Page 1

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Selasa, 15 Mei 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Banyak Dukungan, Sedikit Penyesalan Terkait Mundurnya Imran dari Partai Demokrat

Andoolo, Kp Mundurnya H Imran dari kapasiatasnya sebagai pengurus Partai Demokrat didukung dan disesalkan. Drs Yusman adalah salah satu kader Demokrat yang dipecat dari keanggotaannya di Demokrat dan di DPRD Konsel adalah salah satu yang menyesalkan mundurnya, tetapi juga mendukung langkah orang nomor satu Konsel itu mundur dari Partai Demokrat. “Jujur saja, baru tadi saya membaca koran tentang mundurnya beliau dari kepengurusan partai. Selaku kader partai yang dipecat, saya menyanyangkan karena beliau adalah orang tua kami di

Amirul Tamim :

“Dikotomi Kepulauan-Daratan” Kendari, Kp Walikota Baubau, Amirul Tamim yang tinggal satu semester lagi akan meninggalkan jabatannya, tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang cukup menarik. Apa itu? Kata dia, pembangunan dan pertumbuhan Sultra bisa lebih terpacu lagi dengan catatan: kita harus meninggalkan dikotomi kepulauan-daratan. Karena itu, katanya, jika masyarakat menginginkan Sultra ini berkembang pesat ke arah yang lebih baik harus meninggalkan dikotomi kepulauan-daratan. “Caranya, Provinsi Sultra Kepulauan harus segera diwujud-

Amirul Tamim

kan. Dan, keinginan untuk mewujudkan itu harus menjadi irama masyarakat Sultra secara bersama-sama dan karena itu, kita harus masuk dalam system apakah kosong satu (gubernur) ataukah kosong dua (wakil gubernur),” begitu Amirul Tamim memberi penjelasan ketika ditanya tentang bentuk kepemimpinan seperti apa yang dibutuhkan Sultra. Menurut dia, Provinsi Sultra Kepulauan akan cepat terwujud jika menjadi keinginan bersama dan pemimpinnya memiliki komitmen untuk. Percepatan pembentukan provinsi Sultra Kepulauan,

tidak saja menguntungkan wilayah kepulauan tetapi juga wilayah daratan Sultra karena di antara keduanya akan lahir keuntungan yang simbiose mutualisma. “Saya katakan seperti itu karena ibarat perahu, Sultra ini akan digerakkan oleh dua mesin. Nah, mana yang cepat, perahu yang digerakkan satu mesin atau dua mesin? Demikian pula jika Sultra Kepulauan terbentuk maka akan bertambah pula system pemerintahan yang baru dengan seluruh stakeholdernya,” kata

Baca amirul di Hal 7

Baca imran di Hal 7

Prof. Hermawan Sulistyo, MA, PhD ist/kp

H Habil Marati SE berbicara dalam acara silaturrahmi bakal calon Gubernur Sultra, La Ode Songko Panatagama SH dengan tokoh-tokoh masyarakat Sultra, di Swiss Belhotel, tadi malam.

SELEBRITI

Dapat Sekolah Gratis SiApA yang tidak bangga dan bersemangat jika bisa bekerjasama dengan Didi Petet. Aktor yang terkenal julukan “Kang Kabayan” ini merupakan tokoh berpengaruh dalam seni peran. Maka ketika, Melly Goeslaw mendapat kepercayaan bermain di drama musikal “Lutung Kasarung” yang disutradarai Didi Petet, Melly langsung mengiyakan. “Saya senang sekali bisa terlibat, waktu di Bandung saya jadi penonton saja. Seperti mendapat sekolah gratis dari kang Didi Petet,” kata Melly saat press conferences drama musikal Lutung Kasarung di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, Senin (14/5) Menurut maestro soundtrack film ini, drama musikal “Lutung Kasarung” merupakan karya seni yang sangat berbeda sekali. “Kalau dalam teater ini tidak ada senioritas semua sama rata. Di sini bukan konser tunggal, yang mau menonjolkan siapa,” jelas Melly. (abu)

Prof Hermawan Arsiteki La Ode Songko Panatagama Kendari, Kp Salah satu kandidat calon Gubernur Sultra, La Ode Songko Panatagama, tadi malam, mengumpulkan tokoh masyarakat bertempat di Swiss Belhotel, Kendari. Acara yang dibungkus dalam silaturrahmi ini sudah dapat ditebak bahwa ini adalah kegiatan politik, apalagi di Sultra saat ini lagi hanga-hangatnya suksesi gubernur. Dalam kegiatan tersebut, Ongko, sapaan akrab La Ode Songko Panatagama menghadirkan dua

tokoh nasional yakni, Prof Hermawan Sulistyo PhD, guru besar ilmu politik UI dan Habil Marati SE, pengusaha nasional asal Sultra. Kedua-dua tokoh ini tampil memberikan pandangannya terkait kegiatan politik La Ode Songko Panatagama dalam kancah suksesi gubernur Sultra. Habil Marati yang tampil lebih duluan, menilai bahwa kesediannya untuk mendampingi dan memberi dukungan karena tertarik dengan karakter yang dimiliki La

Prof Hermawan Sulistyo :

“Indonesia Ada di Kendari”

Ode Songko. Selain memiliki karakter, lanjutnya, Ongko juga memiliki resource (sumber daya) dan networking (jaringan) yang bagus dan itu akan sangat menguntungkan masyarakat dan daerah Sultra jika networking dan sumber daya tersebut dimiliki oleh kepala daerah, dalam hal ini gubernur. “Saya ingin sampaikan di tempat ini, La Ongko ini memiliki potensi yang sangat besar. Jika potensi itu

Kendari, Kp Sumber daya alam yang berlimpah di Sultra seharusnya menjadikan pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat meningkat. Kondisi alam di daerah ini jauh lebih hebat dibanding beberapa negara maju di dunia. Lalu apa yang menjadi kendalanya? Persoalan kemajuan Kendari dan Sultra pada umumnya dikupas oleh Prof Hermawan Sulistyo, MA, PhD dalam acara bersama bakal calon gubernur Sultra, La Ode Songko Panatagama, tadi malam. Ia

Baca cagub di Hal 7

Baca indonEsia di Hal 7

Dari Ajang Pameran Mesin Cetak di Jerman (1)

Jerman Peserta Terbanyak, China Nomor Dua Dusseldorf kota tempat penyelenggaraan pameran mesinmesin cetak mampu menyedot ratusan ribu pengunjung yang dari seluruh dunia. Aneka jenis mesin cetak modern generasi terbaru ditampilkan di ajang yang berlangsung dari tanggal 3-16 Mei 2012. Bagaimana suasana penyelenggaraan pameran tersebut, berikut laporannya.

Penulis (kanan) saat berada di lokasi pameran mesin-mesin cetak yang berlangsung di Dusserdorf, Nordrhein Westfalen, Jerman.

Milwan Lukman, Dusserdorf Jerman DuSSERDoRf, ibukota negara bagian Nordrhein Westfalen Jerman hingga tiga hari kedepan masih dijejali ratusan ribu pengunjung yang datang

dari berbagai negara menyaksikan pameran terbesar di dunia untuk industri percetakan. Di ajang empat tahunan tersebut menampilkan mesin-mesin dan teknologi percetakan modern untuk media cetak seperti koran, majalah dan tabloid. Tidak ketinggalan mesin cetak digital untuk kebutuhan lain seperti kemasan, poster, undangan hingga label makanan dan minuman. Kehadiran Kendari Pos sendiri bersama sejumlah pimpinan media di bawah Fajar Media Grup seperti Palopo Pos, Timor Expres dan Radar Sulbar dan Fajar Utama Intermedia atas undan-

Baca pamEran di Hal 7 jpnn/kp


2

selasa, 15 Mei 2012

Update : 14 Mei 2012

Sumber : Website Bank Indonesia

Mata Uang Nilai Kurs Jual Kurs Beli

aUD 1.00 9,278.05 9,183.17

BND 1.00 7,394.46 7,319.29

CaD 1.00 9,263.22 9,168.50

CHF 1.00 9,940.99 9,841.24

CNY 1.00 1,469.86 1,455.27

DKK 1.00 1,606.45 1,590.22

eUR 1.00 11,940.17 11,819.78

GBP 1.00 14,887.68 14,737.11

HKD 1.00 1,193.95 1,181.35

JPY 100.00 11,579.61 11,461.77

KRW 1.00 8.06 7.98

MYR 1.00 3,014.80 2,981.96

NOK 1.00 1,576.60 1,559.89

NZD 1.00 7,250.65 7,169.48

PGK 1.00 4,760.87 4,346.64

PHP 1.00 217.41 215.20

seK 1.00 1,328.48 1,311.83

sGD 1.00 7,394.46 7,319.29

THB 1.00 296.80 293.57

UsD 1.00 9,266.00 9,174.00

Siap Cetak Lahan Sawah Baru Distan Kota Kendari wilda/kp

Suasana pertemuan Satker Distan Sultra yang membahas alokasi bantuan langsung benih unggul (BLBU) dan pemberdayaan penangkaran benih.

Sultra Keciprat BLBU Untuk Alokasi 103 Ribu Areal Tanaman

Kendari, KP Untuk mensukseskan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), Dinas Pertanian Kota Kendari melakukan berbagai langkah strategis. Bentuk konkritnya dibuktikan dengan memperbanyak lahan persawahan, menyiapkan lahan percontohan, menyiapkan bibit varietas unggul hingga proses pendampingan dengan menyiapkan tenaga penyuluh. Kadis Pertanian dan Kehutanan

Pemkot Kendari, Nedy Patanduk mengatakan, pencetakan lahan persawahan baru dari tahun 2011 hingga kini sudah mencapai 200 hektar. Hal itu juga dibarengi dengan pembangunan dan perbaikan sarana irigasi. Katanya lahan tersebut sudah berproduksi, ditandai dengan kegiatan panen raya yang dilakukan oleh Walikota Kendari, Asrun pekan lalu. “Saat ini lahan yang telah siap sekitar 520 hektar yang berada di dua lokasi yaitu di Kelurahan Amohalo dan Kelurahan Labibia dan rencananya akan ada lagi pencetakan lahan persawahan sekitar 65

hektar,”jelasnya. Distan juga telah menyiapkan lahan percontohan di kelurahan Amohalo yang nantinya dapat dijadikan bahan perbandingan petani dalam melakukan kegiatannya. ‘’Selain itu, kami juga menyiapkan bibit vaietas inpari 3 yang telah terbukti lebih besar hasilnya di bandingkan varietas yang biasa digunakan petani. Hasil ubinan varietas inpari 3 sebagai percontohan di Kelurahan Amohalo, dari satu hektar lahan menghasilkan 7,52 ton. Hal ini lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya yaitu 4,7 ton per hektar atau ada kenaikan 2,78 ton per hektar,”

terangnya. Tenaga penyuluh pertanian juga disebar sebagai pendamping untuk berbagi pengetahuan dengan petani guna memaksimalkan hasil produksi. pencetakan lahan, penyediaan varietas unggulan akan terus dikembangkan dengan memaksimalkan sumber daya penyuluh dari Distan. Upaya akan terus dioptimalkan agar target dapat tercapai. “Program ini diharapakan dapat meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi, guna mengurangi ketergantungan kita dari daerah lain,”pungkasnya. (p1/awl)

Satuan Kerja (Satker) Dinas Pertanian Sultra baru saja mengadakan pertemuan koordinasi produksi benih di sebuah hotel di Kendari, pekan lalu. Pertemuan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut membahas alokasi bantuan langsung benih unggul (BLBU) dan pemberdayaan penangkaran benih. Kasie Sarana Produksi dan Teknologi, Distan Sultra, Ir. Suryati Raeba MP menjelaskan dukungan benih bermutu varietas unggul bersertifikat, diperlukan untuk meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi, jagung dan kedelai. ‘’Dalam pertemuan itu juga dibahas penyusunan Penyaluran BLBU oleh pemenang tender dan Gerakan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Berbasis Koorporation (GP3K) dan Benih Bersubsidi oleh BUMN,” terang Suryati. Secara rinci Suryati mengurai alokasi BLBU Sultra diperuntukkan bagi 103.900 hektar yang meliputi 79.600 hektar untuk padi sawah, 10 ribu bagi padi lahan kering, 10.200 hektar untuk Jagung Hibrida dan 4.100 hektar bagi tanaman kedelai yang dialokasikan pada delapan Kabupaten. ‘’Selain itu terdapat 200 hektar lahan yang disiapkan untuk pemberdayaan penangkaran benih padi yang dialokasikan pada tiga Kabupaten,” tambahnya. Sementara itu Sekretaris Distan Ir. Antoni Balaka, MSi yang membuka kegiatan itu mengharapkan agar program tersebut dapat membuat produksi beras Sultra meningkat. Beberapa tahun belakangan kata Antoni, produksi beras menurun karena banyaknya petani yang meninggal sawah mereka untuk pergi menambang. ‘’Tetapi sekarang mereka sudah kembali, diharapkan tahun 2012 ini produksi beras di sultra meningkat,’’ jelasnya. Saat ini kata Anton kebutuhan beras masyarakat Sultra sekitar 500 ribu ton. Distan tengah mengusahakan agar produksi dapat mencapai dua ribu ton per bulan. ‘’Jika hal ini dapat terwujud maka Sultra dapat dipastikan masuk dalam 10 besar kategori provinsi penghasil beras,” pungkasnya (p12/awl)

Genjot Produksi Lemari Es Pt SharP Electronics Indonesia (SEID) berusaha mempertahankan market leader untuk kategori lemari es di pasar elektronik Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya permintaan pasar terhadap lemari es merk Sharp. Makanya di tahun ini, SEID kembali mencatatkan prestasi dengan berhasil mencapai produksi domestik lemari es sebesar 10 Juta unit. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dari upaya Sharp yang konsisten dalam merebut hati masyarakat Indonesia dengan selalu menghadirkan produk – produk dengan kualitas yang unggul, fitur-fitur unik. Hal ini hanya dimiliki oleh Sharp dan teknologi yang di sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sehingga produk lemari es Sharp meraih kepercayaan yang besar dari konsumennya,” papar President Director PT SEID, Fumihiro Irie, melalui release yang diterima Kendari Pos, kemarin. Dalam menjalankan bisnisnya, menurut Fumihiro, Sharp senantiasa memenuhi kebutuhan konsumen akan produk elektronik yang berteknologi tinggi, stylish, hemat energi dan ramah lingkungan. “Hal inilah yang menjadikan produkproduk Sharp dengan one-of-a-kind teknologinya tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia karena berhasil memenuhi selera pasar,’’ ujarnya. Sebagai bentuk rasa syukur terhadap prestasi ini Sharp menyelenggarakan acara syukuran 10 Million Refrigerator Production Anniversary di pabriknya yang terletak di Pulogadung., Jakarta Timur. Perayaan ini turut mengundang jajaran top manajemen dan karyawan pabrik lemari es SEID, pemegang saham, rekan supplier, kepemerintahan dan juga rekan dealer. Produk Lemari es merk Sharp memiliki fitur-fitur yang sangat inovatif, dilengkapi dengan teknologi istimewa Plasmacluster yang hanya dimiliki oleh SHARP, Katana handle ( gagang pedang pendekar samurai ) yang mantap untuk digenggam, fitur Automatic Defrosting, Anti-Bacteria, Deodorizer, Ice Cube Twist, LED Light serta beragam fitur lain yang sangat diminati masyarakat. ‘’Kedepannya untuk mencapai jumlah produksi ke 20 Juta unit, 30 Juta unit kami bermaksud untuk membangun No. 1 Brand. Dengan mengeluarkan produk-produk local-fit yang unggul dalam kelas produk dan kualitasnya,” kata Toshio Sone selaku Home Appliances, Refrigerator Division Director PT Sharp Electronics Indonesia. SEID optimis pasar lemari es di Indonesia akan terus mengalami pertumbuhan, hal ini terlihat dari total pertumbuhan pasar sepanjang tahun 2010 – 2011 sebesar 20 - 25 persen, sehingga SEID terus berupaya memperbesar volume sales di kategori produk ini. Sementara itu kuota ekspor untuk produk lemari es hingga saat ini masih sekitar 10 – 15 persen dari total kapasitas produksi yang ada. Keseriusan SEID tersebut dinyatakan melalui pembangunan pabrik lemari es yang terletak di Karawang International Industrial City dan diharapkan mulai beroperasi di tahun 2013. Dengan target kapasitas produksi pabrik baru sebesar 220.000 unit per bulan, SEID yakin mampu memenuhi permintaan pasar Indonesia dan luar negeri. ‘’Pasar lemari es yang paling besar saat ini masih di pegang oleh lemari es model satu pintu yakni sebesar 60-65% sisanya mencakup lemari es dua pintu atau lebih. Pengguna lemari es satu pintu biasanya adalah mereka yang termasuk first buyer seiring dengan berjalannya waktu dan meningkatnya kebutuhan rumah tangga, mereka akan beralih menggunakan lemari es dua pintu atau lebih”, jelas Product Marketing SEID Andrew Gultom. (lis/awl)

wilda/kp

TUKAR HANDPHONE RUSAK Untuk menggenjot pemasaran produk handphone SkyBee, GMT Kendari menghelat promo tukar tambah. Di tempat itu, pelanggan dapat menukar handphone merek apapun yang sudah rusak, dengan syarat LCD dan baterainya masih ada, walaupun sudah tidak berfungsi. Nantinya pelanggan membayar mulai Rp 149 ribu, sudah bisa mendapat handphone yang kaya fitur. SkyBee yang tersedia di GMT terdapat dalam enam tipe yakni SkyBee 83AT, SkyBee 83RY, SkyBee 80MB, SkyBee m37L, SkyBee LI73 dan SkyBee 83ST.

BlackBerry London

Miliki Dua Kamera

wilda/kp

Untuk membangun kebersamaan, Karyawan Hotel Horison menggelar Team Building. Kegiatan yang dihelat di Pantai Toronipa itu diyakini mampu meningkatkan etos kerja.

Hotel Horison Helat Team Building Kendari, KP Untuk mempererat hubungan dan menambah motivasi kerja, Minggu (13/5) lalu Hotel Horison mengadakan kegiatan di Pantai Toronipa yang melibatkan seluruh karyawannya. Kegiatan yang bertajuk team building itu berisi berbagai permainan yang memiliki tujuan utama agar para karyawan Horison menyatu tanpa ada perbedaan. I wayan Dharmaya, General Manager Hotel Horison menjelaskan dari berbagai perlombaan semisal lomba lari kelereng, balap karung, lempar bola, mengisi air di galon yang dilakukan mempunyai berbagai tujuan diantaranya membangun kekompakan diantara peserta. “Kegiatan ini dikuti

oleh seluruh karyawan atau staf hotel Horison, karena kegiatannya dari pagi hingga sore hari, sehingga semua staf yang libur hadir bahkan staf yang tugas siang datangnya pagi, yang tugas pagi datangnya siang selepas tugas sehingga moment ini betul-betul digunakan untuk mempererat hubungan yang satu dengan yang lainnya,” ungkap Wayan. Wayan menambahkan Pantai Toronipa dipilih sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan karena Toronipa merupakan salah satu pantai yang sangat indah serta memiliki potensi yang bisa dikembangkan sekaligus kegiatan tersebut untuk mempromosikan potensi daerah. (p12/awl)

reSearch in Motion (RIM) tengah merampungkan sistem operasi (OS) teranyarnya, BlackBerry 10. Untuk produk pertama yang menggunakannya, diprediksi akan dibenamkan pada BlackBerry London. BlackBerry London sendiri digadang-gadang akan diluncurkan pada Oktober mendatang. Dikutip dari TechCrunch, produk yang diberi kode nama London tersebut sepintas mirip dengan BlackBerry P 9981 yang didesain oleh Porsche menggunakan casing yang tampak berbahan logam. Namun, kabar terakhir yang beredar menyatakan sesuatu yang berbeda. Blackberry London ini dikabarkan akan memiliki desain mirip iPhone milik Apple dan akan menggunakan layar sentuh secara keseluruhan. Dari sisi desain, London juga hadir dengan tampilan premium yang tidak pernah dimiliki produk BlackBerry seri sebelumnya. Bocoran lain adalah spesifikasinya. Menurut isu yang beredar, Blackberry London ini akan ditenagai dengan prosesor dual core Texas Instruments OMAP 1,5GHz, memori sebesar 1GB dan kapasitas simpan internal 16GB. Ia punya dua kamera yakni kamera 8MP di belakang dan 2MP di depan. Meski spesifikasi tersebut merupakan peningkatan dibanding seri terdahulu, namun spesifikasi teknis BlackBerry London dinilai tidak terlalu istimewa karena telah ada smartphone yang menggunakan teknologi itu sejak awal tahun ini. Dari sisi software, tampilan antarmuka BlackBerry London serupa dengan BlackBerry PlayBook dan ini tidak mengherankan mengingat keduanya menggunakan basis platform yang sama. Pilihan warna, icon-icon telah mengalami perbaikan, namun belum ada yang signifikan. Menurut sumber The Verge, perangkat yang muncul itu sendiri masih berupa prototipe non fungsional, jadi kemungkinan RIM masih akan melakukan sejumlah modifikasi saat meluncurkannya tahun depan. RIM sendiri dinilai menggantungkan harapannya terhadap smartphone ini. Pasalnya, produsen asal Kanada itu dilanda berbagai masalah. Mulai dari penjualan tablet PC yang tidak memuaskan, persaingan smartphone yang semakin ketat, sampai gangguan terparah yang melanda jaringan BlackBerry di sejumlah benua. Untuk itu, tidak salah jika RIM kemudian menggantungkan masa depan perusahaan pada BlackBerry London ini. Apalagi penampilannya terlihat sangat menarik. Kabar terakhir yang dihembuskan oleh N4BB menyebutkan BlackBerry London, perangkat pertama yang memakai OS BlackBerry 10, akan diumumkan pada Agustus 2012. Kemudian, perangkat tersebut akan dirilis pada Oktober 2012. Menanggapi rumor tersebut, CEO RIM Thorsten Heins menjelaskan pihaknya masih tenang-tenang saja. “Kita akan melihat perangkat dengan OS BlackBerry 10 akhir tahun ini,” kata Heins singkat. (bs)


