Page 1

27 Jambi Independent n

MINGGU, 03 januari 2010 n Halaman 21

Si Manis yang Jago Pramuka

26 Kualitas Baik Harga Terjangkau

Tampil Cool dan Gaul

Merawat Benda Kesayangan 24 di Rumah

Padi Sebesar Kepala 25

c m y b


Halaman

22

Jambi Independent n Minggu, 03 Januari 2010

ARI : aku orangnya bersahabat, judes, sayang ma temen apalagi pacar. Geri : enak di ajak jalan-jalan, tapi baru kenal rada sombong. Yoga : baik, enak di ajak jalan, kocak abis.

YOGA : aku orangnya imut (narsis), baek, agak bawel, suka tantangan and friendly. Ari: orangnya nyenyes, sok artis, tapi baik, bisa dia ajak bergurau, sayang dengan teman juga. Geri : cute, baek, sok narsis deh, hobi diajak bercanda nih.

Narsis Kocak Kocik AW ALNY A mereka bertemu disebuah even pemilihan model. Karena ngerasa klop and asyik AWALNY ALNYA berteman, akhirnya mereka menjadi dekat and sering ketemu ataupun ngumpul bareng. “Dari ke asyik-asyikan, akhirnya kami membentuk sebuah gank nie, yaitu “Narsis kocak kocik”. Dan mereka ini juga anak-anak model lho. Yang sering mengikuti ajang pemilihan-pemilihan gitu,”ujar Geri santai. Ternyata mereka ini, selain kocak kocik, asyik tapi juga berprestasi juga. Tidak hanya modelling tapi dari vocal, dance, olahraga, and juga reading. “Semoga persahabatan kami awet meskipun sering ada cek coknya tentang ehem-ehem getoo, hiks hiks.” ungkap mereka semua. (dini)

Mec0um. . .hy gw dewi pendatang bru ne. . .gw mau ti_sam ne bwt plend2 alumni smanseb(sma11) anktan 07/08 kmna aja ne,lma tak basu0 khsus ny ank2 3ips2. .ehmmmbuat pra2 c0w yg mau knl hub wi ya k 08973626146. .sblm ny slam knl buat smua +628973626xxx Alluw...by....,,w dhe” pndtg baru necy...moe tiqam bwd sma yg knl dhe...n bwt my luv “pie chayank....love u”bwd yg mu knl call aj 08990905006....d muad y by...tq +628990905xxx

Talamecome biy..lam knal q liza,muwh tizam wad all fyend n wad aa’ tzaiank hendra, wad biy mkin succez aj ea.. Yg muwh knl am za meez ja 08982431922 ma’achy y biy.. +628982431xxx Hy biy ne readri dlu q snng bn9t bca b!anglala,mpe wktu smu aq prnh mzuk b!anglala cz nulis crpen gt..m0ga mkin sukses y biy...n tyuz maju +6285264690xxx Met0um...by ne yut pndtn9 ru d cmz...lam knl y wt tmn2 biy.., yut m0e

GERI : aku orangnya simpel, cuek, gak suka neko-neko. Ari : cerewet, orangnya seru, baik, manis. Yoga : seru, agak bawel, anaknya manis juga, pokoknya asyiklah.

t!sam ne wt cynk q k’d2k...mga mkin g0kil we,wt tmn2 “tr0uble maker” p0ch kbr??? Thx y biy ^_^ _d€”x§ cu€x_ +6285264690xxx Mecomz. . .q pndt9 bru nhe. . .nma q nanda anq akbid kluarg bunda . .mw tizam bwt alumni sma attaufiq th 09 j. . .mga j qt bz ktmu lg n bwt biy mga tmbh kyen. . .thnkz biy +6281994734xxx Halo biy......po kbar.... Nma ku ricky “”nak t3bo....mau promosi no ne....bgi cwek2 yg jmblo telpon ja ksni...jgn dtt-

up no y biy.,.sukses biy.....thx biy..... +6281274284xxx Meq0m. .nii dini,mw ti_zam bwt anag2 spultura k0mpag slalu_bwt tmn2 smp q dlu jgn prnh lp0in q e0h!! Bwt cw0g2 yg m0 knl call 08992423776..mkcih, .q0msyank by_. +628992423xxx M3com..hy.. b i y . . q . . n e m 3 2 t , q mo ti zam wat flend2 anak ipt 1a n ht3l m3ga ind4h..moga chat2 c3lalu..wat y6 mo tmn3n ma q..zmc n call ja k 085273813760. Thkz by.. +6285273813xxx

Buat kamu-kamu yang ingin kasih saran, kritik, komentar atau apapun seputar Bianglala, kirim surat saja ke Redaksi Bianglala, Gedung Graha Pena Jambi Jln Jenderal Sudirman nomor 100 Thehok, Jambi atau SMS ke nomor 0897-539-2987 atau bisa juga kirim email ke bianglala_minggu@yahoo.com. Bagi yang ingin kirim-kirim salam ke teman, pacar, keluarga atau lainnya, juga bisa kirim ke alamat yang sama. Ops, yang ingin bercerita tentang aku dan sahabatku bisa mencurahkannya di Rubrik Diary.


