Page 1

2013

IPMA

Harga Eceran Rp. 4.500,-

Pengaduan dan Langganan 0401-3126515/082193377789

Kendari Pos |Selasa, 11 Juni 2013

Gubernur Harus Bersikap

Mendagri Minta Evaluasi Kinerja Amir Sahaka

Bupati KolaKa

Meski begitu gubernur harus mengevaluasi yang bersangkutan. Kalau memang ada kekeliruan, tentu harus diberikan sanksi”

Melanggar Jakarta, Kp Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi geleng-geleng kepala. Ketika dicegat koran ini soal mutasi besarbesaran dan nonjob pejabat di Kabupaten Kolaka, mantan gubernur Sumatera Barat itu antusias memberi jawaban. “Saya sudah perintahkan Sekjen Kemendagri untuk melakukan evaluasi atas kinerja Plt Bupati Kolaka, Amir Sahaka. Mutasi dan nonjob itu tidak benar. Tidak sesuai mekanisme,”tukas Gamawan di gedung DPR RI kemarin. Ia juga mengangap apa yang dilakukan

Sang Pilar yang Teman Semua Orang “Beliau itu amalnya banyak,” gumam lirih Menko Perekonomian Hatta Radjasa saat jenazah Dr H Taufik Kiemas, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), diturunkan ke liang lahad di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata kemarin. Suasana hening saat itu membuat suara selirih itu pun bisa terdengar jelas. Apalagi saya memang berada di dekat tokoh yang sekampung dengan almarhum itu. “Kita pun kelak akan pulang ke rumah masa de

SELEBRITI Dinda Kanya Dewi

Bangga Jadi Cewek Jahat BERpERAN antagonis dalam sinetron rupanya sudah menjadi spesialisasi Dinda Kanya Dewi. Setelah sukses menjadi sosok Mischa yang kejam di Cinta Fitri, kini dia kebagian peran antagonis lagi di sinetron terbarunya. ”Sepertinya masih belum ingin ganti peran. Masih Baca ARTIS di Hal. 2

MESKI terkesan lambat, namun DPRD Sultra juga bereaksi keras mutasi besar-besaran dan nonjob pejabat yang dilakukan Plt Bupati Kolaka, Amir Sahaka. Wakil Ketua Komisi I DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo dengan lantang meminta gubernur Sultra secepatnya bersikap. “Sesuai mekanisme mestinya proses mutasi harus dikomunikasikan dengan gubernur selaku atasannya. Tentu dengan memperhatikan asas keadilan, serta keahlian di bidang masing-masing,” kata Yaudu,

Amir Sahaka itu tanpa persetujuan dari inspektorat yang memegang peranan penting, menyangkut pelanggaran apa saja yang dilakukan oleh pejabat yang dimutasi maupun dinonjob. Terjadinya mutasi besar-besaran yang dilakukan Amir Sahaka, memang membuat sejumlah “korban” ramai-ramai mengadu ke Kemendagri dan Kementerian PANRB bahkan ke DPR RI. Mereka menilai perombakan tersebut tidak mendapat ijin dari Mendagri dan menabrak sejumlah

Oleh : Dahlan Iskan

Baca dahlan di Hal. 2

Yaudu Salam Ajo Anggota DPRD Sultra

Baca KOLAKA di Hal. 12

Baca MUTASI di Hal. 12

polisi Janji publis Hasil Otopsi Amiluddin Kunsi Kendari, Kp Serangan jantung atau Amiluddin Kunsi tewas akibat benturan benda tumpul, akan terjawab hari ini. Jika tak ada aral, polisi berjanji akan mempublis hasil otopsi yang dilakukan di Laboratorium Forenshik (Labfor) Makassar. “Hasil otopsinya sudah ada, tiba di Kendari sejak (9/5). Tapi belum bisa dipublis sekarang karena belum ditandatangani dokter yang berwenang. Jadi, nanti besok pagi (hari ini red) baru bisa disampaikan hasilnya,” ungkap Kompol Arief Gunawan, Kasubbid Dokpol RS Bhayangkara, kemarin (10/5). Seperti diketahui, sejumlah organ milik wakil ketua DPD PAN Muna itu dibawa ke Labfor. Amiluddin diduga

tewas akibat benturan keras benda tumpul di bagian kepala. Namun sebagian kalangan menilai bahwa korban meninggal akibat serangan jantung. Jauh sebelumnya, La Ode Abdul Syukur, kakak almarhum meminta dengan tegas agar hasil otopsi itu tidak dikaburkan, disembunyikan atau direkayasa. Pihak keluarga meminta pada kepolisian harus membuka tabir dan menuntaskan masalah ini dengan transparan. “Sejumlah organ tubuh korban seperti jantung, gumpalan darah dan otak memang kirim ke Labfor. Dari situ akan diketahui penyebab (Alm) Amiluddin Kunsi

meninggalnya,”tukas Arief. Sementara itu, dari Polres Muna menyebutkan, hasil tes urine dan darah Muh Ihlas dan tiga saksi dari PAN Muna, negatif alias bebas dari zat adikatif. “Dari pemeriksaan urine dan darah Ihlas dan tiga orang saksi dari PAN, semua negatif. Tidak ada indikasi menggunakan narkoba,”ungkap Kasatreskrim Polres Muna, Iptu Hermanto Bowo L. Polisi mengambil sampel urine dan darah Muh Ihlas dan tiga orang saksi, sesaat setelah dilakukan pemeriksaan di Polres Muna. Tes narkoba dilakukan karena ada laporan bahwa tersangka dan tiga saksi terindikasi menggunakan narkoba. (m1/awn)

Mujirun, Engraver yang Menggambar 13 Seri Mata Uang Kertas Indonesia

Bangga Kalahkan Seniman Australia Menggambar Pak Harto Mesem Anda mungkin masih ingat gambar Presiden Soeharto dengan senyum khasnya di gambar uang kertas pecahan Rp 50 ribu yang kemudian dikenal dengan istilah uang “Pak Harto Mesem”. Gambar itu merupakan satu di antara 13 gambar yang menghiasi uang kertas karya Mujirun. Siapa Mujirun?

nal sebagai kreator sejumlah lukisan dengan teknik engraving yang kemudian dicetak di uang kertas kita. Menggambar di uang kertas memang tidak bisa menggunakan teknik biasa. Itu terkait dengan keamanan dan performance uang kertas Indonesia agar tidak mudah dijiplak dan dipalsu. Hampir di seluruh dunia, pembuatan gambar di mata uang kertas dilakukan dengan teknik engraving. Yakni, teknik menggambar dengan cara mencukil di media logam dengan proses yang sangat detail. Tidak banyak orang yang bisa mengaplikasikan teknik engraving di Indonesia. Mujirun merupakan pensiunan pegawai Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Selama bekerja 30 tahun di Peruri, sudah 13 gambar karya Mujirun yang digunakan dalam mata uang

GUNAWAN SUTANTO, Jakarta BEGITU masuk rumah dua lantai di kompleks Peruri Ciledug, Tangerang, kesan bahwa pemiliknya seorang seniman jelas terlihat. Sejumlah lukisan realis dengan berbagai teknik dipajang di dinding rumah. Begitu pula sejumlah hiasan lain yang menambah artistik rumah tersebut. Itulah tempat tinggal Mujirun, seorang pengukir gambar yang lazim disebut engraver. Selama ini dia dike-

F-Mujirun for jawa pos

Mujirun dengan karya lukisan realisnya yang menggambarkan Presiden Soekarno bersama istri.

Baca SENIMAN di Hal. 11


Kendari Pos |Selasa, 11 Juni 2013

Artis ...............

Dahlan ..............

akan terus berperan antagonis,” tuturnya saat ditemui usai tapping di Festival Palang Pintu VIII dan Gelar Budaya Betawi 2013, Kemang, Jakarta kemarin. Berperan antagonis, menurut artis yang memulai karirnya melalui Gadis Sampul 2002 itu, punya tantangan besar. Tidak semua orang bisa. Tapi, garagara sering jadi tokoh jahat, dia sering dipanggil ”cewek jahat” oleh orang-orang jika bertemu di luar lokasi syuting. Bukannya marah, Dinda justru bangga. ”Itu tandanya akting aku berhasil,” ujarnya, lantas tertawa. Saat ini, gadis kelahiran 5 Februari 1987 itu masih sibuk menjadi host salah satu acara di sebuah stasiun televisi nasional dan syuting sinetron terbaru. Dalam sinetron yang katanya belum ada judulnya tersebut, Dinda beradu peran dengan Marcel Chandrawinata, Chelsea Olivia, dan Nana Mirdad. Sinetron bergenre drama itu mengisahkan persahabatan, cinta, dan pengkhianatan. Cewek yang juga menjadi bintang klip video itu mengaku masih ingin fokus dengan sinetron. Dia belum tertarik untuk menerima tawaran main film ataupun dunia tarik suara. Baginya, meski stripping, cara kerja sinetron lebih ringan daripada film. ”Aku kan masih nge-host juga, jadi pengin fokus saja. Film mungkin nanti saja kalau yang lain sudah beres,” ujar perempuan yang pernah bermain dalam film Kawin Kontrak tersebut. (yas/c6/any)

pan itu,” komentar lirih Ir Abu Rizal Bakrie, ketua umum Golkar, setelah mendengar suara lirih Hatta itu. ARB (d/h Ical) kelihatan paling siap menghadapi cuaca panas kemarin itu. Dia mengenakan baju koko putih tipis dan tangannya selalu memegang benda modern kecil berwarna biru muda. Itulah kipas angin mini. Sebelum jenazah tiba, beberapa menteri terlihat mencoba alat itu dengan komentar yang sama: enak juga ada AC di udara seperti ini. “Akhirnya, kita memang hanya akan menempati rumah 1 x 2 meter,” sambung Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga salah seorang ketua Partai Amanat Nasional. Begitulah. Tuhan pasti memberikan apa yang tidak pernah diminta manusia: kematian. “Beliau itu teman semua orang,” ujar tokoh PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang berada di sebelah saya. Mas Pram “begitu panggilannya” masih mengenakan celana jeans karena memang baru tiba dari Singapura mengawal jenazah almarhum kembali ke Tanah Air. Tentu, semua orang sepakat dengan kesimpulan Pramono Anung itu: teman semua orang. Ucapan-ucapan beliau selalu menyenangkan. Beberapa kali saya dipanggil menghadap beliau dan beberapa kali ditelepon beliau, tidak sekali pun membuat saya susah. Kata-katanya selalu memberikan semangat, memberikan dukungan, dan membesarkan hati. Bahkan, kata-kata beliau yang paling pedas pun (“SBY itu kekanak-kanakan”) justru dinilai merupakan kata-kata yang sangat menyenangkan Pak SBY pada akhirnya. Kata-kata itulah, yang membuat Pak SBY mendapat simpati luas saat itu dan akhirnya dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Pak SBY terpilih sebagai presiden pertama hasil pemilihan langsung oleh rakyat. Pak SBY sangat kelihatan menghormati

Aneka Pak TK “sapaan akrab almarhum. Dalam setiap acara pemerintah, Pak SBY selalu menghampiri Pak TK sebelum menempati kursi kepresidenan. Selalu pula ada kata-kata yang diucapkan pada saat-saat seperti itu. Maka, tak ayal bila Pak SBY sendiri yang memimpin rapat persiapan negara untuk pemakaman almarhum. Pak SBY sendiri yang menjemput jenazah di Bandara Halim Perdanakusuma. Pak SBY sendiri juga yang menjadi inspektur upacara di TMP. Hubungan Pak TK dengan Pak SBY seperti itu sebenarnya sudah semestinya. Tapi, hubungan khusus tersebut menjadi menonjol karena dinginnya hubungan antara Pak SBY dan Ibu Mega. Pak TK seperti bisa memerankan diri agar suasana dingin itu tidak sampai menjadi beku. Tak ayal bila peristiwa pemakaman Pak TK ini penuh dengan harap-harap cemas. Berharap agar tercipta suasana yang lebih cair. Cemas lantaran benarkah semudah itu mencairkannya. Tentu, semua orang lega ketika Pak SBY menyambut kedatangan jenazah. Ini berarti sudah ada pembicaraan yang mendalam antara negara dan Ibu Mega. Namun, orang tetap penuh perhatian apa yang akan terjadi di taman makam pahlawan. Orang pun menahan napas ketika pihak keluarga diagendakan tabur bunga pertama ke liang lahad, bukan Ibu Mega yang melakukannya melainkan putranya, Rizki Pratama. Tahan napas kian dalam ketika wakil keluarga berikutnya yang memasukkan tanah ke liang lahad masih bukan Ibu Mega, melainkan putrinya, Puan Maharani. Saya sudah sering mendengar nama Rizki Pratama, tapi baru sekali ini melihatnya. Rasanya benar kata orang, inilah keturunan Bung Karno yang paling mirip Bung Karno. Saya memperhatikannya dari segala sudut: benar-benar persis Bung Karno. Telinganya sekalipun. Rizki yang kini berumur 42 tahun memang tidak banyak beredar karena hanya

2 menekuni bisnis. Konon, Pak TK keberatan kalau Rizki terjun ke politik. Tapi, akhirnya semua lega ketika ternyata Ibu Mega tampil di agenda puncak: meletakkan karangan bunga di atas pusara. Apalagi acara itu dilakukan setelah inspektur upacara, Pak SBY, meletakkan karangan bunga untuk yang pertama. Lebih lega lagi ketika di akhir acara Pak SBY berjalan dari tempatnya menjadi inspektur upacara menuju tenda tempat seluruh keluarga almarhum berada. Terlihat Ibu Mega berdiri menyambut dari tempatnya duduk dan menerima jabat tangan Pak SBY. Memang tidak sempat ada baku-kata, tapi jabat tangan berikutnya antara Ibu Any Yudhoyono dan Ibu Mega juga terjadi dengan tingkat kewajaran yang tanpa pengecualian. Saya yang hanya berjarak dua meter dari baku-jabat ini mengembuskan napas yang sangat panjang. Di saat hidupnya Pak TK memang bisa menjadi seperti penyejuk suasana setiap kali hubungan pemerintah dengan PDI Perjuangan terasa renggang. “PDI Perjuangan itu bukan partai oposisi,” ujar Pak TK di beberapa kesempatan. “PDI Perjuangan itu partai penyeimbang,” tambahnya. Bisa saja, ada orang yang menilai ucapan itu sebagai permainan kata-kata. Tapi, tidak bagi Pak TK. Perbedaan antara “oposisi” dan “penyeimbang” itu, bagi beliau, sangat prinsip. “Dalam konstitusi kita tidak mengenal istilah oposisi,” ujarnya. “Jadi, siapa yang menamakan dirinya partai oposisi dia melanggar konstitusi.” Seringnya kata-kata oposisi dipakai di negeri ini menandakan mulai bengkoknya sistem bernegara kita. Beliau ingin terus meluruskan apa yang beliau anggap mulai bengkok. Karena itu, beliau sangat ngotot menyosialisasikan “Empat Pilar” yang tidak boleh hilang dari negara kita: Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Bahkan, beliau sampai memerintahkan membuka kamus bahasa

Indonesia agar tidak ada yang menyalahartikan pengertian “Empat Pilar”. Terutama ketika ada tokoh nasional yang mempersoalkannya dengan kata-kata “Pancasila mestinya tidak sekadar dijadikan pilar”. Nah, setelah kamus dibuka, Pak TK lega. Tidak ada yang salah dengan istilah “Empat Pilar”. Menurut kamus itu, “pilar” berarti fondasi. Bukan seperti yang dibayangkan sejumlah orang bahwa pilar itu seperti tiang rumah. Tentu, ada alasan kuat mengapa Pak TK getol dengan sosialisasi “Empat Pilar” itu. Tidak mungkin beliau segetol itu kalau tidak melihat gejala yang membahayakan empat fondasi kenegaraan kita itu. Terutama menggejalanya politik aliran yang berkembang ke memudarnya toleransi. Bukan saja antaraliran, bahkan di dalam aliran itu sendiri. Tentu, banyak pertanyaan ini: mengapa jenazah almarhum tidak disemayamkan dulu di kediaman. Mengapa pula tidak disinggahkan di gedung MPR. Mengapa tiba dari Singapura di Halim Perdanakusuma disemayamkan di situ satu jam untuk langsung dimakamkan di TMP Kalibata. Macammacam spekulasi yang dibicarakan secara bisik-bisik di masyarakat. Tentu, saya sendiri juga penasaran. Karena itu, langsung saja saya tanyakan ke pihak keluarga. Kebetulan, saya memang berada di arah belakang Ibu Mega dan Mbak Puan. “Ibu Mega menghendaki agar pemakaman ini sudah harus selesai sebelum waktu duhur,” ujar Pramono Anung. Jelaslah bahwa Ibu Mega ternyata sangat mendalam memperhitungkan hukum agama di bidang tata cara pemakaman. Dan betul. Begitu Menteri Agama Suryadharma Ali membacakan doa, suara azan duhur terdengar bersahut-sahutan dari berbagai masjid di sekitar TMP. (*/c1)


3

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Telkomsel Bagikan Ribuan Sepatu Sekolah Gelar “Halo Fit Run Jakarta, KP Dalam rangka memeriahkan HUT Telkomsel ke-18 tahun, kartuHalo menggelar “Halo Fit Run”, kompetisi Run Road Race berjarak 10K dan 5K. Tak tanggungtanggung kompetisi ini memperebutkan medali serta total hadiah sebesar 145 juta Rupiah. Acara ini berlangsung tadi Minggu (9/6) lalu di Plaza Selatan Senayan, Jakarta dengan mengusung tema “Dare to Change” sekaligus mengajak seluruh peserta untuk berbagi kepada sesama. Head of Marketing Communications Group Telkomsel Irlamsyah Syam mengatakan acara ini mengajak masyarakat untuk berani berubah. “Salah satunya berubah ke gaya hidup yang lebih sehat, dan kartuHalo juga mengajak masyarakat untuk berubah menjadi pelanggan pasca bayar dengan merasakan pengalaman terbaik berkomunikasi dan mobile internet melalui pilihan paket Halo sesuai kebutuhan,” ujar Irlamsyah melalui keterangan tertulisnya, kemarin. Terlebih, dia menilai saat ini lari sudah menjadi olahraga sekaligus lifestyle, dimana hampir semua runners sekarang menggunakan smartphone dan aplikasi untuk menunjang kegiatan berlari. “KartuHalo adalah partner terbaik dengan memberikan solusi untuk menunjang semua kegiatan lifestyle. Dengan adanya program ini diharapkan kartuHalo bisa semakin dekat dengan tar-

get audience serta menegaskan brand positioning kartuHalo,” harapnya. Selain itu, kata Irlamsyah, melalui kegiatan Halo Fit Run ini, semua peserta sambil berlari juga diajak turut berbagi kebahagiaan, karena seluruh uang hasil pendaftaran peserta digunakan untuk membeli 1.800 pasang sepatu sekolah yang akan disumbangkan kepada anak yatim piatu. Acara ini setidaknya diikuti 2100 peserta yang terdiri atas pelari umum serta pelari profesional baik lokal maupun internasional. Rute 10 kilometer meliputi Plaza Selatan Senayan – Dukuh Atas – Patung Pemuda – Plaza Selatan Senayan. Sementara rute 5 kilometer meliputi Plaza Selatan Senayan – Semanggi – Patung Pemuda – Masjid Albina – Plaza Selatan Senayan dengan beberapa kategori yang dikompetisikan, yakni kategori 10K elite, kategori 10K umum dan kategori 5K. “Selain medali dan uang tunai jutaan rupiah, Halo Fit Run juga menyediakan door prize menarik bagi peserta yang telah menyelesaikan kompetisi lari hingga garis finish, berupa tiket PP Jakarta-Sydney, Jakarta-KL, Jakarta-Denpasar. Sedangkan khusus untuk wanita kategori 10K Elite mendapatkan tas Louis Vuitton. Ada juga jam timex, kaca mata Oakley dan sepatu Reebok,” terangnya. Tak sampai di situ, untuk seluruh peserta, Telkomsel juga memberikan apresiasi berupa gratis berlangganan kartuHalo dengan Paket Halo Fit Smartphone selama satu bulan. (jpnn)

