Issuu on Google+

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Sabtu, 21 Juli 2012

Harga eceran Rp. 3.500,-

Button Tercepat Hockenheim,kP Free practice I Formula One (F1) Grand Prix Jerman baru saja berakhir. Jenson Button menjadi pembalap tercepat pada sesi perdana. Dalam sesi latihan perdana yang berlangsung di Sirkuit Hockenheim, Jumat (20/7/2012) sore WIB, hujan turun membasahi lintasan. Kendati demikian, ini tidak mengurungkan mental bertanding Button. Bahkan, pembalap McLaren ini berhasil menjadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1m16.595 detik. Button unggul 0.498 detik dari re-

AFP PHOTO / THOMAS KIENZLE

Tim Lotus F1 yang ditunggangi Kimi Raikkonen melaju dalam sesi latihan di Sirkuit Hockenheimring 20 July 2012. Jenson Button menjadi pembalap tercepat pada sesi latihan perdana ini.

kan setimnya Lewis Hamilton, yang menempati peringkat kedua. Fernando Alonso juga tampil apik di lintasan basah. Meski membuat 1m17.370 detik, tapi catatan waktu

itu hanya membuat pembalap Ferrari ini menduduki posisi ketiga di belakang duo McLaren. Sementara Michael Schumacher, menjadi pembalap tuan rumah

yang tampil paling apik pada sesi perdana ini. Bintang Mercedes ini menduduki posisi kelima. Sedangkan Nico Rosberg hanya berada di urutan ketujuh. (bas)

ingkar Janji, Dosen akL Ditahan kendari, kP Perilaku Santi, dosen di Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) Kendari jangan ditiru. Dia sudah merusak citra AKL, karena akal bulusnya yang

memperdayai mahasiswa. Ia mendikte mahasiswa agar membayar SPP melalui dirinya. Ini tidak biasa karena SPP mahasiswa selama ini melalui bank. Nah, karena mahasiswa merasa terde-

sak, mereka pun menyetor uang SPP pada Santi, hingga mencapai Rp 88 juta. Biaya SPP mahasiswa baru (Maba) tahun 2011 sebesar Rp. 1,3 juta. “Sekitar 70 mahasiswa saat itu membayar melalui Santi. Pada

pembayaran mahasiswa semester satu, tiga dan lima,” ungkap Desi Rahmawati, Kanit Kemahasiswaan AKL dengan kesal. Santi merupakan dosen senior yang telah lama mengajar di AKL, sehingga

menjadi orang kepercayaan pimpinan lembaga ini. Namun ternyata kepercayaan itu disia-siakan.

Baca dosen di Hal 11

KPU Batalkan Tender Logistik Pilgub kendari, kP Proses tender logistik Pilgub Sultra yang dilaksanakan oleh Panitia lelang barang/ jasa KPU Sultra, sudah sempat dibuka secara online beberapa hari lalu lewat jalur Lembaga Pelelangan Secara Elektonik (LPSE). Namun, sejak tanggal 17 Juli lalu,

Baca kpu di Hal 2 Mas’udi “Sekretariat KPU dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Logistik Pemilu Gubernur dan Wakil Gubenur Tahun 2012 dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap Peraturan KPU No. 17 Tahun 2010”. Mas’udi Ketua KPU Sultra

SELEBRITI

Inginkan Anak MeMasuki bulan Ramadan, Deswita Maharani tak menyetop tawaran pekerjaan yang datang. Presenter dan bintang sinetron yang belakangan sering melawak itu yakin, setiap tawaran adalah rezeki yang tak boleh ditolak. Maka selain mengejar pahala dengan beribadah lebih khusyuk, di bulan suci nanti ia pun tetap tak ingin berhenti menghibur banyak orang dengan lawakanlawakannya. Bahkan Deswita sudah sepakat, dalam menerima job satu paket dengan suaminya Ferry Maryadi. Mengaku excited dengan datangnya bulan puasa tahun ini karena dirinya tak lagi sendiri, ia pun akan tetap menerima berbagai tawaran presenter h i ng ga m e l awa k asalkan tidak pada jam makan sahur.

Baca anak di Hal 11

UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

Sejumlah anak berfoto bersama di Tugu Proklamasi, usai doa menjelang Ramadhan di Jakarta. Selain menuliskan doa di ketupat, sebanyak 1433 anak juga menggelar uji publik hafalan dan khataman Al-Quran yang bertujuan untuk menyebarluaskan betapa pentingnya membaca dan menghafalkan Al-Quran sejak dini, terlebih di bulan Ramadhan.

Background di Balik Berita dari Forum Pemred JP Group di Pekanbaru, Riau (1)

Jadi Tour Guide, Rusli Zainal Paparan dari Arena ke Arena Sedikitnya 90 Pemimpin Redaksi Media Cetak dan 10 Televisi Lokal yang tergabung dalam group Jawa Pos, pekan lalu berkumpul di Pekanbaru, Riau. Pertemuan regular kali ini sekaligus menyaksikan dari dekat, persiapan venues PON XVIII 2012, yang akan digulirkan di Pekanbaru, Riau, September mendatang.

karena itu, Gubernur Riau Rusli Zainal menyediakan cukup waktu untuk berdialog dengan para Pemred dari media yang berasal dari ujung Aceh di utara-barat sana, sampai Papua di timur sana. Bahkan, orang nomor satu di provinsi penghasil 40 persen minyak bumi Indonesia ini, rela menjadi tour guide langsung bersama bus rombongan Pemred. Mirip seorang CEO perusahaan swasta yang sedang menjalankan tugas marketing. Rusli Zainal duduk di kursi paling depan, di belakang sopir bus sambil

Gubernur Riau, Rusli Zainal (kiri) didampingi Ketua Forum Pemempin Redaksi Jawa Pos Grup (kanan), Don Kardono saat meninjau stadion atletik yang akan disiapkan pada PON XVIII 2012

memegang wireless mic. Setelah menunjukkan one stop service layanan

perizinan satu atap yang cepat di Kantor Gubernur yang modern itu, dia

mengajak berjalan kaki ke Gedung Perpustakaan yang sangat modern, maju, dan menjadi pusat literatur Kebudayaan Melayu. Mirip demontrasi saja, karena berjalan dengan membawa pengeras suara, dengan 100 pemred berkaus warna putih. Acara Forum Pemred Group Jawa Pos Semester I tahun 2012 ini memang sengaja memilih lokasi Pekanbaru, Riau. Kota yang akan menjadi host pesta olahraga paling akbar di Indonesia, PON XVIII. Mirip, saat menjelang SEA Games Palembang lalu, forum yang sudah empat tahun eksis ini menggelar pertemuan di Palembang, Sumatera Selatan, sekaligus melihat kesiapan tuan rumah dari dekat. Di bus berwarna biru itu, Rusli Zainal juga bersemangat mempertontonkan hasil kerja dan pembangunan fasilitas pesta olahraga terbesar dan terlengkap di Indonesia itu. Sekaligus memperlihatkan karya-karya monu-

Baca background di Hal 11


2

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

Priyo Kaget Dikaitkan Kasus Alquran Jakarta,KP Ketua Umum Musyawarah KekeluargaandanGotongRoyong (MKGR)PriyoBudiSantosoangkat bicara terkait dengan terseretnya lembaga yang dia pimpin dalam jeratan kasus suap proyek pengadaan Alquran. Priyo menegaskan bahwa MKGR tidak memiliki keterkaitan atas penetapan tersangka Wakil Ketua Umum MKGR Zulkarnaen Djabar dalam kasus korupsi di Kementerian Agama itu. “Ini perlu diluruskan. Ini semua tidak ada kaitannya dengan MKGR sebagai ormas karena itu kan terjadi di ranah DPR,” kata Priyodigedungparlemenkemarin (20/7). Menurut dia, MKGR tidak memilikiketerkaitanapapunterhadap kasus yang menyeret Zulkarnaen dalam jerat tersangka oleh

Komisi Pemberantasan Korupsi. Karena itu, Priyo meminta stigma negatiftersebutdiluruskan.Sebab, katanya, pemberitaan selama ini tampaknya sengaja dibelokkan ke arah itu. “(Penyeretan nama MKGR) itu bias, tidak adil, dan tidak bisa dibenarkan,” tegasnya. Priyo memastikan MKGR justru mendorong Zulkarnaen untuk kooperatif memenuhi panggilan KPK. Itu termasuk dorongan sebagaisalahsatukader PartaiGolkar yang menjadi induk MKGR. “Golkar meyakini proses di KPK akan berjalan adil dan profesional sesuai dengan koridor hukum dan menghargai asas praduga tak bersalah,” ujarnya. Saat ditanya apakah bersedia jika nanti dipanggil KPK untuk dimintai keterangan, Priyo menilai posisi itu terlalu jauh. Sebagai wakil ketua DPR, Priyo

menyatakan bahwa tugasnya adalah mengurusi bidang politik, hukum, dan keamanan. “Masa korpolkam (koordinator bidang polkam) ngurusin pengadaan Alquran? Saya ngurusi masalah politik hukum dan keamanan. Udah dulu ya,” tandasnya. Terkaitnya MKGR dalam kasus korupsi bukan hanya dalam kasus pengadaan Alquran. Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Muda MKGR Fahd Arrafiq menjadi tersangka dalam kasus suap percepatan pembangunan infrastruktur daerah (PPID) bersama politikus PAN Wa Ode Nurhayati. Fahd juga dimintai keterangan oleh KPK dalam kasus yang terjadi pada Zulkarnaen yang notabene mantan anggota banggar dan anggota Komisi VIII DPR. (bay/ c3/agm)

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Tersangka korupsi proyek pengadaan AlQuran, yang merupakan anggota Komisi VIII Fraksi Golkar Zulkarnaen Zabbar usai diperiksa Badan Kehormatan DPR RI, Senin (09 Juli 2012). Zulakrnaen Zabbar diperiksa Badan Kehormatan DPR RI terkait dugaan korupsi proyek pengadaan AlQuran.

KPK Batal Periksa Tersangka Alquran Jakarta,KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejatinya akan memeriksa tersangka kasus korupsipembahasananggaran pengadaan Alquran Zulkarnaen Djabar kemarin (20/7). Namun entah mengapa tiba-tiba mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dari Fraksi Partai Golkar itu tidak ada dalam jadwal pemeriksaan KPK. “Hari ini memang tidak ada pemer-

iksaanuntuktersangkaZD(Zulkarnaen Djabar),” kata juru bicara KPK Johan Budi kemarin. Menurut Johan, memang ada rencana KPK memeriksa Zulkarnaen. Namun entah mengapa KPK tidak jadi memeriksa dia. “Saya belum dapat informasi mengapa yang bersangkutan tidak jadi diperiksa,” imbuh Johan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, sebenarnya KPK sudah mengirim surat

Spesifikasi Teknis Berubah KPU ....... KPU Sultra secara resmi meminta agar proses itu dihentikan karena banyak masalah. Permintaan penghentikan proses tender itu disampaikan Ketua KPU Sultra, Mas’udi dalam sebuah surat resminya yang juga dikirim secara elektonik kepada LPSE Sultra, tertanggal 17 Juli. Nomor surat itu 028/254/KPUPROV/026/VII/2012 dan ditujukan kepada LPSE Prov Sultra dengan perihal Pembatalan Proses Pengumuman/ Pelelangan Pengadaan barang dan Jasa Logistik Pilgub Sultra. Dalam suratnya, Ketua KPU menjelaskan bahwa berdasarkan

hasil rapat pleno KPU Sultra tanggal 13 Juli 2012 tentang kinerja Sekretariat KPU Sultra dalam hal pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubemur dan Wakil Gubemur Sulawesi Tenggara Tahun 2012, maka KPU memberi dua penegasakan. Pertama Sekretariat KPU dan/ Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Logistik Pemilu Gubernur dan Wakil Gubemur Tahun 2012 dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap Peraturan KPU No. 17 Tahun 2010. Adapun pelanggaran yang dilakukan adalah pada pasal 7 ayat 1,2 dan 3 tentang Norma, Standar, dan Prosedur Kebutuhan Pengadaan serta Pendistribusian Perlengka-

pan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Untuk diketahui, pasal dan ayat dimaksud Ketua KPU itu adalah soal Spesifikasi teknis surat suara Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dibuat dengan ketentuan, jenis kertasnya harus HVS 80 gram (non security paper atausecuritypaper),bentuknyaharus memanjanghorisontalataumemanjang vertical, foto pasangan calon berwarna dan warna kertas harus Putih (minimal 90 persen). Sedangkan di ayat dua disebutkan bahwa spesifikasi teknis surat suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) itu dibuat dengan menggunakan jenis kertas tidak berpengaman (nonsecuritypaper)

dengan cetakan non security, atau menggunakan kertas berpengaman dan cetakan berpengaman (security paper dan security printing), dengan mengedepankan penghematan anggaran. “Ada kesan, panitia terlalu cepat membuka tender sehingga komisioner membatalkan proses itu karena tidak sesuai permintaan anggota KPU,” kata seorang calon peserta tender logistik KPU yang belum ingin namanya ditulis. Makanya, karena adanya pelanggaran itu, Mas’udi menegaskan agar LPSE segera segera menghentikan/membatalkan proses pelelangan Pengadaan Jasa Logistik Pilgub Sultra. pengadaan barang Cetakan dan Penggandaan, serta pengadaan Alat Kelengka-

pan TPS dengan total anggaran seluruhnya mencapai hampir Rp 7 M. Seorang sumber di internal KPU menyebutkan jika permintaan pembatalan itu karena Sekretariat terkesan berjalan sendiri, dan tidak mengikuti arahan Komisioner. Apalagi dalam usulan anggaran ke DPRD, KPU sudah memasukan spesifikasi bahwa kertas suaranya harus menggunakan security printing, yang tidak bisa digandakan karena memakai hologram, sementara dalam pengumuman tender yang dilakukan panitia, spesifikasi itu dihilangkan dandibolehkanmenggunakankertas biasa. Inilah yang membuat pihak KPU meradang, dan meminta pembatalan lelang. (p4)

ke Zulkarnaen pada Selasa (17/7) lalu agar dia memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kemarin. Namun menurut seorang sumber di KPK, salah satu pimpinan tidak berkenenan Zulkarnaen diperiksa kemarin karena beberapa pertimbangan. Akhirnya KPK memutuskan mengundur pemeriksaan Zulkarnaen. Saat ditanya soal hal tersebut, Johan mengaku tidak tahu informasi itu. Yang jelas pemanggilan tersangka merupakan kewenangan penyidik. Johan belum mengetahui kapan penyidik kembali mengirim surat panggilan untuk Zulkarnaen. Tapi kata dia, tidak menutup kemungkinan Zulkarnaen akan dipanggil pekan depan. Seperti diketahui Zulkarnaen ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga mengamankan pembahasan proyek pengadaan Alquran dan laboratorium komputer untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) tahun anggaran 2010-2011. Selain Zulkarnaen, KPK juga menetapkan anaknya Dendi Prasetya sebagai tersangka. Dendi yang merupakan petinggi PT KSAI (Karya Synergy Alam Indonesia), perushaaan pemenang proyek. Diduga aliran dana untuk mengamankan proyek ini adalah Rp 4 miliar. (kuh)


