jelasnya. Hari Minggu, yang merupakan momen Paskah atau hari kebangkitan Yesus Kristus, umat Katholik akan kembali menggelar perayaan kebangkitan. “Bagi kami, hari kebangkitan itu adalah semangat baru dalam iman. Kami diibaratkan lahir sebagai manusia baru. Itu berkat Yesus Kristus yang menebus dosa-dosa kami,” pungkasnya. (m2/ awl)


6

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

Mahasiswa Miskin Dapat Beasiswa Pemda Siapkan Anggaran Rp 300 Juta Raha, KP Ini kabar gembira, bagi pelajar yang berasal dari keluarga miskin, dan ingin melanjutkan pendidikan ditingkat Perguruan Tinggi. Pemda Muna melalui Dinas Pendidikan, tahun ini menyediakan dana beasiswa sebesar Rp 300 Juta. “Bantuan pendidikan ini, khusus untuk keluarga miskin dan memiliki prestasi,”ungkap Samahu, Kepala Sub Bagian Perencanaan Diknas Muna. Pemberian bantuan pendidikan atau beasiswa kepada mahasiswa S1 maupun S2, merupakan penjabaran dari visi-misi Bupati Muna yang tertuang dalam program Muna ‘Berhati Emas’. Bupati, kata

Dia, memiliki perhatian yang serius untuk peningkatan sumber daya manusia. “Pemda tidak ingin, ada mahasiswa yang berprestasi namun gagal masuk Perguruan Tinggi. Karena masalah dana,”ujarnya. Tahun ini, menjadi tahun perdana diluncurkan dan tahun-tahun berikutnya program ini akan terus berkesinambungan. Pengurusan mendapatkan beasiswa melalui Diknas, yang nantinya akan diseleksi sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Syarat untuk mendapatkan beasiswa yaitu, memiliki surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh Desa/ Kelurahan, surat keterangan aktif kuliah dari kampus, tidak sedang menerima beasiswa lain, dan transkrip nilai. “Transkrip nilai untuk

mengukur apakah pelajar tersebut, kategori berprestasi atau tidak,”terangnya. Samahu menjelaskan, pemberian bantuan pendidikan kepada mahasiswa miskin, nilai bantuannya tidak dipatok. Untuk menentukan berapa besar bantuan pendidikan yang diperoleh setiap pelajar, dilihat dari jumlah pelajar yang mengajukan permohonan bantuan. “Nanti kita lakukan seleksi, siapa yang layak mendapatkan. Dana sebesar Rp 300 Juta itu, dibagi rata kepada setiap pelajar yang dianggap layak untuk mendapatkan,”jelasnya. Bagi mahasiswa baik S1 dan S2 yang memiliki prestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu, Samahu mengajak, agar mengajukan berkas permohonan melalui Diknas. (awn)

Tiga Tersangka Diperiksa di Lapas Unaaha, KP Sejak kasus dana panjar. 2010 ditingkatkan ke tahap penyidikan, penyidik tindak pidana tertentu (Tipiter) Reskrim Polres Konawe terus mengintensifkan proses penyidikan. Proses pemeriksaan 13 saksi pun telah selesai. Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Marani menjelaskan hasil pemeriksaan 13 saksi, sesuai dengan hasil ekspose sebelumnya. “Termasuk peran masingmasing tersangka tiga orang. Sudah sesuai dengan keterangan saksi. Tidak ada yang berbeda,”ujar AKP Turuman Marani kemarin (28/3). Turuman menambahkan dari pemeriksaan 13 saksi itu belum mengarah pada potensi bertambahnya tersangka baru.

Untuk sementara masih tiga oknum yakni mantan Kepala Dinas PPKAD Konawe sekaligus Bendahara Umum Daerah (BUD), Ridman Abunawas, mantan kuasa BUD tahun 2010, Edu S.Sos dan Yasrin Nado, kontraktor. Menariknya, karena pemeriksaan saksi telah selesai, penyidik kini membidik pemeriksaan tiga tersangka yang kini mendekam dibalik jeruji. “Hari ini (kemarin) dua penyidik ke rutan untuk melakukan pemeriksaan ketiga tersangka kasus dana panjar 2010,” ungkap Turuman. Bahkan, penyidik pun telah mengantongi administrasi pemeriksaan diruang tahanan seperti surat izin untuk memeriksa tersanka kepada kuasa hukum dan Pengadilan Tipikor Kendari.

