Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 7 JUNI 2011

Buronan Penganiaya Istri Akhirnya Diringkus

INDEKS Tolak Relokasi Bong China HAL. METROPOLIS

Apel Akbar Tanpa Direktur HAL. PEMALANG

Satu Keluarga Tewas Tertabrak KA HAL. RADAR BREBES

Lebih Asyik Karena Lebih Banyak Tahu HAL. XPRESI

APA MANING...

ABIDIN ABROR/RATEG

DIPERIKSA - Pelaku M Faizin tengah menjalani pemeriksaan oleh petugas Polsek Tegal Timur AIPTU Bambang SD, SH.

TEGAL - Berakhir sudah pelarian warga RT 04/ RW 04 Jalan Tanjung Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur, M Faizin (37). Pria yang tega menggorok leher istrinya sendiri hingga nyaris putus pada 25 April 2011, akhirnya berhasil diringkus, setelah kabur beberapa hari semenjak kejadian. Di depan petugas Reskrim Polsek Tegal Timur, yang setelah memburu sekian lama, pria ini langsung bersujud tak berdaya. Bahkan saat diringkus di tempat persembunyian daerah Kalimati, Kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur, Faizin langsung minta ampun pada petugas. Sebelum ditangkap, mantan kenek tangki BBM ini sempat melarikan diri ke Krawang-Jawa Barat. Setelah beberapa lama tinggal, kemudian pulang kembali ke Kota Tegal. Petugas yang memburunya hingga ke Krawang, sampai disana, pelake hal 19 kol 4

MA Berhentikan Hakim Suap DWI PAMBUDO/RM

PETI MATI - Polisi saat memeriksa sebuah peti mati berwarna cokelat berukuran bayi dikirimkan ke Redaksi koran berbahasa Inggris The Jakarta Post, Jakarta, Senin (06/06).

PolisiBisaAbaikanPetiMati JAKARTA - Kiriman paket peti mati ke sejumlah perusahaan termasuk beberapa redaksi media di Jakarta, sempat menimbulkan kehebohan Senin (6/6) pagi. Namun demikian, Mabes Polri menjelaskan pihaknya tidak bisa memproses secara hukum kasus tersebut, selama tidak ada pihak yang merasa dirugikan oleh paket yang dikirimkan oleh Buzz&Co itu. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Cathy Sharon Yang Penting Keluar Keringat JAKARTA - Cathy Sharon memiliki kiat khusus untuk menjaga penampilan tubuhnya. Presenter dan aktris tersebut senang mengeluarkan keringat dengan berolahraga. Minimal setiap hari dia menyediakan waktu 30 menit untuk melakukan exercise sederhana di rumah. “Untuk jaga tubuh, saya berolahraga dan menyantap makanan sehat. Sekarang saya sudah membatasi makan daging. Tetapi, yang terpenting adalah mengeluarkan keringat dengan berolahraga,” katanya ketika ditemui di Grand Indonesia akhir pekan lalu. Menurut dia, mengeluarkan keringat sangat bagus. “Nggak perlu khawatir banyak berkeringat akan membuat bau badan. Berkeringat ke hal 19 kol 1

Syarifuddin Masih Bisa Nikmati 50 Persen Gaji JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) memenuhi janjinya untuk memberhentikan hakim suap Syarifuddin Umar. Kemarin (6/6), Ketua MA Harifin A.Tumpa resmi menonaktifkan hakim Syarifuddin, melalui penandatanganan Surat Keputusan (SK) MA 88 KMA SK/ 6/2011. “Pagi ini (kemarin), saya telah menandatangani SK yang memberhentikan sementara Haji Syarifuddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terhitung mulai

ARUNDONO/JPNN

DATANGI KPK - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Lily Wahid dan Gus Choi, Senin (6/6) mendatangi KPK.

Kejar Nunun ke Kamboja, KPK Gandeng Interpol Kasus Suap Cek Perjalanan JAKARTA - Tersangka kasus suap cek perjalanan (traveler cheque) Nunun Nurbaeti Daradjatun ternyata sudah meninggalkan Thailand jauh sebelum paspornya ditarik oleh pemerintah pada 26 Mei lalu. Data Ditjen Imigrasi Kemenkum dan HAM, sejak tanggal 23 Maret 2011, istri mantan Wakapolri Adang Dara-

1 Juni 2011, sejak dia ditangkap,”papar Ketua MA Harifin A. Tumpa, di gedung MA, kemarin (6/6). Harifin memaparkan, pemberhentian sementara atas hakim Syarifuddin, diatur dalam” Pasal 15 PP No 26 Tahun 1991. Dalam peraturan pemerintah tersebut disebutkan bahwa hakim agung atau hakim diberhentikan sementara, dalam hal perintah penangkapan dan diikuti penahanan. “Ini adalah dasar yang diapakai oleh MA untuk berhentikan yang bersangkutan,” tegas Harifin. Pemberhentian seperti yang tercantum dalam aturan tersebut, tambah dia, juga berlaku bagi hakim suap kasus Gayus Tam-

bunan, Muhtadi Asnun dan hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Ibrahim yang terbukti menerima suap dari pengacara Adner Sirait terkait perkara sengketa tanah. Lewat pemberhentian sementara tersebut, lanjut dia, merupakan bukti bahwa MA, tidak menolerir segala bentuk praktik tercela yang dilakukan hakim. Hakim Agung 69 tahun tersebut pun menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan. Perbuatan hakim Pengawas pada Pengadian Niaga, PN Jakarta Pusat tersebut benar-benar menjadi pukulan berat bagi lembaga peradilan. ke hal 19 kol 4

Cirus Terancam 20 Tahun Penjara

djatun itu diketahui sudah tidak berada di negeri Gajah Putih. Dia telah berpindah ke Phnom Penh, Kamboja. “Dua hari yang lalu kami dapat informasi dari sumber di Thailand bahwa dia sudah di Kamboja,” ujar Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Bambang Irawan ketika dihubungi, kemarin (6/6). Meski begitu, Bambang menegaskan, setelah paspornya ditarik oleh pemerintah 26 Mei 2011, maka

JAKARTA- Jaksa fungsional intelejen non aktif Kejaksaan Agung, Cirus Sinaga akhirnya menjalani sidang perdananya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sebagai Hakim Ketua, tidak lain adalah Hakim kasus Mafia Pajak Gayus Tambunan, Albertina Ho. Dalam persidangan perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Cirus telah melakukan tindak pidana korupsi dengan menghilangkan pasal korupsi dalam rencana penuntutan Gayus Tambunan. Jaksa senior dalam Korps Adhyaksa tersebut terancam 20 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 1 miliar.

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

SIDANG PERDANA - Jaksa fungsional nonaktif Intelejen Kejaksaan Agung Cirus Sinaga, saat akan menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (6/6).

Kampung Pandean IV Surabaya yang Dinyatakan sebagai Tempat Kelahiran Soekarno

Bangunan Rumah Masih Asli, Pemilik Siap Pindah Terungkapnya fakta baru bahwa Soekarno lahir di Surabaya langsung ditindaklanjuti pemkot dan warga. Pemkot berencana membangun museum di rumah di Kampung Pandean IV Nomor 40 untuk mengenang jejak sang proklamator itu. LAPORAN: DIMAS GINANJAR FAJAR baru saja menyingsing dari ufuk timur Surabaya saat tim Soekarno Institute mulai beraktivitas kemarin (6/6). Dengan susah payah beberapa orang mengangkat sebuah prasasti hitam dari rumah di Jalan Pandean IV/40,

DHIMAS GINANJAR/JAWA POS

TEMPAT KELAHIRAN - Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan beberapa fungsionaris PDIP Surabaya mengunjungi rumah kelahiran mantan Presiden Soekarno di Kampung Pandean IV Nomor 40, Surabaya, kemarin (6/7).

Surabaya. Prasasti itu akan dipasang di depan gang di kawasan Peneleh tersebut. Pemasangan prasasti di depan gang itu merupakan cara Soekarno Institute merayakan hari kelahiran sang proklamator. Selain itu, pemasangan prasasti tersebut merupakan bagian dari ritual pelurusan sejarah bangsa. Bahwa Soekarno yang selama ini dikenal lahir di Blitar ternyata arek Suroboyo asli. Prasasti yang ditandatangani mantan Wali Kota Surabaya Bambang D.H. itu bertulisan: Di sini tempat kelahiran Bapak Bangsa Dr. Ir. Soekarno. Penyambung lidah rakyat, proklamator, presiden pertama RI, pemimpin besar revolusi. “Di pasang pagi sesuai dengan ke hal 19 kol 1

MA Berhentikan Hakim Suap * Ana gantine sing luwih bener? Kejar Nunun, KPK Gandeng Interpol * Ikale wong wadon, mlayune lenceng!

CMYK


OPINI

2

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Hubungan PHBS dan MDGs Bola Terus Bergulir

Oleh: Nur Azmi Arifianti SKM MKes

Oleh: M Riza Pahlevi BOLA politik di Kabupaten Brebes terus bergulir. Satu bola yang sekarang sedang diperebutkan adalah jabatan wakil bupati, yang saat ini masih kosong. Saat ini bola sudah digulirkan kepada Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi oleh DPC PDIP. Sebelumnya, bola berada di tangan DPP PDIP. Namun akhir Mei lalu, rekomendasi dari DPP PDIP telah turun, dan dua nama yang direkomendasikan adalah Idza priyanti AMd dan Drs Agus Khairul Anwar MSi. Apakah bola akan diover ke DPRD? Kita belum tahu, namun yang jelas saat ini bola masih dogjek oleh Bupati, apakah akan dilempar ke DPRD dan selanjutnya dijebolkan ke gawang atau tidak. Karena saat ini banyak pemain lawan yang berusaha merebut bola yang sudah diover ke Bupati. Bahkan sejumlah pemain ada yang melakukan tackling hingga diving, agar bola bisa direbut. Namun nampaknya wasit belum melihat adanya pelanggaran atau memang pura-pura tidak melihatnya. Mungkin karena belum ada yang jatuh terluka akibat takling masingmasing pemain atau memang belum terjadi pelanggaran. Sehingga bola yang terus bergulir itu sampai sekarang belum mengarah ke gawang, masih berkutat di tengah lapangan. Sejumlah penonton di luar lapangan pun turut berteriak, bahkan mungkin ada yang masuk ke lapangan untuk turut bermain. Ada penonton yang meminta agar bola segera diover ke depan gawang, dan bola dimasukkan ke gawang hingga menghasilkan gol. Ada pula yang berteriak agar bola ditendang ke luar lapangan saja, tidak usah dimasukkan ke gawang. Katanya percuma, ada gol atau tidak, tidak berarti. Kita tidak tahu, apakah akan ada sepak bola gajah atau tidak. Karena waktu pertandingan masih lama, baru sekitar 45 menit pertama, masih ada setengah pertandingan yang sangat mungkin terjadi kejutan-kejutan selama pertandingan berlangsung. Apakah akan terjadi gol, satu gol, gua gol atau tidak terjadi gol sama sekali. Hal ini sangat tergantung dari para pemain itu sendiri, tentunya juga atas arahan para pelatih, yang berdiri di pinggir lapangan. Analisis para pengamat dan komentator yang melihat pertandingan itu pun sangat beragam. Apakah bola yang menajdi rebutan itu bisa dikendalikan atau tidak. Atau malah justru ketika ditendang tidak dapat dikendalikan, bisa melenceng atau berputar arah dari yang dimaksud. Karena memang bolanya sendiri tidak terlalu bundar, sehingga ketika ditendang tidak hanya menghasilkan tendangan lurus saja, tetapi juga bisa terjadi tendangan pisang, sedikit melengkung. Namun bisa saja bola yang ditendang itu malah berbalik arah ketika ditendang, atau tidak bisa bergerak sama sekali akrena lapangan becek akibat hujan. Dalam pertandingan ini, banyak pihak yang berharap tidak terpengaruh kisruh di PSSI, yang sekarang tidak jelas siapa yang bakal memimpin. Bahkan beberapa kali kongres yang digelar itu gagal memilih ketua umum. Bahkan saat ini PSSI terancam sanksi dari FIFA. Tentunya pertandingan sepak bola yang sekarang sedang berlangsung di Brebes ini tidak terpengaruh hal-hal tersebut di atas. Namun harus diingat, ini adalah pertandingan politik. Antara pemain lawan dan kawan tidak jelas. Karena memang banyak tim-tim yang bermain dalam satu lapangan itu, namun hanya satu bola yang diperebutkan. Kaos yang dipakai pun bermacam-macam. Tidak bisa ditentukan, mana kawan dan mana lawan. Yang tadinya lawan, bisa tiba-tiba menjadi kawan atau sebaliknya. jadi memang sulit sekali untuk memasukkan bola ke gawang. Ketika bola ditendang ke gawang dan diover ke teman, bisa saja teman itu malah berbalik menendang ke arah yang berlawanan. Yang sekarang membawa bola bisa kecele, siapa yang bakal diberi umpan bola overan nanti. Apalagi dalam pertandingan ini, ada dua rekomendasi yang ditujukan kepada PDC PDIP, meski pada hakekatnya hanya satu nama saja yang harus dimasukkan ke gawang. Namun sekali lagi, bolanya tidak bulat bener, bisa melenceng, apalagi sengaja ditendang melenceng, jadi tidak akan langsung gol. Perlu gojekan-gojekan lagi, yang lihai dan tidak terbaca lawan. Bila perlu alwan itu semua berbalik mendukung bola itu agar masuk ke gawang. tetapi rasanya sulit juga, masa dalam satu pertandingan tidak ada satu pun lawan, karena pertandingan jadi hambar, tak menarik. Tapi sekarang ini, bola itu masih terus bergulir. Kita lihat saja, ke mana bergulirnya bola itu. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Sejak ditetapkannya kesepakatan global yang dikenal dengan Millenium Development Goals (MDGs) banyak upaya yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut. MDGs merupakan kesepakatan global, termasuk Indonesia untuk menghapuskan kemiskinan, keterbelakangan dan ketertinggalan di dunia selambat-lambatnya pada tahun 2015. Ada delapan tujuan MDGs itu, yakni memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Kemudian menurunkan angka kematian balita, mengurangi tingkat kematian ibu melahirkan, memerangi penularan HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya. Selain itu juga menjamin keberlanjutan lingkungan hidup, dan membangun kemitraan global dalam pembangunan. Dari delapan target tersebut, empat target terbesar merupakan urusan bidang kesehatan, yaitu target menurunkan angka kematian balita, mengurangi tingkat kematian ibu melahirkan, memerangi penularan HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lain, serta menjamin keberlanjutan lingkungan hidup. Meskipun di dalam MDGs tidak menargetkan peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), namun perlu kita sadari bahwa PHBS sangat berperan penting dalam mencapai target MDGs, khususnya terhadap keempat target MDGs kesehatan. Menurut ilmuwan kesehatan HL Bloom, derajat kesehatan seseorang dipengaruhi oleh empat faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan genetik atau keturunan. Dan yang paling besar pengaruhnya

adalah faktor lingkungan dan perilaku. Perilaku kesehatan terdiri dari semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak diamati pihak luar dalam bidang kesehatan. Perilaku dapat berwujud pengetahuan, sikap dan praktek atau tindakan. Menurut Dr Bambang Hartono SKM MSc, PHBS secara singkat adalah semua perilaku yang dapat mewujudkan kita hidup sehat, jadi ada beratus-ratus atau bahkan beribu-ribu perilaku. Sebagai gambaran betapa pentingnya PHBS terhadap pencapaian MDGs akan dibahas satu persatu. Target keempat yaitu menurunkan angka kematian anak, intervensi terhadap masalah ini tidak bisa berjalan optimal jika hanya meningkatkan pelayanan kesehatan di desa, misalnya adanya Pos Kesehatan Desa (PKD), Posyandu dan bidan atau tenaga kesehatan. Namun diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan perilaku orang tua maupun anak. Contoh anak yang meninggal akibat gizi buruk bisa jadi bukan karena faktor ekonomi, yang tidak mampu memberikan gizi seimbang pada anak dan balita, namun karena orang tua lebih memilih untuk membeli rokok ketimbang gizi untuk anaknya. Contoh lain kejadian diare pada anak, meskipun lingkungan sudah bersih namun angka kejadian diare pada anak tinggi, ternyata setelah diteliti disebabkan kebiasaan untuk cuci tangan pakai sabun masih rendah. Penelitian WHO yang menyebutkan bahwa resiko diare dapat diturunkan melalui penyediaan air bersih menghasilkan penurunan sebesar 25 %, pemanfaatan jamban menurunkan risiko sebesar 32 %, pe-

ngolahan air minum tingkat rumah tangga menurunkan sebesar 39 % dan perilaku cuci tangan pakai sabun menurunkan risiko paling besar yaitu sebesar 45 %. Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) memberikan banyak manfaat antara lain mencegah penyakit diare, flu burung, cacingan, hepatitis dan sebagainya. Target kelima yaitu meningkatkan kesehatan ibu. Pelayanan kesehatan dengan adanya PKD (Pos Kesehatan Desa). Posyandu, Puskesmas Pembantu (Pustu), bidan di desa sangat penting dalam meningkatkan kesehatan ibu. Namun hal ini akan terhambat, jika PHBS tentang pemeriksaan kehamilan secara rutin masih rendah, sehingga pemeriksaan kesehatan kurang dari 4 kali selama bersalin. Bahkan ada juga desa yang pertolongan persalinan ke tenaga kesehatan cukup rendah, mayoritas ibu bersalin memilih datang ke dukun. Hal ini bukan karena faktor biaya namun ternyata karena dorongan dari mertua dan suami untuk bersalin di dukun bayi ketimbang bidan. Di sinilah terlihat ternyata pengetahuan suami dan mertua tentang pentingnya persalinan pada tenaga kesehatan masih sangat rendah sehingga terjadi perilaku yang keliru. Target keenam yaitu memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya. Dari target tersebut terlihat bahwa penyakit menular sangat terkait dengan faktor perilaku. Perilaku seks bebas atau suka bergantiganti pasangan dan perilaku menggunakan narkoba suntik adalah faktor resiko terjadinya penyakit HIV/AIDS. Begitu pula penyakit malaria disebabkan perilaku buruk masyarakat,

misalnya kebiasaaan tidur malam tanpa baju, perilaku membuat kandang terlalu dekat dengan rumah. Penyakit-penyakit tersebut tentunya bisa dicegah jika masyarakat berperilaku sehat. Target ketujuh yaitu memastikan kelestarian lingkungan hidup, dalam kewajiban bidang kesehatan di sini adalah menurunkan sebesar separuh proporsi penduduk tanpa akses terhadap air minum yang aman dan berkelanjutan, layak serta sanitasi dasar pada 2015. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan selama ini telah melakukan banyak upaya pembangunan dalam rangka meningkatkan sarana sanitasi dari mulai pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK), stimulan pembangunan jamban keluarga, bahkan sekarang adanya PAMSIMAS (Penyediaan Air minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang melibatkan lintas sektor. Namun yang menjadi kendala kita, ada beberapa masyarakat yang sudah membangun jamban, namun tetap memilih Buang Air Besar (BAB) di sungai. Hal ini tentunya merusak lingkungan yang tadinya indah menjadi kotor dan menjadi sumber penyakit. Perilaku yang tidak sehat merupakan sebab timbulnya permasalahan kesehatan. Oleh karena itu jika permasalahan kesehatan hanya diatasi dengan penyediaan sarana prasarana. Sedangkan perilakunya masih tidak sehat maka tidak akan menyelesaikan masalah yang ada. Sebaliknya jika perilaku yang tidak sehat berubah menjadi sehat maka bisa dipastikan permasalahan kesehatan yang timbul dapat teratasi dan kemungkinan timbul kembali sangat kecil.

