Issuu on Google+

CALL CENTER Event & Promosi : 0853 3553 1111 Email : intermedia_kp@yahoo.com Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 9887 0996 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Kendari Pos |Selasa, 23 Oktober 2012

hari ini, Mas’udi Cs Disidang Sidang DPKPP akan Digelar Via Teleconference di Polda Sultra kendari, kp Jika tidak ada aral, hari ini (24/10) sekitar pukul 14.30 wita, akan dilakukan teleconference sidang Dewan Kehor-

matan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Mabes Polri dan Polda Sultra. DKPP akan menyidangkan kasus proses tahapan Pilgub Sultra. Dan, mereka yang akan disidang adalah Mas’udi (Ketua KPU Sultra) dan empat anggotanya masing-masing Bosman, Eka Suaib, Abdul Syahir dan La Ode Ardin. Menghadapi sidang etik, dua komisioner KPU Sultra yaitu Mas’udi dan Bosman mengaku sudah siap lahir batin untuk

menghadapinya. “Segala keputusan yang kita ambil tentunya harus dipertanggung jawabkan, begitu juga sidang DKPP besok (hari ini, red),” kata Mas’udi. Komisioner KPU Sultra lainnya, Bosman menjelaskan teradu dan terlapor yaitu lima komisioner KPU Sultra, jadi semua komisioner diberi kesempatan memberi keterangan dan pembelaan di depan sidang DKPP. “Pembelaan itu akan menjadi bahan DKPP untuk

mengambil putusan apakah penyelenggara melanggar kode etik atau tidak. Kami berharap sidang teleconference besok berjalan lancar, dan pribadi saya siap mengikuti teleconference di Polda Sultra,” jelas Bosman. Ditanya pasangan calon siapa yang melaporkan lima komisioner Sultra, Bosman tidak tahu karena panggilannya

Baca disidang di Hal 7

13 Anggota Komnas HAM Terpilih Jakarta, kp Komisi III DPR akhirnya merampungkan seleksi uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Komnas HAM kemarin (22/10). Dari hasil pemungutan suara alias voting, komisi hukum itu memilih 13 di antara 30 nama yang disodorkan panitia seleksi untuk keanggotaan Komnas HAM periode 2012-2017. Dari hasil voting, pengurus Samdhana Institute Sandrayati Moniaga meraih suara terbanyak dengan 48 suara. Samdhana Institute adalah organisasi massa yang bergerak dalam perlindungan lingkungan dan hutan. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maneger Nasution meraih suara terbanyak kedua, disusul aktivis HAM Papua yang juga PNS Kemenakertrans Natalius Pigai di tempat ketiga dengan 43 suara.

Laode iman/kp

Mendagri Gamawan Fauzi menandatangani pemekaran lima daerah otonomi baru di Indonesia. Sayangnya, enam daerah baru di Sultra gagal dimekarkan.

Enam Kabupaten di Sultra Gagal Mekar Jakarta, kp Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) harus bersabar menanti pemekaran enam wilayah baru yang telah diusulkan yakni Kabupaten Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Buton Tengah, Buton Selatan, Muna Barat dan Kota Raha. Sebab, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), baru menyepakati lima daerah otonomi baru. Wilayah itu meliputi provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Pangandaran Jabar, Kabupaten Manokwari Selatan Papua, Kabupaten Pegunungan Arfak Papua, dan Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Sebelum diputuskan lima daerah tersebut, rapat yang dipimpin ketua Komisi II DPR RI Agung Gunanjar Sudarsa itu, awalnya membahas sembilan daerah hanya saja empat daerah lainnya yaitu Kabupaten Mahakam Hulu di Kalimantan Timur, Kabupaten Malaka NTT, Mamuju Tengah Sulawesi Barat, Kabupaten Musi Rawas Utara di Sumatera Selatan, termasuk 10 daerah lainnya masih memiliki problem misalnya persoalan batas wilayah, penyerahan dana hibah dan persyaratan peralihan aset yang harus terlebih dahulu masuk ke dalam draf, sehingga pasca terbentuknya, sebuah otonomi baru jangan menimbulkan masalah. “Lima daerah yang telah disepakati akan kita paripurnakan kamis depan, sedangkan untuk empat daerah itu, akan kita bahas bersama dengan 10 daerah lainnya nanti,”ujarnya, ketua Komisi II DPR RI, Agung Sudarsa usai rapat RUU kepualauan di gedung DPR RI Senin (22/10). Sebelum memutuskan lima daerah tersebut, pimpinan rapat melakukan skorsing selama 10 menit. Menteri Dalam Negeri dan Perwakilan dari Bappenas, perwakilan Kementerian Luar Negeri, perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, perwakilan Kementerian Keuangan, Pimpinan DPD RI bersama seluruh fraksi DPR RI mengadakan pembicaraan dalam sebuah ruangan sehingga

Pengacara Anto Emba Protes Dakwaan Jaksa

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Baca manggis di Hal 7

Latar Belakang Pengurus Samdhana Institute Pengurus MUI PNS Kemenakertrans Aktivis HAM Aceh, pendiri Imparsial Peneliti hak kekayaan intelektual Aktivis Desantara Foundation Anggota PB NU Mantan Pemred Global TV, kini kepala Humas UI Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Aktivis Demo Advokat Peneliti Agraria Incumbent Komisioner Komnas HAM Sumber: DPR, 2012

Komisi III DPR RI, Senin (22 Oktober 2012) di gedung DPR RI melaksanakan pemilihan Komisioner Komnas HAM dengan melakukan pemungutan suara untuk 13 nama yang duduk akan ditetapkan sebagai calon anggota Komnas HAM periode 2012-2017.

Seperti telah dijelaskan di rubric lain, istilah diabetes diciptakan oleh Aretaeus dari negeriKapadokia. Istilah itu berasal dari kata Yunani diabaínein, yang berarti berjalan atau berdiri dengan kaki terbelah. Sushruta, 6 abad SM, mengklasifikasikan diabetes sebagai medhumeha. Suku Indian kuno yang diuji untuk mendeteksi penyakit diabetes, dengan mengamati ketertarikan semut terhadap urine seseorang, menyebut penyakit ini dengan kencing manis (medhumeha) karena memang disukai semut. Di Persia abad pertengahan, Ibnu Sina (980-1037)

Baca anggota di Hal 7

Komisioner Komnas HAM Terpilih

Baca gagal di Hal 7

Bahkan, Ibnu Sina pun Telah Mendeteksi Penyakit Diabetes

Ketua Komisi III DPR, I Gede Pasek Suardika mengatakan, 13 calon Komnas HAM yang telah dipilih ini, selanjutnya segera disampaikan kepada pimpinan dewan. “Setelah ini akan kami sampaikan atau laporkan kepada pimpinan DPR atas proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap 30 calon Komnas HAM dan akhirnya tersaring menjadi 13 ini,” ujar Gede Pasek Suardika. Dari pimpinan DPR, daftar nama itu akan diparipurnakan untuk menjadi keputusan resmi dewan. Selanjutnya, calon terpilih diserahkan kepada presiden untuk proses pelantikan. Menjelang voting, tidak ada perdebatan panjang untuk penentuan kriteria anggota Komnas HAM. Padahal, sebelumnya

kendari, kp Sidang kasus dugaan korupsi pada megaproyek penimbunan kawasan kumuh Kelurahan Tula dan Lagasa, kemarin, dengan agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa yakni LM Rusdianto Emba, Ramli, Alimin, Abd Kadir, Samuel Mustamu alias Como, dan Aliada. Dalam persidangan tersebut, terdakwa mengajukan beberapa keberatan atas dakwaan jaksa penuntut (JPU) yang dinilai tidak konsisten. Bebebapa poin dalam dakwaan JPU dianggap tumpang tindih dan kontroversial. LM Rusdianto Emba yang akrab disapa Anto Emba melalui kuasa hukumnya, La

Baca pEngacara di Hal 7

Ld Abdul Kadir Ndoasa

Menapaki Kampung Korea di Pinggiran Kota Baubau (Bagian 2-Habis)

Alphabet Korea Masuk Kurikulum Mulok Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karya Baru, Kota Baubau merupakan salah satu sekolah yang ada di Kampung Korea. Papan nama sekolahnya ditulis dengan huruf Korea.

sekolahnya. Pria kebangsaan Korea itu mengajar sejak tahun 2010. Di sekolah itu, Mr Chong mengajar untuk pelajaran Mulok Alphabet Korea, pelajaran ini mulai dikenalkan kepada siswa yang duduk di bangku kelas empat. Di saat yang bersamaan pula beberapa guru asal Cia-cia dikirim belajar khusus di negeri Gingseng, mereka saling bertukar ilmu belajar sekaligus mengajar di sana. Terbangunnya kerjasama antara Pemkot Baubau dan Korea bukan hanya dari segi budaya, melainkan meluas hingga di bidang pendidikan. Bekerja sama dengan Hunminjeongeum Research Institute, lembaga riset bahasa Korea telah menyusun bahan ajar kurikulum muatan lokal mengenai bahasa

La Ode Aswarlin, Baubau SekOLAh yang memiliki 16 rombongan belajar ini dihuni sedikitnya 392 siswa. Jumlah guru 18 orang. Itu sudah termasuk dengan guru kelas dan guru mata pelajaran. Jika melihat dalam struktur organisasi guru yang terpampang di ruang kantor, terdapat nama salah seorang guru yang berkebangsaan Korea. Namanya, Mr Chong. Kepala SDN Karya Baru, Zumiani SPd membenarkan Mr Chong merupakan salah satu guru Alphabet Korea di

SD Negeri “Korea” di Desa Karya Baru, Kota Baubau

La Ode Aswarlin /kp

Baca kampung di Hal 7


2

Politika

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Massa Meluber di Lapangan Kolaka Kendari, KP Pengaruh Nur Alam selama masa kampanye ini ternyata ada di manamana. Kabupaten Kolaka yang selama ini dikabarkan lemah dukungannya terhadap Nur Alam ternyata justru terbalik. Di luar dugaan, massa yang menghadiri kampanye akbar calon gubernur-wakil gubernur, pasangan Nur Alam-Saleh Lasata di kota Kolaka meluber hingga di luar lapangan “19 November” yang terletak di jantung Kota Kolaka itu. Banyaknya massa yang memadati lapangan berkapasitas puluhan ribu orang ini, menjadikan Nur Alam sumringah. Memang, dalam kampanye akbar di Kolaka kemarin, Nur Alam ditemani beberapa tokoh berpengaruh di Kolaka seperti Adel Berty (mantan Bupati Kolaka), Hj Mustika Rachim (mantan anggota DPR-RI), Amir Sahaka (Wakil Bupati Kolaka) dan tokoh-tokoh muda Kolaka yang berpengaruh lainnya.

Nur Alam saat berkampanye di Lapangan 19 November Kolaka

Sawaluddin Lakawa/KP

Panwas Muna Surati Bupati Terkait Indikasi Adanya Oknum Pejabat dan PNS yang Tidak Netral dalam Pilgub Kendari, KP Panwaslukada Muna sudah mengidentifikasi bahwa salah satu potensi pelanggaran Pilgub di Muna yaitu adanya intervensi oknum pejabat Pemkab yang melibatkan PNS, dalam memberikan dukungan pada salah satu calon tertentu. “Berdasarkan fenomena lapangan, potensi pelanggaran yang tinggi adalah mulai dari pra masa kampanye sampai pemungutan suara, dengan keterlibatan oknum pejabat eselon dua pada setiap SKPD, serta pejabat struktural dibawahnya termasuk camat, lurah dan kepala desa. Fenomena menarik yang kami temukan adalah antusias PNS atau oknum pejabat yang relatif tinggi bila dibandingkan dengan infrastruktur Parpol dalam mensosialisasikan calon, padahal logikanya pasangan calon lahir bukan pada birokrasi pemerintahan,” ujar Divisi Pengawasan Panwaslukada Muna, Syahar Ndoasa. Larangan keterlibatan PNS termasuk oknum pejabat, kata dia, sangat jelas tidak dibolehkan sesuai dengan UU No 32 Tahun 2004 dan perubahannya serta PP No 53 Tahun 2010. “Upaya-upaya pencegahan dalam tahapan pra kampanye telah kami lakukan, diantaranya sudah memanggil beberapa oknum pejabat yang terindikasi mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan calon tertentu. Selain itu kami pun telah menyurati Bupati, Sekda serta Panwaslukada Sultra,” lanjutnya. Terkait indikasi keterlibatan PNS, termasuk oknum pejabat lingkup Pemkab ini, pihaknya menghimbau Bupati sebagai pembina kepegawaian untuk menindak tegas oknum PNS dan pejabat yang terindikasi terlibat dalam kegiatan politik praktis memenangkan salah satu pasangan Cagub dan Cawagub.

“Memasuki masa kampanye, Panwas Muna terus memaksimalkan kegiatan pengawasan dengan model pengawasan berbasis masyarakat, selalin memaksimalkan PPL pada tingkat kelurahan dan desa. Kami pun mengharapkan dukungan masyarakat untuk pro aktif memberikan informasi dugaan pelanggaran Pemilukada,” tandasnya.(fas)

Sambutan massa itu telah terasa ketika memasuki Kelurahan Sabilambo. Jalan utama ke Kota Kolaka macet karena banyaknya iring-iringan kendaraan yang akan menuju ke lokasi kampanye. Sepanjang jalan massa terus meneriakkan “NUSA Lanjutkan”. Hal itu tentu saja menarik perhatian masyarakat Kota Kolaka, sehingga mereka larut dalam suasana dengan mengangkat dua jari sebagai bentuk dukungan untuk NUSA. Apresiasi terhadap menyemutnya massa ini datang dari Ketua Tim Pemenangan NUSA, Abdurrahman Shaleh SH MSi. Kata anggota DPRD Sultra ini, antusiasme masyarakat dalam mengikuti dan mendengarkan kampanye Nur Alam-Saleh Lasata karena masyarakat memiliki keyakinan besar bahwa, kepemimpinan Sultra di bawah kendali Nur Alam - Saleh Lasata pada lima tahun pertama telah menunjukkan kemajuan dan perkem-

bangan. “Logika sederhananya begini. Masyarakat Kolaka yang jelas-jelas Bupatinya mencalonkan diri sebagai gubernur, masih berbondong-bondong seperti ini. Artinya apa? Masyarakat sudah tahu kualitas dan kesungguhan para calon,” tutur Rahman Shaleh. Terlepas dari itu, lanjut Rahman Shaleh, membludaknya massa seperti ini sesungguhnya menuntut tanggungjawab yang besar pula. Puluhan ribu massa yang hadir dalam kampanye, ini juga memberikan arti bahwa terdapat puluhan ribu orang yang mengharapkan kepemimpinan yang berpihak kepada mereka. Karena itu, NUSA tidak memandang banyaknya massa hanya semata-mata sebagai dukungan dalam Pilgub, tapi lebih dari itu, di pundak NUSA juga menggantung harapan masyarakat sebanyak itu pula. “Bagi kami, ini bukan evouria politik tapi amanah dan tanggungjawab,” pungkas Rahman Shaleh.(P2/dri)


3

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Nissan Andalkan New Grand Livina Kendari, KP Penjualan Grand Livina sejak 2007 terus mengalami peningkatan. Pengembangan desain dan fitur terbaru melalui New Grand Livina yang dikeluarkan Sepetember lalu semakin, mendongkrak penjualan. Rata-rata Grand Livina terjual 30-40 unit per bulan. Sales Head PT.Nissan Kendari, Natsir menjelaskan dalam

tahun ini berhasil dipasarkan dengan market share 50 persen dibanding produk Nissan lainnya. Menurutnya, kendaraan jenis MPV yang dipasarkan dengan harga Rp 188 juta - Rp 251 Juta tetap mengandalkan keamanan dan kenyamanan karena tergolong semi sedan dan untuk versi terbaru tampil semakin stylish dilengkapi dengan fitur tambahan seperti dual air bag, electric

miror dan parking sensor serta fitur entertainment lengkap seperti DVD dengan audio system yang dilengkapi dengan headrest monitor yang tidak dimiliki versi sebelumnya. “Tahun 2011 lalu terjual sekitar 200 unit lebih,” lanjut Natsir. Selain irit dengan efisiensi bahan bakar 18,2 Km/lt, New Grand Livina digerakan dengan mesin pilihan 1,5L DOHC

dengan daya maksimum 109 PS. Mesin ini menggunakan komponen berbahan aluminium khusus sehingga mesin lebih ringan namun kuat. Sistem suspensi berasal dari gabungan ndependenn McPherson Strut dengan stabilizer pada roda depan sehingga nyaman dikendalikan disegala kondisi jalan. Mobil dengan empat tipe baik manual maupun matic juga

menawarkan pilihan transmisi otomatis 4 percepatan untuk perpindahan gigi yang halus sedangkan untuk lebih yang bertenaga (power-on demand) tersedia transmisi manual 5 dan 6 percepatan yang lebih responsif. ‘’Dengan segala fitur kenyamanan dan keamanan itu, pemasaran New Grand Livina akan semakin meningkat dan makin bersaing,” kata Natsir optimis. (p8/awl)