Apabila pemeriksaan tersangka dituntaskan dan dianggap lengkap maka segera dilimpahkan ke kejaksaan. AKP Turuman Marani memprediksi kemungkinan pertengahan atau akhir April 2013, berkas ketiga tersangka dapat dilimpahkan ke kejari Unaaha. “Kalau mereka terbukti maka diselesaikan dulu masa hukuman di kasus 2009. Setelah itu dilanjutkan lagi masa hukuman untuk kasus panjar 2010,” tegasnya. Untuk diketahui, ketiga tersangka dana panjar APBD 2009 itu kini telah divonis pengadilan tipikor Kendari beberapa waktu lalu. Mereka adalah, Ridman Abunawas divonis empat tahun penjara, Edu S.Sos divonis 4,6 tahun, dan Yasrin Nado divonis 4,9 tahun. (din)

Mesin Pembuatan E-KTP Rusak Masih 48.454 Warga Belum Mengurus Baubau, KP Alat pembuatan KTP elektronik atau E-KTP di seluruh kecamatan di Kota Baubau mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi sejak Februari 2013 lalu. Hal itu dikarenakan adanya pengembangan program baru yang dimasukkan didalam aplikasi E-KTP tersebut yang dilakukan oleh teknisi yang didatangkan langsung dari Jakarta. Kepala Bidang Bina Pendaftaran, Capil Baubau Muslimin Hibali menjelaskan, dari jumlah dua set alat pembuatan E-KTP dimasing-masing kecamatan yang diberikan saat ini masih belum bisa digunakan. Namun, setelah beberapa hari dilakukan perbaikan dengan memasukkan program baru oleh dua orang teknisi dari Kementrian Dalam Negeri Ditjen Kependudukan dan Capil serta Quadra yang merupakan pemenang tender pengadaan alat dan program, maka dari total tujuh kecamatan, tercatat sudah tiga kecamatan yang selesai masa perbaikannya dan bisa digunakan kembali. “Jadi, saat dimasukkan program baru maka program yang lama tertindis dan tidak berfungsi. Untuk kecamatan yang sudah selesai diperbaiki yakni Kecamatan Bungi, Wolio dan Sorawolio,” jelas Muslimin kemarin. Sahirun mengaku sambil menunggu alat E-KTP selesai diperbaiki, pihak Catatan Sipil sendiri telah menyiapkan antisipasi dengan cara mencetakkan KTP lama bagi yang membutuhkan untuk pengurusan-pengurusan administrasi yang diharus-

Dok/kP

Masyarakat kota Baubau mengeluhkan rusaknya mesin pembuatan e-kTP di seluruh kecamatan di Baubau. Akibatnya, 48 ribu warga Baubau terpaksa tertunda untuk mendapatkan e-kTP. Tampak mantan Walikota Baubau Amirul Tamim, saat berfoto untuk pembuatan e-kTP beberapa waktu lalu. kan menggunakan KTP. “Paling lama mungkin satu bulan baru selesai diperbaiki alatnya. Sebelumnya, bilamana ada urusan lain maka akan dicetakkan KTP yang lama,” katanya. Dirinya menjelaskan, berdasarkan data center dari Dirjen Kependudukan di Jakarta tercatat baru ada sekitar 74.231 orang yang melakukan perekaman data untuk kepengurusan E-KTP. Dari jumlah tersebut, masih ada sekitar 48.454 orang yang belum melakukan pengurusan. Salah satu faktor penyebabnya selain rusaknya alat perekam sejak Februari lalu, pihaknya juga menduga bahwa nama-nama yang dimaksudkan sudah tidak ada sebanyak 48.454 orang ada sebagian sudah tidak berada lagi di Kota Baubau. “Dari Dirjen Kependudukan langsung kirim nama-namanya yang belum mengurus E-KTP. Selanjutnya, nama-nama tersebut kami sebarkan kepada tiap-tiap

