Page 1

EDISI

43

15 Juni 2008-15 Juni 2011

Th III/17 - 24 Mei 2011

Anjang Sana Jalan Sehat Amal Harga Eceran Wilayah Sumatera Barat

Mega Permai Blok F1 No. 3 Lubuk Buaya, Padang

Rp. 6.000

jejakmedia@yahoo.com

0751 - 482927 PRAKTEK PUNGLI

DI

Luar Sumbar + Ongkos Kirim

DISHUB PADANG MENGGILA

C MY K

Redaksi & Tata Usaha

TELISIK

Kepala KUA Calo Tawarkan Keur Tembak, Mark-Up Petugas Pasang Tarif Uang Tokok Biaya Nikah?

Pungutan liar atau yang lebih dikenal dengan pungli telah menjadi rahasia umum di UPT Keur Dinas Perhubungan Kota Padang. Instansi yang saat ini dipimpin kembali oleh Firdaus Ilyas menjadi lahan korupsi yang menakjubkan dilingkungan Pemko Padang. Betapa tidak, jutaan uang pungli bisa didapat di UPT tersebut.

1

2. Saat pengecatan t anda masa uji berlaku yang dilakukan pada kendaraan saat Keur juga dipungut biaya Rp. 5 ribu/k en daraan diluar biaya resmi.

Agam, JEJAK – Dugaan korupsi dengan cara melakukan mark-up juga merambah Kantor Urusan Agama. Seperti yang terjadi di KUA Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. Biaya nikah yang semestinya hanya Rp. 45 ribu di Mark Up sampai Rp. 350 ribu demi-

2

> bersambung ke hal. 11...

Zamri B.Ac Kepala UPT Keur Dishub Padang

Padang, JEJAK – Menyalahgunakan wewenang untuk meraup dana dari masyarakat melebihi apa yang seharusnya mereka bayar menjadi suatu ken ikma tan bag i s taf di kantor UPT Keur Dinas Perhubungan Kota Padang. Pungli yang terjadi di UPT tersebut tertangkap tangan langsung oleh JEJAK yang melakukan investigasi ke lokasi tempat pembayaran Keur itu. Pada Sabtu (31/4) lalu terlihat jelas bahwa pungli di UPT yang dikomandoi Zamri B.Sc memang ada dan telah lama berlangsung. Diduga sebelum kantor tersebut pindah ke Air Pacah, pungli telah

> bersambung ke hal. 11...

1. Suasana Mengetok Plat Nomor da n Pemas angan Se ge l K eur. Para penegmudi kendaraan yang melakuk an Keur dimint a unt uk menuggu gilar an pemasangan segel. 4. T erlihat salah seorang pet ugas Keur lagi asyik menghitung uang pungli yang diperoleh dari biaya ket ok da n pengecat a n diluar biaya resmi yang telah ditent ukan

3 3. Pemasangan segel Keur disalah sa t u k enda raan Pick-up ya ng dila kukan p et uga s Keur juga dimintai uang Rp. 2.000 dengan alasan untuk uang rokok petugas.

PERENCANAAN DIUBAH, KEJATI USUT BATANG MANGOR

Kadis PSDA Bakal Merana Padang, JEJAK – Proyek pengendalian banjir Batang Mangor-Kamumuan di Kabupaten Padang Pariaman yang baru saja selesai dibangun pada akhir tahun 2010, pertengahan bulan April 2011 lalu ambruk alias terban. Hal ini membuat Kejaksaan Tinggi Sumbar menjadikan proyek tersebut sebagai

target untuk diselidiki. Merespon pemberitaan dibeberapa media harian dan mingguan terbitan Sumbar tentang dugaan korupsi pada pengerjaan Proyek Batang Mangor-Kamumuan PSDA Sumbar, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat segera membentuk > bersambung ke hal. 11...

Foto : Kantor Dinas PSDA

BAF “Zalimi” Konsumen Padang, JEJAK – Ada-ada saja polah tingkah Bussan Auto Finance (BAF) Cabang Padang dalam menyelesa ikan kredit macet konsumennya. Tak hanya bertindak sebagai pencuri, BAF Cabang Padang juga bertindak arogan. Prosedur penagihan kredit yang dilakukan BAF Cabang Padang terkesan zalimi hak konsumen. Sebagaimana yang telah diatur dalam UU No 8 Tahun 2009 Tentang

Perli ndungan K onsumen, pada pasal 8 undang-undang tersebut dinyatakan bahwa konsumen berhak atas kenyaman, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang/jasa yang telah dibelinya. Selain itu dalam pasal tersebut juga dinyatakan bahwa konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa. > bersambung ke hal. 11...

Diduga Jadi Markus dan Buat Laporan Palsu

Oknum Wartawan di Polisikan media cetak mingguan terbitan Sumbar, dengan berani dan terangterangan merubah profesi wartawan yang disandangnya menjadi profesi markus (makelar kasus). Profesi tambaha n in ilah y ang akhirnya membuat Kamal dila-

TERKAIT PUNGLI

JTO

Yusril Minta Peraturan Diubah Padang, JEJAK – Sorotan dan kecaman tajam tentang pungutan liar yang terjadi di beberapa Jembatan Timbang Oto tak hanya datang dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Anggota DPRD Sumbar yang dituding ikut melegalkan pungli, angkat bicara. H. Marlis yang berasal dari Partai Hanura membantah bahwa DPRD Sumbar ikut melegalkan pungli di JTO. Menurutnya, DPRD mengutuk keras pungli tersebut dan telah beberapa kali memberikan teguran pada dinas terkait. Tapi sayangnya, pihak Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar seakan-akan tutup telinga dan basibanak. Marlis yang dikenal vokal ini mengak u pernah men angkap tangan pelaku pungli di JTO Lubuk Selasih. Saat itu, dirinya melakukan investigasi ke JTO tersebut. Didepan matanya, seorang staf di JTO itu dengan santai dan tanpa beban menerima sejumlah uang dari beberapa sopir truk yang melintas di JTO itu.

Saat ditanyakan pada petugas itu, dengan santai dia mengatakan bahwa uang yan g diterimanya adalah untuk pembeli kopi dan uang begadang. Mendengar ucapan tersebut, Marlis langsung mengatakan bahwa dirinya adalah Anggota DPRD Sumbar yang sedang melakukan investigasi. Mendengar itu, staf tersebut langsung ngacir kedalam dan memanggil Yusril selaku atasannya.

Yusril terlihat gelagapan dan seakan-akan memarahi bawahannya yang melakukan pungli. Sementara itu, Yusril selaku Pengawas di JTO Lubuk Selasih saat ditemui JEJAK beberapa waktu lalu di JTO Lubuk Selasih terlihat emosi akibat diberitakan Jejak News pada edisi 42 lalu. Yusril yang lepas kendali itu mengeluarkan nada ancaman. > bersambung ke hal. 11...

> bersambung ke hal. 8...

B IDIK

Bestari Nikmati Dana BMT Agam, JEJAK – Memang tidak dapat dipungkiri lagi seperti yang dilansir salah satu media mingguan lokal beberapa waktu lalu yang menyebutkan, dimana ada gula disana ada semut dan dimana ada uang rakyat disanalah bersarang oknum aparatur negara yang siap menguras uang negara (hak rakyat miskin-red). > bersambung ke hal. 11...

DUGAAN MAL PRAKTEK

“AK” Bantah Lakukan Abortus Criminal Padang, JEJAK – Tudingan praktek aborsi yang dialamatkan pada salah satu dokter kandungan ternama di Kota Padang yang berinisial AK ditanggapi serius oleh yang ber sangkuta n. AK yang juga mantan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara saat ditemui JEJAK pada Sabtu (7/5) lalu di Rumah Sakit Bersalin Ananda tempat prakteknya mengakui tindakan abortus yang telah dilakukannya. Kepada JEJAK, “AK” yang ter-

akhir berpangkat Ajun Komisaris Bes ar Polisi (AK BP) m enga kui perbuatannya melakukan aborsi terhadap beberapa pasien. Namun yang bersangkutan menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya adalah legal secara hukum dan kode etik kedokteran. Tindakan Abortus Provocatus Medicine yang dilakukannya semata-mata dilakukan karena kandungan dinilai telah membahayakan ibu /pasien dan bersifat emergency. Tindakan Aborsi yang dilakukan

> bersambung ke hal. 11...

PEMBERITAHUAN Diberitahukan kepada seluruh wartawan Jejak News agar segera mengambil ID Card secara langsung ke Kantor Redaksi Jejak Media Group. Pengambilan ID Card selambat-lambatnya dilakukan 8 (delapan) hari setelah terbitan Edisi 43/Th III (17/05). Pengambilan ID Card tidak dapat diwakili, dan hanya pemegang ID Card yang baru yang diakui sebagai wartawan Jejak News terhitung tanggal 25 Mei 2011. Kamal Putra

DI

Solok, JEJAK - Meski sudah lama dikeluhkan warga Kabupaten Solok dan pengendara yang melewatinya, rua s jala n Kota Solok-Sirukam belum juga tersentuh perbaikan. Kondisi ruas jalan yang merupakan etapa ke-7 Tour De Singkarak 2011 ini rusak parah, ada beberapa ruas jalan seperti di kawasan Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok selalu tergenang saat hujan turun, tak jarang kondisi ini membawa petaka. Kondisi jalan ini sangat membahayakan karena lubang di sejumlah titik mencapai kedalaman hingga 30 centimeter. Sehingga, bagi pengendara yang baru, lubang yang tergenang tersebut selalu menjadi petaka. Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, beberapa warga mengambil inisiatif dengan mele-

untuk menyelamatkan pasien memang dapat dilakukan dengan persetujuan minimal dua tim dokter ahli setelah sebelumnya dila> bersambung ke hal. 11...

Foto janin saat berusia 12 Minggu

Helmon Dt. Hitam Anggota Komisi I DPRD Agam

Mitra Komputer Tipu Konsumen Padang, JEJAK – Dalam pasal 8 Undang-undang 12 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dijelaskan bahwa Konsumen berhak atas informasi yang benar atas barang yang akan dibelinya. Namun pada praktek nya produsen ma upun di stri butor s eri ngka li melakukan tindak tanduk yang bukan saja melanggar UU perlindungan konsumen, tapi juga merugikan konsumen. Hal ini dialami langsung oleh Jejak News yang tergabung di CV. Jejak Media Group saat membeli 3 Set Komputer pada Mitra Komputer. Disaat menawarkan produk, Mitra komputer memperlihatkan selembar brosur yang berisikan > bersambung ke hal. 11...

C MY K

Padangpanjang, JEJAK - Wartawan adalah profesi intelektual dan bertugas sebagai sosial control, baik di tengah masy arakat m aupun dikalangan pelaku pekerja negara. Bahkan, termasuk pilar keempat dalam pemerintahan. Wartawan yang professional itu diikat dengan kode etik jurnalistik dan dibawah payung UU pokok pers No.40 Banyaknya wartawan yang la­hir dan tidak tahu dengan ramburambu pers tersebut mengakibatkan rambu-rambu pers itu dilanggar. Ada juga wartawan yang dengan sengaja menukar profesi dengan profesi lain yang menyalahi hukum dan membuat oknum wartawan tersebut berurusan dengan pihak yang berwenang. Kamal Putra (35 th) oknum wartawan Padangpanjang dari salah satu

4

SIDIK Lama Tak Disentuh, Sirukam Minta Dijamah


2

Edisi 43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

JENDELA JEJAK Perubahan Menuju Kesuksesan “Tak ada yang abadi selain perubahan itu sendiri” sempat tersendat-sendat akibat managemen yang tidak jelas, Jejak News memutuskan untuk berpisah dari managemen yang lama. Dengan hanya membawa empat orang kru lamanya, Ismail Novendra selaku Pimpinan Redaksi sekaligus pencetus dan pendiri Jejak News memutuskan bergabung dengan M. Arif Budiman. Pengusaha muda yang menyatakan diri berminat untuk berkecimpung di bisnis jurnalistik dan bertekad membesarkan Jejak News. Setelah bergabung dengan M. Arif Budimann. Jejak News tampil dan hadir dengan managemen, tampilan, dan kantor redaksi yang baru. Memperlihatkan keseriusannya. M. Arif Budiman merelakan tempatnya di Mega Permai 1

Blok F1 No. 3 menjadi kantor redaksi Jejak News dan Jejak Media Group. Selain itu, Jejak News juga merekrut beberapa pemuda dan pemudi ulet untuk memperkuat strukturnya. “Managemen baru, struktur baru, kantor baru, dan semangat baru” ungkap Ismail Novendra penuh optimis. “Ini semua demi kesuksesan. Saya yakin dengan perubahan ini Jejak News akan lebih baik dan lebih eksis” ujarnya. Kolaborasi Ismail beserta krunya dengan M. Arif Budiman yang didukung tenaga muda profesional menambah keyakinan kru Jejak Media Group untuk menghantarkan Jejak News menjadi Koran yang disegani dikalangan insan pers dan pejabat. Ditambah binaan dari Drs. H. Amris Kahar dan Hj. Yasni, Jejak News semakin mantap dalam melangkah dan meraih kesuksesan. Bermotto “ Satu untuk semua, semua untuk satu” menciptakan rasa cinta kru Jejak News terhadap medianya. Bagi kru Jejak News kebersamaan lebih utama dari materi. Semoga kebersamaan dapat menjadikan Jejak News eksis kedepan. Semoga….Amin.***

Drs. H. Amris Kahar Ketua Dewan Penasehat

Hj. Yasni Anggota Dewan Penasehat

Kejujuran Menuju Kesuksesan

Ramah, Inspriratif, dan Kharismatik

Gelar Pendidikan Bukan Jaminan

Musuh Para Koruptor

Berwibawa dan Kharismatik. Inilah sosok yang terlihat pada diri Drs. H. Amris Kahar. Lelaki yang lahir di Lempur, Kerinci pada 5 Juni 1956 ini dikalangan Kanwil Depag Sumbar cukup dikenal. Semasa kuliah di IAIN Imam Bonjol pada Fakultas Syariah Jurusan Peradilan , Amris Kahar aktif berorganisasi. Berbagai Jabatan dipercayakan padanya. Seperti Komisaris HMI, Pengurus Senat Mahasiswa, Anggota Resimen Mahasiswa Pagaruyung. Mengabdi di Departemen Kementerian Agama dari awal menjadi PNS hingga kini membuat lelaki ini sangat mencintai pekerjaannya. Dikalangan pegawai Depag Sumbar, Amris Kahar merupakan sosok yang menjadi panutan bagi stafnya. Dunia jurnalistik bukan dunia yang asing baginya. Bekerja di Depag Sumbar, Amris Kahar banyak berhubungan dengan kalangan jurnalis. Hal inilah yang membuat lelaki tamatan SPIAIN tahun 1976 ini tertarik dengan dunia jurnalis. Jabatan Ketua Dewan Penasehat di percayakan padanya. Selaku orang yang telah banyak memakan asam garam dalam kehidupan dan segudang pengalaman baik di dalam negeri maupun diluar negeri , Amris Kahar menjadi tempat untuk meminta nasehat dan saran bagi seluruh kru di Jejak News. Slogan “Kejujuran Menuju Kesuksesan” menjadi motto bagi Amris Kahar yang telah tiga kali menunaikan ibadah haji untuk diterapkan di Jejak Media Group. ***

Wanita yang memiliki sifat keibuan ini baru berkiprah di dunia jurnalistik. Kendati demikian, ibu dari empat anak ini sangat tertarik sekali di dunia jurnalis. Tak tanggung-tanggung, bantuan moril dan materil diberikan untuk kemajuan Jejak Media Group. Selaku Dewan Penasehat, Hj. Yasni yang lahir di Minas, Pekanbaru 19 Oktober 1960 lalu selalu memberikan masukan, saran dan nasehat pada seluruh karyawan di Jejak Media Group. Tamat SD Tahun 1973, Hj. Yasni melanjutkan pendidikan ke Pesantren Diniyyah Puteri Padangpanjang dan Tamat Tahun 1977. Kemudian dilanjutkan lagi ke SMKK (Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga), YKWI (Yayasan Kesatuan Wanita Islam) di pekanbaru, tamat tahun 1979. Semenjak Tahun 1983, wanita yang inspiratif dan kharismatik ini memulai katriernya sebagai PNS di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Selama 28 Tahun mengabdi saat ini Hj Yasni aktif di Tissue Bank RS. Dr M. Djamil Padang. ***

Rajin, ulet, gigih, dan profesional itulah empat kata yang paling cocok untuk menggambarkan pria kelahiran 17 Maret 1987 ini. Berijazahkan Paket C, Arif merintis karirnya dengan menjadi karyawan di salah satu Usaha Catering. Tidak puas dengan status sebagai Karyawan Catering, Arif mendaftar menjadi Announcer di salah satu Radio Swasta Kota Padang. 3 tahun di Radio, Arif berinisiatif membuka usaha sendiri dan mendirikan perusahaan yang bernama CV. Life Skill dan bergerak di bidang Event Organizer. Tak puas sukses di dunia Event Organizer, Mei 2011 Arif mengembangkan sayapnya ke bisnis media dengan mendirikan Jejak Media Group. Koran Jejak News yang sebelumnya di nakhodai Ismail Novendra RIDER digandeng Arif untuk bersama-sama memajukan Jejak News. Tak hanya menggaet Jejak News, Arif yang menjadi Pemimpin Umum juga memfasilitasi terbentuknya Portal Berita Online www.ZonaSumbar.com. “Tahun depan kita udah punya Radio” itu targetnya. Selain beberapa bukti sukses diatas, saat ini Arif juga merupakan Analis Database di salah satu Perusahaan Penyelenggara Tour and Travel Ibadah Haji berskala Internasional. Disiplin demi kemajuan, itulah yang selalu ditanamkannya kepada semua karyawan di perusahaannya***

Satu tahun, satu kasus wajib tuntas. Ini merupakan target yang dipegang oleh pria yang telah malang melintang didunia jurnalis. Baginya, setiap koruptor wajib hukumnya tidur di kandang situmbin. Ayahdari empat anak ini memulai karirnya di dunai jurnalis sejak tahun 1999. Bermula dari Office Boy di Padang Pos, Ismail bertekat untuk menjadi wartawan investigasi. Akhirnya, berkat keseriusan dan kegigihannya, ditahun 2003, dia berhasil menjadi seorang wartawan investigasi. Mulai tahun 2005 hingga 2010, lelaki ini telah sukses mengantarkan beberapa pejabat koruptor ke Hotel Prodeo. Diantaranya pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, Dinas PU Pasaman, Dinas PU Kabupaten Pasaman Barat, Dinas Perkebunan Sumbar dan Dinas Pendidikan Kabupaten Solok. Ditahun 2011 ini, lelaki yang biasa disapa Is Jejak memiliki target menghantarkan dua kepala dinas di lingkungan Pemprov Sumbar ke Kandang Situmbin. Hal inilah yang membuat hidupnya selalu dalam ancaman karena bermusuhan dengan para koruptor. Jejak News merupakan Koran ke-13 yang pernah ditumpanginya. Sebagai pemimpin redaksi, dia bertekat untuk menjadikan Jejak News sebagai koran pamungkasnya. ***

Fany Parnike Pimpinan Perusahaan

Sopan Tapi Kejam Fany Parnike, Berasal dari keluarga sederhana dan didikan orangtua yang tegas dan disiplin menjadikan Fany sosok laki-laki yang selalu disiplin masalah waktu. Pendidikan Formalnya diawali dari SD Negri 042 Pekanbaru dikelas 1, kemudian kelas 2, 3 dan 4 di SD Negri 005 Pekanbaru, dan menamatkannya di SD Negeri 37 Padang. Setelah itu sempat setahun bersekolah di SMP Negri 24 Padang, akhirnya melanjutkan lagi di SMP Negri 26 Padang. Dan kemudian melanjutkan di SMU Negri 8 Padang. Setelah lulus SMU pada usia 17 tahun, Fany melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan Ekonomi pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta (UBH) Padang. Walau terhitung wajah baru di dunia jurnalistik, Fany dipercaya memegang jabatan Pemimpin Perusahaan . ***

Ria Rubianti Manager Iklan dan Pemasaran

Targetkan Kemajuan Lahir di Padang, Sumatera Barat, tanggal 6 Desember 1983. Ria mengenyam pendidikan di SD Negeri 32 Padang, SLTP 2 Padang, SMA Pertiwi 1 Padang, dan menamatkan S1 Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Eka Sakti Padang. Ria melanjutkan kuliah profesi akuntan di Universitas UNAND untuk meraih gelar AK-nya. Dalam perjalanan karier yang pernah ditekuni mulai dari melanglangbuana ke daerah Pekanbaru dan Jakarta sebagai karyawan staff ADM di salah satu perusahaan swasta yang ternama dikota tersebut. Hingga akhirnyaorangtua memanggil Ria untukpulang ke kota kelahirannya guna membantu orang tua di toko. Tak lama kemudian, gadis yang termasuk vocal ini bekerja disebuah kantor notaris dan PPAT di Kota Padang. Hingga ada seorang teman mengajak untuk bergabung di media cetak mingguan Garda Minang. Bertahan selama 1 tahun lebih, akhirnya hengkang ke media cetak harian Umum Aspirasi. Berbekal pengalaman inilah yang membuat dia bertekat untuk memajukan Jejak News.***