3

selasa, 15 Mei 2012

BNI Wirausaha

Sharp Raih Service Quality Award 2012

Tawarkan Bunga Rendah Kendari, KP Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki sebuah program untuk mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) lebih maju. Program bernama BNI Wirausaha itu merupakan suatu fasilitas Kredit yang dikeluarkan diperuntukkan untuk pelaku usaha produktif dengan bunga yang lebih rendah, dibanding dengan produk bank Lain yang sejenis. Andi Muh. Yusuf selaku Kepala Bagian Perkreditan BNI Cabang Kendari menjelaskan kredit BNI Wirausaha suatu produk BNI yang dapat digunakan untuk mengakromodidir usaha-usaha yang tidak dapat di akomodir dengan fasilitas KUR. “Syarat untuk mendapatkan kredit ini sangat mudah serta prosesnya cepat. Untuk kredit minimal Rp 50

Juta dan maksimal Rp 1 miliar dengan maksimal jangka waktu pengembalian selama lima tahun,” jelas Yusuf. Yusuf menambahkan salah satu syarat untuk mendapatkan kredit adalah harus memiliki usaha yang produktif dan sudah berjalan minimal satu tahun. Selain itu memiliki surat ijin Usaha (SIUP, TDP, SITU, dan HO) atau untuk kredit sampai dengan Rp 150 juta cukup surat keterangan kelurahan/ Kecamatan. Persyaratan lainnya yakni memiliki NPWP bagi kredit di atas Rp 50 Juta dan foto kopi dokumen jaminan karena untuk jaminan full dari usaha yang bersangkutan. ‘’Semua jenis usaha bisa dibiaya oleh BNI Wirausaha, yang penting sesuai dengan ketentuan perbankkan,’’ jelasnya. Yusuf menambahkan pro-

gram tersebut sejatinya telah berjalan sejak lima tahun lalu, dimana saat ini tengah digencarkan. Hingga kini katanya target yang sudah dicapai untuk penyaluran kredit BNI Wirausaha ini sebesar 30 persen. ‘’Sampai saat ini kendala dari pihak bank tidak ada. Justru yang bermasalah adalah debitur yang tidak sanggup melunasi hingga jatuh tempo, tetapi kendala ini kemungkinan kecil bisa terjadi karena sejak awal pihak bank sudah menganalisa kemampuan usaha debitur, sehingga pada saat mereka akan mengambil kredit kami sesuaikan dengan keinginan dan kemampuan Debitur. Kalaupun hal ini terjadi, maka kami akan memberi solusi, misalnya pelunasannya akan dijadwalkan ulang, “pungkasnya. (p12/awl)

Perputaran Uang BPR Bahteramas Capai Rp 24 Miliar Gelar RUPS di Konsel, Dihadiri Nur Alam Andoolo, KP Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe Selatan baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di aula Wulele Sanggula Minggu (13/5) kemarin. Dalam RUPS itu selain dihadiri seluruh camat dan Kepala desa/lurah se-Konsel selaku pemegang saham, juga dihadiri Gubernur Nur Alam. Saat didaulat membawakan sambutan, Nur Alam berharap BPR Bahteramas, khususnya di Konsel menjadi rujukan nasional dalam pembiayaan sektor Usaha Kecil menengah. Pembentukan Bank Bahteramas kata Nur Alam telah menasional dan diakui oleh Bank Indonesia. ‘’Apalagi dilihat uang yang masuk di Bank tersebut sudah mencapai 24 miliar rupiah dalam dua tahun pasca launchingnya. Perputaran uang itu dimiliki oleh pemilik

saham termasuk gubernur, Camat dan para kepala desa dan lurah se-Sultra, mengalahkan BPD yang telah berdiri sejak 46 tahun lalu,” ujarnya. Gubernur pilihan rakyat pertama di Sultra itu menghimbau agar kehadiran BPR Bahteramas memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil. Ia juga berpesan pada masyarakat Konsel agar menyimpan uangnnya di Bank Bahteramas. ‘’Selain bunganya tinggi, aman dan uang tersebut dapat diputar untuk pelayanan kredit masyarakat. Momen RUPS ini sangat penting, untuk kelanjutan Bank Bahteramas di massa datang,’’ tambahnya. Sementara itu Direktur BPR Bahteramas, Achmad SE melaporkan keberadaan Bank Bahteramas di Konawe Selatan dengan berbagai program, mendukung pelayanan kredit bagi masyarakat terutama mereka yang tergolong usaha kecil menengah. Sejak dilaunching 15 Februari 2011 lalu, menurut Ahmad saat ini sudah sekitar 1.200 rekening yang masuk. Jumlah kredit yang disalurkan

pada masyarakat mencapai Rp 3,5 miliar dalam kurun waktu satu tahun lebih. “Tabungan masyarakat di Bank Bahteramas saat ini sudah mencapai Rp 1,9 Miliar,” ujarnya saat memberikan laporan. Ahmad berharap para kepala desa, Lurah dan Camat selaku pemegang saham di Bank Bahteramas dapat mensosialisasikan pada masyarakat untuk menjadi pilihan tempat menabung. Kehadiran bank tersebut juga dalam rangka mendukung pemerintah Kabupaten Konawe Selatan sebagai Kabupaten Minapolitan. ‘’Apalagi kehadiran bank ini dikhususkan bagi masyarakat kecil yang mempunyai usaha kecil menengah di seluruh pelosok Konsel. Melalui rapat ini kita mantapkan terus dan melanjutkan program Bahteramas,”tukasnya. Dalam RUPS tersebut juga dihadiri Wakil Bupati H Sutoardjo Pondiu dan Sekda Konsel, Sardjun Mokke. Tak ketinggalan para pelaku usaha kecil menengah yang telah memanfaatkan jasa BPR Bahteramas Konsel. (era/awl)

Kendari, KP PT Sharp Electronic Indonesia (SEID) kembali menambah deretan prestasinya dengan meraih penghargaan Service Quality (SQ) Award 2012. Sebanyak dua kategori yakni Home Entertainment Service Center dan Home Appliances Service Center, diraih. Penghargaan ini semakin mengukuhkan Sharp sebagai produsen elektronik terdepan dalam memuaskan dan melayani pelanggan di seluruh penjuru Indonesia. SQ Award merupakan penghargaan khusus di bidang pelayanan yang diselenggarakan oleh Majalah SE (Service Excellence) member of Marketing Magazine Group bekerja sama dengan Carre - Center for Customer Satisfaction & Loyalty (Carre CCSL), konsultan terkemuka dalam bidang service quality dan customer management. Penghargaan bergengsi tahunan ini diberikan kepada perusahaan berbasis pelanggan yang memiliki service center atau walk in center sebagai critical contact service antara pelanggan dengan perusahaan. Walk in center atau tempat pelayanan adalah tempat pelanggan mengalami interaksi dan menerima jasa dari perusahaan. Saat ini SEID memiliki 29 cabang dimana 28 service

ist/kp

Sharp baru saja menerima penghargaan berupa Service Quality Award untuk dua kategori yakni Home Entertainment Service Center dan Home Appliances Service Center. Penghargaan itu diterima petinggi Sharp di Jakarta, Kamis (10/5) lalu. centernya telah mengoperasikan 39 Sharp Direct Service Station (SDSS), 238 Sharp Authorized Service Station (SASS), 19 Sharp Service Representative (SSR) yang tersebar di seluruh Indonesia dan 1 unit Sharp Mobile Service Service Station (SMSS) yang siap melayani konsumen dimana pun mereka berada. Dengan meraih SQ Award 2012, Sharp semakin menambah keunggulannya sebagai yang terbaik jaringan servis di Indonesia. Divisi Promosi Sharp Kendari, Dedi Rusdianto menjelaskan penentuan pemenang didasarkan atas hasil survey yang dilakukan di empat kota besar yakni Jakarta, Surabaya, Semarang dan Medan dengan melibatkan 3.020 responden.

Kriteria penetapan responden adalah pria/wanita berusia 2060 tahun dan menggunakan layanan after sales service dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Metodologi pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara langsung (face to face interview). ‘’ Aspek penilaian mengacu pada dua kategori yakni Perceived Service Quality (PSQ) dan Perceived Service Value (PSV). Perceived Service Quality meliputi Accessibility (pengaksesan dari service center tersebut oleh pelanggan), Process (Prosedur dan unsur-unsur yang terkait dengan proses pelayanan), People (Staf atau frontliner yang berinteraksi dengan pelanggan) dan Service Complaint Handling (Kualitas penanga-

nan keluhan). Sementara Perceived Service Value merupakan persepsi kesetaraan antara harga yang dibayarkan dengan pelayanan yang diperoleh,’’ jelasnya. Saat ini SEID kata Dedi memiliki 29 cabang dimana 28 service centernya telah mengoperasikan 39 Sharp Direct Service Station (SDSS), 238 Sharp Authorized Service Station (SASS), 19 Sharp Service Representative (SSR) yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu unit Sharp Mobile Service Service Station (SMSS) yang siap melayani konsumen dimana pun mereka berada. ‘’Dengan meraih SQ Award 2012, Sharp semakin menambah keunggulannya sebagai yang terbaik jaringan servis di Indonesia,’’ tukasnya. (lis/awl)


Selasa, 15 Mei 2012

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Honorer Siluman Tetap Lolos CPNS

Basyarun/KP

sejumlah massa dari Buton utara, saat melakukan demo di depan kantor Kejati sultra terkait dugaan kerugian pembangunan 7 dermaga di Buton utara, beberapa waktu lalu.

Tahan Kadishub Butur! soal Dugaan Korupsi Pembangunan Dermaga Raha, KP Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha didesak agar segera melakukan penahanan, terhadap Kepala Dinas Perhubungan Buton Utara, Drs Darwin Kunu. Desakan penahanan di-

suarakan oleh Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Sultra, yang melaporkan dugaan adanya kerugian negara di pembangunan tujuh dermaga di Kabupaten pimpinan Ridwan Zakaria-Harmin Hari tersebut. Kemarin, Gerak Sultra melakukan aksi di Kejari Raha dan diterima oleh Kasi Intel LM Musril. Nur Arduk, korlap aksi, meminta agar Kejari segera melakukan penahanan terhadap Kadishub Darwin Kunu.

“Jangan sampai Kadishub dan orang-orang yang terkait ada upaya untuk menghilangkan barang bukti atau melarikan diri,” ujar Nur Arduk. Apalagi, kata Nur Arduk, Darwin Kunu telah dua kali menjalani pemeriksaan di Kejari. “Jangan lagi menunda-nunda,” tukasnya. LM Musril, Kasi Intel, mengatakan, Kejari sementara mengumpulkan data dan informasi terkait pembangunan tujuh dermaga di

Butur. “Kita sementara dalam proses penyelidikan.Temanteman (Gerak red) bersabar dan biarkan kami bekerja. Kita janji dalam sebulan kasus ini akan tuntas,” terang pelaksana Kepala Kejaksaan Negari Raha itu. Musril menambahkan, setelah memerisa Kadishub Butur Darwin Kunu, Ketua Panitia lelang dan pengawas pekerjaan, Kejari telah mengagendakan pemeriksaan tujuh kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. (awn)

DPRD Agendakan Hearing Distamben Konut Wanggudu,KP Usai kocok ulang komposisi anggota Komisi B DPRD Kabupaten Konawe Utara (Konut), akhir pekan lalu, kini komisi yang diketuai Iskandar Mekuo, kembali mengagendakan pemanggilan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Dis-

tamben), Amrin Umirtun. Sebelumnya komisi B telah beberapa kali melayangkan surat undangan kepada Kadis untuk menghadiri rapat dengar pendapat (hearing), namun Amrin Umirtum, tak pernah menghadiri undangan dewan tanpa alasan yang jelas.

Sekretaris komisi B, Taslim Saula mengatakan, Kadis Pertambangan perlu dihadirkan untuk memberikan penjelasan kepada dewan seputar masalah pertambangan di daerah itu. Dewan juga akan mempertanyakan sudah sejauh mana kontribusi atau setoran pe-

rusahaan tambang terhadap Pendapat Asli Daerah (PAD). “Kami jadwalkan minggu ini rapat dengar pendapat dengan Dinas Pertambangan. Karena pentingnya rapat ini maka kami mengharapkan Pak Baca Hearing di Hal 6

Cemburu, Isteri Dihabisi Unaaha, KP Cemburu dalam hubungan rumah tangga, sah-sah saja sebagai pemanis. Tetapi kalau cemburu berlebihan apalagi cemburu buta, maka bisa jadi nyawa taruhannya. Lihat saja, laku Raden Dalen alias Dalen (41) yang tega membunuh is-

Aepodu Wakili Sultra Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Andoolo, KP Untuk menunjukkan kesiapan menjadi duta Provinsi Sultra di level nasional mendatang, Desa Aepodu menyuguhkan penyambutan yang meriah terhadap tim lomba desa dari Provinsi Sultra. Kemarin (14/5) tim penilai lomba desa yang diketuai Ir. M Nasir M.Si menyambangi Desa Aepodu, Kecamatan Laeya, Konsel dalam rangka lomba Desa tingkat Provinsi. Baca WaKiLi di Hal 6

Temuan Mayat Gegerkan Penghuni Pasar Baubau, KP Sesosok mayat lelaki atas nama Al Amin alias Kremon (35) ditemukan tewas mengenaskan di emperan toko eks Pasar Sentral, kemarin sekitar pukul 06.15 Wita. Mayat yang sempat gegerkan para pedagang di pasar awalnya ditemukan oleh salah seorang pemilik toko disekitar tempat kejadian perkara (TKP) saat hendak membuka tokonya. Kasat Reskrim Polres Baubau, Baca mayat di Hal 6

trinya Risnawati alias Ri (32) di jalan Km40, Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Konawe. Korban lalu diikat dan dibuang di Kali Asera, Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sabtu (12/5) lalu. Pasangan suami isteri itu adalah warga Desa

Puusangi, Kecamatan Puriala. Hanya hitungan 1x24 jam, anak buah Kapolres Konawe, AKBP Hartoyo, SIK berhasil mengungkap tersebut dan menangkap tersangka. Tersangka ditangkap setelah polisi mengembangkan kasus penemuan mayat perempuan

yang ditemukan di Kali Asera dalam kondisi terikat, Sabtu pekan lalu. Perbuatan bejat Raden Dalen itu bermula ketika melihat isterinya, Risnawati berboncengan sepeda motor bersama Baca Cemburu di Hal 6

Pasarwajo, KP Aneh bin ajaib, meski menggunakan data palsu dan tidak pernah tercatat mengabdi sebagai tenaga honorer, sejumlah honorer siluman di Kabupaten Buton tetap dinyatakan lulus sebagai CPNSD melalui jalur database K1. Masa sangga untuk melakukan keberatan guna menganulir diakomodirnya honorer siluman itu sudah lewat dari waktu yang ditentukan. Bahkan informasi yang diperoleh, pemberkasan pengurusan SK 180 tenaga honorer yang dinyatakan lulus dalam database K1 sudah dilakukan Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD)Kabupaten Buton. Kepala BKDD Kabupaten Buton, Drs. Asimu yang dikonfirmasi disela kedatangannya

menghadiri rapat hearing di DPRD Buton, mengaku tidak tahu soal tenaga honorer siluman yang ada karena hal itu diperiksa oleh inspektorat. “Kita tidak tahu karena sementara diperiksa inspektorat, kami belum ada perkembangan dari inspektorat,” ujarnya sambil jalan menghindari wartawan yang hendak mewawancarainya. Asimu menambahkan soal keberatan ke Menpan belum ada keberatan, karena keberatan harus dilakukan secara tertulis, namun terkait surat sanggahan dari para honorer sudah disampaikan ke Menpan untuk ditangguhkan dulu. Terkait dengan masa sangga, Asimu mengakui bahwa waktu yang disiapkan Menpan sudah habis. Dengan demikian honor-

er siluman di Kabupaten Buton tetap dinyatakan lulus sebagai CPNSD di Kabupaten Buton. “Bukan saya yang nyatakan mereka lulus, yang tentukan lulus itu Menpan dan yang tetapkan lulus itu Menpan juga,” pungkasnya. Dalam hal kasus mafia CPNSD Kabupaten Buton yang meluluskan honorer siluman melalui jalur database K1 sebenarnya sejak beberapa bulan lalu semenjak masalah tersebut mencuat kejaksaan negeri (Kejari) Pasarwajo sudah melakukan puldata. Sejumlah pihak terkait telah dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan. Sayang sampai saat ini kasus tersebut tetap saja jalan ditempat. KeBaca Honorer di Hal 6

Polisi Bekuk Empat Penjudi Andoolo, KP Jajaran kepolisian wilayah Konawe Selatan intens melaksanakan pemberantasan penyakit masyarakat. Salah satunya adalah judi jenis togel atau kupon putih. Akhir pekan lalu, jajaran Polsek Moramo, membekuk empat tersangka pemasang kupon putih beserta sejumlah barang bukti berupa rekapan nomor, handphone dan uang pemasangan. Keempat tersangka tersebut masing-masing Hasliana (26), Resti (20), Harpia 1per dan Mei (40). Keempat pelaku yang diamankan kepolisian Moramo ini adalah perempuan. “Pelaku ditangkap berkat informasi dari masyarakat dan Polisi langsung mengembangkannya. Berada disalah satu rumah warga, Polisi lalu menangkap basah dengan barang bukti 2 buah HP, 8 lembar kertas rekapan nomor togel dan uang tunai Rp 140 ribu,”ujar Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana didampingi Kapolsek Moramo AKP Hairuddin, saat ditemui di Mapolres Konsel pekan lalu. Menurut Anjar Wicaksana, laporan masyarakat ke aparat

Herman/KP

empat perempuan yang ditangkap polisi akibat judi togel (Kupon putih) saat diamankan di mapolsek moramo akhir pekan lalu. petugas kepolisian sangat membantu dalam melakukan pemberantasan penyakit masyarakat seperti judi. Untuk itu warga yang memberikan laporan diberikan penghargaan dan identitas akan selalu dirahasiakan. “Kejadian penangkan ke empat pelaku judi togel sekitar jam 13.30 wita, akhir sabtu lalu. Ke empatnya tidak dapat berkutik, karena barang buktinya

ada,” jelas Kapolres. Ditambahkan, untuk tersangka Hasliana merupakan bandar kecil di wilayah Moramo yang sudah pernah berurusan dengan polisi dan dipidana penjara dalam kasus yang sama. “Dengan perbuatan yang kembali dilakukan itu akan lebih berat lagi dan ancaman hukumannya tiga tahun penjara sesuai KHUP,” tandasnya. (era)


6

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Istri Bupati Pimpin PMI Bombana an kepalang merahan yang cepat, tepat, dan bermutu, sesuai visi dan misi PMI, serta dilandasi semangat kesukarelaan, kepemimpinan kolektif dan panutan inovatif. Bupati Bombana, H Tafdil juga menyampaikan selamat atas pengukuhan jajaran pengurus PMI Kabupaten Bombana periode 2012 – 2017. “Ini musyawarah paling cepat. Pagi di buka, sorenya, ketua terpilih dan pengurusnya langsung dilantik,” kata Tafdil. (nur)

Cemburu...

yang belakangan diketahui di Jalan Km40 Kelurahan Parauna. Setibanya disana, Raden Dalen mencekik istrinya hingga tewas. Setelah memastikan isterinya tewas, Raden Dalen mengikat jasad istrinya lalu diboyong ke Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara. Mayat Risnawati dibuang Raden Dalen di Kali Asera. Keesokan harinya, Sabtu (12/5) lalu, warga Asera digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas dalam kondisi tangan terikat. Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Ma-

rani membenarkan pengungkapan kasus itu dan penangkapan tersangka Raden Dalen alias Dalen. AKP Turuman Marani menuturkan kasus pembunuhan itu terungkap diawali penemuan mayat di kali Asera Kecamatan Asera Konawe Utara. “Awalnya warga menemukan mayat perempuan yang tidak diketahui identitasnya tetapi setelah ditelusuri ternyata mayat tersebut bernama Risnawati alias Ri (32). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dan terikat dengan tali dibagian leher,” ujar AKP Tu-

ruman Marani kemarin. Setelah nama korban diketahui, polisi pun bergerak cepat. Hasil penyelidikan, ternyata korban adalah istri Raden Dalen alias Dalen. Polisi menginterogasi Raden Dalen. Polisi hanya butuh 1x24 jam mengungkap pelaku pembunuhan. Dihadapan polisi Raden Dalen mengaku telah membunuh isterinya, Risnawati. “Pelaku Raden Dalen telah kami amankan. Pelaku dijerat pasal 338 tentang pembunuhan, ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuh Turuman. (din)

“Tersangka merasa tersinggung karena dituduh mencuri lampu bliyar hingga terjadi perkelahian dengan menggunakan sajam,” kata Lerry Tutu. Akibat perkelahian tersebut, Acong hanya mengalami luka di jari tangan kiri terkena sajam milik korban. Sementara Al Amin kehilangan nyawa akibat terkena tusukan dibahu kiri hingga robek menembus jantung serta beberapa luka dilecet kedua lengan, pinggang dan belakang. “Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka tusukan sedalam 14 cm yang menembus jantung hingga menyebabkan nyawanya tak tertolong,” tambahnya.

