Issuu on Google+

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Kapospol Poleang Hilang

MANUFACTURING

H PE

Mungkinkah Menjadi Korban Tabrakan Maut?

Oleh DAHLAN ISKAN Menteri BUMN (60)

Setelah kecelakaan maut di Jembatan Tembe, Minggu lalu, personil Polres Bombana mengabarkan salah satu personil yang bertugas di bagian lantas hilang kontak. Kuat dugaan personil dengan jabatan Kapospol Lantas Poleng bernama Briptu Rahman Kasrianto ikut menjadi korban terbakarnya Toyota Hilux. Dugaa-dugaan di masyarakat, Kasrianto bisa saja menjadi pengaman untuk mulusnya suplay solar ke pengusaha tambang. Sebab dua korban yang ada di Hilux hingga kini belum bisa diidentifikasi karena kondisi mayat hangus. Sejak Minggu (13/1) sekitar pukul 15.00 Wita, tidak diketahui Anto -sapaan akrab Rahman Kasrianto berada. Nomor ponselnya 085241522221 dan kontak black berry

Mulai Pencurian Teknologi Sampai Cara Mengemudi Ini mirip dengan istilah “sengsara membawa nikmat”. Kecelakaan ini, meski menimbulkan keributan yang bising, benar-benar memberikan pelajaran yang berharga. Selama ini, secara ilmiah,”memang terjadi perbedaan pandangan di antara lima putra petir yang menciptakan kendaraan/mobil listrik yang saya koordinasikan. Perbedaan pandangan seperti itu juga terjadi di luar negeri yang lagi sama-sama dikembangkan di seluruh dunia. Ada yang berpandangan mobil listrik tidak perlu menggunakan gearbox. Untuk itu, power dari motor listrik langsung menggerakkan gardan/roda. Tapi, ahli kita seperti Ir Dasep Ahmadi MSc (alumnus ITB) berpendapat mobil listrik harus menggunakan gearbox. Ricky Elson, putra Padang yang melahirkan 14 paten motor listrik di Jepang,

Baca kapospol di Hal 2 Kapospol Lantas Poleang Briptu Kasrianto foto (kiri) hilang entah ke mana. Diduga kuat dia menjadi korban bersama sopir Hilux yang hangus terbakar. Nampak Toyota Hilux hangus terbakar bersama puluhan jerigen solar foto (kanan atas). Sedangkan Hilux (foto kanan bawah) tersisa puingpuing bersama truk pengangkut gula.

Baca mulai di Hal 12

foto-foto nuryadi/kp

Tabrakan Maut, 2 Tewas Terbakar Toyota Hilux Muat Puluhan Jerigen Solar Rumbia, KP Indikasi maraknya mafia solar yang menjual ke tambang mulai terbukti. Sebuah Kecelakaan maut terjadi di

Baca tabrakan di Hal 11

Nadia Hutagalung

Makin Tua Makin Seksi Baca seksi di Hal 12

Antioksidan Kuat untuk Mencegah Berbagai Penyakit Untuk mengobati tubuh yang sudah terserang penyakit, seseorang membutuhkan obat. Tapi, untuk mencegah tubuhnya dari serangan berbagai penyakit, selain menjalankan pola hidup yang sehat, ia butuh antioksidan. Tapi, apa itu antioksidan? Antioksidan adalah sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Radikal bebas berasal dari molekul oksigen yang strukturnya berubah akibat kondisi lingkungan. Dan kondisi yang dapat memunculkan radikal bebas itu antara lain radiasi, polusi, dan aktivitas merokok. Selain itu, stres dan metabolisme tubuh sendiri juga bisa meng-

Baca manggis di Hal 2

Badai Rob Masih Akan Terjadi Rumbia, KP Cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi air laut masih menghantui warga Desa Terapung, Pulau Masudu, Kecamatan Poleang Tenggara. Bahkan setelah badai rob memporakporandakan 30 rumah (3 hilang, 9 rusak sedang 21 rusak ringan), membuat 367 KK yang menghuni pulau di tengah-tengah laut itu menetapkan status siaga. Hal tersebut dilakukan karena gelombang rob masih terus terjadi sampai tadi malam.

Baca badai di Hal 12

foto: humas pemkab bombana for kendari pos

Hartati Dituntut 5 Tahun Penjara Jakarta,KP Sidang kasus suap yang diduga dilakukan oleh Hartati Murdaya terhadap Bupati Buol, Amran Batalipu memasuki tahap akhir. Kemarin, di Pengadilan Tipikor bos PT Hardaya Inti Plantation (HIP) tersebut dituntut lima tahun penjara. Tidak hanya itu, hukumannya bisa ditambah empat bulan jika denda Rp 200 juta tidak dibayar. Dalam berkas tuntutan setebal 300 halaman itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Inilah rangka rumah yang dihanyut banjir rob di Bombana.

Baca penjara di Hal 12

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Terdakwa kasus suap Buol Hartati Murdaya menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Hartati dituntut hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan.

Srikandi, Sesepuh Komunitas Pasangan Kawin Campur di Indonesia

Dorong Perempuan Tak Kehilangan Jati Diri, Jaga Rumah Tangga Tetap Awet Tren kawin campur antara warga Indonesia dengan orang asing. Untuk mewadahi pasangan gado-gado itu, saat ini terdapat sejumlah komunitas. Di antaranya, Srikandi yang menyebut dirinya sebagai “god mother”-nya berbagai organisasi serupa di tanah air. Priyo Handoko, Jakarta Tiga belas tahun lalu, sejumlah ibu bersuamikan pria asing yang anak-anaknya bersekolah di PRIYO HANDOKO/JAWA POS Jakarta International School (JIS) Woodhouse (kanan) dan Ida Friggeri saat berbagi cerita mengenai saling curhat. Berangkat dari latar Ries peran Srikandi dan praktek pernikahan campuran di pojok café salah satu kehidupan rumah tangga yang pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

mirip, para ibu pasangan kawin campur (mixed marriage atau mixed couples) itu termotivasi untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan secara lebih teroganisir. Dalam tahun-tahun berikutnya pemikiran ini mulai dikonkretkan dengan menggelar coffee morning. Sampai akhirnya pada 2000, resmi dibentuk perkumpulan wanita Indonesia dalam perkawinan antar-bangsa yang kemudian disebut Srikandi. Nama Srikandi dipilih karena dianggap mencerminkan keIndonesiaan. “Srikandi hadir untuk mem-

berikan support kepada perempuan Indonesia yang melakukan pernikahan campuran dalam membina rumah tangga mereka. Biar langgeng,” kata Ries Woodhouse, salah seorang pendiri Srikandi saat berbincang dengan koran ini di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Selasa lalu (8/1). Ida Friggeri, pengurus Srikandi, ikut duduk di sebelah Ries. Srikandi secara rutin menggelar kegiatan. Selain seminar, Srikandi mengadakan forum diskusi bagi para anggotanya.

Baca srikandi di Hal 11

2

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Diperbantukan ke Polsek Poleang Sejak Minggu Lalu

Kapospol ....... massenger (BBM) nya dengan PIN 21DB0C80 tidak bisa lagi dihubungi pasca kecelakaan tragis. Bahkan sejak Minggu hingga Senin kemarin, bintara Polri angkatan 26 ini sudah dicari kemana-mana. Bukan hanya rekan seangkatan atau seprofesinya, namun Kasatnya (Kepala Satuan Lalu Lintas) AKP Indra Sandy Purnama Sakti dan Kapolresnya AKBP Arief Dwi Koeswandhono sudah melakukan pencarian. “Saya sudah perintahkan anggota untuk mencari (Anto). Tapi sampai hari ini (sore kemarin) belum ditemukan. Dua nomor hand phonenya juga tidak aktif saya hubungi,” kata Kapolres Bombana, Arief Dwi Koeswandhono saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Kapolres mengaku tidak mengetahui di mana salah satu personilnya itu berada, sebab sesaat sebelum menghilang, Anto tidak pernah mengajukan

izin kepadanya. Tidak diketahui pasti, apakah hilangnya Anto berhubungan dengan kecelakaan lalu lintas tersebut. Sebab informasi yang berkembang di Bombana, anggota lantas yang dikenal memasyarakat itu dicurigai menjadi salah satu korban kecelakaan tragis di atas jembatan Tembe. Namun Kapolres Bombana belum membenarkan informasi tersebut. Alasannya, dia masih melakukan pencarian. Selain itu, Alumni Akpol 1991 ini masih melakukan proses identifikasi di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri, untuk mengetahui secara jelas siapa dua korban kecelakaan yang hangus terbakar. “Saya tidak mau berandai-andai siapa dua korban yang terbakar. Kalau sudah ada hasil Labfor, baru bisa ketahui pasti siapa identitas dua korban tersebut,” kata kapolres. Kasat Lantas Polres Bombana, AKP AKP Indra Sandy Purnama Sakti juga mengaku kehilangan kontak dengan Briptu Rahman Kasrianto. Indra

mengaku, dirinya terakhir berkomunikasi dengan anggotanya Minggu pagi sekitar pukul 10.00 wita. Komunikasinya tidak terlalu lama, Kasat Lantas hanya menanyakan situasi keamanan ditempat kerjanya. “Biasa sebagai pimpinan (Kasat Lantas), saya hanya cek situasi keamanan di Poleang. Setelah itu tidak berkomunikasi lagi,” aku Indra. Briptu Rahman Kasrianto diperbantukan di wilayah itu bersama dua rekannya Briptu Irwansyah dan Briptu Eno. Tiga personil lantas ini diperbantukan di Polsek Poleang sejak minggu lalu dan berakhir satu bulan kedepan. “Anto diperbantukan sebagai Kapospol Poleang. Setiap satu bulan anggota digilir. Namun mulai Minggu kemarin kami kehilangan kontak,” turut Indra Sandy. Kendati begitu, data yang diperoleh koran ini di BBM milik rekan-rekannya di Lantas, status terakhir Anto tertulis on the way. Di akhir tulisan (Way) dibumbuhi gambar mobil yang melaju dan gambar hati. (nur)

Manggis ....... hasilkan radikal bebas. Radikal bebas yang beredar dalam tubuh berusaha untuk mencuri elektron yang ada pada molekul lain, seperti pada DNA dan selsel tubuh. Jika berhasil, pencurian ini menyebabkan rusaknya DNA dan sel-sel tersebut. Jika radikal bebas banyak beredar, akan banyak pula DNA dan sel yang rusak. Dan kerusakan yang ditimbulkannya itu dapat menyebabkan sel tersebut

menjadi tidak stabil, yang berpotensi menyebabkan proses penuaan dan munculnya sel kanker. Maka, dalam hal inilah antioksidan tadi dibutuhkan. Dan yang termasuk ke dalam golongan zat antioksidan ini antara lain adalah vitamin, polifenol, karoten, dan mineral. Secara alami, zat ini sangat besar peranannya pada manusia untuk mencegah terjadinya penyakit. Antioksidan melaku-

kan semua itu dengan cara menekan kerusakan sel yang terjadi akibat proses oksidasi radikal bebas. Bagaimana antioksidan memerangi radikal bebas? Ia berperan dalam membantu menghentikan proses perusakan sel dengan cara memberikan elektron kepada radikal bebas. Dengan demikian, ia akan menetralisasi radikal bebas sehingga tak punya kemampuan

lagi untuk mencuri elektron dari DNA dan sel. Proses yang terjadi sebenarnya sangat kompleks tapi secara sederhana dapat dilukiskan seperti itu. Beberapa penyakit degeneratif yang berhubungan erat dengan radikal bebas adalah kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, pikun, katarak, penurunan fungsi kognitif, dan penuaan dini. Sumber antioksidan bisa dengan mudah kita dapatkan

dari makanan. Yang penting, makanan itu mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, karoten, beta karoten, polifenol, sejumlah mineral, dan beberapa lainnya. Namun, sejak beberapa tahun belakangan ini, para peneliti telah gencar meneliti suatu antioksidan tingkat tinggi yang terdapat dalam kulit manggis. Namanya xanthone. Penelitian membuk-

tikan, kadar antioksidan zat ini lebh tinggi daripada vitamin C dan vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat kulit manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi itu, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya dari luar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul ekstrak kulit manggis. Namanya Garcia. Sekali lagi, nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin

mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha : Apotik Waraka 085241984014, Subdis Konsel: 082195198708, Apotek Salsabila Ranomeeto, Aptk Fahriza Punggaluku, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 0402-2821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. Bombana Aptk. Gaskas Kasipute. Subdis Kolaka: 081342605642, Apotik Khaerul Bariah psr baru Kolaka. Pomalaa: Apotik 19 November, Kolaka Utara: Apotik Salsabilah dpn pasar Lasusua, DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.

Kendari Pos |Selasa, 15 Januari 2013

Politika

Semua Dianggap Nomor Hoki

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella (kiri) dan Sekjen Ahmad Rofiq menunjukkan nomor satu.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua umum partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (kanan) dan Sekjen Imam Nachrowi.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Presiden partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq (kanan) dan Sekjen PKS Anis Matta (kiri).

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Sekjen PDIP Tjahyo Kumolo (kiri) menunjukkan nomor empat.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua umum partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) dan Sekjen partai Golkar Idrus Marham (kanan).

Jakarta, KP 10 partai peserta Pemilu 2014 telah melakukan pencabutan nomor urut. Masing-masing pengurus partai bersangkutan, menganggap nomor yang mereka peroleh sebagai nomor hoki. Ketua DPP PKB Marwan Jafar mengaku tak mempermasalahkan berapapun nomor urut yang didapat partainya. Karena, Marwan menilai semua nomor sama dan baik. “Harapan saya tentunya mendapatkan nomor yang bagus dan mendapatkan keberuntungan,” katanya, di Jakarta, kemarin. Politisi PKB Ali Maschan Musa menambahkan semua nomor juga sama saja. Sebab, kata dia, nomor urut satu hingga 10 itu jauh lebih mudah, dibanding dengan sebelumnya. “Jadi nomor berapa pun tidak masalah dan insyaallah baik,” kata Ali di gedung parlemen, di Jakarta, Senin (14/1). Dia menjelaskan, dalam pencabutan nomor undian kemarin, PKB diwakili langsung oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. PKB mendapatkan nomor urut 2. Bagi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Marzuki Alie mengatakan, nomor urut 7 yang diperoleh PD sebagai peserta Pemilu 2014 mendatang sama baiknya dengan nomor 31 yang diperoleh PD dalam Pemilu 2009 lalu. Marzuki menyatakan, dirinya tidak percaya dengan istilah nomor baik ataupun nomor tidak baik. “Buat kami nomor urut 7 sama baiknya dengan nomor urut 31 pada pemilu lalu. Jadi tidak ada masalah,” kata Marzuki Alie saat dihubungi, Senin (14/1). Yang penting lanjutnya, bagaimana menyosialisasikan nomor itu kepada masyarakat agar masyarakat tahu bahwa 7 adalah nomor urut Partai Demokrat. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan M. Romahurmuziy mengatakan, awalnya PPP berharap bisa mendapatkan nomor 1, 5 atau 9. Menurutnya, secara alamiah nomor urut 1 (awal) akan memudahkan dipilih. Meski ini bukan jaminan, karena pada pemilu 2009, partai dengan nomor urut 1 tidak terlalu memetik keuntungan dari nomor mereka. “PPP sendiri berharap dapat nomor 1, sehingga lebih mudah untuk disosialisasikan,” kata Romahurmuziy, Senin (14/1). Pria yang biasa disapa Romy itu mengatakan, kalaupun tidak dapat nomor 1, PPP berharap nomor 5, sesuai banyaknya Rukun Islam, atau nomor 9 sesuai dengan jumlah panutan dalam sejarah ahlussunnah wal jama’ah (aswaja) yang menjadi warna PPP, yaitu Nabi Muhammad (1) dan Para Khulafaur Rasyidin (4) serta 4 Imam Madzhab. “Namun akhirnya, seperti kata Shakespeare “what is in a name”, maka “what is in a number”,” pungkas Romy. Dalam pencabutan nomor urut kemarin, PPP mendapatkan nomor 9. Partai Amanat Nasional (PAN) pun berpandangan sama tentang “kebagusan” nomor urut. “Nomor urut berapa pun, akan menjadi ‘Magic Number’ bagi PAN. Kami akan segera melakukan sosialisasi ke masyarakat,” kata Sekretaris Fraksi PAN di DPR Teguh Juwarno, Senin (14/1). Dalam pencabutan nomor urut, PAN mendapatkan nomor urut 8 yang dicabut langsung oleh Ketua Umum PAN, Hatta Radjasa.(jpnn)

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi (kanan) dan Sekjen Achmad Mujani (kiri).

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua umum partai demokrat Anas Urbaningrum (kanan) dan Sekjen partai demokrat Edhi Baskoro Yudhoyono (kiri).

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua Umum Partai PAN Hatta Radjasa (kanan) dan Sekjen Taufik Kurniawan.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Pengurus Partai Persatuan Pembangunan menunjukkan nomor urut 9.

3

PPP Jatah Caleg Non Kader 30 Persen Jakarta, KP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menyiapkan 390 nama calon legislatif (caleg0 yang nantinya akan diajukan di pemilu 2014. Tokoh dari luar partai juga ditampung menjadi caleg, dengan porsi 30 persen. “Dari pencalegan internal, kita sudah siapkan 390 nama. Nah sekarang ini kita tengah menyiapkan 30 persen caleg dari luar partai,” katanya di Jakarta, Senin (14/1). Menurutnya, guna memenuhi kebutuhan tersebut caleg dari luar partai, PPP memrioritaskan tokoh-tokoh parpol berbasis Islam yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2014. Hal ini sebagai wujud keterbukaan, karena PPP merupakan partai umat Islam yang siap memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Saat ditanya kekuatan basis massa, Romahurmuzy memastikan kantong-kantong suara PPP masih tetap solid. Bahkan dipastikan belum ada seorang pun kadernya yang pindah ke partai tertentu. “Jadi tidak ada kader kita yang pindah ke partai lain. Justru yang banyak terjadi itu sebaliknya. Dimana di beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jambi, kader dari partai lain yang bergabung dengan kita,” ujarnya. Karena itu menghadapi kondisi yang ada, Romahurmuzy memastikan PPP saat ini tengah menyiapkan konsep naturalisasi. “Kalau dulu kan tahun 1974, itu kita juga menghadapi penggabungan partai. Tapi kalau sekarang kita lebih menyiapkan konsep penggabungan secara personal. Langkah ini saya kira jauh lebih efisien dan cepat,” katanya.(gir)

Pemilih 2014 Diprediksi Terus Melorot Jakarta, KP Tingkat keikutsertaan pemilih pada Pemilu 2014 diperkirakan makin menurun. Citra DPR sebagai produk pemilu yang tak kunjung pulih hingga saat ini menjadi alasannya. “Ini mengkhawatirkan mengingat wajah perwakilan rakyat kita masih suram,” kata Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia Edwin Henawan Soekawati di Jakarta kemarin. Publik, lanjut dia, hingga saat ini masih terus disuguhi fakta anggota-anggota parpol di Senayan yang terlibat perkara korupsi. Menurut dia, pemandangan para wakil rakyat yang lebih hobi melakukan studi banding ke luar negeri dengan menghabiskan biaya miliaran rupiah dari anggaran negara makin membuat publik menjadi semakin jengah. “Yang ironis lagi, masyarakat masih dipaksa memilih wakil-wakilnya di DPR maupun DPRD dari sumber itu-itu saja,” tandasnya. Edwin kemudian menyinggung hasil penetapan parpol peserta pemilu yang masih menempatkan wajah-wajah lama parpol. Sembilan di antara sepuluh parpol yang diloloskan adalah partai yang ada di Senayan. Hanya satu parpol baru, yaitu Partai Nasdem, yang lolos. “Wajar kalau ada anggapan kualitas anggota DPR mendatang masih kurang lebih sama dengan kualitas hasil Pemilu 2009,” imbuhnya. Ditambah lagi, beberapa partai sudah memastikan sebagian besar kadernya di DPR akan maju lagi dalam pemilu nanti. Partai Demokrat, misalnya. Dari 148 anggota mereka di DPR, sekitar 90 persen sudah menyatakan siap maju lagi. Atau, PAN bahkan sudah menyatakan seluruh anggotanya di parlemen siap maju lagi. Meski demikian, lanjut Edwin, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan hak-hak politiknya sesuai yang telah diatur di konstitusi. Sebab, rendahnya tingkat keikutsertaan dalam pemilu juga memiliki risiko terhadap kehidupan demokrasi. Sistem politik akan pincang karena parlemen tidak memiliki kekuatan legitimasi. “Tapi, di sisi lain, kami tetap dapat mengerti dan memahami bila sebagian besar rakyat pemilih memutuskan tidak berpartisipasi,” imbuhnya.(agm)

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (kiri) menunjukkan nomor Sepuluh.

Aburizal Bakrie

Ical Sebut Golkar Partai Tanpa Media Jakarta, KP Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan, dalam masa kampanye pemilu 2014 ini, partainya tidak didukung oleh kekuatan media massa. Konglomerat yang biasa disapa Ical itu mengatakan, partainya tidak berafiliasi dengan media mana pun. Meski ia sendiri memiliki sejumlah perusahaan media, namun Ical mengaku tidak akan menggunakannya untuk kepentingan politik. “Golkar tidak punya media, sama sekali tidak punya,” tegas Ical kepada wartawan di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (14/1). Ical diketahui memiliki beberapa stasiun televisi dan sebuah media online. Berita serta iklan politik yang menjual Ical maupun Golkar kerap tampil di media-media tersebut. Tetapi Ical tetap ngotot bahwa partainya tidak dibantu oleh media-media miliknya. Ia kembali menegaskan, dirinya tidak akan mencampurkan bisnisnya dengan politik. “Bisnis punya saya tidak bisa disamakan dengan Golkar,” ujar calon presiden dari Partai Golkar itu.(dil)

Opini

4

Kendari Pos  Selasa, 15 Januari 2013

 - Bombana dihantam badai  - Jangan lagi dihantam korupsi nah  - KPU tetapkan nomor parpol  - Semua nomor keberuntungan ces  - Stok Berkurang, Harga Ikan Naik  - Asal jangan harga diri ikut turun

Tajuk Rencana Pendidikan Waspada Bencana CUACA ekstrim tengah melanda hampir semua wilayah Sultra. Di Kabupaten Bombana, Sabtu dini hari lalu malah membuat angin kencang disertai banjir rob memporak-porandakan rumah di sekitar pantai. Akibatnya, 67-an rumah di kawasan itu rusak. Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, namun puluhan kepala keluarga di daerah tersebut mengungsi ke rumah kerabatnya. Banjir rob (banjir yang diakibatkan luapan air laut disertai gelombang besar ke daratan) terjadi juga di wilayah Poleang semenjak Selasa malam lalu. Namun dampak terberat baru dirasakan Sabtu dinihari kemarin. Kerusakan yang ditimbulkan sangat parah. Ada rumah yang dindingnya jebol, lantainya ambruk hingga ada rumah yang hanya menyisahkan beberapa tiang berdiri tegak di atas pondasi. Puluhan rumah yang diterjang gelombang semuanya berdiri di bibir pantai. Lokasinya, terletak di tiga Desa yakni Matirowalie dan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, serta Desa Terapung, Kecamatan Poleang Tenggara. Rumah yang banyak diterjang gelombang pasang terletak di Desa Matirowalie. Angin kencang dan hujan deras juga dirasakan di Kota Kendari. Bahkan di Wakatobi sejumlah rumah di Desa Sama Bahari, Kaledupa rusak parah, setelah diterjang angin kencang, kemarin. Padahal, sehari sebelumnya, desa tetangganya Mantigola, juga terkena amukan angin kencang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho sudah menghimbau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) terus waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem pada awal tahun ini. Hujan deras disertai angin kencang, masih akan terus terjadi hingga beberapa hari kedepan. Bahkan, bahaya longsor bisa terjadi pada wilayah-wilayah rawan dengan ciri lokasi banyaknya mata air atau rembesan pada tebing disertai longsoran kecil, adanya aliran sungai di dasar lereng, pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau sarana lainnya, serta pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan. “Sekarang cuaca ekstrem dipengaruhi oleh siklon tropis narelle, yang terjadi pada puncak musim penghujan. Hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi terjadi di seluruh Indonensia, temasuk Sultra. Nah kami memprediksi sejak beberapa hari lalu, dan masih akan terus terjadi,”terangnya, saat ditemui di kantor BNPB, Jakarta pekan lalu. Siklon tropis membuat kondisi cuaca di wilayah Indonesia mulai dari hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terjadi yang disertai dengan itensitas angin ringan hingga kencang. Selain itu, siklon ini juga akan menyebabkan timbulnya gelombang dengan ketinggian tiga sampai empat meter pada perairan di Kepulauan Wakatobi juga di perairan Baubau. Beragam jenis bencana terjadi silih berganti mengguncang bumi Anoa. Di musim kemarau banyak daerah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Ketika musim penghujan tiba, masyarakat harus waspada terjangan banjir yang siap datang setiap saat. Kondisi tersebut terjadi karena Indonesia, termasuk dikepung tiga lempeng tektonik dunia karena merupakan daerah pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasific. Meski demikian tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan kapan bencana datang ? Tidak ada seorangpun yang tahu kapan, di mana dan bagaimana bencana akan terjadi. Manusia hanya bisa memprediksi menggunakan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Belajar dari rangkaian bencana yang terjadi di Sultra menunjukkan bahwa kemampuan untuk melakukan persiapan dalam menghadapi bencana menjadi faktor penting untuk meminimalkan korban. Dengan perencanaan dan pendidikan yang matang mengenai mitigasi bencana, mereka mampu meminimalkan korban dan kerugian yang timbul akibat bencana. Banyaknya korban yang timbul sebenarnya lebih diakibatkan oleh dampak yang muncul dan bukan dari bencana itu sendiri. Ketika terjadi gempa, dampaknya secara langsung hanya dirasakan dalam beberapa menit, namun korban lebih banyak justru timbul karena tertimpa reruntuhan bangunan atau karena keterlambatan proses evakuasi. Inilah yang harus dikaji, misalnya pendidikan waspada bencana memanfaatkan jejaring sosial yang sudah banyak digunakan masyarakat Sultra. Setidaknya ketika terjadi bencana, korban baik harta maupun nyawa dapat diminimalisir. (*)