Ramadhan, Pastikan Stok Sembako Aman Jakarta, KP Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan, menjamin stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk konsumsi masyarakat menjelang bulan Ramadhan yang jatuh pada Juli mendatang, aman. “Kami menjamin untuk ketahanan beras atau stok bahan pokok lainnya yang ada di Bulog bagi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan dan lebaran aman,” kata Gita Wirjawan seusai menjadi keynote speaker dalam acara Rakernas Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Universitas As-

Syafi”iyah, Jati Waringin, kemarin. Sehingga, sambung Gita, masyarakat tidak perlu khawatir meskipun pola konsumsi cenderung meningkat di bulan suci umat Islam tersebut. Meski demikian, lanjutnya, untuk mengantisipasi kenaikan harga akibat pembatasan kuota impor, pihaknya akan terus melakukan pengawasan proses distribusi mulai dari distributor hingga ke konsumen. “Tim kami terus melakukan pemantauan harga bahan pokok baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Ini juga kami lakukan untuk

mengantisipasi agar rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat tidak akan mempengaruhi kenaikan bahan pokok,” ujar Gita. Pastinya, tegas Gita, untuk menjamin kestabilan harga dan ketersediaan barang jelang Ramadhan dan Idul Fitri, pihak Kemendag setiap hari melakukan pemantauan harga termasuk pasar tradisional. Selain itu, sambung Gita, terus menjalin komunikasi dengan otoritas pelabuhan agar memprioritaskan bongkar muat barang kebutuhan pokok. “Kalau ketersediaan cukup,

stok banyak maka pedagang akan sulit berspekulasi,” katanya. Meski demikian, jika terdapat komoditi yang melonjak drastis nantinya, Kemendag pun sudah harus siap melakukan operasi pasar dan pasar murah setelah berkoordinasi dengan distributor. Sementara terkait harga Jengkol, Gita mengatakan, dari pemantaun di beberapa pasar tradisional, harga Jengkol sudah mulai turun. Di Pasar tradisional Daya misalnya, harga Jengkol dijual dengan Rp 30 ribu perkilogram. (jpnn)

Subsidi Dikurangi, Akselerasi Ekonomi Membaik Jakarta, KP Pelaku pasar terutama asing saat ini terus mencermati rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kepala Riset PT Trust Securities Reza Priyambada menuturkan, porsi subsidi yang terlalu besar, dalam jangka panjang akan memberatkan sekaligus menghambat akselerasi ekonomi. “Akibat subsidi beban APBN yang ditanggung semakin berat, bisa mempengaruhi laju neraca perdagangan maupun neraca pembayaran,” tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/6). Menurut dia, ketika investor masuk ke suatu negara, mereka akan mengecek apakah anggaran negara itu sehat atau tidak. Nah, selama ini investor menilai jika terlalu besar porsi subsidi tidak bagus. “Investor menilai jika terlalu banyak subsidi memberatkan perekonomian akan datang,” ujar dia. Investor sendiri, sambung Reza, saat ini tetap melihat Indonesia sangat positif dengan demografis yang besar sekaligus sumber daya ekonomi besar. Namun, jika porsi APBN subsidi perlahan tidak dikurangi, akan banyak hambatan yang menggangu perekonomian jika dari sisi APBN terlalu banyak subsidi. “Jika subsidi memberatkan APBN maka daya saing berkurang. Jika dikurangi bisa lebih akselerasi,” ujarnya. Reza menilai harus segera ada kepastian dari pemerintah terkait kenaikan BBM agar optimisme

investor terhadap perekonomian Indonesia yang cenderung mulai negatif supaya kembali positif. “Kenaikan BBM ini sebenarnya ditunggu pelaku pasar. Lembaga pemeringkat ingin melihat kejelasan pemerintah menaikan harga BBM,” tegasnya. Di luar kepastian harga BBM, investor juga ingin melihat keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah lain seperti korupsi dan birokrasi. “Outlook mereka terhadap Indonesia masih positif kok, hanya mereka melihat dalam penanganan APBN belum terlihat kemajuan, “ pungkasnya. Sebelumnya, lembaga pemeringkat Standard & Poor (S&P) menyatakan, peringkat Indonesia tetap akan BB+ jika tidak ada reformasi perbaikan anggaran terutama subsidi. “Jika belanja subsidi pemerintah memburuk dan menghalangi minat asing untuk berinvestasi, maka peringkat negara akan tetap di level saat ini,” tulis S&P. (jpnn)

WULAN/KP

Pimpinan dan karyawan BNI Syariah Mikro siap melayani nasabahnya.

BNI Syariah Divisi Bisnis Mikro Hadir di Kendari Hari Ini, Launching Perdana Kendari, KP PT. Bank BNI Syariah Divisi Bisnis Mikro secara resmi hadir di Kendari, tanggal 11 Juni (Hari ini, red). Launcing kantor yang beralamat di Jalan Syech Yusuf 12 Kelurahan Korumba ini akan serentak dilaksanakan di dua kota lainnya, yakni Jambi dan Bengkulu. “Peresmian kantor di Jambi dihadiri Dirut BNI pusat tapi di masingmasing daerah juga akan

dilaksanakan launcing yang dihadiri perwakilan divisi bisnis mikro dari pusat,” terang Arismudi, Wakil Pimpinan Cabang BNI Syariah Kendari. Di Kendari sendiri, perwakilan Divisi Bisnis Mikro pusat yang akan mendampingi peresmian kantor baru adalah Irwandy Yakub. “Pembukaan Kantor Divisi Bisnis Mikro ini untuk menjawab kerinduan masyarakat Sultra akan hadirnya lembaga keuan-

gan berbasis syariah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat menengah ke bawah,” terangnya. Seperti diketahui, kehadiran BNI Syariah Kendari sejak 25 April lalu sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dimana telah membukukan outstanding sebesar Rp 10 miliar dengan target akhir tahun 2013 sebesar Rp 45 milyar. Arismudi berharap dengan adanya pembukaan Kantor Divisi

Bisnis Mikro yang ke 15 di Indonesia ini bisa memberikan pelayanan yang lebih kepada masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. “Untuk di Kendari, perkembangan perbankan khususnya yang berbasis syariah masih sangat terbatas. Kami ingin melengkapi pelayanan kami melalui Divisi Bisnis Mikro ini untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah,” pungkasnya. (ann)


Opini

4

Kendari Pos  Selasa, 11 Juni 2013

Pengaruh Etika Politik Terhadap Perkembangan Peserta Didik K

ondisi perpolitikan Indonesia kini mengalami tantangan yang luar biasa. Belum hilang di benak masyarakat tentang kasus Hambalang yang menyeret nama Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang kini belum jelas ujungnya, muncul lagi satu kasus heboh seputar kasus Impor Daging Sapi yang melibatkan Ahmad Fatonah, Mantan Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaq, dan beberapa pimpinan perusahaan daging di Indonesia. Kondisi ini membawa kita pada persepsi pakar politik yang menyatakan bahwa tahun 2013 adalah tahun politik dimana akan ada situasi saling menyandera antar kepentingan politik. Situasi ini diproyeksikan akan semakin memanas seiring mendekatnya pesta demokrasi terbesar di Indonesia pada tanggal 9 April 2014 mendatang. Kondisi dan situasi bangsa yang seperti ini sudah cukup membuktikan secara klasik bahwa ada penurunan etika politik di negeri ini yang menyeret beberapa elit politik partai tersebut. Terlepas dari benar dan salahnya elit politik yang terlibat, tentu masyarakat tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga proses hukum telah final. Hanya saja, setiap proses yang berlalu dan akan terjadi pada setiap kasus tersebut perlu diawasi bersama-sama. Sebab, seluruh proses yang terjadi secara akumulatif tersebut tentu memberi dampak yang sistemik terhadap berbagai aspek masyarakat. Mulai dari terbentuknya mindset atau paradigma masyarakat yang negatif (acuh tak acuh) terhadap proses politik hingga dampak sistemik berbagai bidang seperti bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, bahkan pendidikan. Masyarakat tentu perlu menyadari bahwa setiap proses yang telah terjadi selama ini akan menjadi pengamatan setiap elemen masyarakat termasuk mereka yang berstatus sebagai pelajar. Akses berita yang terbuka ini jelas dapat dinikmati dari berbagai media, baik media cetak, elektronik maupun media sosial. Track record yang terbuka lebar ini tentu menjadi presenden buruk yang akan menghiasi perkembangan peserta didik. Paradigma yang burukpun mengancam perkembangan pola pikir mereka apalagi mereka berada pada tahap intelektual yang memiliki daya saring yang kurang baik. Sebagai bagian dari kesatuan permasalahan bangsa, masyarakat tentu diharapkan memberi perhatian serius terhadap beberapa permasalahan ini, baik tanggung jawabnya sebagai warga negara maupun tang-

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

Oleh : Maulana Jayadin gung jawabnya sebagai kendali politik. Perhatian kita harusnya terpusat pada dua pokok masalah yang sangat penting, yaitu pada masalah penurunan etika politik dan masalah pembentukan karakter peserta didik yang dihiasi buruknya etika politik saat ini. Pertama, terkait masalah penurunan etika politik. Masyarakat seharusnya lebih cermat dalam memandang setiap gejolak politik yang terjadi. Sebagai suatu objek dan kendali politik, maka selayaknyalah kita mencoba mengkritisi setiap kinerja elit politik baik yang sementara menjabat maupun yang akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif mendatang. Sebab, masyarakat selalu terjebak dalam hal-hal yang pragmatis. Pada satu sisi, masyarakat menginginkan sosok elit politik atau sosok pemimpin yang beretika, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang memadai. Namun di sisi lain, kecendrungan masyarakat untuk memilih karena serangan fajar, kedekatan personal, bahkan budaya ikut-ikutan masih sangat tinggi. Akibatnya sosok pemimpin yang lahir tidak sesuai harapan tetapi kritikannya juga luar biasa gencarnya. Hal ini tentu sangat disayangkan. Sebab, apabila masyarakat mau mencoba lebih kritis maka sosok pemimpin yang ideal pasti dapat lahir. Caranya adalah dengan memberi kriteria atau indikator yang menjadi calon pemimpin ideal yang sesuai dengan masyarakat. Indikator itu dapat berupa cara beretikanya kepada masyarakat, tingkat religiusitas, integritas, kompetensi, atau kesederhanaan yang dimilikinya. Jika ada pemimpin yang tidak sesuai indikator, tentu jangan dipilih agar tidak menjadi beban negara selama lima tahun mendatang. Kedua, terkait masalah pembentukan karakter peserta didik. Perlu dicermati bahwa dengan begitu mudahnya akses teknologi informasi saat ini, maka peluang untuk mengakses berita tentu dapat lebih cepat. Keadaan ini juga berlaku untuk yang berstatus sebagai pelajar. Hanya saja, bagi peserta didik yang belum memasuki tahap cara berpikir secara dewasa dapat memperoleh informasi yang tidak baik dengan sangat mudah. Apalagi tingkat keingintahuan seorang anak di usia sekolah sangat tinggi. Sehingga dibutuhkan penyaring yang

Pemimpin Umum : Milwan Lukman Pemimpin Redaksi : La Ode Diada Nebansi Redaktur Pelaksana : Ruslan Amrullah, Manan Rachman Koordinator Liputan : Abdi Mahatma Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin Dewan Redaksi : PP. Bittikaka, Benyamin Bittikaka, Milwan Lukman, M. Djufri Rachim, Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin, Muhammad Sjaiful Redaktur : Luther Bittikaka, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih, Yenni Yusuf Reporter : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti, Sri Wulaningsih • Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) La Ode Iman (Jakarta) • Fotografer : Suwarjono • Desain Grafis : Muh Hajar Siddiq • Karikatur : Arham Rasyid • Teknologi Informasi : Muh. Sahdar • Pracetak Iklan: Muhrisan (koordinator) • Pracetak Redaksi : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin, Agus Setiawan • Ombudsman : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Sjaiful

cukup ketat agar informasi yang ditangkap hanyalah informasi yang mereka butuhkan. Berkaca pada kondisi penurunan etika politik saat ini tentu dapat menjadi pembelajaran politik yang buruk bagi peserta didik. Mereka yang telah disiapkan untuk menjadi generasi penerus bangsa malah menjadi apatis bahkan bersikap stereotype terhadap segala proses terjadi dalam pemerintahan. Dampaknya adalah sikap tersebut dapat menyebabkan turunnya kepercayaan publik (public trust) di masa mendatang. Secara sistematik, dapat pula mengganggu kinerja pemerintah dalam berbagai aspek kehidupan. Setidaknya ada beberapa pihak yang harus bertanggung jawab atas keadaan ini, yaitu, orang tua, guru, lingkungan peserta didik, media massa, serta elit politik dan pemerintah. Meskipun tanggung jawabnya ada yang bersifat langsung maupun tidak, tetapi keterpaduannya tetap memberi pengaruh yang cukup penting bagi perkembangan peserta didik. Pertama, orang tua sebagai penanggung jawab secara langsung diharapkan dapat menjadi penyaring yang paling efektif. Penyaringan informasi, pemberian motivasi dan sugesti positif akan membentuk cara berpikir positif dan kritis kepada anak. Dalam hal ini dapat pula sangat efektif jika menggunakan pendekatan personal kepada anak. Kedua, guru sebagai pengajar dan pendidik di sekolah. Perannya sebagai pembentuk intelektual dan kepribadian peserta didik menjadikannya sebagai pihak yang juga bertanggung jawab dalam memberikan ilmu positif kepada peserta didik. Guru yang dimaksud tidak hanya guru pendidikan agama, guru pendidikan kewarganegaraan atau guru bimbingan dan konseling semata, tetapi juga semua guru yang ada di sekolah. Karena setiap perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh setiap guru cenderung mengakar pada taraf inetelektual dan kepribadian anak. Ketiga, lingkungan peserta didik. Sebagai konsekuensi tanggung jawab orang tua dan guru maka anak harus diarahkan pada kondisi lingkungan yang kondusif. Informasi yang buruk mampu mencemari pola pikir anak dan dapat menularkannya pada orang lain. Hal

ini tidak berarti bahwa orang tua dan guru membatasi dalam hal memilih teman, akan tetapi perlu diawasi setiap performa yang dilakukan sang anak agar tidak tergerus informasi yang buruk. Keempat, media informasi sebagai pusat informasi masyarakat. Media yang dimaksud adalah media cetak, elektronik, maupun media sosial. Tanggung jawab media saat ini juga termasuk yang paling signifikan dalam era politik masa kini. Penguasaan elit politik pada media tertentu turut menjadi pertanyaan akan bersihnya setiap berita yang dipaparkan. Sebab, saat ini sering sekali bermunculan kritikan seputar ketidakberimbangan media massa dalam memberikan berita yang baik bagi masyarakat. Mulai karena disebabkan oleh penulisan berita yang sangat fatal, ketidakberimbangan pemberitaan, sampai pada penayangan informasi yang tidak layak untuk ditayangkan. Hasilnya, terdapat beberapa berita yang lebih layak disebut infotaintment oleh berbagai kalangan. Ini dapat berdampak krusial bagi masyarakat dan secara khusus bagi peserta didik yang berada pada masa belajar. Kelima, elit politik dan pemerintah sebagai figur pemimpin bangsa. Sudah menjadi hal yang tidak asing jika elit politik dan pemerintah menjadi figur yang wajib memberi teladan yang baik bagi pembelajaran etika politik di negeri ini. Keberadaannya yang sangat vital di negeri ini akan membuat mereka dengan mudah disoroti oleh media karena hal yang sepele. Sehingga setiap elit politik dan pemerintah wajib memberi contoh yang baik dalam hal integritas, kompetensi, religiusitas, serta etika dan moral dalam setiap aspek kehidupan. Melalui berbagai pihak tersebut tentu kita mengharapkan lahirnya sosok-sosok peserta didik yang menjadi ikon kebangkitan generasi muda. Mereka yang terlahir dari kondisi yang positif ini diharapkan pula menjadi teladan dalam berpolitik serta menciptakan paradigma yang baik bagi masyarakat tentang dunia politik. Sehingga dengan terjadinya sinergitas yang cukup apik antarelemen masyarakat dan ditunjang oleh kinerja akumulatifnya maka bangsa Indonesia khususnya Sulawesi Tenggara dapat menjadi adil, makmur, dan sejahtera sesuai amanat kemerdekaan Republik Indonesia yang telah dicita-citakan. (***) *) Penulis adalah Pengurus LSIP FKIP Unhalu dan FLP Kota Kendari

Pembina : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • Komisaris Utama : H.Ridwan Arif • Komisaris : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • Direktur Utama : Milwan Lukman • Direktur : Haeruddin • Wakil Direktur Bisnis : Hasanuddin • Wakil Direktur Produksi & PSDM : Sawaluddin Lakawa • Manager Keuangan : Agus Tranhadi • Manager Iklan/Sponsorship : Nursyamsi Abidin• Manager Event & Promosi : Muhammad Akhbar • Manager Sirkulasi : Victor Bittikaka• Manager Umum : St.Ganefo • Manager Personalia/Legal : Marjani • Asisten Manager : Paulina Tambing (Keuangan), Ratna Sari (Sirkulasi) • Percetakan : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • Penerbit : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. Alamat Redaksi / Tata Usaha : Jl. Malik Raya No. 50 Telp. Red. : (0401) 3126513 • Faks. Red. : (0401) 3126512, Faks. Bisnis & Keuangan : (0401) 3123771 • e-mail : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, Telp. Iklan : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)-3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : BAUBAU: Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)2826129/085241854000 • Radar Kolaka : Jl. Sutomo • Alamat Agen: RAHA: Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538 • POMALAA: Jl. Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105 • KONAWE (Unaaha): Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506 • BOMBANA (Rumbia): Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817 • Kota Kendari : KAMPUNG SALO: Mintarsih • SODOHOA: Hamisu, Tlp. 3125723 • TIPULU: Yusuf Tumora, Tlp.3127924 • WUAWUA: Rusli, Tlp.3193008 • MANDONGA: Theresia, Tlp.3122393 • PUWATU: Usman, Tlp. 3007069 • PERUMNAS: Incang, Tlp.3192061 • ANDUONOHU: Maxi, Tlp.3125474 • Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • Alamat Perwakilan : • JAKARTA : Doedoe, Graha 19 Fajar Group, Jl. Kebayoran Lama pal 7 No.17 Jakarta Selatan, Tlp/HP 081316555912 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • MAKASSAR : Dravida, Toddopuli VI, Jl. Borong Indah, Perumahan Mutiara Panakukang No.18 Makassar, Tlp/HP 085241961700 • Biro Baubau-Buton-Wakatobi : Syamsuddin • Radar Kolaka : — • Harga Langganan : Kota Kendari Rp 97.500/Bulan, Luar Kota: Rp 100.000/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota : Rp 4.500,-/Eksp • Eceran Daerah : Rp. —,-/Eksp.