Dalane Diurusi Dong

Petugas PJU Mung Dadah Tok MAAF kiye bos PJU, pimen lampu dalan nang Jl. Arjuna lor Masjid Baitussalam didandani mati bae, padahal angger bengi jam 10an petugas PJU liwat tok mung dadah tok, terus wetane SUPM ya mati 3 tiang pimen gaweane aku bagian warga Tegal ya nggal wulan bayar listrik. 081902309xxx

Kecipretan Terus Latane Kotor

Ijazahe Ora Sesuai AKU arep ngersula, bisane saiki nang SD akeh wiyata bhakti sing ijasahe ora sesuai? Masa ijasah guru agama mulange guru kelas, Sarjana matematika ya mulange dadi guru kelas. Tulung Dinas Pendidikan karo BKD Kab. Tegal primen solusine. Terus kepala SD aja asal asalan nampani wong ngarya, gawe mumet bae. Yen ben er2 butuh guru ya sing pas karo jurusane. Ora pengin kaya nang Kota Tegal sing tambah tertib.? Makasih. 085842336xxx

Banyak Makanan Kadaluarsa BPOM Kab. Brebes bagaimana kerjanya kie... banyak makanan yang sudah kadaluarsa masih beredar di toko-toko swalayan wilayah Brebes. Kok tidak ditarik produk makanan yang sudah kadaluarsa... sungguh sangat mengerikan. 081903601xxx

Komplen Karo Lurah Kertaharja RADAR Tegal. Enyong arep komplen karo Lurah Kertaharja Kec. Kramat. Judle: lurah ra duwe ati. Pak lurah Kertaharja sampean dinai kekuasaan koh sekarepe dwek. Lurah kuwe d0nge n0l0ng w0ng sing kesusahan Wargane mlarat lg mriang skarat mlh d dlengna tok. Jaluki bantuan go gawe pngantar jamkesda bae susahe mta ampun. Nyampe w0nge ninggal. 087711505xxx

Kapan Dibangun? ASLKM Pak Wali, mo nanya nih. Kpn jadinya maket kampus terpadu

Penulis adalah fungsional PKM Ahli Dinas Kesehatan dan Pengurus IAKMI Cabang Kabupaten Tegal

berwenang sapa gelem nganggo ora gelem majegi... 085869243xxx

PIMEN kie dalane Kebasuran becek terus, yen udan banjir umah mburine pasar Pesayangan nympe manjing2 jero umah. Apa maning dalane ngarep balaidesa rusak ya laka perbaikan!Lurahe PIMEN! Diurus donk.aja duite tok. 081310110xxx

DALANE isine sampah. Aduh, kebribe ci kie, dalan2x neng Kabupten Tegal senganuq akeh sampahe, ora kepenak nemen dilengna. Dalan Rengas Bandung Kecmatan Jatibarang pimen kie, becek men, pan mangkat sek0lah kcipretan teruz klambine kt0r latane. 085742440xxx

Perubahan perilaku memang cenderung membutuhkan waktu lama, tidak mudah seperti membalikkan telapan tangan, tetapi hasilnya akan lebih langgeng. Selain itu bentuk perilaku tidak selalu langsung bisa dilihat seperti sebuah pembangunan fisik gedung langsung bisa dilihat hasilnya. Untuk itu terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat yang masih rendah, bukannya ingin menyalahkan masyarakat, namun perlu introspeksi sejauh mana langkah dalam melakukan peningkatan PHBS di masyarakat. PHBS tidak akan tercapai jika tidak diawali dengan penyuluhan atau sekarang lebih dikenal promosi kesehatan yang optimal. Yang menjadi pertanyaan, apakah kegiatan penyuluhan masih rendah? Sudahkan sarana dan prasarana untuk penyuluhan sesuai standar baik di puskesmas dan desa? Apakah sasaran yang diberi penyuluhan sudah tepat? Apakah anggaran untuk penyuluhan sudah mencukupi? Bagaimana dengan kualitas dan kuantitas petugas penyuluhnya? Selama ini kebijakan kesehatan selalu mengutamakan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Namun pada kenyataannya anggaran dan sarana prasarana untuk upaya kuratif dan rehabilitatif masih lebih baik dibandingkan upaya promosi kesehatan. Upaya promosi kesehatan masih lebih dititikberatkan pada pemberdayaan atau kemandirian masyarakat dalam menangani masalah kesehatan. (*)

Masih dibawah UMR (Polteknik Transportasi Jalan yg d sepakati oleh Kemenhub) yg akan d bngun d Kel. MargdIa, aku setuju nemen kweh guru swasta sing pada olih sertifikasi aja pada ngarepna bantuan intensif aja murka melas sing ora sertifikasina th 2012? Kan katanya MoU, MoA dah d laksanakan.Ojo lali yo? Mhn d publikasi. 081548115xxx

Ora Dibener-Benerna PIMEN sih jalan sing rel kereta api ng Tambul Slawi ora dibener-benerna padhal wis rusak parah, wis olih korban mtr pd rubuh. Tq Rateg. 085642543xxx

Aja Pada Ngresula ASS, kabeh wong Tegal, aja pada ngresula, percuma, apa ana pejabat Tegal sing buka mata sedawane ana forum ngresula ng Rateg laka!! Mesti ra bakal dimuat ngresulane q kie.. 085742469xxx

Akeh Wong Edan

urus, d0nge et0r ora sih krjane? Dwte ng9o apa, anjungan nganti b0d0l kyk kae? Aja mung seneng2 dwek t0k, pkiri wisatane pben? Dinas terkait ora isin kue? Trmksh. 087730102xxx

Bebas Esek-Esek

AQ mw ikT ngRsuLa .dh kRj hmpR 1thn , pi gji mSh dbwh UMR ..hRsE kn ikT sTndR UMR , mO kLuaR nyRi kRj sSh bgT .pdhL gji 5 tnga yg dkLuaRn g sSuai .tLong Lh dnaS yg tRkaiT bRi sangSi bOs” yg gji kRjywnE dbwh UMR . tLOng bgT , dh byk bgT yg ngLami niE 087730357xxx

Musike Aja Seru-seru

PURIN Dadi Pursex. Pak Bupati tulung pisan2 kongkon Satpol PP, nang Purin isine wong maksiat tok, ora awan ora bengi nang gubug pinggir laut pada bebas “ESEK-ESEK”. Nggo Ka Disparbud kr Ka.UPTD Purin, pisan2 dirazia oh. Mtr nwn 0816677xxx

APARAT sing berwenang, tulung sing adol kaset vcd bajakan nang Jl. Pancasila diomongi kena oh. yen nyetel musike ajaa seru2 kosi nganti ana wong adzan be ora krungu, trus ganggu wong sing pan istirahat. 081802870xxx

Kecewa Polantas

Ora Tau Gemuyu

POLANTAS apa gajine drng cukup? Yth Pa Kapolres Slawi tlng yg tgs dijln dibina lg, soale hr Senin 9 Mei jam 11 tilange ngawur, anku lp ga bm d6pt stlh diambl dan di7njkn surat2 ttp ditilang polisine ora dw perikmnsia an aliias ngawur wae, pdhl anku lg diutus gurune, ak sbg org tua kecewa kr Polantas tsb. 085640171xxx

NYONG pan melu ngresula, kae pegawe BKK TARUB sng ng bagian KASIR wz wonge ora ayu, judes, ora tau gmuyu, trus ora ramah pisan. Pime BKK TARUB pn rame wong sng dadi kasir be kaya malaikat mungkar nakir. Radar suwun wz tulng dimuat Y! 085742223xxx

Aja Murka Intensif

Mau Buat Apa?

ASS. Pan ngresula. Nang pinggiran dalan raya Pejagan-Losari, akeh nemen wong edan pd mlaku2 ora nggenah. Pada wuda, klontangan kaya kae. Tulunglah dinas terkait utk mngupayakan penertiban.. Loken pan didelengna tok, dadi tontonan? Maturnuwn. 085640094xxx

IA aku setuju nemen kweh guru swasta sing pada olih sertifikasi aja pada ngarepna bantuan intensif, aja murka melas sing ora sertifikasi. 085868719xxx

NNGRESULA pembangunan. Bekas BANDARA MARTOLOYO buat ARENA BALAP “MOTOR”. Bekas UPS dekat STASIUN buat “HOTEL”. Bekas DKR dekat PASAR SENGGOL mau buat apa PakWALI KOTA? 02839129xxx

Isin Wisatane Ora Genah

Kudu Dadi Conto

Jalan Ancur

TOLONG dimuat ow um Radar, Aq wrga Brebes isin kro knca sing luar Brebes, w0ng pantai kah kya kae ora genah. Isine runtah, anjungan rusak parah, msuke bayare mundak? Ky0ng w!sata apa kue? Dinas terkait tlg di

BPK Bupati, PNS sing pd duwe kedudukn harus jd contoh karo bawahane. Masa diamanati motor daning pemerintah ko ora d perpanjang sih, melasi sangingsore sing pan ngganti nganggo Tulung kweh ditindak sing

BUAT Pemerintah Kota Tegal? Gmana tuch jalur pantura di Tegal, kondisi jalanya sudah sangat2 ancur? Tolong segera diperbaiki, karna kalo dibiarkan saja, dpt mengakibatkan kecelakaan. 085642702xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 7 JUNI 2011

3

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN

Tolak Relokasi Bong China

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

UKIR PRESTASI - SMP 7 Kota Tegal menempati peringkat 9 se-Jawa Tengah dalam UN tahun 2011.

SMP 7 Tegal Peringkat Sembilan se-Jateng SMP 7 Kota Tegal membawa harum nama daerah dengan menduduki peringkat 9 dalam Ujian Nasional 2011 untuk semua mata pelajaran. Dengan meluluskan 100 persen siswa-siswinya serta menduduki ranking 1 di Tegal. Pencapaian tersebut tentu membutuhkan proses panjang, selain dukungan semua pihak mulai tenaga pendidik hingga seluruh siswa. Sehingga rengkuhan prestasi dapat dicapai. Kepala SMP 7 Kota Tegal, Faris Muzayin SPd menuturkan, di tahun 2009/2010 sekolahnya menempati peringkat 2 untuk tingkat kota dan peringkat 85 se-Jawa Tengah. Tahun ini terjadi peningkatan prestasi signifikan. Dimana untuk tingkat kota, SMP 7 menempati urutan pertama. Sementara tingkat Jawa Tengah menempati urutan ke-9.

RENCANA Pemkot Tegal melakukan relokasi pemakaman Bong China yang ada di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, ditolak sejumlah fraksi DPRD. Sebab langkah ini dinilai tanpa ada perencanaan dan kajian matang. Hal ini dibuktikan tidak adanya kejelasan pemanfaatan lahan Bong China paska relokasi nantinya. Menurut Sekretaris Fraksi PAN Peduli Rakyat DPRD Kota Tegal, H Hadi Sutjipto SH, pihaknya minta rencana Pemkot merelokasi pemakaman Bong

ke hal 9 kol 1

INFRASTUKTUR

ADI MULYADI/RATEG

China supaya ditunda. Karena saat ini banyak bangunan liar di tempat tersebut. Hal ini bukan sesuatu yang mendesak, tapi hanya respon spontan yang dilakukan Pemkot. “Saat ini masih banyak ‘PR’ yang harus diselesaikan, berkenaan dengan kesemrawutan aset milik Pemkot. Daripada merelokasi pemakaman Bong China, lebih baik anggaran untuk pensertifikatan aset milik Pemkot.” Karena, tandasnya, sampai saat ini aset penting yang belum ke hal 9 kol 1

BERDIRIKAN TELUR - Warga Tiong Hoa sedang menegakkan telur di Klenteng Tek Hai Kiong tepat pukul 12.00 tanggal 5 bulan 5 Imlek.

Ketika Matahari Berada Tepat di Garis Katulistiwa

AJAIB! ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

MELUAS - Kerusakan di Jalan DR Sutomo Kota Tegal kian meluas.

Kerusakan Jalan DR Sutomo Meluas KERUSAKAN Jalan DR Sutomo Kota Tegal terus meluas, akibat tidak mampu menahan tonase kendaraan berat yang melintas di lokasi tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (6/6), sejumlah titik yang berlubang mulai diberi pasir agar kendaraan tidak terperosok. Tapi, tingginya intensitas kendaraan yang melintas membuat kerusakan di beberapa titik lain sepanjang jalan itu. Kondisi ini banyak dikeluhkan pengguna jalan yang mengaku kurang nyaman ketika melintas di lokasi. Samsudin, pengemudi truk yang melintas mengaku jika kerusakan jalan seperti ini semestinya bisa diantisipasi dengan melakukan perbaikan secepatnya. Sebagai pengemudi, kenyamanan dan keamanan selama di jalan raya merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan. Apalagi barang yang dia bawa adalah buahbuahan yang harus segera tiba ke tujuan agar tidak busuk atau rusak. ke hal 9 kol 1

KOMODITAS

TELUR BISA BERDIRI SUNGGUH suatu hal yang luar biasa. Telur ayam bisa berdiri di atas dataran rata. Mungkin sebagian orang menganggap hal itu bisa terjadi pada pertunjukan mejik (magic) atau sulap. Namun sebenarnya tidak demikian. Karena peristiwa tersebut dapat terjadi lantaran gaya tarik alam. Benarkah? Bagi warga Tiong Hoa hal ini bukan sesuatu yang aneh. Sebab, mereka mengetahui dengan jelas mengapa telur bisa berdiri tanpa ada apapun yang menyangganya. Pada penanggalan China, setiap tanggal 5 bulan 5 Imlek

posisi matahari tepat berada di garis katulistiwa. Jadi antara matahari dan bumi ada gaya tarik-menarik. “Pada saat tepat pukul 12.00 matahari tepat lurus dengan garis katulistiwa. Seperti yang terjadi Senin (6/6, red). Hari ini (kemarin, red)

M SAEKHUN/RATEG

RUMAH WARGA - Salah satu rumah milik Tayoto, warga RT 14 RW 9 Kelurahan Panggung berada di antara makam-makam warga etnis.

untuk penanggalan China adalah tanggal 5 bulan 5 Imlek,” ucap Pemuka Agama Taoisme Tan Ming San (Chen Li Wei), waktu ditemui di Klenteng Tek Hai Kiong Tegal. Menurutnya, di dalam telur ada kuningnya. Ketika diberdirikan di tempat rata, pada tanggal 5 bulan 5 Imlek tepat pukul 12.00. Kuning telur akan turun karena gaya tarik alam yang terjadi saat matahari berada di garis katulistiwa. Sehingga telur tersebut mampu berdiri lantaran kuningnya tertarik ke bawah.

”Makam Merupakan Sarana Ibadah” WARGA Tiong Hoa merespon baik rencana pemindahan makan Bong China di Panggung Tegal Timur. Bahkan hal itu merupakan keharusan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal, Gunawan Ade Budi atau Kwee Hong Koen mengatakan, permasalahan Bong China su-

ke hal 9 kol 1

dah terjadi berpuluh-puluh tahun lamanya. Namun belum ada satu solusi pun yang keluar guna menyelesaikan masalah ini. Dengan adanya kebijakan Pemkot merelokasi makam Bong China, merupakan solusi permasalahan tersebut. Itu memang yang harus dilakukan oleh Pemkot. ke hal 9 kol 5

PPP Tegalsari dan Pengusaha Fillet Di-warning Berniat ke Bank, Tas Wanita Dijambret

LANTARAN membuang limbah langsung ke aliran sungai Sibelis, PPP Tegalsari dan pengusaha fillet Blok A mendapat teguran keras dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) yang diberikan melalui surat yang dilayangkan Rabu (1/6) lalu. Kabid Pengendalian Dampak dan Lab Lingkungan KLH, Erik Purtikno ST MT MA mengatakan, secara langsung pihaknya sudah melihat adanya limbah fillet yang langsung dibuang ke sungai. Kondisi ini sangat membahayakan biota-biota sungai Sibelis. Karena limbah fillet angka Biological Oxygen Demand (BOD)-nya tinggi. Ini akan menyebabkan kadar oksigen dalam air berkurang. Aki-

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

AIR LIMBAH - Para pengusaha fillet Blok A PPP Tegalsari membuang limbahnya tanpa melalui IPAL.