Tidak berselang lama, sekitar pukul 08.15 wita pasca penemuan jenazah, tersangka kemudian memilih untuk menyerahkan diri di Polres Baubau dan mengakui segala perbuatannya. Namun, sebelumnya, pihak penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi salah satunya pegawai Syahbandar yang sebelum kejadian sekitar pukul 20.00 hingga pukul 22.00 bersama dengan korban sementara menikmati minuman keras di lokasi Pelabuhan Murhum. “Tersangkanya langsung menyerahkan diri ke Polres dan mengaku kalau dialah pelakunya. Barang bukti sajam milik

korban juga telah kita amankan,” jelasnya. Di lokasi penemuan mayat, tampak mayat yang ditemukan dalam kondisi berceceran darah yang keluar dari mulutnya. Penemuan mayat tersebut sontak mengundang perhatian banyak orang yang tak lain adalah para pedagang disekitar lokasi kejadian. Mengingat kondisi mayat sudah dikerumuni semut, pihak kepolisian menduga korban sudah kehilangan nyawanya sekitar pukul 01.00 dinihari. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.(m5)

seorang laki-laki, Jumat (11/5), sekitar pukul 21.00 wita. Hati Raden Dalen pun panas, cemburu. Saat itu juga ia menghentikan sepeda motor yang ditumpangi isterinya, Risnawati. Tersangka pun serta merta meminta isterinya berpindah boncengan di sepeda motor Raden Dalen. Tanpa curiga, Risnawati pun menuruti permintaan sang suami. Raden Dalen bukannya membawa pulang isterinya ke rumah, melainkan membawa istrinya pergi ke suatu tempat,

Mayat...

Yellow

AKP Lerry Tutu saat dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut. Lerry menjelaskan kejadiannya bermula ketika korban yang juga pemilik bliyar mendatangi tersangka Acong (33), di konter HP miliknya yang menjadi TKP pembunuhan dan memang lokasinya saling bersebelahan. Korban kemudian menanyakan lampu biliar miliknya yang hilang kepada Acong. Merasa dituduh, adu mulut sempat terjadi hingga akhirnya keduanya saling mencabut senjata tajam dan saling menyerang.

ketua pMi Sultra Hj rusiawati yusran Silondae saat melantik pengurus pMi Bombana pekan lalu.

Wakili... Kedatangan tim penilai disambut Sekda H Sardjun Mokke, Ketua DPRD Ansyari Tawulo, Pj Kepala BPMD Hj Suryani dan seluruh Kepala SKPD, Camat Laeya dan Kepala Desa Aepodu Anwar dan seluruh warga. “Ini merupakan persiapan

Honorer... jaksaan pun terkesan terlena dan adem ayem, padahal telah jelas bahkan telah ada pen-

Hearing... Kadis bisa hadir. Banyak sekali masalah di pertambangan yang perlu kami bahas,” kata politisi PPP ini kemarin. Untuk masalah pertambangan ini, Taslim lebih menyoroti setoran PAD yang masih sangat minim dan jauh dari target semula. Namun ia belum mengetahui apakah ada perusahaan yang belum atau tidak menyetorkan kewajibannya kepada daerah yang tidak transparan terhadap retribusi tambang sehingga yang dilaporkan sangat jauh berbeda dengan

Nuryadi/kp

matang yang ditunjukkan oleh masyarakat, pemerintah desa dan kecamatan bahwa Aepodu sangat siap menjadi duta provinsi di level nasional,” ujar M Nasir kemarin. Menurutnya, Konawe Selatan menjadi kabupaten langganan yang meloloskan dutanya di level nasional. Itu

dapat dilihat pada 2007, Desa Sindang Kasih yang menjadi duta Sultra di level nasional berhasil diposisi tiga besar. Tahun 2011 lalu, Desa Sindang Kasih, kembali menempati posisi peringkat IV nasional. “Semoga prestasi tahun lalu dapat ditorehkan kembali,” harapnya. (era)

gakuan dari sejumlah kadis yang memang memalsukan data bahkan mengusulkan sanak keluarganya yang tidak pernah tercatat sebagai honorer

masuk dalam seleksi K1. “Sampai sekarang pun kita masih puldata,” ujar Kasi Intel Kejari Pasarwajo saat dihubungi kemarin. (m4)

pengakuan oleh pihak perusahaan. “Kami belum tahu persis berapa sebetulnya realisasi PAD kita tahun 2011 dari sektor pertambangan. Karena selama ini Pemkab belum pernah secara resmi menyampaikan kepada kami. Karena itu nantinya kami akan mencocokkan laporan setoran keuangan perusahaan dengan pihak daerah sebagai penerima,” ujarnya. Untuk diketahui, PAD pertambangan di Konut hingga Nopember 2011 hanya mencapai kurang lebih Rp800 juta.

Padahal saat itu terdapat puluhan perusahaan tambang yang sedang melakukan eksploitasi dan pengiriman ore nikel ke luar negeri. Lalu kemana setoran PAD tambang selama ini? Laporan sejumlah perusahaan mengklaim telah menyetor dan tak pernah menunggak pajak tambang. Sebut saja PT Antam Tbk yang membeberkan setorannya pada 2011 kurang lebih Rp500 juta, PT Bumi Konawe Abadi (BKA) kurang lebih Rp. 1 miliar. “Ini belum termasuk perusahaan lain,” pungkas Taslim. (p15/lan)

Yellow

tralan, kesamaan, kemandirian, kesatuan dan kesemestaan. Sementara Ketua PMI Sultra, Rusiawati Yusran Silondae mengucapkan selamat kepada Pengurus yang baru dilantik dan terimakasih kepada pengurus lama yang telah mengabdikan diri pada PMI. Istri mantan Plt Gubernur Sultra, Yusran Silondae ini berharap agar pengurus PMI Bombana mempunyai kemandirian dalam pengelolaan PMI dan mampu menyediakan pelayan-

Magenta

Magenta

utan, ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bombana ini mengatakan, dirinya siap berkomitmen mengembangkan PMI di Bombana. Andi Nirwana sangat optimis dengan komitmennya itu meski komposisi kepengurusannya hanya berjumlah 11 orang. Ketua FKPPI Kabupaten Bombana ini juga optimis melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menjabarkan 7 prinsip dasar yang dipegang PMI yaitu kemanusiaan, kesukarelaan, kene-

Cyan

Cyan

Rumbia, KP Andi Nirwana resmi memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bombana selama lima tahun kedepan. Istri Bupati Bombana, H Tafdil ini, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) 1, yang diselenggarakan, akhir pekan lalu. Usai terpilih, Andi Nirwana Tafdil dan pengurusnya dilantik hari itu juga oleh ketua PMI Sultra, Hj. Rusiawati Yusran Silondae. Saat memberikan samb-

Cyan

Cyan

Magenta

Magenta

Yellow

Yellow


7

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Kecanggihan Sukhoi Diragukan Sukhoi ....... Daryatmo menambahkan kalau pihaknya belum tahu pasti apakah ELT mengalami kerusakan atau tidak. Saat dibawa ke atas dari jurang, kondisi fisik memang lumayan bagus. Namun, apakah saat kecelakaan berfungsi atau tidak, dia tak tahu pasti. Diluar itu, Daryatmo juga menyampaikan kalau tim SAR gabungan telah mendekati bangkai ekor SSJ 100. Seperti diberitakan sebelumnya, ekor

tersebut berada di dasar jurang sedalam 500 meter dan diprediksi banyak jenazah korban. “Cuaca dan medan masih jadi kendali, tapi kami sudah dekat di ekor pesawat,” urainya. Untuk black box, Daryatmo mengatakan belum ada di tangan tim pencari. Benda yang di duga black box sebelumnya ternyata hanya ELT, GPS dan alat komunikasi lainnya. Jadinya, pencarian masih terus dilakukan dan asumsi black box ada diantara ekor pesawat tidak berubah. Skenario untuk pencarian hari

ini tidak berubah. Tetap kombinasi SAR udara dan SAR darat. Begitu juga dengan pola evakuasi, kalau malam hari ditemukan akan dibawa ke Jakarta melalui jalan darat atau menunggu keesokan paginya. “Ada belasan helicopter dilokasi, kalau tidak bisa diatur bisa muncul persoalan baru,” tegasnya. Di bagian lain, delegasi Rusia terkait kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 menemui Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, kemarin (14/5). Diantar Duta Besar Rusia untuk Indone-

sia Alexander Ivanov, selama 30 menit delegasi membicarakan seputar kecelakaan yang terjadi di Gunung Salak, Bogor, itu. Mereka antara lain ketua delegasi khusus Rusia untuk mempelajari kasus SSJ 100 Yuri Slyusar dan Presiden United Aircraft Corporation Mikhail Pogosyan. Sementara Wapres antara lain didampingi Wamenhub Bambang Susantono, Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti, dan Plh Dirjen Amerika Eropa Kemenlu M Wahid Supriyadi.(dim/fal)

Korban Minta Penuntasan Kasus-kasus HAM pada SBY Surat ....... Surat-surat tersebut kemarin diserahkan melalui anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hukum dan HAM Albert Hasibuan.

“Surat-surat ini akan menjadi bahan untuk memberikan masukan kepada presiden,” kata Albert. Sebelumnya disebutkan, Presiden SBY memiliki rencana untuk menyampaikan permintaan maaf kepada

seluruh korban pelanggaran HAM. Tujuannya, agar tidak ada beban sejarah. Saat ini, Wantimpres sedang menyiapkan konsep mengenai permintaan maaf untuk kemudian diserahkan kepada presiden. Renca-

nanya, permintaan maaf itu disampaikan sebelum masa jabatan presiden berakhir. Selanjutnya, presiden akan membentuk lembaga tertentu untuk menangani pemulihan hak korban, kompensasi, dan rehabilitasi.(fal/ttg)

La Ode Songko Panatagama Bertemu Tokoh-tokoh Cagub ....... dimanfaatkan untuk dirinya, saya punya keyakinan ia pasti terpilih sebagai gubernur. Begitu juga jika potensi itu dimanfaatkan untuk mendukung orang lain, maka orang lain itu akan jadi gubernur,” pungkas Habil. “Sebenarnya saya ingin bicara banyak, tapi karena malam ini juga saya harus balik ke Jakarta, nantilah saya sama Prof Kiki (Prof Hermawan Sulistyo) menggelar diskusi lagi,” tambah Habil. Pandangan yang hampir sama dengan Habil Marati juga disampaikan Prof Hermawan Sulistyo. Di hadapan tokoh-tokoh masyarakat Sultra, Ia menitipkan pesan pada masyarakat agar tidak menyia-nyiakan kemampuan generasi muda, putra daerah Sultra yang bercita-cita ingin membangun Bumi Anoa. “Jangan lepas La Ode Songko Panatagama. Ia memiliki karakter. Seseorang yang memiliki karakter, itu tidak bisa ditekan. Seorang pemimpin adalah orang yang berani mengambil risiko. Jangan biarkan anak ini lepas. Orang Jogja (Yogyakarta, red) akan senang jika anak ini (La

Ode Songko Panatagama) berada di daerah Jawa,” ungkap Prof Hermawan Sulistyo saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan ramah tamah La Ode Songko Panatagama dengan masyarakat Sultra di Swiss Belhotel Kendari, tadi malam. Pria yang akrab disapa Prof Kikiek ini menilai, masyarakat Sultra akan rugi jika melepas La Ode Songko pada Pilgub mendatang. Momentum Pilgub, masyarakat akan diperhadapkan pada pilihan calon pemimpin yang akan menentukan nasib Sultra lima tahun yang akan datang. “Jika Ongko (sapaan La Ode Songko, red) menang, saya akan membawa tim ahli ke Sultra untuk merancang infrastruktur. Tidak perlu dibayar. Datangkan investor dari luar yang siap membangun Sulawesi Tenggara,” jelas guru besar Universitas Indonesia itu yang disambut tepuk riuh undangan. Prof Kikiek menilai, karakter yang dimiliki Ongko adalah sosok yang senang memberi dan membangun. Tak seperti sebagian karakter pemimpin yang hanya menjadi seorang petinju. Senang menggenggam, tapi sulit memberi. Bahkan, jika karakter kepem-

impinan yang dimiliki Ongko tidak diberdayakan pada pembangunan Sultra, maka akan diambil alih oleh masyarakat Jawa. La Ode Songko Panatagama menambahkan, kehadirannya dalam panggung politik di Sultra karena niatannya untuk membangun Sultra kedepan sangat tinggi. Ia berharap mendapat kesempatan dari masyarakat untuk memikirkan perkembangan dan pembangunan Sultra dari semua aspek yang ada. “Jika hanya sekadar memikirkan keuntungan, untuk apa saya menjadi gubernur. Tapi saya memikirkan masyarakat Sultra, masa depan daerah ini, serta bagaimana kemajuan pembangunannya. Perubahan pembangunan di Sultra dapat saya lakukan secara aktif bila segala penentuan kebijakan diberikan kepada saya. Salah satu cara yang harus ditempuh, harus menjadi Gubernur Sultra,” ungkap Ongko. Ia pun membulatkan tekadnya itu untuk berpartisipasi aktif dalam Pilgub Sultra 2012 ini. Keberaniannya maju menjadi pemimpin Sultra sebagai motivator bagi generasi muda dalam menentukan sikap politiknya di masa mendatang.

Tak hanya berebut kursi Sultra-01, namun juga harus berada pada tataran legislatif. “Kita harus memiliki mimpi. Jika tidak punya mimpi, maka semangat kerja akan kendur. Persoalan menangkalah hal biasa bagi saya. Yang terpenting adalah punya impian yang luar biasa dan harus berusaha menggapai mimpi itu,” ungkapnya. Dalam hajatan Pilgub Sultra, La Ode Songko berusaha menunjukan sebuah pendidikan politik bagi masyarakat. Meskipun punya tujuan yang sama dalam memperebutkan kursi Sultra-01, namun dalam implementasinya, membangun komunikasi antar calon dan tokoh masyarakat itu sangat penting. Jangan menjadikan kompetitor dalam Pilgub sebagai musuh. “Makanya, saya dengan semua bakal calon, baik Nur Alam, Ali MAzi, Ridwan, maupun Buhari Matta, tetap membangun komunikasi dengan mereka. Saya harus menghargai mereka sebagai senior dalam kancah perpolitikan. Saya pikir tidak ada salahnya membangun komunikasi dan berusaha berpolitik yang sehat serta beretika,” pungkasnya. (aka/ong)

Amirul: Kita Harus Masuk dalam System Amirul ....... Amirul. Pandangan ini dilontarkan Amirul Tamim karena ia punya keyakinan bahwa dikotomi kepulauan daratan telah melahirkan system pemerintahan berwarna birokrat non kompentensi yang kemudian berimbas pada pelaksanaan pembangunan yang tak profesional pula. “Sebelum jadi Walikota, saya ini matang di jabatan pemerintahan dan pembangunan. Sekarang ini yang terjadi, penyusunan jabatan eselon II pun sudah dikaitkan dengan dikotomi kepulauan daratan. Akibatnya, walaupun dia pintar, cakap dan kompeten orang itu, tetap tidak akan ter-

pakai oleh karena pertimbangan kepulauan-daratan. Supaya paradigma kepulauan-daratan ini hilang, maka Provinsi Kepulauan harus segera diwujudkan. Dengan catatan, kita harus masuk dalam system,” ujarnya. Yang menarik, Amirul Tamim tak mau menyebut dirinya sebagai calon pemimpin pro pembentukan Sultra Kepulauan yang akan masuk dalam system. Walaupun ia diunggulkan untuk posisi calon Wakil Gubernur, ia tetap bungkam. “Siapapun, kalau bukan kosong satu ya, kosong dua. Sama saja. Yang penting, dia punya komitmen untuk memperjuangkan terbentuknya Provinsi Sultra Kepulauan,” katanya. Sebenarnya, lanjut mantan

Kepala Biro Pemerintahan era Gubernur Sultra, Drs H La Ode Kaimoeddin ini, keuntungan dan dukungan atas perjuangan pembentukan Sultra Kepulauan ini telah dimiliki yakni, Gubernur Sultra saat ini, Nur Alam yang konsen dengan pergerakan pemekaran provinsi. “Ini peluang yang harus ditangkap dan disambut. Semakin kokoh jika ternyata wakil gubernurnya juga intens memperjuangkan Sultra Kepulauan,” kata Amirul lagi. Bicara Provinsi Sultra Kepulauan, memang sudah sangat pantas. Misalnya, menyinggung kesiapan calon ibukota, Amirul mengaku telah mempersiapkan Baubau sebagai ibukota provinsi Sultra Kepulauan. “Kota Baubau

sudah sangat siap. Alhamdulillah, selama 9 tahun lebih saya memimpin Baubau, telah banyak perkembangan dan kemajuan yang terjadi. Salah satu buktinya, jika daerah lain di Sultra masyarakatnya sibuk dengan urusan politik di saat-saat Pilkada, maka masyarakat Baubau tidak lagi menyibukkan diri dengan urusan Pilkada walaupun saat ini menghadapi Pilkada. Masyarakat Baubau memilih sibuk dengan urusan pekerjaan dan bisnisnya. Hampir setiap jengkal tanah di Baubau saat ini menjadi peluang usaha dan bisnis. Mencari tempat utung jual pisang goreng saja sudah susah. Kesimpulan saya, Baubau saat ini sudah otopilot,” pungkas Amirul Tamim.(ong)

dahaga dan rasa mual dari bau bahan bakar pesawat sudah berada di ujung kerongkongan. “Kami mencari-cari tim lain, susahnya minta ampun. Ham-

pir seharian kami tidak minum. Untungnya di jalan menuju puncak saya ketemu dengan wartawan. Saya dan lima orang anggota pun akhirnya bisa mi-

num meski hanya sebotol. Setelah itu, kami pun kembali bekerja sambil menunggu kiriman logistik dari posko utama,” ungkapnya.(ca)

Tak Mau Ambil Risiko Hadapi Medan Berat Relawan ....... tongan tubuh,” tuturnya. Jasad tak hanya tercecer di daratan. Ada juga yang tersangkut di pohon yang batangnya gosong. Alur evakuasi sempat terkendala oleh cuaca. Kabut datang dan pergi dalam kurun waktu yang begitu cepat. “Jam sepuluh pagi kabut datang. Ditambah awan mendung. Kami sangat kesulitan dan tidak mau mengambil risiko,” katanya. Meski evakuasi berhenti, hari ketiga di Gunung Salak dilalui Muid dengan gembira. Itu lantaran timnya berhasil mengangkut banyak kantong jasad korban. Ada sekitar sepuluh kantong yang saat itu dibawa dan diserahkan kepada Paskhas TNI Angkatan Udara untuk diboyong ke helikopter Puma. Suasana haru itu hanya berlangsung dalam hitungan jam. Penyebabnya, stok air milik tim Muid kian tipis. Hingga suatu ketika, Muid tak memiliki setetes air lagi. Padahal,

Mundurnya Imran dari Demokrat Dianggap Patut Imran ....... demokrat,” ujarnya, kemarin. Mantan Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Konsel itu juga tidak menyalahkan bila H Imran mundur dengan alasan untuk konsentrasi di pemerintahan Konawe Selatan. “Setelah saya menyimak, apa yang disampaikan termasuk alasan-alasan mundurnya pak Bupati sangat didukung. Itu merupakan pilihan prerogatif Pak Imran untuk mundur dari kepengurusan, meski masih diharapkan untuk duduk bersama-sama,” katanya.

