Issuu on Google+

HA N SY W L D 8

D AB S A`

JUM RA IULA

OKTOBER NOVEMBER DESEMBER

JANUARI FEBRUARI MARET

AR M

9

DESEMBER

JUNI JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER

SEPTEMBER OKTOBER

JUNI JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOVEMBER DESEMBER

10

1 11 2 12

N R M IL T A I RAJ SYA`

N

N AM

7

਽ ๫ ो ঩

L A` H YAW D U QA`D H

H N AWW DZ LQ `DAH UL IJJAH

WAL R IUL S NI J M DI A A UMA IL R J B SYA`BAN RA A H N SY WAL ULQA`D RABIULAWWAL RABIUL TSANI JUMADILAWAL JUMADIL TSANI RAJAB SYA`BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH DZULHIJJAH MUHARRAM SAFAR

SA AR RA IULA WAL RA IUL T A I JU ADILA AL JUMA IL TS I RAJ B SY `BAN RA AD AN S A WAL D ULHIJJ H MUHARRAM SAFAR RABIULAWWAL RABIUL TSANI JUMADILAWAL JUMADIL TSANI RAJAB SYA`BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH DZULHIJJAH MUHARRAM SAFAR RABIULAWWAL RABIUL TSANI JUMADILAWAL JUMADIL TSANI RAJAB SYA`BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH DZULHIJJAH

WAL JUMADIL TSANI RAJAB SYA`BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH DZULHIJJAH

ANI RAJAB SYA`BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH D

BAN RAMADHAN SYAWWAL DZULQA`DAH

tempus fugit


SOSOK(3) OPINI(6) NARUHODO(8) KESEHATAN(19) FATWA(12) JEPRET!(13) KULINER(16) DOUSHIYOU(18) ETALASE (20)

Febty Febriani (Chiba University)

Sahabat komorebi Segala puji bagi Allah SWT. yang telah mempertemukan kita kembali di bulan Syawwal yang penuh berkah ini. Kali ini Ramadhan di Jepang dilewati tepat saat musim panas, dengan berbagai macam tantangannya, semoga pencapaian ibadah Ramadhan kita dapat kita pertahankan seterusnya. Sahabat komorebi pada edisi kali ini di rubrik sosok, komorebi menghadirkan seorang asisten professor di salah satu perguruan tinggi ternama di Jepang. Kemudian, rubrik naruhodo akan membahas tentang ramadhan dan budaya jepang. Rubrik doushiyo menjabarkan penjelasan apa tentang ramadhan kepada orang jepang dengan menggunakan bahasa keseharian. Di edisi kali ini, tema rubrik jepret adalah tentang hobi fotografi dan manfaatnya. Di rubrik opini dan fatwa yang menyuguhkan sajian bergizi untuk jiwa. Selain itu, komorebi juga menghadirkan rubrik kuliner yang menyajikan resep menu-menu khas lndonesia,semog a bisa menjadi salah satu obat kangen di perantauan. Kami berharap dengan sajian rubrik-rubrik yang kami suguhkan, bisa menjadi inspirasi dan bermanfat untuk sahabat komorebi semua. Tidak bosannya kami mengajak sahabat semua untuk ikut berpartisipasi dalam komorebi selanjutnya. Saran dan kritik yang membangun dari sahabat komorebi juga akan membuat majalah komorebi menjadi lebih bermanfaat untuk umat. Kami segenap tim readaksi komorebi mengucapkan selamat hari raya idul fitri. Taqabbalallaahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.

2

Eva Fatimah


sosok

kali ini,kita akan berkenalan dengan pengasuh rubrik Doshiyou yang biasa menyajikan

inf

ormasi mengenai cara berkomunikasi dalam bahasa Jepang pada situasi tertentu.Mungkin kita berpikir bahwa beliau adalah seorang ahli bahasa Jepang atau lulusan dari

jur

usan sastra Jepang.Ternyata dugaan kita salah.Asisten profesor Keio University yang juga penyiar radio NHK ini hanya pernah menghabiskan waktu satu bulan untuk belajar bahasa Jepang secara intensif dan selebihnya bahasa ang ia pelajari secara otodidak.Akan tetapi sertifikat N1 dapat ia peroleh.Bagaimana tips dan triknya lika liku kehidupannya di Jepang?Mari

Jep JLPT Bagaimana kisah Bapak sehingga bisa sampai ke Jepang?

serta k i t a

simak Nama lengkap Achmad Husni Thamrin Nama orang tua Syamsuddin Abbas Tempat, tanggal lahir Jakarta, 22 Juni 1974 Alamat Fujigaoka, Yokohama, Kanagawa, Jepang Status Menikah Nama istri Virna Nama anak-anak Asha (12), Anti (10), Aimi (2) Riwayat pendidikan -Elektro ITB 1992-1997 -Graduate School of Media and Governance, -Keio University 2000-2005 Topik riset yang ditekuni Internet dan pendidikan jarak jauh Riwayat organisasi ISTECS, KMII, PPLN Tokyo Pekerjaan saat ini Asisten Profesor, Keio University Hobi fotografi, mencoba makanan baru

Bagaimana perjalanan hidup Bapak dari lahir sampai sebelum berangkat ke Jepang? Mohon berkenan menceritakan kepada kami secara ringkas. Saya tinggal di Makassar sampai SD kelas 2. Kemudian, saya pindah ke Jakarta hingga menyelesaikan SMA. Selanjutnya, saya pindah ke Bandung pada tahun 1992 untuk melanjutkan kuliah ke ITB. Setelah lulus kuliah, saya berniat untuk melanjutkan sekolah ke luar negeri. Karena itu, saya berusaha mencari peluang untuk bisa sekolah di luar negeri hingga tahun 2000.

Sewaktu di ITB, saya mulai terlibat dengan proyek internet melalui satelit yang dimotori olej Jepang. Karena saat itu saya memang sedang mencari program S2, saya bertanya tentang peluang bisa sekolah di Jepang kepada dua orang profesor, yaitu satu dari NAIST, dan satu lagi dari Keio University. Menurut profesor dari NAIST, saya harus bisa berbahasa Jepang untuk bisa mendaftar ke sana. Sementara itu, Prof. Jun Murai dari Keio University mengatakan kepada saya kalau nanti bisa diusahakan saya mengikuti ujian dalam bahasa Inggris. Singkat cerita, akhirnya saya bisa masuk ke Keio University tanpa mengikuti ujian dalam bahasa Jepang sedikit pun. Bahasa Jepang yang praktis harus saya tahu saat itu hanya nomor ujian: ichi-zero-sannana.

Asisten profesor Keio University penyiar radio NHK

achmad

husni thamrin 3


Bagaimana cara Bapak beradaptasi dengan kehidupan di Jepang? Alhamdulillah saya banyak dibantu oleh teman. Saat baru datang di sini, profesor saya menunjuk seorang mahasiswa untuk membantu saya dalam kehidupan sehari-hari. Dialah yang banyak membantu saya dalam menghadapi kehidupan baru di Jepang. Di samping itu, saya juga banyak dapat dukungan dari senpai-senpai yang tinggal di dekat rumah maupun yang berada di kampus lain, seperti Pak Sigit Jarot (alumni S1S3 Keio University, sekarang bekerja di Badan Regulasi Telekomunikasi). Saya berprinsip tinggal di mana pun sama saja. Ada senang dan ada susahnya. Yang penting adalah bagaimana kita mensyukuri yang mudah-mudahnya.