Minggu, 03 JANUARI 2010 n Jambi Independent

Cerpen & Puisi

Halaman

23

Three Days of Love Cerpen: Deindra Daya Islamil PADA suatu ruang dan waktu: aku tersilaukan oleh kemilau cahaya blitz lampu kamera yang terus memotretku barang beberapa jenak. Drai balik kamera itu, para paparazzi itu begitu sibuk memotretiku, melontarkan pertanyaan, dan membuat janji denganku untuk wawancara. Ah, untuk sejenak aku sempat merasa, jika para wartawan itu begitu pandai membesarkan jiwaku. Aku tidak pernah menduga, kalau aku akan setenar ini. Ketika suaraku mulai di kenal. Di radio. Ketika wajahku mulai ada dimana-mana. Koran. Majalah. TV. Dan ketika kini, para pemburu berita itu berjubel mengerumuni hanya untuk sekedar mewawancaraiku. Ah, bangganya. “ Mas Rendra, bagaimana perasaan Anda setelah kesuksesan Anda dalam menulis menjadikan Anda penulis terkanal..?” Penulis terkenal.Ya! Ingatkan aku bahwa aku penyandang gelar itu. Berawal dari usaha gemilangku dalam merangkai katakata yang tertuang di dalam novelku yang judulnya ‘three days of love’ itu, mendadak aku tenar. Aku pun disodorkan pada gegap gempita dunia hiburan yang glamor. Apalagi setelah novelku itu diangkat ke layar lebar oleh orang-orang film itu. Aku di puncak karir. Maka dari itu, sekedar ingin berbagi tentang apa yang kurasa, kujawab pertanyaan wartawan tadi... “ Tentu senang” jawabku mantap. “ Untuk profil seorang penulis yang sukses, apa yang menginspirasi Anda dalam menulis?” “ Ng..Hm.. Inspirasi? Ah, setidaknya saya telah sengaja mengalihkan pengalaman pribadi saya menjadi sebuah cerita” Pengalaman pribadi. Ha? Pengalaman pribadi? benarkah? Jadi bukan rekaan atau fiktif belaka? Ai, untuk beberapa jenak, saat itu aku sempat mendengar semua bertanya-tanya. Berulang-ulang. Membawaku kembali untuk menapak tilasi sepenggal kisah hidupku yang tertuang dalam novelku itu. Three days of love, the real story. ***** Bagaimana awal ceritanya? hm.. bagaimana kalau menyebut sebuah rasa. Cinta. Aku percaya akan ajaibnya cinta. Jika cinta dapat menjelma pada yang dikehendakinya, lalu memamerkan kuasanya. Kuasa cinta. Tentunya juga, pada insan yang mana saja. Tidak juga aku. Omong-omong, menyoal kua-

sa cinta itu sendiri, sempat kupikir, mungkin hal itu juga yang pada akhirnya membawaku ke sini, ke Kuta Bali. Bukan untuk berlibur, melainkan hanya mencoba untuk bersembunyi dari perihnya kenyataan cinta. Untuk kemudian lebih memilih larut dalam meratapi nasib picisan cintaku yang ironi. Bayangkan saja, empat kali hitungan tahun berpacaran, ternyata siasia. Berujung perpisahan Tanpa berkata-kata dan tanpa ba bi bu aku ditinggalkan. Kenapa bisa? mantanku itu memiliki wajah innocent, diburu banyak pria. Dan mengenai hal itu, aku sudah malas memikirkan dan membahasnya. Hingga waktu itu, ia merasa jemu, untuk kemudian pergi tanpa ba bi bu guna menjemput cintanya pada seorang pria lainnya. Sementara aku? Aku hanya disini, di Kuta (dan entah mengapa aku merasa damai di tempat ini). Lebih memilih meratapi mengenai apa yang telah terjadi. Sembari tidak lupa mendesah panjang atas apa yang telah berlalu. Ssssssh...... Ah, terdengar desahanku memecah langit biru di atas Kuta ini. Di hari pertamaku di tempat ini. ***** Kuta, Bali, hari kedua: tak jauh beda dari hari yang pertama, aku masih seorang pemurung yang kemarin. Aku hanya mencoba mencari ketenangan jiwa, ketika kuputuskan untuk berjalan-jalan menyusuri pantai Kuta. Hanya sayangnya, ketenangan itu tak kudapati, malah aku semakin berjalan dengan langkah yang masygul. Di dalam hati, aku menyebut-nyebut nama mntanku itu ( tolong jangan tanyakan padaku kenapa kulakukan hal itu, aku tak pernah tahu ‘sistem cinta’ macam apa yang menautkan aku dan mantanku itu ). Terlebih lagi ketika aku melihat seorang pria mencium kening pacarnya. Mendadak, aku semakin teringat dia ( dan lagi-lagi, aku sendiri juga makin tak paham, kenapa kulakukan itu ). Aku hanya tersenyum miris menyadari hal itu. Aku hanya belum terbiasa untuk menyadari kalau wanita itu sudah pergi. Lebih parah lagi, dia sudah senang dengan pria lain. Sudahlah, aku hanya pemuja!, aku yang mengharapkannya!. Dalam rundungan gelisah, aku mengamati, ada banyak gerombolan dan seskrip adegan di pantai Kuta ini. Segerombolan teman. Sepasang kekasih. Saling ciuman. Tertawa. Bahagia. Datar. Guyonan. Huh, kalian. Untuk sekarang saja tengah dimabuk cinta, berciuman, tertawa, kedepannya

