Issuu on Google+

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Jumat, 1 Juni 2012

PDiP:

Hemat Energi Ala SBY Lucu-lucu Jakarta, KP Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani menilai pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang program penghematan energi hanya sebagai ‘lucu-lucuan’ saja. Menurutnya, hemat energi yang digaungkan pemerintah, tidak serius dan tidak mencerminkan kebijakan komprehensif sektor energi. “Kalau pidato hanya berupa pengumuman ajakan hemat kenapa harus presiden? Terlalu teknis dan tidak menyeluruh,” kata Dewi Aryani, kemarin. Ia mengingatkan, sebagai ketua umum Dewan Energi Nasional (DEN) SBY harusnya fokus kepada pembenahan kebijakan energi nasional. “Ingat bahwa sektor energi tidak melulu soal BBM (Bahan Bakar Minyak) tapi menyeluruh dari berbagai sumber energi itu sendiri,” katanya. Dewi mengatakan, berbagai determinan penting harus masuk dalam fokus pembahasan. Misalnya, soal transportasi, industri, sosial politik dan lingkungan hidup. Karenanya, Dewi kata dia, seharusnya pemerintah segera mengkaji penting dan urgensi sektor energi harus menjadi leading sector berbagai kebijakan pembangunan. “Agar berkelanjutan, konstitusional dan benar-benar membawa kesejahteraan rakyat,” tegasnya.(boy)

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Mendagri Singgung Polemik Pemekaran Jakarta, KP Pemerintah mulai jengah dengan penyampaian aspirasi pembentukan daerah otonom baru, yang dilakukan dengan cara menggelar aksi demonstrasi ke Jakarta. Aksi biasanya untuk menekan pemerintah dan DPR agar mengabulkan aspirasi pemekaran, meski misalnya belum ada persetujuan dari pemda induk

atau pun DPRD-nya. Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, aksi unjuk rasa di Jakarta tidak perlu terjadi jika DPRD daerah setempat menjalankan perannya secara optimal. Gamawan meminta DPRD melakukan rapat dengar pendapat dengan seluruh komponen masyarakat, guna menghindari polemik terhadap aspirasi peme-

karan. Dari rapat itu, DPRD sebagai representasi masyarakat bisa mengambil keputusan, merekomendasikan atau tidak aspirasi pemekaran itu. Sikap DPRD ini yang akan menjadi acuan pusat dalam merespon desakan pemekaran. “Selama ini yang muncul demo-demo, minta pemekaran. Kita minta sebelum ke

Jakarta, gelar dulu rapat dengar pendapat dengan kalangan masyarakat. Tokoh adat, kampus, pemuda, dan seluruhnya. Dewan yang bijaksana mestinya melakukan itu,” ujar Gamawan Fauzi di kantornya, kemarin. Pernyataan Gamawan menanggapi

Baca mEndagri di Hal 7

Panglima TNI Harus Menindak Tegas Jakarta, KP Ketua Komnas HAM, Ifdal Kasim sangat menyesalkan insiden penganiayaan yang dilakukan sejumlah anggota TNI terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas di Padang, Sumatera Barat. Menurut Ifdal Kasim, diperlukan ketegasan Panglima TNI untuk menindak para pelaku agar di masa datang kasus serupa tidak terulang lagi. “Kami sangat menyesalkan karena TNI tidak lagi punya otoritas dan tidak boleh ikut dalam proses penegakan hukum. Sehingga perlu langkah yang tegas dan menertiban oknum yang terlibat dalam pemukulan para wartawan itu,” kata Ifdal Kasim kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Dijelaskan, Komnas HAM memang belum melakukan penelitian terkait insiden tersebut untuk menentukan apakah ada pelanggaran HAM dalam

Baca marinir di Hal 7

riDWAN/PADANg EKSPrES

11 anggota Marinir dtahan dsel POM AL lantamal 2,terkait pemukulan dan perampasan serta perusakan barang wartawan dan warga sipil pada tgl 29 mei saat razia sat pol pp d bukik lampu, gates, padang, sumbar.

Kajati Baru Dititipi 2 Kasus Fadel

Daryatmo, Ketua KNKT Tatang Kurniadi, Konsultan Bisnis PT Trimarga Rekatama Sunaryo dan pihak Rusia di Bandara Halim Perdanakusuma. Terlihat, benda

Jakarta, KP Mantan Kajati Gorontalo Siswoyo menitipkan dua kasus korupsi yang melibatkan Fadel Muhammad ke penggantinya. Satu kasus sudah masuk tahap penyidikan dan telah menetapkan Fadel sebagai tersangka. Satunya lagi masih dalam penyelidikan di mana mantan Menteri Kelautan Perikanan itu baru sebagai saksi. “Korupsi yang melibatkan pak Fadel ada dua. Satunya sudah menjadi tersangka untuk kasus pembagian dana sisa lebih penggunaan anggaran Provinsi Gorontalo 2001 sebesar Rp5,4 miliar. Kasus lainnya adalah pengadaan alat kesehatan pada 2004, tapi untuk kasus ini status Pak Fadel masih sebagai saksi,” tutur Siswoyo yang ditemui usai sertijab di Kantor Kejagung RI, kemarin. Siswoyo yang kini ditarik ke Gedung Bundar menyatakan optimisnya kalau penggantinya Godang Riadi Siregar akan meneruskan penelusuran dua kasus tersebut. “Saya kenal sikap pak Godang. Insya Allah beliau akan melanjutkan penyidikan kasus korupsi sisa anggaran Rp 5,4 miliar dan penyelidikan kasus

Baca sukHoi di Hal 7

Baca fadEl di Hal 7

Selebriti

Maunya Ada Ciuman FILm ‘Gerimis Mengundang’ yang digarap Wanna B Production (Indonesia) dan Erama Production (Malaysia) mengisahkan kisah cinta antara Zamani (Kamal Adli) dan Mikha (Olivia Jensen). Namun sepanjang film tidak ada adegan ciuman antara Kamal dan Olivia. “Harusnya ada kiss. Tapi cium pipi bukan cium bibir,” kata Olivia Jensen saat pemutaran perdana Film Gerimis Mengundang di Epinsetrum XXI Kuningan, Kamis (31/5). Sutradara “Gerimis Mengundang” Ahmad Idham Ahmad Nadzri, mengatakan, pihaknya memang meniadakan adegan ciuman. Ia khawatir film tersebut akan mengundang kontroversi di Malaysia. “Dulu waktu film “Ada Apa dengan Cinta” diputar pertama kali di Malaysia ada kontroversi saat Nicholas Saputra ciuman dengan Dian Sastro Wardoyo,” kata Ahmad. Ia sangat berh a r ap film ini b i s a diterima semua kalangan di Malaysia, Indonesia, Singapura dan Brunei. Seperti diketahui film ‘Gerimis Mengundang’ diputar secara serentak di empat negara tersebut mulai 31 Mei 2012. (abu)

rAKA DENNY/JAWAPOS

Salah satu bagian komponen dari Blackbox pesawat Sukhoi Super Jet 100 yakni Flight Data recorder (FDr) ditunjukkan ketika jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (31/5).

Rekaman Penerbangan Ditemukan Jakarta, KP Tak ada alasan bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk tidak menemukan penyebab utama kecelakaan Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 di Gunung Salak Rabu 9 Mei lalu.

Sebab, barang yang paling dicari, yakni Flight Data Recorder (FDR) sudah ditemukan kemarin. Setelah dibawa dari lokasi kecelakaan, FDR tersebut langsung ditunjukkan kepada para wartawan oleh Kabasarnas Marsekal Madya

Ani Ema Susanti, dari TKW Jadi Produser Film Dokumenter

Berkat Pengalaman Jadi Pembantu di Hongkong Pengalaman menjadi TKW di Hongkong mengantarkan Ani Ema Susanti sukses di bidang film dokumenter. Berbagai penghargaan nasional dan internasional pun pernah diraihnya. SEKARING RATRI A., Jakarta Ani Ema Susanti tumbuh dan besar di Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Jombang. Di desa tersebut hampir sebagian besar warganya berprofesi TKW. Karena itu, sejak kecil Ani akrab dengan berbagai hal yang

Ani Ema Susanti for Jawa Pos

berkaitan dengan kehidupan TKW. Dia sudah terbiasa menyaksikan penderitaan keluarga Ani (dua para TKW maupun kisah TKW dari kanan) yang sukses di desanya. bersama Nia Dinata (dua Ani berasal dari keluarga pasdari kiri), pasan. Orang tuanya hanya luluUcu Agustin san SD. Meski begitu, dia tidak (paling mau menyerah dengan keadaan. kanan) serta peserta Dia bahkan mewanti-wanti diri kontes film agar tidak ikut-ikutan menjadi dokumenter buruh migran seperti para tetdari negara lain di Jerman angganya. pada 2009. Menurut perempuan berjilbab tersebut, kehidupan sebagian keluarga para TKW memang terkesan makmur. Sebab, begitu

pulang ke tanah air, mereka membeli sawah, membangun rumah, dan memborong perabotan rumah tangga. “Mereka juga beli motor,” ujar Ani saat ditemui di Cilandak Town Square kemarin (30/5). Tetapi, di balik “kemakmuran” tersebut, Ani menyaksikan sederet kenyataan pahit dari kehidupan para buruh migran yang mengais penghidupan di negeri orang tersebut. Banyak keluarga TKW yang tidak terurus, bahkan kacau-balau,

Baca produsEr di Hal 7

Online Newspaper | Created by Taya


2

jumat, 1 juni 2012

Harga Perumahan

Ditetapkan Berdasarkan Wilayah Jakarta, KP Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) minta Perumnas proaktif dalam penyediaan ruman PNS. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengatakan, Perumnas sudah melaporkan progress kinerja sekaligus menjawab keluhan yang diterima dari pemerintah daerah (Pemda) terkait kinerjanya. ”Dari hasil peninjauan saya selama kunjungan kerja ke daerah banyak mendapat keluhan dari pemda yang menyatakan Perumnas kurang proaktif menindaklanjuti PKO. Karena itu, saya mendorong Perumnas untuk lebih proaktif menindaklanjuti PKO karena Perumnas bukan institusi pemerintah melainkan BUMN, jadi saya yakin Perumnas bisa lebih cepat dalam merealisasikan target dan saya ingin Perumnas menjadi Pionir,” katanya. Lebih lanjut Djan Faridz juga mengatakan, Perumnas bisa bekerja sama dengan BPN untuk pembebasan sertifikat dan PLN untuk pembebasan biaya pemasangan listirk. ”Saya sudah bertemu dengan Dirut PLN dan dia sudah bersedia untuk membantu pembebasan biaya pemasangan listrik dengan catatan lokasinya sudah pasti. Namun, nanti bebannya diserahkan kepada penghuni dengan cara dicicil. Perumnas di sini bisa bekerja sama,” tuturnya. Terkait dengan kesulitan yang dihadapi dalam pemasalahan lahan untuk pembangunan rumah, Djan Faridz mengaku

dok/kp

Kemenpera telah mengeluarkan peraturan baru terkait penetapan harga rumah sejahtera tapak berdasarkan empat regional/wilayah. Untuk Zona Sulawesi, Jawa, dan Sumatera Rumah Sejatera Tapak (RST) FLPP naik dari Rp 75 juta menjadi Rp 88 juta. Tampak pameran perumahan beberapa waktu lalu yang dihelat di Kendari apabila pemda minta tanahnya untuk dihargai itu adalah urusan pemda. ”Jika pemda minta lahannya dihargai itu tidak masalah dan bukan salah pemerintah pusat. Yang terpenting pemerintah pusat telah mengingatkan pemda untuk menyediakan lahan bagi perumahan PNS dengan syarat tanahnya dihibahkan,” terangnya. Dalam kesempatan yang sama, Djan Faridz juga mengingatkan pemerintah dalam hal ini Kemenpera telah mengeluarkan peraturan baru

terkait penetapan harga rumah sejahtera tapak berdasarkan empat regional/wilayah. Wilayah satu harga rumah ditetapkan paling banyak Rp 88 juta, wilayah II harga rumah ditetapkan paling banyak Rp 95 juta, wilayah III Rp 145 juta, dan wilayah khusus meliputi Jabodetabek, Batam, Bali dengan harga rumah paling banyak Rp 95 juta yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 07/2012. Sementara laporan progress

pembangunan perumahan oleh Perumnas disampaikan oleh Direktur Utama Perumnas Himawan Arief. Dalam laporannya dia mengatakan, Perumnas saat ini melakukan kerja sama dengan 67 pemda. ”Total ada 67 kerja sama yang kita lakukan dengan pemda, empat dengan pemprov, 51 dengan pemda kabupaten dan 12 dengan kota,” katanya. Dari total 67 kerja sama itu sudah difollow up dan hampir tidak ada yang tidak terpenuhi persyaratannya dengan progress beragam. (vit)

BlackBerry Curve 9320

Daya Tahan Baterai Hingga 30 Jam Kendari, KP Graha Media Telkom (GMT) Kendari kembali menghadirkan produk BlackBerry terbaru. Sejak Selasa (29/5) lalu, gerai ponsel itu sudah menjual BlackBerry Curve 9320. Desain BlackBerry Curve 9320 tidak membawa kejutan dari segi tampilan. Masih menggunakan bungkus plastik mengilap. Pinggiran metalik dan karet pelindung membuat ponsel ini kokoh digenggam. Manager Store GMT Kendari, Ayu Widiarni menjelaskan daya tahan baterai Curve 9320 memiliki waktu bicara tujuh jam dan ketahanan 30 jam saat mendengarkan radio FM, musik dan siaga dua hari untuk penggunaan menengah hingga kelas berat. “Fungsi Facebook, Twitter, Email, IM, YM tersaji dengan jelas pada tampilan utama, sehingga pengguna bisa lebih leluasa dan mudah menemukan jaringan sosial internet mereka,’’ jelas Ayu. Keunggulan BlackBerry terletak pada kenyamanan keyboard QWERTY. Ini masih dipegang teguh pada Curve 9320. Tombol lebih kecil dibanding seri BlackBerry Bold. Tapi, tetap masih mudah digunakan untuk mengetik e-mail. Sayang, tombol touchpad kurang responsif untuk membantu navigasi. Untuk smartphone BlackBerry dengan har-

ga terjangkau, Curve 9320 berjalan dengan lancar. Kekuatan prosesor 806MHz single-core memberi dukungan maksimal. Prosesor ini mencukupi untuk menjalankan BlackBerry OS 7.1 dengan baik. Begitupun Curve 9320 menjadi smartphone BlackBerry pertama yang menjalankan OS7.1 yang memberikan fitur tethering WiFi. Kendati Android 2.2 sudah melakukannya sejak lama. Di BlackBerry Curve 9320 Kendati hanya memberikan 3.2MP, kamera Curve 9320 dapat membuka dengan cepat. Tapi, tidak menjanjikan kualitas foto yang baik. Posisi LED flash yang aneh tidak membantu saat memotret pada pencahayaan rendah. Setidaknya, masih ada peningkatan dibanding hasil foto Curve 8520 dan 9300. Dengan kamera ini, Anda dapat tag lokasi pemotretan dengan dukungan built-in GPS. Di GMT Selain BlackBerry Curve 9320, juga tersedia BlackBerry Bold 9900 (Dakota), BlackBerry 9790 (Belagio), BlackBerry 9860 (Monsha), BlackBerry 9800 (touch 1), BlackBerry 9810 (touch 2), BlackBerry 9380 (Oktando), BlackBerry 9360 (Apolo), BlackBerry 8520 (gemini). ‘’Produk Blackberry memiliki garansi resmi dari Research In Motion (RIM) selama dua tahun,” pungkas Ayu. (p12/awl)

Telkom Flexi Gandeng BNI Baubau Baubau, KP Telkom Flexi kini merambah kerjasama dengan dunia perbankan. Perusahaan milik negara itu baru saja menggandeng BNI 46 Cabang Baubau. Supervisor Telkom Flexi Area Baubau, Annas mengungkapkan, ada beberapa layanan yang ditawarkan kepada pihak Bank BNI 46 Cabang Baubau yang merupakan layanan unggulan dari produk ini yakni, Flexi Komunitas, Flexi Ngerumpi (Flexi Conference) dan Flexi Milis. Untuk fasilitas yang ditawarkan ini memang cocok digunakan oleh pihak BNI Baubau mengingat banyaknya team marketing BNI yang bekerja dilapangan untuk mencari nasabah untuk memudahkan komunikasi antar sesama karyawan BNI Baubau. “Untuk sesama komunitas, untuk melakukan komunikasi baik lokal, SLJJ serta SMS tidak dipungut biaya atau gratis. Sementara untuk sambungan ke seluler lain biayanya cukup murah, untuk lokal Rp 450 permenit, SLJJ Rp 750 permenit, SMS Rp 53,9 permenit dan untuk telepon rumah lokal Rp 250 permenit dan SLJJ Rp 500 permenit,” jelas Annas, Rabu (30/5) lalu. Fitur unggulan yang sangat cocok digunakan oleh pihak Bank BNI 46 Cabang Baubau adalah Telkom Flexi Ngerumpi (Flexi Conference). Dengan menggunakan fitur ini, para pengguna Telkom Flexi bisa melakukan komunikasi lebih dari satu orang bahkan sampai dengan jumlah ribuan orang dan tentunya dengan tarif yang sangat murah dan memadai. Apalagi, jumlah karyawan Bank BNI 46 Cabang Baubau yang bekerja dilapangan terbilang memiliki jumlah yang cukup banyak dibidang marketing. Dengan begitu, karyawan yang bekerja dilapangan ini bisa melakukan komunikasi bersama dan sharing bersama karyawankaryawan lainnya secara bersamaan. “Jumlah karyawan Bank BNI 46 Cabang Baubau yang telah menggunakan Telkom Flexi saat ini sebanyak

Annas

kurang lebih 60 orang,” tambahnya. Kerjasama yang dilakukan antara pihak Telkom Flexi dan Bank BNI 46 Cabang Baubau sangat mendapat respon positif dari pihak Bank. Dengan begitu, pimpinan bisa langsung memantau kinerja keseluruhan karyawan-karyawannyan yang berada dila-

pangan melakukan rapat meski tidak berada disatu tempat sama. “Pimpinan Bank BNI 46 Cabang Baubau sangat mendukung kerjasama ini. Karena dengan adanya program ini bisa memudahkan komunikasi dengan karyawannya khususnya dibagian marketing yang bekerja dilapangan,” tukas Annas. (m5/awl)

Online Newspaper | Created by Taya


3

jumat, 1 juni 2012

Samsung Galaxy S III

Ketua Kadin Makassar Amirullah Abbas (kiri) berbicara mengenai entrepreneurship dalam seminar yang digelar STIE YPUP, Rabu 30 Mei, di Hotel Grand Clarion.

Dilapisi Gorilla Glass 2 Kendari, KP Produsen Handphone terkemuka Samsung siap melaunching produk terbaru Yakni Samsung Galaxy S III serentak di seluruh dunia. Dengan menggandeng Era Digital sebagai Samsung Partner Plaza (SPP) akan meluncurkan produk tersebut, Sabtu (2/6) besok. Sales Manager Era Digital Kendari, Nita Elpiana Sari mengatakan untuk memperkenalkan produk terbaru Samsung di awal Juni, Era Digital bersama produsen handphone Samsung akan meluncurkan produk terbaru yakni Samsung Galaxy S III sekaligus penjualan perdana dengan harga khusus. Penjualan handphone tersebut hanya tersedia di SPP di seluruh dunia, khusus di Sultra hanya tersedia di Era Digital dengan stok terbatas. ‘’Hanya tersedia 50 unit dengan edisi terbatas (Unlimited Edition),’’ jelasnya kemarin. Saat launching kata Nita, Samsung Galaxy S III akan dibanderol Rp 6,999 juta dan hanya berlaku satu hari. Setelah itu, harganya kembali normal sekitar Rp.7,5 juta. Suatu kebanggaan bagi Era Digital kata Nita ditunjuk menjadi patrner dengan produksi terbatas.