3

sabtu, 21 juli 2012

Pelanggan XL Capai 2,9 Juta

ist/kp

Peminat Ertiga cukup tinggi. Saat ini daftar tunggu mencapai 20 ribu. Itulah yang menjadi salah satu alasan Suzuki berencana membangun pabrik

Inden Ertiga Capai 20 Ribu Unit Suzuki Siap Bangun Pabrik Baru Pasuruan, KP PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkuat basis produksinya. Agen pemegang merek (APM) Suzuki itu tidak hanya meningkatkan kapasitas pabrik sekarang, tapi juga membuat pabrik baru. 4W Marketing and Dealer Network Development Director PT SIS, Endro Nugroho mengatakan tahun depan mereka bakal membangun pabrik di kawasan Kerawang, Jabar dengan lahan 135 hektar. Luasnya ini empat kali lipat dari pabrik sebelumnya yang terletak di Banten. “Investasinya mencapai Rp 8 triliun,” kata Endro di acara Media Test Drive Regional Jatim Suzuki Ertiga di Taman Dayu, Pasuruan, Rabu (18/7) lalu. Peningkatan produksi itu diperlukan mengingat per-

Nokia Turunkan Harga Lumia NoKia telah menurunkan harga ponsel andalannya Nokia Lumia 900, setengah harga hanya tiga bulan setelah dipasarkan di Amerika. Ponsel cerdas yang mengusung sistem Windows mobile ini sekarang dibanderol dengan harga hanya USD 49,99 atau sekitar Rp 480 ribu termasuk dengan garansi dua tahun dari AT&T. Harga baru yang berlaku mulai hari Minggu (15/7) lalu, terjadi hanya sebulan setelah Nokia meluncurkan Lumia yang beroperasi pada Windows 8. Hal ini berarti Nokia tidak akan mengupgrade Lumia dengan versi-versi selanjutnya. “Strategi normal yang diberlakukan kebanyakan produsen ponsel jika ingin eksis. Contohnya Samsung Galaxy S II mengalami penurunan harga yang sama di waktu yang tepat,” ujar sumber Nokia kepada Guardian (16/7). Data dari ComScore dan Nielsen, menunjukkan Nokia telah menjual sekitar 330 ribu ponsel Lumia di AS sejak diluncurkan. Penurunan harga ponsel cerdas ini terjadi berselang status saham Nokia yang dinilai pengamat “underperform”. Diperkirakan selama kuartal dari April sampai Juni Nokia hanya mampu menjual total 1.4 juta ponsel Lumia, dari 2,2 juta yang dikirim. Perusahaan ponsel asal Finlandia ini, kini sedang menghadapi masa sulit. Bulan lalu, Nokia mengumumkan akan menutup pabriknya di Finlandia, Jerman dan Kanada, dan memberhentikan hingga 10 ribu pekerja sebelum akhir 2013. Nokia dinilai telat mengantisipasi perubahan sehingga tertinggal dengan produsen lainnya. Tengok saja smartphone menggunakan sistem Android yang diperkirakan akan menguasai 61 persen dari pasar global pada 2012, sementara Apple iPhone meraih lebih dari 20 persen. (esy/jpnn)

mintaan Suzuki di tanah air meningkat tajam. Khususnya, usai peluncuran mobil jenis MPV Ertiga. Endro menyebut total inden Ertiga sudah menyentuh angka 20 ribu unit. Dari total inden tersebut, baru sekitar tujuh sampai delapan ribu. “Untuk mendapatkan barang harus menunggu sampai tujuh bulan untuk tipe tertentu,” ujarnya Kapasitas produksi pabrik Suzuki adalah 12 ribu unit perbulan. Sedangkan, produksi produksi Ertiga sekitar 4.800 hingga 5 ribu unit. Komponen di Suzuki Ertiga mayoritas berasal dari dalam negeri, yakni 60 persen. Dengan dibangunnya pabrik baru nanti, diharapkan, komponen yang berasal dari lokal sebanyak 80 persen. Endro menyebut Ertiga adalah salah satu produk fenomenal. Sebab, sebelum peluncuran, masyarakat rela inden. Produk anyar itu pun

telah mendongkrak penjualan sampai pertumbuhan dobel. “Penjualan bulan lalu tembus 12 ribu. Itu adalah sales tertinggi Suzuki selama di tanah air,” katanya. Tahun ini SIS akan menambah dealer penjualan, khususnya yang berjenis dealer 3S (sales,sparepart, service). Saat ini, total dealer Suzuki, 234 unit. Dari jumlah itu, diler 3S tercatat 190 unit. “Hingga akhir tahun, total dealer ditargetkan meningkat menjadi 272 unit,” ucapnya. Presdir PT UMC, Michael Mardanus mengungkapkan, dalam tiap bulan, mereka mendapat suplai dari SIS, 250 hingga 200 unit per bulan. Mengingat jumlah inden (pemesan) yang cukup banyak, pasokan akan ditingkatkan. Namun, jumlah peningkatan pasokan masih belum di ketahui. “SIS komitmen September ada tambahan suplai. Tapi, kita belum tahu jumlahnya,” jelasnya. (dio)

Kendari,KP Mengiringi dinamika pasar bisnis telekomunikasi saat ini, PT. XL Axiata Tbk (XL) melakukan rotasi Vice President (VP) untuk wilayah North Region (Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua). Terhitung sejak 15 Juli 2012, tongkat kepemimpinan VP North Region Nuruddin AL Fithroh, kini dilanjutkan oleh Habib Mustain yang sebelumnya menjabat VP Channel Operation. Untuk selanjutnya Nuruddin AL Fithroh yang akrab disapa Udin akan berkantor di Bandung sebagai VP XL Central Region (Jawa Barat, Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta). Acara serah terima jabatan dilakukan pada hari Rabu (18/7) lalu bertempat Graha XL Pettarani Makassar. Nuruddin AL Fithroh, mengatakan, Rotasi jabatan ini bertujuan untuk semakin memperkokoh pondasi bisnis XL dan menempatkan posisi XL pada momentum yang terus menanjak sebagai penyedia layanan telekomuni-

kasi terbaik di Indonesia. “North Region sendiri memiliki area yang cukup luas, dimana potensi pasarnya masih cukup besar dan terus bertumbuh secara positif, sehingga XL merasa optimis untuk dapat selalu diterima oleh masyarakat melalui layanan-layanan yang terbaru dan inovatif,” terangnya kemarin. Kondisi ekonomi yang terus membaik, infrastruktur yang kuat serta iklim bisnis yang kondusif menjadikan pertumbuhan industri telekomunikasi juga semakin pesat. Adanya pertumbuhan yang pesat tersebut sudah tentu menimbulkan persaingan antar operator yang juga semakin ketat. “Agar terus unggul dalam persaingan, XL mengambil kebijakan rotasi jabatan inter maupun antar department secara berkala. Rotasi jabatan ini diharapkan memberi penyegaran sumber daya manusia yang ada di XL sehingga terus berkontribusi secara maksimal kepada perusahaan,” ujarnya.

Saat ini, hingga kuartal pertama 2012 ini jumlah pelanggan XL di wilayah North Region telah menembus angka sekitar 2,9 juta pelanggan dengan ratarata pertumbuhan pelanggan XL sekitar 30 persen - 50 persen per tahunnya. Selain itu, XL juga terus memperkuat kualitas jaringan dengan terus menambah kapasitas jaringan, tercatat hingga akhir kuartal kedua, jumlah BTS di wilayah North Region telah mencapai kurang lebih 3.000 BTS (2G/3G). Selain itu, XL juga diperkuat jaringan fiber optic yang membentang di sepanjang pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke pulau Sumatera, Batam, Kalimantan dan Sulawesi. “Hingga akhir tahun 2012 ini, XL akan terus memperkuat kapasitas jaringannya dengan peningkatan jumlah BTS 2G sekitar 10 persen dan jumlah BTS 3G sekitar 70 persen dari jumlah BTS yang sudah ada sekarang,” pungkas Nurudin. (lis/awl)

BRI Siapkan Rp 25 T Jakarta, KP Seperti tahun-tahun sebelumnya, permintaan dana tunai selama puasa dan perayaan Hari Raya Idul Fitri selalu melonjak. Karena itu, PT BRI (Persero) Tbk bersiap mengguyur uang tunai (cash) Rp 25 triliun di 10.623 anjungan tunai mandiri (ATM).

“Dana yang disiapkan Rp 25 triliun untuk ATM dan cadangan kas cabang selama puasa sampai Lebaran (20 Juli-20 Agustus),” ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali akhir pekan lalu. Dibandingkan2011,tahuninidiperkirakan terjadi peningkatan kebutuhan dana tunai

sampai di atas Rp 10 triliun. Tahun lalu, BRI secara keseluruhan menyiapkan dana tunai Rp 15,391 triliun. Dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan operasional di unit kerja (Uker) BRI dan ATM BRI secara nasional mulai dari H-7 sampai dengan H+7. (jpnn)

Ramadhan, Indosat Bagikan Bonus Kendari,KP Menyambut bulan suci Ramadhan, Indosat mempersiapkan berbagai suguhan spesial. Program tersebut berupa layanan Gratis 3 Hari 3 Malam. Program itu merupakan kelanjutan program Ramadhan penuh berkah yang telah diluncurkan tanggal 28 Juni 2012 lalu. Erik Meijer, Director & Chief Commercial Officer Indosat menjelaskan Indosat merupakan operator telekomunikasi pertama yang meluncurkan program Ramadhan. “Jika dalam program sebelumnya setiap isi ulang akan mendapat gratis nelpon, maka Gratis 3 Hari 3 Malam ++ tidak saja memberikan gratis nelpon, tapi juga sms dan internetan setelah isi ulang,” terangnya. Program ini mulai berlaku kemarin,

diharapkan dapat lebih memudahkan dan mendukung kebutuhan telekomunikasi pelanggan selama Bulan Ramadhan. Untuk mendapatkan bonus tersebut, syarat dan ketentuannya sama dengan program sebelumnya. Pelanggan diharuskan melakukan registrasi terlebih dahulu dengan cara tekan *123*1*1# sebelum melakukan isi ulang pulsa. Registrasi cukup di lakukan satu kali saja, dan untuk mengetahui sisa bonus cukup menekan *555*3#. Pelanggan prabayar Indosat diberikan berbagai pilihan bonus isi ulang pulsa yaitu nominal Rp 10.000 dengan keuntungan Gratis 100 menit nelpon, 50 SMS dan internet 2MB. Untuk Isi ulang Rp 25 ribu pelanggan mendapatkan keuntungan Gratis 240 menit nelpon, 100 SMS dan in-

ternet 5MB dan untuk isi ulang sampai dengan Rp 50 ribu, pelanggan mendapatkan keuntungan Gratis 500 menit nelpon, 250 SMS dan internet 15MB. “Adanya program gratis 3 hari 3 malam ++ ini, kami harapkan dapat lebih memberikan manfaat dan berkah bagi pelanggan dalam melakukan setiap aktivitas komunikasi dengan relasi bisnis, kerabat dan juga keluarga. Gratis nelpon, ditambah lagi dengan gratis sms serta internetan, untuk memperlancar bisnis juga mempererat tali silaturahmi,” katanya. Indosat kini juga hadir lebih dekat dengan pelanggannya di bulan suci Ramadhan ini dengan menyediakan 200 titik special sales activity selama periode Ramadhan. (lis/awl)


Sabtu, 21 Juli 2012

Suasana lokasi di sejumlah daerah ramai dikunjungi jelang memasuki bulan suci ramadhan. Hal ini seperti yang terlihat di lokasi wisata pantai Bintang Samudra di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. RuSlAN/KP

Konsel Sasaran Peredaraan Narkoba BNK Gelar Rakor Bersama Polres Andoolo, KP Kasus penangkapan seorang oknum pegawai negeri

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

sipil dari Kabupaten Kolaka di Punggaluku atas kepemilikan Narkoba jenis shabu, termasuk seorang pedagang di Desa Andoolo Utama beberapa waktu lalu menjadi bukti bahwa peredaran Narkotika mulai meram-

bah di Konawe Selatan. Untuk melakukan pencegahan atas peredaran obat terlarang serta bahaya dan sanksi tersebut Badan Narkotika Konsel bersama dengan Jajaran Polres Konsel menggelar Rapat

Koordinasi dan dihadiri perwakilan dari SKPD Lingkup Pemda Konsel di salah satu hotel di Andoolo, kemarin. Peredaran, pemakaian Baca Narkoba di Hal. 6

Pelaku Pembunuhan ABK Ditangkap Diduga Korban Salah Sasaran Baubau, KP Pelaku pembunuhan anak buak kapal (ABK) Nurul Citra, La Hiru (30), yang tewas ditikam Minggu (15/7) dini hari akhirnya dibekuk Satuan Reskrim Polres Baubau kemarin. Dua pelaku yang ditangkap nama Ovan (28) dan Kamal (28) yang merupakan warga Kelurahan Tarafu. Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Lerry R Tutu mengatakan, pelaku atas nama Ovan yang berprofesi sebagai

tukang ojek diciduk di kediamannya di Kelurahan Tarafu, Kecamatan Murhum, Selasa (17/7) siang hari. Dalam proses penangkapan tidak ada perlawanan yang berarti dari pelaku ini. Lerry menjelaskan sebelum terjadinya pembunuhan sempat terjadi perkelahian antara Ovan dan korban. “Sebelum ditikam sempat terjadi perkelahian antara Ovan dan korban,” jelas Lerry Tutu kemarin. Sementara pelaku Kamal (28) yang berprofesi sebagai pekerja disalah satu bengkel ditangkap oleh anggota Sat Reskrim Polres Baubau di Kendari tepatnya di Kecamatan Puuwatu.