Menggugat Kebijakan RSBI L

agi-lagi Mahkamah Konstitusi (MK) membuat kebijakan yang mengagetkan banyak pihak. Setelah menghapus BP Migas, kini giliran sektor pendidikan yakni menghapus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). RSBI adalah suatu program pendidikan yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2003 pasal 50 ayat 3. Payung hukum tersebut menyatakan, pemerintah atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional. Lahirnya RSBI dicita-citakan sebagai upaya pemerintah untuk menciptakan sekolah yang berkualitas. Peningkatan kualitas ini diharapkan akan mengurangi jumlah siswa yang bersekolah di luar negeri. Sekolah-sekolah RSBI biasanya mengadakan kerja sama dengan negara-negara sahabat dan mendatangkan tenaga pengajar asing/native dari negara-negara tetangga. Pada akhir tahun pelajaran atau akhir masa sekolah, siswa sekolah RSBI akan diberi tes tambahan berupa tes khusus siswa RSBI dari Direktorat Jenderal Pendidikan. Tetapi pada pelaksanaannya di 357 RSBI yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, jauh dari apa yang dicitacitakan. Selain biayanya yang sangat mahal, tidak semuanya menekankan unsur kualitas. Kondisi ini justru menjadikan RSBI sebagai kelas elite dan lebih menekankan unsur bisnis, ketimbang pendidikan. Padahal anggaran pemerintah untuk RSBI cukup besar, Rp19 miliar. Sementara dana sebesar itu hanya bisa dinikmati oleh segelintir kelompok. Inilah yang mendasari para penggugat untuk menghapus RSBI melalui MK. Problema Besar Tidak hanya RSBI saja. Kiranya pendidikan di Indonesia sedang menghadapi problema besar. Potret pendidikan kita masih diwarnai oleh aksi tawuran hingga menimbulkan korban nyawa. Di 2013 ini, pendidikan di Tanah Air

Oleh : Susi Wulandari sedang melakukan perubahan kurikulum. Di tahun ini juga untuk pertama kalinya penghapusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur tulis. Sudah bukan masanya lagi untuk berdebat kusir membahas apa yang perlu dilakukan. Karut-marut ini harus segera dibenahi. Sebab, fakta menunjukkan kualitas pendidikan Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lain. Hal ini terbukti dari riset yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) yang menyatakan bahwa kemampuan anak Indonesia dalam matematika dan sains masih sangat rendah dan terpuruk di peringkat 61 dari 65 negara. Butuh gerakan terpadu dan terintegrasi untuk membuat sistem pendidikan Indonesia yang baik, yang bisa menstimulisasi siswa menjadi berkualitas, sehingga generasi muda Indonesia bisa dibanggakan di mata dunia. Peningkatan Mutu Pendidikan Dinilai menimbulkan dualisme sistem pendidikan dan bentuk baru liberalisasi pendidikan hingga menimbulkan diskriminasi yang bertentangan dengan UUD 1945, MK memutuskan RSBI dihapus. Keberadaan RSBI dinilai telah mengabaikan tanggung jawab negara untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi semua warga negara. Alasan mendasar MK membatalkan RSBI adalah, MK tidak menafikan bahasa Inggris, tetapi istilah internasional sangat berpotensi mengikis kebudayaan dan bahasa Indonesia. Lulusan pendidikan yang dihasilkan RSBI dan SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) adalah siswa berprestasi, tetapi tidak harus berlabel berstandar internasional. Keputusan MK ini setelah ada gugatan oleh para orangtua murid dan aktivis pendidikan terhadap Pasal 50 ayat (3) UU tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dijadikan landasan RSBI. Banyak istilah pendidikan yang dikelola sekolah berstatus negeri menggambarkan diskriminasi, misalnya sekolah unggulan, kelas khusus, kelas percontohan dan lainnya. Di

atas kertas tujuan kelas-kelas itu sangat baik dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Namun fakta lain menggambarkan untuk masuk di kelas-kelas yang telah ditentukan itu tidaklah mudah. Bukan semata-mata faktor kecerdasan seorang murid bisa masuk di kelas itu, tetapi juga harus mampu membayar biaya-biaya tambahan yang tidak murah. Sehingga siswa yang memiliki bakat dan kecerdasan jika tidak mampu membayar biaya pendidikan maka otomatis tidak bisa masuk ke kelas unggulan. Intinya, unggul yang dimaksud dalam kelas itu adalah unggul biayanya, dan unggul metode pembelajarannya yang melibatkan guru-guru khusus. Tentunya guru-guru tersebut dibayar lebih. Begitu juga ruang kelas belajar harus ber-AC. Gambaran ini tentunya mencerminkan dunia pendidikan yang tidak merakyat. Anak orang miskin tidak bisa bersekolah di tempat yang layak karena terkendala dengan biaya mahal. Apalagi kebijakan RSBI jelas hanya berpihak kepada orang kaya. Tenaga pengajar asing yang gajinya lebih besar dari tenaga pengajar negeri sendiri menimbulkan kecemburuan. Seolah-olah guru impor lebih baik dari guru domestik. Artinya, pelayanan pendidikan belum berpihak kepada semua. Education for all yang dikampanyekan oleh Kementria Pendidikan hanya sekadar slogan. Kebijakan pendidikan mestinya diikuti dengan komitmen dalam mengayomi semua unsur pendidikan tanpa membeda-bedakan. Heterogenitas dalam unsur-unsur pendidikan harus menjadi perhatian. Beragam kebijakan pendidikan yang dilahirkan oleh pemerintah cenderung mengarah pada sikap pembedaan antarpeserta didik, antar sekolah dan kurikulumnya. Sehingga berdampak persaingan antarsiswa, sekolah dan kurikulum yang semakin tajam justru mereduksi tujuan pendidikan nasional untuk mewujudkan manusia-manusia yang humanis dan toleran. Dihapuskannya RSBI di sekolah-sekolah negeri bukan berarti pemerintah surut dalam upaya meningkatkan pendidikan. Mutu pendidikan yang baik

Layanan Publik

bukan terletak pada model kelas yang diterapkan. Namun, semangat dan kemauan pemerintah dalam menerapkan sistem pendidikan yang merata. Banyak yang harus dilakukan perbaikanperbaikan di dunia pendidikan, terutama out put yang dihasilkan. Sekolah harus fokus terhadap bidang atau kejuruannya. Tentu semua itu tergantung pada kurikulum yang dibuat oleh pemerintah sebagai acuan bagi sekolah-sekolah dalam menjalankan misi pendidikan. Begitu juga tenaga pendidik dalam hal ini adalah guru. Kualitas guru merupakan modal utama dalam mencerdaskan anak bangsa. Guru yang profesional harus mampu menerjemahkan kurikulum dengan baik. Guru butuh peningkatan jenjang pendidikan sebagai upaya membentuk sumber daya, mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga ilmuilmu yang diterapkan juga bisa dijewantahkan oleh peserta didik. Karena tidak ada lagi alasan bagi guru yang notabene sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk berleha-leha dan terpaku kepada model pengajaran yang membosankan. Karena program kompetensi bertujuan untuk menguatkan bahwa guru dimaksud benar-benar memiliki kemampuan di bidangnya. Begitu juga program sertifikasi bagi semua guru menggambarkan perhatian lebih pemerintah bagi para guru. Jadi, untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas terletak pada kurikulum dan guru yang berkualitas. Bukan karena faktor kelas yang ber-AC, guru asing dan biaya yang mahal. Pemerintah harus mampu membuat kurikulum pendidikan yang tetap dan tidak akan berubah sejalan dengan pergantian Menteri Pendidikan. Sehingga kurikulum bukan menjadi persoalan dan bukan malah membingungkan bagi penyelenggara pendidikan. Harus ada inovasi baru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Bukankah peringkat pendidikan kita masih jauh dari harapan. (*)

Penulis adalah Kordinator Riset dan Pengembangan Pendidikan WEC IAIN Walisongo Semarang.

Bagi anda yang ingin menyampaikan kritik, saran dan masukan terkait layanan publik dapat memanfaatkan rubrik ini. Kirimkan melalui sms ke 0816246000 (berlaku tarif nomor)

Listrik Sering Padam di Asera

Minta Jalan di Wawowanggu

085341220101 Kepala PLN Cabang Kendari, kami warga Kecamatan Asera Kabuapten Konawe Utara (Konut) mengeluhkan pelayanan listrik yang sering dipadamkan sepihak oleh oknum PLN Kabupaten Konut. Kami yang tinggal di Asera sering mengalami pemadaman, sementara daerah lain seperti Sawa dan Lasolo aman-aman saja.

085394123432 Walikota Kendari, tolong dibuatkan jalan yang pernah dijanjikan di kelurahan Wawowanggu RT 01/RW 01. Tempat tersebut saat ini jadi sarang nyamuk DBD dan kumuh sekali.

PEMBINA : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • KOMISARIS UTAMA : H.Ridwan Arif • KOMISARIS : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • DIREKTUR UTAMA : Milwan • DIREKTUR : Haeruddin • OMBUDSMAN : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Saiful, SH, MH.

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

PEMIMPIN REDAKSI / PENANGGUNGJAWAB : Milwan Lukman • WAKIL PIMPINAN REDAKSI : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin • REDAKTUR PELAKSANA : La Ode Diada Nebansi • KOORDINATOR LIPUTAN : Ruslan Amrullah REDAKTUR : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih • REPORTER : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti ; Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta) • FOTOGRAFER : Suwarjono • DESIGN GRAFIS : Muh Hajar Siddiq • KARIKATUR : Arham Rasyid • REDAKTUR KHUSUS : La Paa, M Djufri Rachim • Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin • TEKNOLOGI INFORMASI : Muh. Sahdar • PRACETAK IKLAN: Muhrisan (koordinator) • PRACETAK REDAKSI : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin • MANAGER KEUANGAN : Agus Tranhadi; ASS. MANAGER KEUANGAN : Paulina Tambing • MANAGER IKLAN/SPONSORSHIP : Nur Syamsi Abidin • MANAGER EVENT & PROMOSI : Muhammad Akhbar • MANAGER SIRKULASI : Victor Bittikaka • ASS. MANAGER SIRKULASI : Ratna Sari • MANAGER UMUM : St.Ganefo • MANAGER PERSONALIA/LEGAL : Marjani • PERCETAKAN : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • PENERBIT : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. • ALAMAT REDAKSI / TATA USAHA : Jl. Malik Raya No. 50 TELP. RED. : (0401) 3126513 • FAKS. RED. : (0401) 3126512, FAKS. BISNIS & KEUANGAN : (0401) 3123771 • E-MAIL : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, TELP. IKLAN : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Radar Kolaka Jl. Sutomo Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • ALAMAT PERWAKILAN : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • BIRO BAUBAU-BUTON-WAKATOBI : Syamsuddin • RADAR KOLAKA : – • HARGA LANGGANAN : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 97.500/Bulan, Luar Kota Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.

Langganan Luar Kota Rp. 100.000,-

email : bumianoa@gmail.com

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Pesta Miras di Jam Belajar

nuryadi/KP

Kapolres Bombana bersama anggota polisi dan warga Desa Terapung Pulau Masudu bahu membahu membantu korban bencana badai, kemarin.

Empat Siswa Diamankan

Kapolres Bantu 30 Rumah Diterjang Ombak Rumbia, KP Derita warga desa Terapung Pulau Masudu sedikit terobati, Minggu kemarin, pasca bencana gelombang pasang dan merusak 30 rumah di wilayah itu, Kapolres Bombana, AKBP Arief Dwi Koeswandhono langsung mengunjungi desa Terapung dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana rob.

Kapolres tidak sendiri datang. Dia mengikutkan Wakapolres Kompol Budi Utomo, Kabag Ops Kompol Irwan Andi, para Kasat dan Kabag serta Kapolsek Poleang Timur dan mengikutkan 50 orang personilnya. Jajaran pimpinan dan anggota Polres Bombana ini datang membawa enam kubik kayu berbentuk papan dan balok, puluhan dos mie instan,

Korban DBD Terus Bertambah Baubau, KP Pengidap penyakit demam berdarah dengue (DBD), di Kota Baubau terus bertambah. Jika dua pekan lalu, korban gigitan nyamuk Aedes aegypti sebanyak 11 korban, kini bertambang menjadi 15 orang. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Baubau, M Martosiswoyo SE MSi mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah menerima laporan sebanyak 15 kasus warga Kota Baubau yang terkena DBD. “Kasus 2012 ada 45 kasus. Sementara 2013 sampai pertengahan Januari sudah ada 15 kasus tersebar Wangkanapi, Kadolomoko, Tanganapada, Bone-Bone. Dari jumlah tersebut, mayoritas anak-anak yang terkena DBD yang saat ini sementara dirawat di RS,” kata Martosiswoyo kemarin. Dikatakan, dari jumlah tersebut sudah terbilang cukup banyak. Karena jika dijadikan perbandingan 5 tahun sebelumnya yang paling banyak pada tahun

Angin Kencang Kembali Mengamuk Puluhan Rumah Warga Jadi Sasaran Wangiwangi,KP Letak geografis Wakatobi yang berhadapan dengan laut, menjadikan sasaran angin kencang beberapa pekan terakhir ini. Kemarin, lagi sejumlah rumah di Desa Sama Bahari, Kaledupa mengalami rusak parah, setelah diterjang angin kencang. Padahal, sehari sebelumnya, desa tetangganya Mantigola, juga terkena amukan angin. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun sejumlah rumah rusak parah. “Kejadiannya cukup cepat, tiba-tiba menerjang tiga rumah warga, sehingga kerusakannya cukup parah, bahkan ada yang rubuh,” kata Kahar, perangkat Desa Sama Bahari, kemarin. Sementara, Bahar, warga yang rumahnya menjadi korban amukan angin kencang mengaku untuk sementara harus mengungsi ke rumah orang tuanya. Rumah saya tidak bisa ditingali lagi karena rusak parah. Kami berharap pihak terkait secepatnya memberikan bantuan agar rumah kami bisa ditempati lagi,” harapnya. (cr1)

2007 sedikitnya 72 kasus DBD. Sementara untuk tahun 2008 sampai 2011 berdasarkan laporan yang masuk yang paling banyak itu tahun 2008 yakni 11 orang. “Kami sudah prediksi lima tahun kedepan dari tahun 2007 yakni tahun 2012 pasti meningkat dan ternyata benar ditahun 2012 ada 45 kasus,” tuturnya. “Ditahun 2012 satu orang pasien yang berumur 1,5 tahun meninggal dunia yang merupakan warga Kadolomoko,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr Edy Natsir yang ditemui kemarin menjelaskan, untuk laporan

Baca DBD di Hal 6

10 dos air mineral serta 10 kilogram paku. Kapolres meninggalkan Mapolres Bombana sekitar pukul 10.00 wita. Bersama bantuan yang dibawa, mereka menuju Desa Terapung melalui Desa Tapuahi, Kecamatan Mataoleo dan dijemput Kepala Desa Terapung, Syarifuddin dan Camat Poleang Tenggara, Andi Hukminuddin.

Untuk menyebrang dari Tapuahi menuju Desa Terapung, Kapolres dan rombongannya menggunakan lima bodi batang (perahu). Transportasi laut ini juga digunakan untuk mengangkut enam kubik kayu yang dibawa Kapolres dari kantornya. Begitu tiba di pulau yang berdiri ditengah-tengah laut itu, Kapolres langsung meny-

erahkan bantuannya kepada Kepala Desa Terapung. Selain itu, kehadiran Kapolres bersama puluhan personilnya, rencananya langsung membangun rumah-rumah warga yang rusak. Namun niat baik itu, belum bisa dilaksanakan karena warga setempat masih khawatir akan terjadi bencana

Baca Bantu di Hal 6

Pemekaran Wawonii Tetap Dikawal Lukman Minta Masyarakat Wawonii Bersabar Unaaha, KP Bupati Konawe Lukman Abunawas mengaku mengawal agenda pemekaran Wawonii menjadi Kabupaten Konawe Kepulauan. Pengakuan Lukman itu kembali disampaikan melalui Kabag Humas Setkab Konawe, La Ode Sahidi, kemarin. Bupati menghimbau tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat se-Pulau Wawonii agar tetap bersabar menunggu penetapan pembentukan Kab. Konawe Kepulauan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). “Kita harus optimis awal tahun ini Konawe Kepulauan

sudah terbentuk, karena semua persyaratan administrasi sudah lengkap dalam arti tidak ada masalah,” ujarnya. Termasuk kesiapan Pemkab Konawe menyiapkan anggaran Rp 5 miliar dana hibah selama dua tahun dan Rp 2 miliar dana pemilukada. Selain dana tersebut juga semua aset yg ada di Konawe Kepulauan telah diserahkan. “Saya selaku Bupati Konawe sangat mendukung pembentukan Konawe Kepulauan. Selain dukungan itu, saya bersama DPRD dan panitia pemekaran tetap mengawal pembentukan Konawe Kepulauan. Saya selalu berangkat ke Jakarta mengikuti pembahasan dan koordinasi. Begitu juga saat tim DPOD melakukan supervisi di Wawonii, saya turun langsung mendampingi tim. Ini semua saya lakukan demi

memperjuangkan aspirasi masyarakat Wawonii,” tambah Lukman. Sesuai pemaparan Pokja Pemekaran Daerah Otonomi Baru, Ganjar bahwa persyaratan pemekaran Konawe Kepulauan tidak ada masalah. Tinggal menunggu proses selanjutnya. 7 Januari lalu, Komisi II DPR RI membuka kembali

Baca Pemekaran di Hal 6

Raha, KP Dinas Pendidikan Muna, sepertinya harus mengevaluasi lagi pengawasan dan pembinaan yang dilakukan sekolah-sekolah selama ini. Bukti gagalnya sekolah melakukan tranformasi ilmu pengetahuan adalah tingginya angka kriminilatis di Muna. Dimana dominan pelakunya adalah usia pelajar. Akhir pekan lalu, Polres Muna mengamankan empat siswa yang masih berseragam

sekolah, tengah mengkonsumsi minuman keras di jam sekolah. Ke empat siswa dengan asal sekolah SMK 2 Raha dan MAN Kota Baru, diamankan di Jalan Rambutan. Ke empat siswa tersebut masing-masing berinisial Mj, Hj, Jt asal SMK 2 Raha dan SF asal MAN Kota Baru. Untuk memberikan efek jera, Polres melakukan pembinaan (ditahan red) 1x24 jam, lalu dilepas. “Kita serahkan kepada orang tua dan sekolahnya kami surati,” kata Kapolres Muna, AKBP Sempana

Baca Miras di Hal 6

Tuntutan Terdakwa Lagasa Tertunda JPU Belum Siap Kendari,KP Perkara dugaan korupsi pada mega proyek penimbunan kawasan kumuh di Kelurahan Lagasa dan Kelurahan Tula Kabupaten Muna, mulai memasuki tahap penuntutan. Sidang lanjutan kemarin, dengan berkas terdakwa Samuel Mustamo bersama Aliada, dalam agenda penuntutan batal dilakukan oleh JPU pada sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Aminuddin SH MH didampingi hakim anggota Yon Efri, SH dan Kusdarwanto,SH. Jaksa asal Kejati Sultra, Herlina Rauf, SH yang menangani perkara tersebut meminta kepada majelis hakim untuk menunda persidangan, dengan alasan belum siapnya berkas penuntutannya. “Tuntutan pidananya belum siap pak, kami meminta waktu Kamis,” pinta Herlina pada hakim, kemarin. Dalam kesempatan yang

sama, penundaan pembacaan tuntutan juga dilakukan pada berkas perkara dengan terdakwa Alimin dan Abdul Kadir. Majelis hakim yang menangani perkara tersebut hanya berganti hakim anggota yaitu Syamsul Bahri, SH menggantikan Kusdarwanto, SH. Mendengar permintaan jaksa yang belum siapnya bahan penuntutannya, hakim yang diketuai oleh Aminuddin MH memberikan batasan waktu hingga Rabu 16 Januari 2012 pada dua berkas yang terpisah tersebut. “Sidang lanjutan dengan agenda tuntutan JPU kita tunda dan dijadwalkan Rabu, 16 Januari, Kata jaksanya tuntutan pidananya belum siap,” ujarnya kepada terdakwa sesaat sebelum menutup sidang. Jaksa yang dimintai konfirmasinya mengenai batal penuntutannya enggan memberikan komentar. “Tuntutan pidananya belum siap,” ujar Herlina singkat. (p16)

6

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

751 Hektar Hutan Dihijaukan Raha, KP Kabupaten Muna menjadi tuan rumah Puncak Penanaman dan Konservasi Alam Nasional (PPKAN) ke 52. Aksi penanaman pohon mendukung program pemerintah Pusat 1 miliar pohon, dilaksanakan di puncak bukit Wabongka, Kelurahan Wapunti, Kecamatan Duruka. Penanaman pohon di area seluas 25 hektar yang disiapkan Dinas Kehutanan Muna, dihadiri oleh Wakil Gubernur Sultra Muh Saleh Lasata, Danrem 143 Haluoleo Kendari Kolonel Inf Muhammad Sabrar Fadhillah, Wakil Walikota Musadar Mappasomba dan Wakil Bupati Kolaka Amir Sahaka. Setiap pejabat masing-masing menanam satu pohon. Bupati Muna LM Baharuddin menjelaskan, kawasan hutan di Muna sesuai hasil review tata ruang Sultra pada sektor Kehutanan, seluas 94.073 hektar Terdiri dari, hutan lindung 30.750 hektar, hutan produksi biasa 43.104 hektar, hutan

produksi tetap 1.472 hektar, hutan produksi dikonversi 8.953 Hektar dan hutan suaka alam 9.795 hektar. “Kondisi hutan secara keseluruhan telah mengalami kerusakan, akibat penebangan liar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir,” terangnya. Hasil analisa citra satelit liputan tahun 2000, 2002 dan 2009, dari balai penginderaan jauh Parepare unit pelaksana teknis LAPAN, kata dokter,-sapaan LM Baharuddin-, sebagian besar hutan tersebut telah diduduki oleh masyarakat. Sementara diluar kawasan hutan yaitu hutan hak rakyat yang baru sempat diinventaris oleh Dishut Muna, seluas 2.159 Ha, yang terdapat di 29 Kecamatan. Berkaitan dengan PPKAN, kata Bupati Muna, kegiatan penanaman yang telah dan sedang dilaksanakan di kawasan hutan seluas 751 Ha. Rinciannya, rehabilitasi/pengkayaan hutan lindung jompi tahun 2011 seluas 250 Ha, penanaman penghijauan kota Raha seluas

4 Ha, pembuatan hutan rakyat seluas 130 Ha, bantuan bibit penghijauan lingkungan kepada masyarakat sebanyak 221.530 anakan pohon, penanaman pekan PPKAN di Wapunto seluas 25 Ha dengan 10.000 anakan dan terakhir penanaman dilokasi wana wisata dan penangkaran rusa di kota Raha seluas 1 Ha. Lanjut mantan Kadinkes Muna itu, penghijauan kawasan hutan yang rusak bersama pemerintah dan masyarakat sebagai bentuk pentingnya lingkungan hidup yang lebih baik. Saat ini telah dilakukan penghijauan hutan lindung warangga, patu-patu dan sepanjang jalan pendidikan seluas 200 Ha. “Menghijaukan kembali kawasan hutan yang telah rusak, sejalan dengan visi pemerintah Muna, yakni, mewujudkan Muna yang maju dan sehat,” tukasnya. Sementara itu, Saleh Lasata, Wakil Gubernur Sultra, mengatakan, penanaman pohon merupakan kontribusi nyata

dari masyarakat di Muna, terhadap amanat Presiden untuk melakukan penanaman gerakan 1 M pohon dan juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Penghijaun kawasan hutan merupakan upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dari upaya sendiri dan 41 persen dengan dukungan Internasional. “Mengurangi dampak pemanasan global yang telah mengakibatkan terganggunya ekosistem, kondisi cuaca yang ekstrem, terganggu sistem tata air DAS serta ancaman terjadinya banjir,”kata Wakil Nur Alam itu. Ditahun 2012, lanjut mantan Bupati Muna itu, di Sultra telah menanam pohon sebanyak 21.886.275 anakan. Apabila 400 anakan disetarakan 1 Ha, yang telah dihijaukan kembali seluas 54.716 Ha. Saleh Lasata juga mengajak masyakat untuk memelihara pohon yang telah ditanam dan memberantas pembalakan liar. (awn)

DBD...

