Issuu on Google+

JOGJA POS

KESEHATAN

DESEMBER EDISI V/2011

O

Terapi Ozon untuk Pencegahan- Penyembuhan Affan Safani / Jatmikanto

IST/JOGJA POS

CEK KESEHATAN: Salah seorang pasien sedang mengikuti terapi ozon sebagai pencegahan penyakit.

ASRI Medical Center (AMC) hadir dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan berbagai layanan medis yang bermutu. AMC termasuk badan usaha bidang pelayanan kesehatan kelompok non-profit atau Institusi Pelayanan Sosial Masyarakat (IPSM). AMC memberikan pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat melalui pendekatan pemeliharaan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh sesuai dengan peraturan perundangundangan serta tuntutan ajaran agama Islam dengan tidak memandang agama, golongan dan kedudukan. AMC merupakan unit usaha yang berbasis spirit religiusitas, yakni dalam menjalankan roda bisnis senantiasa mempertimbangkan aspek tanggung jawab sosial sebagaimana menjadi ciri utama amal usaha

persyarikatan Muhammadiyah, sehingga ada keseimbangan antara orientasi bisnis dan orientasi dakwah. Senantiasa memelihara dan meningkatkan kompetensi personal dan kesiapan fasilitas untuk bersiaga melayani kebutuhan customer secara terpadu dan holistik. Sebagaimana dikatakan Direktur Keuangan dan SDM dr Nurfifi Arliani, Sp.M, lapisan ozon selama ini dikenal sebagai suatu lapisan pelindung bumi terhadap radiasi sinar ultraviolet (UV). “Agar tidak membahayakan makhluk hidup di permukaan bumi,� jelas Nurfifi. Menurut dr Nurfifi, ozon (O3) merupakan bentuk lain dari oksigen (O2) yang memiliki ekstra 1 atom O, sehingga menyebabkan senyawa ini berenergi tinggi. Gas O3 terbentuk ketika gas O2 dilewatkan pada medan listrik bertegangan tinggi (400010.000 V). Ditambahkan Dixie Melodia Anwar, staf AMC, ozon adalah salah

satu oksidator terkuat (selain Clor dan Flour), dan di beberapa industri di Eropa digunakan sebagai pemurni air (water purification), zat pemutih pakaian (bleaching agent), maupun pembunuh kuman (disinfectant). Kemudian para ahli mulai berfikir, bila ozon bisa digunakan sebagai pembunuh bakteri dan virus dalam skala industri, apakah sifat itu juga berlaku dalam tubuh manusia? Seiring berkembangnya iptek, para ilmuwan berhasil menemukan bahwa gas ozon ternyata bisa digunakan dalam bidang kedokteran, yang kemudian dikenal dengan istilah terapi ozon. Terapi ozon adalah terapi pencegahan dan penyembuhan penyakit mengunakan gas ozon (O3). Ozon yang digunakan adalah medical ozone (ozon medis), yaitu campuran 0.05-5% O3 dan 99,95-95% O2 yang berwujud gas. Ozon ditemukan oleh Christoper Frieddrich Schonbein pada tahun

1840 dan digunakan untuk mencegah dan mengobati luka gangren (sejenis infeksi), tetanus, dan pengobatan lainnya semasa perang dunia pertama. Sejak saat itu, ozon mulai digunakan dalam dunia kedokteran. Di Eropa, terapi ozon sudah berkembang pesat. Bahkan sejak tahun 1950-an, terapi ozon diteliti dapat dipakai untuk mengobati penyakit yang ditakuti dunia saat itu, yaitu kanker. Medical ozone therapy telah terbukti sebagai terapi anti-penuaan dini, meningkatkan kualitas hidup serta meningkatkan ketahanan tubuh hingga 600 % dan karenanya dapat melawan berbagai penyakit, mengurangi proses penuaan dini dan menjaga keremajaan anda. Indikasi ozone therapy di antaranya adalah anti penuaan dini, detoksifikasi Narkoba, semua penyakit infeksi secara umum (termasuk penyakit menular sexual, herpes simplex/zoster), HIV/AIDS, membunuh bakteri dan jamur, penyakit degeneratif, al-

zheimer dan perkinson, vertigo dan migraine, disfungsi seksual, Tuberculosis (TB), penyakit autoimune (alergi, asma, lupus, penyakit chron), glukoma, diabetes dan gangrene, hepatitis dan sirosis, schleroderma dan multipleschlerosis, autisme, sakit sendi dan nyeri punggung. Di samping itu, berbagai masalah kulit (jerawat, psoriasis), penyembuhan penyakit jantung, stroke, dan pasca operasi stent, pengobatan kanker sebelum,

bersamaan dan setelah chemo therapy dan radio therapy. Bisa juga meningkatkan daya tahan tubuh, metabolisme, kesuburan, suplai oksigen pada jaringan tubuh, mencegah pertumbuhan tumor, mengurangi risiko kanker, menormalkan tekanan darah tinggi, kolestrol, trigliserid dan asam urat, mempercepat penyembuhan luka dan pemulihan kesehatan. Ada banyak manfaat dari terapi ozon, Anda tertarik?(*)


O Kesehatan