Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

INDEKS Kejari Kembali Undang Tatang HAL. METROPOLIS

PPP Galang Kekuatan Islam HAL. RADAR BREBES

Pemuda Tewas Tenggak Racun HAL. PEMALANG

Sebelnya Dicuekin Sama Temen Sendiri HAL. XPRESI

CATATAN Berqurban OLEH: ROHMANI

M ATA H A R I sudah bangkit dari peraduan, bel sekolah sudah berbunyi, tanda upacara bendera akan segera dimulai. Ratusan siswa di sekolah itu mulai mengatur barisan masing-masing. Mereka berbaris sesuai kelas masing-masing, ketua kelas pun mulai mempersiapakan barisan kelasnya. Karena tak lama lagi, upacara bendera akan dimulai. Hari itu, Kepala sekolah menjadi pembina upacara. Dalam amanahnya sebagai pembina upacara, ia mengingatkan para murid untuk terus giat belajar. Menjaga etika sebagai anak didik. Serta ia tak lupa untuk terus meningkatkan ke hal 19 kol 4 kedisiplinan.

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

PARAH - Sejumlah korban lakalantas tengah mendapatkan perawatan oleh tim medis RS Bhakti Asih Brebes, lantaran kondisinya cukup parah.

Tabrakan, 1 Tewas 18 Luka Pick Up v Trailer BREBES - Berniat untuk berlebaran Idul Adha di rumah bersama keluarga, belasan kuli galian malah harus menjalani perawatan intensif di sejumlah Rumah Sakit

(RS) yang ada di Brebes. Pasalnya, kendaraan mobil pick up G 1873 BG yang mereka naiki bertabrakan dengan trailer H 1979 LA, saat berada di jalan raya Pantura Tanjung Brebes, Minggu (6/11) pagi. Akibat lakalantas tersebut,

tercatat satu tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka. Diperoleh informasi, insiden lakalantas yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB kemarin, bermula dari sejumlah kuli galian yang bekerja di daerah Kerawang Jawa

TEGAL - Pembangunan Blok A Pasar Pagi Tegal, yang menelan anggaran sebesar Rp 16 Milliar dari APBD II 2007, sehingga perlu diaudit menyeluruh. Perlunya audit menurut ang-

Olla Ramlan Nyanyi Bikin Grogi

nyanyi. Terbukti, dia mengaku gemetaran ketika harus berduet dengan penyanyi Dewi Sandra di sebuah acara yang dihelat sebuah majalah Kamis lalu (4/11) di Hotel Nikko, Jakarta. ke hal 19 kol 1

dak ke arah Brebes. Setelah melakukan kesepakatan pembayaran, para kuli galian itu juga akhirnya menaiki kendaraan yang baru saja mengirim bawang ke Jakarta. Namun sial, dalam perke hal 19 kol 1

Perlu Audit Blok A Pasar Pagi

SEMOK

SALAH satu kesibukan Olla Ramlan memang menjadi host program live music di televisi. Otomatis, hampir tiap hari dia berinteraksi dengan musisi dan penyanyi. Namun, hal itu tak lantas menjadikan ibu satu anak tersebut piawai me-

Barat hendak pulang ke kampung. Di antaranya, mereka berasal dari Brebes, Banjarnegara, hingga Batang. Selanjutnya, di wilayah Cikampek Jawa Barat, mereka mencarter sebuah mobil Pick Up yang hen-

ADI MULYADI/RATEG

PEMBINAAN - Delapan muda mudi yang tertangkap basah sedang bermesraan dan berbuat asusila di bilik-bilik warung PAI timur sedang diberi pembinaan oleh Satpol PP.

Mesum di PAI, 8 ABG Diamankan TEGAL – Empat pasang Anak Baru Gede (ABG), Sabtu (5/11) siang sekitar pukul 13.00 diamankan Satpol PP Kota Tegal. Mereka tertangkap basah sedang berme-

sraan, bahkan dua pasang di antaranya terbukti telah melakukan tindak asusila atau mesum di bilik-bilik warung OW PAI timur. Atas perbuatan yang dilakukan,

mereka diberi pembinaan oleh Satpol PP. Sementara bagi 2 pasang remaja yang terbukti berbuat mesum, diantarkan keruke hal 19 kol 1

gota FPAN DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar, agar bisa diketahui anggaran sebenarnya pembangunan pasar setinggi tiga lantai tersebut. ke hal 19 kol 4

Garong ‘Lombok Ijo” Diringkus Satu Pelaku Terus Diburu SLAWI - Upaya keras membongkar aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang sempat terjadi di RM Lombok Ijo kawasan

Jalan Karanganyar 21 A Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal menuai hasil. Satuan lidik unit reskrm Polres Tegal mampu meringkus satu dari dua pelaku tersebut, berikut barang bukti. Aksi penangkapan ke hal 19 kol 4

Ke Einstein Haus, Tempat Albert Einstein Melahirkan Teori Relativitas

Meja-Kursi hingga Garpu-Sendok Terjaga Keasliannya Ke Swiss tak lengkap rasanya kalau tidak mampir di kota tua (old town) Bern. Di sana ada rumah yang pernah ditinggali Albert Einstein, si genius penemu teori relativitas yang amat kesohor itu. Berikut laporan wartawan Jawa Pos SUPRIANTO yang baru berkunjung ke sana. DIBANDINGKAN dengan Jenewa dan Zurich, nama Bern, salah satu kanton atau negara bagian Swiss, memang kalah terkenal. Tidak sulit mencari rumah Einstein di antara deretan bangunan di kota tua Bern yang

banyak dimanfaatkan toko tersebut. Saking terkenalnya Einstein Haus, siapa saja yang berlalu lalang di sepanjang kota tua itu hampir pasti tahu lokasinya. Apalagi, tulisan di pagar luar flat juga sangat mencolok dengan warna merah: EINSTEIN-HAUS. Einstein Haus adalah rumah flat atau semacam apartemen berlantai tiga yang berjajar rapi di bangunan khas berarsitektur Eropa itu. Di situlah Einstein, yang lahir di Ulm, Jerman, pada 14 Maret 1879 itu, pernah tinggal bersama istrinya, Mileva Maric, dan anak pertamanya, Hans Albert Einstein. “Welcome to Einstein Haus, one of world heritage in Bern, Switzerland (Selamat datang di rumah Einstein, salah satu warisan dunia di Bern, Swiss),” sapa

Verene Panberg, penjaga tiket masuk Einstein Haus. “Di sinilah si genius Einstein menemukan teori (relativitas) yang bisa mengubah dunia itu. Di sini pula Anda pasti tahu bahwa teori itu diperoleh dengan cara belajar yang cukup intens,” sambung Verene, perempuan 65 tahun yang hampir 20 tahun mendedikasikan dirinya menjaga Einsterin Haus. Masuk Einstein Haus memang tidak gratis. Pengunjung umum harus membayar CHF 6 (sekitar Rp 75 ribu), sedangkan pelajar CHF 4. Meski berlantai tiga, flat yang ditempati Einstein tersebut dulu di lantai 2. Namun, oleh pengelola cagar budaya dari pemerintahan kota Bern, lantai 1 ke hal 19 kol 4

SUPRIANTO/JAWA POS

EINSTEIN HAUS - Seorang pengunjung mengamati foto Einstein dan Mileva dan Einstein Haus (house) atau rumah Albert Einstein. di kota Bern, Swiss.

Mesum di PAI, 8 ABG Diamankan * Apa tempate enak go kaya kuwe? Perlu Audit Blok A Pasar Pagi * Eben katon, ngetunge larakan ora!

CMYK


CMYK

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Idul Adha, Jadi Contoh Keteladanan Bupati Kurbankan Tiga Ekor Sapi

POLITIK

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

LAJNAH SUKSES PILKADA - Tim Lajnah Sukses Pilkada (LSP) DPC PPP tengah menyiapkan pendaftaran bagi bakal Cabup/Cawabup Pemilukada Brebes 2012.

PPP Jaring Cabup Cawabup BREBES - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung dalam Pemilukada 2012. Penjaringan bakal calon kepala daerah itu telah dibuka sejak 1 November hingga 31 Desember 2011 dan bersifat terbuka untuk masyarakat umum. “Waktu satu tahun itu bukan waktu yang lama lagi, karenanya kami telah mulai melakukan persiapan sejak sekarang untuk menyambut pesta demokrasi. Salah satunya adalah dengan mendirikan Lajnah Sukses Pilkada (LSP) yang salah satu agenda kerjanya melakukan penjaringan cabup dan cawabup,” tutur Ketua DPC PPP Brebes, Imam Maturidi kepada Radar. Koordinator LSP DPC PPP H Masrip Aksan mengungkapkan, pihaknya telah membuka pendaftaran bakal cabup dan awabup sebagai bentuk langkah awal untuk menentukan calon yang nantinya akan diusung partai berlambang Kabah tersebut. “Pendaftaran dibuka sejak 1 November hingga 31 Desember. Calon bisa lngsung datang ke kantor DPC, Insya Allah Rabu (9/11) atau Kamis (10/11) sudah ada kandidat yang akan mendaftarkan diri,” ujarnya Dia melanjutkan, pendaftaran bakal cabup dan cawabup tersebut, terbuka untuk masyarakat umum dan tanpa dipungut biaya alias gratis. “Siapa pun boleh mendaftar, tapi nanti kami juga akan melakukan verifikasi pendaftar agar betul-betul tersaring kandidat yang paling terbaik,” kata Masrip. Pihaknya juga akan melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai untuk melakukan penjajakan koalisi. (ism)

BREBES – Perayaaan Hari Raya Idul Adha bagi umat islam adalah contoh keteladanan yang harus diikuti seluruh umat Muhammad. Di mana Idul Adha, yang merupakan peristiwa penting dari zaman Nabi Ibrahim, tentang makna pengorbanan yang sesungguhnya. Demikian isi khotbah yang disampaikan khatib Idul Adha di Masjid Agung Brebes yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Brebes H Imam Hidayat MPdI Minggu (6/11). Sementara bertindak sebagai imam sholat Idhul Adha yakni KH Khoerun Al Hafidz, yang juga Ketua Jamiyatul Qura wal Hufadz (JQH) Kabupaten Brebes Brebes. Dalam khutbahnya, Imam mengungkapkan makna Idul Adha merupakan contoh keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS yang tulus ikhlas hanya karena Allah. Sehingga apapun yang dia miliki, ketika Allah SWT memintanya diberikan juga. Nabi Ibrahim sangat mencintai anak dan istrinya, tetapi cintanya kepada Allah SWT berada di atas segala-galanya. Tokoh Nabi Ibrahim AS sebagai seorang ayah teladan, haruslah dijadikan contoh bagi ayah-ayah masa kini. Demikian juga dengan Siti Hajar, adalah seorang istri dan ibu yang kuat imannya dan setia kepada suami serta cinta dan kasih sayang kepada putranya. Ismail, juga merupakan contoh remaja yang rela mengorbankan nyawanya meski terpisah dengan jasadnya. Untuk mewujudkan pembangunan bangsa dan mensejahterakan umat serta tegaknya syariat Islam, amat diperlukan remaja yang berjiwa besar dan berakhlak mulia. “Era sekarang, kita memerlukan para remaja yang ikhlas dan berani berkorban

BREBES - Sebagai bentuk kepedulian dan ucap syukur atas jabatan yang kini diembannya, Wakil Bupati Brebes Hj Idza Priyanti AMd, pada Sabtu (5/11) membagikan 50 ekor kambing untuk sejumlah warga di Kabupaten Brebes. “50 ekor kambing yang sudah kami niatkan untuk perayaan Idul Adha tahun ini, di antaranya dibagikan ke DPC PDI Perjuangan Brebes, Kaligangsa, Saditan, Pasarbatang, Masjid Agung, Pulosari dan lingkungan rumah kami di Jalan MT Haryono Brebes,” kata Idza, didampingi suaminya Warsidin. Selain itu, untuk daerah wilayah selatan juga mendapatkan jatah sekitar 10 ekor di antaranya dibagikan di daerah seperti Tonjong, Bumiayu, dan beberapa wilayah lainnya. “Alhamdulillah, 50 ekor kambing yang kami bagikan ini menggunakan uang pribadi saya sendiri. Sebab kalau menggunakan uang negara, juga jelas tidak mungkin, karena kami baru beberapa hari ini duduk di kursi Wakil Bupati. Karena memang, niat untuk 50 ekor kambing untuk perayaan kurban termasuk ucap syukur kami,” ungkapnya. Sedangkan yang terpenting dari kegiatan ini, imbuh Idza, yakni

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TERGANGGU HUJAN - Pengaspalan badan jembatan Pemali oleh PT BRD terganggu musim hujan, hingga dikeluhkan pelaksana.

CMYK

Sementara usai salat Idul Adha, Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menyerahkan tiga ekor sapi yang disumbangkan kepada masyarakat Kabupaten Brebes. Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Brebes didampingi Wabup Idza Priyanti dan jajaran Forkompinda Brebes setelah

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

SERAHKAN KAMBING - Wakil Bupati Brebes Hj Idza Priyanti AMd didampingi suaminya Kompol Warsidin secara simbolis memberikan kambing kepada warga Brebes untuk perayaan Idul Adha, kemarin.

hewan-hewan kurban yang diberikannya semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat Brebes, khususnya orang tidak mampu. Sehingga mereka juga bisa ikut senang dan menikmatinya. Sementara dalam kegiatan di hari raya Idul Adha,

nya renggang. “Kondisi itu jelas membuat kami enggan mengaspal. Sebab akan mempengaruhi pekerjaan yang kami garap. Karena sebagus apa pun aspalnya, mulai dari hotmix ataupun jenis lainnya, jika landasannya (pondasi) tidak mendukung atau kurang bagus maka aspal akan cepat rusak,’’ bebernya. Makanya, saat itu di jembatan Pemali sempat ada perbaikan landasan. Namun, sampai dengan sekarang juga masih ada beberapa titik yang masih renggang dalam pemasangan plat baja. (gus)

BREBES - Pelaksana pekerjaan pengaspalan badan jembatan Pemali, PT Bumirejdo (BRD) menyayangkan langkah Bina Marga Provinsi Jateng, yang memberikan proyek pada cuaca hujan. Tak terkecuali dengan beberapa pekerjaan maupun konstruksi jembatan itu yang dianggap kurang bagus dan berkualitas. “Pengajuan kami untuk bisa menggarap badan jembatan Pemali sejak Juli 2011 lalu. Termasuk, sejak jembatan pemali akan direncakan mulai dibuka sekitar awal Agustus. Namun Bina Marga Provinsi belum mau memberikan kejelasan pelaksanaannya,’’ kata Ade Sulaiman, pelaksana lapangan PT BRD.

untuk mencapai cita-cita luhur, karena hanya di tangan remajalah terletak kejayaan umat dan bangsa,” tegas Imam Hidayat. “Ujian adalah bukti dari keimanan, ujian juga simbol sayang Sang Penguji kepada hamba-Nya dan ujian juga ajang untuk mencetak seseorang menjadi lebih berkualitas,” katanya.

pelaksanaan shalat Idul Adha 1432 H di alun-alun Brebes. Bantuan tersebut diberikan kepada desa penerima diwakili Camat Jatibarang Pulung Suhanda untuk Desa Buaran, Camat Bumiayu Wahono untuk Desa Jatisawit dan Camat Bulakamba Jamali untuk diserahkan kepada Desa Kluwut. (ism)

Wabub Bagikan 50 Kambing untuk Kurban Tiga Tahun Warga Usulkan Jalan Tembus

Pelaksana Pekerjaan Mengeluh

Diberikan Saat Musim Hujan

DOK/HUMAS BREBES

SERAHKAN SAPI - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menyerahkan sapi yang dikurban untuk masyarakat Brebes.

Menurutnya, jika saat itu pengaspalan bisa langsung digarap usai pekerjaan konstruksi, maka jelas yang pertama di tingkat kemacetan lalin tidak terjadi dua kali. Yang kedua, saat itu cuaca juga sangat mendukung karena sejak bulan Agustus hingga Oktober masih kemarau. “Sedangkan giliran memasuki musim penghujan, Bina Marga Provinsi Jateng baru memberikan pekerjaannya. Ya, alasannya dananya baru turun,” bebernya. Pria yang akrab disapa Dede ini menjelaskan bahwa bila melihat kronologinya, pihaknya menduga ada upaya pihak lain yang akan menyalahkan pekerjaannya. Sebab sebelum melakukan pengaspalan, pihaknya sempat protes lantaran ada beberapa landasan yang berplat baja dalam posisi pemasangan-

Wabub pada hari Minggu (6/11) juga sempat melakukan salat Id bersama di Masjid Agung Brebes. Selanjutnya, Wabub juga sempat berkunjung dan memberikan sejumlah hewan kurban kepada warga yang belum mendapatkannya. (gus)

BUMIAYU - Warga Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, sejak lama mendambakan pembangunan jalan tembus dari Dukuh Karanganggrung menuju jalan lingkar Bumiayu. Menurut Jaenal (42) dengan dibangnnya jalan tembus tersebut, akan berdampak pada peningkatan taraf ekonomi warga di Desa Jatisawit. Sebab saat ini telah terbangun jalan dari Dukuh Karanganggrung menuju pusat Kecamatan Bumiayu. “Untuk menuju jalan lingkar hanya tersisa jarak sekitar 500 meter, hanya kondisinya masih belum memadai untuk dilintasi kendaraan,” ungkapnya Minggu (6/11). Dikatakan, sebenarnya warga sangat berharap jalan tembus itu bisa terealisasi. Bahkan untuk itu warga siap melakukan swadaya baik merelakan tanahnya digunakan untuk pembangunan jalan maupun tenaga.”Kita sudah melakukan musyawarah dengan para pemilik tanah dan warga masyarakat, dimana hasilnya sepakat dan siap mensukseskan

seandainya jalan tembus dibangun,” kata Jaenal.Sementara Kepala Desa Jatisawit Syakib Safrudin mengatakan, pemerintahan desa sedianya telah dua kali mengusulkan pembangunan jalan tembus tersebut. Namun hingga saat ini keinginan warga belum bisa terealisasi. “Kita sudah tiga tahun, harapan warga dengan terbangunnya jalan tembus maka akan semakin memudahkan aktivitas perekonomian. Sebab dengan adanya jalan tembus, maka warga tidak perlu memutas melalui desa lain untuk menuju jala lingkar,” terang Syakib. Selain itu lanjut dia, keberadaan jalan tembus juga akan bisa dimanfaatkan seagai jalur alternatif dari dalam kota Bumiayu menuju jalan lingkar maupun sebaliknya. “Jika di jalur kota atau di jalan likar terjadi kemacetan, maka jalan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pengurai. Karenanya kita berharap, usulan pembangunan jalan tembus ini bisa mendapat perhatian dari Pemkab Brebes,” kata Syakib. (pri)


CMYK

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

Januari Tak Tambah Amunisi BURSA transfer musim dingin di Eropa baru dibuka Januari tahun depan. Namun, Real Madrid telah menutup pintu lebih dulu. Itu mengacu pernyataan entrenador Real Jose Mourinho bahwa timnya tidak membutuhkan amunisi baru. Mourinho mengatakan, dia sudah sangat senang dengan skuad Los Blancos (sebutan Real) saat ini. Dari 24 pemain di skuad utama, semuanya telah memenuhi kebutuhan di setiap posisi. “Baik sayap, penyerang, atau pemain belakang kami sudah tercukupi. Kami memiliki banyak alternatif,” ujar Mourinho seperti dilansir di situs resmi klub. “Kami juga tidak kehilangan beberapa pemain karena cedera panjang seperti musim lalu,” imbuhnya. Mourinho lalu menyebut Nuri Sahin tak ubahnya pemain baru bagi Real. Setelah bergelut dengan cedera lutut sejak didatangkan dari Borussia Dortmund di awal musim ini, Sahin baru memainkan debut tadi malam. Gelandang internasio-

nal Turki itu masuk sebagai pengganti Sami Khedira pada menit ke-66. Sahin adalah satu dari lima rekrutan Real di awal musim ini. Empat lainnya adalah bek kiri Fabio Coentrao dari Benfica, winger Jose Callejon (Espanyol), defendef Raphael Varane (Lens), dan Hamit Altintop (free transfer). “Yang terpenting Sahin bisa bermain,” tandas Mourinho. Sahin bakal diplot Mourinho untuk memperkuat barisan gelandang bertahan yang kerap hanya mengandalkan Xabi Alonso dan Khedira. “Kualitas Sahin bisa menggantikan Xabi, sesuatu yang sudah lama tidak bisa ditemukan dalam tim kami,” jelasnya. Di sisi lain, sudah bermainnya Sahin menjadi ancaman bagi Lassana Diarra. Gelandang bertahan asal Prancis itu sebenarnya banyak disebut akan dilepas di awal musim, tapi dipertahankan Mourinho karena Sahin masih cedera. Belakangan, Diarra dijajal sebagai bek kanan. (dns/bas)

GANAS

Kemenangan Terbesar Real Musim Ini

MADRID - Real Madrid kembali memakan korban. Klub berjuluk Los Merengues itu mencatat kemenangan kesepuluh beruntun setelah mengatasi perlawanan Osasuna di Santiago Bernabeu tadi malam WIB (6/11). Tidak tanggung-tanggung, skornya 7-1 ! Skor itu pun menjadi kemenangan terbesar Real sejak memulai musim ini Agustus lalu. Sebelumnya, margin kemenangan terbesar Iker Casillas cs adalah ketika mengalahkan tuan rumah Real Zaragoza dengan enam gol tanpa balas (28/8). Hanya, skor itu belum mengalahkan kemenangan 8-0 Barcelona atas Osasuna di Nou Camp (17/9). Kemenangan telak seakan menghapus keraguan apabila Real akan terkendala dengan kickoff siang hari. Ya, laga kontra Osasuna dimulai tepat pukul 12 siang waktu setempat. Real memang tidak pernah tampil siang bolong di liga domestik sejak away ke Rayo Vallecano pada 3 September 1995. “Kami tidak terbiasa bermain pukul 12 siang dan kami merasa aneh di awal laga. Tapi, kami lalu bisa beradaptasi. Kami juga tidur nyenyak semalam,” kata bintang Real Cristiano Ronaldo kepada AS. “Saya juga lebih suka bermain awal (siang hari, Red) karena saya sudah terbiasa ketika bermain di Inggris,” sambung mantan pemain Manchester United itu. Ronaldo menjadi bintang kemenangan Real tadi malam. Pemain yang baru saja meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa itu menorehkan hat-trick keempatnya musim ini atau kesebelas di Liga Primera. Dua gol Ronaldo ke gawang Osasuna diciptakan melalui sundulan, masingmasing pada menit ke-23 dan ke-58.

Sedangkan gol pada menit ke-54 via titik penalti. enalti diberikan kepada Real setelah defender Osasuna Eneko Satrustegui melanggar Mesut Oezil di kotak 16. Satrustegui pun harus diusir keluar lapangan dalam laga debutnya di Liga Primera. Hat-trick ke gawang Osasuna menambah koleksi gol Ronaldo di Liga Primera musim ini menjadi 13 gol. Karim Benzema yang masuk sebagai pemain pengganti memborong dua gol terakhir Real pada menit ke-63 dan ke-81, sedangkan dua gol lainnya dibagi rata Pepe (34') dan Gonzalo Higuain (40'). O s a -

suna masih beruntung mencetak satu gol melalui Ibrahima Balde di menit ke31. Kemenangan atas Osasuna memastikan Real tetap memuncaki klasemen Liga Primera di jornada kesebelas dengan 28 poin. Apapun hasil seteru abadinya, Barcelona, di kandang Athletic Bilbao dini hari tadi WIB (7/11), posisi Los Merengues tidak akan tergusur. “Yang penting kami menang dan tetap di urutan teratas,” tandas Ronaldo.(Ham)

PESTA KANDANG REAL MADRID DALAM empat musim sebelumnya, Real Madrid selalu menorehkan kemenangan terbesar di Santiago Bernabeu. Nah, apakah kemenangan 7-1 atas Osasuna tadi malam WIB (6/11) akan menjadi kemenangan terbesar Real musim ini ? 2011-2012

NURI SAHIN

6/11/2011 v Osasuna (home) 7-1 (Liga Primera) Keterangan : *) Masih berlangsung 2010-2011 22/1 2/2011

PEMENANG MINGGUAN KUIS SUSUN KATA MINGGU KE 5 1. Waidah Jl.Merpati Gg Kuntul Rt 002/007 Randugunting Tegal 2. Priyo Setiarto Perum Widuri Graha Pesona Blok C-14 Rt 002/ 007 Pemalang 3. Hj.Sri Hartati Jl.Pala Barat 5A No.1405 RT 06/014 Mejasem Kab. Tegal 4. Surati Jl.Teuku Cik Ditiro No.50 Kota Tegal 5. Zaenal Arifin Kedungbokor Rt 05/02 Larangan Brebes Selamat Anda berhak mendapat hadiah Souvenir dari sponsor. Hadiah dapat diambil di Radar Tegal Jl. P.Kemerdekaan dengan menyertakan Fotocopy KTP yang masih berlaku.

v Levante (home)

8-0 (Copa del Rey)

2009-2010 19/12/2009

v Real Zaragoza (home) 6-0 (Liga Primera)

2008-2009 24/9/20 08

v Sporting Gijon (home) 7-1 (Liga Primera)

2007-2008 10/2/20 08

v Real Valladolid (home) 7-0 (Liga Primera)

11 CRISTIANO RONALDO


ALL SPORTS

12

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

QPR (2) vs Man City (3)

LEBIH BERAT DARI DERBY Antonio Cassano

Dukungan untuk Cassano “FORZA Cassano”. Itulah pesan yang tertulis di kaos yang dikenakan para pemain Real Madrid sebelum kickoff lawan Osasuna. Apa yang dilakukan pemain Real tersebut merupakan bentuk dukungan kepada striker AC Milan Antonio Cassano yang harus dioperasi jantung akibat stroke iskemik transien (stroke mini). Dukungan itu diberikan karena Cassano adalah eks pemain Real. “Beberapa pemain memiliki banyak kenangan indah dengannya. Dia (Cassano) adalah pemain berbakat yang pernah dimiliki Italia,” kata defender Real Sergio Ramos di situs resmi klub. Ramos pun sudah mendengar kabar apabila Cassano kemungkinan besar harus absen dari lapangan hijau selama enam bulan. Sebab, selama setengah tahun ke depan, Cassano tidak diperbolehkan melakukan aktivitas berat dan harus rajin mengonsumsi obat khusus untuk menghindari pembekuan darah di otaknya. Cassano mengalami stroke iskemik ketika tiba-tiba kehilangan kesadaran usai rombongan Milan pulang dari lawatan di AS Roma akhir bulan lalu. Setelah diketahui penyakitnya, Cassano menjalani operasi jantung Jumat pekan lalu (4/11), tapi sudah bisa meninggalkan rumah sakit sehari kemudian. “Kami sangat prihatin dengan kondisinya dan berharap dia akan segera kembali ke lapangan,” ujar Ramos. Cassano sebenarnya tidak terlalu bersinar berkarir di Real. Dua tahun berkostum Real (2006-2008), Cassano hanya memainkan 29 laga dengan lesakan empat gol. Empat bulan setelah bergabung dengan Real, Cassano juga bermasalah dengan overweight karena hobi makan. Cassano bahkan meninggalkan Santiago Bernabeu dengan kesan buruk. Itu karena striker berjuluk Peter Pan tersebut kerap bertikai dengan Fabio Capello, pelatih Real kala itu. Ketika sama-sama di AS Roma, keduanya juga kerap bertikai. (dns)

Si Kodok Keok Lagi VALENCIA - Levante memperlihatkan wajah aslinya di Liga Primera musim ini. Setelah tampil mengejutkan dengan tidak terkalahkan dalam sembilan laga awal, bahkan sempat memuncaki klasemen kali pertama dalam sejarah, Si Kodok (julukan Levante) kedodoran di dua laga terakhirnya. Usai takluk 0-2 dari Osasuna pekan lalu (30/10), Levante keok lagi dengan skor sama saat menjamu Valencia di Estadi Ciutat de Valencia kemarin. Kekalahan dalam derby Valencia itu menjadikan Levante digusur Valencia dari peringkat ketiga dengan selisih satu angka (2324). “Sekalipun kami kalah beruntun, kompetisi masih panjang. Saya yakin kami akan bangkit dan melaju lagi,” kata entrenador Levante Juan Ignacio Martinez seperti dilansir AFP. Pemain yang menonjol penampilannya dalam derby kemarin adalah Alberto “Tino” Costa. Selain mencetak gol kedua Valencia pada menit ke-50, gelandang berkebangsaan Argentina itu berperan atas terciptanya gol pertama pada menit ke-31. Berawal dari umpan terobosan Costa, Jordi Alba berlari menerobos pertahanan Levante. Winger Valencia itu lalu menyontek bola melewati hadangan kiper Gustavo Munua. Bola liar itu berusaha dihalau Javi Venta, tapi defender Levante itu kehilangan kontrol dan justru membuat gol bunuh diri. “Kami memenangi sebuah laga sulits ekalipun ini mungkin bukan laga yang menarik ditonton,” ujar Costa. Costa pun mempersembahkan gol dan kemenangan Valencia kemarin untuk rekan setimnya, Ever Banega. Kompatriot Costa itu baru saja divonis absen enam pekan karena cedera lutut. Absennya Banega memberi berkah bagi Costa turun starter. Di kesempatan terpisah, entrenador Valencia Unai Emery menyebut kemenangan atas Levante berkat permainan cerdas. “Kami tahu bagaimana mengatasi pertandingan yang keras dan penuh ketegangan. Kami juga mampu menetralisir kekuatan lawan,” ungkapnya kepada AS. Kemenangan atas Levante merupakan kemenangan ketiga beruntun Valencia di Liga Primera. Juga selang empat hari setelah Los Che (sebutan Valencia) mengalahkan klub Jerman Bayer Leverkusen 3-1 sehingga menghidupkan kans ke babak 16 besar Liga Champions. “Yang kami butuhkan ke depannya adalah kesinambungan,” tegas Emery. (dns)