Apa bidang dan topik riset Bapak? Apakah nilai penting riset itu bagi masyarakat? Bidang saya adalah teknologi internet dan pendidikan jarak jauh. Pendidikan jarak jauh ini penting untuk membuka peluang mahasiswa berkenalan dengan profesor-profesor di universitasuniversitas di luar negeri untuk mencari peluang kemungkinan bisa melanjutkan sekolah.

Mohon Bapak berkenan menyebutkan prestasi akademik/riset yang Bapak capai selama di Jepang. Apa yang memotivasi Bapak untuk mencapai prestasi-prestasi itu? Profesor saya menyebutkan bahwa IPK S2 saya termasuk yang paling tinggi di angkatan, walaupun saya sendiri tidak tahu apakah memang demikian atau tidak. Saya menjadi Asisten Profesor barangkali karena pada saat itu memang ada posisi yang cocok dengan bidang saya di Keio University. Jadi, saya pikir tidak luar biasalah.

4

Sangat sedikit orang Indonesia yang berhasil menjadi Asisten Profesor di Jepang. Apa saransaran Bapak untuk rekan-rekan kita yang ingin berhasil menjadi Asisten Profesor di universitas Jepang? Menurut saya, kuncinya adalah komunikasi dengan profesor. Profesor pasti punya jaringan yang lebih luas, jadi jika kita ingin berkarir di dunia akademik, beliau bisa membantu. Tentu buat profesor ada insentif memperluas jaringan jika ada mahasiswanya yang berkarir sebagai akademisi.

Sejak tinggal di Jepang, apakah Bapak aktif berorganisasi juga? Ada beberapa pengalaman meskipun tidak banyak. Misalnya di bidang kerja sama KMII Jepang tahun 2011, sebagai wakil ketua ISTECS pada tahun 2011, dan sekarang diminta jadi ketua PPLN Tokyo 2014.

Bagaimana dengan hobi, apakah hobi yang Bapak kembangkan di Jepang? Saya senang mencoba makanan baru dan foto, terutama makanan dan orang. Foto-foto jaman dulu bisa dilihat di http://www.flickr.com/photos/husni/ sementara sekarang saya lebih sering mengunggah foto-foto saya di facebook (https://www.facebook.com/husni). Dari hobi mencoba makanan baru, saya bersama dengan beberapa orang yang ingin menyebarkan informasi restoran halal berinisiatif membuat peta restoran halal (http://bit.ly/halaljepang) bersama. Jika ada pembaca Komorebi yang berminat membantu, silakan memberikan alamat emailnya ke saya untuk dijadikan kolaborator dalam proyek ini.

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


Apa yang memotivasi Bapak untuk beraktivitas di luar kuliah, padahal aktivitas itu berisiko mengganggu konsentrasi belajar di kampus? Bagaimana supaya aktivitas studi, organisasi, dan hobi tidak mengganggu satu sama lain? Motivasi saya adalah untuk beramal sehingga hidup kita juga dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Misalnya, melalui hobi mencoba makanan baru, saya bisa membuatkan petanya sehingga bisa menjadi referensi untuk orang lain. Saya masih agak sulit menyeimbangkan berbagai aktivitas, jadi masih harus belajar dari yang lain.

Bapak mengasuh rubrik Doushiyou di Komorebi. Apakah Bapak pernah belajar hahasa Jepang di sekolah bahasa Jepang? Saya cuma pernah kursus bahasa Jepang intensif selama sebulan pada waktu musim panas tahun 2001, tidak seperti beberapa teman lain terutama penerima beasiswa MEXT yang mengikuti sekolah bahasa Jepang sampai setahun.

Wah, menarik sekali. Bagaimana cara Bapak bisa mencapai kemampuan bahasa Jepang sebaik itu tanpa mengikuti sekolah bahasa? Saya belajar bahasa Jepang dengan cara menonton TV dan mendengarkan percakapan orang lain. Keuntungan belajar dengan menonton TV adalah kita bisa mendengar pengucapan sekaligus melihat karakter kanji kata-kata tersebut. Saat menonton TV saya biasa mengucapkan apa yang saya dengar, tetapi kelemahan metode ini adalah tidak ada umpan balik langsung apakah pengucapan saya benar.

Meskipun saya lulus JLPT N1, tetapi kemampuan aktif berbahasa Jepang saya barangkali hanya sebatas komunikasi percakapan informal atau bertukar email dengan kosa kata percakapan sehari-hari. Jadi, masih perlu banyak belajar dan latihan dalam hal kosa kata dan tata bahasa.

Pernahkah Bapak mengalami masa-masa sulit di Jepang? Bagaimana cara Bapak mengatasi masa-masa sulit tersebut?

Ya. Saya pikir semua orang pernah menghadapi masa sulit. Saya biasa memperbanyak ibadah dan doa. Minta didoakan oleh orang lain, terutama orang tua, adalah hal yang penting karena Allah mengabulkan doa kita untuk orang lain.

Siapakah tokoh-tokoh yang menjadi model atau memberi inspirasi dalam hidup Bapak? Saya banyak mengambil inspirasi dari orang-orang yang saya sering berinteraksi dengan mereka. Dari bapak saya, misalnya, saya belajar disiplin. Dari profesor saya, saya belajar bagaimana percaya pada potensi kekuatan pemuda. Saya juga belajar dari senpai dan kohai di Jepang.

Apa pesan-pesan Bapak untuk teman-teman yang saat ini sedang berjuang baik itu sebagai pelajar, pekerja, maupun mendampingi keluarga di Jepang?

Nikmatilah masamasa tinggal di Jepang dengan anggaplah bahwa tempat ini adalah ladang amal kita. Belajar bahasa Jepang wajib karena kita adalah duta Islam di negeri ini.

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

5


Retno Retno Utami Utami A.W. A.W. Mahasiswa S3 Yokohama National University Pengurus KAMMI Jepang

Menggali Hikmah

dari Tsunami Tohoku 2011 bergetar bumi tempatku berpijak, lalu meja, lemari, buku satu per satu bergoncang ruang hatiku akankah ini menjadi hari terakhirku mati bersama kumpulan buku di gedung 9 lantai ini di negeri yang jauh ini sendiri ...