Honda Stop Produksi Motor Karburator Surabaya, KP Berkomitmen untuk jadi perusahaan ramah lingkungan, PT Astra Honda Motor (AHM) berencana hentikan produksi motor bersistem karburator pada 2014. Mulai kuartal IV 2012, secara bertahap agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Honda tersebut mulai memperkenalkan produk berbasis injeksi pada pasar. Misalnya melalui launching All New Honda BeAT-FI, seri motor matik yang menjadi tulang punggung penjualan perusahaan dan ditargetkan mampu terjual 120 ribu unit per bulan di Indonesia. Teknologi motor injeksi sebenarnya bukan barang baru di AHM. Menurut President Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Suwito M, Honda sudah memperkenalkan produk motor injeksi pada 2005. Penambahan model terus dilakukan hingga akhirnya melalui pelucuran All New Honda BeAT-FI, merek sepeda motor asal Jepang tersebut memiliki delapan jenis motor bersistem injeksi. “Respon masyarakat positif

sulis/dok/kp

Motor Honda yang bersistem karburator pada 2014 tidak akan diproduksi lagi. Hal itu karena Honda berkomitmen hanya meluncurkan motor ramah lingkungan. Tampak motor Honda yang masih menggunakan sistem karburator. terhadap motor injeksi. Meski jika dibandingkan model sama bersistem karburator, model injeksi harganya lebih tinggi sedikit,” sebut Suwito saat launching All New Honda BeATFI di Surabaya, kemarin. Perbedaan harganya hanya Rp 250

ribu dibandingkan tipe karburator. Sementara banyak kelebihan yang ditawarkan motor motor berteknologi injeksi. Selain ramah lingkungan karena mampu menekan emisi gas buang, juga menghemat bahan bakar. AHM mengklaim konsumsi bahan

Warung Sate Kambing Abah Haji Andounohu

Andalkan Bumbu Utama Kecap Leluhur Sate khas Jawa Timur sudah terkenal rasa khasnya. Itulah yang membuat Abah Haji berani hijrah dari Tulungagung, Jawa Timur ke Kendari. Ia membuka usaha Sate Abah Haji di Andounohu, tepatnya depan SPBU Martandu Anduonohu. Baru tujuh bulan eksis, pelanggan sudah menyebar. Dibalik larisnya, ternyata Abah Haji punya rahasia khusus yaitu kecap khas daerahnya. AbAh hAji termasuk pemula di bisnis kuliner. Tapi soal sate sudah lama ditekuninya. Kerinduan beberapa koleganya di Kendari akan sate khas Jawa Timur, membuatnya berkeinginan membuat sate khas daerahnya. Niatan Abah Haji, untuk memiliki usaha sate ini didukung oleh saudaranya di Kendari. Tujuh bulan lalu sebuah tenda didirikan tepat di depan Toko bangunan milik saudaranya. Nah untuk membuat rasa sate benar-benar khas Jawa Timur, Abah memilih mendatangkan kecap khusus dari daerahnya. Menurutnya kalau daging kambing di bakar sudah hal biasa, tapi bumbu dan pirantinya berbeda. Lokasi berjualan Abah haji ini pun cukup starategis. Tepatnya di depan SPBU Martandu Andounohu atau di samping Swalayan Nusa Mart. Warung Sate ini dibuka pukul 17.00 Wita hingga malam hari.

ulfaH/kp

Warung abah Haji menyediakan sate khas Jawa Timur yang terletak di depan spBu Martandu anduonohu. Awalnya pembeli adalah koleganya. Tapi kemudian beberapa warga Jatim yang berdomisili di Kendari, menjadikan sate Abah Haji tempat mengobati rindu akan kampung halaman. Sambil makan sate di warung abah, mereka pun saling bercerita satu sama lain. Akhirnya warugn abah pun setiap hari ramai. Bahkan saat ini konsumen Abah Haji bukan hanya warga Jatim tapi warga lokal mulai tertarik dengan sate jualan abah. Diantara mereka mengaku bila sate yang dijual abah punya rasa khusus, tidak amis dan aroma kambingnya tidak mencolok. Untuk resep yang satu ini abah pun punya resep tersendiri. “Taste nya harus beda.. di Kendari sudah banyak

warung sate, walaupun di sekitar Andounohu masih jarang. Makanya saya membuat sate abah ini punya rasa khusus yaitu khas Jatim,” ucap Abah sambil bergurau. Abah yakin bila warung sate miliknya bisa menjadi obat rindu warga Jatim yang berdomisili di Kendari. “Yah doakan saja, semoga kualitas rasa sate abah tetap seperti saat ini,” katanya. Selain sate kambing di warung Abah Haji juga menyediakan gulai kambing, sate ayam dan soto ayam. “Pembeli di warung Abah kan banyak, bukan orang Jawa Timur saja. Jadi terkadang mereka yang tidak makan kambing, memilih sate ayam atau soto ayam,” pungkasnya. (sulis)

bakar All New Honda BeAT-FI tercatat 58 kilometer per liter. Atau lebih irit 30 persen dari tipe sebelumnya. All New Honda BeAT-FI juga ditargetkan terjual lebih banyak daripada model lama. Yakni 35 ribu unit per bulan.

Sedangkan model BeAT bersistem karburator saat ini memiliki rata-rata penjualan 30 ribu unit per bulan di Jatim. Pelucuran BeAT yang menggunakan mesin injeksi 110 cc tersebut juga menandai komitmen AHM dalam menyongsong era industri sepeda motor ramah lingkungan. Sebab rencananya mereka akan segera menghentikan produksi model BeAT dengan sistem karburator. “Mulai bulan ini, pabrik Honda akan mulai memperbesar produksi BeAT-FI,” ujar Suwito. Hingga akhirnya pada 2014, AHM hanya memproduksi motor mesin injeksi. All New Honda BeAT-FI yang dihargai mulai Rp 12,5 jutaan (on the road Surabaya) mulai bisa dipesan mulai hari ini di 285 dealer Honda di Jatim. Model terbaru tersebut diharapkan bisa mendongrak pennjualan motor MPM yang pada 2012 diperkirakan menembus 71.0683 unit. Naik dari posisi 2011 sebesar 655.813 unit. Per September, penjualan MPM mencapai 533.683 unit, dan 40 persenya disumbangkan model BeAT. (aan)

BNI Syariah Andalkan 9 Produk Kendari, KP Sejak beroperasi Agustus lalu, BNI Syariah Kendari terus berbenah. Kini peningkatan jumlah nasabah terjadi secara berkala hingga mencapai tiga ribu orang dengan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 50 persen tiap bulannya. Operation Manager BNI Syariah Kendari, Hikmat Muharam mengatakan sosialisasi langsung kepada masyarakat serta kerjasama dengan berbagai instansi dan badan usaha baik pemerintah dan swasta yang dimulai Juni, sebelum keluarnya izin dari Bank Indonesia (BI) tentang operasional Agustus 2012 berdampak efektif terhadap peningkatan jumlah nasabah. “Walaupun jenis produk perbankan syariah khususnya BNI Syariah dan manfaatnya belum familiar dimasyarakat,

namun kecenderungan minat dibanding bank dengan sistem konvesional jauh lebih baik,” ujarnya. Secara garis besar kata Hikmat produk yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan bank konvensional lain, namun sistem yang diberlakukan berdasarkan sistem syariah yang jauh dari unsur riba. “Selain giro dan deposito iB hasanah yang terbagi dalam beberapa jenis, kami juga menawarkan produk tabungan syariah seperti tabungan syariah plus, prima, bisnis dan classic serta tapenas syariah dan tabungan haji islam (THI) syariah. Ada juga produk untuk pembiayaan kepemilikan rumah yakni griya iB hasanah dengan uang muka ringan dan angsuran tetap sampai jangka waktu pelunasan,” lanjutnya. (p8/awl)


Opini

4

Kendari Pos l Selasa, 23 Oktober 2012

Eksploitasi Kecantikan Muslimah K

ontes Muslimah hanya menguatkan opini bahwa menutup aurat itu harus cantik dan trendy. Fenomena kontes kecantikan kini melanda dunia Muslimah. Ajang pencarian Muslimah tercantik dengan busana paling modis dan fashionable mulai dihelat beberapa kalangan. Seperti Hijab Hunt 2012 yang diselenggarakan sebuah portal berita ternama bekerja sama dengan beberapa kosmetik dan desainer. Lalu World Muslimah Beauty 2012 yang dihelat 9-16 September di Jakarta. Pemilihan duta Muslimah tersebut digelar bersamaan dengan pertemuan para pengusaha bisnis syariah dunia bertajuk The 3rd Muslim World Biz 2012, yang dihadiri oleh delegasi negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) serta para pelaku bisnis syariah dunia, pada 12-16 September di Jakarta. Nah, tujuan kontes-kontes itu satu: mencari Muslimah cantik untuk ikon fashion busana atau kosmetik Muslimah. Jadi, seperti tahun-tahun sebelumnya, pemenang ajang kontes seperti ini sontak akan menjadi model. Baik model foto maupun peragawati yang lenggak-lenggok memperagakan busana Muslimah karya para desainer kenamaan. Wajahnya akan nampang di majalah-majalah Muslimah, katalog brand-brand busana Muslimah ternama, brosur produk kosmetik, bintang iklan produk Muslimah atau seliweran di panggung-panggung peragaan busana Muslimah. Lantas apa bedanya dengan foto model dan peragawati pada umumnya? Cuma satu: tidak mengumbar kulit tubuh. Adapun dandanan make up sama saja, tetap mempertontonkan kecantikan alias tabaruj. Duh! Haruskah Modis? Belakangan ini semangat menutup aurat di kalangan Muslimah memang menggembirakan. Mereka bahkan membentuk komunitas-komunitas khusus untuk men-

Oleh : Erlina, SPd unjukkan eksistensinya. Dalam menutup aurat, mereka lebih suka menggunakan istilah hijab dan menyebut diri hijaber. Menurut bahasa, hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi. Sedangkan menurut istilah syara’, al-hijab dimaksudkan sebagai suatu tabir yang menutupi badan wanita. Entahlah, mengapa istilah hijaber lebih disukai. Yang jelas, motto para hijabers ini sangat terkenal, yakni tetap fashionable meski menutup aurat. Mengklaim berpenampilan syar’i tapi tetap modis. Sayangnya, sadar atau tidak, mereka telah terseret filosofi dunia fashion ala sekuler-kapitalis pada umumnya. Seperti diketahui, fashion umumnya diciptakan untuk menonjolkan kecantikan wanita. Fashion harus selalu berubah dan up to date. Selalu memunculkan trend-trend terbaru. Nah, kondisi ini turut menyeret para hijabers sehingga mereka merasa harus selalu mengikuti trend busana Muslimah teranyar, wajib terlihat fresh dan fashionable dengan model-model busana yang paling up to date. Mereka merasa bangga bila mengenakan busana Muslimah merek ternama, karya desainer favorit atau bahkan mix and match dengan busana-busana branded keluaran Barat, yang penting gombrong atau panjang. Seperti memadukan dress tanpa lengan dengan blazer keluaran Zara. Atau memadukan tunik dengan celana pantalon branded dari butik Max & Spencer. Padahal, sekali lagi sayang, busana-busana Muslimah up to date yang mereka klaim itu, sangat jauh dari nilai-nilai syara´. Bahkan, terkadang yang tampak justru penampilan yang lebih glamour dan lebih tabaruj dibanding wanita pada umumnya yang tidak menutup aurat.

Hal ini tentu memunculkan keprihatinan. Di satu sisi kita salut dengan semangat berhijab mereka, namun di sisi lain mencuatkan opini di kalangan Muslimah bahwa berbusana itu harus modis dan cantik. Padahal, bukan itu esensi busana takwa, melainkan sebagai identitas Muslimah dan penjagaan izzah (harga diri, red). Eksploitasi Kecantikan Keberadaan kontes-kontes kecantikan Muslimah semakin menguatkan opini bahwa Muslimah itu harus cantik dan trendy, tak kalah dengan wanita-wanita pengumbar aurat. Buktinya, kontes ini pun selalu mensyaratkan harus berusia muda (17-30 tahun), fotogenik, terlihat menarik saat difoto dalam beberapa angle, tertarik dan berminat dengan dunia fashion. Memang, mereka tak harus mengumbar aurat. Namun, kecantikan tetap saja menjadi poin penilaian. Wajah harus sedap dipandang dan bodi tinggi langsing. Pokoknya urusan kecantikan, nggak kalah dengan peserta kontes ratu-ratu kecantikan umumnya. Nah, setiap peserta pasti ingin memenangkan kontes yang diikutinya. Apalagi hadiahnya cukup menjanjika n. Selain uang tunai jutaan rupiah, juga kesempatan menjadi terkenal sebagai foto model Muslimah. Tentu saja, berbagai cara mereka lakukan untuk itu. Seperti memutihkan wajah agar tampak lebih camera face, rajin ke salon sekadar menicure dan pedicure, menjaga kelembaban bibir, diet agar tetap langsing sehingga serasi mengenakan busana Muslimah model apapun, dan perawatan lainnya. Sementara itu, untuk menghasilkan foto yang eye catching alias enak dipandang, tentunya harus ditunjang make up dan busana terbaik. Dipilihlah produk ko-

smetik termahal dan baju-baju branded yang harganya juga selangit. Kalau sudah begini, apa bedanya dengan peserta kontes-kontes ratu kecantikan pada umumnya? Sama-sama mengeksploitasi kecantikan perempuan. Jaga Privacy Para Muslimah seharusnya menyadari, potensi pada diri mereka bukanlah sekadar fisik. Jika Allah SWT menganugerahkan wajah cantik, fotogenik dan bodi aduhai, bukanlah untuk dieksploitasi. Islam telah melarang wanita melakukan tabaruj (menampakkan perhiasannya). Dengan kata lain, tabaruj adalah hukum lain yang berbeda dengan hukum menutup aurat dan hukum wanita mengenakan kerudung dan jilbab. Walaupun seorang wanita telah menutup aurat dan berbusana syar’i, namun tidak menutup kemungkinan ia melakukan tabaruj. Allah SWT berfirman: “Perempuan-perempuan tua yang telah berhenti haid dan kehamilan yang tidak ingin menikah lagi, tidaklah dosa atas mereka menanggalkan pakaian mereka (jilbab, red) tanpa bermaksud menampakkan perhiasannya (tabaruj).”[al-Nuur: 60] Mafhum muwafaqah ayat ini adalah, “jika wanitawanita tua yang telah menapouse saja dilarang melakukan tabaruj, lebih-lebih lagi wanita-wanita yang belum tua dan masih punya keinginan nikah.” Jelaslah, mempertontonkan kecantikan untuk konsumsi publik tidak diajarkan Islam. Berbusana dan berdandan dengan maksud agar terlihat cantik, modis dan trendy bukanlah tujuan seorang Muslimah. Kalaupun Muslimah tampil serasi dalam berbusana, hendaklah semata-mata diniatkan dalam rangka ibadah. Jadi, jangan mudah tergoda bius-bius dunia fashion. (*) Penulis adalah Aktivis Muslimah Hizbut Tahrir Wilayah Sultra

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • DireKtUr Utama : Milwan • DireKtUr : Haeruddin • ombUDsman : m Djufri rachim (Ketua), ariyani arifin (sekretaris), muhammad saiful, sH, mH. PemimPin reDaKsi / PenanggUngjawab : Milwan Lukman • waKil PimPinan reDaKsi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin • reDaKtUr PelaKsana : La Ode Diada Nebansi • KoorDinator liPUtan : ruslan amrullah

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

reDaKtUr : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih • rePorter : sulis setiarini, linri merinda, arifuddin, Ulfah sari sakti, sarfiayanti ; Koresponden : awaluddin Usa (raha-muna), syamsuddin (baubau-buton), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta) • FotograFer : Suwarjono • Design graFis : Muh Hajar Siddiq • KariKatUr : Arham Rasyid • reDaKtUr KHUsUs : la Paa, m Djufri Rachim • Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin • teKnologi inFormasi : Muh. Sahdar • PracetaK iKlan: Muhrisan (koordinator) • PracetaK reDaKsi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin • manager KeUangan : agus tranhadi; ass. manager KeUangan : Paulina Tambing • manager iKlan/sPonsorsHiP : Nur Syamsi Abidin • MANAGER EVENT & PROMOSI : Muhammad Akhbar • manager sirKUlasi : Victor Bittikaka • ASS. MANAGER SIRKULASI : Ratna Sari • manager UmUm : St.Ganefo • manager Personalia/legal : Marjani • PercetaKan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : Pt media Kita sejahtera, siUPP : sK/menpen no.191/sK/menpen, siUPP/b.i/1986/tanggal 25 juni 1986 no.131/Ditjen PPg/K/1995 tanggal 3 agustus 1995, no 42/ Ditjen/PPg/K/1996 tanggal 12 april 1996, terbit sejak tanggal 6 juni 1970. • alamat reDaKsi / tata UsaHa : jl. malik raya no. 50 telP. reD. : (0401) 3126513 • FaKs. reD. : (0401) 3126512, FaKs. BISNIS & KEUANGAN : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, telP. iKlan : (0401)-3126110, sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. alamat biro : baubau jl. imam bonjol no. tlp (0402)-2826129/085241854000; radar Kolaka jl. sutomo alamat agen: raha jl. lakilaponto, tlp (0403)-21538, Pomalaa jl.nusantara no. 28 tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, jl. sandela no.129 tlp.(0408)-21506; bombana (rumbia) tajudin tlp/HP:085241659216, aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung salo mintarsih, sodohoa Hamisu, tlp. 3125723, tipulu Yusuf tumora, tlp.3127924, wuawua rusli, tlp.3193008, mandonga theresia, tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • alamat PerwaKilan : jakarta : mu’min rolle, Komp widuri indah, blok a1-2, jl. Palmerah barat no.353 telp (021) 5330976, Jakarta 12210 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • biro baUbaU-bUton-waKatobi : Syamsuddin • raDar KolaKa : – • Harga langganan : Kota Kendari dan luar Kota (sultra) rp 65.000/bulan, luar Kota rp 67.500/bulan termasuk ongkos kirim, eceran dalam Kota rp 3.500,-eksemplar-eceran Daerah rp. 3.500,-.


