Issuu on Google+

Alamat Redaksi : Jl Setunggal Blok B no 3 Perumahan Griya Mutiara Baru (belakang YPAC) Kelurahan Sukamaju Sako Kenten Palembang Hp: 0815 385 6628 | Fax: 0711 823 875 E-Mail : Jurnalsumatra@yahoo.co.id

Wahana Wanita Tour & Travel

Independent Newspaper

Alamat: Ruko Hawaian Blok A no 26 City Resort, Outer Ring Road Kamal Raya Cengkareng

Phone :+6221 290 20 710 atau +6221 290 20 720

EDISI 287

Senin 10 Feberuari 2014

Jl Setunggal Blok B no 3 Perumahan Griya Mutiara Baru (belakang YPAC) Kelurahan Sukamaju Sako Kenten Palembang Hp: 0813 67 228 345, | Fax: 0711 823 875 TELP : 08212550343 | E-Mail : lovitabassar@yahoo.co.id

www.jurnalsumatra.com

Kelakar Wak JuSu + Anggota PWI Sumsel Polisikan Kadinsos - Usut terus sampai tuntas + Anggota DPRD Penganiaya Wartawan Dicopot - Nah, cakmano pak gub, Kadinsos kiro kiro dicopot dak?

Anggota DPRD Penganiaya Wartawan Dicopot Ternate, Jurnal Sumatra- Badan Kehormatan PRD Kota Ternate, Maluku Utaramemutuskan untuk merekomendasi pencopotan Wakil Ketua Komisi II Sehan Albaar dari jabatannya karena terbukti menganiaya wartawan. Bersambung Hal 11

Bagir Manan: Empat Unsur Dewasakan Pers Sehat Bengkulu, Jurnal Sumatra- Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan, ada empat unsur yang bisa mendewasakan kalangan pers agar sehat dan mengedepankan independensi dalam melaksanakan kontrol sosial. Pertama pers merdeka dan bebas, bertanggung jawab, profesionalisme dan taat hukum, kata Bagir Manan di Bengkulu, Sabtu. Bersambung Hal 11

Panwaslu Tertibkan Alat Peraga Setelah Dua Kali Dihimbau Bangka Belitung, jurnal SumatraPanitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya melakukan penertiban seluruh alat peraga yang melanggar ketentuan perundang- undangan yang berlaku setelah mengeluarkan dua kali himbauan kepada Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu tahun 2014. Bersambung Hal 11

Terbit 12 Halaman Harga Rp. 3.000,-

Anggota PWI Sumsel Polisikan Kadinsos Palembang, Jurnal SumatraAnggota PWI Sumsel M Andrian dengan nomor anggota 06.00.16228.1.3 dari surat kabar Dinamika Indonesia melaporkan Kepala Dinas Sosial Sumsel Apriadi dan dua orang stafnya Marwan serta Belman ke Polda Sumsel atas dugaan melakukakan perbuatan melawan hukum penganiayaan terhadap Korban M Andrian. Laporan tersebut diterima dengan surat LP/92B/I/2013 SPKT Polda Sumsel 30 Januari 2014. Menurut Andrian kejadian penganiayaan tersebut terjadi diruang kepala dinas saat akan mengkonfirmasikan berita yang akan mereka tulis yang berkenaan Anggaran Kerja Dinsos tahun 2012. Namun bukan konfirmasi yang dia dapat justru mereka dipukuli. Akibat penganiayan dirinya mengalami luka memar dibeberapa bagian dan mengalami sesak napas. Lebih lanjut Andrian menuturkan peristiwa yang menimpa dirinya saat menjalankan tugas jurnalistik, selain telah dilaporkan ke pihak berwajib juga telah dilaporkan ke Gubernur Sumsel dan ketua PWI Sumsel Oktap Riady. (EKA)

Prajurit TNI tak Nikmati Makanan Jatah Pengungsi Jakarta, Jurnal Sumatra- Para prajurit TNI yang membantu para pengungsi korban banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur, tidak ikut menikmati jatah makanan bagi

para pengungsi, karena mereka membawa sendiri termasuk yang dimasak istri mereka di rumah. “Saya tidak menikmati sama sekali jatah makanan para

pengungsi, bahkan kopi saja kami lebih memilih membawa dari rumah sendiri makanan pun saya dibuatkan istri di rumah untuk saya santap di Bersambung Hal 11

Kalapas: Daya Tampung Lapas Pangkalpinang Melebihi Kapasitas Pangkalpinang, Jurnal Sumatra- Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kota Pangkalpinang, Idad PJP, mengungkapkan daya tampung lapas kelas IIA di ibu kota Provinsi Bangka Belitung itu saat ini sudah melebihi kapasitas dari yang semestinya. Bersambung Hal 11

Bupati OKI Harapkan SKPD Terbuka Terhadap Wartawan Kayuagung, Jurnal Sumatra – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar SE, mengharapkan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yang berada di bumi bende seguguk agar dapat terbuka terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas. Hal tersebut diungkapkannya saat menerima audensi

dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Kabupaten OKI, di rungan kerjanya, kamis (6/2). “Saya akan mengimbau kepada semua SKPD yang berada di Kabupaten OKI agar memberikan keterbukaan informasi dan kemudahan dalam menemui orang yang Bersambung Hal 11

Berpose bersama Bupati OKI, dari Kiri, Ediman Gebuk, Idham Syarief/Ata, Endri Irwawan, Iskandar SE, HM Syarifuddin Basrie, Irfan Arahman, Eko Saputra, Suliso

“Jika pers merugikan, jangan main hakim sendiri, gunakan hak jawab atau adukan ke Dewan Pers.” (Pesan ini disampaikan oleh SKI Jurnal Sumatra / Jurnalsumatra.com dan Dewan Pers)


2

• Jurnal Sumatra | Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Umum

Surat Edaran Dewan Pers No. 01/SE-DP/I/2014 tentang Pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers dalam rangka menjamin pelaksanaan kemerdekaan pers dan untuk memenuhi hak masyarakat mendapatkan informasi berkualitas dan adil, dewan Pers perlu menegaskan kembali beberapa ketentuan tentang perusahaan pers yang ada di dalam uu No.40/1999 tentang Pers dan standar Perusahaan Pers (Peraturan dewan Pers No. 4/2008) yang harus dipenuhi oleh perusahaan pers, sebagai berikut: 1. “Setiap perusahaan pers harus berbentuk badan hukum Indonesia” (Pasal 9 Ayat (2) UU No. 40/1999). sesuai standar Perusahaan Pers, badan hukum indonesia yang dimaksud di atas berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau badanbadan hukum lainnya yang dibentuk berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan. Badan hukum lainnya yaitu yayasan atau koperasi. sesuai Pasal 1 angka 2 uu Pers, badan hukum untuk penyelenggaraan usaha pers adalah badan hukum yang “secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan, atau menyalurkan informasi.” dengan demikian, bentuk badan hukum untuk usaha pers tidak dapat dicampur dengan usaha lain selain di bidang pers. 2. “Perusahaan pers memberikan kesejahteraan kepada wartawan dan karyawan pers dalam bentuk kepemilikan saham dan atau pembagian laba bersih serta bentuk kesejahteraan lainnya” (Pasal 10 UU No. 40/1999). ketentuan ini perlu ditekankan, karena dewan Pers menemukan sejumlah kasus perusahaan pers hanya memberikan kartu pers kepada wartawannya tanpa memberi gaji, dan meminta wartawannya untuk mencari penghasilan sendiri. 3. “Perusahaan Pers wajib memberi upah kepada wartawan dan karyawannya sekurang-kurangnya sesuai dengan upah minimum provinsi minimal 13 kali setahun” (Butir 8 Standar Perusahaan Pers). dalam hal ini dewan Pers mengingatkan, sesuai dengan uu No. 13/2003 tentang ketenagakerjaan, perusahaan yang memberikan upah lebih rendah dari upah minimum provinsi atau kabupaten/kota dapat dipidana paling rendah 1 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100 juta.

4. “Perusahaan pers wajib mengumumkan nama, alamat dan penanggung jawab secara terbuka melalui media yang bersangkutan; khusus untuk penerbitan pers ditambah nama dan alamat percetakan” (Pasal 12 UU No 40/1999). Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal edaran dewan Pers No. 01/se-dP/i/2014, tentang Pelaksanaan uu Pers dan standar Perusahaan Pers. 12 inisurat dapat dipidana denda sekurang-kurangnya Rp100 juta. Dalam hal ini, secara khusus, masih banyak ditemukan perusahaan pers yang tidak mengumumkan nama penanggung Page 1 of 2 jawab secara terbuka melalui medianya. Sebagai tindaklanjut atas Surat Edaran ini, Dewan Pers hanya akan memasukkan data perusahaan pers yang telah mematuhi ketentuan di atas ke dalam website Dewan Pers dan buku Data Pers Nasional yang diterbitkan setiap tahun. Dewan Pers mengharapkan perusahaan pers yang belum memenuhi ketentuan di atas untuk segera melakukan perbaikan atau pembenahan hingga batas waktu tanggal 1 Juli 2014. Jika dikemudian hari timbul permasalahan atau pengaduan dari masyarakat terhadap perusahaan pers yang tidak memenuhi ketentuan di atas hingga batas waktu 1 Juli 2014, Dewan Pers mempertimbangkan untuk merekomendasikan penanganan-nya kepada aparat penegak hukum. Jakarta, 16 Januari 2014 Redaksi Jurnal Sumatra membuka kesempatan kepada elemen masyarakat untuk menyampaikan problem yang dihadapi. Kirim via email: Jurnalsumatra@yahoo.co.id, SMS ke No : 0815 385 6628, atau 0816 3225 8686 Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

SalJu

Wartawan Juga Manusia Pantaskah Wartawan Dianiaya Seperti Hewan, Atau Pelakunya Mempunyai Sipat Seperti Hewan Indonesia menjamin setiap orang mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum. Tidak ada perbedaan perlakuan antara si kaya dengan si Miskin didepan hukum. Hal ini ditegaskan dalam konstitusi Negara yang menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara hukum dan dijalankan sepenuhnya berdasarkan Undang-Undang. Tidak terkecuali orang-orang yang berkecimpung dalam dunia pemberitaan atau yang dikenal dengan wartawan. Maraknya pemberitaan kekerasan terhadap wartawan oleh oknum-oknum yang tidak senang, akan apa yang dilakukan wartawan dalam menjalankan tugas serta menyampaikan berita yang mungkin fakta saat diungkap oleh wartawan itu sendiri. Seperti halnya yang terjadi kepada M Andrian, salah seorang wartwan dari surat kabar Dinamika Indonesia, yang baru-baru ini dianiaya oleh oknum Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan (Sumsel), dan dua orang stafnya. Pantaskah seorang wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dianiaya atau diperlakukan seperti hewan, hanya karena ingin mengkonfirmasikan berita yang mereka tulis. Ataukah pantas seorang pejabat daerah yang katanya memiliki gelar dan wawasan yang tinggi, tetapi bersifat layaknya seperti hewan yang hanya dapat menyelesaikan permasalah dengan kekerasan. Terkait dalam permasalahan ini peranan penting bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), khususnya PWI Sumsel, untuk mengawal dan memantau permasalahan ini dipihak yang berwajib sampai dengan selesai, agar kedepan tidak ada lagi ditemukan wartawan yang dianiaya akibat pemberitaan yang ditulisnya, semua ini bertujuan untuk memberikan efek jerah terhadap orang yang melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan. Serta yang lebih penting lagi, terhadap pihak yang berwajib agar tidak hanya memproses kasus penganiayaannya saja. Kasus ini harus didalami apakah pemberitaan yang akan atau sudah ditulis wartawan itu bener adanya, sehingga memacu pada tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum yang melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan tersebut. Jika permasalahan ini hanya dijadikan suatu perbincangan belaka, dimana letak kebebasan pers seperti yang ditulis dalam undang-undang pokok pers yang mengatakan, pers merupakan suatu lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan suara gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia, terdapat dalam pasal 1 ayat 1 undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Serta dimana juga letak “Perlindungan hukum” terhadap wartawan seperti yang ditulis pasal 8 undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Akan tetapi sekarang ini, bila diamati entah karena kurang saling mengerti, entah kurang penghargaan atau berburuk sangka terhadap wartawan, timbullah keadaan dimana wartawan merasa diri agak terbatas dalam gerak dan ruang lingkupnya. Bahkan lebih beratnya lagi wartawan dikejar dan dibayangi oleh kegelisahan dan ketakutan dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu sangat diperlukan sekali adanya suatu perlindungan hukum bagi wartawan yang menjalankan profesinya, khususnya. Perlindungan hukum yang dimaksud disini adalah adanya jaminan dari pemerintah dan atau masyarakat kepada wartawan dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kebebasan seorang wartawan disini harus disertai dengan rasa tanggung jawab penuh dalam mencari informasi kebenaran akan suatu berita yang didasarkan pada fakta yang dibuat-buat oleh si wartawan. (RICO)

Nasihat WakJuSu

Jangan terpuruk ketika kamu tengah berada dalam situasi terburuk. Tuhan memberikannya padamu, karena Dia ingin kamu lebih kuat dr sebelumnya.

