Issuu on Google+

2013

IPMA

Minggu

Kendari Pos | Minggu, 21 April 2013

Nur Alam Berhenti

Urus Politik Kendari, KP Ketua DPW PAN Sultra yang juga Gubernur Sultra, Nur Alam kini memilih untuk tak lagi mengurusi masalah politik. Ia sudah sangat puas dengan pencapaiannya sekarang, yang sukses jadi gubernur dua periode, menjadikan banyak bupati/walikota di Sultra lahir dari rahim PAN, dan menjadi nakhoda partai matahari terbit, hampir 15tahun. Sejauh ini, belum ada politisidi Sultra yang menyamai pencapaian suami Tina Asnawati itu. Di depan para kepala daerah di Sultra yang hadir saat Musrenbang Provinsi Sultra beberapa hari lalu, Nur Alam menyatakan diri untuk mundur dari hingar bingar politik. Ini sekaligus menjawab spekulasi, kemana arah dukungan Nur Alam, baik sebagai Ketua PAN dan Gubernur Sultra di Pilkada Konawe yang akan digelar, 12 Mei nanti. Nur Alam sepertinya tahu bahwa banyak pihak yang menunggu siapa calon yang ia dukung di Pilkada Konawe nanti. “Kalau kita sudah dapatkan sasaran dari perjuangan politik kita, sudahlah, berhentilah kita berpolitik. Saya sekarang tidak berpolitik lagi karena saya sudah jadi gubernur kedua kali. Kalau kebetulan ada bupati atau calon-calon bupati terpilih menggunakan foto baliho saya, itu rezekinya dia. Bukan pengaruh saya. Itu artinya saya sudah berhenti berpolitik,” tegas Nur Alam dengan nada tinggi, seolah memberi penegasan soal sikapnya ini.

Baca NA di Hal 7

- TELKOM KENDARI -

Fokus Peningkatan Pelayanan TelKoM Kendari terus berupaya memaksimalkan pelayanan pada konsumen. Bertepatan dengan peringatan Hari Konsumen Nasional (HKN), perusahaan telekomunikasi milik pemerintah ini terus menggaungkan gerakan peningkatan kesadaran konsumen untuk menjadi konsumen cerdas. “Konsumen yang cerdas adalah yang tahu hak dan kewajiban. Dengan melakukan kewajiban, ia bisa memanfaatkan hak yang diberikan produsen Ahmad R. Djarkasih dengan sebaik mungkin,” ujar Ahmad R. Djarkasih, General Manager Wilayah Telkom Sultra usai peringatan HKN di Kantor Telkom Sultra, kemarin. Menyikapi hal itu, PT. Telkom terus berbenah dengan orientasi utama memberi pelayanan maksimal sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan konsumen memanfaatkan produk telekomunikasi yang ditawarkan selama ini. Saat ini kata Ahmad, ekpansi layanan kantor cabang Sultra diperluas, tak hanya melayani level masyarakat dan pemerintah daerah tingkat satu tapi juga melingkupi level masyarakat dan pemerintah daerah tingkat dua. Untuk memaksimalkan layanan, dalam peluncuran setiap produk Telkom selalu disertai dengan sistem level garansi (SLG) yang memberi jaminan dan perlindungan jika terjadi hal yag merugikan pada konsumen atas penggunaan layanan dan produk PT. Telkom. Penerapan sistem SLG salah satunya dilakukan dengan penetapan tenggang waktu penyelesaian gangguan dan jaminan batasan waktu pemasangan atau aktivasi salah satu produk yang dijual kemasyarakat. “Contoh untuk aktivasi Speedy dengan waktu maksimal 3x24 jam sudah harus terpasang,” ujar Ahmad yang menambahkan bahwa jika terjadi pelanggaran SLG karena gangguan yang tidak dapat

Baca TELKOM di Hal 7

Razak Naba Melawan! Kendari, KP Rencana Ketua DPD Demokrat Sultra menunjuk pelaksana tugas (plt) Ketua DPC Demokrat Kendari, saat pendaftaran caleg di KPU mendapat penolakan dari kadernya. Perlawanan itu disuarakan Abdul Razak Naba, seorang calon ketua definitif saat digelar Muscab beberapa waktu lalu. Razak memastikan tindakan itu membuat dirinya mengeluarkan mosi tidak percaya pada pengurus DPD Demokrat Sultra. ‘’Penunjukkan Plt adalah bentuk ketidakadilan atas sikap demokrasi pengurus Demokrat Sultra yang mengabaikan sistem demokrasi yang ada, baik secara konstitusional partai maupun

Baca DEMOKRAT di Hal 7

Abdul Razak Naba

UN Dilaksanakan Siang Hari Baubau, KP Meski sempat tertunda akibat tidak mendapat jatah naskah soal, tiga sekolah kejuruan di Kota Baubau masing-masing SMKN 1, SMKN 2 dan SMK kesehatan akhirnya bisa melaksanakan UN sesuai hari yang dijadwalkan, Jumat (19/4) lalu. Sayangnya UN baru bisa dilaksanakan siang hari sekira pukul 14.00 Wita. Disiang bolong itu, ratusan siswa tetap antusias menjawab soal ujian mata pelajaran Matemateka. Sebelumnya UN sempat ditunda karena masih menunggu naskah soal yang dipinjam

dari Kota Kendari. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau, H Masri menjelaskan persoalan penundaan UN yang dialami oleh SMNK 1 Baubau, SMKN 2 Baubau, SMK Kesehatan diakibatkan soal UN yang diujikan belum tiba di Kota Baubau. Namun pada siang harinya soal tersebut baru diterima dari propinsi. “Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan karena informasi yang

Baca UNAS di Hal 7

Fatin Shidqia Lubis

Pernah Pacaran BERDUET dengan Vina Panduwinata menyanyikan lagu berjudul “Logika” membuat Ahmad Dhani ingin tahu apakah Fatin Shidqia Lubis sudah pernah merasakan jatuh cinta. Pasalnya, Dhani sempat menilai anak didik Rossa tersebut tampak terlihat masih main-main saat menyanyikan lagu bernuansa jatuh cinta. “Kamu anggap lagu ini kayak mainan aja ya? Saya jadi pengen kepo-in (pengen tahu-red) kamu, kamu ini udah punya pacar atau belum?,” tanya Dhani saat memberikan komentar pada Fatin di atas panggung X Factor Indonesia, Studio 8 RCTI Kebon Jeruk,

Baca FATIN di Hal 7

Tasripin, Bocah 13 Tahun Berjuang Hidupi Tiga Adiknya

Sekolah Tak Ada Biaya, Makan pun Seadanya BERAT nian beban hidup Tasripin. Bocah 13 tahun ini harus menjadi kepala keluarga menghidupi tiga adiknya yang masih kecil-kecil. Ayah dan kakak tertuanya pergi merantau ke Kalimantan, sedangkan ibunya sudah meninggal setahun silam. Namun, kini uluran tangan mulai banyak berdatangan. Agus Mundandar, Banyumas KisAh duka Tasripin bermula ketika ibunya, Sutinah (39), meninggal dunia setahun silam. Ketika itu, Sutinah tengah bekerja mencari pasir di Sungai Mengaji. Tiba-tiba. ada batu longsor menimpa tubuhnya. Jiwanya tak tertolong saat menjalani perawatan. Sutinah meninggalkan lima buah hatinya yang empat di antaranya masih kecil. Yakni Nartim (21), Tasripin (13), Dandi (7), Riyanti (6) dan Daryo (4). Suami Sutinah, Kuswito (41), berada di Cilacap ketika istrinya mengalami kecelakaan. Bahkan, sampai Sutinah meninggal, Kuswito tetap di Cilacap hingga akhirnya bekerja ke Kalimantan sejak delapan bulan silam. Anak sulung

Baca BOCAH di Hal 7

Tasripin bersama adik- adiknya saat diinapkan di hotel karena rumahnya dibedah. Foto : JPNN


Tradisi Upacara BU DAYA Pernikahan Suku Muna

2

Kendari Pos Minggu, 21 April 2013

S

eperti halnya suku lain, masyarakat suku Muna juga mewajibkan bagi anak yang sudah dewasa (baligh) untuk melangsungkan pernikahan. Namun, dalam tahapan menuju jenjang tersebut, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan itu, melibatan banyak pihak, utamanya keluarga calon mempelai laki-laki dan calon mempelai perempuan.