3M Plus tersebut yakni, pertama adalah menguras. Disini, masyarakat harus rutin membersihkan tempat-tempat penampungan air paling lama setiap satu minggu sekali. Sebab, jika tidak pernah dibersihkan maka bibit nyamuk atau larva yang hidup didalam genangan air tersebut akan berubah menjadi nyamuk. Kedua, dengan cara menimbun tempat-tempat yang menjadi wadah genangan air, seperti kaleng, plastik dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan karena dalam waktu satu minggu tergenang maka bibit-bibit nyamuk akan hidup dan berkembang biak terlebih

lagi dimusim penghujan seperti ini. Ketiga dengan menutup tempat-tempat yang digunakan untuk menampung air, seperti drum, gumbang agar tidak berhubungan langsung dengan alam. Sedangkan untuk Plus nya adalah dengan menggunakan bubuk abate yang dapat mematikan bibit-bibit nyamuk DBD. “Untuk satu kubik air dimasukkan lima bungkus abate. Inilah yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk mematikan mata rantai agar tidak berkembang nyamuk-nyamuk yang menjadi penyebab demam berdarah,” jelasnya. Selain melakukan 3M Plus,

pihak Dinas Kesehatan juga akan melakukan fogging atau pengasapan dilokasilokasi yang memang sudah positif dinyatakan oleh medis terkena wabah virus penyebab DBD. Pihaknya menghimbau, jika sudah ada gejala-gejala DBD maka segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter, rumah sakit atau puskesmas terdekat. Sebab jika terlambat, dan mencapai stadium tiga maka penderita akan mengeluarkan darah pada bagianbagian tubuh tertentu. (m5)

warga yang mengidap penyakit DBD diperoleh setelah pasienpasien tersebut ditangani dan diberi perawatan di rumah sakit. Olehnya itu, untuk memutuskan mata rantai agar tidak bertambah banyak pasien DBD sudah menjadi kewajiban dari Dinas Kesehatan dengan cara melakukan fogging. “Selain melakukan foging, yang lebih efektif dimusim hujan seperti saat ini adalah dari perilaku dan tindakan masyarakat sendiri dengan cara melakukan 3M Plus,” paparnya. Dijelaskan, dari program

Miras... Sitepu, kemarin. Untuk menekan terjadinya tindakan kriminalitas, Polres Muna giat melakukan patroli 1x24 jam. Bagi yang kedapatan mengkonsumsi miras dijalan-jalan diamankan dan yang membawa senjata tajam

Pemekaran... sidang pleno tahap III pembahasan calon DOB, termasuk Konawe Kepulauan yang masih tertunda pada pembahasan tahap II lalu. “Tanggal 8 Januari saya bersama Tim LO dari Pemkab Konawe berkonsultasi di Dirjen Otoda Bapak Drs Hetdaryanto, yang juga Kasubdit Penataan Wilayah Sulawesi. Beliau menyatakan berkas untuk pemekaran Wawonii siap diserahkan

Bantu... susulan serupa. “Kayu-kayu yang dibawa Kapolres rencananya langsung dibangunkan rumah hari ini (kemarin). Tapi kami memberikan masukan kepada beliau (Kapolres), agar ditangguhkan dulu pekerjaannya sampai awal Maret nanti,” kata Syarifuddin, kepala Desa Terapung. Alasannya sambung Syarifuddin, masyarakat terapung masih dihantui bencana serupa, karena biasanya angin kencang dan ombak tinggi kerap melanda daerah itu hingga awal Maret nanti. Sehingga jika

akan diproses hukum. “Tindakan kriminalitas yang terjadi di Muna selama ini, diawali dari mengkonsumsi miras,” ujarnya. Kapolres berpesan, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, bukan saja tanggung jawab kepolisian, namun orang tua, to-

koh asyarakat dan sekolah, memiliki tanggung jawab yang sama. “Kita minta agar orang tua, tokoh masyarakat dan pihak sekolah, dapat membantu kami menciptakan keamanan. Polisi tidak dapat melakukan sendiri, tanpa butuh peran aktif masyarakat,” pesannya. (awn)

pada Komisi II DPR RI untuk dibahas pada masa persidangan ke III. Untuk sementara menurut Hendaryanto Konawe Kepulauan tidak ada masalah karena data-data persyaratan sudah lengkap,” beber Lukman. Sementara itu, Camat Wawonii Timur Alimuddin membenarkan pernyataan Bupati Lukman. Menurutnya, bupati Konawe yang paling serius dan getol mengawal pemekaran Konawe Kepulauan. “Jadi

tidak benar informasi bahwa Bupati Konawe tidak proaktif mendukung pembentukan Konawe Kepulauan. Itu tidak benar. Saya bersama camatcamat se Pulau Wawonii dan panitia pemekaran selalu mendampingi beliau dalam berkoordinasi dan ikut menghadiri pembahasan di DPR RI. Untuk itu saya menghimbau seluruh masyarakat Wawonii bersabar. Insya Allah Wawonii bisa mekar awal tahun ini,” timpal Alimuddin. (din)

perbaikan rumah-rumah yang rusak dilaksanakan kemarin atau lebih cepat, maka konsekwensinya, rumah yang sudah direhab, akan cepat mengalami kerusakan pula. “Kami dan warga disini (Terapung) sudah bersukur dan berterimah kasih telah dikunjungi Kapolres dan petinggi-petingginya. Kehadirannya bisa mengurangi penderitaan warga, apalagi beliau (Kapolres) turut membawa bantuan makanan, minuman dan papan untuk pembangunan rumah. Kapolres merupakan pejabat daerah yang pertama berkunjung dan memberikan bantuan pasca terjadi bencana disini

(desa Terapung),” kata Syarifuddin. Sementara Kapolres Bombana, AKBP Arief Dwi Koeswandhono menuturkan, agenda kunjungannya di Desa Terapung kemarin selain memberikan bantuan ala kadarnya, dia bersama anggotanya rencananya akan langsung membangun dan mengganti dinding dan lantai rumah warga yang rusak. “Karena kepala Desa meminta untuk ditangguhkan jadi pembangunan rumah warga yang rusak dibatalkan dulu. Jika cuaca sudah normal kembali, kami akan datang kembali membantu pembangunannya,” janji Kapolres. (nur)

7

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Info Pasar

ist/kp

Pesawat Airbus A320 berkapasitas 130 kursi siap dioperasikan Merpati untuk melayani rute Kendari - Makassar. Rencananya pesawat tersebut melayani penumpang yang terbang pada sore hari.

Telkomsel Bidik 100 juta Pelanggan Data Pertumbuhan broadband pelanggan telepon seluler signifikan dalam tiga tahun ini. PT Telkomsel menyebut pada tahun lalu growth pelanggan data mencapai 60 persen. Ini yang membuat operator seluler berwarna merah itu menargetkan pengguna layanan data pada 2013 bisa tembus 100 juta. Direktur Penjualan Telkomsel, Ma’sud Khamid menyebut tahun lalu pengguna data mencapai 60 juta. Jumlah itu berarti 48 persen dari total pelanggan yang tercatat 125 juta.” Tahun 2013, pelanggan data bakal mencapai 70 persen dari total pelanggan yang diproyeksikan 140 juta,” ujarnya usai peresmian “Gerai Broadband and Internet Solutions” di WTC Surabaya, Jumat (11/1) lalu. Didampingi Head of Area Jawa Bali Group Telkomsel Agus Mulyadi, Mas’ud menjelaskan, untuk mendukung layanan data, pihaknya berencana memperbanyak pembangunan Node-B (BTS 3G) di berbagai wilayah Indonesia. 2013, Telkomsel merencanakan membangun sekitar 15 ribu BTS (Base Transceiver Station). Dari jumlah itu, berkisar 12 ribu merupakan Node-B untuk layanan data. “Jadi, sampai akhir tahun ini, Telkomsel memiliki 70 ribu BTS. 30 ribu diantaranya 3G,” katanya. Menurut Mas’ud pertumbuhan broadband harus terus dipercepat. Alasannya, penggunaan layanan ini dapat mempercepat sektor bisnis. Ujung-ujungnya pertumbuhan ekonomi terkerek. Sebagai operator, pihaknya terus memperluar coverage 3G. “Namun, itu perlu dukungan hand phone yang

Baca Bidik di Hal 8

Merpati Siapkan Airbus A320 Layani Tambahan Rute Kendari -Makassar Kendari,KP Merpati Nusantara berencana mewujudkan penambahan jadwal penerbangan tahun ini. Rencananya penambahan penerbangan dilakukan menggunakan jenis Pesawat Airbus

A320 dengan kapasitas 130 kursi. Distric Manager (DM) PT Merpati Nusantara Kendari, Lourens Haryandono mengatakan, bila saat ini penerbangan di Kendari semakin ramai. Load faktor (jumlah penumpang) Merpati pun mencapai 90 persen. Nah untuk menjawab tingginya permintaan, Merpati akan menambah frekuensi penerbangan. “Semoga awal ta-

hun ini terealisasi. Kami akan menggunakan Airbuss A320 dan kemungkinan terbang pada sore hari,” terangnya. Dengan bertambahnya frekuensi penerbangan, Merpati akan melakukan penerbangan dua kali. Penerbangan pertama pada pukul 10.45 Wita yang saat ini berlangsung menggunakan pesawat JET Boeing 737 seri 400. Rute terbaru konekting Makassar, Sura-

baya, Yogjakarta, Maumere, Mataram, Bandung, Banjarmasin, Jakarta dan Sampit. “Penambahan rute ini kami mulai sejak 25 Oktober 2012 lalu,” paparnya. Lourens juga menepis adanya isu beredar bila Merpati menggunakan pesawat Propeller M60. Isu tersebut sempat merugikan pihak Merpati, karena penumpang yang batal booking tiket. “Kami tidak pernah

menggunakan pesawat tersebut. Saat ini kami menggunakan Boeing 737 seri 400 sesuai ketentuan pemerintah. Bahkan dalam waktu dekat kami akan tambah dengan Airbuss jenis lebih baru lagi. Masyarakat jangan percaya dengan isu menyesatkan,” paparnya. Lourens memaparkan bila di tahun ini prospek bisnis

Baca Merpati di Hal 8

BPD Target Salurkan KUR Rp 30 M Handphone Murah Mirip Galaxy Note Kogan Agora 50

Daihatsu Masih Menunggu LCGC Tak kunjung turunnya regulasi pemerintah soal Low Cost Green Car (LCGC), membuat Daihatsu terpaksa masih menunda peluncuran mobil Ayla di awal tahun ini. Namun, mereka tetap optimis menggempur pasar otomotif tanah air dengan dua jagoan lain, yaitu Terios dan Xenia. Tingginya permintaan akan produk keluaran mereka membuat Daihatsu kian bersemangat menatap Tahun ini. Terbukti, mereka berani menaikkan target hampir 15 persen dibandingkan tahun lalu. ‘’Kami optimis tahun 2013 ini akan tetap prospektif. Bila tahun lalu dealer kami bisa menjual 1360 unit all varian, tahun ini diharapkan minimal bisa terjual 1650 unit,” ujar Marketing Astra Daihatsu A Yani Malang, Diah Rahmawati. Tak bisa dipungkiri, seri Terios dan Xenia mendominasi penjualan mobil rakitan Jepang tersebut. Meski mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, Diah optimis dua varian ini akan tetap diminati masyarakat sepanjang tahun 2013. “Permintaan masih tinggi. Ini membuktikan animo masyarakat yang begitu besar. Potensi ekonomi daerah meningkat tajam, pastinya ini berimbas pada daya beli masyarakat,” paparnya. Daihatsu Terios sendiri memiliki delapan tipe yang terdiri dari empat jenis mobil manual dan empat lainnya bertipe mat-

Baca Daihatsu di Hal 8

Developer Pesimis Rumah Subsidi Direalisasikan

Beberapa vendor memberikan kejutan dalam ajang Consumer Electric Show (CES) di Las Vegas. Selain ZTE yang mengenalkan ZTE Nubia Z7, juga ada Kogan yang memunculkan telepon seluler (ponsel) pintar yang menyerupai Samsung Galaxy Note. Ponsel yang diberi nama Kogan Agora 50 itu harganya relatif lebih murah. Pemilik vendor, Rolas Kogan seperti dikutip dari sukatekno. com menjelaskan dirinya ingin menyediakan perangkat yang memiliki harga murah untuk para pengguna smartphone. Dibanding ponsel lainnya, memang harga Kogan Agora 50 ini lebih murah. Selain itu juga memiliki desain yang futuristik. Desainnya mirip Galaxy Note yang menjadi primadona di kalangan high end. “Agora 50 ini memiliki lebar layar 5 inci dengan resolusi 480 x 800 piksel dan juga dibekali layar full touchscren. Tak tanggung-tanggung, Kogan menyematkan kamera sekelas 5MP yang berada di belakang dan kamera sekelas 0.3 MP di depan. Ini menandakan bahwa Kogan benar-benar komitmen untuk menyediakan perangkat berkualitas dengan harga murah,” kata Rolas Kogan. (bs/pap)

Berdayakan UMKM Melalui PLUT Kendari, KP Salah satu upaya pemerintah untuk memacu sektor UMKM yakni merintis pembangunan pusat layanan usaha terpadu (PLUT) diberbagai daerah ditanah air. Keberadaan lembaga pengembangan UMKM tersebut, akan dilengkapi dengan para konsultan untuk pem-

Kendari, KP Proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sultra terus mengalami perkembangan. Setelah resmi ditunjuk sebagai salah satu lembaga perbankan penyalur KUR awal 2012, bank milik Pemda ini telah menyalurkan KUR sebesar Rp 18,8 Miliar. Pencapaian ini membuat target penyaluran KUR tahun ini mencapai Rp 30 Miliar. “Penyaluran KUR di BPD Sultra baru dimulai pertengaan tahun lalu tepatnya Juni, dari Rp 25 Miliar yang ditargetkan selama 2012 realisasi dalam kurun waktu 6 bulan mencapai 72 persen,” ujar Budiman Junus, Direktur Pemasaran BPD Sultra saat ditemui diruang kerjanya. Walau tidak mencapai target dalam penyaluran KUR hanya efektif dalam satu semester kalender kerja, namun Budiman menilai pencapaian melebihi 50 persen merupakan

berdayaan sektor UMKM sekaligus berfungsi sebagai media pemasaran produk UMKM dari kabupaten dan kota di Sultra. “Sultra menjadi salah satu daerah dari 15 propinsi yang telah mengusulkan pengembangan PLUT dan direncanakan terealisasi tahun ini. Saat ini kami sedang menunggu DIPA dari pusat,” ungkap Kadis Koperasi dan UMKM Sultra, Abdul Majid, saat ditemui kemarin. Keberadaan konsultan dari berbagai latar belakang dengan kompetensi dan pengalaman khusus dalam pengembangan UMKM dalam

Program perumahan subsidi yang ditargetkan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz sebesar 121.000 unit dinilai sejumlah kalangan sulit direalisasikan. Hal ini akibat lemahnya koordinasi antara stakeholder dan pengembang. Ditambah lagi, minimnya anggaran sehingga kekurangan rumah atau backlog sulit diatasi. Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai, kinerja Menpera sudah gagal menekan angka backlog rumah. Sepanjang 2012, banyak program perumahan jalan di tempat. Di antaranya, rumah murah s­harga Rp 45 juta khusus wartawan di Citayam, Depok dan Bumi Parung Panjang, Bogor yang batal dibangun. Kemudian, gagalnya pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Ciliwung serta tidak tercapainya Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Di tahun ini, Kemenpera kembali menargetkan penyediaan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 121.000 unit. Target itu, menurun dibandingkan tahun 2012 sebanyak 133.000 unit, bahkan lebih rendah dibandingkan rencana sebelumnya di 2013 sebanyak 350.000 unit. Panangian memprediksi, kinerja Menteri Djan tahun ini akan makin berat. Hal tersebut ditandai dengan penurunan target rumah subsidi yang menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan rumah bagi rakyat kecil. “Sepanjang tahun 2012 banyak program perumahan mandek, daya serap anggaran rendah, serta tidak adanya koordinasi yang dibangun oleh pengembang, yang membuat iklim perumahaan jadi tidak jelas,” sindir Panangian.

Namanya lengkapnya adalah Dr. Eng La Agusu SSi, MSi. Ia tercatat sebagai dosen pada Jurusan Fisika FMIPA Unhalu. Saat ditemui ia mengaku perjalanan bisnisnya baru seumur jagung. Ya, hal itu dikarenakan laki-laki setengah baya ini baru membuka bisnis sekitar satu setengah bulan yang lalu, tepatnya awal Desember 2012 yang diberi nama Cental Koi. Central Koi terletak di kompleks pasar buah Kadia. Dari arah Rabam Mall menuju arah timur, berderetan dengan toko buah, tepatnya toko nomor 22 terdapat toko ikan tersebut. Sembari duduk ia men-

Baca Rumah di Hal 8

Baca Hobi di Hal 8

Budiman Junus prestasi dan indikator perkembangan positif penyaluran KUR oleh BPD. Sejak keputusan penetapan penyaluran KUR khususnya BPD Sultra oleh Kementerian Keuangan Januari 2012, namun karena

PLUT, berfungsi sebagai pemantau dan fasilitator pihak UMKM dalam mengakses program pendanaan pemerintah serta media konsultasi terkait pasar dan peningkatan kualitas produk. Sebagai wadah konsultan, keberadaan PLUT diharapkan dapat menarik para Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) yang berfungsi meningkatakan kemampuan UMKM mengakses dana pembiayaan dari bank juga diharapkan masuk dan bergabung di PLUT karena mempunyai arah dan tugas yang sama. “Sudah ada 20 konsultan yang telah

persiapan teknis terkait aturan dan kebijakan serta penentuan standar operasional prosedur (SOP) maka dana KUR baru bisa disalurkan enam bulan kemudian. Fokus pada pelayanan menjadi modal utama penyaluran KUR di BPD Sultra. Nilai rasio presentase antara kredit bermasalah dengan total kredit (NPL) menunjukkan angka nol bisa menjadi bukti perkembangan penyaluran KUR. Upaya perluasan wilayah kerja dengan membangun kantor cabang dan cabang pembatu terus dilakukan untuk memudahlan masyarakat mengakses KUR. “Saat ini kami memiliki enam kantor cabang, 15 kantor kas dan 10 unit cabang pembantu yang tersebar dibebarapa daerah,” tutur Budiman. Ditempat yang sama, Kepala Divisi Kredit BPD Sultra, Tati Maliaty mengatakan dari 198 debitur selama 2012, sektor

Baca KUR di Hal 8

difasilitasi sejak tahun lalu, dan setelah bangunannya rampung mereka akan berkantor di PLUT tersebut,” kata Abdul Majid. Selain sebagai kumpulan konsultan UMKM, dalam PLUT juga akan dibangun pusat galeri untuk media promosi dan pemasaran produk UMKM. Akses pasar semakin terbuka lebar karena pengusaha dari seluruh daerah kabupaten dapat mempromosikan produknya. Galeri tersebut juga memudahkan konsumen menemukan produk dan hasil karya dari UMKM dari 12 kabupaten dan kota di Sultra. (p8/awl)

Dr. Eng La Agusu SSi, MSi, Pemilik Central Koi

Gabungkan Hobi, Ilmu dan Bisnis Untuk memulai bisnis tentu harus membaca peluang. Itulah yang membuat La Agusu, optimis peluang penjualan ikan Koi di Kendari. Peningkatan kesejahteraan masyarakat membuatnya berpikir untuk membuka usaha khusus kalangan menengah ke atas.

La Agusu, Pemilik Central Koi.

wulan/kp

8 Rumah... Menpera, kata dia, dianggap gagal meneruskan program perumahan dari menteri sebelumnya. Minimnya penyaluran FLPP KPR bersubsidi, salah satu bukti bahwa pemerintah tidak serius menjalankan kinerjanya. Dari target sekitar 133.000 unit di 2012, yang terserap hanya sekitar 44 persen, yakni hanya sekitar 54.000 unit. Akibatnya, keinginan rakyat kecil untuk memiliki rumah masih jauh dari harapan. “Prestasi Menteri

Hobi... ceritakan bahwa sejak dulu, ia sudah memiliki hobi untuk mengoleksi aneka jenis ikan di rumahnya. “Saya membuka bisnis karena hobi, jadi orang kalau hobi itu tidak bisa dibendung. Tapi kemudian saya lihat bisnis ini cukup menjanjikan. Apa lagi tingkat kemakmuran masyarakat Kota Kendari sudah mulai meningkat dan perumahan elit semakin banyak. Setidaknya hidup di kota pasti memerlukan media refreshing, seperti ikan sehingga saya membuka usaha ini,” terang lulusan University of Fukui, Jepang. Namun untuk mengantisipasi berbagai hal, Central Koi hanya menyediakan ikan air tawar yang dipasok langsung dari Tulungagung, Jawa Timur. Seperti penjelasan La Agusu, di Tulungagung terdapat beberapa desa yang sebagian besar penduduknya mengembangbiakkan ikan hias. Ternyata beberapa pengumpul yang menjual ikan ke

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Djan sangat jeblok. Itu terbukti tidak mampunya menjalankan program perumahan. Selama ini, pihaknya kurang merangkul para pengembang, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menghadirkan rumah bagi MBR,” kritiknya. Ia pun pesimistis, target rumah subsidi bisa terealisasi. Mengingat, di tahun 2012 saja, Kemenpera dinilai malas dalam penyerapan anggaran. Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indone-

sia (APERSI), Eddy Ganefo justru meminta presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera bertindak menyikapi mandeknya program perumahan. “Presiden SBY harus turun gunung menyikapi kemandekan program perumahan ini,” pintanya. Mengenai penurunan target rumah subsidi, Apersi melihat, penurunan target ini merupakan hal wajar dan realistis. Hal tersebut, dikarenakan sisa anggaran di 2012 sebesar Rp 4,6 triliun, ditambah dengan anggaran

tahun ini sebesar Rp 2,7 triliun, hanya cukup memenuhi 121.000 unit rumah. “Jika dijumlahkan, Kemenpera hanya bisa bangun rumah 121.000 unit, tidak bisa lebih karena dananya kurang,” kata Eddy. Djan Faridz sebelumnya menargetkan, penyediaan rumah bersubsidi bagi MBR di tahun 2013 sebanyak 121.000 unit. Target itu menurun dibandingkan tahun 2012 sebanyak 133.000 unit, bahkan lebih rendah dibandingkan sebelumnya sebanyak 350.000 unit. (jpnn/awl)

beberapa daerah di Jawa juga memasok ikan dari Tulungagung. Di samping itu, ikan air tawar lebih mudah dirawat. Selain itu, tidak semua orang punya mau merawat ikan secara periodik karena ikan air tawar lebih susah dirawat. Sementara ikan air tawar tidak rewel dan tidak rumit dari sisi perawatan sehingga resiko kematiannya juga rendah. “Kasihan kalau pelanggan beli ikan air asin yang mahal, tapi satu atau dua bulan mati. Ikan air tawar cukup bagus dan lebih mudah merawatnya,” imbuh alumni Pasca Sarjana Fisika UGM itu. Oleh karena itu, setiap pelanggan yang membeli ikan di Central Koi, ia akan memberikan informasi bagaimana cara merawat, misalnya untuk tiga hari pemindahan jangan diberi makan. Inilah kebiasaan yang salah sehingga ikan mati. Ketika ikan masih stres lebih baik dipuasakan selama kurang lebih satu minggu. Setelah bisa beradaptasi baru boleh diberi makan.

“Untuk mencegah resiko kematian kami juga tidak akan menjual ikan sebelum tiga hari di karantina,” katanya. Saat ini, Central Koi memiliki beberapa jenis ikan yang dipasarkan dengan harga yang cukup murah. Seperti ikan koi warna dengan harga standar Rp 11 ribu, koi slayer Rp 13 ribu, cupang talpmoon dan cupang plakat mulai Rp 10 ribu, oranda el dan sinodesitisi dibandrol mulai Rp 15 ribu, mukim merah dan komut mulai Rp 10 ribu, serta yang paling murah ikan bibi nila yang dijual dengan harga standar mulai Rp 3 ribu. Selain itu, Central Koi juga melayani pemesanan ikan yang tak disediakan di toko tersebut, melayani eceran dan grosiran sehingga beberapa penjual ikan di Kota Kendari memasok ikan dari toko milik La Agusu. Menariknya di Central Koi

menyediakan semua peralatan ikan hias seperti makanan, toples dan aquarium. Untuk aquarium tersedia dengan harga murah mulai dari Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, Rp 400 ribu, dan harga yang lebih tinggi sesuai ukuran yang diinginkan. Sementara toples mulai Rp 45 ribu, dan aksesoris hanya dihargai Rp 15 ribu. Tak heran, meski baru dua bulan berjalan, penjualan sudah menunjukkan perkembanagan yang bagus. Bahkan satu bulan pertama bisa meraih omset Rp 8 juta - Rp 10 juta, dengan laba 50 persen. Sementara resiko dari kematian ikan atau ikan lama yang tidak terjual sangat sedikit. Hanya memerlukan perawatan ikan yang tidak laku saja, karena selama tiga hari setelah pengiriman, kematian ikan masih ditanggung pemasok. (Wulaningsih/awl)

Daihatsu... ic car. Varian ini dilepas mulai dari harga Rp 168 juta hingga tipe tertinggi dibanderol Rp 219 juta. Daihatsu Terios dianggap sebagai alternatif tepat bagi konsumen yang mencari produk mobil SUV (Sport Utility Vehicle) dengan harga lebih rendah namun memiliki kualitas yang layak diadu dengan

Bidik... terjangkau. Khususnya, smart phone murah yang bisa mendukung 3G,” katanya. Karena itu, PT Telkomsel bersinergi dengan pihak diler untuk mendirikan Gerai Broadband and Internet Solutions. Outlet yang

Merpati... penerbangan semakin menggairahkan. Dengan penambahan penerbangan,diharapkan akan memudahkan penumpang Merpati menjangkau tujuannya. Terlebih sejak pertengahan 2012 managemen Merpati telah mem-

KUR... perdagangan mendominasi penyerapan KUR dengan total Rp 9 Miliar dari 109 debitur, disusul sektor pertanian dengan 37 nasabah dan realisasi penyerapan mencapai Rp 5 Miliar. “Perikanan, pertambangan dan sektor lain me-

SUV mewah. Sedangkan varian Daihatsu Xenia yang total memiliki 14 tipe mulai 1000 cc hingga 1300 cc dilepas mulai harga Rp 135 juta sampai Rp 189 juta. “Dua varian ini memang masih sangat laris. Bila dirata-rata dalam setiap bulan, untuk masingmasing Terios dan Xenia bisa terjual puluhan unit dalam rentang waktu berdekatan.