Diterbitkan oleh: PT Teras Jaya Jurnal Sumatra, | SITU: No 2008/SITU/2008, | SIUP : No 1011/KPTS/SIUP-PK/2008, | NPWP: 02.779.796.8-301.000, Perintis: Adriyaneka Aviv Bassar SSos, Sulton Napasir SE, Idham Syarief |

Alamat Redaksi : Jl Setunggal Blok B no 3 Perumahan Griya Mutiara Baru (belakang YPAC) Kelurahan Sukamaju Sako Kenten Palembang Hp: 0815 385 6628 | Fax: 0711 823 875 E-Mail : Jurnalsumatra@yahoo.co.id www.jurnalsumatra.com

Pemimpin Umum/Perusahaan/Redaksi/Penanggung Jawab : Adriyaneka Aviv Bassar SSos, | Wakil Pemimpin Redaksi I / Penanggung Jawab : Idham Syarief | Wakil Pemimpin Redaksi II / Penanggung Jawab : Elan Aryansyah, SE | Wakil Pemimpin Perusahaan: Bihassani Bassar | Redaktur Pelaksana: Elan Redaktur: Ata | Sekertaris Redaksi: | Bagian Keuangan: Rodiah, | Bagian Umum: Sulton Nafasir SE, | Desain Grafis/Pracetak: Ata, Budi Penasehat Hukum: Edy Siswanto SH, Sudirman SH | Pelindung: H Syamsuri (Sam Ompong), | Dewan Redaksi: Adriyaneka Aviv Bassar, Tupado Panggabean, Idham Syarief Staf Redaksi: Eko Saputra, | Fotografer : Hadumuk | Sirkulasi: Sanul, Marthin Situmorang, Jonathan Sitinjak Biro-biro: DKI Jakarta: Tupado Panggabean, Lovita, Dedi | Palembang : Habibi, Ari | Bangka Belitung : Atanjung | Ogan Komering Ilir: Ata Idham Syarief, Lilis Suryani, Eko Saputra, Herianto WS, Markoni | Ogan Ilir: Ata, Eko Saputra, Jumadi, Edi Lestari | Prabumulih: Iwan, Ali Hanafiah, Abi | Musi Banyuasin : Nurdin | Banyuasin: Herianto | Muara Enim: Taufik Firdaus | Lahat: Musdin, Hapizul | OKU Selatan: Taruna, Jonpek | OKU: Adwinandy JB, Herman, Achmad Husni Pratama | OKU Timur: Nizar, Ahmad Safari | Pagaralam: Farkazi Gumay, Vanroyen | Lubuk Linggau: Iman Santoso | Musirawas : Iman Santoso | Nurul Hilmi | Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Irzan, Septa | Bank BCA Rekening No: 1150 3711 35. Bank Sumsel Rekening No: 1400 9400 29 An. Adriyaneka Aviv Bassar. Wartawan Jurnal Sumatra tercantum dalam Box Redaksi dan dibekali ID Card dalam melaksanakan tugas. Percetakan: PT. Sumeks Intermedia, Isi diluar tanggung jawab percetakan


CMYK

10 JURNAL SUMATRA, EDISI 287 | senin 10 Februari 2014

3

Advertorial

Romi Herton: Kota Palembang

Harus Dibuat Senyaman Mungkin

SECARA serentak Walikota Palembang H Romi Herton beserta jajaran menggelar apel pagi untuk kebersihan di pelataran Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang, tempat yang menjadi perhatian pertama adalah jantung Kota Palembang yaitu wilayah Bundaran Air Mancur (BAM), Masjid Agung, Monpera dan sekitarnya, Jumat (7/2/2014). Walikota Palembang, H Romi Herton menjelaskan, kenyamanan yang meliputi kebersihan, keindahan dan keamanan kota Palembang akan memiliki daya pikat investasi dan kunjungan wisata di kota ini sehingga pertumbuhan ekonomi kota Palembang makin meningkat kesejahteran warga kota Palembang. “Kota Palembang harus dibuat senyaman mungkin sehingga warga Palembang maupun pendatang merasa betah. Nyaman berinvestasi dan nyaman berwisata. Kenyamaan sebuah kota sangatlah ditentukan oleh kebersihandan keamanan,” jelas Romi Herton. Untuk meningkatkan kenyamanan tersebut jajaran Pemkot Palembang saling bahu-membahu dan berkoordinasi sehingga program-program yang digulirkan dalam rangka menarik minat wisatawan dan investasi saling seiring berjalan, tukasnya.

DOK Socmed Pemkot Palembang

Walikota Palembang H Romi Herton (kelima dari kanan) dan Wakil Walikota Harnojoyo (kanan) bersama petugas kebersihan di pelataran Monpera Sumsel, Jumat (7/2/2014).

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan Kota Palembang Drs Agung Nugroho mengatakan siap mendukung program adipura dengan menggerakan semua jajarannya bekerja Extra demi terciptanya lingkungan yang bersih. “Kita rutin bekerja setiap hari bahkan sampai malam hari, yang bekerja dibagi shif untuk bergiliran agar semua tempat tidak ada yang kotor”, pungkas Agung. (SocmedPemkotPalembang) Twitter: @Humas_PemkotPLG/(adv)

CMYK

Pemkot Targetkan 390 Unit Bedah Rumah *Untuk menentukan layak tidaknya rumah dibedah * Wako akan cek langsung ke lokasi * Agar tepat sasaran Prabumulih, jurnal Sumatra_ Kehadiran rombongan Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya,MM. didampingi Sekda Ahmad Sobri , Kabag Humas Drs. Maladi Musa , beberapa staf dan Lurah Muntang Tapus ke RT.13 RW. 03 Kelurahan Muntang Tapus kemarin disambut hangat warga setempat. Warga berduyun-duyun ingin melihat sekaligus bersalaman dengan pemimpinnya itu. Warga sangat antusias berdialog serta mengajak Wako untuk foto bersama . Kunjungan wako ke RT 13 RW 0R dalam rangka melihat langsung rumah seorang warga setempat ,bernam Ahmad Sate ( 67) yang diprogramkan untuk bedah rumah pada tahun 2014 ini. Direncanakan untuk masa kepemimpinan duet Wako Ridho Yayha dan Wawako sebanyak 390 unit rumah tak layak huni akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Prabumullih untuk direnovasi melalui program bedah rumah . Dengan rincian setiap rumah dianggarkan sebesar Rp. 30 juta . Untuk setiap tahunnya diprogramkan sebanyak 78 rumah yakni melalui program pemkot 30 rumah, pendanaanya dari APBD dan melalui Bazda 48 unit rumah. Menurut Wako Prabumulih ,Ir.H .Ridho Yahya,MM program bedah rumah merupakan salah satu usaha untuk mengentaskan masyarakat miskin di kota Prabumulih. Kalau saja setiap tahunnya sebanyak 78 rumah yang berhasil dibedah maka untuk masa jabatan dia dan Wawako, Andransyah Fikri,SH selama lima tahun. berarti sebanyak lebih kurang 390 rumah akan layak huni.” Dan Insya’Allah. Begitu berakhirnya jabatannya , tidak ada lagi rumah yang kumuh, lantai tanah atau tak layak huni ,” kata Wako saat jumpa pers dengan awak media Rabu (5/2) kemarin Dijelaskan suami Ir.Ngesti Rahayu ini , setelah bedah rumah maka warga yang rumahnya dibedah akan mendapatkan program sertifikat prona. Selain itu untuk membuat masyarakat dapat meningkatkan tarap hidupnya maka dianjurkan agar warga yang miskin tadi membuka usaha dan pemerintah kota akan menggulirkan dana pinjaman tampa bunga. Seandainya tahun pertama berhasil dan melunasi pinjamannya maka tahun berikutnya, pinjaman di perbesar Rp 2 juta dan seterusnya dapat ditambah sepanjang dinilai mampu menyejahterakannya, ungkapnya Diakuinya, dalam pelaksanaan masih akan dipertimbangkan, apakah PL melalui Dinas Sosial atau akan ditenderkan mana yang paling efisien dan efektif atau yang paling kecil kebocoran dananya. Disinggung persyaratnnya oleh wartawan ? dijelaskannya salah satu syarat adalah lahan, tanahnya milik sendiri . Kemudian untuk menentukan layak atau tidak dibedah orang nomor satu di kota PRIMA ini akan melihat langsung dan menyertakan wartawan agar objektiv. ”Ketika ada usulan warga akan kita cek , layak tidak untuk dibedah . Seperti rumah Ahmad Sate warga RT. 13 RW. 03 Kelurahan Muntang Tapus tadi, kan layak ,” ucapnya Menurut Kabag Humas Drs.Maladi Musa, M.Si sampai hari ini, Rabu (5/2) sudah terdata 9 rumah yang tak layak huni yakni rumah Ahmad Sate, rumah Asmati , Ilda di desa Muara Sungai dan. Sainaya , Cek Nima dan lainnya , kata Kabag Humas kepada awak media saat dibincangi kemarin (ADV/Ali Hanafiah)

”Ketika ada usulan warga akan kita cek , layak tidak untuk dibedah . Seperti rumah Ahmad Sate warga RT. 13 RW. 03 Kelurahan Muntang Tapus tadi, kan layak ,” ucapnya

Wako Ridho Yahya saat kunjungan ke RT 13 RW. 03 Kelurahan Muntang Tapus guna melihat langsung salah satu rumah yang masuk syarat untuk dilakukan bedah rumah . Yakni milik Ahmad Sate.


4

Jurnal Sumsel

• Jurnal Sumatra | Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Kilas jurnalsumatra.com

Proyek Pamsimas Desa Gaung Telang Tebengkalai

Musirawas Utara Tunggu Penyerahan Aset Dari Induk Musirawas Utara, Jurnal Sumatra - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas Utara, Sumatera Selatan, menunggu penyerahan berbagai aset dari daerah induk yaitu Kabupaten Musirawas untuk dibukukan menjadi aset tetap kabupaten hasil pemekaran itu. “Penyerahan masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan atau BPK, sehingga segala aset yang akan diserahkan itu nantinya resmi menjadi milik Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara,” kata Penjabat Bupati Musirawas Utara Akisropi Ayub melalui Kepala Bagian Humas Pemkab Musirawas Utara, Sunardin di Musirarwas Utara, Minggu. Sunardin menyebutkan proses inventarisasi aset kabupaten induk Musirawas di wilayah daerah otonom baru Kabupaten Musirawas Utara terus berjalan dan berkoordinasi dengan tim kabupaten induk. Aset kabupaten induk yang saat ini sudah digunakan itu antara lain gedung sekolah, perkantoran termasuk mebel dan jalan/jembatan. Meski secara yuridis formal aset belum diserahkan, tapi operasional dari sejumlah lembaga pemerintah sudah dilaksanakan Pemkab Musirawas Utara. “Kami belum memiliki apa-apa karena baru beberapa bulan menjadi kabupaten baru, salah satunya adalah memanfaatkan aset kabupaten induk yang ada di wilayah itu,” jelasnya. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Musirawas H Gotri Suyanto mengatakan, pihaknya telah melakukan inventarisasi aset untuk Kabupaten Musirawas Utara tersebut. “Aset yang diinventarisasi tidak hanya bangunan, akan tetapi juga mebel serta sarana infrastruktur yang ada di wilayah Musirawas Utara,” ujarnya. Menurut dia, perlu koordinasi intensif antara tim Pemkab Musirawas dengan Musirawas Utara sehingga seluruh aset itu terdata dengan baik. (Antara)

PLN akan Putus Konsumen yang Nunggak Prabumulih , Jurnal Sumatra –Tunggakan konsumen Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Prabumulih hingga January 2014 mencapai Rp7 miliar., tunggakan itu berasal dari para pelanggan selama kurun waktu dua bulan terakhir. Untuk itu pihaknya akan terus berusaha menertibkan pelanggan guna menekan angka tunggakan tersebut. Agar tidak terus membengkak maka tim khusus akan memutus hubungan listrik ke rumah pelanggan. Demikian dikatakan Manager Rayon PLN (Persero) Prabumulih Safriyulis kepada wartawan Selasa. “ Agar jumlah tunggakan tidak meningkat lagi, serta memberatkan pelanggan maka dengan terpaksa aliran meteran diputus petugas untuk sementara ,” tegasnya, . Masih kata Syafriyulis, saat ini jumlah pelanggan PLN Rayon PLN mencapai sekitar 70 ribu pelanggan. Dan 20 persen diantaranya atau 16 ribu pelanggan menunggak listrik hampir setiap bulannya. “Karena itu perlu kita maksimalkan agar tunggakan tidak terus b ertambah ,” katanya. Supervisor Administrasi PLN, Suyoto menambahkan, tunggakan saat ini di dominasi oleh pelanggan rumah tangga. Kalau tidak dibayar tunggakannya sampai 2 bulan , meterannya akan langsung kita putus,” jelasnya. Suyoto menerangkan, tindakan pemutusan yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Untuk itu dia berharap dengan adanya langkah tegas itu, pelanggan bisa menyelesaikan tunggakannya. “Jangan sampai setelah di putus, baru akan diselesailkan,harap nya. Supervisor Distribusi Edwar menambahkan, kalau tahun ini pihaknya bukan hanya fokus menangani masalah tunggakan. Tapi juga masalah gangguan listrik yang saat ini menjadi sorotan masyarakat dan pelanggan. “Kami akan. berusaha meningkatkan pelayanan dengan cara membersihkan len tegangan tinggi, mengganti kabel yang dinilai terlalu kecil dan travo .Karena PLN akan. berusaha meningkatkan pelayanan dan meminimalisirnya. tukasnya Menanggapi hal tersebut para warga di RT 04 dan 05 Rw,1 Kelurahan Gelumang mengaku berterima kasih kepada pihak raton PLN yang telah memasang travo di kawasan tersebut karena saat ini tegangan listrik sudah normal 220 A. Padahal sebelum dipasang travo tegangannya hanya 150 A, ujar Sukandar, Sardi dan Mutiawaty ( dahari)

Motor Pencuri Burung Dibakar Massa Prabumulih,jurnalsumatra – Sial dialami pencuri burung pentet di rumah Mujito (29) warga jalan Melati Dusun 5 desa Pangkul Kecamatan Cambai kota Prabumulih . Berhasil membawa kabur burung hasil curiannya, namun motor jenis matik Meo milik pelaku dibakar massa. Menurut keterangan Mujito , pencuri yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu masuk kerumahnya dengan cara mendobrak jendela kemudian mengambil burung kesayangannya yang dibelinya seharga Rp 500 ribu . Diketahuinya ada penjahat karena malam itu anaknya terbangun dari tidur meminta susu. Disaat itu terdengar suara burung yang ketakutan. Merasa curiga korban langsung mendekati sumber suara burung . Rupanya para pencuri yang diperkirakan lebih dari seorang itu sontak melompat dan berlari namun sial rupanya motor meo milik TSK tidak bisa hidup saat disterter . “ Kami menjerit minta tolong , rupanya didengan para tetangga dan b erhamburan keluar rumah untuk menangkap pelaku tetapi berhasil kabur namun motor milik TSK yang bodong itu tertinggal . Lantaran TSK nya kabur massa emosi membakar motor tersebut ,” kata Mujito. Peristiwa itu terjadi, Senin (3/2)) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Diduga TsK dua Orang dan berhasil kabur. “Aku tu bangun karena anak aku minta dibuatke susu. Dan aku curiga berisiknya suaro burung,” ujar korban Kapolres Prabumulih AKBP Denny Yono Putro SIk membenarkan kejadian itu. “Saat ini kasusnya tengah diselidiki polisi,” pungkasnya. (Dahari)

Prabumulih, jurnal sumatra - Harapan Masyarakat RT 08 Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim untuk mendapatkan air bersih pupus sudah. Pasalnya proyek Pamsimas senilai Rp 110 juta sudah 2 bulan ini terhenti pekerjaanya gara- gara para pelaksana proyek mengundurkan diri lantaran diduga diiterpensi kepala desa Gaung Telang Kaswan

Ketika wartawan minta keterangan dengan beberapa warga RT 08 dimana lokasi proyek dibangun para warga tadi sangat menyesalkan proyek pengadaan air bersih yang mereka harapkan selama ini tak kunjung selesai. Padahal sepengetahuan mereka sudah hampir setengah tahun ini dikerjakan ,” Kami sangat perlu air bersih , terutama musim kemarau . Tapi ngapo lah tecagak pralonnya tau

tau stop urang yang begawenyo ,” kata Maryadi . Sayuti, Iskandar kepada wartawan Senin kemarin Ditempat terpisah ketika wartawan konfirmasi dengan Ketua pelaksana proyek Ali Isman membenarkan kalau proyek tersebut dihentikan karena pengurusnya mengundurkan diri lantaran dana proyek diminta kepala desa , Kaswan ,” Kami.selaku ketua pelaksana , Epo Nasri sebagai

sekretaris , Winarti bendahara dan Kasadi kordinator mengundurkan diri . Dana terment ke 2 Rp 44 juta sudah diminta kepada kades ,” kata Ali Usman menyesalkan Masih kata Ali Usman dana 1 unit Pamsimas Rp 110 juta . Karena didesa Gaung Telang mendapat 2 unit maka dana seluruhnya Rp 220 juta , ujar Ali Usman yang Kadus 1 Desa Gaung Telang. ( dahari)