Rombongan mempelai pria saat menuju kediaman mempelai wanita.

net/KP

Tradisi Pelamaran Masyarakat Muna

Bila ada persetujuan dapatlah dilakukan pelamaran,s ebaliknya bila orang tua tidak setuju sedangkan anak yang besangkutan sangat menginkannya dapatlah terjadi perkawinan lari(pofileigho). Pada tahapan ini langka pertama yang dilakukan setelah adanya kesepakatan dari pihak lakilaki yaitu menghubungi orang tua pihak perempuan bahwa mereka akan berkunjung kerumah orang tua perempuan melalui juru bicara adat. Setelah itu bila orang tua perempuan bersedia untuk kedatangan mereka. Keluaraga pihak laki-laki bersama juru bicara adanya berkujung kerumah orang tua perempuan tersebut degan membawah sebuah bugkusan yang merupakan “kabintingia” (talang kecil persegi empat) Terjadinya suatu perkawinan dalam masyarakat muna pada dasarnya mempunyai suatu proses dan upacara tertentu yang harus dan mutlak untuk dilaksanakan sebab telah menjadi ketentuan hukum adat perkawinan dan telah menjadi tradisi masyarakat Muna Dalam proses pelaksanaan di deerah Muna tidak dapat dianggap rame dan harus di taati karena perkawinan itu. Dalam menghadapi perkawinan baik pihak calon suami istri maupaun keluarga kedua belah pihak ada dua jalan yang harus ditempuh yaitu: “Selamat atau mati” dan juga dalam membicarakan adat perkawinan mudah tetapi sulit, tetapi mudah(momuda maka nohali,nohali maka nomudah) yang artinya mudah tapi mahal mahal tapi mudah. Berdasarkan keterangan dia-

tas bahwa dalam menghadapi suatu proses suatu perkawinan menyakut proses penyelesaian adatnya baik calon suami istiri maupun keluarga kedua belah pihak harus mempersiapkan jiwa yang lebih rasional dan keiman yang lebih mendalam agar dalam proses penyelesaian adat perkawinan nanti berjalan dengan mulus serta menimbulkan benturan antara delegasi. Dan sebelum dilangsungkan prosesi perkawinan dalam masyarakat Muna sering juga di kenal dengan istilah uang pinang atau bisa di sebut degan kasih naik uang mahar dan yang menanyakan uang mahar terdebut adalah dari kelurga pihak perempuan dan bentuk uang mahar tersebut tergantung dari strata mana pihak perempuan berasal atau dari golongan mana pihak perempuan berasal. Dalam masyarakat Muna di kenal dengan 4 golongan yaitu: 1. Golongan kaomu 2. Golongan walaka atau golongan sara 3. Golongan anangkolaki 4. Golongan maradika Dalam ke empat golongan tersebut berbedah-bedah nilai uang maharnya seperti : 1. Golongan kaomu (La ode) menikahi golongan kaomu (Wa ode) atau golongan bawahnya, maharnya senilai 20 boka (saat ini 1 boka bernilai Rp.24.000) 2. Jika golongan walaka menika degan golongan kaomu maka maharnya senilai 35 boka. Akan tetapi kalau menikah dengan golongan walaka juga maharnya bernilai 10 boka 10 suku (1 suku bernila 0,25 boka jadi 10 boka 10 suku sekitar 12,5 boka) akan tetapi golongan

sara-kaomu maharnya adalah 15 boka. Golongan sara kaomu (perempuan sara-kaomu) artinya ayahnya golongan walaka sementara ibunya golongan kaomu. 3. Jika golongan anangkolaki menikahi golongan kaomu, maka maharnya adalah 75 boka. Jika menikahi golongan walaka maharnya adalah 35 boka akan tetapi jika menikahi golongan anangkolaki juga atau dibawahnya maharnya adalah 7 boka 2 suku ( atau 7,5 boka) 4. Jika golongan mardika menikahi golongan kaomu maharnya adalah 2 x 75 boka jika menikahi golongan walaka maharnya adalah 75 boka jika menikahi anangkolaki maharnya 7 boka 2 suku (7,5 boka) Setelah uang mahar tersebut sudah di setujui dari kedua belah pihak antara keluarga pihak perempuan dan keluarga pihak laki-laki prosesi perkawinan dapat terlaksanakan. Dalam kesimpulan hukum adat yang ada di daerah Sulawesi Tenggara khususnya (Muna) memiliki ciri atau corak seperti ciri tradisional yang turun temurun dan ciri kebersamaan atau komunal karana mereka masih sangat memegang kebudayaannya. Mereka juga masih menjunjung tinggi arti kebersamaan dalam bermasyarakat serta saling bantu membantu dan dalam masyarakat kebersamaan itu sudah dijadikan tradisi dalam kehidupan mereka. Mereka datang tanpa diundang atau pun dipanggil dan dari kebiasan tersebut menjadikan kehidupan mereka biasa lebih bermasyarakat. (net/fya)

Tahapan pelaksanaan adat perkawinan suku Muna : 1. Pemilihan jodoh Sebelum melakukan pelamaran kadang kala orang tua sering memilihkan jodoh untuk anaknya, namun hal ini sudah tidak dijumpai lagi dalam kalangan masyarakat suku Muna. Pada hakekatnya pemilihan jodoh ini, orang tua bercitacita agar anaknya dapat kawin dengan seorang yang cocok dan disenanginya. Oleh karena itu, sebelum orang tua mengambil keputusan terhadap jodoh anaknya, terlebih dahulu mereka mengadakan penilaian kepada perempuan yang akan dilamar. Penilaian ini tidak hanya dilakukan oleh orang tua, tetapi peranan kaum kerabat sangat menentukan pula yang menjadi ukuran penilaian adalah kecantikan, keturunan, agamanya, kekayaan, budi pekerti, serta akhlaknya. Apabila seorang lakilaki bermaksud melangsungkan perkawinan sedapat mungkin hal tersebut orang tua merundingkan dengan kaum kerabat dan anak yang bersangkutan. 2. Pertunangan Perkawinan timbul setelah adanya persetujuan antara kedua belah pihak calon pengantin untuk selanjutnya melangsungkan perkawinan. Dan persetujuan ini dicapai oleh kedua belah pihak setelah terlebih dahulu melakukan lamaran atau peminangan yaitu suatu permintaan atau pertimbangan yang dikemukakan yang biasanya oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Pertemuan yang pertama kalinya untuk membicarakan kehendak mengadakan perkawinan ini di daerah Muna di namakan (katangka) yang mengandung arti permintaan dalam bentuk pernyataan kehendak dari suatu pihak kepada pihak lain untuk maksud mengadakan (ingin melaksanakan) ikatan perkawinan. Pertunangan baru mengikat apabila dari pihak laki-laki (pihak yang meminang) sudah mem-

Kuliner Wajib Saat Pesta Pernikahan Masyarakat Muna Ayam Kaparende, itulah sebuatan dari masakan khas daerah Muna, yang dalam proses masaknya tidak menggunakan berbagai macam bumbu dapur seperti yang banyak terlihat pada daerah lain, bahan-bahannya hanya terdiri dari Daging ayam segar, garam secukupnya penyedap rasa, cabai, dan yang paling utama adalan daun buah kedondong yang membuat lidah ketagihan

Dalam masyarakat Muna, ada beberapa kuliner wajib yang disuguhkan sebagai sajian untuk para pemangku adat yang hadir. Hidangan tersebut ada beberapa macam, diantaranya : *lapa-lapa Lapa, biasa yang menjadi sebuatan bagi masyarakat Muna, sudah menjadi tradisi Muna ketika datang hari besar agama dan acara-acara lainnya, lapa menjadi sajian khusus, cara membuat dan bahanya sangat simple hanya dengan menggunakan janur lalu dimasukan beras ketan putih yang telah di olah dengan beberapa bumbu masak kemudian setelah menjadi setengah matang lalu di rebus ulang. *Waje’ Waje, hampir sama dengan cucur, jenis penganan tradisional Muna yang bahannya terdiri dari beras ketan merah dan gula merah, hanya saja cara membuatnya yang berbeda. sebelum di olah beras ketan harus di rendam semalaman agar lekatan-

nya lebih maksimal dan ketika di olah hasilnya akan mengembang kemudian beras ketan dimasak terlebih dahulu dengan cara di kukus setengah masak lalu di masukan ke dalam wajan yang di campurkan dengan gula merah, setelah masak di anginkan dengan beralaskan daun pisang segar lalu di potong-potong hingga menjadi beberapa bagian. Penganan ini juga menjadi sajian utama ketika ada pesta perayaan hari besar, pesta nikah dan syukuran. *Cucur Cucur, jenis penganan tradisional Muna yang bahannya terbuat dari tepung beras ketan, gula merah dan telur, uniknya, penganan ini tidak semua orang dapat membuatnya, untuk membentuk bulat dan berkelut pada tengahnya, harus menggunakan keahlian khusus. Penganan ini biasa disajikan pada perayaan pesta perkawinan, dan acara syukuran. *Untuk jajaran lauk ada 1 yang khas yakni Ayam Kaparende

untuk mencicipinya. Kuliner lain yang biasa dihadirkan adalah : 1 Sanggara (psang goreng) 2. Kue Tolba (bolu) 3. Ngkea-ngkea 4. Ayam goreng Seluruh makanan di atas di susun dalam suatu tempa yakni dalam haroa dan sebelum dimakan terlebih dahulu dibacakan do’a oleh moji (ahli agama) lalu di santap bersama. (net/fya)

Cucur, penganan wajib dalam upacara pernikahan adat masyarakat suku Muna. berikan kepada pihak perempuan (pihak yang di pinang) suatu tanda pengikat yang kelihatan yang di sebut (singkaru). Tanda pengikat dimaksud diberikan kepada keluarga pihak perempuan atau kepada orang tua pihak perempuan atau kepada bakat mempelai perempuan sendiri yang di pinang), dan dibeberapa daerah (Minangkabau). Tanda pengikat ini diberikan timbal balik oleh masing-masing pihak. Dalam hal ini nampak juga masuknya budaya barat (Eropa) dimana peresmian pertunangan itu disertai acara Tukar Cincin (Over Rings) menurut adat hal ini tidak membawa akibat hukum bagi hukum adat itu sendiri, jadi pertunangan tidak dilakukan dengan acara Tukar Cincin atau Over Rings, akan tetapi pertunangan tetap sah dan mengikat apabila pihak yang dilamar telah menerima tanda pengikat dari pihak yang melamar. Dibeberapa daerah biasanya tanda lamaran itu dapat berupa: - Sirih pinang - Sejumlah uang (mas kawin, uang adat) - Makanan matang - Bahan pakaian - Perhiasan. Tanda lamaran tersebut disampaikan oleh juru bicara pihak pelamar kepada pihak yang dilamar dengan bahasa dan peribahasa adat, yang indah, sopan, santun, dan penuh

net/KP

net/KP

Mempelai pria dalam pernikahan adat Muna saat melangsungkan Ijab Kabul. hormat dengan memperkenalkan para anggota rombongan yang datang, hubungan kekerabatan satu persatu dengan calon mempelai pria. Begitu pula juru bicara dari pihak wanita yang dilamar akan menyatakan penerimaannya dengan bahasa dan peribahasa adat. Setelah selesai kata-kata sambutan kedua belah pihak maka barang-barang tanda lamaran itu diteruskan kepada tokoh-tokoh adat, keluarga/kerabat wanita, kemudian kedua belah pihak mengadakan perundingan tentang hal-hal sebagai berikut : a. Besarnya uang jujur (uang adat, dan mas kawin). b. Besarnya uang permintaan

