Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 7 JANUARI 2011

Terancam, DevinaTinggalkan Rumah Paspor Bukan Terbitan Kanim Jaktim

INDEKS Pansus Siap Lacak Proses SHM Hal. METROPOLIS

Lagi, Nasabah BMT Datangi Dewan HAL. METRO PEMALANG

Penerbitan E-KTP Positif Tahun Ini HAL. RADAR SLAWI

Pemilik Lahan Diintimidasi HAL. RADAR BREBES

APA MANING...

THOMAS KUKUH/JAWAPOS

SURAT - Widodo Nugroho salah seorang petugas keamanan Perumahan Raffles Hills Blok E menunjukkan surat keterangan yang dititipkan Devina kepada para wartawan.

Putri Hakim MK Diperiksa KPK MUSTAFA RAMLI/JAWAPOS

WAWANCARA - Kapolri, Jenderal Timur Pradopo, sebelum rapat kabinet dengan presiden SBY, dimintai keterangan para wartawan soal perijinan LPI, kamis (6 Jan 2010) di Kantor Kepresidenan.

Polisi Restui Pertandingan Perdana LPI JAKARTA - Sempat alot, akhirnya Mabes Polri mengeluarkan izin perhelatan pertandingan perdana Liga Primer Indonesia (LPI). Setelah berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Mabes Polri bersedia mengeluarkan izin keramaian umum pertandingan tersebut. Pertandingan perdana LPI di Stadion Manahan Solo dijadwalkan digelar Sabtu besok (8/1). Pertandingan perdana ini akan mempertemukan Solo FC melawan Persema Malang. Pertandingan ini diperkirakan bakal menyedot perhatian warga karena ada Irfan Bachdim, striker Persema Malang yang menjadi idola timnas pada perhelatan AFF 2010 lalu. Pergelaran partai perdana LPI ini sempat diberitakan tidak terlaksana karena belum meke hal 19 kol 1

JAKARTA - Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait dalam kasus dugaan suap di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK) terus berjalan. Kemarin (6/1), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan atas Neshawati Arsyad. Putri Hakim Konstitusi Arsyad Sanusi itu dicecar pertanyaan oleh penyidik KPK seputar pemberian uang Rp 5 juta kepada Mantan Panitera Pengganti MK Makhfud. “Pemeriksaan untuk klarifikasi aja soal pinjaman Rp 5 juta. Pak Makhfud itu pinjam ke saya itu lo,” papar Nesha, usai diperiksa kemarin. Neshawati yang kala itu mengenakan baju biru itu menyatakan, dirinya hanya dicecar soal duit Rp 5 juta itu saja. Duit yang dipinjamkan kepada Makhfud tersebut, katanya digunakan mantan Panitera Pengganti tersebut untuk berlebaran. “Itu (pinjaman Rp 5 ke hal 19 kol 4

JAKARTA - Dugaan plesiran Gayus Halomoan Tambunan ke beberapa negara selama berstatus sebagai tahanan di Rutan Brimob Kelapa Dua terungkap setelah seseorang bernama Devina menulis surat pembaca di sebuah koran nasional. Kini wanita yang mengaku melihat orang mirip Gayus dalam penerbangannya menuju Singapura ini mengaku merasa terancam dan tidak nyaman dengan pemberitaan yang selama ini mencuat di masyarakat. “Pagi-pagi tadi dia meninggalkan rumah dan menitipkan surat ini,” ucap Widodo Nugroho salah seorang petugas keamanan Blok E perumahan Raffles Hills. Ya, rumah Devina di Blok E2/14 Raffles Hills. Saat Jawa Pos mencoba bertandang ke kediamannya, rumah wanita yang dalam akun Facebook-nya bernama lengkap Devina Hanoum Hakim itu ternyata sedang direnovasi. Hanya beberapa tukang sibuk bekerja di bangunan yang tidak beratap itu. Di depan pagar rumah itu tertulis: penghuni sementara pindah ke Blok E2/20. Tidak ada orang yang keluar rumah meski beberapa kali mengetuk pagar yang terbuat dari besi itu. Padahal, beberapa jendela yang ada di rumah tersebut tampak terbuka. “Bu Devina keluar jam 09.00. Naik taksi. Padahal biasanya naik mobil sendiri,” kata Widodo. Menurutnya, Devina tidak menerangkan apapun tentang surat tersebut. Yang jelas dia hanya meminta agar petugas membeikan surat itu jika ada wartawan yang hendak menemui di rumahnya. “Mohon maaf, saya tidak bisa bertemu langsung dengan bapak ibu ke hal 19 kol 4

Susno Duadji Makin Tersudut JAKARTA - Terdakwa penyunatan dana pengamanan pilkada Jabar 2008 Komjen Pol Susno Duadji semakin tersudut. Mantan Kabidkeu Polda Jabar Kombes Pol Maman Abdulrahman Pasya yang kemarin (6/1) dihadirkan sebagai saksi kunci dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengaku, pemotongan dana tersebut merupakan perintah Susno yang menjabat sebagai kapolda. “Perintahnya lisan dan tulisan dalam bentuk rendis (rencana dinas). Isinya, dana seluruh polres dan polwil ke hal 19 kol 1

NICK HANOATUBUN/RM

DIPANGGIL KPK - Putri Hakim MK Arsyad Sanusi Nesyawati memenuhi panggilan di KPK,Jakarta,Kamis(6/1). Nwsya dimintai keterangan terkait kasus dugaan penyuapan kepada hakim Mahkamah Konstitusi(MK).

Pemerintah Tiru Kebijakan 20072008 Atasi Kenaikan Harga Pangan Dari Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan PEMERINTAH sudah menyiapkan langkah-langkah dan kebijakan untuk mengatasi kenaikan harga

pangan yang dipicu oleh kenaikan harga pangan di tingkat dunia. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kebijakan yang diambil tidak berbeda saat Indonesia menghadapi krisis pangan global yang terjadi pada 2007-2008

silam. “Apa yang kita lakukan harus mengambil pelajaran dari yang sudah dilakukan pada 2007 dan 2008 dengan tambahan kebijakan dan langkah-langkah yang lain,” kata ke hal 19 kol 1

RAKA DENNY/JAWAPOS

BERSAKSI - Saksi kunci Kepala Bidang Keuangan Polda Jawa Barat, Maman Abdurrahman Pasya saat sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat tahun 2008 dengan terdakwa Komjen Pol Susno Duadji kembali digelar, Kamis (6/1/2010).

Nok Slentik Terancam, Devina Tinggalkan Rumah * Pan umpetan ning ndi! Susno Duadji Makin Tersudut * Tenang, aja rundag!

CMYK


OPINI

2

JUMAT 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

Daya Rusak Partai Politik ISL Atau IPL, Tak Penting

Oleh: Budi Hutasuhut

Oleh: M Riza Pahlevi NASIONALISME yang begitu luar biasa saat Timnas Indonesia mengikuti Piala AFF 2010, rupanya tak melekat di dada para pengurus persepakbolaan di Indonesia. Mereka hanya bicara kepentingan dirinya sendiri, tanpa melihat nasib dan masa depan bangsa ke depan. Sungguh ironi, di saat semangat nasionalisme rakyat muncul, justru elite di atas yang muncul hanya sifat egois. Lihat saja, pro kontra pertandingan liga Indonesia, antara yang digelar PSSI dengan Indonesia Super Leageu (ISL) dan Indonesian Premier Leagau (IPL) yang dipimpin Arifin Panigoro. Sejumlah pemain pun terancam tidak dapat membela Timnas Indonesia jika tidak bergabung dengan liga yang digelar di bawah PSSI. Seperti yang terjadi pada Irfan Bachdim, yang terikat kontrak dengan Persema Malang, yang lebih memilih bertanding dalam IPL. Begitu juga dengan Kim Jefry Kurniawan. IPL oleh PSSI dianggap sebagai liga ilegal, akrena tak berada di abwah naungan PSSI. Sehingga klub-klub yang mengikuti liga itu dianggap tidak mematuhi aturan. Begitu juga dengan pemainnya, juga tidak bisa mengikuti seleksi Timnas Indonesia, yang akan bertanding dalam pertandingan-pertandingan internasional. PSSI sendiri tetap pada keputusannya, tidak mengakui keberadaan IPL. Munculnya dua liga itu, menurut penilaian banyak pihak, terkait dengan banyak kepentingan politik. Karena di dalamnya duduk orang-orang politik, yang memang saling bersaing memperebutkan pengaruh rakyat, khususnya para suporter sepak bola. Seperti diketahui, selama berlangsungnya Piala AFF 2010, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Lakailaki, perempuan, tua muda, yang gila bola dan tak paham bola pun gandrung dengan semangat membela Timnas Garuda, julukan Timnas Indonesia. Meski Timnas Garuda harus rela duduk sebagai runner up dalam perepbuatan Piala AFF tersebut. Selain karena peforma Timnas Garuda yang sedang baik, selalu menang dalam setiap pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), juga karena munculnya pemain-pemain naturalisasi. harus diakui, munculnya pemain-pemain naturalisasi itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta sepakbola Indonesia. Ada Irfan Bachdim yang menjadi idola bagian sebagian besar perempuan yang gemar bola. Bahkan yang tadinya tidak suka bola pun, turut larut dalam ketenaran Irfan bachdim sebagai pemain naturalisasi. Rupanya fenomena ini ditangkap para politisi sebagai fenomena politik untuk meraup simpati di antara para suporter Tinmas Garuda menjelang pemilu 2014 mendatang. Jutaan suporter Timnas yang sangat luar biasa itu, tentunya menjadi pendulang suara yang cukup signifikan untuk kemenangan partai politiknya pada pemilu 2014 yang akan datang tersebut. Ini hanya asumsi, meski fakta politik menunjukkan fenomena itu. Coba lihat pada keberadaan Ketua PSSI Nurdin Halid, merupakan kader partai. Sementara dibalik IPL, ada Arifin Panigoro yang juga seorang politisi. Belum lagi komentarkomentar para politisi saat Timnas Garuda kalah 03 dari Malaysia. Lihat juga baliho dan poster-poster wajah yang terpampang di Stadion GBK saat Timnas bertanding. Semuanya menunjukkan fenomena politik dalam gema semangat nasionalisme para suporter Timnas. Bagi kita yang tak mau dipolitisasi, termasuk mereka para pemain sepakbola, yang ada hanya bermain, bermain dan bermain secara profesional. Tak ada kepentingan poliitk ketika bermain sepak bola, yang ada hanya bagaimana bermain bola dengan cantik dan menghibur masyarakat. Tidak ada politik saat memasukkan bola ke gawang lawan. Tak ada intrik politik saat menggiring bola menuju daerah lawan. Yang ada hanya bermain bola secara profesional. menjadi pemain profesional, dan yang menonton pun menjadi penonton yang suportif dan tidak anarkis. Jadi, siapa yang menggelar pertandingan, apakah ISL atau IPL atau bahkan kompetisi antar kampung, tak masalah. Para pemain bisa memasukkan gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya, penonton bisa berteriak sekuat-kuatnya untuk mendukung timnya masing-masing. Memperoleh hiburan yang murah meriah, dan juga menyehatkan. Dan yang paling penting adalah mengangkat citra Indonesia di tingkat internasional, khususnya di bidang sepak bola. Jadi, ISL atau IPL itu tak penting! (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

RANCANGAN Undang-Undang Politik baru saja disahkan. UU baru ini mengamanatkan agar partai-partai politik menjalani verifikasi kembali, yang salah satunya untuk mengukur apakah kepengurusan sebuah partai itu betul-betul ada di lingkungan masyarakat konstituen atau hanya papan nama. Jika kepengurusan tidak lengkap di semua daerah, parpol bersangkutan tidak akan lolos sebagai peserta Pemilu 2014. Regulator semacam ini cuma mempersoalkan masalah kuantitatif kepengurusan parpol di tingkat daerah, terutama di wilayah yang membuat partai politik bersentuhan langsung dengan publik konstituen. Orientasi dari regulasi ini pada tingkat elite partai hanya untuk memenuhi persyaratan agar menjadi peserta Pemilu 2014. Namun, hal paling subtansial terkait kualitatif parpol sebagai institusi politik yang sangat menentukan kehidupan demokrasi di daerah justru terabaikan. UU Politik yang baru membuat para elite parpol sibuk mengurusi masalah membentuk kepengurusan parpol sampai tingkat ranting. Tetapi mengabaikan apakah kepengurusan di tingkat kecamatan tersebut mampu menjadi motor penggerak publik konstituen dalam menciptakan kehidupan demokrasi sebagaimana seharusnya. Konon, masih mengupayakan agar kepengurusan di tingkat ranting memiliki eksistensi sebagai parpol yang harus

memikirkan masa depan masyarakat konstituennya. Pengurus Papan Nama Kenyataan yang kita temukan selama ini, kepengurusan parpol di tingkat ranting hanya ’’papan nama’’. Kontribusi parpol terhadap ragam dinamika kehidupan masyarakat di wilayah ranting itu bisa dibilang tidak ada. Inisiatif tidak pernah muncul dari kalangan pengurus partai guna ikut memikirkan problem-problem sosial yang dihadapi masyarakat di lingkungannya. Masyarakat pun tidak paham mekanisme apa yang memungkinkan mereka untuk menarik dan melibatkan elite-elite parpol ke dalam urusan-urusan yang terjadi di desa. Masyarakat hanya tahu, ketika sebuah partai melakukan reorganisasi kepengurusan sampai tingkat ranting, situasi sosial politik di daerah akan berubah drastis. Pergantian pengurus cenderung berdampak terhadap semakin buruknya konsolidasi antarelite parpol. Sebab, penunjukkan pengurus sampai tingkat ranting sering tak mencerminkan kehidupan demokrasi yang sesungguhnya. Tetapi banyak didorong oleh kepentingankepentingan politik guna mengamankan posisi pemimpin parpol pada tingkat lebih tinggi. Kehidupan demokrasi dalam dunia parpol kita sangat buruk. Segala kebijakan yang diambil lebih banyak didorong oleh kepentingan guna mengamankan posisi elite di tingkat lebih

tinggi. Alhasil, tingkat kebergantungan pengurus parpol pada tingkat kecamatan terhadap pengurus di kabupaten/ kota/provinsi sangat tinggi. Kebergantungan yang justru ’’membunuh’’ inisiatif, berharap pada kreativitas pengurus tingkat ranting untuk mendongkrak popularitas maupun menjaga eksistensi parpol bersangkutan pada mata masyarakat konstituen. Kondisinya makin parah ketika pengurus parpol tingkat kecamatan sangat bergantung dengan kucuran dana dari pengurus di level lebih tinggi. Tidak adanya sumber pembiayaan kegiatan pengurus parpol menyebabkan pengurus di tingkat ranting hanya sekadar ’’papan nama’’ yang tak bisa diharapkan masyarakat. Padahal, pengurus tingkat ranting inilah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Semestinya, pengurus ini menjadi ujung tombak dari parpol dalam mengambil hati publik melalui ragam kegiatan yang disesuaikan kepentingan-kepentingan masyarakat konstituen bersangkutan. SDM BURUK Pengurus tingkat ranting merupakan boneka di tangan pengurus parpol pada tingkat kabupaten/kota. Sedangkan pengurus kabupaten/kota merupakan boneka di tangan pengurus pada tingkat provinsi. Orientasi membentuk kepengurusan adalah mengamankan posisi politik seorang pemimpin partai, sehingga

merusak tingkat kohesivitas anggota parpol di daerah yang akhirnya memperburuk konsolidasi partai. Kondisi ini terjadi karena parpol di tingkat ranting terkendala masalah minimnya sumber daya manusia (SDM). Kurangnya SDM di tingkat ranting menyebabkan pembentukan struktur kepengurusan akhirnya didasarkan pada ’’siapa saja yang mau’’, atau tak jarang asal tunjuk agar struktur kepengurusan terpenuhi. Alhasil, begitu dilantik menjadi pengurus di tingkat ranting, elite partai tersebut justru tak memiliki kemampuan politik guna merangkul publik konstituen. Parpol bersangkutan tetap tidak bisa memainkan peran penting sebagai parpol, yang pada akhirnya tidak memberi kontribusi apa pun terhadap peningkatan derajat hidup masyarakat. Dalam situasi seperti itu, kebijakan-kebijakan parpol tak akan terakomodasi sampai wilayah ranting. Situasi ini berpengaruh pula terhadap kepengurusan parpol tingkat cabang di kabupaten/kota. Sebab, ketidakaktifan pengurus ranting menyebabkan pengurus cabang tidak bisa tumbuh sebagai sebuah organisasi politik modern. Pengurus di tingkat cabang hanya terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara yang sering kurang bagus komunikasi politiknya, sehingga tidak terkonsolidasi. Terlebih, mengharapkan pengurus memobilisasi kader-

Lesehan Dibubarna Bae

Ngresula Rambu Lantas MELU ngresula karo rambu lantas, kuwe lampu merah khususe ning kotakota yen pan murub ijo aja bandeman karo arah lawan yen bisa ta gentian bae murub ijone dadi dalane tata, cöntone ning perempatan Pasific yen sebelah kulon ijo wetan melu ijo ya sing kulon belok ngidul bandeman karo sing wetan lurus ngulon, toli luwih apik setiap lampu merah ana mesin waktu (/ dtk) dadi pengendara nyaman, tulunglah diatur lampune, aja kalah karo negara liane oow..jare ra kepengin macet... 085878450xxx

Pemali Juga Bisa Marah SEBELUME aku pengin banget ngrusula kanggo Pemerintahan Kabupaten Brebes, di desaku selalu langganan banjir Kali Pemali. Aku pengin kabupaten lihat kondisi masyarakat dan keluarga bisa benteng kali Pemali ditinggikan biar tidak terjadi banjir lagi 085641138xxx

Kayong Banjir Terus?

Kaya Jaman Orde Baru KYEH, aku pengin ngritik karo Kab Brebes lewat Ngresula, rupane Brebes lagi rame ngeceti gapura neng desa2, tapi kayonge kaya jaman Orde Baru maning, warna cat identik karo kekuasaan. 08157709xxx

Tau Atau Pura-Pura Gak Tau DPU gimana jembatan sudah g layak pakai dbiarin, d tambal malah kaya jalan motorcross. Padahal sudah banyak korban. Bwat polisi tolong jangan cuma ngobrol d pos maenan sumprit, prat, prit.. udud bal, bul.. diatur jga dong d Kaligung biar gak macet, banyak mobil2 muatan lewat jembatan yg sudah ga layak d khawatirkan tambah makin membahayakan.. 085742032xxx

Awit Jaman Dal BPK anggota Dewan angger kota TEGAL ora mambu amis karo bacin dudu TEGAL KOTA BAHARI ARANE awit jaman dal Kota Tegal ya kaya kie. 081902788xxx

Dalan Utama Dibenerna MAS Radar, inyong mlu ngresula kyeh. Um Bupati Kabupaten Tegal yang terhormat, tulung len dalan2 utamane Tegal sing pan maring Pemalang karo Purwokerto dibenerna ya kena oh. Inyong ws bayar pajek nemen2,

Penulis adalah peneliti independen CAKRA Institue

bilang 3 hari lagi jadinya, tapi kalo yg memberi sebatang rokok atau ngasih tambahan 5000 paling sedikit bisa langsung jadi. Padahal orangnya baru diangkat PNS. Padahal katanya PNS abdi negara dan rakyat. Mohon ditindak. 085842718xxx

Q pan melu n9resuLa... ToLon9 LESEHAN sedawa’e dalan Slawi sampai Adiwerna di BONGKAR æ soaale pada’e bengi engo TemPat nginung C!U tok... Q s9 umahe perek karo tempat LESEHAN ra bz TURU ale motore sn9e dolann 9az. Kanggo Satpol PP sekalian PAK POLISI keluhane masyarakat dringokna... Q wakile warga TEMBOK BANJARAN. Matur nuwun.. 085842291xxx

YEN kali Pemali banjar dalane melu banjir, kiprimen donge ya? Sing Pemkab Brebes langka tanggapan apa2. Mogo pemkab Brebes deleng ning Kauman Brebes sing sering kebanjiran lan dalane becek yen udan. Matur suwun Radar. 085641284xxx

kadernya untuk memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Kondisi ini semakin parah ketika anggota-anggota legislatif dari pengurus cabang ternyata kehilangan kemampuan guna mengakomodasi kepentingan publik. Menjadi anggota legislatif justru lebih penting bagi elite parpol ini daripada memikirkan meningkatkan kontribusi parpol dalam membangun kehidupan sosial masyarakat. Orientasi para anggota legislatif sangat individual sebagaimana halnya kebanyak anggota legislatif di negeri ini, yang hanya berpikir untuk kepentingan sesaat dan menjaga eksistensi pribadinya dengan cara apa saja. Daya Rusak Parpol UU Partai Politik yang baru tidak bisa diharapkan untuk menata kehidupan politik ke depan. Reformasi parpol tak akan berjalan. Perilaku elite parpol sudah telanjur membahayakan perkembangan demokrasi serta eksistensi dan peradaban bangsa. Mereka hanya pemburu kekuasaan. Melalui prosedur politik, mereka mengatasnamakan rakyat dan tanpa segan-segan menggunakan kekuasaan guna membangun oligarki serta dinasti politik. Parpol memiliki daya rusak yang tinggi. Legitimasi politik prosedural disalahgunakan untuk kepentingan transaksional. (*)

Jalan Kapten Sudibyo Bergelombang GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

tapi dalane burak trus ora didandani2. Aja pintere ngomong tok len, kuwe bawahane sng nangani perbaikan jalan dijewer ya kena oh, danane aja disunati baen. Apa perlu lapor KPK? 081325126xxx

Jan Sering Banget Mati AKU pan ngresula kyeh! Aku klairan Cilacap wis pan 3th dadi warga Margasari-Tegal, jan nang Margasari bisane sering bgt listrike mati sekarepe dewek, jane pimen jon! Bayar ya ra tau telat koh, langka pemberitauan sedurunge maning, masa sedina mati bisa berjamjam trus lewih kan sepisan maning guli mati. 085647627xxx

Ora Ngertinan Anak Buah NEMBE dadi kepala sekolah be wis gagahan ora ngertinan karo anak buah wis jan ora mupakat ora apa padahal pan pensiun jajal sih angger pensiun ndean langka sing kenal jare eling lan waspada deneng kaya kuwe tetep bae adigang adigung mengko pensiun langka sing ngurmati temenan sung kuwe nang salah sijining SMP Negeri nang Slawi eling lan waspodo jare semboyane jon. 087730040xxx

Aja Kadiran NDELEN, sampean kabeh sing rumangsa dadi pejabat. Aja kadiran duwe nasib apik, trus petakilan karo rayate, sampean kuwe abdi negara, pelayan masyarakat dudu majikan. 081911585xxx

Maning-Maning Luar Tegal YA Allah maning2 sing d trima dadi PNS wong luar Tegal.. Padahal ning Tegal.. pemkab Tegal tolong yen nilene wng luar Tgal bedane setitik tok ketimbang wng Tegale dewek.. ya sing d trima wong Tegal.. jare otoda.. ya karo melas lah.. 085725432xxx

GOR Tak Layak SALAM Radar, q peserta divisi 2 Kab Tegal tim q brtanding di GOR Tri Sanja Slawi. tp GOR Tri Sanja tdak layak pakai, air kran mati, kamar mandi kotor & bau, ruang ganti’ya kotor & banyak sarang laba2. Tolong tindak lanjunti demi maju’ya Persekat. Saya siap menjadi relawan k’Brsihan di GOR. by. cs anggrek. 085642522xxx

Dongen Pan Gadi Kapan? KIE arane maape um go bos-e sing gawe Brug Ketiwon, dongen pan gadi pirang taun len? gawe dalan rusak n macet tok. 085742126xxx

Mohon Oknum Ditindak SELAMAT pagi Bpk BUPATI Kab Tegal, sing terkhusus Ka.CADUKDAPIL. Saya memberi apresiasi angkat topi karena pembuatan KTP dan KK sudah berjalan lancar tdak ada keterlambatan blanko dan sudah pakai komputer. Tapi maaf bapak Bupati dan Ka. Cadukdapil kami mengeluh masalah salah satu oknum di Kecamatan Pangkah yg memegang komputer selalu

PAK Wali Tegal. Jalan Kapten Sudibyo depan kantor pajak sepanjang 350 meter mulai gelombang hingga macet. Tolong instansi terkait ditugaskan. Trims. 08164254xxx

Goletna Gawean Len.. BPK Ibu Radar Tegal aq njaluk tulung len, goletna gawean nggo aku aku wis golet muter2 mana2 tp ora di panggil2 kpriben yah carane eben aku bs krj bs mbanggakna kluarga, thx 087830124xxx

Mati Lampu Terus ASS.wr.wb bsane nng kaa. Tegal mati lampu terus ya tolong bp2 PLN Kab. Tegal pimen carane endah aja mati lampu bae tolong ya bapak2 petugas PLN. Wss.wr wb . 085727020xxx

Saldone Nol Bae BEASISWA S1 Anggaran Th 2010 sampe saat ini ada yang belum cair, padahal sdh th 2011 dan th ini juga ada anggaran beasiswa yang lebih besar lagi dari th 2010. Nyong bingung batire wis pada enteng nyong dewek SALDONE NOL BAE sih priben, laporane maring sapa maning kiye..., tolongi le eben cair toli yah..., sekalian th 2011se ya kena, matursuwun. 087830198xxx

Jalan Provinsi Diperbaiki KPD Yth. Sluruh Pemkab Tegal, Pemkot Tegal dan Pemprov Jateng. Tlng jln propinsi Kec. Kramat smpe Suradadi diperbaiki. Dana proyek bkn utk perut pribadi. Mksh.. 089673249xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

JUMAT, 7 JANUARI 2011

3

RADAR TEGAL

Pansus Siap Lacak Proses SHM

CUACA Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi CUACA ekstrem masih berpeluang terjadi di Kota Tegal dan sekitarnya. Kondisi seperti ini patut diantisipasi oleh masyarakat, untuk mengatasi berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi akibat perubahan cuaca yang belum stabil. BERPELUANG HUJAN Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tegal Sartono mengatakan, cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di Kota Tegal dan sekitarnya. Hujan besar bisa berpotensi terjadi hingga bulan depan. Bahkan, bisa saja lebih dari perkiraan saat ini. Dampak dari hujan yang terjadi adalah drainase atau saluran air serta sungai harus selalu diperhatikan, sehingga tidak terjadi luapan akibat genangan sampah, misalnya. Adapun yang harus diperhatikan lagi adalah fenomena alam lainnya, seperti rob yang akan menambah volume air saat hujan turun. Untuk itu, pihaknya berharap agar dalam kondisi seperti ini masyarakat bisa selalu waspada dan mengantisipasi terjadinya banjir. ’’Berdasarkan prakiraan, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi sehingga berbagai persiapan bisa dilakukan jauh-jauh hari,” katanya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal Gito Musriyono menuturkan, persoalan

Terkait Kasus Lahan Pacific Mall

ke hal 9 kol 5

PENDIDIKAN

M. SAEKHUN/RATEG

HASIL TANGKAPAN - Sejumlah nelayan menyiapkan hasil tangkapan sebelum dilelangkan ke TPI Pelabuhan Tegal.