Gubernur Sumsel Serahkan Bantuan Untuk PALI PALI Sumsel Jurnal SumatraGubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin menyerahkan bantuan Gubernur kepada 71 desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) acara berlangsung dihalaman Ampera Pendopo, Kamis (5/2/2013). Gebernur Sumsel Ir H Alex Noerdin dalam kata sambutannya, mengatakan selain menyerahkan bantuan gubernur (Bangub) kepada 65 desa dan 6 kelurahan yang masing-masing sebesar Rp 100 juta, Pemprov juga menyerahkan bantuan beras, bantuan beralatan dapur umum, bantuan kepada 10 usaha kelompok bersama dan 10 bantuan rehab rumah tidak layak huni. Pada kesempatan itu Alex mengucapkan terimakasih kepada masyarakat PALI yang telah mendukungnya, sehingga terpilih kembali menjadi Gubernur Sumsel lima tahun mendatang. Alex perpesan kepada kepala desa dan lurah, uang tersebut bukan

untuk keperluan pribadi kepala desa atau lurah, melain untuk pembangunan desa atau kelurahan. Alex meminta kepada masyarakat untuk mengawasi penggunaan uang tersebut. Adapun item penggunaan anggaran bantuan gubernur itu untuk kegiatan ibu-ibu PKK Rp 8 juta, untuk Posyandu 7 juta rupiah, untuk tarang taruna 7 juta rupiah, untuk usaha ekonomi produktif di desa 33.800.000, rupiah, tampahan untuk penghasilan kepala Desa 10 juta rupiah dan untuk perangkat desa tampahan penghasilannya 10 juta rupiah, biaya opeprasional 2 juta rupiah, untuk BPD desa 10 juta rupiah dan untuk RT/RW 5 juta rupiah. Pada kesempatan itu Alex juga menyuruh P3N angkat tangan, sambil mengatakan sudah dapat motor belum, Insaallah 77 P3N di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) baru dibagikan 7, sisa 70 segera kita bagikan melaluli Biro Kabupaten PALI.(SEPTA)

Walikota saat melantik tiga Kadin di Ruang Rapat kemarin.

foto: / JS.dahari

Ridho Lantik Tiga Pejabat Eslon II Prabumulih, jurnal sumatra -Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM melantik tiga kepala dinas ( eslon II) di lingkungan Pemkot Prabumulih . acara pelantikan tersebut berlangsung di ruang rapat , lantai satu Pemkot Prabumulih, Rabu. Adapun tiga pejabat eselon II yang dilantik, yakni Elman ST menjabat Kepala Bappeda Prabumulih , Yakub BN SE, Kepala Dinas Sosial dan Drs Alfian Herdi MSi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB. Walikota Prabumulih dalam sambutannya mengatakan mutasi merupakan hal yang biasa dan tidak asing lagi di jajaran pemerintahan . Dia mengingatkan jabatan adalah amanah artinya punya tanggung jawab yang penuh terutama dengan bawahan yang akan di pimpin serta

dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin serta dapat membantu kinerja Wako dan Wawako didalam memimpin roda pemerintahan di Pemkot Prabumulih dan sekaligus dapat menjaga kepercayaan yang di amanahkan. Serta dapat mendukung Pemkot dalam program pengentasan masyarakat miskin di kota Seinggok Sepemunyian ini. Diapun sempat menyindir para pejabat yang sulit dihubungi pakai telephon seluler, sehingga dia berharap agar handphone para SKPD selalu aktif. Karena kata dia tujuan menghubungi guna meng evaluasi kinerja para pejabat tersebut, sekaligus mengingatkan agar tidak lupa. Dia menambahkan kepada pejabat yang baru dilantik agar menunjukkan kinerja yang baik dan menjadi contoh bawahannya.(dahari)

Tiga TSK Pencuri Minyak Ditangkap Polisi - BB satu truck tanki kotak berisi minyak Dan satu Avanza Prabumulih, Jurnal Sumatra - Tiga tersangka pencuri minyak mentah milik Pertamina Andera

Pendopo , Ishak bin Hasan ( 34) sopir truck warga jalan Depaten Lama RT.12 RW.04 Kelurahan 27 Ilir

Kecamatan Ilir Barat, Palembang. Ari Arbi bin Markum (26) warga Simpang Lorok Dusun 3 Kecamatan Indra Laya Utara dan Lugiyanto bin Jaimin ( 26) warga Dusun 3 Kecamatan. Indralaya Utara Kabupaten OI. Barang bukti berupa mobil truck warna merah Nopol BE 9845.UQ yang hingga pukul 17.00 Wib masih berada di jalan Karang EndahMidar . Karena nabrak pohon karet dan terguling . Isi tanki diperkirakan 7000 liter. Sementara barang bukti lainnya Toyota Avanza BG. 1709.NJ a/n Heni Umawar sudah

diamankan di Mapolsek Gelumbang . Ishak , sopIr truck mengaku isi minyak mentah sekitar 7000 liter akan dijual ke AMP di Palembang namun dia tidak menjelaskan AmP yang dituju. Diapun mengaku sudah melakukan perbuatan serupa sebanyak 7 kali. Modus yang dilakukan dengan cara membolongi pipa minyak mentah . Lokasi pencurian di desa Jambu Kecamatan Gelumbang. Sementara sopir Avanza Lugianto dan Ari mengaku tugas mereka sebagai pengawal mobil truk .Dan sudah melakukan untuk yang ke 2 kalinya Untuk mempertanggung jawab kan perbuatannya ketiganya ditahan di ruang tahanan polsek Gelumbang Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Mulyono mengaku kalau TSK di bekuk jajaran satreskrim berkat informasi masyarakat Sabtu sekitar pukul 04.00 Subuh beserta BB-nya,” kata Mulyono kepada wartawan (dahari)


• Jurnal Sumatra | Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Siti Maryam Jadi Penyuluh Ketahanan Pangan Tingkat Nasional MUARA ENIM.Jurnal SumatraMelalui seleksi tingkat desa, kecamatan, provinsi hingga nasional mengantarkan Siti Mariam (44), warga Karang Endah Kecamatan Gelumbang mendapatkan gelar Adhikarya pangan nusantara kategori pelayanan ketahanan pangan tingkat nasional.

“Untuk mendapatkan penghargaan ini, ada 4 prioritas pembangunan pertanian yang harus saya lakukan,” ujar petugas penyuluh dari Kecamatan Gelumbang ini, usai pelantikan KTNA Muara Enim periode 2014-2019, di Muara Enim. Dipaparkannya, 4 prioritas yang telah dilakukannya di Kecamatan Gelumbang, yakni pembangunan pertanian dalam pencapaian swasembada dan swasembada kelajutan pada bidang beras, jagung, kedelai, gula dan daging sapi. Untuk pengembangan daging sapi bali semula 13 ekor hingga 2013 berjumlah 78 ekor. Kedua, peningkatan diversifikasi dalam penganekaragaman pangan, kawasan rumah pangan lestari, dan program nasional pemanfaatan pangan secara optimal. Untuk ketiga, kata dia, pengembangan usaha agribisnis pedesaan. Yang sekarang dalam bentuk kas dari Rp 100 juta mencapai Rp 202 juta. Lalu terakhir, bidang prioritas yakni, kehutanan dengan dikelola kemitraan melalui budidaya cendana. Dimana saat ini sudah panen sekitar 50 hektar dengan menggandeng mitra / pihak swasta. “Setelah itu dilakukan dari Kemeterian Pertanian pusat datang ke Gelumbang menilai saya, Alhamdulillh hasilnya juara,” ucap istri dari Abdul Syukur (45), yang berprofesi sebagai penyuluh pertanian juga. Diceritakannya, sebelumnya tepat 2008, dia pernah mendapatkan juara nasional untuk kategori penyuluh pertani teladan tingkat nasional yang penghargaannya langsung diberikan oleh Presiden SBY. Kamudian, kata dia, untuk penghargaan adhikarya pangan nusantara kategori pelayanan ketahanan pangan yang di Indonesia cuma 8 orang penyuluh yang mendapatkaannya, penghargaan diberikan oleh Wapres Boediono pada 29 November 2013 lalu. Saat ini, sambung ibu dua orang anak ini, dirinya membawahi 17 Kelompok tani (Koptan), didalamnya terdapat 1 Kelompok Tani Wanita (Koptawani). “Alhamdulillah, berkat pelayanan, tugas, sikap, dan perilaku petani mau menjadi mau terampil melalui metode penyuluhan yang saya berikan dapat bermanfaat. Dan Alhamdulillah, berkat ini pula Juni 2014 mendatang Insya Allah saya diberangkatkan umroh gratis oleh bapak Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar,” ucapnya bangga seraya sedikit terharu (Cacon)

Icon Adipura Taman Kolam Retensi Embat Maling MUARA ENIM.Jurnal Sumatra-Ulah pencuri di wilayah Kabupaten Muara Enim ini terbilang nekat dan berani, karena Icon Adipura berikut kelengkapannya disikat juga. Kerugian material di alami Pemerintah Kabupaten Muara Enim akibat pecurian ini ditaksir lebih dari Rp 60 juta. Pasalnya, sejumlah piranti/alat yang berperan menyalakan lampu solar cell (lampu tenaga matahari) di Taman Kolam Retensi Jalan Raya Muara Enim-Palembang telah raib.

“Padahal lebih kurang baru tiga bulan ini kita (masyarakat) menikmati terangnya kawasan ruang terbuka hijau Kolam Retensi, yang menjadi ikon dalam penilaian piala adipura nanti,” kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Muara Enim, Ir H Ramlan Suryadi, MT, kemarin (7/2). Menurut Ramlan pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke Polres Muara Enim.Dia memperkirakan pelaku mencuri piranti lampu solar cell yakni accu sebanyak 17 buah dan BCU (central unit) sebanyak 12 buah, pada Senin (3/2) dini hari. “Seharusnya dengan adanya lampu solar semua elemen yang merasa memiliki keindahan kota Muara Enim bisa menyadari pentingnya lampu tersebut. Ini malah dicuri,” sesalnya lagi. Ditambahkannya, sebelumnya dilokasi ini juga pernah hilang 80 batang palem dan kembang - kembang juga ditebang. Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Mohamad Aris melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto, Jumat siang (7/2), dikonfirmasi melalui sambungan seluler membenarkan adanya laporan pencurian itu. Dikatakannya, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (6/2). Menurutnya sebanyak 18 accu dicuri, dan kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (cacon)

5

Jurnal Sumsel

Jual Makanan dan Minuman Kedalursa SIUP Dicabut Prabumulih ,Jurnal Sumatra– Masyarakat kota Prabumulih akhirakhir ini resah lantaran masih ditemukan makanan dan minuman kemasan kadaluarsa yang beredar di toko-toko makanan. Menanggapi keresahan warga itu, Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM memerintah Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal (Disperindag PM) kota Prabumulih untuk menurunkan tim guna mengecek toko-toko yang menjual makanan dan minuman di kota Prabumulih. “Kita menyesalkan kelalaian para pemilik toko yang masih menjual makanan dan minuman yang telah kadaluarsa. “Segera kita turunkan tim untuk melakukan pengecekan ,” ujar Ridho Yahya kepada wartawan ketika diwawancarai usai memimpin apel Ridho juga mengatakan pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas terhadap toko-toko yang menjual makanan dan minuman yang tak layak untuk dikonsumsi. “Jangan sampai masyarakat menjadi korban demi keuntungan semata. Seharusnya penjual jeli untuk melakukan kontrol. Bila memang masih ada yang membandel akan kita berikan peringatan, bahkan bisa kita cabut izin usahanya,” tegasnya. Walikota pun menghimbau kepada para pengusaha atau penjual bahan makanan dan minuman supaya tidak menjual bahan makanan dan minuman yang sudah tidak layak dikonsumsi lagi atau sudah kadaluarsa. “Saya harap ini i kejadian yang terakhir dan tidak perlu ada kejadian yang sama akan terulang lagi ,” imbuhnya DIa juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran barang-barang kadaluarsa. “Lihat dulu tanggal kadaluarsanya. Jika tidak ada jangan dibeli atau dikonsumsi. Selain itu, apabila ada kecurigaan terhadap penjual laporkan langsung ke Disperindag,” sarannya Seperti diberitakan sebelumnya oleh media lokal setempat ada , salah seorang pelanggan toko swalayan yang ada di kota Prabumulih mengeluhkan kue tart yang dijual di toko. Pasalnya, kue tart yang dibeli tersebut sudah dalam kondisi busuk dan berjamur. bahkan, anak pelanggan yang sempat memakan kue tersebut muntah-muntah disertai mual mual, kata sumber JS tadi ( dahari)

Polsek Lembak dikepung Massa Buntut dari Tertangkapnya Pelaku Togel MUARA ENIM, Jurnal Sumatra -Berawal dari tertangkapnya pelaku judi togel (toto gelap) Teguh Mawi (28), warga Talang Beliung Kecamatan Belide Darat yang tangkap oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lembak pada, Jumat (7/2), sekitar pukul 22.30 WIB, di Jalan perbatasan Desa Babat dan Desa Tanjung Bunut Kecamatan Belide Darat. Pengkapan tersebut menyulut emosi warga dari dua desa di Kecamatan Belide Darat yaitu Desa Ibul dan Desa Lubuk Semantul, massa berjumlah sekitar 60 orang mengamuk. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu (9/2), pemicu aksi penyerangan massa ke Polsek Lembak bermula usai ditangkapnya pelaku togel warga massa dua warga desa ini diminta warganya agar Teguh Mawi dilepaskan atau dikeluarkan dari tahanan Polsek Lembak. Tersangka yang malam itu mengendarai motor miliknya, jenis Yama Vega R dengan nomor polisi BG 6638 DV disergap petugas karena terindikasi terlibat aksi perjudian togel. Namun bukannya mematuhi apa yang diperintahkan petugas, nekatnya tersangka melabrakan salah satu petugas yang akan menangkapnya. Hingga mengakibatkan Briptu Doni terpental akibat benturan keras motor pelaku. Lebih parah, kaki kanannya patah, lutut dan perutnya luka lecet karena terhempas di aspal jalan. Sedangkan tersangka terjatuh dari sepeda motornya, beraninya lagi dia sempat menarik senjata tajam jenis pisau cap garpu dari balik pinggang kanannya berusaha melawa petugas, namun petugas yang telah siaga berhasil membekuknya. Benar saja dalam penggeledahan ditemukan 500 rekap togel yang diperkirakan total pasangan Rp 1,4 juta, dan uang tunai sebanyak Rp 74 ribu. Selanjutnya, tersangka digelandang ke Polsek Lembak, sedang Briptu Doni dibawa ke Puskesmas Lembak. Lantaran kondisinya tidak bisa dilakukan perawatan medis lebih lanjut, sempat dibawa Rumah Sakit Bunda Prabumulih, korban kemudian dirujuk kembali ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Malam itu juga, pasca melakukan penangkapan tersangka, Kapolsek Lembak AKP Saefullah menerima laporan dari Kades Ibul yang menyatakan, ada mobilisasi massa yang diperkirakan berasal dari Desa Ibul dan Lubuk Semantul yang akan menuju Polsek Lembak. Diketahui massa lengkap dengan senjata pentungan kayu dan parang. Tidak bisa dendalikan oleh kedua Kades terkait, akhirnya kondisi yang semaki ricuh dilaporkan ke Polsek Lembak. Yang kemudian ditindak lanjuti, 100 personel tim gabungan terdiri dari Polsek Rambang. Dangku, Polsek Lubai, Polsek Sugai Rotan, Polsek Gelumbang, ditambah bantuan dari aparat TNI dari Bataliyon Kaveleri (Yonkav) Karang Endah memecah konsentrasi massa Sabtu (8/2), sekitar pukul 01.00 WIB, di Desa Ibul. Massa yang melihat tim gabungan datang, langsung kocar-kacir ketakutan karena takut ditangkap petugas. Sementara itu,Kapores Muara Enim AKBP M Aris melalui Kapolsek Lembak AKP Saefullah membenarkan adanya kerumunan massa yang hendak bergerak menuju Polsek Lembak dari dua desa tersebut. Pihaknya telah melakukan penyelidikan, dimana hasilnya seorang provokator yakni Hr, warga Desa Lubuk Semantul Kecamatan Belde Darat, yang diketahui sebagai bandar togel alias bosnya tersangka, hingga kini masih DPO. “Mereka yang sebagian besar masih anak muda, meminta tersangka togel yang sudah kita tangkap untuk dilepaskan kembali, Beruntung, massa tidak sampai ke Polsek Lembak, karena petugas gabungan baik dari unsur Polri maupun TNI berhasil membubarkanya.Kendati demikian, petugas saat ini masih berjaga-jaga di Polsek Lembak, hal ini untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak dinginkan ,” ucap Saefullah. “Tersangka masih kaki tangan Hr, dan sudah kita titipkan ke Polres Muara Enim dengan tujuan untuk mengantisipasi agar massa tidak bergerak menuju Polsek Lembak. Untuk perkaranya sendiri masih ditangani Polsek Lembak,” pungkasnya (Cacon)