Nita menambahkan samsung edisi terbaru merupkan smartphone terbaik yang pernah ada. Galaxy S III memiliki bentang layar 4,9 inci beresolusi 1280 x 720 pixel, dengan teknologi Super AMOLED dan dilapisi Gorilla Glass 2

yang anti-gores dan anti-pecah. Dapur pacunya diperkuat dengan prosesor quad-core Exnynos 1,4 Ghz, RAM 1GB, dan berjalan dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Sementara, Memori in-

ternal Galaxy S III tersedia dalam pilihan 16GB, 32GB, dan 64GB. Terdapat juga slot MicroSD yang dapat diperluas hingga kapasitas 128 GB. ‘’Sensor kamera Galaxy S III dibekali 8MP dan kamera depan 1,9MP. Sementara daya tahannya ditopang oleh baterai berkapasitas 2100mAh, Jadi jangan sampai ketinggalan memilikinya,” pungkasnya. Sekadar diketahui Samsung Galaxy SIII tampak lebih langsing dan lebih ringan. Samsung memberikan pilihan warna putih dan biru. Kejernihan layar 4,8 inci Super AMOLED HD bisa dinikmati pemiliknya. Tampilan resolusi 1280x720 pixel mengeluarkan warna cerah dengan kepadatan piksel mengesankan, 309ppi. Retina Display iPhone punya saingan. Samsung Galaxy SIII memuat versi terbaru Android 4.0. Notifikasi yang dapat ditarik kebawah dan penataan layar yang dapat disesuaikan jumlah fitur widget menjadi fitur standar Ice Cream Sandwich. Bar aplikasi utama pada bagian bawah kini memuat lima aplikasi, serupa Samsung Galaxy Note. (p1/p16)

Modal Usaha tak Harus Uang Kemauan adalah modal utama untuk menjadi seorang pengusaha. Pengakuan di atas diungkapkan para pembicara pada seminar entrepreneurship yang digelar STIE YPUP di Grand Clarion Hotel, Rabu, (30/5) lalu. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Makassar, Amirullah Abbas, misalnya. Dia menceritakan kisahnya. Besar di lingkungan petani, Amirullah bangkit menjadi seorang pengusaha muda sukses di Sulsel. Padahal, dia tak merintis usahanya dengan modal uang. Awalnya, Amirullah hanya karyawan di sebuah perusahaan alat berat. Namun, belakangan dia keluar. Rezeki tak ke mana, suatu waktu dia bermitra dengan orang Jakarta. Dia diberi 30 unit alat berat. Padahal, Amirullah tak punya banyak uang. Namun, orang

itu, mau dibarter dengan kayu. Akhirnya, Amirullah mendatangkan kayu dari Poso, Sulawesi Tengah, yang saat itu masih rusuh. Waktu berlalu, usaha Amirullah makin sukses. “Modal saya waktu itu, hanya kepercayaan. Saya dipercaya orang dan saya tidak mengecewakannya,” kata Amirullah di depan para peserta yang kebanyakan mahasiswa. Forum kemudian paham, tak mesti berkecil hati jika ingin menjadi pengusaha namun tak punya cukup uang. Modal tak selalu harus rupiah atau dolar. Jika punya tekad dan mampu menjaga kepercayaan orang, selalu ada jalan. Selain Amirullah, Pemuda Indonesia is Going to Entrepreneur Succes ini juga menghadirkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, dan sejumlah pembicara lain. (zul)

Harga Cabai Naik Kendari, KP Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Rerdagangan (Disperindag) Sultra di beberapa pasar tradisional menunjukkan harga jenis cabai mengalami kenaikan. Kasie Pengembangan Pasar dan Informasi Bidang perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Darmin menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh kenaikan harga tersebut merupakan ulah dari pelaku usaha yang ingin mempermainkan harga dengan mencoba-coba menaikkan harga. “Untuk cabai kering naik

dari harga Rp 26.750 perkilogram menjadi Rp 28.000, untuk Cabai besar naik dari harga Rp 26.250 perkilogram menjadi Rp 27.500 serta cabai rawit dari harga Rp 29 ribu perkilogram menjadi Rp 31.800,” ungkap Darmin. Selain cabai kata Darmin, kebutuhan pokok yang naik umumnya adalah kebutuhan sayur mayur. Sementara produk pabrikan masih dalam kategori harga normal. Untuk Kebutuhan pokok lain seperti beras, telur, Minyak goreng, gula, bawang merah, dan bawang putih masih berada pada harga normal tidak

mengalami kenaikan. Darmin merinci beras seharga Rp 7.400 perliter atau Rp 370 ribu perkarung untuk ukuran 50 kilogram, gula pasir seharga Rp 11.000, Minyak goreng bimoli Rp 14 ribu, minyak goreng tanpa merek Rp 9 ribu perliter, telur 31.000 perrak, bawang merah Rp 20 ribu perkilogram, dan bawang putih seharga Rp

17 ribu per kilo gram. Mengenai ketersediaan stok sembako menjelang bulan Rahmadan nanti, Darmin mengatakan bahwa pihaknya akan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi kelangkaan, agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani konsumen. (p12)

Online Newspaper | Created by Taya


4

Kendari Pos |Jumat, 1 Juni 2012

-5 Tersangka Kasus Lagasa DitahanDekat-dekat Mi Itu Ditahan Juga yang Lain -DPT Pilwali Jumlahnya 214.652 JiwaBanyak-banyak Lagi Itu Serangan Fajar Disiapkan Calon -Penderita HIV/AIDS di Sultra MeningkatNgerinya Mi Juga Dehh..!

Waspada HIV/AIDS ACQUIRED Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. Oleh karena itu, pemerintah dan lembaga yang peduli dengan bahaya HIV/AIDS telah terbilang tahunan dan secara terus menerus mengimbau mewaspadai HIV/AIDS. Berbagai sosialisasi gencar dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit ini ternyata belum membuahkan hasil. Dari data yang ada menunjukkan penyakit ini terus mewabah. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak. Demikian halnya di Sultra, pada tahun 1990-an masih bebas HIV/AIDS, tetapi di tahun 2000-an ke atas mulai terdeteksi, bahkan jumlah penderita terus mengalami peningkatan. Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Amin Yohanes mengungkapkan tahun 2004 jumlah penderita HIV 10 orang, AIDS tidak ada. Tahun 2005, HIV enam orang, AIDS satu orang. Tahun 2006, HIV naik menjadi 28 kasus AIDS satu orang. Tahun 2007, HIV 14 dan AIDS empat orang. Tahun 2008, 10 penderita AIDS. Tahun 2009, 14 positif AIDS. Tahun 2010, 4 HIV dan 10 AIDS. Jumlah itu meningkat tiga kali lipat pada tahun 2011, 17 HIV dan 36 penderita AIDS. Kemudian hingga Mei 2012, terdapat 23 HIV dan AIDS 25 kasus. Kondisi itu tentu sangat memprihatinkan, sehingga membutuhkan perhatian yang lebih serius dan sungguhsungguh lagi, baik oleh instansi pemerintah, lembaga-lembaga yang konsen dan menaruh perhatian terhadap penyebaran virus HIV/AIDS , para alim ulana serta berbagai warga lapisan masyarakat tentunya. Penyuluhan kepada masyarakat harus lebih instensif dan gencar dilakukan, sehingga semua lapisan mayarakat memahami penyebab penyakit dan bahayanya. Pengawasan yang ketat juga harus dilakukan kepada warga yang dianggap rentan menularkan dan ditulari penyakit ini. Demikian halnya penyediaan berbagai sarana dan prasarana yang memadai sehingga penyakit ini bisa secara dini terdeteksi, sehingga tidak manular. Untuk diketahui, HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Dengan mengetahui penyababnya itu maka tentu akan lebih baik menghindarinya agar tidak terjerumus atau tertular penyakit. Bukankah pesan bijak mengajarkan bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Pencegahan itu dapat dilakukan dengan menaati perintah Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan keyakinan, dan menjaga kesehatan secara benar. Sebagai umat beragama yang taat tentu akan terhindar dari yang namanya pergaulan bebas atau tidak melakukan hubungan seks di luar nikah serta menggunakan obat-obatan terlarang. Sebagai umat beragama yang taat tentu tidak akan melakukan hubungan intim dengan bukan istrinya yang sah, atau berganti-ganti pasangan. Pencegahan dengan menjaga kesehatan, misalnya pencegahan penggunaan jarum suntik yang diulang, dan pengidap virus tidak boleh menjadi donor darah. Hanya memang kadar iman seseorang berbeda-beda. Apabila ajaran agama lupa diamalkan, sebaiknya berhubunganlah dengan menggunakan alat pengaman, kondom. Hanya percayalah, kondom hanya mengamankan pada kehidupan dunia saja, karena dikehidupan kemudian tetap akan mendapat siksa buah dari kelalain kita menjalankan ajaran agama. Oleh karena itu, sekali lagi lebih baik mencegah dengan menjalankan ajaran agama dari pada mengobati yang tentu menguras energi dan dana, bahkan akan mendapat siksa di neraka. (*)

-Analisis Hukum Tentang 35 Persen Hak Rektor Unhalu-

Dapatkah Putusan Sela PTUN Kendari Diabaikan? Oleh : Rabdhan Purnama, SH HIRUK pikuk kewenangan rektor berupa hak suara 35 persen dalam pemilihan dekan telah menjadi berita hangat dan menyita perhatian segenap warga Sultra dalam kurun 3 minggu terakhir. Hal itu semakin menghangat adalah telah lahirnya putusan Sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Nomor 22/PEN.PNG/V/2012/PTUN Kendari tertanggal 3 Mei 2012. Putusan sela atau putusan antara (interlocutair vonis) merupakan Putusan yang fungsinya adalah untuk memperlancar pemeriksaan perkara. Dalam putusan sela itu, PTUN Nomor 22/PEN.PNG/V/2012/PTUN Kendari untuk :Memerintahkan kepada tergugat (REKTOR UNHALU KENDARI) untuk menunda pelaksanaan PTUN yang disengketakan dalam perkara ini dalam hal penggunaaan kewenangan 35 persen suara rektor dalam pemilihan dekan. Diterbitkannya penetapan oleh PTUN Kendari merupakan norma perintah yang wajib dilaksanakan oleh tergugat dalam hal ini Rektor Unhalu Kendari untuk tidak menerapkan Surat Keputusan Rektor Unhalu Nomor 204/ UN29/SK/KP/2012 tanggal 29 Februari 2012 tentang Tata Tertib Pemilihan Dekan Fakultas Dalam Lingkungan Unhalu, Periode 2012 – 2016 dan Surat Keputusan Senat Unhalu Nomor 226/ UN29/SK/KP/2012, tanggal 26 Maret 2012 tentang Tata Tertib Pemilihan Dekan Fakultas Dalam Lingkungan Unhalu, Periode 2012 – 2016, Di Lingkungan Unhalu Dalam Pemilihan Dekan Fakultas. Bahwa dengan ditetapkannya perintah penundaan terhadap pemberlakuan hak suara 35 persen oleh Rektor, maka seyogyanya penetapan tersebut dilaksanakan. Putusan sela yang memerintahkan rektor Unhalu / Prof. Usman Rianse agar menunda pelaksanaan pemilihan dekan dengan menggunakan 35 persen hak suara oleh rektor seperti yang telah terjadi di Fak. Ekonomi hingga lahir keputusan yang sudah berstatus inkracht (berkekuatan hukum tetap) yang berhubungan dengan kewenangan suara rektor 35 persen. Namun Rektor Unhalu, mengabaikan dan sangat nyata mengingkari putusan sela PTUN ini bahkan tetap ngotot melaksanakan pemilihan dekan di dua fakultas lain yaitu FKIP dan Fak. Pertanian dengan tetap mengunakan kewenangan 35 persen. Yang menjadi pertanyaan adalah (1) Bolehkah kita mengabaikan putusan sela ini ? (2) apa dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh institusi Unhalu dalam hal ini Rektor akibat mengabikan putusan sela terebut ? Sebelum melangkah lebih jauh perlu kita renungkan contoh teladan dari presiden SBY yang menghormati putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta (Senin 14/5/ 2012) dalam kasus Pelantikan Plt Gubernur Bengkulu, Agusrin Najamuddin yang divonis bersalah dan dihukum 4 tahun penjara dalam dugaan korupsi bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) oleh MA. 10 Januari 2012 lalu, Presiden

memberhentikan yang bersangkutan melalui Keppres Nomor 40/P Tahun 2012 pada 12 April 2012. Selanjutnya, pada 2 Mei 2012, Presiden mengeluarkan Keppres Nomor 48/P Tahun 2012 yang mengesahkan pengangkatan Junaidi Hamsyah menjadi gubernur definitif menggantikan Agusrin. Agusrin, melalui kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, menggugat dua Keppres ini. PTUN mengabulkan permohonan putusan sela yang diajukan Agusrin dalam sengketa melawan Presiden RI dan Mendagri. “Putusan sela itu menyatakan bahwa Keputusan Presiden No 48/P Tahun 2012 tanggal 2 Mei 2012 yang mengesahkan pengangkatan Junaidi Hamsyah menjadi gubernur defenitif menggantikan Agusrin, ditunda pelaksanaannya sampai sengketa tata usaha negara ini mempunyai kekuatan hukum tetap,” Di sini terlihat jelas mulai dari Presiden hingga Menteri dalam negeri (Mendagri) di Republik ini menghormati Putusan PTUN dan sangat mendukung penghormatan terhadap institusi penegak hukum termasuk PTUN. Keputusan penundaan pelantikan yang diambil Mendagri semata-mata demi menghormati hukum meskipun putusan PTUN Jakarta baru bersifat sementara hingga keluarnya putusan peninjauan kembali (PK) Agusrin M Najamudin oleh Mahkamah Agung (MA). Lha gimana dengan Rektor Unhalu ? Prof. Usman Rianse yang sudah menerima surat putusan sela dari PTUN Kendari sebelum pemilihan dekan di Fak. Pertanian tetapi tetap ngotot melaksanakan pemilihan dengan kewenangan 35 persen yang ada padanya padahal belum berstatus inkracht (berkekuatan hukum tetap). Penulis mencatat beberapa pelanggaran serius dilakukan oleh Rektor dalam kaitannya dengan putusan sela PTUN Kendari ini, yaitu adanya Pelanggaran terhadap penetapan PTUN Nomor 22/PEN.PNG/ V/2012/PTUN Kendari yang meliputi: 1. Bahwa penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 22/PEN.PNG/ V/2012/PTUN Kendari merupakan penetapan yang bersifat positif. Oleh karena itu, penetapan tersebut sifatnya tegas dan pasti yang berbentuk tertulis dan dipatuhi oleh para pihak baik penggugat maupun tergugat sebab beshiking (penetapan) memiliki prinsip individual, final dan konkrit 2. Bahwa Pemberlakuan hak suara 35 persen oleh Rektor dalam pemilihan Dekan Fakultas Pertanian pada hari Senin, tanggal 7 Mei 2012 adalah bertentangan dengan hukum sebab melanggar penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara Kendari Nomor 22/ PEN.PNG/V/2012/PTUN.Kendari yang ditetapkan pada tanggal 3 Mei 2012 dengan demikian tindakan yang dilakukan oleh tergugat (REKTOR UNHALU KENDARI) pada pemilihan Dekan Fakultas Pertanian merupakan tindakan contempt of court (penghinaan terhadap institusi peradilan), sebab

Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab : Milwan Wakil Pimpinan Redaksi : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin Redaktur Pelaksana : La Ode Diada Nebansi Koordinator Liputan : Ruslan Amrullah

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Redaktur : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia, Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti ; Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (Baubau-Buton), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta), ; Fotografer : Suwarjono ; Design Grafis : Muh Hajar Siddiq ; Karikatur : Arham Rasyid; Redaktur Khusus : La Paa, M Djufri Rachim; Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin; BPSDM : Tri Noptijasari; Teknologi Informasi : Muh. Sahdar ; Pracetak : Muhrisan (koordinator), Gunawan Chandra, Yusri Zubair, Samiruddin, Agussetiawan ;Telepon Redaksi : (0401) 3126513, Faks. Redaksi : (0401) 3126512, Faks. Bisnis dan Keuangan : (0401) 3123771; E-mail : bumianoa@plasa.com; Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari; Alamat Perwakilan : Jakarta: Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210; Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin, Radar Kolaka : Eliazer Alex Tato (Wakil Penanggung jawab) ; Harga Langganan : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

telah mengabaikan penetapan PTUN yang bersifat positif. 3. Perbuatan tergugat (REKTOR UNHALU) pada point 2 diatas merupakan perbuatan melawan hukum materiil dan formil, sebab mengabaikan penetapan PTUN Nomor 22/PEN.PNG/ V/2012/PTUN Kendari 4. Bahwa Perbuatan tergugat (REKTOR UNHALU) merupakan tindakan yang memaksakan Surat Keputusan Senat dan Rektor yang bertentangan dengan putusan yang lebih tinggi tingkatannya dan hal tersebut merupakan presedent yang buruk bagi perilaku pejabat negara dalam menghormati penegakan hukum melalui lembaga peradilan dan perbuatan tergugat melanggar asas dalam hirarki perundang-undangan yakni asas lex superiori derogat legi imperiori. 5. Bahwa di dalam ratio decindendi Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Telah berpendapat untuk menunda obyek sengketa a quo oleh penggugat dengan ketentuan bahwa penundaan ini berlaku selama proses pemeriksaan perkara Nomor 22/PEN.PNG/V/2012/ PTUN. Kendari yang sedang berjalan sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Selain itu, penundaan pelaksanaan KTUN yang disengketakan juga menetapkan penundaan terhadap tindakan-tindakan yang terkait dengan keputusan obyek sengketa a quo yang ditunda pelaksanaannya. Dalam ratio decidendi tersebut seyogyanya tergugat tidak melakukan tindakan-tindakan lain yang bersifat melawan hukum berupa mengesampingkan putusan Ketua PTUN dengan cara tetap memberlakukan hak suara 35 persen pada pemilihan Dekan Pertanian di lingkungan UNHALU. Sebab perbuatan tersebut telah mencederai dan melampaui kewenangan yudikatif Pengadilan Tata Usaha Negara oleh Rektor UNHALU. 6. Bahwa tetap diterapkan hak suara 35 persen dalam pemilihan dekan di lingkungan UNHALU oleh Rektor selaku Ketua Senat merupakan tindakan yang tidak mencerminkan asas itikad baik yang bersifat subyektif dan obyektif, di mana prinsip kejujuran, keterbukaan dan kepatutan merupakan cerminan dari prinsip asas itikad baik yang seyogyanya dimiliki oleh tergugat selaku REKTOR UNHALU yang merupakan pejabat negara. 7. Bahwa perbuatan tergugat (REKTOR) telah mencederai sistem demokrasi di Indonesia khususnya di UNHALU dengan mengabaikan Keputusan Senat Fakultas sebagai pemilik suara sah dalam pemilihan dekan 8. Bahwa tergugat selaku REKTOR UNHALU yang merupakan penanggungjawab Universitas telah menciptakan suasana disharmonis dengan penggugat dan pihak-pihak yang dirugikan demi kepentingan pribadi dan politis dengan melakukan pelanggaran hukum dan pengabaian terhadap asas keadilan. 9. Bahwa perbuatan tergugat

(REKTOR UNHALU) merupakan tindakan pragmatisme hukum. Hal ini dibuktikan dengan penerapan penafsiran hukum yang salah terhadap PERMEN Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penetapan Pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor, Ketua dan Direktur). 10. Bahwa di dalam hukum kewenangan untuk melakukan rechtvorming (membentuk hukum) dan rechtvinding (menemukan hukum) bukan terhadap pejabat negara maupun Rektor melainkan kewenangan tersebut melekat secara absolut kepada hakim selaku pejabat yudikatif. Oleh karena itu, Rektor tidak memiliki kewenangan untuk membentuk dan membuat hukum serta menafsirkan hal-hal yang tertera di dalam peraturan perundang-undangan dalam hal ini PERMEN Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penetapan Pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor, Ketua dan Direktur). Keteladanan apa yang dapat dipertontonkan kepada kami khususnya generasi muda dan warga negara Indonesia umumnya yang telah diberikan oleh seorang pemimpin intelektual dan pemimpin salah satu institusi perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur? Singkatnya adalah telah terjadi pelanggaran huum secara serius berupa pengabaikan hukum dariputusan sela PTUN ini oleh Rektor Unhalu. DAMPAK Bila abai terhadap putusan sela terebut adalah peluang Unhalu dalam hal ini rektor akan mendapat hukuman administrasi yang akan membatalkan aturan penggunaan kewenangan 35 persen oleh rektor. Di sisi lain, Rektor tidak boleh melantik Dekan yang terpilih dengan menggunakan kewenangan 35 persen yang dihadiahi oleh rektor kepada para dekan pilihan beliau bukan pilihan senat fakultas karena rektor bukan anggota senat fakultas. Namun sanksi yang paling berat adalah sanksi sosial dari segenap warga dan pemerhati hukum bahwa Rektor telah mempertontonkan ketidak teladanan dalam hal penghormatan terhadap hukum yang telah diperlihatkan dengan penuh keteladanan, indah dan konsisten oleh Bpk Presiden SBY dan Menteri Dalam negeri dalam kasuspenundaan pelantikan wakil gubernur yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menjadi gubernur Bengkulu definitif. Semua pihak diminta wajib menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan dalam kasus pemilihan dekan di Unhalu. Dalam konteks ini sudah saatnya kita fokus pada pengaturan tatanan di kampus yang lebih demokratis, jauh dari sikap otoriter untuk mempertahankan kekuasaan sebagai rektor, sehingga lahirlah pemimpin pemimpin yang demokratis di Unhalu yang nota bene harusnya menjadi contoh indah dan elegan penegakan hukum dan nilai nilai demokrasi bagi masyarakat di luar kampus.(***) Pemerhati Hukum dan Dosen HAN pada FH Universitas Lakidende

Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/ Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur ; Komisaris Utama : H.Ridwan Arif Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam Direktur Utama : Milwan ; Direktur : Haeruddin ; Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Saiful, SH, MH. Manager Keuangan : Agus Tranhadi; Pjs.Manager Iklan/Sponsorship : Nur Syamsi Abidin; Pjs.Manager Sirkulasi : Victor Bittikaka ; Manager Event Organizer : Rustam, Manager Umum : St.Ganefo, Manager Personalia/Legal : Marjani Alamat Redaksi/Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 (0401)-3126515, Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Radar Kolaka Jl. Sutomo Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA)

Online Newspaper | Created by Taya


Jumat, 1 Juni 2012

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

PT Billy Tak Punya Kontribusi angkut 3 Juta metrik Ton nikel Kabaena Rumbia, KP PT Billy Indonesia ternyata sudah banyak menikmati keuntungan di Bombana. Ini terlihat dari banyak biji nikel yang dieksor perusahaan asal Jakarta itu selama berada di Kabaena. Sejak 2008 sampai 2012 ini, PT Billy Indonesia sudah mengangkut tanah Kabaena yang mengandung nikel sebanyak 3.097.111 wet metrik ton (wmt). Data Bidang Pertambangan Umum, Dinas Pertambangan dan Energi Bombana mencatat, PT Billy Indonesia paling banHariman/KP

aksi bakar lilin didepan Kantor Tni Pos aL Baubau yang dilakukan oleh puluhan Jurnalis Baubau dalam aksi solidaritas terhadap aksi kekerasan yang terjadi di Padang oleh oknum anggota Tni aL.