LONDON - Manchester City bisa dengan mudah menghancurkan rival sekota Manchester United 6-1 di Old Trafford (23/10). Namun, City malah kerepotan ketika menghadapi tim promosi Queens Park Rangers (QPR) di Loftus Road kemarin. Setelah berjuang susah payah, City akhirnya menang tipis 3-2. City tertinggal lebih dulu lewat gol Jay Bothroyd pada menit ke-28. The Citizens (sebutan City) baru merespons dua menit sebelum turun minum via bomber Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko. Tujuh menit babak kedua bergulir, City balik memimpin 2-1 setelah umpan Dzeko diselesaikan David Silva. Tapi, QPR tidak lantas patah semangat. Usaha tim milik bos Air Asia Tony Fernandes itu untuk menyeimbangkan keadaan 2-2 membuah hasil pada menit ke-69. Yakni setelah sundulan Bothroyd mengenai bahu Heidar Helguson. Sayang, euforia QPR hanya berlangsung lima menit karena sundulan Yaya Toure memastikan City pulang dengan tiga angka. Kendati pulang dengan kemenangan, City mendapat perlawanan berat dari QPR. Statistik mencatat apabila QPR lebih unggul dalam penguasaan bola. Padahal, pelatih City Roberto Mancini memasang skuad terbaik minus Vincent Kompany yang absen karena skors, dan Samir Nasri yang dikabarkan bermasalah dengan lutut dan hanya berada di bench. “Saya harus katakan apabila mereka adalah tim terbaik yang pernah kami hadapi di laga away musim ini. Saya juga ingin memberikan pujian kepada QPR,” kata Dzeko kepada kepada Soccernet. “Saya cukup terkejut

dengan cara mereka bermain, khususnya betapa bagusnya mereka di babak pertama. Kami tentu sangat senang masih bisa meraih kemenangan,” imbuh Dzeko. Di kesempatan terpisah, Mancini menyebut kendala kebugaran sebagai penyebab timnya kesulitan menghadapi perlawanan QPR. City hanya memiliki jeda tiga hari dari away ke Villarreal di ajang Liga Champions. “Ketika Anda bermain setiap tiga hari sekali, maka mustahil untuk selalu menjalaninya dengan mudah,” ujar Mancini seperti dilansir Sky Sports. Sekalipun memiliki skuad besar, Mancini juga memilih tidak melakukan banyak rotasi. “Itu adalah bukti apabila kami selalu menganggap semua laga sama pentingnya,” tutur pelatih asal Italia itu. Dengan hasil di Loftus Road, City memelihara gap lima angka (31-26) dengan United. “Sangat penting untuk masuk ke jeda laga internasional dengan keunggulan lima angka,” ujar Mancini. Tantangan berat sudah menunggu City seusai jeda internasional. Itu karena The Citizens akan menghadapi klubklub papan atas mulai Newcastle United (19/11) dan Liverpool (27/11). Setelah Norwich City (3/12), City juga beruntun menghadapi dua jagoan London pada Desember, masingmasing Chelsea (12/12) dan Arsenal (18/12). Belum lagi agenda Liga Champions. City harus berjuang merebut tiket ke babak 16 besar dengan menyisakan dua laga sulit, masing-masing away ke Napoli (22/11) dan menjamu Bayern Munchen (7/ 12). (dns/bas)

STATISTIK QPR 5 16 2 3 2 1 6 53%

Man City Tembakan ke Gawang Tembakan Melenceng Penyelamatan Sepak Pojok Offside Kartu Kuning Kartu Merah Pelanggaran Penguasaan Bola

5 13 3 1 3 1 14 47%

HASIL TADI MALAM (6/11)

EDIN DZEKO

Wolves v Wigan 3-1 (J. Ohara 31, D. Edwards 55, S. Ward 66/B. Watson 42) KLASEMEN SEMENTARA 1. Man City 2. Man United 3. Newcastle 4. Chelsea 5. Tottenham 6. Liverpool 7. Arsenal 8. Aston Villa 9. Norwich 10. Swansea 11. Stoke 12. QPR 13. West Brom 14. Sunderland 15. Fulham 16. Everton 17. Wolves 18. Blackburn 19. Bolton 20. Wigan

11 11 11 11 9 11 11 11 11 11 10 11 11 11 10 10 10 11 10 10

10 8 7 7 6 5 6 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 1 2 1

1 2 4 1 1 4 1 6 4 4 3 3 2 4 4 1 2 3 0 2

0 1 0 3 2 2 4 2 4 4 4 5 6 5 4 6 6 7 8 7

39-9 28-12 17-8 24-15 18-14 14-10 23-21 16-15 16-18 12-15 8-14 10-20 9-16 14-13 13-12 11-15 9-17 13-24 13-27 6-17

31 26 25 22 19 19 19 15 13 13 12 12 11 10 10 10 8 6 6 5

Mantan Jawara Tertahan di Kandang LILLE - Lille membuang kesempatan untuk menempel posisi puncak klasemen Ligue 1. Ini setelah mereka dipaksa bermain imbang 1-1 (0-1) ketika menjamu Evian di Stadion Me-

Benoit Pedretti

tropole kemarin dini hari WIB. Jawara musim lalu itu bahkan nyaris dipermalukan tamunya menyusul gol yang dilesakkan Saber Khalifa ketika laga baru berjalan lima menit. Lille baru

bisa menyamakan skor pada menit ke-63 lewat tendangan bebas gelandang Benoit Pedretti pada menit ke-63. Dengan hasil imbang ini Lille tetap berada di posisi tiga klasemen dengan koleksi 24 poin. Mereka tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Paris Saint Germain (PSG) yang baru bertanding dini hari tadi. Sementara, tambahan satu poin dari lawatannya ke Metropole tetap menempatkan Evian di peringkat 12 dengan koleksi 13 poin. Ekspresi kekecewaan pun langsung diperlihatkan kubu Lille atas hasil seri yang diraihnya kemarin. Mereka menganggap wasit dan asistennya kerap membuat keputusan

yang merugikan. Pada menit ke-13 misalnya. Wasit menganulir gol Joe Cole karena dianggap sudah berdiri offside. Padahal, dalam tayangan ulang menunjukkan kalau mantan gelandang Liverpool itu dalam posisi onside. Keputusan janggal lainnya adalah, tidak diberikannya penalti ketika Laurent Bonnart dilanggar pemain belakang Evian Brice Dja Djeje pada menit ke-52. “Kami seharusnya memperoleh penalti,” keluh Pedretti kepada Canal Plus. “Ini bukan hasil yang bagus buat kami. Tapi, sebentar lagi kompetisi akan berhenti untuk laga internasional. (dns/bas)


ALL SPORTS

SENIN 7 NOPEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

Indonesia vs Kamboja

HARAM REMEHKAN LAWAN JAKARTA - Perjuangan timnas U23 di ajang SEA Games XXVI akan dimu l a i m a l a m n a nti. Tergabung di grup A yang berat, skuad Garuda Muda akan melakoni laga perdana melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) (siaran langsung RCTI pukul 19.00 WIB). Diatas kertas, Kamboja adalah lawan yang tidak akan banyak menyulitkan jika dibanding tiga kontestan lainnya. Yaitu juara SEA Games 11 kali Thailand, juara bertahan Malaysia, dan Singapura. Tapi pelatih Rahmad Darmawan menegaskan haram bagi timnya untuk menganggap enteng lawan. Menurut Rahmad, semua lawan harus dianggap sama. Apalagi sejauh ini tim pelatih tidak tahu banyak bagaimana kualitas Kamboja yang sesungguhnya. “Sampai sekarang saya belum tau persis kekuatan Kamboja,” kata Rahmad Darmawan ketika ditemui di Hotel Sultan kemarin sore. Tapi mantan pelatih Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu mengung-

Perkiraan pemain : Indonesia (4-4-2) : Kurnia Meiga (GK), Stevi Bonsapia, Abdurahman, Gunawan Dwi Cahyo, Diego Michiels, Lukas Mandowen, Andik Vermansyah, Eggy Melgiansyah, Okto Maniani, Titus Bonai, Patrick Wanggai.

Pelatih : Rahmad Darmawan Kamboja (4-4-2) : Sou Yaty (GK), Touch Pancharong, Moul Daravron, Lay Raksmey, Sok Rithy; Khuon Laboravy, Prak Mony Udom, Tum Saray, Phourng Soksana; Keo Sokngon, Sok Pheng.

Pelatih : Lee Tae Hun

Patrick Wanggai

kapkan jika tipikal Kamboja mirip dengan Myanmar yang kompak, disiplin, dan bermain dengan semangat tinggi. “Kita semua tahu bagaimana kegigihan Myanmar saat mengalahkan Laos (3-2) dan menahan seri Vietnam,” sambungnya. Di dua laga itu Myanmar hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-15 dan 57. Manajer timnas U-23, Roso Daras optimistis timnya akan membuka SEA Games dengan sempurna. Optimisme ini bukannya tanpa alasan. Roso mengakui sudah mengetahui bagaimana Persiapan yang dibuat Kamboja sebelum dating ke Indonesia. “Kami menyaksikan uji coba yang mereka lakukan dan kami melihat pemberitaan di negara mereka. Saya mengetahui persiapan mereka seperti apa,” kata Roso dalam jumpa pers, kemarin siang. “Saya optimistis besok malam (malam nanti-Red) kita bisa menang atas Kamboja,” imbuhnya. Sementara itu, Meas Chamna, asisten pelatih timnas Kamboja mengaku jika persiapan timnya tidak maksimal menjelang SEA Games. Jika Indonesia berlatih sejak awal Agustus lalu, menurut Meas, Chamna timnya hanya berlatih di dua bulan terakhir. “Sebelum SEA Games kami juga hanya melakukan ujicoba tujuh kali (menang 4 kali, seri 1 kali dan kalah dua kali),” ujarnya. “Latihan kami tidak maksimal karena di negara kami sering hujan deras sampai bajir. Susah mencari lapangan,” sambungnya. Diakuinya, bukan pekerjaan mudah melawan Indonesia yang akan main dikandang sendiri dan mendapat dukungan penuh dari supporter fanatinya. “Timnas Indonesia adalah tim kuat seperti Thailand dan Vietnam. Tapi kami sudah siap bersaing. Kami tidak datang hanya untuk meraih hasil seri. Target kami adalah memenangani setiap pertandingan,” bebernya. (ali)

Deltras Berencana Launching Tim Pasca IIC SIDOARJO - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) siap mengarungi kompetisi ISL musim ini. Setelah menggenapi jumlah pemain menjadi 26 pemain, direncanakan pasca berlaga Inter Island Cup (IIC) manajemen The Lobster (julukan Deltras) bakal memperkenalkan pemainnya ke publik Kota Udang. Manajer Deltras Yudha Pratama menuturkan dalam waktu dekat ini, timnya berkonsentrasi untuk IIC. Meski statusnya adalah turnamen pra musim, namun Yudha tak mau mainmain di turnamen yang diikuti 12 klub. Apalagi yang dihadapi adalah klub top seperti Persipura Jayapura dan PSPS Pekanbaru. “Kami ingin melihat perkembangan tim setelah hampir tiga bulan berlatih intesif,” kata Yudha. Apalagi dalam satu bulan terakhir, Deltras aktif memburu amunisi untuk pemain lokal berkualitas. Hasilnya pun cukup bagus, nama seperti Budi Sudarsono, Purwaka Yudha,

Budi Sudarsono Benny Wahyudi, dan Juan Revi berhasil digaet. Sayangnya sejauh ini para pemain tersebut belum teruji benar ketika melawan tim kuat. Kekompakan yang terbangun juga masih terganggu. Dua

nama, Purwaka Yudha dan Benny Wahyudi, masih menjalani TC demi membela timnas Indonesia di level Pra Piala Dunia 2012. Soal konsep launching Deltras, Yudha belum mau ber-

komentar banyak. Hanya saja, Yudha memastika perkenalan itu dilakukan sebelum 4 Desember. Pada tanggal tersebut, Deltras akan menggelar laga pertamanya melawan Persisam Samarinda. “Kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya,” tutur Yudha. Di sisi lain, pelatih fisik Deltras Troy Medicana menyatakan timnya dalam kondisi 100 persen dan siap berlaga di IIC. Hilangnya dua nama, Purwaka dan Benny, tak terlalu memusingkan tim. “Kami sudah punya pelapis dan ada banyak pilihan pemain yang berposisi sama dengan Purwaka atau Benny,” ucap Troy. Posisi Purwaka sebagai centre bek diisi oleh Dodok Anang Zuanto. Dodok akan berduet dengan legiun asing Deltras Mijo Dadic. Lalu posisi Benny di bek kiri untuk sementara diisi oleh Gunawan. “Jadi tak ada yang dikhawatirkan. Kami siap bertarung di IIC pokoknya,” ujar Troy. (dra)

Tekad Rebut Emas SEA Games Timnas Basket Putri Indonesia JAKARTA - Timnas basket putri Indonesia hanya ditarget perunggu di SEA Games 2011 mendatang. Namun, hal itu tak menyurutkan tekad pelatih Bill McCammon untuk memberikan hasil lebih baik. Pelatih asal Amerika Serikat (AS) tersebut bertekad untuk merebut emas di multieven dua tahunan itu. “Emas merupakan target pribadi saya. Memang tidak mudah untuk mewujudkannya. Tapi kami punya peluang untuk merebut emas di SEA Games nanti,” terang Bill kemarin (6/11). Dia menambahkan, selama menjalani dunia kepelatihan, Timnas basket putri Indonesia merupakan salah satu yang terbaik yang pernah dilatihnya. Semangat, kekompakan serta hasrat untuk meraih gelar yang ditujukkan Wulan Ayu Ningrum dkk dianggap bakal menjadi modal berharga untuk mewujudkan mimpi tersebut. “Tim ini telah berlatih keras selama masa persiapan. Semua tentu merasa capek dengan latihan yang berbulan-bulan itu. Untungnya, mereka memiliki komitmen tinggi untuk berusaha semaksimal mungkin di SEA Games mendatang,” tambah pelatih berkaca mata tersebut. Wulan mengungkapkan, timnas basket Indonesia memang berkomitmen untuk mewujudkan target tersebut. Namun, dia berharap rekan-rekannya bisa bermain lepas. Dia ingin rekan-rekannya bertanding tanpa beban. Hal itu akan memudahkan timnas basket putri untuk menggapai prestasi di multieven olahraga tertinggi di Asia Tenggara tersebut.

Wulan Ayu Ningrum

“Tim ini adalah tim muda. Kalau bicara pengalaman, mungkin memang belum banyak. Tapi saya melihat teman-teman memiliki semangat dan visi yang sama untuk berprestasi di SEA Games nanti,” tegas Wulan. Sang manajer Hasan Gozali juga menyatakan bahwa persiapan anak asuhnya cukup bagus. “Saya rasa tim ini memiliki peluang yang besar untuk berbuat banyak di SEA Games nanti. Hanya saja, mereka tetap harus bertanding seperti mereka sendiri. Jangan sampai terbebani karena itu berbahaya,” tandas Hasan. (ru)

Hati-Hati Dengan Myanmar Timnas Dragon Boat Indonesia JAKARTA - Timnas dragon boat Indonesia memang optimistis bias merebut gelar juara umum SEA Games 2011 mendatang. Dari total 10 emas yang diperebutkan, mereka bertekad menyabet enam emas. Namun, mereka wajib waspada dengan kekuatan Myanmar yang bisa saja sewaktu-waktu meledak. “Myanmar memang akan menjadi lawan terberat bagi anak-anak untuk merebut emas. Mereka merupakan salah satu kekuatan di Asia Tenggara, bahkan di Asia,” terang Mardinal, manajer timnas dragon boat Indonesia kemarin (6/ 11). Kekuatan Myanmar dianggap menakutkan karena dalam beberapa tahun terakhir mampu mengimbangi Indonesia. Di Asian Games 2010 lalu mereka memang harus mengakui ketangguhan Merah Putih. Namun, pada gelaran Asian Beach Games 2008, Myanmar mampu menundukkan Indonesia yang notabene berstatus sebagai tuan rumah kejuaraan. Yang lebih menakutkan lagi,

GETTY IMAGES

UNGGUL - Timnas dragon boat Indonesia (tengah) saat mengungguli timnas Thailand (atas), dan China (bawah) dalam nomor 250 m dragon boat straight race di Asian Games XVI di Guangzhou, 20 November 2010 silam.

kekuatan Myanmar juga tak banyak diketahui pasukan Merah Putih. Pasalnya, mereka seolah menyembunyikan kekuatan di berbagai kejuaraan yang diikuti sebelum SEA Games ini. Hal tersebut berbeda dibandingkan dengan negara lain yang bisa diintip dalam berbagai try out. “Itu memang menjadi strategi mereka untuk menyembunyikan kekuatan. Hal itulah yang membuat kami harus waspada

dengan mereka. Anak-anak tak boleh meremehkan,” tegas Mardinal. Target enam emas sendiri diharapkan terbagi di sektor putra dan putri. Yakni di kelas 500 meter, 1.000 meter dan 2.000 meter. Nomor-nomor tersebut dianggap bisa dikuasai Indonesia dibanding nomor lain seperti 100 meter dan 500 meter. “Untuk dua nomor itu, peluang anakanak memang masih 50:50,” tambah Mardinal. (ru)


SENIN 7 NOPEMBER 2011

NASIONAL

17

RADAR TEGAL

BLORA Empat Pelajar Diperiksa Polisi BLORA – Setelah mengamankan tiga tersangka yang diduga terlibat dalam tawuran berujung tewasnya Jakfar Sodik (21), warga Dukuh Gendang Desa Ketileng, Kecamatan Todanan, jajaran Polres Blora memeriksa empat pelajar. Pemeriksaan keempat pelajar itu menyusul dilakukannya penelusuran di Desa Dringo, Sabtu (5/11). Operasi tersebut dipimpin Kasatreskrim APK Aan Hardiansyah. ”Kami mengamankan empat pelajar yang dicurigai terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Kasus ini masih terus kami kembangkan dan dalam proses penyelidikan,” kata mantan Kapolsek Weleri, Kabupaten Kendal ini, di dampingi Koordinator Lapangan (Korlap) Ipda Sukarmin, kemarin. Menurut Aan, keempat pelajar tersebut adalah warga Dusun Patihan Desa Ketileng Kecamatan Todanan. Mereka antara lain Ahmad Rofii (18); Sultan Amirul Azis (17); Junaedi Abdula (17); dan Muhammad Nur Solikin (17). ”Mereka kami periksa di Mapolsek Todanan,” paparnya. Dia menjelaskan dalam pemeriksaan tersebut reskrim membagi tugas menjadi dua ruang yang berbeda. Secara intensif polisi mengadakan pemeriksaan sejak pukul 09.30 sampai 17.00 yang hingga kini belum selesai. ”Sementara penyelidikan dihentikan, teman-teman biar istirahat dulu, nanti kita lanjut lagi,” jelas Kasatreskrim. Dibeberkan, hasil penyelidikan sementara menyebutkan bahwa dalam peristiwa tawuran tersebut kesimpulan sementara yang diambil polisi menyatakan bahwa sejumlah pelaku dalam tawuran itu antara lain Wahyu Nugroho (20), Danang Hadi Sucipto (16), dan Diky (16). Ketiga pemuda tersebut adalah warga Desa Ketileng yang sejak Jumat sore kemarin diamankan di Polres Blora. “Pengamanan tersangka untuk mempermudah pemeriksaan dan antisipasi keamanan dan anrkis. Jangan sampai setelah peristiwa tawuran ini ada pembalasan dan anrkis,” tandasnya. Sampai berita ini diturukan dua tim Resmob yang di pimpin oleh Ipda Sukarmin masih berada di Desa Dringo dan Desa Ketileng. Dibantu sejumlah anggota Polsek Todanan, para polisi ini masih terus mencari pelaku lain. Utamanya penggerak tawuran tersebut. Seperti diketahui bahwa lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah daerah pegunungan batu. Desa Dringo dan Ketileng, jaraknya sekitar 40 kilometer dari kota Blora dan berjarak 2,5 kilometer dari objek wisata goa terawang Kecamatan Todanan. Diberitakan sebelumnya bahwa akibat aksi tawuran yang diduga dipicu oleh pagelaran musik dangdut tersebut memakan korban tewas. Dia adalah Jakfar Sodik (21). Sedangkan tiga temannya yang mengalami luka-luka adalah Ahmad basuki (17), Sumarno (15), Rudi Afi Mustofa (17), warga Desa Dringo, Kecamatan Todanan, Blora. Dihubungi terpisah Ivan, dokter Puskesmas Todanan yang melakukan visum terhadap korban yang tewas menerangkan bahwa korban mengalami luka parah retak pada tulang hidung, mata, kepala belakang robek dan tangan terluka. ”Korban ditemukan tergeletak di pematang sawah pinggiran hutan jati,” jelas dokter Ivan. (yud/rus)

P2K Tak Bisa Jelaskan Kemana Uang SMS JAKARTA - Pertanyaan kemana larinya uang sms masyarakat yang dikirimkan via short number 9918 ternyata masih misterius. Koordinator Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) Emmy Hafild juga tidak bersedia membeberkan hal itu lebih jauh. Dia menyebut, hal itu sebagai rana internal yang tidak bisa begitu saja diumbar. Dalam berbagai wawancara termasuk saat konferensi pers Jusuf Kalla (JK) dan direktur N7W Jean Paul de la Fuente, dia tetap tidak mau membuka aliran sms itu. Dia tampak jengah ketika transparansi itu penting karena menyangkut uang rakyat. “Sama seperti SMS premium Rp 2 ribu, tidak ada yang tanya kemana pembagiannya,” ujarnya. Entah kenapa Emmy menyamakan penggalangan dukungan besar-besaran dengan membawa nama JK itu dengan SMS premium Rp 2 ribu. Padahal jelas, dua hal itu tidak bisa disamakan karena SMS Komodo bersifat ajakan atas nama nasionalisme dan tidak ada konten yang diterima oleh pengirim SMS.

Dia hanya memastikan kalau sejak 15 Oktober 2011, saat SMS vote Komodo menjadi Rp 1 tidak ada yang masuk ke P2K. Berarti, sebelumnya ada yang masuk? Emmi tidak menjawab dengan jelas. Dia hanya menyebut akan ada audit untuk SMS saat masih bertarif seribu rupiah. “SMS mulai 15 Agustus sampai 14 Oktober akan diaudit dan dirilis,” imbuhnya. Terkait isu SMS saat bertarif seribu rupiah sudah mencapai 1 juta SMS dan dirupiahkan mencapai Rp 100 juta, Emmy bungkam. Dia beralasan tidak bisa menyampaikan itu karena sifatnya internal. Namun, dia memastikan kalaupun ada bagi hasil dengan N7W bukanlah melanggar hukum. Dia lantas mencontohkan kontes Indonesian Idol, disebutnya ada bagi hasil dukungan lewat SMS Premium. Uang itu dibagi-bagi kepada pemegang hak cipta Idol di Amerika Serikat, operator seluler, penyedia konten, hingga penyelenggara. Nah, mirip dengan “franchise” ajang pencarian bakat itu, P2K adalah pemegang lisensi dari N7W untuk mengadakan SMS

dukungan di Indonesia. Prosesnya sama, ada kerjasama dengan operator, media iklan hingga content provider berlabel Mobilink dijadikan partner. “Sama seperti franchise fastfood, tidak bisa diungkap berapa yang harus dibayar,” belanya. Dia meminta agar SMS berbayar itu tidak dijadikan polemik. Sebab, selama ini SMS premium untuk ajang pencarian bakat tidak pernah dipermasalahkan sebelumnya. Lagi-lagi, dia menyamakan SMS premium tersebut juga uang rakyat. Apalagi, saat ini SMS dukungan untuk Komodo menjadi gratis. Benarkah gratis sepenuhnya? Secara kasat mata memang demikian karena ada provider yang menggratiskan. Namun, jika dilihat “dibalik dapur” tidak demikian karena pihaknya yang memberikan subsidi. Tetapi Emmy tidak mau menjelaskan siapa yang memberikan subsidi itu. “Kami masih berhutang dan akan cari sponsor,” tuturnya. Ada kejadian menarik saat konferensi pers dengan Jean Paul berlangsung Jum”at (4/ 11). Saat ditanyakan bagi hasil SMS vote Komodo dengan

Anak-anak Terjerat Miras, 12 Pemabuk Dirazia

SEMARANG Antre demi 5 Ons Daging SEMARANG - Ribuan warga yang berkategori muzaki kemarin mengantre di depan Masjid Besar Kauman di kawasan Johar. Mereka rela berjam-jam mengantre sejak pagi, demi 5 ons daging per bungkus yang dibagikan panitia kurban. Hujan deras yang mengguyur tak menyurutkan niat mereka untuk mendapatkan daging kurban. Tak hanya warga Kota Semarang. Para muzaki dari luar Kota Semarang juga tak sedikit yang mengantre. Mereka berasal dari daerah di sekitar Semarang. Yakni, Demak dan Kendal. Panjang antrean mencapai 200 meter, mulai pintu utama sebelah timur, hingga pintu utara masjid. Durasi antrean hingga 3 jam lamanya. Tak hanya orang dewasa. Anak-anak dan manula juga tampak mengantre. Mereka rela kehujanan daripada pulang tak mendapatkan daging yang bisa dimakan untuk dibuat sate, gulai, maupun tongseng. Joko Handono (34), seorang pemulung di kawasan Purwodinatan mengaku sudah mengantre di depan masjid sejak pukul 11.00. Padahal, panitia kurban baru membagikan daging kepada warga pukul 15.00. Selepas salat Ashar, ia berjam-jam berdiri, berdesak-desakan dengan para pengantre lainnya. “Kalau dapat, dagingnya kan lumayan dibuat sate,” tuturnya. Joko tak hanya mencari daging kurban di Masjid Kauman. Ia juga sudah mencari daging kurban di tempat lainnya di wilayah Semarang Utara. “Hasilnya ya lumayan, bisa dapat kurang lebih tiga kilogram daging,” tuturnya. Daging-daging sebanyak itu tak ia masak semua. Melainkan dijual kepada pedagang daging di Pasar Johar. “Yang dimasak sedikit, lainnya sudah saya jual,” kata pria asal Tegal itu. Hal senada diakui Dika Sulistyo, bocah 13 tahun, warga sekitar. Dika tak sendiri. Ia bersama kakak, bapak, dan ibu kandungnya. “Diajak sama bapak dan ibu untuk ikut mengantre biar saya juga dapat daging,” akunya polos. Saking banyaknya warga yang mengantre, panitia meminta bantuan polisi untuk berjaga-jaga, mengantisipasi kericuhan. (bud/hid/isk)

Axiata Febriati Nadira menyebut butuh banyak biaya untuk SMS konten. Mulai dari membayar biaya networking, CP, hingga iklan. “Karena itu biayanya besar,” katanya. Namun, paskah diangkatnya JK sebagai duta Komodo, pihaknya dan beberapa operator sepakat untuk menekan biaya SMS dari seribu rupiah menjadi gratis untuk XL. Dia menyebut biaya tersebut merupakan corporate social responsibility (CSR) XL kepada masyarakat. JK mencoba menengahi dengan menyebut kenapa harus meributkan Rp 1 yang dikeluarkan untuk SMS. Malah, dia menyebut dalam kampanye Komodo ada satu kebersamaan kuat dimana para operator mau menekan biaya SMS tersebut. Namun, dia tidak mau disebut sebagai sosok dibalik pemberian subsidi biaya SMS dari seribu rupiah menjadi Rp 1. “Saya tidak pernah merasa tertekan disebut demikian,” kata mantan Wapres itu. Dia juga mengaku tugasnya hanya menjadi duta Komodo yang ada dibawah komando Emmy Hafild dkk. (dim/wir)

Korupsi BPOM, Kejagung Bidik Tersangka Lain

KUDUS

KUDUS - Guna memberantas miras (minuman keras) di Kabupaten Kudus, aparat Sabhara rutin melakukan razia pekat (penyakit masyarakat). Hasilnya, awal pekan lalu, petugas merazia 12 pemabuk di kawasan Gor Wergu Wetan Kudus. Namun yang cukup patut disayangkan adalah, mereka yang terkena razia semuanya masih berusia anak-anak. Baik yang masih sekolah maupun yang tidak sekolah. Kapolres Kudus AKBP R. Slamet Santoso melalui Kasat Sabhara AKP Sukadi kepada Radar Kudus mengungkapkan, razia tersebut bermula dari informasi masyarakat, jika di GOR Wergu Wetan Kudus terdapat orang kumpul-kumpul sambil minum miras. ”Akhirnya, petugas melakukan patroli di loaksi tersebut,” jelasnya kemarin. Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), jelasnya, petugas mengetahui ada sejumlah orang yang sedang kumpul-kumpul sambil membawa beberapa botol plastik besar. Menurut Sukadi, setelah didekati pertugas, rupanya mereka berusaha kabur. ”Sewaktu kami datangi, isi dalam botol plastik tersebut langsung ditumpahkan. Sedangkan mereka berusaha kabur,” ujarnya. Beruntung petugas cukup gesit. Sehingga 12 orang yang mencoba kabur itu berhasil diamankan. Mereka langsung dibawa ke Mapolres Kudus beserta barang buktinya, berupa beberapa liter miras jenis putihan di botol plastik besar. ”Selanjutnya belasan pemabuk tersebut dilakukan pembinaan,” katanya. Setelah diperiksa identitasnya, tegas Sukadi, kebanyakan pemabuk tersebut masih berusia anak dan masih sekolah. Meskipun ada juga yang sudah tidak sekolah. Untuk itu, mereka mendapatkan pembinaan dengan diminta membuat surat pernyataan. Termasuk petugas memanggil orang tua atau saudaranya. ”Karena mereka baru tertangkap sekali, mereka kami bina terlebih dahulu,” jelasnya. Tujuan memanggil ortu atau saudara tersebut, menurut Sukadi, supaya belasan anak itu bisa jera. Juga orang tua bisa mengetahui perbuatan anaknya, sehingga mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi. ”Ortunya pun bisa mengetahui kelakukan anaknya dengan harapan memberikan pengawasan lebih continue lagi,” tegasnya. Sukadi menegaskan, pemabuk yang ditangkap itu memang tidak ditipiringkan dan hanya dilakukan pembinaan. Sebab, belasan anak tersebut baru sekali ini tertangkap petugas. Apabila dilain waktu mereka tertangkap lagi, pihaknya akan menindak dengan Perda Nomor 12 Tahun 2004 tentang Minuman Keras. Dalam perda tersebut, untuk ancaman hukuman bagi pelaku miras dikenakan hukuman kurungan penjara maksimal 3 bulan, disertai denda antara Rp1 juta - Rp5 juta. Ditanya mengenai problem yang dialami petugas dalam memberantas miras, mengingat selama ini banyak penjual miras yang tidak jera, Sukadi menambahkan jika untuk ancaman hukumannya memang perlu dilakukan pembenahan. ”Supaya lebih mengena. Meskipun begitu, kami berharap penjual miras dikenakan hukuman maksimal supaya benar-benar jera,” imbuhnya. (lil/mer)

Jean Paul, Emmy langsung memotongnya. Kepada wakil N7W itu dikatakan jika pertanyaan yang dilontarkan wartawan adalah rana domestik dan akan dia jawab sendiri. Makin misterius karena Mobilink selaku CP mengaku keterlibatannya hanya sebatas penyedia layanan. Dalam pertemuan dengan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Mobilink mengaku tidak menjalin hubungan dengan N7W secara langsung. “Katanya, hanya terbatas ke P2K saja,” kata anggota BRTI Heru Sutadi kepada wartawan. Disebutkan juga jika seluruh laporan hasil voting SMS langsung diserahkan ke P2K. Bahkan, kemungkinan besar pola bagi SMS premium Komodo sama dengan SMS premium lainnya. Kebanyakan proporsinya 60 persen untuk operator dan 40 persen bagian CP. “Tapi, bagian detil kemana saja kami tidak tahu,” tambahnya. Pihak operator sendiri juga mengakui kalau ada pembagian itu. Meski tidak menyebutkan berapa besarannya, Head of Corporate Communication XL

Rugikan Negara Rp 10 Miliar, Dua Pegawai Ditahan

PRISTYONO/RADAR SEMARANG

DIRAWAT INTENSIF - Korban pembacokan, Adi Novianto menjalani perawatan di RSUD Ungaran, Kabupaten Semarang.