foto : ilustrasi/net

Bagi Hasil Energi Panas Bumi Pemkab Muara Enim Harus Lebih Besar MUARA ENIM. Jurnal Sumatra-Sebagai pemilik sumur energi panas bumi, Kabupaten Muara Enim dalam pembagian hasil dari penjualan energi panas bumi (geothermal) yang dikelola PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) di Desa Rantau Dedap, Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU) harus lebih besar dari daerah lainnya. Demikian dikatakan Direktur Panas Bumi, Tisnaldi dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM RI, usai penajakan (spud in) sumur explorasi pertama (RD-B1) WKP Rantau Dedap, Senin (3/2), dilokasi eksplorasi sumur PT SERD Desa Rantau Dedap, Kecamatan SDU. Menurut Tisnaldi, seluruh energi panas bumi di Indonesia dengan total 29 Giga Watt 90 persen berasal dari Bumi Sriwijaya. Dan di Desa Rantau Dedap potensinya sudah masuk kelas dunia. Kedepan diharapkan akan setara 1240 barel/hari setara dengan minyak bumi. “Kementerian sangat mengapresiasi dan ber syukur dengan adanya energi terbarukan ini. Bahkan Kementerian menyebut bukan sebagai proyek Muara Enim atau Sumatera Selatan saja, tapi secara global bisa disebut sebagai proyek nasional,” tukas dia. Alasannya, kata dia, karena energi panas bumi saat ini sangat ditunggu bangsa dan negara serta dunia (global). Energi panas bumi, kata dia, merupakan energi masa kini dan masa depan sebagai pengganti energi fosil untuk penunjang kegiatan ekonomis. Seperti minyak bumi maupun batubara. Ditambahkannya, dengan keberadaan energi panas bumi yang dikelola PT SERD nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya diwilayahnya sekitar. “Dan tentunya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tercukupinya energi dan tersedianya lapangan kerja bagi warga sekitar, dan disamping itu nantinya keterlibatan Kabupaten Muara Enim sebagai lokasi pengeboran akan diberdayakan. “Contohnya, untuk yang paling kecilpun pemanfaatan tenaga non skill harus dari masyarakat setempat, sampai tukang cat sekalipun tidak diperbolehkan mengambil dari negara lain,” jelasnya. Kemudian untuk persentase bagi hasil, sambungnya, sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya pembagiannya ada aturan yang jelas. Dalam artian kata dia, tidak akan

sama pembagian untuk wilayah - wilayah atau kabupaten / kota yang memegang peran penting masing – masing,”, tegasnya. Lain halnya menurut Bupati Muara enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar pada sambutanya mengatakan “Berdasarkan wilayah eksplorasi sumur energi panas bumi, sudah jelas pemboran sumur yang dilakukan Supreme semua berada di Desa Rantau Dedap yang berada di Kabupaten Muara Enim. Sehingga pembagian hasil tentunya Muara Enim harus lebih besar. Dan harus proporsional,” ujar Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar, usai penajakan (spud in) sumur explorasi pertama (RD-B1) WKP Rantau Dedap, pada Senin (3/2). Berdasarkan perhitungan Muzakir, seluruh wilayah sumur pengeboran terdapat atau berada di Kabupaten Muara Enim, sedangkan wilayah lain tidak demikian. Seumpama dipersentase 20 persen untuk kabupaten/kota lain seperti Lahat, Pagar Alam maupun Bengkulu, bisa saja untuk Bumi Serasan Sekundang sebesar 50 persen atau lebih besar. “Pastinya untuk sekarang hitungan resminya belum ada, dan kita (Pemkab Muara Enim) menegaskan bagi hasil nantinya yang proporsional atau tidak disamakan dengan kabupaten/kota atau wilayah lainnya. Karena ini jelas wilayah sumurnya masuk Kabupaten Muara Enim,” tegasnya. Dikatakannya, energi panas bumi sudah sejak lama ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Kabupaten Muara Enim. Meskipun Kabupaten Muara Enim sebagai lumbung energi penghasil minyak bumi maupun batubara yang banyak, tapi lama kelamaan pasti akan habis. “Dan bersama perusahaan, energi terbarukan ini dapat optimal nantinya, karena manfaatnya sangat luas baik bagi kesejahteraan masyarakat maupun lainnya,” bebernya. Dihimbaunya, kepada masyarakat dapat mendukung proyek ini. Seperti jangan mudah terpancing dengan isu - isu tidak benar ataupun jangan mencuri peralatan - peralatan perusahaan. Ditambahkannya, untuk kesempatan yang akan datang, pihak perusahaan yang tergabung dalam konsorsium dapat melibatkan perusahaan - perusahaan lokal. “Kita berharap perusahaan dapat merespon misalnya Perusda, yang bisa dilakukan untuk dilibatkan, seperti dalam bidang angkutan transportasi,” himbaunya. (Cacon)

Bupati Lantik Santri/Wati TPQ Tingkat Khatam IQQA PALI Sumsel Jurnal Sumatra - Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalido, melantik peserta Wisudah Santri/ Wati TPQ Angkatan yang ke-1 di Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab Kabupaten PALI berjumlah 215 Santri/Wati berasal dari 10 desa, acara digelar di Gedung Serba Guna, Kecamatan Penukal, Kamis (6/2/2013). Acara tersebut dihadiri, Camat Penukal Alposa, SP, Kepala Kua Penukal Iskandar, Polsek Penukal Abab, Ketua PPD Partai Golkar Edi Suprianto, Sekcama Kecamatan Abab, Para Satri/Wati, Kepala Desa yang ada diwilayah Penukal, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. Bupati PALI Ir H Heri Amalindo meminta kepada anak-anak yang diwisuda tingkat khatam Iqra’ untuk meneruskan kejenjang Al-Qur’an. Pada kesempatan bupati juga mengucapkan terimakasih kepada ustadz dan ustadza yang telah iklas mendidik anak-anak hingga menyelesaikan pendidikan iqra. Semetra Camat Penukal Alposa. SP, mewakili Kepala Kua Penukal Iskandar, semestinya wisuda itu dilakukan pada Juli 2013, tetapi pada saat itu ada halangan, sehingga baru bisa dilaksanakan sekarang. Pada kesempatan itu Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo, memberikan uang tunai kepada terbaik pertama dari Kecamatan Penukal atas nama M. Patili TPQ. Nurul Imam Desa Gunung Raja, juara 2 Tarisa Satriwati TPQ. Raudhal Jannah Desa Air Itam, juara 3 Randi Santri TPQ. Al-TAQWA Desa Raja Jaya. Santriwan/Wati yang mewakili Kecamatan Abab, juara 1 Linda Santriwati TPQ. AL-HIDAYA Desa Prambatan, juara 2 Septi Fath Syarani Santriwati ATQ. Ath-Thohirin Desa Betung Barat, juara 3 Bayu Sumarno Santri TPQ. Nurul Ikhwan Desa Batu Tugu, mereka diberi hadia masingmasing juara 1, 1 juta rupiah juara 2, 7,5 ribu rupiah, juara 3, 500 ribu rupiah.(SEPTA)

Foto bersama: Para Santri/Wati yang berperstasi, Buapati, Camata Penukal, Polsek Penukal Abab


JURNAL OGAN KOMERING

6

Pelantikan Kades Kota Baru Barat MARTAPURA , Jurnal Sumatra, Bupati OKU Timur H. Herman Deru SH MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala desa di tiga tempat terpisah Yakni Desa Sumber Harjo Buay Madang Timur (Nurhasan ),Desa Perjaya Martapura ( Arbain Anuar ) dan Kota Baru Barat Kecamatan Martapura (Yusfik Patih) periode 2014 – 2020. Dalam Sambutannya Bupati H.Herman Deru SH MM,menghimbau kepada seluruh kepala desa yang baru DILANTIK untuk tidak menutup kantor desa selama jam kerja untuk melanyani warganya. (tim)

PTPN 7 Cinta Manis Bantu Perbaiki Jalan

INDRALAYA, Jurnal Sumatera- Jalan raya yang berada di kecamatan Tanjung Raja tepatnya yang berada di Desa Sridalam konidisinya berlubang, sehingga PTPN 7 Cinta Manis berinisiatif untuk melakukan perbaikan, dengan cara melakukan penimbunan menggunakan bongkaran bekas gedung pabrik. Demikian dikatakan Soeripto, pelaksana lapangan yang mengawasi pengerjaan tersebut. Menurutnya penimbunan ini dilakukan sejak Senin (20/01). “Yang dilakukan adalah melakukan penimbunan pada seluruh bagian jalan yang berlubang, dan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap jalan raya, supaya para pengendara bisa lebih nyaman saat berkendara,” katanya. Ditambahkannya, bahwa penimbunan jalan berlubang tersebut dilakukan seputaran desa Sri dalam tepatnya di depan SMA Negeri 2 Tanjung Raja hingga ke Cinta Manis, untuk penimbunan ini sendiri pihaknya menyiapkan delapan mobil truk untuk mengangkut bahan penimbunan.”ungkapnya. Sementara itu ketika dikonfirmasi pihak Humas PTPN 7 Cinta Manis Abdul Hamid ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan “bahwa memang benar pihaknya melakukan perbaikan jalan yang berada di depan SMAN 2 Tanjung Raja sampai ke Cinta Manis yaitu dengan cara melakukan penimbunan pada jalan yang berlubang”. Imbuhnya. (Edi)

Polres OKU Tangkap Tersangka Bandar Narkoba

Baturaja, Jurnal Sumatra- Jajaran Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menangkap bandar narkoba jenis inex atau ekstasi dengan tersangka Fir (26) warga Desa Kebun Jati, Martapura, OKU Timur. Dari tangan tersangka polisi mendapatkan barang bukti 41 butir inex warna putih logo Mercy, alat hisap shabu, pirek kaca yang terdapat bekas shabu dan telepon seluler diduga digunakan tersangka untuk melakukan jual beli narkoba jenis inex, kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi, SIk MH di Baturaja, Senin. Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Raphael Bukit Jaya Lingga mengatakan, tersangka Fir ditangkap saat berada di mes cafe Tegak Surang miliknya, Senin (3/1) siang ketika bersama anak buahnya, Ard (30) warga Gotong Royong Kelurahan Batumarta, Kabupaten OKU, yang diduga sebagai pemakai sekaligus kurir. Tersangka Fir di hadapan penyidik mengatakan, ia mendapat barang tersebut dari D yang ada di Baturaja. Ia mengakui, pemakai aktif inex dan sabu sejak dua tahun belakangan, dan untuk menjual inex sendiri baru dilakukan beberapa bulan ini. Itupun tidak dijual ke umum, melainkan hanyak kepada rekan-rekan dan tamu cafe, katanya. “Saya dapat barang itu per tablet Rp300 ribu dan dijual Rp350 ribu. Jadi saya untung Rp50 ribu per tablet dan untuk 41 butir inex dibeli seharga Rp15,5 juta,” katanya dan menambahkan jika Ard merupakan karyawan di cafe miliknya. Menurut AKBP Mulyadi, tersangka Fir terpaksa ditembak petugas di bagian kaki karena berusaha kabur dan melawan polisi saat hendak ditangkap. Atas perbuatannya, tersangka diancam Pasal primair 114 subsider 112 Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009, tentang narkoba jenis Inex dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, maksimal 15 tahun. (Antara)

„„

Lindawati Iskandar Akan Kembangkan Potensi Songket Kayuagung, Jurnal Sumatra - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ny. Lindawati Iskandar, bertekad untuk mengembangkan potensi pengrajin dan penenun yang ada di Kabupaten OKI hingga nantinya gaungnya bergema hingga ketingkat nasional. Hal tersebut diutarakannya saat mengunjungi Desa Pematang Kijang, Kecamatan Jejawi dan Desa Pematang Buluran, Kecamatan SP Padang, Sabtu (8/2). “Untuk memajukan potensi itu kita harus mampu bekerjasama agar tercapainya apa yang kita inginkan demi kemajuan Kabupaten OKI kedepan, “ungkapnya sembari mencoba menenun kain songket milik Suhaimi dan Leni warga desa setempat. Ny. Lindawati Iskandar meminta kepada masyarakat pengrajin tenun songket dan kepada ketua kelompok kerja (Pokja) dan dinas terkait, agar bekerjasama membuat pola songket untuk melambangkan icon Kabupaten OKI dan jika perlu dipatenkan keberadaannya, agar menjadi ciri khas songket dari Kabupaten OKI. Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten OKI, Herry Susanto S.Sos, didampingi oleh stafnya Bambang Hermanto, mengatakan, kunjungan kerja itu merupakan kegiatan rutin dalam rangka

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ny. Lindawati Iskandar, mencoba kerajinan Songket membina para penenun songket. “Kita sudah menjalin kerja sama dengan para pedagang di kota Palembang untuk memasarkan hasil songket yang dikerjakan para penenun ini, “ungkapnya. Untuk kemajuan kedepan, pihanya akan menjalin kerja sama dengan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah tepat-

nya di Pekalongan yang terkenal akan batiknya dikanca nasional, untuk itu kita perlu banyak belajar dan mencontoh, kita akan membawa pengrajin tenun untuk melakukan pelatihan di Pekalongan Jawa Tengah, rencana yang akan kita berangkatkan adasekitar 8 sampai 10 pengrajin, “jelasnya.