(biaya perkawinan) dari pihak wanita. c. Bentuk perkawinan dan kedudukan suami istri setelah perkawinan. d. Perjanjian-perjanjian perkawinan e. Kedudukan harta perkawinan. f. Acara dan upacara adat perkawinan. g. Waktu dan tempat upacara. Tidak semua acara dan upacara perkawinan tersebut dilaksanakan oleh para pihak yang akan melaksanakan perkawinan, hal ini tergantung pada keadaan, kemampuan dan masyarakat adat yang bersangkutan. (net/fya)


Kendari Pos

SELULER & GATGET

SABTU, 21 MARET 2013

3

Cross Juga Bersaing di Pasar Ponsel Android Cross Mobile, sebagai perusahaan produsen Handphone dan gadget tidak mau ketinggalan merebut pasar Smartphone Android yang tengah menjamur di Indonesia. Platform Android memang tengah menjadi Idola saat ini karena featurenya yang canggih, namun karena OS bersistem open source dan gratis sehingga membuat produsen

handphone mampu menekan harga ponsel sehingga lahirlah banyak Smartphone Android yang murah namun tidak murahan. Begitupun dengan Cross, selain memproduksi handphone standar seperti HP Cross Candy Bar, Perusahaan ini juga menghadirkan berbagai smartphone Cross Android yang cukup memiliki kemam-

puan yang layak untuk bersaing di pasar ponsel Android yang masih terbuka luas di Indonesia. Apalagi Ciri khas handphone lokal yang belum dimainkan oleh produsen luar adalah kemampuan dual sim bahkan triple sim yang cukup efektif menarik konsumen untuk membeli produk-produk HP Lokal. (internet)

Galaxy s4 segera Beredar TerTArik dengan smartphone Galaxy S4 dari Samsung? Pertengahan mendatang, ponsel pintar ini segera beredar di pasaran. Operator seluler Axis,

Indosat, Telkomsel, dan XL kini telah membuka pemesanan (preorder) smartphone teranyar dari Samsung itu. Pre-order tersebut turut didu-

kung dengan opsi cicilan memakaikartukreditdarisejumlah bank, yaitu BCA, BII, BNI, Citibank,Danamon,Mega,Mandiri, Permata Bank. Masa pemesanan

berlangsung mulai tanggal 18 hingga 28 April 2013. Product Marketing Manager Samsung Indonesia Febri Rusli mengatakan, setiap operator

memiliki promonya sendiri sehingga harga yang ditawarkan bisa bervariasi. Untuk harga resminya sendiri adalah Rp 7.499 juta. TawaranpromoGalaxyS4dari operator-operatortersebutsudah termasuk paket data. Beberapa operator memasang harga yang lebih murah dari harga resmi dalam jumlah terbatas. Indosat, misalnya, menawarkan Galaxy S4 seharga Rp 6.999 juta untuk kartu post dan pre-paid, termasuk paket data 8 GB/ bulan selama 12 bulan (khusus post paid). Paket ini dibatasi untuk 300 unit Galaxy S4 yang dipesan selama masa pre-order. Sementara, XL membanderol

Galaxy S4 seharga Rp 5.999 juta, tetapi promo hanya berlaku untuk cicilan selama setahun menggunakan kartu kredit tertentu. Lalu, kapan Galaxy S4 akan tersedia secara resmi di pasaran? Febri tidak memberitahukan waktupastinya.Yangjelas,sudah akan ada pada awal Mei nanti. Meski telah memiliki flagship baru, ponsel andalan Samsung sebelumnya, Galaxy S III, akan dijual berdampingan dengan Galaxy S4. “Soalnya, kedua produk tersebut memiliki level harga yang berbeda. Galaxy SIII berada pada kisaran Rp 6,5 juta,” jelas Febri. Galaxy S4 yang dijual di In-

donesia adalah versi dengan prosesor 8-core (4+4) Exynos 5 Octa. Perangkat smartphone dengan bentang layar 5 inci ini tersedia dalam dua opsi warna, yaitu hitam dan putih. Untuk melengkapi Galaxy S4, Samsungakanturutmeriliscover khusus bernama S-View yang akan diluncurkan pada pertengahan Mei 2013. Febri mengatakan, cover baru ini akan dilengkapi layar LCD khusus yang bisa menampilkan informasi jam dan tanggal sehingga pengguna tetap bisa mengetahui waktu walaupun smartphonedalamkeadaantertutupcover.“Harganyanantisekitar 400 ribu,” ujarnya. (int/lis)

Tekhnologi Mito A15 lebih Canggih

Ponsel yang disematkan prosesor dual core tak cuma lagi bahan konsumsi ponsel branded. Kalangan ponsel

merek lokal pun mengusung strategi serupa untuk lebih menarik di mata pengguna. Embel-embel ‘dua otak’ bagi

sebagian kalangan memang memiliki daya tarik tersendiri. Harapannya tentu saja, akan membuat proses komputasi di

nexian Android semakin Banyak Pengguna HP Nexian android murah dan baru sangatlah banyak dicari orang, karena disamping harg anya sang at terjangkau, hp nexian ini merupakan hp merk china nomor satu yang paling laris dan terpercaya. Bahkan hasil pemasaran HP nexian di Indonesia tahun ini akan ditingkatkan menjadi 2 kali lipat. Ini karena dilihat pemasaran produk ponsel nexian pada tahun lalu malah melampaui target yang sudah ditentukan. Dari situ bisa kita lihat bahwa hp nexian ini merupakan hp yang

populer dan juga menjadi hp yang paling digemari oleh konsumen atau masyarakat Indonesia khususnya untuk kalangan menengah ke bawah. Apalagi sekarang muncul hp nexian android, dimana dengan teknologi android kita bisa maksimal dalam aktivitas browsing inter net karena kelebihan dari teknologi android adalah dari penggunaan internet yang cepat. Aplikasi nexian android pun sangat banyak aplikasinya dari mulai game, pust email dan juga kecepatan browsing internet dengan

aplikasi andoid browser. Wa l a u p u n d e n g a n f i t u r canggih dan menggunakan OS Android, Nexian mem a s a rk a n p ro d u k h a n d p h o n e nya d e n g a n h a r g a murah dan terjangkau untuk masyarakat menengah ke bawah. Apalagi dengardengar android pada tahun ini akan diresmikan aplikasi bbm for android yang dapat memungkinkan kita untuk dapat bbman dengan blackberry. Hampir sama dengan sistem teknologi os android yang sekarang telah dishare dengan beberapa ponsel seluler lainnya. (internet)

ponsel menjadi lebih cepat. Hal ini pula yang tengah digeber salah satu ponsel ‘lokal’ Mito, yang sejatinya handset besutannya berasal dari China.

Lewat ponsel terbarunya, A15, Mito ingin menggaet pengguna ponsel dari kalangan menengah ke bawah, namun tetap memikirkan unsur ‘high tech’ dan desain stylish. Seperti yang tadi sudah disebutkan, unsur ‘high tech’ di sini coba diangkat dari keberadaan prosesor dual core 1 GHz yang disematkan di A15. Termasuk dengan keberadaan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich pada ponsel selebar 4 inch tersebut. Sementara unsur stylish coba dipancarkan dari model Mito A15 yang tak kalah gaya dari ponsel-ponsel branded. Hal ini dipertegas dengan kehadiran pembatas chrome yang menyelimuti ponsel

berbanderol kurang dari Rp 1 juta ini di sisi bodi. Direktur Utama Mito Mobile Hansen Lie menyatakan, A15 didesain dengan cita rasa tinggi dengan gaya ponsel masa kini. Ukurannya pas dan mantab saat digenggam. “Untuk mendapatkan ponsel stylish ini pun tak perlu mengeluarkan kocek mahal, sangat terjangkau dengan harga Rp 999 ribu,” ujarnya. Tidak ada tombol fisik pada tampilan antarmuka Mito A15. Hanya ada tombol layar sentuh di bagian bawah display. Yaitu untuk akses shortcut, home dan back. Adapun tombol fisik ada di bagian samping, on-off di sisi kanan dan pengaturan volume di bagian kiri. Bagian punggung ponsel sudah dilekatkan dengan

kamera 2MP. Mito A15 juga sudah hadir dengan fitur hiburan FM Radio, MP3 serta dapat memutar file berformat MP4. Sementara urusan konektivitas sudah dilengkapi dengan fasilitas jaringan 3G, WiFi, & Bluetooth. Spesifikasi: -. Dual GSM on 900/1800 MHz/WCDMA 2100 MHz -. OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich -. Touchscreen 4.0 Inch WVGA Capacitive -. CPU 1 GHz Dual Core -. RAM 512 MB -. FM Radio, MP3, & MP4 -. Konektivitas 3G, WiFI, & Bluetooth -. Kamera 2MP -. Fitur Google Play, GMail, Google Maps, Facebook, Twitter, (internet)


EVER GREEN 4

5

LIFE AFTER 50TH Kendari Pos |Minggu, 21 April 2013

Senang “Berada” di Dunia Lain

Kartini “Hilang” di Era Modernisasi Hobi Masak, Siap Saji dalam Sekejap

MEMASAK menjadi hobi Hj. Noor Djannah. Masak apa saja, ia senang. Ia memiliki banyak resep masakan mulai dari yang berkuah, tanpa kuah, dibakar, hingga digoreng. Mulai dari sayuran, daging, ikan, juga berbagai jenis kue. “Saya paling senang memasak. Pokoknya, siap saji dalam sekejap. Ntar saya buktikan,” ungkap Hj. Noor