Jurnalis Aksi Bakar Lilin di Pos AL Baubau, KP Sejumlah Jurnalis di Kota Baubau kembali menggelar aksi solidaritas. Aksi kali ini bukan menyangkut tindak kekerasan yang terjadi di Baubau seperti yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Buton, WD Himawati terhadap Ilor Syamsudin (Koresponden SCTV), melainkan menyikapi tindakan kekerasan yang dialami oleh tujuh orang jurnalis di Padang, Selasa (29/5) yang dilakukan oleh oknum-oknum

anggota marinir TNI AL. Puluhan jurnalis Baubau yang tergabung dalam Solidaritas Untuk Jurnalis menggelar aksi bakar lilin didepan kantor TNI Pos AL, Rabu (30/5) malam. Komandan Pos TNI AL Baubau, Letda Tedja Ludira mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah menerima informasi bahwa para pelaku yang merupakan oknum anggota TNI AL yang diduga melakukan penganiayaan terhadap tujuh orang jurnalis di

Padang kini telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. “Kami sudah mendapat informasi bahwa rekan-rekan yang diduga terlibat berjumlah 11 orang kini sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Tedja saat melakukan dialog dengan puluhan wartawan yang mendatangi kantor TNI Pos AL. Menanggapi aksi yang dilakukan oleh Jurnalis Baubau, Tedja memberikan apresiasi terhadap aksi solidaritas yang

dilakukan. Dirinya berharap, kedepannya kejadian seperti yang terjadi di Padang tidak terulang untuk kedua kalinya, mengingat Jurnalis dan TNI AL juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan sebagai mitra kerja. “Kami harapkan kejadian seperti itu tidak terjadi lagi didaerah-daerah lain khususnya di Kota Baubau. Ini menjadi pelajaran buat kami untuk semakin terus meninBaca Jurnalis di Hal. 6

457 Ha Hutan Diusul Berubah Status Dari Hutan Lindung Jadi HPT Baubau, KP Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, pengusulan ratusan hektar kawasan hutan lingdung menjadi kawasan hutan produksi terbatas kepada Kementerian Kehutanan. Selain itu juga diusul perubahan fungsi hutan dari Hutan Produksi Terbatas (HPT) menjadi Hutan

Pengguna Lain (HPL) dan ada juga dari kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan. “Totalnya ada sekitar 457 hektar pengusulan perubahan status. Namun usulan itu masih akan ditinjau lapangan terkait batas-batas yang akan dialih fungsikan,” kata Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah 7 Makassar, Ir Hasbi Afkar saat ditemui usai pelaksanaan rapat di kantor walikota Baubau, kemarin.

Dikatakan, kawasan hutan yang diusulkan daerah, rata-rata kawasan yang sudah bermasalah dengan penduduk sekitar.Mengingat dikawasan tersebut sudah ada pemukiman warga, sawah dan lainnya sehingga dirubah menjadi kawasan bukan hutan. Itu dilakukan untuk menghindari konflik dengan masyarakat mengingat masyarakat yang bermukim dilokasi tersebut sudah cukup lama. “Jadi, dengan review tata ruang, ada peluang

untuk menyelesaikan masalah dengan penduduk yang telah mendiami kawasan tersebut. Kalau tidak ada perubahan status maka konflik dengan masyarakat akan terus terjadi,” tambahnya. Di Kota Baubau lokasi yang diusulkan perubahan status hutan terdapat di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Wolio, Sorawolio dan Bungi yang turun fungsi dari hutan lindung menjadi HPT. (m5)

Muna Dapat Opini WDP setelah tiga Tahun Disclaimer, Opini BPKP Raha, KP Tiga tahun berturut-turut laporan keuangan Pemda Muna, mendapat opini disclaimer dari hasil pemeriksaan BPKP. Dibawa kendali pemerintahan dr LM Baharuddin M Kes-Ir Malik Ditu, mulai melakukan penataan keuangan. Memasuki tahun kedua pemerintahan berakronim DAMAI tersebut, laporan keuangan Muna membaik dan mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPKP.

Ratna Ningsih

“Setelah melakukan perbaikan pengelolaan keuangan pada seluruh SKPD. Kita berhasil naik dua tingkat dari opini disclaimer menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), setingkat dibawah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), “kata Ratna Ningsih L, Kadis DPPKAD Muna. Tahun depan, Pemda Muna menargetkan untuk mendapat opini WTP. Sejak awal diberi amanah menduduki jabatan DPPKAD, dirinya dan staf berkomitmen mau berubah. Dari selama ini laporan keuangan mendapat opini disclaimer, tahun berikutnya harus naik tidak lagi

disclaimer. Yang dilakukan adalah kerja keras, kerja cerdas yakni, teliti serta sesuai aturan dan kerja Ihlas. “Kami bangun kesolitan, sekecil apapun komitmen staf kita hargai. Saya ibaratkan memimpin konser musik (dirgen), ada pemain orjen, bas, harmoni dan alat musik lainya. Konser musik ada partitur (not balok)yang menjadi dasar. Partitur itu ibaratnya UU dan aturan, jadi jangan menyimpang. Kalau bassnya atau orjennya fals ,kita lihat apa masalahnya dan memperbaiki, Baca Opini di Hal. 6

Non Job di Konut, Promosi di Konawe Unaaha, KP Kebiasaan pejabat pindah tempat tugas antar kabupaten demi jabatan seolah membudaya. Tidak terkecuali pejabat eselon dua. Lihat saja, mutasi pejabat eselon dua di Pemkab Konawe kemarin, terdapat salah seorang pejabat eselon dua non job dari Pemkab Konawe Utara yakni Ir.Poppy Manuhutu. Di Konawe mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe Utara itu justru mendapat jabatan sebagai Kepala BP4K menggantikan Ir Abd Rais. Sedangkan Ir Abd Rais bergeser ke Dinas Kehutanan menggantikan Ridman Abunawas sebagai kepala dinas. Ridman Abunawas sendiri mengisi posisi Kepala Inspektorat (Bawasda,red) Konawe menggantikan posisi Abd Rauf yang memasuki masa pensiun. Dalam kesempatan itu, Bupati Konawe Lukman Abunawas juga mengambil sumpah jabatan pejabat eselon tiga. Mereka adalah Nasution dipercayakan menjadi Lurah Inolobu Kecamatan Wawotobi, Juana menjadi Lurah Uepai, Dedi. S dilantik menjadi Lurah Onembute, Hendra Pakiding, S.Sos dipromosikan menjadi Kabid hubungan perdagangan luar negeri Disperindag Konawe, dan

Nur Asri S.Pd menjadi menjadi Lurah Lampeapi Kecamatan Wawonii Timur. Bupati Konawe, Lukman Abunawas mengatakan mutasi dalam dunia birokrasi merupakan hal yang wajar untuk melakukan penyegaran. “Ke-

pada pejabat yang baru dilantik, agar menjalankan tugas sebaika-baiknya dan melayani masyarakat,” pintanya. Menyikapi adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan PNS, Lukman Abunawas berjanji akan memberi

sanksi kepada pejabat dan PNS yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba. “Kalau ada pejabat yang tersangkut kasus narkoba, langsung dinonjobkan,” ujarnya sembari berjanji akan melakukan sidak kepada PNS. (din)

yak mengekspor nikel di tahun 2009 lalu. “Selama setahun, PT Billy mengekspor 1.299.399 wmt,” kata Syahrun, Kepala Bidang Pertambangan Umum, Distamben Bombana, kemarin. Disusul tahun 2008 sebanyak 980.740 wmt, serta berturut-turut mengekspor nikel terbanyak tahun 2012, 303,295 wmt, 2012 sebanyak 283,327 wmt serta terendah 2010 sekitar 230.350 wmt. Jutaan ton nikel Kabaena yang diekspor PT Billy Indonesia diakui Ahmad Yani, Ketua Bansus tambang, Kabaena. Dari laporan bansusnya, Ahmad Yani memaparkan, untuk tahun 2008 saja, PT Billy 22 kali melakukan pengapalan. Selama 12 bulan, jumlah nikel yang

diekspor bervariasi mulai dari seribu ton lebih hingga tertinggi 72 ribu wet metrik ton. Ditahun 2009, pengapalan nikel PT Billy naik menjadi 24 kali. Jika dirata-ratakan, dalam setiap bulan PT Billy melakukan dua kali pengapalan. Sedangkan tahun 2010, lima kali pengapalan, 2011 empat kali pengapalan dan 2012 tercatat 2 kali dilakukan pengapalan. Jutaan biji nikel yang dikapalkan PT Billy dari pulau Kabaena menuju beberapa negara ternyata tidak memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat di Kabaena. “Di Kecamatan Kabaena Timur Baca Nikel di Hal. 6

Bombana Langganan Disclaimer sDm Keuangan Lemah jadi Penyebab Utama Rumbia,KP Minimnya kualitas sumber daya manusia bagi pengelola keuangan di Pemkab Bombana menjadi penyebab carut-marutnya pengelolaan keuangan daerah tersebut. Tak heran jika hasil audit BPK RI 2011, kembali memberikan status pengelolaan keuangan daerah penghasil emas itu dengan status disclaimer. Status keuangan ini sama dengan dua tahun sebelumnya. Jebloknya pengelolaan keuangan Pemkab Bombana ini, menurut Akhmad Firman, SE, MSP, salah satu peneliti dari Unhalu mengungkapkan jika pengelolaan keuangan di Pemkab Bombana, salah satunya sebabkan rendahnya sumber daya manusia di pemkab.

mas Jaya/KP

akhmad Firman, menyerahkan hasil penelitian tata kelola keuangan Kabupaten Bombana kepada sekretaris Bappeda Bombana, beberapa waktu lalu. “Indeks pembangunan manusia (IPM) yang dimiliki Bombana hanya sebesar 66.6 persen. Poin ini terendah seSultra. Belum lagi pada sektor pendidikannya, rata-rata lama sekolah juga menduduki peringkat terendah dengan poin

6.6 persen,” jelas dosen Unhalu ini saat mempresentasekan hasil penelitinnya di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Baerah (Bappeda) Bombana, beberapa waktu lalu. Baca Langganan di Hal. 6

Curi Motor di Mowila, Dibekuk di Ladongi Andoolo, KP Laporan masyarakat di Polsek Landono terkait adanya pencurian motor langsung ditindak cepat. Hasilnya pelaku Curanmor atas nama Zulfikar (23) berhasil dibekuk di Desa Gunung Jaya Kecamatan Ladongi. Pelakunya langsung digelandang dan di bui di Mapolsek Landono untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, Zulfikat terancam hukuman 7 tahun penjara sesuai pasal 363 KUHP. Penangkapan tersebut bermula atas laporan Hamrudi di Mapolsek Landono pada tanggal 24 april lalu. Motor Hamrudi bernomor polisi DT 2706 DG merek Honda Kharisma diparkir di depan rumahnya, dan kemudian masuk tidur. Keesokan harinya, motor tersebut sudah raib. Setelah mencari sekeliling rumah, termasuk di tetangga, motor tersebut tidak juga ditemukan. Merasa sudah hilang, Hamrudi (30) yang beralamat di Desa Mowila melaporkannya ke Polsek Landono. Mendapat Laporan kecurian kendaraan bermotor, Kapolsek Landono Iptu Dennis Arya Putra SH langsung bergerak. Hasilnya dalam tempo 1x24 jam, anggota Polsek Landono berhasil meringkus pelakunya di Desa Gu-

nung Jaya Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka. “Pelakunya langsung diamankan dan digelandang di Mapolsek Landono, termasuk barang buktinya sebuah Kendaraan Roda dua. Tersangka akan dijerat pencurian Ranmor dan diancam hukuman 7 tahun penjara berdasarkan pasal 363 KUHP,”ujar Kapolsek Landono, kemarin.

Dennis menjelaskan, penangkan terhadap pelaku, polisi akan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait adanya beberapa laporan kehilanngan kendaraan bermotor diwilayah hukumnya. “Kami akan terus menggali informasi untuk mengusut pencurian Ranmor di wilayah hukum Polsek Landono,” jelasnya. (era)

Online Newspaper | Created by Taya


6

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Langganan ... Selain IPM Bombana sangat rendah, nilai perangkat keuangan desa di Kabupaten Bombana hanya 27 persen, yang lagi-lagi merupakan skor terendah se-Sultra, di bawah Konut yang memperoleh poin 34 persen. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, dengan melihat fasilitas dan tenaga medisnya juga nilainya sangat memprihatinkan. “Peringkat pelayanan

Opini ... “terangnya. Jadi kuncinya, kata perempuan berjilbab tersebut, tertibkan sesuai dengan aturan dan konsisten dengan aturan. Kemudian, kedisplinan staf dan terakhir, Ia menghimbau seluruh SKPD agar taat aturan dan berusaha tepat waktu. “Kalau tidak tepat waktu membuat laporan keuangan, kita tidak melayani. Pokonya ada punishment dan award, “ ujarnya. Dari tiga item penilaian, aset, penerimaan dan keuangan, Ratna Ningsih memberi penekanan terhadap

Nikel ... tempatnya beraktivitas saja tidak ada kontribusi yang nampak, apalagi di pulau Kabaena secara keseluruhan. Inikan parah, jutaan ton tanah Kabaena digali dan diangkut, sementara kontribusi tidak ada,” kritik Sahrul Gelo, Direktur LSM Sagori. Menurut putra asli Kabaena ini,

kesehatan di Bombana juga paling rendah, dengan menempati posisi ke 12 dari 12 kabupaten/kota di Sultra,” jelas Firman. Melihat kondisi ini, Firman merekomendasikan harus ada pembenahan yang ekstra diberbagai instansi Bombana. Terutama segi pengelolaan keuanggan yang ada di semua instansi diberbagai daerah. “Bombana seharusnya memiliki perangkat akuntan yang kompeten. Sehingga, mereka inilah yang dapat bekerja mengelola keuangan

agar tidak sering menyandang status disclaimer,” jelasnya. Selain itu, Firman juga menyarankan bahwa perencanan yang matang juga harus disesuaikan dengan keuangan dari Anggarn Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD). Jika, rencana belanja lebih besar dibanding hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka dipastikan akan terjadi disclaimer. Untuk tenaga akuntan ini, saran Firman, paling tidak harus ada dua kali pelatihan dalam setahun.

Kompetensi mereka harus sering diperbaharui. Dan mereka yang kompeten ini harus tersebar secara mereta hingga ketingkat desa, jangan hanya bertumpuk di ibu kota. “Jika audit keuangan sudah baik dari tingkat yang paling bawah (desa), maka dipastikan auditor yang ada di ibu kota akan gampang melakukan penghitungan juga. Sehingga, dapat diatur dengan baik berapa pengeluaran yang akan disesuaikan dengan keuangan yang ada,” ujarnya. (p4)

pendataan aset. “Kita masih terkendala pada penataan aset, “sebutnya. Namun Pemda telah memulai dengan melakukan pembimbingan dan pendataan aset disetiap SKPD. Untuk pendataan aset nantinya akan disupervisi oleh BPKP. Kedepan, kata Ratna Ningsih, menargetkan laporan pengelolaan keuangan mendapat opini WTP dari BPKP. Karena itu, soal SDM keuangan masih harus ditingkatkan, khususnya penguasaan komputer. Ia juga memberikan perhatian kepada SDM pengelolaan keuangan di SKPD, karena tahun ini laporan pengelolaan keuangan

masih banyak diambil alih oleh DPPKAD. “Kedepan SKPD sudah harus bisa membuat laporan pengelolaan keuangannya sendiri. Kita akan mendampingi dan memberikan pelatihan. Kita sudah merencanakan akan menggelar bimbingan penataan keuangan dan aset daerah, dengan menggandengn BPKP, “ungkapnya. Sementara itu, Abdul Wahid, Kabid Aset DPPKAD, mengungkapkan, awalnya aset dari tahun pertama pembentukan Kabupaten Muna, sudah tidak diketahui. Namun setelah melakukan bimbingan kepada SKPD terkait

pendataan aset, mulai membaik. “Aset dari tahun pertama sampai tahun 2003, telah kita ketahui. Selanjutnya, aset dari tahun 2003 sampai tahun ini, masih kita lakukan pendataan,” terangnya. Tahun 2012, pihaknya terus melakukan perbaikan. Langkah yang akan dilakukan adalah melakukan sensur barang disetiap SKPD. “Tenaganya dari SKPD telah kita beri bimbingan, “timpalnya. Bila aset telah terdata, akan dilakukan pemilahan, mana aset yang tidak dipakai, dipertahankan, ditingkat dan diperjual belikan (Dum),” tutupnya. (awn)

selama PT Billy beroperasi di tanah kelahirannya, dirinya tidak memungkiri bila perusahaan tersebut juga memberikan bantuan seperti Comdev. Namun Sahrul menilai, bantuan itu tidak sebanding dengan banyaknya tanah yang dikeruk dan diangkut. Sebab, Comdev yang diberikan hanya sebatas meninabobokan masyarakat di Kabaena Timur. “Dana comdev bukannya

Jurnalis ... gkatkan hubungan keakraban bersama sehingga bisa terus terjalin koordinasi yang baik dilapangan dalam menjalankan tugas masing-masing,” tambahnya. Sementara itu, salah seorang Jurnalis dari salah satu media cetak, Gunar sangat menyayangkan peristiwa tindak kekerasan yang terjadi di Padang dan Palu. Apalagi, para pelaku kekerasan tersebut berasal dari oknum anggota TNI AL. Diharapkan, kasus-kasus seperti ini tidak terulang kembali baik di Padang maupun didaerah-daerah lain. “Tentunya kami sangat mengutuk

meningkatkan kesejahteraan masyarakat apalagi memberikan perubahan, bantuan comdev yang diberikan hanya menghancurkan nilai gotong royong masyarakat,” katanya. Kehadiran PT Billy di Kabaena lanjut Sahrun, juga berdampak pada kerusakan lingkungan. Salah satu buktinya, saat hujan melanda Kabaena Timur beberapa bulan

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Mayoritas Tidak Miliki SIM Baubau, KP Sedikitnya 95 kendaraan roda dua dan empat unit kendaraan roda empat ditilang anggota Sat Lantas Polres Baubau saat menggelar sweeping yang selama dua hari terakhir disejumlah titik. Pengemudi yang terjaring kebanyakan masih dibawah umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Kasatlantas Polres Baubau, AKP Suparno Agus saat dikonfirmasi ruang kerjanya mengatakan, kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan rutin dengan tujuan untuk menertibkan kelancaran dalam mengemudi dijalan serta berupaya untuk menertibkan administrasi-administrai para pemilik kendaraan. “Kami juga melakukan penertiban administrasi dalam hal ini surat-surat kendaraan kami lakukan pemeriksaan mengingat di Kota Baubau saat ini marak terjadi aksi pencurian sepeda motor,” kata Suparno kemarin. Mantan Kabag Ops Polres Kolaka Utara ini mengungkapkan, dalam dua hari terakhir pengendara yang terkena

tilang mayoritas tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan beberapa juga tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pengemudi yang masih dibawah umur serta perlengkapan motor lainnya. “Untuk knalpot racing mungkin sudah tidak ada lagi karena kami tidak temukan saat melakukan razia. Kalau mobil yang kita tilang itu karena tidak menggunakan sabuk pengaman,” tambahnya. Dikatakan, pada 1 Juni mendatang pihaknya akan menggelar operasi Simpatik yang merupakan program tahunan dari Mabes Polri. Selain anggota Satlantas, dalam operasi ini juga melibatkan gabungan fungsi antara lain Sat Reskrim, Sat Intel, Sat Sabhara, Sat Binmas serta Sat Propam dengan tujuan memberikan pemahaman kepada secara persuasif kepada masyarakat terkait peraturan kelalulintasan. Suparno menghimbau kepada seluruh pengguna jalan dalam hal ini pengemudi kendaraan, baik pengendara roda dua maupun roda empat agar menggunakan helm standar ganda, menyalakan lampu disiang hari serta menggunakan sabuk pengaman dan lainnya untuk keselamatan pengemudi sendiri. (m5)

lalu, wilayah tersebut terendam banjir yang sangat parah. Hal ini disebabkan karena lingkungan yang sudah rusak ditambah lagi dengan jebolnya cekdam yang tidak sesuai standar yang dibuat PT Billy. “Memang dilakukan reklamasi, namun pelaksanaannya tidak optimal, karena lahan yang direklamasi masih tetap diolah,” ungkap Sahrul. (nur)

keras apa yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AL di Padang dan kami berharap oknum-oknum yang terlibat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Gunar. Aksi bakar lilin didepan kantor TNI Pos AL Kota Baubau mendapat sambutan baik dari Komandan TNI Pos AL Baubau. Sebelum melakukan aksi bakar lilin, para jurnalis sempat melakukan dialog dengan Komandan Pos AL, Letda Tedja Ludira yang intinya akan terus meningkatkan hubungan keakraban bersama hingga tidak terjadi hal-hal yang seperti terjadi di Padang. (m4/m5)