5

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Tuntutan Yuniartin, Tiga Kali Tertunda

Pesta Miras, Siswa Diamankan Unaaha, KP Binmas Bina Mitra Polres Konawe kembali mengamankan tiga dari 13 siswa salah satu SMA di Unaaha yang terlibat pesta minuman keras (Miras). Tiga siswa itu dua diantaranya perempuan, terjaring melalui Operasi Sayang Siswa yang dipimpin Kanit Bintibmas Bina Mitra Polres Konawe, Bripka Sulaeman Rakib, S.Pd, kemarin. Sedangkan sepuluh siswa lainnya berhasil kabur saat digerebek polisi. Kanit Bintibmas Bina Mitra Polres Konawe, Bripka Sulaeman Rakib, S.Pd mengatakan siswa tersebut diamankan karena berkeliaran alias membolos disaat jam pelajaran berlangsung. Ketiga siswa itu masing-masing berinisial RA Kelas XA, FN Kelas XA dan AB Kelas XII IPS I. Sedangkan sepuluh siswa melarikan diri yakni WN, NH, AK, DX, dan NA masing-masing Kelas XA. Selebihnya, RK Kelas XC, IK Kelas XI, AM Kelas XB, ER Kelas XI dan AL Kelas XC. “Semua siswa ini ditemukan di sebuah bangunan kosong dekat BTN Puosu, Kelurahan Puosu. Mereka sedang miras,” ujar Bripka Sulaeman Rakib, sembari menunjukkan sebuah botol miras pabrikan. Siswa tersebut kepergok sedang pesta miras jenis pabrikan dan miras tradisional (Pongasi,red). Menurut Sulaeman, siswa itu diketahui sedang berada diluar sementara jam pelajaran sedang berlangsung. Pihaknya akan

BAP... ditahan di Rutan Kelas II A Kendari. Proses pelimpahan ke Kejari Konsel secara administratif dilakukan di Kejati Sul-

Jalan... mereka membalas melakukan serangan. Pasalnya, Polisi tidak bertindak tegas menangkap pelaku pemotongan. Bukan saja itu, aksi blokir jalan yang dilakukan juga sebagai bentuk protes kepada Polisi dan Pemerintah Daerah, karena tidak mampu meredam konflik yang sering terjadi antara kedua kampung bertetangga tersebut. “Kalau tidak ada tindakan tegas dari polisi, kita akan beton jalan ini, “ancamnya. Sementara itu, AKBP Sunarto Kapolres Muna, melalui Kasatreskrim AKP Andi Agus, mengatakan, pihaknya sudah mengamankan satu pemuda dari Palangga yang terlibat perkelahian. “Kita sudah amankan salah satu pelaku perkelahian bernama Toto, “ujarnya. Terkait aksi blokir jalan, Polisi sudah memindahkan penghalang jalan tersebut Sabtu malam. Namun saat Polisi meninggalkan lokasi, kembali pemuda dari Wapunto memasang blokir jalan. “Bila blokir jalan belum dibongkar sampai hari ini (kemarin

Pelayanan... bendahara yang bermohon pencairan dananya harus diatur sesuai giliran. Mantan kepala bagian keuangan Setda Bombana ini mengaku, tegangan listrik yang masuk di BPKAD saat ini hanya 180 volt, sementara piranti komputer Simda lebih membutuhkan tegangan lebih tinggi yakni 220 volt. Keberadaan travo di dekat kantor Bupati, juga tidak mampu menambah voltase yang masuk di BPKAD. Sebab trafo tersebut, tidak hanya dinikmati perkantoran dilingkup kantor Bupati, namun masyarakat disekitarnya, juga tergantung dengan travo dua Lameroro. Menurut Nasir HS Noy, terbaginya tegangan di trafo tersebut, sudah diantisipasi pihaknya. Di perubahan APBD tahun ini, mereka memporsikan anggaran sekitar Rp 200 juta lebih. Dana ini digunakan untuk pengadaan trafo tersendiri bagi sekretariat daerah. “Mudah-mudahan Oktober ini sudah ada, sehingga kami tidak tergantung lagi dengan trafo Lameroro. Jika ini terlaksana pelayanan keuangan, Insya Allah bisa stabil kembali,” harapnya. (nur)

PH nilai Jaksa Tidak Profesional

Kendari,KP Proses penuntutan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Bendaharan Pengeluaran Sekda Pemkab Konawe, Yunirtin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Kendari terus mengalami penundaan. Hingga kemarin, sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU) Muh. Kasat SH, sudah tiga kali mengalami penundaan. Berlarut-larutnya agenda

tuntutan terdakwa Yuniarin, membuat penasehat hukum terdakwa, Jumrin, berang. Dia menilai, jaksa tidak profesional dan terkesan lambat. “Sebagai jaksa yang menangani perkara berkewajiban melakukan penuntutan, sesuai dengan jadwal yang diberikan ketua majelis hakim Tipikor untuk membuat rencana tuntutan. Tetapi sudah tiga kali terjadi penundaan sampai sidang hari ini (kemarin,red),” ujar Jumrin saat ditemui di PN Kendari, kemarin. Sebagai kuasa hukum, klien sudah mengajukan nota pembelaan, namun sampai saat ini kita belum bisa mengajukan nota

pembelaan dengan molornya tahapan persidangan akibat terjadinya penundaan agenda penuntutan. “Saya sudah menghubungi nomorponselnya sebanyak tiga kali tapi tidak direspon. Begitupun pesan singkat tidak dibalas-balas, sehingga saya menilai jaksanya tidak profesional,” kesalnya. Senada juga diungkapkan Panitera Muda Hukum, Hasanudin saat ditemui menjelaskan penundaan tuntutan yang dilakukan JPU sejak 8 Oktober lalu. Selanjutnya pada 5 Oktober dan 22 Oktober, kemarin. “Ketika terjadi penundan, sidang penuntutan akan dilanjutkan pada 31 Oktober,” tutupnya. (p16)

Tiga Tersangka Bakal Panggilan Paksa dugaan Korupsi Pembangunan dermaga Butur

Para siswa saat terkena razia dari Bina Mitra Polres Konawe.

Hasruddin/KP

melakukan pembinaan dan meminta siswa membuat surat pernyataan. “Kita akan panggil pihak sekolah dan orang tua siswa. Agar mereka paham bahwa seperti inilah kelakuan anak-anak mereka diluar sekolah,” tambahnya. Sulaeman menambahkan dalam operasi Sayang Siswa ini, pihaknya senantiasa berkoor-

dinasi dengan seluruh elemen masyarakat termasuk guruguru dan kepala sekolah. “Jadi, ketika siswa diketahui sedang berada diluar sekolah saat jam pelajaran berlangsung, kami dihubungi oleh pihak sekolah,” tukasnya. Sementara itu, RA siswa Kelas XA mengaku berada diluar sekolah lantaran diseko-

lahnya tidak ada pelajaran berlangsung pasca mengikuti ulangan. Selain itu, sebagian guru-guru juga tengah mengikuti peringatan HUT PGRI Se-Kabupaten Konawe di Kecamatan Wawotobi. “Kita setelah ulangan ini tidak ada pelajaran, jadi kita hanya datang remedial atau perbaikan nilai setelah ulangan,” beber RA. (din)

tra. Pasalnya, proses persidangan nantinya akan tetap digelar di Pengadilan Tipikor Kendari sehingga tersangkanya tidak digiring ke Kejari Konsel. Seperti diketahui, kasus

yang menyeret Hasanuddin menjadi tersangka berawal ketika masih menjabat sebagai Kepala BPN Konsel tahun 2008. Sebuah perusahaan pertambangan bernama PT Baula Petra Buana mengajukan permohonan pengukuran dan pemetaan lahan. Saat itu, permintaan perusahaan tambang tersebut dipenuhinya tetapi dengan ketentuan harus membayar Rp 278 juta. Kemudian, dengan kedudukannya sebagai Kepala BPN saat itu, tersangka pun memanfaatkan

momentum bahwa BPN bisa menerbitkan izin hak guna lahan dengan biaya penerbitan izin sebesar Rp 350 juta. Namun yang dipenuhi perusahaan hanya Rp 300 juta. Padahal, dalam melakukan pemetaan dan pengukuran lahan, BPN tidak dibenarkan melakukan pungutan-pungutan liar. Termasuk penerbitan izin hak guna lahan, bukan kewenangan BPN. Kerugian negara dalam perkara tersebut diduga mencapai sekitar Rp 578 juta. (aka)

red). Pihaknya akan bertindak tegas. Menangkap siapa saja, yang memblokir jalan, “tegas AKP Andi Agus. Poros Wapunto-Palangga adalah jalur utama menuju Kota Raha. Aktifitas masyarakat dari Kecamatan Loghia, akan terganggu karena aksi blokir tersebut. (awn)

Raha, KP Tiga tersangka indikasi korupsi pembangunan tujuh dermaga di Buton Utara (Butur), masingmasing berinisial TS, DJM dan SR, memiliki nyali cukup besar. Dua kali Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha, melayangkan surat panggilan pemeriksaan. Dua kali juga diindahkan oleh tiga tersangka yang menjabat sebagai panitia lelang tersebut. Kemarin, rencananya untuk kali keduanya ketiga tersangka tersebut diperiksa, namun tidak datang dan tanpa konfirmasi. “Tidak ada pemberitahuan kepada kami. Kenapa tidak memenuhi panggilan kejaksaan, “ujar Triyana SP, Kasipidsus Kajari Raha. Padahal ketiga tersangka tersebut, memiliki pengacara yang seharusnya bisa menyampaikan kepada kejaksaan bila berhalangan untuk memenuhi panggilan. Kemarin, Kejari kembali men-

gagendakan pemanggilan. Rencananya, panggilan ketiga akan dilakukan secara paksa. “Bila tidak ada informasi memenuhi pemanggilan kejaksaan, kita akan jemput ketiga tersangka itu, “ujarnya. Apa akan langsung dilakukan penahanan? Triyana belum mau terbuka. Informasi apa yang dibutuhkan, padahal sudah pernah dimintai keterangan? Kata Kasipidsus, informasi yang akan digali tentu saja berkaitan dengan tugas mereka sebagai panitia lelang. Misalnya bagaimana proses lelang. Tidak menutup kemungkinan, dari pengembangan yang dilakukan akan ada penambahan tersangka baru. Sementara itu, Ahmad Afif Darfin mantan aktifis Mahasiswa Anti Korupsi (MAK), mendesak agar Kejari Raha segera menuntaskan perkara dugaan korupsi dermaga Butur. Menurut Dia, proses yang dilakukan oleh Kejaksaan Raha terlalu lalu. “Kasus ini bergulir sejak awal tahun, sampai sekarang belum juga tuntas-tuntas, “ujarnya.

Dalam ekspos awal Kejari Raha, seingat Dia, dari perencanaan diindikasikan ada kerugian negara sebesar Rp 1 Miliar lebih. “Informasi tidak dilakukan proses lelang sebagaimana mestinya, “urainya. Afif mendesak agar Kejaksaan segera melakukan penahanan terhadap para tersangka. Kekhawatirannya, jangan sampai ada upaya menghilangkan barang bukti oleh para tersangka, karena proses yang terlalu lama. Kadis Perhubungan Darwin Kunu, kata Dia, mestinya juga ditetapkan sebagai tersangka. Karena panitia lelang, bekerja pastinya berdasarkan instruksi dari pimpinannya. “Mana mungkin panitia lelang, berani tidak melakukan tender perencanaan kalau tidak ada instruksi dari atas, “ujarnya. Untuk diketahui, untuk anggaran perencanaan pembangunan dermaga butur sebesar Rp 1,9 Miliar. Dugaan kerugian negara Rp 1 Miliar. Untuk kerugian pembangunan fisiknya, Kejari masih menunggu hasil audit dari BPKP. (awn)


Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

BAP Mantan Kepala BPN Konsel Dilimpahkan Kendari, KP Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang tahun 2008 yang menyeret mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Konsel, Hasanuddin dinyatakan rampung proses penyidikannya. Penyidik Kejati Sultra telah melimpahkan perkara tersebut ke Kejari Konsel untuk proses penuntutan.

Perkara tersebut telah didaftar di Pengadilan Tipikor Kendari agar dapat dijadwalkan agenda persidangannya. Kasi Penuntutan Pidsus Kejati Sultra, La Ode Amili SH mengungkapkan, perampungan berkas penyidikan mantan kepala BPN Konsel tersebut tuntas sejak pekan lalu. Hingga proses pelimpahan, penyidik

baru menetapkan satu orang tersangka. Akankah ada tersangka baru? “Nantilah kita lihat pada pelaksanaan persidangan. Sampai berkasnya dilimpahkan, hanya satu orang tersangka,” terang La Ode Amili. Hasanuddin masih tetap Baca BAP di Hal. 5

Pelayanan Keuangan Terganggu Tegangan Listrik Rendah Rumbia, KP Pelayanan keuangan di Pemkab Bombana terganggu. Bendahara SKPD atau pihak ketiga yang hendak bermohon pencairan dana di badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) tidak lagi

p

Jalan di kelurahan wapunto yang diblokir oleh warga.

Pemuda Wapunto Blokir Jalan Buntut Perkelahian Antara Pemuda Raha, KP Perkelahian antara pemuda dua Kelurahan, kembali pecah. Pemuda antara Kelurahan Palangga dan Wapunto, terlibat perkelahian sejak akhir pekan lalu. Perkelahian antara dua kampung bertetangga tersebut, sudah sering terjadi. Dipicu sedikit saja, saling serang

antara kedua pemuda bertetangga itu langsung terjadi. Tiga pemuda dari Wapunto mengalami luka serius, satu luka terkena sabetan parang pada lengan dan dua terkena peluru dari senjata burung. Puncaknya, pemuda dari Wapunto memblokir jalan utama ke Kota Raha, yang melintas diwilayah mereka. Dari aksi perkelahian tersebut, polisi mengamankan satu pemuda dari Palangga.

Informasi yang dihimpun di TKP kemarin, perkelahian dipicu penghadangan dan pemotongan pemuda dari Wapunto, yang dilakukan oleh pemuda dari Palangga, Jum’at pukul 21.00 Wita. Dari insiden tersebut, kemudian warga Wapunto membalas yang diikuti balasan serangan dari pemuda Palangga. Sabtu malam, masih terjadi saling serang antara dua pemuda tersebut. Polisi kemudian menghalau dan mem-

bubarkan perkelahian. Menurut Amal, warga wapunto, perkelahian dipicu pemotongan rekan mereka bernama Firman, ketika melintas di Palangga saat hendak ke Kota. “Adik saya menjadi korban, lengan kananya kena sabetan parang ketika melintas di Palangga. Korban mendapatkan 100 jahitan,” ujarnya. Tidak terima dengan hal itu, Baca Jalan di Hal. 5

mendapat pelayanan yang cepat. Hal tersebut disebabkan karena tegangan listrik yang masuk di BPKAD tidak mampu mengangkat peranti komputer sistem informasi manajemen keuangan daerah (Simda). “Tegangan listrik terlalu rendah sehingga server Simda tidak bekerja maksimal. Hal ini jelas berpengaruh dengan penginputan data yang diaju-

kan bendahara atau pihak ketiga,” kata Nasir HS Noy, kepala BPKAD Bombana. Untuk mensiasati permasalahan tersebut, pihaknya terpaksa mengubah pola penginputan data . Jika selama ini dilaksanakan sesuai jam kantor, maka saat ini terpaksa dirubah dari sore sampai malam. Itupun Baca Pelayanan di Hal. 5


7

Kendari Pos |Selasa, 23 Oktober 2012

Panwas Belum Terima Surat Cuti BM Kendari, KP Tahapan kampanye Pilgub Sultra telah dimulai sejak 17 Oktober hingga 31 Oktober 2012. Meskipun begitu, masih ada calon gubernur (Cagub) yang belum menyerahkan surat cuti kepada Panwaslukada Sultra. Informasi ini diungkap oleh Pokja Pengawasan Panwaslukada Sultra, Zamzam Zaid.