Rais Man Graphic Designer/ Wartawan

Ambisi Jadi Wartawan Pro Setahun malang melintang di dunia percetakan dan ahli di design Grafis menjadikan pria kelahiran 21 juli 1988 ini dipercaya sebagai Lay Out Man di Jejak News. Selain jadi Lay Out Man, pria tamatan SMA Negeri 11 Padang tahun 2007 ini juga berkeinginan menjadi wartawan muda yang profesional. Belajar dan terus belajar. Motto ini diterapkan Rais Man untuk mencapai tujuannya. Cita-citanya yang selama ini terpendam untuk menjadi wartawan profesional akan diwujudkannya melalui Jejak News. Didaerah tempat dia dilahirkan, yaitu Bungus Teluk Kabung. Rais Man, pemuda lajang dengan tubuh atletis ini juga aktif dipengurusan organisasi pemuda sebagai koordinator informasi dan data***

PEMIMPIN UMUM :

Muhammad Arif Budiman PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB

Ismail Novendra RIDER PEMIMPIN PERUSAHAAN :

Fany Parnike PENERBIT :

CV. JEJAK MEDIA GROUP Akta Notaris Nomor 77 Notaris : Hendri Final, SH

Redi Irwansyah Redaktur Pelaksana

Sinergitas Dalam Investigasi

Redi Irwansyah menamatkan pendidikan terakhirnya di SMA Negeri 2 Padang pada tahun 2005. Pemuda kelahiran Padang, 20 Juni 1987 yang memulai karir jurnalistiknya sebagai administrator Bidang Seni dan Budaya sekaligus penulis feature wisata di WSTC (West Sumatera Tourism and Culture) pada tahun 2009 ini dipercaya sebagai Redaktur Pelaksana Jejak News. Belajar banyak tentang Jurnalisme Investigatifkepada Ismail Novendra saat bersama di Harian Aspirasi, Redi akhirnya memutuskan untuk berkonsentrasi di bidang jurnalistik ini. “Jurnalisme Investigasi itu sinergitas antara seni, silat danfilsafat. Dibutuhkanketenangan, ketajamananalisis, kecepatanmengambil keputusan dan ketepatan bertindak”, ujarnya.***

Syahrial Tateng Wartawan/ Manager Distribusi dan Sirkulasi

Mantan Preman Jadi Wartawan Keras dan bertemperamen tinggi. Sifat inilah yang terlihat bila pertama kali berkenalan dengan pria yang satu ini. Tapi bila telah dekat dengannya, semua orang akan cepat akrab ulah lelucon yang sering dilontarkannya. Kehidupan keras di Ibukota Jakarta dan di Kota Padang pernah dilakoninya puluhan tahun. Bang Bob memulai kariernya dibidang jurnalistik pada Januari 2011 sebagai staf Investigasi di Harian Umum Aspirasi. Pria berusia 43 tahun ini lantas melanjutkan kariernya di Jejak News. Empat bulan bergelut dibidang jurnalistik, pria yang semasa kecil mempunyai cita-cita menjadi pembalap nasional ini telah bergelut di banyak Kasus Korupsi. Mottonya “Selagi saya berada dijalur yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak ada satupun manusia yang saya takuti “.***

Mainila Susanti

Wartawan Padang

Tiada Hari Tanpa Suaranya Kecil dan Imut. Itulah ciri khas dari gadis yang jolong gadang ini. Padang menjadi kampung halamannya. Gadis kelahiran tahun 1992 ini akrab dipanggil Santi. Dibesarkan dilingkungan keluarga yang memasyarakat menjadikan Santi anak yang penuh percaya diri, pandai bergaul dan peduli lingkungan. Setelah menamatkan pendidikan pada usia 17 Tahun di SMK Negeri 6 Padang , Santi melanjutkan Pendidikan di Universitas Eka Sakti Padang Jurusan Ekonomi Akuntansi. Berkiprah di Jejak News sebagai wartawati membuat Santi selalu belajar dan belajar. Sifatnya yang bawel dan selalu tertawa membuat suasana dikantor Jejak News selalu ceria. Bagi wartawan kehadiran Santi menambah semangat dalam menulis berita. ***

Arisal Yanuarafi

IT Support/ Wartawan Padang

Takkan Habis Ilmu Digali Pernah bekerja di salah satu Media Online di Padang dan aktif dibidang IT Support yang melayani kebutuhan pelanggan yang membutuhkan bantuan seputar masalah IT membuatnya dipercaya menjadi IT Support dan Web Master di ZonaSumbar.com ( group Jejak Media). Selain aktif di Zona Sumbar.com, dan designer website untuk beberapa perusahaan di Sumatera Barat, Ari Juga merupakan wartawan di Jejak News. Karena tertarik akan dunia investigasi, Putra kedua dari lima bersaudara ini bertekadmenjadi wartawanhandal diJejak News. ***

Muhammad Arif Budiman Pimpinan Umum

Zaidinul Rang Kayo Basa Redaktur Investigasi

Tiada Hari Tanpa Investigasi Tiada Hari tanpa Investigasi, kalimat ini selalu dilontarkan Zaidinul Rangkayo Basa. Bagi lelaki yang telah lama berkiprah di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan surat kabar, hari-harinya dihabiskan untuk membongkar kasus korupsi. Bila dihitung-hitung, telah puluhan pejabat di Sumatera Barat yang harus berurusan dengan aparat penegak hukum akibat bermain api dan memakan uang negara. Baginya tidak ada kata mundur untuk mengungkap suatu kasus dugaan korupsi apalagi menyangkut masyarakat. Musuh utamanya adalah pejabat yang suka memakan uang fakir miskin, anak telantar, dana gempa dan dana masjid. Untuk pelaku tersebut, Zaidinul yang merupakan Redaktur Investigasi tidak kenal ampun. Sebelum para pelaku korupsi tersebut belum menikmati Hotel Prodeo, dirinya takkan pernah puas. ***

Sri Yuni Utami Sekretaris Redaksi

Dari Theater ke Redaksi Putri pertama dari pasangan Zulfahmi St Tanmijo dan Yelli Rosi ini lahir di Bukittinggi pada 9 Januari 1988. Menyelesaikan SD pada tahun 2000 di SDN 32 Sungai Tanang. SMP pada Tahun 2003 di SLTP Negeri 2 Pelepat, Muaro Bungo, Jambi. SMA pada Tahun 2006 di SMA Negeri 2 Bukittinggi. Tamat dari SMAN 2 Bukittinggi, Yuni melanjutkan studinya di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang. Memiliki hobi bermain theater dan ikutbergabung dengan beberapa komunitas theater di Kota Padang, membuat Yuni telah malang-melintang di berbagai panggung theater di Kota Padang. Ilmunya di Bidang Sastra Indonesia membuatnya dipercaya menjadi Sekretaris Redaksi dan sekaligus Editor di Jejak News. ***

Yandra Eka Rolanda

Ismail Novendra RIDER Pimpinan Redaksi

Ridho Leta Koordinator Liputan

Jiwa Pemberontak, Hati Malaikat Pria kelahiran 24 Juli 1986 ini mengawali kariernya di dunia jurnalistik pada awal 2010. Bila dilihat dari latar pendidikannya, pemuda ini termasuk keras dan memegang prinsip. Pernah mengecap bangku perkuliahan di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Karena berjiwa pemberontak dan tak suka diobok-obok membuatnya tak bisa mengikuti peraturan. Akhirnya pria ini memutuskan untuk tidak menyelesaikan kuliahnya. Ridho, sapaan akrab pria ini merupakan Koordinator Liputan di Jejak News. Bagi lelaki yang mempunyai hobby menulis dan berorganisasi ini, tantangan investigasi menjadikan dirinya selalu antusias untuk mengungkap setiap dugaan korupsi yang ada. “Makanlah rumput saat kau jadilembu” itu menjadi semboyan hidupnya. ***

Feby Septiadi Wartawan Padang

Pemburu Kontraktor Nakal Babay…itulah panggilan yang biasa diberikan rekan-rekan. Feby Septiadi. Pemuda kelahiran 24 September 1986 ini dibesarkan dilingkungan keluarga kontraktor. Dapat dipastikan Babay menjadi sosok yang bakal menakutkan bagi kontraktor nakal di Sumbar. Berbekal ilmu konstruksi yang didapat dari kuliah di salah satu perguruan tinggi tekhnik sipil dan pengalaman lapangan dari sang ayah, Babay bertekat membangun Sumbar. Anak salah satu kontraktor yang ahli dibidang kontruksi ini mulai berkiprah di dunia jurnalistik pada Maret 2011. Bakat teknik kontruksi yang turun dari orang tuanya, membuat pemuda enerjik menjadikan ia sangat paham akan kecurangan-kecurangan yang dilakukan kontraktor. Baginya tak pandang bulu dalam penegakan aturan. “Siapapun yang melakukan kecurangan akan saya ungkap, meskipun itu orang tua saya” ujarnya mantap. ***

Halimatun Sa’diah

Wartawan Padang/Editor

Wartawan Padang

Sentuhan Seni di Dunia Investigasi

Perhitungan Yang Jelas

Anak pertama dari 3 (tiga) bersaudara ini lahir di Pariaman dan tengah menyelesaikan kuliah di Universitas Negeri Padang. Hidup mencintai seni dan ingin selalu eksis membuat Yandra menjadi sosok yang terkenal dan disenangi oleh orang - orang di seklilingnya. Pria yang satu ini memang sangat unik, dengan gaya yang super cuek, dia dapat menunjukan kalau dia bukanorang yang sembarangandan patut di perhitungkan. Berbekal jiwa kebersamaanyang sangat tinggi, Yandra dengan mudah dapat bersosialisasi dalam keadaan dan situasi apapun. Meskipun orang tersebut baru di kenalnya. “Anti Mapan dan Anti Kapitalisme”, meskipun hal ini tak pernah diucapkannya, namun paham-paham tersebut terlihat dalam sikap kesehariannya. Walaupun Super cuek dan selalu tampil sederhana, Yandra mempunyai kepribadian yang bijaksana***

Nisa, itulah panggilan Halimatun Sa’diah, gadis yang lahir di Agam Sumatera Barat pada Tanggal 22 Agustus 1986 lalu. Gadis yang penuh percaya diri ini menyelesaikan Pendidikan Dasar di Agam Tahun 1999, MTS Pariaman Tahun 2002 dan SMK Nusatama Padang Tahun 2005. Setamat SMK, perempuan yang hobby membaca bacaan bernuansa islam ini, melanjutkan pendidikannya ke Pokjar Open University Johor Malaysia, dan mendalami jurusan ekonomi manajemen. Di sana ia juga aktif di organisasi Ikatan Keluarga Muslim Indonesia. Tahun 2010, Nisa kembali ke Indonesia dan melanjutkan Pendidikan di Universitas Eka Sakti Padang. Karena memang terbiasa beraktifitas, membuatnya tertarik bergabung Jejak News. ***

Dewan Penasehat: Drs. H. Amriz Kahar (Ketua), Hj. Yasni, Ir. Basril Basyar, MM, M. Muchtar, Arman Hadi, Drs. Deni Harzandi, Syamsir Burhan, Dewan Redaksi : Muhammad Arif Budiman, Fany Parnike, Ismail Novendra RIDER, Redi Irwansyah, Ridho Leta Penasehat Hukum :Virza Benzani SH. MH Koordinator Sumbar : M. Yulis, Lukman, Litbang : Hendrik Sikumbang, Anul Zufri, Redaktur Pelaksana : Redi Irwansyah, Redaktur Investigasi : Zaidinul Rangkayo Basa, Ir. Syafrudin Tasar, Koordinator Liputan : Ridho Leta, Sekretaris Redaksi : Sri Yuni Utami Wartawan Padang : David Effendi, Syahrial Tateng, Al Ahyan, Al Putra, Feby Septiadi, Yandra Eka Rolanda, Rais Man, Mainila Susanti, Halimatun Sa’diah Solok : Esvidel Pesisir Selatan : Beni Hendra, Indra Fansuri, Lima Puluh Kota/Payakumbuh : Aspon Dede, Bustamam HB, Pasaman Barat : Suyatno Lubis, Welliyarni Sawahlunto : Nova Hendra, Mahendriko Solok Selatan : Suharman, Dharmasraya : Darisman, Padang Panjang : Yan Bayok, Edmon Tantes, Titi Indriani, Tanah Datar : Edmon Tantes, Bukittinggi : Jontra, Agam : Yusra W, Eka Maldi, Guslili Harti, Andre Wijaya, Manajer Iklan dan Pemasaran: Ria Rubianti, Manager Distribusi/ Sirkulasi : Syahrial Tateng, Desain Grafis by : Rais Man, Hafiz Alamat Redaksi/ Bisnis : Komplek Mega Permai I Blok F1 No. 3 Lubuk Buaya, Padang, E-mail: jejakmedia@yahoo.com, Telp,(0751) 482927. Fax. (0751) 481025, Harga Eceran Rp. 6.000/ eks. Harga langganan Rp.18.000, Tarif Iklan : 1 halaman warna (colour) Rp. 4.500.000, Satu Halaman Hitam Putih (black and white) Rp. 3.000.000. Percetakan : PT. Padang Graindo Mediatama (isi diluar tanggungjawab percetakan) Wartawan JEJAK NEWS dalam melaksanakan tugas dilengkapi identitas resmi dari keredaksian, nama tercantum dalam boks redaksi. Bagi yang tidak dilengkapi identitas bukan wartawan JEJAK NEWS


PADANG Edisi

3

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

Satu Lantai Untuk Satu Anggota DPD Padang, JEJAK - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI segera memiliki sebuah kantor perwakilan megah dengan biaya pembangunan Rp 30 miliar di Sumatera Barat. Ketua D PD R I Irm an Gusm an mengatakan pembangunan kantor tersebut segera dilakukan dalam waktu dekat,Tanah dan lokasi pembangunan juga sudah ditetapkan oleh pemerintah setempat. “Lokasinya di Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang, tepatnya tanah eks Gedung Bappeda Sumbar yang lama” katanya. “Pemprov Sumbar memberikannya dalam bentuk hibah, luasnya 2.000 meter, dengan 4 lantai, desainnya pun sudah dikerjakan pihak Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumatera Barat. Untuk proses tender pengerjaan, direncanakan dalam tahun ini, dan bakal disegerakan pembangunannya” ungkap Irman lagi. Ged ung perwa kilan DPD di daerah, ucap Irman, sangat penting,

khususnya dalam upaya menghimpun aspirasi rakyat. “Kita jelas memberi apresiasi terhadap Pemprov Sumbar, karena bisa cepat merespon dan m enindaklanjuti rencana pembangunan ini” katanya. Irman menambahkan, DPD RI hingga kini belum memiliki kantor dan gedung, dan sudah selayaknya pula memiliki kantor yang representati f, terutam a d i daera h. “Dengan adanya itu (kantor - Red), kita akan berka ntor di daerah pemilihan masi ng-masing, dan hanya pergi Rapat yang ke Jakarta,” kata Irman. Ketika dimintai pendapat tentang pembangunan Gedung DPD ini, Z Rangkayo Basa, Dewan Pakar pada Dewan LSM Bersatu Sumatera Barat, menyampaikan “Anggota DPD RI yang berasal dari Daerah Pemilihan Sumbar hanya berjumlah 4 orang, buat apa gedung megah 4 lantai bagi mereka? Berarti satu orang satu lantai? Apa yang telah mereka perbuat untuk S umatera Barat,

harusnya tanah yang dihibahkan Pemprov tersebut bisa digunakan untuk kepentingan lain yang lebih berarti bagi Sumatera Barat”. Da la m pan dan ga nn ya pembangunan Gedung DPD di setiap Provinsi hanyalah buang-buang

uang Negara. Harusnya dana 990 M yang diang garkan untuk pembangunan Gedung DPD di seluruh Provinsi di Indonesia, lebih fungsional jika dianggarkan pada kebutuhan lain, tukuknya. *Leta

H. Irman Gusman, S.E, MBA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI

Selangkah Lagi MK Pimpin Partai Demokrat

Muslim Kasim Calon Ketua DPD Demokrat Sumbar

Padang, JEJAK - Suara dukungan menguat dari petinggi Partai Demokrat Pusat untuk Wakil Gubernur Sumatera Barat memimpin Partai Demokrat Sumbar. “Tinggal ketok palu aja lagi. Maka Sah dan pasti Pak Muslim Kasim jadi Demokrat 1 Sumbar,” ujar salah seorang anggota DPP Partai Demokrat yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (14/5) lalu. Pertimbangan menguatnya mantan Bupati Padang Pariaman ini sebagai calon pemimpin Partai Demokrat Sumbar sesuai fatsum politik partai.”Tidak tertulis, tapi fatsum, kalau tidak kepala daerah, wakilnya bisa jadi Ketua Partai sesuai tingkat kepeng-

Pos Bantuan Pihak Ketiga di APBD Padang Kosong Padang, JEJAK - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terdiri dari Pendapatan dan Pengeluaran, pada Pendapatan ada Pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bantuan Pihak Ketiga. “Tapi selama saya menjadi anggota DPRD, periode lalu 2004-2009 dan 2009-2013, tidak pernah ada pos bantuan pihak ketiga itu terisi” ujar Wakil Ketua DPRD Padang Afrizal pada wartawan beberapa waktu lalu. Artinya pos itu selalu ada di APBD Padang, tapi tetap saja kosong, padahal kata politisi Partai Golkar ini, Padang tidak daerah minus bagi perusahaan baik BUMN maupun swasta nasional. “Di kota ini ada PT Semen Padang, PT Pelindo dan PT PLN serta banyak bank pelat merah yang beroperasi di sini, tapi setiap kita menggugah mereka selalu terbentur dengan birokrasi di manajemen Jakarta,”ujarnya. Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang kata Afrizal sudah cukup lama untuk mendapatkan bantuan pihak ketiga tersebut yang legal sesuai dengan aturan keuangan daerah. “B antuan pihak ketiga ke APBD itu beda dengan CSR karena aturan yang mendasarinya berbeda pula,”ujarnya. Afrizal bertekad DPRD periode sekarang harus mencatatkan perjuan gan emas dari sektor tupoksi budgeting. “Kalau ini berhasil di masa dewan periode sekarang maka ini menjadi tinta emas legislatif dalam bidang tupoksi kami yaitu budgeting,”, ujarnya. *Int

urusan” ujar anggota DPP Partai Demokrat tersebut . Seandainya apa yang dikatakan anggota DPP Partai Demokrat ini benar, maka bisa dipastikan calon kuat yang digadang-gadangkan selama ini Syamsul Rahim akan tersingkir dari konstelasi politik Musyawarah Daerah Partai Demokrat. Panitia Musda Partai Demokrat Sumbar ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, belum tahu akan rumor dipercayanya MK untuk menjadi Pimpinan Partai Demokrat pada Musda yang belum dipastikan tanggal pelaksanaannya ini. “Masih menunggu arahan Jakarta (DPP-red)” ujar salah seorang Anggota Panitia Musda Partai Demokrat Sum-

bar ketika dihubungi wartawan. Sedangkan Muslim Kasim sendiri ketika ditanya mengenai isu yang beredar dan kesediaannya mengaku bersedia memimpin Partai Demokrat Sumbar. “Kalau dikehendaki kader partai dan direstui Pak SBY Insyaalah saya siap dan dengan bismillah kita melangkah bersama” ujarnya. Menurut kalangan dekat Muslim Kasim, jika Wagub memimpin Demokrat justru keuntungan bagi pemerinta han di Sumbar. “Kalau untuk kepentingan Sumbar, saya yakin Pak Muslim bersedia” sebut orang dekat Wagub Sumb ar mi nta n ama ny a tid ak disebutkan. *int

3.576 Orang Peserta UN SMA, MA dan SMK Tidak Lulus Padang, JEJAK – Terjadi peningkatan kelulusan SMA/MA dan SMK semua jurusan Sumatera Barat tahun ini dibandingkan dengan tingkat kelulusan tahun lalu, hal ini terbukti dari hasil kelulusan UN SMA/MA dan SMK tahun ini yang diumumkan (16/5) lalu. Tahun ini tingkat kelulusan SMA Jurusan IPA adalah 99,01 persen, lulus 15.687 siswa dari total 15.844 peserta atau hanya 157 siswa yang tidak lulus. Hasil ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu yang mana tingkat kelulusan SMA jurusan IPA hanya 96,95 persen. SMA Jurusan IPS, dari total 19.993 peserta, sebanyak 19.354 siswa berhasil lulus, berarti tingkat kelulusan SMA Jurusan IPS tahun ini adalah 96,80 persen atau hanya 639 orang siswa yang tidak lulus, berbeda dengan tahun lalu yang tingkat kelulusan Siswa SMA Jurusan IPS hanya 90,39 persen. Sedangkan SMA Jurusan Bahasa pada tahun ini 168 orang peserta berhasil lulus dari total 171 orang peserta (98,25%) atau hanya 3 orang saja yang tidak lulus dan hasil ini jauh meningkat jika dibanding tahun lalu yang hanya 85,94 persen. Sementara itu untuk MA, yang Jurusan IPA dari total 1.832 Peserta, 1770 orang berhasil lulus (96,62%) atau hanya 62 orang siswa yang tidak lulus. Dan ini juga meningkat jika dibandingkan tahun lalu yang tingkat kelulusan MA Jurusan IPA yang hanya 89,57%. Dan MA Jurusan IPS meningkat dari tahun lalu yang hanya 77,27% meningkat menjadi 93,88% tahun ini. Serta MA Jurusan Bahasa tahun ini tingkat kelulusannya 87,10% dan Jurusan Keagamaan lulus 95,82%. Untuk SMK dari total 17.256 peserta tahun ini lulus 17.087 orang siswa (99,02%) atau hanya 169 orang siswa yang tidak, dan ini juga meningkat jika disbanding tahun yang tingkat kelulusan hanya 78,40%. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumbar, Syamsurizal ketika dimintai pendapat mengenai keadaan kelulusan SMA/MA dan SMK tahun ini mengatakan “Alhamdulillah hasil UN tahun ini meningkat dan cukup baik, bahkan banyak sekolah yang berhasil mencapai kelulusan 100%” Hasil kelulusan tahun ini didapat dengan system penilaian baru yang ditetapkan Kemendiknas tahun ini, yaitu mempertimbangkan 4 empat syarat lulus dengan system penilaian 60% hasil UN dan 40% hasil Ujian Sekolah (US). Menurut Syamsurizal perubahan sistem penilaian in i mer upak an upaya peningkatan kual itas kelulusan yang diupay aka n ol eh pemerintah yang mana kelul usan tidak hanya ditentukan oleh nilai ta pi juga ol eh akhlak. *Leta