Online Newspaper | Created by Taya


7

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Dahulu TKW, Sekarang Produser Film Produser ....... setelah ditinggal bekerja di luar negeri bertahun-tahun. “Banyak juga yang pulang dari luar negeri malah cerai. Ada juga yang keluarganya telantar. Belum lagi yang dapat siksaan fisik dari majikan dan pulang dengan kondisi cacat atau sakit parah,” urainya. Ketika Ani duduk di bangku SD, guru-gurunya rajin mengingatkan agar tidak mengikuti jejak warga yang menjadi TKW. Hingga SMA, nasihat gurunya tersebut terus terngiang dalam ingatan. Apalagi, Ani bersekolah di SMA favorit di Jombang. Meski keluarganya miskin, dia ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Perempuan kelahiran 6 Agustus 1983 itu ingin meraih gelar sarjana dan menjadi guru seperti adik ibunya. Dia melihat kehidupan pamannya jauh lebih layak bila dibandingkan dengan orang tuanya yang hanya buruh tani. “Kalau ibu kerja dari pagi sampai siang hanya dapat Rp 2.000. Waktu puasa ibu sampai nyuruh saya ikut jualan beras agar bisa membeli ikan asin untuk buka,” jelasnya. Kendati demikian, keinginan Ani untuk meneruskan kuliah didukung penuh orang tuanya. Mereka berjanji akan berusaha membiayai kuliah Ani. Namun, usaha dan kerja keras Ani, tampaknya, belum membuahkan hasil. Dia gagal menembus ujian masuk perguruan tinggi negeri. Anak pertama di antara dua bersaudara itu juga tidak lolos seleksi masuk di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Karena tidak mungkin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS), Ani akhirnya memutuskan untuk bekerja. Dia berharap bisa mengumpulkan uang untuk kuliah. Namun, Ani hanya mampu mendapatkan pekerjaan dengan gaji tidak seberapa. Dia pernah bekerja di pabrik snack bagian pengemasan. Baru beberapa bulan bekerja, dia keluar karena pabriknya didemo. Hal tersebut kembali berulang saat dia bekerja di pabrik kayu. Ani lalu pindah ke UKM (usaha kecil menengah). Namun, karena penghasilannya yang minim, Ani tidak bisa menabung maupun membantu orang tua. Dia kemudian mencoba untuk menjadi sales kosmetik keliling dari rumah ke rumah. “Tapi, ibu dan bapak nggak tega saya bekerja seperti itu. Saya disuruh berhenti,” jelasnya. Pada saat yang sama, orang tua Ani menghadapi masalah ekonomi. Mereka terlilit utang di bank. Tidak ada pilihan, Ani akhirnya mengikut jejak para tetangganya, menjadi TKW. Meski berat hati, dia tidak mau sembarangan dalam menjalankan profesi itu. Sebelum berangkat, Ani meneliti negara-negara tujuan TKW yang mengutamakan jaminan keamanan dan kesehatan. Hasilnya, dia memilih Hongkong sebagai tempat bekerja. Dari bekerja sebagai TKW itu, Ani berharap dapat menabung untuk biaya kuliah sekaligus membantu orang tua di desa. Petualangan Ani sebagai TKW pun dimulai. Dia mendaftar di sebuah PJTKI (pengerah jasa tenaga kerja Indonesia) di Bekasi. Selama enam bulan dia tinggal di penampungan TKI untuk dididik dan diberi bekal keterampilan. Awalnya Ani mengaku cukup tersiksa dengan kondisi di penampungan yang penuh larangan dan serba terbatas. Misalnya, untuk mandi, dia harus rela antre lama sebelum mendapat giliran. Sebab, di penampungan yang dihuni 300 calon TKW itu hanya ada delapan kamar mandi. Namun, di penampungan itu dia bisa belajar banyak hal, mulai cara mengerjakan tugas-tugas rumah tangga hingga berkomunikasi dengan majikan. “Kami diajari merapikan spring bed lengkap dengan seprainya yang berlapis-lapis kayak di hotel. Kecepatan merapikannya dihitung pakai stop watch,” cerita dia. Kelar menjalani pelatihan selama enam bulan, 30 Juli 2001 Ani terbang ke Hongkong. Dia tinggal di vila milik keluarga Mr Leung Yeuk Chung di kawasan New Territories. Di sana dia tinggal bersama TKW lain yang sudah lama hidup di keluarga tersebut. Dia diajari mengerjakan tugas-tugas rumah tangga serta

diberi tahu segala hal terkait dengan makanan kesukaan hingga hal-hal yang tidak disukai sang majikan. Ani kadang juga diperbantukan di rumah orang tua majikannya di kawasan Kowloon. Awalnya dia sulit berkomunikasi dengan majikan karena bahasa yang digunakan Cantonese. Namun, lamakelamaan dia mulai terbiasa. Bahkan, Ani merasa beruntung karena bisa bekerja pada keluarga tersebut. Mereka memberikan hak libur sehari dalam sepekan. Ani juga leluasa menjalankan ibadah salat lima waktu. “Saya juga diperbolehkan mengakses internet paling tidak sejam setiap hari,” ungkapnya. Tidak hanya itu, dari keluarga tersebut, Ani belajar banyak tentang pentingnya pendidikan. Kebetulan Mr Leung Yeuk Chung dan istrinya bekerja di Chinese University. Anak pertama mereka kuliah di Inggris. Mereka sangat mengutamakan pendidikan akademik dan pembentukan karakter. “Dari mereka saya belajar betapa pentingnya pendidikan. Mereka juga selalu membiasakan sarapan dan makan malam bersama-sama satu meja,” kenang Ani. Berdasar pelajaran itu, Ani pun bertekad tidak akan menjadi TKW selamanya. Dia ingin kuliah. Apalagi, tabungannya sudah cukup untuk biaya kuliah dan membantu keluarga di desa. Selama menjadi TKW Hongkong, Ani sering mengisi hari libur dengan pergi ke perpustakaan. Dia juga kerap mengunjungi Kowloon Mosque untuk bertemu umat muslim dari beberapa negara seperti Pakistan, Jerman, hingga London. Di sela-sela kegiatan itu, Ani selalu menyempatkan untuk menulis catatan harian. Tepat dua tahun kontraknya habis, Ani memutuskan untuk pulang ke tanah air. Istri Ibnu Nahrozi tersebut tidak membuang waktu lama-lama guna mewujudkan cita-citanya menempuh pendidikan tinggi. Sepulang ke tanah air, dia langsung mendaftarkan diri masuk Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Dia memilih jurusan psikologi karena ingin mewujudkan keinginan menjadi penulis novel. “Menurut saya, menulis novel bisa lebih hidup jika kita memahami karakter orang. Untuk itu, perlu ilmu psikologi,” kata dia. Sejak saat itu Ani kerap mengirimkan tulisannya ke berbagai perlombaan menulis fiksi dan penerbit. Dia juga membukukan pengalamannya menjadi TKW di Hong-

kong dalam bukunya yang berjudul Once Upon Time in Hongkong. Namun, Ani kurang beruntung dalam hal itu. Tidak ada satu pun karyanya yang mampu menembus redaksi penerbit maupun memenangi lomba. Tapi, dia tidak patah semangat. Dia terus berkreasi. Pada semester tujuh, Ani secara tidak sengaja melihat iklan kompetisi film dokumenter amatir Eagle Awards yang diadakan Metro TV. Ani kembali mencoba peruntungan di dunia tulis-menulis dengan membuat proposal film. Semula Ani malu dengan statusnya yang mantan TKW. Namun, profesi itulah yang justru menginspirasi keikutsertaannya dalam ajang kompetisi film dokumenter tersebut. “Sebelum itu saya benar-benar berusaha menutup rapatrapat latar belakang saya yang mantan TKW di Hongkong. Tapi, dari ajang Eagle Awards itu saya malah terpikir untuk mengambil kehidupan TKW sebagai subjek film,” ujarnya. Dalam film tersebut, Ani memilih berada di balik layar. Dia mendokumentasikan kehidupan rekannya sesama TKW di Hongkong. Tidak disangka, proposal film Ani terpilih. Dia dan Yunni, rekannya, lalu diundang ke Jakarta untuk memfilmkan naskah tersebut. Film yang diberi judul Helper Hongkong Ngampus itu akhirnya berhasil masuk lima besar Eagle Awards 2007. Selain di Metro TV, film karya perdana Ani bersama temannya tersebut diputar di berbagai event yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. Nama Ani Ema Susanti makin dikenal luas. Itu berdampak pada novel Once Upon Time In Hongkong yang awalnya selalu ditolak penerbit. Akhirnya ada yang tertarik menerbitkan. “Mungkin mereka mikirnya lebih mudah promosinya kalau orangnya sudah dikenal,” ujarnya. Setahun kemudian Ani berhasil menyelesaikan kuliah. Namun, dia tidak mencari pekerjaan sesuai dengan bidangnya. Dia justru ketagihan untuk membuat film lagi. Tidak disangka, dia diundang ke Jakarta guna mengikuti workshop film yang dikelola Ford Foundation. Di bawah bimbingan sineas tenar Nia Dinata, Ani membuat film berjudul Mengusahakan Cinta yang kembali bercerita tentang TKW di Hongkong. Kali ini Ani harus kembali ke Hongkong, namun bukan sebagai TKW, melainkan sineas. Film pendek yang disatukan dalam film Pertaruhan tersebut juga kembali meraih penghargaan. Tidak tanggungtanggung, film itu terpilih da-

lam Festival Film Berlinale di Jerman. Film tersebut juga meraih Best Feature Documenter pada The 2009 Documentary Film Festival. Dari situ, Ani lantas bergabung dengan proyek Nia Dinata, Kalyana Shira Film. Ibu satu anak itu pun banyak belajar dari sutradara film Arisan 2 tersebut. Dari Nia, Ani belajar menjadi percaya diri, termasuk ketika harus berbicara di depan umum. “Teteh (Nia) banyak membantu saya. Dia juga yang memotivasi saya untuk pede,” ujarnya. Berbekal kemampuannya membikin film, Ani kemudian direkrut Mizan Production. Dia menjadi asisten produser film-film peraih penghargaan seperti film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta dan Rindu Purnama. Namun, setelah menikah, Ani memutuskan untuk keluar dari production house (PH) tersebut. Meski begitu, keinginan menulis naskah sekaligus membuat film tak pernah surut. Karena itu, tak lama kemudian dia memproduksi film dokumenter ketiganya. Kali ini dia mengangkat tema yang berbeda, yakni Donor ASI. Film tersebut ternyata mendapat apresiasi luar biasa. Lewat film Donor ASI, karya Ani meraih penghargaan sebagai film dokumenter terbaik dalam Festival Film Indonesia 2011. Pada tahun yang sama, Ani membikin film tentang kewirausahaan berjudul Genuine Entrepreneur yang tayang di Metro TV. Saat ini Ani tengah menyelesaikan film dokumenter yang kelima. Film tersebut berkisah tentang kelahiran bayi secara alami. Ani sengaja memilih tema tersebut karena berkaitan dengan pengalamannya melahirkan anak secara caesar. Padahal, dia sangat ingin bisa melahirkan dengan normal. “Banyak yang mengatakan kalau kelahiran pertama sudah caesar pasti yang kedua dan ketiga juga caesar. Padahal, tidak selalu. Subjek film saya yang baru ini seorang dokter yang berhasil melahirkan normal setelah dia melahirkan caesar. Jadi, ini tentang konsep melahirkan natural tanpa dibantu intervensi medis,” urainya. Selain membikin film, beberapa bulan terakhir Ani menjadi koordinator distributor film ke sejumlah festival film internasional. Ada dua PH yang ditangani Ani, yakni Keana Production dan Smaradana Pro Production. “Saya bertugas mengirimkan film-film dua PH ini ke festival film internasional. Selain film mereka, saya juga mengirimkan karya saya sendiri. Karena itu, saya belum ingin berhenti berkarya,” tandas dia.(ari)

Evakuasi Korban Sukhoi Berhenti total Sukhoi ....... berwarna oranye itu masih sangat bagus. Berbeda dengan kondisi Cockpit Voice Recorder (CVR) yang telah ditemukan dalam keadaan gosong. Bisa dikatakan, kosmetik FDR masih 90 persen. Bahkan, tulisan yang menegaskan benda tersebut adalah FDR dan larangan untuk membuka masih terlihat jelas. Setelah FDR ditemukan, Kabasarnas mengatakan kalau operasi evakuasi dipastikan berhenti total setelah ini. Sesuai dengan kesepakatan awal bahwa pencarian kedua dengan tim kecil lebih fokus pada pencarian FDR. Apalagi, seluruh

jenazah korban sebanyak 45 penumpang sudah diserahkan ke keluarga Rabu (23/5). “Proses evakuasi menyeluruh saya nyatakan usai,” tegas Daryatmo. Bagaimana dengan puing pesawat? Dia mengatakan kalau itu diserahkan kepada Sukhoi. Penghentian evakuasi menyeluruh juga berlaku untuk pencarian potongan tubuh jenazah. Menurut Daryatmo, dalam pencarian FDR tim juga tetap awas terhadap jenazah korban. Namun, setelah dilakukan penyisiran tetap tidak ditemukan adanya potongan tubuh baru. “Tapi, kalau ada tandatanda penemuan, kami akan turun lagi,” terangnya. Terkait penemuan FDR, dia

lantas menceritakan kalau benda itu ditemukan sekitar 20 meter dari ekor pesawat. Sulit ditemukan karena ternyata selama ini tertimbun tanah. FDR sendiri ditemukan Rabu kemarin sekitar pukul 12.00 oleh masyarakat. Lantas, diserahkan ke Danrem 061 Surya Kencana Kolonel Infanteri AM Putranto malam harinya. Di tempat yang sama, Ketua KNKT Tatang Kurniadi memastikan kalau kondisi FDR tersebut masih bagus dan yakin bisa dikerjakan. Selain fisik yang terlihat sempurna, timnya juga berhasil membaca data dari CVR gosong. “Saya yakin kondisinya masih bagus,” ujar ketua KNKT Tatang Kurniadi.(dim)

Ngaku Bersih, Fadel Tak Ragu Fadel ....... Alkes,” ujarnya sembari memberi selamat kepada Godang. Diberi amanat tersebut, mantan karo hukum dan luar negeri bidang pembinaan di Kejagung ini menyartakan siap melanjutkan. “Apa yang sudah dimulai pak Sis akan saya teruskan. Tapi apakah akan jadi terdakwa atau tidak, kita lihat saja perkembangan nanti,” kelitnya. Fadel tak Khawatir Pergantian Kajati Gorontalo dari Siswoyo kepada Godang Riadi Siregar disambut baik Fadel Muhammad. Mantan gubernur Gorontalo yang didera

kasus korupsi sisa anggaran Rp 5,4 miliar ini menyatakan keyakinannya kalau dirinya tidak bersalah. “Saya tidak bersalah kok, ini hanya permainan politik saja,” kata Fadel yang dihubungi, kemarin. Mengenai sosok Godang, Fadel memberikan nilai plus. “Pak Godang Siregar itu orangnya baik dan pintar. Jadi saya tidak khawatir. Apalagi saya sudah tiga kali diperiksa dan tidak ada masalah. Sekali lagi ini permainan politik!,” tegasnya. Di sisi lain, Godang yang mantan Karo Hukum dan Luar Negeri Bidang Pembinaan Kejagung mengatakan, kasus korupsi sisa anggaran Rp 5,4 miliar akan tetap disidik. Hanya saja dia be-

lum bisa memastikan perkembangan kasusnya akan seperti apa nanti. Demikian juga dengan kasus korupsi alkes. “Kasus yang ada akan saya teruskan. Tapi kemajuannya sampai di mana nanti, kita lihat perkembangan saja. Kan kita tidak boleh berandaiandai. Yang jelas, soal hukum tidak boleh dikaitkan dengan politik,” tegasnya. Dia mengaku, pekan depan akan ke Gorontalo untuk memulai pekerjaannya sebagai kajati. “Saya masih baru di sana, jadi masih harus membaca petanya seperti apa. Pastinya, sebagai aparat hukum, yang benar harus kita tegakkan,” tandasnya.(esy)

Panglima TNI Harus Menindak Tegas Marinir ....... kasus ini. Namun, Ifdal menilai, kejadian itu semakin menampakkan wujud abuse of Power dari otoritas TNI dan polisi. Sebelumnya diberitakan, empat wartawan televisi dihajar aparat yang sedang berada di lokasi pembakaran dan pembongkaran lapak-lapak yang berada di kawasan Bukit Lampu. Hal itu terjadi saat operasi gabungan yang dilakukan

tim SK4 (Pol PP, polisi, trantib dan TNI), Selasa (29/5) sekitar pukul 15.00 WIB. Empat wartawan itu masingmasing Budi Sunandar (Global TV), Afriyandi (Metro TV), Deden (Trans TV), dan Julian (Trans 7) dikabarkan sempat dihambat dan diambil kameranya oleh aparat yang tampak berjaga di jalan raya. Sementara, Sy Ridwan (Padang Ekpress), Agus (Riau TV), Ejha (Favorit TV) disebutkan tidak sempat ditahan, tapi kamera

Ridwan dilaporkan pecah. Insiden penganiayaan terhadap jurnalis oleh oknum Marinir tersebut memang telah direspon serius oleh Mabes TNI AL. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati menjelaskan, pelakunya sudah ditahan. “Sebanyak 12 anak buah kami sudah ditahan. Kami akan mencari bukti-bukti mengenai sejauh mana keterlibatan mereka,” ujarnya di Jakarta kemarin.(boy)

Polemik Pemekaran Jangan Dibawa ke Jakarta Mendagri ....... usulan pengamat politik Ramlan Surbakti, yang mengusulkan agar masyarakat dilibatkan dalam pengusulan pembentukan daerah pemekaran baru, dengan melakukan jajak pendapat atau referendum. Cara ini bisa untuk mengetahui apakah pemekaran semata karena ada kepentingan segelintir elit, atau memang keinginan masyarakat luas.

Gamawan tidak setuju usulan itu. “Referendum itu mahal,” cetusnya. Gamawan lebih setuju jika dioptimalkan rapat dengar pendapat dengan masyarakat di DPRD. Jika DPRD serius melakukan rapat dengar pendapat, tidak hanya formalitas, maka masyarakat tidak akan sampai menggelar aksi demo di Jakarta. Menurut Gamawan, jika pusat menuruti tuntutan pendemo, nantinya malah bisa muncul tuduhan resentral-

isasi, dimana pusat dianggap mengambil keputusan yang sebenarnya menjadi ranah DPRD. “Nanti dibilang sentralistik,” ujar mantan gubernur Sumbar itu. Dia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh DPRD, agar mengoptimalkan forum rapat dengar pendapat dengan masyarakat, dalam merespon tuntutan pemekaran.(sam)

Online Newspaper | Created by Taya


8

IKLAN

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Online Newspaper | Created by Taya


Info Pengaduan Sirkulasi

0401 3367613 081341971661

jumat, 1 juni 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Simulasi untuk Korban Banjir Kendari,KP Untuk mengurangi risiko bencana alam di Kota Kendari, pusat mitigasi dan penanggulangan bencana Unhalu menggelar latihan dan simulasi penanggulangan bencana banjir . Iven tersebut digelar di halaman Universitas Haluoleo (Unhalu) kemarin (31/5). Simulasi ini diperlukan seiring datangnya musim hujan dan sebagai langkah antisipasi banjir yang akhir-akhir ini menghiasi Kendari. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai instansi terkait yang mempunyai peran penting, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kendari sebagai tim pencari dan penyelamatan korban, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) sebagai pemberi informasi, PMI sultra sebagai tim Assesmen dan evakuasi, Tagana Sultra sebagai Tim evakuasi dan pembangunan shelter serta dapur umum, Fakultas Kedokteran Unhalu sebagai tempat rujukan dan pelayanan kesehatan, serta instansi lainnya. Mereka memperagakan cara menyelamatkan korban banjir dengan menggunakan perahu karet. Para instruktur memberikan cara yang benar bagaimana untuk membawa perahu karet, mendirikan posko darurat dan memberikan pertolongan pertama terhadap korban banjir. Dalam simulasi tersebut, digambarkan kesiapan instansi-instasi terkait penanganan korban banjir. Beberapa perahu karet dan peralatan penyelam dari Basarnas Kendari. Selain itu, kesiapan pos pengungsian korban, tangki air bersih, serta dapur umum disiagakan tidak jauh dari lokasi yang diprediksi menjadi titik banjir.(p15)

Simulasi korban banjir untuk mematangkan persiapan menghadapi musim hujan. Simulai ini digelar di Unhalu, kemarin.

foto:dedy/kp

Pasien Meninggal karena Terabaikan RS Abunawas Mengaku Tak Punya Peralatan Medis Kendari, KP Seorang pasien, Halija warga Jalan Jambu Putih, Kelurahan Matabundu meninggal karena telat direspon oleh tenaga medis. Menurut Sri, anak Halija, sekitar pukul 09.00 Wita, ibunya

pingsan dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Pihak kelurga segera membawanya menuju RS. Pukul 09.30 Wita, keluarga Halija tiba di RS Abunawas menggunakan ambulance milik salah satu klinik kesehatan. “Alih-alih mendapat perawatan, belum sempat turun dari ambulance pasien malah ditolak dengan berbagai alasan. Katanya Pihak RS tidak punya peralatan memadai dan tenaga ahli untuk menangani, “kata pihak keluar-

LPP RRI Kendari Harus Aktif Serap Aspirasi

Baca Lpp rri di Hal 10

Menurutnya, sekitar pukul 09.30 Wita, ada pasien atas nama Halija datang di RS ini untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah itu, pihak IGD langsung mengecek kondisi pasien yang diduga mengalami gejala stroke. Karena RS Abunawas belum memiliki peralatan dan tenaga spesialis untuk pengobatan tersebut, RS Abunawas memberi rujukan ke RSUD Sultra.

Baca pasien di Hal 10

Harusnya Arifaid Tidak PAW

foto: basyarun/kp

Kepala RRI Kendari juga berganti pimpinan. Dari Ferry Ihutan Welly Putra Lumban Tobing digantikan Effendi Apati. Sertijab digelar di kantor RRI Kendari.

RRI Kendari kini dipimpin Drs. Effendi Apati. Kamis (31/5) digelar serah terima jabatan Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kendari dari pejabat lama Ferry Ihutan Welly Putra Lumban Tobing, S.PT kepada Effendi Apati. Sertijab digelar di Aula Multi Purpose RRI Kendari. Effendi Apati sebelumnya bertugas sebagai kepala LPP RRI Bukit Tinggi Sumatra Barat, sedangkan Ferry Tobing mendapat tugas baru sebagai kepala LPP RRI Ambon, Maluku. Selama menjadi Kepala LPP RRI Kendari Ferry Tobing mengaku sangat berterima kasih dan kagum dengan keramahtamahan masyarakat Sulawesi Tenggara. “Selama 1,5 tahun berada di Kendari saya banyak belajar mengenai

ganya kemarin. Pihak keluarga membawa pasien pulang ke rumahnya. Karena tidak mendapat pertolongan medis sekitar pukul 13.00 Wita, Halija meninggal dunia. Seharusnya pihak RS dalam hal UGD langsung mengadakan pertolongan pertama, sebab ini masalah kemanusian. Sementara itu, penanggung jawab Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Abunawas, Dr. Muhammad Resa membantah.

foto:sarfyanti/kp

Demonstrasi yang mempersoalkan PAW Arifaid menduduki DPRD Kendari kemarin. Massa mempersoalkan pergantian yang seharusnya tidak terjadi.

Kendari, KP Keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dijatuhkan pada anggota DPRD Kota Kendari LD. Arifaid berbuntut. Kemarin, ratusan massa yang tergabung dalam Forum Konstituen Dapil I Kota kendari (Forkada) mendatangi kantor DPRD Kendari untuk mempertanyakan dasar penetapan PAW bagi legislator Partai Hanura itu. Korlap aksi LD Alimusabaq dan LD. Muh. Alfajir mengatakan, mestinya, kasus yang menimpa LD. Arifaid tidak akan berbuntut PAW, seandainya pengurus partai Hanura di tingkat DPC melakukan upaya proaktif untuk mempertahankan posisi Arifaid. Apalagi, selama ini, Arifaid dinilai sudah banyak memberi kontribusi terhadap masyarakat, khususnya yang menjadi konstituennya. Itu kata mereka tidak sebanding PAW yang diterima.