AKSI jambret terjadi di Jalan Pancasila Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Senin (6/6) kemarin, dengan korban seorang ibu rumah tangga, Indriasih Chandra Mulyani warga Jalan Pala Barat V/1314 Mejasem RT 07 RW 14 Kramat Kabupaten Tegal. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berniat pergi ke bank sekitar pukul 09 00. Menurut korban, begitu keluar dari Jl KH Mukhlas, tanpa disangka kendaraannya dipepet seorang pria menggenakan sepeda motor.

Awalnya korban tak curiga, apalagi mengingat daerah sekitar siang itu penuh dan ramai. Tapi saat berada dekat jembatan sungai Gung, tas yang dibawa Indriasih langsung dijambret. Spontan korban langsung berteriak, “Rampok…. Rampok…..” Sambil membawa tas, pelaku segera kabur. Sejumlah warga yang berada di lokasi berusaha menolong, namun tidak berhasil. Karena pelaku melarikan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Kemudian korban ke hal 9 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TURUN HARGA - Harga cebe merah di tingkat eceran mengalami penurunan drastis.

Dari Pelaksanaan Eksibisi Olah Raga Biliar

Harga Cabe Merah Anjlok

Muspida, Wartawan, Dewan, dan PNS Adu Kekuatan

HARGA cabe merah di tingkat eceran mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat pedagang tidak berani menimbun stok dalam jumlah besar karena takut harga kembali turun. Padahal, sebelumnya harga cabe merah sempat meroket dan menjadi komoditas yang sangat mahal. Wiwin, pedagang di Pasar Pagi, Kota Tegal mengatakan, penurunan terjadi karena banyak petani yang melakukan panen raya. Hal ini membuat stok di kalangan pedagang menjadi berlimpah sehingga harga cabe merah mengalami penurunan. Menurutnya, saat ini cabe rawit merah turun dari Rp27 ribu menjadi Rp16 ribu per kilogram. Sementara cabe rawit kriting dari Rp12 ribu menjadi Rp7 ribu per kilogram. Meski terjadi penurunan harga, tetapi permintaan masyarakat cenderung menurun. Jika biasanya dalam sehari dia mampu menjual di atas 50 kilogram, saat ini paling banyak dia menjual sekitar 35 kilogram. Itu pun sebagian besar dibeli oleh pelanggan tetap yang berasal dari pemilik warung atau rumah makan. Penurunan harga saat ini, ke hal 9 kol 5

CMYK

Suasana Perdana Biliar yang berada di Jalan Kapten Sudibyo Kota Tegal, Sabtu (4/6) berbeda dengan biasanya. Jajaran Muspida, Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota dewan, dan wartawan dari berbagai media massa melakukan adu kekuatan serta kebolehan, dalam pertandingan eksibisi biliar yang dilaksanakan Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi). Bagaimana suasananya? LAPORAN : M SAEKHUN

GUNA menggairahkan olah raga biliar, sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Tegal ke-431, Pobsi menggelar pertandingan eksibisi yang diikuti 28 peserta, berasal dari 4 unsur. Antara lain 7 peserta dari Muspida, mulai dari wali kota, kapolres Tegal Kota, ketua DPRD, dandim, kepala kejari, pengadilan negeri, dan Lanal. Tujuh peserta dari anggota dewan, 7 peserta dari PNS di lingkungan Pemkot, serta 7 peserta lain wartawan dari berbagai media. Pertandingan yang berlangsung mulai pukul 11.00 cukup seru, masing-masing unsur mencoba mempertahankan agar masuk final. Namun dari 7 perwakilan Muspida, hanya Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak yang berhasil masuk delapan besar. Sedangkan yang lain gugur ketika penyisihan dan 16 besar. Dalam babak semi

final, perwakilan dari DPRD dan Muspida tak ada yang masuk. Nasib sama dialami perwakilan anggota dewan, mereka gagal masuk semi final. Wakil Ketua Pobsi Cabang Kota Tegal, Drs Totok Subagyo mengatakan, pertandingan eksibisi biliar pesertanya merupakan perwakilan Muspida, PNS, anggota dewan, dan wartawan. Tapi dalam pertandingan menggunakan sistem perorangan. Karena penentuan pertandingan berdasarkan nomor undian, bukan perwakilan. Dalam babak semi final, perwakilan anggota DPRD dan Muspida tidak ada yang berhasil. Sebab hanya 2 peserta dari unsur wartawan serta 2 peserta dari unsur PNS, yakni Imam dan Saekhun perwakilan wartawan, kemudian Dwi dan Abdan dari perwakilan PNS. Hasil ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

SODOK BOLA – Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menyodok bola biliar, dalam pertandingan eksibisi yang dilaksanakan Pobsi Cabang Kota Tegal.


PEMALANG

4

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Apel Akbar Tanpa Direktur Dipimpin Kepala Tata Usaha RSUD

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

DITILANG - Salah satu bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) ditilang petugas polisi lalu lintas ketika melewati jalur kota Senin (6/6).

Bus Lewat Kota Ditilang PEMALANG - Larangan kendaraan besar masuk dalam jalur kota tidak membuat kendaraan seperti bus menaatinya. Karena itu, Senin (6/6), salah satu Bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) ditilang oleh petugas polisi lalu lintas Polres Pemalang ketika melewati jalur kota. Larangan kendaraan besar seperti bus maupun truk memasuki jalur kota sudah dilakukan sejak lama. Bahkan Polantas Polres Pemalang sudah melakukan langkah-langkah seperti operasi maupun memblokade akses jalan kendaraan besar ke jalur kota. Hampir setiap malamnya polisi lalu lintas mengelar razia mobil besar melalui operasi Senin, Selasa dan Kamis (SSK). Menurut Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho melalui Kasat Lalu lintas AKP Sumantri SH mengatakan, dirinya tidak ada toleransi dan harus ditilang jika mobil besar yang membandel untuk melewati jalur kota. Berbeda jika situasi Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) sedang dialihkan. Biasanya kalau Jalingkut mengalami kemacetan, maka kendaraan besar akan dialihkan ke jalur kota dan itu sifatnya darurat. “Siapapun nama busnya, polisi tidak ada toleransi untuk menilang. Jika dia salah ya ditilang, tidak ada pilih kasih dalam persoalan ini. Jika ada yang lolos melewati jalur kota semata-mata personil yang jaga sangat kurang,” kata Sumantri Senin (6/6). Sementara itu, Humas LSM Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) lembaga yang pernah mengikuti sosialisi peraturan lalu lintas no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan mengatakan, apa yang dilakukan petugas menilang kendaraan bus maupun truk yang melewati jalur kota sangat tepat dan beralasan. Sebab, jalur kota tidak semestinya dilewatinya karena banyak kendaraan kecil sehingga akan membahayakan pengguna jalan. “Untuk kelanjutanya, jangan tebang pilih jika menilang. Mobil besar yang semestinya melalui jaur lingkar utara atau selatan, jangan diperbolehkan melewatinya jika kondisinya tidak darurat,” ucapnya. (ddm)

KRIMINAL

PEMALANG – Apel Senin (6/6) pagi di RSUD dr M Ashari Pemalang tidak seperti biasa. Apel tersebut menjadi apel akbar karena diikuti banyak peserta. Sayangnya, apel tersebut tidak dipimpin oleh Direktur RSUD dr H Humartono. “Kami baru saja gelar apel akbar. Apel akbar karena diikuti banyak peserta hingga mencapai 300-an pegawai rumah sakit. Ini tidak seperti biasanya,” kata Kepala Tata Usaha RSUD dr M Ashari Pemalang Sukendro SH kepada Radar, Senin (6/6) kemarin. Menurutnya, apel yang diikuti hampir semua pegawai di

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

Spesialis Curi Helm Tertangkap Basah PEMALANG - Tersangka pencuri spesialis helm, TMP (18) dan SS (16), keduanya warga Desa Surajaya RT 02/04 Kecamatan Pemalang harus meringkuk di sel polisi, setelah mencuri satu buah helm milik warga di Desa Mengori Kecamatan Pemalang beberapa hari lalu. Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho SH melalui Kapolsek Pemalang AKP Alkaf Chaniago SH didamping Kanit Reskrim Subur Suharto SH mengatakan, pada hari Jumat (3/6) sekitar pukul 13.00 WIB, korban mendatangi tempat permainan game playstasion (PS) di Desa Mengori RT 07/03 Kecamatan Pemalang. Sebelumnya korban memarkirkan sepeda motor di halaman tempat tersebut dan menaruh helm di atas motor. Tidak lama kemudian tersangka TMP dan SS melihat helm yang tergelantung diatas motor. Tanpa berfikir panjang tersangka langsung menyikat barang tersebut. Namun apes, ketika mengambil helm, ada yang memergoki. Teriakan mengundang perhatian para pemain PS. Tersangka kabur dengan menancap gas motornya dan aksi kejar-kejaran pun terjadi. Akhirnya korban tertangkap oleh warga setelah dihadiahi bogem mentah. Kedua tersangka dibawa ke Polsek Pemalang. Keduanya diamankan berikut barang bukti Sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam NoPol B-6495-WAF dan 1 buah helm merek INK hasil curian. Sementara itu tersangka bernama TMP (18) ketika ditanya Radar mengaku sering mencuri helm di wilayah berbeda. Sasarannya helm bermerek yang bergelantung pada sepeda motor yang ditinggal pemiliknya. Dalam aksinya selalu berdua. “Incar helm yang bagus, kalau dijual bisa untung banyak mencapai Rp.120 ribu. Pada minggu terakhir ini berhasil mencuri heem di wilayah Widuri 3 buah, 1 buah di Bajar Dawa, dan 1 buah di Desa Mengori. Hasilnya buat jajan saja,“ kata TMP Senin (6/6) kemarin. (ddm)

sama mewujudkan pelayanan RSUD yang lebih baik lagi sesuai keinginan masyarakat. Sementara dalam acara apel besar, Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Humartono tidak hadir. Sehingga acara apel, yang biasanya dipimpin langsung oleh direktur, kali ini dipimpin Kepala Tata Usaha RSUD Sukendro SH. Acara apel berlangsung tertib dan lancar. GULA DITOLAK Sementara baru-baru ini Direktur RSUD dr M Ashari telah membagi-bagi gula dan teh untuk pegawai RSUD. Pembagian Sembako tersebut disinyalir sebagai upaya menarik simpatik kepada para pegawai agar tidak terus menuntut dirinya mundur.

“Ada pembagian gula dan teh kepada pegawai RSUD tetapi karena informasinya dari direktur maka semua pegawai menolaknya,” kata salah satu perawat RSUD kepada Radar, kemarin. Dia menilai upaya direktur memberikan paket sembako kepada semua pegawai rumah sakit merupakan bentuk penyuapan yang tidak bisa diterima. Karena keinginan semua pegawai sudah bulat yaitu menginginkan agar direkturnya segera diganti. Sementara Direktur RSUD dr M Ashari Pemalang dr H Humartono ketika dikonfirmasi Radar melalui telepon membantah keras adanya upaya tersebut. Menurutnya, pembagian gula dan teh yang dibe-

rikan kepada semua pegawai sebagai tindaklanjut usulan kepada bupati pada saat homestay bahwa pegawai rumah sakit itu perlu mendapat jatah minum. Dan bupati menyetujui kesejahteraan pegawai dengan merealisasi berupa jatah minum. “Pemberian jatah minum dengan memberikan gula dan teh itu kewajiban setiap tahun, sehingga penilaian sebagai bentuk upaya kami untuk mencari simpatik tidak benar,” tegasnya. Dia menjelaskan pemberian gula dan teh sudah berjalan setiap tahun namun untuk tahun 2011 karena anggaran yang ada tidak ada maka realisasinya melalui dana talangan. Dan dana itu diganti melalui anggaran perubahaan. (apt)

Program Back to School Tawarkan DP 50 Ribu Kredit Meja Belajar Bonus Lampu Belajar

DOK.ISTIMEWA

PENGHARGAAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang Ny. Hj. Irna Setyawati Junaedi saat menerima penghargaan Pakarti Utama I Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional Tahun 2011.

Pemacu Semangat untuk Maju PKK Raih Pakarti Utama I Tertib Administrasi

PENNCURI HELM - Dua Tersangka pencuri spesialis helm sedang dimintai keterangan di Polsek Pemalang Senin (6/6).

unit instalasi rumah sakit ini karena mereka ingin mengatahui kepastian posisi direktur. Sukendro yang saat itu menjadi pemimpin apel pagi menjelaskan soal posisi direkturnya yang sudah mengajukan kepada bupati untuk menjadi tenaga fungsional. Pihaknya juga menyampaikan pengarahan yang isinya sebuah harapan ada perubahan setelah nanti ada pergantian direktur rumah sakit. Perubahan yang menjadi harapan semua pegawai untuk menyikapi opini masyarakat yang selama ini menganggap pelayanan RSUD masih jelek. Selain itu, agar di rumah sakit tersebut tidak lagi terjadi masalah dan semua pegawai yang ada dapat bekerja dengan baik. Yaitu, bersama-

PADA puncak acara Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke VIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 Tingkat Nasional di Pontianak Kalimantan Barat, yang dihadiri Presiden RI dan Ibu Negara, Selasa 31 Mei lalu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang Ny. Hj. Irna Setyawati Junaedi menerima penghargaan Pakarti Utama I Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional Tahun 2011. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang Ny. Hj. Isrna Setyawati Junaedi mengatakan, keberhasilan tersebut diraih berkat dedikasi dan kerjasama Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang beserta jajaran Tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan dan peran serta para Kader PKK sampai tingkat Dasawisma. Penghargaan Pakarti Utama I kali ini, lanjut dia diperoleh tidak serta merta, namun melalui perjuangan beberapa tahun sebelumnya yang diawali dengan diraihnya PKK Pemalang sebagai Pelaksana Terbaik I pada tahun 2007 dan juara bertahan di tahun 2008 serta dinyatakan sebagai PKK Model di Jawa Tengah sejak tahun 2009 hingga sekarang. “Prestasi ini hendaknya jangan membuat kita dan para kader PKK lupa diri, bahkan sampai melupakan tugas dan fungsinya. Namun hendaknya untuk dijadikannya sebagai pemacu dan pemicu gerakan 10 Program Pokok PKK di Kabu-

paten Pemalang agar lebih baik lagi,” katanya. Dia berharap, kegiatannya akan bermanfaat demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Pemalang. Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang melalui Program lima tahun kedepan, mendukung suksesnya pelaksanaan Visi dan Misi Bupati terpilih periode 2011-2016, yaitu Menuju Kabupaten Pemalang yang Sehat, Cerdas, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia. Sekadar diketahui kegiatan Tim Penggerak PKK Desa Banjardawa Kecamatan Taman Pemalang, sebelumnya telah dilakukan penilaian Lomba Tertib Administrasi PKK oleh tim tingkat nasional. Pelaksanaan penilaian lomba dilaksanakan pada bulan Maret lalu dan oleh tim seleksi PKK Kabupaten Pemalang berhasil masuk nominasi dan tepat tanggal 18 April 20011 lalu memasuki penilaian tingkat nasional untuk bersaing dengan propinsi-propinsi lain yang ada di Indonesia. Untuk menghadapi lomba saat itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang dibawah kepimpinan Ny. Hj. Irna Setyawati Junaedi telah banyak

melakukan kesiapan, di antaranya kesiapan dalam bidang organisasi dan administrasi. Salah satunya bidang sekretariatan ketatausahaan telah memprioritaskan tentang tertib adminitrasi PKK dengan melakukan pembinaan dan pembuatan buku pedoman sebagai acuan, kilping dan dokumentasi kegiatan serta kegiatan surat menyurat dan pengarsipan. Dalam kesiapan pengorganisaian PKK, prioritas program yang telah banyak dilakukan adalah pemantapan dan peningkatan fungsi kelembangaan, melalui kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pendataan kelompok PKK RW, RT dan Dasawisma dengan SIAK PKK. Selain itu melantik dan meresufle tim penggerak PKK. Peningkatan mutu pengelolaan dan Kinerja TP PKK melalui temu kader serta pelatiahan pengelolaan kegiatan dan sejumlah kesiapan lainnya, termasuk kesiapan telah melaksanakan Sistem Informasi Administrasi Kelompok-Kelompok PKK (SIAK PKK). Disamping upaya kesiapan lainnya adalah menyelenggarakan rapat-rapat. (apt)

PEMALANG - Metro Elektronik Kredit yang beralamat di jalan Jendral Sudirman 257 kembali memberikan kemudahan untuk mendapatkan beragam produk elektronik maupun furniture di bulan Juni – Juli. Program bertajuk ‘Back to School’ ini menawarkan kepada konsumen untuk mendapatkan barang elektronik maupun furniture dengan DP 50 ribu. Program ini juga menawarkan bagi konsumen yang ingin memiliki meja belajar produk Olympic akan mendapatkan bonus lampu belajar cantik. Sedangkan untuk pemesanan laptop diberikan bonus tas, LCD /CTV diberikan bonus rak tv dan pemesanan Bed Sorong bonus sprei. Ini berlaku di Metro Pemalang, Randudongkal dan Bobotsari. Manager Opersional Metro Pemalang H Mulyadi kepada Radar Senin (6/6) mengatakan, program ini merupakan wujud

kepedulian Metro kepada pelajar. “Pada bulan Juni – Juli setiap orang tua sibuk dengan kebutuhan sekolah anak, dengan adanya program Back to School, sekiranya dapat menjawab kebutuhan,” ungkapnya. Menurut dia, bagi masyarakat yang mempunyai anak sekolah yang berprestasi dengan adanya Back to School diharapkan dapat lebih berprestasi. “Ini yang membedakan Metro dengan kompetiter lainya dikarenakan setiap ada moment pasti ada program,“ tambahnya. Metro Pemalang juga menyediakan beragam merk terkenal untuk produk elektronknya serta bergaransi. Untuk biaya administrasi dan pengiriman ditiadakan. Ini menyangkut komitmen Metro untuk selalu menjadi yang terdepan di dunia perkreditan. Selain itu agar memudahkan konsumen memiliki barang dengan sistim kredit melalui proses yang mudah dan cepat, bunga ringan, produk berkualitas serta bergaransi. (hsn)

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

MELAYANI – Konsumen Metro Pemalang tengah mengajukan pemesanan kredit baik elektonik maupun furniture.


