Issuu on Google+

CALL CENTER Event & Promosi : 0853 3553 1111 Email : intermedia_kp@yahoo.com Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 9887 0996 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Kendari Pos |Kamis, 1 November 2012

Panelis Impor, Debat jadi tak Bermutu Kesannya Hanya Tanya Jawab, SDM Lokal Diabaikan kendari, kP Debat kandidat yang menjadi tahapan akhir setelah kampanye Pilgub kemarin, menjadi tidak bermutu. Para calon hanya disodorkan pertanyaan normatif, tidak spesifik dengan sumber daya alam, budaya dan ekonomi masyarakat Sultra. Kesannya pun bukan debat, yang terjadi justru tanya jawab antara penalis dengan para calon. Loh,kok bisa?Sebabpenalisnyaadalahimporan, yang didrop dari Unhas, Makassar. Padahal SDM lokal juga lebih bermutu, lebih paham geografis dan sumber daya alamnya termasuk ekonominya. Tiga panelis yang dihadirkan adalah Prof. Dr. Ahmad Ruslan SH MH, guru besar bidang hukum dan tata negara pada Fakultas Hukum, Unhas. Dr. Andi Syamsul Alam, guru besar bidang pemerintahan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan Unhas dan Dr Marzuki, guru besar bidang ekonomi pembangunan pada Fakultas Ekonomi, Unhas. Mereka-lah yang menggarap dua cagub bertahan, BM-Amirul dan NUSA. Pendalaman debat p u n

bersifat normatif yakni terkait penetapan rancangan pembangunan jangka panjang dan jangka pendek serta RAPD. Persoalan pelaksanaan otonomi daerah serta kemajuan ekonomi tanpa menyentuh secara subtansial kondisi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Sultra. Keterbatasan tersebut disebabkan karena para panelis hanya mendalami debat kandidat sesuai dengan visi dan misi para calon. Mereka tidak memahami secara terinci kondisi geografis, perkembangan ekonomi, budaya masyarakat dan kondisi lainnya yang mesti menjadi pamungkas bagi panelis untuk menguji dan mengeksplor arah pembangunan para cagub tersebut lima tahun mendatang. Lalu kenapa KPU Sultra terkesan mengabaikan guru besar yang dimiliki Universitas Haluoleo (Unhalu)? Sekretaris KPU Sultra La Ode Andi Pili meyakini tingkat independensi tiga panelis impor tersebut. “Tiga panelis

itu ahli ekonomi, hukum, dan pemerintahan. Saya yakin, pasti independensinya sangat tinggi sekali. Persoalan pemahamannya soal Sultra dan tiga pasangan calon, cukup mereka kaji dari visi dan misinya saja,” ungkap Andi Pili. Apa KPU meragukan independensi para guru besar Unhalu? “Kami tidak berpikir kesana. Kita berpikir bahwa Pilgub itu sesuai naluri rakyat. Nah, kita mencari independensi dalam melaksanakan debat kandidat. Tadi kelihatan sekali bagaimana indenpendensinya masing-masing, sasaran, target, tujuan. Siapapun pemenangnya ini merupakan bagian dari visi-misi yang akan dituangkan dalam peraturan daerah,” elaknya. Debat kandidat digelar kemarin dengan dua pasangan calon. Ketiga panelis dari Unhas ini mena n y a kan hukum, pemerintahan dan otonomi daerah (Otoda). S a a t memilih amplop pertanyaan, pasangan Buhari

3

Matta (BM-Amirul) mendapatkan pertanyaan perspektif otonomi daerah dalam kerangka strategi nasional untuk mendorong sektor potensial di Sultra, tetapi terbatas infrastruktur serta kekurangan peran industri dan akses modal perbankan. “Bagi kami solusinya yaitu membangun komitmen dengan sistem partisipatif sinergitas, dengan menghilangkan manajemen proyek serta menjadikan rakyat sebagai subyek. Contoh konkritnya membangun jalan jangan menunggu proyek tetapi mengerahkan alat berat milik pemerintah dan melibatkan para investor, dengan begitu asas fungsi dan manfaat terwujud,” jelas Buhari Matta yang langsung direspon tim pemenangannya dengan yel-yel Hidup BM-Amirul. Berkenaan dengan pertanyaan yang sama, pasangan Nur Alam-Saleh Lasata (NUSA) menegaskan, fenomena yang sering terjadi di era Otoda yaitu pembuatan peraturan daerah (Perda) yang mana sering kali para bupati dan wali kota mengabaikan persetujuan dari gubernur. “Idealnya Perda kabupaten / kota dikoordinasikan dengan Pemprov, tetapi yang terjadi

banyak raja kecil di daerah yaitu para bupati / wali kota mengabaikan fungsi koordinasi itu,” tutur Nur Alam disambut tepuk tangan dan teriakan undangan, betul itu. Sementara itu dalam pertanyaan pendalaman fakta dan data dalam visi misi,panelis Ahmad Ruslan menanyakan dalam memajukan demokrasi diharapkan terjadi keterbukaan dengan hasil akhir kesejahteraan, bagaimana para pasangan calon mewujudkan hal itu. Pasangan BM-Amirul menjawab mereka akan membuat kesejahteraan, kesantunan dan keteduhan di Sultra, apalagi dalam diri gubernur ada dua fungsi yaitu fungsi sebagai wakil pemerintahan pusat di daerah dan sebagai kepala daerah. “Perda dibuat tentunya dengan menyesuikan kebutuhan daerah dan tidak bertentangan dengan peraturan di atasnya. Dalam hal pengawasan terhadap Perda itu, karena berasal dari

Baca dEbat di Hal 7 Ridwan BAE bersama pasangannya Haerul saleh meninggalkan ruang debat kandidat yang sudah disiapkan panitia. Ridwan pun menyalami satu persatu undangan, termasuk Muspida. ulfah/kp

ArBAE Pilih Tidak Ikut Debat kendari, kP Debat kandidat dalam rangkaian Pilgub Sultra seharusnya menampilkan tiga pasangan calon gubernur (Cagub), yakni BM-Amirul, NUSA dan ArBAE. Faktanya, hanya dua pasangan karena satu pasangan, ArBAE memilih walkout. Suasana sempat memanas saat pasangan calon dan simpatisan hendak memasuki aula. Seperti biasa, simpatisan yang menghadiri setiap tahapan kuantitasnya cukup terbatas. Mereka yang diizinkan masuk hanya simpatisan bermodal undangan dari KPU Sultra. Jika tidak, jangan harap bisa menyaksikan langsung debat tersebut. Akibatnya, aksi saling dorong antara simpatisan yang memaksa menerobos dengan pihak keamanan tak terhindarkan lagi. Sekitar pukul 14.30 Wita, tiga pasangan Cagub sudah berada di podium debat sesuai nomor urut masing-masing. Suasana kembali menegang saat pasangan ArBAE melakukan interupsi sebelum debat dimulai. Ridwan BAE kembali mempertanyakan keabsahan penetapan tiga pasangan calon yang hanya ditandatangani dua komisioner kepada Koorwil Sultra KPU Pusat, Arief Budiman. “Apakah KPU Pusat menjamin tidak akan terjadi PSU? Karena kami sudah habis-habisan. Kalau perlu buatkan pernyataan tertulis tentang itu. Apalagi, Panwas Sultra jelas-jelas mengatakan jika hasil pleno yang sah atas pen-

Baca arbaE di Hal 7

Dua Gubernur Golkar Support Nur Alam kendari, kP Gubernur Sultra Nur Alam seperti mendapat suntikan energi dari tetangga. Mereka adalah Gubernur Sulses Sahrul Yasin Limpo dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Yang lebih khusus lagi,kedua gubernur itu adakah kader Golkar terang-terangan mendukung calon PAN. Padahal Golkar punya calon di Sultra, Ridwan BAE.

Pernyataan dokungan moril itu dikemas dalam acara silaturahmi warga Sulsel dan Sulbar yang ada di Sultra. Misalnya Sahrul, berpesan kepada warga Sulsel yang ada di Sultra untuk mendukung Nur Alam sebagai gubernur. Sahrul mengaku bahwa ketiganya sudah lama menjalin kerjasama yang kuat dalam membangun kawasan se-Sulawesi, uta-

manya Sulsel, Sulbar dan Sultra. “Sampai akhir periode pun kerjasama itu harus kita tuntaskan. Ini masih suasana Idul Adha, berarti ini silaturahmi biasa sebagai keluarga dan saya ingin katakan memberikan support pada Nur Alam sebagai adik,” katanya. Sahrul menyadari, apapun tindakannya akan selalu berdampak politis. Tapi yang

Gubernur Sultra Nur Alam, Gubernur Sulsel, Sahrul Yasin Limpo dan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh saat silaturahmi warga Sulsel dan Sulbar di salah satu hotel kemarin.

Baca gubErnur di Hal 7

Antioksidan Kuat untuk Mencegah Berbagai Penyakit UntUk mengobati tubuh yang sudah terserang penyakit, seseorang membutuhkan obat. Tapi, untuk mencegah tubuhnya dari serangan berbagai penyakit, selain menjalankan pola hidup yang sehat, ia butuh antioksidan. Tapi, apa itu antioksidan? Antioksidan adalah sebutan untuk zat yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Radikal bebas berasal dari molekul oksigen yang strukturnya berubah akibat kondisi lingkungan. Dan kondisi yang dapat memunculkan radikal bebas itu antara lain radiasi, polusi, dan aktivitas merokok. Selain itu, stres dan metabolisme tubuh sendiri

Baca manggis di Hal 2

indri/kp

Kisah Perjuangan La Beni, Anggota DPRD dengan 4 Suara

Sempat Dipenjara 7 Bulan, Gelar Syukuran Usai Dilantik Setelah melewati proses panjang akhirnya La Beni resmi menjadi anggota DPRD Kota Baubau menggantikan legislator PPD almarhum Mesra Raa yang meninggal dunia setahun lalu. Meski hanya mengantongi empat suara asli (diluar suara partai) dalam Pilcaleg 2009 lalu, La Beni menjadi calon satu-satunya yang layak menggantikan posisi Mesra Raa di dapil satu Kecamatan Betoambari-Murhum. la Ode aswarlin, Baubau SelaSa (30/10) pagi sekitar pukul 09.00 Wita bukan menjadi hari yang biasa bagi La Beni.

hariman/kp

La Beni usai dilantik, melayani permintaan wawancara sejumlah media di Baubau.

Bapak empat anak ini sejak pagi sudah terlihat ada di DPRD Kota Baubau, tentu menjadi hari pertama dirinya bekerja setelah resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kota Baubau menggantikan almarhum Mesra Raa melalui sidang paripurna DPRD Kota Baubau Senin (29/10). Duduk sebagai anggota DPRD tidak mudah diperoleh La Beni. Proses penetapan La Beni sebagai anggota DPRD Kota Baubau menyimpan sederet carut marut dan penuh ujian. Namun pria yang lahir 4 Sebtember 1973 berhasil melewati segala cobaan yang menimpannya. “Kuncinya cuman satu, apapun yang menjadi ikhtiar tetapi manusia itu tidak

lepas dari kontrol penciptanya. Jadi halangan seperti apapun kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa karena saya yakin Tuhan tidak akan memberikan ujian yang tidak mampu dipikul oleh hambanya. Keyakinan itu yang memotivasi saya untuk terus berikhtiar dan berjuang,” tutur La Beni mengawali ceritanya saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna. Walaupun badai rintangan datang bertubi-tubi baik yang sifatnya dari internal partai maupun datang dari luar tidak pernah dinilainnya sebagai tindakan yang sengaja untuk

Baca kisaH di Hal 7


2

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Mengukur Potensi calon Enam ....... nya dua kali lima tahun sudah dilewati dimasa pemerintahan MZ Amirul Tamim. Yang sudah dilewati selama 10 tahun sudah menjadi sejarah yang tercatat bagi masyarakat Kota Baubau. Olehnya Prof Ir Sumbangan Baja bertanya kepada para kandidat jika terpilih sebagai wali kota melihat berbagai perkembangan yang ada, apa yang akan dilakukan dalam bentuk implementasi bukan mimpi-mimpi untuk merencakan Kota Baubau dengan luas 220 meter persegi yang memiliki posisi strategis sehingga bisa tetap nyaman, produktif ekonominya dan berkelanjutan alamnya. Kemudian perencanaan daerah yang begitu besar membutuhkan birokrasi yang kuat dan aparatur yang provesional, jika terpilih apa yang akan dilakukan untuk mengimplementasikan pemerintahan yang baik. Menanggapi pertanyaan tersebut, pasangan nomor urut satu Faimuddin dan Arifuddin menjelaskan rencana tata ruang dan wilayah Kota Baubau sudah ada sejak 10 tahun lalu, sehingga pada tahun ketiga ini, pasangan yang dikenal dengan akronim Fair ini akan melakukan pembenahan sektor yang perlu dimaksimalkan misalnya pemukiman yang belum layak huni dan memacu masyarakat yang melakukan interaksi ekonomi yang dibagi menjadi beberapa bagian. Untuk bidang pemerintahan dan birokrasi, sampai saat ini belum ada yang menjadi bayang-bayang siapa yang akan menduduki kabinet 5 tahun ke-3 jika mereka terpilih. Tetapi dipastikan mereka yang duduk adalah provesional. Sementara Menurut pasangan nomor urut dua Tamrin-

Maasra yang pertama disentuh adalah kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat dan menopang pertumbuhan percepatan ekonomi misalnya terminal dan pelabuhan. Selanjutnya juga menggiatkan koperasi, sementara untuk pengelolahan pemerintahan harus menganut sistem pemerintahan dan prinsip good gavermen, demokratis akuntabil, efisien. Pasangan nomor urut tiga Sahiru Eba dan La Ode Hadiah fokus untuk menata wilayah Kota Baubau agar masyarakat bisa mendapatkan kepastian berusaha, sehingga dapat beraktifitas dengan baik. Sedangkan untuk pengelolahan pemerintahan pihaknya yakin sebagai pasangan yangg diusung melalui jalur perseorangan (independen) akan menjalankan pemerintahan dengan baik. Sedangkan pasangan nomor urut empat, Ibrahim Marsela dan Muirun Awi mengaku program eksen untuk lima tahun kedepan jika terpilih menjadi walikota Baubauakanmenuntaskanpembangunan pelabuhan murhum dan bandara. Dia juga menjanjikan dalam waktu 3 tahun pelayanan air bersih akan tuntas, serta pelayanan kesehatan dan pendidikan belajar 12 tahun gratis. Sementara untuk birokrasi akan melakukan pembangunan dari dalam sehingga perlu dilakukan refitalisasi dari tingkat kelurahan hingga tingkat atas. Berbeda dengan pasangan nomor urut lima, Mustari dan Iksan Ismail mengatakan untuk menata kawasan Kota Baubau pihaknya akan mendorong pembangunan gedung bertingkat dalam rangka memaksimalkan ruang Kota Bbaubau yang tidak begitu luas. Sementara untuk masalah birokrasi ada

Manggis ....... juga bisa menghasilkan radikal bebas. Radikal bebas yang beredar dalam tubuh berusaha untuk mencuri elektron yang ada pada molekul lain, seperti pada DNA dan sel-sel tubuh. Jika berhasil, pencurian ini menyebabkan rusaknya DNA dan sel-sel tersebut. Jika radikal bebas banyak beredar, akan banyak pula DNA dan sel yang rusak. Dan kerusakan yang ditimbulkannya itu dapat menyebabkan sel tersebut menjadi tidak stabil, yang berpotensi menyebabkan proses penuaan dan munculnya sel kanker. Maka, dalam hal inilah antioksidan tadi dibutuhkan. Dan yang termasuk ke dalam golongan zat antioksidan ini antara lain adalah vitamin, polifenol, karoten, dan mineral. Secara alami, zat ini sangat besar peranannya pada manusia untuk mencegah terjadinya penyakit. Antioksidan melakukan semua itu dengan cara menekan kerusakan sel yang terjadi akibat proses oksidasi radikal bebas. Bagaimana antioksidan memerangi radikal bebas? Ia berperan dalam membantu menghentikan proses perusakan sel dengan cara memberikan elektron kepada radikal bebas. Dengan demikian, ia akan menetralisasi radikal bebas sehingga tak punya kemampuan lagi untuk mencuri elektron dari DNA dan sel. Proses yang terjadi sebenarnya sangat kompleks tapi secara sederhana dapat dilukiskan seperti itu. Beberapa penyakit degeneratif yang berhubungan erat dengan radikal bebas adalah kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, pikun, katarak, penurunan fungsi kognitif, dan penuaan dini. Sumber antioksidan bisa dengan mudah kita dapatkan dari makanan. Yang penting, makanan itu mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, karoten, beta karoten, polifenol, sejumlah mineral, dan beberapa lainnya. Namun, sejak beberapa tahun belakangan ini, para peneliti telah gencar meneliti suatu antioksidan tingkat tinggi yang terdapat dalam kulit manggis. Namanya xanthone. Penelitian membuktikan, kadar antioksidan zat ini lebh tinggi daripada vitamin C dan vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan tingkat tinggi. Bila ingin mendapatkan informasi lengkap tentang khasiat kulit manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi itu, yang tersedia di TokoBukuGramediadiseluruhIndonesia.Tapi,apakahuntuk mendapatkanxanthoneitukitaperlumengimpornyadariluar negeri atau menggiling kulit manggis dulu untuk kemudian meminum airnya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek-apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsulekstrakkulitmanggis.NamanyaGarcia.Sekalilagi,nama produk itu adalah Garcia, bukan xanthone, karena xanthone adalah nama zat yang terkandung di dalamnya. Bila ingin mendapatkan ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu, Anda bisa menghubungi distributor kami di nomor telepon 08124135934 Atau bisa juga mendapatkannya langsung di apotek-apotik di kota Anda. Kendari : Apotik Wua-wua Farma Jl. MT Haryono, Apotik Saranani Jl. Saranani, Apotik Bumi Farma Bundaran Mandonga, Apotik Zafira samping Nusamart Sebelum PLN Wuawua, Apotik Surya Komp. Pasar Baru, Apotik Palopo Komp. Pasar Mandonga. Subdis Unaaha: Apotik Waraka 085241984014, Subdis Kolaka: 085231246853, Apotik Mekongga, Subdis Konsel: 082195198708, Apotek Salsabila Ranomeeto, Aptk Fahriza Punggaluku, Subdis Baubau: Apotik Trikusuma, 04022821207, Raha: Apotik Binter Farma Jl. Yos Sudarso No. 39 Raha (Dpn Bank BNI Raha), Subdis Kolut: 085231246853. Bombana Aptk. Gaskas Kasipute. DICARI SUBDIS TIAP KABUPATEN. Konsultasi Bebas Pulsa Hubungi: Dr. Purwati Hp: 08001401430.

