Issuu on Google+

2013

IPMA

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789

Bupati Kolaka Gugat Media Rp 150 M

Tolak Jadi Ketum Demokrat

Jakarta,KP Pilgub boleh saja usai. Namun masih banyak yang tersisa dalam proses demokrasi itu. Salah satunya adalah gugatan perdata Buhari Matta (BM) terhadap media. BM memasukan gugatan dengan angka fantastik, Rp 150 miliar. Dia menggugat karena Pemberitaan menyangkut ditetapkannya sebagai tersangka dalam kasus penjualan nikel kadar rendah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam gugatan yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat dengan Nomor: 685/Pdt 6/2012/ PN.JKT.BAR, melalui kuasa hukumnya Imam Westanto P dan rekan, BM menuntut media Rp 150 miliar. Tuntu-

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para responden LSN, Dahlan Iskan sudah menyatakan bahwa dirinya menolak jika ada yang menginginkan dirinya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat,” kata Koordinator BUMN Care, Budi Purnomo Karjodihardjo, dalam siaran pers di Jakarta, Dahlan Iskan Senin (25/3). Menteri BUMN LSN memunculkan nama Dahlan Iskan sebagai calon kuat Ketua Umum Partai Demokrat. Dari 1.230 responden yang dimintai pendapatnya sebanyak 24,2 persen memilih Dahlan, disusul Mahfud Md di posisi kedua, dan Ani Yudhoyono di posisi ketiga. Menanggapi survei tersebut, Dahlan Iskan menjelaskan saat ini ia sedang sibuk mengoptimalkan kinerja BUMN agar bisa memberikan lebih banyak kontribusi untuk rakyat Indonesia. “Menjadi ketua umum partai tentu memerlukan perhatian khusus,” ujar mantan Dirut PT PLN ini. (bas)

Baca GUGAT di Hal. 2

Dokumentasi/KP

RIDER Touring Suzuki Melintasi 21 Kabupaten di Sulsel (2)

Inazuma Jantan dan Perkasa SUzUKI Inazuma me- Laporan; Basarun mang bandel. Jalan terjal dan berkelok, licin akibat hujan yang mengguyur, tetap stabil. Padahal dibanding motor merk lain di kelasnya, sudah mendapat hambatan. Apalagi perjalanan ditempuh ratusan kilo. Rombongan touring kemarin memasuki kabupaten Palopo. Di sana rombongan sempat rehat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Baca INAzUMA di Hal. 12

SELEBRITI Prisia Nasution

Pasangan Srasi saat kampanye Pilbub Konawe beberapa waktu lalu. Kini, Srasi menggugat hasil pleno KPU di MK.

Srasi Yakin Pilkada Ulang

Rusaknya nama baik BM sebagai Bupati Kolaka dan sebagai calon gubernur Sultra yang ikut serta dalam pemilihan gubernur pada tanggal 4 November 2012” Imam Westanto P Kuasa hukum BM,

Jakarta, KP tidak luput keterangan saksi terutama pihak pemoHarap-harap cemas mulai menghantui calon hon meyakini hakim akan berpihak dan yang bersengketa di MK. Apakah memutuskan Pemilukada ulang. Kuasa Pilkada Konawe diulang atau tidak. hukum SRASI Kores Tambunan misalA D Namun bagi pasangan Srasi, Pilnya. Secara blak-blakan menegaskan, KA L I P bub Konawe optimis diulang. Alasejak awal hingga terakhir gugatan sannya banyak temuan masalah. yang diajukan sangat solid. Beragam Hari ini, Selasa, masing-masing kesaksian menunjukan pelaksanaan pihak membuat kesimpulan. Pihak Pemilukada tidak berjalan sesuai denMK memberi deadline hingga pukul gan aturan yang ada. 15.00 WIB. “ Saya kira hakim akan menilai secara bijak. Merunut sidang-sidang sebelumnya, ketiga Inikan sangat jelas, keterangan saksi pihak saling klaim menang maupun membantah dari keterangan saksi yang telah diajukan. Bahkan, Baca KONAWE di Hal. 2

KONAWE

Hasil Tes Wawancara Batal

Suka Persaingan

Kendari,KP Marwan bikin masalah. Salah satu anggota Timsel Panwaslu Sultra ini merusak tahapan seleksi yang sudah dilakukan. Akibatnya, tes wawancara yang telah usai terpaksa diulang. Penyebabnya, dia manjadi Timsel namun juga mendaftar sebagai

DUNIA perfilman tanah air bukan industri yang mudah untuk ditaklukan. Itu sebabnya, Prisia Nasution berharap calon sineas muda yang ingin terjun ke dalamnya, tidak

calon anggota KPU. Panitera di Pengadilan Agama itu pun memilih mundur setelah didesak. Ia mundur, tapi meninggalkan persoalan yang kompleks. Tentu hal ini merugikan calon anggota Panwas yang sudah melakukan tahapan wawancara. Baca PANWAS di Hal. 2

Pemberkasan Ribuan Honorer K1 Terganjal Jakarta,KP Pengangkatan 27.241 tenaga honorer kategori 1 (K1) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) belum tuntas. Pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) untuk 7.257 orang honorer K1 terganjal karena belum ada usul dari instansi masing-masing. Pelaksana pemberkasan NIP tenaga honorer K1 itu ada di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kepala BKN Eko Sutrisno mengatakan, dari seluruh tenaga honorer K1 yang wajib diproses

Baca ARTIS di Hal. 11

Kulit Manggis Dapat Meningkatkan Sistem Imun Seorang manusia akan senantiasa sehat apabila sistem imun tubuhnya tinggi. Walaupun demikian, orang tersebut tentu saja mesti rajin memelihara kesehatan, seperti berolahraga dengan teratur, meminum air putih dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, tidak mengonsumsi zat-zat yang membahayakan tubuh, serta menjaga pola pikir dengan baik. Bila tidak dibarengi dengan semua hal tersebut, sistem imun yang tinggi saja tidak akan cukup. Lama-kelamaan sistem tersebut akan tergerus juga. Tapi, apa itu sistem imun? Sistem imun adalah sistem pertahanan yang dimiliki oleh tubuh dalam menghadapi setiap serangan dari bahanbahan asing, yang disebut antigen. Bahan-bahan Baca SEHAT di Hal. 11

NIP-nya, baru ada 19.714 orang yang sudah beres. “Sisanya belum bisa diproses karena belum ada usul dari instansi masing-masing,” tandas Eko kemarin. Eko menjelaskan posisi BKN adalah sebagai lembaga yang memroses pemberkasan NIP jika sudah ada usul dari instansi tempat tenaga honorer K1 tadi bekerja. Meski secara prinsip seluruh tenaga honorer K1 wajib diangkat menjadi

Buhari Matta

Baca HONORER di Hal. 2

Pengalaman Menegangkan dr Nalini Muhdi SpKJ(K) Diinterogasi Polisi Peru

Tolak Buka Koper, Dikira Selundupkan Kokain Sepulang menghadiri kongres internasional di Peru, psikiater dr Nalini Muhdi SpKJ(K) mendapat pengalaman tak menyenangkan ketika berada di Bandara Alejandro Velasco Astete, Cusco, Peru Tenggara. Dia dan koleganya, dr Dewi Cahyani SpKJ, diinterogasi polisi gara-gara menolak ketika petugas bandara memintanya membuka koper.

Tenggara. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Machu Piccu yang merupakan salah satu world heritage. Machu Piccu adalah situs yang dibangun suku Inca dan dikelilingi pegunungan. Untuk mencapai Cusco, mereka harus menempuh perjalanan udara selama 1 jam 15 menit dari Lima. Begitu turun dari pesawat, Nalini mengalami altitude sickness. Itu adalah ketidakmampuan tubuh beradaptasi di daerah dataran tinggi. Umumnya terjadi ketika berada di ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut. Tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri karena kadar oksigen dalam udara menipis. Gejalanya meliputi sakit kepala, mualmuntah, irama napas tidak teratur, hingga perubahan tingkah laku, dan bahkan koma. Dalam kondisi yang tidak fit, ibu dua

NUR AINI, Surabaya PADA 4-8 Maret lalu, Nalini bersama Yenny -sapaan karib dr Dewi Cahyanimenghadiri kongres dunia kelima International Association for Womens Mental Health di Lima, Peru. Nalini datang ke kongres dua tahunan tersebut karena dia adalah satu-satunya konsultan womens mental health di Indonesia. Selain materi inti, tiap kali kongres selalu ada acara jalan-jalan. Kali ini acara jalan-jalannya ke Kota Cusco, Peru

Nalini For Jawa Pos

KOMPAK: Dari kiri, Nalini, Dewi (kerabat Yenny), dan Yenny di atas kota kuno Machu Picchu, Peru.

Baca PERU di Hal. 11

Aneka

Kendari Pos |Selasa, 26 Maret 2013

Saling Klaim Menang di MK Konawe ........... kami menerangkan yang sebenar-benarnya. Dan kami akan simpulkan, semua dari awal hingga akhir sidang,” paparnya usai menjalani proses persidangan di MK, kemarin. Sedangkan kuasa hukum KPU Afiruddin mengungkapkan, apa yang didalilkan oleh pemohon sangat tidak berdasar. Apalagi menyangkut calon perseorangan, maupun temuan pelanggaran lainnya yang telah dibahas dalam proses persidangan. Katanya, KPU akan membuat kesimpulan secara rinci sebagai bahan pertimbangan hakim dan menanti keputusan tersebut. “ Ya sangat optimis bisa menang. Semuanya telah kelar dan kami akan membuat kesimpulan. Saya yakin, hakim pasti memberikan yang terbaik dalam proses sidang ini. Karena apa yang telah dilakukan KPU sudah sesuai prosedur,” ujarnya. Yang menarik dalam sidang keempat ini, Berkesan menghadirkan dua siswi SMAN 1 Wawotobi, Reka Afriliani dan Febriyanti. Keduanya, datang menjadi saksi di MK. Namun, berdasarkan surat izin yang ditemukan oleh pihak Srasi, izin yang dikantongi untuk keperluan wawancara, bukan untuk menjadi saksi di MK. Spontan, menjadi pertanyaan dari hakim maupun pihak pemohon. Bahkan kedua siswi itu mengaku wawancara dilakukan di salah satu apartemen di Jakarta oleh pihak kepala sekolah dan diknas. Meski begitu, mereka membantah. Reka di TPS I Desa Wayang Golek menerangkan kejadian saat apel di sekolahnya Jumat 15 Februari 2013, dihadiri seluruh kelas 12 serta Kepala Dinas Kabupaten Konawe. Siswa yang hadir sebanyak 268 orang dan beberapa guru. Katanya, kepala dinas tidak mengarahkan untuk memilih pasangan calon nomor urut 6 atau pasangan calon lainnya. Kepala Dinas hanya menyampaikan kalau ingin berhasil dan lulus ujian, harus rajin belajar, turuti nasihat guru, orang tua dan kepala sekolah. “ Selesai apel, kami dibagikan buku bergambar bupati dan istrinya beserta anak-anaknya. Saya tidak mengetahui, kalau digambar buku tersebut ada nomor tertulis yang mulia,” terang Reka. Selanjutnya saksi lainnya Febriyanti mengungkapkan adanya ancaman dari seorang guru Syaifullah jika tidak memilih salah satu calon maka tidak akan diluluskan. Katanya, saat try out matematika, Syaifullah masuk ke ruangan kelas dan mengancam apabila ingin lulus, maka harus memilih pasangan calon nomor urut dua. Namun begitu, hakim punya pertimbangan. Apakah diulang ataukah tidak. (cr2)

Suka Persaingan Artis ............... mudah menyerah. ”Jangan sekali gagal, terus menyerah,” katanya. Mengikuti berbagai festival film pendek dinilainya sebagai salah satu cara efektif untuk belajar membuat karya berkualitas. ”Saya suka sekali dengan segala bentuk kompetisi. Semakin banyak sineas muda bikin film, kompetisi film Indonesia akan semakin tinggi,” tuturnya. Tingginya kompetisi itu yang akan mendorong sineas muda berlomba-lomba menghasilkan karya berkualitas, baik dari segi cerita, pemilihan pemain maupun pengambilan gambar. ”Dengan kompetisi yang semakin tinggi akan semakin banyak film bagus lahir. Dan film yang kurang bagus dengan sendirinya akan tersingkir,” terangnya. Phia- sapaan akrabnya- pun sudah mulai belajar memproduksi film. Setidaknya, sudah tiga film pendek yang dihasilkannya. Namun, tak satu pun yang diikutsertakan dalam festival. ”Untuk hobi saja. Saya senang apa yang ada di kepala saya dijadikan film,” ungkapnya. (ash)

2

Penerbitan NIP Tugas BKN Honorer .......... CPNS, BKN tetap menunggu usul dari insansi. System yang berlaku untuk pengangkatan tenaga honorer K1 itu sama dengan pengangkatan CPNS dari pelamar umum. Meski pelamar umum dinyatakan lulus tes CPNS, tetapi jika instansi tempatnya akan bekerja belum mengajukan usul maka BKN tidak bisa memroses penerbitan NIP. Muncul sejumlah dugaan kena-

pa instansi tidak segera melakukan pemberkasan NIP untuk tenaga honorer K1 mereka. Di antaranya mereka menunggu polemik pengangkatan honorer K1 benar-benar tuntas. Pihak BKN tidak menutup mata di sejumlah daerah masih ada polemik pasca pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS. Ada sejumlah orang yang yakin dirinya masuk kategori tenaga honorer K1, tetapi batal diangkat menjadi CPNS. Polemik-polemik seperti itu sedang dibereskan oleh pemerintah pusat melalui

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Eko menuturkan, penerbitan NIP adalah tugas sehari-hari BKN. Karena itu lambatnya usul pemberkasan NIP akan mengganggu tugas utama BKN. Tetapi dia siap mengeluarkan batas akhir pengajuan NIP untuk tenaga honorer K1. “Kita sedang berkoordinasi dengan Kemen PAN-RB untuk menetapkan batas akhir pemberkasan NIP untuk honorer K1,” pungkasnya. (wan/oki)

Pastikan Sistem Penjagaan Unas .......... terakhir akan disinggahi adalah di kawasan Kudus. Rencananya, percetakan di Kudus akan dikunjungi akhir pekan ini. Dari hasil pemantauan langsung di lokasi percetakan, tidak ada pelanggaraan SOP (standard operational procedure) unas. Seluruh percetakan yang sudah dikunjungi benar-benar mengasramakan seluruh pegawainya selama proses pencetakan naskah ujian. Upaya ini diambil untuk

antisipasi penyelundupan naskah ujian. “Kita juga pastikan sistem penjagaan karena tidak boleh ada orang yang keluar masuk percetakan,” kata dia. Soal berseliwerannya SMS berisi kunci jawaban unas, dia mengatakan belum mendapatkan yang kabarnya beredar di Bogor dan Makassar itu. Namun, dia mengatakan siswa tidak perlu mempercayai keberadaan SMS kunci jawaban tersebut. “Itu bisa saja jebakan. Asal menawur ngetik A, B, C dan seterusnya oleh orang-orang yang tidak bertang-

gung jawab,” tandasnya. Sebagai pejabat eselon I yang dipasrahi melaksanakan unas, Khairil menyebut kunci jawaban benar-benar tersimpan rapi. “Saya yang kepala badan saja tidak tahu,” tandasnya. Dia membenarkan di lingkungan Kemendikbud hanya ada satu orang yang memiliki akses terhadap kunci jawaban unas. Terbatasnya akses terhadap kunci jawaban itu semata-mata untuk mempermudah melacak pihak pembocor, jika memang ada kasus kebocoran kunci jawaban unas. (wan/oki)

12 Peserta Sudah Diberitahukan Panwas .......... Hasil koordinasi ketua Timsel Andi Bahrun, Marwan dipecat. Perintah Bawaslu meminta segera dicarikan PAW. Selanjutnya mengulang tahapan tes wawancara. “Saya berangkat Jumat (22/3) ke Jakarta untuk mengkonsultasi pengunduran diri Marwan. Alhamdulilah saya ke Bawaslu RI ditemui lengkap anggota Bawaslu termasuk Ketua Muhammad. Saya menjelaskan semua tahapan yang sudah dilakukan, termasuk aduan masyarakat serta panggilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sultra. Ternyata hasil klarifikasi saya di ORI Sultra sudah ada di meja Bawaslu RI,” ungkap Andi Bahrun.

Mengenai hasil konsultasi jelas Mantan Penyelenggara Pemilu di Copenhagen Denmark Tahun 1999 ini, antara lain Bawaslu akan membalas surat ORI Sultra serta akan ditembuskan ke pihak-pihak terkait. Mundurnya Marwan maka akan di-PAW sesuai UU Penyelenggara Pemilu Pasal 16 ayat 1 dan 2 berbunyi: kalau anggota Bawaslu selesai masa jabatannya, mengundurkan atau diberhentikan dimungkinkan PAW. “Bawaslu juga menginstruksikan tahapan wawancara bagi 12 besar harus diulang. Adapun alasan hanya tes wawancara yang diulang karena seleksi administrasi relatif tidak ada unsur subyektif Timsel, begitu pula tes tahap II. Naskah soal tes tertulis dari Bawaslu, psikotes dan kesehatan

dilakukan Polda dan syarat 12 besar dirangking sesuai keterangan memenuhi syarat (MS) sebaliknya langsung dicoret yang tidak memenuhi syarat (TMS). Alasan lainnya yaitu Timsel bukan individu tetapi kolektif kolegial,” jelasnya. Tadi malam (kemarin malam,red) tandas Dosen Jurusan Agrotek Faperta Unhalu ini, Timsel mengadakan pertemuan dengan 12 peserta tes wawancara untuk memberitahukan bahwa tahapan wawancara akan diulang sebagaimana hasil konsultasi ke Bawaslu RI. “Informasinya hari ini (kemarin,red) akan ada email atau fax tentang nama PAW Marwan, sehingga besok (hari ini,red) kami akan melakukan tes wawancara ulang untuk mendapatkan 6 besar,”katanya. (fas)

Mediasi Buntu, Gugatan Jalan Terus Gugat ............ tan membayar ganti rugi immateriil kepada penggugat secara tanggung renteng itu berdasar pada pemberitaan yang mengakibatkan nama BM rusak saat menjadi calon dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra. “Rusaknya nama baik penggugat sebagai pejabat Bupati Kabupaten Kolaka selama dua periode dan sebagai calon gubernur Sultra yang ikut serta dalam pemilihan gubernur pada tanggal 4 November 2012,” demikan alasan gugatan BM. Kejagung menetapkan BM jadi tersangka, Jumat 8 Juli 2012. Selain BM, jaksa penyidik juga menyeret Direktur PT Kolaka Mining International Atto Sakmiwata Sampetoding. Hingga saat ini, berkas perkara kedua tersangka sudah dilimpah ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari. Media yang digugat BM adalah Media Indonesia, Kantor Berita Antara, Jawa Pos National Network (JPNN), Majalah Tempo. Selain media, ia juga memperkarakan wartawan dan Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW). Sementara yang turut tergugat adalah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo. Saat mediasi di PN Jakbar, Senin (25/3) yang difasilitasi oleh Hakim Encep Yuliadi, BM malah menurunkan permintaan tuntutan ganti rugi Rp 140 miliar. Namun, tuntutan ini ditolak oleh para kuasa hukum tergugat, Torozatulo Mendrofa (Antara), Bonaparte Situmorang (Media Indonesia) dan Rezekinta Sofrizal (Majalah Tempo). “Kami nyatakan sidang dilanjutkan,” kata Torozatulo Mendrofa menaggapi proposal mediasi yang diajukan oleh BM melalui kuasa hukumnya, M Norman Hardi. Karena tak ada titik temu, Encep akhirnya menyimpulkan mediasi antara pihak bersengketa dinyatakan gagal. Sidang pembuktian akan dilanjutkan dua pekan ke depan. Namun sebelum menutup mediasi, hakim kelahiran Pandeglang, 31 Juli 1959 itu sempat mengkritik proposal penggugat yang dianggap keliru. “Saya kira ini bukan untuk melanjutkan tapi menghentikan proses gugatan jika tergugat membayar Rp 140 miliar secara tanggung renteng,” kata Encep. (awa/jpnn)

3

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

KHJL Dongkrak Harga Kayu Koperasi Hutan Jaya Lestari (KHJL) yang terletak di Konawe Selatan, makin menunjukkan eksistensinya. Pengelolaan yang dipercayakan pada pengurus dibawah komando Abdul Maal, membuat anggotanya bukan saja makin sejahtera, tetapi juga mampu menjaga hutan tetap lestari dan mendongrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat. Saat tampil di acara seminar Hari Bakti Kehutanan “ Penyelamatan Hutan Sultra dari Illegal Logging” yang digelar di Andoolo, Sabtu (23/3) lalu, Abdul Maal memaparkan bila koperasi yang dipimpinnya mempunyai lima jenis usaha yakni Unit Usaha Pengelolaan hasil hutan kayu, Unit Usaha Simpan Pinjam, Unit Usaha Industri, Unit Usaha Peternakan dan Unit Usaha Pengelolaan Hasil Pertanian dan Perkebunan. Namun yang paling terkenal hingga luar negeri adalah Unit Usaha Pengelolaan hasil hutan kayu. ‘’Mulanya harga kayu hanya 60 ribu permeter kubik. Kini

setelah diekspor karena sudah memiliki sertifikasi harganya bisa sampai 6 juta per meter kubik,’’ jelasnya. Aturan yang ketat kata Maal diterapkan pada anggota semisal mereka bersedia melakukan kegiatan inventarisasi dilahan miliknya minimal 1 kali setahun dan melakukan pemanenan kayu sesuai dengan jatah tebangan. ‘’Kami berharap illegal logging di Konsel dapat dibasmi agar masyarakat tak sembarang menebang kayu. Bisa nantinya dibuatkan perda bila kayu-kayu yang ditebang hanyalah yang bersertifikat,’’ pintanya. Selain Maal pemateri lainnya yang tampil adalah anggota DPRD Konsel, Abdul Khalik yang mengupas keberpihakan DPRD dalam pengalokasian anggaran untuk program kehutanan dan penyelamatan hutan di Konsel. Begitupun Kapolres, AKBP Anjar Wicaksana yang mengupas peran penting pihak kepolisian dalam menahan laju illegal logging di daerah tersebut. (m4)

Mei, Sensus Pertanian Dihelat Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra adalah penanggung jawab teknis Sensus Pertanian (ST) 2013. Tak hanya ditujukan pada penduduk yang bergerak disektor pertanaian sebagai obyek sensus, sosialisasi terkait metodologi, maksud dan tujuan serta manfaat sensus juga dilakukan pada seluruh pihak pemangku kepentingan yang akan mendukung kesuksesan pencacahan tersebut. Itulah yang membuat BPS Sultra menggelar Seminar Sehari Sensus Pertanian 2013 yang dibuka langsung Wakil Gubernur, Saleh Lasata, Kamis (21/3) lalu di sebuah hotel ternama di Kendari. Kepala BPS Sultra, Wahyuddin mengatakan program sensus pertanian didasarkan pada banyaknya permasalahan disektor pertanian yang berimbas pada petani yang menjadi kelompok masyarakat terbesar di Indonesia. Obyek pendataan meliputi seluruh subsektor usaha pertanian sehingga terkumpul data valid tentang potensi pertanian sehingga menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Sensus ini juga sebagai bahan informasi tentang jumlah usaha pertanian, rumah tangga petani guerm, komoditaspertanian serta distribusi penguasaan lahan menurut golongan luas,” jelasnya. Agenda nasional tersebut rencananya akan dihelat 1-31 Mei 2013. Metode pendataan dilakukan dengan sistem door to door pada rumah tangga dalam blok sensus pada wilayah kosentrasi pertanian serta sistem

snowball dengan mengunjungi rumah tangga pengelola usaha pertanian dan rumah tangga usaha jasa pertanian. Secara nasional, jumlah petugas pendataan ST 2013 mencapai 250 ribu orang yang terdiri dari unsur pegawai dan mitra BPS yang direkrut dari desa dan kelurahan setempat. “Petugas dilatih secara berjenjang dan diberi atribut dan surat tugas yang disahkan kepala BPS provinsi setempat,” imbuh Wahyuddin. Kepala Bappeda Sultra, Muh Nasir Andi Baso mengapresiasi sensus pertanian 2013. Data sensus pertanian sangat diperlukan dalam perencanaan pembangunan daerah yang juga dapat digunakan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Sultra 2013-2018. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian di Sultra masuk dalam rancangan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) koridor Sulawesi yang nantinya menjadikan Sulawesi sebagai pusat produksi dan pengolahan komoditas perdagangan. Berdasarkan kajian sebelumnya, sektor pertanian di Sultra seperti halnya sektor lain masih terbatas pada produksi dan belum menyentuh kegiatan produksi. Karena itu diperlukan desain program dengan menghidupkan industri manufaktur. “Proses industrialisasi harus terbangun di Sultra. Syaratnya harus tersedia infrastruktur dasar seperti jalan, listrik dan pelabuhan,” tegas Nasir. (m4/ann)