“Dalam pengawasan kami, ada beberapa pelanggaran administrasi, misalnya 30 menit melakukan kampanye sebelum jadwal kampanye. Kemudian, kampanye melebihi waktu yang ditentukan. Terdapat pula kepala daerah yang tidak mendapat cuti, yang mana cuti resmi yang masuk ke kami baru pasangan calon

Nur Alam-Saleh Lasata (NUSA) serta Walikota Baubau, Amirul Tamim. Sedangkan satu kepala daerah (Buhari Matta--BM) belum masuk surat cuti resminya, inilah yang kami pertanyakan apakah sudah keluar surat cutinya atau belum,” ungkap Zam-zam. Perempuan berjilbab ini merinci, cuti Walikota/Bu-

pati ditanda tangani Gubernur atas nama Mendagri, sedangkan cuti Gubernur oleh Mendagri. “Jika kepala daerah yang kembali mencalonkan diri tidak mengantongi cuti resmi, maka dirinya tidak boleh berorasi di kampanye, dan hanya datang di kampanye sebagai pembina partai politik,” rincinya.(fas)

KPU Sultra :

Proses Pilgub Sesuai UU Kendari, KP Dalam rapat kerja (Raker) verifikasi partai politik (Parpol) bersama KPU kabupaten / kota se-Sultra yang berlangsung, kemarin (22/10) pada salah satu restoran di Kendari, Ketua KPU Muna, Al Munardin mempertanyakan apakah tahapan yang dilakukan KPU Sultra telah sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan berlaku atau tidak. Al Munardin mempertanyakan ini, agar KPU kabupaten / kota tidak ragu-ragu menjalankan setiap tahapan sesuai jadwal tahapan yang dibuat KPU Sultra. Menanggapi pertanyaan ini, Ketua KPU Sultra, Mas’udi memberi penegasan. Menurut Mas’udi sebagai bentuk penegasan jika tahapan yang dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan berlaku, pihaknya akan membuat surat edaran kepada KPU kabupaten /kota.

“Kami akan membuat surat edaran supaya jangan ada lagi KPU kabupaten / kota yang ragu-ragu tentang itu. Kita usahakan akan membuatnya hari ini,” ujar Mas’udi, kemarin. Ia menilai, wajar saja kepastian itu diminta KPU kabupaten/kota, karena di media terjadi simpang siur pemberian informasi. Ada yang mengatakan tahapan yang berjalan saat ini cacat hukum dan ada pula yang mengatakan telah sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. “Kembali kami tegaskan bahwa proses yang berlangsung saat ini sudah mengacu pada undang-undang (UU) dan Peraturan KPU (PKPU) yaitu UU No 32 Tahun 2004 dan No 8 tahun 2010 serta PKPU No 13 Tahun 2010 tentang tata cara teknik pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ada pun persoalan proses pencalonan

yang berkembang di media cacat hukum atau tidak, tentunya ada jalur tersendiri,” lanjutnya. Senada itu Komisioner KPU Sultra lainnya, Bosman membeberkan dalam rapat KPU Pusat lalu, semua komisioner KPU Sultra menyepakati tahapan Pilgub Sultra tetap dilanjutkan. Kalau pun dianggap terjadi pelanggaran kode etik dan gugatan hukum, ada institusi lain misalnya DKPP dan pengadilan. “Lima-limanya komisioner mengatakan semuanya setuju Pilkada tetap berlanjut. Mengenai nantinya ada tuntutan pidana dan perdata, itu merupakan resiko. Selain itu menurut saya tidak ada alasan untuk pemungutan suara ulang (PSU), karena semua tahapan sudah dilakukan KPU Sultra, dengan berkonsultasi di KPU Pusat,” beber Bosman.(fas)

”Muna Barat Cs” Gagal Dimekarkan Gagal ....... mendapatkan hasil. Mendagri Gamawan Fauzi menjelaskan, dalam pemerintahan sejak 2008 tidak ada lagi anggaran untuk mengusulkan moratorium. Namun, moratorium ini merupakan permintaan dari DPR RI terkait usulan adanya pemekaran sebab banyaknya desakan dari publik daerah. Dari 19 daerah otonom tersebut yang baru lolos lima sesuai perundang-undangan yang ada. “Kecuali, mereka melengkapi semua syarat ketentuan lain baru bisa dimekarkan,” ucapnya. Gamawan memaparkan, ini sudah dipertimbangkan dengan

Pemilu sebab aspirasi Daerah Otonom Baru (DOB), grand design yang pemerintah ajukan bisa efektif tiga tahun lagi atau setelah Pemilu 2014. Nah, karena ini baru Pejabat Sementara (Pj) yang diberi waktu selama sembilan bulan persiapan. Daerah otonom ini, baru akan memiliki DPRD setelah hasil Pemilu dan 2015 baru bisa diadakan pemilihan kepala daerah. “Tiga tahun juga persiapan baru bisa mandiri. Karena ini usul dari DPR bukan dari pemerintah, kita cari titik temu,” ucapnya. Lebih lanjut Mendagri menuturkan, sembilan bulan itu baru Pj, setelah itu tidak boleh pemilu agar tidak terganggu oleh pemekaran, kemudian jika

DPRD telah terpilih 2015 baru dipindahkan dan pemilihan bisa dilakukan. Nah dalam konsep grand design pemerintah, memang disiapkan selama tiga tahun. Mantan Gubernur Sumbar ini menegaskan, akan diadakan evaluasi dengan catatan efektifitas termasuk penyerahan keuangan induk kepada Kabupaten. “Apabila tidak memperhatikan anaknya, maka pemerintah boleh menghukum induknya,” cetusnya. Sementara itu, wakil ketua Komisi II DPR RI Abdul Hasan Najar mengatakan, keputusan pemekaran berjalan secara bertahap atau tidak sekaligus sebab memerlukan pengkajian. Beberapa daerah yang belum

disetujui karena belum memenuhi syarat. Namun, tetap akan diadakan pembahasan selanjutnya. Waktunya, diadakan dalam pembahasan agenda 2012 dan 2013 selanjutnya. Untuk sepuluh daerah lainnya yaitu, Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Muna Barat dan Kota Raha di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua belum bisa dimekarkan.(cr2/jpnn)

13 Anggota Komnas HAM Terpilih Anggota ....... muncul kontroversi dalam proses seleksi uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Satu-satunya hal yang sempat menjadi perdebatan dalam proses pengambilan suara terbanyak calon anggota Komnas HAM adalah soal jumlah komisioner yang dipilih. Pasek menyatakan, sejumlah anggota dewan mengusulkan agar Komnas HAM kali ini cukup memilih

sembilan nama. Namun, sejumlah anggota dewan cenderung berpendapat berbeda. “Ada dua kubu, memilih sembilan nama atau 15 nama calon,” kata Pasek. Karena tidak ada titik temu, diambil jalan tengah dengan menggelar proses voting. “Akhirnya disepakati 13 nama,” jelasnya. Latar belakang para komisioner Komnas HAM terpilih juga bervariasi. Terdapat sosok aktivis keagamaan dan budaya dari Desantara Foundation Muhammad

NurkhoirondananggotaPBNUImdadunRahmat.MantanPemimpin Redaksi Global TV yang kini kepala Humas UI Siane Indriani juga masuk. Satu-satunya incumbent yangmasihterpilihadalahNurkholis yang meraih 28 suara. Tiga calon komisioner Komnas HAM tunanetra, Mochamad Soedito (26 suara), Setia Adi Purwanta (20 suara), dan Suharto (4 suara) tidak terpilih dalam 13 nama yang ditetapkan Komisi III DPR. Termasuk sosok kontroversial, aktivis Gaya Nusantara

Dede Oetomo, hanya meraih satu suara. Pasek menyatakan, calon komisioner Komnas HAM dengan tunanetra atau yang lain tetap memiliki kualitas yang bagus. Menurut politikus Partai Demokrat itu, mereka yang tidak terpilih itu hanya kurang suara. “Seluruh kandidat yang ada sebenarnya secara kualitas baik,” tandasnya. Sebanyak 13 komisioner Komnas HAM itu akan ditetapkan dalam sidang paripurna terdekat.(bay/agm)

Mas’udi Cs Sidang DKPP di Polda Sultra Disidang ....... via ponsel, agenda sidang DKPP

menyangkut ketidakcermatan dalam pencalonan. “Kalau ditanya adakah pengacara yang mendampingi kami, menurut

peraturan bersama antara Bawaslu RI dan DKPP, terlapor dan dilapor tidak bisa dikuasakan dengan orang lain tapi harus

bertanggung jawab sendiri, sehingga semua komisioner membela dirinya sendiri,” jawabnya.(fas)

Salah Seorang Guru SD di Baubau Berkebangsaan Korea Kampung ....... Cia-Cia dengan huruf Korea. Huruf ini dipelajari mulai dari tingkat SD hingga SMA. Dari kerjasama itu selanjutnya dilakukan berbagai macam kegiatan misalnya pertukaran pelajar, pertukaran guru, pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan termasuk pertukaran kebudayaan. Hal ini membuat Indonesia, khususnya Cia-cia, makin terdengar namanya oleh masyarakat di luar negeri. Bahkan dalam acara pertemuan akbar yang dihadiri sekitar 5.000 warga Korea di Jakarta, masyarakat Cia-Cia ikut diundang untuk mementaskan tari-tarian, misalnya tari Dinda, Silat dan Mangaru. Ketiga tarian ini merupakan tarian khas suku cia-cia Laporo. Saat itu pula, seorang diva pop Korea yakni Jang Yun Jeong Park atau lebih akrab disapa Jang Yun Jeong dinobatkan sebagai Putri CiaCia yang akan mempromosikan

Cia-Cia dan Baubau di Korea. Sampai saat ini, lanjut Kepsek, pelajaran bahasa Korea terus diajarkan untuk anak-anak sekolah dasar di Karya Baru, dijadwalkan mata pelajaran Mulok setiap hari Sabtu. Namun untuk tahun ini gurunya diganti oleh guru dari Cia-cia yang sempat mendapat pelatihan di Korea, Mr Chong harus kembali ke negaranya karena visanya sudah habis. “Untuk tahun ini guru tersebut diganti oleh guru dari Cia-cia yang sudah mendapat pelatihan langsung di Korea,” jelasnya. Di tingkat SD, siswa hanya diperkenalkan mengenal alfabet Korea. Siswa diperkenalkan memahami dasar-dasar hanguel yang nantinya akan dtindak lanjuti pada tingkat SMP dan SMA. Sejak beberapa tahun terakhir ini, nama Cia-Cia populer di Negeri Ginseng. Banyak jurnalis Korea dan Jepang yang khusus datang meliput di Baubau. Beberapa media internasional ikut meliput an-

tusiasme warga Cia-Cia yang mempelajari karakter huruf

Korea, sejak saat itulah nama Cia-Cia populer di Korea.(*)

Manggis ....... memberikan uraian rinci tentang diabetes mellitus di The Canon of Medicine, yang menggambarkan nafsu makan yang abnormal dan runtuhnya fungsi seksual, dan ia mendokumentasikan rasa manis dari urine penderita diabetes. SepertiAretaeussebelumnya,Ibnu Sina juga membagi diabetes menjadidiabetesprimerdansekunder. Ia juga menjelaskan gangren diabetes, dan diabetes yang diobati dengan menggunakan campuran lupin, trigonella (fenugreek), dan biji zedoary, yang menghasilkan pengurangan ekskresi gula, pengobatan yang masih diresepkan di zaman modern. Ibnu Sina juga menjelaskan perihal diabetes insipidus dengan sangat tepat, meskipunkemudianJohannPeter Frank (1745-1821) yang pertama kali membedakan dengan jelas antara diabetes melitus dan diabetes insipidus. Diabetesi (penderita diabetes) berasal dari semua lapisan umur, ekonomi, sosial, dan tempat tinggal. Pada orang yang telah berumur, gejalanya adalah seringnya muncul haus, sering buang air kecil, badan lemas, banyak makan tapiberatbadanturun,kesemutan, kulit kering, berkeringat, gatalgatal,dansebagainya.Bilapenyakit ini dibiarkan, bertahun-tahun kemudian timbul komplikasi kronis yang fatal, seperti penyakit jantung, terganggunya fungsi ginjal, kebutaan, pembusukan pada kaki yang kadang memerlu-

kan amputasi, stroke, gangguan saraf, impotensi pada pria, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Tentu banyak cara, yang tak mungkin dijelaskan semuanya di sini. Tapi, yang jelas, salah satunya adalah dengan rutin mengonsumsi senyawa yang bernama xanthone, yang terkandung di dalam kulit buah manggis. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh dr. Purwati, seorang dokter dan praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengnsumsi esktrak kulit buah manggis, terbukti bahwa esktrak ini mampu menurunkan gula darah tujuh orang pasien dari 205,0 menjadi 119,86 mg/dl. Tapi,tapipenurunanitubervariasi di antara semua pasien itu. Bervariasinya penurunan kadar gula itu disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit buah manggis yang diberikan. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat manggistersebut,Andabisamembacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia diseluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya

sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha : Apotik Waraka 085241984014, Subdis Kolaka: 085231246853, Apotik Mekongga, Subdis Konsel: 085240687594, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 04022821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.

Dakwaan Jaksa Dinilai Tidak Konsisten Pengacara ....... Ode Abdul Kadir SH mengungkapkan, poin dalam dakwaan JPU tumpang tindih. Misalnya, dakwaan terhadap LM Rusdianto Emba berbeda dengan dakwaan Alimin, padahal perkara mereka sama. Enam terdakwa kasus dugaan korupsi proyek penimbunan kawasan kumuh Tula-Lagasa terbagi tiga berkas. “Pada dakwaan LM Rusdianto Emba dan Ramli, mereka dianggap telah melakukan pemalsuan dokumen dan tanda tangan, sementara dalam dakwaan Alimin dan Abdul Kadir mengaku menerima uang. Dokumen yang dimaksud adalah tanda terima pembayaran uang terkait pelaksanaan proyek tersebut,” jelas La Ode Abdul Kadir SH. Tak hanya itu, kata dia, dalam dakwaan primair halaman 3 dan dakwaan subsidair halaman 7, JPU merumuskan bahwa LM Rusdianto Emba, Samuel Mustamu alias Como sebagai pelaksana di lapangan dan Aliada selaku juru bayar kegiatan tidak pernah membuat laporan mingguan dan bulanan yang menggambarkan

tingkat pekerjaan dan penggunaan keuangan. Sehingga, hanya berdasar nota pesanan dan balasan nota pesanan yang dibuat oleh LM Rusdianto Emba selaku pelaksana kegiatan untuk melakukan pembayaran. “Ini bertentangan (kontradiksi) dengan uraian fakta satu sama lain. Disatu sisi, JPU menyatakan tidak pernah membuat laporan, sedang disisi lain, JPU menyatakan, permintaan pembayaran diajukan dengan melampirkan berita acara kemajuan fisik pekerjaan sesuai dengan back up data maupun realisasi hari orang kerja (HOK). Artinya, klien kami membuat laporan,” terangnya. Keberatan atas dakwaan JPU, penasehat hukum terdakwa juga menunjukkan ketidakkonsistenan JPU dalam membuat dakwaan. Dalam dakwaan Samuel Mustamu, JPU menyatakan bahwa LM Rusdianto Emba menunjuk tiga orang diluar PNS yang dipercayakan membantu pelaksanaan kegiatan sementara pada dakwaan Samuel, LM Rusdianto Emba dinyatakan menunjuk 3 orang. “Perumusan dakwaan menyajikan fakta yang berbeda sehingga melahirkan ketidakpastian hukum serta

membuktikan JPU tidak cermat dalam menyusun perkara tersebut,” ungkap La Ode Abdul Kadir SH. Sidang pembacaan eksepsi tersebut dipimpin Moch Mawardi SH sebagai Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kendari didampingiduaanggotahakimmasing-masing, Syamsul Bahri, SH dan Kusdarwanto, SH. Terdakwa didampingi oleh tiga kuasa hukumnya yakni Afirudin Mathara, SH MH, Abdul Wahid Soliwunto SH MH, dan La Ode Abdul Kadir SH MH. Jaksa penuntut umum yakni La Ode Amili SH. Terkait dengan keberatan terdakwa yang disampaikan melalui eksepsinya, La Ode Amili menilai semua keberatan tersebut sudah masukdalammateripersidangan. Termasuk masalah audit BPKP yang disoal. Tentu akan terjawab saatagenda mendengarkan keterangan ahli dari BPKP pada persidangan berikutnya. “Semua keberatan yang diajukan itu sudah masuk materi. Masalah tumpang tindih dakwaan akan kami jawab secara tertulis pada persidangan mendatang,” ungkap La Ode Amili usai persidangan tersebut. (p16/aka)


8

iklan

Kendari Pos | selasa, 23 oktober 2012


selasa, 23 OktOber 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

DARWIN SIHOMBING/KENDARI POS

Hari ini, 50 kepala daerah se-Indonesia berkunjung ke TPAS Puuwatu untuk studi banding pola dan pengembangan tempat pembuangan akhir sampah.

50 Kepala Daerah Studi Banding di TPAS Pelaku Curanmor Dibekuk Lagi Kendari,KP Terud ditangkap, namun pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kota Kendari seolah tak ada habisnya. Teranyar, akhir pekan lalu jajaran Polsek Kemaraya berhasil membekuk satu dari dua pelaku Curanmor berinisial AM (24) di lorong Kurais, Kemaraya sekitar pukul 23.30 Wita. Polisi masih mengejar AD yang tidak lain rekan AM, karena dialah pelaku yang mendalangi semua aksi Curanmor mereka selama ini. Terungkapnya aksi kedua pelaku bermula saat sepeda motor seorang mahasiswi bernama Nurmi (20) dicuri AM dan AD di di depan rumah kontrakan korban di bilangan Wuawua pada Juni 2012 lalu.