RT. Tapi dari jumlah tersebut, kemungkinan paling banyak tinggal kurang lebih 5000 orang. Hal itu dikarenakan banyaknya masyarakat yang sudah merantau kembali,” ungkapnya. “Namun kami juga berharap kepada RT untuk segera menyampaikan informasi tersebut kepada Capil hingga bisa segera ditindaklanjuti ke Jakarta,” tambahnya. Sementara untuk warga yang telah memiliki E-KTP namun belum dilakukan pengaktifan untuk segera dilakukan pengaktifan di kecamatan. Pasalnya, jika belum dilakukan pengaktifan maka orang tersebut belum terdaftar secara resmi atau belum diakui. Sebab, tujuan dilakukannya pengaktifan adalah agar terdaftar dan benar bahwa pemegang E-KTP adalah merupakan milik sendiri bukan milik orang lain. “Diaktifkannya itu dengan menggunakan sidik jari. Manfaatnya, jika nantinya ada pengurusan-pengurusan

keuangan misalnya maka data pemilik secara otomatis sudah terdaftar,” jelasnya. Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Baubau pada khususnya, jika nantinya mesin pembuatan EKTP sudah berfungsi kembali maka secepatnya melakukan pengurusan E-KTP. Sebab, berdasarkan informasi dari hasil rapat di Kendari beberapa waktu lalu oleh Dirjen Pencatatan Sipil, maka terhitung mulai 1 Januari 2014 E-KTP akan diberlakukan sepenuhnya dan penggunaan KTP lama sudah tidak lagi diperbolehkan. Sementara bagi yang telah mempunyai EKTP agar segera diaktifkan di kantor kecamatan agar data-data pemilik langsung terekam. “Saat ini sudah ada sekitar 12 lembaga yang menandatangani MoU untuk kerjasama dengan menggunakan alat perekam data E-KTP seperti Bank dan Bandara,” tutupnya. (cr5)


7

Kendari Pos | Jumat, 29 Februari 2013

Tidak Ada Pengalihan Frekuensi Jakarta,KP Keputusan Kejaksaan Agung untuk tetap mebawa kasus dugaan korupsi penggunaan frekuensi PT Indosat Tbk dan PT Indosat Mega Media (IM2) ke Pengadilan Tipikor Jakarta bakal menjadi blunder. Betapa tidak, pernyataan saksi-saksi yang dihadirkan di persidangan baik oleh kejagung mapun saksi ahli dalam kasus itu semakin menunjukkan adanya dakwaan sesat dalam kasus tersebut. Pada persidangan lanjutan yang digelar Kamis (28/3) siang, dua saksi yang dihadirkan di persidangan juga semakin melemahkan tuduhan JPU. Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Basuki Yusuf Iskandar yang menjadi saksi pertama menyatakan, merujuk Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2000, kerjasama antara penyelenggara jaringan dengan penyelenggara jasa boleh dilakukan, bahkan dianjurkan. “Syaratnya, kedua pihak harus melakukan perjanjian tertulis. Industri penyelenggara jaringan pun tidak boleh menolak jika ada penyelenggara jasa yang ingin menyewa jaringan itu,” kata Basuki di depan majelis hakim. Menurut Basuki, sebagai regulator, pihaknya juga tidak melihat Indosat melakukan pelanggaran hukum, termasuk kewajiban pembayaran BHP. “Kewajiban BHP dan upfront fee Indosat itu sudah dibayar semua,” ujar Basuki. Selain itu, Basuki juga menegaskan bahwa tidak ada pelaporan penggunaan frekuensi oleh IM2. Karena itu, tidak ada kewajiban apapun pada IM2 untuk membayar BHP Frekuensi. Senada dengan itu, saksi Guntur S Siboro juga mendukung pernyataan Basuki. Mantan Group Head Integrated Marketing dan Chief Marketing Officer Indosat ini menyatakan, kerjasama IM2 dan Indosat merupakan amanah undang-undang demi mempercepat penetrasi internet broadband. Pengacara terdakwa Luhut MP Pangaribuan, mengatakan, saksi Basuki sudah gamblang menyatakan bahwa urusan telekomunikasi sepenuhnya wewenang Kementerian Kominfo. Selain itu, juga tidak ada masalah dengan perjanjian kerjasama (PKS) antara Indosat dan IM2. Sebab, kata Luhut, memang tidak