Padang Segera Miliki Pabrik Pengolahan Sampah Padang, JEJAK - Kota Padang, segera memiliki pabrik pengolahan sampah menjadi sumber energi atau produk pupuk pada Tahun 2012. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Kota Padang Azwin kepada wartawan. Saat dikonfirmasi, Azwin menjelaskan bahwa pembangunan pabrik tersebut berdekatan dengan lokasi Tempat Pembuangan Akhir

(TPA) sampah di daerah Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah Padang, dengan investasi mencapai Rp46 miliar. “Saat ini, kita (Pemko Padang - Red) bersama investor yang berminat tadi tengah melakukan survey lapangan ke lokasi” kata Azwin. Poten si sam pah da ri rum ah tangga di Padang, mencapai volume 800 ton per hari, dan baru

sebagian kecil yang diproses menjadi pupuk kompos, dengan kisaran produksi 4,5 ton/bulan atau sekitar 150 kg/hari. “Untuk pemanfaatan lebih potensi ini, jelas butuh pihak ke tiga (investor - Red), khususnya yang berminat mengola serta menjadikan sampah tadi menjadi bahan berm anfaat, dan ber nilai jual” ungkap Azwin lagi. Pemko Padang juga mengklaim siap memberikan kemudahan terhad ap i nvestor y ang b ermi nat menanamkan modal di bidang pengolahan sampah ini. Fasilitas kemudahan tadi adalah berupa keringanan segala bentuk pengurusan perizinan, ketegasan waktu penyiapan dokumen, menyiapkan tim pembantu pelaksana penelitian ke objek yang diminati, dan pemberian insentif di sektor pajak serta keringanan retribusi. “Apalagi kalau investasi tadi dapat merekrut tenaga kerja banyak, pajak serta retribusi lahan investasi mereka juga akan dikurangi 20%

hingga 100%,” katanya. Perinciannya, gratis 100% pajak/ retribusi apabila investor mampu menanamkan modal lebih dari Rp1 triliun serta mempekerjakan karyawan di atas 500 orang. Lalu, katanya, diskon 80% pajak dan retribusi jika investasi Rp500 miliarRpl triliun dengan serapan tenaga kerja 250-500 orang. Investor mendapat potongan 60 %, kalau menanam Rp25 miliarRplOO miliar (pekerja 50-100 orang), pengurangan pembayaran pajak/retribusi 40 % kalau berinvestasi Rpl miliar- Rp50 miliar (pekerja 50 - 100 orang). Dan terakhir, keringanan pajak/ retribusi sebanyak 20% apabila berinvestasi Rpl miliar- Rp50 miliar (pekerja 10-50 orang). Total nilai investasi Kota Padang sepanjang 2010 mencapai Rp20,3 miliar, terdiri dari investor dalam negeri sebesar Rp19,2 miliar (2 perusahaan) dan investor asing Rp1,9 miliar dengan (6 perusahaan), kata Azwin. *Int

PBB dan BPHTB Padang 750 Hakim Dilaporkan Dipatok Rp. 22 Miliar ke Komisi Yudisial Padang, JEJAK - Pemko Padang menargetkan pendapatan PAD dari wajib pajak sebesar 22 miliar Rupiah tahun ini, khususnya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Tanah dan Bangunan (BPHTB). “Tahun ini, kita targetkan pendapatan daerah dari sektor pajak sebesar Rp. 22 miliar” kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang, Corry Saidan. Pendapatan tadi akan diambil dari pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2), serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Besaran tar-

get tersebut, ucapnya, lebih besar dari perolehan di tahun lalu yang dipatok Rp17 miliar. “Artinya, tahun ini target penerimaan sektor PBB dab BPHTB bertambah Rp. 5 miliar” katanya. Saat ini menurut Corry, pemko juga tengah merampungkan ranperda pajak bersama jajaran DPRD setempat. “Harapannya, segera kelar dan menjadi perda pajak baru, target pendapatan yang meningkat Rp5 miliar dari tahun lalu ini pun tercapai,” kata Corry. Sementara itu, realisasi total pendapatan daerah Kota Padang di tahun 2010 ikut meningkat dari tar-

get awal.Di mana target Rp1,03 triliun yang diberikan, pero­ lehan pendapatan justru mencapai Rp1,04 triliun alias terealisasi sebesar 100,59 %. Realisasi total pendapatan daerah itu, terang Corry, bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp116,69 miliar. Kemudian, dana perimbangan Rp741,04 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp182,28 miliar. “Yang jelas, kita memproyeksikan total pendapatan daerah akan terus meningkat periode 2011 hingga 2014,” kata Corry. *Int

Padang, JEJAK - Ketua Komisi Yudisial (KY) RI, Prof Dr H Eman Suparman SH MH, mengatakan rentang lima bulan ini 750 hakim yang dilaporkan masyarakat ke Kom isi Yudisia l. “D alam l ima bulan ini saja sudah ada 750 hakim dilaporkan masyarakat, dengan berbagai alasan, terba nyak itu menyangkut ketakpuasan masyarakat atas putusan hakim,”ujar Eman Suparman Jumat (13/5) lalu di Padang. Menurut Eman, laporan yang diterima Komisi Yudisial, dian-

taranya putusan terkait hukum perdata dan pidana di tingkat Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT), Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) serta Mahkamah Agung (MA). “Selain perdata, laporan yang terbanyak terkait putusan tindak pidana di tingkat PN, sedangkan di PTUN, dan MA, laporan yang masuk ke KY, tak terlalu dominan” sebutnya. Komisi Yudisial dalam fungsinya adalah melakukan pengawasan terhadap prilaku hakim dalam menangani perkara di pengadilan.

Siapa saja kata Eman boleh melapor ke KY. “Asal laporan itu dilengkapi bukti, tidak laporan yang berbauh fitnah dan tendensius” ujarnya. Sementara Anggota Fraksi PAN DPR RI, Taslim meminta Komisi Yudisial untuk menunjukkan taringnya. “Komisi Yudisial jangan hanya menerima laporan saja, tapi harus profesional dalam menangani setiap hak im y ang dila pork an masyarakat, dan hasil final penanganan oleh Komisi Yudisial harus diumumkan ke publik” ujar­ nya. *Int


4

PADANGPANJANG-BUKITTINGGI Edisi

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

Terdapat Chip Dalam Tujuh Lapisan E-KTP

Pasar Padangpanjang terlihat makin semerawut, pasalnya di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman kawasanPasar Padangpanjang, hampir separuh badan jalan habis terpakai untuk parkir kendaraan roda empat, bendi dan ojek, sehingga mengambil hak para pengendara dan pejalan kaki yang melewati kawasan ini. Di kawasan ini sering terjadi kemacetan yang cukup panjang. Foto (Titi)

Jalur Bukittinggi - Padangpanjang Langganan Macet Direktur Executive LSM-CIPEEL, Johandri Joda Ridwan :

“Perlu Perhatian Serius Pihak Terkait” Bukittinggi, JEJAK - Antrian panjang kendaraan yang terperangka p ma cet dijalur Bukitting gi menuju Padangpanjang tepatnya disekitar pasar Kotobaru sudah menjadi langganan dan terkesan kurang mendapat perhatian serius pihak terkait. Kemacetan yang terjadi setiap hari Senin bertepatan pada hari Pakan (pasar) dikotobaru ini sudah berlangsung lama, pewarta medinas yang sempat menikmati kemacetan yang terjadi pada Senin 16/ 05/2011 terpaksa harus berlapang dada, menurut pantauan dilokasi kemacetan yang lebih kurang duo kilo meter kearah Padangpanjang dan Dua kilo meter ke arah Bukittinggi memang membosankan dan terlihat seorang personil Lantas Kalimpasiangan (Kewalahan) mengatur sembrawutnya lalu lintas, sementara seorang pengguna jalan meng eluhka n kema cetan yang terjadi, menurutnya hal seperti ini rutin terjadi tiap hari Senin, dia yang rutin setiap hari melintasi jalur jalan padang Bukittinggi ini sering terperangkap kemacetan di Padanglua dan Koto Baru, menurutnya kejadian ini sangat meng-

ganGgu dia merasakan tidak nyaman dan berharap pemerintah atau pi hak ter kai t seger a m emberi perhatian khusus masalah ini. Hal senada juga di sampaikan seorang penguna jalan lainnya dari Banuhampu Agam Erizal, menurutnya kemacetan ini sudah terjadi sejak lama dan dia tidak melihat ada tindakan atau upaya dari pihak terkait dan seolah hal ini di abaikan saja. Pimpinan Wilayah Sumbar Corp Independent Peduli Ekonomi dan Lingkungan (CIPEEL), Johandri ketika dimintai tanggapannya melalui ponselnya Selasa 29/03/2011 mengenai permasalahan ini mengatakan bahwa pihaknya beberapa waktu lalu juga menerima pengaduan dan keluhan dari masyarakat yang berkenaan dengan masalah kemacetan yang terjadi di ruas jalan Padang menuju Bukitingi, bahkan menurutnya hal serupa juga terjadi pada jalur Padanglua tepatnya diseputar pasar Padanglua, “Kami juga telah menerima pengaduan dari masyarakat tentang hal ini, dan menurut pantauan kami dilapangan hal ini harus mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait,

hal ini sudah di rasakan pengguna jalan sangat mengganggu dan tidak lagi merasa nyaman saat milintasi diruas ini, kami akan coba berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindak lanjuti pengaduan masyarakat yang kami terima,” dan dia menambahkan, kemacetan

ini perlu antisipasi dan partisipasi semua pihak agar hal serupa ini tidak mengganggu kenyaman masyarakat umum khususnya para pengguna jalan. Untuk itu diharapkan kepada pihak-pihak terkait segera menidak lanjuti hal tersebut. *Jontra

Antrian panjang kendaraan yang terperangkap macet dijalur Bukittinggi menuju Padangpanjang

Kemenag Gelar Porseni Expo Madrasah dan Pentas PAIS

Dra. Rusdawati Ketua Pelaksana Porseni Expo dan Pentas PAIS Padangpanjang

Padangpanjang, JEJAK - Demi menjarin g bibit-bibit olahraga dan seni yang berpotensi dikalang an sisw a dan siswi untuk mewakili Sumatera Barat ketingkat nasional dan meningkatkan budaya berolahraga seni yang bernuansa islami serta apresiatif dalam rangka membina khasanah budaya bangsa, Kementrian Agama Kota Padangpanjang menggelar Porseni Expo Madrasah dan pentas Pendidikan Agama Islam (PAIS) di sejumlah sekolah madrasah yang ada di kota serambi mekkah ini. Bertajuk wujudkan sportifitas, intelektualitas dan kreativitas siswa melalui Porseni Expo Madrasah dan pentas seni, kegiatan ini digelar hingga 16 Mei mendatang.

Dra, Rusdawati, ketua pelaksana dalam kegiatan ini menjelaskan Sejumlah lomba pentas PAIS yang di gelar diantaranya: lomba baca quran dan tilawah tingkat SD, lomba ceramah agama tingkat SD dan SMP, lomba cerdas cermat tingkat SMP, lomba Nasyid tingkat SMA dan SMK, dan lomba khutbah jumat. Selain itu pada kategori Porseni yang diperlombakan diantaranya, untuk tingkat MTS yakni, bulu tangkis, atletik 100 meter, lomba pidato bahasa indonesia, pidato bahasa inggris, pidato bahasa arab, MTQ, busana muslimah, dan olimpiade bidang studi, Untuk tingkat madrasah alliyah, kategori yang dilomba kan yakni atletik 400 meter, tenis meja, catur, fahmil

Quran, kaligrafi, cipta puisi Isi kandungan Al-Quran dan olimpiade bidang studi, jelasnya. Untuk lokasi pelaksanaan lomba dilaksanakan di sejumlah titik lokasi di Padangpanjang, diantaranya Kantor Kementrian Agama Kota Padangpanjang, MAN Gunung, MAN Balai-balai, komplek Kauman Muhammdaiyah, dan GOR khatib sulaiman Bancah Laweh. Kepala Kementrian Agama Kota Padangpanjang Asrafaber berharap dengan adanya lomba ini dapat menumbuhkan watak yang jujur, tekun, cermat, dan berpandangan terbuka serta membangun citra madrasah dan sekolah sebagai basis pengembangan rohani, skill dan intelektulitas, tegasnya. *Yb/Tayak

Padangpanjang Tingkatkan Pencapaian Program KB dan Kesehatan Padangpanjang, JEJAK - Dipilihnya Padangpanjang sebagai kota tempat pencanangan bulan Bhakti IBI dan KBKes tahun 2011 tingkat provinsi Sumatera Barat akan memberikan dampak positif bagi program Keluarga Berencana dan Kesehatan. Hal itu dikatakan Wakil Walikota Padangpanjang, Ir.H. Edwin. SP, saat pencanangan bulan Bhakti IBI dan KB-Kes di Puskesmas Kebun Sikolos Kampung Manggis, Kamis (12/5). Kegiatan itu juga dihadiri Kepala BKKBN Sumbar, Drs. H.M. Yamin Waisale, Ketua DPRD Kota Padangpanjang Novi Hendri Dt. Bagindo Saidi dan unsur Muspida

lainnya. Dikatakan Wawako, dipilihnya Padangpanjang sekaligus akan membuat daerah itu lebih meningkatkan pencapaian sasaran program pemerintah di bidang kependudukan dan keluarga berencana serta bidang kesehatan. Sehingga upaya untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk akan lebih cepat direlaisasikan. Diakui Edwin, bulan Bhakti IBI KB- Kes yang dilaksanakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ini telah ikut mendukung program

pemerintah dalam hal program KB dan Kesehatan. Untuk itu, diharapkan kegiatan itu akan dapat menjadi contoh oleh organisasi profesi lainnya di kota itu dan menjadi bahan masukan terhadap kebijakan yang akan dilakukan oleh Pemko Padangpanjang berkaitan dengan kependudukan, kesehatan dan KB. “Dari segi kependudukan, walaupun secara presentase dalam konteks nasional penduduk Padangpanjang sangat kecil, namun karena Padangpanjang adalah kota otonom yang mewakil i kewenangan dan kewajiban yang sama

dengan daerah otonom lainnya, maka kompleksitas masalah kependudukan, kesehatan dan KB tetap tinggi,” katanya. Dikhawatirkan, ledakan penduduk dengan segala aspek dan resikonya juga akan menjadi permasalahan yang cukup serius di Padangpanjang. Tentunya hal itu tidak diharapkan akan menjadi sebuah isu negatif. Karena itu, pencanangan bulan bhakti IBI KB-Kes diharapkan tidak hanya bersifat rutinitas, tapi juga disertai dengan sasaran yang jelas dan harus memberikan dampak positif bagi program KB dan Kesehatan di Kota itu. (Kominfo)

Padangpanjang, JEJAK - KTP elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-ktp telah mulai disosia lisasi kan keseluruh lapi san masyarakat. E-KTP ini adalah KTP berba sis Nomor Induk K ependudukan (NIK) yang merupakan rekaman elektronik pada kartu tanda penduduk. Keluarnya Peraturan Presiden No.35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Peraturan Presiden No.26 Tahun 2009 tentang penerapan kartu tanda penduduk bebasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara nasional. Penerapan Elektronik KTP merupakan efektivitas rekaman elektronik pada kartu tanda penduduk. Dalam proses pembuatannya, diperlukan adanya muatan rekaman sidik jari tangan penduduk. Selain itu pada KTP ini juga terdiri dari 7 lapisan tersimpan sebuah chip yang memuat 31 jenis data yang berlaku untuk seluruh wilayah indonesia. KTP elektronik ini nantinya juga akan digunakan langsung sebagai kartu pemilih dan ditargetkan akhir 2012 pembuatan E-KTP sudah selesai. *yb

53 Orang Guru Ikuti Workshop Kurikulum Padangpanjang, JEJAK NEWS - Kurikulum untuk pembelajaran TPQ dinilai telah melampaui kemajuan dari tahun lalu. Untuk itu Kementrian Agama kota Padangpanjang terus berupaya untuk mensosialisasikan dan memantapkan kurikulum dengan melakukan workshop kepada seluruh guru MTQ yang ada di kota Padangpanjang. Sebanyak 53 orang guru TPQ yang ada di kota Padangpanjang mengikuti workshop kurikulum di Komplek STAI Imam Bonjol Padangpanjang. Workshop ini digelar guna mewujudkan guru MTQ yang profesional dalam mengajar di Taman Pendidikan Al Qur’an. Materi yang disampaiakan diantaranya adalah manajemen penyelenggraan dan kurikulum TPQ, peran pemerintah masyrakat dan wali murid terhadap TPQ, stategi dan program mtq, pemetaan dan penyususnan rancangan silabus kurikulum, diskusi bidang studi dan berbagai materi lainnya. “Kegiatan ini juga merupakan pencerahan kepada seluruh guru tentang kurikulim tpq yang bisa dijalankan secara bersama-sama, sebab saat ini belum ada panduan yang baku. Karena TPQ merupakan lembaga pendidikan agama non formal yang telah di perhatikan secara khusus oleh pemerintah, ”ungkap Asrafaber Kepala Kementrian Agama kota Padangpanjang. Dengan adanya workshop ini dapat lebih meningkatkan sumberdaya guru dalam mencipatakan calon penerus bangsa yang cerdas berlandaskan agama. *Yb

KUA Padangpanjang Barat Wakili Kota Padangpanjang, JEJAK NEWS - Kantor Urusan Agama (KUA) Padangpanjang Barat dinilai layak oleh tim Provinsi untuk mengikuti pemilihan KUA terbaik di Sumatera Barat. U ntuk tahun ini Kementrian Agama kota Padangpanjang memilih KUA Padangpanjang Barat untuk mewakili kota Serambi Mekkah tersebut ketingkat provinsi. Kepala kantor KUA Saiful Arifin, menjelaskan telah mengatur manajemen KUA sebaik mungkin, antara lain adalah meningkatkan pelayanan yang tebaik kepada masyrakat, mengembangkan manajemen hati, adanya kepercayaan terhadap karyawan dan berkoordinasi dengan Kemenag, Muspika untuk evaluasi setiap kegiatan KUA. Kementrian Agama Asraber, mengaku optimis dengan majunya KUA Padangpanjang Barat ke tingkat Provinsi. “Hal tersebut terlihat dari peningkatan zakat yang lebih dari 3 persen,” jelasnya. “Kriteria penilaian yakni telaah dokumen dan tinjauan lapangan untuk tahap satu, dan untuk tahap keduanya yakni adanya uji kopentensi terhadap seluruh Kepala KUA yang ada di Sumatera Barat,” kata Abrar Mudanda, Kasi Kepenghuluan Provinsi Diharapkan penialaian tersebut dapat memotivasi dan meningkatkan pelayanan prima terhadap masyarakat tentang masalah keagamaan. *Yb

Dinas Pertanian Lakukan Vaksinasi Rabies Padangpanjang, JEJAK NEWS - Untuk menuju bebas rabies 2014, Dinas Pertanian kota Padangpanjang melakukan vaksinasi rabies secara massal di seluruh kelurahan. Vaksinasi tersebut dilakukan untuk hewan berdarah panas seperti anjing, kucing, dan kera tanpa dipungut biaya. Bagi masyarakat yang memelihara hewan berdarah panas seperti anjing, kucing dan kera dapat melakukan vaksinasi atau penyuntikan terhadap hewan agar terhidar dari penyakit hewan berdarah panas atau rabies. Vaksinasi ini dilakukan oleh Dinas Pertanian kota Padangpanjang dibeberapa titik yang ada di kota Padangpanjang untuk bulan ini. Vaksinasi dilakukan di kecamatan Padangpanjang Timur. Untuk 1 kelurahan tim vaksinasi melakukannya selama 2 hari. Vaksinasi sangat ini penting karena jika nantinya ada masyarakat yang tergigit anjing atau hewan lainnya yang terjangkit rabies akan dapat mengganggu syaraf si penderita, bahakan nyawa taruhannya. Dihimbau kepada masyarakat untuk dapat mengvaksinasi hewan piaraannya agar terhindar dari penyakit rabies. *Yb


AGAM Edisi

5

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

Kadis Kominfo Tak Layak Agam, JEJAK – Kinerja Drs. Eryanson selaku orang nomor satu di D ina s Kom in fo Ka bupaten Agam dipertanyakan berbagai kalangan. Pasalnya disamping terlalu kaku dalam menghadapi wartawan juga terkesan mendiskriminasi para Insan Pers non PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Hal ini disampaikan Adrian Agus, sekretaris HIPI (Himpunan Insan Pers Independen) Agam , Iswandi , Ketua KWRI (Komite Wartawan Reformasi Indonesia) Agam dan Lukman ketua PWA (Persatuan Wartawan Agam), dalam konfrensi lintas organisasi Pers di salah satu hotel di Lubuk Basung beberapa waktu lalu. Kepada JEJAK, Iswandi Cs menjelaskan, disamping tidak memahami Tupoksinya, Eryanson juga tidak menunjukan kinerja yang signifikan terhadap Dinas Kominfo Kabupaten Agam. Jika dipaparkan satu persatu masih banyak kelemahan – kelamahan lain yang dimilikinya, ungkapnya. Iswandi juga menambahkan

selama kepemimpinannya telah ter jadi berb agai kenda la b agi wartawan Agam. Salah satu contoh untuk mend apatkan infor masi tentang jadwal serta kegiatan yang telah sedang dan akan berlangsung dilingkungan Pemda Agam, Eryanson sengaja menutup-nutupi dan terkesan seaka n enggan untuk mempublikasikan keberhasilan dan prestasi yang telah diukir Bupati Agam, Indra Catri Dt Mala­ ko Nan Putiah. Ini menandakan Eryanson sudah tidak efisien lagi mena hkodai Komin fo, un gkap bapak tiga anak ini kesal. Sisi lain, Sekretaris HIPI Agam Adrian Agus menilai, sepertinya Eryanson tidak mengerti dengan posisinya. Hal ini terbukti dengan terbitnya beberapa pemberitaan di media masa yang kurang menguntungkan terhadap pemerintahan Kabupaten Agam. Sampai detik ini belum ada tindakan antisipasi yang dilakukan pihak Kominfo untuk menetralisir berita berita miring yang mungkin akan berdampak buruk terhadap kinerja Pemda

Agam kedepan. Dalam situasi sekarang ini seyogyanya Eryanson segera mengambil langkah pendekatan terhadap pelaku jurnalistik, dan tidak perlu melakukan tindakan diskriminatif terhadap media mingguan. “Apapun kondisinya sebagai orang yang paling bertanggung jawab tentang komunikasi dan informasi di Kabupaten Agam, dia tidak perlu mengatakan wartawan mingguan hanya pandai mengkritik”, kata Adrian. Ketika dikonfirmasi diruang

ker janya beber apa w aktu l alu Eryanson, membantah sembari menjelaskan, selaku kepala Dinas di Kominfo dirinya tidak pernah membeda-bedakan wartawan apa lagi melakukan tindakan diskriminasi terhadap wartawam mingguan.“Sebagai mitra wartawan saya sudah menjalankan Tupoksinya dan hubungan saya dengan wartawan yang ada di Agam ini juga cukup baik. Namun jika ada penilaian lain itu sudah diluar jangkauan pemikiran saya”, ungkapnya. *YM

Bupati Agam Lakukan Tandem Perdana Agam, JEJAK - Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah akan melakukan Tandem perdana pada acara Pembukaan Liga Nasional Paralayang KTM 2011, dilaksanakan hari Kamis (3/5) bertempat di Objek wisata Lawang Park puncak lawang Kecamatan Matur, “Bupati Agam akan direncanakan Tandem dengan Pilot Kapt. sugeng pada hari pembukaan Liga Para Layang KTM 2011, Kata Jabanur Kepala Dinas Keb uday aan dan Pari wisa ta Kabupaten Agam, Selasa (3/5). Dia menambahkan; pembukaan yang direncanakan oleh gubernur sumatera Barat dengan undangan Muspida Propinsi dan Muspida Kabupaten Agam dan juga akan disambut dengan kesenian tradisional.