tiga poin yang ditekankan yakni bagaimana keterbukaan pengelolahan keuangan, handal dan profesional. “Birokrasi harusnya menjadi contoh bagi masyarakat” tuturnya. Pasangan nomor urut, MZ Amril Tamim dan Agus Feisal Hidayat menjelaskan eksen plan jika terpilih sebagai walikota Baubau melanjutkan kepemimpinan abangnya yakni memanfaatkan ruang Kota Baubau yang memiliki delapan kecamatan dengan menguatkan kawasan yang ada agar tidak terdapat kota mati didalam wilayah Kota Baubau. Hal itu dilakukan dengan membuka akses kawasan agar masyarakat dapat melakukan aktifitas dilingkungan dan bagaimana bisa keluar dari lingkungannya untuk melakukan aktifitas usaha. “Dengan tumbuhnya kawasan-kawasan baru tentu akan memicu aktifitas ekonomi dikawasan itu yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah tersebut,” ujarnya. Selain berbicara masalah pengelolahan tata ruang dan wilayah di Kota Baubau, para kandidat juga melalui uji kemampuannya dalam bidang pengembangan ekonomi. Prof Dr H Murjani SE MSi yang bertindak selaku panelis mempertanyakan kepada para kandidat bahwa beberapa waktu lalu BI merilis melakukan pendekatan input dan out pun pengembangan perekonomian daerah, yang berkaitan ketenagakerjaan, ekonomi, infrastruktur dan lembaga keuangan. Melihat kondisi Kota Baubau yang berada di posisi 273 daerah yang masuk out put rendah dan inputnya pula rendah apa yang akan dilakukan para kandidat untuk mendongkrak peningkatan perekonomian agar Kota

Baubau bisa keluar dari 273 dengan input dan outpunnya yang rendah. Pasangan Amril Tamim dan Agus Feisal yang mendapat kesempatan pertama menjawab hal tersebut menjelaskan ruang Kota Baubau sudah disiapkan dan diletakan pembangunananya selama 10 tahun ini. Tentunya untuk meningkatkan perekonomian daerah dimaksimalkan kepada pelaku ekonomi mikro. “Kita tentu harus memanfaatkan segala peluang yang ada, beberapa waktu lalu BI juga merilis akan menurunkan fasilitatorfasilitator untuk mengembangkan ekonomi mikro ditingkat daerah, peluang seperti ini yang harus cepat dipikirkan untuk bagaimana kita dapat mengambil peran didalamnya,” tutur Amril Tamim. Sementara pasangan nomor urut lima, Mustari dan Iksan Ismail lebih memfokuskan pada bidang pengembangan kerajinan didaerah. Kota Baubau memiliki keunggulan berbagai macam kerajinan khas daerah yang bisa dikembangkan sampai dipasaran nasional. Bicara ketenagakerjaan tentu maasyarakat harus ditingkatkan potensinya, sehingga perlu dibuat wadah keterampilan kepada 5000 jumlah pengangguran yang ada di Kota Baubau. Sedangkan pasangan Ibrahim dan Muirun lebih mengumbar janji, dia bersumpah jika terpilih akan mengeluarkan Kota Baubau dari posisi 273 menjadi urutan ke-90. Keyakinan itu karena bicara daya saing ekonomi harus dikaitkan dengan infrastruktur dasar Kota Baubau. Infrastruktur dasar itu yakni pelabuhan, bandar udara. Pasangan noor urut tiga, Sahiru Eba dan La Ode Hadian lebih memilih untuk mendongkrak dan meme-

takan perekonomian Kota Baubau dengan menciptakan lapangan kerja baru. Begitu juga dengan pasangan nomor urut dua, TamrinMaasra yang memilih mendorong usaha kecil menengah karena hal itu menjadi pilar ekonomi kerakyatan dan memberikan permodalan kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Tanpa harus bersumpah, pasangan nomor urut satu, Faimuddin dan Arifuddin berkomitmen untuk meningkatan ekonomi dengan memanfaatkan semua potensi yang dimiliki daerah. “Daerah akan menyiapkan dana untuk pembinaan keterampilan, sehingga pengangguran yang kuat badannya dapat bisa lebih terampil,” ujarnya. Setelah mendengarkan semua pemaparan dari seluruh kandidat kemudian melakukan debat antara sesama kandidat. Namun debat tersebut tidak berlangsung seru karena masing-masing kandidat hanya berkesempatan bertanya pada satu kandidat yang ditentukan melalui pencabutan nomor urut. Meski demikian para panelis memberikan apresiasi kepada para kandidat, karena jalannya diskusi sangat dinamis, secara substansial semua pasangan menguasai masalah yang ada di Baubau. Selain itu diberikan pula apresiasi karena telah meletakan budaya dalam setiap proses pembangunan yang direncanakan serta menunjukan kedewasaannya sebagai pesan para leluhur masyarakat buton. Ketua KPUD Kota Baubau, Dian Anggraini menjelaskan kegiatan tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan tahapan kampaye yang dimulai dari kegiatan penyampa-

ian visi dan misi program pasangan calon. Tujuannya agar memberikan informasi kepada semua masyarakat tentang isu pembangunan dan potensi yang dimiliki Kota Bauau serta tentang prioritas program yang akan dilaksanakan pasangan calon walikota dan wakil walikota Baubau

periode 2013/2018. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan argumen tegas kepada kita semua bahwa pasangan calon walikota dan wakil walikota yang ada saat ini memang pantas dipilih untuk memimpin Kota Baubau lima tahun kedepan,” katanya. (m4/m5)

Yakin Menang Satu Putaran Yakin ....... belum mendukung dirinya. Saat ini, dia terus berupaya agar tidak ada temuan yang didapat oleh Panwas dari tim NUSA dan pendukungnya. Pasangan Saleh Lasata itu berharap, NUSA bebas dari pelanggaran. “Alhamdulillah sebagai kon-

testan saya selalu taat dan patuh. Saya selalu ikuti semua tahapan, berusaha perkecil semua pelanggaran. Mudah-mudahan tidak ada tapi namanya manusia biasa, apalagi di era keterbukaan sekarang, sangat mungkin ada kelalaian. Tapi mudah-mudahan bukan yang berat. Yang pasti saya selalu taat dan patuh terhadap ramburambu,” tandasnya. (dri)

Diserang Juga Lewat Facebook Kuasa ....... baran, kuasa hukum BM Amirul juga tengah mengusut akun palsu dijejaring sosial, Facebook. “Akun-akun ini kerap melakukan pembusukan nama terhadap BM, seperti memfitnah dan menuduh BM yang tidak-tidak,” ujar Sumantri Singga, SH kuasa hukum BM lainnya. Menanggapi hal itu, Juru bicara BM Amirul, Remas Kusuma Djaya mengungkapkan rasa

terimakasihnya kepada si pembuat selebaran. “Saya yakin ini adalah bentuk kepanikan dari lawan BM Amirul. Karena takut kalah, mereka lantas melakukan cara-cara yang sangat tidak terpuji itu. Tapi alhamdulillah, masyarakat Sultra lebih paham menilai. Justru dengan selebaran ini BM Amirul bisa semakin dicintai,” ujarnya sambil mengatakan bahwa ada satu kandidat yang menjadi sahabat BM, tapi satu kandidat lainnya senang sekali mengobok-obok kami. (p4)


3

Kendari Pos | Kamis, 1 Nopember 2012

MDS Optimis Jadi Surga Belanja Terbaru Lippo Plaza Kendari Kendari, KP Pusat belanja Lippo Plaza Kendari tengah merampungkan persiapan peresmian yang akan dihelat Jumat (2/11) nanti. Manajemen PT. Matahari Departement Store (MDS) yang hadir dipusat belanja itu sudah menyiapkan stok barang baik berupa fashion berupa kaus, sepatu, dan kebutuhan barang fashion lainnya telah dipajang pada lantai satu dan lantai dua. Asisten Manajer PT. Matahari Departement Store (MDS) Kendari, Yudhistira yang ditemui di lokasi Lippo

Plaza Kendari menjelaskan kualitas barang yang tersedia tidak perlu diragukan karena dipesan dari pulau Jawa dengan kualitas terbaik. ‘’Kami menyiapkan 350 karyawan dimana 80 persen berasal dari Kendari dan sekitar nya. Sisanya dari Sulsel namun lahir dan besar di Kendari juga. Mereka ditraining di Jawa dan ada beberapa karyawan hasil mutasi dari Matahari Brylian plaza,” terang Yudhistira. Pantauan Kendari Pos, sebanyak dua lantai telah disiapkan MDS untuk ditata dan siap bertransaksi. ‘’Kami juga sedang menggenjot penyelesaian bangunan lantai 3 yang juga akan dijadikan stand

penjualan,’’ tambahnya. Mengangkat Motto Surga belanja terbaru, YUdhistira optimis akan memberi pelayanan terbaik dengan kualitas produk terbaik pula. “Kami berharap had-

irnya pusat perbelanjaan ini khususnya Matahari dengan produk fashion berkualitas, bisa memberi kemudahan berbelanja dengan pilihan lebih banyak kepada masyarakat. Untuk grand opening kami

sudah sediakan paket dengan diskon khusus untuk menarik

pelanggan, sekaligus sebagai apresiasi pada pengunjung

yang berbelanja di Matahari,” pungkasnya. (p8/awl)


Opini

4

Kendari Pos  Kamis, 1 November 2012

Tajuk Rencana

Antara Idealisme dan Primordialisme

Upeti Makin Memanas

(Menyoal Karakter Pemilih di Pilgub)

POLEMIK upeti atau disebut juga uang pelicin, uang tolak, uang kongkalikong atau uang apalah namanya itu, antara eksekutif (dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara [BUMN] dengan komunitas Senayan di DPR RI) kian memanas. Betapa tidak, di tengah desakan anggota DPR agar Dahlan Iskan berani buka-bukaan dan menyebutkan oknum yang meminta upeti itu disampaikan ke publik, ternyata mendapat sambutan serius. Ini dibuktikan bahwa Dahlan Iskan sudah sangat siap buka-bukaan dan dia sangat bersedia untuk menyebutkan siapa saja oknum anggota DPR yang meminta upeti kepada para direktur di Kementerian BUMN. Kesiapan menteri asal Surabaya itu akan dilakukannya, jika dia dipanggil DPR. Apabila panggilan sudah disampaikan, maka dapat dipastikan akan terang-benderanglah siapa saja sebenarnya oknum anggota DPR yang selama ini sudah menyedot perhatian publik di seluruh Tanah Air. Akankah Dahlan Iskan benar-benar membuktikan ucapannya untuk membuka siapa saja oknum anggota DPR yang meminta upeti kepada direktur di perusahaan plat merah tersebut? Sayangnya, DPR masih belum memastikan agenda pemanggilan. Yang jelas, keingintahuan masyarakat Indonesia sudah semakin luas. Pasalnya, sudah menjadi rahasia umum, bahwa berbagai pihak di Indonesia sudah mengakui bahwa BUMN seolah dijadikan sapi perah oleh beberapa politikus Senayan dalam rangka mendapatkan modal untuk keperluaan pribadi, bahkan juga untuk kebutuhaan partai politik. Apabila persoalan ini terbuka secara umum, maka akan semakin nyata, seperti apa sebenarnya pihak Senayan menggerogoti keuangan negara. Dan jika ini benar atau jika problem upeti sudah sering dialami dan memakan BUMN, maka sangat wajar kalau selama ini subsidi yang di gelontorkan untuk perusahaan-perusahaan BUMN dengan jumlah yang cukup besar, tetapi sangat jarang diumumkan keuntungan BUMN melimpah atau sesuai yang direncanakan, sebelum mendapat suntikan modal dari APBN. Saat ini keberanian Menteri BUMN adalah sesuatu yang harus dibanggakan karena keberanian sikap yang terus ditunjukkan, sepertinya belum pernah dilakukan menteri-menteri lain di kabinet Indonesia Bersatu, baik jilid satu maupun jilid dua. Menteri melawan Senayan ini akan memberikan dampak positif untuk kebaikan Indonesia ke depan, jika hasilnya benar-benar dapat diwujudkan secara nyata. Persoalannya adalah, ketika Dahlan Iskan sudah benar-benar siap buka-bukaan, apakah pihak DPR RI di Senayan akan tetap siap untuk ditunjuk hidung. Yang pasti ini adalah era baru di pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan diharapkan mampu merubah wajah Indonesia kearah yang lebih baik dan lebih transparan untuk kemajuan rakyat. (*)

P

emilihan umum adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan demokrasi. Idealnya dalam setiap hajatan semisal Pemilihan Gubernur (Pilgub) memberikan banyak dampak positif dalam nuansa dan suasana berpolitik yang baik dan sehat, sesuai dengan cita-cita demokrasi yaitu lahirnya pemimpin dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dari sudut pandang penulis paling tidak, hajatan demokrasi atau Pilgub dapat dilihat dari tiga sisi kemanfaatan yakni ; (1). Pilgub sebagai ajang konstitusional (UUD 1945) dan perintah UU dalam rangka rakyat(voters) menyalurkan hak konstitusionalnya untuk memilih pemimpin 5 tahun kedepan; (2) Pilgub sebagai ajang perpaduan ide/gagasan para putera terbaik daerah dalam konteks visi dan misi cagub karena visi misi menjadi blue print rencana atau strategi pembangunan jangka panjang, jangka pendek, maupun menengah serta skala prioritas dengan porsi anggaran yang ada jika kelak nantinya terpilih menjadi gubernur serta (3) Pilgub sebagai ajang silaturahim baik antara cagub/cawagub (kompetitor) dengan masyarakat(voters), cagub/cawagub dengan tim sukses, maupun kandidat dengan kandidat lain (sesama kompetitor). Namun realitas empiris tidak seperti harapan akan manfaat dari penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut, sebagai bentuk anutan ‘’demokrasi imitasi’’ yang menenggelamkan kita dalam ribuan masalah mulai dari pusat hingga daerah. Asa kita ternyata berbanding terbalik dengan kondisi ril yang terjadi, hampir saban hari provokasi dan hasut dari tim sukses masing-masing Cagub terjadi, saling hujat dan bahkan penyelenggara pemilu (KPU dan Panwas) pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari fenomena konspirasi elit tersebut,. Padahal aturannya dan mekanismenya jelas, yakni masalah adalah jika ada oknum yang bermain

Oleh : Indra Eka Putra di wilayah interest. Diperhadapkan dengan kondisi tersebut maka masyarakat (voters) mengambil sikap untuk mempertahankan standar pertimbangan akibat kegamangan menentukan pilihan, sebagai akibat tidak ditemukannya kondisi/suhu politik yang diharapkan. Menurut penulis kegamangan sikap masyarakat akibat atraksi politik dan konspirasi elit menyebabkan timbulnya tiga sikap masyarakat dalam menentukan pilihan di kontestasi/pesta demokrasi tersebut antara lain: (1) Terkalahkannya idealisme yaitu sikap pemilih (voters) yang mengesampingkan pertimbangan rasional sesuai hati nurani dan dasar pertimbangan kapasitas,kapabilitas maupun integritas ; (2) Paham primordial (primordialisme) yaitu sikap masyarakat dengan pertimbangan emosional, kultur dan suku, tanpa peduli background maupun track record dari kandidat/cagub yang sekultur dan sesuku dengan pemilih tersebut; serta (3) Bargaining (perundingan/tawaran) yaitu sikap masyarakat dalam hal menentukan pilihan berdasar pada siapa dan apa yang memberikan sesuatu maka itulah pilihannya. Fenomena ini hampir terjadi disetiap

pemilihan langsung diderah ini. Money politik atau ‘’serangan fajar” menjadi tampilan dan suguhan menjelang pemilihan. Uniknya itu menjadi hal yang ditunggu olah masyarakat. Anehnya lagi struktur panwas sebagai lembaga pengawas pemilu tak berdaya menghadapi fenomena tersebut. Kondisi ini terus memperburuk citra perpolitikan daerah akibat karakter pemilih yang disebabkan oleh sikap dan konspirasi elit itu sendiri. Penulis dalam beberapa kesempatan sering mengatakan semoga adigum Amerika latin yang sangat terkenal itu tidak dianut politikus kita “los amigos todo, alos animigos nada, al extrano la lei” (untuk sahabatku/ kawanku segalanya, untuk saudaraku kuberikan apapun dan untuk musuhku TIDAK sedikitpun). Kita semua pastilah bersepakat sikap kondisi tidak bisa dibiarkan terus berlanjut dan tidak bisa untuk saling menyalahkan serta melempar tanggungjawab. Kondisi ini mesti diikhtiarkan seluruh komponen bangsa dan daerah ini karena itu tanggung jawab kita semua. Apalagi masing-masing kita adalah pemimpin, paling tidak untuk memimpin diri kita sendiri dan ke-

luarga dan jika usaha sunguh-sungguh untuk memperbaiki kondisi ini, maka Insya Allah pasti berhasil. Saya menitipkan pesan dari guru bangsa kita kepada siapapun pemimpin bangsa dan daerah ini khususnya Sultra ke depan ”Jika engkau menjadi pemimpin janganlah jadi seperti pisang yang daunnya lebar hingga menutupi anaknya dari sinar matahari, tetapi jika engkau menjadi pemimpin maka jadilah seperti bambu yang rela telanjang, asalkan rebung berpakaian lengkap. Kita bisa membangun reputasi atas apa yang kita lakukan sekarang, bukan esok atau nanti. (*)

Penulis adalah Ketua Umum Badko HMI Sultra Periode 2011-2012

TERIMA OPINI Redaksi Kendari Pos menerima kiriman opini disertai foto penulis. Panjang opini minimal 3 halaman kwarto, spasi 1 Opini dimaksud adalah pendapat penulis. Referensi ilmiah/buku hanya sebagai pembanding. Tulisan opini belum pernah dan tidak akan diterbitkan di media lain Boleh diantar langsung ke redaksi Kendari Pos (Graha Pena Lt.3) dalam bentuk soft copy. Boleh juga via email: nurjadin@gmail.com

PEMBINA : HM Alwi Hamu, PP.Bittikaka, H.Syamsu Nur • KOMISARIS UTAMA : H.Ridwan Arif • KOMISARIS : Jerry Bittikaka, Denny Ari, Benyamin B, Purwanto Sanam • DIREKTUR UTAMA : Milwan • DIREKTUR : Haeruddin • OMBUDSMAN : M Djufri Rachim (Ketua), Ariyani Arifin (Sekretaris), Muhammad Saiful, SH, MH. PEMIMPIN REDAKSI / PENANGGUNGJAWAB : Milwan Lukman • WAKIL PIMPINAN REDAKSI : Sawaluddin Lakawa, Hasanuddin • REDAKTUR PELAKSANA : La Ode Diada Nebansi • KOORDINATOR LIPUTAN : Ruslan Amrullah

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, semua wartawan Harian Pagi Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Untuk menghindari aksi-aksi tidak bertanggungjawab dari oknum tertentu, masyarakat yang merasa ragu atau mencurigai seseorang yang mengatasnamakan wartawan Kendari Pos segera menghubungi Kantor Redaksi Harian Kendari Pos.