UNTUK mengungkap kasus lahan eks terminal bus yang saat ini dimanfaatkan untuk bangunan Pacific Mall, Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Tegal bakal melacak proses pembuatan Sertifikat Hak Milik (SHM). Bahkan, Pansus juga akan meminta penjelasan dari mantan anggota DPRD periode 1999-2004 dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal yang mengatahui prosesnya. Dengan langkah ini diharapkan ada titik terang.

ke hal 9 kol 1

Paska Penyerahan Tiga TPI Kota Tegal LAELA NURCHAYATI/RATEG

PELATIKAN - Direktur Politeknik HB Tegal Ir Mc Chambali BEng EE didampingi Pudir III Erni Unggul SU SE MSi melantik pengurus BEM, BPM, dan HPM Politeknik HB Tegal.

BEM, BPM, dan HMP Poltek Harapan Bersama Dilantik PENGURUS Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Politeknik Harapan Bersama (HB) Tegal Kamis (6/1) resmi dilantik. Acara pelantikan sekaligus serah terima jabatan ini dilaksanakan langsung Direktur Politeknik HB Tegal Ir Mc Chambali BEng EE. Terpilih sebagai Ketua BEM periode 2010-2011 adalah Trima Mustofa dan Ketua BPM yaitu Oki Nurul Arifin. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus ini juga dihadiri seluruh kepala Program Studi serta Pembantu Direktur. Pembantu Direktur III bagian kemahasiswaan Erni Unggul S.U. SE MSi dalam sambutannya menyebutkan adanya kemajuan pada pelaksanaan pemilihan ketua BEM dan BPM saat ini. Sebab, menurutnya, sebanyak 80 persen mahasiswa yang ada telah menyumbangkan suaranya secara langsung pada agenda tahunan ini. Adapun ketua BEM periode 2010-2011 yaitu Trima Mustofa, terpilih setelah mendapatkan 282 suara. Disusul kandidat lainnya Linda (200 suara), Syech Ali (186 suara) dan Sri Mulyati (101 suara). Pemilihan ini telah melalui rangkaian yang cukup panjang, baik dengan tes maupun penyampaian visi misi.

ke hal 9 kol 5

KELAUTAN Dislatan Siap Bentuk Tim Khusus UNTUK mencegah praktik lelang sambung yang dapat merugikan pendapatan pemerintah, Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal berjanji dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus. Tim khusus ini terdiri dari instansi terkait di lingkungan Pemkot Tegal, TNI AL, TNI AD, Polisi, dan tokoh masyarakat. Sehingga, dengan pembentukan tim khusus ini diharapkan praktik lelang sambung bisa dicegah. Kepala Dislatan Pemkot Tegal Agus Santoso Kamis (6/1) mengatakan, sebagai bentuk keseriusan pemkot dalam mengelola TPI, pascapenyerahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), pihaknya akan melakukan upaya pengawasan secara maksimal, salah satunya dengan pembentukan tim khusus. Sehingga, lanjut dia, semua ikan hasil tangkapan harus dijual melalui lelang. Baik di TPI Pelabuhan, TPI Jongor, maupun TPI Muarareja. ’’Kami akan terus berupaya melakukan penertiban lelang, salah satunya prakyek lelang sambung yang sampai saat ini masih terjadi. Padahal akibat lelang sambung, pemerintah, nelayan, maupun bakul dirugikan,’’ jelasnya. ’’Karenanya, kami akan menggandeng semua elemen yang ada, termasuk TNI dan Polri untuk melakukan tindakan tergas terhadap praktik lelang sambung,” lanjut Agus. SESUAI UMK Menurut Agus, dengan pengalihan pengelolaan tiga TPI, maka keberadaan 52 karyawan TPI dan Satpam juga menjadi tanggung jawab pemkot. 52 karyawan terbagi dalam, 19 karyawan TPI Pelabuhan, 12 karyawan TPI Jongor, 6 karyawan TPI Muarareja, dan 15 Satpam mulai Januari 2011 setiap bulannya akan dibayar sesuai dengan ke hal 9 kol 5

CMYK

SISAKAN Masalah Baru

KENDATI secara resmi penyerahan pengelolaan tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah dilaksanakan sejak tanggal 31 Desemner 2010, sayangnya, Peraturan Walikota (Perwalkot) yang diharapkan bisa mengakomodir proses pembagian retribusi yang akan diberikan pada bakul ikan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) maupun KUD Karya

Mina tak masuk dalam draft Perwalkot sebesar 2,22 persen. Mulai 1 Januari 2011 pengelolaan

ketiga TPI menjadi wewenang penuh Pemkot Tegal. Bahkan, untuk dasar pengelolaan, DPRD Kota Tegal telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) dilanjutkan dengan diterbitkan Perwalkot yang mengatur teknis pengelolaan. Sebab, Perwalkot hanya mengakomodir retribusi yang masuk ke kas daerah yakni sebesar 2,78 persen. Sehingga proses pembagian retribusi sebesar 2,22 persen sampai saat ini belum tuntas. ke hal 9 kol 1

Inventarisasi Aset Kota Tegal Semrawut Selalu Jadi Catatan Pemeriksaan BPK HINGGA saat ini inventarisasi aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal belum ada kepastian, sehingga selalu jadi catatan pemeriksaan badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menyikapi kondisi semacam ini, DPRD Kota Tegal meminta Pemkot Tegal melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan langkah konkrit. Sehingga aset-aset milik pemkot yang belum terdata ataupun tak memiliki Sertifikat hak Milik (SHM), bisa dicarikan solusinya. TIDAK BECUS Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal Kun Harjanti Kamis (6/1) mengatakan, karena kesemrawutan data aset yang dimiliki, sehingga masalah aset selalu disoroti BPK. ke hal 9 kol 1

M. SAEKHUN/RATEG

TAK BER-SHM - Lahan milik Pemkot Tegal di Jalan K.S. Tubun yang saat ini dimanfaatkan untuk bangunan Pasar Randugunting, tak memiliki SHM.

M. SAEKHUN/RATEG

RAPAT INTERNAL - Rapat perdana Pansus 1 DPRD Kota Tegal yang membahas soal kasus Pacific Mall, sepakat untuk mengurai masalah ini dari awal.

Teledor, PJL Disanksi Tegas Dishubkominfo Giatkan Pembinaan dan Monitoring INSIDEN kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api di perlintasan kereta api Tirus, Debong Lor, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Karenanya, melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), pemkot akan memberikan sanksi tegas kepada Petugas Jaga Lintasan (PJL) kereta api (KA) yang lalai dalam bertugas. Terlebih bagi petugas yang diketahui menenggak minuman keras (miras) atau menggunakan narkoba dan sejenisnya saat bertugas. Sebab, itu akan sangat membahayakan nyawa banyak orang pengguna jalan. PEMBINAAN Kepala Dishubkominfo Pemkot Tegal Khaerul Huda mengatakan, sebelum insiden di perlintasan Tirus, pihaknya sudah melakukan pembinaan-pembinaan PJL yang berada di bawah naungannya. Yakni, dengan melaksanakan apel pagi setiap Senin bagi PJL yang tidak sedang bertugas. Selain itu, juga melakukan monitoring setiap hari ke tiap-tiap pos PJL, serta melengkapi petugas dengan alat komunikasi. ’’Prinsip kita, lebih baik dimarahi terlebih dahulu daripada dimarahi setelah kejadian,’’ tandasnya saat ditemui Radar di Balikota Tegal kemarin (6/1). ’’Maksudnya, lebih baik menutup pintu lintasan jauh sebelum kereta lewat yang efeknya mendapat hujatan dari pengguna jalan karena terlalu lama berhenti, daripada terlambat menutup pintu lintasan yang akan membahayakan nyawa pengguna jalan dan akan mendapat masalah ketika terjadi kecelakaan,” lanjut Huda. ke hal 9 kol 5

Dari Kegiatan Tahlil Massal Khaul Pendiri MTs Assalafiyah

Harapkan Keberkahan dari Para Pendiri Sebagai puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) MTs Assalafiyah ke-41, sekolah ini menggelar tahlil massal pada Rabu (5/1) malam. Apa tujuannya? LAPORAN: ADI MULYADI MALAM itu suasana halaman MTs Assalafiyah yang berlokasi di Jalan A.R. Hakim No. 10 Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, sangat berbeda. Biasanya, pada malam hari sekolah nampak sepi dan remangremang karena hanya beberapa lampu saja yang dinyalakan. Namun, malam itu kondisinya

terang benderang dan ditengah halaman di pasang tarub (tenda hajatan). Terlihat seseorang menyibakan karpet dan tikar. Kemudian, ditata dengan rapi di bawah tarub yang berdiri dengan kokoh. Alunan ayat-ayat suci yang mengalun dari sound system membahana membuat suasana menjadi tenang. Sekitar pukul 19.30 WIB nampak berbondong-bondong siswasiswi dengan mengenakan busana muslim berwarna putih. Sesampainya di halaman sekolah, mereka langsung menempatkan diri masing-masing di tikar dan karpet yang telah disiapkan panitia. Tidak hanya itu, masyarakat sekitar sekolah juga mulai menunjukkan diri dari balik pintu rumah masing-masing. Mereka seolah

tidak mau ketinggalan ingin ikut berdoa bersama pada malam itu. Tanpa menunggu lama lagi panitia segera malksanakan acara tahlil massal yang dipimpin Habib Baghir bin Hasan dan sebagai mukhodokh khasanah KH Moh. Fahrudin. Habib Baghir bin Hasan yang dipercaya memimpin acara ini, mulai menggoyang-goyangkan mulutnya mengucapkan doa-doa tahlil. Seketika itu pula seluruh yang hadir pada malam itu menirukan apa yang diucapkan sang pemimpin acara tahlil. Bacaan-bacaan ayat-ayat suci terus berkumandang, hingga acara tahlil massal selesai. Kepala MTS Assalafiyah Kota Tegal Beny Mustofa mengatakan, tahlil ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

BERLANGSUNG KHIKMAT - Pelaksanaan tahlil massal MTs Assalafiyah berjalan dengan lancar.


PEMALANG

4

JUMAT 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

Harga Cabe Kian Tinggi Petani Tak Menikmati Hasilnya

PENDIDIKAN Mendapatkan Reward DESA vokasi merupakan program pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran melalui pendidikan non formal dan informal. Penekanannya dilakukan dengan memberikan bekal ketrampilan atau kecakapan hidup masyarakat setempat. “Desa yang mampu mengembangkan potensi di bidang ketrampilan akan mendapatkan reward. Yakni dijadikannya desa tersebut sebagai desa vokasi,” terang Kabid PNFI Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dok.rateg Kabupaten Pemalang, Drs Muhtarom, kemarin. Muhtarom Dikatakan dia, pilot project desa vokasi di Kabupaten Pemalang membuahkan hasil cukup menggembirakan. Hal ini berdasarkan penilaian PNFI Prop Jateng, dimana Kabupaten Pemalang yang pada tahun 2009 mendapatkan kuota 3 desa, pada tahun 2010 mengalami penambahan menjadi 4 desa. Desa-desa dimaksud adalah Desa Wonokromo Kecamatan Comal, Desa Blimbing Kecamatan Ampelgading, Desa Belik Kecamatan Belik, dan 1 desa penambahan pada 2010 adalah Desa Kendalsari Kecamatan Petarukan. “Kami berharap desa-desa lain mampu mengembangkan potensi yang ada dengan melibatkan warga masyarakatnya. Dengan harapan ke depan akan ada penambahan kuota desa vokasi,” ucap Muhtarom. (cw2)

PULOSARI - Harga cabe di Kabupaten Pemalang kian meroket. Tak ayal, selain pedagang, konsumen pun mengeluh atas naiknya harga cabe sejak sepekan ini. Sebab di saat petani meraup untung ternyata kecele karena banyak yang gagal panen akibat cuaca yang tidak mendukung. “Harga naik terus selama 4 hari ini, harga lombok merah dari Rp 30 ribu/kg-nya, merangkak naik ke Rp 40 ribu/kg. Tapi kalau cuma harganya saja nggak masalah, kita masih bisa menjualnya. Ini barangnya juga ngga ada, untuk jenis cabe rawit dari Rp. 50 ribu/kg, melonjak naik menjadi Rp.70 Ribu/kg,” ujar Rokhisoh (40), pedagang bumbu di Pasar Moga kepada Radar, Selasa (04/1) seraya menambahkan, di pasar sudah jarang cabe rawit merah karena waktu hijau sudah dipanen, jadi susah mendapatkannya di pasar sini. Secara terpisah Putri (18) Pedagang bumbu di Desa Cikendung, mengatakan, pihaknya bingung untuk memenuhi kebutuhan konsumen langsung, karena harga sudah selangit, uang buat belanja kecil, terus bagaimana lagi. “kalau saya kulakan di Pasar Moga harga lombok campuran (Cabe Merah dicamput Cabe Rawit) 1 onsnya mencapai Rp.60 ribu, bagaimana mau jual ke konsumen secara langsung di masyarakat,” katanya lugu. Slamet (30), warga Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, petani cabe sejak 6 tahun yang lalu merasa terhimpit,

dengan harganya membumbung tinggi, ia merasa senang. Namun di balik kesenangan harga cabe merah dan cebe rawit selangit, petani tak mengenyam hasilnya. Hal itu dikarena para petani gagal panen akibat hujan yang terus menerus. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang, Tri Setyawati Pujiastuti SIP MSi melalui Ir H Rohadi Kepala Tata Usaha pada Dinas Pertanian dan Kehutanan, yang didampingi Kabid Tanaman Pangan Ir H Didit Winardi saat meninjau tanaman cabe merah milik Slamet di Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari menuturkan, Komoditas cabe merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pemalang yang mempunyai nilai bisnis tinggi. Sehingga dalam berbudi daya cabe mengikuti permintaan. Namun, pada saat ini, para petani merasa tidak bisa mengenyam hasil komoditi cabe merah maupun cabe rawit, hal itu disebabkan hujan yang terus menerus turun. Data yang pernah ada pada pasca panen pada tahun 2009, cabe merah mencapai 46,160 ton/tahun, cabe rawit lebih rendah sampai 20.625 ton/ Tahun. Dan untuk November tahun 2010, jumlah lahan yang ditanam untuk cabe merah mencapai 99 dan cabe rawit mencapai 42 ha dengan hasil produksi cabe merah 7.920 ton dan cabe rawit 3.150 ton. Komoditi unggulan cabe merah dan cabe rawit di Kabupaten Pemalang hampir menyeluh di setiap kecamatan, namun yang paling menonjol produksinya daerah pertanian Waliksarimadu (Watukumpul, Belik, Pulosari Moga dan Randudongkal ). (k3)

ULANG TAHUN

RADAR PEMALANG/GUNTUR WAHYUDI

LOMBOK - Tanaman Lombok Merah milik Petani Slamet Warga Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

SUMITRO / RADAR PEMALANG

POTONG TUMPENG – Kepala Cabang Pos Penjualan CAM Taman, Hariman Syah, tengah memotong tumpeng dalam Pembukaan Tenda Penjualan 1 Banjardawa, Selasa (4/1).

Lebih Dekat Konsumen Kembangkan Mar ket Share, CAM Taman Buka Tenda Penjualan POS Penjualan Comal Abadi Motor (CAM) Beji Taman mengembangkan sayapnya di Desa Banjardawa, Selasa (4/1) lalu. Pengembangan market share ini merupakan upaya CAM dalam mendekatkan diri dengan konsumen setianya di wilayah Kec Taman. “Tenda Penjualan 1 Banjardawa bukan Pos Penjualan, karena menginduk ke Pos Penjualan Beji Taman,” terang Kepala Cabang CAM Beji Ta-

man, Hariman Syah, kepada Radar kemarin. Meski begitu, keberadaan Tenda Penjualan akan tetap dikelola secara serius dan profesional. Hal ini sejalan dengan kelahiran dan kehadiran CAM di tengah-tengah masyarakat. Yakni mendukung peningkatan mobilitas kerja masyarakat, agar lebih efektif dan efisien dengan ditunjang sarana transportasi yang memadai. Pengembangan market share di Banjardawa, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Taman, kata Hariman, bukan upaya untuk menandingi dealerdealer lain yang ada di Kabupaten Pemalang. Melainkan bentuk peningkatan pelayanan

kepada pelanggan setia CAM, apalagi konsumen CAM di wilayah tersebut cukup besar. “Dibukanya Tenda Penjualan sesuai dengan rekomendasi kami (CAM), yakni untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Taman,” tandasnya. Acara pembukaan sebagaimana dikemukakan dia, dimeriahkan dengan hiburan organ tunggal serta pembagian puluhan doorprize bagi pengunjung dan tamu undangan yang merupakan warga Desa Banjardawa. Dimana dalam acara tersebut, pihaknya secara khusus mengucapkan rasa terimakasihnya kepada masyarakat atas sambutan kehadiran Tenda Penjualan di Banjardawa. (cw2)

Kelompok Tani Trasi Terima Bantuan PEMALANG - Kelompok Tani Trasi Kasem Desa Nyamlungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang memperoleh bantuan dari Badan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Tengan lewat Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang, Rabu (5/1) di Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang, seusai melaksanakan Pembinaan di Desa Batursari Kecamatan Pulosari. Bantuan itu disampaikan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang, Eko Budi Priyanto BSc MSi di depan Kantornya. Bantuan yang diberikan dalam rangka pengembangan

kewirausahaan pada kegiatan pemberdayaan lembaga ekonomi masyarakat sekitar pantai. “Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan kultur kewirausahaan, penguatan kelembagaan, penggalangan partisipasi masyarakat serta diversifikasi usaha yang berbasis pada sumberdaya lokal dan berkelanjutan.” Adapun alat pengembangan kewirausahaan yang diberikan kepada Kelompok Tani Trasi Kasem, Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petahukan antara lain berupa Mesin Penggiling daging 1 Unit, Panci Presto 1

Unit, Coal 1 Unit,Oven (Pemanggang) 1 Unit, Kompor Gas 2 Tangkai 1 Unit , Tabung Gas 3kg + Regulator 1 Tangki, Tabung Gas 15,1 Kg + Regulator 1 tangki, Terpal warna biru 1 buah, Sprayer 1 Tangki, Vacum Scaler 1 Unit,Wear Pack 1 Stel. Ketua Kelompok Tani Trasi kasem Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan, Tarmini, seusaai menerima bantuan itu kepada Radar Pemalang mengatakan, ia dan anggota kelompoknya merasa senang dengan diberi bantuan peralatan yang dibutuhkan. Kelompok taninya akan lebih meningkatkan usaha guna meningkatkan pendapatan anggota kelompok taninya. (k3)

Tidak Sebatas Pemberian Bantuan

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PEMOTONGAN ROTI - Hajjah Irna Junaedi, istri Wakil Bupati Pemalang memotong roti dalam perayaan ulang tahunnya ke-39.

Irna Junaedi Rayakan Ultah ke 39 PEMALANG - Istri Wakil Bupati Pemalang, Hajjah Irna Junaedi di The Winner Resto, Rabu (6/1) malam merayakan hari ulang tahunnya ke 39 yang jatuh tanggal 4 Januari lalu. Acara perayaan tersebut dihadiri calon Wakil Bupati Pemalang terpilih Mukti Agung Wibowo ST beserta istrinya, selain itu hadir pula sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pemalang, camat dan kepala desa. Meskipun perayaan itu dikemas sangat sederhana, namun cukup membuat kebahagiaan bagi keluarga Wakil Bupati Pemalang H Junaedi SH MM, pasalnya perayaan ulang tahun kali ini diselenggarakan dari rasa kepedulian kepada anggota keluarganya. Wakil Bupati Pemalang, H Junaedi SH MM mengatakan, perayaan ulang tahun ini merupakan kebahagian bagi dirinya dan istri serta keluarganya. Bahkan acara itu dijadikan sebagai pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan. Sebab acara perayaan ulang tahun istrinya itu pertama kali dalam hidupnya. Selain mengucapkan rasa kebahagiaan juga rasa terima kasih terhadap kepedulian yang telah diberikan kepadanya. “Perayaan ulang tahun ini sebagai tanda rasa kebersamaan kita, baik dalam suka maupun duka,” katanya. Dalam kesempatan itu, Junaedi juga memberikan ucapan selamat kepada istri tercintanya, Hajjah Irna Junaedi yang sedang berulang tahun. Serta berharap kepada istrinya untuk siap mendampinginya saat nanti dilantik menjadi bupati tanggal 24 Januari 2011. Kesiapan dalam mendampingi sebagai istri bupati menurutnya bisa memberikan suport dan ikut mengingatkan pada saat nanti dirinya sedang bekerja menjadi Bupati Pemalang periode 2011-2016. “Agar saya bisa menjalankan tugas dan bekerja dengan baik sebagai bupati, salah satunya adalah ada pada keluarga. Jadi dukungan dan doa restu dari istri punya peran besar untuk bisa membangun Pemalang nanti lebih baik lagi,” ujarnya. Dalam acara perayaan ulang istri wakil bupati juga ditandai dengan peniupan lilin yang dilakukan oleh Hajjah Irna Junaedi. Setelah itu dilanjutkan pemotongan roti untuk diserahkan kepada suaminya. Disamping itu juga sebagai bentuk rasa syukur ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh wakil bupati untuk diserahkan kepada istri tercintanya. Untuk memeriahkan jalannya acara itu hiburan orgen tunggal turut disajikan, sehingga membuat suasana malam itu bertambah meriah. (mg1)

PEMALANG - Pemberdayaan masyarakat melalui Program Nasinoal Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan tidak terbatas pada pemberian bantuan finasial atau dana bagi kegiatan pembangunan. Juga bantuan teknis pendampingan bagi penguatan keberdayaan masyarakat perdesaan. Pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam PNPM Mandiri perdesaan juga dilakukan dengan menciptakan mendorong dan mengembangkan kontrol publik terhadap seluruh proses tahapan dan skema dalam kegiatan, dalam mendorong terciptanya kontrol publik. Demikian sambutan Bupati Pemalang HM Machroes SH yang disampaikan Wakil Bupati Pemalang, H Junaedi MM da-

lam acara rapat evaluasi PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2010 dan Pesiapan Tahun 2011 di Gedung Serbaguna, Kamis (6/1) kemarin. “Pelaksanaan PNPM Mandiri perdesaan secara khusus telah menerapkan prinsip keterbukaan kompetisi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, salah satu tujuan rapat ini melakukan evaluasi secara menyeluruh yang tujuannya dapat tercapai jika para pelaku, baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa memiliki kesamaan pemahaman langkah-langkah dalam melakukan koordinasi secara nyata,” kata bupati. Lebih lanjut bupati mengatakan, koordinasi juga bukan berarti hanya kenal dan telah berkomunikasi semata, tetapi koordinasi diwujudkan dalam

hal-hal teknis. Semisal membahas adanya hal-hal yang dijumpai dalam melaksanakan teknis kegiatan pembangunan fisik PNPM Mandiri perdesaan. “Makanya dengan evaluasi ini saya berharap bisa ada solusi yang diperoleh dalam PNPM Mandiri Perdesaan. Karena pelaku masyarakat sangat membutuhkan pendampingan dari berbagai sumber, baik itu dari para fasilitator maupun aparat pemerintah,” ujarnya. Terkait evaluasi pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2010, menurutnya terdapat hasil yang bisa menjadi tolak ukur keberhasilan. Yaitu PNPM Mandiri Perdesan telah berhasil dalam membangun sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa dan antar desa yang berawal dari bawah

AGUS PRATTIKNO/RADAR PEMALANG

PENYERAHAN HADIAH - Wakil Bupati Pemalang, H Junaedi SH MM menyerahkan hadiah kepada UPK yang dinilai baik dalam pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan.

melalui pelibatan masyarakat secara partisipasi . Selain itu dalam pelaksanaannya mampu memberikan peran dan ruang

parisipatisi seluas-luasnya bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan perdesaan. (mg1)


TEGAL METROPOLIS

JUMAT 7 JANUARI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

RTLH Roboh Telan Rp 17,4 Juta Mulai Ditempati Akhir Desember Lalu

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

ADI MULYADI/RATEG

TINJAU LOKASI - Ketua TKPK Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin (tengah, berpeci) saat meninjau hasil pembangunan RTLH milik Casem yang roboh bebarapa waktu lalu.

