Issuu on Google+

Jumat, 20 Mei 2011

ECERAN RP. 3.500,-

Syarif Kagumi Noordin dan Mimpi Bertemu Osama CIREBON - Mabes Polri rupanya tak mau terus menerus disudutkan dalam kasus penembakan terduga teroris. Di tengah sorotan publik terhadap kinerjanya yang memakan korban warga sipil di Suko­harjo, Densus 88, kemarin (19/5), membeber barang bukti dan memamerkan sepuluh tersangka kasus bom bunuh diri di Masjid Adz Zikra, Polresta Cirebon. Acara itu sudah disiapkan secara khusus sejak Rabu malam (18/5) lalu. Karena itu, Jawa Pos (induk Jambi Independent) Syarif standby di Mapolresta Cirebon sejak pukul 07.00 pagi, melihat gencarnya persiapan show off force (unjuk kebolehan kekuatan, Red) Densus itu. Sepuluh tahanan tersebut diangkut dua unit mobil Baracuda. Masing-masing unit dijaga lima hingga enam anggota Densus. Semua mata ditutup lakban atau balaklava dengan dua tangan diborgol. n Baca Syarif hal 8

Agung Putu Iskandar/Jpnn

PAMER TERSANGKA: Dua dari sepuluh tersangka teroris dari Cirebon dan Solo yang dibawa ke Polres Cirebon, kemarin (19/5).

Laporan Keuangan Masih Bermasalah Gagal Raih Opini WTP, HBA Akan Ganti Kepala SKPD Bermasalah

93 Rekomendasi BPK Belum Selesai Ditindaklanjuti

JAMBI - Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2010, bermasalah. Ini diketahui dari laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jambi yang diserahkan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, kemarin (19/5). Akibatnya laporan keuangan pemprov gagal meraih opini tanpa pengecualian (WTP). Kepala BPK Jambi Soemardi, dalam sam­ butannya mengatakan, secara garis besar ada tiga permasalahan yang ditemukan BPK dalam pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD/pemprov) tahun 2010 yang sa­ ngat berpengaruh atas kewajaran LKPD. n Baca Laporan hal 2

Selain memeriksa laporan keuangan, BPK juga memantau pelaksanaan tindak lanjut atas temuan-temuan hasil pe­ meriksaan laporan keuangan sebelumnya. Kepala BPK RI perwakilan Jambi Soemardi mengungkapkan, hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov tahun 2005-2009 (lima laporan hasil pemeriksaan), mereka menmukan 109 temuan, meliputi 283 rekomendasi. Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 273 rekomendasi atau 96,47 persen sudah ditindak­lanjuti sesuai rekomendasi. Sementara itu, sisanya, sebanyak 10 rekomendasi atau 3,53 persen sedang (belum selesai) ditindaklanjuti. n Baca 93 Rekomendasi hal 2

grafis: djatmiko/jambi independent

Perlu Revolusi Mental Tahap Kedua

Kurs Dollar Mata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 6,924.94 6,850.15 USD 8,598.00 8,512.00 Sumber: Bank Indonesia

sementara itu...

Penipu CPNS Bergentayangan JAKARTA - Tingginya jumlah tenaga ­ onorer daerah yang menunggu pe­ h ngangkatan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dimanfaatkan para penipu. Dengan berbekal surat berkop Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Re­formasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), para penipu menebar iming-iming bisa menetapkan nomor induk pegawai (NIP). Di antara surat tipu-tipu yang berhasil diperoleh Kemen PAN dan RB, ditanda­ tangani Drs Ismuladi Iskhak. Dalam surat tertanggal 27 April tersebut, Ismuladi mencantumkan NIP 198601080103781631. Setelah diselidiki, nama Ismuladi Iskhak dengan NIP tadi tidak terdaftar sebagai PNS di instansi manapun. Dia membubuhkan tanda tangan atas nama Men-PAN dan RB. Modus yang digunakan dalam aksi pe­ nipuan tersebut, Ismuladi mengirimnya surat ke beberapa tenaga honorer yang menunggu pengangkatan. Dalam suratnya, para penipu menjanjikan bisa me­ngeluarkan NIP pada 16 Mei, tanpa menunggu peraturan pemerintah (PP) yang kini masih menunggu tanda tangan presiden. Puluhan tenaga honorer diketahui telah menjadi korban sindikat tipu-tipu tersebut. Mereka tersebar baik di Jawa maupun luar Jawa. n Baca Penipu hal 2

Tidak terasa “puasa perjalanan dinas sebulan penuh” di PLN sudah berjalan 20 hari. Se­ telah dijalani dengan sungguhsungguh, ternyata tidak juga terlalu berat. Seluruh jajaran PLN, tampaknya, akan mampu menjalani “puasa perjalanan dinas” hingga akhir Mei 2011 ini. Toh tinggal sepuluh hari lagi. Ini berarti pegawai PLN yang melakukan perjalanan dinas yang sebulan mencapai 28.200 orang itu kini tidak ada yang meninggalkan posnya. Apa sajakah pengalaman berat selama dua minggu dilarang melakukan perjalanan dinas? Adakah kejadian mahaberat yang sampai membuat batal puasa? Adakah yang sampai kelaparan yang tidak ter­ tahankan?

CEO PLN Ternyata baik-baik saja. Memang ada tanah longsor di Aek Sibuan, nun di luar kota Padang Sidempuan, Sumut, yang membuat delapan tiang listrik roboh sekaligus. Tetapi, Sudirman, kepala PLN cabang Padang Sidempuan, yang baru sebulan

bertugas di sana (pindahan dari Jatim) bisa mengatasi tanpa mengeluarkan SPPD (surat perintah perjalanan dinas). Pimpinan Wilayah PLN Sumut Krisna Simbaputra juga tetap bisa menegakkan integritas anak buahnya di bulan puasa SPPD ini. Minggu kedua Mei 2011, seorang kepala ranting di kawasan yang jauhnya hampir 100 km dari Medan dilaporkan menerima suap dari pelanggan. Meski nilainya tidak sampai puluhan juta rupiah, yang beginian tidak bisa ditoleransi lagi di PLN. Tindakan untuk kepala ranting itu tetap bisa dilakukan tanpa terhambat oleh program puasa SPPD. Ujian terberat tentu di Lampung. n Baca Perlu hal 8

JPNN

DIMINTA MUNDUR: Mohammad Nazaruddin saat memberikan keterangan tentang kasus dugaan suap Kemenpora, Selasa (10/5).

Dewan Kehormatan Minta Nazaruddin Mundur JAKARTA - Permintaan agar Muhammad Nazaruddin segera mengakhiri kiprahnya sebagai bendahara umum Partai Demokrat semakin kencang. Sejumlah anggota Dewan Kehormatan Demokrat juga ikut mem-

berikan sinyal bagi Nazaruddin yang tersandung kasus suap Sesmenpora Wafid Muharam terkait proyek wisma atlit Sea Games untuk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban. n Baca Dewan hal 2

Christina Sunardi, Dosen Gamelan di University of Washington, Seattle, AS

Beli Gender dari Klaten, Kangen Makan Soto Tidak banyak orang yang mau belajar alat musik Jawa alias gamelan. Lebih-lebih di Negeri ­Paman Sam. Namun, Christina Sunardi berbeda. Selain lihai memainkan gamelan, dia mengajarkannya kepada para mahasiswanya. Berikut laporan CANDRA WAHYUDI yang baru datang dari Seattle, AS. CANDRA WAHYUDI/JPNN

IBUNYA berdarah Jerman. Sang ayah adalah keturunan negro Amerika. Lahirnya pun di California. Sama sekali tidak ada “warna” Indonesia dalam

CINTA INDONESIA: Christina Sunardi (dua dari kiri) bersama para mahasiswi pemenang Her View Jawa Pos di University of Washington, Seattle, AS.

tubuh Christina Sunardi. Namun, jangan tanya tentang kecintaan Christina ke-

pada Indonesia. Tak hanya piawai berbahasa Indonesia, perempuan 34 tahun itu juga

gandrung serta mahir memainkan gamelan, perangkat musik khas Jawa yang bahkan

tidak banyak digemari warga pribumi. Nuansa Indonesia sangat te­ rasa di ruangan kerja Christina. Beberapa lembar kain batik menempel di dinding. Replika wayang kulit Gatotkaca bertengger kukuh di salah satu rak meja. Beberapa topeng menghiasi bagian meja lainnya. Christina juga memajang sejumlah ornamen wayang Po­tehi. Sementara itu, di sudut yang lain, dia menempatkan gender, salah satu peranti gamelan. “Ini saya beli dari Klaten,” kata Christina. Semua berawal pada 1997. Saat itu Christina berstatus mahasiswi di University of Cali­ fornia, Berkeley. Dia mengambil jurusan musik. n Baca Beli hal 2


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Laporan Keuangan Masih Bermasalah----------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1 Karena permasalahan itu, laporan pemeriksaan keuangan (LHK) Jambi hanya meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP). Permasalahan tersebut, menurut Soemardi, merupakan gabungan antara ketidaksesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan tahun 2005, kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan, kelemahan sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Masalah yang pertama adalah terdapat ketidaksesuaian antara klasifikasi anggaran dan realisasi penggunaannya. Yaitu penggunaan langsung penerimaan daerah untuk belanja pegawai dan belanja barang dan jasa pada empat SKPD, sehingga tidak terlaporkan pada LRA. Kemudian penggunaan anggaran yang tidak tepat peruntukannya pada enam SKPD dan jasa pelayanan medik di RSUD Raden Mattaher dan belanja barang dan jasa yang merupakan beban tahun 2009, tetapi dipertanggungjawabkan tahun 2010,” jelasnya. Kedua, terdapat permasalahan pencatatan dan pertanggungjawaban, di antaranya Pemerintah Provinsi Jambi belum mencatat nilai investa-

si nonpermanen atas dana bergulir KUPEM berdasarkan nilai bersih yang dapat direalisasikan (net realizable value). “Sisa kas per 31 Desember 2010 atas TUP Jamkesda di luar penguasaan bendahara pengeluaran Dinas Kesehatan. Meskipun sudah dinihilkan, namun belum ada bukti pertanggungjawabannya,” ungkap Soemardi. Masalah ketiga, terdapat permasalahan dalam pengelolaan aset daerah yang belum memadai. Yaitu aset tetap tanah. Terdapat tanah sebanyak 11 bidang dengan luas 27.668 M2 tidak diketahui keberadaannya. Penilaian kembali atas aset tanah yang telah dilaporkan dalam neraca tahun 2002 dengan menggunakan NJOP tahun 2009 tidak sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Kemudian, aset tetap tanah sebanyak 41 bidang seluas 5.140.700M2 atau sebanyak 20 bidang berdasarkan hasil inventarisasi tahun 2002 tidak diketahui nilainnya. Selanjutnya, aset tetap peralatan dan mesin. Terdapat alat-alat berat yang tercatat dalam laporan hasil inventarisasi tidak ditelusuri keberadaannya. Menurut Soemardi, saldo aset tetap lainnya juga bermasalah. Terdapat buku-buku kepustakaan dan alat peraga

pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tidak dirinci/didukung dengan buku inventaris dan tidak berada dalam penguasaan dinas pendidikan, karena telah dihibahkan kepada sekolah se-Provinsi Jambi. “Aset-aset lainnya yang bermasalah, karena ada beberapa aset yang berada dalam penguasaan pihak lai dan aset rusak yang belum dapat diyakini kewajarannya. Karena tidak diketahui keberadaannya, penyimpanannya tidak tertata dan tidak dapat dikenali lagi, sehingga tidak memenuhi asersi keberadaan. “Karena tiga permasalahan tersebut, maka Jambi kembali meraih opini WDP,” kata Soemardi. Opini atas LKPD ini sama seperti tahun sebelumnya. Artinya belum mengalami peningkatan. Tapi, dari sisi penyajian LKPD telah mengalami kemajuan atau peningkatan dalam rangka memperbaiki opini atas laporan keuangan. “Sudah ada peningkatan. Seperti adanya perbaikan sistem pembukuan dan pencatatan terhadap transaksi yang terjadi dan menata aset daerah melalui inventarisasi. Hanya saja belum dilaporkan dan belum dilaksanakan secara menyeluruh pada semua SKPD,” jelasnya. Menurut Soemardi, se-

lain tiga permasalahan yang mempengaruhi kewajaran LKPD Tahun 2010 tersebut, BPK juga menemukan permasalahan lain terkait lemahnya pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Permasalahan tersebut di antaranya ada penganggaran belanja pada 12 SKPD yang tidak tepat. Pada satu SKPD ada nilai atau harga satuan persediaan yang tidak dicatat serta kekurangan fisik persediaan pada lima SKPD. Selain itu Buku Inventaris Barang Daerah per 31 Desember 2010 belum diperbaiki dan buku laporan mutasi barang 2010 belum dibuat. “Kemudian aset tetap gedung dan bangunan berupa rumah dinas dokter RSUD Raden Mattaher sebanyak 14 unit dan perolehan tahun 1989 tidak diketahui nilainya dan belum tercatat dalam neraca,” ungkapnya. Selain itu, permasalahan terkait ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan juga masih terjadi. Seperti keterlambatan penyetoran PFK pajak negara, terlambat menyetor sisa kas, dan ketidaksesuaian belanja perawatan kendaraan bermotor dengan

93 Rekomendasi BPK Belum Selesai Ditindaklanjuti ------------------dari hal 1 Selanjutnya, hasil pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu tahun 2005-2010 -sebanyak 17 objek pemeriksaan-- BPK mengungkapkan 168 temuan, yang meliputi 389 rekomen-

dasi. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 306 rekomendasi atau 78,66 persen telah ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi,” kata Soemardi. Sisanya, sebanyak 83 rekomendasi atau 21,34 persen, se-

dang ditindaklanjuti. Dari data di atas, Pemprov Jambi masih memiliki pekerjaan rumah (PR) 93 rekomendasi BPK yang belum selesai ditindaklanjuti. “Kami berharap DPRD dapat membantu tindak lanjut

hasil pemeriksaan oleh Pemprov Jambi, sehingga tidak ada masalah yang sama pada tahun berikutnya. Selain itu, kualitas laporan keuangan dapat terus ditingkatkan oleh pemerintah daerah,” harapnya. (tya)

Penipu CPNS Bergentayangan --------------------------------------------dari hal 1 Bahkan, belum lama ini, rombongan salah satu DPRD di Sumatera melaporkan hal tersebut ke BKN. Kepala Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat memastikan bahwa surat tersebut dan surat-surat semacamnya adalah palsu dan menipu. “Aturan untuk pengangkatan CPNS dari tenaga honorer masih belum terbit,” tandasnya. Otomatis, hingga sekarang masih belum ada landasan hukum untuk melakukan pengangkatan menjadi CPNS. Tumpak menuturkan, munculnya peluang penipuan tersebut terjadi karena adan-

ya masa jeda antara proses verifikasi para tenaga honorer dengan penetapan PP pengankatan tenaga honorer. Dia masih belum bisa memastikan kapan aturan pengangkatan tersebut turun. Data di BKN, jumlah tenaga honorer daerah yang menunggu pengangkatan saat ini sebanyak 569.922 orang. Informasi yang ditampung BKN, oknum-oknum yang mengaku bisa memasukkan tenaga honorer ke dalam data base pengangkatan CPNS mulai bermunculan. “Seperti biasa, oknum tadi juga meminta imbalan sejumlah uang,” papar Tumpak. Nilainya mulai dari Rp 50 juta hingga lebih

dari Rp 100 juta. Setelah menirima sejumlah uang, sang penipu benar-benar mengeluarkan NIP kepada para tenaga honorer tersebut. Namun, kata Tumpak, setelah dicek ke Direktorat Pengolahan Data, NIP tadi palsu. Saat ini, BKN bersama kepolisian terus berupaya mengejar penipu yang meresahkan para tenaga honorer tersebut. “Beberapa oknum sudah berhasil ditangkap,” tutur Tumpak. Tapi sementara, BKN masih belum mau membeber identitas dan tempat operasi para penipu itu. Yang jelas, mereka ada yang PNS dan ada juga non-PNS.

Dia kembali mengingatkan, para tenaga honorer harus lebih hati-hati dalam menyikapi setiap iming-iming. Sebab, selama belum ada penetapan PP tentang pengangkatan tenaga honorer, tidak ada pengankatan tenaga honorer menjadi CPNS. Tumpak mengatakan, informasi akurat tentang perkembangan pengangkatan tenaga honorer bisa diakses di www.bkn.go.id dan www. sesmabkn.com. Sementara pengumuman yang muncul di situs www.bknprofile.com adalah palsu. “Situs itu bukan milik resmi BKN,” pungkas Tumpak. (jpnn)

Beli Gender dari Klaten, Kangen Makan Soto----------------------------dari hal 1 Dalam sebuah kesempatan, dia mengikuti program pertukaran mahasiswa dengan Indonesia. Jadilah dia menapakkan kakinya di Jogjakarta. Kecintaannya akan musikmusik etnik semakin membahana selama dirinya tinggal di Kota Gudeg itu. Dia seakan berada di tempat yang pas untuk belajar gamelan. Maklum, Jogjakarta adalah salah satu daerah di mana gamelan masih sangat eksis. “Saya suka suaranya. Sangat lembut,” ungkap Christina tentang latar belakang ke­ cintaannya pada gamelan. Dasar pencinta musik, Christina tak hanya belajar gamelan. Dia juga mempelajari ragam musik lain di Nusantara. Mulai Bali sampai Sunda. Tak hanya musik, dia juga mendalami seni tari dari daerah-daerah tersebut. Alhasil, perempuan yang me­ ngaku lahir pada Selasa Pa­ hing itu menguasai beberapa jenis tarian. Sebut saja kecak, remo, dan jaipong. Semangat belajar Christina sungguh besar. Tak hanya di Jogjakarta, dia juga menjelajah beberapa kota di Jawa Tengah serta Jawa Timur untuk menambah ilmu. Lambat laun, pengetahuannya pun me­ ningkat. Dia tak hanya menguasai musik dan tari, tapi juga mulai memahami budaya Indonesia. Hal itu sedikit banyak memengaruhi gaya hidupnya. Selain bahasa Indonesia, dia menguasai sejumlah kosakata bahasa Jawa. Christina bahkan sangat medok saat berbicara dalam bahasa Indonesia. “Kalau

musik, saya banyak dipenga­ ruhi Jogja. Namun, kalau bahasa, saya lebih dekat dengan Jawa Timur,” ujarnya. Sayangnya, petualangan Christina di Indonesia tidak berlangsung lama. Krisis ekonomi dan politik yang terjadi di Indonesia memaksanya pulang kampung ke Amerika. Program yang diikutinya berakhir lebih cepat. Namun, kondisi itu tak melunturkan rasa cinta Christina pada Indonesia. Terlebih, hatinya pun sudah tertambat pada seorang pria lokal bernama Sunardi. Jalinan asmara keduanya tumbuh karena sama-sama meng­ geluti kesenian Jawa. Setelah krisis berlalu, Christina mendapat kesempatan kembali ke Indonesia. Petualangannya pun berlanjut. Dia memperdalam ilmu gamelan dan menari di sebuah sanggar di Tumpang, Kabupaten Malang. Dia juga sempat belajar menyanyi lagu-lagu Jawa serta beberapa kali tampil sebagai sinden. Dia juga meleburkan diri dalam aneka budaya lokal. Suatu ketika, Christina tampil sebagai salah seorang pen­ dukung dalam perhelatan budaya bantengan yang sangat khas di Malang. Dia juga mempelajari tari kuda lumping. “Hanya sebatas penari, tidak sampai makan kaca,” selorohnya. Christina juga terus mendekatkan diri dengan warga lokal. Salah satunya dengan tampil dalam panggung kesenian saat perayaan Agustusan.

Dalam sebuah kesempatan setelah menghibur penonton di panggung, Christina mendapat bayaran Rp 5 ribu. Hal itu membuatnya terkejut. “Sebenarnya saya tidak mau dibayar. Uang itu akhirnya saya simpan,” ungkapnya. Pada 2002, hubungan Christina dengan Indonesia semakin lengkap. Setelah melewati masa pacaran cukup lama, dia akhirnya menikah dengan Sunardi. Sejak itu pula Christina menambahkan kata Sunardi di belakang namanya. Pasangan tersebut kini menetap di Seattle. Hal itu tak lepas dari posisi Christina sebagai dosen di University of Washington di kota tersebut. Christina kini menyandang status asisten profesor ethnomusicology, bidang studi yang mempelajari musik dari ragam budaya yang ber­ beda. Terutama dari luar Barat. Selain musik Jawa alias gamelan, di University of Washington juga diajarkan musik dari negara-negara Asia lainnya. Tugas Christina tidak mudah. Mahasiswanya pun tidak banyak. Hanya 14 orang. Namun, hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk menularkan seni gamelan kepada mahasiswa Amerika. “Saya ingin orang Amerika tahu bahwa Indonesia memiliki kesenian yang hebat,” tuturnya. Butuh ketelatenan dan ke­ sabaran ekstra bagi Christina untuk mengajarkan gamelan kepada mahasiswanya. Christina juga harus sangat bersabar. Dia mengajak maha-

siswanya mengenal satu demi satu peranti gamelan. Mulai gong, gambang, gender, bonang, kenong, kendang, sampai pekik. Juga, alat-alat musik pendukung lain seperti seruling, siter, serat rebab. “Kalau mereka sudah bosan dengan alat musik yang satu, saya hentikan dan ganti dengan yang lain,” ujarnya. Tantangan lainnya adalah menyelaraskan budaya Ame­ rika dengan falsafah gamelan. Christina pun harus berkalikali mengingatkan mahasiswanya agar melepas sepatu ketika memasuki arena panggung tempat gamelan. Dia juga meminta mahasiswanya untuk “meng­ hormati” gamelan dengan tidak duduk seenaknya kala memainkan alat musik tersebut. Dalam sebuah kesempatan, Christina hanya bisa gelenggeleng kepala ketika menyaksikan mahasiswanya menabuh gong sambil men­dengarkan musik lewat earphone. Bagi Christina, Indonesia sudah seperti negeri keduanya. Selain karena suaminya berasal dari Indonesia, dia sangat mencintai budaya Nusantara. Pengalaman tinggal dan kecintaan pada budaya membuat dirinya tidak bisa lepas dari Indonesia. Dalam waktu dekat, dia berencana kembali ke Indonesia. Ada banyak hal yang membuat dirinya kangen Indonesia. Bukan hanya seni budayanya, tapi juga masakan. Nah, untuk yang satu ini, Christina punya keinginan khusus. “Saya ingin makan soto,” ungkapnya. (*)

surat keputusan gubernur. Lalu, pengelolaan beasiswa peningkatan mutu pendidikan yang tidak sesuai dengan pergub, sehingga terjadi pemborosan yang berindikasi merugikan keuangan daerah. Terpisah, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengaku, sudah menduga sebelumnya bahwa laporan keuangan Pemprov Jambi masih meraih opini WDP. “Kita sudah perkirakan dari awal tahun ini masih meraih opini WDP. Tapi dengan hasil temuan dan catatan rekomendasi BPK, kita bertekad akan memperbaiki, karena prosedurnya memang begitu,” ujarnya. Terkait banyaknya SKPD yang bermasalah, menurut HBA, dirinya akan memberi-

kan teguran tertulis. “Kalau memang tidak mampu tidak menutup kemungkinan akan ada penggantian (reshuffle),” tandasnya. Diinformasikan, saking geramnya HBA, dia langsung melengserkan Kepala Biro Aset Pemprov Jambi Usup Supriatna. Dan kepada penggantinya, Masheruddin, dia memberikan deadline enam bulan untuk menyelesaikan seluruh temuan BPK atas aset Pemprov Jambi. “Karena masalah ini sudah menjadi temuan bertahuntahun oleh BPK RI,” kata gubernur ketika dikonfirmasi, tak mau menegaskan soal adanya pergantian kepala biro itu. Meskipun sudah memberikan tenggat waktu atau deadline, gubernur tetap mengaku

tidak gampang menyelesaikan pendataan dan mengurus aset ini. Pasalnya, aset pemprov yang ada sudah banyak yang hilang dan berganti kepemilikan. Jika memang aset tersebut sudah tidak jelas lagi keberadaannya, kata dia, sebaiknya diajukan permohonan untuk penghapusan. Memang cukup banyak aset pemprov yang sudah hilang, baik itu milik pemprov langsung ataupun aset pemprov dari hibah pemerintah pusat. Sebagai contoh, kata gubernur, lahan di Margoyoso yang statusnya milik pusat yang dihibahkan ke Pemprov Jambi, ternyata sudah banyak dikuasai masyarakat. (tya/nas)

Dewan Kehormatan Minta Nazaruddin ----------dari hal 1 Anggota Dewan Kehormatan Demokrat EE Mangindaan mengatakan, dugaan keterlibatan kader PD dalam kasus suap Sesmenpora menyebabkab partai berlambang Mercy itu menjadi bahan pembicaraan. “Kalau dia (Nazaruddin, Red) mundur, kan selesai. Silakan dia yang mikirkan sendiri setelah itu,” kata Mangindaan yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di komplek Istana Presiden, kemarin (19/5). Dewan Kehormatan, kata dia, bekerja berdasarkan kode etik partai. Sementara untuk urusan hukum, PD menyerahkan kepada KPK. Saat ini Dewan Kehormatan berupaya menetralisir pemberitaan yang terus berkembang. “Jadi kita coba menetralisir itu. Coba ditertibkan dulu,” kata Mangindaan. Saat ini, Dewan Kehormatan juga meminta Ketua Umum PD Anas Urbaningrum untuk berkomunikasi dengan Nazaruddin. “Iya untuk berkomunikasi dengan yang bersangkutan, kalau dia harus memertanggungjawabkan berita-berita itu sendiri,” urainya. “Kalau terus-menerus gonjang-ganjing seperti ini, kurang bagus bagi partai. Kita kasih contoh, kalau mundur sendiri kan mulia,” sambung anggota Dewan Pembina PD itu. Anggota Dewan Kehormatan Demokrat yang lain, Jero Wacik menambahkan, pembahasan mengenai kode etik dan etika moral terkait Nazaruddin sudah hampir rampung. Lima anggota Dewan Kehormatan yang dipimpin Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono segera memberikan keputusan final. “Sudah dapat, jadi prinsipnya etika dan moral Dewan Kehormatan ambil tindakan sesuai AD/ ART partai,” kata Jero Wacik. Dia enggan

membeberkan hasil Dewan Kehormatan terkait Nazaruddin. Namun dicontohkannya, salah satu pelanggaran kode etik adalah mencemarkan nama baik partai. “Itu kan kualitatif yang bagaimana mencemarkan partai. Seberapa cemar itu kan ada tingkatannya. Sehingga kami sangat hati-hati juga,” papar Jero yang juga Menbudpar itu. Dia menyebut beberapa contoh sanksi, misalnya teguran, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian dari partai. Secara terpisah, permintaan agar Nazaruddin legawa mundur dari Mangindaan ditanggapi miring anggota Tim Investigasi Demokrat Ruhut Sitompul. Dia menyatakan, pernyataan sejumlah elit partai terkait kasus Nazaruddin belakangan ini, tidak mencerminkan sosok elit. “Kelakuan mereka banyak yang tidak elit,” sindir Ruhut. Kader Partai Demokrat, tambah dia, seharusnya menahan omongan terkait kasus sesmenpora. Sebab, menurut dia, pernyataan akan menghukum seseorang dengan menonaktifkan atau memberhentikan tanpa menunggu proses hukum adalah tindakan pihak yang tidak mengerti hukum. “Saya orang hukum dan mengerti bahwa di dalam sebuah kasus kita menganut asas praduga tak bersalah, saat ini, semua sedang berproses dan kita menghormati KPK,” ujar ketua departemen komunikasi dan informasi DPP Demokrat tersebut. Mantan pengacara sekaligus artis itu juga yakin, pernyataan dan pandangannya senafas dengan SBY sebagai pimpinan tertinggi Demokrat. “Jadi orang yang mengatakan akan menonaktifkan itu, bukan hanya tidak mengerti hukum, tapi juga tidak memahami

Pak SBY sebagai pimpinan,” imbuhnya. Apakah ini bukti kalau benar ada perpecahan di tubuh Demokrat sebagai kelanjutan dari kongres terdahulu? Ruhut tetap membantahnya. “Nggak ada perpecahan, karena Pak SBY mengajarkan kami dalam melakukan apapun untuk siap kalah siap menang,” singgungnya, lagi. Meski demikian, dia tidak menolak, kalau ada upaya pihak-pihak luar Demokrat yang berusaha memanfaatkan isu ini untuk memecah-belah partai. “Karenannya, orang Demokrat harusnya juga sadar untuk tidak mau dipecahbelah,” imbuh Ruhut. Sementara itu, di bagian lain, kasus dugaan suap di Kementrian Pemuda dan Olahraga juga mulai bergulir di ranah parlemen. Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai, sudah saatnya Badan Kehormatan (BK) DPR RI sebagai alat kelengkapan yang sah secara tegas melakukan tindakan atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Muhammad Nazaruddin. “Ketika DPR mendapat sorotan negatif semacam ini, lembaga yang berwenang melakukan penertiban adalah BK,” kata Pram-sapaan akrab Pramonokepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (19/5). Menurut Pram, dengan kewenangannya saat ini, BK seharusnya bisa melakukan tindakan tegas. Namun, pasca penetapan tata beracara dan peraturan kode etik baru, BK nampaknya masih dirundung oleh tarik-menarik kepentingan di internal. BK seharusnya bisa melepaskan diri dari konflik kepentingan dan bekerja secara efektif. “Saya ingin konflik BK ini segera diselesaikan,” ujar politisi PDIP itu. (jpnn)

UNTUK MENGATASI ALERGI, ARPAN, S.Pd PERCAYA PADA HERBAL

“Jika alergi saya kambuh, saya seringkali merasa gatal-gatal,” keluh Arpan, S.Pd, yang telah 1 tahun menderita alergi. Ia menduga, mengkonsumsiikanlautsebagaipenyebab dirinya menderita keluhan tersebut. Tak mau terus mengalami alergi, pria yang berprofesi sebagai guru SMA itu pun tertarik mencoba pengobatan yang alami, dan Gentong Mas menjadi pilihannya, “Karena Gentong Mas itu terbuat dari bahanbahan alami, saya tertarik untuk mencoba.Ternyatabaruhabis1kotak, manfaatnya sudah saya rasakan. Sekarangkeluhankarenaalergisudah berkurang, badan pun jadi terasa segar, sudah jarang capek.” Ungkap pria berusia 39 tahun tersebut. Mahalnya pengobatan konvensional serta ketakutan terhadap

efeksampingyangditimbulkanoleh obat ini, menjadikan masyarakat banyak beralih ke pengobatan herbal. Alhasil, obat herbal pun menjadi tumpuan harapan bagi pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Di berbagai negara, hal ini dikenal sebagai “gelombang hijau baru” atau new green wave. Gerakan ini berupaya menggunakan kembali bahan-bahan yang didapat dari alam. Setelah merasakan manfaatnya, kini pria yang berdomisili di Desa Sumur Gedang, Kec. Pesisir Bukit, Jambi tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan lancar. Ayah 2 orang anak itu pun tak seganseganmembagipengalamansehat yang dialaminya dengan orang lain, “Semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. DibandingkandenganGulaTebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandunganmakrodanmikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren pun mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi danenergi,memperbaikikerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem

pencernaan. Sementara Habbatussauda, biji hitam yang telah dikenal ribuan tahun yang lalu dan digunakan secara luas olehmasyarakatIndiadanTimurTengah, dipercaya dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapatdikeluarkandikeluarkanmelalui kotoran, urine dan keringat serta berperan sebagai anti alergi. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olah-raga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakinbanyakmasyarakatmengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas. com.BagiAndayangmembutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Jambi : 081366971641 0741-7102944 Batanghari : 08127469614 Bangko : 085273917401 Muarojambi : 082176501222 Bungo : 085378933881 Tanjabbar : 085266064889 Kerinci : 081366375643 Sarolangun : 085378334800


ekonomi & keuangan

Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

SIAP TERBANG: Pesawat Manadla Air di salah satu bandara. Maskapai Mandala Airlines, setelah vakum beberapa waktu, dalam waktu dekat akan kembali mengoperasikan pesawat-pesawatnya.