Tiga Mahasiswa Bacok Warga Gogik UNGARAN - Sekelompok pemuda bersenjata tajam, Sabtu (5/11) malam, pukul 22.30 mengamuk di Jalan Dewi Sartika Raya Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Mereka membacok sekelompok pemuda dari Dusun Gogik RT 3 RW 1, Ungaran Barat, yang malam itu sedang ngobrol di dekat pos ojek jalan tersebut. Akibat sabetan senjata tajam, empat korban— yaitu Habib Mukharibi (19) ; Agus Hariyanto (19); Fendi Nugroho (19); serta Adi Novianto (19)— mengalami luka sayat di tangan, dada, dan perut. Terparah dialami Adi Novianto yang terkena sabetan senjata tajam di lengan kiri dan kanan serta perut. Adi dirawat intensif di RSUD Ungaran. Teman korban, Umazi (19), berhasil lolos dari serangan tersebut. Awalnya, para korban berencana membeli makanan di warung. Berlima, mereka berboncengan 3 motor. Sampai di Jalan Dewi Sartika—persisnya di depan kampus Akper Ngudi Waluyo—korban berpapasan dengan sejumlah orang yang baru keluar dari dalam kampus Akper. “Mahasiswa itu memenuhi jalan, lalu saya klakson berkalikali. Mereka malah marah memaki saya, lalu terjadi perkelahian antara saya dan pelaku,” ujar Fendi yang terkena bacokan di lengan kanan dan dada. Keributan sempat dilerai satpam kampus Akper. Korban lantas melanjutkan perjalanan, mencari makanan. Sebaliknya, pelaku kembali mencari korban yang ketika itu sedang nongkrong di sebuah pos ojek. Korban tak menyadari pelaku akan datang untuk menyerang bersama teman-temannya. “Kejadiannya sangat cepat. Kami yang sedang ngobrol di pos ojek, hanya sepintas melihat ada 3 orang datang berboncengan Suzuki Satria F 150. Mereka turun dan langsung

menyerang kami dengan membabi buta,” kata Fendi sembari menunjukkan luka di bagian dadanya. Usai menyerang, ketiga pelaku kabur berboncengan sepeda motor ke arah kampung Mijen, Gedanganak, Ungaran Barat. Sedangkan korban dilarikan ke RSUD Ungaran oleh sejumlah warga. Kabar kasus pembacokan tersebut langsung menyebar ke kampung para korban tinggal. Malam itu, puluhan warga mencari ketiga pelaku, namun tidak berhasil menemukan. Petugas SPKT Polres Semarang dipimpin Kanit SPKT II Aiptu Tri Joko Saputro bergerak cepat. Polisi memburu para pelaku. Hasil penyergapan dibantu warga sekitar, polisi mengamankan satu unit Suzuki Satria F 150 dari rumah kos teman pelaku. Namun ketiga pelaku berhasil lolos, kabur menuju belakang gedung PLN. “Seorang pelaku sempat diamankan satpam PLN karena dikira pencuri

dan dimintai KTP. Tapi ketika satpam lengah, pelaku langsung kabur,” ucap Fendi kepada wartawan ditemui di rumahnya, Minggu (6/11) kemarin. Dari KTP yang ditinggalkan di pos satpam PLN, pelaku diketahui bernama Wahyudi A. Zamsany, 20, warga Bangkalan, Madura. Hingga sore kemarin, aparat Polres Semarang masih memburu ketiga pelaku pembacokan. Kapolres Semarang, AKBP Harianta melalui Kasat Reskrim AKP Agus Puryadi mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi nama-nama pelaku. Jumlahnya ada 3 orang dan diduga masih berstatus mahasiswa. DICELURIT Sementara itu, di Dusun Karangtengah, Desa Mluweh, Kalilateng, Ungaran Timur Sabtu (5/11) malam, juga terjadi pembacokan. Korban M Saidun (18); dan Agus Susanto (18); keduanya warga Desa Mluweh RT 8 RW 3 Kalilateng, Ungaran Timur. (mg20/isk)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) belum cukup menetapkan empat tersangka dalam kasus korupsi pengadaan alat laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Setelah dua dari empat tersangka ditahan, penegak hukum pimpinan Basrief Arief itu membidik tersangka lain. “Kami tidak menutup kemungkinan bahwa ada pihak lain yang ikut bertanggung jawab,” tegas Kapuspenkum Kejagung Noor Rachmad di Jakarta kemarin (5/11). Sebelumnya, Kejagung menahan dua pegawai BPOM. Yakni, Irmanto Zamahir Ganin selaku ketua panitia lelang pengadaan alat laboratorium dan pejabat pembuat komitmen pengadaan alat Siam Subagyo. Mereka berdua saat ini meringkuk di Rutan Salemba. Dua tersangka lainnya adalah adalah Direktur CV Masenda Putera Mandiri Ediman Simanjuntak dan Direktur PT Ramos Jaya Abadi Surung Hasibuan Simanjuntak. Mereka berdua belum ditahan dan sampai saat ini belum pernah menghadiri pemeriksaan sebagai tersangka. “Mereka belum ditahan karena kepentingan penyidikan,” kata Noor. Siapa pihak lain yang terlibat? Mantan Kepala Kajati Gorontalo itu belum bisa membeberkan. Yang

jelas, kata dia, siapapun yang ikut menikmati aliran dana dan ikut bertanggung jawab terhadap tindak pidana korupsi akan diseret ke proses hukum. “Yang terlibat tidak hanya ke atas (pimpinan, Red.), bisa ke samping, ke bawah, atau ada pihak luar. Kami sedang mengembangkan penyidikan ke sana,” katanya. Kasus tersebut bermula dari pengadaan alat laboratorium di BPOM. Rinciannya, 66 jenis barang untuk alat laboratorum riset obat dan makanan yang terdiri dari 66 jenis barang dengan plafon sebesar Rp 45 miliar dan 46 jenis barang untuk alat laboratorium riset obat dan makanan dengan plafon Rp 15 miliar. Dana APBN itu diambil dari anggaran satuan kerja Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional BPOM. Setelah dibuka tender, CV Masenda Putra Mandiri keluar sebagai pemenang dengan nilai kontrak Rp 43 miliar dan PT Ramos Jaya Abadi dengan nilai kontrak Rp 13 miliar. Tapi, kata Noor, dalam pelaksanaannya kedua rekanan itu malah mensubkontrakkan kepada PT Bhineka Usada Raya. Akibatnya, muncul selisih harga yang jauh di atas nilai kontrak. “Negara Dirugikan Rp 10 miliar,”. Empat tersangka itu dijerat Pasal Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo. pasal 55 ayat 1 KUHP dan Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/ 2001. (aga/agm)


CMYK

18

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Koreksi Kembali Diri Kita PENGALAMAN dicuekin sama temen, tentunya nggak enak banget. Apalagi kalo tanpa alasan yang jelas. Seperti yang pernah dialami Tri Wahyudi Setiono, siswa SMK Syafaatul Ummah Bulakamba Brebes kelas X Otomotif. ‘’Saat aku ngomong sama temen nggak nyambung, nggak ada yang respon. Ternyata aku dicuekin,’’ kata cowok yang bercita-cita jadi ahli teknik ini. Cowok kelahiran Brebes, 26 Maret 1995 ini ngaku sebel juga saat dicuekin. ‘’Ya,

D’Vixci Band Ambil Dari Nama Personil NAMA sebuah band bisa terinspirasi dari mana saja. Seperti band D’vixci yang sengaja mengambil dari nama masing-masing personil yang kesemuanya cewek. Band yang berasal dari SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal ini memang memiliki bakat yang mengagumkan. “D’vixci lahir sejak 24 April 2011. Nama itu memang punya arti tersendiri karena diambil dari nama anggota band kami,” ucap Irenie Samella, salah satu anggota band yang berada di posisi vokal dan gitar. Selain Irenie, saat ini di band itu ada Isqi Septi W (drummer), Fairuz Labibah (keyboardis), dan Laelatuz Zahro (bassis). Terbentuknya band ini diakuinya nggak sengaja. Waktu itu, dia dan teman-temannya disuruh tampil di perpisahan sekolah. Kebetulan semua anggota bandnya memang punya hobi bermain musik. “Untuk saat ini, kami sedang mencoba mengaransemen lagu dangdut jadi pop. Karena suara vokalisnya buat nyanyi lagu dangdut bagus, lebih bagus dari lagu pop, tapi kalau musik dangdut dimaenin pake alat band kan susah, jadi lagu dangdutnya dirubah lebih ngepop,” tambah Isqi. Mereka pernah tampil di beberapa acara. Diantaranya di even Poltek Tegal, perpisahan sekolah dan acara pernikahan. “Kami latihan setiap Senin di ruang musik sekolah. Sekalian kami nglatih anak-anak kelas X yang mau belajar band. Harapan ke depan semoga bisa tambah sukses, dan kompak lagi serta bisa membanggakan sekolah,” tandasnya. (khifni)

Masih Bukan Cinta Biasa

Anya

[intro] F A#m F A#m C F A#m F A#m cinta ini ku temukan Gm C setelah kesalahan yang terjadi Am Gm dimana akan ku cari D# C semua tulus rasa yang kau beri Cm memang ku cinta D Gm tapi bukan cinta seperti ini A#m F engkau bukanlah hati yang ku cari C selama ini [chorus] F A Dm cintaku ini bukanlah sekedar cinta biasa Cm D Gm F C dirimu bagiku luar biasa kau istimewa ooh F A Dm ku takkan menyerah walau apapun yang kan memisahkan Cm D Gm F C ku kan mencintaimu apa adanya dengan sepenuh jiwa F A#m cinta ini bukanlah F A#m sekedar cinta biasa Cm memang ku cinta D Gm tapi bukan cinta seperti ini A#m F engkau bukanlah hati yang ku cari C selama ini [chorus] F A Dm cintaku ini bukanlah sekedar cinta biasa Cm D Gm F C dirimu bagiku luar biasa kau istimewa ooh F A Dm ku takkan menyerah walau apapun yang kan memisahkan Cm D Gm F C

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

CMYK

TRI WAHYUDI S Pengurus OSIS SMK Syafaatul Ummah Bulakamba

kalo dicuekin kan suasananya jadi kurang enak. Jadi nggak seperti biasanya,’’ curhat dia. ‘’Mungkin lagi nggak mood kali jadi nyuekin aku. Tapi aku selalu berfikir yang positif saja,’’ terang cowok yang aktif di Pramuka ini.

Cowok yang beralamat di RT 05/RW10 Desa Banjaratma, Brebes yang menjabat sebagai pengurus OSIS seksi keamanan ini punya tips buat kamu. Yuk disimak! 1. Koreksi kembali diri kita apa yang menyebabkan kita dicuekin sama temen atau sahabat 2. Harus siap mental terhadap pertanyaan senang dan nggak senang dari mereka 3. Harus bisa mengendalikan emosi, karena kalo seseorang sedang seneng atau benci sesuatu akan bersikap nggak objektif

4. Segera bergabung dengan temen lainnya yang enjoy dengan kita 5. Bicarakan baik-baik dengan mereka, bisa jadi mereka lagi sensi atau sibuk sendiri jadi cuekin kita 6. Berlapang dada saja,mereka pasti nggak lupa sama kita 7. Bersabarlah menghadapi teman yang mempunyai sifat seperti itu 8. Yang pasti selalu berfikir positif saja. (anggi)

Sebelnya Dicuekin Sama Temen Sendiri DICUEKIN sama temen, sahabat, temen dekat atau pacar tanpa sebab yang jelas mungkin pernah kamu alami. Seperti 41,5 persen ResponX yang punya pengalaman dicuekin.’’Ya biasa mungkin temenku lagi sensi jadi aku dicuekin begitu aja,’’ tutur Aan Almaidah, siswi SMA Negeri 3 Slawi. Bahkan 30,5 persen ResponX lainnya ngaku sering banget dicuekin. ‘’Sama temen sebangku karena beda pendapat jadi ya dicuekin,’’ cerita Yuli Prihandini, siswi MA NU 03 Brebes. Tercatat hanya 28 persen saja yang ngaku nggak pernah merasa dicuekin. Menurut 56,5 persen ResponX, perasaan lagi nggak mood yang sedang menghinggapi sang teman atau pacar menjadi penyebab mereka nyuekin ResponX. ‘’(Kalo lagi nggak mood) Kadang bisa tiap hari dia nggak bicara,’’ terang Bela S, siswi SMK Negeri 1 Dukuhturi. Sedangkan 18 persen lainya menyebut hanya karena masalah sepele. Prosentase lebih kecil yakni 15,5 persen karena memang lagi marahan. Sementara 10 persen lagi nggak tahu kenapa dicuekin. ‘’Ya nggak tahu kenapa tiba-tiba aja dia nycuekin aku dan diemin aku,’’ ungkap Intan DP, siswi SMA Negeri 1 Slawi. Bagi Dea Mayang, siswi SMP Negeri 3 Slawi saat dicuekin sama temen merupakan salah satu saat yang menyebalkan. ‘’Sebel banget lah kalo dicuekin, rasanya hati ini nggak enak banget,’’ curhatnya mewakili 73,5 persen. Tapi 15 persen lainnya mengaku biasa aja. Sedangkan 11,5 persen lainnya ngaku nggak seneng kalo dicuekin. Dan 10 persen lagi jadi marah sama temen. ‘’Perasaanku marah aja sama temen kalo dicuekin, habis nggak tau apa-apa eh dicuekin gitu aja,’’ curhat Maulida, siswi SMP Negeri 1 Slawi. Diakui 48,5 persen ResponX, perasaan sebel biasanya akan muncul saat dicuekin. ‘’Ya ada lah, rasanya kayak dijauhin temen,’’ terang A

Faishol Amin, siswa SMK NU Maarif Talang Kabupaten Tegal. Karenanya nggak heran kalo 20,5 persen beranggapan kalo orang yang sukanya nyuekin temen atau pacarnya itu nyebelin. Sementara 56 persen berusaha lebih bijak dengan beranggapan mereka yang nyuekin mungkin lagi sensi aja. ‘’ Ya mungkin lagi sensi aja. Mungkin karena ada kesibukan atau masalah lainnya yang nggak bisa diseles a i k a n , ’’ k a t a Akhmad Faishol SMK YPT Kota Tegal. (tim 2)

ANDY FIRMANSYAH

Jawara Tolak Peluru Saat Popda ANDY Firmansyah yang tercatat sebagai siswa SMK NU 01 Hasyim Asy’ari Tarub Kabupaten Tegal kelas XII 04 patut berbangga. Saat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tahun 2011 lalu, dia berhasil menjadi jawara setelah meraih Juara I Tolak Peluru dengan berat 2 kg dan menempuh jarak lemparan 10 meter. “Sebenarnya awalnya nggak sengaja. Kebetulan saat ada penilaian olahraga tolak peluru, jarak lemparan

yang aku tempuh melebihi jarak anak yang diwakilkan oleh pihak sekolah untuk berlaga di Popda. Jadi akhirnya aku diikutkan dalam even tersebut,” cerita cowok kelahiran Tegal, 8 Maret 1994 ini. Cowok yang kerap dipanggil Andy di sekolah ini mengatakan, kekuatan yang dia miliki dan itu kemungkinan karena dia memang sudah terbiasa menggunakan ototnya. Terutama saat membantu orang tuanya. “Seperti membajak sawah dan memikul hasil tani,” tambah cowok yang

beralamat di Desa Marga Mulya RT 12/ Rw 06 Tarub Kabupaten Tegal ini. Menurutnya, untuk bisa melakukan tolakan yang baik dalam olahraga tolak peluru tentunya harus memiliki tangan dan kaki yang kuat dengan tolakan yang bagus dan sekuat tenaga. Diakui dia, melakukan olahraga tolak peluru itu mengasyikkan karena bisa menambah kekuatan tubuh dan massa otot. “Buat ke depan, aku pengin mengembangkan bakat ini. Siapa tahu bisa jadi atlet nasional,” imbuh dia. (khifni)


SAMBUNGAN

SENIN 7 NOPEMBER 2011

19

RADAR TEGAL

Tabrakan, 1 Tewas 18 Luka dari halaman 1 jalanan pulang, tepat di jalan raya Tengguli Tanjung, atau persis di perempatan jalur pantura yang dijadikan sebagai pangkalan ojek, dari arah barat menuju timur, mobil yang membawa belasan kuli galian itu mendadak menyalip sebuah truk gandeng. Namun sial, bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan nampak sebuah kendaraan lain yakni trailer yang juga melaju cukup kencang. Lantaran jarak terlalu dekat, benturan keras terjadi antara dua kendaraan yang berlawanan arah itu. Akibatnya, sejumlah penumpang yang duduk di bak pick up itu pun mengalami luka-luka yang sangat serius. Demikian dengan sopir pick upa itu sendiri yang sempat tak sadarkan diri. Oleh sejumlah warga dan saksi mata yang berada di TKP, korban langsung mendapatkan pertolongan. Hingga personil unit lakalantas dari Polres Brebes, termasuk ambulance dari RS Bhakti Asih Brebes, akhirnya datang ke lokasi. Sejumlah korban yang rata-rata mengalami luka serius langsung dievakuasi. ‘’Kecelakaan terjadi akibat sopir pick up itu, tiba-tiba menyalip truk gandeng yang tengah melaju dari arah barat menuju timur. Sedangkan saat pick up itu menyalip tiba-tiba dari arah timur menuju barat juga melaju trailer. Hingga akhirnya kedua kendaraan itu saling bertabrakan,’’ kata Sutarno (52) warga Tengguli Tanjung yang juga salah satu saksi mata di TKP. Menurut dia, awalnya sejumlah warga maupun saksi yang melihatnya juga tidak tahu kalau di mobil pick up itu terdapat sejumlah orang (penumpang). Namun, kecurigaan warga akan suara banyaknya

teriakan meminta tolong. Ditambah dengan banyaknya kucuran darah yang mengalir dari mobil pick up. ‘’Kami bersama dengan saksi lain sempat kaget. Karena penumpang di mobil bak itu cukup banyak. Terlebih, saat melihat luka para korban sangat serius. Warga pun berusaha menolong mereka,’’ bebernya. Terpisah, pemilik mobil pick up, Narso, ditemui di RS Bhakti Asih Brebes, menjelaskan bahwa pihaknya terakhir mengontak tadi malam kalau Sastra si sopir mobil itu hendak perjalanan pulang ke Brebes, tanpa adanya muatan lain. Saat dirinya mendapatkan kabar kalau kendaraannya mengalami kecelakaan dengan membawa sejumlah penumpang, jelas kaget. ‘’Sastra menggunakan mobil kami untuk mengirim bawang ke Jakarta. Namun, usai pulang mengirim bawang rupanya dia (sastra) mengangkut penumpang dari Cikampek Jawa Barat,’’ bebernya. Di lokasi sama, dari keterangan tim medis RS Bhakti Asih Brebes menjelaskan, dari 14 korban lakalantas, satu diantaranya meninggal. Pasien atau korban lainnya, yakni yang berjumlah 4 orang dirawat di RSUD Brebes. Di tempat terpisah sopir trailer yang selamat dengan luka ringan, Karyono, mengaku kalau pihaknya juga sempat kaget saat ada kendaraan pick up yang muncul dari arah berlawanan tiba-tiba menyalip. ‘’Kami berusaha untuk mengurangi kecepatan, lantaran ada mobil lain yang melaju dari lawan arah. Namun, sepertinya sopir pick up itu tidak bisa mengendalikannya, hingga tabrakan pun tak bisa dihindari,’’ bebernya. Sementara belasan penumpang pick up yang mengalami luka-luka serius, dari pantauan

Radar, langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis RS Bhakti Asih Brebes. Para penumpang yang dirawat di RS Bhakti Asih mencapai 14 orang. Sedangkan saat Radar mencoba mengambil gambar, salah satu penumpang yang mengalami luka serius pada bagian kepala dan mukanya yakni, Supriyanto, mendadak shock hingga akhirnya meninggal dunia. Sedangkan 13 orang lainnya hingga kini juga masih menjalani perawatan. Di tempat terpisah, seperti terlihat di RSUD Brebes juga terdapat 4 orang korban kecelakaan yang sama. Bahkan, lantaran kondisinya cukup menghawatirkan, sopir pick up itu juga akhirnya dirujuk ke RS di Kota Tegal. Sementara salah satu penumpang yang mengalami luka, Kiswo asal Banjarnegara, dan dirawat di RSUD Brebes, menambahkan kalau dirinya bersama dengan sembilan saudaranya yang baru saja bekerja sebagai tukang galian di Kerawang Jawa Barat. ‘’Mana saudara-saudara saya. Kok saya dipisah sendiri di sini,’’ kata Kiswo yang mencari rombongannya. Menurut dia, rombongan yang menaiki pick up asal Banjarnegara di antaranya dirinya, Marmo, Mukti, Supriyanto, Rasno, Sarto, Khodik, Yuli, dan Likhun. Sedangkan penumpang yang lainnya, berasal dari Brebes, dan Batang. Namun, semuanya pihaknya tidak kenal. Terpisah Kasat Lantas Brebes AKP Hari, saat didatangi di ruang kerjanya tidak berada di tempat. Demikian saat dihubungi via telpon, meski Hp-nya terdengar nada aktif namun tidak ada balasan maupun jawaban. Tak terkecuali dengan sejumlah rekan-rekan media lainnya yang mengaku belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian. (gus)

Nyanyi Bikin Grogi dari halaman 1 “Rasanya gemeteran. Apalagi tadi pas mau take over Dewi. Nervous banget deh. Tapi, mau nggak mau memang harus aku jalani. Aku nggak pernah perform live di panggung sebegitu besarnya. Lagian aku bernyanyi dengan penyanyi yang sudah lama

berkecimpung di dunia musik,” kata Olla ketika ditemui sesudah manggung. Padahal, saat berada di ruang tunggu, Olla sudah berusaha rileks. Untuk mengurangi ketegangan, dia juga berupaya mengobrol dengan Dewi. “Selain latihan nari dan nyanyi, kami tadi juga sempat ngobrol. Tapi, tetap aja nervous,” ungkapnya.

Meski demikian, Olla mengaku bangga sekaligus senang dengan penampilannya malam itu. Pasalnya, dia sudah berhasil melalui tahap terberat saat manggung. Presenter cantik 31 tahun itu pun bersyukur atas pencapaiannya tersebut. “Alhamdulillah, sudah bisa dilalui. Semoga ke depannya bisa lebih baik,” harap Olla. (jan/c9/ttg)

Mesum di PAI, 8 ABG Diamankan dari halaman 1 mah dan diserahkan ke orang tua masing-masing. Dengan tujuan agar orang tua memberikan pembinaan dan sang anak tidak kembali melakukan hal yang kurang bermoral kembali. Kasi Penegakan Perda dan Perwal Satpol PP Kota Tegal Bambang Sumitro mengatakan, empat pasang ABG tersebut tertangkap di warung-warung OW PAI sebelah timur. Dia menjelaskan, satu pasangan tertangkap sedang tidur-tiduran di dalam bilik, namun tidak berbuat mesum. Yang pria diketahui warga Bojong dan wanitanya orang Slawi Kabupaten Tegal. Kemudian sepasang lagi tertangkap diluar warung sedang duduk-duduk dan berfoto ria. Keduanya warga Banjar Harjo Malahayu Brebes (perempuan) dan Pesantunan Brebes (laki-laki). “Kedua pasang remaja ini, benar-benar hanya berpacaran dan beristirahat saja. Sehingga kami hanya memberikan surat pernyataan, dan kemudian dipulangkan,” katanya usai memberikan pembinaan keempat pasang ABG di Kantor Satpol PP. Sementara, lanjut Bambang, dua pasang lainnya saat ditangkap kedapatan sedang berbuat tindak asusila di dalam bilik-bilik warung PAI timur. Bahkan saat pintu dibuka si wanita sudah dalam keadaan setengah telanjang. Satu pasang merupakan warga Adiwerna Kabupaten Tegal, yang laki-laki berusia 24 tahun dan wanitanya 17 tahun. Sedang pasangan satunya sesuai identitas yang dimiliki sang laki-laki warga Mejasem berusia 22 tahun dan perempuannya warga Sidaharja Kabupaten Tegal berusia 16 tahun. “Semuanya mengaku sudah berpacaran sejaka lama. Dan mereka juga sudah tidak lagi bersekolah, tetapi bekerja. Untuk laki-lakinya bekerja di luar kota.” Menurut dia, pencidukan 4 pasang muda mudi ini dilaksanakan oleh tim patroli wilayah yang menindaklanjuti aduan dari warga Mintaragen RT 7 RW XI Tegal Timur. Aduan disampaikan melalui surat resmi dan

ditujukan kepada Wali Kota Tegal Ikmal Jaya. Lebih lanjut Bambang menegaskan, pernyataan tidak hanya diberikan kepada ke-4 pasang ABG itu saja. Namun pemilik warung, khususnya dimana terdapat dua pasangan yang melakukan mesum ditemukan, juga akan dilakukan pemanggilan. Dengan tujuan diberi pembinaan dan menandatangani surat pernyataa. Sebab, baik yang melakukan atau yang menyediakan tempat menyalahi Perda Kota Tegal No. 4 tahun 2006 tentang pelacuran. “Kita akan panggil pemilik warungnya dan diminta membuat pernyataan. Ini sebagai syok terapi. Jika nantinya kembali terbukti seperti itu lagi maka akan dikenai sanksi tegas se-

suai Perda yang berlaku. Untuk pelakunya jika kedapatan mengulang hal yang sama, juga akan diberi sanksi tegas,” pungkasnya. Sementara itu, dua pasangan yang terbukti berbuat mesum saat dimintai keterangan petugas mengatakan, bahwa baru sekali ini melakukan hal tersebut. Namun ketika ditanya apakah para pria itu akan bertanggungjawab apabila sang wanita hamil, tidak satu orang pun menjawab akan bertanggung jawab. Kedua laki-laki tersebut hanya diam dan menundukan kepala. Demikian pula ketika ditanya, bagaimana apabila dinikahkan sekarang, kedua pasang ABG itu tidak ada yang mengeluarkan suara sedikit pun. (adi)

Meja-Kursi hingga Garpu-Sendok Terjaga Keasliannya dari halaman 1 dijadikan Kafe Einstein untuk pengunjung yang sekedar ingin mengisi perut. Lantai 2 dan lantai 3 dijadikan museum induk yang digunakan untuk menyimpan berbagai barang dan peninggalan Einstein. Einstein tinggal di flat tersebut memang tidak lama, disebut-sebut hanya tujuh tahun (1902-1909). Pria yang pada 1999 dijuluki majalah Time sebagai “Person of The Cen-

tury” atau “Sosok Abad Ini” itu tinggal di flat tersebut ketika bekerja di kantor Paten di Bern. Dia bekerja di kantor yang mencatat hak paten yang diajukan para penemu Swiss setelah lamarannya sebagai asisten dosen di Universitas Zurich ditolak. Karena dilindungi UNESCO sebagai bangunan warisan dunia, bangunan di sepanjang kota tua itu, termasuk Einstein Haus, tidak boleh direhab yang bisa mengubah bentuk aslinya.

