Issuu on Google+

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 9887 0996 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Kamis, 27 September 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Pemeriksa Kepala Daerah tak Perlu Izin Presiden Jakarta,KP dimotori Teten Masduki, Pemeriksaan terhadap Zaenal Arifin Mochtar dan kepala daerah yang menICW saat mengajukan judijadi tersangka korupsi harus cial review pasal tersebut. lebih cepat mulai sekarang. Mereka menilai kalau pasal Sebab, Mahkamah Konstitusi tersebut membuat kekua(MK) kemarin membatalkan saan kehakiman jadi tidak aturan yang mengharuskan merdeka dan terbatas. adanya izin dari presiden Selain itu, mereka juga sebelum memeriksa kepala menyebut Pasal 36 UU Pemdaerah yang tersangkut kasus da telah melanggar prinsip pidana. Mahfud M.D dan haequality before the law. Bukkim konstitusi lainnya sepatinya? pasal tersebut memMahfud M.D kat kalau Pasal 36 UU Pemda berikan perlakuan istimewa melukai independent judiciary. kepada kepala daerah dan atau wakilnya Istilah independent judiciary diguna- yang diduga melakukan tindak pidana. kan oleh para pegiat anti korupsi yang Sebab, harus menunggu persetujuan

SELEBRITI

Ardie Bakrie Pengusaha Ardie Bakrie ternyata seorang Slankers. Saat hadir di konser amal “Senandung untuk Negeri”, ia pun mempersembahkan lagu “Terlalu Manis” untuk sang istri tercinta. “Saya request “Terlalu Manis” sama Slank karena menurut saya Nia terlalu manis,” ujarnya saat ditemui di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jakarta, Rabu (26/9/2012) malam. Sementara Nia pun mengaku dirinya juga penggemar Kaka Cs. Bahkan, sejak dulu lagu-lagu Slank selalu ada di daftar lagu favoritnya. “Hampir semua lagu Slank saya suka,” tutur Nia. Tak hanya Ardie dan Nia, Aburizal Bakrie juga ikut hadir di konser yang digelar untuk membantu korban bencana banjir di Sulawesi Tengah itu. Di acara itu, Aburizal ikut menyumbang dengan membeli gitar milik Abdee. (bas)

“Saya Resmi di BKKBN” Lalu Yusuf Soal Status Kepegawaiannya Kendari, KP BKKBN sepertinya ingin melepas tanggung jawab terhadap pengawasan kepegawaian terhadap Lalu Yusuf Adiningrat. Meskipun pengembalian secara defenitif telah dilakukan oleh KPK ke BKKBN Pusat, namun BKKBN Sultra enggan mengakui. Dalih belum adanya surat resmi pengembalian

tertulis dari presiden terlebih dahulu. “Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk sebagian. Pasal 36 ayat 1 dan Pasal 36 ayat 2 UU 32/2004 tentang Pemda tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” ujar Mahfud. Pasal 36 ayat 1 sendiri berbunyi kalau penyelidikan dan penyidikan terhadap kepala daerah dan atau wakilnya dilaksanakan setelah adanya persetujuan tertulis dari Presiden. Sedangkan Pasal 36 ayat 2 berbunyi dalam hal persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat 1 tidak diberikan oleh presiden dalam waktu paling lambat

Baca pEmEriksadi Hal 7

Eksepsi Angelina Ditolak Jakarta,KP Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan penasehat hukum terdakwa kasus dugaan suap pembahasan anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas, Angelina Sondakh. Hakim menyatakan eksepsi Angie -sapaan Angelina- tidak beralasan dan telah memasuki pokok perkara. Sehingga surat dakwaan tertanggal 28 agustus2012dapat

Baca saya di Hal 7

Baca angiE di Hal 7

Ardie Bakrie

PermohonAn mAAf Akibat gangguan teknis membuat perangkat lunak kami trouble, sehingga edisi Kamis 27 September Kendari Pos telat sampai di tangan pembaca. Kami mohon maaf atas kondisi ini.

Dendy Prasetya Penuhi Panggilan KPK

Zulkarnaen Djabar

Jakarta,KP Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi pengarahan anggaran proyek Alquran dan laboratorium komputer di Kementrian Agama RI, Dendy Prasetya. Anak dari anggota DPR RI, Zulkarnaen Djabar yang sudah lebih dulu ditahan dalam kasus serupa datang ke gedung KPK, Kamis (27/9) pukul 10.45 WIB. Karena masih dalam kondisi sakit akibat kecelakaan yang

membuat kakinya patah, Direktur Utama PT Perkasa Jaya Abadi Nusantara itu terpaksa menggunakan kursi roda memasuki gedung KPK. “Masih sakit,” ujar Dendy saat ditanya mengenai kesiapannya menjalani pemeriksaan. Namun terkait kasusnya, Dendy tak mau komentar, termasuk soal dugaan penerimaan uang senilai Rp10 miliar dari kedua proyek dengan anggaran sekitar Rp50 miliar tersebut. Dalam kasus ini, Dendy bersama ayahnya Zulkarnaen Djabar

ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengarahkan anggaran proyek pengadaan Alquran dan laboratorium komputer di Kemenag kepada perusahaan tertentu. Dendy dan ayahnya Zulkarnaen Djabar diduga menerima fee sekitar Rp10 miliar dari kedua proyek tersebut. KPK menetapkan keduanya diduga melanggar pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 UU Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (fat)

Mantan Anggota DPRD Kota Kendari yang Sukses Berbisnis

Sejarah Panjang Diabetes Mellitus dan Cara Menanganinya Menurut situs News Medical, istilah diabetes diciptakan Aretaeus dari Kapadokia, yang berasal dari kata Yunani diabaínein, yang berarti berjalan atau berdiri dengan kaki terbelah. Dari sinilah konon asal mula penggunaan diabetes sebagai nama untuk penyakit yang melibatkan pembuangan urine berlebihan. Kata diabetes pertama yang tercatat dalam bahasa Inggris dalam bentuk diabete, dalam sebuah teks medis ditulis sekitar tahun 1425. Di tahun 1675, Thomas Willis me-

Baca manggis di Hal 7

Sering Dicap Sok Suci karena Enggan “Bermain” Anggaran Di saat rekan-rekannya mendekam di balik jeruji besi, Zulkarnain kini terus mengayuh pedal bisnisnya. Tanpa harus menyentuh anggaran fiktif di legislatif, ia membuktikan bahwa kesuksesan itu bisa diraih dengan usaha dan kerja keras. sarfiayanti, Kendari raMah dan sopan, begitulah sosok seorang Zulkarnain. Wajahnya, nyaris tak pernah luput dengan senyum tatkala bertemu dengan orang yang dikenal maupun tak dikenalnya. Pada tahun 2004-2009, ia tercatat sebagai salah seorang anggota DPRD Kota Kendari. Berada di bawah naungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pria berzodiak Pisces itu berupaya maksimal untuk tetap konsisten dengan

Zulkarnain di ruang kerjanya.

Sarfiayanti/KP

niat dan tanggung jawabnya untuk berpihak pada kepentingan rakyat. Menjabat sebagai anggota legislatif, nyaris tak pernah terbersit dalam benak pria kelahiran Kendari, 4 Maret 1978 itu. Apalagi, ia juga sempat dipercayakan sebagai ketua komisi selama tiga tahun. Untungnya, ia juga punya pengalaman berorganisasi selama menempuh pendidikan S1 di Akuntansi di Universitas Haluoleo, sehingga tidak begitu sulit baginya untuk tampil di depan publik dan menyuarakan apa yang menjadi kepentingan masyarakat. Suami Sri Lestari itu tidak memungkiri, selama duduk di kursi empuk DPRD Kota Kendari banyak tantangan dan godaan. Jadwal berkantor anggota dewan yang sebelumnya dianggap layaknya pegawai kantoran,

ternyata tidak berlaku. Belum lagi kondisi yang kerap memaksa dirinya untuk ikut “bermain-main” dengan anggaran dan seabrek proyek SKPD, nyaris membuat komitmennya kendor. Untungnya, ia masih kuat memegang prinsipnya untuk betulbetul berjuang di jalan yang benar demi untuk kepentingan masyarakat banyak. Itulah yang membuat sebagian rekan-rekannya berasumsi negatif terhadapnya. Ada yang menilai sok idealis, ada yang bilang sok suci, ada pula yang menilainya tidak kompak. Tapi, itu tidak membuatnya patah semangat, malahan dianggap sebagai pemicu semangat untuk bis berbuat lebih baik, makanya ia berupaya terus membangun komunikasi dengan semua rekan-rekannya di dewan agar

Baca mantan di Hal 7


3

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Investor Cina Lirik Konut Janji Bangun Power Plan Tambang Nikel

SuliS/KP

Dirut PT Media Kita Sejahtera, Milwan lukman saat menyerahkan cinderamata pada Kepala Perwakilan Kantor Bank indonesia Sultra, Dian Nugraha saat berkunjung ke Graha Pena Kendari Pos, kemarin.

Transaksi Keuangan Tunai Masih Tinggi Bi Himbau Perbankan Prioritaskan Kredit Produktif Kendari,KP Data Bank Indoensia (BI) menunjukkan transaksi keuangan di Sultra cenderung menggunakan cara tunai. Hal itu terlihat dari sedikitnya pengembalian uang ke Bank Indonesia Sultra, padahal transaksi non tunai lebih menghemat biaya pencetakan uang. Kepala Perwakilan Kantor BI Sultra, Dian Nugraha saat bertandang ke Graha Pena Kendari Pos, kemarin mengatakan pihaknya terus menghimbau masyarakat agar menggunakan cara pembayaran non tunai. Harapannya masyarakat bisa mengubah perilaku dalam penggunaan uang tunai ke non tunai. “Data yang ada di BI, tiga tahun terakhir, uang yang kami edarkan di Sultra baru 35 persen yang kembali. Padahal biaya pencetakan uang cukup besar. Bila masyarakat

menggunakan transaksi non tunai, tentunya kondisi uang tidak cepat rusak, sehingga bisa menghemat cost (biaya) pencetakan uang,” paparnya didampingi Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Ferry Tumpal D. Saribu. Dian memaparkan bila tingginya transaksi tunai, menunjukkan bahwa uang di daerah ini lebih banyak diedarkan di luar Sultra. BI juga akan memberikan pemahaman kepada perbankan, agar meningkatkan kredit di sektor produktif. Selama ini masih banyak bank di daerah ini yang membiayai kredit konsumtif. Padahal dari sisi bunga, masyarakat lebih untung bila menggunakan kredit produktif. ‘’BI akan mendukung kegiatan yang sifatnya meningkatkan pertumbuhan perekonomian di daerah ini. Termasuk sektor pariwisata dan sektor lainnya uang muaranya memacu meningkatkan sektor ekonomi. Begitupula bila ada kegiatan Kendari Pos yang orientasinya mensuPport pertumbuhan perekonomian Sultra, kami akan berpartisi-

pasi,’’ janji Dian. Memang kata Dian masingmasing punya tupoksi tersendiri, namun alangkah baiknya bila saling bekerja sama untuk kemajuan Sultra. Sebelumnya Dirut PT Media Kita Sejahtera, yang juga Pimpinan Redaksi Kendari Pos, Milwan Lukman memaparkan selama ini sebagai media terbesar di Sultra, Kendari Pos selalu mendukung kegiatan yang sifatnya memajukan daerah. Khusus untuk sektor bisnis dan ekonomi, pemberitaan Kendari Pos selalu mengarah kepada kemajuan dan menyuguhkan informasi terkait pelaku usaha ataupun kondisi perekonomian daerah. “Kalau tupoksi media tentunya dalam hal publikasi, kami akan mensupport sepanjang itu untuk kemajuan daerah. Kendari Pos adalah koran masyarakat Sultra, sehingga keberadaan kami juga menyuguhkan pemberitaan dan informasi untuk kemajuan Sultra,” ujar Milwan yang didampingi Direktur Bisnis PT Media Kita Sejahtera, Haeruddin dan Wapimred Kendari Pos, Sawaludin Lakawa. (lis/awl)

Kendari, KP Satu lagi investasi yang akan masuk di Sultra. Para taipan asal Cina tepatnya dari Provinsi Liaoning akan berinvestasi di Sultra, membidik tambang nikel di Desa Molore, Kabupaten Konawe Utara. Sebagai langkah awal kerjasama tersebut, Gubernur Sultra, Nur Alam bersama Gubernur Provinsi Liaoning-Cina, Tan So Jun, menandatangani kesepahaman bersama tentang kerjasama perdagangan di Sultra, bertempat di aula Sangia Ni Bandera, Rabu (26/9) kemarin. Ditemui usai acara, Gubernur mengatakan, tindak lanjut dari kegiatan tersebut, hari ini (27/9) pemerintah provinsi bersama pemerintah Liaoning

akan ke Konut untuk melakukan peletakkan batu pertama pembangunan power plan yang akan mendukung pembangunan industri pengolahan nikel. “Besok (hari ini-red) sudah peletakan batu pertama dan disaksikan langsung pemerintah mereka untuk mendukung investasi para pengusaha dari Provinsi lioning. Berarti proses pembangunannya akan secepatnya. Minimal kapasitas power plannya 600 Mega Watt, tapi saya belum pastikan,” katanya, kemarin. Nur Alam menjelaskan dengan kemajuan teknologi untuk pabrik pengolahan biji nikel, kapasitas dan tekonologinya bermacam-macam sehingga belum dapat dipastikan model teknologi pengolahan yang akan digunakan. Yang utama, kata gubernur, pemerintah Liaoning membangun power plan karena tanpa itu tidak dapat dipastikan industrinya seperti apa.

Untuk mendukung investasi tersebut, pemerintah Liaoning menyertakan pula mitra bisnisnya yang merupakan pengusaha asal provinsi tersebut. Sebab, lahan yang dimiliki untuk investasi di Molore, tidak kurang dari 10 ribu hektar. Implikasi nyata yang akan dirasakan masyarakat Konut dengan kehadiran industri tersebut, terbukanya lapangan kerja, bertambahnya pajak, meningkatnya nilai dari komoditi yang ada di Konut, mata rantai perdagangan akan terbuka dan dengan kapasitas listrik yang mencapai 600 MW itu, otomatis wilayah pemukiman di Konut yang belum teraliri listrik, dapat menikmati penerangan. Yang lebih penting lagi dengan masuknya investasi, terjadi peningkatan ekonomi yang makin tinggi. Karena salah satu instrumen yang ikut memberikan dukungan dari pertumbuhan ekonomi adalah investasi.