Investor Asing-Lokal Hidupkan Mandala JAKARTA - Maskapai Mandala Airlines yang stop beroperasi sejak 13 Januari 2011 lalu bersiap membuka penerbangannya kembali. Setelah Februari lalu sejumlah kreditur menyetujui opsi konversi saham, kini setidaknya ada dua investor strategis yang siap menanamkan modalnya. “Direktur Utama-nya sudah menemui saya, dia menyampaikan bahwa sudah ada investor yang siap masuk,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti Singoyuda usai rapat kerja antara Komisi V DPR RI dengan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rabu malam (18/5). Pertemuan antara Dirut Mandala dengan Dirjen Udara dilakukan di Kementerian Perhubungan. Dalam pertemuan itu, Diono menceritakan kondisi

terakhir upaya pemulihan kondisi maskapai yang kesulitan keuangan itu. Saat ditanya apakah investor yang mengambil alih Mandala adalah perusahaan asing atau perusahaan lokal, Herry mnolak untuk menjelaskan lebih lanjut. Dia hanya mengisyaratkan bahwa yang masuk merupakan investor gabungan. “Gabungan, dalam dan luar negeri,” tukasnya. Herry tidak ingin membuka siapa saja nama investor yang masuk ke Mandala itu. Sebab hal itu akan dijelaskan oleh manajemen Mandala. Bukan hanya siapa investor yang telah bersedia menyuntikkan dananya ke Mandala, tetapi manajemen juga menjelaskan mengenai programprogram restrukturisasinya. “Yang pasti pekan ini diumumkan program-programnya,” kata dia. Sejak beberapa bulan terakhir, manajemen Mandala

seolah menutup rapat upaya restrukturisasi yang dilakukan untuk kembali menghidupkan operasional perusahaan itu. Bahkan Head of Corporate Communication, Nurmaria Sarosa yang selama ini menjadi juru biacara hanya menjawab singkat melalui pesan singkatnya. “Saya belum boleh bicara oleh manajemen,” cetusnya. Calon kuat investor asing yang akan menanamkan modalnya ke Mandala adalah Tiger Airways, perusahaan penerbangan asal Singapura yang dikabarkan bakal memborong 33 persen saham Mandala. Tiger Airways Holdings Limited merupakan perusahaan aviasi yang sudah listing lantai bursa di Singapore Exchange (SGX). Perusahaan aviasi ini mempunyai 24 pesawat di Singapura dan Australia berjenis Airbus A320-200 serta dua pesawat jenis Airbus 319. Per 31 Maret 2011, saham

Tiger Airways dikuasai oleh Singapore Airlines Limited sebesar 32,9 persen, kemudian 8,1 persen dimiliki The Capital Group Companies Inc, lantas 7,4 persen dimiliki oleh Dahlia Investment Pte Ltd dan sisa saham sebesar 5,055 dimiliki oleh Schroder Investment Management Group. Selain Tiger Airways, Dirjen Udara juga pernah menyebut LCNC (Hong Kong) juga mengincar saham Mandala. Sementara investor lokal nantinya akan menjadi pemegangsahammayoritasMandala, seperti diamanatkan UndangUndang minimal pengusaan dalam negeri harus 51 persen. Da beberapa perusahaan yang menjadi kandidat diantaranya Manunggal Grup, Sinar Mas Grup atau pengusaha Jusuf Merukh yang memiliki saham perusahaan pertambangan Newmont. “Nanti pada waktunya ya,” kata Nurmaria.(jpnn)

Pecat Dirkeu, Elnusa Mejahijaukan Bank Mega JAKARTA - PT Elnusa Tbk (ELSA) melakukan tindakan tegasdengan memecatdirektur keuangan Santun Nainggolan yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya dana deposito perseroansebesarRp111miliar. Tindakan tegas juga dilakukan anak usaha Pertamina itu dengan mengajukan gugatan perdataterhadapPTBankMega Tbk (MEGA). Direktur Utama ELSA Suharyanto mengatakan, pemberhentian Santun merupakan salah satu kesepakatan dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di kantornya kemarin. Jabatan direktur keuangan berpindah kepada Sabam Hutajulu. “Tapi bukan berarti kita menganggap beliau (Santun) sudah pasti bersalah. Tapi semata-mata supaya perusahaan tetap berjalan,” ujarnya kemarin. Komi saris Utama ELSA Waluyomenambahkanbahwa

posisi yang ditinggalkan Santun sangat vital sehingga harus dijalani oleh seorang yang ahli di bidangnya dan fokus. Atas dasar itu lah jabatan itu sementara sempat dibebankan kepada Lucy Sycilia yang jabatan aslinya Direktur SDM dan Umum. “Posisi ini tidak pernah kosong. Sejak pak Santun diamankan pihak berwajib, langsung dijabat oleh bu Lucy,” terangnya. Secara kebetulan, kata Waluyo, ada kesempatan yang tepat untuk memilih direktur keuangan baru melalui RUPST kemarin dan dipilih Sabam Hutaluju sebagai penggantinya. “Keputusan ini, buat pak Santun tujuannya supaya dia lebih fokus urusannya dengan pemeriksaan (kepolisian) tersebut,” ucapnya. Dana deposito berjangka milik ELSA yang ditempatkan di Bank Mega cabang Jababeka, Jawa Barat, sebesar Rp 111 miliar hingga saat ini memang

belum jelas rimbanya. Meski begitu, pihak ELSA meyakini masih bisa ditemukan. “Kami yakin, kami punya bukti kuat bahwa dana itu masih ada di bank Mega. Jadi itu yang kami kejar,” kata Suharyanto. Maka ELSA secara resmi melayangkan gugatan perdata kepada bank Mega tanggal 18 Mei 2011 terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor registrasi 284/ pdt.g/2011 PN Jaksel. “Di dalam aplikasi transfer jelas bahwa dana yang di bank Mega adalah deposito berjangka. Belum pernah dicairkan kecuali yang Rp 50 miliar sehingga tersisa Rp 111 miliar (dari total Rp 161 miliar),” tutur Dodi S Abdulkadir, kuasa hukum ELSA untuk kasus ini. Dalam peraturan Bank Indonesia (BI), kata Dodi, ada resiko operasional bagi sebuah bank termasuk di dalamnya tentang unsur kesalahan manusia dan kesalahan sistem. “Dan jika itu

terjadi maka menjadi tanggung jawab bank. Sekarang kalau dinilai ada pemalsuan tanda tangan sehingga akhirnya dana itu dicairkan pihak tidak bertanggung jawab, terus siapa yang salah? Kenapa kok bisa cair,” ungkapnya. Do mengatakan pihaknya memiliki cukup bukti yaitu bilyet dan surat otentik bahwa perintah transaksi senilai Rp 161 miliar ke Bank Mega cabang Jababeka adalah deposito berjangka. Kalaupun Bank Mega memberikan istilah berbeda yaitu Deposito on Call, kata Dodi, bukan masalah karena di suratnya tertulis dengan jelas bahwa itu adalah deposito berjangka. “Besok (hari ini) atau selambat-lambatnya dua hari ke depan kami akan kirim surat ke BI untuk meminta BI selaku bank sentral memberikan sanksi kepada bank Mega. Karena walau bagaimanapun kasus ini adalah kelalaian perbankan,” tegasnya.(jpnn)

Agus Marto Melawan

cana pemerintah melalui PIP untuk membeli saham Newmont. Kedua, pemerintah atau menteri keuangan akan mengirim surat kepada Komisi XI DPR untuk minta persetujuan.?Ketiga, DPR dan pemerintah memiliki waktu satu minggu untuk mencari kesepakatan dan selama proses berlangsung, pemerintah tidak boleh melakukan pembayaran kepada Newmont. Keempat, jika dalam satu minggu ke depan tidak ada kesepakatan, maka Komisi XI DPR akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi atas pembelian saham Newmont. “Tentu, kami berharap ada kesepekatan antara DPR dengan pemerintah,” kata Harry. Namun, rupanya, beberapa poin tersebut tidak diterima sepenuhnya oleh menteri keuangan. Agus mengatakan, pemerintah memang akan

berupaya mencari kesepakatan dengan DPR, tapi terkait apakah pemerintah akan mengirim surat untuk meminta persetujuan DPR, hal itu belum disepakati. “Jadi, pemerintah bisa mengirim surat, atau tidak mengirim surat (minta persetujuan),” ucapnya.? Sebelumnya, Agus Marto tetap bersikukuh, pembelian 7 persen saham Newmont oleh PIP sudah sesuai aturan. “Kalau memang ada kesalahan dalam proses divestasi ini, saya siap mundur,” tegasnya. Pernyataan Agus tersebut merupakan respon atas pandangan anggota-anggota Komisi XI DPR yang menilai pembelian saham Newmont oleh PIP melanggar aturan dan tidak memiliki dasar hokum Alasannya, dana pemerintah di PIP seharusnya hanya dikhususkan untuk pembiayaan proyek infrastruktur.(jpnn)

Sengketa Divestasi Newmont dengan DPR JAKARTA-Sengketa divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) membuat hubungan Komisi XI DPR dan pemerintah memanas. Komisi XI DPR terus menekan, namun Menteri Keuangan Agus Martowardojo melawan Agus Marto menegaskan, dengan atau tanpa persetujuan dari Komisi XI DPR, pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan tetap membeli 7 persen saham divestasi Newmont. “Kami akan coba cari titik temu, tapi jika tidak ketemu (sepakat, Red), ya kami akan

jalan (melakukan pembelian, Red),” ujarnya usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR Rabu malam (18/5). Rapat kerja antara menteri keuangan dan DPR Rabu lalu memang berlangsung alot dan panas. Rapat yang berlangsung sejak siang tersebut diwarnai beberapa kali skors. Rapat baru berakhir sekitar pukul 23.15 WIB setelah sebelumnya dilakukan lobi antara pemerintah dengan pimpinan Komisi XI DPR selama hampir dua jam. Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz mengungkapkan, ada beberapa poin hasil lobi. Pertama, Komisi XI DPR belum menyatakan persetujuan terhadap ren-


Jumat, 20 Mei 2011

PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL

Hindustan

Spesialis syawat dan mata tanpa operasi Untuk Umum Ramuan kami diracik oleh pakar Tabib langsung dari Gunung Himalaya Hidustan Menyembuhkan: Syawat - Lemah Syawat -Cepat Keluar - Impoten -Tidah Punya Keturunan - Perbesar Zakar - Ambieyen -Asma -Asam Urat - Kencing Manis Mata - Memerah - Katarak - Rabun Jauh - Rabun Dekat - Slinder - Min Plus - Berlemak - Berair Mudah Perih Ramuan kami tiada duanya, pertama dan paling mujarap di Indonesia. Sudah ribuan pasien berhasil disembuhkan. Bagi anda yang mempunyai keluhan soal syawat dan mata segera konsultasikan kepada kami. Percayalah tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Anda mau berobat. Keharmonisan rumah tangga yang paling penting dalam hidup. Ramuan kami alami tanpa efek samping, cukup satu kali berobat dijamin sembuh untuk selamanya, kami bisa berikan garansi untuk itu. Bapak Tabib G S Punjabi Hp: 0812 7858 099 Praktek setiap hari hari pukul 08.00 Wib sampai 21.00 Wib Hari Libur Tetap Buka JL. Hos Cokroaminoto No 32 Psr Keluarga + 100 meter dari Tugu Juang Siping ke arah Simpang Kawat Jambi. Izin Depkes 735/1993


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

HBA: Panggilan Terutama untuk Zainal Kubu Cek Endra

Serang Balik As’ad

DK Jadwalkan Minggu Ini

Tuding Pemohon yang Banyak Melanggar

fachrul rozi, Jambi K E T UA D P D P a r t a i Demokrat Provinsi Jambi Hasan Basri Agus (HBA) memastikan soal rencana pemanggilan Ketua DPRD Zainal Abidin dan anggota fraksinya. Ini terkait dengan ketidakharmonisan antara Wali Kota Jambi Bambang Priyanto dan Ketua DPRD Kota Jambi Zainal Abidin. Seperti diketahui, kedua­ nya sama-sama dari Partai Demokrat. Menurut HBA, dari segi partai, proses pemanggi­ lan ini akan dilakukan De­ wan Kehormatan (DK) Partai Demokrat Provinsi Jambi. Meski seluruh anggota fraksi akan dimintai klarifikasi, na­ mun keterangan paling uta­ ma akan diminta dari Ketua DPRD Kota Jambi. “Panggilan terutama untuk Ketua DPRD-nya. Kita kan sama-sama tahu, ketua DPRD juga dari Demokrat,” sebut­ nya ketika ditemui seusai menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, kemarin (19/5). Apa yang melatarbelakangi hubungan kedua tokoh itu kurang harmonis? HBA yang juga Gubernur Jambi itu be­ lum mengetahui secara pasti. “Mungkin itu kan kurang komunikasi, kita sama-sa­

Demokrat All Out di Tebo JAMBI – Jelang pelaksana­an pemilihan umum kepala dae­ rah (pemilukada) ulang Ka­ bupaten Tebo, 5 Juni menda­ tang, sebagai salah satu parpol pengusung, Partai Demokrat terus memantapkan strategi dan siap kembali untuk all out memenangkan pasangan Yopi Muthalib-Sri Sapto Eddy.

Siti masnidar/jambi independent

Panggilan terutama untuk ketua DPRD-nya. Kita kan sama-sama tahu, ketua DPRD juga dari Demokrat,”

Hasan Basri Agus (HBA) Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi

RAPATKAN BARISAN: Penyerahan hasil rakerda ke ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi, kemarin (19/5).

ma lah,” cetusnya, singkat. “Untuk selengkapnya kon­ firmasikan lagi dengan DK yang dipimpin Pak Zulfikar Achmad,” sambungnya lagi sambil menuju mobil dinas­ nya. Secara terpisah, Ketua DK Partai Demokrat Provinsi Jambi Zulfikar Achmad me­ mastikan proses pemanggilan akan dilakukan dalam ming­ gu ini. “Pemanggilan tunggu saya pulang ke Bungo dulu, hari ini (kemarin, Red). Saya ke Bungo kemudian dalam dua atau tiga hari ini akan

ke Jambi lagi. Insya Allah dalam minggu ini akan kita selesaikan,” ujarnya seusai penutupan Rakerda I Partai Demokrat di Golden Harvest Hotel, kemarin (19/05). Ia mengatakan, pemanggi­ lan tersebut tidak hanya di­ tujukan kepada ketua DPRD dan Walikota Jambi saja, me­ lainkan juga anggota fraksi dari Partai Demokrat. “Tidak hanya Zainal dan Bambang, tapi seluruh anggota fraksi dari Partai Demokrat akan kita panggil,” katanya. Dikatakan Bupati Bungo

itu, proses pemanggilan ber­ maksud untuk meminta ke­ terangan dan pemberian ara­ han kepada kader Demokrat tersebut agar ke depan bisa lebih kompak untuk mem­ besarkan partai. “Mereka akan dimintai keterangan dan akan diberi pengarahan, agar sesama kita akur lah. Kalau tidak akur ini bisa merusak citra partai. Jika sudah kita selesaikan jangan sampai ada lagi timbul per­ masalahan baru. Kita ini kan ingin merebut hati rakyat agar yakin dengan Partai

Demokrat,” cetusnya. Soal sanksi yang diberi­ kan, kata dia, akan dilihat terlebih dahulu pokok per­ masalahannya. “Kalau un­ tuk sanksi akan kita lihat dulu permasalahannya dan juga tingkat kesalahannya. Yang jelas, permasalahannya me­n genai hubungan yang kurang harmonis,” katanya. “Saya rasa rekan-rekan tahu lah permasalahan keduanya, kan ada kesalahpahaman dalam hubungan kedua­nya, jadi akan kita luruskan,” sambungnya, lagi. (*)

Ketegasan itu disampaikan langsung Ketua DPD Partai Demokrat Hasan Basri Agus (HBA) di hadapan sejumlah pengurus dan ka­d er Partai Demokrat, kemarin (19/5). “Tidak ada alasan, dan harga mati Demokrat untuk kem­ bali memenangkan pasangan Yopi-Sapto,” tegas HBA yang juga Gubernur Jambi itu. Dan bahkan, kesempatan itu, HBA mengajak seluruh kader dan pengurus be­kerja sama dan turun langsung ke lapa­ ngan untuk berjuang demi

harga diri Partai Demokrat. “Kita ketahui, hampir 85 persen semua kepala daerah berasal dari Partai Demokrat. Untuk di Kabupaten Tebo, tidak ada alasan untuk kemba­ li memenangkan,” sebutnya, lagi. “Jika perlu secara bersa­ ma-sama turun ke lapangan, ajak ke­l uarga, rekan-rekan untuk memilih Yopi-Sapto,” cetusnya, lagi. Hal yang sama juga diung­ kapkan Sekretaris DPD Par­ tai Demokrat Provinsi Jam­ bi Effendi Hatta me­n gaku,

pihaknya tetap all out me­ menangkan pasangan YopiSapto. “Siapa bilang kita tidak serius. Siapa yang didukung Demokrat, Demokrat all out. Insya Allah, dalam waktu dekat ini kita akan turun ke Tebo da­ lam hal rapat konsultasi. Kita masih menunggu kesiapan dari DPC tersebut,” ujarnya yang kini menjabat Ketua DPRD Provinsi Jambi itu. Sementara, Zulfikar Ac­h ­ mad yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Provinsi Jambi mengaku diri­

nya mendukung sepenuh­ nya apa yang telah didukung oleh Demokrat. “Karena ke­t erbatasan saya sebagai bupati, tentunya untuk di Tebo saya tidak bisa turun langsung. Yang jelas, kita di Demokrat all out memenang­ kan kandidat kita,” ujarnya, singkat. (roz)

Senin, KPU Serahkan Hasil Pemilu ke DPRD JAMBI - Pasca tidak adanya gugatan ke mahkamah kon­ stitusi (MK), KPU Bungo ber­ gerak cepat. Rencananya, Senin ini akan membawa ber­ kas hasil pemilu kepala daerah ke DPRD Bungo. Ketua KPU Bungo M Subhan Mahmud mengatakan, saat ini ia masih berada di Jakarta. Namun segera sesampai di Bungo akan segera menyiapkan berkas su­ rat keputusan penetapan hasil perolehan suara dan cabup terpilih ke DPRD. “Saya masih di Jakarta. Tapi hari ini (ke­ marin, Red) pulang,” katanya saat dihubungi melalui telepon

selulernya. Rencananya, KPU Bungo akan menyampaikan berkas hasil pemilukada ini secara resmi ke DPRD Senin ini. Se­ lain itu, mereka juga akan me­ nyampaikan laporan kinerja secara singkat dari KPU selaku penyelenggara pemilukada. “Insya Allah sekalian soal lapo­ ran kinerja kita. Minimal se­ cara singkat lah,” katanya. Terpisah, Bupati Bungo Zulfikar Ahmad memberikan apresiasi positif terhadap kan­ didat yang siap menang dan kalah. Dimana, kandidat yang kalah tidak ada yang menyam­

paikan gugatan ke MK. “Inilah kedewasaan berpolitik. Saya sangat senang,” katanya saat ditemui usai rakerda Demokrat yang juga hadir bersama cabup terpilih Sudirman Zaini. Menurutnya, hasil pemilu­ kada bisa menjadi contoh bagi kabupaten lainnya. Dengan komunikasi yang baik dengan seluruh kandidat, maka pemilu bisa berjalan aman dan lancar. “Jadi tidak perlu sibuk-sibuk ke MK,” katanya. Hal senada juga disampaikan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus. Menurutnya, Pemiluka­ da Bungo patut menjadi con­

toh. “Bungo bebas gugatan. Ini bisa jadi contoh,” katanya di tempat senada. Soal SK cabup terpilih, HBA yang juga ketua DPD Partai Demokrat ini mengatakan, setelah ada surat dari DPRD Bungo, maka Pemerintah Provinsi Jambi akan segera meneruskannya ke Menteri Dalam Negeri. “Insya Al­ lah bisa sesuai jadwal. Ka­ lau tidak salah pertengahan Juni ini,” pungkasnya. Se­ suai jadwal, pelantikan pasa­ ngan cabup-cawabup terpilih Bungo akan dilantik 14 Juni mendatang. (nid)

Heru Widodo. Menurutnya, acara tersebut murni kedinasan. “Pada September 2010, belum dimulai tahapan penyelenggaraan pilka­ JAKARTA - Sidang kedua da,” katanya. Secara keseluruhan, perselisihan hasil pemilihan pihak terkait menolak dalil dari umum (PHPU) kepala daerah pemohon. Kabupaten Saro­ Dalam kesem­ langon semakin patan itu, KPU Sa­ memanas. Dalam rolangun (pihak sidang yang dige­ termohon) yang lar di Mahkamah diwakili kuasa hu­ Konstitusi (MK), pu­ kumnya, Maiful kul 10.00, kemarin Efendi, juga meno­ (19/5), kubu Cek lak dalil pemohon. Endra-Pahrul Rozi Menurut termohon, (pihak terkait) balik Pilkada Sarolangun menyerang kubu telah berjalan den­ Cek Endra As'ad Isma-Maryadi gan baik. Termohon Syarif (pihak pemohon). juga menolak dalil pemohon, Heru Widodo, kuasa hukum yang menyatakan penetapan Cek Endra-Pahrul Rozi, pada dan pengumuman rekapitulasi majelis hakim yang dipimpin hasil penghitungan perolehan oleh Mahfud MD mengatakan, suara dihasilkan dari suatu rang­ membeberkan pelanggaran kaian proses yang syarat dengan yang dilakukan oleh pemohon. pelanggaran yang bersifat ter­ Dalam keterangannya, Heru struktur, sistematis, dan massif. mengatakan, justru pemohon­ Terkait politik uang yang lah yang melibatkan sejumlah didalil­kan pemohon, Maiful pejabat di lingkungan Setda mengatakan hal itu bukan ke­ Kabupaten Sarolangun. wenangan mereka, melainkan Selain itu, kata Heru, pihak kewenangan Panwaslu Saro­ pemohon lah yang banyak langun. Katanya, selama proses melakukan politik uang seba­ pilkada termohon tidak per­ gaimana telah dilaporkan oleh nah mendapatkan laporan atau pihak terkait ke panwaslu. “Akan pemberitahuan dari panwaslu, dibuktikan di persidangan nan­ terkait pelanggaran mengenai ti,” kata Heru. praktik politik uang yang diter­ Sementara itu, dalam dalil­ uskan ke Gakkumdu. “Oleh nya, pemohon mengatakan karena itu, dalil pemohon harus bahwa 127 kepala desa se-Ka­ dikesampingkan,” katanya. bupaten Sarolangun disumpah Setelah mendengarkan ke­ untuk mensukseskan Cek En­ terangan dari pihak termohon dra pada Pilkada Sarolangun. dan terkait, hakim kemudian Dalam dalilnya, para kades meminta pemohon dan pihak ditambah sembilan lurah, per­ termohon menyiapkan saksigi ke Batu Malang, Kabupaten saksi mereka. Sidang berikutnya Malang, Provinsi Jawa Tengah, akan digelar dengan agenda mengikuti bimbingan teknis pembuktian, yang akan dilak­ pada September 2010. sanakan hari ini (20/5) pukul Setelah acara selesai, para kepala 09.00. “Kita akan akhiri kiradesa dipanggil oleh camat ma­ kira pukul 11.00,” kata Mahfud sing-masing. Isi sumpahnya ada­ yang juga merupakan Ketua MK lah “Demi Allah saya bersumpah, tersebut. Selain kuasa hukum bahwa siap untuk mensukseskan masing-masing, sidang kali ini Cek Endra pada Pilkada Saro­ juga dihadiri As’ad Isma-Marya­ langun”. Dalil ini dibantah oleh di Syarif, dan Pahrul Rozi. (rib)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Banyak Bangunan Belum Punya IMB Termasuk Rumah Warga johan iswadi, Sarolangun Kondisi tertib administrasi perizinan mendirikan bangu­ nan bisa dikatakan masih lemah di Sarolangun. Ini bisa dilihat dari rendahnya warga yang mengurus Izin Mendi­ rikan Bangunan (IMB) saat membangun, termasuk pem­ bangunan rumah. “Kurang dari 50 persen bangunan masih belum mengurus IMB ke kita,” ujar Kabid Penyulu­ han pada Badan Pusat Per­ izinan Terpadu Satu Pintu

(BPPTSP) Sarolangun Zaini, kemarin (19/5). Padahal, kata Zaini, pihaknya rutin melaku­ kan penyuluhan dan sosial­ isasi terkait hal tersebut. Dikatakan Zaini, kebanya­ kan bangunan yang memiliki izin adalah bangunan baru berupa rumah toko (ruko), kantor pemerintah, dan pe­ rumahan yang dibangun oleh developer. Sementara rumah yang dibangun secara prib­ adi mayoritas masih belum memiliki izin. “Mereka hanya mau mengurus izin IMB jika ada kepentingan seperti akan mengajukan pinjaman bank saja,” ujarnya. Terkait masalah ini, Zaini yang didampingi Deby Gu­ manti, Kabid Penetapan

BPTSP, mengaku tidak bisa berbuat banyak. Alasannya, p i h a k ny a h a ny a s e b a t a s mengimbau. Untuk urusan dan kewenangan penertiban berada pada instansi lain. “Kewenangan kita sebatas pengurusan izin,” ujarnya, lagi. Jadi, katanya, meski pihaknya memiliki data bam­ gunan yang belum memiliki izin, namun usaha pener­tiban tidak bisa dilakukan tanpa ada koordinasi dengan Tata Kota dan Satpol PP. “Namun, khusus untuk rumah warga banyak pertimbangan yang harus dipikirkan terlebih da­ hulu jika memang harus di­ tertibkan,” ujarnya. Kepala Dinas Tata Kota

Sarolangun Arief Ampera sebelumnya mengatakan, pihaknya sudah mengetahui bahwa sebagian besar bangu­ nan yang belum memiliki izin merupakan rumah warga. “Untuk masalah yang satu ini kita sangat kesulitan dan butuh banyak pertimban­ gan. Namun khsusus ruko dan bangunan usaha jika tidak memiliki izin akan dir­ ertibkan, termasuk jika ada bangunan yang menyalahi aturan,” tandasnya.(*)

AKAN DITERTIBKAN: Pembangunan di Sarolangun. Saat ini banyak bangunan yang tak mengantongi IMB.

johan iswadi/jambi independent

Merangin Menuju Menuju Perubahan Perubahan 2013 2013 Merangin Bumi Tali Undang Tambang Teliti

Ekonomi Bergerak Maju, Sarana Kesehatan Tak Terabaikan Gambaran Umum LKPj 2010 Bupati Merangin Nalim BANGKO - Langka orang nomor satu di Merangin Nalim, untuk membawa perubahan bagi Bumi Merangin 2013 mendatang, pelan namun pasti mulai terjawab. Itu, bisa tergambar dari hasil pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Merangin Nalim 2010, yang dibacakan dalam rapat paripurna istimewa, yang berlangsung di gedung wakil Rakyat Merangin, kemarin (19/5). Dalam pidato resminya di depan segenap anggota DPRD Merangin, dan para tamu undangan yang hadir, suami Sukmajaya Nalim mengatakan, berbagai pembangunan akses jalan yang sudah dikebut Pemkab Merangin 2010 lalu, sengaja dijadikan Pemkab Merangin sebagai salah satu program prioritas. Tujuannya, tiada lain guna meningkatkan denyut nadi perekonomian warga Merangin secara besar.

nova diansyah/jambi independent

PEMBANGUNAN DIKEBUT : Bupati Merangin Nalim, terlihat akrab dan bercengkerama dengan salah satu siswa SD di sebuah momen. Dari catatan Jambi Independent, buah hasil kutipan LKPj Bupati Merangin 2010, terungkap sepanjang 2010 lalu, Pemkab Merangin sudah melaku-

bangko

Target PAD PUP Sulit Dicapai Capaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUP) Kabupaten Merangin yang dipatok Rp 2,4 miliar, disinyalir bakal terhambat untuk dicapai. Pasalnya, dari data sementara, tercatat Dinas PUP Merangin baru mampu merealisasikan empat item PAD dengan total Rp 189 juta. “Memang benar, jika sampai April 2011 ini, pendapa­ tan dari empat item, kita baru mampu mengantongi PAD senilai Rp 189 juta. Bahkan ada satu item sumber PAD PU Merangin hingga April teryata masih nol persen,” ujar Sidik, Bendahara Dinas PUP Merangin, kemarin (18/5). Dijelaskan Sidik, jika realisasi PAD yang masih nol persen tersebut terdapat pada pundi PAD Desain proyek. “Padahal PAD untuk gambar proyek tersebut cukup besar realisasi target PAD-nya, yakni Rp 100 juta. Namun, hingga Mei ini, masih terhitung nol persen,” cetusnya. Dikatakannya, faktor tersebut disebabkan belum ber­ jalannya pekerjaan fisik sejumlah proyek yang ada di PUP Merangin. “Karena memang belum ada jalan proyeknya, hingga berimbas pada penghasilan sumber PAD tentunya,” akunya. Secara umum, dikatakan Sidik, selain gambar proyek, sumber PAD lainnya antara lain, sewa alat berat yang dinilai mendominasi pundi PAD dengan angka realisasi hingga April Rp 187 juta lebih dari target PAD Rp 1,7 M. Selanjutnya, PAD dari laboratorium dengan realisasi Rp 2 juta lebih, dari target Rp 50 juta, serta PAD nilai kon­ trak proyek yang baru terealisasi Rp 2,1 juta dari target Rp 550 juta. (ctr)

Polres Merangin...............................0746-21036 Polres Kerinci.................................0748-323656 Polres Bungo...................................0747-22110 RS. Abundjani Bangko......................0749-21459 UGD RS. Abundjani Bangko..........................118 UGD RS. Mayjend HA Thalib.............0748-21118 UGD RSUD Bungo.....................118/0747-21314 Damkar Kerinci................................0748-21113

kan terobosan dengan melakukan perbaikan peningkatan askses jalan sepanjang 157.566 km yang terdiri dari pekerjaan pengaspalan sepanjang

29.066 km, pengerasan sepanjang 18 km, pemeliharan jalan sepanjang 40 km, serta tak ketinggalan pembukaan jalan baru sepanjang 7,5 km. “Tak hanya itu, masih di tahun 2010, Pemkab Merangin kembali melakukan percepatan pembangunan akses jembatan yang keberadaannya sangat dibutuhkan warga Merangin. Antara lain, pembangunan jembatan konvensional dan pracetak sebanyak dua unit, pembangunan jembatan gantung delapan unit, rehabilitasi jembatan gantung 18 unit, pembangunan box culvert sebanyak tiga unit, pembangunan pelat Duikert sebanyak 24 unit, turap brojong 15 unit, serta pembangunan Drainase sebanyak 50 unit. Itu semua dilakukan Pemkab Merangin, guna mempercepatan pertumbuhan ekonomi warga yang selama ini terhambat akibat akses jalan dan akses jembatan yang sulit dilalui,” beber Bupati Merangin Merangin Nalim. Masih dikatakan Nalim, tak hanya pembangunan jalan dan jembatan yang dikebut Nalim sepajang 2010 lalu, dunia kesehatan dan pendidikan

pun tak luput dari perhatian Nalim sepanjang 2010 lalu. Dimana, lanjut Nalim, berbagai hasil pembangunan dalam sarana pelayanan kesehatan bagi warga Merangin, yang tinggal di wilayah perkotaan maupun di wilayah pedesaan dan terisolir sekalipun diyakini sudah dirasakan manfaatnya bagi warga Merangin secara keseluruhan. Berikut, hasil pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang ditorehkan Bupati Merangin 2010 lalu antara lain, terdapat 18 bangunan kesehatan berwujud puskesmas, 87 puskrsmas pembantu (pustu), poliklinik desa (polindes) 43 unit, dan poskesdes 51 unit. “Bahkan saat ini dari 18 unit puskesmas yang dibangun Pemkab Merangin 2010, sembilan puskesmas di antaranya telah melayani rawat inap. Percepatan akses sarana kesehatan yang dilakukan Pemkab Merangin 2010 lalu, sebagai wujud nyata jika Pemkab Merangin sangat peduli terhadap dunia kesehatan bagi warganya,” tambah Nalim. Sedangkan dalam soal pendidikan, yang mutlak menjadi tanggung jawab Pemkab Merangin, sepanjang 2010

lalu Pemkab Merangin telah mampu mewujudkan perluasan akses pendidikan yang meliputi, peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan baik formal maupun non formal. “Tidak itu saja, sepanjang guna meningkatan mutu pendidikan dan tenaga pengajar Pemkab Merangin pun melakukan pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga pendidikan, belum lagi pelaksanaan sertifikasi pendidik, peningkatan kualifikasi guru, serta tak ketinggalan merekrut guru kontrak daerah, agar terpenuhinya kebutuhan guru diberbagai daerah terpencil wilayah Merangin,” tukasnya. Hal lainnya, lagi masih secara umum dipaparkan Bupati Merangin, jika apa yang sudah diprogramkan Pemkab Merangin sepanjang 2010 lalu, bisa berjalan secara maksimal, berkat dukungan segenap warga Merangin. “Tanpa dukungan penuh dari warga Merangin, sulit rasanya berbagai program yang ditelurkan Pemkab Merangin, akan terwujud,” tandasnya. (ctr)

Menyingkap Tabir Gemerlap Dunia Malam Rimbobujang (2)

Wanita Penghibur Itu Berasal dari Luar Rimbo Dengan banyaknya aneka minuman serta pelaya­ nan wanita seksi, para pekerja seks komersial (PSK) menawarkan ke­ pada pengunjung yang lebih ekstrem (hubungan layaknya suami-istri, Red). Berikut lan­ jutan catatan USMAN ARFAN, Wartawan Jambi Independent yang berbincang-bincang langsung bersama PSK yang selalu mendampingi pengun­ jung yang datang. djatmiko/jambi independent

DIHIASI dengan minuman keras yang terletak di atas meja, saya ber­ sama rekan-rekan lainnya disambut hangat oleh wanita yang berpakaian seksi. Sekian lama dengan canda gurau, saya memulai untuk berta­ nya-tanya. Dalam penuturan wanita yang kebetulan ikut menemani saya malam itu, menceritakan bahwa di­ rinya bukanlah berasal dari daerah Rimbo (Rimbobujang, Rimboulu dan Rimboilir). Dia mengaku, berasal dari luar Provinsi Jambi dan belum lama didatangkan oleh pihak pemilik kafe untuk menghibur para tamu kafe.