REDAKTUR : Luther Bittikaka, Manan Rachman, Abdi Mahatma, Awal Nurjadin, Darwin Sihombing, Emilia Ningsih • REPORTER : Sulis Setiarini, Linri Merinda, Arifuddin, Ulfah Sari Sakti, Sarfiayanti ; Koresponden : Awaluddin Usa (Raha-Muna), Syamsuddin (BaubauButon), Eritman Rahmat (Kolaka-Kolaka Utara), Hasruddin Laumara (Konawe), Herman (Konsel), Nuryadi (Bombana) Arwan Mannaungeng (Jakarta) • FOTOGRAFER : Suwarjono • DESIGN GRAFIS : Muh Hajar Siddiq • KARIKATUR : Arham Rasyid • REDAKTUR KHUSUS : La Paa, M Djufri Rachim • Sekretaris Redaksi : Ariyani Arifin • TEKNOLOGI INFORMASI : Muh. Sahdar • PRACETAK IKLAN: Muhrisan (koordinator) • PRACETAK REDAKSI : Gunawan Candra (koordinator), Yusri Zubair, Samiruddin • MANAGER KEUANGAN : Agus Tranhadi; ASS. MANAGER KEUANGAN : Paulina Tambing • MANAGER IKLAN/SPONSORSHIP : Nur Syamsi Abidin • MANAGER EVENT & PROMOSI : Muhammad Akhbar • MANAGER SIRKULASI : Victor Bittikaka • ASS. MANAGER SIRKULASI : Ratna Sari • MANAGER UMUM : St.Ganefo • MANAGER PERSONALIA/LEGAL : Marjani • PERCETAKAN : PT Fajar Utama Intermedia Cabang Kendari • PENERBIT : PT Media Kita Sejahtera, SIUPP : SK/Menpen No.191/SK/Menpen, SIUPP/B.I/1986/Tanggal 25 Juni 1986 No.131/Ditjen PPG/K/1995 Tanggal 3 Agustus 1995, No 42/Ditjen/PPG/K/1996 Tanggal 12 April 1996, Terbit Sejak Tanggal 6 Juni 1970. • ALAMAT REDAKSI / TATA USAHA : Jl. Malik Raya No. 50 TELP. RED. : (0401) 3126513 • FAKS. RED. : (0401) 3126512, FAKS. BISNIS & KEUANGAN : (0401) 3123771 • E-MAIL : bumianoa@gmail.com (0401)-3126515, TELP. IKLAN : (0401)-3126110, Sirkulasi : (0401)3126515, Fax (0401)-3126512. Alamat Biro : Baubau Jl. Imam Bonjol No. Tlp (0402)-2826129/085241854000; Radar Kolaka Jl. Sutomo Alamat Agen: Raha Jl. Lakilaponto, Tlp (0403)-21538, Pomalaa Jl.Nusantara No. 28 Tlp.(0405)-310105; Konawe (Unaaha) Halide, Jl. Sandela No.129 Tlp.(0408)-21506; Bombana (Rumbia) Tajudin Tlp/HP:085241659216, Aswin HP:085241605817. Kota Kendari : Kampung Salo Mintarsih, Sodohoa Hamisu, Tlp. 3125723, Tipulu Yusuf Tumora, Tlp.3127924, Wuawua Rusli, Tlp.3193008, Mandonga Theresia, Tlp.3122393, Puwatu Usman, Tlp. 3007069, Perumnas Incang, Tlp.3192061, Anduonohu Maxi, Tlp.3125474. Bank: BRI Cabang Kendari: 2.0192.01.008593.50.1 (BRITAMA) • ALAMAT PERWAKILAN : Jakarta : Mu’min Rolle, Komp Widuri Indah, Blok A1-2, Jl. Palmerah Barat No.353 Telp (021) 5330976, Jakarta 12210 • SURABAYA : Jl. Basuki Rachmad 129 - 137, Gedung Mandiri Lantai 5/ Ruangan 501 Surabaya, Telp. (031) 5465239, Fax: (031) 5323674 • BIRO BAUBAU-BUTON-WAKATOBI : Syamsuddin • RADAR KOLAKA : – • HARGA LANGGANAN : Kota Kendari dan Luar Kota (Sultra) Rp 65.000/Bulan, Luar Kota Rp 67.500/Bulan termasuk ongkos kirim, Eceran dalam Kota Rp 3.500,-Eksemplar-Eceran Daerah Rp. 3.500,-.


5

Kendari Pos | Kamis, 1 Nopember 2012

Ditinggal Penghuni, Rumah Terbakar

Kobaran api menghanguskan rumah anggota polisi saat ditinggalkannya, kemarin.

Konawe... agar teman-teman di Panja agar Konawe Kepulauan dan Koltim bisa masuk dalam pembahasan berikutnya,” ujarnya. Karena itu, Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Wawoni dan mahasiswa agar dapat bersabar dan menahan diri untuk tidak melakukan aksi demonstrasi. “Karena pada saatnya saya akan menjelaskan masalah ini yang sebenarnya, sehingga pada malam ini saya menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah Kades, camat, perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa,” tandasnya. Menurutnya, Panja tidak mungkin mampu menyelesaikan pembahasan 19 calon

Pasien... Rahim, warga Rumbia lainnya juga mengaku prihatin dengan kondisi jalan menuju RSUD Bombana. Katanya, dengan banyaknya lubang yang terus menerus dibiarkan membesar, serta debu yang menghiasi disepanjang jalan, menjadikan warga Bombana yang sakit, malas untuk berobat di rumah sakit. Jika itu terpaksa, mereka justru memilih berobat di Puskesmas yang fasilitasnya justru lebih minim dibandingkan yang ada di RSUD. “Bagaimana tidak malas. Orang sakit tambah sakit dan orang sehat bisa sakit bila mau ke rumah sakit. Penyebabnya jelas, warga yang mau berobat harus diguncang dengan lubang dan “diracun” lebih dulu dengan debu sebelum mendapat perawatan,” kata Rahim. Lurah Poea, Jamil Mursyid mengaku infstruktur jalan sepanjang dua kilometer menuju RSUD suah sering diusulkan kepada pemerintah daerah untuk dilakukan pengaspalan. Namun entah apa penyebabnyasampai tahun 2012 ini belum terlaksana. Sepengetahuan Jamil, sejak Poea mekar dari Kelurahan Lauru Juli 2007 lalu, jalan menuju Poea, baru sebatas dilakukan pengerasan ditshun 2010 lalu. Langkah itu, ternyata tidak langsung ditindaklanjuti dengan pengaspalan. Padahal jika itu dilakukan, Jamil Mursyid mengaku, pengunjung di RSUD bisa mengalami peningkatan. Kondisi infrastruktur yang sangat memiriskan seperti itu, jelas sangat mempengaruhi jumlah kunjungan menuju RSUD. Khusus untuk pasien rawat jalan, jumlahnya lebih banyak di Puskesmas Rumbia dibandingkan dengan di RSUD. Untuk tahun 2012 ini saja,pasien rawat jalan di Puskesmas Rumbia, setiap bulan rata-rata diatas 300 orangperbulan. Sedangkan di RSUD Bombana hanya 120-an orang setiap bulan. “Untuk tahun ini, jumlah pasien rawat jalan dibawah angka 200 orang baru satu bulan terjadi. Selebihnya diatas 300 orang setiap bulannya,” kata Rahmat, kepala Puskesmas Rumbia. Sedangkan untuk pasien rawat inap jumlahnya memang sedikit dibandingkan di RSUD. Alasannya kata Rahmat, akibat terbatasnya ruang perawatan. Di Puskesmas Rumbia, hanya tersedia dua ruang perawatan. Selebihnya digunakan untuk ruang bersalin, UGD dan poliklinik, kesling, gizi dan gudang obat. Sedangkan untuk tenaga medisnya, puskesmas Rumbia memiliki 3 dokter umum, 10 bidan serta 18 perawat. (***)

daerah pemekaran secara bersamaan dengan hanya waktu dua bulan. Apalagi untuk memekarkan suatu daerah saat ini tidak semudah seperti dahulu. Namun yang pasti 14 calon pemekaran lainnya tetap akan dibahas karena telah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) DPR RI periode 2009-2014. Terkecuali ada daerah setelah diverifikasi dan ditinjau langsung tak memenuhi syarat maka tak akan masuk dalam pembahasan. “Kalau dulu semua peserta rapat dalam ruangan menyatakan setuju, maka saat itu langsung diputuskan. Nah, sekarang lebih selektif dan obyektif dengan berdasar pada informasi yang akurat, administrasi dan persyaratan yang cukup ketat sesuai dengan fakta langsung di lapangan,” paparnya.

awal usa/KP

Masalah beban keuangan Negara, juga menjadi salah satu pertimbangan sehingga tidak bisa sekaligus daerah dimekarkan. Sehingga harus dilakukan secara bertahap. Pemerintah Pusat tidak mungkin mampu langsung menganggarkan semua daerah yang dimekarkan secara bersamaan. “Inilah yang harus kita pahami. Jadi saya himbau masyarakat Konawe Kepulauan dan Koltim agar jangan putus asah, dan terus memperbaiki dan melengkapi data-data yang dipersyaratkan,” imbuhnya. Andi Rahmat juga menepis adanya tudingan segelintir orang yang menuding Gubernur Sultra, Nur Alam yang tidak pro aktif sehingga Konawe Kepulauan tak masuk dalam enam daerah yang dimekarkan. Menurut dia, ini sama

Raha, KP Peringatan bagi warga yang ingin meninggalkan rumah. Sebelum keluar, baiknya mematikan benda-benda yang bisa menyulut api. Di Kelurahan Raha II, Jalan Sukowati, Kabupaten Muna, satu unit rumah terbakar ketika penghuninya tidak berada di rumah. Kediaman milik Hamzah, anggota Polres Muna tersebut, terbakar sekitar pukul 13.00 Wita, kemarin. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Dari informasi di tempat kejadian perkara (TKP), api pertama kali terlihat dari ruang tengah, lalu kemudian meninggi dan membakar seluruh bagian rumah yang dalam kondisi terkunci. Saat kejadian, Hamzah, sementara bertugas di Polsek Wakoru-

sekali tidak benar karena sudah teragenda. Sementara itu, Camat Wawoni Barat, Drs. Bahrum, yang mewakili masyarakat yang hadir secara singkat menyatakan bahwa seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan telah siap dan rampung 100 persen. “Kami dan seluruh masyarakat Wawoni sangat berharap Konawe Kepulauan dapat dimekarkan. Selama ini kami di pemerintahan dan masyarakat harus mengeluarkan biaya besar dan waktu yang lama hanya untuk berurusan di Unaaha. Kami harus melewati laut dan kota Kendari untuk sampai di Konawe. Karena itu saya kira kondisi ini harusnya menjadi pertimbangan diterima oleh DPR RI dan pemerintah pusat,” katanya. (p16)

mba Selatan (Pure), sementara istrinya kabarnya sedang berada di Makassar. Anaknya bernama Gisna, saat rumah tersebut dilahap si jago merah masih berada di sekolah. Api menyala cukup besar, apalagi cuaca sangat terik dan angin berhembus keras. Dua unit mobil kebakaran dan dibantu warga menyiram manual, kewalahan menjinakan api. Api yang sudah sangat membesar itu, bahkan sempat

menyeberang ke rumah Haji Satria. Rumah Haji Satria bahkan sudah mengeluarkan asap hitam, plafon dalam rumahnya sudah termakan api. Namun pemadam kebakaran cepat memadamkan, sehingga api tidak membesar. Sementara itu, kondisi rumah Hamzah rata dengan tanah. Warga hanya bisa menyelamatkan kulkas dan kompor minyak tanah. Selebihnya dilalap si jago merah.

Kapolres Muna AKBP Sunarto, langsung turun kelapangan. Ia bersama-sama anggotanya menertibkan warga, yang menghalangi pemadaman atau mendekat kelokasi kebakaran. Polisi sendiri belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran. Pasca kebakaran, polisi langsung memasang garis polisi. “Kita masih melakukan penyidikan,” ujarnya AKP Andi Agus, Kasat Reskrim Polres Muna. (awn)

Mogok...

bagai pengguna anggaran, berbeda dengan daerah, sehingga wajar kalau dia sibuk. Karena selain banyak mengikuti kegiatan luar, juga harus membuat laporan pertanggungjawaban. Jadi, jangan siswa yang dikorbankan dengan tidak datang mengajar,” katanya lagi. Juraidin mengaku bahwa Kandepak Konsel, Drs Abu Baeda sudah pernah datang di MAN Konda pada selasa (23/10) lalu dan berjanji akan menyampaikan kondisi Kepsek yang jarang hadir pada Kanwil Sultra, supaya diganti. Jadi, mestinya penjelasan tersebut, kata Juraidin sudah cukup, tidak mesti guru melakukan mogok lagi. Sementara Kepala MAN 1 Konda, Armin L Tarang menyayangkan aksi mogok mengajar. Apalagi, tuduhan malas berkantor yang selama ini terus digembor-gemborkan sejumlah guru sangat subjektif. “Kalaupun itu, saya tidak masuk kantor, bukan

berarti saya tidak punya agenda pertemuan yang berkaitan dengan sekolah. Lagipula, disaat tak masuk kantor, ada wakil kepala sekolah yang bisa menjalankan tugas-tugas saya. Jadi ini, hanya gerakan yang dibuat-buat untuk menjatuhkan saya, dengan mengorbankan siswa yang berhak menuntut pendidikan,” kata Armin. Armin menambahkan, akan segera melakukan tindakan memberikan surat teguran kepada para guru yang melakukan aksi mogok. Sebab, tindakan yang mereka lakukan sudah melanggar aturan disiplin PNS. “Kalau mereka masih membangkang berarti ada sanksinya. Karena itu saya berharap agar Kemenag atau Bagian Kepegawaian, mengusulkan melakukan tindakan tegas sesuai UU disiplin PNS dari pada mengorbankan siswa yang tidak tahu apa-apa,” harapnya. (p2)

but telah mengorbankan ratusan siswa yang tidak tahu menahu soal politik.”Seharusnya para guru yang mogok ini, gentleman pindah sekolah atau pensiun dini saja sebagai PNS, dari pada mengorbankan siswa yang punya hak untuk mendapatkan pendidikan. Masih banyak calon-calon guru yang punya mental pendidik yang baik, namun mereka belum saja punya kesempatan sebagai PNS,” ujar Juraidin. Menurutnya, sebagai kepala sekolah bukan hanya datang dan pulang sekolah, namun kasek juga bertanggung jawab untuk memajukan sekolah dengan membuka akses-akses ke luar, menghadiri undangan pertemuan baik yang dilakukan Kemenang Sultra dan kabupaten atau pertemuan dengan pemda setempat. “Kepsek di Madrasyah itu se-


Kendari Pos | Kamis, 1 Nopember 2012

Guru MAN Konda Mogok Mengajar Kasek: Aksi Mogok Wujud Tak Bertanggung Jawab Andoolo, KP Puluhan guru MAN I Konda Kabupaten Konawe Selatan, selama dua hari, 29-30 Oktober, melakukan aksi mogok mengajar. Akibatnya, ratusan siswa harus terlantar di sekolah, karena tidak mendapatkan proses pembelajaran dari guru. “Mogok mengajar ini, su-

dah kesekian kalinya sebagai bentuk prihatin terhadap kondisi pengelolaan sekolah yang semakin buruk. Ini terjadi karena Kepseknya (Armin L: Tarang) malas berkantor, sehingga kami juga tidak nyaman mengajar,” ungkap Rustam, guru bahasa Arab MAN 1 Konda. Rekannya Idris, guru Bahasa Arab MAN 1 Konda, mendesak agar Kemenag Sultra yang baru secepatnya mengambil keputusan untuk menggati Kepsek MAN 1 Konda. “Sekolah harus

diselamatkan, jangan sampai guru dan siswa banyak yang pindah. Makanya, kami telah menyurat kembali ke Kemenag baru untuk meninjau kembali keberadaan Kepsek saat ini,” ujarnya. Dari pantauan koran ini, dari 25 guru di Madrasah tersebut, hanya dua orang guru yang hadir di sekolah yakni Kasek MAN Armin, Juraidin, guru matematika dan Roy, guru fisika serta dua staf TU. Akibat aksi mogok mengajar ini, para siswa hanya berkeliaran di luar,

karena memang satu kelas pun tidak ada yang masuk belajar. Bahkan sebagian siswa kelas III hanya main takraw sampai waktu pulang sekolah. Sementara guru lainnya, Juraidin mengaku, aksi mogok yang dilakukan sejumlah rekan-rekannya merupakan wujud tidak adanya rasa tanggu jawab sebagai pendidik dan tak punya komitmen dalam kemajuan sekolah dan pendidikan. Bahkan, ia menilai, aksi terseBaca mogok di Hal. 5

