Issuu on Google+

2013

IPMA

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789

Kendari Pos |Senin, 19 Agustus 2013

Jelang Vonis Berharap Bebas Kendari, KP Sidang dugaan korupsi nikel kadar rendah di Kolaka pada tahap peradilan tingkat pertama akan segera berakhir. Tiga orang mejelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari, Efendi Pasaribu (Ketua) dan dua anggota Samsul Bahri dan Kusdarwanto sudah mengagendakan putusan untuk Atto Sakmiwata Sampetoding (ASS) pada 30 Agustus 2013 mendatang. Empat penasehat hukum ASS, Bachtiar Sitanggang, Nasruddin, Muniar Sitanggang, Richar K dan Andarias Pala Batara berkeyakinan kliennya sama sekali tidak bersalah, dan berhak mendapatkan vonis bebas. Sebab berdasarkan

mutasi

Danrem Ramah tinggalkan sultra Kendari--KOREM 143 Haluoleo sebentar lagi akan ditinggal komandannya, Kolonel (Inf ) MS. Fadhilah yang baru delapan bulan memimpin teritorial ini pasca menggantikan Kolonel (Inf ) Taufik Hidayat. Meski singkat, Fadhilah dianggap telah menjalankan tugas dengan baik selama masa kepemimpinannya. Ia akan menggemban MS. Fadhilah tugas baru sebagai Komandan Korem tipe A di Jogjakarta dan menyerahkan tongkat komandonya di 143 Haluoleo kepada Kolonel (Inf ) Andi Sumangerukka. Meski serah terima jabatan baru akan dilaksanakan medio pekan ini di Makassar, Sulsel, namun Fadhilah telah lebih dahulu berkemas dan mengadakan seremoni perpisahan dengan anak buahnya, akhir pekan lalu. “Saya ingin ucapkan terima kasih kepada semua rekan-rekan atas kerja sama dan bantuan moril serta tenaga yang selama ini telah menciptakan suasana aman, sehingga kondisi wilayah kita tetap berada dalam kondisi nyaman,” kata Kolonel MS. Fadhilah yang Baca DANREM di Hal. 11

fakta persidangan, ASS memang tidak terbukti sama sekali melakukan pelanggaran hukum seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama ini. Pembuktian tersebut kembali diungkapkan melalui duplik (jawaban penggugat terhadap replik tergugat). Muniar Sitanggang, mengungkapkan JPU dalam persidangan tak mampu membuktikan perbuatan melawan hukum yang dilakukan ASS, karena penyidik kurang sempurna mengumpulkan alat bukti, sehingga menggunakan istilah “mengindikasi adanya konspirasi”. Selain itu, peristiwa hukum yang disidik bukan tindak pidana tapi perbuatan hukum keperdataan. “Jelas, ampas nikel tersebut bukan hibah dan dengan demikian unsur hukum yang dituduhkan tidak terpenuhi,” ujar Muniar Sitanggang, dalam sidang di Pengadilan Tipikor, pekan lalu. Lalu, dari keterangan empat saksi ahli yang diajukan, terbukti secara nyata JPU melakukan kopi paste surat tuntutan. Berdasarkan keterangan saksi ahli versi pembelaan pengacara, merujuk pada pasal 29 UU No.4/2009 tentang pertambangan nikel dan batubara maka PT Inco sebagai pemilik ore nikel karena telah membayar iuran eksplorasi dan produksi. Lalu, PT Inco tidak perlu meminta izin kepada Kementerian

ESDM untuk menyerahkan pengelolaan dan pemanfaatan nikel kadar rendah (LGS) sebagai program CSR kepada masyarakat melalui Pemkab Kolaka. Penyerahan pengelolaan dan pemanfaatan nikel kadar rendah dari PT Inco kepada Pemkab Kolaka adalah CSR dan bukan hibah. “ Dalam proses pemeriksaan yang berhak itu BPK bukan BPKP sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku. Berdasarkan keterangan ahli Mansyur Sain, prosedur audit PT, KMI melalui pemeriksaan seluruh dokumen kontrak jual beli, bukti transaksi dan lainnya yang berkaitan dengan kontrak nikel kadar rendah, tidak dilakukan oleh auditor BPKP,” tegasnya. Muniar juga menambahkan, dalam replik yang diungkapkan jaksa mendalilkan, terdakwa tidak berwenang mengatasnamakan PT. KMI. Itu justru telah memperlihatkan JPU telah salah mendakwa orang, apalagi terdakwa bukanlah pejabat publik. Lalu dalam hasil audit, jaksa tidak memahami makna dari sistim penjualan CIF dan FOB atau melakukan pencatatan yang diseragamkan antara keduanya. Kuasa hukum lainya, Nasruddin, SH juga memaparkan, dari tujuh saksi lain yang di Baca BEBAS di Hal. 11

Korupsi DKP dan Distan Konsel Belum Dilapor Jaksa tak Profesional akan Ditindak Kendari, KP Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan Saprodi Rumput Laut di Dinas Kelautan dan Perikanan pimpinan Adywarsa Toar dan indikasi penyimpangan cetak sawah di Dinas Pertanian dan Peternakan di Kabupaten Konawe Selatan yang saat ini sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Andoolo masih terus dikembangkan. Namun penanganan kasus yang sedang dituntaskan itu ternyata tak pernah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Penyidik juga belum menahan tersangka. Padahal untuk penanganan kasus korupsi pengadaan sarpodi rumput laut di Tinanggea, Konsel, penyidik Kejari Andoolo berhasil menyimpulkan adanya dugaan penyalahgunaan keuangan negara dan telah ada tiga tersangka yakni Kurniawan (Direktur CV. Alfasari) bersama kontraktor yang meminjam perusahaannya, Ruslan Arsyad serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Musran dan masih membidik keterlibatan Kepala DKP Adywarsa Toar dalam meloloskan proyek tersebut ke rekanan. Sementara itu penanganan kasus cetak sawah dengan anggaran Rp 8 miliar untuk 80 hektar dengan rincian Rp 10 juta

tiap satu hektar, masih dalam tahapan pemeriksaan saksi. Mereka yang akan dipanggil diantaranya Abdurahman K, Kepala Dinas Pertanian, Abdullah sebagai Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Sibar, Bendahara Dinas. “Sejauh ini kami belum menerima laporan dari Kejari Andoolo terkait kasus dugaan korupsi di Konsel itu. Sebenarnya, ekspos kasus bukanlah satu keharusan yang wajib dilakukan di Kejati, namun tetap merupakan kewajiban di internal Kejari itu sendiri. Artinya, pihak penyidik harus selalu mengkoordinasikan penanganan kasus kepada pimpinannya sampai dimana kasus tersebut. Tapi kalau untuk eksposnya di Kejati, hal itu bisa dilakukan kecuali kasus itu sudah ada titik terang atau penyidik sudah yakin dengan hasil pemeriksaannya. Kejari juga memiliki wewenang untuk menentukan penetapan suatu kasus, termasuk dari penyelidikan ke penyidikan,” jelas

Humas Kejati Sultra, Baharuddin M, pekan lalu. Baharuddin memang heran saat ditanya soal kasus tersebut, karena selama ini pihaknya memang belum pernah menerima laporan apalagi permintaan petunjuk dari Kejari dalam proses penyelidikan maupun penyidikan kasus dugaan korupsi di Konsel. “Jika penanganan kasusnya mengalami kesulitan dalam melakukan pembuktian, maka penyidik dari Kejari bisa melakukan sharing pendapat dengan Kejati. Tapi sebenarnya tidak ada ala-

san khusus untuk mengespos kasus tersebut, karena biasanya penyidik hanya melapor tentang kasus tersebut sampai dimana hasilnya, aetelah itu baru dilaporkan di Kajati,” katanya sambil mengaku, untuk mengantisipasi “mengendapnya” penyelidikan kasus korupsi di daerah karena ulah oknum, Baharuddin menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jaksa nakal tak profesional itu. “Kita akan tindak tegas kalau ada jaksa nakal, terlebih membuat citra kejaksaan sebagai aparat penegak hukum ternoda, kami siap menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap oknum jaksa yang nakal asalkan disertai bukti-bukti,” sambungnya, cepat. Menurutnya, komitmen Kajati Sultra, Andi Abdul Karim, saat pertama menginjakkan kaki di Sultra memang adalah menindak tegas para oknum jaksa nakal yang telah berbuat tidak terpuji maupun melakukan tindak pidana. “Jika memang cukup bukti, maka jaksa nakal itu akan ditindak tegas termasuk oknum yang dikabarkan kerap melakukan tindakan memeras kepala daerah,” tegasnya. (cr1/cok)

Adelana Tesalonika R, Kelas 4 SDK Pelangi Sudah Pimpin Barisan

Cita-cita Sejak Awal, Percaya Diri Mampu Emban Amanah Terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan kebanggaan tersendiri, apalagi jika dipercaya sebagai pembawa baki bendera negara. Itu yang kini dirasakan Adelana Tesalonika R, siswi kelas XI IPS 1 SMA 4 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia tak menyangka ketika detik-detik perayaan hari kemerdekaan dipercaya sebagai pembawa baki bendera pusaka dalam rangka peringatan HUT RI ke-68. La Ode Iman dan Maul Gani “Saya kaget dan langsung menitikkan air mata. Tidak sangka kalau nama saya diumumkan. Bangga, apalagi pembawa bagi bendera pusaka di hadapan Presiden RI. Pengumuman itu dilakukan jam 7 pagi dan tepat jam 10 saya harus persiapkan diri,” kisah Adelana memulai pembi-

JPNN

Adelana saat menerima bendera merah putih dari Presiden SBY untuk dikibarkan dalam upacara HUT ke-68 RI, 17 Agustus 2013

caraan ketika dihubungi melalui telepon Pelatih Pembinanya, Subagio, di Jakarta, Minggu (18/8) kemarin. Selama menjalani proses latihan di Cibubur, Adelana memang tak bisa ditemui, begitupun ketika upacara

telah berlangsung. 66 Paskibraka dari 33 provinsi ini hanya dipertemukan kepada orang tua dan keluarga ketika acara malam ramah tamah bersama presiden. Namun, setelah itu mereka kembali ke asrama, menunggu kegia-

tan selanjutnya menuju negara Cina. Menurut Adelena, kedisiplinan selama latihan di Cibubur memang sangat ketat. Bahkan Handpone pun tidak diberikan. “Tapi saya mengucapkan terima kasih kepada para pelatih baik di Cibubur maupun di Kendari, para guru-guru saya di SMU 4, teman teman saya, Dispora Sultra dan seluruh masyarakat. Sebab, saya bisa dipercaya dan bisa seperti ini berkat dukungan dari semua pihak,” ucapnya. Siswi kelahiran Kendari 6 Juni 1997 itu bercerita, saat ditunjuk membawa baki duplikat bendera pusaka, ia langsung memuji Tuhan atas kepercayaan itu. Seluruh rekannya sesama Paskibraka langsung dipeluk, sambil meminta doa dan dukungan. Kepercayaan dirinya bisa dan mampu mengemban amanah tersebut, muncul. Sebab latihan yang selama ini diBaca CITA-CITA di Hal. 2


Aneka

Kendari Pos |Senin, 19 Agustus 2013

Cita-cita ..................... jalani dilaksanakan secara tekun. “Percaya diri mampu, minta doa dan semangat dari rekan-rekan dan semua pihak biar saat pelaksanaan nanti bisa sukses. Yang pastinya, saat ditunjuk menjadi pembawa baki itu, awalnya tidak percaya. Karena melihat teman-teman lain banyak lebih baik menjadi pembawa baki. Namun, karena saya yang dipercayakan, ya itu tanggungjawab. Pokoknya, kebahagiaan itu bercampur-aduk, sehingga sulit menceritakan secara menyeluruh,” ujarnya, menyudahi pembicaraan karena akan bersiap kembali menuju istana negara. Pelatih Pembina Paskibraka RI, Subagio mengungkapkan, dalam memilih pembawa baki bendera, harus benar-benar teliti sehingga bisa menghasilkan yang terbaik. Berdasarkan hasil latihan selama kurang lebih sebulan, kata Subagio, Adelana memperlihatkan perangai baik, tenang, cerdas, memiliki kedisiplinan. Dalam latihan Adelana memiliki hasil yang menggembirakan. Proses latihannya semi militer, ada PBB, naik dan turun tangga, kemudian olahraga, lalu mulai dari pagi hingga malam terus dilakukan penilaian termasuk dalam kelas ketika menjalani proses pembelajaran. “Adelana memang pintar, murah senyum juga bisa berbahasa Inggris. Sehingga, dari 33 siswi seluruh pelatih berkesimpulan dan memberikan kepercayaan kepada dia, karena dianggap mampu. Kita menilai, mulai dari dalam hingga luar ruangan,” terang pelatih pembina yang sudah 25 tahun melatih Paskibraka ini. Sementara itu, pelatih Paskibraka Sultra Juli Wahyudin juga mengungkapkan kebahagiaannya, sebab untuk pertama kalinya siswi Sultra berhasil membawa baki bendera pusaka. Juli juga mengakui, Adelana memang memiliki kedisiplinan yang tinggi, serta cerdas. Dari 24 peserta seleksi di Sultraterpilih dua orang. Ia bercerita, selama masa latihan

bakat Adelana sudah muncul, mulai dari PBB hingga proses pembelajaran. “ Kita ucapkan selamat, dan terima kasih kepada Kadispora Sultra yang telah memberikan dukungan. Jujur, ketika kami tahu baha Adelana yang terpilih sebagai pembawa baki, semua pelatih berdoa agar bisa sukses, dan alhamdulillah semua berhasil dan kami bangga terhadap Adelana,” terangnya. Adelena Tesalonika R, siswi SMAN 4 Kendari putri kedua pasangan Erwin Riswanto dan Bepy Siahaya ini itu memang menjadi perbicangan hangat dalam momentum HUT ke-68 RI tahun 2013 ini. Ia menjadi pendamping pengerek bendera Moh Rayhan Akbar dari Jawa Barat, siswa SMAN Kota Bekasi, kelahiran Jakarta 2 Desember 1996 putra Zaelani. Dan sebagai pembentang bendera Gilbert Karamoy dari Sulawesi Utara. Saat Kendari Pos mendatang kediaman kedua orang tua Dea-- sapaan akrab Adelana Tesalonika Riswantyo--di bilangan jalan MT Haryono Kendari, rumah tersebut tampak tertutup. Hanya seorang sopir pribadi yang tengah membersihkan mobil di pelataran rumah toko (Ruko) yang menjual roti kemasan tersebut. “Mereka semua (orang tua) ikut Dea ke Jakarta. Hanya neneknya yang ada di dalam rumah,” kata sang sopir. Selang beberapa saat kemudian nenek Dea bernama Yohana (80) keluar dan menjawab penuh semangat pertanyaan seputar cucu tersayangnya yang tengah menjadi buah bibir atas prestasinya tersebut. “Saya sangat-sangat bersyukur Dea bisa mengharumkan nama Sulawesi Tenggara, ini adalah anugrah Tuhan,” katanya. Di mata sang nenek, Dea merupakan cucu penurut dan tidak banyak menuntut. Selain itu, meski Dea terlahir dari ayah yang berprofesi sebagai seorang pengusaha, namun kesehariannya selalu menunjukan kesederhanaan dan suka membantu sesama. Dia pun dikenal pandai bergaul dan tidak pernah membeda-bedakan teman bermain. Ditemui JPNN (kendari Pos Grup) di ja-

karta, Bepy Siahaya, ibu Adelana Tesalonika Riswantyo masih belum percaya anaknya didaulat membawa baki duplikat Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8) lalu. Sebab, pekerjaan itu sangat berisiko. Butuh ketenangan dan konsentrasi yang tinggi agar tidak membuat kesalahan. “Kami kaget dan tidak percaya. Ternyata yang membawa baki itu Adelana. Baru tahu setelah lihat mukanya Dea -sapaan akrab Adelana Tesalonika Riswantyo- di televisi,” kata Bepy. Meskipun kaget bercampur tak percaya, Bepy mengaku bangga dengan anaknya. Kata dia, Dea sangat sempurna menjalankan tugasnya. “Puji Tuhan. Dea bisa dengan sempurna membawa baki dan tak membuat kesalahan,” katanya. Bepy sendiri mengaku tak tahu bahwa anaknya akan ditunjuk membawa baki. Sejak menjalani masa karantina di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional di Cibubur, Bogor, Jawa Barat, ia sudah tak bisa berkomunikasi lagi. “Ini memang di luar dugaan. Walaupun sebelumnya kami pernah melihat Dea berlatih bersama dengan Pak SBY di televisi,” ucapnya. Saat mengecap pendidikan di SDK Pelangi Kota Kendari, Dea -sapaan akrab Adelana Tesalonika Riswantyo- sudah mengikuti kegiatan upacara bendera. Bahkan menurut Ibu Dea, Bepy Siahaya, anaknya sudah memimpin barisan sejak kelas 4 SD. Dia memang suka dengan kegiatan upacara dan aktif di organisasi,” kata Bepy. Tamat di SD Katolik Pelangi tahun 2009, kecintaan Dea pada organisasi tak berhenti. Selain aktif di organisasi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), ia juga menjadi mayoret di SMP Frater Kendari. Lulus di jenjang pendidikan tingkat pertama, siswi kelahiran 6 Juni 1997 itu memilih SMA Negeri 4 Kendari. Di sekolah inilah, Dea menemukan jalan untuk

bisa berkiprah di tingkat nasional. Bepy menjelaskan, Dea baru lepas dari program pelatihan Paskibraka tanggal 30 Agustus 2013. “Kami masih menunggu di Jakarta. Rencananya akan pulang sama-sama ke Kendari,” katanya. Sahabat dekat Dea, Dita Sriwulandari mengaku terharu, melihat teman sekelasnya tersebut, membawa bendera pusaka untuk dikibarkan. Sebuah kalimat menjelang perpisahan keberangkatan Adelana untuk mengikuti karantina di Jakarta, seolah langsung di jawab Tuhan. “Sehari sebelum berangkat Dea sempat berkumpul bersama teman-teman di Ordipaskibrata dan seluruh teman-teman kelas. Di situ dia minta didoakan, supaya bisa jadi pembawa baki bendera, karena memang dia sejak lama ingin sekali pegang bendera pusaka, makanya Dea itu semangat sekali ingin ikut seleksi nasional,”ungkapnya. Dea dikenal sebagai anak yang sedikit pendiam, tetapi luwes dalam bergaul dan suka menolong. “Dia itu agak tomboy, suka bela teman kalau bermasalah, hanya hemat bicara, kecuali itu penting,” tambahnya. Penilaian serupa juga diceritakan Pelatih Paskibraka SMA 4 Kendari, Al Adet Rico P. Dia melihat potensi besar yang dikeluarkan anak didiknya tersebut. Di mata pria yang juga tengah menjabat sebagai Ketua Ordipaskibrata SMA Kendari ini, Dea sebagai pribadi yang cepat tanggap dengan seluruh materi latihan. “Dea sangat luar biasa, dia anak lincah, satu kali diajar, langsung tahu dan hapal gerakan, potensi yang dimiliki Dea memang melebihi teman-temannya yang lain. Apalagi secara fisik dia cantik dan tinggi, sehingga ideal untuk Paskibraka nasional,” katanya. Koordinator Pelatih Paskibraka Provinsi Sultra 2013, Pelda Sarmin sendiri tak terkejut dengan prestasi Adelana yang diakui punya banyak keunggulan. “Dia (adelana) punya banyak keunggulan. Face bagus, sifat dan mental baik, pengeta-