Iskandar Yakin Bisa Majukan OKI

Herry menambahkan, selain mengunjungi kedua desa tersebut, Ny Linda akan melakukan kunjungan kerja ke Desa Ulak Kemang, Kecamatan Pampangan dan Pedamaran, untuk melihat dari dekat pengrajin tikar. Suhaimi, seorang pengrajin songket dari Desa Pematang Buluran berharap agar

pemerintah dapat membantu modal dan pemasaran untuk penjualan songket, sebab selama ini hanya mendistibusikannya ke kota Palembang dengan harga jual yang sangat rendah, sedangkan menurut informasi yang didapat harga songket tersebut bisa mencapai Rp 2,5 jutaan, “ungkapnya. (RICO)

Skors Dua Kali, Akhirnya Peserta Sidang Paripurna di OKU Timur Bubar MARTAPURA, Jurnal Sumatra - Karena anggota dewan masih tetap tidak kuorum, terpaksa sidang paripurna dengan agenda membahas dan meneliti rancangan peraturan daerah (raperda) Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Timur ditunda hingga tiga hari kedepan.

Kayuagung, Jurnal Sumatra – Adanya ke pindahan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) beberapa waktu lalu, Bupati OKI, Iskandar SE langsung melakukan rotasi, sedikitnya 231 pejabat di Bumi Bende Seguguk, Kamis lalu dilantik untuk mengisi kekosongan yang ditinggal pindah pejabat tersebut ke Pemprov Sumsel. “Rotasi yang kita lakukan ini merupakan tuntutan dari organisasi, sebab sekecil

apapun tidak boleh kosong agar semuanya dapat berjalan dengan baik, “ungkapnya. Sebenarnya rotasi ini tidak perlu terjadi, apa bila tidak ada kekosongan posisi. Saya mendapat kabar tadi pagi bahwa ada sejumlah pejabat kita yang pindah, maka saya mendesak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten OKI, untuk mengatur semuanya, agar kekosongan itu segera diisi. “Mari kita tunjukan prestasi, saya yakin sumber daya manusia (SDM) yang ada

ini bisa membangun OKI menjadi lebih baik lagi. Walaupun Kabupaten OKI merupakan salah satu Kabupaten tertinggal di Indonesia, tetapi kita tidak boleh dipandang sebelah mata, maka dari itu harus kita tunjukan kemampuan kerja kita, Mari kerja dan kerja, “tegas Iskandar. Informasi yang berhasil dihimpun jumlah pejabat yang lantik 231 orang dengan rincian, 1 orang esolan II, 88 orang eselon III, 80 orang eselon IV, 57 Kepsek dan 5 orang pengawas sekolah.(RICO)

Banyak Warga Martapura Enggan Pakai Helm MARTAPURA, Jurnal Sumatra - Kurangnya kesadaran warga masyarakat dalam mematuhi aturan berkendaraan, seperti tidak memakai helm pengaman saat mengendarakan kendaraan bermotor akan mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Selain itu, terlihat juga lalu lalang pengendara tidak menggunakan plat nomor dan malah berbonceng tiga (boti). Pantauan langsung di sekitar Tugu Tani simpang tiga jantung Kota Martapura, Minggu (9/2/2014), masih saja terlihat para pengendara sepeda motor yang

Jurnal Sumatra, Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

tidak menggunakan helm, (8/2/2014) malam . Bahkan bukan hanya itu leluasa melintas. saja, disamping ”Saya akan tegak- ”Saya akan tegakkan aturan, dan pihak Polres OKU kan aturan, dan akan Timur razia di demenindak tegas bagi akan menindak tegas bagi peng- pan SPBU sungai pengendara yang endara yang melanggar lalulin- Tuha, malahan melanggar lalulintas. pembalap tas. Mulai Minggu depan semua banyak Mulai Minggu depan liar beralih masuk semua pengendara pengendara sepeda motor sudah kedalam kota sepeda motor sudah melakukan aksi tertib berlalulintas. Saya mantan k e b u t - k e b u t a n . tertib berlalulintas. anggota Gegana sudah terbiasa Sehingga memSaya mantan anggota Gegana sudah terbuat warga yang dengan aturan yang disiplin,” biasa dengan aturan ingin istirahat jadi yang disiplin,” ungkap ungkap Dody didepan wartawan terganggu, seperti Dody didepan warsaat melakukan razia di depan yang diutarakan tawan saat melakuwarga SPBU Sungai Tuha Martapura, beberapa kan razia di depan jalan Merdeka Sabtu (8/2/2014) malam . SPBU Sungai Tuha Martapura, salah Martapura, Sabtu satunya Ijal (43).

Ia mengaku setiap malam Minggu, banyak pengemudi sepeda motor yang menggunakan knalpot racing melintas seenakanya saja dengan menggeber motornya. Padahal menurutnya, masyarakat saat malam tiba butuh istirahat ”Tolong pak polisi pengendara yang kebut-kebutan dengan menggunakan knalpot racing ditertibkan, kapan masuk tengah malam, malah makin ramai saja. Saya dengar suara motor ini hilir mudik,” ujarnya kesal akibat tidak bisa istirahat karena mendengar suara bising. (beritanda.com)

Sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Faizal Riza, dihadiri oleh Wakil Bupati OKU Timur M Kholid Mawardi. Semula hanya 17 orang anggota yang hadir sehingga sidang diskors selama 15 menit, karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak juga bertambah, akhir sidang paripurna diskors lagi selama 45 menit. Setelah habis masa skors, sidang paripurna dilanjutkan kembali tapi anggota dewan yang hadir hanya 22 orang dan tetap tidak kourum, sehingga sidang paripurna terpaksa ditunda. Empat raperda yang dibahas pada sidang paripurna itu berupa raperda tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Inspektorat OKU Timur, raperda tentang restribusi Rumah Potong Hewan RPH), raperda tentang bangunan gedung, raperda tentang analisis dampak lalu lintas (Andalalin), pembangunan dan pengoperasian kawasan, Wakil Ketua DPRD OKU Timur, Faizal Riza, yang memimpin sidang mengatakan karena tidak kuorum sehingga sidang sempat diskors dua kali dan terakhir ditunda. Namun demikian dirinya tidak mengetahui apa peyebab anggota DPRD yang tidak hadir saat paripurna. Tapi saat ini menjelang pemilihan umum legeslatif (pileg), mungkin anggota dewan lebih mengutamakan kepentingannya menjelang pileg.

“Seharusnya anggota dewan harus lebih memikirkan kepentingan masyarakat, terutama saat sidang paripurna. Sidang paripurna kita tunda hingga tiga hari mengingat hingga sekarang tidak kuorum,” terangnya, Sabtu (8/2/2014).

Dikatakannya, banyaknya anggota dewan yang tidak hadir saat sidang paripurna tentunya sangat disayangkan. Terkait hal itu, unsur pimpinan akan mengajukan teguran melalui BK kepada anggota yang tidak hadir. “Karena kehadiran anggota itu sangat diperlukan apalagi saat paripurna,” katanya. Sementara Wakil Bupati HM Kholid Mawardi kepada wartawan mengatakan, sesuai dengan tatib dewan eksekutif diundang legeslatif, tapi saat sidang paripurna tidak kuorum, sehingga tidak bisa dilanjutkan. “Tapi tugas Banmus yang akan mengagendakan kembali. Dan penundaan inipun tidak ada pengaruh dengan program pembangunan, yang pasti kita eksekutif sudah siap,” tandasnya. (beritanda.com)


„„

Jurnal Sumatra, Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Mamang Bentor Jadi Kades Inderalaya Jurnal Sumatera - Ahmad Bisri bin KH.A Hamid Nuri yang akrab di sapa Bisri yang berprofesi sebagai tukang bentor ( Becak Motor ) kemarin (4/2)resmi dilantik oleh Bupati Ogan Ilir menjadi kepala desa Sakatiga periode 2014-2020. Ketika ditemui usai dilantik Bisri mengatakan, pada tahap pemerintahannya ini, akan melakukan pembenahan perangkat desa, dan merealisasikan visi dan misi yang canangkan pada Pilkades lalu. “saya berusaha semaksimal mungkin menjaga dan menjalankan amanah yang telah diberikan rakyat. Saya juga meminta kepada seluruh rakyat Sakatiga untuk bersatu padu membangun desa yang kita cintai ini,” katanya. Sementara itu Bupati Ogan Ilir, Ir H Mawardi Yahya berpesan kepada kepala desa agar senantiasa melaksanakan tugas sebaik-baiknya mengingat tantangan kedepan semangkin berat, dan masyarakat semangkin kritis khususnya yang berkaitan dengan bantuan seperti batuan Gurbenur (Bangub). Bupati juga meminta Bisri untuk meningkatkan sikap toleransi, sepanjang tidak keluar dari norma - norma dan adat istiadat. Serta meminta Kades untuk meningkatkan kesejahteraan dan sumber daya masyarakat. (Jumadi)

Residivis Ditangkap Anggota Polsek Tanjung Raja

INDRALAYA, Jurnal Sumatera - Residivis kerapkali beraksi di Desa Seridalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) berhasil diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja, Minggu (02/02) sekitar pukul 16.00 di Desa Belanti Kelurahan Tanjung Raja Timur. Maliki (51) yang merupakan warga Desa Seridalam yang kesehariannya sebagai petani ini, nekat mencuri sebanyak 8 batang kayu jenis racuk milik Tahsin (40) yang tak lain masih keponakan tersangka. Tersangka sempat berdalih jika dirinya bukanlah seorang pencuri melainkan hanya mengambil karena pemilik kayu tersebut masih keponakannya. “Aku dak maling pak, cuma mengambil saja,” ujarnya, Senin (03/02). Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raja Iptu Zaldi SH mengatakan, berdasarkan laporan kepolisian tersangka merupakan residivis kambuhan sekaligus sindikat. “Sebanyak 6 LP yang telah menjadi korban pencurian barang yang diduga sudah dilakukan oleh pelaku. Kemudian yang terakhir kalinya laporan atas nama Tahsin sendiri,” kata Zaldi. Ditambahkan Zaldi, sudah banyak masyarakat yang jadi korban kehilangan di Desa Seridalam Tanjung Raja. (Edi)

Jurnal Ogan Komering

Panwaslu Belum Terima Pengaduan Kayuagung, Jurnal Sumatra – Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hingga kini belum menerima laporan pengaduan pelanggaran pemilihan legislatif (pileg) tahun 2014. Sehingga, Panwaslu tidak bisa memperoses maupun melepas atribut calon legislatif (caleg) yang melanggar.

“Sampai sekarang belum ada pengaduan secara formal atau tertulis oleh masyarakat maupun caleg. Sebab itu, Panwaslu OKI belum bisa menindak lanjuti proses pelanggaran,” kata Ketua Panwaslu OKI Muhammad Fahrudin, Senin (3/1). Mengenai informasi, menurut Fahrudin, pihaknya menerima banyak informasi mengenai pelanggaran dan permasalahan yang berkaitan dengan calon legislatif dan partai politik di OKI. Selain itu, pihaknya juga banyak menerima permintaan konsultasi dari para caleg. “Kami memang menerima banyak informasi namun ketika mereka kami minta untuk mengisi formulir laporan, rata-rata mereka menolak sehingga laporan tersebut tidak bisa kami tindaklanjuti,” ujar Fahrudin. Untuk itu, menurut Fahrudin, permintaan konsultasi dari caleg maupun parpol terbanyak mengenai masalah pemasangan alat peraga, dugaan politik uang maupun masalah pemasangan iklan di media massa. “Konsultasi itu, karena mereka tidak ingin terjadi pelanggaran terutama dalam masalah pemasangan alat peraga, takutnya setelah di pasang ternyata berada di luar zona kampanye, sehingga mereka berkonsultasi dengan Panwaslu,” tuturnya panjang lebar. Mengenai pelanggaran alat peraga, dijelas Fahrudin, Panwaslu hanya memberikan rekomendasi saja ke KPUD OKI, pihaknya tidak bisa menertibkan sendiri. “Setelah kami menemukan ada pelanggaran pemasangan alat peraga, langsung kita rekomendasikan ke KPU OKI, nanti KPU akan berkoordinasi dengan Pol PP untuk menertibkannya. Ketua KPUD OKI Dedi Irawan mengatakan, bahwa untuk masalah pemasangan alat peraga kampanye, Panwaslu sudah rapat koordinasi dengan KPUD OKI, dari rapat tersebut ada 4 kesimpulan. “Pertama alat peraga kampanye adalah baleho, spanduk,umbul-umbul, dan bendera. Kemudian untuk Caleg DPR RI-Kabupaten hanya diperbolehkan memasang spanduk dengan ukuran maksimal 1,5 x 7 meter sebanyak satu unit untuk satu Zona kampenye,” katanya. Selanjutnya tempat yang dilarang memasang alat peraga kampanye tetap mengacu pada PKPU No 15 tahun 2013 Pasal 17 ayat 1 huruf C, kemudian baleho hanya dipasang oleh partai atau DPD. (RICO)

Polres OKI, Siap Amankan Pileg dan Pilpres Kayuagung, Jurnal Sumatra - Dalam rangka pengamanan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan wakil Presiden (Pilpres) tahun 2014, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar apel pasukan, Selasa (04/01). Apel pasukan yang dilaksanakan di depan Mapolres OKI dengan Sandi Oprasi Mantap Brata 2014 dipimpin oleh Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat Sik dan dihadiri oleh Bupati OKI, Iskandar SE, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian, serta seluruh jajaran anggota Polri. Dalam pengamanan pemilu ini Polres OKI telah siap dalam hal apa pun untuk mensukseskan pileg dan pilpres mendatang. Dalam persiapan pengamanan ini polres OKI melibatkan 473 personilnya, 200 personil tambahan dari Polda Sumsel, 30 anggota TNI dari Kodim 0402, 6112 anggota Linmas Kabupaten OKI dan 111 anggota Sat-Pol PP. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Drs Sutarman, dalam sambutanya yang dibacakan Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat Sik mengatakan “Polri sebagai

Pendidikan & Kesehatan

Puskesmas Tanjung Raja Butuh Perbaikan

SDN 06 Muara Kuang Rusak

sional secara transparan dan akuntabel. Terkait tindak pidana pemilu, Polri bekerja sama dengan kejaksaan dan Bawaslu, peran Gakkumdu juga akan dioptimalkan untuk menyelesaikan dengan tuntas pelanggaran pemilu di seluruh tahapan. Setiap pelanggaran yang dilaporkan masyarakat akan dinilai oleh kejaksaan sentra Gakkumdu dan Polri, sehingga bisa menilai apakah pelangaran administrasi, kode etik, tindak pidana. Setelah itu ditindak lanjuti sesuai pelanggaran yang terjadi, agar pesta demokrasi pemilu 2014 dapat berlangsung aman,jujur,adil dan demokratis. Sementara Bupati Ogan Komering Ilir yang menghadiri acara Oprasi Pasukan mantap brata 2014 mengatakan pemilu legislative dan pemilu presiden dan wakil presiden mendatang diharapkan bisa berjalan dengan aman dan lancar. Diharapkan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten OKI, agar menggunakan hak suaranya tampa ada realities atau tidak ada unsure dorongan dari siapa pun sehingga dapat memilih sesuai dengan hati nurani. (RICO)

INDRALAYA Jurnal Sumatra- Kepala SDN 06 Muarakuang Kecamatan Muarakuang Kabupaten Ogan Ilir Markoni, mengeluhkan kerusakan yang terjadi pada gedung sekolah yang dipimpinnya itu. “Saya takut nantinya menimpa anak didik saya,” ujarnya ketika ditemui diruang kerjanya Kamis (6/2).