TEGAL METROPOLIS

SELASA 7 JUNI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Special afternoon tea at abunawas resto. Tea, Coffee, dan jajanan pasar tersedia pukul 17.00 - 19.00 WIB Special menu at abunawas presto start from 1 juni 2011. ”Kambing Bakar Maroko” sajian special dari daging kambing ala maroko.

CRP-Solution Buktikan Hypnosis Bermanfaat Dalam Seminar ’Hypnosis Fundamental’ CRP-Solution kembali menggelar seminar bertajuk ’Hypnosis Fundamental’ Minggu (5/ 6) di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal. Dalam acara ini, pihak panitia penyelenggara menghadirkan trainer hypnosis dari Jakarta yaitu Rahmadsyah Mindtherapy. Seminar tersebut diikuti berbagai profesi. Di antaranya, guru, dosen, pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga, dan mahasiswa. Acara ini berlangsung meriah dan peserta pun antusias mengikutinya dari awal hingga akhir acara. Bahkan, dalam sesi praktik hypnosis, ada 1 peserta yang tertidur pulas karena nyamannya dia dihypnosis oleh trainer. Dalam kesempatan itu, Rahmadsyah menyampaikan materi seminar dalam 2 sesi. Sesi yang

pertama menjelaskan bagaimana dan apa sebenarnya hypnosis itu. ’’Hypnosis tidak akan bisa terjadi jika orang yang di hypnosis tidak mengizinkan atau terbuka dengan hypnotis,’’ jelas Rahmadsyah. ’’Ada pandangan yang salah di masyarakat tentang hypnosis. Hypnosis itu ilmunya, dan orang yang melakukannya disebut hipnotis,’’ lanjutnya. Lebih lanjut Rahmadsyah menjelaskan, sebenarnya ilmu hypnosis itu sangat bermanfaat karena bisa digunakan untuk dunia pendidikan, kesehatan, bisnis, rumah tangga, terapi, dan hiburan. ’’Namun, yang ada di masyarakat terutama yang ditunjukkan di TV adalah untuk hiburan. Maka, kita harus menyaring informasi yang masuk dari TV agar jangan sampai ditelan mentah-mentah,’’ katanya. ’’Yang ada di TV itu hanyalah kepentingan hiburan semata. Artinya, tahapan-tahapanya

sudah diskenario agar masyarakat yang melihat terpukau dan terhypnosis. Karena sesungguhnya hypnosis bisa diterapkan bagi orang yang mau, mengizinkan, dan memperbolehkan dirinya dihypnosis,’’ sambungnya. Dalam kesempatan sesi ke-2 trainer melakukan simulasi hypnosis dengan relaksasi, sehingga para peserta larut dalam hypnosis itu. Sementara itu, Carpudin SE CH selaku penyelenggara dari CRP-Solution mengatakan, seminar ini merupakan permintaan dari para peserta seminar berikutnya yang ingin mengetahui lebih jauh apa itu hypnosis. Sehingga, lanjut dia, peserta mengetahui pengertian dan penggunaannya. ’’Kami dari CRP-Sulution sangat berterimakasih kepada Trainer Bapak Rahmadsyah, peserta, juga kepada pihak yang mendukung acara ini yaitu Harian Pagi Radar Tegal dan Radio Roshinta FM sehingga terwujud acara

ISTIMEWA

Peserta seminar berfoto bersama trainer Rahmadsyah Mindtherapy (duduk, paling kiri depan) dan manajemen CRP-Solution Tegal.

seminar yang antusias dan luar biasa,’’ terang Carpudin. ’’Semoga acara ini menjadikan ilmu dan wawasan yang bermanfaat bagi semua pihak,’’ lanjutnya. Bagi masyarakat yang ingin lebih jauh belajar ilmu hypnosis dan sertifikasi hypnosis, Carpudin mengatakan, akan diadakan training full 1 hari

pada awal Juli 2011. ’’Silakan menghubugi CRP-Soution di Jalan Raya Adiwerna, Desa Tembok Luwung, RT 33 RW 07, Adiwerna, Kabupaten Tegal. Telepon 0823-3338274, HP 081 542323017 dengan Carpudin, dan bisa hubungi V-Three dengan Bapak Dede di sebelah timur SMAN 2 Brebes,’’ ujarnya. (hes)

Pemkot Ajukan Banding ke PT Terkait Kasus Pasar Beras

PENDIDIKAN Mendidik dan Melatih Buah Hati POS Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekar Kemuning, RT 1 RW 3, Kelurahan Kejambon, Kota Tegal, Rabu (1/6) sore secara resmi berdiri. Peresmian PAUD yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk menimba ilmu dilakukan oleh Lurah Kejambon dan dihadiri kader PAUD, siswa-siswi serta orang tua yang nampak antusias. Ketua Pos PAUD Sekar Kemuning, Rokhmah mengatakan, meski baru diresmikan. Tetapi Pos PAUD Sekar Kemuning telah memiliki 30 siswa-siswi yang berasal dari anak-anak sekitar. Dengan dibantu 4 kader, dia optimis bisa memberikan beragam materi bagi peserta didik sehingga bisa mengikuti perkembangan jaman. “Di sini, proses pembelajaran masih dilakuklan 2 kali dalam seminggu yaitu setiap hari Rabu dan Kamis sore. Anak-anak diberikan berbagai materi dengan menggunakan media bermain. Sehingga lebih mudah ditangkap. Anak-anak juga diajarkan melalui berbagai nyanyian dan permainan sehingga mereka bisa tetap bersosialisasi teman teman seusianya.” Hal ini sangat diperlukan untuk melatih kemandirian siswa sehingga bisa bersosialisasi dengan teman-teman yang ada. Meski dengan segala keterbatasan yang ada, pihaknya bersama kader yang lain tetap optimis ke depannya jumlah siswa akan terus bertambah. Sehingga anak-anak di lingkungan sekitar bisa mendapatkan beragam ilmu pengetahuan sejak usia dini. Apalagi, orang tua siswa sangat mendukung agar anak-anaknya bisa terus bergabung di sini sehingga bisa mendapatkan berbagai materi yang akan menjadi bekal sebelum mereka melanjutkan ke jenjang Taman Kanak-kanak atau Sekolah Dasar (SD). Ke depannya, berbagai sarana dan prasarana pendukung akan terus ditambah sehingga keberadaan Pos PAUD Sekar Kemuning bisa betul-betul dimanfaatkan dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk menuntur ilmu sejak usia dini. “Tentu saja ini semua perlu waktu dan dukungan dari semua pihak,” katanya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

RESMI BERDIRI - Pos PAUD Sekar Kemuning, Rabu (1/6) secara resmi berdiri.

M SAEKHUN/RATEG

PASAR BERAS - Imbas dari kekalahan Pemkot, atas kasus gugatan Pasar Beras Martoloyo aktivitas disana lesu.

Syarat Direktur PDAM Ditetapkam UNTUK perbaikan pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal ke depan, syarat direktur hasil pembahasan Pansus 2 DPRD cukup ketat. Bukan hanya tak miliki hubungan keluarga dengan wali kota - wakil wali kota. Tapi calon direktur harus lulus sertifikasi atau pelatihan manajemen air minum dibuktikan dengan ijazah. Ketua Pansus 2 DPRD, HA Satori SE mengatakan, draf Raperda tentang PDAM telah selesai dibahas. Minggu ini bakal diserahkan pada pimpinan dewan sebelum ditetapkan melalui rapat paripurna. Karena target ke depan PDAM harus dikelola profesional, dan penyaluran air bersih merata sampai ke wilayah Kecamatan Margadana dan Tegal Selatan. “Kami akan memperketat syarat direktur PDAM, yang dimasukkan dalam draf Raperda. Antara lain minimal pendidikan sarjana (S1, red), memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun dari internal PDAM, dan 15 tahun di luar PDAM, serta mempunyai referensi dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik, lulus pelatihan manajemen air minum dibuktikan dengan sertifikasi atau

Sebanyak 20 Peserta Siap Ikuti Tes IPDN BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal, Sabtu (4/ 6) lalu memberangkatkan 20 orang pendaftar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Semarang. Mereka akan mengikuti tes psikologi, sebagai salah satu ujian yang harus dilalui dalam seleksi penerimaan intitusi pendidikan tersebut. Kepala BKD Kota Tegal, Dyah Kemala Sintha melalui Kasubid Pendidikan dan Pelatihan, Sartono mengatakan, sebenarnya pada saat pengambilan formulir pendaftaran ada 26 orang pendaftar. Namun setelah dilakukan seleksi administrasi yang berhasil hanya 20 orang saja. “Nah, 20 orang calon siswa IPDN ini akan mengikuti tes psikologi yang dilaksanakan Minggu (5/6, red) di Badan Diklat Propinsi Jateng.” Menurutnya, setelah peserta

mengikuti tes tersebut, sesuai rencana hasilnya diumumkan 28 Juni mendatang. Bagi mereka yang lulus seleksi tes psikologi akan lanjut ke tes berikutnya. Yakni tes samapta, yang akan dilaksanakan di Kodam IV Diponegoro. Apabila pada tahap ini peserta lulus akan dilanjutkan tes berikutnya. Yaitu tes kesehatan di RS Telogo Rejo Semarang, sampai dengan tes akhir di Kampus IPDN Jatinangor Agustus mendatang. “Jika berhasil melalui semua tes yang diselenggarakan, akan memulai perkuliahan pada September 2011.” Sartono menambahkan dari, 20 pendaftar dari Kota Tegal, 3 diantaranya sudah berada di Kota Semarang. Karenanya BKD hanya memfasilitasi pemberangkatan 17 calon siswa IPDN saja. tetapi nantinya di

Semarang akan bergabung dan berangkat bersama-sama ke Balai Diklat propinsi. Dia tidak menampik apabila peserta seleksi IPDN tahun ini mengalami penurunan. Sesuai data yang ada, tahun kemarin jumlah pendaftar dari Kota Tegal mencapai 30 orang. Dari jumlah tersebut yang berhasil lolos hanya 2 pendaftar. Sementara itu, seorang peserta yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, telah mempersiapkan diri untuk menghadapi serangkaian proses seleksi. Harapannya hasil seleksi nanti bisa lulus dan diterima menjadi salah satu siswa di IPDN. “Untuki menghadapi serangkaian seleksi masuk IPDN, saya berupaya maksimal. Moga saja apa yang dilakukan bisa memberikan hasil yang maksimal juga,” ujarnya. (adi)

MENYIKAPI keputusan Pengadilan Negeri (PN) Tegal yang memenangkan penggugat Sartono Tjahya Pranoto atau Tjia Tiang Liam, dalam sengketa kasus Pasar Beras Martoloyo Tegal. Pemkot Tegal mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang. Hal ini ditegaskan Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, dalam rapat paripurna DPRD, Senin (6/ 6) kemarin. Menurutnya, walaupun putusan PN Tegal atas sengketa Pasar Beras Martoloyo ditetapkan pada 19 Mei 2011, namun hingga saaat ini Pemkot belum menerima salinan amar putusan tentang kekalahan Pemkot dari PN Tegal. Sedangkan kasus Pasar Beras Martoloyo ini bermula adanya gugatan Sartono Tjahya Parnoto atau Tjia Tiang Liam kepada Pemkot Tegal, berkaitan sertifikat tanah hak pakai Nomor 33 dan 34, dengan luas 3.896 M2. “Sartono menyatakan bahwa penerbitan kedua sertifikat hak milik tidak sesuai dengan ketentuan hukum, sehingga dinyatakan tidak berkuatan hukum. Namun berdasarkan fakta hukum yang disampaikan Pemkot Tegal, dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria, setiap tanah bekas hak barat harus dikonversi sampai tanggal 24 September 1980. Tapi pa-

da kenyataannya pihak penggugat tidak pernah mengurus konversi tersebut.” Ikmal menambahkan, Pemkot telah mengajukan permohonan sertifikat hak pakai, atas kedua bidang tanah pada tanggal 1 Desember 1980. Penerbitan sertifikat juga telah sah dan benar, namun pada waktu persidangan walaupun bukti atau dokumen maupun fakta dan saksi sudah disampaikan. Ternyata Pemkot tetap kalah. “Atas kekalahan ini, walaupun sampai saat ini Pemkot belum menerima salinan amar putusan dari PN Tegal, Pemkot telah mengajukan banding ke PT Semarang. Karena putusan PN belum final, masih ada proses hukum lanjutan. Baik melalui banding, kasasi maupun Peninjauan Kembali Mahkamah Agung (PK MA, red),” ucap Ikmal lagi. Sedangkan terkait kasus Pasar Pagi Kota Tegal, walkot menegaskan, Pemkot segera melaksanakan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung Nomor 413 PK/PFT/ 2008, sebagai bentuk kepatuhan hukum. Tapi dalam pelaksanaannya, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Karena menyangkut masalah keuangan negara. Bahkan Pemkot meminta PN Tegal sebagai mediator, dalam melakukan negosiasi sebagai upaya penyelesaian secara damai. Namun belum mendapatkan hasil. (hun)

Beban Hidup Kian Berat M SAEKHUN/RATEG

GELAR RAPAT - Untuk menetapkan syarat direktur PDAM, Pansus 2 DPRD kota Tegal menggelar rapat internal.

ijazah, membuat dan membuat visi dan misi PDAM, bersedia kerja penuh waktu.” Dijelaskan Satori, syarat terpenting, yang tak bersifat mutlak calon direktur PDAM tidak terikat dengan hubungan keluarga dengan wali kota, wakil wali kota atau Badan Pengawas. Bahkan calon direktur harus lulus uji kelayakan dan kepatutan oleh tim ahli, yang berasal dari independen. “Kami minta semua sadar diri, bagi orang yang berminat tapi tak memenuhi syarat sebagaimana tercantum harus mengun-

durkan diri. Karena kami minta Pemkot jangan main-main, dalam menentukan dan menetapkan direktur PDAM. Kalau tetap komitemen, untuk perbaikan PDAM ke depan.” Lebih lanjut dia menjelaskan, karena pengangkatan Plt direktur PDAM sesuai Perda Nomor 2 Tahun 1989, masa jabatan terbatas, maka Pemkot harius secepatnya menpersiapkan rekrutmen diruktur PDAM definitif. Namun dengan satu catatan, harus memperhatikan syarat-syarat yang ditetapkan Pansus melalui draf Raperda. (hun)

SAAT INI banyak warga mengeluh dan sebagian besar menyatakan setuju bahwa beban hidup kian berat. Dulu apa yang dihasilkan dari bekerja maupun usaha dagang, ada yang bisa disisihkan untuk ditabung. Tapi sekarang tidak lagi. Menurut seorang warga Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Tegal Barat, Bowo (57), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, sekarang ini jangankan menabung, bisa makan saja termasuk untung. Apa yang dijalani dalam kehidupan seharihari tak lebih dan tak kurang, yang penting bertahan hidup. “Untuk berpikir yang lain, seperti menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi kemungkinannya sangat kecil. Benarbenar sulit,” ucapnya ketika ditemui Radar, Minggu (5/6) lalu. Apalagi, tambahnya, di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok, beban hidup

itu dirasakan teramat berat. Di sisi lain, lapangan pekerjaan di kotanya sangat sedikit. Sementara tenaga lulusan yang menganggur lumayan banyak. Hal senada dilontarkan warga Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur, Soleh. Menurut lelaki ini, repotnya memasuki Tahun Ajaran Baru. Karena untuk menyekolahkan putranya yang tahun ini berencana melanjutkan ke sekolah kejuruan, dengan harapan nantinya setelah lulus, bisa cepat mendapat pekerjaan. Tapi rupanya tak semudah membalikkan telapak tangan. “Karena untuk melanjutkan sekolah, saya harus menyediakan uang sedikitnya Rp3 juta. Uang sebesar itu dari mana? Sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh kasar yang kadang sepi. Sebagai orang tua ingin menyekolahkan anaknya biar pintar,” ucap Soleh. (din)


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

ADD 2011 Dikeluhkan

BALANE NYONG Mantapkan Dukungan Prestasi AJANG wisata religi yang dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Dikpora Kabupaten Tegal mendapat apresiasi positif dari Plt Kadinas Drs Edy Pramono. Dia menilai sebagai upaya memantapkan dukungan para istri terhadap prestasi suaminya yang bertugas di Dikpora. Dalam wisata religi kali ini DWP Dinas Dikpora akan melakukan lawatan di kediaman ustad Arifin Ilham, museum purna bhakti pertiwi, TMII, dan ITC selama dua hari berturut- turut. “Ajang kali ini setidaknya bisa digunakan sebagai media meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta DOK.RADAR SLAWI peningkatan pemahaman budaya. Di Drs Edy Pramono sinilah Dharma Wanita Dinas Dikpora bidang sosial budaya mencoba menggagas wisata religi,” tegasnya. Diakuinya Dharma Wanita Persatuan Dinas Dikpora merupakan wadah ibu-ibu istri pejabat di lingkungan dinas Dikpora, kepala SMPN, SMAN, SMKN, atau kepala UPTD Dinas Kecamatan. Mereka sangat mendukung kinerja suami sehingga program karya wisata ini diharapkan bisa memantapkan dukungan prestasi suami. Ajang wisata religi sendiri diikuti kurang lebih 121 peserta dengan menggunakan tiga armada bus. Dari jumlah tersebut terinci 48 peserta dari kantor Dinas Dikpora dan UPTD Dinas Kecamatan, 49 peserta dari UPTD SMP, dan 26 peserta dari UPTD SMA dan SMK. (her)

KIYE LIKUH

Triwulan II Belum Cair

M GHONI/RADAR SLAWI

RAWAN – Sejumlah pengendara melintasi perlintasan KA tak berpalang pintu.