“Untuk kebutuhan masyarakat kecil kita saja, rasio elektrik untuk kebutuhan rumah tangga maksimal hanya 100 mega watt. Yang terpasang sekarang sudah 67 Mega Watt. Artinya, kapasitas yang mereka miliki sudah lebih dari cukup untuk mencukupi kebutuhan masyarakat disana,” ujarnya. Menurut gubernur, kerjasama yang terjalin itu telah diketahui pusat. Namun modelnya Business to Business (BTB) antar pengusaha. Tugas pemerintah provinsi, memberikan dukungan berupa proteksi. “Ini beda dengan kerjasama antara pemerintah Indonesia-Cina dalam urusan bantuan dana. Ini hanya kerjasama moriil untuk berikan dukungan agar investasi asing di negara kita, mendapat tempat dan dukungan dari kita. Jadi tidak ada ikatan kebijakan keuangan, tapi lebih ke bisnis antar pengusaha,” tandasnya. (dri/awl)


Opini

4

Kendari Pos l Kamis, 27 September 2012

L Pembokaran Aset Pemda Ilegal? J Usut dong apalagi jadi milik pribadi L Dewan prihatin penerimaan PAD J Kalau hanya prihatin rakyat juga bisa L Jaksa Tetap Tahan Rusdianto Cs J Kalau dilepas tentu dicurigai dong

Tajuk Rencana Mahalnya Biaya Pendidikan PendidiKan berkualitas hanya untuk yang mampu ternyata benar adanya. Setidaknya, gambaran itu diperoleh bila melihat tingginya pungutan pada sejumlah sekolah dengan kategori Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Berdalih merupakan kesepakatan orang tua murid melalui lembaga yang bernama Komite Sekolah, orang tua siswa pun dibebankan biaya besar untuk pendidikan anak-anaknya. Di SMP Negeri 1 Kendari misalnya, siswa harus membayar Rp 250 ribu per bulan. Suatu angka yang sangat besar untuk sebuah sekolah dengan label negeri. Bila ditotal pendapatan sekolah dari pungutan siswa mencapai Rp. 1,6 Miliar per tahun. Tingginya biaya sekolah dengan label negeri tentu sangat memberatkan bagi orang tua dari keluarga tidak mampu. Akibatnya, banyak anak yang dari segi IQ mampu, tetapi kemampuan ekonomi pas-pasan tidak akan mampu melanjutkan pendidikan di sekolah yang diidamkannya. Kalaupun diterima di RSBI, menyusul adanya kebijakan khusus pihak sekolak, tentu tetap akan menjadi beban mental siswa di mata teman-temannya. Para siswa tak mampu tetapi cerdas tersebut terpaksa harus mencari sekolah relatif tanpa pungutan, tanpa label RSBI, yang boleh jadi jauh dari tempat domisili mereka. Program RSBI ini memang cukup membantu dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, mengingat berbagai fasilitas dan berbagai sarana dan prasarana belajar mengajar membutuhkan biaya cukup besar yang belum dapat dipenuhi oleh pemerintah. Sebagai solusinya, mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut membantu mengatasi keterbatasan anggaran pendidikan. Persoalannya kemudian, apakah beban biaya yang begitu besar memang benar-benar dialokasikan untuk peningkatan kualitas belajar mengajar di sekolah, dan bagi kesejahteraan guru. Kesejahteraan guru menjadi penting mengingat dengan terpenuhinya kebutuhan guru, maka diharapkan ia tetap konsentrasi dalam mengemban tugas yang dipercayakan. Untuk mengetahui itu semua tentu dibutuhkan kejujuran pihak sekolah dan komite dalam memaparkan program dan rancangan anggaran biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa. Kemudian, dalam pemanfaatannya harus ada transparansi, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dari para orang tua. Masalah biasanya terjadi manakala usulan program yang dibiayakan dari talangan komite dianggap tidak tepat, dan ketertutupan para pengolahnya dalam pemanfaatan anggaran. Hal yang harus dipertimbangkan adalah kemampuan orang tua siswa yang relatif berbeda. Bagi orang tua yang mempunyai penghasilan tinggi tentu pungutan besar bukanlah masalah, tetapi bagi orang tua yang memiliki penghasilan terbatas tentu pungutan besar merupakan problem. Untuk itu, menyamaratakan besarnya pungutan tentu bukan merupakan langkah bijaksana. Sebenarnya, pola merangsang partisipasi masyarakat melalui BP3 pada jaman orde baru lebih baik ketimbang komite. Sebab, komite seringkali menjadi perpanjangan sekolah ketimbang memahami keinginan dan aspirasi dari orang tua siswa. Komite hanya selalu efektif bila merapatkan pungutan yang akan dibebankan kepada orang tua siswa, tetapi relatif mandul dalam ikut melihat dan memantau peningkatan kualitas belajar mengajar. Pihak sekolah dan komite juga harus menyadari bahwa, pendidikan itu bukan hanya untuk yang mampu tetapi untuk semua golongan. Negara juga telah menggariskan itu bahwa, kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yang tentunya baik anak yang kaya ataupun yang tidak mampu. Tentu menjadi sangat ironi bila di tengah usaha dan kerja keras pemerintah untuk mendorong kesejahteraan guru dan mengkampanyekan pendidikan gratis, ternyata prakteknya di lapangan sekolah swasta ternyata lebih terjangkau sekolah negeri. Kalau itu yang terjadi sudah saatnya pemerintah mengkaji untuk swastanisasi RSBI, sehingga biayanya full dari partisipasi masyarakat. Ketimbang berlabel negeri, tetapi biayanya hanya terjangkau bagi mereka yang berkantung tebal. (*)

Menimbang Keberadaan Becak Motor (Dari Aspek Yuridis dan Sosiologis di Baubau)

B

ecak motor (Bentor) merupakan kendaraan gabungan antara sepeda motor dan becak yang dimodifikasi/dirakit sedemikian rupa sehingga kendaraan tersebut akhirnya digunakan sebagai salah satu model transportasi alternatif angkutan penumpang umum. Keberadaan Bentor kembali dipertanyakan legalitas pengoperasionalannya dikalangan masyarakat terutama para sopir angkutan umum/angkot setelah terlebih dahulu dipertanyakan juga oleh persatuan ojek Baubau. Namun masalah ojek dengan bentor dianggap sudah ada kesepakatan dengan terbitnya instruksi Walikota Baubau dan hasil rapat dengar pendapat umum DPRD Kota Baubau (kami menyimpulkan pemerintah lebih meninjau dampak dari segi aspek sosiologis daripada aspek yuridis). Sekarang yang menjadi permasalahan adalah keberadaan bentor ini kembali dipertanyakan oleh Organda Baubau. Bagaimana menyikapinya? Kajian Aspek yuridis menurut peraturan UU N0 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dalam Pasal 47 ayat (2) kendaraan bermotor dikelompokkan berdasarkan jenis antara lain, (a) sepeda motor,(b) mobil penumpang, (c) mobil bus, (d) mobil barang, (e) kendaraan khusus. Dalam Pasal 47 ayat (3) kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud ayat (2) huruf b,c dan d dikelompokan berdasarkan fungsi yakni, (a) Kendaraan bermotor perseorangan, (b) Kendaraan bermotor umum. Maka jelas Bentor tidak termasuk dalam jenis kendaraan sesuai pasal 47 ayat (2) tidak termasuk kendaraan bermotor umum berdasarkan fungsinya sesuai pasal 47 ayat (3). Dalam Pasal 48 ayat (1) setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Di Pasal 48 ayat (2) persyaratan tersebut sebagai berikut, (a) Susunan, (b) perlengkapan, (c) Ukuran, (d) Karoseri, (e) Rancangan teknis kendaraan sesuai dengan peruntukannya, (f) Pemuatan, (g) Penggunaan, (h) Penggandengan kendaraan bermotor, (i) Penempelan kendaraan bermotor. Di Pasal 48 ayat (3) persyaratan laik jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan oleh kinerja minimal kendaraan bermotor yang diukur sekurangkurangnya terdiri atas, (a) Emisi gas buang, (b) Kebisingan suara, (c) Efesiensi sistem rem utama, (d) Efesiensi system rem parker, (e) Kincup roda depan, (f) Suara klakson, (g) Daya pancar dan arah sinar lampu utama, (h) Radius putaran, (i) Akurasi alat penunjuk kecepatan, (j) Kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, (k) Kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan. Olehnya itu, untuk kasus bentor ini harus juga memenuhi UJI TIPE persyaratan layak jalan, bentor tersebut

Oleh : AKP Suparno Agus Candra Kusumah, SH SIK harus diuji layak jalan atau tidak. Untuk layak jalan atau tidaknya harus dilaksanakan pengujian kendaraan bermotor sesuai Pasal 49 ayat (1) dan (2) serta pasal 50 ayat (1) dan (2) yang pengesahan hasil uji layak jalan diberikan oleh petugas yang memiliki kompetensi yang ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dibidang sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan atas usulan Gubernur untuk pengujian yang dilakukan oleh unit pelaksana pengujian pemerintah kabupaten/kota sesuai pasal 55 ayat (1) huruf a.(dalam hal ini Dishub). Pasal 7 ayat (2) huruf e tentang tugas pokok dan fungsi kepolisian dalam penegakan hukum. Maka jelas untuk penegakan hukum yang diatur dalam UU no 22 tahun 2009 adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia. a. Kajian aspek sosiologis. (1) Instruksi Walikota Baubau Nomor :550 / B4 / HK / 2010 tanggal 2 November 2010 tentang Pembatasan Pengadaan Dan Penggunaan Becak Motor (Bentor) Di Wilayah Kota Baubau. Instruksi Walikota ini terbit sudah jelas mengabaikan aspek yuridis karena sudah jelas bahwa instruksi ini bertentangan dengan UU no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan. Kebijakan ini terbit sudah barang tentu melihat dari dampak aspek sosiologisnya. Dampak yang paling nyata adalah masalah lapangan pekerjaan yang sempit sehingga pengangguran tidak dapat dikendalikan yang kemudian untuk mencari mata pencaharian untuk kehidupan sehari-hari susah. Maka timbul alternative lapangan pekerjaan baru yaitu pengendaraa angkutan bentor. Dari kajian judul tersebut diatas jelas bahwa Pemerintah Kota Baubau secara jelas mengijinkan pengoperasian bentor di Kota Baubau dengan syarat pembatasan penggunaan jumlah bentor. pembatasan berarti dapat dikatakan sudah ada bentor yang diijinkan beroperasi dan dibatasi. Kita ketahui sesuai kesepakatan antara ojek dan bentor sebelumnya jumlah bentor dibatasi sampai 88 unit saja. Memang yang tertulis didalam instruksi hanya memerintahkan pembatasan pengadaan dengan menginstruksikan untuk menghentikan perakitan dan pengadaannya saja tetapi secara tersirat jelas bahwa pembatasan penggunaannya juga berlaku pada judul instruksi tersebut hanya subtansi perintah batas penggunaannya tidak ditulis dalam in-

struksi tersebut. Kapan batas waktu operasional bentor diberlakukan dan kapan selesai berlakunya belum tertulis gamlang dalam instruksi tersebut. (2). Kajian hasil rapat dengar pendapat umum DPRD Baubau, yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 12 November 2010 lalu, tentang pembahasan keberadaan bentor di Kota Baubau. Rapat ini juga termasuk langkah ditinjau dari aspek sosiologis dengan melaksanakan musyawarah untuk mufakat. Menanggapi penjelasan pihak terkait : Kabag Hukum SETDA Kota Baubau sebagai berikut, adapun maksud instruksi Walikota Baubau ini, pada tahapan awal keberadaan angkutan bentor ini hanya dibatasi, baik mendatangkan ataupun merakit. Walikota tidak serta merta menghentikan tapi membatasi, akan tetapi pada saatnya angkutan bentor ini akan DITIADAKAN. Sehingga pihak pemilik bisa kembali modal awalnya. Dalam pernyataan tersebut kembali ditegaskan dan sudah jelas bahwa pemerintah kota mengijinkan atas beroperasinya bentor namun batas janji pemerintah kota untuk meniadakan bentor tidak dijelaskan kapan? Dan bagaimana mekanisme pihak pemerintah bisa mengetahui modal para pemilik bentor itu sudah kembali modal atau belum? Adakah pengawasanya dari pihak Pemerintah Kota Baubau? Sudahkah kembali modalnya sampai saat ini? Dari situ penulis mengambil kesimpulan dengan menawarkan dua aspek antara lain aspek Yuridis dan aspek Sosiologi. Bentor dalam UU no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan sudah jelas tidak diatur didalamnya dan penegakannya berada dalam tugas dan wewenang kepolisian. Namun kita sekarang bertanya mana yang akan dikedepankan aspek yuridis atau aspek sosiologis yang mendasari instruksi walikota dan hasil rapat dengar pendapat di DPRD Baubau?. Selanjutnya, adanya instruksi Walikota Baubau nomor : 550/B4/HK/2010 tentang pembatasan pengadaan dan penggunaan becak motor di Kota Baubau, ini menandakan bahwa sudah ada langkah Pemerintah Kota Baubau untuk memecahkan masalah bentor. Instruksi ini menggaris bawahi bahwa bentor diijinkan beroperasi namun jumlahnya dibatasi. Dengan adanya aturan ini maka aturan yang ada di dalam UU no 22 tahun 2009 bertentangan dengan instruksi Walikota ini se-

hingga melihat kasus ini penegakkan hukum yang merupakan tugas kepolisian juga terhenti guna menghormati instruksi walikota tersebut. Dengan adanya instruksi Walikota ini tentu bentor yang sudah ada dan beroperasi ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota dalam hal pembinaan dan penataannya di Kota Baubau. Termasuk dalam hal uji tipe, layak jalan dan layak dalam hal keselamatan yang terlebih dahulu harus ada rekomendasi dari pihak perhubungan bahwa bentor yang berjumlah 88 ini layak jalan dan memenuhi syarat keselamatan. Pertanyaannya sudahkah dilaksanakan pengujian tersebut? Kenapa dari pertama diijinkan sampai sekarang tidak dilaksanakan dan bentor bebas beroperasi? Dalam pernyataannya Kabag Hukum SETDA Kota Baubau dalam rapat dengar pendapat umum DPRD Baubau menjelaskan bahwa instruksi tersebut maksudnya adalah Walikota tidak bisa serta merta menghentikan kendaraan bentor tetapi yang sudah ada dibatasi jumlahnya. Walikota pada saatnya nanti akan meniadakan keberadaan bentor tersebut setelah modal awal pemilik bentor kembali. Belum ada aturan yang dituangkan secara tertulis kapan saatnya bentor ditiadakan. Kapan hari,tanggal, bulan dan tahun penghentian bentor tersebut oleh Pemkot? Mengingat dan menimbang kesimpulan diatas maka perlu diambil langkah-langkah tegas dari pihak pemkot untuk, apabila akan dikembalikan dan dikedepankan aspek yuridis dalam hal ini UU no 22 tahun 2009 maka segera membatalkan instruksi Walikota Baubau tentang pembatasan pengadaan dan penggunaan bentor dan membuat instruksi baru yang isinya menghentikan dan melarang bentor beroperasi guna terciptanya kepastian hukum dan ketegasan kepolisian dalam penegakan hukum dijalan. Segera memanggil dan menginstruksikan para pemilik bentor untuk menghentikan pengoperasian bentor tersebut sebagai kendaraan penumpang umum. Apabila akan dikedepankan aspek tinjauan dampak sosiologisnya maka pemerintah segera mengambil langkah yang tepat guna mencari solusi dalam pembinaan dan penataan angkutan umum sehingga tercipta suatu keputusan yang dirasakan adil (memenuhi azas keadilan) yang dirasakan oleh pihak-pihak yang bersengketa dalam hal ini bentor dan angkutan umum. Mungkin bisa ditata lagi masalah trayek dan tempat atau jalan mana saja yang bisa dilalui oleh bentor dan jalan atau daerah mana yang tidak bisa dilalui oleh bentor. Sehingga penegakan hukum oleh kepolisian juga bisa dilaksanakan atas dasar larangan rambu atau aturan lainnya. (*) Penulis adalah Polres Baubau

Kasat

Lantas

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • DireKtUr Utama : Milwan • DireKtUr : Haeruddin • ombUDsman : m Djufri rachim (Ketua), ariyani arifin (sekretaris), muhammad saiful, sH, mH. PemimPin reDaKsi / PenanggUngjawab : Milwan Lukman • waKil PimPinan reDaKsi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin • reDaKtUr PelaKsana : La Ode Diada Nebansi • KoorDinator liPUtan : ruslan amrullah

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

reDaKtUr : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih • rePorter : sulis setiarini, linri merinda, arifuddin, Ulfah sari sakti, sarfiayanti ; Koresponden : awaluddin Usa (raha-muna), syamsuddin (baubau-buton), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta) • FotograFer : Suwarjono • Design graFis : Muh Hajar Siddiq • KariKatUr : Arham Rasyid • reDaKtUr KHUsUs : la Paa, m Djufri Rachim • Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin • teKnologi inFormasi : Muh. Sahdar • PracetaK iKlan: Muhrisan (koordinator) • PracetaK reDaKsi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin • manager KeUangan : agus tranhadi; ass. manager KeUangan : Paulina Tambing • manager iKlan/sPonsorsHiP : Nur Syamsi Abidin • ASS. MANAGER IKLAN : Muhammad Akhbar • manager sirKUlasi : Victor Bittikaka • ASS. MANAGER SIRKULASI : Ratna Sari • manager event organizer : Rustam • manager UmUm : St.Ganefo • manager Personalia/legal : Marjani • PercetaKan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : Pt media Kita sejahtera, siUPP : sK/menpen no.191/sK/menpen, siUPP/b.i/1986/tanggal 25 juni 1986 no.131/Ditjen PPg/K/1995 tanggal 3 agustus 1995, no 42/Ditjen/PPg/K/1996 tanggal 12 april 1996, terbit sejak tanggal 6 juni 1970. • alamat reDaKsi / tata UsaHa : jl. malik raya no. 50 telP. reD. : (0401) 3126513 • FaKs. reD. : (0401) 3126512, FaKs. bisnis & KeUangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, telP. iKlan : (0401)-3126110, sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. alamat biro : baubau jl. imam bonjol no. tlp (0402)-2826129/085241854000; radar Kolaka jl. sutomo alamat agen: raha jl. lakilaponto, tlp (0403)-21538, Pomalaa jl.nusantara no. 28 tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, jl. sandela no.129 tlp.(0408)-21506; bombana (rumbia) tajudin tlp/HP:085241659216, aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung salo mintarsih, sodohoa Hamisu, tlp. 3125723, tipulu Yusuf tumora, tlp.3127924, wuawua rusli, tlp.3193008, mandonga theresia, tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • alamat PerwaKilan : jakarta : mu’min rolle, Komp widuri indah, blok a1-2, jl. Palmerah barat no.353 telp (021) 5330976, Jakarta 12210 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • biro baUbaU-bUton-waKatobi : Syamsuddin • raDar KolaKa : – • Harga langganan : Kota Kendari dan luar Kota (sultra) rp 65.000/bulan, luar Kota rp 67.500/bulan termasuk ongkos kirim, eceran dalam Kota rp 3.500,-eksemplar-eceran Daerah rp. 3.500,-.