selasa, 11 juni 2013

Iklan

kendari pos


6

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Bupati Janji Tingkatkan PAD Rp 300 Miliar Pasarwajo, KP Perayaan hari ulang tahun ke-10 Pasarwajo sebagai ibu kota Kabupaten Buton menjadi momentum spesial bagi pemerintahan Bupati, Samsu Umar Abdul Saimun dan Wakilnya, La Bakri. Mereka berjanji akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari Rp 20 miliar menjadi kurang lebih Rp 300 miliar. Dengan meningkatnya PAD Kabupaten Buton yang signifikan tersebut, tentunya perlahan-lahan mengurangi angka kemiskinan di daerah penghasil aspal. Sampai saat ini sedikitnya telah ada empat investor yang telah meneken kontrak pemesanan aspal dan tak menutup kemungkinan masih akan bertambah lagi. “PAD itulah yang akan menjadi kado khusus dan sumbangsih yang akan diberikan oleh saya bersama Pak Bakri kepada masyarakat Kabupaten Buton dalam hari jadi ibu kota Pasarwajo yang ke-10 ini,” janjinya usai menyaksikan pawai pembangunan di lapangan sepakbola Banabungi, kemarin. Yang menarik dari HUT tahun ini adalah angka 10. Usia ibu kota Pasarwajo saat ini telah menginjak 10 tahun sejak melepaskan diri dari Kota

Baubau dan diperingati pada 10 Juni oleh kepala daerah berjargon Oemar-Bakrie yang sudah menjalani masa pemerintahannya 10 bulan. “Dari tiga angka 10 itulah yang membuat acara ini menjadi sangat spesial bagi saya, pemerintah Kabupaten Buton serta seluruh masyarakat tentunya,” kata Umar Samiun sapaan akrab Bupati Buton dalam seremoni yang dihadiri Wali Kota Baubau, AS Thamrin, Ketua DPRD Kota Baubau, Hasidin Sadif, Kapolres Buton, AKBP M. Fahrurrozi, Kapolres Baubau, AKBP Sunarto, Dandim 1413 Buton, Letkol Inf Unang Sudargo, Kajari Buton, Nur Asia. Disektor perhubungan pihaknya juga mampu menggenjot pendapatan daerah yang semula paling tinggi hanya mencapai Rp 75 juta per tahun namun ketika dimaksimalkan lima bulan terakhir sudah mencapai Rp 1,3 miliar. Acara puncak dari perayaan HUT ke-10 Pasarwajo akan dimeriahkan dengan hiburan dari artis ibu kota, salah satunya Kerispatih. (cr4/ cr5/sam)

Dipanggil ORI, AS Thamrin Cuek Baubau, KP Wali Kota Baubau, AS Thamrin terkesan cuek dengan segala pemberitaan tentang dirinya terkait kebijakan kontroversial dengan melakukan mutasi pejabat, mengangkat aparatur impor, hingga memberi posisi eselon dari fungsional ke struktural. Serta yang teranyar adalah pengangkatan mantan narapidana kasus korupsi

menjadi Direktur Umum RSUD Palagimata. Pun, soal pemanggilan dirinya untuk dimintai keterangan oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sultra, AS Thamrin hanya menanggapinya dengan datar. AS Thamrin yang ditemui di Rujab Bupati Buton, Senin (10/6) kemarin kembali menegaskan, dirinya tak akan menanggapi

pemberitaan terkait pemanggilan dirinya itu. “Saya tak mau komentar. Saya tidak mau berbalas pantun,” katanya di hadapan sejumlah wartawan, kemarin. Saat ditanya apakah dirinya akan siap untuk menghadiri panggilan Ombudsman, AS Thamrin hanya mengatakan akan melihat situasi. Namun, situasi apa yang dimaksud juga tidak dijelaskan.

“Yah, nanti kita lihat situasinya,” ulangnya. Terkait indikasi awal yang ditemukan Ombudsman bahwa mutasi jabatan yang dilakukannya berdasarkan atas dasar suka atau tidak suka, wali kota hanya membalas pertanyaan tersebut dengan senyuman. “Biar saja orang yang menilai. Yang

Baca ORI di Hal 7


7

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Pertamina Sumbang Ambulans Manajemen PT. SUN Dinilai Ingkar Janji Raha, KP Fasilitas kendaraan ambulans di Pemkab Muna bertambah lagi. Satu unit mobil dengan fasilitas lengkap untuk pertolongan medis tersebut, diberikan pihak Pertamina yang diterima langsung Bupati Muna, LM Baharuddin, Senin (10/6) kemarin. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dana CSR yang diberikan kepada daerah. “Setiap tahun terminal BBM Raha menyalurkan bantuan kepada Pemkab Muna atau menyerahkan langsung ke masyarakat,” terang Operasional Head Terminal BBM Raha, Abdul Rahman. Untuk tahun ini, selain pemberian mobil ambulans, Pertamina juga melakukan pengecoran jalan masuk ke terminal BBM di Kecamatan Napabalano, dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Tahun lalu, pihaknya menyalurkan bantuan sebesar Rp 480 juta untuk membantu pembangunan em-

Jaga Keamanan Bersama ! Andoolo, KP Kapolda Sultra, Brigjend Pol. Ngadino meminta seluruh elemen masyarakat Konawe Selatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban secara bersamasama. Sebab tugas kepolisian dalam menjaga Kamtibnas tak mampu dijalankan sendiri meski merupakan suatu keharusan sebagai lembaga keamanan pengayom dan pelayan masyarakat. “Tupoksi polisi tak akan maksimal dilakukan tanpa ada sinergitas seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian bupati tidak bisa membangun jika keamanan di daerah tak kondusif,” ujar Ngadino dalam kunjungan kerja di Mapolres Konsel kemarin yang dirangkaikan dengan tatap muka seluruh Muspida. Soliditas dan sinergisitas antara TNI/Polri, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat maupun seluruh elemen perlu diaplikasikan dalam dukungan dan kerjasamanya. Ia mengaku, keberadaanya di Konawe Selatan tak hanya sebagai bagian dari kunjungan kerja, namun turut melihat keberadaan unit pelaksana kerja Polri yang berada di kabupaten. Sementara itu Wakil Bupati Konsel, H. Sutoardjo Pondiu mengapresiai kunjungan kerja yang dilakukan jenderal polisi berbintang satu itu. Menurutnya, Konawe Selatan yang baru berusia 10 tahun dihuni berbagai etnis dan latar belakang budaya berbeda. Dengan penduduk yang heterogen, mampu menimbulkan konflik horisontal. “Tapi dengan keberadaan Kapolres Konsel di daerah ini, segenap perpecahan maupun gesekan mampu dikendalikan dengan koordinasi yang baik bersama pemerintah,” kata Konsel-2 itu. Pengakuan serupa juga dilontarkan Ketua DPRD Konsel, Ansari Tawulo. Ia menyebut, koordinasi antara kepolisian dan DPRD cukup baik dan harmonis selama ini. (cr2)

ORI... jelas saya tidak mau berbalas pantun,” singkatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, ORI Sultra telah memanggil Sekot Baubau, Ahmad Arfa sebagai Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) beberapa waktu lalu. Dan berdasarkan keterangan Ahmad Arfa, pihak Ombudsman mengindikasikan mutasi yang dilakukan Wali Kota Baubau berdasarkan faktor suka, tidak suka. Namun demikian, Kepala Perwakilan ORI Sultra, Aksah sendiri masih tetap akan melakukan pemanggilan terhadap Baubau-1 itu. AS Thamrin diharap dapat memperlihatkan landasan dan aturan melakukan nonjob dan pengangkatan pejabat baru. Aksah yang ditemui sore kemarin membenarkan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan kepada AS Thamrin. “Betul, kami sampaikan ke kantor perwakilan Pemkot Baubau di Kendari. Nanti mereka yang teruskan ke wali kota,” ujarnya. (cr5/cok)

pat masjid, satu SMP dan SMK, tiga SD dan satu Puskesmas. “Dana yang kita berikan dalam bentuk tunai,” sebutnya. Untuk program CSR Pertamina, terang Abdul Rahman, meliputi empat bidang yakni, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan bantuan sosial masyarakat. “Tahun ini kita masih melakukan pendataan, lembaga atau masyarakat mana yang akan mendapatkan bantuan dana tunai dari Pertamina,” tandasnya. Sementara itu, Bupati Muna, LM Baharuddin mengatakan, Pemkab sangat berterimakasih atas sumbanga mobil ambulans tersebut. “Mobil ini akan dimanfaatkan untuk peningkatan pelayanan kesehatan. Kami berharap, Pertamina terus memberikan perhatian kepada masyarakat di Muna,” timpal Baharuddin. (awn)

Rumbia, KP PT. Sultra Utama Nikel (SUN) sudah hampir lima tahun beraktivitas di Bombana. Namun keberadaan perusahaan penambangan emas di Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu Utara ini jarang kondusif karena sering dirongrong demonstrasi pemilik lahan. Selama mengeksploitasi emas di dua wilayah itu, sudah tak terhitung lagi, sudah berapa kali manejemen PT. SUN di demo. Senin (10/6) kemarin, demonstrasi terulang lagi dan dilakukan Forum Bumi Bombana Menggugat. Tuntutan elemen yang beranggotakan para pemilik lahan ini adalah memprotes kebijakan manajemen PT. SUN yang dinilai melakukan pembohongan kepada mereka. “Aturan bagi hasil 40 dan 60 ini yang kami tuntut kembali,” kata Sarman, kata salah seorang pemilik lahan.

Saat demo terakhir beberapa waktu lalu, bagi hasil 40 persen buat perusahaan, dan 60 persen untuk pemilik lahan sudah disepakati. Bahkan pemilik lahan bersama mitranya (pekerja) sudah bekerja di PT. SUN, sekitar 20 hari. Namun setelah hasilnya diterima, ternyata perusahaan tidak menjalankan kesepakatan tersebut hingga kemudian mitra memutuskan mundur dan berhenti bekerja. Sementara Syarifuddin salah seorang pemilik lahan lainnya mengaku kesal dengan keputusan yang diambil PT. SUN dengan kesepakatan bagi hasil 40 persen untuk perusahaan dan 60 persen untuk pemilik lahan. Pasalnya, dia bersama rekan-rekannya merasa telah dibohongi dengan keputusan itu. “Yang terjadi justru kami dirugikan, karena perusahaan dapat 80 persen, kami 20 persen. Bayangkan, kalau kami da-

pat 10 gram, perusahaan lebih dulu mengambil 3 gram. Sisanya 7 gram, baru dibagi lagi 40 : 60. Inikan jelas-jelas melanggar komitmen,” ketusnya. Selain masalah tersebut, Syafruddin memprotes kebijakan PT. SUN yang membeli harga emas tak sesuai dengan harga

di pasaran. Padahal sesuai perjanjian mereka, emas yang didapatkan mitra dari konsesi PT. SUN dibayar sesuai dengan harga umum. Sayang, niat pendemo bertemu pimpinan PT. SUN, Deni Antoni tidak kesampaian. Pasalnya, Deni tengah berada di Jakarta. Meski be-

gitu, elemen dari Forum Bumi Bombana Menggugat tetap diterima dengan baik oleh beberapa perwakilan perusahaan asal Jakarta itu. Anak buah Deni Antoni tersebut berjanji akan menyampaikan aspirasi para pemilik lahan kepada pimpinannya. (nur)


1

2

3

4

5

7

6

8

9

10

Hari Ini, Seleksi KPU Buton and proper test calon anggota KPU lainnya, kami juga akan mewawancarai para calon anggota KPU Buton tentang wawasan Kepemiluan dan komitmennya,” ujarnya. Penggalian wawasan dan komitmen kata Natsir sangat penting untuk mengetahui profil masing-masing calon, apakah sudah sesuai semisal memiliki integritas, independensi serta memiliki jiwa leadership. “Sikap tersebut harus dimiliki para calon, misalnya leadership karena selain mereka membawahi penyelenggara Pemilu

mulai dari tingkat PPK dan PPS, karena pengambilan keputusan KPU bersifat kolektif kolegial,” ungkapnya. Divisi Teknis KePemiluan KPU Sultra ini menambahkan, berbeda dengan Timsel kabupaten dan kota lainnya, Timsel KPU Kabupaten Buton tampak lebih tenang dari sorotan sehingga fit and proper test yang akan dilakukan tidak terlalu berat. “Meskipun demikian, aduan masyarakat tetap kami butuhkan hingga sebelum penetapan keputusan, tepatnya tanggal 27 Juni 2013,” tambahnya.

Saat ini dari 10 calon anggota KPU Buton, dua diantaranya berstatus incumbent yakni La Rusuli dan Alimuddin. Namun menurut Natsir tidak ada perbedaan penilaian antara calon incumbent dan non incumbent. ‘’Semua calon memiliki kesempatan yang sama menjadi komisioner KPU Buton. Kami juga tentunya tetap memperhatikan arti calon incumbent di tengah tahapan yang telah berjalan, meskipun demikian penilaian yang kami lakukan tidak keluar dari rambu-rambu yang ada,” tandasnya. (fas)

Berkas Bacaleg Kembali Diverifikasi Kendari, KP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari kini tengah melakukan validasi berkas 420 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Kendari. Hal itu dilakukan sebelum ditetapkan dalam susunan Daftar Calon Sementara (DCS). Pada tahapan ini, bacaleg akan diverifikasi ulang kelengkapan berkas persyaratan. Bila tidak memenuhi persyaratan dipastikan akan dicoret dalam penyusunan DCS. Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Kendari, La Ode Muhammad Faidil SH mengatakan hasil perbaikan calon anggota DPRD kota Kendari yang sebelumnya belum banyak memenuhi syarat setelah masa perbaikan, total 420 caleg telah memenuhi persyaratan adminstrasi. Proses tersebut terbantukan dengan surat edaran KPU nomor 355 yang menyatakan bahwa masa perbaikan itu hingga pukul 24.00. ‘’Sebelum ditetapkan dalam DCS, KPU akan mengecek kelengkapan berkasnya apakah sudah disyaratkan dalam peraturan KPU. Soalnya, dari sejumlah caleg ada yang masih berstatus PNS maupun yang pernah divonis perkara pidana,”jelasnya, kemarin. Sejauh ini katanya KPU Kota Kendari belum menemukan kendala berarti yang bisa mengganggu proses pencalonan anggota legislatif untuk duduk di kursi DPRD Kota Kendari. Adanya surat edaran KPU tentang petunjuk teknis dan tata cara pencalonan caleg dan PNS memudahkan KPU memproses

Kursi Ketua MPR Tetap Jatah PDIP Jakarta, KP Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari berharap pengganti Ketua MPR, Taufiq Kiemas, harus memiliki kemampuan seperti politikus PDI Perjuangan tersebut. “Kita berharap pimpinan MPR yang akan datang sekaliber Taufiq Kiemas,” kata Hajriyanto di DPR, Jakarta, Senin (10/6) kemarin. Menurut Hajriyanto, pimpinan MPR akan menyampaikan surat secara resmi kepada Fraksi PDI Perjuangan untuk mengajukan pengganti Taufiq pekan depan. Diharapkan, sebelum 30 hari nama pengganti Taufiq sudah diterima pimpinan MPR, dibawa ke Paripurna dan disahkan serta diikuti pengambilan sumpah. Namun demikian kalau misalnya sulit menemukan figur di DPR atau DPD yang punya wibawa dan negarawan sekaliber Taufiq, ujar Hajriyanto, pimpinan partai politik sebaiknya melakukan pembicaraan secara jernih dan pelan-pelan. “Waktu masih panjang dan semuanya mengharap MPR memiliki kewibawaan politik seperti di bawah pimpinan Taufiq Kiemas,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar itu. Hajriyanto menerangkan, pimpinan MPR dipilih melalui sistem pemilihan atau konsesus. Ada banyak pertimbangan untuk menentukan pimpinan seperti senioritas dan kewibaan. “Kemarin konsesnsus gampang karena Taufiq Kiemas memenuhi itu, selalu mengayomi,” pungkasnya. (gil/jpnn)

berkas caleg yang berstatus PNS. Dalam surat edaran itu, bagi caleg PNS dapat menyerahkan surat keterangan bahwa surat pemberhentian sebagai PNS sementara dalam proses, sehingga dalam proses verifikasi berkas, KPU tetap menganggap caleg tersebut telah memenuhi syarat. Untuk caleg yang pernah tersangkut kasus pidana sesuai dengan peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 tentang anggota legislatif, maka calon yang pernah dituntut pidana selama lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, wajib memenuhi syarat yang bersifat kumulatif. “Diantaranya, telah

15

8

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Kendari, KP 10 calon anggota KPU Buton sudah ditetapkan tim seleksi. Sesuai rencana, hari ini kesepuluhnya akan menjalani fit and proper test. Dua anggota KPU Sultra yakni La Ode Abdul Natsir dan Tina Taridala sudah bertolak dari Kendari untuk menuju Kabupaten Buton, kemarin. Saat ditemui sebelum bertolak ke Buton, La Ode Abdul Natsir menjelaskan keberangkatannya ke Buton selaku Korda bersama Tina Taridala sebagai Wakil Korda. Mereka didampingi staf sekretariat. ‘’Sebagaimana fit

14

selesai menjalani pidana penjara sampai dengan dimulainya jadwal waktu pendaftaran dalam waktu paling singkat lima tahun, secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik sebagai mantan narapidana dan bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang,”jelas Faidil yang juga menjabat Kasubag Hukum KPU Kota Kendari. Untuk diketahui, partai sudah diberi waktu untuk melakukan perbaikan daftar calon dan pengajuan pengganti daftar calon dari tanggal 9 - 22 Mei 2013. KPU kembali melakukan verifikasi terhadap hasil perbaikan tersebut selama tujuh hari yakni 23 - 29 Mei 2013. Selanjutnya KPU Kota

Kendari menyusunan DCS mulai tanggal 30 Mei - 12 Juni. DCS akan disampaikan ke publik pada tanggal 13 Juni. Masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan selama 14 hari sejak tanggal 14 - 27 Juni 2013. Masukan dan tanggapan itu akan diklarifikasi kepada partai politik dari tanggal 28 Juni - 4 Juli 2013. Jika dalam klarifikasi yang dilakukan terbukti ada calon yang tidak memenuhi syarat, KPU memberi kesempatan kepada partai untuk menggantinya. Petugas melakukan verifikasi lagi terhadap syarat bakal calon pengganti tersebut. KPU menyusun daftar calon tetap (DCT) pada tanggal 9 - 22 Agustus 2013. (m3)

Bawaslu Siapkan Early Warning System Kendari, KP Untuk menjamin tahapan penyelenggaraan pemilu 2014 berlangsung jurdil, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dituntut untuk lebih memaksimalkan pengawasan. Sebagai wujud dari tuntutan itu, Bawaslu telah menyiapkan strategi Early Warning System (Sistem peringatan dini) terkait laporan pelanggaran tahapan penyelenggaraan pemilu. Di sejumlah daerah sistem tersebut telah terealisasikan. Khusus di Sultra, sistem pengawasan dengan metode laporan rutin mingguan ini dalam waktu dekat akan segera diwujudkan penggunaannya. “Sebagai pengawas Bawaslu dituntut bisa bekerja maksimal baik dalam melakukan monitoring pengawasan terutama dalam mengidentifikasi masalah dan memetakan potensi-potensi kerawanannya dalam proses tahapan penyelenggaraan pemilu. Untuk itulah, Bawaslu sedang menyiapkan perangkat yang dapat mensupport tugas pokok dan fungsi dalam memantau pemilu, dimana hal ini melekat pada devisi pengawasan.,”ungkap anggota Tim Evaluator Eksternal Bawaslu RI, Muhammad Afifudin, kemarin.