Bisnis Ikan Air Tawar Menggiurkan P2MKP Latih Pemula Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan Perikanan (P2MKP) Nila Kendari kembali memberikan pelatihan kepada pembudidaya ikan air tawar. Ketua Pengelola P2MKP Nila, Lasarus Oktovianus Kilykily mengungkapkan pelatihan yang dilaksanakan 22-25 Maret diberikan pada 20 pembudidaya ikan air tawar yang tergolong pemula. “Sebagian besar dari mereka baru memiliki usaha, sudah punya tempat tapi masih perlu suntikan ilmu agar usaha ikan air tawarnya bisa berjalan baik,” ujarnya. Selama empat hari itu, materi seputar pembenihan hingga pembesaran ikan nila dan gurame diberikan. Namun bukan hanya dua jenis ikan ini, pembenihan ikan emas, lele, dan bawal juga kerap dilontarkan kepada peserta, sehingga secara umum ia memberikan materi mengenai semua jenis ikan yang ada di kolam pembenihan dan pemancingan miliknya. Pelatihan ini benar-benar diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan peserta sehingga ke depan bisa meningkatkan taraf hidup nelayan. Bahkan usaha mereka bisa terdaftar

seperti P2MKP milik Lasarus. Di kesempatan ini, hadir pula dua supervisi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Ambon, Fajar Ren dan Helmi F Ponalya. Seperti diketahui, Kementrian Kelautan dan Perikanan Ambon mencakup wilayah kerja di lima provinsi yakni Maluku, Maluku Utara, Sultra, Papua, dan Papua Barat. “Kami melatih untuk empat bidang yakni budidaya ikan air tawar dan laut, penangkapan ikan, pemesinan, pengolahan, dan konservasi, dengan sasaran adalah pembudidaya yang masih pemula,” ujar Helmi F Ponalya. Namun untuk di Kendari hanya UPR kolam pemancingan Nila yang telah terdaftar di Kementrian pusat dan sudah memiliki sertifikat sehingga memenuhi syarat untuk memberikan pelatihan P2MKP. Kolam pemancingan Nila yang bertempat di Kelurahan Tobuuha itu memang bukan hanya menyediakan ikan air tawar siap kosumsi, tapi juga pembenihan yang mencukupi kebutuhan para pembudidaya ikan. Sayangnya, kolam pemancingan dengan 36 petak ini masih alami dan belum ditanggul. Meski begitu, dua supervisor yang berkunjung optimis peserta bisa memetik ilmu dari pelatihan ini sehingga bisa mengembangkan usahanya dan bisa mandiri. (ann)

Minim, Perusahaan Peserta Jamsostek Kendari, KP Nasib kurang menyenangkan masih harus dialami oleh sebagian besar tenaga kerja di Sultra. Perusahaan yang mempekerjakan mereka kebanyakan belum mengikutsertakan karyawan dalam program Jamsostek. Alhasil perlindungan ketenagakerjaan di Sultra tergolong minim dan memprihatinkan. Walau tidak berdampak secara langsung karena tidak berkaitan dengan pembayaran upah, tapi program Jamsostek sangat diperlukan karena menjamin para pekerja terhadap resiko, seperti kecelakaan kerja, kematian, pemeliharaan kesehatan, dan hari tua. Program Jamsostek sendiri telah diatur dalam UU No 3 Tahun 1992 sebagai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap karyawan yang terikat dalam hubungan kerja. Persyaratan dan tata cara kepesertaan dalam program Jamsostek diatur lebih lanjut dalam PP No. 14 Tahun 1993 tentang penyelenggaraan Jamsostek, diantaranya disebutkan bahwa pengusaha yang telah mempekerjakan sebanyak sepuluh orang tenaga kerja atau membayar upah paling sedikit Rp 1 juta sebulan wajib mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam program Jamsostek pada badan penyelenggara, yakni PT Jamsostek. Data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra menyebutkan jumlah perusahaan yang beroperasi di Sultra menca-

pai 6500 unit. Dari jumlah itu, berdasarkan data Jamsostek Cabang Sultra, hanya 1117 perusahaan yang telah mengikutsertakan karyawannya dalam program Jamsotek. Minimnya angka kepesertaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan pekerja tentang fungsi perlindungan asuransi tenaga kerja serta tingkat kepatuhan perusahaan yang buruk. Dua alasan itu makin diperparah dengan kurangnya koordinasi dua lembaga yang bertanggung jawab langsung pada program perlindungan tersebut yakni PT Jamsostek Cabang Sultra badan penyelenggara jaminan sosial dan Disnakertrans Sultra sebagai institusi yang bertanggung jawab langsung dalam pengawasan program Jamsotek. Menurut Kepala Jamsostek Cabang Sultra, Abdurrahman Harun, kewenangan penindakan terhadap perusahaan yang membandel tidak berada dalam tupoksi PT Jamsostek. Pihaknya hanya bisa melakukan pendekatan dan terus fokus melalui sosialisasi langsung ke sejumlah perusahaan yang telah memenuhi syarat kepesertaan program Jamsostek. “Kita hanya sebagai badan penyelenggara, tidak bisa mengambil tindakan hukum,” ujarnya. Alasan lain juga dikemukakan oleh pihak Disnakertrans Sultra. Menurut Kabid Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan di dinas tersebut, Makner Si-

naga mengatakan, pengawasan perusahaan terbentur pada minimnya petugas pengawas lapangan. Menurutnya, daerah Sultra yang terdiri dari 12 kabupaten hanya tersedia 15 orang pengawas. Dari jumlah itu, tiga daerah meliputi Kabupaten Wakatobi, Buton Utara dan Buton sama sekali tidak meilki tenaga pengawas. Kondisi ini mengakibatkan pengawasan terhadap seluruh perusahaan tidak tercapai. Standar nasional pengawasan menggariskan bahwa satu pegawai mengawasi 60 perusahaan dalam setahun atau 1 banding 5 jika dirata-ratakan dalam sebulan. Kendala lain kata Makner, datang pada keterbatasan kendaraan operasional yang berdampak pada pengawasan di tingkat kabupaten yang minim. “Pengawasan ketenagakerjaan di Kabupaten/kota adalah domain Disnaker setempat, kita hanya memfasilitasi dan memback up,” ujarnya. Makner berharap kesadaran dan tanggung jawab pengusaha serta keberanian pekerja sendiri melaporkan langsung ke dinas terkait atau LSM jika terjadi pelanggaran hak tersebut. Dirinya juga mengakui bahwa koordinasi dengan PT Jamsostek Sultra sangat minim. Persoalan ini dapat teratasi jika dalam sosialisasi ada sinergitas antara dua instansi tersebut. “Koordinasi ini yang tidak ada, pekerjaan terkesan sendiri-sendiri sehingga hak pekerja terabaikan,” tukasnya. (m4)

XL Dorong Wirausaha

ist/kp

dilakukan program pelatihan yang menambah ketrampilan masyarakat. Program ini juga sebagai bentuk peduli XL terhadap kelestarian lingkungan alam sekitar dengan memanfaatkan limbah sampah kertas yang menumpuk dan di daur ulang sehingga menjadi produk baru yang memiliki nilai jual ekonomis yang tinggi. “Pelatihan pembuatan kertas daur ulang dan kerajinan kertas ini selaras dengan tujuan CSR XL untuk berkontribusi terhadap empat pilar bangsa yang menjadi fokus CSR XL, yaitu ekonomi, pendidikan, seni budaya dan lingkungan. Semoga pelatihan ini memberikan ilmu baru yang bermanfaat untuk peningkatan ekonomi warga di Desa Sugara,” tambah Luce Lolo. Pelatihan yang diikuti puluhan peserta ini didominasi ibu rumah tangga dan remaja. Tak

Paduan Pintar

Smartphone dan Tablet Jakarta, KP Asus kembali menghadirkan sebuah perangkat hybrid perpaduan antara smartphone dan tablet dengan nama PadFone 2. Dalam peluncurannya di Jakarta, Kamis 21 Maret, Asus PadFone 2 mengusung tema sebagai “king of smartphone”. Asus PadFone 2 merupakan penerus dari PadFone generasi pertama yang diluncurkan pada 2011 lalu. Peranti ini bisa difungsikan sebagai smartphone layaknya Android biasa. Tapi, dengan layar tambahan secara terpisah, Anda bisa menggabungkan smartphone tersebut melalui docking pada tablet dan jadilah fungsinya sebagai tablet mandiri. Director Marketing Asus Indonesia, Julia mengatakan, upaya Asus menghadirkan inovasi terus dikembangkan. Sehingga menjadikan Asus masuk dalam jajaran produk terlaku di dunia. PadFone 2 menggunakan perangkat keras dari smartphone An-

droid dengan prosesor quadcore Qualcomm Snapdragon S4 berkecepatan 1,5GHz dengan RAM 2 GB. Sedangkan tablet-nya hanya sebagai perantara dari smartphone yang berganti layar dilengkapi display HD 1280x720 dengan bobot teringan 649 gram. Dari sisi spesifikasi kamera, PadFone 2 memiliki kamera 13 megapiksel dengan fitur canggih. Sebagai contoh, modus burst yang tersedia mampu menangkap hingga 100 gambar dengan kecepatan yang sangat cepat, yakni 6 gambar per detik. Adapun untuk merekam video, ia mampu merekam video HD pada 60fps. Perangkat ini sudah mendukung LTE dan NFC. Masa aktif baterainya mampu bertahan hingga 16 jam untuk talk-time di jaringan 3G dan browsing internet via WiFi hingga 13 jam. Jika tidak cukup, station yang disediakan juga dapat digunakan untuk mengisi baterai PadFone hingga 3x. (fmc/die)

Kembangkan Irigasi, Sultra Keciprat Rp 10,7 M

MMS XL North Region, Luce Lolo saat menyampaikan sambutan pada pembukaan acara CSR Xl, pelatihan daur ulang kertas di Desa sugar Alalak, Kalimantan. Kendari,KP Sebagai perusahaan yang bergerak di industri telekomunikasi dan melayani masyarakat luas, PT XL Axiata Tbk menyadari pentingnya arti berbagi dengan masyarakat. Untuk itu XL berkomitmen memberikan kontribusi langsung dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui program Corporate Social Responbility (CSR), XL menggelar pelatihan kertas daur ulang selama dua hari di salah satu pemukiman padat, Desa Pulau Segara, Kalimantan Selatan, 20-21 Maret. Luce Lolo, Manager Manajemen Service North Region mengungkapkan, pelatihan dilakukan sebagai bentuk kontribusi tindakan nyata XL untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan usaha perusahaan membantu memajukan perekonomian masyarkat. Untuk itu,

Asus PadFone 2

main-main, pelatihan ini mendatangkan instruktur berpengalaman dari Jakarta. “Mereka diajarkan bagaimana mengolah kertas bekas yang menurut sebagian orang dianggap sampah tidak berguna. Sampah-sampah itu didaur ulang dan diubah menjadi kertas lagi serta aneka kerajinan, seperti paper bag, amplop kotak dan barang lainnya yang bernilai ekonomis. Kami berharap ilmu yang diberikan dalam pelatihan ini bisa diimplementasikan dan dimanfaatkan secara baik dan maksimal oleh para peserta. Sekaligus bisa ikut mengurangi keprihatinan banyak pihak tentang masalah sampah di Kota Banjarmasin dan sekitarnya,” tukasnya. (ann)

Kendari,KP Peningkatan produksi beras Sultra dalam lima tahun terakhir, tak lepas dari dukungan pemenuhan komponen pendukung, termasuk irigasi. Beruntungnya, tahun ini Sultra kembali mendapatkan bantuan pengembangan irigasi dari Kementerian Pertanian. Kabid Pengelolaan Air Dinas Pertanian Sultra, Safruddin mengatakan bantuan tersebut dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan usaha tani secara optimal yang nantinya berdampak pada peningkatan produksi tanaman petani. Tahun ini, hanya enam kabupaten/kota mendapatkan program pengembangan jaringan irigasi. Berdasarkan daerah penerima, jumlah itu lebih kecil dibanding dengan alokasi tahun sebelumnya. Namun dari segi luasan lahan, alokasi tahun ini memiliki nilai yang lebih besar. Safruddin menjelaskan pengembangan jaringan irigasi meliputi berbagai kegiatan seperti perbaikan saluran irigasi, pembuatan talang pada daerah yang dilaui aliran sungai, pembuatan tanggul atau drainase serta box pada daerah berkarakteristik rawa. “Selain jaringan irigasi tingkat usaha tani, program ini

juga fokus pada jaringan irigasi desa serta pengembangan tata air mikro,” rincinya. Dari enam daerah penerima bantuan, Konawe mendapat kuota pengembangan jaringan irigasi tertinggi untuk 4600 hektar sawah. Konawe Selatan menyusul dengan luas 3650 hektar serta Kolaka yakni 1800 hektar. Untuk Bombana dan Buton kebagian masingmasing kebagian 450 hektar dan 100 hektar. Nilai ini jauh lebih besar dari program tahun lalu yang hanya 7400 hektar namun tersebar pada sepuluh kabupaten/kota. Saat ini Dinas pertanian Provinsi sedang melakukan pemantapan calon penerima dan calon lokasi (CPCL) penerima bantuan. Bantuan yang dihitung Rp 1 juta tiap hektar nantinya langsung ditransfer ke rekening kelompok petani. “Dananya direncanakan mulai cair akhir Maret dengan serapan anggaran minimal 30 persen,” tukasnya. Seperti diketahui, produksi beras Sultra terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Volume produksi padi gabah kering giling (GKG) tahun 2012 mencapai 516,3 ribu ton atau naik 5,03 persen dibanding produksi tahun sebelumnya. (m4)

Opini

4

Kendari Pos  Selasa, 26 Maret 2013

 Investasi Capai Rp 13,55 T  Banyakji penduduk miskin berkurang?  Dua pembunuhan belum terungkap  Cari sampai dapat dong  Kepala KUA Diperiksa Berjamaah  Ngeri juga kalau KUA turut dalam kejahatan

Tajuk Rencana Nilai Investasi yang membanggakan ANGKA yang fantastis. Nilai investasi di Sultra pada tahun 2012 diklaim meningkat 100 persen lebih dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai Rp 6 triliun. Pada tahun lalu, nominalnya menjadi Rp 13,55 triliun. Pencapaian ini melebihi target Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI sebesar Rp 3,2 triliun. Realisasi nilai investasi terbesar disumbang oleh pemodal asing sebesar Rp 8,4 triliun dan investor dalam negeri Rp 5,15 triliun. Peningkatan nilai investasi itu dianggap sebagai keberhasilan atas komitmen Pemprov dalam membangun ekonomi yang diarahkan pada peningkatan nilai tambah Sumber Daya Alam (SDA) melalui pengembangan ekonomi rakyat dan investasi terutama sektor perkebunan, pertanian, perikanan/kelautan dan pertambangan. Langkah strategis untuk menarik minat investor, menurut klaim Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sultra, Makmur Ibnu Hadjar karena Pemprov memberi kemudahan proses perizinan. Seperti surat persetujuan prinsip yang diterbitkan gubernur untuk penanam modal dengan jangka waktu paling lama dua tahun. Selain itu, investor yang memiliki izin prinsip dalam waktu 14 hari setelah bermohon di BKMPD Sultra akan diterbitkan izin usahanya. Bahkan untuk memudahkan dan mempercepat proses pemberian izin, pada tahun 2013 dicanangkan pelayanan terpadu satu pintu. Semenjak diberlakukannya otonomi daerah di Indonesia, sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, maka daerah-daerah diberikan kewenangan untuk mengurus dan mengatur segala kepentingan di wilayahnya, termasuk dalam hal pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Pemerintah daerah akan mencari dan menggali kemampuan serta potensi yang ada sehingga mereka biasanya mengundang investor, baik lokal maupun asing, untuk berinvestasi dalam rangka pengembangan daerah tersebut. Dalam menarik minat investor, biasanya pemerintah akan memberikan jaminan, baik berupa keamanan dalam berinvestasi maupun perlindungan hukum, dengan menciptakan perangkat aturan agar proses tanam modal di daerahnya berjalan lancar dan memberikan faedah bagi kesejahteraan masyarakat. Sebuah kebanggaan akan banyaknya investasi yang masuk. Tapi juga sebagai tantangan. Jangan sampai tergiur akan investasi, lalu pemerintah melonggarkan aturan. Padahal bila pengusaha lokal ingin menanamkan modalnya justru dipersulit. Regulasi harus dibuat seadil-adilnya baik bagi investor maupun untuk pengusaha lokal, termasuk masyarakat yang paling merasakan dampaknya. Cukuplah iming-iming beberapa investor terutama para penikmat tambang swasta yang menjanjikan kesejahteraan begitu besar, ternyata beberapa diantaranya justru menimbulkan mudharat. Konflik antar pemerintah dan masyarakatnya, bentrok aparat keamanan dengan masyarakat dan bentrok antara sesama masyarakat harusnya menjadi pelajaran, terjadi karena kehadiran mereka yang mulanya menjanjikan investasi besar. Kita harus tetap berharap dan optimis, apalagi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sultra akan menggandeng investor untuk mengembangan ekonomi masyarakat di sekitar pusat-pusat industri kawasan pertambangan. Selain itu, menumbuhkan sarana prasarana pertanian, perkebunan dan kegiatan ekonomi lainnya. Kebijakan itu katanya diambil untuk pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah dan dunia usaha serta menciptakan lapangan kerja, mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan dan mengolah ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi. Semoga (*)

Chavez dan Kedaulatan Ekonomi Kita B

Oleh : Yuli Afriyandi

eberapa minggu terakhir ini dunia sedang dilingkup duka atas hilangnya seorang pahlawan pembela rakyat kecil, seorang yang tegas dan berani dalam menentang imprealisme Amerika Serikat. Seorang yang gigih memperjuangkan kembali ide-ide kemandirian ekonomi. Dialah Chavez, Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 5 Maret 2013 lalu. Sepeninggal Chavez, banyak mata kembali melihat jejak perjuangannya yang teguh dan berani, walaupun sederet tekanan dan intimidasi bahkan upaya pembunuhan sekalipun. Hal ini dilandasi oleh ketulusan hatinya dalam membela kaum lemah dan negara yang terpinggirkan akibat ketidakadilan global. Maka wajarlah jika banyak yang menyimpulkan bahwa Presiden Hugo Chavez tidak hanya milik Venezuela, akan tetapi juga milik dunia. Kiprah Chavez, terlihat pasca dilantik kembali pada 2007 lalu memang membawa satu kekuatan besar untuk memukul status quo dan menomorsatukan kepentingan rakyat miskin pada program pembangunannya. Yang menarik dan menjadi pelajaran penting bagi bangsa ini adalah bagaimana keberanian Chavez dalam melakukan nasionalisasi industri minyak, gas dan sumber daya mineral lainnya yang berimbas pada meningkatnya stabilitas ekonomi Venezuela pada saat itu. Chavez juga aktif dan konsisten dalam memperjuangkan ideologi neososialisme sebagai bentuk perlawanan terhadap neoliberalisme. Kebijakan menasionalisasi perusahaan-perusahaan strategis, reformasi kepemilikan tanah dan aset, peran aktif negara dalam memberikan jaminan sosial merupakan bentuk dalam menjalankan agenda neososialisme yang diusung. Sebagai satu contoh menarik di masa pemerintahan Hugo Chavez adalah kemenangannya atas kasus Exxon Mobil. Dalam kasus perdata tersebut, langkah nasionalisasi yang diambil diloloskan

oleh Lembaga Arbitrase Internasional (ICC) dengan keputusan yang hanya membebankan 10 persen kompensasi bagi perusahaan minyak raksasa sekelas Exxon Mobil tersebut. Selain itu, keberhasilan Chavez dalam mengurangi angka kemiskinan mencapai 50 persen - 70 persen juga merupakan hal yang menarik untuk kita teladani. Keberhasilan tersebut merupakan satu langkah pemihakan yang nyata kepada masyarakatnya. Salah satu tindakan nyata tersebut adalah dengan mereformasi agraria yaitu dengan membagikan tanah kepada rakyatnya. Pelajaran Menghargai Kedaulatan Mengikuti sepak terjang seorang Chavez tentu memberikan satu spirit untuk mengutuhkan kedaulatan, terlebih kedaulatan bangsa ini. Chavez dengan ideologi neososialismenya berhasil membuktikan bahwa mengutuhkan kedaulatan bangsa adalah satu-satunya langkah yang membawa rakyatnya pada kesejahteraan. Dengan lantang Ia menolak imprealisme Amerika yang menghegemoni Venezuela pada saat itu. Bandingkan dengan kondisi bangsa kita. Bangsa kita masih saja raguragu dalam mengambil langkah penting seperti langkah Chavez mendepak perusahaan-perusahaan asing dan menasionalisasinya. Kita semua sudah sama-sama faham dan sadar bahwasanya di negeri ini banyak perusahaan asing telah mengeruk kekayaan alam bangsa ini. Dan kita juga sama-sama sadar bahwasanya sekian banyak perusahaan asing tersebut ternyata tidak banyak member arti penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal maupun domestik. Exxon Mobil di Aceh adalah pemandangan nyata bagaimana perusahaan asing tersebut mengeruk minyak dan gas

Layanan Publik

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

dengan membawa dampak kerusakan lingkungan di sekitarnya. Sementara itu, kita semua tahu bahwa PT Freeport Indonesia yang sejak puluhan tahun telah beroperasi, dan celakanya pemerintah yang mewakili 259 juta rakyatnya hanya memiliki 9,36 persen saham, dan sisanya 90,64 persen dimiliki oleh perusahaan asing tersebut. Perlu diketahui lebih lanjut, kontrak karya antara Pemerintah Indonesia dengan PT Freeport dikuatkan berdasarkan dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1967 dan UU Nomor 11 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan PP No 20/1994 dan UU 25/2007 tentang Penanaman Modal Asing dan UU Nomor 4/2009 tentang Mineral dan Batubara serta Permen Nomor 7 tahun 2012. Kesimpulannya, kontrak karya tersebut dinilai hanya menguntungkan PT Freeport dan merugikan bangsa ini. Inilah bukti bahwasanya pemerintah lemah dalam menegakkan kedaulatan bangsa ini. Lain lagi jika melihat ketergantungan impor kita pada beberapa produk semisal hortikultura yang sejatinya bangsa ini memiliki alam dan tanah yang subur. Harusnya kita mampu memaksimalkan ketersediaan komoditas tersebut. Hanya saja, pemerintah terkesan belum serius dalam permasalahan ini. Beberapa hari ini saja kita diributkan lagi dengan persoalan remeh temeh, yakni tingginya harga komoditas bawang. Pertengahan tahun 2012 lalu kita juga digemparkan dengan melonjaknya harga kedelai yang sempat menjadi isu nasional. Belakangan muncul lagi kenaikan harga cabai rawit yang melonjak tinggi. Bangsa ini harus sadar dan bangkit dari situasi yang mengkhawatirkan ini. Beberapa bidang yang kondisinya makin jauh dari kondisi berdaulat seperti, kedaulakan keuangan, pangan, energi, dan manufaktur adalah

beberapa bidang yang saat ini juga mengalami kemerosotan. Betapa pentingnya membangkitkan kedaulatan khusus kedaulatan ekonomi ini menurut Sofyan Wanandi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dikarenakan kedaulatan ekonomi bisa menjadi trigger (ledakan sosial). Dalam teori ”negara gagal”, trigger akibat dari akumulasi tekanan sosial menimbulkan benih-benih kekerasan di tengah masyarakat yang sudah buta hukum, tidaklah berdiri sendiri. Berlaku hukum kausalitas antara aksi dan reaksi. Masyarakat yang kehilangan harapan (hopeless), akibat tekanan ekonomi cenderung agresif lantaran frustrasi dengan keadaan. Oleh karena itu, pemerintah rasanya perlu banyak mengambil pelajaran dari seorang Chavez yang betul-betul berjuang demi rakyat dalam menegakkan kedaulatan ekonomi, memeratakan kesejahteraan, dan tidak terpukau dengan angka-angka pertumbuhan ekonomi yang tabu! Semoga. (*) Penulis adalah Mahasiswa Pasca-sarjana Ekonomi Islam UII Yogyakarta

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima kiriman opini disertai foto penulis. Panjang opini minimal 3 halaman kwarto, spasi 1 Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding. Tulisan opini belum pernah dan tidak akan diterbitkan di media lain Boleh diantar langsung ke redaksi Kendari Pos (Graha Pena Lt.3) dalam bentuk soft copy. Boleh juga via email: bumianoa@gmail.com

Bagi anda yang ingin menyampaikan kritik, saran dan masukan terkait layanan publik dapat memanfaatkan rubrik ini. Kirimkan melalui sms ke 0816246000 (berlaku tarif nomor)

Minta Pengaspalan di Rahandouna

Keluhkan Trafic Light

085394201116 Pak Walikota kendari, tolong jalan kami diaspal. Selama ini tidak pernah diaspal. Tiap hari kami mandi debu. Ironisnya jalan ini tidak jauh dari kantor lurah Rahandouna.

0816248008 Lampu lalu lintas (Traffic Light) di perempatan jalan MT Haryono, tepatnya di dekat KFC Wua-wua mohon dioperasikan supaya tidak terjadi kecelakaan yang membahayakan. Sudah dua bulan tidak berfungsi.

Pemimpin Umum : Milwan Lukman Pemimpin Redaksi : La Ode Diada Nebansi Redaktur Pelaksana : Ruslan Amrullah, Manan Rachman Koordinator Liputan : Abdi Mahatma Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin Dewan Redaksi : PP. Bittikaka, Benyamin Bittikaka, Milwan Lukman, M. Djufri Rachim, Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin, Muhammad Sjaiful Redaktur : Luther Bittikaka, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih, Yenni Yusuf Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti, Sri Wulaningsih • Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) La Ode Iman (Jakarta) • Fotografer : Suwarjono • Desain Grafis : Muh Hajar Siddiq • Karikatur : Arham Rasyid • Teknologi Informasi : Muh. Sahdar • Pracetak Iklan: Muhrisan (koordinator) • Pracetak Redaksi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin, Agus Setiawan • Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Sjaiful

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • Direktur Utama : Milwan Lukman • Direktur : Haeruddin • Wakil Direktur Bisnis : Hasanuddin • Wakil Direktur Produksi & PSDM : Sawaluddin Lakawa • Manager Keuangan : Agus Tranhadi • Manager Iklan/Sponsorship : Nursyamsi Abidin• Manager Event & Promosi : Muhammad Akhbar • Manager Sirkulasi : Victor Bittikaka• Manager Umum : St.Ganefo • Manager Personalia/Legal : Marjani • Asisten Manager : Paulina Tambing (Keuangan), Ratna Sari (Sirkulasi) • Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Alamat Redaksi / Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 Telp. Red. : (0401) 3126513 • Faks. Red. : (0401) 3126512, Faks. Bisnis & Keuangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, Telp. Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : BAUBAU: Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)2826129/085241854000 • Radar Kolaka : Jl. Sutomo • Alamat Agen: RAHA: Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538 • POMALAA: Jl. Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105 • KONAWE (Unaaha): Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506 • BOMBANA (Rumbia): Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817 • Kota Kendari : KAMPUNG SALO: Mintarsih • SODOHOA: Hamisu, Tlp. 3125723 • TIPULU: Yusuf Tumora, Tlp.3127924 • WUAWUA: Rusli, Tlp.3193008 • MANDONGA: Theresia, Tlp.3122393 • PUWATU: Usman, Tlp. 3007069 • PERUMNAS: Incang, Tlp.3192061 • ANDUONOHU: Maxi, Tlp.3125474 • Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • Alamat Perwakilan : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin • Radar Kolaka : — • Harga Langganan : Kota Kendari Rp 97.500/Bulan, Luar Kota: Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota : Rp 4.500,-/Eksp • Eceran Daerah : Rp. —,-/Eksp.