Dalam penangkapan tersebut, dipimpin Kanit Opsnal Polres Baubau, Bripka Anto Widarso, Jum’at (20/7). “Kamal dibekuk saat di jalan menuju Puuwatu. Saat ini tersangka dititip di Polres Kendari untuk selanjutnya dibawa ke Baubau,” ujar Lerry Tutu. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, pelaku (Kamal) menikam korban dengan menggunakan badik yang menembus rongga dada hingga akhirnya korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Meski dua orang pelaku Baca Ditangkap di Hal. 6


6

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

Kepala BPN Bantah Lakukan Pemotongan Tim Taksir Harga Tanah Dihearing Raha, KP Temuan Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Sultra, yang mengindikasikan adanya pemotongan dana pembayaran ganti rugi pembangunan PLTU, dibantah Kepala BPN Muna, Arifin SH. “Tidak betul bila ada pemotongan,” kata Arifin saat ditemui usai hearing dengan pansus PLTU di DPRD Muna kemarin. Pembayaran ganti rugi lahan PLTU, terang Dia, masuk langsung ke rekening warga yang menerima ganti rugi. Terkait kehadiran staf BPN di kantor BNI, untuk mengantar dan memandu warga penerima ganti rugi. “Tidak ada pemotongan,” tegasnya. Sementara itu, pansus PLTU

DPRD menggelar hearing dengan tim penaksir harga tanah. Salah satu dari anggota tim penaksir harga tanah adalah LSM SwaMi. Taufan Besi, Ketua Pansus, mempertanyakan, pemberian harga ganti rugi tanah yang besar dimana permeter dihargai Rp 45 Ribu. Padahal NJOP tanah dilahan tersebut sekitar Rp 10 ribu. “Dasar apa sehingga memutuskan harga tanah Rp 45 ribu per meter. Selain tanah, tamanan juga dihargai Rp 5 ribu per pohon,” tanyanya. Dirun, kolegannya, mempertanyakan, dasar masuknya LSM SwaMi dan akademisi sebagai tim penilai harga tanah. Fajaruddin menambahkan, terkait harga pohon yang disamaratakan Rp 5 ribu. Termasuk pohon bakau juga dijual. Setahu dia, bakau itu dilarang karena masuk dalam

kawasan hutan dan termasuk lahan negara. “Apa pertanian juga merekomendasikan pembelian bakau,” tanyanya. Ruslan Ibu, koordinator tim mengatakan, awalnya harga yang diminta oleh warga adalah Rp 200 ribu per meter dan PLN tidak mampu menjangkau harganya. Kemudian Pemda membentuk tim penaksir harga tanah. Tim penaksir bekerja dengan mengambil nilai objek pajak tanah dan harga jual yang diinginkan masyarakat. “Disepakati harganya Rp 45 Ribu per meter,” sebutnya. Terkait penyeragaman harga tanaman? Kepala BPN Arifin SH menjawab, awalnya yang dibeli adalah lahannya saja. Namun masyarakat mempertanyakan gimana dengan harga tanaman. Karena harga tanah sudah diatas pasar. Kemudian tidak ingin ada kendala dalam

pembangunan PLTU, apalagi di deadline dengan waktu. Disepakati harga tanaman diseragamkan senilai Rp 5 ribu. “Bakau juga sempat kita pertanyakan. Namun warga mengatakan bakau itu mereka yang tanam,” jelasnya. Soal keterlibat SwaMi, kata Dia, ada aturannya, yang ditindaklanjuti dengan aturan Badan Pertanaha Nasional yaitu, akademisi dan LSM dapat dilibatkan. Bahadia, dari LSM SwaMi, menjelaskan, mereka ikut terlibat dalam menaksir harga tanah, namun soal penentuan siapa penemerima ganti rugi sudah tidak terlibat lagi. “Harga Rp 45 ribu, berdasarkan kesepakatan bersama antara tim dan masyarakat, yang disesuaikan dengan NJOP dan kemauan masyarakat,” terangnya. (awn)

Wapres Anugerahkan P2BN Kepada Lukman Unaaha, KP Wakil Presiden RI Boediono atas nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) tahun 2011 kepada Bupati Konawe, Lukman Abunawas di Jakarta Rabu kemarin. Kabag Humas Setkab Konawe La Ode Sahidi mengatakan selain Bupati Konawe yang mendapat penghargaan, enam kepala daerah di Sultra plus Gubernur Sultra, Nur Alam menerima penghargaan itu. Mereka adalah Bupati Kolaka Buhari Matta, Bupati MunaLM Baharuddin, Bupati Kolaka Utara Rusda Mahmud, Bupati BombanaTafdil, Walikota Kendari As-

run serta Walikota Bau-Bau Amirul Tamim. “Penyerahan penghargaan kepada para Bupati di pusatkan di Grand Ball Room Hotel Indonesia,”kata Salihi. Dikesempatan itu, Boediono mengatakan tujuan pokok ketahanan pangan adalah meningkatkan ketahanan pangan nasional. Tidak ada jalan lain kecuali mempertahankan pangan nasional melalui berbagai kebijakan dn program. Dalam kaitan itu maka Wapres meminta agar hasil kesepakatan dalam konferensi dewan ketahanan pangan tahun 2012 yang dilaksanakan dalam rapat pleno menyangkut percepatan pencapaian swasembada lima komoditas pokok benar-benar direalisasikan.

“Dua kebijakan yang perlu kita perhatikan. Pertama kebijakan stok baik pusat maupun daerah terus dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Selain itu, kebijakan ekspor betul-betul diseleksi dan diutamakan untuk konsumsi nasional,” ujar Wapres. Boediono juga menekankan agar para gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia melakukan alih fungsi lahan-lahan produktif baik di pusat maupun di daerah. Ini tak lain supaya dihindarkan dalam upaya mempertahankan produksi pangan nasional, sehingga kemandirian pangan dapat tercapai. Penerimaan penghargaan P2BN oleh Bupati Konawe mer-

Ditangkap...

melakukan komunikasi dengan seseorang melalui handphone untuk bertemu di pantai Kamali. Saat korban muncul, para pelaku mengira bahwa korban inilah yang melakukan komunikasi dengan mereka. “Intinya pelaku berkomunikasi dengan seseorang. Tetapi, setelah kami periksa hp milik korban dan pelaku tidak terdapat nomor pelaku di hp korban maupun sebaliknya,” tambahnya. Akibat dari perbuatannya,

para pelaku dijerat dengan pasal 338 dan 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (m5)

telah diamankan, polisi menduga masih ada pelaku lainnya dalam kasus pembunuhan ini. “Kemungkinan masih ada pelaku lainnya. Makanya kami menghimbau agar segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian,” paparnya. Motif dari kasus pembunuhan ini, pihak kepolisian menduga korban merupakan salah sasaran. Sebab, sebelumnya, pelaku sempat

Narkoba... Narkoba tidak saja terjadi di Kota-kota besar,tetapi di perdesaan juga kini sudah menjadi sasaran bagi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Untuk melakukan pencegahan dini, termasuk adanya kasus yang pernah ditangani oleh apara berwajib, maka BNK berkewajiban untuk melakukan sosialisasi tentang pencegahan dan bahaya atas peredaran Narkotika. “Bahaya akan peredaran, penggunaan Narkoba, tidak saja tidak menjadi tugas aparat kepolisian dalam penagananya, tetapi oleh kita semua berkewajiban untuk berbuat dalam melakukan pencegahan atas peredaran obat terlarang tersebut,” ujar Kepala BNK Konsel Hj Sitti Rachmi Sardjun Mokke saat membuka rapat Koordinas tentang bahaya Narkoba, kemarin. Menurutnya, peredaran Narkotika yang menjadi sasaran adalah mereka generasi muda. Karena ketidak tahuan dan masih labilnya pemikiran penggunaan Narkotika dan Obat Terlarang lainnya dapat dikonsumsi. Terlebih lagi kepada generasi anak usia sekolah yang rawan akan hal tersebut. “Kepada seluruh peserta Rakor ini, agar untuk lebih mengenal akan bahaya, termasuk sanksi hukumnya untuk kemudian melakukan sosialisasi baik itu dilingkungan kerjanya, lingkungan tempat domisili ataupun di lingkungan keluarga,” kata Sitti Rachmi mengingatkan. Sementara Kepala Satuan Narkoba Polres Konsel AKP Kalimuddin mengaku, peredaran Narkoba di Konsel mulai dirambah. Konsel merupakan daerah kategori rawan akan peredaran Narkoba, mengingat daerah ini diapit beberapa Kabupaten se Sultra. Atas dasar itu, daerah ini rawan akan

peredaran Narkoba, termasuk pelarian pengedar atau pengguna dari daerah kabupaten lainnya di Sultra. “Dua kasus Narkoba yang pernah ditangani oleh Sat Narkoba Polres Konsel menjadi bukti,bahwa peredaran Narkoba di Konsel mulai diincar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” terangnya dihadapan seluruh peserta. Mantan Kaplsek Angata itu mengaku, dari dua kasus yang pernah ditangkapnya atas kepemilikan Narkoba itu memang bukan warga dari Konsel, tetapi keduanya dari Kabupaten Kolaka. Namun demikian, dengan tertangkapnya memiliki dan membawa Narkoba di Konsel, itu menandakan ada sasaran yang akan diberikan atau diperjual belikan. “Melalui kesempatan ini pula diingatkan bahwa bahaya Narkoba tidak saja sanksi hukumannya, tetapi juga akan merusak generasi muda warga Konsel. Karena itu mari bersama menjaga daerah ini Bebas Narkoba,” tandasnya. (era)

upakan yang ketiga kalinya. Dimana tahun 2011 produk beras Kabupaten Konawe mencapai 6,5 persen diatas produksi nasional hanya mencapai 5 persen. Sementara Bupati Konawe Lukman Abunawas mengatakan keberhasilan yang dicapai saat ini adalah keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Konawe yang telah menunjukan kerja kerasnya yakni meningkatkan hasil produksi pertaniannya. “Produksi beras tahun 2011 mencapai 6,5 persen sehingga pada tahun 2012 ini Konawe memiliki stok beras dikisaran 80 ribu ton,” ujar Lukman Abunawas. (din)

La Kei Tetap Terima Gaji Divonis Dua Tahun Penjara Wangiwangi,KP Meski diganjar dua penjara dalam kasus penggelembungan suara pada pemilihan caleg 2009, namun La Kei, salah satu anggota DPRD Kabupaten Wakatobi dari partai Barnas tetap menikmati gaji DPRD dan tunjangan perumahan. Sementara tunjangan lainnya sudah ditiadakan. Masih diterimanya hak-haknya sebagai anggota DPRD itu, dibenarkan Ketua DPRD Wakatobi Muh Ali

Tembo SP kemarin. Ali Tembo menjelaskan, sesuai hasil konsultasi dengan BPK, hak-hak La Kei yang dihapus hanya tunjangan komunikasi, jabatan dan tunjangan lainnya. Sementara gaji pokok dan tunjangan perumahan tetap menjadi haknya. Dengan dijalaninya vonis itu, maka terjadi kekosongan salah satu anggota dewan. Hanya saja siap yang berhak menggantikan posisi La Kei masih dalam proses Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Wakatobi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, jika kursi pergantian antar waktu (PAW) La Kei ditetapkan pada Caleg nomor urut dua setelah La Kei di Partai Barnas maka akan lebih bermasalah lagi. Sebab perolehan suara Partai Barnas digugat oleh partai lain. Selanjutnya, kalau La Kei digantikan dari Caleg partai lain, belum ada jurispridensinya yang mendasari itu. “Masalah ini sedang dikonsultasikan BK ke MK, sehingga kita berharap PAW La Kei nanti tidak ada menyimpang dari mekanisme,” kata Muh. Ali Tembo. (cr1)

Amankan Ramadhan, Polres Terjunkan 128 Personil Baubau, KP Menjaga kekhusyuan umat Islam dalam ibadah selama bulan suci Ramadhan, Polres Baubau menurunkan 128 polisi di masjid dan berbagai tempat strategis lainnya. Pengamanan ini berlaku dari 19 Juli sampai 18 Agustus 2012 di seluruh wilayah hukumnya. Kabag Ops Kompol Bagus Wibowo SIk mengatakan, pengamanan dilakukan aparat untuk menjaga ketertiban masyarakat

selama ramadhan dari tindakan kriminalitas yang mengganggu ibadah puasa. “Pengamanan selama Ramdhan ini dengan sandi operasi cipta kondisi yang selanjutnya menjadi operasi ketupat 2012. Menjelang lebaran atau mudik dan pasca lebaran atau arus balik kita akan tambah lagi personilnya,” jelasnya. Ditambahkan bentuk pengamanan yakni mengantisipasi berbagai tindak kejahatan,

mengatur lalu lintas untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan bentuk tindakan kriminal lainnya yang mungkin terjadi selama Ramadhan hingga Idul Fitri. “Marilah kita sama-sama menjaga situasi selama Ramadhan dan lebaran nanti agar tercipta suasana yang nyaman dalam menjalankan ibadah dan saling menghargai kepada mereka yang menjalankan ibadah puasa,” himbaunya. (m4)


Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

BEM FISIP Akan Gelar Temu Senat Kendari, KP Memperingati datangnya bulan Ramadhan 1433 H, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhalu, akan menggelar ajang silaturahmi yang bertajuk temu senat FISIP mulai angkatan 2000 s.d 2012. Acara tersebut dirangkaikan buka puasa bersama mahasiswa. “ Temu senat FISIP Unhalu merupakan salah satu program Ramadhan BEM. Insya Allah, akan digelar diminggu kedua Ramadhan. Temu senat menjadi ajang silaturahmi ketua-ketua BEM yang pernah menjabat. Memanfaatkan momen langka itu, diisi dengan berbagai kegiatan diskusi perkembangan arah BEM FISIP kedepannya,” jelas Munawir, Ketua BEM FISIP. Menurutnya, lembaga kemahasiswaan saat ini belum memiliki porsi yang memadai dalam penyaluran aspirasinya. Lembaga kemahasiswaan harusnya dilibatkan pula dalam pengambilan keputusan yang menjadi kepentingan mahasiswa. Diketahui gerakan mahasiswa dalam setiap sejarah selalu mampu menempatkan dirinya menjadi aktor utama yang berada dibarisan terdepan sebagai perubahan, hal ini yang membedakan dengan aktor perubahan lainnya. “Temu senat diharapkan bisa menjadi wadah menampung aspirasi, dalam mengembangkan program-program kerja BEM FISIP kedepannya, gerakan mahasiswa selama ini mengalami degradasi dengan mengabaikan eksistensi mahasiswa yang mempunyai sifat idealis, sosialis dan obyektif sehingga terjadinya kritis identitas dan lunturnya nilai-nilai yang selama ini diagungagungkan dikalangan mahasiswa. Kami tidak mau seperti itu,” tegasnya. (p7)

Akademika 7 Unhalu Siapkan 2500 Kursi

Seleksi Lokal Tertulis

Kendari, KP Universitas Haluoleo (Unhalu) kembali berikan peluang studi bagi calon mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2012/2013 melalui seleksi lokal tertulis mulai tanggal 23 s.d 25 Juli di gedung BAAK, Kampus Baru. Pendaftaran jalur lokal tersebut, dibuka untuk 49 Prodi yang total kuotanya mencapai 2500 orang. “Jika kuota masing-masing dari 49 Prodi menerima 50 mahasiswa, berarti kami akan memberi kesempatan sekitar 2450 orang Maba. Ini berbeda dengan perkiraan saya sebelumnya yang hanya 1000 s.d 1200 orang,” ungkap Pembantu Rektor I Unhalu, Prof. La Sara, PhD. Dijelaskan bahwa kebijakan seleksi jalur lokal terulis dilakukan atas per-

timbangan dan usulan dari para dekan di beberapa Fakultas yang kuotanya belum terpenuhi saat seleksi nasional tertulis. Apalagi Kementrian memberikan kuota tambahan sehingga Unhalu pun membuka pendaftaran lokal tertulis bagi mahasiswa yang belum dinyatakan lulus seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri jalur tertulis. Adapun seleksi jalur lokal terulsi ini akan dilaksanakan Jumat, (27/7). Beberapa fakultas yang akan menerima Maba, seperti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) program sarjana dengan Prodi Bimbingan Konseling, Pendidikan Sejarah Kosentrasi Pendidikan Geografi, PAUD, Pendidikan Fisika Kosentrasi Keteknikan, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Kosentrasi Pendidikan Pari-

Boga, dan Agroindustri (D3). FMIPA membuka Prodi Matematika, Matematika Kosentrasi Statistik, Fisika, Kimia, Geologi, Teknik Geofisika, Geografi, Teknik Pertambangan, dan D3 Statistik. Fakultas Teknik dengan program diploma 3 yakni Prodi Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Teknik Mesin, dn Teknik Elektro. Fakultas Hukum dengan Prodi Ilmu Hukum. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan, Manajemen Sumber Daya Perariran Kosentrasi Ilmu Kelautan, Manajemen Sumber Daya Perariran Kosentrasi Agribisnis Perikanan, Prodi Budi Daya Perairan, dan Prodi Budi Daya Perairan Kosentrasi Abalon. Terakhir Fakultas Peternakan dengan Prodi Peternakan dan Prodi Manajemen Peternakan (D3). (m2/lia)