Konawe Kepulauan dan Koltim Tetap Akan Mekar Kendari, KP Angggota DPR RI asal Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Rahmat menyatakan Konawe Kepulauan dan Kolaka Timur (Koltim) tidak ada masalah untuk dimekarkan. Hanya saja dua daerah ini belum mekar bersamaan lima Daerah Otonom Baru (DOB), karena belum masuk dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja) Pemekaran. Hal itu dikatakan politisi Partai Demokrat, saat melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan masyarakat Wawonii yang kebetulan berada di kota Kendari, kemarin, di salah satu hotel di Kendari. Sebanyak 20 orang yang terdiri dari perwakilan camat, kepala desa, tokoh pemuda, dan mahasiswa hadir dalam pertemua itu. Andi Rahmat menjelaskan, belum dibahasnya Konawe Kepulauan dan Koltim karena lima DBO yang telah dimekarkan lebih diprioritaskan, karena memiliki skoring yang lebih tinggi daripada daerah lainnya. Antara lain jumlah penduduk yang cukup besar, cangkupan wilayah yang sangat luas, berada di wilayah perbatasan dan beberapa indikator lainnya yang disyaratkan Kemendagri. Kelima DBO yang disetujui dalam paripurna, Kamis (25/10) lalu itu, adalah Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat),

Andi Rahmat

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Kabupaten Pesisir Barat (Lampung), Kabupaten Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak (Papua Barat). “Kabupaten Pangandaran itu diprioritaskan, karena jumlah penduduknya 1 juta jiwa lebih, lalu Kabupaten Pegunungan Arfak, karena situasi politik dan keterbelakangan. Sementara Kalimantan Utara dimekarkan, salah satu pertimbangannya adalah daerah perbatasan Malaysia. Tapi yang jelasnya ada standar penilaian yang sudah ditetapkan,” jelasnya. Anggota komisi XI itu opti-

mis kedua calon daerah pemekaran itu masuk dalam pembahasan selanjutnya setelah masa sidang berikutnya dibuka pada 20 November nanti. Namun disisi lain, masa sidang yang sangat singkat nanti, lanjut Andi Rahmat, bisa jadi hanya sedikit sekali daerah pemekaran yang akan dibahas. Atau bisa jadi belum ada daerah lagi yang dimekarkan tahun ini. “Ini tergantung teman-teman di Panja. Walau pun saya bukan di komisi II, saya akan tetap berjuang Baca Konawe di Hal. 5

Melihat Pelayanan RSUD Bombana (2-Habis)

Sebelum Dirawat, Pasien Lebih Dulu Diguncang dan “Diracun” Warga Bombana yang sakit banyak memilih berobat dipuskesmas dibandingkan di RSUD. Penyebabnya, mereka takut “racun” yang bisa menambah sakit bagi yang sakit serta menjadi penyakit bagi yang sehat. Nuryadi, Bombana IlmI AmAlIA tak berdaya. Dengan impus yang menancap dilengan kanannya, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kendari ini, terbaring lemas disalah satu ruang perawatan puskesmas Rumbia. Ilmi menjadi pasien rawat inap ditempat itu, karena penyakit maag yang sudah lama dideritanya akut kembali. Di dalam ruang perawatan, Salamu dan Hasrida, dua orang tua Ilmi, juga terlihat menemani putrinya. “Tadi malam, dia masuk. Maagnya kambuh lagi,” cerita Salamu. Warga Lampopala, Kecamatan Rumbia ini sengaja memilih puskesmas Rumbia untuk mengobati penyakit anaknya. Selain mudah diakses karena berada dijalur umum, lokasi berdirinya puskesmas juga cu-

nuryAdi/KP

Jalan menuju rSud Bombana sudah dilakukan pengerasan dua tahun lalu. Karena belum diaspal kondisi jalan mulai berlubang dan berdebu. kup ramai sehingga keluarga yang menjaga atau membesuk anaknya, bisa bolak balik meski larut malam. Kondisi tersebut jauh lebih baik, jika dibandingkan dengan merawat anaknya di RSUD. Menurut Salamu, banyak yang dikhawatirkan keluarganya jika harus merawat inap anaknya di Ruman Sakit plat merah itu. Selain lokasinya sunyi, akses keluar masuk

juga jadi kendala. Jalannya sepanjang dua kilo banyak yang lubang, jalur sepanjang RSUD juga tidak dihiasi lampu penerang. Jika malam tiba, dia atau keluarganya merasa was-was. “Kalau jaraknya dari rumah sama jauhnya, tapi kami memilih berobat disini (Puskesmas Rumbia),” tambah Hasrida, ibunda Ilmi. Baca Pasien di Hal. 5


7

Kendari Pos |Kamis, 1 November 2012

Tidak Ada Ketegasan KPU Pusat Arbae ....... etapan calon yaitu pleno yang ditanda tangani tiga komisioner dengan empat pasangan calon,” tanya Ridwan. Pertanyaan tersebut dijawab normatif oleh Arief Budiman yang hadir seorang diri dari KPU RI. Korwil Sultra itu berkelik jika dirinya hanya ditugaskan melakukan monitoring dan supervisi pelaksanaan tahapan Pilgub Sultra sesuai pleno KPU RI, 30 Oktober 2012 dan telah memutuskan melanjutkan tahapan Pilgub Sultra. Bukan debat 3 pasangan cagub yang berlangsung. Malah yang terjadi adalah debat antara Ridwan Bae dengan komisioner KPU Pusat Arief Budiman dan Ketua Pokja Pengawasan Panwaslukada Sultra, La Ode Darmono. Ridwan mempertegas kebenaran hakiki tersebut kepada La Ode Darmono. Panwas pun menjawab, pendapat Panwaslukada Sultra yang dituangkan dalam rapat pleno tanggal 13 Oktober 2012 bahwa, mekanisme pengambilan keputusan yaitu melalui musyawarah. Jika tidak tercapai kata mufakat maka dilakukan voting minimal dihadiri empat orang dan keputusan tertinggi diambil dari suara terbanyak. Jawaban Panwaslukada Sultra ini membuat Ridwan BAE kembali menegaskan jika diantara penyelenggara Pemilu saja terjadi perbedaan pendapat, lantas bagaimana penyelenggaran Pilgub ini? “Dua penyelenggara Pemilukada sudah beda. Panwas tegas mengatakan mana yang sah, sedangkan KPU tidak

tegas mengatakan. Karena itu saya memilih tidak ikut debat kandidat ini dan KPU tolong catat ini sebagai bahan saya mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi,” tegas Ridwan didampingi Haerul Saleh sambil turun dari mimbar dan meninggalkan ruangan diikuti seluruh simpatisannya. Arief Budiman tidak mampu menjelaskan secara rinci persoalan carut-marut lima komisioner KPU Sultra. Namun dirinya menilai bahwa setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya. “Termasuk, dia juga boleh mengambil kesimpulan apakah hadir mengikuti debat kandidat ini ataupun memilih tidak ikut dalam kegiatan ini. Ketidakhadirannya tidak menghalagi pelaksanaan debat kandidat yang sedang berjalan,” terang Arief Budiman. Lalu apa konsekuensi pasangan cagub yang tidak mengikuti debat kandidat tersebut? Ternyata, debat kendidat itu dianggap mubah hukumnya, diikuti tidak dapat amal, tidak dilaksanakan juga tidak apaapa. “Tidak ada diskualifikasi hanya gara-gara tidak mau mengikuti debat kandidat. Calon boleh hadir, boleh tidak,” ujar Arief. Meskipun tanpa kehadiran satu pasangan calon, pelaksanaan debat tetap berlanjut. Tiga panelis yang didrop dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar memulai aksinya. Meskipun pertanyaan yang dilontarkan tidak mencakup ke-khas-an daerah Sulawesi Tenggara dan lebih bersifat normatif. Kehadiran KPU Pusat di Debat Kandidat Calon Gubernur

dan Wakil Gubernur Sultra yang berlangsung kemarin (31/10) pada salah satu hotel di Kendari dijadikan ajang penegasan bagi pasangan calon Ridwan BAEHaerul Saleh (ArBAE), apakah KPU Pusat menjamin jika tidak akan terjadi pemungutan suara ulang (PSU) dengan ditetapkannya tiga pasangan calon oleh dua komisioner. “Apakah KPU Pusat menjamin tidak akan terjadi PSU, “tukas Ridwan saat interupsi sebelum debat dimulai. Mendengar hal itu Koorwil Sulawesi KPU Pusat, Arif Budiman mengatakan pihaknya hanya melanjutkan tahapan yang telah dilakukan komisioner KPU Sultra. “Pleno KPU Pusat telah memutuskan untuk melanjutkan tahapan dan saya diutus untuk melakukan monitoring dan supervisi,” kata Arif Budiman. Ketidaktegasan dan tidak adanya jaminan jika PSU tidak membayangi pasangan ArBAE dan dua pasangan lainnya, membuat pasangan ArBAEmemilih walk out dari debat kandidat. Tindakan pasangan Cagub Ridwan Bae-Haerul Saleh memilih walkout dalam debat kandidat punya alasan sendiri. Pasangan berakronim ArBAE itu mencurigai adanya persekongkolan dalam pelaksanaan tahapan Pilgub Sultra. Ia pun menilai, tahapan Pilgub tidak layak dilanjutkan karena tidak sah. “Ada sikap KPU yang saya curigai. Ada persekongkolan kejahatan pemilu. Ingat! Dapat dicurigai, saya tidak menuduh. Nyata-nyata KPU dipecat lima-limanya (lima mantan

Berpelukan Pertanda Akur? Debat ....... aspirasi masyarakat maka Perda itu diketahui masyarakat dan lebih mudah dipahami sehingga pengawasan yang melibatkan eksekutif serta masyakaran menjadi lebih fleksibel,” tukasnya. Sementara itu pasangan NUSA menjelaskan penugasan telah dibagi antara gubernur dan wakilnya, meskipun telah dibagi tetapi koordinator pembangunan tetap dibawah kendali gubernur sedangkan pengawasan pembangunan struktural dan fungsional diamanahkan kepada wakil gubernur. “Selama masa pemerintahan kami, pembagian tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi),” jelas Nur Alam. Sehubungan dengan visi misi yang ditanyakan dr Marzuki, bagaimana mengurangi kesen-

jangan kesejahteraan, mendorong ekonomi masyarakat salah satunya melalui pemberdayaan UMKM. Di tengah minimnya partisipasi dan kesulitan modal , pasangan nomor urut 1 BMAmirul membeberkan visi misi yang dijabarkan pihaknya bukan angan-angan tetapi telah dilaksanakan di daerah pemerintahan masing-masing yaitu Kabupaten Kolaka serta Kota Baubau. Mereka berdua menerapkan sistem menjemput bola bukan hanya duduk di belakang meja. “Dalam pembangunan kami senantiasa melibatkan dunia usaha dan pengusaha, yang mana kami menanamkan sikap agar para pelaku dunia usaha dan pengusaha memiliki rasa mencintai daerah sehingga mau menyisipkan dana untuk kesehteraan masyarakat,” beber BM. Berbeda dengan itu, pasan-

gan NUSA dengan kata kunci visi misi kemandirian dengan peningkatan daya saing berupaya membangun ekonomi masyarakat berbasis komoditas dan reformasi pengelolaan keuangan daerah. “Lima tahun terakhir kami sudah melaksanakan pembangunan berbasis pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan tata kelola keuangan, sehingga seoptimal mungkin mengelola sumberdaya alam (SDA) untuk kesejahteraan misalnya menjadikan bahan baku mejadi bahan setengah jadi antara lain melalui industri kakao, rumput laut dan pertambangan,” jelas Nur Alam. Pada closing statementnya, pasangan BM-Amirul dengan slogan Sultra Emas 2013-2018 mengajak masyarakat lebih realistis untuk memilih pasangan BM-Amirul karena bagi pasangan BM-Amirul bumi dan

komisioner KPU Sultra) karena adanya sejumlah tahapan yang melanggar aturan-aturan sendiri. Tapi mereka (KPU RI) datang ke Sultra dengan gampangnya melanjutkan begitu saja,” ungkap Ridwan sesaat sebelum meninggalkan hotel (lokasi pelaksanaan debat kandidat pasangan cagub dan cawagub, kemarin. Kekesalan Ridwan karena pengambil-alihan pelaksanaan Pilgub oleh KPU RI tidak disertai dengan upaya memperbaiki dan merevisi tahapan yang dianggap tidak sesuai ketentuan hukum. Mereka hanya melanjutkan produk-produk lima komisioner yang telah diberhentikan oleh DKPP. “Kalau hanya begini caranya, ngapain memecat mereka (Mas’udi, Bosman, Eka Suaib, Ardin dan Syahrir). Biarkan saja lima orang itu yang jalankan, karena berjalan apa adanya. Kalau seperti ini jadinya, tentu memberikan warna bahwa ,Pilgub Sultra sangat tidak bermutu dan kita tidak tahu apa akhirnya,” kesalnya. Anggota KPU RI yang hadir dalam pelaksanaan debat kandidat Cagub Sultra hanya satu orang yakni Arief Budiman yang saat menjadi penanggungjawab Korwil Sultra. Apa persoalan tersebut menjadi faktor walkoutnya pasangan ArBAE? “Bukan persoalan berapa orang anggota KPU pusat yang hadir di sini. Satu orang pun cukup bagi kami. Mereka datang hanya melanjutkan produk 5 KPU yang telah dipecat. Harusnya, perbaiki dulu baru boleh jalan. Kalau mereka datang hanya untuk melanjutkan, ngapain juga Ardin dan teman-temannya harus dipecat, lanjut aja. Mereka kan tidak mau menanggung kesalahan, hanya sekadar ingin cuci tangan,” jelasnya.

air serta kekayaan alam lain yang terkandung didalamnya sebagaimana dalam pasal 33 UUD 1945 akan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran masyarakat serta fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara sebagaimana terdapat dalam Pasal 34 akan dijunjung tinggi. “Harga mati Pasal 34, karena sama saja kita mendustakan agama. Selain itu BM-Amirul akan membangun infrsatruktur dan ekonomi kerakyatan utuk harkat dan martabat Sultra,” tegas pasangan BM-Amirul. PasanganNUSAmenekankan pemimpin dalam kepemimpinan merupakan amanah bukan slogan, sehingga pasangan NUSA siap melayani masyarakat dan akan menpertanggung jawabkannya di depan Allah SWT dan masyarakat Sultra. (fas/aka)

Dua Gubernur Golkar Support Nur Alam Gubernur ....... tidak kalah penting, dia punya posisi yang sama dengan Nur Alam saat ini, yakni sama-sama calon gubernur incumbent yang berjuang untuk kembali menjadi gubernur. Sehingga, apa yang dilakukan Nur Alam juga dia lakukan. Karena sama-sama incumbent, juga sama-sama memiliki nomor urut 2, maka dia berpesan pada warga Sulsel di Sultra agar mendukung Nur Alam untuk kembali menjadi gubernur Sultra. “Kita harus lanjutkan yang baikbaik,agarrakyatkitasejahtera.Kita lihatsaja pertumbuhan ekonomi, 3 provinsi ini tertinggi nasional. Olehnya itu harus dilanjutkan. Intinya, kami Bugis-Makassar harus mendahulukan kekeluargaan,” jelasnya. Dukungan terhadap Nur Alam diungkapkan pula Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Dia mengatakan, komunikasi diantara mereka sangat dekat. Hampir 24 jam mereka komunikasi kalau ada hal-hal yang mesti dibicarakan terkait pembangunan, terutama bagaimana mempermudah urusan di pusat. “Kebetulan saya ketua BKPRS dan ketua koordinator untuk Sulawesi di APPSI. Pak Sahrul kita dorong sebagai ketua umum. Setelah saya, nanti kemungkinan itu dipegang Nur Alam. Saya tahu dia pemimpin yang masih muda, mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk kepentingan daerah ini. Itu jadi komitmen kami,” katanya. Mantan pejabat pemerintahan di era La Ode Kaimoeddin itu, memuji kedekatan yang telah terjalin antara dia dengan Nur Alam dan Sahrul. Bukti kedekatan tersebut, Nur Alam menjadi salah satu juru

kampanye(jurkam) Anwar pada saat akan maju di periode kedua gubernur Sulbar. Saat itu, banyak orang terperangah, karena tahu Jurkam-nya orang PAN. Anwar pun memberi penjelasan bahwa, bukan bendera PAN yang mendukungnya, tapi pribadi Nur Alam. Makanya, dia juga melakukan hal yang sama untuk memenangkan Nur Alam, datang menghadiri silaturahmi bersama warga Sulsel dan Sulbar di Sultra. Menurutnya, pembangunan yang telah diletakan Nur Alam selama 5 tahun ini, maju pesat. Dia meyakini, masih banyak program NUSA yang mesti dilanjutkan lima tahun ke depan. Soal adanya calon gubernur dari partai Golkar yang berbendera sama dengannya, Anwar mengatakan, apa yang dilakukannya bukan atas nama partai, tapi pribadi. “Kita tinggalkan embelembel partai. Bagaimana kita mendorong pembangunan daerah. Membangun melalui konsep

LP3I, koridor ekonomi Sulawesi, ini tanggung jawab kami. Pak Ridwan itu seperti adik saya, tapi saya datang bukan sebagai ketua Golkar, tapi pribadi. Sesama kader Golkar tentu kami punya

komunikasi sendiri,” tandasnya. Silaturahmi digelar di salah satu hotel di Kendari Selasa malam lalu. Warga Sulsel dan Sulbar pun memadati lokasi acara. (dri)

ArBAE meninggalkan pelaksanaan debat kandidat sebagai bentuk koreksi terhadap tindakan yang dilakukan oleh KPU. “Paling tidak ini menjadi sejarah bahwa setiap tahapan saya koreksi dan selalu lahir masalah. Dipecatnya lima anggota ini, salah satu saya adalah penyebab awalnya. Telah mencurigai adanya permainanpermainan di dalamnya dan dimanfaatkan oleh kelompokkelompok tertentu,” ungkap Ridwan Bae. Komisioner KPU RI Korwil Sultra, Arief Budiman menegaskan bahwa tidak ada yang berwenang menyimpulkan tahapan Pilgub tersebut rusak, catat dan sebagainya selain

Mahkamah Konstituasi. “Saya hadir di sini sebagai Korwil Sultra. Hasil pleno KPU RI, saya ditugaskan untuk melakukan monitoring dan supervisi terhadap pelaksanaan tahapan Pilgub di Sultra. Maka saya lakukan itu,” ungkapnya. Bagaimana dengan produk 5 anggota KPU yang telah dipecat? Arief menambahkan, sejak 5 anggota KPU Sultra diberhentikan oleh DKPP, maka mereka tidak boleh lagi membuat produk-produk hukum. Tapi, DKPP tidak menyatakan bahwa apa yang telah diputuskan oleh 5 mantan anggota KPU Sultra itu tidak diberlakukan lagi, menjadi tidak bermakna, atau batal.