C MY K

Tiga Organisasi Pers Agam Menilai

Seteklah acara pembukaan para tamu dan undangan akan menyaksikan para atlet parala yang melakukan Ta ke O ff secara langsung dilokasi pembukaan. Take off tersebut akan ditandai dengan Bupati Agam akan melakukan Tandem dengan Pilot Kapt. sugeng dari anggota Angkatan Udara (AU). selain itu dia mengatakan dengan Tandem yang dilakukan Bupati Agam tersebut akan menjadi daya tari tersendiri bagi pengunjung. Pihaknya berharap dengan begitu paralayang akan menjadi ikon wisata bagii para pengunjung dan masukan bagi PAD, dengan banyaknya para pengunjung melakukan tandem nantinya.(AW/YW)

Drs. Eryanson Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Agam

Koperasi Syariah Canduang Terima KUR

Penyerahan b antuan KUR unt uk Kelompok bet ernak sapi M andiri Syari'ah Bukik Batabuah dari Menteri Koperasi dan UKM

Agam, JEJAK - Menteri Koperasi Dan UKM  yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha DR. Ir. Choirul Djamhari MSC memberikan bantuan KUR (Kredit Usaha Rakyat) Kelompok beternak sapi Mandiri Syari’ah Bukik Batabuah yang tercatat Bank Nagari. Hal itudiungkapkan Fitrayadi Ketua Pengurus HarianCanduang Media Center kepada Reporter, Selasa (03/05).  Fitrayadi menambahkan, bantuan yang diberikan sejumlah Rp. 20 juta itu diserahkan oleh Dirut Bank Nagari Suryadi Asmi di SDN 08 Bukik Batabuah pada Jum’at (29/4). Kelompok ini adalah salah satu penerima pinjaman lunak disam-

ping 25 koperasi dan UMKM lainnya di Sumatera Barat, bantuan itu akan digunakan untuk pembiayaaan ternak sapi dan persentasi syari’ah mart. DR. Ir. Choirul Djamhari MSC berpesan supaya masyarakat lebih hati-hati dalam menggunakan dana dibanding kebahagiaan menerima bantuan, penggunaan dana harus lebih terencana, orang yang gagal merencanakan sesuatu berarti dia sedang merencanakan kegagalan Choirul menambahkan, bagi ba nk y ang men olak pi njam an seharusnya menerangkan alasan penolakannya, bila UMKM bermasalah, sebaiknya bank melakukan pendampingan daripada memu-

tuskan kontrak dan hal itu akan terasa lebih mendidik masyarakat. Acara dihadiri oleh Deputi Menteri Koperasi dan Usah a Kecil Menengah Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha DR. Ir. Choirul Djamhari MSC, Bupati 50 Kota, Dinas Koperasi Sumatera Barat, Muspika Kecamatan Candung, Marga Indra Ketua DPRD Agam, Syafirman, SH Sekda Agam, Pimpinan Bank Indonesia Cabang Padang DR. Romeo Rissal Panji Alam Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Agam kepala jorong se-Kecamatan Candung, wali nagari se-Kecamatan Canduan g, tok oh masy arakat dan masyarakat setempat.*Aw/Yw Foto Wisata Agam

Festival Tambua Tansa

Bupati Agam lakukan Tandem di area Take Off

Liga Nasional Paralayang KTM Lawang

Gelar Juara Diraih Nasrul Agam, JEJAK – Pada Kejuaraan Liga Nasional Paralayang Kelas Ketepatan Mendarat (KTM) seri II tahun 2011 dari tanggal 5 s/d 8 mei di Danau Maninjau Puncak Lawang Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, satu dari empat Atlet Kabupaten Agam keluar sebagai juara I kategori yunior PL I setelah dilakukan pembacaan pemenang oleh Tim Juri, Minggu (8/5) “Akhirnya atlet kita bisa menjadi juara kategori Yunior (PL I) setelah mendarat dengan tepat di lingkaran Landing, kata Jabanur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Agam, Senin (9/5). Dia menyebutkan, adapun atlet Agam bernama Nasrul yang bernaung di bawah organisasi Lawang Paragliding Club (LAPAC) yang dipimpin Zuhrizul, SE Akt. Lebih Lanjut dikatakan, Nasrul keluar sebagai juara setelah hasil

Group Umbuik M udo Pemenang Tambua Tansa saat Tampil, Fest ival Tambua T ansa dihadirkan untuk memeriahkan acara Event Liga Nasional Paralayang.

penilaian juri dibacakan oleh tim juri Thomas Sabarudin, dengan nomor lisence PG0804 d engan jumlah nilai 15, dengan mengalahkan para pesaingnya. Sementara itu, juara senior (PL2) di menan gk an Ag us Ar iy an to dengan nomor Lisence PG0747 dari Riau, juara II diraih Sugiarto dengan nomor Lisence PG0464 berasal dari Jawa Timur, Juara III diraih Yustira Rahmadani dengan nomor Lisence PG0346 berasal dari Riau, Sedangkan untuk Yunior (PL1) Juara II diraih Dzalu D Sugema dengan nomor Lisence PG0791 berasal dari Jawa Barat dan juara III diraih M Ali Mursidi dengan nomor Lisence PG0901 berasal dari Jawa Barat. Terakhir Bupati Agam langsung menyalami Nasrul sebagai atlet terbaik Kabupaten Agam dan diharapkan bisa membawa membawa nama baik Agam di tingkat Nasional nantinya. *Aw/Yw Bukittinggi

Drs. Eriswandi, MM Kabid PIM Dinas Pendidikan Kab. Agam :

Tata Aset Sekolah Yang Baik Jaminan Dana Bantuan akan lebih mudah dana bantuan diberikan. Selain itu kalau aset ini telah tertata dengan bagus dan baik untuk penilaian Akreditasi atau peningkatan status sekolah tersebut pointnya sangat membantu d alam penilaia n, jadi penyelesaian untuk tertatanya aset pada masing-masing sekolah ini merupakan salah satu program kami yang sangat penting saat ini, untuk sementara ka mi aka n m en jem put bola untuk peyusunan dan pendataan aset un tuk sekolah, ung kap Eriswandi.  Eriswandi berharap dengan diadakan sosialisasi ini ditingkat SMA dan SMK kedepan Aset pada masing-masing sekolah bisa tertata dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Permendagri No.17 tahun 2007, kata mengakhiri. *Aw/Yw

Agam, JEJAK - Longsor yang terjadi di SMPN 4 Palupuah beberapa waktu yang lalu, mengakibatkan satu lokal tidak bisa dipakai untuk keg iatan belaja r kar ena ta nah dibawah lantai sudah terban dan material longsor menimbun jalan masuk ke sekolah.  ”Akibat longsor satu buah lokal tidak bisa dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar karena tanah dibawah lantai sudah terban sehingga lokal tidak ada penahan lagi”, Kata Ediosman Spd.Mpd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Agam di ruangan kerjanya saat dikonfirmasi. Senin (2/5). Dia menambahkan, hujan yang terjadi pada hari jum,at (29/4) yang lalu mengakibatkan longsor dan terbanya tanah di SMPN 4 Palupuah Kecamatan Palupuah, sehingga satu buah lokal tidak bisa dimanfaatkan karena tanah dibawah lantai sudah terban (tagayiang),

juga jalan masuk ke sekolah di timbun material longsor. Sehingga saat sekarang siswa yan g ma suk ke sekola h ha rus melalui material longsor, kemaren sudah digorokan masyarakat dan pihak sekolah untuk membikin jalan setapak di tepi pagar untuk dilalui. Untuk memperbaiki lokal dan membersihkan material longsor pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, karena membutuhkan alat berat. Kalau menggunakan alat berat material longsor setinggi 1,5M sepanjang 5 M tersebut lebih cepat selesainya, dan pihaknya menyarankan supaya di tepi tebing tersebut di bikin batu baraguang. Selain itu, kal au lokal dan tebing terban ini tidak diperbaiki segera, takutnya nanti lokal tersebut akan runtuh dan berakibat fatal terhadap lokal lain. *Ay/Yw

Tagaiang, kondisi SMP 4 Palupuh yang nyaris runtuh pasca longsor

C MY K

Agam, JEJAK - Dengan tertatanya aset masing-masing sekolah baik SMA maupun SMK, maka dana bantuan akan mudah singgah dan lancar untuk sekolah tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Drs. Eriswandi, MM Kabid Penataan Informasi dan Manajemen (PIM) Dinas Pendidikan kepada reporter diruangan kerjanya, Senin(9/5)  Eriswandi juga menambah­ kan, saat ini masih ada Aset tanah sekolah yang belum bersaertifikat sehingga status tanah tersebut tidak punya kekuatan hukum yang jelas, sedangkan zaman sekarang seandainya sertifikat tanah tidak ada bantuan untuk sekolah tersebut tidak bisa untuk diberikan dan seandainya tanah sekolah sudah bersertifikat maka untuk perkembangan sekolah kedepan

Longsor, SMPN 4 Palupuah Butuh Alat Berat


6

SOLOK-SOLSEL Edisi

Urea Bersubsidi Hilang di Solok Solo k, JEJAK - Kelan gkaan pupuk jenis Urea bersubsidi di berbagai daerah di Kabupaten Solok telah terjadi sejak sebulan yang lalu. Hal itu juga diikuti deng an mel onjakny a harg a di tingkat pengecer. Harga pupuk perkarung saat ini sudah berkisar Rp125 ribu hingga Rp135 ribu, padahal harga normalnya hanya sekitar Rp85 ribu. Sejumlah petani sudah mengeluhkan kelangkaan pupuk jenis urea sejak satu bulan terakhir. Beberapa petani yang ditemui wartawan di berbagai tempat menyatakan sudah mencari stok hingga ke pengecer dan distributor pupuk di berbagai tempat. Nasbin misalnya, petani dari Nagari Saoklaweh menyatakan meski mendapatkan namun harganya langsung naik, sebab jumlahnya sangat terbatas. “Kita harus m embeli pupuk dengan harga mahal, kini harga pupuk jenis urea Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per karung. Padahal harga resmi pupuk hanya sebesar Rp85 ribu per karungnya. Nampaknya pupuk ini dilempar pengecer dan distributor ke daerah luar” katanya. Nasbin mengharapkan kondisi ini harus s egera di sikapi oleh pemerintah. Apalagi menurutnya saat ini para petani sudah mulai memasuki masa tanam yang mana saat ini petani sangat membutuhkan pupuk untuk meningkatkan produksinya. “Entah mengapa,

setiap musim tanam dan basiang (penyiangan padi, red) kondisi seperti i ni sen antias a muncul. Nampaknya ini sudah seperti permainan harga di pasar saja. Ini harus disikapi pemerintah agar mata pencaharian utama kami ini tidak tersendat lagi,” lanjutnya. Sementara itu, Anggota DPRD Kota Solok dari Partai Persatuan Pembangunan Herdi Yulis meminta elemen pemerintah dan masyarakat seirama dalam memandang pendistribusian pupuk bersubsidi. Pasalnya masing-masing elemen ini saling memiliki keterkaitan erat dalam mensukseskan pendistribusian pupuk bersubsidi di Kota Solok. “Banyak elemen yang berperan dalam pelaksanaan pendistribusian pupuk bersubsi seperti distributor pupuk, kios pupuk, Dinas Pertanian, lembaga penyuluh, petani, kelompok tani dan masyarakat. Semuanya harus satu pandangan dan memiliki peran masing-masing dalam pendistirbusian pupuk bersubsidi sehingga kelangkaan pupuk tidak terjadi di Kota Solok,” ujarnya. Herdi Yulis beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Komisi C DPRD Kota Solok telah menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Kota Solok. Salah satu agenda Raker membahas pendistribusian pupuk bersubsidi untuk petani. Dalam Raker tersebut, Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan dan distributor pupuk hanya akan mendis-

tribusikan pupuk sesuai permintaan petani, yang tertuang dalam Rencana Detail Kebutuhan Kelompok (RDKK). “Jadi kalau kelompok tani tidak membuat RDKK sesuai kebutuhan maka besar kemungkinan pupuk yang mengalir ke kelompok tersebut akan berkurang atau berlebih sesuai kebutuhan. Jadi saat itu Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutana n memi nta kel ompok tani menyusun RDKK sesuai kebutuhan kelom pok tani bersangkutan,” lanjutnya. Menanggapi hal itu, Herdi Yulis menyatakan pihaknya tidak bisa menyalahkan kelompok tani kare-

na terkadang kemampuan anggota kelompok tani terbatas. Makanya peran lembaga penyuluh pertanian perlu ditingkatkan dalam membina dan mengawasi petani dan kelompok tani. Bila kelompok tani tersebut dibina dan dibimbing secara baik oleh penyuluh, maka ketidaksesuaian penyusunan RDKK tidak akan terjadi. “Kepada distributor dan kios pupuk kata Herdi Yulis, pihaknya meminta agar mendistribusikan pupuk bersubsidi secara baik dan sesuai kebutuhan kelompok tani. Artinya jangan sampai ada penyimpangan dalam pendistribusian pupuk tersebut,” katanya. *PdgTdy

Pansus DPRD Bahas LKPJ

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

Libur Panjang, Jalan Lintas Solok - Bukittinggi Normal Solok, JEJAK - Memasuki suasana libur cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sejak Sabtu (14/5) hingga Selasa (17/5), suasana jalan lintas Sumatera, khususnya jalur Solok - Padang dan Solok Bukittinggi hingga saat ini masih terlihat normal. Belum terlihat peningkatan volume kendaraan. Anto, 32, salah seorang pengendara dari daerah Bukittinggi dengan tujuan Solok mengatakan, selama perjalanannya hari ini, Minggu (15/ 5) hingga sampai di daerah Solok terbilang cukup lancar. Dikatakan Anto, baik sejak mulai berangkat dari daerah asalnya di Jambu Air hingga memasuki daerah seputaran Danau Singkarak, Ombilin dan Sumani, jalan yang ia lalui cukup lancar hingga ia bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan yang standar. Sedangkan pengemudi lain bernama Pendi mengatakan “Kalau lalu lintas ini memang masih aman pak, tapi jalan singkarak ini sudah seharusnya diperbaiki pak, dimana-mana banyak terdapat lubang” Sementara itu, dari pantauan wartawan di ruas jalan lintas Sumatera Solok - Padang juga mengalami kondisi yang sama. Arus lalu lintas di jalan tersebut masih terlihat normal seperti hari-hari biasanya. Walaupun ada satu dua kendaraan yang datang secara beriring, tapi hal itu tidak menimbulkan kemacetan. *PdgMed

Panitia Pemindahan PSKW Sudah Lakukan Peninjauan Solok, JEJAK - Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kabupaten Solok, Taufik Ramadan mengatakan Panitia Peninjau Tanah Pemindahan Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi, Sukarami, Kabupaten Solok, telah melakukan peninjauan terhadap lokasi yang menjadi alternatif guna memindahkan panti yang saat ini berada di pusat kota kabupaten. Wacana pemin dahan PSKW Andam Dewi itu sudah lama mengapung, bahkan sejak rapat koordinasi semasa Gubernur Gamawan Fauzi, pemindahan telah diusulkan, mengingat lokasi PSKW Andam Dewi di samping keberadaanya tidak tepat karena di pusat ibu kota Kabupaten Solok yang pada intinya Kabupaten Solok butuh perluasan pembangunan ibu kota kabupaten tersebut. Ia mengatakan, tim tersebut terdiri dari Bappeda, Sosnakertrans, Kantor Lingkungan Hidup (KLH) yang meninjau empat calon lokasi yang keberadaan tanah tersebut masih berada di Kecamatan Gunung Talang. Menurutnya tim tersebut, hanya sebagai fasilitator, sementara terkait penentuan layak atau tidaknya menjadi urusan pemerintah provinsi. Dan lokasi tanah yang ditinjau tersebut berada di Batang Barus, Koto Gaek Guguak, Koto Gadang Guguak dan Batang Barus dengan Luas tanah 4 sampai 5 hektare sesuai keinginan dan kebutuhan PSKW Andam Dewi. “Tim telah meninjau kelayakan lokasi tersebut dan hasil tinjauan itu akan disampaikan ke provinsi, kemudian tim provinsi yang menindaklanjuti berikutnya,” katanya. Anggota DPRD Kabupaten Solok, Ahmad Rius, SH. meminta persoalan ini harus segera dituntaskan, mengingat fungsi PSKW merupakan tempat dilakukannya pembinaan dan rehabilitasi terhadap Pekerja Seks Komersil (PSK) yang terjaring di Sumbar. “Kalau lokasinya belum tuntas, akan sangat disayangkan, karena bisa menganggu kinerja PSKW” katanya. *Stj

Walikota Solok Secara Maraton Kawasan TNKS Solok, JEJAK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solok m ela lui Pani tia K hus us Laporan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) Walikota Solok terus membahas LKPJ Walikota Solok tahun 2010 secara marathon. Pembahasan tidak hanya dilakukan siang hari saat jam kerja, namun pembahasan digeber hingga malam hari. “Hal ini kita lakukan agar pemba has an Pan sus leb ih jel imet. Soalnya bila sempat waktunya dilonggarkan kita khawatir ada pembahasan LKPJ yang terlompati,” kata Ketua Pansus LKPJ Walikota Solok, Irman Yefri Adang

di Solok, Minggu (8/5/2011). Selain itu tambah, Irman Yefri Adang, pembahasan Pansus secara marathon juga membuktikan kalau DPRD Kota Solok serius dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap kinerja pemerintah. “Selama ini image yang berkembang seperti itu. Makanya kita ingin memperlihatkan keseriusan kita kepada masyarakat,” katanya. Disebutkan Irman Yefri Adang, sejak dibentuk beberapa hari lalu, Pansus LKPJ Walikota Solok mulai membahas LKPJ secara marathon. Pembahasan ini dilakukan hingga malam.