Kamis, 27 September 2012

email : bumianoa@gmail.com

Enam Calhaj Batal Berangkat Belum Lunasi ONH dan Mengundurkan Diri Pasarwajo, KP Sedikitnya enam calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Buton dinyatakan batal berangkat ke tanah suci tahun ini. Pembatalan keberangkatan calon haji tersebut dikarenakan ada yang meninggal dunia, mengundurkan diri dan ada pula yang belum melakukan pelunasi Ongkos Naik Haji (ONH). Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Buton, Drs Abdul Majid menjelaskan jatah awal jamaah haji Kabupaten Buton tahun ini sebanyak 70 orang. Karena satu orang dinyatakan meninggal dunia, kemudian mengundurkan diri satu orang dan tidak melakukan pelunasan sebanyak empat orang maka jumlah total yang siap diberangkatkan tinggal 64 orang. “Bagi yang terlambat melakukan pelunasan ONH kami sudah sampaikan sebelumnya. Tapi sampai batas waktu yang ditentukan belum juga melakukan pelunasan sehingga ditunda keberangkatannya dan menunggu lagi untuk tahun depan,” tuturnya. Madjin merinci dari 64 calhan tahun ini, 36 calhaj perempuan dan laki-laki 29 orang. Jumlah tersebut sedikit meningkat Baca Calhaj di Hal. 6

Polisi Sulit Ungkap Pembunuh di Lalembuu Andoolo, KP Jajaran Kepolisin Resort (Polres) Konawe Selatan kesulitan mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di desa Teteinea, Kecamatan Lalembuu, 24 Juli lalu. Awalnya, pembunuhan itu terjadi saat acara lulo bersama di desa Teteinea. Diduga tersinggung hingga memicu perkelahian antar pemuda desa Teteine dan Desa Basala. Salah seorang pemuda asal Desa Tetinea bernama Ronita, alis Roni, tewas dengan luka tusukan. Diduga pelaku pembunuhan tersebut melarikan diri ke Makassar, sehingga polisi sulit membekuknya. “Polisi belum dapat mengungkap pelaku atas terbunuhnya salah seorang pemuda di Desa Teteinea Kecamatan Lalembuu. Pasalnya pasca terjadinya perkelahian yang melibatkan dua kelompok pemuda di lokasi pesta itu, para pelaku langsung melarikan diri. Diduga pelakunya melarikan diri ke Makasar,” ujar Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana kemarin. Kapolres mengaku, pelaku pembunuhan sudah teridentifikasi. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran hingga ke Makassar. “Tersangka sudah teridentifikasi, dan statusnya masih DPO,” terangnya. Kepada seluruh warga, baik itu dari Desa Teteinea, Kecamatan Lalembuu dan dari desa Iwoimendoro, Kecamatan Lalembuu diharapkan untuk tetap tenang dan melaporkan jika menemukan DPO yang dimaksud. “Polisi tetap akan berupaya melakukan pengejaran hingga tertangkapnya tersangka pembunuhan di desa Teteinea, 24 Juli lalu,” tandas kapolres. (era)

Pegawai Diharapkan Tingkatkan Kinerja Pasarwajo KP Dalam rangka memberikan pelayanan dibidang komunikasi dan informasi yang baik kepada masyarakat, Badan Kominfo Kabupaten Buton diharapkan terus meningkatkan dan memaksimalkan kinerjanya dalam pelaksanaan program sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Kepala Badan Kominfo Buton, Abdul Zainuddin Napa, menekankan agar seluruh staf pada instansi yang di pimpinnya dapat bekerja secara maksimal

sesuai tugas pokok dan fungsi masing masing. “Saya harapkan semua karyawan disemua bidang agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Utamanya untuk pelaksanaan kegiatan program pemerintahan sehingga hasilnya lebih maksimal,” harap Kepala Badan Kominfo pada rapat bersama staf di Aula Kantor Kominfo Buton akhir pekan lalu. Menurut Zainuddin dalam suatu organisasi, baik formal maupun informal, kebersamaan

sangatlah dibutuhkan dalam pencapaian sebuah tujuan. Kebersamaan yang dimaksud adalah semua karyawan dan staf Kominfo dalam bekerja merupakan satu kesatuan dalam perampungan kegiatan kerja termasuk dalam melaksanakan visi dan misi sesuai dengan uraian tupoksi masing-masing. Sekedar mengingatkan Zainuddin Napa sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Penghubung Kab. Buton di Kendari menggantikan La Ode Rahman Ana.(sam)

Rp 3,4 M, Benahi Perumahan Kumuh

DOk/kP

Suasana pemberangkatan calon jamaah haji asal kota kendari dan beberapa daerah lain pada musim haji tahun lalu.

35 Calhaj Konsel Gabung Kloter 26 Andoolo, KP Sebanyak 35 calon jamaah haji asal Konawe Selatan (Konsel) tahun ini mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Jumlah calhaj tahun ini, sedikit menurut dibanding musim haji tahun sebelumnya sebanyak 45 jamaah. Kepala Kementerian Agama

(Kemenang) Konsel H Abubaeda menjelaskan dari 35 calhaj yang akan berangkat 6 Oktober nanti, terdiri dari 17 lakilaki dan 18 perempuan. Secara resmi pelepasan Calhaj Konsel akan dilakukan Wakil Bupati Konsel H Sutoardjo Pondiu. “Calon jamaah haji Konsel ini akan tergabung dengan ja-

maah haji asal Kota Kendari di kelompok terbang 26 menuju embarkasi Makassar,” kata Abubaeda kemarin. Ketua MUI Kota Kendari itu mengaku, ke 35 calon jama’ah haji asal Konsel tersebut ratarata berusia 40-50 tahun, sehBaca Kloter di Hal. 6

Honorer K1 Bombana Menyusut Rumbia, KP Dua orang tenaga honorer Bombana yang diumumkan memenuhi syarat dalam kategori 1 (K1) kemungkinan besar gagal mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP). Penyebabnya, nama kedua tenaga honorer itu digugurkan Badan Kepegawaian Negara

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

karena mendapat komplain dari masyarakat. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bombana, Drs Ridwan mengaku sudah mendengar adanya honorer K1 Bombana yang dihapus namanya. “Dari BKN juga begitu infonya (digugurkan),” katanya. Berdasarkan informasi dari ba-

dan kepegawaian negara, dua tenaga honorer itu digugurkan karena mereka bukan honorer yang memiliki surat keputusan 2005. Ridwan mengaku tidak mengetahui pasti siapa nama kedua honorer tersebut. Namun mereka berasal dari Kabaena. Mantan kepala BP4K

Bombana ini juga membantah bila dua honorer yang digugurkan itu berasal dari guru bantu. “Yang gugur itu dari tenaga tehnis. Untuk guru bantu dari enam orang jumlahnya, semua diakomodir. Karena hal tersebut merupakan program pusat,” ungkapnya. (nur)

Baubau, KP Pemerintah Kota Baubau kembali mendapat anggaran dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sebesar Rp 3,4 Miliar. Anggaran tersebut diberikan untuk program bantuan penanganan lingkungan perumahan kumuh berbasis kawasan di Kota Baubau, anggaran 2012. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Baubau, Ir Sunaryo Mulyo menjelaskan anggaran tersebut bertujuan untuk mendekatkan kawasan pemukiman yang berkualitas

kurang teratur dan kurang tertata menjadi lingkungan yang lebih tertata. “Sasarannya kawasan Kelurahan Tomba, Bataraguru dan kawasan pesisir serta kawasan sepanjang sungai,” jelas Sunaryo kemarin. Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan saat ini Kemenpera sedang melakukan lelang proyek. Sasaran program tersebut meliputi pembuatan infrastruktur jalan, penerangan jalan, drainase dan infrastruktur sanitasi. Khusus wilayah sepan-

jang bataran sungai, lanjut Sunarnyo, akan di tekankan pada penempatan lampu jalan. Hal ini dilakukan agar sepanjang tanggul di bentaran sungai lebih tertata sehingga bisa menjadikan daerah ini sebagai pusat aktifitas yang lebih hidup. “Ini juga sesuai dengan program walikota Baubau menjadikan laut atau sungai sebagai teras depan kota, harapan kita masyarakat bisa mendukung program tersebut sehingga bisa lebih dimnafaatkan dengan baik,” tutupnya. (m4)

Pelaku Curanmor Dibekuk Unaaha, KP Sepak terjang curanmor Putra Agung, Riki Rahmad dan Antoli Anta Ruli alias Ruli berakhir ditangan polisi. Ketiga pelaku curanmor di Kota Kendari itu dibekuk Polres Konawe dihari berbeda lantaran polisi curiga gerak-gerik mereka yang menjual hasil curiannya dengan harga miring di Kecamatan Pondidaha. Menariknya dari pengakuan ketiga tersangka, polisi juga berhasil mengungkap pula

aksi pencurian mesin pemotong besi. Penangkapan ketiga pelaku curanmor itu dibenarkan Kapolres Konawe, AKBP Hartoyo, SIK melalui Kasubag Humas AKP Turuman Marani. Dijelaskan, ketiganya ditangkap berdasarkan informasi masyarakat di Kecamatan Pondidaha yang curiga dengan harga miring dua unit motor, yakni. Sepeda motor jenis Honda Blade dibanderol Rp 1,7 juta dan Suzuki Smash Titan dibanderol seharga Rp 2,9 juta.

“Polisi lalu membuntuti dan mengejar pelaku. Dari hasil pengejaran itu diketahui dua unit motor itu tidak dilengkapi dokumen. Pengakuan tersangka, kedua unit motor itu dicuri di Kota Kendari. Motor Suzuki dicuri di Lepolepo sedangkan motor Honda Balde dicuri di lorong Torada. Mereka tidak mengetahui pemiliknya,” ujar Taruman kemarin. Kepada penyidik, tersangka Baca Dibekuk di Hal. 6


6

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Warga WM Tolak Kades Diaktifkan Andoolo, KP Diaktivkannya kembali Pusdin sebagai Kepala Desa Wonua Monapa Kecamatan Mowila oleh Bupati Konsel H Imran, pada 10 September, membuat ratusan warga desa Wonua Monapa kembali melakukan aksi di DPRD Konsel, kemarin. Mereka menuntutan agar kades yang diaktifkan kembali dicabut SK pengaktifannya. Desakan itu terkait adanya beberapa penyimpangan yang dilakukan oleh Kepala Desa, termasuk tidak adanya lagi kepercayaan kepada masyarakat. Dihadapan wakil rakyat di gedung DPRD Konsel melalui juru bicara warga Wonau Monapa Saiman S.Pd mengaku, pengaktifkan kembali Pusdin sebagai kepada Sesa Wonua Monapa sangat disayangkan. Pasalnya banyak pelanggaranpelanggaran yang dilakukan selama menjadi Kepala Desa, diantaranya penyelewengan Raskin ke 13 untuk warga, di-

tunjuknya Istri Kades sebagai Bendahara Desa, indikasi penggunaan ADD yang tidak dipertanggungjawabkan, termasuk pemotongan honor perangkat desa. “Selain itu berdasarkan berita acara Rapat BPD desa Wonua Monapa terkait penolakan Pusdin sebagai Kepala Desa,” kata Saiman kemarin. Begitu juga yang disampaikan juru bicara lainnya Yusrim. Bahwa masyarakat desa Wonua Monapa tidak lagi menginginkan Pusdin menjadi kepala desa, terlebih lagi sudah pernah dinonaktifkan oleh bupati. Untuk itu kami minta kepada anggota DPRD Konsel untuk merekomendasikan kepada Bupati Konsel, agar SK pengaktifan kembali Pusdin sebagai Kepala Desa dicabut kembali. “Masyarakat Wonua Monapa tidak lagi menginginkan Pusdin menjadi kepala desa, itu dilihat dengan aksi tanda tangan dari rapat BPD dan LPM dan disaksikan kepala urusan

pemerintahan desa, imam desa dan sekretaris desa,” kata Yusrim. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Konsel Rasyid S,Sos yang menerima warga Wonua Monapa mengatakan, aspirasi warga di DPRD sudah untuk kesekian kalinya. Sebelumnya warga menyampaikan tuntutannya agar merekomendasikan kepada Bupati agar Pusdin di nonaktifkan, terkait adanya delik penyimpangan Raskin ke 13 untuk warga Wonua Monapa. Atas aduan itu, oleh Bupati telah menonaktifkan pada bulan April tahun 2012 yang lalu dengan dasar adanya laporan ke polisi terkait penyimpangan Raskin. “Diaktifkannya kembali Pusdin sebagai kepala Desa oleh Bupati itu terkait tidak terbuktinya penyelewengan yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Dasar itulah yang membuat diaktifkannya kembali Kepala Desa Wonua Monapa.

Namun demikian atas aspirasi warga hari ini, tetap akan menjadi bagian yang akan disampaikan kepada Bupati Konsel,”ujar Rasyid kemarin. Terkait pengakuan warga dengan penolakan terhadap Kepala desa yang diaktifkan oleh Bupati, sebaiknya Warga melakukan aksi penolakan dengan penandatangan dalam suatu berita acara. “Tanda tangan itu harus Asli dan dibuktikan kehadiranya di DPRD secara keseluruhan. Aspirasi yang disampaikan pada hari ini pada dasarnya kami terimah untuk selanjutnya akan dijembatani kepada pemerintah daerah,” tandasnya. Usai mendengar pengarahah dari Ketua Komisi I DPRD Konsel dan sejumlah anggota lainnya seperti Djuharuddin dan Hasan Mangidi, warga membubarkan diri dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat Polres dan Polsek Andoolo. (era)

Dibekuk...

lam pelariannya ke Konawe, ketiga tersangka juga melakukan pencurian mesin pemotong besi milik warga Unaaha yang ditaksir seharga Rp 3 juta lalu dijual pelaku seharga Rp 700 ribu. “Setelah diinterogasi mereka

juga mengakui telah mencuri dua unit mesin pemotong besi milik warga Unaaha. Berangkat dari pengakuan tersangka, kami menyita dua unit motor dan dua unit mesin pemotong besi yang sampai saat ini diamankan di

Mapolres,” tambah. Ketiga tersangka kini dijebloskan dibalik jeruji Mapolres Konawe. Mereka dijerat pasal 363 KUHP juncto pasal 55 dan 56, ancaman hukumannya lima tahun penjara. (din)