5

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

BPKP Kembali Lakukan Audit Kasus Lagasa BaP enam Tersangka Belum P21 Kendari, KP Rupanya Kasus dugaan korupsi proyek swakelola Penataan kawasan Kumuh Penimbunan pantai Lagasa-Tula, belum benar-benar rampung. Meski sebelumnya penyidik Polda Sultra telah menetapkan 12

tersangka, namun kenyatanya baru ada enam tersangka yang telah divonis. Sisanya, enam tersangka hingga kini berita acara pemeriksaannya belum juga lengkap alias P21. Belum lengkapnya BAP enam tersangka tersebut, karena penyidik Polda masih harus meminta audit ulang ke BPKP, terkait kerugian negara dalam proyek tersebut. Kabid Investigasi BPKP Sultra, Purwo Utomo mengatakan

audit tambahan bisa saja dilakukan dengan catatan penyidik harus melayangkan surat permohonan baru. Pasalnya, pihak BPKP hanya melakukan audit kerugian negara secara keseluruhan. “Kalau dilakukan audit tambahan, itu mungkin saja. Tetapi, penyidik Polda Sultra mestinya bersurat kepada kami,” jelasnya Purwo menjelaskan, dalam

Baca Lagasa di Hal 6

Tak Ada Amdal, Reklamasi Pantai Bone-bone Disoal Bupati Konsel H Imran didampingi Kadis PU Saala, Kepala Bappeda. Arsalim Arifin tinjau Banjir di desa Lerepako, kemarin.

herman/KP

Hujan Sejam, Satu Desa Terendam Banjir Andoolo, KP Desa Lerepako, Kecamatan Laeya, akhir pekan lalu terendam banjir. Bupati Konawe Selatan H Imran didampingi Sekda Konsel H Sardjun Mokke, Kepala Bappeda Arsalim Arifin, Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Saala ST, MT yang kebetulan melintas langsung melakukan peninjauan atas banjir setinggi lutut orang dewasa. Meski hujan yang turun hanya satu jam, tetapi sudah dapat menggenang satu desa. Meng-

ingat desa tersebut berada hulu sungai Laeya, yang mana kondisi hutannya sudah gundul, termasuk drainase yang tidak berfungsi lagi. Bupati Konsel H Imran yang melihat langsung kondisi air yang menggenang pemukiman warga dan lahan persawahan tersebut memerintahkan kepala Dinas PU Saala ST, MT, Kepala Bappeda untuk melakukan perbaikan drainase, termasuk perencanaan pembangunan saluran air yang lebih besar. “Melihat kondisi banjir ini,

dikarenakan drainase sepanjang jalan tidak berfungsi. Selain itu disebabkan hutan penyangga sudah parah, karena itu yang harus menjadi perhatian,” tegas Imran kemarin. Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan warga Lerepako yang kebanjiran. “Gimana rumahnya, apa ada korban jiwa dan lain sebagainya. Insyah allah drainase yang menjadi tergenangnya air akan segera mendapat perbaikan. Juga diingatkan agar turut membantu pemerintah men-

jaga hutan desa, bila hutan itu terus digunduli, maka dampaknya di kampung ini,” katanya. Imran menambahkan banjir seperti ini hanya sebentar saja, tetapi sudah merugikan warga, baik itu pemukiman warga, termasuk perabot-perabot rumah, sawah masyarakat. “Ini yang akan segera mendapat penanganan, baik itu dari Dinas PU dan Tata Ruang, Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah, termasuk dari Bappeda untuk perencanaan pembangunannya,” ujarnya. (era)

Wabup Serahkan 60 Sertifikat Warga Andoolo, KP Lomba Kecamatan yang dilaksanakan di Kecamatan Andoolo, dimanfaatkan BPN Konawe Selatan untuk penyerahan sertifikat tanah milik warga. Kemarin, Wakil Bupati Konsel H Sutoardjo Pondiu langsung menyerahkan sebanyak 60 sertifikat kepada masyarakat di Kantor Kecama-

Tiap Bulan, Dua Rumah Dibedah Rumbia, KP Rumah tidak layak huni di Bombana ternyata banyak. Bahkan di Rumbia, ibukota Kabupaten, paling dominan ditemukan. Rumah-rumah yang tidak layak kebanyakan berjejer dan berdiri di wilayah pesisir. Pemandangan seperti itu membuat hati dan perasaan H. Tafdil tersentuh. Bupati Bombana ini berjanji akan merubah tempat tinggal warganya itu melalui program bedah rumah. “Mulai bulan depan (April, red) program tersebut sudah mulai dijalankan,” kata Bupati Tafdil, didampingi Kapolres Bombana, AKBP Arief Dwi Koeswandhono dan Sekda Rustam Supendy, saat mereka mengunjungi perampungan pembangunan rumah korban puting beliung di desa Tapuahi kemarin. Ketua DPD PAN Kabupaten Bombana ini mengaku pro-

Baca Dibedah di Hal 6

tan Andoolo. Sertifikat yang diserahkan itu adalah sertifikat yang diterbitkan oleh BPN Konawe Selatan melalui program nasional (Prona) tentang penyertifikatan lahan warga secara nasional. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Konsel mengatakan, program nasional penyertifikatan lahan itu sangat mengun-

tungkan warga. Dimana, lahan warga yang tadinya belum jelas kekuatan hukumnya, kini sudah jelas kepemilikannya. Bahkan, dengan adanya sertifikat tersebut, masyarakat yang akan mengambil kredit ke bank akan cepat dilayani. “Saya berharap kepada seluruh warga untuk dapat mendaftarkan lahannya atau

tanah untuk dibuatkan sertifikat, sehingga kedepannya lahan atau tanah-tanah tersebut tidak menjadi sumber konflik pertanahan,” ujar Sutoardjo kemarin. Wakil H Imran itu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak BPN Konsel

Baca Warga di Hal 6

Baubau, KP Reklamasi disekitar pantai Bone-bone yang melakukan penimbunan laut tidak jauh dari dermaga di Kelurahan Bone-bone dipermasalahkan. Pasalnya penimbunan laut tersebut tidak dilengkapi dengan dukomen kelengkapan analisis dampak lingkungan (amdal). Anggota DPRD Kota

Baubau, La Ode Ahmad Monianse menjelaskan pihaknya mendapat keluhan dari masyarakat setempat mengenai aktifitas penimbunan laut Bone-bone. Pasalnya masyarakat takut jika laut disekitar Bone-bone akan digeser karena ditimpun maka secara tidak langsung telah menghilangkan fungsi utama laut yang dominan menjadi

mata pencarian masyarakat setempat. “Seharusnya kita tidak boleh berpikir karena itu proyek provinsi atau pusat lantas main timbun saja, harus diperhatikan asas manfaatnya untuk masyarakat setempat,” tuturnya. Legislator PDIP itu men-

Baca Amdal di Hal 6

6

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

suwarjono/KP

Banyak cara dalam meningkatkan perekonomian keluarga. salah satunya dengan beternak sapi. seperti yang dilakukan salah seorang ibu rumah tangga di Kecamatan ranomeeto, Kabupaten Konawe selatan. saat ini,harga perekornya relatif mahal hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Dana Beasiswa Diduga Disunat Mahasiswa Kolut Kecewa Lasusua,KP Beasiswa pendidikan yang diberikan Pemerintah Kolaka Utara (Kolut) kepada 286 mahasiswa sebesar Rp 400 juta pertahun dikeluahkan penerima. Pasalnya, dana ratusan juta yang yang diberikan pemkab Kolut untuk beasiswa berprestasi dan biaya penyelesaian studi, diduga disunat pihak Himpunan Pelajar Mahasiswa Kolaka Utara (Hippermaku). Panca Wati, salah seorang mahasiswa asal Pakue Utara yang kini kuliah di salah satu universitas di Makassar mengeluhkan adanya pemotongan tesebut.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya perhatian yang besar dari pemerintah Kolut terkait biaya studi dan berprestasi. Namun saya kecewa dengan pengurus Hippermaku, khusus komisariat Pakue Utara, karena telah melakukan pemotongan biaya bantuan sebesar, Rp.400 ribu per mahasiswa tanpa pemberitahuan dari penerima,” ujar Panca Wati saat dihubungi via ponselnya, kemarin. Panca menjelaskan, pemkab Kolaka Utara sebelumnya telah menetapkan jumlah bantuan pendidikan yang diterima mahasiswa. Untuk bantuan penyesaian studi pemkab memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta dan beasiswa berprestasi

sebanyak Rp800 ribu. Dana tersebut, kata Panca ditransfer melalui rekening masing-masing penerima. “Saya begitu kaget ketika uang yang di transfer tidak sesuai dengan uang yang telah disepakati sebelumnnya, yang hanya dipotong Rp 100 ribu. Karena tidak sesuai kesepakatan sehingga saya menghubungi pengurus komisariat Pakue Utara. Tetapi jawaban yang dilontarkan pengurus komisariat tidak memuaskan, malah cacian yang didapat,” keluhnya. Acong, salah satu pengurus komisariat Pakue Utara, membenarkan pihaknya melakukan pemotongan. Untuk dana penyelesaian studi Komisariat Pakue Utara memotong sebe-

sar Rp 400 ribu, sedangkan beasiswa berprestasi sebesar Rp 200 ribu.”Yah, kami melakukan pemotongan, tapi itu sesuai kesepakatan antara pengurus komisariat dan anggotannya. Dari puluhan penerima, hanya dia (Panca,red) yang keberatan sedangkan yang lain tidak,” kata Acong. Sementara Ketua Hippermaku, Abu Muslim, juga membenarkan ada pemotongan sesuai kesepakatan sebesar Rp100 ribu. “Kalau pemotongan Rp 100 ribu, itu sudah kesepakatan dari tahun sebelumnya. Dana itu juga untuk kas komisariat. Tetapi kalau samapi Rp 400 ribu itu tidak ada,” jelas Abu Mislim saat dihubungi kemarin. (k6)

ribuan hektar kebun sawit yang terletak di Kecamatan Langgikima dan wiwirano, Kabupaten Konawe utara, bakal ikut mendongkrat perekonomian warga dan Pendapatan asli Daerah setempat. Tampak hamparan kebun sawit PT. Damai jaya Lestari (DjL) di Kecamatan Langgikima dan wiwirano, Konut. heLMin/KP

Amdal... gaku dewan sudah menanyakan masalah tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau. Informasi yang diperoleh dari kadis lingkungan hidup, lanjutnya, ternyata

Dibedah... gramnya itu tidak hanya dilaksanakan pemerintah daerah sendiri, tetapi menurutnya akan dilibatkan aparat lain seperti kepolisian, TNI dan masyarakat. “Jadi programnya bisa saja kita namakan program manunggal,” sambungnya. Namun begitu, agar program bedah rumahnya berjalan efektif bersama unsur Muspida dan masyarakat, Tafdil akan lebih dulu merancang dan meny-

proyek tersebut belum memiliki amdal. Mengenai penimbunan tersebut dewan berharap aktifitasnya dihentikan sampai kelengkapan amdalnya dipenuhi. Selain itu, dewan juga dalam waktu dekat akan

memanggil instansi terkait untuk meminta penjelasan mengenai asas manfaat penimbunan laut tidak jauh dari lokasi dermaga Bone-bone. “Keluhan masyarakat kalau sudah ditimbun sudah pasti laut akan tergeser, sehingga

lokasi itu yang dulunya dipakai para nelayan rumput laut tidak bisa dimanfaatkan lagi, bahkan para nelayan nantinya juga kesulitan mencari lokasi tempat peristrahatan kapal-kapal mereka,” tutupnya. (cr4)

usun kesepakatan kerja samanya. “Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah ada (rancangan kerja samanya,” janjinya. Sesuai rencana Tafdil, program bedah rumah tidak layak huninya itu akan segera efektif bulan depan. Kegiatannya direncanakan dilaksanakan setiap hari Sabtu di setiap awal bulan. Lokasi awal yang akan disisir adalah wilayah Ibukota terutama di wilayah pesisir. Tafdil mengungkapkan, dari seluruh daerah yang dikunjunginya di Bombana, kondisi

rumah-rumah di wilayah pesisir lah yang paling memprihatinkan. Bayangkan, untuk tinggal bersama lebih dari lima jiwa, rumah mereka hanya berukuran 3 x 3 meter. Belum lagi dinding dan atapnya yang menggunakan daun rumbia. “Ini kan sudah tidak layak huni. Jadi harus diubah. Minimal tiap bulan dua rumah kita bedah. Bagaimana pak Kapolres,” tanya Tafdil kepada AKBP Arief, Kapolres Bombana. Pertanyaan tersebut langsung direspon Kapolres.

Menurutnya, sebagai prajurit dia bersama anggotanya siap diterjunkan dilapangan untuk membantu warga. “Saya dan anggota siap 100 persen membantu tenaga,” jawab Kapolres. Bahkan AKBP Arief mengaku, jika program bedah rumah itu terlaksana, otomatis membawa perubahan pemandangan dari kumuh menjadi bersih. Program ini pun akan membangkitkan lagi budaya saling gotong royong antara sesama masyarakat. (nur)

Imran Lantik 25 Kades Andoolo, KP Sebanyak 25 kepal;a desa (Kades) dari enam Kecamatan di Konsel dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Konsel H Imran, di aula Serba Guna Kecamatan Tinanggea, akhir pekan lalu. Dihadapan para kades baru, Bupati Konsel H Imran menegaskan bahawa kepala desa yang dilantik tersebut adalah para kades yang memenangkan Pilkades dan telah mendapat legitimasi dari panitia, termasuk dari BPMD. Untuk itu para kepala desa yang dilantik agar

dapat melaksanakan pemerintahan di desa berdasarkan visi dan misinya yang disampaikan kepada warga dan mendukung terciptanya Kabupaten Minapolitan di Konawe Selatan. “Ajak seluruh masyarakat untuk berpatisipasi aktif dalam penyelenggaran program di desanya. Mengingat anggaran di desa yang masuk mencapai ratusan juta rupiah yang terdiri dari block grant, ADD, PNPM dan lainnya,” katanya. Dengan dukungan masyakarat itu, desa yang dipimpin dapat

berkembang dan maju, khususnya kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan anggaran untuk honor kepala desa bersama aparat desanya dan pada setiap tahunnya akan ditingkatkan. “Silakan laksanakan program-programnya di desa, termasuk penggunaan anggaran yang ada dalam rangka meningkat kesejahteraan masyarakat, peningkatan sarana dan prasaran desa dan sebagainya dengan mengajak seluruh kalangan yang ada di desa,” kata Imran. (era)

654 Liter Arak Diamankan Andoolo, KP Operasi pekat yang digelar jajaran Polres Konsel, sejak 3-21 Maret berhasil menjaring minuman keras (Miras) baik hasil pabrikan, maupun minuman tradisional. Selain miras, polisi juga mengamankan pelaku judi togel. Rinciannya sebanyak 259 botol Miras dan 654 Miras tradisional jenis arak diamankan di Mapolres Konsel, sedangkan pelaku judi togel alias kupon putih, polisi hanya mengamankan satu tersangka atas nama Kahar alias Tindring dari kecamatan Kolono. “Selama operasi Pekat polisi sudah mengamankan ratusan botol Miras dari berbagai jenis dan ratusan liter Miras tradsional. Barang buktinya telah diamankan di Mapolres Konsel, untuk selanjutkan akan dimusnahkan,” ujar Ka-

Warga... yang telah bekerja keras dalam rangka menyertifikasi lahanlahan atau tanah-tanah warga. Harapannya penyertifikatan tanah tersebut terus ditingkat-

Lagasa... melakukan audit, ada dua sarana digunakan dalam setiap kasus. Namun, keterangan tambahan dari ahli, dapat juga digunakan dalam melakukan perhitungan tersebut. “Kalau ingin melihat kerugian negara pada setiap kasus, kami menggunakan audit investigasi dan atau audit untuk perhitungan kerugian negara,” jelas Purwo Purwo menjelaskan bahwa hasil audit BPKP pada kasus Lagasa-Tula, telah ditemukan dugaan kerugian negara sekitar Rp 10,2 miliar. Hasil audit tersebut telah dikirim ke penyidik Polda Sultra beberapa waktu lalu.

bag Humas Konsel AKP Ares Lakalau bersama Kasat Narkoba AKP Kalimuddin, kemarin. Untuk tersangka Kupon Putih atas nama Kahar juga telah ditahan di Mapolsek Kolono. Kahar yang ditangkap bersama barang bukti berupa rekapan nomor, Handphone dan uang itu melanggal pasal 303 KHUP, Junto UU Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban Perjudian. “Tersangka diancam 10 Tahun penjara,”katanya. Ditambahkan, operasi pekat yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kepolisian di Konawe Selatan akan terus dilanjutkan. “Operasi tersebut bukan saja prioritas ke Miras dan togel, tetapi semua penyakit masyarakat,” tandasnya. (era)

kan, berdasarkan laporan atau pendaftaran dari warga sebagai pemilik lahan. “Namun demikian perlu diingat agar dalam pembuatan atau penerbitan sertifikat untuk dilakukan evaluasi,

pengukuran secara cermat, sehingga tidak terjadinya tumpang tindih sertifikat di atas areal yang sama. Karena jika itu terjadi maka bisa menjadi sumber konflik pertanahan,” tandasnya. (era)

Seperti diketahui, penyidik telah beberapa kali melimpahkan berkas perkara enam tersangka diantaranya, Laode Muri dan Hasilwin Maani di Kejati sultra. Namun, BAP mereka selalu dikembalikan Jaksa penuntut umum (JPU). Pasalnya, menurut JPU berkas tersebut masih banyak kekurangan yang dilengkapi. Untuk melengkapi kekurangan itu, perlu dilakukan audit kuasa pengguna anggaran (KPA) pada ke dua pejabat dan mantan pejabat utama dinas PU Muna tersebut. Dalam kasus mega proyek penimbunan Lagasa-Tula, polisi menetapkan 12 tersangka. Dari jumlah itu, enam dian-

taranya telah divonis hakim Tipikor PN Kendari, sementara enam tersangka lainnya masih dalam tahap penyidikan di Polda Sultra. Mereka yang terseret dalam mega proyek ini yakni Rusdianto Emba (pelaksana pekerjaan), Ramli (pejabat pelaksana teknis pekerjaan), Aliada (bendahara proyek), Samuel Mustamo (pengawas pekerjaan), Laode Muuri (Kuasa Pengguna Anggaran), Hasiliwin Maane (Kuasa Pengguna Anggaran), From Dahrin Larumte (Kuasa Direktur), dan Elvis (Tim Pemeriksa Pekerjaan) dan Alimin, La Dari Polimba, Sukardi dan Abdul Kadir, selaku tim pemeriksa pekerjaan. (cr1)

7

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

10 Besar Baru Wajib Mundur Syarat Calon Anggota KPU Kendari,KP Ribut-ribut soal surat izin atasan bagi seorang PNS atau akademisi yang mendaftar sebagai penyelenggara Pemilu seperti yang terjadi pada seleksi Bawaslu Sultra dikhawatirkan juga akan terjadi di KPU. Tapi Timsel KPU memastikan bahwa tidak ada aturan yang ULFA/KP

Seleksi Psikotes yang diikuti 40 calon anggota KPU Sultra kemarin. Tes ini untuk menguji bakat, potensi kepemimpinan dan juga team work. Hasil psikotes ini akan dipadukan dengan seleksi tulis untuk menentukan 20 besar terpilih, yang akan diumumkan 7 April nanti.

40 Calon Komisioner KPU Ikut Psikotes Hasilnya Dua Minggu Kemudian Diumumkan Kendari,KP Proses pencarian 10 terbaik anggota KPU Sultra berlanjut. Kemarin, tim seleksi menggelar psikotes yang diikuti 40 orang yang sudah dinyatakan lolos berkas. Psikotes tersebut dilakukan oleh Lembaga Psikologi Sultra yang merupakan rekomendasi Himpunan

Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Sultra. “Bukan kami yang menyelenggarakan psikotes ini, yang mana dalam psikotes ini ada tiga item yang ujikan yaitu seleksi tertulis, focus group discussion (FGD) dan wawancara,” jelas Ketua Timsel KPU Sultra, Eka Paksi. Adapun hasil dari psikotes tersebut, kata dia, berupa saran dan pertimbangan, dan itu hanya maping mengenai aspek bakat, kepemimpinan,

kemampuan membangun team work, dan tingkatan intelegensianya atau dengan kata lain sikap kerja dari personal calon anggota KPU Sultra. “Hasil psikotes ini akan digabungkan dengan nilai tes tertulis dan kesehatan, sehingga diharapkan tanggal 7 April sudah ada pengumuman tahap II, karena calon anggota KPU Sultra ini ditargetkan akan dilantik tanggal 3 Mei 2013, bersamaan dengan berakhirnya

masa kerja PAW KPU Sultra,” beber Rektor Unsultra ini. Untuk diketahui sesuai jadwal yang ditetapkan Timsel KPU Sultra, pasca psikotes, 20 orang yang dinyatakan lulus seleksi tahap II ini akan menjelani tes wawancara dan tanggapan masyarakat tanggal 9-11 April 2013 dan pengumuman hasil seleksi wawancara via papan pengumuman kantor, website dan contact person akan dilakukan tanggal 14 April 2013. (fas)

PKPI Akhirnya Lolos Pemilu Jakarta, KP Rapat pleno KPU yang digelar hari ini akhirnya memutuskan PKPI menjadi peserta Pemilu 2014 dengan nomor urut 15. Menurut Ketua KPU, Husni Kamil Manik, langkah yang diambil KPU itu merupakan tindak lanjut Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, yang memenangkan gugatan PKPI terhadap lembaga penyelenggara pemilu itu. PKPI ditetapkan sebagai kontestan Pemilu 2014 berdasar Surat Keputusan (SK) Nomor 165/Kpts/KPU/2013 tanggal 25 Maret 2013. “Selanjutnya KPU juga menerbitkan SK 166/kpts/ Kpu/2013, yang menetapkan PKPI mendapat nomor urut 15,” ujar Husni di kantornya, hari ini. Meski demikian KPU tak memberi dispensasi waktu kepada PKPI. Padahal, tahapan Pemilu 2014 segera memasuki pendaftaran Daftar Calon Sementara (DCS) Bakal Calon Legislatif DPR, DPRD dan DPD, pada 9-22 April mendatang. “Semua harus ikut tahapan yang telah ditetapkan,” katanya. Sebagaimana diketahui, PTTUN Jakarta pada Kamis (21/3) memenangkan gugatan PKPI yang meminta agar SK KPU Nomor 5 kpts/kpu/2013, tentang parpol peserta Pemilu -sepanjang yang menyangkut PKPI- dibatalkan. PKPI mengajukan gugatan ke PTTUN setelah KPU menolak menjalankan putusan sidang ajudikasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), medio Februari lalu, yang menyatakan partai pimpinan Sutiyoso itu memenuhi syarat sebagai kontestan Pemilu 2014. Sementara itu, Ketua Umum PKPI, Sutoyoso, memastikan partainya tidak akan mengusung kader yang sudah hengkang ke partai lain sebagai bakal calon legislatif (caleg) baik untuk kursi DPR maupun DPRD. Menurutnya, PKPI akan memprioritaskan kader yang loyal dan gigih berjuang hingga akhirnya PKPI ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 oleh KPU. “Kalau yang sudah pindah, nggak saya izinkan balik lagi. Karena saya berpikir dia nggak loyal. Mereka bukan militan,” ujar Sutiyoso di Jakarta, Senin (25/3), pascaputusan KPU yang menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu nomor 15. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, perjuangan PKPI juga membutuhkan kesetiaan. Sebab jika kelak caleg terpilih menjadi anggota legislatif, tentu dibutuhkan kesetiaan untuk benar-benar memerjuangkan nasib rakyat Indonesia ke arah yang lebih baik. Sutiyoso menambahkan, pihaknya akan berupaya maksimal menyusun Daftar Calon

Anggota Legislatif Sementara (DCS) agar sesuai tenggat yang ditetapkan KPU pada 9-22 April mendatang. Meski demikian Bang Yos -sapaan Sutiyoso-

tetap berharap agar KPU memberi dispensasi waktu. “Adilnya memang harus ada kompensasi waktu. Tapi apa iya dia (KPU) mau ngasih?