tengoklah!. Cinta itu tak kekal, mudah datang, mudah pergi, dan mudah berpaling ke lain hati, batinku. Dan entah mengapa mendadak aku benci mengamati itu semua. Aku masih mengamati, ketika tanpa sadar, sebuah tangan tiba-tiba menepuk pundakku dari belakang. Aku menoleh. Kudapati sosok perempuan “ Randra? lagi liburan ya? “ tanya perempuan itu. Hah? Aku masih seolah tak percaya. Perempuan yang bertanya itu ternyata seorang yang telah membuatku meratapi keironisan picisannya cintaku. Yah, perempuan itu: mantan pacarku. Yang pernah meninggalkanku tanpa ba bi bu. Dan kin sudah menjelma di hadapanku. “ I.. iya” aku menjawab dengan tergagap. Masih belum percaya. “ Kamu sendiri dengan siapa? mana kekasihmu itu? “ aku balik bertanya. “ Hahaha... justru aku disini untuk meratapi, setelah berpisah beberapa hari yang lalu” perempuan itu telah menjawab. Sebuah jawaban yang seolah adalah sebuah pintu untuk memasuki hatinya. Aku merasa senang mendengar jawaban itu, jelas aku masih mendambanya. “ Jadi masih jomblowati yah?” tanyaku menyelidik. Perempuan itu tak menjawab, ia hanya tersenyum. Sepertinya ia telah mengerti akan sebuah maksud hati yang tentunya sangat dipahaminya pula ***** Kuta, Bali, hari ketiga: pada akhirnya cinta dan waktu bisa membalik kenyataan. Jika kemarin lusa, aku hanya seorang pemurung yang meratapi tragedi cinta, kini aku menjelma jadi insan yang bahagia karena tersentuh keajaiban cinta. Hari ketiga ku di Kuta, setidaknya menjadi lebih berarti. Siapa nyana? setelah bertemu dengan mantanku itu, kami memutuskan untuk berjalan-jalan, kemudian ngobrol dan menyambung lagi cinta yang dulu. Hingga setelah pertemuan itu, ditutup dengan pesta minum-minuman. Tertawa dan sempoyongan. Lalu, membuat ide gila dengan memutuskan membuka satu kamar untuk berdua. Adegannya: ciuman, pelukan, tiduran, ..... semua dilakukan berdua. Hingga di pagi ini, aku terbangun, dan tak kudapati sosok perempuanku itu lagi. Aku menyadari. Apa yang telah aku lakukan? Aku bergegas pergi mencari kemana perempuanku itu pergi. Kucari di pantai Kuta, tak kudapati sosok perempuanku itu. Di kafe tempat pesta minum tadi