Total Investasi Capai Rp 350 M Didominasi Sektor Perdagangan

LINTAS Sampah Kiriman Penuhi Kaligung SAMPAH kiriman dari daerah selatan memenuhi aliran Kaligung. Hujan yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir juga membuat debit sungai naik sehingga sampah yang terbawa arus sungai sebagian ikut terbawa aliran air. Hadi (38), warga Jalan Melati, Kota Tegal, mengatakan, sampah yang terbawa air sungai bukan berasal dari buangan warga sekitar. Sampah-sampah tersebut terbawa arus dari selatan sehingga sebagian ada yang menempel di bagian bawah jembatan, dan sisanya hanyut bersama air sungai. Sebagian besar sampah tersebut merupakan ranting pohon, plastic, dan sebagainya. Beruntung, beberapa hari lalu ada petugas kebersihan yang mengambil sampah-sampah tersebut sehingga tidak mengganggu atau menutup aliran sungai. Selain itu, di setiap kerja bakti, warga kerap melakukan pembersihan sampah yang ada di aliran sungai agar tidak menyumbat sehingga bisa mengakibatkan mampetnya aliran sungai. Saat di Kota Tegal tidak turun hujan, bisa jadi di daerah selatan turun hujan sehingga banyak sampah yang ikut terbawa. ’’Beruntung sampah-sampah kiriman bisa diatasi, baik diangkut secara manual maupun ikut terbawa arus sungai yang cukup deras,” katanya. Warga lainnya, Nurul (28) menuturkan, sampah kiriman biasanya terbawa saat hujan deras turun. Jika di sekitar aliran sungai terdapat jembatan. Sebagian sampah ada yang menempel dan sisanya ikut hanyut terawa arus sungai. Hanya saja, lanjutnya, jika dibiarkan tumpukan sampah tersebut dikhawatirkan bisa menjadi sarang nyamuk atau bibit penyakit. Untuk itu, dia dan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai secara swadaya kerap melakukan pembersihan sehingga aliran sungai bisa tetap lancar. (gun)

PedagangPakaianKebanjiranOrder PERMINTAAN pakaian seperti busana muslim, kemeja, celana, kaos dan sebagainya di Blok A Pasar Pagi, Kota Tegal, meningkat. Kondisi tersebut menurut pengakuan sejumlah pedagang mulai terasa sejak akhir tahun 2010 hingga sekarang. Alfiah, pedagang di Blok A Pasar Pagi mengatakan, permintaan aneka pakaian mulai anak-anak hingga orang dewasa mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya di bulan yang sama. Selain pembeli perorangan, banyak juga pedagang yang mengambil dalam jumlah cukup besar untuk dijual kembali. Untuk harga sendiri, sangat bervariatif tergantung merek dan ukurannya. Contohnya, pakaian anak-anak ada yang dijual di bawah Rp 20 ribu, tetapi banyak pula yang dijual di atas Rp 50 ribu untuk satu stel. Untuk pakaian dewasa, didominasi oleh pakaian wanita mulai busana muslim, daster, hingga aneka kaos untuk sekedar dipakai di rumah. Dibandingkan kondisi normal, peningkatan terjadi antara 10-15 persen dengan rata-rata transaksi bisa di atas 50 potong per hari. ’’Pengunjung yang datang juga beragam, baik dari dalam maupun luar kota,” katanya. Pedagang lainnya, Tuti menuturkan, untuk mendongkrak penjualan lebih tinggi. Dia dan pedagang lainnya selalu menawarkan aneka model terbaru. (gun)

SELAMA 2010, investasi yang masuk di Kota Tegal angkanya mencapai Rp 350.076.539.000. Jumlah tersebut meningkat Rp 68.666.539.000 dari tahun sebelumnya yang nilainya hanya Rp 281.410.000.000. Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pengendalian Investasi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tegal Fahrudin mengatakan, meski nilai total investasi meningkat dari tahun 2009. Namun, jumlah unit Surat Izin Usaha Perdaganagn (SIUP), Tanda Daftar Industri (TDI) dan Izin Usaha Industri (IUI)-nya mengalami penurunan. Dijelaskan Fahrudin, pada 2009 SIUP, TDI dan IUI mencapai 455 unit sedang 2010 hanya 403 unit. Dari investasi yang mecapai Rp 350 miliar tersebut, yang paling mendominasi adalah sektor perdagangan umum. Seperti pedagang sembako, toko klontong, dan yang lainnya. ’’Peningkatan investasi 2010 juga di pengaruhi adanya pem-

PEMBANGUNAN kembali Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Casem (52), warga Jalan Dewi Sartika, Gang Kenanga No. 31B, RT 02 RW 01, Pesurungan Kidul, Kacamatan Tegal Barat, Kota Tegal, yang ambruk pada 28 November 2010 lalu telah selesai. Proses pembangunan memakan waktu 20 hari terhitung sejak 13 Desember 2010 lalu. Dalam pendirian kembali bangunan RTLH ambruk tersebut menelan dana anggaran sebesar Rp 17,4 juta. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mencapai Rp 30,44 juta. BIAYA PEMBANGUNAN Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin menjelaskan penyebab anggaran yang digunakan lebih kecil dari RAB. Karena, dijelaskannya, dalam proses pendirian kembali mendapat bantuan tenaga dari TNI serta partisipasi masyarakat sekitar. Sehingga bisa menekan biaya yang digunakan. Habib Ali juga merinci total bantuan guna pembangunan kembali RTLH milik Casem. ’’Dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal membantu Rp 8,5 juta. Kemudian, dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Rp 7 juta, dan dari pihak ketiga Rp

1,9 juta,” katanya saat meninjau rumah Casem kemarin (6/1). Habib Ali juga meminta agar dalam pengerjaan semua program PNPM digarap dengan sempurna, sehingga tidak terjadi kembali adanya RTLH yang ambruk lantaran kualitas yang kurang baik. Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (Bapermas KB) Pemkot Tegal Arif Purwantono menyampaikan, dalam pendirian kembali bangunan RTLH ambruk dikerjakan BKM Pelita Mandiri dengan dibantu masyarakat dan TNI. Arif juga menyampaikan akan mengadakan rapat evaluasi perogram 2010 dan rencana 2011-2012 pada Jumat (7/1). Peserta rapat adalah 27 BKM, Koordinator Kota (Korkot) PNPM, serta Bapermas KB. ’’Ini untuk evaluasi programprogram 2010 dan rencana program 2011 yang akan mendapat bantuan MCK plus dan septic tank comunal di lima kelurahan,” jelasnya. Sementara, Plt Lurah Pesurungan Lor Soetjahjono menyampaikan berterimakasih kepada seluruh pihak yang memberikan bantuan, khususnya masyarakat sekitar. Dengan adanya bantuan tersebut, menurutnya, Casem dapat kembali hidup layak di tempat tinggalnya yang baru. ’’Casem mulai kembali menempati rumahnya pada 28 Desember lalu. Sebelumnya, dia kos di tetangga sebelah selama satu bulan dengan dibiayai dari dana bantuan,” katanya. (adi)

Kasir Karaoke Diancam 5 Tahun ADI MULYADI/RATEG

TUNJUKKAN DATA - Kabid Pengembangan dan Pengendalian Investasi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Tegal Fahrudin menunjukkan data investasi di Kota Tegal, dari tahun ke tahun.

bangunan dibidang pariwisata yang nilainya mencapai Rp 30 hingga 40 miliar. Dan investasi terbanyak masih dari investor lokal yang mencapai 90 persen,” jelasnya saat ditemui Radar di ruang kerjanya kemarin (6/1). Menurut Fahrudin, pihaknya tidak pernah mentargetkan nilai investasi dalam setahun. Karena peningkatan target seiring dengan kondisi perekonomian nasional dan daerah. Meski

begitu, di Kota Tegal dari tahunke tahun angka investasi selalu mengalami peningkatan. ’’Berdasarkan data, pada 2008 total investasi Rp 213.903.411.000. Ini meningkat menjadi Rp 281.410.000.000.’’ Perusahaan yang menanamkan investasi pada 2010 terdiri dari perusahaan kecil 318 unit, perusahaaan menengah sebanyak 40 unit dan perusahaan besar 20 unit. (adi)

KASIR karoke salah satu hotel berbintang di Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, terancam hukuman 5 tahun penjara. Sebagaimana diancam dengan Pasal 374 KUHP, yang bersangkutan melakukan penggelapan di tempatnya bekerja. Sebagai kasir, kepercayaan yang diberikan manager ternyata justru dia disalahgunkan. Keuangan karaoke telah dia manipulasi. Adapun barang yang digelapkan kasir bernama Hendro Darwawan ini adalah rokok dan air mineral. Sementara harga rokok dan minuman

di hotel dinilai jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga di luar hotel. Kemudian, celah ini dimanfaatkan Hendro dengan memanipulasi jumlah. Barang-barang yang terjual -baik rokok, air mineral, maupun barang lainnyatidak semuanya dilaporkan. Praktik semacam ini, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Basuki Dinomo SH, berjalan sekitar 1 tahun dan baru diketahui pihak pengelola hotel sekitar Juli 2010. ’Soal kerugian, tidak bisa dihitung,” kata Basuki usai persidangan Kamis (6/1). (din)

Manfaat Simulator Safety Riding

Ajarkan Cara Bekendara yang Baik dan Benar Berkendara yang baik dan benar di jalan raya mutlak dilakukan oleh setiap pengguna jalan. Pasalnya, keselamatan di jalan raya sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan serta kemampuan pengendara. Salah satu, melalui simulator safety riding. Bagaiman respon pengendara dalam simulasi ini ? LAPORAN: R. GUNAWAN MENJAJAL simulator safety riding terlihat gampang. Tetapi, tidak semua pengendara bisa melakukan dengan benar. Padahal, simulasi ini dibuat sedemikian rupa agar pengendara bisa mempraktikkan cara berkendaraan dengan roda dua yang baik dan benar. Muji (44), saat mencoba simulator safety riding mengatakan, meski telrihat sepele tetapi dia mengaku sudah tiga kali lebih mengulang. Pasalnya, dalam simulasi ini pengendara diajak untuk mematuhi rambu-rambu lalulintas, batas kecepatan, serta peraturan lainnya. Saat mencoba simulator ini, dia sedikit grogi karena saat berkendaraan di jalan, dia kerap tidak menyalakan lampu sein saat berbelok dan beberapa kesalahan lainnya. Di sini, dia menjadi tahu tentang cara berkendaraan yang

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

JAJAL SIMULATOR – Seorang pengendara mencoba simulator safety riding untuk menjajal kemampuannya.

baik dan benar sehingga saat berada di jalan raya, apa yang telah didapat dalam simulator tersebut akan dipraktikkan. ’’Di sini pengendara bisa mendapatkan pengetahuan tentang cara berkendara yang baik dan benar, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” katanya. Hal senada diungkapkan Yusdi (30). Menurutnya, melalui simulator safety riding, pengendara akan dipandu untuk berkendaraan yang baik dan benar. Di sini, berbagai aspek diajarkan sehingga bisa diterapkan saat berada di jalan raya. Hal yang sepele seperti pengereman mendadak atau cara berbelok yang kerap diabaikan pengendara juga bisa dipelajari di sini. Di setiap sesi, pengendara yang menjajal simulator akan mendapatkan poin. Dari poin tersebut bisa diketahui seberapa lihai pengendara saat berada di atas sepeda motor. ’’Semakin tinggi poin yang didapat, berarti kemampuan pe-

ngendara semakin baik,” ujarnya. Oke Destyanto, Tim Safety Riding Astra Honda Motor (AHM) Semarang membenarkan jika simulator safety riding dibuat untuk menjajal kemampuan pengendara akan cara dan tehnik berkendara yang baik dan benar. Dalam simulator tersebut, pengendara akan diahadapkan dalam situasi seperti yang ada di jalan raya. Terdapat trek lurus, berbelok, lampu merah dan sebagainya. Meski terlihat sepele, tetapi tidak semua pengendara bisa memperoleh poin maksimal. Artinya, bisa saja selama ini pengendara roda dua khususnya hanya sekedar menjalankan kendaraannya tanpa memperhatikan situasi jalanan, kelengkapan kendaraan, hingga mematuhi peraturan berkendaraan. ’’Dengan simulator ini, bisa diketahui sejauh mana kemampuan pengendara saat berada di jalan raya,” tandasnya. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

JUMAT 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

PEMERINTAHAN

Penerbitan E-KTP Positif Tahun Ini

M GHONI/RADAR SLAWI

SIDIK JARI- Kabag Humas Pemkab Tegal, Drs Adi Mardiatno (kanan), saat absen sidik jari menggunakan peralatan yang disediakan. Uji coba absen dengan sidik jari itu, dimulai Senin (3/1), dan direncanakan selama satu tahun dan terbatas pada PNS di lingkungan Sekretariat Kabupaten Tegal.

Uji Coba Absensi Sidik Jari SLAWI- Uji coba absen menggunakan sidik jari bagi PNS dilingkungan kantor Sekretariat Pemkab Tegal, dimulai Senin (3/1). Direncanakan, uji coba itu selama satu tahun dan diharapkan dapat lebih meningkatkan rasa disiplin PNS dalam berangkat dan pulang kerja. Sementara, dari uji coba awal menunjukkan nilai positif, karena apel pagi PNS lingkungan Sekretariat, setiap harinya diikuti sekitar 90 persen PNS yang ada. “Untuk sementara, uji coba absen menggunakan sidik jari baru sebatas PNS di lingkungan Sekretariat Pemkab Tegal,” kata Kabag Humas Pemkab Tegal, Drs Adi Mardiatno, kepada Radar, Kamis (6/1). Dikatakan Adi Mardiatno, jika uji coba ini berhasil maka sesuai rencana bakal diperluas absen sidik jari, kepada seluruh dinas instansi yang ada di Kabupaten Tegal. Karena menurutnya, dengan adanya absensi jenis itu, justru meningkatkan disiplin kerja PNS Pemkab Tegal. “Saat ini nyatanya belum ada komplain dari PNS. Bahkan kecenderungan ada peningkatan disiplin kerja dari PNS di lingkungan Sekreatriat,” ucapnya. Meurut dia, selain meningkatkan disiplin, hasil positif yang bakal diraih dengan menggunakan absen sidik jari diantaranya maksimalisasi kinerja PNS bisa sesuai harapan. Pasalnya, mereka tidak bisa seenaknya berangkat kerja maupun pulang kerja, sebelum melakukan absen sidik jari. Sementara, Adi Mardiatno berharap, agar uji coba absen sidik jari itu dibarengi pula dengan penerapan sanksi disiplin kerja PNS, oleh instansi terkait. Jangan sampai dengan adanya uji coba itu, terkesan tidak ada konsekuensi logis bagi pelanggar yang tetap mengesampingkan rasa disiplin kerja. “Akan lebih bermanfaat dengan adanya aturan sanksi bagi PNS yang mengesampingkan kewajibannya dalam bekerja, termasuk melakukan absensi sidik jari. Tetapi itu setelah berakhirnya uji coba yang menurutnya saat ini cukup berhasil,” paparnya. (k1)

KEMASYARAKATAN

M GHONI/RADAR SLAWI

TINJAU LOKAL- Camat Bojong Drs HA Zamzami MHum (paling kanan), didampingi Kades Dukuhtengah beserta perwakilan dari UPK dan undangan lain, tengah melihat lokal MI Desa Dukuhtengah yang dibangun dengan dana PNPMMP tahun 2010.

Proyek PNPM-MP Diresmikan BOJONG - Proyek fisik Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) tahun 2010, di wilayah Kecamatan Bojong, diresmikan. Proyek senilai Rp 2,250 miliar itu diresmikan oleh Camat setempat, dengan acara simbolis berupa pengguntingan pita pada salah satu lokal bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Dukuhtengah, Rabu (5/1). Sedangkan untuk proyek non fisik dalam bentuk Simpam Pinjam Perempuan (SPP) senilai Rp 750 juta, saat ini masih bergulir dimasyarakat. “Kami bersyukur, dana bantuan dari PNPM-MP tahun kedua ini telah selesai dan bisa kami resmikan secara simbolis,” kata Camat Bojong, Drs HA Zamzami MHum, kepada Radar, usai acara peresmian tersebut, Rabu (5/1) kemarin. Dikatakan Zamzami, bentuk bantuan yang diwujudkan untuk sarana pendidikan itu menurutnya sudah sangat tepat. Pasalnya, melihat kondisi saat ini, pendidikan merupakan sektor penting. Guna memberikan pendidikan bagi masyarakat, baik umum maupun kegamaan, yang intinya berkaitan dengan penciptaan moral generasi bangsa. “Kami memang berpesan agar sektor pembangunan infrastruktur pendidikan diutamakan,” ucapnya pula. Menurut dia, dengan majunya pendidikan diharapkan sifat hormat maupun patuh kepada bangsa dan agama bisa tercipta pada generasi bangsa. Selain itu, pihaknya juga bersyukur infrastruktur lain seperti jalan desa, budidaya ternak, maupun pelatihan untuk kemajuan masyarakat juga tercover didalamnya. “Intinya semua bentuk pembelajaran kemandirian untuk majunya masyarakat pedesaan bisa terimplementasikan dari selesainya proyek PNPM-MP Kecamatan Bojong di tahun ini,” jelas Zamzami. Sementara, Kepala UPK PN PM-MP Kecamatan Bojong, Muamal SH, juga berterima kasih atass bantuan dari Bank Dunia dalam bentuk PNPM-MP di Kecamatan Bojong tahun 2010 yang telah selesai. Apalagi, saat ini perguliran dana SPP maupun hasil nyata dari masuknya PNPM-MP di Bojong, jelas membantu masyarakat. “Ini bantuan untuk yang kedua kalinya, yaitu tahun 2009 dan 2010, dan semuanya berjalan sesuai harapan. Makanya, Kecamatan Bojong di tahun 2011 juga bakal menerima bantuan lagi senilai Rp 3 miliar dalam bentuk yang sama. Bojong termasuk bagus,” pungkas Muamal. (k1)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

TETAP DIKERJAKAN - Sejumlah pekerja meneruskan proses finishing pembangunan kios Pagongan, meski upaya penertiban yang akan dilakukan Satpol PP sudah didepan mata.

Pembangunan Kios Pagongan Diujung Tanduk Buntut Pembobolan Tembok Pembatas AKSI nekad yang dilakukan panitia pembagunan kios di lapangan Desa Pagongan dengan membiarkan pihak pemborong membongkar tembok pembatas jalan, berbuntut panjang. Kini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) segera bertindak terhadap aksi perusakan aset daerah tersebut. Pembongkaran tembok yang menjadi aset daerah itu dinilainya ilegal, dan pihaknya sudah melayangkan surat resmi ke Satpol PP untuk melakukan tindakan sesuai dengan kapasitasnya sebagai penegak Perda. Kepala DPU Ir Eling Sudiardi MSi melalui Kasi Pertamanan Heri Sutikno menegaskan sampai hari ini pihaknya belum menerima surat ijin atau permohonan dari pihak panitia pembangunan kios terkait pembobolan tembok pembatas aset daerah tersebut. “Kami akui sempat kecolongan dengan terjadinya aksi pembobolan tembok tersebut. Sebelumnya Sekretaris DPU Jefri sudah mewanti-wanti pihak pemborong dan panitia pembangunan kios agar tidak boleh melakukan pembongkaran tembok pembatas tersebut,” terangnya Kamis (6/1) kemarin.

Terpisah Kasi Tata Ruang Eko Karyanto ST MT menyatakan pihaknya juga telah menerima surat aduan resmi dari kepala UPTD DPU Kecamatan Dukuhturi Janudi terkait pelanggaran pembangunan kios yang memakan sempadan jalan. Surat pelanggaran itu ditujukan pihak UPTD DPU kepada Kades Pagongan Rahensis, yang intinya berdasarkan Perda nomor 11 tahun 1999 yang kini telah menjadi Perda nomor 3 tahun 2005 terkait Restribusi Izin Mendirikan Bangunan. Perda itu mengatur tentang bangunan dengan sepadan jalan (ROI) harus berjarak sekurng-kurangnya 12 meter. Namun kios yang berdiri sekarang berada 9 meter dari sepadan jalan. “Surat tersebut didisposisikan kepada kepala DPU. Dan oleh kepala diserahkan kepada kami. Kami sudah menindaklanjuti dengan mengirim surat tertulis resmi kepada Satpol PP untuk menjalankan fungsinya sebagai pengaman penegakan perda,” terangnya. Dia juga menyatakan yang berhak melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang melanggar ketentuan aturan perda adalah wewenang sepenuhnya Satpol PP. “Hari ini surat resmi sudah kami layangkan ke Satpol PP,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Pertamanan sendiri mengaku belum bisa mengambil langkah kongkrit terkait pembongkaran tembok batas sempadan jalan. Karena hingga kini belum ada surat permohonan resmi, baik dari panita pembangunan kios maupun dari rekanan. Bila surat resmi permohonan ijin tersebut masuk, pihaknya akan dengan tegas melakukan pelarangan dan meminta penanggung jawab untuk segera melakukan pembenahan tembok pembatas tersebut seperti sedia kala. “Kami sempat sidak langsung ke lokasi untuk melihat pembongkaran tembok pembatas tersebut. Upaya tegas kami lakukan sekarang memang terlalu prematur. Karena kami bisa menebak bila hal itu ditanyakan dilapangan, siapa yang bertanggung jawab atas pembongkaran tersebut, pasti akan saling lempar. Bila surat permohonan ijin itu ada, kami tinggal mendudukkan orang yang bertanggung jawab terhadap pembongkaran tersebut,” ujarnya. Sementara itu sebelumnya ketua panitia pembangunan kios Tapsir yang juga anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKB menyatakan bakal bertanggung jawab penuh terhadap pembongkaran tembok pembatas jalan yang dibangun oleh Pemkab Tegal itu. (her)

SLAWI - Tahapan pemutahiran data yang dilaksanakan serentak di kabupaten dan kota se-Indonesia, kini tengah memasuki babak baru. Di Kabupaten Tegal sendiri, pemutahiran data kependudukan yang sudah dilakukan mulai November 2010 lalu, kini telah mendekati kelar di bulan Januari 2010. Kini tahapan tersebut telah memasuki tahapan coklit (pencocokan dan penelitian) sebelum menuju tahapan entri data. Kepala Disdukcapil M Masykur FS melalui Kabid Informasi Kependudukan Drs Saiful Misan menyatakan, saat ini sudah 85 persen data pemuktahiran penduduk dari 18 kecamatan sudah masuk di kantornya. “Total dari 287 desa yang ada, tinggal sebagian kecil yang belum memasukkan pemuktahiran data kesini. Kami jadwalkan hingga akhir Januari 2011 ini semua data pemuktahiran data rampung,” terangnya Kamis (6/1) kemarin. Kini memasuki tahapan coklit, pihaknya sengaja mendatangkan tenaga dari luar untuk mempercepat proses taha-

pan coklit memasuki tahapan entri data. Usai tahapan entri data proses akan dilanjutkan ke tahapan penerbitan NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan baru akan dilakukan kegiatan sosialisasi ditingkat desa menuju Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Dia mengakui proses E-KTP memang lumayan panjang dan ditargetkan hingga akhir tahun ini program tersebut bisa rampung. “Usai kegiatan sosialisasi menuju E-KTP sampai tingkat desa, baru kita memasuki tahapan pemotretan dan perekaman sepuluh sidik jari. Nah, diproses pamungkas adalah penerbitan E-KTP yang akan dicetak langsung oleh Kementrian Dalam Negeri di Jakarta,” terangnya. Dia mengaku, tidak mau berpolimik dengan tanggapan yang dilontarkan wakil rakyat yang merasa pesimis E-KTP tersebut bisa dilakukan di wilayahnya. Toh, Kementrian Dalam Negeri sendirilah yang menunjuk Kabupaten Tegal masuk dalam 8 kota dan kabupaten se-Indonesia untuk menjadi pilot project program E-KTP. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

COKLIT DATA - Sejumlah pekerja nampak sedang melakukan coklit data pemutahiran di kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal, kemarin.

Warga Memungut Bawang Merah Usai Dipanen Pemiliknya

Mengais Rejeki Dengan Granting Bawang Merah Sejumlah warga Desa Banjarturi Kecamatan Warureja dan sekitarnya, banyak yang memanfaatkan ladang bawang merah usai dipanen oleh pemiliknya. Apa yang dilakukannya? LAPORAN: YERI NOVEL TIDAK seperti biasanya, cuaca di Desa Banjarturi Kecamatan Warureja kala itu, tampak panas. Meski matahari berada di tengah-tengah awan, namun tidak melemahkan niat warga sekitar guna mengais rejeki. Mereka tampak sibuk beraktifitas, dengan berjongkok dan memegang sebatang kayu kecil, seraya menembus tanah ladang bawang merah yang usai dipanen. Aktifitas yang kerap dilakukan warga tersebut, biasa disebut dengan Granting bawang merah. Dari usia belia hingga orang tua, mereka tampak mema-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

CARI BAWANG - Puluhan warga tengah mencari sisa-sisa bawang merah di ladang yang sudah dipanen.

dati ladang bawang merah yang sudah dipanen oleh pemiliknya. Mereka berharap, mendapatkan sisa-sisa bawang merah yang tertinggal saat dipanen. Biasanya jika bawang merah sudah terkumpul, warga bakal

menjualnya ke warung-warung terdekat. Hal ini dilakukannya, tak lain untuk menutup kebutuhan ekonomi keluarganya. “Setelah bawang merah dipanen oleh pemiliknya, warga disini selalu mencari beberapa

sisa bawang yang tertinggal. Setelah terkumpul, biasanya langsung dijual ke pengecer dengan harga dibawah standar,” kata Fatimah (37), warga RT 06 RW 01 Desa Banjarturi, kecamatan Warureja, ditemui saat memungut bawang merah di ladang milik petani sekitar, Kamis (6/1) kemarin. Dijelaskannya, dikala menjual bawang tersebut, dengan harga per-kilogramnya, hanya Rp 5000. Sedangkan harga normal dipasaran, lebih dari Rp 8000. Namun demikian, pihaknya mengaku sudah bersyukur karena bawang merahnya itu, laku terjual. Menurut dia, setiap ladang di wilayahnya ada yang panen, dirinya selalu menunggu pasca panennya. Ia lakukan semua itu, guna menutup kehidupan sehari-harinya disaat suaminya tengah tak bekerja. “Setiap hari paling banyak hanya mendapatkan 3 sampai 4 kilogram. Jika laku dijual, saya hanya mendapat uang sekitar Rp 15 ribu - Rp 20 ribu. Hasil itu kami gunakan untuk biaya hidup kami. Biasanya langsung

saya belikan beras dan lauk pauk seadanya,” aku Fatimah dengan nada prihatin. Disela-sela aktifitas para warga tidak mampu ini, ada seorang anak kecil yang masih berusia 10 tahun. Dia adalah anak yatim yang bernama Dandi. Ketika ditanya seputar granting bawang merah itu, Dandi hanya mengaku ingin membantu orang tuanya yang tinggal satu-satunya itu. Daripada bermain, Dandi menyempatkan waktunya untuk mencari sisa-sisa bawang merah di ladang tersebut. Kata siswa SD ini, usai pulang sekolah, dirinya langsung bergegas menuju ladang. Dengan secercah harapan, Dandy ingin mendapatkan bawang merah dengan jumlah yang cukup banyak. “Saya membantu ibu mencarikan sisa bawang merah ini. Saya tidak tahu bawang ini untuk apa nantinya. Yang penting, saya hanya ingin membantu ibu saja,” ucap Dandi polos. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

JUMAT 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

Perguliran SPP Memuaskan

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah 8. Hendriyana 9. Hamba Allah 10. Hamba Allah 11. Hamba Allah Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 100.000,Rp. 150.000,Rp. 230.000,Rp. 1.000.000,Rp. 3.860.000,-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERLUBANG - Sejumlah kendaraan berat tengah melintas di jalur Pantura yang berlubang, tepatnya di ruas jembatan Kali Pah Desa Padaharja Kecamatan Kramat.

