Page 1

Kamis, 22 September 2011

catatan

Bila Dua Gajah Bertempur, Listrik yang Mati Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau yang kaya raya itu, gelap gulita tadi malam. Entah sampai kapan. Lampu penerangan jalan umumnya dimatikan total oleh PLN. Penyebabnya, tunggakan listriknya hampir mencapai langit. Sudah Rp 30 miliar lebih. Tidak ada kejelasan kapan wali kota Pekanbaru bisa membayarnya. Wali kota Pekanbaru memang tidak punya uang. Bahkan, Kota Pekanbaru tidak punya wali CEO PLN kota. Masa jabatan wali kotanya sudah habis. Dia tidak boleh mencalonkan lagi karena sudah menjabat dua periode. Pemilihan wali kota sudah dilaksanakan. Tapi, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan agar dilaksanakan pilkada ulang. MK menemukan bukti terjadi kecurangan yang masif dan terstruktur. Dalam putusannya MK memberikan batas waktu pilkada ulang tersebut harus terlaksana dalam 90 hari. n

ECERAN RP. 3.500,-

Presiden Apresiasi Program Pro Rakyat Gubernur Segera Bahas Harapan Pemprov Jambi dengan

Menteri Terkait

JAMBI - Presiden Republik I­ ndonesia Susilo Bambang Yu­

dhoyono (SBY) secara langsung menyatakan apresiasinya terhadap program pembangunan yang pro rakyat dari gubernur/ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Pernyataan itu dikemukakan presiden dalam Ekspose Kebijakan Pembangunan Provinsi

Jambi, bertempat di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, kemarin (21/9). Pada kesempatan tersebut, hadir beberapa orang menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, juru bicara presiden, Wakil Gubernur Jambi, Sekda Provinsi Jambi, unsur

Baca Bila hal 5

sementara itu...

APBN untuk Perbaikan Jalan di Jambi Minim JAMBI - Kondisi jalan nasional dan provinsi di Jambi memprihatinkan. Dana yang dialokasikan dari APBN dan APBD tahun ini pun belum mencukupi untuk mengatasi kerusakan infrastruktur vital tersebut. Baik kerusakan jalan-jalan nasional maupun jalan provinsi. Jadi wajar saja Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) berharap, dengan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengucur dana dari pusat untuk perbaikan kondisi jalan tersebut. n Baca APBN hal 2

FOTO-FOTO: EDDY JUNAEDY/JAMBI INDEPENDENT

GELAR PENGHORMATAN: Hasip Kalimuddin Syam saat menyerahkan keris kepada SBY sebagai pertanda pemberian gelar adat. Foto bawah, murid SD menyambut iring-iringan SBY saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Thehok.

SBY Bergelar Sri Paduko Maharajo Notonegoro Ani Yudhoyono Karang Setio Jambi - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tadi malam (21/9), menerima gelar adat Sri Paduko Maharajo Notonegoro dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi. Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan masyarakat Jambi atas jasa dan ikatan yang terjalin antara masyarakat dengan sang presiden. n Baca SBY hal 5

Muspida Provinsi Jambi, serta para bupati/wali kota se-Provinsi Jambi. Selain itu, Asisten Sekda Provinsi Jambi, beberapa orang kepala SKPD lingkup Pemprov Jambi, perwakilan dari dunia usaha juga hadir bersama undangan lainnya. n Baca Presiden hal 2

DOK/jambi independent

Hasan Basri Agus

Oktober, 67 Ribu Honorer Diangkat Rekrutmen CPNS 2011 Sudah Bisa Dijalankan JAKARTA - Kabar bagus berhembus dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB). Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengangkatan Tenaga Honorer dinyatakan Syarat utama bagi sudah beres, tinggal diteken Presi- daerah yang akan den SBY. Diharapkan RPP tersebut melaksanakan disahkan bulan depan. Sehingga, 67 seleksi CPNS 2011 ribu tenaga honorer kategori I bisa harus merubah sakaligus diangkat menjadi CPNS. usulan porsi.” “Insya allah (disahkan) Oktober, RPP sudah tidak ada kendala lagi. n E.E. Mangindaan, Baca Oktober hal 2

Men-PAN dan RB

Tanjabtim Berharap Perhatian Pusat Potensi Perikanan dan Kelautan Belum Optimal Tergarap MUARASABAK - Zumi Zola Zulkifli begitu yakin jika nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Timur

hidup makmur, maka petani, pedagang dan penggiat sektor riil lainnya di kawasan itu turut merasakan kesejahteraan. Sejak berniat mencalonkan diri sebagai bupati daerah paling timur Provinsi Jambi itu, Zumi Zola melihat potensi perikanan dan kelautan bisa diandalkan

ENTASKAN KEMISKINAN: Bupati Tanjab Timur Zumi Zola saat panen ikan.

untuk mengentaskan kemiskinan di tanah leluhurnya tersebut. Kendala terbesar mewujudkannya adalah anggaran yang sangat terbatas, yang juga berimplikasi pada optimalisasi keberdayaan sumber daya manusia (SDM) sektor ini. n Baca Tanjabtim hal 2 IST/JAMBI INDEPENDENT

Dian Inggrawati, Gadis Tunarungu yang Menang Tiga Besar di Ajang Miss Deaf World 2011

Berangkat dengan Biaya Sendiri, Menang berkat Tarian Betawi Berkat Dian Inggrawati, Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai runner up II kontes kecantikan Miss Deaf World 2011. Ajang ratu sejagat yang dikhususkan bagi para perempuan penyandang tunarungu itu dihelat di Praha, Republik Ceko.

siang itu dia mulai melangkahkan kaki untuk memasuki Kantor Direktorat Pengembangan SMK Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendiknas di Jalan Sudirman, Jakarta, akhir pekan lalu. Dialah Dian Inggrawati. Gadis 27 tahun tersebut datang dengan didampingi sang ibu, Ny Ida Ratih Hermawan. Selain mengenakan mahkota, Dian memakai selempang kebesaran dari prestasi yang berhasil dia raih sebagai runner up II Miss Deaf World 2011. Tahun ini kali kesebelas ajang kecantikan dunia itu diadakan.

M. HILMI SETIAWAN, Jakarta

PRESTASI: Dian Inggrawati dalam kontes Miss Deaf Wolrd 2011 di Praha, Republik Ceko.

Gadis itu tinggi semampai. Senyumnya mengembang ketika JPNN

Malam puncak kontes tersebut dihelat pada 8 Juli lalu di Praha, Republik Ceko. Sesuai dengan namanya, kontes kecantikan itu dikhususkan bagi penyandang tunarungu. “Kelebihan kontes itu, selain kecantikan, sopan santun dinilai,” jelas Ida, yang ikut mendampingi putrinya tersebut ke Praha. Ida menceritakan, keikutsertaan anak sulungnya itu bermula ketika Dian aktif di organisasi tunarungu yang bernama Yayasan Sehjira (Sehat Jiwa Raga). Kegiatan sosial Dian tersebut dimulai setelah dirinya lulus sarjana dari Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Persaja Indonesia pada 2010. n Baca Berangkat hal 2


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Presiden Apresiasi Program Pro Rakyat Gubernur --------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1 “Saya senang dengan Gubernur Jambi dan bupati yang memperluas jangkauan dan memperkuat program pro rakyat,” ujar orang nomor satu di Republik Indonesia itu. Presiden mencontohkan, program pro rakyat atau yang berpihak kepada rakyat, yaitu program Satu Miliar Satu Kecamatan (Samisake). “Kalau dari pemerintah pusat ada PNPM, di Provinsi Jambi ternyata ada Samisake. Ini merupakan sesuatu yang sa­ ngat positif. Artinya program

pemerintah pusat dengan pemerintah daerah itu sinkron,” kata SBY. Presiden SBY menyatakan, Samisake yang dirancang untuk membantu masyarakat sangat miskin, berarti bersesuaian dengan pengentasan kemiskinan. Program Samisake disebut presiden membantu masyarakat sangat miskin dalam pemenuhan basic human needs/kebutuhan-kebutuhan manusia yang paling dasar. Menurut mantan Pangdam II Sriwijaya itu, Jambi punya

potensi yang bisa dikembangkan, namun harus dilakukan dengan visi dan konsep yang benar serta dijalankan. Sedangkan kepada para menteri, gubernur/wakil gubernur, para bupati/wali kota serta seluruh pejabat yang hadir, presiden menekan seluruh pejabat menyederhanakan cara berpikir. Yaitu untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Pembangunan yang dilaksanakan harus bertujuan untuk mengurangi kemiskinan secara terus-menerus.

Untuk mensejahterakan rakyat ini, presiden mengimbau gubernur dan seluruh bupati/wali kota agar APBD benar-benar dirancang dan dialokasikan guna memenuhi sasaran yang tepat. Terutama yang menstimulasi pertumbuhan ekonomi. “Saya tidak suka kalau APBD digunakan dengan tidak benar dan akan memberikan sanksi kepada yang mengingkari APBD,” tegasnya. Presiden SBY juga memberikan pesan yang sekaligus merupakan imbauan

Tanjabtim Berharap Perhatian Pusat ------------------------------------dari hal 1 APBD Tanjabtim tahun ini, bahkan diprediksi hingga lima tahun ke depan, masih akan berkutat dengan penyiapan infrastruktur transportasi, pendidikan dan kesehatan yang harus diakui sangat mendesak untuk disempurnakan. Menurut Zumi Zola, ke­ terbatasan anggaran cukup menyulitkan pihaknya menggenjot optimalisasi sektor perikanan dan ke­lautan. Padahal, menurut data statistik, 50 persen penduduk miskin daerah ini berasal dari kelompok nelayan. Dari data yang sama, potensi perikanan laut Tanjabtim sebesar 77.752 hektare area tangkapan, baru mampu tergarap sekitar 35 persen. Total produksinya baru sebesar 23.625 ton pada tahun 2010. Tak jauh berbeda dengan perikanan umum dan sungai yang hanya tergarap sekitar 41 persen dari total area 24 ribu hektare. Produksi sub sektor ini pun baru 627,8 ton. Posisi wilayah Tanjabtim yang menguasai 191 kilometer (90,5%) pantai Provinsi Jambi, menumbuhkan perkampungan– perkampungan nelayan di sepanjang garis pantai itu. Mulai dari Desa Sungai Benuh, Kecamatan Sadu yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan, hingga Desa Pangkalduri, Kecamatan Mendahara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ironisnya, meski di depan mata membentang kekayaan laut yang berlimpah, perkampungan nelayan yang dihuni sejak ratusan tahun lalu itu hingga kini masih jauh dari kesan se-

jahtera. Puluhan ribu penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan. Kekayaan laut mereka lebih dinikmati oleh nelayan daerah tetangga. Pasalnya, nelayan Tanjabtim hanya mampu menjelajah di ring satu. Keterbatasan armada menjadi alasan utama. Yang lebih memiriskan, meski disebut nelayan, sebagian besar mereka ternyata hanyalah buruh yang menerima upah dari toke pompong (pemilik kapal). Porsi yang mereka terima sebagai upah jauh lebih kecil dibandingkan yang mesti disetorkan ke toke saban usai melaut. “Lengkaplah penderitaan kami. Tangkapan sudah susah, biaya semakin tinggi,” kata Dollah (38), salah seorang nelayan di Desa Telukmajelis, Kecamatan Kualajambi. Terobosan yang diharapkan Dollah adalah bantuan dari pemerintah. Tepat, jika kemudian duet Zumi Zola– Ambo Tang tahun ini menggelontorkan bantuan 400 pompong per tahun bagi nelayan. Dollah yang tadinya hanya mengambil upah, berharap bisa lebih mandiri. Harapan yang lebih besar bagi Dollah maupun Pemkab Tanjabtim, 65 persen potensi perikanan laut yang masih belum tergarap bisa dieksploitasi sebesar – besarnya bagi kemakmuran nelayan. Menunggu peran investor hingga kini masih belum kelihatan gambarannya. Terobosan yang paling diharapkan adalah perhatian dari pemerintah pusat. Bukan tanpa alasan, nelayan Tanjabtim adalah nelayan handal yang hingga saat ini masih setia pada

l i n g ­k u n g a n n y a . H u t a n bakau, seluas 4.126,60 hekt a r e ( S K M e nh u t N o 1 4 / Kpts-II/2003 tanggal 7 Januari 2003) yang membentang sepanjang garis pantai hingga kini masih te­r awat dengan baik. Meski hidup mereka kian sulit, nelayan Tanjabtim begitu patuh pada pemerintah dan tetuo adat yang mengharuskan me­reka menjaga bakau dan mang­rove lainnya. Nelayan percaya hutan mangrove menjadi salah satu sumber kehidupan bagi ikan – ikan. “Nelayan Tanjabtim itu nelayan yang menghargai alam, mereka tak goyah meski kian terjepit. Belum ada kasus nelayan beralih mata penca­harian jadi penebang bakau,” kata Arie Suriyanto, Ketua LSM Forum Komunikasi Masyarakat Desa, penggiat dan pemerhati lingkungan setempat. Berat memang, memacu kesejahteraan nelayan. Program bantuan 400 pompong per tahun, bantuan rehabilitasi 400 rumah per tahun, bantuan modal kerja maupun bantuan santunan kematian sebesar Rp 1 juta per jiwa, belumlah mampu mendobrak batas kemiskinan masyarakat pesisir daerah itu. Paling tidak, itulah langkah strategis yang tidak bisa ditunda untuk dilakukan sesuai kemampuan yang ada. Bukan tak tampak, peta kemiskinan di pesisir Tanjabtim memerlukan sebuah langkah besar yang komprehensif. Permukiman yang butuh sarana dan prasarana, perlunya membenahi pola hidup nelayan, cara melaut, sinergitasnya dengan pemberdayaan para

istri nelayan guna meningkatkan ekonomi keluarga, hingga solusi bagi pemasaran dan tambahan nilai dari hasil tangkapan nelayan, butuh pembenahan yang lebih kongkret. Karena itu, kata Zumi Zola, peran integral antar unit kerja di pemerintahannya, terus diintensifkan. “Kami keroyokan. DKP, Perindag, Penyuluh Perikanan, Koperasi, PU bahkan Hutbun dan Dishub digenjot untuk bersinergi membangun kejayaan pesisir ini,” ujarnya. “Tentunya akan lebih efektif jika semua instrumen kita gerakkan dengan konsistensi orientasi yaitu kemakmuran seluruh masyarakat,” imbuh Zumi Zola. Di sejumlah kampung nelayan, saat ini para istri nelayan juga diberdayakan. Kepada mereka diberikan pelatihan oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Tujuannya agar lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Sehingga mampu menambah penghasilan keluarga. Saat suami mereka ke laut, para istri ini memanfaatkan waktu untuk menghasilkan aneka kerajinan dan beragam penganan yang bisa dijual. Minimal di lingkungan sekitar. Salah satu contoh adalah pe­n ganan Kerupuk Kayu Api. Kerupuk berperisa udang itu   bahkan sudah masuk ke sejumlah daerah di luar Tanjabtim. “Segala upaya yang kami lakukan dengan segala keterbatasan ini akan jauh lebih optimal dan efektif jika Jakarta juga mendorong dan mendukungnya,” harap Zola. (aki/adv)

Berangkat dengan Biaya Sendiri, Menang berkat Tarian Betawi-----dari hal 1 “Di yayasan itu, Dian membantu bagian administrasi dan keuangan,” tutur perempuan kelahiran Malang yang sekarang tinggal di Jalan Tanah Abang II, Jakarta, tersebut. Sebagai organisasi tunarungu, Mei lalu Yayasan Sehjira mendapat formulir pendaftaran kontes Miss Deaf Wolrd 2011. Saat itu yayasan boleh mengirim dua delegasi untuk diseleksi sebelum masuk babak final yang diikuti 38 peserta dari seluruh penjuru dunia. Akhirnya, Dian menjadi satu-satunya delegasi dari Yayasan Sehjira setelah calon lain tidak bisa ikut. Dia juga menjadi satu-satunya delegasi Indonesia. Selain itu, baru tahun ini Indonesia mengikuti ajang tersebut. Berbekal keyakinan kuat, Dian terbang ke Praha bersama ibunya dan pendamping dari Yayasan Sehjira pada 30 Juni lalu. Sebelum berangkat, Ida menyatakan mengalami kesulitan untuk pengurusan visa berkunjung ke Praha. Dia menjelaskan, saat itu tidak ada satu pun lembaga pemerintahan yang mendukungnya. Bahkan, Ida mengatakan menginap semalam untuk mengurus visa tersebut. “Kami murni berangkat mandiri,” jelas Ida. Layaknya kontes-kontes kecantikan pada umumnya, setiba di Praha, gadis yang bisu-tuli sejak lahir tersebut menjalani masa karantina. Selama masa itu, Ida menjelaskan bahwa panitia sangat menekankan penanaman rasa percaya diri dan sopan santun. Penanaman sifat-sifat itu dilakukan dengan beragam kegiatan. Mulai pembelajaran di ruang kelas hingga kegiatan outbound. Selama menjalani masa karantina itu, Dian tampak cepat beradaptasi dengan sesama penyandang tunarungu dari penjuru dunia. Ida menjelaskan, para peserta

kontes sering saling membantu dalam memecahkan persoalan tertentu. Misalnya, ketika ada peserta dari negara lain yang kesulitan memahami bahasa isyarat tunarungu yang sesuai dengan standar internasional, rekan lain tidak segan-segan membantu. Meski sejatinya mereka berkompetisi, persaingan hanya terjadi jika sudah berada di atas panggung. Di balik panggung, mereka terlihat seperti saudara. Dian juga kurang begitu memahami bahasa tunarungu internasional. Pendengaran Dian tidak 100 persen hilang. Dian mengaku kepada ibunya bisa sedikit mendengar ketika menggunakan alat bantu dengar yang dipasang di telinga kanannya. Saat tiba malam penganugerahan yang dihelat pada 8 Juli, Dian, Ida, dan pendamping dari Yayasan Sehjira diselimuti kegalauan. “Kami punya beban karena Dian harus tampil maksimal,” jelas Ida. Malam puncak acara itu diselenggarakan di sebuah gedung pertunjukan di Praha. Laporan dari penyelenggara menyebutkan, total ada 700 penonton yang hadir saat itu. Malam itu Dian dan peserta lain harus unjuk gigi. Seluruh peserta wajib membawakan keahlian masing-masing yang juga bisa dikombinasikan dengan budaya negara masing-masing. Malam itu sulung di antara tiga bersaudara tersebut membawakan tarian Betawi dalam balutan busana karya Anne Avantie. Ida menjelaskan, dengan iringan musik untuk tarian Betawi, Dian tampil nyaris sempurna. “Saya merasa, semua penonton terpikat,” ucap Ida. Meski tampil bagus, Dian masih cemas. Sebab, kontestan lain juga terlihat memukau juri dan penonton. Misalnya, delegasi Prancis July Duffrece beraksi menjadi seorang penunggang

kuda andal. Sedangkan wakil Siprus Christiana Tsangara menampilkan kebolehan bermain basket. Wakil Korea Selatan, Mongolia, Brazil, dan Meksiko juga unjuk gigi dengan menampilkan tarian adat negara masing-masing. Ida menuturkan, ada sedikit perbedaan antara Miss Deaf World dengan Miss Universe. Yaitu, pada malam puncak itu dewan juri tidak melontarkan pertanyaan kepada peserta. Para peserta juga tidak harus menjawab pertanyaan yang telah diundi. “Semua penilaian murni dari aspek percaya diri dan sopan santun,” tegas istri Hermawan tersebut. Sebelum turun panggung setelah memperagakan tarian khas Betawi, Dian membuat suasana gedung pertunjukan riuh. Tepatnya ketika dia mengeluarkan sejenis surat berukuran 1 meter persegi. Dalam surat tersebut, dia menunjukkan tulisan “Deaf, no problem (Tuli, bukan masalah)”. I d a me n y a t a k a n c u k u p terkejut dengan kejutan Dian itu. “Selama ini, dia menyembunyikan itu dari saya. Kami tidak tahu,” kenang Ida. Dia menduga, upaya Dian tersebut turut mengatrol nilainya hingga diputuskan menjadi runner-up II atau peringkat ketiga. “Kami tidak kecewa dengan ranking itu. Runnerup II sudah sangat bagus,” ucap Ida. Gelar juara Miss Deaf World 2011 disabet Ilaria Galbusera, 20, dari Italia. Dia juga dikukuhkan sebagai Miss Deaf Sympathy 2011. Sedangkan runner-up I direbut Elena Korchagina, 17, delegasi dari Rusia. Sedangkan Miss Deaf Europe 2011 menjadi milik Natallia Rabava, 17, delegasi Belarusia. Aneka hadiah dari sponsor pun mengalir ke para pemenang tersebut. Selain itu, piala dan sebuah mahkota bisa dibawa pulang Dian. Dari keberhasilan tersebut,

koleksi piala Dian bertambah menjadi 401 buah. “Uangnya tidak besar,” jelas Ida. Mereka lantas pulang ke tanah air pada 13 Juli lalu. Dian yang mampu tampil percaya diri dan memukau itu bukan karbitan. Ida menuturkan, sejak duduk di bangku SMK Santa Maria, Dian sering dijadikan model peragaan busana oleh kakak kelasnya. Selain itu, dia sering mendapat order dari alumni. Saat itu Dian menempuh pendidikan menengah kejuruan di bidang tata busana. ?Dian sering menjadi model peragaan karena katanya mudah dilatih,” ungkap Ida. Selain sering ditunjuk untuk menjadi model peragaan, Dian menonjol dalam desain pola busana. Untuk urusan itu, dia sudah memenangi lomba mulai tingkat sekolah hingga sekolah lain di Jakarta. Sepulang dari Praha dengan membawa embel-embel runner-up II Miss Deaf World 2011, Dian menyimpan impian khusus. Impian itu adalah membuat semacam butik. Bukan sembarang butik. Melainkan, butik yang khusus menampung desainnya dan desain para penyandang tunarungu lainnya. Penghargaan di tanah air langsung mengalir untuk Dian. Salah satunya datang dari Kemendiknas. Dian mulai tahun ini ditunjuk menjadi duta SMK. Baik untuk siswa normal maupun siswa cacat. Tugas lain juga siap digarap Dian, selain menjadi duta. Tugas itu adalah menyiapkan kontes miss deaf tingkat lokal. Rencananya, Kemendiknas siap menjadi penanggung jawab kontes tersebut. Namun, pesertanya khusus yang masih sekolah. Yang berhasil menjadi juara bakal disalurkan untuk mengikuti kontes Miss Deaf World tahun berikutnya. (*)

supaya eksekutif dan legislatif kompak untuk menjawab permasalahan rakyat. Dikatakannya, perbedaan posisi dalam politik itu adalah hal yang biasa dalam demokrasi, namun politik harus bersatu untuk rakyat. Sebelumnya, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) dalam paparannya di hadapan presiden, menyampaikan 6 (enam) harapan Pemprov Jambi kepada presiden. Yaitu pertama, peningkatan status Pantai Timur Provinsi Jambi dari Kawasan Strategis Provinsi menjadi Kawasan Strategis Nasional (Ranperda RTRWP Jambi 2011-2030). Kedua, percepatan pembangunan dan perluasan Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, yang mana jumlah penumpang 1.485.000 orang/tahun dan Pemprov Jambi telah mengalokasikan anggaran APBD 2011 senilai Rp 5 miliar untuk pembangunan bandara tersebut. Ketiga, peningkatan kapasitas ruas jalan nasional Lingkar Timur, Lingkar Barat, dan Lingkar Selatan Kota Jambi, dari 22,5 km menjadi kelas I (MST 10 Ton). Selanjutnya, keempat, pembangunan fly over Kota Jambi, dan kelima, pembangunan jalan khusus angkutan hasil tambang. Sedangkan yang terakhir, keenam yaitu mendorong percepatan penetapan kawasan hutan dan batas administrasi Perda RTRW Provinsi Jambi 20112030 yang saat ini masih dibahas Tim Terpadu dan masih pembahasan tahap 4, dari lima tahap yang harus diselesaikan. Terhadap keenam harapan tersebut, pada dasarnya presiden memberikan tanggapan positif. Namun, presiden menegaskan dirinya tidak bisa langsung menjanjikan jawaban “iya” terhadap harapan tersebut. Namun harus dibahas terlebih dahulu dengan menteri terkait. Khusus untuk harapan percepatan

pembangunan dan perluasan Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin, presiden setuju dan memenuhi harapan tersebut. HBA juga menyampaikan kondisi Provinsi Jambi, kebijakan pembangunan dan program pembangunan Provinsi Jambi yang dipimpinnya. Selain itu, guna menangkap peluang MP3EI dan keunggulan komparatif tersebut, Provinsi Jambi telah menetapkan Pantai Timur sebagai kawasan strategis Provinsi Jambi. Kawasan ini diproyeksikan menjadi outlet pemasaran, terutama untuk komoditas karet, sawit dan batu bara. Hal ini secara konseptual juga telah ditetapkan dalam Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jambi 2011-2030. HBA juga menjelaskan lima persoalan mendasar yang perlu ditangani selama lima tahun ke depan di Provinsi Jambi. Yaitu, pertama, terbatasnya sarana dan prasarana infrastruktur jalan. Dari panjang jalan provinsi 1.480,51 km, dalam kondisi baik 31,63 persen, sedang 31,03 persen, konsidi rusak ringan 21,73 persen, rusak berat 15,62 persen. Kedua, masih tingginya angka pengangguran, yang mencapai 69.857 jiwa dan penduduk miskin 8,77 persen. Ketiga, belum berkembangnya angroindustri. Keempat, belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam, dan kelima, belum optimalnya sinergisitas percepatan pembangunan daerah. Atas dasar kondisi tersebut, maka lima tahun ke depan kebijakan pembangunan Provinsi Jambi lebih ditekankan pada upaya untuk peningkatan infrastruktur, penurunan angka kemiskinan. Selain itu juga penyiapan lapangan pekerjaan dan pembangunan sektor ekonomi kerakyatan. Karenanya, prioritas visi misi pembangunan Provinsi Jambi Emas 2015 dipriori-

taskan kepada peningkatan infrastruktur wilayah dan energi. Kemudian yang kedua, pendidikan dan kesehatan serta sosial budaya, pengembangan ekonomi rakyat, investasi, dan kepariwisataan. Sedangkan yang lain yaitu ketahanan pangan dan sumber daya alam serta lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Prioritas pembangunan tersebut mengacu pada empat strategi pembangunan nasional yaitu: pro poor, pro job, pro growth, pro environment, urai gubernur. Sedangkan untuk Program Samisake pada tahun 2011 terdiri dari bedah rumah untuk 34.180 KK sangat miskin. Selain itu, pengalokasian 5.000 unit rumah setiap tahun. Program ini juga mendapat dukungan dari perusahaan dan swasta melalui dana CSR, dan pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat sebanyak 1.250 unit rumah setiap tahun hingga tahun 2014. Kemudian sertifikat gratis, dan Jamkesprov bagi masyarakat miskin yang tidak termasuk dalam kepesertaan jamkesmas dan jamkesmasda. Selain itu juga pemberian bantuan beasiswa bagi keluarga miskin, baik tingkat SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Selain itu juga ada program beasiswa S-2 dan S-3 tiap tahunnya. Samisake juga memberikan bantuan kepada UMKM untuk penguatan modal, pelatihan tenaga kerja, dan pengadaan kendaraan kebersihan. Ke depan, untuk program Samisake diperluas dalam bentuk bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan bibit karet, dan bibit sapi. Dalam akhir sambutannya, HBA menyampaikan harapannya agar presiden membantu pembangunan di Provinsi Jambi. Nantinya bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat. (pia/adv)

Oktober, 67 Ribu Honorer Diangkat - ------------dari hal 1 Yang jelas tidak akan lewat 2011,” kata Sekretaris Kemen PAN dan RB Tasdik Kinanto di Jakarta, kemarin (21/9). Dia menuturkan, 67 tenaga honorer yang bakal diangkat itu adalah tenaga honorer yang digaji ABPN atau APBD, dan sering diistilahkan tenaga honorer kategori I. Sementara itu, untuk pengangkatan tenaga honorer kategori II menjadi CPNS, diupayakan berhatap hingga tuntas 2013 mendatang. Tasdik menjelaskan, te­ naga honorer kategori I yang berpeluang besar diangkat menjadi CPNS bulan depan adalah mereka yang bekerja sebelum 2005. Para tenaga honorer ini, sejatinya sudah diupayakan untuk diantkat pada 2010 silam. Namun, karena kendala administrasi, data pengangkatan mereka tercecer. Dalam RPP pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS yang baru ini diterangkan jika pengangkatan diupayakan berjalan bulan depan. Se-

dangan untuk pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) diupayakan rampung sebelum pergantian tahun 2012. Para tegana honorer kategori I ini, bakal diangkat tanpa tes. Berbeda dengan kategori II yang jumlahnya mencapai 600 ribu. Tasdik menjelaskan, bagi tenaga honorer kelompok ini bakal diberlakukan seleksi tersendiri. “Seleksi bakal disendirikan dengan seleksi CPNS umum,” katanya. Aturan seleksi ini juga tertuang dalam draf RPP Pengangkatan Tenaga Honorer. Sementara itu, usai sosialisasi RPP Pengangkatan Tenaga Honorer di Kementerian Dalam Negeri, Selasa (20/9) lalu, Men-PAN dan RB E.E. Mangindaan mengatakan proses seleksi CPNS daerah bisa segera dijalankan. Menteri yang juga anggota dewan pembiana Partai Demokrat itu menuturkan, syarat utama bagi daerah yang akan menjalankan seleksi CPNS 2011 harus merubah usulan porsi CPNS.