Karena itulah kami cukup yakin keduanya masih bisa bersaing dengan kompetitor selama 2013 ini,” imbuhnya. Guna melancarkan strategi penjualan, Daihatsu tak pernah luput mengenalkan produk jagoannya dalam setiap kesempatan. Mereka hampir tak pernah absen dalam pameran serta menggiatkan Showroom Event. (jpnn)

berada di pusat penjualan perangkat telekomunikasi terbesar di kawasan Indonesia timur, WTC Surabaya, merupakan pertama yang dibangun Telkomsel di Indonesia. Gerai ini menyediakan layanan one stop shopping. Pelanggan dapat mendapatkan handset jenis apapun, sekaligus aksesoris pon-

sel. Petugas siap melayani proses aktivasi layanan broadband. “Setelah Surabaya, kita kembangkan gerai ini ke 200 broadband city di seluruh tanah air. Kami juga membuat broadband dan internet solutions di kampus-kampus. Pilot project juga di Surabaya,” paparnya.(dio)

perbaiki semua sistem pelayanan seperti jadwal terbang yang semula sore, dan sering delay bahkan batal, saat ini dirubah menjadi pukul 10.45 Wita. Sejak jadwal penerbangan baru, Merpati selalu ontime. Pasalnya seringnya terjadi delay di Kendari karena menunggu

konekting dari Papua. Saat ini telah berubah rute pesawat Kendari -Makassar Surabaya dan sebaliknya. “Yang jelas dengan perubahan yang kami lakukan, kami yakin tahun ini seiring semakin majunya perekonomian Sultra, Merpati pun akan lebih baik,”pungkasnya. (lis/awl)

nyerap Rp 3 Miliar dengan jumlah debitur mencapai 52 nasabah,” rincinya. Dari dua jenis KUR, BPD Sultra hanya dibebankan menyalurkan KUR retail dengan plafon Rp 20-500 juta dengan jangka pengembalian kredit hingga 3 tahun dan dapat diperpanjang sekali lagi. Selain syarat agu-

nan tambahan, calon debitur juga harus memenuhi kriteria seperti tidak sedang menerima kredit program dari pemerintah atau fasilitas pembiayaan berasal dari perbankan lain. “Sedang calon nasabah yang sedang menikmati kredit konsumtif, dibolehkan mengambil KUR,” katanya. (p8/awl)

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Internasional

Mister and Miss Golden Globe Pemilihan Mister dan Miss Golden Globe menjadi sebuah tradisi tahunan pada malam acara Golden Globes. Calonnya adalah putra-putri keluarga besar Hollywood. Untuk tahun ini, gelar itu jatuh kepada pasangan yang bertolak belakang. Gelar Mr Globe diberikan kepada Sam Fox, putra pasangan Michael J. Fox-Tracy Pollan. Sementara itu, Mrs Globe dipercayakan kepada Francesca Eastwood, putri pasangan Clint Eastwood dan Frances Fisher. Bagi keluarga Eastwood, Francesca merupakan anggota keluarga kedua yang meraih Miss Globe. Pada 2005, saudara tiri Francesca,

Kathryn Eastwood, mendapat gelar itu. Pemangku gelar tersebut bertugas membantu menyerahkan piala kepada para pemenang. Tak banyak yang mengetahui jati diri Sam Fox sebelum dipilih sebagai Mister Globe. Putra pertama Michael J. Fox berusia 23 tahun tersebut tidak banyak diliput media. Dia hanya diketahui bekerja pada Farmers Web, sebuah lembaga yang membantu petani kecil untuk memasarkan produknya. Berbeda halnya dengan Francesca Eastwood. Dia sudah lumayan populer. Namanya makin mencuat lewat acara reality show Mrs Eastwood &

Company. Dalam acara itu, Francesca membakar tas Birkin senilai USD 100 ribu (Rp 963 juta) hanya untuk menyenangkan dirinya. Perempuan 19 tahun itu menanggapi kontroversi soal pembakaran tas tersebut dengan tenang. “Saya tak pernah berniat menyerang siapa pun (dengan membakar tas Birkin),” katanya kepada The Hollywood. “Sebenarnya, saya lebih menyukai tas Hermes Kelly ketimbang tas Birkin,” ucap gadis yang akan membintangi sebuah film feature Final Girl yang disutradarai kekasihnya, Tyler Shields, tersebut.(ayi)

net/kp

Mister dan Miss Golden Globe, Sam Fox dan Francesca Eastwood

Dazzling on Chilly Night Karpet merah perhelatan Golden Globe Awards Ke-70 dilewati begitu banyak perempuan seksi. Sejumlah dress dengan potongan yang memperlihatkan banyak bagian tubuh menjadi pilihan para aktris. Suhu dingin sekitar 10 derajat Celsius tak menyurutkan semangat untuk tetap tampil menakjubkan dalam balutan gaun karya para desainer papan atas. Inilah mereka yang mencuri perhatian! 1. Efek Angelina Jolie Siapa yang bisa lupa gaya Angelina Jolie saat menghadiri Academy Awards tahun lalu? Mengenakan rancangan Atelier Versace yang berwarna hitam, Jolie berkacak pinggang, lalu kaki kanannya dibuka selebar-lebarnya agar terlihat keluar dari belahan gaun. Meski sudah setahun berlalu, gaya itu rupanya masih memberi inspirasi. Salah satu di antara para bintang yang memilih gaun dengan belahan tinggi yang memperlihatkan kaki jenjang adalah Halle Berry. Dia memakai print dress lansiran Versace. Juga ada Heidi Klum yang bergaun putih one shoulder rancangan Alexandre Vauthier dan Katharine McPhee dengan dress Olivier Theyskens for Theory. Tak kalah seksinya Eva Longoria dalam balutan gaun hitam dari Emilio Pucci. 2. Merah Mendominasi Warna apa yang bisa menjadikan pemakainya pusat perhatian secara effortlessly? Jawabannya pasti merah. Itulah yang dikenakan para bintang ini. Pemenang aktris terbaik kategori musikal dan komedi Jennifer Lawrence terlihat stunning dengan gaun berdetail belt di atas pinggang keluaran Dior Haute Couture. Sedangkan bintang serial New Girl Zooey Deschanel tampak ayu dengan memakai gaun Oscar de la Renta, yang sayangnya modelnya hampir serupa Lawrence. Bintang serial Homeland Claire Danes juga memilih merah dari Versace. “Saya seperti sudah terikat dengan gaun i n i . Ve r s a c e paling jago

3. Yang Muda Yang Bersinar Mengingat begitu bergengsinya ajang Golden Globes, tak heran kebanyakan undangan yang datang adalah para senior di Hollywood, baik dari segi usia maupun pengalaman. Tapi, artinya bukan tak ada tempat bagi mereka yang muda. Tiga bintang ini masih berusia dua puluh tahunan. Juga, mereka mampu menunjukkan selera fashion kelas tinggi. Misalnya Taylor Swift yang memang tak pernah mengecewakan dalam urusan tampil menawan. Mengenakan gaun backless warna raisin dari Donna Karan Atelier, Swift bisa membuat Harry Styles menyesal karena putus cinta dengannya. Lalu, ada bintang Les Miserables Amanda Seyfried yang terlihat anggun dengan gaun putih lace dari Givenchy. Tak kalah memesona Lea Michele. Bintang serial Glee itu mengenakan dress Elie Saab. 4. Golden Couples Tak perlu repot mencari tas sebagai pelengkap penampilan jika ada pasangan tampan yang bisa digandeng. Supermodel Miranda Kerr datang bersama suaminya, aktor Orlando Bloom. Sebelum ini mereka diterpa isu berpisah karena sangat jarang terlihat berdua. Kehangatan yang mereka tunjukkan sudah menjadi konfirmasi bahwa rumor itu salah. Pemeran James Bond, yakni Daniel Craig, menggandeng sang istri, aktris Rachel Weisz. Momen kebersamaan itu menjadi istimewa karena sejak menikah pada 2011 mereka nyaris tak pernah terlihat berdua di acara resmi. Yang juga terlihat mesra adalah Jennifer Lopez . Dia mengajak sang kekasih yang berusia 18 tahun lebih muda daripada dirinya, Casper Smart. Pemain film Transformers Megan Fox memang baru melahirkan September lalu. Tapi, tubuhnya tak memperlihatkan itu. Fox terlihat menakjubkan bersama sang suami, aktor Brian Austin Green.(ayi)

Halle Berry

Lagi, India Tangkap 6 Pemerkosa di KA NEW DELHI – Kasus mirip pemerkosaan dalam bus yang menewaskan Jyoti Singh Pandey, 23, di New Delhi pada 16 Desember lalu kembali terjadi di India. Kemarin, polisi mengumumkan penangkapan enam tersangka pemerkosaan atas seorang penumpang kereta api (KA) di negara itu. Kasus baru tersebut terjadi selang empat minggu setelah pemerkosaan dan pemukulan terhadap Pandey, mahasiswi 23 tahun, dalam bus saat pulang setelah menonton film di bioskop. Tewasnya Pandey, 13 hari setelah pemerkosaan, menyulut kemarahan publik di India dan memicu demo di berbagai negara di dunia. Kasus pemerkosaan terakhir menimpa perempuan 29 tahun. Saat itu, korban menumpang kereta untuk pulang ke rumah saudara iparnya di Amritsar, Negara Bagian Punjab, utara India. Raj Jeet Singh, polisi setempat, menyatakan bahwa korban diculik pada Jumat malam lalu (11/1) dan kemudian dibawa ke sebuah distrik di perbatasan Amritsar. Di lokasi itulah, pemerkosaan berlangsung. ’’Enam pria ditangkap karena diduga telah memperkosa korban setelah membawa dia ke sebuah lokasi yang tidak diketahui di malam hari pada 11 Januari lalu,’’ tutur Singh kepada Agence France-Presse. Saat ini, polisi memburu seorang pria lain yang menjadi tersangka ketujuh. ’’Setelah memerkosa korban, salah seorang pelaku lantas menurunkan dia di rumah saudara iparnya esok harinya. Korban pun mengisahkan apa yang dialaminya itu kepada dua saudari iparnya,’’ paparnya. Singh menambahkan bahwa kondisi korban belum stabil hingga saat ini. Polisi menangkap para pelaku Sabtu malam (12/1). Dalam insiden lain, Kantor Berita Press Trust of India melaporkan bahwa polisi juga menangkap seorang pria 32 tahun Sabtu lalu karena diduga telah menculik, memerkosa, dan membunuh seorang bocah perempuan sembilan tahun. Polisi mengatakan, tersangka diduga menculik bocah itu pada 28 Desember lalu di sebuah kuil di Shirdi, Negara Bagian Maharashtra. Setelah diperkosa, bocah perempuan malang itu dibunuh. Jasadnya dibuang di stasiun kereta api di dekat lokasi. Jenazahnya ditemukan Jumat malam (11/1). Tersangka dilaporkan baru saja bebas dari penjara pada Mei tahun lalu karena kasus pemerkosaan dan pembunuhan atas seorang bocah perempuan. Sebelumnya, dia divonis 17 tahun penjara dan mendapat remisi hingga hanya menjalani hukuman 10 tahun karena dianggap berkelakuan baik. Di Negara Bagian Madhya Predesh, seorang narapidana kasus pemerkosaan yang menculik seorang siswi sekolah dengan menggunakan mobilnya dikenai sanksi pencabutan SIM (surat izin mengemudi). Departemen Transportasi India bertekad mencabut SIM semua pelaku pemerkosaan yang telah divonis bersalah. (AFP/cak/dwi)

Mubarak Bakal Disidang Ulang

m e m berikan ilusi,” kata Danes.

Jennifer Lawrence

9

Miranda Kerr

KAIRO – Mantan Presiden Hosni Mubarak sepertinya tidak ingin mati di penjara. Dilaporkan beberapa kali keluar masuk rumah sakit militer di Kota Kairo akibat penyakit dan cedera yang dideritanya saat berada di dalam penjara, mantan diktator Mesir ternyata menyiapkan perlawanan. Upayanya itu pun membawa hasil setelah bandingnya atas vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan pengadilan Mesir pada 2 Juni 2012 akhirnya disetujui. Dalam putusannya kemarin, Mahkamah Kasasi (Mahkamt al-Naqd) Mesir memutuskan untuk menerima banding Mubarak. Mahkamah memerintahkan pengadilan ulang terhadap mantan penguasa 84 tahun itu. Dengan keluarnya putusan tersebut, pengadilan harus menyidang ulang kasus Mubarak. Sebelumnya, pria yang pernah berkuasa selama 30 tahun itu dinyatakan terbukti lalai dalam mencegah jatuhnya ratusan korban jiwa dan luka dari kalangan demonstran selama revolusi Mesir pada Februari 2011. Putusan Mahkamah Kasasi kemarin dibacakan Hakim Ahmed Ali Abdel-Rahman dalam persidangan singkat di Kota Kairo kemarin. Mahkamah juga mengabulkan banding mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Habib el-Adly. Mantan kepala keamanan Mubarak itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kasus yang sama. Adly juga bakal disidangkan ulang. Bahkan, dua anak Mubarak akan disidangkan ulang pula. Gamal Mubarak, 49, yang semula menjadi calon pewaris kekuasaan sang ayah; dan kakaknya, Alaa Mubarak, 52, dikenai dakwaan korupsi. Kasus mereka sebetulnya belum diputus. Tetapi, keduanya menyatakan tidak bersalah dan banding atas dakwaan jaksa. Sejauh ini, belum ditetapkan jadwal persidangan ulang bagi empat tokoh rezim lama di Mesir itu. Kendati begitu, Mubarak maupun dua anaknya dan Adly tetap harus berada di dalam penjara sambil menunggu persidangan baru kasus mereka. Putusan Mahkamah Kasasi tersebut disambut suka cita oleh para pendukung Mubarak. Ratusan orang berdemo di luar pengadilan. Sambil mengusung foto-foto dan poster Mubarak dalam ukuran besar, mereka meneriakkan yel-yel. ’’Tegakkan Keadilan!’’ seru massa. ’’Kami mencintaimu, presiden!’’ teriak yang lain. Belasan pendukung Mubarak saling berpelukan di dalam ruang sidang setelah pembacaan putusan. Dalam putusannya, Hakim Ali Abdel-Rahman menyatakan bahwa Mahkamah Kasasi menerima banding Mubarak dan Adly. Karena itulah, Mahkamah Kasasi pun membatalkan seluruh putusan yang dijatuhkan Pengadilan Kriminal Kairo. Putusan tersebut keluar sehari setelah jaksa penuntut mengajukan perintah baru penahanan atas Mubarak terkait kasus korupsi senilai jutaan pound Mesir (ratusan ribu dolar AS). Uang itu diduga diterima Mubarak dan para pejabat lain rezimnya dari sebuah media terbesar di Mesir sebagai bentuk loyalitas saat dia masih berkuasa. Jaksa yang menangani dana publik memerintahkan agar Mubarak ditahan selama 15 hari untuk menyelesaikan pemeriksaan atas suami Suzanne Thabet itu. Mubarak telah dipindahkan dari tahanan ke rumah sakit militer di Kairo Desember lalu setelah cedera akibat terpeleset dan jatuh di kamar mandi penjara. Putusan Mahkamah Kasasi itu langsung menuai reaksi. Kelompok HAM Egyptian Initiative for Personal Rights (EIPR) menilai putusan itu sudah diperkirakan sebelumnya karena proses persidangan sangat mengecewakan. Jatuhnya Mubarak dari kursi kekuasaan hingga dikirim ke penjara sebetulnya diharapkan banyak kalangan sebagai pertanda bahwa revolusi di Mesir masih berjalan sesuai jalur. Namun, menurut sejumlah pakar hukum di Mesir, kasus Mubarak terkesan konyol dengan bukti tumpang tindih dan para saksi yang tiba-tiba meringankan dirinya.(AP/AFP/dwi)

10

iklan

Kendari Pos | SELASA, 15 JANUARI 2013

11

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Gubernur Ingin PLN Sultra Ditingkatkan Statusnya Kendari, KP Gubernur Sultra H. Nur Alam SE. M.Si cukup prihatin dengan kondisi kelistrikan di wilayahnya. Karena itu, mantan wakil rakyat ini punya cita-cita besar agar PLN Sultra ditingkatkan statusnya. Pernyataan ini terungkap dalam rapat koordinasi kelistrikan yang dihadiri PLN Kota Kendari, Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka bersama General Manager PLN wilayah Sulserabar (Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat) dan Dinas Pertambangan Sultra di ruang rapat Gubernur Sultra, kemarin (14/1). Nur Alam menjelaskan, saat ini pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Sultra tidak seimbang dengan daya PLN yang tersedia, sehingga kadang-kadang PLN harus mengadakan pemadaman listrik secara bergilir. Padahal, ketersediaan daya listrik yang maksimal merupakan kebutuhan publik yang urgen. “Olehnya, masalah kelistrikan penting segera ditangani secara maksimal,” kata Nur Alam. Salah satu langkah strategis yang harus diambil dalam rangka penanganan persoalan kelistrikan di daerah ini, gubernur memandang perlu mengusulkan penambahan cabang PLN di Sultra, sehingga terbuka peluang peningkatan status PLN Sultra. “Peningkatan status PLN ini tentu saja dalam rangka peningkatan dan mendekatkan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat Sultra,” katanya. Terkait keluhan warga menyangkut keberadaan PLN Wuawua, yang kini posisinya di tengah kota, menurut gubernur, memang harus dilakukan relokasi. Olehnya, gubernur menyatakan siap fasilitasi pembebasan lahan untuk kawasan PLN baru. Sementara itu, General Manager wilayah Sulserabar Ir Zulkifli Abulah Puteh menjelaskan, saat ini PLN memiliki rencana penambahan daya mampu PLTU Nii Tanasa, PLTD Sewa di Nii Tanasa, PLTD Sewa MFO Poasia, PLTD Wua Wua, serta rencana pengembangan pembangkit Kendari-Nii Tanasa, Lapai 1, Lapai 2, Riorita, Toaha, Konawe, Kendari 3, Watunohu 1, Kendari (FTP2), Kolaka (FTP2), Lainea dengan total kapasitas 290 MW. (wal)

Mayat yang Gosong Itu Belum Terungkap Tabrakan ....... Bombana, Toyota Hilux yang memuat puluhan jerigen BBM jenis solar menabrak dump truk pemuat gula merah. Tabrakan hebat ini terjadi diatas Jembatan Kasipute, Tinanggea. Akibat insiden tersebut, kedua mobil mengalami kebakaran hebat. Dari informasi yang dihimpun, solar itu akan dijual ke perusahaan tambang. Pengemudi Hilux dan rekannya meninggal di TKP dengan tragis. Semua tubuh mereka hangus terbakar. Sedangkan pengemudi truk bernama Rudy, nyawanya selamat meski bagian kepala, punggung dan tangannya mengalami luka bakar serius. Kecelakaan tragis itu terjadi Minggu (13/1) sekitar pukul 16.00 Wita di Desa Tembe, Kecamatan Rarowatu Utara. Hilux yang diidentifikasi bernomor polisi DT 8084 AK bergerak dari arah Kasipute menuju Tinanggea. Dengan sarat muatan bahan bakar minyak yang disimpan didalam jerigen, mobil ini melaju dengan kecepatan tinggi. Begitu tiba di Tembe, sebuah mobil truk dumping dengan nomor polisi DT 9061 EK, juga bergerak berlawanan dari arah Tinanggea menuju Kasipute. Saat melewati tikungan kecil didekat Jembatan Tembe, pengemudi Hilux yang belum diketahui identifikasi tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya. Mobilnya yang sarat BBM jenis solar, melewati marka jalan dan langsung menghantam lampu depan mobil dump truk. Saat tabrakan terjadi, menyebabkan benturan keras hingga bagian belakang mobil Hilux terangkat tinggi dan jatuh kembali dengan posisi melintang di jalurnya. Kondisi ini menyebabkan jerigen solar yang diangkut mobil Hilux ini pun berhamburan di atas jembatan hingga jatuh ke jurang jembatan dengan kedalaman sekitar enam meter.

Sebagian isinya berhamburan di atas jalan dan terbakar. Pengemudi mobil Hilux dan rekannya, tidak bisa menyelamatkan diri hingga mereka berdua terjebak di dalam mobil dan ditemukan sudah hangus terbakar. Sedangkan Rudy Riantoko, pengemudi mobil truk berhasil menyelamatkan diri bersama rekannya. Warga Konawe Selatan ini lalu dibawah di Puskesmas Lomba Kasih, Kecamatan Lantari Jaya, untuk diberi pertolongan. Salah seorang pegawai puskesmas yang ditemui kemarin mengatakan, Rudy sempat diberikan perawatan oleh dokter Dewi. Saat masuk, pria 31 tahun ini mengalami luka bakar dibagian kepala, punggung dan tangan. Sekitar pukul 18.00 Wita, atau dua jam pasca kejadian, Rudy dirujuk di RSUD Konsel atas permintaan keluarganya. Kasat Lantas Polres Bombana AKP Indra Sandy Purnama Sakti mengatakan, sumber api yang terjadi akibat benturan diketahui berasal dari kap mobil Hilux. Api ini lalu menyambar bahan bakar minyak yang tumpah hingga menghanguskan seluruh mobil dan dump truk. Kobaran api kata Indra terjadi hingga satu jam setengah. Hal ini menyebabkan jalur transportasi dari Kendari dan Kasipute macet. Indra mengatakan, kobakaran api dari dua mobil itu baru dipadamkan setelah datangnya mobil tangki pemuat air. Namun bantuan tersebut tidak mampu menyelamatkan korban kecelakaan di mobil Hilux. “Saat terjadi kebakaran, memang banyak warga di sekitar kejadian, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena api yang ditimbulkan cukup besar,” katanya. Setelah kejadian, Kasat Lantas mengaku telah melakukan olah TKP. Hasilnya, pihak lantas memastikan bahwa mobil pengangkut BBM itu salah karena mengambil jalur jalan kendaraan lain dan menabrak mobil

dump truk yang bergerak dari arah Tinanggea. Pantauan koran ini di tempat kejadian perkara, kondisi mobil Hilux sudah tidak berwujud lagi. Bodinya semua hangus. Bemper depannya hancur, bahkan antara dasbor dan kap mobil belakang tempat duduk sopir hampir bertemu. Begitu juga dengan mobil dump truk, semua bodinya terbakar dan mengalami kerusakan berat di bagian depannya. Bahkan sampai siang kemarin, hawa panas dimobil dump truk masih terasa karena gula-gula yang dimuat masih terbakar. Meski begitu, kedua mobil yang ringsek berat sudah dievakuasi ke tepi jalan, di sekitar TKP. “Kalau dari kerusakan yang ditimbulkan, wajar jika pengemudi Hilux tidak selamat. Posisinya pasti terjepit sehingga tidak bisa keluar,” kata Jufri, salah seorang warga Bombana. Sementara salah seorang sumber di Polres Bombana menyebutkan, sesaat sebelum tabrakan terjadi, mobil Hilux itu melaju dari arah Poleang sekitar pukul 12.30 Wita. Mobil dengan nomor polisi DT 8084 AK ini bergerak menuju Kasipute dengan sarat muatan jergen berisi solar. Saat melintas di pertigaan Tugu Hombes, mobil ini melaju dengan kecepatan tinggi. Bahkan saat hendak berbelok kiri menuju Kendari, ban belakang mobil sempat terangkat. “Sempat terangkat bannya di Tugu Hombes. Mobil ini melaju sangat cepat,” kata Polisi ini. Polisi lain di Polres Bombana yang ditemui kemarin, juga mengaku melihat mobil Hilux melaju kencang. Bahkan saat melintas di depan Polres Bombana, dia melihat mobil sarat muatan jerigen yang ditutup dengan terpal warna coklat. “Rencananya mau dikejar karena memuat BBM. Tapi baru beberapa menit sudah hilang. Sekitar 30 menit, kami dapat info ada mobil Hilux pemuat BBM hangus

terbakar karena tabrakan,” cerita salah seorang polsi lainnya. Saat terbakar, mobil Hilux tersebut tidak bisa diidentifikasi karena seluruh bodi dan platnya terbakar. Namun kemarin, mobil naas ini sudah diidentifikasi siapa pemiliknya. Hasil penelusuran personil lantas Bombana di bagian regident Lantas Polda Sultra, surat-surat mobil tersebut atas nama H Rustam yang beralamat di lingkungan Bajo Barat Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang. “Nomor rangkanya MROW12G680013111 dan nomor mesinnya 1TR6639734 tahun perakitan 2008 dengan isi silinder 1998 cc,” ungkap AKP Indra Sandy. Kecelakaan tragis yang terjadi di jembatan Tembe, menjadi perhatian Kapolres Bombana AKBP Arief Dwi Koeswandhono. Bahkan pasca kejadian sampai kemarin, Kapolres berkali-kali turun langsung ke TKP. Dia mencari beberapa bukti dan informasi, siapa pengemudi mobil Hilux tersebut. Namun sampai kemarin, polisi belum bisa menyimpulkan identitas sopir mobil yang terbakar dan rekannya itu. Meski begitu, Kapolres mengaku masih terus melakukan upaya. Langkah yang dilakukan adalah membawa sisa-sisa jasad korban yang terbakar di RS Bhayangkara Kendari, Minggu malam kemarin. Sisa-sisa jasad yang berhasil dikumpulkan di dalam mobil Hilux disimpan di dalam dua kantung mayat dengan dikawal Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP Sendi Antoni dan dua anggotanya. Tidak hanya itu, beberapa warga yang mengaku kehilangan anaknya, juga dipanggil di RS Bhayangkara untuk diperiksa. Hasil dari pemeriksaan tersebut, akan ditindaklanjuti ke Labfor Mabes Polri. “Insya Allah dalam waktu dekat akan diketahui siapa korban kebakaran di mobil Hilux itu,” tutur Kapolres. (nur)

Kekeluargaan itu Penting Srikandi ....... Banyak materi yang dibahas. Di antaranya, bagaimana jati diri perempuan Indonesia dalam membina rumah tangga dengan suami asing. Termasuk soal pilihan cara dalam membesarkan anak. Srikandi juga memberikan support informasi dan pengetahuan kepada orang-orang yang akan menikah dengan orang asing. Mulai persiapan mental, surat-surat, dan berapa biayanya. Termasuk penjelasan status kewarganegaraan anakanaknya nanti. Meski begitu, Ries menolak kalau Srikandi diposisikan seperti lembaga konsultan yang pekerjaannya memberikan advice. “Menikah dengan orang asing itu pilihan kita sendiri. Motonya kan dari kita untuk kita,” sambung Ries, lantas tersenyum. Sejak awal pendiriannya, Srikandi lebih memusatkan diri sebagai organisasi yang bersifat kekeluargaan. Mereka tidak terlalu menaruh perhatian pada advokasi hukum dan politik. Belakangan baru muncul organisasi serupa yang lebih “agresif”. Di antaranya, IndoMixed Couples (Indo MC) yang membangun jaringan melalui mailing list dan berpusat di Prancis. Kemudian Couples of Cross Culture Club (C4), organisasi perempuan asing yang bersuamikan orang Indonesia. Selain itu, Dialog Antar Bangsa (Diana) yang khusus beranggotakan perempuan Jerman yang menikah dengan orang Indonesia. Dari komunikasi yang terus berjalan, semua organisasi ini, termasuk Srikandi, memutuskan membentuk payung yang lebih besar dengan nama Aliansi Pelangi Antar-Bangsa (APAB) pada 2002. Melalui APAB inilah isu status kewarganegaraan mulai digarap secara lebih serius. Terutama soal status kewarganegaraan anak yang diperoleh dari hasil kawin campur. Bahkan, mereka ikut aktif terlibat mendorong pembahasan RUU Kewarganegaraan sampai berhasil disahkan DPR pada 2006. “Srikandi bergerak dengan membantu fund rising, bikin bazar. Uangnya lalu disetor ke APAB yang perlu dana untuk kampanye dan lobi RUU Kewarganegaraan,” cerita Ries. Setahun sebelum disahkannya RUU Kewarganegaraan, berdiri organisasi Keluarga Perkawinan Campuran Melalui Tangan Ibu (KPC Melati) yang langsung menyatakan berafiliasi dengan APAB. Tapi, KPC Melati lebih fokus memperjuangkan status dwi kewarganegaraan. Pada 2008, muncul

lagi organisasi Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia (Perca). Para anggota KPC Melati dan Perca umumnya merepresentasikan golongan muda, sekitar 30-an atau 40an tahun. “Cikal bakal semua organisasi itu digerakkan Srikandi. Kami ini ibaratnya god mother,” canda Ida Friggeri yang langsung disambut anggukan kompak Ries. Ries menceritakan, dirinya sering dihubungi perempuan yang bercita-cita menikah dengan pria asing. Para perempuan itu, kata Ries, bertanya bagaimana mendapatkan pria asing. Pertanyaan yang membuatnya terkesan menjadi “biro jodoh” seperti itu tentu sulit untuk dijawab. Selain motif antar-perempuan tidak sama, Ries percaya proses itu seharusnya berjalan alamiah. “Minat kawin campur ini sangat menarik. Tidak semua hanya jatuh cinta. Di luar itu, ada motivasi ekonomi atau kepuasan pribadi,” kata Ries. Perempuan yang tengah jatuh cinta dengan pria asing sekalipun disarankan untuk benar-benar menyelidiki profil calon suaminya. Mulai latar belakang kehidupan, masa kecil, pendidikan, dan keluarga. “Kalau sudah ke luar negeri, ikut tinggal di negara orang, jangan harap ada teman, nenek, kakek, atau sepupu, yang bisa langsung ditelepon dan memberi bantuan kalau lagi ada masalah,” tuturnya. Dia mengisahkan pada 2000, dirinya ikut tinggal suami di Genewa. Ketika itu, Ries mendapati kasus seorang perempuan Indonesia yang menikah dengan pria asal Tunisia tapi berkewarganegaraan Swiss. Pria Swiss ini bertemu si perempuan Indonesia saat naik KA Bima dari Jakarta ke Surabaya pada 1990-an. Si perempuan kebetulan pramugari kereta. Singkat cerita, keduanya menikah dan langsung tinggal di Swiss. Ternyata setelah diboyong ke Swiss, sang istri tidak boleh bergaul ke luar rumah. Bahkan, dia hanya boleh memasak dengan bahanbahan makanan yang dibelikan suaminya. Anak-anaknya tidak boleh memakai bahasa Indonesia dan dilarang pulang ke tanah air. “Si istri ini tidak boleh bikin makanan Indonesia karena dianggap bau, terutama sambelnya,” kisah Ries. Karena tak kuat menahan derita batin selama bertahun-tahun, si perempuan Indonesia ini akhirnya kabur dari rumah sampai akhirnya kasus tersebut ditangani Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Jenewa. Selain latar belakang, Ries menyarankan kepada setiap orang Indonesia yang berencana menikah dengan warga

asing untuk membicarakan rencana kehidupannya setelah menikah. Kelihatannya remeh, tapi justru ini sangat penting. Misalnya, di mana akan tinggal setelah menikah, gaya hidup apa yang akan dijalani -apakah separo barat, separo timur, atau memilih salah satunya. Kemudian nanti kalau tua menetap di mana, termasuk anak-anaknya akan ikut agama apa, dan bagaimana pendidikannya. “Jangan hanya cinta”cinta”cinta, kalau sudah menikah fakta yang berbicara,” tegasnya. Ries kembali mencontohkan ada kasus seorang perempuan Indonesia yang menikah dengan orang Prancis. Setelah menikah perempuan ini ikut suaminya ke Negeri Menara Eiffel itu. Setibanya di sana, perempuan ini kaget. Untuk tempat tinggal memang disediakan suaminya. Tapi, dia ternyata harus bekerja untuk memenuhi keperluan rumah tangga. Padahal suminya kaya. “Intinya, kalau sudah benarbenar nyambung, baru boleh kawin. Jangan cuma dibuai cinta,” kata Ries. Bagi orang yang sudah pernah tinggal di luar negeri, biasanya cukup peka dengan hal-hal “teknis” seperti ini. Tapi bagi yang lahir dan besar di Indonesia, umumnya kurang peduli. “Kawin campur dengan orang asing jangan dianggap sama kayak kawin lintas suku,” kata ibu empat anak yang lahir di Solok, Sumatera Barat, 20 Maret 1950, itu. Suami Ries yang bernama belakang Woodhouse adalah orang Inggris yang datang ke Indonesia pada 1969. Berusia 21 tahun, Woodhouse bekerja di Voluntary Service Overseas (VSO) -lembaga internasional yang berkantor pusat di Inggris. Pertemuan pertama Ries dengan Woodhouse terjadi tiga tahun kemudian di bis kota. Ketika itu, Ries berusia 22 tahun dan berkerja sebagai receptionist Hotel Indonesia. “Beberapa minggu kemudian ketemu lagi di HI. Sekitar 5 bulan kemudian langsung menikah. Nggak ada romatisnya,” kisah Ries, lantas tersenyum. Setelah menikah pada 1973 itu mereka sekeluarga pindah ke Semarang karena suami ditunjuk menjadi perwakilan Unicef di Kota Lumpia itu. Hanya setahun, suami Ries lalu berpindah-pindah negara. Mulai Burma (Myanmar), Pakistan, Zimbabwe, Jordania, New York (AS), lalu Vietnam. Pada 1995 kembali ke Jakarta sebagai perwakilan Unicef di Indonesia. Ke manapun suami bertugas, Ries dan anak-anaknya ikut. “Terus berpindah negara setiap 3-4 tahun. Memang berat. Tapi pendidikan tidak begitu sulit, ada International School di mana-mana,” kenangnya.

