Issuu on Google+

SILANG INTERAKSI: PERS, EKSEKUTI F, DAN MASYARAKAT Ringkasan Pers, eksekutif, dan masyarakat punya hubungan yang saling terkait. Pers, dengan segala cara profesional jurnalistik, berusaha menghimpun semua informasi untuk kepentingan masyarakat. Di sisi lain, eksekutif pun bekerja atas nama masyarakat melalui berbagai kebijakan yang dibuat, misalnya RAPBN. Meski keduanya punya tujuan yang sama (kepentingan masyarakat), pada praktiknya perseksekutif ini sering berbenturan. Pers senantiasa menggali informasi terkait dengan kebijakan eksekutif, baik yang telah disepakati maupun yang masih dalam proses diskusi. Sayangnya, eksekutif seringkali enggan memberikan keterangan seputar kebijakan yang belum selesai dibuat. Akibatnya, pers pun berpikir adanya kepentingan tersembunyi di balik penyusunan kebijakan tersebut. Belum lagi soal pemilik modal yang menanamkan modalnya di bidang penerbitan pers. Padasaat itu (tahun 1987), penanaman modal tersebut tentu bukan semata-mata untuk mengeruk keuntungan. Sebab, minat baca masyarakat masih terbilang rendah. Dalam tulisannya, Alwi Dahlan juga menilai hubungan pers-eksekutif akan mengalami cobaan di masa depan. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan pemahaman dari kedua belah pihak. Dengan demikian, cita-cita mengutamakan kepentingan masyarakat luas dapat tercapai.


Silang interaksi Pers, Masyarakat, dan Pemerintah