Jalur Pantura Rusak Parah KRAMAT - Jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tegal, sepanjang 27 Kilometer mengalami kerusakan yang cukup parah. Kubangan besar nampak menganga di tengah jalan, mewarnai jalan yang belum lama ini diperbaiki. Sedikitnya, hampir setiap hari korban kecelakaan tunggal di kawasan tersebut juga kerap terjadi. Tak ubahnya setiap pengendara yang melewati jalur lintas Jakarta-Surabaya ini, kerap mengeluh. Selain itu, warga sekitar yang sering melihat pengendara terjatuh juga merasa prihatin. “Hampir setiap hari, pengendara terjatuh akibat menghindari kubangan besar. Bahkan tidak sedikit pula yang mengalami luka parah. Andai saja jalan ini tak kunjung diperbaiki, pastinya bakal menimbulkan korban jiwa. Karenanya, semakin hari lubang jalan tersebut akan semakin melebar,” ungkap Nadirin (40) warga RT 05 RW 03 Desa Padaharja Kecamatan Kramat, saat ditemui tengah mengurug sebagian jalan di depan rumahnya

yang dipenuhi kubangan besar, Kamis (6/1) kemarin. Menurut dia, mestinya ketika memperbaiki dulu, pengerjaannya yang masksimal. Sehingga jalan tersebut bisa awet dan tahan lama. Karena pengguna jalan disini, kapasitasnya banyak yang melebihi dari tonase. “Mungkin saat pemborong atau rekanan yang dipercaya pemerintah guna memperbaiki jalan di kawasan ini, tidak maksimal. Dengan demikian, jalur Pantura ini cepat rusak,” cetusnya. Terpisah, Kepala Desa Padaharja, Sugito mengaku, bahwa pihaknya juga kerap menolong pengendara yang terjatuh saat melintas di depan kantornya. Mayoritas pengendara tidak melihat ada lubang besar di tengah jalan. “Terutama jalan yang berada di depan kantor kami. Disini rusaknya parah sekali. Selain itu, penerangan jalan di kawasan ini juga minim. Hal ini yang memicu terjadinya kecelakaan,” urainya. Sebelumnya, Kapolres AKBP Drs

RZ Panca Putra Simanjuntak MSi melalui Kasat Lantas AKP Anak Agung Sukreta SH mengakui kondisi lintasan yang banyak berlubang dan bergelombang diwilayah hukumnya menjadi kendala mendasar dan menjadi pemicu terjadinya laka lantas. Dengan demikian, pihaknya bakal melayangkan surat ke Bina Marga dan DPU, guna melakukan perbaikan diruas jalur pantura ini. “Diawal tahun ini kami sudah melayangkan surat ke dinas terkait seperti Bina Marga dan DPU untuk segera melakukan perbaikan diruas jalan yang dinilai sangat membahayakan pengguna jalan. Memang ditahun sebelumnya dari usulan yang kami layangkan ada sebagian ruas jalan yang sudah direalisasi instansi tersebut dengan melakukan pembenahan. Mudahmudahan ditahun ini langkah proaktif instansi terkait untuk melakukan perbaikan lintasan yang membahayakan pengguna jalan bisa tetap dilanjutkan,” tandasnya. (k2)

BOJONG- Perguliran dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dari Program Nasional Pemb e r d a y a a n M a s y arakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di seluruh wilayah Kecamatan Bojong, cukup memuaskan. Bahkan, sampai saat ini dari bantuan selama dua tahun yang diberikan terus bergulir itu, tidak mengalami kemacetan berDOK.RATEG arti. Dari total dana untuk SPP Muamal SH sebesar Rp 1,186 miliar lebih untuk 77 kelompok, saat ini telah berkembang menjadi Rp 1,5 miliar lebih yang tersebar di 150 kelompok peminjam dana SPP. “Ini bukti jika perguliran dana SPP diseluruh wilayah Kecamatan Bojong berjalan baik. Ini berkat pengelola yang amanah dan juga dukungan dari semua pihak, sehingga apa yang diharapkan tercapai,” jelas Ketua UPK PNPMMP Bojong, Muamal SH, kepada radar, Rabu (5/1). Dikatakan oleh Muamal, dengan kondisi itu dan berbagai penilaian terhadap hasil fisik, membuat Bank Dunia melalui PNPMMP, mempercayakan kepada Kecamatan Bojong untuk menerima penggelontoran dana yang sama ditahun 2010. Untuk besarannya sekitar Rp 3 miliar, yang peruntukannya sama persis dua tahun sebelumnya. Yaitu 75 persen untuk fisik dan 25 persen untuk SPP. Menurut dia, dengan penggelontoran dana itu pihaknya sepaham dengan Camat Bojong agar pembangunan fisik selain perbaikan dan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat, juga lebih memfokuskan kepada pendidikan swasta keagamaan. “Itu sudah menjadi pemikiran. Apalagi sekolah swasta keagamaan tidak mendapat bantuan DAK dari pemerintah pusat,” tutur Muamal. Sementara, Camat Bojong Drs HA Zamzami MHum, berpesan kepada 17 Kades yang yang ada di wilayahnya untuk memanfaatkan dana itu secara maksimal dan tepat sasaran. Selain itu, dirinya juga berpesan agar lebih mengutamakan pembangunan untuk sarana pendidikan. Karena menurutnya, sektor pendidikan bakal menciptakan seseorang menjadi bermoral, beradab, dan berpengetahuan demi kemajuan desa dan daerahnya. “Kami yakin, masyarakat menyetujui ini. Apalagi, sektor pendidikan sangat diharapkan oleh masyarakat agar anak-anak mereka bisa mengenyam dunia pendidikan dengan sekolah yang memadai,” pungkas Zamzami. (k1)

Muharaman, Santuni 135 Anak Yatim di Wilayah Kecamatan Talang

Geliat KKG PAI Tebar Kepedulian Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) seKecamatan Talang untuk keempat kalinya mempertahankan tradisi berbagi dengan anak yatim piatu yang duduk dibangku sekolah dasar di kecamatan tersebut. Bagaimana keadaannya ? LAPORAN: HERMAS PURWADI WIJAYANTO MOMENT peringatan Tahun Baru Islam dijadikan KKG PAI Kecamatan Talang sebagai media realisasi. Kegiatan yang digelar di pendopo Kecamatan Talang, Kamis (6/1) kemarin itu berlangsung meriah. Diawali dengan pawai taaruf yang diikuti perwakilan 45 SD yang ada di kecamatan tersebut, kegiatan berbagi itu terasa syahdu dan mendorong kita untuk selalu berbuat yang terbaik pada saudara. Dengan mengusung tema ‘Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 H, Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Terhadap Anak Yatim’, kegiatan itu berjalan cukup berwarna. Diawali dengan pawai taaruf perwakilan siswa dari 45 SD se-Kecamatan Talang baik negeri maupun swasta, acara

dilanjutkan di pendopo kecamatan tersebut untuk memberikan santunan bagi mereka yang sudah tidak memiliki orang tua. Ketua KKG PAI Tasripin SAg didampingi Sekretarisnya Fatullah menyatakan, pemberian santuan untuk tahun ini diberikan kepada 135 anak yatim piatu yang tersebar di 45 sekolah yang ada se-Kecamatan Talang. “Bila dibandingkan dengan perhelatan yang sama tahun kemarin, untuk tahun ini baik dari segi penerima maupun besarnya santunan mengalami peningkatan. Ditahun kemarin masingmasing sekolah kami berikan santunan untuk 2 anak yatim saja. Sekarang kami berikan untuk 3 anak yatim yang berada di 45 SD yang ada,” terangnya. Besaran nominal pun, lanjutnya, turut bertambah. Ditahun sebelumnya masingmasing anak mendapatkan Rp 30.000 plus tambahan dari camat setempat. Sementara untuk tahun ini bertambah menjadi Rp 40.000 ditambah bantuan dari camat. Dia me-

HERMAS PURWADI/ RADAR SLAWI

BERBAGI - Camat Talang Hajjah Nurhayati MM berkesempatan memberikan santunan pada yatim piatu bersama KKG dipendopo setermpat, kemarin.

ngakui dana tersebut terkumpul dari upaya gotong royong anggota KKG PAI yang berj u m l a h 4 5 o r a n g , b a i k y a n g sudah berstatus PNS maupun masih wiyata bakti, serta dari donatur dan sim-

patisan. KKG PAI yang berdiri sejak tahun 1994 itu bakal berupaya menjadikan agenda berbagi dengan anak yatim ditahun baru Islam tersebut menjadi agenda tetap, yang tak akan

lekang oleh masa dan waktu. Sementara itu Camat Talang Hj Dra Nurhayati MM juga berharap kegiatan ini bisa terpelihara sampai kapan pun dan dapat diwariskan pada generasi penerus, manakala guru PAI yang ada sekarang sudah pensiun. “Kepedulian pada anak yatim ini bisa dijadikan roh bagi mereka untuk memotifasi dirinya menapaki hidup. Ibarat burung, anak yatim saat ini kehilangan salah satu sayapnya untuk terbang. Disinilah kepedulian itu harus ada agar mereka terpacu untuk maju karena ada perhatian dari sesamanya,” ujarnya. Dia juga optimis dengan adanya kepedulian terhadap anak yatim piatu di wilayahnya, niscaya wilayahnya akan tersingkirkan dari bencana. “Kami memberikan apresiasi terhadap bertahannya tradisi memperingati tahun baru Islam dengan nuansa berbagi. Dan ini bisa dijadikan filter agar tetap terjaganya budaya timur dengan menjauhkan kesan hura-hura saat merayakan tahun baru,” celotehnya. (*)


SAMBUNGAN

JUMAT 7 JANUARI 2011

9

RADAR TEGAL

ARUMI BACHSIN

ARDINA RASTI

Sudah Tidak Tertarik Jadi Artis SUDAH hampir 3 bulan Arumi Bachsin kabur dari rumah dan meninggalkan segala aktivitasnya. Menurut mantan ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno, Arumi sudah tidak tertarik menjadi artis. Hal tersebut disampaikan Hadi kepada wartawan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (6/1). Hadi memenuhi panggilan polisi sebagai saksi soal laporan Arumi atas dugaan tindakan kekerasan dan eks-

ploitasi oleh orangtuanya. “Dia jadi tidak tertarik lagi dengan itu (dunia entertainment), dia hanya ingin menikmati hidupnya saja. Dia bilang dia sangat mencintai hidupnya dengan kebebasan dia. Apa artinya harta kalau dia tidak bebas,” ucapnya menirukan perkataan Arumi. Hadi juga menceritakan kegiatan aktris berusia 16 tahun itu selama berada dalam perlindungan KPI. Menurutnya, Arumi banyak melakukan kegiatan santai seperti di rumah sendiri.. (dtc)

Inventarisasi Aset Kota Tegal Semrawut dari halaman 3 Bahkan, lanjutnya, selalu jadi catatan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), menjadi diterima dengan syarat. Sampai saat ini, menurutnya, masih ada aset milik pemkot yang tercecer, dan belum masuk dalam aset. Bahkan sebagai bukti kesemrawutan inventarisasi aset, tanah milik pemot yang dibeli dengan anggarana miliaran rupiah -seperti lahan Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB), lahan rumah dinas (rumdin) wakil walikota (wawalkot), lahan Pasar Randugunting, serta lahan komplek balaikota sampai saat ini belum memiliki SHM atas nama pemkot. ’’Kami cukup kecewa dengan kerja pemkot, sehingga masalah

inventarisasi aset selalu jadi masalah. Kami yakin, kalau pemkot serius maka masalah ini tak akan selalu jadi masalah. Namun, dengan catatan, ada keseriusan pemkot untuk menyelesaikan masalah ini,” tandas Kun Harjanti. Dijelaskan Kun Harjanti, selain aset bergerak, pemkot juga harus melakukan inventarisasi aset-aset milik pemkot yang tak begerak beserta bukti otentiknya. Hal ini, menurutnya, sekaligus untuk meminimalisir terjadinya masalah hukum di kemudian hari, saat ada pengakuan dari seseorang soal lahan milik pemkot. Masalah kasus lahan eks terminal bus, menurutnya, juga merupakan salah satu kecerobohan pemkot. Sehingga, di tengah-tengah lahan milik pem-

kot ternyata ada SHM milik perseorangan. ’’Sebelum ada masalah baru, kami minta pemkot secepatnya melakukan inventarisasi serta dikuatkan dengan bukti otentik. Karena tak memiliki SHM, kami khawatir lahan PPIB, rumdin wakil walikota, Pasar Randugunting, ataupun lahan komplek balaikota akan diakuaku seseorang yang dibuktikan dengan SHM,’’ jelasnya. ’’Sehingga kami mendorong, agar aset-aset berupa tanah milik pemkot yang belum miliki SHM untuk secepatnya diproses,” imbuhnya. Secara terpisah, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tegal Abas Toya Bawazier menyatakan, pemkot dinilai tak becus dalam melakukan inventarisasi aset. Hal ini dibuktikan dengan

masih banyaknya aset milik pemkot yang tercecer. Baik itu berupa eks bengkok, maupun lahan yang dibeli dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sehingga pihaknya pada tahun 2011, semua kesemrawutan aset untuk dilakukan penataan serta dicarikan solusi terbaiknya. Bukan malah dibiarkan, karena kalau itu yang terjadi dikhawatirkan aset milik pemkot akan jadi ’bancakan’. ’’Sampai saat ini kami belum melihat keseriusan pemkot untuk melakukan penataan aset yang sangat semrawut. Sehingga kami minta dalam satu tahun ini, masalah aset sudah harus selesai. Soal bagaimana caranya, kami serahkan sepenuhnya pada pemkot,” tegas Abas. (hun)

Harapkan Keberkahan dari Para Pendiri dari halaman 3 massal ini tidak hanya sebagai puncak acara peringatan Harlah ke-41 MTs Assalafiyah. Namun, tahlil dilaksanakan juga dalam rangka khaul pendiri sekolah. ’’Sekolah ini didirikan pada 5 Januari 1970 silam pleh beberapa pendiri. Di antaranya, KH Mukh-

yidin, KH Solakhudin, serta Kyai Hasan Rabil. Dan tahlil massal ini ditujukan kepada mereka dan para sesepuh MTs Assalafiyah lainnya,” katanya. Beni menjelaskan, dengan tahlil massal ini, diharapkan MTs Assalafiyah mendapatkan keberkahan dari para pendiri dan sesepuh tadi. Selain itu, juga untuk mengimplementa-

sikan visi misi ahlussunnah wal jama’ah. Kegiatan diikuti oleh keluarga besar MTs, keluarga pendiri, dan masyarakat sekitar sekolah. ’’Dalam peringatan Harlah ke41 sekolah juga mengadakan kegiatan lain. Yakni, ziarah ke makam para pendiri MTs pada Selasa (4/1) malam. Kemudian, pada Rabu (5/1) menggelar pawai

ta’aruf yang diikuti seluruh keluarga besar MTs, serta kegiatan lomba-lomba untuk siswa MTs sendiri dan SD/MI se-Kota dan Kabupaten Tegal,’’ jelasnya. ’’Tidak terkecuali, bakti sosial dengan memberi santunan kepada 75 orang fakir miskin. Masing-masing menerima beras sebanyak 2,5 kg,” sambungnya. (*)

Pansus Siap Lacak Proses SHM dari halaman 3 BERKAS PERIZINAN Ketua Pansus 1 DPRD Kota Tegal M. Nursholeh saat dikonfirmasi Radar usai memimpin rapat internal kemarin (6/1) mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan Pansus yakni melakukan pengumpulan data, serta akan melihat dokumendokumen proses pembangunan Pacific Mall. Termasuk terkiat MoU dan izin-izin yang dikeluarkan pemkot. ’’Kalau masih ada lahan milik orang, kami yakin Izin Mendiri-

kan Bangunan (IMB) tak akan turun. Sehingga kami akan melakuan penyelidikan soal proses penerbitan IMB, agar ada titik terang soal kasus ini,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, pihaknya juga akan melacak proses pembuatan SHM, karena lahan berada di tengah-tengah tanah milik pemkot. Apalagi lahan tersebut merupakan eks terminal, sehingga ada proses yang harus dilacak. Untuk itu, Pansus akan menghadirkan mantan kepala BPN serta pejabat di lingkungan Pemkot Tegal yang mengtahui

secara persis proses kerjasama atau MoU dengan PT Sri Mega Tanaya (Pacific Mall). ’’Kami optimis akan ada titik terang soal kasus lahan eks Pacific Mall. Karena dalam pembuatan SHM pasti ada prosesnya,” tuturnya. Secara terpisah, Anggota Pansus 1 DPRD Kota Tegal Heri Budiman mempertanyakan, mengapa IMB bisa terbit kalau memang ada lahan milik orang di tengah-tengah lahan milik pemkot yang dijadikan bangunan Pacific Mall. Hal ini, menurutnya, yang

akan jadi skala prioritas Pansus untuk melacak kasus Pacific Mall. Agar ada penjelasan, maka pihaknya akan mengurai masalah ini. Termasuk akan melihat proses kerja sama atau MoU antara pemkot dengan PT Sri Mega Tanaya. ’’Kami melihat, ada kejanggalan sehingga akan kami lacak. Kami juga minta kepada mantan anggota DPRD dan pejabat di lingkungan Pemkot Tegal untuk bisa memberikan penjelasan, sejelas-jelasnya. Ini agar kami bisa menemukan titik temu atas kasus ini,” ungkapnya. (hun)

Sisakan Masalah Baru dari halaman 3 Bahkan, untuk menyelesaikan pembagian retribusi tersebut Komisi II DPRD Kota Tegal telah memanggil bakul dan nelayan, HNSI, dan KUD Karya Mina, serta melakukan tinjauan lapangan secara langsung. Walaupun soal pembagian retribusi 2,22 persen belum ada titik temu, namun dengan pengalihan tiga TPI tersebut Pemkot berharap banyak bisa menambah Pendapat Asli Daerah (PAD). Bahkan sesuai dengan APBD 2011, pendapatan dari retribusi tersebut, sudah ditaegetkan sebesar Rp 4 miliar. Padahal selama dikelola pemprov, pemkot hanya mendapat PAD dari sektor retribusi TPI sebesar Rp 1,3 miliar. TANGGUNG JAWAB PEMKOT Walikota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, secara prinsip, pengalihan pengelolaan tiga TPI dari Pemprov Jateng ke Pemkot Tegal telah dilaksanakan terhitung sejak 1 Januari 2011. Sampai saat ini, tak ada permasalahan yang berarti. Sebab, baik Perda maupun Perwalkot yang mengatur soal pengelolaan TPI telah ada. Sehingga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, yakni Dinas

Pertanian dan Kelautan (Dislatan) tak menemui masalah. ’’Karena retribusi yang masuk ke kas daerah 2,78 persen, maka Perwalkot hanya mengatur soal itu. Sedangkan retribusi yang sebesar 2,22 persen memang tidak kami masukan ke Perwalkot, karena tidak masuk ke kas daerah,” kata Ikmal. Menurut Ikmal, dengan pengalihan pengelolaan tiga TPI, maka karyawan TPI juga menjadi tanggungjawab pemkot. Namun pihaknya tak akan mengangkat mereka sebagai Tenaga Honorer Lepas (THL), tapi hanya sebatas karyawan TPI. Sedangkan gaji bulanan yang akan mereka terima, tentunya minimal sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2011 Kota Tegal. Yakni, sebesar Rp 735 ribu per bulan. ’’Agar pendapatan dari sektor retrubsi bisa meninggkat, maka kami secara bertahap akan melakukan perbaikan. Perbaikan yang akan kami lakukan, baik dalam hal administrasi pengelolaan maupun sarana dan prasana TPI. Sehingga ke depan kami berharap, keberadaan TPI bisa mendongkrak PAD Kota Tegal,” jelasnya. Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana mengungkapkan, kendati dalam Perwalkot tak membahas soal pembagian retribusi TPI sebe-

Ultah, Dihadiahi Cincin oleh Pacar AKTRIS juga penyanyi Ardina Rasti hari ini, Kamis (6/ 1) merayakan ulang tahunnya yang ke-25. Rasti mendapat hadiah cincin dari sang pacar tercinta. Beberapa bulan belakangan Rasti menjalin cinta dengan pesinetron pendatang baru Eza Gionino. Rasti dan Eza bertemu ketika sama-sama membintangi FTV. Meski dihadiahi cincin oleh Eza, Rasti membantah itu sebagai tanda ikatan. Mantan kekasih Lucky Wija itu tidak mau terlalu cepat melangkahkan kakinya menuju pertunangan atau pernikahan. “Ini bukan bentuk ikatan, aku trauma kalau tentang ikatan,” ujar Rasti ditemui dalam acara Warner Music di D’Consulate, Jakarta Pusat. Kamis (6/1). Eza selalu ada untuk mendukung Rasti. Karenanya bintang film ‘Virgin’ itu merasa sangat bersyukur memiliki orang-orang yang mencintainya. “Aku mulai menyadari tidak ada yang abadi. Kalau memang hari ini yang terakhir buat aku, aku ingin berbuat yang terbaik. Aku tidak akan menyesali apa yang aku buat,” jelas Rasti. (dtc)

Dislatan Siap Bentuk Tim Khusus dari halaman 3 Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2011 yakni sebesar Rp 735 ribu. Itu, menurutnya, upah minimal sehingga dari 52 karyawan ada yang mendapat upah dari itu. ’’Melalui peningkatan upah, kami berharap tingkat kesejahteraan karyawan TPI akan meningkat. Karena sebelumnya, upah mereka ada yang Rp 200

ribu setiap bulannya,’’ katanya. ’’Namun, dengan peningkatan upah, kami akan menuntut mereka agar bisa bekerja aktif dan teratur. Bukan berangkat dan pulang seenaknya sendiri, tapi ada jam kerjanya,” lanjutnya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengungkapkan, berdasarkan hasil tinjauan langsung ke lapangan, pengelolaan TPI Pelabuhan masih seperti penge-

lolaan sebelumnya yang sebagaimana sebelum dilimpahkan kewenangan dari Pemprov Jateng. Bahkan, dari mulai 1 hingga 5 Januri 2011 tidak ada kapal yang berlabuh atau melakukan lelang di TPI Pelabuhan. Baru Kamis (6/1) ada lelang ikan di TPI. ’’Kami setuju langkah Dislatan dalam rangka penertiban lelang dan peningkatan kesejahteraan kartawan,” ujarnya. (hun)

Teledor, PJL Disanksi Tegas dari halaman 3 Menurut Huda, sanksi yang akan diberikan bagi petugas yang teledor adalah tidak mainmain. Sebagai contoh, sambungnya, beberapa waktu lalau ada seorang PJL terlambat menutup pintu lintasan, maka yang bersangkutan langsung disanksi dengan dimutasi ke pos PJL yang lintasannya sepi. MONITORING Sementara, Wakil Walikota

(Wawalkot) Tegal Habib Ali Zaenal Abidin usai menjenguk korban kecelakaan perlintasan Tirus menyampaikan, dengan adanya insiden tersebut, pihaknya bersama dinas terkait akan lebih mengintensifkan monitoring PJL. ’’Kami akan turun langsung ke titik-titik perlintasan yang dijaga oleh PJL dari pemkot. Jika diketahui sedang dalam kondisi mabuk atau hal yang membahayakan lainnya PJL, akan

disanksi tegas,” tegasnya. Habib Ali juga berharap, apabila nantinya ada lagi perekrutan tenaga PJL, meminta yang menanganinya untuk menggunakan tes kepribadian. Pihaknya juga mempunya pemikiran melakukan tes urin terhadap PJL-PJL yang sudah bertugas selama ini. Langkah tersebut sebagai upaya memastikan petugas tidak menggunakan narkoba atau barang haram lainnya. (adi)

Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi dari halaman 3 drainase serta saluran akan ditata ulang dengan lebih baik mulai tahun 2013. Tetapi, saat ini pihaknya juga terus melakukan perbaikan dan pembersihan sejumlah sungai agar bisa lancar dan tidak tersumbat oleh sampah, baik dari warga sekitar maupun kiriman dari daerah selatan. Untuk itu, pihaknya berpesan agar masyarakat Kota Tegal

bisa selalu menjaga kebersihan seperti tidak membuang sampah pada saluran air, sungai, dan sebagainya, serta lebih giat melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, saluran air dan sungai bisa tetap terjaga sehingga mampu menampung volume air saat hujan turun. Sejumlah petugas juga melakukan pemantauan dan membersihkan sejumlah sungai yang ada sehingga alirannya

tetap terjaga. Perbaikan juga dilakukan di beberapa titik yang mengalami kerusakan sehingga dalam kondisi seperti ini sungai bisa berfungsi dengan baik. Pihaknya juga berpesan agar masyarakat tidak membang sampah ke aliran sungai. ’’Kami telah melakukan berbagai langkah, termasuk membersihkan dan menjaga serta memperbaiki sejumlah kerusakan yang terjadi,” tandasnya. (gun)

BEM, BPM, dan HMP Poltek Harapan ... dari halaman 3 Pada kesempatan ini Erni berharap, pengurus BEM, BPM dan HPM yang telah terpilih bisa bekerjasama dengan baik. Sehingga tercipta lingkungan kampus yang bersih, kondusif dan wibawa. Terlebih, menurutnya, tahun 2010 lalu telah berhasil mem-

boyong sejumlah prestasi. Ke depan diharapkan lebih meningkat lagi. ’’Setidaknya bisa mempertahankan prestasi selama ini,’’ ujarnya. Harapan serupa juga disampaikan Direktur Politeknik HB Tegal Ir Mc Chambali BEng EE dalam sambutannya. Menurutnya, ke depan harus lebih baik

dan lebih baik lagi. Pada kesempatan terpisah, Trima dan Oki sebagai ketua BEM dan BPM mengaku, dia akan bekerja keras untuk kepengurusan periode ini. Pastinya, lanjut dia, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masingmasing. Sehingga bisa memajukan dan mengharumkan nama almamaternya. (ela)

13 TAHUN SUMARTI MENDERITA TYROID sar 2,22 persen tapi hanya retribusi TPI sebesar 2,78 persen yang masuk ke kas daerah, namun dalam Perda sudah ada pembagian retribusi TPI. Dari 5 persen, 2,78 persen untuk pemkot. Sedangkan 2,22 persen untuk bakul ikan, HNSI, dan KUD Karya Mina. Namun, soal persentase pendapatannya, pihaknya menyerahkan pada mereka untuk memusyawarahkan pembagiannya agar tak ada masalah dalam proses pelaksanaanya. ’’Kami minta dengan adanya pengalihan pengelolaan TPI yang diharapkan jadi peluang untuk peningkatkan kesejahteraan nelayan dan bakul, sekaligus untuk peningkatan PAD tak membuat masalah baru. Sehingga kami minta semua pihak untuk bersikap dewasa, terkait pembagian retribusi 2,22 persen tersebut,’’ jelasnya. ’’Kami juga minta, agar pemkot melalui Dislatan bisa secepatnya menyelesaikan masalah soal pem,bagian retribusi tersebut,” sambung Hendria. Soal pengalihan tanggungjawab terhadap karyawan TPI, pihaknya sangat mendukung langkah ini. Karena, menurutnya, itu merupakan target awal dari Komisi II. Dengan harapan, pengalihan pengelolaan TPI bisa meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Namun, agar pendapatan dari sektor retribusi TPI bisa maksimal, maka perlu ada pengawasan ketat. Sehingga semua ikan yang masuk ke pelabuhan Kota Tegal, akan dilelang melalui TPI, baik TPI Pelabuhan, TPI Jongor, maupun TPI Muaraeja. ’’Kami berharap, pemkot bisa membentuk tim untuk mengawasi TPI. Utamanya untuk mencegah terjadinya lelang sambung yang dilakukan oknum di tengah laut. Karena praktik ini sangat merugikan pemerintah, karena mereka tak membayar retribusi yang salah satunya akan dimasukan ke kas daerah,” paparnya. Sementara itu, Kepala Dislatan Pemkot Tegal Agus Santoso menyatakan, soal pembagian retribusi sebesar 2,22 persen yang pengelolaanya diserahkan pada KUD karya Mina, tak ada masalah. Yakni, untuk KUD Karya Mina 0,25 persen, HNSI 0,06 persen, saving bakul 0,31 persen, asuransi nelayan, dana paceklik, dana sosial. Sedangkan untuk Asosiasi Bakul Ikan Tegal (ABIT), menurutnya, masuk dalam saving bakul. ’’Kami rasa, soal pembagian retribusi 2,22 persen tak ada masalah karena sudah disepakti bersama,” ujar Agus. (m. saekhun)

Meskipun menderita sakit, tapi tidak mengurangi langkah SUMARTI untuk melakoni perannya sebagai ibu rumah tangga dan aktif di kegiatan Majelis Ta’Lim di lingkungannya. Tak terasa, telah 13 tahun lamanya wanita berusia 51 tahun ini menderita sakit tyroid atau yang biasanya disebut dengan gondok. Selama kurun waktu tersebut, tak jarang ia mengeluhkan sakitnya yang membuat ototototnya seperti tersiksa. Belum lagi, ia selalu mendengkur ketika tidur membuat orang-orang yang dekat dengannya, terutama suaminya sering kali merasa terganggu. “Mungkin faktor keturunan dari ibu, kebetulan ibu saya juga dulu menderita sakit gondok,” ujarnya singkat ketika ditanya perihal penyebab sakitnya itu. “Kalau sakitnya kambuh, otot-otot terasa sakit semua, benar-benar terasa menyiksa,” keluh warga Jln. Palagan, Kab. Semarang ini. Sekitar empat bulan yang lalu, dari seorang kenalannya, ia diberitahu tentang manfaat Gentong Mas. “Waktu saya cerita tentang penyakit saya, salah satu kenalan saya menyarankan supaya minum Gentong Mas. Sebelumnya saya memang pernah berobat ke dokter, bahkan sempat di opname segala, tapi sakitnya tidak sembuh-sembuh…” terang Sumarti. Atas saran tersebut, ia pun kemudian membeli Gentong Mas dan meminumnya secara rutin sesuai anjuran. “Saya coba minum Gentong Mas. Alhamdullillah setelah habis 5 kotak Gentong