Penanganan Dilematis Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

SUNTIKAN MOTIVASI - Kabid Dikmen Dikpora membakar semangat pelajar yang akan bertolak diajang OSN di Surakarta, kemarin.

Duta OSN Diberangkatkan SLAWI - Duta pelajar tingkat SMA terbaik se-Kabupaten Tegal bakal bertarung mengharumkan nama daerah di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Babak penyisihan di tingkat provinsi ini digelar selama tiga hari di Surakarta. Mereka akan bertarung di mata pelajaran Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Astronomi, dan Kebumian. Duta pelajar terbaik tersebut dilepas Kabid Dikmen Dikpora di halaman kantor setempat Senin ( 6/6). Plt Kepala Dikpora Drs Edy Pramono melalui Kabid Dimen Drs Waudin MSi menyatakan, duta yang diberangkatkan kali ini adalah siswa terbaik yang sempat lolos seleksi di tingkat kabupaten. “Mereka berasal dari SMAN 1 Slawi, SMAN 3 Slawi, SMAN 1 Dukuhwaru, dan SMAN 1 Warurejo. Bila di tingkat provinsi ini mereka lolos, tentunya akan leading di tingkat nasional,” ujarnya. Terpisah pengajar Fisika SMAN 1 Sunarto Spd yang turut mengawal anak didiknya optimistis bisa menghantarkan pelajar Kabupaten Tegal lolos di tingkat provinsi untuk tanding di tingkat nasional. Prediksi itu akan diraih pada mata lomba Astronomi dan Kebumian. “Ini sesuai dengan kalkulasi kekuatan lawan yang ada. Tahun sebelumnya kami juga mampu lolos di tingkat nasional pada nomor ilmu Kebumian, meskipun akhirnya gagal membawa pulang medali,” ujarnya. Prestasi pelajar Kabupaten Tegal di ajang OSN sendiri sempat tercipta pada tahun 2008 dengan membawa pulang medali perunggu nasional mata pelajaran Fisika dan Astronomi. Peningkatan medali diraih tahun 2009 dengan raihan perak di mata pelajaran Astronomi. Dan tahun 2010 meski lolos di tingkat nasional untuk ilmu Kebumian, duta Kabupaten Tegal gagal membawa pulang medali. “Bila melihat duta yang berangkat hari ini, saya bangga bahwa anak pintar tidak didominasi sekolah favorit berkelas RSBI saja. Sekolah unggulan di pinggiran juga mampu menelorkan pelajar pintar dan menjadi duta daerah di ajang OSN tingkat level provinsi. Mudahmudahan pada ajang nasional nanti mereka bisa terus berkibar,” terang Waudin. (her)

WISATA Pengunjung Guci Tak Melonjak GUCI - Meski ada kebijakan liburan cuti bersama selama empat hari, yakni sejak kamis (2/6) hingga Minggu (5/6), namun tidak ada lonjakan pengunjung di Objek Wisata Guci Kabupaten Tegal. Kepala UPTD Guci Imam Sutanto melalui staffnya Kastolani mengatakan, sejak Kamis, yang merupakan awal hari libur cuti bersama, jumlah pengunjung objek wisata kebanggaan Kabupaten Tegal tersebut masih terbilang normal. ”Memang ada peningkatan jumlah pengunjung sebanyak 5 persen, namun jumlah tersebut masih terbilang normal dan biasa terjadi setiap hari Minggu,” katanya, kemarin. Kastolani mengatakan, tidak adanya lonjakan pengunjung Guci dimungkinkan karena saat ini siswa-siswa sekolah belum memasuki masa liburan sekolah, dan baru mulai memasuki Ujian Kenaikan Kelas. “Diperkirakan, lonjakan pengunjung wisata pemandian air hangat tersebut, akan mengalami lonjakan sekitar dua pekan ke depan, dimana sudah memasuki masa liburan akhir sekolah,” ungkapnya. (fat)

SEPANJANG jalur KA dari Stasiun Slawi sampai perbatasan dengan wilayah Kota Tegal, sekitar puluhan perlintasan KA belum memiliki palang pintu, baik perlintasan dengan jalan desa, kecamatan maupun jalan kabupaten. Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Pemkab Tegal menyadari itu. Bahkan pernah berupaya melakukan langkah antisipasi dan penanganan maksimal untuk bekerja sama dengan PT KAI. Namun saat dilakukan pendekatan antara dinas terkait di Pemkab Tegal dengan PT KAI, muncul dilema. Dimana untuk menemukan kebersamaan dan kesepahaman dalam penanganannya, PT KAI di tingkat daerah juga DAOPS tidak mempunyai kewenangan. Jika ingin terwujud keinginan tersebut, Pemkab Tegal harus berkoordinasi dan menjalin kerjasama langsung dengan PT KAI Pusat. Dilematis ini berdampak kepada warga dekat perlintasan KA tak berpalang pintu, yang sangat berharap segera dibangunnya pintu perlintasan demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan raya. “Setiap orang wajib berhatihati menjaga keselamatan. Namun jika perlintasan tak berpalang pintu merupakan satusatunya akses jalan yang harus

dilalui, kita harus melewati. Padahal bahaya sering mengancam kita apalagi kepadatan kendaraan yang melintasi perlintasan ini,” jelas sejumlah masyarakat dekat perlintasan KA tak berpalang pintu, seperti Nursaid (49), warga Adiwerna, kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan Nursaid, dari konteks itu termasuk warga lain yang hampir setiap hari melintasi perlintasan KA dimaksud, sering mengeluhkan dengan tidak dibangunnya pintu perlintasan. Selain tidak ada pintu perlintasan, juga tidak ada petugas jaga dari desa maupun dari Pemkab Tegal yang ditempatkan di lokasi perlintasan rawan kecelakaan. Padahal, masih menurut pihaknya membandingkan, di daerah tetangga seperti Kota Tegal, perhatian terhadap keselamatan warga, khususnya di wilayah perlintasan KA tergolong sangat diperhatikan oleh pemerintah setempat. “Kami melihat, jika ada yang tak berpalang pintu, minimal ada penjaga yang ditempatkan untuk mengingatkan pengendara yang melintas saat ada KA mau lewat,” tutur Nursaid pula. Di sisi lain, Kepala Dishubkominfo Pemkab Tegal melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Zaenal Arifin SH MM mengakui jika penanganan perlintasan tak berpalang pintu sesuatu yang dilematis. Instansinya sangat respek dengan keselamatan pengendara dan

masyarakat yang melintas di perlintasan KA tersebut. Bahkan sebagai bukti, telah dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan PT KAI di daerah. Namun tidak bisa dan harus langsung berkoordinasi dengan pusat di Bandung atau di Jakarta. Kondisi itulah menurut Zaenal sebagai dilematis yang harus ditempuh. Namun demikian, instansinya tetap berupaya mencari solusi agar minimal keamanan dan kenyamanan pengendara atau warga yang melintas di atas perlintasan KA tak berpalang pintu lebih nyaman. “Itu yang tengah digagas dan masih dibahas oleh instansinya,” ujar Zaenal Arifin SH MM. Sebetulnya masih kata Zaenal, jika koordinasinya mudah bersama PT KAI, instansinya sudah berkonsultasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat untuk sebuah upaya penanggulangan keselamatan perlintasan KA tak berpanag pintu. Bahkan ada upaya, jika ada kesepahaman dengan PT KAI, bakal diupayakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun bantuan APBN untuk membangun sejumlah pintu perlintasan KA tak berpalang. Dirinya berharap agar masyarakat selalu menjaga kewaspadaan dan berhati-hati saat melintas di perlintasan KA tak berpalang pintu. (gon)

Penarikan Iuran Sudah Disepakati KRAMAT - Permintaan bantuan atau penarikan iuran yang dilakukan SDN Dampyak 02 Kecamatan Kramat kepada orang tua siswa sudah disepakati oleh komite, orang tua siswa dan dinas terkait. Penarikan iuran juga tidak diwajibkan. Bagi orang tua yang tidak mampu dibebaskan untuk tidak memberikan iuran tersebut. Demikian disampaikan Kepala SDN Dampyak 02 Amad Daruji SPd, Senin (6/6) siang. Pernyataan ini disampaikannya guna mengklarifikasi berita yang muncul di rubrik ngresula Radar Tegal edisi Senin (6/6). Dalam kalimat ngresula, pengirim menyayangkan kepada SDN Dampyak 02 yang meminta iuran kepada sejumlah siswanya. Sementara, menurut Daruji, penarikan iuran tersebut sudah resmi. Terbukti, berita acara maupun daftar hadir dari orang tua siswa, semuanya ada. Musyawarah dengan komite berlangsung ketika tanggal 2 Okto-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERITA ACARA LENGKAP - Kepala SDN Dampyak 02 Amad Daruji SPd saat membuka kembali berita acara permintaan bantuan dan daftar hadir orang tua siswa.

ber 2010. Sedangkan orang tua siswa, 12 Oktober 2010. “Dalam rapat tersebut, semuanya menyetujui. Dan kami tidak memaksa kepada orang tua siswa yang tidak mampu. Kepada orang tua yang memiliki dua anak

yang bersekolah di sini, juga tidak sepenuhnya untuk memberikan bantuan. Boleh salah satu siswa saja,” ujarnya seraya menuturkan, permintaan bantuan tersebut merupakan program kepala sekolah yang lama. (yer)

KRAMAT - Sejumlah kepada desa di wilayah Kecamatan Kramat belakangan mengeluhkan dengan belum keluarnya Alokasi Dana Desa (ADD) 2011. Padahal triwulan kedua hampir selesai. Salah satu kepala desa di Kecamatan Kramat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mestinya ADD 2011 sudah keluar di bulan Mei lalu. Tapi sayangnya, hingga bulan Juni atau triwulan kedua belum keluar. “Padahal semua persyaratan sudah saya selesaikan. Bahkan Surat Pertanggungjawaban (SPj) ADD 2010 juga sudah saya kumpulkan di kecamatan. Namun ADD 2011 tetap belum cair juga,” katanya, Senin (6/6). Pada tahun lalu, lanjut dia, ADD 2010 desanya memperoleh sekira Rp 87 juta. Sedangkan tahun ini, nominalnya tidak jauh berbeda. Rencananya, ADD fisik 2011 bakal digunakan untuk pavingisasi, memperbaiki talud dan saluran. “Kalau tidak keluar, maka

pembangunan desa bakal terbengkalai. Karenanya, kami mengharapkan agar ADD secepatnya dikeluarkan,” pintanya. Terpisah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Nurkholis membenarkan bahwa ADD 2011 untuk wilayahnya, hingga kini belum turun. Kendalanya apa, dirinya tidak tahu persis. “Mungkin beberapa SPj dari desa masih banyak yang belum terkumpul. Dengan begitu, ADD sedikit molor,” katanya. Dikatakannya, nominal ADD 2011 di wilayahnya mendapat Rp 1.656.354.054 untuk 19 desa. Masing-masing desa, jumlah nominalnya bervariasi. Nominal terbesar Desa Mejasem Timur senilai Rp 97 juta. Sedang yang terendah Desa Maribaya, yakni Rp 82 juta. “Memang banyak beberapa kepala desa di wilayah kami yang mengeluhkan dengan belum turunnya ADD tersebut. Terutama desa-desa yang sudah mengumpulkan segala persyaratannya,” cetusnya. “Untuk itu, kami harapkan agar ADD ini cepat keluar,” lanjutnya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

SPj ADD 2010 - Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat, Nurkholis, saat menunjukkan sejumlah desa yang belum mengumpulkan SPj ADD 2010.

Terus Diperjuangkan Desa Terkena Musibah Belum Terima Bantuan SLAWI – Saat ini ada warga di sejumlah desa yang tertimpa musibah bencana alam (BA) belum bisa menerima bantuan dari Pemkab Tegal. Kondisi itu membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP BD) terus memperjuangkan warga tersebut. Keterlambatan cairnya bantuan dari Pemkab terhadap warga diakibatkan oleh sejumlah faktor, di antaranya anggaran yang belum bisa dicairkan atau kesalahan dari warga yang keliru menyampaikan ajuannya ke instansi bukan kewenangannya. “Kami menyadari masih ada sejumlah warga di sejumlah desa yang terken musibah BA, belum terima bantuan. Sampai saat ini terus kami perjuangkan,” kata Plt Kepala BPBD Pemkab Tegal Ir Sudaryono kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan Sudaryono, belum bisa terealisasinya bantuan dari pemkab itu dikarenakan sejumlah faktor, diantaranya ada yang menyampaikan bantuan akibat terkena bencana kepada

M GHONI/RADAR SLAWI

Ir Sudaryono

SKPD yang bukan berwenang. Selain itu, untuk warga yang melakukan pengaduan benar, disebabkan faktor teknis di tingkat yang lebih tingi dari BPBD. Namun dirinya mendengar, jika pos anggaran sudah ada, tinggal menunggu proses administrasi yang butuh waktu. Menurut dia, sampai saat ini pihaknya belum berani menjajikan apalagi memastikan kapan bantuan dari pemkab pada warga terkena musibah BA bakal cair. Karena itu menyangkut proses administrasi bukan pada instansinya lagi namun lebih kepada tingkat yang lebih berwenang. (gon)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Angka Kelulusan SMPTerdongkrak Rata- Rata Kelulusan Tertinggi Disandang RSBI SLAWI - Persentase kelulusan siswa tingkat SMP di Kabupaten Tegal untuk tahun ini mengalami kenaikan cukup berarti. Bila pada tahun ajaran sebelumnya angka kelulusan mencapai 98 persen saja, pada tahun ini angka kelulusan mencapai 99,52 persen. Plt Kepala Dikpora Drs Edy Pramono melalui Kabid Dikmen merangkap ketua Panitia UN Kabupaten Tegal menyatakan, dari persentase tersebut tercatat

PANGKAH

jumlah siswa yang tidak lulus tahun ini ada sekitar 100 siswa. “Untuk total peserta UN tingkat SMP se Kabupaten Tegal tercatat ada 20.861 siswa. Dari jumlah tersebut yang berhasil lulus mencapai 20.761 siswa. Dari angka ini yang terditeksi tidak lulus mencapai 100 siswa,” terangnya Senin (6/ 6). Dari hasil tersebut dia menilai saat ini yang menjadi bidikannya bukan hanya naiknya persentase kelulusan, tetapi kualitas dari ujian nasional itu sendiri. Tidak digelarnya ujian susulan bagi yang tidak lulus dalam UN tahun ini, membuat Dikpora menganjurkan siswa

dok.rateg

Waudin

yang kurang beruntung untuk ikut tes penyetaraan paket B. “Untuk nilai rata-rata tertinggi dalam pelaksanaan UN tingkat SMP tahun ini diraih siswa RSBI SMPN 1 Slawi. Dimana capaian nilai rata-rata mencapai 38,35. Di sinilah perlunya peningkatan mutu, profesional guru dan manajerial pengelolaan sekolah untuk mendukung persentase sekaligus kualitas kelulusan siswa bisa diwujudkan,” ujarnya. Diakuinya pelaksanaan UN di wilayahnya untuk tahun ini diikuti 161 sekolah dengan rincian 94 SMP dan 67 MTs. Dia juga menyinggung untuk ajaran baru mendatang Dikpora

telah menyerukan digulirkannya sekolah yang ramah lingkungan dan ramah social, khususnya untuk sekolah yang berlabel RSBI. “Kami sudah melakukan warning agar RSBI bisa memberikan kesempatan pada anakanak prestasi dari keluarga kurang mampu untuk bisa ditampung di sana. Dan persentase untuk mereka adalah 20 persen dari jumlah keseluruhan daya tampung siswa. Dan bagi anak prestasi dari keluarga tidak mampu tersebut tidak dipungut biaya serupiah pun bila diterima di RSBI. Bagi yang menyalahi aturan kami akan melakukan tindakan tegas,” ujarnya. (her)

Jalan Tembus Swadaya Murni FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MENERIMA POHON – Ketua Umum COSS didampingi Ketua Harian COSS menerima pohon trembesi dari Bupati Tegal untuk ditanami di sekitar turus Jalingkos.