malam juga tak ada. Aku cemas, bayangan buruk akan kehilaangan cinta untuk kedua kalinya melintas di pikiranku. Apalagi senja semakin larut saja, tertelan gulita malam. Namun tetap saja kulanjutkan pencarianku, dan entah mengapa alngkahku kini terbimbing teratur menuju ke sebuah tempat. Tempat itu sepi dan sedikit terpisah dari tempat-tempat lainnya, mungkin tempat itu seperti sudut dari pantai Kuta. Namun di situlah kudapati sosok perempuanku itu, ia hanya duduk termangu pada sebuah kursi taman. Sepertinya ia belum menyadari kehadiranku. Ia baru menyadari ketika aku melangkah mendekatinya. Langkah kakiku dibalasnya dengan sebuah tatapan lembut tanpa komentar. Ia baru berkomentar ketika aku tiba di hadapannya “Ng.. kamu dari mana saja?”, perempuanku itu bertanya. Sungguh! sebuah pertanyaan yang tak lazim, sebab semestinya aku yang menanyakannya. Dan belum sempat kujawab pertanyaan tadi, perempuan itu telah melontarkan sebuah pernyataan, “aku mesti pergi sekarang juga” Pernyataan itu membuatku tertegun. Ha? sebegitu cepatkah? aku baru mulai mencinta. “Aku ikut kamu pergi kalau begitu”, pintaku spontan. Namun aku tak mendengar sebuah pengiyaan, perempuanku itu malah diam. Demikian pula aku. Entah kenapa romansa yang terbina, menjadi kaku barang sejenak. Beruntung romansa yang kaku itu segera mencair ketika perempuanku itu tergerak untuk memelukku. Aku tak merespon, aku hanya tak tahu apa yang harus kulakukan. Aku seolah mati rasa, sama sekali tak merasa. Terlebih ketika perempuanku itu berucap lirih dengan sangat dekat di telingaku, “tak perlu diikuti kemana aku pergi, yang terpenting adalah bagaimana kau bisa tanpaku, dan buatlah dirimu berguna walaupun hanya untuk seorang saja”. Setelah berkata demikian, perempuanku itu melepas lingkaran tangannya yang melingkar di tubuhku. Dan entah kenapa setelah itu tubuh perempuanku itu menjelma cahaya, sebegitu terangnya, hingga cukup menyilaukan mata. Untuk kemudian cahaya itu meredup perlahan dengan seiring tak terlihatnya lagi sosok perempuanku itu. Bayangannya telah melebur dengan bulir-bulir pasir pantai Kuta dan tak lupa membaur dengan bintang-bintang yang mulai bermunculan di pergantian senja itu. Tak banyak yang tersisa, terkecuali aku, yang

masih belum meyadari bahwa semua hanyalah bayangan semu, fatamorgana, imaji gila yang dihasilkan kekuatan pikiran, schzofrenia. Dan ah, entah mengapa senja itu aku hanya bisa menangis tanpa air mata. ***** Setiap pengalaman hidup, mestilah selalu tersirat hikmah. Apa yang sudah terjadi, pahamilah. Agar kita dapat memetik pelajaran atas semua (itu kata Kahlil Gibran). Dan setidaknya, aku juga memaknai lebih akan hal itu, hingga akhirnya kuputuskan untuk menulis sebuah novel tentang pengalamanku itu. Mungkin dengan begitu, akan terlihat jelas bagaimana caraku dalam menghadapi pengalaman hidupku. “ Sulit dipercaya. Tapi benar kan itu adalah hal nyata yang anda alami?” Aku mengangguk, “Begitulah..” “ Wow... betapa hebatnya apa yang sudah anda alami. Kalau semua itu real story , berarti tokoh perempuan dalam novel anda juga the real character? dan ada dalam kenyataan? “ Aku tak menjawab. Aku hanya memandangi wartawan itu dengan tatapan tajam. Mencoba berisyarat padanya, dengan sebuah pernyataan: believe me, itu hal nyata yang aku alami. Paparazzi itu masih memotretiku, ketika seorang permpuan dengan tergesa menghampiriku dan menerobos gerombolan paparazzi yang mengerumuniku. Menyadari hal itu, entah mengapa aku merasakan kehadiran seseorang yang begitu familiar. Hatiku merasakan suatu getaran jiwa yang dulu sempat aku rasa. Getaran itu semakin memuncak, ketika kudapati sosok perempuan yang aku kenal. Yah, itu perempuan yang dulu pernah meninggalkan aku tanpa ba bi bu, itu mantan kekasihku yang mengelabuiku dari alam fatamorganaku, dan kini telah menjelma di hadapku dalam wujud nyata. Aku tergelak. Belum habis rasa tergelakku, perempuan itu menyodorkan buku bejudul ‘three days of love’, novel yang kutulis. “ Boleh aku minta tanda tanganmu di sini?” minta perempuan itu sambil menyodorkan novel itu ke arahku. Hingga akhirnya, perempuan itu berkata, “ mungkin inilah yang benar, aku penggemar setiamu “ Setelah berkata demikian, saat itu kulihat perempuan itu hanya tersenyum dan menatapku dengan tatapan lembut yang sarat makna.. (*)


Halaman

24

Jambi Independent n Minggu, 03 Januari 2010

Sobat Nando Sayang yang manis. Bila sobat mau nampang atau bergaya di koran, silahkan kirimkan foto sobat yang paling menarik lengkap dengan nama dan alamat lengkap ke redaksi Jambi Independent. Setiap hari Minggu, foto sobat akan diseleksi dan dimuat di koran ini. Bagi yang fotonya di muat, tersedia hadiah berupa bingkisan menarik buat sobat. Bing足kisan tersebut bisa langsung diambil di Yulis Baby Shop & Arena Bermain di Jl Sutan Datuk Bagindo no 17-20 Simpang Talang Banjar dengan membawa Koran Jambi Independent edisi tanggal foto dimuat.