Walikota Bantu Mahasiswa Rp2 Miliar

Semester Pendek Minimalisir DO Kendari, KP Berbagai upaya dilakukan universitas untuk minimalisir jumlah mahasiswa yang dikeluarkan atau drop out (DO) karena masa studi telah lewat. Salah satu kebijakan yang direalisasikan Unhalu ini, adalah menyelenggarakan program semester pendek. Sebenarnya, semester pendek ini program nasional yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengalami ketertinggalan pelajaran dan mau memperbaiki diri sehingga bisa menyelamatkan diri dari DO. Jadi, bukan hanya Unhalu yang mengadakan semester pendek, namun hampir semua perguruan tinggi yang ada. “Namun, setelah diadakan semester pendek masih ada saja mahasiswa yang ogah-ogahan dalam mengikuti jalannya semeste rpendek. Mereka menganggap karena sudah membayar biaya semester pendek sebesar nilai SPP/semester maka sudah pasti akan lulus, itu asumsi yang keliru,” jelas PR 1 Unhalu, Prof. La Sara, ditemui diruang kerjanya. Menurutnya, konteks semester pendek sama saja dengan konteks semester reguler, hanya waktunya saja yang dipercepat menjadi 2 bulan. Misalnya kuliahnya 16 kali tatap muka maka di semester pendek pun 16 pertemuan. Tapi bukan berarti materi kuliahnya beda semua tetap sama, jadi harus double extra untuk menyelesaikannya. Kalau mahasiswa ogah-ogahan tidak mau mengikuti peraturan dosen juga tidak mau mengajarnya, buang-buang waktu saja. “ Bayangkan saja selama kuliah diberikan 5 kali kesempatan mengikuti semester pendek, jadi seharusnya gak boleh lagi sampai ada yang DO. Itu sudah sangat keterlaluan. Ibaratnya Universitas sudah menyediakan segala fasilitas tapi mahasiswa tidak mau memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas itu. Sudah diberi keringanan selama kuliah, tapi masih juga bermalas-malasan,” tambah Pembantu Rektor I Unhalu ini. Intinya, semester pendek memiliki dua filosofi, selain diperuntukkan bagi mahasiswa yang bermasalah dengan indeks prestasi dan lama kuliah,diperuntukkan juga mahasiswa yang cerdas. Jadi dalam suatu fakults ketua prodi wajib menawarkan kepada mahasiswa-mahasiswanya yang cerdas, apakah mau mengambil semester pendek untuk memprogram mata kuliah disemester depan. “ Misalnya diwisuda 4 tahun untuk 8 semester, jika ikut semester pendek maka bisa lebih cepat jadi 3,5 tahun keatas tidak sampai 4 tahun sudah selesai. Nah, soal pemberian nilai semester pendek pun berbeda antara yang ikut semester pendek karena mengulang mata kuliah misalnya sudah dapat C tapi mau dirubah jadi B maka hanya akan mendapatkan nilai semester pendek maksimal B,” jelasnya. (p7/m2)

wisata. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Prodi Administrasi Kosentrasi Administrasi Niaga, Sosiologi Kosentrasi Kesejahteraan Sosial, Kosentrasi Antropologi, Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Ilmu Sejarah, Kajian Tradisi Lisan, Kosentrasi Kehumasan, Jurnalistik, dan Ilmu Perpustakaan. Sementara Program Diploma 3 antara lain Prodi Perpustakaan dan Kearsipan dan Prodi Sekretasi. Fakultas Ekonomi membuka jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dengan Kosentrasi Keuangan Daerah, Perencanaan Pembangunan, Kosentrasi Ekonomi Syariah. Fakultas Pertanian membuka Prodi Agribisnis, Agribisnis Kosentrasi Sosial Ekonomi Tambang, Agroteknologi, Kehutanan, Teknologi Pangan, Teknologi Pangan Kosentrasi

Wulan/KP

Salah seorang mahasiswa mengikuti Entrepreneur Training yang diisi dengan Outbound dan Firewalk. Kegiatan ini diikuti mahasiswa program kewirausahaan Unhalu beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini banyak mahasiswa yang terbantu. Nanti di perubahan mudahmudahan akan ditambah untuk 100 orang mahasiswa lagi,” katanya. Sementara itu, menurut Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan sangat mengapresiasi program bawaku mahasiswa tersebut. “Saya sangat mengapresiasi program ini, karena dapat membantu para mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya. Erwan juga berharap, program tersebut dapat berlangsung secara terus menerus agar tidak ada mahasiswa yang putus kuliah di tengah jalan karena kekurangan biaya. Sedangkan penerima beasiswa Yayat Hendayana, salah seorang penerima bawaku mahasiswa mengucapkan terima kasih, karena dengan adanya bantuan tersebut dirinya dapat melanjutkan penelitiannya. “Sebelum adanya bantuan ini, saya nyaris tidak dapat melanjutkan penelitian, tetapi setelah dibantu oleh pemerintah kota dengan program bawaku, akhirnya saya dapat melanjutkan penelitiannya,” jelasnya. (jpnn)

Bandung, KP Sebanyak 450 orang mahasiswa asal Kota Bandung mendapatkan bantuan walikota khusus (bawaku) mahasiswa dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. “Saya berharap bantuan bawaku mahasiswa ini dapat membantu mahasiswa yang sedang menyelesaikan kuliahnya tetapi membutuhkan biaya,” ujar Walikota Bandung, Dada Rosada. Para mahasiswa yang mendapatkan bantuan tersebut tersebar di 42 perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan berbagai jurusan dan strata. Mereka masing-masing mendapatkan bantuan biaya pendidikan yakni untuk jenjang S1 Rp 2.500.000, S2 Rp 20.000.000, dan S3 Rp25.000.000. Total keseluruhan senilai Rp 2miliar. Secara simbolis , Dada menyerahkan bantuan kepada dua orang perwakilan mahasiswa yaitu Wahyudiono, 46, dari Universitas Terbuka Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Cincin Puri Asriani ,20, mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Fakultas Dakwah dan komunikasi/komunikasi Penyiaran Islam.

Kuliah Cukup Bayar SPP Saja Janji Pemerintah Menanggapi Mahalnya Biaya Kuliah Jakarta, KP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mengumbar janji-janji manis, setelah disahkannya Undang-undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti). Mereka mengupayakan tahun depan biaya kuliah hanya untuk SPP saja. Pernyataan ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Djoko Santoso. Mantan rektor ITB itu mengatakan sebagai permulaan upaya ini akan diterapkan untuk program studi (prodi) yang tidak berbiaya mahal. Seperti prodi-prodi di bawah rumpun Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP) serta prodi-prodi bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) lainnya. Seperti diketahui, saat ini biaya kuliah sangat beragam jenisnya. Mulai dari SPP yang rutin dibayarkan setiap tahun, hingga pungutan ketika baru diterima. Pungutan awal kuliah ini yang kerap dikeluhkan masyarakat karena sangat mencekik. Misalnya untuk kuliah di Fakultas Kedoteran (FK) di kampus negeri top, uang masuk berkisar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta per mahasiswa. Upaya memberlakukan satu jenis tarikan biaya kuliah ini digunakan untuk membuat tarif kuliah semakin terjangkau. Djoko mengatakan tudingan ada kampus negeri yang menerapkan

Emilia Ningsih/KP

Dirjen Dikti Kemendikbud RI (Kiri) didampingi rektor Unhalu saat Raker Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia, di Kendari beberapa waktu lalu. prinsip komersialisasi pendidikan tidak benar. “Kalau yang berbiaya mahal banyak. Tidak mesti berbiaya mahal itu adalah komersialisai,” katanya. Djoko menerangkan semangat komersialisasi itu artinyan kampus negeri mengejar laba dalam pengelolaan keuangannya. Menurutnya komersialisasi ini muncul jika tarif kuliah yang dibebankan ke masyarakat lebih tinggi cost perguruan tinggi. Djoko mengatakan yang terjadi di kampus negeri adalah, tarif yang dibebankan kepada masyarakat masih lebih

murah ketimbang cost perguruan tinggi. “Nah peran pemerintah adalah menutup kekurangan cost tadi,” kata dia. Untuk mewujudkan komponen biaya kuliah hanya untuk tarikan SPP saja, Djoko mengatakan akan memperbesar pengucuran biaya operasional pendidikan tinggi (BO PT). Dengan biaya ini, kampus tidak sampai membebankan banyak-banyak biaya keperluan operasional kepada mahasiswa. Tahun ini, BO PT diperkirakan sekitar Rp 1,4 triliun. “Untuk tahun ini masih bisa untuk menurunkan uang masik.

Mudah-mudahan tahun depan bisa menggratiskan uang masuk,” katanya. Sehingga mahasiswa hanya terbebani biaya SPP saja. Persoalan lain yang diungkit Djoko adalah urusan pendirian prodi baru. Djoko menuturkan setelah ada UU Dikti ini setiap kampus yang akan mendirikan prodi baru wajib memenuhi syarat minimum akreditasi dulu. “Sehingga setelah diberi izin, prodi baru cepat mendapatkan akredasi,” kata dia. Upaya ini menimbulkan konsekuensi pemenuhan kebutuan lembaga akreditasi. Seperti diketahui, saat ini akreditasi perguruan tinggi hanya dijalankan oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT). Melaui UU Dikti, akan didorong keberadaan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Lembaga ini akan dikelola swasta. Bisa juga LAM didirikan oleh organisasi profesi tertentu, dan hanya mengakreditasi prodi-prodi yang sesuai dengan bidangnya. Djoko mengatakan pengawasan dan pemberian izin pendirian LAM ini akan diperketat. Diantara jenis pengawasan ini digunakan untuk mengatur tarif akreditasi. “Kalau tidak diatur mereka (LAM, red) bisa seenaknya sendiri. Wong diatur saja masih seenaknya sendiri,” tuturnya. Dengan adanya sistem akreditasi yang ketat ini, diharapkan tidak terus bermunculan upaya pendirian prodi asal-asalan. Dimana bisa merugikan mahasiswa, karena mengancam legalitas ijazah. (jpnn)

Unmul Butuh 687 Dosen Kampus Terbesar yang Didera Kekurangan Pendidik Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, kekurangan dosen. Padahal, minat calon mahasiswa yang ingin mengenyam pendidikan di kampus terbesar di Kaltim itu tinggi. Tahun ini, diperkirakan bakal ada tambahan 6.940 mahasiswa baru. Jumlah mahasiswa Unmul ada 33.415 orang. Akan bertambah lagi sebanyak 6.940 orang. Total 40.355 mahasiswa yang menuntut ilmu di kampus itu. Kepala Bagian Humas Unmul Muhammad Ikhwan menyebut, jumlah mahasiswa sebanyak itu tak sebanding dengan ketersediaan dosen. Saat ini dosen di Unmul ada 927 orang. Perbandingan dosen dan mahasiswa idealnya 1:25. Dengan asumsi itu, idealnya Unmul memiliki dosen sebanyak 1.614 orang. Artinya masih kekurangan 687 orang.

Pembantu Rektor I Unmul Afif Ruchaemi mengatakan, tahun ini pihaknya hanya mendapatkan tambahan dosen 24 orang. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menyepakati jumlah penambahan dosen dari usulan yang diajukan Unmul. “Tapi saya tak tahu persis berapa yang diusulkan Unmul untuk penambahan dosen ini,” jelasnya. Menurutnya, penambahan dosen akan fokus di fakultas yang kekurangan, seperti Fakultas Teknik dan Komunikasi serta Fakultas Ilmu Budaya. Setelah dua fakultas itu terpenuhi, sisanya untuk memenuhi kebutuhan dosen di fakultas lainnya. Fakultas Kehutanan sekarang memiliki dosen berlebihan ketimbang jumlah mahasiswa. Bisa saja dosennya dialihkan ke fakultas lain, tapi dengan jurusan atau mata kuliah yang diajarkan sesuai bidang dosen. “Dosen itu milik universitas, bukan milik fakultas. Dengan begitu dosen bisa pindah mengajar ke fakultas lainnya,” jelas pria ramah ini.

Afif mengaku, pengajuan penambahan dosen itu bersama 92 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, termasuk Universitas Borneo (UB) Tarakan. Kendati tak tahu persis jumlahnya, dirasa UB memerlukan jumlah dosen yang banyak. Sebab, di UB belum banyak dosen berstatus pegawai negeri sipil (PNS). “Jadi kami tak bisa seenaknya meminta tambahan dosen, meski jumlah dosen di Unmul kekurangan banyak,” katanya. Mengantisipasi kekurangan dosen, pihaknya memakai tenaga honorer atau disebut dosen luar biasa. Dosen ini sejenis guru honorer di sekolah negeri pada umumnya. Sistem gaji atau honor yang dibayar tergantung berapa lama dan banyak mengajar mata kuliah. Syarat orang yang ingin menjadi dosen luar biasa juga tak mudah. Calon dosen mengikuti tes mirip penerimaan dosen calon penerimaan pegawai negeri sipil (CPNS). Minimal dosen luar biasa ini harus bergelar magister (S-2) dan menguasai bidang

Universitas Mulawarman yang diajarkan. Meski belum ditetapkan, pelaksanaan penjaringan CPNS ini diperkirakan mulai 30 Juli 2012. Dosen luar biasa juga bisa mengikuti tes CPNS. Pendaftaran sistem online.

Dengan begitu, calon dosen bisa berasal dari PTN manapun. Kata Afif, penjaringan CPNS ini meliputi tes potensi akademik, tes mengajar, dan lainnya. Usia tak

boleh lebih 35 tahun. Biasanya memerlukan waktu sebulan mulai pendaftaran hingga tes. Seminggu kemudian baru diumumkan siapa saja yang lolos. (jpnn)


8

IKLAN

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012


9

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012 Tapi... setelah lingkungan tempat tinggalnya ini kini cukup merisaukan karena maling, itu membuat perasaannya tak enak. Seperti ada ses-

uatu yang menusuknusuk pikirannya, menggoyahkan hatinya, dan entah mengapa ia seakan ditertawakan oleh maling itu sendiri.

Musim Maling Oleh : Riki Utomi

S

ungguh ia tak mengerti mengapa akhir-akhir ini dadanya begitu bergemuruh. Seperti gemuruh saat mendung yang mengurung terang siang di penghujung bulan. Pada saatsaat seperti itu, kontak pikirannya juga menjadi tak menentu, lebih tepat ia merasa pusing, walau tak begitu menusuk, tapi cukup membuatnya sulit berpikir. Saatsaat seperti itu, tubuhnya terasa panas dan berkeringat. Ah, setahu dirinya, ia tak punya apa-apa, juga tak menaruh beban pada hidup. Tapi benarkah? Dia coba berputar-putar memikirkan lekuk liku hidupnya sendiri sehingga berhasil mapan saat ini.

memang berhasil menggapai bintang cita-citanya: menjadi kepala dinas di sebuah kantor di kota itu. Ia kini pemegang kendali segala hal. Dan ia tertawa makin lebar....