“Saya bukan orang asli Rimbo mas, saya berasal dari Bandung, Jawa Barat, baru sekitar satu minggu saya berada di Rimbo,” cetusnya sembari meneguk bir yang ada di hadapan­ nya dan memulai perbincangan pada malam itu.    Ia mengatakan, tidak pernah ter­ lintas sebelumnya menjadi seorang wanita pengibur lelaki hidung be­ lang. Menurutnya, keadaanlah yang telah membuatnya hingga seperti saat ini, Bunga—bukan nama sebe­ narnya-- mengaku tidak mempunyai

pilihan lain. “Sebelumnya saya tidak pernah terpikirkan akan menjadi seperti ini, namun karena sesuatu hal, saya menjadi begini,” lanjutnya. Tak sampai di situ, saya terus men­ coba menggali latar belakangnya menggeluti pekerjaannya sebagai wanita penghibur, namun ia hanya menyebutkan latar belakang secara globalnya saja, Bunga sepertinya enggan memberitahu terkait hal ini kepada siapapun tamunya. “Mungkin alasannya, saya dan

rekan-rekan seprofesi bisa dika­ renakan himpitan ekonomi (butuh biaya hidup), broken home, atau frustasi dan terlanjur mencoba hubungan suami istri sewaktu masih berpacaran dulu. Biasalah mas, namanya juga hidup, ban­ yak cobaan, rintangan yang harus dilalui, kita terus berusaha agar bisa bertahan dari cobaan hidup itu,” jelas Bunga tanpa menyadari ia sedang diwawancarai. Ditambahkan, pekerjaan ini menu­ rutnya cukup menjanjikan dalam hal memburu rupiah, pasalnya, menurut Bunga, jika ada tamu yang mengajak berkaroke, ia biasanya diberikan tip Rp 100-300 ribu. Bunga mengatakan, jika tamunya merasa puas, happy dan senang, bukan tidak mungkin ia bisa meraup hingga Rp 500 ribu dengan satu tamu, jika ada tiga sampai empat tamu bisa dihitung berapa pemasukannya per malam hanya untuk jasa menemani tamu berkaroke. “Kepuasan dari tamu adalah se­ galanya, jadi kami mencoba untuk berbuat yang terbaik, jangan sam­ pai mereka kecewa, selain itu jika tamu merasa puas, tips yang diber­ ikan juga lumayan,” bebernya, di antara dentuman house music. (Bersambung)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

KUALATUNGKAL

Rp 1 M Bangun Jembatan Sungai Bacang

Data Belum Lengkap, Perda Pemekaran Ditunda Pengesahan perda pemekaran desa ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini dikarenakan data-data pendukung yang berkenaan aturan pemekaran desa belum seluruhnya dilengkapi Pemkab Tanjab Barat. Salah satu contoh adalah peta batas wilayah masing-masing desa yang akan dimekarkan. Hal tersebut terungkap dalam rapat badan musyawarah yang digelar di kantor DPRD Tanjab Barat Kepada sejumlah wartawan, anggota badan musyawarah DPRD Tanjab Barat mengatakan, penundaan perda pemekaran desa bukan disengaja, melainkan belum lengkapnya syarat dilakukannya pemekaran desa. “Data-data pendukung dari eksekutif belum dilengkapi, seperti belum adanya peta batas wilayah masing-masing desa. Ini juga merupakan hasil konsultasi banmus pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan tim ahli dari DPRD,” ujar Syaifudin, anggota DPRD, kemarin (19/5). Selain itu, dewan juga masih menunggu petunjuk dari Kemendagri, karena dari seluruh desa yang diusulkan untuk dimekarkan terdapat dua desa yang belum berusia lima tahun sebagaimana diatur dalam salah satu syarat pemekaran desa. Dalam waktu dekat, dewan akan melakukan konsultasi ke Kemndagri terkait perda pemekaran desa tersebut. Konsultasi itu bertujuan untuk membahas Permendagri, pasalnya lebih dulu dilakukan pemekaran baru desa, baru Permendagri keluar. Menurut Jamal Darmawan, berdasarkan data yang ada saat ini jumlah desa yang dimekarkan berjumlah 63 desa. Sedangkan yang sudah melengkapi persyaratan pemekaran hanya 20 desa, sementara sisa nya 43 desa belum lengkap. “Makanya kita tunda, yang jelas dewan tidak menghambat. Pihak eksekutif akan menyiapkan dalam waktu dua bulan,” katanya. Kabag Pemdes Ardian, belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut ketika dikonfirmasi atas sejumlah pernyataan dewan terkait belum lengkapnya data pendukung pemekaran desa. Dia hanya mengatakan, pihaknya kini masih menunggu rekomendasi dari DPRD Tanjab Barat. “Kita masih menunggu rekomendasi DPRD,” katanya.(aki)

MUAROJAMBI – Dinas Pekerjaan Umum Muarojambi memastikan hanya akan membangun satu jembatan tahun ini. Jembatan tersebut adalah Jembatan Sungai Bacang yang berfungsi menghubungkan Kelurahan Sengeti menuju Desa Kaos, Tanjung Lanjut, Suak Putat, Tanjung Sribulan, Pulau Raman, Pulau Rambahan, Kecamatan Sekernan. “Tahun ini hanya ada satu jembatan yang kita bangun. Soalnya, dana PU sangat terbatas,” kata Kepala Dinas PU Muarojambi, Rudi Ansur, kemarin (19/5). Dikatakan Rudi, jembatan dengan panjang 22 meter tersebut akan dibangun secara permanen. Nominal dana yang kucurkan dalam pembangunan ini mencapai Rp 1 miliar. “Jembatan sungai bacang ini sudah rusak parah. Padahal, fungsinya menghubungkan enam desa, makanya harus dibeton,” sebutnya. Selain pembangunan jembatan, Rudi juga menginformasikan beberapa program

dok/jambi independent

HATI-HATI: Seorang pengendara sepeda motor harus hati-hati ketika melintas. Sementara, Pemkab Muarojambi menganggarkan dana Rp 1 miliar untuk Jembatan Sungai Bacang.

kerja,” ujar anggota DPRD, Syaifuddin kemarin. Menurutnya, jika dibandingkan daerah lain, seperti Sleman yang dikunjungi Komisi I DPRD pada studi banding lalu, nominal TKD setiap golongan PNS di Tanjab Barat lebih besar dibandingkan di Sleman. Namun, di Sleman etos kerja dan disiplin PNS sangat jauh lebih baik. “Tentunya ini akan menjadi perhatian kita sehingga kedepan apa yang dilakukan Pemkab Sleman bisa diterapkan

di Kabupaten Tanjab Barat khususnya tentang kedisplinan PNS,” kata Syaifuddin. APBD yang telah disahkan, Kabupaten Tanjab Barat mengucurkan dana Rp 33 miliar untuk TKD PNS selama setahun. “Kalau kita bandingkan Tanjab Barat jauh lebih besar sekitar 60100 persen dari TKD PNS di Sleman,” tambah Jamal Darmawan. Mengenai masalah ini, Komisi I meminta pada bupati dan sekda untuk bertin-

MUARASABAK

Kepala SKPD Cemas Isu Reshuffle Dampak isu reshuffle membuat kinerja beberapa SKPD di Tanjab Timur meluntur. Hal ini diindikasikan dengan minim­nya penyerapan anggaran tahun 2011 oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Beragam spekulasi, faktor transisi kepala daerah, hingga muncul dugaan ada intrik politik pihak–pihak tertentu. Tujuannya agar rapor kinerja SKPD menjadi merah di mata Bupati Zumi Zola juga ikut mewarnai memanasnya isu pergantian pejabat pemerintahan Zumi Zola-Ambo Tang. “Benar ada beberapa dinas yang digantikan posisi­ nya. Tapi itu sebatas pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi jabatan yang kosong,” kata Darminto, Sekda Tanjab Timur ditemui di ruang kerjanya, kemarin (19/5). Darminto membeberkan bahwa pergantian yang dilakukan atas Suparno, mantan Kadis Pendidikan itu, lantaran tersan­ dung kasus hukum. Dia digantikan Mamiati yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Pendidikan. Sedangkan Plt Kadis PU Darmawan, kini digantikan M Nuri sebagai Kadis PU. Nuri juga tengah menjabat sebagai Kadis Pertanian. Dinas PU memiliki bobot kerja yang berat dibanding Dinas Pertanian. Jadi Darmawan dikembalikan ke posisi sekretaris Dinas PU. Sementara, jabatan kadis PU yang kini diembankan oleh Nuri yang juga Kadis Pertanian tidak terlalu berat beban kerjanya. Untuk Ridwan, kini dipercaya menjabat sebagai Kadis Hutbun, karena kepala Dinas Hutbun sebelumnya Erwin dimutasi ke kabupaten lain. Anggota DPRD Tanjab Timur Zumi Zola Yudhi Hariyanto kepada Jambi Independent menyayangkan, jika isu reshuffle menjadi bumerang bagi roda pemerintahan Zumi Zola-Ambo Tang. Padahal bupati justru tengah menilai kinerja tiap SKPD. ”Saya imbau agar jangan bermain-main opini. Dan berusaha menganggu kinerja pemerintahan,” ujar Yudhi. Alhasil, beberapa pihak SKPD yang dijejali dengan isu–isu pergantian pejabat yang melemahkan kinerja mereka. Isu tudingan dukungan saat pemilukada bupati yang baru lalu ikut terseret ke soal reshuffle kabinet ini. Dampaknya, beberapa SKPD ragu-ragu melaksanakan program yang telah dibuat. Hadi Firdaus, Kabag Humas Pemkab Tanjab Timur, menegaskan, penempatan seorang pejabat akan dilakukan secara fair melalui penilaian kinerja. Sebagai suatu penilaian terhadap kinerja, tentu diperlukan jangka waktu tertentu. Apabila benar ada pejabat yang melemah kinerjanya karena isu- isu tersebut. “Maka yang akan rugi nantinya adalah mereka sendiri. Mestinya jangan terpe­ ngaruh dengan isu yang demikian,” jelas Hadi. Zumi Zola, Bupati Tanjab Timur, menegaskan bahwa dia sangat tahu kinerja bawahannya. Penilaian kinerja terhadap setiap SKPD dilakukan setiap hari. “Saya punya cara sendiri menilai kinerja anak buahnya. Setiap hari saya menilai kinerja masing–masing SKPD,” jelasnya. (hen)

Kinerja PNS Melemah TKD Diimbangi dengan Kinerja LUKMAN HAKIM, Kualatungkal Melemahnya disiplin dan kinerja para PNS Tanjab Barat mulai menjadi sorotan kalangan DPRD. Mereka menilai etos kerja yang ditunjukkan PNS cenderung menurun. Sementara Pem-

RS. Daud Arif Kuala Tungkal....0742-21118 Damkar Kuala Tungkal.............0742-21113

kab Tanjab Barat telah me­ ngalokasikan dana Tunja­ ngan Kinerja Daerah (TKD) yang besar. Tujuannya tidak lain untuk merangsang agar para aparatur negara itu dapat termotivasi dan bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat. “Terhadap masalah ini kita mengimbau pada PNS hendaknya lebih proaktif lah. Jangan ada lagi laporan ada PNS yang jarang ngantor, terlambat atau banyak nong­ krong di kantin saat jam

dak tegas kepada PNS yang tidak disiplin. Disamping itu, mereka menyarankan agar pemberian TKD pada PNS untuk diberikan tiga bulan sekali agar bisa dilakukan evaluasi disiplin pegawai. Disamping itu, Kepala SKPD juga diminta rutin melakukan kroscek absensi pegawai di lingkup masing-masing. “Termasuk pada Satpol PP, kita minta melakukan aksi dalam rangka menertibkan PNS yang tidak disiplin itu,” katanya.(*)

Hasil Musrembang Wajib Dilaksanakan MUARABULIAN – Bupati Batanghari, Abdul Fattah, minta perencanaan pembangunan di Kabupaten Batanghari dimatangkan. Pematangan perencanaan tersebut dilakukan dalam rangka sinergitas percepatan pembangunan menuju Batanghari Berlian pada tahun 2016 mendatang. Hal itu disampaikan bupati saat membuka Musrenbang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Batanghari, di ruang pola kantor bupati, kemarin (19/5). Kegiatan musrenbang tersebut merupakan wadah untuk melakukan sinkronisasi bersama dalam rang-

ka memberikan sumbangsih pemikiran pada kegiatan pembangunan daerah selama jangka waktu lima tahun ke depan. Selain itu juga untuk optimalisasi pencapaian sasaran RPJMP dan memberikan arah bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam menjalankan roda pemerintahan. Harapannya, melalui ke­ giatan itu akan lebih memperkokoh tanggungjawab dan kesadaran kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menjalankan tugas untuk memajukan masyarakat. “Kita jangan hanya berkha­y al, kita me­ ngajak masyarakat dan

harus betul-betul dapat menjalankan apa yang kita rencanakan,” katanya. Bupati menambahkan, dirinya menginginkan apa yang tertuang dalam RPJMD wajib untuk dilaksanakan. Untuk itu, dalam musrenbang itu semua pihak terkait harus membahas apa saja yang diinginkan oleh masyarakat. Hal itu dilakukan agar pembangunan di Batanghari tidak tersendat dikarenakan perencanaan pembangunan yang tidak matang. Dia menilai bahwa pembangunan di Kabupaten Batanghari selama ini terhambat karena tak ada perencanaan detil untuk

kegiatan pembangunan tersebut. Begitu pula dengan penyusunan perencanaan yang masih sering molor. “Harusnya setelah APBD disyahkan kita sudah bisa jalan. Tapi sampai sekarang baru menyusun rencana. Tolong untuk yang akan datang apa yang akan kita lakukan, apa yang saya inginkan programnya sudah direncanakan,” tegasnya. Pasalnya, saat ini masih banyak permasalahan yang perlu diselesaikan. Baik dalam internal pemerintahan maupun permasalahan kewilayahan. Antara lain persoalan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang sangat memprihatinkan, listrik desa

yang belum tuntas, pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal, hingga persoalan pengangguran dan kemiskinan yang belum kunjung terselesaikan. Permasalahan itu merupakan tantangan yang harus diselesaikan. Dan bupati berkeyakinan berbagai persoalan itu akan teratasi jika semua komponen dapat bersatu padu untuk membangun Bumi Serentak Bak Regam ke arah yang lebih baik. “Kita harus percaya diri untuk membangun Batanghari ini ke depan. Insyaallah jika kita ikhlas dan tulus disertai kerja keras untuk memajukan Kabupaten Batanghari ini,” tandasnya. (lis)

n advertorial

SSB Bocah Junior Kualatungkal Raih Juara Egi Ramadhan Melenggang ke Tim U-13 Nasional

Polres Muaro Jambi...............0741-582449 Penjagaan Polres Tanjab Barat......110/112

pengaspalan jalan yang akan berlangsung pada tahun ini. Di antaranya, pengaspalan jalan sepanjang 12 km dari Desa Petaling menuju Rumah Sakit Umum Petaling dan jalan utama Desa Tangkit menuju Desa Sungai Gelam dengan panjang 7 km. Kemudian, pengaspalan jalan Dusun Pematang Gajah hingga Batas Kota Jambi, dan pengaspalan Jalan Desa Bertam, Jaluko. Selanjutnya, pengaspalan jalan Desa Tunas Baru Kecamatan Sekernan dengan panjang 2 KM serta pengaspalan jalan dari Desa Kasang Pudak menuju Desa Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu. “Kalau di kecamatan Sungai Bahar, dinas PU melakukan rehab jalan. Jalan dari jembatan nyogan hingga unit satu akan kita rehab,” sebutnya. Sementara, untuk pembangunan Jembatan Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo dan Jembatan Pematang Jering, Jaluko yang telah rusak parah tidak ada dianggarkan tahun ini. Dinas PU beralasan, Dana APBD Muarojambi tidak sanggup membiayai pembangunan jembatan tersebut, sehingga, harus diajukan ke Pemerintah Provinsi Jambi.(fes)

KUALATUNGKAL - Prestasi yang ditorehkan pesepak bola junior dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Bocah Junior Kualatungkal patut diacungi jempol. Tim besutan manajer Husaini itu berhasil menggondol prestasi gemilang sebagai juara kedua atau runner up pada final liga sepakbola junior yang diikuti 28 klub SSB se-Provinsi Jambi di lapangan Persijam Jambi baru-baru ini. Prestasi ini tentunya sangat mengharumkan nama baik Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan, apalagi buah dari kemenangan itu mampu menghantarkan salah satu dari 14 pemain Bocah Junior lolos dalam tim sepakbola junior U-13 tingkat nasional. Pesepakbola cilik itu adalah Egi Ramadhan, pemain yang masih berusia 13 tahun yang kini masih duduk di kelas V SDN 1 Kualatungkal. “Alhamdulillah kita sangat ber-

syukur dan sangat termotivasi atas prestasi yang ditorehkan oleh anak-anak kita ini, kegigihan mereka membuahkan hasil. Ini juga tidak terlepas dari duku­ ngan dari Pemkab dan semua pihak. Kehadiran Ketua KONI Tanjab Barat, pak Halim Gumri dan Pengurus Pengcab PSSI Tanjab Barat yang selalu hadir pada beberapa kali pertandingan kita sepertinya juga menjadi spirit tersendiri bagi anak-anak kita. Mudah-mudahan kedepan, kita bias rebut juara umum,” ujar Husaini dengan senyum lebar ketika dikonfirmasi Jambi Independent, kemarin (19/5). Menurut Husaini bila dirunut ke belakang, sejak didirikan pada tahun 2005 lalu, prestasi yang dipersembahkan oleh para pemain SSB Bocah Junior setiap tahun selalu menunjukkan pe­ ningkatan yang sangat berarti. Akselerasi permainan, kegigihan dan mental juara juga sudah tertanam meski mereka masih berlatih dengan fasilitas yang sangat minim dibandingkan dengan tim SSB lainnya. Dia merinci pada tahun 2009

LUKMAN HAKIM /jambi independent

BANGGAKAN DAERAH: Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bocah Junior Kualatungkal usai pertandingan. lalu, tim SSB Bocah Junior berada pada urutan keempat dari 22 klub SSB se-Provinsi Jambi. Lalu pada tahun 2010 tim Bocah Junior juga mampu bertahan pada urutan keempat, bedanya pada tahun itu peserta bertambah menjadi 26 klub SSB. “Dan puncaknya pada tahun ini tim SSB Bocah Junior mampu melakukan akse­ lerasi prestasi dengan naik kelas menjadi juara kedua dari 28 SSB se-Provinsi Jambi,” jelasnya. Diakui atau tidak, kata Husaini,

secara skil permainan kemampuan mengocek bola di lapa­ ngan, kekonpakan dan naluri gol anak-anak Bocah Junior terbilang berimbang dengan tim SSB Maro Sebo yang saat ini juara Umum. “Kekalahan SSB Bocah Junior ini hanya pada drama adu penalti 4-2 yang dibuat oleh SSB Maro Sebo, namun demikian kita sudah berjuang semaksimal mungkin dan ini semua adalah bentuk dari kerjasama yang baik antar pemain,” katanya.

Untuk mewujudkan mimpi meraih juara umum pada event tahun depan, Husaini mengharapkan perhatian dari semua pihak khususnya mengenai sarana dan fasilitas latihan yang memadai bagi para pemain junior Tanjab Barat. “Kita meyakini jika fasilitas dan sarana memadai sudah tersedia, permainan tim junior kita ini akan lebih baik dan akan lahir bibit-bibit unggul pemain terbaik Kabupaten kita nantinya,” harap Husaini.(aki)


Jumat, 20 Mei 2011

berita utama

Jambi Independent

Sebelum Jatuh, Pilot Merpati Tidak Panik Diungkap KNKT, Kecelakaan Merpati di Teluk Kaimana JAKARTA - Apa yang terjadi menjelang jatuhnya pesawat MA 60 milik Merpati Nusantara Airlines di Teluk Kaimana, Papua Barat 7 Mei lalu? Kemarin (19/5), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sedikit informasi mengenai detikdetik terakhir kecelakaan tersebut. Dari pembacaan CVR (cockpit voice recorder ), tidak terdengar adanya kepanikan di kokpit. “Tidak ada kepanikan sebelum pesawat jatuh,” kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi saat dihubungi, kemarin. Hal itu menguatkan dugaan bahwa pilot dan co-pilot Merpati tidak menyadari bahwa posisi pesawat sudah berbelok tajam menyentuh air laut. Namun, Tatang belum mau menyimpulkan bahwa kecelakaan yang menewaskan 27 orang itu akibat kesalahan manusia (human error).

Dia juga enggan merinci isi pembicaraan dalam kotak hitam tersebut. Sampai saat ini masih menunggu proses investigasi secara menyeluruh. Seperti diketahui, dalam sebuah pesawat terdapat dua jenis kotak hitam yaitu CVR yang bertugas merekam semua pembicaraan audio, dan FDR (flight data recorder) yang bertugas merekam segala kondisi teknis internal dan eksternal pesawat. Ketua Subkomite Udara KNKT, Masruri meminta semua pihak bersabar menunggu penyelidikan selesai dilakukan. Lantas, berapa lama proses investigasi akan berlangsung? Masruri mengaku tidak bisa memastikan sebab hal itu tergantung dari kondisi dua kotak hitam yang diperiksa. “Tergantung seberapa parah kerusakan black box-nya. Kalau masih bagus akan semakin lebih cepat,” terang Masruri. Pakar penerbangan dari International Civil Aviation Organization Indonesia (ICAO), Capt. Rendy Sasmita Adji Wibowo menduga ada kemungkinan kecela-

kaan terjadi akibat spatial disorientation atau kes alahan pilot dan co-pilot dalam memahami kondisi horizon. Sebab, sebelum mereka mendarat, kondisi cuaca saat itu sedang gerimis. “Apalagi warna langit dan laut hampirhampir sama, jadi kehilangan batasan horizon,” ungkapnya. Walaupun MA60 dilengkapi dengan instrumen landing system atau ILS (perangkat pendaratan otomatis yang terkomput-

erisasi), namun menara di bandara Kaimana Papua tidak menunjang perangkat itu, sehingga pendaratan tetap harus dilakukan secara visual. Biasanya, pilot menunda pendaratan hingga hujan mereda. “Makanya pesawat sempat berputar dua kali,” terangnya. Rendy menduga, saat berputar dan bersiap mendarat secara visual, baik pilot maupun co-pilot tengah sibuk mencari-cari landasan, tanpa memperhatikan instrumen di kok-

pit. Akibatnya mereka tidak menyadari kalau sayap pesawat sudah menyen­tuh air laut. “Seharusnya, pilot dan co-pilot melakukan koordinasi. Kalau pilot mencari landasan, co-pilot harus memantau ketinggian, kecepatan, sudut belok, dan lain-lain,” ungkapnya. Meski belum membenarkan analisa itu, tetapi Dirjen Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti mengaku telah merekomendasikan agar pilot Merpati yang terbang di wilayah

Perlu Revolusi Mental Tahap Kedua ----------------------------------------------------------- dari hal 1 PLN Lampung memang sedang mendapat tugas darurat dalam skala besar. Tiba-tiba saja PLN harus mengambil alih pelayanan listrik untuk lebih dari 70.000 pelanggan koperasi yang mendadak pindah ke PLN. Izin kelistrikan koperasi itu dicabut pemerintah. Padahal, jaringan maupun meteran milik koperasi yang ada di rumahrumah pelanggan sebanyak itu sudah dalam keadaan parah yang harus diganti semua. Ada syarat lain: tidak boleh ada gejolak. Peralihan itu harus berjalan mulus. Jajaran PLN Lampung, terutama di tiga kabupaten sekitar Metro, bekerja sangat keras di bulan puasa SPPD ini. “Tapi, teman-teman PLN Cabang Metro bertekad menyelesaikannya tanpa bantuan dari cabang lain,” ujar Pimpinan Wilayah PLN Lampung Agung Suteja. Bagi Kepala PLN Cabang Metro Syarbani Sofyan, inilah kesempatan untuk menorehkan sejarah hidup yang berarti: mampu melaksanakan tugas sangat besar dengan risiko politik yang tinggi tanpa harus bersandar kepada cabang lainnya. Padahal, Syarbani baru sebulan menduduki jabatan itu. Selama dua minggu ini saya sendiri hanya dua kali keluar kota. Pertama, ke Bandung untuk berbicara di hadapan rapat kerja jajaran PT Pos dan Giro se-Indonesia. Saya diminta sharing mengenai pengalaman memimpin perubahan besar di PLN. PT Pos dan Giro bukan BUMN pertama yang minta sharing seperti itu. Sudah banyak. Di forum seperti itu biasanya saya ceritakan apa saja yang dilakukan teman-teman PLN pada masa perubahan seperti sekarang ini. Keluar kota saya yang kedua adalah ke Ambon, Seram, Saparua, dan Makassar. Se-

mua itu saya lakukan hanya dengan menginap semalam di Masohi, Pulau Seram. Tiba di Ambon pukul 15.00, saya langsung ke proyek PLTU Wai. Saya tidak menduga bahwa ada persoalan di sini. Semula saya ingin menyenangkan diri untuk melihat proyek yang sedang seru-serunya dibangun. Eh, ternyata sedang ada sengketa harga tiang pancang. Mau tidak mau harus saya selesaikan. Dari proyek ini, kami langsung naik speedboat ke Pulau Seram. Menjelang magrib barulah kami tiba. Langsung melakukan perjalanan darat menyusuri Pulau Seram. Karena harus berhenti di setiap kantor subranting PLN, perjalanan ini memakan waktu empat jam. Menjelang pukul 24.00 kami baru tiba di Masohi. Maka, dialog dengan karyawan PLN Masohi baru bisa dilakukan tengah malam itu di halaman kantor yang diterangi cahaya lampu mercury dan diselingi suara deburan ombak dari pantai Masohi. Saya melihat betapa banyak PLTD kecil di sepanjang Pulau Seram. Kondisi mesinnya juga sudah sangat tua. Begitu rumit penyediaan listrik di Seram. Karena itu, kami memutuskan segera mengganti diesel-diesel itu dengan membangun pembangkit listrik besar di Seram. Kami putuskan untuk mendayagunakan sumber air terjun di sana sebagai pembangkit listrik yang baru. Saya melihat, sepanjang sistem penyediaan listrik masih menggunakan dieseldiesel kecil yang berserakan di berbagai tempat seperti itu, pelayanan listrik kepada masyarakat akan sangat ruwet. Misalnya, di salah satu ranting di situ, Ranting Kairatu, yang hanya punya dua penyulang masih megapmegap.