Djannah sambil mempraktikkan keahliannya dalam membuat masakan. Memang benar, istri almarhum H. La Ode Ruddin itu mampu menyajikan masakannya dalam sekejap. Ironinya, hobi masak itu disenanginya setelah bersuami. “Waktu masih sekolah di pesantren, saya tidak tahu masak. Nanti setelah bersuami. Tapi, saya hanya senang

masaknya, saya kurang senang makannya,” akunya. Masakannya diakui cukup nikmat. Lalu apa resepnya? “Cukup baca basmalah dan berdoa saat memasak. Tapi ada juga yang perlu diketahui tentang bahan masakan itu. Misal daging kambing, itu hanya asik dimasak pada empat jenis masakan yakni gulai, sate, goreng dan steak,” jelasnya. (ano/aka)

H

ari Kartini setiap tahunnya jatuh pada tanggal 21 April. Tanggal ini bertepatan dengan tanggal lahir RA Kartini sebagai sosok pahlawan wanita Indonesia dan icon kesetaraan gender. Suatu hari yang menjadi kaum perempuan menuju kebangkitannya. Kala itu, perempuan terbelenggu untuk mengekspresikan kreasinya. Raden Adjeng Kartini sang Pahlawan Nasional Indonesia sebagai pelopor perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita di Indonesia. RA Kartini adalah putri dari golongan bangsawan Jawa “Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat”, Bupati Jepara pada saat itu berkuasa. Kartini lahir di Jepara, tanggal 21 April 1879 dan wafat pada tanggal 17 September 1904 di Rembang. Dra. Hj. Noor Djannah Aly menilai, perempuan memiliki eksistensi yang terbatas saat itu. Dengan terobosan Raden Ajeng Kartini, hak-hak perempuan diperjuangkan. Wanita memiliki peran yang sangat menentukan dalam mencapai kebahagiaan keluarga, kesuksesan pembangunan daerah, nusa dan bangsa. “Wanita punya peran yang sangat besar. Punya hak-hak untuk maju, kesempatan berkarya di segala bidang baik politik, sosial dan sebagainya,” ungkap Hj. Noor Djannah. Namun, perkembangan modernisasi, kartini-kartini muda mulai “hilang”. Hakekat perjuangan Kartini banyak yang menyimpang dari implementasi kehidupan kaum Hawa saat ini. Lalu bagaimana dengan kuota perempuan 30 persen dalam dunia politik? “Itukan hanya berbicara kuantitas saja. Yang saya maksudkan, dalam meneruskan perjuangan RA Kartini, kaum perempuan juga harus mampu menunjukan kualitasnya, tak sekadar kuantitas. Memang terasa ada yang hilang di negeri ini,” ujar Dosen MPAI STAIN Kendari itu. Generasi muda, kata dia, tidak diarahkan untuk menghargai sejarah. Tidak diarahkan untuk menghargai perjuangan leluhur. Bukan hanya makna perjuangan RA Kartini yang mulai terkikis, namun nilai-nilai histori perjuangan bangsa yang menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila juga sudah bergeser. “Ada yang hilang dari generasi kita. Rasa cinta tanah air, kurang. Macam-macam penyebabnya. Tenggang rasa, gotong royong, rela berkorban, semuanya telah terkikis. Banyak yang hilang. Tak heran kalau rasa saling menghargai itu sudah tak ada lagi. Bentrok sana sini tanpa alasan yang jelas. Padahal, mereka masih serumpun,” ungkapnya. Ia prihatin dengan semua kejadian tersebut. Lalu, apa yang menjadi solusi terbaik dalam menghadapi persoalan tersebut. “Ya, seharusnya kembali galakkan P4. Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Itu untuk konsep memperkuat patriotisme dan mengembalikan karakter bangsa. Terkait agama, tentu harus meningkat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhana Wata’ala,” sarannya. (ano/aka)

Dra. Hj. Noor Djannah Aly senang menonton tayangan “Dua Dunia” dan “Masih Dunia Lain” karena banyak pesan yang dipetik dari acara tersebut.

Hingga Pelosok Desa

DRA. Hj. Noor Djannah Aly tak kenal lelah dalam menyiar ajaran Islam. Menapaki usianya ke 60 tahun, sepak terjang semakin luas. Tak hanya menjadi da’i di Kota Kendari, ia juga berdakwah hingga ke pelosok desa. Jamaahnya pun mencapai ribuan orang. Hj Noor Djannah tak hanya disibukkan dengan aktivitas sehari-harinya sebagai dosen Materi Pendidikan Agama Islam (MPAI) pada jurusan Tarbiah STAIN Sultan Kaimoeddin Kendari, aktivitas dakwah juga menjadi rutinitasnya. Ia menjadi pembina muslimat NU Ancab Pondidaha. Jamaahnya dari lima kecamatan yakni Kecamatan Pondidaha, Wonggeduku, Wawotobi, Amonggedo dan Meluhu, dengan 33 ranting (desa). Kegiatannya setiap Ahad Wage atau sebulan sekali mereka berkumpul. Jadwalnya akan diundi akan dilaksanakan di daerah mana dari 5 kecamatan tersebut. Tak hanya dakwah Islamiah yang menjadi materinya, namun ada juga diskusi agama, dzikir dan doa bersama. “Selain ceramah, ada kajian hukum-hukum Islam dengan membedah fiqih serta akhlak,” ujar Hj. Noor Djannah. Ia bersama timnya telah melakoni perjalanan dakwa tersebut selama 9 tahun. Awalnya, jamaah yang bergabung dalam Muslimat NU tersebut hanya sedikit. Pada akhirnya, kesadaran masyarakat semakin meningkat dan jumlah jamaahnya pun mencapai ribuan orang. Selain menjadi pembina Muslimat NU, Hj. Noor Djannah membina Majelis Dzikir Nurul Jannah. Kegiatan berdzikir bersama yang dipusatkan di kediamannya, Jalan Saranani Kelurahan Korumba dilaksanakan setiap malam Jumat. Berbagai rangkaian ibadah yang dilaksanakan sebelum dzikir dimulai. “Biasanya kami kumpul sebelum Magrib. Lalu melaksanakan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, kami salat sunnah Awwabin, kemudian salat sunnah Tasbih. Lanjut salat Isya berjamaah. Usai melaksanakan salah sunnah ba’da Isya, kami pun melanjutkannya dengan membaca surat Yasin Fadhilah,” ungkapnya. Jumlah jamaahnya yang tergabung dalam Majelis Dzikir Nurul Jannah hanya sedikit. “Kami bukan berburu kuantitas jamaah, namun meningkatkan kualitasnya. Makanya, jamaahnya sangat terbatas,” jelasnya. Dengan majelis dzikir tersebut, Hj Noor Djannah sukses mendirikan

Masjid Babul Jannah di Toobuha bersama rekan-rekannya. Dengan kepadatan aktivitas tersebut, Hj Noor Djannah masih tampil energik. Bahkan, terkadang dalam semalam tidak tidur karena ketekunannya melaksanakan ibadah Lail (ibadah tengah malam). Namun, memang istri almarhum H. La Ode Ruddin itu memiliki kebiasaan tidur setelah pukul 02.00 wita. “Saya tidurnya biasa pukul 02.00 wita. Kadang tidak tidur sampai pagi. Nah, kalau tidur pukul 02.00 wita, bangunnya pukul 05.00 wita untuk melaksanakan salat Subuh. Pukul 07.00 wita, saya menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga,” ungkapnya. Usai sarapan pagi, ia pun bersiap-siap ke Kampus STAIN Kendari melaksanakan kewajibannya sebagai dosen. Jika tidak punya jadwal mengajar pada hari itu, maka ia pun menerima konsultasi dari orang lain. Ia melayani konsultasi baik masalah rumah tangga, pekerjaan, pendalaman agama dan sebagainya. “Banyak yang minta konsultasi ke saya. SMS yang masuk itu, dari seluruh Sulawesi Tenggara,” ujarnya. Istrahatnya di siang hari pun hanya satu jam. Ia menggunakan waktu untuk tidur pukul 11.00 Wita. Namun, pukul 12.00 wita, ia terbangun lagi untuk melaksanakan salat Zuhur. Setelah itu, waktu antara Zuhur hingga Ashar dimanfaatkan membaca buku. “Kalau malam habis salat Isya, saya kadang nonton. Kalau tidak melaksanakan ibadah, saya nonton sampai pukul 02.00 Wita baru tidur,” terang Hj. Noor Djannah. (ano/aka)

Sempat Jadi Hakim PA SEBELUM menggeluti dunia akademisi, Dra Hj. Noor Djannah pernah menjadi hakim pada Pengadilan Agama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengabdi sebagai hakim tahun 1980-1982. Dua tahun sebagai hakim, ia bermohon mengundurkan diri hingga ditempat di Kanwil Kemenag NTT hingga tahun 2000. Selama 23 tahun ia bertahan di NTT, Hj Noor Djannah hijrah ke Sultra, kampung halaman suaminya. Lalu, kenapa meminta berhenti menjadi hakim Pengadilan Agama? “Jadi hakim Pengadilan Agama, tidak sesuai dengan nurani saya. Menghadapi perceraian, berusaha membuat mereka rujuk kembali. Banyak hal yang tidak sesuai dengan nurani saya, jadi bermohon untuk berhenti saja,” ungkap Hj. Noor Djannah. Pendalaman agama Hj. Noor Djannah dimulai sejak kecil. Ia menyelesaikan pendidikannya di