Tapi ia tak mengerti mengapa seolah hal-hal yang rancu seperti singgah padanya. Seperti kemarin tiba-tiba ia takut akan gelap. Saat itu mati lampu dan malam seperti kuburan gelapnya. Hal yang membuat anak-anaknya tertawa karena ia menjerit-jerit ketakutan. Segera istrinya berlari sambil meneranginya dengan senter. Ia melihat istrinya dengan pucat, sepucat seperti ia melihat hantu. Dan, juga kemarin lagi, hal yang tak dimengerti istrinya, ia tiba-tiba tak mau makan, padahal di meja telah terpenuhi seluruh makanan favoritnya. Kau tahu? Ia berkata yang mencengangkan istrinya, seluruh makanan itu-dalam penglihatan matanya-seolah bagai seonggok bangkai. Dan akhirnya, istrinya pun marahmarah, bahkan menumpahkan semangkuk sayur lodeh kesenangannya sehingga celana dan bajunya basah karena kuah sayur.

‘’Rumah Pak Gimun, pejabat itu habis diobrak-abrik maling,’’ kata istrinya.

Dan... ini yang lebih gawat. Ia telah membuat wajah istrinya cemberut dan masam semasam asam jawa. Pada malam-malam yang di mana ia telah berjanji dengan istrinya itu di tempat tidur, tiba-tiba ia menjerit lagi. Ia menggigil dan ketakutan. Ia berteriak keras karena mengaku telah melihat bayangan hitam sambil membawa tombak yang siap menancapkan ke tubuhnya. Ah... ia benar-benar tampak seperti akan gila. Tapi, lain waktu, ia segar bugar, mengawali pagi dengan jalan kaki keliling halaman perumahan elit itu. Berjalan sambil tersenyum mendengarkan dendang burung-burung berkicau. *** Sebenarnya tak ada yang harus dirisaukannya. Sebab segala bentuk kesenangan telah diraihnya. Ia juga kini telah berhasil meraih prestasi sebagai konglomerat. Saat pulang kantor ia pasti tertawa lebar, ngakak seperti telah menonton ketoprak humor di televisi. Seperti lelucon yang segar telah ia dapati. Seperti angin semilir yang mengelus pipi. Ia makin tampak gembul dan bundar seperti bola kasti. Hidup senang adalah harapan! Gaungnya. Setelah itu, ia kerumuni anak-anaknya yang ramai. Istrinya menuju padanya sambil membawa secangkir teh hangat. Mengecup pipinya dengan panas. Ia makin tertawa. ‘’Semua telah berada di tanganku. Kita harus menggenggam.’’ Istrinya mengangguk. ‘’Kita harus tak ketinggalan seperti mereka, bukan?’’ Istrinya makin senang, tersenyum lebar. ‘’Tenang saja. Semua yang ada sudah aku kuasai.’’ Hal itulah yang membuatnya makin gencar berada di kantor. Ia lebih sibuk dan (mungkin juga giat) tanpa pernah orang lain menyadarinya. Tapi orang lain tak tahu entah giat bekerja yang seperti apa, karena bisa jadi lain hal yang dijalaninya di kantor dinas itu. Tapi pelan dan pasti ia

*** Tapi ada sesuatu hal yang lain di tempat ia tinggal. Pemukiman elit itu--entah mengapa-- menjadi seperti neraka baginya. Itu tentu sebuah hal yang tak menyenangkan. Meski ia belum merasa apa-apa dari hal-hal yang buruk melandanya, ia seperti sudah merasa dilanda, bahkan yang lebih menyedihkan, ia sudah seperti menjadi orang gila.

Ia terdiam sejenak. Seperti ada sengatan listrik menjalar di tengkuknya. Ia memandang istrinya dengan ragu. Tapi berusaha

tersenyum, lebih tepat untuk menenangkan dirinya sendiri. Ia juga merasa tak mengerti mengapa begitu takut akan hal itu. Sebab, baginya, hal itu bukan main-main. Setidaknya semua apa yang dirasakannya juga dirasakan oleh istrinya. Itulah harapannya. Dan mengingatkannya mengucapkan pada istrinya, ‘’kita harus hati-hati...’’ Istrinya tersenyum, seperti menganggapnya tak ada kejadian. Dan itu memang benar, belum ada kejadian. Tapi dia--entah mengapa-- sejak saat diangkat sebagai kepala dinas di lingkungan kantor itu, cukup membuatnya resah. Resah? Bukankah itu sebuah harapan dan anugerah? Sebagai hasil prestasi? Ya. Ia telah menganggap dirinya pantas untuk memegang pucuk pimpinan di lingkungan kantor itu. Ia merasa giat dan pantas mendulang prestasi. Tentu semua itu harapan yang gemilang.

Saat-saat seperti itu ia akan memijit kening dengan lebih dulu mengoles balsem. Sesuatu hal yang tak terduga begitu menyentak menyerang pikirannya. Menerornya dengan tatapan tajam, dan ia memejam. Menggeleng. Hatinya bergemuruh lagi, sulit untuk ia redakan. Apalagi setelah istrinya mengatakan hal yang lebih menusuk. ‘’Semalam Bu RT cerita padaku. Bahwa orang-orang di pos ronda berhasil menangkap seorang maling. Maling itu memar dipukul saat diintrogasi karena ia tak mau mengaku. Setelah babak belur, baru ia mengaku telah mencuri uang dari rumah Pak Haji Dingklik sebanyak ratusan juta. Pipinya biru, bibirnya pecah, dan matanya lebam. Ya, salah sendiri ia maling...’’ Ia merinding mendengar istrinya bercerita. Baginya cerita itu begitu menusuk. Mampu mengoyak perasaannya. Betapa beratnya yang diterima maling itu. Tapi bukankah maling tik perlu dikasihani? Dan untuk apa pula merampas hak orang lain? Apakah maling itu tak memiliki pekerjaan sehingga berani berbuat hal yang merugikan dirinya sendiri? Ia tak habis pikir. Dan keningnya terasa kian berdenyut. Ia menambah lagi olesan balsem. Memijitnya

dengan keras-keras... ***

Malam mendung. Angin begitu simpang siur bertiup, menabrak pepohonan dengan sembrono. Beberapa pohon tampak miring kanan-kiri. Sesekali terlihat kilat menyalip malam dan terdengar gemuruh yang beruntun. Dalam pusaran angin yang menabraknabrak itu terdengar ranting-ranting dan dahan-dahan pepohonan yang jatuh. Terdengar juga buah kelapa yang ikut jatuh menimpa atap seng kamar mandi. Dan yang lebih menjengkelkan... keadaan itu membuat listrik padam. Istrinya telah tertidur lelap. Entah mengapa ia makin merasa ketakutan. Dan yang membuatnya jengkel sejak satu jam yang lewat matanya tak dapat terkatup untuk segera pulas tertidur. Ia membayangkan kepulasan dalam tidur yang nikmat di setiap malam. Tapi akhir-akhir ini ia tak tahu mengapa begitu sulit untuk mendambakan tidur yang pulas dan nikmat. Malam-malam ibarat siksaan baginya saat ini. Dan kegelapan malam yang hanya diterangi lampu minyak tanah itu membuatnya terasa mencekam. Ia memasang selimut lebih tebal. Rintik-rintik gerimis telah turun menderu di atas genteng. Sayup-sayup suara kentungan terdengar dari pos ronda yang berada di simpang jalan. Ia tak dapat menyangka apakah rumahnya juga akan disinggahi maling sep-

erti rumah-rumah elit yang akhirakhir ini ia dengar dari istrinya. Apalagi cerita maling yang tertangkap di rumah Pak Joki, seorang pejabat teras di kota itu. Maling itu menertawakan tuan rumah, padahal ia telah dipukul habis-habisan oleh para tetangga. Tapi maling itu, yang anehnya tak seperti merasakan sakit oleh tamparan, tinju dan tendangan. Ia tetap menertawakan Pak Joki sambil juga meneriaki maling pada Pak Joki, yang membuat lelaki paroh baya itu murka dan turut juga menendangnya. Hujan akhirnya turun dengan deras. Malam masih gelap. Hatinya terus bergejolak dan gemuruh. Ia teringat pekerjaan di kantor. Tentang berbagai macam proyek dan kerja sama yang menggiurkan. Negosiasi yang menjanjikan. Juga uang-uang sampingan dan pesangon yang membuat hatinya makin melambung. Dan... dari segala bentuk proposal yang telah ditandatanganinya, menjadikannya seperti orang terkaya yang mampu memiliki harta apa saja. Gaung mulut manis istrinya yang ingin mobil merek terbaru, sepeda motor untuk anaknya, beli rumah di Perumnas, usaha kapal, perabotan dan tabungan untuk pembiayaan dana kampanye karena sebentar lagi ia juga akan mencalonkan diri sebagai legislatif. Ah... sungguh hal yang besar dan banyak sekali. Ia memejamkan mata dengan berat tapi tetap kantuk tak juga singgah. Ia masih berpikir mengapa maling itu menertawakan Pak Joki? Dan juga orang-orang elit di perumahan itu. Apakah maling itu juga suatu saat akan singgah ke rumahnya? Menjarah segala apa yang ada di rumahnya. Dan ia juga akan ditertawakan oleh maling itu. Ia tak habis pikir. Ah... sungguh kasihan maling-maling

itu, ia mencuri karena terpaksa. Karena suatu tuntutan hidup yang mendesak untuk sekadar mengisi perut yang perih karena lapar. Sedang orang-orang yang menjadi targetnya adalah orangorang kaya yang bergelimang harta karena... ia berpikir ragu. Mengapa ia harus berhenti untuk mengatakan hal-hal jujur? Ia menggeleng dalam diam dan napasnya naik turun tak tentu arah. Ia kembali teringat segala urusan kantor. Tentang royaltiroyalti yang telah didapatkannya selama ini. Ya, tentang segala macam proyek yang diurusnya dan tentang simpang siur dana yang dicairkan, juga uang pelicin dari seluruh bentuk ketidakseimbangan dalam proses kerja dan... segala tetek-bengek yang tak lazim diikutsertakan dalam bentuk kerja yang dilakukannya. Tibatiba ia ingin menjerit dalam keremangan lampu minyak itu. Segala bentuk ketimpangan dari segala yang telah dilakukannya membuat hatinya tak merasa nyaman. Dan akhir-akhir ini musim maling membuatnya makin mencekam.... Dan... mendadak ia dikejutkan bunyi kaca yang pecah. Ia sempat meneliti dengan menajamkan telinga arah itu dari belakang, apakah dari kamar mandi? Dadanya bergemuruh hebat. Darahnya berdesir kuat. Ia coba membangunkan istrinya, tapi sial, istrinya tak bergeming sedikitpun, tapi tambah makin mendengkur pulas. Ia makin cemas.*** Telukbelitung, 8 Juni 2012 Cerpenis Pernah berproses di FLP Riau. Tulisan telah dimuat di berbagai media dan terangkum dalam beberapa antologi bersama. Kini menjadi tenaga guru di sebuah sekolah kejuruan.


10

Buka Puasa dengan Aneka Kolak

Fatmawati SKM, M.Kes Kendari, KP Berpuasa di hari pertama kemungkinan akan terasa berat. Selain karena kebiasaan makan dan ngemil, kemungkinan tubuh juga akan kaget karena hanya makan pada sore dan subuh hari. Menurut Fatmawati SKM.,M. Kes, ahli gizi Kendari, di hari pertama berbuka sebaiknya awali dengan kolak. Menu lain bisa juga dengan meminum air hangat dan buah kurma. “Karena masih tahap penyesuaian, jangan makan sekaligus tapi makan sedikit demi sedikit. Sebaiknya awali dengan makanan ringan seperti kolak,� terangnya. Intinya untuk menu berbuka puasa, apa lagi di hari pertama hindari makanan yang asam dan pedis. Karena hal ini bisa menimbulkan gangguan pada lambung apa lagi bagi penderita maag. Untuk itu berbagai menu sejenis kolak bisa kita buat misalnya kolak pisang, kolak jagung, bubur kacang hijau, kolak timun suri, kolak labu kuning, es buah, es kelapa muda, dan lainnya. Selain segar dengan aneka makanan ini lambung akan terasa dingin dan aman di lambung sehingga sangat cocok bagi siapa saja. Setelah solat Magrib barulan kita mengosumsi makanan berat seperti nasi. (m2)

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012


11

Kendari Pos |Sabtu, 21 Juli 2012

Presiden SBY berbincang dengan Ramos Horta, Thaksin Shinawatra, dan Anwar Ibrahim disela menghadiri peluncuran Jurnal Strategic Review dan Forum Strategic Review yang pertama, di Hotel ShangriLa, Jakarta, Selasa (17/7). Strategic Review merupakan jurnal triwulan yang berisi kumpulan tulisan mengenai masalah-masalah kepemimpinan, kebijakan, dan hubungan internasional.

ABROR RIZKI / RUMGAPRES

SBY Teken Perpres BPIH Jakarta,KP Pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2012 bisa segera dilakukan. presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2012 tentang BPIH Tahun 1433 Hijriyah/ 2012. Perpres tersebut merupakan pengganti Perpres Nomor 51 Tahun 2011. Biaya haji yang ditetapkan dalam perpres tersebut sesuai dengan yang diputuskan saat pembahasan antara pemerintah melalui menteri agama (Menag) dengan DPR. Untuk tahun ini, ongkos naik haji terendah adalah embarkasi Aceh, yakni sebesar USD 3.328 dollar. Sementara

biaya tertinggi adalah Makassar, yakni USD 3.882. Sedangkan untuk sepuluh embarkasi lain, besaran biaya hajinya adalah Medan sebesar USD 3.388, Batam (USD 3.468), Padang (USD 3.404), Palembang (USD 3.456), dan Jakarta (USD 3.638). Kemudian embarkasi Solo sebesar (USD 3.617), Surabaya (USD 3.738), Banjarmasin (USD 3.808), Balikpapan (USD 3.819), dan Lombok (USD 3.857). Biaya tersebut meliputi biaya penerbangan haji, pemondokan di Makkah dan Madinah, serta living cost selama menunaikan ibadah haji. “Pembayaran BPIH Tahun 1433H/2012M dilakukan dengan mata uang dolar Amerika atau

mata uang rupiah, sesuai kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku sama pada hari dan tanggal pembayaran,”bunyiperprestentang BPIHitu.BIakanmenyiapkanvaluta asing sesuai dengan kebutuhan pembayaran BPIH. “BPIH disetorkan kepada rekening Agama melalui Bank Penerima Setoran (BPS) “ BPIH,” bunyi Pasal 5 Perpres tersebut. Perpres tersebut nantinya akan menjadi dasar penerbitan Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang pelunasan BPIH reguler. Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat sebelumnya menuturkan, seperti tahuntahun sebelummya, pelunasan BPIH reguler direncanakan berjalan maksimal dalam dua

kali masa perpanjangan. Perpanjangan itu untuk mengakomodasi potensi ada jamaah yang masih belum mampu menyediakan uang pelunasan. Jika sampai dua kali masa perpanjangan ada jamaah yang belum bisa melakukan pelunasan BPIH reguler, otomatis kursi akan ditarik dulu ke Kemenag pusat. Selanjutnya kursi yang tidak terpenuhi tadi didistribusikan lagi ke daerah sekaligus dengan tambahan kuota haji pemberian kerjaan Arab Saudi. “Harga riil biaya haji reguler baru bisa diketahui ketika pelaksanaan masa pelunasan BPIH. Sebab kita menetapkan BPIH berdasarkan mata uang dolar AS,” katanya. (fal)