Otomatis kondisi rumah Einstein itu hingga sekarang masih terjaga keasliannya. Begitu juga, seluruh perabot yang pernah digunakan ilmuwan yang lahir pada 1879 tersebut. Kali pertama masuk rumah Einstein, pengunjung harus menapaki 12 anak tangga memutar yang terbuat dari kayu menuju lantai 2. Rumah Einstein itu tidak terlalu luas, hanya sekitar 4 x 10 meter persegi dengan bentuk memanjang. Di dekat pintu masuk lantai 2 atau

rumah Einstein sudah disediakan meja registrasi untuk tamu. Meja itu masih asli yang pernah dipakai Einstein. Di lantai 2 yang memang pernah ditinggali Einstein itulah dipajang perabot rumah tangga yang dulu pernah dipakai anak pertama dan putra satu-satunya pasangan Hermann EinsteinPauline Koch tersebut. Mulai meja, kursi, lemari, jam gantung, piring, mangkuk, gelas, sendok, garpu, dan perabot yang kecilkecil. (*/c4/ttg)

Perlu Audit Blok A Pasar Pagi dari halaman 1 “Dengan teknikal audit terhadap fisik gedung, dapat diketahui volume pekerjaan berdasarkan konstruksi, struktur, dan bahan yang digunakan,” ujar Sungkar saat ditemui di rumahnya Perumahan Baruna Asri, Minggu (6/11). Karena ini pekerjaaan pemerintah daerah menurut Abdullah Sungkar, dalam hal ini Pemkot Tegal memiliki seluruh dokumen anggaran. Dia menjelaskan, dari audit yang dilakukan, bisa diketahui apakah anggaran sebesar itu wajar atau tidak. Selain apakah terjadi mark up anggaran ataukah sebaliknya. Karena masalah

pembangunan Blok A Pasar Pagi, dimana masyarakat banyak yang tahu. Apalagi sejak pengakuan mantan anggota DPRD Kota Tegal Tatang Suandi, yang menyatakan menerima fee sebesar Rp 25 juta dari anggaran sebesar Rp 16 milliar. Karena itu, untuk mengetahui yang sebenarnya, pihaknya mengusulkan perlu dilakukan audit. “Perlu ada audit,” kata Abdullah Sungkar. Saat ditanyakan, siapakah yang berhak melakukan audit anggaran? Menurut Abdullah Sungkar adalah dari pihak Kejaksaan yang berhak melakukan tugas itu. Atau lembaga lain yang ditunjuk, dan pihaknya

sangat mendukung penuntasan kasus ini. “Pasar Pagi ini sudah menjadi konsumsi publik,” kata Abdulah. Dan selaku wakil rakyat mendukung penuh apa yang dilakukan mantan anggota dewan, Tatang Suandi. “Sebagai warga Tatang Suandi, dalam hal ini sedang menggunakan haknya sebagai warga negara. Dan itu harus kita hormati, dan masalah tersebut harus segera dituntaskan,” tegas Abddullah Sungkar. Besarnya anggaran pembangunan Blok A Pasar Pagi sebesar Rp 16 milliar, berbagai pihak menilai sangat tak wajar. Bahkan menilai tak masuk akal bila membandingkan pemba-

ngunan Rita Mall. Pembangunan mall sebesar dan semegah itu dari informasi yang diperoleh menelan anggaran sekitar sebesar Rp 9,5 millliar. Sedangkan untuk pembangunan Blok A Pasar Pagi, seperti yang terlihat sekarang menelan anggaran sebesar Rp 16 milliar. Namun perbandingan itu lanjut Abdullah Sungkar, perlu menunggu para ahli melakukan penghitungan. Karena itu, pihaknya menyatakan setuju jika dilakukan audit para ahli. Seorang penulis buku Jangan Tunggu Rakyat Bergerak, H Tambari Gustam, menyatakan hal yang sama agar kasus Pasar Pagi untuk segera dituntaskan. (din) .

agenda bersama semua anak negeri. Dari pendidikan yang sekadar transfer pengetahuan menjadi personifikasi lewat teladan. Dari minimnya inovasi metode pendidikan karakter ke arah yang lebih kreatif. Orang tua, guru, tokoh agama, politisi, aparat keamanan, birokrat danlain sebagainya harus berperan aktif dalam pendidikan karakter ini. Menggunakan setiap momentum untuk melakukan pendidikan karakter. Hari Raya Idul Adha salah satu diantara momentum yang tepat untuk pendidikan karakter. Alhamdulillah, tahun ini, 2011/1432 hijriayah kita dipertemukan kembali dengan Hari Raya Idul Adha atau yang biasa disebut Hari Raya Qurban. Pada perayaan Hari Raya Idul Adha ini, kita lebih banyak diajak untuk melakukan napak tilas sejarah. Hampir semua aktivitas di ibadah haji dan Hari Raya Idul Adha tidak lepas dari sejarah. Sehingga tidak heran bila pada bulan ini atau perayaan Idul Adha ini kita lebih banyak diajak untuk melakukan kontemplasi. Ritual yang sesung-

gunh sudah pernah terjadi dalam sejarah keimanan ummat manusia. Sejarah perjuangan memerdekan ummat manusia dari belenggu kesyirikan. Menjadi manusia lebih otonom dan merdeka. Ibadah haji, yang saat ini dilaksanakan jutaan ummat muslim adalah ‘reka ulang’ sejarah perjuanga Nabiyullah Ibarahim dalam memperjuangkan tauhid. Mayoritas ritual haji tidak lepas dari perjalanan perjuangan Nabiyullah Ibrahim bersama keluarganya dalam membebaskan ummat manusia dari belenggu kejahiliahan. Bagi kita yang di tanah air, yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji ke Baitullah, ada prosesi perjalanan perjuangan Nabiyullah Ibrahim yang dengan khidmat kita laksanakan. Prosesi sejarah Nabiyullah Ibrahim itu adalah Qurban. Bagi kita ummat muslim, dianjurkan untuk melaksanakan ibadah Qurban. Terutama yang berkecukupan. Seperti ibadah-ibadah lainnya, berqurban, tidak bisa dilepas dari makna spritual dan sosial. Allah SWT, tidak menjadikan ibadah itu hanya se-

kadar ritual, kita sebagai hamba dituntut untuk selalu mencari hikmah dalam setiap perintah yang Ia tujukan kepada kita. Sebagai hamba yang dikarunia akal, sudah selayaknya kita mengkaji dan metelaah hikmah dibalik perintah berqurban. Sehingga hikmah itu menjadi suluh bagi kita dalam mengarungi bahtera kehidupan ini. Salah satu pendidikan karakter yang bisa kita petik dari Nabiyullah Ibarahim dan Ismail adalah semangat berkorban. Kita dituntut untuk berkorban demi agama, keluarga, masyarakat bahkan untuk negara. Pengorbanan itu dituntut dalam berbagai keadaan. Baik waktu sempit dan luang. Ketika seseorang biasa berkorban dalam bentuk apa pun untuk kepentingan orang lain. Dia telah merdeka. Bebas dari berbagai belenggu kebendaan. Ia telah menemukan kenikmatan hidup. Karena berkorban itu nikmat. Tentu, hanya mereka yang ikhlas. Sebagaimana Ibrahim ikhlas ‘mengorbankan’ anaknya Ismail. (*)

Berqurban dari halaman 1 Pada kesempatan itu, kepala sekolah itu menambahkan amanahnya kepada anak didik tentang pendidikan karakter. Sebuah wacana yang banyak dibicarakan stakeholder bangsa ini. Dibicarakan dalam berbagai kesempatan. Dalam pemaparannya, kepala sekolah itu belum bisa mepersonifikasi pendidikan karakter itu. Pendidikan karakter yang belakangan banyak dibicarakan itu masih mengawang-awang. Baru wacana di level elit. Pembicaraan di kalangan akademisi. Tapi belum menjadi kesadaran bersama. Belum menjadi agenda bersama negeri ini. Alasannya, karena pendidikan karakter baru sebatas konsumsi elit. Buka wacana yang merakyat. Lantas, wacana pendidikan karakter perlu di perluas. Menjadi wacana dan kesadaran bersama. Pemahaman bersama pendidikan karakter itu bukan sekadar program birokrat di pemerintahan. Nampaknya, kita perlu membumikan pendidikan karakter ini. Dari wacana elit menjadi

Penulis Anggota DPR RI dari Fraksi PKS

Garong ‘Lombok Ijo” Diringkus pelaku pada tanggal 9 Septemdari halaman 1 ber 2011 bertempatan dengan sendiri dilakukan petugas di ar- puncak arus mudik lebaran. eal wilayah hukum Polres Tegal Satu pelaku Yosep (22) warga Jalan Batam IV RT 3/ RW 13 Kota. Kapolres AKBP Nelson Par- Kecamatan Tegal Timur berdamaian Purba SiK melalui Paur hasil kita ringkus di kawasan Subbag Humas Ipda Wahyono Alun-alun Kota Tegal kemarin. didampingi Kasat Reskrim AKP Kini tim di lapangan terus memRudy Wihartana SH menyata- buru satu pelaku yang masih kan, dalam aksinya pelaku buron,” terangnya Minggu (6/ berhasil mencongkel laci tempat 11). Diakuinya dalam menjalanpenyimpanan uang dan menggasak uang tunai sebesar Rp 45 kan aksi, keduanya sempat memanjat dengan mengunaan juta. “Aksi curat ini dilakukan tangga rumah makan berlantai

dua tersebut. Selanjutnya pelaku mencongkel kaca dan jendela bagian atas sebelum akhinrya mendodos laci tempat penyimpanan uang. Upaya mengidentifikasi pelaku sempat dilakukan tim dalam olah TKP yang sempat dilakukan paska kejadian. “Dari hasil penyidikan awal uang hasil kejahaan itu telah dihabiskan untuk main perempuan di lokalisasi Baturaden, dan berfoya-foya selama lebaran. Satu barang bukti yang sementara ini bisa

kami amankan adalah beberapa potong baju dan celana yang dibeli dari uang hasil kejahaan. Kami masih terus memburu rekannya dimana dari uang hasil kejahatan tersebut sempat dibelikan sepeda motor,” ujarnya. Upaya mendalami keterangan pelaku kunci kini terus dilakukan tim penyidik untk mengetahui dimana persembunyian rekannya yang telah memporak porandakan sebagian ruang di rumah makan tersebut. (her)


OPINI

2

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Kebugaran Spiritual Kurban

Oleh: Lukman Nur Hakim

Oleh: Muh. Abduh MINGGU kemarin, umat Islam menunaikan ibadah kurban. Kesadaran berkurban boleh dikata cukup tinggi. Tiap musala, dan masjid rame dengan penyembelihan. Mungkin juga di rumah warga yang sengaja menyembelih sendiri, tidak diserahkan ke panitia kurban di masjid atau musala. Jumlah hewan kurban, baik kambing atau sapi bervariasi. “Hebat, nang masjid kae, sapine lima!” “Sampeyan sih nyembeleh wedus apa sapi wa?” tanya Panjul. Ana sing menarik untuk dicermati, bila di masa lalu pelaksanaan kurban hanya dikelola oleh panitia yang ada di masjid-masjid atau pengurus kampung, kini menjamur dan meluas ke berbagai organisasi sosial kemasyarakatan bahkan partai-partai politik. “Menggembirakan oh.!” Menggembirakan memang, tapi pernahkah kita berpikir apa makna sesungguhnya yang bisa kita petik dari kurban tersebut? Pertanyaan ini layak untuk direnungkan sehingga kurban yang dilaksanakan akan sampai kepada Allah dan bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban sebagai hamba yang bertakwa. “Nah kuwe, kudune ngaji maning! mbuka kitab!” Secara sederhana, kurban bisa diartikan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bila mengacu pengertian tersebut, berkurban dengan tujuan mencari popularitas, menarik simpati, ingin dipuji, dan berbagai macam niatan selain taqorrub ilallah, keprimen kuwe? “Bias ora sampe maring pengeran ya wa?” Makna selanjutnya, ibadah kurban sebagai bukti tunduk secara total dari seorang hamba kepada Sang Pencipta. Motivasi berkurban selain untuk lebih mendekatkan diri dengan Allah, juga harus didasari oleh pertimbangan akal dan rasio serta ilmu yang memadai. Yaitu untuk kepentingan kemaslahatan, kemakmuran, dan kedamaian masyarakat umum. Berkurban dengan menyembelih kambing atau sapi adalah sebagian kecil dari berkurban dalam arti yang luas. Banyak pengorbanan lain yang dapat dilakukan, seperti merelakan tanah yang dimilikinya bagi fasilitas umum, menyokong tersedianya lembaga pendidikan, menjadi orang tua asuh, dan banyak contoh lain yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat. “Ngger kurban, toli ora tau kurban buat kemaslahatan umat, pimen wa?” Berkurban juga harus didasari oleh kesadaran akan pesan moral-etis yang terkandung di dalamnya sehingga ada upaya yang terus-menerus untuk meningkatkan spiritualitas diri dan masyarakat. Di antara pesan moral dan akhlak yang dapat kita petik dari berkurban adalah, pertama, adanya keikhlasan untuk menyisihkan sebagian harta kita bagi masyarakat yang lebih luas. Kedua, adanya kesediaan untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran yang kita miliki untuk kepentingan umum serta agama. Orang yang telah terilhami makna berkurban diyakini akan bergaul secara baik dengan masyarakat dan lingkungan sosialnya. Ketiga, adanya kesediaan melakukan dakwah dan taklim dengan menyebarkan ilmu serta keterampilannya untuk pemberdayaan masyarakat. Keempat, berpartisipasi aktif dalam proses kepemimpinan (imamah) dan sanggup memegang kepemimpinan dengan amanah dan penuh rasa tanggung jawab. Dalam kedudukannya sebagai rakyat, berkorban berarti sanggup menjadi warga masyarakat yang baik, partisipatif, kreatif, dan mampu melakukan kontrol yang bermoral untuk pemimpin serta lingkungan sosialnya. “Kira-kira pesan sing kaya kuwe sampe ora?” Secara jujur harus diakui bahwa pemahaman akan arti kurban seperti ini belum terealisasikan secara konsisten bagi masyarakat muslim. Masih banyak di antara umat muslim yang belum bisa memahami akan makna duniawi di balik ibadah kurban. “Nah kuwe, ngaji maning wa!” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

PADA kalangan tertentu, hari Minggu biasanya dimanfaatkan sebagai hari olahraga bersama keluarga. Hal inipun didukung oleh program pemerintah dengan “Car Free Day” sebagai himbauan bagi masyarakat umum perkotaan untuk tidak menggunakan kendaraan umum di tengah kota. Asap kendaraan dan nuansa bising kendaraan bermotor tidak terdengar lagi untuk sementara waktu. Jalan yang biasanya terisi kendaraan bermotor disulap menjadi jalan bagi pengendara sepeda dan pejalan kaki. Ternyata kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat setiap Minggunya dan banyak peminatnya di setiap kota. Fenomena olahraga minggu pagi di perkotaan, dimana banyak orang beramai-ramai mendatangi alun-alun kota untuk jalan sehat bersama teman, sahabat dan bahkan keluarga, bisa juga dimanfaatkan untuk saling berkomunikasi, konsultasi dan negosiasi antar teman usaha, kantor dan para purna tugas (pensiunan). Nuansa Minggu pagi yang dipenuhi para pejalan kaki yang datang dari berbagai penjuru menuju pusat kota untuk berolahraga tujuannya untuk memelihara kondisi kebugaran fisik, menjadi trend saat ini. Para pejalan kaki beraur bersama anak-anak, para remaja dewasa bahkan manula, berbaur bersama-sama bersehat ria. Di sisi lain, ada pula yang memanfaatkan hari libur untuk melaksanakan pekerjaan rumah demi menjaga kebersihan dan kerapian, atau sekedar jalanjalan ke pusat pembelanjaan (mall). Dan sebagiannya lagi

ada yang beristirahat di rumah untuk melepaskan keletihan selama bekerja sepekan. Itu semua penting dilakukan untuk menjaga kebugaran dan menjadi suatu kebutuhan hidup. Namun suasana berbeda ditemukan saat minggu pagi di Islamic Centre Brebes. Banyak orang berkumpul dari jam 08.00 sampai jam 11.30 dalam rangka melakukan penyegaran rohani dengan mengkaji kitab tafsir, hadist dan tasawwuf yang diasuh oleh KH Subhan Mamun, pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Luwungragi, Bulakamba, Brebes. Kegiatan tersebut banyak diikuti dari kalangan ustadz dari berbagai kota, para alumni santri, dan penduduk di sekitar Islamic Centre. Dari kegiatan tersebut terkadang muncul berbagai masalah di kalangan masyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, politik, dan hukum agama, yang semuannya akhirnya dibahas dan dicarikan solusinya. Lain pula halnya dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta yang memanfaatkan Jum’at pagi untuk kegiatan erobik atau jalan sehat bersama, yang terkadang juga diselingi dengan bimbingan mental untuk pembinaan mental bagi pegawai maupun karyawan untuk memenuhi asupan gizi rohaninya. Ketika setiap hari kita selalu mementingkan asupan gizi jasmani berupan aneka makanan, ternyata ada asupan gizi lain yang tidak kalah pentingnya untuk kesehatan mental kita. Keberadaan jiwa dan raga sebagai bentuk yang tak terpisahkan, raga sering kita perhatikan dengan mengkon-

sampai pula karena kekayaan kita menjadi “penderita kikir”. Jangan sampai karena kemiskinan kita menjadi “pengidap kufur”, dan jangan sampai dengan keilmuan yang kita miliki menjadi “penderita takabur”. Serta hati-hatilah selalu jika kita, rajin beribadah karena dilihat dan ingin dipuji orang, dan menjadi malas ketika sendirian. Manusia pada hakekatnya adalah mahluk yang terbangun dari tiga dimensi, yakni fisik, mental, dan spiritual. Kesejahteraan dan keharmonisan hidup manusia hanya akan tercapai, bila ketiga dimensi ini memperoleh kebutuhan, serta perlakuan yang sama dan seimbang. Keharmonisan tersebut ditandai oleh kebugaran fisik, kecerdasan akal, kepekaan emosional, serta ketentraman batin. Bila keharmonisan tersebut terganggu, maka manusia akan mengalami penderitaan. Fisik bersifat materi yang teracik dari unsur-unsur kimiawi. Kebugaran fisik dapat dipenuhi melalui asupan makanan dan minuman yang secara kimiawi memenuhi unsur gizi, empat sehat, lima sempurna. Dimensi mental bersifat psikologis dengan komponen kognisi (pikir), emosi (rasa), dan konasi (kemauan). Kebugaran mental hanya mungkin dicapai, bila ketiga komponen dimaksud memperoleh perlakuan yang seimbang. Pencerdasan pikiran, penghalusan rasa, serta penguatan kemauan. Berbeda dengan kedua dimensi tersebut, kebugaran spiritual terkait dengan nilainilai imani. Dalam pendekatan spiritual, manusia adalah mahluk beragama (homo religius).

Mohon Anggotanya Dibimbing

ASS... qu melu takon. Polisi Tegal, Pemalang, dan sekitare, bisane ya... anger mobil mogok malah dijaluki duwit ora kira” hampir 1 jt. Bukane melu mbantu ben jalan, malah ditambah SUSAH. Anger duwit ngari ngereok sihhh ora papa, qu ikhlaz. Anger njaluke paksa qu ora RIDHO DUNIA AHERAT. Tolong dimuat. Matur nuwun. 081911507078

KEPLARAK. Aja nunggu ana korban.... Apa nguja golet TUMBAL. 085741888841

Tolong Aja Keblinger

Parkir Kudu Ana Karcise

MAS Radar tlg dimuat, go nanggepi ngresulane 085878642135. Ente pinter sung, apal tentang UUD 45. Aku be ndean kalah. Top markotop. Tapi tlng aja keblinger ya. Akeh gelandangan usia produktip, tp males, salahe dwk. Pan mangan neng kudu nyambed gawe. Paham?? Terus laka wong nglindungi korupsi, korupsi neng kudune dibrantas. Terus aku pan takon, ente sering maring Peleman? Aja ya.. Ora apik.. Tks Mas Radar. 085742395304

TOLONG dimuat Bung Rateg! Parkiran ng Khususse Kab. Tegal (ruko Slawi dsktrnya) yen bisa ana karcisse! Dadi ora ribut mbayare! Soale akeh sing njluke dibayar 1000 perak! Padahal UUnge mung 300 perak. Wong pemdane tulung kweh d waca! Trims bung Rateg! 085786303247

AQ keberatan pak SBY ngangkat Dahlan Iskan dadi mentri BUMN, wong PLN wis apik dicekel Pak Dis. Nembe dilantik bengine nang Slawi mati listrik, esuke mati maning. Alamat bakal BYAR PETT maning kiye tah. 081339548242

Komputer Anak Dipindah Kantor KADES salah satu desa di Kec. Tarub, perlu mndapat pngawasan dr Bawasda atau BPK Prop. Sebab pngadaan komputer tuk kantor desanya, tdk dibelanjakan sbgmn mestinya, kompter di rmh milik anaknya di pindah ke kantor desa, dinyatakan sbg kompter baru Bantuan Gubernur Jateng. Gmn Pak Hery, apa yg begini akan terus dibiarkan. Mohon periksa. Pak Hery (Wakil Bupati). 082135779979

LakaAspale Lunyu Nemen

NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

PAK BUPATI BREBES. Tulung dideleng jembatan kali Pemali, laka aspale. LUNYU NEMEN. Yen udah akeh motor

Penulis adalah Dosen FKIP UPS Tegal, tinggal di Brebes

Tidak Ada yang Respek

Malah Dijaluki Duit

Keberatan DIS Dadi Menteri

Manusia memiliki fitrah, berupa dorongan ketundukan kepada sang penciptannya. Fitrah yang berupa potensi, istilah tersebut menurut Jalaluddin disebut firat “majbulah”. Untuk mengembangkannya ia membutuhkan bimbingan dan arahan yang sejalan dengan fitrah itu sendiri. Ajaran agama yang oleh Sang Pencipta didelegasikan melalui Rasul-Nya (Utusan), disebut fitrah munazzalah (fitrah yang diturunkan). Sebagai potensi (fitrah majbulah) juga perlu dibugarkan. Bila dibiarkan ia akan mengalami kegersangan spiritual. Kebugaran spiritual pada hakekatnya adalah upaya menyelaraskan antara fitrah majbulah dengan fitrah munazzalah. Pada puncaknya, keselarasan ini akan membawa manusia pada kondisi kehidupan batin yang tentram. Menjadikan manusia bisa menemukan jati dirinya. Sadar akan dirinya sebagai makhluk ciptaan, sebagai hamba, bukan penguasa. Kegersangan spiritual akan menimbulkan “cacat nurani”. Nilai-nilai kemanusiaan dengan mudah terabaikan sama sekali, prilaku korup terus dilestarikan, sehingga mampu menghasilkan manusia sangat kejam. Akankah kita biarkan kegersangan dan kemaraunya nurani yang merupakan bagian tak terpisahkan dari diri kita. Tidakkah kita mulai beranjak untuk bangkit membenahi kebugaran mental kita sehingga terbentuk jiwa sehat jasmani dan ruhani? (*)

Rita mall, tdk mgkn Rita Mall bs semaju spt skrg. Pelanggan adl raja, jd mhn dhormati, & dr mana perusahaan dpt duit utk menggaji kalian? Tentunya dr kami sbg konsumen Rita Mall. Trmksh. 085290767630

YTH KAPOLRES SLAWI. Mohon ditindak tegas anggota Lantas yang piket mlm Kamis tgl 19 Okt 2011 di Wil Margasari yg pake Mega Pro, sudah beberapa kali pungli di jalan. Bikin resah masyarakat sekitar, dikasih bimbingannya Pak. Matur nuwun. (Warga setempat) 081911469700

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

sumsi berbagai supplemen dan multivitamin. Termasuk untuk menjaga keindahan fisik, bahkan anggaran yang tinggi sering dialokasikan untuk sebuah kecantikan. Bukan hal yang salah. Tindakan tersebut sangat bagus, karena merupakan bagian dari ibadah, di mana kita bisa menyukuri nikmat-Nya dengan menjaga dan merawat setiap pemberian-Nya, selama semua diniatkan semata-mata untuk beribadah dan bersyukur pada-Nya. Namun, ada satu hal yang sering kita lupakan, yaitu kebutuhan gizi spiritualitas yang sering kita abaikan. Jangankan memperhatikan asupan gizinya, terkadang kita tidak mengetahui apa yang seharusnya dilakukan untuk menjaga mental agar tercipta jiwa yang tenang dan mampu menghadapi segala hal dengan lapang dada. Aspek spiritualitas adalah bagian yang sangat penting, sama pentingnya dengan menjaga kebugaran dan kesehatan fisik. Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang penyakit spiritual yang ada pada diri kita dan dimungkinkan mengerogoti kebugaran dan kesehatan ruhani kita. Perhatikanlah ucapan kita.., jangan sampai terjangkit “penyakit bohong dan penyakit hasud”, mudah berkata-kata menyakitkan, serta merasa bangga bisa berdebat dan mengalahkan lawan bicara. Perhatikan pula ibadah kita, jangan sampai menjadi “riya”, melakukan sesuatu bukan karena Tuhan, melainkan hanya berharap pujian dari orang lain. Perhatikanlah kecantikan/ketampanan kita, jangan sampai terindikasi “penyakit sombong”. Jangan

Mboten Wonten Piyantun Malih? NUWUN Sewu Pak Wali, Pak Wawali, Bu Ka Disdik, kula bade dherek ngresula 1. Menapa Tegal boten wonten malih piyantun ingkang lantip saha trmpil ing babagan penddkan, awit piyantun igkang sampun ngrisak citra pddkn taksih kagem pngawas (SMP) 2. Pemkot Tegal kathah para sujono sarjana ing babagan pamerintahan, kenging menapa ingkang smpun purna tugas taksih kagem malih (...da) Mugi2 anggen kula ngresula menika dados penggalihan bp/ibu. Insya Allah Tegal Cerdas bade kaleksanan menawi sedayanipun CESDAS. Nuwun. 08156552356

Saluran Air Belum Selesai RATEG aq pan ngresula, proyek saluran air di belakang RITA MALL depan UNES sampe sekarang belum selesai juga alias terbengkalai... Mau diselesaikan kapan? Menganggu pengguna jaln sj! Tolong dong jgn stengah2 kalo garap proyek. 085642867792

Kemana Lagi Mengadu ADUH, bau bacin dr limbah pemotongan hewan sapi, poskeswan jln raya

Curug, Pangkah, Tegal. Warga banyak yg protes tp tdk pernah dtangapi, bgmana dnas yg terkait. Hrs kemana lagi aq mengadu, bpk Carto. 087830337872