Tempat tugas suami yang terakhir sebelum pensiun adalah Jenewa. Mereka tinggal di sana mulai 2000. Pada 2004, mereka balik lagi ke Jakarta. “Menikah sama orang asing itu harus siap mental. Jangan menginginkan suami ikut kita atau istri ikut kita sepenuhnya. Kita harus siap ketemu di tengah-tengah,” tutur Ries. Dia mencontohkan, meskipun suaminya masuk Islam, tradisi Christmas tetap tidak bisa hilang. Jadi setiap tahun, mereka masih merayakannya walau sebatas memanggang kalkun dan makan bersama. “Kenang-kenang saja, tidak dari aspek agama,” katanya. Saat ini, tak kurang dari 400-an perempuan kawin campur tercatat menjadi anggota Srikandi. Ida Friggeri menuturkan banyak pasangan kawin campur gagal membina kelanggengan keluarga karena tidak siap mental. Bagi pasangan yang menjalin asmara di Indonesia biasanya segala sesuatu terasa serba manis di awalnya. “Maklum di kampung sendiri. Orang asing harus ikut adat istiadat setempat,” terang perempuan kelahiran Jakarta, 10 Februari 1955, itu. Begitu diboyong ke kampung suami di negara asing dengan perbedaan tradisi dan budaya yang tajam, segalanya berubah. Situasinya semakin parah kalau si perempuan ternyata tidak mampu berbahasa lokal secara baik. “Di sini ngomong gadogado masih bisa. Kalau sudah di sana bagaimana? Makanya banyak terjadi masalah,” katanya. Banyak pula terjadi perkawinan campur dengan motif ekonomi. Sewaktu masih menjadi pegawai kedutaan Indonesia di Prancis, Ida pernah menemui kasus seperti ini. Ada seorang perempuan yang sudah berkeluarga dan memiliki 3 anak, menceraikan suaminya untuk menikah dengan orang Prancis yang bekerja menjadi teknisi dalam pembangunan Bandara Soekarno-Hatta. Tender pembangunan bandara pada 1977 itu ceritanya dimenangkan perusahaan Prancis, Aeroport de Paris. Perempuan Indonesia itu mengira teknisi dari Prancis itu orang kaya. Memang selama proyek pembangunan, teknisi itu mendapatkan fasilitas lumayan baik dari perusahaannya. Setelah menikah, perempuan tersebut dan ketiga anaknya ikut pindah ke Prancis. Sampai di sana, mereka ternyata tinggal di rumah kecil dengan dua kamar tidur. Kemampuan bahasa juga tidak punya. Akhirnya lari dan minta tolong ke kedutaan. “Kadang-kadang visi-misi kawin campur itu beda banget. Berbeda dengan orang yang lama tinggal di luar negeri.

Memang suka sama suka dan tahu sama tahu,” tuturnya. Ida sendiri bersuami orang Prancis, seorang Katolik yang masuk Islam. Setelah lulus kuliah ekonomi di Inggris, Ida langsung ke Prancis pada 1979 untuk belajar bahasa Prancis. Dia kemudian bekerja menjadi staf kedutaan RI setempat dan menikah pada 1984. Karena suami sempat lama tinggal di Maroko, kultur Islam menjadi sesuatu yang tidak baru. “Saya bilang kalau mau terus kita harus seiman. Jadi aman-aman saja. Bahkan lancar direstui mertua. Alhamdulillah saya membina dia, sampai sekarang sudah haji,” katanya. Sepuluh tahun kemudian Ida dan suaminya mencoba tinggal di Indonesia. “Bagaimanapun tanah air yang memanggil rasa

rindu itu selalu ada,” ceritanya. Tapi pada 2006, mereka memutuskan kembali ke Prancis. Meskipun Prancis merupakan negara maju dengan sistem pelayanan publik dan jaminan sosial yang baik, suami-istri itu terlanjur jatuh cinta dengan Indonesia. Akhirnya pada 2008, mereka sepakat menetap di Indonesia sampai sekarang. Mengapa memilih Indonesia? “Suasana kekeluargaan itu penting sekali,” jawab Ida. Meski demikian, sampai sekarang suaminya masih berkewarganegaraan Prancis. Sebagai pengurus Srikandi, Ida berusaha membagi semua pengalamannya itu. Mulai soal kewarganegaraan, keimigrasian, kesehatan dan psikologi, isu-isu kemandirian perempuan, sampai soal makanan. “Kami sering

berkumpul di rumah salah seorang anggota, lalu sama-sama belajar masakan asing. Kadang ada yang nggak tahu kalau di Italia atau Inggris orang itu masaknya nggak pakai minyak goreng dan tidak suka santan,” katanya, lantas tersenyum. Di Srikandi ada divisi pengajian dan kerohaniaan yang bernama Annida. “Walaupun bersuami orang asing jangan sampai kita meninggalkan tradisi dan keyakinan. Kalau bisa anak-anak tetap dibina dalam jalur agama yang baik. Jadi ada pegangan,” tegas Ida. Aktivitas lainnya adalah senam yoga dan brain gym. “Ini untuk kontrol emosi dan stres.” Pada 26 Januari mendatang, Srikandi akan menggelar acara bertajuk Sing and Dance untuk keluarga. (oki)

12

Kendari Pos |Selasa, 15 Januari 2013

Golombang Air Laut 4 Meter Badai ....... “Sampai ini malam (tadi malam sekitar jam 20.00 Wita), gelombang tinggi disertai hujan dan angin kencang masih terjadi. Namun kami tidak terlalu was-was, karena kebetulan air laut lagi surut. Namun kami tetap siaga, karena cuaca seperti ini masih akan terjadi sampai awal Maret nanti,” kata Syarifuddin via ponselnya tadi malam. Kepala Desa Terapung ini menambahkan, setelah bencana rob Jumat malam lalu, kondisi gelombang tidak lagi menentu. Hal ini menjadi ancaman bagi 1.427 jiwa yang mendiami wilayah tersebut. Sebab masyarakatnya mulai khawatir kekurangan bahan makanan dan minuman. Menurut Syarifuddin, sejak warganya menetap di pulau di tengah-tengah laut itu, mereka mengambil air tawar untuk minum di daratan Bombana. Namun jika kondisi gelombang tidak memungkinkan, maka hal

tersebut mustahil bisa dilakukan. “Kalau tidak ada gelombang, biasanya kami naik perahu ambil air tawar di Tapuahi. Waktu tempuh sekitar 10 sampai 20 menit sekali jalan,” katanya. Selain itu, warganya yang berprofesi sebagai nelayan tidak bisa melaut. Syarifuddin mengaku, saat ini warganya masih sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat. Terutama biaya hidup dan tempat tinggal. Lantas bagaimana dengan kondisi warga yang rumahnya hilang? Sampai tadi malam, mereka masih mengungsi di gedung sekolah. Jumlahnya 4 kepala keluarga dengan jumlah 13 jiwa. Kepala Desa Matirowalie, Kecamatan Poleang, Sundusing juga menyiagakan 600 KK di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan karena sampai tadi malam, cuaca ekstrem berupa gelombang pasang masih tetap menghantui. “Sekarang (tadi malam jam 20.30) masih kencang angin dan gelombang. Tapi air laut masih surut. Tidak tau kalau jam 12,

tengah malam sampai jam 3 subuh nanti. Sebab biasanya waktu-waktu itu air laut pasang. Jadi kami tetap waspada,” katanya. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Metereologi Maritm Kendari (BMKG-SMMK) menyebutkan ada tiga daerah di Sultra rawan diterpa badai. Tiga daerah tersebut yakni Bombana, Kolaka dan Baubau. Prakiraan BMKG-SMMK, Faizal Habibie menjelaskan, badai yang sejak sepekan ini menerpa daerah Sultra merupakan badai kiriman dari barat. “Dalam sepekan belakangan ini, hingga beberapa hari ke depannya memang masih akan terjadi angin kencang di Sultra. Angin ini merupakan kiriman dari barat, sebab saat ini memang tengah musim angin barat,” ujar Faizal saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Menurutnya, angin yang datang dari sebelah barat ini sangat rentang pada tiga daerah di Sultra, yakni Bombana, Kolaka, dan Baubau.

“Kalau kita lihat peta, tiga wilayah ini merupakan daerah yang menghadap ke barat. Jadi secara langsung akan dilewati angin ini,” katanya. Diungkapkan, selama sepekan terakhir, sedikitnya 50 rumah warga di wilayah pesisir Kabupaten Kolaka terendam banjir rob . Sedangkan di Bombana, seperti data yang dilansir oleh BPDB , sedikitnya 134 rumah rusak akibat badai. Di daerah penghasil tambang emas ini, badai juga merusak jalan lingkungan, jembatan dan talud. Faizal juga menerangkan, jika badai yang beberapa hari belakangan ini merusak rumah warga rata-rata memiliki kecepatan 15 knot atau 30 kilometer per jam. Selain itu, kondisi perairan di Sultra juga harus diwaspadai. “Tinggi gelombang laut di perairan Baubau diperkirakan mencapai dua meter. Bahkan untuk perairan Wakatobi tinggi gelombangnnya berpeluang mencapai 4 meter dengan kecepatan angin 38 kilo meter per jam,” katanya. (p4/nur)

Hartati Dituntut 5 Tahun Penjara Penjara ....... menyebut Hartati terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. JPU yakin, suap Rp 3 miliar yang diberikan kepada Amran Batalipu terkait pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) kebun kelapa sawit milik Hartati. “Menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun dikurangi masa tahanan. Denda Rp 200 juta subsider empat bulan penjara,” ujar JPU Edy Hartoyo. Dia menyebut kalau Hartati melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor Nomor 31/1999 jo Pasal 64 ayat 1 jo Pasal 55 ayat 1 kesatu. Jaksa beralasan hukuman lima tahun penjara setimpal dengan sikap tidak terpuji Hartati. Berbagai unsur seperti perorangan, unsur memberikan sesuatu kepada penyelenggara negara, dan unsur untuk berbuat sesuatu yang bertentangan dengan jabatan

bisa dibuktikan selama jalannya persidangan. Atas dasar itu, JPU berharap tuntutannya dikabulkan hakim. Sebab, uang senilai Rp 3 miliar yang sebelumnya di sebut saksi ahli Yusril Ihza Mahendra sebagai sumbangan politik dipastikan jaksa sebagai suap. Uang itu ju ga d i g u nakan untuk mengurus surat-surat terkait HGU PT Citra Cakra Murdaya (CCM). “Kalaupun sumbangan Pilkada, jelas menyalahi aturan sumbangan. Ada bukti rekaman uang itu untuk barter surat HGU yang ditandatangani Amran,” imbuhnya. Selain itu, menurut JPU, ada beberapa poin yang memberatkan Hartati Murdaya. Diantaranya, dia dinilai tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang giat memberantas korupsi, tidak terus terang dan tidak mengakui perbuatannya. Akibat perbuatannya, JPU menilai membuat iklim investasi di Buol jadi tidak sehat.(dim)

Mobil Listrik Harus Jaya Mulai ....... termasuk golongan ini. Demikian juga Ravi Desai (alumnus Gujarat). Mereka setuju tidak harus pakai gearbox, tapi harus hanya untuk mobil dalam kota (city car). Kecelakaan mobil Tucuxi (baca : tukusi, nama sejenis lumba-lumba) yang saya kemudikan di dataran tinggi”Tawangmangu”Saranga n Sabtu pekan lalu memberikan pelajaran yang sangat penting mengenai pilihan-pilihan tersebut. Saya memang tidak ingin menyatukan pendapat mereka. Ilmuwan perlu diberi kebebasan untuk mewujudkan ambisi keilmuannya. Apalagi, saya menangkap sinyal bahwa para ahli kita itu memang ingin membuktikan kehebatan masing-masing. Saya sangat menghargai itu. Saya memilih bersikap memberikan otonomi yang luas kepada mereka. Karena itu, ketika Kang Dasep menciptakan mobil AhmaDI dengan menggunakan gearbox, saya dukung penuh. Dana talangan langsung saya kirim. Ketika mobil hijau itu jadi kenyataan, saya langsung mencobanya. Sebenarnya, pada awalnya saya dan Kang Dasep menanggung malu: Begitu tiba di Jalan Thamrin, Jakarta (dari Depok), mobil AhmaDI “mogok”. Media meliputnya dengan besarbesaran. Saya malu sekali. Tapi, saya minta Kang Dasep tidak menyerah. Setelah dianalisis, ternyata mobil itu tidak rusak, melainkan low batt. Indikator baterainya kurang sempurna sehingga “menipu”. Minggu berikutnya kami berdua masih menanggung malu: Mobil listrik itu tidak kuat menaiki tanjakan. Padahal tidak terjal. Padahal perjalanan uji

Seksi ....... Nadia Hutagalung

Makin Tua Makin Seksi

Meski usianya sudah tidak muda lagi, Nadia Hutagalung (38) tetap terlihat cantik dan bugar dengan kulitnya yang indah. Berikut rahasia cantik dan bugar artis yang kini menetap di Singapura tersebut. Sejak beberapa tahun, Nadia memutuskan untuk mengurangi makan daging, meski tak bisa juga dibilang sebagai vegetarian. Selain itu, olahraga menjadi hal penting untuk kebugaran Nadia. “Saya jaga tubuh dengan pola makan, yang saya makan itu harus sehat. Saya nggak 100 persen vegetarian, mungkin 80 persen. Dan saya jalan setiap minggu bisa tiga, saya juga senam pilates,” terang Nadia, saat ditemui di sebuah mal di Jakarta Barat, Sabtu (12/1/2013). Memiliki tiga orang anak dan pekerjaan yang berat diakui Nadia bisa membuat tubuhnya lelah. Maka dari itu, juri Asias Next Top Model itu pun mengimbanginya dengan makanan sehat dan olahraga. “Nggak mungkin badan saya sempurna tanpa harus kerja keras. Saya pilates, saya makan makanan yang sehat, itu semua kerja keras,” jelas mantan VJ MTV itu. (bas)

coba itu juga diliput langsung oleh media secara luas. Sekali lagi saya minta Kang Dasep untuk tidak patah semangat. Sebetulnya masih banyak “malu” yang lain. Tapi, biarlah itu hanya kami berdua yang merasakan. Tiga bulan kemudian, ketika mobil AhmaDI kian sempurna, rasa malu itu berubah menjadi bangga. Putra bangsa kita bisa menciptakan mobil listrik. Saya pun mencobanya secara sungguh-sungguh. Saya mengemudikan mobil tersebut hampir setiap hari hingga mencapai 1.000 km. Kang Dasep sendiri, di luar 1.000 km yang saya lakukan, mencobanya dari Bandung ke Jakarta melalui Puncak. Tidak ada masalah sama sekali. Tanjakan yang terjal dan turunan yang curam dilewati dengan mudah. Kang Dasep dengan ketekunan dan kecerdasannya boleh dikata berhasil gemilang. Setelah itu saya minta Kang Dasep membuat mobil listrik jenis yang lebih besar. Sebesar Alphard. Tiga bulan lagi insya Allah sudah bisa dilihat. Saya sudah setuju untuk membiayainya. Bahkan, saya juga sudah minta Kang Dasep untuk membuat bus listrik. Seminggu setelah mobil AhmaDI selesai dicoba sampai 1.000 km, mobil Tucuxi bikinan Mas Danet Suryatama (alumnus USA) selesai dibuat. Saya pun bertekad mencobanya dengan sungguh-sungguh sampai 1.000 km. Begitu tiba di Jakarta 19 Desember lalu, mobil Tucuxi (semula saya usul namanya Gundala, tapi Mas Danet memutuskan nama ini) saya coba dari

Pancoran ke Bandara SoekarnoHatta. Mas Danet mendampingi saya. Sepanjang perjalanan sekitar 30 km itu saya merasakan apa saja yang menjadi kelebihannya dan apa saja kekurangannya. Mobil tiba di Cengkareng dengan kebanggaan penuh: Mas Danet hebat! Hari pertama ini tidak membawa malu. Kalau toh ada kekurangannya, hanya kami berdua yang tahu. Saya langsung menyampaikan kekurangan-kekurangan itu ke Mas Danet. Saya minta diperbaiki. Dua hari kemudian Tucuxi saya coba lagi di sekitar Stadion Utama Senayan. Dua jam lamanya. Tucuxi mengelilingi stadion berkali-kali. Beberapa wartawan secara bergantian ikut mencoba duduk di sebelah saya. Semua yang menyaksikan terlihat bangga. Putra Indonesia ternyata hebat-hebat. Beberapa kekurangan memang masih terasa. Tapi tidak mungkin diperbaiki di Jakarta. Maka, saya minta Tucuxi dibawa kembali ke Jogja. Mas Danet lantas menuduh saya melakukan pencurian teknologi. Saya tidak begitu jelas teknologi apa yang saya curi dan untuk apa. Syukurlah, dalam keterangan pers terbarunya akhir pekan kemarin Mas Danet tidak lagi menyebut-nyebut soal pencurian teknologi. Yang dipersoalkan tinggal kesalahan cara saya mengemudi dan (menurut perasaannya) saya akan menyingkirkannya. Setelah diperbaiki, mobil dicoba di sekitar Jogja. Tidak ada masalah. Termasuk sampai Kaliurang. Tapi, suasana sudah kurang nyaman akibat isu pencurian teknologi yang sudah meluas.

Saya sendiri saat itu lagi keliling hutan jati milik BUMN di Randublatung, Blora, dan Purwodadi. Saya sedang mendesain pola kemitraan antara Perum Perhutani dan masyarakat miskin sekitar hutan. Saya bermalam di Semarang. Karena mau pulang ke Magetan, saya harus lewat Solo. Karena itu, saya minta Tucuxi disiapkan di Solo untuk saya coba lewat medan yang berat. Itu penting karena uji coba selama ini baru dilakukan di jalan yang datar. Sebagai mobil yang dibuat dengan biaya hampir Rp 3 miliar, mobil tersebut harus dicoba di daerah yang sulit. Terutama melewati jalan yang menanjak. Pikiran saya selalu: Bisakah mengatasi tanjakan? Apalagi sampai 1.300 meter seperti di Sarangan. Ricky Elson menemani saya. Ternyata hebat sekali. Sepanjang jalan, saya terus memuji Mas Danet. Luar biasa. Tarikannya, power-nya, dan kemampuan menanjaknya hebat sekali. Demikian juga kemampuan baterainya. Baru ketika jalan mulai menurun dengan sangat tajamnya, dengan belokan-belokan yang berliku, saya mulai waswas. Saya harus menginjak rem sekuat tenaga. Saya tidak segera menyadari bahwa Tucuxi berbeda dengan AhmaDI. Saya tidak segera menyadari bahwa Tucuxi ciptaan Mas Danet itu tidak menggunakan gearbox. Untuk menahan laju Tucuxi, sepenuhnya hanya menggantungkan pada kekuatan rem. Tidak ada bantuan pengendalian dari gearbox! Tentu saya mencoba untuk sesekali mengendurkan rem agar tidak overheated. Ini juga dising-

gung dalam keterangan pers terbaru Mas Danet. Tapi, setiap kali rem saya longgarkan, mobil langsung melaju. Padahal, jalan berkelok-kelok dengan jurang dalam di sisinya. Tentu saya tidak berani tidak menginjak rem kuatkuat.Mungkin,sepertidisebutMas Danet, saya memang salah dalam cara mengemudi seperti itu. Tapi, mengingat jurang-jurang yang dalam di kawasan itu, saya terus menginjak rem dengan kekuatan kaki sekuat-kuatnya. Untung, otot kaki saya lumayan kuat karena setiap hari senam satu jam di Monas. Tapi, bau menyengat akibat rem yang bekerja keras tak tertahankan. Saya memutuskan untuk berhenti. Sekalian mendinginkan rem. Penurunan tajam masih akan panjang dan berliku. Totalnya 15 km. Masih akan sampai di Ngerong. Waktu berhenti ini, semua orang yang mengerumuni Tucuxi membicarakan bau yang menyengat itu. Lantas berfoto-foto di ketinggian lereng Gunung Lawu yang indah. Kabut tebal yang menyelimuti jalan dan dataran tinggi itu menambah keindahan pemandangan.

Seandainya waktu istirahat ini dibuat lama, sampai rem dingin, mungkin kecelakaan itu tidak terjadi. Tapi, saya terikat janji dengan Dr Fachri Aly yang akan ke kampung saya sore itu. Dan malamnya kami masih akan salawatan Maulid Nabi dengan Habib Syekh dari Solo di kampung saya itu. Kami pun segera berangkat lagi. Tucuxi kembali harus menuruni jalan yang curam dan berliku. Kami belum menyadari bahwa tanpa bantuan gearbox, rem akan bekerja sendirian terlalu keras. Kekuatan kaki saya sepenuhnya untuk menginjak rem sedalam-dalamnya. Bau menyengat kembali menusuknusuk hidung. Ketika akhirnya berhasil mencapai Ngerong, saya pun lega. Tidak ada lagi penurunan yang curam dan berkelok. Jalan memang masih akan terus menurun, tapi sudah tidak ekstrem. Justru di saat hati sudah lega itulah saya merasakan rem Tucuxi tidak lengket lagi. Mobil melaju di jalan yang menurun tanpa bisa dihambat oleh rem. Saya coba angkat rem tangan. Sama saja. Mobil kian

kencang. Tidak terkendali. Saya sadar sepenuhnya. Maka, saya harus ambil keputusan cepat. Terlambat sedikit akan banyak memakan korban. Saya segera memutuskan ini: Lebih baik saya sendiri yang menjadi korban. Saya lihat ada tebing terjal di kanan jalan. Mumpung tidak ada mobil dari arah berlawanan, saya banting setir mobil itu untuk menabrak tebing tersebut. Braaak! Mobil hancur. Tidak ada lagi atap di atas kepala saya. Tapi, saya tidak terpelanting. Saya tetap terduduk di belakang setir. Saya raba kepala saya: Tidak ada darah. Saya raba muka saya: Tidak ada luka. Saya gerakkan kaki-kaki saya: normal. Tidak ada yang terjepit. Setelah mengucap syukur kepada Allah, saya kembali memuji Mas Danet. Konstruksi mobil ini tidak membuat saya mati terjepit atau menderita luka. Bahkan, tergores sedikit pun tidak. Padahal, seperti kata polisi, kaca-kaca mobil ini bukan kaca fiber yang kalau pecah berubah menjadi kristal. Kaca-kaca ini jenis kaca yang pecahnya membentuk segi tigasegi tiga kecil. Allahu Akbar!