Meski listrik sudah cukup, sebulan terakhir ini jumlah gangguannya masih 63 kali. Itu berarti setiap hari satu kali mati lampu di kawasan Kairatu. Semula saya merasa aneh mengapa kepala ranting PLN Kairatu tidak terlihat gelisah. Lalu, saya pun mengira-ngira: mungkin di dalam hatinya justru bangga. Bisa jadi dia punya pikiran bahwa gangguan yang 63 kali itu sudah merupakan prestasi. Ini terjadi karena dulu-dulunya gangguannya 102 kali sebulan! Saya merenungkan dalamdalam situasi seperti itu. Saya hampir tidak bisa tidur di sisa malam yang pendek itu. Saya memang tidak puas akan sikap mental yang tidak gelisah ketika melihat ada gangguan 63 kali sebulan. Apalagi, yang demikian itu menjadi gejala yang luas di luar Jawa. Tapi, di lain pihak saya bisa mengerti mengapa harus gelisah kalau jumlah gangguan itu sudah berhasil diturunkan secara drastis. Dari 102 kali ke 63 kali. Walhasil PLN memang masih perlu melakukan revolusi mental tahap kedua. Revolusi mental tahap pertama sudah berhasil dilakukan tahun lalu: menyadari gangguan ratusan kali sebulan itu tidak boleh terjadi. Revolusi mental tahap kedua ini harus menghasilkan kesadaran bahwa mati lampu 63 kali itu pun belum bisa diterima masyarakat. Jumlah mati lampu sebanyak itu masih jauh daripada target hanya boleh sembilan kali setahun. PLN memang bertekad untuk membatasi jumlah mati lampu hanya sembilan kali per pelanggan per tahun untuk bisa disebut berhasil mengalahkan Malaysia. Teman-teman PLN di Jawa/ Bali sudah berhasil melakukan revolusi kedua itu. Tapi, saya melihat teman-teman

PLN luar Jawa, baik di Indonesia Barat maupun Indonesia Timur, masih harus berjuang untuk menghadapi dan memenangkan revolusi kedua tersebut tahun ini. Termasuk, misalnya, yang terjadi di Palembang. Bagaimana bisa dan bagaimana masih terjadi di Palembang mati lampu, di satu lokasi, di dalam kota, yang sampai sembilan kali selama sebulan. Saya hampir bisa tidur, tapi pintu kamar sudah diketok: sudah pukul 05.00. Sudah waktunya harus menuju ke dermaga. Pagi-pagi itu kami dari Masohi ingin ke Pulau Saparua. Ini agar tidak telat menghadiri acara pokok di Ambon pukul 10.00. Pagi itu, ketika mulai meninggalkan dermaga, cuaca sangat cerah. Pagi yang indah di Pantai Masohi. Namun, ketika speedboat sudah meraung selama 15 menit, mulailah gelombang datang. Teman PLN Maluku masih bisa menenangkan hati saya. “Biasa Pak Dis, kalau meninggalkan wilayah teluk mesti bergelombang begini,” katanya. “Inilah gelombang yang diakibatkan bertemunya arus laut terbuka dengan laut di kawasan teluk,” tambahnya. Ternyata tidak begitu. Ketika speedboat kian ke tengah laut pun, gelombang kian tinggi. Speedboat pun terhentak-hentak keras. Saya sudah mulai melirik di mana pelampung-pelampung diletakkan. Oh, tidak jauh dari jangkauan tangan saya. Kalau mendadak situasi darurat, saya akan bisa meraih pelampung itu dengan mudah. Cuaca ternyata benar-benar dengan cepat memburuk. Langit gelap. Mendung tebal menggelayut. Hujan pun bresss, turun di tengah laut. Pengemudi speedboat tibatiba menoleh ke belakang. Dia mengucapkan kata-kata

dengan nada minta keputusan. “Kian ke depan gelombang kian tinggi. Kita tidak bisa meneruskan perjalanan ke Saparua. Baiknya membelok ke arah Pulau Haruku,” katanya. Yah, apa boleh buat. Niat ke Saparua pun batal. Bahkan, ke Haruku pun tidak mampu. Speedboat membelok langsung ke arah Pulau Ambon. Berarti masih akan menempuh perjalanan satu jam lagi. Saya lihat dari delapan jeriken bensin masih tersisa dua jeriken. Rasanya masih cukup untuk sampai di Ambon. Jam 9 pagi kami sudah tiba di Ambon. Acara kami berikutnya adalah dialog dengan seluruh wali kota di wilayah Indonesia Timur di Swissbel Hotel, Ambon. Namun, saya minta disempatkan mampir di Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tulehu. Pengeboran di sini sudah dimulai, tetapi mengalami hambatan. Di kedalaman 900 meter mata bornya terjepit batu. Kini pengeboran dihentikan. Minggu depan akan dimulai lagi, mengebor dalam posisi miring. Meski ada hambatan, PLTP ini sudah kelihatan memberikan harapan. Dari kedalaman 900 meter tersebut sudah “tercium” potensi geotermal yang sesungguhnya. Dalam waktu yang sangat mepet (karena begitu banyak wali kota yang mengajukan pertanyaan) dan dalam keadaan lalu lintas Kota Ambon yang padat, ditambah hujan, kami harus mengejar pesawat Sriwijaya Air yang terbang ke Makassar. Temanteman PLN Makassar sudah menunggu rapat penting untuk konsep ke depan kelistrikan di Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara. Malam itu juga, tanpa SPPD, saya menyelesaikan perjalanan ini dengan penuh nikmat. (*)

udara Papua diganti. “Maksudnya, awak mereka itu harusnya yang lebih memahami medan dan memiliki jam terbang tinggi karena wilayah Papua memiliki keunikan sendiri. Sebaiknya yang memiliki jam terbang tinggi dan paham medan,” tambahnya. Sementara itu, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mendesak KNKT agar mempercepat investigasi kecelakaan pesawat MA 60 itu. Sayangnya, dia mengaku, KNKT belum siap karena masih ada beberapa bagian pesawat naas MA60 milik Merpati yang belum diangkat dari Perairan Kaimana, Papua Barat yakni

seperti sayap, ekor dan kokpit. “Untuk mengangkat itu, lanjut Menhub, KNKT minta disediakan kapal,” ungkapnya. Dengan kapal itu, KNKT menyanggupi untuk mengangkatnya Senin pekan depan. Dengan diangkatnya bangkai pesawat itu maka akan mempercepat masa penyelidikan KNKT. Sebab, dari bagian pesawat yang belum diangkat tersebut nantinya dapat diketahui penyebab jatuhnya pesawat MA-60. “Kalau sekarang kita belum bisa ambil kesimpulan, tapi saya beri waktu KNKT selesaikan penyelidikan dalam tiga bulan,” jelasnya.(jpnn)

Syarif Kagumi Noordin ------dari hal 1 Saat melintas membelah Kota Cirebon, dua Baracuda itu dikawal satu unit mobil polisi di depan dan dua mobil sipil di belakangnya. Dua mobil pengangkut penumpang itu berisi anggota Densus. Baik berpakaian lengkap maupun berpakaian sipil. Iring-iringan itu sampai di Mapolresta Cirebon sekitar pukul 09.30. “Mereka orang-orang dari Solo dan Cirebon,” ujar Deputi Penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Petrus Golose pada Jawa Pos sebelum acara jumpa pers di Mapolresta Cirebon. Sekitar pukul 11.00, Densus kemudian membeberkan barang bukti dan para tersangka kepada wartawan. Barang bukti tersebut di antaranya tujuh bom pipa, dua granat, enam senjata api (5 jenis FN dan 1 Baretta) berikut magazen, enam ribu peluru berbagai kaliber, tujuh magazen AK-47, senjata tajam, berbagai buku jihad, sisa bahan peledak dan komponen bom yang ditemukan di rumah para tersangka, serta serpihan bom di dalam masjid. Salah satu bukti lainnya adalah video yang ditemukan di dalam ponsel milik Syarif Nokia 2730 classic. Begitu Syarif meledakkan diri, Basuki (adik Syarif) membuangnya ke sungai. Polisi mengatakan bahwa sejumlah data berhasil diselamatkan kendati beberapa elemen dalam ponsel telah berkarat. Dalam ponsel itu, menurut polisi terdapat sekitar 36 video. Namun, Densus hanya memamerkan tiga video. Di video pertama, Syarif menunjukkan dua bom rompi yang siap diledakkan. Setiap rompi berisi tujuh bom pipa. Dua bom itu diletakkan di lantai ruangan dengan penerangan minim. Salah satu bom rompi sudah digunakan Syarif meledakkan diri. Video kedua menunjukkan bahwa Syarif menjelaskan berbagai komponen bom. Di antaranya detonator bom pipa. Sedangkan video ketiga menunjukkan Syarif yang memberi wasiat terakhir sebelum tewas. Dia juga memamerkan pisau yang

dia gunakan membunuh anggota TNI Kopka Sutedjo. Berikut adalah kutipan wasiat yang dia sampaikan. “Salam kepada Noordin M Top yang pernah datang ke mimpi saya mengajak saya berjihad bergabung di dalam pasukannya. Saya pernah bermimpi bertemu dengan ustad Osama bin Laden. Ya’ Allah, menangkanlah para mujahidin ya’ Allah. Kau berpihak pada mereka ya’ Allah. Menangkanlah para mujahidin ya’ Allah yang benar-benar berjihad karena berhijrah. Waduh, kaum anshar sudah pada menunggu itu. Moga-moga dapat banyak nyawa thogut nih. Allahu Akbar. Ikhlaskanlah ya Allah. Kuatkanlah ya Allah, kami hanya mampu demikian. Tidak bisa kami mampu membuat yang lebih dahsyat lagi. Karena barokah mu ya Allah, rahmat darimu ya Allah. Tidak menyangka bertemu thogut langsung. Digorok lehernya. Pakai apa? Pakai ini (Syarif menunjukkan pisau lipat). Ini ada geriginya nih. Allahu akbar. Thogut sekarang lagi ngapain yah? Nanti saya akan cek, dia diapain. Insya Allah.” Anton Bachrul Alam mengungkapkan, pihaknya masih mengejar lima buronan dari jaringan Cirebon dan Klaten. Yakni, Yadi Al Hasan, Ahmad Yosefa Hayat, Beni Asri, Nanang Irawan dan Heru Komarudin. Kata Anton, Ahmad Yosepa merupakan calon pengantin yang disiapkan untuk bom bunuh diri. “Beni Asri masih membawa sisa bom sedangkan Heru Komarudin adalah ahli bom bunuh diri,” kata mantan Kapolda Jatim itu. Selain itu, Nanang Irawan adalah salah seorang yang terlibat bom Klaten. Dia memberi pelatihan untuk merakit bom sedangkan Yadi Al Hasan menyembunyikan tersangka bom Klaten dan memberikan pelatihan. “Total kasus bom bunuh diri Masjid Adz Zikra, kami sudah menangkap 16 orang, tiga di antaranya tewas termasuk Mochammad Syarif,” kata Anton. (jpnn)


ANEKA IKLAN

Jumat, 20 Mei 2011

May 20, 2011

max. 28 th, srt lmrn diantar ke CV. DSX Jl. Ir. H. Juanda No. 130 Samping Apotik Mitra (disediakan mes gratis).

JI1116 | 19-19/05

Dbthkn tng skrtaris profesional pnmpln mnrk, tinggi badan 160 CM, lmrn krm ke PO BOX 392 TR.

Dibutuhkan segera Sales toko (STKK), Surveyor,syrt:Pria/wanita,minSMU/sdrjt, lmrn diantar ke Interyasa Jl. Sultan Agung No. 20 smpng Leppindo Simp. Pulai. JI1116 | 20-25/05

JI1116 | 24-25/05

semejak awal th 09 smpai skrng tdk thu keberadaanya & rumah tinggalnya sdh djl dgn orang lain, demikianlah surat keterangan ini dibuat dgn sebenarnya agar bisa dprgnkn sbgimn mestinya. JI1116 | 18-23/05

AGUS RENTAL. Harian, Mingguan, Bulanan. Kjg Krista, Kijang Innova, Strada,HondaNewCRV,Ph.34014/0812 7481527.

JI1116 | 13-20/05

Dbthkn sgr 1) Operator Crane dan Forklip 2) Koordinator lpngn 3) Akunting. Syarat: 1. Utk Operator wjb mmlk Sio Migas asli 2. bersedia dtmptkn dmn saja 3.. lk2 min. 25 th 4. brpnglmn dbdngnya 5. utk akunting min D3 akuntansi & menguasai komputer. Krm lamaran ke Jl. Sentot Alibasa No. 60 Payoselincah Jbi. 0853 6662 3143. JI1116 | 06-19/05

Dibutuhkan Segera posiss: Drafter, Adm, CS Marketing, Syrt: max 30 tahun, pria/ wanita, antarkan lamaran ke Kubera Proverty Jalan. Gatot Subroto No. 64 Jambi JI1116 | 12-25/05

Dicari Sales dan Teknisi Foto copy, lamaran diantar ke KB CV DONI, 07417554840.

PANJI RENT CAR. Avanza, Innova, LGX. Harian, blnan. Hp. 085266983337/ 081366383337.

JI1116 | 13-18/05

Dibutuhkan Sgr 1 orng Med Ref Syrt: Sim C, D3/S1 kirim lamaran ke PT. Meiji Indonesia Jl. Kap. A. Bakarudin No. 37 Smpng Apotik Nusa Indah Jbi. JI1116 | 14-19/05

Dibutuhkan Segera Customer ServisRetention dgn syrt 1.Pria/Wanita, Min D3 berpenampilan Menarik, Mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki kendaraan sendiri (lebih diutamakan) lamaran ditujukan ke PT. Sampoerna Telkomunikasi Indonesia-Ceria, Jl. Gatot Subroto Komplek Ruko Abadi No. 11 Jbi. Telp. 0741-7552886, lamaran paling lmbt 18 Mei 2011. JI1116 | 15-20/05

Perusahaan yg bergerak di bidang ekspor import mmbthkn krywn/i utk menduduki pss 1. Take Order 2. Delivery 3. Costumer Service 4. Adm 5. Gudang syrt: 1. Pnddkn min SMU/sdrjt 2. Tdk sdng kuliah 3. usia

JI1116 | 11-11/06

Anda kesulitan memasarkan produk?? kami siap bantu, hub. 0741-3031122. JI1116 | 19-19/05

Paket rias pengantin + syutingan + foto + organ + tenda, tmpl dikoran, hub.07413031122 (mrh).

JI1116 | 19-19/05

Yang Ingin jadi artis/bintang film silahkan bergabung dengan Ana production Hp. 081366049821/082184684694, 081994475884. JI1116 | 19-19/05

dijual KEBUN SAWIT

Dijual kebun sawit 33 Ha, umur 2-3 th, marihat, subur, Kumpeh, Sponjen KM 60, Dsn Pulo Tigo. 0812 740 0082.

JI1116 | 05-20/05

TANAH

JI1116 | 29-05/05

Dijual TANAH LT. 140 Tbk di Talang Duku Kumpe cck utk Sarang Walet, Pmnt Hub. 081366902788.

Dijual RUMAH + TANAH Lok Dpn Depot Pertamina Kasang, Lebar 12 Pjg 50 ls 586mz Hub. 085269618110 nego.

JI1116 | 11-16/05

Dijual RUMAH LB 500 M2, LT 600M2, Fas. K. tdr, 4 kmr mnd, 4 Ac, Listrik, PDAM, Telp. Sumur, Garasi, Lok Pasir Putih, Hp. 08127875156.

JI1116 | 12-17/05

FINANCE

Butuh Dana? Jaminan BPKB mtr/mbl, bunga ringan hub. 0852-280-12120. JI1116 | 03-03/06

Pembiayaan cepat? untuk mobil/motor. Bisa alih kredit. Hub. 0853 6658 5500. JI1116 | 05-02/06

PELUANG USAHA

Es Krim Mr. Cool & Capinos Mdl 350 rb/ mghslkn 90/hr, 082176667141, Agen hrg khusus, JI1116 | 30-30/05

PEMBERITAHUAN

Dgn ini dbrthkn kpd slrh kreditor CV. Indo Piling Raya, bhw brdsrkn akta No. 34 yg dibuat oleh IM. Oka Mahendra NR, SH, Mkn notaris di Kota Jambi, tlh dptskn bhw trhitung tgl 13 Apr 11, CV. Indo Piling Raya tlh diubah mnjd PT. Indo Piling Raya, shbngn dgn hal-hal di atas, bg phk2 yg mmlk tgihan trhdp CV. Indo Piling Raya dpt dtjkan lsg kpd PT. Indo Piling Raya. Ttd: Direktur PT. Indo Piling Raya. JI1116 | 19-20/05

PEMBERITAHUAN

Diberitahukan bahwa Nama M. Basir Lhr. Padang II Nopember 1967, pekerjaan wiraswata, yang bersangkutan

TANAH kav siap bangun di kmpls prmhn griya Depati Parbo (GDP) hub. 0811742331/0741-7111522, 668306.

Dijual RUMAH LS: 212M, 3KT, 1KM, Hrg 250 Jt, Belakang Polda Pinggir Jl. Hub. 081366288022. JI1116 | 12-17/05

JI1116 | 03-03/06

JAVA Rental. LGX, Xenia, Innova, Triton, Hilux 4x4. Harian, Mingguan, Bulanan. (0741) 0852 66749975/081366680440. JI0916 |11-11/05

FAJAR RENTAL. Kijang Kapsul, Innova. Harian/Bulanan. Ph. 0741570519/085266075725. JI0916 | 11-11/05

AURA RENTAL. Kijang LGX, Avanza, harian, mingguan, pakai sopir Hp. 082176545174/9941132.

JI0916 | 11-11/05

AMEL RENTAL. Sewakan Avanza, Kijang, LGX, Innova. Harian/Bulanan. (0741) 570502/25455/7006836/0821 80757994.

JI1116 | 11-11/05

JI1116 | 13-18/05

Dibutuhkan Pria umur max 30 th, min SMA untuk menjadi Collector (CL) Sales (SL) Canvasher (CV) Alamat ditujukan Kisel Jambi, Jl. M. Husni Thamrin No. 4 Kel Beringin (depan Mall Kapuk)

JI1116 | 10-15/05

JI1116 | 28-05/05

JI1116 | 30-30/06

Dibutuhkan Karyawan Salon (Kapster) yg berpengalaman, Hub. 0741-7080872, 085266380872 Salon S2S.

087734240940.

JI1116 | 20-04/06

Dijual TANAH di Pinggir Jalan Lingkar SelatandpnDealerSuzukiSimp,Ahok,Lt+ 59 Tbk, SHM, Hub. 08127403526/Tp.

re n t a l

JI1116 | 25-14/05

Dicari Wanita brpnglmn krj pss kpl bagian, acting,mrkting,Adm,personalia,promosi, customer srvis, Skretaris, kirim lamaran ke PO BOX 2015 W.

Putih, 2 LT, 5 KM, 3 Kmdi, 3 AC, listrk, air, hub. 0813 6657 4111.

M - 1 R E N TA L M e n y e w a k a n H a r ian, Mingguan, Bulanan, Triton, Kijang, LGX, Strada, Honda New CRV, Hp. 085266214567/085266388838. JI0916 | 30-30/05

SOUVENIR PERNIKAHAN

Aneka souvenir pernikahan, harga mulai Rp. 350/pcs, hub. 08192110432/ 0741242 01/21129.

JI1116 | 30-31/06

TERNAK AYAM

Dicari Ayam Pelung dan Ayam Kalkun Hub. 081366658885.

JI1116 | 16-21/06

TANAH Kav siap bangun (KSB) di Komp. Perumahan Karya Lestari Jl. Yulius Usman dkt ktr Lurah Pematang Sulur hub. 0811742331/0741-7111522, 668306.

JI1116 | 04-09/05

DijualTanah20Tbk,SHM,17Jt/tbknego Min 3tbk, Lr. Bersama, Dpn Pemancar RCTI Hub. 082184561789.  JI1116 | 10-15/05

RUKO Jelutung 2 Lt & 3 Lt, listrik & air cck utk kantor hp. 0818194681. JI1116 | 19-24/05

rumah

JI1116 | 00-00/00

Djual RMH 2 tingkat, 3 KT, 3 KM, garasi, 2 mbl lok. Purnama Asri Pal 5 Kotabaru, LT 129 M2, SHM TP. hub. 0812 6355 1586/0812 7436 7046.

JI1116 | 18-23/05

Dikontrakkan RUMAH di Komp. Pasir

Dijual Canter 110 HD th 07, PS 120 th 02, siap pakai bak tinggi, hub. 0811 550 316.

JI1116 |16-21/05

ISUZU tahun 1997

tahun 1997 Dijual Tyt KJG Kps SSX DSL th 97 w. abu2, PW/PS/AC/v. racing 16 klg, mls, orsnl, Hp. 0812 7420 9492. JI1116 | 16-21/05

tahun 2000

PANTHER Total Assy th 94, BH, mls skl, 5 ban baru, 55 jt nego, hub. 081366688813 JI1116 |02-09/05

SUZUKI

Kijang KRISTA 2000 EFi, warna silver, BH asli Jbi, DVD, TV, KM 58 rb, hrg nego, hub. 0852 6675 2071. JI1116 | 05-12/05

tahun 2001 Dijual Kijang LX 01, DVD, TV, BH, Mulus, trwt, Tgn 1, 95 Jt, Hub. 08153957370

Mobil Suzuki Baru ready Stock, Dp PU 15 Jt, APV 25 Jt, SX4 35 Jt, GV 40 Jt, Hub. 085266565335. JI1116 | 06-11/05

tahun 1991 Kredit Mobil bekas via BCA Finance, bunga 7% 3 th, hub. Welly 0812 7423 2329, Zakaria 0852 6780 3040. JI1116 |19-07/05

JI1116 | 12-17/05

tahun 2004 Djl kjg lgx 1.8 thn 04 wn biru metalik mbl sangat terawat hub 081366585567.

CHEVROLET tahun 1999

Dijual INNOVA G th 05, biru, terawat, variasi, BH, ban bs 150 Jt, hub. 0812 740 9913.

JI1116 | 08-13/05

tahun 2003

Over kredit Toyota DYNA 125 LT th 05, BH, kond baik, hrg nego hub. 0812 733 5627.

JI1116 | 08-13/05

tahun 2008

JI1116 |03-08/05

AVANZA tipe G th 08, wrn silver, jok kulit, hrg nego, hub. 0811 744 395.

Suzuki ESCUDO 1.6, wrn silver mulus, orisinil, th 03, bs kredit hub. 0811743800.

tahun 2009 Djl kjg innova thn 09 type g wn silver met msh orisinil .istimewa tgn 1 hub 08127838775.

JI1116 | 18-25/05

Dijual Opel Blazer DOHC Th. 99 wrn Coklat metalik, Kondisi mulus, Hrg 55 Jt, Hub. 0811747460.

JI1116 |03-09/05

DAIHATSU tahun 1995

tahun 2005

TAFT Hiline Minibus th 95, Hiline, Pick Up th 97 Hp. 0852 6655 2222.

HONDA

JI1116 | 10-17/05

Dijual Suzuki SWIFT Th. 05 Matik, Lngkp, VR, 17 Over kredit, Dp. 45 Jt, Hp. 081929008888. JI1116 |06-12/05

tahun 2008 Suzuki APV ARENA SGX Th 08, Km Rendah, Pjk 1 th, Hub. 082177306860 TP.

tahun 2005

JI1116 |11-16/05

Dijual Honda STREAM 05 1.7 Hitam, Vr 17 Hrg 156,5 Jt, Hp. 0852 7100 9888/0816 399 500. JI1116 |14-19/05

Honda City Z Vtech th 2000 akhir, warna hitam, plat BH, hub. 0811 337 249.

JI1116 |19-24/05

MITSUBISHI tahun 2002

tahun 2005

JI1116 | 07-12/05

Dijual mbl Suzuki Amenity th 91, AC Dingin, siap pakai, 25 Jt, hub. 0852 6646 1710.

Dijual mbl ESCUDO 1.6 th 03, silver, BH, hrg 120 Jt nego hub. 0852 8823 4599.

JI1116 |20-25/05

Dijual RUMAH di Perum Pesona Jambi, Lok sebelum Grand Kenali Mayang Blok H No. 5 type 36 jadi 90 utk ke lt 2 sdh di cor hrg 150 jt. Hp. 081532231308.

JI1116 | 08-15/05

JI1116 | 01-22/05

JI1116 |14-27/05

rUKO

Djl Toyota CROWN th 94 silver met, KM 197 rb, mulus dan enak dipakai harian, nyaman. hrg 50 Jt nego, bisa kredit. 081366180009.

JI1116 | 10-17/05

JI1116 | 03-03/06

Djl TNH di pinggir Jl. Lingkar Selatan dpn Dealer Suzuki Simpang A h o k , LT + 5 9 T b k , S H M , h u b . 08127403526/08127403527.

JI1116 |13-19/06

tahun 2007

Ready mobil baru, Dp GV 30 Jt, SX4 24 Jt, SWIFT 18 Jt, APV 19 Jt, PU 11,5 Jt, hub. 081367717933.

Dijual TNH samping ktr Pemda Ma. Jambi Bukit Baling dpn SLB + 10 Ha hub. 0811742331/0741-7111522, 668306.

Dicari RUMAH utk kntr PLN, PAM, Telp. Min 3 kmr, dgn hlmn luas, cukup utk min 6 mbl, pnggr jln/truk bisa masuk, Hub.

DISEWAKAN

JI1116 | 18-23/05

JI1116 | 03-03/06

JI1116 | 08-09/05

Disewakan RUMAH di Villa Gading Mayang Block E2, 3 Kmr, Fasilitas Lengkap, Hub. 08127846236 (Ibu Tati).

Dijuall RUMAH Type 50/170 Lok. Strategis, Diperumahan Villa Kenali Permai, Hrg nego, Hub. 081274720147.

Dijual Mits LANCER Th 02 Blueblack, Barang Bagus Butuh uang hubungi. 081919161666.

Toyota

tahun 2010 AVANZA S matic th 2010, silver, BH, KM 13 rbuan, mulus, hub. 7078899. JI1116 | 10-18/05

dijual mesin CNC

Spesial Potong, Grafir Akrilik, Stenlis, AlumuniumdanKayu,Uk120x80cmhrg 65 jt, Hub. 08127834025/7083450.

JI1116 | 23-20/05

tahun 1994 Jual Toyota STARLET 94 mrh marron, velg racing, mls, plat BH, siap pakai, hub. 0812 748 1687.

JI1116 | 08-13/05


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

think it

Kebangkitan Nasional merupakan momen dimana kita sebagai masyarakat Indonesia mengingat kembali masa perjuangan pahlawan kita terdahulu untuk bangkit dan benar-benar terbebas dari berbagai paham dan campur tangan dari bangsa lain. Tentunya, semangat inilah yang harus kita tiru untuk terus maju dan melanjutkan citap- cita perjuangan para pahlawan terdahulu. Terutama bagi para siswa dimana perjuangan mereka masih panjang untuk terus maju dan berprestasi. (viz) Reni Afriana Guru MA Laboratorium Kota Jambi

Fun tak tik

Don’t Give Up Dalam rangka memperingati kebangkitan nasional, maka kita sebagai generasi penerus harus tetap semangat sob. Nech, X kasih tip agar kita tetap semangat dalam menghadapi hari-hari kita : 1. Kembangkan Senyuman. Tersenyumlah dan hadapi dunia. Jangan cemberut aja sob, jelek tuch.... 2. Optimis. Kita harus tetap yakin en optimis dengan semua cita-cita yang kita mimpikan. Jangan cepat give up githue dunkk. 3. Tokoh Inspirasi. Jadikanlah seseorang dalam hidup sobat sebagai inspirasi untuk maju dan bersemangat dalam hidup. (Viz)

cartoon corner

Nah.. walupun sudah puluhan tahun kita telah merdeka dari kaum penjajah, hendaknya kita jangan pernah melupakan harihari besar. Salah satunya Hari Kebangkitan Nasional yang selalu kita peringati setiap 20 Mei. Untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional, sebenarnya tidak ada kegiatan khusus yang digelar di sekolah. Hanya saja nech, aku pengen cerita sedikit tentang salah satu teman aku yang nggak menghargai perjuangan para pahlawan kita untuk membangkitkan bangsa

kita en terbebas dari bangsa Belanda pada saat itu. Sedikit contohnya aja nech sob. Pada saat upacara di sekolah, dianya malah bikin tingkah. Padahalkan sebagai calon penerus bangsa hendaknya harus ada rasa nasionalisme untuk memperingati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur. Waktu lagi upacara, ada temanku yang ya.. kalau dibilang sih cukup bandel.. Dia pura-pura

sakit dan istirahat di ruang UKS. Padahal kenyatannya dia tak sakit. Hmmm aku kurang menyukai kelakuannya. Karena itu, usai dari upacara aku menasehatinya bahwa pentingnya kita melakukan kegiatan upacara ini. Karena tanpa perjuangan dari para pahlawan mungkin sampai pada saat ini kita masih dalam suasana berperang. Dia tetap saja seolah tidak mengindahkan kata-kataku.

Karena aku merasa ini tak adil, aku laporkan saja pada guru. Nah, secara langsung guruku menemui temanku. Dengan kelakuannya tersebut, guruku memberi hukuman untuk membuat surat perjanjian sebanyak empat lembar double folio. Mungkin dengan itu temanku dapat sadar bahwa hari-hari besar perlu kita isi dengan kegiatan upacara atau kegiatan yang bermanfaat lainnya. (vina) Kurnia SMA Adhyaksa Kota Jambi

Bangkitlah

Bangsaku Refleksi Hari Kebangkitan Nasional Hari ini, tepatnya tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia merayakan Hari Kebangkitan Nasional. Ini merupakan momen dimana kita harus terus bersemangat dan bangkit dari berbagai keterpurukan untuk menjadikan bangsa kita menjadi lebih maju dan berkembang. Nah, sobat, tentunya untuk memulainya harus dari yang kecil. Contohnya aja dari lingkungan kita sendiri terutama dari diri sendiri untuk benar-benar maju dan meraih prestasi. “Sepertinya nggak terlalu ada acara khusus untuk mengenang dan merayakan Hari Kebangkitan Nasional. Hanya beberapa seremoni saja dech,” ujar Shinta dari Unja Jambi. Tapi, sebelumnya, alangkah baiknya kita flashback sedikit tentang sejarah lahirnya Hari Kebangkitan Nasional yang selalu dirayakan setiap 20 Mei. Ini merupakan salah satu perjalanan sejarah bangsa kita, yang dimulai dengan lahirnya gerakan nasionalis pertama Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Hampir seratus tahun yang lalu. Pergerakan nasional ini dipimpin oleh Dokter Soetomo di Jakarta. Dengan dorongan dilahirkannya Boedi Oetomo ini, kemudian lahirlah Sarekat Islam, di tahun 1912, di bawah pimpinan Haji O.S. Tjokroaminoto bersama Haji Agus Salim dan Abdul Muis. Dalam tahun 1912 itu lahir pula satu gerakan politik yang amat penting, yaitu Indische Partij yang dipimpin oleh Douwes Dekker (Dr. Setiabudhi), R.M. Suwardi Suryaningrat dan Dr. Tjipto Mangunkusumo. Tahun 1913, partai ini dilarang oleh pemerintah kolonial Belanda dan pemimpinpemimpinnya ditangkapi dan kemudian dibuang dalam pengasingan. Nah, dari sedikit perjalanan sejarah di atas, bangsa kita

tetap bersemangat untuk bebas dan merdeka tanpa adanya campur tangan dari negara lain. Tentunya setelah itu, semakin banyak berdiri partai dan organisasi lainnya. Kita sebagai generasi penerus hanya bisa melanjutkan perjuangan dan semangat dari kebangkitan nasional. Saatnya bangsa kita bangkit kembali dari semua masalah yang menghantui negara kita saat ini. Masalah yang nggak selesai-selesai, seperti masalah hu- kum dan korupsi yang membuat bangsa kita semakin jauh dari cita-cita awal untuk memberikan se­m a­ ngat kepada seluruh masyarakat agar maju dan mandiri. (viz)

djatmiko/JAMBI INDEPENDENT

Meniru Semangat Juang

Kena Hukum Guru

djatmiko/JAMBI INDEPENDENT

Ketika Tangis Tak Mengeluarkan Air Mata Nurul

Alfalah

Qori

STIKOM

Melva

SMKN 2

Cane

SMAN 6

Kustiana SMAN 3

Tiara

MAN 3

Vina

Dea

SMAN 2

SMA Adhyaksa

Rina Dini

Unja Unja

Menangis mungkin hal yang ampuh bagi kita untuk meringankan sedikit masalah yang kita hadapi, tetapi terkadang ketika kita menangis malah dianggap bodoh bagi mereka yang kurang mengerti apa yang sedang terjadi. Terkadang, ketika menangis tak mengeluarkan air mata, apakah masih dapat dikatakan bahwa itu merupakan tangisan? Tangisan mungkin

identik dengan kesedihan, yang menyayatkan perasaan. Memang benar, tetapi tak sepenuhnya juga benar di sisi lain ada kebahagian yang dapat membuat kita menangis. Seberapa besar rasa sakit mungkin tak dapat diukur dengan seberapa banyak air mata yang terbuang atau den-

gan berapa lama kita menangis. Saat air mata tak lagi keluar, bagiku di situlah tolak ukur, apakah sudah tingkat tinggi rasa sakit itu? Karena ketika kita sudah tak mampu lagi untuk menanggung semuanya, di situlah kinerja air mata kita tak mampu 100 persen bekerja. Ini menyebabkan sulit

untuk mengeluarkan air mata, sedangkan sesuatu hal sedang enak-enaknya menyayat hati kita. Hanya mampu menghela nafas, namun berpikirlah yang positif. Tanpa ada tangisan senyum takkan punya arti…(*)

Ervina SMA Adhyaksa Kota Jambi


Jumat, 20 Mei 2011

11


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Yusniana Hasan Basri saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Dari kiri Junaidi, Endang Setianingrum, Yusniana Hasan Basri, dan Rohima Fachrori.

Junaidi bersama pejabat PU lainnya pada saat menyambut kehadiran Yusniana Hasan Basri.

Yusniana Buka Kampanye dan Edukasi PLP Dinas PU Provinsi Jambi

Koordinator Juri Noftiman mengumumkan 10 nominasi lomba karya tulis.

Para peserta dari TP PKK Se-Provinsi Jambi yang hadir.

Dari kiri, Ginanjar, Drs Supardi bersama Kadis Kehutanan.

Ketua Panitia Pelaksana Indra Gunawan pada saat memberikan sambutan.

Para undangan dan peserta yang hadir.