“Jadi tahapan yang telah dibuat tidak boleh lagi dilaksanakan oleh 5 komisioner itu. Tapi diambil alih oleh KPU satu tingkat di atasnya (KPU RI, red). Terkait adanya isu-isu PSU, saya tidak mau berandaiandai. PSU yang memutuskan itu siapa? Undang-undang hanya mengatur; pertama, apabila tidak ada pasangan yang mencapai 30 persen atau lebih maka dilakukan putaran; kedua, kalau ada pasangan calon yang tidak puas dengan perolehan suara maka diberikan kesempatan untuk melakukan gugatan sengketa hasil rekapitulasi pemungutan suara ke MK,” terang Arief. (p2/ fas/aka)

Janji Perjuangkan Konstituennya Kisah ....... menjatuhkan dan menghalanginya. Dirinya yakin tembok yang menghalangi langkahnnya itu merupakan cobaan dan skenario dari Tuhan, sehingga dalam proses perjalanan memperjuangkan apa yang menjadi haknnya selalu meminta petunjuk Tuhan. Memang dalam proses PAW menggantikan almarhum Mesra Raa, dirinya tiba-tiba saja menerima kabar pemecatan dari internal yang sudah dia besarkan khususnya di Kecamatan Betoambari. Meski surat pemecatan yang dikeluarkan oleh Ketua DPC PPN Kota Baubau belum sempat diterima, namun hal itu benar-benar membuatnnya resah, sebagai seorang kader yang tidak pernah merasa membuat kesalahan tentu menimbulkan pertanyaan besar bagi dirinya, apalagi pemecatan dilakukan secara tiba-tiba bertepatan dengan momen pasca Mesra Raa meninggal dunia. Bertekat dan merasa tidak pernah membuat kesalahan, ia tetap menjalani semua proses PAW dengan melengkapi seluruh kelengkapan berkasnya meski pada akhirnya sempat harus bersilang pendapat dengan pimpinan partai di daerahnya yang tiba-tiba saja memecatnya. Memang dirinya hanya mengantongi perolehan empat suara dalam Pilcaleg tahun 2009, namun secara hukum dan aturan partai, hal itu tetap menjadi haknya sebagai salah satu yang mencalonkan diri dan diusung partai dalam pemilu 2009 lalu. Dirinya sadar sebenarnya berada pada posisi ketiga perolehan suara terbanyak, artinya masih ada rekannya yang menduduki posisi kedua dan berhak untuk menggantikan almarhum Mesra Raa ditingkat legislatif, namun karena pemilik suara kedua terbanyak Sukmanto Jaya telah dianggap keluar dari par-

tai pasca diakomodir sebagai PNS di Pemkab Bombana, maka secara otomatis hak itu harus diberikan kepada La Beni. Segala proses terus berjalan segala upaya terus ditempuh. Bahkan KPUD Kota Baubau pun harus disibukan dengan berkonsultasi kepada DPW PPN Sultra dan PPN Pusat untuk memastikan bagaimana status La Beni. Hingga tibalah saat yang paling membahagiakan bagi La Beni, dirinya mendapat dukungan dari internal partai PPN baik ditingkat DPW hingga DPP dan pemecatan terhadap dirinya diakui tidak sah. Alhasil namanya pun didorong sebagai kader yang berhak menggantikan almarhum Mesra Raa. Proses pun berjalan baik ditingkat KPUD, DPRD dan internal partai sendiri. Tapi tidak sampai di situ masalah yang dihadapi La Beni. Baru saja KPUD memproses berkas PAW Mesra Raa yang mendorong La Beni sebagai penggantinya tiba-tiba saja La Beni terlilit masalah hukum. Dia terlibat penganiayaan terhadap salah seorang staf Kejaksaaan Negeri Baubau Armin. Penganiayaan yang dilakukan La Beni, salah sasaran lantaran emosi mendengar pengaduan keponakannya yang merasa dilecehkan (dicolek) dari orang tak dikenalnya saat sedang melintas di seputaran Jalan Dayanu Ikhsanuddin. Naasnya kebetulan saat itu Armin (staf Kejaksaan) bersama istrinya sedang berada di tempat yang dimaksud, La Beni yang menyangka korban yang mencolek keponakannya, tanpa berpikir panjang langsung mengeroyok korban bersama rekannya. Akibat perbuatannya La Beni harus menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Baubau, dengan statusnya sebagai terdakwa. La Beni dijerat dengan pasal 170 junto 351 tentang penganiayaan secara bersamaan. Angan-angan La Beni men-

jadi wakil rakyat di DPRD Kota Baubau akhirnya tertunda hingga setahun. Oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara penganiayaan, menjatuhkan hukuman 7 bulan. Selama di penjara dia menghadapi ujian itu dengan sabar, dirinya hanya bisa menunggu waktu terus berputar. Di balik jeruji besi dia hanya bisa terus memanjatkan doa dan hati yang tenang. Dirinya pun meminta maaf kepada korban yang dia aniaya, memang saat itu dia sangat dililit perasaan emosi saat mendengar anak gadis saudara kandungnya mendapat perlakuan tidak senonoh dari orang. Tujuh bulan didalam sel tahanan memberi pelajaran berharga bagi dirinya, konsekuansi perbuatannya harus dijalani dengan sabar meski tujuh bulan bukan waktu yang singkat menghirup pengap dan sempitnya ruangan sel tahanan. Kini semua itu tinggal kenangan. Kemarin secara resmi La Beni dilantik melalui sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Baubau. Pelantikan PAW tersebut dihadiri sebagian besar anggota DPRD, pengurus PPD Kota Baubau, beberapa Kepala SKPD dan keraban serta keluarga La Beni. Setelah La Beni resmi dilantik dengan demikian jumlah anggota DPRD Baubau kembali utuh 25. PPD sendiri memiliki dua kursi yang satunya diduduki oleh I Ketut Karmawirata. Waktu singkat tersebut, akan dimanfaatkan dengan baik memperjuangkan hakhak masyarakat, utamanya di daerah konstituennya akan mendongkrak popularitasnya dan membuktikan kepada masyarakat bahwa mengantongi empat suara bukan menjadi alasan untuk enggan berjuang sebagai perpanjangan tangan rakyat ditingkat legislasi. Dengan begitu tidak mustahil La Beni tetap menjadi anggota DPRD untuk periode selanjutnya 2014-2019. (***)


8

Kendari Pos |Kamis, 1 November 2012

Suasana debat kandidat di Pilwali Baubau yang berlangsung kondusif.

hariman/kp

Enam Calon Wali Kota Uji Kemampuan Baubau, KP Enam pasang calon wali kota Baubau mengikuti tahapan debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau di aula Gedung Maedani, kemarin. Debat dibagi dalam dua sesi, yakni menjawab pertanyaan penalis dan debat sesama kandidat. Agar jalannya debat tetap kondusif,

moderator mengarahkan kepada para kandidat untuk tidak melontarkan pertanyaan yang berkaitan dengan sara dan hal-hal yang sifatnya pribadi. Kegiatan tersebut juga menghadirkan tiga akademisi sebagai panelis, mereka adalah Prof Ir Sumbangan Baja dari dosen Unhas, Makassar. Dr Tasrifin Tahara MSi dosen ilmu sosial dan ilmu politik Unhas, prof

Dr H Murjani SE MSi akademis asal Unhalu Kendari. Sebelum diberikan pertanyaan, enam pasang calon wali kota terlebih dahulu diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi dengan waktu tiga menit. Disegmen pertama, Prof Ir Sumbangan Baja yang mengangkat tema terkait tata pengelolahan pemerintahan, menjelaskan Pemerintahan

Kota Baubau menjadi daerah otonomi yang sudah berjalan sejak 11 tahun. Dalam perjalanannya masyarakat Kota Baubau telah berkomitmen melalui dokumen pembangunan jangka panjang selama 20 tahun. Dalam perjalanan itu dibagi segmen-

Baca enam di Hal 2

Kuasa Hukum BM -Amirul Usut Black Campaign Kendari, KP Pasangan BM-Amirul dihantam black campaign. Kemarin, tim kuasa hukumnya membeber beberapa stiker yang menyudutkan Buhari. Pada selebaran itu tertulis jika BM adalah tersangka korupsi. Kuasa hukum BM Amirul, La Ode Hariru mengatakan, selebaran-selebaran yang akhir-akhir ini gampang ditemukan dikeramaian adalah bentuk pembusukan nama kepada

Yakin Menang Satu Putaran Kendari, KP Hari-H pemilihan gubernur masih 3 hari, namun Nur Alam sudah sangat yakin, bersama Saleh Lasata dia akan kembali memimpin Sultra 5 tahun mendatang. Dia mengatakan, pemilihan gubernur Sultra tidak akan sampai dua putaran. Hitungannya, hanya 3 pasang calon yang bertarung. Dengan memperhatikan jumlah wajib pilih Sultra, maka 2 putaran kemungkinan besar tidak akan terjadi. “Saya kira kecil kemungkinan untuk 2 putaran karena calonnya hanya 3. Sementara suara untuk sampai 2 putaran, itu di bawah 30 persen. Nah, dengan tiga calon, kalau pun dibagi rata suara, pasti ada yang 35 persen. Olehnya itu kecil kemungkinan 2 putaran. Harus optimis,” katanya, Selasa (30/10) malam lalu. Soal target kemenangan yang akan dicapai, Nur Alam tak mau sesumbar menyebutkan. Menurutnya, over confidence atau under estimated terhadap lawan, itu tidak baik. Terpenting adalah kerja, pada saatnya nanti akan terhitung dengan sendirinya. “Saya kira semua kompetitor target menang. Tapi kita kerja saja. Pada saatnya nanti akan terhitung dengan sendiri. Kemenangan itu kemenangan besar, tapi bicara angka terlalu takabur,” ujarnya. Nur Alam memberi apresiasi yang tinggi terhadap masyarakat yang begitu antusias mengikuti tiap dirinya kampanye. Dia mengatakan, satu kesyukuran terlepas akan mendapat kemenangan, yang lebih penting empati masyarakat pada pemimpinnya masih tinggi. Oleh karena itu, dia berterima kasih baik yang sudah mendukung maupun

Baca yakin di Hal 2

mas jaya/kp

Tim kuasa hukum BM-Amirul memperlihatkan selebaran yang dianggap merugikan pasangan tersebut. Mereka berjanji akan mengusut tuntas dan melaporkan persoalan tersebut ke polisi.

salah satu figur, dalam hal ini BM. Hal ini dinilainya sangat tidak etis, karena dianggap tidak sportif dalam bertarung di Pilgub. “Sementara ini ada dua jenis selebaran yang sudah kami dapatkan. Isinya sangat menjatuhkan diri BM. Barangkali ini dibuat saingan dengan harapan bisa menurunkan elektabilitas BM,” ujarnya kepada wartawan.

Saat ini mereka mempelajari dan mengusut kasus tersebut. Mereka juga tengah melakukan upaya pencarian barang bukti, siapa dalang di balik selebaranselebaran itu. Jika barang bukti sudah mencukupi, mereka akan membawa kasus pembusukan terhadap BM itu ke ranah hukum. Selain masalah sele-

Baca kuasa di Hal 2


Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

RAPBD 2013 Tunggu Juknis Kendari, KP Hampir memasuki bulan November, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sultra masih tenang-tenang saja. Draft Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2013 tak juga dimasukkan ke DPRD untuk dibahas. Alasan Ketua TAPD Pemprov Sultra, Nasir Andi Baso, keterlambatan tersebut karena belum adanya petunjuk teknis mengenai penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Makanya, sebelum dimasukkan ke legislatif untuk dibahas, tim anggaran yang salah satunya terdiri dari biro keuangan, terlebih dulu meminta petunjuk ke pusat. “Sudah dipersiapkan secara teknis yang pertama komponen DAU dan DAK. Kita minta petunjuk di pusat.

Baca rapbD di Hal 10

Stok BBM Subsidi Aman Kendari, KP Kekhawatiran masyarakat akan terjadinya kekosongan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada medio November ini, akhirnya terjawab. Melalui Pertamina sebagai distributor, pemerintah pusat berkenan memberikan tambahan kuota BBM bersubsidi untuk wilayah Sultra. Kepastian itu disampaikan Sales Representatif PT.Pertamina Wilayah Sultra, Wahyudi Wirjanto di ruang kerjanya, Rabu (31/10). “Pemerintah akhirnya setuju penambahan kuota BBM bersubsidi jenis premium dan

solar. Sementara untuk kuota minyak tanah tidak ada penambahan sebab ada kelebihan stok sebesar 30 persen dari sebelumnya. Selengkapnya, untuk BBM jenis premium diberikan tambahan kuota sebesar 12 persen dari tahun 2012 dan jenis solar enam persen. Dengan penambahan itu dipastikan hingga akhir tahun ketersediaan stok BBM bersubsidi dijamin terpenuhi,” jelasnya, meyakinkan. Menurut Wahyudi, masyarakat memang tak perlu khawatir. Sebab pihaknya akan tetap

Baca stoK di Hal 10 HELMIN/KENDARI POS

Rupbasan Klas I Kendari semakin dijejali sitaan yang jadi barang bukti pihak kepolisian, kejaksaan maupun bea cukai. Termasuk ribuan botol minuman keras ini.

Ribuan Miras Penuhi Rupbasan Kendari,KP Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Klas I Kendari terus dipenuhi berbagai macam benda sitaan yang dijadikan sebagai barang bukti pihak kepolisian, kejaksaan maupun bea cukai sesuai pasal 44 KUHP. Kepala Rupbasan Klas I Kendari Karel Huki menjelaskan, tugas pokok satuan kerjanya itu memang

MAS JAYA/KENDARI POS

Syahrun Yasin Limpo (kiri) berbincang-bincang dengan warga KKSS di Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sulsel “Diculik” KKSS

Baca ribuan di Hal 11 Data Rupbasan KenDaRi

Kendari, KP Kedatangan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Lompo (SYL) di Kendari sudah lama dielu-elukan warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sultra. Usai menghadiri acara rapat koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sulawesi, secara mengejutkan warga KKSS langsung “menculik” SYL dan memboyongnya dari Swiss Belhotel menuju Hotel Benua. Gerakan spontanitas

tahun 2006-septembeR 2012 Benda Sitaan

Jumlah

Motor Mobil Sepeda BBM Solar Miras Kayu Campuran

32 unit 11 unit 2 unit 20 ton 5477 botol 806 batang

Baca gubernur di Hal 10

Kafe Tenda “Bandel” Segera Ditindak

SUWARJONO/KENDARI POS

Masyarakat tak perlu panik. Sebab tak akan ada kekosongan stok BBM bersubsidi di pertengahan tahun ini. Pertamina telah menjamin tambahan kuota untuk wilayah Sultra.

Kendari, KP Himbauan tegas Pemkot untuk menata dan membatasi waktu operasional kafe remang-remang di bantaran Pantai Kendari akan dibuktikan mulai hari ini, 1 November 2012. Pemerintah memang telah memberi batasan waktu tersebut usai sosialisasi beberapa saat lalu. Lewat dari itu, akan diberikan sanksi. Dalam waktu dekat, izin operasi para pengusaha yang masih bandel terhadap warning tersebut, akan dicabut. Hal itu ditegaskan Kabag Hukum Kota Kendari, Yusrianto, MH kemarin. Menurutnya, selama ini kegiatan kafe tenda di sepanjang Teluk Kendari itu memang tidak hanya menyediakan jajanan kuliner, tapi juga karaoke. Aktivitas terakhir itu dianggap cukup mengganggu warga yang bermukim di sekitar lokasi tersebut. Apalagi, waktu mereka beroperasi lewat dari tengah malam, sehingga

Baca Kafe di Hal 11

Kepala BPN Sultra Didesak Mundur Kendari, KP Sekelompok massa mendatangi Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sultra, kemarin, (31/10). Mereka meminta pihak BPN Sultra turun tangan menyelesaikan sengketa tanah yang terjadi pada beberapa daerah kabupaten/kota di Sultra. Para demonstrasi juga menginginkan agar Kakanwil BPN Sultra secepatnya melakukan mutasi terhadap Kasi Sengketa Tanah, Kasi Pengukuran dan Kepala BPN Kota Kendari karena dinilai menjadi biang kerok terjadinya kericuhan serta merugikan masyarakat dalam penuntasan sengketa tanah dan pengukuran yang sering bermasalah. Massa itu juga bahkan mendesak Kepala Badan Pertanahan RI memutasi Kakanwil BPN Sul-

tra karena dianggap tak mampu melakukan pengawasan serta pemantauan terhadap perilaku oknum kantor pertanahan yang ada di 12 kabupaten/kota. Kakanwil BPN Sultra, Alljabbar dalam pengawalan ketat aparat keamanan saat menemui massa menjelaskan, pihaknya sudah memperingatkan Kepala Kantor BPN Kota Kendari agar bersikap netral dalam tugas sesuai koridornya. “BPN Sultra sudah melakukan pemantauan serta pembinaan yang dilaksanakan secara rutin untuk tingkat Kota sampai Kabupaten yang ada di Sultra. Soal kinerja BPN Kota Kendari, akan segera kita lakukan pemanggilan untuk permasalahan yang menjadi tuntutan,” jawabnya. (p16)

BoCah bernama Sandi, 8 tahun, Jalan pergi meninggalkan rumahnya di Kartini No 3 Kendari Caddi. Kedua n orang tuanya sudah putus harapa setelah lebih dari dua pekan menelu suri setiap tempat yang sering dikunPasar hingga ikan, gan Rabam, Matahari, Pelelan jungi Sandi untuk bermain. Mall, di kelas II sosok bocah periang yang duduk andounohu sudah ditelusuri, namun anaknya ai. Menurut Ibu Sandi, Farida (38) dijump juga tak i Kendar a Sodoho 1 SD itu Sandi tidak masuk Pagi 2012. r oktobe 15 Senin pergi meninggalkan rumah pada Farida i. Kendar ikan n di sekitar pelelangan sekolah. Ia hanya pamit akan bermai ditunggu a tak melarang keinginan itu, namun yang sudah kenal watak anakny pulang. hingga malam hari Sandi tak juga tiga berserius mencari anak bungsu dari Saat itu kedua orang tua Sandi belum hari. Ketika g sering tidak pulang hingga dua meman Sandi a Pasalny itu. saudara mengaku memang Farida ? ilang mengh Sandi ab ditanya kemungkinan penyeb kasar dari ia sempat mendapatkan perlakuan sebelum Sandi meninggalkan rumah, in). menghilang hingga hari ini (kemar sang kakak. Pasca kejadian itu Sandi t terdapa cepak, yang cukuran rambutnya Ciri Sandi yang menonjol yakni pada baju kaos atas kedua telinganya, mengenakan dua garis cukuran melengkung di pernah bilang orang warna hitam. “Beberapa oblong dan celana jeans pendek in dia hu, diajak pulang tapi tak mau. Mungk ketemu dia (Sandi) di Pasar andono Farida terbata daripada pulang ke rumah,” sedih lan jalan-ja di ngamen suka lebih Ia berharap anaknya bisa n. kemari Pos i Kendar Pena dengan mata berkaca di Graha rumah. (ani) segera ditemukan dan pulang ke

Pulanglah

Sandi !