Langganan Dalam Kota Rp. 97.500,-

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

RELIGI Natal Bersama, Polda Ajak Jaga Kamtibmas

Pemprov Bantu

Keruk Teluk

Perayaan natal pada Desember 2012 telah usai dihelat. Namun jajaran Kepolisian Daerah di Sultra baru memperingatinya pada akhir pekan lalu dengan mengambil tema “Allah Telah Mengasihi Kita”. Dalam perayaan hari kelahiran yesus Kristus yang dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder itu Wakapolda Sultra, Komisaris besar Polisi Alfons Toluhula mengajak bersama-sama pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Alfons berharap, perayaan natal kali ini bisa membawa kedamaian bagi semua masyarakat di Sultra. Karena itu, ia mengajak kepada segenap umat kristiani untuk menjadi pribadi yang beriman dan sumber cinta dan kasih sayang untuk kemanusiaan. “Perlunya pemeliharaan Kamtibmas, agar kesejahteraan dan keadilan dalam masyarakat dapat tercipta. Kita tidak boleh tercabik-cabik oleh perbedaan apalagi karena kebencian dan kekerasan. Kita harus terus kuat mengelola perbedaan dengan rasa hormat di dalamnya. Setiap agama menuntun setiap manusia berbagi kebaikan. Sebaliknya, agama juga melarang orang berbagi keburukan dan kebencian. Untuk itu, dengan perayaan natal kali ini Kita diajak untuk berbagi kepercayaan dan aksi mulia sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kantibmas yang kondusif,” tutupnya. (p15)

Pemkot Janji Bangun Terminal Sementara Kendari, KP Penerapan Perda nomor 3 tahun 2012 tentang retribusi terminal terus menuai sorotan. Para sopir yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Angkutan Kota (Angkot) pada hearing di kantor DPRD Kota Kendari kemarin, kembali mengeluhkan adanya pungutan re-

Baca pemkot di Hal 14

Kendari, KP Pemprov Sultra akhirnya turun tangan menyelesaikan masalah endapan lumpur yang diprediksi akan semakin menyebabkan pendangkalan di Teluk Kendari pada masa mendatang. Gubernur Sultra, H. Nur Alam menyatakan kesediaan untuk membantu Pemkot Kendari melakukan pengerukan

Baca keruk di Hal 14 SUWARJONO/KENDARI POS

Pemprov Sultra akhirnya turun tangan menyelesaikan masalah endapan lumpur yang diprediksi akan semakin menyebabkan pendangkalan di Teluk Kendari dengan membetuk Badan Otorita Pengelola Teluk Kendari

Hari Ini Gubernur Jadi Saksi

Jembatan Bahteramas Pakai APBN Kendari, KP Gagal dikerjakan oleh pengusaha Cina, Nur Alam tetap berupaya agar proyek besarnya Jembatan Bahteramas bisa dibangun. Disebutkan, jalur penghubung itu tetap akan didirikan dengan menggunakan APBN hingga Rp 400 miliar. “Sudah dua kali pelelangan, tapi penawaran kontraktor dari Cina tidak penuhi syarat karena melebihi anggaran atau plafon yang disiapkan sesuai standarisasi anggaran pembangunan pemerintah Indonesia,” kata gubernur, kemarin. Karena proses yang berlarut-larut, sementara dana bantuan dari Cina sudah tersimpan di Bap-

Abidin Ramli : Jika Tak Hadir, Tanggungjawab Kejati Kendari, KP Sidang perkara dugaan pemerasaan yang dilakukan mantan staf KPK, Lalu Yusuf dan Titi Hartini kembali akan digelar hari ini (15/1). Jadwal yang telah disepakati pada persidangan sebelumnya itu akan menghadirkan Gubernur Sultra, H Nur Alam. Kedatangan gubernur sangat dinantikan karena dianggap sebagai saksi fakta dalam mengungkap permasalahan dibalik perkara yang membuat pasangan suami istri itu berada di meja hijau. “Pemanggilan sudah kita lakukan, tapi belum ada informasinya. Jadi kita lihat saja besok,” kata JPU Herlina Rauf saat ditemui di PN Kendari, kemarin usai menyidangkan perkara dugaan korupsi proyek Lagasa. Herlina menguraikan

Baca jembatan di Hal 15

Baca jadi saksi di Hal 15

2013 Target

Tuntaskan 20 Raperda

Kendari, KP Program kerja DPRD Sultra tahun 2013 akhirnya disepakati dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba, Senin (14/1) kemarin. Dalam program kerja selama setahun itu, legislatif menargetkan akan menyelesaikan 20 rancangan peraturan daerah yang 16 diantaranya merupakan usulan eksekutif dan empat dari hak inisiatif dewan. Anggota Fraksi Golkar, Muddin Musa sempat mengingatkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov lima tahun kedepan yang belum dimasukkan. Menurutnya, item ini sangat penting sebab menjadi acuan pembahasan KUA-PPAS setiap tahunnya.

Baca target di Hal 14

Sebelum diambil keputusan, sebaiknya pembahasan RPMJD dimasukan dalam program kerja dewan triwulan kedua.”

Metro

14

Target... “Sebelum diambil keputusan, sebaiknya pembahasan RPMJD dimasukan dalam program kerja dewan triwulan kedua,” sarannya. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD menjelaskan meskipun dalam program kerja dewan tidak disebutkan mengenai RPMJD, namun pembahasannya telah dijabarkan di alat kelengkapan dewan melalui badan legislatif dewan (Balegda). “Ini hanya masalah teknis, sebab program kerja ini penjelasannya masih global nanti di Balegda rencana item-item yang akan dibahas telah tercantum. Walaupun demikian, permintaan ini tetap akan kita masukan sebagai bahan koreksi,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Balegda DPRD Sultra, Abdul Hasid Pedansa menjelaskan, masa sidang pertama program kerja DPRD tahun 2013, diawali dengan pembahasan Raperda mengenai penyertaan modal daerah pada BPD Sultra. Materi pokoknya yakni struktur permodalan serta peningkatan peran dan fungsi PD. BPD Sultra. Dalam triwulan pertama dewan akan menyelesaikan tiga buah Raperda, diantaranya tentang perubahan Perda nomor 2 tahun 2009 mengenai tambahan setoran modal BPR Bahteramas dan Raperda penerimaan sumbangan pihak ketiga. Memasuki masa sidang kedua, dewan akan membahas tujuh buah raperda, salah satunya mengenai RPMJD Sultra tahun 2013-2018. Rencananya pembahasannya akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang. Selain itu, dewan akan membahas raperda tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW), Raperda penyelenggaraan bantuan hukum untuk masyarakat miskin dan Raperda pencegahan, pengendalian dan penanggulangan HIV/AIDS. “Pada triwulan kedua ini, dewan akan membahas Raperda mengenai pengelolaan pertambangan dan mineral dan batu bara, pengawasan dan pengendalian Migas serta raperda pemanfaatan energi baru terbarukan,”terangnya. Legislator PDI Perjuangan ini menambahkan, memasuki masa sidang ketiga, langsung dihadapkan pada Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2013 dilanjutkan dengan pembahasan APBD Perubahan. Setelah itu, dewan akan menyelesaikan enam Raperda lainnya dimana tiga diantaranya adalah hak prakarsa dewan mengenai pengelolaan sumber daya air, perlindungan lahan pertanian berkelanjutan dan pembentukan mekanisme perda. “Dan dipenghujung tahun, dewan akan membahas raperda APBD 2014 dan raperda mengenai transparansi penyelanggaraan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat,” rinci Hasid. (p1)

Kapal Nelayan Pengguna BBM Subsidi Diinventarisir Kendari, KP Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sultra dan Pertamina akan melakukan pendataan sejumlah kapal nelayan untuk mengetahui kebutuhan pasti konsumsi BBM bersubsidi bagi para pelaut itu. Pendataannya meliputi jumlah kapal dan kapasitas mesin serta daerah operasional. langkah itu dilakukan sebelum penentian kuota tambahan BBM bersubsidi bagi nelayan pada tahun 2013 ini. Kabid Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) DKP Sultra, Ir. Hj. Rezki B Rahman mengatakan, setelah melakukan evaluasi, diperlukan data jumlah kapal yang beroperasi di provinsi ini. Pendataan nantinya, bukan berdasarkan Izin kapal yang diterbitkan tetapi sesuai rekomendasi permintaan pembelian BBM yang dikeluarkan Syahbandar sehingga penyalurannya tepat sasaran. Langkah itu dilakukan untuk menghindari adanya spekulasi dari oknum nelayan, petugas atau berbagai pihak yang mencarui keun-

tungan finansial demi kepentingan pribadi. Ia menambahkan untuk menghindari antrian kapal pada saat pengisian BBM, mulai tanggal 15 Januari (hari ini) sistem pembayaran uang tidak dapat diberlakukan. Sebab pembayaran uang muka disinyalir penyebab antrian kapal pada Stasium Pengisisan BBM Nelayan (SPBN) di beberapa lokasi. “Banyaknya pembayaran uang muka menyebabkan daftar pengajuan pembelian tidak bisa dikendalikan sehingga nelayan merasa resah dengan lamanya antrian dua hingga empat hari. Olehnya, pembelian BBM nantinya dilakukan di SPBN oleh awak kapal tanpa perantara namun setelah ada rekomendasi dari syahbandar,” tegas Rezki, kemarin. Sebagai bagian dari pengawasan, kedepan pembelian BBM perlu dilengkapi kartu kendali, termasuk adanya pembentukan tim terpadu yang bertugas memantau penggunaan BBM bersubsidi. Anggotanya terdiri dari kelompok nelayan, Pertamina, DKP Sultra dan kabupaten/

kota, Dinas ESDM, Pol PP, kepolisian, TNI dan PPS Kendari. “Selain itu, Pertamina diminta menyiapkan hotline mengenai keluhan dan komplain di lapangan,” sarannya. Sementara itu, Sales Representatif PT. Pertamina Wilayah Sultra, Wahyudi Wirjanto mengatakan kuota BBM bersubsidi khususnya mendukung kegiatan operasional nelayan tahun 2013 dipastikan mengalami peningkatan. Berapa besar kenaikannya, Pertamina masih menunggu data tambahan jumlah kapal nelayan yang beroperasi. Data tersebut akan menjadi reverensi Pemprov Sultra untuk mengajukan tambahan kuota BBM bersubsidi tahun ini. Batas waktu penyerahannya dilakukan akhir Januari 2013 ini, namun pemerintah pusat juga memberikan toleransi revisi atau perubahan jumlah kuota sebanyak dua kali hingga Maret 2013. “Selaku distributor, Pertamina, Kami hanya bisa menyalurkan. Untuk proses pengajuannya diserahkan ke pemerintah daerah,” tandas Wahyudi. (p1)

yang cukup lama, dengan melibatkan banyak pihak. Jadi, tidak mungkin dianulir begitu saja, apalagi kenaikan tarif retribusi terminal itu sudah 11 tahun belum pernah direvisi. Mengenai terminal, itu akan tetap diupayakan, kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Saat ini sementara dibangun, dengan fasilitas yang standar dulu. Nanti setelah pembahasan anggaran baru dianggarkan permanen, karena untuk APBD 2013, tidak ada porsi dana untuk pembangunan terminal,” ungkap Yunus. Anehnya, Kadishub justru tak tahu angka pasti yang akan dipakai untuk pembangunan terminal itu. “Kemungkinan satu atau dua minggu terminal sementara sudah bisa difungsikan,” katanya. Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Kendari, Djayadi Said mengatakan, apa yang menjadi keluhan sopir

Angkot cukup beralasan. Penarikan retribusi tanpa adanya penyediaan fasilitas memang keliru. Namun, Senator Partai Gerindra itu juga mengaku, hal tersebut menjadi pemikiran bersama untuk mencari solusi yang tepat agar permasalahan tidak berlarut-larut. “Solusi yang tepat adalah untuk sementara retribusi dihentikan, sampai ada terminal sementara yang bisa difungsikan para sopir Angkot. Saya juga minta Dishub menghargai keputusan ini dan tidak melakukan penarikan retribusi hingga terminal sementara yang dijanjikan itu rampung,” tegas Djayadi. Hearing yang dihadiri ratusan sopir angkot itu berakhir dengan penandatanganan notulensi rapat oleh pewakilan masing-masing. Dari DPRD Kota Kendari, Dinas Perhubungan dan perwakilan Asoka. (fya)

Pemkot... tribusi yang masih ditarik para personil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari. Padahal belum lama ini, DPRD sudah melayangkan surat ke instansi tersebut untuk menghentikan sementara pungutan retribusi hingga pemerintah menyediakan fasilitas seperti yang dituntut oleh sopir angkot. “Kami heran kenapa surat yang dilayangkan DPRD tidak digubris oleh Dishub. Justru kami terus dimintai retribusi. Parahnya, oknum pihak berwajib juga dilibatkan, sehingga kami para sopir merasa tertekan secara psikologis terhadap adanya retribusi itu,” ungkap La Ode Agussalim, Ketua Asoka diamini rekan-rekannya. Kadis Perhubungan Kota Kendari, Yunus Alif Toondu pun mengakui, Perda itu memang harus tetap dilaksanakan. “Untuk menetapkan peraturan daerah itu butuh waktu dan proses

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Keruk... teluk. Sebagai langkah awal, gubernur langsung memimpin rapat rencana revitalisasi Teluk Kendari bersama Wali Kota, H. Asrun dan Kepala BPN Sultra, HM Hikmad dihadiri seluruh SKPD provinsi dan kota, di ruang rapat kantor Bumi Praja Anduonohu, kemarin. Rapat itu sekaligus dihadiri investor asal Cina yang disebut-sebut akan menjadi pengelola Teluk Kendari. Gubernur mengatakan, Teluk Kendari adalah kawasan strategis, karena itu harus dijaga keindahannya. Teluk terancam mengalami pendangkalan karena lumpur yang mengendap di dasar perairan. Ancaman terbesar yang sewaktu-waktu bisa terjadi adalah banjir. Karena itu perlu perhatian serius dari pemerintah. Kendala yang kini dihadapi pemerintah karena sebagian laut di Teluk Kendari sudah ditimbun warga. Parahnya, penimbunan tersebut dilakukan karena mereka mengklaim, laut tersebut adalah milik mereka. “Masa ada laut milik masyarakat. Ini aneh,” heran Nur Alam. Masalah tersebut menurut gubernur harus segera diselesaikan. Karena itu reklamasi perlu dilakukan untuk kemudian dimanfaatkan sebagai pusat pariwisata dan ekonomi. Kesimpulan dari rapat tersebut, Sultra-1 itu menginstruksikan pembentukan Badan Otorita Pengelola Teluk Kendari. Komposisinya melibatkan gubernur, wali kota Kendari, pimpinan DPRD provinsi dan kota serta Kepala BPN Sultra. Pelaksana harian ditunjuk Bappeda provinsi dan kota yang bertugas menyusun struktur organisasi. Ditemui usai rapat, gubernur mengatakan, sebelum reklamasi dilakukan terlebih dulu harus diselesaikan persoalan kepemilikan lahan yang ada di sekitar Teluk Kendari. Sebab, ada hal yang harus diluruskan baik dari sisi regulasi maupun pemanfaatan lahan. “Teluk itu apapun juga wilayah laut yang hak pengelolaannya ada pada negara. Setelah rampung semua, baru akan dibahas ke investor. Yang menawar ada tiga, pengusaha nasional dan dari luar. Mereka melihat ada keindahan di situ. Cina salah satunya. Tapi mekanismenya harus dilakukan pelelangan,” jelasnya Sementara itu, H. Asrun menjelaskan, reklamasi adalah tindak lanjut dari pengerukan lumpur yang pernah dilakukan Pemkot. Untuk menyelesaikan sedimentasi di Teluk Kendari, wali kota mengaku tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan sendiri, tapi perlu melibatkan investor. “Kemarin itu, kita bikin prototype untuk membuktikan bahwa kita bisa keruk. Sekarang ini kita ingin lebih terintegrasi lagi supaya bagaimana Teluk bisa dimanfaatkan secara ekonomi dan pariwisata. Kita koordinasikan bersama, apa yang perlu dibicarakan. Makanya kita akan percepat pembentukan badan Pengelola Teluk Kendari yang akan mensinergikan semua tugas-tugas provinsi dan kota,” katanya. Terkait dengan adanya laut yang disertifikatkan, Kepala BPN provinsi, HM Hikmad, mengatakan akan melakukan penertiban semua sesuai peraturan perundangan. “Laut ada ketentuannya, dan juga harus patuh dengan peraturan yang berlaku. Hal-hal yang dilanggar itu yang akan kita tertibkan. Sesuai keinginan gubernur sesegera mungkin, tinggal tungu waktu saja bagaimana nanti pelaksanaannya,” tandasnya. (dri)

Metro

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Jembatan... penas, maka Menteri PU, Djoko Kirmanto menyarankan agar pembangunan jembatan menggunakan dana APBN saja. “Ketika saya dengar jembatan akan didrop dari Bappenas, saya turun tangan sendiri. Dan kita bersyukur, melalui kementerian PU, sesuai hasil konsultasi kami Pak Menteri memberi petunjuk, untuk pembangunan Jembatan tidak lagi pinjam anggaran luar negeri,” jelasnya. Dengan dana APBN, pembangunan jembatan tidak akan menghabiskan anggaran terlalu banyak. Hitungannya, paling menghabiskan Rp 400 miliar jika dibandingkan dengan dana LOAN yang bisa mencapai Rp 800 hingga 900 miliar. Sehingga dari sisi anggaran, lebih irit karena standarisasi yang digunakan harga satuan pemerintah. Karenanya, saat ini anggaran untuk jembatan sudah dalam proses pengalihan dari bantuan Cina ke APBN. Tapi dokumennya diperbaharui lagi karena pembiayannya sudah berubah. Untuk diketahui, Cina menghibahkan pada pemerintah provinsi dana sebesar Rp 662 miliar untuk pembangunan jembatan. Tapi dana tersebut kembalinya harus untuk Cina juga. Sebab, syarat yang diajukan pemerintah negeri tirai bambu itu, yang mengerjakan jembatan harus investor Cina. Bahkan, mereka menawar melebihi pagu yang disediakan. Dari tiga kali tender yang dilakukan, semuanya menawar di atas Rp 662 miliar. “Mudah-mudahan akhir 2013 sudah berjalan,” sambung Nur Alam. (dri)

15

Tahan Tersangka Proyek Mesin Jahit ! Kendari, KP Pihak kepolisian dianggap tidak bekerja serius menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi yang terjadi di Sultra. Kritikan itu dilontarkan sekelompok mahasiswa mengatasnamakan Forum Rakyat untuk Keadilan (Forak) Sultra, pagi kemarin (14/1) di markas kepolisian daerah. Massa juga menuntut korps berbaju coklat itu untuk tidak tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi. Salah satu yang menjadi sorotan dari sekian banyak perkara indikasi penyimpangan keuangan negara itu adalah proyek pengadaan mesin jahit pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga berencana (BPPKB) di Konawe Utara. Penyidik dianggap melakukan pembiaran, sebab sampai hari ini para tersangka korupsi mesin jahit masih bebas dan tidak menerima konsekwensi hukum atas status mereka. “Pihak kepolisian harus segera mencobloskan para tersangka ke tahanan. Karena berdasarkan hasil audit ditemukan adanya kerugian negara sekitar 300 juta rupiah, desak Korlap Forak Sultra, Setyawan. Massa juga mengancam, jika kasus tersebut tak bisa dituntaskan penyidik Polda Sultra, maka pihaknya akan mengadukan ke Mabes Polri. “Amiruddin Sami dan dua lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi sampai detik ini mereka belum ditahan. Padahal dibanding dengan kasus korupsi lain, para tersangkanya sudah ditahan. Sehebat apa mereka, sehingga belum tersentuh hukum,” sindirnya.

Korlap lainnya, Salim Alisman menilai kepolisian tidak mempunyai alasan dan dasar yang kuat secara hukum untuk tidak menahan ketiga tersangka. Ini terkesan ada ketakutan dan konspirasi antara tersangka dengan pihak penyidik Polda Sultra. Pasalnya, jika semua tersangka bisa mengembalikan kerugian negara, maka tak ada yang bisa dipenjara. “Mestinya Polda Sultra sudah menahan ketiga tersangka. Tapi, alasan penyidik tidak masuk akal dan telah melemahkan penegakan hukum di Sultra. Ini bukti kepolisian telah memberikan kebebasan serta perlindungan pada tersangka. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas di Kejati,” timpal orator lainnya. Kanit I Unit I Subdit III Tindak Pidana Korupsi pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Iptu Rosana Labobar yang menemui massa mengatakan, sampai sejauh ini penyidik masih terus merapungkan perkara dugaan korupsi pengadaan sejumlah unit mesin jahit tersebut. Pada Jumat (11/1) pekan lalu, penyidik bahkan telah melimpahkan berkas Amirudin Sami yang kini menjadi Kadishut di Pemkab Konut ke kejaksaan. “Sementara itu dua tersangka lainnya, Nita dan Eva dijadwalkan pada Rabu (16/1) mendatang berkasnya akan ikut menyusul,” jelas Rosana. Iptu Rosana menjelaskan, alasan tak ditahannya Amirudin Sami dan tersangka lainnya karena telah menggembalikan sejumlah uang yang menjadi kerugian negara. Langkah itulah yang menjadi per-

timbangan penyidik untuk tak melakukan penahanan. “Kami menilai Amirudin Sami tidak akan melarikan diri, sebab tersangka berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Konut. Penyidik punya hak dan kewenangan untuk menahan atau tidak. Tapi bukan berarti berkas perkaranya tidak dilanjutkan,” tegasnya mantan Kapolsek Kemaraya itu. Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik telah menetapkan tiga tersangka dalam proyek tersebut. mereka adalah Eva Ensimerda (istri mantan Pj Bupati Konut), Amiruddin Sami (mantan Kepala Badan PPKB) serta Nita SH (Direktris CV Mabarakka sebagai rekanan). Ketugian negara ditemukan mencapai Rp 350 juta, berdasarkan hasil audit BPKP. Sejumlah keanehan dalam proyek itu diantaranya, spesifikasi yang ada dalam kontrak tidak sesuai dengan mesin jahit yang ada. Terindikasi kuat ada pengurangan volume pekerjaan. Sesuai yang tertera dalam kontrak harusnya sebanyak 343 buah, namun yang terealisasi hanya 190 unit. Selain itu spesifikasi (merk) juga berbeda. Seharusnya merek Singer dengan harga Rp 1,5 juta tapi yang didatangkan bermerek Butterfly seharga Rp 1,1 juta. Dalam penyelidikan tersebut, beberapa saksi telah diperiksa diantaranya adalah Lince Situmorang (penyalur mesin jahit) dan Sriwati, ibu rumah tangga yang diketahui turut mengantar Eva Ensimerda membeli mesin jahit tersebut. Sembilan camat di Konut dan beberapa Kepala Desa pun dimintai keterangannya. (p2/p15)

Jadi Saksi... kehadiran gubernur dalam perkara itu, sebagai saksi fakta karena Nur Alam pernah menghadiri pertemuan tersebut. “Pertama kehadirannya di Excelso dan di rumah ibu Sesi,” katanya singkat. Sementara kuasa hukum terdakwa, H. Abidin Ramli, SH yang dihubungi menegaskan, jika saksi fakta gubernur tidak menghadiri persidangan hari ini maka akan menjadi preseden buruk bagi upaya penegakan hukum di Sultra. “Ketidakhadirannya merupakan indikator lemahnya penegakan supremasi hukum di Bumi Anoa. Jalan semakin panjang dan berliku bagi para pencari keadilan. Dan ini merupakan tanggung jawab Kejaksaan Tinggi sebagai penuntut,” tegasnya. Seperti yang diketahui selama ini, Lalu Yusuf bersama istrinya terjebak karena memeras gubernur melalui kerabatnya, Amran Yunus dengan meminta uang hingga Rp 1,4 miliar untuk mengamankan posisi Gubernur Sultra, H. Nur Alam dari beberapa laporan indikasi korupsi. Lalu Yusuf sebenarnya ingin bertemu langsung gubernur, namun niatnya tak kesampaian. Dana itu disebut akan dibagikan pada delapan rekannya di KPK. Curiga dengan gerak-gerik Yusuf, Amran pun mendesain pertemuan, tapi lebih dahulu melapor ke aparat Polda Sultra. Skenario pun disusun dan akhirnya Lalu Yusuf bersama istrinya dibekuk pada Jumat (21/9) sekitar pukul 23.00 Wita pada kediaman Amran di Perumahan Palm Indah. Di tempat perjanjian, Amran langsung memberikan uang senilai Rp 700 juta. Rp 200 juta diberi dalam bentuk tunai dan cek Rp 500 juta. Namun setelah uang itu digenggam Yusuf bersama istrinya, polisi pun langsung menangkap. (p16)

18 Kurang Kepedulian Potensi Siswa Kendari,KP Siswa adalah aset pembangunan masa depan bangsa, sehingga harus dibekali dengan pengetahuan memadai. Mereka diarahkan agar bisa berkreasi sesuai potensi dan bakatnya. Persoalannya, masih sedikit orang tua yang berperan dalam pengembangan potensi anak. Sekolah berkeinginan mengembangkan potensi sejak dini guna melahirkan sumber daya berkualitas. “Potensi siswa bisa dikembangkan. Jika itu dilakukan sejak dini, peluang sukses akan lebih terbuka. Selama ini siswa banyak diarahkan untuk mengetahui lebih banyak, padahal tidak menjamin kesuksesan pribadi,’’ kata BP Manager Konsultan My DNA, Miftahul Ulum, S.Ip, M.Ps. Menurutnya, kalau potensi mereka bisa dikenali sejak dini, peluang pengembangan akan lebih besar. Tentu akan berimplikasi pada kesuksesannya, karena akan lebih hemat energi, tenaga dan materi. Dikatakan, kenyataan yang terjadi, banyak siswa sekolah menengah memiliki potensi/bakat dan kemampuan menonjol. Namun tidak dikembangkan sehingga hilang sendiri. Tentu kekeliruan ini harus dialamatkan pada orang tua dan sekolah kurang pekah. “Jika bakatnya diasah sejak dini, hasilnya tentu akan berbeda dengan siswa lain yang dibiarkan secara alami,” ujarnya. Ditambahkan, pola pembelajaran yang berbasis bakat siswa sangat efektif dalam menunjang kesuksesan. Itu sudah terbukti pada beberapa negara yang sudah mencanangkan program tersebut. Salah satu contoh konkretnya, juara olimpiade yang sering diraih Gina. Ternyata sistem pembinaan seperti itu yang digunakan. Hanya untuk menerapannya masih cukup sulit apalagi kalau melihat kebijakan yang terus berubah. “Memang kalau mengintegrasikan cara ini ke sekolah masih cukup sulit karena kurikulum masih terpusat di pemerintah. Namun, untuk siswa sekolah swasta mengkhususkan pelajaran sesuai potensi siswa mudah dilakukan,” katanya. (p6)

Edukasi

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Awal Februari, SMAN 4 Kendari Try Out Kendari,KP Sebagai salah satu sekolah unggulan di Sultra, SMAN 4 Kendari tidak ingin kecolongan dengan ujian nasional April mendatang. Persiapan terus digenjot, baik bersifat pengetahuan maupun mental siswa. Ini penting mengantisipasi, jangan sampai siswa grogi ketika menghadapi soal, apala-

gi informasinya paket soal yang akan diujikan ada 20 jenis. Kepala SMAN 4 Kendari, Drs. Tryanto M.S, M.Pd., mengatakan salah satu langkah konkret persiapan, awal Februari mendatang akan diadakan ujian try out mata pelajaran. Kata dia, hasil try out itu akan menjadi rujukan untuk melakukan

program pengayaan susulan. “Akhir Februari atau awal Maret kita akan mengikuti ujian pra UN. Semua ini kami lakukan sebagai cara untuk mengetahui sejak dini kesiapan siswa menghadapi UN,” katanya. Selama ini, katanya, metode yang dilakukan selalu berhasil. Itu terbukti dengan tingkat kelulusan siswa yang men-

capai 100 persen. Ditambah lagi dengan ada salah satu siswa yang mencapai nilai tertinggi pada salah satu mata pelajaran. “Kami sudah komitmen dengan semua teman-teman guru untuk memberikan kemampuan terbaik dalam menghadapi UN ini, agar hasilnya bisa maksimal,” ungkapnya. (p6)

Dinas Pendidikan Prihatin Sekolah Tidak Perhatikan BOP Kendari,KP Berdasar data Dinas Diknas Kota Kendari, sedikitnya lima SMA/SMK serta satu MA terlambat mencairkan bantuan operasional pendidikan (BOP) triwulan IV tahun 2012. Sekolah-sekolah tersebut otomatis tidak dapat mencairkan dana BOP sesuai jumlah siswanya, membuat keprihatinan tersendiri Dinas Diknas Kota Kendari. “Sejak tahun 2011 lalu, BOP juga diterima TK, yang mana jumlah se-Kota Kendari sebanyak 85 TK, 23 SMA, 18 SMK serta 6

Dra. Yusmawati

Madrasah Aliyah (MA). Dari jumlah tersebut terdapat lima SMA/SMK yang tidak cair BOPnya karena terlambat pelaporannya serta satu MA swasta,” kata Kasubag Perencanaan Keuangan Dinas Diknas Kota Kendari, Yusmawati. Menurutnya, keterlambatan pencairan tersebut seharusnya menjadi pembelajaran tersendiri bagi sekolah untuk mengevaluasi pengurus BOP. Apalagi alasan keterlambatan pelaporan penggunaan dana triwulan III sangat klasik, yaitu bendahara sakit atau alasan keluar kota.