Dipaksa Mbayar NYONG pan ngresula karo Rateg. Nyong ora langganan koran Wawasan ngrti2 wln Oktober ana tgihan knggo wulan Agustus 2011. Jebule promo koran Wawasan dipaksa bayar 55.000 rupiah? 081391793794

Nglarang Adol Banyu ASSALAMUALAIKUM wr.wb. Kie pan melu ngersula len, kae ledeng nang Tegalsari pimen, sering men ra metu. Eh giliran pan ndorong grobak eh malah sing PDAM nglarang ngadol banyu, lha nasibe sing ora ndue ledeng pimen... waras beleh donge... 08976700434

TPP Ora Metu-Metu MELU ngresula ms Radar, TPPne guru2 ganing ora metu2? Jr pan metu 3 wln pisan, ganing ka awit april saprene ora metu maning 6 wln luwih, makasih anggr dimuat cpt. 089667072711

Karyawan Supaya Lebih Sopan KPD Manajer Rita Mall Tegal spy membina karyawanY agar lbh sopan lg. Sy planggan Rita Mall tlh sgt dikecewakan oleh karyawati Rita Mall yg brtugas pd hr Jumat (21/10/2011) jam 1 siang di bag. pakaian wanita. Hny gara2 sy mncoba pakaian brulang kali, nama’y mau bli baju ya hrs dcoba dl, cr yg pas!! Sy rasa dmana2 bgitu. Tp 2 kryawati yg brtugas malah menyindir sy. Mhn dtindaklanjuti, krn tnpa kami konsumen setia

INYONG pan ngresula.. Pd tgl 18 Okt sktr jm 17.30an ak sm anku di TUILA CHIKEN Mejasem bli ayam goreng.. bgtu mau keluar Buk.. ak kepleset jatuh.. kakiku terkili pantatku sakit.. celanaku bsah sing gwe nyong dugal tak stu playan dtg menolongku.. justru yg bantu nyong org yg sdang makan dsitu.. bgtu nyong bs ngadeg.. nyong triak.. lantai bsah mbok dpel.. jgn mung ngumpul ddlam.. kerja mbok sing teliti. Sgitupun gak ada yg respek.. seakan mereka cuci tangan, mreka bru bergrak stelah nyong lunga .. inyong bs liat dr dpan rmh mreka buru2 ngepel.. Inyong kecewa skali pdahal hmpir sbn hari nyong beli ayam.. maaf terpaksa tak lebokna nang RADAR supaya yg punya tau.. tlg ajari pgwenya u/teliti dlam bekerja.. kalau tak ingin ada korban lagi .. Endang Jl Siklepuh Raya IC Mejasem Tgl. 0817289230

Pegawainya Tak Respek INYONG pan ngresula.. ak sm anaku di TUILA CHIKEN Mejasem bli ayam goreng.. bgtu mau keluar Buk.. ak kepleset jatuh.. kakiku terkili pantatku sakit.. celanaku bsah. Sing gwe nyong dugal tak stu playan dtg menolongku.. justru yg bantu nyong org yg sdang makan dsitu.. bgtu nyong bs ngadeg.. nyong triak.. lantai bsah mbok dpel.. jgn mung ngumpul ddlam.. kerja mbok sing teliti. Sgitupun gak ada yg respek.. seakan mereka cuci tangan mreka bru bergrak stelah nyong lunga .. inyong bs liat dr dpan rmh mreka buru2 ngepel.. Inyong kecewa skali pdahal hmpir sbn hari nyong beli ayam.. maaf terpaksa tak lebokna nang RADAR supaya yg punya tau.. Tlg ajari pgwenya u/teliti dlam bekerja.. kalau tak ingin ada korban lagi .. 0817289230

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

Kejari Kembali Undang Tatang Untuk Jalani Pemeriksaan Lanjutan GUNA mengungkap dugaan gratifikasi dalam proyek pembangunan Pasar Pagi, sebagaimana diungkapkan mantan anggota DPRD Kota Tegal periode 2004 - 2009, Tatang Suandi, yang mengaku menerima uang sukses fee Rp25 juta. Maka Kejaksaaan Negeri (Kejari) bakal melakukan penyelidikan, dan pengumpulan data pendukung. Salah satunya meminta keterangan serta klarifikasi pada yang bersangkutan, disamping beberapa unsur terkait lainnya. Menurut Kasie Intelijen Kejari, Sukanda SH, penyelidikaan dugaan gratifikasi proyek pembangunan Pasar Pagi bakal dilanjutkan. Saat ini pihaknya

melakukan penyelidikan, dan klarifikasi untuk pengumpulan data komplit. Karena klarifikasi Kejari hari Jumat (4/ 11) lalu pada Tatang belum cukup. Untuk itu pihaknya segera melanjutkannya Senin (7/11) ini. “Kami akan minta klarifikasi beberapa item lagi pada Tatang, untuk proses awal penyelidikan yang kami lakukan. Langkah selanjutnya, kami mengkaji atas hasil klarifikasi yang disampaikan Saudara Tatang. Kalau memang terbukti ada unsur gratifikasi, penyelidikan akan kami lanjutkan.” Dia menambahkan, sementara pihaknya konsentrasi dengan meminta klarifikasi pada Tatang Suandi, atas pengakuannya yang memperoleh sukses fee, dalam proyek pembangunan Pasar Pagi. ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

BAGIKAN DAGING KURBAN - Ketua MPC PP Kota Tegal Eddi Soesyanto, didampingi jajaran pengurusnya, membagikan daging kurban kepada masyarakat yang berhak.

Merayakan Hari Raya Idul Adha

PP-IPWT BAGI Ratusan Bungkus Daging SEBAGAI bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, menyambut Hari Raya Idul Kurban tahun ini, sejumlah organisasi seperti MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Tegal, dan Ikatan Paseduluran Wartawan Tegal (IPWT), membagikan

ratusan bungkus daging kurban yang berasal dari donatur. Dua kegiatan yang dilaksanakan di tempat berbeda, memiliki tujuan yang sama, berbagi untuk sesama. Tahun ini, MPC berhasil mengumpulkan 11 ekor kambing

Pemkot Diminta Lakukan Penghitungan SELAMA ini masalah pembayaran ganti rugi pada PT Sinar Permai, selaku investor Pasar Pagi, selalu jadi catatan BPK. Sebab keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) Nomor 423 PK/ Pdt/2004, memenangkan PT Sinar Permai. Sebagai bentuk ketaatan hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, atas putusaan PK MA tersebut, Pemkot akan memasukkan anggaran sekitar Rp11 miliar, pada neraca piutang dalam RAPBD tahun anggaran 2012. Sedangkan DPRD meminta, supaya Pemkot melakukan penghitungan ganti rugi pembayaran Pasar Pagi. Menurut Ketua DPRD, H Edy Suripno SH, melalui rapat kerja, wali kota menyatakan ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

BELUM SELESAI - Walaupun sesuai hasil eksekusi bangunan mewah Pasar Pagi yang berada di Jalan A Yani menjadi aset Pemkot, tapi kasus Pemkot dengan investor sampai saat ini belum selesai.

Empat Komite Sekolah Terima Hibah Rp15 Juta EMPAT Komite sekolah di Kota Tegal dalam waktu dekat bakal menerima dana hibah masing-masing sebesar Rp15 juta dari Dirjen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka adalah komite SMPN 13, SMP Al Irsyad, SDN Mangkukusuman 8, dan SD Muhammadiyah 1. Dana hibah ini diperoleh berkat upaya keras yang dilakukan Dewan Pendidikan Kota (DPK)

Tegal. Untuk mendapatkannya, proposal yang diajukan harus bersaing dengan seluruh komite sekolah tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Ketua DPK Tegal, Sisdiono Ahmad mengatakan, Dirjen Pendidikan Dasar tahun ini menggelontorkan dana hibah untuk komite sekolah. Dari sekian banyaknya sekolah tingkat dasar se-Indonesia yang bakal mendapat hanya 800

komite. Untuk mendapatkan dana tersebut, proposal yang diajukan harus bersaing dengan seluruh sekolah se-Indonesia. Karenanya anggaran dari Dirjen Pendidikan Dasar ini dinamai dana hibah bersaing untuk komite. “Yang mendapatkan dana ini adalah komite yang proposalnya terbaik seIndonesia,” katanya Sabtu (5/ 11). ke hal 9 kol 5

Antri Kupon dan Daging Tertib Masjid Agung Potong 40 Kambing dan 4 Sapi RIBUAN warga Kota Tegal dan sekitarnya, Sabtu (5/11) mengantri kupon pembagian daging kurban di halaman Masjid Agung bagian timur. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pembagian kupon berlangsung tertib dan teratur tanpa adanya aksi desak-desakan ataupun rebutan. Selama pembagian yang dimulai pukul 08.00, pintu masjid diajaga ketat oleh aparat kepolisian. Untuk pintu kecil sebelah utara untuk kaum perempuan dan pintu selatan bagi laki-laki. Sementara pintu utama yang berada di-

CMYK

ADI MULYADI/RATEG

ANTRI - Ribuan warga mengantri di halaman Masjid Agung bagian timur untuk mendapatkan kupon pengambilan daging kurban.

tengah, digunakan untuk keluar masuk panitia dan petugas keamanan.

Menurut seorang warga Karangmulya Kabupaten Tegal ke hal 9 kol 1

kurban, dan dikemas dalam 400 bungkus. Sedangkan IPWT mengumpulkan 3 ekor kambing, dan dibagi 110 bungkus. Pendistribusian daging kurban dipimpin langsung Ketua MPC PP Kota Tegal, Eddi Soesyanto, ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

BERADA DI RUANG PENYIDIKAN - Tatang Suandi berada di ruang penyidikan Kejari Tegal tanpa didampingi siapapun, dalam proses permintaan klarifikasi atas pengakuannya menerima uang sukses fee pembangunan Pasar Pagi sebesar Rp25 juta.


PEMALANG

4

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Pendidikan Gratis, Jangan Slogan KEINGINAN besar Bupati Pemalang H Junaedi SH MM akan melaksanakan pendidikan gratis di Kabupaten Pemalang mulai tahun 2012, nampaknya terus mendapat dukungan dari dewan. Kali ini Ketua DPRD Waluyo AT sangat merespon dan mendukung keinginan tersebut. Menurutnya, dalam memberikan dukungan terhadap semua kebijakan bupati sebagai lembaga legislatif tentunya ikut mengawasi dalam pelaksanaannya. Karena yang diharapkannya dalam soal pendidikan gratis itu, jangan dok.rateg sampai hanya sebatas slogan. “Bicara soal pendidikan gratis Waluyo AT bukan hanya slogan. Artinya pendidikan gratis tidak membayar SPP tapi masih ada dana-dana tunjangan untuk pendidikan lain. Itu kan tidak benar, sebab pendidikan kita sudah dibiayai oleh pemerintah pusat lewat dana Bantuan Opersional Sekolah (BOS),” katanya kepada Radar, kemarin. Waluyo AT menegaskan, pendidikan gratis jika semua mau jujur baik itu guru maupun dinas pendidikan yang ada bahwa Pemalang ini sebenarnya telah mampu untuk menyelenggarakan pendidikan gratis. Hal itu tentunya bukan tanpa alasan karena berdasarkan hasil survai bersama bupati di beberapa daerah saat mengikuti pendidikan di Lemhanas banyak hasil yang diperoleh salah satunya soal pendidikan gratis. Sehingga sangat diyakini jika Kabupaten Pemalang di tahun 2012 nanti mampu menyelenggarakan pendidikan gratis. “Kami bersama bupati telah melakukan beberapa survai saat mengikuti pendidikan di Lemhanas sehingga kami yakin pendidikan gratis di Pemalang akan dapat terwujud,” ujarnya. Bahkan sebaliknya jika pendidikan gratis tidak bisa dilaksanakan, pihaknya justru merasa mengikuti pendidikan di Lemhanas bersama bupati tidak ada manfaatnya. Maka dari itu pihaknya bersama bupati sama-sama punya keinginan besar yaitu ingin mewujudkan pendidikan gratis di Pemalang di tahun 2012 nanti. “Kalau pendidikan gratis di Pemalang nanti tidak segera dilaksanakan, berarti kami mengikuti pendidikan di Lemhanas percuma tidak ada manfaatnya, makanya pendidikan gratis harus betul-betul terlaksana,” tegasnya. Tapi Waluyo sendiri nampaknya punya satu syarat agar pendidikan gratis di Pemalang nanti terlaksana dengan baik SKPD terkait dalam hal ini dinas pendidikan agar tidak main-main dan bupati selaku atasannya harus tegas karena ketegasan bupati itu kunci utama. “Ingin pendidikan gratis terealisasi bupati harus tegas karena itu kunci utama program ini akan berhasil,” tandasnya. (apt)

Pemuda Tewas Tenggak Racun PEMALANG - Anak muda bernama Dahori (25) Bin Rustad warga RT05/RW 03 Desa Bojonangka Kecamatan Pemalang ditemukan sudah dalam kondisi sekarat, Minggu (6/11) pukul 12.00 WIB di rumahnya. Keluarga yang mengetahui langsung membawa korban ke rumah sakit. Namun sayang nyawamya tidak bisa tertolong. Kuat dugaan korban melakukan bunuh diri dengan cara menenggak racun serangga. Diperoleh keterangan Radar di lokasi, korban ditemukan oleh Tasrip (57) saudaranya, dalam kondisi sekarat dengan mulut mengeluarkan busa di ruang dapur. Korban diduga baru saja meminum obat serangga karena

ada bekas kaleng di sebelahnya. Mengetahui hal itu, Tasrip kemudian minta tolong kepada tetangga dan saudara korban ke rumah sakit Santa Maria karena kondisinya sangat mengenaskan. Korban langsung ditangani tim medis namun karena kondisinya sudah kritis, pukul 14.50 WIB korban meninggal dunia. Tasrip saudara korban tak tahu menahu penyebab aksi yang dilakukan Dahori sebab selama ini yang dia ketahui, korban tak menunjukan sikap mencurigakan kepada saudara dan tetangganya. Dan anak muda ini berprilaku biasa saja tidak menunjukan sifat aneh. “Saat itu saya melihat kok rumah Dahori sepi sekali. Kemu-

dian saya memberanikan diri untuk masuk mengontrol tiap ruangan, tapi betapa saya kaget ketika pas di ruang dapur melihat Dahori kondisinya sekarat di mulutnya mengeluarkan busa,” tegasnya. Ia menambahkan, pihaknya bergerak cepat dengan meminta bantuan tetangga dan saudara untuk membawa korban ke RSU Santa Maria Pemalang. Namun meski sudah mendapat pertolongan tim medis, nyawa korban tak bisa tertolong.Kejadian ini kontan membuat geger warga sekitar yang ingin melihat kondisi korban. Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan visum terhadap korban. (gtr)

Anggota DPR RI Sosialisasi UUD 1945 Amandemen

NELAYAN Hasil Tangkapan Nelayan Melimpah TAMAN - Memasuki musim penghujan, hasil tangkapan ikan nelayan di perairan Asemdoyong Kecamatan Taman mengalami peningkatan. Itu dilihat dari meningkatknya hasil tangkapan ikan, harga berbagai jenis ikan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal tersebut dilihat dari transaksi yang dilakukanya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat, Sabtu (5/11). Menurut petugas lelang, Bisri (35) mengatakan, kondisi ikan yang melimpah dirasakan selama satu minggu belakangan. Hasil tangkapan yang melimpah dipastikan dirasakan setiap nelayan di berbagai tempat, sebab pada bulan Nopember sekarang ini situasi cuaca bersahabat sehingga memudahkan para nelayan untuk mendapkan tangkapan yang banyak. Dikatakannya, berbagai jenis ikan mengalami penurunan harga, harga ikan yang paling merosot dirasakan pada jenis ikan tongkol yang mencapai harga Rp 5000 per kiligram, disusul jenis ikan lainya seperti ikan layang, sotong, maupun layur. “Harga mengalami penurunan ketika memasuki musim hujan atau menjelang lebaran haji. Sebab, pada bulan itu biasanya kondisi cuaca baik. Lebih dari 10 ton yang masuk pada tempat pelelangan, kondisi banyaknya tangkapan diperkirakan akan berakhir pada akhir bulan,” ujarnya. Hal senanda juga dikatakan Aminul (41) nelayan setempat, dengan cuaca yang mulai bersahabat maka semangat nelayan untuk mencari ikan juga semakin tinggi. Hanya saja nelayan Asemdoyong Kecamatan Taman sebagian besar masih mengunakan alat tangkap tradisional sehingga hasil tangkapan ikannya tidak maksimal. (ddm)

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

SERAHKAN – Panitia memotong-motong daging hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.

Jumlah Hewan Kurban Meningkat Drastis Idul Adha di Masjid Agung Pemalang MASJID Agung Nur Kalam Kabupaten Pemalang menggelar shalat Hari Raya Idhul Adha. Jamaah masjid tersebut membludak hingga alun-alun Kota, Minggu (6/11) kemarin. Pada hari raya tahun ini, panitia mengakui penyembelihan hewan kurban, jumlahnya sangat meningkat dibanding tahuntahun sebelumnya. Bahkan untuk pembagian daging tiap orang mendapatkan 3 ons. “Kalau tahun 2010 hewan korban berupa dua rkor sapi dan

34 ekor kambing. Sedangkan tahun 2011 ini meningkat menjadi dua ekor sapi terdiri dari seekor sapi dari PO dari Keluarga Kauman dan seekor sapi Simental dari Bupati Pemalang, lainnya 39 ekor kambing dari masyarakat,” ujar Ketua Ikatan Remaja Masjid Agung (IRMA) Ustadz Miftahudin kepada Radar, Minggu (6/11), usai Bupati Pemalang beserta rombongan meninjau ke lokasi hewan korban di Ponpes Salafiyah, seraya menambahkan Imam Sholat Idul Adha H Gustoni. Sebagai Khotib Kyai Fathurun Zuhdi. Ia menambahkan, usai melak-

sanakan Sholat Idul Adha 1432, Bupati Pemalang H Junaedi SH MM menyerahkan hewan korban berupa seekor sapi jenis Simental yang diserahkan ke panitia korban diwakili Kiai Tohir Toyib. Dari pantauan Radar, lalu lintas jalan sedikit terhambat meski demikian bisa diantisipasi petugas yang berada di lokasi. Setelah panitia melakukan penyembelihan hewan kurban, masyarakat setempat tak menyiakannya untuk mendapatkan bagian daging hewan kurban. Setiap orang mendapatkan satu bungkus berisi 3 ons daging. (gtr)

Hakekat Kurban untuk Meningkatkan Harkat dan Martabat Manusia PEMALANG – Ustadz Muslih S Ag selaku menegaskan kurban arti secara etimologi atau bahasa diambil dari bahasa ‘Qoroba’ artinya mendekatkan diri kepada Allah SWT, baik melalui penyemblihan hewan kurban atau yang lainnya. Secara terminologi kurban artinya apa-apa yang disembelih pada waktu yang ditentukan atau berdasarkan sifatsifat tertentu dari hewan ternak itu sendiri. Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setiap tanggal 10 Dulhijah dan ditambah pada hari tasrik tanggal 11, 12, 13 Dulhijah. Oleh karena itu Kurban di dalam agama apapun telah dijadikan sebagai ritual sakral yang memiliki nilai yang sangat tinggi yaitu dalam pengadiban manusia kepada tuhannya, dan kurban itu tidak hanya dimiliki oleh orang islam saja, tetapi orang-orang non Islam pun banyak berkurban. “Mereka yang tidak mengenal Tuhan pun berkurban, contoh bencana topan yang dasyat di jaman Nabi Nuh AS dengan mempersembahkan kurban, di jaman Nabi Isa AS juga mempersembahkan kurban dengan sejumlah hewan, sebagian disembelih dan sebagian dilepaskan,” katanya saat menyampaikan Khotbah Jari Raya Idul Adha di halaman RSU M Asgari, Minggu (6/11). Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Plt Direktur RSUD dr H Agus Yulianto Prabowo dan Sekretarisnya Sukendro SH berserta jajarannya staf dan pegawainya serta para pengunjung rumah sakit terutama para penunggu pasien. Sebagai Khotib dan Imam adalah Ustadz Muslih S Ag dari Pemalang. Menurutnya, kurban juga ada di jaman Nabi Musa AS yang

diteruskan oleh bangsa Arab sampai turun-temurun sehingga datang Nabi Muhammad SAW. Namun pengorbanan yang dilakukan oleh orang-orang Arab Jahiliyah yang dalam berkurban tidak lagi pengabdian kepada Allah tetapi mereka menyembah dan pengabdiannya hanya diperuntukannya kepada berhalaberhala yang mereka sembah. “Mereka itu dalam berkurban memiliki tiga tujuan yaitu penyembilahan hewan yang pertama adalah untuk mendekatkan diri kepada selain Allah dengan membakar semua daging hewan yang disembelih dan kulitnya diberikan kepada dukun. Kedua untuk permohonan ampun atas segala dosa dengan membakar sebagian daging-daging hewan kurban, dan ketiga untuk penolak bala yaitu permohonan agar diberi keselamatan dengan cara membakar semua daging yang mereka kurbankan.” Jadi, tambah dia, hakekat kurban sesuai ajaran Islam adalah pertama untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yaitu manusia pada tingkat yang sempurna artinya tingkat manusia yang muttaqin karena orang yang muttaqin adalah orang yang selalu deket kepada Allah SWT dengan selalu ikhlas, taat kepada Allah dan patuh kepada segela perintah Allah. Plt Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr Agus Yulianto Prabowo melalui Sekretarisnya Sukendro SH mengatakan, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT di lingkungan rumah sakit, pihaknya bersama bimbingan rokhani yang ada menyelenggarakan kegiatan sholat Idul Adha bersama dan selain itu juga menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban. Menurut dia, kegiatan sholat

GUNTUR W/RADAR PEMALANG

MELAYAT – Warga sekitar korban datang ke rumah Dahori untuk melayat.

idul adha bersama ini, tujuannya selain untuk memberikan layanan kepada masyarakat juga membantu keluarga pasien rumah sakit untuk dapat melaksanakan ibadah sholat Id tanpa harus keluar rumah sakit. “Kegiatan sholat Id bersama ini untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan kepeduliannya kepada warga pengunjung rumah sakit untuk bias menjalankan ibadah,” katanya seraya menambahkan sedangkan untuk kegiatan penyembelihan hewan kurban ini untuk peningkatan kepeduliannya kepada sesama yaitu membantu warga yang kurang mampu dengan memberikan daging dari hewan yang telah disembelih agar mereka itu bisa ikut merasakan kebahagiaan di hari raya Idul Adha. (apt)

PEMALANG – Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Nadja MSi, di ruang pertemuan SMP Negeri 2 Pemalang, Sabtu (5.11) lalu menyosialisasikan UUD 1945 dan Ketetapan-ketetapan MPR RI. Acara sosialisasi ini diikuti oleh guru PKn SLTP dan SLTA se Kabupaten Pemalang. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Sekda Pemalang yang diwakili Kabag Hukum Setda Joko Susilo SH dan Kepala Bidang SMP dan SMA Dindikpora Pemalang Drs Sya’bani dan Drs Bambang Agus Rohim Anggota DPRD Pemalang, selaku panitia penyelenggara. Panitia Penyelenggara Drs Bambang Agus Rohim dalam laporannya mengatakan, kegiatan sosialisasi UUD 1945 dan ketetapan – ketetapan MPR RI ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan. Menurut dia sebelumnya kegiatan semacam ini diikuti oleh para guru-guru PKn SMP se Kabupaten Pemalang. Sedangkan untuk saat ini peserta sosialisasi adalah guru-guru PKn SLTP dan SLTA se Kabupaten Pemalang yang dulu belum mengikutinya. “Adapun jumlah peserta sosialisasi ini dari sebanyak 100 guru yang diundang yang hadir kurang lebih ada 70 an orang guru,” katanya. Sementara Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Nadja MSi sebagai narasumber dalam isi materinya menyampaikan beberapa hal penting yang terkait dalam UUD tahun 1945 hasil amandemen dan Ketetapan-kete-

tapan MPR RI yaitu ada enam hal penting yang mendasari adanya perubahan pada UUD tahun 1945, yaitu adanya tuntutan reformasi antara lain, amandemen UUD 1945, penghapusan doktrin dwi fungsi ABRI, penegakan hukum, HAM dan pemberantasan KKN. Serta munculnya tuntutan otonomi daerah, kebebasan pers dan mewujudkan kehidupan demokrasi juga menjadi hal penting dalam perubuhan UUD tersebut. Abdul Hakam Nadja menjelaskan, soal naskah resmi UUD Negera RI tahun 1945 bahwa naksah itu ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan diberlakukan kembali dengan Dekrit Presiden pada tangagl 5 Juli 1959 serta dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22 Juli 1959 eleh DPR RI. Naskah perubahan pertama UUD Negara RI 1945 hasil sidang tahunan MPR tahun 1999, naskah perubahan kedua hasil sidang tahun 2000, perubahan ke tiga hasil sidang tahunan MPR tahun 2001 dan naskah perubahan ke empat adalah hasil sidang MPR tahun 2002. Dalam acara sosialisasi kali ini, sebelumnya oleh Anggota DPR RI Drs H Abdul dHakam Nadja MSi yang juga Wakil Ketua Fraksi PAN menyerahkan risalah UUD Negara RI tahun 1945 kepada Sekda Pemalang yang diwakili oleh Kabag Hukum Setda Joko Susilo SH. Dan selain itu dalam acara sosialisasi ini juga dibuka acara dialog dan sebagai moderatornya adalah Sodikin. (apt)

AGUS P/RADAR PEMALANG AGUS P/RADAR PEMALANG

CERAMAH – Plt Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Agus Yulianto Prabowo tengah bersama jamaah sholat Id saat sedang mendengarkan ceramah yang disampaikan khotib Ustadz Muslih S.Ag.

MENYERAHKAN - Anggota DPR RI Drs H Abdul Hakam Nadja MSi menyerahkan risalah UUD Negara EI tahun 1945 kepada Kabag Hukum Setda Joko Susilo SH dalam acara sosialisasi di ruang pertemuan SMP Negeri 2 Pemalang.


TEGAL METROPOLIS

SENIN 7 NOPEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

PKB Potong 2 Sapi dan 10 Kambing

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

Ribuan Orang Berebut Dapatkan Daging Kurban

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

PADA Idul Adha tahun 2011, PKB Kota Tegal memotong 2 ekor sapi dan 10 ekor kambing, yang berasal dari DPC PKB, Fraksi PKB DPRD serempat, Garda Bangsa, dan perempuan PKB. Pemotongan hewan kurban dilakukan Minggu (6/11), berlangsung di Kecamatan Tegal Selatan. Menurut Ketua DPC PKB, Anshori Azizi, guna mengenang sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, yang rela mengorbankan apapun, demi ketaatannya pada perintah Allah SWT. Maka pihaknya bersama Fraksi PKB, Garda Bangsa serta PPKB, mencoba ingin memaknai pengorbanan tersebut, de-

ngan memotong hewan kurban serta membagikannya pada masyarakat yang berhak. “Dari 2 ekor sapi dan 100 ekor kambing yang kami potong, dibagi jadi 1.000 bungkus lebih. Selain dibagikan pada warga kurang mampu di Kota Tegal, daging kurban kami berikan pada struktural kepengurusan partai.” Dia mengungkapkan, kegiatan penyembelihan daging kurban merupakan kali kedua. Pada Idul Adha tahun lalu, DPC PKB hanya memotong 10 ekor kambing. Namun niat baik DPC PKB bersama Fraksi PKB, Garda Bangsa, dan PPKB untuk memotong sapi, alhamdulillah tahun ini dapat tercapai. Sehingga patut bersyukur. Sebab Allah SWT masih mem-

berikan rejeki. “Kami akan berusaha mempertahankan kegiatan semacam ini. Pada tahun depan kami berusaha meningkatkan jumlah hewan kurban yang dipotong,” tuturnya. Sementara Ketua Garda Bangsa, Dadang menegaskan, pihaknya akan terus berusaha mempertahankan kegiatan sosial, pembagian daging kurban kepada jajaran pengurus dan masyarakat yang berhak. Dengan satu harapan, misi pelaksanaan kurban dapat terwujud. “Kami tidak mau jadi orang merugi, apalagi celaka. Sehingga bakal meningkatkan kuantitas maupun kualitas pelaksanaan. Baik hewan kurban yang dipotong, maupun masyarakat yang menerima daging kurban tahun depan.” (hun)

M SAEKHUN/RATEG

SIAPKAN DAGING - Jajaran pengurus DPC PKB Kota Tegal mempersiapkan daging kurban, yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu.

HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

Green School SMA Al Irsyad Kota Tegal

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

GREEN SCHOOL – SMA Al Irsyad Kota Tegal menerapkan konsep green school melalui budidaya bonsai.