11 Maret 2011. Masih lekat dalam ingatan kita semua, pada hari itu bumi berguncang karena gempa berkekuatan 9.0 dan menghasilkan gelombang panjang di laut yang kita kenal dengan nama tsunami. Gelombang yang dahsyat ini menghantam bagian utara Jepang dan menghasilkan rendaman tsunami yang cukup tinggi terutama di wilayah Iwate dan Tohoku. Ketinggian gelombang laut ini mencapai 20-30 m di teluk Ryori. Sekitar 300 orang peneliti di seluruh Jepang melakukan survei tsunami gabungan. Dengan menyusuri 2.000 km garis pantai Jepang dan lebih dari 5.200 lokasi tsunami, tim survei gabungan ini menghasilkan peta rendaman dan runup tsunami seperti ditunjukkan pada Gambar 1

Sampai dengan tanggal 10 Juni 2013, National Police Agency of Japan mencatat 15.883 orang meninggal dunia, 2.667 orang hilang dan 6.145 jiwa terluka akibat peristiwa gempa dan tsunami Tohoku pada tahun 2011. Jumlah korban yang cukup besar ini adalah satu pukulan telak bagi Jepang yang merupakan salah satu negara yang memiliki persiapan terbaik dalam menghadapi bencana. Betulkah Jepang memiliki persiapan terhadap bencana? Tentu saja. Jepang telah memiliki persiapan bahkan untuk bencana yang akan terjadi pada tahuntahun mendatang. Hal ini dituangkan dalam Disaster Management in Japan

Gambar 1. Peta rendaman dan runup saat Tohoku Tsunami 2011

(http://www.coastal.jp/ttjt/index.php?plugin=ref&page=FrontPage&src=surveyge.jpg)

6

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


(Government of Japan, 2011). Setelah gempa Ansei-Tokai yang terjadi pada tahun 1854, gempa Tonankai dan gempa Nankai telah terjadi pada tahun 1944 dan tahun 1946. Seharusnya wilayah Tokai yang berdekatan dengan Tonankai dan Nankai adalah daerah yang paling mungkin mengalami gempa selanjutnya. Prediksi ini dapat dilihat pada Gambar 2. Salah satu persiapan menghadapi gempa Tokai yang paling nyata adalah dibangunnya gerbang air di Numazu, Shizuoka. Gerbang air seberat 923 ton dengan ketinggian pintu air 9.3 m ini merupakan salah satu gerbang air terbesar di Jepang. Akan tetapi, berbeda dengan apa yang diprediksi manusia, gempa dengan skala yang jauh lebih besar justru terjadi di wilayah yang jauh dari wilayah yang diprediksi. Gempa Tohoku pada tahun 2011 telah menghancurkan 126.467 unit bangunan dengan keruntuhan total (total collapse), 272.244 unit bangunan dengan keruntuhan setengah (half collapse) dan 742.068 bangunan dengan kerusakan sebagian (partially damaged). Kehancuran yang terjadi bukan hanya kehancuran harta benda dan nyawa. Ketika kita kembali merenung dan merasakan detik-detik saat gempa itu datang, kita akan merasakan goncangan jiwa yang luar biasa. Bisakah kita bayangkan bagaimana seseorang yang kehilangan anaknya, orang tuanya, pasangan hidupanya, dan orang yang paling dicintainya? Padahal sebelumnya ia telah begitu yakin bahwa dirinya aman dari bencana.

Seseorang yang merenung dan berkaca pada kebeningan jiwanya akan mengerti bahwa fenomena yang terjadi ini bukanlah suatu kebetulan. Terjadinya tsunami yang dahsyat bukanlah suatu ketidaksengajaan yang timbul dari interaksi alam begitu saja. Di balik semua ini ada Sang Maha Pemilik Alam yang mengaturnya, menggerakkan lempengan bumi sehingga menghasilkan tsunami yang menghantam Jepang. Dari kejadian ini, bukankah kita bisa memahami bahwa ilmu pengetahuan manusia hanyalah setetes air di lautan ilmu-Nya yang tidak terbatas? Bahkan untuk memahami terjadinya tsunami ini dibutuhkan ratusan peneliti untuk mempelajari dan membangun sistem untuk mencegah terjadinya kerusakan karenanya.

Gambar 2 Sejarah gempa Tokai (Government of Japan, 2011)

Ketika dengan takdir-Nya segala usaha manusia itu hancur berantakan, maka hanya kepada-Nya lah kita mengembalikan semua urusan. Tidak pantas lagi kita menyombongkan tingginya ilmu kita, tidak layak pula kita menyalahkan takdir-Nya. Terjadinya tsunami mengingatkan kita akan fitrah kita sebagai manusia. Goncangan gempa dan tsunami membuat kita kembali tersadar akan tujuan kehidupan kita. Jika kita akan mati hari ini, maka masihkah kita memikirkan harta yang sedang kita kumpulkan? Jika kita akan bertemu dengan ajal esok hari, masihkah kita hanya berfokus pada deadline tugas yang ada di hadapan kita?

Sungguh kehidupan kita ini jauh lebih berharga dari sekedar makanan, harta Tembok laut yang telah dibangun atau jabatan. Kehidupan kita sungguh setinggi 10 m dan terbentang sepanjang merupakan rangkaian ibadah tiada akhir, 1.6 km di kota Taro tentu saja membuat titian dzikir yang menjelma menjadi seseorang yang tinggal di dalamnya detik-detik aktivitas yang bernilai amal. merasa aman terhadap datangnya Sejak kita membuka mata, ketika yang tsunami. Akan tetapi, ternyata tsunami terucap adalah syukur, maka ribuan detik yang datang kali itu melebihi berikutnya pun menunggu untuk diisi kemampuan tembok laut untuk dengan nilai-nilai berharga. Jika kita menahan gelombang. Tembok laut pun berhasil melaluinya, maka kehidupan hancur dan kota Taro tenggelam dalam kita menjadi penuh nilai, apapun tsunami. hasilnya di mata manusia. Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

Referensi: Government of Japan, 2011, Disaster Management in Japan, Director General for Disaster Management, Cabinet Office, Government of Japan. Mori, N., Takahashi, T. in The 2011 Tohoku Earthquake Tsunami Joint Survey Group, 2012, Nationwide post event survey and analysis of the 2011 Tohoku aarthquake tsunami, Coastal Engineering Journal, 54 (1), 1250001-12500028. Muhari, A., Gusman, A.R., Istiyanto, D.C., Triawan, F., Febriani, F., Hastiadi, F.F., Putri, R.F., Wiyono, R.U.A., and Permana, S., 2011., Istiyanto, D.C. (ed). Belajar dari bencana Jepang. Institute for Science and Technology Studies. Emergency disaster countermeasures headquarters, ttp://www.npa.go.jp/archive/keibi/biki/higaijo kyo_e.pdf, Diakses pada tanggal 24 Juli 2013. Shizuoka prefecture policy, http://www.pref.shizuoka.jp/jno1/m_byuuo.html, Diakses pada 24 Juli 2013.

6


Aksanul Aksanul Fardhi Fardhi Tiba di Jepang April 1989. Lulusan program master dari Hokkaido University dan saat ini bekerja sebagai pegawai swasta di sebuah perusahaan IT Jepang.