Agama Islam, Haji dan Umroh Idris, S.Ag. “35 calon haji ini juga sudah menggelar manazik haji sebanyak tujuh kali dan insya Allah dapat menjalankan dengan baik,”akunya. Dia menambahkan, dukungan pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam pelaksa-

naan haji sangat baik, bahkan salam setiap tahun, pribadi Bupati Konsel H Imran memberangkatkan 1 orang calon jama’ah haji dari jajaran Kemendepag Konsel. Diberangkatkannya ke tanah suci dari Kemendapeg itu dimaksudkan untuk menjadi ketua tim rom-

bongan jama’ah haji. “Tahun ini pak Bupati memberangkatkan Kepala Seksi Urais, Haji dan Umroh Kemenag Konsel pak Idris. Dia dipercayakan menjadi ketua tim rombongan. Begitu juga kepada seluruh peserta mendapat bantuan Rp 1 juta per orang,” tandasnya. (era)

gal 3 Oktober,” ujarnya. Jamaah haji Kabupaten Buton, lanjutnya, masuk kloter 25 tergabung dengan Kota Baubau, Wakatobi, Kota Kendari dan Buton Utara. Rencananya rombongan akan tiba di Makassar pada 5 Oktober, . selanjutnya di asramakan sambil menunggu pemberangkatan ke Jedah pada 7 Oktober. Calon haji yang akan diberangkatkan awalnya telah melakukan pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan selanjutnya dilakukan manasik di

tingkat kecamatan dan kabupaten Buton. “Seluruh tahapan sudah dilakukan, dan saat ini rombongan jamaah haji Kabupaten Buton sedang persiapan pemberangkatan,” jelas Madjid. Terkait jumlah panitia yang mendampingi rombongan sampai di Makassar sebanyak tujuh orang yang terdiri dari perwakilan tim medis, pemda, dan pihak Kementerian Agama. Sementara yang mendampingi sampai di Arab Saudi ada jumlah personil khusus masingmasing kloter yang dilengkapi

dengan pembimbing ibadah dan tim medis. Kata dia, di tahun sebelumnya satu orang jemaah haji asal Kabupaten Buton meninggal dunia di Arab Saudi usai melakukan wukuf. Korban meninggal dunia saat perjalan menuju Madinah diperkirakan penyakit asma. “Kami menghimbau seluruh calon haji untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan agar proses ibadah di tanah suci dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya. (m4)

mengaku usai beraksi di Kota Kendari, mereka melarikan diri di Konawe dan menjual hasil curiannya. Tak hanya itu, menurut AKP Turuman Marani da-

Kloter... ingga kondisi fisiknya tidak mengkwatirkan dalam pelaksanaan Haji di tanah Suci Mekkah nanti. Kepala rombongan yang dipercayakan untuk Jam’ah haji asal Konsel juga dipimpin Kepala Seksi Urusan

Calhaj... dibanding tahun sebelumnya. Rencananya, calon jamaah haji Kabupaten Buton akan bertolak dari Kota Baubau pada 4 Oktober mendatang. Mereka akan bersama rombongan calhaj Kota Baubau dengan menggunakan jalur laut KM Dobon Solo menuju embarkasi Hasanuddin, Makassar. “Pelepasan jamaah haji Kabupaten Buton akan dilakukan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun di rujab Bupati Buton pada tang-

Siswi SMP Tewas Tenggelam Unaaha, KP Riska (12), siswi SMPN 5 Sampara korban tenggelam di Sungai Konawe”Eha Desa Anggalomoare, Sampara, Selasa (25/9) lalu ditemukan tim Basarnas Kota Kendari telah menjadi mayat, Rabu (26/9) kemarin. Peristiwa tenggelamnya Ris-

ka dibenarkan Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Marani. Menurutnya, Selasa sore lalu, korban Riska bersama rekan sebayanya tengah mandi-mandi dan berenang ditepi Sungai Konawe”Eha di Desa Anggalomoare sekitar pukul 15.00 wita. “Mendadak korban tenggelam. Sempat dito-

long oleh teman-teman korban namun tidak berhasil,” ujar Turuman kemarin. Mayat Riska yang juga warga Desa Anggalomoare, ditemukan pagi kemarin oleh tim Basarnas Kota Kendari. “Tidak diketahui pasti, apakah Riska mahir berenang atau tidak sehingga tenggelam,” kata Taruman. (din)

Anak Usia TK Adu Kreativitas Wangiwangi,KP Untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak, Gabungan Organisasi Penyelenggaran Taman KanakKanak (GOPTKI) Kabupaten Wakatobi, selama sehari (25/9), menggelar sejumlah lomba. Sebanyak 27 lembaga taman kanak-kanan adu kecerdasan dalam lomba membaca surat Alfatiha, lomba melukis dan mewarnai, lomba busana cilik khas daerah Wakatobi, lomba karnaval (pawai). Ketua GOPTKI Kabupaten Wakatobi, Ny Djunarni Hardin menjelaskan, kegiatan lomba

kali ini merupakan program yang telah dicanangkan untuk pengembangan anak-anak usia TK. “Dengan adanya kegiatan ini kita berharap anak-anak yang mengikutinya dapat memotivasi kreativitasnya, sehingga kedepan melahirkan generasi penerus yang kreativ dan inovatif. Apalagi, kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara mengasah kecerdasan anak-anak,” ujar Djunardin yang juga istri Sekab saat ditemui di gedung Dharma Wanita, kemarin. Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini

Non formal Informal (PAUDNI) Diknas Kabupaten Wakatobi, Drs Hamimu memberikan apresiasi terhadap upaya GOPTKI Kabupaten Wakatobi dalam melaksanakan kegiatan itu. Menurutnya, anak-anak usia dini harus dibimbing agar dapat berkreasi. Apalagi anak usia dini adalah harapan bangsa, sehingga semua pihak harus terus berupaya agar mereka menjadi generasi yang tangguh sebagai generasi penerus bangsa, karena dengan generasi berkualitas bangsa ini dapat lebih maju lagi. (cr1)


7

Kendari Pos |Kamis, 27 September 2012

Honorer K2 Siap- Siap Jakarta,KP Tingkat kelulusan ujian tulis atau tes kompetensi dasar (TKD) CPNS 2012 sangat rendah. Kondisi ini menjadi evaluasi penting pemerintah. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) meminta tenaga honorer kategori 2 (K2) mulai persiapan jelang ujian serupa tahun depan. Sebagaimana diketahui, ujian tulis CPNS yang digelar 8 September lalu diikuti sekitar 165 ribu peserta. Hasilnya, hanya 40 ribu (35 persen) peserta yang nilainya melampaui passing grade dan berhak ikut tes lanjutan. Sisanya sebanyak 125 ribuan pelamar gugur.

Dari tingkat kelulusan yang rendah tadi, mulai muncul desakan supaya passing grade dipangkas. Terutama pada tes tulis CPNS kelompok tenaga honorer K2. Tetapi sampai sekarang pemerintah tetap bergeming. Skor passing grade saat ini dianggap pemerintah sudah ideal untuk menjaring calon PNS berkualitas. “Supaya tingkat kelulusan ujian tulis meningkat, harus mulai persiapan sejak sekarang,” tutur Wamen PAN-RB Eko Prasojo. Dia mengatakan jika tenaga honorer calon peserta tes CPNS mengetahui tiga bidang kompetensi yang diujikan. Eko mengatakan, kompetensi utama yang menuntut kemampuan tinggi adalah wa-

wasan kebangsaan. “Kemampuan wawasan kebangsaan perlu diperkuat,” ucap dia. Apalagi kompetensi wawasan kebangsaan ini kerap menjadi penjegal kelulusan. Dua bidang lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah intelejensi umum dan karakteristik pribadi. Menurut Eko, dua bidang ini menjadi cermin kepribadian calon aparatur. Eko juga menanggapi soal desakan supaya passing grade ujian tulis CPNS dikurangi. Dia mengatakan, hasil tes tulis 8 September akan dievaluasi panitia nasional rekrutmen CPNS. “Tapi sampai sekarang insya”allah sama (passing grade tes tulis CPNS pelamar

umum dan tenaga honorer K2, red),” jelas dia. Sebagai catatan, skor passing grade kelompok lulusan SMA/sederajat bidang karakteristik pribadi adalah 25, skor intelejensi umun 5, dan skor wawasan kebangsaan 5. Lulusan DII/DII (27,5 - 7,5 7,5) serta lulusan SI ke atas (30 - 15 - 10). Jumlah tenaga honorer yang berhak mengikuti ujian CPNS tahun depan mencapai 600 ribu orang. Terkait kutrrota yang tersedia, baru ditetapkan tahun depan. Diantara ketentuannya, kuota CPNS baru hanya untuk instansi pusat dan daerah yang anggaran gaji pegawainya kurang dari 50 persen. (wan)

Mengaku Pernah Dihukum Saya ....... dari KPK ke BKKBN dibantah keras oleh Lalu Yusuf Adingrat, kemarin. “Surat resmi dari KPK ke BKKBN pusat itu sudah ada sejak tanggal 9 Agustus 2012. Tidak benar jika dikatakan belum ada pengembalian secara resmi. Ada kok bukti-buktinya,” ungkap Lalu Yusuf Adiningrat saat ditemui di Mapolda Sultra. Ia didampingi kuasa hukumnya, Ayatullah Mahdy, SH., MH. Tersangka dugaan pemerasan ratusan juta rupiah tersebut menguraikan perjalanannya dari KPK ke BKKBN. Yusuf mengaku, masa kontraknya sebagai tenaga widiaswara di KPK berakhir tanggal 13 Juli 2012. Ia pun diberhentikan di KPK tepatnya 7 Agustus lalu dan surat resminya tiba di BKKBN pusat tanggal 9 Agustus 2012. “Saya sudah masuk kantor di BKKBN Sultra sejak 19 Juli 2012. Memang belum ada SK

resmi untuk penempatan saya di BKKBN Sultra. Tapi, saya merasa sebagai PNS harus melaksanakan tugas sehingga masuk saja berkantor di BKKBN Sultra sambil menunggu SK penempatan secara resmi dari BKKBN pusat,” jelasnya. Suami Titi Hartini itu menambahkan, persoalan kontraknya dengan KPK RI, memang tidak ditangani BKKBN Sultra tapi BKKBN pusat. Begitu pula dengan surat resmi dari KPK sebagai dasar bahwa dirinya telah dikembalikan secara resmi ke BKKBN telah diserahkan ke BKKBN pusat, bukan BKKBN Sultra. “Saat itu, saya diminta untuk bekerja di BKKBN pusat. Tapi saya meminta dikembalikan ke Sultra saja. Sebab, istri dan keluarga saya ada di Sultra. Sambil menunggu SK, saya langsung ke Kendari,” ujar Yusuf. Lalu, bagaimana dengan pernyataan Kepala Balai Diklat BKKBN Sultra, Pile Patiung yang menilai Yusuf hanya sekadar

jalan-jalan di BKKBN Sultra? “Itu tidak benar. Sesaat sebelum ditangkap, saya masih sempat mengajar pada pelatihan penyuluhan KB yang pesertanya yakni Babinsa tanggal 20 September lalu di Hotel Kartika. Saya mengajar mulai pukul 15.30 Wita - 21.00 Wita. Usai membawakan materi, beberapa saat kemudian terjadilah penangkapan ini (penangkapannya di BTN Palm Indah, red),” jelasnya. Ia pun membantah jika permohonan izin untuk ke Jakarta dua hari sebelum penangkapan adalah mengambil surat resmi dari KPK. Rencananya, Yusuf akan berangkat ke Jakarta untuk mengambil SK penempatannya di BKKBN Sultra yang telah dikeluarkan oleh BKKBN pusat. “Saya ditelpon dari BKKBN pusat bahwa SK penempatan saya sudah terbit. Itulah yang rencananya saya mau ambil di Jakarta, termasuk barangbarang saya yang masih tertinggal di sana,” ungkapnya.

Yusuf juga bercerita tentang keberadaannya di KPK. Ia menjadi trainer pada bagian diklat di KPK. Yusuf mengajarkan ilmu manajemen terkait pemberantasan korupsi. Pesertanya baik penyidik, auditor, maupun JPU yang ada di KPK yang ikut pelatihan. Selama aktif bekerja sebagai trainer di KPK, Yusuf setiap bulannya kembali ke Kendari. “Anak dan istri saya ada di Kendari,”katanya. Yusuf juga mengaku pernah melanggar kode etik di KPK dan telah diproses. Versi Yusuf, pelanggaran kode etik yang pernah dilakukannya hanya karena persoalan kirim-kirim SMS. Sementara proteksi KPK terhadap seluruh stafnya sangat ketat. “Menelpon keluarga saja dengan menggunakan telepon kantor, sudah dianggap melanggar kode etik. Termasuk mengirim SMS dengan bahasa yang jorok. Saya pernah dihukum melanggar kode etik gara-gara kirim-kirim SMS,” katanya. (aka)

variasi di antara semua pasien itu. Bervariasinya penurunan kadar gula itu disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit buah manggis yang diberikan. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit

manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934 Atau bisa juga mendapatkannya

langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Kimia Farma, Wuawua, Kimia Farma RS. Korem, Kimia Farma Kota, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira sampingNusamartSebelumPLN Wuawua. Subdis Unaaha : Apotik Waraka 085241984014, Subdis Kolaka: 085231246853, Apotik Mekongga, Subdis Konsel: 085240687594, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 04022821207, Raha: 08134376810

Manggis ....... nambahkan kata mellitus, dari bahasa Latin yang berarti madu, sebuah referensi untuk rasa manis dari urine. Rasa manis ini diketahui setelah melihat urine orang Yunani kuno, Cina, Mesir, India, dan Persia yang disukai semut. Pada tahun 1776, Matius Dobson menegaskan bahwa rasa manis itu disebabkan oleh kelebihan gula dalam urine dan darah penderita diabetes. Penyakit diabetes mellitus telah menjadi semacam hukuman mati di zaman kuno. Hippocrates memilih untuk tidak menyebutkan penyakit itu, yang mungkin menunjukkan bahwa ia merasa penyakit itu tak dapat disembuhkan. Aretaeus tidak berusaha untuk mengobatinya, namun tidak bisa memberikan prognosis yang baik. Ia hanya berkomentar bahwa hidup (dengan diabetes) pendek, menjijikkan, dan menyakitkan. Kalau diuraikan lagi, masih sangat panjang sejarah perjalanan penyakit yang juga disebut kencing manis ini. Yang jelas, mereka yang punya riwayat keturunan menderita diabetes, yang disebut diabetisi, berpotensi besar mewarisi penyakit ini. Dan umumnya, gejalanya baru terdeteksi di atas usia 40. Tapi, bukan berarti mereka yang tak memiliki riwayat keturunan takkan terkena penyakit ini. Dan bukan berarti pula orang muda tak akan terkena penyakit ini. Selain faktor genetik, yang jadi penyebab datangnya penyakit ini adalah: perubahan gaya hidup, kebiasaan makan yang buruk, perubahan komposisi tubuh, adanya penyakit penyerta, usia lanjut, dan pemakaian obatobatan yang dilakukan secara rutin. Lalu, bagaimana cara mengatasi gejala dan penyakit ini? Salah satu cara yang tepat dengan mengonsumsi senyawa xanthone yang terkandung dalam kulit buah manggis. Dan, mengapa dengan xanthone gejala diabetes bisa ditekan? Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh dr. Purwati, seorang dokter dan praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengnsumsi esktrak kulit buah manggis, terbukti bahwa esktrak ini mampu menurunkan gula darah tujuh orang pasien dari 205,0 menjadi 119,86 mg/ dl. Tapi, tapi penurunan itu ber-

Uraian JPU Tidak Jelas Angie ....... dijadikan dasar untuk pemeriksaan perkara. “Eksepsi terdakwa tidak dapat kami terima seluruhnya lantaran tidak beralasan dan telah memasuki pokok perkara,” kata ketua majelis hakim Sudjatmiko, saat membacakan putusan sela dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/9). Atas keputusan itu pula majelis hakim memerintahkan agar pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Angelina Sondakh untuk dilanjutkan. Menanggapi penolakan eksepsinya itu, politisi Partai Demokrat itu menyerahkan kepada penasehat hukumnya untuk memberika jawaban. “Saya serahkan ke penasehat hukum saya,” ujarnya singkat. Pensehat hukum Angie, Tengku Nasrullah mengaku sependepat dengan hakim untuk masuk tahap pembuktian. “Untuk

mempercepat persidangan, kami sependapat dengan hakim, memasuki tahap pembuktian adalah hal yang terbaik,” ucapnya. Hakim Sudjatmiko akhirnya menunda persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pada Kamis 4 Oktober 2012 mendatang. Sebelumnya dalam eksepsi Angelina Sondakh yang dibacakan oleh ketua tim penasehat hukumnya, Teuku Nasrullah menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum banyak cacat, yakni soal tempat, waktu, dan tindak pidana dilakukan. “Surat dakwaan penuntut umum kabur dan harus dibatalkan demi hukum. Karena tidak jelas menyebutkan tempat, waktu, dan apa tindak pidana dilakukan terdakwa,” kata Nasrullah. pihaknya juga menilai uraian JPU dalam dakwaan alternatif tidak jelas, sesat, dan menyesatkan. (fat)