Vespa Mania Tanam Pohon Trembesi PANGKAH - Sebanyak ratusan vespa mania Kabupaten Tegal yang tergabung Community Scooters Slawi (COSS) Kabupaten Tegal melakukan kepedulian lingkungan dengan menenam pohon trembesi untuk ditanam di sekitar turus jalan jalur lingkar kota Slawi sepanjang tiga kilo meter, tepatnya dari Desa Kendal Serut Pangkah sampai Desa Curug Pangkah. Kegiatan yang dilakukan selam dua hari tersebut, dari tanggal 4-5 Juni, selain memperingati hari lingkungan hidup sedunia juga dalam rangka hari ulang tahun COSS yang pertama. Ketua Umum COSS Kabupaten Tegal Rojikin AH SH mengatakan, menanam pohon merupakan salah satu wujud nyata anggota COSS dalam membantu program pemerintah untuk peduli terhadap lingkungan. “Memang vespa diakui kebersamaan dan saling peduli sesama vespa. Dan ini merupakan bukti bahwa vespa juga peduli terhadap lingkungan untuk melakukan penghijauan, dalam rangka membantu program pemerintah dan mencintai dunia,” katanya di sela-sela acara. Event vespa yang mengambil tema Vespa Slawi Bersatu Membangun Negeri Ini, tidak hanya diikuti oleh anggota COSS dari Kabupaten Tegal saja, tetapi juga diikuti oleh komunitas vespa dari berbagai luar kota, mulai dari Kota/Kabupaten se Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. “Mudah-mudahan dengan kegiatan penanaman pohon di sekitar turus jalan jalingkos ini dapat bermanfaat dan tumbuh dengan baik, agar Slawi ke depan semakin hijau,” ungkapnya. Ia menjelaskan, saat ini anggota COSS masih dalam proses pendataan secara valid. Sementara ini bebarapa club yang tergabung dalam COSS Kabupaten Tegal, yakni, Ikatan Modivikasi Motor Vespa (IMMOV), netral scooter unity, Bio vespa Indoensia, Koster, SGS, SKC, SPAC, Pestol, Softex, RJS, Scoope, ASC, BAS, STIP, Exz Community, Sewot, dan masih ada club atau maysarakatyang punya vespa belum terdata dalam COSS. (fat)

SLAWI Hari Ini, Bupati Terima Adipura SLAWI - Dalam Momentum Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-410, Kabupaten Tegal telah menerima kado istimewa dari presiden. Karena hari ini, Selasa (7/6) Bupati Tegal Agus Riyanto SSos MM menerima Penghargaan Adipura dari Presiden. Hal ini merupakan janji bupati sejak tahun 2009 yang menargetkan makasimal di tahun 2012, Kabupaten Tegal mendapatkan adipura menjadi terpenuhi. Penghargaan tersebut, karena dinilai mampu menaikkan hasil perolehan Adipura sebanyak 5 poin dari penilaian tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat di sekitar kota Slawi, penghijauan dan kebersihan sudah mulai terlihat, di jalan protocol Slawi, trotoar, sekolah, ruko-ruko, dan lainnya. “Semoga ini menjadi kado bahagia bagi masyarakat Kabupaten Tegal, apalagi momentumnya persis dengan hari jadi kabupaten. Semoga ke depan bisa dilirik, dicontoh dalam menjaga kualitas lingkungan hidup, dilihat dari penghijauan dan kebersihannya,” kata Agus Riyanto kepada Radar, kemarin (6/6). Menurutnya, filosofi penghargaan, reward atau pujian pada hakikatnya adalah tuntutan dan harapan, agar prestasi itu ditingkatkan atau paling tidak dijaga kelestariannya. Karena jika itu tidak dilakukan, maka yang dilakukan selama ini akan hilang sia-sia. “Dalam mempertahankan dan menjaga pelestarian ini, mari kita menjaga kebersihan di rumah, di sekolah di jalan dan melakukan penghijauan dengan menanam. Utamanya adalah semangat menanam, memelihara, dan semoga kelak memanen,” ujarnya. Yang paling penting adalah, lanjut Agus, ini adalah berkat semua masyarakat karena telah bersama-sama pemerintah untuk menjaga, memelihara dan melestarikan lingkungan yang menjadi program pemerintah “Ini merupakan pembuktian bersama seluruh warga Kabupaten Tegal dan jajaran Pemkab Kabupaten Tegal yang secara terus-menerus konsen terhadap pemeliharaan lingkungan sehingga kini telah menuai hasil dengan diraihnya penghargaan Adipura,” ungkapnya. Sementara Ketua BLH Kabupaten Tegal Ir Khofifah MM, mengatakan, bahwa Bupati Tegal akan menerima penghargaan bersama-sama dengan 25 Kabupaten/kota se Indonesia, dan Jawa Tengah yang menerima penghargaan adalah Kabupaten Tegal. (fat)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BERKALA - Inspeksi pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang dilakukan UPJ PLN Slawi, kemarin.

PLN Warning Steril JTM Pinta Dukungan Masyarakat SLAWI - Maraknya ajang bermain layang-layang belakangan ini menjadi pekerjaan rumah baru petugas lapangan Unit Pelayanan dan Jaringan ( UPJ) PLN Slawi. Pasalnya aksi bermain layang-layang yang dilakukan di dekat Jaringan Tegangan Menegah (JTM) tersebut menyebabkan gangguan pada jaringan akibat sangkutan kerangka layang- layang. Hal ini segera disikapi pihak UPJ PLN Slawi dengan melakukan pembersihan jaringan yang berdampak adanya pemadaman sesaat jaringan listrik di lokasi yang bersangkutan. Manajer UPJ PLN Slawi Ponjto Waluyo menegaskan hal tersebut seperti yang terjadi di daerah Kaliwadas dan Pengarasan. “Di sini kami sangat meminta dukungan masyarakat agar ikut tergerak melakukan himbauan

pada anak-anak agar tidak bermain layang-layang di lokasi dekat JTM. Toh bila upaya pembersihan kerangka layangan di jaringan tersebut, kami terpaksa memadamkan aliran listrik. Ujung- ujungnya masyarakat keberatan bila harus terjadi pemadaman sesaat yang kami lakukan untuk pembenahan dan pembersihan jaringan,” tegasnya Senin ( 6/6). Dia juga menyatakan saat ini upaya inspeksi pemeliharaan pada JTM untuk menjaga bersihnya jaringan terus dilakukan pihaknya. “Termasuk upaya penggantian jaringan netral yang putus akibat gangguan. Ini seperti yang kami lakukan di wilayah Talang dan Pesarean. Selain perbaikan netral jaringan kami juga melakukan pengantian travo yang putus. Dan kasus di lapangan juga ditemukan ada sambungan yang putus, namun masih menempel. Sehingga untuk menditeksi kerusakan baru diketahui pagi harinya dari

omset aliran yang ada,” terangnya. Tentunya proses perbaikan ini mutlak bisa dilakukan bila dibarengi dengan pemadaman sementara aliran listrik di lokasi tersebut. Hal inilah yang kadang tidak banyak diketahui oleh pelanggan yang sering gerah bila pemadaman sering dilakukan PLN. Upaya menekan terjadinya gangguan yang berakibat padamnya aliran listrik yang mengaliri pelanggannya juga dilakukan dengan upaya pemasangan trafo baru seperti yang dilakukan di wilayah Slawi Kulon. “Kami juga melakukan pemangkasan pelepah pohon yang sering bergelanyut di lintasan JTM, serta upaya pemeliharaan jaringan secara kontinyu. Jadi di sini kami berharap pelanggan bisa memaklumi langkah pemadaman sementara yang kami lakukan. Toh durasi waktunya tak lebih dari satu jam,” ujarnya. (her)

KRAMAT - Pembuatan jalan tembus dari Desa Mejasem Timur menuju Desa Padaharja Kecamatan Kramat hampir selesai. Jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 2 meter ini merupakan swadaya murni dari masyrakat sekitar. Khususnya warga RT 01 RW 01 Desa Mejasem Timur. Kepala Desa Mejasem Timur Ahmad Fitri melalui Kasi Pemerintahan Casmono mengatakan, sebelumnya jalan tembus itu adalah pekarangan milik warga setempat. Namun setelah ada kesepakatan yang dimusyawarahkan di Balai Desa, maka pekarangan itu dipugar dan dijadikan jalan tembus. “Ini tanah wakaf dari warga yang diberikan untuk kepentingan umum. Panjangnya sekitar 300 meter,” katanya, Senin (6/6). Untuk sementara, lanjut Casmono, jalan belum bisa diaspal karena terkendala dengan biaya. Jalan hanya diurug dengan pasir dan batu (sirtu). Setiap kepala keluarga (KK) di RT 01 RW 01 ini, menyumbang satu truk sirtu. “Gotong royong warga di sini sangat bagus dan patut dibanggakan. Terbukti, pem-

buatan jalan tembus ini dananya berasal dari warga setempat meski hanya makadam saja,” ungkapnya. Kendati demikian, dia tetap berharap kepada Pemkab agar memberikan bantuannya guna meringankan anggaran pembuatan jalan tembus ini. Karenanya, tidak menutup kemungkinan di saat musim hujan nanti, jalan tersebut akan licin dan banjir. “Sepanjang belum diaspal, tentunya jalan akan licin dan banjir. Karena pembuatan jalan, hanya mengandalkan sirtu,” terangnya. Pada kesempatan yang sama pula, salah seorang warga RT 01 RW 01, Rohman (32) mengemukakan, beberapa hari yang lalu salah satu anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PAN bakal mengupayakan untuk adanya pengaspalan jalan ini. Menurutnya, mencuatnya itu ketika anggota DPRD dari dapil VI ini berkunjung ke lokasi. “Katanya mau memberikan bantuan. Entah berupa aspal atau lainnya saya tidak tahu. Yang jelas, dia akan mengupayakannya,” ucapnya singkat. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

ANGGARAN SWADAYA MURNI - Jalan tembus dari Desa Mejasem Timur menuju Desa Padaharja saat ini tengah dalam pelaksanaan. Anggaran berasal dari swadaya murni warga setempat.

Hari Lahir Pancasila, Percasi Adiwerna Adakan Tanding Catur TIDAK semua masyarakat dalam memperingati hari lahir pancasila 1 Juni 1945 dengan mengadakan kegiatan yang sifatnya pencerahan atau seremonial. Tapi ada juga yang melakukanya dengan mengadakan pertandingan catur. Seperti yang dilakukan Persatuan Catur Seluruh Indoensia (Percasi) Adiwerna. Mereka mengdakan kegiatan peringa-

tan hari lahir pancasila dengan mengadakan turnamen catur tingkat kecamatan. Menurut salah satu panitia, Agus R, pihaknya sengaja memanfaatkan moment hari lahir Pancasila untuk melakukan pertandingan catur. Karena, kebetulan banyak yang bergelut di bidang catur. Ia mengajak, apapun yang dilakukannya, marilah menghi-

dupkan Pancasila sebagai ruh kehidupan. “Peserta dalam pertandingan ini ada 50 orang se Kecamatan Adiwerna. Hal ini dilakukan selain mengolah pikiran, juga agar masih mengingat sejarah dan nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya. Sementara, Ketua Percasi Kabupaten Tegal H Sofiyudin MPd mengungkapkan, moment

apapun perlu diperingati, oleh setiap organisasi atau warga negara. Momentum peringatan hari lahir Pancasila yang dilakukan oleh Percasi Adiwerna dengan mengadakan pertandingan catur ini, mudah-mudahan sebagai wahana untuk selalu ingat akan dasar negara dan nilai-nilai bangsa. “Ada empat pilar yang harus

dipertahankan, dan itu merupakan harga mati bagi kita, yakni, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkapnya di sela-sela pertndingan. Dalam pertandingan tersebut, peserta yang menjadi juara yaitu, juara pertama Rudito, juara kedua Wiyatno, juara ketiga Nuhrodi, dan juara keempat Fatur. (fat)


RADAR BREBES

8

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Satu Keluarga Tewas Tertabrak KA Rel Tanpa Palang Pintu BREBES - Rel tanpa palang pintu kembali menelan korban jiwa. Tiga orang yang masih satu keluarga tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabrak kereta api (KA) barang, Minggu (5/6) malam di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Gandasuli Kecamatan Brebes. Ketiga korban masih satu kelurga, terdiri dari suami istri dan seorang anak. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian

nahas yang menimpa Rojat, warga Desa Pagejugan, Kecamatan Brebes beserta istri dan seorang anaknya itu bermula saat ketiganya hendak menghadiri hajatan kerabatnya di Kelurahan Gandasuli. Saat itu, tak hanya ketiga korban, sejumlah tetangganya juga turut serta dalam rombongan hendak menuju lokasi hajatan. Sejumlah saksi mata menuturkan, saat hendak melintas di perlintasan yang tanpa palang pintu itu, korban tidak mengetahui ada kereta api yang hendak melintas dari arah timur. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai Rojat dihantam

kereta barang. Mereka tewas seketika dengan kondisi mengenaskan hingga terseret sejauh 200 meter dari tempat kejadian perkara. Teman-teman korban yang berada di belakangnya shock, bahkan ada yang pingsan. Mereka tidak menyangka jika perjalanannya menuju tempat hajatan berubah menjadi petaka. Warga dan anggota kepolisian yang datang kejadian langsung mencari anggota badan milik korban yang terputus. Selanjutnya, ketiga korban tewas langsung dievakuasi ke Rumah Umum Daerah Brebes. Tiga jenazah korban kemudian

Susun Kepengurusan

AJIB AH...

Saat Pemilihan Cawabup

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

DIARAK- Kepala kerbau beserta sesaji rempah-rempah diarak warga saat hendak dilarungkan ke laut dalam prosesi sedekah laut dan sedekah balong warga Grinting, kemarin.

Larung Sesaji dan Kepala Kerbau Warga Grinting Gelar Sedekah Laut RATUSAN masyarakat Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba melarung kepala kerbau ke lautan lepas. Mereka tengah menggelar prosesi sedekah laut dan balong, Senin (6/6). Ritual sakral ini merupakan tradisi yang secara turun temurun, terutama yang bekerja sebagai nelayan dan petani tambak. Sedekah laut itu sendiri sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rejeki yang diberikan Tuhan kepada para nelayan dan petani tambak. Di mana rasa syukur jangan sampai dilu-

Nazar, Cuci Motor Guru BREBES - Rasa syukur diungkapkan sejumlah siswa SMP yang dinyatakan lulus pada pengumuman yang digelar Sabtu (4/6) lalu. Beragam cara mereka lakukan sebagai bentuk kebahagian setelah dinyatakan lulus. Seperti yang dilakukan siswa-siswi SMPN 4 Larangan, yang menjalankan nazarnya dengan mencuci motor gurugurunya. Mereka yang melakukan nazar adalah Tio, Toid, Sudirno, Warimin dan Wasto, yang merupakan siswa kelas IX. Sebelumnya mereka nazar, kalau seluruh siswa-siswi SMPN 4 Larangan lulus semua, maka akan mencuci motor guru-gurunya. “Kalau SMPN 4 Larangan lulus semua, saya akan mencuci motor para guru,” ungkap Tio, salah satu siswa yang melakukan nazar itu. Mereka pun dengan kompak melakkan nazar itu di halaman sekolah. Satu persatu motor gurunya yang kotor dicuci, meski dengan perlengkapan seadanya. Mereka mengaku senang, lantaran harapan semua guru dan siswa, bahwa SMPN 4 Larangan berhasil meluluskan 100 persen. “Kami tidak merasa capek Pak, Pak guru sendiri telah mendidik kami selama tiga tahun saja tidak merasa capek. Apalagi kami nyuci bareng-bareng, jadi tidak capek,” jawab Toid, yang ditanya guru BKnya, Drs Darto. Kepala SMPN 4 Larangan Nasori MPd mengatakan, keberhasilan lulus 100 persen berkat kerjasama seluruh pihak, termasuk dewan guru dan orang tua siswa yang telah memberikan motivasi belajar. “Selamat kepada siswa yang meraih nilai terbaik, dan kepada sleuruh siswa, jangan hanya berhenti di sini saja, lanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi,” uangkapnya. (riz)

pakan, yakni dengan menggelar tradisi sedekah laut. Sebelung dilarung ke laut, sepotong kepala kerbau lengkap dengan jenis sesajian yang diletakan dalam replika perahu. Kepala kerbau kemudian diarak warga dari kantor balaidesa setempat menuju pesisir yang berjarak puluhan kilometer. Selanjutnya kepala kerbau dibawa menggunakan perahu nelayan untuk dilarung ke tengah laut. Ratusan warga mengawal dengan puluhan perahu sembari menyaksikan acara pelarungan sesaji secara langsung. Kepala Desa Grinting Roni mengatakan, tradisi sedekah

laut selain melestarikan warisa leluhur juga sebagai bentuk ungkapan rasa sukur kepada Sang Pencipta. “Seperti biasa, kami melarung sesaji yang berisi hasil bumi dan kepala kerbau dalam sedekah laut dan sedekah balong sebagai tanda syukur,” ujarnya. Sementara Bupati Brebes yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes Ir Slamet Riyadi berpesan agar dalam upaya pengolahan hasil alam menjauhkan diri dari caracara yang merusak alam. Hal itu dilakukan demi kelangsung para nelayan itu sendiri, khususnya generasi nelayan di masa yang akan datang. (ismail fuad)

BREBES - LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Kabupaten Brebes akan mengawasi proses pemilihan Cawabup PAW di Brebes. Sebab mereka menilai peluang terjadinya money politic sangat besar, mengingat mekanisme sesuai UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Pasal 35 (2) diperkuat dengan PP Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasal 131 (2) yang perlu pengawasan. “Artinya, dalam tahap proses di DPRD Kabupaten Brebes yang menetapkan satu dari dua calon yang diusulkan, peluang terjadinya money politic yang dilakukan oleh calon kepada anggota DPRD sebagai pemilih sangat terbuka. Sesuai dengan pasal 87 UU Nomor 10 Tahun 2008 yang dimaksud money politic adalah memberikan uang atau materi sebagai imbalan baik secara langsung atau tidak langsung,” tutur Ketua Badan Pekerja Gebrak Darwanto, Selasa (6/6). Darwanto mensinyalir, modus money politic daam proses pemilihan Cawabup Bre-

DOK. RATEG

Darwanto

bes bisa bertujuan agar penerima menggunakan hak pilihnya supaya memilih calon tertentu atau tidak memilih (abstain). Bisa juga dengan cara tertentu sehingga suara tidak sah. “Tindakan ini juga bisa dimasukkan dalam kategori tindakan suap, sanksinya tidak ringan baik bagi pemberi maupun penerima,” ujarnya. Lebih lanjut pihaknya menghimbau kepada calon wakil bupati Brebes PAW dan seluruh anggota DPRD untuk tidak melakukan money politic. “Kami akan monitoring intensif. Jika ada indikasi itu kami mengutuk dan akan melakukan proses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Darwanto. Masyarakat juga diminta untuk memantau. (ism)

Upaya BKBPP Brebes Tekan Kelahiran

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

CUCI MOTOR - Sejumlah siswa SMPN 4 Larangan mencuci motor gurunya sebagai ungkapan rasa syukur atas kelulusan UN 2011.