Mas, saya mulai merasakan manfaatnya. Kalau tidur saya tidak lagi mendengkur, linu-linu pun sudah hilang dan bengkak-bengkak sudah mulai kempes.” Jelas Sumarti dengan wajah bahagia. Kini, setelah membuktikan manfaat dari Gentong Mas, ibu dari tiga orang anak ini memperkenalkan ramuan herbal ini pada orang-orang terdekatnya. “Manfaat Gen-

tong Mas sangat saya rasakan. Karena itu, saya mengajak kenalankenalan yang memiliki penyakit untuk ikut minum Gentong Mas,” ujarnya menutup obrolan hari itu. Karena telah sembuh, sekarang Sumarti dapat menjalankan kegiatannya dengan tenang, gondok hilang, mengaji pun jadi tenang. Gentong Mas adalah asupan kesehatan dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti

banyak khasiatnya. Penting diketahui bahwa berdasarkan kajian In Vitro, Habbatussauda berfungsi menghalangi pembentukan sel-sel tumor. Karena itu, baik digunakan untuk menghalangi penyakit seperti tyroid. Menurut James duke dalam bukunya Handbook of Medicinal Plant (2007), Gula Aren mengandung Niacin dan Riboflavin yang membantu melancarkan metabolisme, membangun jaringan sel dan memperbaiki fungsi syaraf. Riboflavin juga membersihkan saluran pencernaan. Thiamine pada Gula Aren memperlancar proses pembentukan energi. Sedangkan menurut Imunolog Jerman, Hidelbert Wagner, Nigella Sativa, yang menjadi bahan Gentong Mas, menambah daya tahan tubuh, nafsu makan dan vitalitas. Gentong Mas juga mengandung Potasium dan calcium yang efektif mengusir depresi dan melancarkan peredaran darah. Gentong Mas diproses dengan Higienis dan pengawasan ketat sehingga hanya Gula Aren murni pilihan yang menjadi bahan bakunya. Gentong Mas diproses tanpa bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543


CMYK

RADAR BREBES

10

JUMAT, 7 JANUARI 2011

KEBERSIHAN Godog Enam Nominasi BREBES - Lomba Kebersihan Lingkungan RW dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-333 saat ini tengah memasuki tahap penilaian. Saat ini Tim Penilai telah menentukan enam RW dari enam desa yang sudah masuk nominasi untuk menjadi juara 1, juara 2 dan juara 3. Anggota Tim Penilai dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Susanto SPd mengaDOK/RADAR BREBES takan untuk menentukan juara 1, juara 2 Susanto SPd dan juara 3 tersebut, Tim penilai melakukan cross check ke lapangan kembali. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa RW yang dinominasikan benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan panitia. “Dari enam nominasi itu, selanjutnya kita mennetukan juara 1, juara 2 dan juara 3. Itu kita nilai kembali setelah pada penilaian awal kita beri catatan dan bagaimana tindak lanjutnya,” kata Santo, tanpa menyebutkan RW dari desa mana saja. Yang jelas, lanjut Santo, pihaknya menilai secara obyektif dan sesuai dengan fakta di lapangan. Di mana pnitia sendiri telah menetapkan beberapa kriteria, yang menjadi bahan penilaian lomba kebersihan lingkungan tersebut. “Dan yang menjadi catatan Tim Penilai ini adalah kontinuitas kebersihan di lingkungan tersebut, jangan hanya bersih pada saat perlombaan saja, tapi seterusnya juga harus sama,” tandasnya. (riz)

ORGANISASI

Pemilik Lahan Diintimidasi Terkait Pembebasan Lahan Tol BREBES - Puluhan warga dari sejumlah desa di Kabupaten Brebes mendatangi kantor DPRD setempat, Kamis (6/1) kemarin. Warga yang merupakan pemilik lahan dalam pembebasan untuk proyek tol Pejagan-Pemalang mengadukan ulah oknum panitia pembebasan tanah dan pemerintah desa yang melakukan intimidasi kepada warga untuk melepas tanahnya. Warga sendiri menolak melepas tanahnya karena menganggap harga yang ditetapkan tim pembebasan terlalu rendah dan sepihak. Dihadapan Komisi I bersama panitia pembebasan lahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes dan instansi terkait, koordiantor warga Hasbulloh (40) menyatakan warga mengecam tindakan arogan yang dilakukan Pemdes yang memaksa warga untuk menyepakati harga yang tekah ditentukan panitia. “Selain di Banjaratma, tindakan intimidasi pemilik lahan juga terjadi di desa lain seperti Rancawuluh dan Sigentong. Terus terang lami keberatan dengan tindakan itu,” tuturnya. Dia menjelaskan, warga menolak pembebasan lahan karena harga ganti rugi tidak sesuai dengan kondisi objek di lapangan yang riil. Disamping itu, tim penilai harga sama sekali tidak pernah melibatkan masyarakat ataupun turun ke lokasi yang sesungguhnya. Sehingga, menurutnya warga dirugikan karena keputusan penentuan harga dilakukan secara sepihak. “Berdasarkan kondisi objektif di lapangan, lahan di daratan (perumahan) di Desa Banjaratma saat ini berkisar antara Rp 1 juta permeter tergantung lokasi dan infrastrukturnya, sementara panitia menghargai hanya Rp 150 ribu permeter. Begitu juga lahan sawah saat ini permeternya

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

TUNTUT HARGA LAYAK - Pemilik lahan tol menuntut ganti rugi dengan harga yang layak di DPRD Brebes, kemarin.

mencapai Rp 500 ribu tapi hanya dihargai permeter Rp 45 ribu permeter. Ini jelas tidak menggembirakan, apalagi pasca pembebasan lahan kami dengan harga segitu bisa apa? Rumah tiada dan sawah tempat bekerja juga tidak punya” tandas Hasbulloh.

Petani Tak Nikmati Kenaikan Harga Cabai HARVIYANTO/RADAR BREBES

SERAH TERIMA - Penasehat DWP Brebes, Ny Amy Agung Widyantoro MKes menyaksikan serah terima jabatan Ketua DWP.

DWP Diminta Lebih Mandiri BREBES - Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Brebes harus menjadi organisasi yang independen, netral dan mandiri. Demikian dikatakan Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi dalam acara serah terima jabatan Ketua DWP Kabupaten Brebes masa bakti 2009–2014 di Pendopo Kamis (6/1) kemarin. Agung mengatakan, DWP merupakan organisasi yang mewadahi para istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bersifat mandiri, netral, dan independen. “Mandiri berarti DWP tidak terkait secara langsung dengan jabatan suami, baik secara struktural, fungsional, maupun finansial,” ujarnya. Sedangkan independen jelasnya, berarti DWP tidak mempunyai keterkaitan organisatoris dengan organisasi apapun juga, baik organisasi politik, maupun organisasi kemasyarakatan. Dengan sifat - sifat tersebut, dirinya berharap DWP dapat memberi kontribusi pada pembangunan di Kabupaten Brebes, utamanya sebagai pelopor bagi kaum perempuan di lingkungannya untuk lebih maju dan mandiri. Selain dihadiri Wakil Bupati Brebes, acara tersebut juga dihadiri Ketua Persit Kartika Candrakirana, Ketua Bhayangkari serta organisasi kewanitaan yang ada. Untuk struktur kepengurusan DWP Kabupaten Brebes masa bakti 2009-2014, diserah terimakan dari Dra Sri Amini Joko Gunawan kepada Dra Aning Daningsih Khambali. Serah terima juga disaksikan Ketua Penasehat DWP Brebes Ny Amy Agung Widyantoro MKes. (cw3)

BREBES - Sebagian petani cabai di Kabupaten Brebes tidak menikmati tingginya harga jual cabai saat ini yang mampu menembus angka lebih dari Rp 50.000 per kilogram. Ini karena biaya perawatan sangat tinggi akibat anomali cuaca dan serangan hama. Sugianto, salah seorang petani cabai Karanglo Jatibarang Kamis (6/1), mengatakan tingginya harga cabai saat ini tidak seimbang antara pengeluaran untuk tanaman dan sulitnya pertumbuhan tanaman. ”Pertumbuhan tanaman seperti cabai saat ini cukup sulit. Selain banyak terkena air, banyak juga hama yang menyerang,” ujarnya. Bapak empat anak ini menambahkan dari luas 100 meter persegi lahan yang ditanami cabai, hanya mampu menghasilkan 5 kilogram cabai. Jumlah ini jauh dari produksi normal yang seharusnya

mampu mencapai 1 kuintal. Sedangkan kondisi ini sudah terjadi sejak awal panen lima hari lalu. Banyak tanaman cabai yang kering dan mati karena tingginya curah hujan. Menanggapi pedasnya harga cabai, Menteri Pertanian Suswono saat dihubungi via telepon menambahkan tingginya harga cabai memang tak menguntungkan petani dan lebih banyak dimanfaatkan oleh pedagang. ”Terbatasnya pasokan pangan banyak dimanfaatkan pedagang dengan cara menaikkan harga. Kelihatannya ini dibikin panik agar harga melambung,” ungkapnya. Padahal, kata Suswono, harga cabai di tingkat petani hanya seperempat dari harga yang beredar di pedagang. Sedangkan kenaikan harga akibat produksi cabai yang menurun. Penurunan itu disebabkan cuaca sepanjang tahun . (gus)

Menurutnya, sesuai dengan UU No 20 tahun 1961 dan Perpres 65 tahun 2006 pengadaan tanah untuk jalan umum harus melibatkan masyarakat agar maslahat dan saling mrnguntungkan, tentunya dengan harga yang menggembirakan. Ketua Komisi I Warsudi berjanji akan

menindaklanjuti persoalan ini dengan mempertemukan warga dengan Tim Penilai Harga agar terjadi titik temu. “Kabupaten sepertinya sudah bekerja sesuai prosedur, jadi ini tinggal mempertemukan warga dengan Tim Penilai Harga dari pusat,” ujarnya. (cw1)

Audiensi Kasus Alfamart Ricuh BREBES - Ketua BPD Desa Limbangan, Kecamatan Losari Khaerudin (pro pedagang kecil) nyaris baku hantam dengan mantan Kades Limbangan Sa’ali (pro Alfamart) saat audiensi terkait dengan keberadaan mini market desa setempat di ruang komisi II DPRD Kabupaten Brebes, Kamis (6/1). Dalam audiensi tersebut kedua belah pihak, pedagang tradisional maupun pengelola Alfamart saling mengadukan persoalannya hingga suasana menjadi panas. Kericuhan dipicu statemen Tasroni yang menganggap keberadaan mini market akan memberikan nilai postif terhadap kemajuan desa. Apalagi, menurutnya sesungguhnya keberadaan Alfamart tidak berpengaruh terhadap pedagang tardisional. Sontak saja pernyataan tersebut memancing emosi warga pro pedagang kecil. Protes keras serta adu mulut kedua kelompok pun tak terelakkan. Panasnya suasana membuat semua instansi terkait yang hadir beserta anggota Komisi II mencoba melerai, bahkan M Khajirin salah satu anggota dewan geram dan menggebrak meja berkali-kali. Namun, kejadian saling ejek hing-

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

DIAMANKAN - Warga Desa Limbangan, Kecamatan Losari yang terlibat kericuhan saat audiensi keberadaan Alfamart diamankan.

ga nyaris baku hantam ini bahkan terjadi beberapa kali. Seperti diketahui, kendati belum mengantongi izin beroperasi namun keberadaan Alfamart yang telah beroperasi membuat pedagang kecil merasa resah. Pedagang tradisional meminta Pemkab Brebes dan DPRD agar mini market tersebut segera secepatnya ditutup. Alfamart ini diketahui milik warga Plered Kabupaten Cirebon. Selain dihadiri puluhan warga

yang merupakan pedagang kecil, juga dihadiri pihak manajemen Alfamart, Kepala KPPT Brebes Sugiyanto, Camat Losari, Kades Limbangan, Kepala Bagian Hukum. Ketua Komisi II Nasirul Umam ST mengatakan, permasalahan tersebut akan ditindaklanjuti bersama pimpinan DPRD. “Ditutup atau tidaknya mini market Alfamart tersebut tergantung keputusan nanti setelah ditindaklanjutinya bersama pimpinan DPRD.” (cw1)

Tunggakan Raskin Mencapai Rp 28 Juta

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TAK NIKMATI - Petani cabai tak menikmati kenaikan harga cabai yang saat ini mencapai lebih dari Rp 70 ribu perkilogram.

BREBES – Tunggakan raskin di Kabupaten Brebes mencapai Rp 28 juta lebih dari Rp 6,9 miliar di tahun 2010. Namun tunggakan itu akan segera diselesaikan dalam pekan. Demikian dituturkan Kepala Bagian Perekonomian Setda Brebes Ir Erlinawati, Kamis (6/1) kemarin. Tunggakan terbanyak, ujarnya adalah dari Kecamatan Bantar-

kawung, sejumlah Rp 15 juta. Hal tersebut dikarenakan, macetnya administrasi keuangan atau terlambatnya setoran dari desa ke tim Bulog. “Desa masih belum bisa menyalurkan dana hasil penjualan raskin, namun mereka yang terlambat berjanji akan melunasinya minggu ini. Karena jika tidak akan dipending pengiriman selanjutnya,” jelasnya.

Terkait dengan harga yang diterima masyarakat hingga di atas harga pokok Rp 1.600 perkilogram, ia mengaku hal tersebut di luar anjuran pemerintah kabupaten dan desa. “Pemkab Brebes tidak menganjurkan menjatuhkan harga raskin di atas harga pagu yaitu Rp 1.600 perkilogram, itu kesepakatan warga sendiri” terang Erlin. (cw3)

KRIMINAL Kasus Pencabulan Meningkat BREBES - Kasus pencabulan termasuk tindak kriminalitas terhadap anak-anak di bawah umur semakin meningkat di wilayah Kabupaten Brebes. Karenanya pendidikan tentang seks terhadap remaja sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Sugeng SH melalui Kanit Unit Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu Puji Haryati SH, kepada Radar Kamis (6/1) kemarin. Menurutnya, pergaulan bebas, menonton adegan porno, disebut sebagai salah satu faktor penyebab meningkatnya kasus cabul di kalangan remaja. “Apalagi saat ini sangat mudah mengakses film porno. Tinggal download di internet, bisa langsung di lihat di HP,” ujarnya. Puji menambahkan, perkembangan Teknologi Informasi (TI) tidak bisa dibendung. Namun kondisi tersebut dapat disikapi dengan pembekalan dari keluarga, serta lingkungan pergaulan anak yang kondusif. “Selain karena masalah pertama, faktor keluarga dan lingkungan inilah akhirnya yang memicu pergaulan anak semakin bebas,” ungkapnya. Kanit PPA ini juga menambahkan, di tahun 2010 kemarin ada 33 kasus pencabulan yang semuanya anak di bawah umur. Termasuk, beberapa pelaku diantaranya merupakan anak di bawah umur. Sementara, urutan kedua kasus yang ditangani oleh unitnya yakni terkait persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). (gus)

CMYK

Upaya Warga dalam Menghadapi Bencana Alam

Pindahkan Rumah Bersama ke Lokasi yang Aman Sedikitnya 425 jiwa yang tinggal di Dukuh Lebakgoak, Dukuh Kapur dan Dukuh Sakem Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog saat ini tengah dilanda kecemasan akbat terjadinya bencana pergerakan tanah. Namun rasa kebersamaan semakin menguat ketika cobaan menerpa. Seperti apa? LAPORAN: TEGUH S KODISI tiga pedukuhan tersebut cukup memprihatinkan, hampir seluruh rumah mengalami kerusakan. Baik berupa tembok retak maupun bagian lantai yang amblas hingga menyebabkan rumah dalam posisi nyaris ambruk. Selain itu, kondisi sarana infrastuktur juga tidak kalah memprihatinkan, yang diakibat-

kan pergerakan tanah. Tidak terlihat lagi akses jalan lintas pedukuhan dalam kondisi utuh, yang tersisa hanyalah jalan setapak dengan permukaan tanah terlihat retak. “Kondsinya seperti ini semenjak tanah bergerak, kalau malam kami tidak bisa tidur karena khawatir rumah akan roboh,” kata Soim (38) salah seorang warga. Tigginya pergerakan tanah membuat warga terpaksa membongkar rumah mereka, untuk kemudian mengungsi ke rumah keluarga. Kebanyakan bangunan rumah di wilayah tersebut berbahan kayu, sehingga memudahkan mereka membongkarnya untuk kemudian digunakan lagi jika telah mendapat lokasi yang dinilai lebih aman. “Setiap hari selalu saja ada rumah yang dibongkar, baik karena kondisinya sudah rusak parah, ataupun karena tanah di sekitar pemukiman yang membahayakan,” terang Soim.

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MEMINDAH RUMAH - Warga Dukuh Kapur, Desa Sridadi bahumembahu membantu dengan warga memindah rumah ke lokasi aman akibat pergerakan tanah.

Seperti yang dilakukan warga Kamis (6/1) kemarin, dengan penuh kebersamaan mereka bergotong royong memindahkan rumah milik Darso (35) yang terancam akibat tanah di samping

rumahnya telah amblas dan longsor. Upaya pemindahan rumah ini cukup unik, sebab mereka melakukannya dengan cara dipanggul oleh puluhan warga baik kaum

ibu-ibu maupun bapak-bapak. “Bangunan rumah yang terbuat dari kayu memudahkan warga untuk memindah, jadi rumah itu sendiri tidak perlu dibongkar. Setelah bagian pintu, jendela dan perabotan dikeluarkan, selanjutnya dipasang bambu sebagai alat memikul disudut dan bagian tengah dan rumah pun siap dipindah,” jelas Kato (40) warga lainnya. Setelah beberapa kali dicoba, akhirnya warga berhasil menggeser rumah milik Darso dengan jarak dua meter menjauhi tebing. Mereka pun terlihat lega, setelah upaya membantu salah satu tetangganya yang dalam kesulitan akibat bencana dapat berjalan lancar. “Selama ini rasa kebersamaan telah menjadi bagian yang menyatu di antara warga, hal tersebut semakin menguat terlebih dalam menghadapi bencana seperti yang saat ini sedang terjadi,” ungkap Kato. (*)


CMYK

OLAHRAGA

JUMAT, 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

TANGAN HAMPA Blackburn (3) Liverpool (1)

BLACKBURN - Liverpool harus pulang dengan tangan hampa dalam lawatannya di kandang Blackburn Rovers. The Reds dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3. Berlaga di Ewood Park, Kamis (6/ 1) dinihari WIB, Liverpool kembali mengandalkan Steven Gerrard dan Fernando Torres sebagai tumpuan serangan. Sementara di kubu tuan rumah, mereka memasang duet Mame Biram Diouf dan Benjani di lini depan. Liverpool tampil dominan dalam pertandingan tersebut. Dari catatan Soccernet, anak asuhan Roy Hodgson tersebut menguasai bola dengan perbandingan 68:32. The Reds melepaskan 14 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Meski kalah dominan, Blackburn justru unggul dua gol di babak pertama di babak pertama lewat Martin Olsson dan Benjani. Di babak kedua, Blackburn makin menjauh lewat gol Benjani. Liverpool sempat memperkecil ketinggalan lewat gol Gerrard. Gerrard bahkan punya peluang untuk mencetak gol kedua lewat titik putih. Sayang eksekusinya melambung. Kekalahan ini membuat posisi Liverpool melorot ke peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin dari 20 pertandingan. Sementara naik ke peringkat sembilan dengan 28 poin dari 22 laga. Liverpool membuka peluang di menit keenam. Berawal dari umpan Paul Konchesky, sundulan Fernando Torres dari tengah kotak penalti masih melebar. Tim tuan rumah membalas di menit ke-15. Tendangan kaki kanan David Dunn dari luar kotak penalti masih melambung jauh di atas gawang Liverpool. Dua menit berselang, Blackburn kembali dapat peluang lewat Mame Biram Diouf. Sayang tendangannya dari dalam kotak penalti The Reds masih bisa diamankan pepe Reina. Setelah berulang kali menekan, Blackburn akhirnya berhasil unggul di menit ke-32. Enam menit berselang, Blackburn menggandakan keunggulan, kali ini lewat kaki Benjani. Tendangan kaki kanan pemain asal Zimbabwe tersebut membuat Reina harus memungut bola untuk kedua kali dari gawangnya. Tujuh menit berikutnya, gawang Liverpool bergetar, operan David Hoilett, sontekan Benjani menghasilkan gol ketiga Blackburn. (roz)

Benjani

Hodgson Minta Maaf pada Fans LIVERPOOL menelan kekalahan kesembilan musim ini usai dibungkam Blackburn Rovers 1-3. Roy Hodgson pun meminta maaf pada fans yang sudah datang mendukung ke Ewood Park. Tampil di kandang Blackburn tersebut, Kamis (6/1) dinihari WIB, Liverpool tertinggal dua gol di babak pertama. Gol pertama yang bersarang di jala Jose Reina diciptakan oleh Martin Olsson di menit 32, sementara yang kedua dilesakkan oleh Benjani Mwaruwari di menit 38. Di babak kedua, Blackburn pun kembali menjauh lewat

gol kedua Benjani, sebelum Steven Gerrard mempertipis kedudukan menjadi 1-3. Peluang pun Liverpool untuk kembali memperkecil ketertinggalan musnah seiring melambungnya eksekusi penalti Gerrard. Dan jadilah The Reds menelan kekalahan kesembilan di Premier League musim ini— atau kekalahan kedua dalam tiga pertandingan terakhir. Usai pertandingan, Hodgson sadar bahwa hasil tersebut sangat mengecewakan Liverpudlian, terutama mereka yang datang mendukung ke Ewood Park.

Sang manajer pun langsung mengucapkan permintaan maaf. “Saya kecewa untuk para fans yang sudah datang jauh-jauh dan memberikan dukungan hanya untuk melihat kami kebobolan gol-gol yang kami dapat,” ucapnya di situs resmi klub. “Saya pikir di babak kedua kami berusaha yang terbaik untuk bisa lepas dari situasi yang penuh keputusasaan dan kembali ke trek. Siapa tahu, jika penalti Steven masuk, kami bisa saja membuat lima menit terakhir menjadi lebih menarik,” tukasnya. (roz)

Roy Hodgson

Kursi Manajer Semakin Panas WOLVERHAMPTON - Performa labil Chelsea terus berlanjut. Kekalahan kembali dirasakan klub berjuluk The Blues itu tatkala bertamu ke Molineux Stadium, kemarin dini hari. Mereka kalah tipis 0-1 akibat gol bunuh diri bek kanan Jose Bosingwa. Dampak dari kekalahan itu, membuat Chelsea semakin tertinggal dari penguasa klasemen se-

ANCELOTTI CMYK

ment a r a Manchester United. Mereka tercecer di posisi lima klasemen dengan mengoleksi 35 poin dan tertinggal sembilan angka di belakang United. Situasi y a n g membuat kursi manajer Carlo Ancelotti makin memanas. Wajar saja, sejak

14 November tahun lalu mereka baru sekali merenguh tiga poin di Premier League. Ya, hanya sekali Chelsea menang dalam sembilan laga terakhir. Bermain di Molineux Stadium, Chelsea yang menerapkan pola 4-3-3 dengan mengandalkan serangan pada trio Florent Malouda, Salomon Kalou, dan Didier Drogba, memulai laga dengan lamban. Adapun Wolves, sebutan Wolverhampton, dengan pola 4-4-2. Baru lima menit laga berjalan, serangan sporadis Wolves mengoyak pertahanan Chelsea. Gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech bobol akibat blunder Bosingwa. Bek asal Portugal itu bermaksud menghalau bola sepak pojok, tapi justru mengarah ke gawangnya. Setelah tertinggal, Chelsea mulai mendominasi pertandingan. Empat menit setelah kebobolan, Drogba nyaris menyakan skor. Sayang, tembakan kaki kanan striker asal Pantai Gading itu masih dapat dihalau kiper Wolves Wayne Hannessey. Pada babak kedua, Chelsea mengurung pertahanan Wolves, tapi tidak akan gol yang

tercipta. “Kami memang berapa pada momen di mana kami begitu mudah kehilangan kepercayaan diri,” kata Ancelotti, seperti dilansir Daily Mail. Meski Chelsea mencatat rekor buruk, bahkan terburuk sejak musim 1995-1996, tapi mantan pelatih AC Milan itu yakin posisinya tetap aman di kursi manajer Chelsea. Bukan hanya Ancelotti yang sedang berada dalam situasi yang buruk. Setidaknya ada tiga manajer Premier League lainnya yang juga mengalami situasi yang sama. Mereka adalah manajer Liverpool Roy Hodgson, Avram Grant (West Ham United), dan Gerard Houllier (Aston Villa). Di Villa Park, kandang Villa, manajer asal Prancis Gerard Houllier menjadi sasaran ejekan fans. Selain karena kalah, dia dianggap gagal dalam mengangkat prestasi Villa pada musim ini. Mereka terpuruk di posisi ke-18 alias zona degradasi. Namun, mantan manajer Liverpool itu menyatakan masih mendapat dukungan dari chief executive Villa Paul Faulkner. (ham)

11

Curi Angka, Kehilangan Muka LONDON - Manchester City memang berhasil pulang dengan satu angka dari Emirates Stadium, markas Arsenal, kemarin dini hari. Mereka mampu menahan imbang The Gunners, julukan Arsenal, tanpa gol pada laga pekan ke22 Premier League. Raihan satu angka itu membuat posisi City tetap terjaga di peringkat kedua klasemen sementara dengan 42 poin. Mereka menempel ketat klub rival sekota Manchester United yang berkuasa di puncak klasemen dengan 44 poin. Terlepas dari sukses mereka mencuri angka, City kehilangan muka di Emirates Stadium. Mereka bermain sangat negatif. Manajer City asal Italia Roberto Mancini sengaja menumpuk banyak pemain di benteng pertahanan dan sering membuang-buang waktu. Praktis hanya Carlos Tevez yang bekerja sendirian di lini depan. Jelas tak cukup untuk mengobrak-abrik pertahanan Arsenal. Terhitung hanya ada satu peluang yang dimiliki City sepanjang laga dan tak ada tembakan yang mengarah tepat ke gawang. Tak heran, dari tribun penonton, para pemain City terus diejek dengan kata-kata boring City alias City yang membosankan. “Benar-benar malam yang membuat frustasi. Parahnya, sepertinya mereka puas dengan skor 00,” ketus Arsene Wenger, manajer Arsenal, seperti dikutip Telegraph. “Kalau saja ada gol di awal laga, pasti situasinya akan berbeda. Tapi, situasi 00 itu benar-benar dimaksimalkan lawan. Saya tidak pernah melihat mereka bermain sangat dalam seperti itu, bahkan Tevez pun ikut bertahan,” lanjut Wenger. Tactician asal Prancis itu

Kolo Toure

menyindir City dengan mengatakan bahwa mungkin itu cara mereka merebut kemenangan. “Mereka bertahan terus dan berharap kami lengah agar mereka bisa melakukan serangan balik,” ungkap Wenger. Namun, kubu City tidak peduli dengan sindiran Wenger. Bahkan, bek City Kolo Toure justru membela cara timnya mencuri poin. “Sangat penting untuk menjadi tim yang kuat bertahan. Striker dibutuhkan untuk menang di satu laga, dan bek dibutuhkan untuk merebut gelar,” bela Toure. Senada dengan Toure, Mancini menilai tidak ada yang salah dengan cara City mendapatkan poin. “Saya

lebih memiliki diejek di akhir laga dan kami bisa pulang dengan satu poin daripada pulang dengan kebobolan tiga gol,” kata Mancini. Pelatih asal Italia itu memuji cara Arsenal bermain. “Masalahnya tak semua tim menggunakan cara seperti itu dalam bermain. Arsenal tidak beda dengan Barcelona. Bila ingin menang atas mereka, pertahanan harus bagus,” jelas Mancini. Meski berakhir dengan skor 0-0, tapi bukan berarti tensi pertandingan adem ayem. Justru panas. Terbukti dengan kartu merah yang dijatuhkan kepada bek Arsenal Bacary Sagna dan bek City Pablo Zabaleta karena saling membenturkan kepada di menit ke-85. (ham)


ALL SPORTS

12

JUMAT 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

Tunda Comeback Buffon MILOS KRASIC

TURIN - Juventus mengawali tahun 2011 dengan hasil buruk. Berlaga di kandang sendiri, Bianconeri ditundukkan Parma 1-4. Pertandingan ini diwarnai kartu merah untuk Felipe Melo. Bertanding di Stadion Olimpico Turin, Kamis (6/1/2011), Juventus kembali mengandalkan Alberto Aquilani dan Milos Krasic di lini tengah. Sementara Fabio Quagliarella jadi tumpuan di lini depan. Bianconeri mendapatkan dua pukulan telak di awal babak pertama. Setelah Fabio Quagliarella harus ditarik keluar akibat cedera, Felipe Melo diusir wasit karena bertindak kasar. Parma pun sukses memaksimalkan keungguan satu pemain yang mereka miliki. Di babak pertama, mereka berhasil mencuri gol lewat kaki Sebastian Giovinco. Di awal babak kedua, Giovinco kembali menjebol gawang Juve. Meski gol Nicola Legrottaglie sempat menumbuhkan asa ‘Nyonya Tua’, namun gol Hernan Crespo dan Raffaele Palladino memastikan Gialloblu membawa pulang tiga poin dalam kunjungannya ke Turin. Kekalahan ini membuat Juve tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Seri A dengan koleksi 31 poin, terpaut lima poin dari puncak klasemen yang dikuasai AC Milan. Posisi mereka masih rawan digeser AS Roma yang baru akan bertanding melawan Catania beberapa saat lagi. Sementara Parma naik ke peringkat 10 dengan raihan 22 poin. JALANNYA PERTANDINGAN Pertandingan baru berjalan empat menit, Juventus sudah harus melakukan pergantian pemain. Fabio Quagliarella mengalami cedera dan digantikan oleh Amauri. Musibah buat Bianconeri berlanjut di menit ke-17. Felipe Melo diusir wasit setelah menendang muka Massimo Paci. Juve pun harus meneruskan laga dengan 10 pemain.