“Kami berharap sekolah tersebut dapat berbenah diri, sehingga tidak dirugikan, karena tidak mendapat dana BOP. Keterlambatan pelaporan akibat dari penggunaan dana BOP triwulan sebelum kurang jelas,’’ jelasnya. Untuk diketahui sekolah yang terlambat menyetor pertanggungjawaban penggunaan dana BOP triwulan III, menyebabkan tidak dicairkannya BOP triwulan IV tahun 2012 yaitu SMA 9 Kendari, SMAS Ilmiah, SMAS PGRI, SMAS Bina Bangsa serta SMKN 2 Kendari. (fas)

Kemendikbud-MK Sepakati Transisi RSBI Jakarta, KP Lobi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta masa transisi pembubaran RSBI mendapat respon positif dari Mahkamah Konstitusi (MK). Dari pertemuan empat mata antara Mendikbud Mohammad Nuh dan Ketua MK Mahfud M.D. di Jakarta, Minggu (13/1), kedua pimpinan lembaga itu sepakat adanya masa transisi. Pertemuan dua tokoh asal Jawa Timur ini berlangsung di sela pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) Ikatan Alumni Universtias Islam Indonesia (IKA UII). Usai pertemuan itu, Mahfud mengatakan putusan pembubaran RSBI ini berbeda dengan putusan penghentian jabatan-jabatan tertentu atau putusan lainnya. “Jika pembatalan jabatan ini bisa langsung seketika. Tetapi khusus RSBI ini, membutuhkan masa transisi. Nanti berhenti pada terminalnya,” ujar Mahfud. Dia mengatakan, masa transisi pembubaran

RSBI ini menunggu hingga tahun ajaran 2012-2013 yang sekarang sedang berjalan berakhir pada April hingga Juni mendatang. Lebih lanjut ditegaskannya, pasal yang digugat tidak berbunyi RSBI atau SBI di sekolah swasta atau negeri. Tetapi dia mengakui bahwa dalam praktiknya, sekolah yang diresahkan masyarakat dalam persidangan adalah sekolah RSBI negeri. “Penangan secara teknis kami berikan kepada jajaran Kemendikbud. Intinya urusan transisi ini sudah tidak menjadi polemik karena sudah klir,” ujar mantan dosen UII itu. Mahfud pun mengingatkan para siswa, orang tua siswa, guru, hingga kepala sekolah agar tidak terlalu berlebihan menanggapi penghapusan RSBI ini. Dia meminta seluruh lapisan unsur pendidikan itu mematuhi instruksi dari Kemendikbud yang telah dipersiapan. Menanggapi pernyataan dari ketua MK itu, Nuh terus menebar senyum. “Intinya

aktivitas akademik dan non-akademik seperti ekstrakulikuler di sekolah bekas RSBI berjalan terus sampai akhir semester ini,” katanya. Mantan rektor ITS itu berjanji langsung menerbitkan aturan baru khusus untuk sekolah-sekolah bekas RSBI ini menjelang pergantian tahun ajaran baru 2013-2014. Nuh mengatakan pada intinya Kemendikbud menjalankan seluruh putusan MK. “Kami sami”na wa atho”na (kami dengar dan kami taati, red) terhadap putusan MK itu. Sekarang ini label RSBI sudah almarhum,” tegasnya. Dia menambahkan, yang terus berlanjut pada masa transisi ini adalah urusan akademik dan non-akademik seperti ekstrakuliler saja. Pihak Kemendikbud menekankan dua urusan itu tidak ada kaitannya dengan aspek pembiayaan. Karenanya mereka menegaskan bahwa dengan kesepakatan adanya masa transisi ini bukan berarti sekolah-sekolah be-

kas RSBI tetap menarik pungutan. Sebab pihak Kemendikbud khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar (Ditjen Dikdas) telah mengeluarkan surat edaran penghentian seluruh pungutan di SD dan SMP bekas RSBI. Namun dalam surat edaran ini sekolah bekas RSBI tetap boleh menerima sumbangan dari masyarakat. Kondisi ini juga berjalan di sekolah-sekolah non RSBI lainnya. Kemendikbud menganjurkan jika masyarakat, komite, hingga pengelola sekolah berembuk mencari solusi bersama untuk mengatasi urusan pembiayaan. Nuh juga menuturkan sistem seleksi masuk untuk tahun ajaran 2013-2014 untuk seluruh sekolah berjalan sama baik untuk sekolah berlabel sekolah standar nasional (SSN) maupun sekolah bekas RSBI. Dia mengatakan pada saat menerima siswa baru, sekolah bekas RSBI tidak boleh menggunakan saringan seperti yang berjalan selama ini. (jpnn)

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Mayoritas Pejabat PU Alumni Unsultra Kendari,KP Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) merupakan salah satu universitas swasta tertua di Sultra. Tentu sudah banyak alumninya mengabdikan diri di berbagai istansi diseluruh daerah ini. Bahkan bisa jadi pada instansi tertentu, dominan pejabatnya alumni Unsultra. “Salah satu keunggulan kita adalah usia universitas kurang sudah lebih 20 tahun. Usia ini jauh di atas universitas lain di Sultra saat ini, baik PTS maupun PTN. Salah satu implikasinya, hampir 70 persen pejabat lingkup Dinas PU Sultra maupun di kabupaten/kota adalah alumni Unsultra,” kata Rektor Unsultra, H. Eka Paksi. Dikatakan, realitas ini menunjukan bahwa alumni bisa memberi kontribusi positif bagi daerah. Tentu secara kualitas juga tidak diragukan lagi. Meski demikian, kata dia, upaya untuk meningkatkan kualitas terus digenjot, salah satunya menjalin kerjasama dengan berbagai universitas, lokal maupun nasional. “Sejauh ini sudah ada beberapa universitas maupun pemda kita jalin kerjasama. Seperti, kerjasama dengan Universitas Hasanuddin untuk pembukaan fakultas hukum, pascasarjana (S2) teknik. Prodi teknik pertambangan dengan Universitas Veteran RI, dan kerjasama dengan Universitas Hang Tua di Surabaya untuk teknik kelautan,” katanya. Ditambahkan, meski PTS di Sultra saat ini sudah menjamur. Namun, Unsultra masih bisa menjaga kepercayaan masyarakat. Terbukti dengan peningkatan jumlah mahasiswa baru yang mencapai lima hingga 10 persen setiap tahunnya. “Meski banyak pesaing, Alhamdulillah kita masih memiliki peminat tersendiri. Kondisi ini tentu tidak lepas dari produk yang telah kita hasilkan sebelumnya. Kepercayaan itulah kita sampai kapanpun tetap bisa bersaing,” tandasnya. (p6)

Kampus Asrama, Prioritaskan Kurang Mampu Kendari,KP Setelah sempat kosong beberapa lama, asrama mahasiswa STAIN Kendari bakal difungsikan lagi. Rencananya, mulai tahun ajaran 2013/2014 ini sudah akan ada mahasiswa yang tinggal. Program ini dicanangkan sebagai langkah membekali mahasiswa dengan pengetahuan ke-Islaman yang utuh serta memberi kemudahan bagi yang kurang mampu secara ekonomi. “Awal tahun ajaran baru ini, asrama mahasiswa akan kita buka. Saat ini baru sekitar 44 kamar yang siap. Tiap kamar akan diisi empat mahasiswa. Jadi sekitar 176 mahasiswa baru bisa tertampung,’’ kata Ketua STAIN Kendari, H. Nur Alim, kemarin (14/1).

Dalam implementasinya, mahasiswa baru yang tinggal di asrama akan diterapkan sistem sebagaimana layaknya pesantren mahasiswa. Pulang kuliah belajar agama, namun saat perkuliahan, seperti mahasiswa biasa. Tidak ada yang berubah, ini semua dilakukan sebagai upaya meningkatkan kafaah pengetahuan agama dan ilmu umum. Kata dia, semua mahasiswa akan mempunyai peluang sama untuk masuk. Bukan hanya dari kalangan kurang mampu. Terpenting lulus persyaratan dan seleksi. “Mereka akan diseleksi, diprioritaskan bagi mahasiswa yang punya kemauan kuat untuk belajar dan mengembangkan diri,” ungkapnya.

Sebagai tambahan, tahun ajaran baru ini STAIN Kendari semakin gencar meningkatkan pemahaman mahasiswa dibidang teknologi informasi. Keberadaan internet gratis menjadi faktor pendukung upaya itu. Kata Nur Alim, menghadapi kemajuan teknologi saat ini harus diimbangi dengan pengetahuan agar tidak ketinggalan. “Animo mahasiswa dengan fasilitas internet gratis sudah sangat tinggi. Terbukti hampir setiap hari, mahasiswa terus menggunakannya sebagai sarana mencari tugas atau keperluan lain. Kita harapkan motivasi ini terus ada agar pengetahuan menjadi luas,” kata Humas STAIN Kendari, Sakri, S.Si. (p6)

Rehab Gedung, Tak Hambat Kuliah Kendari,KP Proses renovasi gedung perkuliahan hampir terjadi pada seluruh fakultas di Unhalu, termasuk fakultas hukum. Meski demikian, pihak fakultas mengaku proses perkuliahan tetap berjalan seperti bisa. Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Unhalu M.Sabaruddin Sinapoy, mengatakan perbaikan gedung sudah berlangsung beberapa bulan lalu. Namun tidak ada hambatan proses belajar mengajar. Semua berjalan normal, walaupun dengan sedikit penyesuaian, utamanya tem-

pat dan waktu. “Proses perkuliahan berjalan normal. Spirit kita sebagai tenaga pengajar tetap fokus pada tujuan mencerdaskan mahasiswa. Bahkan saat ini, kita sedang ujian semester akhir. Ada juga yang sudah proses perekapan nilai, kami pastikan selama renovasi tidak ada yang dirugikan,’’ ujarnya. Berdasarkan pantauan koran ini, sekitar 70 hingga 80 persen gedung perkuliahan fakultas hukum direnovasi. Kondisi ini memang berpotensi mengganggu perkuliahan. Utamanya jadwal

yang telah disusun sejak awal bisa saja berubah. “Semua sudah kita antisipasi sejak awal, sehingga ketika renovasi terjadi kita tidak keteteran,” ungkapnya, sambil menyebut selama proses perampungan akan tetap berusaha menjalankan tugas. Ditemui terpisah, salah seorang mahasiswa hukum yang bernama Rudi mengaku proses perkuliahan memang tidak ada yang terhambat. Jadwal yang telah disusun memang ada yang bergeser, namun itu sudah dikomunikasikan bersama, baik waktu maupun tempatnya. (p6)

19 STIK Karya Kesehatan Lepas Mahasiswa KKP Kendari, KP Untuk kedua kalinya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Karya Kesehatan Kendari melepas mahasiswa S1 prodi gizi mengikuti program KKP. Kali ini, KKP dilaksanakan di Kecataman Moramo, yakni di Desa Wawondengi, Desa Tambosupa, Desa Ranooha, Desa Moramo, dan desa Lapomea. Sebelumnya, para mahasiswa terlebih dulu mengikuti pembekalan yang dilaksanakan sejak 8 s.d 12 Januari lalu. Ketua Prodi S1 Gizi STIK Karya Kesehatan, Fatmawati SKM.,M.Kes., mengatakan, KKP yang diikuti 33 hanya mahasiswa jurusan S1 gizi. “Kami tidak bersamaan memberangkatkan dari dua jurusan yang ada di sini. Pada (8/1) lalu kami sudah melepas mahasiswa S1 keperawatan,” ujarnya. Dikatakan, KKP ini wajib diikuti hingga (3/2), karena ini merupakan praktik lapangan yang menjadi mata kuliah tersendiri. Untuk itu, sebelum mengikutinya, mahasiswa diharuskan memenuhi beberapa persyaratan, seperti menyelesaikan semua mata kuliah semester 1 s.d semester VI yang diperkirakan menghabiskan 114 s.d 116 sks. Di Moramo, para mahasiswa akan didampingi lima dosen pembimbing dan beberapa dosen fasilitator. Mereka akan ditempatkan di beberapa pusat layanan masyarakat seperti puskesmas atau di balai desa. “Saya berharap, melalui program ini bisa memberi masukan kepada masyarakat utamanya yang masih membutuhkan informasi kesehatan dan penyuluhan. Selain itu memberikan pengalaman, ilmu, dan wawasan untuk para mahasiswa yang melakukan praktik lapangan,” tukasnya. (m2)

20

Xpresi

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Facebookers Nhylam Nirmala 100001222424051@facebook.com SMAN 1 Kendari “Setuju deh. Gak bangett sma cwok yg suka keGeRean .. Buat malu2iin aja. Sok2 mau d.tuduh dya sempurna hehehehe”

Zherly Amalia Ningzih zherly.luphsevenfold.7@yahoo.com SMAN 3 Kendari “Hmmm. .penyakit itu mah!!! kadang org kyak gitu mmang merasa plg benar, ,akhirx jg qt mrasa risih, resah n il_feel.. jauh2 jja org yg suka GR”

Vhonei Chimily KityyCiitepokolaloocchh vhonysweety@yahoo.co.id SMKN 3 Kendari. “Yyaa mendingg klu cwo ygg GR tuu cakepp masih bisaa d blangg waaoow gituu. Tapii klu cwo yg sdah GR’an truss ngakk sesuai dgann mukaa, yaa bikin malu* ajaa, klu d bawahh*...preeett..!!

Doi

GeEr ??? P

unya gabetan yang hobi keGeEran alias gede rasa?? Serba salah kan guys, mau marah, sayang banget. Dibiarin, bisa-bisa gondok! Hmm, mesti gimana dong guys? Apalagi kalo yang bersangkutan gak merasa, duch selangit dech sebelnya! Hssst, kalau biasanya sifat ini banyak nempel di perempuan, khususnya cewek, sekarang beda lo guys. Penyakit GeEr sudah mulai menjangkiti cowok juga. Loh kok bisa siy?? Gak banget kali ya kalau kita jalan atau ketemu sama cowok yang cepat kambuh penyakit GeEr-nya, ditambah lagi dengan narsis dan alay, aduh males getoh! Mungkin karena jaman sudah mulai terbalik. Lebih banyak kaum adam ketimbang kaum hawa, jadinya cowok pada mulai GeEr. Merasa mereka yang paling bisa menarik perhatian, paling cakep, cool, dan selalu diincar cewek, ih najis kali ya, xixixiii. Memang sih, kelihatannya cowok udah tambah sedikit (hmmm emangnya punah?) Kita lihat saja dech, dalam suatu kelompok, entah itu di kelas, di organisasi OSIS, PMR, atau bahkan di daftar genk kamu, cewek pasti lebih mendominasi. Nah, ini buktinya kalau cewek lebih banyak ketimbang cowoknya. Tapi tetap saja kurang etis kalau cowok sudah mulai GeEr, apalagi sampai jual mahal, hehe. Misalnya saja sewaktu JJS alias jalan-jalan sore segerombolan cewek lewat di depan para cowok. Bukannya cowok yang pada suit-suit, malahan doi pada bilang, “eh kayaknya cewek yang baju merah merhatiin gue deh,” Aduh gak banged kali ya? Mending ke laut aja lo. Dengan menampakkan sifat seperti itu, berarti mereka sudah sok kecakepan tuh. Hmmm kayaknya harus masuk dalam daftar di-blacklist nih.

Soalnya gini ya, ini ilmu buat semuanya dech. Cewek itu adalah mahluk yang sangat jaim. Istilah tempo dulunya sih jinak-jinak merpati getoh. Berarti cewek maunya yang didekati. Jangan bilangbilang ya, meskipun mereka malu tapi sebenarnya malu, hehee. Tapi kalau cowok yang suka GeEr, jangn harap dech kamu bakal dikagumi para cewek, yang kamu malah bikin enek semua cewek. Beda lagi kalau cowok cool dan misterius gitu. Ini justru yang bikin cewek penasarn dan diam-diam suka ngelirik kamu? Mau buktinya, buang dulu sifat GeEr kamu, hehee. Gak percaya gak bakal

menarik perhatian cewek? Fitrawati, mahasiswi Pendidikan Sejarah Unhalu. Ngakunya sebel banget kalo ada cowok yang bawaannya GeeR melulu. “Misalnya nich, gak sengaja bertemu muka. Eh doi langsung simpulkan kalo kita suka ma dia, trus pas waktu negur ada yang salah dengan tugasnya. Eh, bukannya terimakasih. Malah langsung bilang, keliahatannya kamu naksir ma aku. Hmmm, gak banget dech,” ujarnya. Tuch kan, saatnya ditinggal tuch pembawaan yang suka GeEr. Meending kamu cool, tapi berprestasi n punya sopan santun. Dijamin tuch cewek pada antre untukmu. (Wulan)

Trivita Putry Solo tri_cancers@yahoo.co.id SMAN 1 Sampara “Hahaha...Stuju’’...Pusing liat cowog, slah sdikit snyum d’blang suka, slah sdkit nyapa d’blang CCP...Adudududhhh...hhahahahahahaha Kalo sdh bgtu bisa’’ besar kpala.y tuh cowog...Buat cowog’’ jgn cpat ke GR-an donggg...Klo ke PDan gpp... Tpi jgn Over PD jugaa... Pkok.y Sedang - sedang sjaa”

Diah Ayu Suryani (Mahasiswi STIKES MW)

Bikin Ilfil Cuap cuap

Orang yang suka GeEr sih bukan hanya cowok, banyak juga cewek narsis yang gampang anget GeEr. Padahal alasan GeEr-nya gak masuk akal banget, bikin kesel aja dech. Nah, apalagi kalau yang GeEr ini cowok, ih menurut saya bikin ilfil saja dech. Kayaknya deman GeEr ini mulai menjangkiti semua orang sejak munculnya istilah narsis. Jadilah semua orang lebih banyak kepedean daripada rendah diri. Alasannya dengan bersifat GeEr dan narsis kamu bisa menunjukkan diri kamu lebih dan bisa eksis. Eksis sih boleh saja, tapi jangan keterlaluan ya? Makanya buat para cowok kalau mau banyak cewek tertarik lebih baik hilangkan dech GeEr kamu ini. Kalau saya sendiri sih paling gak suka. Tapi bisa jamin semua cewek juga gak suka dengan cowok yang gampang GeEr. Malahan yang ada kamu bakal diolok-olok dan dicibir gak habis-habis. (Wulan)

Quenntiwi Loventt Fortune tiwii.pertiwii.39@facebook.com SMKN 1 Unaaha “Cowokk kayak g2 sihh sbnar’a gak pappaah.. tp kalo m’nurutt saya, bkindt ilfeell”

Fajar Rullah fajar.rullah.37@yahoo.com STIK Avicenna Kendari “Klu nda mau ya udh.....nda ush dpbsr2kan ,pemali atu”

Arul’k Pabburamali rooelk.pabburamali@ yahoo.com “Yach...cpa lgii klu bukan diri sendiri yg memuji,,,hehehe jdi pantas dia kegeeran... asal jgn klewatan GRx bro.... klu klewataan maluluin”

Ledhy Mayang ledhy.mayang@yahoo.com “Zbaikx ngk usha dy ladenin cwok gtw.......”

Phiany Imucchh Sangaddt phiany.i.sangaddt@yahoo.com “Iya s7 bngetz ,, aq ngga ska bngetz sma cwo yng sok2 gi2,,ich ngga bnget dech pnx tman kya g2 lbh2 lw pnya pcr yng sok2 hmm k laut ajch,,ckckckck”

Lieznha Yuh-chinboifurendo lieznha22@yahoo.com Mahasiswi Handayani “Stuju sx,. Z plig nda suka dg cowo yg suka GR,. sok puxa sgalax!

Ulfa Burhanuddin (Guru SD 01 Kendari Barat)

Rendah Diri Saja GeEr, seperti apa pun alasannya pasti tidak akan menimbulkan persepsi yang positif. Bahkan karean sifat GeEr kamu akn semakin dijaui orang-oarng di sekitar kamu. Masih mending kalau GeEr-nya lucu. Tapi kalu jayus malah bikin orang merinding. Lebih baik kalian bersikap rendah diri saja. Karena dengan rendah diri dan tidak banyak bicara akan menghindarkan kamu dari berbgai masalah. Dengan bersikap rendah diri juga kamu pastiakan disukai orang-orang di sekitar kamu. Yakin saya, meskipun kamu rendah diri, potensi dan kelebihan kamu tidak akan hilang. Karena ilmu itu meskipun tidak dipamerkan akan nampak dengan sendirinya. (Wulan)

Share

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Manc United

Berbau Kontroversi

2

VS

1

Liverpool

MANCHESTER-Tanpa kartu merah, tak ada penalti, siulan rasisme dan semua ketakutan (atau mungkin yang diharapkan) itu memang tidak terjadi dalam duel Manchester United versus Liverpool di Old Trafford, Minggu (13/1) malam lalu. Bagi sebagian orang, laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tuan rumah tersebut berlangsung aman dan mulus. Wasit Howard Webb dinilai mampu memimpin duel klasik Inggris itu dengan sangat baik. Webb memang mengeluarkan lima kartu kuning atau satu kartu lebih banyak dibandingkan pertemuan sebelumnya di Anfield (23/9/2012). Tapi, tidak ada kartu merah seperti yang diterima Jonjo Shelvey di Anfield. Nemanja Vidic yang tercatat sebagai pemain paling kotor dalam sejarah pertemuan kedua tim di era Premier League alias tiga kali menerima kartu merah, tampil beda. Kapten United itu malah mencetak gol pada menit ke-54. Itu sekaligus menjadi gol pertama Vidic musim ini. Hingga berakhir pertandingan, nada protes memang tak muncul. Tapi rupanya ada suara tak sedap yang muncul belakangan. Gol Nemanja Vidic dianggap tidak sah. Memanfaatkan umpan bola mati Robin van Persie, Patrice Evra menanduk bola ke arah gawang Pepe Reina, dan memang tampak seperti gol pada umumnya. Namun pada tayangan ulang, terlihat bahwa bola membentur kepala dari Vidic terlebih dahulu. Dan perdebatan besar terjadi pasca laga, setelah posisi Vidic terlihat mendahului keberadaan bola, yang berarti ia sudah dalam posisi offside. Protes dilancarkan defender Liverpool yang tengah menyaksikan laga dari rumah, Jose Enrique. Melalui akun Twitter pribadinya, ia menuliskan bahwa gol Vidic adalah sebuah offside. Pada awalnya situasi tersebut memang tampak seperti Evra mencetak gol. Di pengamatan kedua, terlihat gol menjadi milik Vidic. Dan di kesempatan ketiga, tampaknya offside. “Ini adalah sebuah kemenangan yang sempurna dalam pertandingan yang berjalan dengan sempurna,” kata pelatih United Sir Alex Ferguson seperti dilansir MUTV Online, tanpa memikirkan suara kontroversi itu. “Pertandingan berjalan menarik dan wasit menjalankan tugasnya dengan baik,” imbuhnya. Baca MU di Hal. 22

Klasemen Sementara

Liga Inggris Club

Main

Menang Seri 18

1

3

55

7. West Brom 8. Liverpool 9 . Swansea 10. Stoke City 11. West Ham 12. Norwich 13. Fulham 14. Sunderland

10 8 7 6 7 6 6 6

3 7 9 11 5 8 7 7

9 7 6 5 9 8 9 9

33 31 30 29 26 26 25 25

2. 3. 4. 5. 6.

Man City Chelsea Tottenham Everton Arsenal

22 21 22 22 21 22 22 22 22 21 22 22 22

17. Aston Villa 22 18. Wigan 22 19. Reading 22 20 . QPR

22

14 12 12 9 9

5 5 4 5 3 2

6 5 4 10 7

6 6 7 4 7 8

Top Scorer Striker Manchester United, Robin van Persie melakukan selebrasi khasnya yakni mengangkat tangan usai menjebol gawang Liverpool dalam pertandingan dua tim di Old Traffold, Minggu (13/1) malam lalu.