REDAKSI

M Zaki Fadhlurrahman Jalan Abdul Muis, Desa Mekar Jaya, Muarojambi

Merawat Benda Kesayangan di Rumah SETIAP orang pasti punya benda kesayangan. Termasuk adik-adik, bukan? Boneka cantik hadiah ultah mama atau baju oleh-oleh dari papa, misalnya. Jika sudah jatuh hati dengan benda kesayangan yang kita miliki memang susah untuk melupakannya. Jika sudah begitu, biasanya adik-adik bakal menggunakan setiap hari. Mulai dari bangun pagi hingga tidur pun tak bisa ketinggalan. Padahal kadang benda ini juga harus dicuci. Nah, jika sudah begitu, adikadik harus merelakannya. Lalu bagaimana cara merawat benda kesayangan itu? Menurut Pak Ridwan SPsi, memiliki benda kesayangan berarti adik-adik sudah bisa memilih sesuatu yang pas dan cocok buat diri adik-adik sendiri. Misalnya, punya baju kesayangan, boneka cantik, ataupun mainan lainnya. Jika dari orangtua, sudah bisa menghargai pemberian orang lain. Hanya saja, tetap ada batasan tertentu sehingga tidak mendewakan benda kesayangan ini. Jangan Berlebihan Menyayangi benda kesayangan memang sudah keharusan. Tapi jangan berlebihan, misalnya tidak bisa tidur karena benda tersebut hilang. Tidak bisa berpisah dengan barang tersebut meski hanya sebentar. Karena jika sudah dianggap bagian dari hidup ini, juga tidak baik, karena masih banyak pilihan benda lainnya yang bisa dicoba dan mungkin lebih baik. Itu berarti bisa menghambat kreativitas untuk memilih barang lainnya yang bisa saja manfaatnya tidak kalah. Bentuk juga bisa lebih menarik. Kondisi itu juga bisa berdampak bagi kehidupan pribadi. Fanatisme yang berlebihan

akan menyulitkan sosialisasi ke lingkungan. Nah, ini berbahaya karena kita hidup di lingkungan sosial. Kekhawatirannya malah bisa dijauhi teman, punya teman sedikit, dan lainnya. Adik-adik enggak mau kan? Tetap Harus Dirawat Perawatan terhadap benda kesayangan itu penting. Jangan sampai karena terlalu suka sehingga harus menggunakan setiap hari dan lupa dicuci. Jika benda tersebut kotor, juga tidak baik bagi kesehatan. Baju, misalnya, jika dipakai setiap hari, bisa mendatangkan bakteri yang menganggu kulit. Kalaupun di-

cuci terus pakai, terus dicuci lagi, juga tidak baik. Karena adik-adik bisa mencoba baju lainnya yang tidak kalah menarik. Bisa Dijadikan Koleksi Tidak melupakan sejarah benda kesayangan itu memang sudah seharusnya. Tapi bukan berarti harus dibawa ke mana-mana meski benda tersebut sudah usang. Jika sudah begitu, benda tersebut tetap bisa jadi teman bagi adik-adik dengan menjadikannya koleksi pribadi. Itu lebih baik karena benda tersebut bisa dijaga dan tetap diingat sejarahnya.(nid)

Memilih Mainan yang Bermanfaat ADIK-adik tentu senang bermain bukan? Nah, agar permainan itu memiliki manfaat yang baik, harus disesuaikan dengan kebutuhan. Yang jelas, harus mendidik dan menambah kreativitas. Berikut tip memilih mainan. 1. perhatikan label mainan. Minta bantuan orangtua untuk menelitinya apakah cocok buat adik-adik. Termasuk jika ingin membelikan mainan buat aidk bayi. Jangan sampai membahayakan keselamatannya. 2. pilih yang bermanfaat. Sebaiknya pilih mainan edukasi untuk perkembangan kecerdasan. Beberapa contoh dari alat permainan edukatif seperti buku-buku cerita dengan gambar-gambar yang menarik dan pesan moral yang baik.

Alya Putri Iswari

RT 02, Kampung Renah, Desa Pelawan, Kecamatan Pelawan, Sarolangun.