Baca curanmor di Hal 10

Kendari, KP Keberhasilan Pemkot Kendari mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) ternyata cukup menarik perhatian banyak pihak. Tak hanya Gubernur Sultra yang beberapa lalu memper-

lihatkan kekagumannya terhadap inisiatif dan kinerja Pemkot, pimpinan daerah dari kota dan kabupaten lain di Indonesia juga tertarik untuk mengetahui pola serta pengembangan TPAS Puuwatu. Sesuai jadwal, hari ini 14 wali kota dan 36 bupati se-Indonesia

tiba di Kendari untuk studi banding pengelolaan sampah sekaligus mengikuti sosialisasi revitalisasi sarana pengolahan dan penampungan akhir sampah

Baca stuDi banDing di Hal 10

Pembayaran Utang PIP Diperdakan Kendari, KP Kepala Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Soritaon Siregar pada peresmian RSU Bahteramas Minggu 21 Oktober lalu sudah menggaransi akan mencairkan dana pinjaman yang diminta Pemprov Sultra untuk pembangunan jalan dan jembatan sebesar Rp 200

miliar. Sebagai buktinya, Memorandum of Understanding (MoU) antara PIP dan pemerintah provinsi sudah ditandatangani. Tapi dengan syarat, pemerintah bersama DPRD harus membuat peraturan

Baca utang di Hal 11

MAS JAYA/ KENDARI POS

Sejumlah pasien sudah dipindahkan ke IGD RSU Bahteramas. Secara bertahap, pihak rumah sakit umum daerah akan mengevakuasi para pasien dari gedung lama.

Pasien RSUD Dievakuasi Bertahap Kendari, KP Rumah Sakit Bahteramas Sultra sudah diresmikan sejak akhir pekan lalu. Berbagai pelayanan pun mulai dialihkan ke sentra kesehatan yang diklaim bertaraf internasional tersebut. Secara bertahap, pasien yang kini masih dirawat

di RSUD lama akan dipindahkan ke Baruga, lokasi RS Bahteramas. Direktur RSUD Sultra, dr. H. Nurdjajadin Aboe Kasim, Sp.S mengatakan, sejak jumat (19/10) lalu, pihaknya telah memindahkan sebagian

Baca pasien di Hal 11

Wacana LegaLitas pasar kOrem diprOtes Kendari, KP Rencana Pemkot Kendari untuk melegalkan status Pasar Korem langsung memicu reaksi dari kalangan pedagang di kawasan lain, khususnya pemilik lapak di kawasan PKL Paddys Market. Sebab, penyebab minimnya aktivitas

pengunjung dan transaksi di Paddys Market justru disebabkan karena keberadaan Pasar Korem itu. Mereka menilai seharusnya Pemkot Kendari lebih memberikan perhatian khusus

Baca wacana di Hal 11

AMAL FADLY SENGA/KENDARI POS

Rencana Pemkot melegalkan status Pasar Korem langsung memicu reaksi pedagang di kawasan lain, khususnya pemilik lapak di Paddys Market

Waspada

29 Ot

berbahaya Kendari, KP Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali menemukan sejumlah produk berbahaya. Kali ini produk tersebut adalah Obat Tradisional (OT) yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Atas temuan ini, Kepala BPOM Sultra, Ahmad Yani, Apt pun memberikan peringatan pada masyarakat. “Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan BPOM di seluruh Indonesia hingga Agustus 2012, ditemukan 29 OT BKO. 20 Diantaranya merupakan produk tak terdaftar (ilegal) dan tidak sesuai persetujuan pendaftaran. Untuk itu BPOM mengeluarkan peringatan agar masyarakat tidak mengon-

Baca waspaDa di Hal 11


Metro

10

Tondonggeu Optimis Juara P2WKSS Kendari, KP Setelah melakukan persiapan sekitar dua bulan, kemarin (22/10) Kelurahan Tondonggeu mendapat kunjungan langsung dari tim penilai lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Sultra. Dalam lomba tersebut, Pemkot optimis, kelurahan yang terletak di ujung Kendari itu bisa merebut juara pertama. Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar mengatakan, P2WKSS merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan. Hal itu dapat berupa pengembangan sumber daya manusia, sumber daya alam dan lingkungan menuju terwujudnya keluarga sejahtera sebagai wujud nyata pembangunan masyarakat desa/kelurahan dengan wanita sebagai motor penggeraknya. “Kegiatan ini sangat tepat dipusatkan di Kelurahan Tondonggeu, sebab mayoritas penduduknya masih memiliki tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah serta kondisi lingkungan memprihatinkan. Olehnya itu melalui kegiatan ini peranan wanita sangat ditekankan untuk melakukan

terobosan menuju keluarga sehat sejahtera termasuk pembinaan generasi muda,” ungkap Nahwa. Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Tondonggeu, Wd. Azizah mengatakan, didaulat menjadi perwakilan Kota Kendari, ada tiga item kegiatan yang telah dilaksanakan di kelurahan tersebut, antara lain penyuluhan yang dilakukan SKPD, perintisan dan pemugaran rumah sehat sebanyak 46 unit, pelayanan kesehatan dan KB gratis 40 akseptor, penyediaan jamban keluarga 10 unit, pemanfaatan pekarangan untuk apotik hidup 30 KK, bantuan dana permodalan untuk dua kelompok UPPKS. Wali Kota, Dr. H. Asrun mengatakan, melalui lomba tersebut diharapkan, segala kegiatan yang dilakukan dapat membawa kontribusi positif, utamanya terhadap masyarakat di kelurahan yang terletak di pesisir laut itu. “Kita tetap optimis meraih yang terbaik dalam lomba ini. Setidaknya kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih mampu menata kehidupan menuju kesejahteraan seperti yang diharapkan,” kata Asrun di hadapan Asisten I Setprov Sultra, Ikhsana Maliki. (p4/fya)

Dispenda Tak Lagi Kelola Aset Kendari, KP Kewenangan Dinas Pendapatan dan Aset Daerah (Dispenda) Sultra dalam mengelola aset daerah akan dipangkas. Wewenang satuan kerja itu akan diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Saat ini, Pemprov Sultra telah mengajukan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) ke DPRD untuk disetujui menjadi Perda. Salah satunya, Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah provinsi nomor 4 tahun 2008 tentang organisasi dan tata kerja dinas. Raperda tersebut menyoal perubahan nomenklatur pada beberapa SKPD antara lain Dispenda diubah menjadi Dinas Pendapatan. Plh Gubernur Sultra, H. Zainal Abidin mengatakan, perubahan nama tersebut didasari pertimbangan, urusan aset telah ditangani BPKAD. “Selain BPKAD, sub bagian perlengkapan pada biro umum sekertariat juga bertanggung jawab mengkoordinir aset daerah pada sekertariat provinsi,” katanya. Karena pertimbangan tersebut, sehingga pengelolaan aset daerah tidak lagi diserahkan ke Dispenda, tapi sudah menjadi tanggung jawab BPKAD dan Biro Umum Setprov. Sekprov Sultra itu menjelaskan, selain Dispenda, dinas lain yang akan berubah nomenklaturnya adalah Dinas Pertanian menjadi Dinas Pertanian dan Peternakan. “Akan ada juga penyeragaman pada nomenklatur sub bagian pada jabatan sekretaris dinas. Ini dimaksudkan untuk memudahkan tugas-tugas koordinasi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tandasnya. (dri)

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Curanmor... Dari keterangan korban, sepeda motor meticnya disimpan di depan kontrakan tanpa dikunci. Ketika bangun tidur, mahasiswi tersebut kaget karena motornya yang selalu digunakan ke kampus itu sudah tidak ada. Dari informasi masyarakat, akhirnya target operasi polisi mengarah pada AM dan AD, warga Kemaraya. Para tetangga pelaku curiga karena mereka sering keluar malam dengan mengendarai jasa mobil rental. Bahkan ada beberapa unuit motor dalam rumah kontrakan mereka yang diakui akan dibawa ke Kolaka. Kapolsek Kemaraya melalui Kanitreskrim, Aiptu Supratman Ambon pun langsung menuju Kolaka mencari kendaraan yang dibawa AD dan AM. “Kami membuntuti keduanya hingga ke Kolaka,” katanya, kemarin. Rupanya, kendaraan yang dijual dua pemuda tanpa pekerjaan tetap itu, hasil curian. Karena setelah polisi melakukan pemeriksaan di nomor rangka dan mesin, persis dengan yang ada pada laporan kehilangan. Polisi pun langsung melakukan pengejaran ke-

Studi Banding... di salah satu hotel di Kendari. Kabag Humas Pemkot Kendari, Trikora Irianto kemarin menjelaskan, dari hasil penilaian Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, TPAS Puuwatu menjadi yang terbaik di Indonesia. Meski awalnya hanya dikelola melalui APBD, tapi mampu didesain menjadi TPA yang betul-betul representatif. Tak hanya dijadikan sebagai zona pembuangan sampah, tapi juga difungsikan menjadi tempat wisata dan sarana off road. “Tentu kebanggaan tersendiri bagi Kota Kendari, TPA yang dimiliki menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Tentu ini bukan hanya kebanggaan pemerintah, tapi juga masyarakat kota. Apa yang dilakukan pemerintah jika tidak mendapat respon positif dari masyarakat, tentu tak akan berhasil,” ungkap Trikora. Agenda kunjungan puluhan pimpinan daerah itu juga dibenarkan Kadis Kebersihan Kota Kendari, Hamsir Madjid.

pada dua orang tersebut ke Kendari. Akhirnya, polisi berhasil membekuk AM di sekitar jalan Bunga Tanjung, Kemaraya. Saat itu polisi langsung membawa pemuda tersebut ke Mapolsek Kemaraya untuk ditanyai. AM sempat berdalih jika dirinya adalah pelaku Curanmor. Namun mulut AM bungkam ketika polisi menghadirkan para pembeli kendaraan hasil curiannya. Setelah diperiksa, AM mengakui perbuatannya telah mencuri beberapa unit kendaraan sepeda motor. Dirinya tidak sendiri dalam menjalankan aksinya melainkan ditemani AD yang kini masih dalam pencarian pihak aparat keamanan. AM selalu melancarkan aksinya malam hari ketika pemilik kendaraan terlelap dan memarkir motornya di luar rumah. AM kini mendekam dijeruji besi Polsek Kemaraya. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Kami akan terus memburu para tersangk Curanmor agar tidak ada lagi pelaku-pelaku lainnya yang melakukan perbuatan melanggar hukum itu,” tegas Supratman Ambon. (ano)

Sejak kemarin beberapa kepala daerah sudah tiba di Kendari. Selain mendengarkan penjelasan mengenai program pengelolaan persampahan oleh Dirjen Cipta Karya, dalam sosialisasi hari ini akan dipaparkan pula fungsionalisasi sarana sekaligus melakukan kunjungan langsung di TPAS Puuwatu. “Berkat pengelolaan TPAS, Pemkot mendapatkan bantuan APBN senilai 5 miliar rupiah. Selain untuk pembelian dozer, anggaran itu digunakan untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA,” terang mantan Kabag Kesbangpol Kota Kendari itu. Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, H. Syamsuddin Rahim pun mengaku bangga dengan pengakuan yang ada kini. “Mudah-mudahan kehadiran para pimpinan daerah di Kota Kendari bisa menjadi referensi untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di daerah lain. Setidaknya ini bisa menjadi support bagi Pemkot Kendari untuk lebih mengembangkan segala potensi yang dimiliki daerah kita,” harapnya. (fya)


Metro

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Waspada... sumsi OT-BKO yang membahayakan kesehatan ini,” ungkapnya melalui releasenya pada Kendari Pos, kemarin. 29 OT-BKO itu antara lain ABC Acai Berry kapsul lunak, Pegal Linu Prono Jiwo cairan obat dalam, Labaik Kapsul, Remasyah Serbuk, Obat Kuat dan Tahan Lama Sarang Madu, Asam Urat Flu Tulang Mahkota Mas Kapsul, Raga Prima Asam Urat Flu Tulang Pengapuran kapsul, Daun Bidara Jamu Asam Urat Pegal Linu Plus Sakit Gigi, Neo Rematik, Teratai Putih Kapsul, Penyehat Badan Cap Kuda Laut, Alfa Salam Batuk Pilek, Kupu-kupu Malam Serbuk, Rhemalin, Jamu Pil Panatik, Pil ramuan Shin She Merah Delima, New Anrat Jamu Tradisional Jaya, Jamu As-Syifa Tumpas plus Habbatussauda. Sebagai tindak lanjut dari temuan BKO ini, dilakukan penarikan produk dari peredaran dan dimusnahkan. Seperti diketahui, BKO yang diidentifikasi terkandung dalam OT menunjukkan trend berbeda dari tahun ketahun. Sebelumnya, pada kurun waktu 2001 hingga 2007 temuan OT-BKO baru pada obat rematik dan penghilang rasa sakit mengandung Fenilbutason, Metampiron, Parasetamol dan Asam Mefenamat. Sedangkan pada periode 2008 hingga pertengahan 2012 ini, temuan OT-BKO pada obat pelangsing dan penambah stamina/aprodisiaka antara lain mengandung bahan obat Sibutramin, Sildenafil dan Tadalafil. Karena temuan ini termasuk pidana, maka kasus akan dibawa ke pengadilan. Selama dua tahun terakhir 48 kasus diajukan ke pengadilan dengan sanksi putusan paling tinggi hukuman kurungan delapan bulan dengan masa percobaan 10 bulan subsider dua bulan dan denda. Sementara untuk menangani kasus tersebut, BPOM akan melakukan koordinasi lintas sektor. (m2)

Pasien... pasien IGD ke RS yang baru. “Secara bertahap akan dipindahkan. Sesuai rencana, pasien IGD sidah masuk sebelum peresmian kemarin. Dan saat ini mereka sudah mendapatkan pelayanan ruang IGD yang baru,” ujarnya. Nurdjajadin menambahkan, pemindahan pasien juga akan disusul pasien dari poliklinik RSUD lama. “Rencananya, tanggal 29 kami akan memindahkan pasien poliklinik ke sini (RSUD). Gedungnnya sudah hampir siap, tinggal bagaimana mendatangkan mereka nanti,” tambahnya. Evakuasi pasien dari RSUD lama ke yang baru akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasien. “Pasien yang sudah bisa dipindahkan akan segera dibawa. Namun, jika kondisinya masih tak memungkinkan, maka akan tetap dirawat di sana (RSUD lama) sambil menunggu sembuh bahkan pulang,” jelasnya. Ia mengakui, sejumlah kendala dalam alih tempat itu dialami. Saat ini, seksi medis dan administrasi masih bertugas di RSUD lama. (p4)

Rumah Ketua RT Ludes Terbakar Kendari, KP Ketua RT IV Kecamatan Mandonga, Jaya Siddik bersama keluarga untuk sementara waktu harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Kediaman mereka di lorong Merpati jalan Sam Ratulangi, Mandonga siang kemarin (22/10) sekitar pukul 13.30 Wita dihanguskan kobaran api tanpa menyisakan satu perabot pun. Jumariah (40), istri Jaya Siddik hanya bisa pasrah dan meneteskan air mata saat menyaksikan petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api agar rumah warga di sebelah kediamannya tak ikut terbakar. Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, titik api berasal dari tumpukan dus yang dibakar anak Jaya bernama Muh. Taufik Rafli (11) ketika sedang bermain

Utang... daerah (Perda) untuk pengembalian pinjaman tersebut, jika ingin segera cair. Kemarin, eksekutif dan legislatif telah duduk bersama membahas pembentukan Perda pinjaman daerah tersebut. Legislatif pun sudah memberikan “lampu hijau”. “PIP mensyaratkan ada Perdanya baru pencairan. Insya Allah minggu ini kita tetapkan. Tapi tidak ada hubungannya dengan Pilgub karena ini regulasi. PIP ini memang sudah tersirat di APBD 2012. Finalisasinya di Pansus tanggal 23 Oktober besok,” kata Ketua Komisi III

dengan empat rekannya. Awalnya Rafli mengambil botol kecil berisi cairan spiritus dan menyiramnya di atas tumpukan dus tersebut untuk memperlihatkan seolah bermain sulap-sulapan pada rekannya yang sementara bermain playstation di kediamannya. Namun api tiba-tiba menjalar karena tepat di samping titik api ada puluhan liter minyak tanah. Melihat api yang sementara menjalar, Rafli cs. berusaha memadamkan secara manual. Mendengar teriakan anaknya, Jumariah yang sementara asyik nonton TV langsung membangunkan suaminya yang sementara tidur siang. “Kami lalu berusaha keluar dari rumah,” cerita Jumariah kemarin saat ditemui di lokasi kebakaran. Warga yang melihat tragedi itu langsung berdatangan