2 huan umumnya lumayan, termasuk bahasa Inggrisnya. Saya tahu hal ini, karena pernah dilibatkan dalam proses seleksi anggota Paskibraka tingkat Provinsi oleh Kadispora. Baru tahun ini TNI dilibatkan dalam seleksi anggota Paskibraka oleh Dispora. Meski baru sebatas PBB, tapi alhamdulillah hasilnya sudah sangat memuaskan,” kata Sarmin. Kebanggaan lain juga dilontarkan H Mangalisu, Wakasek Kesiswaan SMA 4 Kendari yang juga guru pelajaran Dea. “Dia memang pintar apalagi fasih berbahasa inggris. Dan memang salah satu kriteria menjadi anggota Paskibraka itu harus fasih berbahasa inggris,” ungkapnya. Pria yang juga membina kegiatan ekstrakurikuler di sekolah ini mengatakan, sejak pertama kali duduk di kelas 1 (X) Dea sudah memilih Ordipaskibrata sebagai, kegiatan tambahannya. “Di SMA 4 ini memang ada sekitar 27 jenis kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya Ordipaskibrata ini, jadi sejak awal dia bergabung,” akunya. Selain Adelana Tesalonika Riswantyo, perwakilan Sultra lainnya yang memberi kebanggaan adalah Fathul Manan, siswa SMAN 1 Raha dan menjadi Komandan Kelompok (Danpok) pasukan 8 Paskibraka pada penurunan bendera. Untuk masuk diposisi ini juga tak mudah, melalui serangkaian seleksi ketat. Salah satu modal yang mesti dimiliki adalah kepemimpinan. Ini artinya, dua wakil Sultra berhasil masuk tim inti anggota Paskibraka upacara Kemerdekaan di Istana Negara tahun ini. “Capaian ini menunjukan kalau kualitas siswa asal Sultra, khususnya Paskibraka tak kalah dengan daerah lain. Ini suatu kebanggaan sekaligus tantangan yang harus dipertahankan kedepannya,” sambung Pelda Sarmin lagi. (*/cr3/cok)


3

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

UD. Maju Pasarkan Yamaha Force Kendari, KP Pasar motor Yamaha di Sultra diprediksi makin meningkat seiring dengan peluncuran varian terbaru dikelas bebek, yakni Yamaha Force. Motor berteknologi injeksi, pengganti varian Yamaha Vega-R sebelumnya akan menyasar segmen konsumen ekonomi kebawah dengan harga relatif rendah. Walau La Made/KP belum menetapkan harga jual, UD. Maju salah satu sub diler Yamaha Sultra telah memperkenalkan produk tersebut dan mulai menerima indent konsumen. Manager Area UD. Maju Cabang Kendari, Rusli menjelaskan hadirnya Yamaha Force dengan desain dan pengembangan beberapa fitur serta aplikasi terbaru lain, diyakini mampu mendongkrak penjualan motor bebek Yamaha. Motor tersebut juga menjadi senjata baru menghadapi persaingan sengit penjualan motor bebek dengan kompetitor lain. “Inden sudah ada, tahap awal kita dialokasikan 20 unit dan telah dipajang dibeberapa show room UD. Maju lain,” ujarnya kemarin. Aplikasi sistem injeksi pada Yamaha Force kata Rusli menjadi bagian rencana jangka panjang Yamaha untuk menyetop produksi motor bersistem karburator. Peluncuran tersebut secara otomatis menggantikan penjualan motor varian pendahulunya (Vega-R, red) yang tidak akan diproduksi lagi. Selain injeksi, perubahan mendasar juga terlihat dari desain striping, knalpot, pelek, lampu serta dimensi ukuran. “Motor karbu Yamaha saat ini tinggal Jupiter MX, dan dua varian dikelas sport yakni Scorpio dan Bison,” lanjutnya sambil mengatakan harga jual Yamaha Force yang diprediksi berkisar Rp 15 jutaan. Selain varian motor terbaru, UD. Maju juga memasarkan produk edisi spesial yang telah lama diluncurkan namun dengan striping baru mengadopsi warna Yamaha Moto GP. Produk edisi spesial diaplikasikan pada beberapa varian diantaranya Vixion, Jupiter MX dan Jupiter Z, Mio GT serta Xeon RC. “Unitnya terbatas namun stripingnya unik dengan perbedaan harga Rp 300-500 ribu dengan yang biasa,” tukasnya. (m4)

Siap-siap Tarif Listrik Naik Lagi Jakarta, KP Pemerintah terus mengejar efisiensi subsidi energi. Tahun ini, pemerintah sudah menaikkan tarif tenaga listrik (TTL) dan harga BBM subsidi. Tahun depan, masyarakat harus siap-siap kembali merogoh kocek lebih dalam untuk membayar tagihan listrik. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, pemerintah meyakini bahwa rakyat masih membutuhkan subsidi. Meski demikian, besaran subsidi harus ditekan agar bisa dialihkan un-

tuk anggaran produktif. ‘Karena itu, perlu penyesuaian tarif (listrik) untuk golongan tertentu,’ ujarnya dalam paparan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014, Jumat lalu (16/8). Sebagaimana diketahui, tahun ini, pemerintah sudah memberlakukan kenaikan tarif rata-rata 15 persen untuk pelanggan listrik dengan daya mulai 1.300 volt ampere (VA) ke atas, secara bertahap tiap triwulan. Adapun tarif untuk pelanggan kecil dengan daya 450 VA dan 900 VA tidak ikut naik. Misalnya, pelanggan Rumah Tangga

dengan daya 1.300 VA, tarif yang sejak 2010 sebesar Rp 790 per kilowatt hour (kWh), pada 1 Januari 2013 naik menjadi Rp 833 per kWh, lalu pada 1 April naik lagi menjadi Rp 879 per kWh, 1 Juli menjadi Rp 928 per kWh, dan pada 1 Oktober menjadi Rp 979 per kWh. Nah, tahun depan, bisa jadi pelanggan kecil 450 VA dan 900 VA juga bakal merasakan kenaikan tarif listrik. Ini tersirat dari kebijakan dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2014. “Pemerintah juga akan melakukan pengendalian subsidi listrik pada pelanggan 450 - 900 VA,” katanya.

Bisnis Gadai Tidak Terpengaruh Harga Emas Surabaya, KP Tahun ini, harga emas mengalami penurunan dibanding 2012. Meskipun demikian, bisnis gadai emas tidak mengalami penurunan. Tahun ini, pertumbuhan omzet industri gadai emas bisa naik 10 persen atau menjadi Rp 110 triliun. Micro and Small Banking Director PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Hanawijaya mengatakan sebagian besar masyarakat Indonesia masih menganggap emas adalah investasi yang aman. Mereka tidak akan melepas logam mulia dalam jangka pendek. “Apalagi, harga sedang turun. Lebih baik digadaikan, sehingga masih memiliki emas,” katanya usai meresmikan Konter Layanan Gadai (KLG) di Kantor Cabang Bank Mandiri Kembang Jepun, Surabaya, kemarin Ini yang membuat BSM melakukan penetrasi pasar layanan gadai emas dengan bersinergi dengan induk perusahaan PT Bank Mandiri Tbk. Konter layanan gadai (KLG) satu atap dengan outlet-outlet Bank Mandiri. “Tahun ini, kami baru mem-

buka empat KLG di cabang Bank Mandiri. Pertama Surabaya, menyusul satu di Makassar, dan dua Jakarta,” tuturnya. Hanawijaya menyebut target KLG Bank Mandiri selama setahun adalah Rp 15 miliar. Pada awal tahun, BSM telah menggandeng PT Pos Indonesia untuk membuka KLG. Dari 50 unit, sudah 20 KLG yang telah beroperasi. Pembiayaan yang sudah disalurkan mencapai Rp 50 miliar. “Sinergi ini membuat, kami tidak perlu ekspansi membuka kantor baru,” cetusnya. Menurut Hanawijaya aturan BI tentang pembatasan gadai emas maksimal Rp 250 juta serta, tenor pembiayaan empat bulan yang dapat diperpanjang maksimal dua kali membuat

omzet gadai anjlok tajam. Saat, booming pada 2010 sampai 2011, BSM bisa membukukan omzet Rp 12,5 triliun dalam tempo 14 bulan. “ Sekarang, kami membidik level menengah bawah. Ini yang harus memperpanyak kantor layanan untuk mendekati pasar,” ujarnya. Tahun lalu, omzet gadai emas BSM membukukan Rp 3,8 triliun. Sampai semester pertama 2013, mereka telah mencapai Rp 2,7 triliun. “Target BSM tahun ini adalah Rp 4,5 triliun,” katanya. Senior Vice President Change Management Office Bank Mandiri Buntoro mengatakan pembukaan KLG diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis Bank Mandiri Group. Sinergi selanjutnya adalah pembukaan tabungan BSM yang bisa dilakukan di outlet Bank Mandiri. Program ini akan diluncurkan pada November mendatang. “Sinergi berpotensi menciptakan business opportunity yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kapitalisasi Bank Mandiri,” papar Buntoro.(dio)

Dalam RAPBN 2014, pemerintah mematok subsidi listrik sebesar Rp 89,76 triliun. Angka ini lebih rendah dibanding anggaran yang disiapkan dalam APBN-Perubahan 2013 yang mencapai Rp 99,97 triliun. Menurut Chatib, selain penyesuaian atau kenaikan tarif, upaya menekan subsidi juga dilakukan melalui perbaikan penyediaan listrik di internal PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Misalnya, dengan mengurangi komposisi energi primer BBM (yang lebih mahal) ke energi yang lebih murah seperti batu bara,” katanya. (owi)

Pemerintah Kaji Kenaikan Harga Rumah Subsidi Jakarta, KP Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu, masih terus berdampak pada sektor perumahan. Pasalnya banyak masyarakat yang menunda realisasi kredit pemilikan rumah (KPR)-nya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo, pemerintah meminta para pengembang agar tidak serta merta menaikkan harga jual rumah. “Kami harap pengembang bisa menekan harga jual rumah dengan mengurangi luas lantai bangunan atau menunda sebagian finishing interior rumahnya,” kata Sri Hartoyo dalam keterangan persnya, Sabtu lalu (17/8). Selain itu, lanjutnya, Kemenpera juga memberikan bantuan instentif prasarana sarana dan utilitas seperti jalan dan saluran air sebesar Rp 4,25 juta per unit rumah subsidi yang dijual. Meskipun demikian, pemerintah tetap realistis dalam menyikapi dampak kenaikan harga BBM terhadap harga rumah subsidi. Saat ini, pemerintah masih mengkaji hal tersebut sehingga rencana kebijakan kenaikan harga rumah subsidi dapat sekaligus meningkatkan kinerja supply maupun demand rumah subsidi. “Memang sudah banyak asosiasi pengembang yang meminta harga jual rumah dinaikkan. Saat ini pemerintah belum bisa mengabulkannya karena masih menganalisis berapa angka pasnya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan rumah. Kalau asal dinaikkan saja, kami khawatir jumlah penduduk yang tidak memiliki rumah akan bertambah,” bebernya. (esy/jpnn)


Opini

4

Kendari Pos  Senin, 19 Agustus 2013

 + Tak ada WNI Korban Konflik Mesir  - Lari duluan, karena takut  + Siswi Kendari Pembawa Baki Bendera Pusaka  - Itulah siswi yang maju  + Megawati Tak Ikut Upacara HUT RI  - Mungkin Tak Enak Badan

Tajuk Rencana Pengusaha Berpeluang di Konvensi PENGAMAT politik, Asep Warlan Yusuf menilai peluang pengusaha di konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat lebih besar dibanding kader. Alasannya, para pengusaha yang bukan kader Demokrat ini sarana untuk bisa mendapatkan dukungan. Asep menyebut para pengusaha yang punya kans adalah Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, Chairul Tanjung dan Rusdi Kirana. Tidak sebanding dengan kader internal Demokrat. Mereka sarananya banyak, media, LSM. Saya kira perbandingannya 70 persen buat non kader dan 30 persen bagi internal. Dia lantas membandingkan nama-nama kader Demokrat yang mencuat ke pemermukaan seperti Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Marzuki Alie, Anggota Dewan Pembina Demokrat Hayono Isman, dan Wakil Ketua Umum Demokrat Max Supacua. Perbandingannya dengan para pengusaha ibarat Liverpool melawan Timnas PSSI. Mereka hanya mengandalkan pencitraan dan popularitas di DPR, sementara penguasaha banyak sarana yang bisa digunakan untuk diusung menjadi Capres. Mereka tak perlu cari sponsor dari luar, karena pengusaha sudah punya modal untuk membangun. Sebelum dibentuknya Komite Konvensi Demokrat, Board of Advisors CSIS, Jeffrie Geovanie sudah memprediksi ada tiga pengusaha yang diprediksi akan ikut dalam konvensi Partai Demokrat. Ketiga pengusaha ini adalah bos Lion Air Rusdi Kirana, Gita Wirjawan yang saat ini menjadi Menteri Perdagangan dan pemilik Trans Corp, Chaerul Tanjung. Menurut Jeffrie, dengan kemampuannya membawa perusahaannya sukses, ketiga pengusaha ini punya modal untuk ikut di konvensi Demokrat dan bertarung di Pilpres 2014. Hal itu dibuktikan dengan manajemen yang handa hingga membangun bisnisnya sampai sukses. Seperti Gita Wiryawan dengan Ancora Grupnya, Chaerul Tanjung dengan Trans Corp nya, dan Rusdi Kirana dengan Lion Air Grupnya. Jeffrie menjelaskan bila ketiga nama tersebut memutuskan mengikuti konvensi maka dipastikan akan tampil maksimal. Sebab, keberhasilan yang dicapai ketiga pengusaha tersebut pada dasarnya menjadi pembuktian sebagai petarung. Peluang pengusaha menjadi calon presiden pada tahun 2014 sangat besar, karena memiliki sejumlah fasilitas yang memadai. Ketimbang kader yang kurang dinansial, hanya memberatkan partai.Biarkanlah kader memberi peluang kepada pengusaha untuk berkipra membangun bangsa. Kelemahan sejumlah kader yang tak memiliki fasilitas memadai tentu akan kesulitan, bahkan hanya menjadi peluang masuknya tim korupsi. Maklum mereka dibiayai orang lain, lantas apa yang harus diandalkan dari kader yang tak mampu. (***)

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Tuhannya Manusia Indonesia (Refleksi Memperingati HUT ke 68 NKRI)

P

ada suatu sore Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, akan menyampaikan pidato yang akan dipancarluaskan ke seluruh Inggris, namun sopir kementerian belum muncul. Padahal tinggal satu jam lagi siaran itu dimulai. P.M. Winston Churchill segera berlari ke pinggir jalan mencegat taksi. Taksi pun berhenti. Ia lalu menyuruh sang sopir ngebut secepatnya ke stasion radio BBC London. Sambil menggelengkan kepalanya, sang sopir berkata, “Maaf tuan, sebaiknya tuan mencari taksi lain saja.” “Kenapa Anda tidak mau mengantarkan Saya?”, tanya P.M. Winston Churchill dengan nada tinggi, lantaran si sopir taxi tak mengizinkannya masuk ke dalam taksi. Sang sopir lalu menjawab, “Ketahuilah tuan, pada pukul 18.00, PM. Winston Churchill akan berpidato. Sebagai warga negara yang baik, Saya harus segera pulang ke rumah untuk mendengarkan pidatonya.” Mendengar jawaban ini, hati sang Perdana Menteri tersentuh, ternyata rakyat kecil Inggris amat menghargai pemimpinnya. Tanpa sadar Churchill mengambil selembar uang di sakunya dan memberikannya kepada sang sopir. Dalam sekejap mata sang sopir langsung menyambar uang dari tangan Churchill sambil berkata dengan raut muka yang berbinarbinar, “Ayo, silakan masuk tuan, saya antar anda ke tujuan, persetan dengan Mr.Winston Churchill.” Saudaraku, saya pikir di sekujur tubuh bola bumi ini hampir tidak ada daya tarik yang begitu dahsyat yang membikin pikiran, perasaan, dan perilaku insan yang bernama manusia dapat berputar seratus delapan puluh derajat, kalau bukan uang. Lihat saja sang sopir tadi bukan? Sebagai anak yang lahir dari rahim ibu pertiwi tercinta, Indonesia, hari ini Saya pun merayakan hari ulang tahun kemerdekaan NKRI yang ke enam puluh delapan. Hati Saya berkobar-kobar dan juga berkibar-kibar bangga sebagai WNI. Saya bersyukur kepada-Nya ditetapkan sebagai manusia Indonesia dan memerdekakan Indonesia dari tangan besi bangsa-bangsa penjajah. Ini adalah anugerah terindah buat Saya. Dan Saya lebih bersyukur lagi sebab Tuhan begitu baik buat Indonesia. Dia memberikan kekayaan sumber daya alam yang amat melimpah ruah. Tak ada bangsa yang sekaya Indonesia dari aspek ini. Inilah yang membuat beberapa bangsa asing dulu terpikat untuk datang menjajah bangsa Saya. Namun ketika merayakan hari ulang tahun kemerdekaan hari ini, hati Saya menangis pilu. Betapa tidak, beritaberita di media cetak dan elektronika dalam beberapa tahun terakhir ini sampai hari ini adalah berita-berita buruk yang seabrek-abreknya. Berita tentang korupsi, kolusi, nepotisme, pungli, suap, penggelapan pajak, pembunuhan sadis, narkoba, terorisme, penyelundupan, perkelahian antar kampung, geng motor, perdagangan manusia, pengrusakan hutan dan lingkungan hidup lainnya, bentrokan

Oleh : Rev. Ir. Andrias Hans ormas tertentu dengan masyarakat, penutupan rumah ibadah, penindasan kaum minoritas, masih saja terus terjadi. Para pelaku kejahatan korupsi uang negara atau uang rakyat adalah orangorang yang berpendidikan tinggi dan pemegang kekuasaan. Ada Menteri, ketua partai politik, jenderal, para wakil rakyat, jaksa, hakim, pengacara, dan profesi lainnya. Amat memalukan! Sangat memilukan juga! Sungguh menyesakkan dada kita! Bila kita cermati itu semua berkaitan dengan tujuh hal, yaitu: uang, uang, uang, uang, uang, uang, dan uang. Semua masalah yang terjadi pasti berkaitan dengan uang. Saya pikir Anda semua pasti tahu. Demi uang, kebenaran, hukum, keadilan, dan peraturan apapun di negeri ini bisa dijungkirbalikkan. Semua bisa diatur. Demi uang, hutan, udara, laut, sungai, rawa-rawa diluluhlantakkan dan menyisakan ancaman maut kini dan akan datang. Demi uang, warisan berharga bagi generasi negeri ini seperti tambang emas, gas, minyak, batubara, nikel, besi, dan lain-lain telah dan akan dijual ramai-ramai ke bangsa asing. Semuanya di lego demi uang. Demi uang para hakim, jaksa, pengacara, polisi membela yang bayar. Bukan membela yang benar. Demi uang, nyawa Saudara kandung, teman sejawat, tetangga, atasan, bawahan, suami, istri, orang tua, anak melayang seketika. Demi uang, sesama anak bangsa saling memangsa. Demi uang sesama pemimpin saling menghancurkan. Demi uang, gelar sarjana muda sampai sarjana tua bisa dibeli dengan enteng. Mau naik pangkat atau mendapatkan jabatan tertentu dalam pemerintahan maupun non pemerintahan semua harus pakai uang. Kecuali terjadi mujizat, orang cerdas yang lurus dan bersih tapi miskin tidak bakalan naik pangkat. Dan mustahil dapat jabatan. Pangkat dan jabatan sudah menjadi komoditi yang harganya semahal emas dan intan permata. Sistim rekrutmen penuh dengan kerakusan akan uang. Dengan demikian tidak keliru bila kita mengatakan bahwa Tuhannya manusia Indonesia kini adalah uang. Manusia Indonesia sudah menyingkirkan Tuhan yang sejati dan menggantikannya dengan tuhan yang baru yaitu uang. Kalau Anda tidak percaya silakan periksa, masalah apa yang dihadapi negeri kita dari dulu sampai sekarang ini yang tidak ada kaitannya dengan uang? Uang adalah tuhan manusia Indonesia kekinian. Inilah dosa terbesar dan telah menyebar ke seluruh penjuru negeri ini. Dan inilah satu-satunya alasan mengapa negeri tercinta kita yang namanya Indonesia, masih terus dirundung duka lara penuh nestapa. Jika tidak ada pemimpin sekelas Jokowi-Ahok yang punya karakter bersahaja, melayani, jujur, dan berani menegakkan keadilan dan kebenaran,