Karena mereka sudah terdesak dengan tahapan berikutnya. Jadi mau tidak mau saya harus manfaatkan waktu,” yakinnya.(gir/jpnn)

mewajibkan seorang calon anggota KPU yang masih berstatus ikut seleksi, untuk melampirkan hal itu. Kecuali, bila sudah diputuskan lolos 10 besar, maka surat mundur atau berhenti dari jabatan struktural, wajib dipenuhi. Ketua Timsel KPU Sultra, Eka Paksi dengan tegas menyatakan jika surat yang dibutuhkan calon anggota KPU adalah surat pemberhentian bagi yang memiliki jabatan struktural

dan fungsional, sebagaimana dijelaskan dalam UU No 15 tentang Penyelenggara Pemilu pasal 11 antara lain berbunyi tidak sedang menduduki jabatan struktural dan fungsional dalam instansi negeri. “Bukan surat izin tetapi pemberhentian dari jabatan fungsional dan struktural, sekali lagi yang dibutuhkan KPU bukan surat izin tetapi pem-

Baca Mundur di Hal 8

1

2

3

4

5

7

6

8

9

10

8 Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

SBY Didukung Jadi Ketum Demokrat

Rusman Emba :

Ini Demi Regenerasi

Endang SA : Ini Aspirasi DPD Se Indonesia Jakarta, KP Konstalasi politik di internal Partai Demokrat (PD), jelang Kongres Luar Biasa (KLB) makin menghangat. Saat para elit-elit bintang mercy sibuk menyebut nama bahkan mengklaim diri didukung para pemegang suara, para Ketua DPD se-Indonesia justru memunculkan wacana mengejutkan. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi, diusulkan untuk jadi Ketua Umum PD. “Kalau kami, kalau bisa Pak SBY yang pimpin, kalau tidak bisa baru Ibu Ani,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang sebelum meninggalkan kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/3) malam lalu. Endang mengklaim dukungan kepada SBY sudah bulat. Sebanyak 12 DPC Sultra telah sepakat untuk mengusulkan nama SBY sebagai ketua umum. Menurutnya, ada tiga alasan sehingga ia dan rekan-rekannya sesame Ketua DPD mendukung SBY sebagai Ketua Umum PD yang baru. Di antaranya kehadiran SBY dipastikan tidak menimbulkan resistensi di internal. “Pertama, Pak SBY akan diterima semua mazhab. Hampir tidak ada resistensi dari internal,” ujar Wakil Ketua DPRD Sultra itu. Alasan kedua, dengan SBY menjadi Ketua Umum PD membuat semangat kader menyala di tengah krisis. Mengingat elektabilitas PD tengah terperosok. Ketiga, magnet elektoral PD ialah SBY. Pada Pemilu 2009, Demokrat tidak akan memeroleh suara signifikan jika tak ada SBY. Alasan itu yang telah ia sampaikan pada pertemuan dengan SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. “Saya bicara sebagai orang pertama yang meminta kepada Pak SBY untuk mendengarkan

Mundur... berhentian bagi pemilik jabatan fungsional dan struktural. Kalau kami minta sekarang surat pemberhentian itu tentunya kasihan, karena jangan sampai mereka tidak terpilih, sehingga nanti dari 10 besar ke 5 besar baru kami minta surat pemberhentian itu,” kata Eka Paksi. Dirincinya, surat pemberhentian itu tidak tertera dalam Juknis Timsel tetapi tertera dalam UU No 15 tentang Penyelenggara

Soal Alasannya Memilih DPD

DOK/KP

Keluarga Cikeas, yang terdiri dari SBY, Ani Yudhoyono dan Edi Baskoro, didukung oleh Ketua DPD PD se Indonesia untuk menjadi Ketum PD, menggantikan Anas Urbaningrum. masukan kami untuk menyampaikan aspirasi dan masukan DPC-DPC sesuai dengan wilayah,” kata Endang. SBY bersedia mendengarkan masukan DPD-DPD. Ia menyampaikan DPD juga mengusung nama Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie atau Wasekjen PD Saan Mustopa sebagai calon ketua umum di KLB. “Tapi, begitu kami diskusi, kita sampai pada kesimpulan untuk persatuan kader, sebaiknya dipimpin oleh Cikeas, SBY sebagai prioritas. Jika berkenan, akan lebih baik beliau. Kalau beliau tidak berkenan akan lebih baik Bu Ani atau Mas Ibas, keluarga inti,” jelasnya. Ketika itu, SBY mengatakan akan memutuskannya di Bali nanti. “Kami sampaikan ini aspirasi rakyat. Kami keroyok sampai dua-tiga kali. Akhirnya, Pak SBY menjawab, ‘Ya saya pertimbangkan tapi decision-nya di Bali,” ujarnya. Senada dengan DPD Sultra, DPD Papua pun mengaku sudah bulat mendukung SBY. Ketua DPD Papua, Lukas Enembe mengatakan bahwa aspirasi ini datang dari akar rumput Demokrat di provinsi paling timur itu. “Papua 29 DPC menginginkan, tolong sampaikan kepada

Bapak (SBY, red), kalau bisa Bapak bersedia jadi ketua umum,” kata Lukas. Menanggapi hal itu, Ketua DPP PD, Sutan Bhatoegana mengatakan itu hanya sebagai nuansa demokrasi. Artinya semua pasrah kepada SBY. Namun pada akhirnya akan muncul ketua umum baru, tetapi bukan SBY. Sebab terlalu banyak yang harus dipikirkannya. Selain itu banyak pula kader yang bersedia menduduki posisi yang ditinggal Anas Urbaningrum. “Terlalu banyak pula kader Demokrat yang siap sebenarnya kenapa harus SBY?” ujar Sutan di DPR, Jakarta, Senin (25/3). Selain itu menurutnya aneh apabila SBY dan Ani menjadi ketua umum PD. Apalagi Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menjadi Sekretaris Jenderal PD. “Mas Ibas Sekjen, Lalu Ibu Ani atau Pak SBY menjadi ketua umum, apa kata dunia” Macam enggak punya orang lain pula,” ucap Sutan. Bahkan pria kelahiran Pematang Siantar tersebut menerangkan, SBY lebih baik berada di posisinya sekarang. “Lebih mantap menurut saya menjadi ketua Majelis Tinggi, ketua Dewan Pembina. Itu lebih asyik,” kata dia. Saat disinggung siapa yang

pantas menjadi ketua umum, Sutan mengatakan yang layak adalah orang yang lama, berjasa, berkeringat dan punya track record baik dan tidak berada di dalam jaring laba-laba orang yang bermasalah sekarang ini. “Bayangkan saja satu hari dilantik, bermasalah lagi, kembali KLB lagi,” tandasnya. Sementara Ketua DPP PD lainnya, Achsanul Qosasi menganggap, Endang dkk itu mereka terlalu bersemangat menyatakan hal tersebut. “Kami tidak ingin SBY bersentuhan dengan lawan politik. Bagaimana kalau kita lihat Golkar ketua umumnya banyak diserang lewat media. Bagaimana partai-partai lain ketua umumnya banyak diserang lewat media,” ujar Achsanul Qosasi yang dikenal sebagai pendukung Marzuki Alie, Jakarta, Senin (25/3). Selain itu sambung Achsanul, SBY adalah seorang presiden dan tentu jabatannya melebihi daripada sekadar menjadi seorang ketua umum partai. Namun demikian dia tetap menunggu keputusan dari DPD dan DPC Demokrat pada saat Kongres Luar Biasa (KLB) nanti. “Tapi yang punya hak suara adalah DPD dan DPC partai, jadi kita lihat saja nanti perkembangan di Bali seperti apa,” tandasnya. (gil/jpnn)

Pemilu pasal 11 antara lain berbunyi tidak sedang menduduki jabatan struktural dan fungsional dalam instansi negeri. “Karena itu kalau dari 10 ke 5 tidak mengantongi surat pemberhentian dari jabatan fungsional dan struktural maka mereka tidak akan dilantik,” rincinya. Mengenai sorotan kepada Timsel Sultra bahwa pihaknya tidak cermat dalam seleksi administrasi sehingga meloloskan salah seorang anggota Timsel Bawaslu Sultra, Marwan dan karena hal itu pula

menyebabkan pleno 6 besar calon anggota Bawaslu Sultra terpaksa dipanding, Rektor Unsultra ini menjelaskan selain tidak ada aturan di KPU, dan hanya ada di Bawaslu, merupakan hak Marwan untuk memilih tetap menjadi calon anggota KPU Sultra. “Apalagi hingga saat ini

mundurnya beliau baru secara de fakto belum dejure, karena belum dilegitimasi Bawaslu RI. Selain itu bukan salah Timsel KPU menerima beliau karena beliau memenuhi syarat administrasi dan tidak ada aturan yang dilanggar untuk menjadi calon anggota KPU Sultra,” jelasnya. (fas)

Kendari,KP Kabar mengenai Rusman Emba yang akan mengadu peruntungannya menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Pemilu 2014 nanti ternyata bukan isapan jempol. Ketua DPRD Sultra dari Partai Golkar itu memilih bertarung menuju Senayan dengan alasan regenerasi kader. Sesuai jiwanya, untuk selalu mencoba tantangan politik baru dan meninggalkan zona nyaman yang ia raih selama ini, adalah alasannya. “Saya sudah koordinasikan ini di fraksi Golkar, pengurus di DPD Golkar Sultra pun sudah saya sampaikan. Konstituen saya di Muna dan Butur yang di Pemilu lalu mengantar saya di DPRD Sultra bisa memahami pilihan saya ini. Intinya, ini demi regenerasi kader, saya tidak ingin, terus menerus di satu situasi yang nyaman dan melenakan, sedangkan banyak kader-kader lain yang tumbuh dan berharap diberi ruang untuk mengembangkan diri di Golkar,” beber Rusman Emba, kemarin di ruang kerjanya, di DPRD Sultra. Ia menegaskan, maju sebagai calon anggota DPD RI, bukan berarti meninggalkan Partai Golkar. Bagaimanapun, Golkar adalah rumah politik yang telah 12 tahun membina dan membesarkan namanya. Pilihannya ke DPD RI sematamata mencari ruang pengabdian dan tantangan politik yang berbeda. Diusia yang relatif muda saat ini, adalah momentum emas bagi dirinya untuk ikut berkontribusi bagi Sultra. “Kalau sudah tidak muda lagi, susah bagi seorang senator di DPD untuk aktif mem-

perjuangkan Sultra,” katanya. Melanjutkan karier politik ke DPD RI, kata dia, sama saja dirinya memberi kesempatan kepada yang lain untuk Caleg di DPRD Sultra, sekaligus memberikan inspirasi kader bahwa tidak hanya di legislatif DPRD Sultra bisa mengabdi untuk kesejahteraan rakyat karena masih banyak ruang lain misalnya di DPD RI, apalagi kerja DPD selalu berhubungan dengan DPR karena adanya hubungan saling konsultasi regulasi yang akan diterbitkan. “Dengan modal menjadi anggota DPRD Muna dan tahun 2009 mulai memimpin DPRD Sultra, membuat saya sangat familiar dengan kondisi beserta permasalahan pembangunan di Sultra, sehingga kedepannya saya berjanji memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai Tupoksi DPD misalnya di era Otoda saat ini mengawal pembentukan dan pemekaran daerah, hubungan pusat dan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui potensi SDA,” jelasnya. Apalagi pungkasnya dalam UU 8 tahun 2011, salah satu ruang DPD adalah anggota-anggota Parpol yang ketika tidak lagi di DPR maka berkesempatan di DPD RI, atau dengan kata lain sebagai ruang pengabdian Parpol selain di DPR. Dengan begitu dirinya tetap kader Golkar meskipun kedepannya menjadi anggota DPD RI. “Karena pendaftaran nanti tanggal 9-23 April 2013 maka saat ini saya telah menyiapkan segala persyaratan, termasuk mengantongi minimal 2 ribu dukungan yang tersebar merata se-Sultra. Saya juga mengapresiasi calon incumbent DPD, tetapi saya yakin semua punya basis pemilih misalnya

saya tentunya masyarakat mempertimbangkan apa yang telah saya perjuangkan selama duduk di DPRD Muna dan Sultra, apakah saya layak untuk menjadi satu dari empat orang DPD RI asal Sultra atau tidak,” pungkasnya. Karier politik Rusman Emba selalu penuh kejutan. Tak sampai 5 tahun menjadi anggota DPRD Muna pada periode 20042009 lalu karena diangkat lewat proses PAW, ia memilih untuk langsung ke DPRD Sultra di Pemilu 2009 lalu. Hasilnya, ia menjadi pengumpul suara terbanyak semua Caleg DPRD Sultra dari Dapil Muna-Butur kala itu, dengan 11 ribuan suara, yang kemudian mengantarnya menjadi Ketua DPRD Sultra. Kini diusia yang baru 39 tahun, Ketua Harian Partai Golkar Sultra itu sudah membidik kursi DPD RI. Sejatinya, ia ingin berkarir di DPR RI, tapi di Golkar, atas nama senioritas dan penghargaan terhadap Ketua DPD Golkar Sultra, Ridwan Bae yang juga akan maju, Rusman memilih untuk mengisi ruang di DPD. Toh baginya, dimanapun, ia tetap bisa mengabdi untuk Indonesia, dan Sultra tentu saja. “Selama lima tahun saya menjadi wakil masyarakat Muna dan Buton Utara. Sekarang saya ingin lebih berguna, tidak hanya untuk masyarakat di dua wilayah itu, tapi menjadi wakil masyarakat Sultra. Potensi dan kemampuan politik yang kami miliki saat ini, sudah saatnya diabdikan untuk ruang yang lebih besar. Hidup ini jauh lebih berarti bila kita selalu mencari tantangan dan pengabdian yang baru. Kalau terus di satu bidang, di DPRD misalnya, lompatan berpikir dan wawasan juga ruangnya terbatas,” tukasnya. (fas)

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Internasional

9

Myanmar Tetapkan Status Darurat Meiktila, KP Kerusuhan di Kota Meiktila, Provinsi Mandalay, Myanmar, meluas. Akhir pekan lalu, pemerintah memberlakukan status darurat di kota berpenduduk sekitar 80 ribu jiwa itu. Tetapi, aksi saling serang tetap berlanjut. Korban pun kian banyak. Sedikitnya, 20 orang tewas sejak kerusuhan pecah Rabu (20/3). Dari ibu kota Myanmar, Kota Naypyidaw, Presiden Thein Sein mendeklarasikan status darurat untuk Meiktila. Itu dilakukan setelah kerusuhan yang sudah berlangsung tiga hari tersebut merenggut tidak kurang dari 20 orang. Selain itu, bentrokan berdarah yang diwarnai dengan pembakaran rumah dan masjid tersebut juga memaksa sedikitnya 6.000 warga mengungsi. Dengan memberlakukan status darurat di kota yang menjadi markas Angkatan Udara (AU) Myanmar tersebut, pemerintah Sein berhak mengambil alih kendali keamanan. Kemarin pemerintah mengerahkan sejumlah besar personel militer ke Meiktila. “Mulai sekarang, militerlah yang akan menjalankan fungsi administrasi kota,” papar pemimpin 67 tahun tersebut. Sein menetapkan status darurat di Meiktila setelah upaya pemerintah setempat untuk meredam gejolak dengan memberlakukan jam malam pada

Rabu lalu gagal. Korban tewas yang semula dilaporkan berjumlah sepuluh orang pun meningkat menjadi 20 orang. Kerusuhan sektarian yang melanda Negara Bagian Rakhine pertengahan tahun lalu pun langsung membayangi warga Myanmar. Tidak mau mati konyol atau terjebak di tengah konflik, ribuan penduduk Meiktila pun mengungsi. Massa Buddha dan muslim yang terlibat bentrokan sempat menyulut api di permukiman warga. Puluhan rumah hangus terbakar dan sedikitnya lima masjid berubah menjadi arang kemarin. Namun, kendati masih tegang, sebagian besar wilayah Meiktila sudah mulai tenang. Aksi sektarian yang membangkitkan kembali kenangan buruk warga Myanmar terhadap tragedi di Rakhine tahun lalu itu sebenarnya bermula dari masalah sepele. Rabu lalu beberapa konsumen terlibat perselisihan dengan pemilik salah satu toko emas di Meiktila. Kebetulan, para pelanggan itu adalah pemeluk Buddha dan si pemilik toko beragama Islam. Dalam waktu singkat, adu mulut di toko emas itu menjalar menjadi aksi saling ancam. Massa yang tersulut emosi pun mengobarkan api perselisihan dan pecahlah bentrokan di jalanan tempat toko emas tersebut. Bentrokan berdarah itu lantas meluas sampai ke permukiman warga. Selain merenggut

sedikitnya 20 nyawa, aksi kekerasan itu membuat puluhan orang terluka. “Takut menjadi korban, sekitar 1.200 keluarga muslim mencari perlindungan di kantor polisi. Mereka lantas menginap di stadion olahraga dengan penjagaan ketat aparat,” kata Win Htein, salah seorang pejabat pemerintahan setempat yang tercatat sebagai politikus Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Selain stadion, warga memilih berlindung di kuil dan biara. Demi menciptakan rasa aman, aparat pun melaksanakan razia senjata pada beberapa titik strategis Meiktila. Selain merampas pisau dan pedang, polisi menyita pentungan dan palu dari warga. Rata-rata, para pemudalah yang membawa senjata-senjata tersebut. Bukan hanya untuk menyerang lawan, sejumlah pemuda juga sengaja membawa senjata tajam untuk melakukan penjarahan. Kemarin PBB menerbitkan memo untuk Myanmar. Vijay Nambiar, penasihat khusus Sekjen PBB Ban Kimoon, mengimbau pemerintahan Sein lebih serius mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa. “Para pemimpin dan rohaniwan harus bisa mengajak warga meninggalkan kekerasan serta mematuhi hukum dan menegakkan keamanan,” ungkapnya dalam pernyataan tertulis. (ami/jpnn)

INT/KP

Aparat Brimob bersenjata lengap berjaga di pintu masuk LP Cebongan, Sleman Yogyakarta, pascainsiden penembakan terhadap empat tahanan hingga tewas, Sabtu (23/3) dini hari.

Insiden LP Cebongan Jadi Sorotan Internasional Jakarta, KP Berita penembakan empat tahanan di Lapas Cebongan, Yogyakarta, ternyata juga menarik perhatian media mancanegara. Sejumlah media di negara lain pun seolah tak mau terlewatkan untuk mewartakan insiden dini hari tadi yang menewaskan empat tahanan Polda DIY itu. ABCNews yang berbasis di Australia misalnya, menurunkan berita dari AFP berjudul “Gunmen shoot dead four Indonesian prisoners” dengan sumber Juru Bicara Polri, Irjen (Pol) Suhardi Alius.

Dua media terkemuka Singapura, Strait Times dan Channel News Asia (CNA) juga tak ketinggalan. Edisi online Strait Times menurunkan berita berjudul :Gunmen storm Indonesia jail, kill 4 detainees”. Berita sejenis yang dikutip dari Associated Press juga diturunkan Asahi Shimbun di Jepang. Sedangkan CNA menurunkan berita berjudul “Gunmen shoot dead four prisoners in Indonesia jail”. Tak sekadar berita, CNA juga melengkapinya dengan foto LP Cebongan yang dijaga Brimob bersenjata lengkap. Di India, berita soal insiden Lapas Cebongan juga mendapat porsi di Times of India. Sama halnya Asahi Shimbun, The Times of India juga mengutip dari AP. Seperti diberitakan sebelumnya, empat orang tewas diberondong sekelompok orang tidak dikenal di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Mereka adalah Dicky Sahetapi alias Dicky Ambon, Dedi, Ali, dan YD alias Johan, yang diduga mengeroyok dan membunuh anggota Kopassus, Sertu Heru Santosa, Selasa (19/3) lalu. Informasi yang dikumpulkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Menurut Kapolda DIY, Brigjen (Pol) Sabar Raharjo, para pelaku penembakan mengenakan cadar. (ara/jpnn)

KOMUNIKASI BISNIS

Kendari Pos SELASA, 26 MARET 2013

Info Komunikasi Bisnis Hubungi: 0813 4183 3363 / 0852 1931 2198

Perumnas Pasarkan Perumahan di Baubau

Perum Perumnas Cabang Sultra, selaku pengembang BUMN yang juga penyedia perumahan dan pemukiman di Indonesia kini eksis di Baubau. Perumahan yang sedang dibangun dan dipasarkan itu terletak di Kelurahan Waruruma, lokasinya sangat strat-

egis. Tepatnya sekitar 10 menit dari Kota Baubau. D i K o m p l e k s ‘ Wa r u r u m a Baubau’ juga telah berdiri TK, SD Waruruma, sehingga penghuni tidak perlu jauh-jauh menyekolahkan anaknya. Fasilitas lain yang tersedia masjid, lapangan olahraga, jalan kompleks perumahan beraspal, listrik, PDAM yang mengalir setiap hari.

Unit Terbatas di Lokasi Strategis Meski terletak di lokasi yang strategis harga jual rumah type 36 (luas tanah 140 meter persegi) relatif terjangkau, uang muka ringan dan angsuran juga terjangkau. Harga jual sudah termasuk biaya sertifikat hak milik, IMB, Air minum (PDAM) dan listrik 900 VA. Bagi PNS gol I,II, dan III (minimal masa kerja 5 tahun), dan belum pernah menerima dan memanfaatkan layanan TAPERUM-PNS, kini dapat memanfaatkan bantuan uang muka (BUM) sebesar Rp 15 Juta. BagipesertaJamsostekmemiliki

masa kepesertaan minimal 1 tahun dan tidak pernah memperoleh pinjaman dari PT Jamsosatek, dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman uang muka sampai dengan Rp 50 juta. Lokasi Bukit Waruruma Baubau sangat strategis, bebas banjir dekat dengan SMP 5 Waruruma, SMA, Kantor Kecamatan Kokalukuna dan tempat pariwisata pantai Bantiro dan lainnya. Untuk informasi jelasnya silahkan kunjungi kantor pemasarannya di Jalan Nusa Indah Block III no 454 Waruruma Baubau. Atau bisa menghubungi nomor kontak: 085285146667, 081245955773, 081341870763, 085241703912 (Adv)

10

KKP Helat manasik Haji terpadu Bidang Kesehatan Terbuka Untuk Umum, Tanpa Biaya K A n t o r Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kendari, menggelar manasik haji terpadu bidang kesehatan untuk yang ketiga kalinya. Hal ini diungkapkan Kepala KKP Kelas II Kendari, H. Anas Sibadu. Ia mengatakan, pihaknya mengajak kepada seluruh Jamaah Calon Haji Sulawesi Tenggara (Sultra) pada umumnya dan Kota Kendari pada khususnya untuk mengikuti manasik tersebut secara gratis. Beberapa instansi terkait, juga turut berpartisipasi yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, Dinkes Kendari, dan

Kanwil Kemenag Sultra maupun Kendari beserta Maskapai Penerbangan seperti Garuda, dan lainnya. Pendaftaran manasik haji ini, dimulai sejak hari Senin (11/2) hingga pemberangkatan haji ke tanah suci. Manasik terpadu ini, telah berlangsung secara rutin di KKP Kendari yaitu di Jalan WR Supratman No 2 (belakang eks teater kota lama). Jenis manasik yang dilakukan meliputi senam haji, out door dan in door, program latihan mandiri di rumah, manasik kesehatan, manasik haji, serta praktek lapangan. Kegiatan ini, diprioritaskan bagi Anda yang akan segera berangkat haji (te-

lah memiliki porsi). Tujuan KKP, adalah mengadakan orientasi manasik haji untuk menurunkan angka kematian jamaah haji di tanah suci dengan bekal kesehatan yang

Membuat Wajah Semakin Cantik Alami dan Seksi

di dunia kecantikan. Metode ini, sangat aman, praktis, dan tidak makan waktu. Sulam alis sangat berbeda dengan tato alis. Sulam alis lebih aman dan alami, dimana proses pengerjaannya menggunakan alat khusus sehingga hasilnya sangat halus dan

Kini Hadir Dengan Menu Baru

terAPi Seitai Nakamura, hadir untuk memberikan kenyamanan tubuh anda. Merupakan layanan terapi untuk menghilangkan rasa lelah dan pegal-pegal. Nah karena semakin banyak permintaan pasien, Nakamura yang hadir di Kompleks Ruko Athaya Square Jl. Supu Yusuf Ruko No. 11 (Depan gedung Dachtraco) akan meluncurkan 4 menu baru pada awal April.

Hal ini didasari dengan riset mendalam terhadap kasuskasus sejenis pada awal tahun 2013. Seperti Knee care treatment yang fokus untuk keluhan yang diakibatkan karena kekakuan dan rasa nyeri di lutut karena trauma, kelainan anatomi, dan pekerjaan fisik yang terlalu berat bertumpu pada lutut. Terapi yang kedua adalah Frozen shoulder treatment yang berfokus pada daerah sekitar pundak, punggung dan leher. Terapi ini untuk menghilangkan nyeri dan ketegangan otot sekitar bahu karena faktor usia, pekerjaan, pasca operasi, imobilitas karena faktor cedera dan penyakit sistemik seperti diabetes, hipertiroid, hipotiroid, penyakit

kardiovaskuler. Terapi ini sangat cocok untuk para pekerja kantor atau yang duduk lama di depan komputer. Terapi yang ketiga adalah lumbal care treatment, untuk keluhan nyeri pinggang, keseleo atau ketegangan pada otot dan jaringan lunak karena banyaknya aktivitas maupun bertambahnya usia. Terapi yang ke empat adalah golf swing treatment yang berfokus pada anggota tubuh sisi kiri atau kanan saja yang sering digunakan sebagai kekuatan ayunan khususnya bagi yang sering bermain golf. Datang dan rasakan manfaat menu baru Nakamura sesuai dengan kebutuhan Anda dan dapatkan diskon menarik hingga 20 persen. Info: Nakamura Kendari 3122444. www. nakamura-info.com.(adv)

Hidup Sehat dan Ekonomis dengan Top Water memadai. Untuk lebih jelasnya, silahkan menghubungi petugas KKP Kendari. Kontak Person: 085241776050 (Yusran) dan 085299007862 (Rahma). (adv)

Salon Prima melayani Sulam Alis, Bibir, dan eyeliner

SALAH satu salon yang melayani beragam perawatan kecantikan dengan tenaga profesional, adalah Salon Prima. Salon ini, menjadi pelopor hadirnya teknik sulam alis, bibir, dan eyeliner di Kota Kendari. Teknik sulam, merupakan metode yang masih cukup baru

terapi Seitai nakamura

tidak kaku. Sementara, tato alis selain kaku juga menggunakan pigmen warna yang berbahaya bagi tubuh. Teknik sulam, dapat membuat alis yang bentuknya tidak baik atau botak menjadi cantik permanen dan alami. Dengan mengisi bulu rambut pada alis yang botak atau kosong, dapat membuat bentuk muka terlihat cantik. Tidak hanya itu, bentuk alis yang baik juga dapat menciptakan bentuk shanding sehingga batang hidung terlihat lebih tinggi atau mancung tanpa operasi. Manfaat lainnya, adalah alis yang bentuknya baik dapat mengoreksi bentuk muka sehingga wajah

lebih cantik alami tanpa takut alis hilang sebelah saat keringatan. Teknik sulam, juga dapat memperbaiki warna bibir yang hitam menjadi merona tanpa takut lipstik hilang. Saat tidur pun, wajah tetap cantik deng an alis yang terbentuk dan bibir yang merona tanpa lipstik. Hasil sulam bibir, dapat bertahan selama tiga tahun dan dijamin tidak sakit sebab dikerjakan dengan tenaga profesional. Selain sulam alis, Salon Prima juga melayani sulam eyeliner, tata rias rambut, dan kecantikan. Termasuk, meng adakan pendidikan dan kursus kecantikan, serta menjual berbagai perlengkapan kecantikan. Hubungi Salon Prima di Jalan Bunggasi (poros Anduonohu). (adv)

Melayani Cash dan Kredit toP WAter merupakan produk penyulingan dan penyaringan air yang berstandar kualitas air internasional dengan ukuran filter 1/1000 mikron. Alat ini menyaring air hingga 7 kali proses penyaringan yang mampu membuang seluruh pencemaran kimia yaitu bakteri, virus, serta mampu membuang zat kapur, lumpur dan berbagai zat padat yang terkandung dalam air, sehingga langsung dapat dikonsumsi tanpa perlu proses lagi. Produk ini juga dapat menghasilkan air RO – Hexagonal (terbukti dengan alat ukur air TDS) yang berfungsi mening-

katkan daya ingat dan kecerdasan otak, meningkatakan metabolisme tubuh, memperkuat jantung serta mencegah batu ginjal, kencing batu, pengendapan pada liver, serta pembuangan kotoran yang tidak lancar pada tubuh dan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh air yang mengandung berbagai macam zat–zat padat. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, produk ini juga cocok untuk kebutuhan rumah sakit, perkantoran, hotel, rumah makan/restoran, dan sebagaianya. Melayani pemesanan se-Sultra, Hub: UD. Jumbo Niaga jl. Mayjen S Parman No.18 Kendari, 085255812165 (kamal), 082193024491 (taufik). Konsultasi, servis dan

tes kadar air dirumah anda GRATIS. (adv)

Pelanggan Telkomsel Dapat Diskon 50 Persen di Starlate

Berhadiah magic Pan dan Subsidi rp 1 Juta Khusus Pembelian Axelo 125,Let’s, dan Nex titan... SPeSiAL program menarik kembali diluncurkan oleh Suzuki, khusus di bulan Februari hingga Maret 2013. Program menarik tersebut, bertema “Bulan Kasih Suzuki”. Selama promo, seluruh dealer resmi Suzuki seSulawesi Tenggara (Sultra) akan memberikan hadiah langsung berupa Magic Pan khusus untuk pembelian motor Suzuki Shogun Axelo 125, Suzuki Titan, dan Suzuki Let’s 110.