“Saat ini kita di Pansus telah menelurkan sejumlah rekomendasi sementara terkait LKPJ Walikota Solok. Senin besok rekomendasi ini akan kita finalkan. Kita berharap rekomendasin ini nantinya berman faat b agi eksekutif da lam meningkatkan pelayanan dan pelaksanaaan program pembangunan di Kota Solok,” tambah Irman Yefri Adang tanpa merinci lebih lanjut bentuk rekomendasi Pansus LKPJ tersebut. “Tunggu saja. Bila tiba waktunya rekomendasi Pansus akan kita sampaikan kepada masyarakat luas,” katanya. Stj

68 Pelanggan di Solok Selatan Gunakan Listrik Prabayar Solok Selatan, JEJAK - Listrik prabayar yang merupakan produk baru PT PLN (persero) mendapat sambutan baik masyarakat Solok Selatan, Sumatera Barat. Data PT PLN (persero) Ranting Muaralabuh, Sungai Pagu, sampai bulan ini terdapat 68 pelanggan yang memperoleh listrik prabayar ini. Manager PT PLN Ranting Muaralabuh, Nurbatias, Kamis (12/5/ 2011), mengatakan launching perdana listrik prabayar di Solsel di perumahan Alam Raya Regency yang berada di Lubuk Paraku, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kamis. Di perumahan ini, PT PLN mema-

sang sambungan rumah (SR) listrik prabayar sebanyak 15 unit. Setelah melakukan pemasangan di perumahan Alam Raya Regency, PLN kembali melakukan pemasangan di Transmigrasi Aceh di Kecamatan Sangir Jujuan sebanyak 52 rumah. “Di transmigrasi Aceh SR sudah kita pasang hari ini. Besok l is tri k s ud ah nyala,” katanya. Dengan listrik prabayar, sebutnya, banyak keuntungan yang diberikan kepada pel angg an, s eperti mudah

mengendalikan pemakaian listrik karena bisa memantau setiap hari, bebas kesalahan catat meter sebab tidak ada lagi petugas melakukan pencatat meteran. Kemudian membeli (isi ulang) sesuai kemampuan, tidak akan kena biaya keterlambatan, privacy lebih terjaga, bebas biaya abodemen, jaringan luas pembelian STROOM isi ulang prabayar. “Kalau ingin isi ulang bisa di bank-bank yang bekerja sama dengan PT PLN seperti BII, Bank BRI lalu Kantor Pos denga n m ini mal i si ula ng Rp 20.000,” sebutnya.

Salah seorang pelanggan baru listrik prabayar, Refrizal Rivai Dtk Rj Sei Tunu, mengatakan listrik prabayar lebih transparan dan efektif. “Dengan listrik prabayar, kita tahu berapa penggunaan listrik sehingga tidak lagi was-was adanya kes alahan pencatata n meteran listrik,” kata pengembang perumahan Alam Raya Regency ini. “Sebagai pengembang, saya juga ingi n mema njakan pelang gan. Dengan listrik prabayar yang baru di Solsel ini salah satu upaya saya untuk memanjakan pelanggan,” sebut pimpinan PT Alam Muara Perdana ini. *Stj

Mantan Wali Kota Solok Tutup Usia

Diperjualbelikan Solok Selatan, JEJAK - Zona Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang berfungsi untuk melindungi sistem penyangga kehidupan, kondisinya cukup mengkhawatirkan. Khususnya di Kabupaten Solok Selatan. Tidak hanya perambahan, aktivitas jual beli kawasan TNKS juga masih marak terjadi. Temuan mengejutkan ini, disampaikan kepala Seksi Pengelola Taman Nasional (SPTN) wilayah IV, San Andre Jatmiko. Menurutnya, informasi perambahan serta menjual dan membeli ladang di kawasan TNKS (silih rugi) diperoleh sejak 2010-2011. Ini terjadi di kawasan TNKS yang berbatasan langsung dengan lahan budidaya masyarakat.  Andre mensinyalir, rendahnya tingkat kesadaran terhadap kelestarian alam dan kondisi sosial ekonomi, menyebabkan tingginya gangguan terhadap kawasan TNKS. “Pelanggaran berupa merambah, menjual dan membeli ladang di kawasan TNKS, modusnya adalah memberi modal kepada masya rakat sekitar ka wasan hutan, untuk membuka ladang baru di kawasan TNKS. Kita temui juga modus jual beli kawasan TNKS dari perambah pertama ke orang berikutnya,”terang Andre saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. Terhadap hal itu, ia menghimbau agar masyarakat menghentikan aktifitas tersebut. Sebab, secara hukum sangat tidak dibenarkan. Kegiatan merambah juga dapat berdampak terhadap lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. Selain itu, tanahtanah dan ladang yang berada

dalam kawasan TNKS tidak akan bisa diurus hak kepemilikannya/ sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Catatan SPTN wilayah IV, untuk kawasan TNKS yang terletak di S olsel, pera mbah an terjadi di Sangir seluas 555 hektar, Sungaipagu 115 hektar, Pauhduo 110 hektar, Koto Parik Gadang Diateh 25 hektar, dan Sangirjujuan 25 hektar. Baru-baru ini, pihak TNKS juga menemukan perambahan di Tandai, Sangir. Tidak sedikit upaya yang dilakukan pihak TNKS dalam rangka menertibkan gangguan terhadap kawasan pelestarian alam yang berfungsi menstabilkan iklim. Pemahaman dan sosialisasi beruntun ternyata belum ampuh memutuskan mata rantai gangguan itu. Tahun 2012 hingga 2014, SPTN wilayah IV berencana akan melakukan program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Rehabilitas ini digelar terhadap hutan yang dirambah di Solsel sekitar 830 hektar. Tanaman yang akan digunakan nantinya, yaitu dari multi kultur spesies (MKS) dan tanaman asli hutan. MKS akan ditanam di kawasan perbatasan TNKS dengan ladang milik masyarakat. TNKS memberi kontribusi hydrologis dan ekologis bagi masyarakat. Selain untuk objek wisata, kontribusi penting TNKS yaitu sumber air bagi lebih dari 5 juta penduduk. Sumber irigasi, serta potensi energi PLTA dan PLTMH. “Saya mengajak seluruh masyarakat mari kita lindungan kawasan TNKS dari perambahan dan tin dakan semena -mena” harap Andre. *PdgTdy

Solok, JEJAK - Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. Mantan Wali Kota Solok Saidani berpulang ke Rahmatullah di RSUP M Djamil Padang sekitar pukul 20.00 WIB malam tadi. Saidani menghembuskan nafas terakhirnya setelah sekitar tiga hari berjuang dalam perawatan. Walikota Solok periode 1984-1989 tersebut dinyatakan meninggal karena gagal jantung. Jenazah Saidani akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Nagari Guguak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Selain pernah menjabat sebagai Walikota Solok, Saidani juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumbar. Menjelang akhir hayatnya, pria yang terkenal karena kedisiplinan dan ketegasannya tersebut masih tercatat sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Gunung Talang Raya (YPGTR) yang membawahi Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok. Keluarga Saidani merupakan keluarga yang sangat terpandang di Kota dan Kabupaten Solok. Sebelumnya, adik kandungnya Gusmal Dt Rajo Lelo merupakan Bupati Solok periode 2005-2010. Semasa menjabat Walikota Solok, Saidani merupakan figur yang sangat populer. Tanpa mengenyampingkan walikota-walikota lain, Saidani dianggap berbagai pihak sebagai walikota yang meletakkan pondasi pembangunan di Kota Beras tersebut. Peninggalannya yang hingga kini tidak bisa dilupakan dan menjadi urat nadi ekonomi hingga kini adalah Kompleks Pasaraya Solok yang dibangun sangat teratur dan rapi. Selain berbagai peninggalan berbentuk fisik, Saidani juga dianggap sebagai panutan karena sikapnya yang tegas dan kesehariannya yang disiplin. “Kita sangat kehilangan beliau. Meski usianya tidak muda lagi, namun beliau masih enerjik dan membaktikan hidupnya untuk perkembangan masyarakat. Beliau selalu jadi panutan bagi kita tentang bagaimana hidup belum yang belum berakhir saat nafas masih ada di badan,” ujar Fauzi Rusli, Kepala Tata Usaha UMMY Solok. *PdgTdy


Edisi

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

PASAMAN-PASBAR

Kejari Musnahkan 95,7 Kg BB Narkoba Pasaman, JEJAK - 95, 75 Kilogram Barang Bukti (BB) Narkoba, dimusnahkan dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, Kamis (12/5) pukul 10. 00. WIB. BB Narkoba yang dimusnahkan itu merupakan BB terbanyak yang pernah dimusnahkan di Sumatera Barat dua tahun belakangan ini. Kendati Genderang Perang terhadap Narkoba di Kabupaten Pasaman telah ditabuh dengan nyaring oleh seluruh elemen y ang ada didaerah itu, namun kondisi peredaran gelap Narkoba di kabupaten palin g utara itu, mak in mencemaskan. Fakta yang muncul belakangan ini, jumlah tersangka maupun BB yang berhasil disita makin bertambah. Ironisnya, tak sedikit diantara pelaku Narkoba adalah warga Pasaman sendiri. Bupati Pasaman H Benny Utama SH MM, pada kegiatan itu mengatakan, Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa dan negara. Kita tidak boleh setengah hati menidak hal itu, berikan hukuman yang mam pu m emberika n efek jera kepad a pelaku serta membuat pelaku lainnya berpikir dua kali untuk melakukan hal yang sama, tegasnya. BB Narkoba tersebut dimusnahkan di Halaman Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping, diperkirakan BB Narkoba terbesar di

Sumatera Barat. Hal ini membuktikan bahwasanya Pemkab Pasaman bersama seluruh penegak hukum bekerja, bukan tidur seperti yang kerap dilontarkan oleh segelintir orang, papar Benny lagi. Dalam kesempatan itu Benny juga berpesan kepada penegak hukum untuk bekerja psofesional sesuai aturan dan mekanisme yang ada. “Jangan sampai untuk menegakkan hukum kita malah menabrak aturan hukum itu sendiri, jelas mantan jaksa itu lagi. Kapolres Pas aman AKB P Ga tot Santoso disela – sela acara tersebut mengatakan, pihaknya tak akan pernah berhenti dan memberi ruang bagi pelaku Narkoba dan kejahatan lainnya diwilayah hukum Polres Pasaman. “Kita akan terus buru dan tak ada ampun bagi pelaku Narkoba. Say No To Drugs, pesannyaKetua BNK Kabupaten Pasaman Daniel pada acara itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sebesar besarnya kepada aparat penegak hukum. “Jadikan kritikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Mari kita jaga kekompakkan dan persatuan, khususnya memerangi Narkoba dan Pekat didaerah ini, himbaunya. Kadis Kesehatan Kabupaten Pasaman Desrizal SKm MKes pada Koran ini menjelaskan, dari sisi kesehatan, pengguna Narkoba rentan ter-

hadap berbagai penyakit mematikan, seperti HIV/AIDS, Gagal Jantung, TBC, Paru Paru, serta putusnya jaringan syaraf ke otak, sebutnya. Selain dampak pisik, pengguna Narkoba juga mudah dihinggapi gangguan phisikis, seperti menurun nya produk tifitas a kibat merosotnya semangat kerja, terganggunya mental yang bias bermuara pada kehidupan social yang bersangkutan. Rusmin SH Kasi PIDUM Kejaksaan Negeri Lubuk

Sikaping usai acara menjelaskan, pemusnahan BB Narkoba itu dilakukan, karena perkaranya sudah Inkrah atau sudah memiliki keputusan hukum yang tetap. “95, 75 Kg Narkoba yang dimusnahkan, disita dari delapan orang terdakwa. Seluruh terdawa divonis dengan hukuman maksimal, sebutnya. Jenis Narkoba yang dimusnahkan adalah Ganja Kering, Sabu –Sabu dan Tuak. Ganja kering merupakan BB terbanyak yang dimusnahkan dalam kesempatan itu.* Int

Energi Pasbar, Faizir Johan saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, pelaku ditangkap oleh tim razia gabungan yang beranggotakan pihak Polres Pasbar, Satpol PP, TNI dan Dinas Pertambangan dan Energi serta Diskoperindag dan UKM Pasbar. Ditempat terpi sah, Kapolres Pasbar, AKBP Sus Edy Tafif melalui Kasat Rescrub, AKP Bendoet Dwi Prasetyo mengatakan, saa t ini pelaku telah diamankan di sel Mapolres Pasbar guna penyelidikan lebih lanjut. Dia men jela skan , tersan gka

Kemenag Pasbar Musnahkan Buku Nikah Kadaluarsa Pasaman Barat, JEJAK - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) memusnahkan buku nikah yang telah kadarluarsa bertempat di kantor Kemenag setempat, Senin (9/5). “Sedikitnya, ada 23 pasang buku nikah kadaluarsa yang kita musnahkan. Buku nikah yang dimusnahkan ini, yang ditandatangani mantan Menteri Agama RI, Muhammad Maftuh Basuni pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid I,” kata Kepala Kantor Kemenag Pasbar, Nahruddin Lubis melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Urais, Sarmidi kepada koran ini usai pemusnahan buku nikah tersebut. Turut hadir pada kesempatan itu, perwakilan Pengadilan Agama Pasbar, Polres Pasbar dan pejabat di lingkungan Kantor Kemenag setempat. Pemusnahan buku nikah tersebut, kata Sarmidi dilakukan guna menghindari terjadinya penyalahgunaan buku nikah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Pemusnahan buku nikah ini, berdasarkan surat Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat No. KW.03.2/1/PW.01.2/ 155/2011, tanggal 14 Februari 2011 tentang penghapusan/pemusnahan buku nikah. Maka dengan begitu, maka buku nikah baru yang ditandangani Menteri Agama, Suryadarma Ali membatalkan buku nikah yang lama yang ditandatangani mantan Menteri Agama lalu, Maftuh Basuni. “Buku nikah baru ini mempunyai kekuatan hukum tetap bagi pasangan nikah dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Buku nikah baru ini sudah disebarluaskan ke seluruh kabupaten/kota di Sumbar,” jelasnya. Buku nikah ini m erupakan dokumen resmi catatan pernikahan. Jika ada pasangan yang menikah di atas bulan Februari 2011, maka buku nikahnya telah ditandatangai oleh Menteri Agama, Suryadarma Ali. Namun, jika ada buku nikah yang ditandatangi oleh mantan Menteri Agama RI, Muhammad Maftuh Basuni maka buku nikah tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi *Int

Terminal Pasar Durian Segera Difungsikan Pasaman Barat, JEJAK - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat segera memfungsikan Terminal Pasar Durian Kilangan Kecamatan Kinali Barat (Pasbar) dalam waktu dekat ini. Hal itu sesuai dengan instruksi Bupati Pasbar kepada kepala Dinas Perhubungan Pasbar dan didukung adanya kesepakatan ninik mamak bersama masyarakat. Selama ini, masyarakat memanfaatkan terminal tersebut sebagai los pasar. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pasbar, Mardani, Rabu (11/5/2011) mengatakan aktifnya kembali terminal Pasar Durian Kilangan diharapkan dapat mengurangi kesemrautan pedagang pasar. “Diharapkan juga dapat mengurangi beban kemacetan di jalan dan kedepan tidak adak adalagi mobil parkir di jalan,” katanya. Hal itu disampaikan Mardani saat membahas kembali pasar Durian Kilangan Kinali bertempat di aula kantor camat Kinali Rabu (11/5). Hadir dalam acara itu Kapolsek Kinali, AKP. Asnomi Nanda, Dinas Koperindag, Camat Kinali, Kapolpos Lantas Kinali, SPSI, Ketua Pemuda Durian Kilangan Jorong Langgam. *Int

Dua Terdakwa Korupsi Dituntut 1,3 Tahun

Pemusnahan BB Narkoba yang dilakukan Kejari Lubuk Sikaping merupakan BB terbanyak yang pernah dimusnahkan di Sumbar dua tahun belakangan ini.

Melanggar IUP, Pengusaha Tambang Ditangkap Pasaman Barat, JEJAK - Garagara melangar Izin Usaha Pertambangan (IUP), seorang pengusaha tambang, Junaidi (40) ditangkap tim razia gabungan Pemkab Pasbar di Kawasan Sungai Batahan, Kecamatan Ranah, Pasbar Rabu (11/5) sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. Warga Jorong Kampung Baru Nagari Batahan ini, kedapatan sedang mengolah galian C menggunakan 1 unit alat berat pada lokasi yang tidak tertera dalam izin Galian C yang dimilikinya. Kepala Dinas Pertambangan dan

7

telah melakukan eksploitasi galian C ilegal yang tidak tertera pada IUP yang dikeluarkan oleh instansi terkait. Perbuatan tersangka melanggar pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara serta Pasal 50 Ayat (3) Huruf g UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan atau denda Rp10 milyar. *Int Ir Faizir Johan, Pengusaha yang Melanggar IUP

Pasaman Barat, JEJAK - Tuntutan terhadap kedua terdakwa langsung dibacakan JPU, Erman Syafrudianto di hadapan majelis hakim yang dipimpin Admiral dengan anggota M Sakral dan M Sobirin pada sidang dugaan korupsi bantuan sapi tahun 2007 di Pengadilan Negeri Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (4/5). Kedua terdakwa diduga melakukan tindakan korupsi pada Kasus bantuan Sapi Lembaga Mandiri yang mengakar di Masyarakat (LM3), pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan Pasbar untuk Yayasan Islam Pondok Pesantren Terpadu Koto Padang Kinali Pasbar. Bantuan tersebut berasal dari dana APBN pada kegiatan tahun 2007 dengan pagu dana sekitar Rp181 juta. Dari hasil penyelidikan JPU, kedua terdakwa terindikasi mengkorupsi bantuan sapi tersebut. Tersangka Yuherman adalah sebagai orang yang akan menggiring bantuan ini di tingkat Pusat, sedangkan Rusvid berperan sebagai petugas yang menetapkan Pondok Parsantren yang akan menerima bantuan LM3 ini. “Setelah mereka mendapatkan salah satu Potren maka akan dikirim ke pusat dan sesampai di kementrian barulah Yuherman melakukan aksinya dengan persetujuan mendapat fee atau Keuntungan sekitar 30 persen dari pagu dana diperuntukkan untuk mereka berdua.”terang Erman. Dari Keuntungan 30 persen tersebut, Yuherman memperoleh uang sekitar Rp 17 juta dan Rusvid mendapat bagian sekitar Rp 18 juta. Kedua orang tersangka ini mengakui segala perbuatannya sehingga mereka mau mengembalikan uang sebesar Rp 35 juta namun proses hukum tetap berlanjut. Dijelaskan Erman, terungkapnya kasus tersebut adalah berkat pengembangan terhadap kasus Ketua Yayasan Islam Pondok Pesantren Terpadu Koto Padang Kinali Pasbar Masnil yang sudah ditetapkan sebagi terdakwa. Masnil diduga melakukan korupsi bantuan 20 ekor sapi dari dana APBN pada kegiatan tahun 2007 mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 77 juta. Da lam peng ung kapan ka sus tersebut, JPU mela kuk an penyelidikan lebih mendalan dan juga melakukan pengauditan oleh BPKP Sumbar. Akirnya diperolehlah kerugian negara atas kesus ini sekitar 100 juta lebih, antara lain 77 juta oleh Masnil dan 35 juta oleh 2 orang tersangka tadi. Atas perbuatan kedua terdakwa, maka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindakaan korupsi yang diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 tahun 1999 dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun. *Int

Benny Utama:

Berantas Narkoba Butuh Kerja Keras Pasaman, JEJAK - Bupati Pasaman, H. Benny Utama mengatakan, pemberantasan peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (Narkoba) di wilayah hukum Pasaman, Provinsi Sumatera Barat butuh kerja keras seluruh pihak, terutama aparat penegak hukum dan elemen masyarakat. Menurutnya, tanpa adanya kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam mengurangi peredaran barang haram tersebut maka akan

sulit bagi kab upaten Pa saman untuk bersih dari Narkoba. “Dalam kurun waktudua tahun ini, tingkat peredaran Narkoba di Pasaman sudah sangat mengkhawatirkan. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan oleh kejaksaan negeri,” kata Benny, di Halaman Kejaksaan Negeri, Kamis, (12/5/2011). Ia mengingatkan, aparat penegak hukum lebih giat memberantas Narkoba. Pihak kepolisian,

kejaksaan, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pasaman harus bersatu padu dalam mengurangi dan mempersempit ruang gerak pelaku pengedar dan pemakai Nakoba. Kabupaten Pasaman termasuk daerah yang rawan menjadi lalu lintas Narkoba karena terletak didaerah perbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Partisipasi masyarakat sangat penting artinya dalam

menyelamatkan masa depan generasi muda di masa mendatang, tambahnya. Pelaku-pelaku yang tertangkap oleh pihak kepolisian lebih banyak membawa ganja dan Sabu-sabu dari Kabupaten Mandailing Natal ke Padang, Provinsi Sumatera Barat, dengan melewati Pasaman, jelasnya. “Orang tua diharapkan mengawasi perilaku anak-anak mereka supaya tidak menjadi korban Narkoba,”. *Int