Setelah menggunakan sistem ini kata Koordinator Nasional Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (KNP2R), Bawaslu diharuskan membuat laporan rutin setiap minggunya terkait temuan-temuan pelanggaran tahapan penyelenggaraan pemilu. Dengan menggunakan metode ini, peran Bawaslu dalam melakukan monitoring bisa maksimal, apalagi stakeholder yang terlibat dalam tahapan pemilu ini merasa selalu akan terawasi. “Dengan demikian, pelanggaran dapat diminimalisasi sekecil mungkin. Sebab keberadaan Bawaslu bukan hanya sekadar melaporkan temuan pelanggaran, namun berusaha mencegah sedini mungkin adanya indikasi pelanggaran tahapan pemilu atau lebih dikenal dengan warning sistem ,”ujarnya. Untuk menerapkan sistem itu, Bawaslu sedang menyiapkan infrasturktur baik yang berhubungan dengan perangkat guna mendukung program ini maupun tambahan personil. Sebab pada saat ini, perangkat yang dimiliki Bawaslu masih sangat terbatas. Lembaga ini belum memiliki pengawas kecamatan (panwascam) maupun Petugas Pengawas Lapangan (PPL). Na-

mun setelah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/ Kota terbentuk maka sistem ini bisa segera dijalankan. “Saya berharap semoga sistem ini dapat terealisasi dalam waktu dekat. Untuk itulah, kami akan terus mendorong lembaga pemantau ini untuk segera melakukan langkah-langkah mempercepat terlaksananya program ini. Apalagi mengahadapi tahapan-tahapan yang semakin berat menjelang pemilu 2014, sebab salah satu alasan penggunaan perangkat ini yakni pengawasan pada pemilihan presiden (pilpres), “harap lelaki yang biasa dipanggil Afif ini. Ketika dimintai tanggapannya mengenai kinerja Bawaslu Sultra, ia mengaku cukup mengapresiasi. katanya, peran Bawaslu dalam memonitoring dan pengawasi penyelenggaraan pemilukada sudah berjalan sesuai tugasnya. Namun karena keterbatasan personil sehingga temuan-temuan dilapangan belum maksimal. ‘’Tapi perlu diapresiasi bahwa sesuai dengan tugasnya Bawaslu telah berjalan sesuai rel meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki apalagi komisioner yang ada baru saja terbentuk,’’ tukasnya. (m3)


Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Internasional

Ribuan TKI Ngamuk di KJRI Jeddah Jakarta, KP Ribuan pekerja Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dikabarkan mengamuk di Konsulat Jenderal RI Minggu (9/6) waktu setempat. Para pekerja membakar beragam perkakas di pintu masuk Konsulat dan berusaha menerobos untuk melakukan pembakaran gedung. Aksi tersebut dipicu kemarahan atas proses dokumen perjalanan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, akibat berdesakdesakan, satu orang asal Kebumen Jateng dikabarkan tewas. Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan pemerintah Indonesia sudah mendapatkan laporan awal peristiwa itu. “Sepengetahuan kami Menteri Luar Negeri juga sudah siapkan laporan. Tapi saya belum bisa konfirmasi laporan itu sudah diterima (Presiden) atau belum. Kita akan ikuti terus kelanjutannya,” ujar Faizasyah saat ditemui di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, (10/6) kemarin. Menurut Faizasyah, kebanyakan yang mendatangi konsulat

saat itu adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan masa tinggal melebihi batas waktu perizinan pemerintah setempat. Terkait korban akibat amukan massa ini, Faizasyah menyatakan masih dalam proses verifikasi. Ia mengaku sejauh ini hanya mengetahui satu petugas keamanan mengalami luka parah dan tengah di rawat di rumah sakit. “Tapi apakah ada korban lain trus diupdate. Korban tewas sedang dipastikan. Kita bisa memaklumi kondisinya sangat kalut waktu itu, ribuan warga paksakan dapat pelayanan,” paparnya. Faizasyah menyatakan saat ini memang sedang dilakukan pemutihan oleh pemerintah Arab Saudi untuk warga negara asing, tidak hanya warga negara Indonesia (WNI). Dari kajian dan pendataan perwakilan Indonesia, WNI yang over stay hampir mendekati sekitar 43 ribu orang di Arab Saudi. “Sebenarnya saat itu sudah ada himbauan dari keamanan diplomatik setempat tidak di-

ist/kp

Suasana demo yang dilakukan ribuan TKI di kantor KJRI Jeddah. Saat demo seorang diantaranya tewas karena berdesak-desakkan. lakukan pelayanan karena kondisi tidak kondusif. Dalam kondisi seperti itu di mana banyak

Masinis di Swedia Nekat Pakai Rok Akibat Larangan Bercelana Pendek Stockholm, KP Para pengemudi kereta api di Swedia mengakali larangan memakai celana pendek saat bekerja dengan beralih pada rok agar tetap nyaman dalam cuaca panas. Para pengendara kereta tersebut menjalankan kereta pada jalur Roslagsbanan di bagian utara ibukota Stockholm. Rok sepanjang lutut itu sudah jadi model yang menyolok sepanjang dua pekan ini di kalangan pekerja setempat. Menurut laman Metro (9/6), perusahaan Kereta Api Arriva, yang mempekerjakan para pria ini, melarang masinis kereta memakai celana pendek setelah mengambil alih operasi kereta api Januari lalu. Namun perusahaan ini tidak melarang pekerjanya memakai rok. “Dasar pemikiran kami adalah bahwa pegawai harus kelihatan layak dan patut

saat mewakili Arriva dan seragam yang sekarang berlaku cukup mewakili itu. Kalau pengemudi memang mau pakai rok ya tidak masalah,” kata Manajer Komunikasi Arriva Tomas Hedenius. “Kalau dilarang berarti diskriminasi,” lanjutnya. Para sejawat masinis tersebut punya ide memakai rok setelah muncul aturan berpakaian baru musim dingin lalu. “Kami selalu bilang saat musim panas tiba, kami akan beralih pada rok. Udaranya sangat hangat di sini jadi kami maunya mengenakan celana pendek dan karena dilarang kemudian kami beralih pada rok agar nyaman,” ujar Martin Akersten, masinis Arriva. Menurutnya, rok hanya dipakai kalau udara benar-benar panas, jika udara lebih sejuk mereka tetap memakai celana panjang. “Para penumpang menatap kami tapi belum ada yang berkomentar, ya, belum pada saya tepatnya. Saya tidak keberatan selama nyaman,” tambahnya. (esy/jpnn)

kebingungan, ketidaknyamanan, tentunya bisa diantisipasi,” ujarnya. Terakhir, ia berharap

masalah penyerangan dan pelayanan itu segera diselesaikan pihak terkait. (flo/jpnn)

Pangeran Harry Selamatkan Prajurit Homo London, KP Pangeran Harry menyelamatkan seorang prajurit gay dari ancaman penganiayaan dalam serangan kelompok tentara anti-homo di resimen Angkatan Darat Inggris. Putra Pangeran Charles itu menyelamatkan prajurit bernama James Wharton setelah bentrok dengan enam prajurit lain yang mengancam menyiksa si tentara malang itu. Bahkan, Harry mengatakan kepada para prajurit penyerangnya bahwa mereka akan menghadapi tindakan indisipliner tegas jika terus melakukan ancaman kepada prajurit gay. “Pangeran Harry pelindung terbesar saya ,” ujar Wharton seperti dilansir Metro, Minggu (9/6). “Saya pikir saya akan dibunuh oleh infanteri karena homo.” Pengakuan Wharton diungkapkan dalam bukunya pasca-berhenti dari Tentara Kerajaan Inggris awal tahun

ini. Wharton dalam kesaksiannya menyebut peristiwa itu berlangsung tatkala militer Inggris melakukan latihan di Kanada pada 2008. Tindakan heroik Harry dipuji Komandan Polisi Militer Inggris, Kolonel Bob Stewart, yang pernah memimpin pasukan Inggris di Bosnia. “Apa yang Harry lakukan sangat baik. Itu ciri khas dari dia dan perwira muda di Angkatan Darat Inggris hari ini, benar-benar hebat,” ungkapnya. Sang pangeran yang juga pilot helikopter Apache, sebelumnya pernah menghabiskan 10 minggu di Helmand pada 2007-2008 untuk misi rahasia. Namun kemudian dia keluar setelah ramai diberitakan di media. Pangeran Harry dikenal sebagai Kapten Wales itu juga pernah ambil bagian dalam misi tempur melawan pasukan Taliban selama empat bulan di Afghanistan. (esy/jpnn)

9

Rusia Perkenalkan Tes Narkoba pada Anak Sekolah Moscow, KP Untuk menekan pemakai narkoba di kalangan generasi muda dan anak sekolah, Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui Undang-Undang Psikologis dan tes medis pada anak muda dan usia sekolah yang diduga menyalahgunakan narkoba. Tes yang diberlakukan sukarela tersebut terdiri dari dua tahap. Yang pertama adalah ujian tertulis psikologis, kemudian diikuti opemeriksaan medis untuk menemukan sisa-sisa narkoba di tubuh mereka. Jika para ahli menemukan anak-anak sekolah menggunakan narkoba, mereka akan dikirim ke pusat rehabilitasi. Sedangkan bagi anak-anak yang lebih muda dari 15 tahun akan memerlukan persetujuan dari orang tua mereka sebelum tes dapat dilakukan. Menurut laman Ita-tass, regulasi ini sudah diadopsi di banyak wilayah Rusia dengan telah memperkenalkan tes tersebut di lokal masingmasing. Meski demikian, undang-undang federal soal hal itu baru disusun pada November lalu dan disahkan parlemen pada akhir Mei ini. Menurut jajak pendapat terbaru di Rusia, anakanak berusia 11-24 tahun, sekitar seperempatnya telah mencoba obat-obatan terlarang. Sedangkan kelompok terbanyak biasanya dilakukan antara usia 15 dan 16 tahun. Jumlah keseluruhan pecandu narkoba sulit untuk diperkirakan, sementara jumlah pasien yang resmi terdaftar di rehabilitasi dan klinik sebanyak 500 ribu pasien. Namun, para ahli memperkirakan bahwa jumlah sebenarnya mereka yang secara teratur menggunakan obat-obatan ilegal lebih banyak lagi, antara dua hingga dua setengah juta pemakai. Sebelumnya, program anti narkoba telah menyebabkan kontroversi di beberapa tempat dimana orang tua diminta menandatangani persetujuan mereka tetapi tidak diberitahu rincian tes. Hal itu memicu kritik atas perlindungan informasi yang sangat sensitif dan potensi penyalahgunaan hasil tes.(esy/jpnn)


10

KOMUNIKASI BISNIS

Kendari Pos SElaSa, 11 jUni 2013

Info Komunikasi Bisnis Hubungi: 0813 4183 3363 / 0852 1931 2198

JASA RAHARJA Asuransinya Masyarakat Indonesia

Hubungi : Hp No. 085398230080

Tanya: 085226013510. Apa bedanya Asuransi Jasa Raharja dengan asuransi yang lainnya? Wahyu

Jawab : Jasa Raharja merupakan asuransi kecelakaan lalulintas jalan dan

Putri Beauty salon,spa & sauna Hotel Putri Wisata keMaRiN Putri Beauty Salon, Spa & Sauna, diresmikan. Pusat kecantikan yang terletak di basemen Hotel Putri Kendari ini memiliki banyak fasilitas dengan konsep yang exutive. Putri Beauty yang disuguhkan dengan nuansa alam ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 Wita hingga 22.00 Wita. Owner Putri Beauty, Nordin Tompo mengatakan, bila usaha baru yang dirintisnya itu, merupakan pelengkap hotel yang dimilikinya. Sebagai mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kendari, Nordin merancang pusat kecantikan ini, dengan interior yang ditata oleh ahlinya dari Jakarta,untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Demikian SDM sebagian didatangkan tenaga profesional dari Jakarta, malah manager yang sekaligus stilys,yang juga pengajar di Johny Andrean Jakarta ini, pernah menimba ilmu kecantikan dari Hongkong.

Manager Operational Putri Beauty Salon, Spa & Sauna Yanti, berpose bersama Putri Owner,dalam peresmian yang dihelat kemarin. Insert : Nordin Tompo saat membawakan sambutan

Fasilitas yang disuguhkan di Putri Beauty seperti, salon, perawatan kecantikan seperti facial, lulur, spa dan sauna. Perawatan serta konsultasi rambut juga bisa didapatkan di Putri Beauty. Masalah tarif yang diberikan terjangkau oleh masyarakat Kendari. Selain masyarakat umum, bagi pengunjung hotel yang menggunakan fasilitas di Putri Beauty juga memperoleh potongan harga (Diskon). Mulai hari ini masyarakat Kendari bisa

menggunakan fasiltias di Putri Beauty. Pengunjung sebelum melakukan perawatan akan diperiksa dan berkonsultasi dengan ahlinya. Dalam opening yang berlangsung mewah kemarin, dibuka oleh Wakil Walikota Kendari, Musadar Mapasomba. Hadir pula Sekda Sultra yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Sejumlah pimpinan perbankan, penerbangan, hotel serta pemilik usaha di kota ini juga turut dalam moment tersebut. (adv)

sTik aViCeNNa Gelar Training kepemimpinan uNTuk memberikan bekal kepada mahasiswa berupa wawasan, sikap dan prilaku yang islami dan keterampilan kepada mahasiswa, STIK Avicenna Kendari menggelar training kepemimpinan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan organisasi kemahasiswaan agar menjadi lebih efektif, inovatif, dan produktif dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip dan kaidah manajerial. Tampil sebagai pemateri Dr. La Ode Taalami, S.Pd., M.Hum. Dalam materinya dia mene-

kankan kepemimpinan dalam organisasi. Yakni generasi Islam dalam kepemimpinan mendapatkan banyak cobaan, ujian, dan tantangan. Seorang pemimpin harus mampu menjiwai orang-orang yang dipimpinnya, seorang pemimpin itu karena ada inayah yang diberikan Allah SWT sehingga orang-orang yang dapat memilih menjadi pemimpin. Pemateri berikutnya adal a h D r. A m r u l l a h , M . S i . M a t e r i y a n g d i b aw a k a n terkait Konsep Kepemimpinan. Pemaparannya sebagai

Foto Puket I, dan Puket II STIK Avicenna (Dr. La Ode Taalami, S.Pd & Dr. Makullau, M.Si) saat membawakan materi pada kegiatan Training Kepemimpinan Islamic Study Center Al-Furqon

pemimpin seseorang harus mampu mendeteksi apa-apa yang terjadi dalam lapisan masyarakat. Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk mempengaruhi prilaku orang lian menurut keinginannya dalam suatu keadaan tertentu. Seorang pemimpin melaksanakan rencana menjadi pemimpin dan setiap orang mempunyai hal sekedar pengaruh atas yang lainnya melalui praktek peng ar uh ini tumbuh jiwa kepemimpinan kepada diri seseorang. (adv)

Tanah kavling Rp 183.000 - Rp 278.000/Bulan, 0% Bunga Villa Bukit Tunggala PeNGeMBaNG tanah Kavling berkualitas PT Toyoko Indojep memasarkan tanah kavling siap bangun seluas 26 Hektar berlokasi di jalan Tunggala Kota Kendari bernama Villa Bukit Tunggala. Dilokasi ini disiapkan Kavlingan tahap pertama berjumlah 1.185 unit sehingga membuka peluang sangat besar untuk anda memiliki aset jangka panjang. Kavlingan Villa Bukit Tunggala ditata rapi, asri dalam lingkungan nyaman dengan jalan utama seluas 10 meter, jalan blok 6 meter dan

angkutan penumpang umum,sesuai UU 33 dan 34 tahun 1964.Jasa Raharja merupakan BUMN yang mendapat amanah menyantuni korban kecelakaan baik di darat,laut,udara dan penyeberangan sungai/ferry.

Anda Bertanya, Jasa Raharja Menjawab

dilengkapi fasilitas umum seperti; pasar, sekolah (SD, SMP, SMU), sarana olahraga, taman bermain dan sarana ibadah. Calon user bebas memilih lokasi dari 4 blok yang ditawarkan dengan ukuran kavling 10 x 15 meter. Harga yang sangat terjangkau semua kalangan berkisar 15 hingga 22 Jutaan dengan sistem pembelian cash atau kredit. bagi anda yang ingin kredit diberi kemudahan dengan cicilan cukup Rp 183.000 - Rp 278.000/Bulan tanpa bunga dan akan menerima SHM sebagai legalitas kavlingan. Lokasi sangat mudah dijangkau, hanya berjarak 700 meter dari jalan poros

Ahmad Yani (Belakang kantor Kelurahan Anawai). Hubungi marketing office Jl. Jend A Yani (Lepolepo Square Ruko no.1) Kendari. Cp: 081243607809, 081242435334. (adv)

Tentang Jasa Raharja: Jasa Raharja adalah Suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak

di Bidang Usaha Perasuransian dimana modalnya 100% dimiliki oleh Departemen Keuangan, yang menjalankan tugasnya berdasarkan UU.No.33 & 34 Tahun 1964, Dimana UU No.33 Tahun 1964 mengatur tentang Dana Pertanggunggan Wajib Kecelakaan Penumpang dengan Peraturan Pelaksanaanya PP No.17 Tahun 1965.