Point

1. Man United 22

15. Southampton 21 16. Newcastle 22

AFP PHOTO/ANDREW YATES

Kalah

17 gol: Robin van Persie (Man United) 15 gol: Luis Suarez (Liverpool) 13 gol : Michu (Swansea), Demba Ba (Chelsea)

2 4 6 3 5

10 11 11 13 12 12

48 41 40 37 34

21 21 19 19 16 14

Mou ke MU, Guardiola ke City ? MANCHESTERMedia di Negeri Ratu Elizabeth sedang ramai membicarakan masa depan beberapa pelatih kelas wahid di Eropa. Pemicunya adalah bertemunya Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho serta Josep Guardiola pada seminar dua hari manajer Premier League yang digelar LMA, Minggu (13/1). LMA adalah sebuah asosiasi manajer liga yang berlaga di empat divisi kompetisi profesional di Britania Raya. Seminar strategis itu sendiri digelar secara rahasia di markas LMA, St. George Park, dekat Burton. Selain tiga nama tersebut, hadir juga coach timnas Inggris, Roy Hodgson dan banyak bos tim lainnya di acara yang bakal berakhir Selasa (15/1) besok. Seperti diketahui, Sir Alex sudah mengumbar rencana pensiunnya sebagai pelatih Manchester United. Kakek berusia 71 tahun asal Skotlandia itu juga Baca EROPA di Hal. 22

Jose Mourinho

Petenis Terseksi 2012 Prestasi Maria SharapoDi bagian putra, petenis va yang berhasil merangsek ke yang sedang cedera, Rafael peringkat dua WTA ternyata Nadal, memuncaki polling diikuti pula dengan prestasi dengan perolehan suara 43,6 lain di luar lapangan. Untuk persen diikuti oleh Roger pertama kalinya, petenis canFederer dengan tik asal Rusia ini menduduki perolehan posisi teratas daftar petenis suara 24,6 putri terseksi tahun 2012 berpersen. dasarkan polling di situs The (one) TennisReporters.net. Sebelumnya, predikat petenis putri paling seksi selalu didominasi oleh petenis asal Serbia, Ana Ivanovic, yang selama lima tahun berturut-turut terus berada di puncak. Dalam polling kali ini, Masha—panggilan Sharapova—mengungguli petenis Rusia yang baru bertunangan, Maria Kirilenko. Masha meraup suara 40,8 persen, sedangkan kompatriotnya 14,2 persen. Hanya mereka berdua yang mendapat perolehan suara sampai dua digit dari 12 petenis lain yang masuk dalam bursa Maria Sharapova polling.

22

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Konut Tanpa Target Di Turnamen Volly Ball Antar Club Kendari, KP Open turnamen volly ball antar club se-Indonesia Timur akan diselenggarakan mulai hari ini, 15-21 Januari 2013 di lapangan TVRI Kota Kendari. Atlet Kabupaten Konawe Utara telah siap mengikuti ivent tersebut, dengan

menurunkan pemain-peman terbaiknya. Namun, Konut dalam turnamen ini diakui tanpa target apapun. “Kami bentuk satu club dalam turnamen ini dengan menurunkan 9 orang pemain yang telah diseleksi yakni Aco, Wahyudi, Adi, Arjun, Arnas, Dedi, Taswin, Jeni dan Indra. Tapi, kami tanpa terget apapun, namun akan berusaha bermain maksimal saja,”

ungkap Aco, pelatih volly ball Konut yang juga akan ikut bertanding membantu atlet binaanya kemarin. Kejuaraan tersebut, diselenggarakan oleh komunitas volly ball (Kemvo) Kota Kendari yang memperingati ulang tahun yang kedua selama terbentuknya. Sembilan atlet Konut tersebut, sebagian merupakan pelajar yang telah mempunyai pengalaman tanding dalam

kejuaraan. “Dengan turnamen ini, juga akan lebih memperkuat mental dan menambah pengalaman atlet untuk persiapan Poprov di Konut 2016 nanti. Kami latihan sudah enam bulan dan tetap optimis dapat bersaing dengan daerah lainnya, karena rata-rata atlet yang kami diturunkan ini sudah biasa tampil dalam kejuaraan daerah maupun nasional,” katanya lagi. (p2)

Menteri Roy Ancam Bubarkan PSSI dan KPSI Jakarta, KP Roy Suryo langsung membuat pernyataan mengejutkan di hari pertama menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pemuda Olahraga (Menpora). Pria asal Yogyakarta itu menegaskan, pihaknya tidak mungkin menyatukan dua kubu dalam persepakbolaan Indonesia yang terus berkonflik. Karenanya, ia menyatakan, alternatif lain menyelesaikan permasalahan itu adalah pembubaran salah satu kubu yakni kubu PSSI Djohar Arifin, atau KPSI pimpinan La Nyalla Matalitti. Bahkan, dua-duanya

bisa dibubarkan. “Pembubaran termasuk salah satu pilihan,” kata Roy Suryo, ditemui wartawan di gedung parlemen di Jakarta, Senin (14/1). Roy menjelaskan alasan bisa dilakukan pembubaran karena pilihannya hanya dua, yaitu pilih salah satu atau tidak duaduanya. “Karena tidak mungkin disatukan,” tegasnya. Ia menambahkan, kalau bisa disatukan bagus. Namun sayangnya, kata Roy, sepertinya dua kubu yang berpolemik ini tidak mungkin disatukan. “Karena

jangan sampai dibubarkan oleh FIFA,” ujarnya. Dia mengungkapkan, kalau sampai dibubarkan, maka Indonesia akan bisa dikenai sanksi yang lama, bisa dari dua bulan sampai dua tahun. “Saya selalu mengatakan, belum tentu salah dikasih sanksi. Yunani, Irak, Brunei, diberikan sanksi dan disuspend, kemudian mereka bisa hidup dan sekarang clean. Tapi di kita belum tentu,” paparnya. Ia menambahkan, Federation International of Football Association (FIFA), memberi target

sebelum 16 Maret, masalah di PSSI harus sudah selesai. “Jadi, makanya target saya juga sebelum itu (16 Maret), sudah harus selesai,” katanya. Terkait masalah pilih satu atau tidak dua-duanya, Roy menjelsakan, nanti akan ada solusinya. “Saya berusaha tidak melanggar,” ungkap mantan Anggota Komisi I DPR itu. Bahkan, Roy menyatakan, pemerintah harus punya keberanian dan ketegasan dalam menyelesaikan permasalahan PSSI ini. “Itu saja sudah cukup,” ungkapnya. (boy)

Maret, Daud Naik Ring Lagi JAKARTA-Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan diperkirakan bakal naik ring kembali untuk mempertahankan gelarnya pada Maret mendatang. Meski demikian, petinju yang memiliki rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan

Mu .................... Graham Poll, mantan wasit terbaik Inggris, memuji kinerja Webb. “Howard mengontrol pertandingan dengan bagus. Saat ini, dia mungkin tengah menikmati energy drink atau minum teh bersama Tony Blair, ya memang itu nama

Eropa .................... beberapa kali menyebut nama Mourinho sebagai pelatih yang cocok menggantikannya di Old Trafford. Mourinho sendiri dikabarkan sudah tidak betah dengan cercaan fans Real Madrid dan diisukan kembali mengarsiteki klub Premier League. Sementara The Sun mengklaim Guardiola yang sudah ngebet melatih klub Premier League sudah 100 persen bakal menggantikan Roberto Mancini sebagai bos Manchester City musim panas ini. Jika itu terjadi, Guardiola akan menjadi pelatih dengan gaji termahal di Premier League, sekitar 10 juta pound per tahun, setelah dipotong pajak. “100 persen Guardiola pasti ke City musim panas

dua kali kalah itu, mengaku belum mendapatkan pengumuman resminya. Walaupun demikian Daud Yordan akan mempersiapkan diri lebih dini untuk menyongsong pertarungannya tersebut. Bahkan saat ini Daud telah

melakukan latihan rutin dan mengubah metode. “Sekarang ini latihan saya lebih banyak menggunakan beban baik di kaki, tangan, dan badan sehingga pergerakan saya sekarang ini lebih ringan dibandingkan sebelumnya,” ujar

Daud Yordan. Ayah dari Miquel Angela Yordan Jr tersebut juga tidak akan mengandalkan double cover saat diserang lawan. Kelincahan dan kecepatan gerak akan dijadikan bagian dalam teknik bertinjunya saat ini. (bam)

referee liaison man (petugas penjamu wasit) Manchester United,” kata Poll seperti dilansir Daily Mail. Di sisi lain, kemenangan United kemarin tak lepas dari peran mesin golnya, Robin van Persie (RVP). Tidak hanya membuka gol pada menit ke-19, RVP juga berperan atas gol kedua yang

diawali dari free kick darinya. RVP pun kini mencatat lima gol dalam lima pertemuan terakhir kontra Liverpool dan 10 gol dalam 10 laga terakhirnya. Tidak hanya itu, RVP kini telah mengemas 17 gol dari 22 penampilannya di Premier League musim ini, atau 21 gol dari 27 penampilannya di berbagai ajang

bersama United. “Robin memiliki kelas yang berbeda. Dia membuat perbedaan ketika yang lain tidak mampu melakukannya, seperti yang dilakukannya hari ini (tadi malam, Red),” kata Danny Welbeck, striker United yang dimainkan sebagai tandem RVP tadi malam, sebagaimana dikutip Sky Sports. (dns/bas)

ini,” ucap sumber The Sun. Jika itu benar, maka banyak tim yang akan kecewa. Asal tahu saja, pemilik Chelsea Roman Abramovich siap memberikan gaji termahal untuk Josep Guardiola. Sedangkan AC Milan, Manchester United, dan Bayern Munchen tidak pernah berhenti dihubung-hubungkan dengan mantan pelatih Barcelona tersebut. Tapi, deretan klub top Eropa itu harus siap-siap kecewa gagal mendapatkan tanda tangan Guardiola. Seperti banyak dilansir media Inggris dan Spanyol kemarin, pelatih 41 tahun itu bakal memilih Manchester City sebagai klub yang akan ditanganinya musim depan. Klaim itu datang dari orang terdekat Guardiola. “100 persen Guardiola akan pergi ke Man-

chester City di musim panas. Dan, ketika saya mengatakan 100 persen, saya tak mengindikasikan hanya 99 persen, tapi 100 persen,” kata orang yang tidak disebutkan namanya itu kepada The Sun. Bila Guardiola memilih City, berarti akan membuat Roberto Mancini terdepak dari jabatannya. Rumor itu memang pernah berembus sejak awal musim ini. Tapi, menguap ketika Mancini meneken perpanjangan kontrak hingga 2017. Mancini memang telah mempersembahkan tiga trofi sejak menangani City 37 bulan lalu, salah satunya trofi Premier League pertama bagi The Citizens-sebutan City. Meski begitu, rapor buruk Mancini bersama City di pen-

tas Eropa dua musim terakhir membuatnya berisiko disingkirkan sewaktu-waktu oleh pemilik klub, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan. Akhir pekan lalu, legenda Bulgaria Hristo Stoichkov juga memprediksi apabila Guardiola akan melatih City musim depan. Stoichkov yang pernah menjadi rekan satu tim Guardiola di Barca (sebutan Barcelona) awal 1990-an itu menyebut Txixi Begiristain adalah alasannya. Begiristain adalah mantan direktur olahraga Barca yang kini menjabat posisi yang sebagai direktur sepak bola City. “Guardiola dan Txiki adalah rekan kerja yang solid semasa di Barcelona dan mereka tentu ingin melakukan reuni,” kata Stoichkov kepada Esports Cope. (dns)

Malaga 1 Vs 3 Barcelona

SUSAH DILAWAN BARCELONA masih melanjutkan tradisi positif di La Liga. Hasil sempurna tak terkalahkan, masih berlanjut di tahun 2013. The Catalans berhasil membungkam Malaga di kandang mereka, Senin (14/1) dengan skor meyakinkan 1-3. Sang superstar Lionel Messi, menjadi pembuka sukses tim tamu di La Rosaleda pada menit ke 50. Hingga turun minum, Barca telah memimpin 0-1. Memasuki babak kedua, daya serang Barca tidak berkurang. Anak asuh Tito Vilanova ini akhirnya menambah gol, lewat Cesc Fabregas dan sepakan apik Thiago Alcantara pada menit ke 82. Skor 0-3 sepertinya akan menjadi akhir, sebelum Diego Buonanotte berhasil memperkecil ketinggalan tim tuan rumah pada menit ke 89. Hingga peluit akhir berbunyi, skor tidak berubah. Barca pun kini nyaman di puncak klasemen dengan skor 55 poin dari 19 pertandingan. Unggul 11 poin dari posisi kedua, Atletico Madrid dan 18 poin atas rival juara bertahan, Real Madrid. Pelatih Tito Vilanova menganggap apa yang sudah dicapai oleh Barcelona di paruh pertama La Liga musim ini sebagai sesuatu yang luar biasa. Dia pun mengingatkan Los Cules bahwa masih ada paruh kedua musim. Barca mengumpulkan 55 poin dari 19 partai, sebuah rekor anyar untuk jumlah poin terbanyak di paruh pertama musim La Liga. Rekor sebelumnya juga tercatat atas nama Barca, dengan 52 poin, saat mereka jadi juara di bawah asuhan Pep Guardiola, dua tahun silam. Kalau bisa mempertahankan performanya, bukan tak mungkin Barca akan mampu memecahkan rekor 100 poin dalam semusim yang dipegang Madrid. Blaugrana juga punya produktivitas yang mengagumkan. Mereka sudah membukukan 64 gol dalam 19

AFP PHOTO/ PIERRE-PHILIPPE MARCOU

Ekspresi kegembiraan midfielder Barcelona, Cesc Fabregas usai mencetak gol ke gawang Malaga, dalam lanjutan Liga Spanyol, Senin (14/1) dinihari, kemarin. laga. Artinya, mereka rata-rata bikin 3,36 gol per laga. “Itu luar biasa,” seru Vilanova seperti dikutip Reuters. “Akan sulit untuk mengulangi paruh kedua seperti paruh pertama. Itu tidak akan normal,” tambahnya. Sebagai pemuncak klasemen sementara, Barca saat ini unggul 11 poin atas Atletico Madrid yang ada di posisi kedua dan 18 poin atas Madrid yang menghuni urutan ketiga. “Kami unggul 11 poin atas Atletico, tapi kami masih harus bermain di kandang mereka. Kami masih harus bermain di kandang Real Madrid,” tutur Vilanova. (afz/jpnn)

23

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Pria Bermata Cokelat Lebih Bisa Dipercaya S

ebuah studi terbaru tentang warna mata dilakukan sekelompok peneliti di Charles University, Praha. Seperti dilansir laman Shine, para peneliti mengumpulkan 80 foto wanita dan pria yang memiliki warna mata biru serta cokelat. Setelah itu, mereka meminta 238 mahasiswa menilai apakah pria dan wanita di foto tersebut dapat dipercaya, menarik, atau dominan. Para mahasiswa ini diminta menilai dengan skala 1-10. Hasilnya, pria dengan mata cokelat dianggap lebih bisa dipercaya dibandingkan pria dengan mata berwarna biru. Hasil penilaian terhadap wanita juga memperlihatkan tren yang sama, tapi tak sebanyak pada pria. Tak puas sampai situ, para peneliti pun melakukan penelitian kedua untuk memastikan apakah warna mata benar-benar terkait dengan  tingkat kepercayaan.

Mereka akhirnya menggunakan foto dengan wajah yang sama tetapi mengganti warna mata dengan menggunakan aplikasi edit foto. Kali ini, pria dan wanita dengan mata biru diubah menjadi warna cokelat. Begitu pula sebaliknya. Kemudian sebanyak 106 mahasiswa diminta untuk menilai foto tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan. Wajah yang sebelumnya dianggap dapat dipercaya pada penelitian pertama juga mendapat hasil yang sama di studi kedua ini, meski warna mata mereka diubah menjadi biru. Para peneliti pun menduga bahwa sesungguhnya bukan warna mata yang menandakan kepercayaan, melainkan bentuk wajah. Ketika menganalisa wajah, mereka menemukan bahwa pria dengan warna mata cokelat memiliki hidung dan mulut yang lebih besar, dagu lebih lebar, dan alis yang lebih menonjol. Wajah dengan tipe ini

biasa disebut dengan wajah bayi (baby faces) yang cenderung menimbulkan perasaan percaya. “Warna mata adalah sesuatu yang superficial dan tak ada yang menyangka bahwa ada keterkaitan erat dengan stuktur tulang,� ujar ketua peneliti, Karel Kleisner. “Kami sedikit terkejut.� Meski demikian tak perlu khawatir jika pasangan Anda memiliki mata biru. Sebab, keterkaitan antara warna mata dan kepribadian juga tergantung dengan budaya masing-masing. Misalnya, seseorang dengan mata biru di negara tertentu kerap dijuluki evil eye. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian lebih jauh dan menggunakan beragam budaya. Saran bagi wanita, untuk sementara ini, nilailah seorang pria dari tindakannya, bukan warna matanya.(eh)

Perhatikan Cara Duduk Saat Hamil MENJAGA kehamilan tidak saja mencakup asupan yang dikonsumsi seharihari. Lebih dari itu, Anda pun perlu memerhatikan cara duduk dan kebiasaan fisik lainnya agar kehamilan sehat hingga persalinan tiba. Masa kehamilan tentu saja menjadi momen paling membahagiakan dalam hidup wanita. Namun itu bukan berarti menghentikan segala aktivitas yang ada. Bagi Anda yang bekerja, tentunya ada beberapa hal yang harus dilakukan meski dalam kondisi hamil. Berikut ulasannya seperti dilansir Boldsky.

Hindari Anak Tangga Ibu hamil yang bekerja sebaiknya menghindari anak tangga. Sebab, ini bisa menimbulkan tekanan pada plasenta. Namun apabila kebetulan Anda sedang naik tangga, maka hindarilah untuk membawa barang yang berat. Tahan pegangan dan naiklah secara perlahan. Pastikan juga sepatu yang dikenakan flat. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan seperti terpeleset. Cara Duduk Saat di kantor, perhatikan cara Anda duduk. Duduklah dengan tegak di kursi.

Anda juga bisa meletakkan bantal untuk sandaran. Jika merasa tidak nyaman dan mual, ambil nafas secara mendalam dan makanlah sesuatu. Istirahat Perhatikan waktu istirahat. Meski Anda kuat menjalaninya, namun pastikan Anda mengingat waktu istirahat. Istirahat juga bisa bermanfaat untuk mengontrol perasaan yang bisa membuat Anda tidak puas dengan urusan pekerjaan. Berjalanlah sebentar untuk menghirup udara segar. (ind)

Kebiasaan Buruk Yang Bikin Rentan Kena Flu Jakarta-Virus flu mudah sekali menular dari orang ke orang, karena media penularannya sangat mudah seperti kontak dengan orang yang terinfeksi. Beberapa kebiasaan buruk yang Anda lakukan sehari-hari juga dapat membuat Anda lebih rentan tertular virus flu. Flu ditandai dengan pilek, batuk, rasa tidak nyaman di tenggorokan dan demam yang dapat mengganggu aktivitas seseorang. Virus flu sangat mudah menular dan menyerang seseorang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Berikut 8 kebiasaan buruk yang sering Anda lakukan dan menjadi faktor tertularnya virus flu, seperti dilansir everydayhealth, Senin (14/1/2013) antara lain: 1. Terlalu Khawatir Terserang Flu Panik yang berlebihan tentang sakit dapat membuat Anda sakit. Penelitian menunjukkan, bagaimanapun, bahwa kecemasan dapat memanifestasikan dirinya dalam berbagai macam penyakit, termasuk refluks asam, insomnia, ruam kulit, dan depresi. Sehingga tidak mengherankan bahwa stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terhadap virus flu. Tetapi Anda tetap harus mengkhawatirkan hal ini dengan selalu berjaga-jaga. 2. Memeluk, Mencium, dan Berjabat Tangan Kontak dekat dengan individu yang terinfeksi adalah salah satu cara penularan virus. Hal ini bukan berarti mengharuskan Anda untuk antisosial sepanjang musim flu, tetapi cobalah untuk tidak menyentuh mulut atau mata Anda setelah kontak dan sebelum cuci tangan. 3. Merokok Merokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit karena asap rokok dapat menjadi polutan yang terjebak pada rambut-rambut kecil dalam saluran hidung dan paru-paru. Hal ini dapat membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap serangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh merokok, juga dapat berkembang menjadi komplikasi yang serius ketika Anda terserang flu. 4. Berolahraga Terlalu Keras Olahraga di gym yang terlalu keras bukannya dapat menjaga tubuh agar tetap sehat, tetapi malah melemahkan sistem kekebalan tubuh. Olahraga yang terlalu keras dapat menambah stres fisik, mengganggu tidur, dan dehidrasi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh. 5. Minum Minuman Beralkohol Sebuah studi di BMC Immunology menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dalam waktu singkat memiliki sistem kekebalan yang lemah dan lebih sulit melawan infeksi akibat virus flu selama minimal 24 jam. Efek samping lain dari minum alkohol adalah mudah dehidrasi, yang mengganggu hidung dan tenggorokan, yang menurunkan kemampuan untuk menjebak kuman dan mengeuarkannya dalam bentuk lendir. 6. Andalkan Gel Pembersih Tangan Pertama, pembersih tangan yang baik harus mengandung etanol, atau isopropanol. Kedua, membersihkan tangan dengan gel pembersih tidak menggantikan mencuci tangan yang konvensional. Cuci tangan menggunakan sabun dan air merupakan cara terbaik untuk membasuh virus dan kuman penyebab flu dari tangan. 7. Tergesa-gesa Cuci Tangan Terlalu banyak orang tidak mencuci tangan dengan benar dan biasanya hanya mencuci tangan selama kurang dari 15 detik, padahal para ahli merekomendasikan untuk mencuci tangan selama 20 detik atau lebih. 8. Jarang mencuci atau Mengganti Masker Wajah Masker wajah memang dapat membantu mencegah penyebaran flu, tetapi Anda harus mampu menanganinya dengan baik agar virus tidak menumpuk dalam masker. Cucilah masker lebih sering dan jangan menyentuh bagian depan masker, karena paling terkontaminasi.(vit)

24

Kendari Pos | Selasa, 15 Januari 2013

Sejak Kecil

Terobsesi Jadi Guru H

Rahmawati Nusi S.Pd, MA Lahir : Kendari 8 Agustus 1984 Kerja : Guru di SMUN 1 Rumbia, Bombana

Guru Juga Butuh Penampilan Menarik Guru memang profesi yang cukup menantang. Banyak hal yang mesti dimiliki oleh seseorang agar dapat menjalani pekerjaan itu dengan penuh rasa tanggung jawab. Selain kemampuan intelektual, penampilan juga sangat berperan. Bagi Rahmawati selain kualitas pikiran, penampilan juga penting untuk menunjang karir. Lebih-lebih bagi seorang guru yang setiap hari berhadapan dengan siswa. Penampilan yang fresh bisa menjadi penunjang untuk menarik semangat siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar. Sekarang ini kata Wati sudah bukan jamannya lagi guru bau minyak kayu putih. Lalu apa tantangan paling dirasakan Wati selama menjadi seorang guru? Kata Wati tantangannya sangat banyak tapi yang paling besar adalah bagaimana memperbaiki kualitas anak didik, sebab menu-

rutnya kualitas anak didik itu tidak akan bisa meningkat jika tidak ditunjang dengan kualitas pendidiknya. Jadi sebelum siswa, guru juga harus mengembangkan kemampuan diri. Selain terus mengasah kemampuan mengajarnya, melalui buku dan berbagai literatur, dia juga selalu menyempatkan diri untuk menjaga penampilannya. Tak melulu harus ke salon kata Wati, cukup dengan istrahat yang cukup, menjaga pola makan dan memperbanyak senyum akan semakin membuat percaya diri. Usia kata Wati bukan aral yang membuat kita berhenti untuk belajar, sebab menuntut ilmu itu tiada batasnya. (Piyan/Sulis)

idup itu penuh dengan pilihan. Termasuk dalam berkarir, seseorang harus pandai menentukan pilihan agar apa yang dicita-citakan dapat terwujud. Rahmawati Nusi S.Pd, MA adalah salah seorang perempuan yang memiliki semangat besar untuk mengejar citacita sejak memilih dan memutuskan untuk menjadi seorang pendidik. Dara kelahiran Kendari 8 Agustus 1984 itu sejak kecil memang terobsesi menjadi seorang guru. Apalagi, beberapa kerabatnya juga menekuni profesi yang sama. Semangatnya semakin berkobar setelah memperoleh dukungan penuh dari keluarga. Ditambah lagi dengan prestasinya yang cemerlang, setelah menyelesaikan studi di SMAN 2 Kendari pada tahun 2002, dia memilih jalur pendidikan di FKIP Unhalu, untuk melanjutkan studinya. Mengeyam pendidikan selama empat tahun di bangku kuliah, Wati sapaan akrab perempuan berkulit kuning langsat itu mendapatkan banyak pelajaran penting. Apalagi ketika mengikuti mata kuliah PPL. Dituntut untuk bisa berdiri di depan kelas dan mengajarkan materi pembelajaran kepada siswa membuatnya merasakan tantangan yang berarti dan dia mengaku betul-betul merasakan bahwa menjadi guru itu sangat menyenangkan. Meski demikian, setelah tamat kuliah dia tidak langsung mengabadikan dirinya di sebuah lembaga pendidikan. Wati memilih untuk bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi selama satu tahun. Sadar bahwa ilmu sebagai seorang pendidik harus diaplikasikan, wanita berzodiak Leo itu kemudian mencoba mengajukan lamaran CPNS sebagai guru SMA. Berhasil, meski lolos di wilayah kabupaten saat ini ia sudah tercatat menjadi guru di SMAN 1 Rumbia Kabupaten Bombana bidang studi Bahasa Inggris. Banyak hal menarik yang diperoleh dari perempuan berusia 28 tahun ini selama menggeluti profesinya sebagai guru. Apalagi sta-

tusnya yang masih single, banyak siswa yang rata-rata memasuki usia dewasa mencoba untuk menarik perhatiannya. Namun, Wati tentunya tak pernah menggubris itu. Dia paham, seorang guru itu bukan hanya dituntut bisa mengajar materi pembelajaran di depan kelas, tapi juga mesti mampu memberikan pendidikan moral yang baik kepada para anak didik. Hubungan antara siswa dan guru pun terbina, meski terbilang masih muda, tak ada siswa yang bertingkah berlebihan kepadanya. Demikian pula dengan rekanrekan sesama guru, dia selalu berusaha menjaga hubungan baik agar selalu harmonis dengan guru yang lain. Pendidikan S1 ternyata belum sepenuhnya membuat Rahmawati yakin bisa memberikan ilmu pembelajaran yang berkualitas kepada siswa. Setelah lulus menjadi guru, dia memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Jurusan Linguistik Universitas Gadjah Mada (UGM). “Kenapa saya tidak mengambil Jurusan Pendidikan dan lebih tertarik mengambil linguistik itu karena saya ingin memenuhi rasa penasaran saya tentang linguistik, sebab waktu S1 dulu ilmu linguistik itu dipelajari hanya kulit-kulitnya saja,� ungkap Wati menjelaskan alasannya memilih S2 di jurusan Linguistik. Mengusai ilmu linguistik semakin membuatnya mampu mengajar lebih baik di kelas. Hampir tidak pernah ada keluhan menjalani profesinya, meskipun mengajar di wilayah kabupaten. Dimanapun dan kapanpun kata Wati, menjadi guru itu selalu menyenangkan. (Piyan/Sulis)


Kendari Pos Edisi 15 Januari 2013