“Persoalan LD. Arifaid ini kecil tapi dibesar-besarkan. Seandainya dari awal pengurus DPC berupaya untuk melakukan tindakan pembelaan terhadap Arifaid, tentu PAW tidak akan terjadi. Ini malah DPC yang memberikan usulan rekomendasi untuk pemberhentian. Di mana letak dukungan antar sesama kader Hanura kalau begitu. Kami sebagai konstituen Partai Hanura merasa sangat kecewa,” ungkap mereka. Massa juga menyayangkan tidak ada surat pemberhentian yang diserahkan pada Arifaid. Jadi sampai sekarang, anggota komisi III DPRD Kota Kendari itu belum mengetahui secara resmi adanya PAW. “Tindakan PAW itu terlalu berlebihan untuk kasus LD. Arifaid. Mestinya

Baca harusnya di Hal 11

Air Mata Warnai Pisah Sambut Kendari, KP TNI Angkatan Udara (AU), merombak perangkatnya. Kepemimpinan komandan Lanud Kendari Letkol Pnb Wahyu Anggono SE, kini digantikan oleh Letkol Pnb Djohn Amarul. Djohn adalah putra daerah Sultra. Ia sebelumnya menjabat sebagai Pabandyarenbin Paban 6 Binprofops Sopsau. Sedangkan Wahyu Anggono bergeser menjabat sebagai Pabandyadukops Sops Koopsau II Makassar. Pelantikan yang dilaksanakan di lapangan markas komando TNI AU Wolter Monginsidi itu, dipimpin langsung Pangkoopsau

Baca air mata di Hal 10

foto:foto: la ode iman/kp

Mantan Danlanud Kendari Letkol Pnb Wahyu Anggono SE berpose bersama istri dan Danlanud WMI yang baru Letkol Pnb Djohn Amarul. Pisah sambut ini diwarnai isak tangis kemarin.

Online Newspaper | Created by Taya


Metro

10

Bangun Karakter Bangsa Berkelas Dunia LPP RRI... budaya dan adat istiadat setempat. budaya dan adat istiadat harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Ferry Tobing. Sertijab kepala LPP RRI Kendari dihadiri oleh Kepala LPP RRI Palu dan Tual serta anggota DPRD Sultra, sejumlah pejabat Pemprov, TNI dan Polda Sultra. Ferry Tobing menilai, adanya pemimpin baru, RRI akan lebih meningkat dan dapat bekerja sama dengan seluruh masyarakat dan media di Sultra. “Mari kita tingkatkan RRI Kendari bersama Effendi Apati, dan selalu meningkatkan kerjasama dengan antar media khususnya di Sultra,” katanya lagi. Sementara itu, Effendi Apati dalam sambutannya mengaku sangat terkejut melihat keberhasilan Ferry

Tobing sebagai pemimpin RRI Kendari berkembang begitu pesat. Kepala LPP RRI Makassar, Drs. I Made Ardike, MM, Koordinator wilayah VII dalam sambutannya menjelaskan, RRI sebagai lembagai layanan publik, tetap berkomitmen memberikan layanan informasi, pendidikan, hiburan sehat, control social serta pelestari budaya bangsa, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seain itu, sebagai media dapat membangun karakter bangsa dan menjaga citra positif bangsa di dunia internasional. “Komitmen tersebut, merupakan visi LPP RRI, dalam mewujudkan lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia, sebagai radio berjaringan terluas, membangun karakter bangsa berkelas dunia. Tugas yang diberikan Undang-Undang merupakan amanah strategis bagi setiap insan dan karyawan RRI,” ungkap I Made Ardike.(p2)

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Danlanud Putra Daerah Sultra Air Mata... II Marsekal Muda TNI Ismono Wijayanto. Jenderal Bintang Dua ini menegaskan, dalam instansi militer rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah. Sebab, semua itu merupakan tugas yang harus diemban bagi setiap prajurit, demi memaksimalkan kinerja TNI. “Ini merupakan proses yang alamiah selalu terjadi, dan bukan saja diarahkan untuk regenerasi dan kesinambungan kepemimpinan. Tapi, tujuannya agar organisasi TNI AU dapat berjalan lebih dinamis dalam menjawab tantangan tugas kedepan,”katanya dalam sambutannya. Masa kepemimpinan Wahyu Anggono memiliki penilaian baik di mata TNI AU. Tugas yang diemban harus lebih maksimal sebab lebih memiliki tantangan. Ia juga mengucapkan, selamat kepada Danlanud baru yang tidak lain adalah putra daerah.

“Ciptakan suasana kondusif, kenyamanan dan keamanan demi rakyat, bangsa dan negara kita,”katanya, di hadapan prajurit, jajaran TNI/Polri, perwira, Muspida dan beberapa purnawirawan TNI. Usai upacara, sertijab juga digelar ketua PIA Ardhya Garini dari Imelda Maries SH Wahyu Anggono kepada Dr Tanti Mekar Sari Djohn Amarul di ruang brifing Lanud Wolter Monginsidi. Dalam acara itu, juga dilaksanakan pemberian cendera mata dari Tina Nur Alam maupun beberapa isteri TNI AU, serta ucapan salam perpisahan. “Selamat jalan, semoga setiap saat jangan melupakan Kota Kendari,”ucap Tina Nur Alam, saat bersalam. Tidak sampai disitu, acara pisah sambut juga digelar di ruang VIP Bandara Haluoleo. Di sana, turut hadir Gubernur Sultra H Nur Alam bersama jajaran Muspida lainya. Acara itu berlangsung penuh khidmat. Ketika Wahyu Anggono tampil ber-

sama isteri memberikan sambutan. Katanya, Sultra adalah daerah yang sangat aman, dengan kontribusi dan kerjasama yang terjalin baik dengan pemerintahan yang ada. “Banyak kenangan di sini, dan saya bangga karena semua selalu sinergi antara satu dengan lainnya,”cetusnya. Sementara itu, Danlanud baru Letkol Pnb Djohn Amarul mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan merupakan tangungjawab yang harus dijalankan. Ia juga bercerita, kedatangan ke Kendari kembali ke kampung halaman. Pasalnya, jenjang pendidikanya SD berasal dari Kendari Barat, lalu SMP 1 Kendari, kemudian tamat tahun 1990 di SMA 1 Kendari. “Saya masuk masuk TNI tahun 1993, dan sudah banyak tugas saya ditempatkan, sekarang saya mengemban tugas baru dan akan saya jalankan dan sinergikan dengan pemerintahan yang ada,”ujar pria kelahiran Kendari 12 Februari 1972 itu. (m1)

Pasien Sempat Dirawat di RS Abunawas Pasien... “Kami memberikan rujukan ke RSUD Sultra karena melihat kondisi pasien yang sudah sekarat. Di sana fasiltas itu telah tersedia. Dari pada tinggal di sini dan tidak menerima perawatan yang semestinya itu berarti menelantarkan pasien,”terangnya. Terkait permasalahan biaya, menurutnya itu adalah hal yang berlebihan. Sebab Kata Resa, bagaimana mau bicara biaya sedangkan pasien masih dalam ambulance. Sebelum memberikan rujukan, pasien telah mendapat perawatan yakni dengan pemasangan oksigen. Sementara itu, pihak RSUD Sultra melalui ruang informasi IGD mengatakan dari daftar nama pasien, tidak ditemukan nama pasien rujukan RS Abunawas atas nama Halija. (p1)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Metro

PAW Kebijakan DPP Harusnya... sanksinya tidak harus PAW, tapi ada tahapan misalnya dilakukan teguran dan peringatan kepada kader yang bersalah. Tapi ini lain, yang bersangkutan langsung diberhentikan tanpa ada konfirmasi dan pemberitahuan kepada LD. Arifaid. Ini kan aneh, apalagi hak-hak LD Arifaid tidak diberikan, termasuk perlindungan hukum dari partai tidak ada sama sekali,” katanya. Demonstran juga meminta surat resmi yang dikeluarkan oleh DPP Hanura terkait PAW Arifaid, termasuk hasil pleno yang dilakukan DPC dalam melahirkan rekomendasi pemberhentian Arifaid. “Apa dasar usulan pemberhentian, sehingga DPP mengeluarkan keputusan PAW. Harusnya DPC berperan melakukan pembelaan,” katanya. Sebelum ada kejelasan masalah itu kata Alfajir, Partai Hanura tidak boleh melakukan kegiatan apapun, termasuk pelantikan terhadap calon pengganti Arifaid. Bahtiar Kenepulu dan Hamida Sudu, dua legislator asal Partai Hanura yang awalnya menemui

massa tidak dapat berkata banyak. Apalagi dalam pengusulan adanya PAW terhadap Arifaid mereka mengaku sama sekali tak dilibatkan. “Saat pleno, saya tidak hadir. Jadi saya tidak tahu bagaimana kelanjutan status LD. Arifaid di legislatif yang direkomendasikan partai. Tapi, bukan berarti kami tak peduli dengan Arifaid, silahkan tanya beliau, upaya apa yang telah kami lakukan untuk mendukung dia selama ini,” ungkap Bahtiar. Dialog antara demonstran dan anggota dewan sempat dipending. Demonstran menunggu kedatangan ketua DPC Partai Hanura, Muh. Yahya yang saaat itu baru tiba dari luar kota untuk memberi penjelasan. Di hadapan demonstran, Yahya mengatakan, dalam PAW LD. Arifaid, sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan partai. Sama sekali tidak ada manipulasi dari surat yang dikeluarkan DPP. Itu resmi dan aslinya dikirim ke DPD Hanura. Rekomendasi pemberhentian itu memang dikeluarkan oleh DPC, lalu diserahkan ke DPD dan DPP yang memutuskan. Pleno juga tidak dilakukan oleh DPC, tapi langsung di DPP.

Makanya kata Yahya keliru kalau ada anggapan bahwa pleno rekomendasi pemberhentian PAW dilakukan di DPC. “Kami hanya menjalankan aturan. LD. Arifaid telah melakukan hal yang mencederai nama partai. Makanya, saya sudah sampaikan kepada Pak Arifaid untuk melakukan pembelaan di DPP bukan DPC,” terang Yahya. Ketua DPC dan DPD Partai Hanura, termasuk LD Arifaid sendiri telah disidang oleh DPP terkait masalah itu. Mestinya saat itulah Arifaid melakukan pembelaan. “Saya tidak punya kepentingan dalam persolan ini, keputusaan itu dikeluarkan oleh DPP, jadi saya harap jangan ada penilaian negatif terhadap keputusan itu,” harap Yahya. Meski menerima penjelasan Yahya, namun demonstran berjanji akan melakukan langkahlangkah hukum dengan verifikasi secara menyeluruh surat resmi dari DPP. “Mungkin hari ini surat gugatan kami sudah masuk di pengadilan negeri. Kami akan mengawal persoalan ini sampai tuntas, termasuk mengecek langsung ke DPD dan DPP terkait PAW itu,” kata Alfajir. (fya)

11

Hak Suara 35 Persen Hanya Perkuat Posisi Kendari,KP Dekan FKIP punya pandangan soal hak suara rektor 35 persen. Menurut Dr.H.Barlian, M.Pd, Dekan FKIP Unhalu ini mengaku, ketentuan tersebut hanya berlaku saat pemilihan rektor karena sesuai dengan Permendiknas nomor 24 tahun 2010. Kemudian ditindaklanjuti di Unhalu dengan membuat keputusan hak suara rektor untuk pemilihan dekan, itu hanya bagian dari upaya memperkuat posisi. ‘’Maksud saya dengan cara itu ditempuh beliau (Prof Usman Rianse red), untuk memperkuat posisi suara pada senat universitas. Artinya, semakin banyak jamaah, akan makin mulus,’’ ujarnya. Lantas, apa yang membau Anda tertarik bertarung ke Pilrek? Sebenarnya hanya untuk masa depan Unhalu dalam hal pembelajaran demokrasi di perguruan tinggi. Unhalu sebagai universitas terbesar di Sultra harus menjadi cermin demokrasi, tetapi praktiknya belum seperti yang dibayangkan dan

dialami banyak anggota senat. ‘’Seorang pimpinan harus menghormati suara terbanyak, bukan justru menolak voting. Namun semua itu kembali pada individu,’’ katanya. Barlian mengakui bahwa untuk memenangkan suara di Pilrek, seorang calon harus mampu mengantongi paling sedikit 65 suara senat kalau tidak didukung menteri. Calon hanya meraih suara di bawah dari itu tentu dipastikan kalah. Namun terpenting dipahami bersama bahwa demi masa depan Unhalu, seorang figur yang terpilih adalah meraih mayoritas suara senat dan mendapat suara menteri. Itu yang terpenting, di kampus mulus dan di Jakarta lebih longgar lagi. Bursa Pilrek, selain Prof Dr H Usman Rianse sebagai pejabat lama, tentu akan direpotkan dengan munculnya sejumlah pesaing baru. Misalnya Barlian, M.Pd. ‘’Saya sudah mengambil formulir pendaftaran beberapa waktu lalu. Hanya saya belum kembalikan ke

panitia penjaringan,’’ katanya. Menurutnya, sejumlah rentetan persyaratan yang harus dipenuhi seorang bakal calon (balon) rektor cukup banyak. Salah satu adalah keterangan berbadan sehat dengan segala ketentuan yang harus normal. ‘’Formulir memang saya sudah ambil, tetapi belum sempat mengurus segala persyaratan yang menyangkut kesehatan fisik. Itu juga yang rumit,’’ ujar Barlian. Berkaitan dengan hak suara menteri 35 persen pada saat pemilihan, versi Barlian agak rumit dan bahkan menjadi pertimbangan matang setiap figur. Menurutnya, bertarung di pilrek sangat tidak muda, tetapi itu tidak menyurutkan niat untuk maju bersama para calon lain. Dikatakan, dari 75 anggota Senat Unhalu yang memiliki hak pilih dan dipilih, tentu setiap individu akan menentukan sendiri pilihannya. Dengan demikian, tentu para anggota senat masing-masing masih terus menunggu siapa yang akan mereka pilih.(lut)

Online Newspaper | Created by Taya


Online Newspaper | Created by Taya


13

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Audy Item Segera Dilamar

Audy Item

Kian hari, Audy Item dan Iko Uwais makin lengket aja. Keduanya sudah membicarakan soal pernikahan. Audy pun sudah tak memikirkan Jane Shalimar, mantan pacar Iko yang menuduhnya merebut aktor The Raid itu. ‘’Alhamdulillah, buat kita segala cobaan entah itu fitnah maupun perkara itu kita jadikan doa untuk menguatkan hubungan kita berdua. Kita nggak mau menggubris dulu,’’ kata Audy kemarin. Pelantun hit Menangis Semalam itu menegaskan bahwa hubungannya dengan Iko semata soal hati, sama sekali tak ada urusan dengan sensasi. ‘’Ini bukan setting-an. Kita bukan artis gosip juga,’’ cetusnya sambil tersenyum. Keseriusan mereka dibuktikan dengan pertemuan antar keluarga masingmasing. ‘’Kami punya hubungan serius, apa salahnya kedua keluarga ketemu, saling kenal,’’ ujar Audy. Pertemuan keluarga pun dijadikan langkah awal untuk mempermudah hubungan mereka. ‘’Nggak ada perencanaan apaapa sih. Tapi saya dan Iko punya hubungan serius, bukan anak kecil yang main-main. Kalau misalnya ada next, Allah yang menentukan, kita cuma bisa berusaha,’’ ucap putri musisi senior Yopie Item ini. Audy sempat deg-degan saat bertemu dengan keluarga Iko. Meski begitu, dia sudah menganggap keluarga Iko seperti keluarganya sendiri. ‘’Baik sekali, kita semua sayang kok, udah kayak orangtua sendiri. Iko juga sama, kayak anak sendiri juga. Lucu, kami berdua sudah lebih klop,’’ terangnya. Mantan pacar drummer Tyos Nugros ini pun memuji Iko sebagai sosok yang rajin beribadah dan pandai menghibur. ‘’Pribadi yang berdedikasi tinggi, sopan, saleh, selalu ingetin buat salat. Lucu, dia (Iko) suka ngelucu, becanda terus. Buat saya dia luar biasa,’’ puji Audy. (jpnn)

Astrid Jadi Calon Ibu

Astrid

Nikita Willy

Jakarta, KP Pasangan suami istri Astrid dan Arlan tengah berbahagia. Sebab, mereka akan dikaruniai momongan. Pelantun lagu Tak Ingin Dicintai itu tengah hamil muda. Ditemui di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, kemarin (30/5), penyanyi yang sibuk promo single duet terbarunya bersama penyanyi Korea Tim Hwang dengan judul Saranghapnida itu meminta doa agar kehamilannya lancar sampai saat melahirkan nanti. ”Doain ya. Saya cuma bisa ngomong gitu karena masih baru. Mudah-mudahan sampai nanti melahirkan lancar,’’ kata dia dengan didampingi Arlan. Menurut Arlan, kehamilan Astrid sudah jalan dua bulan. Mereka mengetahui kehamilan itu pada Mei. Ketika berada di Kuala Lumpur, Malaysia, seharusnya Astrid datang bulan. ”Biasanya tanggal 1 dapat, dia telat. Dia juga sempat ke Bali untuk syuting klip video single sama Tim Hwang itu. Dia mual-mual di sana. Akhirnya, pas di Jakarta, cek ke dokter. Ternyata positif,’’ jelas Arlan. Mengetahui kehamilan itu, perasaan mereka campur aduk. Senang sudah pasti. Bahkan terharu. Arlan sempat menitikkan air mata saat mengetahui istrinya mengandung. Juga ada perasaan tegang dan takut. ”Maksudnya, kan ini anak pertama, ya pasti tegang lah,’’ kata dia. Untung, sejauh ini Astrid tidak terlalu ribet dengan kehamilannya. Dia tidak minta yang aneh-aneh atau menjadi emosional. ”Nggak nyusahin sih. Saya juga berusaha untuk membuat dia nyaman,’’ lanjut Arlan. Astrid sendiri masih menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dalam dirinya. Mual-mual tidak hanya dirasakan pelantun Jadikan Aku Yang Kedua itu saat pagi. Tapi sepanjang hari. (jpnn)

Promo Album di Kala Liburan Sekolah LiBURan sekolah ternyata tidak membuat Nikita Willy berhenti beraktifitas. Pesinetron cantik ini mengisi liburan sekolahnya dengan melakukan promo sinetron terbaru. “Liburan kali ini aku nggak ke mana-mana. Memang sekarang lagi sibuk promo sinetron terbaru,” kata Nikita saat ditemui di Studio Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk Jakarta, beberapa waktu lalu. Agar pelajaran sekolahnya tetap diingat, Nikita memanggil guru les. Apalagi saat ini syuting sinetron striping belum dimulai. “Untuk mengisi liburan biar tetep inget pelajaran sekolah aku panggil guru les,” kata Nikita. Dalam mengatur jadwal syuting, sekolah dan bermain sudah diatur semua oleh managernya yang juga Ibunya sendiri. Saat ini Nikita juga sedang giat home schooling. Untuk menghabiskan waktu di sela syuting, Nikita jalanjalan dengan teman-temannya. Tujuan hang out Nikita adalah wisata kuliner ke Bandung atau seru-seruan di cafe. (jpnn)

Revalina S. Temat

Seperti dari Kulkas ke Oven Jakarta, KP Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap budaya Korea direspons pelaku industri hiburan dengan beragam bentuk. Yang dilakukan Indosiar, DNA production, dan Asia Top Entertainment adalah membuat serial drama IndonesiaKorea berjudul Saranghae-I Love You. Drama tersebut dibuat di dua negara (Indonesia dan Korea, Red). Latar belakang ceritanya diambil dari dua negara. Pemainnya pun demikian. Pasangan yang menjadi pemeran utama dalam serial drama tersebut adalah bintang film lokal Revalina S. Temat serta penyanyi balada Korea Tim Hwang. Revalina adalah salah satu aktris yang memang cukup mumpuni di tanah air. Dia sudah membintangi banyak judul film, sinetron, dan FTV. Sementara Tim, ini adalah kali pertama dia bermain drama. Penyanyi bersuara merdu kelahiran Pennsylvania, Amerika Serikat, 30 tahun yang lalu, itu memulai karirnya di Korea pada 2002. Tim pindah ke Korea dari AS saat usianya 20 tahun. Produksi drama tersebut mendatangkan banyak cerita unik di antara tim yang juga berasal dari dua negara. Ditemui di SCTV Tower, Senayan, kemarin (30/5) Reva dan Tim menceritakan bagaimana pengalaman mereka saat

melakoni syuting di Indonesia dan Korea. Serial yang akan ditayangkan 30 episode mulai Juli tersebut sudah menyelesaikan syuting di Korea dan Bali. Hari ini rencananya mereka mulai melakukan pengambilan gambar di Jakarta. Saat konferensi pers kemarin, karena kendala bahasa, setiap per-

tanyaan yang dikeluarkan harus diterjemahkan ke dalam bahasa Korea. Sebab, ada beberapa pemain dan tim dari Korea yang tidak bisa berbahasa Inggris dan tentu mereka juga tidak mengerti bahasa Indonesia. Karena itu, sutradara serial tersebut, Indrayanto Kurniawan, pun mengungkapkan kejadian saat syuting di Korea. ”Suasana syuting di Korea itu timnya orang Korea semua. Ya seperti ini suasananya, harus ada penerjemah dulu. Sebab, mereka juga enggak bisa bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia. Tapi seru,” ujar dia. Reva juga mengeluhkan hal yang sama. ”Bahasa dan cuaca itu kendala utama. Enggak semua orang Korea bisa bahasa Inggris. Sudah gitu di sana pas winter dinginnya minta ampun. Sampai minus 20 derajat. Saya sampai pingsan di salju. Yang lain juga begitu. Kami tepar semua. Sampai harus ke rumah sakit di infus dulu. Drop soalnya,” terang Reva. (jpnn)