B

agi kaum muslimin, bulan Ramadhan merupakan bulan pembakaran, peleburan atau penghapusan berbagai macam dosa. Bagaimana tidak, pada waktu-waktu tertentu pada bulan Ramadhan ada beberapa hal yang semestinya halal bagi umat Islam, khusus pada

bulan Ramadhan menjadi haram bagi kaum muslimin sebagai imbalan atas pembakaran dosa. Melalui bulan Ramadhan, kaum muslimin diharapkan menjadi lebih bertaqwa kepada Allah swt. Sebenarnya, adakah padanan ibadah puasa di bulan Ramadhan dalam budaya masyarakat Jepang, baik itu sebagai ajaran agama tertentu maupun sebagai sebuah kebudayaan leluhur? Berdasarkan pengamatan penulis pribadi dan perbincangan informal dengan beberapa muslim Jepang, dalam masyarakat Jepang saat ini tidak ada tradisi yang dekat dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Berbagai pendapat muncul untuk menjawab pertanyaan mengapa tidak ada ritual penggemblengan mental seperti ibadah puasa di bulan Ramadhan. Tetapi, nampaknya semua pendapat itu bermuara kepada satu kesimpulan yaitu masyarakat Jepang tidak mengenal fase kehidupan setelah kematian (after life). Yang paling dekat dengan penggemblengan mental ala puasa di bulan Ramadhan adalah pengembangan diri agar sukses dalam studi, karier, dll. yang menjadikan fase kehidupan sekarang (this life) sebagai tujuan hidup. Pengembangan diri ala Jepang lebih menitikberatkan kepada perseorangan misalnya bersemedi

seorang diri atau bertapa seorang diri di air terjun. Pengembangan diri ini tidak mempunyai dimensi berinteraksi dengan sesama manusia seperti memberi hidangan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa, menahan diri dari amarah meskipun orang lain memaki-maki kita, dll. Pengembangan diri ala Jepang ini juga tidak mempunyai dimensi berinteraksi dengan Sang Pencipta seperti mengharapkan ridha-Nya atau berdoa pada waktu-waktu yang mustajab seperti pada saat berpuasa, dll. Namun, kita juga harus mengakui bahwa tanpa kedua dimensi di atas, negara Jepang merupakan negara yang sangat maju ditinjau dari berbagai aspek misalnya materi, teknologi, keteraturan, kedisiplinan, dll. Sementara itu, masih banyak negara muslim atau negara dengan penduduk mayoritas muslim yang belum bisa dikatakan sebagai negara maju ditinjau aspek-aspek tersebut meskipun masyarakatnya setiap tahun melaksanakan penggemblengan multi dimensi melalui ibadah puasa di bulan Ramadhan. Mungkin, hal ini yang ini harus menjadi bahan renungan kita.

Apakah Ada Padanan

Puasa Ramadhan dalam Budaya Jepang?

8

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


Arifudin Arifudin Achmad, Achmad, Biografi singkat: Arifudin Achmad, lahir di Sleman, 13 April 1982. Riwayat Pendidikan: SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, SMP Negeri 5 Yogyakarta, SMU Negeri 3 Yogyakarta, Fakultas Kedokteran UGM 20012007, Departemen Radiologi Diagnostik dan Kedokteran Nuklir Gunma University 2009-2013 (Ph.D). Status: Menikah dengan dr. Siti Nurhayati Kholidah. Riwayat organisasi: Medisina, MER-C Jogja. Riwayat bekerja: Direktur RS Permata Bunda 2008-2009 Hobby: Memasak dan desain grafis.

s a Aew ! e k o r t s at

H

S

etiap musim panas, gelombang panas dari Pasifik dan dari Cina saling bertemu dan memanggang Jepang. Setiap tahun sejak tahun 1898, trend suhu rata-rata musim panas di Jepang selalu meningkat. Tahun 2010 lalu, rekor suhu rata-rata musim panas tertinggi sepanjang sejarah Jepang yang bertahan sejak tahun 1971 terpecahkan o dengan tambahan kenaikan 1.6 C; menyebabkan 53,843 orang harus dilarikan ke RS dan 167 diantaranya tidak tertolong. Tahun ini, sampai dengan pertengahan Juli tercatat suhu tertinggi mencapai 39.2 oC di Koshu, Perfektur Yamanashi. Akibatnya, sejak Mei lalu tercatat lebih dari 22,600 orang harus dilarikan ambulans ke rumah sakit akibat heatstroke (⇕ ୰ ⑕ , netsuchûshô). Dua puluh enam diantaranya meninggal dan 632 lainnya dalam kondisi kritis. Jumlah ini meningkat hampir lima kali dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Total korban tewas tahun ini mencapai 85 orang (s/d 18 Juli), dengan 73 orang diantaranya berusia 65 tahun keatas. Kewaspadaan harus lebih ditingkatkan pada penduduk kota-kota besar, karena umumnya suhu kota-kota besar lebih tinggi 5 -11oC daripada daerah pedesaan akibat heat island effect. Terlebih lagi bulan Agustus nanti suhu rata-rata

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

biasanya lebih tinggi daripada bulan Juli dan September. Apa itu heatstroke? Heatstroke (atau ada yang menyebutnya sun stroke) merupakan kegawatdaruratan hyperthermia yang mengancam jiwa, yang terjadi ketika sistem pendinginan tubuh gagal bekerja dan mengakibatkan peningkatan suhu tubuh hingga mencapai derajat yang memicu kerusakan otak dan organ lain (40.5 oC keatas). Heatstroke adalah kegawatan paling serius yang berhubungan dengan panas yang ekstrim, dibandingkan heat exhaustion (kelelahan hebat karena panas) dan heat cramp (kram otot karena panas) yang jauh lebih ringan. Tubuh kita memiliki mekanisme aktif yang sangat kompleks dalam pengaturan suhu. Sistem ini dikendalikan oleh hipotalamus di otak dan melibatkan banyak organ lain, termasuk ginjal, paruparu, kulit, otot, kelenjar keringat, dan sistem peredaran darah secara keseluruhan. Suhu bagian dalam tubuh serta suhu kulit adalah sinyal utamanya. Sinyal ini dipersepsi oleh hipotalamus yang kemudian memberikan perintah lewat saraf untuk mengatur tingkat produksi keringat dan laju aliran darah di bawah kulit. Sekresi keringat dan aliran peredaran darah di bawah kulit inilah yang berperan membuang kelebihan

9


panas tubuh ke lingkungan (Gambar 1). Pa d a s a a t c u a c a p a n a s , kelembaban tinggi, atau saat beraktivitas berat, suhu tubuh memanas. Pada kondisi panas tubuh yang berlebihan, darah dialirkan lebih banyak ke kulit untuk membuang panas. Jika ini berlangsung terlalu lama, organ-organ dalam menjadi relatif kekurangan oksigen dan mengalami shock. Ketika sistem pembuangan panas ini gagal, bisa diibaratkan tubuh manusia layaknya mobil yang ngadat karburatornya, atau laptop yang mati fan-nya. Panas "mesin" (organ-organ tubuh kita) meningkat dengan cepat, menyebabkan sel-sel mati, organ berhenti bekerja, kemudian terjadi gangguan yang bersifat sistemik (menyeluruh) dan fatal. Saat terjadi heatstroke, suhu tubuh bisa naik sampai o 41 C hanya dalam 1015 menit. Jika tidak diberikan penanganan segera, dapat terjadi kecacatan permanen atau bahkan kematian. Heatstroke sebagian besar terjadi pada orang yang memang mekanisme pendinginan tubuhnya sudah terganggu.