SUSUNAN PEMAIN: JUVENTUS: Storari, Chiellini, Legrottaglie, Grosso, Sorensen (Sissoko 56'), Aquilani, Melo, Marchisio, Krasic, Quagliarella (Amauri 6'), Del Piero (Pepe 30')

Juve sempat mencetak gol di menit ke-24, tapi dianulir oleh wasit karena Giorgio Chiellini lebih dulu melakukan pelanggaan kepada kiper Parma. Dua menit berselang, Alberto Aquilani melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Sayang tendangan kaki kanannya melebar ke sisi kiri gawang Parma. Tim tamu ganti menekan lewat usaha Francesco Valiani. Namun tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih melambung. Aquilani kembali mengancam di menit ke-37 namun usahanya dari luar kotak penalti lagi-lagi belum menemui sasaran. Parma berhasil mencuri gol di menit ke-41 lewat Sebastian Giovinco. Sepakan kaki kiri eks pemain Juve tersebut dari dalam kotak penalti merobek gawang Marco Storari. Hingga turun minum, Juve masih tertinggal satu gol. Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Parma menggandakan keunggulan. Kembali Giovinco jadi momok buat Bianconeri. Memanfaatkan umpan Valiani, gelandang 23 tahun itu kembali menggetarkan gawang mantan klubnya lewat sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Tim tuan rumah mampu memperkecil ketertinggalannya di menit ke-60. Berawal dari sepak pojok Aquilani, Nicola Legrottaglie mampu menanduk bola dan menjebol gawang Mirante. Parma mendapat hadiah penalti dua menit kemudian setelah Hernan Crespo dilanggar Chiellini di area terlarang. Crespo yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan. Juventus 1 Parma 3. Juve masih belum menyerah. Milos Krasic melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti, namun masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Parma. Di menit ke-73, Antonio Candreva melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun Marco Storari masih sigap mengamankan gawang Juve. Di masa injury time, Raffaele Palladino menggenapi penderitaan Juve dengan golnya. Tendangan jarak dekatnya tak kuasa dihalau Storari. Juventus 1 Parma 4. (roz)

PARMA: Mirante, Paletta, Paci, Gobbi, Zaccardo, Dzemaili, Candreva, Morrone, Giovinco (Calvo 87'), Crespo (Palladino 65'), Valiani

Adrian Mutu

Berulah, Masa Depan Mutu Terancam FIRENZE - Fiorentina siap menuntut Adrian Mutu setelah penyerang asal Rumania tersebut mangkir dari sesi latihan tanpa alasan yang jelas. Masa depannya di La Viola pun terancam. Mutu belum lama kembali ke skuad Fiorentina. Ia baru bermain lagi pada bulan Oktober lalu setelah sebelumnya menjalani skorsing sembilan bulan akibat gagal tes doping. Belum banyak berkontribusi di musim ini, Mutu malah membuat kesal La Viola. Ia meninggalkan sesi latihan tanpa alasan jelas. “Pemain Adrian Mutu hari ini secara sepihak dan tanpa alasan apa pun meninggalkan sesi latihan,” tulis Fiorentina dalam situs resmi klub. “Ini keputusan mendadak, yang juga menimbulkan kerusakan ke Fiorentina pada tingkat olahraga yang berarti dia tidak bisa bermain dalam pertandingan away di Bologna.” Fiorentina menjelaskan bah-

wa tindakan Mutu tersebut dilakukan setelah mereka menggelar pertemuan dengan perwakilan pemain 32 tahun tersebut untuk membahas masa depannya. La Viola juga menyebut bahwa tindakan indisipliner Mutu ini bukan yang pertama kalinya ia lakukan. “Seperti tindakan pembangkangan dan kurangnya penghormatan terhadap jersey Fiorentina dan tim, itu hanya yang terbaru dalam serangkaian insiden serupa oleh Mutu.” “Hal ini memaksa Fiorentina untuk memakai hak untuk mengambil tindakan apa pun di arena mana pun, baik Federal dan Sipil,” demikian pernyataan Fiorentina. Kejadian ini membuat Mutu bisa saja bernasib seperti Antonio Cassano di Sampdoria. Bukan hanya kontraknya terancam diputus, tapi Fiorentina juga bisa menuntut ganti rugi kepada eks pemain Chelsea dan Juventus itu di pengadilan sipil. (nar/roz)

Menanti Aksi Inter-nya Leonardo KOMPETISI Liga Italia kembali bergulir setelah libur musim dingin berakhir. Pusat perhatian akan tertuju pada kubu Inter Milan yang akan menjalani debut bersama pelatih barunya, Leonardo. Belum lama ini, Inter sepakat untuk menyudahi kerjasamanya dengan Rafael Benitez. Sebagaimana yang diketahui, alenatore asal Spanyol itu didesak untuk mundur lantaran gagal mempertahankan performa gemilang Nerazzurri di bawah asuhan Jose Mourinho. Leonardo akan menjalani ujian pertamanya dengan menghadapi Napoli, Jumat (7/ 1/2011) dinihari WIB. Kemenangan wajib diraih bukan hanya karena laga digelar di San Siro namun juga turut mempengaruhi impresi Interisti kepada Leo. Ditilik dari rekor pertemuan, Inter tampak perkasa jika berlaga di kandangnya sendiri melawan Napoli. Dari lima laga home terakhirnya, Javier Zanetti dkk. sukses memenangi seluruhnya. Meski demikian, adalah salah jika Inter cepat-cepat menepuk dada karena Napoli wajib diwaspadai. Tim berjuluk Partenopei itu tentunya akan berjuang sekuat tenaga untuk tetap bertahan di zona Empat Besar. Napoli kini berada di urutan dua klasemen dengan nilai 33. Jika terpeleset, maka tim yang pernah diperkuat Maradona itu siap-siap disalip oleh dua tim di bawahnya Lazio dan Juventus yang memiliki nilai yang tak jauh berbeda. Di partai sebelumnya, Milan akan melawat ke Cagliari. Ini akan menjadi kesempatan buat

Rossonerri untuk mempertahankan pimpinan klasemen karena niscaya mereka tak akan mengalami kesulitan mengatasi lawannya itu. Juventus yang akan menjadi partai pembuka Liga Italia pasca winter break akan menjamu Parma di Olimpico Turin malam ini WIB. AS Roma akan didatangi Catania dan Lazio akan disambangi Genoa di partai setelahnya. Pekan ini cukup sibuk bagi tim-tim Italia. Fisik dan fokus harus dapat dijaga karena pada akhir pekan ini, mereka harus siap untuk kembali bertanding. (rin/din)

TURIN - Pelatih Juventus Luigi Del Neri tak akan buruburu memainkan Gianluigi Buffon. Del Neri ingin kiper timnas Italia tersebut benar-benar pulih dari cedera sebelum comeback ke lapangan. Buffon belum pernah bermain di musim ini setelah harus istirahat panjang usai menjalani operasi punggung. Dia kemungkinan besar sudah bisa merumput di bulan ini. Bahkan pemain 32 tahun itu kabarnya sudah siap dipasang dalam laga melawan Parma, Kamis (6/1/ 2011) malam WIB. Meski demikian, Del Neri menilai Buffon belum sepenuhnya pulih dari cederanya. Comeback-nya pun kemungkinan akan ditunda hingga laga melawan Catania di ajang Coppa Italia, 14 Januari mendatang. “Setelah berbicara dengan Buffon kami telah menjadwal ulang comeback-nya untuk Coppa Italia. Ini adalah pilihan yang tepat dan waktu yang tepat juga,” ucap Del Neri di Football Italia. “Coppa Italia akan menjadi pertandingan penting untuk memverifikasi kebugarannya dan bagi saya untuk menentukan masa depan tujuan Juventus,” lanjut eks pelatih

DOK.RATEG

Gianluigi Buffon

Chievo ini. Pelatih 60 tahun itu juga sekali lagi menegaskan tak akan menjual Buffon. Begitu juga dengan Marco Storari, yang tetap akan dipertahankannya. “Pada akhir jendela transfer Storari dan Buffon akan tetap di Juventus. Klub tidak berniat untuk melepas salah satu di antara mereka atau keduanya,” pungkasnya. (roz/nar)

Tekanan Besar Tuan Rumah DOHA - Terpilihnya Qatar sebagai host Piala Dunia 2022 membuat negara yang berada di kawasan Timur Tengah itu mendapat sorotan besar. Prestasi sepak bola Qatar yang selama ini terbilang datar-datar saja menjadi sorotan selain faktor cuaca. Situasi itu memberikan tekanan besar kepada Qatar tatkala menjalani laga pembuka Piala Asia 2011 yang kebetulan digelar di Qatar. Mereka akan bertarung kontra Uzbekistan di Khalifa International Stadium, Doha, malam ini (siaran langsung RCTI pukul 23.15 WIB). “Tekanan lebih besar kami alami setelah terpilih menjadi host Piala Dunia 2022. Para pemain harus menunjukkan sesuatu kepada Qatar dan juga dunia. Kami akan membuktikannya,” ujar Bruno Metsu, pelatih timnas Qatar seperti dikutip AFP. Prestasi Qatar yang tidak begitu apik di level Asia, membuat Metsu memiliki tugas berat mengangkatnya. Apalagi, di pentas Internasional. Tim berjuluk Annabi tersebut hingga saat ini belum pernah merasakan tampil di Piala Dunia. Lagipula, pada Piala Asia kali ini, mereka berada di grup yang tidak ringan. Di grup A, Qatar sebagai tuan rumah akan bersaing dengan Kuwait, Uzbekistan, dan Tiongkok. Kuwait baru saja menjuarai Piala Teluk di akhir tahun lalu dan Tiongkok merupakan favorit di grup A.

Namun, Qatar juga tidak boleh diremehkan. Performa skuad besutan Burno Metsu itu terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Keputusan menaturalisasi striker kelahiran Uruguay Sebastian Soria dan gelandang asal Brazil Fabio Cesar memberi pengaruh besar. “Uzbekistan merupakan tim yang kuat, tim yang bagus. Makanya, pemain kami harus bermain lebih kuat dan memainkan pertandingan yang bagus. Semangat tempur juga tidak boleh kendur melawan tim seperti itu,” kata Metsu. Di sisi lain, Uzbekistan yang sejak lepas dari cengkraman Uni Soyvet tampil sebagai kekuatan alternatif di Asia. Mereka mencatat debutnya pada Piala Asia 1996 dan prestasi terbaiknya mencapai perempat final pada edisi 2004 dan 2007. Pelatih Uzbekistan Vadim Abramov menilai, laga melawan Qatar akan menjadi kunci penting perjalanan mereka pada turnamen kali ini. “Mereka bermain dengan gaya Eropa. Mereka juga diperkuat beberapa pemain naturalisasi yang bagus,” kata Abramov. Menurut dia, bila mampu melewati hambatan pertama, maka langkah mereka untuk memenuhi ambisi melampaui prestasi dua edisi sebelumnya mungkin tercapai. “Ambisi kami adalah menjadi juara pada even kali ini,” kata Abramov. (ham)


ALL SPORTS

JUMAT 7 JANUARI 2011

13

RADAR TEGAL

Gresik United vs PSIS Semarang

FAKTOR NON TEKNIS GRESIK - Tren positif mulai muncul dalam perjalanan Gresik United (GU) di pentas Divisi Utama Liga Indonesia 20102011. Euforia kemenangan masih menyelimuti skuad GU usai berhasil menundukkan Persikota Tangerang Senin lalu (3/ 1). Kini, tim berjuluk Laskar Joko Samodro itu siap melanjutkan tren positifnya kala meladeni tamunya PSIS Semarang di Stadion Petrokimia Gresik nanti sore. Dalam pertandingan tersebut GU dipastikan akan bermain dengan skuad terbaiknya. Target poin penuh pun akan mereka maksimalkan guna mengamankan targetnya lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. “Semua pemain kami saat ini sudah dalam keadaan fit, kami sudah siap untuk memenangkan pertandingan besok (hari ini, Red),” kata pelatih kepala GU Sanusi Rahman kemarin (6/ 1). Sanusi memaparkan, pertandingan melawan PSIS Semarang kali ini tidak bisa dianggap enteng. Meski sebelumnya dihajar Mitra Kukar 0-3 (3/1), PSIS Semarang tetaplah lawan tangguh bagi timnya. Apalagi di dalam skuad tim tersebut juga diisi pemain-pemain senior yang cukup berpengalaman. Meski begitu, Sanusi tak akan menerapkan strategi khusus. Dirinya mengakui dalam pertandingan sebelumnya performa Agustiar “Ucok” Batubara dkk masih jauh dari harapan. Permainan yang mereka tampilkan masih banyak terbawa dengan ritme permainan yang diterapkan lawannya. Untuk itulah dalam pertandingan nanti dia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap tenang, terutama dalam melakukan serangan. Untuk meredam serangan yang dilancarkan Indrianto Nugroho dkk, Sanusi mengaku tidak terlalu mengkhawatirkannya. Pelatih asal Makassar ini yakin para pemain belakangnya mampu menghalau serangan-serangan yang dilancarkan PSIS Semarang. Dia telah menginstruksikan barisan pertahanannya untuk tetap konsentrasi dan tidak membiarkan pemain depan lawan masuk ke dalam kotak penalti. “Jangan sampai mereka lengah lagi. Lengah sedikit, kemenangan bisa-bisa buyar,” cetus pelatih yang pernah menangani Persibo Bojonegoro ini. Sementara itu, menanggapi hasil kemenangan mereka yang diduga dipengaruhi faktor non teknis, manajer GU Hadi Kusono mengelak tudingan tersebut. Menurut dia, permainan timnya kemarin sudah dalam batas-batas kewajaran. Dia malah balik menuding per-

Perkiraan Pemain : Gresik United: 3-5-2 : Wawan Hariono; Lexe Anderson, Agustiar Batubara, Lan Bastian, Heri Purnomo, Khabib Syukron; Luis Pena, Uston Nawawi, Mulyanan; Ali Usman, Basuki. Pelatih : Sanusi Rahman.

MOJOKERTO - Tugas berat menanti para penggawa PS Mojokerto Putra (MP). Sore ini, mereka harus kembali berjibaku melawan tim unggulan, Persidafon Dafonsoro, Papua. Tentu saja, Evandro dkk harus memenangi laga tersebut. Karena mereka akan tampil di hadapan publiknya sendiri di Stadion Gajah Mada Mojosari mulai pukul 15.00 WIB. “Kita bermain di kandang sendiri, jadi harus menang. Kita optimistis bisa mewujudkannya,” tegas Riono Asnan, pelatih PSMP. Para penggawa PSMP memang pantas optimistis. Sebab mereka punya modal bagus. Selain belum pernah kalah di kandang, mereka juga baru saja memukul tim asal Papua lainnya, Perseru Serui 3-2 (3/1). Hasil itu menunjukkan bahwa secara kualitas, anakanak asuhan Riono tidak kalah dengan tim asal Papua. Secara teknik, para penggawa The Lasmojo-julukan PSMP- juga mampu mengatasi permainan ngotot yang menjadi ciri khas tim-tim dari ujung timur Indonesia. “Secara umum, kita sudah paham karakter permainan tim-tim asal Papua termasuk Persidafon,” kata Riono yang berpengalaman membesut tim-tim besar seperti Persebaya dan Persela. Dengan fisik para pemain yang kuat dan kemampuan berlari kencang, Persidafon diprediksi bakal bermain mengandalkan power dan speed. Mereka akan ngotot merebut bola untuk bisa

mengendalikan tempo pertandingan. Selain itu, dalam menyerang mereka bakal mengandalkan umpan-umpan langsung ke jantung pertahanan dengan mengandalkan dua striker yang menjadi target man. Karakter semacam itu memang selalu ditunjukkan Persidafon dalam setiap laga. Dan sementara ini cukup berhasil. Sehingga dua striker mereka cukup produktif. Patrick Wanggai telah mencetak enam gol sedangkan Ernest Jeremiah dua gol. Tapi ingat, Persidafon tidak hanya mengandalkan ujung tombak dalam menjebol gawang lawan. Untuk urusan mencetak gol, hampir seluruh pemain di semua lini yang ada mampu melakukannya. Buktinya, dua pemain belakang mereka, Christian Warobai dan Cirelli sudah mencetak masing-masing satu dan dua gol. Dua gelandang mereka juga telah menyumbang enam gol. Masing-masing dari kaki Eduard Ivakdalam empat gol dan Abel Cielo dua gol. Eksekusi bola-bola mati tim berjuluk Gabus Sentani itu juga perlu diwaspadai. Dari total 17 gol yang telah mereka ciptakan, tiga gol diantaranya tercipta melalui tendangan bebas. Yakni dari kaki Eduard Ivakdalam satu gol dan Cirelli dua gol. Semua itu tampaknya tidak membuat Riono kecil hati. Dia percaya penuh dengan kemampuan anak-anaknya. “Di sepak bola, siapa yang lebih banyak menyerang dan

menciptakan peluang, itulah yang akan menang. Dan besok (hari ini,Red) kita akan melakukannya,” tegas pelatih 52 tahun itu. Bagi Riono, tidak ada tim lemah atau kuat. “Semua lawan yang kita hadapi kita anggap kuat. Makanya, para pemain harus bisa bermain disiplin dan menjalankan semua intruksi yang diberikan,” ungkapnya. Persidafon memang bukan tim yang tak terkalahkan. Buktinya, lawatan Eduard Ivakdalam ke kandang Persekam Metro FC Malang (19/ 11) berakhir dengan kekalahan tipis 1-0. Akibat serangan bertubitubi yang dilakukan tuan rumah, pemain Persidafon kewalahan dan membuat kesalahan dengan melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Metro FC, Richie Pratika. Pelanggaran tersebut berujung kartu merah yang diberikan kepada pemain tengah Persidafon, Dody. Bermain sepuluh orang, mereka akhirnya kewalahan dan kebobolan di menit 62. “Pada laga perdana anakanak memang belum sepenuhnya bisa adaptasi. Tapi sekarang, kita sudah lebih baik,” kata Agus Yuwono, pelatih Persidafon. Buktinya, pada dua laga tandang berikutnya mereka selalu berhasil mencuri poin. Yakni menang 0-1 dari PSBI (22/11) dan imbang 2-2 kontra Persipro Probolinggo (3/1). Makanya, dia optimistis bisa mencuri poin di kandang Laskar Mojopahit. (jif)

Gustavo Chena

mainan lawan yang membuat pertandingan menjadi berakhir rusuh. Dengan tegas dia berani menjamin bahwa dalam pertandingan nanti timnya akan tetap mengusung nilai-nilai sportivitas. “Buat apa kami seperti itu” Kami lebih baik kalah terhormat daripada menang karena suap,” ujar pria yang menjabat wakil DPRD Gresik tersebut. Di sisi lain, kubu tim tamu PSIS Semarang datang ke kota Pudak -sebutan kota Gresikdengan membawa trauma dikerjai wasit. Ya, mereka sebelumnya ditumbangkan Mitra Kukar 0-3 dengan dua tendangan penalti Franco Hitta yang menurut mereka kon-

troversial. Untuk itulah dalam lawatan keduanya tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali. “Saya dari dulu tidak mau berkomentar banyak tentang itu (wasit, Red). Tapi kami harap pengadil di lapangan nanti bisa memimpin dengan fair,” ungkap pelatih kepala PSIS Semarang Bonggo Pribadi. Meski demikian, Bonggo meminta anak asuhnya untuk melupakan kekalahan yang menyakitkan dari Mitra Kukar. Dia bertekad akan menjadikan laga melawan GU nanti sebagai ajang pelipur lara. Dengan cukup meyakinkan dia berani menarget anak asuhnya mampu

mencuri poin di Gresik. Datang dengan materi pemain komplit, Bonggo mengaku tidak akan menerapkan strategi khusus. Sama seperti Sanusi, Bonggo juga berjanji akan bermain normal seperti biasanya. Hanya saja dia meminta anak asuhnya untuk mewaspadai pergerakan salah satu penyerang lincah milik GU, Basuki. Dia menilai pemain yang juga mampu beroperasi di posisi sayap tersebut merupakan kunci permainan GU saat menumbangkan Persikota Tangerang kemarin. “Kalau dia bisa dijaga dengan ketat, agaknya untuk pemain lainnya masih bisa kami atasi kok,” tandas dia. (ren)

Terbuka Peluang, Hadapi Teman Lama

DOK. RATEG

LATIHAN - Sejumlah pilar Persebaya saat menjalani latihan.

CMYK

Jibaku Lawan Tim Unggulan

PSIS Semarang 4-4-2 : Dicky Fajar; Aji Septiawan, Modestus Setiawan, Aris Indarto, Ilham Asdat; Adrian Mardiansyah, Gustavo Chena, Hasan Basri Lohi, Dedi Iswanto; Indriyanto Nugroho, Peter Kuoh. Pelatih : Bonggo Pribadi.

Persebaya v PSIR

SURABAYA - Persebaya Surabaya berpeluang kembali merangsek ke jajaran lima besar klasemen sementara Divisi Utama Grup III. Setelah terlempar di posisi enam karena kalah 0-1 atas Barito Putra (3/ 1), kini Kuncoro dkk memburu kemenangan dari PSIR Rembang di Gelora 10 Nopember sore ini. Menghadapi PSIR, tak ubahnya melawan teman lama bagi sejumlah pilar Persebaya. Maklum, sejumlah penggawa Persebaya adalah mantan bagian dari PSIR. Sebut saja, Charles Orock, Kuncoro, atau pelatih Suwandi HS. Tapi hal itu tak mengurangi semangat Persebaya di laga nanti. “Setelah kekalahan lalu, kondisi tim mulai normal. Anak-anak siap memenangkan pertandingan besok,” tutur Pitoyo asisten pelatih Persebaya kemarin (6/1). Dia mengakui kekalahan atas Barito sebenarnya tak lepas dari beberapa kelemahan. Di antaranya, kedisiplinan pemain belakang dalam

Mojokerto Putra v Persidafon

menjaga pergerakan lawan. “Waktu itu pemain terlalu terpaku pada bola, sementara pergerakan lawan kurang,” ujarnya. Perbaikan atas hal itulah yang menjadi salah satu modal teknis tim berjuluk Green Force tersebut jelang menghadapi PSIR. Di sisi lain, Pitoyo juga menyebut lini depan timnya terus dipoles. Seperti laga sebelumnya ketajaman lini depan Persebaya memang menjadi sorotan. Menurutnya laga melawan Barito, timnya cukup banyak mendapatkan peluang membobol gawang tuan rumah. Namun peluang itu selalu gagal dimaksimalkan menjadi gol. “Tapi di pertandingan besok, kami optimistis anak-anak bisa memenangkan pertandingan,” tegasnya. Namun hasrat Persebaya memetik tiga poin di kandang harus terganggu karena absennya salah satu pilar lini belakang. Menurut Pitoyo, Sulkhan Arif terpaksa tidak bisa diturunkan lantaran cedera

engkel. Untuk mengisi posisi Arif, Persebaya memiliki Rifai atau Agusmanto sebagai pengganti. Kondisi Persebaya yang tak bisa menurunkan kekuatan penuh berbanding terbalik dengan PSIR. Kali ini, seluruh kekuatan tim berjuluk Laskar Dampu Awang itu siap diturunkan. “Jika sebelumnya Muhammad Jupri tidak bisa diturunkan karena akumulasi kartu, kali ini dia sudah bia dimainkan,” kata Soeroso pelatih PSIR. Dia menjelaskan bahwa timnya harus main tanpa kekuatan penuh ketika dikalahkan tuan

rumah Persigo Gorontalo 1-2 (16/12) lalu. Tak jauh dengan problem teknis Persebaya, Soeroso juga menyebut finishin touch sebagai salah satu kekurangan timnya di laga sebelumnya. Tapi dia juga tak kalah optimistis akan kemampuan anak asuhnya di laga sore nanti. Di sisi lain, Soeroso rupanya mempelajari rekor penampilan kandang Persebaya selama ini. Dia berpesan kepada anak asuhnya agar emosinya tidak mudah terpancing di laga nanti. Tapi dia enggan berkomentar soal keberpihakan wasit. (uan)

DOK. RATEG

LEPAS - Gelandang Persidafon Eduard Ivakdalam (kiri) sat berusaha melepaskan diri dari kawalan pemain lawan.