Online Newspaper | Created by Taya


14

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

SMK Tunas Husada Penamatan Perdana Kendari, KP Sekolah Menengah Kesehatan (SMK) Tunas Husada yang baru tiga tahun berdiri, melakukan ramah tamah penamatan perdana. Prestasi dicapai hasil UN angkatan pertama dengan angka kelulusan siswa 100 persen. “Sebagai bentuk rasa syukur, SMK Tunas Husada menggelar syukuran penamatan siswa serta selesainya pembangunan gedung baru. Dua unit gedung baru terdiri tujuh ruangan, lima ruangan bantuan yayasan Bakti Nusantara dan

komite sekolah dan dua ruangan bantuan Kemendikbud Ri tahun 2011,’’ kata Kepala SMK Tunas Husada Kendari, Ruth Mongan, B.Sc, S.Pd., M.Pd. Siswa yang tamat dari dua jurusan yaitu farmasi dan keperawatan. Prestasi yang diraih tidak kalah dari sekolah lain. Siswanya bernama Asriah, pernah mengikuti Olimpiade Sains Biologi tingkat nasional sebanyak dua kali. ‘’Tahun 2009 masuk nominasi dan 2011 berhasil masuk delapan

besar. Selain itu, Itsnaniyah siswa jurusan keperawatan juga menjadi nominasi Olimpiade Sains Kimia tingkat nasional,’’ katanya. Mengapresiasi kelulusan 100 persen, sekolah yang telah bekerjasama dengan salah satu bank, memberikan dana bantuan pendidikan kepada enam siswa yang meraih nilai tertinggi. Terbaik pertama diraih Itsnaniyah nilai rata-rata 8,5, kedua diraih Yesaya Ultha Paulus jurusan keperawatan, ketiga Wa Ode Tika Ertia Wahid, keempat Asriah jurusan

keperawatan, kelima Sawilda Tri Haryati jurusan farmasi dan Suryati Alimuddin jurusan keperawatan. “Selama ini sekolah memang bekerjasama dengan bank, dalam pembuatan tabungan siswa. Untuk peraih nilai tertinggi Rp 1,2 juta dan tiga bank memberikan tabungan sebesar Rp 500 ribu, dan peringkat 4,5, dan 6 mendapat tabungan dari yayasan serta semuanya mendapat sertifikat bukti peraih nilai tertinggi dari kepala sekolah,” papar Ruth. (p7)

Kuliner karya siswa SMPN 2 Kendari saat ramah tamah perpisahan. tampak tim penilai tengah mengunjungi hasil karya tiap kelas. WULAN/KP

SMPN 2 Kendari Lomba Masakan Indonesia Kendari, KP Ini ramah tamah yang bermakna dikemas SMPN 2 Kendari dalam rangka perpisahan siswa yang sedang menanti pengumuman UN. Serimoni dengan memamerkan kreativitas lomba masakan Indonesia. Asisten III Sekot Kendari, Drs H Halili, turut menyaksikan lomba memasak masakan Indonesia yang tradisional dan khas nusantara. “Kami ingin agar siswa bisa menampilkan kreativitas di depan para guru dan orang tua mereka yang hadir,” ujar salah seorang pembina OSIS SMPN 2 Kendari, Drs. La Ode Sudu. Tak hanya itu, siswa binaan Drs. Ahmad Hamdan tersebut menampilkan berbagai pertunjukan kreatif, seperti tari tradisional Mombesara, tari Bali, Mars SMPN 2 Kendari, baca puisi,

dan marcing band. Namun salah satu kreativitas yang dilombakan adalah lomba memasak. Seperti yang ada di kelas VIII H, siswa binaan Inthi Nathaya tersebut menampilkan masakan nusantara dengan menu ikan arsik batak, pepes ikan bangkumis batak, kina gandu, dan krupuk daun bayam. Selian itu, makanan utama atau nasi digantikan dengan nasi jagung khas Jawa. Di kelas lain, tampak pula berbagai menu dari berbagai daerah seperti bubur Manado Kasuami, soto Banjar, dan songkolo. “Itu adalah tampilan dari siswa kelas VIII H. Kami berharap dengan moment yang berbahagia ini,s iswa kami bisa lebih kreatif dan belajar mandiri. Mudah-mudahan kami juga bisa menjadi pemenangnya,” kata Inti Nathaya. (m2)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Kampus

15

FH Unhalu Seminar Hukuman Mati Kendari, KP Wacana tentang penerapan dan penghapusan hukuman mati (death penalty) dalam konteks hukum Indonesia masih menjadi perdebatan berbagai kalangan. Regulasi hukuman mati terhadap tindak pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam mencapai keadilan hukum di Indonesia terus menjadi perbincangan hangat sampai dekade ini. Perdebatan sejalan dengan dinamika hukum nasional dan Internasional yang sangat pesat dalam setengah abad terakhir. Bahkan muncul muncul pendekatan-pendekatan baru dalam melihat dan menilai relevansi hukuman mati dalam konteks sistem hukum, bentuk dan asas negara, serta perubahan sosial, termasuk teknologi. Melihat realitas yang terjadi, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unhalu yang tergabung dalam organisasi Kelompok Studi Ilmu Hukum (KSIH) menyelenggarakan seminar hukum bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sultra. Tema seminar adalah regulasi hukuman mati terhadap tindak pelanggaran HAM dalam mencapai keadilan hukum di Indonesia. “Seminar menghadirkan pembicara dari tiga pandangan hukum yaitu dari pandangan hukum pidana Herman, SH.L.Lm, hukum Islam Dr. Sukring, M.Pd.I dan pandangan hukum Indonesia AKBP M. Hatta Panne selaku perwakilan dari Polda Sultra,� ujar ketua panitia seminar, Siskapamsukmayanti ditemui

saat seminar berlangsung. Menurut pandangan Islam, hukuman mati tidak bertentangan dengan HAM. Karena salah satu dasar penyelesaian perselisihan di antara manusia dalam Islam adalah qishos yaitu hukuman yang setimpal dari perbuatan manusia atas manusia yang lain. Contohnya, jika seseorang memukul maka hukumannya dipukul, jika merusak hukumannya dirusak, jika membunuh, hukumannya dibunuh. Sepintas memang kejam namun di balik itu ada pelajaran berharga bagi manusia, yaitu mendidik manusia supaya perbuatannya tidak semena-mena atas manusia lain. Manusia akan berpikir berulang kali untuk berbuat kejahatan atas

manusia lain karena hukuman yang didapat sesuai dengan perbuatannya. Kesimpulannya dalam Islam hukuman mati tidak bertentangan dengan HAM. Kelebihan penerapan hukuman mati yang pertama adalah adanya kepastian hukum, karena jenis hukuman sudah diketahui sesuai apa yang dilanggar. Terhukum akan terhormat dan mulia karena kematiannya sedang melaksanakan hukum Allah, sehingga jaminannya surga. Ketiga, mampu mencegah kejahatan karena hukumannya berat, sehingga stabilitas keamanan dalam masyarakat terjaga. Keempat memenuhi rasa keadilan karena hukumannya setimpal dengan perbuatannya. Kelima mendukung

perikemanusian dan menghapus perikejahatan dari muka bumi. Hukum pidana tidak benar apabila hanya memperhatikan si pelaku, sebab dengan demikian penerapan hukum pidana akan terkesan memanjakan penjahat dan kurang memperhatikan kepentingan yang luas, yaitu kepentingan masyarakat, kepentingan negara dan kepentingan korban tindak pidana. Pandangan dari kepolisian Indonesia, bahwa penerapan hukuman mati dalam memberikan hukuman pidana itu untuk menghormati HAM orang lain. Seiring dengan kenyataan yang ada, eksistensi hukuman mati yang ada di Indonesia dipertanyakan. Banyak negara di dunia

sudah menghapuskan hukuman mati di negaranya, yaitu Australia, Austria, Denmark, Finlandia, Jerman, Hungaria, Islandia, Irelandia, Italia, Mozambik, Namibia, Belanda, Swiss dan banyak lagi negara yang telah menghapuskan hukuman mati. Dunia menganggap hukuman mati merupakan pelanggaran HAM karena itu pemberlakuan hukuman mati harus dihapuskan karena hak untuk hidup dari setiap manusia tidak dapat dicabut oleh hukum atau manusia yang lain. Dalam Universal Declaration of Human Rights (DUHAM) dinyatakan bahwa tidak seorang pun boleh disiksa atau diperlakukan atau dihukum secara tidak manusiawi atau dihina. (p7)

Online Newspaper | Created by Taya


KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Jumat 1 Juni 2012

Pemasangan Komunikasi Bisnis Hub. 0853 3553 1111

Pernah Coba Nasgor Plus? Rumah Makan & Martabak Bandung ANDA yang ingin bersantap bersama keluarga, relasi atau rekan kerja? Sangat tepat jika mengunjungirumahmakandan martabak Bandung yang berlokasi di bundaran Anduonohu.Terbarudaritempat bersantap yang buka mulai jam 10.30 - 23.00 Wita ini, menyajikan menuNasiGoreng(Nasgor)Plus, merupakan menu pertama yang dihadirkan oleh rumah makan yang berada di Kendari. Menariknya, menu unik ini hanyabisadinikmatipadapukul

18.00 hingga 23.00 Wita. Seporsi Nasgor Plus hanya berbandrol Rp 18.000, sehingga

terjangkau semua kalangan, selain itu konsumen masih memperoleh seporsi Martabak

Spesial, inilah plus dari menu ini. Selain menyiapkan aneka makanan, jika malam hari tampak ramai oleh pengunjung karena rumah makan ini juga menyiapkan martabak, terang bulan, serta aneka gorengan. Anda juga bisa menikmati nasi goreng ati ampela Rp 14.000 dan nasi goreng bandung Rp 15.000. Untuk menu spesial, ikan goreng asam manis, ikan goreng saus pedas, kepiting asam manis, kepiting saus pedas bisa pula anda coba. Ada juga kerang sichuan, dan kerang singapura Rp 15.000/porsi. Juga melayani pemesanan makanan untuk acara, Cp: 082193102123. (adv)

Inti Trust, Solusi Terbaik Bangunan Anda Kualitas Bermutu Galvalum untuk Rangka Atap, Partisi dan Dinding SALAH satu produk Inti Truss, Inti Frame adalah sistem rangka partisi berbahan baku baja ringan Zincalume. Produk ini merupakan solusi pengganti partisi kayu dan holo dengan keunggulan; pemasangan dengan sistem modular sehingga lebih cepat dan

efisien, coakan sesuai standar pabrik (lebih rapi dan hemat material), telah melalu pabrikasi sehingga ukuran sangat akurat dan presisi, terbuat dari bahan Zincalume anti karat, anti rayap, kuat, tahan api dan ringan. Selain itu, sangat cocok disegala medan, khususnya untuk daerah tanah gambut labil. Keunggulan lain; 4 kali lebih kuat dari baja galvanis, memiliki rusuk pemaku, bentuk profil reng asimetris sehingga atap tidak melorot /

turun atau acak-acakan, tidak membebani kontruksi dan mudah dipindahkan, proses pemasangan mudah dan praktis dengan baut (bukan las), cocok untuk rumah, ruko, kantor dan lainnya, dapat menggunakan penutup atap genteng metal, keramik atau beton, serta produk bergaransi 15 tahun. Alamat Pabrik, Jl. Haluoleo No.99, Kel. Mokoau - Kambu (600m dari kantor gubernur) Tlp: 0401-3372402, Hp: 082143052398, Pin BB 223b883c, intitrust@ymail.com. Agen

Kendari CV. Surya Mas Perkasa Jl.Bunga Nusa Indah 1 no.11, 081341520374, 085219939991. Distributor Baubau Jl. Dr Wahidin No.56 (sektor lama), agen Bombana 085299412222. (adv)

Rumah Kreatif Pertama di Kendari PT. SEI KENDARI, selain bergerak dibidang investasi emas, juga bergerak dibidang jasa DESIGN INTERIOR untuk Rumah, Kantor, Toko, Hotel dan lainnya. Rumah kreatif jasa desain interior ini merupakan yang pertama di Kendari mengusung konsep harga terjangkau namun dengan kualitas prima yang bisa merubah interior ruangan anda menjadi lebih mewah.

Ditempat ini melayani pekerjaan Partisi dengan menggunakan rangka besi holo, meja rapat, meja tamu, meja kerja, meja makan (sesuai modea) almari, bed set, kitchen set sudah termasuk rak piring, rak sendok dan lampu serta asesoris lainnya sesuai anggaran dan keinginan anda. Finishing pekerjaan menggunakan Wallpaper, Tecosit, HPL dan Dico. Silakan

Khusus Bagi Pemegang Kartu Kredit Bank Mandiri BANK Mandiri menjalankan promo ‘Mandiri Powerbuy‘ adalah program kartu kredit yang memberikan fasilitas cicilan tanpa bunga (0%) untuk produk elektronik bekerjasama dengan Erhan Komputer. Bagi anda pemegang kartu Kredit Mandiri bisa membeli produk elektronik seperti; Laptop, Notebook, Ipod dan lainnya tanpa bunga (0%). Menariknya

AL-ISHLAH Oriental Medical Clinic menghadirkan satu lagi alat canggih dibidang revolusi kecantikan bernama Intense Pulse Light IPL. alat ini mengeluarkan sinar laser yang sangat bermanfaat mengatasi masalah anda di bidang kecantikan. Sinar IPL dapat menghilangkan flek , pengencangan dan kerutan pada wajah, mengecilkan pori-pori, whitening,sertaantiaging.Selain itu, kecanggihan sinar IPL dapat pula menghilangkan bulu kumis, bulu ketiak baik pada pria maupun wanita. Bagi anda yang wajahnya

ANDA menginginkan ragam masakan Padang? bisa mencoba racikan koki berpengalaman di rumah makan Salero Kampuang yang berlokasi jalan Bunggasi, atau berjarak 100 meter dari bundaran Anduonohu (arah

pasar). Sebelum melebarkan sayap di Kendari, Salero Kampuang sejak dulu sudah terkenal di Sumatera (jambi) dengan dua cabang bernama RM Salero Bundo dan RM Salero Bersamo. Rumah makan yang awal buka dengan konsep siap saji ini, kini menyiapkan menu khas Padang seperti ayam kampung goreng

panas, ayam rendang, cincang, dendeng, ayam bakar, ayam dan ikan goreng, sup buntut dan lainnya dengan harga perpaket terjangkaumulaiRp13ribu-Rp25 ribu.JugamenyiapkanSinonggi. Menariknya, rumah makan ini buka24jamdanmenerimapesanan nasi dos siap antar (tanpa biaya tambahan), Cp: 081374374444, 081274944444. (adv)

Drs. H Kamran Hasan, SM.HK SAYA salah satu nasabah yang telah membeli emas di PT Sedekah Emas Indonesia (PT

Perusahan Pengumpul Limbah Oli Bekas PT Kajati Alam Perkasa

JIKA PH darah/tubuh tidak seimbang dalam jangka panjang akan menimbulkan ragam penyakit berat. Solusinya, kini hadir Water Stick dengan teknologi Nano Jepang, berfungsi merubah air minum menjadi air alkali (+ energi) dan kaya oksigen, dengan PH air mencapai 8,6. Produk ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat seperti; kencing manis (diabetes), tekanan darah

dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung dapat merusak atau m e n c e m a r i lingkungan hidup, dan membahayakan kesehatan manusia. Kini telah hadir PT Kajati Alam Perkasa, dengan izin resmi dari Kementrian Negara Lingkungan Hidup (SK No.69 Tahun 2011)

perpanjangan dari SK tahun 2009 tentang izin pengumpulan limbah oli bekas (B3) di wilayah Sulawesi Tenggara. Jika anda atau perusahaan memiliki limbah oli bekas, jangan dibuang, semua masih bisa menjadi inkam. Silakan hubungi PT Kajati Alam Perkasa yang akan membandrol/membeli dengan harga yang kompetitif. Cp: 085242036831, 081935232799. Jl. Imam Bonjol No.53 Kel. Wawombalata, Mandonga. (adv)

Jual Kavling Siap Bangun, Lokasi Strategis TANAH kavling ini berada dikawasan dan lingkungan siap bangun. Tanah kavling (Ber-sertifikat) cocok untuk rumah tinggal, rumah kos, dan investasi dengan harga yang kompetitif. Dapat dimiliki dengan harga cash atau kredit dengan jaminan

tak akan rugi bila anda memiliki lokasi ditempat ini karena berlokasi dekat kawasan rumah sakit provinsi yang baru, dekat BTN PNS Kendari, serta berdekatan dengan kantor Camat Baruga dan kantor k e l u r a h a n W a -t u b a n g g a .

JIKA anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah

hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: MampumenambahukuranMr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan belum punya keturunan.Selainitumenangani

Horison, di Jl Sao-Sao N0. 289 (depanBTN1).Dansaatinicabang baru telah beroperasi di poros A Yani ( samping Lorong Bahagia) No. 111 A, lepolepo. Dengan kehadiran layanan terbaru ini tentunyakianmemudahkananda yangberlokasidisekitarWuawua, Baruga dan sekitarnya yang membutuhkan perawatan ala pijat refleksi keluarga. Bandrol pijatan mulai dari Rp 35.000 - Rp 45.000/jam. Untuk layanan pijatan panggilan rumah Rp 55.000/jam. CP: 085299674074, 085396946103. (adv)

Menariknya, lingkungan yang nya-man, asri dengan akses jalan sangat representatif dari segala arah. Tanah kavling ini dipasarkan berukuran ratarata 10 x 20 meter, DP ringan dengan angsuran yang ringan pula.

tungkandanaman,karenasistem bagihasilyangsangatjelasdalam pengelolaannya. Faktor lain, investasi ini memberi saya rasa aman dan tenang karena semua pemilik saham adalah Putra Daerah (Sultra) yang jelas alamat, aset dan usahanya. Saya sarankan kepada anda yang memiliki dana, jangan takut dan khawatir berinvestasi di PT SEI, karena sangat aman dan menguntungkan. Ikuti diskusi cara tepat investasi emas, setiap Jumat sore, jam 16.30 - 17.30 di kantor PT SEI (samping Jl Bahagia, Wuawua). 082195197777. (adv)

tinggi, kolesterol, kanker, asam urat, batu ginjal, stroke, asma, asam lambung (maag) dan lainnya. Selain itu, mengandung uni C30 zeolite, far antibacterial, nano alkali, ultra mineral, kenkouseki, dan Hi Pellet activated yang juga berfungsi mencuci darah, membuang racun, dan mencegah kanker. Harga Water Stick Rp.960ribu, bonus botol Water Stick dan 1 pch Power Ring (alat therapy pembesaran Mr.P) berfungsi meningkatkan daya tahan x, mengatasi EDI, menjaga ketahan ereksi, lebih keras dan

tahan lama. Pemasaran Villa Ibis Pratama Blok B1/5 Kendari, CP: Syaiful Tamburaka 08524167 3992. Membutuhkan Substockis daerah. (adv)

Terbatas Hanya 35 Kavling, Buruan Sebelum Habis DP Ringan, Cicilan Rendah, Bunga 0%

Pemasaran 081341804468, 085342438723. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria (menetralisir) korban suntik silikonatausejenisnya.Ditempat ini semua penanganan menggunakan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yangterjangkausemuakalangan dengan jaminan berhasil 100%, serta lebih akurat dari pusat-

SEI), dimana produk tersbut bernilai investasi. Awal transaksi, saya langsung inves 375gram atau Rp 210 juta, dan alhamdulillah saya meraih pengembalian (bagi hasil) sebesar Rp 12.513.879/minggu, atau Rp 50.055.516/bulan. Nilai pengembalian sekitar Rp 50 jutaan setiap bulan, dan saya mendapatkan keuntungan sekitar Rp 13.109.778, serta pihak perusahaan (PT SEI) mendapatkan keuntungan sekitar Rp 36.945.738 selama 5 bulan, dan setelah 4 bulan emas tersebut sudah bisa saya miliki. Investasi ini sangat mengun-

Water Stick, Terapi Air untuk Segala Penyakit Terbukti Sembuhkan Segala Penyakit

PESATNYA perkembangan transportasi roda empat dan roda dua di Sultra, serta diiringi pertumbuhan industri pertambangan yang sehari-hari menggunakan alat berat, yang tentunya semua mengeluarkan limbah berupa oli bekas atau bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi yang dikenal sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang sifat

mencegah dan menyembuhkan, juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jarijari yang dapat memperlancar saraf tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh Di kota Kendari, ada 4 cabang Pijat Refleksi yakni, di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmeringteratai),dibelakangHotel

Setiap Minggu Saya Meraih Bagi Hasil 12 Jutaan

Sedia Ayam Kampung Goreng Panas RM Salero Kampuang, Anduonohu

sering kemerahan atau pembuluh darah kelihatan pada daerah wajah, jerawat batu serta bekas jerawat yang kemerahan dengan alat ini semua bisa diatasi. Penggunaan alat IPL sudah cukup tenar di seluruh dunia dan di kota-kota besar di Indonesia, karena sangat bermanfaat dan terbukti sangat berkhasiat. Segera kunjungi AlIshlah Oriental Medical Clinic di Jl. AH Nasution Poros Andounohu - Pasar Baru, Telp: 0401-3196576, praktek pukul 09.00 - 19.00 WITA. Buka setiap hari. Semua keluhan anda teratasi secara alami. (adv)