Penyerahan bibit untuk anak sekolah.

terian PU Endang Setianingrum, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi Rohima Fachrori, dan lainnya. Kepala Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Jambi, Indra Gunawan sekaligus ketua panitia acara mengatakan, rangkaian kegiatan telah dilakukan sejak April lalu. Khusus lomba karya tulis dan poster dilakukan langsung selama dua hari, 1819 Mei di Abadi Suite. Kemarin sore sekitar pukul 17.30 langsung dilakukan penutupan dan pengumuman pemenang. Masing-masing, untuk lomba 3R tingkat SD, juara 1 diraih SDN 253 Merangin, disusul SDN 150 Kota Jambi (II), SDN 02 Muarojambi

Foto bersama beberapa duta Sanitasi terpilih.

Penyerahan tanaman yang akan ditanam oleh Asisten II Drs Supardi.

adalah jenis pohon Jelutung sebanyak 5.500 batang. Penanaman pohon penghijauan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tanjung Jabung Timur yang diwakili oleh Drs Supardi selaku Asisten III Bupati Tanjab Timur. Turut dalam acara tersebut Ir.

Ridwan selaku Kadis Kehutanan Tanjab Timur, Sekcam Geragai, Iptu Noval selaku Kapolsek Geragai, Ginandjar selaku Communication Superintendent PetroChina Companies Jakarta, serta para pimpinan Departemen PetroChina lapangan lainnya.

Bupati Tanjung Jabung Timur dalam kata sambutan yang dibacakan oleh Asisten III Bupati Tanjab Timur Drs Supardi, menyampaikan bahwa beliau menyambut baik kegiatan

tersebut. “Hendaknya kegiatan yang dilakukan oleh BPMIGAS– PetroChina ini dapat dicontoh oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Kabupaten

Foto bersama seusai penyerahan bantuan bibit tanaman.

Tanjab Timur,” ujar Bupati seperti dikutip dalam sambutan tersebut. Communication Superintendent PetroChina Companies Jakarta, mewakili manajemen PetroChina mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen BPMIGAS–Petro-

China untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan khususnya di sekitar areal operasional kerja. “Kegiatan ini juga sekaligus mendukung program pemerintah One Billion Indonesia Tree (OBIT),” katanya. (edz)

s

DALAM upaya menyukseskan program OBIT (One Billion Indonesia Tree) yang dicanangkan pemerintah, BPMIGAS–PetroChina International Jabung Ltd, pekan lalu melaksanakan kegiatan penanaman pohon penghijauan di Desa Pandan Makmur, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jenis pohon yang ditanam dalam program penghijauan ini

Foto-foto:eddy djunaedy/JAMBI INDEPENDENT

Para panitia, peserta dan undangan yang hadir.

Penanaman pohon secara simbolis yang dilakukan oleh Ginanjar.

PetroChina Lakukan Penanaman Pohon Penghijauan

(III), SDN 106 Muarojambi (Harapan I), dan SD 119 Kerinci (Harapan II). Sementara, juara lomba karya tulis diraih Oriza Sardi dari SMPN 17 Tanjab Timur, disusul Kevin Pratama (SMP Xaverius 1 Kota Jambi), dan Abdan Malaka (SMP IT Nurul Ilmi Jambi). Sedangkan juara lomba poster diraih Ivan Orlando (SMP Kristen Bina Kasih), disusul Rahayu Arman (SMPN 9 Kota Jambi) dan Richendra Feily Salim (SMP Xaverius 1 Kota Jambi). Juara 1 sampai 3 untuk karya tulis dan poster akan diikutkan pada lomba yang sama di Jakarta. “Pada Jambore Nasional Juni mendatang,” tandas Indra.(edz)

s

Koordinator Juri Fauzi mengumumkan 10 nominasi lomba poster.

Ketua TP PKK Provinsi Jambi Yusniana Hasan Basri kemarin (19/5) membuka kegiatan Kampanye dan Eduaksi Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Tahun 2011. Pembukaan dilakukan di Gladiol Room Abadi Suite sekitar pukul 09.00. Kegiatannya, lomba karya tulis dan lomba poster untuk pelajar SMP/sederajat serta lomba 3R untuk SD Se-Provinsi Jambi. “Dengan lomba ini, bisa peduli dengan kebersihan dan lingkungan. Ke depan acara seperti ini bisa meluas sampai ke pelosok daerah terpencil Provinsi Jambi,” ujar Yusniana. Pembukaan juga dihadiri Kepala Dinas PU Provinsi Jambi Junaidi, dari Kemen-

Foto-foto:eddy djunaedy/JAMBI INDEPENDENT


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

REUTERS/Darren Staples

Top Scorer Europa League 2010/2011 17 gol 11 gol 6 gol 5 gol

Radamel Falcao (FC Porto) Giuseppe Rossi (Villarreal) Tomas Necid (CSKA Moskow) Fredy Guarin (FC Porto) Frederic Kanoute (Sevilla) Wilfried Bony (Sparta Praha) Nilmar (Villarreal) Artjoms Rudevs (Lech Poznan) Edinson Cavani (Napoli) Artem Milevskiy (Dynamo Kiev)

REUTERS/Darren Staples

Radamel Falcao

Jadi Top Scorer, Tegaskan Bertahan BUKAN hanya prestasi top scorer Europa League yang dicatat striker FC Porto asal Kolombia Radamel Falcao musim ini. Dengan koleksi 17 gol, dia juga mencatat sejarah sebagai pemain paling subur di Europa League dalam satu musim. Falcao melampaui rekor yang ditorehkan Juergen Klinsmann saat dia membela Bayern Munchen pada Piala UEFA 1995-1996. Ketik itu, mantan striker timnas Jerman itu mengoleksi 15 gol. Di bawah Klinsmann ada John Wark (Ipswich Town) dengan 14 gol pada 1981-1982. Sejatinya, dengan golnya pada second leg semifinal ketika melawan Villarreal sudah membuat Falcao melampaui catatan gol Klinsmann. Tapi, dia tidak berhenti sampai di situ. Falcao kembali mencetak gol dan menjadi penentu kemenangan Porto atas Braga, kemarin dini hari. “Menjadi top scorer, mencetak banyak gol, adalah masalah berbeda. Yang lebih penting adalah tim memenangkan gelar. Rahasia saya mencetak banyak gol adalah hasrat untuk selalu menang,” kata Falcao, seperti dilansir Goal. Karena performanya yang luar biasa musim ini, membuat Falcao pun diminati banyak klub elite Eropa. Namun, buru-buru striker berusia 25 tahun itu menampiknya. Mantan pemain River Plate itu mengaku betah membela Porto. “Saya hanya ingin menikmati masa-masa ini dan Porto masih sangat menginginkan saya bertahan. Sejujurnya, saya masih ingin membela Porto dan menikmati bermain bersama rekan-rekan satu tim saya,” bilang pemain timnas Kolombia itu. Bukan berarti Falcao tidak punya ambisi mencari tantangan baru. Dia mengaku memiliki ambisi itu, tapi bukan sekarang. “Suatu hari nanti saya akan bermain di liga lain. Sekarang, saya hanya ingin menikmati sukses ini,” lanjut Falcao. Lagipula kontrak Falcao masih tersisa di Porto hingga Juni 2013 nanti dan dia tidak berencana pindah klub. Dia bahkan mengungkapkan ambisinya musim depan. “Saya ingin berprestasi bersama klub ini di Liga Champions musim depan,” kata Falcao. Musim ini, bersama Hulk dan Varela, Falcao menjadi andalan di lini depan Porto. Mereka bertiga menjadi momok bagi benteng pertahanan lawan dan Falcao sendiri selain 17 gol di Europa League, dia juga mencatat 16 gol di Liga Portugal dan empat gol di Piala Portugal.(jpnn)

Rekor Gol Terbanyak dalam Semusim Gol 17 gol 15 gol 14 gol 12 gol

Bersuka Ria: Tim FC Porto bersuka ria merayakan kemenangan mereka dengan mengangkat trofi atas kemenangan pada akhir pertandingan Europa League.

Pemain Klub R. Falcao FC Porto J. Klinsmann B. Munchen John Wark Ipswich Town Derlei FC Porto

Musim 2010-2011 1995-1996 1981-1982 2002-2003

1

Prestasi FC Porto musim ini sungguh fenomenal. Setelah juara Primeira Liga Portugal tanpa tersentuh kekalahan, tim berjuluk Dragoes itu kembali meraih gelar. Mereka menjuarai Europa League di all-Portuguese final, kemarin dini hari. Ya, Porto menang tipis 1-0 (1-0) atas tim senegaranya Sporting Braga di Aviva Stadium, Dublin. Kemenangan itu dipastikan striker asal Kolombia Radamel Falcao melalui tandukannya yang gagal dihalau kiper Braga Arthur Moraes di menit ke-44. Dengan kemenangan itu maka sepanjang musim ini, sudah tiga gelar yang dikoleksi Porto. Pada awal musim mereka mengawali kampanyenya dengan kemenangan di Piala Super Portugal atas musuh abadinya Benfica dengan skor 2-0. Kemudian, ketika kompetisi di Liga Portugal masih tersisa tujuh laga lagi, mereka memas-

FC Porto

tikan sebagai juara. Setelah ini, masih ada satu peluang gelar yang bisa direngkuh, yakni Piala Portugal yang finalnya berlangsung pada 22 Mei melawan Vitoria de Guimaraes. “Saya harap kami mampu merebut satu trofi lagi” kata Andre Villas-Boas, kepada A Bola.”Sayang kami sudah kehilangan satu trofi, yakni Piala Liga Portugal. Bila tidak, ini akan menjadi musim yang sempurna”lanjut pelatih berusia 33 tahun itu. Meski prestasi Porto musim ini tergolong hebat, dan menyamai Jose Mourinho di musim pertamanya, tapi Villas-Boas belum puas.”Saya adalah sosok ambisius yang dikelilingi orangorang yang ambisius, kami memiliki tujuan yang sama” jelas Villas-Boas. Ini adalah kali kedua Porto menjuarai Europa League, dulu

mereka pernah juara ketika even itu masih bernama Piala UEFA pada 2003. Porto ketika itu masih dilatih Mourinho. Semusim berikutnya, Porto menjuarai Liga Champions. Makanya, Villas-Boas mengisyaratkan akan bertahan, karena ingin mengikuti jejak Mourinho.”Liga Champions selalu menjadi impian kami. Tim ini pernah dua kali merasakannya (1987 dan 2004) dan peluang untuk ketiga selalu ada” lanjutnya. Ambisi serupa juga disuarakan para pemain Porto.”Kami akan tampil di Liga Champions pada musim depan. Dengan kekuatan kami saat ini saya yakin kami mampu melakukan sesuatu. Tim ini sangat berpotensi”ungkap Falcao, seperti dikutip Goal. Di sisi lain, kekecewaan dirasakan Braga.”Porto hanya beruntung karena bisa memanfaatkan kelenga-

AFP PHOTO/ FRANCISCO LEONG

Villas-Boas

Trofi buat Sir Bobby Boas menjadi sosok fenomenal musim ini. Pelatih FC Porto itu membawa klubnya menjuarai Europa League setelah mengalahkan Braga 1-0, kemarin dini hari. Dia pun menjadi pelatih termuda yang menjadi juara di pentas Eropa. Ketika membawa Porto juara kemarin, Villas-Boas baru berusia 33 tahun dan 213 hari. Dengan begitu, dia mematahkan rekor termuda sebelumnya yang dipegang Gianluca Vialli ketika melatih Chelsea. Ketika Chelsea juara Piala Winner 1998, Vialli masih berusia 33 tahun dan 308 hari. Prestasi fenomenal Villas-Boas membuat dirinya kerap mendapat julukan The Next Jose Mourinho. Kebetulan, selain pernah menjadi asisten Mourinho, Villas-Boas juga menapaki jalur yang dirintis pelatih yang kini menangani Real Madrid itu. Pada musim pertamanya menangani Porto musim 2002-2003, Mourinho berhasil mempersembahkan trofi Liga Portugal dan Piala UEFA (kini Europa League). Nah, VillasBoas juga menorehkan prestasi yang sama pada awal tugasnya di Porto musim ini. Tapi, catatan Villas-Boas lebih fenomenal karena dia mampu merebut trofi Liga Portugal tanpa pernah menelan kekalahan.

Braga

Seperti Mourinho juga, VillasBoas tidak memulai karirnya sebagai pemain. Dia memulai karir lapangan hijau sebagai asisten pelatih Sir Bobby Robson. Kemudian dia mendapatkan lisensi UEFA saat masih berusia 17 tahun. Klub pertama yang dilatihnya adalah British Virgin Islands. Pada usia 21 tahun, Villas-Boas direkrut Mourinho untuk menjadi asistennya di Porto dan berlanjut ketika melatih Chelsea dan Inter Milan. Pada 2009, dia mengambil keputusan berkarir sebagai pelatih di Acadca de Coimbra. “Hanya semusim di Academica, pada Juni 2010 dia bergabung ke Porto menggantikan Jesualdo Ferreira. Ternyata, Villas-Boas langsung berhasil di musim pertamanya. Makanya, dia mendedikasikan prestasinya itu untuk Sir Bobby, Jose Mourinho, dan Josep Guardiola. Terutama Sir Bobby yang merekrutnya ketika masih berusia 16 tahun. “Saya tidak berkesempatan mengucapkan salam perpisahan kepadanya. Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk dia dan istrinya Elsie atas apa yang telah mereka berikan kepada saya,” kata Villas-Boas, seperti dikutip Goal. (jpnn)

0

han pemain belakang kami. Kehilangan konsentrasi membuat kami harus membayar harga itu”bilang Domingos Paciencia, pelatih Braga, seperti dikutip Reuters. Yang lebih mengecewakannya lantaran mereka menguasai laga pada babak kedua.”Nyaris kami mendominasi babak kedua. Saya kecewa karena Mossoro gagal memanfaatkan peluang terbaik yang

dimilikinya. Padahal, itu bisa mengubah segalanya”ketus Paciencia. Selain mengomentari permainan skuadnya, Paciencia juga mengkritik kepemimpinan wasit Carlos Velasco Carballo. Menurut dia, wasit banyak membuat keputusan yang merugikan Braga, termasuk pelanggaran yang dilakukan bek Porto Cristian Sapunaru di menit ke-75. (jpnn)

Juara Europa League (Sepuluh tahun terakhir) Tahun Juara Runner-up 2011 FC Porto (Portugal) Braga (Portugal) 2010 Atletico Madrid (Spanyol) Fulham (Inggris) 2009 Shkhtar Donetsk (Ukraina) Werder Bremen (Jerman) 2008 Zenit Petersburg (Rusia) Rangers (Skotlandia) 2007 Sevilla (Spanyol) Espanyol (Spanyol) 2006 Sevilla (Spanyol) Middlesbrough (Inggris) 2005 CSKA Moscow (Rusia) Sporting Lisbon (Portugal) 2004 Valencia (Spanyol) Marseille (Prancis) 2003 FC Porto (Portugal) Celtic (Skotlandia) 2002 Feyenoord (Belanda) Borussia Dortmund (Jerman)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Indonesia Tak Ubah Target Tim

JAMBI- Tiga pejudo Jambi berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Kartika Cup IV tahun 2011 di GOR Ken Arok, Kota Malang. Satu medali perak diraih oleh Jeprianto pada kelas 51 Kg. Sedangkan dua medali perunggu masing-masing disabet oleh Desta Kurniawan yang turun di kelas 55 Kg dan Ade M Yusuf dari kelas 81 Kg. Sutoyo, sang pelatih mengatakan jumlah total medali yang dipersembahkan anak asuhnya dalam kejuaraan yang dilaksanakan dari tanggal 13-15 Mei itu tiga medali. Pihaknya masih terus mengejar empat kejuaraan lagi sampai dengan lolosnya syarat PON. Terkait Porwil sudah di depan mata, Sutoyo mengatakan pertandingan di Porwil tidak mutlak   bisa meloloskan cabor judo ke PON. Karena, juara pertama di Porwil

hanya mengantongi nilai 1.600. Sementara untuk  bisa lolos  PON seorang pejudo harus mendapatkan  lebih dari 2.000 poin. Makanya, selain mengikuti Porwil, Sutoyo juga menyiapkan anak asuhnya mengikuti kejurnas yang mempunyai nilai reli 2.400 untuk juara pertama. ” Selain bisa menjadi juara diporwil, di kejurnas harus menjadi juara juga jika ingin lolos ke PON,” katanya. Menurut Sutoyo, dalam cabor judo tidak mengenal tunda permainan. Jika ada kelas yang berhalangan  otomatis akan gugur dalam setiap pertandingan dan tidak bisa digantikan dengan  kelas yang lain.  Selain itu cabor judo tidak mengenal  batas  umur, dalam artian dalam porwil nanti para atlet yang turun  diberbagai kelas bebas umur dan tidak dibatasi.

LATIHAN: Para pejudo Jambi menjalani latihan menghadapi Porwil. Dokumen/jambi independent

JAKARTA-Tampil de­ngan kondisi yang compang-cam­ ping, tim bulu tangkis Indonesia tak meu merubah target. Mereka yakin tiket ke semifinal masih bisa di raih pada kejuaraan bulu tangkis Piala Sudirman pada 22-29 Mei mendatang di Qingdao, Tiongkok. Harapan yang yang cukup tinggi itu dilontarkan secara langsung oleh Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso. Dia menganggap target tersebut masih realistis meskipun kebanyakan yang turun saat ini adalah pemain muda. “Di 2009 kami bisa lolos sampai semifinal. Sekarang saya juga yakin anak-anak bisa memenuhi harapan dari PBSI. Tidak ada perubahan target,” katanya di kantor Kemenpora, Jakarta, kemarin (19/5). Ya, dalam kejuaraan kali ini Indonesia tidak bisa menurunkan seluruh pemain-pemain andalnya. Nama-nama seperti Taufik Hidayat (tunggal putra), Markis Kido/Hendra Setiawan (ganda putra), dan Lilyana Natsir (ganda campuran). Penyebab mereka tidak turut serta bermacam-macam. Taufik merasa sudah menurun kemampuannya dan bermasalah dengan kebugaran. Hendra belum sembuh dari cedera sehingga pasangannya Kido juga tidak ikut. Sedangkan, cedera di Tennis Elbow membuat Lilyana urung diberangkatkan. Itu membuat pasangannya, Tontowi Ahmad tidak lagi sekuat saat berpasangan dengannya. Alhasil, saat ini PBSI tinggal berharap kepada pemainpemain yang saat ini masih belum bisa menunjukkan performa terbaiknya. Bahkan, pemain paling senior di tim Sudirman Indonesia Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan di ganda putra juga mulai menurun kemampuannya. Namun, Djoko membantahnya dan menilai jika kekuatan bulu tangkis Indonesia masih cukup diperhitungkan. Meskipun mayoritas beranggotakan pemain muda tim merah putih menurut Djoko tak akan bisa ditundukkan dengan mudah. Malah, dia yakin jika terus disoroti kemampuan para pemain bisa semakin baik.(jpnn)

Jambi Rebut Tiga Medali

Untuk itu Pengprov PGSI Jambi telah menyiapkan 20 atlet judonya  untuk mengikuti seleksi  Polwil. Saat ini ke 20 pejudo tersebut sedang  mengikuti seleksi berjalan di tempat mereka masing-

masing yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Jambi. Dari 20 atlet yang  diseleksi   akan diambil 15 orang. Mereka akan turun di kelas perorangan dan beregu  di

porwil atau Pra PON. Sutoyo mengatakan, mereka akan menurunkan pejudo putri dan putra. Pejudo putra akan turun di kelas 55 s/d  lebih 100 kg. Sedangkan pejudo putri di kelas 45 kg s/d  lebih 78 Kg.(can)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Acara TV

­

Pukul 22.30 WIB Pirates of Caribbean Kapten Barbossa menculik Elizabeth Swan dan mengambil potongan emas Aztec. Untuk menyelamatkan Elizabeth, Will Turner bergabung dengan perompak Jack Sparrow.(*)

10.00 : Coffee Break 11.30 : Kabar Keadilan 12.00 : Kabar Siang 16.00 : Selera Asal 19.30 : Zona Merah 22.30 : Lenong Politik

13.05 : Dunia Kita 13.30 : Jakarta Jakarta 16.05 : Discover Indonesia 20.30 : Special Dialogue 21.30 : Kick Andy 23.05 : Newsmaker

08.30 : Hot Shot 09.30 : Cintaku Semacet Jakarta 15:33 : Jebakan Betmen New 16.30 : Liputan 6 Petang 21.00 : Liputan 6 Awards 23.00 : Jamila dan sang Presiden

08.00 : Day Care 09.00 : Kacamata 12.30 : Teropong si Bolang 16.00 : Jejak Petualang 17.30 : Orang Pinggiran 18.00 : Wara Wiri

Mama Jack Jack Theron bekerja dalam sebuah produksi film. Namun, produser fim tersebut membencinya dan berusaha memecatnya. Dengan segala macam cara, Jack berta han.(*) Pukul 20.00 WIB

11.30 : Topik Siang 12.00 : Klik! 13.00 : Mantap Live 14.00 : Buaya Darat 17.30 : Katakan Katamu 20.30 : Penghuni Tera khir Ekstradisi Pukul 20.00 Wib 07.30 : Ransel Rudi 11.30 : Jatim Awan 15.30 : JTrax 17.00 : Event Ehe Mayang 17.30 : Sore Hore 21.00 : Becak

Kung Fu Panda Panda pemalas dan kurang sopan bernama Po secara tidak terduga terpilih untuk memenuhi suatu ramalan kuno. Dia bergabung dengan Furious Five yang legendaris.(*)

Nikah 6 Bulan Hamil 7 Bulan MARCELLA Zalianty saat ini dikabarkan sedang hamil tujuh bulan. Padahal, menurut hitungan kalender, usia pernikahannya dengan Ananda Mikola baru enam bulan. Apakah dia positif hamil sebelum nikah? Usai mengisi acara Dahsyat, Marcella enggan meladeni permintaan wawancara terkait kehamilannya. Aktris yang memulai debut sebagai produser film ini

malah mempromosikan film teranyarnya Batas. “Maaf ya, buru-buru mau ada wawancara lagi. Enggak dulu bicara itu (kehamilan). Saksikan Batas ya, 19 Mei, di bioskop,” ujar Marcella sambil tersenyum, di Studio RCTI, kemarin (19/5). Sebelumnya, saat tampil di Dahsyat, bintang film Brow­ nies ini sempat ditanyai presenter Olga Syahputra tentang kehamilannya. “Sudah hamil berapa bulan nih?” tanya Olga. “Sudah tujuh bulan,” jawab Marcella dengan wajah sumringah.Meskisedang hamil besar, dia tetap sibuk mempromosikan film Batas. Ba­ginya, kehamilan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Artis yang pernah dibui itu tetap mengedepankan profesionalisme. “Sedang sibuk promo Batas. Dalam keadaan begini harus hati-hati, k a ­r e n a s a y a

Marcella Zalianty

kan enggak hanya promo di satu kota. Ada bebe­rapa kota yang harus didatangi. Dalam keadaan begini, bisa promo film,” tutup Marcella yang kemudian langsung naik mobil Toyota Alphard bernopol B 277 AMZ. Marcella diketahui menikah dengan Ananda di Masjid At Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), 29 November 2010. Keduanya mengumumkan akan menikah setelah Ananda datang melamar putri Tetty Liz itu pada 7 November 2010. Hadir sebagai saksi nikah dari pihak Marcella, Emha Ainun Nadjib, dan saksi dari pihak Ananda adalah Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto. Akhir pekan lalu, Marcella sempat mengaku kandu­ ngannya sudah memasuki 30

minggu atau 7,5 bulan. “Alhamdulillah, kira-kira jalan 30 minggu kalau enggak salah,” ungkap Marcella. Aktris yang merambah menjadi produser film itu me­ ngaku, jarang memeriksakan kandungan ke dokter. Apalagi, saat sedang hamil dia sibuk menggarap film Batas. “Saking sibuknya, saya jarang pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan. Jadi kayak orang-orang dulu saja, enggak ada dokter, enggak pernah ngecek kandungan. Saya juga enggak sedetail itu untuk setiap kali cek kehamilan. Saya juga enggak terlalu rasain. Jadi nunggu saja. Lillahita’ala waktu mau lahir saja nanti ngecek,” ujar Marcella. (jpnn) Ikke Nurjanah

Ultah, Bikin Lagu untuk Anak MEI ini menjadi momen pergantian usia Ikke Nurjanah. Sebuah perayaan sederhana di sebuah tempat makan di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (18/5) lalu, diadakan untuk menandai usianya yang kini menginjak 37 tahun. Pada hari istimewa itu, Ikke sekaligus meluncurkan single anyar berjudul Anakku. Inspirasi single yang dikerjakan enam bulan belakangan tersebut tak jauh-jauh dari kehidupan pribadinya, yaitu seputar hubungan ibu dengan anak. Lagu itu boleh jadi juga menjadi ajang unek-unek Ikke sebagai orang tua tunggal. Apalagi hubungan ibu dan anak sering berada dalam masa-masa sulit. “Kayaknya sangat gampang berantem sama anak,” ujar pemilik nama lengkap Hartini Erpi Nurjanah tersebut. Lagu itu tidak hanya me­ negaskan eksistensinya seba-

gai penyanyi dangdut papan atas. Lebih dari itu, Ikke menghadirkannya sebagai persembahan istimewa kepada si buah hati, Siti Adira Kinaya, yang kini menginjak remaja. “Ini bentuk curahan kasih sayang untuk dia (Adira, Red). Ini kado buat dia,” ujarnya. Memang tak ada kejutan spesial dari orang-orang terdekat pada hari ulang tahun Ikke. Perempuan bertubuh mungil itu pun tak mempersoalkannya karena bukan tipe orang yang terlampau mendambakan surprise. Namun, biasanya tanpa diduga Dira -panggilan Adira-memberikan kejutan yang menyenangkan. “Dia suka banget ngerjain aku. Lihat saja bagaimana jahilnya dia,” katanya, lantas tertawa. Bagaimana dengan Aldi? Mantan suaminya itu memang tak memberikan ucapan

selamat. Sebab, hubungan Ikke dengan Aldi kini sebatas pengasuhan Dira. Di luar itu, mereka menempuh jalan masing-masing. “Bukan ucapan selamat yang penting. Aku ingin menjadi manusia yang lebih baik. Itu poinnya,” tegas Ikke. Idealnya, pada usia yang kian matang itu, Ikke selayaknya berpasangan kembali. Tapi, apa mau dikata, belum ada pria yang nyantol di hatinya. Menjadi orang tua single sejak 2007, diakui Ikke, membuat kesendiriannya itu sudah mengakar. Namun, hal tersebut tak membuatnya lemah. Duku­ ngan keluarga menguatkan dirinya. Dia pasrah pada yang digariskan Tuhan. “Aku merasa kuat saat ini dan siap menjalani hidup ini lebih ikhlas, pasrah, dan menikmati kemandirian,” ungkapnya. (jpnn)


Jumat, 20 Mei 2011

Jambi Independent


OPINI

Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

PUBLIK INTERAKTIF Melalui rubrik ini, Anda bisa menyampaikan informasi tentang ­peristiwa atau data penting untuk dikembangkan menjadi sebuah berita. Atau, Anda juga bisa memberi masukan tentang berita-berita apa yang sebaiknya dimuat di Jambi Independent. Melalui rubrik ini pula, silakan kirim pertanyaan, keluh kesah, urunpikir dan pendapat Anda atas semua masalah yang dihadapi, terutama terkait pelayanan umum (seperti ketertiban/keamanan, kebersihan/ keindahan lingkungan, pengurusan izin di kantor-kantor pemerintah, PDAM, telepon, listrik dan sebagainya). Sampaikan semua aspirasi itu via email opini_injam@yahoo.com. Atau kirim langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung Graha Pena Jambi Independent, Jalan Jenderal Sudirman No.100, Thehok, Kota Jambi.

OPINI Silakan kirim opini atau artikel Anda ke rubrik ini. Opini Anda mesti ditulis maksimal 1.000 kata, atau maksimal tiga kertas kuarto dengan ketikan huruf Times New Roman ukuran 12 spasi 1.5. Kirim opini Anda ke email opini_injam@yahoo.com. Atau langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung Graha Pena Jambi Independent, Jalan Jenderal Sudirman No.100, Thehok, Kota Jambi. Sertakan opini Anda dengan data dan foto diri (maaf, kalau yang dikirim foto KTP tidak akan dimuat), dan nomor telepon/HP Anda yang bisa dihubungi.