Dealer resmi Suzuki, diantaranya PT Sinar Galesong Pratama Kendari dan cabang Unaaha, dealer Suzuki Unindo, dealer Suzuki Unindo Kolaka, dealer Suzuki Saver Anduonohu, dealer Suzuki Wuawua Kendari, dealer Suzuki Kolaka, dealer Suzuki Lasusua, dealer Suzuki Raha, dealer Suzuki Baubau, dan dealer Suzuki Intan Baubau. Tidak hanya itu, Suzuki juga akan memberikan kupon undian berhadiah untuk setiap pembelian motor Suzuki Satria. Hadiah yang disediakan, antara lain 25 unit Samsung Galaxi Note 2, 35 unit

teLKomSeL banyak memberikan kemudahan bagi pelanggannya. Kini bagi pengguna kartu Telkomsel, bisa menikmati diskon hingga 50 persen atau Free Pass, saat

unit Samsung Galaxi Tab 2, 100 unit jaket RS Taichi Japa, dan 50 unit Knalpot Yoshimura,

dan hadiah grand prize yakni 10 unit Suzuki Satria F150. (adv)

G-miLK Susu Kambing etawa Bubuk organik mAu hidup sehat alami? Solusinya adalah susu Kambing Etawa Bubuk Organik G-Milk. G-Milk adalah susu yang terbuat dari susu kambing yang dibudidayakan secara organik dan diolah sedemikian rupa untuk menjaga manfaat dan kualitasnya. Susu Kambing Etawa, merupakan sumber nutrisi dan gizi yang hampir setara dengan ASI. G-Milk sangat baik dikonsumsi oleh semua usia (balita, anak-anak, dewasa, dan lansia). Susu Kambing Etawa ini, merupakan alternatif yang baik untuk mendukung pengobatan terhadap berba-

gai penyakit menggunakan pola makan alami (natura food) sehingga mempercepat kesembuhan. Susu Ka m b i n g E t aw a , mempunyai sifat antiseptik alami dan bisa membantu menekan pembiakan bakteri dalam tubuh. Bersifat basa (alkali food), sehingga aman bagi tubuh. Protein dan lemaknya mudah dicerna, karena mempunyai tekstur yang lembut dan halus. Untuk mendapatkan Susu Kambing Etawa Bubuk Organik G-Milk, bisa didapatkan di Apotik terdekat atau hubungi kontak person 085285180800. (adv)

berkunjung ke Starlite Kendari. (Rumah Bernyanyi & Restaurant). Caranya mudah yaitu tukarkan 10 poin anda dengan cara ketik : STARLITEKDI Kirimke : 777

Promo berlaku sampai dengan tanggal : 31 April 2013. Alamat Merchant :Brylian Plaza Jl.Sao-Sao Lt Basement Kendari (Adv)

Aneka

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

11

Daerah Khusus Terima Naskah Unas Lebih Cepat Jakarta,KP Pelaksanaan ujian nasional (unas) 2013 yang diawali untuk jenjang SMA/sederajat kurang tiga pekan lagi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan pekan depan pencetakan naskah sudah beres. Selanjutnya naskah siap didistribusikan. Kepala Badan Penelitian dan Pengebangan (Balitbang) Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro menuturkan, secara umum naskah unas harus sudah sampai di provinsi pada H-3 pelaksanaan unas. “Tetapi untuk daerah-daerah khusus, naskah unas

dikirim ke provinsi sejak H-7 pelaksanaan ujian,” kata guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu kemarin. Khairil mencontohkan di Provinsi Jawa Timur ada sejumlah daerah yang masuk kategori khusus sehingga pendistribusian naskah ujian dimulai sejak awal. Di antaranya adalah Pulau Bawean dan sejumlah gugusan pulau-pulau kecil di Madura. “Di Madura itu ada pulau kecil yang angkutan ke sana hanya ada tiga hari sekali. Ini kita perlakukan khusus,” tandasnya. Selain di Jawa Timur, daerah khusus juga terda-

pat di Pulau Nias, Sumatera Utara serta pulau-pulau kecil di Indonesia bagian timur. Khairil mengatakan provinsi-provinsi yang memiliki lokasi khusus harus siap-siap menerima soal lebih awal. Meski sejumlah soal datang lebih awal, Khairil mengatakan panitia sudah mengantisipasi kebocoran naskah ujian. Caranya, membedakan naskah soal ujian untuk daerah khusus itu dengan daerah lain, meskipun masih dalam satu provinsi atau kabupaten. Dengan skema tersebut, panitia tidak akan bisa membocorkan naskah ujian yang datang lebih dulu

untuk daerah lainnya. Dia mencontohkan naskah ujian siswa di Pulau Bawean akan berbeda dengan siswa di Kabupaten Gresik lainnya. “Kita sudah pikirkan sampai detail seperti itu. Jadi jangan usah khawatir ada kebocoran atau sejenisnya,” ucap Khairil. Di tengah proses pencetakan naskah ujian yang terus berlangsung, Khairil mengatakan tim pemantau dari Kemendikbud sudah menyinggahi lokasi percetakan satu persatu. Lokasi percetakan yang Baca UNAS di Hal. 2

Belanjakan Dolar yang Nomor Serinya Sudah Lama Peru ................. anak itu dipaksa melakukan perjalanan tiga jam dengan naik bus dan satu jam naik kereta api menuju Machu Piccu. Saat berbincang dengan sesama penumpang dari Jepang dan Meksiko, Nalini baru tahu bahwa Cusco berada di ketinggian 3.500 meter. “Penumpang lain sudah sedia obat. Karena tak tahu, saya tidak sedia. Agak konyol juga, padahal suami saya seorang pendaki gunung,” cerita Nalini di ruang kerjanya, bagian jiwa RSUD dr Soetomo, pada Kamis lalu (21/3). Untuk mengatasi altitude sickness, masyarakat setempat menggunakan daun coca (cocaine) tea atau yang disebut matte. Caranya, daun coca tersebut diseduh dengan air panas, lantas diminum sesering-seringnya. “Pantas saja teh daun coca ini mudah sekali ditemukan, baik di hotel maupun di tempat lainnya. Bahkan, ada pula yang tersedia dalam bentuk

permen,” papar Nalini. Nalini dan Yenny pun sering minum teh tersebut. Masyarakat setempat bilang, daun coca itu tak membuat ketagihan seperti kokain. “Bila sudah diproses, salah satunya menjadi serbuk, coca leaf ini menjadi kokain. Selama belum diproses, tak apa-apa,” ujarnya. Selama di Machu Piccu, Nalini dan Yenny sangat menikmati keindahan kota kuno tersebut. Meski harus mendaki pegunungan, mereka oke-oke saja. Padahal, usia mereka tak bisa lagi dikatakan muda. Lahir pada 8 Mei 1958, tahun ini usia Nalini 55 tahun. Sementara itu, usia Yenny sudah 62 tahun. Namun, mereka berdua masih semangat mengelilingi Machu Piccu. Sabtu (9/3) mereka mengakhiri perjalanan di Machu Piccu dan kembali ke Cusco untuk menuju Lima. Saat itu, mereka sengaja early check in. Sebelum memasuki counter check in, semua koper diletakkan di meja. Petugas pun meminta Yenny membuka ko-

pernya. Permintaan tersebut ditolak Yenny dengan halus dan bercanda. Nalini mengatakan, dirinya paham alasan sahabatnya tersebut tak mau membuka koper karena isinya luar biasa banyak. “Untuk menutup koper tersebut, saya bantu injak dan duduki. Nah, kalau kopernya dibuka, kan susah menutupnya lagi,” paparnya. Ketika giliran koper miliknya, psikiater RSUD dr Soetomo itu bertanya kepada petugas mengapa kopernya dibuka. Meski begitu, Nalini tetap membuka kopernya dan mempersilakan petugas memeriksa isinya. Setelah pemeriksaan koper selesai dilakukan dan mengantongi boarding pass, mereka berdua berniat mencari tempat makan. Tanpa disangka, mereka didatangi petugas yang ganteng seperti bintang telenovela. Petugas tersebut memperkenalkan dirinya sebagai polisi. Tentu saja, mereka berdua panik. Sebab, tak ada hujan dan tak ada angin, mereka tiba-tiba didatangi petugas kepolisian. “Petugas tersebut

membawakan koper dan akan menjelaskan permasalahan di kantor,” kata Nalini. Mereka lantas dibawa ke pos polisi di bandara tersebut. Di sana sudah ada empat polisi, satu orang di antaranya perempuan. Para petugas keamanan tersebut sudah berancang-ancang membongkar koper mereka. Di ruangan berukuran 6x6 meter itu, semuanya tertutup. Tak ada jendela, hanya ada satu pintu. Ketika Nalini dan Yenny sudah masuk ke ruangan, pintu langsung ditutup rapat. Di dalam ruangan ada empat meja. Satu meja dipakai polisi perempuan yang tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Dia mencatat dan menahan paspor Nalini serta Yenny. Sementara itu, tiga meja lainnya digunakan untuk menaruh koper. Suasana pemeriksaan terasa tegang. Apalagi wajah empat polisi tersebut, termasuk yang perempuan, sangat dingin dan cenderung galak. Tak ada senyum keramahan. Sorot matanya juga tajam.

Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak

kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha: Apotik Waraka 085241984014, Subdis Konsel: 082195198708,

Apotek Salsabila Ranomeeto, Aptk Fahriza Punggaluku, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 0402-2821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. Bombana Aptk. Gaskas Kasipute. Subdis Kolaka: 081341502888, Apotik Khaerul Bariah psr baru Kolaka. Pomalaa: Apotik 19 November, Kolaka Utara: Apotik Salsabilah dpn pasar Lasusua, Subdis Konut: 085299340621, DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.

Sehat ................... asing itu biasanya dihasilkan oleh mikroorganisme atau bahan-bahan kimia yang bersifat toksik alias racun. Dengan demikian, sistem imun ini bisa naik dan bisa juga turun, karena ia bergantung kepada situasi dan kondisi. Bila seseorang kerap mengabaikan pola hidup yang sehat, sistem imun tubuhnya akan menurun. Sebaliknya, bila orang itu rajjn memelihara kesehatannya, sistem imunnya akan naik. Oleh karena itu, menjalankan pola hidup sehat amat penting. Kendati demikian, seiring dengan meningkatnya usia, fungsi sistem imun seseorang pasti akan menurun. Tapi, bukan berarti peluang untuk meningkatkannya sudah tertutup. Selain dengan yang sudah disebutkan tadi, peningkatan sistem pertahanan tubuh itu bisa dilakukan dengan rutin mengonsumsi suplemen makanan yang kaya gizi. Apalagi kalau suplemen itu bersifat antioksidan. Apa contohnya? Xanthone, yang terdapat dalam kulit manggis. Senyawa ini merupakan bahan yang sangat tinggi sifat antioksidannya. Bahkan, hasil sejumlah penelitian membuktikan, sifat antioksidannya itu melebihi vitamin E dan vitamin C. Oleh karena itu, xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau perusakan oleh radikal bebas. Senyawa itu ditemukan oleh ilmuwan Jerman pada tahun 1855. Dan ia dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi serta bahan aktif yang stabil, baik dalam keadaan panas maupun dalam keadaan dingin, termasuk ketika berada di dalam tubuh manusia. Penelitian membuktikan, kulit manggis mengandung antioksidan 17.000-20.000 orac per 100 ounce. Padahal, bahan lain berkadar antioksidan tinggi, seperti wortel dan jeruk, hanya 300 dan 2.400. Orac adalah singkatan dari oxygen radical absorbance capasity, yakni kemampuan antioksidan menetralkan radikal bebas penyebab penyakit. Dengan demikian, semakin rutin kita mengonsumsi xanthone itu, tentu akan semakin meningkat sistem imun kita. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi itu, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia.

Nalini dan Yenny sebenarnya keberatan diperiksa karena tak merasa melakukan kesalahan. “Polisi bilang pemeriksaan ini random dan minta kopernya dibuka semua,” paparnya. Saat itulah, mantan ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Surabaya tersebut merasa ada yang tak beres. Dia pun bilang kepada Yenny dengan menggunakan bahasa Jawa agar tak langsung membuka semua koper. “Saya bilang satu-satu kopernya dibuka dan jangan perhatikan barang bawaan. Tapi, dua tangan petugasnya dilihat dan diikuti,” ucapnya. Nalini khawatir menjadi korban penyelundupan narkoba. “Saya sering lihat di Discovery Channel cara petugas masukkan narkoba ke target sehingga seakan-akan narkoba milik target. Padahal, petugas yang memasukkan,” lanjutnya. Ketika koper dibuka, perhatian Yenny dan Nalini tak lepas dari dua tangan petugas yang mengobrak-abrik koper mereka. Baju kotor langsung disingkirkan. Kemudian, kertas dan amplop dibaui berkalikali. Nalini bilang ke petugas bahwa dirinya dan Yenny adalah seorang psikiater. Mereka berada di Peru dalam rangka menghadiri kongres internasional. “Saya sampai bilang kalau kami terlalu tua untuk melakukan aksi kriminalitas. Namun, petugas tersebut tak menghiraukan,” terangnya. Suasana sangat tak nyaman dan menegangkan. Ketika petugas memelototi, Nalini bersikap sama. “Lha wong kita memang tak salah, ngapain takut,” pikirnya saat itu. Setelah tak menemukan barang berbahaya di koper Yenny, giliran koper Nalini yang dibongkar. Petugas menemukan beberapa amplop berisi uang. Ada beberapa lembar uang

dolar dalam pecahan kecil. Selain itu, ada beberapa lembar euro. Amplop lainnya berisi uang senilai Rp 2 juta. Petugas bertanya mengapa Nalini membawa uang sebanyak itu. “Ya saya jawab, mata uang Indonesia rendah. Kalau memang tak percaya, silakan cek ke money changer,” ucapnya. Petugas pun memaklumi. Dari cara petugas tersebut menggeledah kopernya, Nalini curiga benda yang dicari adalah kokain. Sebab, dia dapat informasi bahwa petugas bandara menangkap dua penyelundup kokain tiap hari. “Saya sempat khawatir akan permen coca. Untung, tak disita karena kemasan permen tersebut bertulisan untuk altitude sickness,” kata dokter yang hobi membaca buku tersebut. Suasana menjadi tak begitu tegang ketika petugas mendapati sertifikat yang menunjukkan Nalini sebagai peserta kongres internasional. Setelah membaca sertifikat tersebut, petugas akhirnya percaya bahwa dirinya adalah dokter. “Yenny pun saya minta tunjukkan sertifikatnya. Biar klir dan kita tak bohong,” lanjut dokter alumnus FK Universitas Diponegoro tersebut. Karena tak menemukan benda berbahaya, para petugas membantu Nalini dan Yenny mengepaki barang-barang dan menutup kopernya. Yenny bersikeras dibuatkan surat yang menyatakan bahwa dirinya dan Nalini tidak memiliki kaitan dengan narkoba. “Kami lantas tanda tangan di kertas yang tak tahu apa isinya karena menggunakan bahasa Spanyol,” papar Nalini. Setelah itu, mereka diantar petugas kembali ke tempat pemberangkatan pesawat. Pemeriksaan tersebut memakan waktu satu jam. “Saya sudah ketar-ketir takut ketinggalan pesawat karena pesawat yang

kami naiki menuju Lima adalah last flight,” lanjutnya. “Untungnya, kami tadi early check in. Jika tidak, kami bisa ketinggalan pesawat,” tambahnya. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Nalini. Apalagi, dia baru pertama berkunjung ke Peru yang merupakan negara Amerika Latin. Di negara tersebut banyak kasus penyelundupan narkoba. Cusco merupakan tempat bagus untuk membeli kokain. Sebab, kokain yang dijual di sana termasuk kualitas paling baik. “Saya tak bisa bayangkan bila saat itu mendekam di penjara,” katanya sambil bergidik. Meski begitu, dokter yang pernah menjalani pendidikan di St Vincents Hospital Melbourne University itu tak kapok datang ke negara Amerika Latin. “Kejadian tersebut jadi pelajaran berharga,” ucapnya. Ternyata, berurusan dengan polisi asing bukan kali pertama dialami Nalini. Pada 2007, ketika ke Chicago, Amerika Serikat, dia juga berurusan dengan kepolisian setempat. Ceritanya, dia hendak membeli topi seharga USD 17. Nalini pun mengeluarkan uang USD 100. Kasir toko tersebut lantas memanggil sekuriti. Pihak sekuriti langsung menelepon polisi. Masalah tersebut muncul karena Nalini membelanjakan uang dolar yang nomor serinya sudah lama. “Saya dapat dari teman. Jumlahnya USD 800,” katanya. Nomor seri lama tersebut ternyata sudah tak lagi digunakan untuk jual beli. Polisi pun mewanti-wanti Nalini agar tak menggunakan uang dolar yang dipunyainya. “Kalau mau beli-beli, saya diminta pakai kartu kredit saja,” ucapnya. “Jadi, sudah dua kali pengalaman berhadapan dengan polisi. Sudah cukup, jangan sampai terulang lagi,” tambahnya. (*/c6/oki)

12

Kendari Pos |Selasa, 26 Maret 2013

Penyerang Pakai Sepatu Dinas Lapangan Kabareskrim Turun Gunung Pimpin Pengusutan Jakarta,KP Mabes Polri rupanya berusaha menjawab keraguan publik dalam pengusutan penyerangan Lapas Cebongan Sleman. Kapolri Jenderal Timur Pradopo menjamin pemeriksaan kasus ini berjalan transparan dan menyeluruh. “Kami mulai dari pelanggaran hukumnya (korban, red), penetapan sebagai tersangka, sampai pada penitipan tersangka ke Lapas,” ujar Timur usai rakornis Divisi Humas Polri di Mabes Polri kemarin (25/03). Hadir dalam forum itu seluruh humas Polda se- Indonesia. Menurut Kapolri, pengusutan di lapangan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (tkp). “Itu dilakukan secara cermat dan juga didukung laboratorium agar benar-benar akurat,” kata alumni Akpol 1978 itu. Wakapolri Komjen Nanan Soekarna menambahkan, Mabes Polri sangat serius mengusut kasus ini. “Kabareskrim (Komjen Sutarman,red) sekarang berada di Jogja untuk memimpin langsung,” katanya. Mabes juga akan memeriksa para pejabat di Polda DIJ yang terkait kasus ini. “Untuk menelusuri alurnya, perlu didengar keterangan. Jadi, latar belakang termasuk soal motif masih didalami,” kata Nanan. Ditanya kemungkinan pelaku berasal dari anggota TNI. Nanan mengungkapkan pihaknya tidak mau menduga-duga sebelum tertangkap pelakunya. “Penyelidikan ada mindsetnya, jadi jangan beropini, tapi dasar hukumnya yang harus ditegakan. Prosedur justice sistemnya harus jelas sesuai prosedur olah TKP dan sebagainya agar tidak ada saling opini dan diperdebatkan,” katanya. Soal senjata, Nanan juga menyebut masih dalam proses uji balistik. Sementara yang ditemukan jenis peluru 7,62 mm yang bukan standar TNI maupun Polri. “Banyak juga yang punya senjata diluar. Pelurunya siapa? uji balistik masih berjalan,” kata mantan Kadivhumas Polri ini. Di tempat yang sama, Kabidhumas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan, satu demi satu data lapangan mulai terkumpul. “Ciri-ciri secara umum (pelaku) menggunakan sebo (penutup wajah), rompi warna hitam, sepatu kets ada yang hitam dan sepatu panjang PDL, celana jeans warna biru dan hitam,” ujarnya. Kendati jelas mengenakan PDL namun perwira dengan dua melati dipundaknya ini, tidak serta merta mengarahkan telunjuknya jika yang menyerbu adalah oknum tentara yang membalas dendam. “Belum mengarah ke sana. Kita masih pendalaman yang jelas sepatu PDL, hitam panjang,” katanya. Ani menceritakan jika korban yang tewas itu sebenarnya dikurung bersama dengan 35 napi di blok A5. Tanpa meleset, sang eksekutor pun berhasil menembak keempatnya dan tidak melukai yang lain. “Dari keterangan saksi-saksi, eksekutor memang ada satu. Ini masih kita cari,” katanya. Terpisah, di gedung Kementerian Hukum dan HAM, Wamen Denny Indrayana mengatakan kalau pihaknya bakal mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan Lapas. Dia tidak ingin peristiwa memilukan itu sampai terjadi untuk kedua kalinya. “Manajemen penga-

manannya harus dievaluasi,” katanya. Namun, Denny tidak menutup mata kalau ada factor lain yang membuat SOP menjadi seolah-olah lemah. Yakni, proses penyerangan yang sangat terencana dan rapi. Perbuatan oleh pihak terlatih itu membuatnya menepis tudingan bahwa SOP lemah dan petugas lalai dalam menjalankan tugas. Tidak mungkin ada kelalaian. Petugas lapas tak menggunakan senjata api,” tuturnya. Itulah kenapa, saat para penyerang mengancam petugas pintu utama dengan senjata api dan granat membuat petugas lapas tak berkutik. Pemaksaan itulah yang membuat pihaknya tidak berkutik dihadapan penyerang. Saat ini pihaknya berusaha keras untuk mengusut tragedi tersebut. Langkah pentingnya adalah dengan menggandeng berbagai pihak seperti Polri dan TNI. Tetapi dia menegaskan koordinasi itu bukan berarti bahwa pihaknya sudah menuding pelaku penembakan dari unsur TNI seperti yang ramai dibicarakan. Denny menyebut bahwa hukum tidak bisa didasarkan pada dugaan. Oleh sebab itu, mereka akan berusaha mencari alat bukti untuk membuktikan siapa sebenarnya dibalik penyerangan di Lapas Sleman itu. Penyarian fakta yang membutuhkan waktu membuat Denny meminta masyarakat untuk bersabar. “Jangan khawatir, seluruh pimpinan lembaga tadi meyakinkan siapapun pelaakunya harus diungkap,” tuturnya. Dia yakin, laboratorium forensik yang sedang memeriksa proyektil bakal memberi titik terang. TNI Cuci Tangan, Limpahkan Pada Kepolisian Penyelidikan kasus penyerangan di Lapas Kelas II B, Cebongan, Sleman, Jogjakarta belum juga menemui titik terang. Menyikapi hal tersebut, pihak TNI tampaknya tidak

mau “disalahkan”. Bahkan institusi pertahanan negara tersebut tampaknya cuci tangan dari kasus yang menewaskan empat tahanan tersebut. Para jajaran petinggi TNI kompak menyatakan menyerahkan sepenuhnya masalah penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. “Soal Lapas Sleman itu kewenangan polisi. Kan sedang dilakukan penyelidikan oleh Kepolisian. Kita tunggu hasilnya dari Kepolisian,”jelas Panglima TNI Agus Suhartono ditemui di Istana Merdeka, kemarin (25/3). Agus menekankan, pihaknya bakal bertindak, jika nantinya hasil penyelidikan Kepolisian berhasil menunjukkan adanya keterlibatan anggota TNI. Dia berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Nanti kalau kepolisian mengarah kepada ada anggota saya yg terlibat, kalau ada yah, itu pasti kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saya akan turunkan tim,”tegasnya. Mantan KSAL tersebut tidak memungkiri jika masyarakat menuding TNI sebagai pihak yang berada di balik insiden penyerangan tersebut. Namun, dia membantah jika model serangan taktis yang dilakukan para pelaku penyerangan brutal tersebut mirip dengan model operasi khusus TNI. “Kalau masyarakat berpandangan seperti itu, menganalisis sendiri, itu hak mereka. Tapi semua mari kita serahkan ke kepolisian.Soal taktis, saya nggak ngerti taktisnya seperti apa. Saya nggak tahu juga kayak apa. Yang kita ajarkan di tentar hal-hal tersebut untuk operasi khusus, penyelamatan sandera ada itu. Tapi ndak mirip,”jelasnya. Senada dengan Agus, KASAD Pramono Edhie Wibowo juga enggan menjelaskan lebih jauh penanganan kasus penyerangan brutal tersebut. Dia menegaskan, investigasi dilakukan oleh pihak kepolisian. “Saya tidak bisa menjelaskan ya. Tanyakan kepada kepolisian, investigasi dilakukan polisi. Dan ini bagaimana, kita juga tidak

tahu, saksinya pada mati semua begitu, ditanya bagaimana,”urai Pramono di Istana Merdeka, kemarin. Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman juga memberikan pernyataan yang tidak jauh berbeda dengan Panglima TNI dan KASAD. Bahkan, dia menekankan jika jenis senjata yang digunakan untuk mengeksekusi empat tahanan tersebut, bukanlah senjata milik TNI. “Kita prinsipnya mendukung kepolisian untuk melakukan proses (penyelidikan) itu.Kita tunggu hasilnya. Soal jenis senjata, setahu saya caliber 7,62 itu sudah bukan standar TNI lagi,”imbuh Marciano ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, kemarin. Di bagian lain, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Syaifuddin mengusulkan pembentukan tim pencari fakta untuk menyelidiki kasus di Lapas Cebongan. Alasannya, kasus yang tengah diselidiki penyidik Polri itu justru berkaitan dengan perkara yang melibatkan anggota Polri sendiri. “Selama kasusnya, penyelidikan dan penyidikan itu oleh Polri, maka masyarakat akan sulit memperoleh yang sesungguhnya,” katanya. TPF itu, kata dia, merupakan tim independen. Unsur TNI dan Polri bisa menjadi bagian di dalamnya namun tidak dominan. “Bisa akademisi, pakar, yang bisa melakukan tugas penyelidikan dan penyidikan,” katanya. Lukman beralasan, peristiwa di Lapas Cebongan merupakan peristiwa luar biasa. Pasalnya, tempat yang seharusnya menjadi simbol penegakan hukum mendapat perlakukan yang tidak semestinya dari pihak yang belum diketahui identitasnya. “Ukurannya, dalam seminggu ini apakah ada progress atau tidka dalam proses penyelidikan. Kalau tidak, berpulang kepada presiden apakah ada good will untuk menuntaskan atau tidak,” tandas politisi PPP itu.