10

Metro

Stok... melayani penjualan, apalagi stok BBM selalu tersedia. Pertamina tetap berkewajiban melayani penjualan sesuai kebutuhan, namun over target penjualan akan dilaporkan ke pemerintah. Ia menambahkan rata-rata komsumsi BBM bersubsidi jenis premium setiap bulannya mencapai 18 ribu kilo liter (KL), solar 7,5 ribu KL dan enam ribu KL untuk minyak tanah. Khusus untuk solar, pihaknya melakukan pembatasan pembelian sebab jenis ini diduga sangat banyak disalahgunakan. Sebagai langkah konkret, pihaknya terus melakukan pengawasan disetiap agen-agen Pertamina. Selain itu, pihaknya memberikan surat edaran aturan pemakaian BBM pada setiap kendaraan di SPBU. “Pengisian tidak boleh melebisi kapasitas tangki kendaraan, bila ditemukan, petugas pengisian maupun pihak SPBU akan dikenakan sangsi,” tegasnya.(p1)

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Gubernur...

SUWARJONO/ KENDARI POS

Tervonis hukuman mati Abdul Rahim (kiri) masih menanti putusan berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung atas perbuatannya melakukan pembunuhan sadis terhadap Nadir Abola bersama istrinya Herlina dan sang anak Dian Fadillah beberapa tahun lalu.

warga KKSS yang sebelumnya tidak diketahui itu, membuat SYL kaget. Ketua Persatuan Gubernur Seluruh Indonesia tersebut pun tidak didampingi protokoler. SYL mengaku sangat surprise. “Awalnya saya merasa asing, ternyata di sini saya punya keluarga besar,” ujarnya kepada ratusan warga KKSS yang menjemputnya pergi dari tempat Rakor. SYL dan warga KKSS pun langsung menggelar acara tatap muka yang jauh dari kesan formal. Dengan ikatan emosional sebagai warga Sulsel, KKSS dan SYL langsung melebur. Pada pertemuan singkat yang dimulai sekitar pukul 22.30 Wita Selasa (30/10) itu, SYL menyampaikan beberapa hal penting terkait keberadaan warga KKSS di Kendari termasuk pada Gubernur Sultra, H. Nur Alam yang juga sempat hadir. Ia mengungkapkan kebanggaannya kepada warga KKSS yang dengan berbagai usaha mampu memberikan dampak positif pada pembangunan di Sultra. “Ini adalah daerah potensial, aman, prospektif, dan kaya. Makanya, ada harapan besar bagi masyarakat untuk sejahtera. Termasuk di dalamnya warga KKSS yang memang memiliki banyak talenta diberbagai sektor usaha dan jasa,” ujarnya. (p4)

RAPBD... Hari ini Kepala Biro Keuangan konsultasi soal DAU di Jakarta. Kita lagi tunggu Juknis. Karena perbedaan dengan sebelumnya pasti ada. Hanya tinggal penyesuaian,” argumennya, kemarin. Dia mengatakan, tim sudah mempersiapkan draft yang akan disetor ke legislatif tersebut. Nasir menjamin, dalam waktu dekat draft tersebut akan sampai ke tangan legislatif. Dia juga meyakini, pembahasan APBD 2013 akan tepat waktu. Sebab, jika menyeberang tahun anggaran, maka akan berimbas pada pemotongan DAU. “Kita masih dalam posisi on the schedule. Kami yakin tidak akan terlambat,” ujarnya. Soal keterlambatan tersebut, Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba mengaku dapat memahami padatnya jadwal yang harus diikuti oleh tim anggaran. Meski demikian, legislatif tetap mengingatkan agar TAPD tidak sampai terlambat memasukan draft untuk segera dibahas sebelum berpindah tahun anggaran. “Tetap kami ingatkan, tapi juga dipahami masih banyak agenda. Sekarang sedang bahas LKPJ masa-masa akhir pemerintahan dan ada empat Raperda yang dibahas. Mungkin setelah itu baru mereka masukan. Itu komitmen mereka,” tandasnya. (dri)


Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Metro

11

Mutasi Guru Untuk Pemerataan

Kafe... banyak warga yang mengeluhkan gangguan suara bising dari sound system kafe tenda dan remang-remang tersebut. “Saya sudah mendapatkan laporan dari tim PPNS terkait eksekusi kepada para pengusaha kafe yang tidak mengindahkan aturan. Jelasnya, tidak ada toleransi lagi kalau mereka masih membuka layar lebar untuk karaoke. Sudah berapa kali diperingatkan dan kami akan cabut izin operasinya kalau dalam operasi PPNS ada yang kedapatan masih membuka layar karaoke dimaksud,” ungkap Yusrianto. Meski tidak menyebutkan secara pasti kapan tim penyidik PNS akan turun melakukan Sidak, tapi ia memastikan tak akan ada lagi kafe tenda yang membuka kegiatan karaoke setelah mendapat tindakan tegas pemerintah. Secara terpish, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Kendari, Hj. Sitti Nurhan menyambut positif langkah pemerintah melakukan evaluasi kegiatan kafe tenda yang beroperasi itu. Menurutnya, dalam izin operasi sudah jelas aturann seperti apa, dan kegiatan yang boleh dan tidak bisa dilakukan. Kalau memang dalam aturan tidak diperkenankan berlampu remang-remang atau membuka kegiatan hiburan selain kuliner, maka pemerintah bisa memberikan tindakan tegas sesuai aturan yang ada. “Sebagai perpanjangan tangan rakyat, kami ingin melihat masalah secara proporsional. Kalau memang ada kegiatan melanggar aturan dan merugikan sebagian masyarakat lain, tentu warga selaku pengusaha kafe tenda juga harus legowo menghentikan kegiatan yang dilarang. Sebab, kalau itu tidak diindahkan, jangan salahkan pemerintah jika mencabut izin usahanya,” kata senator PAN itu. (fya)

Ribuan... sebagai tempat penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan negara. “Agar tidak mengalami kerusakan atas benda itu,”kata Karel, kemarin (31/10). Barang yang kini dititipkan pada lembaga itu cukup bervariasi. “Untuk motor, mobil, BBM serta kayu merupakan titipan pihak kepolisian serta kejaksaan. Sementara ribuan Miras merupakan hasil tangkapan bea cukai,” sambungnya lagi. Sementara itu Kasubsi Administrasi dan Pemeliharaan Rupbasan, Laode Haeruni menambahkan penyimpanan dilakukan dengan baik dan tertib sesuai dengan petunjuk pelaksanaan serta Juknis pengelolaan benda sitaan negara dan barang rampasan negara. “Sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan oleh yang berkepentingan, dengan mudah dan cepat mendapatkannya” kata Haeruni. Barang yang kini menjadi sitaan negara dan dititipkan pada Rupbasan dimungkinkan untuk dilakukan pelelangan. “Tapi itu tergantung hasil putusan pengadilan. Kalau belum ada putusan tetap berada pada Rupbasan,” tandasnya. (p16)

AMAL FADLY SENGA/KENDARI POS

Perilaku berkendaraan sebagian besar pelajar di metro ini, memprihatinkan. Tindakan tegas aparat kepolisian, khususnya dari fungsi Satuan Lalulintas, dinanti.


14

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Anggaran Rp 22,3 T untuk BOS 2013 Belum Diputuskan Jakarta, KP Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanjar Negara (UU APBN) sudah disahkan akhir pekan lalu. Tapi khusus untuk di sektor pendidikan, pembagian anggaran belum beres. Diantaranya pembagian anggaran di pos dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2013. Direktur Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ibrahim Bafadal kemarin (29/10) menuturkan, nilai persis anggaran dana BOS 2013 belum diputuskan. “Sekarang ini masih tahap sinkronisasi,” ujar guru besar Universitas Negeri Malang itu. Bafadal menjelaskan untuk sementara anggaran dana BOS yang diajukan untuk dibahas bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencapai Rp 22,3 triliun. Pria asal Sumenep itu menegaskan, nilai ini masih belum pasti karena pembahasan dengan Kemenkeu belum rampung. Rincian sementara perhitungan dana BOS 2013 adalah sebagai berikut. Untuk jenjang SD dan sederajat, dana BOS sebesar Rp 15,5 triliun. Dana ini akan dikucurkan kepada 26.839.585 siswa SD yang ada di 148.668 unit sekolah. Di mana unit cost-nya sama seperti tahun ini yaitu Rp 580 ribu per siswa per tahun. Sedangkan dana BOS untuk jenjang SMP dan sedera-

jat diusulkan sebesar Rp 6,8 triliun. Dana ini disalurkan kepada 9.653.093 siswa yang ada di 37.349 unit. Sekolah. Unit cost dana BOS jenjang SMP tetap Rp 710 per siswa per tahun. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan meskipun secara keseluruhan anggaran fungsi pendidikan naik, unit cost dana BOS tahun depan tidak naik. Untuk itu, dia meminta jajaran pemerintah daerah kabupaten dan kota untuk ikut membantu mengalokasikan dana serupa dari APBD. “Bentuknya bisa seperti Bopda (bantuan operasional pendidikan daerah, red) atau yang lainnya,” ujar menteri asal Surabaya itu. Peran pemkab maupun pemkot untuk ikut mengucurkan Bopda ini aslinya wajib. Sebab keberadaan pendidikan dasar yaitu jenjang SD dan SMP adalah kewajiban pemerintah daerah. Kemendikbud sendiri akan lebih ketat memantau daerahdaerah yang sudah mengucurkan Bopda untuk SD dan SMP di kawasan masing-masing. Plt Dirjen Dikdas Kemendikbud Suyanto mengatakan, hampir bisa dipastikan mekanisme pencairan dana BOS tahun depan sama dengan tahun ini. Yaitu uang dari pemerintah pusat langsung ditransfer ke sekolah melalui pemprov. “Cara ini terbukti lebih tepat waktu ketimbang harus melalui pemkab atau pemkot dulu seperti periode 2011,” ujar dia. (jpnn)

SMAN 2 Kendari Buka Kelas Cerdas Istimewa Kendari, KP Pihak SMAN 2 Kendari memberikan perhatian serius bagi siswa yang punya kemampuan akademik di atas ratarata. Mulai tahun ajaran 2012, SMAN 2 Kendari resmi membuka kelas cerdas istimewa (CI). Kepala SMAN 2 Kendari, Muh. Ali Rahman R mengatakan kelas CI terbagi dua kategori, yakni akselerasi dan pengayaan. Akselerasi yang berarti percepatan biasanya dari tiga tahun bisa menjadi dua tahun. Namun yang diterapkan di SMAN 2 Kendari adalah kelas CI pengayaan. Artinya, tetap sama dengan kelas reguler. Hanya saja dilakukan pendalaman materi dengan tambahan materi yang lebih tinggi. “Kelas CI siswa tetap mengikuti perkembangan sesuai umurnya. Kita tidak pres supaya cepat selesai. Hanya perlakuannya agak berbeda dengan reguler. Misalnya penambahan materi X ditambahkan materi kelas XI, kelas XI ditambahkan materi kelas XII. Sementara kelas XII ditambahkan materi perguruan tinggi,” papar mantan Kepala SMAN 4 Kendari itu. Berdasarkan seleksi yang sudah dilakukan, semua siswa di kelas CI merupakan siswa yang memiliki kecerdasan istimewa pada bidang-bidang tertentu.

wulan/KP

Suasana kelas CI di SMAN 2 Kendari. Contoh istimewa di bidang Fisika, Biologi, Matematika, atau pelajaran lainnya. Siswa yang telah diketahui memiliki bakat ini akan mendapatkan tambahan jam pelajaran dalam bentuk

les. Dengan begitu diharapkan ketika berada di perguruan tinggi mereka bisa memilih jurusan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Tenaga pendidik pun bukan hanya

mengandalkan dari SMAN 2 Kendari. Ia mengatakan akan mencari guru dari luar yang memiliki kemampuan lebih. Jikalau tidak ada maka pihaknya tak keberatan untuk menggunakan jasa dosen. Tak heran, seleksi untuk kelas CI cukup rumit. Karena siswa yang berminat harus mengikuti tes IQ dengan standar minimal 100. Setelah lolos dalam sleksi tersebut, maka dilakukan tes wawancara untuk meminta dukungan dan parstisipasi orang tua. Karena orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk memotivasi dan mengontrol anaknya. Orang tua juga harus memiliki kesadaran untuk memberi kesempatan dan tidak menyibukkan anak dengan kegiatan rumah tangga. Namun Ali Rahman menegaskan bahwa kelas CI sama sekali tidak memungut biaya pada orang tua. Karena untuk membuka kelas CI, pemerintah pusat memberi dana stimulus Rp 50 juta per tahun. Untuk itu, dukungan motivasi orang tualah yang sangat penting. “Kami tidak memungut biaya dari orang tua untuk kelas CI ini. Kami hanya minta mereka memberikan dorongan agar anak bisa mengeksplor potensi yang dimiliki,” tukasnya. (m2)

Jadikan Museum Ruang Belajar Siswa Jakarta, KP Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI terus menguatkan perannya dalam mengelola berbagai aset budaya nusantara. Salah satunya dengan menguatkan keberadaan museum-museum yang ada sebagai media dan ruang belajar bagi siswa. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, mengatakan museum men-

gandung nilai-nilai seni, budaya, serta sejarah masa lalu yang patut diketahui oleh generasi muda sejak dini. “Dalam penataan kurikulum yang sedang dilakukan saat ini, kita perjuang agar museum menjadi ruang edukasi bagi anak-anak. Melalui sekolah, kita galakkan lagi kunjungan ke museum,” ujar Wiendu di Gedung Kemdikbud, Senin (29/10). Diharapkan, anak-anak dapat se-

makin mengenal dan mencintai keberagaman seni budaya bangsa Indonesia. Dengan demikian mereka dapat tumbuh sebagai generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan budaya leluhur mereka. Menurut Wiendu, di sejumlah negara, museum dijadikan sebagai ruang belajar. Sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan. “Di Singapura misalnya, anak-anak seko-

lah sering diajak ke museum, diberikan pelajaran tentang seni, sejarah, dan budaya. Bahkan, mereka diterangkan tentang seni budaya Indonesia,” kata Wiendu. Ditambahakannya, nilai budaya sangat penting dalam pembangunan karakter bangsa. Sebab, budaya merupakan salah satu ruh dari pendidikan karakter. Budaya juga mengandung nilai sejarah masa lalu, serta ekspresi seni masyarakat. (jpnn)


Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Kampus

Nur Alim Kembali Pimpin STAIN Kendari Kendari, KP Setelah melalui serangkaian pemilihan yang dinamis, Dr. Nur Alim, M.Pd., akhirnya terpilih kembali sebagai Ketua STAIN Sultan Qaimuddin Kendari untuk periode 2013-2017. Calon incumbent tersebut berhasil menyisihkan empat kompetitornya dengan perolehan suara yang cukup telak, yakni 11 suara, dari 16 suara senat yang memilih. Posisi kedua disusul Dr.Hj.Hasniyati Gani Ali,M.Pdi, dengan mengantongi 5 suara, sedangkan tiga calon lainnya, yakni Dr.Faizah Binti Awad,M.Pd, Dr.Husain Insawan,M.Ag., serta Dr.Abdul kadir,M. Pd., tidak memperoleh satupun suara senat. Satu calon lagi, seyogyanya ikut pemilihan, Dr. Arifuddin S,M.Pd, dianggap mengundurkan diri oleh panitia karena yang bersangkutan tidak hadir tanpa alasan jelas. Ketua panitia kegiatan, Drs.Syamsu,M. Pd.,mengatakan agenda pemilihan sudah berjalan sesuai dengan direncanakan. Adapun ketidak hadiran salah satu calon, itu tidak mempengaruhi jalannya pemilihan. Sesuai aturan, bersangkutan gugur dengan sendirinya jika tidak mengikuti agenda penyampaian visi misi. “Namun kita tetap menunggu keputusan pengunduran dirinya secara tertulis, supaya lebih formal,” jelas Syamsu. Hasil pemilihan tersebut, panitia secepatnya akan membawanya di Kementerian Agama. Namun sebelumnya, semua kandidat harus melengkapi berkas-berkas yang diperlukan. “Harapan kami kedepan, mudah-mudahan apa yang telah terjadi hari ini, menjadi awal kebangkitan untuk STAIN lebih baik lagi kedepan,” ungkapnya. Ditempat yang sama, salah seorang