JATENG

JUMAT 7 JANUARI 2011

17

RADAR TEGAL

GROBOGAN Jalan Rusak Disebar Benih Lele GROBOGAN – Gerah melihat jalan yang rusak, ratusan orang gabungan dari Forum Mahasiswa dan Pemuda Grobogan (FMPG) dan Masyarakat Grobogan melakukan aksi demo di tepi Jalan Raya Penawangan-Sedadi kemarin. Selain orasi, massa juga melakukan aksi sebar benih ikan lele tepat di jalan yang layaknya kubangan. Selain itu, aksi yang juga melibatkan petani dari sejumlah desa tersebut juga menanami padi dan pohon pisang. Unjuk rasa ini pun didukung dengan aksi teatrikal meski gerimis. ’’Kami berharap pemerintah tidak menutup mata dan telinga dengan apa yang kami koar-koarkan di sini. Sebab kami telah muak melihat kondisi jalan sepanjang 11 kilometer tersebut beberapa tahun terakhir kondisinya rusak parah,” teriak Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Gepeng Pujiyanto. Aksi tersebut juga terlibat untuk meneriakkan sejumlah kekesalannya. Termasuk pemasangan poster bertuliskan kecaman terhadap pemkab setempat yang dinilai tidak becus dan peduli terhadap pembangunan jalan di wilayah itu. Unjuk rasa tersebut juga dikawal ketat puluhan petugas dari Kepolisian dan Satpol PP. ’’Hampir empat tahun lebih, Jalan Penawangan-Sedadi sengaja dibiarkan rusak seperti kubangan kerbau. Ini menyakitkan warga dan petani karena mereka membayar pajak tetapi kesulitan menjual hasil panennya keluar desa atau daerah,” katanya. Tidak hanya itu, sudah beberapa kali warga mengalami kecelakaan karena motornya jatuh hingga masuk rumah sakit. Keprihatinan ini, lanjut Gepeng, ironisnya tidak hanya terjadi di daerah tersebut. Hampir seluruh ruas jalan di Grobogan kondisi rusak berat. Jika dengan alasan karena kondisi tanah di daerah itu labil, para mahasiswa yang berasal dari Unnes Semarang, IAIN Walisongo, STAIS Semarang, serta IKIP PGRI Semarang tersebut menilai hanya alasan klasik. ’’Lihat daerah sekitar Grobogan, kondisinya tidak sejelek di Grobogan. Ini karena pemegang otoritas di Grobogan tidak mampu melaksanakan amanat rakyat dengan baik. Lihat betapa cocoknya jika kami menebar benih ikan di tengah jalan yang rusak penuh lumpur ini,” paparnya. Sesaat kemudian, beberapa warga terjun ke kubangan guna memburu benih lele tersebut. Setelah itu, pendemo menanam bibit padi yang menandakan jalan tersebut layak untuk ditanami. Selama aksi berlangsung tanpa kericuhan. Sejak aksi tersebut digelar dikawal ketat para petugas keamanan yang menggambarkan sikap para penguasa yang cuek dengan apa yang terjadi di wilayahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Grobogan, Nurwanto, mengakui ruas Jalan Penawangan-Sedadi sudah lama rusak berat. Selain itu, kronisnya jalan tersebut diperparah lagi ruas jalan tersebut dilewati kendaraan berat proyek Bendung Lanang. ’’Kami telah menghubungi pihak kontraktor proyek Bendung Lanang agar memperbaiki jalan tersebut. Dan mereka mengaku sanggup akan memperbaiki paling lambat bulan Oktober 2011 nanti,” terang Nurwanto. Pemkab Grobogan sendiri, imbuhnya, pada 2011 ini juga akan memperbaiki dengan anggaran sekitar Rp 100 juta. Dirasa tidak cukup, pemkab berencana melaksanakan perbaikan secara bertahap. (cw7/hil)

Pelanggar Tata Ruang Dihukum Lima Tahun SEMARANG - Siapapun yang terindikasi melakukan pengembangan lahan di luar kawasan yang ditetapkan, terancam hukuman lima tahun penjara, atau denda Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Ancaman pidana itu termaktub di dalam draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011-2030 Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Hadi Purwono mengatakan, ancaman tersebut tidak hanya berlaku bagi yang mengajukan atau penerima izin. Tapi juga kepada pejabat publik yang mengeluarkan atau memberi izin. Hadi Purwono menyampaikan itu usai public hearing Raperda RTRW dengan pemangku kepentingan Kota Semarang kemarin (6/1). Menurut Hadi, ancaman pemidanaan mengacu Undang-Undang (UU) No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Dengan semangat pembangunan berwawasan lingkungan, pemerintah tak ingin ruang lahan yang ada, dimanfaatkan tak sesuai peruntukannya. Sebab, pelanggaran tata ruang bisa berimbas pada terjadinya bencana alam, seperti longsor dan banjir. ADITYO/RADAR SEMARANG

SEMARANG

’HANTU’ RTRW – Dukungan atas terwujudnya Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 20112030 Pemkot Semarang cukup besar. Salah satunya, ditunjukkan warga dengan aksinya.

Sisa Lahan 2,87 Ha Ditutup SEMARANG - PT Tanah Mas Baruna (TMB) selaku pemegang hak guna bangunan (HGB) lahan kolam retensi, hari ini (Rabu, 5/1) menutup sementara sisa lahan yang belum dibayarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Luas lahan 2, 87 hektare (ha). Humas PT TMB Didik Soekmono mengatakan, pihaknya menunggu sisa pembayaran Rp 19,9 miliar. Sebab, sampai saat ini, pemkot belum membayar sisa lahan yang digunakan untuk proyek penanggulangan banjir di wilayah Semarang Utara tersebut. Pemkot baru membayar Rp 12 miliar. TMB mengambil sikap untuk menutup sementara 2, 87 hektare dari total lahan 9,2 hektare proyek kolam retensi. Luasan tersebut, merupakan hasil perhitungan. ’’Panitia pembebasan tanah sudah membayar Rp 19 miliar, maka 6, 8 hektare, silakan dilanjutkan pembangunannya. Tapi sisanya sementara kita ambil alih. Kita akan patok area tersebut,” kata Didik Didik mengklaim, pihaknya tak bermaksud menghambat proses pelaksanaan kolam retensi. ’’Kami tetap mendukung program pemerintah, hanya saja kami punya hak dan di situ ada perjanjian hitam di atas putih yang telah disetujui bahwa ganti rugi lahan ke TMB,’’ ujarnya. Dalam perjanjian hasil musyawarah pada 30 Desember 2009, nomor surat 590/BA.321/P2T/KR/XII/09, TMB berhak menerima ganti rugi lahan. Ada perjanjian tertulis yang disaksikan Pemkot, P2T, TMB, dan Pelindo. Juga disaksikan kepala BPN Kota Semarang waktu itu. ’’Ini hasil musyawarah bahwa ganti rugi lahan ke TMB dan seluruhnya setuju, juga diteken oleh Kepala PSDA dan ESDM, Fauzi; Plt Sekda (dulu) Harini, Dirut TMB Nining, dan disaksikan banyak pihak. Salah satunya, kepala BPN,” papar Didik. Jika diklaim menyalahi aturan BPN, Didik justru mempersoalkan mengapa dulu semua pihak setuju. Malah saksi dari BPN sendiri, tak menyoal. ’’Kami tak mengada-ada. Ini ada buktinya,’’ katanya. Karena itu, pihaknya menuntut hak atas perjanjian tersebut. ’’Waktunya juga sudah 1 tahun pascaperjanjian. Artinya, perjanjian ini tak pendek. Semestinya pembayaran segera dilakukan,’’ lanjutnya. Untuk itu, sementara waktu, sisa lahan akan ditutup. Pihaknya melarang area tersebut digunakan sebagai proyek kolam retensi. Terkait hal itu, TMB sudah menyurati Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Provinsi Jateng, selaku pimpro kolam retensi. Disinggung wacana panitia yang akan menarik kembali pembayaran awal Rp 19 miliar, Didik tak menyoal panjang. ’’Kalau akan ditarik, kami mohon lahan itu dikembalikan seperti semula,” ucap Didik. Terpisah, Asisten Biro Hukum PT Pelindo III Pusat Agus Hermawan menjelaskan, ada dua bentuk ganti rugi yang jadi kewajiban pemkot. Pertama, ganti rugi senilai Rp10,7 miliar untuk Pelindo, sebagai kompensasi atas pengalihan aset. Kedua, uga ganti rugi Rp 31,9 miliar kepada PT TMB selaku penyewa lahan. Agus mengaku, Pelindo tidak keberatan dengan nilai Rp 10,7 miliar. ’’Tapi, tetap saja saat ini kami tidak mau terima. Karena sedang diproses Kejati Jateng. Kalau kejaksaan sudah clear, tentu kami terima (Rp 10,7 miliar). Sedangkan yang Rp 31,9 miliar haknya TMB. Sebagai kompensasi penggunaan lahan untuk kolam retensi, kan lahan itu disewa TMB,” beber Agus. Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Pemkot Semarang Akhmat Zaenuri sebelumnya mengisyaratkan, akan meminta perpanjangan waktu ke Menteri BUMN. (nag/isk/)

Bupati Diminta Jangan Ngoyo Loloskan Semen Gresik dengan Perbup REMBANG - Lolosnya PT Semen Gresik (SG) untuk mengeksplorasi areal tambang bagi pendirian pabrik mereka di Kabupaten Rembang, dinilai sebagai bentuk pemaksaan. Apalagi jika hanya diloloskan melalui Peraturan Bupati (Perbup). Hal itu disampaikan Humas Jaringan Masyarakat Kendeng (JamasK) Zamroni, yang mengatakan jika bupati Rembang terlalu ngoyo dengan meloloskan SG ini. ’’Bupati jangan ngoyo. Harusnya bisa memperhatikan lingkungan terlebih dahulu, sebelum meloloskan Semen Gresik ini,” jelasnya kemarin (6/1). Menurut Zamroni, pemaksaan itu juga terlihat ketika Ranperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Rembang 20102030 belum disahkan atau belum mendapat persetujuan Badan Koordinasi Penata Ruangan Nasional (BKPRN). Apalagi, Zamroni melihat bahwa perbup tersebut sudah disiapkan pada pertengahan Desember 2010 lalu. Ini mengindikasikan adanya

skenario besar untuk membuat SG lolos. ’’Alih-alih membuat perbup sebagai antisipasi jika ranperda tersebut tidak disahkan. Ini malah membuat perbup yang meloloskan pabrik semen,” jelasnya. Tindakan bupati ini, dikatakan Zamroni, jelas melangkahi aturan di atasnya. Misalnya, Peraturan Daerah (perda) yang notabene peraturan terendah. ’’Juga melangkahi peraturan pemerintah, undangundang, dan aturan menteri. Ini sangat aneh dan dipaksakan,” tegasnya. Zamroni mengatakan, harusnya bupati mempertimbangkan persoalan lingkungan ketika merencanakan proyek besar yang mengarah ke industrialisasi pabrik. Terlebih, ini terkait dampak yang ditimbulkan ketika penambangan semakin dieksploitsi yang mengarah pada pengrusakan alam. ’’Harus dikaji mendalam dampak lingkungannya. Agar dikemudian hari tidak menimbulkan persoalan. Rakyat dan lingkungan harus menjadi prioritas, bukan kepentingan kaum kapitalis,” ungkapnya. Zamroni menambahkan, jika hal ini terus dilakukan, maka pihaknya mengancam akan melakukan penolakan secara tegas dengan menge-

rahkan aksi besar-besaran dengan mengerahkan massa. ’’Sebab, keputusan sepihak ini jelas mencederai hak rakyat. Pemerintah harusnya lebih arif dalam mengambil kebijakan,” tegasnya. Pernyataan Zamroni akan aksi besar-besaran itu, juga senada dengan pernyataan Bupati Rembang Moch. Salim terkait siapa saja yang hendak menghalangi pendirian pabrik semen. Salim menyatakan, jika pendirian ini sudah mendapat persetujuan dari masyarakat, perangkat desa, dan kepala desa se-Kabupaten Rembang. Jika ada yang menolak, lanjutnya, maka mereka siap untuk terjun ke jalan dan melakukan aksi. Sementara itu, Husaini, koordinator LSM Society for Health Education Enviroment and Peace (SHEEP) mengatakan, jika Perbup itu adalah satu hal yang lucu apabila dijadikan landasan untuk meloloskan rencana investasi SG. ’’Ketika Raperda RTRW belum disahkan menjadi Perda, kok sudah membuat Perbup? Padahal, Perda adalah aturan paling dasar sebagai pijakan regulasi. Maka, aneh jika bupati menggunakan Perbup. Itu sangat lemah sekali,” katanya. (cw8/

Dari Gelaran ’Distro and Clothing Expo’ Admiral, Semarang

Targetkan 20 Ribu Pengunjung Per Hari Industri distribution outlet (distro) makin berkembang karena pasarnya semakin potensial. Hal itu tampak dari even Distro and Clothing Expo di Admiral, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, Kamis (6/1) hingga Minggu (9/1). Seperti Apa? LAPORAN: RICKY FITRIYANTO

MESKI sudah berulangkali digelar, even tersebut tetap banjir pengunjung. Pihak penyelenggara, bahkan menargetkan jumlah pengunjung hingga 20 ribu orang selama 4 hari. Yonathan, salah satu panitia mengatakan, dalam beberapa kali kegiatan clothing expo, Kota Semarang selalu masuk rangkaian.

’’Ini tidak lain karena anak muda Semarang cukup antusias. Mereka tidak kalah dengan Jogja,” katanya. Terlebih, kini para penyelenggara makin agresif dengan mematok diskon hingga 70 persen serta mendatangkan sejumlah grup band indie sebagai pengisi acara. Even ini contohnya diikuti sekitar 40 brand clothing dari Bandung, Jakarta, Jogja, dan Solo. Dia mencontohkan, dalam penyelenggaraan even yang sama di Semarang tahun lalu, dalam sehari bisa mendatangkan 5-6 ribu pengunjung. Padahal, untuk masuk ke venue, pengunjung dikenakan tiket seharga Rp 7.000. ’’Tahun ini kami optimistis bisa mendatangkan 20 ribu pengunjung dalam 4 hari penyelenggaraan. Tidak hanya datang, sebagian besar dari mereka juga membeli,” ungkap Yonathan yang juga akan menggelar even serupa di Salatiga

RICKY FITRIYANTO/RADAR SEMARANG

PILIH BAJU - Pengunjung memilih baju anak-anak di even pameran distro di Gedung Admiral, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang, kemarin (6/1).

dan Magelang. Dia mengatakan, meski jumlah clothing atau brand makin bertambah, industri distro terus

berkembang pesat. Dia mencontohkan di Jogja saja, kini ada 70 merek clothing yang dipasarkan di distro-

distro. Desain yang atraktif dan terbatas dengan harga yang kompetitif, menjadi andalan para pengusaha clothing menarik pembeli. Bahkan, kini produk clothing tak hanya menyasar pangsa pasar anak muda saja. Terbukti, sejumlah brand juga menyediakan busana untuk anakanak. Tentu masih dengan ciri khas clothing yang berdesain atraktif. ’’Clothing saat ini tidak hanya mengincar pasar anak muda. Bahkan sudah untuk umum. Terbukti, ada yang membuat baju kerja, juga pakaian anakanak,” ungkapnya. Maka, acara tersebut tak hanya dikunjungi anak muda saja. Sejumlah wanita juga terlihat memilih baju untuk anaknya. ’’Saya tadinya ke sini untuk membelikan kaos buat keponakan. Tapi ternyata ada baju buat anak-anak juga, akhirnya sekalian beli,” ujar Nuraini, salah seorang pengunjung. (*)

’’Misalnya, kawasan konservasi tapi ternyata dimanfaatkan untuk perumahan atau membangun pabrik. Itu nanti bisa dipidanakan. Yang pasti, pemberlakuan Perda ini bukan dimaksudkan untuk membatasi investor,” kata Hadi. Walikota Semarang Soemarmo HS mensinyalir terjadinya bencana banjir di kawasan Mangkang beberapa waktu lalu, akibat penyalahgunaan kawasan resapan air, seperti Mijen, Gunungpati, hingga Ungaran, Kabupaten Semarang. Kawasan yang seharusnya untuk tanaman dan penghijauan, berubah menjadi permukiman dan kawasan pabrik. ’’Karena itu, di masa mendatang perlu ada pengetatan perizinan tata ruang,” kata dia. Anggota Panitia Khusus (Pansus) RTRW Anna Endrawati menyatakan, terkait adanya pemuatan ancaman pemidanaan, Pemkot Semarang diminta meningkatkan pengawasan. Pihaknya tidak ingin adanya aturan tersebut, justru disalahgunakan untuk ’bermain mata’ dengan investor. ’’Yang pasti, ke depan tidak boleh ada lagi alih fungsi lahan yang melanggar. Di wilayah atas seperti Mijen, Gunungpati, dan Banyumanik yang merupakan kawasan konservasi tidak boleh alih fungsi lahan untuk permukiman atau industri.’’ (nag/isk)

Materi Narkoba Bakal Masuk Mulok BANJARNEGARA - Penanggungjawab Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banjarnegara Soehardjo menegaskan, program kerja 2011 tetap memprioritaskan upaya preventif pemakaian narkoba. Sayangnya, anggaran BNK justru dipangkas. Pada tahun anggaran 2011, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hanya mengalokasikan dana sebesar Rp 30 juta, atau turun dibanding tahun sebelumnya mencapai Rp 45 juta. ’’Meski demikian, upaya yang akan dilakukan tetap akan direalisaikan,” katanya. Salah satu program kerja yang akan dilaksanakan yakni membuka kotak aduan tentang narkoba dari masyarakat luas melalui PO BOX. Karena pengaduan lewat PO BOX dinilai lebih ber-

tanggungjawab dibanding SMS. ’’Identitas pengirim akan kami jaga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar wakil bupati Banjarnegara ini. Sebagai langkah preventif, Dindikpora juga akan memasukkan materi pencegahan narkoba dalam kurikulum sekolah. ’’Tim kami sedang menggodok materi muatan local (mulok) tentang pengembangan kepribadian. Dan pencegahan narkoba akan kami usulkan masuk ke pembahasan tim penyusun mulok,” tambahnya. Lebih lanjut dikatakannya, masuknya pencegahan narkoba dalam mulok tentu sangat berdampak pada siswa. Ini mengingat pelajar merupakan sasaran empuk peredaran narkoba. (nun)

Harga Cabai Tembus 90 Ribu PURWOKERTO - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banyumas kian meroket dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan itu membuat para pedagang pasar mulai mengurangi jumlah pasokan. Sejumlah pedagang di Pasar Cerme mengatakan, harga cabai naik karena pasokan dari pedagang di Ajibarang berkurang. ’’Harganya naik sebelum tahun baru. Semua jenis cabai harganya naik, apalagi untuk cabai rawit merah,” ungkap Ratiah, pedagang sayuran di Pasar Cerme, Purwosari, Baturraden. Seorang pedagang di Pasar Wage, Sukiarjo menjelaskan, pasokan dikirim setiap tiga hari sekali. ’’Cabai dikirim dari daerah Jawa Timur setiap tiga hari sekali,” terang pedagang yang sudah tiga tahun berjualan bumbu masakan di Pasar Wage tersebut. Dia menambahkan, kenaikan harga juga dikarenakan petani dari sejumlah sentra produksi mengalami gagal panen akibat hujan berkepanjangan. ’’Katanya, tanamannya banyak yang mati karena hujan. Jadi pasokannya sedikit. Tapi karena permintaan masih tetap sehingga harga naik,” jelasnya. Kelangkaan cabai membuat pedagang menaikkan harga. Harga cabai rawit hijau dari Rp 20 ribu, kini dijual dengan harga Rp 50 ribu per kilogram. Cabai merah dari Rp 40 ribu menjadi Rp 43 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah yang mengalami lonjakan tertinggi, mencapai Rp 90 ribu per kilogram. Saat dikonformasikan tentang makin melambungnya harga cabai, Kepala Seksi (Kasi) Dis-

tribusi dan Informasi Koperasi Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi Kabupaten Banyumas Khomariah mengatakan, kenaikan harga pada cabai tidak bisa diatur oleh dinas. ’’Ini merupakan barang bebas, sehingga kami dari dinas tidak bisa mengatur harga,” terangnya. Menurut dia, dinas hanya mengatur harga sembilan bahan kebutuhan pokok yang beredar di masyarakat. Dia menambahkan, cabai rawit merah yang ada di pasaran Banyumas merupakan kiriman dari Probolinggo, Wonosobo, dan Brebes. ’’Kami menghimbau kepada para pedagang agar memberikan harga sewajarnya dan stabil antara pedagang satu dengan pedagang lainnya,” ujar Khomariah. Dia juga menghimbau masyarakat agar mengoptimalkan lahan di sekitar rumah untuk ditanami tanamam yang bisa dikembangkan, seperti tanaman cabai. Kenaikan harga cabai ternyata langsung berdampak pada para pedagang makanan, terutama yang menggunakan bahan baku sambal. Salah satunya, Bu Agus. Pedagang makanan di kawasan Jalan Gunung Muria ini mengeluhkan mahalnya harga cabai di pasar. Dia memilih mengurangi penggunaan cabai untuk pembuatan sambal. ’’Biasanya cabai satu kilogram digunakan untuk satu hari, tapi sekarang jadi dua hari” kata dia. Meski begitu, dia mengaku tidak menaikkan harga makanannya. ’’Hanya mengurangi rasa pedas dalam masakan atau sambal, harga masih tetap sama seperti biasa,” terangnya. (ale)


CMYK

18

JUMAT, 7 JANUARI 2011

RADAR TEGAL

MEMILIKI waktu luang setelah seharian beraktivitas belajar di sekolah tentu menyenangkan. Tapi nggak seru dong kalo waktu luang cuma diisi dengan sekedar tiduran di rumah, nonton tv, ataupun nongkrong di luar rumah. Saat ini banyak kegiatan seperti kursus atau les di luar sekolah yang diikuti pelajar. Setidaknya 54,5 persen ResponX mengaku ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apakah kamu memiliki aktivitas lain di luar sekolah ? Ya 54,5% Tidak 45,5%

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

AWAN PUTIH BAND

Uji Kemampuan Awan Putih Band merupakan kelompok musik dari SMA Negeri 1 Kota Tegal yang memasukkan unsur etnik di dalamnya. Band ini digawangi Haryo (gamelan dan perkusi), Afif (gitar), Arief (drum), Bima (bass), Merza (vokal) dan Chaeru (keyboard). ‘’Kami sempat rekaman lagu sendiri, sudah ada 7 lagu yang diciptakan,’’ ungkap Haryo, salah satu personil Awan Band. Selain kerap jadi jawara di festival band, Awan Putih juga tertarik dengan ajang musik lainnya yang digelar di tingkat nasional. Seperti yang digelar Telkomsel yaitu Battle of The Song 2010. ‘’Ini sebagai ajang kami untuk uji kemampuan, sekaligus memperbanyak jam terbang,’’ tambahnya. Terlebih Awan Putih band telah memiliki beberapa tembang karya sendiri. Menurutnya, ajang semacam ini bagus untuk menyaring potensi daerah. Sekaligus wadah mengeksplorasi bakat-bakat generasi muda. (ela)

mengikuti aktivitas di luar sekolah. Bagi ResponX yang mempunyai aktivitas di luar sekolah, kegiatan tersebut menurut mereka mampu mengurangi waktu yang terbuang. “Kalau punya bakat dan ada wadahnya, kenapa tidak kita manfaatin buat berlatih dan mengasah kemampuan,” ujar Nina Nurlitasari, siswi SMA Negeri 3 Kota Tegal yang aktif mengikuti kegiatan menari di salah satu sanggar tari. Saat ditanya apa aktivitas ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Jika kamu mengikuti kegiatan kursus di luar jam sekolah, apa yang kamu ikuti ? Les mata pelajaran 36,4% Kursus musik 45,5% Kursus tari 9% Kursus komputer 9% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

SELAMAT datang di Battle of The Song. Kompetisi video musik tahunan dari Beoscope.com. Kompetisi kali ini, bekerjasama dengan Telkomsel selaku Sponsor Utama dan Trinity Optima. Jadi siapin lagu terbaik kamu dan jadiin video klip. Siapa tahu band kamu yang berjaya. Caranya buat video klip seru lagu kalian, upload ke www.beoscope.com kategori VCompetition subkategori Battle of The Song 2010. Lalu segera download dan isi formulir pendaftaran. Berbagi videoklip kalian ke social media seperti facebook, twitter untuk memperoleh kesempatan sebagai pemenang favorit. Kirim CD/DVD klip kalian beserta formulir paling lambat 28 Febuari 2011 Cap Pos untuk penjurian ke alamat BEOSCOPE DOT KOM, Menara Duta 7th Floor Wing C, Jalan HR Rasuna Said Kav. B-9 Jakarta, Indonesia 12910 Phone : 62-21-525 4050 Fax : 62-21-525 5040 email: beoscope_center@beoscope.com. Setelah upload ditutup tanggal 28 Februari, 1 Maret 2011 menjadi jadwal shortlist video, penjurian pada tanggal 18 Maret 2011 dan pengumuman pemenang pada 4 April untuk mendapat penghargaan (awarding) pada 15 April 2011. Syarat dan ketentuan mengikuti even ini antara lain peserta adalah Warga Negara Indonesia baik yang tinggal di Indonesia maupun di Luar Negeri, boleh perorangan atau grup dan tidak terikat oleh label manapun. Syarat dan ketentuan lainnya secara lengkap bisa dilihat di www,beoscope.com. Juri even ini diantaranya Angga Dwimas Sasongko (TBC), Bembi Gusti (TBC), Trinity Optima Production, Telkomsel dan Beoscope.com. Hadiah yang akan diraih pemenang, untuk Juara I konser bersama band terkenal, laptop, RBT dan Full track download serta merchandise dari beoscope dan sponsor. Juara II iPhone, RBT dan Full track download serta merchandise dari sponsor. Juara III iPod, RBT dan Full track download serta merchandise dari sponsor. Juara Favorit Blackberry, RBT dan Fulltrack download serta merchandise dari sponsor. Dan Best Director mendapat hadiah berupa digital camera. (adv)

mereka, 36,4 persen ResponX memilih les mata pelajaran, peminat kursus musik 45,5 persen dan yang mengikuti kursus tari maupun komputer masing-masing sebanyak 9 persen. Meski beragam, namun tidak semua kegiatan diikuti berdasarkan kemauan sendiri. Ajakan teman maupun usulan dari orangtua juga ikut menentukan kegiatan apa yang mereka ambil di luar sekolah. “Kalo buat aku, ikutan seperti itu buat nambah wawasan aja,” tutur Sely Purnaningtyas dari SMP Negeri 2 Slawi. Kegiatan di luar jam sekolah tentunya perlu seimbang dengan pendidikan yang diperoleh di sekolah. Keduanya sama pentingnya bagi pelajar sebagai alat aktualisasi diri. Waktu yang biasanya digunakan 45,5 persen

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kapan biasanya kamu mengikuti aktivitas tersebut ? Sepulang sekolah 45,5% Hari libur 27,2% Tergantung 27,3% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

ILUSTRASI : DWI NANDA P/RATEG

ResponX untuk ikut kegiatan semacam itu adalah sepulang sekolah. Seperti kata Yohanes Aji, siswa asal SMA Negeri 2 Slawi yang duduk di bangku kelas XII IPA 1. “Kalau pulang sekolah waktu luangnya jauh lebih banyak,” tegasnya. Sementara 27,2 persen memillih hari libur. Dan 27,3 persen lainnya lebih tergantung keadaan. Sayangnya, aktivitas di luar sekolah memerlukan biaya. Tak heran kalo pelajar yang mengikuti

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kenapa kamu mengikuti aktivitas tersebut ? Kemauan sendiri 54,5% Ajakan teman 9% Kemauan ortu 18,2% Sekedar ingin tahu 28,3% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

kegiatan di luar biasanya berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi yang memadai.