Dijadwalkan Pekan Ini Surat permintaan dari Masyarakat Antikekerasan Yogyakarta (Makaryo) agar Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turun tangan mulai menunjukkan titik cerah. Lembaga independen itu telah memberikan tanggapan atas surat untuk menindaklanjuti aksi brutal penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Cebongan, Sleman. “Belum ada jawaban secara resmi. Tapi, tersirat minggu ini, mereka akan mengadakan rapat terlebih dahulu,” tutur Sumiardi, Pusat Studi Hukum dan HAM (Pusham) UII, kemarin (25/3). Sumi menuturkan, tindak lanjut akan tindak kekerasan yang ada di LP Cebongan, jelas merupakan pelanggaran HAM berat. Karena, itu dilakukan saat keempat korban berada dalam proses hukum. “Saat seseorang sedang menjalani proses hukum pasti, hukum rimba yang berjalan,” imbuhnya. Senada, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogjakarta Syamsudin Nurseha melihat, kasus penyerangan penghuni lapas tersebut, termasuk pelanggaran HAM. Meski, korban juga pelaku pembunuhan. “Kami tidak dalam posisi membela siapa pun. Ini mengutuk kekerasan,” jelas Syamsudin. Syamsudin pun melihat, dengan proses pengungkapan yang dilakukan Polda DIJ riskan. Apalagi, muncul dugaan, pelaku penyerangan terlatih. “Makanya, butuh lembaga independen untuk mengungkapkan kasus tersebut,” pintanya. Syamsudin juga melihat, kasus tersebut menjadi isu internasional. Ini harus mendapatkan tindak lanjut segera. Sebelum, dunia internasional turut memberikan sorotan atas pengungkapan aksi segerombolan ala ninja bersenjata itu. (eri/ken/ fal/rdl/dim)

Wisata Air Panas yang Mempesona Inazuma ................. kota tujuan akhir, Tanah Toraja. Rombongan digiring ke beberapa lokasi wisata yang eksotik, termasuk sebuah Masjid Djami. Masjid ini dibangun tahun 1604 atau 400 tahun lalu oleh Datuk Sulaiman dari Arab,dengan arsitekturnya digarap Fung Mante dari Fietnam. Mengendarai sepeda motor dari Makassar menuju Tator memang bukan perkara entang jika tidak didukung kendaraan yang berkualitas. Suzuki yang menampilkan produk mesin 250 CC dengan fitur stylish, menunjang tampilan macho dengan suara yang khas. Ini adalah sebuah motor pilihan dan high class. Sepeda motor ini sangat ampuh pada jalanan macet di kota besar, lintasan basah, tanjakan dan tikungan. Rem depan belakang cakram ditambah setting suspensi depan belakang ketika rem mendadak tidak berbahaya, tetap seimbang. Itulah kelebihan Inazuma pada medan sesulit apapun. Kemarin, perjalanan menuju Tator den-

foTo: humas suzuKi for Kendari Pos

rombongan touring suzuki inazuma berpose bersama saat tiba di Tanah Toraja kemarin.

gan jarak tempu 61 Km. Ini medan tursulit sepanjang perjalanan touring yang mengambil star di Makassar. Tikungan cukup banyak, tanjakan lalu tikungan lagi. Kendati begitu, Inazuma tetap enteng. Rombongan memperlambat laju karena jalan licin akibat hujan. Yang lebih mengasyikan, setiap rombongan memasuki ibukota kabupaten, mendapat sambutan hangat rekan-rekan

Suzuki di sana termasuk pemerintah daerah. Rombongan pun arak-arakan dalam kota, seperti Palopo dan Tanah Toraja. Tiba di Tana Toraja pukul 12.30 Wita. Rombongan di arak menuju objek wisata Rumah Tongkonan. Agustinus Sarungalo sebagai sesepu adat Ketekuse menjelaskan, Ketekesu sebagai sumber adat Toraja. Dibagun sekitar 1300 tahun lalu masih zaman Belanda. Enam unit rumah adat-

nya dan lainya sebagai lumbung tempat penyimpanan padi. Tahun 1970 ini diresmikan pemerintah sebagai tempat wisata. Tempat ini sering digunakan sebagai ritual Toraja dan tempat upacara kematian. “Banyak wisatawan asing berkunjung dengan tarif masuk Rp 20 ribu. Wisatawan lokal Rp 10 ribu perorang,”katanya. Rombongan touring juga melihat kuburan batu yang menjadi tempat pemakaman seluruh masyarakat keturunan toraja. Pemakaman batu itu terletak di atas gunung. Sepanjang perjalanan tengkorak manusia tersimpan rapi dalam lubanglubang batu. Peserta touring Inazuma juga berwisata ke Londa. Tempat ini merupakan gua yang juga merupakan kuburan alam Toraja paling tua. Kedalaman gua 30 meter yang masuk menggunakan penerang. Rombongan juga melihat tengkorak yang usianya 3000 tahun. Yang bisa dikubur dalam gua itu hanya marga Tolengke. Meski hujan, rombongan juga menikmati wisata air panas yang mempesona. Hari ini touring akan dilanjutkan menuju Kabupaten Enrekang. (bersambung)

Langganan Dalam Kota Rp. 97.500,-

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Wagub Panggil Direktur

RSU Bahteramas

DEDY FINAFISKAR/KENDARI POS

Suasana di kawasan pemukiman Gunung Jati kembali mencekam sejak akhir pekan lalu hingga kemarin. Perseteruan antar kubu pecah dan mengabaikan perjanjian damai. Perintah tembak ditempat bagi pelaku kerusuhan belum dilakukan kepolisian

Gunung Jati Membara Lagi Kendari, KP Api seteru para serumpun di pemukiman Gunung Jati, tak pernah padam. Hanya aman sejenak, suasana mencekam kembali terlihat sejak Minggu (24/3) lalu sekitar pukul 21.00 Wita. Kali ini, warga Lorong Timur menda-

pat bala bantuan dari kelompok lain untuk menghadapi massa Lorong Barat. Dari bentrokan itu, lima warga terkena peluru senapan angin. Kejadian itu dipicu saat La

Baca membara Lagi di Hal 14

Kendari, KP Indikasi pelecehan terhadap pasien Jamkemas yang dilakukan seorang oknum dokter di RSU Bahteramas mendapat tanggapan serius dari Wakil Gubernur Sultra, H. Moch. Saleh Lasata. Saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (25/3), Sultra-2 itu mengaku menyesalkan hal tersebut jika ada tindakan dokter yang memarginkan pasien Jamkesmas atau pemegang kartu

Baca proyeK jaLan di Hal 14 Aktivitas perniagaan rakyat hampir tak pernah sepi diberbagai sudut keramaian kota ini. Fasilitas pusat perbelanjaan yang masih minim atau karena ketidakmampuan pemerintah melakukan penertiban hingga perdagangan pun dilakukan di ruas jalan ?

Karyawan PDAM Harus Dikurangi Kendari, KP Tanggapan Ketua DPD Perpamsi Sultra, Purnama Ramadhan soal kondisi PDAM Tirta Pakuan Bogor, hampir sama dengan gambaran anggota panitia khusus (Pansus) DPRD yang baru saja melakukan studi banding di lokasi tersebut. Tak hanya dilengkapi dengan fasilitas dan infratruktur memadai, perusahaan air minum di kota hujan itu juga memiliki sistem pengelolaan dan manajemen karyawan yang cukup baik. Meski hanya 500 orang, namun mampu melayani pelanggan yang berjumlah

113 ribu. Anggota Pansus PDAM Kota Kendari, Yasin Idrus mengatakan, meski belum menerbitkan rekomendasi, sudah ada catatan penting yang menjadi perhatian Pansus terhadap PDAM Tirta Anoa Kendari. Salah satunya adalah perampingan karyawan. “Kalau kami melihat memang kondisi PDAM Tirta Pakuan dengan Tirta Anoa sungguh jauh berbeda. Makanya kami studi banding ke sana. Ban-

Baca Karyawan pDam di Hal 15

Baca wagub di Hal 14

H. Moch. Saleh Lasata

PIP Danai 9 Proyek Jalan Kendari, KP Kondisi jalan provinsi di Sultra memang disebut paling buruk di lintasan Sulawesi dan harus terus membutuhkan perbaikan. Dari total panjang jalan 906.05 kilometer, yang dalam kondisi baik baru 53,4 persen. Sedangkan untuk jalan nasional yang bertekstur mulus diklaim 75,58 persen. Karenanya, tahun ini PIP akan membiayai 10 ruas jalan provinsi di Sultra dengan total anggaran Rp 70 miliar. Sementara jalan nasional akan dibiayai APBN dengan besaran Rp 850 miliar. Perbaikan jalan provinsi dan nasional, berjalan beriringan karena terkoneksi satu dengan lainnya. “Sekitar 53 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap. Tahun depan dengan adanya PIP ini, kita harap 60 persen sudah dalam kondisi mantap. Supaya ada konektivitas antara jalan nasional dan provinsi. Maksudnya, tidak mungkin jalan nasionalnya bagus kalau jalan provinsi tidak bagus. Harapan menteri PU, tahun 2014 nanti, jalan nasional 94 persen dalam kondisi mantap. Kita target bisa sampai 96 persen,” wacana Kabid Perencanaan Dinas PU Sultra, Samaruddin,

SUWARJONO/KENDARI POS

kesehatan lain. Sebab menurutnya, semua pasien memiliki persamaan hak untuk mendapat pelayanan di rumah sakit. “Tidak ada perbedaan antara pasien pengguna Jamkesmas dan umum. Mereka memiliki hak sama dalam hal pelayanan,” ulangnya, menegaskan. Perkataan dr. Hasniah Bombang yang dituding mengeluarkan kalimat

9 Proyek Jalan Provinsi Dibiayai PIP : u Ruas Poli-polia-Lapoa dari Kolaka ke Konsel Rp 9,5 miliar u Ruas Alangga-Tinanggea Rp 5 miliar u Ruas Motaha-Alangga Rp 9 miliar u Ruas Amonggedo-Meluhu Rp 9 miliar u Ruas Abuki-Uluiwoi Rp 9 miliar u Ruas Ronta-Lambale-Ereke Rp 19 miliar u Ruas Wanci menuju Bandara Matahora Rp 5 miliar u Ruas Kapontori-Kamaru Rp 9,5 miliar u Ruas Sikeli-Teomokole-Dongkala Rp 4 miliar Proyeksi Pekerjaan Jalan Nasional : u Kolut-Kolaka melingkar 73,59 kilometer Konut ke Pohara (Konawe), total anggaran Rp 306,96 miliar u Jalur lintas timur sepanjang 103,8 kilometer (Kolaka-Bombana-Konsel) dengan total dana Rp 247,36 miliar u Lintas penghubung Kolaka-Kendari sepanjang 9 kilometer dengan dana Rp 37,63 miliar u Jalur Labuan-Baubau 48,7 kilometer Rp 150,42 miliar

Metro

14

Proyek Jalan... kemarin. Pria yang pernah menjabat sebagai Plh Kadis PU Sultra tersebut mengatakan, PIP sudah membiayai beberapa ruas jalan di Sultra diantaranya Raha-Lakapera, Lepolepo- Konda dan Uluiwoi. Rata-rata sudah berjalan 40 persen. Harapannya, Juli tahun ini sudah rampung 100 persen. Tahun ini juga, ada 9 ruas jalan provinsi yang akan dibiayai PIP dengan total anggaran Rp 70 miliar. Ruas jalan itu yakni Poli-polia-Lapoa dari Kolaka ke Konsel dananya Rp 9,5 miliar, Alangga-Tinanggea Rp 5 miliar, Motaha-Alangga Rp 9 miliar, Amonggedo-Meluhu Rp 9 miliar, Abuki-Uluiwoi Rp 9 miliar, Ronta-Lambale-Ereke Rp 19 miliar, jalan Wanci menuju jalan masuk Bandara Matahora Rp 5 miliar, Kapontori-Kamaru Rp 9,5 miliar dan Sikeli-Teomokole-Dongkala Rp 4 miliar. Semuanya akan ditender awal April tahun ini. Dimulai dengan persentase gubernur Sultra, Nur Alam di PIP yang direncanakan berlangsung pekan ini. Jalan nasional yang akan diperbaiki yakni jalur master plan perluasan ekonomi Indonesia sepanjang kurang lebih 73,59 kilometer dari Kolut-Kolaka melingkar dan dari Konut ke Pohara (Konawe). Total dana Rp 306,96 miliar, jalur lintas timur sepanjang 103,8 kilometer. Dari Kolaka-Bombana-Konsel dengan total dana Rp 247,36 miliar dan jalur lintas penghubung Kolaka-Kendari ada perbaikan sepanjang 9 kilometer dengan dana Rp 37,63 miliar. Termasuk pula jalur lintas di Labuan-Baubau sepanjang 48,7 kilometer dengan dana dari oleh kementerian senilai Rp 150,42 miliar. (dri)

Wagub... pada keluarga pasien Jamkesmas dan menganggap telah menghabiskan banyak dana pemerintah, juga dianggap Wagub tidak perlu dilontarkan. “Dana pemerintah untuk pengalokasian Jamksemas berasal dari rakyat juga. Hanya kemudian dikelola pemerintah dalam bentuk pemberian pelayanan kesehatan gratis terhadap mereka yang kurang mampu. Berapapun dana yang dihabiskan pasien Jamkesmas, itu sudah menjadi haknya,” jelas Saleh Lasata. Purnawirawan brigadir jenderal TNI itu mengatakan, jika memang di RSU Bahteramas telah terjadi tindakan yang kurang etis tersebut, maka ia akan segera memanggil direktur rumah sakit yang bersangkutan. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Amin Yohannis juga menegaskan, “haram” bagi paramedis untuk melontarkan kalimat tak etis kepada pasien dan keluarganya, entah itu pemegang kartu Jamkesmas, Askes, Jamsostek atau umum. Antara pasien umum dan pemegang kartu kesehatan lainnya harus mendapat pelayanan yang sama. Yang membedakan hanya fasilitasnya. “Kalau pasien umum akan ditempatkan di kelas tertentu seperti VIP dan pemegang Jamkemas di kelas III. Selain itu, mulai dari dokter dan tenaga medis serta pelayanannya sama, antara yang umum dengan pemegang kartu,” jelasnya saat ditemui kemarin. Amin menekankan, sikap seorang tenaga medis memang harus rendah hati dan Iklas. “Dia harus melayani dengan kasih,” tandas pejabat yang terus memperbaiki program-program kesehatan di Sultra tersebut. (m2)

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Hasanuddin Ambil Cincin Korban Kendari, KP Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Kendari terus melakukan pengembangan kasus pembunuhan mahasiswi Stikes Mandala Waluya untuk menguak motif sesungguhnya. Dari penyelidikan tersebut, tersangka Hasanuddin masih bungkam dan tetap teguh pada pernyataannya yang mengatakan, ia menghabisi nyawa Sitti Nurjanah hanya dipukul sekali. Tindakan itu dilakukannya karena kesal setelah terus dipaksa membantu korban menggugurkan janin berusia empat bulan. “Dari penyidikan, kami juga mendapat informasi, korban saat itu menggunakan cincin pada jari tangan kirinya, Tapi berdasarkan identifikasi, di jari korban sudah tak

ada cincin lagi. Setelah kami meminta keterangan Hasanudin, ia mengaku mengambil cincin tersebut meski awalnya sempat mengelak,” beber Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Rofikoh Yunianto saat ditemui, Senin (25/3). Rofikoh menambahkan, dari pengakuan pelaku, cincin tersebut diambilnya dari tangan Hasanah saat sudah tak bernyawa lagi. Tapi, cincin tersebut lalu dibuang oleh oknum koordinator demonstrasi tersebut ke dalam kloset kamar mandi beberapa jam setelah membuang mayat korban. Seperti diberitakan sebelumnya, Sitti Nurjanah ditemukan tak bernyawa di bilangan Kampung Baru, Poasia pada Jumat (15/3) sekitar pukul 14.00 Wita

oleh Habili yang sedang mencari kayu di samping rumahnya. Dari penyelidikan dan penyidikan yang terus dilakukan polisi, Hasanuddin melakukan pembunuhan itu seorang diri. Karena perbuatan Hasanuddin yang telah menghilangkan nyawa seseorang, ia terancam dijatuhi hukuman mati atau minimal 20 tahun penjara karena melanggar Pasal 340 sub 338 jo 351 ayat 3 KUHP. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap apa motif pembunuhan tersebut sambil menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit bhayangkara. Hasilnya belum keluar. Tapi kita tunggu saja reka ulangnya, disitu akan jelas sebab dan akibat pembunuhan itu,” tutup Rofikoh. (cr1)

angin. Tak sampai di situ, sekitar pukul 06.00 Wita, kemarin (25/3) kedua lorong pun kembali bertikai. Tiga pemuda dari kedua kubu kembali terkena tembakan senapan angin hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit. Untuk mencegah bentrokan bertambah banyak, 250 personil kepolisian, gabungan Ditshabara Polda Sultra, Brimobda, Polres Kendari langsung mendatangi tempat kejadian dan berusaha kembali mendamaikan kedua kubu agar tak lagi ada aksi susulan. Personil gabungan dipersenjatai gas air mata dan senjata laras panjang langsung melakukan penyisiran. Puluhan anak panah ditemukan berserakan di tepi jalan dan semak-semak.

Tapi polisi tak berhasil menemukan pelaku bentrokan itu. Hingga pukul 10.00 Wita aktivitas di daerah tersebut kembali normal seperti biasa. Warga yang sebelumnya hanya mengurung diri di dalam rumah, terlihat keluar kala polisi sudah melakukan penyisiran dan melakukan penjagaan. Kapolres Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara prihatin dengan kondisi Gunung Jati yang terus terlibat bentrokan. Hanya persoalan sepele tetapi dibesar-besarkan. “Kami masih akan melakukan penjagaan di daerah ini (Gunung Jati) hingga benar-benar kondusif. Kami juga telah memasang tenda darurat untuk melakukan penjagaan, anggota yang melakukan penjagaan akan saling bergantian,” jelas

Hasanudin

Membara Lagi... Uwa warga Lorong Barat mengejar seorang tukang ojek penghuni zona sebelah. Uwa mengejar hingga 200 meter dari depan lorongnya. Tukang ojek tersebut ketakutan dan meninggalkan motornya. Karena tak terima dengan perlakukan La Uwa, tukang ojek itu langsung melapor ke temantemannya. Awalnya tak ada respon dari pemuda Lorong Timur. Namun saat suasana sudah mulai sepi mereka pun lalu menyusun strategi melakukan penyerangan ke Lorong Barat. Rupanya warga lorong tersebut telah menunggu dan “menyambut” dengan anak panah dan senapan burung. Akibatnya dua warga dari kedua kubu harus dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat terkena tembakan senapan

saat ditemui di lokasi kejadian. Mantan Kapolres Konawe itu melanjutkan, seharusnya kedua kubu betul-betul menjaga kedamaian. Terlebih, sudah berapa kali menandatangani kesepakatan damai difasilitasi tokoh agama, pemuda, pemerintah setempat dan Wakil Wali Kota serta pihak DPRD. Tapi hasilnya masih saja terjadi bentrokan. “Kalau untuk pelaku bentrokan dan provokator, identitasnya telah teridentifikasi dan kami juga masih berusaha melakukan pengejaran,” jelasnya. Soal pernyataan Dansat Brimob yang pernah menegaskan akan melakukan tembak di tempat bagi para perusuh, Yuyun memberi dukungan. Soal pendirian Pos Polisi akan segera difungsikan. (cr1)

Metro

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Karyawan PDAM... yak pelajaran yang mungkin bisa kita terapkan di PDAM Kota Kendari, misalnya perampingan karyawan serta meminimalisir intervensi pihak-pihak lain terhadap pengelolaan dan manajemen di tubuh Perusda itu,” ungkap Yasin Idrus. Hal menarik yang sempat dilirik anggota Pansus dari PDAM Tirta Pakuan adalah pengelolaan karyawan melalui koperasi. Seluruh pegawai baik masih berstatus honorer maupun definitif, dikelola koperasi. Selain itu dilengkapi dengan SPM dan SOP sebagai referensi dalam melakukan pelayanan terhadap pelanggan. Bukan hanya itu, di Bogor, pembangunan jaringan PDAM seluruhnya dilakukan oleh perusahaan itu sendiri, bukan Dinas PU seperti di Kendari. “Kalau PDAM standarnya air mengalir, tapi kalau Dinas PU standarnya bangunan selesai. Makanya ke depan, kami akan rekomendasikan agar PDAM sendiri yang mengerjakan seluruh jaringan maupun fasilitas dan kebutuhan pembangunannya,” kata Yasin. Ketua Pansus PDAM Kota Kendari, H. Samsuddin Rahim mengatakan, salah satu penyebab yang membuat biaya distribusi air di PDAM Tirta Pakuan lebih efesien, karena sumber airnya dekat dengan kota. Itu berdampak pula pada kebutuhan jaringan yang tidak terlalu banyak dan biaya besar untuk mendistribusikannya ke penampungan. “Perjalanan kami mungkin sempat menjadi buah bibir, tapi yang jelas kami tidak melakukan pemborosan. Ada dan tidak adanya Pansus pun tetap ada anggaran untuk perjalanan dinas, hanya kebetulan saja kami gunakan itu untuk studi banding ke Bogor. Kami tahu banyak mengenai kondisi PDAM dan apa yang harus kami lakukan untuk memaksimalkan pelayanan PDAM kepada masyarakat,” argumen Samsuddin. (fya)

Dua Pembunuh Divonis 13 Tahun

HELMIN TOSUKI/KENDARI POS

Terdakwa Awaludin bin Lasude yang divonis 13 tahun penjara bersama rekannya Laode Sabara oleh majelis hakim PN Kendari kemarin karena melakukan pembunuhan terhadap Safiudin di Tobimeita, September 2012 lalu

Kendari, KP Laode Sabara bin Lahamid dan Awaludin Bin Lasude terdakwa kasus pembunuhan yang menghilangkan nyawa Sarifudin warga Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Abeli divonis bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan secara bersamasama. Hakim Ketua, Didiet Djatmiko, SH didampingi anggota, Judi Prasetya, SH dan Nendi Rusnendi, SH dalam putusannya menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun penjara. Vonis kedua terdakwa lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendari yang sebelumnya mengganjar mereka dengan pidana penjara selama 17 tahun. Judi Prasetya, SH menuturkan pembunuhan yang menewaskan Sarifudin terjadi sekitar pukul 23.00 Wita, usai melakukan acara pesta lulo pada Minggu 2 September 2012 lalu di Tobimeita. Berawal dari senggolan antara terdakwa Loade Sabara dengan korban Sarifudin alias Donatu yang sebelumnya habis mengkonsumsi Miras, tiba-tiba cekcok dan berkelahi sambil memegang kerah baju satu sama lain. Melihat kejadian itu rekan mereka masing-masing Awaludin (terdakwa), Sasrijal dan Sawal. Tak terima dilerai oleh Awaludin (rekan Laode Sabara) korban Sarifudin langsung mengeluarkan umpatan yang ditunjukan kepada terdakwa Awaludin. Tak terima kejadian itu Laode Sabara hendak pulang mengambil sebilah parang. Pada saat bersamaan Awaludin juga mengambil badik yang disembunyikan semaksemak seberang jalan. Sedangkan saksi Sasrisal mengambil motornya, namun ternyata ban motornya sudah dalam keadaan kempes. Di situlah ia melihat Awaludin menikam Sarifudin tepat mengenai dada. Sasrijal pun berusaha membantu korban, belum sempat diselamatkan tibatiba Laode Sabara yang datang dengan parangnya lalu menusuk perut dan punggung korban hingga tersungkur. Pelaku lalu meninggalkan Sarifudin yang telah bersimbah darah dan kemudian dibawa ke Puskesmas Abeli, oleh warga hingga tewas dalam perjalanan. (cr2)