Selain itu, alat permainan edukatif jigsaw puzzle juga memberikan tantangan yang menarik untuk adik-adik. Mainan lainnya adalah balok susun untuk membangun rumah-rumahan, gedung, mobil-mobilan, dan lainnya. Selain itu, sepeda roda tiga, dan balance beam, yaitu sebuah balok yang ditaruh di tanah, juga menarik dicoba. Selain lebih menantang, juga bagus untuk melatih keseimbangan dan berguna untuk melatih saraf-saraf motorik.(*)


Minggu, 03 Januari 2010 n Jambi Independent

Halaman

25

Padi Sebesar Kepala DAHULU kala di daerah Teluk Pandak terdapatlah sebuah padi sebesar buah kelapa. Masyarakat setempat tidak pernah tahu dari mana asalnya. Padi itu ditemukan oleh seorang penduduk di sekitar rumahnya. Padi yang ditemukan itu bukanlah padi lengkap dengan batangnya, namun hanya sebuah biji padi sebesar kelapa lengkap dengan cangkangnya. Penduduk Teluk Pandak percaya bahwa padi itu merupakan titisan dari Dewi Sri. Mereka seperti mendapatkan berkah dengan turunnya padi itu ke tempat mereka. Saat musim tanam tiba, masyarakat membawa padi sebesar kelapa tersebut ke sawah yang akan ditanami. Setelah padi di tanam, masyarakat berkumpul untuk melakukan doa bersama agar padi yang ditanam mendapat berkah dari Tuhan. Sekelompok muda-mudi membawakan tari Dewi Sri. Tarian itu diiringi oleh lagu yang bersyair doa dan pujian kepada Tuhan. Lagu itu mereka namakan dengan Nandung. Kulit padi mereka pukul-pukul sebagai gendang pengiring tarian Dewi Sri. Waktu terus berjalan. Musim panen pun tiba. Masyarakat kembali berkumpul dan bersama-sama melakukan panen. Panen pertama ini mereka lakukan hanya untuk sebagian kecil padi yang akan digunakan untuk acara makan bersama. Saat akan menuai padi, mereka menimang-nimang

padi titisan Dewi Sri itu sambil melantunkan puji-pujian kepada Tuhan atas keberhasilan tanaman mereka. Padi yang sudah dituai kemudian diirik dengan kaki. Setelah itu padi dijemur. Setelah menjadi beras, padi itu dimasak dan dipersiapkanlah sebuah acara makan bersama. Dalam acara itu padi sebesar kelapa itu kembali dibawa. Sebelum makan mereka melagukan syair-syair yang intinya adalah syukuran, doa mohon keberkahan, dan keselamatan kepada Tuhan. Acara makan pun selesai. Keesokan harinya masyarakat secara bersama-sama memanen seluruh padi. Setelah seluruh padi selesai dipanen, tumbuhlah anak padi dari bekas batang padi yang tinggal. ini lebih kecil. Mereka menamakan padi yang lebih kecil itu dengan Salibu. Padi itu ukurannya lebih kecil dari ukuran padi biasa. Salibu itu kemudian di panen. Setelah dipisahkan dari cangkangnya, Salibu kemudian digonseng dan ditumbuk hingga berbentuk emping. Proses menggonseng hingga menumbuk Salibu dilakukan oleh muda-mudi dari sore hingga malam hari. Selama proses itu tidak jarang ada muda-mudi yang akhirnya berjodoh. Emping dari Salibu kemudian dimakan bersama-sama dalam acara pernikahan muda-mudi yang berjodoh itu. (*)

Bila sobat mau hadiah buku - buku menarik, selahkan warnai gambar yang sudahdisediakan. Kemudian guntinglah gambar yang sduah diwarnai tersebut dan kirimkan ke redaksi Jambi Independent di Gedung Praha Pena Jambi, Jalan Jendral Sudirman, nomor 100, Thehok. Nanti pemenang lomba mewarnai ini akan diundi dan diambil dua orang yang akan diumumkan setiap minggu. (REDAKSI)

c m y b


Halaman

26

Jambi Independent n Minggu, 03 Januari 2010

Kualitas Baik Harga Terjangkau LENSA kamera DSLR yang beredar di pasaran memang beragam. Hal itu tentu membingungkan anda yang ingin mengupgrade kit lensa bawaan kamera. Masing-masing lensa mempunyai fitur dan fungsi berbeda, ditandai dengan notasi pada setiap lensa. Lensa Nikon nikkor dan lensa canon EF-s misalnya bisa menjadi pilihan anda. Lensa nikkor dengan tipe 18.200mm ini memiliki beberap keunggulan yang cukup mumpuni. Seperti jangkau yang cukup jauh, untuk memudahkan anda mengambil gambar jarak jauh. Kemudian juga memiliki bukaan diafragma pada lensa tersebut yang memberikan kepuasan anda dalam mengambil gambar. Karena ukuran pengambilan yang lebih lebar dari ukuran standar. Lensa ini juga memiliki kemampuan anti getar. Gambar yang dihasilkan menjadi