Yusman yang didepak dari keanggotaannya di DPRD Konsel dan digantikan Ir Ketut Winarso itu mengaku, keberadaan H Imran di Demokrat tidak dapat dipungkiri keberhasilannya membawa partai besutan SBY itu besar di Sultra. Begitu juga kontribusi Hj Suryani Imran yang meraih suara terbanyak di Pilcaleg beberapa waktu lalu. “Pak Imran selaku ketua kami terdahulu, Bupati kami dan orang tua kami, kemanapun arahnya akan kami dukung, terkhusus dalam membangun Konsel,” tandasnya. Begitu juga yang disampaikan

H Djoko Suprihatin atas pilihan Drs H Imran yang memilih mundur dari kepengurusannya di Partai Demokrat yang pernah dibesarkannya. Itu pilihan beliau untuk mundur. Berarti ada beberapa alasan dan itu perlu kita dukung, terlebih lagi dalam rangka konsentrasi di pemerintahan di Konawe Selatan. “Pak Imran yang juga Bupati Konsel adalah atasan saya ketika saya masih di birokrasi, jadi kalau mundurnya, berarti alasanya sudah pasti ingin konsentrasi di Konsel di pemerintahan,” terang mantan Kepala BPMD dan BKD Konsel.(era)

Kendalanya ada pada Kreativitas dan Inovasi Indonesia ....... menilai, kekayaan alam baik pertambangan maupun pertanian di Sultra jauh lebih bagus dibanding negara lain. Namun fakta yang ada, kemakmuran di negara lain lebih meningkat daripada masyarakat Sultra. “Saya jauh-jauh dari Tokyo diajak ke Kendari. Saya katakan, dimana Kendari itu? Katanya di Indonesia. Setelah saya lihat di peta, ternyata Indonesia sudah hilang di dunia. Lalu saya menuju ke Kendari. Ternyata Indonesia itu ada di Kendari,” kelakar Prof Herma-

wan Sulistyo. Kondisi Sultra, kata dia, jauh lebih bagus sumber daya alamnya dibanding dengan Swedia. Ia menjadi seorang dosen pada salah satu universitas di Swedia. Hasil pengamatannya, negara tersebut hanya dipenuhi bebatuan. Tak ada tempat yang layak bercocok tanam. Namun, ada satu tumbuhan sejenis makanan ular yang diolah menjadi jelly. “Kemampuan masyarakat Swedia mengolah buah tersebut menjadi jelly cukup luar biasanya. Itulah yang menjadikan harganya mahal. Masyarakat di sana pun jauh lebih makmur

dibanding masyarakat di Indonesia,” ungkapnya. Artinya, kelemahan yang dimiliki masyarakat Sultra dan masyarakat Indonesia pada umumnya terkendala pada kreativitas dan inovasi sumber daya manusianya. Jika SDMnya mendukung, maka kemakmuran rakyat juga akan meningkat. “Sultra ini kaya dengan nikel. Kondisi alamnya pun cukup menjanjikan untuk pertanian. Di Jepang saja, di tengah-tengah bangunan megah, mereka harus membuat sawah agar mereka bisa hidup,” jelas Prof Kikiek sapaan Prof Hermawan Sulistyo.(aka/ong)

Bukan Hanya Brosur, Wujud Mesin Cetak Pun Dipamerkan Pameran ....... gan Global Web System (GWS), sebuah perusahaan pembuat mesin cetak yang berpusat di Amerika Serikat. Rombongan Fajar Media Grup dipimpin langsung Direktur Utama PT Media Fajar sekaligus pembina Fajar Grup, H Syamsu Nur. Untuk event tahun ini, sebanyak 51 negara, termaksud Indonesia ikut ambil bagian. Jerman sebagai tuan rumah misalnya mengutus sebanyak 638 perusahaan. Menyusul China sebagai salah salah satu raksasa ekonomi dunia dengan 280 peserta. Selanjutnya Inggris 122, Amerika Serikat 107 perusahaan dan India 29. Negara-negara Asean seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan Philipina tidak ketinggalan mengikuti ajang tersebut. Perusahaan pembuat mesin cetak dunia seperti GOSS Internasional, Air Motion Sys-

tem, Mitsubishi, Global Wes System (GWS), Heidelberg, Komori hingga perusahaan pembuat mesin foto copy Ricoh seakan tak mau ketinggalan menampilkan produk-produk terbarunya. Rata-rata produk yang dikeluarkan sudah menggunakan sistem digital dan ramah lingkungan. Perusahaan mesin cetak Komori misalnya menampilkan sebuah mesin cetak generasi terbaru yang diberi nama Lithrone G40. Mesin cetak dengan teknologi ramah lingkungan ini mampu mengurangi limbah kertas dan hemat energi. Drupa, Messe Dusserdorf sendiri merupakan lokasi pameran dengan luas kurang lebih 15 Hektar. Drupa ini jika di Indonesia mirip Jakarta Convention Center (JCC). Drupa adalah dua kata dari bahasa Jerman Druck and Papier (koran dan kertas). Di lokasi tersebut berdiri sebanyak 18 hall atau bangunan yang antara satu den-

gan lainnya seakan menjadi satu. Untuk menjadi peserta pameran di tempat tersebut harus disesuaikan anggaran serta luas lokasi yang akan digunakan. Bagi perusahaanperusahaan raksasa mengambil tempat luas tidak ada masalah, sebab tidak hanya sekadar tampil dengan membawa gambar atau brosur, namun mereka lebih menampilkan wujud asli dari mesin tersebut secara utuh. Bisa dibayangkan seperti perusahaan mesin cetak sekelas GOSS yang selama ini menjadi langganan perusahaan penerbitan koran harus membawa langsung seluruh komponen mesin cetaknya. Berapa luas areal dibutuhkan? Itulah Drupa, lokasi pameran bertaraf internasional dikelola secara profesional dan mampu menggerakan perekonomian dunia. Tak salah jika tema pameran tahun ini bertajuk One Word, One Drupa (satu dunia, satu drupa). (bersambung)


8

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

La Ode Ida Mediasi Gubernur se-Kalimantan Jakarta, KP Ancaman dari empat gubernur di Pulau Kalimantan untuk memblokir pasokan batubara agar tidak keluar dari pulau yang kaya sumberdaya alam itu ditanggapi serius pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Rencananya, pimpinan DPD akan mengundang empat gubernur se-Kalimantan. “Kita pertimbangkan untuk mengundang empat gubernur. Kita coba cari jalan keluarnya,” kata Wakil Ketua DPD, La Ode Ida dalam diskusi tentang grand design pertambangan dan energi di gedung DPD RI, kemarin. Menurut La Ode, pihaknya akan mencoba memediasi tuntutan para gubernur untuk mendapatkan tambahan kuota BBM agar Pulau Kalimantan tidak mengalami krisis energi. Senator asal Sulawesi Tenggara itu khawatir jika Pemda di Kalimantan benar-benar merealisasikan ancamannya, bukan tidak mungkin Pulau Jawa akan mengalami krisis listrik. Pada kesempatan sama Ketua Komite II DPD, Bambang Susilo mengatakan, bukan persoalan sulit bagi Pemda di Kalimantan untuk menyetop pasokan batubara ke Pula Jawa. “Misalnya di Kalimantan Timur, lalu-lintas batubara diangkut lewat Sungai Mahakam. Kantor Pemprov Kaltim itu di tepi Mahakam, jadi gampang saja untuk memblokirnya,” kata Bambang. Senator dari Provinsi Kaltim itu juga mengingatkan pemerintah pusat bahwa saat ini sejumlah pembangkit listrik di Pulau Jawa menggunakan batubara dari Kalimantan. “Bisa dibayangkan kalau pasokan ke Paiton (PLTU Paiton) dihentikan, Jawa akan krisis listrik,” ucapnya. Ditambahkannya pula, sebenarnya tuntutan empat gubernur di Kalimantan tentang tambahan kuota BBM bukanlah permintaan yang muluk-muluk. Sebab, sangat ironis jika Kalimantan yang dikenal sebagai daerah pemasok sumber energi justru mengalami kelangkaan BBM. “Kami juga ingin pemerintah pusat mendengarkan persoalan ini,” ucapnya.(ara)

49 Orang Dimutilasi CADEREYTA JIMENEZ - Kartel narkoba di Meksiko tak henti-hentinya menebar teror. Minggu (13/5) pagi, 49 jasad korban kekejaman geng narkoba ditemukan bertumpuktumpuk di jalanan Kota Monterrey, Provinsi Nuevo Leon. Sama halnya dengan korban yang sebelumnya ditemukan, bagian kepala serta tangan dan kaki sudah termutilasi. Korban yang ditemukan terdiri dari 43 pria dan 6 wanita. “Yang membuat proses identifikasi korban menjadi sangat sulit adalah fakta kalau kepala mereka tidak ditemukan di lokasi,” kata Jorge Domene, juru bicara pemerintah provinsi Nuevo Leon, sebagaimana dikutip Reuters Senin (14/5). Beberapa jasad ditemukan tanpa mengenakan sehelai benang pun. Untuk proses identifikasi, petugas forensik telah mengambil sample DNA. Domene mengatakan, geng narkoba Zetas merupakan pihak yang bertanggung jawab atas pembantaian tersebut. Hal itu mengacu pada secarik surat yang ditemukan di lokasi penemuan mayat. Berdasarkan penyelidikan sementara, para korban diduga dibunuh 48 jam sebelum penemuan mayat. Korban yang sudah dalam keadaan tak bernyawa, kemudian dibawa ke lokasi dengan menggunakan truk. Penemuan mayat-mayat ini terjadi selang beberapa hari setelah beberapa hari lalu juga ditemukan 18 mayat tanpa kepala di dua mobil yang ditelantarkan di jalanan kota Guadalajara. Beberapa hari sebelumnya, polisi juga menemukan 23 mayat di kota Nuevo Laredo. Saat itu 14 mayat di dalam sebuah mobil dalam kondisi tanpa kepala lagi, sementara 9 orang lainnya ditemukan tergantung di sebuah jembatan. (reuters/afp/ara)

RAKA DENNY/JAWAPOS

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi (kiri) berikan keterangan emergency location transmitter (ELT) pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Jawa Barat. Tim berhasil menemukan pada Minggu, 13 Mei 2012 malam kemarin, yang lokasinya berada jauh dari titik kejadian.

ELT SSJ 100 Kuno Tidak Terdeteksi Radar, Bikin Lama Pencarian

Jakarta, KP Klaim Sukhoi Civil Aircraft Corporation, perusahaan yang membangun Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 bahwa pesawatnya menggunakan teknologi terkini patut dipertanyakan. Buktinya Emergeny Locator Transmitter (ELT) pesawat nahas tersebut menggunakan frekuensi lama. Akibatnya jelas, pesawat tersebut jadi lebih lama ditemukan. Kepastian itu disampaikan oleh Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi usai mengevakuasi alat tersebut dari jurang jatuhnya SSJ 100. Setelah di cek, ternyata ELT tersebut masih menggunakan

model lama dengan frekuensi di kanal 121.5, 203 MHz sedangkan yang terbaru frekuensinya berjalan di 121.5, 203 MHz. “Padahal, Indonesia sudah pakai frekuensi terbaru,” ujar Tatang. Perbedaan frekuensi itulah yang membuat alat tersebut lantas tidak berfungsi dengan baik. Terlebih, posisi jatuhnya bangkai pesawat di dalam jurang membuat sinyal di frekuensi lama tidak bisa keluar. Itulah kenapa, saat menerima kabar SSJ 100 hilang kontak tim pencari tidak bisa segera menemukan bangkai pesawat. Pola pencarian dilakukan dengan cara yang lebih luas, yakni menyisir

lokasi disekitar kontak terakhir dengan ATC Atang Sandjaja. Basarnas saat itu juga heran kenapa ELT tidak terdeteksi. Bahkan, juru bicara Basarnas Gagah Prakoso mengungkapkan tidak hanya satelit Indonesia yang gagal menangkap frekuensi SSJ 100. Dua satelit milik negara tetangga yakni Singapura dan Australia yang menjadi backup satelit Indonesia juga bernasib sama. Idealnya, begitu kecelakaan terjadi pesawat langsung memancarkan ELT. Dia tidak tahu pasti kenapa pabrikan Sukhoi memasang alat tersebut. Kalaupun alat tersebut merupakan standar pabrikan, terbukti tidak bisa berfungsi

baik di Indonesia. Namun, untuk lengkapnya Tatang akan membawa ELT tersebut ke markas KNKT. “Akan kami selidiki lebih lanjut ELT tersebut,” imbuhnya. Anggota Komisi I DPR Roy Suryo yang ikut ke Posko Cijeruk, Bogor berharap agar fakta itu segera ditindaklanjuti pabrikan Sukhoi. Artinya, kalau serius membuka pasar di Indonesia harusnya peralatan menyesuaikan juga. “Harus jadi koreksi kalau pesawat itu masih dipasarkan,” katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan kalau ELT dulunya bernama ELBA (emergency located beacon aircraft). Alat tersebut disebutnya sudah jadi standar penerbangan sipil. Alat tersebut akan bekerja otomatis saat pesawat jatuh dengan tekanan tinggi. Dengan begitu, tim pencari bisa melakukan pencarian dengan lebih mudah dan cepat. Saat ini, lanjut Roy, terdapat tiga jenis ELT. Yakni, ELT untuk pendaki gunung, kapal laut, dan pesawat terbang. Dinamisnya dunia penerbangan juga mempengaruhi penggunaan frekuensi tersebut, kalau memaksa di 12.5 VHF yang jenis pancarannya line off sight atau lurus tidak bisa menembus gunung. Lebih jelas lagi juru bicara Basarnas Gagah Prakoso mengatakan kalau frekuensi di pesawat Sukhoi sudah sangat lama ditinggalkan Indonesia. Frekuensi tersebut pernah dipakai penerbangan Indonesia pada tahun 1980an. “Akhirnya, regulasi pada 2009 menegaskan semua frekuensi ELT beralih ke 406 MHz,” tuturnya. Di Indonesia, proses perpindahan frekuensi sendiri juga tidak secepat membalik tangan. Namun, dia memastikan sejak munculnya regulasi tersebut tidak ada lagi pesawat di Indonesia yang ELTnya masih di kanal 121.5. Tidak hanya pesawat, disebutkan juga untuk kapal semua sudah meninggalkan frekuensi itu. Dia lantas menjelaskan bagaimana proses penyampaian titik kordinat melalui ELT ke radar milik Basarnas. Cukup sederhana sebenarnya, saat pesawat mengalami musibah ELT lantas terpancar. Satelit menangkap sinyal tersebut dan diteruskan ke radar. “Di Bumi, satelit mengirimkan data dalam bentuk koordinat,” jelasnya. Dari titik koordinat itulah lantas di set ke Global Positioning System (GPS) untuk membaca lokasi. Begitu GPS menunjukkan kemana arah yang harus diambil, tim pencari mulai bergerak ke lokasi. Namun, proses tersebut tidak terjadi di ELT milik Sukhoi. Kalaupun alat tersebut menyala, sinyal yang dikeluarkan tidak bisa di deteksi radar di Indonesia, Singapura atau Australia. Lantas, seperti yang ditulis diatas pencarian dilakukan dengan cara manual. “Saya tidak tahu pasti, mungkin hanya Rusia atau Sukhoi saja yang pakai frekuensi lama,” terangnya. Bukan tanpa alasan Gagah menyebut demikian. Saat ini, maskapai penerbangan rata-rata menggunakan pesawat dari pabrikan Eropa dan Amerika. Nah, dua benua tersebut sepakat untuk samasama menggunakan frekuensi 406 MHz. Dia yakin betul frekuensi tersebut dianut oleh beberapa negara lain mengingat dominasi pesawat Eropa dan Amerika di dunia. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI

Baca sukhoi di Hal 7

1.257 Pucuk Surat untuk Presiden Jakarta, KP Para korban dan keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) tak lelah berjuang untuk mendapat perhatian dari pemerintah. Salah satunya dengan menuliskan surat yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 1.257 pucuk surat. Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan 14 tahun Tragedi Trisaksi, Mei 1998. Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar mengungkapkan, surat tersebut berasal dari korban dan keluarga korban berbagai kasus pelanggaran HAM.

Misalnya, kasus 1965-1966, Tanjung Priok, Talangsari, penculikan dan penghilangan orang secara paksa 1997-1998, Trisaksi, Semanggi I dan II, sampai kasus Wasior dan Wamena (Papua). “Surat-surat tersebut ditulis langsung oleh keluarga korban dan keluarga korban yang berisi desakan penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu,” ungkap Haris, kemarin. Langkah penyelesaian yang diharapkan adalah melalui proses hukum, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan. Selain itu juga harapan agar Indonesia lebih baik dan bermartabat. “Surat ini merupakan pesan kemanusiaan korban kepada presiden yang harus ditindaklanjuti

dengan segera oleh presiden,” katanya. Haris mengharapkan, presiden mengambil langkah tegas dan konstruktif dalam penyelesaian perkara-perkara HAM. “Ini mengingat sisa waktu pemerintahan hanya tinggal 2,5 tahun lagi,” ujarnya. Padahal, Presiden SBY sudah menjalankan pemerintahan selama hampir dua periode. Presiden, lanjut dia, perlu menginstruksikan Kejaksaan Agung untuk melakukan penyidikan kasus pelanggaran HAM berat menindaklanjuti penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM.

Baca suRAt di Hal 7

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto (kiri) dan Menkumham Amir Syamsuddin (kanan) saat menyampaikan pengantar pada acara dialog dengan sejumlah anggota LSM.

Kisah Relawan Pencari Jasad Korban Sukhoi di Gunung Salak

Terpaksa Minum Sebotol untuk Berlima Ribuan relawan bahu-membahu mencari dan mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi di Gunung Salak. Mereka bekerja tanpa kenal lelah di tengah medan berat dan cuaca yang tidak bersahabat. Seperti apa?

Relawan Pencari Jasad Korban Sukhoi di Gunung Salak

YUSKA APITYA AJI ISWANTO, Bogor Sudah empat hari Abdul Muid, 35, tidur di ketinggian 2.211 meter di atas permukaan laut. Anggota Taruna Siaga Bencana (Tigana) Bogor itu mulai terbiasa dengan hawa dingin di puncak Gunung Salak. Muid adalah salah seorang di antara ribuan sukarelawan yang bertugas mencari dan mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi. jpnn/kp

Di antara temannya sekompi, militansi dan stamina Muid memang agak terdepan. Karena itu, sejak hari pertama berada di puncak, Muid sudah tancap gas. Dia rela pergi-pulang dari puncak Gunung Salak menuju lereng hanya untuk memenuhi keperluan logistik tim gabungan yang hendak membelah jalur ke lokasi jatuhnya pesawat. Padahal, waktu tempuh yang dihabiskan Muid untuk mondar-mandir di punggung gunung itu delapan jam. “Capek sih. Tapi, kerjaan ini kan untuk membantu orang. Sejak 2006, saya aktif menjadi relawan,” ungkapnya kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group) di Posko Balai Embrio, Pasir Pogor, Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jabar, kemarin.

Pada hari pertama dan kedua membelah Gunung Salak, aktivitas Muid dan anggotanya lebih disibukkan membuat jalur evakuasi. Pada hari ketiga, barulah dia mampu merangsek ke lokasi jatuhnya pesawat. Lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi terbilang sulit dijamah. Berada di pundak gunung antara Puncak Salak 1 dan 2, sudut elevasi (kemiringan) tebing di crash point (titik tabrakan) hampir mencapai 90 derajat. Bila tidak berhati-hati, Muid dan rekan sejawatnya bisa celaka. Karena lewat jalur atas, tim Muid mesti turun dengan menggunakan tali sepanjang 500 meter lebih. Sementara tali yang ada di tangan hanya 200 meter. Tak kehabisan akal, Muid dan

dua orang temannya turun untuk membuka jalur yang lebih landai. Dia kemudian menyambungkan tali ke pohon untuk kemudian menjadi akses utama SAR ke titik jatuhnya pesawat. Di bawah memang telah ada tim dari Marinir yang membersihkan puing-puing dan jasad korban. Setelah terhubung, barulah Muid menarik satu per satu kantong jenazah dari tim yang berada di bawah. Dari situ, Muid melihat banyak jasad korban yang sudah tak berbentuk. Nyaris semua potongan jasad sudah gosong. “Banyak daging dan potongan tubuh berceceran. Kondisinya sangat curam, seluruh tim harus memakai tali untuk mengambil po-

Baca RELAWAN di Hal 7


Info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613 081341971661

selasa, 15 Mei 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Kursi kosong banyak terlihat di ruang rapat DPRD Sultra saat LKPJ gubernur kemarin. Sebuah potret wakil rakyat menggambarkan ketidakseriusan mewakili konstituennya. Lantas, apa wibawa anggota DPRD yang konon terhormat itu?

foto: basyarun/kp

Banyak Kursi Kosong di LKPJ Gubernur Kendari, KP Inilah wajah DPRD Sultra. Penilaian mengenai kinerja Gubernur Sultra Nur Alam jadi tak maksimal akibat banyaknya kursi kosong di ruang rapat. Padahal sangat penting sebagai wakil rakyat. Lantas, apa yang menjadi tanggung jawab anggota dewan pada konstituennya?

Dari 45 anggota DPRD Sultra, saat laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) kemarin, hanya diikuti 26 wakil rakyat. 19 orang tak nampak. Padahal LKPJ ini menjadi wajib bagi anggota demi membela konstituennya. Dalam LKPJ, Nur Alam menyampaikan 3 program dan kegiatan penting yang telah

Bayar Vaksin Calhaj Mengeluh Kendari,KP Seluruh jamaah calon haji pastinya ingin berangkat ke tanah suci, dalam kondisi fisik jasmani dan rohani yang baik. Olehnya itu mereka tak segan-segan merogoh kocek lebih dalam demi kesempurnaan ibadah itu. Namun bukan berarti mereka siap dijadikan “perahan� oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Baca bayar di Hal 10

dilaksanakan tahun anggaran 2011 untuk memperkuat landasan pembangunan ke depan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sampai pengembangan infrastruktur wilayah. Ia mengaku telah mendorong peningkatan nilai tambah pada beberapa komoditas strategis yakni jambu mate, kakao,

Mandor Aco Gantikan Arifaid Gara-gara Kasus Selundup Unggas

peternakan, rumput laut, komoditas pertambangan seperti nikel, emas dan aspal serta pengembangan pariwisata. “Pelayanan kesehatan dan pendidikan, seperti menyelesaikan pembangunan rumah sakit provinsi Sultra yang baru. Pemantapan reformasi birokrasi melalui perencanaan dan pengelolaan keuangan

daerah yang baik dan peningkatan pelayanan pengadaan barang jasa pemerintah melalui LPSE dan penyelesaian revisi tata ruang wilayah provinsi dan kabupaten/ kota. Pengembangan infrastruktur wilayah seperti pengembangan ketenaga listrikan,

Baca banyaK di Hal 10

Kendari, KP Jabatan La Ode Arifaid sebagai anggota DPRD Kendari akan diestafet oleh Mandor Aco. Dengan begitu, Arifait akan lebih fokus pada persoalan hukum yang menjeratnya. Seperti diketahui, Arifaid terlibat kasus penyelundupan unggas. Ia pun kini masih banding atas putusan bersalah dari Pengadilan Negeri Kendari.

Baca manDor di Hal 10

Wali Kota Suport Duta Wisata Kendari,KP. Pemilihan Duta Wisata Anandonia ikut disuport Wali Kota Kendari, Ir Asrun. Dia beberapa kali menyempatkan diri hadir dalam iven yang digelar generasi muda itu, 8 -15 Mei 2012. Begitupula ketika peserta Anandonia ini berkunjung ke rumah jabatan Asrun, mendapat apreseasi. Ketua panitia Duta Wisata Anandonia, Bayu mengatakan, salah satu esensi pelaksanaan kegiatan termasuk pemilihan duta wisata. Salah satu item kegiatan silaturahmi dengan wali kota. Hal tersebut menjadi penting karena sebagai generasi muda punya tanggung ja-

Baca waLi Kota di Hal 11

foto delfie photography for kendari pos.