Dua Kubu Bentrok, Warga Nyaris Tewas Pasaman, JEJAK - Dua kampung Pancahan dan Tanjung Alai Kenagarian Tanjuang Betung Kecamatan Rao Selatan, Pa saman terli bat bentrok Senin malam (9/5) sekitar pukul 19.30 Wib. Akibatnya, Arpin, 21, warga Pancahan mengalami luka bacok serius pada bagian belak ang kepal a dan ter paksa dibawa ke puskesmas terdekat. Menurut informasi yang dihimpun wartawan yang langsung memantau di lokasi bentrok, awal kejadian nyaris tewas itu disebabkan, saling bersenggolan saat acara Organ Tunggal pernikahan salah satu warga di Tanjung Alai, Jorong Kampung Tujuh, Kenagarian Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman. Selain itu bentrok juga dipicu dugaan persoalan pacaran. Sehingga satu mobil Dalmas dari Mapolres Pasaman diterjunkan ke lokasi

untuk mengamankan satu nagari yang bentrok tersebut. Da la m k ejad ian i ni sempat terjadi saling baku serang di areal perbatasan kedua kampung tersebut. Sebelumnya mereka yang bertikai sudah didamaikan tokoh masya rakat mas ing-masi ng di masjid dikampung Tanjung Alai. Namun, tidak ada kata sepakat, akhirnya bentrok susulan melibatkan ratusan warga kedua kampung dibatasi sungai Batang Sumpurpun terjadi. Menariknya, ratusan warga terlibat bentrok itu memakai senjata tajam, seperti, parang, pedang, tombak dan sejumlah senjata tajam lainnya. Selain senjata tajam, warga juga membawa pentungan dan ketapel. Seluruh laki-laki dari kedua kampung bertetangga ikut bentrok malam hingga tengah malam. Melihat kejadian ini aparat kepo-

lisian langsung datang di lokasi kejadian, bertindak cepat dan sigap. Bahkan polisi sempat melakukan tembakan peringatan sebanyak 20 kali. Terpisah, Miris, Camat Rao Selatan, di Lubuksikaping Selasa (10/5) membenarkan adanya pertikaian diwilayah pemerintahannya. Akibatnya,ada pemuda yang dijahitkepalanya sekitar delapan jahitan. Peristiwa memiriskan itu. Sem enta ra i tu ti ndak lan jut penyelesaian masalah ini dikatakannya pihak kepolisian bersama tokoh masayrakat kedua kampung yan g bertik ai melakukan musyawarah.Hingga akhirnya ditemukan kata sepakat untuk mendamaiakan kedua belah pihak. “Mudah-mudahan, dengan musyawarah dengan mengundang  tokoh masyarakat antar kampung di hadi ri N inik ma mak, Hatobangon, Camat, Wali Nagari dan Kapolsek Rao malam itu juga 

ditemukan kesimpulan berdamai,” ulas Camat didampingi Parmohonan Nasution Kepala Kesbangpol kabupaten Pasaman. Perdamaian itu, dilakukan penandatanganan butir-butir kesepakatan perdamaian, agar tidak kembali bentrok lagi. Diantaranya, mas ing­m asing pihak men ye­ lesaikan permasalahan secara kekeluargaan, tidak mengulangi perbuatan anarkis, bersedia diproses  bila dikemudian hari ada yang mendahului atau memicu timbulnya pertikaian kembali. Selain itu, masing-masing pihak setuju tidak akan menuntut secara proses hukum terkait permasalahan itu, para tokoh masyarakat, dari berbagai unsur siap membina dan mengarahkan para cucu kamanakan untuk tidak berbuat anarkis. Ke dua belah pihak siap menjalin hubungan yang lebih  baik lagi. *Int


SEPUTAR SUMBAR

8

Edisi

Pessel, JEJAK - Kantor Inspektorat Kabupaten Pessel yang seharusnya panutan bagi dinas dan kantor yang lain malah memberi contoh yang tidak baik. Hal ini terlihat saat Kepala Kantor mengadakan hajatan pada Jum’at (13/5) lalu. Kantor ini tidak buka padahal bukan hari libur atau libur bersama. Tak hanya itu, bendera meah putihpun tidak di­kibarkan di kan­ tor tersebut. Sewaktu JEJAK datang ke kantor In spek tora t terse­but di dapa ti banyak tamu di hala­man kantor yang akan berurusan. Salah seorang tamu mengatakan bahwa dia tidak tahu kantor ini ditutup karena tidak hari libur. Orang yang tidak mau di sebutka n nam an ya ters eb ut mengatakan bahwa dia hendak meminta rekomendasi untuk syarat naik pangkat. Kalau tahu kantor tersebut tutup dia tidak akan datang

kekantor tersebut karena menghabiskan dana yang banyak sebab mereka datang dari ujung Pesisir Sela tan yak ni dar i Tapan dan Lunang Silaut. Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Pessel, Maswar Dedi untuk dimintai keterangannya menyangkut tutupnya kantor Inspektorat. Dia mengatakan bahwa masalah itu langsung saja tanya ke Sekda, karena ini menyangkut UU No 53 Tentang Kepega­waian. Bupati Pessel, Nasrul Abit pernah memberikan pernyataan bahwa diminta Satpol PP untuk bertindak tegas dan jangan takut memberikan tindakan pada pegawai maupun kepala dinas yang keluyuran dan tak masuk kantor saat jam kantor. Tapi mengapa kepala kantor dan pegawai di Inspektorat yang tak masuk kantor pada Jumat

(13/5) lalu tidak ditindak?. Bahkan Kepala Satpol PP malah mengata-

kan tak ada wewenang?. Wallahuallam. *Ben

Jum’at (13/5), Kantor Inspektorat Kabupaten Pessel yang seharusnya panutan bagi dinas dan kantor yang lain malah memberi contoh yang tidak baik. Kantor ini tidak buka padahal bukan hari libur atau libur bersama

Pengurus Kadin Dilantik Padang, JEJAK - Ketua umum Kamar Dagang Industri (KADIN) Indonesia Suryo B. Sulisto melantik kepengurusan Kadin sumbar periode 2011 – 2016, senin (9/5) malam. Pengurus Kadin yang baru diminta bisa menjawab tentang ekonomi global yang makin erat dan penuh tantangan. “Tantan gan yang di hadapi Kadin tidak mudah. Dengan persaingan dunia usaha baik tingkat lokal, Nasional dan dunia seluruh pengurus Kadin harus mampu memberi konstribusi kepada pemerintah dan industri usaha”, kata Suryo. Secara umum beberapa tantangan yang harus menjawab adalah

industri yang inovatif, meningkatnya daya saing produk, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi. S ela in itu, bersama pemerintah dapat membantu penguatan dunia usaha di daerah sejalan dengan kebijakan percepatan dan perl uas an pembangunan ekonomi. As na wi B ah ar ya ng k emb al i di lantik sebagai ketua umum Kadin Sumbar 2011 – 2016 menyebutkan, pengurus yang baru akan fokus kepada pembangunan

infrastruktur dan menargetkan pertumbuhan ekonomi (PE) Sumbar 6,5 persen.”Kami berharap bisa menjadi pelopor pergerakan ekonomi Sumbar. Saat ini Sumba r tak lagi jadi kori dor perekonomian,” kata Asnawi yang ingin mengembalikan padang kearah yang lebih baik. Menurutnya, pembangunan infrastruktur akibat musibah gempa September 2009 di perkirakan dapat

menaikan PE Sumbar. Memang, infrastruktur menjadi catatan penting bagi pemerintah dan perlu dipahami sebagai proyek jangka panjang. Kadin siap mendukung percepatan pembangunan infrastruktur. Sekarang tinggal menyelaraskan dan menyamakan persepsi dengan tiga komponen utama yakni, pemerintah, pengusaha, dan BUMN. “Kita juga memberi kesempatan seluas – luasnya bagi investor untuk menanamkan modal ke daerah dan Kadin siap menjadi fasilitator. Kalau ada kendala yang terjadi dilapangan kami siap carikan solusi. Bagaimanapun tantangan adalah peluang.” Pungkasnya.*bye

Kabupaten Pesisir Selatan Pencari Kerja di Kabupaten akan Terima Rp100 Miliar Padang Pariaman 18.735 orang Painan, JEJAK - Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akan memperoleh bantuan dana dari Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal sebesar Rp100 miliar pada 2012. “Pesisir Selatan akan menerima bantuan dana sebesar itu untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Nasharyadi di Painan, Kamis (12/5). Ia mengatakan Kabupaten Pesisir Selatan masi h dikategorikan daerah tertinggal dari 183 daerah di Indonesia. Menurut dia, dengan dana bantuan tersebut, nantinya akan diprioritaskan untuk sektor pertanian dan sektor lain yang bermanfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Untuk sektor pertanian akan disamakan dengan upaya penanggulangan bencana, seperti pembangunan jalan terkait dengan usaha pertanian, sekaligus dapat

berfungsi sebagai jalur evakuasi apabila terjadi bencana alam,” katanya. Ia mengatakan juga untuk penanga nan banji r melalui pembangunan jaringan irigasi. Menurut dia, upaya pemerintah kabupaten ini keluar dari status sebagai daerah tertinggal, diharapkan dapat diminimalkan dengan adanya bantuan itu. Ia juga berharap bantuan dari Kemeneg PDT ini tidak mengalami perubahan, sehingga apa yang direncanakan bisa segera terealisasi. “K ab upa ten Pes isi r Sel atan membutuhkan dana besar untuk pembang unan infrastruktur di sektor produksi pertanian dan perkebunan, sehingga ke depan bisa lebih berkembang,” katanya. Selain Kabupaten Pesisir Selatan, ada tiga daerah di Sumbar lainnya yang akan menerima bantuan dari Kemeneg PDT, yakni Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Padang Pariaman. *Int

LAMA TAK DISENTUH

hagialah anda semua yang dapat mengikuti pelatihan ini. Timbalah ilmu sebanyak-banyaknya, manfaatkan ilmu yang diperoleh, untuk menciptakan lapangan kerja sendiri. “Kami sangat mengharapkan pelatihan ini dapat diikuti sampai selesai, dengan sebaik-baiknya,” tutur Zahirman. Sementara itu, Kadis Sosnakertran Drs. Anwar, M.Si dalam laporannya, mengatakan, pelatihan yang diadakan hari ini, diikuti sebanyak 96 orang pencari kerja berasal dari 5 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman, terdiri dari 6 paket pelatihan, jurusan Otomutif, Bangunan, Listrik, Menjahit, Las Karbit dan jurusan pengolahan hasil Pertanian. Kemudian pada bulan April lalu, juga dilaksanakan 1 paket pelatihan dengan 16 orang peserta. Selanjutnya yang terakhir, ada 4 paket lagi, bagi 64 orang pencari kerja di bulan September 2011 mendatang. *Int

> Dari Halaman 1....................................................................................................................................................

terkelupas, kerikil-kerikil tajam seringkali membuat ban kendaraan bocor dan meletus. Hal itu, ditambah lagi tidak adanya tambal ban di sekitar lokasi. Jarak tambal ban mencapai 15 kilometer, sehingga para pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya. Meski sangat membahayakan, namun ruas jalan tersebut belum terlihat sentuhan perbaikan apapun. Dan warga berharap ruas jalan yang rusak dan akibat kendaraan yang menghindari lobang telah menggangu perkarangan rumah warga setempat, berharap ada perhati an pemerintaha n untuk memperbaiki ruas jalan yang sudah lama rusak tersebut. Rencananya ruas jalan SolokSirukam yang banyak terdapat lubang yang cukup besar akan dijadikan salah satu rute kegiatan

Tour de Singkarak. Namun hinggi kini belum ada upaya perbaikan ol eh i nsta nsi ter kai t pa da h al pelaksanaan tour de singkarak yang akan digelar pada 6-12 Juni mendatang. Atau apakah kondisi jalan yang mengalami rusak parah tersebut akan djadikan sebagai salah satu tantangan bagi peserta tour de singkarak dan ruas jalan tersebut tidak perlu diperbaiki. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Solok Fathol Bahri ketika dikonfirmasi terkait kondisi ruas jalan Solok-Sirukam yang belum mendapat sentuhan perbaikan tidak dapat ditemui karena sedang berada di luar kantor dengan alasan urusan dinas. Begitu juga dengan Kabid Bina Marga Werdi Nursamsi juga tidak berada di ruangan kerjanya karena dinas luar. Wakil Ketua DPRD Kabupaten

Solok, Asrul Tanjung ketika dimintai komentarnya terkait ruas jalan yang mengalami rusak parah tersebut mengatakan, ruas jalan SolokSirukam tersebut merupakan jalan provinsi . Dan kabarnya lanjut Asrul Tanjung pihak provinsi telah menganggarkan perbaikan jalan tersebut. Herman Zaini, ST selaku Satker Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Sumatera Barat ketika dikonfirmasi terkait permasalahan ini menyatakan bahwa keadaan jalan Solok – Sirukam itu adalah tanggung jawab Riswijaya. Sedangkan Riswijaya ketika dikonfirmasi keponselnya tak mau berkomentar banyak. “Saya lagi didaerah. Suaranya putus-putus”, ujarnya. Anehnya hingga berita ini diturunkan ponsel Riswijaya tak pernah aktif lagi. *Leta

Padang Pariaman, JEJAK Icon Pariaman Terancam Setelah pasca gempa bumi melanda Kabupaten Padangpariaman dua tahun yang lalu, kini pohon kela pa sema kin l ang ka k eberadaannya di daerah tersebut. Pasalnya, batang pohon kelapa itu banyak yang ditumbangankan masyarakat untuk memperbaiki rumah mereka masingmasing. Meski ada yang ditebang, tentu pohon kelapa yang tua, namun peremajaannya kebanyakan tidak dilakukan masyarakat yang telah menebang pohon kelapa itu. Akibatnya, hingga kini pohon kelapa mulai langkah di daerah ini. Melihat kondisi demikian, ada kemungkinan icon Kabupaten Padang pariaman tentang kelapa tentu bakal terancam. Kenapa tidak, Kabupaten ini terkenal dengan penghasil kelapa yang terbesar di Sumatra Barat. Meski pohon kelapa itu telah banyak di tumpang sarikan dengan tanaman lain, seperti coklat, jambu merah, tapi, kelapa hingga kini masih tetap menjadi primadona daerah untuk kemajuan ke depan. Berdasarkan hal demikian, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pang an d an H olti kutura Padangpariaman Ir Ali Amran MP ketika menjawab pertanyaan kemarin, meminta masyarakat yang melakukan penebangan pohon kelapa untuk keperluan membangun rumahnya yang rusak, karena ditimpa musibah gempa agar segera melakukan peremajaan. Langkah itu

perlu dilakukan agar pohon kepala daerah tidak punah. “Setiap masyarakat daerah ini mengambil buah kelapa, diminta untuk menyisakan sekitar 20 buah kelapa untuk dijadikan bibit. Sebab, untuk saat ini pemerintah tidak menyiapkan bibit buah kelapa, karena buah kelapa masyarakat dapat dijadikan bibit, karena masih ada program pertanian lain untuk pembedayaan petani. Mudahmudahan dengan langkah itu pohon kelapa tidak punah di daerah kita,” ujarnya. Sementara itu, pantauan di lapangan, dengan semakin berkurang pohon kelapa karena telah banyak yang ditebang masyarakat pasca gempa untuk membangun rumahnya, saat ini masyarakat tidak ada yang mau menebang pohon kelapa lagi. Pasalnya, masyarakat takut pohon kelapa mereka semakin habis. Padahal, pohon kelapa itu adalah tanaman nenek moyang mereka untuk mensejahterakan keluarga hingga saat ini. Kalaupun ada masyarakat yang mau menebang pohon kelapa untuk keperluan membangun rumah, mereka tetatp tidak melakukan. Mereka lebih berupaya membeli pohon kelapa keluar dari Kabupaten ini, pada daerah-daerah yang masih banyak pohon kepala, karena daerah itu tidak diterjang musibah gempa. Meski begitu, sebagian juga ada, tapi menjual dengan harga tinggi, kalau ada masyarakat yang meminta dijual. *Int

Unggas Dimusnahkan, Tidak Diganti Payakumbuh, JEJAK - Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tidak akan memberikan kompensasi penggantian unggas yang dimusnahkan akibat penyebaran flu burung di Payakumbuh waktu lalu. Pasalnya, jumlah unggas yang dimusnahkan, tidak sesuai dengan perhitungan awal, tatkala kejadian itu dinilai sebagai bencana sosial daerah. Jumlah unggas yang mati, hanya dalam hitungan jari sebelah tangan. Selain itu, biaya unggas yang dimusnahkan itu, bisa diselesaikan secara pribadi lima camat yang ada di Kota Payakumbuh. Hal itu ditegaskan, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Benny Warlis. Pejabat yang baru saja melepaskan jabatannya sebagai Asisten II Sekko itu, tidak adanya kompensasi tersebut karena dari data yang dikumpulkan, hanya satu-dua ekor saja ayam masyarakat yang dimusnahkan terkait flu burung di Payakumbuh. “Dari hasil pemmbahasan dilapangan oleh dinas terkait dan Camat. Ayam yang dimusnahkan untuk mencegah pe-

nyebaran virus flu burung ini tidak seberapa banyak. Karena tidak terlalu banyak, Camat di daerah bersangkutan bersedia mengganti secara pribadi tanpa mencairkan dana APBD,” kata Benny. Disampaikan Benny, hingga akhir masa jabatannya sebagai Asisten II Payakumbuh, belum ada dana tanggap darurat dari APBD Payakumbuh tahun 2011 yang dicairkan untuk menanggulangi penyebaran virus flu burung. “Ada beberapa kegiatan yang dilakukan Pemko, salahsatunya penyediaan bangsal khusus suspect flu burung di RSUD Adnand WD, tetapi itupun belum diputuskan apakah akan mengunakan dana tanggap darurat APBD atau tidak,” jalas Benny. Perkembangan dari kasus flu burung di Payakumbuh yang ditetapkan sebag ai ben cana daerah ini sangat disayangkan beberapa pihak, karena hal yang dilakukan Pemko Payakumbuh tersebut telah mengguncang harga komuditi telur dan daging ayam, tidak saja di Payakumbuh tetapi juga di Limapuluh Kota. *Int

Temu Nasional Alumni Kulliyatul Mubllighien Muhammadiyah (KMM) Padangpanjang, JEJAK - Kulliyatul Mubllighien Muhammadiyah Padangpanjang mengadakan temu nasional Kulliyatul Muballighien Muhammadiyah se- Sumatera Barat di Kota Padangpanjang. Pertemuan ini merupakan sebuah pertemuan nasional yang berbasis alumni, sebagai upaya pendekatan system antara mereka yang telah menamatkan pendidikannya dengan mereka yang tengah berkutat setiap hari, sepanjang tahun, untuk menjaga keberlangsungan madrasah kader Muhammadiyah. Kegiatan yang di langsungkan selama 3 hari ini juga akan melakukan peluncuran website madrasah (www.kmm-padangpanjang.sch.id ) ini diarahkan pada pemanfaatan dunia internet sebagai basis pembelajaran siswa/santri dengan metode e-learning. Selain itu dalam temu nasional ini juga di gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk membedah visi, mengkonstruksi ide, menuju Kuliyatul Muballighien masa depan. Pembicara yang diha-

dirkan diantaranya Prof. Yunan Yusuf y ang merupaka n tok oh pendidikan nasional dari Jakarta, Hasyim Syah Nasution, yang juga tokoh pendidikan nasional dari Medan, H.Wan Abu Bakar, Dasman L anin, Intan Rosma dewi, Irfan Saumi, dan Suhardi Nasution. Dalam temu nasional ini peserta yang hadir mencapai 600 orang peserta dari berbagai daerah di nusantra yang meupakan alumni dari Kulliyatul Mubllighien Muhammadiyah *Yb

Drs Amel Dahlan

Ketua Panitia

C MY K

takkan batu besar ataupun drum bekas. “Kami kasihan setiap kali melihat pengendara terjadi terperosok ke dalam lubang tersebut. Karena itu, kami meletakkan batu besar di dekat lubang sebagai peringatan kepada pengendara yang lewat,” ujar Mardi (54), salah seorang warga setempat. Dari pantauan JEJAK disejumlah titik, kendaraan bermotor terlihat memperlambat laju kendaraannya saat memasuki jalan yang banyak berlubang. Apalagi lubang jalan tersebut telah tergenang air sehingga para pengendara tidak tahu sedalam apa lubangnya. Kerusakan jalan yang paling parah terdapat di Sirukam. Di titik tersebut, jalan yang rusak parah tersebut mencapai panjang 3,5 kilometer. Di samping aspal yang telah

Padang Pariaman, JEJAK - Delapan belas ribu tujuh ratus tiga puluh lima orang, generasi muda usia pencari kerja di Kabupaten Padang Pariaman, belum mempunyai skil atau keterampilan yang dapat menjadikan mereka sebagai tenaga kerja siap pakai. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Damsuar, MM Dt. Bandaro Putiah,  pada acara pembukaan pelatihan kerja berbasis kompetensi  yang diwakili Kabag Humas Zahirman, S.Sos, MM, Selasa (10/5/2011) pada Dinas Sosial Tenaga Kerja (Sosnakertran) Padang Pariaman. Dikatakan, melihat tingginya angka pencari kerja di Kabupaten Padang Pariaman, baru sebanyak 180 orang yang bisa diberikan paket pelatihan, sesuai dengan kondisi keuangan daerah dan cocok menurut keinginan masingmasing peserta,  sebagai bekal untuk mencari kerja dalam menjalani kehidupan pada masa mendatang. Lebih jauh disampaikan, berba-