Sehat ala Pijat Refleksi Keluarga

PIJAT refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain

seperti; Lomba Free Style, Bakiak Race, Slow Race, lomba Solo Dangdut, serta lomba modifikasi motor untuk kelas Fashion type bebek dan sport. Informasi pendaftaran, Kendari di PT Sinar Galesong Pratama Cp. 085237025411, 081341757331. Baubau di Suzuki Intan Cp. 085396471818, 081341901155, Unaaha di PT Sinar Galesong Pratama Unaaha Cp. 0811408773, 085213334483. Raha di Suzuki Raha Cp.085396471818, 082194693888. Semua lomba GRATIS pendaftaran. (adv)

lagi, untuk masa kredit diberi pilihan 3, 6, hingga 12 bulan. Rugi jika anda lewatkan promo menarik ini yang hanya berlaku di Erhan Komputer, Jl Jend AH Nasution Poros Kampus Baru - Anduonohu (depan Yayasan Hidayatullah) Telp: 0401-3190028, Hp: 081341504592. Selain itu, juga berlaku kredit bagi pemegang kartu kredit BCA (syarat dan ketentuan berlaku), serta bagi anda yang tidak memiliki kartu kredit bisa menggunakan pembiayaan Kredit Plus, FIF Spectra, dan Adira Kredit. (adv)

Cantik dengan Intense Pulse Light (IPL)

buktikan sendiri kualitasnya karena tenaga kerja ahli dibidangnya dari pulau Jawa jugamelayanikonsultasi(gratis). Juga disiapkan berbagai varian Wallpaper mulai dari yang polos, motif bunga, lingkaran, kotak, abstrak, dan lainnya dengan harga mulai dari Rp.50.000/ meter. Hub: Jl. A Yani 111 B lepo lepo Kendari. Telp (0401) 3196666, 082188938893, 0811400706, 085342530201. (adv)

Nex Day Kembali Terlaksana di 4 Kota KEGIATAN Nex Day terus berlanjut, dekat ini Suzuki akan kembali meyambangi empat Kota, yakni di Kota Kendari tanggal 9 Juni 2012 di ex-MTQ Square, Baubau akan terpusat di Pantal Kamali 9 Juni 2012, di Kota Raha berlokasi di depan Suzuki Ahmad Yani pada 6 Juni 2012, di Kota Unaaha mengambil tempat di area MTQ tanggal 6 Juni 2012. Memeriahkan kegiatan Nex Day, Pihak Suzuki akan menggelar konvoi 100 motor yang akan dilanjutkan dengan beragam lomba berhadiah jutaan rupiah

Kredit Laptop 0% di Erhan Komputer

pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

PENAWARAN terbaik untuk investasi. Saatnya anda memiliki tanah untuk aset jangka panjang, apalagi saat ini kota Kendari berkembang pesat sehingga menyulitkan anda untuk memiliki tanah dalam kota dengan harga yang terjangkau, apalagi harga perumahan juga semakin melambung. Untuk itu, sejak dini miliki segera tanah kavling yang berlokasi di jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga Kota Kendari, atau berjarak hanya kurang lebih 500 meter dari Rumah Sakit Umum Provinsi yang baru. Dilokasi ini dipasarkan 35 kavling (bersertifikat) berukuran 10 x 20 meter, bebas banjir (lokasi tanah agak tinggi), akses mudah, sudah ada jalan masuk, serta telah tertata sesuai peruntukan siap bangun dengn DP (uang muka)

hanya Rp 5 juta, angsuran Rp 500 ribu/bulan tanpa bunga (0%) sampai lunas. Segera hubungi kantor pemasaran Tanah Kavling Baruga di Butik Amira Jl. Syech yusuf, Kendari. Cp: Ahmad 085342437220, Taslim 081341803050. (adv) Online Newspaper | Created by Taya


7 Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Peserta EURO 2012

Grup Tanpa Favorit Kufstein, KP Memang di atas kertas, empat kontestan grup A terbilang partisipan lemah. Tapi bukan berarti persaingan antara tuan rumah Polandia, Rusia, Rep. Ceko dan Yunani takkan menarik. Bahkan pelatih Yunani, Fernando Santos mengaku grup ini terbuka bagi tim manapun. Ya, tentunya pernyataan itu terkandung arti bahwa tak ada tim yang paling difavoritkan untuk lolos ke perempat final. Pasalnya, Santos sadar bahwa grup ini amat terbuka bagi keempat kontestan ini.

AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI

Pemain Korea Selatan Choi Hyo-Jin (kiri) terus menempel ketat striker Timnas Spanyol Fernando Torres saat bertemu di laga persahabatan di The Stade de Suisse Stadium, Bern dinihari kemarin.

‘’ Tak ada favorit di grup kami. Republik Ceska dan Rusia mungkin terlihat sebagai tim yang tangguh, sementara Polandia adalah tuan rumah. Tapi bagi saya, grup ini merupakan grup yang paling terbuka,’’ komentar Santos, jelang laga uji coba Yunani kontra Armenia. ‘’ Setiap tim punya peluang 25 persen untuk lolos ke babak selanjutnya. Untuk itu, penting bagi kami untuk memanfaatkan persiapan jelang pembukaan turnamen, untuk memperbaiki permainan kami,’’ sambungnya seperti dikutip

dari Soccerway, Kamis (31/5). ‘’ Meningkatkan permainan dan penguasaan bola, akan menjadi aspek kunci kampanye kami di Euro ini. Di grup ini, hal sekecil apapun bisa menjadi fakBaca GRUP A di Hal. 18 AFP PHOTO/ DIETER NAGL

Grup A dihuni negara yang nyaris tanpa label favorit. Tampak pemain Yunani Vassilios Torosidis (tengah) meluapkan kegembiraan bersama rekan setimnya usai mencetak gol melawan Slovenia dipartai uji coba jelang Euro 2012.

4 Spanyol v Korea Selatan 1

PUAS

Bern, KP Spanyol menunjukkan kekuatan mereka sebagai favorit juara Euro. Dinihari kemarin, mereka berhasil menundukkan Korea Selatan dengan skor 4-1. Spanyol hampir saja unggul pada menit kelima. Upaya dari Santi Cazorla hampir saja menjebol gawang Korea namun bola masih membentur Torres. Spanyol akhirnya berhasil unggul pada menit 11. Sebuah umpan menawan dari Benat berhasil dimaksimalkan oleh Fernando Torres menjadi sebuah gol setelah sebelumnya ia berhasil mengecoh Jin-Hyeon Kim. Skuad Spanyol sempat memprotes sikap wasit pada menit 22. Torres dijatuhkan di kotak penalti saat berusaha menembus pertahanan Korea. Hadangan dari pemain Korea tersebut ternyata tak dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Korea akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama. Aksi menawan Do-Heon Kim berhasil membuat gawang Spanyol bergetar setelah tendangan jarak jauhnya tak mampu ditepis Pepe Reina. Spanyol akhirnya berhasil mendapatkan kesempatan penalti pada menit 53. Sempat terjadi handsball yang dilakukan pemain Korea di kotak terlarang. Xabi Alonso menjebol gawang Korea melalui kesempatan tersebut. Spanyol kian memperbesar keunggulan mereka pada menit 58. Tembok pertahanan Korea gagal menghadang tendangan bebas dari Santiago Cazorla. Korea beruntung tidak kebobolan gol lebih banyak. Kiper JinHyeon berhasil melakukan dua penyelamatan gemilang pada Baca SPANYOL di Hal. 18

Online Newspaper | Created by Taya


18

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Grup A ................. tor menentukan. Tim yang mampu memaksa lawan untuk berlari dan mengejar bola, akan memiliki kans lebih besar untuk sukses meraih kemenangan,’’ terusnya. Demi memantapkan persiapan, Armenia sudah dipilih menjadi sparring partner mereka, jelang keberangkatan Ethniki – julukan timnas Yunani. Selain memperbaiki lini depan, Santos ingin adanya kemajuan performa di lini bertahan. ‘’ Kami akan bereksperiman dengan beberapa rencana. Saya ingin melihat apakan pemain yang saya harapkan di lini depan bisa dipercaya atau tidak. Selain itu, kerja sama tim juga harus ditingkatkan. Kami harus terus bermain di level tinggi, terlebih di sektor pertahanan dan serangan. Jika sudah tercapai, maka kami siap berkompetisi dengan partisipan lain di putaran final Euro,’’ tuntas pelatih asal Portugal itu. (bas/dwi) Skuad Persando sebelum kick off menghadapi PS Ranomeeto dalam lanjutan babak penyisihan grup Bupati Konsel Cup V, kemarin. herman-kendari pos

Spanyol ................. menit 75. Ia menghadang peluang-peluang emas dari Negredo. Jin-Hyeon akhirnya gagal menghadang serangan Negredo pada menit 82. Sebuah umpan matang dari Roberto Soldado berhasil dimaksimalkan menjadi sebuah gol oleh Negredo. Spanyol unggul 4-1. Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque mengaku senang melihat penampilan timnya.Ini adalah kemenangan kedua beruntun yang diraih skuad La Furia Roja dalam dua pertandingan pemanasan menjelang Euro 2012 mendatang. “ Segalanya berjalan positif. Tidak ada yang cedera dan kami juga sudah berhasil meraih tujuan. Kami menghadapi lawan yang tidak membiarkan bermain dengan baik,” girang Del Bosque usai pertandingan. Tak hanya dengan pemain yang akan dibawanya serta ke Euro, Del Bosque juga mengaku senang dengan performa pemain yang akhirnya dicoret dari skuad. “ Semua bermain dengan baik, sekalipun mereka tahu jika tidak akan bersama dengan skuad lagi. Pada 1 Juni (hari ini), kami akan memiliki skuad lengkap dan saya harap segalanya bisa berjalan dengan baik. Spanyol akan mengawali laga Euro 2012 dengan menghadapi Italia pada 10 Juni kemudian melawan Irlandia 14 Juni dan Kroasia pada 18 Juni. Kami akan siap,” yakin pelatih berusia 61 tahun tersebut. (bas/dwi)

Online Newspaper | Created by Taya


19

Kendari Pos | |Jumat, 1 Juni 2012

Dayung Baru Mulai Seleksi Kendari, KP Jika silat telah memasukan nama atlet, Cabor dayung justru baru mulai melakukan seleksi. Rencananya, 3 Juni nanti mereka akan mematenkan nama 58 orang atlet skuad utama Sultra yang akan diserahkan ke KONI pada 5 Juni. Penilaian akan dilaksanakan di Kota Kendari berdasarkan kriteria fisik, kesehatan, tinggi badan, stamina, teknik dan kecepatan atlet. Sekretaris Umum PODSI Sultra, Firman mengungkapkan, saat ini para pedayung sudah berada di asrama. Diakui, strategi yang akan dijalankan tak sesuai mekanisme. Pasalnya, untuk mematenkan atlet seharusnya setelah pelaksanaan Pelatada. Sebab dari situ para pelatih sudah bisa mengukur kemampuan, contohnya kelas kano, rowing, dragon boat dan kayak. Hanya saja, ini sudah aturan pusat sehingga mau tidak mau seleksi yang terbaik harus dilakukan. “ Ini sebuah desakan yang harus segera dilakukan,” paparnya. Saat Pra PON, Cabor dayung lolos pada 38 nomor dan kini ditarget harus mampu meraih tujuh medali emas. Firman menuturkan, sebagai Cabor unggulan di Sultra, dayung akan berupaya semaksimal mungkin dan mempersiapkan atlet dengan sisa waktu yang ada. Meski begitu, KONI juga harus betul-betul memperhatikan segala kebutuhan atlet saat Pelatda nanti, bukan hanya sekadar memberi target. (m1)

Kejar Gelar Juara, Bukan Main Cantik Amsterdam, KP Juara tanpa mahkota. Label tersebut begitu melekat ke Timnas Belanda yang seringkali gagal meraih trofi pemenang meski tampil atraktif dan ofensif. Di Euro 2012, Belanda diyakini ingin jadi juara yang sebenarnya, kendati itu berarti menepikan permainan cantik. Setelah era Total Football pada tahun 1970-an, Belanda lekat dengan citra permainan ofensif yang dinamis dan atraktif. Tetapi permainan cantik yang juga sudah mendatangkan banyak pujian itu justru amat jarang berbuah trofi dan prestasi nyata. Selain belum pernah menjuarai Piala Dunia, Belanda pun baru satu kali menjadi kampiun Piala Eropa pada tahun 1988 silam. Selebihnya, Belanda lebih sering tampil di sebuah turnamen besar sebagai juara tanpa mahkota. Dijagokan dan dipuji-puji pada awal, tapi melempem sebelum juara. Di Piala Dunia 2010 lalu, tak sedikit pengamat yang melontarkan penilaian bahwa ada yang berbeda di Belanda arahan Bert van Marwijk. Oranje ketika itu tidak seperti dulu. Hal tersebut diamini Legenda Sepak Bola Belanda, Frank de Boer yang menjadi tangan kanan van Marwijk di turnamen dua tahun lalu. “ Kami mengubah sedikit tapi sebenarnya mentalitas yang berubah. Kami ingin mencamkan ke pemain bahwa tujuan itu adalah jadi juara,

AFP PHOTO/ ROBIN UTRECHT

Gelandang serang Timnas Belanda, Wesley Sneijder (kiri) dalam sebuah moment perebutan bola dengan pemain Slovakia Peter Pekarik (tengah) pada laga ujicoba di Rotterdam, dinihari kemarin.

bukan bermain cantik. Kami juga ingin main bagus tapi prioritasnya adalah mendapat hasil bagus dan meraih piala, sesuatu yang tidak kami pikirkan ketika saya masih bermain di Piala Dunia 1998,” katanya seperti dilansir BBC Sport, kemarin. “ Ketika itu mentalitas kami baik, mari lihat seberapa jauh permainan ini akan membawa kita untuk kemungkinan jadi juara. Kami kalah dari Brasil di semifinal dan sampai ke babak empat besar sudah cukup buat kami saat itu. Mungkin jika tekad jadi juara, kami bisa melangkah sejauh dua tahun lalu atau lebih baik lagi,” komentar mantan pemain Timnas Belanda periode 1988–2004

yang kini menangani klub Ajax Amsterdam itu. Dua tahun lalu Belanda yang tampil berbeda dari biasanya itu sampai ke final meski akhirnya kalah juga dari Spanyol. Di Euro 2012, pendekatan serupa tampaknya akan kembali dianut, meskipun dalam lajunya untuk sampai ke PolandiaUkraina mereka tampil relatif ofensif. Pasalnya, saat ini Belanda akan kembali datang dengan tekad ingin jadi juara, yang juga dilengkapi dengan mahkota. “ Mereka menginginkan gelar juara. Itu akan sulit tapi mereka memiliki kualitas yang diperlukan untuk melakukannya,” tandas de Boer. (dec/dwi)

Cabor Silat Pertama Serahkan Nama Atlet Kendari, KP Cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat menunjukan keseriusannya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau. Buktinya, olahraga beladiri ini paling terdepan memasukan format nama atlet dan pelatih secara sah pada KONI Sultra dengan komposisi masingmasing dua atlet dan pelatih termasuk Ketua Pengprov IPSI Sultra, Kadir Ole. “ Silat sudah memasukan dan akan segera kita proses, lalu dikirim melalui internet ke PB PON,” ujar Sekretaris Umum KONI Sultra, Erickson Ludji, kemarin. Ia menjelaskan, untuk pengisian format enter by name tersebut harus dimasukan sejak 1 Juni 2012, hari ini. Tapi ada beberapa cabor yang meminta toleransi waktu melaksanakan seleksi terhadap atlet, misalnya dayung dan softball. Sehingga kesempatan diberikan hingga 5 Juni dengan alasan, 7 Juni nama-nama sudah harus terkirim. Atlet yang telah terdaftar, sudah paten mengikuti PON. Sebab, pengiriman ini menggunakan aplikasi tersendiri untuk proses pencetakan ID card bagi masing-masing atlet Cabor. “ Kami ingin terbantu oleh cabor sebenarnya, bukan saya membantu cabor. Makanya, harus seleksi dari sekarang. Kita harus mencontoh Silat, ketika diberikan ia langsung memasukan datanya,” ungkapnya. Erickson berharap, meski telah mematenkan nama atlet, tapi dalam pelaksanaan Pelatda nanti, tiap Cabor tetap harus mempersiapkan tim bayangan. Pihaknya juga telah melakukan konsultasi kepada Penanggungjawab Pelatada yang dipimpin Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata. Pada 4 Juni nanti, rapat satuan tugas Pelatda akan dihelat, lalu 6 Juni pengarahan dan 8 Juni atlet mulai melaksanakan Pelatda yang dipusatkan di Asrama Haji Kota Kendari. (m1)

Online Newspaper | Created by Taya


20

Kendari Pos | JUMAT, 1 JUNI 2012

keHarMonisan berawal Dari kebersaMaan Perekat sebuah keluarga itu keharmonisan, membina semua itu tentunya dilalui dengan banyak cara. Seperti yang dirasakan Keluarga Syafariah Noor, Chief of Accounting PT Putra Bintang Timur Lestari (PBTL), membina semua itu dengan kebersamaan melalui aktivitas keseharian. Pasangan Rahmat dan Syafariah ini, membina kebersamaan sejak berada di bangku kuliah, yakni Fakultas Ekonomi Unhalu. Cinta bersemi di kampus itu kemudian mengantar mereka hingga jenjang pernikahan. Hingga mereka masing-masing berkerja, kebersamaan itu tetap dibinanya. “Sampai saat ini kami meski telah memiliki satu anak, kalau hari libur

atau hari minggu selalu bersama,” terangya. Kebersamaan itu dilakukan juga dalam merawat buah hatinya. Misalkan saat berada di rumah atau menjaga putrinya. Bahkan mereka tidak mempercayakan orang lain untuk merawat anaknya kecuali orang tuanya. Pagi hari sebelum mereka bekerja pun masih harus bersama mengantar Salmiah dititip di rumah neneknya. “Karena itu sudah rutinitas kami sejak anak kami kecil, sehingga menjadi hal biasa. Walau memang repot tapi kami rasa itu lah kebersamaan yang membuat kami malah semakin dekat,” katanya. Dalam menjalani hari-harinya, Riya pun harus berbagi, baik dalam urusan pekerjaan mengurus rumah atau masalah lain. Baginya kunci

Syafariyah Noor,SE ChiEf of aCCouNtiNg Pt Putra BiNtaNg timur LEStari Lahir: KENdari, 1 dESEmBEr 1983 KELuarga Suami : rahmat SE aNaK : SaLmiah aiLaNiz rahmat

untuk selalu selaras itu, harus saling mengerti dengan pasangan dalam segala hal. “Misalnya kalau pulang kerja kami tentunya sudah lelah masing-masing di kantor, masalah pekerjaan rumah, kita berbagi termasuk mengurus anak. Saya pun jarang pergi sendiri ke salon, semuanya cukup dilakukan di rumah,” ujarnya. Tapi untuk hari libur atau Hari Minggu, saat tersebut seluruhnya milik putrinya. “Apapun aktivitas kami baik di rumah refreshing selalu bersama. Karena setelah enam hari kerja anak dititip, tentunya hari libur khusus untuk keluarga,” katanya. (sulis)

Menjalin Hubungan baik Dengan Mitra Bekerja di PT PBTL Kendari, dilalui Syafariyah sejak tahun 2005. Saat itu posisinya masih menjadi kasir, tapi lambat laun, dirinya dipercaya menduduki posisi chief Accounting, saat rekan-rekannya satu leting terdahulu malah sudah pindah kerja. Bagi Ria bekerja itu harus telaten, dan loyal. “Kalau kita merasa nyaman, pasti betah. walau disiplin ilmu saya managemen, tapi mengelolaan keuangan, karena terbiasa menjadi menyenangkan,” ujarnya. Pekerjaan Syafariyah pun tidak hanya cukup dengan mengurus masalah keuangan atau laporan penjualan. Terkadang dia pun harus turun ke lapangan, bahkan bukan hanya di Kendari, karena perusahaan nya adalah group Furnitur Olympic, sehingga mengharuskan dirinya terkadang ke luar daerah. Untuk cek masalah tagihan biasanya mengunjungi beberapa toko yang ada di daerah ini, khususnya yang terkait dengan piutang. Berhubungan dengan para toko furnitur, layaknya keluarga dalam hubungan kerja. Bahkan mengenali banyak toko tersebut membuatnya tahu banyak hal. “Mereka adalah mitra kami, jadi bagaimanapun kondisi mereka, kami mencoba memahami. Rejeki tentunya tidak selalu sama, adanya pasang surut kami cukup memahami mereka,” pungkasnya. (sulis)

Online Newspaper | Created by Taya


21

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Calon Independen PSU Buton Juga Menggugat La Sita: Kami Punya Bukti Rekaman Kecurangan

DOK/KP

Calon incumbent tak selamanya menang, selalu ada peluang bagi pesaingnya untuk menang kendati memang harus bekerja lebih keras. Contoh terdekat adalah Pilkada Bombana dimana incumbent, Atikurrahman dikalahkan oleh pesaingnya. Ironisnya, incumbent bahkan tak ikut lagi di putaran kedua karena suaranya hanya terbanyak ke tiga dari enam peserta Pilkada. Gambar ini diambil saat Pilkada Bombana putaran kedua, dimana setelah incumbent Bupati kalah di putaran pertama, di putaran kedua, Wakil Bupati incumbent yang mencalon jadi Bupati juga ikut kalah.

Incumbent Tak Selamanya Menang Kendari,KP Dalam setiap Pilkada, baik di level bupati ataupun gubernur, calon incumbent selalu diunggulkan bisa menang. Alasannya, selain sudah populer, incumbent juga memiliki perangkat aparatur pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan, yang meski birokrasi dilarang mendukung selalu saja cara-cara jeli yang dilakukan menghindari pelanggaran tersebut. Belum lagi calon incumbent memiliki akses yang besar terhadap penggunaan dana APBD dan APBN.