SERBA-SERBI Banyak Diburu, Harga Arang Melambung MENINGKATNYA permintaan arang membuat harga jualnya meningkat hingga dua kali lipat. Meski sudah menambah stok, beberapa pedagang mengaku kewalahan memenuhi permintaan masyarakat. Yogi, salah seorang pedagang menuturkan, sejak Minggu pagi hingga sore dia sudah menjual lebih dari 40 kilogram arang, baik eceran maupun kiloan. Untuk eceran dalam bentuk plastik dijual Rp3.000 dan per kilogram dijual Rp13.000. Dalam kondisi normal, arang eceran dalam plastik dijual mulai Rp1.500 hingga Rp2.000. Adapun per kilogram dijual Rp9.000. Kondisi seperti ini, jelasnya, merupakan tren tahunan yang terjadi setiap Idul Adha. ”Dimana-mana banyak warga yang membuat sate sehingga permintaan arang ikut meningkat,” ujarnya. Pedagang lain, Imam, membenarkan terjadinya lonjakan harga arang akibat meningkatnya permintaan. Di hari biasa, pelanggan tetapnya adalah pedagang sate, ikan bakar dan sebagainya. Arang yang dijual ditempatnya ada dua macam yaitu berukuran besar dan kecil. Untuk pedagang umumnya memilih arang besar karena lebih awet saat digunakan dalam waktu lama. Sementara masyarakat lebih memilih arang ukuran kecil karena hanya dipakai sebentar. Meski terjadi kenaikan, tetapi pembeli bisa memaklumi karena sudah menjadi tradisi setiap tahun. Hal ini bisa dilihat dari tetap tingginya permintaan meski terjadi kenaikan harga arang. “Meski harga naik tetapi permintaan justru meningkat,” jelasnya. (gun)

IDUL ADHA Lama Tidak Makan Daging BERTEPATAN pelaksanaan Hari raya Idul Adha, yang ditandai pemotongan hewan kurban di berbagai lokasi. Baik masjid maupun musala, maka ribuan warga berharap mendapat daging. Bahkan mereka rela berdesakan. Pemadangan ini selalu muncul setiap tahun. Seorang wanita sebut saja Rohmah, warga Sentanan Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur menyatakan, kesempatan Idul Adha merupakan momen sangat ditunggu-tunggu. Karena lama tak pernah makan daging. Sehingga hari itu sebagai saat sangat spesial. Meski harus berdesakan dengan warga lain, semua tidak jadi masalah. Namun yang penting bisa makan daging kambing atau sapi. Buktinya, kemarin, saat ditemui di Musala Manbaul Iman, wanita paruh baya tersebut mendapat beberapa bungkus daging. Masing-masing dengan bobot sekitar 0,5 kg, atau setengah kilogram daging segar. “Saya tak pernah makan daging,” ucap Rohmah, usai menerima jatah daging dari panitia. Dari pantauan, aksi perburuan daging kurban dilakukan di berbagai tempat. Sambil berjalan kaki, para ibu dan anak-anak, termasuk pria berusaha mengumpulkan daging. Selesai di lokasi yang satu, dilanjutkan ke tempat berikutnya. Sementara itu, banyak warga melakukan aksi bakar arang depan rumah maupun di pekarangan. Hal ini dilakukan untuk membuat sate. Menurut warga Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat, Ogi (30), daging kurban rasanya sangat khas. “Dibandingkan daging yang dibeli di warung, daging kurban rasanya beda. Sangat gurih dan lezat,” tuturnya sambil menikmati lesatnya daging kurban pemberian panitia. (din)

UNTUK mengurangi dampak pemanasan global, SMA Al Irsyad Kota Tegal membuat konsep green school. Konsep yang diimplementasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler dalam pelaksanaannya dipadukan dengan pengembangan budidaya tanaman bonsai. Kepala SMA Al Irsyad Kota Tegal Drs Royim MPd mengatakan, secara arti kata green school adalah sekolah hijau. Namun dalam makna luas, diartikan sebagai sekolah yang memiliki komitmen dan secara sistematis mengembangkan program-program untuk menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam seluruh aktivitas sekolah. Karenanya, tampilan fisik sekolah ditata secara ekologis sehingga menjadi wahana pembelajaran bagi seluruh warga sekolah untuk bersikap arif dan berperilaku ramah lingkungan. Potensi internal sekolah seperti ketersediaan lahan, sumber daya air, energi, bentang alam, tradisi masyarakat sekitar, dan ekosistemnya merupakan objek pengembangan dalam konsep sekolah hijau. “Implementasi sekolah hijau dilakukan dalam tiga langkah strategis. Pertama bidang kurikuler, pembelajaran lingkungan hidup dilakukan secara terintegrasi dengan mata pelajaran yang ada. Guru harus pandai mengemas pembelajaran dengan pemahaman dan pengalaman belajar yang aplikatif. Kedua, bidang ekstrakurikuler, mengarah pada pembentukan kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penyuluhan lingkungan dan lomba karya lingkungan. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa ikut mengurangi dampak pemanasan global,” jelasnya. (gun)

Pelaksanaan Kurban Yayasan Pendidikan Al Irsyad Kota Tegal

Hindari Antrian, Pembagian Daging Tanpa Kupon Seperti Idul Adha tahun-tahun sebelumnya Yayasan Pendidikan Al Irsyad memotong dan membagikan daging hewan kurban. Untuk tahun ini yayasan tersebut menyembelih 114 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Lalu? LAPORAN: ADI MULYADI PEMANDANGAN beda nampak pada Minggu (6/11) di lingkungan SMA Al Irsyad. Biasannya sekolah tersebut nampak lengang dan sepi tanpa kegiatan pada hari Ahad. Namun kemarin sekolah tersebut terlihat ramai dan banyak orang berkegiatan hilir mudik. Memasuki halaman tengah juga ada pemandangan yang jauh berbeda dengan harihari biasa. Mungkin anda akan tercengang melihatnya. Karena di tengah-tengah sebuah bangunan sekolah terdapat kandang kambing beserta ratusan kambing serta se ekor sapi yang ada di dalamnya. Aroma bau khas kambing dan

PENGUMUMAN PEMBATALAN LELANG Menunjuk Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT BRI (Persero) Cabang Tegal melalui SKH Radar Tegal tertanggal 25 Oktober 2011 dengan ini beritahukan bahwa : Point. 5 debitur : AGUS RATONO DIBATALKAN pelaksanaan lelangnya. Demikian disampaikan guna menjadi perhatian. Tegal, 7 Nopember 2011 Ttd. PT BRI (Persero) Cabang Tegal

kotorannya pun semilir menusuk kedalam hidung. Ya, itulah sekelumit pemandangan sebelum hewan-hewan kurban dipotong pada pukul 07.00 dan dibagikan kepada yang berhak. Kondisi pun berubah setelah hewan dipotong dan ditetel. Suara mbe...mbe...yang keluar dari mulut kambing berangsurangsur menghilang dan berganti suara pletak-pletok orang memotong-motong tulang. Hingga pada akhirnya dagingdaging kambing dan sapi dimasukan kedalam plastik untuk dibagikan. Ketua Yayasan Pendidikan Al Irsyad, Said Basalamah SH didampingi Kepala SMA Al Irsyad, Drs Royim MPd mengatakan, daging 114 ekor kambing dan se ekor sapi ini dibagikan kepada 2.500 mustahik di wilayah Brebes, Tegal dan sekitarnya. Kemudian dilingkungan penitip hewan kurban, guru serta siswa tidak mampu. “Sistem pembagian daging disini tidak sama dengan yang

lainnya. Karena tidak memakai kupon. Tetapi daging langsung kami drop ke tempat atau wilayah yang sebelumnya telah disurvei. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrian panjang dan aksi desak-desak dari penerima daging kurban,” katanya. Menurut keduanya, jumlah hewan kurban tahun ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, secara umum tidak ada perbedaan. Karena tahun lalu jumlah hewan yang dipotong sebanyak 125 ekor kambing. Sedangkan tahun ini kambing yang dipotong sebanyak 114 ekor dan di tambah se ekor sapi. Artinya, dengan banyaknya hewan kurban yang diperoleh, menunjukan bahwa kepercayaan masyarakat dan simptisan kepada Yayasan Al Irsyad masing tinggi. Sehingga mereka mempercayakan kurbannya dikelola oleh yayasan. Lebih lanjut ditandaskan, dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini juga melibatkan OSIS sekolah Al Irs-

ADI MULYADI/RATEG

HEWAN KURBAN - Ketua Yayasan Pendidikan Al Irsyad Said Basalamah SH (kiri), Pengurus Yayasan Husein Afif (tengah) dan Kepala SMA Al Irsyad Drs Royim MPd (kanan) menunjukan kambing-kambing yang siap dipotong untuk kurban.

yad dari mulai tingkat SMP, SMA, dan SMK. Tujuannya aadalah memberikan pembelajaran kepada para siswa untuk mempraktekan pelaksanaan

kurban sebenarnya. Dengan harapan, nantinya siswa bisa menerapkan atau mempraktekkannya di lingkungan masing-masing. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

BALANE ENYONG Denda Pelanggar Perda Sumber PAD JIKA penegakkan peraturan daerah (perda) sudah berjalan optimal, maka denda yang dikenakan kepada para pelanggar perda bisa masuk menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi Pemkab Tegal. Hal itu bisa dicapai apabila semua perangkat penegakkan perda sudah ada dan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan. “Jika penegakkan perda sudah bersifat yustisi, maka pelanggar perda bisa dimejahijaukan dan bisa dikenakan sanksi berupa denda. Denda tersebut masuk ke kas daerah sebagai PAD,” terang Kepala Satpol PP, Drs Eko Jati Suntoro MSi, kepada Radar, kemarin. DOK. RATEG Dikatakannya,unsur penegakkan Drs Eko Jati Suntoro MSi perda tidak hanya Satpol PP saja, tapi juga melibatkan institusi lain dan para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Selain itu, dukungan anggaran dari APBD dan adanya payung hukum yang tegas juga menjadi hal yang tak bisa diabaikan. Eko menjelaskan, saat ini, unsur-unsur tersebut belum berjalan sebagaimana mestinya sehingga penegakkan perda terkesan jalan di tempat. Jumlah PPNS yang bertugas menyidik kasus pelanggaan perda sangat terbatas, yakni hanya sepuluh orang. Itu pun tidak semuanya bisa menjalankan tugas sebagai penyidik karena menduduki jabatan fungsional lainnya. Sementara, inisiatif dari instansi lain untuk melaporkan adanya pelanggaran peraturan daerah yang berkaitan dengan wilayah kerjanya juga dinilai masih kurang. “Sedangkan untuk dukungan anggaran juga cukup minim. Hal itu otomatis mengakibatkan langkah penegakkan perda kurang maksimal,” tambahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang baru turun pada bulan Maret kemarin, PPNS memang dilimpahkan ke Satpol PP. Surat tersebut menyebutkan bahwa sekretariat PPNS yang semula berada di Bagian Hukum Setda dilimpahkan kepada Satpol PP. Namun, pelimpahan tersebut belum dilaksanakan dan belum didukung dengan faktor penunjang lainnya seperti penambahan jumlah PPNS, dan anggaran pendukung. Sementara, institusi Satpol PP sendiri tidak mempunyai PPNS yang bertugas menyidik kasus pelanggaran perda. Hal tersebut menyebabkan penegakkan perda tidak bisa berjalan maksimal. (fat)

Bapak Bejad Gauli Anak Kandung SLAWI - Biadab! Seorang bapak yang semestinya melindungi anak kandungnya justru tega menodai kegadisan putrinya yang masih dibawah umur. Berkat aduan sang anak terhadap ibunya, kebejatan seorang bapak ini terkuak dan menggiring langkahnya ke sel tahanan Mapolres Tegal. Dia diringkus tim reskrim dirumahnya paska pengaduan istri dan anak yang menjadi korban di mapolres setempat. Kapolres AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Paur Subag Humas Ipda Wahyono didampingi Kasat Reskrim, AKP Rudy Wihartana SH mengatakan, perlakuan bejat pelaku

dilakukan sejak tahun 2009 hingga sekarang. “Tersangka Aminudin (36) warga Desa Talok, Kecamatan Pangkah langsung kita jemput paska aduan istri dan anak yang menjadi korbannya. Dalam keterangan awal sang anak DN (16) mengaku selalu diancam oleh pelaku bila membongkar perilaku buruknya. Dia mengancam akan membunuh ibu dan adiknya bila aib yang dilakukan selama hampir kurang tiga tahun ini dibongkar,” tegasnya, Minggu (6/11) disela-sela pemotongan hewan qurban di lapangan Aspol Kalibliruk kemarin. Dalam aksi penangkapan petugas juga berhasil mengamankan barang

bukti berupa sarung warna merah milik pelaku, celana pendek jenis jins, celana dalam warna putih, dan hasil visum dari tim medis. “Saat digauli korban masih berusia 14 tahun. Tekanan psikis hebat yang sempat dialami akibat perbuatan bejat bapaknya membuat korban tidak mau lagi sekolah lantaran malu. Dia akhirnya mengutarakan alasan tidak mau sekolah kepada ibunya. Dari laporan inilah sang ibu bersama korban mendatangi kami untuk melaporkan perlakukan bejat pelaku sekaligus minta perlindungan terhadap ancaman pelaku,” tegasnya. Dalam kasus ini yang bersangkutan

Penumpang KA Antri Tiket Hanya Dibatasi 60 Kursi Saja

OLAHRAGA

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PROSES PENYEMBELIHAN - Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, didampingi sang istri tercintanya dan anaknya serta keluarga besarnya, nampak mengikuti prosesi penyembelihan hewan kurban di Lapangan Asrama Polisi Kalibliruk Slawi, Minggu (7/11).

SAMBUTAN - Direktur LP3i, Novel Fatrio SE MM, saat memberikan sambutan dalam acara Turnamen Sepak Bola Kades Cup 2011 di lapangan Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Minggu (7/11).

Sembelih 23 Kambing dan 3 Sapi

Mencari Bibit Sepak Bola Daerah

Perayaan Idul Adha di Markas Bharagas

KRAMAT - Open Turnamen Sepak Bola Kades Cup 2011 digelar di Lapangan Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Minggu (6/11) sore. Kegiatan yang dijaga ketat oleh puluhan petugas dari Polres Tegal ini diselenggarakan oleh Direktur LP3i, Novel Fatrio SE MM. Adapun tujuan turnamen ini, menurut Novel, untuk mencari bibit-bibit muda persepakbolaan di wilayah PSSI Kabupaten Tegal. Sehingga regenerasi bola kaki ini dapat timbul dengan sendirinya. “Meskipun masyarakat sudah mengenal dengan cabang olah raga sepak bola, namun turnamen ini sekaligus untuk memasyarakatkannya. Sehingga bagi kaum muda yang sering berbuat negatif, dapat ditampung dalam wadah yang positif (seperti ini, red),” kata Novel, disela-sela sambutannya. Novel juga menghimbau, pada saat pertandingan berlangsung, bagi peserta maupun penonton supaya tertib. Hindari sifat anarkis yang mengakibatkan rugi pada diri sendiri. Menurut Novel, kalah menang dalam suatu permainan merupakan hal yang sudah biasa. Karena itu, ikutilah pertandingan ini sesuai dengan peraturan yang ada. “Dengan adanya bibit-bibit baru, maka Persekat dapat disuplai melalui wadah ini,” tambahnya. Lebih lanjut Novel menjelaskan, ajang pertandingan olahraga ini, tidak hanya berhenti sampai di sini. Menurutnya, bulan depan akan digelar acara yang serupa untuk tingkat pelajar, mahasiswa dan umum. Bagi peserta yang ingin mengikutinya, segeralah mendaftar sejak dini. Karena pelaksanaannya akan berlangsung pada tanggal 11 Desember mendatang. “Kami akan menyelenggarakan pertandingan futsal untuk tingkat kabupaten. Nanti pelaksanaannya di Slawi,” cetusnya. Sementara itu, pantauan Radar di lapangan menyebutkan, turnamen Sepak Bola Kades Cup 2011 ini dimenangkan oleh kesebelasan Padaharja. Tim tersebut berhasil mengalahkan Persekal Kedondong dengan skor 3-1. Adapun hadiah yang diberikan kepada tim Juara I, sebuah Tropy bergilir dan tetap serta uang pembinaan senilai Rp 2 juta. Bagi Juara II, hanya memperoleh Tropy tetap dan uang pembinaan senilai Rp 1,5 juta. Hadiah tersebut diberikan langsung kepada para pemenang usai pertandingan. (yer)

USAI melaksanakan sholat Idul Adha 1432 secara berjamah, keluarga besar Bharagas menyembelih sejumlah hewan kurban di Lapangan Asrama Polisi Kalibliruk Slawi, Minggu (7/11) pagi. Agenda rutin setiap tahun ini dipimpin langsung Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK. Lelaki tinggi dan tampan ini hadir dengan mengenakan baju koko berwarna coklat tua dengan celana warna hitam dan sebuah peci di kepalanya. Kapolres didampingi sang istri tercintanya dan beberapa anaknya serta keluarga besarnya. Pria yang pernah memerankan sejumlah sinetron di layar kaca ini, nampak bahagia bisa merayakan hari kurban bersama keluarga Bharagas. Tak segansegan, Kapolres sapaan akrab Nelson ini, selalu melemparkan senyum manisnya kepada para anggotanya serta warga sekitar yang kebetulan hadir di tempat tersebut. Disela-sela obrolannya dengan para kuli tinta, Kapolres mengaku, kali ini hewan kurban yang sedianya dibagikan kepada warga sekitar asrama dan

Bharagas Budayakan Jumat Sehat SLAWI - Satu lagi teroboson dilakukan komandan Bharagas, AKBP Nelson Padamaian Purba SiK. Upaya untuk menciptakan personil yang hebat dalam mengemban pola pelayanan prima pada warga Slawi ditempuh dengan pencanangan program ‘Jumat Sehat’. Lounching program baru itu dilakukan Jumat (4/11) pagi kemarin dengan menginstruksikan semua perwira dan anggota bersepeda sejauh 4 kilometer, sebelum melakukan senam bersama dihalaman mapolres. Ditemui disela kegiatan didampingi Paur Subag Humas, Nelson mengatakan ajang ‘Jumat Sehat’ bersama secara perdana ini juga sekaligus menjadi media himbauan jajaran di masing-masing polsek untuk melakukan hal serupa. Dia juga menyatakan giat

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

NGONTHEL BARENG - Komandan Bharagas bersama jajaran perwira dan personil usai melakukan giat perdana ‘Jumat Sehat’, kemarin.

‘Jumat Sehat’ ini juga melibatkan satuan samping seperti TNI. Dalam lounching perdana kemarin satuan dari Yonif 407 juga mengambil peran bersama ngonthel bareng mengintari Slawi.

dipastikan akan dijerat dengan pasal 81 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Rudy juga menyatakan dalam pemeriksaan awal paska penangkapan hingga kini belum teridentifikasi pelaku mempunyai kelainan seks, atau sedang melakukan ritual tertentu dengan menjadikan anak sebagai korbannya. “Perbuatan dilakukan secara sadar dan berulang kali. Yang bersangkutan bisa diancam hukuman berat maksimal 15 tahun dan minimal 7 tahun,” ujarya. Kini tersangka masih terus menjalani penyidikan intensif untuk memudahkan penyidik merampungkan berkas acara pemeriksaan. (her)

Giat ngonthel bareng itu dilakukan tepat pada pukul 06.00 WIB dari halaman mapolres menuju kearah Dukuhwaru berputar sejauh 4 kilometer. (her)

anggota yang membutuhkan, sebanyak 23 kambing dan 3 sapi besar. Sementara untuk memudahkan pola pendistribusian daging tersebut, pihaknya telah melakukan langkah pembagian kupon terhadap warga pada hari sebelumnya. “Mudah-mudahan moment Idul Adha ini menjadi media menjalin ukhuwah dan kebersamaan bersama masyarakat sekitar,” kata pria berkulit putih ini, seraya mencicipi buah anggur yang sudah disediakan diatas meja. Selain hewan kurban itu datang dari Kapolres, juga datang dari jajaran perwira di Markas Komando Polisi Resort Tegal dan Waka Polres setempat. Sesuai rencana awal, setelah penyembelihan yang dilakukan oleh panitia, hewan kurban dipotong kecil-kecil lalu dimasukan ke dalam kantung plastik. Kemudian dibagikan merata sesuai kupon yang ada. Sementara untuk pembagian daging, dilakukan tepat pukul 10.00 WIB. “Ini sebagai wujud nyata kepedulian keluarga besar Bharagas dalam memaknai Hari Raya Idul Adha dengan menempuh pembagian daging qurban,” cetusnya. Sejatinya, perayaan Hari Raya Idul Adha tidak semata-

mata memiliki dimensi makna teologis sebagai ibadah untuk mendekatkan diri manusia kepada Sang Khalik. Melainkan, justru Idul Kurban alias Idul Adha tersebut lebih menekankan pada pemunculan kesadaran batin manusia untuk gemar berjihad sosial. Artinya, melalui ritual penyembelihan hewan kurban itu, umat manusia diajak untuk semakin peduli pada nasib fakir miskin dan pihak-pihak yang lemah. Jika menilik alur historisitas Hari Raya Idul Adha, memang terbilang sangat fenomenal. Di masa itu, Nabi Ibrahim mendapatkan bisikan suci untuk sesegera mungkin menyembelih sang anak kesayangannya, yaitu Ismail. Sungguh sebuah perintah yang amat berat dikerjakan. Namun dengan kebesaran Allah SWT, Ismail berubah atau diganti dengan seekor hewan unta. “Ada makna yang hakiki dari kurban, yakni ketaatan kepada Allah SWT, dengan dilandasi keiklasan, syariat Nabi Ibrahim sebagai bentuk penghambaan diri dan keluarganya terhadap Allah, yang didasari keikhlasan. Ajaran Nabi Ibrahim harus dijadikan contoh dan keteladanan bagi umat manusia,” tutupnya. (yeri novel)

SLAWI – Setiap hari di Stasiun Kereta Api (KA) Slawi kebanjiran penumpang yang akan menuju ke semarang dengan menggunakan Kaligung Bisnis. Padahal tiket hanya disediakan 60 kursi, namun penumpang yang ingin membelinya mencapai 100 sampai 200 orang. Menurut Kepala Stasiun KA Slawi, Yuliono, penumpang yang ingin menuju ke Semarang menggunakan KA Kaligung Bisnis setiap harinya membludak dari tiket yang disediakan. “KA Kaligung sekarang memang yang ada hanya bisnis, sementara Kaligung Ekonomi belum bisa beroperasi karena sedang ada perbaikan. Dan kaligung bisnis, kita hanya di sediakan tiket 60 kursi,” katanya. Ia melanjutkan, karena keterbatasan tersebut, penumpang yang akan naik kereta api harus mengantri. Bagi mereka yang tidak mendapatkan tiket, maka harus mencari transportasi lain. Diakui, penumpang yang ingin menggunakan kaligung di stasiun KA Slawi setiap harinya mencapai 100 orang. Sementara kalau hari Minggu bisa men-

capai 200 orang. Dikatakannya, gerbong kaligung sebenarnya ada tujuh gerbong, namun yang biasa digunakan hanya tiga sampai empat gerbong. Sementara stasiun KA Slawi, hanya disediakan untuk satu gerbong yang lainnya ada di stasiun Tegal. Ia menambahkan, staisun KA Slawi sebenarnya menyediakan tiket seluruh kereta untuk para penumpang yang akan ke kotakota besar. Baik itu ke Surabaya, Jakarta maupun yang lainnya. Namun sementara ini tidak dapat dilakukan, karena sedang ada perbaikan sistem aplikasi. “Kami sedang ada perbaikan sistem aplikasi, yang bernama rile tiketing sistem (RTS), dimana nantinya para penumpang yang akan memesan tiket bisa menggunakan via sms, telpon, atau yang lain,” tambahnya. Ratna, salah satu penumpang tujuan Semarang menuturkan, dirinya datang ke stasiun slawi dari pagi, walaupun kereta berangkat pukul 12.15 wib. Hal ini dilakukan agar dirinya bisa mendapatkan tiket, karena harus antri. “Kebetulan saya sudah dapat tiket, karena saya datang lebih awal daripada penumpang yang lain,” ujarnya. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

ANTRI TIKET – Puluhan penumpang KA sedang antri di staisun KA Slawi untuk membeli tiket yang jumlahnya dibatasi 60 kursi.


KABUPATEN TEGAL

7

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Penumpang Mudik Idul Adha Sepi Armina Arab Saudi – Jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci, Sabtu lalu (5/11) selesai melaksanakan wukuf di Arafah. Demikian pula dengan jamaah haji Indonesia yang berjumlah sekitar 122.000 orang. Sayangnya hingga hari ini Jamaah Haji Indonesia telah kehilangan 112 orang jamaah yang meninggal di tanah suci itu. Dari jumlah tersebut, 3 orang berasal dari jamaah haji Kabupaten Tegal. Setelah dua orang meninggal dunia yaitu Romlah binti Dartim dari desa Adiwerna dari kloter 58 serta Qibtiyah binti Muklis asal desa Karanganyar Dukuhturi dari kloter 56, malam sebelum keberangkatan ke Arafah, satu orang lagi dari kloter 57 SOC akhirnya meninggal dunia akibat serangan jantung. Sebelumnya almarhum Sugeng (60) dari desa Karangjati Tarub sempat dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Makkah. Jenazah malam itu juga dimakamkan di pemakaman kota Makkah. Pelaksanaan Wukuf sendiri berjalan dengan tertib dan teratur. Para jamaah haji kita telah dapat melaksanakan wukuf dengan baik. Tidak ada kendala yang dialami oleh para jamaah kita. Dukungan teknis, akomodasi dan konsumsi selama di Arafahpun berjalan dengan baik. Para petugas dari TPHD tampak ikut aktif membantu melayani para jamaah agar kelancaran ibadah dapat berjalan baik. Meski ada sebagian jamaah yang kurang cocok dengan menu makannya namun secara umum, menu yang disajikan dapat diterima, bahkan dr. Nelly Munjidah, salah seorang petugas medik mengatakan menu makanannya “Indonesia banget”. Pelayanan makan bagi para jamaah haji, memang mendapat perhatian khusus dari Kementrian Agama RI. Menteri Agama RI, Dr. Suryadarma Ali saat meninjau lokasi di Armina menjamin semua jamaah akan mendapatkan makanan. Ia juga dengan tegas meminta agar perusahaan katering menjamin higienitas makanannya. Sementara itu, seluruh jamaah haji Kabupaten Tegal saat ini seluruhnya telah berada di Mina setelah pada malam sebelumnya bermalam atau mabit di Muzdalifah. Berbeda dengan di Muzdalifah, di Mina jamaah akan bermalam (mabit) hingga tanggal 13 dzulhijah dan selama 3 hari ke depan itulah, jamaah haji akan melakukan pelontaran jamroh. Ada tiga jamroh yang harus dilempari dengan batu-batu kerikil, yakni jamroh Ula, jamroh Wustha dan Jamroh Aqabah. (adv)

SLAWI- Suasana penumpang mudik di Terminal bus Slawi jauh berbeda antara Idul Adha dan Idul Fitri. Terbukti aktifitas penumpang mudik maupun petugas terminal itu tidak menunjukkan aktifitas berarti. Padahal harga tiket tidak ada kenaikan, dimana tarif ekonomi Ro 40 ribu dan patas Rp 55 ribu. Bahkan Idul Adha 1432 H tahun 2011, lebih sepi dibanding tahun sebelumnya. Kondisi itu dikeluhkan oleh pengurus bus, namun mereka terkesan pasrah. “Memang sudah tradisi. Penumpang mudik lebaran Idul adha jauh berbeda dengan Idul Fitri. Meski demikian untuk kali ini terasa lebih sepi layaknya hari bisa,” kata pengurus Bus Dedy Jaya, Imam, Minggu (6/11). Dikatakan Imam, jika dibandingkan dengan lebaran Idul fitri, penumpang mudik Idul Adha tidak ada 25 prosennya. Namun kondisi itu bagi pengurus bus menjadi lumrah. Karena sudah tradisi lebaran Idul Adha terkesan tidak sesakral Idul Fitri. Meski jatuh pada awal bulan dan hari minggu. Namun untuk kegiatan ritual sungkem, lebaran Idul Adha menjadi tidak sesakral dan membudaya seperti Idul Fitri. Menurut dia, seperti kondisi penumpang di Terminal bus Slawi, terlihat cukup lengang penumpang, meski sejumlah bus berderet parkir di area terminal itu. Aktifitas para pengelola UPTD terminal juga tidak ada yang istimewa. Bahkan karena hari minggu libur kerja, nampak hanya petugas piket yang beraktifitas. “Memang seperti ini dan jauh berbeda

M GHONI/RADAR SLAWI

SEPI - Penumpang balik menggunakan bus lebaran Idul Adha jauh berbeda dengan Idul Fitri. Terbukti di Terminal lintasan Slawi, nampak sepi tanpa aktifitas penumpang berarti.

jumlah penumpang mudik antara lebaran Idul Fitri dengan Idul Adha. Namun mau bagaimana, memang tradisinya begini,” ucapnya.