Pondok Pesantren Putri Seblak, Jombang (untuk tsanawiah dan aliyah. Setelah itu, ia pun melanjutkan pendidikannya di Universitas Hasyim Asy’Ari Jombang. Tahun 1974, gelar sarjana mudanya sudah diraih. Menuntaskan program strata satu di IAIN Sunan Ampel-Malang tahun 1978. “Saya dikirim ke NTT sebagai tenaga sukarelawan. Tahun 1980 terangkat menjadi PNS dan langsung menjadi hakim Pengadilan Agama ND Flores NTT. Tapi saya tidak suka pekerja jadi hakim, maka minta mundur,” jelasnya. Tahun 2000, ia pun hijrah ke Kendari dan ditempatkan di STAIN Sultan Kaimuddin sebagai dosen. “Mata pelajaran yang saya pegang cukup banyak. Kalau sekarang, saya mengajar mata kuliah Materi Pendidikan Agama Islam atau MPAI,” terangnya. (ano/aka)

Nostalgia

Jatuh Cinta karena Takwa

Foto-foto: Suwarjono/KP

SOSOK seorang Hj. Noor Djannah ternyata senang dengan “Masih Dunia Lain” maupun “Dua Dunia”. Cerita interaksi dengan makhluk gaib pada lokasi-lokasi keramat menjadi hobinya. Tak heran jika Hj. Noor Djannah terkadang harus begadang hingga pukul 02.00 Wita hanya untuk menyaksikannya. “Saya sangat tertarik. Ada beberapa tayangan pada acara itu yang memiliki nilai korelasi dengan cerita orang tua saya dulu. Bahkan ada pula yang senada dengan hadis atau makna dari hadis itu terjawab benar,” ungkap Hj. Noor Djannah bercerita kesenangannnya menonton tayangan “Masih Dunia Lain” dan “Dua Dunia” di Trans7 itu. Ia mengungkapkan, “Dua Dunia” itu merupakan tayangan dunia jin dan makhluk gaib lainnya. “Ada satu tayangan yang memunculkan seorang petani yang hidup di alam jin. Katanya, makanannya adalah tulang-tulang. Kalau tidak tulang, maka ia memakan makanan yang dimakan manusia dengan menggunakan tangan kiri. Hadis Rasulullah pun menganjurkan agar persoalan makan dan minum, harus selalu menggunakan tangan kanan,” paparnya mengutip tayangan “Dua Dunia”. Tak hanya senang alam gaib, Hj. Noor Djannah juga senang menonton berita terkait kejadian-kejadian aktual di Indonesia. Selain itu, ia pun cukup doyang menonton kekocakan Sule dkk dalam Opera Van Java. “Habis OVJ, lanjut nonton bukan empat mata. Nanti tengah malam baru dimulai acara Masih Dunia Lain maupun Dua Dunia. Makanya, terkadang tidurnya rata-rata pukul 02.00 wita,” ujar Hj. Noor Djannah. (ano/aka)

Berdakwah

: - Dosen STAIN Sultan Kaimoeddin Kendari - Mantan Hakim Pengadilan Agama ND Flores, NTT : H. La Ode Ruddin, SE (alm) : 3 Orang : Jalan Saranani No. 69 Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga

Dra. Hj. Noor Djannah Aly memberikan ceramah pada jamaah Muslimat NU di Pondidaha beberapa waktu lalu.

PERTEMUAN Hj. Noor Djannah dengan H La Ode Ruddin cukup unik. Mereka sama-sama menjadi tenaga sukarelawan tahun 1979 di NTT. Keduanya adalah warga pendatang di NTT kala itu dan belum saling kenal satu sama lain. Apalagi, H. La Ode Ruddin adalah tenaga sukarelawan di Dinas Transmigrasi sedang Hj. Noor Djannah di Pengadilan Agama. Ia pun bercerita tentang pertemuan pertamanya. Tahun 1979, semua tenaga sukarelawan NTT dikumpul pada sebuah hotel untuk mengikuti pelatihan secara menyeluruh. Meskipun banyak peserta pelatihan yang ikut, namun pertemuan mereka tak terelakkan. Mungkinkah itulah yang namanya jodoh? “Saya suka perhatikan, pak Ruddin sukanya makan paling terakhir. Saya coba tanya, kenapa selalu makannya terakhir. Dia jawabnya saat itu, ya salat dulu baru makan. Dari situlah, saya mulai akrab dengan beliau,” ungkap Hj. Noor Djannah. Lalu, sempat kah mereka pacaran? Hj. Noor Djannah berdalih, rasa saling suka zaman dulu tak seperti implementasi pacaran anak sekarang. “Hanya setahun kami kenalan, lalu bapak melamar saya. Kebetulan saya tinggal sama om di NTT berpangkat Kapten

kala itu. Jadi, bapak meminang saya melalui omku dan kami akhirnya melangsungkan pernikahan,” terangnya. Ternyata, Hj Noor Djannah jatuh cinta kepada H. La Ode Ruddin kala itu karena ketekunan iman dan takwa putra asal Kabupaten Muna itu. Mendahulukan ibadahnya kepada Allah SWT sebelum makan. “Saya perhatikan selama pelatihan dan membuat saya tertarik karena takwanya,” aku Hj. Noor Djannah. Dengan konsep menjaga ketakwaan kepada Allah SWT, melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya menjadi resep terbaik membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah. “Jika kita menjaga ketakwaan, maka rasa saling menghargai, saling menghormati, saling percaya, saling mengasihi, semuanya sudah terpatrit dalam ketakwaan. Jika takwa sebenar-benarnya takwa dilaksanakan, maka itulah konsep terbaik dalam membangun dan menciptakan rumah tangga yang sakinah mawaddah,” jelasnya. Tak hanya ampuh dalam membina rumah tangga, konsep takwa pun menjadi mu’jizat dalam mendidik anak-anak. Tiga anak Hj. Noor Djannah sukses melaksanakan pendidikannya. Satu diantara berhasil meraih gelar dokter dan mengabdi di salah satu instansi pemerintah. “Laksanakan segala apa yang diperintahkanNya dan jauhi segala apa yang dilarangNya. Itu obat paling mujarab dalam segala hal,” imbaunya. (ano/aka)


hobbies Kendari Pos | Minggu, 21 April 2013

Tertarik dengan Kokokannya yang Khas H

“Meskipun pemeliharaanya simple, suara kokokan ayam ketawa cukup unik dibanding jenis ayam lainnya misalnya ayam bangkok, apalagi jika indukannya merupakan ayam ketawa berkualitas, hanya ditenggerkan di sebatang kayu saja maka beberapa menit kemudian langsung berkokok, biasanya sekitar 15 menit,” ungkapnya sambil merinci ternak ayam ketawa banyak terdapat di kawasan Oikumene dan Anduonohu Kendari. H Ullah menandaskan menjelang 6 bulan pemeliharaan, ayam ketawa sudah mulai rajin berkokok. Selain itu memeliharanya dengan cukup dijemur saja biar tidak rutin dimandikan, kualitas ayam ketawa tetap sama, beda dengan ayam bangkok harus mandi dan dijemur supaya badan kuat. Apalagi makanan ayam ketawa yaitu jagung sangat mudah didapatkan dan harganya pun sangat murah. (fas)

Tentang Ayam Ketawa Karena terbatasnya masyarakat yang memelihara dan mempunyai Ayam Ketawa (Manu’ Gaga’) menyebabkan terbatasnya penyebaran Ayam Ketawa di tengah-tengah masyarakat, dan tidak sepopuler seperti ayam kampung lainnya. Sejarahnya dahulu yang memelihara Ayam Ketawa rata-rata bangsawan, dan merupakan symbol status sosial, sehingga masyarakat sangat jarang memeliharanya karena ada perasaan segan dan hormat pada rajanya.

Cara memelihara Ayam Ketawa sangat gampang karena karakter ayam ini tak jauh berbeda dengan ayam lainnya. Makanannya pun tidak macam-macama, cukup diberi jagung dan rajangan sawi hijau. Ciri ciri anakan ayam ketawa yang bagus, sudah bisa terlihat dalam tempo 1,5 bulan anakan ayam jenis umum biasanya hanya bisa berkotek, namun diumur yang sama, anak ayam ketawa sudah berkokok mirip dengan ayam ketawa dewasa dengan interpal atau nada Kotoran ayam dan sisa – sisa pakan harus dibuang secara rutin dengan cara disapu setiap hari. Sebagian orang yang belum mengetahui cara memelihara ayam ketawa membayangkan sangat sulit atau ada aturan aturan tertentu yang membuat repot pemelihara

ayam ketawa, sehingga banyak yang ragu untuk memelihara ayam ketawa tersebut. Memelihara ayam ketawa sangatlah mudah, tidak ubahnya seperti memelihara ayam ayam hias atau ayam aduan, bahkan lebih mudah, karena dalam memelihara ayam ketawa tidak ada aturan–aturan khusus, hanya bila yang sudah dewasa perawatannya adalah cukup pemeberian jamu atau suplemen dan dimandikan, kemudian di jemur. Adapun cara memelihara ayam ketawa : 1. Anak ayam ketawa untuk umur 1-30 hari. Untuk pakannya cukup diberi pakan dan minum yang di beri suplemen. Untuk anak ayam ketawa pada umuran tersebut yang perlu diperhatikan adalah suhu ruan-

gan, sebaiknya suhu ruangan di buat panas yaitu dengan cara kadang di beri lampu listrik 5 watt. Dan juga agar anak ayam ketawa tidak mudah terserang penyakit sebaiknya di vaksin, dan pilihlah vaksin yang kita mudah melakukannya sendiri yaitu dengan cara vaksin melalui tetes mata. Vaksin ayam ketawa yang baru menetas sampai umur 1 minggu gunakan Medivac ND Hitchner B1, dan gunakan 1 tetes kemata ayam ketawa. Usahakan vaksin tersebut benar – benar masuk kemata ayam ketawa, dengan cara setelah diteteskan kemata ayam,pegang dahulu sampai dia mengerjapkan mata berkali – kali, baru kemudian ayam ketawa dilepas. Sedangkan untuk vaksin kelanjutannya yaitu umur 1 bulan sampai dewasa