Siasem, Luwungragi, Pakijangan, Tengguli dan Pakujati. “Kita sendiri sudah menyampaikan kepada PT KAI, tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” tandas Prapto saat dihubungi lewat telepon. Menurutnya, untuk tahun 2011 ini pihaknya memprioritaskan perlintasan KA tanpa palang pintu yang rawan kecelakaan, khususnya di wilayah Kecamatan Brebes. Dua yang rawan kecelakaan yakni di Kelurahan Gandasuli dan Colotan Gandasuli, yang sudah dianggarkan. “Sedangkan di depan TMP kita sudah usulkan,” ungkapnya. (ism)

Gebrak Awasi Politik Uang

WONGE DEWEK DEWAN Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Brebes yang baru menggelar Musyawarah Daerah beberapa waktu lalu, saat ini tengah menggodok struktur kepengurusannya. Ketua DPD PAN Kabupaten Brebes terpilih, Zaki Safrudin mengatakan saat ini pihaknya segera mengusulkan nama-nama pengurus ke DPP PAN untuk dibuat Surat Keputusan. “Hampir rampung semua, tinggal menunggu beberapa surat pernyataan kesediaan dari pengurus yang ditunjuk,” tandas Zaki, saat dihubungi Radar Senin (6/6). Menurut Zaki, pihak belum bisa mengekspose kepengurusan tersebut karena belum resmi dan ditetapkan DPP PAN. Namun untuk kepengurusan inti, selain Ketua Umum DPD yang dijabatnya, untuk posisi sekretaris umum dipercayakan kepada H Abdul Ghofir, yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Brebes. Sedangkan untuk Bendahara Umum ditunjuk Slamet Sutanto SH, yang juga seorang pengacara. Diharapkan, dari susunan pengurus yang baru nanti, PAN di Kabupaten Brebes akan semakin solid. Selain itu, juga akan mampu menambah suara dan wakilnya di DPRD Kabupaten Brebes. “Semua pengurus yang ada sepakat dan siap untuk membesarkan partai dan siap menghadapi Pemilu yang akan datang,” tandasnya. Setelah kepengurusan DPD lengkap terbentuk, langkah selanjutnya adalah melakukan rapat kerja daerah, yang bertujuan merancang agenda kerja partai, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. (riz)

dimakamkan, Senin (6/6). Ketiga jenazah satu keluarga yang terdiri ayah, ibu, serta anak ini dimakamkan secara berdampingan di pemakaman Desa Pagejugan. Ratusan pelayat mengantar ketiganya ke tempat peristrahatan terakhir. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Brebes Suprapto SH mengatakan saat ini ada lebih dari 40 perlintasan KA tanpa palang pintu di seluruh Kabupaten Brebes. Pemkab melalui Dinhubkominfo sendiri telah membangun pos jaga dengan pintu manual di lima lokasi. Yakni di perlintasan

Berikan Layanan IUD dan Implan Gratis Ketika sebagian kaki BKKBN tereduksi sistem otonomi daerah, BKKBN tak lagi mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Karena sejak tahun 2000, program KB ditempelkan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Akibatnya hampir saja program KB terabaikan, lantas sekarang bagaimana? LAPORAN: HARVIYANTO MELONJAKNYA jumlah penduduk, termasuk di Indonesia, kembali menhenyakkan program KB. Karenanya saat ini pemerintah pun kembali menggerakkan, termasuk pemerintah daerah. Di bawah koordinasi Badan Keluarga

Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Brebes, terus menggerakkan program KB dengan sejumlah kegiatan. Dengan melakukan terobosan-terobosan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dan selalu memegang teguh komitmen dengan melakukan kerja sama dengan dengan lint0as sektoral, yang terkait dengan program KB. Kepala BKBPP Kabupaten Brebes H Emastoni Ezam SH MH, saat membacakan sambutan dalam rangka pelatihan kompetensi pemasangan IUD dan Implan, Senin (6/6) di gedung Ikatan Bidan Indonesia Cabang Brebes mengatakan, perubahan paradigma dalam progam KB hendaknya tidak diartikan sebagai upaya untuk melepaskan tanggung jawab pemerintah secara bertahap. Karena hal tersebut justru bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam

HARVIYANTO/RADAR BREBES

PELATIHAN - Sujumlah bidan mengikuti program pelatihan pemasangan IUD dan implan di Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Brebes.

program KB dan kependudukan. “Setiap petugas pelaksana harus siap dan mampu memberikan informasi maupun pelayanan KB berkualitas

tinggi seperti yang diinginkan,” katanya. Menurutnya, akhir-akhir ini istilah revitalisasi sudah menjadi bagian gerak langkah BK-

KBN sehingga diperlukan semangat baru untuk mendukungnya. Menurutnya, harus dipahami bahwa perubahan itu suatu keniscayaan, oleh karena itu jangan takut untuk berubah. “Mari bersama-sama dalam program penanggulangan kependudukan tanggung jawab kita emban besama, karena semua elemen mempunyai peran masing-masing,” ajaknya. Sementara itu Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Faridah menjelaskan, pelatihan kompetensi pemasangan IUD dan implan bagi dokter se-Kabupaten Brebes dilaksanakan selama 4 hari secara bertahap 3 kali. Satu angkatan terdiri dari 15 dokter yang mewakili kecamatan masing-masing. Angkatan I dilaksaakan sejak 6 hingga 9 Juni 2011. Sebelumnya kegiatan yang sama juga telah dilakukan dengan peserta dari bidan PNS se-Kabupaten Brebes sejak 7 Februari 2011 lalu. (*)


SAMBUNGAN

SELASA 7 JUNI 2011

9

RADAR TEGAL

RIEKE DYAH PITALOKA

CINTA LAURA

Kuliah di Kampus Barack Obama KABAR bahagia datang dari artis Cinta Laura. Setelah mengikuti beberapa kali tes, pelantun ‘You Say Aku’ itu diterima di Colombia University, Amerika Serikat, kampus yang sama dengan tempat Presiden AS Barack Obama kuliah. Cinta mengaku bangga akhirnya bisa mengenyam pendidikan di universitas terbesar ke-5 di dunia itu. Di sana, ia pun akan mengambil juruan psikologi dan hukum.

“Aku memang suka belajar tentang orang, makanya aku ambil jurusan psikologi dan untuk S2 aku ambil hukum,” tuturnya saat ditemui di Novotel Mangga Dua, Jakarta, Senin (6/6). Keinginan untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat memang sudah lama diimpikannya. Bahkan, ia pun rela meninggalkan dunia hiburan demi mengenyam pendidikan lebih tinggi. “Kalau dunia hiburan sih cuma

sekedar hobi saja, berhubung aku masih remaja dan usianya juga masih muda, masih ada waktu untuk meniti karier setelah lulus kuliah,” tuturnya. Tentunya akan banyak penggemar yang sangat kehilangan sosok bintang ‘Seleb Kota Jogja (SKJ)’ itu. (dtk)

Muspida, Wartawan, Dewan, dan PNS Adu Kekuatan dari halaman 3 akhir, Dwi dari perwakilan PNS jadi juara 1, dan Imam menduduki posisi kedua. Juara 3 dan 4, Saekhun dari perwakilan wartawan serta Abdan (perwakilan PNS). “Pertandingan murni berdasarkan undian. Sehingga tidak ada unsur kesengajaan. Lomba yang digunakan dalam pertandingan eksibisi biliar ini memakai bola 9. Kami berharap mela-

lui pertandingan eksibisi biliar, bisa menggairahkan kembali olah raga tersebut yang sempat dicap negatif. Pertandingan tersebut juga kami laksanakan guna memeriahkan Hari Jadi Kota Tegal ke-431,” ucap Totok. Secara terpisah Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak memberikan apresiasi yang besar, terhadap pertandingan eksibisi biliar. Karena beberapa unsur di Kota Tegal dapat bersama-sama melaksanakan kegiatan. Sehingga

bisa dijadikan ajang tukar informasi dalam mendukung kerjanya. Sebab cukup mendapat perhatian, diharapkan Pobsi Cabang Kota Tegal melaksanakan kegiatan semacam ini secara rutin. “Walaupun masing-masing pihak ingin juara, tapi terpenting dari pertandingan ini kita semua dapat melakukan komunikasi. Sebab kalau cari juara, hanya ada juara 1 dan 2 saja,” paparnya. Sementara Ketua Komisi I

DPRD, Sutari SH yang juga salah satu peserta pertandingan eksibisi biliar menyambut positif kegiatan tersebut. Karena banyak pengalaman yang didapat, terkait sistim pertandingan ini. “Kami sangat berharap Pobsi menggagendakan kegiatan semacam ini secara rutin. Sehingga bisa jadi salah satu alternatif, menghilangkan kepenatan setelah satu minggu bekerja.” (*)

Kerusakan Jalan DR Sutomo Meluas dari halaman 3 “Pemanfaatan jalan alternatif selama perbaikan semestinya diantisipasi dengan menjaga supaya kondisi jalan tidak rusak. Jika sudah seperti ini, begitu jalan utama selesai diperbaiki, maka giliran jalan alternatif yang tidak dapat digunakan.” Karena mengalami kerusakan, tambahnya, apabila jalan penghubung dan jalan utama

dalam keadaan baik, maka kendaraan sebanyak apapun mampu melintas dengan lancar. “Jika seperti ini kami harus mengantri karena kendaraan harus berjalan pelan akibat kerusakan jalan,” jelasnya. Di tempat sama, Khamdi mengungkapkan, beberapa minggu sebelumnya dia melintas di jalan tersebut. Saat itu hanya terdapat beberapa jalan yang bergelombang, tapi sekarang malah banyak jalan ber-

lubang. Sehingga menghambat kendaraan yang melintas. “Apalagi di sini dari sepeda motor hingga truk melintas dalam satu jalur dengan intensitas yang cukup padat. Karena tidak ada akses lain. Jika dibiarkan dan terkena guyuran hujan, pasir yang digunakan menutup lubang terkikis, dan bisa saja lubang menjadi makin lebar,” imbuhnya. Yang dikhawatirkan lubang makin bertambah di titik yang

lain. Sehingga menghambat kendaraan yang melintas di jalan tersebut. Sebagai pengguna jalan, pihaknya berharap kerusakan segera ditangani. Dengan demikian jalan menjadi lancer, dan tidak terjadi kemacetan seperti sekarang akibat terjadinya kerusakan jalan. “Ya mau bagaimana lagi, mau tidak mau kami harus melintas di jalan yang rusak,” paparnya. (gun)

PPP Tegalsari dan Pengusaha Fillet Di-warning dari halaman 3 batnya biota-biota yang ada di dalamnya kekurangan oksigen dan mati. “Apabila mati maka ikan-ikan yang ada di dalam sungai akan hilang. Karena biota yang menjadi makanannya mati. Limbah filletnya sendiri tidak sampai membunuh ikan. Namun makanan ikan yang menjadi musnah,” ucapnya ketika ditemui dalam acara penanaman pohon di Bumi Perkemahan, kemarin. Erik menjelaskan, dampak untuk manusia sendiri menimbul-

kan bau tidak sedap. Sehingga polusi udara yang terjadi mengganggu orang-orang di sekitar pantai. Selain itu, air yang ada juga tidak higienis lagi lantaran tercemar BOD limbah fillet. “Karena itu, agar hal tersebut diperhatikan KLH melayangkan surat teguran kepada PPP Tegalsari dan para pengusaha fillet di Blok A. KLH juga menegur pengusaha fillet Blok J, supaya tidak lagi menjemur di badan jalan.” Teguran yang disampaikan ke PPP Tegalsari, tandasnya, agar IPAL yang ada di Blok A

difungsikan sesuai kegunaannya. Sedang untuk pengusaha fillet Blok A me-warning agar limbahnya jangan dibuang langsung ke sungai. Tapi melalui IPAL lebih dulu. “Sehingga yang keluar kadar pencemarannya sesuai baku mutu yang diharapkan,” tutur Erik. Menurutnya sejauh ini, surat yang dilayangkan KLH belum mendapat tanggapan kedua pihak. Mungkin lantaran adanya libur dan cuti bersama, sehingga surat tidak langsung ditanggapi PPP Tegalsari atau pengusaha fillet Blok A.

Sebelumnya, kondisi sungai Sibelis saat ini sangat memprihatinkan. Sebab, sebagian pengusaha fillet di Blok A Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, membuang limbahnya langsung ke aliran sungai tersebut. Hal ini diketahui langsung oleh Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak dan jajarannya ketika melakukan tinjauan ke Kampung Tirang Tegalsari, kemarin. Para pejabat itu menyaksikan air yang berwarna krem dan berbusa, yang berasal dari rumah industri fillet dialirkan ke sungai. (adi)

SMP 7 Tegal Peringkat Sembilan se-Jateng dari halaman 3 “Guna mencapai prestasi itu, diperoleh dengan kerja sama seluruh civitas akademika SMP 7. Mulai dari guru mata pelajaran, wali kelas, guru agama, guru konseling serta orang tua. Pencapaian tersebut diimbangi program pemantapan akademik, pemantauan prestasi serta memberikan motivasi. Sehingga mendapatkan hasil maksimal.” Bahkan, tambahnya, menje-

lang pelaksanaan UN pihak BK mengundang 3 siswa untuk dibimbing dan berkonsultasi, serta menampung unek-unek atau permasalahan yang dihadapi. Sehingga dapat diberikan jalan keluar terbaik. “Pencapaian tahun ini tentu akan dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan harapan menghasilkan prestasi yang mampu membawa nama baik sekolah maupun daerah di tingkat regional,” ucap Faris lagi. Lebih lanjut dia menjelaskan,

dukungan semua pihak, baik civitas akademika maupun orang tua terus dipertahankan maupun ditingkatkan. Sehingga tahun berikutnya SMP 7 Kota Tegal kembali meluluskan 100 persen siswa-siswinya, dengan hasil maksimal di semua mata pelajaran dalam UN. “Dengan dukungan tenaga pengajar maupun sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar-mengajar yang ada. Para siswa memperoleh berbagai

materi pelajaran secara maksimal, disamping mengembangkan apa yang menjadi bakat serta minat melalui kegiatan ekstra kurikuler yang ada di sekolah,” paparnya lagi. Hal ini diharapkan turut merangsang para siswa untuk meraih prestasi bidang akademik maupun nonakademik. “Tahun depan kami akan terus melakukan berbagai persiapan dan program, agar bisa mengukir prestasi sebaik mungkin.” (gun)

Tolak Relokasi Bong China dari halaman 3 memiliki sertifikat, seperti lahan untuk Pusat Promosi dan Informasi Bisnis (PPIB), tanah di Pasar Randugunting. Lahan rumah dinas wakil wali kota, bahkan komplek Pendopo Ki Gede Sebayu. “Kami lebih setuju anggaran relokasi guna pembuatan sertifikat aset-aset tersebut,” papar Hadi lagi. Hal senada diungkapkan Ketua Fraksi PKS, Rachmat Rahardjo. Dia menilai relokasi pemakaman Bong China belum mendesak. Sehingga harus ditunda dulu. Pihaknya minta

wali kota melakukan paparan soal relokasi pemakaman Bong China kepada dewan terlebih dahulu, agar perencanaan ke depan jelas. Jangan hanya bisa melakukan relokasi, tapi tindak lanjut paska relokasi tidak jelas. “Sampai saat ini kami belum mengetahui perencanaan yang matang, atas relokasi pemakaman Bong China yang bakal dilakukan Pemkot. Buktinya, wali kota tak bisa menjelaskan pemanfataan lahan Bong China paska relokasi. Apakah tetap dijadikan kawasan pemukiman, atau sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW, red) yang ada,

yakni sebagai kawasan taman kota atau ruang terbuka hijau.” DUKUNGAN Sementara warga Bong China, Taryoto menyatakan dukungan atas langkah Pemkot, yang berencana merelokasi pemakaman Bong China di tanah timbul seluas 10 hektare. Namun dengan satu catatan, rumah penduduk yang ada di kawasan Bong China tetap dipertahankan. Sebab untuk bisa menempati lahan tersebut tidak gratis. Tapi dia dan warga lain telah membayar ‘paculan’ pada seseorang. “Tahun 2011 kami membeli ta-

nah ‘paculan,’ yang saat ini ditempati untuk rumah seharga Rp6 juta. Kami minta Pemkot tetap mempertahankan rumah warga yang ada di kawasan Bong China. Karena untuk bisa menempati lahan ini harus bayar. Kami mengeluarkan uang demi pembangunan rumah juga.” Kalau bisa, tambahnya, lahan yang ditempati disertifikatkan atas nama hak milik perorangan, atau kalau tidak mungkin minimal jadi tanah SK Wali Kota. “Toh sebagian rumah yang ada di kawasan Bong China saat ini ada yang bersertifikat hak milik,” ujarnya. (hun)

Upacara yang dilakukan umat Taoisme pada hari ini (kemarin) hanya menyediakan kue Bachang. Selain itu juga melakukan sembahyangan. Sejarahnya pada jaman dulu ada menteri bernama Qu Yuan. Menteri ini sangat setia kepada negaranya. “Namun dia kecewa lantaran kondisi negaranya, dan dia menjeburkan dirinya ke Sungai Miluo sebagai bukti kesetian kepada Kaisar. Sebelum menjeburkan diri menteri berkenalan dengan nelayan dan bersahabat,” ujar Chen Li Wei. Kemudian, setelah menteri menjeburkan diri, masyarakat mencari jenazahnya, namun tidak pernah ditemukan. Karena kebesaran menteri tersebut, masyarakat memberikan makan buat arwahnya dengan cara menjeburkan nasi dalam tempu-

rung di Sungai Miluo. Namun kurang lebihnya 300 tahun sesudahnya di Sungai Miluo banyak dihuni siluman. Sehingga makanan yang diceburkan ke sungai tidak dimakan sang menteri. Kemudian melalui mimpi sang menteri menemui nelayan yang jadi temannya mengatakan kelaparan. Karena makanan yang dijeburkan dimakan para siluman air Sungai Miluo. Akhirnya nasi yang semula di dalam tempurung, diganti dengan dibungkus menggunakan daun bambu. “Daun bambu kan ada lugutnya jadi siluman takut memakannya. Makanan itu sampai kepada sang menteri. Berdasar sejarah itulah hari raya ini dikenal dengan Hari Raya Kue Bachang. Sembahyangan yang dilakukan juga bernama Bachang.” (adi mulyadi)

Ajaib! Telur Bisa Berdiri dari halaman 3 Hal tersebut dapat dilakukan oleh siapapun, asalkan tahu posisi matahari. Ini juga tidak berlangsung lama. Apabila posisi matahari telah bergeser, maka telur kembali berguling atau tidak bisa berdiri. Sebab gaya tarik alam yang terjadi sudah hilang, lantaran posisi matahari berubah. Dijelaskan Chen Li Wei, pada hari ini warga Taoisme merayakan Hari Raya Duan Wu Jie (Hari Raya Lurus atau Tetap Tengah Hari), lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pecun. Pada hari itu sejak jaman sebelum Masehi sekitar tahun 1122, Para kaisar Tiongkok melakukan upacara sembahyang musim panas. Kemudian memasuki jaman Dinasti Han, agama Taois dibentuk oleh

seorang tokoh bernama Zhang Dao Ling. “Tokoh ini memiliki kekuatan supranatural atau kata orang sini sakti. Karena terkenal kesaktiannya mendapat gelar Thian Shi (guru langit, red). Pada tanggal 5 bulan 5 Imlek, matahari mengandung unsur positif dan bulan negatif. Karena posisinya tepat di tengah, maka kekuatan positif pada hari itu sangat kuat dan negatifnya lemah. Karena itu hari ini dianggap kaum Taoisme hari yang paling positif sepanjang tahun,” paparnya. Karena hal tersebut, selanjutnya hari-hari ini digunakan membasmi siluman. Jadi warga Taoisme kalau memiliki rumah atau lainnya yang banyak gangguan makhluk halus bisa dibasmi pada hari ini. Karena energi positif pada hari ini sangat besar.