Peserta Duta Wisata Anandonia berpose bersama Wali Kota Ir Asrun di rumah jabatannya. Asrun merespon positif kegiatan yang dilakuka generasi muda penerus bangsa.


Metro

10

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Tak Ada Intervensi Bayar... Sebut saja namanya Adri, ia memiliki keluarga yang akan menunaikan ibadah mulia itu. April melakukan vaksin infulensa di kantor kesehatan yang telah ditunjuk. Saat itu ia dan keluarganya tak mempermasalahkan adanya pembayaraan sebesar Rp 160 ribu untuk sekali vaksin. Namun adanya imbauan Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, yang merinci bahwa salah satu vaksin gratis adalah vaksin infulensa bagi calon haji, membuatnya bertanyatanya kenapa saat melakukan vaksin, ia

dikenakan biaya. “Saya tidak mempermasalahkan, namun setelah saya tahu itu tidak dibayar, saya sempat kecewa juga. Karena sepengetahuan saya bukan hanya keluarga saya, namun ada beberapa teman juga bayar. Bukan jumlah uangnya mbak yang kami nilai, tapi ada hal lain yang kami tak mengerti, harusnya dijelaskan,’” ujar Adri di Kendari Pos kemarin. Adri juga mengaku pernah mempertanyakan hal itu ke salah satu puskesmas di Kota Kendari, dan dijawab oleh dokter bahwa suntikan vaksin infulensa gratis. Ketika di konfirmasi Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari, Anas

menjelaskan, bahwa semua penyataan tersebut di atas adalah benar. ‘’Memang benar suntikan vaksin infulensa diberikan gratis bagi calon haji, namun hingga kini edaran tentang ketentuan itu belum kami terima, dan pendistribusian vaksin gratis itu belum ada,’’ kata Anas via telepon kemarin. Sehingga, untuk memenuhi keinginan calon haji yang datang suntik saat itu, mereka masih menggunakan vaksin milik swasta yang memang dikomersilkan. Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah, Kementrian Agama (Kemenag) Sultra, Drs H Tamrin M Si ketika dikonfirmasi mengatakan, mengenai vaksinasi itu adalah

kewenangan Dinkes. Secara teknis Dinkes yang melakukan kegiatan di lapangan. “Silahkan konfirmasi ke Dinkes, karena itu kewenangan mereka memberikan keterangan,” katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Kendari, Budiman M Kes mengatakan, untuk vaksin bagi calhaj itu diberikan secara gratis. Namun, sampai saat ini vaksin itu belum didistribusi dari pusat, sehingga untuk Kota kendari, belum membuka pelayanan vaksin bagi calhaj, baik meningitis maupun influenza. Ia juga menyampikan bahwa untuk

Arifaid Banding Mandor... Surat pemberhentian legislator asal Partai Hanura itu sudah dilayangkan Pemkot Kendari ke gubernur Sultra. Saat ini tinggal menunggu putusan gubernur.

Ketua DPRD Abd. Rasak mengatakan, PAW Arifaid diberikan langsung oleh partai. Jika surat pemberhentian dari guberur sudah ditandatangani, otomatis ia tidak akan lagi menyandang status sebagai anggota DPRD. Posisi LD Arifaid akan digan-

tikan salah seorang caleg yang menempati posisi kedua Pilcaleg lalu. “Kalau mengacu pada suara terbayak, yang akan menggantikan posisis Arifaid di DPRD adalah Yasin alias Mandor Aco dari daerah pemilihan I. Lalu bagaimana dengan hak

dan kewajiban Arifaid di DPRD Kota Kendari? Menurut Sekretaris Asni Bonea, sampai saat ini Arifaid masih menjalankan tugas seperti biasa, dan menerima haknya seperti anggota DPRD. Jika sudah ada surat pemberhentian dari gubernur, secara otoma-

tis, semua hak-haknya tidak akan diberikan termasuk gaji dan tunjangan lainnya. “Sampai bulan Mei ini, Arifaid masih menerima gaji dan tunjangan, karena dia masih terhitung sebagai anggota,”katanya. Asni. (fya)

milair atau 77,01 persen dari total belanja langsung,” ungkap calon Gubernur Dua periode itu. Selain melaksanakan urusan wajib dan urusan pilihan yang termuat dalam tiga program dan kegiatan yang direalisasikan pada tahun 2011, Nur Alam juga melaporkan keberhasilan melaksanakan program

bahteramas dengan tiga pilar utama yakni bantuan operasioan pendidikan (BOP), bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu serta belum mempunyai jaminan kesehatan seperti jamkesmas, askeskin dan asuransi kesehatan lainnya serta bantuan keuangan (Block Grant) untuk kecamatan, kelurahan sampai desa.(p2/p1)

Realisasi APBD Rp 1, 2 Triliuan Banyak... pembangunan dan pengembangan bandar udara, pembangunan pelabuhan kontainer, pembangunan dan pengembangan jalan-jalan arteri primer serta pelabuhan penyeberangan dan kapal ferry,” beber Nur Alam. Selain itu, pelaksanaan ang-

garan APBD pada tahun 2011 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni mulai target pendapatan daerah sampai pada alokasi belanja tidak langsung dan alokasi belanja langsung. “Target pendapatan daerah tahun 2011 sebelum perubahan APBD sebelumnya Rp 1,2 triliun naik menjadi Rp 1,3 triliun lebih. Sedangkan real-

isasi pendapatan yang tercapai adalah sebesar Rp 1,2 triliun atau mencapai 93,14 persen dari target APBD 2011. Alokasi belanja tidak langsung tahun 2011 sebesar Rp 768 miliar lebih dan yang teralisasi sebesar Rp 699 miliar atau mencapai 91,07 persen. Alokasi belanja langsung sebesar Rp 799 miliar dengan realisasi mencapai Rp 615

jemaah haji reguler, pemeriksan kesehatan dan vaksinasi dilakukan secara terpusat di Puskesmas Poasia. Pelayanan kesehatan diberi tarif Rp 100 ribu per calhaj. Untuk jemaah haji yang melalui jalur ONH plus, pelayanan kesehatan maupun vaksinasi dilakukan di kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari. Mengenai pelayanan vaksin yang diberikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kendari, Budiman mengatakan, memang ada aturan yang membenarkan jika vaksinasi itu dikomersilkan, dan itu kewenangan dari kantor Kesehatan Pelabuhan memberikan tarif, tidak ada intervansi dari Dinkes. (fya)


Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Silaturahmi Dianjurkan Dalam Agama Wali Kota... wab sebagai penerus bangsa,maka harus banyak belajar dan mendengar dari orang - orang yang berpengalaman. “ Kami sangat berterima kasih Pak wali kota karena menyempatkan untuk bertemu dengan kami (Pemuda Anandonia). Padahal kami tahu beliau punya banyak kesibukan lain. Namun karena wujud perhatiannya pada masyarakat terutama generasi muda,maka beliau menyempatkan diri,” kata Bayu. Anggapan kami selama ini,pemimpin itu banyak yang tidak mau gabung dengan masyarakat biasa terutama untuk hal-hal yang sifatnya non formal. Namun yang dilakukan oleh Asrun sangat berbeda. Dia adalah sosok pemimpin yang patut diteladani generasi muda. “ Sebuah apresiasi yang sangat luar biasa buat wali kota atas respon positif yang ditunjukan pada masyarakatnya walaupun dalam kondisi yang biasa. Kami warga Anandonia berharap agar beliau tetap komitmen dan konsisten dalam memimpin Kota kendari dengan apa yang telah ditunjukan hari ini,” jelas Bayu lagi. Asrun dalam kesempatan tersebut mengaku sangat senang bisa bertemu dengan pemuda dan mahasiswa Anandonia. Segala kegiatan yang nuansanya kebaikan pasti akan didukung apapun alasannya. “ Silaturahmi itu dianjurkan dalam agama, semakin sering kita lakukan, maka semakin bagus hubungan kita sesama manusia semakin akrab. Tidak ada alasan untuk menolak,” kata Asrun.(P6)

Metro Dana APBD Tak Mampu Keruk Teluk Butuh Investor karena Anggarannya Rp 4-6 Triliun Kendari, KP Wacana pemprov Sultra mengeruk Teluk Kendari ternyata masih isapan jempol belaka. Pemprov terhambat pendanaan. Membebani APBD, Tahun 2011 Pemprov hanya menghasilkan Rp 1,2 triliun. Sementara dana keruk bisa mencapai Rp 4-6 triliun. Untuk menalangi, Pemprov harus bekerjasama dengan investor. Sejauh ini telah ada investor, namun belum ada deadline waktu pelaksanaan karena harus ada MoU Pemprov bersama investor. “Kalau desain awal keperluan tanggul sudah siap karena buat dulu tanggul baru pengerukan. Cuma belum tahu siapa investornya yang sudah siap, karena tidak jadi menggunakan anggaran APBD,” ungkap Doddy Djalante, Kadi PU Sultra. Namun untuk melakukan pengerukan, tentu investor harus mempunyai MoU dengan Pemprov dalam mengerjakan pengerukan sampai pada pengembangan pembangunan. “Investor akan menangani itu sampai kelanjutannya yakni dari pekerjaan tanggul, pengerukan dan pengembangan ke arah pembangunan prasarana dan fasilitas untuk menyongsong Kendari Metro Politan,” ungkapnnya lagi. Sementara itu, Gubernur Sultra Nur Alam mengatakan, sesuai hasil survey, Teluk Kendari semakin sempit sehingga butuh langkah antisipatif yakni dengan penambahan talut agar bisa menampung material dalam mengerjakan pengerukan. “Teluk Kendari itu setelah dilakukan survey dan sendimentasinya mencapai 52 juta kubik, sehingga jalur di dalam itu semakin sempit. Olehnya itu dibuat desain untuk melebarkan daratannya dengan menambah Talut kurang lebih seratus meter, tetapi tetap disesuaikan dari pinggir talut yang ada sekarang,” ungkap Nur Alam. “Melebarkan daratan itu hanya bisa menampung sekitar 12 juta material, berarti praktis masih ada sekitar 38-40 juta lumpur yang tidak bisa dikeluarkan. Tidak bisa ditampung dengan rencana talut baru dari program revitalisasi,” katanya lagi. “Mengajak kerjasama dengan para investor satu-satunya jalan. Selian itu jika rampung, timbunan bisa dimanfaatkan untuk ruang terbuka kemudian menjadi ruang publik dalam beberapa kegiatan. Jadi Pemprov tak punya duit, jadi yang mengelola adalah investor,” tegasnya lagi. Kata gubernur, makin lama di tinggal, semakin mendakal teluknya sehingga semakin tinggi acaman pada masyarakat. Saat ini masih dalam proses pembuatan izin dan adminstrasi karena memang harus ada komitmen tentang aset siapa, berapa bagi hasilnya dengan investor, dan berapa waktu pengelolaannya. (p2)

11

Dandim Ingatkan Bahaya Neo Liberalisme Kendari, KP Generasi saat ini banyak yang belum memahami pilar bangsa, baik berupa Pancasila maupun Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kurangnya kesadaran itu akan membuat negeri ini terpuruk. Apalagi pemahaman kebebasan banyak yang salah ditafsirkan, terutama oleh generasi muda. Itulah yang diingatkan Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, Letkol (Inf) Joko Sulistiono, saat tampil di acara dialog yang membahas pluralisme dan semangat nasionalisme di Aula Kementrian Agama (Kemenag) Sultra, kemarin. Bentuk perang yang kita hadapi bukan berbentuk perang fisik, tetapi perang modern berupa pertarungan idiologi. ‘’Makanya kita harus tunjukkan kemampuan sesuai bidang masing-masing untuk menjaga bangsa ini agar tetap utuh sebagai negara kesatuan yang memiliki idiologi Pancasila,’’ tambahnya. Acara dialog yang diprakarsai Lembaga Indonesia Satu (LeNSA) Sultra itu juga menghadirkan tiga pemateri lainnya yakni Ketua KAHMI Sultra, Abu Hasan serta Dra Rawal Masni (Kesbang Sultra) dan tokoh muda, Hamdani Piabang. Menurut Abu Hasan saat ini banyak generasi muda yang menjunjung nilai-nilai kebudayaan, tapi tak sedikit juga yang terpengaruh dengan nilai materialisasi. Sekretaris Badan Diklat Sultra itu mengingatkan bila masa depan suatu bangsa ada di tangan generasi muda. ‘’Yang harus kita jaga saat ini jangan sampai karena adanya kesenjangan membuat gerakan revolusi hingga berbias pada perpecahan bangsa. Sebagai generasi muda kalian harus menjaga kesatuan dan menjalankan sikap nasionalisme,’’ pinta Abu Hasan. Rencananya acara serupa akan dilakukan LeNsa diberbagai daerah di Sultra. Menurut Direktur Lensa, Atman Mappa, Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi sasaran berikutnya. Kemudian Kabupaten Buton. (p12)


13

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Punya Senpi, Sok Jago! Shinta Bachir tak setuju anggapan artis kini sangat membutuhkan senpi. Meski dari kalangan mampu dan rawan dijahati, artis diminta pikir-pikir lagi sebelum membeli dan memakai senpi. “Jangan karena orang berduit, izin pistol dipermudah. Mereka (orang kaya) kadang gunakan senjata dengan semenamena. Ya korbannya orang miskin dan tak punya kuasa,’’ seru Shinta. “Ada duit, pistol bisa dipakai. Ini bagian dari sistem yang buruk. Aku nggak nyalahin instansi (polisi) ya, tapi kemungkinan besar ada oknum terlibat. Kita sudah tahu kondisi negara kita,’’ imbuh artis yang tenar setelah mengaku wanita simpanan mantan Kapolda Metro Jaya ini. Shinta menyayangkan longgarnya perizinan kepemilikan senjata api saat ini, yang akhirnya justru mengakibatkan banyaknya penyalahgunaan senpi. ‘’Banyaknya peredaran senpi di kalangan sipil, justru lebih banyak menimbulkan sisi negatif. Masyarakat jadi merasa was-was, dan banyak juga yang jadi sok jagoan,’’ tukas bintang Pulau Hantu 3 ini. Wanita asli Wonosobo Jawa Tengah ini berharap, peraturan kepemilikan senpi lebih diperketat. “’Kan sudah ada Undang-undangnya, di situ dijelaskan untuk memiliki senpi terutama kalangan sipil harus lulus psikotes, tes kesehatan dan lainnya,’’ ucapnya. Meski begitu, pemain film Lihat Boleh, Pegang Jangan ini memaklumi adanya beberapa pihak yang merasa perlu memiliki senpi untuk keamanan pribadi. Namun, pihak yang mengeluarkan izin se-

Shinta Bachir harusnya bisa melihat lebih jeli, siapa saja yang layak. “Masalahnya, kebanyakan yang sudah punya senjata jatuhnya jadi mentang-mentang. Makanya, harus lebih ketat izinnya,’’ tukas Shinta. Selain itu, dia rasa tepat bila dilakukan razia kepemilikan senpi secara rutin. ‘’Razia bertujuan agar mereka yang kedapatan memiliki senpi tanpa ijin segera ditindak. Senpi jangan malah dijadikan alat yang menimbulkan tindakan kriminal baru,’’ tandasnya. (jpnn)

Alya Rohali, Trauma Pistol MaraKnYa penggunaan senjata api (senpi) oleh masyarakat sipil mengundang keprihatinan Alya Rohali. Sepengetahuannya, senpi itu tak boleh sembarang digunakan di tempat keramaian. “Agak heran, dulu kan nggak ada isu pistol ini. Makin takut aja ke jalan. Nggak hanya aparat, tapi banyak juga masyarakat yang sudah punya,” ujar Alya. Presenter dan bintang sinetron itu teringat kasus komedian Parto yang menembakkan pistol ke atas di depan kerumunan wartawan pada Oktober 2004. Alya yakin bahwa motivasi orang yang punya pistol tersebut condong untuk gagah-gagahan saja. “Balik lagi ke urgensi si pemi-

Alya Rohali

lik. Bertahan diri bisa sedikit diterima. Tapi, kalau buat nampang atau nakutin, cabut aja deh izin pistolnya,” tuturnya. Putri Indonesia 1996 tersebut pun meminta kepolisian lebih aktif dan ketat dalam mengatasi maraknya penyalahgunaan izin pemakaian senpi. “Kalau perlu, ada tes mental. Kita tahu negara krisis begini, banyak orang stres. Parahnya, banyak yang punya senjata. Bagus kalau pistol itu buat nakutin. Kalau disalahartikan, nyawa melayang,” cetusnya. Sarjana hukum tersebut mengamini bahwa kepemilikan senpi itu sudah dilindungi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002. Sayang, pada praktiknya,

aturan tersebut rawan penyimpangan. “Siapa pun yang punya, harus dilihat kapabilitasnya. Bukan maksud menuduh, tapi di sini segalanya berpatokan pada uang. Vonis pengadilan aja bisa dibeli, apalagi pistol,” jelas Alya. Karena itu, ibu tiga anak tersebut tetap tak mau memiliki senpi. Meski, statusnya adalah public figure yang rentan aksi kriminalitas. “Pistol itu di luar jangkauan hidup saya. Kita kan masih punya adat Timur, nggak kayak di Barat ketika semua permasalahan ditentukan dengan pistol,” cetus alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti tersebut. (jpnn)


14

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Anggota PMR Dilantik Kendari, KP Tercatat 25 anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 4 Kendari yang dilantik Minggu (13/5). Pelantikan anggota PMR baru tersebut, merupakan tahap akhir dari rekruitmen anggota PMR SMPN 4 Kendari. Sebelum tercatat sebagai anggota PMR, diawali dengan pendaftaran calon anggota lalu tahap orientasi dengan standar kurikulum pelatihan. Setelah dilantik akan diberikan penyerahan nomor anggota dan lambang anggota sebagai pertanda telah resmi menjadi anggota PMR secara sah. Demikian dijelaskan Roswati Abas, S.Pd selaku Pembina PMR SMP 4 Kendari, kemarin. Animo siswa ikut PMR sangat tinggi, namun menjadi anggota sah PMR disyaratkan menguasai tujuh materi utama PMR yang terdiri dari gerakan kepalang merahan, kepemimpinan, pertolongan pertama, sanitasi dan kesehatan, kesehatan remaja, kesiapsiagaan bencana dan donor darah. Selain itu ada tujuh prinsip PMR yang harus dipenuhi yaitu kemanusiaan, keamanan, kenetralan, kemandirian, kesukarelawanan, kesatuan dan kesemestaan. “ Selama latihan yang diadakan rutin sabtu dan minggu, kami mengadakan penilaian siswa yang aktif latihan dan serius untuk menjadi anggota PMR. Saat latihan siswa yang hadir mencapai 80 lebih, namun sesuai standar penilaian, terseleksilah 30 orang yang dinyatakan berhak mengikuti pelantikan sebagai anggota PMR yang sah. Namun saat pelantikan, lima siswa diantaranya tidak datang dengan alasan sakit dan ada satu siswa yang dilarang orang tuanya,” ungkap Roswati. Kegiatan pelantikan diisi oleh simulasi evakuasi penanganan bencana.