Seperti diketahui, pada Mei hingga Juli lalu Kemen PAN dan RB menerima usulan porsi CPNS daerah. Tapi, beberapa bulan kemudian keluar kebijaka moratorium CPNS. Imbas dari kebijakan ini adalah, daerah diharapkan menghitung dengan seksama kebutuhan CPNS baru. “Jika waktu pengajuan dulu ada yang gemuk, kuruskanlah atau rampingkanlah,” tandas Mangindaan. Kemen PAN dan RB sendiri belum mengeluarkan deadline tertentu bagi daerah untuk merevisi usulan porsi CPNS 2011. Namun, Ma­ngindaan mengatakan, selama 2012 nanti formasi CPNS baru sangat terbatas. Kursi CPNS baru hanya digunakan untuk menambal kursi PNS yang kosong karena ditinggal pension, meninggal, atau dipecat. Jumlahnya bakal semakin terbatas, karena bakal diserbu CPNS baru dari gelombang pengangkatan tenaga ho­norer kategori I yang jumlahnya mencapai 67 ribu. (wan)

MANFAAT GULA AREN UNTUK MENGATASI DIABETES

Sejak 5 tahun terakhir, kondisi kesehatan Syamsiah terganggu karena diabetes, “Mungkin karena faktor keturunan, saya mengidap diabetes. Akibatnya, ketika malam saya sering kali buang air kecil dan cepat merasa haus, bahkan pernah sampai hilang kesadaran,” papar wanita berusia 50 tahuntersebut.Iamenceritakan,kadar gula darahnya pernah mencapai angka 400 mg/ dL. Tapi sekarang, Syamsiah dapat tersenyum lega karena telah menemukan solusi untuk mengatasi penyakit berbahaya tersebut. Terlebih, pengobatan yang dijalaninya sekarang tanpa efek samping, “Nenek moyang kini telah memanfaatkanGulaArenuntukkesehatan. Begitu juga dengan saya yang mendapatkan manfaat Gula Aren

melalui Gentong Mas.” Ujar nenek 2 orang cucu tersebut Diabetesadalahpeningkatankadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Secara medis, poliuria (banyak kencing) merupakan gejala awal penderita diabetes. Hal itu terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadibanyak.Sedangkanpolidipsi (banyak minum) merupakan akibat dari sering buang air kecil. Wanita yang tinggal Desa Sebukar,Kec.SitinjauLaut,Kab.Kerinci, Jambi itumembuktikan,dalamwaktu 2 tahun setelah rutin minum Gentong Mas, kini kadar gulanya hanya 150 mg/dL, tidur jadi nyenyak, dan buang air kecil normal. Karena telah merasakan manfaatnya, ibu rumah tangga ini ingin sekali membagi pengalaman baiknya itu denganoranglain,“Mudah-mudahan pengalaman saya ini dapat bermanfaat untuk orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman kesehatanherbalalamidenganbahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor

insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seidealmungkin,dietrendahlemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Denganaturanpenggunaanyang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untukinformasilebihlanjutsilahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan hubungi: Jambi : 081366971641 0741-7102944 Batanghari : 08127469614 Bangko : 085273917401 Muarojambi : 082176501222 Bungo : 085378933881 Tanjabbar : 085266064889 Kerinci : 081366375643 Sarolangun : 085378334800


Jambi Independent

UCAPAN

Kamis, 22 September 2011


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Hemat Potongan Angsuran hingga Rp 3,8 Juta Tiap Pembelian New MegaPro dwy setyowati, Jambi

tetap mempertahankan ang­ ka penjualan sepeda motor Honda di momen pascaleba­ ran. Promo ini lanjutan dari promo pada Lebaran yang sangat mempengaruhi ting­

kat penjualan motor Honda. Pada promo khusus tersebut, Honda juga memberikan keringanan angsuran mulai Rp 700 ribu. Promo Honda ini ditawarkan pada pam­ eran yang digelar di Jambi Prima Mall (JPM) Trona, Jambi Town Square (Jam­ tos), Meranti Swalayan pada 10-30 September. Untuk memanjakan konsumen, Honda juga menyediakan merchandise berupa jaket eksklusif. “Untuk pembe­ lian New Honda Blade, baik secara cash (tunai) maupun kredit,” ujarnya. Promo khusus pembelian New Mega Pro, termasuk pula prom New Hon­ da Blade didukung dengan ketersediaan stok kedua varian dari Honda terse­ but cukup, seh­ ingga Honda be­ rani menawarkan promo istimewa. Sementara itu, untuk pembelian varian Honda lain­ nya seperti Honda

Pascalebaran, Honda kembali menawarkan pro­ mo menarik bagi konsumen. Kali ini, memperkenalkan promo, “MegaPro, Mega Mega Mega Bonusnya, Pro Tenaganya”. Pada promo ini, konsumen dapat memiliki MegaPro hanya dengan membayar DP mulai Rp 2 juta. “Terutama, untuk pembelian MegaPro standar (New MegaPro Std, red),” ujar Sales Counter Honda, Hendri. Sedangkan pembelian New MegaPro CW, DP Rp 2,5 juta. Selain itu, cicilan lebih ri­ ngan hanya 31 bulan. Seh­ ingga dapat menghemat po­ tongan angsuran Rp 3,8 juta. Promo ini bertujuan untuk

NSS Gelar Promo Spesial New MegaPro Jambi - Kini Honda New MegaPro tampil lebih tang­ guh dibandingkan sebe­ lumnya. Menjadikan Anda lebih nyaman dan maksimal dalam berkendara. Dengan harga yang relatif lebih mu­ rah dibandingkan tipe sebe­ lumnya. Fikri, Marketing Manager Nusantara Surya Sakti (NSS) menjelaskan selama Sep­ tember ini ada promo spesial untuk pembelian Honda New MegaPro. Yakni, konsumen dapat memiliki Honda New MegaPro dengan DP mulai Rp

2 juta, hemat angsuran mulai Rp 700 ribuan. Konsumen juga mendapatkan potongan angsuran yakni angsuran selama 36 bulan dipotong menjadi 31 bulan. Artinya, konsumen akan mendapat potongan angsuran hingga Rp 3,8 juta. “Dengan promo ini konsumen mendapatkan paket hemat. Yakni, hemat DP, hemat angsuran, hemat jangka waktu dan hemat po­ tongan angsuran,” ujar Fikri kepada Jambi Independent, Selasa (20/9). New MegaPro memiliki

banyak keunggulan, dengan berbagai fitur dan design baru membuat tiap laki-laki tertarik untuk memilikinya. Di antaranya, adanya New XRP Engine, teknologi mesin terbaru XRP (X-tra Responsive Performance) berkapa­ sitas 150 cc, 4 tak dengan 5 percepatan menghasilkan akselerasi mantap, responsif dan bertenaga, namun hemat bahan bakar serta ramah lingkungan. Stylish Panel Indicator men­ jadikan informasi dan data lebih akurat, juga dapat ter­

pantau den­ gan mudah baik siang maupun malam. Mo­ dern Headlight, desain baru lampu depan modern ber­ gaya motor besar dilengkapi cover, clear lens dan multi­ reflector sehingga cahaya lebih terang dan jangkauan sinar lebih luas. Mascular Design Fuel Tank, desain tangki yang modern dan elegan. Tampil lebih gagah, berotot dan tangguh dengan garis menyatu pada shroud. Front & Rear Disk Breaker, rem cakram roda depan dan

belakang bergaya sporty yang mampu meredam setiap aksi kecepatan Anda dengan ha­ lus dan sempurna. Adjustable Monoshock , menggunakan model sus­ pensi tunggal dengan dua per terpisah yang dapat disetel keras dan lembut se­ suai kebutuhan dan se­l era berkendara dengan mu­ dah. Jadi, segeralah miliki Honda New MegaPro dan dapatkan promo spesial paket hematnya dan rasa­ kan ketangguhan dalam berkendaraan.(cr02)

Beat, DP mulai Rp 700 ribu. “Hanya berlaku saat ber­ langsungnya even,” ujarnya. Salah satu contohnya adalah promo Honda saat dige­ larnya pameran pada even PRS (Pesta Rakyat Simpedes, red) pada 17-18 September lalu. Lalu, untuk pembelian Revo Fit angsuran mulai Rp 400 ribuan.

Honda juga memberikan potongan angsuran selama tiga bulan. Berlaku untuk pembelian Honda Revo, Beat, dan Supra, dengan jangka waktu tiga tahun. Sehingga konsumen begitu mudah untuk memiliki sepeda motor Honda, terutama, untuk va­ rian yang tengah dipromokan tersebut.(*)

foto-foto:noni/jambi independent

SERBA HEMAT: Diler Nusantara Surya Sakti yang tengah menggelar promo spesial New MegaPro.

Arindah Furniture Promo Matras Serta Penawaran Spesial 50 Persen, Cash Back dan Hadiah Langsung

dwy setyowati/jambi independent

UNGGUL: GPS Super Spring Navigation System.

Alat Navigasi Multiganda JAMBI - GPS Super Spring Navigation System, satu alat yang sangat berperan sebagai peta untuk mengetahui arah dan tujuan terhadap satu kota yang akan dituju. Alat navi­ gasi yang sangat banyak digunakan, terutama bagi pemilik kendaraan roda empat. GPS Super Spring diperkenalkan G-Tech yang membuka satu stan di Atrium Jambi Town Square (Jamtos). Di momen mudik Lebaran lalu, GPS Super Spring ini banyak dicari pemudik. “Selain itu, juga banyak digunakan bagi pekerja yang selalu berada di dunia lapangan, seperti di dalam hutan ataupun di satu daerah yang akan dikun­ jungi dan ingin mengetahui peta lokasinya,” ujar karyawan G-Tech, Ari. Harga yang ditawarkan untuk satu unit GPS Rp 999.000 untuk ukuran 4 inci. Keunggulan GPS ini di antaranya Sirf Atlas IV, resolusi 480x272 pada layar, junction view, sparepart tersedia murah, support 3D (3 dimensi). Juga dilengkapi dengan multimedia player, produk standar ERPA, desain produk menarik. Cara kerja GPS sangat didukung oleh satelit oto­ matis (satellite receiver), aksesoris standar generasi untuk selamanya.(dwy)

Mutu Terjamin di Luxtil Canopy Jambi – Luxtil Canopy dan Stainless merupakan perusa­ haan yang melayani pemasangan pagar dan kanopi dengan harga murah namun berkualitas. Perusahaan yang berdiri pada 2009 ini terletak di depan Museum Perjuangan, Jalan Sultan Agung, Blok B, No.2. Luxtil Canopy dan Stainless menerima pemesanan kanopi (polycarbonate, pipa polos, pipa ulir dan pipa stainless), tenda auning atau seng alkan, pagar, tangga, balkon, teralis dan pintu folding gate. Model yang ditawarkan bisa mini­ malis, bentuk biasa ataupun besar. Refni, karyawan Luxtil Luxtil Canopy dan Stainless me­ ngatakan, biaya pemasangan kanopi atau pagar tergantung model/motif, ukuran dan bahan yang digunakan (besi, stainless atau besi hitam). “Kami juga menyediakan ba­ han polycarbonate (anti panas) dengan variasi warna dan harga,” ujarnya, kemarin (20/9). Kegunaan polycarbonate, selain untuk atap kanopi juga digunakan sebagai partisi di kantor, indoor swimming pool, green house, sun bath pools, parking lots, shopping arcades, large stadium, tenda hujan dan juga bisa dipakai untuk sign boards untuk periklanan. Harga kanopi per meter dengan rangka pipa Rp 180.000 – Rp 190.000. Harga kanopi per meter dengan rangka pipa stainless Rp 300.000 – Rp 400.000 tergantung bahan dan tingkat kesulitan. Sedangkan harga folding gate berkisar Rp 550.000 hingga Rp 700.000 per meter. Harga tersebut sudah termasuk biaya pemasangan. “Harga murah serta mutu terjamin dan dikerjakan oleh tukang yang handal dan berpengalaman,” ujar Refni, berpromosi. (cr01)

Jambi - Bagi yang mendambakan tidur nyaman, lebih menyegarkan bagi kesehatan pikiran dan tubuh, Anda dapat mendapatkannya dari Matras Serta. Saat ini di WTC Ba­ tanghari tengah digelar pameran berbagai tipe matras Serta tersebut hingga 16 Oktober. Arindah Furniture selaku agen Ma­ tras Serta, memberikan penawaran spesial untuk konsumen. Setiap pembelian Matras Serta akan mendapatkan potongan harga 50 persen dan cash back hingga Rp 3,5 juta. Tidak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan bonus berupa dua bantal, dua guling, matrass protector, long pillow, dan boneka. “Jadi rolanda hasibuan/jambi independent pembeli tidak hanya mendapatkan BERKUALITAS: Matras Serta yang sedang dipamerkan di WTC Batanghari hingga 16 Oktober. potongan harga, tetapi juga hadiah yang sangat menarik,” ujar Johny Ef­ ban dalam matras sehingga dapat Technology menjadikan tidur anda zone, lowaer back zone, upper leg fendy, pimpinan Arindah Furniture mencegah pertumbuhan bakteri. lebih rileks dan nyaman. “Matras zone hingga lower leg zone. Matras kepada Jambi Independent, Senin Hal inilah yang menjadikan Matras Serta tidak hanya sebagai tempat ti­ ini memberikan Anda kenyamanan, (19/9) lalu. Serta sangat direkomendasikan bagi dur nyaman, tetapi juga sangat baik relaksasi, dan menjadi tempat istira­ Matras Serta memiliki berbagai penderita asma dan alergi. untuk kesehatan tubuh,” ujar Indra hat yang sangat ideal untuk tidur. fitur terbaik untuk kenyamanan dan Teknologi Continuous Innerspring selaku Area Sales Manager Arindah Jadi, jika ingin memulai hari kesehatan Anda. Fitur activeguard System membuat Matras Serta Furniture. dengan fit dan istirahat yang yang system menjadikan matras higienis mampu menopang berat tubuh Tidak hanya fitur-fitur tersebut, berkualitas, segera miliki Matras dan system aerosol anti-mikroba sedemikian ideal sehingga sangat Matras Serta semakin sempurna Serta dan dapatkan manfaatnya bagi membantu menghilangkan tungau baik bagi tulang dan otot tubuh. dengan lima comfort zone seperti kenyamanan dan kesehatan tubuh dan mengurangi kadar kelemba­ Tidak hanya itu, dengan Airflow head and shoulder zone, upper body Anda.(cr02)

XL Luncurkan Program “Xmua 49” Wujudkan Layanan Data yang Semakin Terjangkau

JAMBI - Semakin luas masyarakat Indonesia yang membutuhkan laya­ nan akses ke jaringan internet dan berbagai layanan data. Untuk itu, PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen mempermudah harapan masyarakat dalam upaya mendapatkan layanan tersebut dengan meluncurkan pro­ gram “Xmua 49” yang menawarkan kemudahan untuk mengakses inter­ net dan layanan data, antara lain be­ rupa Paket BlackBerry dan Internet Unlimited. Peluncuran berlangsung di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (17/9) lalu. Direktur Marketing XL Joy Wahjudi mengatakan, hampir semua kala­ ngan dalam masyarakat Indonesia kini semakin akrab dengan internet. Karena itu tidak ada alasan lagi bagi XL untuk tidak mempermudah ma­ syarakat dalam mendapatkan akses layanan internet. ”Melalui program “Xmua 49” ini kami berharap sema­ kin luas dan maksimal pula manfaat positif internet bida dipetik masya­

ist/jambi independent

SEMAKIN TERJANGKAU: Peluncuran program Xmua49 dari XL.

rakat kita untuk mendukung berba­ gai bidang aktivitas,” ujarnya. Pada XL BlackBerry, program “Xmua 49” ini menawarkan paket berlangganan XL BlackBerry Full Service hanya Rp 49 ribu/30 hari selama tiga bulan pertama. Paket istimewa ini hanya berlaku un­

tuk pelanggan baru, baik prabayar maupun pascabayar. Program ini berlaku sejak 23 September. Ca­ ranya sangat mudah, yakni cukup hanya dengan mengirimkan SMS ke 568 dengan keyword BB(spasi)Bulan atau bisa melalui UMB di *123#. Pe­ langgan akan mendapatkan layanan

unlimited email, chatting, social networking, dan browsing. Paket berlangganan XL Internet Unlimited juga bisa didapatkan pe­ langgan dengan harga Rp 49 ribu/30 hari. Dengan berlangganan semurah itu, pelanggan akan mendapatkan layanan berkecepatan sampai to 512 Kbps. Caranya sangat mudah, pe­ langgan hanya perlu membeli kartu perdana XL Internet Unlimited dan mengaktifkannya. Sementara itu, bagi pelanggan lama cukup dengan mengaktifkannya melalui *123*400#. Paket Internet Unlimited Rp 49 ribu/30 hari ini berlaku nasional selama ada jaringan XL. Selain itu, program “Xmua 49” juga menawarkan paket bundling BlackBerry Bold 9900 Smartphone dengan cicilan sangat menarik, yaitu sebesar Rp 490 ribu/bulan selama 12 bulan. Cicilan 12 bulan dengan kartu Kredit BCA, Man­ diri, dan BNI. Keringanan laiannya Gratis Down Payment Rp 999 ribu untuk 1.000 pre-order pertama. Paket ini sudah termasuk layanan XL BlackBerry Full Service selama 12 bulan, dan Bonus Merchandise untuk 500 pertama.(*/rtn)


berita utama

Kamis, 22 September 2011

Andi Pojokkan Eks Sesmenpora JAKARTA - Untuk kali pertama, mantan Sesmenpora Wafid Muharram face to face dengan eks bosnya, Menpora Andi Alfian Mallarangeng di sidang kasus suap wisma atlet. Kemarin (21/9), Andi memberikan kesaksian yang memberatkan bagi bawahannya itu. Bahkan, dia terkesan menyudutkan dan menimpakan kesalahan pada Wafid. Dalam persidangan yang dimulai pukul 16.30 itu, Andi yang datang dengan batik cokelat motif olah raga sepeda diperiksa bersama empat saksi lainnya. Keempat orang itu adalah Deddy Koesdinar dan Poniran dari Kemenpora, Y. Yuli Adam Barata Wakil pimpinan BCA cabang Melawai Jakarta serta Astri Diana Semanti pimpinan Bank Mega cabang Hasanuddin. Andi yang biasanya pelit berbicara saat ditanya tentang kasus suap wisma atlet, kemarin, malah banyak bicara. Meski beberapa per-

tanyaan yang diajukan hakim, jaksa penuntut umum dan kuasa hukum Wafid, mampu dijawab dengan jelas, Andi mengaku tidak banyak tahu mengenai ulah bawahannya. “Apa yang perlu saya ketahui, biasanya akan dikasih tahu. Kalau dianggap tidak perlu ya tidak. Sama saat terjadinya malam penangkapan 21 April,” ujarnya. Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Marsuddin Nainggolan, dia mengatakan tidak tahu kenapa Wafid Muharram ada di kantor pada malam hari. Dia juga tidak tahu banyak mengenai proses penangkapan karena saat Wafid ditangkap KPK dirinya sedang mengikuti peringatan Hari Kartini. Dia baru tahu bawahannya diduga menerima suap setelah membuka inbox pesan di handphonenya. “Terdakwa (Wafid, red) tidak memberitahu kalau masih di kantor,” imbuhnya.

Saat hakim menanyakan apakah Menpora mengenal Mindo Rosalina Manulang dan M. El Idris yang ditangkap bersama Wafid, dia memastikan tidak. Begitu juga saat hakim menyebut Dudung Purwadi pimpinan PT Duta Graha Indah yang menjadi pemenang tender wisma atlet Sea Games. Menpora merasa tidak perlu mengenal mereka, karena semua sudah dipasrahkan ke Wafid untuk urusan tender. Dia hanya menunggu laporan dari bawahannya tentang berbagai kegiatan yang ada di kementeriannya. Itulah mengapa di persidangan kemarin dia banyak menjawab tidak tahu saat disinggung tentang halhal teknis. Hakim juga mengkonfrontir keterangan Wafid kepada Menpora. Terutama pernyataan Wafid yang menyebut dana Rp 3,2 miliar dari PT DGI untuk Kemenpora. Andi menjawab dengan tegas bahwa hal

SBY Bergelar Sri Paduko Maharajo-------------- dari hal 1 Prosesi gelar adat ditandai dengan penyerahan keris dan selempang oleh Ketua LAM Provinsi Jambi Hasip Kalimuddin Syam di Balairung Sari LAM Provinsi Jambi. Prosesi juga ditandai dengan pemberian pakaian adat beserta figura oleh Hasip Kalimuddin Syam kepada Presiden. Sebelumnya, SBY juga menjalani prosesi menginjak kepala kerbau saat tiba di Balairung Sari, tempat pengukuhan gelar. Kedatangan beliau juga disambut dengan kompangan dan pembacaaan salawat nabi. Saat memberi sambutan, SBY tidak banyak memberikan pernyataan. Sambutannya justru berisi pantun-pantun tentang kemakmuran daerah Jambi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jambi, yang telah memberikan gelar adat dan penghargaan kepada istri saya,” kata presiden. Tadi malam, selain SBY, Ani Yudhoyono juga menerima gelar kehormatan Karang Setio. Prosesinya, penyerahan liontin Sri Tanjung Selilit dan seragam pakaian adat melayu Jambi oleh istri Gubernur Jambi Yusniana Hasan Basri. Ketua LAM Jambi Hasip Kalimuddin Syam mengatakan, gelar adat memiliki arti yang mulia pembesar utama di atas para pembesar, yang mengatur dan menertibkan, penyelenggaraan negara. Menurut dia, memori masyarakat Jambi terhadap [residen sudah tertanam sejak memegang amanah sebagai Pangdam II Sriwijaya, dengan pendekatan persuasif kultural, dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan di wilayah Sumbagsel. Tak hanya itu, LAM Jambi juga menilai besarnya perhatian SBY terhadap pentingnya adat istiadat dalam menjalani hidup dan kehidupan, serta menjadi perekat dan peredam berbagai dinamika yang dapat memicu peregangan di tengah kehidupan masyarakat. Langkah strategis dan kebijakan nasional dalam masa pemerintahan SBY yang sudah memasuki periode kedua sudah berdampak langsung, bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jambi. “Memang kepuasan manusia relatif, karena satu yang dapat

dibagi, duo tigo yang diminta,” kata Hasip. Menurut Hasip, penghargaan yang dilekatkan ini merupakan tonggak spiritual bagi masyarakat adar Jambi yang menjunjung tonggak spiritual. Bagi masyarakat adat Jambi, yang menjunjung tinggi pemimpin negara dan pemerintahan yang tangguh serta ketauladanan bagi negara, bangsa dan rakyat Jambi pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Hasip mengungkapkan, pemberian adat ini merupakan hasil kesepakatan dari seluruh lembaga adat melayu kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Menurut dia, ada beberapa alasan LAM Jambi memberikan gelar adat Jambi. Alasan pertama adalah selama menjadi presiden, SBY sudah dua kali berkunjung ke Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Kedua, selama SBY menjadi presiden pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya Jambi cukup baik. Sementara Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan, Pemprov Jambi berupaya mensinergikan program pusat dengan daerah. Dia juga berharap, agar pemerintah pusat membantu pembangunan yang ada di daerah Jambi. Turut dalam rombongan Presiden Mendagri Gamawan Fauzi, Menkokesra Agung Laksono, Mendiknas M Nuh, Menbudpar Jero Wacik, Menhut Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Syarif Hasan, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. SBY Disambut Masyarakat Jambi Usai pemberian gelar adat, kepergian SBY disambut ratusan masyarakat. Mereka berduyun-duyun datang dan memadati Jalan Sri Soedewi, depan Balairung Sari. Ratusan masyarakat sangat antusias ingin melihat presiden dari dekat. Mereka pun rela menunggu berjam-jam di tepi jalan tersebut. “Jarang-jarang presiden datang ke Jambi, apalagi tempatnya di dekat rumah saya, jadi kami ingin

melihat langsung,” ujar Anisa, ibu rumah tangga. Sebelum menuju rumah dinas Gubernur Jambi, SBY dan Ani Yudhoyono yang menggunakan satu mobil terlihat melambaikan tangan kepada masyarakat yang berteriak histeris. Lambaian tangan sang presiden langsung dibalas dengan lambaian tangan masyarakat yang juga berteriak histeris. Namun akibat ketatnya penjagaan, masyarakat tak dapat melihat sang presiden dari dekat. Mereka hanya menyaksikan presiden dari seberang jalan. Sebelum SBY memasuki mobil dan hingga presiden berangkat beserta rombongan. Meski begitu, masyarakat Jambi yang memadati jalan cukup puas, bisa melihat langsung SBY. “Biarpun dari jauh, jadilah bisa melihat presiden langsung, bukan di TV,” jujar Muslim, warga Sungai Putri. Akibat menumpuknya masyarakat di tepi Jalan Sri Sudewi, sempat terjadi kemacetan kendaraan. Mulai dari simpang empat Museum Negeri Jambi hingga ke kawasan simpang 4 lampu merah Telanaipura atau Simpang BI. Kedatangan SBY Disambut Demo Gelombang aksi unjuk rasa menolak kedatangan SBY terus berlanjut. Kemarin (21/9), ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam berbagai elemen, mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi di Simpang Bank Indonesia (BI), Telanaipura. Salah satu tujuan unjuk rasa adalah menolak pemberian gelar adat kepada Presiden SBY. Aksi demo dimulai dari pukul 09.00. Sore harinya, jumlah pengunjuk rasa terus bertambah. Hingga pukul 17.30 aksi masih berlangsung dengan pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian. Pantauan koran ini, dalam aksi demo ini tidak membuat arus lalu lintas macet. Selain itu juga tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan demonstran. Tampak ratusan petugas berpakaian dinas dan preman berjaga-jaga di lokasi unjuk rasa.(iis/can)

APBN untuk Perbaikan Jalan - --------------------dari hal 1 Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, jalan nasional di Provinsi Jambi sepanjang 936 kilometer, kondisinya 55 persen dalam keadaan rusak berat dan parah. Demikian juga dengan jalan provinsi, dari 1.480 kilometer panjangnya, 60 persen di antaranya rusak. Untuk mengatasi kerusakan jalan ini, Dinas PU mengatakan, tinggal menghitung rasio kerusakan dan dana yang dibutuhkan. Untuk memperbaiki 1 km jalan, dibutuhkan dana rata-rata Rp 2,5 miliar. Ini bisa dihitung berapa dari jumlah kerusakan jalan nasional yang mencapai 55 persen dan kerusakan jalan provinsi yang 60 persen.