Yang Utama Bisa Bermanfaat Bagi Orang Lain Mantan ....... tidak tercipta jarak, meskipun berbeda kepentingan. Ia tidak memungkiri, meskipun ada anggota legislatif yang mudah terpancing oleh permainan anggaran, tapi ada juga wakil rakyat yang memang benar-benar berorientasi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Prinsip kuat kata Zulkarnain yang harus menjadi modal utama anggota legislatif agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang menyesatkan. Dari sekian banyak godaan dan tantangan itu, masihkah Zulkarnain berminat untuk menjadi wakil rakyat? pertanyaan itu membuat ayah dua anak itu tersenyum. Menurutnya, berkarir di partai tentunya menunggu amanah partai. Kalau memang diinginkan dan diamanhkan kembali untuk menjadi anggota legilatif tentu

dirinya tidak akan menolak. Meskipun ia mengakui, apa yang dimilikinya saat ini sudah cukup membuatnya bahagia. Beberepa bisnis yang ia tekuni berjalan lancar dan sukses. Ilmu ekonomi akuntansi yang sempat dienyammnya selama empat tahun, memberikan kontribusi positif baginya dalam menjalankan bisnis propertynya hingga sukses sampai saat ini. Saat ini, Zulkarnain masih aktif sebagai pengurus DPD PKS Kota Kendari, bahkan sejak November 2010, ia dinobatkan sebagai ketua partai. Tentu itu bukanlah hal mudah baginya. Beberapa bisnis yang dijalankan seperti perumahan, lapangan futsal hingga beberapa unit rumah kos-kosan membuatnya harus pandai membagi waktu agar semua tugas dan tanggung jawabnya bisa terlaksana, apalagi ia kini sudah memiliki keluarga kecil yang juga butuh

perhatian penuh dari dirinya. Menurut Zulkarnain, apa yang ia miliki saat ini bukanlah ukuran kesuksesan. Tapi sejauh mana usaha yang ia geluti bisa bermanfaat bagi orang lain, itulah yang dikatakan sukses. Ia juga memandang segala kegiatannya sebagai ibadah. Makanya, ia selalu berupaya menikmati seabrek kegiatan yang dilakoninya agar bisa bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Lalu seperti apa Zulkarnain memandang rekan-rekannya yang kini mendekam dibalik jeruji besi? Ia enggan berkomentar banyak. Jelasnya kata dia, semua manusia tak ada yang sempurna, ketika kita sadar telah melakukan kesalahan, sudah sepatutnyalah kita berbenah diri untuk menjadi manusia yang lebih baik. “Kita bisa mengaku sukses kalau kita sudah bisa bermanfaat bagi orang lain,” kata Zulkarnain. (***)

Perlu Izin Kalau Hendak Ditahan Pemeriksa ....... 60 hari terhitung sejak diterimannya permohonan, proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan. Nah, pokok yang dikabulkan MK adalah ayat 1 tidak lagi bisa digunakan karena bertentangan dengan UUD 1945. Sedangkan pada ayat dua yang sebelumnya mengatur 60 hari

persetujuan untuk penahanan, dipersingkat jadi 30 hari saja. “Waktu 60 hari yang diberikan bisa menghambat proses penyelidikan,” terangnya. Hakim MK khawatir kalau waktu selama itu justru digunakan oleh kepala daerah atau wakilnya yang tersandung tindak pidana jadi punya waktu untuk menghindar. Termasuk berpeluang untuk melakukan penghapusan jejak tindak

kejahatan, atau penghilangan alat bukti. Jadi, setelah ini para penyidik tak perlu lagi meminta izin presiden untuk melakukan penyelidikan. Mereka hanya diharuskan meminta izin kalau hendak menahan kepala daerah atau wakilnya. Akan tetapi, kalau dalam 30 hari presiden tidak juga membalas persetujuan itu, penahanan bisa langsung dilakukan. (dim/ttg)


8

Iklan

KAMIS, 27 september 2012


kamis, 27 september 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Dana Block Grant Rp 1,8 M tak Jelas Kendari, KP Beberapa kali mengikuti bimbingan teknis metode penggunaan dan pelaporan pertanggungjawaban block grant, belum juga sepenuhnya dipahami para kepala desa. Buktinya, masih ada Rp 1,8 miliar dana yang telah disalurkan namun belum bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan ada beberapa kepala desa yang dimejahijaukan kare-

na buruknya transparansi keuangan dari subsidi Pemprov Sultra itu. Kepala BPM-PD Sultra, Muhammad Nasir mengatakan, pertanggungjawaban dana block grant sekitar Rp 27 miliar pada 2011 bahkan baru tuntas pada tahun berikutnya. “Sebenarnya sudah dikasih

Baca Dana di Hal 10

Pungli Paddys Market saMar AMAL FADLY SENGA/KENDARI POS

Tak ada titik temu dalam penuntasan indikasi Pungli pengutipan retribusi yang dilakukan pengelola Paddys Market. DPRD sebagai fasilitator kembali menyerahkan penyelesaiannya kepada Pemkot. Para pedagang pun hanya bisa mengeluh.

Kendari, KP Pengusutan terhadap tudingan adanya pungutan liar (Pungli) yang dilontarkan para pedagang

JCH Sultra Terbagi Lima Zona Kendari, KP Persiapan tempat tinggal jamaah calon haji (JCH) Sultra di Arab Saudi nanti telah rampung diinventarisir. Selama di Mekkah nanti para JCH akan tinggal dilima zona berbeda, namun pada jarak yang tak terlalu berjauhan. Selain itu, lima tempat tersebut letaknya juga tidak jauh dari Masjidil Haram. Kepala Kantor Kemenag Kendari, Muh. Nasir Imran mengatakan, dari lima tempat ini, JCH asal Sultra akan tinggal di sepuluh rumah. Nasir merinci, untuk kelompok terbang (kloter) pertama dan kedua, JCH akan ditempatkan di wilayah Bakhutmah. 320 JCH kloter pertama akan ting-

Baca terbagi di Hal 11

Diharap Lebih Tertib Kendari, KP Pemberangkatan jamaah tahun lalu sempat terjadi masalah saat dikumpulkan di Asrama Haji Sultra. Panitia pemberangkatan yang ada di tempat saat itu bingung untuk memberangkatkan, karena tak bisa membedakan mana JCH yang harus “terbang” lebih dulu. Tahun ini, hal seperti itu coba diantisipasi agar tak terulang lagi. H. Muh. Thamrin, Kabid Haji, Zakat dan Wakaf menuturkan, panitia penyelenggara haji Sultra telah membuat kode tertentu untuk JCH yang berangkat pada tanggal 4 Oktober nanti. Kode tersebut berupa pita dan stiker berwarna. “Warna biru untuk pemberangkatan pertama,

Baca Diharap di Hal 10

Lomba Cipta Menu Non Beras Digelar Kendari, KP Pemerintah Kota Kendari betul-betul berupaya mengamapnyekan konsumsi pangan non beras. Untuk memberikan motivasi terhadap masyarakat, kemarin (26/9) Kantor Ketahanan Pangan Kota Kendari menggelar lomba cipta menu beragam non beras di Taman Kota Kendari. Kegiatan itu dibuka Wakil Wali Kota Kendari, Musadar Mappasomba. “Pangan ini tak hanya mampu menggantikan posisi beras sebagai makanan pokok, tapi juga memiliki nilai gizi tinggi. Keberadaan pangan non beras di Kota Kendari cukup variatif, dan saya rasa itu bisa dikembangkan untuk mengurangi konsumsi beras, masyarakat bisa menjadikan ubi, jagung atau sagu sebagai makanan pokok dan itu bisa diolah dengan berbagai resep dan cita rasa yang tentu menggugah selera,” ungkap Mussadar dalam kegiatan tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Suri Zam-zam. Usai mencicipi beberapa sampel masakan yang diolah para ibuibu dari SKPD dan dharma wanita itu, senator Partai Demokrat itu mengaku sangat bangga, ternyata pangan lokal yang ada di kota Kendari memiliki cita rasa lezat. Bukan hanya satu jenis, tapi pangan non beras bisa diolah dengan berbagai ragam variasi masakan sehingga bukan hanya bentuk sajiannya yang memikat dengan rasa berselera.

Baca Lomba di Hal 10

SARFIAYANTI/KENDARI POS

Wakil Wali Kota Kendari, H. Musadar Mappasomba ketika mencicipi beragam menu yang diolah peserta lomba makanan non beras, kemarin.

Baca pungLi di Hal 11


Metro

10

Lomba... “Kita berharap melalui event seperti ini, pangan lokal yang ada di Kendari bisa menjadi makanan alternatif bagi masyarakat. Selain bisa mengembangkan produk lokal,

Dana... warning BPK, makanya kita percepat penyelesaian LPJ itu,” katanya, kemarin. Nilai sebesar itu ditemukan oleh BPK di posisi Maret 2011. Untungnya, jumlah tersebut sedikit berkurang pada April tahun ini yakni sebesar Rp 1,8 miliar yang masih harus dipertanggungjawabkan oleh kepala desa. “Memang ada beberapa masalah dan itu sudah masuk ranah hukum. Ada yang dilaporkan karena

juga menjadi daya tarik wisata kalau diolah dan dikembangkan dengan baik,” katanya. Pada lomba yang diikuti sejumlah intansi SKPD dan level pemerintahan kecamatan tersebut, juara I diraih Kecamatan Poasia, pering-

kat kedua Kecamatan Wuawua dan juara III Kecamatan Kadia. Sedang untuk level instansi, juara I diraih Dharma Wanita Satpol PP Kota Kendari, juara II Dinas Pertanian dan peringkat ketiga Dinas Pendidikan Kota Kendari. (fya)

pemalsuan tanda tangan, bahkan sudah ada yang masuk persidangan,” jelasnya. Saat ini, BPM-PD bersiap mencairkan dana block grant tahap kedua. Rencananya, Oktober pencairan itu sudah mulai berjalan. Hanya saja, masih ada pencairan tahap pertama April sampai September untuk beberapa desa. “Saya kurang ingat persis jumlahnya. Yang jelas sudah di atas 97 persen kegiatan berjalan,” sambungnya. Saat ini BPM-PD terus memveri-

fikasi laporan pertanggungjawaban yang mulai masuk. Dari hasil verifikasi atas LPJ itu, kemudian dievaluasi di lapangan, setelah itu baru dilakukan pencairan tahap kedua. “Kita harap Oktober sampai November sudah selesai, sehingga penyelesaian fisik tinggal sedikit sampai Desember. Harapan saya, pada minggu pertama Januari 2013, LPJ tahap kedua sudah selesai. Jadi tidak ada luncuran pertanggungjawab di 2013 seperti tahun lalu,” tandasnya. (dri)

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Urus PSK Harus Tegas Kendari, KP Langkah pihak Dinas Sosial, Tenaga Keja dan Transmigrasi (Disnakertransos) memberantas keberadaan pekerja seks komersial (PSK) di metro Kendari mendapat sambutan baik dari kalangan DPRD. Meski demikian, instansi yang dinakhodai As’ad Pagala itu diminta lebih tegas melakukan penindakan, tak hanya kepada oknum PSK, tetapi juga para mucikari (germo) yang menjadi koordinator mereka dalam “berpraktik”. Sekretaris Komisi I DPRD Kota Kendari, Hj. Sitti Nurhan mengatakan, untuk memberantas masalah sosial tersebut memang tak mudah. Apalagi kegiatan seperti itu kadang bersifat terselubung dan sulit dilacak. Makanya, jika instansi terkait sudah memiliki data keberadaan para PSK,

harus segera ditindaklanjuti melalui pembinaan intensif. “Sebagai perempuan, saya sangat prihatin dengan kondisi itu. Apalagi kini PSK sudah mulai merebak hingga ke beberapa titik pemukiman. Kalau terus dibiarkan dan tidak ada tindakan tegas, bisa saja ke depan indikasi perdagangan manusia muncul di Kendari, itu tentu harus kita hindari,” ungkap Nurhan. Senator asal PAN itu menyarankan, mestinya untuk turun melakukan identifikasi di lapangan, Dinas Sosial harus mengatur strategi matang agar bisa maksimal. Sebab, kalau hanya sekadar turun lapangan, semua orang bisa melakukan tanpa hasil memadai. Makanya, harus ada strategi dan kegiatan berkelanjutan untuk benar-benar memberantas prostitusi di Kota Kendari ini. “Jan-

gan hanya sekali turun lapangan Disnakertransos merasa cukup, harus ada tindakan lebih lanjut untuk memberantas persoalan seperti ini. Instansi lain juga dilibatkan dalam pembinaan mental, spiritual serta keterampilan, sebab hanya itu cara yang bisa dilakukan untuk menyadarkan para PSK dari kebiasaan mereka mencari nafkah selama ini,” katanya. Mewakili dewan, dirinya menunggu langkah tegas Pemkot. Jika nantinya sama sekali tidak ada perubahan, DPRD kata wanita berjiblab itu akan turun langsung mengecek titik-titik rawan PSK. “Kita akan minta dinas terkait untuk terus menindaklanjuti masalah ini sampai tuntas. Sebab ini menjadi salah satu persoalan besar kalau tidak diberantas dari sekarang,” tegasnya. (fya)

HUT ke-57, Polantas Sosialisasi Kendari, KP Upaya mengurangi angka kecelakaan yang terus terjadi setiap hari di Indonesia, khususnya di Sultra tetap menjadi prioritas penanganan jajaran Polisi Lalulintas (Polantas). Masih dalam rangkaian memperingati HUT ke-57 korps Polantas, sejak awal pekan ini hingga 29 September mendatang digelar sosialisasi berkendara yang bijaksana pada sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan kece-

lakaan. Dirlantas Polda Sultra, AKBP Herukoco mengatakan, jajaran Polantas membuat slogan baru untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas di jalan raya. “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalulintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan”. Ia juga berharap tiap individu menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. “Kecelakaan itu bermula dari pelanggaran, makanya kami mengajak setiap individu atau para pengguna

jalan menjadi pelopor keselamatan sehingga sadar dan selalu berhati-hati. Jika semua bisa memahami ini, pastinya akan menekan jumlah kecelakaan secara drastis, dan tentu saja jangan lupa selalu berdoa sebelum berpergian. Pengendara yang tak mematuhi peraturan lalulintas justru membahayakan bahkan merenggut nyawa orang lain. Peristiwa itu tentunya bukanlah hal diharapkan oleh semua pihak,” jelas mantan Kapolres Cirebon itu. (p15)


Metro

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

11

Terus Waspadai Perangkap Narkoba Kendari,KP Narkoba terus menjadi momok menakutkan bagi setiap kalangan, kaya atau miskin, berpendidikan dan sebaliknya. “Orang pakai Narkoba awalnya hanya cobacoba saja. Tapi setelah kedua, ketiga dan berikutnya akan menimbulkan kecanduan seperti ikan kena air, sulit dilepas. Ini yang perlu kami ingatkan terus pada masyarakat

Diharap... merah tahap kedua dan kuning, ketiga,” ujarnya. Thamrin mengungkapkan, pada pemberangkatan awal 4 Oktober nanti, ada tiga kali penerbangan. Penerbangan pertama yang semuanya JCH dari Kendari akan check in di Asrama Haji pukul 05.30 Wita. Untuk penerbangan kedua check in pukul 09.00 dan

Pungli... kaki lima (PKL) di Paddys Market Lawata berlangsung kemarin di DPRD Kota Kendari. Sayang, tak ada penuntasan dari indikasi Pungli pengutipan retribusi sebesar Rp 2000 hingga Rp 3000 per hari tersebut dari semestinya hanya Rp 500. 300-an pedagang tak menerima penjelasan pihak Pemkot karena merasa telah dirugikan. Mereka hanya bisa berteriak protes dan menangis. DPRD Kota Kendari pun memberikan waktu selama sepekan bagi pihak Pemkot untuk menuntaskan persoalan tersebut. “Jika tidak ada titik temu di

supaya berhati-hati,” kata Ketua BNN Kota Kendari, Hj. Murniati Musman, kemarin. Walaupun belum mengantongi data pasti pengguna Narkoba di metro ini, namun mantan Kabid Farmakmin Dinkes Kota Kendari ini mengingatkan, Narkoba ibarat siluman yang setiap waktu bisa menghampiri siapa saja. Sehingga jika tidak diantisipasi sejak dini akan memakan korban.