INONG/KP

Dr.Nur Alim,M.Pd, saat menyampaikan visi misi Ketua STAIN Kendari Periode tahun 2013/2017 di hadapan sivitas akademika STAIN Kendari, Rabu (31/10). Saat pemilihan yang dihadiri 16 anggota senat, Dr. Nur Alim kembali ditetapkan sebagai Ketua STAIN Kendari periode 2013/2017 mendatang. (Inset) Hasil perolehan suara. calon ketua STAIN, Dr.Abdul Kadir,M.Pd., ketika dimintai komentarnya tentang hasil pemilihan tersebut mengaku sangat mengapresiasi hasil yang ada. Menurut dia, komposisi suara yang diperoleh para calon menggambarkan bahwa senat masih mempercayakan kemajuan STAIN Kendari pada Incumbent, terlepas dari semua kekurangan yang dimiliki selama memimpin empat tahun berjalan. “Secara obyektif proses demokrasi sudah berjalan sesuai harapan, dan hasilnya pak Nur Alim terpilih kembali untuk menahkodai STAIN empat tahun kedepan. Soal kekurangan ketua saat ini, saya rasa tinggal dibenahi saja, dan ditingkatkan atau diprioritaskan hal-hal yang mendesak,” kata Abdul Kadir. Kebutuhan lembaga STAIN saat ini, katanya, memerlukan pemimpin yang

visioner, memiliki mobilitas tinggi untuk membuka jaringan, aksesnya harus bagus, punya komitmen kuat untuk membangun serta ketersediaan waktu. Beberapa kriteria itu, sebagian besar masih dimiliki oleh incumbent, sehingga menjadi salah satu alasan kecenderungan senat untuk memilih bersangkutan. “Kami berharap ketua terpilih tetap mengakomodir semua ide dari para calon. Persoalan dukung mendukung atau menang kalah, itu adalah konsekuensi suatu demokrasi. Terpenting semua ide harus diakomodir, terlepas dari persoalan mereka mendukung saat pemilihan atau tidak,” tandasnya. Ketua STAIN terpilih, Dr.Nur Alim, mengatakan bahwa hasil pemilihan yang menempatkan dirinya kembali memimpin STAIN merupakan suatu ama-

nah yang besar dan tantangan yang berat. Ia menilai, kedepan tantangan untuk mewujudkan STAIN sebagaimana yang diharapkan semua pihak sangat rumit, sehingga harus kerja lebih giat lagi, dan butuh partisipasi dari semua stekholder kampus. Olehnya itu, ia berharap setelah suksesi tersebut, baik kandidat maupun semua pihak untuk kembali merapatkan barisan. “Pemilihan telah usai, saatnya untuk menyunggingkan senyum demokrasi. Suksesi hanyalah bagian dari proses, selanjutnya marilah kepada semua calon untuk bersama-sama membangun STAIN. Semua ide dan gagasan yang dimiliki, mari kita padukan untuk menjadikan STAIN Kendari terdepan dalam segala hal kedepannya,” tutupnya, sambil menyebut masa jabatan periode pertamanya berakhir 9 Februari 2013 mendatang. (P6)

15 Fakultas Peternakan Genjot Kemandirian Kendari,KP Berstatus sebagai fakultas termuda Unhalu, justru mendorong pihak Fakultas Peternakan untuk melakukan hal yang terbaik dalam rangka menjadi fakultas yang mandiri. Salah satu capaian terbaik, sekaligus terobosan saat ini sehingga menarik minat mahasiswa mengambil kuliah pada fakultas tersebut adalah metode pembelajarannya yang lebih mengandalkan praktik dari pada teori. Namun, upaya fakultas yang dipimpin Dr.Ir. Takdir Saili,M.Si., bukannya tanpa masalah. Salah satu kendala adalah belum adanya legalitas atau SK dari pusat (Kementerian pendidikan) untuk menjadikan fakultas peternakan sebagai fakultas mandiri atau defenitif. Akibat kondisi demikian, konsekuensinya hingga saat ini fakultas peternakan belum memiliki hak-hak dari pemerintah pusat, utamanya dari sisi pendanaan. “SK berdirinya Fakultas Peternakan masih Rektor yang sahkan, sehingga masih bernaung dibawah Unhalu, termasuk pembiayaan. Nanti jika sudah defenitif, maka pembiayaannya akan kembali pada negara. Saat ini kita sedang proses hal itu, mudah-mudahan dalam waktu dekat terealisasi,” kata Takdir Saili, Dekan Fakultas Peternakan. Informasi yang diperoleh, katanya, untuk bisa mendapatkan persetujuan Menteri Pendidikan untuk di SK-kan, maka fakultas bersangkutan harus membuat sebuah proposal tentang alasan pendirian fakultas. Untuk fakultas peternakan Unhalu saat ini proposalnya sudah dikirim di Kementrian tinggal menunggu giliran pemeriksaan berhubung masih banyak proposal serupa yang mengantri. Anggota peneliti KTI Sultra tersebut mengatakan bahwa informasi yang diterima dari pihak rektorat selaku pihak yang mengurusi persoalan tersebut, tahun 2013 perubahan SK tersebut (dari SK Rektor menjadi SK Meteri Pendidikan) akan terjadi. Kondisi ini memberi angin segar pada civitas peternakan karena akan mendapatkan beberapa keuntungan dengan perubahan tersebut. (P6)


Kendari Pos | KAMIS, 1 NOVEMbER 2012

PARTAI HARI INI KAMIS, 1 NOVEMBER 2012

TINGKAT SMU SEDERAJAT POOL A SMU 5 KENDARI A VS SMU 5 KENDARI C MAIN KE-4 LAP 1 POOL B SMU 1 SAMPARA

VS SMK 3 KENDARI

POOL C SMU 4 KENDARI C VS SMU KARTIKA SMU 6 KENDARI B VS MAN 1 KENDARI A

MAIN KE-1 LAP 1

1 Kartika vs Ranomeeto 6, 9 MTsN 1 vs Hasrati 0

MAIN KE-2 LAP 1 MAIN KE-5 LAP 1

Kendaripos Futsal League (KFL) 2012 di hari ketiga menghadirkan partai-partai `pembantaian`. Pada Pool A, MA Pesri (Pesantren Ummushabri) berhasil menuntaskan persiapan matang mereka mengikuti turnamen ini dengan mengalahkan SMA 1 Kendari dengan skor 8-2. Pada Pool B, semangat anak-anak SMU Oikumene tak mampu membendung teknik tinggi yang diperagakan tim SMU 9 Kendari, Oikumene keok 3-5. Di Pool C, SMU Kartika walau sempat unggul cepat dimenit pertama, namun dalam perjalanan waktu 2 kali 15 menit, sentuhan satu dua dari punggawa SMU 1 Ranomeeto berhasil membalikkan keadaan dengan menyarangkan 6 gol kegawang Kartika. Masih di Pool C, MAN 1 Kendari A yang didukung langsung oleh supporternya, menggulung SMU 6 Kendari A dengan skor 6-2. Pada Pool D, SMU 4 Kendari tetap kokoh dipuncak klasemen dengan kembali meraih 3 point setelah melumat SMK 2 Kendari 9 gol tanpa balas, dan pesaing berat mereka datang dari tim SMU Kapoiala asal Kabupaten Konawe yang berhasil mencukur SMU 5 Kendari B dengan skor 9-1. Untuk KFL tingkat SMP dihari ketiga masing-masing Pool memainkan satu partai. Pada Pool A, MTsN 1 Kendari yang sebelumnya dikalahkan oleh SMP 10 Kendari memainkan partai keduanya dan berhasil menjaga kans untuk lolos difase berikutnya dengan mengalahlan SMP Hasrati 9-0. Pool B, SMP 14 Kendari B menerkam SMP Frater B 7-1. Pada Pool C, tak mau senasib dengan Frater B, SMP Frater A menggulung MTs Pesri 6-2, dan pada Pool D, SMP 2 Kendari menunjukkan kematangan tim sebagai calon juara dengan mengalahkan MTs Al-Fath 12 gol tanpa balas dan tinggal bertemu pesaing berat mereka di Pool ini yang akan memainkan partai perebutan juara Pool dengan SMP 12 Kendari. (*)

POOL D MAN 1 KENDARI B VS SMU 5 KENDARI B MAIN KE-3 LAP 1

TINGKAT SMP SEDERAJAT POOL A SMP PURNAWIRAWAN VS MTsN 1 KENDARI SMP 10 KENDARI VS SMP HASRATI

MAIN KE-1 LAP 2 MAIN KE-5 LAP 2

POOL B SMP 1 KONDA

VS SMP 14 KENDARI A MAIN KE-2 LAP 2

POOL C SMP 9 KENDARI

VS SMP FRATER A

MAIN KE-3 LAP 2

POOL D SMP 12 KENDARI VS SMP 2 KENDARI

MAIN KE-4 LAP 2

KLASEMEN SEMENTARA TINGKAT SMU SEDERAJAT POOL A 1. MA PESRI 2. SMU 5 KENDARI A 3. SMU 5 KENDARI C 4. SMU 2 KENDARI 5. SMU 1 KENDARI

PT 3 3 3 0 0

M 1 1 1 1 2

W 1 1 1 0 0

L 0 0 0 1 2

S 0 0 0 0 0

M-K 8-2 3-0 3-0 0-3 2-11

POOL B 1. SMU 2. SMU 3. SMK 4. SMU 5. SMU

1 SAMPARA 9 KENDARI 3 KENDARI OIKUMENE 4 KENDARI B

3 3 3 0 0

1 2 1 1 1

1 1 1 1 0

0 1 0 0 1

0 0 0 0 0

6-2 7-9 2-1 3-5 1-2

POOL C 1. SMU 2. SMU 3. MAN 4. SMU 5. SMU 6. SMU

6 KENDARI B 1 RANOMEETO 1 KENDARI A 4 KENDARI C 6 KENDARI A KARTIKA

3 3 3 0 0 0

1 1 1 1 1 1

1 1 1 0 0 0

0 0 0 1 1 1

0 0 0 0 0 0

7-4 6-1 6-2 4-7 2-6 1-6

POOL D 1 SMU 4 KENDARI A 2. SMU KAPOIALA 3. SMK 2 KENDARI 4. MAN 1 KENDARI B 5. SMU 5 KENDARI B 6. SMK 1 KENDARI

6 3 3 0 0 0

2 1 2 1 1 1

2 1 1 0 0 0

0 0 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0

16-3 9-1 3-9 3-7 1-9 0-3

TINGKAT SMP SEDERAJAT POOL A 1. 2. 3. 4.

SMP 10 KENDARI MTSN 1 KENDARI SMP PURNAWIRAWAN SMP HASRATI

6 3 3 0

2 2 2 2

2 1 1 0

0 1 1 2

0 0 0 0

9-2 10-5 5-6 2-13

POOL B 1. SMP 9 KENDARI

3

1

1

0

0

10-2

2. SMP FRATER A 3. MTS PESRI

3 0

1 2

1 0

0 2

0 0

6-2 4-16

POOL C 1. SMP 9 KENDARI 2. MTS PESRI 3. SMP FRATER A

3 0 0

1 1 0

1 0 0

0 1 0

0 0 0

10-2 2-10 0-0

3 3 0

1 1 2

1 1 0

0 0 2

0 0 0

15-3 12-0 3-27

MotoGP ala CBR 150R

POOL D 1. SMP 12 KENDARI 2. SMP 2 KENDARI 3. MTS AL-FATH

TOP SKORER SEMENTARA TINGKAT SMU SEDERAJAT 1.

SYAWAL (SMU 4 KENDARI)

6 GOL

2.

- BRUCE RICARD (SMU 4 KENDARI)

5 GOL

- ARSYAD (SMU 9 KENDARI)

5 GOL

- INDRAYANTO (SMU 9 KENDARI)

5 GOL

- IRWAN (SMU 1 SAMPARA)

5 GOL

3.

M SUGIANTO (SMU KAPOIALA)

4 GOL

1.

IKBAL (SMP 9 Kendari)

7 GOL

2.

- WAHYU (SMP 2 KENDARI)

6 GOL

- LD M KASBAR (SMP 12 Kendari)

6 GOL

- RIZAL (SMP 12 Kendari)

4 GOL

- AGUNG (SMP 12 Kendari)

4 GOL

- SUNANDAR (SMP 10 KENDARI)

4 GOL

TINGKAT SMP SEDERAJAT

3.

Produk teranyar Honda, CBR150R, mesin yang digendongnya adalah mesin 4-stroke, 150cc, DOHC, 4-valve, silinder tunggal, berpendingin cairan (liquid-cooled) deng a n Auto Fan yang akan mampu mempertahankan suhu secara konsisten di seluruh bagian mesin. Mesin ini menurut Honda menghasilkan performa dan respons tarikan yang optimal, serta hemat bahan bakar dan ramah lingkungan karena telah menerapkan sistem suplai bahan bakar PGMFI (Programmed Fuel Injection). SPESIFIKASI CBR 150R: Engine : 4 Stroke, DOHC 4 Valves, Liquid Cooled. 150cc. Cylinder Capacity : 149.4 CC. Bore x Stroke : 63.5 x 47.2 mm. Compression Ratio : 11: 1Engine Start Type : Electric Start. Ignition : CDI DC. Sparking Plug : CR8E (NGK) or U24ESR-N (DENSO). Transmis-

sion : 6 Speeds. Clutch Type : Wet, Multiple Disks. Dimension (W x L x H) : 652 x 1,910 x 1,065 mm. Wheel Base : 1,286 mm. Ground Clearance : 172 mm. Seat Height : 776 mm. Caster / Trail Space : 25 Degree / 88 mm. Dry Weight : 115 Kgs. Suspension Front : Telescopic. Suspension Rear : Monoshock. Brake Type Front : Disc Brake, Disc Plate Size 276 mm. Brake Type Rear : Disc Brake, Disc Plate Size 220 mm. Tyre Size Front : 80 / 90 – 17 M/C 44P (Tubeless). Tyre Size Rear : 100 / 80 – 17 M/C 52P (Tubeless). Battery : MF Size 12 V. – 5 Ah. Fuel Tank Capacity : 10 Liters. Untuk mengobati rasa penasaran, hubungi atau datangi langsung dealer Honda Astra Kendari (samping Rabam Mall). (*)

Sponsor Pendukung

PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA

BPD Sultra, Agent Of Development BPD Sultra sebagai bank milik masyarakat Sultra tidak semata-mata mengejar provit (keuntungan) akan tetapi lebih kepada menjadi ‘agent of development` yakni terus memperluas komunikasi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat secara luas. VISI BPD Sultra; Mampu bersaing dan terkemuka di Provinsi Sulawesi Tenggara melalui produk dan layanan kompetitif, memiliki manajemen yang handal serta didukung dengan personil yang profesional guna mendukung program dan rencana strategi pemerintah daerah dengan pendekatan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada kemandirian dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi regional. MISI BPD Sultra; Menjadi Bank Umum yang sehat, terpercaya, inovatif

dalam mengembangkan produk dan jasa Bank untuk memenuhi kebutuhan serta harapan para nasabah dan masyarakat. Serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah dan masyarakat secara profesional dengan menekankan pada keunggulan manajemen, orientasi pasar dan jiwa kewirausahaan, dan berpartisipasi dalam pembangunan masyarakat melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara. (*)


Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Takraw Target Tiga Nomor Di Ajang Popwil IV Makassar Kendari, KP Guna pengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) IV yang akan digelar pada 2-9 Desember 2012 di Makkasar, Sulawesi Selatan. Atlet cabang olahraga (Cabor) sepak takraw putra terus meningkatkan latihan. Dari 12 atlet yang disiapkan, telah menjalani latihan selama satu bulan. Olehnya itu, ditargetkan dapat meraih tiga nomor di Popwil. Pasalnya, Popwil merupakan jalan untuk mendapatkan tiket tampil di Popnas Jakarta 2013 nantinya. “Kita targetkan agar bisa lolos di Popnas sehingga, dalam kualifikasi di Popwil ini, kita usahakan dapat lolos tiga nomor yakni nomor tim, regu, nomor double event,” ungkap Firman Baca TAKRAW di Hal. 18

Silat Siap Berlaga di PSN Kendari, KP Sejumlah pesilat andalan Sultra siap tampil di kejuaraan nasional Perguruan Silat Nasional (PSN) Periasai Putih. Event nasional yang akan dihelat pada 15-18 November 2012 di Padepokan pencak silat TMII Jakarta Timur ini akan memperebutkan tropy bergilir Hatta Rajasa (Menko Perekonomian RI). “Kami baru mendapat undangan dari PSN Perisai Putih untuk mengikuti kejuaraan silat antar perguruan tinggi di Jakarta. Jadi, kalau ada bantuan anggaran dari pemeritah, kami siap untuk bertanding. Karena Sultra memiliki banyak atlet silat yang berpotensi,” ungkap Alimin, S.Sos, pelatih silat Sultra kemarin. Baca SILAT di Hal. 18 Oktovianus Maniani

0

Alaves

Barcelona 3

PESTANYA INIESTA

dan mengemas 43 gol bersama Barca itu. Untuk diketahui, Iniesta promosi dari akademi La Masia ke skuad utama Barca di era kepelatihan Louis van Gaal. Tapi, talenta hebatnya baru terasah ketika Barca ditangani Frank Rijkaard. “Saya berterima kasih kepada semua pelatih yang telah menangani saya selama ini. Saya tidak akan bisa seperti sekarang tanpa mereka,” jelas pencetak gol semata wayang kemenangan Spanyol atas Belanda di final Piala Dunia 2010 itu. Jika Iniesta menjalani pesta sempurna, lain cerita dengan kiper Barca Jose Manuel Pinto. Cadangan Victor Valdes itu memang tampil tak kalah menawan dengan mencatat clean sheet (tidak kebobolan). Namun, Pinto ketiban sial setelah dirinya dilempar sandwich oleh fans Alaves yang berada di belakang gawangnya.