Stadion Bentuknya Seperti Sampan Background ....... mental berupa gaya arsitektural gedung-gedung pencakar langit di kota Pekanbaru. “Kita melintas di Jalan Jenderal Sudirman. Di ujung jalan ini ada Chevron Area. Lalu, ada pembangunan jembatan Rp 460 M, berteknologi cable stay, yang memotong Sungai Siak. Di sebelah kanan ada Jatra Hotel, Grand Zuri Hotel, dan Mall Pekanbaru. Di sebelah kiri ada Aston Hotel. Di kiri dan kanan ini tanahnya masih milik pemprov, yang akan direncanakan untuk citywalk,” ujar Rusli Zainal. Memasuki kawasan kota tua, Rusli Zainal juga menjelaskan history Old Pekanbaru, yang dekat dengan China Town. Ornamen-ornamen Tionghoa dengan warna merah, kuning dan lampion bulat-bulat menjadi ciri khas di semua kampung Pecinan di seluruh dunia. “Ini adalah sungai Siak, sungai dengan kedalaman 300 meter, yang membelah kota Pekanbaru. Kapal 40.000 Dwt bisa melintas di sungai ini. Ada empat sungai di Provinsi Riau ini, yakni sungai Indragiri, sungai Rokan, sungai Siak, dan sungai Kampar. Wisata air sedang dipersiapkan sungai Siak dan Sungai Kampar. Karena itu, jembatan bentang panjang menjadi salah satu pembuka

akses kota yang sangat penting,” jelas pimpinan daerah yang visioner ini. Memasuki kompleks Rubai Sport Center, rombongan berkeliling sambil menyaksikan model arsitektur yang modern, minimalis, tetapi tetap memiliki sentuhan budaya Melayu. Dari stadion sepak bola Kaharudin Nasution, lalu ke stadion senam, stadion bela diri, stadion atletik (stadion madya), stadion renang, dan atlet village. “Semua sedang kami kebut, kami renovasi dan kami rehabilitasi dengan baik. Bulan Agustus 2012, semua harus sudah klir. Kolam renang sedang diperbaiki, dari 8 lintasan menjadi 10 lintasan,” jelas Rusli Zainal yang sudah dua periode menjabat gubernur itu. “Stadion Kaharudin Nasution di Rumbai Sport Center ini juga dipakai babak penyisihan AFC U-22. Semifinal-Final nya baru digelar di Main Stadium Riau. AFC selalu mensyaratnya, kota yang hanya memiliki dua stadion yang bisa menjadi tuan rumah. Dan Riau sangat meyakinkan dengan dua fasilitas kompetisi sepak bola itu,” ungkap pria yang lahir pada 3 Desember 1957 itu. Banyak venues yang juga dibangun di kampus-kampus. Seperti wushu, anggar, softball, yang semuanya didesain dengan performa yang berkelas. Termasuk juga kampus Politeknik

Chevron, Caltex yang dilalui rombongan bus. “Alumninya cukup sukses menyebar. Ada yang bekerja di Dubai, Oman, dan negara-negara penghasil minyak dunia. Dosen-dosenya juga cukup kompeten, karena berasal dari CPI – Caltex Pacific Indonesia. Pusat minyak nasional itu ada di Riau. Karena itu, sejak tahun 1931, Caltex sudah melakukan eksplorasi di provinsi ini,” jelas Gubernur Riau ke-11 yang pintar mengaji dan memiliki suara emas itu. Supporting dari swasta juga cukup signifikan, nilainya sudah lebih dari Rp 160 M. Misalnya, Chevron membantu gedung beladiri yang bentuknya seperti kepala manusia, senilai Rp 60 M. Di pintunya, ada gambar sabuk merah yang khas untuk olahraga beladiri. Lapangan tenis dibangun PTP V dengan biaya sekitar Rp 40 M. Gedung Bowling juga sekitar Rp 50 M dibangun oleh Pekanbaru Riau Townsquere, 28 lintasan, 24 publik, 4 lintasan ekskutif. Diperkirakan akhir Agustus 2012 selesai. Barang-barang untuk bowling itu sudah didatangkan dari China. “Kami senang, swasta juga sangat partisipatif, dengan support yang tidak main-main. Ini cukup membanggakan,” jelas Bupati Indragiri Hilir periode 1999-2003 ini. Stadion atletik, juga sempat

Semoga Ada Berkah Anak ....... Sebagai istri, Deswita ingin menikmati momen melayani suami saat sahur tiba. “Ini kan Ramadan pertama sama suami, jujur sih aku excited. Nggak sabar ngerasain gimana nyiapin sahur buat suami di rumah, hal yang sebelumnya nggak pernah aku lakuin,” tuturnya. Meskipun menikmati pekerjaannya di dunia hiburan, wanita 32 tahun itu tetap ingin fokus menjadiiburumahtanggayangbaikbagi suami.Terlebih,iapunmenambahkan dirinya ingin segera hamil dan memiliki anak. Untuk itu, di bulan Ramadan tahun ini, selain ingin beribadah untuk memperoleh berkah dalam karier dan kehidupan rumah tangga, ia pun ingin menuai berkah punya keturunan secepat mungkin. Meski mengaku tak menjalani program punya anak secara medis, ia dan Ferry tak berhenti berusaha untuk segera dianugerahi keturunan. “Doain ya semoga berkah di bulan Ramadan, bukan hanya materi tapi berkah anak juga,” ucapnya dengan nada serius. (bas)

ditinjau romobongan, dengan lintasan sintetik berwarna biru buatan Negeri Kincir Angin, Belanda. Di samping stadion atletik itu, yang sedang dibangun stadion beladiri, semula akan dibangun lapangan tembak, yang belakangan sering diekspose karena menjadi persoalan hukum itu. Tetapi, lokasi itu terlalu dekat dengan stadion atletik, dan stadion senam, yang membutuhkan konsentrasi tinggi. “Karena itu kami pindahkan ke lokasi baru, yang jaraknya juga dekat dengan venue. Saat ini masih 70 persen, jadi akan ada kebijakan minimalis, tetapi tetap fungsional,” kata dia. Di stadion utama Riau degan kapasitas 43.000 tempat duduk, yang akan dijadikan lokasi opening dan closing ceremony, para pemred langsung turut menyaksikan pertandingan PSSI U-22 v Jepang. Tidak penting, hasilnya kalah 1-5, tetapi fasilitas stadion sudah berfungsi hampir 100 persen. Lighting, sound system, rumput, fasilitas VIP, meja wartawan peliput, LED, kursi stadion, semua sudah ready. “Kualitas stadion kami tidak kalah cantik dengan stadion lain di Indonesia. Kalau dari jauh, bentuknya seperti kapal, karena ada sampan yang menjadi pilar berdirinya gedung itu,” tuturnya. (don/ bersambung)

Luna-Tari Masih Tersangka Video Porno Jakarta,KP Artis cantik Luna Maya dan Cut Tari hingga saat ini masih tetap berstatus tersangka dalam kasus video porno yang melibatkan keduanya bersama Nazriel Ilham alias Ariel. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Agus Rianto, menyatakan bahwa berkas perkara keduanya pun masih bolak-balik antara penyidik Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. “ Polr i s ekarang masih melakukan upaya-upaya memenuhi petunjuk yang diberikan Kejaksaan. Termasuk di

dalamnya kita melakukan komunikasi, koordinasi, gelar perkara internal sehingga teman-teman penyidik dapat memastikan kasus ini akan kemana,” kata Agus di kantor Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/7). Agus sendiri enggan menyebutkan petunjuk Kejaksaan Agung tentang berkas berkas perkara Luna dan Tari yang harus dilengkapi. Ia justru menegaskan publik tak perlu khawatir apabila terjadi pelanggaran. Sebab, Mabes Polri memiliki tim pengawas penyidik yang akan mengawasi

penyidik dalam pengusutan kasus. “Tidak bisa saya sampaikan, yang jelas ada petunjuk untuk dipenuhi. Mungkin temanteman capek, penyidik juga capek. Tapi jangan khawatir, kasus ini tetap kita ikuti, monitor dan awasi,” jelasnya. Saat ini, kata Agus, Luna dan Cut Tari masih harus tetap memenuhi aturan wajib lapor, karena keduanya berstatus tersangka. “Mekanismenya seperti itu. Selama berkas masih kita tangani kewajiban orang yang berperkara memang harus dilaksanakan,” tandas Agus.(flo)

Lima Bulan Diberi Waktu tapi Bandel Dosen ....... “Mahasiswa membayar SPP hanya diberikan slip biasa dan ada juga kwitansi bank, tapi tidak ada stempelnya,” katanya lagi. Diketahuinya, uang SPP mahasiswa tersebut tidak sampai ke bank yakni saat pihak yayasan mengkroscek, namun terlihat masih banyak mahasiswa belum bayar SPP pada semester ganjil 2011. Sehingga pihak yayasan langsung mempertayakan pada pihak akademik. “Pada agustrus 2011, setelah yayasan kroscek melalui rekening koran banyak mahasiswa belum bayar SPP. Sehingga yayasan mempertakan pada pihak akademik dan diumumkan mahasiswa yang belum bayar tidak bisa ikut ujian semester,” jelasnya. Mendegar informasi tersebut, mahasiswa tidak tinggal diam, sehingga langsung melapor dan menyampaikan pada pihak pimpinan akademik, bahwa mereka telah membayar pada Santi. Setelah diketahui dan didesak ternyata pelaku mengaku bahwa uang yang dikumpulkan tidak disetor pada pihak bank “Santi pun diberhentikan menjadi dosen. Namun ia berjanji akan mengembalikan dengan cara mencicil semua

uang SPP tersebut. Tapi sampai sekarang belum lunas,” tandasnya. Sejumlah mahasiswa AKL mengaku tidak tenang karena uang SPP tak kunjung dibayar, padahal ujian semeter akan segera dilakukan. Akhirnya mereka melaporkan pada pihak kepolisian. “Kita langsung melapor pada Polsek Poasia Februari 2012. Karena dari 88 juta yang belum dibayar Rp. 49.500.00 juta,” ungkap Arfan, ketua BEM AKL. Namun, atas laporan tersebut, Santi berjanji akan segera melunasi semua uang tersebut, sehingga mahasiswa memberikan lagi kesempatan selama lima bulan. Namun sampai kini tidak kunjung terbayar. Padahal perjanjian tersebut atas mediasi dengan pihak kepolisian yakni Polsek Poasia, namun tidak diindahkan. “Batas berjanjiannya habis Kamis kemarin (19/7). Sehingga kami langsung mendesak Polsek Poasia untuk segera menangkap dan harus dipenjarakan. Sudah cukup kita menunggu dan bersabar,” tegasnya dengan nada keras dan kesal. Bukan hanya itu, Arfan mengaku selain 88 juta uang SPP, uang kemitraan juga digelapkan seperti pembayaran uang bangunan dan seragam mahasiswa baru. Sehingga jumlahnya bisa mencapai 100 juta.

Kapolsek Poasia Kompol Drs. Abdullah mengakui sudah menahan tersangka. Sudah cukup memberikan waktu agar dapat diselesaikan secara baik, namun tersangka tidak mengindahkan. “kemarin (19/7) pukul 16.00 Wita kami tahan. Karena memang semua bukti-bukti berkas sudah kami kumpulkan, sebab secara kemanusiaan sudah cukup toleransi diberikan waktu untuk bayar atas kepakaran mahasiswa sendiri,” tegasnya. Kapolsek juga mengakui bahwa sejak Februari mahasiswa melapor, namun atas kesepakatan itu diberikan waktu lima bulan, namun janjinya tidak ditepati sampai sekarang. Sehingga Kasus itu, merupakan penipuan karena telah merugikan banyak orang. “Mahasiswa sudah tidak terima karena di janji-janji terus, sehingga kami akan segera proses secara hukum. Ini merupakan penipuan. Tersangka dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara,” paparnya lagi. Saat ditemui di Polsek Poasia, Santi berdiam diri. Ia baru saja menjalani pemeriksaan. Saat ditanya soal uang SPP, santi mengaku tidak tahu. “Suami saya lagi cari uang untuk dikembalikan satu dua hari ini,” jawab Santi. (p2)


12

IKLAN

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

+


Info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613

sabtu, 21 juli 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

H-1 Puasa,

PenumPang normal

Kendari, KP Jelang H-1 ramadhan, 20 Juli kemarin, tak terlihat lagi antrian di loket penjualan pelayaran PT. Dharma Indah MV. Express Cantika maupun agen PT. Daka Lintas Samudera MV. Sagori Ekspress. Padahal sejak H-5 hingga H-2 tampak padatnya penumpang mengantri memperoleh tiket. Itu ditengarai akibat infor-

masi beredar dimasyarakat jika ramadhan ditetapkan Jumat (kemarin) sehingga mereka berencana mudik sebelum hari awal pelaksanaan . Staf ticketing Dharma Indah, Lia Renny mengakui, penjualan tiket pada H-1 kembali normal. Itu berbeda dengan intensitas lima hari lalu yang meningkat. “ Jika pada hari-hari normal perusa-

haan hanya menggunakan dua unit kapal cepat, tapi karena banyaknya penumpang, maka ditambah dua unit lagi. Informasinya, awal ramadhan yang semula diperkirakan pada hari Jumat, ternyata berubah jadi Sabtu (hari ini),’’ ceritanya. Kondisi serupa juga di-

Baca penumpang di Hal 14

MAS JAYA/KENDARI POS

Arus mudik jelang puasa perdana di Pelabuhan Kendari, kemarin. Tak ada lonjakan signifikan yang terlihat, karena hari-hari sebelumnya para penumpang lebih dulu berangkat, sehingga tak terjadi kepadatan.

24 Napi Diusul Bebas INDRI/KENDARI POS

Gubernur Sultra, H. Nur Alam ketika melantik Hj. Hayati Hasan sebagai Direktur Umum Bank Pembangunan Daerah, kemarin.