“Narkoba sulit diidentifikasi keberadaannya. Ada orang yang kesehariannya kelihatan alim, baik dan terpelajar, namun tanpa disangka bersangkutan jadi pengguna Narkoba, misalnya. Hal seperti ini yang perlu kita waspadai, karena boleh jadi bersangkutan jadi korban dari orang tak bertanggung jawab,” katanya. BNN sendiri terus mencari cara menjalin ker-

jasama dengan semua pihak agar mengantisipasi hal tersebut sejak dini. Termasuk memberikan edukasi pada masyarakat. “Jika ada yang positif pengguna silahkan koordinasikan dengan BNN. Kita siap rehabilitasi. Semua dananya disiapkan, termasuk pembinaan jika masa rehabilitasinya berakhir. Mudah-mudahan ini bisa dipahami masyarakat,” pungkasnya. (p6)

pemberangkatan ketiga check in pukul 11.30 Wita. Hari kedua pemberangkatan, 5 Oktober hanya ada satu kali penerbangan bagi JCH Kendari dan Butur dan masuk Asrama Haji pukul 05.30 Wita. Sementara untuk hari ketiga, 6 Oktober ada tiga kali penerbangan untuk JCH asal Muna sejak pukul 05.30 WIta. Penerbangan kedua bagi JCH Konawe, Konsel dan Konut akan langsung menuju

Bandara jam 09.00 Wita. Sedangkan penerbangan ketiga, JCH asal Kendari dan Bombana cek in di Asrama Haji pukul 12.30. Jadwal cek in ini penting untuk diketahui JCH, agar mereka bisa datang sesuai waktu yang ditetapkan. Jika datang lebih awal, maka bisa terjadi penumpukan JCH di Asrama Haji. “JCH kita ini agak tergesa-gesa, disuruh datang jam 9, malah sudah tiba jam 5. Akibat-

nya, bisa bercampur dengan JCH yang akan berangkat lebih dulu. Tapi untuk tahun ini, jika ada JCH yang datang lebih awal dari yang seharusnya maka kami akan menempatkannya terpisah. Selain itu adanya kode khusus keberangkatan akan memudahkan kami menentukan mana yang lebih awal,” jelasnya. Sementara itu, Kasi Haji Kemenag Kendari, Hj. Wa Masi

mengungkapkan, kesimpangsiuran pemberangkatan JCH tahun lalu juga dikarenakan kurangnya panitia pengawas di Asrama Haji. “Saat itu panitia haji sebagian besar sudah di Makassar. Untuk tahun ini kami mengantisipasinya, dengan pemberian kode khusus pemberangkatan dan memperbanyak panitia untuk pemberangkatan di Kendari,” pungkasnya. (p4)

sini (DPRD), silahkan Pemkot memfasilitasi pertemuan dengan seluruh PKL di Paddys Market secepatnya dan tak ada alasan masalah ini tidak tuntas. Jadi, paling lambat kami terima laporannya Senin (1/10) sudah ada kesepakatan bersama,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota, Bahrun Konggoasa, kemarin didampingi Ketua Komisi II, Syamsudin Rahim. Sebelumnya, semua pedagang menyampaikan keluhan jika pengelola pasar telah berbuat sewenang-wenang. Ada yang aliran listriknya diputuskan sepihak, lapak jualan dibuang dan bahkan ada yang dibakar kiosnya. Para pedagang mengaku

sangat resah dengan perlakuan tersebut. “Anehnya, pedagang pasar pada bulan puasa lalu diharuskan melakukan ronda malam. Jika tidak, didenda 10 ribu rupiah. Padahal tugas pengamanan katanya adalah tanggung jawab Pemkot. Selain itu, pengelola membangun WC di hadapan pintu masjid, ini sangat kami tidak terima. Pungutan retribusi tiga ribu bahkan sampai empat ribu dan itu berlangsung selama satu tahun ini tanpa karcis,” keluh Arman DG Kulle, Koordinator Pedagang Paddys Market Kendari. Menanggapi hal itu, Kadispenda menjelaskan, keberadaan Jabir

sebagai Kepala Pengelola Paddys Market. Jabir bukanlah pihak ketiga, karena langsung mendapat penugasan dari Wali Kota Kendari, Dr. H. Asrun melalui surat keputusan. Semua bentuk kebijakan yang dikeluarkan, atas persetujuan dan sepengetahun Pemkot. Apalagi, berkaitan dengan retribusi itu merupakan kewajiban pedagang karena banyak aspek yang perlu dibiaya. “Pungutan itu, untuk memenuhi kebutuhan transmisi listrik, kebersihan dan keamanan. Sebab, listrik di pasar itu hanya tujuh ribu watt, namun pedagang memakai lebih, sehingga kami rencanakan menambah beban. Tapi memang, itu semua mestinya

harus disepakati bersama,” bela Yan Bela, Kadis Dispenda Kota Kendari dalam pertemuan yang juga dihadiri langsung oleh Jabir, Kabag hukum Pemkot, Yusrianto serta disaksikan Kapolsek Mandonga, Kompol Danang Kusnowo. Padahal, sesuai Perda nomor 2 tahun 2012 sebesar Rp 750 dari sebelumnya Rp 500. “Semua iuran itu masuk dalam PAD Pemkot termaksud parkiran. Tapi, kalau pedagang tidak mau bayar, silahkan angkut sendiri sampahnya sampai di TPS dan biaya lainnya,” katanya lagi tanpa memberi penjelasan soal besaran retribusi yang lebih tinggi dikutip pihak pengelola pasar. (p2)

Terbagi... gal di kediaman nomor 1123 dan 55 lainnya mendiami rumah nomor 1124. Sedangkan untuk kloter kedua, 128 JCH akan menempati rumah nomor 919 dan 247 lainnya di nomor 917. JCH kloter ketiga ditempatkan pada wilayah Jarwal. Sebanyak 102 JCH akan tinggal di rumah nomor 521, 199 lainnya di rumah nomor 523, selebihnya yang 74 orang di rumah nomor 522. Untuk kloter keempat akan ditempatkan di wilayah Mahbas Jin. 274 JCH akan tinggal di rumah nomor 116 dan 101 lainnya tinggal di rumah nomor 115. Sedangkan untuk kloter kelima di tempatkan pada wilayah Misfalah. Sebanyak 375 JCH akan tinggal di rumah nomor 909. Menyangkut urusan tranportasi yang akan mengantar JCH baik saat tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah dan dari tempat tinggal ke Masjidil Haram juga telah tuntas diurus. Pihak Kemenag telah bekerjasama dengan Maktab (asosiasi penyedia jasa pelayanan). “Insya Allah masalah pelayanan akan lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, akomodasi yang akan ditinggali JCH ini tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram, sehingga tak merepotkan ketika hendak ke sana,” ujanya Nasir. Sementara itu, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sultra awal pekan ini juga telah memberikan pelatihan serta bimbingan pada ketua regu (Karu) dan ketua rombongan (Karom) untuk kloter haji tahun 2012. Peserta bimbingan dan pelatihan diikuti oleh 40 Karu dan 12 Karom di Aula Kemenag Kota Kendari, (25/9) lalu. Kakanwil Kemenag Sultra, Muhdar Bintang menuturkan pelatihan tersebut dimaksudkan untuk membekali ketua regu dan rombongan tentang tata cara melaksanakan tugas, sehingga perjalanan haji menjadi baik, sukses dan lancar. “Jadi, tugas utama Karu dan Karom adalah memberikan bimbingan serta arahan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji ditanah suci. Agar kualitas ibadah para jamaah haji tetap terjaga. Selain itu, mengingatkan agar peserta jamaah haji untuk membaca talbiyah serta selalu berniat haji dengan baik dan benar agar menjadi haji mabrur. Diharapkan Karu serta Karom dapat menjalin kerjasama dengan ketua Kloter, petugas haji selama di tanah air hingga di tanah suci,” himbaunya. (p4/p16)


14

Tambah Jam Belajar, Bebani Siswa Kendari, KP Wacana penambahan jam belajar siswa mulai jenjang SD s.d SMA, ditentang Ketua Dewan Pakar Pendidikan Sultra, Prof. Abdullah Alhadza. Selain melihat kondisi lingkungan siswa yang sudah mengalami perubahan drastis, penambahan jam belajar akan membebani siswa. Dia mengatakan kebijakan yang diwacanakan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut berdampak psikologis dan teknis pembelajaran pada siswa. “Saya kira anak-anak sudah terlalu banyak terbebani jam belajar. Dalam sehari, siswa sudah dibebani jam belajar 5-6 jam. Mulai 07.00 s.d 12.00 bahkan lebih. Belum lagi tugas-tugas yang diberikan guru, jika dalam sehari diberikan tugas secara bersamaan dalam beberapa mata pelajaran. Kasian anak bisa kewalahan, justru tidak bisa konsentrasi belajar dan tidak menghasilkan apa-apa,”ungkapnya, prihatin. Mantan Rektor UMK ini, menilai kurikulum yang diterapkan di Indonesia sudah terlalu padat dibandingkan kurikulum luar negeri. Jumlah mata pelajaran yang harus dihadapi siswa tidak bisa disebut sedikit. Murid SD harus menghadapi 9 mata pelajaran, siswa SMP 12 mata pelajaran dan SMA 16 mata pelajaran. Banyaknya mata pelajaran dengan berbagai tugas bisa membuat anak kalang kabut. “Ibarat ban mobil, jika dipompa secara berlebihan akan pecah. Mobilpun jika dipaksakan akan mogok. Anak itu manusia yang memiliki keterbatasan,” jelasnya. Wakasek kurikulum SMAN 4 Kendari, Ahmad Daaba, M.Pd menuturkan, penambahan jam belajar harus dilihat berdasarkan penyebabnya. Apakah ada mata pelajaran yang terintegrasi dalam kurikulum satuan pendidikan, misalnya mata pelajaran budi pekerti maka perlu ditambah jamnya. Tetapi kalau tidak ada penambahan mata pelajaran, maka akan ada penambahan jam disetiap mata pelajaran. Kalau tidak ditambah jamnya, berarti prosesnya yang ditambah. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan saja. (p7)

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

10 SD Ikut Seleksi Kantin Sehat Kendari, KP Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kendari menyelenggarakan seleksi kantin sehat tingkat SD se Kota Kendari. Sebanyak 10 SD pun dinyatakan siap mengikuti seleksi selanjutnya, di antaranya adalah SDN 1 Kendari, SD 12 Baruga, dan SDN 11Mandonga. Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen POM, Hasnah Nur, menjelaskan 10 SD tersebut telah mengikuti Bimtek yang diadakan POM beberapa bulan lalu. Sekolah-sekolah ini kemudian dipilih menjadi sekolah percontohan dalam program kantin sehat yang nantinya akan diseleksi kembali. “Sepuluh sekolah yang saat ini kami seleksi, akan memperebutkan penghargaan Audit Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah. Sekolah yang keluar sebagai pemenang akan mewakili provinsi untuk ikut seleksi ditingkat nasional,” terangnya. Dikatakan Hasnah, kegiatan Audit Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah tingkat nasional merupakan perpanjangan dari program nasional, yakni Gerakan Menuju Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang Aman, Bermutu, dan Bergizi. Kegiatan ini dilakukan dalam 4 (empat) trip dimulai tanggal 30 Agustus, 17, 22, dan 25 September. Dalam empat trip tersebut POM melakukan audit pada Sekolah Dasar di Kendari. Audit ini dilak-

POM saat sosialisasi audit piagam bintang di kantin sekolah . sanakan untuk menilai apakah pihak sekolah dan pengelola kantin telah mensosialisasikan prinsipprinsip keamanan pangan di kantin sekolah. Hasil auditnya kemudian akan dievaluasi, apakah terdapat kantin yang memenuhi persyaratan dan layak memperoleh Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah.

Mas Jaya/KP

“Seleksi ini diharapakan dapat memotivasi komunitas sekolah termasuk pengelola kantin/ penjaja pangan di sekitar sekolah agar mampu menerapkan praktek keamanan pangan dengan baik dan konsisten,” pungkas Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen POM ini. (p4)

Pelajar, Prioritas Sosialisasi Narkoba Kendari, KP Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota kendari semakin intens turun lapangan melakukan sosialiasi bahaya Narkoba. Salah satu segmen yang menjadi prioritas sosialisasi adalah kalangan pemuda dan pelajar. Ketua BNN kendari Hj.Murniati Musman mengatakan pemilihan segmen pelajar sebagai obyek sosialisasi karena pada masa tersebut (usia pelajar) rasa ingin mencoba-cobanya sangat tinggi. Mereka tidak memikirkan dampak yang dilakukan, terpenting kepuasannya terpenuhi. Tidak terkecuali mengkonsumsi Narkoba yang boleh jadi menurut mereka menjanjikan kenikmatan. “Saat sosialisasi di sekolah, rata-rata siswa belum tahu banyak tentang bahaya Narkoba. Padahal obat haram ini, selalu mengintai setiap saat. olehnya itu, kami minta kerjasama dari pihak sekolah dan orang tua siswa untuk memback up, utamanya mengawasi anak didik jangan sampai melakukan sesuatu diluar kebiasaannya,” harapnya. Alumni Magister Manajemen Obat, Fakultas Kedokteran UGM ini menambahkan bahwa usia remaja (SMP/SMA) sangat rentang dengan masalah. Akibatnya sering terjadi curhat-curhatan antar sesama mereka. Syukur dapatkan teman yang baik, tapi jika dapatkan pemakai maka terjeratlah ia. Termasuk adanya komplotan geng disekolah, ini juga harus diwaspadai karena tidak jarang dari situ semua bermula. “Beberapa alasan itulah yang membuat kita fokus ke pelajar. Walaupun begitu, sektor lain juga kami tidak lupakan. Intinya kami mengharapkan kerja sama semua pihak untuk memberantas narkoba hingga keakar-akarnya,” pungkasnya. (P6)


Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Kampus

15

Nilai A untuk NA Kendari, KP Kegigihan H Nur Alam SE dalam menuntut ilmu patut ditiru. Jabatan gubernur yang disandangnya bukan menjadi penghalang baginya untuk menyelesaikan kuliah program strata dua Perencanaan Pengembangan Wilayah (PPW) di Universitas Haluoleo. Seperti Selasa (25/9), di tengah kepadatan melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, Nur Alam menyempatkan diri melaksan-

akan ujian proposal penelitiannya, dan ujian studio bagi kelompoknya di Swisbell Hotel, Kendari. NA melakukan mengambil penelitian terkait implementasi program Bahteramas terhadap pengembangan wilayah, dengan studi kasus pembangunan pabrik es di Pajala, Kabupaten Muna. Enam guru besar secara bergilir memberikan pertanyaan dan masukan yakni, Prof. Murjani Kamaluddin, Dr La Baco, Prof. Larianda Bakka, Prof. Eka Widya-

wati, dan Prof. Marsuki. Hasil dari dua jam menjelaskan proposal penelitian dan memberikan penjelasan kepada para penguji, NA diberi nilai 86,2. “Kalau dinilai dengan huruf itu sama dengan A,� kata Prof. Larianda Bakka sebagai ketua tim penguji. Sukses ujian proposal, NA melanjutkan dengan mengikuti ujian studio bersama enam anggota kelompoknya terkait penelitian rencana ibukota kecamatan, dengan studi kasus di Kecamatan Soropia. Kelom-

H Nur Alam, saat menjawab pertanyaan Prof Larianda Bakka, salah seorang penguji pada ujian studio PPW Unhalu, Selasa (25/9). ist/KP

pok yang diketuai Zulkarnain Rifai, yang juga pengawai Pemprov Sultra, satu persatu menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diberikan oleh para guru besar. Para penguji terlihat puas ketika NA memberi-

kan penjelasan. Maklum saja, soalnya yang ditanya berpengalaman memerintah di provinsi, sehingga setiap jawaban yang diberikan tidak hanya berdasarkan kajian teoritis tetapi dikombinasikan dengan reali-

tas lapangan. Pada ujian studio dimaksud, Kusnadi, Kasubag Humas Biro Humas Setprov Sultra adalah salah satu anggota kelompok yang diuji dan terlihat menguasai materi yang diujikan. (wal)


16

Xpresi

Facebookers Dwi Cyank Dy Claluw dwicyank.d.claluw@ facebook.com SMPN 5 Kendari “Ngk baik lahhh... malah kerugian hae yg d dptkn key kn sobat”