Tahun ini, dana dari APBN untuk memperbaiki jalan nasional di Jambi sebesar 575 miliar. Sedangkan melalui APBD untuk jalan provinsi dianggarkan sebesar Rp 255 miliar. Dengan keterbatasan dana, pemprov harus membuat skala prioritas untuk memperbaiki jalan. Itu pun dilakukan secara bertahap. Untuk jalan nasional, skala prioritasnya antara lain ruas Jalan Lingkar Selatan, JambiMuara Bulian, Bangko-Kerinci, Bangko-Jangkat dan Batanghari II-Muarasabak. Masalahnya, selama ini perbaikan jalan dan cepatnya kerusakan jalan tidak seimbang. Apalagi saat ini banyak kendaraan yang melebihi tonase makin mempercepat kerusakan jalan. Sedangkan kapasitas jalan ini, untuk jalan nasional yang ada

di Provinsi Jambi masih berkapasitas 8 ton MST. Sedangkan jalan provinsi masih berkapasitas 5 hingga 8 ton. Hal ini tidak sebanding dengan berat kendaraan yang melebihi tonase, sehingga antara perbaikan jalan dengan kerusakan tak seimbang. Terkait kerusakan jalan, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan, ini menunjukkan perkembangan ekonomi yang menggeliat pesat. Namun masalah ini harus dipecahkan demi kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, selain memasukkan ke dalam APBD, dia juga berharap bantuan dari pemerintah pusat. Apalagi salah satu prioritas pembangunan yang dicanangkan HBA dalam visi misi Jambi Emas 2015 adalah perbaikan infrastruktur. (pia/adv)

Andi Mallarangeng

itu tidak benar dan menyebut langkah Wafid di luar kontrolnya. “Tidak ada pe­ rintah. Saya tidak pernah dilapori,” urainya. Dalam pemeriksaan yang berjalan selama dua jam itu, Andi memang mempermasalahkan pernyataan Wafid tentang dana talangan. Dia menegaskan infromasi dari Wafid yang beredar di media selama ini tidak benar. Politisi Demokrat itu juga mengatakan tidak pernah ada sistem dana talangan di Kemenpora. “Saya tidak tahu semua termasuk apa peruntukannya. Karena itu, saya tidak bisa mengatakan itu ada hubungannya dengan kementerian,” jelasnya. Dana talangan, menurut Andi, sangat naif karena sudah ada APBN untuk menutup berbagai keperluan. Saat diberi kesempatan bertanya, Jaksa Agus Salim mencoba mengorek kaitan

Angelina Sondakh, Wayan Koster dan Nazaruddin yang selama ini kerap disebut saat pemeriksaan Mindo Rosalina. Menpora membenarkan jika nama-nama itu memang sering ke kantornya. Namun, Andi menjelaskan jika pertemuan lebih banyak silaturrahmi ketimbang membicarakan anggaran. Andi juga mengakui ada satu waktu di kantornya terjadi pertemuan yang melibatkan dirinya, Wafid, Angelina Sondakh, Nazaruddin dan ketua Komisi X Mahyudin. Lagi-lagi Andi berkilah bahwa pertemuan itu sebatas silaturahmi. Tetapi, sete­ lah pertemuan itu, Naza­ ruddin dan Wafid melakukan pertemuan sendiri diakuinya tidak tahu. Sementara itu, Wafid yang disudutkan atasannya mencoba untuk tetap tenang. Pertama, dia memancing apakah Menpora menerima pesan darinya yang dititipkan melalui sekretaris pribadi Menpora saat mengunjungi dirinya. Pesan itu ada tiga yakni permintaan maaf, apa yang dilakukannya bukan untuk diri sendiri, dan uang yang disita KPK bukan miliknya. Setelah Andi mengatakan bahwa pesan itu telah sampai kepada dirinya, dia lantas menjelaskan bahwa tindakannya berawal dari usahanya menerjemahkan perkataan Andi. Saat bertemu dengan Nazar dan Angelina, dia ingat kalau Andi mengatakan: nanti dengan Sesmenpora. “Saya memang

telat mengikuti pembicaraan dari awal,” katanya. Namun, dia menganggap jika ucapan sepotong itu adalah seperti sebuah perintah. Itulah kenapa dia melakukan beberapa hal yang terkait dengan Komisi X termasuk urusan Anggaran. Begitu juga saat Andi mengirimkan SMS kepadanya untuk membantu GP Anshor dan klub Sepak Bola De Jong Belanda. Mendengar pengakuan anak buahnya, Andi memberikan penjelasan bahwa maksudnya tidak seperti itu. Untuk masalah Komisi X, dia mengatakan pembicaraan sebelumnya adalah kalau ada pertanyaan bisa ke Sesmenpora. Sebab, dia yang saat itu baru di Kemenpora tidak banyak tahu segala sesuatu terkait kebijakan sebelumnya. “Sesmenpora adalah tempat yang tepat untuk bertanya,” tandas Andi. Kuasa hukum Wafid Muharram, Ferry Amahorseya tidak puas dengan kesaksian Menpora. Ditemui paska sidang, dengan lantang dia menyebut jika Andi Mallarangeng melakukan kebohongan besar. Menurutnya, mustahil sebagai atasan Wafid tidak tahu mengenai dana talangan tersebut. “Tidak mungkin tidak tahu. Menurut saya bohong,” katanya. Tim kuasa hukum memang masih memperjuangkan cerita versi Wafid yang menyebut dana dari PT DGI adalah talangan. Menurutnya, sejak zaman Menpora masih dipegang Adyaksa Daud dana

Rosalina Kena 2,5 Tahun

JAKARTA - Nasib dua terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games Palembang, Mindo Rosalina Manulang dan Mohammad El Idris, diputus hakim pengadilan Tipikor, kemarin (21/9). Tetapi, hukuman untuk keduanya jauh lebih ringan ketimbang tuntutan yang diminta jaksa penuntut umum (JPU). Rosalina hanya divonis 2,5 tahun dan Idris dua tahun. “Menyatakan bahwa terdakwa Mindo Rosalina Manulang secara meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar Ketua Majelis Hakim Suwedya. Karena perbuatannya itu, selain hukuman penjara, ibu dua anak itu harus membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Menurut Suwedya, perbuatan Rosalina telah memenuhi unsur-unsur yang dituduhkan dalam dakwaan primer. Yakni, memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara karena berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dalam jabatannya. Berdasarkan fakta-fakta per-

sidangan, secara meyakinkan Rosalina terbukti bersamasama dengan El Idris menyuap Wafid Muharram Rp 3,2 miliar. Uang itu, sebagai balas jasa atas terpilihnya PT Duta Graha Indah menggarap proyek wisma atlet di Palembang. Vonis hakim itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum pimpinan Agus Salim. Sebelumnya, Rosalina dituntut empat tahun penjara dengan nominal denda yang sama. Seperti biasa, kemarin Rosa langsung menangis begitu hakim menyatakan dirinya terbukti bersalah. Namun, tangisnya makin menjadi usai persidangan. Sebab, teringat dengan Sandrina Bintang Aulia. Dia adalah anak kedua hasil pernikahannya dengan Lili Darmanto. Dia mengaku jika anaknya diculik seseorang di Mall Taman Anggrek saat liburan sekolah lalu. “Saya tidak tahu mereka ada di mana,” ucapnya dengan terisak. Rosalina juga menyebut jika penculiknya meminta tebusan sebesar Rp 5 miliar. Namun, dia tidak menjelaskan lebih jauh bagaimana proses negoisasi untuk mendapatkan anaknya kembali. Sebab, dia

juga bingung lantaran seminggu lagi proses cerainya akan berjalan. “Saya juga tidak tahu apakah dia bersama suami saya atau tidak,” urainya. Meski demikian, dia mengaku pasrah dengan vonis yang dijatuhkan hakim. Pihak pengacara memilih pikir-pikir untuk menanggapi vonis hakim. Setelah persidangan Rosalina, giliran M. Idris yang menghadapi putusan. Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, Direktur Marketing PT DGI itu tetap di dampingi keluarganya. El Idris juga divonis lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut 3,5 tahun penjara plus denda Rp 150 juta subsider empat bulan kurungan. Kemarin, dia hanya divonis dua tahun penjara dengan denda Rp 150 juta. Jika sampai ditahan belum juga membayar, kurungannya akan ditambah empat bulan. Dia dinyatakan terbukti menyuap ke beberapa pihak. Untuk Sesmenpora dengan tiga lembar cek senilai Rp 3,2 miliar, empat lembar cek senilai Rp 4,34 miliar ke Nazaruddin, dan sejumlah uang kepada anggota Komite Pembangunan wisma atlet Jakabaring. (kuh/dim/iro)

talangan kerap ada. Tuduhan itu bukan tanpa alasan karena, menurut Ferry, pola seperti itu ada karena pencairan dana APBN kerap telat. “Sesmenpora sebagai KPA punya kewenangan mencari talangan. Menpora tahu itu,” urainya. Dia lantas mencontohkan pemberian dana talangan untuk acara GP Anshor awal tahun ini. Versi Ferry, Menpora mati-matian mencari dana talangan untuk anak organisasi Nahdlatul Ulama (NU) itu. Menpora perlu membantu acara Anshor untuk menjaga citra. “GP Anshor penting, karena punya efek politis,” terangnya. Begitu juga saat Menpora membantu pendanaan tim sepak bola asal Belanda De Jong. Di klub yang anggotanya warga Belanda keturunan Maluku itu disebutnya Kemenpora men-support Rp 1,4 miliar. Nah, pemberian itu juga talangan karena dana baru cair sekitar April. “Padahal, dana diberikan sekitar Januari atau Februari. Dana apa kalau tidak talangan?” tanya dia. Ferry memastikan dirinya tidak asal bicara dan mengklaim semua itu ada buktinya. Namun, tidak bisa ditunjukkan sekarang karena masih disita KPK. Dia hanya memberi bocoran bahwa salah satu bentuknya berupa SMS dari Menpora ke Wafid. “Isinya, Menpora mengatakan harus dibantu beberapa kegiatan yang dicontohkan tadi,” urainya. (dim/kuh/iro)

Jawa Pos Berhaji Jalur Darat, ThailandMyanmar (17)

Jejak Perang Dingin ThailandMyanmar Di Chiang Rai, perbatasan Thailand-Myanmar ada sebuah suku yang menarik bagi para wisatawan yaitu suku Karen. Para perempuannya berleher panjang. Di tempat ini, kehidupan suku Karen menjadi jejak perang dingin antara ThailandMyanmar. (*)

Sambungan tulisan ini baca terbitan besok

Bila Dua Gajah Bertempur, Listrik yang Mati ---------------------------dari hal 1 Tapi, sampai batas yang ditetapkan itu habis, hari ini, pilkada ulang tidak terlaksana. Penyebabnya sama dengan mati listrik tadi. Tidak ada dana. Terpaksa MK bakal bersidang lagi, entah apa yang akan diputuskan. Pilkada di daerah yang kaya raya ini termasuk miskin calon. Hanya dua pasang yang maju. Tapi, dua-duanya gajah. Yang satu, Firdaus (Demokrat-PKS-PDIP), adalah mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau yang tentu kaya akan misi dan gizi. Satunya lagi, seorang Srikandi yang tidak kalah bergizinya. Dia adalah Septina Primawati (GolkarPAN-PKB-PPP-Gerindra), yang tak lain istri Gubernur Riau yang lagi menjabat sekarang. Karena itu, bisa disimpulkan begini: ketika dua gajah bertempur, listrik yang mati! Lampu penerangan jalan memang menimbulkan banyak persoalan. Rakyat merasa memiliki hak agar jalan raya terang benderang. Sebab, rakyat sudah membayar retribusi penerangan jalan. Yakni, yang ditarik bersamaan dengan membayar rekening listrik di rumahnya. PLN yang ditugasi memungutkan pajak itu juga sudah menyetorkannya ke kas pemda. Kalau saja

disiplin anggaran bisa diterapkan, tentu tidak akan terjadi seperti di Pekanbaru ini. Masalahnya, pungutan dari rakyat itu sering tidak dipakai untuk membayar lampu jalan raya. Akibatnya, rakyat di perumahan sering memasang lampu penerangan jalannya sendiri dengan cara menggaet listrik dari PLN. Pihak PLN menilai yang seperti ini adalah pencurian listrik. Yang menggaet merasa tidak mencuri karena sudah membayar retribusi penerangan jalan umum. Ada baiknya PLN di setiap kota mengumumkan kepada masyarakat berapa nilai uang retribusi penerangan jalan umum yang ditarik dari rakyat itu. Juga berapa pemkot/pemkab membayar listrik kepada PLN setiap bulan. Dengan demikian, rakyat di setiap kota bisa tahu apakah pemkot/pemkab sudah menggunakan uang retribusi penerangan jalan umum itu dengan baik dan benar. Seperti di Pekanbaru itu, PLN telah menyetorkan hasil penarikan retribusi dari rakyat kepada kas pemkot lebih Rp 2 miliar per bulan. Ini berarti lebih Rp 24 miliar setahun. Dengan demikian, sebenarnya Pemkot Pekanbaru mampu membayar listrik untuk penerangan jalan

umum tersebut. Tentu saya ingin belajar juga dari kasus Pekanbaru itu. Maka, saya ingin mencarikan jalan keluar yang sangat meringankan pemda di seluruh Indonesia. Saya ingin menyerukan: jangan mau lagi membayar listrik ke PLN. Berswadayalah untuk listrik penerangan jalan umum. Jangan gunakan listrik dari PLN yang membebani anggaran daerah itu. Pemda bisa membuat listrik sendiri. Caranya mudah. Saya akan minta semua pimpinan PLN setempat menjadi konsultan gratis untuk setiap pemda. Bagaimana caranya? Gunakanlah lampu penerangan jalan umum bertenaga matahari. Teknologinya sudah tersedia dan kini sudah teruji. Harganya juga sudah lebih murah dibanding dulu. Tanpa korupsi dan komisi, harga per lampu (tiang, lampu, dan baterai) hanya Rp 15 juta. Dengan investasi sebesar itu pemda tidak perlu lagi membayar listrik ke PLN. Pungutan retribusi penerangan jalan umum bisa terus dipergunakan untuk menambah lampu penerangan jalan sampai ke kampung-kampung. Bagaimana kalau pemda tidak punya modal? Jangan

pakai modal. Kerja sama saja dengan swasta. Mintalah perusahaan swasta membangun lampu tenaga matahari tersebut. Bayarlah swasta itu setiap bulan, seperti pemda membayar ke PLN. Dalam waktu lima tahun pembayaran itu sudah lunas. Untuk selanjutnya pemda sudah terbebas sama sekali dari kewajiban membayar lampu penerangan jalan. Retribusi penerangan jalannya bisa dipergunakan untuk terus menambah penerangan jalan di seluruh kota. Dampak dari penerapan ide ini akan sangat besar. Indonesia akan menjadi terkenal di seluruh dunia sebagai pelopor lampu penerangan jalan yang paling besar. Industri dalam negeri juga hidup. Lapangan kerja bertambah-tambah. Dengan melaksanakan ide ini, instruksi presiden agar hemat energi bisa dilaksanakan dengan nyata. Bukan hanya pepesan kosong. Kini semuanya berpulang kepada kepemimpinan di setiap daerah. Sekali lagi, jangan seperti di Pekanbaru. Mau listriknya tidak mau bayarnya. Padahal, ada jalan yang lebih gagah: tidak perlu bayar listrik ke PLN, tapi jalan raya tetap terang benderang. (*)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Koperasi Sarolangun Jadi Ikon Nasional Terima Suntikan Dana Rp 1,5 M johan iswadi hamu, Sarolangun Sebuah prestasi diukir perko­ perasian Sarolangun. Salah satu koperasinya, yakni Kopersai Hara­ pan Tani dari Singkut, akan dibina Kementerian Koperasi dan UKM, untuk dikembangkan menjadi ikon koperasi berskala nasional. Menteri Koperasi dan UKM Dr Syarif Hasan saat, mengunjungi Kabupaten Sarolangun beberapa waktu lalu, menyatakan kebang­ gaannya. Sebab dari 99 koperasi

di seluruh Indonesia yang akan dikembangkan menjadi ko­perasi berskala nasional, salah satunya berasal dari Sarola­n gun. “Daf­ tar koperasinya sudah ada dengan pihak kementerian. Nantinya se­ tiap provinsi akan ada sekitar tiga koperasi yang akan dibina. Tentu­ nya koperasi yang dibina tersebut sudah harus teruji dan sehat, baik dari sisi aset maupun kepenguru­ san,” ujarnya. Dikatakan, tidak aneh jika kopera­ si tumbuh menjadi besar bersaing de­ngan badan usaha lainya, sebab koperasi sangat memungkinkan untuk itu. “Lihat saja di Jawa, ada salah satu koperasi sudah memiliki aset mencapai dua triliun rupiah,” ujarnya. Menkop dan UKM, mengatakan,

Kades Harus Bersiap Kelola Serjusade Sarolangun – Program unggulan yang juga disampaikan Bupati Sarolangun H Cek Endra saat pencalonan Bupati dan Wakil Bupati 2011-2016, tampaknya kini bukan hanya men­ jadi PR baginya saja. Tapi juga para kepala desa se-Kabupaten Sarolangun. Ini disampaikan bupati saat pertemuan dengan masyarakat beberapa hari lalu. Di antara program unggulan tersebut, adalah penyaluran Seratus Juta Satu Desa (Serjusade). Setiap kepala desa harus siap menjalankan fungsi pelaksanaan. “Sebab, jika kades tidak siap, maka program ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya. Dikatakan, program yang mulai digulirkan pada 2012 mendatang ini, merupakan dana yang akan secara otomatis disalurkan pada setiap desa. “Tidak ada pengecualian, di­ minta atau tidak, dana Serjusade tetap diberikan kepada semua desa. Jika tidak dikelola dengan baik, maka program ini tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Pada akhirnya, masyarakat juga yang akan dirugikan,” ujarnya. Pemenang Pilkada Sarolangun 28 April lalu bersama Pahrul Rozi tersebut mengatakan, dana Serju Sade dapat dimanfaatkan, terutama untuk kepentingan peningkatan ekonomi petani. “Sebab, pada umumnya, masyarakat kita di desa-desa kan petani. Dengan Serjusade, jalan-jalan menuju lahan pertanian akan bisa ditingkatkan, agar petani dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik,” ujar dia. Untuk itu, ujar Cek Endra, masyarakat desa Se-Kabupaten Sarolangun akan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi. “Karena, memang tujuan penyaluran Serjusade adalah untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jika masyarakat sudah sejahtera, daerah ini pun akan maju dengan sendirinya,” ujarnya.(amu)

SIAP KERJA: Bupati Cek Endra saat melantik Kades Meribung dan Lubuk Bedorong, beberapa waktu lalu.

Gerbang Kedelai Sarolangun Dimulai 2012 Sarolangun - Beragam program andalan terus disiapkan Pemkab Sarolangun di bawah pimpinan Bupati H Cek Endra dan Wakil Bupati Pahrul Rozi. Salah satunya yang siap dilun­ curkan pada 2012 adalah Gerakan Bangkit Kedelai (Gerbang Kedelai) yang akan dikelola Dinas Pertanian Sarolangun. Kepala Dinas Pertanian Sarolangun Dedi Hendri mengata­ kan, saat ini rancangan programnya sedang dimatangkan di dinas. Selanjutnya akan dimasukkan dalam RAPBD 2012. “Ini program andalan dari bidang pertanian,” ujarnya. Menurut Dedi, dari rancangan yang sudah pasti dimuat, konsep dasarnya akan berawal dari tekad menjadikan Saro­ langun sebagai sentra penghasil kedelai di Provinsi Jambi. “Nanti akan ada sekitar lima ribu hektare lahan yang akan digunakan untuk tanaman kedelai, yang akan dimulai pada 2012. Setiap tahunya akan ada 1.000 hektare yang akan di­ tanami kedelai,” ujarnya. Dedi mengatakan, untuk penyiapan 5.000 hektare lahan yang akan digunakan untuk tanaman kedelai tersebut, diam­ bil dari lahan masyarakat yang mendaftar melalui kelompok tani. Sebagian lainnya merupakan ekstensifikasi dari lahan tidur yang selama ini belum tergarap. “Nanti para petani akan dibantu melalui kelompok tani, baik bibit maupun saprodi lainya,” tambah Hardiono. Untuk sebaran lahan, Hardiono mengatakan, akan ada tiga kecamatan yang menjadi lumbung kedelai, yakni Saro­ langun, Pelawan, dan Mandiangin. “Diperkirakan dari tiga kecamatan ini akan disumbangkan tiga ribu lahan untuk tanaman kedelai. Sisanya baru menyebar di tujuh kecamatan lainnya,” ujarnya. Wakil Bupati Sarolangun Pahrul Rozi membenarkan, salah satu program andalan yang lagi disiapkan Pemkab Sarola­ ngun mulai 2012 adalah Gerakan Bangkit Kedelai (Gerbang Kedelai). “Program ini adalah ide kita, yang nanti akan di­ luncurkan melalui leading sektor Dinas Pertanian. Mudahmudahan nanti disetujui oleh DPRD,” ujarnya. Pahrul Rozi mengatakan, Gerbang Kedelai akan melengkapi beragam program andalan yang nanti diluncurkan setiap Sat­ uan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Sebelum ini, kita sudah memiliki program Seratus Juta Satu Desa (Serjusade), Satu Desa Satu Dai (Sadesadai). Masih banyak program adalan yang akan mulai diluncurkan 2012 ini. Setiap dinas sudah kita minta untuk mengajukan program andalan,” tandasnya.(amu)

KOPERASI BERSKALA NASIONAL: Menteri Koperasi dan UKM Dr Syarif Hasan disambut di rumah dinas Bupati Sarolangun, beberapa waktu lalu.

melalui pembinaan koperasi ini, diharapkan beberapa tahun ke depan, akan ada sekitar seratus koperasi baru yang memiliki daya saing dan berskala nasional. “Perlu diketahui, salah satu koperasi yang tumbuh besar di Jawa tersebut, juga berasal dari kabupaten. Jadi untuk itu para pengurus dan ang­ gota koperasi harus memiliki daya juang dan semangat yang tinggi untuk mengembangkan kopera­ sinya masing-masing,” ujarnya lagi, saat pertemuan dengan sejumlah pe­ngurus koperasi Se-Kabupaten Sarolangun di Hotel Abadi Sarolan­ gun, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Menkop dan UKM juga menyerahkan ban­ tuan dana bergulir untuk koperasi di Sarolangun, nominalnya mencapai

Rp 1,5 miliar. “Saya berharap, dana bergulir ini bisa digunakan untuk meningkatkan usaha koperasi, agar nantinya bisa kembali digulirkan untuk ko­perasi lain. Ini sifatnyaa stimulus. Jika berhasil maka akan banyak koperasi lain yang akan terbantu,” ujarnya. Bupati Sarolangun H. Cek Endra sangat berterima kasih atas per­ hatian pemerintah pusat terhadap dunia perkoperasian di Sarolangun. “Kita melalui leading sektor-nya, akan terus bekerja keras untuk terus memberikan pembinaan terhadap koperasi yang ada. Saya berpesan kepada koperasi yang menerima bantuan agar mengelola dana tersebut dengan baik. Ini si­ fatnya bantuan bergulir jadi harus dikembalikan,” ujarnya.(*)

Sarolangun Siap Pertahankan Adipura Semua Unsur Penilaian Telah Dibenahi Sarolangun - Jika pada 2011 ini Kota Sarolangun mampu mem­ pertahankan Piala Adipura, maka Sarolangun akan meraih piala tetap Adipura. Sebab, Kota Sarolangun sudah tiga kali meraih Piala Adipura secara berturut-turut mulai 2008. Bupati Sarolangun H Cek Endra didampingi Wakil Bupati Sarolan­ gun Pahrul Rozi mengatakan, Piala Adipura merupakan prestise bagi sebuah kota yang menggambarkan keteraturan dan kebersihan kota. Berhasil mempertahankan Adipura artinya mengambarkan keberhasi­ lan dalam penataan kota dan men­ jaga lingkungan bersih dan tertib. “Bisa mempertahankan Piala Adi­ pura bukan sekadar gengsi. Namun menunjukkan kita mampu menjaga keraturan, kebersihan, dan ketertiban kota kebanggaan kita ini. Maka semua stakeholder terkait harus samasama saling mendukung, bukan saja pemerintah melalui leading sektor terkait, tapi masyarakat juga selaku objek penilaian,” ujarnya. Untuk itu, menurut Cek Endra, kerja keras dari semua pihak harus berjalan baik. “Sejak awal tahun, saya sudah minta kepada Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) dan Dinas Tata Kota melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap masyarakat agar semua unsur yang dinilai dalam pemberian penghargaan Piala Adi­ pura,” ujarnya. Lebih jauh terkait peluang untuk mempertahankan kembali Piala Adipura, Cek Endra mengatakan, beberapa indikator penilaian sudah dibenahi sejak awal tahun. Seperti telah memerintahkan kepada BLHD dan Dinas Tata Kota untuk memper­ baiki sistem pengelolaan sampah kota, melakukan pengawasan ketat teradap kualitas air dengan melaku­ kan pengawasan dan pembinaan budaya hidub bersih serta membuat tindakan tegas jika ditemukan pelaku usaha yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, termasuk menjaga keberadaan ruang terbuka hijau dan menambah luasanya. Wakil Bupati Pahrul Rozi menam­ bahkan, pemerintah mohon bantuan kepada semua pihak untuk mendu­ kung langkah ini. “Ini target kita ber­ sama, sebab mendapatkan piala tetap Adipura bukan sekadar keberhasilan pemerintah, namun kebanggaan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya. Kepala BLHD Sarolangun H. A. Haris mengakui, pihaknya sejak awal 2011 lalu sudah diminta bupati untuk

SEBUAH PRESTISE: Bupati Cek Endra saat menerima Piala Adipura tahun lalu dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Foto bawah, Piala Adipura diarak keliling kota.

membuat kebijakan dan langkahlangkah konkret untuk kembali mem­ pertahankan Piala Adipura. “Ini su­ dah kita lakukan, dan prosesnya terus berjalan sampai saat ini,” ujarnya. Hal sama disampaikan Kepala Dinas Tata Kota Kebersihan dan Per­ tamanan Sarolangun H. Alexander. Menurutnya, saat ini para petugas kebersihan yang dibina dinasnya ru­ tin melakukan pengumpulan sampah dua kali sehari, pagi dan sore hari. “Bukan itu saja, kita juga selalu men­ gontrol tempat pembuangan akhir (TPA) sampah,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga ru­ tin melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. “Biasanya kita buat dalam bentuk per­ temuan, stiker, dan itu terus berjalan. Kemudian untuk perawatan ruang terbuka hijau dan taman kota sudah masuk kegiatan rutin dengan angga­ ran yang cukup untuk itu,” sebutnya. Sementara itu, Kepala RSUD Saro­ langun dr Irwan Miswar mengatakan,

pihaknya sejak dilantik awal tahun lalu, telah membuat sejumlah terobosan dalam pengelolaan sampah medis. “Semua petugas kebersihan kita su­ dah diberikan penyuluhan agar untuk

selalu memisahkan sampah medis dan sampah umum sebelum dibuang di tempatnya. Untuk sampah medis telah kita berikan perlakukan khusus sesuai standar pengelolaan,” ujarnya.(amu)

Tutupan Hutan Sarolangun Dipertahankan Dengan Gerakan Sarolangun Go Green

foto-foto:ist/JAMBI INDEPENDENT

PEDULI ALAM: Bupati Cek Endra saat penanaman pohon dalam pencanangan Program Semiliar Pohon di Sarolangun, beberapa waktu lalu.

Sarolangun – Pemkab Sarolangun bertekad mempertahankan tutupan hutan yang ada di Sarolangun dengan membuat program Sarolangun Go Green. Bupati Sarolangun H Cek Endra, telah memulai gerakan penanaman semiliar pohon (One Billion Indonesian Trees) atau disingkat Obit, bersama unsur muspida Sarolangun, sejak 2010. Bupati meminta agar program Penana­ man Satu Miliar Pohon jangan hanya men­ jadi acara seremonial saja. Namun harus mampu direalisasikan guna mewujudkan Indonesia Go Green. “Ini harus didukung dengan tindakan nyata melalui aksi-aksi konkret di lapangan,” ujar Cek Endra.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehu­ tanan Sarolangun Joko Susilo menga­ takan, pihaknya bersama instansi teknis terkait seperti Dinas Perkebunan, Badan Lingkungan Hidup, telah membangun kemitraan dengan instansi lain dan masyarakat dalam membudayakan pe­ nanaman pohon. “Kita telah bantu bibit, masyarakat menanam,” ujarnya. Menurut Joko, pihaknya akan beru­ saha sekuat tenaga untuk terus mendu­ kung program Indonesia Hijau, dengan mensinergiskan program daerah Saro­ langun Go Green. “Kita akan menjawab kepercayaan pemerintah pusat yang telah memberikan tropi Raksaniyata untuk ketiga kalinya bagi Sarolangun, dengan menjaga tutupan vegetasi yang ada, sebagai syarat utama penerima tropi tersebut,” tandasnya.(amu)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Irmanto : Saya Dizolimi DPD Demokrat Terkait Gagalnya Muscab DPC PD Kerinci KERINCI - Gagalnya Muscab Partai Demokrat Kabupaten Kerinci, benar-benar membuat Irmanto kepanasan. Dia mensinyalir kegagalan itu, karena adanya rekayasa yang dilakukan DPD Partai Demokrat terkait verifikasi SK PAC pada Muscab beberapa hari lalu. ”Pergantian PAC ini sudah tiga kali dilakukan, pertama SK berdasarkan hasil muscab I dulu. Kedua setelah pilpres, pilgub, pemilu legislatif lalu, mana PAC yang tidak aktif karena jadi kepala desa, PNS dan lain-lain kita ganti. Ketiga pada bulan 3 tahun 2011, saat melakukan verifikasi ke Kemenkumhan, ada beberapa PAC yang kita revisi karena tidak aktif, semuanya telah kita laporkan ke DPD,” sebut Irmanto.