Ipar Gubernur Jadi Dirum BPD Posisi direktur umum (Dirum) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra yang sempat kosong sejak beberapa bulan lalu, sejak kemarin telah diisi Hj. Hayati Hasan, SE. Gubernur Sultra, H. Nur Alam sendiri yang memimpin prosesi seremoni tersebut di Aula BPD Sultra. Hj. Hayati Hasan tak lain adalah saudara Hj. Tina Asnawati,

Kendari, KP Momentum HUT RI 17 Agustus mendatang dan Idul Fitri yang hampir bersamaan tahun ini akan membuat banyak narapidana di Sultra tersenyum lebar. Masa tahanan mereka bisa jadi mendapat ‘”diskon” sekaligus melalui usulan remisi. Dari 937 Napi se-Sultra, pihak Kemenkumham kini tengah mengkaji usulan remisi 21 tahanan Rutan dan Lapas untuk dibebaskan melalui remisi. “ Dalam peringatan HUT kemerdekaan diusulkan 12 Napi mendapat RU II (remisi umum langsung bebas). Sedangkan Idul Fitri diusulkan 9 napi mendapat RK II (remisi khusus langsung bebas),” rinci Kabid Keamanan dan Pembinaan Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sultra,

Erwedi Supriyatno, kemarin. Selain itu, juga diusulkan 641 narapidana untuk mendapat RU 1 (remisi umum dengan masa penahanan masih berlanjut) sebanyak 641 orang dan 614 menerima RK 1 (remisi khusus masa penahanan masih berlanjut). Pemberian remisi nantinya disesuikan dengan masa tahanan yang telah dijalani. Namun, untuk remisi umum tiap 17 Agustus selama satu bulan, diberikan kepada Napi yang telah menjalani hukuman satu tahunan. Sedangkan remisi khusus (RK) hari keagamaan diberikan potongan hukuman 15 hari. “ Selanjutnya satu tahun kedua akan diberikan RU, tiga bulan sampai seter-

Baca napi di Hal 14

Mitan “Bakar” Transaksi Pasar Murah

Baca ipar di Hal 14

munculan. Pedagang jajanan yang biasa beroperasi di tepi jalan menjajakan penganan berbuka puasa akan menjadi

Kendari, KP Nilai transaksi pada pasar murah yang digelar Disperindag Sulta bekerjasama dengan Pertamina dan Bulog serta beberapa distributor di Kota Kendari terus mengalami peningkatan. Selama empat hari pelaksanaan sejak tanggal 16 Juli hingga 9 Juli lalu, nilai transaksi penjualan untuk semua BUMN dan distributor disebut mencapai Rp. 150 juta. Nilai ini lebih besar dari angka penjualan pada pelaksanaan pasar murah tahun lalu yang hanya berada pada kisaran Rp. 100 juta. Kasi Pengembangan Pasar dan Informasi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Darmin, SE menjelakan, peningkatan tersebut karena keikutsertaan Pertamina menyalurkan minyak tanah (Mitan) den-

Baca pKL di Hal 14

Baca mitan di Hal 14

SUWARJONO/KENDARI POS

Memasuki ramadhan, banyak pedagang musiman yang kemudian bermunculan dan “menghiasai” sejumlah titik jalan strategis. Aparat Satpol PP Kota Kendari akan melakukan penertiban bila aktivitas itu menyebabkan kemacetan lalulintas dan kesemrawutan.

PKL Menjamur, Satpol PP Patroli Kendari, KP Bulan suci ramadhan selalu akan disambut penuh suka cita oleh seluruh masyarakat. Tak hanya ibadah, peluang-peluang bisnis musiman pun ber-


16

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

Pemerintah dan Masyarakat Harus Sinergi Kawal Ketertiban Ramadhan

Jadwal Waktu Shalat Tarwih Tahun 2012 M / 1433 H

Mutiara Hadist Keutamaan berpuasa: “Diriwayatkan dari Sahl bin Saad r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya di dalam Surga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk seorangpun kecuali mereka. Kelak akan ada pengumuman: Di manakah orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun masuk melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir dari mereka telah masuk, pintu tadi ditutup kembali. Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya” (Bukhari-Muslim) “Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun” (Bukhari-Muslim)

Kendari, KP Tak cukup dengan larangan tempat hiburan malam beroperasi selama bulan Ramadhan. Demi menjaga ketertiban pelaksanaan ibadah puasa, masyarakat juga perlu mengambil bagian untuk mengawal bulan suci umat muslim ini. KH. Mudhar Bintang, Kakanwil Kemenag Sultra menilai, persoalan yang kerap terjadi jelang atau selama

Ramadhan, semisal sweeping liar yang dilakukan Ormas atau kelompok masyarakat menandakan pemerintah dan masyarakat belum sinergi dalam mengawal Ramadhan. “Adanya swepping liar yang dilakukan Ormas atau kelompok masyarakat adalah bentuk protes terhadap kerja pemerintah yang belum tuntas dalam menyongsong Ramadhan,” ujarnya, kemarin. Menurutnya, masyarakat yang beriman pasti akan tersinggung jika sedang berpuasa dan tempat hiburan malam serta rumah makan masih terbuka. “Seharusnya, pemerintah sudah mem-

bereskan permasalahan seperti ini, sehingga tidak lagi memancing aksi reaktif masyarakat untuk menertibkannya. Jika sudah kelompok masyarakat yang turun menertibkan dikhawatirkan juga dapat memunculkan permasalahan baru yang berhubungan dengan ketertiban,” jelasnya. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi dalam mengawal Ramadhan. Pemerintah melaksanakan tugasnya dengan melakukan penertiban di segala lini yang dapat mengganggu kekhusuan pelaksanaan Ramadhan. Masyarakat

pun jangan diharapkan agar tidak begitu reaktif. Jika, menemukan ada masalah maka segera laporkan kepada pihak terkait da biarkan pemerintah yang menyelesaikannya. “Kita juga perlu saling menghargai. Masyarakat yang biasanya membuka warung makan di siang hari, harapannya untuk menghargai mayoritas orangorang yang tengah berpuasa, serta mematuhi instruksi pemerintah. Hal ini juga berlaku bagi pengusaha tempat hiburan malam dan lain-lainnya. Dengan bagitu, Insya Allah Ramadhan bisa berlangsung dengan tertib,” tutupnya. (p4)

Warga Anggoeya Sambut Safari Suzuki-Kendari Pos Dimeriahkan TPA dan Majelis Taklim Kendari, KP Hari ke-2, gelaran Safari Ramadhan suzuki-Kendari Pos di Mesjid Jami’atul Jannah Kelurahan Anggoeya. Tak sekadar silaturahmi dengan warga sekitar, tim safari mengadakan perlombaan menghapal surat pendek, lomba ceramah dan shalawatan. Tak hanya warga sekitar, acara yang digelar tersebut berlangsung meriah tersebut juga melibatkan lima Tempat Pengajian Al-Qur’an (TPA) dan tiga kelompok ibu majelis Taklim. Supervisor Promotion PT Sinar Galesong Pratama Kendari, Ugas S.Sos mengatakan kegiatan perlombaan dimaksudkan untuk membentuk mental spiritual anak yang bernafaskan islam. Seperti lomba dai cilik dan lomba menghafal surat pendek misalkan, hal ini dapat membentuk mental dan kepercayaan diri anak. selain itu, dijadikan momentum untuk kembali menghafal surat pendek bagi anakanak sebab kelak akan terus diingat hingga kelak dewasa. “Ini tentu menjadi bekal dalam praktik peribadatan sehari-hari. Atas dasar kondisi dan manfaat ini, perlu kiranya ada peningkatan kualitas pengajaran hafalan surat pendek maupun kepercayaan diri anak. Sedangkan lomba shalawatan Ibu-ibu majelis Taklim sebenarnya bukan hal yang direncanakan, namun karena adanya permintaan dari kelompok

Supervisor Promotion PT Sinar Galesong Pratama, Ugas S.Sos saat menyerahkan hadiah bagi pemenang. majelis taklim maka nomor ini kami lombakan,”ujarnya. Setelah melalui tahap penyisian hingga final, akhirnya untuk pemenang kategori menghafal surat pendek, juara pertama diraih Zahra dan pemenang ke-2 dan ke-3 diraih Pardi dan Hafidz. Untuk pemenang kategori da’i

cilik diraih oleh Nurdin, sebagai pemenang ke-2 faisal dan ke-3 diraih oleh Afdhol. Selanjutnya, shalawatan untuk kelompok majelis taklim dimenangi MT.Aiyah disusul oleh MT. Fatimmah Azzahrah dan MT.Zaenab. Ketua pengurus Mesjid Jami’atul Jannah, H. Nur Alfiq memberikan

Amal/KP

apresiasi terkait kegiatan tersebut. Menurutnya, semoga Safari Ramadhan Suzuki-Kendari Pos tetap terus berlangsung, selain sebagai momentum dalam menyambut Ramadhan juga menjadi sarana edukasi dalam mendidik anak-anak, apalagi yang bernuansa Islami. (p1/lia)

Sahur Keliling Bersama Kendari Pos Didukung Golkar Sultra Kendari, KP Ramadhan 1433 H di Kota Kendari dipastikan makin semarak dengan hadirnya Sahur Keliling Bersama Kendari Pos yang mengandeng DPD Partai Golkar Sultra. Hari pertama, kegiatan dipusatkan di panti asuhan, Sabtu (21/7). “Kami akan mengawali sahur Keliling Bersama Kendari Pos-DPD Partai Golkar selama dua malam. Malam pertama di panti asuhan, dan malam kedua sasarannya warga kurang mampu,” kata Rustam, Manager Event Organiz-

er Harian Pagi Kendari Pos. Tak hanya DPD Partai Golkar Sultra, acara Sahur Keliling Bersama Kendari Pos juga bisa diikuti perseorangan, perusahaan swasta maupun pemerintah, instansi pemerintah, partai politik, dan pihak-pihak yang ingin berbagi di Bulan Ramadan tahun 2012. Harian Pagi Kendari Pos, dalam hal ini divisi Intermedia Promotion Event Organizer Kendari Pos yang akan melaksanakan secara teknis mulai dari target sasaran sahur keliling, mempersiapkan menu makanan sahur hingga mengkoordinasikan ke pihak-pihak yang berwenang. Kegia-

tan dilaksanakan dengan cara keliling di tempat-tempat yang telah didata sebagai target menjelang sahur, sekitar pukul 02.30 hingga 03.25. “Bagi masyarakat yang ingin bergabung bergabung bersama tim Sahur Keliling Bersama Kendari Pos minimal menyiapkan 50 dos kotak makanan dan minuman. Selain itu setiap peserta dikenakan kontribusi kepada penyelenggara event yakni ke Intermedia Promotion Event Organizer Kendari Pos per sekali pelaksanaan untuk perseorangan Rp 500 ribu, perusahaan swasta dan pemerintah Rp 750 ribu, instansi pemerintah 750 ribu,

perbankan Rp 750 ribu, dan patrai politik Rp 1.250.000 rupiah. Kunjungan Sahur Bersama Kendari Pos akan dilaksanakan secara door to door. Namun yang diutamakan adalah masyarakat kurang mampu. Hal ini sangat bermanfaat karena selain melaksanakan kewajiban beribadah puasa, dengan sahur bersama juga bisa membantu masyarakat yang kurang mampu. Tak hanya makanan saja, bagi instansi atau lainnya yang ingin Sahur Keliling Bersama Kendari Pos juga bisa memberikan bantuan lainnya kepada target yang akan disambangi. (m2)

Anak-anak yang Mengais Rezeki di TPU Punggolaka

Bersihkan Makam Demi Baju Lebaran Bulan Ramadhan telah dijelaskan dalam Qur’an dan hadis, sebagai bulan yang penuh dengan berkah. Bukan hanya pahala yang dilipat gandakan, bulan yang dinantikan ini menjadi berkah bagi warga yang bermukim di sekitar TPU Punggolaka, Kendari. Awal puasa, biasanya menjadi moment mengais rezeki bagi anak-anak yang menawarkan jasa sebagai pembersih makam. Suwarjono-Kendari Jelang Ramadhan hingga memasuki pelaksanaan awal puasa, Tempat Pekuburan Umum (TPU) Punggolaka tidak saja diramaikan oleh peziarah makam. Saat masuk ke lokasi TPU, tak hanya sejumlah perempuan paruh baya yang akan ditemui peziarah, belasan anak yang menawarkan jasa sebagai pembersih makam sekaligus menjajakan, “Bunga... bunga murah bu, bonus air” akan menemani para pengunjung makam. Mereka yang menawarkan aneka jasa itu, mayoritas adalah anak usia sekolah yang berlarian mendekati peziarah, bermaksud merebut hati pengunjung sambil memegang sabit dan cangkul. Apalagi jika pengunjung makam turun dari mobil mewah ke pelataran pekuburan, kontan langsung diperebutkan. Mungkin saja, pengunjung makam yang menggunakan mobil mewah berminat dengan tawaran jasa mereka. Hmm, tentu hasil yang bisa diperoleh pun tidak mengecewakan. Bisa jadi itu menjadi harapan para anak-anak yang

ulfah/KP

Masyarakat sekitar TPU Punggolaka bersama anak mereka yang libur sekolah memanfaatkan momen menjelang ramadhan untuk mencari rezeki. tampak antusias menawarkan jasa. Saling tawar menawar dan beradu mulut seperti pedagang pun umumnya terjadi. Pembersih makam pun kadang saling cela dengan rekan-rekannya agar bisa mendapat perhatian dari peziarah. Ega bocah berusia 13 tahun nampak sibuk membersihkan makam salah satu peziarah.

Rupanya, anak lelaki itu menjadi ‘Big Boz’ karena ia memiliki rekan lebih dari lima orang untuk menuntaskan pekerjaan bersih makam. Tawar menawar pun terjadi. “Terima bersih dan tehel dicuci dengan deterjen Rp 20 ribu karena rumputnya juga banyak pak,” kata Ega ketika berbincang dengan seorang lelaki yang mendatangi lokasi pe-

makaman di blok B. Sepakat, Ega dan anak buahnya langsung beraksi mengambil sabit dan cangkul yang tajamnya masih diperhitungkan. Dalam waktu 15 menit, makam yang kotor disulap menjadi mengkilap sehingga peziarah nyaman duduk diatas cela batas makam dengan makam lainnya. Ega menurutkan selama tiga hari ini pendapatannya cukup lumayan. Ia bisa membawa pulang uang sebanyak Rp 90 ribu jumlah itu sudah keluar untuk dibagi kerekan-rekannya. Sudah lebih empat tahun, sepekan sebelum ibadah puasa Ramadhan banyak peziarah dari luar yang datang untuk menabur bunga dan membersihkan makam, sangat banyak. “Ya saya dengan teman-teman langsung kejar cari uang,” katanya, sambil tersenyum. Dengan nafas dan keringat bercucuran diwajahnya Ega mengaku selama bekerja sebagai pembersih makam musiman, ia cukup bangga. Karena uang hasil jerih payahnya bisa digunakan membeli pakaian lebaran dan itu terjadi selama empat tahun terakhir. Bukan hanya itu saja, uang yang diperolehnya juga diberikan pada ibunya untuk belanja makanan sahur dan jajanan berbuka puasa. Hal serupa dialami oleh Yasir (10) yang tinggal di sekitar TPU Punggolaka, Kendari. Dalam sehari bocah yang duduk dibangku kelas I SMP ini mengaku bisa membawa pulang uang Rp 50 ribu dalam kurun waktu 7 jam. Namun, kata dia, tidak semua peziarah memberikan upah kerja dalam jumlah besar. Terkadang hampir 20 me-

nit membersihkan, dirinya hanya diberik Rp 2 ribu saja. Meski sudah meminta tambahan tetap saja upah tidak bertambah. “Biasanya saya diomeli dengan peziarah makam karena meminta tambahan upah kak,” katanya, kemarin sambil memegang sabitnya. Rupanya jumlah makam yang ada di TPU Punggolaka sudah mendekati angka 16 ribu makam. Kepala Seksi Pemakaman Abdullah, mengungkapkan jumlah saat ini sebanyak 16 ribu makam yang terdiri dari makam Islam, Nasrani dan makam Tionghua. “Jumlah itu bisa bertambah karena ada puluhan makam yang belum sempat dihitung,”katanya, kemarin. Mengantisipasi kemacetan saat peziarah masuk dalam lokasi TPU, pihaknya telah membuat area parkir. Namun area parkir itu diprediksi tidak bisa menampung para peziarah makam karena lokasinya relatif sempit. Untuk itu, pihak pemakaman sudah menginformasikan kepada peziarah untuk memarkir kendaraanya dengan rapi dan tidak berada dibadan jalan. Tetapi hal itu tidak diindahkan oleh peziarah, kebanyakan dari mereka memarkir kendaraan ditempat paling dekat dengan makam yang akan dikunjungi. Akibatnya, kemacetan terus terjadi. Pihaknya juga telah menginformasikan mengunakan jalur lain yaitu jalur yang menghubungkan akses ke TPU seperti melewati jalan RS Jiwa. “Tetapi peziarah tidak mau repot dan mencari jalan yang dekat. Akibatnya mereka sendirilah yang rasakan dan harus beberapa jam terjebak dengan kemacetan,” katanya, kemarin. (***)


Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

Dzeko Pengganti Ibra? MILAN - Sudah 17 pemain AC Milan yang angkat kaki dari San Siro pada bursa transfer musim panas ini. Paling krusial adalah hengkangnya Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke klub Prancis Paris Saint Germain (PSG). Terus siapa penggantinya? Milan memang masih memiliki Alexandre Pato, Antonio Cassano, Robinho, dan Stephan El-Sharawy, tetapi kehilangan striker selevel Ibrahimovic jelas kehilangan besar. Makanya Milan butuh pengganti yang layak. Target teratas adalah striker Manchester City, Edin Dzeko. Striker asal

Vanessa Lawrens

Mainan Baru Balotelli MArIO Balotelli yang saat ini sedang menikmati liburan di pantai Ibiza Spanyol tertangkap kamera sedang mesra dengan model asal Prancis, Vanessa Lawrens. Model berambut blonde yang masih berumur 22 tahun tersebut terlihat sempat mendaratkan ciuman kepada striker bengal Manchester City itu. Vanessa yang berprofesi sebagai model, presenter serta penyanyi di jagad hiburan Prancis itu pekan lalu juga sempat menemani Mario bermain jet ski. Hanya dengan berbalut bikini keduanya asyik bermain air di pantai Spanyol itu. Pada malam harinya Mario yang sedang berlibur rehat kompetisi juga sempat dugem. Dirinya sempat bersua dengan Paris Hilton saat menikmati suasana klub malam di Spanyol, keduanya bahkan sempat berfoto bersama pula. (sun/lex)

Satgas PON Banyak yang Malas Kendari, KP Persiapan kontingen Sultra menghadapi PON Riau terlihat amburadul dan tanpa arah. Uang saku baru diberikan setelah atlet berunjuk rasa hingga menurunkan baliho Nur Alam, peralatan latihan rata-rata pinjaman dan sudah uzur, pemondokan tidak sehat. Rupanya, masalah tidak cukup sampai disitu, karena kini muncul lagi kabar bahwa Satuan Tugas (Satgas) PON yang ditugaskan mengawasi semua

Bosnia-Hervegovina itu sedang kurang nyaman di klubnya dan berkeinginan hengkang. Kebetulan, dia juga merupakan target lama Milan, ketika masih membela VfL Wolfsburg. Manajer City Roberto Mancini sempat menyatakan ogah melepas Dzeko, tetapi agennya, Sead Susic, menyatakan kemungkinan pindah tetap ada. Sebab, City sekarang kebanyakan Baca DZEKO di Hal. 18

aktivitas latihan dan kebutuhan atlet ternyata tidak berjalan optimal. Dari 38 orang Satgas, tidak semua aktiv melaksanakan tugas. Buktinya, ada diantara mereka yang hanya terkafer tapi tidak intens bekerja. Padahal, keberadaan mereka sangat penting untuk mempersiapkan secara utuh atlet daerah Sultra. “Kalau sekarang kelompok tiga yang betugas kami hanya tiga orang, setiap kelompok sudah dibagi dengan

tugas masing-masing,� ujar Isak panitia Satgas PON di Asrama Haji, saat betugas piket, kemarin. Ia menjelaskan, tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi yang diberikan. Katanya, menghadapi PON kali ini Satgas terbagi dalam tiga regu dan didominasi oleh para pejabat KONI Sultra itu, kelompok satu dan dua Baca SATGAS di Hal. 18

DOK/KP

Dzeko

Atlet yang dipersiapkan ikut PON di Riau kini sedang menjalani Pelatda yang dipusatkan di Asrama Haji. Sayangnya, berbagai masalah kini harus dihadapi atlet. Tidak aktifnya sejumlah Satgas ikut memperkeruh persiapan atlet karena tidak dikontrol penuh oleh petugas pendamping


18

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

Cabor Wushu Terancam Gagal ke Riau Kendari, KP Cabang olahraga Wushu, terancam tidak diikutkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII yang akan mulai dilaksanakan 9 September di Riau tahun ini. Rencana pencoretan ini diambil berdasarkan keputusan rapat Satgas setelah menyikapi tidak disiplinnya atlet tunggal Wushu, La Ode Maliki dalam menjalani proses latihan, selama Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) berlangsung. Panitia Satgas PON Soetoyo Lenohingide menuturkan, SK pencoretan akan segera dikeluarkan oleh KONI, sesuai aturan yang berlaku. Ia menjelaskan, beberapa kali Satgas yang memantau jalannya latihan tidak menemukan cabor termuda ini melaksanakan latihan. Dampaknya, seluruh uang yang diperuntuhkan tidak diberikan. “Memang sempat terjadi protes dari pelatihnya. Tapi, bagaimana kita mau akomodir jika fakta memang demikian,”cetusnya. Ketegasan yang diambil kata wakil sekretaris KONI Sultra ini, untuk memberikan contoh dan terhadap cabor lain jika terdapat atlet yang malas atau melakukan pelanggaran lainnya akan mendapatkan sanksi. Misalnya, teguran, pernyataan secara tertulis atau bisa saja langsung dikeluarkan tergantung pelanggaran yang dilakukan. Sementara itu, pelatih Wushu Sultra Ahmad Wahab menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Satgas. Ia membantah jika atletnya tidak melaksanakan latihan. Katanya, sejak awal pembukaan Pelatda atletnya intens berlatih. Tapi, kondisi itu berubah setelah atletnya yang akan turun di kelas 65 kilogram itu mendapatkan kabar jika isterinya melahirkan sehingga, memilih hengkang dari asrama Pelatda. “Kalau bilang berlatih ya kami latihan,”katanya. Meski mendapat kabar akan dicoret dari kontingen Sultra, pendiri olahraga Wushu di Sultra ini mengaku belum mendapatkan surat resmi dari KONI. Ia juga mempercayai jika keputusan itu datang langsung dari Ketua KONI H Nur Alam. Bahkan kata dia, tidak ada alasan untuk menahan dana olahraganya karena memang tidak mempunyai alasan yang jelas. “Padahal saya sudah menargetkan emas untuk atlet saya,”katanya, kesal. Lebih lanjut mantan pelatih karate Sultra ini mengharapkan, KONI tidak memberikan keputusan sepihak dalam mengambil sebuah kebijakan tapi harus intens memberikan perhatian dalam setiap aktivitas, melalui semangat kepada seluruh atlet agar setiap target yang diinginkan bisa tercapai. Khususnya, memperhatikan seluruh kebutuhan atlet, selama menjalani proses Pelatda. (m1)

Dzeko ................. striker dan Dzeko bukan lagi pilihan utama. “Transfer Dzeko ke Milan sangat mungkin terjadi. Sudah ada pembicaraan dan kita lihat saja apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan,” bilang Susic, seperti dilansir Goal. Lalu bagaimana dengan keinginan Dzeko sendiri? “Dia (Dzeko) menyukai Serie A dan dia sangat senang kepada Milan, itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Saat ini Milan butuh pengganti Ibrahimovic, jadi saya bisa bilang peluangnya 70 persen,” lanjut Susic. Namun, klaim Susic langsung dibantah City. “Klub ini tidak tahu siapa itu Mr. Sucic. Kami juga tidak pernah memberikan mandat kepada siapapun untuk mendiskusikan soal Edin Dzeko. Dia tetap pemain City,” jelas juru bicara City di situs resmi klub. Berbarengan dengan negosiasi Milan dengan Dzeko, Milan juga membicarakan kemungkinan menggaet striker klub Brazil Internacional Leandro Damiano. Untuk mendapatkan striker timnas Brazil pada Olimpiade 2012 London itu Milan harus bersaing dengan Tottenham Hotspur. Agen Damiao, Vinicius Prates, sudah melakukan pertemuan dengan Adriano Galliani, wakil presiden Milan. “Saya bertemu dengan dewan direksi Milan. Itu kontak pertama saya dengan mereka. Kita lihat saja apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan,” terang Prates kepada Terra. Ada striker lain yang juga dibicarakan akan menjadi pengganti Ibrahimovic, dia adalah Stevan Jovetic. Kebetulan, beberapa media memergoki Galliani sempat berbicara dengan direktur olahraga Fiorentina Daniele Prade. (ham)

Dana Atlet Sepakbola PON Akhirnya Dibayar Kendari, KP Seluruh atlet dan pelatih dari cabang olahraga sepakbola kini bisa bernafas lega. Penundaan pembayaran uang saku bagi mereka tak berlangsung lama. KONI akhirnya membayarkan intensif kepada cabang ini sebesar Rp 25,5 juta. Dana itu diserahkan langsung KONI Sultra kepada Ketua Pengprov PSSI Sultra Sabaruddin Labamba, di kantor KONI Sultra kemarin. Wakil Ketua III KONI Sultra Saemu Alwi membeberkan, pemberian intensif ini setelah meminta petunjuk dari Ketua KONI H Nur Alam dan penaggungjawab Pelatda H Saleh Lasata. Ia mengatakan, untuk sepakbola tidak ada lagi persoalan kepengurusan, karena seluruh atlet yang akan berlaga dalam naungan KONI. Masalah itu diserahkan kepada pihak masing-masing dan tidak boleh mempengaruhi posisi atlet dalam mengharumkan nama daerah. Dan atlet yang diberangkatkan adalah milik Sabaruddin yang telah berjasa dalam merebut tiket PON. “Solusinya, kapasitas Sabaruddin sebagai pejabat KONI, sedangkan Pengprov Hery Faisal sebagai Ketua Pengprov dan mereka berhak ke Riau bersama-sama, sedangkan manegernya bupati Konawe Selatan H Im-

Satgas ................. masing-masing berjumlah sembilan orang, dan kelompok tiga berjumlah 10 orang. Ditempat terpisah wakil ketua III KONI Sultra Saemu Alwi menyatakan, tidak maksimalnya Satgas tersebut akan dilaporkan langsung terhadap penaggung jawab Pelatda Saleh Lasata. Katanya, mereka tidak akan dilibatkan dalam kontingen Sultra menuju PON Riau. Ia sangat menyesalkan kinerja yang seharusnya dijalankan sama sekali tidak diindahkan dalam memajukan atlet. “Saya akan laporkan semua ini terhadap wakil Gubernur,”terangnya. Ketua komisi IV DPRD Sultra Abubakar Lagu menegaskan, Satgas yang terbentuk seharusnya bekerja maksimal. Sebab, mereka ditugaskan memantau seluruh

ran. Yang jelas, KONI yang mengambil alih dan karena telah klir semua uang diberikan,”paparnya. Ditempat terpisah, Sabaruddin Labamba membenarkan jika seluruh atletnya telah menerima uang saku. Ia menjelaskan, dalam mengurusi sepakbolola KONI harus mengetahui perkembangan yang terjadi, termasuk hasil kinerja dari AFC dan FIFA yang telah menyelesaikan polemik persepakbolaan tanah air di Kualalumpur. Katanya, telah diadakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai jalan kesepakatan perdamaian untuk kebaikan sepkabola tanah air. Kedua pimpinan, Djohar Arifin dan Lanyala Mataliti tidak lagi aktif mengurus PSSI sesuai poin penting atas terbentuknya Joint Committee (JC) yang merupakan upaya penyelesaian pertikaian dua pihak di tubuh PSSI. “Kalau ada yang bilang skuad PSSI Sultra akan dicoret, itu dasarnya apa. Ini even KONI, dan sepakbola Sultra saat ini dalam naungannya. Ingat, kalau saya tidak mendaftarkan langsung ke Riau 26 Juni, Sultra tidak akan bisa ikut PON karena deadline pendaftaran hampir ditutup,”cetusnya. Wakil Ketua DPRD Sultra ini menjabarkan, untuk mendapatkan tiket tidak semudah membalikan telapak tangan. kegiatan Pelatda. Apabila seluruh tugas yang ada tersebut bisa dijalankan dengan baik, besar harapan kontingen Sultra dalam menciptakan medali. Tapi, jika tidak maksimal maka sulit untuk mewujudkan prestasi terhadap atlet yang sudah bersusah payah berlatih. “Ini percuma saja dibentuk, kalau Satgas tidak aktif melakukan monitoring. Saya ingin katakan mereka itu mempunyai pengaruh. Belum lagi saat ini, sangat banyak keluhan atlet,”terangnya, kemarin. Ia juga mempertanyakan, apakah dalam pembentukan melalui rapat KONI untuk menentukan tugas masing-masing, atau berdasarkan penunjukan langsung atau tidak ada sama sekali. “Saya meminta, kepada seluruh Satgas bisa efektif menjalankan tugas karena even PON bukan untuk bahan tertawaan,”tambahnya. (m1)

Apalagi, pasca terpilih sebagai ketua Pengprov PSSI niatan utama dan termasuk sebagai salah satu visi dan misi adalah bisa meloloskan Sultra ditingkat nasional. Nah, ketika tiket tersebut diraih seharusnya muncul rasa syukur atas prestasi, bukan memperkeruh suasana dengan soal kepengurusan. “Semua ini juga tidak luput dari Gubernur kita, yang mendukung segala aktivitas olahraga di Sultra, termasuk sepakbola. Termasuk Bupati Konsel yang sudah bersedia menjadi maneger utama. Intinya, sudah tidak ada lagi yang dipersoalkan,”paparnya. Lebih jauh Sabaruddin memaparkan, segala persoalan kini ditangani oleh JC dan keputusan siapa pemimpin dalam sepakbola Indonesia akan ditentukan pada kongres PSSI 24 September 2012. Nah perlu diketahui kata dia, dasar

utama kongres tersebut adalah hasil keputusan Kongres PSSI di Solo. Sehingga, semua yang pernah dipecat atau dibekukan oleh Djohar Arifin mempunyai konsekuensi logis untuk aktif kembali, khususnya 4 Komite Eksekutif PSSI. Termasuk, dirinya karena masih diakui oleh FIFA dan memiliki hak suara sah. “Untuk menentukan seluruh cabang olahraga dalam even empat tahunan ini adalah PB PON, bukan PSSI antara kedua kubu. Tidak mudah untuk diakui oleh FIFA, logikanya kalau negara kita masuk dalam keanggotaan PBB lalu keluar, itu masih bisa ke negara lain. Tapi, kalau sepakbola tidak diakui FIFA kita akan hanya terputar di Indonesia. Dan yang terpenting, kepengurusan saya masih diakui oleh FIFA sampai saat ini. Buktinya sekali lagi, kongres nanti saya mempunyai member untuk suara,”terangnya. (m1)


20

IKLAN

Kendari Pos | Sabtu, 21 Juli 2012

+


Kendari Pos Edisi 21 Juli 2012