Biasanya mereka adalah para manula dengan penyakit kronis. Bayi dan anakanak juga masuk ke golongan ini karena keterbatasan tubuh mereka mengelola panas yang berlebih. Angka kematian dan kecacatan pada heatstroke cukup tinggi. Tekanan darah tinggi, penyakit gula (diabetes), penyakit jantung, dan demensia merupakan faktor resikonya. Gagal organ, termasuk didalamnya gagal jantung adalah penyebab kematian utama. Bagaimana mengenali seseorang sedang mengalami heatstroke? Seseorang yang mengalami heatstroke akan menunjukkan gejala dan keluhan antara lain: 1. Kulit panas dan kering, tidak ada keringat (karena mekanisme pengeluaran keringat berhenti total); 2. Suhu badan tinggi; 3. Pupil mata menyempit, 4. Gangguan koordinasi, kebingungan, pusing, sakit kepala; 5. Sulit bernafas, 6. Denyut nadi cepat, serta 7. mengalami halusinasi dan meracau. Kulit panas dan kering adalah tanda khas heatstroke yang dapat digunakan untuk

membedakannya dengan orang yang hanya mengalami heat exhaustion saja (dimana mereka tetap berkeringat sementara tanda-tanda lainnya mirip). Kadang-kadang ada yang menunjukkan gejala heat exhaustion terlebih dahulu, namun seringkali gejala heatstroke muncul tiba-tiba tanpa ada keluhan sebelumnya. Lalu apa saja yang dapat kita lakukan jika menemukan orang di sekitar kita menunjukkan gejala heatstroke? Segera panggil ambulans (119) dan segera pindahkan orang tersebut ke tempat yang dingin (ber-AC) dan teduh. Dinginkan tubuhnya sesegera mungkin, lepas pakaiannya, guyur seluruh tubuhnya dengan air atau air es, serta berikan kompres dingin. Langkah yang paling efektif kemudian adalah merendam penderita di bath tub dengan air es. Namun, jika tidak memungkinkan, meletakkan es batu/ice pack di ketiak dan selangkangannya juga masih cukup efektif. Jika ada kipas angin, dekatkan dan arahkan kipas angin untuk membantu mendinginkan tubuhnya. Jika ia masih sadar dan mampu minum, berikan minuman dingin apapun kecuali yang mengandung alkohol dan kafein. Jika ada termometer badan, pantau terus suhu badannya. Lakukan terus pendinginan sampai suhu tubuhnya turun dibawah 38.8oC, atau sampai ambulans dan petugas medis datang. Pendinginan ini adalah pertolongan pertama yang betul-betul vital untuk mencegah kerusakan organ, dan harus dilakukan secepatnya (Gambar 2). Heat exhaustion memiliki gejala yang hampir sama, namun biasanya keringat masih mengucur deras, sehingga kulit tetap lembab. Penderita masih mampu mengeluhkan rasa lelah yang hebat, mual dan sakit kepala.

gambar 1

9

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


Pernafasannya cepat dan dalam, dan suhu tubuh hanya sedikit meningkat, tidak seperti heatstroke. Penanganannya pun tidak se-ekstrim heatstroke. Cukup istirahatkan di tempat yang dingin, dan berikan minuman dingin sebanyakbanyaknya. Mandi shower dengan air dingin juga efektif meredakan heat exhaustion. Biasanya setelah gejala heat exhaustion hilang dan tubuh bugar kembali, ketahanan terhadap panas pun kembali pulih. Namun pada pasienpasien heatstroke yang sembuh, 10% diantaranya betul-betul tidak lagi dapat mentoleransi panas. Artinya paparan panas berlebihan yang terulang lagi dapat benar-benar berakibat fatal. Mencegah selalu lebih efektif daripada mengobati. Untuk m e m i n i m a l i s i r r e s i ko t e r j a d i n y a heatstroke maupun heat exhaustion, kewaspadaan harus ditingkatkan terutama pada golongan yang memiliki faktor resiko, antara lain orang berusia lanjut (65 tahun keatas), bayi, atlet dan pekerja lapangan. Perhatian khusus perlu diberikan pada orang-orang lanjut usia yang tinggal sendiri, yang jumlahnya tidak sedikit di Jepang. Kondo et al (2012) melaporkan bahwa 15% dan 19% dari kasus indoor heatstroke yang terjadi pada manula, terjadi pada saat aktivitas dan saat tidur. Meskipun suhu udara luar o rumah 28 C atau kurang, kasus-kasus indoor heatstroke tetap ada. Ini mengindikasikan wajibnya para manula menggunakan pendingin ruangan meskipun suhu ruang sudah dibawah 28oC. Anjuran dari FDMA (Fire and Disaster Management Agency) untuk para manula adalah sering-sering memeriksa suhu ruangan dan selalu menyalakan pendingin ruang untuk menjaga suhu o ruang agar tidak lebih dari 28 C. Hindari dehidrasi sebisa mungkin dengan cukup minum, jangan tunggu

gambar 2

sampai haus. Khusus selama Bulan Ramadan ini, pastikan minum cukup saat sahur dan saat berbuka. Kebutuhan air harian kita adalah 1,500 mL, saat musim panas seperti ini disarankan untuk menambah jumlah asupan air. Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, softdrink atau minuman berenergi, karena merangsang pembuangan cairan lebih banyak lewat urin. Hindari pula minuman yang terlalu banyak mengandung gula, karena gula juga menarik cairan dari dalam sel sehingga memperparah dehidrasi. Kenakan pakaian dengan warna terang, tipis/longgar namun tetap menutup aurat, dari bahan kain yang breathable seperti katun. Jadwalkan kerja paling berat pada bagian hari yang paling dingin, biasanya pagi setelah shubuh atau sore diatas jam 15:00. Ambil istirahat lebih sering ketika melakukan aktivitas berat pada suhu panas dan kelembaban tinggi. Jika harus bekerja di tempat yang panas, rencanakan dengan baik dengan paparan yang bertahap untuk memastikan tubuh mampu beradaptasi (aklimatisasi). Semoga kita semua terhindar dari bahaya heatstroke maupun heat exhaustion dan dapat tetap fit menjalankan aktivitas sehari-hari, Insya Allah. Amiin.

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

Referensi: Center for disease control and prevention, http://www.cdc.gov/niosh/topics/heatstress/, Diakses pada bulan Juli 2013. Fire and disaster management agency of the ministry of internal affairs and communications, http://www.fdma.go.jp/neuter/topics/heatstroke/ pdf/sokuhouti.pdf, Diakses pada bulan Juli 2013. Miyake E., 2013, Characteristics of elderly heat illness patients in Japan--analysis from heatstroke study 2010, Nippon Rinsho, 71(6), 1065-1073. Kondo M, Ono M, Nakazawa K, Kayaba M et al., 2013, Population at high-risk of indoor heatstroke; the usage of cooling appliances among urban elderlies in Japan, Environ. Health. Prev. Med., 18, 251-257.