DPRD Sultra, La Nika, kemarin. Raperda itu sudah dibahas dan saat ini masuk dalam tingkat Pansus dan mengarah pada pengambilan keputusan untuk ditetapkan sebagai Perda. “Hampir semua fraksi sudah setuju. Perda ini sudah ditunggu-tunggu karena menjadi syarat pencairan pinjaman di PIP. Pinjaman daerah untuk tahun ini sebesar 200 miliar rupiah untuk pembangunan jalan Lepolepo-Konda, Raha Lakapera, Jembatan KonawehaHulu di perbatasan Kabupaten Konawe-Kolaka total 130 miliar rupiah dan 9 ruas jalan di kabupaten/kota sekitar 70 miliar

rupiah,” rincinya. Sementara itu Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba menjelaskan, pinjaman Pemprov ke PIP sudah disetujui dan totalnya telah mencapai Rp 390 miliar. Rinciannya, Rp 190 miliar untuk pembangunan RSU Bahteramas (pinjaman tahun 2010), Rp 130 miliar untuk membiayai jalan Lepolepo-Konda dan Raha-Lakapera dan jembatan penghubung Konawe-Kolaka. Sedangkan sisanya Rp 70 miliar belum disepakati, namun tetap akan jadi prioritas. “Pinjaman tersebut harus dibuatkan Perda karena pengembaliannya selama tujuh tahun,” tandasnya. (dri)

11

Wacana... pada pasar resmi yang telah ada, dibanding memberi izin pembukaan Pasar Korem yang berbias pada “mematikan” aktivitas di kawasan jual beli legal. Pedagang Paddys Market, H.Samsul mengharapkan, niat Pemkot untuk melegalkan pasar korem harus ditinjau ulang. Disatu sisi, legitimasi Pasar Korem akan disambut positif bagi pedagang di lokasi tersebut sebab selama ini belum diakui. Tapi dipihak lain, akan menuai reaksi dari pedagang yang selama ini telah bersikap baik berjualan di tempat yang telah ditentukan pemerintah secara sah. “Seharusnya, sikap taat yang Kami tunjukan selama ini harus mendapat apresiasi dari Pemkot bukan justru dianaktirikan,” sindirnya. Ia menuturkan, sejak Pasar Korem dibuka kembali meskipun ilegal, aktivitas pengunjung di Paddys Market kian sepi. Padahal awal dibuka, kawasan pedagang kaki lima itu lumayan ramai. Para pedagang memaklumi proses berkembangnya pasar memang butuh waktu, namun jangan sampai jalan menuju kearah itu justru dihadang kebijakan Pemkot yang tidak profesional. “Sebenarnya jika Pemkot lebih tegas, pasar legal yang telah dibangun dengan menghabiskan dana milliaran rupiah tak akan siasia,” sambung pria itu mewakili rekan-rekannya. Menanggapi reaksi para pedagang itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Kendari, Chulafahu Rasyidin menganggap, keinginan Pemkot melegalkan Pasar Korem adalah langkah yang sah-sah saja, asal dalam jangka waktu tertentu sambil mencari solusi yang tepat terkait penanganan pedagang di lokasi tersebut. Apakah akan direlokasi ke tempat yang sudah ada, atau dicarikan lokasi baru. Sebenarnya muncul wacana relokasi pedagang ke Paddys Market namun gagal terlaksana karena seluruh lapak dan kois sudah penuh. Disaat yang sama kata Chulafahu, Pemkot juga harus mengeluarkan kebijakan pengembangan pasar lain, salah satunya Paddys Market. Menurutnya, kepatuhan pedagang yang selama ini tetap berjualan di sana memang perlu diapresiasi. “Pemkot harus menyelesaikan masalah ini segera. Jangan hanya sebatas wacana atau kebijakan sesaat. Harus ada langkah nyata yang berkesinambungan,” ujar politisi PKS ini. (p1)


14

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Sultra akan Terapkan Program PMU Kendari,KP Program Menengah Universal (PMU) atau biasa dikenal program wajib belajar 12 tahun akan segera direalisasikan di Sultra. Saat ini masih dalam proses perampungan program wajib belajar 9 tahun yang sudah beberapa tahun diterapkan. “Saat ini kami masih fokus menuntaskan program wajib belajar 9 tahun, sedikit demi sedikit akan mengarah pada program wajib belajar 12 tahun atau PMU. Intinya, jika program rampung, selanjutnya beralih pada PMU tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu

dekat rampung dan tidak ada kendala berarti,” kata H. Abdul Haris Silondae, Humas Dinas Pendidikan Sultra. Jika program wajib belajar 9 tahun rampung tahun 2012 ini kata Haris, tidak menutup kemungkinan awal tahun depan akan diberlakukan. Tergantung dari kesiapan semua pihak yang terlibat di dalamnya seperti pemerintah daerah dan pusat. Kalaupun lebih lama dari itu, tidak jadi persoalan, berhubung program wajib belajar 9 tahun tersebut direncanakan pemerintah pusat rampung sampai tahun 2015. “Kalaupun mau diberlakukan, harus

ada perubahan regulasi atau aturannya harus diperbaiki dulu, karena domainnya berbeda. PMU setingkat lebih rumit dibanding dengan program wajib belajar 9 tahun, sehingga perlu dicermati secara matang, terutama regulasinya itu,” ujarnya. “Dalam pelaksanaan PMU nantinya ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Peran strategis program PMU ini adalah sekolah-sekolah diharapkan punya kemandirian dalam mengelola managemen sekolah, sehingga tidah sematamata mengharapkan suplai sepenuhnya dari negara,” pungkasnya. (p6)

STAIN Kendari Penyumbang Opini Terbaik Kemenag Kendari,KP Kementerian Agama Republik Indonesia pantas berterima kasih pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kendari. STAIN diakui salah satu penyumbang atau yang memberi kontribusi positif tercapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan paragraf penjelasan dari BPK adalah dari STAIN Kendari. Demikian diungkapkan Ketua STAIN Kendari, Dr.H.Nur Alim,M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/10). “Dengan memperoleh penghargaan pengelolaan keuangan terbaik bebera-

pa waktu lalu, kita menjadi salah satu sekolah tinggi yang menjadi penyumbang tercapainya opini WTP-degan paragraf penjelasan dari BPK pada Kemenag. Walaupun kami bukan satu-satunya, namun ini memberi kebahagiaan tersendiri buat kami,” kata Nur Alim. Sebelum itu kata Nur Alim, Kementerian Agama sering langganan dengan opini disclaimer dari BPK. Namun dengan kerja keras dan kemauan istansi di bawahnya termasuk STAIN Kendari, sehingga opini tersebut bisa didapatkan. Dibanding Kementerian lain, saat ini Kemenag masih lebih unggul.

“Pemberian opini sebuah Kementerian melibatkan lembaga atau instansi vertikal di bawahnya. Jika pengelolaan keuangannnya bagus, itu akan berimplikasi dengan capaian opini lembaga di atasnya,” jelas Nur Alim. Prestasi tersebut bisa tercapai kata Nur Alim, berkat kerja keras dari semua managemen STAIN. Utamanya selalu melakukan pembenahan dan evaluasi diri. “Masih sedikit yang bisa memperoleh opini seperti itu, termasuk Sultra kayaknya belum ada daerah yang memperoleh opini WTP, hanya baru sebatas WDP,” katanya. (p6)

Operasional RSBI Harus dengan Komite Kendari, KP Keberadaan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) masih menimbulkan gonjang-ganjing tersendiri. RSBI terkesan mahal. Parahnya, RSBI juga diklaim hanya mengkafer siswa dari kalangan mampu. Bahkan RSBI disebut rintisan sumbangan berstandar internasional. Masalah itu tentu saja ditepis Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin M.Pd. Namun pada prinsipnya tetap mengakui bahwa RSBI tak bisa beroperasi sendiri tanpa ada komite sekolah. Untuk itu, sekolah perlu bantuan dari orang tua siswa. “Berdasarkan keputusan rapat pengurus komite dan orang tua siswa, sekolah menawarkan sejumlah program dengan rincian biayanya. Berdasarkan perhitungan, disepakati setiap orang tua menangung Rp 250 ribu per bulan,” ujar Mahdin M.Pd. Biaya inilah yang kemudian digunakan untuk membiayai kebutuahn sekolah yang tidak bisa diambil dari dana pemerintah seperti dana BOS. Mahdin mengatakan kebutuah RSBI memang jauh di atas dana yang diberikan pemerintah. Untungnya, dana bos bisa mengkafer dana listrik sebsar Rp 2 juta per bulan. Meskipun kebutuhan pemakaian listrik Rp 7 s.d 8 juta per bulan.

“Dengan demikian ada devisit sekitar Rp 4 s.d 5 juta. Ini besar sekali kumulatif setiap tahun. Dana ini kemudian dipilah lagi, karena ada orang tua yang tidak mampu 20 persen, jadi mereka tidak membayar,” imbuhnya. Selain sebagai sumber pendanaan biaya listrik, fasilitas lain yang digunakan adalah setiap siswa akan mendapatkan buku bilingual, baik itu yang membayar maupun yang bebas biaya. Mereka mendapatkan hak yang sama. Di sinilah terjadi susidi silang. “Jika dikalkulasi satu tahun ada dana satu milyar lebih. Tapi kebutuah kami lebih dari dua milyar. jadi kita menghitung menggunakan unit cost per siswa. Biaya atau cost idealnya di RSBI itu minimal 500 ribu per bulan. Kalau hanya menggunakan dana BOS Rp 710 ribu per tahun, jika dibagi 12 maka setiap siswa hanya dibiayai Rp 59.160 ribu per bulan. Kalau hanya menggunakan dana bos, kita kami masih kekurangan 300 lebih per bulan,” paparnya. Dengan kenyataan seperti ini, maka yang digunakan adalah skala prioritas. Dari sejumlah program yang ditawarkan, ada program utama dan ada program sekunder. Manfaat skala prioritas, terdapat beberapa item yang tidak bisa dibiayai atau tidak mampu dibiayai dana negara, misalnya dana listrik. Kedua, tiap siswa harus

dikursuskan bahasa Inggris. Karena mereka belajar menggunakan bilingual khususnya bidang studi IPA. Agar ada pemerataan, seluruh peserta didik harus mengikuti kursus. Oleh karena itu, SMPN 1 Kendari bekerjasama dengan salah satu lembaga kursus di Kota Kendari untuk menghandelnya. Alasannya, ketika kursus mereka perlu memperoleh sertivikat sebagai bukti bukti. Selain itu, sertivikat ini sangat bermanfaat untuk melanjutkan ke sekolah mengah atas, terutama RSBI. Berdasarkan kenyataan ini maka pemerintah melalui Kemendikbud mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Nomor 44 tahun 2012 yang membolehkan sekolah mendapatkan dana dari komite dengan catatan menyisakan 20 persen untuk masyarakat kurang mampu. “Jadi ini semestinya yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat. Tidak ada masyarakat tidak mampu berprestasi yang tidak bisa diakses oleh sekolah RSBI. Asalkan mereka ikut tes sesuai prosedur, jika lulus maka hari itu juga mereka dinyatakan bebas dari segala biaya operasional sampai tamat,” katanya. Menurutnya, pendapat yang mengatakan RSBI sekolah untuk orang mampu sangat toidak berdasar. Namun yang benar RSBI adalah sekolah bagi siswa yang berprestasi. Karena mereka harus ikut seleksi dengan standar khusus. (m2)


Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Cegah Konflik untuk Sultra Damai Kendari, KP Harapan memiliki wilayah atau tempat tinggal yang damai, aman dan jauh dari hiruk-pikuk kerusuhan atau kekerasan, adalah impian semua orang. Itulah yang membuat Lembaga Indonesia Satu (Lensa) Sultra melakukan dialog pencegahan dan penanganan konflik sosial berbasis partisipasi masyarakat. Acara yang akan dihelat hari ini (23/10), di aula Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari, bertujuan membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya harmonisasi lintas generasi di Sultra. ‘’Ini juga sebagai wadah komunikasi dan interaksi antarorganisasi dan lembaga-lembaga lain di Sultra,’’ terang Ashadi Cahayadi, Direktur Eksekutif Lensa Sultra saat bertandang ke Kendari Pos, kemarin (22/10). Dalam dialog itu kata Ashadi, akan menghadirkan Dr Abdul Kadir, MPd, Pembantu Ketua STAIN Kendari yang akan membahas strategi partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan penanganan konflik sosial di Sultra. Selain itu katanya akan hadir juga Kapolresta Kendari dan Kepala Kesbang Kota Kendari. ‘’Kami juga akan menghadirkan A. Karim Aburaera, SH., seorang tokoh masyarakat yang akan membahas partisipasi tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam penyelesaian Konflik Sosial di masyarakat,” tambah Ashadi seraya mengurai bila kegiatan itu akan diikuti mahasiswa, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. (awl)

Kampus

15

UPBJJ UT Kendari Bakti Sosial Kendari, KP Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi melalui pengabdian pada masayarakat, Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kendari melakukan bakti sosial. Bakti sosial dengan pengobatan gratis, dilanjutkan peresmian saluran air bersih di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puwatu, kemarin (22/10).

“Kegiatan ini merupakaan bagi dari pengabdian pada masyarakat. Kebetulan hari ini (kemarin red) ada Posyandu. Jadi ada pengobatan gratis, peresmian sarana air bersih, posyandu, dan penyuluhan,” ujar Kepala UPBJJ UT Kendari, Wawan Ruswanto. Menurutnya, saat ini sudah ada sekitar 50 kepala keluarga yang mendapatkan bantuan

air bersih. Seperti diketahui, wilayah Abeli Dalam berbukit-bukit, sehingga masyarakat hanya bisa memanfatkan air hujan, Tak hanya di Kelurahan Abeli Dalam, saat ini UPBJJ-UT juga tengah membuat program serupa di Kecamatan Soropia. Adanya program tersebut, bukan hanya bermanfaat, tetapi juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan primernya. (m2)

Mahasiswa PG PAUD UMK saat menunjukkan hasil prakaryanya. wulan/kp

Calon Guru Harus Hasilkan Prakarya Kendari, KP Sebelum melakukan praktik lapangan, para calon guru yang berasal dari mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) melakukan praktik prakarya. Prakarya ini merupakan praktik mata kuliah keterampilan prakarya taman kanak-kanak pada semester VII. “Semester VII berarti sudah mendekati praktik lapangan. Kami ingin guru bukan hanya bisa mengajar di kelas, tetapi juga terampil dalam menghasilkan prakarya

untuk mendukung proses belajar mengajar (PBM),” ujar dosen penanggungjawab mata kuliah, Merry Aslina Azis S.Pd. Menurutnya, dalam penerapannya yakni di kelompok bermain atau taman kanak-kanak, prakarya menjadi sesuatu yang sangat penting. Di usia inilah masa-masa anak untuk mengenal lingkungan seperti mengenali warna, jenis binatang, bunga, atau buah. Tugas guru adalah membuat prakarya ini semenarik mungkin. Untuk itu keterampilan dan kreativitas sangat diperlukan agar prakarya menarik untuk dunia anak-anak.