Sementara, Kepala UPTD Terminal Slawi, Sutanto Karno SIP, membenarkan jika penumpang mudik lebaran Idul Adha bisa dikatakan tidak masuk perhitu-

Forkommat Bantu 15 Ekor Kambing Kurban

TALANG Bulan Haji Sebagai Bulan Solidaritas Antar Manusia TALANG - Bulan Dzulhijah Hijriyah, tepatnya di Hari raya Idul Adha, sudah menjadi kebisaan orang muslim untuk melakukan kurban bagi yang mampu. Di setiap masjid, mushola atau komunitaspun banyak berkerumun masyarakat, baik yang menyembelih maupun yang menunggu hewan kurban yang akan dibagikan. Minggu (6/11), Kolam yang lokasi kegiatan berada di Masjid Mujahidin Talang, beberapa anggota Kolam sibuk menjadi panitia kurban pada hari raya Idul Adha 1432 H. Setelah melakukan Sholat Ied, beberapa anak muda sudah bersiap-siap menyembelih hewan kurban yang berasal dari kaum masjid setempat. Sebanyak 1 Sapi dan 11 Kambing sudah terlihat di sekeliling masjid yang akan di sembelih oleh panitia. Kaum masjid sekitarpun berkerumun ingin menyaksikan dengan mengumandangkan gema takdir dan takhmid. Selesai hewan itu di sembelih, panitia kurban membagikan kepada masyarakat sekitar, dengan dibungkus sesuai dengan kebutuhan yang ada. Menurut Koordinator Kolam, Udin Zaenudin SH, kegiatan kurban ini merupakan rutinan keagamaan yang dilakukan tiap tahun oleh umat islam, semenjak zaman Nabi Ibrahim. Baginya, kegiatan kurban ini secara syariat menjalankan ibadah bagi antar sesama, demi menuai solidaritas antar manusia. “Seekor kambing, sapi atau kerbau yang menjadi hewan kurban hanyalah sebuah simbol, yang lebih substansi adalah bagaimana dikehidupan nyata ini,” ungkapnya. Dikatakannya, di Masjid Majhaidin ini, rata-rata hewan kurban berasal dari jamiyah, walaupun ada pula berasal dari pribadi. Mereka yang ingin berkurban, rata-rata menabung di jamiyah tersebut. Ini sebagai bentuk solidaritas pula dari masyarakat itu sendiri, dengan membantu orang-orang yang berkeinginan kurban dihari raya Idul Adha. Esensi yang selanjutnya, lanjut Udin Zaenudin adalah keikhlasan, seperti yang telah diajarkan oleh Nabi Ibrahim yang diminta oleh Allah untuk mengorbankan anaknya Ismail. (fat)

hari bisa. “Kalaupun ada kenaikan pemudik maupun balik nanti, bisa dihitung dengan jari dan tidak ada lonjakan berarti,” ujar Sutanto. (gon)

Lagi Bantuan Calon Induk Gurami

PANGKAH PANGKAH - Bentuk kepedulian sangat diharapkan bagi masyarakat ekonomi lemah, dalam bentuk apapun. Kepekaan sosial dan empati idealnya dimiliki oleh kalangan masyarakt berkecukupan. Seperti Idul Adha 1432 H, momentum itu dimanfaatkan oleh Ketum Forum Komunikasi Mahasiswa dan Masyarakat Tegal (Forkommat) untuk peduli dan membantu masyarakat tidak mampu. Sedikitnya 15 ekor kambing dibagikan kepada masjid, mushola dan desa di kabupaten Tegal. “Ini sesuai dengan motto dan visi misi kinerja Forkommat sejak pendirian, sampai kini,” kata Ketum Forkommat, Moh Jumadi, Minggu (6/11), saat menyerahkan bantuan kambing ke Masjid Al Mujahidin, Bogares Kidul, Pangkah. Dikatakan Moh Jumadi, organisasi yang digelutinya selalu peduli dengan masyarakat kecil dan kurang mampu. Sejumlah kegiatan yang digadang seperti pengobatan gratis, pembinaan olah raga bagi kalangan remaja dan lainnya sering mewarnai kehidupan masyarakat Kabupaten Tegal. Pihaknya berjanji akan terus mengupayakan dan menggagas ide-ide cemerlang terkait kemasyarakatan khususnya membantu masyarakat ekonomi lemah. Menurut dia, untuk bantuan 15 kambing dalam rangka Idul Adha 1432 H, semata-mata sebagai rasa empati bagi masyarakat tidak mampu yang ingin menikmati daging kambing. Momentum lebaran inilah menurutnya sangat tepat untuk dijadikan kegiatan bentuk kepedulian dalam membagikan kambing kepada masyarakat. “Selain lewat mushola dan masjid, kami juga membantu lewat lembaga atau organisasi kemasyarakatan lain disejumlah wilayah di Kabupaten Tegal,” ucapnya. Sementara untuk sejumlah wilayah yang diberi bantuan kambing diantaranya Kecamatan Balapulang, Kramat, Talang, Pangkah dan sejumlah wilayah kecamatan lain. Sasaran utama bantuan melihat tingkat ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Bahkan tim Forkommat, sebelumnya sudah melalui survei ke wilayah-wilayah. “Tidak menutup kemungkinan, bantuan lain kemasyarakat, bakal digagas seperti pengobatan gratis maupun lainnya,” pungkas Jumadi. (gon)

ngan awak bus. Mereka menyadari jika secara tradisi jumlah pemudik lebaran Idul adha tidak masuk dalam nominasi. Ibarat disamakan dengan hari-

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MENYEMBELIH HEWAN – Panitia kurban Masjid Agung Slawi sedang menyembelih hewan kurban di halaman madrasah Al Iman Procot, Minggu (6/11).

Masjid Agung Kurban 2 Sapi dan 10 Kambing SLAWI – Tahun 2011 ini, Masjid Agung Slawi pada saat hari raya Idul Adha, hewan kurban yang akan di berikan kepada masayarakat lingkungan sekitar lebih sedikit daripada tahun sebelumnya. Hewan kurban di masjid tersebut hanya ada 2 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Sementara untuk tahun kemarin ada tiga ekor sapi dan 25 ekor kambing. Menurut ketua panitia, Takrifudin SAg, hewan kurban yang disediakan di Masjid Agung Slawi sekarang ada dua sapi dan 10 kambing. Sapi tersebut diberikan dari Wakil Bupati Tegal, Heri Soelitiyawan dan dari Direktur Dewi Sri, dr Edi.

Sementara kambing dari masyarakat sekitar. “Dua tahun ini penyediaan hewan kurban di masjdi Agung Slawi mengalami penurunan. Hal ini mungkin karena sudah banyak masyarakat yang menyembelih hewan kurbannya di masjid atau mushola terdekatnya,” katanya, Sabtu (6/11). Hewan kurban yang sudah disembelih, lanjut Takrifudin, dibagikan ke lingkungan masjid. Cara pembagiannya melalui RT setempat, tanpa harus datang ke lokasi penyembelihan. “Kita menyediakan kupon, tetapi pembagiannya dengan

cara langsung ke rumah-rumah melalui RT setempat,” ujarnya. Sementara, penyembelihan kurban sendiri, lanjut Takrifudin, beberapa tahun ini sengaja tidak dilakukan di lokasi masjid. Selain karena belum ada lokasi penyembelihan, juga karena untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti rebutan daging dan lainya. Akibatnya justru menjadi kacau dalam teknis pembagian. “Pernah ada kejadian, sampai orangnya akan meninggal, gara-gara masyarakat berebut daging hewan kurban. Karenanya, pantia memindahkan penyembelihannya di luar masjid,” jelasnya. (fat)

SLAWI - Setelah menerima bantuan sejumlah calon induk ikan air tawar dari Pemprof Jateng dan Pemerintah Pusat jenis ikan Nila, dalam waktu dekat BBI DKPP Pemkab Tegal segera terima bantuan Ikan Gurami. Bantuan sebanyak 4 Paket diperkirakan bakal diterimakan pada Bulan Nopember ini. Sedang jumlahnya terdiri dari 400 calon induk, dengan rincian, 100 pejantan dan 300 betina satu paketnya. Namun untuk nilai rupiah setiap paketnya, dirinya belum mengetahi secara pasti. “Kami belum mengetahui secara pasti nilai rupiah setiap paketnya. Namun kami tidak mempermasalahkan nilai, dengan bantuan calon induk saja sudah merasa bersyukur guna aktifitas harian BBI,” jelas Kabid Perikanan DKPP, selaku penanggung jawab BBI, Ir Lily Herlambang. Dikatakan Lily, pihaknya mengakui secara jujur, dari bantuan seperti itulah keberlangsungan BBI, diantaranya yang bisa menopang keberlangsungan BBI. Namun demikian, dirinya harus berupaya dari sisi lain guna memenuhi pakan ikan calon induk bantuan dari Pemprov

maupun Pemerintah pusat. Kondisi itulah yang sering menjadi dilema dan kendala dari BBI, setiap menerima bantuan ikan calon induk dari Pemprov maupun Pempus. Menurut dia, sebelumnya BBI juga menerima bantuan ikan air tawal calon induk Nila dan lele, dari Pemprof dan Pempus. Bahkan untuk bantuan 4 paket calon induk nila sebanyak 4 paket, terakhir diambil dari Janti Klaten. Saat ini calon induk ikan-ikan bantuan sedang dikelola dan dikembangkan oleh BBI. “Dari hasil pengembangan jika ada sisa lebih atas transaksi hasil produksi itulah yang dimanfaatkan oleh UPTD BBI, untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan calon induk bantuan Pemprov maupun Pempus,” ujarnya. Sementara, terkait dengan kondisi BBI, pihaknya berharap agar Pemkab Tegal memberikan dukungan, karena kondisinya saat ini memprihatinkan. Jika dulu pernah mengalir bantuan dari pemkab, saat ini terkesan kurang diperhatikan. “Kondisi keberlangsungan BBI sendiri ibarat telur diujung tanduk,” pungkas Lily. (gon)


RADAR BREBES

8

SENIN 7 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

PPP Galang Kekuatan Islam

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Audiensi dengan NU dan Muhammadiyah

WONGE DEWEK SegeraJaringCabupdanCawabup

RADAR BREBES

DEWAN Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Brebes mulai melakukan tahapan penjaringan bupati dan Wakil bupati yang akan diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah 2012 mendatang. Sebagaimana disampaikan Imam Santoso, Ketua Divisi Infokom DPC PDIP Kabupaten Brebes, Minggu (6/ 11) di Bumiayu. Dikatakan Imam, jajarannya saat ini telah melaksanakan tahapan sejumlah kegiatan untuk agenda tersebut. “Tahapan sudah mulai dilaksanakan pada bulan Nopember ini. Dimana kegiatannya berupa rapat DPC membentuk kepanitiaan penjaringan, diikuti dengan sosialisasi internal PAC

Imam Santoso dan DPC,” jelasnya. Tapan selanjutnya menurut Imam, dilaksanakan pada Desember, yakni pengumuman pembukaan pendaftaran melalui media massa diikuti pendaftaran dan pengambilan formulir calon bupati maupun calon wakil bupati, serta pengembalian formulir pendaftaran. “Pada bulan Januari, kita lakukan masa perpanjangan baik untuk pengembalian formulir pendaftaran maupun pendaftarannya. Pada bulan itu juga kita menggelar verifikasi berkas pendaftaran calon hingga minggu pertama bulan Februari,” terangnya.Menurut Imam, penjaringan calon bupati maupun calon Wakil bupati tahapan selanjutnya akan dilaksanakan pada 2012. Sehingga diharapkan pada bulan Juli 2012, jajarannya dapat mendaftarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati ke KPU. Disinggung mengenai kemungkinan PDIP memilih calon bupati maupun wakilnya dari intern partai, Imam mengatakan kondisi ini masih dalam pembahasan dan juga menunggu hasil tahapan pendaftaran . “Semua kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa saja kita mencalonkan satu paket atau bisa saja kita berkoalisi dengan partai lain. Namun, hal ini belum kita putuskan saat ini. Sekarang kita masih fokus persiapan penjaringan, sosialisasi calon kepada masyarakat dan kader. Mudahmudahan sosialisasi calon pada Pilbup dan Wabup kali ini bisa maksimal, karena prosesnnya cukup leluasa,” ungkapnya. (pri)

AJIB AH...

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

BAGI DAGING KURBAN - Kaum ibu di Desa Keboledan turut serta dalam pembagian hewan kurban.

Ibu-Ibu Tetel Daging Kurban WANASARI - Hari Raya Idul Adha pasti diramaikan dengan pemotongan hewan kurban, baik di musala maupun di masjid. Seperti yang dilakukan di Masjid Baiturrohman Desa Keboledan, Kecamatan Wanasari Minggu (6/11). Seratusan orang terlibat dalam pemotongan hewan kurban tersebut, yang dilakukan di belakang masjid. Biasanya, proses pemotongan hingga penetelan dan pembagian dilakukan kaum laki-laki saja. Namun ada yang berbeda dari pelaksanaan kurban di masjid tersebut, yakni terlibatnya ibu-ibu dalam menetel daging kurban. Mereka yang berasal dari jamiyah Muslimat NU dan Fatayat NU Keboledan itu terlibat aktif dalam proses tersebut, khususnya untuk menetel hewan yang sudah dipotong. H Khumaedi, pembina Masjid Baiturrohman mengatakan, mereka sengaja diundang untuk turut membantu mentel-netel hewan kurban. Kemudian membagikan dan memasukan hewan kurban itu sesuai dengan ukuran sebanyak setengah kilogram. Selanjutnya setelah dibagi-bagi dalam bungkusan, hewan kurban itu pun digaikan kepada seluruh warga. “Mereka kita libatkan, sehingga pemotongan hewan kurban ini bisa cepat selesai, dan sebelum dhuhur sudah dibagikan kepada masyarakat,” ujar H Khumadei, yang juga anggota DPRD Brebes ini. Sementara Ketua Panitia Bisri Mustofa menambahkan, hewan kurban yang berhasil dikumpulkan panitia mencapai 20 ekor kambing dan 5 ekor sapi. Namun untuk total hewan kurban yang ada di Desa Keboledan mencapai 50 ekor kambing dan 12 ekor sapi. “Untuk yang dikumpulkan panitia, kita bagi menjadi 2.050 bungkus, dengan berat setengah kilogram,” katanya. Pembagian hewan kurban ini, kata dia, dikoordinir oleh pengurus RT. Sehingga warga tidak perlu datang ke lokasi pemotongan untuk mengambil bagian hewan kurban. “Jadi warga tidak usah berdesakdesakan saat mengambil hewan kurban, karena panitia langsung mengantar hewan kurban ini ke rumah masing-masing,” tandasnya. Sementara pelibatan kaum ibu dalam kepanitian ini, kata Bisri, selain untuk mempercepat pembagian, juga sebagai upaya agar kaum ibu terlibat aktif. “Mereka berasal dari sembilan jamiyah, masing-masing jamiyah mengirim lima orang,” pungkasnya. (riz)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

PUKUL BEDUK - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi tengah memukul bedug sebagai pembukaan simbolis Fetifal Bedug Takbir Masjid Agung Brebes 2011.

Tahu Posisi, Jangan Saling Mendahului TIDAK hanya berfungsi sebagai pertanda telah masuknya waktu salat atau sebagai pengiring kumandang takbir saat hari raya, bedug juga ternyata memiliki nilai falsafah dan pesan moral tersendiri. Terlebih, saat menabuh bedug dalam sebuah kompetisi. “Untuk menciptakan bunyi yang syahdu dan pukulan irama yang merdu harus dibangun saling membantu. Irama yang indah itu terbangun bukan karena saling mendahului agar dianggap paling hebat, tapi terbangun karena saling membantu,” kata Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat menyambut Fetsival Bedug Takbir 2011 di Masjid Agung Brebes, Sabtu (5/11) malam. “Demikian juga Brebes, akan menjadi wilayah yang kondusif karena seluruh umat Islam khususnya, saling Bantu-membantu sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masingmasing. Ada di posisi manapun, akan menjadi baik kalau bisa

menjalankan sesuai tugas dan kewajibannya. Jadi, bukan saling untuk mendahului,” lanjut Bupati. Dalam kata sambutannya, Bupati mengaku gembira atas kreativitas dan ide untuk pelaksanaan lomba bedug. Sebab festival ini akan mampu menjadi ajang kreativitas dan debut prestasi bagi generasi muda Islam, selain juga untuk menyemarakan Hari Raya Idul Adha 1432 H di Kabupaten Brebes. “Semoga lewat festival ini juga bisa ditarik makna penggambaran hidup saling kerja sama dan dinamis,” harapnya. Festival yang diikuti oleh 18 grup itu dibuka langsung Bupati Brebes di dampingi Wakil Bupati Hj Idza Priyanti AMd dengan ditandai pemukulan bedug. Hadir pula Ketua Yayasan Masjid Agung KH Rosyidi dan sejumlah pejabat Pemkab Brebes dan ratusan masyarakat muslim Brebes. Ketua Panitia penyelenggara Otong Saputra mengatakan, festival bedug tersebut dilak-

sanakan oleh Persatuan Remaja Islam Masjid Agung (PRIMA) Brebes yang bertujuan untuk melestarikan keberadaan bedug sekaligus syiar Islam. Kegiatan itu, telah dilakukan sejak tahun 1996, namun sempat mengalami kevakuman hingga 15 tahun lamanya.”Setelah vakum kini kembali kami menggelarnya, pada tahun ini diikuti 18 grup dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal,” ujar dia. Setelah melalui penjurian yang cukup ketat, akhirnya tampil sebagai juara pertama grup Al Hikmah Pekauman Brebes. Juara 2 GP Ansor Desa Kluwut, Bulakamba, juara 3 grup Bakti Asih Kecamatan Wanasari serta juara harapan 1 At Takwa Desa Bulakamba dan juara harapan 2 Miftahusalam Pasarbatang Brebes. Pemenang mendapat Piala Bupati Brebes dan sejumlah uang pembinaan. Juara pertama Rp 2 juta, juara 2 Rp 1,5 juta, juara 3 Rp 1 juta, juara harapan 1 Rp 500 ribu, dan juara harapan 2 Rp 250 ribu. (ismail fuad)

Muhammadiyah Potong 23 Sapi LARANGAN - Pengurus Cabang Muhammadiyah Kecamatan Larangan Minggu (6/11) memotong hewan kurban. Bahkan tidak tanggung-tanggung, ada 23 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Jumlah tersebut didapat dari 180 orang shohibul kurban, baik dari keluarga besar Muhammadiyah Larangan maupun simpatisan. Ketua Panitia Idul Kurban Muhammadiyah Cabang Larangan H Fuad Andriyanto SPd kepada Radar menuturkan, jumlah kewan kurban yang dipotong pada tahun ini jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti halnya untuk jenis sapi, pada tahun sebelumnya, PC Muhammadiyah Larangan memotong 14 ekor sapi dan 5 ekor kerbau. Sedangkan tahun ini meningkat menjadi 23 ekor sapi. Sedangkan untuk kambing juga meningkat dari 11 ekor menjadi 20 ekor. Dari jumlah itu, panitia membagikannya kepada 4.300 orang di wilayah Desa Larangan Barat dan Timur. “Kami telah membagikan 4.300 karcis kepada masyarakat yang ada di Desa Larangan. Masing-masing penerima mendapatkan 0,5 kilo-

BREBES - Tekad Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewujudkan diri sebagai rumah besar umat Islam agaknya tak main-main. Kerinduan dan nostalgia akan kekuatan politik partai tersebut di masa lalu, kini coba direka ulang. Begitu juga dengan DPC PPP Kabupaten Brebes, sudah mulai menggalang kekuatan politik berbasis masa Islam. Jumat (4/11) sore, pengurus dan fungsionaris partai berlambang Kabah itu mulai menyambangi ormasi Islam terbesar. “Tujuan kami ke sini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk silaturrahmi dengan PCNU Brebes, karena bagaimanapun konstituen PPP juga ada orang NU-nya,” ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Brebes Imam Maturidi SPd saat memimpin rombongan ke gedung NU Brebes. Kehadrian mereka diterima Ketua PCNU Brebes H Athoillah MSI beserta pengurus lainnya. Maturidi mengatakan, pihaknya memang tengah menggalang kekuatan umat Islam di Kabupaten Brebes dalam rangka menyambut Pemilukada Brebes 2012. Setelah NU, pihaknya juga akan bersilaturrahmi dengan PD Muhammadiyah Brebes untuk gendhu-gendhu rasa. “Umat Islam itu mayoritas, tapi selama ini sudah mulai terpecah. Padahal, jika bersatu maka bisa kuat. Bagaimana pun, dakwah bisa lebih kuat dengan dakwah politik siyasah demi kepentingan umat Islam itu sendiri,” katanya. Menurutnya, mayoritas warga Brebes adalah NU maka peran NU dalam menentukan pemimpin Brebes sangat signifikan. Pihaknya sendiri saat ini tengah melakukan penjaringan calon Kepala Daerah untuk Pilkada mendatang, karenanya PPP perlu menanyakan lebih dulu kriteria kepempinan Brebes kepada NU sebagai barometer verifikasi pendaftar nantinya. “NU itu dalam pandangan PPP ibarat macan besar yang perlu dibangunkan, baik buruknya pemimpin Brebes akan berdampak langsung pada nasib warga Nahdliyin. Untuk itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memandang perlu menanyakan kriteria pemimpin Brebes dalam rangka

Sukses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2012 mendatang,” katanya. Ketua DPC PPP Imam Maturidi memimpin langsung kunjungan kali pertama ini, didampingi Sekretaris H Masrip, Bendahara H Khumaedi, Wakil Ketua H Imron Abkar dan Tobari, Wakil Sekretaris Agus Sopan dan Aji S. Mereka disambut Ketua PC NU Brebes, Wakil Ketua PC NU Drs KH Sodikin Rachman dan H Edi Winoto, Sekretaris Ali Nurdin MPd, Wakil Sekretaris Rasyidin SAg dan Ketua Lembaga Perekonomian PC NU Drs H Agus Hasanudin. Menurut Athoillah, NU memang bukan organisasi politik, tetapi tidak membatasi warganya berpolitik karena mempunyai hak politik yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diakui atau tidak, NU telah menjadi rebutan namun ketika mendukung salah seorang calon dalam suatu Pilkada, sesudahnya ditinggal begitu saja. Untuk itu NU sangat hati-hati dan tidak mau dijual apalagi dijual murah. “NU jangan hanya dibutuhkan hanya pada saat moment tertentu saja. NU ingin menjalin hubungan baik dengan partai manapun. Maka yang terpenting adalah bagaimana membangun relasi yang didasari atas husnudzhan (prasangka baik),” ujar Atho. Pihaknya berharap, relasi yang terbangun dengan partai politik bisa bermanfaat bagi aspirasi NU yang tidak hanya bersifat temporer, tapi berkelanjutan. Utamanya yang menyangkut sosial, keagamaan dan kemaslahatan umat. “PPP jangan sungkan-sungkan mengakomodir kepentingan NU dalam berdakwah. Bila PPP mampu menjalin komunikasi positif, tanpa diperintahpun secara berbondong-bondong Nahdliyin akan berkontribusi pada PPP. “Kalau sikap PPP dengan NU lebih enjoy, maka Nahdliyin akan enjoy juga,” tegas Athoillah. Berkaitan dengan Pilkada Brebes 2012, NU Brebes menyampaikan kriteria antara lain menghendaki pemimpin yang agamis, mampu mensejahterakan umat, mau berpikir dan bertindak hanya untuk kepentingan umat. Dan memiliki empat sifat kepemimpinan Rasulullah yakni Sidik, Amanat, Tabligh dan Fathonah. (ism)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENGULITI - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi terlihat sedang ikut menguliti hewan kurban yang dilaksanakan PC Muhammadiyah Kecamatan Larangan.

gram daging,” ujarnya. Tidak hanya itu, tambah Fuad, daging tersebut juga akan dibagikan kepada 180 shohibul kurban. Mereka masing-masing akan mendapatkan 3 kilogram daging. Agar proses pembagian bisa berjalan lancar, tahun ini PC Muhammadiyah Larangan mengerahkan 370 orang sebagai panitia kurban. “Mereka telah mendapatkan pengarahan sebelumnya untuk melaksanakan sesuai dengan tugas masing-masing, baik

petugas potong, tetel dan petugas pembagian,” tambahnya. Banyaknya hewan kurban yang disalurkan oleh Panitia Kurban PC Muhammadiyah Larangan medapat simpati dari Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi. “Selain menghadiri proses pemotongan hewan kurban, Pak Bupati juga menyerahkan bantuan sembako bagi panitia kurban yang dianggap kurang mampu,” terangnya lagi. (har)

Cikoneng Sejahtera Juara Nasional Lomba Agribisnis Ternak Sapi Potong BREBES - Setelah mengikuti berbagai penilaian dalam lomba Agribisnis Ternak Sapi Potong, Kelompok Ternak Cikoneng Sejahtera dari Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo akhirnya berhasil menyabet juara tingkat nasional tahun 2011 ini. Karena peternak ini mampu melakukan pengembangan dari 120 ekor menjadi 445 ekor sapi, yang tercatat sejak tahun 2006. “Sebelumnya Kelompok Ter-

nak Sapi Potong Cikoneng Sejahtera ini meraih juara 1 lomba agribisnis kelompok ternak sapi potong tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2010. Sedangkan di tahun 2011 ini, dalam tingkat nasional juga kembali menyabet juara 1,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Brebes drh Jhoni Murahman Sabtu (5/11). Menurutnya, lomba itu dilaksanakan awal Oktober 2011 tersebut menyangkut empat aspek penilaian, yakni aspek

administratif, fisik, teknis, dan ekonomi. Sedangkan tim jurinya di antaranya berasal dari Dirjen Peternakan, peneliti laboratorium peternakan dan perguruan tinggi untuk menguji pola pemeliharaan sapi yang dilakukan secara umum hingga detail di lokasi peternakan. ‘’Penilaian fisik meliputi kondisi lingkungan dan penataan kandang, serta jumlah populasi sapi, aspek teknik berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi pemeriharaan sapi termasuk alatalat dan mesin yang digunakan,’’ bebernya. (gus)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

AUDIENSI – Pengurus DPC PPP Kabupaten Brebes beraudiensi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Jumat sore di gedung NU.