­

TNI dan Kisruh PSSI KETUA Komite Normalisasi (KN) PSSI Agum Gumelar menengarai adanya gerakan mosi tidak percaya menjelang Kongres PSSI yang akan dilaksanakan hari ini, 20 Mei 2011. Isu semacam itu merupakan hal biasa di setiap pelaksanaan kongres, munas, atau semacamnya. Yang membuat kita terhenyak dari sinyalir Agum itu, ditengarai petinggi teritorial TNI di sejumlah daerah ikut terlibat. TNI diduga ikut andil melakukan mobilisasi terhadap upaya untuk menggembosi kongres. Modusnya, sebagaimana dikatakan Agum, sejumlah aparat TNI di tingkat asisten kodam (komando daerah militer) dan komadan kodim (komando distrik militer) ikut bergerilya agar para pengurus PSSI di daerah yang memiliki hak suara menandatangani surat pernyataan mosi tidak percaya. Duh! Sungguh kita kaget mendengar pengakuan prihatin Agum tersebut. Rakyat Indonesia wajib risau bila TNI yang kita harapkan bersikap profesional dengan tugas pokoknya menjadi politis yang bisa membuat situasi PSSI semakin kisruh. Dengan dalih apa pun, aparat militer tidak dibenarkan ikut campur mengurusi masalah bola, apalagi melakukan mobilisasi di luar tugas dan wewenangnya. Sinyalir Agum tersebut memang belum terbukti secara kasatmata. Itu berarti belum ada pelaku atau korban yang mengungkapkan bukti secara terbuka. Namun, pernyataan Agum itu tidak bisa dianggap enteng. Tidak mungkin seorang purnawirawan jenderal bintang empat sekelas Agum Gumelar asal ngerocos atau asal main tuding. Ingat, Agum itu sudah melewati pengalaman panjang sebagai petinggi TNI. Dia sudah berkali-kali menjadi pejabat teritorial, seperti pos Kasdam atau Pangdam. Pernah juga menjabat Danjen Kopassus. Bahkan, dia pernah menjadi menteri koordinator politik dan keamanan yang mengoordinasi seluruh petinggi militer di Indonesia. Sekarang pun menjabat ketua Pepabri (Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata RI). Karena itu, apa yang masuk ke telinga tentu dia tahu level kesahihannya. Agum juga mantan ketua umum PSSI yang sangat mengerti kultur sepak bola negri kita. Karena itu, informasi dari pintu mana pun, baik itu pintu militer maupun dari pengurus bola, dia pasti bisa mendeteksi. Intinya, pernyataan Agum tersebut tentu bukan pepesan kosong. Tidak mungkin ada asap bila tidak ada api. Masyarakat Indonesia tentu tidak menginginkan tentara bersikap seperti era Orde Baru, menjadi binatang politik yang mengabdi kepada tuannya bernama kekuasaan. Panglima Besar Jenderal Sudirman hanya mengajar prajurit TNI bergerilya melawan musuh yang mengancam keselamatan dan eksistensi negara. Bukan bergerilya untuk memobilisasi sebuah mosi tidak percaya untuk mengganjal kongres PSSI. Andaikan para pejabat militer di daerah terlibat dengan dalih untuk mem-back-up KSAD Jenderal TNI George Toisutta, itu juga tidak dibenarkan. Jenderal Toisutta menjadi calon Ketum (ketua umum) PSSI sebagai langkah pribadi yang tidak ada hubungan dengan institusi TNI. Langkah yang ditempuh Jenderal Toisutta yang terhalang langkahnya dengan cara menggugat FIFA ke pengadilan arbitrase internasional (CAS) yang bermarkas di Swiss sudah sangat tepat dan perlu didukung. Praktik militer yang menggunakan kekuatan dan jaringannya dalam perhelatan kongres PSSI (sebagaimana sinyalir Agum) harus dihentikan. Jangan biarkan intervensi semacam itu kembali menjadi budaya TNI. Akan menjadi berbahaya bila praktik serupa menular untuk merusak agenda sipil lain, seperti kongres parpol, munas organisasi profesi, pilkada, pemilu, atau pilres. Bila tidak dapat distop, TNI akan kembali ke lorong gelap.(*)

Harian Pagi Jambi Independent SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986 Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 Thehok Kota Jambi Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740 Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

jatmiko/jambi independent

Otonomi Situasional TINGKATAN otonomidalamsebuah negara menentukan efisiensi dan efektivitas serta demokratisasi jalannya pemerintahan (Norton: 1994). Tingkatan otonomi yang dimaksud adalah seberapa besar negara bangsa tersebut tersusun atas sejumlah daerah otonom. Semakin banyak susunannya semakin mendorong demokratisasi, tetapi tidak selalu sejalan dengan efisiensi dan efektivitas. Di sini seolah antara kedua kelompok nilai terjadi pertentangan (Hoessein: 1993). Di Indonesia mengenai hal tersebut terdapat ambiguitas. Wilayah negara yang amat luas mendorong perlunya susunan yang panjang bersamaan dengan pendemokratisasian kehidupan bernegara. Tetapi, kondisi sosialpolitik lokal menunjukkan bahwa nilai demokrasi menjadi pemicu inefisiensi dan inefektivitas negara bangsa, seperti yang kita saksikan sekarang ini. Pada tingkatan desa juga telah terjadi perdebatan apakah masuk dalam konsep formal negara sebagai local self-government atau sebatas pemerintahan asli masyarakat bangsa kita. Jerat UUD Perihal tingkatan daerah otonom di Indonesia sebetulnya sudah dijerat oleh UUD hasil amandemen. Terkait dengan tingkatan tersebut, terdapat perbedaan jerat UUD hasil amandemen dengan sebelum amandemen. Hasil amandemen lebih ketat dari-

Oleh

IRFAN RIDWAN MAKSUM* pada sebelum amandemen. Pasal mengenai tingkatan daerah otonom dalam UUD ada di pasal 18. Pasal 18 yang lama lebih fleksibel karena hanya menyebut daerah besar dan daerah kecil terkait dengan susunan daerah otonom di Indonesia. Sedangkan hasil amandemen sudah menyebutkan spesifik namanya dengan ”provinsi dan kabupaten/kota”. Terminologi yang disebut spesifik ini lebih menjerat. Akibatnya, setiap UU yang mengatur pemerintahan daerah sebagai turunannya harus mengoperasionalkan dengan menggunakan nama bagi daerah-daerah di Indonesia sesuai dengan susunan tersebut. Ini juga yang menimbulkan polemik ke khususan Jakarta beberapa waktu lalu, meskipun dalam aturan di pasal lain UUD hasil amandemen seolah dapat diartikan ’’boleh bertentangan” dengan pasal 18 tersebut. Catatan dari UUD hasil amandemen yang juga ”menjerat” adalah: pertama, daerah dengan nama provinsi dan kabupaten/kota tersebut adalah daerah otonom; dan, kedua, jerat pengelolaan otonomi kita yang bisa jadi case by case di wilayah Republik Indonesia yang begitu luas dan heterogen perlu manajemen bertahap tetapi karena UUD harus melalui proses lompatan. Jerat pertama, konsekuensinya tidak

dibenarkan meniadakan otonomi di salah satu tingkatan yang ada untuk ditarik ketingkatan yang lain. Jerat ke dua membawa masyarakat lokal yang belum tentu siap dengan otonomi yang bisa kita saksikan belakangan ini justru menjadi korban. Sejak Belanda di Indonesia sudah diajarkan bahwa sebelum mengembangkan otonomi perlu dikembangkan pemerintahan untuk masyarakat daerah tetapi di kendalikan dari pusat. Yakni, menjadikan daerah ’persiapan’ tersebut sebagai wilayah administrasi belaka. Dalam teori organisasi hal ini dikenal dengan manajemen situasional. Manajemen tidak dengan pukul rata untuk semua wilayah dan masyarakat Indonesia dalam hal menata diri mereka sendiri. Kedua, jerat UUD hasil amandemen menandakan bahwa para pemikir pengubah UUD pasal 18 lebih pendek jarak pandangnya katimbang the founding fathers. Tetapi, keinginan mengubah susunan tergolong tinggi di Indonesia, sehingga dikunci para legal drafter UUD hasil amandemen, sayangnya mengundang jerat ini. Model Situasional Jerat UUD yang tinggi dan amat mengurung kreasi tingkatan daerah otonom ternyata tidak sebanding dengan bagaimana keleluasaan mengubah jerat tersebut. Ini juga menyangkut isu dan substansi lain yang berujung pada kebutuhan amande-

men UUD. Desain yang mungkin adalah provinsi yang sekarang dari sisi luasnya cocok untuk dikembangkan menjadi wilayah tanpa kelembagaan otonomi. Provinsi di Jawa jelas telah naik jumlah penduduknya, sementara di luar Jawa luasnya tidak sebanding dengan jumlah penduduknya dan kondisi topografi yang lebih rumit. Di bawah provinsi, perlu ada otonomi yang ditujukan untuk wilayah rural dan karenanya lebih luas wilayahnya. Secara kelembagaan sederajat dengan jenis kelembagaan bagi wilayah yang bersifat perkotaan masih dalam provinsi tadi. Kelembagaan buat masyarakat kota ini bisa diatur otonom atau campuran, atau hanya sebagai wilayah administrasi karena perkembangan fungsional antarwilayahnya. Nama-nama tidak perlu disebut kembali secara eksplisit. Manajemen situasional pun terakomodasi di sini. Konstitusi mesti mengatur lagi semacam ’wilayah administrasi belaka’ dalam penjelasan pasal 18 tadi. Kebutuhan untuk ini tergolong besar. Bersamaan dengan hal ini, desentralisasi fungsional dapat diintroduksi untuk mendampingi desentralisasi teritorial yang selama ini diacu.(*) *) Penulis adalah guru besar Ilmu Administrasi Negara FISIP-UI

Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Manager: Munawir, Munawir,Dewan Pemimpin Perusahaan: Prawoto,Paisal Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Paisal Kumar, M Surtan, Rizal, Pemimpin Redaksi:M. Paisal Kumar, Redaktur PelakRedaksi: Ali Fauzi,L.Munawir, Kumar, M Surtan, JoniMunawir, Rizal, Pemimpin Redaksi: PaisalJoni Kumar, Redaktur Pelaksana: Surtan,Koordinator Liputan: Fachrul Rozi,SB, Finarman Putra, Fitrili­dia, Risza Surya Elviza,Markus, Siti Masnidar, Copy Fachrul Rozi,M. Finarman WiraRedaksi: Putra, Fitrili­ dia, Risza Surya Wira Elviza, Siti Masnidar, CopySB, Edi­ tor: Hendri Fotografer: sana: M.Khairul, Surtan,Koordinator Liputan:Zebua, JumeidiAlpadli Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Monas, Jumeidi, Surtan, Staf Jumeidi Redaktur: Darmanto Monas, Jumeidi, M. Surtan, StafAlpadli Redaksi: Edi­ tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, EventSekretaris Organizer:Redaksi: SafarudinEniwati, Aris, Setiadi. Sekretaris Redaksi: Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (TanjabTimur), Barat), Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi, Grafis/Ilustrator: Djatmiko,Eniwati, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Hengki Firmansyah(Tanjab Timur),Arvan Franciscus Usman Arfan Nova (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Diansyah Johan (Sarola­nBagian gun), Herma YulisAdam (Batanghari). Pracetak: Adam Bagian Surata, Franciscus (Muarojambi), Usman (Tebo),(Muarojambi), Marihot Frandus (Bungo), Diansyah (Merangin), JohanNova Iswadi (Sarola­n(Merangin), gun), Herma YulisIswadi (Batanghari). Pracetak: Surata ,Bagian Ishak, Asep Syaefudin. Ishak, Syaefudin. Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana A Ridwan, Elenda. Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Hamsir, Erlisha, Novita Neti K. KS Bagian Keuangan: Novita Iklan: Asep Yusnaini M NarisBagian (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda,(Desain), Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Sarjono, L. Hamsir, Erlisha, NetiSarjono, K. Bagian Keuangan: (Accoun­ ting), Megawati KS (Accoun­ ting),Umum Megawati (Kasir), Bagian Personalia: Soleh Rofiki (Kasir), Bagian & Personalia: SolehUmum Rofiki & (Kabag), Rusanna Watir, Edi(Kabag), Erlani. Rusanna Watir, Edi Erlani. Harga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1327000, Danamon Cabang Jambi: 008251019, BII Cabang Jambi : 3564. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce­takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

jambi_inde@yahoo.com n ECERAN: Rp. 3.500,-

p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

www.jambi-independent.co.id


Jumat, 20 Mei 2011

Jambi Independent


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Polda Belum Tetapkan Tersangka ---------------- dari hal 20 Menurut dia, pihaknya perlu melakukan pembuktian bahwa Mitra memang penadah satwa dilindungi seperti buaya. “Jika memang benar terbukti sebagai penadah, maka polisi akan melacak ke atas maupun ke bawah siapa saja yang terlibat, termasuk orang dalam BKSDA,” ka­ tanya. Almansyah menegaskan, pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal ini, sangat terkait dengan penegakan hukum, khususnya terhadap perlindungan satwa yang dilindungi. “Proses hukum yang terkait dengan pelanggaran konservasi akan disikapi serius dan tuntas,” pungkasnya. Jika terbukti bersalah, pelaku akan dijerat dengan pasal 5 UU Nomor 2 tahun 1990 tentang konservasi ekosistem satwa langka dan sumber hayati, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Disebut-sebut memberikan izin, pihak BKSDA Jambi angkat bicara. Tri Siswo, Kepala BKSDA Jambi, membatah telauh menerbitkan izin jual beli buaya. Menurut dia, izin BKSDA adalah untuk hewan yang tidak dilindungi. “BKS-

ILEGAL: Petugas me­ ngamankan tiga ekor buaya dari seorang pe­ngusaha reptil Jam­ bi belum lama ini. dok/JAMBI INDEPENDENT

DA hanya mengeluarkan izin jual beli hewan yang tidak dilindungi, seperti ular dan labi-labi,” tegasnya kepada Jambi Independent. Seperti diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal (Dit Reskrim) Polda Jambi mengamankan tiga ekor buaya yang dilindungi pemerintah. Reptil yang diperkirakan jenis buaya sungai itu disita dari kediaman Mitra, salah seorang pengusaha kulit hewan (reptil) di Jalan Aditya Warman. Buaya-buaya tersebut panjangnya sekitar 1,5 meter lebih dan berwarna kekuningkuningan. Binatang buas pemakan daging itu didatangkan dari Muarasabak, Tanjab Timur, dimasukkan ke dalam karung. Dari Muarasabak,

buaya-buaya yang jumlah awalnya diperkirakan belasan tersebut diangkut menggunakan truk. Untuk mengelabui petugas, karung berisi reptil itu ditutupi dengan buah pinang. Setibanya di kawasan Jembatan Batanghari II, reptil tersebut dipindahkan ke mobil APV Nopol BH 1687 AI, milik Mitra, pengusaha reptil di Jambi. Warga yang melintas mencurigai ada yang tak beres dengan transaksi tersebut. Selanjutnya, warga melaporkan peristiwa itu ke Polda jambi. Kemudian, petugas berhasil mengamankan barang bukti berikut mobil dan pemiliknya. Kini, kasus tersebut sedang ditangani penyidik Polda Jambi.(*)

Jewer Murid, Guru Dipolisikan - ------------------ dari hal 20 Sebenarnya, saat itu tidak hanya Nadia yang dijewer, juga tiga teman lain. Namun hanya Nadia yang dijewer keras hingga berdarah. Kerasnya jeweran membuat Nadia menangis. “Melihat bekas jeweran sampai lebam dan berdarah, hari itu juga saya  mendatangi polsek,” ujar fadli. Sementara, Nadia pada sejumlah wartawan mengaku saat kejadian, semua teman sekelasnya m e n g e t a h u i . Dikatakan Nadia, perilaku guru tersebut tidak hanya sekali. Jum, lanjutnya,

merupakan guru yang arogan dan kerap berprilaku sadis terhadap muridnya. “Padahal, kami lah ngasih tahu ibu itu. Kalau kami ndak ngerjain PR karena sakit. Tapi, ibu itu tetap bae marah dan jewer kuping kami sampe bedarah,” kata Nadia dengan suara serak. Nadia mengaku pasca kejadian, tak pernah lagi masuk sekolah. Padahal, katanya, dia yang masih duduk di kelas 2 akan segera mengikuti ujian kenaikan kelas. Nadia mengaku takut dan shock atas peristiwa itu. “Udah duo

minggu kami dak sekolah. Kami takut dengan ibu itu,” ujarnya, singkat. Sementara, Syafarudin, Kepala Sekolah SMP PGRI 2 tak berhasil ditemui. Dikonfirmasi lewat telepon, juga tidak berhasil. Kapolsek Telanaipura Kompol Lukman melalui Kasi Humas AIPDA Azwardi membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, kasus pidana ini sedang dalam proses penyelidikan. “Kita sedang memeriksa sejumlah saksi. Kasusnya sedang dalam penyelidikan,” tegasnya.(mui)

Penyidik Temukan Dugaan Korupsi - ------------ dari hal 20 “Jangan dululah. Pasti jalan semua, tetapi tolonglah. Kalau sampai di buka sama saja tidak mendukung malah melemahkan kita,” terangnya. Untuk diketahui, dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana bantuan bencana senilai Rp 65 Miliar semakin kuat. Sangkaan manipulasi itu lantaran ada beberapa pengerjaan proyek yang dibiayai lewat dana tersebut menyalahi bestek dan tidak sesuai dengan syarat dalam rancangan anggaran biaya (RAB) proyek. Sejumlah pihak menilai pengerjaan proyek itu banyak kejanggalan. Kejanggalan itu seperti tidak adanya dokumen kontrak dan tidak adanya tender. Seperti pengerjaan ruas Jalan Tanjung Dalam-Koto

Tapus, Kecamatan Sungai Tenang. Di ruas jalan itu a d a p e m b a n g u n a n J e mbatan Sungai Kemiri. Dari ukuran cukup dibangun jembatan pendek, tapi dibuat panjang. Selain itu, menurut Hidayat, warga Jangkat, ada pengerasan ruas jalan kategori kelas C, tapi hanya batu yang disusun besar-besar. “Banyak kejanggalan pada pelaksanaan proyek dana hibah tersebut, bila kita lihat realisasi fisiknya saat ini,” tegasnya. Menurutnya, capaian realisasi pelaksanaan sungguh sangat disayangkan atas pengerjaan sejumlah paket infrastruktur di Merangin yang bersumber dari Dana Hibah Bantuan Penanganan Pasca Bencana tahun 2009. Bagaimana tidak, pelaksanaannya sepertinya tidak

melalui pengawasan pihak terkait akhirnya pelaksanaannya terkesan asal jadi. Dengan mengabaikan kualitas atau mutu proyek itu sendiri. Ini bisa dilihat dari kenyataan di lapangan terhadap realisasi proyekproyek tersebut. “Silah kualitas pekerjaan proyek yang dilakukan, padahal paket ini menghabiskan uang rakyat miliaran rupiah,” ujarnya. Selain kualitas yang kurang, pengerjaan program ini tidak ada koordinasi dengan DPRD setempat. Sehingga kalau ada pihakpihak yang ingin mengakses informasi terkait program itu sangat kewalahan. “Informasinya begitu. Ada anggota DPRD yang belum megang dokumen proyek hingga sulit melakukan p e n g a w a s a n , ” p u n gkasnya.(mui)

PT TLS Digugat Rp 5 Miliar ------------------------ dari hal 20 Menurutnya, pemotongan yang dilakukan perusahaan dari hasil petani untuk membayarkan utang telah selesai, kini tinggal pihak perusahaan yang harus membayar kewajibannya. Dan PT TLS tidak lagi mengambil hasil panen dari petani. Dia menegaskan, PT TLS tidak melakukan kewajibannya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. “Kami akan meminta akuntan untuk mengaudit dan meminta mereka untuk menjadi saksi,” tegasnya. Ketua Pengadilan Negeri Tebo yang juga menjadi

ketua Majelis Hakim dalam sidang perdata antara Petani dan PT TLS, L Sormin, mengatakan, sidang perdana perdata antara petani dan PT Tunjuk Langit Sejahtera (TLS). “Agendanya melihat suara kuasa dari masingmasing pihak,” katanya. Dalam sidang pertama, perwakilan dari pihak TLS belum ada surat kuasa, jadi belum bisa menjadi kuasa hukum. Sedangkan pihak petani sudah diwakili oleh kuasa hukumnya. Menurutnya, inti gugatan tersebut adalah

mengenai pemberian hasil tidak dibagikan secara jelas. Menurut versi petani mereka menuntut agar lahan dan hasil yang mereka dapatkan, dikembalikan lagi ke masing masing petani. “Sebanyak 136 orang petani yang menggugat, yang diwakili pada koperasi. Koperasi selanjutnya memberikan kuasa pada Advokat (kuasa hukum), sebelum digelarnya sidang majelis hakim telah mengupayakan agar kedua pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan cara mediasi.” tandasnya.(usa)

Ahli Hitung Volume Pekerjaan -------------------- dari hal 20 Setelah pemeriksaan itu, baru dilakukan audit kerugian negara. Saat ini, lanjutnya, audit belum dilakukan. “Kita masih menunggu audit terlebih dahulu. Setelah itu baru menghitung kerugian negaranya,” terangnya

kepada Jambi Independent. Sebelumnya, perubahan perda terkait pengalihan proyek tersebut dari pagar ke penimbunan dinilai banyak pihak tidak memiliki dasar hukum. Sebab, informasinya, hingga kini ti-

dak ada persetujuan dari dewan terkait perubahan perda tersebut. Menindaklanjuti persoalan itu, penyidik intelijen Kejati Jambi sudah melakukan pemanggilan sejumlah pihak terkait.(ira)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011 PERIODEt: 20 MEI 2011

Polda Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyelundupan Buaya

UGD SILOAM HOSPITAL

MUAWWIN, Jambi Penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Dirreskrim) Polda Jambi, belum menetapkan tersangka terkait penyelundupan tiga ekor buaya yang dilindungi pemerintah. Reptil yang diperkirakan jenis buaya sungai itu disita dari kediaman Mitra, salah seorang pengusaha kulit hewan (reptil) di Jalan Aditya

Warman, depan MAN Model, Sukarejo, Kecamatan Jambiselatan, Kota Jambi, pukul 12.00, Rabu (18/5) lalu. “Masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan, tapi sampai saat ini belum ada yang kami tetapkan tersangka dan belum dilakukan penahan,” ujar Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah di ruang kerjanya, kemarin (19/5). Penyidik, lanjut Almansyah,

secara intensif melakukan pemeriksaan dan berusaha mengungkap kasus jual beli hewan dilindungi itu, setelah Dir Reskrimum memutuskan untuk melimpahkan sepenuhnya kasus tersebut ke Dirreskrimsus. “Memang sudah diserahkan dan ditangani tindak pidana khusus (Reskrimsus). Masih kami selidiki, jadi belum ada perkembangan berarti,” tukasnya.

Terkait pengakuan Mitra bahwa ia telah lama bisnis jual beli buaya dan mendapat izin dari pihak BKSDA, pihaknya juga tidak berani memastikan karena masih dalam tahapan penyelidikan oleh petugas. “Tapi, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan belum menetapkan statusnya. Kami akan meminta keterangan dari saksi ahli,” ujar Almansyah. n Baca Polda hal 19

Almansyah

Jewer Murid, Guru Dipolisikan

Penyidik Temukan Dugaan Korupsi

JAMBI - Kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali meluncur ke jalur hukum. Diduga berkata-kata kasar dan menjewer muridnya, Jum (30), guru SMP dilaporkan ke polisi. Keluarga Nadia Oktariani (15), siswa kelas 2 SMP itu melaporkan dugaan tindak kekerasan ke Polsek Telanaipura, Rabu (4/5) lalu. Fadli, orang tua korban mengatakan, terpaksa melapor ke polisi karena tak ada penyelesaian di tingkat sekolah. “Kami sudah menemui kepala sekolah, juga guru yang menjewer anak saya, tetapi karena belum ada penyelesaian, ya kasus ini kami laporkan ke polisi,” ujar Fadli, kemarin (19/5). Fadli mengisahkan, kasus itu sebenarnya terjadi pada Rabu lalu saat anaknya mengikuti pelajaran matematika dengan guru pengajar Jum. Saat itu guru menanyakan tugas pekerjaan rumah (PR). Nadia yang tidak mengerjakan PR langsung dimarahi. “Anak saya dibentak, lalu telinga kanan anak saya dijewer dengan keras hingga berdarah,” ujar Fadli. n

Kasus Dana Hibah Rp 65 M

Baca Jewer hal 19

Eddy Djunaedi/JAMBI INDEPENDENT

KORBAN: Nadia Oktariani (15), memperlihatkan laporan polisi kepada sejumlah wartawan, kemarin (19/5). Dia melaporkan gurunya karena kasus penganiayaan.

JAMBI – Indikasi adanya korupsi dalam pengelolaan dana bantuan bencana senilai Rp 65 miliar di Kabupaten Merangin, kian terlihat. Pasalnya, penyidik Polres Merangin yang kini tengah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) mengindikasikan adanya perbuatan melawan hukum. Ini dikatakan Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Suparsono melalui Kapolres Merangin AKBP Bagas Uji Nugroho. “Penyidik menemukan dugaan awal adanya tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana tersebut. Saat ini masih dalam proses puldata dan pulbaket,” ungkapnya. Sayangnya Bagas enggan membeberkannya. “Pokoknya kami sedang melaksanakan penyelidikan. Jika memang ada pelanggaran, jelas akan ditindaklanjuti hingga para pelaku diajukan ke persidangan,” jelasnya. “Karena masih puldata, jadi masih rahasia. Jangan dibuka dululah nanti dapat mematikan dan tidak akan menguntungkan bagi kita,” tambahnya. Dia mengatakan, jika penanganan terhadap kasus ini sudah dinaikan statusnya ke penyidikan, berarti sudah bisa dibuka. Apalagi, puldata dan pulbaket dalam penyidikan masih dalam tugas (perintah tugas). n Baca Penyidik hal 19

PT TLS Digugat Rp 5 Miliar MUARATEBO – Sebanyak Sebanyak 136 petani yang tergabung dalam kelompok tani Sempurna menggugat perdata PT Tunjuk Langit Sejahtera (TLS) senilai Rp 5 miliar. Sidang gugatan ini digelar sekitar pukul 11.00 di Pengadilan Negeri (PN) Tebo. Gugatan tersebut dilakukan oleh petani akibat dari kelebihan pembayaran dana yang dilakukan petani pada perusahaan. Dan kele-

bih itu hingga kini belum dikembalikan. Sebelum melayangkan gugatan, petani sempat meminta jalur mediasi melalui Pemkab Tebo. Namun, jalan mediasi yang ditempuh tak kunjung mendapatkan titik terang penyelesaian masalah, akhirnya pihak petani mengajukan gugatan. Dalam sidang perdana yang berlangsung s e k i t a r s a t u j a m i n i , d i-

hadiri kedua belah pihak. Sidang diketuai Hakim L Sormin dengan agenda pembacaan gugatan. Selanjutnya, Hardani Harus, penasehat hukum petani Sempurna menyerahkan berkas gugatan pada Hakim. Setelah menerima berkas, hakim menyatakan menunda sidang dan akan kembali digelar dua minggu mendatang. Gugatan yang dilayangkan terkait kelebi-

han pembayaran senilai Rp 5 miliar yang hingga kini belum dikembalikan PT TLS. “Kami merasa kelebihan pembayaran senilai Rp 5 miliar tersebut adalah hak petani. Padahal pihaknya telah mengadukan hal ini ke DPRD, Pemkab dan Polres Tebo, namun laporannya tidak digubris,” katanya kepada Jambi Independent usai sidang, kemarin (19/5). n Baca PT hal 19

Ahli Hitung Volume Pekerjaan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pagar Persitaj KUALATUNGKAL – Penyidik intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi akan minta ahli Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi untuk menghitung pe-

kerjaan pagar lapangan bola Persitaj. Ahli akan menghitung volume pekerjaan yang diduga tidak sesuai. Ini dikatakan Andi M Iqbal, Asisten Intelijen Kejati Jambi. Menurut asintel, korps Adhyaksa masih terus mendalami dugaan korupsi pembangunan pagar yang bersumber dari dana APBD tahun

2009 sebesar sekitar Rp 600 juta lebih. Inf­o r­m asinya, dana pembangunan pagar tersebut dialihkan menjadi penimbunan lapangan. Permasalahan ini sudah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Tanjab Barat. “Kita sudah siapkan pemer-

iksaan volume pekerjaan, apakah sudah sesuai atau belum. Kita minta tim dari Dinas PU untuk menghitung nilai pekerjaan mereka,” jelasnya saat ditemui di Kejati Jambi Jalan A Yani, Telanaipura, Jambi. n Baca Ahli hal 19


Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya

04.41 12.04 15.28 18.06 19.18

Sumber: BHR Prov. Jambi

Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

Budidaya: Kurang Kerjasama Soal Kemunduran Kinerja Pemkot JENNIFER AGUSTIA, Kotabaru

Bambang priyanto

Penurunan kinerja Pemkot Jambi di usianya yang ke-65, seperti dinilai beberapa anggota DPRD Kota Jambi, membuat Wali Kota Jambi Bambang Priyanto angkat bicara. Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Budidaya, kemarin

(19/5), wali kota menilai kinerja pihaknya tidak menurun. Yang ada, hanya kurangnya kerja sama antarinstansi di pemkot. Usai menghadiri rapat pimpinan di kantor DPRD Kota Jambi, Budidaya mengatakan, saat ini masih banyak kekurangan dalam hal pembangunan. Dikatakan, jika dibanding tahun 2009 lalu, penilaian anggota dewan tersebut tidak bisa dibantahnya. “Mungkin keadaannya memang begitu kalau dibanding tahun 2009. Sekarang, tergantung bagaimana pengawasan yang kita lakukan dalam pelaksanaan program kerja,” kata Budidaya. Dia meminta agar masing-mas-

ing kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memegang komitmen untuk menjalankan tugasnya dengan semaksimal mungkin. Pertemuan rutin akan dilakukan untuk mengingatkan semua kepala SKPD mengenai tugas masing-masing. “Kami minta mereka konsisten melaksanakan pogram yang sudah dibuat, yang mereka rencanakan dan tuangkan dalam APBD, agar tujuan tercapai,” tegasnya.n Baca Budidaya hal 22

Hasan Basri Agus

Terapi Telinga SIPIN – Penampilan yang baik tak hanya ditunjang dengan fisik yang bagus, namun akan lebih lengkap de­ngan kondisi tubuh yang fit dan sehat. Salah satunya dengan memiliki pende­ngaran yang baik. Kini, untuk perawatan telinga, Anda tak perlu risau lagi. Sebuah perawatan ear candling dapat membantu pendengaran Anda menjad i

lebih baik. Ear candling biasa juga dikenal de­ngan ear the­rapy atau candle spa. Metode perawatan ini meng-

gunakan sebuah benda sejenis candle atau lilin. Perawatan dimulai dengan meletakan lilin tersebut tepat di lubang teli­nga. Bagian atas lilin dimasukkan ke lubang telinga, sementara bagian ba­wah­ n y a menghadap ke atas (posisi tubuh berbaring miring, Red)

lalu pada bagian atas lilin dibakar. Kemudian dilakukan pemijatan di sekitar telinga. Secara perlahan pembakaran dan pemijatan yang dilakukan secara bersama-sama akan menyedot kotoran dari dalam telinga kita. Menurut Lidya, seorang

karyawan di Mangoes Spa, perawatan ear candling ini sangat banyak diminati baik wanita maupun pria. “Perawatan ini bisa dilakukan mulai dari anak di atas lima tahun. Bahkan saat ini kami mempunyai pelanggan yang berusia 60 tahun,” katanya, kemarin (19/5). n Baca Terapi hal 22

SEHAT SEMUA: Model memeragakan perawatan telinga dengan mode terbaru, pembakaran lilin. Metode perawatan ini diyakini bisa menyehatkan telinga dan meningkatkan daya dengar seseorang. rolanda hasibuan/JAMBI INDEPENDENT

Konversi Gas

Kualitas Kompor Masih Tak Layak Apa yang disangsikan banyak kalangan terhadap kualitas produk paket konversi yang Sudah dua bulan terakhir didistribusikan kepada sekitar 64 ribu lebih warga Kota Jambi saat ini makin meresahkan. Saat ini sudah ada belasan pengaduan masyarakat yang menyebutkan kompor yang mereka gunakan meledak atau terbakar. Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Provinsi Jambi (YLKPJ), Warasdi menyebutkan, pihaknya telah menerima banyak laporan soal permasalahan paket konversi. Dirinya dengan tegas menyebutkan, secara keseluruhan banyak paket konversi yang tidak layak pakai karena kualitasnya kurang terjamin meskipun berlabel SNI. “Sudah ada belasan kasus kompor terbakar yang masuk ke kita. Makanya, kepada pemerintah kita minta untuk melakukan pengawasan dengan baik. Jangan biarkan masyarakat Jambi jadi korban paket konversi yang tidak layak didistribusikan,” katanya. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPC Hiswanamigas Provinsi Jambi, H A Rachman kemarin (19/5). Ia menyebutkan jika melihat kondisi paket konversi yang kurang meyakinkan pihaknya dengan tegas meminta agar jangan didistribusikan. Dikatakan, tabung produksi 2007 memang tidak ada masalah. “Setelah dilihat, kualitasnya cukup menjamin,” katanya. Namun, untuk kompor dan aksesoris lainnya, dirinya tidak berani jamin. Ia menyayangkan paket konversi yang diberikan pemerintah kepada warga Jambi. “Kenapa demikian, soalnya dari informasi yang didapat satu paket itu harganya atau nilai proyeknya mencapai Rp 350 ribu,” katanya.n Baca Kualitas hal 22

Hanya 0,64 Persen yang Tak Lulus KOTABARU - Dinas sebesar tujuh persen, sePendidikan (Disdik) dangkan tahun ajaran ini Kota Jambi berhasil tingkat ketidaklulusan menaikkan tingkat kehanya 0,64 persen. lulusan siswa sekolah Jumisar, Kepala Dismenengah atas (SMA) dik Kota Jambi mengaku sederajat dalam ujian puas dengan hasil kelunasional (UN) tahun ajalusan siswa SMA sederaran 2010/2011. Tahun jat di wilayah Kota Jambi. Jumisar ajaran lalu tingkat siswa Pasalnya, angka keluluSMA sederajat yang tidak lulus san tahun ini meningkat diband-

ing tahun lalu. “Kami bangga bisa mengantarkan mereka (siswa, Red) lebih dekat mencapai citacita,” ujarnya, kemarin (19/5). Dia mengimbau agar lulusanlulusan SMA melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sedangkan siswa SMK dapat langsung bekerja atau membuka usaha.n Baca Hanya hal 22

Dari Yamaha Family Tour De Bali

Puas Foto Bareng Turis, Sempat Tertinggal Bus Dalam program Yamaha Tour De Bali, 29 peserta yang beruntung diberangkatkan ke Bali. Sebuah perjalanan wisata yang mengesankan. Berikut laporan perjalanannya. DWY SETIYOWATI, Bali Jumat pagi, 13 Mei 2011, sekitar pukul 06.00, Bandara Sultan Thaha Saifuddin (STS) telah dipenuhi calon penumpang dengan berbagai kota tujuan masingmasing. Di antara calon penumpang tersebut, 29 peserta Yamaha Tour De Bali yang akan mengikuti liburan gratis ke Bali selama tiga hari, mulai beraharap-harap cemas. Keberangkatan 29 peserta, termasuk penulis, serta ketua rombongan Satrio, dilepas orang-orang tercinta termasuk keluarga. Serta pihak diler yang menjadi

dwy setyowati/JAMBI INDEPENDENT

WISATA: Rombongan fose bersama di salah satu hotel di Bali.

fasilitator. Program ini, bagi peserta yang mendaftarkan secara otomatis dapat mengikuti program yang hanya berlaku

untuk konsumen Yamaha Jambi. Khusus bagi pelanggan yang membayar cicilan sepeda motor Yamaha di tiga leasing:

Bussan Auto Finance (BAF), Adira Finance dan Oto Kredit Motor periode Februari-April 2011. Di Bandara STS tersebut, peserta tur bergabung dengan tiga calon Milyarder Yamaha, yang akan mengikuti kegiatan Yamaha Milyarder di Balai SarbiniJakarta, Sabtu (14/5) lalu. Sebelum berangkat, peserta di-briefing DDS Yamaha Jambi Rei. Perjalanan Jambi-Bali bakal memakan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan. Sekitar pukul 13.30 WITA (Waktu Indonesia Tengah), lebih cepat satu jam dari WIB, peserta disambut gadis Bali yang memasangkan udeng dan pita bunga kepada peserta, pada welcoming ceremony to participants, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali. Siang di Bali cukup panas. Peserta dibiarkan istirahat di Hotel Aston Tuban. Di Hotel ini lah peserta menginap selama tiga hari. n Baca Puas hal 22


Jumat, 20 Mei 2011

Jambi Independent

SAMBUNGAN

Lagi, “Biduk” Pemprov “Dirombak” TELANAIPURA - Jika sesuai rencana, hari ini, Jumat (20/5), “biduk” Pemprov Jambi akan kembali “dirombak”. Beberapa pejabat eselon III akan dimutasi, seorang pejabat eselon II akan di-nonjobkan. Informasi yang didapat sejumlah wartawan, pejabat eselon II yang dicopot dari

jabatannya hari ini adalah Ussup Supriatna, Kepala Biro Asset Setda Provinsi Jambi. Ussup, “dipaksa” meninggalkan jabatannya karena dinilai tak berhasil memperbaiki segala hal tentang asset Provinsi Jambi. Parahnya, pada laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan BPK RI Provinsi Jambi,

kemarin (19/5), diketahui yang paling banyak temuan berada di Biro Umum, yakni mengenai aset-aset daerah. Usup dikabarkan bakal digantikan oleh Sekretaris Dispenda Provinsi Jambi Masheruddin. “Hanya satu eselon II yang akan diganti. Yakni Kepala Biro Asset Setda Provinsi Jambi yang akan

digantikan dengan Sekretaris Dispenda Provinsi Jambi,” sebut sumber koran ini. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Amir Syakib, ketika dikonfirmasi enggan memberikan komentar mengenai pelantikan eselon II ini. Namun dia tidak membantah jika hari ini akan dilaksanakan pelantikan.