Menurutnya, jika memang DPD tidak setuju dengan revisi SK PAC yang tidak aktif oleh DPC Kerinci, jauh sebelumya DPD terlebih dahulu memberikan peringatan atau pemberitahuan kepada DPC mengenai pergantian pengurus tersebut. Namun hingga muscab berlangsung, pemberitahuan itu tidak pernah ada. ”Kalau memang tidak setuju, kenapa DPD tidak jawab laporan kita, atau beri pemberitahuan, sampai sekarang tidak ada,” sesalnya. ”Masa DPC tidak dikasih tahu soal verifikasi SK PAC oleh DPD. Kemudian, yang saya herankan SK PAC berdasarkan verikasi tersebut, ada SK yang pertama setelah muscab dulu, dan ada SK yang diganti setelah pilpres, pilgub dan pemilu legislatif lalu,” ulangnya, lagi. ”Bagaimana saya mau menerima hasil verifikasi ini, pengurus yang tidak aktif, tapi diluluskan, bahkan salah satu dari PAC lama ada yang telah

bergabung dengan partai lain, kok itu yang ikut muscab. Kalau begini, berarti saya sudah dizolimi DPD,” tandasnya. Wakil Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi Cornelis Buston mengatakan, kelanjutan dalam menyelesaikan persoalan  Muscab Partai Demokrat Kerinci yang  deadlock, masih menunggu keputusan rapat DPD PD Provinsi Jambi. Rapat itu sendiri akan digelar setelah kunjungan Ketua Dewan Pembina DPP PD Susilo Bambang Yudoyono ke Jambi dua hari mendatang. “Masalah ini akan kita bawa ke rapat DPD, yang akan kita laksanakan setelah kunjungan presiden, selaku ketua Dewan Pembina DPP PD,” sebutnya. Diakuinya, terkait polemik verifikasi SK PAC yang menjadi masalah deadlock-nya Muscab Kerinci, DPD tetap menyetujui SK PAC yang pertama dan telah di verifikasi. Karena selama ini DPD tidak pernah mendapat laporan adanya

PAC yg tidak aktif, tahu-tahu waktu muscab sudah diganti,” pungkasnya. Peluang Tetap ke Andi Sementara itu, Pascapelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Kerinci yang berakhir deadlock, hingga kini belum ada perkembangannya. Sementara, kabar adanya pertemuan sejumlah pengurus DPD PD Provinsi Jambi, Selasa malam (20/9) lalu, juga tidak ada. “Hingga kini, kita di DPD belum membahas tindak lanjut soal Muscab DPC PD Kerinci. Kita masih fokus soal kedatangan pak presiden yang juga ketua Dewan Pembina Partai Demokrat,” ujar Wakil Sekretaris DPD PD Provinsi Jambi Darmawan Putra, kemarin (21/9). Lantas, kapan mulai dibahas, Darmawan mengaku masih mengatur jadwal yang pas un-

tuk membahas hal tersebut. “Nantilah, kita tunggu saja. Yang jelas, kita ingin secepatnya diselesaikan,” sebutnya. Sementara, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Effendi Hatta mengatakan, pihaknya masih mengatur waktu untuk membahas hal tersebut. “Kita tunggu saja,” ucapnya. Soal kandidat yang berpeluang, kata Ketua DPRD Provinsi Jambi ini, soal tersebut nantinya akan diputuskan, dan tentunya akan dikaji dan dibahas bersama pengurus di DPD. “Insya Allah sebelum muscab di Tanjabtim, Muarojambi dan Bungo,” tandasnya. Sekadar catatan, peluang Andi Putra Wijaya memimpin DPC PD Kabupaten Kerinci kian terbuka. Peluang Andi tersebut terlihat dari dukungan suara DPAC-DPAC yang ada pada pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) pada Minggu (18/9) lalu. Sayangnya, pelaksanaan tersebut harus di-skors dan diserahkan ke DPD PD Provinsi Jambi untuk mengambil keputusan. Sementara, dari informasi yang diterima Jambi Independent, sebenarnya dari awal Andi Putra Wijaya sudah bisa diprediksikan untuk memenangkan muscab tersebut. Namun, dikarenakan akan sesuatu maka diserahkan ke DPD. “Biar bagaimanapun, Andi akan tetap memimpin Demokrat di

Kerinci, apalagi keputusan ini diserahkan ke DPD,” ujar sum-

ber yang enggan disebutkan namanya. (fyo/roz)

Gerindra Kantongi Nama Kandidat JAMBI – DPC Partai Gerindra Kota Jambi sudah mulai melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat yang siap maju di Pemilukada Kota Jambi 2013. Meski belum memutuskan siapa yang bakal diusung, namun Partai Gerindra sudah mengantongi beberapa nama-nama yang berpeluang diusung. “Sudah ada beberapa kandidat yang ditemui untuk membicarakan peluang maju di pemilukada mendatang. Hasil komunikasi dari semua kandidat menunjukkan respon positif,” ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan. Disinggung nama kandidat yang dimaksud, Putra Absor enggan untuk menyebutkan nama-nama tersebut. Namun, dipastikannya kandidat yang diajak berkomunikasi adalah kandidat yang sudah bersosialisasi dan mempunyai peluang besar untuk maju. “Belum membicarakan keputusan untuk mendukung salah satu kandidat,” cetusnya. Dengan dua kursi yang dimiliki Gerindra di DPRD Kota Jambi, diakuinya, Partai Gerin-

dra cukup diminati setiap kandidat yang ingin maju sebagai salah satu partai pengusung. “DPC Gerindra hanya melakukan komunikasi dan memberikan rekomendasi. Namun untuk keputusannya tetap dengan DPD Gerindra Provinsi Jambi,” sambungnya. Untuk itu, Partai Gerindra sudah mulai melakukan survei terhadap kandidat-kandidat yang sudah bermunculan. Meskipun tahapan dan jadwal Pemilukada Kota Jambi masih tersisa dua tahun lagi. “Yang jelas survei sudah perlu dilakukan. Sehingga, pada awal tahun 2012, sudah akan ada kandidat yang diputuskan bakal diusung Gerindra,” sebutnya. Apakah tetap akan memprioritaskan kader internal? Putra Absor mengaku akan melihat perkembangannya. “Jika ada kader yang siap maju dipersilahkan untuk sosialisasi. Karena, Gerindra juga berupaya untuk memunculkan kader,” ucapnya. Rencana mengusung kader internal, tidak fokus menjadi calon wali kota. Partai Gerindra siap menjadi pendamping. (roz)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

asian star

Pamer Tato Beberapa waktu lalu, leader dari Big Bang, G-Dragon kedapatan memiliki satu tato berwarna merah di lengannya. Tato tersebut adalah ikon dari artis ternama Keith Hairing. Satu foto yang lebih jelas diungkap ke internet, dan para fans pun kaget dengan perubahan G-Dragon yang semakin dewasa. Foto tersebut memperlihatkan sang leader yang tengah mengenakan satu kaos dan melihat tangannya yang ditato. Dibocorkan bahwa foto tersebut diambil oleh sang pembuat tato, J.Mi. “Aku rasa banyak orang yang akan ikut-ikutan membuat tato,”,”Apakah itu sakit?” dan komentar-komentar lainnya. (*)

Meditasi bagi Semua Umat Terhindar dari Berbagai penyakit rolis ms, Kota Jambi Ada beberapa tempat meditasi digunakan masyarakat, salah satunya adalah pusat pelatihan meditasi Buddish, Yayasan Vimuttara Jambi. Meditasi yang dipercaya dapat menyehatkan tubuh ini dibuka untuk umum. Semua kalangan dan agama boleh untuk mengikuti kegiatan. “Semua umat beragama bisa bermeditasi disini dan akan kita bina,” jelas Widyawati, ketua yayasan, kemarin

(20/9). Meditasi sebenarnya bukan ritual keagamaan tetapi pelatihan untuk membuat jiwa dan pikiran menjadi lebih tenang. Sehingga, siapa saja bisa datang dan mendaftarkan diri untuk ikut bermeditasi dan akan diajarkan langsung. Hanya saja, memang untuk kegiatan meditasi ini, akan memberikan materi pelajaran meditasi sesuai dengan konsep Buddish. Namun, hanya sebatas konsep saja, dan tetap pelaksanaannya tidak berpengaruh pada agama. Bante Asdayuth menjelaskan, jika yang ikut bermeditasi merupakan non Buddish, maka mereka

tidak diikutsertakan dalam kegiatan keagamaan yang memang rutin dilakukan menjelang meditasi. Masyarakat nantinya hanya diajak ketika proses meditasi dilakukan. Untuk itu, pada umat non Buddish yang datang untuk mengikuti latihan meditasi, maka mereka cukup datang pada saat akan digelarnya meditasi saja. Pada jam kegiatan meditasi dilakukan baru mereka akan diajak bersama-sama. Selain itu, di yayasan dhyana meditasi center juga melakukan hal yang sama. Pada yayasan ini kegia-

tan meditasi dibuka secara gratis untuk umum. Setiap masyarakat yang datang, nantinya akan dibimbing untuk melakukan meditasi di bawah asuhan Bhikku Ven Sakya Dharmabijna yang selalu ada di tempat yayasan ini. Tetapi kegiatan meditasi di sini hanya dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni Selasa dan Jumat malam mulai pukul 19.30. “Pada hari tersebut semua masyarakat yang ingin mengikuti akan difasilitasi dan diajarkan,” Rosni, Ketua Yayasan Dhyana Meditasi Center. Dalam kegiatan ini, pe-

musatan pikiran dan ketenangan pikiran yang diutamakan. Tidak akan ada kegiatan agama, sehingga bebas untuk semua agama. Dengan meditasi ini sendiri orang yang memilikinya akan terhindar dari sakit berat. Sebab dalam meditasi, seluruh aliran darah akan dibuat kembali lancar. Pikiran juga akan kembali tenang dan tidak membuat seseorang menjadi strees. “Kunci kesehatan itu ada dalam pikiran dan juga aliran darah, makanya dengan meditasi bisa menjadi sehat,” jelas ketua yayasan itu, lagi. (*)


ANEKA IKLAN

Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Sept, 22 2011

Hub: 0741-26788.

Dibutuhkan cewek untuk tukang creambath, facial, cowok untuk refleksi, hub. salon S2S, 0741-7080872, 0812 7477 8553.

JI1116 | 22-27/09

Perusahan acessories hp membutuhkan staf sales/gudang pendidikan minimal smu/sederajt, krim lmran ke pangeran hidayat perum adipura indah blok f07. Kota baru. JI1116 | 22-27/09

JI1116 | 15-22/09

JI1116 | 15-20/09

Tlah hilang BPKB mbil isuzu D-MAX, BG 9655 MW. An. Cv. Cahaya mobil indo. Hub: 0741-20163

JI1116 | 22-00/09

Butuh resepsi pernikahan lengkap, di gedung/rumah biaya 50 jt. Hub: 081367639149,085266149507 JI1116 | 22-22/10

rental

Tlah hilang BPKB mbil No 8969441F BH 1102 AZ. An. Dirjend bina marga jambi. Jl. Sultan syaifudin no. 2 jambi. Tlp: 081274760660

AGUS RENTAL. Harian, Mingguan, Bulanan. Kjg Krista, Kijang Innova, Strada,HondaNewCRV,Ph.34014/0812 7481527.

JAVA Rental. LGX, Xenia, Innova, Triton, Hilux 4x4. Harian, Mingguan, Bulanan. (0741) 0852 66749975/081366680440. JI0916 |24-30/09

Servis KURSI Tukang kursi: Terima servis kursi biasa & elite hub. 0857 8900 4235.

JI1116 | 14-14/12

TENDA Dijual Tenda standar ukuran 4x5 (10 unit) kond. 90%, harga nego hub. 0812 7440 751.

JI1116 | 13-18/09

Dibutuhkan segera karyawan/ti dibidang jahit, Hub. 085266318801.

JI1116 | 17-22/09

Dibutuhkan segera tenaga Surveyor & Kolektor dengan persyaratan: laki2, usia max. 30 th, pendidikan terakhir D3, memiliki SIM C, dapat bekerja dengan tim, mampu berkomunikasi dengan baik, lamaran antar langsung ke PT. Pro-Car International Finance, Jl. Sultan Agung No. 32 (samping Leppindo Simp. Pulai) Lamaran diterima paling lambat 1 Minggu setelah iklan terbit. JI1116 | 19-24/09

FAJAR RENTAL. Kijang Kapsul, Innova. Harian/Bulanan. Ph. 0741570519/085266075725.

JI1116 | 20-25/09

Dibutuhkan Sopir yang bersedia untuk luar kota (JMB-JKT, JKT-JMB) Telp. 572228 & 0852 6667 7271. JI1116 | 20-20/10

Di butuhkan sales SPREADING & TO.

JI1116 | 22.24.26.28.30.02/10

RUKO

Dijual kebun karet (plasma), luas 19,1 Ha, harga 25Jt/Ha, lokasi Sei Bengkal. Beserta alat berat exsavator. Hub: 0853 8415 8850. JI1116 | 08-23/09

Dijual/sewa ruko 2 Lt, dpn Pertamina Kasang, hub. 0813 6680 6039/0819 9454 0054. JI1116 | 29-13/08

rumah

AMEL RENTAL. Sewakan Avanza, Kijang, LGX, Innova. Harian/Bulanan. (0741) 570502/25455/085380010012/ 082180757994. JI1116 | 24-30/09

Feraeri Rental. Avanza, Innova, Kuda, hub. 085367401234/08192401234.

JI0914 | 22-27/09

Dikontrakkan rumah, fasilitas lengkap, AC, air pompa, listrik 2200 wat, 3 kamar tidur, 2 kamr mandi, di pesona kenali blok I no 14 pall 7 harg nego. Hub: 081367741833/07417076722.

PANJI RENT CAR. Avanza, Innova, LGX. Harian, bulanan. Hp. 081366 383337/7142213.

Dijual RUMAH di Perum Pesona Jambi, Lok sebelum Grand Kenali Mayang Blok H No. 5 type 36 jadi 90 utk ke lt 2 sdh di cor hrg 150 jt. Hp. 081532231308. JI1116 | 00-00/00

Dijual Rumah baru, perum arsenal, Lt, 226/65 PAM+Smr+lstrik 2200 wt, Shm, Hub. 081398315357 (tnp perantara). JI1116 | 06-06/09

Dijual Rumah LT 2, Full Keramik, Km 4, Km Mandi 2, Dapur, R. Tamu, R. Makan, listrik1300 PDAM,Teralis keliling, Carport (TP) Hrg nego, Hub. 085373192507.

JI0914 | 19-03/09

KARYA RENTAL. Avanza, Kijang Kapsul, Harian, Mingguan, Bulanan hub. 0821 8121 5454.

JI1116 | 18-23/09

Djl RMH di Perum Arsenal type 47 Lt. 108 m2, hrg nego Hp. 0852 6740 7675.

D i j u a l c p t TA N A H 1 2 T b k , d p n Unja Mendalo Hrg 10 jt/tbk, Hub. 082169377785/085266149507. JI1116 | 15-20/09

Dicari TANAH untuk usaha dikota Jambi, 8000m-1ha,pinggirjlnutama,SHMPemilik langsung ke 085811237538 tp. JI1116 | 17-22/09

M - 1 R E N TA L M e n y e w a k a n H a r ian, Mingguan, Bulanan, Triton, Kijang, LGX, Strada, Honda New CRV, Hp. 085266214567/085266388838. JI0916 | 30-30/08

JI1116 | 21-26/09

Kontrak rmah 5 KT, 4 KM, AC, perabot. Loks. Villa gading mayang hp:

Dijual Toyota Kijang Kapsul th 98, Diesel, warna biru, tgn I, kaleng, mls, Hp. 0821 7817 3502. JI1116 | 20-25/09

tahun 1999

tahun 2001

Dijual Suzuki BALENO th 1999, warna merah, plat BH hub. 0853 6651 7299. JI1116 | 17-24/08

Dijual kjg lgx 1.8 thn 01 tgn 1 dari baru, nego hub. 081366585567.

JI1116 | 15-22/09

Jual toyota LGX Diesel 2002 wrn hitam mls pjk 1 thn lg. hub 0811743800.

tahun 2005

tahun 2008

C A R RY P U t h 2 0 0 5 & 2 0 0 6 . H u b . 085378515182.

JI1116 | 15-22/09

tahun 2007

JI1116 | 20-03/10

Dijual RMH LT/LB 600/100 di Jl. Sawo Tl. Bakung (Sp Lap. bola kaki) Rp. 250 Jt/nego hub. 0813 6769 1312/0821 8121 1991.

TANAH Djl cpt TNH 1.6 Hektar, Lok. Km 43 Bukit Baling Muaro Jambi (dkt jln bsr), Hrg 150 jt ngo,Hub. 081366246451.

JI1116 | 00-00/00

Dijual 3 Ha lahan kosong & 2 Ha Kebun karet, lokasi Mayang Mangurai, hrg Rp. 300 Jt/ha, bsrt alat berat PC 200 & X200, hub. 0852 6678 8250.

JI1116 | 16-17/09

Dijual toyota fortuner diesel 2008 wrn hitam mls full variasi seperti baru hub 085266617666.

JI1116 | 09-22/09

Djl TNH Jl. Raden Saleh arah Pal­merah Lm, dkt Gdg ABC, SHM 167m, & 700m (2 srtfkt). 0813 6626 7564, 0741-43836.

PANTHER PU TURBO ‘07, AC, htm, tanduk stainless, siap pakai. Hub: 08127415789.

JI1116 | 15-22/09

INNOVA G/08, hitam, plat B, pajak bulan 2, KM 50 ribuan, Insya Allah mulus, terawat, lorong amal 20, SIV S (Depan Jamtos). JI1116 | 22-27/09

JI1116 | 20-03/10

JI1116 | 15-22/09

tahun 2010 Dijual cary pick up 1.5 thn 10 wn hitam metalik nego hub 08127838775.

Dijual cepat RUMAH tipe 70, sudah renovasi jadi 110, pinggir jalan besar Perum Villa Kenali Blok K4/3 SHM, hrg 300 Jt nego. Hub. 0852 6533 6898.

Dijual RUMAH Jl. H. Kamil No. 04 RT. 15, 5 KT, 3 KM, garasi, LT 600/ LB 300 permanen, SHM, nego, hub. 0812 7132 220.

JI1116 | 09-22/09

JI1116 | 14-20/09

Dijual:L300PU’07,AC,CD,teralisbak,KM rebdah,mesin terawat, mulus,siap pakai. Hub. 085378515182.

JI1116 | 20-03/10

tahun 2002

Mistubishi GALANT th 99, matic, interior lengkap, w. silver metalic, plat B, harga 88 Jt (nego) 0812 7411 6622.

Djl TANAH S. Duren, seluruh cpt 3,3 Ha/ tumbuk 3,3 Jt, CP. 0857 8904 2073.

JI1116 | 20-20/09

JI0916 | 11-16/09

Disewakan RUKO 2 LT di Mendalo Mas, hub. 0813 6769 1312/0821 8121 1991.

Dijual Suzuki VITARA Th, 93, BH, Mls, Sdh modif, Hub. 081274055829.

JI1116 | 18-23/09

JI1116 | 21-26/09

Dikontrakan RUMAH Fasilitas lngkp, AC, Air Pompa, Listrik 2200 watt, 3kt, 2 km, di Pesona Kenali Block 1 No. 14 Pall 7 hrg nego, Hub. 081367741833/07417076732.

JI1116 | 21-26/09

tahun 1998

JI1116 | 15-20/09

Dijual TANAH Kapling ukuran 2 tumbuk, ma­s ing-masing lokasi Kenali Asam Bawah, sebelah Perumahan Hp. 0812 7401 7780.

JI1116 | 15-22/09

SUZUKI

JI1116 | 11-18/09

DIKONTRAKKAN

MITSUBISHI tahun 1993

JI1116 | 10-10/10

JI0916 | 24-30/09

JI1116 | 09-15/09

Dibutuhkan segera Pria/wanita untuk di Toko Busana, umur max. 25 th, brpnglmn, pend. min. SLTA, bisa komputer, lmrn lengkap kirim ke Jl. Veteran No.36 (Pasar) Jambi.

081377531105.

JI1116 | 22-00/09

JI1116 | 15-15/08

PT. MOC Bisnis Group, mmbthkn tenaga marketing, penghasilan 1-3 jt, Hub. 0741-7012227.

KEHILANGAN

Tlah hilang MITS L200 sigle cabin, pick up, BH 9123 AL. An. Suleiman Susanto. Hub: 0741-20163

JI1116 | 15-22/09

Dibutuhkan wanita utk bg kapster salon, laki2sbgStylist(diutmknberpengalaman) Hub: HAYDEE SALON tlpn. 074126978, Hp. 085268081555.

JI0916 | 04-04/08

JI1116 | 22-00/09

JI1116 | 08-21/09

Dbtuhkan sgra wanita utk admin, pndidikn min. SMU/D1/D3. Menguasai world & excel dg baik. Krm srt lmran ke PT. Torino Tidar Anugrah jl. Soekarno-hatta No.122 A(smpng dler Proton). CP: Fitra 082180109993.

AURA RENTAL. Kijang LGX, Avanza, harian, mingguan, pakai sopir Hp. 082176545174/9941132.

BMW

Mbil suzuki baru. Dp splash 20 jt, Apv 20 jt, SX4 33 jt, swift 28 jt, PU 20 Jt. Hub. Bella 085266565335.

tahun 1994

JI1116 | 10-23/08

Dijual sedan BMW 520i Vanos Engine irit dan bertenaga, matic, mulus luar dalam, th 94, biru metalik, full original, siap pakai Rp 60 Jt nego, cash/credit hub. 0813 6618 0009. JI1116 | 18-25/09

DAIHATSU

tahun 2009 XENIA Xi Deluxe pws 09/10 silver meralik 1300cc, mulus low KM, terawat, hub. 0853 6922 1234. JI1116 | 21-26/09

HYUNDAI

tahun 2001 Hyundai ATOZ 2001 GLS, BH kota, pajak panjang, irit ekonomis, enak dipakai aktifitas harian, bisa kredit/tukar tambah, Hp. 0812 7408 8005. JI1116 | 14-20/09

Toyota

tahun 1996 LAND CRUISER 96 Manual 4x4 warna hitam, mulus nopil, terawat, hub. 0811 745 656/KM rendah.


FEMALE Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

divorce

Digauli Tak Senonoh, Ambar Kabur dari Herdi

Jadi Objek

Kekerasan Seksual Bulan-bulan pertama hidup serumah dengan Herdi, Ambar belum merasakan keanehan perilaku sang suami ketika mereka berhubu­ ngan intim. Delapan bulan setelah itu, entah apa penyebabnya, perilaku Herdi di ranjang berubah kasar.

ahan Tak Tirnya Akh Pulang r AmbaRumah ke Tuanya g Oran

Kembali Bertindak Kasar NAMUN tak berselang lama perubahan sikap Herdi pun muncul. Saat anak mereka berusia tujuh bulan, Herdi kembali berperilaku menakutkan di ranjang. “Penyakit” lamanya kambuh. Menurut Ambar saat mereka bercinta, tiba-tiba saja Herdi menjambak rambutnya. “Saya pikir wajar, itu ekspresinya karena sedang menikmati. Tetapi rupanya tidak, itu adalah awal penyakit lamanya kambuh lagi,” kenang Ambar. Setelah itu, penyakit lama Herdi kian menjadi dan dia seakan lupa dengan janjinya saat pernah ditinggalkan Ambar saat menjelang kelahiran sang jabang bayi, beberapa waktu lalu. “Saya kembali mengingatkan. Dan setiap kali saya ingatkan Herdi, sepertinya sadar dan mengaku bersalah. Bahkan dia mengatakan melakukan semua itu di luar kesadarannya,” mengutip ucapan Herdi. Antara percaya dan tidak, akhirnya kami memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli jiwa. Ternyata suami dideteksi memang menderita hiperseks berat. Hanya saja dia tergolong mampu mengendalikan sehingga tidak setiap saat hal tersebut terjadi. Mengetahui penyakit Herdi masih bisa disembuhkan, Ambar bertekad untuk terus mendampingi sang suami. “Saya tahu Herdi mencintai saya seperti saya yang mencintainya. Apa yang dilakukannya saya percaya itu di luar keinginannya,” tandas Ambar.(tya)

“Ada banyak kekera­san seksual lain yang dia lakukan saat bersetubuh. Saya benar-benar menjadi objek pelampiasan nafsunya.” “Saya kembali mengingatkan. Dan setiap kali saya ingatkan Herdi, sepertinya sadar dan mengaku bersalah. Bahkan dia mengatakan, melakukan semua itu di luar kesadarannya.”

BERURAI air mata, Ambar menceritakan pengalaman buruknya berumah tangga dengan Herdi -ke­ duanya bukan nama sebenarnya--. Bahkan kekerasan secara seksual itu juga diterimanya ketika dia me­ ngandung anak pertama mereka. Tak tahan digauli dengan ke­ kerasan, perempuan berusia 27 tahun itu pun memilih kabur dari Herdi. “Sudah setahun lebih saya pulang ke rumah orang tua,” paparnya yang dinikahi Herdi pada akhir tahun 2006. Ditemui di kawasan Kebun Sayur, perempuan bertubuh mungil me­ngatakan, semula pernikahannya dengan Herdi berjalan wajar. Kebahagiaan sebagai pasangan pengantin, juga pernah dikecap ibu satu anak tersebut. Herdi, masih memperlakukannya dan meng-

gaulinya dengan baik. “Tetapi memasuki usia pernikahan delapan bulan, sikapnya di atas ranjang mulai berubah. Dia sering memaksakan kepada saya untuk mencoba berbagai variasi baru yang menurut saya tidak sesuai dengan tuntunan agama,” keluh Ambar. Saat itu, karena masih didasari cinta dan membahagiakan sang suami, Ambar masih mentoleransi keinginan Herdi. “Pertama kali dia meminta saya melakukan oral seks, dua tiga kali dia masih menikmati dengan wajar. Tapi kemudian, setiap begituan dia menjambak-jambak rambut saya dan tak jarang menampar pipi saya, sambil melakukan gerakan lainnya. Saya merasa tersiksa,” ungkap Ambar dengan derai air mata. Ambar pun mencoba menyampaikan keluhannya tentang perilaku suami ketika menggaulinya. “Herdi sempat meminta maaf dan memeluk saya, dia ungkapkan bahwa dia sangat menyayangi saya,” imbuh Ambar. Tetapi, kesadaran Herdi tak berlangsung lama. Lelaki yang bekerja sebagai sopir kanvas tersebut kembali mengulangi perbuatannya menyiksa Ambar. Dia bahkan mengajak Ambar untuk menonton film biru yang menyuguhkan tentang seks dengan kekerasan (bondage, red).

“Setelah menonton film tersebut, dia mempraktekkannya dengan saya. Dia menyetubuhi saya seperti binatang, walaupun saya mengiba dan menangis memintanya berhenti melakukannya, tetapi dia semakin bersemangat,” sambung Ambar, pilu. Herdi pun pernah mengikat tangan dan kaki Ambar dengan lakban serta menyumpal mulut sang istri ketika berhubungan intim. Menyedihkannya, saat itu kondisi Ambar sedang mengandung lima bulan. “Ada banyak kekerasan seksual lain yang dia lakukan saat bersetubuh. Saya benar-benar menjadi objek pelampiasan nafsunya,” tambahnya.(tya)

Pulang ke Rumah Orang Tua TAK tahan diperlakukan seperti itu, Ambar pulang ke rumah orang tuanya di Kota Jambi. Perjalanan selama kurang lebih enam jam dari Sarolangun, dilewatinya seorang diri dengan perut buncitnya. “Saya kabur dari rumah saat Herdi bekerja,” cetus Ambar. Sesampainya di rumah orang tua, Ambar tak menceritakan perlakuan Herdi padanya. “Orang tua saya tahunya, kami sedang ribut dan tak banyak bertanya,” sambungnya. Herdi yang kehilangan Ambar langsung menyusul menjemput ke rumah orang tuanya. “Saat itu saya menolak dan kami sempat ribut. Herdi mengiba-iba meminta maaf dan mengatakan masih sangat mencintai saya,” kata Ambar. Sebagai istri, Ambar kembali luluh. “Tapi saya tak langsung mau kembali ke rumah kami di tempat suami kerja. Saya ingin tinggal sementara waktu di rumah orang tua dengan alasan menunggu waktu melahirkan. Saya ingin melahirkan di dekat ibu, suami akhirnya mau mengerti,” jelas Ambar. Ambar sempat merasa bahagia saat sang suami memang menunjukkan perubahan. Setiap Sabtu-Minggu,

sang suami menyambanginya. Me­ reka melakukan hubungan intim dengan wajar, bahkan sang suami melakukan apapun untuk membahagiakan Ambar. “Sampai saya melahirkan, setelah anak berusia sebulan, saya kembali ke rumah suami. Saya benar-benar bahagia, berada di antara anak dan suami yang saya cintai, suami yang juga sangat memperhatikan kebutuhan kami berdua dan melimpahkan kasih sayangnya,” kata Ambar. (tya)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

11


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

SBY bersama Ani Yudhoyono.

SBY didampingi Ani Yudhoyono beserta rombongan disambut tarian sekapur sirih.

Presiden SBY Bersama Ani Yudhoyono Kunjungi Provinsi Jambi

SBY menginjak kepala kerbau.

PRESIDEN Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono bersama ibu Ani Yudhoyono, kemarin (21/9) sekitar pukul 11.30 tiba di Provinsi Jambi. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sambil tersenyum ramah menuruni anak tangga pesawat. Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) didampingi istri Yusniana Hasan Basri menyambut dengan salam hangat kedatangan SBY yang disambut tarian sekapur sirih. SBY didampingi beberapa menteri dian­ taranya Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menko Kesra Agung Laksono, Menhut Zulkifli Hasan dan Menbudpar Jero Wacik. Selanjutnya, SBY menuju rumah dinas Gubernur Jambi untuk mendengarkan ekspose dari Gubernur Jambi. Hadir Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko, Ketua DPRD provinsi Jambi Effendi Hatta, Kapolda Jambi Brigjen Bambang Suparsono, Wakil Gubernur Fachrori Umar, Sekda Syahrasaddin, Komisaris Utama PTPN VI Marzuki Us­ man dan Ketua Lembaga Adat Hasip Kalimuddin Syam. Disini, HBA menjelaskan program yang telah dilaksanakan dan yang direncana­ kan. “Saya mengharapkan bantuan pemerintah pusat dalam hal ini bapak Presiden, untuk membantu pembangu­ nan di provinsi Jambi,” harap HBA. SBY sendiri menyambut baik pro­

gram HBA, salah satunya Samisake yang pro rakyat. “Saya akan melihat langsung jalannya pemerintahan dan pembangunan di Jambi,” tegas SBY. Pada kesempatan ini, hadir seluruh Walikota dan Bupati se Propvinsi Jambi serta kepala dinas terkait dan beberapa pengusaha Jambi. Sementara itu, malam tadi SBY mendapat gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi.