Pemimpin Umum : Milwan Lukman Pemimpin Redaksi : La Ode Diada Nebansi Redaktur Pelaksana : Ruslan Amrullah, Manan Rachman Koordinator Liputan : Abdi Mahatma Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin Dewan Redaksi : PP. Bittikaka, Benyamin Bittikaka, Milwan Lukman, M. Djufri Rachim, Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin, Muhammad Sjaiful Redaktur : Luther Bittikaka, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih, Yenni Yusuf Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti, Sri Wulaningsih • Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) La Ode Iman (Jakarta) • Fotografer : Suwarjono • Desain Grafis : Muh Hajar Siddiq • Karikatur : Arham Rasyid • Teknologi Informasi : Muh. Sahdar • Pracetak Iklan: Muhrisan (koordinator) • Pracetak Redaksi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin, Agus Setiawan • Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Sjaiful

maka negeri ini niscaya kolaps. Tempurung otak dan perilaku sebagian besar orang saat ini telah terbungkus dengan paradigma uang. Demi mendapatkan uang mereka rela menghalalkan segala cara. Sebagian besar dari kita dalam prakteknya secara sadar atau tidak, sedang menyembah uang. Penyebab utama Indonesia masih terkapar dalam debu kemiskinannya, tidak lain dan tidak bukan adalah hampir semua manusia Indonesia telah menyingkirkan Tuhan yang sejati dan menggantikannya dengan uang. Sila pertama kita yang begitu agung, “Ketuhanan Yang Mahaesa” telah digantikan dengan “Keuangan Yang Mahakuasa.” Ukuran kesejahteraan adalah pendapatan ekonomi. Itu sebabnya semuanya berpacu dalam mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Halal atau haram bukan soal. Programprogram sengaja dibuat demi mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya baik untuk kepentingan pribadi maupun partai. Tidak ada diskusi dan pembicaraan yang paling menarik di negeri ini dari menit ke menit, jam ke jam, dan hari ke hari, selain uang, uang, uang, dan uang lagi. Kesejahteraan selalu dan selalu diukur dengan sejumlah uang yang diperoleh. Ini jelas sangat menyesatkan. Maka dari itu, hampir semua orang mengejar uang tidak peduli bagaimana cara mendapatkannya. Etika, moral, dan spiritual ditabrak-tabrak dan diinjak-injak demi uang. Mereka terbius dengan paradigma uang identik dengan kebahagiaan dan kesejahteraan. Semua orang memerlukan uang, tetapi bukan harus bin wajib mencintai uang. Ketika uang dicintai, maka uang menjadi idola. Ketika uang diidolakan, maka ia telah menjadi tuhan. Seketika itu juga manusia menjadi jongosnya uang. Dan ketika manusia menjadi budak uang, di situlah kehancuran berawal. Sayang sekali banyak sekali di antara kita tidak mau mendengar peringatan firman-Nya, yang berkata, “Akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (1Timotius 6:10). Itu sebabnya manusia di segala tempat dan zaman perlu memegang nasihat Isa Almasih atau Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat manusia satu-satunya ini, “Manusia bukan hidup dari roti (uang atau materi) saja, tetapi dari setiap firman yang ke luar dari mulut Allah” (Matius 4:4). Jika manusia memerhatikan dan memegang nasihat bijak dan bajik ini, maka hidupnya niscaya dipenuhi damai sejahtera. Tuhan berfirman, “Sekiranya engkau memerhatikan perintahperintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti”

(Yesaya 48:18). Siapapun pemegang kuasa di negeri ini, bila ingin melihat rakyat sejahtera, maka segera melakukan transformasi radikal. Pembangunan ekonomi harus bukan lagi nomor wahid. Pembangunan mental, karakter, etika, moral, dan spiritual manusia Indonesia harus menjadi yang ultimat. Ingat dasar negara kita Pancasila khususnya sila pertama dengan jelas menempatkan Tuhan sebagai yang prioritas. Kita semua penganut agama harus malu amat sangat, karena sudah enam puluh delapan tahun usia bangsa kita, tetapi yang terlihat dari hari ke hari hanyalah pemandangan kejahatan. Kita perlu belajar dari sejarah masa lampau untuk menjadi manusia Indonesia yang bijak dan bajik. Pada tahun 1923 dilakukan konferensi di Hotel Edgewater Beach di Chicago. Surat kabar dan majalah menceritakan bagaimana kesuksesan para konglomerat Amerika. Para pemuda dihimbau meneladani mereka. Apa yang terjadi di akhir hidup mereka? Di era 1950-an; Charles Schwab, pimpinan tertinggi dari perusahaan baja terbesar, hidup dengan meminjam uang sepanjang lima tahun terakhir sebelum ia meninggal dengan tanpa memiliki apa-apa. Pedagang gandum terbesar, Arthur Cutten, meninggal dunia dalam kondisi bangkrut. Albert Fall, anggota kabinet dari presiden, meminta pengampunan untuk ke luar dari penjara agar bisa meninggal di rumah. Jesse Livermore, “beruang” terbesar dari Wallstreet, Leon Fraser, pimpinan Bank of International Settlement, dan Ivan Krueger, pimpinan dari monopoli terbesar di dunia; ketiganya meninggal dunia karena bunuh diri. Apakah pemerintah NKRI mau mengikuti jejak mereka ini? Apakah manusia Indonesia masih mau mengutamakan uang? Saudaraku, ternyata dan terbukti, uang dan kekayaan hanya menawarkan kehampaan. Uang sampai kapan pun bukanlah Tuhan yang sejati. Itu sebabnya dalam merayakan hari ulang tahun NKRI yang ke 68 di tahun 2013 ini, Saya mengajak seluruh Saudara sebangsa dan setanah air yang membujur dari Sabang sampai Merauke dan yang membentang dari Timor sampai Talaud, mari kita segera tinggalkan dan tanggalkan sikap mencintai tuhan palsu yaitu uang. Dan marilah kita semua kembali menyembah Tuhan dan Juruselamat satu-satunya itu. Kita perlu berbalik kembali secara radikal kepada sila pertama dasar negara kita, Pancasila. Hanya dengan ini, maka damai sejahtera Indonesia akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaan ibu pertiwi kita akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti. Dirgahayu Republik Indonesia. Aku cinta Merah Putihku!

Pemerhati masalah rohani, sosial, dan politik

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • Direktur Utama : Milwan Lukman • Direktur : Haeruddin • Wakil Direktur Bisnis : Hasanuddin • Wakil Direktur Produksi & PSDM : Sawaluddin Lakawa • Manager Keuangan : Agus Tranhadi • Manager Iklan/Sponsorship : Nursyamsi Abidin• Manager Event & Promosi : Muhammad Akhbar • Manager Sirkulasi : Victor Bittikaka• Manager Umum : St.Ganefo • Manager Personalia/Legal : Marjani • Asisten Manager : Paulina Tambing (Keuangan), Ratna Sari (Sirkulasi) • Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Alamat Redaksi / Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 Telp. Red. : (0401) 3126513 • Faks. Red. : (0401) 3126512, Faks. Bisnis & Keuangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, Telp. Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : BAUBAU: Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)2826129/085241854000 • Radar Kolaka : Jl. Sutomo • Alamat Agen: RAHA: Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538 • POMALAA: Jl. Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105 • KONAWE (Unaaha): Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506 • BOMBANA (Rumbia): Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817 • Kota Kendari : KAMPUNG SALO: Mintarsih • SODOHOA: Hamisu, Tlp. 3125723 • TIPULU: Yusuf Tumora, Tlp.3127924 • WUAWUA: Rusli, Tlp.3193008 • MANDONGA: Theresia, Tlp.3122393 • PUWATU: Usman, Tlp. 3007069 • PERUMNAS: Incang, Tlp.3192061 • ANDUONOHU: Maxi, Tlp.3125474 • Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • Alamat Perwakilan : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin • Radar Kolaka : — • Harga Langganan : Kota Kendari Rp 97.500/Bulan, Luar Kota: Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota : Rp 4.500,-/Eksp • Eceran Daerah : Rp. —,-/Eksp.


Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Politika

Tipis Peluang Pemilih Mencoblos Dua Kali Jakarta, KP Daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) akan dipublikasikan di kantor desa dan kelurahan mulai tanggal 17 sampai 23 Agustus 2013. Formatnya akan tetap sama dengan DPS lalu mengacu pada peraturan perundangundangan. Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyebutkan sesuai pasal 33 ayat 2 UU Nomor 8 Tahun 2012, menyebutkan daftar pemilih paling sedikit memuat nama, jenis kelamin, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir dan alamat. “Formatnya itu yang telah kita umumkan saat pengumuman DPS. Dalam pengumuman DPSHP juga begitu. Masyarakat dapat melakukan koreksi jika ada data yang salah dalam pengumuman tersebut,” ujarnya. Dalam DPSHP, kata Ferry, petugas diminta melengkapi dan memperbaiki validitas data seperti jenis kelamin yang masih kosong atau salah, tanggal lahir yang masih kosong, status perkawinan yang masing kosong, orang yang tidak memenuhi syarat tetapi masih terdapat dalam daftar dan data ganda. “Keterangan tentang status disabilitas juga harus diisi untuk memudahkan KPU mengidentifikasi jenis dan jumlah kebutuhan alat bantu yang akan disediakan bagi penyandang disabilitas di setiap TPS,” ujarnya. Terkait adanya DPS yang belum dilengkapi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan masih berbasis Kartu Tanda Penduduk (KTP) non elektronik, hal itu sangat tergantung dengan perekaman KTP elektronik yang dilakukan oleh pemerintah. Sebab KPU melakukan

sinkronisasi data dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu terakhir dan verifikasi faktual ke lapangan berdasarkan DP4 yang diserahkan pemerintah. KPU kata Ferry, telah membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada publik untuk mengkritisi DPS. Masukan dan tanggapan masyarakat itu kemudian diakomodir di dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang ditetapkan PPS pada tanggal 16 Agustus 2013. DPSHP tersebut nantinya akan diumumkan lagi ke publik selama tujuh hari. Setelah menerima masukan dan tanggapan masyarakat, DPSHP tersebut akan diperbaiki dari tanggal 24 Agustus sampai 6

September 2013. KPU Kabupaten/Kota menerima DPSHP akhir dari PPS pada tanggal 7 sampai 10 September 2013. Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota pada tanggal 7 sampai 13 September 2013. “Jadi proses dari DP4 menjadi daftar pemilih tetap (DPT) itu sangat panjang dan melalui seleksi yang sangat ketat serta melibatkan partisipasi publik secara luas. Karenanya kami berkeyakinan DPT Pemilu 2014 akan lebih baik daripada Pemilu sebelumnya,” tegas Ferry. Ferry menegaskan setelah penetapan DPT pun, KPU masih memiliki alat kontrol untuk memastikan bahwa hanya pemilih yang memenuhi syarat yang dapat menggunakan hak

pilihnya. “Kami punya petugas KPPS di setiap TPS yang akan menyelenggarakan pemungutan suara. Mereka tentu sangat mengetahui siapa saja yang menjadi pemilih di TPS tersebut. Jadi kecil kemungkinan akan ada satu pemilih yang mencoblos dua kali,” ujar Ferry. Proses pindah TPS bagi warga Negara Indonesia (WNI) yang tidak dapat menggunakan pilihnya di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar juga diatur secara ketat. “Mereka akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) dengan syarat menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai Pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal,” terang Ferry.(gir/jpnn)

Hari Ini, KPU Sultra Publikasikan DPSHP Kendari,KP Sesuai PKPU No 6 tahun 2013 tentang tahapan jadwal, pada 16 Agustus lalu,PPS melakukan pleno penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) awal. Pasca itu 17 Agustus, selama tujuh hari PPS mengumumkan DPSHP di tempat-tempat umum dan strategis agar masyarakat dapat memberikan masukan dan tanggapannya. “Karena baru tanggal 16 Agustus 2013 PPS menetapkan DPS, maka KPU provinsi akan pleno rekapitulasi DPSHP awal keesokan harinya. Karena itu nanti 19 Agustus 2013 (hari ini,red) baru dapat diketahui hasilnya,” terang Ketua KPU Sultra, Hidayatullah. Adapun temuan DPS yang ban-

yak dilaporkan KPU kabupaten / kota jelas Ketua KNPI Sultra ini sebagian besar merupakan temuan klasik misalnya masih banyak warga yang luput dari proses pendataan dan pemilih yang belum memiliki NIK serta NKK. “Hal terpenting yang ingin saya sampaikan kepada Bawaslu Sultra dan Parpol, yaitu bagaimana merangkul masyarakat agar berperan aktif menjadi pemilih, tepatnya memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih. Selain itu kami berharap Bawaslu dapat bersama kami mengawasi penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten dan kota serta kecamatan dan kelurahan, jangan sampai mereka bermain dengan Caleg khususnya dalam hal peningkatan jumlah suara

di TPS,” jelasnya. Apalagi tandas Mantan Anggota KPU Kota Kendari ini pihaknya mensinyalir adanya oknum penyelenggara yang bermain dengan Caleg, mengingat terdapat TPS yang peningkatan jumlah pemilihnya cukup signifikan. Padahal Pilkada sebelumnya belum cukup satu tahun dilaksanakan. Hal inilah yang perlu diawasi Bawaslu, tidak terkecuali daerah perbatasan, daerah pendidikan dan kawasan padat penduduk seperti pasar. “Bandingkan saja rasionalnya terjadi peningkatan pemilih 0,5 persen per tahun. Misalnya di Kecamatan Kambu Kota Kendari, sekitar 10 persen peningkatan pemilih didominasi pelajar dan mahasiswa,” tandasnya. (m3)

5

Pemilih Kendari Bertambah 7 Ribu Kendari, KP Jumlah pemilih yang dipublikasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Kota Kendari mengalami peningkatan sebanyak 7.025 pemilih. Bila sebelumnya DPS hanya 221.092 pemilih maka hasil perbaikan mencapai 228.297 pemilih. Namun demikian, penambahan data pemilih masih lebih kecil dibandingkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang mencapai 257.992 pemilih. Penambahan data pemilih terjadi hampir merata di setiap Kecamatan terkecuali Abeli. Penambahan terbesar yakni di Kecamatan Baruga yang mencapai 2.792 pemilih dari 11.462 menjadi 14.254 pemilih. Disusul Kecamatan Mandonga 867 pemilih dimana sebelumnya hanya 26.461 pemilih naik menjadi 27.328 pemilih dan Kadia dari 29.353 pemilih meningkat 840 pemilih menjadi 30.193 pemilih. Untuk Kecamatan Abeli mengalami menurunan data pemilih sebanyak 124 pemilih atau dari 17.176 pemilih turun menjadi 17.052 pemilih. “Peningkatan paling dominan disebabkan karena data pemilih yang belum sempat terinput pada penyusunan DPS 10 Juli lalu, sehingga data yang belum dimasukan dalam DPS ditahapan DPSHP kembali diinput. Terutama di Baruga, hal ini menyebabkan jumlah pemilih dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya berkisar antara 70 - 80 wajib pilih. Setelah dilakukan perbaikan maka jumlah pemilih setiap TPS menjadi lebih ideal,”jelas Ketua KPU Kota Kendari diruang kerjanya, Minggu (18/7) kemarin. Adapun jumlah peningkatan per kecamatan yakni, kecamatan Kendari berubah menjadi 52 pemilih sebelumnya

19.210 menjadi 19.262 pemilih, kecamatan Kendari Barat dari 30.301 pemilih naik 702 menjadi 31.903 pemilih dan kecamatan Puwatu dari 22.068 setelah diverifikasi ulang menjadi 22.327 atau bertambah 159 pemilih. Untuk jumlah pemilih di kecamatan Wuawua juga mengalami penambahan sebesar 505 pemilih atau naik dari 20.050 menjadi 20.555 pemilih, Kecamatan Kambu dari 24.783 pemilih bertambah 441 pemilih menjadi 25.224 sedangkan kecamatan Poasia data pemilih bertambah 266 pemilih jika sebelumnya 20.228 bertambah menjadi 20,494 pemilih. Peningkatan data pemilih berdampak pada bertambahnya jumlah TPS. Namun untuk sementara jumlah TPS yang akan ditambah hanya 3 TPS dan semuanya berada di kelurahan Mandonga. Berarti jika sebelumnya jumlah TPS di kecamatan mandonga 81 TPS kini menjadi 84 TPS. Jadi bila pada rekapitulasi DPS sebelumnya hanya 662 TPS menjadi 665 TPS. Tapi, belum dipastikan apakah jumlah TPS sudah final sebab KPU masih mencermati penambahan jumlah data pemilih pada DPSHP akhir atau sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap pada 7 September mendatang. “Jumlah perhitungan manual DPSHP kota Kendari, ternyata sama jumlahnya dengan dalam sistem informasi data pemilih (sidalih) secara on-line. Dengan pencapaian itu, KPU Sultra memberikan apresiasi pada perangkat penyelenggara pemilu hingga ditingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), “terang pria yang akrab disapa Theo ini. Menurut Theo, penambahan itu berdasarkan data sementara yang diserahkan oleh setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah dipleno ditingkat PPS dan diserahkan ke KPU. (m3)


6

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Petani Rumput Laut Tuntut Ganti Rugi PEMBANGUNAN PELABUHAN PLTU KALIA-LIA Baubau, KP Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kalia-Lia yang saat ini tengah

dalam proses penyelesaian menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap kelanjutan mata pencaharian nelayan setempat yang sudah berlangsung sejak bulan Oktober 2010 hingga saat ini. Alhasil, masyarakat sekitar yang berjumlah 66 Kepala Keluarga nelayan pembudidaya rumput laut menga-

lami kerugian hingga milyaran rupiah. Direktur LBH Buton Raya, Asman Sahaluddin selaku pendamping 66 KK di Kelurahan Kalia-Lia dan Kolese mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan komunikasi bersama pihak PLN Cabang Baubau terkait keluhan masyarakat.

Terakhir, surat dengan nomor 004/LBH.BR/04/2013 tertanggal 12 April 2013 sudah dilayangkan dengan perihal permohonan penyelesaian ganti kerugian terhadap 66 KK nelayan sekitar pelabuhan PLTU Kalia-Lia Melalui Musyawarah. “Pasca dikirimnya surat itu sampai saat ini belum ada tin-

dak lanjut dari pihak PLN. Sementara kerugian yang dialami masyarakat mencapai milyaran rupiah diantaranya kerugian berupa materiil dan immateriil,” jelas Asman Sahaluddin, kemarin. Dipaparkan, PT. PLN (Persero)

◊ Baca Petani... Hal.7

Walikota Baubau AS Tamrin di damping Wakil Walikota Wa Ode Maasra Manarfa saat memeberikan penghargaan kepada siswa berprestasi usai upacara HUT RI ke-68 di lapangan lembah hijau, Sabtu (178). SAMSUDDIN/KP

Pelabuhan Lakara Dianggarkan Rp 78 M Andoolo, KP Dalam mengantisipasi keterbatasan dibidang sarana dan prasarana laut di Kabupaten Konawe Selatan. Kementrian Perhubungan RI melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pelabuhan Lakara yang terletak di Kecamatan Palangga Selatan sebesar Rp 78 miliar. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe Selatan, Budi Yuliarto Silondae, mengungkapkan pembangunan pelabuhan lakara dikelola langsung Kantor Pelabuhan Langara yang merupakan wilayah kerjanya. Meskipun demikian Pemda Konsel melalui Dinas Perhubungan tak mau berkecil hati dengan pengelolaan dengan anggaran sebesar itu. “Terpenting dan utama program dari pusat bisa turun di daerah,” ujar Budi Yuliarto, pekan lalu. Budi menambahkan, pembangunan pelabuhan lakara baru berlangsung dua tahun belakangan ini, pada direncanakan rampung pada 2014 sehingga bisa difungsikan awal 2015. Pembangunan pelabuhan lakara yang baru 30 persen dilaksanakan diperuntukan untuk pelabuhan kontainer maupun barang, sebab jika dilihat dari peta alur pelayaran. Kabupaten Konawe Selatan berada di daerah yang strategis dan dilintasi dari beberapa kabupaten yang ada di Sultra Olehnya itu, kedepannya kehadiran pelabuhan Lakara nantinya memungkinkan ada penambahan pendapatan asli daerah (PAD) disektor perhubungan laut. Sebab dilihat dari peta administrasi kelautan pelabuhan lakara berada dalam posisi strategis karena dilalui oleh beberapa kabupaten seperti Bombana, Kolaka, Raha dan Bau-bau “Tidak menentu kemungkinan pelabuhan lakara apabila telah rampung bisa dijadikan pelabuhan penyebrangan. Tergantung kondisi dan situasinya nanti,” tandasnya. (cr2)


7

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Kades Amasara Lakukan Pungli? TETAPKAN BIAYA PENGURUSAN SERTIFIKAT PRONA Andoolo, KP Herwan Malengga, Kepala Desa Amasara Kecamatan Baito kembali berulah. Sebelumnya, kades yang sempat di nonjob oleh Bupati Konawe Selatan atas keterlibatannya membackup pelaku illegal loging di wilayah hutan tanaman industri (HTI) di Amasara, Kecamatan Baito kembali membuat greget pemerintah Kabupaten. Persoalan baru yang dilakukan melainkan penetapan biaya administrasi program nasional (Prona) untuk sertifikat seluas 200 bidang tanah di Desa Amasara senilai Rp 350 ribu. Padahal biaya administrasi untuk prona yang disepakati oleh BPN untuk keperluan patok batas, materai dan lainnya hanya Rp 150 ribu.