“Besok ada pelantikan. Acaranya jam 09.00 di ruang pola kantor gubernur oleh Wakil Gubernur Jambi,” sebutnya. Namun ditanya jumlah yang dilantik, dia belum bersedia memberitahukan. “Tunggu saja pelantikannya, saya juga belum tahu siapa yang akan dilantik dan berapa jumlahnya,” sebut Amir Syakib

Bantuan Samisake Belum Beroperasi KOTABARU – Bantuan berupa delapan dump truck dan 16 gerobak motor (germo) yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, Rabu (18/5) lalu, ternyata belum dioperasikan. Hal ini terkait dengan belum adanya anggaran untuk biaya operasional kendaraan pengangkut sampah tersebutkan oleh Sekretaris Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Moncar, kemarin (19/5). Disebutkannya, dana tersebut termasuk kepada anggaran pendapatan dan belanja

daerah perubahan. Selanjutnya, belum beroperasinya kendaraan-kendaraan tersebut, dikatakan Moncar, karena belum ada personel yang akan mengoperasikannya. Digambarkannya, untuk satu dump truck dibutuhkan empat orang personel, keseluruhan dibutuhkan 32 orang personel. Sedangkan gerobak motor masing-masingnya membutuhkan dua orang personel, sehingga secara keseluruhan dibutuhkan 32 orang personel juga. “Jadi semuanya kita butuh sekitar 64 orang,” katanya.

Disamping itu, semua kendaraan tersebut belum memiliki surat-surat lengkap, dan pelat kendaraan belum ada. Setelah surat menyurat selesai, kata Moncar, baru kedaraan tersebut diserahkan kepada DKPP. Moncar juga mengatakan bahwa pengoperasionalan kendaraan itu sendiri juga menunggu petunjuk dari sekda. “Apakah akan diserahkan kepada masing-masing kecamatan atau tetap di DKPP, nanti baru akan kita rapatkan dengan sekda,” jelasnya. Ketika hal ini ditanyakan ke-

pada Sekretaris Daerah Kota Jambi, Budidaya mengakui memang hingga saat ini belum ada anggaran untuk pengoperasionalan kendaraan pengangkut sampah tersebut. Dikatakannya, waktu yang dipilih untuk menyalurkan bantuan bisa dikatakan di luar dugaan. “Kami kan tidak tahu kalau bantuan itu akan diberikan bulan ini, sehingga kita belum masukkan ke APBDP. Kalau dianggarakan sekarang, tau-tau bantuan belum diberikan, kan dananya tidak efisien,” katanya. Ketika ditanyakan apakah se-

mua kendaraan tersebut akan diserahkan ke DKPP ataukah dibagikan kepada masingmasing kecamatan, Budidaya belum bisa memastikan. Dirinya menyebutkan, harus tau dulu itu bagaimana pemanfaatannya. “Yang jelas setelah diserahkan dari Pemerintah Provinsi Jambi ke Pemerintah Kota Jambi, nanti untuk operasionalnya diserahkan ke Dinas Kebersihan sebagai pelaksana teknis, apakah akan diserahkan langsung ke masing-masing kecamatan atau bagaimana,” ujarnya. (enn)

Puas Foto Bareng Turis, Sempat Tertinggal Bus ------------------------------------------------- dari hal 21 Pantai Kuta menjadi tempat pertama yang dikunjungi peserta Yamaha Family Tour De Bali. Jelang sunset (matahari terbenam) pada pukul 16.00-17.00 WITA, peserta yang tak ingin kehilangan momen penting itu, berburu ke pantai. Indahnya Pantai Kuta menjadi surga bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Peserta berfoto-foto ria sambil meneriakkan “Yamaha Semakin di Depan” dengan lantang. Terkadang terjadi komunikasi bilingual (dua bahasa) dengan turis asing yang sangat mudah dijumpai di sana. Peserta memberanikan diri berfoto bersama turis asing yang ditemui. Untuk menjaga privasi dan kenyamanan turis asing, pemandu wisata mengingatkan agar peserta tidak berlebihan untuk meminta foto bersama turis. Setelah puas menikmati suasana Pantai Kuta di sore hari, dan menyaksikan aktivitas pantai termasuk berselancar, peserta disuguhi wisata kuliner di Warung Makan Made Seminyak. Warung ini menyajikan hidangan khas Bali terutama hidangan ayam bumbu Bali. Satu hari menyenangkan di Bali telah berakhir. Peserta kembali ke hotel untuk beristirahat, ten-

tunya, dengan senyum yang masih tersisa di bibir masingmasing. Kebersamaan, rasa kekeluargaan, dan kehangatan semakin tercipta di antara peserta. Di hari kedua di Bali, Sabtu lalu, puncak kepadatan aktivitas pada kegiatan Yamaha Family Tour De Bali. Peserta melanjutkan perjalanan wisata ke Garuda Wisnu Kencana (GWK), merupakan wisata seni dan budaya yang wajib dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Bali. Di sana, peserta kembali mendokumentasikan momen terbaik di berbagai sudut GWK. Peserta dapat menyaksikan kesenian Tari Barong dan tarian yang dipersembahkan gadisgadis Bali. Kawasan bukit kapur, serta aktivitas permainan dan outbound di kawasan GWK, menjadi perhatian menarik para peserta. Cuaca hangat masih menyambut peserta selama di Bali, dan perjalanan dilanjutkan ke Uluwatu. Di Uluwatu, ada Pura Luhur, serta kawanan kera yang sangat mudah ditemui. Keindahan latar belakang pemandangan pulaunya yang biru, serta tebing yang memukau, merupakan pemandangan luar biasa. Ber-

bagai macam pura tampak berjejer di sekitar kawasan itu. Di sini, peserta juga diingatkan untuk tidak mengenakan pakaian dan aksesoris yang mencolok, agar tidak menjadi perhatian dan objek bagi kera-kera. Cerita lucu terjadi di Uluwatu. Salah seorang peserta hampir tertinggal bus. Peserta lainnya, sempat kesal dan merasa tidak nyaman atas keterlambatan tersebut. Namun, saat tiba di bis, peserta tersebut tanpa merasa bersalah, cuek dan membuat gerr peserta lainnya, karena kelucuannya. “Sayo tadi ketemu dengan bule Jambi, diajak ngobrol dulu. Makonyo, sayo lamo ngobrol dengan dio. Malah dio nak ngajak sayo, sayo dak mau,” celotehnya, mengundang tawa para peserta yang lain. Perjalanan selanjutnya melintasi kawasan Bulgari yang merupakan kawasan privasi artis tenar mancanegara saat berada di Bali, dengan fasilitas dan harga hunian yang fantastis. Serta kawasan hunian perumahan elite milik Tommy Soeharto. Di sore hari, peserta berwisata air (water sport) di Tanjung Benoa. Mulai dari aktivitas jet ski, paralayang, banana boat,

semuanya memacu adrenalin. Bahkan, ada peserta yang melakukan aktivitas menyelam (diving). Serta berkunjung ke Turtle Farm dengan speed boat menyeberangi pulau. Aktivitas berfoto dengan penyu raksasa, dan reptil serta fauna lainnya yang dilestarikan dan dipelihara baik di Turtle Farm. Puas menikmati wisata air, peserta bersiap makan malam (dinner) di Pantai Jimbaran, di Surya Cafe, menikmati hidangan sea food yang hangat dan lezat. Hiburan musik mengalun, dan peserta juga larut dalam kebersamaan, yang hanya tiga hari dapat dinikmati di Bali. Dihibur pula oleh host dari Yamaha Bali. Di hari terakhir, Minggu (15/5), peserta tak melewatkan momen mengambil sesi foto di Hardrock Hotel dan Hardrock Cafe Bali. Tempat-tempat wisata yang dikunjungi peserta, selalu ramai dikunjungi wisatawan lainnya. Karena momen tersebut bertepatan dengan waktu liburan anak sekolah. Perjalanan wisata dilanjutkan, dengan berbelanja oleh-oleh di Krisna dan Joger, untuk membeli “buah tangan” sebelum kembali ke Jambi. “Sayangnya hanya tiga hari. Padahal, banyak

tempat yang dapat dikunjungi di Bali. Semoga ke depan, bila ada program ini lagi, waktunya dapat lebih lama lagi,” ujar Saiful, konsumen Yamaha asal Tebo.(*)

Terapi Kuping ---------dari hal 21

Menurutnya, perawatan telinga ini banyak digemari karena mempunyai banyak manfaat. Ini merupakan salah satu penyembuhan alternatif dengan menggunakan bahan alami yang dilakukan pada penderita sinusitis, migrain dan mereka yang mengalami masalah pendengaran. Seperti telinga berdenging, kotoran telinga berlebihan dan kurang pendengaran. Selain itu, perawatan ini juga sangat baik dilakukan bagi penderita vertigo, iritasi telinga, telinga tersumbat dan penimbunan kotoran telinga. “Umumnya bagi yang sudah sekali mencoba, pasti akan ngulang karena setelah melakukan perawatan ini kita benar-benar akan merasakan efeknya langsung seperti telinga jadi terasa lebih ringan dan plong,” jelas Lidya. Bagaimana, mau mencoba?(cr01)

ketika dikonfirmasi via ponselnya, kemarin. Namun, sumber lain menyebutkan, pejabat yang dilantik berjumlah mencapai ratusan orang. Bahkan terbanyak terdapat pada Dinas Pendapatan Daerah. “Karena di sana (Dipenda) yang paling banyak kosong (pejabat),” katanya. Dirincikan, jumlah yang dilantik terdiri dari satu eselon II dan lebih dari 50 eselon III dan sisanya Eselon IV di lingkup Pemprov Jambi. Namun, beberapa jabatan yang kosong masih ada yang

belum akan diisi. Misalnya pejabat setingkat Eselon II yakni Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah yang kosong karena di-nonjob-kan akibat terlibat kasus pidana beberapa waktu silam. Sementara itu, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pelantikan ini. Dikatakan, sumpah pelantikan tersebut akan dilakukan oleh Wagub Jambi Fachrori Umar. “Ya itu eselon III dan IV. Kalau yang kecil-kecil wagub yang lantiknya,” sebutnya.(nas)

Hanya 0,64 Persen --------------- dari hal 21 “Untuk lulusan SMA pilihlah perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuan. Jangan dipaksakan masuk perguruan tinggi yang dirasa sulit dimasuki,” katanya. Sementara bagi siswa yang kurang mampu, jangan takut untuk melanjutkan pendidikan. Karena saat ini banyak sekali beasiswa kuliah untuk siswa berprestasi, namun ekonomi keluarganya lemah. Terpisah, Kepala Bidang

Pendidikan Dasar Sukarman mengungkapkan, pengumuman hasil UN untuk siswa sekolah menengah pertama (SMP) sederajat akan diumumkan tanggal 4 Juni. Sedangkan untuk siswa sekolah dasar (SD) sederajat diperkirakan diumumkan pada pertengahan bulan Juni. “Sekarang siswa SD yang tidak ikut UN sedang mengikuti ujian susulan, ada lima orang yang ujian usulan,” ungkapnya.(dip)

Kualitas Kompor ------------ dari hal 21 Sementara itu, katanya, ketika dicek dengan kondisi barang yang diberikan, nilainya tak lebih dari Rp 200 ribu. Bahkan, pihaknya berani menjamin dengan uang Rp 200 ribu atau Rp 250 ribu, bisa digunakan untuk mebeli paket dengan kualitasnya jauh lebih baik jika dibandingan paket konversi dari pemerintah. “Jauh sekali selisihnya, ini sudah kelewatan. Kalau uang Rp 350 ribu itu diberikan kepada pemerintah Jambi dan dibelikan sendiri, saya yakin kualitas paket konversi jauh lebih baik. Tidak usah segitu, Rp 250 ribu saja, saya jamin pasti lebih baik,” katanya. Dengan kondisi ini, ia menilai bahwa pengadaan program paket konversi ini sangat merugikan masyarakat dan pemerintah. “Sejak awal kami sudah mengatakan dengan tegas jika pengadaan paket tidak benar. Produk yang diberikan kepada warga itu asal-asalan dan tidak terjamin kualitasnya. Kalikan saja berapa uang rakyat yang bisa diselamat-

kan jika dibelanjakan dengan benar,” ujarnya. Ia menambahkan, diperkirkan hanya 20-30 persen warga penerima paket konversi yang menggunakannya dengan alasan takut. Selebihnya, hanya disimpan saja dan tidak berani menggunakan. Mardjani, Ketua Forum RT Kota Jambi, menyebutkan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan dengan seluruh ketua RT, untuk membahas seputar pendisitribusian paket konversi minyak tanah ke gas. Karena menurutnya, Forum RT juga sudah menerima berbagai laporan dan pengaduan terhadap penolakan pemberian paket konversi dengan berbagai alasan. “Dalam waktu dekat kita akan adakan pertemuan, yang jelas sudah banyak laporan masuk ke meja saya. Sudah ada banyak kasus kompor paket konversi terbakar. Ini harus disikapi dengan serius, jangan sampai masyarakat jadi korbannya,” sebutnya.(enn)

Budidaya: Kurang Kerjasama----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 21 Apakah pemerintah kota menerima penilaian DPRD mengenai kemunduruan kinerjanya? Dalam hal ini Budidaya tidak menerima maupun menolak. “Saya tidak berani bilang menerima. Karena saya rasa tidak bisa dikatakan demikian juga,” katanya. Dirinya beralasan, untuk mengatakan adanya kemunduran, harus ada barometer. “Namun, penilaian dewan tersebut mungkin juga ada benarnya mungkin juga ada salahnya, namun penilaian itu kan harus ada standarnya,” ungkap Budidaya. Disebutkan, dari segi anggaran yang tersedia, saat ini mengalami peningkatan. Selanjutnya, pelaksana tugas tinggal memperhatikan mutu dari produk yang dihasilkan dari anggaran yang dipergunakan tersebut. Terkait kualitas kinerja, Budidaya mengatakan, Badan Pemeriksa Keuangan akan

memberikan perannya. BPK yang akan mengawasi dan memeriksa penggunaan anggaran, apakah dipergunakan secara maksimal dengan menghasilkan kinerja yang baik serta produk yang berkualitas atau tidak. “Kan kita punya BPK untuk memeriksa mutu hasil kerja, apakah ada temuan yang akan ditindaklanjuti atau tidak,” katanya. Ketika ditanyakan, apakah kendala yang dihadapi pemkot dalam menjalankan kinerjanya sehingga dinilai mengalami kemunduran, Budidaya mengatakan, kerja sama yang kurang bisa jadi menjadi salah satu penyebab. Tanggung jawab yang dilimpahkan secara keseluruhan kepada kepala dinas masing-masing SKPD menjadikan dinas/instansi memiliki kinerja yang tidak maksimal. “Kan yang bertanggung jawab menjalankan program bukan hanya kadisnya saja,

kabid, kasi dan satf lainnya harus bertanggung jawab melaksanakan tugas masingmasing sesuai porsi,” kata Budidaya. Jika ditemukan temuan yang mencurigakan, apakah akan dikenakan sanksi? Sekda sendiri tidak berani menyatakan sanksi yang akan diberikan. “Saya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi, sekda kan cuma berwenang untuk menyampaikan kepada wali kota,” tandasnya. Salah satu SKPD yang banyak disorot belakangan ini adalah Dinas Perhubungan Kota Jambi. Ketika ditanyakan masalah kinerja internal di dalam dinas itu, Alamina Pinem, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi mengatakan, selama ini pihaknya telah bekerja sama dengan baik. “Karena kalau kadis atau kabag ataupun kasi bekerja sendiri, tentu program tidak

jalan,” katanya. Disebutkannya, masing-masing telah bekerja sesuai dengan tupoksi-nya. Hanya saja, dikatakan Pinem, beberapa kendala yang dialami adalah adanya anggota yang kurang memahami tugas lantaran belum mengikuti prakualifikasi. “Seharusnya, masuk ke Dishub pertama kali harus mengetahui mengenai lalu lintas,” katanya. Namun, saat ini prakualifikasi berupa penataran dan pelatihan mengenai lalu lintas tengah dilakukan terhadap stafnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Jambi Kaspul mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Kaspul juga menilai, kinerja kepala bidang, kepala seksi hingga stafnya saat ini terbilang normal. Sekali dalam sebulan malah diadakan rapat kepala Bidang

untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas. “Karena tentu saja akan ada beberapa hal yang tidak sependapat, makanya dengan rapat itu semua permasalahan diselesaikan,” katanya. Selain itu, rapat Kepala Bidang dan Kepala Seksi dengan Kepala Dinas juga dilakukan untuk mengevaluasi kinerja selama ini. Nah, jika dinas mengklaim sudah menjalankan kerja sama internal dengan baik, apa dasar Sekda Kota Budidaya menilai kerja sama di tubuh pemkot yang menjadi penyebab menurunnya kinerja pemkot? Sarankan Bentuk Forum Rapat Konsultasi Sementara, perbedaan pendapatan antara Pemerintah Kota Jambi dengan DPRD Kota Jambi terkait kinerja pemerintah, mendapat perhatian serius dari Guber-

nur Jambi Hasan Basri Agus (HBA). Ditemui seusai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi, kemarin (19/5), HBA meminta khususnya hubungan antara Wali Kota Jambi Bambang Priyanto dengan Ketua DPRD Kota Jambi Zainal Abidin saling akur, walaupun saling mengkritik. “Sebagai gubernur saya minta agar mereka (Bambang-Zainal) akur. Kalau persoalan mengkritik, itu wajarwajar saja. Dan program saya saja sering dikirik oleh dewan. Jika itu salah, tentunya perlu kita perbaiki,” ujarnya. Untuk itu, jika melihat di beberapa daerah, telah dibentuk forum rapat konsultasi yang dilakukan selama tiga bulan sekali, antara pemerintah dan DPRD. “Itu yang saya lakukan saat ini, termasuk di beberapa daerah,” sebutnya. Untuk di Kota Jambi, lanjut suami Yusniana Hasan Basri itu, forum tersebut se-

baiknya dilakukan, jangan saling hantam menghantam di media massa. “Itu tidak baik. Jika kita melihat UU nomor 32, secara arti luas yang disebutkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota yakni eksekutif-legislatif. Artinya, hubungan kedua lembaga tersebut harus saling bersinergi,” cetusnya. Dia menyebutkan, untuk merealisasikan apa yang menjadi visi misi pemerintah, tentunya legislatif yang akan mengesahkan visi misi tersebut. “Sama-sama bertanggung jawab untuk mewujudkan visi itu. Makanya saya sarankan agar bentuk forum rapat konsultasi. Jangan lagi saling adu argumentasi ke publik. Jika dewan melihat ada program yang tidak jalan, panggil SKPD yang bersangkutan. Jika memang SKPD tersebut tidak becus, wali kotanya yang mengambil tindakan,” tandasnya. (*/roz)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

pasar jambi

RSUD Kota Sudah Layani Pasien Jampersal Sudah siapkan Ruangan khusus

Rida Efriani/JAMBI INDEPENDENT

Pelatihan Satpam : Sekuriti Abadi Group berfoto bersama usai pembukaan pelatihan satpam.

Abadi Group dan Polda Selenggarakan Pelatihan Satpam Dalam rangka memantapkan keberadaan anggota satuan pengamanan (satpam) sebagai perwujudan Siskamtibmas Swakarsa di lingkungan kerja dan untuk membentuk individu yang profesional, maka perlu di­ lakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan ang­ gota satpam. Untuk itu, sejak 19 Mei hingga 1 Juni mendatang di­ selenggarakanlah pelatihan satpam (in house training) Abadi Group Jambi. Kegiatan yang akan berlangsung selama 232 jam ini bertempat di lapangan Golden Bal­ room. Dirjen Bina Masyarakat Kepolisian Daerah Jambi, Drs. Mohammad Yamin Sumitra yang membuka acara tersebut secara resmi, kemarin (19/5), menga­ takan, dirinya berharap agar para peserta pelatihan dapat mengantisipasi hal-hal yang akan mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Abadi Group. Sementara itu, Sriwardini, Direktur Operasional PT Tritama Cahaya Abadi mengaku, pelatihan satpam itu baru pertama kalinya diadakan langsung oleh Abadi Group. “Sebenarnya semua karyawan ada pelatihannya. Cuma kali ini khusus untuk sekuriti. Biasanya, kita hanya mengirim satu atau dua orang pada pelatihan yang dilaksanakan oleh Polda Jambi. Namun karena kali ini anggota yang akan dilatih banyak, maka Abadi Group bekerja sama dengan Polda Jambi mengadakan pelatihan satpam (in house training),” bebernya. Dikatakannya, peserta yang mengikuti pelatihan kali ini adalah para sekuriti yang belum pernah menda­ patkan pendidikan dasar satpam. Selama metode pelatihan yang diberikan adalah teori, drill, peragaan dan simulasi. Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 29 orang. Mereka berasal dari Abadi Group yang terdiri dari, 10 orang sekuriti dari Abadi Suite, lima orang dari Abadi Grand, satu orang dari Citra Nusantara School, lima Orang dari Abadi Sarolangun, satu orang dari Ce­ ria Hotel, empat orang dari Abadi Linggau, dua orang dari Mall Kapuk dan satu orang dari Toserba Abadi Swalayan. Sejumlah materi yang akan diberikan dalam pelati­ han tersebut seperti pola Bin Satpam, teknik penga­ manan lingkungan, pengetahuan lantas, tindakan pertama di TKP, perundang-undangan dan Pengeta­ huan teknis instalasi listrik. Materi-materi tersebut akan langsung disampaikan oleh Dit Binmas, Sat Brimobda, Dit Reskrim, Dit Lantas, Dit Intelkam, Dit Narkoba, SPN Jambi, Dinas Nakertrans Provinsi Jambi, PLN cabang Jambi dan para PA/BA yang di­ tunjuk. (cr01)

Kotabaru - RSUD Abdul Manaf Kota Jambi mengaku, sudah siap melayani pasien Jampersal. Malah, RSUD Kota Jambi sudah melayani beberapa pasien dari pro­ gram Jampersal. Kepala RSUD Kota Jambi Ida Yuliati melalui Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Perawatan RSUD Kota Jambi dr Juara mengatakan bahwa sejak program Jampersal di­ luncurkan Pemerintah Pusat awal Mei lalu, pihaknya sudah melayani sekitar empat orang pasien Jampersal. “Sudah ada sekitar tiga sampai empat orang yang kita layani,” ung­ kapnya, kemarin (19/5). Dalam melayani pasien pro­ gram Jampersal, RSUD Kota Jambi sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Baik me­ ngenai tenaga medis, maupun ruang perawatan khusus pe­ nerima program tersebut.

RSUD Kota Jambi sudah mempersiapkan dokter spe­ sialis kebidanan sebanyak empat orang dan 20 orang bidan. “Semua bidan yang ada di RSUD kita perbantu­ kan untuk melayani pasien Jampersal,” ujarnya. Sementara mengenai ruang­ an perawatan, RSUD Kota Jambi sudah menyiapkan rua­ ngan khusus, yaitu ruang ra­ wat gabung. Ruangan kelas III dengan jumlah tempat tidur sebanyak sembilan unit itu memang disediakan khusus untuk pasien Jampersal. Dikatakannya, pelaya­ nan persalinan bagi pasien Jampersal sebenarnya dilaku­ kan di puskesmas. Namun, jika ada suatu tindakan yang harus dilakukan, tetapi tidak dapat dilakukan di puskes­ mas, maka harus dirujuk ke RSUD Kota Jambi. “Kalau melahirkan normal, itu masih dilakukan di puskes­ mas. Namun jika keadaan pasien emergency atau kondisi tidak normal, seperti harus

Pelayanan Jampersal: Seorang perawat rumah sakit sedang meme­riksa ke­sehatan pasien. Sementara itu, RSUD Kota sudah mulai melayani pasien program Jampersal.

dok/JAMBI INDEPENDENT

dioperasi, maka harus dirujuk ke RSUD Kota,” terangnya. Tujuan Jampersal, kata dr Juara, adalah untuk mem­ bantu ibu-ibu hamil yang be­ lum masuk ke dalam program Jamkesmas, Jamkesda atau yang tidak memiliki askes. Sementara itu, Irawati Su­ kandar, Kepala Dinas Ke­

sehatan (Dinkes) Kota Jambi, baru-baru ini mengatakan, program Jampersal belum da­ pat dilakukan di Kota Jambi. Karena, anggaran yang akan digunakan untuk melayani pasien Jampersal belum dikirimkan oleh pemerintah pusat ke Dinkes Kota Jambi. Sedangkan dr Juara me­

ngatakan bahwa anggaran untuk menangani pasien ini sudah ada. Dana untuk melayani penerima program Jampersal tergabung dalam anggaran program Jamkes­ mas. “Semuanya include (termasuk, Red) dalam ang­ garan program Jamkesmas,” tandasnya. (dip)

Mengunjungi Rumah Tenun di Jalan Brigjend HM Yusuf Singadekane, Kecamatan Telanaipura

Penenun Dapat Uang Transpor Rp 20 Ribu Per Hari Atas gagasan Ketua PKK Provinsi Jambi Yusniana HBA, demi melestarikan Tenun Jambi, maka dibuatlah Ru­ mah Tenun di gedung bekas kantor PKK di Jalan Brigjend HM Yusuf Singadekane, Ke­ camatan Telanaipura. Setelah berjalan dua bulan, bebe­ rapa penenun telah berhasil menyelesaikan tenunannya. Seperti apa? Rida Efriani – Telanaipura Saat Jambi Independent tiba di Rumah Tenun yang berada di Jalan Brigjend HM Yusuf Singadekane, Kecamatan Telanaipura keadaan masih tampak lengang. Di lahan parkir rumah tenun hanya tampak dua sepeda motor yang diparkirkan. Pos satpam pun terlihat tak berpeng­ huni. Di dalam ruangan lantai satu seperti kapal pecah. Kayu-kayu berserakan dimana-mana. Lantai terlihat kotor dan berdebu. Jambi Independent sempat heran, apakah rumah tenun sudah tidak difungsikan lagi? Tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke ruangan tersebut. Wanita yang belakangan diketahui bernama Umi (25), memberi tahu bahwa

Rida Efriani/JAMBI INDEPENDENT

Rumah Tenun : Salah seorang penenun sedang menenun. Hasil tenunan di rumah tenun dipasarkan oleh Dekranasda.

kegiatan menenun berada di lantai dua. Umi adalah salah seorang dari beberapa penenun di rumah tenun tersebut. Di lantai dua tampak seorang wanita sedang menenun. Bebera­ pa wanita lainnya terlihat sedang berdiskusi. “Di sini mereka dilatih untuk mene­ nun. Ini merupakan gagasan dari ibu ketua PKK,” kata Susilawati, salah satu instruktur di Rumah Tenun. Susilawati merupakan seorang

perajin dan pengusaha tenun di Jambi. Dia diminta Dekranasda un­ tuk menjadi salah satu instruktur di rumah tenun. Dia menjelaskan bahwa tujuan utama diadakannya Rumah Tenun adalah untuk melestarikan tenun Jambi. Selain itu, kegiatan itu juga digunakan sebagai pemberdayaan perempuan dan bisa juga dijadikan sebagai pekerjaan. “Karena me­ reka yang menenun di sini tidak cuma mendapatkan ilmu, tetapi juga

mendapatkan biaya transport dari pemerintah,” ujarnya. Dikatakannya, dari 10 orang yang seharusnya mengikuti kursus mene­ nun, sampai saat ini hanya bertahan sembilan orang. Satu orang mengun­ durkan diri. Penenun itu mendapatkan uang transport dari pemerintah sebesar Rp 20 ribu per hari. Dari Rp 20 ribu itu dipotong Rp 2 ribu untuk in­ struktur. Kini, setelah dua bulan berjalan, sudah ada beberapa orang yang telah menyelesaikan tenunanya. Hasil tenun tersebut dipasarkan oleh Dekranasda. “Kalau sudah jadi, selendang dan kain bisa seharga Rp 1,5 juta,” ujarnya. Umi, salah seorang penenun me­ ngaku, setiap harinya mulai pukul 10.00 dirinya pergi ke Rumah Te­ nun dengan anaknya untuk belajar menenun. Bagi Umi, beajar menenun di Ru­ mah Tenun tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga menjadi salah satu mata pencar­ia ­ n keluarganya. Kelak, jika dia sudah mahir dan punya modal, dia ingin membuka usaha tenun. Diakuinya, menenun itu membawa kepuasan sendiri bagi batinnya. “Kalau dilihat-lihat memang kayak­ nya sulit. Tapi kalau sudah bisa jadi menikmati sendiri. Enak mbak, tanpa terasa tiba-tiba sudah jadi kain,” kata Umi. (*)


Jambi Independent

Jum'at, 20 Mei 2011

aktual Teman Diet, Baik untuk Hipertensi SEMANGKA dipercaya berasal dari Gurun Kalahari, Afrika. Menurut para peneliti, buah ini pertama kali dipanen 5.000 tahun yang lalu di Mesir. Menurut kepercayaan nenek moyang saat itu, buah ini terpakai untuk penguburan raja-raja agar roh mereka mendapat “nutrisi” di alam baka. Dan dari sanalah semangka dibawa keliling ke negara-negara di dunia. Lalu, apa saja fungsi semangka? 1. Jika Anda sedang diet, maka semangka adalah teman baik Anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung. 2. Semangka sangat baik bagi pengidap hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah. 3. Semangka juga mempergiat kerja jantung. 4. Antioksidannya termasuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat. 5. Semangka juga berfungsi untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil. 6. Semangka bisa dipakai untuk menurunkan demam. 7. Semangka bisa mencegah sariawan dengan ampuh 8. Antikanker. Semangka mengandung likopen. Likopen, salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Tapi, jika dibandingkan antioksidan lainnya, seperti vitamin C dan E, kekuatan likopen dalam memerangi radikal bebas jauh lebih ampuh. Likopen inilah yang mampu menumpas bibit kanker. Banyak makan semangka, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan risiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada wanita. Terhadap kanker pencernaan, likopen semangka mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus. Begitu pula dengan kanker prostat. (*)

Hati-hati dengan Tukak Lambung Selama ini nyeri di lambung selalu dihubungkan dengan sakit mag yang disebabkan oleh naiknya asam lambung, karena berbagai faktor. Seperti terlambat makan, stres maupun mengonsumsi makan yang memicu naiknya asam lambung. Tapi, nyeri di lambung juga bisa karena adanya luka. Inilah yang dikenal dengan tukak lambung. Seperti apa? siti masnidar, Kota BAGI Anda yang sering merasakan sakit di lambung meski sudah makan secara teratur dan bebas stres, bisa jadi ini karena ada luka di lambung atau dikenal dengan tukak di lambung. Sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

ISTIMEWA/jambi independent

INFEKSI: Gambar lambung yang terinfeksi Helicobacter pylori. Akibatnya, penderita bisa merasakan nyeri hebat di lambung.