Lihat saja plafon sekolah ini sudah pada jebol dan retak- retak, kami khawatir kalau dibiarkan terlalu lama, takutnya jatuh saat sedang belajar, ditambah lagi kondisi kayu- kayu dan rangka atap yang sudah banyak yang buruk begitu juga atap banyak sekali yang bocor,” katanya.

Menurut Markoni, pihaknya sudah mengajukan proposal untuk perbaikan. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan. “Kami perharap Pemkab OI melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan. Mengingat kondisinya sudah sangat memperihatinkan,” katanya.( JUMADI)

INDRALAYA jurnal Sumatra- Meski dengan kondisi terbatas, anak- anak yang bersekolah di SDN 08 Muara kuang kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI) tetap bersemangat menuntut ilmu. Semangat belajar anak-anak ini termotivasi dari cerita kakek nenek mereka yang sering menceritakan bagaimana susahnya kehidupan seseorang sebelum ia menjadi sukses. “Kakek kami sering menceritakan kehidupan bapak presiden kita yang pertama Soekarno. Kakek bilang pak Karno kalau mau ke sekolah harus berjalan kaki kiloan meter, tidak ada sepeda apalagi motor” kata seorang siswa dengan tingkah laku lugunya sebagai seorang anak. Siswa lain juga menambahkan, kalau sebelum menjadi presiden, bapak Suharto juga menjadi seorang anak petani yang berpenghasilan sangat minim,” ujar siswa ini, seraya mengatakan mereka sangat bersyukur dan sangat berterima kasih karena sekarang sudah bisa belajar di sekolah yang sangat baik dibanding tahun sebelumnya “Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir agar dapat membantu perbaikan tiga ruang kelas yang kondisinya sangat memprihatinkan,jika datang hujan sekolah kami ini basah pak, karena atap- atapnya suda pada buruk semua dan kondisi plafonnya juga suda banyak yang pecah alias jebol ujar siswa ini. kami mengharap kepada pemerintah kabupaten agar kiranya dapat memperbaiki gedung sekolah kami ini,” katanya. (jumadi)

Dana Alokasi Khusus Segera Turun Palembang, jurnalsumatra.com –Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan tahun 2014 dialokasikan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jumlah dana tersebut mencapai Rp 42,3 miliar untuk Wilayah Kota Palembang, Rabu (05/02) Ketika ditemui diruanganya Kabid Pendidikan Hasanudin menuturkan” peningkatan dana DAK tahun ini sekitar 50% dari tahun sebelumnya, dimana ini semua berkat jerit, keringat kerja keras upaya loby yang dilakuakan hasanudin yang tidak mengenal lelah tersebut, demi kemajuan anak bangsa yang ingin

menikamati bangku sekolah yang terkait apakah medesak mutu terutama untuk sekoyang lebih nyaman. untuk dibangun atau belum, lah yang memiliki bangunan “Tahun ini DAK hanya dimana pemberian DAK ini kurang memadai,” jelasnya. diberikan untuk SD dan Prioritas sekolah yang SMP saja, dimana SMP akan menerima dana “Tahun ini DAK hanya yang mendapat DAK ini tersebut lanjut Hasanuberjumlah 10 Sekolah se- diberikan untuk SD dan din adalah sekolah yang dangkan SD berjumlah 15 SMP saja, dimana SMP yang sudah kritis. Sementara SD, untuk SD dana sebesar sekolah swasta, mendapat DAK ini berjum- untuk 6,8 Miliar dan utuk SPM kita beribantuan semua lah 10 Sekolah sedangkan alat peragaan seperti busebesar 5,8 Miliar, Untuk memperoleh SD berjumlah 15 SD, untuk ku-buku pelajaran kuridana DAK tersebut pihak kulum 2013 eralnga undari Sekolah terlebih da- SD dana sebesar 6,8 Miliar tuk semester genap II. hulu memasukan Propasal dan utuk SPM sebesar 5,8 Ketika disingung pengajuan permohonan Miliar, soal akan dibangunya bantuan DAK, setelah itu SMK N 8 Hasanudiin, sekolah yang telah mengamengungkapakan untuk juakan permohonan akan pembanguananya SMK dilihat langsung kondisi fisik diharapkan dapat menunjang tersebut kita masih kurang SD/SMP tersebut oleh dinas pendidikan yang lebih ber- satu persayarat lagi surat

keterangan dari BPN tenatang kepemilikan lokasi SMK yang akan kita bagun, dimana lokasi SMK tersebut memiliki Luas II hektar, dan dana yang kita ajukan 1,8 Miliar dan 5 Miliar harapanya kita semoga yang 5 Miliar yang dikabulkan. Sementara itu Pemerita Kota Palemnag telah menyediakan daa sebesar 400 juta untuk Dana pendamping dari dana APBD, dimana baguan ini memiliki 3 lantai dan 4 rauangan untuk tahap pertama ini, yang akan direalisaikan bulan mie m e n d a t a n g .” p u n g k a s n y a sampil tersenyum lebar (bibicell)

CMYK

INDRALAYA, Jurnal Sumatera- Korban kebakaran di Desa Arisan Deras Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Senin (03/01) menerima bantuan dari dinas sosial yang diserahkan Camat Rantau Panjang Zaki Mubarak, berupa sembako, pakaian, selimut, mie instan, dan perlengkapan memasak. Penyerahan ini disaksikan Kepala Desa Arisan Deras Syaiful dan warga sekitar. Sebelumnya kebakaran yang terjadi pada hari Minggu (02/01) menghanguskan satu rumah warga milik Yahya (65) warga Desa Arisan deras Kecamatan Rantau Panjang, kebakaran bermula ketika Yahya dan keluarganya pergi meninggalkan rumah untuk ke sawah dan rumahnya di kunci rapat, dan selang beberapa jam kemudian korban yang sedang berada di sawah dipanggil oleh salah satu warga bahwa rumahnya terbakar dan saat ini rumahnya sedang dipadamkan oleh warga dengan alat seadanya,selang sesaat kemudian api berhasil dipadamkan, menurut keterangan warga sekitar bahwa api berasal dari salah satu kabel listrik yang berada di rumah korban yang langsung menimbulkan percikan api. Sementara itu menurut keterangan kepala Desa Arisan Deras Syaiful menduga kebaran disebabkan konsleting arus pendek. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sedangkan kerugian sendiri mencapai Rp 50 juta, mengingat isi rumah semuanya ludes terbakar (Edi)

penanggungjawab keamanan negeri berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan pemilu 2014. Pengamanan pemilu akan dilakukan melalui manajemen terpadu dan komprehensif, serta memberdayakan kerjasama yang sinergis dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), masyarakat serta mitra keamanan lainnya, agar pesta demokrasi pemilu 2014 dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis, “ungkapnya. Polri sudah melakukan pemetaan kerawanan pemilu di seluruh wilayah Indonesia, serta antisipasi dini akan terus dilakukan dengan menurunkan unit-unit intelijen polri, Sehingga mampu mengantisipasi secara dini di setiap tahapan pemilu baik menjelang, saat, maupun pasca pemilu. “Potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius ini tidak akan berkembang menjadi gangguan nyata pemilu 2014, termasuk tindak pidana umum dan pemilu yang harus ditangani dengan baik oleh Polri di tingkat na-

SDN 08 Muarakuang Butuh Perbaikan

INDRALAYA, Jurnal Sumatera- Puskesmas Tanjung Raja kondisinya memprihatinkan, sehingga menggangu proses perawatan dan pemeriksaan terhadap pasien, mengingat ruang periksa dan laboratorium sudah rapuh dimakan usia. Berdasarkan Pantauan Jurnal Sumatera beberapa waktu lalu terlihat kondisi beberapa ruangan yang ada di puskesmas tersebut sudah rusak, terutama pada bagian ruang periksa. Kepala Puskesmas Tanjung Raja Dr. Dahlan ketika dibincangi di ruang kerjanya membenarkan adanya kerusakan pada bagian ruang periksa, ruang labor, teras, dan juga ruang tunggu.”Kami sangat khawatir terhadap kondisi ini mengingat setiap hari banyak pasien yang berobat di Puskesmas ini. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan sekali kepada pemerintah khususnya dinas kesehatan supaya bisa memperhatikan kondisi puskesmas kami, dan kiranya bisa membantu untuk memperbaiki puskesmas ini,” harapnya. (Edi)

Camat Rantau Panjang Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

7


„„

Jurnal Sumatra, Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Akhmad Najib Apresiasi Dema IAIN Raden Fatah

PALEMBANG Jurnal Sumatra-Tinggi daftar pemilih pemula di Sumsel pada Pileg dan Pilres mendatang, membuat Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang tertarik untuk mengulasnya melalui dialog interaktif yang digelar pada, Senin (10/2). Ketua Dema IAIN Raden Fatah Palembang, Khairil Anwar Simatupang mengungkapkan, digelarnya dialog itu bermuara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumsel, dimana dari 5,7 juta DPT, 35 persen diantaranya adalah pemilih pemula. Dengan besarnya persentase suara pemula pada Pileg dan Pilpres itu, maka tertarik untuk menggelar dialog interaktif yang bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula di Sumsel. Dengan harapan mereka menjadi pemilih aktif. “Tujuan kami menggelar acara ini adalah sebagai ajang sosialisasi dan pendidikan poltik bagi pemilih pemula. Sehingga nantinya dapat membentuk pemilih pemula yang berkualitas dan siap berperan aktif dalam agenda pesta demokrasi khususnya di Sumsel,” ungkap Tupang. Lebih lanjut, Ia menjelaskan, kajian masalah yang akan dibahas pada dialog interaktif tersebut yaitu rendahnya pemahaman pelajar dalam memahami Undang Undang pemilu,” Peserta yang akan hadir pada acara ini lebih kurang 1000 orang yang terdiri mahasiswa dan pelajar di Sumsel, khususnya dari Palembang,”ujarnya. Pembukaan dialog interaktif pendidikan politik pemilih pemula tersebut rencananya akan dilakukan Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin sekaligus menjadi narasumber pada acara tersebut. “Dalam waktu bersamaan kami juga akan melaksanakan pelantikan Dema IAIN Raden Fatah yang baru,” katanya. Sementara itu, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumsel, Akhmad Najib mengatakan, Pemprov Sumsel sangat mendukung dan memberikan apresiasi dengan digelarnya dialog interaktif itu. (bibicell)

Jurnal Palembang

Daerah Wajib Dirikan Panti Lansia dan Orang Terlantar

PALEMBANG, Jurnal Sumatra - Banyaknya keluhan dari Pemkab/Pemkot di Sumsel terkait belum adanya panti penampungan bagi orang terlantar dan Lanjut Usia (lansia), ditanggapi serius Pemprov Sumsel. Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel, menilai, setiap daerah wajib mendirikan dan membangun fasilitas tersebut. Kadinsos Sumsel, Apriadi, mengimbau kepada Pemkab dan Pemkot untuk mendirikan panti lansia karena dinilai sangat diperlukan. Menurutnya, Sumsel khususnya di Palembang sudah memiliki Panti Khusus Lansia. Namun, belum bisa menampung seluruh lansia yang ada di Sumsel. “Untuk itukami minta agar setiap daerah memiliki tempat penampungan tersebut,” ujarnya kemarin. Dari 17 kabupaten/ kota yang ada di Provinsi Sumsel, hanya ada satu kabupaten/kota yang memiliki panti Lansia yaitu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). “Kita berikan apresiasi tinggi kepada pemkab muba karena satu-satunya kabupaten yang telah memiliki panti Lansia,” ujar Apriyadi. Apriyadi mengungkapkan, selain menghimbau untuk mendirikan panti Lansia, pihaknya juga menghimbau agar Pemkab dan Pemkot

untuk mendirikan panti bagi anak-anak terlantar. Pasalnya saat ini, panti untuk anakanak terlantar baru ada di Kota Palembang. “Panti anak-anak terlantar di Kota Palembang ini saja sudah over load atau kapasitasnya telah melebih daya tampung. Jadi panti anakanak terlantar ini juga sangat diperlukan,” ungkapnya. Di panti Lansia dan anak

terlantar tersebut, para Lansia dan anak-anak terlantar akan diberikan atau diajarkan keterampilan sehingga dapat diberdayakan. “Untuk para lansia ini kita berikan keterampilan untuk mengisi masa tua mereka, sedangkan para anak terlantar kita berikan keterampilan sehingga dapat diberdayakan dan memiliki kemampuan ketika tidak berada di panti

Wali Kota Ajak PWRI Berpartisipasi Bangun Palembang

Palembang, jurnalsumatra.com – Wali Kota Romi Herton mengajak anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia atau PWRI ikut berpartisipasi aktif dalam membangun Kota Palembang, supaya ke depan lebih baik lagi. “Anggota PWRI merupakan pensiun pejabat dan pegawai yang memiliki dedikasi tinggi untuk membangun kota,” kata Romi usai pelantikan pengurus PWRI kecamatan se-Kota Palembang, Kamis. Menurut dia, dalam membangun kota pihaknya sangat membutuhkan peran aktif dari semua pihak termasuk pengurus dan anggota PWRI. Hal itu, menjadi salah satu upaya mendorong kemajuan semua sektor di daerah tersebut. Ia mengatakan, guna meningkatkan peran anggota PWRI pihaknya juga akan memberikan sejumlah penghargaan kepada mereka. Setiap tahun pihaknya menargetkan sebanyak 10 orang anggota PWRI akan diberangkatkan ke tanah suci untuk berumrah. Dia menjelaskan, mendorong keterlibatan masyarakat Kota Palembang dalam mendukung aktualisasi warga terus dilaksanakan. Dengan target Palembang mampu merealisasikan sebagai kota elok, madani, aman dan sejahtera atau EMAS. Romi menambahkan, upaya meningkatkan pendapatan asli daerah juga terus ditingkatkan. Apalagi tahun 2014 ditargetkan Rp3 triluan APBD kota, katanya.(ant)

lagi,” jelas Apriyadi Ia menambahkan, pihaknya berharap agar 16 kabupaten yang belum memiliki panti lansia maupun panti anak terlantar dapat segera merealisasikannya. Sebagai antisipasinya, sejumlah daerah justru memiliki panti penampungan yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat sendiri. Untuk di Palembang, Panti Asuhan

Bina Kasih, justru merangkul orang-orang terlantar yang berada di Palembang. “Rata-rata mereka tidak mengenal Palembang lantaran bekerja disini. Alhasil, terpaksa mereka menggelandang disini. Kita fasilitasi mereka untuk diarahkan ke Dinas Sosial, baik provinsi ataupun kabupaten,” pungkas pemiliki Panti Asuhan, Mas Ghamali (BibiCell)

Palembang Siap Jadi Pusat Pendidikan Jurnalistik Asean

Pemprov Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Internasional

Palembang, Jurnal Sumatra- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Internasional yang akan dilaksanakan di Palembang pada Oktober 2014. Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki usai membuka pameran foto Kilas Balik 2013 di Palembang, Jumat, mengatakan semua fasilitas yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut sudah dipersiapkan karena kegiatan keagamaan itu merupakan kebutuhan mendasar. Sehubungan itu pihaknya telah mempersiapkan diri supaya MTQ yang akan diikuti negara Islam tersebut menjadi sukses, kata dia. MTQ merupakan bagian dari pembinaan keagamanan terutama mengajak seluruh umat Islam untuk memaknai arti kandungan dari Alquran. Sehubungan itu MTQ tersebut harus disukseskan bersama sehingga bukan saja dapat mendalami pembacaan Alquran tetapi juga untuk meningkatkan iman dan taqwa umat Islam. Namun, lanjut dia, pihaknya juga berharap agar media dapat mendukung kepercayaan dunia sebagai tuan rumah MTQ tersebut. Hal ini karena peran media cukup besar terutama dalam menyebarkan informasi kegiatan keagamaan yang pertama di Sumsel itu. Begitu juga pewarta foto sangat diharapkan untuk merekam kegiatan MTQ itu yang nantinya dapat dijadikan catatan sejarah dimasa mendatang. Sebelumnya Gubernur Sumsel Alex Noerdin melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumsel dalam menyambut MTQ internasional tersebut. LPTQ yang dilantik tersebut diharapkan dapat fokus terhadap pengembangan pendidikan terutama dalam membaca Alquran. (Antara)

8

Salah satu jalan di lokasi jembatan Babat Toman - Mangun Jaya 3 dalam pembangunan.