BeLi RuMaH DaPaT MOBiL di Green anggoeya Resort Green Villatel Kendari MeMasuki pertengahan tahun 2013 Grean Anggoeya Resort meluncurkan program yang sangat spektakuler bagi end usernya (pembeli) yaitu BELI RUMAH DAPAT MOBIL. Selain sebuah mobil Suzuki Ertiga sebagai hadiah utama, program yang luar biasa ini juga memberikan kesempatan kepada end user untuk mendapatkan hadiah hiburan berupa Sepeda Motor dan banyak hadiah hiburan lainnya . Pogram ini berlaku untuk semua type rumah mulai type 38, 45, 47, 56, 66, 77 dan 115 selama periode pembelian 1 Juni 2013 sampai 30 November 2011 yang akan diundi di kahir tahun, dengan syarat dan ketentuan

berlaku. Program ini melengkapi kelebihan lainnya yang ditawarkan oleh Green Anggoeya Resort, diantaranya : A. Posisi strategis di dalam kota dan sesuai arah pengembangan kota B. Terintagrasi antara perumahan (rumah hunian) yang jumlahnya mencapai lebih dari 500 unit dan area komersil (ruko) C. Fasum yang lengkap berupa kolam renang, lapangan tenis, tempat ibadah dan taman keluarga D. Lebar jalan utama 16 meter dan antar blok delapan meter E. Tinggi plafon 4.5 meter. F. One gate system dengan pengamanan 24 jam dilengkapi CCTV G. Nilai investasi/harga rumah

sangat menarik H. Uang muka bisa diangsur Informasi selengkapnya mengenai program BELI RUMAH DAPAT MOBIL dapat menghubungi kantor pemasaran di Komplek Ruko Martandu Blok B No. 1-2 Jl. Martandu poros Kantor Gubernur Sultra, telp : 0401 3136263. Website: www.greenanggoeyaresort.com (adv)

Nattaya salon siap Layani Paket Pengantin saLON NaTTaya Kendari, sebagai salon keluarga di kota ini hadir dengan berbagai pelayanannya. Salon milik Hernina Purba itu menyiapkan paket pengantin. Keperluan pengantin dari pakaian pengantin (bridal) hingga make up disediakan oleh Nattaya Salon. Paket yang ditawarkan pun beragam sesuai keinginan pelanggan. Pelayanan pengantin yang ditawarkan mulai dari make up pengantin modern dengan koleksi terbaru. Nattaya juga

menerima paket perawatan sebelum pesta pernikahan. Ada pula paket make up pengantin saja. Nah untuk lengkapnya pengantin bisa menggunakan jasa make up dan baju pengantin sekaligus di salon kesayangan masyarakat Kendari ini. Untuk jenis pakaian pengantin, koleksi di Nattaya kini beragam. Jenis pakaian nasional hingga internasional dengan trend terkini bisa anda dapatkan di Nattaya Salon Sekar Rini, Andounohu Kendari. (adv)

suzuki shooter, Desain Baru yang irit BBM PT Suzuki Indo Sales,kembali meluncurkan inovasi terbarunya. Yakni sebuah sepeda motor bebek terkini, yaitu Suzuki Shooter 115. Jenis baru ini menggunakan chasis atau rangka yang ringan namun kokoh dan mudah dikendarai. Pada Suzuki Shooter terdapat tiga tekhnologi sistem full injection, desain baru sistem pengapian dan desain baru sistem pembakaran mesin. Sistem full injeksi menjadikan bahan bakar semakin lebih irit, respon yang baik, mudah menyalakan mesin di segala cuaca serta ramah lingkungan . Suzuki Shooter 1 liter bensin dapat men-

empuh 63 km. Desain baru sistem pengapian . Sistem pengapian saat ini menggunakan pengapian transistor, serta adaptasi penggunaan busi dengan angka pengapian yang lebih tepat sehingga proses pembakaran lebih baik. Desain baru pembakaran dengan ruang bakar yang ideal dapat dicapai berkat peruabahan sudut katup dan pemilihan tipe busi yang tepat. Penampilan Suzuki Shooter bergaya sportif dengan warna dinamis terinspirasi dari motor gede suzuki ini super luas dapat menyimpan berbagai keperluan belanja. Untuk harga, Suzuki shooter ter-

bagi dua type yaitu suzuki shooter velg bintang dan velg jari-jari. Type velg bintang on the road Rp 15 juta uang muka Rp 2.250 ribu plus susbsidi Rp 750 ribu. Untuk velg jari-jari on the road Rp 13 .495 ribu. Uang muka minimal Rp 1.950.000 subsidi Rp 750 ribu. Untuk info lebih lanjut hub delaer resmi Suzuki. (adv)


Aneka

Kendari Pos |Selasa, 11 Juni 2013

11

Sempat Dicurigai Seniman .............. kertas rupiah. Mulai pecahan Rp 100 sampai Rp 50 ribu. “Karya pertama saya gambar pahlawan Teuku Umar pada pecahan Rp 5 ribu. Uang itu dikeluarkan BI (Bank Indonesia) tahun 1986,” terang seniman asal Jogjakarta tersebut saat ditemui di rumahnya Minggu kemarin (9/6). Sore itu Mujirun terlihat sibuk menyiapkan sejumlah karyanya yang rencananya dipamerkan di Jogjakarta pekan ini. Sembari membingkai sejumlah lukisan karyanya, Mujirun menceritakan awal dirinya terjun sebagai engraver. Dia mengaku berkarir sebagai pegawai di Peruri setelah diiming-imingi seorang karyawan BUMN. “Saya tidak tahu dari mana orang itu tahu kalau saya bisa melukis. Padahal, saat itu saya belum selesai sekolah,” ungkap lulusan Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Jogjakarta itu. Iming-iming yang menggiurkan tersebut cukup menggoda Mujirun. Apalagi, saat itu mencari pekerjaan yang layak tidak mudah. Maka, begitu lulus SMSR, Mujirun menyanggupi tawaran tersebut. Dalam ingatannya, ketika itu Peruri menawarkan gaji Rp 50 ribu per bulan. Angka tersebut cukup besar untuk ukuran gaji pegawai pada era 1970-an. “Saya terus terang langsung tergiur. Bayangkan, gaji pegawai negeri di kabupaten saja saat itu hanya Rp 18 ribu,” terang pria kelahiran 26 November 1958 tersebut. Mujirun pun kemudian hijrah ke ibu kota. Tapi, dia tak bisa langsung bisa mengaplikasikan karya-karyanya di Peruri. Dia harus menjalani pendidikan seni lagi. Bahkan, hingga keluar negeri. Mujirun berkesempatan untuk menempuh pendidikan di Swiss dan Italia guna memperdalam teknik engraving pada gambar utama uang kertas. “Saya tidak menyangka orang desa seperti saya bisa sekolah di luar negeri. Belajar dari seniman-seniman engraver dunia,” tuturnya sembari menunjukkan foto-foto dokumentasinya saat berada di dua negara tersebut. “Ini foto saya waktu muda. Rambut saya masih banyak, berbeda dengan sekarang yang sudah botak,” kelakarnya saat menunjukkan foto saat di Italia. Sepulang dari Italia, suami Siti Julaeha itu tak langsung mendapatkan kepercayaan membuat gambar-gambar di uang kertas. Kesempatan tersebut baru datang tiga tahun kemudian. Dia dipercaya untuk menggambar sosok pahlawan Teuku Umar yang digunakan untuk uang kertas Rp 5 ribu. Menurut Mujirun, selama ini pembuatan gambar uang itu dilakukan dengan proses seleksi yang ketat. Lima engraver Peruri diminta untuk mengambar manual dengan teknik pen drawing. Gambargambar tersebut kemudian diserahkan ke pimpinan BI. Begitu gambar disetu-

jui, seniman yang membuat baru bisa mengerjakannya. Teknik engrave termasuk cukup rumit. Teknik tersebut dilakukan di media pelat baja. Menggambarnya menggunakan pisau dengan teknik cukil. Sepintas mirip teknik mengukir. Namun, teknik engrave lebih sulit karena diaplikasikan di media yang kecil dengan skala satu banding satu. “Bisa dibayangkan betapa rumitnya. Karena itu, kerjanya juga harus pakai kaca pembesar seperti ini,” ujar Mujirun. Dia lantas menghidupkan komputernya. Dia menunjukkan beberapa foto dokumentasi ketika masih bekerja di Peruri. Salah satunya foto ketika Mujirun harus menggunakan kaca pembesar untuk membuat gambar di pelat baja dengan teknik cukil. Dengan alasan keamanan, Mujirun lantas tak menjelaskan proses detail pembuatan gambar itu hingga akhirnya menjadi uang kertas. “Tidak etis kalau saya jelaskan detailnya karena bagaimanapun saya pernah bekerja untuk Peruri,” terang bapak lima anak itu. Salah satu karya Mujirun yang membanggakan adalah gambar uang seri “Pak Harto Mesem”. Sebab, pembuatannya tidak hanya bersaing dengan engraver dari Peruri. Karyanya harus diadu dengan engraver dari luar negeri. “Gambar sketsa wajah Pak Harto karya saya dan karya engraver dari Australia terpilih untuk diserahkan ke Setneg (Sekretariat Negara, Red) untuk dipilih salah satu,” terangnya. Tanpa diduga, pihak Istana Negara menjatuhkan pilihan pada karya Mujirun. Gambar “Pak Harto Mesem” itulah yang kemudian menghiasi uang Rp 50 ribu yang diterbitkan pada 1995. “Gambar itu yang paling mengesankan,” tuturnya. Selain karya itu, ada beberapa karya Mujirun lain yang cukup fenomenal. Di antaranya, gambar pahlawan Sisingamangaraja XII di uang Rp 1.000 (keluaran 1987), gambar rusa Cervus timorensis untuk uang Rp

500 (1988), gambar anak Gunung Krakatau untuk uang Rp 100 (1991). Lalu, gambar Gunung Kelimutu untuk uang Rp 5.000 (1991), Ki Hajar Dewantoro di uang kertas Rp 20 ribu (1998), paskibraka di uang Rp 50 ribu (1999), serta gambar Kapitan Pattimura Rp 1.000, gambar Pulau Maitara dan Tidore Rp 1.000, serta Tuanku Imam Bonjol Rp 5.000 (ketiganya keluaran 2001). Mujirun jugalah yang membuat gambar pahlawan Oto Iskandar Di Nata pada uang Rp 20 ribu yang dikeluarkan pada 2004. Terakhir, sebelum pensiun, pria 55 tahun itu membuat gambar I Gusti Ngurah Rai untuk uang pecahan Rp 50 ribu keluaran 2009. “Selama di Peruri, alhamdulillah saya banyak mendapatkan kepercayaan. Saya juga pernah dikirim ke Malaysia menangani security printing untuk stamp hasil. Itu kalau di Indonesia, ya semacam meterai,” terangnya. Mengetahui keahliannya yang langka, pemerintah Malaysia sempat hendak membajak Mujirun. Dia diiming-imingi gaji dan fasilitas yang wah. “Saya masih ingat betul kalimat imingimingnya. Katanya di sini (Malaysia) tukang batu saja istrinya bisa membeli kalung-kalung besar, apalagi yang punya kemampuan seperti saya,” kenangnya. Mujirun juga pernah dikirim ke Inggris pada 1992 atau dua tahun setelah dari Malaysia. Di Negeri Ratu Elizabeth itu, Mujirun ditugasi studi banding soal gambar uang.

Terakhir, pada 2004, dia ditugasi ke Hungaria untuk belajar software engrave. Mujirun mengatakan, saat ini tidak semua gambar di mata uang kertas rupiah dikerjakan dengan teknik engrave manual. Ada beberapa gambar yang dikerjakan dengan aplikasi program komputer. Dia lalu menunjukkan perbedaan hasil engrave manual dengan computerized. Secara kasatmata terlihat adanya perbedaan kontur yang dihasilkan dari goresan-goresan garis pada kertas. Hal itu lebih tampak saat dilihat dengan kaca pembesar. Mujirun tak tahu mengapa di Indonesia tidak banyak seniman yang tertarik menekuni teknik engrave. Bahkan, Ibu Negara Ani Yudhoyono pernah menyarankan agar Mujirun terjun ke dunia akademik untuk mendidik calon-calon seniman engraver. “Dalam pameran di Epicentrum, Jakarta, November 2012, Bu Ani meminta saya membuka sekolah engrave. Katanya sayang kalau tidak ada generasi baru yang bisa teknik menggambar itu,” ungkapnya. Mujirun mengaku siap membagikan ilmunya kepada generasi muda. Hanya, sejauh ini dia masih belum bisa mewujudkan gagasan itu karena keterbatasan

modal dan fasilitas. “Kalau ada yang membuka sekolah khusus engrave, saya siap membantu,” tegasnya. Mujirun memilih pensiun dini karena beberapa hal yang tidak bisa disebutkannya. Dia kini mengisi hari-hari dengan mengelola bisnisnya, baik di luar seni maupun yang berkaitan dengan gambarmenggambar. Di antaranya usaha koskosan. “Selain itu ya ikut pameran ke sana kemari,” ucapnya. Penyuka wayang tersebut mengaku sudah merintis sejumlah usaha semasa masih di Peruri. “Sejak lama saya memang ingin menyiapkan “bantal” untuk kehidupan setelah pensiun,” ujarnya. Untuk menjaga kerahasiaan negara dalam proses pembuatan uang, di dalam Peruri ada divisi pengawasan. Tugasnya mengawasi kehidupan karyawan yang dianggap “tidak normal”. Mujirun termasuk sempat dicurigai karena punya penghasilan yang lebih banyak daripada gajinya di Peruri. Padahal, tambahan pendapatan itu diperoleh dari beberapa bisnisnya. “Wajar kalau saya sampai dicurigai karena kerja kami berkaitan dengan pencetakan uang. Tapi, setelah saya jelaskan apa yang terjadi, tim pengawas bisa mengerti,” terang dia. (c10/c9/ari)


12

Kendari Pos |Selasa, 11 Juni 2013

Rupiah Sempat Tembus Level Rp 10.000 Per USD Jakarta,KP Rupiah yang akhir pekan lalu bersusah payah merangkak naik, awal pekan ini kembali terempas sentimen global. Meski demikian, pemerintah terus menunjukkan sikap tenang untuk mendinginkan pasar. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, pemerintah terus memantau gejolak rupiah yang kemarin terperosok hingga mendekati level psikologis 10.000 per dolar AS (USD). “Ini fenomena yang biasa terjadi di financial market (pasar keuangan),” ujarnya kemarin (10/6). Pada perdagangan di pasar uang kemarin, nilai tukar rupiah memang sangat fluktuatif. Data pantauan Reuters menunjukkan, rupiah sempat melemah hingga level 9.966 per USD pada pukul 10.00 WIB. Namun, pada pukul 16.00 WIB, rupiah kembali stabil di posisi 9.810 per USD. Di pasar berjangka, rupiah bergerak lebih liar. Data kantor berita Bloomberg

menunjukkan, nilai tukar rupiah pada kontrak non-deliverable forward (NDF) untuk masa pengantaran 1 bulan ke depan sempat menembus level 10.355 per USD. Ini merupakan level terendah sejak Agustus 2009. Adapun untuk nilai tukar harian, rupiah ditutup di level 10.090 per USD. Sementara itu, data kurs BI berdasar Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) kemarin ditutup di level 9,806 per USD, melemah 16 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu yang 9.790 per USD. BI mengklaim, data nilai tukar Jisdor merupakan acuan yang menggambarkan kondisi paling riil karena dicatat berdasar realisasi transaksi valuta asing antarbank di Indonesia. Data kompilasi dari Bloomberg menyebut, pelemahan rupiah terjadi karena banyaknya investor asing yang menarik dananya dari Indonesia. Sepanjang Juni ini saja, dana asing yang kabur dari pasar modal (Bursa Efek Indonesia/BEI) dan

obligasi (Surat Berharga Negara/SBN) diestimasi mencapai USD 812 juta atau sekitar Rp 7,9 triliun. Menurut Chatib, capital outflow atau aliran dana keluar bisa terjadi karena situasi perekonomian global yang masih penuh uncertainty atau ketidakpastian. Kondisi itulah yang memengaruhi persepsi investor untuk menempatkan asetnya pada instrumen yang dinilai cukup aman, yakni dolar AS. “Karena itu, fenomena (pelemahan nilai tukar) ini tidak hanya terjadi di sini (Indonesia, Red), tapi juga di beberapa region,’ katanya. Chatib membantah bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dipicu oleh belum adanya kepastian kapan rencana kenaikan harga BBM direalisasikan. Menurut dia, isu mengenai kenaikan harga BBM sudah cukup lama menjadi pembicaraan dan sudah diantisipasi oleh pasar. “Sekali lagi, ini lebih di-drive (dipacu, Red) karena situasi eksternal,” ucapnya. (owi/gal/c2/kim)

Jangan Korbankan Rakyat Mutasi .............. kemarin. Lalu apakah mutasi tersebut atas pengetahuan gubernur Sultra Nur Alam?, politisi PKS itu enggan berspekulasi. Menurutnya, sebagai birokrat tentu mereka lebih tahu soal itu. “Meski begitu tetap kita minta guber-

nur mengevaluasi bersangkutan. Kalau memang ada kekeliruan, tentu harus diberikan sanksi, mulai teguran hingga pemecatan, tergantung tingkat kesalahannya,” ungkapnya. Bukan hanya itu, evaluasi cepat diperlukan agar tidak berdampak pada masyarakat. Apalagi beberapa bulan ke depan akan diselenggarakan pesta

demokrasi. Kejadian ini bisa jadi akan menimbulkan konflik horizontal jika dibiarkan berlarut-larut. “Kita tentu berharap, kepentingan politik harus diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Jangan dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Pastinya evaluasi cepat diperlukan,” terangnya. (cr3)

Semua Tanpa Restu Kemendagri Kolaka .............. aturan, sehingga harus dibatalkan. Gamawan mengatakan, Plt Kabupaten Kolaka tidak boleh seenaknya melakukan mutasi, karena itu melanggar aturan, apalagi jika ada inisiatif pribadi. Ia menekankan, siapapun kepala daerah harus bersikap profesional dan proporsional dalam menempatkan pejabat daerah. Memposisiskan seorang pejabat haruslah berpegang pada aturan serta jangan berpikiran gampang-gampangan. “Mereka harus dikembalikan sesuai dengan aturan yang ada. Saya menunggu kabar selanjutnya apakah telah dilakukan atau belum,” tandas Mendagri. Terpisah, Juru Bicara Kemendagri Ray-

donisar Moenek mengingatkan aturan dalam pasal pasal 132 A ayat (1) PP 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah. Bahwa penjabat atau plt Kepala Daerah dilarang melakukan mutasi pegawai, dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri. Kemendagri dapat menyetujui mutasi, tetapi tetap harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan. Namun, kondisi yang terjadi sampai terjadi nonjob. “ Bupatinya di sana, tidak boleh menonjobkan. Ada tidak kesalahan, itu perlu pemeriksaan. Mutasi tidak boleh memberhentikan dari jabatan alias nonjob dan menurunkan eselon. Karena dia hanya penjabat, tak boleh merugikan

karir yang bersangkutan,” ujarnya. Lantas bagaimana dengan keabsahan mutasi tersebut ? Kata Dony, apa yang dilakukan Plt bupati Kolaka bisa dibatalkan sesuai Undang-Undang yang berlaku. Itu, melalui persetujuan pusat karena kebijakan yang diambil tersebut memerlukan langkah korektif. Belum lagi, dalam melaksanakan tugas Amir Sahaka belum definitif. Nah, sesuai dengan PP Nomor 49/2008, mutasi dapat dilakukan jika mendapat persetujuan dari Mendagri. “ Yang jelas sudah ada perintah untuk evaluasi. Tidak boleh merugikan PNS. Tidak boleh menonjobkan harus sesuai prosedur, karena ada pertimbangan dengan pemeriksaan PP Nomor 53 2010 tentang PNS tidak diperkenankan kalau tidak sejalan.” terangnya. (cr1)


Langganan Dalam Kota Rp. 97.500,-

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Rahmat Terancam Dipecat Kendari, KP Kasi Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kendari, Rahmat Gunawan harus menanggung resiko perbuatannya. Tak hanya berdiam di balik jeruji besi, sanksi pencopotan jabatan telah disiapkan. Bahkan, Kanwil Kemenhum dan HAM Sultra mengancam akan memecatnya dari PNS jika memang terbukti bersalah. Rahmat saat ini masih dalam proses pendalaman penyidikan di Mapolda Sultra dalam perkara dugaan calo warga negara asing (WNA) ilegal. Polisi masih terus mengembangkan keterlibatan oknum-oknum tertentu dalam memfasilitasi WNA ilegal tersebut masuk ke Sultra sebagai batu loncatan menyusup ke Australia. Kabid Lalulintas Kanwil Kemenkumham Sultra, Osdi Arman menegaskan,

tidak ada toleransi terhadap Rahmat Gunawan jika memang telah terbukti bersalah. Meski saat ini baru dugaan, namun perilaku Kasi Wasdakim itu dianggap sangat mencoreng institusinya. Ia pun menilai, fakta keterlibatan Rahmat hanya bisa diputuskan oleh pengadilan dan apa perannya dalam aksi tersebut. “Rahmat masih tercatat sebagai pegawai di Kantor Imigrasi, karena belum ada keputusan dari pengadilan. Meski pihak kepolisian telah menetapkan sebagai tersangka, tapi pengadilanlah yang berhak menentukan dan menjatukan hukuman kepada setiap orang yang berbuat kejahatan. Bisa saja Rahmat ini hanya sebagai korban atau sejenisnya dan bisa saja Rahmat hanya dimanfaatkan,” ungkap

Baca TERANCAM di Hal 15

Rahmat Gunawan

Pembunuh Bertopeng Mulai Terdeteksi

Korban Merupakan DPO Polres Muna

MAUL GANI/KP

Kurangnya kesadaran para pemilik Ruko untuk membuat dan memperbaiki drainase menjadi ancaman bagi warga metro terhadap bencana banjir. Kondisi kerusakan drainase sudah mencapai 80 persen atau 714 KM di Kota Kendari.