Pasca Gempa, Karambie Langka di Pariaman

C MY K

Kepala Inspektorat Hajatan, Kantor Ditutup

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011


9 DPC-DPC PARTAI DEMOKRAT SE SUMBAR

BERHARAP MUSLIM KASIM JADI KETUA Padang, JEJAK – Dalam Menghadapi sukses Kepemimpinan partai demokrat mendatang, banyak kader partai baik internal maupun eksternal berambisi untuk mau jadi ketua partai Demokrat Propinsi Sumatra Barat Periode 2011-2016. Hal itu di katakan wakil ketua Partai Demokrat Sumbar, Eldi Sutrisno belum lama ini di padang, kader yang maju sebagai ketua partai antara lain adalah Yulteknil, Josrizal, Syamsul Rahim dan Muslim Kasim yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatra Barat. Muslim Kasim Mantan Bupati Padang Pariaman yang menjabat selama 2 periode merupakan tokoh Sumatra Barat yang sangat diperhitungkan untuk maju sebagai ketua partai. Disamping itu Muslim telah berpengalaman dalam mengelola kepemerintahan baik ditingkat Kabupaten maupun di tingkat Provinsi. Kemampuan Muslim Kasim tidak diragukan untuk maju menjadi ketua Partai Demokrat untuk Periode yang akan datang, ujar Wilman Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lima Puluh Kota. Jelang pesta pemilihan pengurus DPD Partai Demokrat yang akan di gelar dalam waktu dekat ini bermunculan kader yang sangat potensial untuk duduk sebagai ketua partai. Namun begitu pemilihan ketua partai demokrat tersebut di tentukan oleh DPC –DPC partai yang berada di kabupaten / kota yang ada di Sumatera Barat. Disisi lain Anas Urbaningrum, Ketua DPP Partai Demokrat menambahkan, sosok Muslim Kasim merupakan tokoh yang sangat potensial

untuk maju memperebutkan kursi kepemimpinan Ketua Partai Demokrat yang akan datang. Muslim kasim yang mantan Bupati Padang Pariaman ini telah banyak melakukan sosialisasi ke daerah – daerah maupun ketingkat Pusat. Namun begitu keberhasilan seseorang untuk menjadi ketua partai sangat ditentukan oleh kemampuan untuk melakukan Lobi – lobi di tingkat Kabupaten / Kota maupun di tingkat nasional. Muslim Kasim sendiri saat dimintai komentarnya tentang niatnya untuk menjadi Ketua Partai Demokrat mengatakan, siap memimpin Partai Demokrat ke depan. Bahkan Dia Bertekad untuk memajukan Partai Demokrat di Sumatra Barat periode yang akan datang.” Saya berjanji akan berusaha keras untuk memajukan Partai Demokrat”, pungkasnya. *bye

Visi : Mewujudkan partai demokratsebagai partai yang cerdas, mengakar, santun dan di barisan terdepan mencarikan solusi dari permasalahan pembangunan di provinsi Sumatra barat, sehingga merupakan partai yang di cintai masyarakat dengan menjadi pemenang dalam pemilu 2014. Misi : Menjadikan partai demokrat sebagai partai yang besar dan kuat di Provinsi Sumatra barat dengan konsolidasi yang mengakar sampai ke tingkat kader / akar rumput, sehingga partai demokrat menjadi solusi bagi mewujudkan Sumatra barat yang maju, demokratis, cerdas, damai dan sejahtera. Program :  Konsolidasi partai berupa peningkatan kapasitas dari para pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) dan Pengurus PAC (pimpinan Anak cabang) melalui program pendidikan dan latihan (diklat), orientasi dan juga melalui penyegaran pengurus.  Pembentukan pengurus ranting partai demokrat sebanyak 950 se Sumatra barat, yaitu pengurus partai di tingkat nagari, kelurahan dan desa.  Pembentukan pengurus anak ranting partai demokrat sebanyak 2.450 se Sumatra barat, yaitu pengurus partai di tingkat jorong/Korong.  Membagi habis perkerjaan / tugas di DPD (dewan pimpinan daerah) sehingga semua pengurus memiliki tanggung jawab penuh terhadap kemajuan partai demokrat di provinsi Sumatra barat.  Membangun kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatra Barat di atas tanah milik sendiri dengan mengoptimalkan semua potensi, baik kader/ simpatisan Partai Demokrat. Bersamaan dengan itu, mendorong DPC Kabupaten/Kota untuk segera juga membangun kantor sendiri.  Partai Demokrat melakukan program simpatik secara rutin/periodik, seperti Tim Ramadhan, Bedah Rumah, Desa Binaan, Kumpul Tokoh Masyarakat/ Ulama, Kunjungan ke Panti Asuhan Anak Yatim/Panti Jompo, dan respon terhadapap musibah kebakaran dan bencana alam dengan dating dan memberi santunan di kesempatan pertama.  DPD bersama dengan seluruh DPC kab/kota merekrut anggota baru dengan penyebaran Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat. Pemilih pemula merupakan salah satu sasaran, seperti siswa dan mahasiswa.  DPD partai Demokrat menggalang komunitas yang memiliki massa dan pengaruh di tangah masyarakat, seperti Majelis Taklim, Kelompok Tani, Koperasi Simpan Pinjam, Himpunan Ojek, Buruh terminal/pelabuhan dan Himpunan Nelayan.  DPD Partai Demokrat menjalin hubungan baik dengan pers, untuk publikasi dan pencitraan. Membentuk Tim Media yang secara terus menerus memberikan informasi, publikasi dan pencitraan partai.  DPD Partai Demokrat membentuk Demokrat Siaga Bencana (disingkat D-OKE) sebagai Tim Siaga Bencana yang berbasis di DPC dan siap diterjunkan kapan saja menjadi penolong masyarakat yang ditimpa bencana pada tahap awal terjadinya bencana. Jika memungkinkan setiap DPC Kabupaten Kota memiliki satu unit ambulance gratis.  DPD akan menjalankan seluruh keputusan dan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat dengan aplikasi sampai ke tingkat paling bawah, yaitu Anak Ranting

Target 

DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat dalam Pemilu 2014 menjadikan target nasional 30% (tiga puluh persen) sebagai target minimal. Artinya Partai Demokrat mengusung jargon “Demokrat Satu Juta Suara” dalam Pemilu 2014. Jumlah pemilih di Sumatera Barat diperkirakan sekitar 3,4 juta orang. Dalam Pilpres 2014, DPD partai Demokrat bertekad menyumbangkan perolehan suara 50% (lima puluh persen) dengan kemenangan Calon Presiden Wakil Presiden yang diusung Partai Demokrat.


10

JEJAK BISNIS

Edisi

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

Bank Danamon Terus Perluas Jaringan DKP Pasbar Ajak Agam, JEJAK - Pada 05 Mei 2011 di Lubuk Basung Kabupaten Agam telah dibuka secara resmi PT Bank Danamon simpan pinjam yang berkantor di Cubadak Pasar Lubuk Basung, yang merupakan unit ke 7 di Cluster Bukitting gi Regi on Pekan Baru. Pembukaan yang di hadiri seluruh para undangan baik dari jajaran pemerintahan maupun masyarakat pengusaha dan pedagang serta petani-petani yang telah bersinergi dengan pihakpihak Bank Kab. Agam. Pembukaan unit baru DSP secara resmi dilakukan oleh perwakilan dari Kapolres Agam yang didampingi oleh Wali Nagari Lubuk Basun g dan dim eriahkan oleh berbagai kegiatan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pengobatan gratis, macam-macam perlombaan, konsultasi usaha serta hiburan lainnya dan pemberian doorprize kepada masyarakat dan pedagang pasar. Untuk menjangkau daerah-daerah yang lebih luas lagi, pada tahun 2011 DSP kembali menambah sekitar 157 unit baru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pangsa

pasar segmen mikro masih sangat luas, dan jutaan pelaku usaha di kelompok ini masih banyak yang belum terjangkau oleh Perbankan. “Kami yakin, layanan pembiayaan dari Danamon Simpan Pinjam untuk usaha makro dan kicil akan terus tumbuh dan berkembang dimasa mendatang”, ujar Minhari Handikusuma, Direktur Bank Danamon. Dengan dilakukannya penambahan ini jumlah unit DSP akan mencapai lebih dari 1.200 unit yang tersebar disekitar pasar-pasar tradisional dipelosok Nusantara. Hingga Februari 2011 Danamon Simpan Pinjam telah menyalurkan pemb iayaan ke segmen m ikro sebesar Rp 15.561 triliun kepada 622.966 nasabah dengan plafon kredit berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 500 juta dengan rata-rata portolio kredit berkisar antara Rp 30 juta sampai Rp 60 juta. Khusus untuk Danamon Simpan Pinjam di Kantor Wilayah Lubuk Basung telah menyalurkan pembiayaan ke segmen mikro mencapai sebesar Rp 5.000.000.000,- hingga Maret 2011. PT Bank Danamon Indonesia Tbk ( Danamon ) mengumumkan rencana

perluasan jaringan unit baru Danamon Simpan Pinjam ( DSP ), perluasan tersebut meliputi wilayah Medan, Pekan Baru, Palembang, Bandung, Surabaya, Makasar, Balik

Papan, Denpasar, dan Nangro Aceh Darussalam, hal ini di sampaikan Pimpinan Bank Danamon Lubuk Basung disaat peresmian berlangsung kepada Media Jejak Neuws. *lilik

Peresmian Bank Danamon Simpan Pinjam Cubadak Pasar Lb. Basung

Gubernur Resmikan Kantor Bank Nagari Padangpanjang Padangpanjang, JEJAK - Gubernur Sumater Barat, Irwan Pray itno, m em i nta k epad a B an k Nagari untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dan mendorong perkembangan usaha k ecil d an m ik ro g un a mewujudkan pengembangan ekonomi yang berkeadilan. “Kehadi ran lembaga ini ditengah-tengah masyarakat tentunya harus memiliki aspek positif dalam meningkatkan perekonomian masya rakat. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh Bank N a ga r i un tuk i tu, mi s a l ny a , dengan penyaluran KUR yang merupakan program pemerintah dalam m engembangkan usaha kecil dan menengah”, ucap Irwan Pra yitn o pad a sa at peresm ian pemak aian ged ung baru Bank Na ga ri Cab an g kota Pad an gpanjang, Senin (4/4). Irwan menyebutkan, kemampuan Bank Nagari dalam melakukan penya lur an kr edi t d an menghimpun dana masyarakat memang telah cukup baik. Hal ini ditandai dengan diraihnya beberapa penghargaan dari berbagai pihak dalam penyaluran kredit. Untuk kedepannya pelayanan yang telah dilakukan tersebut harus lebih diringkatkan. “Dengan adanya gedung yang baru ini diharapkan kinerja Bank Nagari bisa meningkat dengan selalu memberikan pelayan yang prima kepada masyarakat. Begitupun sebal iknya, masyar akat harus bisa memanfaatkan peluang yang diberikan oleh pihak perbankan sehingga penigkatan ekonomi masyarak at yang berke adilan bisa diwujudkan,” harapnya. Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari Suryadi Asmi mengatakan, Bank Nagari dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami perkembangan dengan grafik yang cukup bagus. Indikasi tersebut dapat dilihat dari terus meningkatnya dana yang terhimpun dan disalurkan kepada masyarakat maupun penambahan nasabah. “Secara grafik perkembangan, Bank Na gari terus mengalami peningkatan. Indikasinya tergambar dari asset yang dimiliki pada akhir 2010, sebesar Rp10,4 triliun dengan jumlah pinjaman Rp7,1 triliun. Dana masyarakat yang berhasil dihimpun sebesar Rp8,4 triliun,” katanya. Beliau menambahkan bahwa peningkatan pelayanan harus dilakukan semaksimal mungkin, agar masyarakat yang telah menjadi nasabah dapat terlayani dengan baik, sehingga jaringan yang telah terbina dapat ditingkatkan. “ Pembinaan jaringan harus selalu ditingkatkan, bahkan kalau bisa sampai kekacamatan. Melalui melakukan pelayanan prima yang dilakukan nantinya bisa berimplikasi kepada peningkatan jumlah nasabah, sehingga Bank Nagari turut berpastisipasi dalam meningkatkan kesejahtraan masyarakat”, harapannya. *Yb

Nelayan Berani Pinjam KUR

Pasaman Barat, SitinjauNews - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengajak kepada para nelayan untuk berani meminjam dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di perbankan yang ada di Pasbar. Pihak dinas meilai KUR efektif untuk meningkatkan usaha dan pengembangan usaha di sektor perikanan. “KUR merupakan salah satu peluang untuk mendapatkan modal bagi sektor usaha kecil khususnya disektor perikanan. Syarat memperoleh KUR pun terlalu sulit, jika pinjaman dibawah Rp20 juta maka tidak memerlukan anggunan,” terang Kepala DKP Pasbar, Syafrialis Senin (9/5). Selama ini, katanya ada kesan keenggaanan sektor perbankan memberikan kredit kepada sektor kelautan. Untuk itu, melalui KUR tersebut diharapkan para nelayan khususnya bisa melakukan pinjaman karena persyaratan yang tidak terlalu sulit. dengan modal Rp20 juta akan mampu menambah modal dalam berusaha sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan. Apalagi, kata Syafrialis BRI telah menandatangani kesepakatan atau MoU dengan Mentri Perikanan tentang usaha pengembangan sektor perikanan salah satunya adalah melalui KUR. “Dalam pengurusan KUR alangkah baiknya dengan sistem kelompok sehingga akan diperoleh dana yang besar tanpa anggunan. Dalam waktu dekat ini DKP akan menemui pihak bank agar bersedia memberikan kredit bagi nelayan sehingga nelayan yang ada di Pasbar dapat menambah modal melalui pinjaman bank,” ujarnya. Sementara itu salah seorang pengusaha ikan lele di Kecamatan Sasak, Pen (29) kepada antara-sumbar.com membenarkan KUR merupakan suatu peluang untuk mendapatkan pinjaman modal. “Kalau pinjaman dibawah Rp20 juta tidak memerlukan anggunan namun saya meminjam sekitar Rp50 juta dengan menggunakan anggunan dan pembayarannya dengan memperlihatkan rekening koran nantinya. Namun, yang jelas KUR merupakan peluang yang baik bagi nelayan dan pengusaha yang bergerak di sektor perikanan untuk memperoleh pinjaman modal,” jelas Pen. *Int

Keripik Balado Rohana Kudus Padang, JEJAK – Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Sum ater a Bar at s ejak bencana gempa menerpa bumi Ranah Minang, tak menjadi persoalan bagi Usaha Makanan Khas Padang yang satu ini. “Memang konsumen yang wisatawan berkurang, tapi penjualan kami tetap seperti biasa, bahkan pada waktu-waktu tertentu cenderung meningkat” ungkap Lenny Tanu, Pemilik Kripik Balado Rohana Kudus kepada Jejak News. Lenny mengaku bahwa sekarang ini pelanggannya beralih dari wis atawa n men jadi penduduk padang yang mau bepergian ke daerah lain. “Biasanya orang Padang yang mau berkunjung ke daerah lain atau pulang kampung kedaerah mereka masing-masing membeli produk kami sebagai oleh-oleh untuk kerabat dan saudara mereka disana” terang Lenny menjelaskan konsumennya. Usaha Keripik Balado yang mempunyai Kantor Pemasaran di Jalan Rohana Kudus ini, menjual berbagai jenis aneka makanan khas Sum ater a Ba rat. Sel ain kripik balado, terdapat kipang-kipang, kipang kacang, kipang sipuluk, aneka rending, jangek, ikan bilih, bika ambon, karek kaliang, kentang balado. “Harganya mulai dari Rp 3.500 hingga Rp 80.000 per bungkus. Tergantung jenis makanan dan ukuran berat dari makanan terse­ but,”  kata Lenny yang memiliki 11 orang tenaga kerja. Kr ipi k b ala do, kata L enn y, terbuat dari bahan ubi kayu yang

di datangkan dari kawasan Buayan, Duku, dan Batang Anai Kabupaten Padangpariaman. Setiap hari ratarata menghabiskan 15 – 20 karung ubi kayu atau sekitar 1 ton per hari. Menurut Lenny, usaha kripik balado Rohana Kudus sudah dirintis sejak tahun 1970 oleh Eliwati Utama (77). Namun, karena usia sudah lanjut dan tujuh dari delapan anak Eliwati berada di Jakarta. Hanya anak yang buntut Andres (suami Lenny) tinggal di Padang. “Kripik Balado Rohana Kudus ini diambil­alih sejak tahun 1995. Hingg a kini kri pik balad o ini masih bertahan melayani konsumen dari berbagai daerah dan negara,” kata Lenny didampingi suaminya. Leta

IKLANKAN PERUSAHAAN ATAU PRODUK ANDA DI

JEJAK BISNIS UNTUK PEMESANAN SPACE IKLAN HUB : 0751-482927


11

Edisi

SAMBUNGAN

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

YUSRIL MINTA KEPALA KUA kian yang disampaikan salah seorang pemangku adat Nagari Sitalang kepada JEJAK pada Rabu (27/ 4) lalu di Pasar Bawan Kecamatan Ampek Nagari. Selanjutnya, disampaikan Ninik Mamak yang minta namanya dirahasiakan, Kepala KUA meminta kepada masyarakat uang nikah sebanyak Rp. 350 ribu. Itu pun tidak termasuk biaya NA di kantor Walinagari, sebab KUA hanya memproses kalau sudah ada NA. Lebih ironis lagi, Kepala KUA tidak mau tahu dengan uang saksi dan uang adat untuk Ninik mamak. Seakan – akan Ninik mamak ini tidak dipedulikan dalam urusan nikah. Pada hal yang nikah itu

> Dari Halaman 1.......................................................................................................................................................................

kemenakan kami, ujarnya. Lebih jauh disampaikannya, kepala KUA itu seakan tidak tahu aturan adat di Minang kabau. Bahwa sebelum nikah itu ada proses adat yang harus dilalui anak kemenakan. “Bagaimana tidak tersing gung kami. Kal au dulu semasa ada P3NTR, kami Ninik mamak ditunggu dulu sebelum menikahkan anak kemakan kami. Sekarang nikah harus dikantor KUA. Tapi setelah kami datang kekantor itu, yang ditanya hanya walinikahnya saja. Setelah nikah selesai, mempelai dipanggil keruangan kepala KUA dan diminta uang Rp. 350 ribu untuk biaya nikahnya. ungkapnya mengeluh

CALO TAWARKAN ada. Bahkan di Air Pacahpun disinyalir pungli lebih menggila. Sebab disana keur dilaksanakan dengan system manual. Setelah kembali ke kantor Keur Mata Air, pungli terus berlangsung. Mulai dari proses registrasi hingga pengecatan dan pemasangan segel, ditemukan pungutan liar. Untuk pengecatan selain biaya yang telah ditetapkan, pemilik kendaraan juga diminta biaya Rp. 5.000,-. Begitu juga untuk pengetokan plat nomor dan pemasangan segel Keur. Masing-masing diminta biaya Rp. 5.000,- dan Rp. 2.000,-. Ditambah lagi dengan biaya parkir siluman untuk setiap kendaraan yang dipatok dengan biaya Rp. 2.000,-. Tak hanya itu, calo masih bergentayangan dan dilegalkan. Bah-

KADIS PSDA tim untuk mengumpulkan data atau bahan keterangan yang berkaitan dengan berita tersebut. Hal ini diungkapkan Ikhwan Ratsudy, SH, Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumbar saat dihubungi ke ponselnya menanggapi pemberitaan tentang dugaan korupsi pada Proyek Batang MangorKamumuan tersebut. “Kalau ditemukan indikasi korupsi, kita akan minta BPKP untuk menghitun g ada tid aknya ker ugian Negara.ujarnya. Ikhwan juga menambahkan bila ditemukan indikasi korupsi, akan ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan, dan akan dilanjutkan ke proses hukum selanjutnya. Semua pihak terkait akan dimintai keterangannya, mulai dari pejabat di Dinas PSDA Sumbar hingga kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, ucapnya mengakhiri.. Konstruksi perkuatan tebing berupa pasangan vinyl sheet pile berbalut beton bertulang yang

BAF ZALIMI Sedangkan prosedur penagihan kredit yang diterapkan BAF pada tunggakan kredit sepeda motor Mio Soul milik AA adalah dengan menyita barang konsumen tanpa sepengetahuan konsumen. Sepeda motor milik AA tersebut diambil tanpa sepengetahuan dan pemberitahuan terlebih dulu padanya seperti dicuri. Menurut AA, waktu itu sepeda motornya sedang parkir didepan rumah salah seorang kerabatnya yang tak jauh dari rumahnya. Tanpa pemberitahuan, sepeda motor dibawa dengan menggunakan kunci

istiadat setempat, karena tanpa dukungan masyarakat mustahil dia akan sukses menjalankan tugas, ujar mantan KUA senior ini yang juga tokoh masyarakat. Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ampek Nagari, Indra Suherman S.Ag M.Hi ketika di konfirmasi melalui phonselnya membantah. Menurutnya, informasi masyarakat itu tidak benar. Uang nikah sebanyak Rp. 350 ribu adalah kesepakatan Walinagari, Bamus dan KAN. Namun ketika didesak bahwa uang tersebut di pungut oleh K UA buk an ol eh pemerintahan nagari dia mengelak seakan ketakutan. *Lyli/ Andre

> Dari Halaman 1.......................................................................................................................................................................

kan Keur tembak tanpa membawa kendaraan untuk di cek fisik juga masih berlaku di kantor UPT tersebut. Saat JEJAK menanyakan pada salah seorang calo perihal biaya Keur tembak, sang calo memasang tarif Rp. 275 ribu untuk kendaraan yang telah habis buku Keurnya dan Rp. 250 untuk kendaraan yang tanpa menukar buku. Robi, salah seorang sopir angkot jurusan Pasar Raya-Teluk Bayur yang melakukan Keur angkotnya mengaku diminta sejumlah uang oleh para petugas Keur. Mulai dari biaya cat dinding, pasang segel hingga biaya parkir. “Mungkin bagi orang lain dana sebesar itu tidaklah berarti, tapi bagi sopir angkot, dana itu sangatlah besar manfaatnya. Kalau di-

hitung-hitung setiap harinya ada sekitar seratus kendaraan yang lakukan Keur. Tentu sangat banyak uang yang diperoleh staf dikantor tersebut”, ujarnya kesal. Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Firdaus Ilyas saat ditanyakan perihal pungli yang terjadi pada UPT Keur, mengaku tak tahu. “ Saya baru di dinas ini. Jadi tidak tahu persis perihal pungli tersebut. Sebaiknya tanyakan langsung pada kepala UPT nya, pak Zamri”, ungkap Firdaus. Pernyataan Firdaus Ilyas perlu dipertanyakan. Sebab sebelum menjadi Kadis Perhubungan kembali, dulunya Firdaus lama memimpin dinas paling basah tersebut. Sementara itu, Kepala UPT Keur Dinas Perhubungan Kota Padang,

Zamri, BSc, ketika dimintai tanggapannya terka it pungli y ang terjadi di jajaran yang dipimpinnya membantah perihal pungli tersebut. “Tidak ada pungutan apapun yang dibebankan selain biaya yang dibayarkan saat registrasi awal . Sekarang sudah tidak bisa lagi Keur tembak, semua kendaraan harus dibawa kesini dulu untuk di cek fisik” ungkapnya. Anehnya, saat dikatakan bahwa JEJAK menangkaptanganpelakupungli bernama Usman, Zamri tak dapat berkilah. Dia berjanji akan menindak tegas stafnya yang melakukan pungli. Sedangkan mengenai calo yang mengaku bisa melakukan Keur tembak, Zamri tak bisa berkomentar banyak. Sebab acalo-calo itu merupakan masyarakat setempat. *Tim

> Dari Halaman 1.......................................................................................................................................................................

dipasang pada proyek Batang Mangor-Kamumuan itu ambruk 100 meter lebih dari 500 meter lebih yang dibangun. Yang lainnya terlihat bakal ambruk pula karena posisinya sudah miring, dan kawat sling penahannya banyak yang putus. Oleh pihak Dinas PSDA Sumbar dikatakan, perencanaan dan pelaksanaan proyek tersebut tidak ada masalah, Namun karena masih dalam masa pemeliharaan, perbaikannya jadi tanggungjawab kontraktor. Ungkapan itu bertolak belakang dengan yang sebenarnya. Sebab pada perencanaan awal, yang harus dipasang adalah bronjong tapi kenyataannya yang terpasang vinyl sheet pile. Kinerja Ali Musri ME selaku Kepala Dinas PSDA Sumbar dan Andi Ikhvan selaku KPA pada proyek tersebut perlu dipertanyakan. Sebab perubahan perencanaan yang dilakukan diduga tanpa sepengetahuan konsultan perencana dan pengawas utama.