Pemprov Minta Instansi Terkait Segera Perbaiki Jalan Rusak Palembang, Jurnal Sumatra- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan minta kepada instansi terkait untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat banjir, karena kondisi cuaca mulai membaik. “Pascabanjir kemungkinan banyak ruas jalan yang rusak sehingga harus segera diperbaiki,” kata Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki kepada wartawan di Palembang, Jumat. Ia mengatakan, pihaknya segera memberitahukan instansi terkait supaya memperbaiki setiap jalan yang rusak

akibat banjir maupun akibat faktor lainnya. Sedangkan jalan negara segera akan dikoordinasikan dengan pihak balai supaya perbaikannya secepat mungkin. Begitu juga bila jalan kabupaten dan kota pihaknya akan memberitahukan kepada bupati dan wali kota supaya ruas yang mengalami kerusakan tersebut untuk dibenahi. Namun, khusus untuk jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi pihaknya sudah mulai melakukan pengerjaan sehingga kerusakannya tidak se-

makin parah. Bahkan, pada 2014 pihaknya menganggarkan dana untuk perbaikan jalan di provinsi yang terdiri dari 17 kabupaten dan kota tersebut. Kesemuanya itu dilakukan supaya sarana perhubungan tersebut benar-benar dapat memperlancar pengguna jalan yang ada sehingga tujuannya mereka tidak menjadi terhambat, kata dia. Sebagaimana jalan merupakan fasilitas untuk mempelancar arus lalu lintas sehingga keberadaannya harus selalu baik. (Antara)

Palembang, Jurnal Sumatra- Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang menjadi Pelopor Sekolah Jurnalisme Indonesia pada 2010, siap menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik ASEAN. “Bukti kesiapan daerah ini, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin telah menyediakan lokasi tempat pendidikan dan pelatihan wartawan itu, serta memfasilitasi pelatihan perdana dan seminar Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) di Kota Palembang pada 10 - 12 Februari 2014,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Sumsel Irene Camelyn di Palembang, Jumat. Dia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut rencananya akan diikuti puluhan perwakilan wartawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan beberapa negara ASEAN lainnya. Peserta pelatihan dan seminar itu akan dijamu makan malam di kediaman dinas Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin pada 10 Februari 2014. Kemudian pada 11 Februari dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan dan seminar, serta pada 12 Februari 2014 seluruh peserta diajak mengunjungi lokasi tempat rencana dibangunnya Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik ASEAN (CAJET) di Jakabaring Palembang. Pelatihan dan seminar Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) dijadwalkan dibuka Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pembicara kunci Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, serta narasumber utama dari Thomson Foundation Inggris Prof Bettina Thompson, kata Irene. Sebelumnya Sekretaris Tetap Konfederasi Wartawan Asean (CAJ) Akhmad Kusaeni menjelaskan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik ASEAN merupakan inisiatif delegasi PWI Pusat pada Sidang Umum CAJ di Manila, Filipina, November 2013. Program tersebut akan diluncurkan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Bengkulu, 9 Februari 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian program CAJET pertama dilaksanakan di Kota Palembang pada 10 - 12 Februari yang rencananya diikuti perwakilan wartawan Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya serta Timor Leste, kata Kusaeni yang juga Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara itu. (Antara)

WCC Palembang Fasilitasi Korban Tindak Kekerasan Palembang, Jurnal SumatraLembaga peduli perempuan Womens Crisis Centre Palembang, Sumatera Selatan, menyatakan siap memfasilitasi korban tindak kekerasan terhadap perempuan yang akan menggugat suaminya atas dugaan melakukan tindak kekerasan. “Kaum perempuan yang berstatus istri jangan takut untuk menggugat suami dan meninggalkannya dari rumah karena akan difasilitasi di tempat penampungan sementara atau yang dikenal dengan ‘Rumah Aman’ sebagai tempat untuk melindungi perempuan korban tindak kekerasan dan pelecehan seksual,” kata Ketua Womens Crisis Centre

(WCC) setempat Yeni Roslaini ke proses hukum karena bisa ingin mengungkapnya atau Izi di Palembang, Sabtu. diketahui banyak orang serta melaporkan kasus kepada Menurut dia, “Rumah menjadi aib bagi keluarga. aparat kepolisian bisa dilindAman” WCC tersebut hingga Korban tindak kekeras- ungi di “Rumah Aman”, ujar kini belum banyak Yeni yang memanfaatkanBerdasarkan data “Kaum perempuan yang berstatus nya, padahal jumlah yang dihimpun aktivis istri jangan takut untuk menggugat peduli perempuan di kasus tindak kekerassuami dan meninggalkannya dari Bumi Sriwijaya ini, kata an terhadap perempuan dan pelecehan rumah karena akan difasilitasi di dia, setiap tahunnya seksual di Kota Palemtempat penampungan sementara ada sekitar 100 kasus bang dan beberapa tindak kekerasan terhatau yang dikenal dengan ‘Rumah adap perempuan yang kabupaten dan kota Aman’ sebagai tempat untuk me- terungkap. Sumsel lainnya relatif cukup banyak. Korban tindak lindungi perempuan korban tindak Belum dimanfaatkekerasan terhadap kekerasan dan pelecehan seksual” kannya rumah aman perempuan diperkirasecara maksimal karkan jumlahnya jauh ena banyak perempuan yang an perempuan dan pelece- lebih banyak daripada data menjadi korban tindak ke- han seksual, sebagian besar tersebut. Namun, karena jahatan itu takut dan malu memilih diam atas kasus yang korbannya takut dan malu mengungkapkan kasusnya menimpanya itu, padahal jika mengungkapkannya sehing-

ga permasalahan tersebut sulit ditangani secara maksimal dan pelakunya tidak jera melakukan aksi kejahatannya itu. Untuk mengenalkan keberadaan “Rumah Aman” dan mendorong kaum perempuan terutama para istri berani melakukan tindakan hukum untuk menghentikan tindak kekerasan yang dilakukan oleh suaminya, aktivis WCC terus berupaya melakukan sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan kepada ibu-ibu rumah tangga guna memberikan pemahaman bagaimana seharusnya bersikap dan bertindak jika mengalami kasus tersebut, kata dia. (Antara)


„„

Jurnal Sumatra, Edisi 287 | Senin 10 Februari 2014

Ngaku Kapok,

hiburan

226

9

Farrah Abraham Malah Bikin Video Porno Lagi LOS ANGELES - Farrah Abraham sepertinya akan kembali menuai kontroversi. Lanjutan video porno artis 22 tahun itu akan kembali dirilis pertengahan bulan ini. Video porno Farrah sebelumnya pernah dirilis di dunia maya tahun lalu. Sama seperti video sebelumnya, Farrah akan bermain bersama bintang film porno profesional, James Deen. Pihak Vivid Entertainment, yang

membeli seluruh hak cipta video menjamin film porno Farrah akan berbeda dari film pertama. “Kami telah mempelajari tidak ada lagi segala malu tentang Farrah. Dia berulang kali bilang ke media kalau dia bukan bintang film porno, tapi dia bertindak seperti itu di depan atau di luar kamera,” ujar CEO Vivid, Steve Hirsh seperti dikutip Contactmusic, Sabtu (8/2/2014). Kemunculan video ini memang se-

dikit mengejutkan. Pasalnya, mantan bintang reality show Teen Mom itu berkali-kali bilang kapok membuat film porno karena telah membuat hidupnya hancur. Namun, kontrak dengan uang yang banyak sepertinya berhasil meluluhkan ibu satu anak itu. Apalagi, video pertamanya berhasil mendulang sukses sehingga bayaran buat Farrah makin bertambah. (okz)

Tunggu Proses Hukum Suami,

Eddies Adelia Tetap Eksis JAKARTA - Eddies Adelia memiliki cara tersendiri melewati hari-harinya tanpa suami. Sambil menunggu proses hukum suaminya yang kini tengah mendekam di penjara, Eddies Adelia tampak eksis menghadiri acara bersama teman-temannya. Seperti baru-baru ini, Eddies tampak hadir bersama sahabat-sahabat Hijabers dalam sebuah acara di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Eddies tampak sumringah, dan sibuk bercengkrama dengan teman-temannya selama acara berlangsung. Lantas, apakah ini caranya untuk membunuh kesepian tanpa suami? “Ya, ini kan kegiatan positif ya dan juga tidak jauh dari Hijabers. Enggak jauh dari dunia aku,” kata Eddies kepada Okezone, baru-baru ini. Istri Ferry Setiawan ini mengaku kegiatannya tetap berjalan lancar. Bahkan, sang suami pun senantiasa mendukung aktivitasnya selama ini. “Suami aku selalu men-support agar aku tetap beraktivitas seperti biasa,” tutup dia. (okz)

a y ra

o S i

d n A Rela Berkeringat demi Suami

JAKARTA - Memasuki hari jadi sang suami yang ke-55 tahun, Andi Soraya sudah mempersiapkan kado spesial bagi Rudi Sutopo. Meski enggan menyebutkan hadiahnya, Andi memastikan hadiahnya itu adalah barang yang mahal. “Surprise dan cukup menguras penghasilanku. Barang itu dia (Rudi) suka banget. Dia ngumpulin barang itu, cukup keringatan juga waktu bayar. Yang penting biar suami tahu kalau syuting itu buat bahagiain suami juga,” kata Andi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Menurut Andi, meski usia suaminya sudah matang, namun justru kelakuannya semakin seperti anak muda. “Kalau dilihat dari angkanya memang tinggi. Tapi kalau untuk lakilaki semakin tua umurnya makin muda dan manja. Tapi mungkin itulah serunya. Dia dewasa tapi di saat tertentu suka ngambek,” kata Andi. “Kalau umur enggak begitu peduli. Tapi yang aku syukuri ya rezeki dan memiliki istri dan anak-anak. Terus masih diberi kesehatan sampai sekarang,” timpal Rudi. (okz)


Advertorial

CMYK

CMYK

10

JURNAL SUMATRA, EDISI 287 | senin 10 Februari 2014

Isnaini Resmi Jabat Sekda PALI

PALI, Jurnal SumatraGubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH. secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs. M Isnaini, MPd, acara Pelantikan tersebut diadakan di Genung Pensos Pertamana Pendopo, Rabu (5/2/2013). Hadir pada kesempatan itu Bupati Muara Enim Ir Muzakir Saisohar, Bupati PALI Ir Heri Amalindo, Kapolres Muara Enim AKBP M Aris SIK, Dandim 0404 Letkol Ruslan, Kepala Dinas, Kepala Bagian dan ratusan undangan. Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Alex Noerdin dalam sambutannya meminta kepada Sekda yang baru dilantik agar membantu pejabat Bupati dalam menyelesaikan administrasi di Kabupaten PALI. “Saya sudah menunjuk seorang pejabat Bupati PALI yaitu Ir H Heri

Amalindo dan saya yakin dibawah kepemimpinan Heri Kabupaten PALI ini mampu sejajar dengan Kabupaten yang lain di Indonesia dan Insaallah tidak sampai tiga tahun kedepan kalau dibawah kepemimpinan Heri, Kabupaten PALI akan sejajar dengan Kabupaten-kabupaten lainnya di Sumsel,” ujarnya. Pada kesempatan itu Alex juga meminta istri Sekda untuk selalu mendampingi suaminya, sehingga dia bisa bekerja lebih konsentrasi. Dia juga meminta Sekda untuk lebih banyak di kantor membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan di PALI. “Jangan terlalu banyak studi banding lah, atau jalan- jalan keluar PALI, Karena masih banyak yang harus diperhatikan di PALI ini. Jika ada kekurangan, tolong laporkan ke Pemprov, kami akan upayakan untuk mencari solusinya,” ujarnya. (ADVERTORIAL)

Poto Bersama : Gubernur, Bupati PALI, Bupati Muara Enim Bersama Sekda Berserta Istri

Sambutan Gubernur Sumsel Pada Saat Pelantikan Sekda Kab PALI


Sambungan

• Jurnal Sumatra | Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

11

Dari Halaman 1

Dari Halaman 1

Bagir Manan: Empat Unsur Dewasakan Pers Sehat

Ia menjelaskan, pers harus merdeka dan bebas dalam menyampaikan kedaulatan rakyat, ibarat dua sisi dari satu lembar atau satu keping mata uang. Pers merdeka adalah salah satu prasyarat kedaulatan rakyat, sebaliknya kedaulatan rakyat adalah prasyarat pers merdeka. Syarat kedua, sehat bukan sekadar memiliki kemerdekaan. Setiap kemerdekaan melekat tanggung jawab dan tidak ada kemerdekaan tanpa tanggung jawab. Sebagai sarana publik, pers harus bertanggung jawab dan bekerja demi kepentingan publik yang menyuarakan secara benar sesuai fakta. Unsur sehat ketiga adalah pers yang senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, esensi dan tidak sekadar memiliki keahlian, keterampilan yang tinggi. Profisionalisme tidak dapat dipisahkan dari integritas, menjunjung tinggi moral, sehingga menjadi panutan masyarakat melalui pemberitaan. Unsur keempat, pers sehat dikelola dengan ketentuan hukum, prinsip manajemen yang baik, berbagai unsur pers sehat sangat penting dalam mewujudkan, mempertahankan dan mendewasakan kedaulan rakyat. Namun menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, pers sehat itu meliputi tiga unsur yakni independensi, industri dan orientasi. Seorang praktisi pers baru bisa dikatakan sehat apa bila sudah menjalankan independensinya dengan baik, bekerja dalam sistem industri dan manajemen tempatnya bekerja juga sudah baik. Selain itu orientasinya sudah mapan, sehingga tidak bergantung pada orang ketiga yang dapat merongrong tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyampai informasi kepada publik, ujarnya.(Antara)

Dari Halaman 1

Panwaslu Tertibkan Alat Peraga Setelah Dua Kali Dihimbau Menurut Sujono, himbauan pertama telah dikeluarkan agar Parpol segera menertibkan alat peraga para calon legislatif (Caleg) nya yang berada tidak pada zona yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Belitung Timur selama 7 hari kerja tapi hal ini tidak diindahkan oleh Parpol, Rabu (05/02/2014). Setelah 7 hari kerja tidak juga mendapat tanggapan pada himbauan pertama, masih menurut Sujono, akhrnya Panwaslu Kabupaten Belitung Timur mengeluarkan himbauan kedua yang berlaku selama 3 hari kerja agar Parpol diminta segera mnertibkan alat peraga para Caleg-nya, inipun tak digubris juga. Sampai pada kesimpulan, akhirnya Panwaslu menggelar operasi penertiban terpadu terdiri dari unsur Panwaslu, KPUD Kabupaten Belitung Timur, Polres Belitung Timur & Satpol-PP Kabupaten Belitung Timur di Daerah Pemilihan (Dapil) II,”papar Sujono. Penertiban menuai aksi protes dari beberapa Parpol yang alat peraganya di tertibkan oleh Panwaslu. “Protes dan keberatan masih kita tampung dan untuk sementara penertiban sekarang kita hentikan,”jelas Sujono.(alizartanjung)