“Pada saat penetuan besaran prona dilakukan dirumah pribadi Kades yang dihadiri masyarakat sebagian kecil dari dusun V dan IV. Tetapi warga dusun I, II, III, BPD, LPM dan Sekdes juga warga lainnya tidak dihadirkan. Yang hadir hanyalah kadus II, III, IV dan V. Dalam keputusan mereka yang dipandu oleh kades dengan menetapkan awal sebesar Rp 500 ribu persetifikat setiap bidang tanah,” ujar Anggota Komisi III DPRD Konsel, Tasbin Tajuddin kemarin.) Dalam musawaryah tersebut, kemudian ditetapkan besaran Rp 350 ribu setiap bidang. Sedangkan dari pihak BPN yang ikut menghadiri pertemuan itu menegaskan bahaw biaya pengurusan perbidang sertifikat hanya dikenakan Rp 150 ribu. Itu termasuk biaya patok dan biaya pengukuran. Anehnya, penetapan dari Rp 350 ribu, disampaikan Kades yang ikut mengukur akan diberikan honor Rp 50 ribu persertifikat diluar dari yg telah ditetapkan. “Uang Rp

200 ribu bagi masyarakat itu penting, bisa dibelikan beras,” kata Tasbin. Selain itu juga, banyak warga diluar Desa Amasara yang mendapatkan sertifikat dengan alasan warga membayar uang cash yang dimiliki warga, sementara warga asli setempat banyak yang tidak mengambil karena biaya pengurusannya harus bayar cash. “Ironinya keluarga dari oknum mantan kades sebanyak 15 orang tidak menyicil, sedangkan warga diluar dari keluarganya tidak dibolehkan menyicil. Sepertinya ada unsur diskriminasi,” ujar mantan Kades Amasara dua periode itu sambil menunjukan bukti penyetoran uang kepada Kades Amasara Tasbin menambahkan persoalan tersebut telah disampaikan kepada Bupati dan BPMD untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Bahkan dirinya menyarankan persoalan itu bakal dibawah keranah hukum. Sementara, Kasi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT) Ba-

dan Pertanahan Nasional (BPN), Muh Rahman, menjelaskan saat BPN melakukan sosialisasi di Desa Amasara menyampaikan sertifikat tanah dari negara tidak ada pungutan sepersenpun mulai dari pengukuran maupun percetakan sertifikat. Hanya saja ada kebijakan yang dikeluarkan untuk jasa biaya patok dan materai. “Yang kami tahu hanya Rp 150 ribu diluar dari itu bukan tanggungjawab kami. Kami akui ada keuntungan 10 atau 20 ribu,” sportifnya Penetapan besaran Rp 200 ribu, menurut Rahman dimungkinkan saja terjadi untuk biaya akomodasi kepala desa atau biaya administrasi di desa. Karena beberapa warga tidak memiliki bukti kepemilikan hak atas tanah maupun keterangan domisili. Tetapi dari pihak BPN sendiri hanya melegitimasi besaran hanya Rp 150 ribu. “Kalau pembagian sertifikat di Desa Amasara sebagian besar telah diterima pemilik lahan,” sambungnya Sementara Kepala Desa Amasara,

Rusda Umbar Keberhasilan Lasusua,KP Momen rapat Paripurna Istimewa mendengar pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jumat (16/8) lalu, dimanfaatkan Bupati Kolaka Utara menguber keberhasilannya dalam membangun Kolaka Utara sejak dua tahun lebih pada periode keduanya. Rusda mengaku, berdasarkan rilis statistik terakhir, berbagai capaian pembangunan telah di raih bersama, yakni pembangunan infrasturuktur fisik dan prasarana wilayah tumbuh sebesar 19,78 Persen dengan kontribusi terhadap PDRB mencapai 6,19 persen. “Perputaran waktu sangat cepat sehingga tidak terasa dalam episode kepemimpinan saya bersama wakil Bupati Kolaka Utara Bobby Alimuddin Page, sudah memasuki tahun kedua terhitung mulai 18 Juli lalu,”ujarnya. Rusda menjelaskan, selain pembangunan infrastrktur yang terus dilakukan, sektor pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 48,93 persen, industri pengelohan tumbuh sebesar 13,45 persen, listrik dan air bersih tumbuh sebesar 28,11 persen, Perdagangan,Hotel, dan restoran tumbuh sebesar 19,41 persen, pengangkutan dan komunikasi tumbuh sebesar 10,41 persen, selanjutnya keuangan persewaan,persewaan, jasa umum, dan jasa-jasa lainnya tumbuh sebesar 25,66 persen. “Untuk sektor pertanian masih perlu perhatian secara seksama walaupun perkebu-

PETANI.... Cabang Baubau saat itu memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berlokasi di Kelurahan Kalia-Lia, sejak bulan Oktober 2010. Di kawasan perairan (laut) di sekitar pelabuhan tersebut merupakan kawasan budidaya rumput laut bagi 66 KK baik yang berasal dari Kelurahan Kalia-Lia maupun Kelurahan Kolese. Hasil panen rumpul laut yang sudah dikeringkan dapat mencapai posisi tertinggi 1,5 ton per bulan dengan harga pasar di tingkat pengumpul mencapai 10 ribu ripiah per kilogram. Sehingga dengan hasil panen 1,5 ton tersebut, pendapatan nelayan perbulan mencapai 15 juta rupiah. “Nah, untuk memperoleh pendapatan tersebut, nelayan harus mengeluarkan dana sebagai investasi awal sebesar 182,5 juta rupiah untuk pembelian bibit dan pembuatan bagan dan sebagainya,” paparnya. Seiring berjalannya waktu tetapnya setelah pengerjaan pembangunan infrastruktur PLTU di Kalia-Kalia dimulai banyak dampak yang dirasakan masyarakat budidaya rumput laut hingga menyebabkan penurunan hasil panen secara drastis menjadi hanya rata-rata sebesar 100 Kg/bulan dengan harga total mencapai 1 juta rupiah. Dan kerugian tersebut berlangsung sejak bulan Oktober 2010 hingga saat ini. “Dari 66 KK ini hampir semua rata-rata mengeluarkan dana untuk investasi sampai

Herwan Malengga mengakui jika pembayaran administrasi untuk sertifikat setiap bidang tanah dalam program nasional dari BPN hanya Rp 150 ribu. Pada saat sosialisasinya BPN mengungkapkan persoalan biaya prona dari negara memang tidak ada pungutan. Meskipun demikian diakuinya anggaran Rp 150 ribu diperuntukan untuk biaya patok dan materai. Versi Kades Amasara, hampir keseluruhan warganya tidak memiliki surat keterangan tanah maupun Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) elektronik. Sehingga dengan dasar tersebut sebagai pimpinan di desa mempunyai tanggung jawab mengurusi surat-surat guna melengkapi perlengkapan administrasi. “Karena hampir 90 persen warga yang terdaftar sebagai prona tidak memiliki surat tanah maupun e-KTP,” belanya Menurutnya, pengurusan surat administrasi itu, terkadang terjadi kesalahan baik penginputan maupun alamat sehingga membutuhkan

biaya bolak-balik antara Amasara ke perkantoran Andoolo dengan jarak sekitar 11 Km. Apalagi menggunakan kendaraan roda empat. “Tidak mungkin kalau saya mau jalan mau bon-bon dijalan,” ujarnya saat dihubungi kemarin Tak hanya itu, persoalan blangko pengisian. Kata Kades dikerjakan olehnya dengan meminta arahan dari BPN jangan sampai terjadi kesalahan penginputan, sebab bila diberikan oleh warga memiliki kesibukan bertani dan berkebun sehingga warga memberikan sepenuhnya pada dirinya Kesemuanya itu, dilakukan hanya semata-mata untuk biaya akomodasi kendaraan buat perbaikan surat administrasi serta bantuan pengukuran dari kepala dusun yang ikut mengukur. Meskipun demikian, Herwan mengungkapkan persoalan tersebut ditenggarai ada unsur politisasi untuk menjatuhkan kepemimpinannya. “Sebenarnya masalahnya ini dipolitisasi,” katanya tanpa menyebutkan. (cr2)

APBD Muna Meningkat Rp 910 M

Suleha/KP

Suasana rapat istimewa DPRD Kolaka Utara yang dihadiri Bupati Kolut Rusda Mahmud dan wakilnya, Boby Alimuddin dengan agenda mendengarkan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Aula DPRD Kolaka Utara, Jumat (16/8) lalu. nan kakao mengalami krisis, namun dengan berkembangnya komiditi lain, maka sektor pertanian dalam arti luas tetap tumbuh positif sebesar 6,30 persen. Walau angka pertumbuhan sektor pertanian relatif rendah dibanding dengan lainnya namun PDRB pada sektor ini masih dominan dengan mencapai 57,27 persen,” ujarnya. Pertumbuhan ekonomi berdasarkan rilis BPS dari naik dari angka 8,93 persen pada

tahun sebelumnya menjadi 10,68 persen, sementara bidan sosial yakni dalam pelayanan pendidikan mengalamai peningkatan dari 7,57 persen naik 7,60 persen dan sektor kesehatan yang mengalami pertumbuhan pesat mulai pelayanan dasar yang di dukung dengan 16 unit Puskesmas serta Pustu yang tersebar di 133 desa dan kelurahan dan telah didukun dengan 6 dokter ahli. Sementara capaian pembangunan yang diraih dalam

aspek lingkungan hidup dan perkotaan, sangat fantastis, dimana selama pada dua tahun terakhir Kolaka Utara berhasil mendapat piagam dan piala Adipura kategori Kota kecil. “Selain piala Adipura yang diperoleh, kita juga meraih tropi penghargaan sebagai pemipmpin teladan terbaik dalam pembangunan daerah, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,33 pada tahun 2011 lalu, naik menjadi 70,03 pada 2012 ini,” kata Rusda. (k6)

puluhan juta rupiah. Bahkan, ada yang berinvestasi 100 juta lebih. Nah, ini yang harus diperhatikan oleh pihak PLN bahwa bagaimana masyarakat mau meraup keuntungan sementara untuk mengembalikan modal saja sudah tidak bisa,” bebernya. Dari hasil uraian berdasarkan investasi dan pendapatan yang diperoleh 66 KK nelayan pembudidaya rumput laut tersebut, tercatat jumlah kerugian materil yang diperoleh sejak pembangunan pelabuhan PLTU Kalia-Lia mencapai 2.752.495.500 rupiah. Sementara untuk kerugian immaterial yang dihitung berdasarkan total pendapatan 66 orang nelayan pembudidaya rumput laut per bulan sebelum dimulainya pembangunan PLTU Kalia-Lia dikurangi dengan total pendapatan Nelayan pembudidaya rumput laut per bulan setelah dimulainya operasi/pembangunan PLTU Kalia-Lia. Adapun total pendapatan ke 66 orang nelayan pembudidaya rumput laut per bulan sebelum dimulainya pembangunan PLTU mencapai Rp 329 juta, setelah dimulainya pembangunan PLTU, total pendapatan ke-66 orang nelayan tersebut per bulan hanya mencapai Rp 66 juta atau 20 persen. Dalam hal ini, nelayan pembudidaya rumput laut kehilangan penghasilan yang seharusnya diperoleh sebesar Rp 263 juta atau 79 persen. Sementara itu, masa pembangunan PLTU terhitung sejak bulan Oktober 2010 hingga April 2013 sudah

mencapai 29 bulan. Sehingga, selama jangka waktu tersebut, total kerugian immaterial nelayan pembudidaya rumput laut sudah mencapai Rp 7,6 miliar. “Dengan demikian, total kerugian materiil dan immaterial yang dialami oleh ke 66 orang nelayan pembudidaya rumput laut tersebut sudah mencapai Rp 10 miliar lebih,” jelasnya. Sebagai pendamping, dia meminta agar pihak PLN memfasilitasi pertemuan bersama masyarakat yang telah dirugikan agar dapat menemukan solusi yang dapat menguntung-

kan sehingga proses pembangunan PLTU di Kalia-Lia berjalan sesuai rencana, dan pada saat bersamaan nelayan di sekitar PLTU tidak dirugikan. “Dan proses dialog sebagaimana sebagaimana yang disebutkan itu dapat dilakukan secara langsung terhadap ke 66 orang nelayan pembudidaya rumput laut tersebut dengan didampingi oleh LBH Buton Raya selaku kuasa hukum para nelayan, atau melalui mekanisme perwakilan dimana nelayan diwakili ketua kelompok bersama BLH Buton Raya,” tutupnya. (cr5)

Raha, KP Bupati Muna LM Baharuddin, menepis anggapan bahwa selama kurang lebih tiga tahun menahkodai Muna, belum ada prestasi menonjol yang dilakukan. Pengganti Ir Ridwan Bae itu, mengungkapkan hal apa saja yang telah dilakukan, selama hampir tiga tahun memimpin Muna. “Untuk mengukur keberhasilan Pemerintahan, semua ada indikatornya. Misalnya, kalau mengukur berat alat ukuranya timbangan, mengukur panas menggunakan termometer. Di pemerintahan, untuk mengukur pengelolaan keuangan dari hasil ukurannya opini BPK. APBD Muna juga kini sudah meningkat,” katanya saat ditemui usai HUT RI ke 68 di alun-alun Kota Raha. Kata dokter, -begitu ia disapa-, APBD Muna tahun 2010 saat dilantik menjadi Bupati, hanya sebesar Rp 570 Miliar, ditahun 2013 meningkat menjadi Rp 910 Miliar. Peningkatan juga terjadi dari segi PAD, ditahun 2010 hanya mendapat Rp 13 Miliar, ditahun 2013 PAD Muna Rp 19 M. Peningkatan APBD juga diikuti dengan perbaikan pada pengelolan keuangan. Dimana dua tahun terakhir 2011 dan 2012, Muna mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK, setelah sekian lama selalu mendapat opini disclaimer. Bupati tidak menampik, untuk pembangunan fisik dalam tiga tahun terakhir belum terlalu menonjol. Meski APBD Muna sudah lebih besar, namun Pemda belum dapat berimprovisasi dan berinovasi. Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH), yang dapat digunakan leluasa oleh Bupati untuk membangun daerah habis terserap untuk membayar utang. “Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak dapat kita berinovasi, karena sudah ada menu peruntukannya yang diberikan oleh Pusat,”terangnya. Ketika dilantik menjadi Bupati, kata LM Ba-

haruddin, Pemda mewarisi utang sebesar Rp 84 Miliar. Untuk membayar utang itu, Pemda menggunakan dana PAD dan DBH. Dari Rp 84 M utang Muna, kini tersisa Rp 4 Miliar. “Makanya kita belum bisa berinovasi dalam membangun. Tahun ini kita alokasikan Rp 26 Miliar untuk membayar utang. Insya Allah tahun depan, sisa utang akan kita lunasi,” ujarnya. Dengan komposisi utang yang tinggal sedikit ditahun anggaran 2014, kata dokter, Pemda sudah dapat berinovasi dan improvisasi dalam melakukan pembangunan. “Tahun depan kita sudah dapat menata kota dengan lebih baik,” janjinya. Bupati juga menjelaskan, pembangunan RSUD modern yang diproyeksi menghabiskan anggaran Rp 150 miliar, pembangunannya tetap berjalan. Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sudah menyampaikan surat ke Pemda, menyahuti pinjaman. Namun ada beberap syarat yang harus dilengkapi lagi oleh Pemda maslaah flisibiliti studi. Misalnya, kenapa butuh 150 tempat tidur, bila sudah dibangun dokter dan perawatnya diambil dari mana. “Pada dasarnya PIP menyahuti positif permintaan pinjaman kita. Bila pinjaman itu terealisasi tahun ini, pertengahan tahun 2014 nanti RS moder sudah akan rampung,” kata bupati optimis. Sementara itu, Sekda Muna, Nurdin Pamone mengungkapkan, pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah tidak dapat memenuhi kebutuhan perkelompok atau Desa. Dari dana 100 persen, 60 persen lebih digunakan untuk membayar utang dan 30 persen lebih dibagi-bagi ke 33 Kecamatan. Bila yang dimaksud adalah pembangunan monumental, dalam tiga tahun Bupati telah merintis pembangunan rumah sakit modern. (awn)

Menteri Parawisata Buka Sail Indonesia di Buton

Indonesia, pihaknya telah meminta laporan jumlah peserta yang akan mengikuti momen pekande-kandea, posuo dan podole-dole. Melalui rapat tersebut dipastikan jumlah peserta yang akan mengikuti ritual adat tersebut akan memecahkan rekor Muri. Dalam kegiatan tersebut, lanjut Umar Samiun, Pemkab Buton juga akan menyematkan Menteri Pariwisata sebagai warga kehormatan Buton. Selanjutnya menteri pariwisata akan dikukuhkan Pemkab Buton sebagai orang buton dengan gelar Wa Ode. Ditempat berbeda, Kadis Pariwisata Lutfi Hasmar menambahkan jumlah peserta Sail Indonesia yang akan tiba di Kabupaten Buton sebanyak 19 kapal dengan jumlah penumpang 2-6 orang. Selain wisatawan dari rombongan Sail Indonesia, dijadwalkan pada 21 Agustus wisatawan asing yang datang dari Hoga juga akan masuk ke Buton sebanyak 18 lakilaki dan 23 ditambah 15 orang lagi yang datang pada 22 Agustus. Selain itu, Pemkab juga telah merampungkan pelataran dermaga yang nantinya akan menjadi tempat persinggahan kapal wisatawan dan kapal TNI AL yang bersama-sama menyukseskan kemeriahan Sail Indonesia di Buton. Pemkab Buton juga telah menyiagakan sedikitnya 35 orang yang bertugas mendampingi kunjungan para peserta Sail. (cr4)

Pasarwajo, KP Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Mari Elka Pangestu dipastikan akan membuka pelaksanaan Sail Indonesia di Kabupaten Buton pada tanggal 21-23 Agustus mendatang. Diperkirakan menteri tiba pada 21 Agustus sekira pukul 09.00 Wita via Bandara Betoambari Kota Baubau selanjutnya ke Kabupaten Buton untuk memberikan pengarahan. Bupati Buton, Samsul Umar Samiun menjelaskan sehari sebelum menteri tiba (hari ini, red) rombongan Dirjen Kepariwisataan juga akan berkunjung ke Buton untuk menghadiri even tersebut. Kedatangan rombongan dirjen kepariwisataan, ertepatan dengan masuknya para peserta Sail Indonesia yang datang lebih awal dari jadwal yang sebelumnya. “Dari jadwal rombongan wisatawan yang menumpangi kapal-kapal pesiar dijadwalkan tiba pada 21-23 Agustus, namun rombongan turis tersebut ternyata tiba lebih awal, itu tidak terlepas dari persiapan Pemkab Buton yang benar-benar matang,” tuturnya. Kata Umar Samiun, melalui rapat pemantapan dalam rangka menyukseskan evan Sail


Kendari Pos | senin, 19 agustus 2013


Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Kandidat

9

Mencari Pemimpin Wawonii Irawan Enggan Membeber Kesiapannya Mantan Sekda Konawe yang kini menjabat Kepala Biro di Pemprov Sultra adalah salah satu nama yang digadang-gadang masuk dalam bursa calon Pj Bupati Konkep. Saat ditemui, ia mengelak ketika ditanyakan kesiapannya. Secara diplomatis ia menyatakan belum sekalipun terbesit dibenaknya berangan-angan kearah itu sebab dirinya masih konsen dengan tugas yang tengah diamanahkannya. “Maaf, saya belum bisa mengomentari mengenai masalah itu. Apalagi tugas saya cukup menyita waktu untuk memikirkan hal yang belum mungkin. Untuk saat ini, saya akan fokus pada tugas yang telah diberikan pimpinan,”ujarnya. (m3)