714 KM Drainase Rusak Kendari, KP Semrautnya pembangunan Ruko di Kota Kendari sering menjadi persoalan baru. Banyak pelaku yang tidak mengindahkan aspek infrastruktur lainnya seperti dranase dan serapan air. Akibatnya, banjir sering mengancam akibat dranase yang rusak. Tingkat kerusakan drainase yang ada di Kota Kendari mencapai sekira 80 persen. Rincian drainase Kota Kendari sepa-

njang, 1.201 Kilometer (KM). Kerusakan drainase sudah mencapai 714 KM. Artinya, drainase yang masih bagus saat ini hanya 487 KM. Wajar saja, hujan sesaat yang mengguyur Kota Kendari akan berdampak pada masalah banjir karena arus air tidak mengalir dengan lancar. Kadis PU Kota kendari, Ir Rusnani mengungkapkan, istansinya akan terus bekerja keras dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur yang ada, untuk

mendukung percepatan pembangunan Kota Kendari. “Persoalan drainase program PU kedepan sehingga perlu perencanaan ulang. Selain aspek peningkatan jalan yang terus kita lakukan, data PU dengan perbaikan drainase yang cukup panjang itu akan terus dikerjakan secara bertahap,” katanya, saat menghadiri rapat RPJMD di Gedung DPRD Kota Kendari, Kemarin (10/6).

Baca RUSAK di Hal 15

METROSIANA

Istri Hanya Pasrah USAHA ST menarik laporan kasus pelecehan seksual terhadap anaknya akhirnya sia-sia. Polisi tetap melakukan proses hukum. Meskipun pelaku berkilah hanya Sekwilda (sekitar wilayah dada), namun perilaku HMS (47) telah melanggar undang-undang perlindungan anak. Sejak 1 Mei lalu, HMS telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga telah mencabuli anak tirinya sendiri. 31 Mei 2013, ST berusaha mencabut laporannya di Polsek Kemaraya, namun proses hukum tetap berjalan. “Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah ada. Olehnya itu, pekan ini berkas perkaranya sudah akan dilimpahkan ke Kejaksaan. Paling lambat besok atau lusa, berkasnya akan dikirim,” ungkap Aiptu Supratman, Kanitreskrim Polsek Kemaraya, kemarin.Atas perbuatannya, tersangka terancam dihukum 16 tahun penjara. Ia dijerat pasal berlapis yakni pasal 82 UndangUndang Perlindungan Anak serta pelanggaran terhadap nilai kesopanan atau kesusilaan, pasal 294 ayat 1 KUHP. Beratnya ancaman ini, wajar jika istri tersangka yang juga merupakan ibu kandung korban berusaha mencabut laporan anaknya. Alasannya, suaminya harus mencari nafkah untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Setelah permintaannya tidak dikabulkan, ST hanya pasrah karena nasi sudah menjadi bubur. “Istri tersangka tidak lagi berusaha menarik laporannya,” ujar pria yang akrab disapa Ambon itu. (m1/aka)

Kendari, KP Satuan Reskrim Polres Kendari dituntut bekerja keras dalam mengungkap kasus pembunuhan di sebuah kamar kos, Lorong Barlian sekitar Kampus Unhalu, pekan lalu. Polisi sudah mulai mendeteksi kawanan bertopeng yang menjadi pelaku pembunuhan. Sejumlah nama telah dikantongi Satreskrim Polres Kendari dan masih intens memburu pelaku. Ironinya, saat berita tewasnya La Ode Akbar Ilham di tangan sekelompok orang bertopeng mengungkap fakta baru. Ternyata, korban pembunuhan di Lorong Barlian (La Ode Akbar Ilham) telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Muna dalam kasus pembunuhan juga. Akbar diduga menjadi pelaku pembunuhan pada malam Natal tahun 2012 di Raha, Kabupaten Muna, dengan korbannya bernama Hernanto.

Kuat dugaan, terbunuhnya La Ode Akbar Ilham adalah sebuah aksi balas dendam. Disinyalir, kasus tersebut ada kaitannya dengan kasus pembunuhan di Kabupaten Muna. Namun, Kapolres Kendari, AKBP Yuyun Yudhantara belum berani mengungkap motif pembunuhan tersebut dengan alasan, pelakunya belum tertangkap. “Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berdasarkan keterangan para saksi, satu orang pelaku utama pembunuhan pada korban (Akbar, red) telah diketahui identitasnya dengan inisial E. Jadi kalau sudah ditangkap, baru bisa dikembangkan siapa-siapa teman pelaku saat melakukan aksi pembunuhan dan apa motifnya,” ungkap AKBP Yuyun Yudhantara, melalui Ipda Iwayan Sudiana, Kaurbin Ops Reskrim saat ditemui, kemarin (10/5). Guna pengejaran pelaku, Polresta Kendari telah menurunkan 8 personil yang

Baca PEMBUNUH di Hal 14

Jadwal Rekon Imsak Molor Kendari, KP Jadwal reka ulang (rekonstruksi) kasus pembantaian keluarga La Bodjo di Jalan Bunga Seroja, rupanya bakal tertunda. Pasalnya, polisi disibukkan dengan kasus pembunuhan di Lorong Barlian, sekitar Kampus Baru. Satreskrim Polres Kendari masih intens melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Sebenarnya, rencana besok (hari ini red) akan dilakukan rekontruksi ulang.

Tapi karena terjadi lagi pembunuhan dan tersangkanya masih dilakukan pengejaran, sehingga diperkirakan itu akan terhambat. Sebab, kami masih fokus disitu sekarang,” ungkap Ipda Iwayan Sudiana, Kaurbin Ops Reskrim, kemarin (10/5). Kalaupun telah ditetapkan jadwal pelaksanaannya, tempat dan waktunya tetap akan dirahasiakan. Kata dia, hal itu dilaku-

Baca JADWAL di Hal 15

DOK/KP

Jadwal reka ulang kasus pembunuhan di Jalan Bunga Seroja tampaknya akan molor. Polisi juga masih merahasiakan tempat dan waktu pelaksanaannya. Gambar diatas adalah gambar Imsak saat dibawa ke RSJ Kendari melakukan pemeriksaan jiwa.


14

Metro

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

anak Jalanan juga Diimpor? Kendari, KP Tak hanya daging dan sayuran yang sering diimpor ke Sultra. Anak jalanan pun disinyalir sudah ada berbau impor. Kota Kendari yang baru saja didaulat mewakili Indonesia dalam program kota layak anak Internasional di Negara Nepal terancam “kebanjiran” anak jalanan. “Di satu sisi kita mendapat predikat Kota layak anak, tetapi di sisi lain permasalahan anak jalanan justru makin banyak. Bahkan beberapa saat lalu, ada yang mendapati beberapa anak yang datang di Kota Kendari dengan menggunakan maskapai penerban-

gan. Ini tidak bisa dibiarkan dan harus diantisipasi,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota kendari, Chulafaurasidin di aula rapat utama, kemarin. Anggoata Komisi I lainnya, Sitti Nurhan juga meminta kepada Dinas Sosial untuk serius dalam memberantas anak-anak jalanan yang sudah semakin mengkhawatirkan. “Mestinya Dinas Sosial telah memilki data, tentang anak-anak jalanan ini, kemudian bagaimana dengan program pelayanan rehabilitasi sosial? Kalau perlu, libatkan pihak ketiga, misalnya LSM untuk membantu mengatasi penyakit masyarakat ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Trasmigrasi dan Sosial Kota kendari, As’ad mengatakan, pihaknya akan mengupayaan pencegahan dan antisipasi “menjamurnya” anak jalanan di Kota Kendari. “Kami sudah maksimal dalam melakukan pencegahan terhadap anak-anak jalanan ini. Permasalahannya adalah anak jalanan di Kota Kendari mendapat bekingan dari orang lain. Contoh kasus, anak jalanan yang ada di beberapa titik kita temukan justru diawasi langsung oleh orang tuanya dari jarak beberapa meter. Pernah kita tertibkan tetapi tidak berhenti, malah bertambah banyak,”

katanya. Dalam waktu dekat kata As`ad, pihaknya akan melakukan sosialisasi larangan untuk memberikan uang kepada anak-anak jalanan di Kota Kendari. Sebab, selama ini para anak jalanan itu terlalu dimanjakan para warga metro dalam setiap aksi mereka. “Kita akan memasang baleho, berisi pesan agar tidak memberikan uang kepada anak-anak jalanan yang meminta-minta. Kami juga meminta kepada Pemkot untuk membuat aturan terkait larangan pemberian tersebut,” tegasnya. (p2/aka)

ditemukan di bagian kepala, tangan kiri dan kanan termasuk belakang korban. Kedua korban hidup lainnya, informasinya telah keluar dari RSUD Abunawas dan dirujuk RS Santana. Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Muhamad Faruk Rozi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan “Kemungkinan pelaku lari ke Kolaka. Kami terus melakukan pengejaran dan menelusuri tempat-tempat yang diduga menjadi pelarian dan persembunyian pelaku,” ungkap pengganti AKP Rofikoh itu. Korban Pembunuhan, DPo Polres muna Kasus pembunuhan terhadap La Ode Akbar Ilham mulai ada titik terang. Ternyata, korban diidentifikasi sebagai DPO Polres Muna. Akbar merupakan salah satu tersangka kasus pembunuhan pada malam Natal 2012 di Muna yang mengakibatkan Hernanto (17) meninggal. Kapolres Muna AKBP Sempana Sitepu mengakui, La Ode Akbar Ilham merupakan DPO dalam perkara pembunuhan yang terjadi di jalan dr Sutomo, Kecamatan Katobu Muna. Selain Akbar Ilham, masih ada dua orang rekannya yang juga masuk DPO. Dengan munculnya kasus pembunuhan terhadap DPO Polres Muna membuat kinerja kepemimpinan

Sempana Sitepu dipertanyakan. Pasalnya, korban hanya bercokol di Kendari, tapi tak mampu terdeteksi. Polisi seakan “lepas tangan” terhadap DPOnya. Kepolisian kecolongan dan hanya mampu mendeteksi DPOnya setelah terbunuh. Namun, Kapolres Muna membantah bila disebut kecolongan, tidak dapat mengidentifikasi keberadaan korban sebelum dibunuh. “Kita sudah melakukan upaya pencarian. Melakukan koordinasi antara Polres di wilayah Indonesia. Namun tersangka belum kita temukan,”terang AKBP Sempana Sitepu, Kapolres Muna. Setiap mendapat informasi ada Polisi, Akbar selalu lolos. “Namanya DPO, kalau lihat polisi pasti lari,” timpalnya. Polres Muna juga sudah melakukan himbauan kepada keluarga, agar korban menyerahkan diri ke Polres Muna. Namun alm Akbar Ilham tak juga menyerahkan diri. Kapolres Muna menghimbau kepada semua DPO, untuk menyerahkan diri ke Polisi. Sebagai DPO, kata dia, bila tidak secepatnya didapat Polisi, konsekwensinya lawannya yang akan mendapat dia. “Kita himbau agar mereka yang masuk DPO menyerahkan diri. Menjalani hukuman kurungan, tidak akan selamanya, pasti akan bebas juga. Menjadi fatal, bila mereka yang masuk DPO kedapatan oleh la-

wan mereka,”himbaunya. Pasca kematian Ilham Akbar, kata AKBP Sempana Sitepu, tidak ada peningkatan keamanan di Empang. “Kita melakukan pendekatan preventif, kepada pihak keluarga dan rekan-rekannya,” katanya. Sebagai bentuk kepedulian, saat jenazah La Ode Akbar Ilham tiba di Raha, personil Polres Muna melakukan penjemputan di pelabuhan Fery Tampo dan mengawalnya hingga ke rumah duka. (m1/awn/aka)

Pembunuh... fokus melakukan pencarian di luar daerah. Sedang dalam Kota Kendari, 12 personil dibantu jajaran juga melakukan pencarian intensif. Hingga saat ini, polisi telah mengambil keterangan 6 orang saksi. Mereka sebagian tetangga kamar kos, termasuk korban yang selamat selamat yakni Armin dan Sunu Raya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembunuhan ini dilakukan atas unsur dendam yang telah lama tersimpan. Namun, kepolisian belum berani menyimpulkan hal itu. Olehnya itu, Iwayan Sudiana mengaku motif pembunuhan belum diketahui secara pasti. “Apakah ada dendam lama atau tidak, belum diketahui. Kunci harus ada tersangka yang ditangkap baru diketahui secara pasti berdasarkan keterangan dalam penyidikan. Sejumlah pelaku masih ada yang berkeliaran di Kota Kendari, tapi fokus pengejaran juga dilakukan di luar daerah,” katanya lagi. Selain itu, Iwayan Sudiana menegaskan bahwa barang bukti sejumlah parang yang ditemukan dan sidik jarinya pun sudah diidentifikasi. Tapi untuk proses pencocokan belum dilakukan karena pelakunya belum tertangkap. Berdasarkan hasil visum, Almarhum mengalami 11 luka tusukan. Selain dibagian jantung, luka juga


Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Rusak... Menanggapi persoalan tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, H Djayadi Said mengatakan, pihak Dinas PU segera membuat master plan yang baru dan disesuaikan dengan pembangunan Kota Kendari. “Kita tidak bisa lagi berpatokan pada kondisi lama. Mesti ada master plan baru yang harus dibuat untuk menata kembali pembangunan fisik yang terus bergerak di kota Kendari baik jalan, jembatan, termasuk drainase yang bisa menjadi faktor pendukung pembangunan,” katanya. Menurut pantauan Kendari Pos, di Kota Kendari masih terdapat beberapa pemilik Ruko yang mengabaikan persoalan drainase. Bahkan, ada beberapa pemilik Ruko yang menutup resapan air hujan sehingga debit air langsung mengarah ke badan jalan. Faktor tersebut kerap menyebabkan banjir dan kerusakan pada badan jalan. Sebagian kawasan lainnya sama sekali tidak membuat drainase. (p2/aka)

Jadwal... kan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Atas ketidak jelasan ini, maka rencana percepatan pelimpahan berkas sang penjagal itu dipastikan bakal molor dari waktu yang telah ditetapkan yakni pekan ini. “Waktu dan tempat rekontruksi memang masih dirahasiakan. Jadi, sepertinya tidak bisa dilakukan besok. Kami juga akan mengirim surat pemberitahuan ulang ke kejaksaan untuk menyaksikan rekon,” katanya. (m1/aka)

Terancam... Osdi Arman sedikit membela. Setiap pelanggar, kata dia, akan dikenakan sanksi sesuai hukum dan prosedur yang berlaku. Saat ini, pihaknya belum bisa berani mengambil kebijakan terkait kasus yang menimpa Kasi Wasdakim, sebab proses penyelidikan kepolisian masih berlangsung. “Jika pelanggrannya berat makan hukumannya berat, jika pelanggarannya ringan maka hukumannya ringan juga,” tegas Osdi. Osdi Arman menjelaskan, jika selama ini pihak Kemenkumham tidak mengetahui prosedur penanganan imigran gelap. Kantor Imigrasi telah dipercayakan sepenuhnya untuk menangani persoalan keimigrasioan. “Kantor Imigrasi hanya sebatas melaporkan. Selama tidak ada laporan, kami tidak tahu permasalahannya. Pengurusan imigran gelap telah dimandatkan kepada Kantor Imigrasi,” katanya. (cr1/aka)

Metro Gizi Buruk, Kendari Ranking Kedua Kendari, KP Kota Kendari menempati ranking kedua terbanyak penderita gizi buruknya. Data yang direalise, sepanjang tahun 2012, penderita gizi buruk di Kota Kendari mencapai 85 kasus. Kota Kendari hanya mengalahkan Kabupaten Buton yakni 94 kasus. Temuan tersebut mengundang perhatian khusus dari DPRD Kota Kendari. Pihak DPRD pun menantang Dinas Kesehatan Kota Kendari untuk menuntaskan persoalan tersebut dalam waktu yang cepat. “Kota Kendari menempati urutan kedua dalam persoalan gizi buruk di Sultra. Tentu harus ada upaya khusus dari Pemkot terkait penanggulangan persoalan ini dan akan selalu menjadi batu sandungan pembangunan jika terus dibiarkan terjadi,” kata Muh Yahya, di DPRD Kota Kendari, kemarin. Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh Ketua Komisi III, Aladin. Menurut legislator Partai PAN ini, Dinkes harus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang memiliki potensi terkena gizi buruk, agar mudah dilakukan monitoring serta langkah-langkah pencegahan. “Kita harus tahu dulu, berapa penderita dan berapa juga yang bisa berpotensi terkena gizi buruk? Lalu tentukan target serta langkahlangkah pencegahan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota

Kendari, dr Maryam Rufiah menjelaskan, saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi dalam menanggulangi gizi buruk di Kota Kendari. Termasuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam langkah pencegahan penyakit yang disebabkan kurangnya asupan ini. “Kita sudah lakukan evaluasi. Ternyata, urbanisasi adalah penyumbang terbesar munculnya gizi buruk. Contohnya, para buruh atau pekerja kasar yang datang ke Kota Kendari yang membawa anak-anaknya dan tinggal di kawasan proyek yang tidak sehat. Selain itu, kita juga kesulitan melakukan pendataan sebab mereka ini biasanya berpindah-pindah. Kemudian masalah lainnya adalah tidak terkontrolnya keamanan pangan terutama produksi rumah tangga yang tidak diketahui pengelolaan gizinya,” ungkapnya. Beberapa langkah yang telah dilakukan, tambah dr Maryam, saat ini pihaknya telah mengusulkan anggaran APBD terkait masalah penanggulangan gizi buruk. “Kita memiliki Rumah Pemulihan Gizi (RPG) yang ada di beberapa tempat di Kota Kendari. Sudah ditinjau langsung oleh Kementerian Kesehatan RI, rumah pemulihan ini kita harapkan bisa menanggulangi permasalahan yang ada. Selain mengajukan anggaran ke APBD, untuk mendanai kelancaran pemulihan gizi ini,” tukasnya. (p2/aka)

15

SBY Dipastikan Hadir di Kendari Kendari,KP Peringatan Hari Keluarga nasional (Harganas) XX tahun 2013, yang puncak peringatannya akan dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara akan dilaksanakan 29 Juni mendatang. Presideng SBY dipastikan hadir dalam perayaan tersebut. Kepala Bidang Advokasi BKKBN Sultra, Ruben Tulak mengatakan, peringatan hari keluarga merupakan salah satu momentum yang sangat penting dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap KB. Peran aktif para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan LSM secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan program kependudukan dapat dilaksanakan dengan baik. Harganas sebagai bentuk semangat hari keluarga BKKBN. Dengan harapan dapat menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran untuk berupaya memperbaiki kualitas kehidupannya. Memupuk usaha kemandirian keluarga baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. “Hari Keluarga yang jatuh tanggal 29 Juni mendatang akan dihadiri langsung Presiden SBY beserta Ibu Ani Susilo Bambang Yudhoyono. Sampai hari ini, belum ada pemberitahuan soal pembatalan kedatangan presiden. Adapun acara puncaknya nanti terpusat area pelataran eks MTQ Jalan Made Sabara, “ jelasnya. Namun, sebelumnya, lanjutnya Ruben Tulak, akan diadakan jalan santai, senam, pelayanan pengobatan penyakit katarak minimal 100 orang. Selain itu, ada juga sunatan massal, donor darah dan pelayanan KB. “Semua kegiatan ini terpusat di GOR Taman Budaya,” pungkasnya. (yaf/aka)