TaWuraN.... ke Laut Saja Mi’ BeDA pendapat, tersinggung, or pacar digaet ma anak sekolahan lain? Kamu marah, so... ajak teman rame-rame nyerbu tuch

Iin Novianti Arifin iien.adjzaa@ facebook.com SMAN 4 Kendari “Tawuran itu ngag ada untungnya sma skali yah..! Kyk orang2 yg ngag px krjaan jja slain tawuran..ngag banget amatt yg ada mlah trjdi perpecahan atu ama yg lain” Liza Sii’Gadiezz Taurus liza.siigadiezztaurus@facebook.com SMAN 1 Palangga “Twuran itu ngga baik,, apa lgi u/ seorg pelajar sperti kta ini yg mengerti akn nmax pendidikan.! Dian Taeminhonew Shawolelf dian.shawolelf.1@ facebook.com SMAN 2 Baubau “Aku kira hampir semua orang akan berpendapat tidak baik... Karna nantinya akan banyak pihak yang terkena dampak negatifnya, terutama sekolah, jika telah terjadi tawuran yang diluar nalar” Swallow BedaWarna phyt.aryanti@ yahoo.com Kesmas Unhalu “Tawuran itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Hanya mungkin kebanyakan org melakukan tawuran hnya untk supaya di blg jagoan dan berani. Kebanyakan orgkan tdk mw Kalah.jdi drpda tawuran lebih baik melakukan hal2 yg lebih bermanfaat lagi. :D

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

anak. Hmm, hilangkan pikiran konyol dari benak kamu guys!!! Apalagi harus duel antar pelajar dari sekolah yang berbeda, huzzz, GAK BANGET!!! Hari gini masih tawuran, gak keren banget loe! Hanya gara-gara persoalan kecil, terprovokasi ajakan teman, langsung terlibat tawuran? Ke laut aja dech kalo kebiasaan buruk seperti itu masih kamu lakuin!! Selain gak ada manfaatnya, tawuran bisa berakibat fatal, nyawa kamu bisa melayang guys! Ingatlah, bangsa ini membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif dan inovatif. So, jadilah anak yang membanggakan. Bila ada problem, untuk ukuran pelajar kan dah tau mesti ngapaian kalo punya masalah. Yah diselesaikan dengan damai. Bukannya pasang genderang perang, salah! Sebagai pelajar seharusnya kita tau dong dimana posisi kita. Pelajar itu tempatnya di sekolah atau di kampus. Memegang buku dan alat tulis, bukan kejar-kejaran dan melempar batu ke teman sendiri yang dianggap lawan. Padahal kayaknya gak ada deh mata pelajaran tawuran di sekolah, ya kan? Hehee masa sih sekolah bikin kurikulum sendiri jadi bidang studi tawuran? But, sebaiknya kita dengar deh sobat expresi kita yang satu ini, Beni. Sejak masih

sekolah sampai kuliah, Beni gak pernah tawuran lo. Tapi jangan dikira gak jentel ya? Awas, ini salah satu yang bisa memprovokasi teman-teman yang baik-baik jadi tawuran. Karena kalau gak mau ikut tawuran dikira gak jentel. Wah.. salah besar bro. Sebaiknya gunakan otak deh, jangan gunakan otot. Kata Beni, tawuran hanya menambah masalah saja. Betul sekali guys, karena tidak di rumah atau di sekolah pasti bakal ada masalah gara-gara tawuran. Misalnya kepala sekolah dan guru memperingati kamu. Terakhir kalau guru dan kepala sekolah tidak sanggup lagi mendidik kamu, pasti bakal ada sesi pemanggilan orang tua. Wah ini nih yang paling serem. Orang tua yang gak tau masalah dibawa-bawa. Gak berhenti sampai disitu, karena hukuman sudah menanti. Serasa berada di tiang gantungan ya, xixixii. Nah, kalau bukan dikeluarkan pasti bakal diskorsing. Pasti bakal ketinggalan pelajaran donk? Tambah banyak masalah lagi kan? Masih untung kalau lawan kamu yang merasa dirugikan akibat tawuran gak minta ganti rugi. Misalnya saja kalau ada yang luka-luka, trus biaya pengobatan kamu yang harus ganti. Siapa lagi yang kena, pasti ortu lagi kan? Intinya, pikir dan percaya saja deh, nasib sialmu gara-gara tawuran gak akan berhenti. Karena di rumah, kamu pasti bakal jadi tokoh utama untuk mendapat hukuman dan wejangan dari orang tua. “Jangankan tawuran, melihat orang lain yang suka bikin ulah di sekolah saja rasanya berat sekali masalah mereka, apalagi tawuran, hehee” kata alumni SMAN 9 Kendari itu. Hmmm... kayaknya gak ada manfaat dengan melakukan aksi tawuran ya? Selain mencemarkan nama baik kalian sebagai pelajar, berbagai masalah juga siap menanti kamu. So kayaknya mulai sekarang kita harus pikirkan sebaik mungkin sebelum bertindak. Intinya say no to tawuran. Damai lebih baik, oke? (Wulan)

Ruslan S.Pd.,M.Pd (Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Kendari)

Bukan Ciri Pelajar

PeLAjAr tawuran, tentu bukan hal yang aaneh lagi. Bagi saya tawuran yang dilakukan pelajar sama sekali tidak mencirikan generasi muda yang memiliki wawasan, mental, dan karakter yang baik. Bagaimana mungkin pelajar yang seharusnya menjadi penerus bangsa justru melakukan perbuatan yang sangat tidak bermoral. Sangat tidak baik didengar kan? Sebenarnya bukan hanya untuk pelajar, siapa saja yang melakukan tawuran tentu akan merusak citra kita. Terlebih lagi, hal itu akan menimbulkan efek yang negatif pada orang lain. Kita sudah diajarkan untuk selalu menanamkan kebaikan sejak kecil. Mulai dari sikap jujur, saling menyayangi, sopan santun, menghormati yang tua dan menyayangi yang muda, dan masih banyak lainnya. Jadi bukan sejenis tawuran yang harus kita lakukan. Sebaiknya, jika kalian memiliki masalah lebih baik konsultasi dan selesaikan masalah itu secara baik-baik. Dengan begitu tidak akan menimbulkan kesalahpahaman dan masalah tidak semakin melebar. Sampai-sampai orang yang tidak tau tau apa-apa ikut tawuran juga. Alasan bentuk solidaritas sampai-sampai kalian harus melakukan balas dendam. Ini salah satu sifat yang tidak boleh tumbuh di kalangan pelajar. (Wulan)

Share

Piyonk (Mahasiswa Unhalu)

Gak Keren Men!

BIASA orang yang gak mau gabung ikut tawuran bakal dibilang gak keren kan? Tapi buat saya lain, justru yang suka tawuran itu yang gak keren, karena gak jentel kan. Iya donk karena beraninya hanya main keroyok. Mengumpulkan teman-teman untuk menghimpun kekuatan. So yang diandakan hanya main rame-rame saja, tapi kalau sendirian takut bro. Kalau memang jentel, hadapi donk masalah kamu dengan bijaksana. Bicarakan baik-baik dan cari solusinya bersama. Kan lebih aman tuh. Selain tidak mencoreng nama baik, ini juga tidak membahayakan diri dan orang lain. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya kok, entah berakhir dengan damai atau berakhir di penjara, hehee. Intinya, jangan menyelesaikan masalah ketika kamu marah alias gunakan kepala dingin. Karena dengan begitu, kamu berpikir bijak dan adil. Ingat, jentel Men.... (Wulan)

cuap-cuap


Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Dua Milan Tak Lagi Super START negatif Inter Milan dan AC Milan pada awal musim ini membuat mereka diragukan bisa menyaingi Juventus dalam perebutan scudetto. Bahkan, presiden Inter Massimo Moratti sudah mengisyaratkan mengangkat bendera putih. Musim lalu, mereka hanya finis di urutan keenam, terburuk dalam satu dekade terakhir. Musim ini, Moratti memberikan kepercayaan kepada pelatih muda Andrea Stramaccioni untuk membesut Nerazzurri, julukan Inter. Ternyata, pada awal musim, performa Inter jeblok. Mereka dua kali menang dan dua kali kalah. Parahnya, dua kekalahan mereka alami di markasnya Giuseppe Meazza. Setali tiga uang dengan Inter, Milan juga selalu kalah di kandang. Milan lebih parah lagi. Mereka sudah tiga kali menelan kekalahan dan hanya sekali menang dari em-

Petra Kvitova

Langkah

Juara

Wimbledon

Terhenti

ToKyo-Para petenis unggulan mulai bertumbangan pada babak kedua Pan Pacific Open, di Ariake Coliseum. Kejutan terbesar adalah tersingkirnya juara Wimbledon 2011 Petra Kvitova. Unggulan empat asal Republik Ceko tersebut kalah dari petenis non unggulan asal Kroasia Petra Martic dalam dua set langsung 4-6, 4-6. Kvitova kalah karena seringnya melakukan kesalahan sendiri. Saat Kvitova tidak dalam penampilan terbaik, Martic justru menggila dengan servis-servis mematikan. Petenis rangking 72 dunia tersebut sangat gembira dengan kemenangannya. “Saya kira ini adalah kemenangan terbesar selama karir saya,” ucap Martic kepada Reuters. “Lima atau enam hari terakhir terjadi sangat aneh. Sebelumnya, saya bermain buruk dalam latihan dan hampir tidak melakukan apapun,” imbuh petenis 21 tahun itu. Martic siap menggebrak tahun depan. Sebab tahun ini dia mendapatkan modal cukup bagus. Terutama saat berhasil menembus babak empat turnamen Prancis terbuka. “Saya bermain bagus hari ini (kemarin, Red). Saya bertarung pada level tertinggi, jadi saya harap ini akan berlanjut,” tegasnya. Pada babak ketiga, Martic dihadang petenis favorit lainnya, Nadia Petrova asal Rusia. Unggulan 17 tersebut kemarin menyingkirkan Simona Halep asal Rumania, 7-6 dan 6-0. Petenis unggulan lain yang tersingkir adalah Ana Ivanovic asal Serbia. Unggulan sebelas tersebut kalah melawan Urszula Radwanska (Polandia) dengan tiga set 6-3, 4-6, dan 2-6. (nur/ang)

pat pertandingan Serie A musim ini. Perombakan besar-besaran pada skuad Rossoneri, julukan Milan, dianggap sebagai penyebab utama. Makanya, Moratti pun tidak lagi menyebut duo Milan sebagai tim super atau raksasa Serie A, melainkan hanya tim biasa-biasa saja musim ini. “Inter dan Milan sudah tidak lagi memiliki tim yang super dan sulit dikalahkan,” kata Moratti, seperti dikutip Goal. Alasannya, kedua tim banyak kehilangan pemain bintang dan tidak mampu mendatangkan yang baru. Di Inter, memang masih menyisakan sejumlah bintang, tetapi usianya sudah menua dan para pemain baru levelnya belum setara dengan bintang lama. “Stramaccioni cukup kompeten sebagai pelatih dan kami memiliki banyak pemain bagus. Sayang sekali, kami tidak bisa mengeluarkan banyak uang untuk pemain bintang berkaliber juara,” jelas konglomerat minyak Italia itu. Baca BURUK di Hal. 18

Cheryl Cole

AFP PHOTO / VINCENZO PINTO

Ekspresi Pemain depan AC Milan Giampaolo Pazzini dalam suatu pertandingan di liga Serie A.

TUMBANG DI KANDANG MANCheSTeR-Predikat juara Premier Liga yang disandang Manchester City sama sekali tidak meruntuhkan nyali Aston Villa saat melawat ke stadion Etihad, kandang City. Saat kedua tim ini bentrok di babak ketiga Piala Liga Inggris musim ini, Skuat besutan Roberto Mancini itu dipaksa menyerah 2-4. Dua catatan buruk mengiringi laga ini, yakni lepasnya peluang City merengkuh trophy Piala Liga, dan catatan buruk masih mewarnai perjalanan Tevez dkk di awal musim ini. The Citizens -julukan Manchester City-kalah setelah melalui perpanjangan waktu. Gol kemenangan Villa dicetak masingmasing Gareth Barry pada menit 53 lewat aksi bunuh diri pemain City, Gabriel Agbonlahor (70), Charles N”Zogbia (96) dan Gabriel Agbonlahor (113). Sedangkan gol balasan City diciptakan Mario Balotelli (27) dan Aleksandar Kolarov (64). Mancini selaku sang artsitek kali ini mengandalkan duet Balotelli dan Carlos Tevez di lini depan. Keduanya menjadi starter. Strategi ini tidak mengecewakan karena hanya 27 menit di babak pertama, Balotelli sudah membawa City unggul 1-0.

Penyerang yang dikenal bermuka dua ini memanfaatkan umpan James Milner. Tanpa mendapat pengawalan yang ketat dari pemain belakang lawan, Balotelli dengan mudah menaklukkan kiper Shay Given. Keunggulan sementara tuan rumah ini bertahan hingga turun minum. Tertinggal 0-1, Villa mencoba menaikkan tensi pertandingan mengawali babak kedua. Hasilnya efektif. Andreas Weimann yang melakukan penetrasi melepaskan umpan silang. Bola sodoran ini ternyata tak mampu diantisipasi hingga Gareth Barry melakukan gol bunuh diri. Skor berubah menjadi 1-1. Namun, kedudukan ini hanya berlangsung sementara. Empat menit kemudian, Aleksandar Kolarev memaksa Given memungut bola dari jala gawangnya. Gol Kolarev ini tercipta dari tendangan bebas. Tapi Villa tak mau menyerah. Ag-

Manchester City Vs Aston Villa

Roberto Mancini Baca TUMBANG di Hal. 18

Paul Lambert

Segera Lepas Status Janda CheRyl Cole segera melepas statusnya sebagai seorang janda. Mantan istri bek Chelsea, Ahsley Cole, ini mantap memilih pria yang dianggapnya lebih setia. Cheryl telah menjalin kisah asmara dengan seorang penari asal Amerika Serikat, Tre Holloway. Meski baru dalam hitungan bulan, dua sejoli ini berniat meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Holloway sudah mengajak Cheryl bertemu dengan keluarga besarnya, pada pekan lalu. Rencananya, penyanyi cantik Inggris itu juga akan mempertemukan pria 27 tahun tersebut dengan kedua orang tuanya. “Tre adalah tipe pria yang ideal untuk dinikahi oleh wanita baik-baik. Tentunya dia seorang pria yang setia dan bisa dipercaya. Menurut saya, dia tidak akan pernah selingkuh,” ujar salah seorang rekan Cheryl, Marissa Sama, seperti dilansir The Sun. Tepatnya sejak pertengahan 2012, Cheryl dan Tre berkomitmen sebagai sepasang kekasih. Wanita kelahiran 29 tahun silam itu begitu yakin dengan pilihan hatinya. Ia sepertinya tidak trauma dengan pengkhianatan Cole yang gemar berselingkuh. Cheryl dan Cole menikah di Wrotham Park, Hertfordshire, pada 15 April 2006. Kurang dari dua tahun usia pernikahan, mereka berpisah lantaran Cole ketahuan berselingkuh dengan tiga orang wanita. Keduanya pun resmi bercerai pada 3 September 2010. Meski sudah bercerai, pemilik nama lengkap Cheryl Ann Tweedy ini tetap menyematkan nama belakang Cole sebagai panggilan populernya. Sementara itu, bek 31 tahun tersebut hingga kini masih menjomblo. (adi)


18 Buruk ................... Situasi di Milan lebih parah. Mereka kehilangan pemain sepenting Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, dan Antonio Cassano. Belum lagi pindahnya para pemain veteran seperti Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso, Clarence Seedorf, serta pensiunnya Filippi Inzaghi. Masalahnya, perginya para pemain yang bertabur gelar itu tidak digantikan dengan pemain yang levelnya setara. Paling banter mereka hanya bisa mendatangkan Giampaolo Pazzini dan Nigel De Jong. Bukan pemain dengan reputasi juara. (ham)

Tumbang ................... bonlahor berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah memanfaatkan kelengahan pemain belakang City. Kedudukan ini bertahan hingga waktu normal di babak kedua. Untuk menentukan pemenang, pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Villa akhirnya memastikan tiket ke babak keempat setelah Charles N”Zogbia di menit ke-96 dan Agbonlahor mencetak gol keduanya di laga ini lewat tendangan lambungnya yang tak bisa dijangkau Pantilimon. Pertandingan berakhir jadi 4-2 dengan keunggulan Villa. (awa/jpnn)