Peng­a nugerahan gelar ditandai de­ ngan diselipkannya sebilah keris di pinggang SBY oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Hasip Kalimudin Syam. SBY mendapat gelar Sri Paduko Ma­ harajo Notonegoro. Ibu Ani Yudhoyono menerima gelar kehormatan Karang Setio. Seusai me­n erima gelar, SBY dan Ani Yudhoyono duduk di pang­ gung kehormatan. Acara digelar di Balairung Sari LAM Jambi.(lan/lis)

Pemakaian selempang adat.

Pemukulan beduk oleh SBY.

Pemberian nama gelar adat.

SBY didampingi Gamawan Fauzi dan HBA.

SBY menyalami Mayjend TNI S Widjonarko serta beberapa pejabat lainnya.

SBY dan Ani Yudhoyono mengambil sekapur sirih.

Suasana pengarahan SBY.

Dari kiri, Fachrori Umar, Hasip Kalimuddin Syam, Effendi Hatta, Mayjend TNI S Widjonarko dan Brigjen Bambang Suparsono.

Pemaparan Gubernur HBA dihadapan SBY.

Foto-foto:rolanda hasibuan-eddy djunaedy/jambi independent

HBA menyambut kedatangan SBY di tangga pesawat.

SBY melambaikan tangan kepada masyarakat.

Wagub bersama Pangdam, Kapolda Jambi, Bupati/Walikota dan undangan.


TOTAL SPORT

Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

3

Inter Milan akhirnya kehilangan kesabaran terhadap Gian Piero Gasperini. Inter telah memecat allenatore 53 tahun itu kemarin (21/9). Alhasil, Gasperini hanya bertahan kurang dari tiga bulan atau sejak diangkat pada 24 Juni lalu. Pengumuman lengsernya Gasperini hanya selang beberapa jam menyusul kekalahan memalukan 1-3 dari

Novara

tim promosi Serie A Novara di Estadio Silvio Piola. Itu melengkapi start jeblok Nerazzurri - sebutan Inter - usim ini yang tidak pernah menang dalam lima laga di berbagai ajang, empat di antaranya kalah. Gasperini pun tercatat sebagai pelatih pertama dalam sejarah Inter yang tidak pernah mempersembahkan kemenangan. “Klub berterima kasih kepada

INTER MILAN

1

Klasemen SERIA Sementara 1. Napoli 2 2 0 0 6-2 2. Juventus 2 2 0 0 5-1 3. Udinese 2 2 0 0 4-0 4. Cagliari 2 2 0 0 4-2 5. Novara 3 1 1 1 6-5 6. Genoa 2 1 1 0 4-3 7. Catania 2 1 1 0 1-0 8. Palermo 2 1 0 1 4-4 9. Fiorentina 2 1 0 1 2-2 10. Lecce 2 1 0 1 2-2 11. Parma 2 1 0 1 3-5 12. Chievo 2 0 1 1 3-4 13. Lazio 2 0 1 1 3-4 14. Roma 2 0 1 1 1-2 15. Siena 2 0 1 1 0-1 16. AC Milan 2 0 1 1 3-5 17. Inter Milan 3 0 1 2 4-7 18. Cesena 2 0 0 2 1-4 19. Bologna 2 0 0 2 0-4 20. Atalanta 2 1 1 0 3-2 *) Sanksi skandal pengaturan skor musim lalu

Gian Piero Gasperini atas kinerjanya bersama tim dan kami kecewa karena harus mengakhiri hubungan dengan yang bersangkutan?. Demikian rilis Inter di situs resmi klub. “Kami juga mengumumkan pagi ini (kemarin, Red), dari markas latihan tim di Appiano Gentile, bahwa latihan tim telah dipimpin Giuseppe Baresi dan Daniele Bernazzani (keduanya asisten pelatih Inter, Red). Sebelum Inter merilis pemecatan Gasperini, Presiden Inter Massimo Moratti lebih dulu mengekspresikan kekecewaannya kepada eks allenatore Genoa itu. Moratti yang menonton langsung kekalahan Inter dari Novara dipaksa meninggalkan stadion dengan muka masam. “Dia (Gasperini) tidak mampu mengontrol tim. Ketika Anda kalah 1-3, rasanya Anda sulit menerima penjelasan

apapun. Tapi, saya kira ini bukan karena rapor buruk pemain,” ucapnya di Football Italia. Kekalahan dari Novara makin mempertegas apabila ada yang salah dengan racikan strategi Gasperini. Sejak awal pengangkatan, Gapserini memicu polemik karena mengusung skema 3-4-3 yang tidak klik dengan materi pemain Inter. Entah kenapa, Gasperini baru benar-benar menyadarinya seusai kekalahan dari Novara. “Kami tidak bisa bermain terlalu menyerang. Setiap kali kami bermain menyerang, kami bermain buruk. Ketika saya memasukkan penyerang tambahan, untuk meraih hasil seperti melawan AS Roma (0-0, 17/9, Red), kami malah mendapat lebih banyak masalah,” papar Gasperini seusai laga kepada La Gazzetta dello Sport. Satu-satunya gol Nerazzuri

juga tidak lahir d a r i barisan penyerang mereka, melainkan oleh gelandang bertahan Esteban Cambiasso. Itu pun baru tercipta pada menit ke-89. Sedangkan tiga gol Novara dihasilkan Riccardo Meggiorini pada menit ke-38 dan dua gol Marco Rigoni, masing-masing penalti pada menit ke-86 dan di masa injury time. Kekalahan Inter makin lengkap dengan kartu merah yang diterima Andrea Ranocchia pada menit ke-85. (jpnn)

Gian Piero Gasperini AFP PHOTO / OLIVIER MORIN

Bupati Zumi Zola

Pema sangan baju toga oleh Bupati Zumi Zola secara simbolis dalam pelantikan dewan juri.

Sebelum pembukaan MTQ, dilaksanakan pawai yang diikuti seluruh kontingen.

Bupati Zumi Zola Zulkifli Buka MTQ X Tingkat Kabupaten Tanjabtim BUPATI Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) Zumi Zola Zulkifli membuka acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X tingkat Kabupaten Tanjabtim. Perhelatan akbar itu diselenggarakan di Pasar Blok D, Kecamatan Geragai. Wakil Bupati Ambo Tang, Ketua DPRD Romi Haryanto, para pimpinan Muspida, SKPD, Kepala Kemenag Syakroni, para camat serta seluruh utusan kafilah turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Zumi Zola mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan apresiasi semua pihak atas terselenggaranya pelaksanaan MTQ kali ini. Putra mantan Gubernur Provinsi Jambi Zulkifli Nurdin itu, mengharapkan pelaksanaan MTQ tidak hanya dijadikan sekadar acara rutin tahunan semata, namun lebih dari itu dapat melahirkan Qori/Qoriah terbaik. Sebagaimana dimaklumi, kata Zumi Zola, pada era globalisasi saat ini hampir tidak mengenal batas-batas negara, transformasi budaya dan informasi yang sangat cepat dinilai cukup rentan terhadap prilaku dan budaya yang cenderung relatif negatif, sehingga jika tidak dibendung sedini mungkin akan berakibat pada dekadensi (pergeseran) moral, budaya dan pola hidup masyarakat. “Semua itu adalah ancaman bagi masyarakat kita. Marilah kita bersama-sama berpegang teguh pada Alquran sebagaimana Rasulullah mengisyaratkan kepada kita dalam sabda-Nya untuk berpegang teguh pada Alquran dan Assunnah sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Bupati Sumi Zola menerima piala bergilir dari pihak Kecamatan Nipah Panjang.

Zumi Zola beserta unsur muspida lainnya saat membuka MTQ tingkat Kabupaten Tanjabtim X.

Foto-foto: Lukman Hakim/Jambi Independent

Para kontingen MTQ yang hadir saat mengikuti pembukaan. Lebih lanjut, dirinya juga berharap seluruh komponen masyarakat, alim ulama, cerdik pandai, tokoh masyarakat serta para orang tua dan guru untuk dapat secara bersama-sama mendidik dan membimbing generasi

muda. Salah satunya, dengan mengikutsertakan anak-anak untuk mengikuti pendidikan mengaji, agar kelak terbentuk generasi yang berakhlakul karimah. “Khusus dalam konteks MTQ, kepada seluruh peserta untuk

mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, sportif dan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik. Kepada para dewan hakim agar dapat bekerja maksimal dan objektif,” pintanya. (aki)

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tanjabtim yang berbaur de­ngan para undangan dan warga sekitar.

6 6 6 6 4 4 4 3 3 3 3 1 1 1 1 1 1 0 0 -2*


Kamis, 22 September 2011

ANEKA IKLAN

Jambi Independent


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Curigai Tahi Lalat Membesar dan Gatal Untuk mengetahui karakter seseorang katanya bisa dilihat dari tahi lalatnya. Namun, tidak semua orang suka keberadaan tahi lalatnya, terlebih bila berada di tempat yang tidak diharapkan.

FITRILIDIA, Jambi

foto-foto: istimewa/jambi independent

TANDA LAHIR: Seseorang dengan tahi lalat di pipinya. Tahi lalat pada umumnya tidak berbahaya, namun ada kalanya bisa berbahaya apabila pada tahi lalat terjadi infeksi yang berulang.

VITA mengeluh dengan tahi lalat yang berada di bibir bawahnya. Menurutnya, dia sempat tidak menyadari tumbuhnya tahi lalat itu, kalau temannya tidak memberi tahu. Dia pun makin sebal, ketika tahu makna tahi lalat yang tumbuh di bibir. “Kata orang sih artinya cerewet,” ujarnya. Menurut ahli kecantikan

Freckles atau Tahi Lalat? SELAIN tahi lalat, kata dr Deliana, orang sering menya­ lahartikan keberadaan tahi lalat dengan freckles. Bentuk freckles hampir sama dengan tahi lalat, yakni bintil cokelat yang sering ditemukan pada daerah wajah dan lengan. Penyebabnya adalah kelainan warna kulit oleh paparan sinar matahari. “Umumnya yang muncul tidak berbahaya,” ujarnya. Selain itu, kemunculan freckles juga bisa karena dipengaruhi faktor genetik. Serta faktor bertambahnya usia seseorang, “Bisa jadi yang tumbuh adalah freckles, tapi dikira tahi lalat, karena mungkin tidak bisa membedakannya,” jelasnya. Maka untuk mengatasinya tumbuhnya freckles, dr Deliana menyarankan pe­ nanganannya dengan cara menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan. “Serta menggunakan sun protection dengan minimal SPF 35, selain itu juga bisa menggunakan laser treatment,” tuturnya. Bintik hitam lain yang kerap muncul di wajah, kata dr Deliana, adalah seborrhoic keratosis. Maksudnya adalah bintik kecil kehitaman yang menonjol, yang bentuknya seperti kulit tapi dengan ukuran yang bervariasi. “Namun ada juga yang kecil bahkan

MIRIP TAHI LALAT: Bentuk freckles hampir sama dengan tahi lalat, hanya saja kemunculannya dipicu paparan sinar matahari dan faktor genetik.

ada juga yang membesar,” ulasnya. Sama halnya seperti tahi lalat dan freckles, seborrhoic keratosis juga tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kanker. Diakuinya, penyebab munculnya seborrhoic keratosis masih belum diketahui saat ini. “Hanya saja, semakin bertambahnya usia seseorang maka pertumbuhannya akan semakin meningkat,” jelasnya.

Jika sudah tumbuh banyak di sejumlah tempat, tentu akan dirasa menganggu. Untuk itu, disebutkannya, cara penanganan yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasinya adalah dengan cryosurgery, yakni menggunakan suhu ekstrem (sangat dingin) untuk memusnahkan jaringan atau dengan menggunakan teknik lectrosurgery, yakni sebuah prosedur pengobatan dengan menggunakan alat listrik.(dya)

dr Deliana, tahi lalat dalam istilah kedokteran dikenal dengan nevuc pigmentosus, merupakan tumor jinak yang paling umum ditemui di tubuh manusia. Tahi lalat ada yang dibawa sejak lahir sehingga menjadi tanda lahir dan ada juga yang timbul ketika dewasa. Umumnya tahi lalat berwarna cokelat atau hitam. Ada juga tahi lalat yang warnanya sewarna kulit. Tahi lalat yang berwarna cokelat atau hitam mengindikasi-

dr Deliana kan terjadinya penumpukan pigmen. Diakui pemilik Nathalie Beauty Centre tersebut, kalau tahi lalat pada umumnya tidak berbahaya, namun ada kalanya bisa berbahaya apabila pada tahi lalat ter-

jadi infeksi yang berulang. “Misalnya akibat ditekan dan dipencet-pencet sampai menimbulkan luka bahkan lecet,” paparnya, kemarin (21/9). Lalu, bagaimana kondisi tahi lalat yang perlu diwaspadai? Menurut dr Deliana, ada beberapa ciri tahi lalat yang perlu diwaspadai, misalnya karena bentuknya yang asimetris dan tidak beraturan, apabila tepi tahi lalat membengkak dan membesar, “Karena biasanya tepi tahi lalat halus dan tidak berubah bentuk selama bertahun-tahun,” terangnya. Tahi lalat yang mencurigakan juga bisa dilihat dari warnanya yang berubah menjadi gelap dan tidak

homogen, bahkan menjadi kemerahan, atau bisa juga dicurigai dari ukurannya yang membesar dalam tempo yang cukup singkat. Ciri lain yang perlu diwaspadai jika tahi lalat yang tumbuh terasa gatal dan perih serta mudah ber­ darah apabila tersenggol. “Jika tahi lalat yang muncul ada di antara kondisi yang mencurigai tersebut, tentu sebaiknya diperiksakan lebih lanjut ke dokter,” ujarnya. Begitu juga jika seseorang tidak menghendaki keberadaan tahi lalat tersebut, baik karena alasan fengshui atau estetika, maka pe­ngangkatan melalui jalan operasi dapat dilakukan, tambahnya.(dya)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

kerinci

Kentang Kerinci Tidak Mengandung Pestisida Sekretaris Daerah (Sekda) Kerinci Dasra MTP membantah keras bahwa kentang Kerinci telah mengandung pestisida. Bahkan, untuk memastikan kentang Kerinci tidak mengandung pestisida, dia mengaku, Pemkab Kerinci sudah melakukan uji laboratorium. “Kita sudah melakukan uji laboratorium di Padang. Hasilnya, kentang Kerinci per Desember 2010 tidak mengandung pestisida. Penilaian dari luar yang menyebutkan kentang kita mengandung pestisida tidak benar. Malah kita mempertanyakan apa alasan mereka menilai bahwa kentang kita terkena pestisida,” ungkapnya. Walaupun sudah melakukan uji laboratorium, dia mengaku akan melakukan Dasra MTP pemantauan terus. Bahkan, dirinya sudah memerintahkan Bagian Ekonomi Setda Kerinci untuk melakukan tes laboratorium dan keadaan terkini kentang Kerinci. “Kita sudah memerintahkan bagian ekonomi untuk mengecek kondisi terkini. Kita tidak ingin kentang Kerinci terkomendasi pestisida. Selain kentang Kerinci dipasarkan keluar, masyarakat Kerinci juga memakan kentang asal Kerinci ini,” cetusnya. Selain itu, kata dia, ke depan pihaknya akan terus melakukan uji laboratorium terhadap keadaan kentang Kerinci. Dan direncanakan sekali tiga bulan. “Kita mengharapkan sekali tiga bulan dilakukan uji laboratorium,” tandasnya. (fyo)

sarolangun

BLHD Pertanyakan Limbah Rumah Sakit Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Sarolangun, memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan limbah rumah sakit di Kabupaten Sarolangun. Kepala BLHD Sarolangun HA Haris mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan sampah medis tersebut. Sebab sampah medis memiliki bahaya terhadap lingkungan dan warga. “Dari pantauan tahun sebelumnya, kita pernah menemukan sejumlah sampah medis langsung dibuang di tong sampah, tidak dipisahkan terlebih dahulu,” sebutnya, beberapa waktu lalu. Dia mengatakan, beberapa jenis sampai medis yang pernah ditemukan seperti jarum suntik dan bahan bekas operasi. “Sekarang kita tidak menuding hal yang sama masih terjadi. Namun kita akan memberlakukan pengawasan ketat,” tegasnya. Lebih lanjut, kata HA Haris, pengawasan ini diberlakukan dikarenakan dalam rangka menjaga lingkungan hidup serta dampak dari pengelolaan limbah. Kemudian, tujuannya dalam rangka mempertahankan penghargaan Piala Kalpataru untuk Kota Sarolangun. “Kita sedang konsen itu. Dalam beberapa bulan ke depan akan ada tim penilai Kalpataru dan pengelolaan sampah medis merupakan salah satu poin penilaian yang cukup tinggi,” sebutnya. Untuk itu, sebelum tim penilai Kalpataru turun, pihaknya dari BLHD akan terlebih dahulu turun ke RSUD Sarolangun untuk memeriksa kondisi terakhir pengelolaan limbah medis. “Tim ini sifatnya pembinaan, namun jika ada temuan vatal, maka tidak tertutup kemungkinan untuk pemberian sanksi rekomendasi,” sebutnya.   Sementara, Kepala RSUD Sarolangun Dr Irwan Miswar, memberikan bantahan jika pihaknya tidak mengelola sampah medis dengan baik. “Semua sampah medis sudah kita pisahkan dari sampah biasa. Untuk sampah medis kita musnahkan dengan perangkat yang ada, termasuk limbah medis dari Puskesmas,” jawabnya, singkat. (amu)

Sepakat Damai secara Adat Aparat Kepolisian Masih Berjaga-Jaga MARIHOT M SINAGA, Muarabungo PASCABENTROKAN antara warga dua desa dalam Kecamatan Tanah Tumbuh, Selasa (20/9) lalu, di perbatasan, kedua belah pihak sepakat berunding di Kantor Camat Tanah Tumbuh, kemarin (21/9), sekitar pukul 14.00. Dari musyawarah tersebut yang dihadiri Kapolres Bungo, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga dari pihak yang bertikai, sepakat damai secara adat. Isi perdamaian tersebut untuk mengganti rumah yang rusak. Selain itu, mengobati warga dari kedua belah pihak yang terluka yang biayanya ditanggung oleh pihak kecamatan. Namun untuk tanda patuh, kedua belah pihak belum dapat dipastikan. Sementara itu, pascabentrokan tersebut, beberapa sekolah meliburkan siswanya. Ini untuk mengantisipasi adanya aksi balas dendam ditengah kalangan pelajar. “Sekolah MTs dan SMA tidak ada yang aktif. Mereka sepertinya diliburkan,” ucap tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Tumbuh, H Ibrahim.

marihot fs/jambi independent

DAMAI ADAT : Warga yang bentrok pada hari Selasa (20/9) lalu.

Terkait adanya sekolah yang diliburkan, Kepala Dinas Pendidikan Bungo Husin Effendi melalui Kabid SMP/ SMA Sanusi mengatakan, secara khusus pihaknya tidak meliburkan sekolah. “Semua kepala sekolah yang ada di Tanah Tumbuh diundang untuk ikut

menyelesaikan permasalahan yang terjadi tersebut. Mungkin kepala sekolah mengambil kebijakan untuk pengamanan makanya siswa diliburkan,” terangnya. Terpisah, Camat Tanah Tumbuh Fahmi ketika dikonfirmasikan melalui ponselnya, mengakui anak-anak

sekolah yang berasal dari masyarakat yang bentrok memang tidak diizinkan untuk datang ke sekolah, sebelum kesepakatan perdamaian dilakukan. “Masalahnya telah selesai, kedua belah pihak telah membuat kesepakatan,” ungkap Fahmi. Sementara, aparat kepoli-

sian masih tetap berjagajaga untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Personel kepolisian dan anggota TNI masih disiagakan di TKP, untuk menjaga kalau nanti ada tindakan pengulangan penyerangan,” ujar Kasubag Humas AKP Harbunas. Menurutnya, pihaknya menyiagakan 45 personel gabungan untuk melakukan penjagaan di lokasi bentrok meski keadaan sudah berangsur-angsur membaik. “Keadaan sudah kondusif, dan kedua belah pihak sedang musyawarah untuk perdamaian yang diadakan di kantor camat,” tambah Harbunas. Untuk diketahui, peristiwa bentrok ini berawal dari siswa MTs Tanah Tumbuh, dan meski masalah ini telah diselesaikan oleh pihak sekolah. Penganiayaan terus berlanjut terhadap tiga siswa MTs yang berasal dari Desa Rambah oleh tiga pemuda dari Desa Tanah Tumbuh. Akibat pengeroyokan tersebut, alhasil membuat para sanak famili korban penganiayaan tersebut mengamuk dan menyerang warga Desa Tanah Tumbuh. Aksi saling kejar dengan membawa peralatan berupa batu, kayu, dan senjata tajam mewarnai keributan tersebut. Keributan baru reda sekitar pukul 15.45, setelah kedua kepala desa yang bertikai mencoba meredam emosi warga. (*)

Rp 21 Miliar untuk Beli Tanah Terkait Pembangunan Sarana Pendidikan dan Kesehatan SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh menganggarkan dana sebesar Rp 21 miliar di APBD Perubahan 2011 untuk membeli (pembebasan) tanah. Tanah tersebut, nantinya akan dibangun untuk sarana pendidikan dan kesehatan. Secara rinci, rencana bangunan itu, yakni pembangunan rumah sakit, pasar, pusat pendidikan dan terminal angkutan kota. “Ya, kita menganggarkan dana untuk pembelian tanah sebesar Rp 21 M. Tanah

itu nantinya dipendidikan yang gunakan untuk terpusat. Kalau pembangunan ada yang memipusat pendidiliki lahan yang kan, perdagancukup luas sigan dan rumah lahkan hubungi sakit,” ujar saya,” cetusnya. Wali Kota SunTerpisah, Sekgaipenuh Asyafri da Kota SunJaya Bakri, ketigaipenuh Arfensa ka dikonfirmasimengatakan, saat Asyafri Jaya B kan, kemarin ini pihaknya su(21/9). dah memiliki beberapa lokasi Menurutnya, pihaknya saat tanah yang layak dan memiini terus melakukan pen- liki ukuran yang cukup luas di carian tanah yang berada Kecamatan Sungaipenuh. di Kota Sungaipenuh yang “Kita sudah mendapatkan lebih luas dan bisa dipergu- beberapa titik lokasi. Saat nakan untuk pembangunan ini sedang dilakukan survei, pusat perdagangan, pendidi- kalau sudah layak, baru kita kan dan rumah sakit. akan melakukan negosiasi “Tujuan kita ingin mem- kepada pemilik tanah,” tanbuat lokasi perdagangan dan dasnya. (fyo)

Akan Bahas Banggar dan Bamus MUARATEBO – Direncanakan, DPRD Kabupaten Tebo akan kembali melakukan pembahasan ulang masalah alat kelengkapan dewan, yang sebelumnya sempat belum juga dibahas. Tapi itu semua setelah rapat sidang paripurna DPRD Tebo pengesahan anggaran perubahan tahun 2011, sedangkan mengenai komposisi anggota badan ang-

garan (Banggar) dan badan musyawarah (Bamus) dibahas dalam rapat dewan. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Tebo Rizal Efendi mengatakan, rencananya dewan akan melakukan pembahasan ulang mengenai alat kelengkapan dewan yang belum disahkan dalam sidang paripurna. Sebab, masih menunggu hasil dari kon-

sultasi dewan ke Pemprov Jambi. “Yang jelas, untuk melaksanakan rapat paripurna menunggu instruksi dari pimpinan dewan. Jika sudah siap, sekwan tinggal menjadwalkan hari sidang. Maka sampai saat ini belum mendapat informasi mengenai hasil tersebut,” terangnya, kemarin (21/9). (usa)

Pameran Pembangunan Pusat Informasi Warga milik rakyat dan untuk rakyat Merangin. Warga dapat melihat secara langsung apa saja yang sudah dikerjakan pemkab selama satu tahun, melalui SKPD atau tiga tahun masa kepemimpinan BANGKO - Pameran pem- Bupati Merangin,” ungkap Bupati bangunan dalam rangka HUT Merangin Nalim, kemarin (21/9). Kemerdekaan RI keDalam kesempatan 66, sekaligus HUT itu, Bupati Nalim berMerangin ke-46, diharap agar warga harapkan Pemkab tidak sungkan menanMerangin dapat menyakan berbagai persojadi perhatian serius alan di masing-masing warga Merangin sestan SKPD, atau justru cara umum. memberikan kritikan Pasalnya, berbagai bersifat membangun stan yang dibuka Pemmelalui berbagai stan kab Merangin melalui yang ada. Nalim Satuan Kerja Perang“Tak salah rasanya kat Daerah (SKPD), dalam pa- jika warga yang berkunjung meran yang akan berakhir 24 ke berbagai stan, justru memSeptember mendatang, meru- berikan masukan terhadap hasil pakan salah satu pusat berbagai pembangunan yang telah atau informasi hasil pembangunan akan dilakukan pemkab melalui Pemkab Merangin. momen pameran pembangunan Tak hanya pusat informasi, ini,” ucapnya. dalam pameran tersebut warga Selain diikuti puluhan SKPD, dapat melihat secara langsung pameran pembangunan yang berbagai hasil kerajinan tangan dibuka secara resmi Bupati kebanggaan warga Merangin. Merangin Nalim ini, juga dimeSelain itu, berbagai hiburan juga riahkan instansi terkait Pemkab ditampilkan demi menghibur Merangin, serta tak ketinggalan warga Merangin. pihak swasta yang turut berparti“Pameran pembangunan ini sipasi dalam pameran. (ctr)

Terkait Hasil Pembangunan Merangin


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

PERLU DIAWASI: Seorang petani tengah menabur pupuk belum lama ini. Sementara itu, petani Tanjab Barat mengalami kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Ini diduga akibat ada kesalahan dalam pendistribusian.

Sulit Dapat Pupuk Subsidi MUARASABAK - Para petani di Kabupaten Tanjab Timur, kini, mulai mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Akibatnya, aktivitas pertanian di wilayah itu cukup terganggu. Sementara, di lain pihak pemkab setempat saat ini tengah menggalakkan program turun ke sawah melalui program Gerakan Serentak Tanam Padi dua kali setahun atau yang dikenal dengan sebutan Gertak Tanpa Dusta. Para petani berharap, pihak terkait secepatnya mencarikan solusi atas permasalahan tersebut. Kepala Kamar

Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Tanjab Timur Hasan Ismail mengatakan, kelangkaan pupuk yang paling dikeluhkan petani saat ini adalah pupuk jenis urea. Mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tanjab Timur itu menilai, sejauh ini pemkab sudah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk petani. Hanya saja, teknis penyalurannya belum optimal dan terindikasi belum tepat sasaran, sehingga banyak masyarakat yang seharusnya mendapatkan pupuk bersubsidi justru tidak kebagian.