11


Ust. Jailani Jailani Abdul Abdul Salam, Salam, Lc, Lc, MA. MA. Ust. Beliau menamatkan pendidikan S1 Islamic Studies di Yemenia University, Yaman, dan menamatkan S2 Ushuluddin di Qarawiyyin University, Morocco. Saat ini beliau bermukim di Tokyo dan menjadi imam di Masjid Hiroo.

sushi T E N TA N G

Pertanyaan: Assalamu alaikum

Saya mau bertanya bagaimanakah fatwa sushi? Soalnya ada seorang teman yang ragu ketika akan makan di restoran sushi karena ada kemungkinan juga disajikan sushi yang mengandung buta (babi). Mungkin pemikirannya adalah si koki sushi nggak akan sempat cuci tangan setelah memegang buta (babi) lalu memegang ikan atau makanan yang lain Arigatou. Wassalamu alaikum, Didin

Jawaban: Sikap berhati hati seorang muslim untuk makan di restoran sushi yang juga menghidangkan daging babi adalah sebuah sikap terpuji dan sudah benar karena tidak tertutup kemungkinan wadah atau pisau yang dipakai satu tanpa dicuci terlebih dahulu. Selain itu, si koki juga kemungkinan tidak sempat mencuci tangan setelah memegang daging babi. Abu Tsa'labah Alkhusyany pernah mengalami kondisi yang serupa ketika berdomisili di daerah Syam dan bertanya kepada Rasulullah saw.,

. Wahai Rasulullah, kami berdomisili di tempat ahlul kitab, apakah kami boleh makan di wadah mereka? Rasulullah saw. menjawab, "Kalau ada yang lain tidak usah pakai wadah mereka, kalau tidak ada bersihkan terlebih dahulu." (Bukhary Muslim) Imam Nawawy mengomentari tentang hadis ini bahwa wadah tersebut dipakai untuk babi dan khamar.Intinya adalah ketika hendak makan di restoran seperti di atas kita harus yakin dulu bahwa tidak ada campur aduk antara wadah atau tangan untuk ikan dan babi tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

12


Memulai

Hobi Fotografi (Bagian Pertama)

Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Hobi adalah kegiatan menyenangkan yang kita lakukan dan dapat membantu untuk mengusir kejenuhan. Karena itu, hobi adalah unsur kehidupan yang penting. Ada berbagai macam hobi yang dapat kita pilih misalnya memasak, berkebun, berolahraga, dan sebagainya. Tentunya, kita ingin hobi yang kita pilih memiliki banyak manfaat dan tidak mengenal usia agar dapat kita tekuni hingga berpuluh tahun nanti.

di Jepang

Salah satu hobi yang memenuhi syaratsyarat itu adalah fotografi. Fotografi adalah hobi yang sangat positif. Salah satu m a n fa a t fo t o g ra f i ad a l a h d a p at mengabadikan saat-saat indah. Meskipun hobi fotografi ini banyak diminati oleh orang banyak, namun banyak pula orang yang masih ragu untuk memulai hobi fotografi. Apakah saja yang perlu disiapkan untuk memulai hobi ini? Bagaimanakah cara memilih kamera serta perlengkapan lainnya? Lalu, setelah memiliki kamera, bagaimanakah cara mengembangkan keahlian fotografi?

Mulai edisi ini hingga beberapa edisi ke depan, kita akan membahas pertanyaan tentang bagaimanakah memulai hobi fotografi khususnya di Jepang. Kita mulai edisi pertama ini dengan menjawab pertanyaan apakah yang bisa kita peroleh dari hobi fotografi. Setelah itu, dalam edisi-edisi selanjutnya, secara berurutan kita akan mencoba menjawab pertanyaan bagaimanakah cara memilih dan membeli peralatan fotografi di Jepang, apakah saja tahapan dalam belajar fotografi beserta tips-tipsnya.


Tanya: Mengapa belajar fotografi? Apakah manfaatnya? Jawab: Banyak sekali manfaat belajar f o t o g r a f i . Pe n g u s i r kejenuhan, media ekspresi diri, dapat menghasilkan uang, dan bisa mengabadikan momen-momen penting dalam hidup adalah beberapa manfaat yang mungkin kita semua sudah t a h u . Selain itu, ada pula beberapa manfaat lainnya loh. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut : a. Belajar fotografi tidaklah sulit Mata adalah salah satu karunia Allah yang kita sendiri sejak kecil sudah sangat berpengalaman menggunakannya. Kamera tidak jauh berbeda dengan mata: memiliki lensa, iris, dan sensor. Dengan kata lain, kita bisa mengoperasikan kamera hanya dengan mengandalkan insting. Yang perlu dipelajari hanyalah perbedaan cara kerja kamera dan mata. Misalnya, dengan kamera kita dapat mengatur kecepatan rana sedangkan kita tidak dapat melakukan hal yang sama dengan mata kita. b. Fotografi tidak membosankan karena terdapat berbagai macam genre Ada berbagai macam genre dalam fotografi yaitu makro, pemandangan, anak-anak, jurnalisme, astrofotogafi,

14

binatang, dan sebagainya. Setiap genre membutuhkan teknik tersendiri dan juga kenikmatan sendiri. Kita tinggal memilih yang sesuai dengan pribadi dan minat kita. Misalnya, bagi yang sudah memiliki anak mungkin akan tertarik dengan foto anak-anak. Foto anak-anak tidaklah mudah karena anak-anak mungkin akan berlarian kesana-kemari atau menangis sehingga kita perlu bersabar dan pintar dalam menarik perhatian dan senyum sang anak. Tetapi, bila kita berhasil mengambil foto mereka lengkap dengan senyum termanisnya, kita pasti langsung lupa perjuangan mendapat selembar foto itu, dan foto itu sendiri akan menjadi salah satu kenangan berharga yang bisa kita simpan. c. Bisa dapat banyak kenalan Banyak orang berpikir fotografi tidak membutuhkan banyak komunikasi. Kita cukup menekan tombol shutter lalu selesai. Tapi, sebenarnya dalam fotografi dibutuhkan banyak komunikasi dengan berbagai orang. Misalnya, kita perlu memberi pengarahan kepada objek foto untuk berpose portrait. Fotografi juga memerlukan kemampuan komunikasi yang baik agar sang objek foto dapat merasa santai dan menikmati sesi foto itu. Komunikasi ini menjadi jembatan untuk saling mengenal dan akrab. Lalu, setelah fotonya jadi, seringkali kita membagi foto tersebut dengan teman-teman atau orang-orang dengan hobi serupa, salah satunya melalui jejaring sosial. Ini seringkali menjadi awal pertemanan dan obrolan.