H Ullah (Pemilik Stand Kembar, Kompleks Agribisnis Kendari).

gunakan Medivad ND La Sota, caranya sama dengan cara pemberian vaksin pada anak ayam ketawa. 2. Ayam ketawa umur 1–4 bulan. Untuk ayam ketawa pada umuran tersebut pemberian pakan dengan cara berangsur-angsur mulai dikurangi, yaitu dangan cara pakan dicampur beras merah atau jagung slep. Pada anakan ayam ketawa umuran tersebut mulai belajar berbunyi, dan perawatannya selain di berimakan, minuman ayam di capur suplemen, suplemen ayam bermacam – macam seperti vita chicks, electrovit, dan raid chicks. 3. Ayam ketawa dewasa. Ayam ketawa dewasa sudah mulai rajin berbunyi, pakan ayam ketawa ini cukup di beri beras

merah atau jagung slep, agar tidak bosan sekali sekali bisa di beri pakan. Untuk menjaga kesehatan beri suplemen merek seperti yang telah dibuatkan diatas. Pada ayam ketawa yang dewasa ini sudah mulai dimandikan cukup 1 minggu sebanyak 3–4 kali kali dengan cara di lap pakai busa yang basah Sebaiknya jangan terlalu basah karena akan berpengaruh pada bulu ayam ketawa, setelah dimandikan cukup dijemur 2-3 jam. Sering–seringlah dilatih bertengger di tenggeran yang di buat menyerupai hurup T dimensi tenggeran cukup mengunakan kayu 4 cm x 4 cm, dengan panjang 60 cm sedangkan tiang bisa gunakan kayu 5/7 atau bambu diameter 8 cm, tinggi cukup 120 cm dan agar tidak goyang ditaman 50 cm. (internet/fas)


7

Kendari Pos | Minggu, 21 April 2013

Demokrat .............

Telkom ............. dihindari, Telkom tetap berkomitmen dengan memberi penggantian kerugian (retitusi) pada konsumen bersangkutan. Peningkatan layanan juga diharapkan mampu melahirkan konsumen yang cerdas yang dapat memilih dan memanfaatkan produk berdasarkan tingkat kebutuhan. Untuk hal ini, Telkom meluncurkan produk dengan berbagai pilihan fitur yang dapat diakses konsumen. Ahmad mencontohkan layanan Speedy saat ini telah ditawarkan dengan berbagai pilihan paket yang dapat dimanfaatkan pelanggan sesuai dengan tujuan penggunaan masng-masing.

Pria yang baru tiga bulan menjabat sebagai GM ini juga menyebut beberapa layanan yang ditawarkan Telkom saat ini dengan penyediaan layanan visual yang dapat diakses melalui Usee TV yang menyediakan konten edukasi dan entertainment serta layanan audio melalui www.melon.com denngan harga terjangkau. Telkom menggaransi layanan ini bebas dari unsur pornografi dan sara karena telah mengalami rangkayan penyaringan ketat. “Hal ini sekaligus untuk mendukung inisiatif kita dalam penyediaan layanan internet sehat,” tukas Ahmad. (m4)

NA ............. Ungkapan itu jika dikaji secara mendalam tentu bukan sekedar opini atau wacana politik seorang Gubernur. Tapi, ini menunjukan keseriusan, namun penuh sejuta tanda tanya. Apakah serius atau tidak? Apalagi dalam kegiatan itu dihadiri hampir seluruh pejabat, baik birokrasi maupun politisi Sultra tingkat daerah maupun pusat bahkan Wakil Menteri PPN/ Wakil Kepala Bappenas, Dr. Lukita Dinarsyah Tuwo serta staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Mendagri, H. Musrif Suwardi, HN memberikan aplous. Hanya saja, Nur Alam mengaku ingin tetap konsen dalam pembangun dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Sultra. Tapi, ia menegaskan bahwa sangat riskan diinstansi pemerintah atau aparatur yang tidak loyal dan taat. Dalam melakukan penjaringan aspirasi masyarakat, juga harus dibangun jangka panjang. “Tekad kita semua adalah mari bekerja keras untuk kemajuan Sultra. Karena, saya tentu tidak akan terus menjadi gubernur, kira-kira empat tahun setengah lagi. Tidak ada pemilihan gubernur ketiga kali dan itu peluang untuk saudara-saudara untuk mengisi tempat saya ini. Tapi tidak usah pasang baliho sekarang, masing lama,” tutur ketua DPW PAN Sultra itu dengan suara merendah saat ucapan terakhirnya. Bukti ingin menamatkan karier politiknya, sampai-sampai Ketum KONI Sultra itu memberikan ruang terbuka pada politisi lainya yang berbeda partai sakalipun untuk meminta saran bahkan dukungan politik. Tentu ucapan semua ini bukan bahasa politik, karena bukan dalam forum politik tapi Musrembang untuk kepentingan masyarakat Sultra. “Biarkan teman-teman DPR kita yang diberikan dukungan karena memang ini tahun pemilihan legislatif dan saya mendukung semua teman-teman legislator yang berbeda partai sekalipun. Kantor rumah jabatan saya terbuka, kalau ada yang meminta konsultasi. Sekedar

konsultasi, gimana supaya dapat jimat dari saya, supaya bisa terpilih tahun 2014 nanti,” tuturnya lagi yang itu mungkin membingungkan politisi PAN yang sempat hadir. Bukan hanya itu, Nur Alam juga menekankan pada bupati/walikota serta Kadis agar tidak ketergantungan pada anggaran pusat. Karena itu, hanya akan memperlambat proses pembangunan. Menurutnya, pemerintah daerah dalam rangka mengakomodir apresiasi masyarakat yang dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat Desa, Keluruhan, hingga tingkat Nasional. “Bupati, walikota atau Kadis datang ke-Senayan (Jakarta red) yang acap kali RKP (Rencana kerja pemerintah) dikesampingkan dan harus bergerilya diberbagai komisi DPR bahkan ada istilah “tunggu-tunggu dana yang dikumpul”. Sampai kapan energi kita harus habis menunggu pada hal yang tidak jelas seperti itu. Mari kita jadikan forum ini sebagai infrastruktur dasar dalam kita memperjuangkan aspirasi pembangunan daerah. Kita mulai hentikan bergerilya mencari anggaran diberbagai lembaga yang merasa berkompeten untuk itu,” tegasnya lagi. Guna menopang semua itu, Nur Alam mengharapkan agar semua putera daerah yang telah sukses menjadi anggota DPR, DPD dan DPRD agar jangan hanya tertidur dan menjadi penonton dalam proses pembangunan Sultra. Tetapi harus membantu dan memberikan kontribusi yang jelas dan kongkrit buat kemajuan Bumi Anoa di masa mendatang. “Saya juga meminta pada teman-teman anggota DPR, DPD dan DPRD asal pemilihan Sulawesi Tenggara. Bantu saya, bantu para bupati dan bantu para kepala Dinas untuk memperjuangkan daerah ini. Ada saatnya kita bicara politik, tapi saatnya kita abaikan itu dan kita bicara pembangunan di daerah yang kita cintai ini (Sultra red),” tegasnya lagi, dalam Musrenbang yang dihari sebagian besar anggota DPR, DPD dan DPRD. (m1)

Bocah ............. mereka, Nartim, sebenarnya menjadi sandaran Tasripin dan adik-adiknya. Namun, tiga bulan lalu Nartim justru memilih mengikuti jejak ayahnya merantau ke Kalimantan. Empat anak Kuswito pun kini tinggal sebatang kara di rumah berukuran sekitar 5 x 6 m di Grumbul Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Rumah mereka pun terbilang sederhana. Berbeda dengan tetangganya yang sudah berkeramik dan bertembok, dinding rumah Kuswito terbuat dari papan serta lantainya semen yang pecah di sana-sini. Ruangan dalam pun terasa pengap lantaran sirkulasi udara tidak sempurna. Beruntung, keluarga almarhumah Sutinah tempat tinggalnya berdekatan dengan rumah empat anak yang masih kecil itu. Keluarga almarhumah Sutinah pernah mengusulkan supaya empat anak itu dititipkan ke saudara. ’’Namun, ketika itu Kuswito bersikeras supaya anak-anak tetap berada di rumah. Dia menolak tawaran bila saudara mengasuh anak-anaknya. Kami pun merasa sedih,” kata Ali Sahudin (50), paman Tasripin. Setiap hari, Ali berusaha merawat anak-anak Kuswito dengan datang ke rumah mereka yang jaraknya sekitar 20 meter dari tempat tinggalnya. ’’Kalau masalah sandang dan pangan, saya rasa mereka tidak sampai terlewat. Hanya, umur mereka yang masih anak-anak membutuhkan kasih sayang orang tua,’’ jelas Ali. Tasripin menuturkan, sejak delapan bulan lalu ayahnya merantau ke Kalimantan. Setiap bulan, ayahnya mengirim uang. Jumlahnya sekitar Rp 300 ribu – Rp500 ribu. Uang itu digunakan untuk biayai hidup bersama tiga adiknya. Tasripin sudah berhenti bersekolah sejak duduk di kelas 3 SD. Dulu, dia bersekolah di SD Karanggondang, Desa Sambirata. Dia tidak mau melanjutkan sekolah karena terbentur biaya dan lebih senang merawat adik-adiknya. Dua adiknya, Dandi dan Riyanti, kini belum sekolah. Sedangkan Daryo yang paling kecil bersekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Grumbul Pesawahan. ’’Adik saya tidak mau sekolah. Hanya yang kecil ikut PAUD, itu saja kalau mau berangkat,’’ kata Tasripin. Sebenarnya, keluarga ingin Tasripin bersekolah. Namun, anjuran itu selalu ditolak. Waktu Tasripin sehari-hari habis untuk mengurus adik-adiknya. Setiap pagi, dia memasak untuk sarapan. Seperti menanak nasi, memasak air, sampai membuatkan mi instan. Keluarga dan tetangga sering membantu memberikan nasi maupun lauk untuk bocah-bocah itu. Tak jarang, mereka hanya makan nasi dengan lauk seadanya. Untuk pakaian, Tasripin mencuci baju sendiri walaupun tidak pernah disetrika. ’’Uang kiriman dari bapak untuk membeli beras dan minyak. Terkadang beli beras sampai 15 kilogram untuk setengah bulan. Karena satu hari habis setengah kilogram untuk makan. Kalau ada uang lebih, kadang