ada hubungannya dengan penggunaan dan pengalihan frekuensi. “Frekuensi itu kan satu kesatuan dengan jaringan,” tambahnya. Sementara itu, Mantan Dirut IM2 yang didudukkan sebagai terdakwa, Indar Atmanto menambahkan, kerjasama IM2 dan Indosat adalah langkah untuk mengeksekusi strategi perusahaan. Sebagaimana diketahui, JPU Kejaksaan Agung mendakwa terjadi tindak pidana korupsi dalam kerjasama antara Indosat dengan anak usahanya, IM2. Dalam kasus ini, bekas Direktur Utama PT IM2 Indar Atmanto duduk sebagai terdakwa. Dalam surat dakwaan, Indar bersama-sama bekas Wakil Direktur Utama PT Indosat Kaizad B Heerjee dan dua bekas Direktur Utama PT Indosat, yakni Johnny Swandi Syam dan Harry Sasongko, disebut memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi secara melawan hukum. Menurut JPU, melalui kerjasama mereka, IM2 menggunakan frekuensi radio tanpa penetapan Menteri Komunikasi dan Informatika. JPU Kejagung berkeyakinan, langkah Indosat dan IM2 itu melanggar ketentuan yang berlaku karena yang pihak mengantongi izin jaringan dari negara adalah Indosat, bukan IM2. JPU Kejagung menyebut bahwa dalam kasus ini negara dirugikan Rp1,3 triliun yang perhitungannya didapat Kejagung dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). KPU Kejagung berpandangan, penyelenggara jasa penggunaan jaringan seluler 3G harus memiliki izin sendiri. Bukan seperti IM2 yang menggunakan jaringan Indosat, induk perusahaannya. Menurut JPU, IM2 menggunakan frekuensi 2,1 Ghz tanpa melalui proses lelang. Hal itu, bertentangan Pasal 2 ayat 2 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 7 tahun 2006. Selain itu, berdasarkan Pasal 25 ayat 1 PP Nomor 53 tahun 2000, Indosat tidak dapat mengalihkan penyelenggaraan frekuensi radio 2,1 GHz kepada pihak lain tanpa izin menteri. Namun, semenjak persidangan bergulir di Pengadilan Tipikor, semua saksi yang dihadapkan di persidangan menyatakan bahwa tidak ada masalah dalam kerjasama antara Indosat dengan IM2.(fuz/jpnn)

Cukup Gunakan Rapor Semester 5 Polri ................. sesuai kebijakan Polri. Sekretaris Panitia Daerah (Panda) Polda Sultra, Kompol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, SIK mengungkapkan, pendaftaran calon bintara Polri dibuka sejak 2 Maret lalu. Animo pendaftar hingga 27 Maret 2013 sudah mencapai 929 orang. Mereka terdiri dari 889 pria dan 40 wanita. “Ini baru tahap pendaftarannya. Belum masuk pemeriksaan administrasi awal. Pendaftaran masih dibuka untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah bergabung di institusi Polri,” ungkap Alfonso Doly Gelbert Sinaga yang juga menjabat Kabag Pengendalian Personil (Dalpers) Polda Sultra. Bahkan, para pelajar SMA, SMK, dan Madra-

sah Aliyah yang sudah duduk di bangku kelas XII (kelas III, red) juga diberi kesempatan ikut berkompetisi. Pelajar SMA dan MA yang berminat, harus dari jurusan IPA atau IPS sedang SMK harus sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri. Tidak berlaku bagi jurusan tata busana dan kecantikan. “Bagi siswa SMA, SMK, dan MA yang berminat, cukup menggunakan rapor semester 5 dengan nilai rata-rata minimal 6,5. Apabila dinyatakan lulus pada penerimaan Bintara Polri ini, maka wajib menyerahkan ijazah asli dengan nilai rata-rata minimal 6,5,” terang mantan Kapolsek Mamajang Polda Sulselbar itu. Terkait masalah pendaftarannya, dapat melakukan registrasi online pada website www.penerimaan. polri.go.id. Nomor registrasi yang didapatkan melalui pendaftaran online digunakan untuk penukaran nomor di Polda Sultra. (aka)

Diaudit karena Banyak Aduan Audit ................. honorer yang lolos karena memenuhi kriteria (MK). Hanya saja dia belum bisa merinci karena hasil audit masih harus diserahkan ke Menteri PAN&RB. “Mekanismenya, setelah audit selesai, BPKP dan Inspektorat melaporkan hasilnya ke menteri. Bagi honorer yang memenuhi kriteria, akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara

(BKN) untuk mendapatkan pertimbangan teknis,” urainya.Selanjutnya,hasilpertimbanganBKNakan disampaikankepadaMenPAN-RBuntukpenetapan formasi. Setelah formasi ditetapkan, honorer K1 masuk ke tahap pemberkasan untuk penetapan nomor induk pegawai (NIP). Untuk diketahui, saat ini ada 8.371 honorer Katagori 1 (K1) yang tersebar di 32 daerah. Audit khusus dilakukan menyusul adanya pengaduan terkait honorer itu. (esy/jpnn)