lebih fokus. “Lensa ini juga memiliki banyak pilihan, tidak terfokus pada 1 model,� jelas Edy, asisten manajer Eshop. Untuk urusan harga, lensa yang satu ini memiliki harga yang cukup mahal, yaitu Rp. 9,7 juta. Sedangkan lensa canon EF-s tipe 1855 mm juga memiliki beberapa keunggulan yang bisa menjadi pilihan anda. Meski tergolong sebagai lensa jenis standar namun lensa yang satu ini juga memiliki kelebihan yang hampir sama dengan lensa nikkor 18.200. Kamera jenis ini merupakan lensa yang fleksibel, karena bisa digunakan pada s e mua kamera digital SLR canon EOS. lensa ini memiliki APS-C sized image sensor. Yang berfungsi untuk menghasilkan gambar dengan lebih detail dan tajam.

FOTO-FOTO ROLANDA HASIBUAN /JAMBI INDEPENDENT

CIPTAKAN MOMEN

Lensa kamera Nikon yang satu ini, bisa menjadi alternatif bagi anda yang ingin mengabadikan momen tertentu.

Untuk urusan diafragma, karena merupakan lensa standar tentu ukurannya tidak seluas nikkor 18.200 dan jangkauanya masih terbatas. Namun untuk pengambilan gambar pada objek yang dekat, kualitas yang dihasilkan justru malah lebih baik.

Untuk masalah harga,lensa canon EFS 1855 ini cukup terjangkau. Karena lensa yang satu ini dibandrol dengan kisaran Rp 3 jutaan. Karena factor harga jugalah lensa ini merupakan lensa yang cukup laris dipasaran saat ini .(cr02/rib)

bisa anda gunakan saat hendak memilih atau membeli lensa kamera. Sebelum memilih kamera, anda harus memperhitungkan kebutuhan anda dalam mengambil gambar. Bagi anda yang gemar dengan foto-foto landscape, maka lensa wide bisa menjadi pilihan. Sementara bagi anda yang gemar foto dengan cropping ketat maka patut memilih lensa tele, atau lensa makro bagi anda yang suka detil pada objek. Bagi anda yang ingin memilih lensa zoom, dianjurkan untuk tidak memilih lensa dengan range yang terlampau jauh. Karena mungkin kualitas gambar yang dihasilkan nantinya tidak akan maksimal. Kemudian bagi anda yang sering mengambil objek yang bergerak cepat, maka lensa dengan diafragma besar, sudah selayaknya menjadi suatu pilihan. Salah satu hal yang patut dicermati adalah bahwa semakin besar diafragma maka harga lensa akan semakin tinggi, demikian juga dengan bobotnya yang relative lebih berat, karena diafragma yang besar membutuhkan konfigurasi tambahan pada lensa. Jika, budget yang dimiliki tidak terlampau besar, anda bisa mengalihkan pilihan anda. Tidak ada salahnya untuk memilih lensa third party yang umumnya dibanderol dengan harga

yang relatif terjangkau. Nah, yang terpenting bagi anda adalah memeriksa kamera sebelum membeli. Jika anda ingin membeli lensa baru maka yang perlu diperhatikan adalah garansi yang diberikan oleh pabrikan. Sedangkan jika anda membeli lensa bekas, maka ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sekali. Pertama anda harus mengecek body lensa. Perhatikan sebaikbaiknya terdapat goresan atau tidak serta bentuk lensa terawat atau tidak. Jika lensa dalam kondisi yang tidak terawatt, maka otomatis bagian dalam lensa tentu tidak terawatt dan kualitasnya akan berkurang. Kemudian anda juga harus mengecek kaca lensa. Cara paling mudah untuk mengetahui ada goresan, jamur, fogging pada lensa adalah dengan senter. Cahaya senter dapat dengan jelas memperlihatkan jika terdapat hal itu. Dan langkah yang terakhir untuk memastikan baik tidaknya kamera adalah dengan memasangkan lensa pada kamera anda. Langkah ini untuk memastikan bahwa hasil dari lensa bekas yang kita beli benar-benar bersih dan tajam. Perhatikan gambargambar yang dihasilkan dengan .(cr02/rib) teliti.(cr02/rib)