untuk jajan adik-adik. Saya bekerja serabutan, kadang mencari kayu bakar di hutan atau jadi buruh menggarap sawah,’’ katanya. Dalam berkomunikasi, ayahnya selalu menghubungi via telepon milik tetangga atau keluarga dekatnya. Beberapa minggu lalu, ayahnya menghubungi dan akan pulang bersama kakaknya pada Lebaran mendatang. “Bapak di Kalimantan, di perusahaan kayu. Kalau kakak saya di perusahaan sawit. Bilangnya mau pulang pas Lebaran nanti,” ujarnya. Tasripin sendiri mengaku tidak bisa membaca dan menulis. Tapi, setiap hari, dia bisa mengajari adiknya mengaji. Namun, sejak kisah Tasripin diberitakan sejumlah media, uluran tangan mulai berdatangan. Masyarakat sekitar, lembaga sosial, hingga instansi pemerintah dan militer ramai-ramai memberikan bantuan kepada Tasripin serta tiga adiknya. Kemarin, anggota TNI dari Kodim 0701/ Banyumas dan Korem 071/Wijayakusuma melakukan bedah rumah Tasripin. Rumah dipugar agar terang dan sirkulasinya sehat. Para anggota TNI juga membuatkan WC dan memperbaiki dapur. Selain itu, mereka merehab kamar Tasripin berukuran 3 x 3 meter persegi yang ditempati bersama tiga adiknya supaya lebih besar. Sedangkan lantai disemen ulang, halaman dipasang paving block, serta papan-papan dinding rumah yang sudah keropos diganti. Selama bedah rumah berlangsung, Tasripin dan tiga adiknya diinapkan di Hotel Wisata Niaga, Purwokerto. Begitu masuk ke kamar nomor 246, mereka terlihat gembira dan langsung bersantai di kasur. ’’Kamarnya besar sekali,’’ ujar Tasripin. Meski awalnya sempat takut-takut, begitu melihat banyaknya minuman segar yang disajikan, mereka langsung semringah. Mereka bergilir mengambil susu kotak dan teh kemasan yang disajikan. Nasi goreng hotel yang disajikan pun langsung disantap dengan lahap empat bocah itu. Tasripin sampai di Hotel Wisata Niaga pukul 19.00 WIB tadi malam diantar jajaran kodim. Dia juga ditemani sejumlah saudara dan alumnus SMPN 5 Purwokerto yang memperhatikan Tasripin sejak awal. Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf. Helmi Tachejadi Soerjono melalui Pasintel Ruswanto mengatakan, setelah renovasi rumah selesai, Tasripin dan adik-adiknya akan pulang. ’’Rumah yang sekarang ini akan direhab sehingga lebih layak dan nyaman untuk tempat tinggal. Semoga berjalan lancar dan sukses,’’ timpalnya. Muhamad Adib sebagai pendamping Tasripin dan adiknya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membebaskan Tasripin serta adiknya dari derita kelaparan dan suramnya masa depan. “Tasripin dan adiknya sudah bisa tersenyum serta bisa menatap masa depan dengan semangat untuk sekolah,” ungkapnya. (*)

negara,’’ terang Razak, kemarin. Pria yang tercatat sebagai Ketua PAC Demokrat Poasia itu bahkan meminta pada 11 pengurus DPC Demokrat seSultra untuk menggalang kekuatan untuk menggelar Musdalub karena menganggap kepemimpinan Endang di DPD Demokrat Sultra, terjadi ketidakbecusan mengurus DPC Kendari. ‘’Kami sebagai kader merasa dibohongi, apalagi masyarakat,’’ tegasnya. Apakah akan menggiring perlawanan itu ke ranah hukum? Menurut Razak ia tengah mengkaji unsur-unsur pidana dalam delik hukum untuk mengadukannya. ‘’Sebagai kader saya inginkan Demokrat di Sultra bisa merebut hati rakyat, tapi

tindakan mengulur-ulur pemilihan Ketua DPC Demokrat Kendari yang definitif membuat konsolidasi pasti terhambat dan tingkat kepercayaan masyarakat menurun. Padahal saat ini sudah saatnya Demokrat menggalang kekuatan, bukan terpecah,’’ tandasnya. Perlawanan Razak karena Ketua DPD Demokrat Sultra, Muh Endang tengah menyiapkansolusipersoalanDemokratKendari yang sudah dua kali menggelar Muscab, tapi berlangsung deadlock terus. “DPP sementara mengolah dua opsi yang kami tawarkan, apakah saya ambil alih atau tunjuk pelaksana tugas sementara, kami masih menunggu keputusan soal itu,” kata Muh Endang, kala

ditemui beberapa hari lalu. Yang jelas, kata dia, jika nantinya akan ditunjuk pelaksana tugas maka nama yang akan ditunjuk, tentu bukan Suri Zam-zam dan Abdul Razak Naba. Untuk diketahui, dua nama ini sempat bersaing menjadi Ketua DPC Kota Kendari dalam sebuah Muscab, Januari lalu. Hanya saja, saat proses pemilihan berlangsung dimana Razak Naba mencapai 6 dari 10 suara yang memilih, pemimpin sidangnya memilih menskors Muscab dengan alasan shalat Maghrib. Tapi Muscab benar-benar tak dilanjutkan setelah itu, dan Demokrat Kota Kendari kini belum juga punya ketua definitif. (m4)

sesuai untuk sekolah yang dipimpinnya. Memang soal matematika, tapi materinya bukan untuk SMK teknologi melainkan SMK pariwisata. Kata dia, harus diakui ada ketakutan tersendiri bagi para siswa setelah mendapat kabar bahwa ujian nasional harus diundur. Agar para siswa tetap tetap tenang, pihak sekolah selalu mendekatkan diri pada siswa untuk memberikan motifasi agar mereka tidak terpengaruh terhadap waktu ujian yang diundur hingga sore hari. “Dengan kondisi seperti ini memang kosentrasi siswa sendiri memang sedikit terpengaruh. Namun begitu mereka punya semangat yang tinggi, kemauan dan keinginan untuk bisa melakukan ujian pada hari ini. Apalagi ini merupakan persoalan yang datangnya bukan dari pihak sekolah namun permasalahan yang menjadi masalah nasional,” tuturnya. Dia menambahkan, di SMKN 2 Baubau,

total siswa yang melaksanakan UN berjumlah 189 siswa yang terdiri 13 rombongan belajar dari 6 jurusan yang tersedia. Dari jumlah tersebut seluruh siswa tidak mendapatkan jatah naskah soal ujian yang akan diujikan. Sementara itu, Kepala SMKN 1 Baubau Drs La Haris MM menjelaskan semua jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Baubau tidak mendapat naskah UN untuk mata pelajaran matematika yang diujiankan karena terlambatnya pendistribusian soal. Berdasarkan informasi yang diperoleh soal milik SMKN 1 Baubau tercecer di Bali. “Dari 320 orang siswa yang terdiri dari 16 ruangan yang mengikuti ujian disini tidak mendapatkan naskah soal UN untuk mata pelajaran matematika. Kami mengetahui soal ujian itu tidak ada setelah malam harinya kami dihubungi oleh pihak kepolisian terkait naskah soal ujian yang diujiankan besok,” singkatnya. (cr4)

sikap Fatin dalam membawakan lagu ini terbilang apa adanya. “Saya lihat antara mama Ina dan Fatin beda dari cara bernyanyinya. Kalau Fatin nyanyinya kayak main-main dalam lagu ini gak ada masalah. Ya mungkin begini rasanya kalau anak umur 16 tahun ngerasa jatuh cinta, ya unyu-unyu gini,” tutur Bebi.

Mendengar pertanyaan para mentor tersebut, dengan malu-malu Fatin menjawab kalau dirinya sudah pernah jatuh cinta dan sudah pernah punya pacar. “Udah pernah (jatuh cinta-red) tapi untuk sekarang lagi fokus sama nyanyi,” jawab Fatin dengan muka memerah. (chi/jpnn)

Unas ............. kami peroleh dari pihak propinsi maupun dipusat bahwa pelaksanaan ujian harus selesai pada itu hari juga jadi tidak boleh ditunda keesokan harinya. Dan alhamdulillah persoalan UN dapat kita selesaikan setelah shalat Jumat,” jelasnya Dia menambahkan, untuk ujian nasional dihari berikutnya, pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada lagi persoalan yang dihadapi kedepannya. “Dihari Sabtu (kemarin, red) tidak ada mata pelajaran yang akan diujiankan. Jadi kalaupun ada kekurangan soal masih bisa kita antisipasi pada hari sabtu dan minggu. Jadi dua hari waktu yang lowong ini bisa kita manfaatkan untuk mengantisipasi masalah kekurangan soal yang akan diujiankan pada hari berikutnya,” tambahnya. Sementara itu Kepala SMKN 2 Baubau, Safini SPd menjelaskan penundaan ujian nasional hingga sore hari karena permasalahan soal yang diterima tidak

fatin ............. Jakarta, Jumat (19/4) malam. Mendengar pertanyaan Dhani, mama Ina- panggilan akrab Vina Panduwinatajuga sempat menanyakan hal serupa saat latihan dengan Fatin. “Itu juga pertanyaan mama Ina saat pertama kali latihan sama Fatin,” saut mama Ina. Mentor lain yakni Bebi Romeo menilai