Edukasi

18

I

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Bahasa dan Disintegritasi Bangsa

ndonesia adalah negara yang memiliki jumlah bahasa yang sangat banyak. Bahkan menurut hasil penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-bahasa Daerah di Indonesia yang telah dilaksanakan oleh Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) bekerja sama dengan pakar dari beberapa perguruan tinggi, sampai tahun 2008 baru dapat diteliti dan dipetakan sebanyak 442 bahasa dari 2815 daerah pengamatan di seluruh Indonesia. Menurut pendapat beberapa pakar kebahasaan bahwa jumlah bahasa Indonesia sekitar 742. Jadi, masih ada sekitar 300 bahasa yang belum tersentuh. Masih banyak daerah pengamatan yang belum terliput dan terjangkau, khususnya di wilayah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Dengan kata lain, masih banyak bahasa yang belum terinventarisasi dan belum terkodifikasi. Salah satu faktor penyebabnya adalah terjadi ketidakseimbangan antara banyaknya masalah kebahasaan yang harus ditangani dan sumber daya manusia dan sarana yang memadai. Keanekaragaman bahasa daerah tersebut dijembatani oleh satu bahasa yang dijunjung dan dihargai oleh masyarakat Indonesia, yaitu bahasa Indonesia. Dalam butir ketiga ikrar

Sumpah Pemuda yang berbunyi “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia� menjadi bukti betapa tinggi dan dihargainya bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu di Republik Indonesia. Kenapa butir ini tidak berbunyi ‘mengaku berbahasa satu bahasa Indonesia’? Hal ini sudah dipikirkan dengan cermat, teliti, dan matang oleh para pendahulu kita. Negara kita adalah negara multietnis, multibahasa, dan sangat heterogen. Jika butir ketiga berbunyi seperti itu, kita tidak akan tahu seperti apa nasib bangsa Indonesia sampai saat ini. Kemungkinan kita sudah terpecah-belah dan masing-masing sudah mendirikan negara sendirisendiri. Karena kita diikat

oleh satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia sehingga kita masih bersyukur tidak terpecahbelah. Butir ketiga ikrar ini juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia untuk hidup dan berkembang berdasarkan nilai-nilai yang ada di daerah masing-masing. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Prof. Dr. Mahsun (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) dalam acara Rakor Kebahasaan di Kendari bahwa ada tiga pembentuk nasionalisme, yaitu ras, agama, dan bahasa. Bahasa merupakan aspek fundamental pembentuk nasionalisme, perekat mendalam dari kemungki-

Firman A.D.* nan disintegrasi, dan aspek sensitif dalam sebuah ikatan nasionalisme. Sebagai contoh, dulu ada nama negara Yugoslavia. Perpecahan di negara Yugoslavia disebabkan oleh pihak Kroasia, Serbia, maupun Bosnia Herzegovina yang berada dalam kedaulatan negara Yugoslavia memiliki ciri yang berbebeda-beda. Identitasnya berbeda, agamanya berbeda, rasnya berbeda, kemudian bahasanya berbeda. Perpecahan ini menyebabkan tidak ada lagi negara Yugoslavia. Coba kita bayangkan jika kondisi seperti ini terjadi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya, bahasa, dan etnis. Ke-

mungkinan negara Indonesia akan hilang seperti hilangnya negara Yugoslavia. Yang patut kita syukuri juga adalah berbagai konflik yang terjadi, baik horizontal maupun vertikal, dapat diselesaikan melalui sarana bahasa Indonesia. Bisa dibayangkan jika konflikkonflik tersebut tidak menggunakan bahasa Indonesia, tetapi menggunakan bahasa daerah masing-masing, tentu situasinya akan sangat buruk. Berdasarkan kasus tersebut terbukti bahwa penggunaan bahasa Indonesia secara signifikan dapat mengurangi tajamnya konflik yang terjadi di negeri ini, baik konflik komunal maupun konflik kedaulatan (separatisme). Jika kita analogikan, Indo-

nesia adalah tempat kosong (slot) yang pengisinya adalah etnis-etnis lokal, seperti Jawa, Sunda, Batak, Bugis, Dayak, dan beberapa suku lainnya. Penanda keberadaan etnis-etnis tersebut adalah adanya bahasa-bahasa lokal yang mereka tuturkan di dalam komunitas mereka. Secara linguistik, Indonesia adalah bahasa-bahasa lokal/daerah. Bahasa lokal/ daerah di Indonesia sangat banyak, sekitar 742 bahasa. Jadi, keindonesiaan kita yang terdiri atas beragam bahasa lokal merupakan refleksi dari Bhinneka Tunggal Ika. Bahasa Indonesia sendiri merupakan refleksi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam beberapa kasus

pemekaran atau pembentukan wilayah otonom baru di Indonesia, bahasa bisa menjadi salah satu alasan karena adanya perbedaan bahasa dengan wilayah induk. Misalnya, kasus bahasa Adonara di NTT dalam usaha pembentukan Provinsi Flores, kasus dialek Banyumas dalam kaitannya dengan pembentukan Provinsi Banyumas, dan kasus bahasa Cirebon dalam usaha pembentukan Provinsi Cirebon. Ini merupakan beberapa contoh dari pemisahan diri dengan provinsi induk di wilayah Indonesia. (Bersambung) *Peneliti Kantor Bahasa Prov. Sulawesi Tenggara


Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Pendidikan Fisika Helat KKTI Kendari,KP Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unhalu menggelar Kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KKTI). Iven yang bermaksud mengembangkan budaya menulis di kalangan mahasiswa ini, dilaksanakan tanggal 4 hingga 22 Juni 2013 di salah satu gedung fakultas pendidikan tersebut. KKTI diyakini mampu mendorong dan menumbuhkan minat mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Diharapkan waktu luang mahasiswa dapat dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat, bukan untuk terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri dan institusi. “Kami berupaya agar teman-teman mahasiswa yang sering mengkritik kebijakan pemerintah lewat aksi unjuk rasa, agar dapat mengubah kebiasaan itu dengan cara mengkritik pemerintah lewat tulisan,” harapnya. Bagi mahasiswa unhalu yang akan mengikuti KKTI dapat melakukan pendaftaran di gedung FKIP Fisika. Peserta yang telah mendaftar dapat mengumpul Karya Tulis Ilmiah (KTI) di sekretariat panitia, pengumpulannya berakhir 17 juni 2013 mendatang. Peserta dapat memilih tema yang telah dipersiapkan panitia, seperti mutu pendidikan, kegiatan sosial, politik dan lain-lain. Kompetisi ini dilaksanakan perkelompok, setiap kelompok pesertanya maksimal 2 orang. “saat ini peserta sudah mendaftar sekitar 20 kelompok, saya berharap agar masing-masing fakultas ada perwakilanya. Kami menargetkan peserta KKTI minimal 50 kelompok,” ungkapnya. “Dengan KKTI, potensi mahasiswa dalam menulis dapat tersalurkan,” ujar Kajur FKIP Fisika Rosliana So. S.Si.,M.Si, saat ditemui kemarin (10/6). Katanya, KKTI merupakan acara rutin yang diselenggarakan FKIP Fisika Unhalu, namun beberapa tahun terakhir sempat fakum.”Tahun 2013 ini digelar kembali, karena mahasiswa mengusulkan, untuk menyelenggarakan KKTI dan saya sangat setuju karena kegiatanya kearah yang positif,” terangnya.(p5)

Kampus STAIN Terima Pendaftar Asal Malaysia Kendari, KP Pihak Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kendari patut berbangga. Sekolah yang terus berupaya mengejar target perubahan status menjadi universitas ini, rupanya menjadi pilihan studi pendaftar asing. Tahun akademik 2013/2014 ini, lembaga

pendidikan yang dipimpin Dr. Nur Alim ini, diminati dua pendaftar asal Malaysia. Pembantu Ketua I STAIN Kendari, Dr. Husain Insawan M.Ag mengatakan, adanya pendaftar asing menunjukan STAIN mampu bersaing dengan dengan perguruan tinggi Lain. Bukan hanya

dalam skala lokal dan nasional, tapi tingkat internasional. Ini juga menandakan STAIN Kendari sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas. “Upaya sosialisasi yang kami lakukan diberbagai media baik media cetak maupun elektronika dan jejaring sosial selama ini tidak sia-

sia. Selain itu kami juga melakukan sosialisasi melalui website STAIN Kendari dan website SNMPTN STAIN Kendari,” jelasnya. Daya tarik mahasiswa untuk menjatuhkan pilihan studi di STAIN karena banyak alumni STAIN yang berkualitas dan berkiprah di berbagai daerah.”Banyak lumni

19

dari STAIN yang cukup dikenal di negeri Jiran. Diantara mereka ada yang pernah pergi dan tinggal di sana sehingga informasi tentang kualitas STAIN Kendari pun terdengar oleh mereka. Ini kebanggan sekaligus amanah untuk terus memajukan institusi ini,” pungkas Insawan. (p3)

Kamaruddin Pimpin Jurusan Syariah Kendari, KP Setelah melalui pemilihan yang cukup alot, Dr. Kamaruddin, terpilih sebagai Ketua Jurusan Syariah pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Kendari tahun 2013/2017. Kamarudin berhasil mengantongi 9 suara anggota senat, sedangkan rivalnya, Beti Mulu, M.Pd., hanya meraih 2 suara. “Harapan sivitas, ketua jurusan terpilih tetap mengakomodir semua ide, termasuk dari rivalnya. Soal dukung mendukung, menang kalah itu adalah konsekuensi demokrasi. Terpenting bagaimana membawa institusi ini lebih berkualitas,” ujar Ketua Humas STAIN Shakri, S.Si, kemarin (10/6). Saat dikonfirmasi, ketua jurusan

terpilih mengatakan kemenangannya adal a h a ma na h ya n g besar sekaligus tantangan yang berat kedepannya. Dia pun berjanji memberikan yang terbaik b a g i j u r u s a n k h ususnya dan STAIN pada umumnya. “MUdah-mudahan apa yang menjadi harapan kita bersama bisa terakomodir demi kemajuan institusi ini. Saya berharap semua berjalan apa adanya, STAIN adalah lembaga dengan citra yang mengedepankan nilai-nilai religi sehingga semua pihak pasti akan membesarkan STAIN sesuai visi dan misinya,” pungkas Kamaruddin. (p5)

Pelatihan Penetapan Arah Kiblat Di Desa Binaan STAIN Kendari

Yusuf/KP


20

Xpresi

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Widi (Mahasiswa Unhalu)

Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin MENYELESAIKAN masalah itu banyak cara guys, tapi bukan dengan kekerasan. Bolehlah kita meresa tersinggung, marah dan kecewa kepada teman, coz itu manusiawi, tapi bukan berarti harus dibalas dengan kekerasan. Kalau saya sich lebih memilih untuk menanyakan langsung kenapa doi bersikap seperti itu ke saya. Nggak ada untungnya kalau rasa marah kita balas dengan tindakan yang anarkis. Soalnya risikonya besar skali. Bukan hanya menambah daftar musuh, tapi kita juga bisabisa masuk tahanan. Apalagi kalau sudah diliput media, aduhh..nggak banget dech.So, sebelum ada pertikaian antara kita en teman, mending kita saling berdamai. Nggak ada untungnya kita berantem, mending selesaikan segala permasalahan dengan kepala dingin. (Wulan/fya)

Cuapcuap

Stop Kekerasan Terhadap Teman! TEMAN itu perlu banget lho sobat expresi. Coz merekalah yang akan mengisi hari-hari kita, terutama di sekolah atau saat kuliah. Teman akan sangat bermanfaat. Bisa dibayangkan khan kalau kalian gak punya teman, dunia akan terasa hambar, sepi. Jiwamu juga pasti akan merana dan kesepian. Tapi dengan adanya teman, hidup jadi lebih berwarna dan bisa semangat menghadapi hari-harimu. But, jangan salah pilih teman guys. Karena bisa dipastikan teman atau orang-orang yang ada di sekelilingmu lho yang akan membentuk karaktermu. So kalau kalian salah pilih teman bisa-bisa juga kamu salah memilih jalan kehidupan. Yang dimaksud salah ini bukan karena gak ganteng, cantik atau kaya, tapi dilihat dari perlaku dan karakternya. Contoh yang sopan dan menghargai sesama. Tulus dan apa adanya, bukan ada apanya, hehee. Nah, ngomongin soal cari teman, zaman sekarang pasti sobat expresi juga sudah sering dengar khan, banyak pelajar yang salah bergaul. Ujung-ujungnya mereka malah memilih jalur anarkis. Punya masalah sedikit sudah dianggap musuhan. Sedikit-sedikit marah dan emosi. Kalau sudah begini yang bisa kita saksikan hanya sekumpulan pelajar yang melakukan aksi tawuran. Duhhh memalukan banget sih. Kalian kan seharusnya melaksanakan kewajiban dengan belajar, bukan tawuran. Anehnya lagi,mereka tawur dengan kalangan pelajar juga. Hade-

hhh kurang kerjaan banget ya? Seharusnya siswa antar sekolah harus menjalin silaturahmi dengan baik. Khan sering juga tuh ada kegiatan yang dilaksanakan bersama sekolah lain, misalnya pramuka atau PMR. Kalau tidak pasti setiap sekolah akan mengadakan pentas seni pelajar. Nah, di kegiatan ini setiap sekolah bakal mengundang sekolah lain. Tujuannya sih untuk persahabatan dan menjalin silaturahmi. Tapi kalau sudah dinodai dengan tawuran kayak gitu jadinya gimana donk? Bukan itu saja guys, ada juga nich yang lagi trend saat ini istilah genk. Biasanya genk itu terdiri dari kumpulan beberapa anggota, kalau tujuannya baik sih no problem, hanya sayang biasanya disalah gunakan untuk melakukan aksi-aksi kekerasan terhadap teman. Sering khan kalian nonton di TV bagaimana prilaku genk anak muda yang ngerjain temannya? ihh..sadis khan? Hmmm apa ya yang harus dilakukan kalau punya teman yang doyan dengan kekerasan? Hssstt kayaknya sih ini pembawaan doi saja yang egois. So, kalau punya teman kayak begini sebaiknya sobat expresi yang harus bisa menahan diri. Karena kalu ikut-ikutan terbawa emosi gak ada bedanya donk kalian dengan mereka. Sebagai pelajar sudah seharusnya kalian menjadi contoh bagi orang lain. Bukan hanya contoh intelek tapi juga menjadi sosok yang berkarakter. Kalau masih memungkinkan gak ada salahnya diingatkan..kita kan semua love peace alias cinta damai, iya khan guys? (Wulan/fya)

Fr Kornelis Banin HHK S.Pd (Kepala SMP Frater Kendari)

Jangan Terpengaruh

SISWA yang anarkis bisa jadi karena prilakunya yang egois dan kurang mendapatkan perhatian dari orang tua. Sifat yang acuh dan kurangnya kontrol dari orang tua inilah yang membuat anak semakin egois. Nah, kaitannya dengan sifat anarkis yang kemudian teraplikasikan dalam tawuran dan semacamnya mungkin hanya karena permasalahan antar pribadi, bukan kelompok. Tapi karena orang-orang di lingkunganya merasa dipermalukan dan tidak rela jika temannya dirugikan, maka yang dilakukan adalah berkelahi. Nah, buat sobat expresi yang sudah sering menyaksikan betapa sangat merugikannya aksi anarkis tersebut sebaiknya bekali diri saja dengan satu hal, jangan mudah terpengaruh. Ya, meskipun itu teman kalian sendiri tapi bukan tidak mungkin dia melakukan kesalahan. Untuk itu semua masalah harus dicerna baik-baik. Jangan karena ada teman yang merasa tersinggung lalu kalian juga merasa wajib turun tangan untuk membela. Atau memilih menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Itu perbuatan yang tidak terpuji. Lihat dulu akar permasalahannya. Solid kepada teman memang perlu, tapi jangan asal bertindak. Semua masalah pasti memiliki dua sisi, yakni baik dan buruk. Meskipun doi adalah teman kalian, jangan anggap apa yang dilakukannya itu paling benar. Bisa jadi kamu menganggap baik tapi buat orang lain salah. Nah makanya jangan mudah terpengaruh. Kalau memang ada teman di sekitarmu yang suka berbuat anarkis lebih baik kamu gak usah ikut campur. (Wulan/fya)

Share


Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

21

Euro U-21:

Spanyol ke Semifinal

Spanyol maju ke semifinal setelah mengalahkan Jerman pada 2013 UEFA U-21 Championship pertandingan grup B sepakbola di Netanya, sebelah Utara Tel Aviv, pada tanggal 9 Juni, 1-0.

SPANYOL lolos ke semifinal Euro U-21 2013 berkat kemenangan 1-0 atas Jerman pada matchday 2. Hasil ini juga memastikan masuknya Belanda ke empat besar sekaligus tersingkirnya Jerman dan Rusia dari kejuaraan. Kemenangan pasukan Julen Lopetegui atas skuad Rainer Adrion di Netanya Stadium, Netanya, Senin (10/6), ditentukan oleh super-sub Alvaro Morata di menit 86. Gol striker Real Madrid itu lahir 13 menit setelah masuk lapangan untuk menggantikan Rodrigo, rekannya asal klub Benfica. Julukan super-sub pun rasanya pantas disematkan kepada Morata. Pasalnya, pada laga pertama melawan Rusia, Spanyol juga menang lewat gol tung-

gal Morata yang baru turun di babak kedua. Berkat hasil ini, Spanyol pun mengoleksi 6 poin dari dua pertandingan, sama dengan Belanda, sedangkan Jerman dan Rusia masih nol. Satu laga tersisa, Spanyol dan Belanda pun dipastikan jadi wakil Grup B di empat besar, sedangkan Jerman serta Rusia harus pulang lebih awal. Yang tersisa kini adalah perebutan gelar juara grup, yang akan ditentukan lewat bentrok langsung Spanyol dan Belanda pada matchday 3 di HaMoshava Stadium, Petah Tikva, 12 Juni mendatang. Ada kabar baik terkait kondisi fisik Lorenzo Insigne bagi timnas Italia yang berlaga di Euro U-21 2013.