YENI/KP

Calon anggota PMR sedang simulasi bencana. Siswa dibagi 4 kelompok, setiap kelompok diberikan tugas menangani bencana yang berbeda terdiri penangan bencana banjir, kebakaran, tanah longsor dan pesawat jatuh. Kelompok yang terbaik akan ditunjuk mewakili sekolah dalam setiap pertandingan. Ia menambahkan siswa yang telah sah menjadi anggota PMR, akan mendapatkan kartu anggota, sertifikat dan lambang PMR. Sebagai anggota PMR telah terikat oleh janji PMR, maka harus mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang diemban sebagai PMR. Seperti, setiap hari senin saat upacara, mengontrol jika ada teman yang sakit. (p7)

Santri Bidik 10 Universitas Bergengsi Kendari, KP Setelah melakukan pembekalan dan materi selama dua hari, kini peserta seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) oleh Kemenag Kanwil Sultra telah mengikuti seleksi kemarin (14/5). Dalam program tersebut, sepuluh universitas papan atas jadi pilihan para santri. Diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Institute Pertanian Bogor (IPB), Institute Teknologi 10 November (ITS) Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan IAIN Walisongo Semarang. “Meskipun ini program Kemenag dari pusat, namun peserta bebas memilih jurusan sesuai bidang yang diminati, baik itu kedokteran atau yang lainnya. Tak harus bidang agama,” ujar Kepala Seksi Pengembangan Santri Bidang Pekapontren Kanwil Kemenag Sultra, Yuni Susilowati. Seleksi PBSB memang setara dengan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Hanya saja, PBSB merupakan program beasiswa santri oleh Kemenag Pusat yang bertujuan untuk meningkatkan mutu santri masuk ke perguruan tinggi serta mengejar ketingglaan lembaga pendidikan pe-

santren di bidang sains dan teknologi. Juga untuk memperkuat jaringan kerja sama antara dunia pendidikan dengan pondok pesantren. Selain itu siswa yang lolos dalam seleksi tersebut bebas biaya pendidikan hingga selesai dengan total biaya pendidikan sekitar Rp 750 juta rupiah. Setelah seleksi dilakukan, peserta hanya wajib mempersiapkan diri dan menungu hasil seleksi. Karena hasil pengumuman baru keluar pada (1/6) mendatang. “Kami berharap mereka melakukan yang terbaik saja, dan mudah-mudahan banyak yang lolos. Karena untuk tahun lalu hanya satu siswa yang lolos. Prestasi anak Sultra sebenarnya tak meragukan lagi. Makanya akan lebih baik jika lebih banyak siswa yang terjaring dan bisa mendapatkan biaya pendidikan,” pungkasnya. Sebagai informasi, tercatat 53 siswa peserta PBSB yang dilaksanakan di aula MAN 1 Kendari tersebut antara lain siswa Pondok Pesantren Ummushabri Kendari, Syech Wahid Bau-Bau, Raudhatul Jannah Muna, Subulussalam Muna, Khairu Ummah Muna, Al Mawaddah Kolaka, Darul Arqam Kolaka, Fastabiqul Khairat Kolaka, Al Muhajirin Konawe, Nadhatul Wathan Konsel, Alwathaniyah Konsel, dan Pondok Pesantren Nurul Jannah Amondo. (m2)

IMM Unhalu Pelatihan Kader Kepemimpinan Kendari, KP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi kader yang bergerak di bidang keagamaan, kemasyarakatan dan kemahasiswaan dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. Pelatihan kader IMM Komisariat Unhalu, dibuka Badan Pimpinan Harian (BPH) UMK Prof.Dr.Anwar Hafid, M.Pd dengan tujuan untuk membentuk moral anak bangsa sebagai pelangsung dan pengisi pembangunan bangsa. Temanya adalah spirit kekaderan IMM, melahirkan kader yang loyal dan amanah. Kegiatan ini berlangsung tanggal 10 s.d 15 Mei di SMA Idhata Kendari. Materi Darul Arqam Dasar (DAD) dibawakan Rektor UMK Dr.Rivai Nur,M.Hum tentang akhlakul karimah dan keorganisasian serta kepemimpinan. Pengaderan ini, untuk mendidik aanggota IMM yang dikelola langsung 15 instruktur handal. Menurutnya, materi DAD yaitu tentang ibadah, akhlak, kemuhammadiyahan, tauhid, kepemimpinan, keorganisasian, dan keimanan. Kegiatan ini akan membentuk, akademisi islam yang berakhlak mulia di kalangan mahasiswa dan pemuda. “IMM di Unhalu, sudah ada sejak tahun 1992 dengan berbagai komisariat di fakultas sampai kini. Namun untuk mengefektif kepemimpinannya, dilebur menjadi satu komisariat tunggal,”kata ketua panitia DAD Ld. Munawir yang diikuti sebanyak 38 orang. (p5)


Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

DPD-RI Sosialisasi Empat Pilar Negara Kendari, KP Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) bekerjasama dengan DPD RI mengadakan sosialisasi. Materinya, tentang empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Pada kesempata itu, anggota DPD RI Ir.H. Abdul Jabbar Toba, mengatakan dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi masalah dalam bermasyarakat. Padahal negara Indonesia, berfungsi melindungi masyarakat dan seluruh tumpah darah dari Sabang sampai Merauke, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Berkaitan dengan itu, DPR RI mengadakan sosialisasi terhadap keempat pilar tersebut. Pada kesempatan itu, Jamaluddin Hos, M.Si yang mewakili rektor mengatakan, NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara. Wilayah yang batas-batas dan hakhaknya ditetapkan dengan undangundang. Selain itu katanya, untuk meningkatkan kesadaran tentang identitas nasional bangsa Indonesia, yang salah satu cirinya adalah majemuk. Penghargaan terhadap perbedaan, baik etnis, agama, politik, kultural dan sebagainya. Serta menjaga eksistensi, bangsa Indonesia agar menjadi negara yang modern tanpa kehilangan jati diri. “Rumah kita adalah Pancasila. Indentitas kesadaran nasional bangsa Indonesia adalah seluruh manusiamanusia yang menurut wilayahnya telah ditentukan untuk tinggal secara bersama. Wilayah Nusantara adalah dari ujung Barat Sabang sampai ujung Timur Merauke yang memiliki kesatuan kehendak dan karakter yang sama karena persatuan nasib

yang telah menjadi satu,” katanya. Masih menurutnya, faktor-faktor penting bagi pembentukan negara dan bangsa Indonesia adalah adanya persamaan nasib yaitu penderitaan bersama, di bawah penjajahan bangsa asing lebih kurang 350 tahun. Adanya keinginan bersama untuk merdeka, melepaskan diri dari belenggu penjajahan, adanya cita-cita bersama untuk mencapai kemakmuran dan keadilan. NKRI adalah negara kebangsaan modern yaitu negara yang pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme. Adanya tekad suatu masyarakat untuk membangun masa depan bersama, di bawah satu negara yang sama. Walaupun warga masyarakat tersebut berbeda-beda agama, ras, etnik, atau golongannya. Identitas nasional Indonesia, yang menunjuk pada sejumlah ciri, penanda, jati diri yang melekat pada diri bangsa Indonesia, sehingga bisa dibedakan dengan bangsa lain. Beberapa wujud dari identitas nasional Indonesia adalah bahasa Indonesia, ideologi Pancasila, lambang negara, Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara, kebudayaan yang bisa diterima secara nasional. “Tujuan diadakan kerja sama tersebut merupakan menosialisasikan empat pilar. Saat ini masrayakat sudah banyak kehilangan jati dirnya dan tidak tahu tentang nilai-nilai keempat pilar prilaku yang baik,” kata ketua panitia Muh.Ihsan Matalitti Jumlah peserta sebanyak 140 orang dari berbagai institusi yaitu dosen, staf, guru SMA dan mahasiswa UMK. Karena peserta banyak yang merupakan pengajar, diharapkan sosialisasi keempat pilar dapat dikembangkan melalui proses belajar dan mengajar.(p5)

Kampus

15

Pelatihan Jurnalistik Dukung Kemajuan STAIN Kendari, KP Pembantu Ketua I STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Drs. Abdul Kadir, M.Pd, mendukung pengembangan program studi Komunikasi Penyiaran Islam di perguruan tinggi Islam terbesar di Sultra itu. “Melalui program ini kita jadikan STAIN sebagai lembaga terdepan,” kata Kadir pada pembukaan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Jurusan Dakwah, STAIN Kendari, Jumat (11/5) Rencana itu sejalan dengan cita-cita Ketua STAIN Kendari, Dr. H Nur Alim, M.Pd., untuk mendorong STAIN menjadi Institut Agama Islam Negeri, yang lebih tinggi status akademiknya. “Kita punya harapan kampus ini bisa sejajar dengan kampus-kampus keagamaan Islam lainnya di tanah air,” kata Nur Alim, suatu saat. Untuk mendukung program tersebut, jurusan dakwah menyelenggarakan sejumlah kegiatan akademik. Di antaranya, pelatihan jurnalistik yang dimotori Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN Kendari yang diketuai Hasan Basri. Pelatihan berlangsung dua hari (11-12/5/) diikuti sebanyak 30 peserta dari unsur mahasiswa dan siswa madrasah aliyah serta sekolah menengah atas. Tujuannya untuk menambah wawasan dan keterampilan peserta di bidang penyiaran, sehingga menghadirkan pemateri dari kalangan akademik dan praktisi, seperti Akhmad Sukardi (Ketua Jurusan Dakwah), Arbain Muis (Kendari TV), dan M Djufri Rachim (KendariNews. com/Kendari Pos). Pelatihan ini ditutup Akhmad Sukardi, Sabtu (12/5) dan ia berharap agar peserta bisa mengamalkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan. (fri)

Suasana pelatihan Jurnalistik jurusan Dakwah STAIN Kendari.

YENI/KP


16

Xpresi

Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi.Info lebih lanjut hubungi :

0812 4988 2075

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi : expresikp

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Positive Thinking Dong!!!

Yayu Hirata Ciiantariksawan yaumilchairiah@ymail.com SMAN 2 Kendari “Pstii positif thingking itu sngat brpengruh dlm hidup. Cuz dgn positif thingking silaturahmi kt dgn yg lain ttp baik n trjga.. Jd gk prlu ada musuh2an lg.. Kan hidup enak n tenag klo bebas dr musuh”

Mega Puspita Sampe Puspita.megha@yahoo.co.id SMA Kartika Kendari “Positive thangking mgjrkn kt untk slalu berpikir positiv dan apapun masalah yang di hadapi kt di ajarkan untuk berpikir positiv dan memberi motivasi untuk klnjtn hidup kt ke depan.y”

AtikaNo Ingin Lupaa Ingatan hatikanovatriana@ yahoo.com SMAN 1 Sampara “Positive thingking? Penting sekali ! Kalo perlu harus diwajibkan bagi setiap manusia ! Kan nda bae juga kalo kita negativ thingking sama orang lain !

Anisa jhy anisa@ymail.com SMAN 1 Pondidah “Bgiq it sich sngat penting bnget,krna lw qta brpkr p0stif tdk’kn m’blkn rasa curiga”

Rani Jechrist’forever rani_mutz94@yahoo.com SMAN 1 Kolaka “Pnting bnget, apa lg brpikiranx kpada orang yg qt syng hal itu akan mmpu mmbuat hub.an smkin relax n enjoi” hmmt tp klo orang yg qta syng (tman, shabat, some one) udah prnh ngelakuin hal yg (-) rasa.x ssah bnget unt brpikiran (+) trhdp orang itu (omongan + bukti)..

SobAt, pernah khan mendengar kata-kata, setiap ucapan dan yang ada di pikiran adalah doa? Hmm....kata-kata dan pikiran positif itu akan membawa seseorang pada kebaikan sesuai apa yang dipikirkan. Istilah nge-trend sich “positive thinking”. Berfikir positif kerab kali terdengar, baik sekadar ucapan dan ada pula yang wujudkan ke perbuatan. Jujur ajah setiap orang pasti pernah punya pikiran negatif atau kurang optimis dengan apa yang akan diperolehnya ke depan. Kata pepatah, ‘Bukan karena semua baik lalu kita tersenyum, tapi karena kita tersenyum maka semua akan jadi baik’. Itulah sebagian makna dari berfikir positif. Mimi siswi SMAN 4 kendari, menurutnya positive thinking

sama dengan optimis. Ngakunya cewek berlesung pipi ini dengan berpikir positif bisa buat hidup lebih optimis, semangat dan gak gampang stres. Kalau pikiran negatif duluan, jadi gak semangat, pekerjaan bakal setengahsetengah ‘en hasil yang didapatkan 80 persen jauh dari yang diharapkan. Opie siswi SMAN 2 Kendari, katanya berpikir positif adalah berpikir bahwa segala sesuatu sudah berjalan dengan baik. Kalaupun ada kekurangan, akan ada hikmah di balik itu. Meskipun begitu kata si doi, apa pun yang akan terjadi tentang sesuatu yang belum pasti untuk kita ketahui, tetap berpikiran baik dan optimis akan hasil yang terbaik. kalau gak kayak ghitu bisa jadi stres katanya. Tau gak sobat, dengan berfikir positif bisa membatu dalam melatih kesehatan jiwa loh. Kalau jiwa kita sudah bersih dan sehat, So pasti, bakal berpengaruh pada kesehatan fisik juga. Nah, gimana sobat, besar banget khan manfaatnya positive thinking. Jiwa jadi sehat, fisik juga sehat. (Lela)

Fadila Oriza Safira

Nuraida S.Pd (Guru SMAN 2 Kendari)

Terhindari dari Masalah

Bikin Sehat

Emang harus yah....? Kadang ada-ada saja kejadian kalau kita punya banyak teman, Tapi salah satu cara untuk mengindari masalah adalah dengan positif thinking, hehee.... Soalnya nih, kalau kita selalu menilai orang dengan sisi buruk, wah kayaknya itu gambaran dari dirinya sendiri tuh. Karena kebiasaanya begitu, jadi ya mengira orang seperti dirinya. Lagian dosa lho negatif thinking. Salah satu manfaat positif thinking selain gak menimbulkan masalah bisa juga nambah teman. Ya iya dong, siapa sih yang suka dengan teman yang selalu berpikiran buruk. Tapi kalau posotif thinking, semua suka khan? (Wulan)

buat sobat expresi, nih saya kasih bocoran manfaat dari positif thinking ya? Tau tidak, selain gak bikin dosa dan disukai teman, dengan positif thinking, maka kita akan sehat. Lho kok bisa ya? Gini ya, dengan berpikir postif maka hati kita akan tenang dan gak berpikiran untuk menyudutkan orang. Berbeda jika kita berpikiran negatif. Maka yang ada kita selalu mencari kekurangan orang lain sehingga dalam hati kita sudah tumbuh pikiran iri dan dengki yang menimbulkan penyakit hati. Nah, untuk itu yuk hindari negaitif thinking dan selalu berpoikir positif. Biar kamu sehat dan juga banyak teman. (Wulan)

(Anggota PMR SMAN 1 Kendari)


24 Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

3 Manchester City

Queens Park Rangers 2

PENANTIAN 44 TAHUN Manchester, KP Manchester City berhasil menjadi juara Liga Premier musim ini lewat sebuah pencapaian yang dramatis. penantian selama 44 tahun tanpa gelar liga pun, tuntas. Roberto Mancini sendiri merasa terkesima dengan perjuangan anak asuhnya. City berhasil membalikkan keadaan ketika mereka mengalahkan Queens Park Rangers (QPR) dengan 3-2. City sebelumnya sempat tertinggal 2-1 hingga menit 90 pertandingan. Gol dari Edin Dzeko dan Sergio Aguero akhirnya memastikan kemenangan City untuk merebut gelar juara pertama mereka setelah 44 tahun. City mengakhiri musim ini dengan raihan 89 poin dan 93

gol. Mancini merasa bahwa City pantas menerima kemenangan tersebut. “ Semua ini untuk para pendukung, klub, dewan ketua dan pemilik. Tim yang terbaik memenangkan gelar tersebut. Tim yang mencetak gol paling banyak, tim yang dua kali mengalahkan Manchester United dan kemasukan gol lebih sedikit daripada mereka. Kami telah menunjukkan karakter yang besar. Saya sangat bangga dengan para pemain saya karena mereka ingin memenangkan gelar ini. Untuk bisa mengalahkan sebuah tim kuat seperti United sungguh fantastis. Kami telah merubah sejarah klub ini,” girang manajer City tersebut. Sementara itu striker City, Sergio Aguero menyebut gol-

nya ke gawang QPR sebagai yang paling penting dalam kariernya. Ia mengaku tak yakin bisa membuat gol semacam itu lagi di masa mendatang. Aguero jadi pahlawan kemenangan City dalam laga di Etihad Stadium, Minggu (13/5) malam WIB. Golnya di menit keempat injury time memastikan timnya menang 3-2 dan mengunci titel liga pertama sejak 1968. Gol telat Aguero itu membuat suasana stadion yang sempat tegang berubah menjadi penuh suka cita. Ribuan penonton yang tadinya duduk di tribune pun tak bisa menahan diri dan akhirnya menyerbu ke lapangan untuk berpesta bersama tim. Baca PREMIER di Hal. 19

‘’Membeli’’ Gelar ? AFP PHOTO/PAUL ELLIS

Striker sekaligus pahlawan Manchester City Sergio Aguero mengangkat tropi Premier League usai mengalahkan Queens Park Rangers pada laga pamungkas di The Etihad Stadium, akhir pekan ini.

Profil Euro 2012 NaMa Italia di sepak bola internasional tak perlu diragukan lagi. Italia adalah tim yang paling banyak tampil di Piala Dunia setelah Brasil. Dari 18 kali Piala Dunia, mereka hanya absen dua kali. Empat kali mereka menjadi juara. Piala Dunia 2006 menjadi kesuksesan terakhir mereka padahal situasi kompetisi domestik mereka sedang kacau karena kasus calciopoli. Pelatih Marcello Lippi yang tahun ini juga masih akan bersama tim. Dengan situasi yang lebih baik menjelang Piala Dunia 2010, seharusnya Lippi dan pasukannya bisa berbuat lebih banyak. Tapi, dua tahun terakhir Azzurri dianggap menurun, mereka meraih hasil buruk di Euro 2008 dan Piala Konfederasi 2009. Menuju Piala Dunia 2010, Italia memastikan melenggang ke Afrika Selatan setelah bermain imbang melawan Irlandia di dua laga sebelum pertandingan terakhir. Tapi, mereka gagal memainkan sepak bola yang mengagumkan di fase kualifikasi. Italia masih bisa berharap banyak dengan kokohnya pertahanan yang mereka miliki. Saat ini lapisan benteng terakhir dihuni oleh trio Juventus, Fabio Cannovaro, Giorgio Chiellini dan Kiper Gianluigi Buffon. Ketiganya sejauh ini masih bisa diandalkan. Tak seperti di Piala Dunia 2006, lini serang Italia dinilai berkualitas buruk. Masih jauh dari konsistensi dan ketajaman yang diharapkan. Penampilan penyerang mereka kerap angin-anginan. (bas/dwi)

Kekalahan Menyakitkan Sunderland, KP Manchester United memang tak terbiasa melewati tahun tanpa titel juara. Namun untuk periode ini, The Red Devils dipaksa menyudahi musim tanpa gelar prestisius didapat. Satu-satunya piala yang bisa dibawa pulang ke Old Trafford oleh Wayne Rooney, dkk cuma trofi Community Shield setelah di awal musim lalu mereka menang 3-2 atas Manchester City. Soal prestise piala tersebut, levelnya masih di bawah empat kejuaraan lain yang diikuti MU. Sebagaimana sejarah telah mencatat, The Red Devils harus menyerah dalam persaingan jadi juara Premier League di pekan terakhir. Kemenangan 1-0 atas Sunderland kemarin malam siasia karena The Citizens pada laga lain juga unggul atas Queens Park Rangers lewat drama menegangkan. Sementara di Liga Champions, perjalanan anak didik Sir Alex

City

Bukan Pertama

Manchester, KP Dengan uang banyak yang dipunya, Manchester City disebut telah membeli gelar juara Liga Inggris. Tapi faktanya, Arsenal, Chelsea, Blackburn Rovers dan bahkan Manchester United juga pernah melakukan. Ratusan juta poundsterling yang digelontorkan Sheik Mansour Sheik Mansour sejak mengakuisisi City di tahun 2008 lalu akhirnya membuahkan hasil. Membeli nama-nama besar seperti Sergio Aguero, Carlos Tevez, Vincent Kompany, David Silva, Edin Dzeko sampai Emmanuel Adebayor, malam tadi City akhirnya menyudahi penantian 44 tahun untuk kembali menjuarai Liga Inggris. Baca GELaR di Hal. 19

AFP PHOTO/ANDREW YATES

Para pemain Manchester United, Wayne Rooney (kiri), Ryan Giggs (kedua dari kanan) bersama rekannya Jonny Evans (kanan) usai pertandingan menghadapi Sunderland di The Stadium of Light. Meski menang 1-0 atas tuan rumah, MU tetap tak bisa menjadi juara Liga. Ini menjadi kekalahan menyakitkan. Ferguson sudah terhenti sejak fase grup. Klub pemilik tiga titel Eropa itu secara mengejutkan kalah bersaing dengan Benfica dan Basel di Grup C. Turun ke Liga Europa, MU juga tak bisa berbuat banyak. Menghadapi wakil Spanyol, Athletic Bilbao, MU kalah di kedua Baca KaLaH di Hal. 19


18

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

KONI Hanya Target 10 Emas PON Sepak Bola Terancam tak Diikutkan Kendari, KP Kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah memastikan tiket 15 cabang olahraga (Cabor) untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau. KONI pun menargetkan meraih 10 medali emas, delapan perak dan delapan perunggu. Tujuh emas, tiga perak dan empat perunggu akan dikoleksi dari dayung, Karate satu emas, dua perak dan satu perunggu, Kempo dan silat masing-masing satu emas, satu perak. Lalu untuk sepak takraw, dua perak,

satu perunggu, panahan satu perunggu dan atletik ditarget hanya satu medali perunggu. Peluang empat Cabor, billiard, sepakbola, gulat dan bulu tangkis dianggap tipis. Sedangkan tiga lainnya balap motor, balap sepeda dan wushu sama sekali tidak memiliki peluang untuk meraih medali. Softball sendiri tidak ada keterangan. Padahal, mereka resmi mengikuti pra PON persetujuan dari KONI. Sekretaris Umum KONI Sultra, Erickson Ludji memaparkan, semua itu merupakan prediksi yang akan diajukan ke gubernur sebagai Ketua KONI Sultra. Katanya, pentingnya laporan itu sebagai rujukan untuk memaksimalkan kondisi keuangan

yang ada. “ Kalau saya berharap, semua Cabor bisa berangkat untuk mengikuti PON, dan prediksi itu merupakan perhitungan dari Pra PON yang telah dilakukan sebelumnya,”ucapnya, kemarin. Kendala anggaran memang menjadi senjata utama KONI sehingga lambannya penanganan pada atlet. Erickson juga tidak menampik jika minimnya dana akan membuat ada Cabor yang tidak diikutkan. “ Ini statemen pribadi, bukan dalam kapasitas sebagai Sekum KONI. Biasanya, kalau ada polemik di dalam internal kepengurusan (sepak bola), itu yang akan menjadi pertimbangan. Tapi, kalau saya inginnya semua ikut PON,” tandasnya. (m1)

Pengurus Cabor Protes Prediksi Medali Kendari, KP Tak ada parameter jelas yang dilansir pihak KONI Sultra soal prediksi peluang Balap Motor, Sepeda dan Wushu yang dianggap tak akan mendulang medali di ajang PON Riau. Ketua Bidang Keolahragaan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra, Sadikin pun langsung protes. Menurutnya, sebagai induk olahraga, KONI seharusnya memberikan dukungan atas prestasi yang telah ditorehkan atlet di babak kualifikasi PON. Ia mengungkapkan, untuk lolos Pra PON tidak semudah membalikan telapak tangan. Sebab dari 33 provinsi yang berlaga, Cabor balap motor Sultra berhasil meloloskan tiga atlet dengan mempertaruhkan seluruh jiwa raga untuk prestasi Sultra.