Tips Memilih Lensa Kamera

LENSA merupakan perangkat yang tidak dapat dilepaskan dari sebuah

kamera SLR (single lens reflector). Berikut ini adalah beberapa hal yang


Minggu, 03 Januari 2010 n Jambi Independent

Halaman

27

Si manis yang jago Pramuka CEWEK yang satu ini keliatan kalem banget. Tapi siapa sangka kalo kekalemann y a i t u u d a h menghasilkan berbagai macam prestasi,bahkan sampai ke Bali mewakili kwartir ranting n y a . D i a l a h a j i P a ngestuti,s ekalipun dia sekarang udah duduk di bangku kelas 3 di SMAN 6 JAMBI tapi dia masih bisa membagi waktu antara belajar dan kegiatan pramukanya. Ta p i untuk sekarang dia lebih fokus belajar. Prestasi yang sudah dia peroleh tidak terlepas dari jerih payahnya sendiri,terlebih lagi karena dia sangat mencintai dunia pramuka. Sejak SD aji sudah menerjunkan diri ke dunia pramuka hingga sampai sekarang. Diantara banyaknya prestasi yang telah diperoleh, kesan mendalam yang tak terlupakan adalah mengikuti kemah budaya yang diadakan di Pulau dewata Bali. Aduuh biy jadi pengen nech.

Menurutnya kenangan disana sangat indah dan tak terlupakan karena saat inilah yang sudah dinantikannya sejak SMP. Waktu itu dia dinyatakan tidak bisa mengikuti kemah budaya ini karena dia masih SMP dan diangggap terlalu kecil. Tetapi karena kegigihannya megikuti latihan akhirnya dia terpilih juga sebagai anggota drumband untuk pramuka kwartir rantingnya. Wah, perjuangan yang tak sia-sia ternyata. Dan sebentar lagi juga dia akan mengikuti lomba pramuka mewakili sekolahnya. “Mungkin ini akan jadi kemah terakhirku selama sekolah,soalnya aku harus lebih fokus belajar untuk kelulusan. Pramuka

penting bagiku,tapi belajar juga sangat penting� ujarnya. Aji juga coba memberi pesan kepada sobat biy,dia mengatakan bahwa apapun yang kita lakukan dengan senang hati pasti akan memberikan hal yang menyenangkan hati pula. (minul)

Nama TTL Alamat Nama Ayah Nama ibu Cita-cita

Hobby Motto

: : : : : :

Aji Pangestuti Jambi, 15 Juni 1992 Kebon Kopi Tony Maryanti Masih kecil pengen jadi insinyur tapi ortu nyuruh jadi dokter. Sekarang pengen jadi guru : Pramuka dan menulis : Lebih baik malu karena sesuatu hal daripada bertindak berani tapi memalukan

PRESTASI:

Aji Pangestuti

- Memiliki 23 piagam penghargaan pramuka - Juara 2 lomba Teknologi Tepat Guna pada event Gelar Cikal Muda - Perwakilan sekolah untuk ikut drumband tingkat ranting dalam acara Kemah budaya di Bali - Menjadi Dian PINRU(Pimpinan Regu) untuk diseleksi lagi untuk mewakili tingkat ranting - Menjadi pembina pramuka semenjak kelas 3 SMP dan sekarang menjadi pembina pramuka di SDN 83 Talang Belido Jambi - Prestasi belajar selalu mendapat 10 besar.


Halaman 28

Jambi Independent n Minggu, 03 Januari 2010

Tampil Cool dan Gaul Memasuki tahun baru, tentu Anda ingin tampil lebih fresh, gaul, dan keren. Khususnya para remaja yang saat ini sedang mencari tren terbaru yang akan membuat Anda tidak akan ketinggalan zaman. Salah satu jenis pakaian yang tidak akan pernah ditinggal zaman adalah T-shirt, jaket, dan kemeja. Bagi remaja putra, itu adalah model pakaian yang selalu mereka pakai baik dalam suasana formal maupun informal. Bagi Anda yang ingin tampil lebih gaya, Anda bisa memadupadankannya dengan berbagai aksesori tambahan.

Meskipun jika dibandingkan dengan wanita, tidak banyak aksesori yang bisa digunakan pria, hanya saja Anda harus pintar memadupadankan dengan jenis pakaian Anda, di antaranya menambahkan topi, kalung, dan gelang dengan ukuran yang cukup besar dengan menggunakan sport shoes. Selain itu, saat menggunakan T-shirt, Anda juga bisa menambahkan dengan kemeja sebagai luaran. Jangan lupa memadupadankannya berdasarkan warna yang sesuai dan mix sehingga penampilan Anda lebih menarik.

Lokasi : Toko Skater

c m y b

Bianglala Edisi Akhir Pekan Minggu ke 01 Januari 2010  

epaper Jambi Independent

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you