8

Kendari Pos | Minggu, 21 April 2013

Pekan Penuh Big Match

K

ompetisi lokal di Eropa kini mulai memasuki pekan-pekan menentukan. Raihan satu poin, apalagi menang sangatlah berarti. Beberapa klub ada yang sedang berusaha keluar dari jerat degradasi, tapi ada juga yang sedang berusaha merengkuh gelar juara, sebelum kompetisi resmi berakhir. Di Inggris, Italia dan Spanyol, gambaran soal siapa mengangkat gelar sudah terlihat, tapi sepakbola bukanlah matematika. Selalu ada kejutan setiap saat. Pekan ini, di Inggris dan Italia ada laga-laga big match yang akan tersaji. Bukan saja hanya soal gengsi, tapi yang menang berarti tiket Champion musim depan akan aman, sedangkan yang jadi pecundang, makin tersisih dari jatah tiket Eropa. Musim mau habis, duel memang semakin panas. Di Liga Inggris, ada duel menarik yang akan tersaji malam nanti yakni Tottenham Hotspur vs Manchester City (siaran langsung Global TV Pukul 19.30) dan Liverpool vs Chelsea (Live On MNC TV Pukul 21.00 WIB). Yang tak bisa dilepaskan pula adalah pertandingan antara Manchester United vs Aston Villa. Bukan apa-apa, United butuh poin penuh untuk bisa segera naik takhta. Mari berbicara dari laga Tottenham vs City dulu. The Citizens boleh saja tampak “santai” belakangan ini. Mereka seperti sudah rela gelar juara bakal lepas ke tangan United. Walaupun, secara hitungan matematis, tidak demikian. Tetapi, menilik dari komentarkomentar yang dilontarkan manajer serta penggawa-penggawanya, City seperti ingin melepaskan beban yang tidak mereka perlukan. Andai tidak jadi juara musim ini, City masih berpeluang mendapatkan trofi dari Piala FA. Sementara di liga, faktanya mereka kini tengah tertinggal 13 poin di belakang United. Yang bisa dilakukan Sergio Aguero dkk. sekarang adalah memenangi laga sisa. Perkara apakah United akan kehilangan poin lagi, itu urusan belakangan. Kalau yang terjadi adalah demikian, maka itu adalah bonus besar buat City. Menariknya, mereka akan menghadapi Tottenham pekan ini. The Lilywhites yang

hanya mendapatkan satu kemenangan dalam empat laga terakhir sedang was-was. Mereka kini berada di posisi lima klasemen, terlempar keluar dari zona Liga Champions dan berada di bawah rival berat mereka, Arsenal. Kehilangan poin lagi akan membuat kans tim besutan Andre Villas-Boas ini tampil di Liga Champions musim depan menipis --walau belum habis. Tapi Totenham mendapatkan kabar bagus jelang big match itu.. Pemain andalan mereka, Gareth Bale, sudah pulih dari cedera dan siap dimainkan. Bale mengalami cedera engkel saat Spurs berhadapan dengan Basel di leg pertama perempatfinal Liga Europa, dua pekan lalu. Cedera tersebut membuat Bale absen di laga kontra Everton dan pertemuan kedua kontra Basel. Namun, Bale ternyata tak butuh waktu lama untuk kembali fit. Pemain asal Wales itu sudah kembali mengikuti sesi latihan dan bisa diturunkan di laga kontra City, nanti malam. “Gazza sudah mengikuti latihan bersama tim dalam dua hari terakhir dan berlatih sendiri sejak awal pekan,” ungkap manajer Spurs, Andre VillasBoas, yang dikutip Sky Sports. “Dia membuat kemajuan yang bagus dari awal pekan sampai berlatih bersama tim. Jadi, tentu dia bisa diturunkan,” tambahnya. “Saya pikir akan ada faktor yang membuat City takut. Kita menyadari pengaruh yang sudah diberikan pemain ini sepanjang musim. Rangkaian gol yang dipunya saat ini bisa menjadi faktor tersebut,” sahut Villas-Boas seperti diberitakan TheSun. Bale sudah melesakkan 22 gol dari 38 penampilan bersama Suprs di seluruh kompetisi musim ini. Catatan hebat tersebut membuatnya masuk daftar nominasi Pemain Terbaik PFA, bersama Robin van Persie, Juan Mata, Eden Hazard, Luis Suarez dan Michael Carrick. Bagaimana dengan Liverpool vs Chelsea? Tujuan The Blues jelas: butuh poin untuk mengamankan diri di dalam zona Liga Champions. Saat ini, John Terry dkk. berada di posisi tiga klasemen dengan 61 poin, hanya unggul satu poin atas Arsenal dan tiga poin atas

Tottenham. Sementara Liverpool belakangan sedang menghadapi masalah bernama “penyelesaian akhir”. Dua laga terakhir mereka berakhir dengan kedudukan imbang 0-0. Padahal The Reds tampil

relatif dominan pada kedua laga tersebut. Terhentinya keran gol Liverpool juga terjadi seiring dengan terhentinya Luis Suarez membobol gawang lawan. El Pistolero kini sudah empat laga tidak mencetak gol. Di laga lain, ada United yang

akan menjamu Villa. The Red Devils hanya mendapatkan empat poin dalam tiga pertandingan terakhir. Ini sedikit memperlambat langkah mereka dalam mencapai gelar juara. Usai mengalahkan Stoke pada akhir pekan lalu, Unit-

ed hanya butuh tujuh poin lagi untuk menjadi juara. Namun, dengan hasil imbang 2-2 melawan West Ham tengah pekan ini, United wajib memenangi dua laga berikutnya jika ingin cepat-cepat menjadi juara. Villa adalah yang pertama, sementara yang berikutnya adalah Arsenal. Tapi, layaknya laga menghadapi tim yang tengah berjuang lepas dari degradasi, United bisa jadi tidak akan mendapatkan laga yang mudah. The Villans kini berada di posisi 17 dengan koleksi nilai 34, hanya terpauTapi, layaknya laga menghadapi tim yang tengah berjuang lepas dari degradasi, United bisa jadi tidak akan mendapatkan laga yang mudah. The Villans kini berada di posisi 17 dengan koleksi nilai 34, hanya terpaut tiga angka dari zona degradasi. Di Italia juga ada duel tak kalah seru. AC Milan akan bertandang ke markas Juventus, Senin dini hari nanti.

(siaran langsung TVRI Pukul 01.45 WIB). Beban tentu tertuju pada Bianconerri-julukan Juventus-karena mereka kini tengah focus mencari kemenangan demi melapangkan jalan menuju Scudetto. Juve saat ini tinggal butuh tujuh poin di sisa enam pertandingan musim ini. Laga menghadapi Milan tentu sangatlah krusial. Kedua tim saat ini terpaut 15 poin. Juve di puncak, sementara Rossoneri di peringkat tiga. Kemenangan atas Juventus akan menjaga kans Milan merangsek naik ke posisi dua klasemen. Namun perjuangan Rossoneri tidak akan mudah karena performa mereka tengah menurun menyusul hasil imbang di dua laga terakhirnya yakni saat bertandang ke Fiorentina dan menjamu Napoli. Di awal musim ini Milan sukses menundukkan Juventus dengan 1-0 saat bermain di San Siro. Namun di ajang Coppa Italia, gantian Bianconeri yang memetik kemenangan dengan

skor 2-1. Striker Milan, Stephan El Shaarawy menyebut jika laga itu bakal sulit buatnya dan tim. Tapi kalau ada pihak yang harus khawatir dengan hasil akhir laga maka itu adalah ‘Si Nyonya Tua’. “Itu akan sulit, mereka tangguh dan menjalani musim dengan hebat. Pertandingan Minggu (Senin WIB) akan menyedot banyak perhatian dan konsentrasi, siapa yang membuat kesalahan paling kecil akan bisa menang. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membawa pulang tiga poin,” sahut El Shaarawy dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport. Kunci untuk memetik kemenangan di Juventus Stadium disebut pemain depan berusia 20 tahun itu adalah bermain dengan determinasi tinggi. Mengaku sama sekali tidak mempelajari permainan calon lawannya, dia menyebut kalau tuan rumah lah yang seharusnya khawatir dengan laga terse-

but. “Yang terpenting adalah masuk ke lapangan dengan penuh keyakinan, tanpa pernah menurunkan ritme. Saya tidak mempelajari Bianconeri. Saya akan melakukannya di atas lapangan. Adalah mereka yang harus khawat-

ir,” yakin El Shaarawy, yang musim ini sudah mencetak satu gol di kandang Juventus pada ajang Coppa Italia. Sementara Juventus, memang makin dekat dengan scudetto. Namun, selama gelar itu belum pasti di tangan, ‘Si Nyonya Tua’ diminta untuk tetap menjaga fokus. Dengan liga yang menyisakan enam pertandingan lagi, kans Juve untuk kembali meraih scudetto terbuka lebar. Mereka kini tinggal butuh tambahan tujuh poin lagi untuk memastikan gelar juara. Meski demikian, Leonardo Bonucci meminta timnya untuk tetap waspada. “Kami harus terus menjaga kewaspadaan kami sampai kami secara matematis memenangi liga lagi,” ujar Bonucci kepada Sky Sport Italia seperti dilansir Football Italia. “Kami harus mendefinisikan musim yang kami jalani di akhir musim,” lanjut bek internasional Italia itu. “Di Liga Champions, kami mendapat banyak pengalaman yang mana akan berguna bagi kami di masa mendatang, sementara kami tidak beruntung di Coppa Italia.”(nds/din)


Kendari Pos Edisi 21 April 2013