Gubernur Mengaku Belum Siapkan Nama

M

eskipun Konawe Kepulauan (Konkep) telah ditetapkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) sejak lima bulan lalu, Pemprov belum juga menyiapkan figur pejabat pelaksana harian bupati. Pemprov Sultra beralasan surat kementerian dalam negeri (kemendagri) mengenai pembahasan lanjutan Konkep belum diterima. Alasannya, undangan kementerian tersebut merupakan pintu dibukanya pembahasan mengenai calon dan figur pelaksana pajabat bupati Konkep. “Bagaimana Pemprov menyiapkan nama sementara surat kemendagri mengenai pembahasan lanjutan Konkep sebagai DOB belum diterima. Dalam rapat konsultasi itulah, kemendagri meminta pemprov menyerahkan usulan figur pelaksana hari Bupati, persiapan pelantikan maupun

penyerahan Undang-Undang (UU) Konkep sebagai DOB,”ungkap Gubernur Sultra, Nur Alam saat ditemui usai menjadi inspektur upacara HUT RI di Kantor Gubernuran Bumi Praja Andounohu, (17/8) lalu. Dengan demikian, tentunya Pemprov belum bisa mengusulkan siapa calon pelaksana bupati ke kementerian untuk diproses. Dikarenakan surat belum diterima, Bahkan figur sampai kini belum ada pembicaraan sama sekali. Nanti kalau sudah ada konfirmasi dari kemendagri barulah pemprov mengusulkan nama calon. Kapan itu? ‘’belum bisa dipastikan sebab posisi pemprov hanya menunggu. Jika suratnya sudah diterima, maka nama pejabat pelaksana harian bupati akan diserahkan,’’ jelasnya. Ketika didesak apakan telah ada

calon yang telah dipersiapkan, Gubernur enggan membeberkannya. Mantan wakil ketua DPRD Sultra ini, hanya tersenyum dan menyatakan intinya siapapun calonnya harus memiliki komitmen pembangunan daerah. Pengusulan nama calon PJ Bupati kata Ketua DPW PAN Sultra ini, terlebih dahulu akan mengundang Sekretariat pemprov (Sekprov) mewakili pemprov dan pemkab induk dalam rangka rapat konsultasi rencana pengusulan pejabat, pelantikan maupun penyerahan UU kabupaten baru. Sama seperti halnya, pada proses DOB Kolaka Timur (Koltim) sebelum usulan pejabat Bupati dibahas dulu usulan nama, jadwal pelantikan dan rencana persiapan lainnya. (m3)

Suarakan Putera Konkep Beberapa waktu lalu, masyarakat yang tergabung dalam wadah Masyarakat Konawe Kepulauan (Konkep) mengharapkan agar Pejabat Bupati berasal dari putera daerah. “Berdasarkan telaah dan kajian, kami menilai dan menyimpulkan bahwa mestinya pejabat Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan adalah putera daerah yang memenuhi syarat secara normatif, sebagaimana empat nama putra daerah yang dirilis pada media sebelumnya diantaranya, Abd. Salam, Muntaha, Cecep Trisjayadi, dan Idris,” tegas Koordinator Barisan Intelektual Muda Konawe Kepulauan, Nur Rahmat didampingi Koordinator Forum Masyarakat Wawonii Bersatu, Mumara kala

ditemui Kendari Pos. Alasan dukungan terhadap nama-nama tersebut antara lain berdasarkan amanah UU nomor 32 tahun 2004 tentang Otonomi daerah sebagaimana hakikat dari UU yaitu memberikan kesempatan, kebebasan, kemandirian untuk mengelolah potensi sumber daya alamnya dan sumber daya manusianya, namun akan ironis apabila dalam penetapanya tidak mengakomodir dari implementasi dari UU diatas. Selain itu, secara sosio- kultural putra daerah akan lebih memahami dan mengetahui karakteristik masyarakat didaerahnya.’’Dari penjelasan tersebut tidak berarti tujuan kami menjurus pada upaya untuk mendikte atau mempengaruhi kebijakan Pemprov Sultra, dalam hal ini bapak gubernur, namun argumentasi kami hanya menjadi masukan dan pertimbangan pemerintah dalam memutuskan dan menetapakan pemimpin di kabupaten Konawe Kepulauan,” pungkas Nur Rahmat. (cr3/fas)


10

MeSkiPun harga BBM naik tak membuat produsen elektronik membesut produk barunya di pasaran. Mulai dari LED TV, DVD Player, AC, Audio Package, Mesin Cuci,Dispenser juga produk elektronik lainya. Sanken sebag ai produsen elektronik besar di Indonesia,dengan konsisten mengusung tekhnologi Jepang, kini memproduksi mesin cuci canggih, kuat dengan bandrol hemat. Mesin cuci Sanken TW1122GX war-

KOMUNIKASI BISNIS

Sanken Luncurkan Mesin Cuci Penutup Kaca

na putih tosca & TW1123GX warna putih pink dengan mengusung tekhnologi XToR yang tidak dimiliki oleh mesin cuci produksi vendor elektronik lain. Sebab XToR technologi selalu menggunakan motor besar dan kuat sehingga mampu menghasilkan pusaran deras sehingga hasil cucian lebih maksimal. Disamping itu, Sanken TW1122GX & TW1123GX menggunakan perangkat Glass Lid, yakni penutup

kaca yang memiliki kemampuan seperti kaca mobil.Jika terjadi pecah pada kaca tersebut maka fungsinya seperti kaca mobil mewah.Dimana saat terjadi pecah kaca tersebut masih menempel atau menggumpal sehingga tidak membahayakan pengguna mesih cuci tersebut. Untuk beban listrik,justru m a m p u m e n g h e m at 1 9 0 watt,sebab menggunakan motor penggerak pulsator, dimana menggunakan gulungan kawat 100 % tembaga

murni. Sedangkan kapasitas beban maksimal mesin cuci Sanken TW1122GX & TW1123GX ini mampu menanggung beban maksimal hingga 9,9 kg. Beban mesin cuci Sanken TW1122GX & TW1123GX kami menargetkan diproduksi hingga 10 ribu unit per bulan. Sedangkan total produksi mesin cuci dari Sanken kini sudah mencapai 5,4 juta unit hingga tahun ini. Untuk produk kali ini, Sanken membandrolnya

hanya Rp 2 juta an saja. “Sedangkan kesiapan spare part semua produk Sanken tersedia di seluruh center yang tersebar di 28 Cabang dan 121 Autorized dealer di Suluruh Indonesia, yang jelas mencuci menggunakan Sanken hasil lebih bersih dan lebih hemat,” ujar Tedy Tjan,Direktur Marketing PT IStana Agro Kencana (SANKEN) Indonesia. PT Istana Agro Kencana (SANKEN) merupakan salah satu produsen elektronik

Harga Promo Service AC Mobil

Hanya di ‘Surabaya’ Service AC Mobil

‘Surabaya’ Service AC Mobil. Usaha ini terletak di Jalan Made Sabara 2 no 11 Kendari.

Surabaya AC Mobil mengutamakan ketilitian dalam pelayanan terhadap customernya. Masalah harga sangar terjangkau masih ditambah dengan freon 100.000. Misalnya, satu unit mobil Avanza

sekali cuci AC mobil hanya Rp 550 ribu.Sudah termasuk ongkos kerja ditambaholi.Jikagantisukucadang kami akan informasikan dulu ke pelanggan masalah harga untuk setuju atau tidaknya. Kesepakatan ini, tentunya untuk memberikan kepuasan kepada customer, dan tidak menguras biaya mereka. DiSurabayaACMobil jugamenyediakan cek gratis. Tersedia peralatan komputer untukmendiaknosa keru-

sakansistimfullinjeksi/Ecumobilsehingga sedinimungkinakanterdeteksi kerusakan yang lebih parah. Tunggu apalagi bagi yang punya masalah dengan AC Mobil, buruan ke ‘Surabaya’ Service AC mobil. Berani memberi harga yang terjangkau. Kami buka mulai pukul 7.00 Wita pagi,hinga malam hari. Untuk konsultasi silahkan hubungi 082191394977, 0401 3027890. (adv)

Jangan Biarkan Hipertensi, Diabetes, Penyakit Jantung, Kolesterol, As. Urat, Stroke Dll, Mengganggu Kualitas Hidup Anda Ginko Biloba, Ginseng Royal & Susu Colostrum C2Joy, Herbal Cina Yang Telah Dipercaya Sejak Tahun 1991 Mygoldenduck adalah perusahaan yang bergerak dibidang kesehatan yaitu obat herbal dan susu terbaik di dunia seperti Ginko Royal, Ginseng Royal dan Colostrum C2Joy. Produk MyGoldenDuck difor mulasikan dan diproduksi oleh Prof. Sun Zai Ming dari China yang telah diakui sebagai pakar obat tradisional terkemuka di dunia

dan telah mendapatkan banyak penghargaan inter nasional. MyGoldenDuck merupakan r a h a s i a ke k u at a n s t a m i n a para atlit China, produk MyGoldenDuck mampu membantu tubuh memulihkan keadaannya sendiri, terbukti mujarab dan terbukti berhasil membantu r ibu a n oran g se mbu h dari ragam penyakit ringan hingga kronis. PRoDUK GINKo RoyAL 20 ribu/botol 10 ml berkhasiat; sembuhkan darah tinggi, membersihkan pembuluh darah, stroke, asma, migran, sakit kepala, jantung, syaraf

dan fungsi otak, gairah sex, tingkatkan kecerdasan dan daya ing at , ve r t ilig o s e r t a mengurangi stress dan lainnya. PRoDUK GINSENG RoyA L 2 0 r i bu/botol 10 ml berkhasiat; menyembuhkan insomnia, kanker, stamina, depresi, rematik, gagal jantung, diabetes, menurunkan tekanan darah, kolesterol, vit B kompleks, paru-paru, ginjal, dan lainnya. Serta PRoDUK SUSU CoLoSTRUM C2Joy 1 dos isi 25 schaset Rp 300 ribu berkhasiat; kekebalan tubuh, awet muda, bakar lemak berlebih (diet aman), penyem-

hub; Stokist Syaiful Tamburaka, S.Pd., MM 0852 4167 3992, Perum Vila Ibis B1/5 Kendari

buhan, luka, bersalin, kolesterol, gula darah, osteoporosis, maag, ambeien, stroke, dll. hub; Syaiful Tamburaka, S.Pd., MM 0852 4167 3992. (adv)

Rangka Atap Baja Ringan Cash & Kredit Pabrik PT Inti Trust Kendari, Garansi Produk 15 Tahun

rangka atap baja ringan semakin diminati karena lebih ekonomis,kualitas terbaik, dan anti karat. Namun saat banyaknya pili-

han rangka atap baja ringan dipasaran, konsumen harus berhati-hati memilih yang sesuai dengan ukuran bangunan atau kadar garam dilingkungan sekitar. Pabrik Inti Trust (bukan distributor) menjadi pilihan bijak karena produk ini berstandar SNI dan memiliki kekuatan bahan yang anti karat, selain itu ketebalan-

nya memberi jaminan akan kualitas untuk penggunaan jangka panjang dan cocok digunakan untuk segala tiperumah/perumahanruko,kantor, hotel, workshop dan lainnya ProdukIntiTrusmemberigaransi selama15tahundengankeunggulan; pemasangandengansistemmodular sehingga lebih efisien dan hemat, coating sesuai standar nasional, bahan dibuat dengan teknologi tinggi, terbuat dari bahan zincalume, anti karat, anti rayap, kuat, tahan api dan ringan. Selain ituproses pemasan-

gan dilakukan oleh tenaga ahli dan profesional. Jugatersediaatap(metal,spandek, keramik,dll), Holo (plafon,partisi, dll), segala macam baut, dll. PemesanandanperakitanhubungiPabrik (bukan distributor) PT Inti Trust Kendari. Kami pindah kantor ke : Graha CahayaLt2,JlTerongno1,(DepanBTN Nafa Graha - Andounohu Kelurahan Mokoau-Kambu).Phone:082143052398, 081232303273 Pin BB 28BE105F. Email inti_trust@ymail.com. (adv)

Bengkel Mega Putra Siap Layani Diko PT MegaPutraKendari(MPK)bukanhanyamelayanipenjualanmobil Suzuki. Dealer resmi Mobil Suzuki ini juga melayani layanan diko yang dikelolaolehbengkelMPK. Pelayanan yang diberikan seperti ganti warna, ganti bodi, spare part, atau bodi kit. Untukmenghasilkankualitasyang bagus, fasilitas yang disediakan juga memadai. Misalkan selain SDM yang profesional, juga tersedia oven.

Kendari Pos senin, 19 agustus 2013

Fasilitas oven ini berfungsi sebagai pengering, misalnya hasil cat bodi mobil.Sehinggakualitas warnatidak terkontaminasi oleh kotoran, dan mempercepat proses pekerjaan. Sejak tiga bulan bengkel ini eksis, sudahpuluhanunitmobildikerjakan. Di Bengkel MPK ini, bukan hanya mengerjakan produk Suzuki, tapi semua jenis dan merek mobil bisa dikerjakan di Bengkel MPK. Untuk

ganti warna biasanya bisa satu bulan. Tapi kalau hanya perbaikan tanpa ganti spare part bisa dikerjakan dalam satu minggu, tergantung tingkat kerusakan. Untuk bisa menggunakan jasa bengkelMPKandabisamenghubungi kantor MPK dengan layanan telepon 04013196803. Atau anda langsung mengunjungi Kantor MPK untuk informasi lebih lanjut, dan bengkel

terletakdibagianbelakangShowRoom MPK. (adv)

terbesar di Indoensia yang selalu menggunakan tekhnologi original asal Jepang. H i n g g a k i n i , ko n t r i b u s i produk mesin cuci Sanken mempu di angka 30 % dari total keseluruhan produksi perangkat elektronik lainnya. Kabar menggembirakan bagi pemilik produk Sanken, kini untuk wilayah Kendari,telah memiliki Service Cantre SANKEN. Kantor service Sanken ini berada di Jalan Bunggasi no 9B An-

dounohu. Telp 0401 - 3194435. Hotline Service 0401- 3900500. (adv)


Kendari Pos |Senin, 19 Agustus 2013

Aneka

BPK Sudah Selesaikan Audit Hambalang Jakarta, KP Setelah sempat tertunda berulang kali, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhirnya menyelesaikan penghitungan kerugian negara dalam kasus Hambalang. Kini, lembaga pimpinan BPK Hadi Poernomo itu tinggal sowan ke KPK dan DPR untuk menyerahkan berkas keramat itu. Apalagi, dijanjikan bakal ada kejutan dari laporan itu. Anggota BPK Ali Masykur Musa mengatakan kalau audit benar-benar sudah selesai. Sesuai dengan janji sebelumnya yang menjanjikan penghitungan bakal selesai setelah Idul Fitri. “Sudah selesai (penghitungan kerugian negara). Tinggal menunggu jadwal yang diberi DPR,” katanya saat dihubungi koran ini. Rencananya, BPK sudah diberi jadwal oleh DPR antara Rabu atau Kamis lusa. Sedangkan untuk KPK, Ali Masykur Musa

Bebas ............... hadirkan jelas mengungkapkan, penyerahan nikel kadar rendah tersebut sebagai aset daerah. Misalnya, Clayton Allen Wennas menyatakan, nikel merupakan milik PT Inco dan telah membayar iuran produksi kepada pemerintah RI sesuai UU yang berlaku. Lalu telah terjadi penandatanganan pengelolaan dan pemanfaatan ore nikel tapi secara fisik belum terjadi dan yang diserahkan adalah pengelolaan serta pemanfaatannya. “Artinya, ini memang bukan aset daerah dan pada hakekatnya, bukan milik daerah,” tegasnya. Nasruddin menjelaskan, pembelaan dan duplik yang diajukan, merupakan jeritan hati ASS yang meminta kebenaran dan keadilan melalui Majelis Hakim. “Kami berharap ASS bisa bebas, sebab dalam perkara yang didakwakan klien

menyebut pihaknya masih melakukan kordinasi kapan waktu yang tepat untuk penyerahan. Kemungkinan besar sama dengan DPR, yakni pada pekan ini. Saat disinggung soal kejutan dalam laporan itu, dia tidak bersedia untuk membocorkan. Dia hanya memberi kode kalau BPK tidak hanya menyerahkan data kepada DPR dan KPK. Kalau BPK konsisten dengan apa yang diucap sebelumnya, berarti data itu mengandung fakta baru di kasus Hambalang. “Tunggu hasil laporannya diserahkan,” kata Ali Masykur. Sebelumnya, dia pernah mengatakan kalau hasil penghitungan bakal mengungkap keterlibatan nama baru dan jumlah kerugian negara yang lebih besar dari audit sebelumnya. “Yang pasti ada kejutan,” katanya pada Juli lalu. Nah, kalau benar hasil audit itu selesai, KPK memastikan leluasa me-

kami memang tidak bersalah,” belanya. Sementara itu, Atto Sakmiwata Sampetoding di hadapan majelis hakim mengaku, sebagai seorang pengusaha ia sudah berusaha menjalankan dan mendirikan perusahaan sesuai prosedur yang ada. “Yang mulia, saya tidak mengerti dan bingung atas semua ini. Untuk apa saya bermain dan mengabaikan semua peraturan yang bisa menjebak diri saya sendiri. Saya sama sekali tidak paham dengan apa yang telah disampaikan JPU, saya ini seorang pengusaha yang beritikad baik, ingin membangun karena daerah itu mengalir dari leluhur kakek saya. Saya meminta majelis hakim bisa memberikan saya kebebasan karena memang merasa tidak bersalah. Selama ini saya sakit tapi sebagai warga negara yang baik, saya tetap mengikuti persidangan untuk mendapatkan keadilan,” curhat Atto di PN Tipikor Kendari. (cr1/cok)

nahan tiga tersangka kasus Hambalang yang kini masih bebas. Mereka adalah mantan Menpora Andi Mallarangeng, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan bekas Direktur Operasional PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mohammad Noor. Meski bukan satu-satunya alasan untuk menahan para tersangka, setidaknya hasil audit bisa membuat KPK yakin menahan. Sebab, lembaga antirasuah itu punya batas maksimal menahan tersangka hingga berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan. Apalagi, hasil audit yang digunakan di pengadilan harus ada audit resmi dari BPK. Wakil ketua KPK Bambang Widjojanto saat sosialisasi radio KPK di Jalan Sudirman Jakarta mengatakan sudah ada pertemuan antara kedua pimpinan. Namun, dia mengaku belum tahu pasti apa materinya. “Disinggung sedikit hasil itu (audit kerugian negara) minggu depan katanya,” ujar Bambang.

Pria yang akrab disapa BW itu kembali menegaskan pentingnya hasil audit dituntaskan supaya bisa segera member tahu ke masyarakat.”Dia tidak ingin KPK terus menjadi bulan-bulanan dengan dituding menunda penyelesaian kasus. Dia memastikan kalau semua sudah lengkap, bisa segera dilimpahkan ke pengadilan. “Nggak ada urusan. Kalau sudah lengkap ya apalagi. Ada banyak kasus antri,” tegasnya. Saat disinggung kapan para tersangka ditahan, dia belum tahu pasti. Sebab, BW mengaku belum diberi tahu penyidik kapan rencana penahanan termasuk pemeriksaan tiga tersangka yang kini masih bebas itu. Dihubungi terpisah, wakil ketua DPR Priyo Budi Santoso membenarkan adanya komunikasi dengan BPK soal penyerahan hasil audit. Namun, dia belum tahu pasti kapan pertemuan bakal dilaksanakan. “Sedang di jadwalkan waktunya, kalau tidak minggu ini paling lambat pekan depan,” katanya. (dim/bay)

11 Danrem ............. menilai, jajarannya sangat loyal dalam tugas dan penuh dedikasi. Ia juga menuturkan, meskipun tidak lama menjabat sebagai Danrem di Sultra, namun ia mendapat kesan baik dari seluruh masyarakat. “Hubungan yang selama ini sudah sangat baik, sejalan dan seiring, walaupun kadang ada perbedaan namun bisa diselesaikan dengan cara yang bagus sehingga tidak ada perselisihan. Karena tak bisa dipungkiri TNI lahir dari dan untuk rakyat. Jadi diharapkan seluruh unsur TNI yang berada di Korem, Kodim, maupun Babinsa terus menjaga keharmonisan dengan rakyat,” pesannya. Fadhilah menegaskan, untuk penanganan keamanan di daerah ini, peran besar masyarakat luas sangat diharapkan. Tak lupa pula ia berperan agar prajurit TNI selalu rutin melaksanakan pembinaan mental mengantisipasi pengaruh lingkungan yang tidak selalu menguntungkan. “Pembinaan mental harus selalu dilaksanakan sehingga prajurit dapat terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan TNI. Pesan saya, jadilah prajurit sejati dan bekerja giat untuk kepentingan rakyat, selalu berada di garis depan saat rakyat sedang susah. Jika hal tersebut ditanamkan kepada semua prajurit, maka tugas berat pasti akan terasa ringan,” wejang tentara ramah itu. (cr1/cok)


senin, 19 agustus 2013

iKlan

Kendari Pos


Langganan Dalam Kota Rp. 97.500,-

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

DEDI/KP

Warga binaan di Lapas Kendari ketika mengikuti upacara HUT RI, 17 Agustus lalu.