Faktor biaya ini dipilih 18,2 persen ResponX sebagai alasan mereka nggak bisa ikut bermacam kegiatan di luar sekolah. Tapi dengan prosentase lebih banyak yakni 45,4 persen mengaku kalo nggak bisa ngatur waktu antara kegiatan di sekolah dengan di luar sekolah. Sementara ResponX yang mengaku males dan udah banyak aktivitas di sekolah masing-masing 18,2 persen. Kamu sendiri gimana? (tim 2)

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa kendala kamu sampai tidak beraktivitas di luar sekolah ? Biaya 18,2% Nggak bisa ngatur waktu 45,4% Males 18,2% Udah banyak aktivitas di sekolah 18,2% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

MENGIKUTI kegiatan di luar sepunya beberapa tips yang bisa kalian kolah bisa jadi sesuatu yang positif. simak. Yuk! Selain bisa menjadi pengisi waktu - Mengikuti aktivitas di luar jam Siswa SMK Ma’arif NU Talang luang, kegiatan yang positif berposekolah baik, asal bisa bagi tensi mengembangkan kemampuan waktu dan tentunya kamu. Terlebih jika aktivitas itu sesuai dengan minat dan itu dilakukan usai kegiatan belajar bakat yang kamu miliki. di sekolah Allam Mangkuraga, salah satu siswa SMK Ma’arif - Pilih kegiatan yang sesuai NU Talang Kabupaten Tegal menuturkan, dengan bakat kamu, misal banyak hal positif yang bisa juga dilakukan di luar jam musik, olahraga, tari, vokal, sekolah. “Selagi kita memilih sesuai kemampuan, dan dan yang lainnya tidak mengganggu waktu belajar, tentu nggak masalah,” - Jangan paksain diri ujarnya. kamu ikut aktivitas yang Cowok kelahiran Tegal, 21 Desember 1994 yang kini tidak kamu sukai, hanya duduk di bangku kelas X TKR 3 ini mengatakan, karena ikut-ikutan temembagi waktu dengan baik juga menjadi kunci agar man. Hasilnya kamu ngaktivitas di luar sekolah semakin mendukung perkembagak maksimal mempelanganmu. Aga, demikian ia biasa disapa, yang tinggal di jarinya. Desa Tegalwangi RT 15/ RW V Kecamatan Talang ini - Utamakan belajar. (intan)

Allam Mangkuraga


SAMBUNGAN

JUMAT 7 JANUARI 2011

19

RADAR TEGAL

Susno Duadji Makin Tersudut dari halaman 1 (di Jabar) sudah diubah. Yang merubah pak Susno,” kata Maman di depan majelis hakim yang diketuai Charis Mardiyanto. Maman ingat benar bahwa perintah tersebut disampaikan Susno di ruang kerja kapolda. “Pak Maman, ini ada keperluan untuk dinas,” imbuh Maman menirukan perkataan Susno yang menjelaskan alasan pemotongan itu. Karena bawahan, Maman pun langsung menjalankan perintah Susno. Setelah mendapat perintah dari polisi nomor satu di Jabar, Maman kemudian mengumpulkan para stafnya agar segera meneruskan perintah Kapolda ke seluruh jajaran

di wilayahnya. Seperti yang diketahui, Polda Jabar mendapatkan dana hibah sebesar Rp 27,7 miliar dari Pemda Jabar sebagai dana pengamanan pilkada Jabar. Dana tersebut lalu disalurkan ke seluruh polres dan polwil yang di Jabar dalam empat tahap. Tahan satu hingga tiga dikucurkan sebelum pilkada Jabar dilangsungkan pada 13 April 2008 dan tidak ada masalah apapun. Maman mengakui bahwa pemotongan itu dilakukan saat penyerahan tahap keempat. Besaran pemotongannya pun berbeda setiap polres dan polwil. Totalnya mencapai Rp 8 miliar. Setelah sempat disimpan dalam brankas di kantornya

selama seminggu, Susno lalu memerintahkan Maman menaruh uang hasil pemotongan itu dalam rekening Bank Mandiri atas nama Maman. Tak cukup sampai di situ, Maman pun kembali mendapat perintah untuk menarik uang itu beberapa kali. Yang pertama, dia diperintah Susno untuk mengambil uang sejumlah Rp 1,3 miliar untuk ditukar dalam bentuk dollar. Selanjutnya, Maman kembali diminta menukar uang sebanyak Rp 2 miliar dalam dua tahap dan diminta untuk menukarkan menjadi dollar. Nah yang terakhir, Maman lalu diperintah lagi untuk membeli traveller cheque (cek perjalanan) sebanyak 40 lembar. (kuh)

Polisi Restui Pertandingan Perdana LPI dari halaman 1 ngantongi izin dari kepolisian. Tetapi, kemarin (6/1) Kadiv Humas Mabes Polri Irjenpol Anton Bahrul Alam mengatakan izin tersebut sudah keluar. “Kami sudah mengeluarkan izin,” kata dia. Mantan Kapolda Jatim itu menjelaskan, dalam persoalan izin tersebut kepolisian memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin keramaian umum. “Bukan izin penyelenggaraan,” kata dia. Izin tersebut dikeluarkan karena pertandingan perdana LPI ini bersinggungan dengan keramaian umum. Dari izin tersebut, polisi siap mengawal kelancaran jalannya pertandingan tersebut. Untuk pengamanan sendiri, Mabes Polri memberikan kewenangan sepenuhnya ke jajaran Polda Jawa Tengah. Perwira dengan dua bintang di pundah itu menjelaskan, izin keramaian ini terbit setelah BOPI memberikan izin penye-

lenggaraan pertandingan tersebut. Anton menjelaskan, pihaknya merujuk pada Pasal 3 Ayat 6 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga N omor:Per0342/ Menpora/IX/2009 tentang Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Aturan itu berbunyi, BOPI bertugas memberikan izin penyelenggaraan pertandingan dan perlombaan olahraga profesional. Selain itu, Anton juga mengatakan jika pertandingan perdana LPI itu sudah mendapatkan rekomendasi atau persetujuan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Jawa Tengah. “Semua rekomendasi sudah komplit. Jadi kami sudah bisa mengeluarkan izin,” terang Anton. Terkait izin di kawasan-kawasan lainnya ke depan, Anton menjelaskan jika pihaknya tetap menggunakan sistem yang sama. Yaitu menunggu izin dari BOPI sekaligus rekomendasi PSSI provinsi. Anton berharap, pertandingan perdana di Solo

berlangsung aman dan terkendali. Meskipun dia tidak memungkiri masih ada perselisihan antara LPI dengan PSSI. Sebelumnya di Kantor Presiden, Menpora Andi Alfian Malarangeng mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya persoalan penyelenggaraan LPI kepada BOPI. Alasannya, berdasarkan UU Sistem Keolahragaan Nasional disebutkan, khusus olahraga profesional diatur oleh lembaga tersendiri yang dibentuk pemerintah, yakni BOPI. Kewenangan BOPI, lanjut Andi, diatur dalam PP No. 16/ 2007 di antaranya tentang pengawasan, pengendalian, dan pembinaan olahraga profesional. Kemudian dalam Permen (peraturan menteri) yang mengatur tentang tugas dan tanggungjawab BOPI, salah satunya memberikan izin penyelenggaraan olahraga profesional. “Maka sebagai menteri, saya sudah serahkan kepada BOPI untuk menangani.” (wan/fal)

Pemerintah Tiru Kebijakan 2007 ... dari halaman 1 SBY dalam pengantar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, kemarin (6/1). Menurut SBY, situasi yang terjadi saat ini hampir serupa dengan kondisi krisis pada 2007-2008. Ketika itu, harga pangan yang meningkat dengan tajam juga hampir berbarengan dengan meningkatnya harga minta pada tingkat dunia. pemerintah kemudian mengambil kebijakan dan aksi stabilisasi harga pangan. “Stabilisasi harga yang kita lakukan pada prinsipnya berhasil karena harga pangan tidak terus meroket, bisa kita kelola pada tingkat yang wajar,” ungkap SBY. Menurut presiden, pemerintah tidak boleh hanya menyerahkan pada mekanisme pasar. Solusi yang akan ditempuh saat ini, kata SBY, mengguna-

kan pendekatan hilir baru ke hulu. “Intervensi atau operasi pasar terus dilakukan,” kata SBY. Selain itu, kebikakan fiskal khusus untuk perdagangan pangan juga diterapkan, baik untuk ekspor maupun impor. Pemerintah juga memastikan suplai dalam negeri dapat memenuhi demend (permintaan) secara nasional. “Impor komoditas tertentu, dalam keadaan krisis tidak ditabukan. Itu bagian dari perdagangan, bagian dari solusi,” papar mantan Menko Polkam itu. Stok yang dimiliki pemerintah juga dipastikan cukup jumlahnya untuk mencegah permainan dari spekulan yang memainkan harga. Sementara untuk bagian hulu, menurut SBY, pemerintah terus meningkatkan produktifitasnya. Gerakan ketahanan pangan lokal juga terus didorong. “Kita juga lakukan

pencegahan kepada penyelundupan dan penimbunan komoditas pangan. Kalau itu melawan hukum, hukum harus ditegakkan,” tegas SBY. Kemudian kalkulasi atau prediksi produksi pangan harus akurat dengan menggunakan metodologi yang tepat dan turun ke lapangan. “Jangan over optimistic sehingga keliru, sehingga bisa mismatch antara supply dan demand,” terang SBY. Selain itu, regulasi baru tentang pengamanan lahanlahan pertanian juga diperlukan. “Semua kebijakan dan langkah itu harus tetap berorintasi, harus memiliki keberpihakan pada penghasilan petani yang makin baik,” kata SBY. Sementara dari sisi konsumen, harga yang ditentukan bisa terjangkau, terutama oleh yang berpenghasilan rendah. (fal)

Putri Hakim MK Diperiksa KPK tolong untuk mempertemukan dari halaman 1 (Dirwan) dengan bapak agar juta) terkait lebaran,” kata minta penjelasan tentang kasus Bengkulu Selatan. Karena wakNesha. Menyoal keterlibatannya tu itu dia tidak datang dan dia dengan calon mantan bupati dizhalimi pengacaranya,” urai Bengkulu Selatan Dirwan Mah- Nesha. Nesya diketahui pernah bermud, Nesha menegaskan dirinya tidak ditanya soal tersebut. temu dengan Dirwan selaku Namun, sebelum menjalani pihak berperkara di MK. Terkait pemeriksaan, Nesha sempat temuan tim investigasi tersebut, menyatakan dirinya hanya dia mengaku tidak pernah bermenjadi perantara yang mem- inisiatif untuk melakukan perpertemukan Dirwan dan ayah- temuan dengan Dirwan. Dia nya, Arsyad Sanusi. “Pada juga mengungkapkan bahwa dasarnya saya yang diminta tidak pernah mengetahui ada-

nya pemberian uang Dirwan. Pemeriksaan terhadap Nesha sendiri berlangsung sekitar enam jam. Nesha terlihat mendatangi gedung KPK bersama penasihat hukumnya, Zeid Yamani sekitar pukul 09.30 WIB. Perempuan yang berprofesi sebagai pengacara itu keluar dari gedung KPK sekitar pukul 15.30. Selain kuasa hukumnya, dalam pemeriksaan kemarin, Nesha juga didampingi ayahnya Arsyad Sanusi. Arsyad yang mengenakan kemeja warna biru yang dipadu dengan

jaket hitam tiba di KPK lebih dulu dibandingkan Nesha. Keduanya terlihat duduk bersama di ruang tunggu KPK di lantai dasar hingga akhirnya, Nesha dipanggil tim penyelidik. Namun, Arsyad tidak mendampingi putrinya hingga pemeriksaan selesai. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK setelah lebih dari dua jam menunggu di lobby KPK. “Saya ke sini hanya untuk mendampingi putri saya,”kata Arsyad sembari meninggalkan gedung KPK. (ken)

Terancam, Devina Tinggalkan Rumah dari halaman 1 (wartawan). Semua informasi yang saya miliki sudah saya tuangkan dalam surat pembaca. Saya mohon terkait hal itu untuk mempertimbangkan keselamatan saya dan keluarga,” tulis Devina. Menurut Widodo, wanita yang dalam Facebooknya tertulis menggemari Parenting, Green Energy, Sport serta menyukai semua jenis musik terutama kelompok musik Green Day itu merupakan sosok yang baik, meski dalam kesehariannya adalah orang yang tertutup. Seperti yang diketahui berdasarkan dari rekaman penerbangan Air Asia (QZ 7780) Jakarta-Singapura 30 September Devina tercatat duduk di kursi 11D. Dia sangat berdekatan dengan seorang pria yang dalam paspornya bernama Sonny Laksono yang belakang diduga Gayus yang duduk kursi 11F. Devina lalu menuliskan pengalamannya itu dalam surat pembaca. Dalam sidang yang digelar Rabu (5/1), Gayus menduga kabar kepergiannya itu sengaja dihembuskan sehari menjelang pembacaan nota pembelaannya. - Ini di-setting pihak tertentu. Kabar ini dikeluarkan sehari sebelum saya bacakan pledoi. Mereka tahu pledoi saya sangat keras,” katanya saat itu. BUKAN TERBITAN KANIM JAKTIM Sementara Menkum HAM Patrialis Akbar mengungkapkan, banyak kejanggalan dalam paspor dengan nama Sony Laksono dan foto Gayus menggunakan wig tersebut. Paspor

tersebut diduga dibuat oleh pihak luar Imigrasi menggunakan nomor register paspor yang dikeluarkan oleh Kanim Jaktim. “Jadi proses pembuatan identitas secara lengkap seperti itu, tidak dikerjakan oleh kantor imigrasi manapun. Artinya, itu dikerjakan di luar. Oleh siapa? Kita tidak tahu,” kata Patrialis di kantor Kemenkum HAM, kemarin (6/1). Patrialis menjelaskan, pihaknya masih menelusuri oknum yang telah membuat buku paspor tersebut. Selain telah mendatangi Kanim Jaktim, tim investigasi juga sudah menemui keluarga Margaretha. Dia adalah bocah lima tahun yang seharusnya memiliki paspor dengan nomor register yang digunakan oleh Sony Laksono. Menurut orang tua Margaretha, lanjut dia, pembuatan paspor tersebut memang tidak jadi dilanjutkan. “Karena belum foto dan wawancara, karena orang tuanya ada kesibukan lain sehingga tidak dilanjutkan pembuatan paspor itu (punya Margaretha),” urai politisi PAN itu. Tidak hanya itu, Patrialis mengungkapkan, tim yang dibentuknya sudah menemui Gayus. Namun, mantan pegawai Ditjen Pajak golongan III A itu enggan berkomentar banyak. Alasannya, tim investigasi Kemenkum HAM tidak mengantongi izin dari majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Tapi Gayus mengatakan ada satu kalimat yang disampaikan kepada tim bahwa kantor imigrasi Jakarta Timur tidak terlibat,” kata Patrialis. Saat ini, tim investigasi sedang mendalami lolosnya

paspor asli tapi palsu tersebut di Bandara Soekarno Hatta. Termasuk juga kemungkinan adanya oknum yang terlibat atas lolosnya Gayus. “Yang saya inginkan kenapa kok sampai bisa lolos di SoekarnoHatta. Sekarang sedang di dalami,” ujarnya. Seperti diketahui, seorang pria mirip Gayus dengan nama Sony Laksono diketahui berpergian ke luar negeri melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta pada akhir September 2010. Berdasarkan data ditjen Imigrasi, dia terbang ke Makau dan Malaysia. Selain bepergian ke kedua tempat tersebut, Patrialis juga menuturkan Sony Laksono pernah menumpang maskapai penerbangan Air Asia dari Singapura ke Indonesia. Perjalanan tersebut dilakukan pada tanggal 2 Oktober 2010. “Kita tidak tahu apakah ke Singapura, tetapi bisa juga transit. Tapi untuk perjalanan dari Indonesia, Sony Laksono itu tidak ada (tujuan) ke Singapura,” terangnya. Informasi tersebut berdasarkan daftar nama penumpang maskapai Air Asia yang didapatkan dari Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan

Mafia Hukum Denny Indrayana. “Barusan kita dapat data yang dibantu oleh Pak Denny berdasarkan check list atau check name yang ada di Air Asia,” imbuh dia. Sejauh ini, Kemenkum HAM baru mendeteksi rute penerbangan yang dilakukan Sony ke tiga negara. Antara lain Makau, Malaysia dan Singapura. Terkait kemunculan foto Gayus sedang berlibur di Thailand, Patrialis menyatakan pihaknya belum menemukan jejak Gayus di Thailand. Sementara itu, Mabes Polri menerjunkan tim khusus untuk memastikan pelanggaran baru yang bakal menjerat Gayus, yakni penyuapan terhadap imigrasi. Kerja tim khusus itu ditarget rampung dua pekan lagi. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, pihaknya sudah tidak ragu lagi jika Gayus berpelesiran ke luar negeri. Namun, Anton mengatakan, pihaknya masih menunggu kerja tim. Semua informasi yang diperoleh, saat ini terus didalami oleh Polri. “Intinya semuanya masih kita dalami,” tambah Anton. ((kuh/dri/jpnn, ken/fal)


CMYK

KOMBIS

JUMAT, 7 JANUARI 2011

20

RADAR TEGAL

Trafik Data Telkomsel Naik

DOK.ISTIMEWA

PAPARAN - GM Network Operations Regional Jateng dan DIY Telkomsel Ardhiono Trilaksono menyampaikan pemaparan mengenai trafik jaringan Telkomsel di Regional Jateng dan DIY selama musim liburan Natal dan Tahun Baru 2010.

di Malam Tahun Baru SEMARANG - Trafik penggunaan data Telkomsel di Jateng dan DIY pada libur Natal dan Tahun Baru 2011 mencapai 4,78 terrabyte atau melonjak hingga 44,63 persen dibandingkan pemakaian data di hari normal, sedangkan trafik SMS (short message service) mengalami kenaikan mencapai 97,32 juta SMS atau melonjak 14,8 persen dari jumlah SMS di hari biasa yang mencapai 84,78 juta SMS. Kondisi tersebut mencer-

minkan performansi layanan komunikasi Telkomsel dalam kondisi yang sangat optimal di malam pergantian tahun. GM Network Operations Regional Jateng dan DIY Telkomsel Ardhiono Trilaksono mengungkapkan, upaya Telkomsel dalam menghadirkan layanan berkualitas melalui penggelaran jaringan dalam rangka menghadapi periode pergantian tahun baru telah direspon positif dan dimanfaatkan oleh pelanggan secara optimal. ”Berkat semua persiapan yang kami lakukan untuk meningkatkan kapasitas jari-

ngan dalam skala besar, tahun traffic di periode Tahun Baru cukup padat namun pelanggan tetap dapat melakukan komunikasi dengan nyaman dan tingkat keberhasilan yang baik mulai dari penggunaan layanan suara, layanan SMS maupun layanan data”. Jika dibandingkan dengan hari biasa, trafik layanan suara di awal tahun ini naik sekitar 21.16 persen, yang diikuti dengan peningkatan trafik untuk layanan data sebesar 44.63 persen. Hal ini disebabkan oleh perubahan perilaku komunikasi pelanggan yang lebih suka memanfaatkan layanan data melalui instant messaging (chatting) dan jejaring sosial untuk menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru. Untuk memberikan kenyaman ber-SMS di Jateng dan DIY telah disiapkan SMS centre berkapasitas 9.750 SMS perdetik atau sekitar 13 persen dari total kapasitas yang disediakan secara nasional sebesar 80.000 SMS perdetik. Sementara itu, penggunaan layanan suara meningkat pada puncak pergantian tahun, di mana trafik yang sukses dilayani 81,06 juta menit atau melonjak 21.16 persen dibanding trafik suara di hari normal. Ardhiono menambahkan, secara umum tidak ada kendala berarti yang dialami Telkomsel dalam menghadirkan kelancaran dan kenyamanan berkomunikasi pelanggan menjelang momen pergantian tahun. Hal ini dikarenakan Telkomsel secara rutin melakukan kegiatan pengecekan jaringan untuk mempersiapkan terjadinya lonjakan trafik komunikasi yang signifikan, yang biasanya terjadi pada setiap Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Natal maupun Tahun Baru. (*)

Capex Telkom 2011 Rp 17 T JAKARTA - PT Telkom (TLKM) sepertinya tidak akan berekspansi agresif di tahun 2011. Pasalnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi itu tidak menyiapkan dana belanja modal (capital expenditure) yang lebih tinggi dibanding 2010. “Tahun ini ya kurang lebih sama aja dengan tahun lalu. Kira-kira sekitar Rp 16 sampai Rp 17 triliun,” ujar Direktur Keuangan PT Telkom Sudiro Asno usai penandatangan sinergi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kemarin. Dana tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan korporasi, terutama membangun infrastruktur. Sudiro menegaskan, alokasi dana sebesar itulah yang akan ditetapkan sebagai Capex di tahun 2011. Namun jika ternyata kedepan terdapat kebutuhan lain yang terkait dengan aksi korporasi maka pihaknya akan menghitung ulang. “Tentunya itu sudah kita perhitungkan, tapi kalau misalkan nantinya ada corporate action lain ya kita alokasikan lagi,” ungkapnya. Menurut dia, Telkom tidak perlu khawatir kekurangan dana untuk menyokong belanja mo-

CMYK

dalnya tahun depan. Sebab beberapa BUMN perbankan besar sudah berkomitmen untuk memberikan pinjaman, salah satunya BRI. “Begitu dibutuhkan kita tinggal hubungi perbankan. Dari total Rp 16 sampai Rp 17 triliun itu sekitar 40 persennya dari dana eksternal,” tambahnya. Mengenai rencana merger antara salah satu lini bisnis Telkom, yaitu Flexy dengan Esia milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), Sudiro mengaku belum ada perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini kedua operator Code Division Multiple Access (CDMA) terbesar di Indonesia itu masih terus berunding., “Sekarang masih proses. Mekanisme mergernya belum ada,” kata dia. Seperti diketahui, Serikat Karyawan Telkom menolak rencana merger dua unit usaha itu. Bahkan mereka menilai rencana merger itulah yang telah menyebabkan kapiltalisasi saham Telkom anjlok akhir November lalu. Kabarnya, proses merger yang sedang dilangsungkan sekarang terkatungkatung karena kedua belah pihak bersikukuh ingin memiliki saham pengendali. “Ini memang tidak mudah,” ungkap Sudiro. Sementara itu mengenai hasil

pencapaian kinerja Telkom pada tahun 2010, Sudiro mengaku belum bisa menyampaikannya ke publik. Alasannya belum selesai diaudit dan masih banyak hal yang harus diselesaikan. Namun dia menyampaikan bahwa kinerja Telkom maih baik pada tahun 2010 yang telah lewat. “Yang pasti tahun 2010 kita ada peningkatan,” tegasnya. Sampai dengan 30 September 2010, Telkom mencatat kenaikan pendapatan usaha sebesar Rp 1.960 miliar atau 3,9 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebagian besar disumbangkan oleh kenaikan pendapatan data, internet dan jasa teknologi informatika sebesar Rp 2.071 miliar atau 15,0 persen. “Tahun 2011 kita proyeksikan pasti terjadi kenaikan,” jelasnya. (wir/jpnn)

DOK.ISTIMEWA

SEHAT TERJANGKAU - Menu yang disajikan Pondok Makan Kabayan dijamin sehat dan terjangkau.

Pondok Makan Kabayan di Rita SuperMall Tegal

SAJIKAN MENU Sehat dan Terjangkau

TEGAL- Bagi para pecinta kuliner sehat pasti sudah cukup familiar dengan Pondok Makan Kabayan yang terletak di Upper Floor 21 - 22 Rita SuperMall Tegal. Menu – menu yang disajikan di Pondok Makan Kabayan bisa dibilang sehat dan harganyapun cukup terjangkau. Berbagai macam sayuran segar yang mengandung banyak vitamin selalu ada di setiap komposisi menu. Sebut saja Nasi Timbel Kabayan. Salah satu menu terlaris Pondok Makan Kabayan ini memiliki komposisi menu yang cukup lengkap dan sehat. Mulai dari nasi gulung daun pisang, ayam goreng, empal daging, tempe goreng, tahu goreng, jambal roti, lalap sayur segar, sambal terasi, sayur asem, dan buah semangka. Segala kebutuhan gizi yang dibu-

tuhkan tubuh kita ada di dalam komposisi menu ini. Dari protein nabati dan hewani, vitamin, lemak, kalori dan lainnya. Nasi Timbel Kabayan juga merupakan salah satu menu favorit Master Sulap Tegal yang cukup terkenal di Indonesia saat ini. “Nasi Timbel makanan Favoritku, Ok !“ komentar Limbad, Sang Master Sulap saat berkunjung ke Pondok Makan Kabayan. Ada banyak lagi pilihan makanan sehat di Pondok Makan Kabayan ,seperti nasi liwet, nasi bakar, nasi pecel, karedok, aneka sop, aneka jus, dan berbagai menu lainnya. Jadi bagi Anda yang lebih mengutamakan konsumsi yang sehat tidak salah jika Anda berkunjung ke Pondok Makan Kabayan.

“Memenuhi kebutuhan pelanggan akan konsumsi yang bergizi tinggi, higienis, dan aman bagi kesehatan adalah alasan mengapa bisnis kuliner sehat ini berdiri. Bukan sekedar alasan saja akan tetapi sudah menjadi misi perusahaan kami,” ungkap Gusman, marketing Pondok Makan Kabayan. Bagi Anda yang enggan keluar atau sibuk Pondok Makan Kabayan juga bisa melayani Pesan Antar di nomor 340 626. Layanan Pesan Antar ini tidak hanya melayani dalam Kota Tegal saja. Untuk wilayah Brebes sekarang juga dapat menikmati layanan pesan antar Pondok Makan Kabayan ini. “Jadi nggak perlu pusing atau repot untuk dapat menikmati hidangan menu sehat Pondok Makan Kabayan, cukup telepon pesanan langsung diantar,” imbuhnya. (adv)

K-Touch H234, Suara Nge-Rock Abis K-TOUCH kembali meluncurkan ponsel anyar mereka, yang mengandalkan hasil output suara yang menggelegar. Speaker yang terdapat pada ponsel K-Touch yang satu ini bisa diadu dengan ponsel-ponsel merk lainnya. Secara kualitas, K-Touch memang bisa dibilang lebih unggul dari ponsel China lainnya. Di negeri asalnya sendiri, K-Touch menjadi merk yang paling terpercaya secara kualitas. Sama seperti ponsel-ponsel seri sebelumnya, K-Touch H234 juga menawarkan fasilitas layanan data seperti Chatting (YM, MSN), akses langsung ke Facebook, dan Browsing. Semuanya didukung

falisilitas GPRS kelas 12, dan WAP 2.0 sehingga mempermudah pengguna untuk menggunakan layanan data yang diinginkan. Dentuman output suara H234 yang

keren ini, selain dapat dinikmati langsung lewat speakernya, juga dapat dinikmati lewat headphone/ earphone karena memiliki Slot Universal Jack Audio 3,5 mm. Selain itu ponsel ini juga dilengkapi Perekam Suara dan Radio FM yang bisa direkam. Ponsel berlayar 2,2 Inci ini memiliki fitur baru yakni Kalender Hijriyah. Fitur ini akan membantu setiap saat kita ingin tahu tanggal dan bulan berapa dalam penanggalan Islam. Selain itu fitur Adzan Alarm, Senter, Black List, Bluetooth, dan lainnya juga tidak lupa disematkan. (*)

radar_tegal_7_januari_2011  

radar_tegal_7_januari_2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you