Vitoria, KP Barcelona memulai perjuangan mempertahankan gelar Copa del Rey dengan hasil manis. Bertanding di kandang Deportivo Alaves dalam leg pertama babak 32 besar kemarin, Barca “ sebutan Barcelona menang mudah tiga gol tanpa balas. Hasil yang mempermudah kinerja Barca dalam leg kedua di Nou Camp (28/11). Tanpa Lionel Messi dan Xavi Hernandez yang diistirahatkan, scoresheet Barca dalam laga di Estadio Mendizorrotza itu diisi David Villa, Andres Iniesta, dan Cesc Fabregas. Di antara ketiganya, gol Iniesta pada menit ke-50 adalah yang paling indah. Dari sudut sempit, pemain terbaik Eropa 2012 itu melepaskan tendangan curling ke pojok atas gawang. Gol itu tak pelak menjadi perayaan indah Iniesta yang kemarin memeringati satu dekade kebersamaannya bersama Barca. Itulah sebabnya, Iniesta diberi kehormatan mengenakan ban kapten. “Saya mungkin beruntung karena saya hanya mencoba menendang sebisa saya,” kata Iniesta mengenai golnya kepada Mundo Deportivo. “Ini bukan hanya pesta saya karena semua pemain juga memiliki andil atas kemenangan ini,” sambung pemain yang telah memainkan 418 laga

Baca BARCA di Hal. 18

AFP PHOTO / RAFA RIVAS

Gelandang Barcelona Andres Iniesta dan rekannya David Villa merayakan golnya setelah membobol gawang Deportivo Alaves.

Roberto di Matteo

Calon Pelatih Terbaik Dunia Okto Datang, Hamdi Cedera Jakarta, KP Memasuki hari kedua pemusatan latihan (TC) Timnas Piala AFF, Skuad Timnas masih belum lengkap. Terlihat hanya satu pemain, Oktovianus Maniani, yang mulai bergabung, kemarin. Bergabungnya Okto, panggilan Otovianus Maniani, melengkapi skuad menjadi 18 pemain yang sudah bergabung dalam TC. Namun, dalam sesi latihan kemarin hanya 17 pemain yang berlatih. “Kurang satu pemain memang. Hamdi (Ramdhan) tidak bsia ikut latihan karena cedera pinggang,” kata pelatih timnas Nilmaizar usai menjalani latihan, kemarin. Meski demikian, Nil tak khawatir karena dari hasil pantauannya, cedera Hamdi bisa sembuh dalam waktu dekat. Di dijadwalkan sudah bisa melakoni latihan kembali bersama Ellie Aiboy dkk dalam beberapa hari ke depan. Dalam sesi latihan kemarin, Nil terlihat mulai mematangkan strategi permainan dengan spesifik. Menu dalam latihan hari kedua, difokuskan pada strategi bertahan man to man marking dan dilanjutkan dengan skema finishing sebelum ditutup dengan game kecil selama 20 menit. “Latihan ini cukup penting agar anak-anak bisa lebih maksimal. Ini bagian dari strategi, anak-anak harus sebaik mungkin menerapkannya. Karena itu kami fokuskan,” tutur pelatih berkumis tersebut. Melihat jumlah tim yang belum lengkap, Nil terlihat santai. Dia menyebut masih ada waktu sembari menunggu pemain-pemain lain berkumpul. Pada 4 November mendatang, dia menarget anak didiknya sudah bergabung seluruhnya. Terkait komposisi tim inti, Nil akan memanfaatkan uji coba terakhir melawan Sudan pada 14 November mendatang. Melawan tim berperingkat 100 dunia tersebut, Nil menyebut akan menjadi penilaian akhir untuk menentukan 22 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2012 di Malaysia, 25 November mendatang. itu, Manajer timnas Habil Marati menegaskan bahwa sejauh ini masih mengkomunikasikan dengan PSSI untuk rencana uji coba naak asuhnya. Habil berharap rencana melakoni dua kali uji ocba sebelum berangkat ke Piala Baca OKTO di Hal. 18

SUKSES Roberto di Matteo memenangi Liga Champions dan Piala FA bersama Chelsea musim lalu menuai apresiasi dari FIFA. Otoritas sepak bola Dunia itu mengganjar Di Matteo sebagai salah satu calon pelatih terbaik dunia (Ballon d”Or) 2012. Di Matteo bersanding dengan sembilan pelatih top lainnya. Di antaranya entrenador Spanyol Vicente del Bosque, Jose Mourinho (Real Madrid), Roberto Mancini (Manchester City), serta mantan pelatih Barcelona yang sekaligus juara bertahan Pep Guardiola. Tak ketinggalan rival Di Matteo dalam laga dini hari nanti, Sir Alex Ferguson (Manchester United). Sebagai catatan, tahun lalu, Fergu-

son memang kalah bersaing dengan Guardiola. Tapi, pelatih 70 tahun itu dianugerahi Presidential Award atas dedikasinya bagi dunia sepak bola. Sebagai catatan, penghargaan untuk pelatih terbaik dunia baru dibuat dua tahun terakhir. Sebelum Guardiola, pemenanga sebelumnya atau edisi 2010 adalah Mourinho. Sepuluh calon itu akan mengerucut menjadi tiga kandidat untuk bersaing dalam seremoni di Kongresshaus, Zurich, pada 7 Januari tahun depan. Pemenang bakal dipilih pelatih dan kapten timnas, serta jurnalis olahra-

Roberto di Matteo

ga dari negara anggota FIFA. Lantas, bagaimana Di Matteo menanggapi terpilihnya dia sebagai nomine pelatih terbaik dunia ? “Ini sungguh luar biasa. Saya merasa terhormat berada di antara pelatih hebat,” kata pelatih 42 tahun itu seperti dilansir di situs resmi klub. Terpilihnya Di Matteo sekaligus membuat Italia menempatkan tiga calon. Selain Di Matteo dan Mancini, juga allenatore timnas Italia Cesare Prandelli. Hanya Jerman yang menyaingi Italia dengan menyertakan nama der trainer timnas Jerman Joachim Loew dan ditemani Jupp Heynckes (Bayern Munchen) serta Juergen Klopp (Borussia Dortmund). Sementara untuk pemain, sudah Baca TERBAIK di Hal. 18


18

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Silat .............

Takraw .............

Barca .............

Dikatakan bahwa momen kejuaraan PSN tersebut, hampir bersamaan dengan Kejurnas antar Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) pada 7 November di Makassar nantinya. “Atlet silat kita yang telah fokus latihan untuk mengikuti Kerjurnas PPLM, akan kembali berlaga di PSN Perisai Putih, jika pemerintah daerah bisa memberikan anggaran,” ujarnya. Perlu diketahui bahwa atlet silat Sultra yang telah dipersiapkan mengikuti PPLM di Makassar, sebanyak 13 orang yakni Hendra, Irwandi, Ismail, Harun Akbar, Yopi Apriatno, Adam Malik, Erik Ari, Israwati, Murni Wahyuni, Wa Ode Iti, Wiwik Nirwana, Helfira, dan Busran Mufri. “Tapi kami akan usakan agar ikut dalam kejuaraan PSN perisai pituh ini. Sebab, ini sebagai perdana bagi Sultra berlaga di perisai putih. Namun, dari 13 atlet silat di PPLM itu, paling banyak mengirim tiga orang. Tentang juara, kami tidak menargetkan, tapi akan terus meningkatkan dan memaksimalkan latihan kecepatan dan teknik lainnya,” kata Alimin. (p2)

Kasim, penanggung jawab Takraw saat menggelar latihan di KONI kemarin. Atlet takraw putra yang akan berlaga di Popwil Desember nanti, merupakan hasil seleksi terbaik di sekolah dari 12 Kabupaten/Kota se-Sultra. Kemampuan mereka, kata Firman tidak diragukan lagi. Namun, tinggal memperkuat mental agar bisa berlaga di Popwil nanti dengan optimal. Untuk, atlet sepak takraw regu putri Sultra, langsung dipersiapkan untuk mengikuti Popnas di Jakarta, karena tidak melalui kualifikasi di Popwil. “Dari 12 atlet sepak takraw, selain pelajar dari berbagai sekolah di Sultra. Sebagian berasal dari atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sultra. Tapi kalau regu sepak takraw putri langsung lolos di Popnas nantinya. Olehnya itu, latihan saat ini difokuskan pada kekompakan regu dan mental atlet,” jelas Kepala pelatih PPLP tersebut. Menanggapi hal itu, atlet takraw andalan Sultra, Sugiono mejelaskan kemampuan lawan di Popwil nantinya di atas rata-rata, namun tetap optimis timnya dapat meraih kemenangan di Popwil nantinya. “Untuk mencapai target itu, kita jadwalkan latihan tiga kali sehari. Sehingga, kami targetkan dapat meraih medali di Popwil nanti. “ yakni pelajar asal Konawe Utara tersebut. (p2)

“Saya memang tidak mengalami luka serius, tapi ini membuat saya sangat kecewa,” kata kiper spesialis laga Copa del Rey itu kepada AS. Sampai kemarin, Barca belum bereaksi atas insiden yang menimpa Pinto. Tapi, wasit yang memimpin laga Alaves versus Barca, Jose Teixeira Vitienes, telah memasukkannya dalam laporan pertandingan. “Di menit 51, saya melihat beberapa objek dilempar dan mengenainya (Pinto). Salah satunya adalah sisa sandwich yang mengarah ke kepalanya. Juga ada koin,” kata Vitienes kepada Marca. (dns)

Terbaik ............. bisa ditebak apabila Spanyol paling banyak menempatkan wakilnya menyusul keberhasilan timnas Spanyol menjuarai Euro 2012. Tercatat, ada tujuh pemain La Furia Roja -sebutan timnas Spanyol- dalam daftar 23 nomine. Meski begitu, favorit sudah pasti jawara tiga tahun terakhir Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (pemenang edisi 2008). (dns)

Okto ............. AFF terpenuhi. “Lawan Sudan sudah pasti. Mereka datang ke Jakarta 14 November. Kami tunggu kepatian Timor Leste ini, kapan bisanya. Itu bergantung hasil komunikasi PSSI dengan federasi sana,” terang mantan anggota DPR RI tersebut. (aam)


Kendari Pos | Kamis, 1 Nopember 2012

Kesehatan

19

Orang yang Pas Pakai Lensa Kontak Penggunaan lensa kontak tidak boleh sembarangan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Untuk itu ketahui tipe orang seperti apa yang cocok dan tidak cocok pakai lensa kontak. Soft lens atau lensa kontak saat ini tidak hanya digunakan untuk membantu penglihatan, tapi juga untuk gaya-gayaan atau fashion. Padahal beberapa orang tertentu tidak bisa atau tidak cocok pakai lensa kontak. Jika ingin menggunakan lensa kontak sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu, karena dokter akan mempeberitahu apakah dirinya cocok menggunakan lensa kontak atau tidak serta memilihkan jenis lensa kontak mana yang pas, seperti dikutip dari icarehospital.org, kemarin. Selain itu diperlukan pemeriksaan secara rutin setelah penggunaan awal lensa kontak. Hal ini karena memakai lensa kontak yang tidak tepat bisa menimbulkan infeksi mata, reaksi alergi, perubahan bentuk kornea dan struktur serta pembuluh darah abnormal yang tumbuh di kornea. Berikut ini tipe orang yang cocok dan tidak cocok menggu-

nakan lensa kontak yaitu: Orang yang tidak cocok pakai lensa kontak 1. Orang yang tidak telaten, hal ini karena memakai lensa kontak membutuhkan perhatian khusus seperti rutin dibersihkan dengan cairan khusus, disimpan ditempat yang tepat serta melepasnya ketika akan tidur. 2. Memiliki pekerjaan dengan lingkungan yang sangat berdebu atau bekerja dengan asap kimia yang bisa mengiritasi lensa kontak. 3. Orang yang tidak bisa menjaga kebersihan, karena sebelum menggunakan lensa kontak pastikan tangan sudah dicuci untuk menghilangkan bakteri yang ada di tangan sehingga tidak

menimbulkan iritasi atau infeksi di mata. 4. Orang yang memiliki kebiasaan mengucek mata, hal ini berisiko membuat mata iritasi seta merobek lensa kontak. 5. Orang yang memiliki gangguan mata kering, jika masih dalam taraf ringan biasanya diperbolehkan namun dengan pengawasan ketat. Tapi jika kondisinya sudah berat maka disarankan tidak mengguna-

kan lensa kontak. 6. Orang dengan mata yang mengalami gangguan perabaan seperti sensitivitas kornea yang berkurang, karena orang ini tidak akan merasa apa-apa kalau ada sesuatu yang tidak nyaman dengan korneanya. Orang yang cocok pakai lensa kontak 1. Orang yang bisa menjaga kebersihan dengan baik, sehingga mengurangi risiko terkena infeksi pada mata. 2. Orang yang telaten serta memiliki kepatuhan yang tinggi terutama saat memakai dan merawat lensa kontak yang digunakan, karena jika ia tidak patuh ada kemungkinan ia merawat lensa kontak tidak sesuai dengan petunjuk yang ada. 3. Orang yang bisa bertahan dan sabar dalam melalui masa penyesuaian, karena saat awalawal menggunakan lensa kon-

tak biasanya akan timbul rasa tidak nyaman. Lamanya masa penyesuaian ini tergantung dari jenis lensa kontak yang digunakan. 4. Orang dengan produksi air mata yang tinggi sehingga tidak membuat mata cepat kering yang bisa memicu komplikasi. Selain itu selama pemakaian lensa

kontak pengguna disarankan melakukan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali, dan jika

muncul keluhan sebaiknya langsung dikonsultasikan ke dokter. (jpnn)


20

Kendari Pos | Kamis, 1 November 2012

Mengajar Itu

Gampang-Gampang Susah Orentasi mengajar yaitu bisa memberikan ilmu kepada orang lain untuk diaplikasikan dan bermanfaat bagi yang lain. Namun tidak semua pengajar bisa mencapai target tersebut. Bisa dikatakan mengajar adalah hal yang gampang tapi juga susah. Novi pun punya jurus agar ilmu yang diajarkan sebisa mungkin menarik mahasiswanya. “Terus terang mahasiswa saya lebih banyak dari daerah yang masih sangat terbatas fasilitas. Mulai dari yang tidak bisa komputer, internet, mau beli buku tidak tau tempatnya, dan masih banyak lainnya. Untuk itu saya harus bisa bagaimana menunjukkan materi yang bisa membuat mereka penasaran, bagaimana mereka tertarik dengan psikolog dan apa hubungan psikologi dengan kesehatan. Itulah tugas saya,” tegasnya. Untuk itu, menjadi tenaga pengajar memang gampanggampang susah. Karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda. Tapi intinya, bagaimana performa seorang agar menarik dan menciptakan suasana yang kondusif. Membuat kelas nyaman dan harus memiliki prinsip sama-sama belajar. Saling menghargai dan saling terbuka. “Tampil dengan performa yang baik tentu saja berkaitan dengan penampilan. Karena bagaimana mahasiswa akan tertarik kalau penampilan dosennya saja kusut dan tidak bersemangat,” imbuhnya. Tentu, hal yang satu ini menjadi trik tersendiri bagi alumni Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa Yogjakarta ini. Menyempatkan diri ke salon untuk sekedar facial menjadi rutinitas Novi. Selain itu yang tak kalah penting adalah membersihkan wajah dan mulut. “Saat menghadapi mahasiswa kalau wajah tidak bersih, kusut dan nafas tidak segar apa jadinya? Salah satu performa yang pertama dilihat adalah wajah. Meskipun tidak tampil dengan make up yang tebal, tapi kalau segar dan fresh kan menarik,” tukasnya. (Wulan/sulis)

Wa Ode Nova Noviyanti R. S.Psi Lahir : Kendari, 5 November 1982 Suami : Ir. Aan Arsyad Rosidy MM Anak : Muh. Fachrul Rosidy

Enjoy Dengan Profesinya.

Sempat Diprotes Anak

Wa Ode nOva nOviyanti adalah dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mandala Waluya Kendari. Sebagai dosen psikolog, sering membuat Novi merasa berbeda.Tapi semua itu dinikmatinya untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik dan lingkungan. Di sela-sela jam istirahatnya saat mengikuti pelatihan appliad approach, perempuan berjilbab ini menyempatkan diri untuk diwawancarai wartawan Kendari Pos.Novi punmenjelaskan pekerjaannya yang dirasakan berbeda diantara dosen lainnya yang mengajar di bidang kesehatan. Walaupun dirinya tentunya tetap mendapat perlakuan yang sama dengan yang lainnya. Rasa membaur Novi dengan rekan-rekannya membuat tempat kerja layaknya rumah ke dua baginya. “Saya sangat menikmati profesi saya. Terlebih lingkungan kerja di sini sangat baik. Karena dengan mengajar kita ketemu dengan orang banyak. Ilmu pun dapat langsung kita aplikasikan. “ katanya. Tak heran sebagai seorang psikolog tentu ia lebih mudah memahami karakter orang lain. Oleh karena itu, di lingkungannya, Novi selalu merasa familiar, kondusif dan nyaman bekerja. (Wulan/sulis)

KesibuKan Novi sebagai dosen, membatasi waktunya berkumpul dengan keluarga. Biasanya saat weekend, yaitu Sabtu dan Minggu dimanfaatkan bersama keluarga. Kondisi ini pun yang membuat Novi untuk memperkenalkan pekerjaannya pada buah hatinya. Untuk bertanggung jawab pada karirnya,Novi harus rela berjauhan dengan suami yang bertugas di Makassar. “Tapi semua itu bukan masalah, karena komunikasi selalu terjalin,” ujarnya. Si kecil Arul, sudah paham atas tugas ke dua orang tauanya. Ketika masih kecil sempat protes, tapi Novi mencoba untuk memberi pengertian kepada anaknya. “Saya menyisihkan hari khusus untuk keluarga pada hari Minggu. Biasanya ke toko buku, karena anak saya suka membaca dan menggambar. Selain itu biasanya outbond. Itu agenda kami, karena saya ingin permainan anak dapat menstimulus, jadi bukan hanya senang-senang tapi juga mengandung pelajaran,” paparnya. Meskipun pada awalnya ini adalah pilihan kedua orang tuanya, namun Arul menikmatinya. Hal yang paling menyenangkan, karena dari ilmu tersebut bukan hanya bisa mempelajari satu individu, tapi semua makhluk hidup yang ada di bumi. (Wulan/sulis)


Kendari Pos Edisi 1 November 2012