Sultra Butuh Lapas Khusus Narkoba

Kendari, KP Seketat apapun pihak Lapas dan Rutan di Kendari menjaga “wilayah” mereka dari masuknya Narkoba, tetap saja kebobolan. Razia polisi beberapa hari lalu membuktikan jika para warga binaan itu masih ada yang sempat mengkonsumsi Narkoba di dalam sel. Barang

123 Honorer K1 Sultra Dicoret

Kendari,KP Lebih dari 100 orang honorer kategori 1 di Pemprov Sultra kini harus gigit jari. Meski nama-nama mereka sudah masuk di listring BKD Sultra sebagai calon PNS “bebas tes”, tapi begitu sampai di Kementrian PAN dan RB serta verifikasi dari BAKN, mereka ternyata tak layak. Dari 221 yang diusulkan, hanya 98 orang yang terakomodir dan layak mendapat tiket gratis jadi PNS di Pemprov. Nah, pekan lalu, belasan orang honorer K1 yang gagal itu kembali dating ke kantor gubernur guna mempertanyakan nasib mereka yang tak kunjung ada kabar bagus. Mereka minta kepastian bagaimana kelanjutan karir mereka jika tidak diterima kali ini. Kekhawatirannya, jangan sampai tahun depan tidak mendapatkan kuota itu. “Jangan sampai tahun 2014 nanti, tidak ada lagi kebijakan soal K1 seperti ini karena presiden sudah ganti. Makanya kita butuh kejelasan,” kata seorang honorer yang enggan menyebut identitasnya. Menanggapi hal itu Kabag Humas Pemrov Sultra, Kusnadi menjelaskan Gubernur Sultra

akan berupaya memfasilitasi hal ini dengan pemerintah pusat. Utamanya, bagi para honorer KI yang belum terakomodir tahun ini. “Penentuan kuota tahun ini jelas sudah tidak mungkin karena sudah ada kuotanya, yakni 98 orang. Jelasnya, akan diupayakan mereka yang belum jadi PNS itu,” kata Kusnadi. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo. Menurut politisi PKS ini, pihaknya siap memback up jika ada honorer KI merasa ada yang janggal dalam proses penetapan kelulusan PNS itu. “Kami siap back up kalau ada honorer yang melapor soal itu. Apalagi kalau ada indikasi suap tentu itu tidak dibenarkan,” ujar Yaudu. Meski begitu, ia mengaku pihaknya juga tidak akan tutup mata dengan persoalan itu. Biar bagaimanapun itu menyangkut hak para honorer itu. “Sebenarnya kita selalu himbau masyarakat supaya tidak terpengaruh dengan hal seperti itu. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming mau diluluskan karena pada akhirnya juga tidak lulus,” jelasnya.(cr3)

bukti zat terlarang itu memang tak ditemukan, tapi hasil tes urine membuktikan itu. Makanya muncul ide, para tahanan kasus Narkoba harus terpisah dan dibuatkan sel khusus. Apalagi, tahanan kasus Narkoba terus bertambah tiap tahunnya. Akibatnya, tahanan Narkoba rutan dan lapas kini

sudah melampaui kapasitas. Di Lapas Klas IIA Kendari jumlah tahanan narkoba saat ini ada 99 orang. “Warga binaan untuk kasus narkoba yang ada di lapas saat ini yakni sebanyak 99 orang, laki-laki sebanyak 80 orang dan perempuan 19 orang. Padahal idealnya tahanan narkoba untuk lapas kami hanya 45 orang,”

kata Kepala Lapas Klas II A Kendari, Lukman Amin. Katanya, dengan jumlah yang ada saat ini, pihaknya tidak maksimal memberikan pembinaan kepada tahanan dengan kasus narkoba. Sebab

Baca Napi di Hal 14

Mabuk, Warga Imigran Aniaya Sopir Taksi Kendari, KP Keberadaan para imigran gelap di Kota Kendari sudah makin tak terkontrol ulahnya. Selain bebas berkeliaran di tempat-tempat umum tanpa identitas lengkap, mereka malah sudah berani melakukan tindak kejahatan. Seorang warga berkebangsaan Iran bernama Sam Resa Saheri, Kamis lalu, (15/8) menganiaya seorang sopir taksi dan merusak merusak mobilnya. “Warga Iran itu telah amankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia menganiaya sopir Agung Taxi bernama Andi Fahrul Rasid dan merusak satu unit mobil yang melintas,” ungkap AKBP Anjar Wicaksana, Kapolres Kendari saat ditemui, akhir pekan lalu (17/8). Kala itu, sekitar pukul 20.00 wita, sejumlah pendatang haram itu terlihat di depan Swiss Bell hotel, Kendari. Seorang anak mengamen bernama Adi mendatangi kelompok imigran ini sembari memainkan musik di tangannya. Kehadiran Adi ternyata mengganggu warga asing ini, hingga akhirnya ia diusir. Tiba-tiba melintas satu unit mobil taxi dan WNA ini

langsung mendang kaca mobil itu, sehingga pecah. “Melihat mobil temannya rusak, Fahrul Rasid juga langsung parkir dan mempertanyakan kenyadian itu. Tapi para WNA ini langsung memukulnya, sehingga korban mengalami luka pada kepala bagian belakang. Para Imigran ini sedang mabuk,” jelas mantan Kapolres Konsel itu. Kepolisian langsung datang di TKP dan menangkap pelaku, sehingga kini telah mendekam di tahanan Mapolres Kendari. Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Agung Basuki menegaskan bahwa WNA ini telah melanggar hukum di Indonesia, sehingga tidak ada toleransi. Pihaknya akan segera menyurat pada Kedutaan besar (Kedubes) Iran, memberitahukan perkait warganya yang melakukan tindak pidana. “Ancaman maksimal 4 penjara,” tegas Agus Basuki, mantan Kasatreskrim Polres Kolaka itu. (m1)

BASYARUN/KP

Dalam kondisi mabuk, imigran asal Iran ini menganiaya seorang sopir taksi. Ia kini ditahan polisi.

Musaddar Turun Jalan Kutuk Tragedi di Mesir DEDI/KP

Para petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api yang menghanguskan sebuah gudang aksesoris mobil di Jalan La Ode Hadi, Kendari, kemarin.

Gudang Toko Aksesoris Mobil Terbakar Kendari, KP Kebakaran kembali terjadi di Kota Kendari Minggu (18/8) sore kemarin. Kali ini menimpa sebuah gudang toko penjualan aksesoris mobil di Jalan La Ode Hadi Kelurahan Bende, Kadia. Tak ada barang yang bisa terselamatkan karena semua dilahap api. Sejauh ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apa penyebab terjadinya kebakaran karena tak ada aliran listrik di gudang tersebut. Akibat kejadian itu, akses lalulintas

di lokasi macet total, sebab masyarakat berbondong-bondong berdatangan guna menyaksikan terjadinya kebakaran. Tim pemadam kebakaran beserta aparat kepolisian tak bekerja dengan leluasa karena warga telah terlebih dulu mengepung lokasi kebakaran hanya untuk melihat secara dekat. Dari penututran saksi mata, jika kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, tiba-

Baca TerbaKar di Hal 14

Kendari,KP Tragedi berdarah yang terjadi di Mesir saat ini menuai banyak reaksi, tidak terkecuali di Indonesia, khusunya di Sultra. Sebagai bentuk simpati dan dukungan pada rakyat Mesir, 12 elemen masyarakat Kota Kendari berunjuk rasa meminta agar pemerintah Mesir menghentikan tindakan kekerasan pada rakyatnya sendiri. Sekaligus mengembalikan kedaulatan negeri pada pemimpin yang sah. Pendiri Semai Intelektual Muda (SIM) Sultra, Musadar Mappasomba, yang turut tergabung dalam gerakan itu menjelaskan dukungan yang diberikan pada masyarakat Mesir bukan tanpa alasan. Rekam je-

jak perjalanan sejarah menunjukan ada hubungan emosional yang kuat antara kedua negara. “Secara historis Mesir adalah salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia. Jadi apresiasi serupa juga mestinya kita berikan pada mereka dikala terjadi tragedi seperti ini,” ujarnya. Bukan hanya itu, dalam konteks hubungan persaudaraan sesama muslim, Musadar mengaku tak ada batasan teritorial untuk itu. Sehingga dimanapun berada, kalau ada umat Islam yang tertindas harus dibantu. “Dipertanyakan keimanan seseorang jika membiarkan saudaranya menderita sementara dia kondisi nyaman,” ujarnya. Atas tragedi yang menimpa

rakyat Mesir, Musadar mengutuk keras. Menurutnya, apa yang dipertontonkan pemerintah saat ini tidak menunjukan pemerintahan yang beradab. Bahkan menunjukan suatu bentuk penghianatan terhadap masyarakat sendiri dan nilainilai demokrasi yang selama ini di agung-agungkan. “Apa yang terjadi di Mesir menjadi pertanda bahwa kelompok-kelompok tertentu, tidak akan pernah Ridho Islam berjaya dengan nilai-nilai agung yang dibawanya. Sekaligus membuka belang para negara superpower bahwa mereka menggunakan standar ganda dalam menerapkan prinsip demokrasi,” jelas Musadar, berapi-api. Aksi yang dilakukan start

Masjid Agung Alkautsar menuju bundaran Mandonga. Tak hanya orasi, massa aksi juga melakukan penggalangan dana pada seluruh pengendara yang lewat. Dana hasil donasi itu nantinya akan disalurkan pada masyarakat Mesir lewat organisasi Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) yang sudah mendapat legalisasi sebagai salah satu lembaga kemanusiaan Internasional.” Ketua IKADI Sultra, Dr.Amirudin Rahim juga punya pandangan serupa. Menurutnya, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Mesir harus menjadi pembelajaran berharga bagi segenap umat Islam dimana

Baca TrageDi di Hal 14


Metro

14 Napi... pembinaan dan pengawasan yang diberikan kepada narapidana kasus narkoba berbeda dengan dan kasus lainnya. “Untuk kasus narkoba diberikan pembinaan khusus, tidak bisa dicampur dengan tahanan yang lain sehingga kami juga kadang merasa kesulitan untuk memberikan pembinaan,” ujarnya usai Upacara bendera di Lapas akhir pekan lalu. Lukman berharap ke depannya bisa dibangun lapas khusus narkoba, sehingga tahanan narkoba bisa lebih terarah dalam mendapatkan pembinaan dan tidak bercampur dengan tahanan lainnya. “Semestinya ada bangunan khusus yang disediakan, untuk menampung napi yang tersandung kasus narkoba. Suapaya bisa dipisahkan dengan Narapidana lainnya,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sultra, Dra. Sarlotha Merahabia menjelaskan, dengan maraknya kasus narkoba di Sultra, seharusnya bangunan khusus pelaku penyalagunaan segera didirikan. “Dari tahun ke tahun jumlah terpidana narkoba

menunjukkan peningkatan yang sangat siginifikan sehingga sangat dibutuhkan Lapas khusus narkoba,” ujarnya. Saat ini, ada sekitar 300 orang napi maupun tahanan kasus narkoba yang menjadi penghuni enam rutan dan lapas di Sultra. Jumlah tersebut dipastikan bertambah karena masih banyak tersangka narkoba yang masih menjalani masa tahanan pada tingkat penyidik kepolisian. Tersangka maupun terpidana kasus narkoba ditahan secara terpisah pada Lembaga Pemasyarakatan khusus, karena pembinaan dan penanganannya tidak sama dengan nara pidana pada umumnya. Gelar Upacara 17 Agustus lalu, pihak Lapas Kendari juga menggelar upacara, hanya saja digelar lebih pagi yakni pukul 07.30 Wita. Seluruh petugas dan narapidana di Lapas ikut serta. Upacara juga diikuti oleh Kapolda Sultra, Kajati Sultra, Danrem 143 Haluoleo, serta Danlanud. Gubernur Nur Alam bertindak selaku komandan upacara. Kalapas Klas IIA Kendari melalui Kasi Bimbingan Narapi-

dana Herianto menjelaskan penyelenggaraan peringatan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan setiap tahun, peringatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan rasa nasionalisme sebagai bangsa yang merdeka di lingkup Lapas. Sementara, Kata Herianto, 3 narapidana yang mendapatkan remisi bebas, namun 2 dari 3 tak langsung dibebaskan, karena mereka belum memenuhi aturan seperti membayar denda. Sehingga mereka yakni Muslimin dan Rizal harus kembali menghabiskan masa tahanannya yang masih tersisa 2-3 bulan. “Denda yang mesti mereka bayar itu sekitar 60 juta. Akibat belum bayar denda sehingga mereka harus menghabiskan sisa kurungannya. Sementara satu Napi yang juga ikut bebas yakni Sumaniar, kemungkinan sudah bebas, sebab yang bersangkutan beberapa pekan lalu telah dipindahkan di Rutan Klas IIA Kendari. Tapi remisi bebasnya diajukan di Lapas,” jelasnya. (cr1)

Tragedi... pun berada, termasuk di Kendari. Bahwa sangat jelas, banyak pihak yang menginginkan Islam itu tidak menjadi panutan lagi sehingga den-

Terbakar... tiba saja gumpalan asap keluar dari dalam rumah. Sehingga warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kebakaran dibuat panik, dan berusaha mengelurkan barang-barang mereka dari dalam rumah, karena takut api menjalar mengahanguskan tempat tinggal mereka. “Saat lihat api, kami langsung berusaha memadamkan api dengan cara manual, tapi apinya cepat menjalar sehingga gudang tersebut hangus terbakar,” kata saksi yang tak menyebutkan identitasnya itu. Enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memdamkan api. Sekitar 30 menit api berhasil dipadamkan. Pemilik gudang Sentral Variasi,

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

gan beragam cara dicarikan jalan supaya hancur. Beberapa elemen yang tergabung itu diantaranya, Semai Intelektual Muda (SIM) Sultra, Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Kend-

ari, BKMT Kota Kendari, Yayasan Amal Shaleh, Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sultra, IQro Club Kendari, dan lainnya. Sekitar 700-san simpatisan turut ambil bagian dalam aksi itu. (cr3)

Dahlan (38) menjelaskan, gudang tersebut merupakan penampungan sisa-sisa barang yang berasal dari toko induk yang berada di seputaran pasar baru. “Saya tidak tau juga apa penyebab kebakaran, sebab tak ada yang tinggal bahkan tak ada listrik. Namun gudang ini memiliki pintu masuk dari arah belakang sehingga orang bisa keluar masuk di dalam gudang tersebut. Bisa saja api berasal dari puntung rokok yang dibuang seseorang yang baru saja masuk dalam gudang,” duga Dahlan. Dahlan menyebutkan jika gudang itu, kini menjadi tempat penyimpanan barang seperti bak mobil, jok mobil, fariasi mobil, tabung feron yang kosong, dan Roll bar. jika ditaksir harganya mencapai sekitar Rp. 15 juta.

“Tempat ini mudah terbakar, soalnya banyak barang-barang plastik, ditambah lagi bangunannya hanya terbuat dari papan saja. Jadi besar kemungkian jika ada api sekecil apapun, maka api akan cepat merambat,” sesalnya. Di tempat yang sama Kapolsek Baruga AKP Sudirga menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara belum bisa disimpulkan penyebab kebakaran, apakah dikarenakan puntung rokok atau tidak. Karena tidak ada saksi yang menyebutkan secara detail adanya orang yang baru masuk di dalam gudang itu sebelum terjadinya kebakaran. “Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran gudang ini. Untuk penyebabnya, kami masih melakukan penyelidikan,” tandas pengganti AKP Derry Indra itu.(cr1)


Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Kendari Target PAD 300 Persen Kendari, KP Pemerintah Kota Kendari, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2014 nanti mencapai 300 persen. Optimis ini disampaikan langsung Walikota Kendari akhir pekan lalu. Ia menargetkan demikian mengingat per satu Jaunuari mendatang, seluruh pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan dikelolah langsung oleh pemerintah Kabupaten/Kota. “Pada tahun 2014 nanti PBB, sesuai Undang-Undang nomor 28 tahun 2013 akan dikembalikan pengelolaannya kepada pemerintah Kabupaten/Kota. Saya melihat ini sebagai peluang, untuk meningkatkan Pendapatan daereh, apalagi di Kota Kendari saya melihat memiliki tingkat pendapatan pajak sangat banyak,” kata walikota Kendari DR Ir H Asrun, akhir pekan lalu, usai mengukuhkan Paskibraka di Aula Bertakwa, Kota Kendari. Walikota berharap dengan dikembalikannya pengelolaan pajak ke daerah bisa terjadi peningkatan yang signifikan pendapatan daerah. “Saya sudah memerintahkan kepada petugas pendataan untuk meng-update data, agar menghasilkan data yang valid, kita menarget pendapatan paska pengembalian pengelolaan PBB ini, pendapatan kita bisa meningkat hingga 300 persen untuk tahun 2014,” yakinnya. Pasangan Musadar Mappasomba ini, juga mengharapkan ada pendataan secara baik dan teliti terkait persoalan pajak ini, sehingga saat hasilnya maksimal serta sesuai dengan fakta lapangan yang ada, serta dibutuhkan tenaga yang berkompeten, jujur dan bertanggungjawab untuk menghindari berbagai bentuk penyelewengan.(p2)

Metro

15

Pencuri Lintas Kabupaten Diciduk Kendari, KP Jajaran Polres Kendari berhasil menangkap empat tersangka pencuri spesialis suku cadang alat berat akhir pekan lalu, (17/8) sekitar pukul 00:00 Wita di dua tempat berbeda. Mereka adalah Kasman (40), Wahyudi (24) dan Kasil (38) yang ditangkap di Lorong Simbo, Baruga. Dari pengembangan kemduian polisi menangkap Amir (32) di kediamannya, di Lorong Lasolo, Kecamatan Kendari. Kata Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Agung Basuki, penangkapan itu, berawal dari laporan masyarakat Simbo yang curiga dengan gerak-gerik para tersangka. Saat akan ditangkap, para maling ini sempat melarikan diri namun bisa dibekuk setelah 30 menit dikejar. “Kami mengamankan barang bukti hasil curian seperti mesin dompeng pencetak batu bata, dua buah Akki, satu mesin mobil Fuso yang enam roda, gigi matahari mesin excavator, satu buah saringan solar truk, mesin pompa air termasuk satu unit mobil rentalan xenia DK 1840 AY serta satu set kunci,” jelas mantan kasatreskrim

Empat tersangka pencuri spesialisasi suku cadang alat berat bersama barang bukti. DEDI/KP

Polres Kolaka itu. Dari pengakuan tersangka, barangbarang itu dijarah di beberapa kabupaten yakni Kota Kendari, Bombana dan Konawe Selatan. Barang-barang berharga mahal itu kini sedang dicari siap pembelinya. “Kami curi saat malam, bergerak mulai 4 hari sebelum lebaran. Alat-alat excavator itu kami ambil di wilayah tambang di Bombana. Kalau mesin fuso itu, kami ambil di Wolasi, Konsel juga sedang parkir karena rusak, yang lainnya di Kota Kendari,” aku Amir yang bertu-

gas sebagai sopir. Para pelaku berbagi peran saat beraksi. Kasman mencari target, Karil jadi mekanik karena mahir membuka baut-baut mobil, Wahyuddin berperan jadi sopir, dan Amir berperan sebagia pencari pasaran. Aksi mereka selama ini berjalan mulus, sebab Kasman mengaku sebagai seorang anggota TNI, karena dalam dompet yang ia gunakan terdapat beberapa identitas prajurit TNI, Kasman juga kerap menggunakan kostum TNI guna menggelabui masyarakat. “Belum ada yang kami jual.

Kalau alat excavator itu sudah dapat pelanggannya dan akan di jual Rp 13 juta. Tapi keburu ditangkap. Rencananya, kalau sudah laku, akan bagi hasil,” kata tersangka lainnya Kasman. Agung Basuki mengaku saat ini, sejumlah korban pencurian sudah ada yang melaporkan kehilangannya. Sedangkan dicurian dari wilayah Bombana dan Konsel, telah dikoordinasikan dengan penyidik Polres masing-masing dan akan datang melakukan interogasi. “Kami masih terus melakukan pengembangan. Jangan sampai masih ada TKP dan barang bukti lain dari peristiwa ini. Para tersangka melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara,” aku Agung Basuki. (m1)


Edukasi

18

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Anggaran Pendidikan

2014, Naik Lagi Jakarta, KP Anggaran pendidikan pada 2014 meningkat menjadi Rp 371,2 triliun. Alokasi ini naik 7,5 persen jika dibandingkan dengan anggaran pendidikan tahun ini sebanyak Rp345,3 triliun. Demikian terungkap dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2014 dan Nota Keuangan pemerintah yang disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Senayan, Jakarta Jumat (16/8).