Pimpinan Yang Sederhana Dahlan ............. lih oleh 17,2 persen responden, mengungguli Mahfud MD yang dipilih oleh 13,1 persen, Rhoma Irama 10,8 persen, Abraham Samad 5,2 persen, Sri Mulyani Indrawati 3,9 persen, Chairul Tandjung 3,6 persen, Djoko Suyanto 2,8 persen, Rizal Ramli 2,5 persen, Pramono Edie Wibowo 1,9 persen, Irman Gusman 1,4

persen, Gita Wirjawan 1,3 persen dan Anies Baswedan 1,1 persen. Sedangkan dari sisi akseptabilitas, Dahlan mengantongi 44,2 persen suara responden, diikuti Mahfud MD (42,8 persen) dan Rhoma Irama (40,1 persen). “Sosok sederhana yang tidak prosedural dan anti protokeler, tidak menjaga jarak dengan rakyat dan bawahannya nampaknya semakin disukai oleh masyarakat saat ini,” kata Rendy. (boy/jpnn)

Penghijauan di Dua Kota Suzuki ................ beda dalam touring kali ini. Selain menguji keperkasaan Inazuma, Suzuki Galesong Pratama Makassar juga mengunjungi dan menikmati tempat wisata alam dan kuliner. “Termasuk melakukan penghijauan di bebera daerah dengan memberikan bantuan bibit pohon mahoni, yakni Kabupaten Bantaeng dan Parepare,” kata Tommy, yang juga juara motocross Asia itu. Bantuan bibit pohon itu langsung diserahkan pada wali kota secara simbolis. “Terimakasih atas perhatian Suzuki yang telah membantu untuk menghijaukan kota ini, dengan memberi bantuan bibit pohon Mahoni siap tanam sebanyak 500 pohon. Memang kami sudah canangkan penanaman satu juta pohon pertahun. Tempat ini dijadikan sebagai wisata, olahraga, joging dan akan menjadi lokasi pertemuan. Pare Pare sebagai transit sehingga menjadi kota niaga dan jasa,”

ungkap Samsu Alam. Perjalanan dilanjutkan ke tempat wisata buaya yang bersaudarakan manusia. Buaya itu dipanggil nenek Pong, umurnya sudah 100 tahun. Setiap hari buaya itu diberikan makan ayam, udang dan daging. Buaya itu dibuatkan kolam khusus dalam rumah. Perjalanan dilanjutkan di Kabupaten Barru, Pangkep dan Maros. Rute Parepare hingga Maros jalannya sangat mulus nan lurus dengan jarak tempuh 150 Km. Rombongan pun kembali menguji ketangguhan Inazuma, dengan memacu kendaraan dalam kecematan tinggi. Rombongan pun menempuhnya dengan 1 jam 20 menit. Pserta touring tiba di Makssar Pukul 17.00 Wita setelah sempat mengunjungi wisata kupu kupu di Kabupaten Maros. “Terimakasih atas kesuksesan touring yang tak lelah dan tidak kurang satu apapun hingga finish atas ketangguhan Inazuma ,” kata Felix Tandiawan, Direktur PT Galesong Pratama Makassar ketika menyambut rombongan. (***)

K1 Didominasi Tenaga Administrasi, K2 Booming Guru Pantas saja pemerintah pusat ekstra hati-hati mengangkat honorer kategori satu (K1) menjadi CPNS. Pasalnya, dari hasil kajian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), tenaga administrasi yang terbanyak sekitar 55 persen. Disusul guru sekitar 40 persen, dan sisanya adalah tenaga kesehatan maupun penyuluh. “Sebenarnya prosentase tenaga administrasi dan guru di honorer K1 hampir sama. Hanya saja yang terbanyak adalah tenaga teknis (administrasi),” ungkap Naftalina Sipayung, asisten Deputi Koor-

dinasi dan Evaluasi Sistem Manajemen SDM Aparatur KemenPAN-RB kepada JPNN, Kamis (28/3). Kondisi ini berbeda dengan honorer kategori dua (K2). Dari listing data yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekitar 600 ribu orang, lebih dari 50 persen didominasi tenaga pendidik terutama guru bantu. Tenaga guru ini tersebar di Kementerian Agama dan Kementerian Dikbud. “Tenaga guru memang sangat banyak di K2 ini. Apalagi guru agama dan guru bantu tidak hanya tersebar di pusat