“ Ya aneh saja, kalau kami langsung dikatakan tidak mempunyai peluang. Jelaslah saya tidak menerima itu. Harusnya ada pengkajian secara jelas,” sindirnya, kemarin. Sadikin membeberkan, untuk mengetahui target medali seharusnya KONI mengadakan pertemuan terlebih dahulu dengan seluruh Cabor yang ada. Karena, medali itu dipersembahkan oleh atlet dan yang mengetahui kondisi adalah pelatih. Sementara, langkah itu sama sekali tidak dilakukan oleh pihak KONI. Ia meminta, segera diadakan pembahasan ulang dengan melibatkan seluruh Cabor yang ada. “ Sekarang begini, kalau mau target medali kan pelatih harus ditanya dulu. Itu juga bisa diketahui kalau sudah

Pelatda. Pelatih kepala bisa memprediksi kekuatan atletnya dengan daerah lain atau minimal try out. Ini, semua sudah ditentukan tapi Pelatda saja belum kalau ada yang cedera bagaimana,” anehnya. Di tempat terpisah Sekretaris Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sultra, Soetoyo Lenohingide memilih pasrah dengan prediksi KONI. Padahal di organisasi itu, Ia juga sekaligus menjabat sebagai Wakil Sekretaris. Ia tidak menyangka dan tidak mengetahui, jika balap sepeda dianggap tak memiliki peluang. Tapi, itu dianggapnya sebagai motivasi, jika berlaga atlet bisa menunjukan kemampuan. “ Ya kaget juga. Tapi saya ikut saja bagaimana keputusan yang akan dikeluarkan nanti,” datarnya. (m1)


19

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Gelar ...................... Jumlah uang yang dikeluarkan City untuk memperkuat skuadnya hingga punya daya saing dengan MU, Arsenal dam Chelsea memang luar biasa. Paling tidak, untuk transfer saja, kas klub bobol hingga 359,060 juta poundsterling. Jumlah tersebut setara dengan Rp 5,296 triliun. Maka sahlah tudingan para kompetitor The Citizens yang menyebut mereka telah memberi gelar. Tapi City bukan klub pertama yang melakukan investasi besar-besaran dalam rangka meraih titel juara. Masih teringat jelas sekitar 10 tahun lalu bagaimana Roman Abramovich mengguncang Premier League saat membeli dan membangun Chelsea dengan uang yang sepertinya tanpa batas. Selama beberapa tahun awal dirinya berkuasa di Stamford Bridge, Abramovich memboyong di antaranya Ricardo Carvalho, Damien Duff dan Didier Drogba. Pengeluaran The Blues berlanjut saat mereka mengontrak Adrian Mutu dan kemudian Andriy Shevchenko. Berdasarkan data dari Transfer Price Index (TPI), yang mengonversi nilai tansfer dan menyetarakannya dengan nilai uang saat ini, Carvalho, Duff dan Drogba ketika itu sama nilainya dengan 36,1 juta poundsterling, 34,4 juta poundsterling dan 43,7 juta poundsterling. Sementara Sheva, jika dikonvesri ke tahun ini, maka nilai transfernya setara dengan 53,5 juta poundsterling, alih-alih 30,8 juta poundsterling yang dibayarkan ke AC Milan ketika itu. Saat Arsenal jadi juara Liga Inggris di musim 1997/1998, kondisinya juga tak jauh berbeda. Selama tiga tahun sebelumnya, The Gunners membeli David Platt (4,75 juta poundsterling), Dennis Bergkamp (7,5 juta poundsterling), Emmanuel Petit (3,5 juta poundsterling), Patrick Vieira (3,5 juta poundsterling)

dan Marc Overmars (7 juta poundsterling). Dengan menggunakan formula milik TPI, skuad Arsene Wenger saat itu adalah yang paling mahal, di atas Liverpool dan Manchester United. Sukses Blackburn Rovers menjuarai Premier League juga diawali dengan pembelian besar yang mereka lakukan dengan memboyong Tim Flowers, Chris Sutton dan Alan Shearer. Indeks TPI menyebut kalau skuad Rovers ketika itu lebih mahal ketimbang The Red Devils, meski masih kalah dibanding Liverpool. Sebelum akhirnya membangun dinasti yang mendominasi Premier League, Manchester United juga melakukan strategi serupa. Tahun 1993, MU menjuarai Liga Inggris untuk kali pertama setelah menunggu 26 tahun. Itu didapat setelah mereka menggelontorkan 15 juta poundsterling dalam empat tahun sebelumnya. Jumlah 15 juta pounsterling saat ini mungkin tak seberapa. Tapi 20 tahun lalu itu merupakan angka yang sangat besar. Seperti dikutip dari The Times, pada tahun 1989 media-media Inggris menyebutnya dengan “upaya terang-terangan untuk membeli gelar yang sudah lama tak dimenangkan”. Fergie bahkan disebut sebagai orang dengan buku cek terbesar yang pernah ada sepanjang sejarah di Old Trafford. Di tahun 1989 Fergie memboyong lima pemain Timnas Inggris yakni Neil Webb, Mike Phelan, Paul Ince, Danny Wallace dan Gary Pallister. Untuk Pallister, transfernya yang 2,3 juta poundsterling menjadi rekor pemain Inggris termahal ketika itu. Pembelian lain Fergie yang dianggap mahal saat itu adalah Denis Irwin dan Peter Schmeichel dengan banderol 625,000 poundsterling dan Eric Cantona 1,2 juta poundsterling di tahun 1992. Jadi, Apa salah bila City sekarang menjadi pemenang ?. (dec/cok)

Dua Atlet Sultra Wakili Indonesia Kendari, KP Dua atlet cabang olahraga atletik, Ali Usmin (nomor 400 meter) dan Zulfakri pada klasifikasi jalan cepat kini dipersiapkan mengikuti Kejuaraan Yunior Asia di Singapura. Mereka terpilih setelah berhasil meraih medali emas dalam Kejurnas yunior di Stadion Madya, Senayan Jakarta, April lalu. “ Sampai saat ini Kami masih menunggu kapan kepastian PB PASI memanggil atlet kita. Wacananya, bulan Juni mereka akan berangkan ke Jakarta untuk dilakukan traning centre. Itupun jika tidak ada penundaan karena sesuatu hal,” jelas Pelatih Atletik Sultra, Asyari, kemarin. Ia menjelaskan, sebuah kebanggaan bagi Sultra jika atletnya dalam usia 18 tahun sudah mewakili negara pada event internasional. Katanya, ini merupakan kesempatan emas dalam mengembangkan prestasi terlebih lagi

Kalah ................. leg yang digelar saat kompetisi baru masuk babak 16 besar. Pada di dua kompetisi lokal, perjuangan MU juga jauh dari mengesankan. Kalah 1-2 atas Liverpool membuat MU terdepak di babak keempat. Pada Piala Liga Inggris, Crystal Palace memupus asa Setan Merah di babak kelima. Terkait trofi yang bisa didapat, ini merupakan musim terburuk MU dalam tujuh tahun terakhir. Ketika itu di musim 2004/2005, MU sama sekali gagal

untuk mengangkat citra daerah. Rencananya, kedua atlet akan bergabung bersama 20 pelari lainnya untuk menjalani latihan terpusat yang dibina sejumlah pelatih ternama. “ Saat ini Ali Usmin dan Zulfakri masih eksis latihan di Kota Kendari. Ya mudah-mudahan, mereka bisa berangkat dengan stamina prima,” katanya. Sementara itu Ali Usmin mengaku bangga bisa berlaga hingga ke level internasional. Sebab, untuk mencapai itu membutuhkan perjuangan. Ia juga merasa bersyukur bisa membawa nama Sultra sebagai atlet yang akan berlaga di Singapura. “ Kalau mau prestasi, memang membutuhkan ketekunan dan kedisiplinan. Saya senang dengan pelatih yang selalu memberikan perhatian dan petunjuk. Semoga dalam event nanti kami bisa meraih medali,” harapnya. (m1)

mempersembahkan trofi buat fansnya, duduk di posisi tiga Premier League, jadi runner up Piala FA, semifinalis Piala Liga Inggris, runner up Community Shield dan terdepak di fase grup Liga Champions. Dalam selang tujuh tahun tersebut, bisa dibilang kalau musim tersukses MU adalah pada periode 2007-2008. Selain menjadi juara Liga Inggris, The Red Devils juga menjadi jawara Eropa dengan menjuarai Liga Champions dan membawa pulang piala Community Shield. Rio Ferdinand patah hati. Bek

Premier ................. “ Saya belum pernah melihat sebuah final seperti ini, tidak pernah dalam karier saya. Saya tidak berpikir itu ada,” kata manajer Roberto Mancini kepada Mirror. “ Saya senang saat melihat bola jatuh ke Sergio. Tindakannya untuk langsung mencetak gol sungguh tepat,” tambahnya. Gol ke gawang QPR itu juga jadi penegas performa fantastis Aguero pada musim debutnya bersama The Citizens. Sejak diboyong dari Atletico Madrid, musim panas lalu, striker asal Argentina itu sudah 30 kali membobol gawang lawan di semua kompetisi. “ Bola jatuh di kaki saya dan pikiran saya saat itu adalah hanya langsung mencetak gol. Syukurlah bola tersebut masuk. Saya yakin itu adalah gol paling penting sepanjang karier saya,” tandasnya. (bas/dwi)

Manchester United ini mengaku kalah dalam perebutan gelar dengan cara seperti ini merupakan sebuah cara yang kejam. ‘’ Sungguh mengecewakan harus kalah seperti ini. Cara yang kejam untuk kehilangan gelar, tapi kamu harus mengucapkan selamat kepada tim lain,’’ kata Ferdinand seperti dikutip dari Sky Sports, Senin (14/5). Sir Alex Ferguson sendiri telah mengakui jika Manchester City pantas juara musim ini. Namun pelatih asal Skotlandia ini juga menyatakan bahwa secara sejarah, City tak ada

apa-apanya dibandingkan Manchester United. “ Sejarah kami yang kaya membuat kami berbeda. Kami lebih baik dari siapapun. City akan butuh satu abad untuk mencapai level yang sama dengan sejarah kami,’’ datarnya kepada MU TV. Fergie juga memberi pesan kepada pemain United yang datang masih muda. Fergie menutup dengan memberi semangat. “Kami punya tantangan besar namun kami selalu bereaksi positif terhadap semuanya. Kami akan mulai lagi dari tantangan itu,’’ tandasnya. (bas/dwi)


20

Kendari Pos | SELASA, 15 MEI 2012

Risnawati Mangidi, sPi Kasi KonseRvasi dan Rehabilitasi bidang KP3K Kelautan dan PeRiKanan sultRa lahiR 8 noveMbeR 1971 KeluaRga suaMi budi Yulianto silodae, Msi anaK 1. Muh.diMas Fadillah silondae 2. andini Risqi KhaeRunnisa silondae

Menjadi Bagian KaMpanye TeruMBu Karang Sejak tahun tahun 2005, Risna menjadi PPK Coral Reef Rehabilitation and Management Program(Coremap), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra. Banyak hal menarik yang diketahuinya dari jabatan tersebut, yakni semakin paham tentang keberadaan terumbu karang. Walaupun Risna sendiri adalah sarjana perikanan alumnus Universitas Budi Utomo Surabaya. Program Coremap II tersebut dikelola Dinas Kelautan genap enam tahun dan berakhir di tahun 2011 lalu. Sebagai penanggung jawab program tersebut, kerja Risna tentunya tak lepas dari sosialisasi tentang terumbu karang di masyarakat. Termasuk mengajak warga untuk mejaga atau melakukan transpalasi terhadap terumbu karang. Hasilnya terlihat di Kabupaten Buton dan Wakatobi. Bahkan saat ini terumbu karang menjadi mata pelajaran muatan

lokal (Mulok) di 12 kabupaten di daerah ini. Hal ini untuk mengedukasi generasi muda agar peduli dengan terumbu karang. Kebiasaan Risna bersama team dalam mengurus terumbu karang, nampaknya sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. “Saya itu kalau melihat laut kotor atau ada yang membuang sampah di laut sedih sekali. Karena proses tumbuhnya terumbu karang itu tidak mudah. Khususnya sesuatu yang tidak mudah terurai di laut akan merusak terumbu karang,” katanya. Hal yang sering dikampanyekan Risna, bahwa terumbu karang itu berguna bagi kehidupan. Bila Terumbu karang rusak ikan akan punah, karena tidak ada lagi rumah ikan. Kemudian kemungkinan terjadi sunami bisa saja karena terumbu karang menahan gelombang laut. Ter-

TerBiasa siBuK anTara Karir dan Keluarga

umbu karang juga berguna bagi biota laut lainnya. “Contohnya di Buton, di suatu tempat saat itu tidak ada sama sekali terumbu karang karena sudah habis di bom. Akhirnya setelah kami bersama warga melakukan transpalagi karang, tiga bulan kemudian banyak ikan, mereka juga yang memancingnya, “ kata istri Kadis Perhubungan Konsel ini. Risna bersyukur apa yang telah dilakukan Cormap sudah membuat masyarakat sadar akan pentingnya terumbu karang dalam kelangsungan hidup. Gubernur Sultra Nur Alam dan ketua tim penggerak PKK Sultra, juga tak henti-hentinya turut menggaungkan pentingnya terumbu karang ini. “Dulu sebelum ada Cormap II ini, jangankan masyarakat kami saja di dinas tidak begitu mengerti,” papar putri Sulung Ridwan Mangidi ini. (sulis)

Menjadi wanita karir meski menyenangkan, tapi harus bertanggung jawab terhadap tugas, dan itu tidak boleh dilalaikan. Begitu juga sebagai seorang istri pejabat, Risna pernah menjadi ibu camat saat suaminya menjadi camat tiga tahun yang lalu, dan sekarang ibu darma wanita juga adalah tuntutan. Termasuk mengurus suami dan anak-anaknya adalah prioritas utama dalam kehidupannya. Untuk memaksimalkan semua itu, memang sulit, tapi itu lah proses dan harus dijalaninya. Saling mendukung satu dan lainnya yang selama ini dijalani. “Di rumah saya itu banyak keluarga ada adek, kemenakan dan keluarga dekat. Anak-anak saya terbiasa dengan mereka. Jadi kalau orang tuanya sedang tugas luar, anakanak paham. Malah membuat mereka lebih mandiri.Hanya kalau saat tertentu, kami refreshing sebagai bukti perhatian kami terhadap mereka,” kata wanita yang lembut tutur katanya ini. Yang membuat dirinya terkadang ekstra sibuk, ketika Risna harus menghadiri rapat.

Sementara tugasnya sebagai ketua darma wanita atau ketua tim penggerak PKK di Kecamatan harus dijalaninya. “Nah ... itu yang saya rasakan cukup sibuk. Terkadang pulang sudah malam karena ada pertemuan. Kemudian saya harus berangkat pagi untuk rapat ke luar daerah. Alhamdulillah karena semua terkoordinir, dan keluarga saya sangat mensuport bisa diselesaikan semuanya,” ujar wanita yang penah menjabat Pls Lurah di salah satu desa di Kecamatan Wawotobi ini. Terbiasa dengan segala kesibukan, membuat Risna merasa tidak terbebani. Bahkan ditengah-tengah kesibukannya, masih harus menyempatkan diri mengunjungi salon. Pasalnya untuk mengerjakan sendiri justru tidak memiliki waktu, sehingga membutuhkan jasa tenaga salon. “Bagi saya antara perawatan, kecantikan terhadap perempuan itu sangat penting. Selain dari dalam diri harus cantik, secara fisik kita juga harus sehat. Baik itu paras maupun kulit kita. Sehingga peerawatan itu butuh sekali,dan saya ke salon itu menjadi rutinitas,” pungkas ibu dua anak ini. (sulis)


21

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

Bawaslu Wajibkan KPU Buton Gelar PSU Kendari,KP Munculnya desakan dari pihak tertentu agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Buton ditunda dari jadwal 19 Mei yang sudah ditentukan KPU sepertinya sulit terwujud. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI malah melihat tidak ada alasan kuat bagi KPU untuk tidak menyegerakan hajatan demokrasi itu karena sudah ada perintah MK. Jika ada pihak yang tidak setuju, ada jalur hukum yang bisa ditempuh. “Keputusan MK agar KPU Buton menggelar PSU dipandang sebagai hukum yang patut dilaksanakan oleh semua pihak. Kar-

ena itu kita menghargai dalam konteks hukum jika terdapat laporan hukum dari salah satu bakal calon, hal tersebut lebih baik ketimbang memilih jalur anarkisme,” ungkap Nasrullah, anggota Bawaslu RI, kemarin lewat telepon selulernya. Kata dia, kalau ada bakal calon yang meminta agar PSU ditunda, prosesnya tentu tidak akan semudah yang diharapkan mengingat selain merupakan perintah MK, masyarakat Buton tentunya telah lama menantikan PSU itu. “Negara kita negara hukum, maka selesaikanlah permasalahan sesuai jalur-jalurnya. Jangan hanya karena kepentin-

gan elit lalu mengorbankan kepentingan masyarakat, sehingga sebaiknya melakukan sesuatu hal dengan terhormat, elegan dan elok,” jelasnnya. Ia menegaskan bahwa Bawaslu RI juga senantiasa memantau dan memperhatikan bagaimana proses pelaksanaan Pilkada di seluruh Indonesia, tentu saja termasuk PSU Buton yang sudah ditetapkan KPU akan digelar akhir pekan ini. Ia berharap semua pihak bisa menerima dan melaksanakan keputusan MK dengan baik. KPU Buton Diduga “Bermain” Ketegasan Bawaslu itu tetap saja tidak membuat bebera-

pa pihak puas. Munculnya ketidakpuasan atas kinerja verifikasi administrasi dan faktual KPU Buton diduga karena KPU Sultra tidak melakukan supervisi yang baik terhadapa pelaksanaan tahapan PSU yang sudah ditentukan. “Dalam kasus PSU Buton kali ini, kami nilai ada indikasi ketidakcermatan KPU Buton dalam melakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap keabsahan dukungan partai politik (Parpol), selain patut diduga KPU Sultra baik secara personal dan atau institusional ikut berBaca PSU di Hal. 22

33 DPD I Dukung Ical Jadi Capres

Baca Capres di Hal. 22

IST/KP

Ketua Golkar Sultra, Ridwan BAE bersama Ketua DPD Golkar lainnya di Indonesia lainnya usai menemui Sri Sultan Hamengkubuono X, sore kemarin guna menyampaikan rencana mengusung Aburizal Bakrie sebagai Capres Golkar dan percepatan Rapimnas.

12 Calon Walikota Baubau Daftar di PKS Kendari, KP Konstalasi politik di Baubau dalam rangka Pilwali di daerah itu kini makin panas. Para kandidat Cawali mulai sibuk menjajaki Parpol guna meraih dukungan untuk mendapatkan pintu. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang meski hanya punya dua kursi di DPRD Baubau, tetap saja laris manis menjadi buruan para peminat kursi yang akan ditinggalkan Amirul Tamim. Sejak membuka penjaringan beberapa bulan sebelumnya, tercatat 12 kandidat yang telah mendaftarkan diri untuk memakai mesin PKS. Kedua belas nama tersebut, tiga diantaranya

berasal kalangan Parpol dan sembilan lainnya beasal dari non Parpol. Tiga nama dari Parpol, yakni Kamil (Golkar), Wa Ode Mastra (PBB), AS. Tamrin (PAN). Sedangkan, sembinlan nama dari non Parpol, yakni Amiruddin, Ld Mustari, Lamsikamba, Suhufan, Muirun Awi, Abdul Arfa, Ibrahim Marsela, Ansir, dan Prof. La Sara. Ahmar, Ketua PKS Baubau, mengungkapkan bahwa kedua belas nama yang mendaftarkan diri ini memang tidak satupun dari kalangan internal PKS. Sejak Maret 2011 lalu PKS pernah melakukan survei yang hasilnya menunjukkan bahwa ketokohan dari kalangan PKS memang

belum memungkinkan untuk bisa bertarung dalam Pilwali Baubau. Sehingga PKS hanya bisa mengusung Cawali dari luar partainya. Beberapa waktu lalu PKS telah melakukan Survei elektabilitas dari kedua belas nama ini dan hasilnya sudah mengerucut pada lima nama yang lolos dalam tahap penyaringan ini. Dari lima nama ini juga telah terseleksi lagi menjadi tiga nama. tereliminasinya dua dari lima nama ini dikarenakan ada dua nama yang kurang melakukan komunikasi dengan PKS. “Untuk penetapan kriteria calon yang akan diusung PKS itu melingkupi dua poin. Perta-

Kendari,KP Upaya pasangan Abd Hasan Mbou-Buton Ahmad (SANTUN) mempersoalkan proses verifikasi yang dilakukan KPU Buton yang dinilai melanggar hukum tidak hanya berhenti sampai ke Polda Sultra. Pasangan yang digugurkan KPU Buton sebagai calon bupati dan wakil bupati ini juga mengirim surat ke Panwas Kabupaten Buton termasuk membawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) “Semua keterangan yang diberikan KPU Buton terhadap

Panwas itu bohong, sehingga kita menganggap bahwa PSU Buton tidak sesuai keputusan MK di bulan September 2011 lalu. Selain Polda, gugatan kami telah diserahkan ke MK, termasuk klarifikasi Panwas kepada saya, yang mana saya telah menghadirkan semua Ketua Partai pendukung saya, sehingga inilah dasar yang akan dikaji Panwas untuk diAbd Hasan Mbou

laporkan ke Polda, sehubungan pelanggaran pidana,” kata Hasan Mbou dihadapan sejumlah media, kemarin. Ia yakin bahwa apa yang dilaporkannya adalah fakta yang terjadi. Apalagi pihaknya telah mengantongi bukti-bukti verifikasi di Jakarta, termasuk kejadian tanggal 22 April 2012 malam tepatnya masuk dini hari, yang mana tim SANTUN berupaya membatalkan kepulangan La Rusuli meninggalkan Jakarta Baca Santun di Hal. 22