Menurut dia, Dinas Pertanian dan tim pengawasan pupuk bersubsidi harus melakukan evaluasi dan mengecek secara langsung ke lapangan untuk mengetahui sejauh mana sasaran pencapaian pupuk bersubsidi tersebut. “Saya melihat sejauh ini pemkab sudah menyediakan pupuk bersubsidi untuk petani. Teknis penyalurannya saya lihat terindikasi belum tepat sasaran sehingga patut untuk dilakukan kroscek oleh semua pihak yang terkait,” katanya. Seharusnya, pupuk bersubsidi itu disalurkan kepada

petani sesuai dengan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). “Nah, soal apakah sudah sesuai dengan RDKK atau tidak kita minta kepada pihak terkait untuk mengkroscek, ini menjadi penting agar program Gertak Tanpa Dusta dapat berjalan sesuai harapan,” katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Tanjab Barat Yudi Haryanto, dia mengakui banyak pengaduan masyarakat yang mempertanyakan penyaluran pupuk bersubsidi yang masih simpang siur.(aki)

Jalan Bajubang Masih Lumpuh Supir Truk Kesulitan Cari Makanan MUARABULIAN – Kondisi ruas jalan Bajubang, Kabupaten Batanghari, masih lumpuh. Kendaraan belum bisa leluasa melintas di sepanjang jalan yang saat ini dalam kondisi rusak parah tersebut. Antrean panjang juga masih terlihat di sepanjang ruas jalan itu. Kemacetan sulit diatasi karena kondisi kerusakan jalan sudah kian parah. Hal itu diperparah pula, karena tingginya intensitas hujan di kawasan itu selama beberapa hari terakhir. Jalan aspal yang selama ini sudah terkelupas secara otomatis berubah jadi kubangan lumpur. Dengan sendirinya, kendaraan bertonase besar yang akan melintas di jalan tersebut menjadi terhambat. Pantauan di lapangan, petugas dari Satlantas Polres Batanghari bekerja sama dengan supir yang terjebak macet dan warga sekitar terus

berupaya mengatasi kemacetan tersebut. Bahkan, kemarin siang (21/9), dua unit kendaraan berat juga sudah diturunkan Dinas PU untuk memperlancar ruas jalan yang sempat lumpuh total sejak Selasa malam (19/9) lalu. Kapolres Batanghari AKBP Tjahyono Saputro, melalui Kasat Lantas Polres Batanghari AKP Arif Irawan mengatakan bahwa hingga kemarin kemacetan di ruas jalan itu masih berlangsung. Pihaknya mengaku kesulitan mengatasi kemacetan, karena diperparah oleh cuaca hujan. Sehingga kerusakan jalan terus bertambah parah. Untuk mengatasi kemacetan di kawasan itu, pihaknya sudah menghubungi Dinas PU Provinsi Jambi agar menurunkan bantuan alat berat dan material untuk melakukan penimbunan di sejumlah titik kerusakan jalan yang menjadi penyebab kemacetan. Meski kemarin masih tetap macet, kata dia, namun kondisinya sudah berangsur

membaik jika dibandingkan kondisi yang terjadi sehari sebelumnya. “Sekarang jalan masih tetap macet. Karena setelah kita bisa mengeluarkan satu truk, gentian yang lain lagi terperosok. Tapi hari ini lebih baik dibandingkan kondisi kemarin, dan kita juga sudah koordinasi dengan Dinas PU Provinsi,” ungkap kasat lantas. Kerusakan jalan yang terjadi di jalan Bajubang mengakibatkan para supir yang terjebak dalam kemacetan kesulitan mendapatkan bahan makanan. Pasalnya, di daerah itu sangat sulit mencari warung makan. Alhasil, sejumlah warung dadakan yang menyediakan mi instan di pinggir jalan laris manis diserbu pembeli. Padahal, warga mematok harga lumayan tinggi dibandingkan dengan harga pada kondisi normal. “Nasi kami beli 15 hingga 20 ribu. Sedangkan mi mencapai 10 ribu,” kata salah seorang supir, kemarin. (lis)

nadvertorial

Zumi Zola Berpikir Global Bertindak Nyata MUARASABAK- “Think Globaly Act Localy”, berpikir global dan bertindak nyata, disamping ke­ luasaan pergaulannya di kancah nasional dan memanfaatkannya untuk kepentingan daerahnya adalah sebuah kelebihan yang patut diapresiasi dari sosok Zumi Zola. Komunitas Pengagum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan, menaruh harapan besar dari berbagai kelebihan yang dimiliki anak mantan Gubernur Jambi dua periode H Zulkifli Nurdin itu. “Sanggup berkorban mening­ galkan ketenarannya sebagai seorang aktor Indonesia yang jauh lebih menguntungkan. Tetapi, sanggup pulang kampung dengan melepas kehidupan glamour, demi untuk berbakti membangun daerah ka­ rena amanah rakyat. Sesuai jabatannya sekarang sebagai Bupati Tanjab Timur, Provinsi Jambi,” demikian dikatakan Noer Faisal, penggagas terbentuknya Komunitas Zumi Zola. Menurut Noer Faisal, ketika Barack Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat itulah sebuah tanda kebangkitan orang muda untuk memimpin. Kepimpinan orang muda pun terus bergulir dan menular ke seluruh penjuru dunia. Di Jambi, orang muda yang kami nilai layak dan cakap sebagai pemimpin masa depan ialah figur Zumi Zola. Komunitas Pengagum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan, dibentuk sebagai wujud kecintaan dan pengharapan kepada Zumi Zola untuk tidak ragu-ragu memimpin perubahan di Jambi. Perubahan besar yang diharapkan terjadi secara merata di semua lini masyarakat. Kepimpinan orang muda yang ener­ gik, supel dan meretas segala bentuk kekakuan protokoler ada di sosok Zumi Zola. Rentang waktu kepemimpinannya di wilayah Tanjung Jabung Timur adalah bukti bahwa beliau sosok yang cukup populer di masyarakatnya. Kepopulerannya tidak saja di wilayah tersebut, hampir di seluruh wilayah Jambi mengenalnya dengan baik. Dengan segala potensi yang ada pada sosoknya tersebut, Komunitas Pengagum Zumi Zola Sebagai Pemimpin Masa Depan, yang berhasil menamatkan S-1 di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan S-2 di London Metropolitan University, menilai terlalu sayang jika hanya dimanfaatkan untuk sebuah ruang yang kecil, di­butuhkan ruang yang lebih besar dengan segala potensi yang dimilikinya itu. Komunitas Pengaggum Zumi Zola Bukan “Bola Politik”   MUARASABAK - Komunitas Penganggum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan, bukanlah “bola politik” yang diaraharahkan seperti untuk mengejar kursi Gubernur Jambi tahun 2015 mendatang, maupun terhadap jabatan politis lainnya. “Tidak ada tujuan atau sasaran politik terkait terbentuknya komunitas yang

ist/jambi independent

PILOT PROJECT: Petani menanam komuditas pertanian di kawasan pilot project agroforestry di Simpang Abadi, Desa Rantau Karya, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

PT WKS Bangun Agroforestry

foto-foto: ist/jambi independent

SALURKAN BANTUAN: Penyaluran bantuan oleh Komunitas Pengagum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan belum lama ini.

lahir seperti air mengalir dari orang–orang yang menganggumi sosok Zumi Zola dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Termasuk di antaranya, karena popularitasnya sebagai aktor yang sanggup pulang kampung untuk membangun tanah kelahirannya,” ujar, Noor Faisal, koordinator komunitas tersebut, kemarin (21/9). Noer Faisal mengatakan, Komunitas Penganggum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan, tetap akan menjaga eksitensinya, sesuai tujuannya, mengemban fungsi sosial kemasyarakatan dengan menjunjung tinggi rasa kepedulian antar sesama masyarakat Jambi secara khususnya, dan umumnya terhadap rakyat Indonesia. “Walaupun komunitas ini hanya mampu membawa setitik air. Tetapi, paling tidak rasa kepedulian dan ikhlasan itu ibarat oase di tengah kegersangan rasa solidaritas,” sebutnya. Sampai kini, banyak sekali yang beranggapan keberadaan Komunitas Penganggum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa Depan, sengaja dibentuk untuk tujuan kepentingan Zumi Zola mengejar kursi gubernur. Bahkan, celakanya lagi, ada yang sampai berpikiran nyeleneh yang menganggap Zumi Zola sebagai lawan tangguh oleh siapa pun jika kelak maju dalam pertarun-

gan politik nantinya. “Kalaulah benar seperti itu, tentunya tidaklah mendasar sehingga mengkaitkan dengan keberadaan komunitas ini. Apalagi, Zumi Zola sendiri belum berniat untuk maju sebagai calon gubernur seperti sempat diucapkannya ke sejumlah media,” katannya.

Namun, jika pun nanti terjadi pandangan yang berbeda dari waktu sebelumnya, tentunya bukanlah itu menjadi suatu pembenaran jika kemudian komunitas ini dianggap merupakan bentukan yang sengaja dibuat untuk kepentingan politik. Karena komunitas ini bukanlah partai politik. “Kan, tidak semua orang yang dikagumi mesti bertujuan mengejar kursi presiden, kursi gubernur, kursi bupati, atau kursi walikota. Apalagi, label pemimpin masa depan yang dimaksudkan kepada Zumi Zola tidak diaraharahkan untuk itu,” terangnya. Sampai saat ini, partisipasi untuk bergabung ke dalam Komunitas Pengagum Zumi Zola sebagai Pemimpin Masa depan terus mengalir. Dan kami menyakini, tingginya minat untuk menganggumi Zumi Zola lahir, karena menganggap perbuatan dan tindakannya nyata, seperti saat ini yang sedang ditunjukkan Zumi Zola dalam memimpin Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (*/aki)

KUALATUNGKAL - Program pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan pangan nasional menjadi parameter bagi PT WKS untuk bahu-membahu membangun pilot project agroforestry di Simpang Abadi, Kabupaten Tanjab Barat, dengan luas 5 ha dan Desa Rantau Karya, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, seluas 7 ha. Program ini pertama dibuka tahun 2009 dan saat ini di lokasi telah dikembangkan berbagai macam komoditi yang diharapkan akan menjadi sumber ekonomi anggota kelompok tani untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Beberapa komoditas kehutanan telah ditanam di lokasi seperti jelutung, mahoni, pinang, tembesi dan matoa. Sedangkan komoditas pertanian sebagai sumber ekonomi harian di antaranya sayuran, pisang, buah semusim, jagung, terung dan lain-lain. Penanaman pohon karet

diharapkan akan menjadi sumber ekonomi jangka menengah bagi masyarakat. Dipilihnya karet sebagai tanaman utama, karena karet bagi masyarakat Jambi sudah menjadi tanaman turun temurun yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa. Mudah dalam pemeliharaan menjadi bahan pertimbangan tersendiri dipilihnya komoditi ini dan dianggap sesuai dengan budaya masyarakat Jambi pada umumnya. Bagi perusahaan pembangunan agroforestry ini, diharapkan akan menjadi pilot project program intensifikasi lahan yang semestinya digalakkan sebagai upaya mengurangi laju kerusakan hutan. Penguasaan lahan yang ekspansif oleh masyarakat dalam beberapa tahun ini sejak reformasi menjadi sisi buruk bagi perusahaan hutan tanaman terbesar ini. Konflik lahan selalu terjadi dimanamana dengan masyarakat sekitar konsesi dengan tujuan menguasai hutan untuk

dijadikan lahan pertanian dan perkebunan tanpa memperhatikan daya dukungnya. Perusahaan sangat konsen dengan konsep intensifikasi seperti yang dilakukan di perusahaan sendiri dalam membangun hutan tanaman. Berbagai teknologi diupayakan untuk meningkatkan volume tanaman yang akan dipanen. Demikian halnya di areal agroforestry ini, diharapkan akan meningkatnya produktivitas lahan yang juga akan diiringi dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Berbagai komoditas yang diusahakan, diharapkan dari luasan yang ada akan terpenuhinya kebutuhan ekonomi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Keberhasilan agroforestry akan menjadi solusi ekonomi masyarakat jangka panjang dan berkelanjutan. Untuk itu, PT. WKS akan terus berkomitmen untuk pengembangan dan pembangunan agroforestry. (ira/adv)


Kamis, 22 September 2011


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

19

Mantan Kadiknas Dituntut 2 Tahun BANGKO - Tertunduk lemas, begitulah reaksi terdakwa Fauzi Spd, saat men­dengar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangko menyatakan dua tahun tuntutan penjara terhadap mantan Kadiknas Merangin tersebut. Tuntutan penjara oleh JPU itu terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas 2009, dengan nilai Rp 15 miliar. Informasi yang berhasil dihimpun Jambi Independent dari fakta persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bangko, Rabu (21/9) lalu, sekitar pukul 12.02, Fauzi dituntut JPU atas dakwaan subsidair pasal

3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU NO 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1. “Bahkan akibat perbuatan terdakwa, selain negara dirugikan senilai Rp 1,1 mi­l iar lebih, terdakwa pun sudah merusak citra dunia pendidikan di Merangin,” ungkap JPU Anton Despinola SH, saat membacakan tuntutannya terhadap terdakwa Fauzi, dalam persidangan, di depan ketua Majelis Hakim Albert Monang S. Diuraikan Anton, lewat

jabatan yang dimiliki terdakwa Fauzi yang saat itu menjabat sebagai Kadiknas Merangin, berbagai proyek DAK 2010 yang didapat 71 sekolah dasar (SD) yang ada di Merangin, pada pelaksanaannya dipotong 10 persen. Terbukti dari fakta persidangan, baik secara administrasi maupun keterangan berbagai saksi persidangan yang di­ sumpah. Selain JPU menuntut dua tahun penjara atas perbuatan terdakwa, terdakwa juga dibebankan membayar de­ nda Rp 60 juta, atau subsidair enam bulan kurungan penjara, sekaligus membayar uang pengganti senilai Rp

Gara-gara Menampar, Leher Dibacok------------ dari hal 20 “Memang keduanya ha­ nya berteguran, tidak ada perkelahian, atau tersinggung karena senggolan, tapi menurut pengakuan pelaku, hanya karena tidak senang ditampar saja,” beber Kasat Reskrim Tanjab Barat ini.

Polisi masih mendalami motif penyebab pembunuhan itu, serta menyelidiki dan menyi­ dik mencari tahu kebenaran keterangan yang diberikan pelaku yang menyebabkan dia tega melakukan pembunuhan tergolong sadis itu.

Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu, kini terpaksa mendekam di Mapolres Tanjab Barat dan bakal dijerat dengan ancaman kurungan penjara selama 12 tahun berdasarkan KUHP 338 tentang pembunuhan.(*)

Dibui, Ketua Dekopin Shock----------------------- dari hal 20 “Sebagai manusia wajar saja ada perasaan itu (shock), semua orang kalau dalam posisi yang sama pasti akan mengalami seperti itu. Kita ikuti proses hukumnya, sesuai Kitab Hukum Acara Pidana (KUHAP) klien kita ada hak untuk mengajukan penangguhan penahanan,” ungkap Suhaimi Alihamzah, disampingi Andrianur dan Abdul Khoir tim kuasa hukum Meirizal. Selain menahan, kejaksaan juga menyita uang sebesar Rp 153 juta sebgaai kerugian ne­gara. Uang tersebut dikembalikan sebagai jaminan kerugian negara. Nilai tersebut sesuai dengan hasil audit BPKP Jambi. “Kita kembalikan sesuai audit BPKP, tapi menurut perhitungan dari pihak Meirizal, tidak ada kerugian negara,” tegas Suhaimi.

Pantauan koran ini di Kejati Jambi, Meirizal juga tampak menjalani pemeriksaan dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya. Hingga pukul 16.30, pemeriksaan masih terus berlanjut dan belum ada pernyataan resmi me­n genai status Meirizal, apakah tetap menjadi ta­ hanan kota, atau di tahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Jambi. Andi Ashari, Kasi Penkum Kejati Jambi mengatakan, penahan dilakukan untuk mempermudah proses hukum dalam kasus dana dekopinwil tersebut. Selain itu, penyidik sudah memiliki bukti cukup dan dikhawa­ tirkan menghilangkan barang bukti, dan melarikan diri. “Saat ini tersangka ditahan di Lapas Jambi. Setelah ini, penyidik akan merampung-

kan pemberkasan agar tersangka segera dihadapkan ke meja hijau pengadilan,” tandasnya. Terkuaknya kasus dugaan penyelewengan ini berdasarkan laporan masyarakat pada Kejati Jambi. Dalam laporan itu disebutkan, ada oknum pengurus Dekopinwil Jambi menyelewengkan anggaran APBN tahun 2010 Dekopin untuk Jambi. Total anggaran itu sekitar Rp 300 juta. Dana tersebut sejatinya digunakan untuk beberapa item kegiatan Dekopinwil Jambi. Di antaranya pe­ nyusunan program kegiatan, kegiatan pasar rakyat, dan penguatan usaha sejenis. Hanya saja, dalam pelaksa­ naan di lapangan diduga kuat disalahgunakan oleh oknum pengurus Dekopinwil untuk kepentingan pribadi. (ira)

Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara-------------- dari hal 20 Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, anggota keluarga korban masih dalam keadaan berduka akibat kehilangan putri kesaya­ ngannya. Keluarga korban belum dapat dikonfirmasi. Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku melakukan pembunuhan terhadap gadis remaja, Senin malam (19/9) lalu, wanita yang masih duduk di kursi SMP tersebut dibunuh pelaku sesaat setelah korban menolak untuk mengikuti permintaan pelaku

untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban yang terlebih dahulu diajak berjalan-jalan tersebut, memaksa untuk pulang dan mengancam melaporkan perbuatan pelaku. Pria yang saat ini berada di balik jeruji besi tersebut merasa ketakutan dan mencoba menganiaya korban hingga menimbulkan kematian terhadap korban. Puas melakukan aksinya tersebut, pelaku pun pergi dengan meninggalkan kor-

ban dalam keadaan setengah telanjang yakni hanya diba­ lut pakaian dalam korban. Pelaku juga diketahui berusaha menghilangkan jejak dari perbuatannya tersebut dengan cara mengirimkan SMS kepada orang tua korban, bahwa korban telah dirampok oleh orang yang tidak dikenal, namun setelah berpikir panjang, akhirnya pelaku memilih untuk menye­r ahkan diri ke pihak kepolisian. (mar)

900 juta lebih. “Sedangkan yang meringankan Fauzi, selain terdakwa masih menjadi tulang punggung keluarga, juga belum pernah menjalani proses hukum sebelumnya,” katanya. Usai mendengarkan tuntutan JPU, Fauzi tertunduk lemas. Didampingi penga­ caranya, Wahidin SH, di luar

persidangan Fauzi mengaku sangat keberatan atas tuntutan JPU dua tahun penjara. “Saya tidak makan uang DAK, tapi saya dituntut dua tahun penjara. Tentu saya sangat keberatan,” ungkap Fauzi. Hal senada juga dituturkan Wahidin SH yang dipercaya fauzi sebagai pengacaranya. “Selain dalam

Pemilik Ganja Kabur saat Ditangkap JAMBI - Kepolisian Sektor Kotabaru menggerebek rumah pemilik narkotika jenis ganja. Sebanyak 8,5 ons ditinggalkan begitu saja bersama satu unit sepeda motor merek Vixion. Namun, pada saat penggerebekan, polisi yang sudah mengetahui identitas pemilik ganja tersebut, tidak berhasil menemui targetnya. “Sudah kita lakukan penggerebekan di rumahnya (pemilik ganja, red), tapi orangnya sudah tidak ada di rumah lagi,” kata Kapolsek Kotabaru Kompol Agus Setiawan Sik, kepada wartawan, Rabu (21/9) lalu. Menurut kapolsek, setelah mengetahui

persidangan klien saya tidak pernah me­ngakui perbuatannya atas dakwaan JPU, dia juga merasa hanya memakan uang DAK tersebut senilai Rp 48 juta yang sebelumnya ia sama sekali tidak tahu jika dana tersebut merupakan dana DAK. Jadi tuntutan JPU tersebut dinilai sangat tidak relevan,” tandasnya.

identitas pemilik ganja dari keberadaan motor Vixion yang ditinggalkan, dan berkoordinasi dengan Samsat, pihaknya lalu memburu pemilik ganja ke rumahnya. Tapi, pada saat dilakukan penggerebekan, pihaknya tidak menemukan orang yang dicari. Pihaknya sudah berupaya mencari pemilik ganja itu beberapa hari lalu ke rumahnya. Tapi, pemilik rumah sudah tidak ada lagi di rumahnya. Namun Agus enggan menyebutkan secara rinci alamat rumah pemilik ganja kering tersebut. “Rumahnya yang jelas masih di wilayah Kota Jambi,” tutur Agus. Seperti diberitakan , Minggu (11/9) malam, warga RT 24, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kotabaru, bersama anggota Intel Korem 042 menemukan narkotika jenis ganja sebanyak 8,5 gram.

Untuk diketahui, lewat Ke­ tua Majelis Hakim Albert Monang, sidang kasus dugaan korupsi DAK Diknas Merangin senilai Rp 1,1 miliar ini, didapat informasi akan berlanjut pekan depan atau Senin, 26 September 2011, dengan agenda pledoi atau pembelaan. (ctr)

Selanjutnya, temuan itu langsung diberitahukan kepada kepolisian sektor Kotabaru. Penemuan ganja tersebut terjadi setelah warga dan anggota intel korem melihat pengendara motor Yamaha Vixion yang mondar-mandir di sekitar RT 24. Merasa curiga, anggota intel korem bersama warga langsung mendekati pengendara tersebut. Namun, saat itu, pelaku yang membawa motor langsung turun dari motor dan meninggalkan motornya di tempat kejadian perkara (TKP) di disemak-semak di belakang gedung SMK Batanghari. Dan, pengendara motor Vixion tersebut kabur dari lokasi kejadian. Selanjutnya, warga bersama anggota Intel Korem 042 Gapu, menyerahkan barang bukti (BB) berupa sepeda motor Vixion dan ganja kering seberat 8,5 ons ke anggota Polsekta Kotabaru.(can)

Sabaruddin Serahkan Diri----------------------------------------------- dari hal 20 Fauzan berharap, kedua terdakwa yang masih buron tersebut, juga mengikuti jejak 11 terdakwa lainnya yang saat ini telah berstatus terpidana dan mendekam di Lapas Kuala Tungkal. “Saya harap kedua terdakwa (Revolven dan Syamsul Bahri, red) lainnya yang masih men-

jadi DPO juga kooperatif, dan secepatnya menyerahkan diri,” imbuh Fauzan. Sementara kepada masyarakat atau keluarga Revolven dan Syamsul Bahri, diminta agar bekerjasama dengan aparat hukum jika mengetahui keberadaan ke­ dua terdakwa yang berstatus

buron tersebut. “Semakin cepat mereka menyerahkan diri maka semakin bagus, agar proses hukum dapat digelar secepatnya,” pungkas Fauzan. Sedangkan untuk dua terdakwa lainnya yang telah meninggal dunia, yakni Rivai Kasim dan Sudirman, proses

hukum akan digantikan dengan para ahli waris masingmasing. “Biarpun ada yang telah meninggal dunia, proses hukum tetap berjalan. Salah seorang ahli waris mereka akan menggantikan posisi terdakwa,” pungkas Fauzan.(aki)


tahap iiI

Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

PERIODE: 20 September 2011

Gara-gara Menampar, Leher Dibacok

lintas Sabaruddin Serahkan Diri

Sabaruddin, yang kini masih aktif sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi, dan merupakan satu dari tiga daftar pencarian orang (DPO), akhirnya menyerahkan diri dengan cara mendatangi langsung Lapas Kuala Tungkal, kemarin (20/9). Penyerahan diri wakil rakyat dari Dapil Tanjabtim ini, terkait kasus penyimpangan dana rutin di pos Sekretariat DPRD Kabupaten Tanjabtim Tahun Anggaran 2002-2003. “Yang bersangkutan (Sabaruddin, red) memang telah menyerahkan diri. Dia cukup kooperatif, sehingga proses eksekusi berjalan lancar,” terang Kajari Muarasabak Bambang Permadi, melalui Kasi Pidsus Fauzan yang juga langsung memimpin proses eksekusi. Penyerahan diri Sabaruddin itu, lanjut Fauzan, secara tidak langsung mengurangi jumlah DPO kasus korupsi APBD Tanjabtim yang menelan kerugian negara sebesar Rp 2,4 miliar. “DPO kasus penyimpangan dana rutin DPRD itu hanya tinggal dua orang, yakni Revolpen Simanjuntak dan Syamsul Bahri,” jelasnya.n Baca Sabaruddin hal 19

pembunuhan Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara Pelaku pembunuhan terhadap siswi SMP, WP (13), di kebun karet yang terletak di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Selasa (20/9) lalu, JH (16), warga Dusun Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, terancam hukuman kurungan selama 15 tahun penjara. Hal ini disampaikan Kapolres Bungo AKBP Yassir SIK, melalui Paur Humas Mapolres Bungo Ipda Muslim Maroli, kemarin (21/9). Menurutnya, pelaku terbukti melakukan pembunuhan terhadap siswi SMP tersebut dan kemarin telah ditahan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari pelaku dan beberapa saksi, untuk sementara pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP. “Pelaku akan dikenakan pasal 338 KUHP dengan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” ujar Muslim.n Baca Pelaku hal 19

Pembunuhan Sadis di Kualatungkal hengky firmansyah , Kualatungkal Pembunuhan terbilang sadis kembali terjadi. Lansadok (55), warga Parit Karya, Desa Kuala Baru, Kecamatan Seberang Kota, meregang nyawa di tangan Ambo Ala (22), dengan kondisi leher nyaris putus, dan bagian perut banyak tikaman badik.

Peristiwa yang membuat gempar warga itu terjadi pada Selasa (20/9) lalu, sekitar pukul 16.00. Sebelumnya, korban dan pelaku bersamaan berangkat menggunakan pompong dari Dermaga  Ampera, Kuala Tungkal  menuju Dermaga KUD, Desa Kuala Baru. Sesampainya di dermaga KUD, korban tiba-tiba langsung berbalik dan menampar wajah pelaku. Tidak diketahui apa penyebab korban menampar pelaku tersebut. Merasa tidak senang atas tamparan itu, pelaku yang berasal

dari Mendahara Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur itu langsung mengambil sebilah badik yang terselip di pinggangnya. Pelaku langsung menusuk badik ke perut korban. Tak berhenti di sana, pelaku juga melanjutkan kebrutalannya. Dia mengambil sebilah parang yang juga ada di tangannya, lalu menebas bagian leher, punggung, dan lengan korban. Dia tak puas karena saat dihunus badik, korban masih belum berhasil dilumpuhkan. Kapolres Tanjung Jabung Barat AKPB Naek Pamen Simanjuntak melalui Kasatreskrim

AKP Ranefly Dian Candra kepada Jambi Independent membenarkan kejadian itu. Berdasar pengakuan pelaku ke polisi, perbuatan itu dilakukan hanya karena tidak senang. “Pelaku membabi buta menghabisi korban, karena menurut pengakuan dia (Ambo Ala, red), korban menamparnya setelah sampai di Desa Kuala Baru. Tapi hingga saat ini baik itu melalui keterangan tersangka pelaku maupun ketua RT se­ tempat belum diketahui motif penamparan tersebut,” jelas AKP Ranefly, kemarin (21/9).

Korban yang sehari-hari be­ kerja sebagai petani ini langsung meninggal di lokasi. Sementara pelaku ditemani Ketua RT 11, Desa Kuala Baru Abu Bakar menyerahkan diri ke polisi usai membantai korban. Selama perjalanan menuju Desa Kuala Bara, lanjutnya, pelaku dan korban tidak terlibat perkelahian, baik saat dari Dermaga Kuala Tungkal, maupun saat pompong menurunkan penumpang di Dermaga Parit Kuda Ilir, Kecamatan Seberang Kota. n Baca Gara hal 19

Dibui, Ketua Dekopin Shock Kasus Dugaan Korupsi Dana Dekopinwil JAMBI – Setelah menjalani pemeriksaan selama sembilan jam, Meirizal, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jambi, akhirnya dibui. Penaha­nan terhadap tersangka ini terkait kasus dugaan korupsi dana sebesar Rp 208 juta lebih. Dana ini merupakan dana o­perasional dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang diperuntukkan beberapa item kegiatan di Dekopinwil Jambi, dengan jumlah Rp 400 juta lebih. Dari hasil pemeriksaan, dana tersebut diduga digunakan tidak sesuai peruntukannya. Di antaranya ada kegiatan yang tidak dilakukan, serta tidak mengelola administrasi sesuai dengan ketentuan. Selain itu,

ada juga dana yang disimpan di luar rekening bendahara Dekopinwil, yakni di rekening perusahaan pribadi pengurus. Mengenai masalah dana di Dekopinwil Jambi tersebut, tim penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari Dekopin Pusat. Penahanan terhadap Meirizal baru dilakukan sekitar pukul 18.50. Dia digiring oleh petugas Korps Adhyaksa dengan pengawalan ketat. Meirizal yang didampingi tiga kuasa hukumnya terlihat shock dan lelah. Dia mengkikuti semua proses hukum yang tengah dihadapinya. Dengan menggunakan mobil Kijang BH 9444 AZ, Meirizal dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jambi untuk menjalani penahanan. n Baca Dibui hal 19

ROLANDA HASIBUAN/jambi independent

DITAHAN: Meirizal, Ketua Dekopinwil Jambi (kanan), saat ditahan usai pemeriksaan di Kejati Jambi, kemarin (21/9).

Rektor Unja Teken MoU dengan Universitas Gottingen Jerman

Foto : Ist / Jambi Independent

Rektor Unja menyerahkan cenderamata kepada President Gottingen University.

Rektor Unja menghadiri pertemuan dengan pihak Gottingen University.

REKTOR Universitas Jambi (Unja) Kemas Arsyad Shomad mengadakan kunjungan kerja ke Universitas Gottingen di Jerman pada 6-14 September 2011 lalu. Kunjungan tersebut untuk mengikuti beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya penandatanganan MoU antara Unja dengan Universitas Gottingen. Penandatanganan dilakukan langsung President Gottingen Universitas Gottingen Prof Dr Ulrike Beislegel dan Dekan Prof Dr Stefan Scheu disaksikan Atase Pendidikan KBRI Jerman Dr (Ing) Yul Y Nazaruddin PhD, dan seluruh anggota senat Gottongen University. Penelitian akan dilakukan di Provinsi Jambi dengan lokasi di kawasan PT Restorasi Ekosistem Indonesia (hutan harapan) dan Taman Nasional Bukit 12. Peneli-

Rektor Unja berbincang-bincang dengan KBRI dan President Gottingen University.