15

Stop Tambang Galian C Area Eksploitasi Masuk Kawasan Hutan Kota Kendari, KP Keluhan masyarakat atas aktivitas tak standar yang dilakukan pihak pengelola tambang galian C dan menimbulkan efek negatif bagi lingkungan terus saja terdengar. Upaya menerapkan aturan pemasangan penutup bak bagi truk pengangkut material timbunan itu pun tak berpengaruh signifikan. Instansi teknis sebagai pengawas justru tak memperlihatkan wibawanya melakukan penindakan. Polusi udara di area penambangan dan jalur perlintasan kendaraan pengangkut tanah semakin parah. Atas kondisi itu, DPRD Kota Kendari secara tegas mengintruksikan agar kegiatan penambangan galian C dihentikan untuk sementara. Menurut Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, Muh. Yahya, aktivitas galian C lebih didominasi dampak dibanding manfaat. Bukan hanya polusi udara, kondisi lingkungan dan ancaman penyakit pernapasan terus mengintai, utamanya bagi warga yang berdomisili di sekitar lokasi tambang. “Hentikan aktivitas penambangan galian C dihentikan sementara. Pihak terkait harus mencari lokasi lain yang tepat untuk kegiatan itu. Memang, pembangunan butuh timbunan, tapi harus dipikirkan juga dampaknya kepada masyarakat,” ungkap Yahya. Senator Partai Hanura itu juga menyorot kinerja Dinas Perhubungan dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan terpal bagi truk pengangkut tanah galian C. Menurutnya, hal itu hanya formalitas saja, sebab tidak sedikit truk yang mengabaikan aturan. Bahkan ada truk yang hanya menutup sebagian dari tanah galian yang diangkut. Alternatif menghentikan kegiatan sementara waktu juga dilontarkan

Anggota Komisi III, Djayadi Said. Masa itu sambil mengarahkan penambang untuk melengkapi izin resmi dan Amdal. “Penambang harus memiliki izin agar pemerintah juga bisa lebih mudah melakukan pengawasan dan pengendalian. Kalaupun nantinya ada pelanggaran, pencabutan izin bisa menjadi salah satu sanksi yang bisa dilakukan Pemkot. Disamping itu, juga menjadi salah satu acuan jika pemerintah menarik retribusi,” terangnya. Terkait pemberian izin bagi kegiatan penambangan galian C, Kabag SDA Kota Kendari, Syahrir mengaku itu adalah pelanggaran. Sebab, hampir semua wilayah yang menjadi sentral penambangan galian C masuk dalam kawasan hutan kota. Makanya Ia sangat sepakat adanya penghentian penambangan untuk sementara waktu. Meskipun ia juga mengakomodir rencana penerbitan izin bagi penambang, dengan catatan ada wilayah lain yang direkomendasikan untuk lokasi tambang galian C, diluar dari hutan kota. Kasi Pemanfaatan dan Evaluasi Ruang Kota Dinas Perumahan dan Tata Kota Kendari, Seko Kaimuddin Haris membenarkan, hampir semua zona penambangan galian C masuk dalam wilayah hutan kota. Dari tujuh yang menjadi sampel, baru satu lokasi yang mengantongi izin atas nama Suratman. Beberapa wilayah yang menjadi lokasi penambangan galian C kata Seko, adalah Toobuha, Anggilowu, Alolama, Mokoau dan Anduonohu. Rata-rata lokasi yang dieksplorasi mencapai tiga hektar per titik. “Untuk saat ini, ada tiga titik yang kami nilai bisa menjadi tempat pengalihan aktivitas tambang galian C, dan itu tidak masuk dalam kawasan hutan kota. Titik dimaksud berada di sekitar lokasi bak PDAM sekitar Puuwatu tak jauh dari lokasi penambangan yang ada saat ini,” pungkasnya. (fya)

Edukasi

18

April, Rp 4 Triliun Dana BSM Dicairkan Jakarta, KP Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan jumlah siswa penerima bantuan siswa miskin tahun 2013 mencapai 6 juta siswa dengan total anggaran sekitar Rp 4 triliun. Dana ini menurutnya akan dicairkan bulan April mendatang. Untuk memastikan kesiapan penyaluran dana BSM ini di daerah, maka Mendikbud langsung mengundang seluruh dinas pendidikan kabupaten/ kota se- Indonesia di Jakarta. “Karena kita tidak ingin ada adik-adik kita yang SD drop out, atau lulus tidak melanjutkan ke SMP, MTS dan seterusnya. Makanya selama dua tiga hari ini kita kumpul bareng-bareng tentang kesiapan teknis. Kita ingin tahu operasionalnya seperti apa di daerah,” kata Mohammad Nuh di saat membuka sosialisasi BSM di Hotel Jayakarta, Jakarta, Minggu (24/3) malam. Menteri asal Jawa Timur ini menyebutkan, kebutuhan biaya paling besar bagi peserta didik diperlukan saat mereka baru masuk sekolah/ awla semester, yakni bulan Juni hingga Juli. Karena itu dia menginginkan penyaluran bantuan bagi siswa kurang mampu ini berjalan tepat waktu. Sebab, kebutuhan siswa pada Januari sampai Mei menurutnya kecil. Kebutuhannya baru menumpuk pada akhir Juni hingga Juli. Artinya BSM itu harus sudah cair dan disalurkan sebelum Juli. Karena kalau cairnya Agustus - September sudah terlambat. “Karena butuhnya Juni

Juli. Oleh karena itu mudahmudahan BSM ini bulan April besok sudah bisa dicairkan pusat, paling tidak bisa bantu kebutuhan awal semeseter siswa tidak mampu,” ulasnya. Diketahui, total dana BSM yang akan disalurkan pusat ke kabu[aten/kota tahun 2013 ini mencapai Rp4 triliun untuk sekitar 6 juta siswa miskin. Untuk jenjang SD, siswa penerima bantuan akan mendapat bantuan Rp500 ribu per tahun, naik dari sebelumnya Rp350 ribu. Kemudian jenjang SMP naik jadi Rp780 ribu dan SMA Rp1 juta. Nuh menjanjikan pihaknya akan mengupayakan peningkatan alokasi BSM pada APBN perubahan 2013. Jika saat ini alokasi BSM baru Rp4 triliun untuk sekitar 6 juta anak miskin, maka ke depan akan ditingkatkan menjadi Rp8 triliun untuk 8 juta anak tidak mampu. Dengan demikian unit cost-nya juga akan meningkat. Terkait dana BSM ini juga, mantan Rektor ITS itu menjelaskan ada yang baru dalam pelaksanaan program BSM ke depan. Kalau saat ini penerima BSM di tingkat SD belum pasti menerima bantuan serupa di tingkat SMP maupun SMA, maka ke depan program ini terintegrasi. “Tahun ini yang membedakan, kita ingin diintegrasikan antar jenjang. Yang di SD dapat BSM, anak-anak yang lulus SD ini di SMP dapat lagi. Kemudian yang menerima BSM di SMP begitu masuk SMA juga dapat lagi. Jadi program ini dikaitkan dengan program pengentasan kemiskinan yang di bawah pengawasan Wapres,” tandasnya.(jpnn)

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Guru Agama Kristen di Sultra Kurang Kendari, KP Pembinaan moral siswa melalui pendekatan keagamaan perlu mendapatkan perhatian serius. Salah satu solusi yang ditempuh pemerintah ditempuh lewat jalur pendidikan mata pelajaran agama. Namun kendalanya saat ini masih banyak sekolah yang kekurangan guru agama mata pelajaran agama. Salah satunya adalah guru Agama Kristes yang sampai saat ini masih sangat kurang. Pembimas Kristen Kemenag Sultra, Luciana, yang ditemui koran ini kemarin (25/3) mengatakan, saat ini

Sultra sangat kekurangan tenaga guru mengajarkan mata pelajaran Agama Kristen. Menurutnya, kekurangan tenaga pendidikn sudah berlangsung lama, sehingga banyak sekolah yang memiliki siswa Kristen tidak belajar agama. “Khusus untuk di kota Kendari saja, ada banyak sekolah yang memiliki siswa Kristen, tetapi tidak memiliki guru agama Kristen. Di SMAN 1 Kendari cukup banyak siswa beragama Kristen, namun tidak memiliki guru agama yang tetap,’’ katanya. Menurut Liciana, jumlah guru

agama Kristen yang tersebar di sekolah-sekolah se-Sultra sebanyak 64 orang. Jumlah ini sangatlah kurang, sebab jumlah sekolah yang memiliki siswa Kristen juga lebih banyak. “Idealnya meskipun cuma ada satu siswa yang beragama Kristen di sekolah itu, tetap harus ada guru pengampu mata pelajaran yang bersangkutan,’’ terangnya. Kendala lain kata wanita yang memiliki rambut sebahu itu, lulusan guru yang punya spesifikasi mata pelajaran agama kristen juga sedikit. Kalaupun ada yang punya spesifikasi

itu, terkadang tamatan itu tidak punya akta mengajar. Mereka yang tak punya akta, tidak bisa menjadi pengajar tetap, kecuali sebatas honorer. Perlu diketahui, saat pemaparan rangcangan Renstra RPJMD Sultra untuk lima tahun ke depan, Gubernur Sultra, Nur Alam sudah mengingatkan kepada Kemenag Sultra. Dalam notulen Renstra, gubernur menyarankan agar Kanwil Kemenag Sultra, H. Muchlis A. Mahmud agar melakukan identifikasi agar pengajaran agama non-muslim bisa terselenggara dengan baik. (m2)

Etos Expo, Motivasi Siswa Tak Mampu

luther bittikaka/KP

Pose bersama Badan Pengurus Cabang GMKI Kendari periode 2011-2013,

Makassar, KP Beastudi Indonesia di bawah naungan Dompet Dhuafa menggelar etos expo di Gedung Mulo, Minggu 24 Maret. Etos expo ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa kurang mampu untuk bisa semangat masuk di perguruan tinggi. Motivator muda dari Bandung, Asep Wahidin Al Mufiid memberikan training motivasi kepada 200 siswa yang akan melanjutkan kuliah. Motivasi ini diberikan agar mereka yang merasa tidak punya biaya bisa kembali bersemangat untuk kuliah. “Kita harus punya daya imajinasi yang kaya. Kita pun harus punya semangat dengan level 100 agar bisa masuk di perguruan tinggi. Hadirkan pikiran positif untuk mendapatkan level 100m,” kata Asep di hadapan siswa ini.

Selain memberikan motivasi, juga diadakan sosialisasi sistem penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri, sosialisasi beasiswa etos, beasiswa swasta, NGO, dan beasiswa pemerintah. Ketua panitia pelaksana, Nushhan Adly mengatakan, etos expo ini diselenggarakan oleh penerima beastudi etos. Mereka ingin menunjukkan jika banyak beasiswa yang bisa diperoleh untuk masuk di perguruan tinggi. “Etos expo ini adalah event tahunan yang diselenggarakan serentak di 12 kota di seluruh Indonesia. Kali ini kami menghadirkan motivator muda dari Bandung,” kata Nushhan Adly. Nushhan menambahkan, dengan etos expo ini siswa yang ingin melanjutkan kuliah namun tidak memiliki biaya, bisa bersemangat dan optimis bisa melanjutkan studi. (jpnn)

Kampus

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

19

BEM Kutuk Aksi Anarkis Mahasiswa Fakultas Teknik Pecahan kaca di gedung rektorat akibat lemparan para mahasiswa yang unjuk rasa

SWARJONO/KP

Dosen Unhalu Lokakarya TKHL Kendari,KP Beberapa waktu lalu tujuh orang Dosen Kehutanan Unhalu mengikuti lokakarya penelitian mengenai tata kelola hutan dan lahan (TKHL) di tingkat Provinsi dan Kabupaten, pada salah stau hotel di Jakarta. Lokakarya tersebut dilaksanakan SETAPAK dan didukung The Asia Foundation dan Ukaid from The British People. Menurut Dosen Unhalu, Faisal Danu Tuheteru selama dua hari tujuh orang Dosen Fakultas Kehutanan Unhalu mengikuti lokakarya TKHL tersebut dengan materi antara lain reformasi tata kelola TKHL, investigasi tantangan di dalam mencapai reformasi di tingkat provinsi dan kabupaten untuk TKHL, ruang lingkup, rencana dan kepentingan

dari industri yang berdampak kepada hutan dan lahan gambut (perkebunan komersial dan kegiatan pertambangan), konsep-konsep dalam tata kelola hutan dan lahan serta hubungannya dengan gender, pembiayaan, dan korupsi. Terdapat pula materi Peran penelitian dalam tata kelola hutan dan lahan, etika peneliti dalam formula-formula penelitian kebijakan, serta menjembatani kesenjangan penelitian dan kebijakan, meliputi strategi advokasi hasil riset terkait mempengaruhi kebijakan. “Lokakarya TKHL tahun 2013 merupakan satu langkah awal, utamanya bagi para stakeholder di Sultra dengan peta potensi atau pun tata kelola hutan dan lahan di Sultra masih sangat tumpang tindih. Melalui lokakarya ini diharapkan

akan menghasilkan berbagai pemikiran utamanya yang dapat menyambung tali keterkaitanantaraakademisidanpengambilkebijakan.Selainitubagiakademisi,peta atau roadmap penelitian di Kampus akan dapat mengacu pada TKHL yang belum ada,” kata Faisal Danu Tuheteru. Melalui lokakarya tersebut tandasnya sekaligus dapat memberikan informasi terkait pengelolaan TKHL dengan baik di Indonesia. “Ada yang menarik dari lokakarya tersebut adalah bagaimana pentingnya kerjasama antarpihak terkait sehubungan penelitian TKHL di Indonesia. Pelajaran penting lainnya adalah bagaimana konsep dan pengalaman TKHL di beberapa daerah di Indonesia dapat diimplementasikan di Sultra,” tandasnya. (fas)

Kendari, KP Tindakan anarkis yang dipertontonkan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Unhalu saat aksi unjukrasa di pelataran Rektorat Unhalu, kemarin (25/3), disesalkan dan dikutuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhalu. Aksi yang berakhir dengan pengrusakan jendela gedung rektorat, kaca ATm, serta mobil dinas Dekan FKIP yang bernopol DT 7622 F tersebut, awalnya berlangsung damai. Demonstran menuntut Rektor Unhalu menjelaskan secara transparan uang kuliah tunggal (UKT), anggaran Unhalu secara umum serta meminta dokumen DIPA Unhalu tahun 2013. Namun, Rektor Unhalu Prof. Usman Rianse tak kunjung memberikan penjelasan pada ratusan mahasiswa tersebut. Mengingat di tempat yang sama, Prof. Usman tengah memimpin rapat tahunan anggota koperasi pegawai di Auditorium Mokodompit sekaligus penandatanganan MoU dengan BTN. Merasa diabaikan rektor, demonstran pun mulai melakukan tindakan anarkis yang berakhir pada pengrusakan. Satpam Unhalu beserta sejumlah staf Unhalu berupaya mengatasi aksi pengrusakan mahasiswa tersebut. Untunglah

tidak sampai berakibat fatal karena massa pun akhirnya membubarkan diri. Rektor Unhalu yang bermaksud menemui massa, usai membuka kegiatan di Auditorium pun tidak sempat, karena mereka telah membubarkan diri. Akibat kejadian ini, Ketua BEM dari berbagai fakultas di Unhalu, seperti Fekon, FKIP, Fisip, Kedokeran, Peternakan, dan Fakultas Pertanian menyampaikan menolak aksi anarkisme yang dilakukan ratusan mahasiswa tersebut. “Tindakan seperti ini tidak bisa mengatasnamakan mahasiswa dan membawa nama besar Unhalu. Memang identitas mereka mahasiswa Unhalu, tapi tindakan yang dilakukannya kami tidak sepakat. Karena ini hanya dilakukan oleh segelintir orang saja,” papar Nawir, Mantan Ketua BEM Fisip. Dia menjelakan aksi p re ma nisme me ma l u ka n yang dilakukan oleh oknum mahasiswa Fakultas Teknik seharusnya bisa dicegah dengan hal yang lebih sopan dan elegan. Karena masih ada ruang komunikasi yang lebih baik. Mengingat mahasiswa adalah kaum intelektual seharusnya tidak melakukan tindakan yang bisa membawa citra

negatif kepada masyarakat. Muhamad Saban, Ketua BEM Fisip menimpali, tindakan anarkis ini sudah mengarah pada tindakan kriminal karena merusak fasilitas negara, sehingga harus ada perlakuan tegas dari pihak yang berwajib. Tak hanya itu, Universitas juga harus memberikan sanksi agar ada efek jera. “Untuk permintaan transparansi pengelolaan anggaran kami setuju saja, tapi cara yang digunakan kami tidak sepakat,” tegasnya yang kemudian diamini rekan-rekannya. Menjawab aksi permanisme mahasiswa itu, Alim Marhadi Kepala Humas Unhalu menegaskan pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Kendari. Dari hasil tersebut, pihak rektorat akan melakukan sanksi pembinaan pada para mahasiswa yang terbukti melakukan pengrusakan. “Tentu kami menyerahkan kasus ini kepada pihak yang berwajib. Karena jika hal itu tidak kami lakukan, universitas juga akan ditegur bahkan prodi yang bersangkutan bisa dinonaktifkan. Setelah ada hasil dari kepolisian, kami akan mengambil tindakan tegas,” imbuh Mantan Ketua PMII Sultra ini. (ann)

20

Xpresi Ir. Abdul Rahman J Garussu (Kepala SMKN 5 Kendari)

Kerja Ok, Kuliah Lanjut

BAGI remaja yang bingung untuk menentukan kemana usai tamat SMA, apakah kuliah atau kerja memang kadang bisa menghabiskan waktu dan energi. Kalau lulusan SMK tak ada masalah karena mereka memiliki keterampilan yang sudah diberikan di sekolah dan tetap bisa melanjutkan kuliah. Nah, untuk sobat expresi lainnya, kerja juga tak masalah, hanya saja sebagai tips jika kalian memilih untuk bekerja, cari pekerjaan yang bisa menunjang keterampilanmu, misalnya tata busana atau salon. Kalian bukan hanya mendapatkan uang tapi juga ilmu dan keterampilan. Ke depan, jika kamu punya modal kamu juga bisa mendirikan usaha atas namamu sendiri. Tapi jika pekerjaanmu tidak menambah keterampilan maka sampai kapanpun tidak ada peningkatan. Intinya bekerja bukan hanya untuk mempertahankan hidup tapi mencari ilmu juga, silahkan memilih. Kuliah sambil kerja pun tidak masalah. Asalkan kita pandai mengatur waktu. Jangan sampai justru keduanya keteteran. Yang rugi kita kan? (Wulan)

Share

Fifit Ariyanti (Mahasiswi Unhalu)

Prioritaskan Kuliah BAGI saya, kuliah atau kerja Cuap sama pentingnya. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi cuap

kita semua, bukan hanya untuk masa depan yang baik tapi juga untuk memajukan negara kita. Sementara kerja memang tujuan dari menuntut ilmu agar mendapatkan pekerjaan yang baik dan bisa menyejahterakan. Hanya saja, untuk saat ini kalau harus memilih kuliah atau kerja, saya memilih untuk kuliah dulu. Hmmm menurut orang tua memang sebaiknya kuliah dulu. So gak ada masalah buat saya. Lagian kalau sudah kuliah ilmu khan s u d a h bertamb a h jadi lebih terar a h d a n t a u pekerjaan mana yang saya inginkan. Buat sobat expresi lainnya saya kira gak mesti kuliah atau kerja. Hanya saja semua orang khan punya tujuan hidup dan cita-cita, jadi jangan pernah berhenti untuk mengejar mimpimu ya? (Wulan)

Kuliah or Kerja? Bingung.....

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

H

idup itu pilihan, so banyak sekali pilihan dalam hidup ini yang terkadang membuat bimbang. Kalau tidak bisa mengukur mana yang lebih baik dan lebih bermanfaat, bisa-bisa sobat expresi malah terjerumus dalam hal yang menyesatkan dan merusak masa depan. Termasuk yang sering dialami remaja ketika menyelesaikan pendidikan tingkat atasnya. Apalagi gak lama lagi bakal ujian nasional, pasti sudah banyak yang punya ancang-ancang khan, mau lanjut kuliah di universitas mana? Atau kerja saja ya? Hmmm, ini pilihan yang kadang bisa positif dan juga negatif. Tergantung orangnya sih. Nah, beberapa pertimbangan, contohnya karena mengalami kekurangan secara ekonomi, sehingga mulai berpikir, kuliah saja, tapi siapa yang akan membiayai? Bagaimana kalau kerja saja? Tapi kalau kerja, gak mungkin selamanya bakal kerja serabutan, pasti capek dan pengen punya masa depan yang jelas. Kalau gitu harus lanjut donk? Nah, bingung khan? Sebagai remaja yang ingin maju, kamu harus bisa menimbang mana yang paling baik buat masa depan. Ingat, banyak juga lo anak remaja yang memilih kerja hanya karena malas pusing memikirkan materi kuliah. Setelah beberapa tahun kemudian baru dech menyesal dan pengen kuliah. Jangan sampai seperti ini yach? Alangkah baiknya jika orang tuamu mendukung untuk kuliah jangan putus asa dech, kejar mimpimu dan raih masa depan cemerlang. Masalah kerja, kalau kamu sudah punya wawasan dan ilmu yang banyak pasti bukan kamu yang mencari pekerjaan, tapi pekerjaan yang mencari kamu. Hmmm yakin bisa seperti ini? Harus yakin donk. But, kalau memang keadaan memaksa, kan bisa nyambi kuliah, yang penting jangan pernah berhenti untuk belajar. Mungkin saja kamu bisa bekerja untuk mengumpulkan uang, setelah cukup, bisa donk kuliah, asyik khan? Berusaha mandiri dan tidak membebani orang tua khan lebih mulia. (Wulan)

Facebookers Safira Fitriyanti Safira.jayapura@gmail.com SMAN 1 Kendari “Mau lanjut kuliah dlu karena biar bisa ngambil sarjana tapi lebih bagus juga koq kalau kita lebih baik untuk kuliah sambil kerja karena kan bisa nyari uang kuliah darii hasil keringat sendri asalkan kita bisa imbangkan antara masalah kuliah dan kerja itu paling penting sahabat ekspresi :). Ingat juga kita bisa jaga kondisi kita nanti saat itu keyy supaaya tidak terasa lelah dan capek;) Debby Ayu Marinticha d3bhy_marinticha@yahoo.co.id SMKN 1 Kendari “Pengenya sih, krja sambil kuliah, yaa itung2 bntu ortu utk byar semester nti, tpi skrg yg pnting LULUS dlu lah:) Vand Adnan vand.adnan.56@yahoo.com SMKN 2 Kendari. “Jika ada peluang kerja yang bagus, lebih baik kerja dulu. karna yang namanya kuliah itu asalnya dr diri sendiri,kapan aja bisa selama kita bisa mmnuhi prsyaratan dr Univ nya. kalo kerja kan gk kaya gitu, biar udah S3 klo gk ada lowongan? sma klo sudah kerja,persoalan dlm kuliah dpt diperkecil,krna mteri yg d bhas kta udah alami di dunia krja Wycha Lestary Angela BieberUmboh wycha.l.bieberumboh@yahoo.com SMAN 2 Kendari “KULIAAH KULIAAH KULIAAAH!!!!!! Sutrapengenjadidokter sutra.Utha@ymail.Com SMKS Kesehatan Kendari “Hmm,sbnar.Y qugh pngen 22.Y siiich,,kuliah sambil krja. Biar biaya kuliah gg mnta ma ortu,,malu rasa.Y mnta uang mulu ma ortu. Hehehehe” Rahman abdullrahman.librhavaltra.1@yahoo.com SMAS Sejahtera Kendari “Kalau aq seh, milih KULIAH sambil kerja, biar bsa jdi orang yang mandiri... Dan meringankan beban ortu.! Moethma’innha Pratywiee Alvienaarista moethmainnha.p.alvienaarista@yahoo. com SMAN 1 Konsel “Kalau ª?? sih kuliah dulu tapï klau ª?ª kesempatan buat kerja ?ª? itung” buat nambah uang bulanan biar gª? repotin O?¯_ª?? tua yaa. Kalau ª?? sih gtuu tapi gª? tau rencana tuhan (?*n_n*?) Hastuty Girl’Bayy Chiyosones hastuty.chiyosones.5@yahoo.com SMAN 4 Konsel “Ea....pilih Kuliah donk....soal.y menurut saiaa...pekerjaan bisa dgn gampang.y kita dapatkan kalau sudah S-1..heheh..masih pengen mnuntut Ilmu...pasti krent bangat kalau udah jadi Mahasiswi”

Barcelona Vs Deportivo

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

21

PRA PIALA DUNIA

Montenegro Vs

Live On

Sabtu 23 Maret 2013 Inggris Pukul 02.00 WIB

Pukul 03.45 WIB

FOKUS DEMI TIKET 1 Live On

Rabu, 27 Maret 2013 Pukul 03.00 WIB

Karim Benzema

Benzema Tetap Dipercaya

PARIS-Kritik tajam dan ejekan kepada Karim Benzema tidak menggoyahkan kepercayaan pelatih timnas Prancis Didier Deschamps. Striker Real Madrid itu tetap akan dipercaya ketika menghadapi Spanyol Rabu dini hari (27/3). Benzema menjadi bulanbulanan ejekan fansnya sendiri ketika Prancis menang 3-1 atas Georgia (23/3). Dia kembali gagal mencetak gol. Total, dia puasa gol dalam 11 laga atau 929 menit sejak 5 Juni tahun lalu melawan Estonia. Selama membela Les Bleus, julukan Prancis, Benzema hanya mencetak 15 gol dari 55 pertandingan. Dengan begitu, dia membukukan rata-rata 0,25 gol perpertandingan. Makanya, mantan pelatih Prancis Raymond Domenech mengkritiknya sebagai striker tak berguna. Oliver Giroud yang lebih miskin pengalaman internasional, dinilai punya performa lebih baik ketimbang Benzema. “Sudah saya katakan sebelumnya, Benzema menunjukkan dirinya tidak berguna,� kata Domenech, seperti dikutip Sports Mole. Selain gagal memanfaatkan lima peluang yang dimiliknya melawan Georgia, yang membuat suporter Prancis kian geram kepadanya karena menolak menyanyikan lagu kebanggsaan Prancis La Marseillaise di awal laga.

asal Liverpool, Steven Gerrard dan Glenn Johnson, sudah kembali bisa merumput. Meski lini belakang Three Lions dipastikan tidak dihadiri Rio Ferdinand dan John Terry, tapi bek Chelsea, Gary Cahill, kemungkinan besar akan turun ke lapangan. Sebaliknya, Montenegro akan hadir dengan skuad lengkap seperti saat mengalahkan tuan rumah Moldova 1-0 (23/3) lalu. Mungkin hanya gelandang Milorad Pekovic yang absen Live On dikarenakan akumulasi kartu. Selebihnya anak asuh Branko akan2013 tampil full Minggu, 10Brnovic Maret team. Dua pemain kunci dari masing-masing Pukuladalah 01.45 WIBWayne Rooney tim diperkirakan penyerang dan Stevan Jovetic. Kehadiran striker Man. United pada laga ini, diharapkan bisa memberi efek positif bagi anak asuh Roy Hodgson. Sedangkan untuk Montenegro, Stevan Jovetic yang memiliki penampilan impresif bersama klubnya Fiorentina jadi tumpuan lini depan. Pemain berusia 23 tahun ini dikenal piawai dengan umpan akuratnya. Dalam tiga laga terakhir,