tapi juga sampai ke daerah-daerah,” terangnya. Selain guru, tenaga administrasi juga banyak. Itu sebabnya dalam tes honorer K2 yang digelar awal Juli mendatang, akan diuji kompetensi dasar dan kompetensi bidang. Bagi yang tidak lolos tes, tidak akan diangkat CPNS. “Untuk honorer K2 lebih selektif pengangkatannya, karena mereka harus lewat tes dulu. Beda dengan K1 langsung diangkat, makanya pemerintah sangat hati-hati dalam menelisik dokumen honorer K1,” tandasnya.(esy/jpnn)

Ibu Negara Dituding Tak Peduli Kekerasan Seks pada Anak Jakarta,KP Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Aris Merdeka Sirait mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bukanlah pilihan pertama sebagai ikon antikekerasan seksual pada anak. Sebenarnya Ibu Negara Ani Yudhoyono dinilai lebih pas sebagai ikon gerakan ini. “Tadinya kita berharap Ibu Negara yang jadi ikon. Tapi sepertinya dia tidak respek terhadap hal ini,” kata Aris kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/3). Aris memang belum pernah menawarkan posisi ikon gerakan antikekerasan seksual anak kepada Ani Yudhoyono. Namun, menurutnya, Ani Yudhoyono selaku Ibu Negara seharusnya mempunyai inisiatif untuk mendukung gerakan anti kekerasan seksual kepada anak.

“Dia harusnya tergerak melihat beritaberita di media cetak, elektronik. Tapi mungkin karena sibuk dengan partai ya. Jadi lebih baik Jokowi saja yang tidak sibuk dengan partainya yang jadi ikon,” ujarnya. Soal pemilihan Jokowi sebagai ikon, Aris menilainya sangat cocok. Pasalnya, politisi PDIP itu dinilai sebagai tokoh yang diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia. Apalagi selaku Gubernur DKI Jakarta, kasus kekerasan terhadap anak menjadi salah satu masalah berat yang harus diperangi Jokowi. “Kebanyakan kejahatan terhadap anak banyak di wilayah DKI,” imbuhnya. Gerakan antikekerasan terhadap anak akan diluncurkan pada tanggal 21 April bertepatan dengan Hari Kartini. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan

ulang tahun Raisa, gadis yang meninggal dunia beberapa bulan lalu akibat dicabuli bapaknya. “Waktu Raisa itu kan sebelum meninggal dia bikin undangan buat teman-temannya,” tandas Raisa. Seperti diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T.Purnama mengungkapkan bahwa pelecehan terhadap anak sering terjadi di Jakarta. Wagub yang biasa disapa Ahok itu bahkan menilai jumlah kasus pelecehan anak di Jakarta terbanyak se-Indonesia. Pemprov DKI mendukung penuh gerakan anti kekerasan seksual pada anak yang diusung Komnas PA. Gubernur Jokowi diusung sebagai ikon gerakan ini. “Kita mau inilah, minta Pak Gubernur jadi ikon untuk gerakan menyetop kekerasan seksual terhadap anak,” ungkap Ahok. (dil/jpnn)

Bandar Narkoba Lakukan Money Laundering Lintas Negara Jakarta,KP Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, bandar narkoba jaringan internasional FA alias Faisal (35) melakukan praktek money laundering uang hasil penjualan narkoba. Menariknya, aksi pencucian uang itu tidak hanya di Indonesia saja tapi secara lintas negara. “Yang menarik money laundering yang dilakukan FA dilakukan lintas negara. Yakni di Malaysia,” ungkap Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Benny

Mamoto, saat ditemui di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (28/3). Dikatakan, untuk mengembalikan aset tersangka ke Indonesia, BNN memerlukan bantuan dari instansi terkait. “Ini penting, karena kami memerlukan dukungan dari pihak-pihak terkait. Seperti Kemenlu, Kemenham, perbankan, bea cukai dan lain-lain. Serta kita bekerjasama dengan otoritas Malaysia untuk mengembalikan aset ke Indonesia. Karena kasus pokok

ada di sini,” ujarnya. Ditambahkan Benny, dari keterangan FA, penyidik BNN mendapatkan banyak informasi terkait kekuatan jaringan dan keungan. “Melihat sepak terjang tersangka, jaringan dan keuangannya cukup kuat. Memiliki omzet tinggi dan berhubungan kuat dengan jaringan Malaysia,” kata Benny. “Dia juga menikmati kemewahan hasil narkoba ini. Dengan cover dia sebagai pedang,” pungkasnya. (ian/jpnn)