Rektor Unja bersama staf KBRI di Hannover, Jerman. tian akan dilaksanakan selama 12 tahun dengan tiga periodik dan kurun waktu 2012-2024.

Dalam kerja sama juga disepakati pengiriman dosen Unja ke Jerman untuk tugas peneli-

Penandatanganan MoU yang disaksikan KBRI Jerman.

tian dan kelanjutan studi, serta kunjungan balasan ke Provinsi Jambi sebanyak 32 orang profesor dan doktor Universitas Gottingen yang berdiri sejak tahun 1737. Pada rangkaian kegiatan selanjutnya, rektor Unja dua periode yang menerima penghargaan pengabdian 40 tahun sebagai dosen ini juga menyampaikan presentasi yang berjudul “Ecology and Socioeconomic Functions of Tropical Lowland rainfores System (Sumatera)”. Pada seminar evaluasi proyek kerja sama internasional di Hannover yang dihadiri 180 guru besar dan 800 undangan yang berasal dari kota-kota di Jerman, seperti Berlin, Frankfurt, Bonn, Hamburg, Stutgart, Munchen, Koln, Nurnberg, Bremen, dan Heidelberg. (*)

Para peserta seminar yang hadir.

Fasha Hadiri Forum Silaturahmi Masyarakat Riau Jambi BERTEMPAT di Bumi Pasundan, kemarin (21/9), SY Fasha diminta hadir oleh masyarakat Jambi asal Provinsi Riau. Acara silaturahmi yang dihadiri istri Gubernur Riau HM Rusli Zainal, serta para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov)

Riau dan masyarakat Riau Jambi berlangsung kekeluargaan. Selain acara silaturahmi, juga bertepatan hari ulang tahun ibunda dari Gubernur Riau. Kesempatan itu, Fasha sempat diperkenalkan oleh Ketua Forum Silaturahmi

Masyarakat Riau Jambi dan disambut dengan tepuk tangan. Suasana semakin meriah ketika kue ulang tahun dikeluarkan dan Fasha diberi kehormatan untuk turut mendampingi di atas pentas. (edz)

Foto : Eddy Djunaidi / Jambi Independent

Fasha saat bersalaman dengan pejabat Pemprov Riau.

Masyarakat Jambi asal Riau yang hadir beserta tamu undangan.

Fasha (kanan) bersama pejabat Pemprov Riau dan sesepuh masyarakat Jambi asal Riau.

Fasha (dua dari kanan) saat acara ulang tahun Ibunda Gubernur Riau HM Rusli Zainal.


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Dana Sertifikasi Cair Kemendiknas: Kota Jambi Ceroboh Mengelola Data Guru JENNIFER A, Kotajambi Ini kabar baik bagi guru SMP dan SMA se-Kota Jambi yang telah

bersertifikasi. Dana sertifikasi telah dicairkan kemarin (22/9). Hal ini disampaikan oleh Ketua PGRI Kota Jambi Rifa’I. Menurutnya, dana yang dicairkan itu baru untuk pem­ bayaran triwulan pertama. Selebih­ nya belum bisa dipastikan. “Kan dana itu sudah masuk ke kas daerah, dan hari ini (kemarin, red) dana itu (dicairkan),” ka­ tanya. Dia mengatakan bahwa beberapa guru sudah melapor­

kan bahwa dana sudah masuk ke rekening mereka, namun kemungkinan masih ada yang belum mengecek ke rekening masing-masing. “Sebagian besar guru sudah tau kalau hari ini dana itu sudah masuk ke rekening mereka di BTN, salah satu yang sudah me­ lapor ke saya adalah Jufri, salah seorang kepala sekolah. n Baca Dana hal 22

Pemerintah Pungut Retribusi Parkir Bahu Jalan Sepanjang Tak Ada Rambu Larangan KOTABARU – Ada saja trik yang digunakan pemerintah untuk me­ raup pendapatan asli daerah (PAD). Area parkir di bahu selama ini ternyata memberikan kontribusi

JAMBI SELATAN – Spa tidak hanya diper­ untukkan buat orang dewasa. Di Jambi, kini telah hadir spa baby, spa yang dikhususkan buat buah hati Anda yang masih bayi. Terle­ tak di kawasan Thehok, baru beberapa bulan berdiri d’Rose yang menawarkan spa baby sudah memilik banyak pelanggan. Diah, terapis bayi di sana mengatakan, spa baby akan ramai pada libur atau weekend. “Tapi ini khusus untuk bayi berumur tiga bulan sampai satu tahun. n

Sriwijaya Air Jadi Maskapai Haji CJH Jambi Delapan Kloter JAMBI - Maskapai Sriwijaya Air akhirnya menjadi maskapai penerbangan domestik untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Provinsi Jambi, Embarkasi Batam. Ini diputuskan kemarin, dari hasil proses penetapan dari DPRD Provinsi Jambi, atas penawaran untuk penerbangan do­ mestic CJH Jambi. n Baca Sriwijaya hal 22

terhadap PAD Kota Jambi. Kepala Kantor Parkir Mulyadi mengatakan, di Kota Jambi ada 150 titik parkir bahu jalan yang memberi pemasu­ kan. Di antaranya, kawasan TAC, depan Hotel Novita, dan SMPN 2 Kota Jambi, kawasan depan Man­ dala, dan lain sebagainya.n Baca Pemerintah hal 22

djatmiko/jambi independent

Manjakan

Buah Hati dengan

Spa Baby

Baca Manjakan hal 22

djatmiko/jambi independent

foto-foto rida efriyani/jambi independent

SEHAT DAN SEGAR: Salah satu paket yang disediakan di d'Rose, untuk memanjakan buah hati anda.

lintas

Lebih Dekat dengan Calon Rektor Universitas Jambi (Habis)

Ciptakan Universitas Riset 2025

Dewan Sorot Pencitraan Birokrasi Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Provinsi Jambi kembali dikritik. Kali ini terkait kinerja PNS yang melakukan pencitraan birokrasi saat kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jambi. Seharusnya masalah-masalah dan pekerjaan tersebut sudah seharusnya dilakukan oleh aparat pemerintah dari dulu. Dewan menilai, kinerja pencitran birokrasi itu merugikan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Syahbandar kemarin (21/9). “Keja­ dian seperti ini memprihatin­kan dan merugikan masyarakat. n Baca Dewan hal 22

Amri Amir telah menyusun kon­ sep pengembangan untuk mer­ ubah Universitas Jambi (Unja) menjadi lebih baik. Ini se­telah calon rektor Unja itu melihat segala problematika dan potensi yang ada di kam­ pus terse­ but. ANAK PENSIUNAN TENTARA: Amri Amir yang berjuang untuk menjadi ­Rektor Unja.

ROLIS MS/jambi independent

Rolis MS, Kota Jambi

Sebagai calon den­ gan suara tertinggi

yaitu 27 suara, Amri Amir ingin men­ yuguhkan konsep yang berbeda untuk kemajuan Unja. Saat ditemui di ke­ diamannya kemarin (21/9), profesor yang satu ini menuturkan jika konsep pengembangan Unja yang menjadi visi dan misinya merupakan konsep jangka panjang. Dia akan menciptakan Unja sebagai universitas riset 2025. Selama masa kepemimpinannya nanti, jika dia ter­ pilih, pria kelahiran Palembang, 27 November 1954 ini akan memperbaiki tata kelola Unja terlebih dahulu. “Yang salah akan kita perbaiki menjadi lebih baik lagi,” katanya. Salah satu yang akan diprioritas­ kannya adalah dengan menerapkan sistem online. Sehingga untuk proses

administrasi mahasiswa dapat di­ lakukan dengan mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Dia ingin menghapus pemandangan antrean panjang yang selalu terjadi di setiap awal semester. Selain itu, suami dari Tif Evawani ini juga telah melihat beberapa permasala­ han yang akan diperbaiki, yaitu daya serap yang belum maksimal, mutu dan daya saing juga belum tinggi, dan hanya memiliki lima fakultas dengan satu program studi yang telah memiliki akreditasi A. Menurutnya, jika semua itu belum diperbaiki, Unja belum bisa menjadi universitas yang terkenal di tingkat Asia atau dunia. n Baca Ciptakan hal 22


Kamis, 22 September 2011

Jambi Independent

SAMBUNGAN

Tunjangan Perumahan Belum Dipelajari JAMBI- Rencana kenaikan tunjangan perumahan yang diusulkan DPRD Provinsi Jambi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah

(APBD) 2012 hingga kini belum dipelajari. Hal ini diakui oleh Kepala Biro Keuangan Setda Provinsi Jambi, M Rawi kemarin (21/9). “Itu belum

nadvertorial

Fasha: SBY Datang, Jambi Patut Bangga

JAMBI- Kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jambi sejak kemarin, patut diapresiasi positif oleh masyarakat Jambi. Tokoh pemuda Kota Jambi H SY Fasha, menilai kedatangan SBY membuat masyarakat Jambi berbangga diri. Pasalnya, presiden tak sebentar di Jambi. “Tiga hari di Jambi, tentu saja ini penghargaan sangat besar bagi masyarakat Jambi,” ungkap Fasha, yang juga Ketua AMPG Provinsi Jambi, kemarin (21/9). Atas dasar itu, sudah sewajarnya masyarakat Jambi mendukung semua kegiatan SBY di Jambi agar terlaksana dengan lancar. Jika tak banyak rintangan dan halangan, dan Jambi bisa mempertahankan citra sebagai daerah aman, bisa jadi SBY kembali

mengunjungi Jambi di lain waktu. “Ini amanah bagi kita, harus dijaga. Pak SBY jarang-jarang singgah sampai tiga hari di satu daerah,” tuturnya. Sebagai warga kota, Fasha menghimbau semua pihak menjaga stabilitas kondisi. Khusus bagi anggota AMPG di manapun berada, dia meminta agar semua bergerak menciptakan kondisi aman di lingkungan sekitar. “Kalau macet pas rombongan presiden lewat, itu biasa, kan sudah protap. Kita sebagai warga mestinya bisa paham. Lagian kan tidak lama,” ungkap Fasha, bijak.(edz)

tahu lagi, masih perlu dibahas lebih lanjut,” katanya. Menurut Rawi, kenaikan tunjangan perumahan tersebut perlu dibicarakan lebih lanjut antara Pemprov Jambi dan DPRD Provinsi Jambi. Kedua banggar akan bertemu terlebih dahulu untuk melakukan pembahasan ini. “Ya kita akan bahas dulu dengan mereka,” katanya. Apakah sudah masuk dalam usulan? Ditanya demikian, dirinya enggan memastikan. Rawi lebih memilih bungkam ketika ditanya kejelasan masalah ini. Dia mengakui, adanya rencana usulan tersebut dikarenakan selama lima tahun

terakhir tunjangan perumahan anggota DPRD Provinsi Jambi belum ada kenaikan. Hingga saat ini, jumlahnya perbulan yakni masih Rp 5 juta. Tetapi Rawi membantah adanya tanggapan sejumlah pengamat yang menyatakan kenaikan tunjangan DPRD tersebut dijadikan tawar menawar antara eksekutif dan legislatif. Pasalnya, eksekutif meminta usulan jembatan gantung yang menelan dana yang fantastis hingga Rp 60 miliar, karena itulah DPRD meminta kenaikan tunjangan ini. “Persoalan jembatan gantung dengan tunjangan perumahan itu berbeda, tidak

bisa disamakan,” tegasnya. Hanya saja, untuk usulan jembatan gantung sudah masuk dalam usulan tahap perdana di tahun 2012. Dana diusulkan yakni sebesar Rp 60 juta, usulan itu tinggal pembahasan banggar eksekutif dan legislatif Provinsi Jambi. Sedangkan untuk kenaikan tunjangan perumahan DPRD Provinsi Jambi, menurut dia masih perlu dipelajari lagi. Kenaikan itu harus mendapat persetujuan dari gubernur Jambi melalui Pergub. “Kita lihat nantilah, kita akan sesuaikan dengan aturan,” tambahnya. (pia)

Pemerintah Pungut Retribusi -------------------- dari hal 21 “Parkir di pinggir jalan tetap kita pungut, Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua, dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda empat,” kata Mulyadi. Penarikan retribusi parkir tersebut dilakukan sepanjang tidak ada rambu larangan parkir di kawasan tersebut. Mulyadi mengatakan, hal tersebut tertuang dalam sebuah Peraturan Daerah Kota Jambi mengenai Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum. “Kita juga ada payung hukumnya, selain perda tersebut, juga berdasarkan Undang-Undang No 28 Tahun 2009,” katanya. Disinggung mengenai kemacetan yang disebabkan oleh parkir di pinggir jalan tersebut, Mulyadi mengatakan, sepanjang tidak ada rambu larangan parkir, maka boleh parkir. “Macet? Seka-

rang begini, kawasan parkir kita memang kurang. Kalau kita bebaskan biaya parkir, maka kota rugi, sedangkan kendaraan tetap saja parkir di situ,” katanya. Mulyadi mengatakan, sebagian parkir itu juga menggunakan petugas mereka. “Kalau kendaraan bergerak terus dan banyak yang parkir, maka kita tempatkan petugas di sana,” katanya. Hal ini juga untuk menimbang efisiensi biaya yang dikeluarkan. Karena dikhawatirkan retribusi yang masuk tidak seimbang dengan gaji petugas parkir. “Harus setimpal, kalau pergerakannya lancar, maka kita tempatkan petugas, kalau cuma tiga mobil, besar di biaya petugasnya,” ujar Mulyadi. Ketika disinggung mengenai parkir pinggir jalan di depan

diler Toyota TAC, Mulyadi mengatakan, saat ini sudah dipungut biaya. Pasalnya, beberapa waktu yang lalu, Komisi C DPRD Kota Jambi mempersoalkan parkir di kawasan tersebut. Diketahui, bahwa kendaraan yang terparkir di sepanjang jalan tersebut merupakan milik karyawan diler itu. “Waktu heboh kemarin itu, kita proses dan kita lakukan pemungutan,” kata Mulyadi. Kantor Parkir memungut Rp 500 ribu per bulannya khusus untuk diler tersebut. “Karena yang parkir di sana karyawannya, maka setiap bulan dari kantor diler itu setor retirbusi parkir langsung ke kantor kita,” katanya. Jika tidak diambil retribusinya, lanjut Mulyadi akan merugikan pemerintah kota. (enn)

Manjakan Buah Hati dengan Spa Baby ------------------------------------------------------------ dari hal 21 Itu pun tergantung bayinya, harus yang belum bisa jalan,” katanya. Perawatan yang akan diterima si bayi selama mengikuti spa baby meliputi massage selama 30 menit, berenang selama 20 menit dan creambath kemiri selama 15 menit. Masing-masing perawatan memiliki khasiat

tersendiri. Diah mengatakan, massage dapat memberikan rasa nyaman bagi bayi saat tidur. “Bayi kan juga merasa pegal, biasanya kalau sudah di-massage cepat tidur dan tidurnya nyenyak. Jadi dapat juga berguna bagi bayi yang sulit tidur,” kata Diah. Sementara itu, berenang

berguna untuk peregangan, juga dapat membantu bagi bayi yang sulit berjalan. Layanan lain creambath kemiri berguna untuk menebalkan dan menghitamkan rambut. “Kami menggunakan kemiri asli,” tambah Diah. Soal harga, d’Rose menyediakan berbagai penawaran khusus, juga paket perawa-

tan. Hari biasa, Senin sampai Jumat dengan harga Rp 175 ribu, bayi Anda sudah dapat menikmati semua perawatan spa, yakni massage, renang, dan creambath. Sedangkan pada weekend, Rp 150 ribu bayi Anda bisa menikmati massage dan berenang. Namun bagi Anda yang

ingin perawatan persatuan, Anda cukup menyediakan bujet untuk memanjakan buah hati dengan Rp 75 ribu untuk massage, Rp 125 ribu untuk berenang bayi dan Rp 30 ribu untuk creambath bayi. Nah, tunggu apa lagi, ayo bawa buah hati Anda untuk merasakan sensasinya. (rey)

Sriwijaya Air Jadi Maskapai Haji ------------------------------------------------------------------------------------------------ dari hal 21 Sebelumnya, kedua maskapai yang mengajukan penawaran penerbangan domestik haji Provinsi Jambi ini adalah Sriwijaya Air dan Batavia Air. “Biayanya juga sudah ditetapkan,” terang H Herman, Kabid Penyelenggaraan Haji Zakat dan Wakaf, kemarin (21/9). Hasil rapat DPRD tersebut menurut Herman, menyepakati bahwa penawaran yang dilaksanakan oleh dua maskapai penerbangan tersebut, Sriwijaya Air dianggap paling efisien untuk pengangkutan CJH Jambi-Batam. Dalam surat keputusan

itu, biaya keberangkatan dan pulang Jambi-Batam dan sebaliknya bagi CJH adalah Rp 1.985.000. Biaya itu masih ditambah biaya angkut barang jamaah haji dari asrama haji ke bandara Rp 58.500, ditambah biaya operasional PPIH Provinsi Jambi Rp 25 ribu. Sehingga total biaya adalah Rp 2.068.500. Herman mengatakan, penetapan maskapai Sriwijaya Air dengan biaya tersebut sesuai dengan tipe pesawat Boeing 737-300/400. Kapasitasnya pesawat ini adalah 148-168 kursi. “Jadi harga tersebut juga menda-

patkan gratis bagasi dan termasuk PPN, IWJR dan airport tax,” katanya. Selain penetapan biaya penerbangan domestik, biaya ini harus dibayarkan paling lambat tanggal 28 September ini. Sedangkan pembayaran dilakukan di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/ Kota masing-masing. Selain itu, untuk penimbangan bagasi atau barang CJH ini dilakukan pada tanggal t e r s e b u t j u g a d i A s r a ma Haji Jambi. Untuk diketahui, jamaah haji Embarkasi Batam yang berangkat menggunakan

pesawat adalah CJH yang berasal dari Kota Jambi, Batanghari, Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur. Sedangkan CHJ dari Tanjung Jabung Barat juga Embarkasi Batam, namun keberangkatan mereka menggunakan kapal. CJH asal Provinsi Jambi terdiri dari delapan kloter yang diberangkatkan dari dua embarkasi, yaitu Embaraksi Batam dan Embarkasi Padang. Pada tahun ini, CHJ Jambi mendapatkan kesempatan berangkat pertama dengan kloter I melalui Batam pada 1 Oktober dan bertolak ke tanah

suci pada 2 Oktober 2011. Yang berangkat melalui Embarkasi Batam adalah kloter II, kloter III dan kloter 23. Untuk CJH Jambi yang melalui Embarkasi Padang terdiri dari kloter 11, kloter 12, kloter 13 dan kloter 14. “Semuanya sudah siap untuk CHJ maupun pendamping TPIH, TKIH dan paramedis. Hanya saja untuk kuota tambahan III lalu, kita mendapatkan kloter terakhir yang bergabung bersama Riau,” tandasnya. (pia)

Ciptakan Universitas Riset 2025 ---------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 21 “Untuk itu, segal a p e r masalahan inilah yang harus kita perbaiki terlebih dahulu,” kata dosen peraih penghargaan Satyalencana Karya Satya 20 Tahun ini. Jika menjadi rektor nanti, dirinya juga akan melakukan penambahan fakultas lagi seperti fakultas kedokteran dan fakultas sains. Kedua fakultas tersebut telah memiliki syarat untuk terbentuk saat ini. Dia juga berencana untuk membuka program S-3 untuk empat fakultas serta pemberian beasiswa kepada siswa

yang tidak mampu. Segala bentuk program yang telah disusunnya saat ini merupakan pengalamannya selama ini di berbagai universitas di Indonesia. Selain itu juga berkat berbagai catatan yang pernah diembannya selama ini. Riwayat karir yang pernah dijabatnya juga tak hanya di Unja. Dia juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi periode 1997-1999 dan pernah menjadi ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Jambi. Di Unja, dia merupakan Ketua Komisi Guru Besar

Unja. Selain itu juga pernah menjabat sebagai ketua Jurusan dan Dekan Fakultas Ekonomi. Dirinya juga telah menjadi dosen di Unja sejak tahun 1984. Di balik kesuksesan karir yang dia raih tersebut, ayah empat anak ini juga memiliki kisah tersendiri. Dia memulai semuanya dari nol. “Saat sekolah, saya ini hanya anak dari seorang p e ns i u na n t e nt a r a , ” k a tanya. Kehidupannya penuh dalam keterbatasan. Sejak kecil, dirinya selalu melihat para pekerja keras yang har-

us bekerja dengan otot. Padahal dengan fisiknya saat itu tentu dirinya tak dapat melakukan hal itu. Dengan pemandangan tersebutlah timbul motivasi yang kuat dalam diri Amri Amir untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya guna mengubah nasib. Untuk membiay a i p e n didikan SMAN-nya, Amri Amir terpaksa berjualan ikan hias. Dari hasil bisnisnya tersebutlah, dirinya akhirnya bisa menamatkan pendidikannya di SMAN 1 Kota Jambi dan melanjutkan pendidikan di Fakultas

Ekonomi Unja. Sedangkan pendidikan S-1 dan S2-nya barulah dibiayai oleh hasil prestasinya, yaitu dari beasiswa. Dengan semangat, dia berkeyakinan untuk mengubah Unja menjadi sebuah perguruan tinggi yang memiliki daya saing yang tinggi. Dia optimis mendapatkan dukungan suara terbesar dan akan terpilih menjadi rektor. Sebab melihat dari pemilihan beberapa waktu lalu, dirinyalah yang mendapatkan dukungan terbanyak. (*)

Dewan Sorot ----------------- dari hal 21 Saat presiden datang, tibatiba jalan-jalan berubah jadi bersih, PKL yang tidak teratasi selama ini bisa diatasi. Yang tidak bisa dilakukan dan masalah diatasi selama ini bisa diatasi. Mengapa ini tidak dilaksakana dari dulu. Bukan karena ada atasan atau pemimpin,” katanya. Syahbandar menyebutkan, prilaku aparat pemerintah seperti ini sebagai pencitraan birokrasi. Pihak yang menjadi korban tetap masyarakat. Ini bisa dilihat pelayanan publik yang diberikan aparat pemerintah atau PNS tidak memuaskan. Ini bisa dilihat pemerintah tidak bisa memberikan rasa nyaman dan kebersihan. Padahal hal itu merupakan tugas dan hak masyarakat. Contoh lain, selain kebersihan di jalan-jalan maupun melakukan pengecatan di beberapa tempat yang dilewati Presiden, ini juga bisa dilihat penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL). Padahal kata Syahbandar, banyak masalah PKL di kota Jambi bila diteliti memang melanggar aturan yang ada. Namun baru saat ini, terkait kedatangan presiden mereka digusur sementara. “Nah apakah pemerintah memberikan kompensasi kepada mereka selama mereka tidak bisa berjualan,” katanya. Yang lebih memprihatinkan, menurutnya adalah memobilisasi warga untuk mengibarkan bendera merah putih di jalan yang dilewati SBY. Padahal selama ini saat Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah tidak melakukan himbauan itu. Bahkan pengibaran bendera jauh lebih

sedikit. “Pencitraan birokrasi dan kinerja pejabat atau PNS parah. Ujung-ujungnya hanya untuk menyenangkan hati atasan saja atau ABS. Tetapi masalah yang sebenarnya tidak pernah teratasi,” kritiknya. Oleh karena itu, Syahbandar mengatakan pemerintah harus merubah kinerja PNS. Bila ini juga tidak dilakukan maka pemerintah sendiri gagal melakukan reformasi birokrasi. Pantauan Jambi Independent di lapangan, kondisi demikian memang terjadi. Di jalan-jalan yang dilewati Presiden SBY, para PKL sudah ditertibkan. Selain itu dikawasan pasar Tradisional Angso Duo dan WTC Kota Jambi, selain bersih, parkiran yang selama ini semrawut juga terlihat lebih rapi. Demikian juga dikawasan Tanggo Rajo depan rumah Dinas Gubernur Jambi yang menjadi penginapan presiden selama kunjungan ke Jambi. Tak hanya itu sepanjang jalan Soekerno Hatta dari Bandara Sultan Thaha dan jalan Sudirman hingga jalan Gatot Subroto juga terlihat lebih bersih dari biasa. Bendera merah putih juga dikibarkan sepanjang Jalan Gatot Subroto. Sedangkan sepanjang jalan Slamet Riadi dan Jalan Prof Sri Soedewi menuju Lembaga Adat juga sama. Pemandangan sama juga ditemui untuk jalan menuju Candi Muaro Jambi. Pedagang kecil yang biasa berjualan di dalam kompleks candi dari jauh-jauh hari tak lagi berjualan. Kedatangan presiden SBY membuat Jambi berbenah untuk sementara. (pia)

Dana ---------------------- dari hal 21 Juga ada guru SDN 212 Kota Jambi yang sudah mengetahui pencairan dana tersebut,” katanya. Rifa’i mengaku, tidak ada keluhan untuk teknis pengambilan. Yang disesalkan para guru adalah jumlah pencairan yang hanya untuk triwulan pertama. Sedangkan kepastian pencairan selebihnya belum pasti waktunya. “Tapi kan ketika demo kemarin, dijanjikan cair pada akhir Oktober, kita berharap memang cair semuanya pada akhir Oktober,” katanya. Dia mengaku, PGRI akan membantu mendorong pemerintah agar segera dibayarkan. “Mengenai teknisnya, Diknas yang tau. Secara kedinasan, Diknas Kota-lah yang berwenang,” katanya. Rifa’i juga membantah adanya anggapan dana itu terlebih dahulu didepositokan. “Kalau sengaja dimolorkan atau didepositokan terlebih dahulu, saya rasa tidak,” tandasnya. PGRI juga tidak memberikan batas waktu maksimal kapan sisa dana sertifikasi tersebut harus dicairkan.