Bintang muda Italia asal klub Napoli itu mengalami cedera pergelangan kaki saat membantu Azzurrini memukul Israel 4-0 di matchday 2 Grup A. Sempat dicemaskan dia bakal absen sampai kejuaraan berakhir. Namun, hasil pemeriksaan lebih lanjut berkata sebaliknya. “Cederanya memang mengkhawatirkan, tapi hanya sebatas itu. Lorenzo baik-baik saja. Ada memar pada pergelangan kakinya, tapi tidak serius. Dia bisa kembali saat semifinal,” ungkap agen Fabio Andreotti kepada TuttoNapoli.net. Italia sudah memastikan satu tempat di babak empat besar. Pada laga terakhir fase grup. Italia akan menghadapi Norwegia. Di semifinal nanti, lawannya adalah salah satu dari Spanyol atau Belanda.(foti/ttn/gia)

Piala Dunia

Brasil Hajar Prancis BRASIL menghajar Prancis tiga gol tanpa balas dalam uji coba yang digelar di Porto Alegre. Tur Latin pasukan Les Bleus pun berakhir mengecewakan. Setelah ditekuk Uruguay pada uji coba sebelumnya, Prancis mengharapkan hasil yang lebih baik saat mengun-

AFP PHOTO / JACK GUEZ

Edgar Davids Ragukan Neymar EKS gelandang ikonik asal Belanda, Edgar Davids mengemukakan pendapatnya mengenai hadirnya Neymar sebagai rekrutan terbaru Barcelona FC. Mantan pemain yang juga pernah semusim membela Blaugrana ini menganggap Neymar akan kesulitan beradaptasi dengan pola permainan tim. “Mungkin akan sangat sulit bagi Neymar karena Barcelona memainkan bola dengan sangat cepat, sementara dia terbiasa untuk menahan bola. Cara bermain Barca sangat berbeda dengan gaya permainannya. Tapi Neymar memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.” kata Davids sesaat setelah memainkan pertandingan Corazon Classic. Striker Timnas Brasil tersebut baru-baru ini membuat dunia gempar dengan kepindahannya ke Camp Nou. Tidak diketahui dengan pasti berapa nilai transfer pemain eksentrik tersebut, namun media memperkirakan Neymar ditebus dengan kisaran harga 57 juta Euro. Faktor adaptasi memang menjadi salah satu yang dikhawatirkan menjadi masalah utama bagi Neymar di Camp Nou. Sebelumnya tak kurang pelatih Tito Vilanova dan kapten Carles Puyol memperingatkan Neymar agar cepat beradaptasi dengan kehidupan serta gaya permainan Barca.

Striker anyar Barcelona itu merasa kepindahannya ke Camp Nou membuatnya bahagia layaknya seorang raja. Pemain berusia 21 tahun ini bahagia bisa mewujudkan impiannya mengenakan seragam Barca. “Saya sangat bahagia bisa hijrah (ke Barcelona). Ini selalu menjadi impian bagi saya. Tak diragukan lagi saya merasakan

salah satu kebahagiaan terbesar. Saya mewujudkan impian saya dan sekarang saya bahagia layaknya seorang raja,” ucap Neymar kepada Telefoot. Sementara itu, rekan Neymar di Timnas Brasil, Thiago Silva percaya jika mantan striker Santos itu akan sukses bermain untuk Barca. Silva merasa potensi Neymar bisa tercapai optimal

saat bermain dengan pemain kelas dunia yang dimiliki La Blaugrana. “Dia akan bermain dengan tim terbaik dunia dan saya rasa dia akan melakukannya dengan baik. Dia akan dikelilingi oleh pemain kualitas tinggi dan takkan gentar bermain bersama mereka,” ucap Silva. (tlfoot/ mac)

jungi Arena do Gremio, Senin (10/6), guna menghadapi sang tuan rumah Piala Dunia 2014. Namun, gol Oscar hasil assist Fred di menit 54, finishing pemain pengganti Hernanes dari assist Neymar di menit 85, serta penalti substitute Lucas Moura dari pelanggaran Mathieu Debuchy terhadap

Marcelo di menit ke-3 injury time memastikan Selecao lah yang berjaya. Hasil yang memuaskan bagi pasukan Luiz Felipe Scolari menjelang bergulirnya Piala Konfederasi 2013 di rumah sendiri. Sejak ditangani Scolari,

Baca BRASIL di Hal 22


22

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Seleksi Atlet Tunggu Dana Cair

Pembangunan SOR akan Habiskan Rp 264 Miliar Kendari, KP Sekarang desain fisik pembangunan sarana olahraga (SOR) sedang dikerjakan Dinas PU Sultra. SOR tersebut akan diberi nama GOR Antam-Lakidende. Fisiknya dibangun dengan arsitektur yang cukup megah. Kapasitas pengunjung diperkirakan antara 30 s.d 40 ribu orang, GOR Antam-Lakidende masuk klasifikasi kelas A. Diprediksi, akan menghabiskan dana sebesar Rp 264.591 miliar. Kabid Perencanaan Dinas PU Sultra, Ir Samaruddin mengatakan, pembangunan fisik masih menunggu desain selesai. Desain tersebut dalam tahap finishing, tetapi masih ada perbaikan di beberapa

sisi, sehingga, pembangunan belum bisa dimulai. Wajar desain lambat selesai, karena GOR Antam-Lakidende disiapkan menjadi SOR dengan sarana prasarana yang lengkap. Tidak hanya lengkap, tetapi akan dibuat megah, dengan arsitektur modern di atas lahan seluas 10,5 hektar. “Saking besarnya, kita butuh lahan seluas 5 sampai 10,5 hektar, dengan desain cukup lama. Memang dipersiapkan menjadi sentra sarana raga. Kalau sudah selesai, kita sudah bisa laksanakan iven sepakbola nasional,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (10/6). Menurut Samaruddin menjelaskan, gambar analisis

site proyek SOR, bagian depan, dibuat area parkir, dan lapangan tenis terbuka. Bagian tengah, akan dibangun stadion sepakbola dan di sisi kanan stadion, rencananya GOR serbaguna akan dibangun, bersebelahan dengan kantor pengelola GOR Antam-Lakidende. Di belakang stadion, akan dibuat area parkir bersebelahan dengan kolam renang. “Termasuk sekolah internasional akan dibangun di dalam kompleks. Mulai SD s.d SMA, akan dibangun. Investor dari Turki yang meminta seperti itu, bahwa mereka butuh sarana prasarana yang bagus. Jadi kita dekatkan dengan G O R A nt a m - L a k i d e n d e,”

jelasnya. Dia menjelaskan, sesuai namanya, SOR tersebut akan dibangun PT Antam selaku pemilik dana. Mengapa Antam? Menurut pria berkacamata itu, bantuan yang akan diberikan PT Antam pada Pemprov Sultra, termasuk dana Corporate Social Responsibility (CSR). Pembiayaan SOR semuanya ditanggung PT Antam. “Kita hanya desain dan siapkan lokasi, yang membangun adalah PT Antam. Kita butuh investor besar, untuk pengembangan olah raga di Sultra, khususnya Antam, sehingga atlet kita lebih bisa bersaing,’’ katanya. (dri)

Kendari, KP Atlet dayung Sultra saat ini siap diberangkatkan berlaga di pentas kejuraan nasional (kejurnas) di Palembang, Sumatera Selatan. Proses seleksi atlet belum dilakuk a n , k a re n a b e l u m a d a kepastian dana. Sekretaris Pengda PODSI Sultra, Firman, saat ditemui di sekretariat KONI kemarin, (10/6), mengatakan, belum bisa melakukan seleksi para

atlet. Surat permintaan atlet ke sejumlah kabupten/kota belum dikirim. Namun sudah ada sejumlah atlet di daerah yang telah siap. mereka hanya menunggu panggilan. “Kami belum berani menyurati para atlet utusan dari daerah, karena proses seleksi akan dilakukan secepatnya jika permohonan dana telah siap,” kata Firman. Dikatakannya, untuk setiap utusan dari kabupaten tidak

dibatasi, tetapi dalam proses seleksi maksimal 15 atlet yang akan dipilih mewakili Sultra ke ajang kejurnas. Atlet dayung Kota Kendari, sudah latihan secara intensif di Kendari Beach. “Kami sudah melirik calon atlet dayung yang bagus dan mungkin dipastikan akan diikutkan, yaitu dari Kolaka. Demikian dari kabupaten lain sudah banyak yang serius latihan,’’ katanya. (p7)

poin dari Spanyol di klasemen Grup I zona Eropa dengan tiga laga tersisa. Perlahan tapi pasti Brasil mulai meningkatkan permainan dan menunjukkan sebagai salah satu tim terkuat di dunia. Hal ini juga yang dipercaya striker asal Brasil, Neymar usai mengantarkan Selecao membekuk Prancis 3-0 di laga persahabatan dini hari tadi. “Kami senang bisa meraih kemenangan. Kami semakin baik di setiap laga, kami tetap berhasrat untuk bisa menjadi lebih baik lagi dan kemenangan ini meningkatkan kepercayaan jelang digulirkannya Piala Konfederasi,” ucap Neymar usai laga seperti dilansir Goal.com. Sementara itu, rekan setim Neymar di Barcelona, Dani

Alves percaya jika Luiz Felipe Scolari akan sekali lagi membawa Brasil ke puncak kejayaan. Dimulai dengan mempertahankan trofi Piala Konfederasi di pertengahan Juni mendatang. “Kami bekerja keras dengan penuh dedikasi. Saya percaya jika Scolari akan kembali sukses bersama tim ini. Kami sudah melakukan hal yang benar, kami harus bersabar karena pada akhirnya kami akan menuai hasilnya,” imbuh Alves. Brasil menghajar Les Bleus tiga gol tanpa balas berkat gol dari Oscar, Hernanes dan penalti Lucas Moura. Selecao akan mengawali laga konfederasi dengan menghadapi Jepang pada 15 Juni mendatang. (goal/mac)

Brasil Brasil hanya menang sekali dalam enam pertandingan, dan mereka selalu kebobolan. Sekarang, rentetan buruk itu pun resmi berhenti. Bagi Prancis, yang sebelumnya tak pernah kalah dari Brasil sejak 1992, termasuk di final Piala Dunia 1998, ini merupakan kekalahan beruntun mereka yang ketiga. Sebelum ditekuk Uruguay dan Brasil, anak-anak asuh Didier Deschamps juga dipukul Spanyol dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 bulan Maret silam. Setelah uji coba melawan Belgia 14 Agustus mendatang, Prancis akan melanjutkan perjuangan mereka menuju Brasil 2014 dengan lawatan ke Georgia pada 16 September. Saat ini, Prancis tertinggal satu


23

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Keju, Cegah Gigi Berlubang M

engonsumsi keju dan produk susu lainnya ternyata dapat membantu menjaga kesehatan, terutama kesehatan tulang. Dan yang menarik, keju bisa mencegah gigi berlubang. Penelitian Academy of General Dentistry (AGD) mengambil sampel 68 siswa berusia 12-15 tahun untuk melihat pH -asam yang diproduksi gigi- serta plak gigi sebelum dan setelah mereka mengkonsumsi keju, susu, atau yogurt bebas gula. Tingkat pH lebih rendah dari 5,5 menempatkan seseorang pada risiko erosi gigi. “Semakin tinggi tingkat pH, maka semakin rendah kemungkinan seseorang memiliki gigi berlubang,� kata penulis utama studi, Vipul Yadav seperti dilansir laman The Indian Express, Minggu (9/6). Dalam penelitian itu, kelompok pertama diinstruksikan untuk makan keju cheddar, kel-

ompok kedua minum susu, dan kelompok ketiga untuk makan yogurt bebas gula. Peneliti kemudian mengukur tingkat pH mulut setiap subyek pada 10, 20, dan 30 menit setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Kelompok yang mengkonsumsi susu dan yogurt bebas gula ternyata tidak mengalami perubahan ting-

kat pH dalam mulut mereka. Sebaliknya, kelompok yang makan keju, menunjukkan peningkatan pesat kadar pH pada setiap interval waktu. Studi ini menunjukkan bahwa tingkat pH naik dari kelompok yang makan keju, mungkin terjadi karena meningkatnya produksi air liur yang menjadi cara alami mulut untuk mempertahankan tingkat keasaman pada saat mengunyah. Selain itu, berbagai senyawa yang ditemukan dalam keju dapat membantu melindungi gigi dari asam yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. (jpnn/fya)

Kebiasaan yang Menyebabkan Gigi Berlubang Gigi berlubang merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan mudah dan murah. Berikut ini adalah kebiasaankebiasaan buruk yang perlu kita hilangkan demi gigi dan mulut yang sehat, menuju hidup yang lebih baik. 1. Malas menyikat gigi Kunci pencegahan gigi berlubang adalah menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut. Setidaknya kita harus menyikat gigi dua kali sehari, yaitu pagi setelah sarapan, dan malam sebelum tidur. 2. Kurang bersih menyikat gigi Terkadang kita terburu-buru ketika sikat gigi, sehingga tidak semua permukaan gigi disikat dengan baik. Kita perlu memperhatikan setiap permukaan gigi ketika menyikat gigi, yaitu: bagian luar (menghadap pipi), permukaan untuk mengunyah, dan bagian dalam (berbatasan dengan lidah/langit-langit). Selain

itu, disarankan juga penggunaan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi. 3. Menyikat gigi di waktu yang kurang tepat Banyak orang menyikat gigi dua kali sehari, yaitu saat mandi pagi dan sore. Ini bukan hal yang salah, namun akan menjadi tidak tepat, jika setelah mandi sore, kita makan malam, dan tidak menyikat gigi lagi. Lebih baik kita mengubah jadwal sikat gigi kita sebagai pengawal dan penutup hari. 4. Langsung tidur setelah makan Setelah makan, kondisi mulut akan bersifat asam. Kondisi ini memungkinkan terjadinya lubang gigi. Dibutuhkan air liur yang cukup untuk menetralisir kondisi asam ini. Sedangkan saat tidur, produksi air liur menurun. Oleh karena itu, sebelum tidur kita wajib menyikat gigi dan sebisa mungkin menetralisir kondisi mulut, salah satunya dengan minum/ berkumur air putih. 5. Sering makan makanan manis dan lengket Makanan manis dan lengket merupakan kesukaan kuman-kuman di mulut. Semakin

lengket makanan, semakin sulit dibersihkan, maka semakin mudah pula kuman berkembang. Apa lagi jika dalam sehari kita sering mengonsumsi makanan manis, maka kemungkinan gigi berlubang semakin tinggi. 6. Sering minum soda Minuman soda memiliki tingkat keasaman (pH) yang rendah—sangat asam. Kondisi asam ini memungkinkan terjadinya demineralisasi pada gigi. Selanjutnya akan terbentuk lubang gigi. Selain mengurangi konsumsi soda, dianjurkan untuk menggunakan sedotan ketika minum soda, agar gigi tidak langsung terpapar asam. 7. Jarang makan sayur dan buah Sayur dan buah yang banyak mengandung serat dapat membantu membersihkan gigi geligi ketika dikonsumsi. 8. Membiarkan mulut terasa kering Air liur memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah gigi berlubang. Semakin banyak air liur, maka semakin mudah menetralisir kondisi asam pada mulut. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kita perlu mempertahankan kondisi basah pada mulut. (net/fya)


24

Kendari Pos | Selasa, 11 Juni 2013

Cantik

Comfort dengan Hiasan Unik A

Beraksesoris

Beda

Cantik dengan tato dan aksesoris ? Keinginan untuk tampil maksimal seperti ini bukan lagi impian. Aksesoris tubuh sangat mungkin dipadukan dengan gaya busana kamu. Bahkan, dengan tato di tubuh jika memang kamu memiliki tato. Syaratnya ada beberapa : 1. Matching Ini adalah aturan nomor satu dalam dunia peraksesorisan. Perhatikan detail, bahan, warna, sampai motif baju maupun tato yang kamu pakai dengan aksesoris. Motif yang sudah “ramai� tentunya tidak cocok untuk dikenakan. Bila pakaian yang dikenakan ada detail atau aksen di bagian dada, sebaiknya tidak perlu memakai kalung. Kamu bisa pakai gelang yang dicocokan dengan gaya baju, atau kalung jenis choker. 2. Tabrak warna ? Boleh aja, kalau outfitnya monotone hanya satu warna. Kamu bisa pakai aksesoris dengan warna kontras ataupun senada. Bisa pula diselaraskan dengan warna tato di tubuhmu kalau memang tato itu di tempat yang mudah dilihat. Misalnya, di leher, tangan maupun bagian terbuka lainnya. Kalau outfit- nya ada beberapa warna/bermotif, pilih satu warna yang senada dengan aksesoris kamu. 3. Selalu up to date Dengan trend mode paling mutakhir boleh-boleh saja. Tetapi jangan sampai kehilangan ciri khas diri sendiri karena sibuk memadukan segala gaya. Pilih aksesoris yang tidak hanya gaya, tapi juga membuat kamu tetap nyaman. 4. Trade mark Membuat orang selalu teringat kamu lewat aksesoris yang dikenakan. Sayang jika hal unik yang satu ini dikesampingkan. Misalnya mengenakan kalung unik dan tato motif tertentu yang eye catching. Kenakan pakaian yang simple, polos. Lihat toko dompet maupun toko tas. Setelah menjalankan empat langkah di atas, hati- hati masih perlu. Jangan sampai orang menganggap kamu seperti toko aksesoris berjalan. Prinsipnya, jangan kenakan semua aksesoris (women’s stuff) yang kamu suka secara bersamaan. Meskipun semuanya adalah barang paling trend abad ini. Bila sudah memakai kalung yang cukup menonjol, hindari antinganting besar. Cukup giwang kecil sederhana dan aksesoris murah. Sebaiknya pilih salah satu, kalung atau anting, atau gelang. Kecuali bila model dari ketiga aksesoris tersebut minimalis dan satu gaya, kamu bisa pakai bersama. Sebaiknya tidak mengenakan aksesoris di tempat sama. Sebab, lama kelamaan tidak lagi terlihat unik. Sebaliknya, malah terlihat biasa saja dan membosankan. Pakai koleksi bergantian dan sesuaikan dengan pakaian serta aktivitas. (den)

Rohana

(Sekretaris Pribadi Kepala BPKAD Kota Kendari)

ksesoris menjadi salah satu benda yang membuat banyak wanita tergila-gila. Lebih-lebih bagi mereka yang bekerja di perkantoran ataupun berhubungan dengan orang banyak. Biasanya, benda-benda itu menjadi kebutuhan di setiap penampilan. Seperti halnya Rohana yang sangat menyukai aksesoris. Sejak bekerja di perusahaan otomotif, dara yang akrab disapa Nana itu sudah menjadikan aksesoris bagian terpenting di dalam penampilannya sehari-hari. Bukan hanya ke kantor, kalung, gelang, cincin dan jam tangan selalu menemaninya di dalam menyelesaikan pekerjaannya sehari-hari. Kurang percaya diri kata Nana jika saat tampil di depan customer tidak mengenakan salah satu aksesoris kesukaannya. Kebiasaan menggunakan aksesoris terus menyertai keseharian wanita kelahiran Raha 14 Desember 1984 itu hingga saat ini. Menjadi seorang sekretaris pribadi memang bukan hal mudah. Selain butuh kepercayaan dari sang bos, ia juga harus pandai-pandai menjaga penampilannya agar bisa menjadi andalan atasannya. Ma-

kanya, kalung berbahan dasar kayu yang menjadi favorit, tak pernah lepas dari lehernya yang jenjang. “Aksesoris itu menurut saya hal penting dalam penampilan. Makanya, kemanapun saya pergi tak pernah lupa untuk berburu bendabenda unik untuk penghias tubuh. Yang paling saya gemari adalah yang berbahan dasar kayu, selain unik dan simpel juga ringan saat dipakai, sehingga membuat kita merasa lebih comfort,� ungkapnya memamerkan kalung kayu yang dibelinya dari Kalimantan. Menurut Nana, dikalangan rekan-rekannya banyak yang menjadikan Nana sebagai trend setter di dalam berbusana. Sebab, apapun kostum yang dipakainya, selalu terlihat cantik dan anggun jika ditambah dengan sentuhan aksesoris yang selalu berganti model sesuai warna dan model pakaian yang dikenakannya. (fya)


Kendari pos edisi 11 juni 2013  

E-Paper KendariNews

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you