MK Patut Dipertanyakan Pilkada .............. beralasan menurut hokum. Mendengar ungkapan tersebut, spontan membuat puluhan pendukung Srasi yang hadir kesal. Mereka tidak menyangka, sebanyak 61 bukti dan 25 dalil yang dijajukan, sama sekali tidak mendapat respon positif dari MK. Tidak tanggung-tanggung, diantara mereka ada yang teriak bahkan mempertanyakan keberadaan hukum di Indonesia. “Keputusan apa ini, sangat jelas pelanggarannya tapi kok putusannya katanya tidak terbukti. Percuma kita menggugat, ” ucap salah seorang pendukung Srasi, yang tidak puas dengan keputusan tersebut. Dalam sidang akhir itu, memang tidak dihadiri oleh Srasi maupun calon lain-

nya. Kecuali, pengacara dan beberapa simpatisan baik Berkesan maupun Srasi. Hakim menilai, bahwa berdasarkan pada fakta dalil pemohon tidak terbukti dan beralasan menurut hokum. Menurut Akil, setelah Mahkamah mencermati dengan saksama keterangan pemohon, mendapat bantahan, bahkan pihak terkait menolak dan menyangkal dengan tegas dalil tersebut karena bersifat sumir dan general. Katanya, tidak ditemukan adanya pelanggaran money politic ataupun intimidasi yang dilaporkan maupun yang ditemukan langsung oleh Panwaslu dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Konawe 2013 pada putaran pertama sehingga dalil pemohon, tidak diketahui pada saat proses pelaksanaan Pemilukada sampai pada proses penetapan rekapitulasi suara putaran pertama, dan baru disampaikan di persidangan

Mahkamah Konstitusi. “Berdasarkan fakta selama persidangan Mahkamah berkesimpulan, Mahkamah berwenang untuk mengadili permohonan, pemohon memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan. Eksepsi termohon tidak beralasan hokum dan dalil permohonan Pemohon tidak beralasan menurut hukum. Mengadili, menyatakan dalam eksepsi menolak eksepsi Termohon,” ujar Akil. Kuasa hokum Srasi Kores Tambunan menuturkan, kita menghargai MK, tapi dalam putusan pada Pilkada Konawe ini, patut dipertanyakan. Katanya, banyak dalil yang tidak dijelaskan secara rinci. Katanya, wajar jika pendukung Srasi kecewa, karena apa yang menjadi putusan berbeda dengan apa yang ada dilapangan. (cr2)


Hiburan

8

Widi Krisis Percaya Diri

Christy Jusung

Dikabarkan Dekat dengan Pengusaha Janda Hengky Kurniawan, Christy Jusung dikabarkan tengah dekat dengan salah seorang pengusaha yang juga penyanyi jazz di Jakarta, Jay Alatas. Beberapa waktu lalu, Christy dikabarkan telah melangsungkan lamaran di salah satu hotel di bilangan Jakarta Selatan. Dan setelah kabar lamaran itu, ia kembali dikabarkan

K

evin Aprilio (piano, keyboard), Raka Cyril (gitar) dan Satryanda Wijanarko (drum), Widi (vokal) membentuk Vierratale (dulu Vierra) pada November 2008. Meski sudah hampir lima tahun menghiasi panggung musik, penyanyi berusia 22 tahun itu mengaku masih kerap mengalami krisis percaya diri. Terkadang, ada rasa ‘takut’ saat akan manggung. ”Selalu, dari pertama kali Vierra muncul, aku selalu ragu (saat naik panggung). Aku tuh paling nggak bisa (tampil) sendiri,” ungkapnya ketika ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kehadiran ketiga temannya tersebut, diakui Widi sangat membantunya mengusir rasa tak nyaman yang muncul sebelum menyanyi. Selain itu, jam terbang cukup berpengaruh dalam menguatkan mental pemeran Lili dalam film Sang Martir (2012) itu. ”Kalau aku bareng mereka, semua yang aku lakukan pasti nggak apa-apa. Pede-pede saja. Mental aku tuh jelek, tapi lumayan ketolong karena jam terbang,” tambahnya. (ash)