Kota Jambi Terceroboh Sementara itu, tersendatnya pembayaran tunjangan sertifikasi guru di Jambi bukan karena dana tunjangan belum dikirimkan oleh Kemendiknas. Hal itu diakibatkan data penerima tunjangan antara pusat dan daerah banyak yang tidak pas. “Dananya sudah kita kirim. Bagi guru yang belum terima, silahkan tanya langsung

ke Diknas masing-masing,” kata Plt Dirjen Dikdas Kemendiknas Suyanto. Dia mengakui adanya keterlambatan pencairan dana tunjangan dari pusat ke daerah. Bahkan, dia menyebutkan, untuk di Jambi banyak dana tunjangan yang dialihkan, karena kesalahan data yang dikirimkan oleh daerah. “Sehingga sebagian dana itu tidak terserap untuk tunjangan sertifikasi,” katanya. Menurutnya, Kota Jambi termasuk daerah terceroboh dan sembarangan dalam mengelola data guru penerima tunjangan sertifikasi. Dia mencontohkan, ada satu nomor unik PTK yang dipakai lebih dari satu orang. “Itulah sebabnya, pusat agak lamban mencairkan dana itu. Akhirnya, sebagian dana banyak dialihkan,” katanya. Selain itu, Kemendiknas terpaksa mengalihkan sebagian dana itu untuk membayar tunjangan profesi guru yang baru lulus tahun lalu. Dia berharap, Diknas Kota Jambi segera berbenah dan memperbaiki sistem administrasi, agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kan kasihan para guru yang hak-nya tertunda, apalagi sampai ada demo,” katanya. Suyanto menegaskan, bagi guru yang belum menerima tunjangan agar tidak berkecil hati. Sebab, tunjangan itu tetap akan dibayarkan. “Tentunya harus bersabar. Bagi yang belum terima akan dibayarkan pada tahun berikutnya melalui dana transfer daerah,” katanya. (*/mui)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

IPA PDAM Banyak Tak Layak Penyaluran Air Bersih Terpengaruh jennifer agustia, Kotabaru Pihak PDAM Tirta Mayang Kota Jambi mengatakan, beberapa instalasi pengolahan air (IPA) yang dimilikinya sudah tidak berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan oleh usia IPA yang sudah tua. Tidak berfungsinya beberapa IPA ini membuat sedikit banyaknya berpengaruh terhadap pelayanan PDAM untuk menyalurkan air bersih ke rumah warga. Arif Sufianto, Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi mengatakan, PDAM sebenarnya memiliki 11 IPA, namun yang berfungsi hanyalah beberapa saja. “IPA yang normal berjalan itu seperti yang di Benteng. Yang pasti-

nya, seperti IPA sumur-sumur bor itu sudah pasti kita matikan, seperti yang di Perumnas Kotabaru. Hal itu dilakukan karena persediaan airnya sudah habis,” katanya. Jika IPA Sumur Bor dipaksakan, lanjut Arif, maka bukan air lagi yang akan disedot, melainkan tanah. “Jadi kalau mau kita paksakan untuk berfungsi, pasti tidak bisa,” tegasnya. Dengan kondisi peralatan yang pada umunya sudah tua, juga mempengaruhi produksi air PDAM. Awalnya, produksi air PDAM adalah 1.000 meter per detik, namun kini menjadi 700 meter per detik. Untuk itu, perlu adanya penambahan kapasitas produksi air, agar pelayanan ke rumah warga tidak lagi tersendat. Untuk itu, PDAM saat ini sedang membangun IPA Tanjung Sari. Di samping itu, pipa-pipa PDAM juga banyak yang mengalami kerusakan seperti bocor dan sebagainya. Namun Arif tidak bisa menyebutkan secara pasti di titik mana saja. Dia mengatakan, sulit memprediksikan

LAYANAN WARGA: Mesin air PDAM di Sungai Batanghari. Saat ini, banyak IPA milik PDAM yang sudah tak layak pakai. PDAM pun hanya memakai beberapa IPA yang masih berfungsi dengan baik.

dok/JAMBI INDEPENDENT

titik-titik pipa mana saja yang mengalami kerusakan, karena pipa tersebut tertanam di dalam tanah. “Baru bisa diketahui ada

pipa yang bocor itu kalau air sudah naik ke atas,” katanya. Dalam satu hari, katanya, PDAM kehilangan pasokan air

di atas 30 meter per detik per hari. “Kita sedang upayakan untuk menguranginya,” kata Arif. Tahun ini memang akan

diadakan program penggantian pipa saluran PDAM, hal itu juga untuk mengurangi angka kehilangan pasokan air

tersebut. “Karena itu, tahun ini kita programkan untuk penggantian pipa-pipa yang rusak,” katanya. (*)

Rp 398 Juta Untuk Penanganan Konflik Lahan

hingga kini belum terlihat hasil nyata yang memuaskan. “Gejolak dan potensi konflik masih terjadi di tengah masyarakat. Terutama antara masyarakat dan koperasi,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya meminta dan merekomendasikan untuk dilakukan evaluasi dan perampingan pada struktur tim. Ini bertujuan, agar kinerjanya benar-benar optimal menyelesaikan banyak permasalahan lahan ditengah masyarakat. “Yang jelas perlu evaluasi dan perampingan tim,” kata politisi dari PKS ini. Di samping itu, menyelesai-

kan semua persoalan tersebut, hendaknya harus didukung pelaksanaan reformasi birokrasi. Penempatan pejabat struktural dan fungsional di tubuh SKPD hendaknya didasarkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berkompeten dibidangnya. “Bukan berdasarkan alasan lain, apalagi alasanalasan politis semata. Hal ini menjadi penting menuju komitmen clean and good goverment,” harapnya. Sementara, menanggapi dari Fraksi Gerakan Keadilan tersebut, Gubernur Jambi

Hasan Basri Agus (HBA) mengaku sangat sependapat tentang perlu dilaksanakannya evaluasi dan perampingan tim penanganan konflik di Provinsi Jambi. “Kami sependapat dengan saran tersebut dan pada saat ini telah dilaksanakan evaluasi terhadap kinerja dari tim dimaksud. Diharapkan, hasilnya dapat memberikan gambaran terhadap struktur tim yang lebih efektif dalam melaksanakan tugas penyelesaian konflik lahan di wilayah Provinsi Jambi,” ujarnya. (roz)

Henri Mashyur: Perlu Evaluasi dan Perampingan Tim JAMBI– Direncanakan, dalam pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012, Pemerintah Provinsi (Pem-

prov) Jambi menganggarkan sebesar Rp 398,31 juta untuk percepatan penanganan konflik lahan yang ada di Provinsi Jambi. Terkait hal itu, Ketua Fraksi Gerakan Keadilan DPRD Provinsi Jambi Henri Mashyur, dalam pandangan fraksi beberapa waktu lalu menyebutkan, hampir setahun tim penanganan konflik dibentuk,

Pameran Jambi Emas Bertepatan dengan HPN JAMBI– Pameran JAMBI EMAS yang pertama pada April 2011 memberi dampak yang positif, untuk itu kembali mengadakan Pameran JAMBI EMAS yang ke-2 pada bulan Februari 2012 di arena exs MTQ yang direncanakan 9-14 Februari 20012 dengan penyelenggarakan Tetra Comunication pimpinan A Shomad. H Sakti Alam Watir Corporate Even Management mengatakan, pada Pameran JAMBI EMAS yang pertama dibuka Wakil Predisen Bodiono, diharapkan pada pameran ke-2 ini dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), karena bertepatan dengan kehadiran Presi-

den pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) ke-27 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi. Karena puncak HPN ke-27 di Jambi, tentu saja pameran JAMBI EMAS ke-2 ini menjadi sangat strategis kesempatan baik bagi peserta pameran untuk memarkan produkproduk unggulannya. “Pada pameran pertama diikuti 150 peserta dan pada pameran ke-2 ini ditargetkan 300 peserta belum termasuk UKM”, kata H Sakti Alam Watir. Pameran ini akan menampilkan aneka investasi dan produk unggulan daerah, yang mencakup bidang layan-

Sakti Alam Watir

an publik, pertambangan, industri, perkebunan, hasil kelautan dan perikanan, wisata dan budaya serta berbagai produk unggulan koperasi dan UKM, baik binaan BUMN maupun perseorangan, da-

lam memperkenalkan hasil kemajuan pembangunan dan inovasi produk daerah yang telah dicapai selama ini. Bertepatan puncak HPN di Jambi akan menampilkan perkembangan teknologi media, mulai media cetak, televisi dan radio. Seperti proses cetak Koran sampai ke tangan pembaca. “Diharapkan pameran ini juga dapat dijadikan sarana eduksi, sosialisasi produk pers, teknologi media serta entry point dalam mencari solusi atas pers nasional” kata Sakti AW. Sebagaimana pameran yang pertama, seluruh kabupaten/ kota dalam Provinsi Jambi mengikuti pameran ini, termasuk SKPD propinsi,

nantinya akan diundang dari provinsi tetangga dan atase kedubes Asia. Sementara itu Marketing pameran JAMBI EMAS, Ibrahim SH menyatakan, untuk stand pameran kali ini terbagi dalam 4 katagori yaitu Standar Rp.12,5 juta, Paket A Rp.40 juta, Paket B Rp.30 Juta dan Paket C Rp.20 juta. “Bagi berminat menjadi sponsor utama Rp.260 juta, bagi masyarakat atau kalangan pengusaha untuk mendapatkan informasi Pameran JAMBI EMAS ke-2 ini dapat menghubungi Tetra Comunication telp.0741-444056 atau fax.0741-444929,” kata Ibrahim bersemangat. (rel)


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Arti Sebuah Permulaan Segala sesuatu di dunia ini tak ada yang tak bisa di lakukan selagi kita memiliki kemauan untuk memulai lalu melakukannya. Tapi adakalanya untuk memulai sesuatu bukanlah suatu hal yang mudah, every beginning is dificult. Apalagi jika tidak ada kemauan dari dalam diri sendiri. Sebuah permulaan menentukan langkah selanjutnya. Sebuah garis finis dimulai dari sebuah langkah, sebuah ayunan kaki. Sebuah bangunan yang megah diawali dengan pondasi dan susunan bata satupersatu. Tanpa semua itu, tidak akan ada garis finis dan wujud bangunan yang megah. Kemauan untuk memulai sesuatu sebenarnya bukanlah hal yang muluk-muluk. Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang dilahirkan lalu tiba-tiba besar bukan? Semua diawali dari hal-hal sederhana. Semua membutuhkan proses, step by step, sesuai dengan hukum alam, hidup adalah sebuah perjalanan. Jadi mulailah dari halhal yang kecil dan sederhana. Hal paling sederhana namun berarti besar yang bisa dilakukan untuk memulai sesuatu adalah niat. Dalam islam disebutkan awalu biniat. Segala sesuatu diawali dengan niat. Sebuah niat saja sudah dihargai ganjaran oleh Allah, baik ganjaran pahala untuk niat-niat yang baik, maupun dosa untuk niatniat yang jahat. Bahkan Allah sudah memberikan timbangan amalan dari sesuatu yang kita kerjakan mulai dari kita berniat. Sebagai contoh, seorang sahabat yang mengantongi dua lembar uang, seribu dan sepuluh ribu. Kemudian ia berniat memberikan sedekah pada fakir miskin dengan uang seribunya, namun yang terambil adalah sepuluh ribu. Lalu disebutkan bahwa Allah tetap menghitung nilai sedekahnya dengan yang dia niatkan yaitu seribu rupiah. Disini semakin tampak betapa pentingnya sebuah permulaan bukan? Setelah niat, permulaan dapat dirancang dalam sebuah perencanaan. Perencanaan memang bukan segala-galanya mengingat akan begitu banyak kendala dalam pelaksanaannya, tapi ada yang mengatakan bahwa gagal merencanakan sesuatu berarti merencanakan kegagalan. Begitu berartinya sebuah permulaan bukan? Permulaan adalah awal terjadinya segala sesuatu. Nah, tak ada yang tak mungkin asalkan kita mau memulainya. Sesuatu tampak sulit karena kita tidak mencoba, tidak memulainya. Ambil satu langkah untuk mewujudkan apa yang sobat inginkan dengan memberikan aksi terhadapnya yaitu dengan permulaan, maka hal itui akan terwujud. Bukan sekedar angan-angan.

SMA Alfalah Jambi Dunia Remajaku Seru ...

H

ai sobat Xpresi, kalian mungkin sudah pernah mendengar dan mengikuti kegiatan DAKU yang ada disekolahanmu, tapi tidak semua sekolah sih yang mengadakan program

Bolanya SMAN 6 Jambi Sepakbola adalah olahraga yang paling banyak digemari di Dunia, selain

KIRIM TULISANMU… Hai Sobat Xpresi.. Bukan zamannya lagi hobi tulis menulis sobat hanya disalurkan di diari atau sejenisnya. Ayo.. sudah saatnya kirim-kirim tulisan ke koran. Nah, Xpresi memberikan kesempatan nih kepada sobat semua untuk menyalurkan hobi tulis menulis tersebut. Baik itu cerpen, puisi ataupun ingin menulis resensi buku-buku remaja. Kirim saja ke ji_xpresi@yahoo.com. Ayoo buruan... Cerpen, puisi dan resensi yang menarik akan dimuat tiap Selasa di halaman Xpresi ini.(*)

MAULANA SMAN 2

tuk agar remaja mampu mengambil keputusan yang didasarkan pada pengetahuan yang benar dan cukup. Dan Baru-baru ini SMA Al-Falah mengadakan Acara pameran DAKU sabtu 17 september 2011, di SMA Islam Al-Falah Jambi, Pembina Daku Bpk. Sutarno dan Yanti yulistiawati. Daku ini angkatan yang ke 3, dimulai sejak bulan oktober yang lalu, pameran ini diresmikan oleh Bpk. Syafli Makmur selaku kepala sekolah disini. beranggotakan kirakira 20an siswa dan siswi , ketua Almira Shabrina. isi dari pameran daku berdasarkan yang diajarkan selama ini. disini kita mengetahui tentang HIV/ AIDS, NARKOBA, SEX BEBAS dll. acara ini dimeriahkan dengan nyanyian daku, dan dance dari SIKOK. (qori/nurul)

Six. Fc

Rina Universitas Jambi

CANE Unbari

DAKU ini.. Nah sobat X semua.. kali ini kita akan berbagi cerita dan pengalaman dengan salah satu sekolah yang ada dikota Jambi yaitu SMA AL-Falah , yupz kita akan berbagi cerita mengenai salah satu ekstrakulikuler yang ada di sekolahnya yaitu kegiatan DAKU ( Dunia Remajaku ) yang sekarang lagi mencapai puncak kejayaannya. Pasti sobat Xpresi belum mengerti apa sih DAKU itu, dan apa sih manfaat mengikuti extrakurikuler DAKU ini ... Menurut Sonia siswa kelas 2 IPS mengatakan ”Sejak 3 Tahun yang lalu kegiatan DAKU sudah mulai Aktif disekolahan kami, dan alhamdulilah siswa siswi SMA Al-Falah sangat antusias mengikuti kegiatan ini, termasuk aku” Program DAKU yang ada di SMA Al-Falah ini sangat memberi pengetahuan khusus kepada para remaja, karena disini menawarkan sebuah alternatif pendidikan seks yang unik dimana hak asasi manusia (HAM) dan pendekatan positif terhadap seksualitas menjadi titik awal pengembangan kompetensi sosial dan teknis remaja, seperti keterampilan bernegosiasi, penggunaan alat kontrasepsi, serta hak untuk menolak berhubungan seks. Kompetensi tersebut diperlukan un-

MELVA UNJA

menampilkan perebutan sebuah bola yang dimainkan oleh 22 pemain dengan hanya satu tujuan untuk memasukan bola ke gawang dan meraih angka, Banyak cerita menarik bila kita berbicara tentang sepakbola,begitu juga dari tim sepak bola SMA 6 Kota Jambi, bukan hanya ketatnya persaingan antar klub sepakbola dalam meraih prestasi atau serunya pertandingan di lapangan. Sepakbola yang begitu digemari oleh manusia dari berbagai penjuru dunia, Begitu juga dari club Sepak Bola SMA 6 Kota Jambi, siswa-siswanya sangat antusia dalam mengikuti kegiatan Xtrakurikuler ini. Bagaimana tidak sepak bola memang sangat digemari oleh para remaja.. Menurut Ketua Osis SMA 6 Kota Jambi yang juga salah satu anggota sepak bola SMA 6 “ kami sangat antusia dalam mengembangan salah satu xtrakurikuler yang ada disekolahan kami ini, mungkin karena sepak bola adalah salah satu hobi kami semua makanya selalu bersemangat

45” Dan kami juga sering mengikuti perlombaan salah satunya liga Pendidikan Indonesia alhamdulilah masuk 4 besar..berkat kerja sama tim juga sih.. Biasanya kami latihan setiap jum’at sore, tapi jika ada perlombaan jadwal latihannya di ketat lagi menjadi 4x seminggu, dan pastinya dilatih oleh pelatih yang sangat menguasai sepak bola yaitu Bapak Robinson Hutapea.. Sistem pelatihannya sangat displin makanya kami sering mendapatkan juara perlombaan” ungkap Jerry siswa kelas XII IPS 2. Kami juga sempat mendapatkan hambatan salahnya satunya mencari susahnya mencari tempat latihan untuk team sepak bola kami karena sampai saat ini kami belum memiliki tempat khusus untuk

ANA STIKES

berlatih. Hampir lupa.. nama tim sepak bola sekolah kami Six. Fc namun tim sepak bola kami terbagi 2 yang tim a namanya All Star dan tim B namanya New Fc. Yang masing-masing pemainya terdiri dari 10 orang, ada juga sporter yang selalu setia mengikuti kami bermain yaitu The Six Mania yang anggotanya 24 Orang. Untuk setiap pertandingan manusia tidak ada puasnya. Untuk saya pribadi saya pasti evaluasi diri saya, pertandingan tadi apa yang kurang dari saya karena tidak ada manusia yang sempurna, jadi pasti ada kekurangannya. (ani)

ELSA Unja


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Akan Bangun Bengkel Otomotif JAMBI - Untuk mengembangkan teknologi pembelajaran kepada siswanya agar tidak ketinggalan dengan sekolah lain, maka SMK Sembilan Lurah Kota Jambi akan merencanakan berbagai program pengajaran di kelas. Selain itu juga membangun gedung yang rencananya untuk membuat bengkel otomotif tempat siswa praktek. Pengembangan bengkel otomotif yang dimaksudkan Kepala SMK IX Lurah Kota Jambi Drs M Ruslan, adalah bagaimana sekolah ini bisa lebih berkembang dan lebih meningkat lagi. Bila saat ini semua sudah baik, maka ke depan diharapkan akan lebih diperbaiki lagi agar lebih bagus. “Tetapi untuk saat sekarang ini, saya akan fokuskan dulu untuk persiapan ujian nasional kelas 12. Setelah itu baru menjalankan kegiatan-kegitan yang sudah direncanakan. Perencanaan tersebut untuk lebih meningkatkan pembelajaran siswa disini,” sebut M Ruslan, kemarin (21/9). Dijelaskan Ruslan bahwa perencanaan tersebut sudah dijalankan, tetapi belum maksimal. Untuk lebih memaksimalkannya, maka pihak sekolah akan merencanakannya lebih lanjut. Saat ini di dalam pembelajaran pihaknya sudah menggunakan ICT, akan tetapi pengunaan tersebut tidak sering dilakukan. “Rencana kami, untuk kedepannya nanti ICT itu sudah terpasang di setiap kelas. Jadi setelah guru masuk kelas tinggal menggunakannya saja. Begitu juga kepada siswa kapan pun mereka mau menggunakannya asalkan mempunyai kemauan untuk belajar, saya persilahkan tidak ada batasnya. Tetapi saya minta jagalah dengan baik karena barang tersebut milik kita bersama,” harapnya. Ruslan juga mengatakan bahwa untuk sekarang ini bengkel sudah disiapkan. Siswa secara bergiliran menggunakannya dan gedungnya pun sudah siap tinggal lagi menunggu alumni yang mau membuka cabang disini. Ruslan akan menarik alunmni SMK IX Lurah untuk bisa bekerja sama dengan sekolah. Sedangkan alumni tersebut akan mengawasi siswa, setelah siswa mempelajari teori di kelas siswa langsung bisa mempraktekkannya dan diawasi oleh alumni-alumni yang sudah sukses. Untuk itu perbaikan servis kendaraan dari konsumen tersebut sesui dengan perkembangan tekhnologi sekarang. Namun demikian, Ruslan tetap berharap dari dukungan semua guru dan siswa agar mau bekerja sama untuk menjadikan SMA IX Lurah lebih baik lagi dan Ruslan pun tidak akan membatasi kreativitas anak didiknya. (tya)

Dijual Toko 1 Lantai (Ready Stock) almt: blkng STM Batanghari (Prm” Rawasari Permai”) LB 4M X 16 M, LT 4M X27 M, Cash/kredit, tnp perantara, Hub. 081273438724, 081366068399 00-00/00

Dijual rumah,luas tanah 2 tbk, luas bangunan 2 tbk, listrik, kamar tidur 3, dapur besar, lok. Tanjung Pinang, Kasang. hub. 0811 7455 39. 03-23/08

Djl Rmh lok RT. 15 No 12 Kel. Kenali Besar kec. Kota Baru, uk. 9 x 14 m. Tnh 4 tmbk (15x25 m) Fas: 3 Kmr tdr, 2 kmr mndi, R. Tamu, R. Klrg R. Dpr. R.sholat, hlmn depan samping luas, PLN, Air, Hub: 081274962464 (TANPA PERANTARA). 22-31/05

dok/Jambi Independent

SEKOLAH UNIK: Panorama di Candi Muarojambi. Di kawasan ini, didirikan sekolah unik bernama Sekolah Alam Raya. Tercatat sudah 70 siswa didik di sekolah tersebut.

Sekolah Alam Raya Di Candi Muarojambi JAMBI – Bagi masyarakat di sekitar situs sejarah percandian Muarojambi, Sekolah Alam Raya mungkin tidaklah begitu asing karena eksistensinya. Meski baru berumur satu tahun, sekolah non formal yang berdiri 28 Februari 2010 lalu itu, didirikan seorang pemuda tamatan Institut Agama Islam Negeri Sultan Thaha Syaifuddin (IAIN STS) Jambi. Mukhtar Hadi SH I, atau yang akrab dipanggil Borju, dengan tekad ingin memberikan pendidikan secara gratis kepada anak-anak di sekitar desa di kawasan Candi Muarojambi, sekaligus ingin mewariskan sejarah kebudayaan Candi Mua-

rojambi anak-anak, makanya membuka Sekolah Alam Raya. “Konsep dari Sekolah Alam Raya ini, kita mengadakan ke­ giatan belajar mengajar di alam terbuka. Jadi, kita manfaatkan alam terbuka untuk wahana memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak,” ungkapnya, kemarin (21/9). Sesuai namanya, alam merupakan media untuk mentransfer ilmu kepada siswa. Dan hal ini, menurutnya, tidak banyak didapatkan di sekolah formal. Di Sekolah Alam Raya, anakanak tidak hanya diberikan pengetahuan mengenai sejarah kebudayaan Candi Muarojambi saja, namun, siswa juga diberikan ilmu pengetahuan umum maupun budi pekerti. Selain itu, anak-anak juga diberikan pengetahuan me­

Dijual Daihatsu Terios TX Manual 2010 Pajak Panjang, Kondisi Mulus Harga : 175 Jt NEGO Hub Star Auto Gallery 08194006666

Dijual Honda New City 2005 VTech Manual, TV, Velk 16 Plat BH Pajak Panjang, Harga NEGO Hub: 082181211727

00-00/00

00-00/00

Dijual Rumah, 2 lantai full, luas 4,5 m x 15 m, full keramik, 325 Juta, Lok. Kebon Handil, hub. 0811 745 539 / 0811 743 238. 03-13/09

Dijual RUMAH Lok Perum Grand Kenali, Kopel, Type 45/120, sudah dikembangkan, full keramik, Hrg 240 jt (nego) Hp. 0852 6666 7272.

ngenai, bagaimana menjaga kelestarian lingkungan, yang tidak sekadar teori, namun dipraktekkan langsung. Seperti halnya dalam tema “Desaku Bersih, Sungai Batanghari Bukan Tong Sampah Raksasa”, dimana, anak-anak diajarkan membuang sampah pada tempatnya, dengan membuat tempat yang diberi nama Bank Sampah. “Kami mencoba sejak dini mengajarkan anak-anak, supaya memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah di Sungai Batanghari, yang selama ini dijadikan masyarakat sebagai tempat pembuangan sampah,” sebutnya. Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Alam Raya sendiri, dilaksanakan setiap hari Minggu, dari pukul 8.00 - 12.00.

Rmhtngkt2,Jl.DarmawangsaKomp. Teguh Permai Duo Blok B No. 2 RT 38/08, Kel. Thehok Kec. Jbi Sltn. LS. 182 m2 LB. 150 m2. Trdri dr 4 kmr tdr, 2 kmr mnd, 1 grs mbl, smr bor, pgr, full krmk, lstrk 1300 watt, djl + perabot (AC, sofa, tmpt tdr, buffet). 0741-446218/ 081366472234.

DiJualJimnyKatana93BH,AC,Tape, BR, VR MLS, H 36 jt NEGO HP: 085266243206

08-15/05

Innova G Diesel Matic 05, Hitam, Nopil 2 Angka, Pjk baru, V Kool Jok kulit, Full Spoiler, Hub. 081274549468, 082180319122. 00-00/00

00-00/00

Dijual cpt Rumah lokasi strategis, LantaiFullkeramik,PagarBesi.lokasi Villa Kenali, Hub. 081532231308.

Dijual Rumah Tipe 186 Fasilitas Lengkap Lokasi Perum Alamanda 2 Lingkar Selatan Hub. 082178596339.

00-00/00

25-00/00

Di JL Rmh, Kntr & Gudang L.T 8 tumbuk, Jl. RD.SK.Syahbudin No 9 B Mayang ( 3 rmh dari RS Kota) Berminat Langsung Ke Lokasi.

Dijual Honda CRV 2010 Coklat Metal Metalik, Full Original, Kondisi Body & Mesin Oke, Hrg : 325 juta (NEGO) Hub: 085381211991

Dijual Land Cruiser 1996, Manual 4x4, Solar, Full Original, Kondisi Body & Mesin Oke, Hrg : 280 juta (NEGO) Hub: 082123518659

07-16/00 00-00/00

11-21/00

Menurutnya, mendirikan Sekolah Alam Raya memiliki tantangan yang tidak mudah, karena banyak kendala yang dihadapi, baik mengenai fasilitas, tenaga pengajar maupun menumbuhkan kesadaran masyarakat. Disebutkannya, siswa-siswi Alam Raya tidak dipungut biaya untuk mengikuti kegiatan belajar. Begitu juga dengan tenaga pengajar, kata Borju, sekolah tenaga pengajar di Alam juga tidak digaji, tapi sukarela. “Inilah, salah satu kendala kami, karena memang yang mengajar disini tidak kami gaji. Namun, alhamdulillah, saat ini sudah ada teman-teman yang mau bergabung dengan kami, untuk membagikan ilmunya kepada anak-anak secara sukarela. Hal

Ford everest (2,5 xlt) tahun 2003, 4x2, wrnbirutuametalik,(pkisndr),flegvariasi + ban (velg lm ada) jok klit pjk sampai bulan 11, (mulus). Kondisi bagus, hub : 081366521972/085266506972

00-00/00

Dijual Honda Addysey Absolute Th. 2004, matik unggu metalik, Kondisi mulus, plat B, Hrg 230 nego, StarAuto Gallery Hp. 0819 400 6666. 06-12/00

Rumah Dijual, Lok. Prmhn Pesona Jambi, Mayang Blck H No. 5 Hrg ng, smr didlm LT 118M2, Type 36 jd Type 90, Garasi, Hub 081532231308. 00-00/00

00-00/00

ini juga sesuai dengan motto kami, semua orang adalah guru,” tambahnya. Sejauh ini, Sekolah Alam Raya telah memiliki jumlah siswa sebanyak 70 orang, yang awal berdirinya hanya sekitar 20 orang. Dirinya berharap, kedepannya Sekolah Alam Raya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah, ka­ rena, selama ini perhatian pemerintah masih cukup minim mengenai keberadaan Sekolah Alam Raya. “Mudah-mudahan Sekolah Alam Raya ini bisa membantu anak-anak, untuk terus mewarisi pengetahuan mengenai kebudayaan Jambi, karena, hal ini sangat penting agar anakanak bisa menularkan ilmunya kepada generasi selanjutnya,” tukasnya. (tya)

Honda ODDESSY Absolutet 2 pg, wrn silver, 04, full audio int, lux, bdy asli, jok kulit, full orisinil, sngt istimewah, jrng ada, BU. 085378533333/083899647889. 19-28/03

Dijual Avanza Tipe G 2007 Silver, Pelek 17, Pajak baru, ban baru, kondisi body dan mesin sangat ok, Hub. 085717000073. 25-01/07

Dijual Cpt RUMAH di Villa Kenali Permai M8 No.11 Mayang Mangurai Tipe 70 sudah dikembngkn, R. Tamu 2, K. Mandi 2, K. Tidur 2, Listrik 1300 watt, Pam, Pagar minimalis (baru) luas 270 m2, (Hoek) Harga 395 Jt nego, bisa tukar tambah mobil CRV/JAZZ Hub. Zepri 081367672372. 11-21/00


Kamis, 22 September 2011

Jambi Independent PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL

Hindustan

Spesialis syawat dan mata tanpa operasi Untuk Umum Ramuan kami diracik oleh pakar Tabib langsung dari Gunung Himalaya Hidustan Menyembuhkan: Syawat - Lemah Syawat -Cepat Keluar - Impoten -Tidah Punya Keturunan - Perbesar Zakar - Ambieyen -Asma -Asam Urat - Kencing Manis Mata - Memerah - Katarak - Rabun Jauh - Rabun Dekat - Slinder - Min Plus - Berlemak - Berair Mudah Perih Ramuan kami tiada duanya, pertama dan paling mujarap di Indonesia. Sudah ribuan pasien berhasil disembuhkan. Bagi anda yang mempunyai keluhan soal syawat dan mata segera konsultasikan kepada kami. Percayalah tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Anda mau berobat. Keharmonisan rumah tangga yang paling penting dalam hidup. Ramuan kami alami tanpa efek samping, cukup satu kali berobat dijamin sembuh untuk selamanya, kami bisa berikan garansi untuk itu. Bapak Tabib Jimmy G S Punjabi Hp: 0812 7858 099 Praktek setiap hari hari pukul 08.00 Wib sampai 21.00 Wib Hari Libur Tetap Buka JL. Hos Cokroaminoto No 32 Psr Keluarga + 100 meter dari Tugu Juang Siping ke arah Simpang Kawat Jambi. Izin Depkes 735/1993


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011


Jambi Independent

Kamis, 22 September 2011

Foto-foto: Eddy Djunaidi/Jambi Independent

Munawir saat mendampingi Mayjend TNI S Widjonarko usai melakukan kunjungan.

Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko saat meninjau ruangan redaksi di lantai IV Jambi Independent.

Foto bersama di lantai II Graha Pena Jambi Independent.

Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko foto bersama di gedung Graha Pena Jambi Independent.

Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko disambut GM Jambi Independent Munawir.

Suasana bincang keakraban yang berlangsung di lantai II gedung Graha Pena Jambi Independent.

Pangdam II Sriwijaya Kunjungi Graha Pena Jambi Independent SUASANA keakraban terlihat saat kunjungan Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko

ke gedung Graha Pena Jambi Independent, kemarin (21/9). Kehadiran Pangdam II Sriwijaya

tersebut disambut langsung General Manager Jambi Independent Munawir, Pemred Jambi Independent Paisal Kumar, Pimpinan Perusahaan L Prawoto dan para awak redaksi, serta karyawan/ti Jambi Independent. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam II Sriwijaya S Widjonarko berharap kerja sama yang baik antara media dan TNI terus berjalan untuk menciptakan suasana

kondusif. Selain itu juga bekerja sama dalam kegiatan sosial maupun olahraga dan kegiatan lain. Usai bincang keakraban di lantai II, Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI S Widjonarko beserta jajarannya mengunjungi dapur redaksi Jambi Independent dan dilanjutkan studio Jambi TV. Kunjungan tersebut diakhiri dengan foto bersama. (edz)

Jambi Independent | 22 September 2011  

epaper Jambi Independent

Advertisement