Empat Daerah Tak Gelar Rekrutmen PPK/PPS Pilgub

Ridwan Didaulat Bacakan Keputusan Kendari, KP Ridwan BAE ternyata tidak saja menjadi sentral di kalangan kader “beringin” di Sultra. Ketua Golkar Sultra itu ternyata cukup berbengaruh di level Golkar secara nasional. Buktinya, ia dipercaya menjadi salah satu pemimpin rapat Konsultasi Nasional Partai Golkar dan Silaturahmi Tim Pemenangan Daerah untuk Aburizal Bakrie for President 2014-2019 yang digelar di Yogyakarta, selama Jumat hingga Sabtu, pekan lalu. “33 DPD se-Indonesia sepakat memberikan dukungan kepada Aburizal Bakrie sebagai capres,” kata Ridwan Bay

SANTUN Adukan KPU Buton ke MK

ma, tingginya elektabilitas dan polularitas calon di masyarakat yang ditunjukkan dengan hasil survei. Kedua, intensitas komunikasi yang dibangun dengan PKS,” terangnya melalui telefon selulernya. Positifnya, ada tiga nama yang bakal direkomendasikan oleh DPD PKS Baubau untuk ditindaklanjuti ke DPW. “Di DPW nanti masih akan menyaring hingga dua nama yang tersisa. Dua nama inilah yang kemudian akan dibawa ke DPP untuk kemudian merekomendasikan satu nama yang bakal diusung PKS. Insya Allah, Juni nanti hasilnya sudah akan ketahuan,” tandas Ahmar. (p4)

Kendari, KP Proses rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilgub Sultra kini sudah mulai dilaksanakan KPU Sultra. Namun, empat daerah dari dua belas kabupaten/kota se-Sultra tidak lagi melaksanakan perekrutan tersebut. Mengapa? La Ode Muh Ardin, salah satu komisioner KPU Sultra punya penjelasannya. Ardin mengungkapkan bahwa, tidak dilakukannya perekrutan PPK/PPS diempat daerah tersebut bukannya tanpa alasan, melainkan sudah sesuai dengan prosedur yang telah ada. Empat daerah itu, yakni Kendari, Baubau, Buton dan Kolaka Utara (Kolut) tidak lagi menyelenggarakan

perekrutan PPK/PPS karena anggota PPK/PPS-nya masih sementara menjabat untuk Pilkada kabupaten/kota. Ada tiga jenis model “tumpang tindihnya” jabatan PPK/ PPS kabupaten/kota dengan yang digunakan untuk Pilgub. Pertama, ada yang anggota PPK/PPS-nya dalam waktu bersamaan akan melaksanakan dua tugasnya sekaligus dalam menyelesaikan Pilkada. Misalnya Kota Baubau yang jadwal Pilwalinya bersamaan dengan Pilgub Sultra. Kedua, ada yang masa jabatan anggota PPK/PPS beririsan karena betemunya dua masa Pilkada yang rentan waktunya hanya terpaut beberapa bulan saja. Misalnya, anggota PPK/PPS Pilwali Kendari yang belum se-

lesai masa jabatannya, kemungkinan besar sudah disiapkan untuk jadi anggota PPK/PPS di Pilgub nanti. Ketiga, ada yang anggota PPK/PPS-nya baru akan selesai masa jabatannya di Pilkada kabupaten/kota, kemudian melanjutkan tugasnya ke Pilgub Sultra nanti. Misalnya anggota PPK/PPS Pilkada Buton dan Kolut yang masa jabatannya sudah hampir selesai, kemudian estafet untuk menjadi anggota PPK/PPS di Pilgub. “Kalau masalah PPK/PPS antara Pilgub dengan Pilwali Baubau itu sudah clear, bahwa perekrutan PPK/PPS Pilgub itu mengikuti kebijakan perekrutan di Pilwali karena waktunya Baca Gelar di Hal. 22


22

Kendari Pos | Selasa, 15 Mei 2012

KPU Harusnya Akomodir Dukungan PPRN Sitorus PSU... main dalam hal verifikasi dan penetapan keabsahan dukungan Parpol pendukung calon,” duga Ketua Chanel HAM Indonesia, LM Salih Hanan.

Kecurigaaan itu timbul karena terjadinya pembiaran KPU Sultra dengan segala polemik yang terjadi menjelang PSU Buton. Salih menduga bahwa ada oknum di KPU Sultra yang memberikan garansi personil maupun kelembagaan terh-

adap apa yang sudah dilakukan KPU Sultra. Khusus dalam kasus PPRN misalnya, seharusnya ditetapkan berada pada calon yang didukung PPRN versi DL Sitorus karena putusan MA yang memenangkan Sitorus telah

lebih dulu keluar, sebelum verifikasi pada Pemilukada sebelumnya. Dengan tidak diverifikasinya calon versi PPRN DL Sitorus (pasangan Santun,red) berarti KPU Buton menghilangkan hak orang lain yang seharusnya menjadi calon.(fas)

KPU Alihkan Dukungan SANTUN ke Calon Lain SANTUN... karena belum memverifikasi keseluruhan partai pendukung SANTUN, sekaligus tanggal 23 April 2012, KPU Buton tidak menepati pertemuan dengan Partai Pelopor, karena sudah kembali ke Buton. “Soal PSU Buton, kita lihat saja akhirnya nanti apakah su-

dah demikian atau belum,” lanjutnya. Mengenai kebohongan KPU Buton rincinya meliputi proses verifikasi administrasi termasuk penetapannya, pasalnya seharusnya mengundang Panwas tetapi tidak dilakukan, termasuk pencabutan nomor tidak sesuai undangan makanya ada salah satu calon yang memboikot dengan tidak menarik nomor.

Serangkaian tindakan KPU Buton tersebut ungkapnya menunjukan adanya indikasi untuk memenangkan salah satu calon, karena ketakutan menghadapi dirinya di PSU ini. Buktinya hasil verifikasi Partai Matahari Bangsa (PMB) dan bukti terakhir klarifikasi Ketua Panwas Kabupaten Buton di Kendari, yang mana hadir semua Parpol pendukung SANTUN mengaku dukungan partai mer-

eka diberikan kepada calon lain. Teranyar pada 7 Mei 2012 di sebuah hotel di Kendari disaksikan Kasat Intel Polres Kendari, pengacara KPU sudah menyanggupi menghadirkan La Rusuli Cs ke MK, tetapi setelah Hasan Mbou ke Jakarta ternyata Ketua KPU Buton tidak hadir di MK. “Karena itu, KPU Sultra akan menyurati KPU Buton,” tegasnya.(fas)

Sri Sultan Sambut Positif Pencapresan Ical Capres... membacakan hasil rapat di Hotel Saphir di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Sabtu (12/5) lalu. Menurut Ridwan, semua peserta rapat konsultasi juga sepakat agar Rapimnas Partai Golkar harus dipercepat pada awal bulan Juli 2012. Peserta juga sepakat akan melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh nasional dari Partai Golkar seperti Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, Ginandjar Kartasasmita, BJ Habibie dan Sri Sultan Hamengku Buwono X. “Ini kami lakukan agar Golkar tetap solid dan bersatu sebagai satu kekuatan, dan tetap menjalin silaturahmi sesama kader,” katanya. Ridwan menjelaskan bahwa dirinya memang diminta para pimpinan DPD Golkar se Indonesia untuk menjadi pimpinan dalam rapat tersebut. Pertemuan di Yogyakarta itu adalah tindak lanjut dari per-

temuan di Banjarmasin, Balikpapan, Bali dan Jakarta yang sudah digelar beberapa waktu lalu. “Semuanya soal rencana pencapresan Bung Ketua Umum, termasuk dinamika di Golkar,” terang Cagub Sultra itu kepada Kendari Pos, akhir pekan lalu. Ia berharap dengan pertemuan Yogya itu, semua kader Golkar di Indonesia bisa satu visi dan pandangan mengenai Aburizal Bakrie sebagai calon preside dari Partai Golkar. Selain itu, pertemuan 33 DPD I tersebut juga memastikan bahwa cerita soal adanya DPD II yang tidak setuju dengan pencapresan Ical nyaris tidak ada karena semua sudah dikomunikasikan sendiri oleh DPD I masing-masing, sebelum hadir di Yogya. Mantan Bupati Muna itu menambahkan bahwa rapat konsultasi nasional ini hanya dihadiri

DPD-DPD saja. Sedangkan DPP Golkar sengaja tidak diundang agar suasana lebih netral dan jernih. “Hasil rapat konsultasi ini akan kami sampaikan kepada DPP terutama Ketua Umum Aburizal Bakrie. Ini sebagai suara bulat dari usulan dari bawah mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten/ kota. Dalam rapimnas nanti tinggal deklarasi saja,” kata Ridwan. Sore kemarin, Ridwan dan Ketua DPD I Golkar lainnya sudah langsung menjalankan amanah rapat itu dengan menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X di istananya. Dalam pertemuan tersebut, menurut Ridwan, raja Yogya itu cukup apresiasi terhadap sikap DPD I Golkar se Indo-

nesia yang mengusung Aburizal sebagai Capres. “Pada prinsipnya, Sri Sultra menerima sikap DPD I jika memang itu adalah aspirasi politik semua kader,” kata Ridwan, terkait sikap Sri Sultan. Sri Sultan bahkan berniat melakukan kunjungan kepada tokoh-tokoh Golkar lainnya seperti Jusuf Kalla, Ginanjar Kartasasmita, Bj Habibie dan Akbar Tanjung, seperti ide dari Ketua DPD I Golkar lainnya. “Ini berarti, hasil keputusan rapat di Yogya sudah mulai berjalan. Kami juga akan segera menemui sesepuh Golkar yang lain untuk menyampaikan keputusan DPD I soal pencapresan Ical,” tandasnya.(p4)

La Pili Siap Cawagub Kendari, KP Nama La Pili menjadi salah satu kader terbaik PKS yang diusung partainya untuk mendampingi satu dari empat calon gubernur (Cagub) yang melamar di PKS yakni Nur Alam, Ali Mazi, Buhari Matta, dan La Ode Ida. Dengan kekuatan lima kursi di DPRD Sultra, bukan tidak mungkin tawaran PKS itu bisa diterima para cagub. La Pili sendiri mengaku siap jika memang diamanhkan partai untuk posisi Cawagub. “Ada arus keinginan kader PKS untuk mengusung dan memajukan kader sendiri, dan telah ditetapkan 5 orang kader sesuai hasil survei untuk diusung pada pilgub,” ungkap La Pili Wakil Ketua DPRD Sultra.

Calon yang telah di tetapkan tersebut, kemudian akan disurvey tingkat internal partai siapa yang mempunyai penerimaan baik pada masyarakat. “Penjaringan internal sudah diumumkan tentang Cawagub PKS, kemudian akan survei di masyarakat siapa penerimaanya lebih baik, kemudian ditanya kesiapannya dan internal partai yang akan menentukan berdasarkan pertimbangan tersebut,” ungkapnya lagi. Namun sejuah ini belum menentukan arah PKS untuk siapa kualisi Cagubnya, masih menunggu hasil survey cagub tertinggi. Tetapi selain vurvey tertinggi, PKS akan menentukan pasangan cagub yang mempunyai visi yang sama dalam menjalankan

pemerintahan di Sultra. “Sejauh ini belum menentukan siapa cagub yang kami usung, namun jelas yang punya hasil survey tertinggi dan juga sesaui dengan visi-misi PKS,” pungkasnya. Terkait 5 calon PKS yang telah di tentukan untuk Cawagub, La Pili tidak menyebutkan nama masing-masing, yang jelas jika direstui oleh semua kalangan, La Pili siap maju untuk Cawagub. Pasalnya PKS mempunyai 5 kursi DPRD Sultra sehingga punya kekuatan untuk mengusung kadernya sebagai Cawagub. “Kalau ada dukungan dari internal partai dan masyarakat Sultra memberikan dukungan, maka bismillah siap maju jadi Cawagub,” tegas La Pili.(p2)

PPK/PPS Empat Daerah Dikukuhkan Kembali Gelar... bersamaan. Sedangkan untuk PPK/PPS di Pilwali Kendari yang beririsan dengan Pilgub Sultra, kemungkinan besar jika kerja-kerja mereka bagus di Pilwali mereka akan kembali di pekerjakan di Pilgub Sultra, sehingga tidak perlu merekrut PPK/PPS yang baru lagi. Cukup yang itu saja yang digunakan. Nah, untuk Buton dan Kolut kami juga tidak lagi melakukan perekrutan karena PPK/ PPS yang bekerja pada Pilkada di daerah setempat itulah yang akan kembali digunakan di Pilgub,” terang komisioner yang membidangi Pokja logistik itu. Terkait honorarium PPK/PPS yang berjalan bersamaan, beriri-

san dan bersambung ini, Ardin menerangkan bahwa tidak akan ada honor ganda. Melainkan yang ada hanyalah honor yang bersambung. Contohnya, PPK/ PPS yang masih terima honor dalam kapasitasnya sebagai PPK/PPS Pilwali Kendari, tidak lagi akan menerima honor ganda karena telah didaulat lagi menjadi PPK/ PPS di Pilgub Sultra. “Terkait honorarium ini kami akan segera membuatkan MoU-nya agar tidak terjadi penerima honor ganda,” ujarnya. Ardin optimis memastikan bahwa, sebagaian besar PPK/ PPS yang bertugas di Pilkada empat daerah ini akan kembali bertugas di Pilgub Sultra. Kemungkinan mereka untuk menyatakan diri mundur sepertinya tidak akan ada karena

tidak beralasan. Kecuali bagi mereka yang sakit, pindah daerah, atau telah meninggal. Yang ada malahan, jika PPK/ PPS di empat daerah ini kurang beres dalam menjalankan tugas sebelumnya maka KPU Sultra berkoordonasi dengan KPU kabupaten/kota tidak segansegan untuk membehentikan mereka dan menggantikannya dengan yang baru. Sementara itu untuk pengangkatan PPK/PPS di empat daerah ini, hanya akan dilakukan dalam bentuk pengukuhan kembali, yaitu dengan mengganti SK kepengurusan mereka yang lama dengan SK kepengurusan yang baru untuk Pilgub Sultra. Dan urusan ini sepenuhnya masih dihendel oleh KPU kabupaten/kota.(p4)


24

Kendari Pos Selasa, 15 Mei 2012

MAHAR Ambil Formulir

foto:inong/kp

Suasana rapat kordinasi KPU Kota Kendari dengan bakal calon wali kota, di press room sekretariat KPU.

Optimis dengan Survey Kendari, KP Kampanye menang besar satu putaran terus digaungkan. Tim pemenangan Asrun-Musadar (HARUM) pun makin yakin, apalagi berdasarkan hasil survey yang mencapai 65 persen. “Pasangan Asrun-Musadar setelah disurvey mencapai 65 persen. Nah, kami rasa akan mengacu pada presentasi tersebut dalam menentukan target, “tukas ketua tim pemenang HARUM, Abd Rasak kemarin. Ia dan tim optimis mencapai hasil survey. Sebab tim terus menjalin kordinasi hingga basis akar rumput. Intensitas koordinasi tim pemenangan dilakukan dua hingga tiga kali Seminggu. Tim yang terdiri dari gabungan partai koalisi, PAN, PKS, PPP, Golkar dan Demokrat saling memberikan masukan dan saran mengenai langkah-langkah politis. Seluruh tahapan pemilu menjadi salah satu agenda tim dalam melakukan kordinasi. Meskipun memang diakui, saat ini pendukung HARUM bukan hanya dari kalangan partai saja, tapi dari lembaga maupun ormas kemasyarakatan yang siap memenangkan Asrun-Musaddar dalam pilwali mendatang. “Kita akan rangkul semua organisasi yang mendukung HARUM karena mereka juga berharap incumbent bisa kembali terpilih,” katanya. (fya)

DPTb Capai 3.726 Orang SetelaH merampungkan jumlah data pemilih sementara (DPS) yang hanya mencapai 211.485 jiwa, Pokja PPDP pun berhasil mengumpulkan rekapitulasi data pemilih tambahan (DPTb) se Kota Kendari. Rekapitulasi DPTb pada 10 kecamatan mencapai 3.726 orang. DPS dan DPTb itulah yang akan dirangkum menjadi data pemilih tetap (DPT). Ketua Pokja PPDP KPU Kota Kendari, Hidayatullah mengatakan, seluruh PPS telah merampungkan DPTb. Kini, mereka sedang melakukan penyusunan DPT untuk memastikan jumlah keseluruhan pemilih pada Pilwali 2012-2017. Namun, jumlah kenaikan dari DPS dan DPTb tidak signifikan jumlahnya untuk DPTb nantinya. “Kalau pun ada penambahan pada saat penyusunan DPT, sudah tidak seberapa lagi. Namun, saya tetap mengimbau pada seluruh PPS agar tetap mengakomodir jika masih ada warga yang memiliki hak pilih belum terdaftar. Meski demikian, PPS harus tetap memperhatikan persyaratan calon pemilih sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya. Jumlah DPS jika diakumulasi dengan DPTb yak-

ni 215.211 pemilih. Fakta tersebut lebih minim dari data potensial pemilih pemilu (DP4) yang mencapai 130.152 pemilih. Selisihnya mencapai 6,49 persen atau 14.941 jiwa. “Kemungkinan masih adanya tambahan sebelum DPT diplenokan. Tapi diperkirakan tidak terlalu banyak lagi,” ujarnya. Hasil DPTb pada Kecamatan Kendari sebanyak 164 pemilih. Dari 9 kelurahan di Kecamatan Kendari, ada 5 kelurahan yang tidak memiliki pemilih tambahan. Sementara di Kendari Barat, jumlah DPTbnya mencapai 218 untuk 9 kelurahan. Hanya satu kelurahan yang tak memiliki DPTb yakni Benubenua. Sedang Kecamatan Mandonga memiliki 56 DPTb dari 6 kelurahan, Puuwatu 237 pemilih tambahan dari 6 kelurahan, Baruga 297 pemilih tambahan dari 4 kelurahan dan Wuawua memiliki 206 pemilih tambahan. Kecamatan Kadia memiliki DPTB tertinggi kedua setelah Poasia yang mencapai 1.729 pemilih. Kadia hanya mencapai 659 pemilih. Sedang Kecamatan Kambu hanya 143 pemilih tambahan. Kecamatan terendah DPTbnya yakni Kecamatan Abeli yakni hanya 17 pemilih dari 13 kelurahan yang ada. (aka)

Hari pertama pengambilan formulir balon wali kota dan wakil wali kota, dibuka oleh pasangan La Ode Magribi - H. Rachman Siswanto Latjinta (Mahar). Ke KPU, mereka dikawal perwakilan dari partai pendukung. Proses pendaftarannya dijadwalkan Kamis (17/5) mendatang. Kehadiran Mahar dan pendukungnya diterima di ruangan Ketua Pokja Pencalonan, La Ode Abdul Natsir Muthalib. Mahar menyerahkan rekomendasi lima partai yang dikuasakan mengambil formulir yakni: Partai Kedaulatan, PKNU, Partai Republikan, PKPB, dan PPNUI. Mereka tiba di KPU pukul 13.15 Wita. Magribi mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini telah mengantongi 17 rekomendasi partai nonseat dari 19 partai yang akan mengusungnya. Jumlah persentasenya mencapai 24,5 persen. Angka tersebut cukup jauh dari standar yang diberikan KPU, yakni hanya 15 persen dari suara sah pada Pemilu 2009 lalu. “Kami sudah siap maju. Kamis ini akan mendaftar. Kami sedang melengkapi 23 formulir yang harus diisi. Soal partai, itu sudah melebihi dari standar minimal yang ditetapkan KPU,” ungkapnya. Partai yang mendukung

Magribi - H Rachman yakni Partai Republikan, PKB, Partai Patriot, Partai Buruh, PDP, PKPI, Barnas, PPNUI, PKNU, Kedaulatan, PKPB, PIS, Merdeka, PSI, Pelopor, PPPI dan Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan). Dua partai lainnya yang menyusul yakni PPRN dan PDS. Seluruh partai tersebut siap memenangkan pasangan Mahar. “Kami juga telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada atasan langsung terkait hajatan saya maju menjadi calon wali kota 2012-2017. Surat pemberitahuan tersebut tidak mesti harus ada persetujuan dari atasan langsung,” jelasnya. Ketua Pokja Pencalonan, La Ode Abdul Natsir Muthalib menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap pasangan Mahar yang datang ke KPU mengambil formulir pada hari pertama. KPU langsung memberikan formulir pendaftaran kepada bakal pasangan calon tersebut. “Untuk petunjuk teknis pengisian formulir dan administrasi yang harus diisi oleh bakal pasangan calon, itu sudah diberikan sebelumnya. Kami sampai saat ini (kemarin siang, red) masih menunggu balon yang akan mendaftar,” ungkapnya. (aka)

Partai-Partai nonseat yang memberikan dukungan kePada Pasangan mahar serta total suara sah dan Persentase yang diPeroleh Pada Pileg 2009 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

Nama Partai PKPB PPPI PPRN Barnas PKPI Kedaulatan PKB Pakar Pangan PDP Repulikan Pelopor PDS Patriot PIS PKNU Merdeka PPNUI PSI Buruh

Total Suara Sah 1033 691 1483 896 2863 1012 3249 843 2701 2674 975 495 3126 1452 2163 1049 360 707 2564

Persentase 0,82 0,55 1,18 0,71 2,28 0,81 2,59 0,67 2,15 2,13 0,78 0,39 2,49 1,16 1,72 0,84 0,29 0,56 2,04

Jumlah

30336

24,16 Sumber: Tim Pemenangan Mahar 2012

Kendari Pos Edisi 12 Mei 2012  

E_Paper Kendari Pos

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you