Angel Pieters

Bikin Video Klip di Jepang Penyanyi cantik Angel Pieters mulai memperkenalkan single ketiganya berjudul “Sudahi Saja”. Hebatnya, pembuatan video klip untuk lagu ini dibuat di negara Sakura Jepang. “Proses pembuatannya lebih natural. Aku ngambil Jepang karena suka, negaranya bersih teratur lagi. Sekarang lagi musim bunga sakura di sana,” kata Angel Pieters di Kawasan

Kebon Jeruk Jakarta Barat. Angel menceritakan dirinya berada di Jepang selama 7 hari, yakni mulai tanggal 5 sampai 13 Maret 2013. Berada di Jepang tentu saja dimanfaatkan Angel untuk jalan-jalan ke sejumlah kota ternama di Jepang. “Saya sempat jalan-jalan ke Miura, Hakone lalu ke Shibuya. Sangat menyenangkan di sana, apalagi makannya enak-enak,” ujarnya. (jpnn)

Kendari Pos | Jumat, 29 Maret 2013

ChelseA OliviA

Berebut Penghargaan CHELSEA Olivia harus bersaing dengan pacarnya sendiri, Glenn Alinskie, dalam salah satu kategori Panasonic Gobel Awards 2013. Keduanya, sama-sama berhasrat mendapatkan penghargaan tersebut. Selain prestise, hadiah yang akan didapat cukup menggiurkan. Biasanya, paket berlibur selama dua pekan ke luar negeri semisal Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa. Tetapi persaingan tidak membuat pasangan yang sudah bertahun-tahun menjalin cinta itu menjadi jauh. Sebaliknya, mereka saling dukung untuk menjadi yang terbaik. ”Kita berdua me-

mang saling bersaing. Soalnya, sinetronnya Glenn beradu tayang sama sinetron aku. Tapi itu nggak bikin kita jauh, malah bikin kita berdua tambah dekat dan semangat,” ungkap gadis asal Lampung itu. Menurutnya, masuk dalam kategori yang sama membuatnya dan sang pujaan hati lebih termotivasi untuk lebih maksimal dalam berakting. Mereka pun saling memberikan kritik membangun demi kemajuan akting masingmasing. ”Hal ini memacu kita untuk tetap mengasah akting kita. Tak hanya itu saja, kita berdua saling kasih masukan,” tuturnya. (jpnn)

akan melepas predikat jandanya di bulan April mendatang. Benarkah semua kabar itu? Saat dikonfirmasi, Alwi Alatas adik ke-9 dari Jay Alatas tidak mengiyakan dan tapi juga tidak membantahnya. “Insya Allah. Semua seizin Allah. Dia punya rencana sendiri,” kata Alwi saat ditemui di Kawasan Mam-

pang Jakarta Selatan. Untuk soal lamaran, Alwi mengatakan hingga saat ini belum ada acara tersebut. Alwi berjanji jika kelak acara itu digelar pihaknya akan memberitahukannya. “Doain saja, nanti pasti akan tahu. Cek saja di KUA dekat sini. Sampai saat ini belum ada lamaran, bertahaplah,” katanya lagi. (jpnn)

Ello Belum Mau Nikahi Kekasihnya Penyanyi berdarah Maluku, Marcello Tahitoe atau yang lebih dikenal Ello tak mau terburu-buru menikahi kekasihnya yang bernama Virina. Padahal Ello dan Virina sudah lama menjalin hubungan asmara. Saat ini, Ello dan pasangannya lebih memilih untuk tidak berkomitmen khusus. Meski demikian, Ello sejauh ini tetap setia pada Virina. “Kalau saat ini kita lebih memilih untuk saling membuat nya-

man. Soal komitmen sejauh ini belum ada,” kata Ello. Anak penyanyi senior era tahun 1980an, Diana Nasution ini sebenarnya sudah ingin melepas masa lajangnya. Penyebabnya, pelantun lagu “Pergi Untuk Kembali” itu sudah berumur 30 tahun. Selain itu, Ello juga berharap segera mendapatkan momongan. “Pengen juga sih punya anak. Enak kan. Sudah 30 tahun juga umur gue,” tandasnya.(jpnn)


Kendari Pos Edisi 29 Maret 2013  

E-Paper KendariNews

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you