Selain itu, melalui internet kita juga dapat menemukan berbagai acara fotografi. Di Tokyo, melalui jejaring sosial seperti di www.meetup.com, kita dapat menemukan acara fotografi hampir setiap pekan. Melalui acara itu, kita dapat berkenalan dengan penggiat fotografi dari berbagai penjuru dunia. d. Dunia menjadi terlihat lebih indah Hobi fotografi juga menantang kita untuk menemukan keindahan yang tersembunyi di balik kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Kita didorong untuk menemukan pola, permainan warna, momen sepersekian detik yang bisa menggerakkan hati, dan bentuk-bentuk yang unik. Jika kita bisa menemukan objek menarik maka hal ini akan menjadi kesenangan tersendiri. Sayang sekali bila pemandangan yang kita lewati sehari-hari ke kampus atau tempat kerja tidak mampu membuat kita berhenti sejenak untuk menikmatinya sambil bersyukur.

Tanya: Ok, saya menjadi tertarik dengan fotografi. Sekarang saya sedang bermukim di Jepang. Adakah untungnya untuk mulai hobi fotografi selama di sini? Jawab: Ya. Ini beberapa alasannya. a. Jepang penuh dengan objek foto menarik Jepang memiliki banyak tempat wisata menarik dengan tema yang beragam. Misalnya, bila kita tinggal di Tokyo, sekalipun kita pergi tiap akhir

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


pekan untuk menjelajah tempattempat menarik di kota ini, satu tahunpun tidaklah cukup. Banyak sekali pilihannya. Kuil, museum, kebun binatang, akuarium, taman, pusat belanja, dan masih banyak lagi. Salah satu tempat tujuan favorit saya adalah taman yang tersebar di seluruh Jepang. Banyak sekali taman yang gratis. Tetapi, sekalipun tidak gratis, biasanya tidaklah mahal. Saat musim semi suasana taman-taman di Jepang akan jauh berbeda dengan saat musim gugur. Kedua musim tersebut menyajikan keindahan yang berbeda sehingga tidaklah membosankan. Selain itu, terdapat pula berbagai acara seper ti festival musim panas, festival kembang api, dan hanami. Bermukim di Jepang mempunyai kenikmatan tersendiri karena hal ini. Nah, tempat wisata atau acaraacara tadi bisa menjadi objek foto yang sangat menarik! b. Di Jepang relatif aman untuk membawa peralatan fotografi kapanpun dimanapun Kita bisa mengambil foto tanpa rasa khawatir adalah hal yang sangat penting. Tidak nyaman bukan kalau kita terus menyembunyikan kamera kita karena takut mengundang niat buruk orang lain? Jepang adalah negara yang relatif aman. Selama tinggal di Jepang, saya sering sekali membawa kamera sambil menjelajahi berbagai sudut kota baik siang ataupun malam. Sekalipun saya cukup mencolok dengan peralatan fotografi itu, alhamdulillah saya tidak pernah

menjadi korban tindak kejahatan. Padahal di daerah lain, misalnya di Jakarta, membawa kamera di daerah kumuh apalagi di malam hari bukanlah ide yang baik. c. Jepang adalah surga peralatan fotografi Setiap tahunnya setiap produsen kamera dan lensa di Jepang mengeluarkan seri baru. Bagi kita yang berada di Jepang mendapatkan peralatan keluaran terbaru tidak sulit dan kita bisa memperoleh segera setelah produk itu dirilis. Selain itu, kita juga bisa dengan leluasa mencoba produk-produk itu di toko elektronik sebelum memutuskan untuk membeli. Jepang juga menjadi tempat yang sangat baik untuk berburu peralatan fotografi bekas. Saya sangat menyarankan untuk mempertimbangkan membeli peralatan bekas ketimbang membeli peralatan baru. Alasan pertama adalah banyak yang keadaannya masih sangat layak, meskipun bekas. Penjual di Jepang terkenal jujur dalam mendeskripsikan barang dagangannya sehingga kita tidak perlu khawatir ada hal yang ditutup-tutupi saat membeli barang bekas.

saat rilis. Selain itu, kamera DSLR keluaran 3 tahun terakhir pada dasarnya sudah cukup baik bahkan bila dibandingkan kamera DSLR seri terbaru. Jadi, jangan ragu untuk membeli kamera bekas. Kita bisa menghemat dana cukup lumayan. d. Foto adalah bentuk kenang-kenangan terbaik Sejauh apapun kita pergi, sebanyak apapun dana dan waktu yang kita habiskan untuk bertamasya, pada akhirnya yang kita bawa pulang selain omiyage adalah berbagai kenangan yang tersimpan dalam foto-foto. Foto memiliki fitur yang bisa membuatnya menjadi bentuk kenang-kenangan terbaik. Foto tidak akan habis meskipun kita share dengan jutaan orang melalui internet dan tidak akan rusak kualitasnya selama datanya tetap tersimpan di komputer. Dengan menekun i fotografi, kita bisa mengambil foto dengan lebih baik dan membuat kenangan-kenangan itu menjadi semakin menarik. Sekian edisi pertama seri memulai hobi fotografi di Jepang. Dalam edisi berikutnya, Insya Allah kita akan membahas tips-tips memilih peralatan fotografi di Jepang.

Alasan kedua adalah barang bekas akan jatuh harganya dibandingkan barang baru. Apalagi, kamera bekas keluaran beberapa tahun lalu harganya bisa menjadi setengah dari

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

15


Melia Sandya Utami Wanita yang akrab dipanggil Melia ini merupakan lulusan Master di Bidang Applied Chemistry, the University of Tokyo. Ibu dari Naresha ini mengawali karirnya di ABC Cooking Studio (2007-2009). Saat ini waktu luangnya diisi dengan mengajar bahasa Indonesia di berbagai tempat. Beliau merupakan penerjemah di Itabashi Nursing Home dan penyelenggara kursus membuat kue "Lune de Mile".

Chicken Nugget

Catatan: Nugget ini tahan disimpan di freezer selama 2 minggu. Ayam cincang bisa diganti dengan salmon atau ikan berdaging putih, udang, cumi, atau daging. Ikan yang berdaging merah seperti mackarel (aji), saba dan lainlain tidak cocok digunakan untuk membuat nugget ini karena bau amisnya yang kuat

Bahan:

!

! Ayam cincang 300g ! Bawang bombay 1/2 buah (ukuran besar) ! Tepung roti 5 sdm ! Telur 1 butir garam ! 1 sdt merica sesuai selera ! Keju bubuk 2sdm (sesuai selera) Pelapis:

! Telur kocok ! Tepung roti Cara membuat:

! Campur semua bahan masukkan ke loyang yang sudah dialasi oleh kertas roti, kukus sampai matang atau masukkan ke loyang silicon atau pinggan tahan panas. Jika menggunakan microwave 600 watt, panaskan selama kurang lebih 10 menit atau sampai adonan mengeras. ! Setelah dingin, potong-potong nugget sesuai selera. ! Baluri dengan kocokan telur dan tepung roti. JIka ingin disimpan, bungkus dengan plastik wrapping satu persatu lalu bekukan di freezer. ! Goreng sampai kecoklatan. .