Inspirasi Sukses Sneijder

Yolanthe Cabau

1

Baca FOKUS di Hal 22

Agenda Kualifikasi Piala Dunia 2014

Baca BENZEMA di Hal 22

WESLEY Sneijder mulai menuai sukses di Galatasaray. Gelandang asal Belanda itu sepertinya tidak kecewa dengan bujukan sang istri, Yolanthe Cabau, yang menginginkan Sneijder hengkang ke Galatasaray. Yolanthe merupakan salah satu aktor penting kepindahan Sneijder ke Galatasaray. Sebelum gelandang 28 tahun itu memutuskan gabung Galatasaray, Yolanthe sudah terlebih dulu menyatakan kesenangannya dengan kota Istanbul. Yolanthe dan Sneijder mulai menjalin hubungan pada 2009. Keduanya kemudian memutuskan untuk menikah pada 17 Juli 2010, enam hari setelah Sneijer bermain di final Piala Dunia 2010 melawan Spanyol. KarierYolanthemulaimelonjak ketika membintangi film Belanda, Snowfever(2004)danCosta(2005). Sepanjang2005hingga2008,aktris 28 tahun tersebut tampil di sinetron berjudul Onderweg naar morgen. Pada 2009, Yolanthe terpilih majalah FHM sebagai wanita terseksi Belanda. Meski terkenal sebagai salah satu WAGs yang doyan belanja dan pesta, Yolanthe juga tidak melupakan kegiatan sosial. Yolanthe merupakan salah satu pendiri yayasan Stop Kindermisbruik, yang fokus dalam pembebasan protitusi di bawah umur.(one)

PHOTO / GIUSEPPE CACACE

PSG Valencia VS PSG

MEMORI 2011 silam, akan selalu diingat Wayne Rooney ketika ia kembali menyambangi Montenegro. Saat itu, bintang MU ini dikartu merah saat Inggris berhadapan dengan Montenegro di Kualifikasi Piala Eropa 2012. Dia diusir wasit karena menendang pemain lawan, Miodrag Dzudovic. Gara-gara kartu merah itu, Rooney absen di dua laga awal putaran final. Meski sempat tampil di EURO, Rooney gagal membawa timnya melangkah lebih jauh. Nah, dini hari nanti, Rooney dkk kembali akan berkunjung ke Montengero, guna menghadapi tim tuan rumah dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia Grup H Zona Eropa. Laga kedua negara ini ibarat final, berlabel big match dan krusial bagi kedua tim. Pasalnya, pemenang dari pertandingan ini otomatis akan lolos ke Brasil 2014 menjadi wakil Eropa. Sedangkan tim yang kalah, akan melalui babak play-off. Di klasemen, Montenegro masih memimpin dengan 13 poin, sedangkan Inggris tepat dibawahnya dengan 11 poin. BBC Sports melaporkan, skuad Roy Hodgson akan tampil tanpa salah satu pemain kunci Theo Walcott yang mengalami cedera, sedangkan duo

Striker Inggris, Wayne Rooney akan jadi pusat perhatian publik Montenegro, dini hari nanti. Aksi bengal pemain MU ini, 2011 silam masih diingat para penonton di negeri ini, kala Rooney menendang Miodrag Dzudovic, pemain Montenegro, dalam kualifikasi Piala Eropa. Rooney dikartu merah dan dilarang tampil di Euro selama dua laga. Rooney dipastikan akan kembali jadi sasaran provokasi penontonAFP

Rabu, 27 Maret 2013 (dini hari WIB) Malta v Italia (siaran langsung Antv pukul 02.30 WIB) Grup H Montenegro v Inggris (siaran langsung SCTV pukul 03.00 WIB) Prancis v Spanyol (siaran langsung RCTI pukul 02.30 WIB)

22

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Rossi Girang Bisa Kalahkan Lorenzo JEREZ-Untukkalipertamadalamduatahun terakhir, Valentino Rossi bisa mengalahkan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Keberhasilan menjadi pebalap tercepat di latihan Jerez membuat The Doctor sangat girang. Dalam sesi latihan pra musim hari kedua yang digelar di Sirkuit Jerez, Minggu (24/3) lalu waktu setempat, Rossi menjadi rider dengan catatan waktu terbaik. Satu menit 39,525 detik. Waktu yang dia torehkan itu membuat Rossi berada di depan Pedrosa dan Lorenzo, dua pebalap yang dianggap sebagai yang terbaik saat ini. Ini adalah untuk kali pertama Rossi berada di depan dua nama tersebut sejak bergabung ke Ducati dua musim lalu. Tidak pernah sebelumnya saat balapan, sesi latihan bebas, kualifikasi atau tes pra musim, Rossi mengalahkan Pedrosa serta Lorenzo. Karenanya, Rossi sangat senang dengan apa yang dia dapat di Jerez. “Itu tidak penting, (tapi) sangat penting! Saya sangat senang, bukan hanya karena posisinya, tapi juga karena kami memodifikasi beberapa setelan untuk mengantisipasi M1 dengan gaya berk-

endara saya,” sahut Rossi. “Sangat penting buat kami untuk mengetahui setelan ini, yang bisa membantu dan memberi pengaruh pada gaya berkendara saya - untuk berkendara dengan cara yang lebih baik dan lebih konsisten, terutama tetap mencatatkan waktu yang bagus saat memakai ban lama,” lanjut Rossi di Crash. Keberhasilan menjadi yang tercepat di hari kedua tes pra musim Jerez bisa menjadi indikasi tingginya daya saing pebalap Italia berusia 33 tahun itu di musim 2013 ini. Apalagi sejak kembali memperkuat Yamaha di akhir musim lalu, Rossi selalu memcatatkan hasil bagus. “Bisa berada di posisi terdepan dengan waktu (satu menit) 39,5 detik dan juga bisa secepat Jorge. Saya dan seluruh tim saya sangat senang dan saya pikir kami siap melanjutkan pekerjaan ini.” “Untuk besok (Senin ini), kami punya sasis baru dengan beberapa perubahan kecil, jadi Lorenzo dan saya akan mencobanya. Kami harap kami bisa sedikit meningkatkan level permainan kami,” harap Rossi. (din/rin )

Atlet Renang Sultra Siap Ikut Kejurnas Tujuh Tahun Tak Pernah Ikut Kendari, KP Hampir sewindu, atlet renang Sultra tidak pernah muncul dipermukaan mengikuti Kejurnas. Ini karena buruknya perhatian pemerintah dan minimnya anggaran. Padahal, setiap harinya puluhan atlet renang Sultra selalu menjalani latihan terpusat di kolam renang KONI Sultra. Ini atas motivasi dan kesabaran pelatihnya, Alimudin Safar dalam

melakukan pembinaan secara kontinyu. Besarnya harapan mengikuti Kejurnas, akhirnya tercapai karena atlet renang rencananya akan mengikuti Kejurnas kelompok umur di Nusa Tenggara Barat, Mataram pada 5-12 Mei Nanti. “Sudah tujuh tahun terakhir, renang tidak pernah mengikuti Kejurnas. Ini karena tidak pernah mendapat bantuan anggaran. tapi atlet tidak pernah menyerah dan terus menjalani latihan disini (kolam renang red) KONI. Atas usaha dan perjuangan, akhirnya pada awal Mei 2013 nanti kami

siap mengikuti Kejurnas di NTB dengan menggunakan biaya club,” ungkap Daeng Kolam, panggilan akrab Alimudin Safar pelatih renang senior Sultra itu saat ditemui usai melatih atletnya beberapa hari lalu. Kesempatan kali ini, tidak mungkin disiasikan. Sebab, rencana mengikuti kejurnas selalu saja gagal. Misalnya pada kejurnas renang antar perkumpulan seluruh Indonesia (Kerapsi) pada 27 Desember 2012 lalu di Bandung, anak binaanya gagal ikut karena tidak adanya biaya. Kini, Alimudin terus menggenjot

dan meningkatkan proses latihan pada anak asuhannya agar dapat merebut medali. Dalam kejurnas tersebut, akan dipertandingkan mulai kelompok 4 yunior sampai kelompok satu senior. Ada 12 atlet yang akan diberangkatkan dengan target minimal meraih medali perunggu khususnya pada kelas pemula. “Tapi terpenting, keikut sertaan kita dalam kejurnas ini karena ingin melatih mental dan fisik para atlet untuk menghadapi Porprov 2014 di Butur nanti, sehingga dapat meriah medali emas,” katanya lagi. (m1)

Bupati Kolut Bina Atlet Dayung Lasusua KP Perhatian Rusda Mahmud terhadap perkembangan olah raga di Kolaka Utara cukup tinggi. Belakangan ini, Bupati Kolut itu memperlihatkan kepedulian besar terhadap pembinaah sejumlah cabang olahraga di daerah yang ia pimpin. Mulai dari pembinaan atlet sepakbola usia dini, atlet otomotif, kini atlet-atlet Dayung mendapatkan

“kasih sayang” sang bupati. Rusda bahkan turun langsung melihat perkembangan latihan 25 atlet dayung yang tengah menempa diri di kawasan arena dayung yang berada di kawasan Tol Mini By Pass Kolut. “Saya mengemban amanah sebagai pemimpin untuk membina para mayarakat yang memiliki bakat dan kemauan untuk di kembangkan. Saya fasilitasi.

Intinya, bakat dan kemauan pasti saya akan mendukungnya, seandainnya ada atlet kelereng saya pun akan membinannya,” katanya, saat ditemui di arena latihan Dayung, belum lama ini. “Semua atlet yang saya bina adalah anak-anak yang merupakan bibit atlet yang profesional, bukan hanya dipersiapkan pada saat akan bertanding fokus melakukan latihan tapi telah memiliki jadwal

rutin latihan,” tambahnya. Di sela-sela kesibukannya sebagai Bupati, Rusda selalu menyempatkan diri datang di arena dayung, untuk menyaksikan langsung anak didiknya berlatih. Ia pun menunjukan keseriusannya mengembangkan bakat-bakat atlet dayung di daerahnya dengan mendatangkan langsung pelatih olah raga air ini secara khusus dari Kota Kendari.(k6)

juga banyak yang diam. Apa masalahnya,” ketus striker keturunan Aljazair itu. Kendati dikiritik Domenech dan memiliki hubungan yang kurang baik dengan suporter Prancis, Deschamps tetap percaya kepada Benzema. “Saya

tetap percaya kepadanya. Anda hanya mendengar apa yang dikatakan publik setelah pertandingan Georgia. Saya tidak menyangkal, Karim punya peluang gol, tetapi gagal saat melawan Georgia,” kata Deschamps kepada Ligue1.com.

Saat ini, menurut Deschamps, Benzema merupakan penyerang dengan caps terbanyak. Pengalamannya dan juga kecepatannya di lapangan akan sangat berguna. Apalagi menghadapi para pemain Spanyol yang dikenalnya karena membela di Real. (ham)

bagaimana dikutip dari laman SkySport. “Inggris masih menjadi salah satu tim terbaik dan mereka dijagokan dapat memenangi pertandingan,” katanya. Tapi timnya memiliki cara tersendiri untuk memetik kemenangan Mereka bakal memancing emosi Wayne Rooney. Kata Vucinic mengatakan, public tuan rumah akan terus memberikan tekanan pada Rooney. Pemain Juventus itu menganggap bahwa warga Montenegro masih sangat ingat dengan tindakan yang dilakukan Rooney. “Tidak ada yang meragukan bahwa Rooney adalah salah satu striker terbaik di dunia,. Namun kami tahu jika dia juga kerap bermain dengan emosi,” ujar Vucinic. Nah, jika mampu memancing emosi Rooney, Vucinic yakin Montenegro bisa mengantongi kemenangan. Setidaknya bisa memaksa hasil seri. Intimidasi bakal membuat Rooney semakin emosi dan kehilangan bentuk permainan terbaiknya. “Fans kami tidak akan lupa dengan kartu merah yang diterimanya. Mereka akan terus menekan Rooney dan mengintimidasinya,”

tegas Vucinic. Bahkan, Vucinic juga tak segansegan untuk mengharapkan agar Rooney mendapatkan kartu merah di laga tersebut. Menurutnya, peluang Montenegro untuk memetik kemenangan sangat besar jika Inggris bermain dengan sepuluh pemain. “Inggris tidak akan memiliki peluang jika bermain dengan sepuluh pemain. Saya yakin jika pelatih Inggris akan mengatakan hal tersebut pada anak asuhnya,” tegas mantan penyerang AS Roma tersebut. Sejak menjadi negara yang berdiri sendiri pada 2006, Montenegro berada di peringkat ke-28 menurut FIFA. Vucinic merasa bangga dengan capaian itu. “Bagi Montenegro, bertanding melawan Inggris merupakan hal yang spektakuler. Tidak ada pemain yang akan melewatkan kesempatan itu,” kata Vucinic. Sementara itu, Wayne Rooney pernah disorot gara-gara tindakan konyolnya di laga melawan Montenegro. Karena sudah makin dewasa, Rooney diyakini tidak akan mengulangi kesalahannya itu. Joleon Lescott, defender Inggris memprediksi pemain-

pemain Montenegro akan kembali memancing emosi Rooney di laga tersebut. Tapi, dia yakin Rooney tak akan terpengaruh dan membuat kesalahan yang sama. “Balas dendam hanya akan meningkatkan performanya. Saat ini, Wayne adalah salah satu yang terbaik di dunia. Jadi, saya ragu mereka akan mencoba meningkatkan performanya,” ungkap Lescott di Mirror. “Mereka mungkin akan memancing temperamennya, tapi Wayne sudah matang sekarang. Dia sudah lebih dewasa dan lebih berpengalaman, dan saya yakin dia akan cukup profesional untuk menangani apapun yang mereka lakukan terhadapnya,” tutur bek Manchester City ini. “Montenegro adalah tim yang sangat terorganisir. Mereka sulit untuk dipecahkan, tapi kami yakin bisa menang,” ujar Lescott seperti dikutip Sportsmail. “Kemenangan atas San Marino memberi keyakinan penuh. Bukan bermaksud tidak hormat kepada San Marino, tapi kami bermain baik melawan mereka dan kami berharap melakukan hal yang sama pada Selasa,” imbuhnya. (mfi/rin/jpnn)

Benzema ....... Bahkan, Benzema secara terbuka pernah menyatakan tidak mau menyanyikan La Marseillaise. “Saya mencintai timnas Prancis, tetapi tidak ada yang bisa memaksa saya bernyanyi. Dulu Zinedine Zidane juga tidak menyanyikannya, penonton

Fokus ....... dia telah menciptakan dua asis krusial bagi kemenangan Montenegro. Dipasangkan dengan striker Juventus Mirko Vucinic, mereka jadi ancaman besar terhadap lini belakang Inggris. Gelandang muda Manchester United, Tom Cleverley sangat berambisi memberikan kemenangan bagi timnas Inggris. Ambisi Cleverley ini juga didukung dengan penampilan menawan Inggris yang di pertandingan sebelumnya sukses menggulung San Marino 8-0. “Itu akan menjadi pertandingan yang sulit tapi kami datang untuk memenangkan pertandingan itu,” kata Cleverley dilansir tribalfootball. “Dua kemenangan dari dua pertandingan tentu akan menyenangkan,” lanjutnya. Uniknya, kapten timnas Montenegro Mirko Vucinic justru menjagokan Inggris. Vucinic yang kini membela Juventus berharap laga kedua timnas itu bakal berlangsung sengit. Inggris memang menjadi t i m favorit, se-

23

Kendari Pos | Selasa, 26 Maret 2013

Makin Gendut Makin S Kena Asam Urat

7 Mitos tentang Asam Urat

B

anyak yang bilang asam urat adalah masalah atau penyakit yang dialami orang tua. Tapi kini tak lagi, karena jumlah orang dengan asam urat makin meningkat seiring dengan banyaknya orang yang obesitas. Penyakit asam urat dike-

nal sebagai penyakit raja karena hampir diderita oleh sejumlah raja termasuk Henry VIII. Secara sejarah penyakit ini dikiatkan dengan orang-orang kaya seperti raja yang mampu mengadakan pesta dengan banyak makanan dan wine serta alkohol. Para ahli menghubungkan peningkatan asam urat ini dengan obesitas, karena makan dan minum yang berlebihan menyebabkan terjadinya penumpukan asam urat dalam darah, yaitu produk limbah yang dibentuk saat pemecahan makanan, bir dan wine. Untuk itu adanya peningkatan jumlah orang yang mengalami obesitas maka turut meningkatkan banyaknya kasus asam urat. Faktor risiko lain dari penyakit ini adalah kolesterol tinggi,

tekanan darah tinggi dan kadang dipicu oleh trauma fisik atau operasi. Jika seseorang memproduksi asam urat secara berlebihan maka akan terbentuk banyak kristal kecil di sendi yang bisa menyebabkan rasa sakit dan juga peradangan terutama di jempol kaki, sehingga membuat orang jadi tidak nyaman. “Setiap tahun dalam dekade terakhir, jumlah pasien yang dibawa ke rumah sakit karena asam urat telah meningkat sebesar 7,2 persen,” ujar Dr Philip Robinson dari University of Queensland, Australia. Dr Robinson yang melaporkan penelitian ini dalam jurnal Rheumatology mengungkapkan bahwa penderita asam urat sering mengalami masalah kesehatan lainnya

seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan juga penyakit jantung. Selain itu konsumsi alkohol berlebihan juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah, dan mengurangi jumlah asam urat yang dikeluarkan melalui urine. Serta konsumsi alkohol ini juga memicu obesitas. “Orang-orang hanya melihat obesitas bisa menyebabkan diabetes tipe 2 dan hipertensi, tapi mereka tampaknya tidak menyadari bahwa kondisi ini juga bisa memicu asam urat,” ujar Dr Robinson. Ia juga mengungkapkan, profesional kesehatan perlu mengambil kesempatan untuk memperingatkan pasien mengenai kondisi ini. Meski asam urat bisa dikontrol, tapi akan lebih baik jika bisa mencegahnya. (net)

YVCI Chapter Kendari Gelar Donor Darah Kendari, KP Untuk meningkatkan kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang kurang mampu, Yamaha Vixion Club Indonesia (YPCI) Chapter Kendari mengadakan kegiatan sosial berupa donor darah di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kendari. Kasubid Bina BKKBN Kota Kendari, Agus Salim SE, MM mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan agenda dari YVCI Chapter

Kendari bekerja sama dengan PMI Kendari untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. “Kita bisa menjaga kesehatan masyarakat bila melakukan donor darah sukarela, disamping itu memiliki nilai sosial. Pemilihan aksi donor darah, didasarkan atas kepedulian YVCI pada kesehatan”, ungkapnya. Kegiatan donor darah itu, diikuti oleh sekitar 50 orang member YVCI. Namun yang dinyatakan memenuhi

syarat, hanya 16 orang pendonor. Ketua YVCI Chapter Kendari, Brigadir Askar menggungkapkan pihaknya sangat memahami arti kesehatan dibalik aksi donor darah yang dilakukan.”Pola hidup sehat dengan berdonor, harus kita sosialisasikan bersama-sama sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya kesehatan”, ujarnya. Ia menambahkan, pihak YVCI juga menggelar aksi sosial lain. Diantaranya, penge-

cetan Panti Asuhan Pondok Pesantren Al-Podriah Lepolepo, pembersihan tambak ikan, penyerahan bibit ikan sebanyak 400 ekor yang langsung ditebar. Sementara itu, Agus selaku Kasubid Bina BKKBN mengatakan sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar YVCI. Utamanya, aksi donor darah yang sudah beberapa kali digelar. “Ini kegiatan sukarela yang harus dilakukan secara rutin,” pungkasnya. (K1)

ama halnya dengan diabetes atau disfungsi ereksi, asam urat merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan yang banyak diselingi dengan mitos yang terkadang terkesan berlebihan. Padahal sebenarnya gangguan kesehatan itu pasti muncul akibat hal-hal yang tampaknya sepele seseorang memiliki pola makan yang buruk atau jarang berolahraga. Oleh karena itu, agar tak salah paham lagi dan bisa melakukan upaya pencegahan hingga penanganan terhadap asam urat, simak 7 mitos tentang asam urat dan penjelasan para pakar tentang hal itu berikut ini: 1. Cuma orang kaya yang obesitas yang punya asam urat Fakta: Setiap orang tak luput dari risiko terkena asam urat, berapapun berat badannya tapi berat badan ekstra akan meningkatkan risikonya, kata John Reveille, MD, direktur rheumatologi di University of Texas Health Science Center, Houston. Asam urat juga sering didapati pada orang-orang yang punya masalah kesehatan yang ada kaitannya dengan berat badan seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau kolesterol. Meski pendapatan tak ada kaitannya dengan asam urat, tapi gen yang dimiliki seseorang ternyata dapat mempengaruhi peluang seseorang untuk menderita asam urat. Jika orangtua Anda punya asam urat, Anda akan cenderung memilikinya juga. 2. Wanita tak kena asam urat Fakta: Baik pria maupun wanita samasama berpeluang untuk menderita penyakit ini meski pria lebih rentan mengalaminya. “Asam urat itu 10 kali lebih umum terjadi pada pria daripada wanita. Angka kejadian kasus baru asam urat pada pria dan wanita juga cenderung sama yaitu setelah berusia 60 tahun ke atas,” terang Herbert Baraf, MD, profesor ilmu kedokteran dari George Washington University Medical Center, Washington, D.C. 3. Nyeri asam urat selalu menyerang jempol kaki Fakta: Kondisi ini terjadi akibat asam urat yang menumpuk di dalam darah dan membentuk kristal yang membakar sendi. Asam urat memang seringkali menyerang jempol kaki terlebih dulu tapi serangan ini juga bisa terjadi di lutut, pergelangan kaki dan tangan. Pada wanita penderita osteoarthritis (OA) nyeri asam urat biasanya dimulai di salah satu sendi pada tangan. Meskipun serangan perdananya hanya berlangsung di satu-dua sendi tapi dari waktu ke waktu tak tertutup kemungkinan banyak sendi yang akan terkena serangan itu. Apalagi jika asam uratnya tak kunjung diobati maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi-sendi tersebut. 4. Jauh-jauh dari jeroan dan alkohol bisa cegah asam urat Fakta: Minuman beralkohol, terutama bir dan jeroan seperti hati serta beberapa jenis ikan teri dan sarden mengandung senyawa alami bernama purine yang sangat tinggi. Masalahnya ketika tubuh memecah senyawa ini maka akan tercipta asam urat sehingga makanan yang kaya purine dapat meningkatkan risiko serangan asam urat. Tapi manfaat-

nya hanya akan terasa jika Anda menghindari makanan ini, kalau sebaliknya, risiko terkena asam urat Anda masih tetap ada, kata Reveille. 5. Asam urat itu menyakitkan tapi tak mematikan Fakta: Jangan salah, asam urat memang takkan membunuh Anda secara langsung tapi kondisi ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan serius yang akhirnya bisa membunuh Anda, ujar Robert Keenan, MD, asisten profesor ilmu kedokteran dari Duke University. Yang perlu diingat adalah asam urat mampu meningkatkan risiko serangan jantung, stroke hingga menimbulkan resistensi insulin atau hilangnya kemampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin dalam rangka menurunkan gula darah. Jika tak kunjung diobati, asam urat itu tumbuh menjadi gumpalan kristal yang disebut tophi. Tophi ini bisa terinfeksi dan mengancam nyawa penderitanya. 6. Tak ada obat yang efektif untuk asam urat Fakta: Padahal banyak obat yang mampu menghentikan perkembangan asam urat. Bahkan ada beberapa jenis obat pengendali nyeri dan peradangan yang bisa mengurangi penumpukan kristal asam urat dengan cepat. Salah satunya adalah Colchicine (Colcrys) yang dapat diresepkan untuk mengobati asam urat akut. Obat yang berasal dari ekstrak tanaman itu telah digunakan untuk mengobati asam urat selama 2.000 tahun, ungkap Reveille. Cepat lambatnya kinerja Colchicine bergantung pada kondisi penderita, makin cepat dikonsumsi maka serangan asam uratnya akan teratasi makin cepat. Steroid berbentuk suntikan juga dapat menangani peradangan akibat asam urat, biasanya dengan mengendalikan rasa nyeri dan pembengkakan akibat asam urat dalam waktu 24 jam. Selain itu, obat-obatan yang diresepkan seperti allopurinol (Lopurin, Zyloprim), febuxostat (Uloric) dan probenecid (Benemid) dapat meringankan gejala asam urat dengan mengendalikan kadar asam urat dalam darah. Dua tahun yang lalu, FDA juga baru saja menyetujui peredaran obat suntik untuk penderita asam urat tingkat lanjut bernama pegloticase (Krystexxa). Obat ini menurunkan kadar asam urat dan mengurangi penumpukan kristal asam urat di dalam sendi dan jaringan lunak. Obat-obatan semacam ini biasanya diminum 1-2 pil dalam sehari, kata Baraf. 7. Sekali kena asam urat, perubahan gaya hidup takkan banyak membantu Fakta: Perubahan gaya hidup dapat mengurangi keparahan dan frekuensi serangan asam urat. Bagi penderita pemula yang berupaya menurunkan berat badan maka kemungkinan serangannya akan makin sedikit, tandas Reveille. Salah satunya dengan mengubah asupan seperti menghindari protein hewani yang mengandung banyak purine. Sebagai gantinya, penderita diminta untuk makan sayuran berprotein seperti buncis dan kacang polong. Sebuah review yang ditampilkan pada jurnal Current Opinion in Rheumatology pada tahun 2010 menekankan bahwa makanan kaya protein seperti produk olahan susu (dairy products), kacangkacangan, buncis, kacang polong dan gandum merupakan makanan yang sehat bagi penderita asam urat karena dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan resistensi insulin yang biasanya menghantui penderita. (net)

selasa 26 maret 2013

Kendari Pos


Kendari Pos Edisi 26 Maret 2013