Pekerjaan proyek yang dikatakan Ali Musri telah sesuai bestek itu, ternyata tak bertahan lama. Konstruksi perkuatan tebing berupa Vinyl Sheet Pile berbalut beton bertulang pada proyek senilai Rp. 15 miliar lebih yang dikerjakan kontraktor BUMN PT. Waskita Karya (Persero) itu, ambruk alias terban seratus meter lebih. Sheet pile yang berbalut beton bertulang di bagian atasnya yang terb an ters ebut ter lihat m enggantung pada tanah atau sedimen yang tidak dibuang di tepi sungai tersebut. Sling (kawat baja-red) penahan sheet pile itu terlihat banyak yang putus. Tak hanya itu, ratusan meter konstruksi sheet pile pengaman tebing lainnya terlihat tinggal menunggu hari untuk terban. Sebab sebagian besar terlihat sudah miring ke arah dalam sungai. Tanah timbunan (berupa pasirred) di belakang sheet pile terlihat banyak yang retak, dan sebagian besar amblas atau turun puluhan

sentimeter. Beton bertulang pembalut sheet pile yang masih berdiri terlihat seperti ular alias sudah tak lurus lagi, dan banyak yang retak. Ali Musri mengatakan, secara perencanaan dan konstruksi, proyek senilai Rp.15 miliar tersebut tidak ada masalah. Penggunaan Vinyl Sheet Pile ini merupakan teknologi baru di Indonesia. “Di Indonesia baru ada dua, yaitu pertama di Sumbar dan kedua Sulawesi Selatan. Teknologi ini sud ah di rekomendasi kan oleh Ditjen SDA Kementerian PU, karena ramah lingkungan, kita tak perlu bebatuan besar lagi untuk mengerjakan pisik proyek,” jelas Ali Musri. “Kalau pakai Steel Sheet Pile (sheet pile besi-red), itu mudah karatan dan harganya jauh lebih mahal,” tambahnya. Lantas, percayakah Kejati Sumbar dengan ungkapan Ali Musri? Atau mungkinkah Kejati Sumbar menurunkan timnya untuk melakukan penyelidikan?.*Tim

> Dari Halaman 1.......................................................................................................................................................................

cadangan yang dimiliki Debt Collector dari BAF tersebut kekantor BAF yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Padang untuk disita. Bukan hanya itu, saat AA sudah berniat untuk melunasi tunggakannya, pihak BAF menyatakan bahwa Motor Mio milik AA hanya bisa dikeluarkan jika AA membayar tunggakan dan denda kredit yang telah menunggak selama 5 bulan ditambah jaminan 2 bulan angsuran kredit. Sebab history kredit sang pelanggan dianggap jelek. Ketika JEJAK menanyakan hal ini pada pihak BAF Cabang Padang

OKNUM WARTAWAN porkan ke Polres Padang Panjang. Hal ini terkuak saat kasi Intel Kajari Padangpanjang Efrivel, SH, MH, melaporkan Kamal Putra ke Polres Padang Panjang perihal pencemaran nama baik. Dalam laporan polisi, No. LP/128/V/ 2011/Polda Sumbar/ Res Padangpanjang, tanggal 2 Mei 2011. Efrivel, SH, MH (41) yang bekerja sebagai PNS (Kasi Intel di Kajari Padangpa njan g), mela pork an tenta ng pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Kamal Putra, Suku Minang, pekerjaan sekretaris Aliansi Wartawan Peduli Bangsa(AWPB), alamat Jl.Khatib Sulaiman Blok. C.No.37 Padangpanjang. Kama l dila porkan ke pi hak kepolisian karena diduga telah melanggar pasal 310 KUHP yang terjadi pada Senin 6 Desember 2010 pukul 11.00.Wib. bertempat di

Selain itu, oknum kepala KUA dinilai telah meremehkan pemangku adat dan bersifat terlalu sombong serta angkuh. Kalau bicara masalah agama seakan dia saja yang tahu, “ mantang – mantang baliau sarjana kami tokoh adat ko di anggap remeh sajo “ ujarnya kecewa Hal senada juga disampaikan salah seorang ulama, A. Khatib Bandaro yang ditemui di kediamannya. Menurutnya Kepala KUA itu harus membaur dengan masyarakat, lebih-lebih dengan tokoh adat dan tokoh agama setempat. Sebab setiap nagari itu berbeda – beda kebiasaan dan adat-istiadat. Selain itu , kepala KUA harus tahu itu dan mau mempelajari adat

dikantornya, salah seorang staff pengaduan konsumen berujar “apa jaminan si pemilik akan membayar kreditnya kedepan jika motornya kami keluarkan? Konsumen ini history kreditnya jelek. Jika dia tidak mau membayar tujuh bulan, ya motornya jadi milik kami lagi”, katanya. Saat ditanya mengenai uang muka dan angsuran yang telah dibayar AA selama 21 bulan, sang staff yang tak mau menyebutkan namanya itu menjawab bahwa dulu motor diambilnya baru. Sekarang kondisinya tidak seperti dulu lagi kan? Jadi anggap saja angsuran

yang telah dibayar tersebut merupakan ganti rugi penyusutan sepeda motor kami, ujarnya arogan. Sementara itu, Doni selaku Kepala Pelayanan Pengaduan BAF Cabang Padang mengakui bahwa prosedur penarikan kredit macet di BAF memang seperti itu. “Dimanapun kami berhak menyita dan mem bawa seped a motor y ang menunggak dan tidak perlu diberitahu terlebih dahulu pada konsumen” ungkapnya ketika ditanyai tentang benar atau tidaknya prosedur yang telah dilakukan debt collector nya.*Leta/Tateng

> Dari Halaman 1.................................................................................................................................................

Kan tor Kejari Padan gpanja ng. Laporan tersebut diterima Kanit III SPK, Ajun Inspektur Polisi Satu, Edi Priyono. Efrivel, SH, MH Kasi Intel Kajari Padangpanjang ketika ditemui oleh beberapa wartawan Padangpanjang yang tergabung dalam 3 organisasi (PWI, PPWI, dan P3C) diruang kerjanya pada Selasa (3/5) lalu, membenarkan bahwa dirinya telah melapor ke Polres Padangpanjang tentang pencemaran nama baiknya sebagai petugas yang bekerja dibawah institusi hukum di Kota Padangpanjang. Dia menceritakan bahwa pada 6 Desember 2010 lalu, Kamal Putra yang mengaku sebagai sekretaris Aliansi Wartawan Peduli Bangsa (AWPV) Padangpanjang, dengan berani dan nekad men­datangi kantor dan masuk keruang kerja

Kasi Intel Kejari Padang Panjang , Efrivel alias “Pedo”. Saat pertemuan tersebut, Kamal Putra menawarkan uang Rp.1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ri­bu Rupiah) ke­pada Efrivel untuk mengamankan kasus di Dinas Sosnaker Padangpanjang. Pada saat itu kasus di dinas itu dalam proses persidangan tentang korupsi senilai Rp. 1,4 M. Merasa tidak ditanggapi Efrivel, esok harinya Kamal kembali dengan membawa uang senilai Rp. 3 Juta, untuk menyuap Kasi Intel Kajari Padangpanjang, dengan mengatakan Kamal telah merundingkan dengan pejabat Sosnaker yang dalam Rutan. Efrivel bersikeras mengatakan tidak bisa, karena kasus ini tidak bisa didiamkan, apa lagi telah sidang. Esok harinya Kamal datang lagi dengan membawa selembar kwi-

tansi penagihan korannya selama 1 tahun. Efrivel tidak membayar karena merasa tidak pernah berlangganan. Merasa tidak ditanggapi permintaannya oleh Efrivel, Kamal kemudian memasukkan surat pengaduan ke Kejaksaan Agung RI dan tembusannya diantarnya ke Kepala Kejati Sumbar. Surat tersebut atas nama Forum Ninik Mamak Padangpanjang, Sumater Barat. Surat tertanggal 21 Februari 2011 tersebut isinya menjelekkan pribadi Efrivel dan Institusi Kejari Padangpanjang. Salah satu isi surat itu menuduh Kejari Padang Panjang telah mempeti-eskan beberapa kasus. Diantaranya kasus tentang mark up kegia­tan di STSI senilai 1,7 M. Padahal yang dikatakan Kamal yang dipeti-eskan, ternyata sudah ada putusan sidang. *YB

> Dari Halaman 1..........................................

“Apa anda tahu kasus Masri Tanjung Pimpinan Umum Garda Minang?. Dia sudah dapat balasan gara-gara memberitakan orang. Semua orang punya hati nurani. Jadi jangan diinjak-injak”, ujarnya seolah-olah mengancam Pimpinan Redaksi Jejak News . Lebih lanjut Yusril yang dikenal dengan panggilan Ajo Manih mengatakan bahwa seharusnya pemerintah mengkaji ulang peraturan tentang berat kendaraan yang diperbolehkan. Kalau tidak daya tahan maksimal jalan yang perlu dibenahi. Jangan salahkan kendaraan yang melintasi jalan lintas ini, ungkapnya. Lain lagi yang terjadi di JTO Lubuk Buaya. Kendati disorot dan dikecam, pungli di JTO ini tambah merajalela. Hal ini terlihat dari masih adanya kendaraan yang tidak melakukan penimbangan tetapi hanya diminta uang saja pada sopirnya. Pada dinas yang dikomandoi Akmal SH ini, pungli sudah mendarah daging dan makanan sehari-hari. Akibatnya sulit untuk menghentikan perilaku staf karena dilindungi dan dibiarkan oleh atasannya. Lantas mampukah penegak hukum untuk menindaknya?.*Tim

AK BANTAH

> Dari Halaman 1..............................................

kukan pemeriksaan intensif terhadap pasien. Menurut AK, secara agama pun tindakan yang dilakukannya hukumnya makhruh, karena kandungan belum berumur diatas 120 hari dan belum dititipi roh. AK mengaku telah memenuhi syarat-syarat dan prosedur tersebut. Secara hukum, tindakan ginecology yang dilakukan oleh AK memang terhitung dibolehkan. AK mengaku, tindakan Abortus Provocatus Medicine yang dilakukannya telah memenuhi semua aturan dan standar prosedur yang telah ditetapkan. “Kami tidak bekerja diluar ranah kami, semua sudah sesuai prosedur, yang tidak boleh dilakukan itu Abortus Provocatus Criminal” , tegas AK. Disisi lain, AK terkesan berkelit saat JEJAK menunjukkan data salah seorang pasiennya berupa pemeriksaan USG yang terhitung cukup sehat oleh dokter kandungan lain. Pada hasil USG atas nama “SMN “ terlihat jelas bahwa bayi yang dikandungnya sehat. Tapi sesuai permintaan “SMN” yang diduga hamil diluar nikah pada AK untuk melakukan aborsi, AK menyanggupinya dengan biaya Rp.3,2 Juta. Pada kwitansi tertulis biaya sebesar Rp. 3,2 Juta atas nama “YTN” suami dari “SMN”. Sementara SMN dan YTN telah lama bercerai. Hal ini tentu membuat YTN tak terima namanya dicaplok pada kwitansi tersebut. AK yang merasa terjepit mencoba untuk berkilah dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut bahkan dilakukan dengan memakai 3 tim ahli, tegas AK. Dia juga menambahkan untuk melakukan tindakan ginecology, tidak cukup hanya dengan USG, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. USG hanyalah alat bantu, diagnosa akan lebih tepat dengan pemeriksaan manual”, terangnya. Nah, Benarkah tindakan AK legal dan sesuai prosedur? (Tunggu berita selanjutnya).* Tim

BESTARI NIKMATI Walaupun sudah dikekang sedemikian rupa dengan segala macam aturan yang tertuang dalam perundang-undangan agar perbuatan bejat tersebut tidak dapat dilakukan namun dengan beragam modus “Sipembajak Berdasi” (Pelaku Koruptor-red) selalu berjalan mulus dalam melakukan aksinya untuk mengambil keuntungan dan memperkaya diri sendiri di atas penderitaan rakyat miskin. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan investigasi JEJAK dilapangan tentang dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum Pengawas dan pelaksana tugas Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Agam Madani, Ir.Bestari, yang sekarang menjabat Ka.Subag Perekonomian Pemerintahan Kabupaten Agam. Bestari terindikasi dengan sengaja telah mengangkangi Peraturan Bupati Agam Nomor 58 Tahun 2009 tentang Koperasi Jasa Keuangan Syariah. Bestari yang semestinya membina dan memberikan tauladan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya malah memberikan contoh yang tidak baik dan melanggar aturan yang ada. Seperti yang tertuang dalam Perbup atau kata la in menga juk an Per mohon an Kredit yang seyokyanya tidak boleh dilakukan apa lagi calon bebitur tersebut seorang PNS (Pegawai Negeri sipil-red) seperti dirinya. Perbuatan yang tidak patut di lakukan apalagi dicontoh terjadi pada BMT Durian Kapeh Tiku Utara, atas nama Ir.Bestari dengan nomor rekening : 154-K03.000136 Tanggal Realisasi 31 Desember 2010, sebesar Rp.30.000.000,- ( Tiga puluh juta rupiah ). Pada BMT Muaro Putuih, atas na ma Besta ri No.R ek K01 .0 402.00005 Realisasi Tanggal 19 Agustus 2010 Sebesar Rp.7.500.000,( Tujuh juta lima ratus ribu rupiah ). Pada BMT Muaro Putuih, atas nama Reschedule Ir.Bestari No.Rek. K01.04.02.00008 Realisasi tanggal 30 Maret 2011 sebesar Rp.40.000.000,( Empat puluh juta rupiah ) Bukan hanya itu, karena merasa niat untuk menguras uang negara yang diperuntukan bagi rakyat miskin tidak mendapat tanggapan

MITRA KOMPUTER daftar paket-paket spesifikasi CPU yang mereka tawarkan. Karena butuh komputer untuk keperluan design dan lay out koran, maka Pimpinan Umum Jejak News, M. Arif Budiman yang turun langsung untuk memenuhi kebutuhan karyawan memilih Komputer dengan nama Paket 6, dengan harga Rp. 4.600.000 per PC. Ketika PC sampai dikantor ternyata barang yang diantarkan banyak bermasalah. Mulai dari keyboard yang amburadul, pemasangan hardware yang asal-asalan, dan yang lebih parah ternyata Motherboard yang terpasang tidak sesuai dengan

> Dari Halaman 1.........................

positif dari Ardiansyah Maneger BMT Kampung Tangah dan Iswandi Manager BMT Manggopoh serta Sefrino Auditor Sekretariat BMT Kabupaten Agam, Ir.Bestari dituding dengan spontan menonaktifkan mereka secara sepihak, dan tidak berpedoman pada aturan yang berlaku tentang ketenaga kerjaan. Hal itu dikatakan Ardiansyah Cs ketika di temui JEJAK diruang Komisi I DPRD Agam selasa (7/5) lalu dengan sejuta kekecewaan. Di tempat terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Agam, Ir.Erniwati M.Sp saat dikonfirmasi Rabu (10/5) membenarkan, tindakan yang dilakukan bawahannya tersebut. “Berhubung saya baru menjabat sebagai Kabag Perekonomian, jadi saya tidak begitu mengetahui persoalan ini. Namun saya sudah menerima laporannya dan saya juga sudah dapatkan datadatanya. Akan tetapi saya harus pelajari dulu dan bicarakan hal ini dengan pihak terkait. Sebab kita tidak ingin ada pihak yang dirugikan”, ungkapnya.              Hal senada juga diungkapkan Helmon Dt Hitam, Anggota Komisi I DPRD Agam, terkait laporan dan keluhan masyarakat sudah kami tampung dan akan kami pelajari terlabih dahulu, dan kami akan coba panggil pihak terkait secara resmi dan mencarikan jalan keluarnya. Jika memang tindakan yang dilakukan Bestari seperti yang dituduhkan itu terbukti dan melanggar hukum, kita akan minta pertanggungjawabannya. Tapi jika ya ng d ila kukan s ud ah sesuai dengan aturan yang ada kita tidak dapat memberikan sanksi apapun. Ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya Rabu (10/5) terkait kemelut keuangan di tubuh BMT Agam Madani, Ir. Bestari membantah bahwa dirinya telah melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang. Anehnya, dalam memberikan keterangan Bestari berbelit belit dan terkesan ngelantur. Namun setelah didesak deng an berba ga i per tan ya an akhirnya Bestari membenarkan ada pinjaman atas nama dirinya di berbagai BMT di Agam.*YW

> Dari Halaman 1.........................

yang tertera pada paket yang ditawarkan. Ketika dikonfirmasi, pihak Mitra Komputer mengaku akan datang untuk mengecek bedanya Motherboard yang dipasang dengan yang ditawarkan tersebut. Namun, dua hari berlalu pihak Mitra Komputer bukan nya mencarikan solusi malah berkilah “Maaf Pak, itu brosurnya salah ketik” ungkap pemilik Mitra Komputer kepada Staff Jejak. Praktek dan tindak-tanduk yang dilakukan Mitra Komputer ini sangat disayangkan. Seharusnya distributor tidak melakukan hal-hal yang secara disengaja maupun tidak dapat merugikan konsumen. *Tim


12 Edisi

43/Th III/ 17 - 24 Mei 2011

C MY K

PARIWARA

SUMATERA BARAT

Mengucapkan Selamat & Sukses Ketua Umum Wk. Ketua Umum Bid Organisasi dan Keanggotaan Wk. Ketua Umum Bid Hubungan Kelembagaan Wk. Ketua Umum Bid Hukum, HAM, Perlin. Kons. & Arbitrase Wk. Ketua Umum Bid Usaha Mikro, Kecil, Menengah & Kop. Wk. Ketua Umum Bid SDM dan Ketenagakerjaan Wk. Ketua Umum Bid Investigasi dan Penanaman Modal Wk. Ketua Umum Bid Keuangan, Distribusi Barang dan Jasa Wk. Ketua Umum Bid Perpajakan dan Kebijakan Fiskal Wk. Ketua Umum Bid Perdagangan Dan Ekspor Impor Wk. Ketua Umum Bid Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Wk. Ketua Umum Bid Perikanan Wk. Ketua Umum Bid Peternakan Wk. Ketua Umum Bid Industri Kelautan Wk. Ketua Umum Bid Pertambangan, ESDM Wk. Ketua Umum Bid Perhubungan dan Pariwisata Wk. Ketua Umum Bid Inform. Telekomunikasi & Telematika Wk. Ketua Umum Bid Jasa Konstruksi dan Konsultasi Wk. Ketua Umum Bid Jasa Properti dan Keagenan Wk. Ketua Umum Bid Perbankan dan Finansial

: H. Asnawi Bahar, SE, M.Si : H. Budi Syukur, SH : Chairil Anwar, SE : H. Yulfitni Djasiran, SH : Nevi Irwan Prayitno : H. Tafyani Kasim, B.Sc : M. Yamin Kahar : Suryadi Halim, SE : H. Syafnir, SE : Irwan Sugandi, SH, M.Kn : HM. Sutrisno HS, SE, M.Si : H. Erwin Bustamam, SE, M.Si : H. Rinaldo Azwar : H. Faisal Arifin, SIP Rky Majo Basa : Ir. H. Soetrisno : H. Ian Hanafiah : Ir. H. Yendril : H. Darmizon, BE : Alkudri : H. Nelson Septiadi, ST

Tertanda, Drs. H. MUSLIM KASIM, AK, MM WAKIL GUBERNUR

Drs. ALI ASMAR, M.Pd SEKDAPROV

C MY K

JeJAK NEWS Edisi 43  

Media Investigasi dan Bisnis

Advertisement