Uniknya, praktik prakarya taman kanakkanak ini bahan yang digunakan sangat simpel seperti kulit bawang, kain percah, bungkus makanan ringan, dan sedotan. Namun hasilnya tak kalah menarik seperti hiasan dinding dan aneka bungan dengan berbagai bentuk. “Intinya, calon guru harus memiliki keterampilan, kreativitas, dan kesabaran membuat prakarya. Kami berharap dengan adanya praktik mata kuliah ini, ketika mahasiswa turun ke lapangan sudah siap secara keseluruhan,’’ tukasnya. (m2)

Dzikir Bersama, Peringati Hari Jadi ke-XIV Kendari,KP Mahasiswa Islam Pecinta Alam (Mahiscita) STAIN Kendari akan memperingati hari jadinya ke-XIV. Organisasi yang berdiri sejak 14 tahun lalu tersebut, akan dzikir bersama sebagai rangkaian peringatan hari bersejarah itu. Tema yang diangkat dalam peringatan itu “ Revitalisasi Pola Pikir Pecinta Alam dalam Bingkai Ilmiah dan Religius dalam Mewujudkan Alam Lestari”. Rencananya pada 28 Oktober mendatang, serta mengundang semua organisasi serupa di internal kampus maupun eksternal. Pelaksana Ketua Umum Mahiscita STAIN Kendari, Hendri Kurniawan mengatakan ada pola berbeda yang dilakukan dalam peringatan hari jadi organisasi tersebut tahun ini. Utamanya untuk menghilangkan image negatif yang dialamatkan pada mahasiswa pecinta alam selama ini. “Image kurang baik sering kami dapatkan, baik dikampus maupun luar kampus. Padahal apa yang kita lakukan, untuk melestarikan alam. Ini yang tidak dipahami sebagian orang. Lagipula, kami ini tampil apa adanya,” ungkap Hendri, kemarin (22/10). Dikatakan, momen tersebut akan digunakan Mahiscita, Mapala se-Sultra, Sispala (siswa pecinta alam) seKota Kendari untuk duduk bersama membahas persoalan yang kurang menyenangkan tersebut. “Kami ingin tunjukkan pada masyarakat kampus bahwa apa yang kita lakukan untuk kebaikan bersama. Menjaga alam dari kerusakan, adalah tugas mulia, namun hanya sedikit yang mengerti. Ini yang akan diluruskan,” katanya sambil menyebut 18 angkatan, terdiri dari devisi, konservasi, rock climbing, caving, dan mountain fores. (p6)


16

Xpresi

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Facebookers Yanhychean She Zivillian’s shajaryani@yahoo.com SMAN 2 Kendari “Perubahan yg z sudah lakukan berfikir lebih dewasa... dri tahun sebelumnya amd lbih bisa membedakan yang mana yang baik and yg buruk! Dhesy Hazhukyrhei Lover’zpercoselt dhezy.chizy@yahoo.com SMK Tunas Husada Kendari

Harus Berubah, Sebelum Terlambat! Melakukan perubahan? Hmm, sepakat banget guys! Eits...asal perubahannya menjadi lebih baik dalam hal karakter maupun prestasi. Jangan tunggu next, but lebih cepat itu justru lebih baik. Sebelum terlambat guys! Yah, kan gak ada yang pernah bisa kompromi dengan masa depan khan? Bagi sobat expresi....tentunya perubahan yang harus segera dilakukan, semisal nich guys, tradisi disiplin yang selalu menjadi troubel. Menjadi siswa yang taat dengan aturan main di sekolah, datangnya gak terlambat, tentunya akan memberikan manfaat positif bagi kehidupan sobat expresi. Yah iyalah, mereka yang melakukan perubahan menjadi lebih baik, tentu akan mendapat respon positif pula dari lingkungan sosialnya. Hanya saja...untuk berubah menjadi lebih baik butuh komitmen dari dalam diri. Jangan sekadar cari muka doang atau punya niat terselubung. Nggak ikhlas banget jadinya! Orang yang hanya mampunya sebatas acting doang, gak pernah jadi diri sendiri, pastinya akan merugikan yang bersangkutan guys! Loh gimana modirespon positif, kalo niatnya ternyata setengah-setengah! Jangan tunggu terpuruk, atau tenggelam dari masalah. Saatnya merenda masa depan dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat, sebelum semuanya terlambat. Sikap kita misalnya guys, yang tadinya gak pernah menghargai Ortu, hidupnya sukasuka gue, taunya bikin onar, pastilah akan meninggalkan cerita yang buruk buat dia. Sepanjang raga dan jiwa kita sehat,

berarti masih ada kesempatan tuk berubah. Silahkan memilih masa depanmu, jadilah siswa yang berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada. Caranya, yah belajar dengan giat, pilih teman yang memberikan pengaruh positif buat hidupmu. Bukannya memilih teman, tapi selektif! Jangan sampe salah memilih teman yang ada malah kamu terpengaruh. Jangan eprnah merasa kamu nggak bakal berubah. Selalu ada kesempatan kedua bagi mereka yang mau berusaha. Sob, jika kita memiliki satu kekurangan yang semestinya kita buang jauh-jauh, tapi terpendam di dalam diri, itu akan merusak dan menghambat masa depan kamu lo. Misalnya nih, jika selama ini kamu punya kekurangan tidak percaya diri berada di muka umum seperti saat harus maju di depan kelas membaca puisi. Bisa jadi kamu mengira itu baik-baik saja. Tapi kalau saja kamu mau berubah, itu akan lebih baik. Nah, jika kamu berpikir ini harus kamu ubah, maka sedikit demi sedikit kamu harus berusaha. Pertama, berlatih di rumah. Tambah wawasan kamu dengan memperbanyak membaca. Setelah itu jangan lupa perhatikan penampilan kamu. Terakhir, cobalah untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu dengan tampil di depan teman-teman kamu. Inilah awal bagimu untuk membuat perubahan yang besar. Prestasi kamu juga bisa dipastikan bakal melejit lo, hehee... kayak artis saja. Tapi, kayaknya kita perlu mendengarkan cerita sobat Expresi kita yang satu ini,

Lestari. Masalahnya sih gak jauh-jauh dari masalah cinta, Ceile. Tau sendiri khan, doi paling suka putus nyambung sama pacarnya. Buruknya nih, dia paling cengeng dan mudah down hanya karena cinta. Nah, suatu hari, pacarnya Lestari ini selingkuh sama teman sendiri. Wah kebayang khan bagaimana Lestari jadi uring-uringan. Bahkan sampai kurus dan lupa sama tugas kuliah. Tapi lama-kelamaan doi bosan juga dinasehati sahabat-sahabatanya. Doi mulai berpikir dan tidak ingin terlihat cengeng. Katanya nih, dia harus membuat perubahan yang lebih baik. Cowok bukan satu-satunya yang harus dipikirkan. Masih banyak hal yang perlu ia lakukan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Akhirnya doi bisa juga lo menyelesaikan ujian hingga akhir dengan tetap positif thinking. Duduh... mudah-mudahan nilanya bagus-bagus ya? Melakukan perubahan itu memang gak mudah. Lestari juga punya beberapa tips lo. Katanya nih, kalau benar-benar ingin berubah, buang pikiran negatif, misalnya untuk membalas sakit hati atau mencelakakan yang bersangkutan. Cukup lakukan sesuatu yang bermanfaat, misalnya dengan menyibukkan diri dengan aktivitas baru. Sering-sering ngumpul dengan orang-orang yang bisa memotivasi kamu dna niatkan diri kamu untuk menujukkan bahwa kamu pasti bisa. Kaena jika ada kemauan pasti ada jalan. So tunggu apa lagi, lakukan perubahan mulai sekarang. (Wulan)

Asal Niat! INgIN berubah? Tidak ada yang sulit jika punya kemauan yang bulat. Asalkan niat, pasti terlaksana. Karena yang bikin sulit hanyalah kapan mau berubah. Ingat ya, suatu saat ketika pasti kita akan menyesal, misalnya jika selama ini di sekolah nakal dan tidak pernah mau belajar. Bakal menyesal seperti “Kenapa dulu ketika di sekolah saya tidak melakukan ini dan itu, padahal kan saya pintar”. Ini nih yang kebanyakan dirasakan orang-orang yang menyesal karena tidak mau berubah. Padahal kalo mau, hanya dengan mengubah sedikit saja gaya hidupmu selama ini, kita sudah melakukan hal terbaik. Karena bukan hanya hari itu saja berubah, tapi masa depanmu juga akan berubah seiring dengan usaha dan apa yang dilakukan. (Wulan)

Share

Buang Rasa Malas PeRLU diakui, malas adalah penyakit yang paling susah diobati. Soalnya obat malas gak dijual di apotek, hehee. Coba saja jika obat malas itu dijual di apotek, pasti gak ada orang yang malas. Sialnya nih, saya salah satu dari orang yang terjangkit penyakit malas, xixixiii.... Dulu sih susah banget menghilangkan rasa malas. Tapi setelah melihat teman-teman yang prestasinya bagus dan rajin, saya jadi pengen. Setelah itu saya jadi ingin seperti mereka. Mulai dengan melihat apa yang dilakukan orang-orang pintar itu. Saya kemudian mulai mengikuti gaya disiplin mereka. Hmm... gak susah kok. Hanya perlu ketelatenan untuk melakukan hal-hal baru. Jika sebelumnya doyan tidur sampe pagi, maka harus meninggalkan bantal sejauh mungkin. Atur gaya hidup sehat dan lakukan hal-hal baik. (Wulan)

Cuap-cuap

Rhyzha D’rezzteam SMAN 1 Wawotobi “Perubahan menjadi lebih dewasa itu lebih baik” Uny Untukmu Ingincelalu SMKN 1 Lasusua “Seiring dengan bertambahnya usia, manusia biasanya memberikan perubahan hidup. Lebih dewasa, dan tentunya memberikan pengaruh positif bagi orang-orang di sekelilingnya” Ipaacchh Ma’nyuu Nyaannkk ipaacchh.nyaannkk@facebook.com USN Kolaka “Kalau ingin maju, tentunya harus berubah. Perubahan disini harus memiliki keinginan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi yang ada” Akhaz Ibrahimovic akhaz_ibrahimovic@yahoo.com Mahasiswa Universitas Islam Makassar “Menurut saya ketika ingin merubah sesuatu hal apapun itu kita harus memulai perubahan itu pad adiri sendiri” Irna Anggeriani Queecaydycl irna.queecaydycl@facebook.com Akper Pemda KoLaka “Perubahan yang saya sudah lakukan, adalah membiasakan diri melaksanakan hal-hal yang positif untuk diri dan keluarga” Billabong Sweet Billabongsweet@yahoo.co.id Alumni SMAN 8 Kendari. “Sepkat skali, harus berubah sebelum terlambat! Perubahan itu penting, apalagi menjadikan kita pribadi yang positif.

Ir. Abdul Rahman J Garussu (Kepala SMKN 5 Kendari)

Nirhasasmita (Mahasiswi Unhalu)

“Perubahan datang dr diri kt sendiri...Perubahan takkan terjadi nila mana diri kita yg merubahnya...Cth’y perubahan sikap dan tingkah laku kita sejauh mana sikap dan tingkah laku kita dapat dterima oleh banyak orang. Introspeksi diri dan meminta pendapat teman itu sangat penting, krna d saat sikap dan tingkah laku kita beda bkan kt yg menilai diri kt sndiri tetapi org lain! Ehm, perubahan yang saya sudah lakukan yaitu berubah sekuat mungkin menghilangkan egois saya dan menghilangkan kemalasan dalam belajar: D hehe sekian:)


Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Barcelona

Rapat PSSI VS KPSI Deadlock

Glasgow Celtic

MISSI SULIT misi sulit bakal dilakoni wakil Skotlandia, Glasgow Celtic yang Rabu (24/10) dini hari nanti akan bertandang ke Camp Nou, menantang raksasa La Liga, Barcelona dalam lanjutan Liga Champions Eropa. Kendati diprediksi bakal mendapat rintangan sulit, Celtic akan berusaha tampil solid di hadapan Barcelona, tim bertabur bintang itu. Celtic saat ini duduk di peringkat 2 klasemen Grup G. Menghadapi Barcelona, mereka memiliki modal besar usai menumbangkan Spartak Moscow 3-2. Tim asuhan Neil Lennon itu mengoleksi 4 poin. Andai berhasil mencuri poin dari markas Barcelona, peluang Celtic lolos ke babak 16 besar semakin terbuka lebar. “Itu akan menjadi pertandingan besar. Jelas, laga kontra Barcelona akan sangat penting buat para pemain. Kami akan menikmati setiap menit pertandingan lawan Barcelona,” ujar Lennon di situs resmi Celtic. Namun, Lennon tidak ingin mematok target tinggi. Terpenting, Celtic bisa memperpanjang nafas di ajang Liga Champions. Maklum, Celtic menjadi satu-satunya wakil Skotlandia di kompetisi elite antar klub benua biru ini. “Celtic telah mengibarkan sepakbola Skotlandia di Eropa. Sebagai klub, kami sangat senang bisa ambil bagian di Liga Champions. Kami sedang mengukur, sejauh mana kami bertahan di kompetisi ini,” Lennon menambahkan. Tapi, Lennon tahu, hasil dalam sepakbola tidak terpatok pada level suatu klub. “Saya mengatakan kami akan pergi ke sana tidak hanya untuk dilumat,” ucap manajer berusia 41 tahun ini seperti dilansir Reuters. “Kami akan mencoba untuk mendapatkan sesuatu dari pertandingan itu. Namun, kami tahu bagaimana sulitnya mendapatkan itu.”

“Mereka bisa menekan Anda untuk waktu yang sangat lama. Tapi, saya ingin kami melakukan sesuatu di area depan kami dan menciptakan peluang-peluang.” Barcelona yang jauh lebih diunggulkan daripada Celtic. diminta agar tak terlalu jumawa. Barca, yang dalam beberapa musim terakhir adalah monster di Eropa, berada pada level yang lebih tinggi dari Benfica dan Spartak, tim yang bersama keduanya di grup G. Barca sendiri tidak terkalahkan dalam 17 laga kandang terakhir di Liga Champions. Mereka sukses memenangi 14 pertandingan di antaranya. Masalah bagi mereka saat ini adalah tak adanya bek tengah murni untuk melapis absennya Carles Puyol dan Gerard Pique. Tapi, cedera juga mendatangi kubu Celtic. Mereka akan tampil tanpa diperkuat gelandang Kris Commons yang tengah cedera hamstring dan Lassad Nouioui --yang disebut Lennon kenal gaya Barca karena pernah bermain di Deportivo La Coruna-- yang tengah cedera pangkal paha. Live on Pemain CeltRabu, 23 okt 2012 ic, Beram KayPukul 01:45 WIB al mengaku sangat antusias sebelum berangkat ke Katalan, home-base Barca.Kayal memang belum pernah sekalipun berhadapan dengan Messi cs, tapi setidaknya gelandang berpaspor Israel itu sempat sekali

Lionel Messi

Baca sULit di Hal. 18

Malaysia Miliki Pembalap Hebat Nama Hafizh Syahrin Abdullah menyihir publik Malaysia dalam gelaran Moto2 MotoGP Malaysia di Sepang, kemarin. Hafizh sempat mengambil alih pimpinan lomba di beberapa lap, sebelum finis di posisi 4. Meski gagal masuk podium, Hafizh telah menunjukkan bakat dan potensi di atas lintasan. Hanya berbekal wild card di Moto2, pembalap Petronas Raceline Malaysia itu mampu merepotkan rider papan atas di kelas Moto2 seperti Alex De Angelis dan Anthony West. Dengan nyali besar, Hafizh sempat melewati pembalap seperti De Angelis dan Pol Espargaro. Padahal, dua pembalap ini telah memiliki nama di kelas Moto2. Sepak terjang Hafizh di ajang balap roda dua terbilang cemerlang. Pada 2010, remaja 18 tahun itu meraih peringkat 12 dari 39 pembalap di event bergengsi, Petronas Asia Road Racing Championship kelas SuperSport 600cc. Hafizh lahir di Selangor Malaysia, 5 Mei Baca HEBat di Hal. 18

AFP PHOTO / MOHD RASFAN

Pembalap muda masa depan Malaysia Hafizh Syahrin Abdullah berhasil finis di posisi ke-4 pada kelas Moto2.

Rapat Joint Committe (JC) yang dihadiri empat perwakilan PSSI dan empat perwakilan PSSI di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Senin (22/10), berakhir deadlock. Dua kubu gagal menyepakati siapa yang berhak diajukan sebagai pelatih kepala timnas. Empat anggota JC dari PSSI tetap mengusulkan Nil Maizar sebagai pelatih kepala timnas. Sementara Alfred Riedl diberi kewenangan untuk menjadi penasehat. Namun empat anggota JC KPSI justru mengusulkan sebaliknya. Mereka kekeuh menjadikan Alfred Riedl sebagai pelatih dan Nil Maizar jadi penasehat. “PSSI bertahan dengan usulannnya, tapi kami tentunya bertahan dengan usulan kami,” kata anggota JC dari KPSI Hinca Panjaitan saat menggelar konferensi pers di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Senin (22/10). Rapat JC dihadiri seluruh anggota JC yang merupakan perwakilan KPSI dan PSSI. Anggota JC dari KPSI yang hadir adalah Djoko Driyono, Djamal Azis, Togar Manahan Nero dan Hinca Panjaitan. Action Sekjen PSSI versi KLB Ancol, Tigorshalom Boboy, juga menghadiri rapat. Anggota JC perwakilan PSSI juga hadir lengkap. Mereka adalah Todung Mulya, Widjajanto, Catur Agus Saptono dan Saleh Mukaddar. Sekjen PSSI Halim Mahfudz juga terlibat dalam rapat ini. Deadlock rapat sudah terlihat sejak awal. Rapat yang hanya mengagendakan penyatuan timnas itu dibicarakan hampir 2,5 jam. Rapat yang berlangsung di Kantor PSSI Senayan, Senin (22/10) ber-

langsung mulai pukul 14.00 WIB. Namun rapat yang alot itu baru berakhir sekitar 16.45 WIB. Ketua JC Todung Mulya Lubis keluar lebih dahulu. Namun saat ingin dikonfirmasi soal hasil rapat, Todung memilih kabur dan bergegas masuk ke mobil. Keganjilan makin terlihat saat kedua pihak enggan menggelar konferensi pers bareng. Pihak KPSI terlebih dahulu menggelar konferensi pers. Baru setelahnya PSSI melakukan konferensi pers. “Ini sudah menjadi kesepakatan (konferensi pers sendiri-sendiri),” kata Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, kepada wartawan di Kantor PSSI Senayan, Senin (22/10) sore Seusai rapat tertutup, pihak KPSI lebih dulu berbicara kepada pers, lalu PSSI. Menurut Catur Agus Saptono dari PSSI, KPSI yang menolak duduk bareng untuk melakukan konferensi pers. “Kita ingin preskon bareng, cuma mereka tidak mau. Jadi ya gimana?” ucap Catur. Dalam penjelasannya kepada wartawan, KPSI yang diwakili Hinca Panjaitan, Djamal Aziz, Joko Driyono dan Togar Manahan Nero menyampaikan keinginan mereka terkait timnas. Opsinya cuma satu: Alfred Riedl dijadikan pelatih, bukan Nil Maizar yang telah ditetapkan PSSI. “Kami sudah rapat tadi, sempat dua kali break. Tapi semua kami lakukan demi Merah Putih,” demikian Hinca memulai penjelasannya. “Kami ingin mencari pemain-pemain terbaik dalam tiga hari ke depan. Untuk itu kami fokus pada timnas. Intinya adalah bagaimana lebih dulu mencari pelatih, karena pelatih yang menentukan pemain-pemain terbaik. Baca atLEt di Hal. 18

Nyaris Bugil di Arena Pesta maNtaN pacar bek Chelsea, Ashley Cole, Melissa Howe, menjadi bintang di pesta ulang tahun bintang rap asal Amerika Serikat, Snoop Dogg. Hanya mengenakan bra dan celana dalam, Melissa tampil menggoda di pesta tersebut. Melissa Howe Wanita berambut merah ini datang ke pesta ulang tahun Snoop Dog yang digelar di Playboy Mansion bersama saudara kembarnya, Carla. Keduanya tampil seksi dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam. Dengan mengenakan bra berwarna pink dan celana dalam putih, Melissa

sempat foto dengan mesra bersama Snoop Dogg, yang sedang merayakan ulang tahun ke-41, Sabtu 20 Oktober 2012 waktu setempat. Melissa dan Carla memang cukup dekat dengan Snoop Dog, yang kini mengganti nama panggungnya menjadi Snoop Lion. Keduanya pernah tampil di salah satu video klip rapper yang terkenal dengan lagu Drop It Like It’s Hot tersebut. Melissa sempat dekat dengan Cole pada Oktober 2011. Bek 31 tahun tersebut berkencan dengan Melissa sebanyak empat kali dalam dua pekan. Lalu, Cole mengajaknya untuk tinggal bersama. Sayangnya, model majalah Playboy tersebut menolak ajakan itu. Saat itu, Melissa bilang kepada Cole bahwa dirinya bukan wanita murahan. Melissa juga memastikan belum pernah tidur bersama mantan pemain Arsenal tersebut. (one)


18

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Sulit ...............