“Alhamdulillah kita dapat memenuhi amanat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Kita bersyukur dari tahun ke tahun alokasi anggaran pendidikan dapat terus kita tingkatkan,” kata SBY. Presiden SBY mengatakan, alokasi anggaran di Kemdikbud dan Kementerian Agama diarahkan untuk meningkatkan mutu akses dan pemerataan pelayanan pendidikan yaang bertujuan untuk mengakselerasi pembangunan sumber daya manusia.

“Untuk itu, mulai tahun pelajaran 2013/2014 (program) Wajib Belajar 9 tahun atau jenjang pendidikan dasar ditingkatkan ke jenjang pendidikan menengah melalui program pendidikan menengah universal atau PMU,” katanya.? Hal ini, kata Presiden, dimaksudkan, agar anak-anak Indonesia pada usia 16-18 tahun pada tahun 2020 nanti minimal 97 persen berpendidikan menengah. Apabila tanpa program PMU maka angka tersebut baru dicapai pada tahun 2040.(fat/jpnn)

1.215 Anak Putus Sekolah Lubuklinggau, KP Data yang dilaksanakan satuan tugas (satgas) pendidikan kota Lubuklinggau, mencatat sebanyak 1.215 anak di dalam kota Lubuklinggau, putus sekolah. “Data ini sendiri kita ambil dari tingkatan RT, kemudian kelurahan hingga kecamatan,” jelas kepala dinas pendidikan kota Lubuklinggau, Abdullah Matjik, seperti diberitakan Sumatera Ekspres (Kendari Pos Group). Dijelaskannya, dari 1.215 anak putus sekolah tadi. Diantaranya 593 pada jenjang sekolah dasar (SD), 1 anak pada tingkat SLB, 462 anak pada tingkatan SLTP dan 159 anak yang semestinya duduk pada tingkat SLTA. “Data sudah kita klarifikasi dan kita laporkan pada pemerintah kota Lubuklinggau,” jelasnya. Dia menyatakan disdik

dalam waktu dekat juga akan mengadakan pertemuan dengan 1.215 anak yang putus sekolah tersebut. “Ini kita laksanakan untuk menindak lanjutirencanaagarpendidikanmerekakembali dapat diteruskan sesuai dengan tingkatan dan masing-masing bidang,” ujarnya. Pihaknya juga akan melakukan perencanaan terhadap anak putus sekolah, agar kembali sekolah di dekat mereka tinggal. Bahkan sejauh ini sudah ada beberapa anakyangdisalurkan untuk dapat menimba ilmu pada sekolah terdekat. Pun demikian, sudah tentu tidak semua anak yang ingin kembali duduk di bangku sekolah. Ada be-

berapa anak yang menolak untuk melanjutkan pendidikan mereka. Pihak disdik sendiri terus mencari solusi, antara lain dengan mengikutsertakan anak tadi pada program paket belajar A, B dan paketC.“Kita berterima kasih kepada pihak yang terlibat. Karena atas bantuan mereka kita bisa mendapatkan data autentik,” terangnya. Rencana kedepan pemkot akan menganggarkan dana bantuan khusus kepada 1.215 anak yang putus sekolah. (IOL)

Marching Band SMAN 1 Kendari warnai jalan santai, kemarin (18/8)

ulfah/KP

SMAN I Kendari

Rayakan HUT, Gelar Jalan Santai Kendari, KP Peringatan HUT ke 53 SMAN I Kendari tahun 2013, diawali dengan jalan santai yang diikuti ribuan siswa dan alumi mulai alumni tahun 1965. Jalan santai yang telah menjadi agenda wajib setiap perayaan milad SMAN 1 Kendari, kali ini dimeriahkan dengan tampilan marching band, serta yel-yel para siswa yang mengenakan kostum dan aksesoris unik. Kepala SMAN I Kendari, Basri Madjid mengatakan saat kepemimpinannya yang akan berakhir Oktober, dirinya telah membenahi laboratorium MIPA dan komputer serta perpustakaan. Saat ini, SMAN I Kendari dalam pembinaan untuk mengikuti Adiwiyata tahun 2014. “Masih ada rencana yang saya titipkan kepada penggantiku, yaitu merubah tanggul menjadi tribun olahraga. Selain itu Insya Allah lobi anggaran komite sekolah, senilai Rp 3 miliar untuk kelas lantai 2 terealisasi,” terang Basri Madjid. Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN I Kendari, Mahmud Hamundu mengungkapkan keberhasilan para alumni saat ini menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa untuk mencapai keberhasilan lebih. “Saya yakin, para siswa dan alumni SMAN I Kendari akan melakukan hal

lebih ditengah-tengah masyarakat, tidak heran sekolah ini tetap menjadi sekolah terfavorit di Sultra,” ungkapnya. Hal senada disampaikan Ketua Komite SMAN I Kendari, H Sidiq. Katanya, pencapaian nilai ujian akhir nasional (UAN) yang memuaskan telah diukir SMAN 1 Kendari dengan nilai tertinggi 1,2,3,4 dan 10, jelas itu bukti prestasi. Begitu pula tujuh siswa SMAN I Kendari dari total 10 perwakilan Sultra di ajang olimpiade sains tingkat nasional, lagi-lagi merupakan bukti nyata kualitas para siswa. “Karena itu saya heran jika ada yang bertanya masuk di SMAN I Kendari hanya karena pernah berstatus SMA RSBI. Ingat kualitas pendidikan tentunya harus dibarengi biaya yang memadai,” bebernya. Peringatan HUT ke-51 SMAN I Kendari akan berlanjut dengan konser Fatin-X Factor Pukul 19.00 wita di GOR Kendari. (fas)


Kampus Hari Ini, Dies Natalis XXXII UHO

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Pengukuhan Guru Besar, Penyerahan Penghargaan dan Beasiswa

Kendari, KP Setelah melalui berbagai kegiatan, puncak perayaan Dies Natalis XXXII Universitas HaluOleo (UHO) dilaksanakan hari ini (19/8) di Auditorium Mokodompit, Kampus Baru. Seperti tahun sebelumnya, perayaan hari jadi UHO selalu ditandai dengan upacara

senat terbuka yang dipimpin ketua senat. Dies Natalis UHO 2013 pun dirangkai dengan berbagai kegiatan penting lainnya, seperti laporan tahunan Rektor UHO, pengukuhan Dr. Sahidin, M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Kimia Bahan Alam pada FMIPA, penyerahan penghargaan dosen

berprestasi, pelatih berprestasi, penerima bantuan SPP serta penyerahan simbolik beasiswa Ifishdeco. “Tahun ini, perayaan Dies Natalis UHO memang dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan. Termasuk penutupan Prodi Expo UHO juga direncanakan tanggal 19 Agustus.

19

Nantinya, akan ada pengumuman stand Prodi terbaik hasil evaluasi tim juri yang dipimpin Rektor UHO sendiri. Harapannya, semoga kegiatan expo hingga puncak acara dies bisa berlangsung aman dan nyaman,” harap Kepala Humas UHO, Muh Alimarhadi, S.Pd., M.Pd. (lia)

Guru Besar Adu Argumen Kendari, KP Prodi Expo UHO tak hanya menampilkan produk kreativitas mahasiswa dan dosen pada masingmasing Prodi. Pameran yang diikuti 70 Prodi ini, juga diramaikan dengan debat ilmiah para guru besar dilingkup univesitas yang hari ini merayakan miladnya yang ke 32 tahun. Saat debat, masing-masing profesor memaparkan gagasan yang bertajuk Pengembangan Kawasan Indonesia Timur, dalamBingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para profesor yang terlibat dalam debat, adalah La Rianda, Weka Widayati, Sahidin, Nasrudddin Sayuti, La Ode Muh. Aslan, Murjani Kamaludin, La Ode Said Marafat, La Iru, Syarif, La Ode Harafah, Buyung Sarita, Onu La Ola, Muntaha, Djufri Dewa, Faad Monde, dan La Karimuna. Masing-masing guru besar itu, menyampaikan ide yang berkaitan dengan tema dengan alokasi waktu 5 menit. Selanjutnya, sesi tanya jawab, yang dimulai dengan moderator, tim juri, dan dosen, yang menyaksikan debat ilmiah itu. Selama diskusi, gagasan dan lontaran pertanyaan dari moderator, dewan juri, dan dosen, dijawab oleh mereka, dan dinilai dari tim dewan juri diantaranya, H. Usman Rianse, Ir. H. La sarapa, Ir. H. Sahta Ginting, dan Nur Nasry Noor. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 1 jam. Rektor UHO, H. Usman Rianse,

Guru besar UHO saat terlibat debat ilmiah yang merupakan bagian dari pelaksanaan Prodi Expo UHO 2013.

Yusuf/kp

mengatakan, debat gurubesar dilakukan untuk menguji kesiapan mereka, inovasi berpikir dalam keadaan sempit, kemudian melahirkan gagasan-gagasan yang baik, bagi pengembangan kawasan Indonesia, khususnya Kawasan Indonesia Timur. Guru besar merupakan level tertinggi dari sisi akademik. Mereka harus memiliki pengetahuan transdisipliner, memiliki pengembangan ilmu yang luas, dan wawasan yang cerdas. Seorang profesor, tidak bisa hanya mengembangkan dirinya sebagai orang-orang yang tergantung pada bidang ilmunya atau bidang

yang serumpun, tetapi harus memiliki pengetahuan transdisipliner. Berdasarkan hasil debat yang dinilai oleh tim juri, Menurut, Usman Rianse, ada beberapa karakter yang ditunjukan oleh masing-masing g u r u b e s a r. A d a y a n g g a g a p, emosional, tapi ada j u g a y a n g tidak

lepas kertasnya saat menjelaskan atau yang biasa pake konsep. Melalui kegiatan seperti ini watak dan karakter mereka terlihat. “Saya hanya ingin menambah keterampilan pentas mereka, dosen itu entertaiment. Jadi guru besar itu, dituntut oleh masyarakat, untuk lebih banyak tau, baik dirinya, maupun lingkungannya. Dinamika mereka sangat ditentukan karakteristik mereka. Ada juga profesor hanya dikugkung oleh profesi mereka. Saya ingin mereka menunjukan ketegasan, ketika diberikan pilihan, setuju atau tidak setuju. Seorang ilmuwan itu harus memastikan dengan pasti,”

ungkap Rektor. Jadi, seorang guru besar, tidak hanya bisa menjelaskan didepan kelas, tetapi pada saat diperhadapkan dalam pentas seperti ini mereka harus bisa. Pengaruh situasi itu sangat menentukan psikologi. Intinya, guru besar tidak hnaya menjadi profesor yang hanya dikungkung oleh lingkungan sendiri. Namun, harus ada ide-ide baru yang dihasilkan melalui gagasan. Adapun hasil debat, peserta yang menduduki kategori terbaik atau juara 1 diraih La Ode

Muh. Aslan. Dia menyampaikan k aw a s a n I n n d o n e s i a b a g i a n timur adalah kawasan tertinggal dari bagian barat. baik dari segi sumber daya manusia, sumber daya alam, ekonomi, dan kawasan lingkungan. Dan Sultra merupakan bagian dari kawasan yang tertinggal itu, yang membutuhkan sentuhan, untuk pengembangan daerah. “Pemerintah Sultra, hanya memperhatikan sektor pertambangan,” ujar Aslan, saat memaparkan konsepnya, dihadapan dewan juri dan dosen. (p1/p3)


20

Xpresi Merah Putih Teruslah Berkibar...

Immha Caem

Mengenang jasa2 mreka

Echy alfauzia

kalau sya sih pastinya mengibarkan bendera merah putih :) yg pastinya itu momen paling istimewa lah ;D

Bionda Momahe Puenotukono Isanday Ondapurwanto@yahoo. co.id Sman 1 sampara Klw sy ikut dlm paski,dan menyanyikan lagu Hening cipta agar mreka tenang,,

azdhart al-khallhyl alkhatrhy Dasmir SMaN 1 POLEaNG dengan belajar keras agar orang tua dan bangsa indonesia bangga

Gak terasa yah, udah 68 tahun kita menikmati kemerdekaan dari penjajah. Kebayangkan gimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan? semua dikorbankan, bukan cuma harta benda, tapi nyawa juga menjadi taruhan demi mengibarkan sang merah putih di tanah air.. luar biasa banget khan guys.. Sekarang sech kita udah enakan tinggal di negara Indonesia yang udah merdeka. Apalagi zaman udah semakin maju, semua hal yang kita inginkan dapat diperoleh dengan cepat tanpa harus nunggu waktu yang lama. Jangan sampai terlena sob.. coba dech diingat, kalian udah nyumbang apa nih tuk ngisi kemerdekaan? Di zaman kemerdekaan ini, kita emang gak perlu lagi pikul senjata, mengangkat bambu runcing dan meneriakkan kata perang, coz..itu udah berlalu, en kita semua berharap en berusaha agar hal serupa tidak terulang lagi..gak mau kan kembali jadi negara jajahan? nah kalo kalian pada gak mau, ayo dech mulai dari sekarang kita bangkit en berbuat untuk mengisi kemerdekaan aghar sang merah putih terus berkibar di bumi pertiwi ini. Tentunya dengan melakukan

hal-hal yang positif donkkk..yup, terutama nih bagi kalian yang masih berstatus pelajar. Mumpung masih muda, coba dech kembangkan skill, en asah terus kemampuan kalian, tingkatkan prestasi untuk memajukan negara kita. Kita jangan mau selalu diremehin ama negara lain, tunjukkan kualitas kita, dengan begitu negara lain akan tau meskipun negara kita pernah dijajah ratusan tahun, tapi sekarang kita sudah bangkit en memiliki power yang gak boleh dipandang remeh. Buktikan kalau kita mempunyai kualitas sumber daya manusia yang handal. Kita memiliki sumber daya alam yang kaya, malu donk kalau kekayaan bumi Indonesia terus dimanfaatkan oleh negara lain. Untuk mengisi kemerdekaan ayo dech kita belajar dengan giat, tingkatkan prestasi agar kelak negara yang kita cintai ini gak malu memiliki generasi yang memiliki kualitas mumpuni..hehehe.. sobat xpresi mampukan menunjukkan prestasi? Dirgahayu RI ke 68.. merdeka..merdeka.. (fya)

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Membuat Ortu Bangga

Isi Kemerdekaan dengan Prestasi

Aku pribadi, sangat bangga dengan para pahlawan kita yang rela berkorban demi kemerdekaan negara Indonesia. Merebut kemerdekaan udah dilakukan, kita sebagai generasi penerus, tinggal mempertahankan negara ini agar gak direbut atau dijajah secara halus. Sampe sekarang, saya sech belum mampu untuk mengharumkan nama Wahyu Anis Indonesia, yang coba (Mahasiswi Kesmas Unhalu) saya lakukan saat ini adalah bagaimana membuat orang tua saya bangga terhadap saya. Bukan hanya dalam prestasi tapi dalam bertingkah laku, sebab dengan begitu kita juga sudah menunjukkan kalau kita adalah generasi penerus yang bisa diandalkan. Caranya yah..dengan mematuhi perintah orang tua, gak suka membantah apa yang diperintahkan orang tua, dan tak lupa pula kita selalu berdoa kepada yang maha kuasa, karena berkat ortu kita, kita bisa hidup dan bisa merasakan nikmat artinya suatu kehidupan. (fya)

Gak mudah merebut kemerdekaan sobat xpresi..dan itu udah dilakukan oleh pahlawan kita pada zaman penjajahan dulu. Semuanya mereka korbankan untuk negara kita, so itu jangan disia-siakan. Sebagai generasi penerus, sudah menjadi kewajiban kita untuk meneruskan citacita para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan. Caranya gimana? nah kalian harus belajar yang giat agar Makmur S. Pd, M. Pd cita-cita kalian (Sekretaris Diknas Kota Kendari) untuk mengharumkan nama bangsa dapat tercapai. Sulit merebut kemerdekaan, tapi gak mudah juga untuk mengisi kemerdekaan ini sob. So, sudah sepatutnyalah kita menghargai jerih payah dan pengorbanan para pahlawan yang telah meproklamirkan kemerdekaan dengan prestasi gemilang dibidang ataupun keahlian yang kita miliki. Ayo bangkit tunjukkan bahwa kalian bisa.. (fya)


Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

21

Rodgers Senang Cara Liverpool

MU Permalukan

Swansea

AFP PHOTO / IAN KINGTON

Striker Manchester United, Robin van Persie saat melawan Swansea City, di Stadion AFP PHOTO / IAN KINGTON Liberty, Swansea

Jawara bertahan Manchester United mengawali usahanya untuk mempertahankan gelar Premier League dengan sempurna setelah mempermalukan Swansea City 4-1 di Liberty Stadium, Sabtu (17/8). TUAN rumah langsung memegang kendali permainan yang dikreasi oleh dua gelandang anyar mereka, Jonjo Shelvey dan Jose Canas. Swansea sempat mencetak

gol lewat Michu, namun sayang dianulir karena pemain asal Spanyol itu sudah terperangkap offside. United akhirnya bisa membuka keunggulan lewat bintangnya,

Baca MU di Hal 22

AFP PHOTO / ANWAR MUSTAFA

SELAIN kemenangan di laga pembuka Liga Inggris, satu hal lagi yang bikin senang manajer Liverpool, Brendan Rodgers, terkait manuver klub untuk menuntaskan masalah Luis Suarez. Liverpool membuka kampanye Premier League 2013/2014 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Stoke City di Anfield, Sabtu (17/8) malam WIB. Gol diciptakan Daniel Sturridge. Kemenangan yang disambut suka cita karena ini adalah pertama kalinya Liverpool memenangi laga pembuka setelah terakhir tahun 2008 dan juga kemenangan pertama di kandang pada laga pembuka setelah 13 tahun lamanya. Start bagus yang dilakoni Liverpool ini penting mengingat mereka butuh hasil positif untuk memompa semangat tim. Satu kabar baik lainnya datang adalah terkait pemain andalan mereka yang belakangan selalu digosipkan, Suarez. Striker Uruguay itu sudah kembali berlatih bersama tim usai dihukum oleh klub karena berbagai komentarnya di media soal keinginannya untu pindah. Di laga semalam Suarez menonton langsung di stadion dan mendapat sambutan cukup baik dari

ANDREW YATES

Pemain Liverpool Raheem Sterling berebut bola dengan Charlie Adam dari Stoke City’s Scottish saat pembukaan Liga Premer di Stadion Anfield Inggris

publik ketika mengelilingi lapangan bersama tim sebelum laga. Rodgers yang begitu mengandalkan

Baca SENANG di Hal 22


22

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Real Madrid, No 11 untuk Bale REAL Madrid akhirnya umumkan nomor punggung resmi yang akan digunakan oleh skuad mereka pada musim 2013-14. Satu hal yang memancing rasa penasaran adalah keputusan Los Blancos untuk mengosongkan nomor punggung 11 yang terakhir dikenakan oleh Ricardo Carvalho. Banyak yang mencurigai bahwa pengosongan nomor punggung tersebut merupakan antisipasi kedatangan Gareth Bale ke Santiago Bernabeu. Pemain asal Wales tersebut mengenakan nomor punggung 11 di klubnya saat ini, Tottenham. Selebihnya tak ada perubahan berarti selain pembagian nomor kepada pemain baru maupun youngster yang baru dipromosikan dari Castilla. Isco akan memakai nomor 23 sementara Asier Illarramendi mendapatkan nomor 24. Dani Carvajal mendapatkan nomor 15 warisan Michael Essien musim lalu, sedangkan Jese Rodriguez meneruskan jersey nomor 20 milik Gonzalo Higuain. Alvaro Morata mengenakan nomor punggung 21 yang ditinggalkan Jose Callejon. Duapemainyangberlatihbersamaskuat utama Madrid tidak mendapatkan nomor punggung, yaitu Denus Cherysev dan Antonio Adan. Keduanya kemungkinan di lepas sebelum deadline bursa transfer musim panas ini. Berikut adalah daftar lengkap nomor punggung skuat Real Madrid. 1. Iker Casillas 2. Raphael Varane 3. Pepe 4. Sergio Ramos 5. Fabio Coentrao 6. Sami Khedira 7. Cristiano Ronaldo 8. Kaká 9. Benzema 10. Özil 12. Marcelo 13. Jesús Fernández 14. Xabi Alonso 15. Carvajal 16. Casemiro 17. Álvaro Arbeloa 18. Nacho 19. Luka Modric 20. Jesé Rodríguez 21. Álvaro Morata 22. Ángel Di María 23. Isco 24. Asier Illarramendi 25. Diego López. (rm/mri)