Opor Ayam 14


Bahan:

! Sayur Lobak Santan (pengganti labu siam) ! Bahan: ! Lobak 1/2 batang (pilih bagian atas yang

Sayur Lobak Santan

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !

manis) Udang 10 ekor Bumbu halus: Bawang bombai 1/4 buah atau bawang merah 5 siung atau bawang goreng 2 sdm Bawang putih 3 siung Kemiri 2 butir Cabe merah 2 buah atau cabe bubuk 1 sdt Minyak goreng 1 sdm Daun jeruk 2 lembar Daun salam 2 lembar Lengkuas 1 iris Garam 2 sdt (sesuai selera) Kaldu bubuk (kalau suka) Air 600 cc (3 gelas) Santan (santan bubuk 1 bungkus 50g, santan cair 200 cc)

Cara membuat:

1. Potong korek api lobak. Sisihkan. 2. Haluskan bumbu halus, tumis bumbu halus, daun jeruk, dan daun salam sampai wangi. 3. Tambahkan air dan lobak. 4. Masak sampai mendidih, kecilkan api. Masukkan santan santan. Aduk. 5. Tambahkan garam atau kaldu bubuk. 6. Masak sampai lobak empuk (kelihatan transparan), masukkan udang.

Cara membuat:

Bahan:

! Ayam 1 ekor ! Bumbu halus: ! Bawang bombai 1/4 buah atau bawang merah 5 siung atau bawang goreng 2 sdm ! Bawang putih 3 siung ! Kemiri 4 butir ! Kunyit bubuk 1/2 sdt ! Minyak goreng 1 sdm

Daun jeruk 2 lembar Daun salam 2 lembar Lengkuas 1 iris Garam 2 sdt (sesuai selera) ! Kaldu bubuk (kalau suka) ! Air 600 cc (3 gelas) ! Santan (santan bubuk 1 bungkus, santan cair 200 cc)

! ! ! !

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

1. Potong-potong ayam dan sisihkan. 2. Haluskan bumbu halus. Tumis bumbu halus, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas sampai wangi. 3. Masukkan ayam dan air. Masak sampai mendidih. 4. Kecilkan api lalu masukkan santan dan aduk sampai mendidih. 5. Beri garam atau kaldu sampai rasanya pas dan masak sampai mengental.

17


doushiyou

䠛 Ṇ ⚗ 㣧㣗 䟿 䛖 䜓 䛨 Ṛ䜣

Achmad Husni Thamrin. Tinggal di Jepang sejak tahun 2000. Lebih banyak belajar Bahasa Jepang dari televisi dan orang-orang di sekitar. Senang utak-utik komputer, fotografi, dan mencoba makanan baru.

? dan minum n a k a m g Dilaran ggal? Gak menin

M‫૵؟‬୫दଈ॒गूढञযमୂःञऒधऩःऐन‫؛‬য৑ T‫؟‬঒ঁঐॻऔ॒‫ؚ‬उ໤॑୫सेअ‫آ‬ जअदघ‫؛‬ ,઩ऽढञऊै‫؛‬

ुठौ॒૵୫खथःॊध૘ख໸ोॊऐन‫ؚ‬৬

घॊऩ"‫؛‬

T‫؟‬ऽ‫ؚش‬जअब‫؛‬

ྷऽद‫؛‬

ী॑ृैऩःधষऐऩः‫؛‬

"থ‫آ‬୫सऩःटऐदखॆअ‫ء‬ ॑खऩःधःऐऩःभ‫ء‬

উऔोठूढञऋ‫ेؚ‬ऎँॊঃॱ‫ش‬থटब‫؛‬

18

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


doushiyou Puasa sebagai rukun islam yang ketiga, bukan suatu hal yang asing bahkan bagi selain umat Islam di Indonesia. tetapi bagi orang Jepang berpuasa seperti umat Islam adalah suatu hal tidak lazim. bagaimana menjelaskannya? Nah pada doushiyou kali ini, kita simak contoh dialog antara Muhammad-san seorang muslim asal indonesia, dengan rekannya Tani-san dari Jepang, dengan latar belakang puasa ramadhan

T‫؟‬ष‫ؚش‬जऒऽद‫ء‬ M‫؟‬अ॒‫ॵ॔؛‬ছ‫ش‬ऋ૵୫घॊযप஀ऌटऊै‫્؛‬पছ ঐॲথमઋຟऩাटऊै‫؛‬

ध॔ॵছ‫ش‬प੉ॎोथ‫ؚ໊‬मजअऩॉञः‫؛‬ছঐॲথা

೬ा‫؛‬

ঞঋঝ॔ॵউखऩःध‫؛‬

ऎोॊऊै‫ؚ‬

T‫؟‬अ॒‫ؚ‬उਫাटब‫؛‬द‫ؚ‬঳না৑द૵୫खथ‫ؚ‬नो एैःृचॊ‫ء‬

‫ؚ‬ছঐॲথम൐ফ‫ڭڭ‬঩ଫऎऩॊभट‫؛‬

M‫؟‬દऔ॒‫૵ؚ‬୫॑खञহँॊ‫ء‬खथाॊ‫ء‬

T‫؟‬अ‫ؚ॒ش‬ठॆढधઅइॊ‫؛‬০঩भ૵୫म୦ৎऽद‫ء‬

ुਞपखऩःधःऐऩः‫෈؛‬टधउ ष

੖ॊैखः‫෈؛‬प૵୫खञऒभऩः‫ؚ‬४কढ़ঝॱ मङढधဂःऊै‫؛‬

॑खथऊैओනষऒअ‫آ‬

T‫؟‬द‫ؚ‬ছঐॲথাऋીॎढञै‫ؚ‬୦ऋକऌॊ‫ء‬ Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

19


Diskusi Online

"Meraih Kesuksesan Studi S2/S3 di Jepang" bersama Dr. Ali Khumaeni

20

Menuju Kegemilangan Islam di Jepang


ZIS Ramadhan KAMMI Jepang 1434 H

灄炌灸 灑灼灪炌.

Isi diskusi selengkapnya dapat disimak di : http://bit.ly/suksesrekaman .

Edisi 4 Syawwal 1433/Agustus-September 2013

21


Siapakah orang yang

bangkrut itu?

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, "Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu? Mereka (para sahabat) menjawab, "Orang yang bangkrut di antara kami ialah orang yang tidak punya dirham (uang) dan tidak punya aset." Lalu beliau bersabda, "Sesungguhnya orang yang bangkrut di kalangan umatku ialah orang yang datang di hari kiamat dengan membawa salat, puasa, dan zakat sedangkan ia juga datang dalam keadaan pernah mengumpat si ini (orang lain), melemparkan tuduhan palsu kepada si itu, memakan harta si ini (dengan cara yang tidak benar), menumpahkan darah si itu, memukul si ini, lalu diberikanlah sebagian kebaikan orang yang bangkrut itu kepada si ini (yang menjadi korbannya), sebagian lagi diberikan kepada si itu. Maka, apabila kebaikannya sudah habis sebelum lunas tanggung jawabnya, sebagian dosa mereka (yang menjadi korban itu) akan diambil, lalu dilemparkan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam neraka."

(Hadits Riwayat Muslim No. 2581 dan At Turmudzi No. 2418)


Komorebi4