Atlet ...............

Hebat ...............

menghadapi musuh berat Barca, Real Madrid, dalam suatu laga persahabatan. “Saya belum pernah melawan Barcelona. Saya sudah pernah melawan Real Madrid awal musim ini. Tapi tentu rasanya akan berbeda saat anda melawan tim sebesar Barca di Liga Champions,” ujar Kayal, sebagaimana dikutip DailyMail, Senin (22/10/2012). “Tapi bagaimana anda akan melawan Messi? Saya rasa, 11 pemain kami akan mengawalnya! Tapi bicara serius, kami takkan hanya melawan Messi, Xavi atau Iniesta. Kami melawan tim terbaik di Eropa dan dunia,” tambah eks-punggawa Maccabi Haifa itu. Terkait apakah The Celt Bhoys bakal optimistis ke kandang Barca, Kayal tak terlalu berani mengusung sikap pede. Hanya saja, Kayal beserta segenap armada Celtic mensinyalkan kejutan yang masih ditutup-tutupi untuk dihentak, Rabu mendatang. “Mereka akan menguasai permainan. Tapi pelatih sudah mempersiapkan kami secara taktik. Kami juga yakin akan lolos dari grup. Seperti laga melawan Spartak Moskow, kami akan melakukan sesuatu untuk mengejutkan mereka,” tuntas Kayal. Meski Celtic tak lebih diunggulkan, Jordi Alba, bek Barcelona tetap menaruh respek pada calon lawan timnya itu. Menurut pemain berusia 23 tahun itu, Celtic adalah tim yang patut diwaspadai. Pernyataan Alba itu didasari pada kemenangan yang diraih oleh Celtic di kandang Spartak Moskow di matchday sebelumnya. Di laga tiga pekan lalu itu, tim arahan Neil Lennon itu menang 3“Setiap orang tahu sepakbola Spanyol superior terhadap sepakbola Skotlandia tapi kami menghormati Celtic karena mereka telah mengalahkan Spartak di Moskow dan kami hampir tidak mengalahkan mereka di Barcelona,” kata Alba seperti dilansir Sky Sports. “Saya tidak mengira Celtic menang di Rusia tapi itu sudah memberi mereka keyakinan bahwa mereka juga bisa lolos,” imbuh pemain yang diboyong Barca dari Valencia itu. “Itu adalah peringatan bagi kami untuk tidak terlalu percaya diri. Kami sudah melihat beberapa pertandingan Celtic dan mereka adalah tim yang bagus, yang selalu mengeksploitasi kesalahan lawan dan mengambil kesempatan mereka,” katanya menambahkan. (nds/raw/one)

Kami tidak menyinggung soal pemain. Kami mengusulkan Riedl sebagai pelatih kepala, Nil Maizar asisten.” Joko Driyono menambahkan, pihaknya juga mengusulkan supaya Nil Maizar menemui Riedl pada 25 Oktober, setelah pria Austria itu kembali dari Australia dengan tim bentukan KPSI.“Kita beri kesempatan pada mereka berdua untuk bertemu dan membicarakan hal tersebut (soal Riedl jadi pelatih, Nil asistennya—Red). Setelah itu, biarkan federasi yang meresmikan,” tutur Joko. Saat ditanya, apa alasannya KPSI begitu ngotot menginginkan Rield menjadi pelatih skuat “Garuda”, dijawab oleh Togar. “Karena dia terbukti profesional, tidak mudah terintervensi dari pihak manapun. Buktinya adalah di Piala AFF 2010, kita bisa lihat profesionalnya dia.” Dari pihak PSSI, Saleh Mukadar mengatakan usulan KPSI itu sudah melenceng dari hasil keputusan rapat JC di Malaysia bulan lalu.“Dari awal mereka mengusulkan Riedl jadi pelatih, Nil asisten. Itu yang mereka inginkan. Kami keberatan karena tidak sesuai dengan poin-poin hasil rapat JC. Intinya, kami deadlock (soal timnas),” tutur Saleh yang didampingi Widjajanto, Catur, dan Sekjen PSSI Halim Mahfudz. Catur menambahkan, sebenarnya pelatih sudah dipilih dan diputuskan oleh Komite Eksekutif PSSI, yakni Nil Maizar. Namun, KPSI langsung mengusulkan nama baru. “Saya sempat tanya, sebenarnya masalah ini adalah kub-klub ISL yang tidak mau melepas pemainnya ke timnas. Tapi mereka malah usul Riedl. Apakah ada jaminan kalau pemain-pemain ISL akan gabung, mereka jawab, ‘tidak juga’,” sahutnya.(abu/roz).

1994. Di usia 9 tahun, sang ayah mengenalkan dia dengan pocket bike atau motor mini. Balapan di ajang ini menjadi pintu gerbang buat Hafizh melompat ke ajang balapan motor yang lebih bergengsi. Bakat Hafizh tercium oleh Barry Leong, seorang pemandu bakat di kelas motor mini secara kebetulan. Insting Leong terbukti, Hafizh memiliki masa depan cerah di dunia balap motor. Pada usianya yang baru menginjak 13 tahun, Hafizh melakukan debut di Cub Prix LC 135 Yamaha pada 2007. Dia tampil mendominasi di kelas ini. Julukan King of Pocket Bikes pun berhasil disandangnya. Mengusung bendera Petronas Sprinta Raceline, Hafizh tampil gemilang di ajang Yamaha GIVI Cup 2008. Hafizh menjadi rider termuda yang berhasil menempati posisi 3 di ajang tersebut. Karier Hafizh terus menanjak, dia naik kelas ke kategori Novice. Tonggak prestasi terpenting Hafizh terjadi pada musim 2009. Turun di ajang balapan Alor Setar, Malaysia, Hafizh merebut tujuh podium dari 8 seri. Di kategori Novice, Hafizh tidak tertandingi. Dalam kurun waktu satu tahun, Hafizh naik ke kategori Expert. Tidak kalah membanggakan, Hafizh berhasil mematahkan rekor milik seniornya, Norizman Ismail sebagai pembalap termuda yang berhasil meraih juara di ajang balap motor CP 130 di usia 18 tahun. Norizman merebut gelar ini di usia 20 tahun pada 2005. (one)


Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Kesehatan

Tetap Fit

Dalam Semenit agar dapat tetap bugar namun tidak memakan banyak waktu, ada beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan. Kebanyakan orang melakukan olahraga kardio selama 15 menit. Olahraga ini adalah olahraga yang bertujuan membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan sirkulasi darah. Baru-baru ini, ada sebuah tren olahraga baru yang diklaim memiliki manfaat optimal namun dengan alokasi waktu yang minimal. Tren ini merupakan upaya menjawab kebutuhan akan olahraga yang praktis di tengah kesibukan yang padat dan memakan waktu. Olahraga tersebut adalah olahraga intensitas tinggi selama 1 menit yang rutin harus dilakukan 3 kali seminggu. Dr John Babraj dan Dr Ross Lorimer dari University of Abertay Dundee mengkampanyekan metode olahraga ini lewat bukunya yang berjudul ‘The High Intensity Workout’. “Kami telah menghasilkan buku ini sehingga siapa pun dapat menerapkan penelitian kami dalam praktek nyata. Caranya sederhana dan efektif tanpa menyita waktu,” kata Dr Babraji seperti dilansir Medical Daily, Minggu (21/10/2012). Gagasan menulis buku dan melakukan penelitian mengenai olahraga singkat ini diperoleh Dr Babraj dan Dr Lorimer setelah melihat gaya hidup moder n yang super sibuk. Mereka berdua merasa perlu menciptakan suatu jenis olahraga yang rutin dilakukan namun dapat diterapkan oleh orang-orang sibuk. “ Ba nya k or an g m er a s a ke k u ra ng a n w a ktu t e t api m a si h i ng i n m en i n gkat k a n ke se h at an nya . Ja di k a m i m e ng uj i T h e H i gh In t e ns it y Work out s e la m a l e b i h da r i 6 t a h u n , ” t e r a ng Dr B abr a j i. Me nur u t Dr Bab r aj da n D r L or i m e r, ol a h r a g a de n g a n i n te ns it a s t i n g gi se l am a 1 m en it in i j i ka d il a k uk a n s e c a r a r u t i n a k a n d ap at

m e n i n g k at k an t i n g k at ke bu g ara n se be sa r 1 0 p er s en da n m en i n gk atk a n ke ma m p ua n i ns ul in m e m be rs i h k an g l u kos a d ar i al i r an d ar a h pa da or a n g ya ng j a ran g be ro la h r a g a se be sa r 25 p ers e n. Ta k h a nya i t u , o l a h r a g a s i n g k at ini ju g a d ik l a im dapat me n ing k atk a n kem a m pu a n j a nt u n g me m o m p a d ar ah s e b e s ar 1 4 p e r s e n d al a m w ak t u 2 m i n g g u . S e d an g k an p a d a o la h r a g a r in g a n, p en in gk at a n kem am p u an j an t u n g yan g d i h as i l k a n ha nya 5 p er s en . “Siapapun dapat mengikuti latihan ini selama dua minggu dan merasakan manfaat kesehatan serta menjadi bugar dengan lebih cepat,” kata Dr Babraji. Penelitian kedua ilmuwan ini ditayangk a n sebuah program besutan stasiun berita Inggris, BBC, yang berjudul ‘The T r u t h about Exercise’. D a l a m program tersebut, ke d u a nya menegaskan bahwa metode High Intensity W o r k out telah diteliti secara menyelur uh dan terbukti secara ilmiah.(pah)

19

Gemuk Saat Remaja, Impoten Saat Dewasa Jangan disangka badan gemuk hanya berbahaya untuk orang yang berusia tua. Nyatanya, laki-laki yang gemuk saat masih berusia remaja berisiko mengalami disfungsi ereksi alias impotensi saat dewasa. Hal ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh University at Buffalo’s School of Medicine. Menurut penelitian tersebut, pria yang gemuk di usia 14 hingga 20 tahun, akan mengalami penurunan testosteron hingga 50 persen, yang secara signifikan dapat menyebabkan impotensi dan kemandulan saat dewasa. “Kami terkejut saat mengamati penurunan 50 persen testosteron dalam penelitian pada anak laki-laki obesitas, karena mereka masih muda dan tidak diabetes,” kata Paresh Dandona, MD, PhD, Profesor SUNY Distinguished di Departemen Kedokteran, kepala Divisi Endokrinologi, Diabetes dan Metabolisme di UB Medical School, seperti dilansir timesofindia,

Sabtu (20/10/2012). Menurut Dandona, implikasi dari temuannya cukup menghebohkan karena anak laki-laki yang gemuk akan berpotensi impoten dan infertil (tidak subur). Studi ini dilakukan dalam skala kecil pada 25 pria obesitas dan 25 pria bertumbuh ramping, dikontrol pada tingkat usia dan kematangan seksual. Konsentrasi total dan bebas testosteron serta estradiol, hormon estrogen, diukur dalam sampel darah pagi hari puasa. “Temuan ini menunjukkan bahwa efek dari obesitas sangat kuat,

bahkan pada yang muda, dan bahwa asupan nutrisi dan gaya hidup dimulai pada masa kanak-kanak memiliki dampak besar di seluruh semua tahap kehidupan,” katanya. Selain konsekuensi reproduksi, ke-

tiadaan atau rendahnya tingkat testosteron juga akan meningkatkan kecenderungan lemak dan otot perut berkurang, yang menyebabkan resistensi insulin dan memberikan kontribusi untuk diabetes. (mer/ir)


20

Kendari Pos | Selasa, 23 Oktober 2012

Suami dan Buah Hati Tetap Segalanya

Lismayani Samuadi Lahir Kerja Suami Anak

: Kendari, 6 Juni 1983 : Staf HRD Kisel Cabang Kendari : Yusdar Yusuf : Muh. Zaky Pratama Yusdar

Lismayani Samuadi, bekerja di Kisel (Koperasi Telkomsel) sebagai Human Resource Development (HRD). Jam kerja Lisma cukup padat karena harus pergi pagi pulang sore hari dari Senin hingga Jumat dalam setiap minggunya. Tapi hal itu dijadikan penghalang, suami dan buah hatinya tetap menjadi yang utama. Menjadi Karyawan di Kisel (koperasi telkomsel) diawali Lismayani Samudi pada tahun 2004 yang lalu. Awalnya Lis masuk di Kisel di tempatkan sebagai marketing. Sejak masuk di Kisel Lismayanti sudah ditempatkan pada beberapa posisi seperti marketing kemudian Kasir hingga saat ini dirinya menjabat sebagai Staf HRD Kisel Cabang Kendari sejak tahun 2009 hingga saat ini. Menjadi Staf HRD tentunya kesehariannya berhubungan dengan SDM (sumber daya manusia). Pekerjaannya terkait dengan seleksi dan Rekrutmen hingga administrasi para karyawan. Menjalani pekerjaan dari satu bidang ke bidang lainnya tentunya berbeda. Tapi semua itu dijalani Lisma sebagai wahana pembelajaran, untuk tahu banyak hal. “Kalau di marketing atau kasir saya bertemu dengan banyak relasi, tapi saat ini dominan urus karyawan,” katanya. Dibalik senyum sumringah Lisma di tempat kerja, tampaknya membuat ibu satu anak ini harus juga harus putar otak membagi waktu. Satu hari berada di kantor, sehingga waktu untuk keluarga sangat terbatas. “Tapi itu bukan hambatan bagi saya. Suami tetap prioritas, demikian memperhatikan si kecil, juga menjadi hal penting bagi saya,” katanya. Misalnya mempersiapkan keperluan suami sebelum berangkat kerja pada pagi hari,adalah kewajibannya yang tidak pernah dilalaikan. Termasuk mengurus Zaki,buah hatinya juga disempatkan. “Solusinya harus bangun pagi. Merapikan rumah,menyiapkan kebutuhan anak dan suami. Saat ini pengasuh anak saya lagi pulang sehingga sebelum berangkat kerja saya harus menitipkan anak saya ke rumah orang tua saya. Usai bekerja maka saya akan jemput lagi,”ucapnya sembari tersenyum. Nah, hari libur seperti Sabtu dan Minggu, dijadikan waktu berharga untuk keluarganya. “Kalau senin sampai Jumat ber urusan dengan kerjaan. Sabtu Minggu biasa jalan-jalan sama suami dan anak,” akunya. (strilda/sulis)

Bahagia Punya Suami Pengertian DibaLik kesuksesan Lisma memanage waktu, ternyata semuanya tidak lepas dari suport suami. Yusdar adalah sosok pria yang sangat pengertian di mata Lisma. Misalkan dalam mengasuh anak selalu berbagi dengan suami. Demikian saat mendidik anaknya mereka berdua punya komitmen untuk memprioritaskan prilaku sopan santun kepada Zaki. “Prilaku santun anak itu pondasi, jadi harus kita didik sejak kecil,” ujarnya. Meski Zaki usianya masih 4 tahun, tapi bagi Lisma menekankan untuk berkata jujur sangat penting. “Memang butuh kesabaran, tapi itulah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sabar,”katanya. Ditengah kesibukannya Lisma mengaku tidak punya waktu mengkhususkan dirinya melakukan perawatan. “Semua saya lakukan sendiri kalau ada waktu senggang. Untuk menjaga supaya sehat dan bugar paling banyak minum air putih. Yang natural saja,”pungkasnya. (strilda/sulis)


Kendari Pos Edisi 23 Oktober 2012