Kendati demikian, incumbent bukanlah sosol yang tak bisa dikalahkan dan selamanya bisa menang. Contoh terdekat adalah Bupati Bombana, Atikurrahman yang bahkan tak ikut putaran kedua saat Pilkada, 2011 silam. “Sepanjang pesaing incumbent itu memiliki program yang dibutuhkan masyarakat, apalagi jika incumbent dianggap gagal melaksanakan janji-janji kampanyenya dulu, maka peluang bagi non incumbent tetaplah besar,” ulas Dosen Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Un-

halu, Drs Muh Natsir MSi, kemarin. Menurutnya, berangkat dari sebuah kekuasaan, memang dari peta kekuatan politik incumbent selalu diuntungkan, pasalnya bukan hanya memiliki kekuatan politik tetapi juga kekuasaan sumber daya manusia (SDM) melalui aparaturnya yang mana dalam dunia politik juga butuh aktor-aktor misalnya aparat, plus kekuasaan finansial. Tapi, kendati banyak kekuatan yang melekat di incumbent, peluang untuk mengalahkan-

nya selalu ada dan itu semua tergantung rival. Caranya, harus ada pada diri pesaing incumbent, program yang masuk akal dan merupakan kebutuhan masyarakat. Apalagi masyarakat sekarang sudah mulai cerdas memilih dengan program atau pemilih rasional, mengingat masyarakat ingin perubahan misalnya kesejahteraan. Lantas bagaimana dengan adanya pemberian uang atau barang tertentu oleh calon Baca Incumbent di Hal. 22

PKS Kantongi Tiga Cawali Baubau Kendari, KP Usai melakukan penjaringan terhadap 12 nama calon Walikota Baubau, PKS sudah mengkerucutkan tiga nama dari selusin yang dijaring itu. Meskipun belum bisa dipublis, ada bayangan kalau tiga nama itu didominasi dari orang nonParpol. Tiga kandidat itu saat ini tengah intens dijajaki mana yang lebih berpeluang. Sekretaris DPW PKS, Sulkhoni saat dikonfirmasi menuturkan bahwa pihaknya masih masih akan melakukan komunikasi lebih lanjut terhadap ketiga nama ini. Bagi PKS komunikasi yang intens itu merupakan hal yang sangat urgen, apalagi terhadap seseorang yang dipercaya akan kami usung. Inti dari komunikasi itu, kata Sulkhoni adalah bagaimana menyamakan visi yang dibawa calon tersebut dengan visi yang ada di PKS. Hal ini penting sebagai bahan pertimbangan PKS, sebab ikatan se-visi dan se-misi akan merupakan hal utama dalam menguatkan koalisi. Untuk itu, komunikasi antara PKS dan calon menjadi salah satu penentu kebijakan PKS selanjutnya. Sementara itu, terkait mekanisme dalam penjaringan Cawali ini PKS memiliki mekanismenya tersendiri. PKS tidak lagi akan melakukan fit dan proper test terhadap calon yang akan diusung, entah itu ditingkat DPW maupun DPP. PKS hanya akan menyeleksi tiga Cawali dengan jajak komunikasi dan juga berdasarkan elektabilitasnya. Selama penyeleksian yang di-

lakukan hingga hari ini, PKS selalu melibatkan tiga pihak yang ada yakni DPD, DPW, dan DPP. “Ketika melakukan penjaringan di tingat Baubau, PKS setempat

juga meminta pertimbangan DPW dan DPP. Dan saat ini, penggodokan yang dilakukan di DPW juga melibatkan pihak DPD dan DPP. Nanti, saat penggodokan di

DPP, pihak dari DPW dan DPD pun masih akan terlibat penuh. Jadi, proses penentuan Cawali oleh PKS ini sangat simultan,” terang Sukhoni. (p4)

Kendari,KP Gugatan Pilkada Buton yang masuk di Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata bukan hanya diajukan pasangan Agus-Yaudu (AYO) dan Hasan Mbou-Buton Ahmad (SANTUN). Pasangan calon independen La Sita dan Zuliadi yang sempat ikut Pilkada Buton, edisi 4 Agustus 2011 lalu namun kemudian dicoret KPU dan dinyatakan gugur sebagai peserta Pemungutan Suara Ulang (PSU), juga ikut mengakukan keberatan hukum kepada MK. Gugatan pasangan ini bahkan sudah diregistrasi 28 Mei lalu. Pokok perkara tentang pemilihan ulang Pilkada Kabupaten Buton. Mayor Purn La Sita menggandeng lima pengacara untuk

La Sita membantunya. Mereka adalah Bazarin Amal SH, Bambang Suryowidodo SH, Darwin Marpaung SH, La Alimansur SH dan La Ode Kudus SH. Menurut La Sita, mereka digagalkan KPU Buton dengan tidak melakukan verifikasi data di lima kecamatan. Misalnya di Kecamatan Pasar Wajo, dukungan pasangan ini yang tak diverifikasi 816, Keca-

matan Wabula sebanyak 263, Wakowa 231, Kapuntori 60 dan Kecamatan GU 20 orang. “Kami didesain untuk tidak mengikuti PSU. Padahal saat Pilkada pertama, jumlah dukungan kami lebih banyak dari calon independen lainnya. Nanti KPU-nya dipimpin La Rusuli sehingga banyak pendukung kami tidak diverifikasi. Inilah salah satu item yang membuat kami melayangkan gugatan,”terang La Sita by phone kemarin. Seharusnya komposisi dukungan pasangan ini capai 17.676 orang. Namuan KPU mengurangi menjadi 14.336. Untuk lolos sebagai peserta independen, KPU menetapkan maksimal dukungan 14.631 orang. Menurut Zuliadi, KPU tidak rasional menggugurkan pendukung tanpa verifikasi. Ketika Pilkada pertama, pengajuan dukungan awal Baca Calon di Hal. 22

Nasdem Hadir di Semua Kecamatan di Sultra Kendari,KP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) termasuk salah satu kontenstan Pemilu 2014 yang paling siap. Begitu dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Kemenkumham dan dinyatakan sebagai parpol, Nasdem terus membenahi kepengurusannya di tingkat daerah. Di Sultra pun demikian, dimana hingga Mei 2012 ini Nasdem Sultra telah berdiri di 204 kecamatan. Tiga DPC yang terakhir adalah Kecamatan Mataosu Kabupaten Bombana serta Kecamatan Tongkuno Selatan dan Tiworo Kepulauan, Muna yang SK-nya sudah keluar 19 Mei 2012 lalu. “Terbentuknya tiga DPC masing-masing di Kabupaten Bombana dan Muna menandai

Saninuh Kasim rampungnya 100 persen DPC Partai Nasdem se-Sultra, yaitu sejumlah 204 DPC. Dengan begitu telah lengkap struktur organisasi Partai Nasdem Sultra di 12 kabupaten / kota hingga kecamatan,” terang Kepala Sekretariat DPW Partai Na-

sional Demokrat (Nasdem) Sultra, Saninuh Kasim, kemarin. Mengenai kerja politik menjelang Pemilu tahun 2014, kata dia, Nasdem saat ini sementara fokus verifikasi faktual KPU Pusat. Tetapi hasil menggembirakan tampak dari hasil survey lembaga survey Indonesia (LSI) yang mana tingkat elektabilitas Partai tahun 2012 mencapai 5,9 persen, padahal target DPP hanya 3 persen. “Untuk target tahun 2013, Partai Nasdem dapat masuk lima partai besar, yang mana tahun 2012 ini Partai Nasdem sudah masuk lima partai besar dibawah Golkar, PDI-P dan Demokrat. Selain itu tiga bulan Baca Nasdem di Hal. 22

Online Newspaper | Created by Taya


22

Kendari Pos | Jumat, 1 Juni 2012

Pengumuman Diundur, Calon PPK Meradang Unaaha, KP Pengunduran jadwal pengumuman hasil tes tertulis calon PPK Pilgub Sultra oleh KPU membuat meradang para calon penyelenggara Pilgub di tingkat kecamatan. Apalagi calon PPK yang berasal dari kecamatan terjauh di Konawe, seperti kecamatan di Pulau Wawonii dan Kecamatan Routa. Pasalnya, pasca pengumuman tes itu, mereka akan langsung mengikuti tes wawancara. Hirman Lasariwu, calon PPK Kecamatan Unaaha mengatakan setahunya pengumuman hasil tes tertulis dijadwalkan 1 Juni (hari ini,red) dan dilanjutkan tahapan wawancara pada Minggu dan Senin, 3-4 Juni

2012. Jadwal tes wawancara itupun dipampang oleh Ketua Pokja Adhoc Pilgub Sultra KPU Konawe, Suhardin. “Belakangan jadwal pengumuman diundur hingga 12 Juni. Ketua AdHoc tidak tahu aturan karena aturan tertinggi diinternal KPU adalah pleno namun mendadak terjadi perubahan jadwal pengumuman tanpa pleno. Hasil tes akan diumumkan 12 Juni. Ada apa ini. Dan pengunduran ini merugikan teman-teman lain dari kecamatan jauh,” kesal Hirman Lasariwu, Kamis (31/5) kemarin. Para calon anggota PPK itu umumnya tahu kalau tes wawancara akan digelar pada

Minggu dan Senin, 3-4 Juni 2012. Sementara mereka datang sebelum tanggal tersebut itu. Hal ini berimbas pada tingginya biaya akomodasi calon PPK, karena setelah tiba di Konawe mereka akan pulang lalu akan datang lagi 12 Juni nanti. Pengunduran pengumuman hasil tes tersebut dibenarkan Ketua Pokja AdHoc PPK/PPS/ KPPS, Suhardin. Terkait perubahan jadwal itu, ia hanya mengaku menjalankan tugas yang diberikan KPU Sultra. Menurutnya, pengunduran pengumuman itu merupakan instruksi KPU Sultra surat edarannya. “Bunyi surat edaran itu adalah PPK dan PPS

itu harus ikut tes tertulis dan wawancara dan didalam surat edaran tidak ada pengumuman tanggal 1 Juni itu,” ujar Suhardin, kemarin. Menurut Suhardin pengunduran itu merugikan KPU Konawe karena berimbas pada pembengkakan anggaran operasional dan beban kerja Pokja bertambah dimana pokja akan mewawancarai sekitar 700-an peserta. Padahal anggaran Pokja yang digelontorkan KPU Sultra hanya Rp 49 juta. Untuk itu, Suhardin akan berkoordinasi dengan KPU Sultra untuk mempertanyakan alasan dan pertimbangan pengunduran pengumuman tersebut.(din)

Serangan Fajar Lumayan Mempengaruhi Pemilih Incumbent... menjelang hari H pemilihan (serangan fajar)? Diakuinya, hal itu memang bisa menjadikan perubahan suara, tetapi tim sukses harus fokus pada pemilih dengan jumlah besar misalnya pemilih pemula disamping pemilih lainnya seperti masyarakat kurang sejahtera yang rentan serangan fajar. “Tim sukses perlu melakukan penelitian tentang data pemilih terbanyak, sehingga dapat lebih fokus pada aspek itu. Karena itu tim sukses misalnya aparatur pemerintah tanpa menggunakan atribut pemerintah yang solid dan militan sangat mempengaruhi kesuksesan calon incumbent,” jelasnya. Khusus penggunaan APBD oleh

calon incumbent, menurut Natsir, sejauh ini belum ada data jelas bagaimana modusnya. Pasalnya selain menjadi syarat pelaporan kekayaan sebelum mencalonkan diri, kebanyakan para calon termasuk calon incumbent mengatakan lebih banyak dana kampanye berasal dari sponsor atau pihak luar. “Meskipun tidak berasal dari APBD maupun APBN, perlu diwaspadai dana sponsor tersebut jangan sampai berimbas pada imingimingbargainingkekuasaan politik, mengingat kekuatan politik akan diikuti kekuasaan finansial pasalnya politik membutuhkan biaya tinggi (high cost),” ungkapnya.

Sekretaris Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Unhalu ini menandaskan harfiah ilmu politik adalah strategi atau taktik untuk mendapatkan kekuasaan, sehingga untuk memenangkan kekuasaan bukan hanya dengan janji program tetapi juga dukungan biaya operasional

kampanye tanpa bargaining hak rakyat. “Perlu diketahui dan diingat sering terjadi sengketa jika ada calon incumbent tergantung selisih suara, yaitu kalau selisih suara sedikit maka kecurigaan akan campur tangan Pemda meningkat,” tandasnya.(fas)

Nasdem Target Peringkat Lima di Pemilu 2014 Nasdem... sebelum Pemilu, Partai Nasdem target single mayority atau elektabilitas partai yang tertinggi, walau pun sebagai partai pendatang baru,” bebernya. Target yang ditentukan DPP lanjutnya bukanlah sesuatu hal yang ditetapkan begitu saja, mengingat saat ini saja Partai Nasdem belum bekerja karena hanya melengkapi struktur organisasi partai serta keanggotaan, tetapi respon masyarakat sudah sangat

menggembirakan. “Khusus di Sultra kami merasakan elektabilitas yang meningkat ini merupakan sebuah momen emas, sekaligus tantangan di tengah kejenuhan masyarakat akan partai politik (Parpol) pengumbar janji, sehingga Partai Nasdem diharapkan tetap komitmen membesarkan partai sekaligus memegang amanah masyarakat,” lanjutnya. Sehubungan dengan belum terlalu actionnya program partai jelasnya karena Partai Nasdem ingin memperkuat struktur partai dan keanggotaan, agar ponda-

si kuat sebelum action. Meskipun demikian proposal pelaksanaan kegiatan DPC telah masuk di DPW Partai Nasdem Sultra, mengingat saat ini telah ada permintan sarana air bersih dan rehab dua unit sekolah di Kabupaten Bombana serta permintaan operasi katarak, sunatan massal dan bedah sekolah di Konawe. “Saat ini kami fokus verifikasi faktual KPU Pusat dulu, sembari menunggu selesainya yudicial review sehingga action lebih akan kami lakukan pasca itu. Begitu pula penjaringan calon legislatif,” jelasnya.(fas)

La Sita Klaim Dukungannya Tidak Diverifikasi Calon... capai 15.690. KPU melakukan pleno dan menggugurkan 3.436. Selanjutnya tim kembali memasukan pengajuan dukungan akhir capai 5624. Dari data tersebut, KPU menggugurkan 111, lalu pasangan ini kembali memasukan 5.513 dukungan, sehingga KPU menetapkan jumlah dukungan 17.767 orang. Berbeda dengan KPU Rusuli, pasangan ini mengajukan jumlah dukungan 19.928, namun yang dianggap sah 14.270. “Ini-

lah yang kami gugat karena satu kelemahan KPU tidak melakukan verifikasi data kami di lima kecamatan tadi. Apapun hasilnya, kami terus maju untuk mengungkap kejanggalan ini,”jelas Zuliadi. Hasil perhitungan cepat PSU Buton yang dilakukan oleh JSI menempatkan pasangan Samsu Umar-La Bakrie sebagai peraih suara terbanyak, dengan memperoleh 36,06 persen dari jumlah pemilih 185.151 jiwa.

Sedangkan rival beratnya pasangan Agus Feisal HidayatYaudu Salam Ajo hanya mendapat 34,04 persen. Peraih suara terbanyak ketiga Azhari-La Naba Kasim dengan perolehan sebanyak 17,58 persen. Pasangan Yasin Wilson La Joha-Abdul Rahman memperoleh 6,24 persen dan pasangan La Uku-Dani 5,11 persen. Sementara pasangan Ali Laopa-La Diri hanya keciprat 0,71 persen dan pasangan Djaliman Madi-Saleh Ganiru 0,27 persen. (nan)

Online Newspaper | Created by Taya


Online Newspaper | Created by Taya


24

Kendari Pos Jumat, 1 Juni 2012

Panwas Warning PNS

Signifikan Kenaikan DPT di Kambu Hasil rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) di Kecamatan Kambu mengalami kenaikan signifikan dari data penduduk potensial pemilih (DP4). Fakta tersebut cukup berbeda dengan kecamatan lainnya yang malah mengalami penurunan DPT. Kecamatan Kendari Barat mengalami penurunan sebanyak 7.138 pemilih dan Baruga menurun 3.533 pemilih. Kambu justru meningkat dari 18.610 pemilih (DP4) menjadi 21.570 DPT atau mengalami penambahan 2.960 pemilih. Lalu apa yang membuat jumlah pemilih di Kambu meningkat signifikan? Ketua PPK Kambu Hanuddin Jusuf mengungkapkan, perkembangan Kota Kendari pada sektor pembangunan, usaha, perkantoran, pendidikan dan perumahan cukup mempengaruhi tingginya pertambahan penduduk dalam beberapa tahun terakhir. Tak heran jika jumlah pemilih dalam DPT lebih tinggi dari DP4. “Kalau hanya berdasar pada DP4, banyak yang dicoret karena tidak memenuhi syarat. Ada yang ganda, ada yang belum cukup umur, oknum TNI-Polri aktif, dan beberapa persoalan yang menyebabkan pemilih dalam DP4 dicoret. Namun, untuk mendapatkan keakuratan data, PPS dan PPDP di Kecamatan Kambu kembali melakukan sensus dari rumah ke rumah,” jelas Hanuddin. Hasilnya, pada empat kecamatan yang ada, semuanya mengalami kenaikan. Kelurahan terbanyak mengalami penambahan yakni Lalolara. Dari 8.079 pemilih yang ada di DPT, meningkat menjadi 10.599 pemilih dalam DPT. Kelurahan Mokoau dari 1.746 menjadi 1.992. Kelurahan Kambu dari 5.360 menjadi 5.480 dan Padaleu dari 3.425 menjadi 3.499 pemilih. “Di Lalolara, itu banyak mahasiswa yang berdomisili. Diprediksi mencapai 10 ribuan mahasiswa untuk seluruh Kecamatan Kambu. Setelah dimutakhirkan, hanya sekitar 8 ribuan yang terdata. Untuk wilayah Kelurahan Kambu dan Mokoau, pembangunan ruko cukup padat dan menyerap banyak tenaga kerja. Bahkan menjadi sektor pengembangan kompleks perumahan, termasuk di Padaleu sehingga jumlah penduduk juga bertambah,” jelasnya. Tak heran, kata dia, jika Kecamatan Kambu mengalami peningkatan signifikan. “Malah, dua jam sebelum pleno di KPU, masih ada penambahan pemilih di Kelurahan Mokoau. Kami harus tambahkan karena baru lengkap dokumen kependudukannya,” lanjutnya. (aka)

foto :arifuddin/kp

Inilah sejumlah tenaga IT KPU Kendari yang mengupdate DPT dari 10 kecamatan di Kota Kendari.

Kendari, KP Masa penetapan pasangan calon yang akan bertarung di bursa Pilwali 2012 tak lama lagi. KPU menjadwalkan penetapan pasangan 17 Juni 2012 mendatang. Lalu apa keterkaitan PNS atas warning Panwas? Devisi Penanganan Pelanggaran dan Tindak Lanjut Panwaslu Kendari, Joko Purnomo mengungkapkan, saat ini sudah banyak laporan yang masuk ke Panwas karena adanya balon yang melibatkan PNS dalam berbagai kegiatan terkait kepentingan politisnya menghadapi Pilwali 2012. Namun, Panwas belum bisa bertindak lebih jauh. “Penindakan terhadap pelanggaran melibatkan PNS ditujukan pada pasangan calon. Kami belum bisa melakukan tindakan operasional karena KPU belum menetapkan pasangan calon. Tindak lanjut atas laporan pelanggaran dapat dilakukan pasca penetapan pasangan calon,” ungkap Joko Purnomo. Setelah penetapan, pihaknya akan mengambil langkahlangkah atas semua laporan

dan temuan yang disampaikan ke Panwas. Ia mengimbau agar PNS jangan lagi cobacoba menghadiri setiap kegiatan yang dilakukan oleh semua pasangan calon, terutama saat kampanye, karena itu bisa ditindak pidan. “Pasangan calon dilarang melibatkan PNS, TNI dan Polri dalam kegiatan kampanye dan tim kampanyenya. Kemudian pasal 80: pejabat negara, pejabatan struktural, termasuk kepala desa, dilarang mengambil kebijakan yang bisa merugikan salah satu pasangan calon. Ketika itu dilakukan, maka tindak pidana Pemilu akan ditanggungnya,” jelasnya. Warning tersebut lebih ditekankan terhadap adanya potensi mobilisasi PNS dalam menggalang dukungan dan ke

tempat kampanye. Tak hanya itu, fasilitas negara seperti mobil dinas juga akan diawasi lebih efektif guna mendeteksi pelanggaran-pelanggaran Pemilu baik administrasi maupun pidananya. “PNS diperbolehkan menyalurkan hak politiknya. Silakan! Tapi tempatnya di TPS saat pencoblosan, bukan saat pasangan calon kampanye. Mobil-mobol dinas juga akan dipantau, apalagi jika berpotensi ganti plat. Selain pelanggaran pidana Pemilu, ganti plat juga melanggar pidana umum. Mulai dari PPL, Panwascam dan Panwas sendiri akan melakukan pengawasan efektif. Kami juga berharap partisipasi masyarakat jika ada potensi pelanggaran yang ditemukan,”katanya (aka)

MAHAR Siap Akomodir Pengurus BARNAS yang Sah KisruH internal Partai BARNAS tidak membuat tim MAHAR kalangkabut. Justru mereka minta, siapapun yang sah di BARNAS, MAHAR siap mengakomodir. Tapi, dengan catatan sepakat ketentuan yang sudah ditetapkan bersama. Hal

ini itu ditegaskan ketua tim pemenangan MAHAR, La Ode Djohan Boy by phone kemarin. Menurut dia, perseteruan itu biarkanlah internal BARNAS. MAHAR tidak akan mencampuri. Itu domain pengurus kedua versi untuk menyelesaikan-

nya. MAHAR hanya menunggu keputusan KPU tentang keabsahan kedua pengurus partai. “Berdasarkan hasil verifikasi awal KPU saat pendaftaran tidak ada masalah dengan dukungan partai yang bersangkutan, termasuk masalah

administrasi dan keabsahan dukungan. Namun demikian jika ada informasi lain,kami kembalikan pada kewenangan KPU untuk menengahi dan menyelesaikan,” kata Djohan. Keluarnya BARNAS misalnya dari MAHAR tidak akan

memengaruhi persentasi dukungan. Namun menurut Djohan, misi yang dibangun adalah kebersamaan untuk membangun Kota Kendari. Karena itu, siapapun yang punya keinginan bergabung dengan MAHAR akan tetap diberi

ruang,bagaimanapun kondisinya. “Suara Partai BARNAS hanya 0,71%. Kelihatannya tidak terlalu signifikan. Namun yang kita inginkan adalah kebersamaannya untuk memenangkan Pilwali,” katanya lagi.(P6)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos Edisi 1 Juni 2012