Kendari Pos | Kamis, 27 September 2012

Rossi Optimis, Honda Lempar Handuk RideR Ducati, Valentino Rossi mengutarakan optimismenya bisa kembali menorehkan hasil optimal dalam balapan di MotoGP Aragon. Sukses merebut podium 2 di MotoGP San Marino memperlihatkan besaran perbaikan yang telah diperlihatkan awak tim dalam membenahi Desmosedici. Modifikasi baru pada sasis dan swingarm di Misano ternyata memberikan nilai tambah bagi The Doctor untuk bersaing dengan rider papan atas. Berangkat dari hasil baik tersebut, Rossi berharap bisa mempertahankan performa di MotoGP Aragon pada akhir pekan nanti. “Kami datang ke Aragon dengan pikiran positif setelah hasil yang kami dapat di Misano. Setiap seri selalu memiliki cerita tersendiri,” ujar Rossi dilansir dari Autosport. “Ini akan menjadi kesempatan pertama kami untuk memeriksa apakah ada kemajuan yang kami buat. Kami akan mengevaluasi hasil yang kami dapat di Misano dan Aragon,” sambung juara dunia 7 kali di MotoGP itu. Terkait gambaran sirkuit di Aragon, Rossi menyatakan trek sepanjang 5,078 km itu berkarakter cepat dan menantang.“Sangat penting menghitung sudut kemiringan ban saat menikung di lintasan ini.” Kendati sulit, Rossi mengaku telah mendapat firasat bagus bisa menaklukkan sirkuit bernama resmi Motorland Aragon itu. Swingarm baru yang terpasang di geberannya memudahkan kerja Rossi saat memacu motornya. Sementara itu, melihat sepak terjang Jorge

Valentino Rossi

Lorenzo yang tidak terbendung di penghujung musim 2012, para petinggi Honda Racing Team mulai lempar handuk menghitung peluang Dani Pedrosa merebut gelar juara dunia. Sinyalemen tersebut disampaikan Shuhei Nakamoto selaku Wakil Presiden Eksekutif HRC. Nakamoto merasa, peluang The Little

Spaniard merebut mahkota juara dunia telah sirna. Kecuali, jika Lorenzo mengalami kemunduran performa. Dibutuhkan keberuntungan buat Pedrosa menjadi juara dunia. Melihat tabel klasemen, Pedrosa kini tertinggal 38 poin. Lorenzo kian kokoh di puncak klasemen mengemas 270 poin. Sementara, Pedrosa mengekor di posisi kedua dengan 232 poin. Kondisi ini semakin diperparah setelah Pedrosa gagal finis di MotoGP San Marino. Kendati diliputi keraguan, Pedrosa mengatakan Honda

akan terus melakukan pembenahan di setiap sektor untuk memaksimalkan potensi meraih kemenangan di sisa seri musim ini. “Saya ragu, apakah Pedrosa bisa meraih gelar musim ini, kecuali Lorenzo mengalami kemunduran. Tetapi seperti yang telah kami lihat, dalam balapan semua kemungkinan masih bisa terjadi,” ujar Nakamoto dilansir dari Crash. “Kami tentu tidak akan berhenti melakukan yang terbaik untuk memenangkan setiap balapan. Karena kami menginginkan gelar itu,” dia menambahkan. (irb)


19

Kendari Pos |Kamis, 27 September 2012

10 Detik Hilangkan Stress Jangan biarkan stres berlamalama membelenggu diri Anda karena jika tidak segera diatasi akan berkembang menjadi depresi yang merugikan kesehatan. Jika mulai muncul gejala stres, atasi dengan cara yang cepat, mudah dan alami. Gejala stres dapat diatasi dengan mudah dan cepat, bahkan Anda hanya membutuhkan waktu 10 detik untuk meredakannya. Berikut solusi cepat untuk meredakan stres, seperti dilansir womansday, Selasa (25/09/2012) antara lain: 1. Minum Teh Hitam Teh hitam telah terbukti menurunkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh. Para peneliti di Inggris telah menemukan bahwa orang yang minum teh hitam lebih cepat mengatasi stres daripada orang yang minum teh jenis lain. Teh hitam mengandung katekin, polifenol, flavonoid, dan asam amino yang mempengaruhi neurotransmitter otak dan mengurangi kadar kortisol. 2. Makan Kacang Jika Anda merasa banyak pikiran, jangan meraih makanan cepat saji untuk meredamnya tetapi ambillah segenggam kacang sebagai gantinya. Kacang mengandung tryptophan dan magnesium, dua nutrisi kunci yang mendukung produksi serotonin. Kacang almond cepat meredakan stres karena kandungan vitamin B, zinc, vitamin E dan antioksidan di dalamnya. 3. Menggosok Telinga Menurut ilmu Ayurveda yang telah dipercayai selama 5.000 tahun di India, menggosok telinga dapat meringankan stres karena memiliki efek yang hampir sama dengan akupuntur. Gosoklah masing-masing telinga berkeliling untuk meredakan ketegangan dengan cepat. 4. Mencium Wangi Aroma Terapi Aromaterapi memiliki efek menenangkan yang dapat menjinakkan ketegangan dalam waktu singkat. Aroma lavender, chamomile, lemon dan geranium terbukti dapat meredakan stres dengan cepat. Tempatkan beberapa tetes minyak esensial pada bola kapas dan gantunglah didekat jendela atau ventilasi agar aromanya menyebar ke seluruh ruangan ketika diterpa semilir angin. Hal ini akan membuat Anda jauh lebih tenang. 5. Mengambil Vitamin C Para peneliti di University of Alabama mengatakan bahwa vitamin C mengurangi kadar hormon stres dalam darah, yang dapat mengurangi respon tubuh terhadap stres. Studi menunjukkan bahwa 1.000 mg vitamin C dapat membantu menenangkan diri Anda dalam sekejap. 6. Memijat Pangkal Kepala Lakukan pijatan akupresur sendiri untuk mengatasi stres dengan cara menempatkan jari kiri pada dasar kepala belakang, kemudian bergerak ke bawah selebar satu jari, lalu pindahkan ke kiri selebar satu jari. Posisikan jari kanan Anda di tempat yang sama di sisi kanan. Tekan kedua titik selama satu sampai tiga menit. 7. Makan Buah Beri Stroberi, blueberi dan jenis buah beri lainnya mengandung beberapa antioksidan alami terkuat dan kaya akan

vitamin C sehingga mampu mengendalikan stres. Stres menyebabkan tubuh melepaskan molekul oksigen radikal bebas yang dapat diatasi oleh manfaat antioksidan buah beri untuk menetralkan molekulmolekul berbahaya. 8. Menerapakan Pose Yoga Para ahli merekomendasikan untuk melipat tangan seperti sedang berdoa di belakang punggung, lalu tarik hingga ke bahu, miringkan kepala Anda dan kembalilah ke posisi semula sambil menarik napas dalam-dalam. Gerakan ini akan membuat Anda rileks dan terbebas dari stres dalam waktu yang sangat singkat. 9. Makan makanan Berkarbohidrat Karbohidrat kompleks meningkatkan kadar serotonin dan menjaga seseorang agar tetap tenang dan relaksasi untuk jangka waktu yang lama. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks termasuk roti gandum, oat dan beras merah serta kacang-kacangan seperti kacang polong. 10. Latihan Otot Push up, sit up atau melompat hingga 10 kali perulangan yang membuat darah mengalir ke seluruh tubuh. Hal ini dapat membantu melepaskan endorfin, yang merupakan pereda stres alami.

11. Tertawa Menurut studi di University of California, tertawa ketika stres dapat meningkatkan produksi hormon penghilang stres dan menyebabkan efek relaksasi yang dapat bertahan hingga 24 jam. Bacalah komik lucu

atau menonton acara komedi di TV untuk memancing hasrat ingin tertawa. 12. Makan makanan yang Perbaiki Mood Makanan-makanan tertentu mengandung senyawa yang dapat memban-

tu tubuh memproduksi zat kimia pada saraf untuk meningkatkan suasana hati. Makanan berikut telah terbukti memiliki efek menenangkan antara lain biji labu, kacang, bayam dan cokelat, pepaya, dan pisang.(ir)


20

Iklan

KAMIS, 27 september 2012


2

Kamis, 27 September 2012

Bawaslu Aggap Lemah Pengelolaan DPT Kendari, KP Ini waring bagi penyelenggara Pilgub di Sultra. Bawaslu menemukan banyak kejanggalan. Salah satunya daftar pemilih tetap (DPT). Menurut Nasrullah, salah satu unsur pimpinan di Bawaslu menegaskan, KPU harus mencermati ulang porses pemutakhiran data dan memperbaikinya. Selain itu KPU diharapkan agar melakukan sosialisasi yang lebih luas dengan harapan pemilih mengetahui keterpenuhan haknya. Penegasan itu ditegaskan dalam rapat koorodinasi dan

sosialisasi pengawasan. Selain itu, Bawaslu juga memberikan bintek kepada peserta kegitan yang terdiri Panwas se-Sultra, Unsur Muspida, tokoh-tokoh masyarat, LSM dan media. Kegiatan yang bertema “Dari Bawaslu Kita Selamatkan Pemilu Indonesia” itu, banyak catatan penting tentang Pilgub. Misalnya meminta Panwaslu Sultra meningkatkan pengawasan pada tahapan DPT, termasuk kaitan pencalonan diharapkan ada sosialisasi memadai dalam pemasangan baliho atau alat peraga dari beberapa orang yang dianggap

akan mencalonkan diri. Ia juga mengimbau pihakpihak agar tidak memanfaatkan PNS. Masyarakat, dan tokoh-tokoh kunci lainnya juga diharapkan aktif mengawasi, sebab aparatur Panwas sangat terbatas. “Mulai hari ini kembalilah ke jalan yang benar, jalan yang sesuai dengan kerja-kerja Panwas. Di Sultra ini memang kelihatan tenang, tapi ternyata banyak pemainnya. Untuknya itu, jangan sampai ada salah satu dari kalian (Panwas) yang ikut bermain dalam Pilkada,” tegas Nasrullah. (p4)

Empat Parpol Belum Jelas Dukungannya PUTU WAHYU RAMA/RM

Dua Anggota DPR saat melakukan penandatangan usai pelantikan dan pengangkatan Anggota DPR, dari Partai Golongan Karya Ryani Soedirman (Kiri) dan Partai Demokrat Efi Susilowati (kanan) dan di saksikan oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie di DPD/DPR/MPR RI Senayan Jakarta, Rabu (26/9). pengangkatan Anggota DPR yang Baru berharap dapat menyuarakan hak rakyat dan tidak melakukan kepentingan-kepentingan peribadi yang merugikan uang Negara.

Sultan Mengaku Didukung 6 Parpol Kendari,KP Meskipun belum mengantongi satu pun rekomendasi partai untuk mengusung dirinya dan Litanto, Syamsul Ibrahim tetap optimis tetap terakomodir maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Konawe 18 Februari 2013 nanti. “Sampai hari ini saya masih tetap silaturahmi dengan masyarakat Konawe,membangun komunikasi, tatap muka dan dialog

Syamsul Ibrahim

KPU Sudah Sesuai Tahapan Kendari, KP KPU melaksanakan tahapan pemilihan gubernur tidak melibatkan panitia pengawas (Panwas). Persoalan tersebut yang membuat salah satu balon gubernur, Ridwan BAE meminta Panwas menunda pelaksanaan Pilgub. Bahkan dia mengancam kelak apapun hasil akhir Pilgub akan digugat. Bagaimana reaksi pihak KPU? Salah seorang komisioner KPU provinsi, Bosman mengatakan, masing-masing institusi penyelenggara Pemilu melaksanakan tugas dan wewenang yang diberikan undang-undang. KPU berhak melakukan tahapan sesuai yang ditetapkan. Panwas berhak melakukan pengawasan atas tahapan tersebut. Ketika KPU sudah melaksanakan tugasnya sesuai tahapan, maka hasil akhir yang dikeluarkan pada tahapan akhir Pilgub, itu menjadi sah. Menurutnya, bukan salah KPU sudah bekerja lebih dahulu tanpa melibatkan Panwas. Sebab, institusi itu tidak laksanakan pekerjaan bukan karena koordinasi yang kurang maksimal, tapi karena Panwas belum memiliki anggaran operasional untuk melakukan pengawasan tahapan tersebut. Olehnya itu, ia berharap persoalan tersebut tidak dijadikan alasan. Apalagi, pihak KPU mengetahui awal terbentuknya Panwas, mereka tidak punya dana yang bahkan masih kurang hingga kini. Bosman sangat yakin, KPU sudah bekerja sesuai mekanisme dan tahapan yang harus dilalui. Makanya, tidak pernah ada asumsi bahwa apa yang dilakukan, itu akan diulang di kemudian hari. Karena keyakinan itu pula, KPU tidak khawatir dengan adanya pihak yang akan memperkarakan kerja KPU nantinya. (dri)

langsung,”tulasnya. Syamsul optimis karena dia akan berpasangan dengan Ketua DPC PDI-P Konawe yang juga Anggota DPRD Konawe, Litanto. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sultra ini mengaku tetap membangun komunikasi dengan partai seat dan non seat yang ada di Konawe. “Saya tidak ingin menyebutkan partainya, tetapi Insya Allah pada saat mendaftar

di KPU 7 - 13 November 2012, pasangan Sultan berangkat dengan dukungan minimal 6 partai, di luar partai non seat. Meskipun demikian kami menyadari domain masingmasing partai untuk memilih mengusung kami,” katanya. Sementara itu Sekretaris DPD PDI-P Sultra, Hasid Pedansa mengungkapkan, pihaknya sementara proses penjaringan pasangan calon Pilbup Konawe. (fas)

Kendari,KP Saat ini Pokja Pencalonan KPU Sultra sementara verifikasi lanjutan 12 partai yang memberikan dukungan ganda calon gubernur (Cagub). PAN, PBR, PPNUI, Barnas, Kedaulatan, PIS, Partai Sarikat Indonesia, Pelopor, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia,Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Karya Perjuangan dan Partai

Republika Nusantara. Dari 12 Parpol tersebut, tersisa empat Parpol yang belum diperoleh hasil verifikasi DPPnya. Sebagaimana diungkapkan Pokja Pencalonan KPU Sultra, Eka Suaib. “Yang kita verifikasi yaitu dukungan partai ganda, sampai sekarang empat DPP yang masih harus ditemui, karena itu masih ada komisioner yang

bertahan di pusat menunggu proses akhir. Tetapi nanti tanggal 1 Oktober kami publish, bersamaan pengumuman pasangan calon resmi,” ungkap Eka. Mengenai nama keempat partai tersebut, Dosen Fisip Unhalu ini enggan menyebutkannya. Empat partai tersebut merupakan partai non seat yang cukup strategis. (fas)

10 Balon Ambil Formulir Unaaha, KP Sekitar sepuluh bakal calon bupati (Bacabup) Konawe memastikan mencalonkan diri. Indikasi itu terlihat melalui catatan registrasi pengambilan formulir oleh sepuluh bakal calon. Ketua Pokja Pencalonan KPU Konawe, Ir.Hajartul Aswath Taridala merinci, sepuluh Bacabup itu masing-masing tujuh dari parpol atau parpol

gabungan yakni Yusuf Tawulo, Irawan Laliasa, Syamsul Ibrahim, Kery Saiful Konggoasa, Surunuddin Dangga, Masmuddin dan Tasman Taewa. “Sedangkan tiga bakal calon bupati dari jalur independen yakni Andi Hasbullah Husain, Dra.Hj. Weni dan Nasrun,” kata Hajartul Aswath di ruang kerjanya. Untuk bacabup independen

hingga siang kemarin, hanya Dra.Hj.Weni yang resmi menyerahkan dukungan KTP. Sesuai tahapan Pilbup, batas akhir penyerahan dukungan KTP berakhir Selasa lalu. “Saat ini kami sedang memeriksa dukungan independen agar sesuai persyaratan. Syarat dukungan yakni 16.253 KTP yang harus disiapkan Bacabup independen,” tambahnya. (din)


Kendari Pos Edisi 27 September 2012