Menurut dr Erwin Dharmawan, tukak lambung adalah luka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari, yang dikenal sebagai sakit mag. Penyebabnya sendiri adalah karena infeksi dari bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini menginfeksi seseorang melalui mulut. Bakteri yang hidup berkoloni ini setelah masuk ke

lambung tinggal menetap dan menggerogoti lambung. Mengenai gejalanya, tukak lambung ini mirip dengan sakit mag biasa karena naiknya asam lambung. Hanya saja, biasanya sensasi terasa terbakar dan perih di perut. Perut juga terasa penuh dan ada mual dan muntah. “Gejalanya muncul meski sudah makan,”

katanya kepada Jambi Independent, baru-baru ini. Rasa nyeri biasanya terjadi 2-3 jam setelah makan, terjadi tengah malam ketika perut kosong, dan biasanya bisa diatasi dengan makan atau minum obat antiasid. “Tapi kombinasi obat yang tepat adalah dengan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebabnya,” katanya. Gejala lainnya adalah berat badan berkurang, kurang nafsu makan, kembung, mual, dan muntah-muntah. Pada beberapa penderita gejala yang ditimbulkan sedikit atau tidak ada gejala sama sekali. Jika tidak ditangani segera, maka akan menyebabkan luka yang membesar di lambung dan akhirnya menyebabkan kanker lambung. “Untuk memastikan diagnosis dengan endoskopik,” kata dokter yang sehari-hari bertugas di Poli Penyakit Dalam Rumah sakit Abdul Manaaf, Kota Jambi ini. Karena itu, jika ditemukan tukak lambung, maka dokter memberi obat untuk membunuh kuman H pylori. Selain

tip

Memilih Obat Herbal yang Tepat

ISTIMEWA/jambi independent

BERKHASIAT: Semangka mengandung likopen sebagai antikanker.

UNTUK mendapatkan obat herbal, saat ini tidaklah begitu sulit. Selain banyak penawaran yang dilakukan melalui media maupun para pemasar langsung dari produser obat herbal, masyarakat peminat dapat membelinya di kios-kios maupun toko obat. Bahkan

di minimarket, supermarket, hingga di hipermarket. Selain mudah untuk mendapatkannya, pengguna juga saat ini dihadapkan pada banyak produk. Namun, yang penting adalah konsumen juga harus teliti dalam memilih produk yang tepat. Dengan kata lain, teliti sebelum mengonsumsi agar tidak menyesal karena harus menanggung efek sampingnya. Agung wijaksono, seorang senior marketing salah satu produk herbal memberi tips cara memilih produk obat herbal:

1. Sebelum menjatuhkan pilihan dan mengonsumsi produk obat herbal, carilah informasi sebanyak-banyaknya dan konsultasikan masalah kesehatan anda pada orang yang tepat (dokter, ahli gizi, konsultan produk). Lakukan juga rekomendasi produk yang diberikan agar benar-benar tepat dengan kebutuhan anda. 2. Sebelum memutuskan untuk membeli produk obat herbal, tanyakan dan perhatikan dengan seksama komposisi zat yang terkandung di dalamnya. Kuncinya ada-

lah keseimbangan, bukan kelebihan. Perhatikan apakah obat herbal tersebut benar-benar berasal dari zat alamiah atau menggunakan (dicampur) zat sintetis. 3. Keakuratan mendiagnosis suatu penyakit sangat menentukan keberhasilan penyembuhan penyakit atau gangguan yang diderita. Terkadang konsumen menuding produk herbal yang dikonsumsi tidak bermutu karena tidak memberikan hasil yang diharapkan.(*)

obat, dianjurkan pula adanya perubahan pola makan dan gaya hidup. Hindari makanan pedas dan minuman yang mengandung soda. Obat-obatan tertentu tidak boleh diminum atau diperlukan obat tambahan untuk melindungi lambung yang sedang sakit, istirahat yang cukup, dan makan secara teratur. Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering adalah hal yang baik untuk pengobatan. Selain itu, atasi dan kelola stres dan kecemasan sebab stres dan kecemasan dapat menjadi pemicu timbulnya gangguan asam lambung. Pantangan lain adalah jangan merokok dan jangan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengiritasi lambung seperti cabai, soda, dan sayur mentah. Serta dianjurkan untuk berolah raga, atau paling tidak berjalan cepat selama setengan jam dalam satu hari.(nid)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011 n Advertorial

Bank Danamon Buka DSP Unit Baru di Kayu Aro

FOTO-FOTO: PANDA YOSEFTHA/JAMBI INDEPENDENT

BANTU MASYARAKAT: Foto bersama karyawan/ti DSP Danamon Kayu Aro bersama staf ahli bupati. Foto bawah Unit Manager DSP Kayu Aro Debi Purwanto menyerahkan kenang-kenangan Bank Danamon kepada Lukman, serta warga berbondong-bondong menjadi nasabah. KERINCI - Setelah meraih sukses di Kota Sungaipenuh, Danamon Simpan Pinjam (DSP) mengembangkan sayap ke Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Kemarin (19/5), staf ahli bupati Lukman mewakili Bupati Kerinci, meresmikan DSP Unit Kayu Aro yang berkantor di Desa Kesik Tuo, Kecamatan Kayu Aro. Usai peresmian dengan melakukan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng, teler DSP Unit Kayu Aro didatangi warga. Antrean warga di teler, karena ingin menabung dan menjadi nasabah DSP Danamon. Tingginya antusias masyarakat Kayu Aro untuk menjadi nasabah, karena DSP menawarkan kemudahan, keuntungan, dan setiap nasabah mendapatkan jaminan asuransi. Debi Purwanto, Unit Manager DSP Kayu Aro, dalam sambutannya mengatakan, pendirian DSP bertujuan membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha mi­kro (kecil) dan menengah. Dalam pengembangan usaha mikro

dan menengah tersebut, DSP memberikan pelayanan yang mudah dengan proses yang cepat dan memberikan keuntungan bagi para nasabah. Keuntungan yang diperoleh se­p erti tabungan SI PINTER, yakni produk tabungan DSP yang memberikan manfaat perlindungan asuransi serta memiliki keunggulan-keunggulan. Seperti, gratis biaya administrasi bulanan, gratis asuransi jiwa (meninggal akibat kecelakaan) dengan uang pertanggungan sebesar 15 kali saldo minimum tabungan dalam satu bulan atau maksimal Rp 200 juta, proses mudah dan nyaman, karena tidak perlu meninggalkan tempat usaha untuk membuka rekening maupun melakukan setoran, karena petugas DSP akan datang ke tempat Anda. Aman, karena setiap melakukan transaksi menggunakan sidik jari dan dana Anda dijamin oleh peme­r intah Indonesia melalui lembaga penjamin simpanan (LPS). Kemudian, Dana Pinjam 50 (DP 50), pinjaman angsuran

berjangka yang dapat digunakan untuk tujuan modal kerja dan investasi dengan besar pinjaman maksimum Rp 50 juta, waktu pencairan tiga hari kerja sejak dokumen diterima lengkap. Sedangkan Dana Pinjam 200 (DP 200), pinjaman angsuran berjangka yang dapat digunakan untuk tujuan modal kerja dan investasi dengan besar pinjaman Rp 50 - 500 juta. Waktu pencairan, tiga hari kerja sejak dokumen diterima lengkap. Selain itu, kata dia, saat ini unit DSP di seluruh Indonesia berjumlah 1047 unit. Untuk cluster Padang, DSP yang baru adalah di DSP Tapan Kabupaten Pesisir Selatan dan DSP Kayu Kayu Kabupaten Kerinci. Cluster Manager Padang Irzal Noviandi mengatakan, Bank Danamon saat ini sudah memberikan kemudahan dan fasilitas lainnya. Seperti, sudah memiliki ATM dan bisa melakukan transfer antarbank. “Bagi bapakbapak atau ibu-ibu yang ingin mentransfer uang ke anaknya

yang kuliah di luar dae­rah bisa melalui Bank Danamon. Sebab, saat ini Danamon sudah memiliki fasiltas transfer dalam dan antar Bank,” ujarnya. Sementara itu, staf ahli bupati Lukman mengatakan, Pemkab Kerinci sangat mendukung

dan menyambut baik kehadiran DSP Unit Kayu Aro. Dengan kehadiran DSP unit Kayu Aro dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat dan juga bisa menekan angka pengangguran. Sebab, kata dia, Bank Danamon sudah membuktikan bahwa

Raih Hadiah Menarik dari Mitra Bangunan Tiap Belanja Minimal Rp 1 Juta Berlaku Kelipatan JAMBI - Mitra Bangunan Cabang Jambi, tak hanya menawarkan bahan bangunan dari merek terkemuka dan diskon hingga 70 persen, tapi juga menyediakan hadiah bagi konsumen yang beruntung. Promo ini merupakan rangkaian promo grand opening yang digelar bebe­ rapa waktu lalu. Hadiah yang disediakan berupa dua unit sepeda motor, televisi LCD, lemari es, DVD Player, kipas angin, rice cooker, setrika, dan mug. “Dengan ketentuan tiap pembelanjaan semua produk bahan bangunan (all

foto-foto:DWY SETYOWATI/jambi independent

BAGIKAN HADIAH: Konsumen beruntung yang mendapatkan hadiah sepeda motor dan lemari es.

item) minimal Rp 1 juta, dan berlaku kelipatan,” ujar Supervisor Mitra Bangunan Cabang Jambi, Kevin.

Dikatakan, Mitra Bangunan telah membagikan hadiahhadiah yang disediakan itu. “Konsumen lain masih ber-

peluang untuk meraih hadiah lainnya yang disediakan,” ujarnya. Nama pemenang yang meraih hadiah satu unit motor yakni Nonsi Wahyuni (Griya Mayang, Kota Jambi), Zahari (Bougenville) pemenang hadiah lemari es, dan Robert (Mayang) menda­ patkan hadiah televisi LCD. “Jadi, semakin besar pem-

belanjaan Anda, maka semakin besar pula peluang Anda meraih hadiah yang disediakan,” ujar Kevin. Di antara konsumen yang beruntung, ada di antaranya yang baru berbelanja satu kali. Lainnya, adapula yang harus berbelanja dengan kelipatan cukup besar, untuk dapat meraih hadiah satu unit sepeda motor. “Sistem penarikan hadiah langsung dilakukan konsumen, dan memilih sendiri hadiah yang akan diambil. Jadi, cukup transparan,” ujarnya. Selain tersedia hadiah-ha­diah menarik, tiap pembelanjaan, Mitra Bangunan juga secara transparan memberitahukan kepada konsumen, mengenai adanya promo diskon dan harga spesial, untuk seluruh produk bahan ba­n gunan di Mitra Bangunan selama masa grand ope­ning. Mitra Bangunan juga transparan memaparkan hadiah-hadiah langsung yang dapat diperoleh konsumen tiap pembelian satu produk dari merek dan tipe tertentu.(dwy)

dalam perekrutan tenaga kerjanya lebih mengutamakan putra daerah. “De­ngan adanya DSP ini dapat menekan angka kemiskinan yang saat ini di Kabupaten Kerinci sebanyak 4.300 orang,” ujarnya. Hadir dalam pembukaan dan

peresmian unit baru DSP Kayu Aro, seluruh kepala desa, warga Kayu Aro, serta petinggi Bank Danamon cluster Padang, se­ perti Flying Ope­rational Officer Lusi Sulastri, Brand Support Operational Marfendri Lukman dan lainnya.(fyo)


Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

27

Primagama Tawarkan Pendidikan TK dan PG JAMBI – Primagama mulai membidik pendidikan untuk

anak usia dini. Hal itu dilihat dengan dibukanya taman

kanak-kanak (TK) dan play­ group (PG) Primagama yang

berlokasi di belakang kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Dibukanya TK dan PG i n i , m e n u r u t Y u l i , salah seorang tenaga pengajar di TK dan PG Primagama adalah sebagai jawaban akan kebutuhan pendidi­ kan bagi anak usia dini

yang berkualitas. Pihaknya, kata Yuli, me­ nawarkan konsep dan tero­ bosan yang berbeda yaitu dengan menggunakan flash card untuk mengenalkan bacaan pada anak. Kemudian membina enterpreneurship anak, permainan atau game yang menunjang aktivitas

otak anak, “Termasuk juga pendidikan berbasis lingku­ ngan dan masih banyak lagi yang akan kita tawarkan,” jelasnya ditemui, kemarin (19/5). PG dan TK Primagama me­ nawarkan berbagai program untuk anak usia dini. Di antaranya Play Group A yang

disebut dengan Prima Smi­ ley, PG B yang disebut Prima Kiddy, TK A disebut Prima Small dan TK B yang disebut dengan Prima Big. “Kegiatan penunjang dan unggulan juga sangat ba­ nyak yang tujuannya untuk menunjang proses belajar anak,” pungkasnya. (tya)

dok/Jambi Independent

GAYA: Pelajar bergaya dengan batik Jambi yang sudah dimodifikasi sehingga terlihat lebih gaya.

Lestarikan Batik lewat Lomba JAMBI – Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan (DWP Disdik) Kota Jambi turut berpartisipasi memperi­ngati Hari Pendidikan Nasional. Cara yang dilakukan adalah dengan menggelar lomba fas­ hion show di aula SMKN 4 Kota Jambi, kemarin (19/5). “Kegiatan ini juga partisi­ pasi kita untuk meramaikan HUT Kota Jambi serta Hari Kartini,” jelas Wismarini Eri­ naldi, ketua umum panitia

pelaksana DWP Disdik Kota Jambi. Lomba fashion show yang digelar, sebutnya, mengang­ kat busana modifikasi batik Jambi. Peserta adalah guru SMP, SMA dan SMK se-Kota Jambi serta anggota DWP. “Selain itu ada juga siswa SMP, SMA dan SMK yang ikut,” jelasnya, lagi. Diangkatnya fashion show modifikasi batik, menurut Wismarini, adalah untuk

lebih memasyarakatkan me­ lestarikan batik Jambi. “Terlihat dari hasil modi­ fikasi batik yang dipakai pe­ serta sangat apik dan me­ narik. Ini menunjukkan batik tak lagi hanya dipakai dalam busana resmi atau semifor­ mal,” sebutnya. Acara puncak, menurut Wismarini akan digelar Sabtu mendatang dengan menggelar bazar dan jalan santai. (tya)

Informasi Seputar Velg Mobil Mesin boleh saja menjadi prioritas perawatan. Tetapi jangan juga melupakan bagian penting dari kaki-kaki mobil. Pertanyaannya, bagaimanakah pengaruh kakian dalam meningkatkan tarikan kendaraan? Apa yang harus dilakukan untuk mencapai performa maksimal dengan mengakali bagian kaki? Jawabannya mudah. Anda cukup mengganti velg dengan ukuran yang lebih besar. Penggantian aksesoris mobil itu secara langsung akan berpengaruh terhadap tarikan kendaraan Anda. Penampang kaki yang semakin luas

Dijual Kijang LGX Th. 2000 Solar, Warna biru met, mulus, hrga nego, Hub. 081367620433. 00-00/00

Dijual Dump Truck Dyna Rhino thn 1995 kodisi terawat, mesin kering, hidrolik kering, pajak dan kir hdp76 jt hub. 0812 - 601 - 8033

membuat kontak permukaan ban dengan jalan juga semakin lebar. Efeknya, dorongan laju kendaraan akan terpengaruh. Penggantian penampang velg asesoris mobil yang lebih besar juga berpengaruh dalam meningkatkan kenyamanan pengendara. Kendaraan akan lebih stabil meski dilajukan dengan kecepatan tinggi. Namun demikian, Anda perlu berhati-hati dalam memilih velg sebagai “sepatu” kendaraan Anda. Salah-salah, Anda bisa celaka karena salah pilih “sepatu”. Biasanya, pemilik kendaraan lebih mementingkan model velg daripada ukuran-

Dijual Toyota Kijang INNOVA E M/T Bensin 2005, Silver Met, H . D a s a r, R p . 1 2 7 J t , H u b . 081808451724, 08128727575, 085266547965 00-00/00

Dijual Tanpa Perantara 1 unit RUMAH,LuasTanah590m2,Harga500 Jt (nego) Hub. 081366286243. 00-00/00

nya. Itulah yang perlu diubah dalam memilih aksesoris mobil. Velg yang bagus namun tidak cocok dengan kakian kendaraan Anda jangan dipaksakan. Hal yang penting untuk Anda ketahui adalah memasangkan asesoris mobil velg berukuran besar secara otomatis membuat tinggi kendaraan Anda ikut terangkat. Hal tersebut cukup berbahaya. Dalam kondisi ketinggian kendaraan melebihi setting aslinya dan dilajukan dengan kecepatan tinggi, angin dari arah berlawanan akan cukup mampu membalikkan Boil Anda.Langkah jitu mengakalinya,

Dijual RUMAH ukuran 10x15m, Lt 425 m2, 1 r tamu, 3 kt, 1 r makan, 1 r Keluarga, 2 km mandi, 1 dapur, keramik, pgr teralis, alamat, Jl. H. Juanda Ir gardu, No. 72 Rt 31 dkt masjid Baitul Mukmini Mayang Jbi Hp. 081366170040.

Anda harus menjaga ketinggian kendaraan tetap seperti asalnya. Maksudnya, buat kendaraan jadi lebih ceper. Untuk merendahkan kendaraan, Anda bisa pakai cara pertama, yaitu memotong per beberapa ulir. Bisa juga, cara kedua yang boleh dibilang lebih aman. Yakni, memasang shock breaker tipe coilofer. Kenapa tipe coilofer? Shock breaker tersebut punya dua titik penyetelan tinggi rendah per. Yaitu, mangkuk per dan shock breaker sendiri. Sedangkan cara kedua itu membutuhkan biaya Rp 7 juta-Rp 8 juta. Hal lain yang mesti diketahui, tiap-tiap velg memiliki kapasitas beban yang berbeda. Kapasitas beban velg yang lebih kecil daripada bobot Boil akan

Rmhtngkt2,Jl.DarmawangsaKomp. Teguh Permai Duo Blok B No. 2 RT 38/08, Kel. Thehok Kec. Jbi Sltn. LS. 182 m2 LB. 150 m2. Trdri dr 4 kmr tdr, 2 kmr mnd, 1 grs mbl, smr bor, pgr, full krmk, lstrk 1300 watt, djl + perabot (AC, sofa, tmpt tdr, buffet). 0741-446218/ 081366472234. 08-15/05

00-00/00

Dijual cpt Rumah lokasi strategis, LantaiFullkeramik,PagarBesi.lokasi Villa Kenali, Hub. 081532231308. 00-00/00

Dijual 2 Unit RUMAH Valencia Block J 74 & 75 (dpn lpngn futsal) samping unja mendalo (4 kmr tdr, listrik 1300, SHM, Hrg prunit 175 jt nego, Hub. 08127307939.

25-00/00

00-00/00

Djl MERCEDES BENZ Seri C 180 MT thn. 96 Wrn Silver Kondisi Mobil Original. Hrg Rp. 85 Juta Nego. Hub: Bambang 081366343110.

ROCKY 4X4 Th 2000, Warna hitam, BH, Mulus, Siap Pakai, Power Window, terawat, Hub. 081274069779. 00-00/00

00-00/00

Innova G Diesel Matic 05, Hitam, Nopil 2 Angka, Pjk baru, V Kool Jok kulit, Full Spoiler, Hub. 081274549468, 082180319122.

membahayakan. Sebab, sewaktuwaktu velg bisa pecah di tengah perjalanan. Sebaliknya, kapasitas beban velg yang lebih besar daripada bobot Boil akan aman. Namun, besarnya kapasitas beban velg justru akan membuat kerja Boil, terutama saat sedang berakselerasi, jadi semakin berat. Yang tepat memang memilih velg dengan kapasitas beban yang pas terhadap bobot Boil. Sekarang, Anda tinggal pilih, mengganti velg standar Boil Anda dengan plus minus

Dijual Suzuki Caribian thn 2004, Doble gardan, Harga Nego Hub: 081366512304

Di JL Rmh, Kntr & Gudang L.T 8 tumbuk, Jl. RD.SK.Syahbudin No 9 B Mayang ( 3 rmh dari RS Kota) Berminat Langsung Ke Lokasi. 07-16/00

15-15/03 00-00/00

Jl rmh lok. Jl. Kp. Patimura Lr. Bersama RT.6 No.68 Kel.Kenali Besar. LT. 900m2 LB. 18x13m Full keramik, 5 Kmt, 3 Kmn, 1300 W, PDAM. Garasi. Ada tlpn. 400 jt Nego. HP : 081373556556, 081274036224. 11-21/00

Dijual RMH jln Sersan M. Yunus no.73 Rt 23 kel. Thehok. 17:01:29 500M, LB280M, 3Kmt,3kmd, PDAM, Telp,Listrik, Keramik, Garasi, Ruang tamu-Teras-Dapur LUAS. Hub (081366972855). 00-00/00

itu atau cukup puas dengan tarikan dan akselerasi yang bisa ditempuh kendaraan Anda saat ini? (www.Kamis sore.blogspot.com)

Dipersembahkan Oleh :

Dijual HONDA STREAM NEW Model, Warna Silver Metalik, Tahun 2007, BH, Manual, Good Condition, Harga Nego, Peminat Serius Hub. 0856 1619 240. 00-00/00

Dijual Toyota Yaris E-A/T 2008 warna silver, plat F, tgn pertama, velg racing ring 17, harga nego, hub. 08161606111.

Dijual RUMAH uk. 10x14m LT 425 M2, (4 Tbk), 3 KT, 3 kmr tdr, 2 kmr mndi, 1RT, 1RM, 1RK, dapur, krmk, pgr besi, Jl. H. Juanda lrg. Gardu 72 RT 31 Mayang Ujung, dekat Mesjid Baitul Mukmin, hub. 081366170040. Tanpa perantara. 19-28/03

Dijual cepat murah, mau pindahan, ada 2 unit: Kursi Pijat Merk Luxury Massage Chair type R3180 daya 150 watt, baru pakai 1 bln, hrg nego hub 081277408000/ 082177315400/ 0818127584. 18-24/05

06-12/00

Rumah Dijual, Lok. Prmhn Pesona Jambi, Mayang Blck H No. 5 Hrg ng, smr didlm LT 118M2, Type 36 jd Type 90, Garasi, Hub 081532231308. 00-00/00

Dijual Cpt RUMAH di Villa Kenali Permai M8 No.11 Mayang Mangurai Tipe 70 sudah dikembngkn, R. Tamu 2, K. Mandi 2, K. Tidur 2, Listrik 1300 watt, Pam, Pagar minimalis (baru) luas 270 m2, (Hoek) Harga 395 Jt nego, bisa tukar tambah mobil CRV/JAZZ Hub. Zepri 081367672372. 11-21/00


FEMALE Jambi Independent

Jumat, 20 Mei 2011

profil

Bersama

Selamatkan Bumi TANGGUNG jawab yang diemban sebagai tim adalah untuk menciptakan lingkungan yang lestari dan bersih. Lebih luas, mereka bekerja untuk menyelamatkan bumi untuk generasi yang akan datang. Karena itu, mereka menumbuhkan gerasakan dan aktivitas yang selalu berbasis lingkungan dan demi ­kelestarian lingkungan. “Contohnya saya yang sudah terbawa kebiasaan memungut barang bekas. Dimanapun, termasuk di luar kota, akan memungut barang bekas yang terbuang. Misalnya kulit kerang sewaktu ke Bangka Belitung, kulit kerangnya cantik-cantik,” jelas Upik. Sementara Sulistyawati lebih me­ milih efisiensi dalam berbelanja ­dengan memilih membawa plastik untuk wadah belanjaan sendiri dari rumah. “Tujuannya untuk mengurangi sampah dan menekan pemanasan global yang kian mengkhawatirkan,” sebutnya. Dia ingin, perilaku se­ perti itu dapat diterapkan oleh setiap ­individu dalam kesehariannya. “Tetapi tentu saja harus dimulai dari diri sendiri,” imbuhnya. Lain lagi ­dengan Safitri. Guru IPA ini lebih menekankan pada pelestarian tanaman sebagai sumber oksigen. Jika berkesempatan datang ke SMKN 4 Kota Jambi akan ditemukan sejumlah tulisan yang ditancapkan pada ­p ot-pot tanaman. Di antaranya berbunyi, “Anda Malas, Kami Lemas dan Aku Ingin Hidup 1000 Tahun Lagi”. “Itu sebagai buah ketegasan Safitri menyerukan pelestarian dan perawatan tanaman yang ada,” tegasnya. (tya)

foto-foto: rolanda hasibuan/JAMBI INDEPENDENT

Srikandi Tim Adiwiyata SMKN 4 Kota Jambi

Bekerja Keras Jaga

Lingkungan Memujudkan sekolah berbasis lingkungan ­( Adiwiyata) tentu saja tidak mudah. Harus ada upaya keras yang dilakukan, sehingga bisa menjadi contoh. Upaya itulah yang dilakukan oleh tim Adiwiyata SMKN 4 Kota Jambi, sehingga berhasil menjadi satu-satunya sekolah berbasis ­l ingkungan tingkat SMA sederajat di Kota Jambi.

Wajib untuk Siswa... Membuang sampah pada tempat dan jenisnya Menjaga kebersihan lingkungan Dilarang usil dengan tanaman Ciptakan lingkungan yang Asri

Gabungan Perempuan Unik KELIMA tim Adiwiyata, selain kompak juga memiliki keunikan masing-masing yang sangat dihafal anggota tim lainnya. Upik, misalnya. Pelahap Soto Banjar tersebut dikenal sebagai “pemulung” oleh teman-temannya, lantaran hobi memulung atau memungut barang bekas yang dibuang atau tak dimanfaatkan lagi. “Tak peduli dimana, saat saya melihatnya langsung saya pungut. Kalau ada di tempat orang lain biasanya saya akan tanya, Mas, ini dibuang ya, saya ambil ya,” kata Upik menirukan sambil

terkekeh. Barang-barang bekas tersebut, di tangannya akan berubah menjadi barang-barang yang menarik seperti papan nama, mainan, gantungan kunci dan tas. “Kebanyakan barang saya adalah hasil daur ulang,” imbuh perempuan yang hobi menyulam ini. Lain lagi dengan Suwarni. Mendengar namanya tim yang lain akan langsung teringat pada sarana prasarana. Pasalnya, setiap ada kekurangan sarana prasarana atau membutuhkan sesuatu, nama Suwarnilah yang akan diteriakkan.

“Pokoknya Suwarni sama dengan sarana prasarana,” seloroh teman-temannya, kompak. Sedangkan untuk urusan kedisiplinan, Safitri menjadi “ikon” dalam tim Adiwiyata. “Bu Safitri sangat tegas dan disiplin. Selain itu gesit sehingga sangat bisa diandalkan,” celoteh Sulistyawati. Perpaduan berbagai keunikan tersebutlah yang membuat tim Adiwiyata SMKN 4 Kota Jambi tetap solid dan kompak sehingga bia menjalankan tugasnya dengan baik. (tya)

Upik Sulaesih, S.Pd, M.Pd

Sulistyawati, SP

Riana Rahmawati, S.Pd

Dra. Suwarni

Dra. Safitri

Tempat/Tgl Lahir: Jakarta, 28 Mei 1970 Ketua Tim Adiwiyata SMKN 4 Kota Jambi

Tempat/Tgl Lahir: Jambi, 19 Januari 1979 Anggota Tim Adiwiyata

Tempat/Tgl Lahir: Jambi, 31 Mei 1984 Anggota Tim Adiwiyata

Tempat/Tgl Lahir: Bukit Tinggi, 7 Mei 1961 Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana

Tempat/Tgl Lahir: Solok, 20 September 1966 Anggota Tim Adiwiyata

1

2

3

4

5

SMKN 4 Kota Jambi ditetapkan oleh Kemendiknas RI menjadi Sekolah Adiwiyata sejak tahun 2006. Tentu saja ada banyak tantangan yang harus dilalui sebelum penghargaan tersebut dicapai. Harus ada kerja keras, dan itu dilakukan oleh tim Adiwiyata yang digawangi Upik Sulaesih sebagai ketua. Sementara, berbagai program dan kegiatan yang dilakukannya di bawah koordinasi Suwarni yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana SMKN 4 Kota Jambi. Untuk melaksanakaan ber­ bagai program terbaiknya, Upik dibantu oleh tiga anggota tim lainnya. Mereka adalah Safitri, Sulistyawati, dan Riana Rahmawati. Menurut Suwarni, ada beberapa kriteria sekolah Adiwiyata yang harus selalu di­ perhatikan. Seperti sarana dan pra­ sarana, kebersihan, produk dari ­l imbah tata busana be­ rupa kain. Limbah berupa kain perca tersebut dimanfaatkan lagi sehingga menjadi produk lain yang bernilai tambah dan bermanfaat. Selain itu, yang dinilai juga kehijauan alamnya atau tumbuhan. Termasuk pula pe­ ngolahan limbah sampah. Meski terdengar simpel, namun menurutnya hal itu cukup sulit untuk diwujudkan. “Tetapi alhamdulillah berkat kekompakan dan kerja sama yang baik, kita bisa eksis,” imbuh Riana. Kekompakan ditunjukkan

dalam berbagai hal. Termasuk ketika bersama-sama me­ nyiapkan portofolio, do­kumen dan foto-foto kegiatan. Meski apa yang dilakukan menyita waktu, namun tim tersebut pantang mengeluh. Riana mengatakan, tak jarang mereka harus lembur sampai tengah malam menyelesaikan materi yang diperlukan. “Itu pula yang bikin tim makin giat dan kompak,” bebernya. Hal pertama yang mereka tradisikan kepada siswa adalah membuang sampah pada kotak sampah telah ada sesuai jenis sampah. Tim, katanya, menyedia kan dua jenis kotak sampah. Masing-masing untuk sampah organik (sampah yang bisa dimanfaatkan langsung) dan non organik (sampah yang harus diolah). Tetapi, ada kalanya, sebut Safitri, siswa membuang sampah organik ke kotak sampah non organik. Bahkan ada yang usil mematahkan tanaman yang sudah di­ tanam. Tentu saja upaya yang dilakukan harus didukung bersama. Untuk itu, tim berusaha selalu melibatkan anak didiknya untuk menciptakan lingkungan yang asri. Selain itu, dukungan atau kerja siswa terhadap pro gram juga dimasukkan dalam nilai rapor. Alasannya, agar mereka siswa ter­ motivasi membersihkan lingkungan dan menyiram tanaman. (tya)


Jambi Independent | 20 Mei 2011