Gareth Bale

Varane Tak Sabar Segera Bermain RAPHAEL Varane sempat diisukan harus absen lebih lama karena komplikasi cedera lututnya. Hal ini dibantah Varane yang menyatakan proses penyembuhan cedera berjalan baik dan dia akan segera main kembali. Varane absen dari sesi pramusim Madrid karena masih dalam tahap pemulihan pasca operasi meniskus lutut kananya yang dijalaninya

akhir musim lalu. Namun, dua hari lalu muncul kabar bahwa Varane mengalami cedera lagi di lututnya dan ini bakal membuat proses penyembuhannya molor. Alhasil ia harus absen lebih lama lagi dan ini kerugian bagi Los Blancos. Sebab Varane adalah pilihan utama di posisi bek sentral selain Sergio Ramos. Selama sesi pramusim kemarin, Carlo

Ancelotti menduetkan Ramos dengan Pepe. Terkait isu tersebut, Varane pun membantah keras dan menyebut bahwa saat ini proses pemulihannya berjalan dengan sangat baik. Ia pun siap bekerja keras demi mencapai kondisi fit seratus persen untuk bisa bermain lagi. Belum diketahui kapan Varane akan kembali berma i n ke n d at i s i p e ma i n

internasional Prancis itu sudah berlatih hari Jumat lalu bersama rekan-rekannya. “Program pemulihan dan penguatan lututku masihlah sama. Tidak ada komplikasi lanjutan dari cedera ini,” ujar Varane di akun twitternya seperti dilansir Football Espana. Musim lalu bek 20 tahun itu tampil 33 kali dan membuat dua gol di seluruh kompetisi.(*)

Di babak kedua, tempo permainan kembali dipegang Swansea yang memasukkan pemain anyarnya, Wilfried Bony dan gelandang sayap asal Spanyol, Pablo Hernandez. Namun dari sekian kali penyerangan yang dilakukan, tak ada yang mampu menembus gawang David de Gea. Justru United lah yang kembali menambah keunggulan berkat gol kedua RVP yang dicetak dengan cara tak kalah indahnya dengan gol pertama. Berawal dari skema serangan balik, Van Persie melepaskan tendangan kaki kiri dengan keras dari luar kotak penalti yang memaksa

Vorm kembali memungut bola dari gawangnya. The Swans akhirnya bisa memperoleh gol hiburan setelah striker anyar mereka, Wilfried Bony menaklukkan De Gea lewat sebuah sepakan mendatar ke pojok kiri gawangkiper asal Spanyol itu di menit 82. Tak mau kalah dengan Van Persie, Welbeck pun ikut menyumbangkan gol keduanya bagi The Red Devils. Tendangan cungkilnya di masa injury time membuat United pulang dengan kemenangan 4-1. Dengan hasil ini, United untuk sementara berada di pun-

cak klasemen Premier League dengan tiga poin, unggul selisih gol dengan Aston Villa, West Ham, Liverpool, Fulham, dan Southampton yang juga meraih kemenangan di hari yang sama. Musim lalu di lapangan yang sama, MU hanya berhasil meraih hasil imbang 1-1 saat gol pembuka Patrice Evra berhasil disamakan oleh Michu. The Swans juga menjalani sesi pramusim yang cukup brilian dengan memenangkan 7 pertandingan serta mencetak 28 gol. Di sisi lain, United yang melakukan tur pramusim di Asia Pasifik justru tampil kurang

Rooney Mengelak Spekulasi Masa Depannya di MU WAYNE Rooney enggan membahas spekulasi masa depannya di Manchester United. Maka ketika ditanya mengenai hal itu, ia menjawab cuma mau berkomentar tentang tim nasional Inggris. Musim panas ini kelangsungan masa depan Rooney di Old Trafford terus diselubungi tanda tanya. Spekulasi berhembus kian kencang setelah kubu Chelsea menunjukkan keseriusan untuk merekrutnya. ‘Setan Merah’ sendiri, melalui David Moyes selaku manajer baru, sejauh ini sudah terus-terusan menegaskan bahwa Rooney tidaklah dijual. Tetapi absennya Rooney dalam serangkaian laga pramusim MU sama sekali tidak membantu menyurutkan rumor. Pasalnya, kendatipun Moyes menyebut bahwa absennya Rooney itu adalah karena masalah fisik, pemain bersangkutan justru bisa turun bermain 65 menit ketika Inggris menghadapi Skotlandia dalam laga friendly internasional tengah pekan lalu. Setelah ia turun bermain sebagai pemain pengganti untuk MU dalam kemenangan 4-1 atas Swansea pada laga pertama kedua tim di Liga Primer Inggris 2013-14, Rooney pun ditanya mengenai spekulasi tentang masa depannya di klubnya tersebut. “Aku di sini untuk bicara mengenai Inggris,” jawab penyerang berusia 27 tahun itu seperti dikutip Sporting Life. Melanjutkan pembicaraan, Rooney menyatakan rasa frustrasinya akibat dilanda cedera. Ia pun berharap bisa terus menambah menit bermain guna mengembalikan kebugaran, khususnya agar ia bisa tampil oke buat Inggris di partai-partai kualifikasi Piala Dunia bulan September dan Oktober depan. “Anda selalu mengharapkan pramusim yang bagus, penting untuk melakukan itu, tapi aku mendapat cedera hamstring dan juga cedera di bahu jadi (pramusim) itu mengecewakan. Namun, aku harus mengatasinya dan aku sudah bekerja keras untuk membuat diriku bugar lagi.” “Aku sudah absen dalam pramusim akibat dua cedera tapi aku bermain beberapa

Wayne Rooney

menit (lawan Skotlandia) dan semoga sekarang aku bisa lebih bugar. Aku kurang tajam, tapi semoga itu akan segera kembali lagi dengan tampil di sejumlah pertandingan.” “Menurutku penting diriku bisa bermain. Semoga aku bisa tampil di laga-laga lain dan tentu saja itu akan membuatku lebih baik untuk kualifikasi Piala Dunia yang akan datang,” tutur Rooney. (krs/nds)

Senang Suarez di lini depan jelas senang dengan pemandangan seperti ini dan berterima kasih kepada klub atas cara-cara mereka menangani kasus Suarez ini. “Saya puas dengan bagaima-

na masalah ini diselesaikan dan kami sebagai klub kini bisa menatap ke depan. Tidak ada yang perlu dikatakan lagi di sini. Saya tak mau berkomentar lagi soal Suarez dan itu bisa mengurangi

rasa hormat kepada pemain lain,” ujar Rodgers di Soccernet. “Dia adalah bagian dari tim dan klub serta suporter sudah bertindak dengan sangat baik,” tutupnya.(mrp/mrp)

meyakinkan. Namun secara individu, Moyes memiliki catatan bagus bersama Everton saat melawat ke Liberty. Dua musim terakhir The Toffees mampu menang dengan skor 2-0 dan 3-0 saat dijamu Swansea. Namun upaya United untuk mereplikasi raihan Everton tersebut terganggu problem cedera. Michael Carrick (infeksi mata) dan Javie Hernandez (cedera paha) sama-sama absen di membela timnas masingmasing, sementara Nani dan Ashley Young juga terkendala kebugaran dan tidak bermain di Community Shield.

Kehadiran striker Wayne Rooney masih menjadi tanda tanya. Walau tampil bersama Inggris tengah pekan lalu, Wazza hampir tak pernah bermain dalam pertandingan pramusim United. Sementara fullback Rafael dipastikan absen akibat skorsing. Berkebalikan dengan kubu tuan rumah yang hanya kehilangan Jonathan De Guzman akibat cedera kepala saat berla-

tih bersama Belanda. Sejumlah penggawa baru Swansea siap unjuk gigi di pertandingan ini, sebut saja Wilfried Bony, Jonjo Shelvey, Jordi Amat, dan Jose Canas. Patut dinanti apakah The Red Devils yang minim pergerakan di bursa transfer kali ini akan mampu mengatasi perlawanan Swansea yang cukup aktif mendatangkan sejumlah nama potensial. (bola/mri)

MU Robin Van Persie pada menit ke-34. Tendangan semi bicycle kick pemain asal Belanda itu menghujam jala Michel Vorm. Tak lama berselang, Setan Merah berhasil menggandakan keunggulannya. Kali ini giliran striker United lainnya, Danny Welbeck yang mencatatkan namanya di papan skor. Meskipun anak asuh Michael Laudrup langsung tersengat dengan ketinggalan dua gol tersebut, namun tetap saja mereka tak mampu menembus rapatnya pertahanan United. Skor 0-2 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.


23

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

4 Cara Mengobati Diare Diare bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan sering diiringi dengan kelelahan, dehidrasi, kembung, kram, penurunan berat badan, dan suhu badan tinggi. Penyebab diare b e r variasi yang berkisar dari intoleransi makanan hingga reaksi akibat penggunaan obato b at a n t e r tentu. Banyak orang lebih memilih cara alami untuk mengobati diare tanpa menggunakan obat-obatan kimia. Berikut adalah tips meredakan diare secara alami: 1. Minum Cuka Apel Minum cuka apel (apple cider vinegar) yang dicampur dalam jus atau air. Gunakan setidaknya 2 sdm. cuka apel dan ulangi sampai gejala diare menghilang. 2. Kunyit dan Air Hangat Tambahkan 1 sdt kunyit dengan air hangat. Kunyit bisa menenangkan perut,

menyeimbangkan sistem pencernaan, dan meningkatkan flora sehat di usus. Dosis harus diulang setiap hari sampai gejala diare hilang. 3. Hindari Susu, Telur, dan Gandum dari Diet Harian Makanan diatas tinggi alergen dan dapat menyebabk a n diare, bahkan p a d a orang y a n g telah makan makanan tersebut seumur hidup mereka. Sebagai alternatif, beralihlah ke makanan seperti susu kedelai. Setelah kondisi pencernaan pulih, perlahan-lahan Anda dapat kembali mengonsumsi makanan tersebut. 4. Minum Teh Minum teh hitam, raspberry, chamomile, jahe, dan teh blackberry di antara waktu makan dapat menenangkan perut dan mengurangi dehidrasi. Tambahkan lemon untuk memperkuat khasiat berbagai teh tersebut. (net/fya)

Penyebab Diare

mengeluarkan air secara berlebihan tapi juga elektrolit. Kehilangan cairan dan elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita diare. Selain karena rotavirus, diare juga bisa terjadi akibat kurang gizi, alergi, tidak tahan terhadap laktosa, dan sebagainya. Bayi dan balita banyak yang memiliki intoleransi terhadap laktosa dikarenakan tubuh tidak punya atau hanya sedikit memiliki enzim laktose yang berfungsi mencerna laktosa yang terkandung susu sapi. Tidak demikian dengan bayi yang menyusu ASI. Bayi tersebut tidak akan mengalami intoleransi laktosa karena di dalam ASI terkandung enzim laktose. Disamping itu, ASI terjamin kebersihannya karena langsung diminum tanpa wadah seperti saat minum susu formula dengan botol dan dot. Diare dapat merupakan efek sampingan banyak obat terutama antibiotik. Selain itu, bahan-bahan pemanis buatan sorbitol dan manitol yang ada dalam permen karet serta produk-produk bebas gula lainnya menimbulkan diare. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang. Orang tua berperan besar dalam menentukan penyebab anak diare. Bayi dan balita yang masih menyusui dengan ASI eksklusif umumnya jarang diare karena tidak terkontaminasi dari luar. Namun, susu formula dan makanan pendamping ASI dapat terkontaminasi bakteri dan virus. (net/fya0

Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicu terjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu: 1. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit. 2. Alergi terhadap makanan atau obat tertentu. 3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak, Infeksi telinga, Infeksi tenggorokan, Malaria, dll. 4. Pemanis buatan Berdasar metaanalisis di seluruh dunia, setiap anak minimal mengalami diare satu kali setiap tahun. Dari setiap lima pasien anak yang datang karena diare, satu di antaranya akibat rotavirus. Kemudian, dari 60 anak yang dirawat di rumah sakit akibat diare satu di antaranya juga karena rotavirus. Di Indonesia, sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Organisme-organisme ini mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar. Makanan yang tidak dicerna dan tidak diserap usus akan menarik air dari dinding usus. Di lain pihak, pada keadaan ini proses transit di usus menjadi sangat singkat sehingga air tidak sempat diserap oleh usus besar. Hal inilah yang menyebabkan tinja berair pada diare. Sebenarnya usus besar tidak hanya

Makanan Penyebab Diare Setiap orang pasti pernah merasakan dan mengalami penyakit diare selama hidupnya. Mungkin penyebab penyakit diare yang dialami adalah karena masuk angin, oleh bakteri, atau makanan. Beberapa makanan seperti makanan pedas atau mengandung kopi dan membuat seseorang menderita diare. Kabar dalam penelitian makanan atau minuman dapat secara efektif menjadi pencahar penyakit diare ini, sehingga saat bakteri diare ada dalam tubuh, justru makanan ini menjadi penyebab penyakit diare dan malah menguras isi perut Anda. Ketahui ada jenis makanan penyebab diare berikut ini. 1. Jeruk nipis Jeruk nipis memiliki kandungan serat yang dapat menambah gas di dalam perut. Kandungan tersebut dapat menajdikan lancarnya proses pencernaan dan buang air besar. Namun, jika anda sedang diare, ada baiknya jangan mengonsumsi jeruk nipis karena akan membuat Anda semakin sering buang air besar. 2. Kubis Kubis memiliki zat sulfur dan serat, yang dapat menambah gas jika terdapat di dalam pencernaan sehingga akan membuat penyakit ini semakin berat. 3. Bawang putih Bawang putih adalah jenis umbi yang dapat menambah gas di dalam perut. Gas ini akan mempersulit penyakit ini sembuh dari tubuh anda. 4. Kacang-kacangan Jika pencernaan sulit, kacangan sangat baik untuk dikomsumsi. Namun jika anda sedang mengalami diare, jauhkan jangkauan anda dari makanan ini. 5. Makanan pedas Makanan yang pedas dan berminyak tidak cocok untuk proses pencernaan cepat dalam tubuh. Di dalam perut, makanan ini akan membuat masalah pada pencernaan dan memproduksi gas. Tak heran apabila setiap makan pedas Anda segera ingin buang air besar. 6. Susu Lebih baik jauhkan minuman ini apalagi dengan kondisi penyakit ini dan alergi laktosa. Karena akan memperparah keadaan pencernaan. 7. Kopi Kopi adalah pelancar pencernaan dan dapat menjadikan Anda rutin buang air besar. Namun, jangan meminumnya saat saat sedang dilanda penyakit diare. 8. Buah leci Buah yang hampir sama dengan rambutan ini dapat membuat sakit perut dan diare. Dan menjadi penyebab penyakit diare. Untuk mencegah dan menghentikan diare, sangat disarankan untuk konsumsi larutan oralit dari campuran air hangat, gula dan garam untuk pertolongan pertama dan jauhkan makanan penyebab diare. Jika sakit tidak berkurang, sebaiknya segera ke dokter. (net/fya)

Ingat 4F untuk Hindari Diare L

EBARAN selayaknya sebuah perayaan setelah satu bulan menjalani ibadah puasa. Makanan, kue-kue kecil manis yang lezat, dan minuman pun beragam. Banyaknya sajian lezat tersebut kadang kala membuat kita ‘’lupa daratan” atau digunakan sebagai ajang balas dendam untuk makan sampai puas. Sering kita tidak dapat mengendalikan diri untuk terus makan dan makan. Menurut pengamatan spesialis penyakit dalam RSU Haji Surabaya dr Gunawan Widodo SpPD. FINASIM, 52, diare merupakan penyakit yang sering dijumpai pasca Lebaran. Saat Lebaran, umumnya terdapat hidangan berupa makanan yang manis, lezat, dan gurih, seperti nastar dan kastengel. Tak lupa juga terdapat opor ayam dan ketupat lengkap dengan sambal goreng hati dan rendang. Namun, terlalu banyak makan makanan berlemak akan membuat pencernaan bekerja kurang baik. Gunawan menjelaskan, diare disebabkan kerja enzim lambung tidak lancar. Hal itu disebabkan kebiasaan kerja enzim lambung yang lambat saat puasa, lalu secara tiba-tiba dipaksa kerja cepat saat mengonsumsi banyak makanan saat Lebaran. “Penderita akan bolak-balik buang air besar dan feses menjadi encer. Itulah gejala umum diare,” jelasnya. Selama 30 hari, organ pencernaan bekerja secara pelan-pelan. Karena itu, perlu proses adaptasi untuk penyesuaian kembali. Hal tersebut perlu dilakukan secara bertahap dengan cara berangsur-angsur mengubah pola makan. Porsi makan yang terlalu banyak dan mendadak akan berefek negatif bagi tubuh kita. Apalagi saat Lebaran, kita banyak melakukan silaturahmi, bertemu sau-

dara, teman, dan pulang ke kampung halaman. Akibatnya, kurang tidur dan istirahat. Hal tersebut membuat kondisi fisik pasti lemah dan mudah terserang infeksi. Kekebalan tubuh yang kurang kuat itu juga dapat menjadi faktor penyebab timbulnya diare. “Saya merumuskan 4F penyebab diare. Yakni, food, finger, fly, and feces. Makanan yang tidak sehat, jari-jari tangan yang tidak bersih, banyaknya lalat dan kotoran,” ungkap Gunawan. Sebagai pencegahan, dia menyarankan untuk tetap mengatur pola makan dengan baik serta minum vitamin bila diperlukan. Perbanyak konsumsi buahbuahan dan air putih. Lalu, tak lupa juga masyarakat harus membiasakan cuci tangan sebelum makan. Namun, jika telanjur diare, masyarakat tidak perlu khawatir dan panik. (jpnn/fya)


24

Kendari Pos | Senin, 19 Agustus 2013

Enjoy jadi CS E

njoy dengan pekerjaan merupakan tips Della sehingga tetap bertahan selama tiga tahun bekerja di perusahaan otomotif. Awalnya perempuan berambut sebahu ini mengaku ingin bekerja di bank, apalagi saat praktik kerja lapangan (PKL), dirinya sempat PKL di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra, tepatnya di bagian kredit dan umum. “Tetapi karena situasi perusahaan yang sangat bersahabat dan saya enjoy di posisi sebagai customer service (CS), membuat saya semakin betah. Apalagi

sebelumnya saya sempat bekerja sebagai marketing di kantor BAF Cabang Baubau, semakin membuat saya menguasai tugastugas di perusahaan ini,” kata pemilik nama lengkap Della Enggelina Onthoni ini. Lebih lanjut Alumni DIII Sekretaris Fisip Unhalu ini merinci perbedaan tugas saat dirinya masih bekerja di BAF. Waktu di BAF dirinya seharian bekerja di ruangan untuk memindahkan data konsumen, sedangkan sekarang sebagai CS tidak hanya bekerja di ruangan, tetapi juga di luar

ruangan plus wawasan terhadap produk harus lebih luas, pasalnya CS mencari konsumen dengan target tertentu. “Meskipun demikian ada juga persamaannya, paling tidak harus mengetahui produk sepeda motor yang dijual. Mengenai suka dukanya, sukanya kalau produk laris manis sedangkan dukanya kalau tidak tercapai target, tetapi alhamdulillah rata-rata tercapai kecuali penjualan turun sehingga perlu motivasi lebih,” lanjutnya. Sebagai CS tukasnya ban-

yak pengalaman yang diperolehnya misalnya harus pandai-pandai memberikan solusi, sekaligus menghadapi komplain pelanggan. Tidak kalah pentingnya menjaga penampilan tetap cantik dan fresh. “Kalau tentang penampilan, saya biasanya ke salon seminggu sekali untuk luluran dan masker Selain itu agar pelanggan betah, kita harus melayaninya dengan ramah, mengingat kecantikan tidak hanya dilihat dari fisik tetapi juga inner beauty melalui tutur sapa,” tukas perempuan berusia 24 tahun ini. (fas/fya)

Della Enggelina Onthoni (CS UD Maju Kendari)

Foto : Ulfa / Kendari Pos


Kendari pos edisi 19 agustus 2013