SAMBUNGAN

SENIN 7 NOPEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

RUHUT SITOMPUL

Langganan Baju Anne Avantie JENNIFER LOPEZ

Bakal Jadi Carmen Sandiego BENARKAH Jennifer Lopez bakal memerankan Carmen Sandiego? Memang belum bisa dipastikan karena belum ada keputusan dari Walden Media. Sejauh ini status Jennifer masih sebagai produser lewat production company miliknya. Meski begitu, bukan berarti tidak ada kesempatan buat penyanyi sekaligus aktris ini untuk memerankan karakter kartun itu. Menurut ComingSoon.net, Walden Media memang telah berhasil mendapatkan hak untuk membuat film berdasarkan serial ‘Where In The World Is Carmen Sandiego?’. Hak serial televisi ini didapat Walden Media dari Houghton Mifflin dan proyek ini memang sempat dimaksudkan untuk Jennifer Lopez. Film ini awalnya dikembangkan sebagai permainan komputer namun akhirnya malah dijadikan serial animasi di televisi. Kisahnya akan beredar di sekitar sosok utama bernama Carmen Sandiego yang tiba-tiba menjadi pencuri. Carmen Sandiego sebenarnya adalah seorang detektif yang bekerja untuk ACME agency. (kpl)

Agnes Monica

SEBAGAI musisi, penampilan Agnes Monica yang selalu memukau di atas panggung tentu tidak lepas dari kostum yang luar biasa. Karenanya, untuk menunjang hali itu, Agnes mengaku sudah punya langganan desainer yang menurutnya paling pas dan nyaman, yaitu Anne Avantie. “Nyaman. Karena aku tuh orangnya paling nggak bisa kalau baju cuma diserahin gitu doang ke desainer. Pertama kali aku kerjasama sama bunda Anne itu memang bener-bener bareng dari awal. Pada saat aku bikin video klip aku yang ‘Paralyzed’,” ungkap Agnes saat fitting baju kebaya di butik Roemah Penganten milik Anne Avantie, Sabtu (05/11) kemarin. Untuk penampilan Agnes dalam ajang SEA Games nanti pun, Anne kembali turun tangan untuk mendesain kostum kebaya yang pas. Setelah melakukan diskusi, akhirnya terciptalah kostum kebaya bernuansa modern untuk penampilan Agnes nanti. “Aku di situ batiknya aku jadiin celana dan sepatunya pakai bahan yang sama, tradisional. Memang aku sering komunikasi juga sama bunda, aku bilang pengennya begini begitu dan bunda juga sangat ngedenger banget. Kita ngegabungin yang tradisional sama yang lebih internasional, modern dan lebih young. Dan memang hari ini pun konsepnya seperti itu,” paparnya lagi. (kpl)

Berakting di Ranah Politik PENGACARA yang juga anggota DPR, Ruhut Sitompul kini sering tampil di layar kaca sebagai bintang film. Diakui oleh pemeran Poltak Raja Minyak itu, sejak dulu darah seni memang sudah melekat dengan dirinya. “Dari dulu aku ini memang seniman ya. Dari dulu memang sudah pernah main sinetron dan lainnya. Apalagi di tahun ke-3 jadi anggota DPR, kegiatan aku banyak waktu kosongnya. Jadi aku bisa menerima tawaran pak Haji Rhoma untuk main film,” ujar Ruhut saat ditemui di studio Hangar, Pancoran, Jakarta

Selatan, baru-baru ini. Ruhut mencontohkan bagai-

mana perdebatannya di acara politik seperti Jakarta Lawyer Club di mana dirinya bisa dengan keras berdebat dengan lawan politiknya. “Apalagi kalau tampil di Jakarta Lawyer Club, meski ranahnya politik, aku menganggapnya sebagai akting,” ujar Ruhut. Kini, Ruhut tak akan menampik jika nanti banyak tawaran dirinya untuk bermain di layar lebar. “Aku terima kasih sama Tuhan. Semuanya mengalir saja. Skenarionya juga diimprove, nggak terlalu mempermasalahkan,” tutupnya senang. (kpl)

CHANTAL CONCETTA

“Seksi Yang Smart, Why Not?” BAGI presenter cantik Chantal Della Concetta, yang pernah menjadi pembawa berita di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia, definisi kata seksi itu sangat bermacam-macam. Lantas apakah Chantal tidak keberatan jika dirinya disebut seksi? “Buat orang seksi itu macam-macam. Tapi saya pilih smart, cuma kalo seksi yang smart, why not? Kalo perempuan, mungkin terlalu gendut atau kurus bisa gak PD. Padahal mereka bisa terlihat seksi tergantung pembawaan di lingkungan,” paparnya. Chantal yang ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11) mengaku jika dirinya lebih menyukai mengenakan kemeja. Karena selain kondisi Jakarta yang panas, dirinya juga merasa sudah ibu-ibu. Dan menurut perempuan yang memiliki tatto di tubuhnya itu, dalam hal berpakaian dirinya tetap memperhatikan fashion terbaru. Namun bagi Chantal, kenyamanan dalam berpakaian adalah yang paling dia perhatikan. (kpl)

Kesulitan Nambah Berat Badan MENAMBAH berat badan secara drastis atau malah menurunkan dalam waktu singkat memang tidak pernah jadi masalah buat Russell Crowe. Sayangnya, buat Leonardo DiCaprio ini justru masalah besar. Terpaksa Leo mengandalkan bantuan dari departemen lain saat harus memerankan direktur FBI dalam J. Edgar. Konon waktu yang diberikan

memang sangat mepet. Leonardo DiCaprio sudah berusaha keras namun tetap saja ia tak bisa menambah berat badan sesuai dengan target. Untungnya bagian kostum bisa mengakali kekurangan berat badan ini dan hasilnya Leo tetap bisa tampil maksimal sebagai J. Edgar Hoover. “Sebenarnya saya ingin berhenti sejenak dan menambah berat badan saya. Sayangnya

saya tidak diizinkan,” ujar Leonardo DiCaprio seperti diberitakan Contact Music. Leo memang harus menaikkan berat badannya secara drastis karena di akhir cerita, sosok J. Edgar Hoover memang jauh lebih gemuk. “Waktunya terlalu pendek sementara berat badan saya harus naik sangat banyak. Untungnya banyak orang yang membantu saya melakukan

transformasi dan rasanya hasilnya cukup bagus,” lanjut aktor yang sering kebagian peran kompleks ini. Meski tak mengidolakan sosok J. Edgar Hoover namun Leonardo DiCaprio menganggap pria fenomenal ini sebagai orang yang telah mengubah wajah Amerika. “Saya tidak setuju dengan politik yang ia jalankan terutama di akhir kariernya. (kpl)

Antri Kupon dan Daging Tertib dari halaman 3 Siti Khotijah (31) usai mengantri dan mendapatkan kupon, pembagian tahun ini sangat berbeda dengan tahun-yahun sebelumnya. Dulu ketika pembagian kupon hampir dipastikan terjadi aksi saling dorong. Bahkan tidak sedikit yang terjatuh dan terinjak-injak oleh pengantri lainnya. Anak-anak yang ikut mengantri juga menangis lantaran tercempet oleh orang-orang dewasa. “Dulu pembagiannya di pintu Masjid Agung bagian barat, atau yang dipinggir Jalan Diponegoro. Sejak saya ikut ngantri tiga tahun lalu, pasti terjadi kerusuhan. Maksudnya saling dorong antar pengantri,” ujarnya. Sementara tahun ini antrian berlangsung dengan tertib. Kendati masih sedikit nampak

berdesakan namun tidak sampai saling dorong. Untuk masuk ke halaman masjid juga dibatasi sepuluh-sepuluh. Hal sama dikatakan pengantri kupon lainnya, Salma (40). Dia menuturkan, jika pembagian tahun ini sangat nyaman rasanya. Tidak ada sedikit pun keributan atau aksi saling dorong antar pengantri. “Ini sangat nyaman, tidak seperti tahun kemarin. Antara perempuan dan laki-laki antriannya juga dipisah, jadi tertib. Anak-anak yang ikut mengantri pun tidak tercempet,” urai dia. Pemandangan sama juga nampak keesokan harinya Minggu (6/11) sekitar pukul 09.00, yakni saat pengambilan daging. Tidak sedikitpun terlihat antrian panjang, semua bisa terlayani dengan baik. Usai mengambil jatahnya seorang

warga asal Mintaragen Tegal Timur Safrudin (42) mengatakan, pengambilan daging berjalan tertib. Semua bisa mendapatkan jatahnya tanpa harus berdesak-desakan. “Biasanya yang rame itu saat pengambilan kuponnya. Tetapi kemarin juga sudah sangat tertata dengan bagus. Tidak ada aksi saling dorong sedikit pun,” ujarnya sembari berlalu pergi. Sementara Panitia Pemotongan Hewan Kurban Masjid Agung Kota Tegal, H Makmur menuturkan, jumlah kupon yang dibagikan totalnya sebanyak 2.500 lembar. Sejumlah 500 lembar sudah dibagikan lebih dulu untuk warga sekitar masjid. Sedangkan sisanya 2.000 lembar dibagikan untuk umum pada Sabtu pagi kemarin. Dijelaskan, seperti tahuntahun sebelumnya, jumlah he-

wan kurban yang dipotong sebanyak 40 ekor kambing dan 4 ekor sapi. Setiap kupon akan mendapatkan daging kurang lebih seberat setengah kilo gram. Daging tidak hanya untuk warga Kota Tegal saja. Tetapi daging juga diberikan bagi warga tetangga Kota Tegal. “Tahun ini memang sistem pembagiannya tidak jauh beda dengan tahun lalu. Hanya cara pembagian dan tempatnya yang berbeda. Tujuannya agar tidak terjadi aksi saling dorong dan yang lainnya. Sistem pembagian yang tertib seperti ini, berkat masukan dari berbagai pihak,” paparnya. Lebih lanjut disampaikan, agar tidak terjadi adanya satu orang mendapat dua kupon. Bagi warga yang sudah menerima dicatat nama dan pada jempol tangan kanannya diberitanda tinta hitam. (adi)

Pemkot Diminta Lakukan Penghitungan dari halaman 3 bakal memasukkan anggaran pembayaran ganti rugi Pasar Pagi ke neraca piutang pada RAPBD tahun anggaran 2012. Dengan alasan, bentuk ketaatan Pemkot atas putusaan PK MA. Hal ini juga lantaran rekomendasi BPK, yang selalu menjadikan pembayaran ganti rugi Pasar Pagi jadi catatan APBD Kota Tegal. “Secara prinsip kami menyadari sikap Pemkot. Sebab adanya rekomendasi dari BPK. Namun kami minta Pemkot melakukan penghitungan. Baik ganti rugi yang harus dibayarkan, maupun asset Pemkot di Pasar Pagi yang dijual atau disewakan Aang Gunawan, selaku direktur PT Sinar Permai.” Dia menjelaskan, sesuai eksekusi PN Tegal tahun 2007, yang berdasarkan eksekusi Nomor 2173K/Pdt/2004, berdasarkan berita acara penetapan PN Tegal Nomor 01/ Pdt.eks/2007/PN TGL tanggal 26 Juli 2007. Asset milik Pemkot dan investor, menyerahkan eksekusi secara sukarela. Kalau

ada asset Pasar Pagi yang dijual atau disewakan Aang harus dihitung juga. Sehingga hasil penjualan atau penyewaan asset yang dilakukan Aang harus dibayarkan Aang, sebelum Pemkot membayar ganti rugi sebagaimana putusan PK MA Nomor 423 PK/Pdt/ 2004. “Secara prinsip ada 3 tahapan mekanisme yang dilakukan Pemkot, guna menyelesaikan masalah Pasar Pagi. Pertama, Pemkot mempersiapkan dasar perhitungan ganti rugi Pasar Pagi, penyelesaian persoalan penjualan kios kepada pihak ketiga oleh PT Sinar Permai selaku investor. Detail penghitungan pendapatan pasar pagi (sebelum munculnya PK MA, red), rencana pengelolaan Pasar Pagi (setelah pembayaran ganti rugi diselesaikan, red), teknis dan mekanisme pembayaran serta asumsi pendapatan pasar pagi dalam upaya BEP. Kedua, penyampaian permintaan persetujuan pembayaran ganti rugi. Ketiga, persetujuan pembayaran pasar pagi. Untuk itu, kami minta sebelum APBD 2012 dilakukan

pembahasan oleh DPRD. Sebaiknya Pemkot menyelesaikan tahapan demi tahapan, sebagaimana kami uraikan di atas.” Sebelumnya, penetapan nominal ganti rugi yang dilakukan PN Tegal, karena atas dasar permintaan dari Pemkot Tegal. Dalam hal ini Walikota Tegal nomor 181/002, tertanggal 23 Juni 2011, prihal bantuan perhitungan ganti rugi putusan PK MA nomor 413/Pdt/2009. PN Tegal pada tanggal 25 Juli 2011 telah melakukan pertemuan, yang dihadiri pemohon eksekusi dalam hal ini Aang Gunawan, kuasa termohon Pemkot Tegal Fajar Ari Sudewo SH MH, Kabag Hukum Imam Subardiyanto serta Staf Bagian Hukum Heri Kurniawan SH M Hum, dan dimediatori langsung Ketua PN Tegal Prasetyo Ibnu Asmara SH MH, menyepakati hasil penghitungan PN Tegal tentang putusan PK MA yang disepakati kedua belah pihak sejumlah Rp11.612.507.409. Kendati surat PN Tegal, nomor W12.U3/1224/HPDT.04.10/ VIII/2011, tertanggal 4 Agustus

2011, telah dikirim kepada Walikota Tegal, dengan tembusan Aang Gunawan, Kuasa Hukum Pemkot (Walikota) dan arsip melalui via pos sejak 14 hari yang lalu. Sampai berita ini diturunkan, surat keputusan penhitungan ganti rugi Pasar Pagi belum sampai ke tangan Walikota. Paniter Muda Perdata PN Tegal, Supoyo, Setyo SH, memembenarkan surat soal hasil penghitungan, atas putusan PK MA yang memenangkan investot pembangunan Pasar Pagi Tegal atau PT Sinar Permai. Hasil penghitungan, ganti rugi yang harus dibayar Pemkot sebesar Rp11.612.507.409. Jumlah ini telah disepakati, melalui pertemuan antar pihak, baik dari investor Aang Gunawan maupun Pemkot dan kuasa hukum Pemkot. “Surat keputusan PN Tegal, terkait hasil penghitungan sesuai keputusan PK MA telah kami kirim kepada Walikota via pos pada tanggal 4 Agustus 2011. Sehingga dengan logika sekitar 2 sampi 3 hari, surat tersebut sudah sampai tujuan,” kata Supoyo. (hun)

Empat Komite Sekolah Terima... dari halaman 3 Dijelaskan, DPK Tegal mengajukan 6 proposal ke pusat untuk mendapat dana ini. Yakni dari tingkat SD sebanyak 3 proposal dan tingkat SMP juga 3 proposal. Tiga SD tersebut adalah SDN Mangkukusuman 8, SDN Randugunting 3 dan SD Muhammadiyah 1. Sedang SMP-nya dari komite SMPN 13, SMP Al Irsyad dan SMP Ihsaniyah. Dari keenam proposal yang diajukan, setelah bersaing

dengan lainnya hanya 4 proposal yang lolos. Yakni milik komite SMPN 13, SMP Al Irsyad, SDN Mangkukusuman 8, dan SD Muhammadiyah 1. Sementara proposal SDN Randugunting 3 dan SMP Ihsaniyah gagal atau tidak disetujui. “Artinya karena bersaingnya se-Indonesia, ke empat proposal yang lolos satandar atau kelasnya sudah skala nasional. Sedang dua yang gagal belum skala nasional. Dengan begitu yang berhak

mendapat dana hibah bersaing senilai Rp15 juta persekolah adalah empat sekolah proposalnya lolos.” Lebih lanjut Sisdiono menandaskan, bahwa dana hibah bersaing ini cair pada akhir November. Sedangkan kegiatannya harus selesai pada akhir Desember tahun ini. Kegiatan dimaksud diantaranya sosialisasi bantuan siswa miskin dan yang lainnya. Yang pasti ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat kepada sekolah. (adi)

Kejari Kembali Undang Tatang dari halaman 3 Pihaknya bakal meminta beberapa item atau pertanyaan, soal kronologis dan hal-hal lain, yang diperlukan demi penyelidikan atau penyidikan kasus tersebut. “Karena dalam tahap klarifikasi, suratnya masih rahasia. Kami takut ada penghilangan barang bukti oleh seseorang, yang merasa ikut terlibat di dalamnya,” tutur Sukanda. Ketika ditanya siapa saja yang akan diminta klarifikasi atau keterangan, secara tegas dia menyatakan untuk sementara Kejari fokus terhadap Tatang Suandi. Belum menentukan orang diluar untuk diminta keterangan. Namun kemungkinan ada orang lain, yang bakal diundang untuk dimintai keterangan maupun klarifikasi pasti ada. “Apapun hasilnya kami sampaikan. Na-

mun saat ini karena sebatas klarifikasi, sifatnya rahasia.” Sebelumnya, Tatang Suandi mengungkapkan di hadapan tim penyidik Kejari, dirinya ditanya 6 pertanyaan. Semua dijawab apa adanya, termasuk soal tempat, di rumah makan komplek Taguya, uang diberikan dalam bentuk cash (kontan) dibungkus plastik, Jumat Kliwon sekitar bulan April atau Mei tahun 2007, jam 19.00. Adapun yang menyerahkan uang Wakil Ketua DPRD Kota Tegal saat itu, Edy Suripno SH, yang menjadi sekretarisnya di DPC PDI Perjuangan. “Saya berangkat bersama satu mobil. Kemudian ke rumah makan di Taguya. Selanjutnya, dia (Edy, red) menyerahkan uang dari kegiatan Pasar Pagi Rp25 juta. Soal saksi, waktu itu hanya saya dengan dia yang ada di rumah makan Taguya,” ucap Tatang.

Apakah ada motif politis dalam pengakuan penerimaan sukses fee, dalam proyek pembangunan Pasar Pagi? Tatang menyatakan bahwa langkah ini murni dari hati nurani. Karena keterbukaan jiwa, demi ikut bersama-sama teman-teman memberantas praktek korupsi di Kota Tegal. Apapun resikonya, atas pengakuan itu dirinya menerima. Bahkan saat proses hukum menyatakan bersalah, dirinya siap dibui. “Langkah ini bukan spontan saya lakuan. Tapi sudah berbulan-bulan dipikirkan. Setelah bermusyawarah dengan istri, anak, dan keluarga, ternyata mereka mendukung. Dengan niat menegakkan keadilan, saya beberkan semua masalah yang ada, tentang adanya pemberian sukses fee proyek Pembangunan Pasar Pagi Rp25 juta pada saya.” (hun)

PP-IPWT bagi Ratusan Bungkus Daging dari halaman 3 didampingi jajaran pengurus. Guna menghindari terjadinya penumpukan penerima daging kurban, pembagian dilakukan bertahap. Selain itu, penerima diberi kupon antrian. Menurut Ketua Panitia Kurban MPC PP setempat, Aris Suseno SH, di sela-sela pembagian daging kurban,Minggu (6/11) lalu, pembagian daging kurban dilakukan rutin setiap tahun, sejak tahun 1993. Tahun 2011, MPC PP mengumpulkan 11 ekor kambing berasal dari Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak, RSUI Harapan Anda, Ketua MPC PP Eddi Soesyanto, Ketua Kadin Husen Afif, Ketua LPPH PP Trianto Patrioko SH, Ketua DPC Hanura Kota Tegal Sasty Andri SE, dan SPBU Dedy Jaya. “Melalui kegiatan ini, kami memiliki target membantu fakir, miskin, kaum dhuafa, disamping masyarakat yang berhak lain-

nya. Tak ketinggalan warga sekitar kantor MPC PP. Selain memiliki misi sosial. Kegiatan pembagian daging kurban sekaligus menteladani ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.” Di tempat sama, Ketua MPC PP Eddi Soesyanto mengungkapkan, pembagian daging kurban memiliki misi sosial pada masyarakat, bahkan sekaligus agama. Pihaknya bakal mempertahankan kegiatan yang bersifat sosial, seperti pembagian daging kurban, pembagian zakat fitrah, donor darah, dan beras paceklik nelayan. “Kami atas nama MPC PP mengucapkan terima kasih, kepada semua donatur yang memberikan ke kepercayaan pada PP,untuk menyalurkan daging kurban. Harapannya mereka mendapat balasan dari Allah SWT,” papar Eddi. Sementara Pembina IPWT Riyadi KS menandaskan, acara pembagian atau pendistri-

busian daging kurban, sengaja dilakukan IPWT setiap tahun, sedikit membantu masyarakat kurang mampu. Walaupun tak seberapa, pihaknya berharap pembagian daging kurban bisa berarti bagi mereka. Semua kambing kurban yang berhasil dikumpulkan, setelah dipotong dibungkus dan dibagikan pada masyarakat kurang mampu di Kota Tegal dan sekitarnya. “Tahun ini, kami mengumpulkan beberapa ekor kambing korban, yang berasal dari wali kota dan Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda.” Dia menambahkan, sebelumnya IPWT mengumpulkan kambing kurban sampai 15 ekor. Namun sekarang hanya 3 ekor. Selanjutnya dibungkus jadi 100 lebih, dan dibagikan pada yang berhak. “Karena sangat berarti, dan memberikan arti lebih atas kiprah wartawan. Kegiatan ini akan terus kami pertahankan, disamping pelatihan Jurnalistik,” tuturnya. (m saekhun)


CMYK

KOMBIS

SENIN, 7 NOPEMBER 2011

20

RADAR TEGAL

Bajaj Pulsar Hadirkan 3S Garap Pasar Tegal

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PENUH KEAKRABAN - Truck Campaign Colt Diesel 2011 yang di gelar di Sebayu Convention Hall Bahari Inn Tegal menghadirkan suasana penuh kekeluargaan dan keakraban dari awal hingga akhir acara.

Truck Campaign Colt Diesel 2011

Ajang Berkumpulnya Pelanggan Setia

MITSUBISHI TEGAL – Pelanggan setia Mitsubishi di Tegal dan sekitarnya, Jumat (4/11) malam bertemu dalam Truck Campaign Colt Diesel 2011. Event yang di gelar di Sebayu Convention Hall Bahari Inn Tegal menghadirkan suasana penuh kekeluargaan dan keakraban dari awal hingga akhir acara. Undangan yang datang juga dimanjakan dengan penampilan Delia ECourtez serta MC yang dibawakan dengan apik oleh Thessa Kaunang dan Deny Jo. Drs Jimmy Winarko, Direktur Utama PT Matahari Berlian Motor mengatakan, Truck Campaign Colt Diesel 2011 merupakan apresiasi atas kepercayaan pelanggan selama ini. Hadir dalam kesempatan kali ini, Director of Finance KTB Mr Takehiko Sasamori, Area Coordinator Jawa Tengah

Doni Maksudi, Ibu Soliyanti Tedjo dan pelanggan setia Mitsubishi di Tegal dan sekitarnya. Pada kesempatan ini, pihaknya juga memberikan penghargaan untuk The Best Drivers 2011, The Best Customer After Sales Service 2011, The Best Customer Mitsubishi Colt Diesel Buyer, The Best Customer Mitsubishi Truck 2011 dan The Best Customer Mitsubishi Fuso 2011. Tidak hanya itu, selama acara berlangsung, tercatat 85 transaksi yang semuanya akan mendapatkan hadiah menarik berupa lemari es. Untuk undangan, pihaknya juga menyediakan beragam hadiah menarik seperti LCD TV 32’, lemari es 2 pintu dan peralatan elektronik lainnya. Seluruh undangan yang hadir juga mendapatkan souvenir menarik. Ke-

‘’Kami berani harga murah, karena bahan baku yang digunakan ambil langsung di pusatnya,’’ ungkap Saeful, owner Talimas Percetakan dan Konveksi Kaos. Sehingga, harga yang ditawarkan jauh di bawah pasaran. Ayah satu anak ini menambahkan, pelanggan juga tidak perlu pusing atau ribet tentang desain. Sebab, bisa langsung dibuatkan sesuai keinginan dan kreasi pelanggan. Bukan hanya desain gambar saja, melainkan juga desain dalam bentuk jadi sekaligus. Misalkan untuk kaos, kalender, seragam atau lainnya. (ela)

giatan ini, jelasnya, diharapkan akan mempererat kerjasama dengan pelanggan sehingga selalu menggunakan Mitsubishi untuk men d u k u n g k e l a n c a r a n usa ha. “Semua yang kami beri-

kan adalah bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan selama ini,” jelasnya. Rizky, tamu undangan mengaku senang karena bisa mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir bersama keluarga. (gun)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

DESAIN - Salah satu keunggulan di Talimas adalah bisa langsung mendesain pesanan dalam bentuk jadi, tanpa harus repot.

Pringsewu Tegal Bagikan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha

BULAN ini begitu istimewa bagi umat muslim, selain banyak di antara orang muslim yang melaksanakan ibadah haji ke kota suci mekah untuk melaksanakan rukun islam ke lima tepat pada tanggal 6 November 2011 kemarin umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha 1432 H. Pada hari itu disunahkan bagi umat muslim untuk sholat 2 rokaat dan dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu. Anjuran ini

CMYK

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

HADIRKAN 3S – Bajaj Pulsar Tegal menghadirkan 3S untuk mendukung layanan kepada pelanggan.

dealer, pilih sepeda motor sesuai selera dan kebutuhan serta lakukan transaksi pembelian yang akan dilayani dengan ramah dan cepat. Untuk service atau perawatan, dikerjakan oleh mekanik handal dan berpengalaman di bidangnya sehingga sepeda motor pelanggan selalu terjaga dan dalam kondisi prima dengan d u k u n g a n p e r a l a t a n bengkel yang lengkap. Spare part atau suku cadang juga menjadi perhatian utama sehingga pelanggan yang membutuhkan pergantian onderdil

bisa dengan mudah mendapatkan tanpa menunggu lama. Dengan mengandalkan 3S tersebut, pihaknya optimis angka penjualan akan terus meningkat sehingga kebutuhan masyarakat akan sepeda motor sport dengan harga terjangkau bisa dipenuhi dan didukung dengan layanan purna jual yang diberikan. “Kami memberikan bukti bukan janji sehingga kami optimis pasar sepeda motor sport di Tegal dan sekitarnya bisa terus digarap secara maksimal,” jelasnya. (gun)

Beli Johnsons Dapat Televisi

Talimas, Kaos Cepat Harga Bersahabat ADIWERNA - Menjamurnya industri konveksi dan percetakan tidak mendatangkan kekhawatiran bagi Talimas Kaos. Usaha yang sudah dirintis sejak 9 tahun lalu ini tetap eksis dengan stabilnya omset tiap bulannya. Pasalnya, bisnis yang dikelola oleh Saeful ini menerapkan sistem jemput bola kepada pelanggan. Tak hanya itu saja, keunggulan lain dari usaha yang beralamat di Jalan KH Manshur RT 7/01 nomor 01 Kalimati, Adiwerna Kabupaten Tegal ini adalah kecepatan waktu serta harga yang bersahabat.

TEGAL – Potensi pasar sepeda motor sport di Tegal dan sekitarnya masih tinggi. Inilah yang mendorong Bajaj Pulsar Tegal terus melakukan berbagai terobosan guna mendapatkan tempat di masyarakat yang membutuhkan sepeda motor sport dengan harga terjangkau tetapi dilengkapi fitur canggih. Kepala Cabang Kharisma Motor Bajaj Pulsar Tegal Hendrik Wahyu W mengungkapkan, pangsa pasar motor sport di Tegal dan sekitarnya masih terbuka lebar. Inilah sebabnya pihaknya terus melakukan penetrasi pasar melalui berbagai promo maupun program yang telah berjalan selama ini. Salah satu andalan pihaknya adalah 3S, yaitu sales, service dan spare part. Untuk sales atau penjualan, masyarakat bisa mendapatkan tiga tipe Bajaj Pulsar yaitu Pulsar DTS-i 220, Pulsar DTS-i 180 dan Pulsar 135 LS baik secara tunai maupun kredit yang dibiayai beberapa perusahaan pembiayaan atau leasing. Pihaknya juga menjamin jika semua tipe yang ada selalu dalam kondisi ready stock sehingga pelanggan tidak perlu indent atau menunggu lama. Konsumen tinggal datang ke

bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail. Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahuntahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Tuhan atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya. Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhan pun dilaksanakan. Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dengan digantikan seekor domba. Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109. Memaknai Hari Raya Idul Adha 1432 H, Restoran Taman Pringsewu Tegal yang merupakan salah satu cabang dari Pringsewu Restaurant Group yang beramat di Jl. Raya Tegal – Pemalang Km.7 Kramat Tegal menyumbangkan beberapa hewan kurban berupa kambing yang

diserahkan kepada masjid sekitar seperti masjid Daarul Mutaqin Kramat, masjid Jami Al-Falah Bongkok, dan masjid BTN Tonggara Pangkah. Penyerahan hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan dari mitra kerja Restoran Taman Pringsewu Tegal kepada panitia kurban di masing-masing masjid tersebut. Pemberian hewan kurban ini sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan YME, dan juga sebagai kewajiban untuk berbagi terhadap sesama. Kegiatan ini adalah salah satu wujud dari kegiatan CSR (Company Social Responsibility) Pringsewu Restaurant Group dimana perusahaan tidak hanya semata-mata untuk meraih profit semata tetapi juga ikut ambil serta dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Diharapkan dengan pemberian hewan kurban ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. Segenap manajemen Restoran Taman Pringsewu Tegal mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha bagi anda yang merayakan. Info:0283-3344255 (Agung, Indah)

TEGAL - Promo menarik kembali ditawarkan Sri Ratu Pacific Mall kepada pelanggan setianya. Sejumlah hadiah dipersiapkan untuk program Lucky Dip Johnson’s. Hanya dengan membeli produk Johnson’s senilai Rp 15 ribu, kita berkesempatan mendapatkan hadiah utama televisi berwarna. ‘’Promo ini berlaku kelipatannya, mulai 2 November hingga 31 Desember 2011,’’ ungkap Aries Mardiyanto, Supervisor Sri Ratu Pacific Mall Tegal. Hadiah menarik lainnya yang telah dipersiapkan adalah kereta dorong/dorongan bayi, dispenser, setrika, tas, boneka, tempat makanan, serta lainnya. Aries menambahkan, banjir promo sudah dipersiapkan bagi pelanggan selama November 2011 ini. Mulai potongan harga, pemberian voucher hingga promo banded ditawarkan untuk memuaskan pelanggan setia Sri Ratu Pacific Mall. Pelanggan tidak sekedar mendapatkan belanjaan, namun juga keuntungan yang lebih. Diantaranya voucher Bahan Bakar Minyak (BBM) senilai Rp 2.500 untuk pembelian produk unilever all item senilai Rp 25.000. Voucher ini bisa ditukarkan hanya di SPBU Pacific Mall, dengan menyerahkan kupon yang disediakan Sri Ratu.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MENGUNTUNGKAN - Selain mendapatkan bahan kebutuhan, kita juga bisa memperoleh banyak keuntungan dengan belanja di Sri Ratu Pacific Mall Tegal.

Pelanggan yang membeli gula lokal dan TS gula tebu juga akan mendapatkan potongan harga Rp 1.500 untuk membeli Nutrisari Jelly all. Potongan harga menarik lainnya bisa kita nikmati setiap pembelian L-Men GM 500gr coklat. Kita langsung mendapatkan potongan senilai Rp 7.000. Juga untuk pembelian 2pcs Hi Lo Teen all variant 250gr sebesar Rp 12.500. ‘’Yang menarik lagi adalah buy 1 get 1, beli sirup Indofood akan

mendapatkan sirup Freiss gratis,’’ tambahnya. Ada juga potongan harga untuk pembelian Indomilk item tertentu sebesar 25 persen. Promo ini juga berlaku setiap pembelian mie instan minimal Rp 5000, pelanggan bisa mendapatkan potongan harga langsung untuk pembelian Golden Flower, produk dari Nutrisari. Sri Ratu juga banyak menawarkan promo banded untuk beberapa produk. (ela)

Radar Tegal 7 Nopember 2011  

Radar Tegal 7 Nopember 2011