Tellie Gozelie Kunjungi KPUD Belitung Timur Bangka Belitung, jurnal SumatraAnggota Komite I DPD-RI asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tellie Gozelie mengunjungi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam pertemuan itu, anggota DPD-RI ini menanyakan berbagai kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu tahun ini, karena sebagai anggota Komite I DPDRI sudah tugas kami melihat langsung ke lapangan & jika ada kendala tentu akan kita sampaikan ke pertemuan DPD-RI di Jakarta,”tuturnya. Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Belitung Timur Pirmawan.,SE mengatakan untuk saat ini kendala yang ada hanya masalah penuntasan 106 DPT yang invalid, data invalid itu akan kita selesaikan sebelum bulan April ini,”tegasnya. Dikatakannya, data yang ter-update saat ini terdapat sebanyak 80.290 pemilih yang ada di Kabupaten Belitung Timur. “seiring perkembangannya kita terus melakukan perbaikan-perbaikan data,”papar Pirmawan, Rabu (05/02/2014). (alizartanjung)

Anggota DPRD Penganiaya Wartawan Dicopot ¿Berdasarkan proses pemeriksaan sejumlah saksi dan terlapor, BK memutuskan untuk mencopot Sehan Albaar dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi II menjadi anggota DPRD biasa,¿ kata Ketua BK DPRD Malut, Mubin Wahid di Ternate, Sabtu. Ia mengatakan, sidang kode etik itu mempertimbangkan bukti-bukti dan keterangan dari sepuluh saksi yang dihadirkan. “Kita memutuskan Sehan terbukti secara sah bersalah karena mabuk, merokok dan mencoba menganiaya wartawan saat sidang paripurna,” katanya. Sehan sendiri sesuai pemeriksaan Badan Kehormatan, tidak megakui dirinya sedang mabuk atau minum minuman keras pada saat rapat paripurna itu. (Antara)

Pasca Banjir, Jalan Terusan Laut Rusak Parah Kayuagung, Sumsel. Jurnalsumtra. com – Pasca banjir yang melanda Desa terusan laut Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), provinsi Sumatra selatan (Sumsel), membuat sejumlah jalan yang berada didesa tersebut rusak parah, tidak hanya itu saja, lantai bangunan sekolah dasar (SD) yang berada didesa tersebut ikut hancur akibat banjir yang melanda desa tersebut beberapa pekan lalu. Menurut kepala Desa Terusan laut, Sukarni, pada saat berbincang dengan jurnalsumatra.com mengatakan, banyak bangunan desa yang hancur akibat dari pasca banjir yang melanda Desa Terusan Laut beberapa pekan yang lalu, tidak hanya jalan poros yang biasa dilalui oleh

kendaraan yang hendak menuju ke Kota Palembang, Pampangan dan lain-lain, banjir juga merusak lantai bangunan sekolah dasar dan bangunan desa lainnya seperti MCK, sumur , jalan setapak desa dan lainnya, “ungkapnya. Masih kata Sukarni, kondisi jalan raya terusan laut semula sangat parah sekali sebelum adanya bantuan dari pihak Kodim 0402 dan BNPB Kabupaten OKI yang membersikan sisa – sisa pasca banjir, dan yang lebih sangat membantu sekali adalah dikerahkannya anggota TNI yang turun langsung bersama masyarakat untuk memperbaiki dan menambal jalan yang rusak parah akibat pasca banjir yang melada Desa Terusan Laut ini, “terangnya.

Salah seorang warga masyarakat bernama Rege (45) menambahkan, “kami sangat berterima kasih sekali terhadap bantuan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten OKI dan khusunya kepada anggota Kodim 0402 OKI yang dengan relanya meluangkan waktu untuk membantu memperbaiki jalan desa kami. Dan yang lebih berterima kasih lagi adalah salah seorang warga dari RT saya yang bernama Sahlan (90), berkat bantuan pembuatan rumah yang dilakukan oleh TNI Kodim 0402 OKI, hingga saat ini ia dapat tinggal dengan rumah yang layak huni, karena sebulumnya rumah yang ditempatinya telah roboh akibat banjir dan hujan angin yang merobohkan rumahnya. (rico)

175 Prajurit Konga XX-K di Kongo terima obat Mefloquine KongoPenempatan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-K/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di daerah endemis malaria seperti KongoAfrika dalam jangka waktu lama sangat memungkinkan untuk terkena malaria, hal ini akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan kesiapan Pasukan Garuda

dalam melaksanakan misi perdamaian. Untuk itu, diperlukan suatu program pencegahan malaria berupa preventive medicine, salah satunya adalah dengan memberikan obat Mefloquine. Terkait hal tersebut, sebanyak 175 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-K/ MONUSCO, terdiri dari : TNI AD 148 orang, TNI AL 18 orang, TNI AU 5 orang, 4 personel dari Mabes TNI menerima pemberian obat Mefloquine dari Tim Kesehatan Satgas Kizi TNI di

Dari Halaman 1

Kalapas: Daya Tampung Lapas Pangkalpinang Melebihi Kapasitas “Daya tampung Lapas Kelas IIA ini idealnya 214 orang, namun saat ini telah menampung sebanyak 495 orang dan paling banyak didominasi oleh tahanan kasus narkoba mencapai 159 orang,” ujarnya di Pangkalpinang, Senin. Ia menjelaskan, dari 495 penghuni lapas, 358 orang berstatus narapidana dan 137 orang masih dalam status tahanan titipan dari pihak kepolisian maupun kejaksaan. “Walaupun daya tampung lapas saat ini melebihi kapasitas, namun tidak menghambat petugas untuk memberikan pembinaan maupun pengarahan kepada para penghuni tersebut,” jelasnya. Dikatakannya, Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah berencana untuk memperbesar dan menambah jumlah ruang tahanan yang ada di lapas kelas IIA Pangkalpinang, karena di lapas itu menampung tahanan dari berbagai kasus seperti tindak kriminal, narkoba maupun tindak pidana korupsi.

“Rencana memperbesar dan menambah jumlah ruang tahanan Lapas Pangkalpinang akan terus dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota terkait dengan jumlah maupun denah lokasi yang akan dilakukan penambahan,” katanya. Ia menilai, saat ini kondisi di Lapas Kelas IIA itu tergolong aman dan kondusif, karena pendekatan yang dilakukan petugas lapas dengan para penghuni lapas hampir tidak ada batasan. “Untuk keamanan lapas juga disinergikan dengan masyarakat sekitar dalam menjaganya dari luar, sedangkan untuk keamanan dari dalam merupakan tugas para sipir dalam berkoordinasi dengan para napi,” ujar Idad.(Antara)

Dari Halaman 1

Prajurit TNI tak Nikmati Makanan Jatah Pengungsi posko, “ ujar Letnan Dua TNIAD, MD. Bagus Raka dari Kostrad TNI di kawasan Kampung Pulo, kepada Antara, Senin. Ketika Antara mendatangi posko bantuan yang dibangun oleh TNI bersama para korban banjir di lokasi tersebut, para prajurit TNI dari satuan Komando strategi dan cadangan angkatan darat (KOSTRAD) itu tengah menghibur anak-anak kecil korban banjir di sekitar Kampung Pulo. Bahkan para prajurit TNI membuat dapur di posko guna memenuhi kebutuhan makanan yang masih hangat. Makanan tersebut masih baru selesai dimasak dan setelah dikemas langsung diberikan kepada para korban banjir. Bagus Raka mengatakan, TNI juga menyiapkan berbagai

Bumi Nusantara Camp, Dungu, Kongo, Minggu (2/2/2014). Dalam setiap pemberian dan pelaksanaan minum obat dilakukan secara serentak oleh seluruh personel Kontingen Garuda yang berkumpul di lapangan apel, kemudian dokter dan tim kesehatan Satgas Kizi TNI membagikan obat satu per satu kepada personel Kontingen Garuda. Pemberian dan peminuman obat secara langsung diawasi oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Konga XX-K/MONUSCO Mayor Czi Nurdihin Adi Nugroho. “Kegiatan ini dipandang perlu mengingat malaria merupakan penyakit endemis di Afrika sehingga memerlukan perhatian sangat serius, peminuman dan pemberian obat dengan cara demikian diharapkan dapat mencegah penyakit malaria”, kata Mayor Czi Nurdihin. Dansatgas Konga XX-K/MONUSCO Mayor Czi Nurdihin Adi Nugroho juga mengatakan bahwa, selain pemberian obat mefloquine untuk pencegahan malaria, tim kesehatan Satgas Kizi TNI juga melakukan upaya preventif lainnya seperti fogging setiap dua minggu sekali. “Pemasangan kelambu setiap saat tidur, pemakaian repellent atau lotion anti nyamuk, penanaman pohon sereh, pengendalian vector secara biologis dan kimia, serta senantiasa menjaga kebersihan sanitasi lingkungan”, tambah Dansatgas.(puspen TNI)

Dari Halaman 1

bantuan mulai dari kebutuhan bayi hingga baju layak pakai. Para prajurit tersebut sudah berada di kampung Pulo selama satu bulan tiga hari hingga hari Senin (3/2). Sementara Kapten TNI-AD Arief dari Kostrad mengatakan, “Kami tidak akan tenang berada di rumah sampai para korban banjir di Kampung Pulo bisa kembali kerumah mereka masing-masing”. Masyarakat Kampung Pulo menyatakan berterima kasih kepada prajurit TNI yang telah membantu meringankan penderitaan mereka. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang selalu siap membantu,” kata Silvie, kata seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban banjir Kampung Pulo. (Antara)

Bupati OKI Harapkan SKPD Terbuka Terhadap Wartawan “Kita akan tegur dan berbena kedepan agar informasi yang dibutukan oleh rekan – rekan media dapat tersedia di bagian humas dan protocol,”tegas Iskandar SE. ingin diwawancarai (nara sumber-red), agar jangan bersembunyi ataupun takut kepada wartawan yang sedang menjalankan tugasnya, selagi dalam batas kewajaran dengan tujuan yang jelas, “ujarnya. Hal tersebut menanggapi dikatakan Irpan Arahman akrab disapa Epok, yang juga menjabat Wakil sekretaris PWI cabang kabupaten OKI, mengenai badan kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten OKI, yang tidak transfaran dalam pemberian data nama-nama pegawai yang dimutasi. “Kita akan tegur dan berbena

kedepan agar informasi yang dibutukan oleh rekan – rekan media dapat tersedia di bagian humas dan protocol,”tegas Iskandar SE. Lanjutnya, hendaknya wartawan dalam menjalankan tugasnya agar mengenakan tanda pengenal supaya mudah diterima dan dikenal oleh pejabat untuk masuk kedalam dinas instansi yang dituju, serta diwajibkan kepada pejabat untuk mempertanyakan tanda pengenal yang masih berlaku, bahwa memang yang ingin bertemu itu adalah seorang wartawan yang sedang

menjalankan tugasnya. Adapun anggota PWI Cabang Kabupaten OKI yang hadir dalam audensi tersebut yakni, HM Syarifudin Basrie, pemegang mandat dari PWI Sumatera Selatan (sumsel), Ketua PWI Cabang Kabupaten OKI, Endri Irawan, Sekretaris, Ata Idham Syarief, Wakil Sekretaris, Irpan, Wakil Ketua Bidang Organisani, Susilo, Ketua Bidang Kesejahteraan, Eko Saputra alias Rico, Ketua Bidang Pendidikan, Toyo Ciputra, dan Ketua Bidang Pembelaan Wartawan, Ediman Gebuk. -(RICO)


Karunia Motor

Halaman 12

Jual Beli Mobil Baru dan Bekas Audio Mobil - Leather Seat - Auto Accessories

Jl. Veteran No. 1036 Telp. 0711 312923 Palembang

• Jurnal Sumatra | Edisi 287 | Senin 10 Feberuari 2014

Hengky

OKU Timur Kembali Surati Kementerian PU q Deru : Desak Normalisasi Sungai Komering q Atasi Banjir Tahunan di Pesisir Komering

PEMERINTAH Kabupaten OKU Timur kembali melayangkan surat susulan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait upaya penanganan banjir di wilayah hilir Sungai Komering Desa Sukabumi, Kecamatan Cempaka, OKU Timur. Hal itu diungkapkan Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM didampingi Kadis PU Pengairan Ir H Aulia Akbar Syafei di Martapura, Rabu (5/2/2014). “Sebelumnya kita sudah

mengirimkan surat kepada kementerian PU pada Desember 2013 lalu. Namun hingga saat ini belum ada respon, jadi rencananya dalam dua hari ini kita akan kembali melayangkan surat susulan kepada Kementerian PU di Jakarta terkait hasil peninjauan dilapangan kemarin. Surat yang akan kita kirimkan lengkap dengan dokumentasi (foto) dilapangan,”ucap Deru. Dia menegaskan, surat susulan tersebut intinya tidak jauh

berbeda dengan isi surat yang telah dilayangkan sebelumnya Desember 2013 lalu, diantaranya meminta pihak Kementerian PU segera melakukan normalisasi Sungai Komering, melakukan pengurangan trafot (bangunan yang berfungsi menahan arus air yang bersifat fleksibel, red) sekitar 1 meter dari Sungai Komering menuju Sungai Randu yang menyebabkan sebagian besar air mengalir ke Sungai Komering yang semestinya antara Sungai Komering

dan Sungai Randu aliran air terbagi dengan rata. “Kita juga mendesak agar pihak balai segera memaksimalkan fungsi pintu air dan menempatkan petugas penjaga pintu air sehingga saat ketinggian air melebihi ambang batas banjir dapat diatasi. Mengenai petugas akan lebih baik jika menempatkan warga pribumi,” tegasnya. Menurut Deru, dari hasil pantauannya dan setelah mendengarkan keluhan dari

masyarakat di Desa Sukabumi Kecamatan Cempaka, banjir selalu terjadi setiap musim hujan yang menggenangi pemukiman dan lahan pertanian warga. Sebenarnya kata dia, masalah banjir merupakan perhatian utama pemerintah daerah, namun karena wewenang penuh dalam hal ini ada pada kementerian PU, maka pemerintah daerah berharap agar kementerian PU segera meresponnya keluhan tersebut.

Sejauh ini, pemerintah daerah terus berupaya melakukan antisipasi terhadap bahaya banjir yang diakibatkan oleh meluapnya sejumlah anak sungai di OKU Timur. Pada tahun 2007 dan 2008 pemerintah OKU Timur sudah melakukan normalisasi sungai Belitang sekitar 50 persen dari total 96 Kilometer (KM) Sungai Belitang. Demikian juga halnya dengan aliran sungai macak. Normalisasi sudah dilakukan sepanjang 98 Km. (ADV).


Jurnalsumatracetak287