Syukuri Kiriman Paket Peti Mati TENTANG paket peti mati yang terkesan seram dan imej negatif yang ditimbulkannya, artis dan Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka berharap hal itu tak mengalihkan isu penting yang sekarang ada. Menurut Rieke, dirinya sangat berterima kasih kepada pengirim peti mati tersebut, karena mengingatkan rakyat dan pemerintah akan RUU

BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang akan disahkan pada tanggal 26 Juni mendatang. “Saya berharap menganalisanya dari sesi yang positif, peti mati itu tidak mengalihkan isu krusial teman-teman media. Ini mengingatkan kita tentang Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), artinya rakyat

sakit bisa mati sebelum berobat jika tidak ada jaminan sosial dari pemerintah,” ujar Rieke. “Saya berterima kasih kepada pengirim peti mati karena ada nilai positifnya, mengingatkan kita tentang pengesahan RUU BPJS yang akan disahkan tanggal 26 Juni nanti,” sambung Rieke saat dihubungi, Senin (6/ 6). (kpl)

Harga Cabe Merah Anjlok dari halaman 3 jelasnya, membuat pedagang seperti dirinya tidak berani berspekulasi dengan menambah stok. Pasalnya, bisa saja harga kembali mengalami penurunan sewaktu-waktu akibat datangnya pasokan dalam jumlah besar dari sejumlah sentra pertanian. “Untuk stok kami hanya menyediakan untuk kebutuhan 2-3 hari, jika mulai menipis baru kami berani menambah stok untuk memenuhi permintaan,” katanya.

Fitriana, salah seorang pembeli membenarkan jika saat ini terjadi penurunan harga cabe merah. Hanya saja, penurunan tersebut tidak bergitu berimbas pada permintaan untuk kalangan rumah tangga seperti dirinya. Jika membeli dengan jumlah banyak, dia khawatir cabe akan busuk karena tidak bisa bertahan lama. Yang membuat dia heran, naik turunnya harga cabe bisa terjadi dengan cepat dan dalam jumlah yang cukup besar. Jika beberapa bulan lalu harga cabe merah sempat bertengger di

atas Rp100 ribu dan menjadi kebutuhn yang sulit didapatkan masyarakat. Sekarang harganya justru turun drastis tetapi tidak terlalu dimanfaatkan masyarakat dengan membeli dalam jumlah besar. Faktor pasar serta jumlah pasokan diakuinya menjadi faktor utama yang selama ini menentukan naik turunnya harga cabe merah di tingkat eceran. “Meski sekarang harganya turun, tetapi kami tidak serta merta membeli dalam julah banyak karena cabe tidak bisa bertahan lama,” ujarnya. (gun)

Berniat ke Bank, Tas Wanita Dijambret dari halaman 3 melaporkan peristiwa ini ke Polresta Tegal Kota. “Saya tak sampai jatuh,” ucap Indriasih Chandra. Dia menambahkan, dari dalam tas coklat miliknya berisi uang Rp33.400.000, dan 1 lembar

bilyet giro BCA dengan nominal Rp5 juta. Selain berisi dokumen penting seperti SIM dan STNK. Semua dokumen berikut uang hari itu rencananya ditransfer melalui bank, namun raib dibawa pelaku. Kapolresta Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi melalui Kasat

Reskrim AKP Heriyanto SIK membenarkan laporan tersebut. Kini kasusnya dalam penyelidikan. Dari kasus ini kuat dugaan korban sebelumnya sudah diincar lebih dulu. Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara membuntuti korban, setelah itu baru aksi itu dijalankan. (din)

”Makam Merupakan Sarana Ibadah” dari halaman 3 “Dalam hal ini warga Tiong Hoa bukan mendukung atau tidak mendukung rencana itu. Tapi relokasi makam memang harus dilakukan untuk solusi permasalahan Bong China,” ucapnya saat ditemui di Klenteng Tek Hai Kiong, Senin (6/ 6). Selama ini para ahli waris makam sudah frustasi. Karena makam para leluhurnya diserobot warga. Padahal makam itu merupakan sarana ibadah bagi warga Tiong Hoa. Dengan kondisi yang ada sekarang, warga Tiong Hoa tidak lagi bisa beribadah di makam leluhurnya. “Dalam hal ini juga berhubungan dengan hak warga negara untuk merasa aman dan nyaman. Jadi saya tekankan lagi, kebijakan pemindahan makam menjadi keharusan Pemkot demi memberi rasa aman dan nyaman warganya.” Kwee Hong Koen berharap, rencana penyiapan lahan untuk relokasi segera direalisasikan Pemkot. Terkait masalah pemindahannya, warga Tiong Hoa akan melaksanakannya sesuai prosedur. Namun yang perlu menjadi catatan, dalam memin-

dahkan makam perlu ada ritualritual khusus yang dilakukan. “Menurut kepercayaan Taois, terhadap orang yang telah meninggal dunia, bila memperlakukannya benar-benar sama sekali sudah mati, itu tidak berperi cinta kasih, maka jangan dilakukan. Terhadap orang yang telah meninggal dunia, bila memperlakukannya seperti benar-benar masih hidup, itu tidak bijaksana, maka jangan dilakukan. Orang telah meninggal dunia, hendaknya dipandang benar-benar sebagai mahluk rohani (Lee Ki Than Kiong, red),” paparnya lagi. Saat ini, lanjut Kwee Hong Koen, apabila ada warga Tiong Hoa yang meninggal kesulitan untuk memakamkannya. Satusatunya jalan adalah memakamkannya di luar kota. Karena Bong China sudah tidak mungkin lagi dipergunakan sejak terjadi penyerobotan. Adapun bentuk makam yang besar mempunyai makna khusus bagi warga Tiong Hoa. “Sebaiknya sebelum melakukan relokasi, pemkot menjaga lokasi Bong China agar tidak lagi diserobot warga. Artinya tidak ada lagi pembangunan rumah liar dilokasi tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Pemuka Agama Taois, Chen Li Wei menambahkan, makam Bong China ini sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 1923 silam. Itu dibuktikan dengan adanya temuan nisan yang yang masih bertuliskan saat zaman pemerintahan Dinasti. Jadi usianya sudah sangat tua sekali. “Makam Bong China sebenarnya sebuah cagar budaya yang seharusnya dilindungi dan dilestarikan. Karena makam tersebut usianya sudah ratusan tahun. Ini dibuktikan dengan adanya nisan yang masih menggunakan bahasa asli jaman Dinasti,” imbuhnya. Terlebih, Chen Li Wei menguraikan, bagi umat Taois makam merupakan tempat ibadah. Keyakinan warga Tiong Hoa, tidak sembahyang di Klenteng 20 tahun pun tidak menjadi masalah. Asalkan bisa secara rutin atau merumat dan menyembahyangi makam leluhur. Ironisnya, kondisi yang ada sekarang makam banyak dibangun rumah-rumah. Sehingga ribuan ahli waris tidak lagi bisa menyembahyangi para leluhurnya. “Sungguh sesuatu yang sangat merugukan bagi warga Taois,” pungkasnya. (adi)

Pengusaha Bakmi di Semarang Percaya yang Alami untuk Mengatasi Diabetesnya Sejak 2 bulan yang lalu, kondisi kesehatan Fajar Oni Kristanto terganggu karena diabetes, “Mungkin karena ada silsilah keluarga penderita diabetes, saya mengidap penyakit berbahaya ini. Akibatnya, saya sering merasa cepat merasa haus dan badan terasa lemas,” papar pria berusia 39 tahun itu membuka percakapan. Tapi sekarang, ayah 2 orang anak tersebut dapat tersenyum lega karena telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi penyakit yang dari tahun ke tahun di Indonesia penderitanya selalu meningkat itu. Terlebih, pengobatan yang dijalaninya sekarang merupakan cara yang alami. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Secara medis, polidipsi (banyak minum) merupakan salah satu gejala awal diabetes. Hal ini terjadi karena sering buang air kecil, sehingga sering haus dan akibatnya sering minum (polidipsi). Pria yang tinggal di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah itu membuktikan, dalam waktu 1,5 bulan setelah rutin minum Gentong Mas, kini staminanya meningkat, “Selain rasanya enak, Gentong Mas juga

menyehatkan. Sekarang tidur jadi lebih nyenyak, buang air kecil jadi normal.” Terang pria yang berprofesi sebagai pengusaha bakmi dan nasi goreng tersebut. Dengan tubuh yang sehat, kini Fajar dapat menjalani aktifitasnya

dengan nyaman. Ia pun ingin sekali membagi pengalaman baiknya itu dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat untuk orang lain.” Harapnya menutup percakapan. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi in-

sulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com.. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

KOTA

SELASA, 7 JUNI 2011

BAWANG

10

Pemindahan Dokter Tanpa Sepengetahuan BKD BUMIAYU - Pemindahan sejumlah tenaga dokter di beberapa Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Kabupaten Brebes bagian selatan, tanpa koordinasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal tersebut ditegaskan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes Wisnu Broto SH MH saat dikonfirmasi melalui telepon Senin (6/6). Menurut Wisnu, para tenaga dokter tersebut sebelumnya diangkat melalui Surat Keputusan (SK) Bupati yang disetujui Menteri Kesehatan. “Termasuk penempatan tugas mereka, juga sesuai dengan SK yang diterima,” jelas-

POLITIK

nya. Terkait kekosongan dokter di sejumlah Pustu saat ini, Wisnu menyatakan tidak ada istilah kontrak kerja atau masa kerja bagi dokter-dokter yang mendapat SK dan di tempatkan di beberapa Pustu yang ada di sejumlah desa. “Hingga saat ini, Bupati belum memutasikan. Keberadaan mereka sekarang, kita juga tidak tahu. Pemindahan-pemindahan ini tanpa sepengetahuan BKD. Dan pelu diingat hingga saat ini belum ada mutasi,” tegasnya. Atas kondisi tersebut, BKD akan melacak keberadaan dokterdokter tersebut dan mencari tahu dasar pemindahan tugas mereka.

Sebelumnya diketahui, sebanyak 6 Pustu masing-masing di Kecamatan Paguyangan, Ban-tarkawung dan Salem, mengalami kekosongan tenaga dokter. Kondisi ini sangat disesalkan sejumlah aktivis yang menilai pemindahan dokter menghambat pelayanan kesehatan pada masyarakat. Ketua LSM Gabungan Para Aktivis Untuk Rakyat (Gapura) menyikapi kondisi ini, diakibatkan lemahnya koordinasi SKPD. Padahal menurut dia, penempatan dokter di sejumlah Pustu merupakan posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat. “Terlebih bagi mereka warga

yang tinggal cukup jauh dari pusat pemerintahan, seperti halnya desa-desa yang ada di bagian selatan Kabupaten Brebes ini. Kondisi ini jelas pada akhirnya merugikan warga masyarakat yang kesulitan mendapatkan salah satu haknya, yakni pelayanan kesehatan,” kata Mardiyanto. Lemahnya koordinasi tingkat SKPD ini menurut dia, harus secepatnya mendapat penanganan dari Bupati Brebes melalui pembenahan secara maksimal. “Jika memang akan dipindah, segera isi kekosongannya. Atau jika memang belum saatnya ada mutasi, maka kembalikan mereka ke wilayah kerja masing-masing.

dok.rateg

Wisnu Broto

Sehingga tidak menggangu pelayanan kepada masyarakat,” kata Mardiyanto. (pri)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

FOTO BERSAMA - Jajaran PK Golkar Jatibarang foto bersama dengan Wakil Ketua DPD Golkar Brebes Pamor Wicaksono SH seusai piket di Kantor DPD Golkar.

Warga Keluhkan Jalan Rusak

PK Jatibarang Siap Jalankan Amanah BREBES - Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanat partai, jajaran Pengurus Kecamatan Jatibarang Senin (6/6) kemarin mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes. Kedatangan mereka terkait dengan pelaksanaan piket yang sebelumnya telah ditentukan DPD Partai Golkar Brebes. Ketua PK Golkar Kecamatan Jatibarang Umar A Bakhresy kepada Radar mengatakan, sebagai bentuk komitmen terhadap partai, dirinya bersama dengan pengurus PK Jatibarang lainnya saat ini berusaha menjalankan tugas partai dengan baik, salah satunya melakukan rutinitas piket di Kantor DPD. Dikatakan Umar, sebagai pengurus PK, dirinya berusaha untuk membesarkan partai, baik melalui kegiatan bersifat ringam maupun kegiatan suksesi pemenangan Pilkada yang akan berlangsung 2012 mendatang. “Sebagai pengurus dan kader partai, kami siap untuk mensukseskan program partai, salah satunya Pilkada 2012 mendatang,” katanya. Ia mengaku, wujud kongkret yang telah dilakukan PK Jatibarang dalam membesarkan partai adalah melaksanakan Musyawarah Desa di 22 desa se-Kecamatan Jatibarang. Bahkan kegiatan tersebut sudah selesai sejak tanggal 30 April lalu. “Dibandingkan dengan PK Golkar lainnya, Jatibarang termasuk yang pertama melaksanakan Musdes,” tegas Umar. Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dapil I DPD Golkar Pamor Wicaksono SH mengatakan, komitmen yang ditunjukan PK Golkar Jatibarang dalam melakukan amanah partai perlu diikuti pengurus lainnya. (har)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

RUSAK PARAH - Ruas jalan yang menghubungkan Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu dengan Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung rusak parah.

BANTARKAWUNG - Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu dengan Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung sepanjang lebih kurang 7 kilometer dalam kondisi rusak parah dan membahayakan pengendara. Selain hampir rata-rata aspal jalan terkelupas, di beberapa ruas jalan sama sekali tidak beraspal. Kerusakan jalan sudah terlihat semenjak wilayah dukuh Tegal Munding, Desa Pruwatan hingga wilayah Desa Cinanas yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap. “Kondisi ini diperparah bila terjadi hujan, hampir seluruh badan jalan yang sudah berlubang dan meninggalkan batu menjadi sangat licin, sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan,” kata Cahyadi (38) warga Desa Cinanas, Senin (6/6). Dampak dari kondisi jalan yang sulit dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan ini, setidaknya telah mempengaruhi nilai jual terhadap kegiatan panen yang dihasilkan dari daerah sentra produksi khususnya dari sektor pertanian ini. “Desa Cinanas sendiri sebetulnya memiliki lahan pertanian yang masih luas, selain itu sebagian warga juga berprofesi sebagai petani rempah-rempah seperti lada, vanili dan kopi.

Namun dengan kerusakan jalan seperti ini, kami merasa kesulitan dalam mendistribusikan hasil pertanian ini,” keluhnya. Selain harga jual anjlok, ternyata kerusakan jalan bisa berdampak kepada kelancaran proses belajar dan mengajar di sekolah. Kondisi tersebut dibenarkan Kades Cinanas Drs Toat Riyono, dimana para peserta didik yang ada di Desa Cinanas, harus menempuh jalan yang rusak sepanjang untuk sampai ke sekolah. Akibatnya, tidak sedikit murid yang terlambat masuk sekolah. “Yang kita kasihan itu adalah anak-anak sekolah. Mereka harus berjalan di jalan yang rusak itu. Di Desa Cinanas sendiri saat ini baru berdiri sebuah sekolah dasar (SD), sedangkan bagi siswa SMP atau SMA mereka setiap hari harus melalui jalan itu untuk menuju sekolahnya di Desa Pruwatan atau Bumiayu,” kata Toat. Dengan semangat pembangunan yang didengungkan pemerintah khususnya untuk dunia pendidikan, Kades berharap perbaikan jalan yang menjadi sarana utama warga tersebut akan dapat mendapat perhatian. “Kami telah turut mengajukan perbaikan jalan dalam kegiatan musrenbang lalu, mudah-mudahan kedepan perbaikan jalan akan dapat direalisasikan,” harapnya. (pri)

Dinkes Terus Giatkan Program Posdaya Syamsul Bayan Surati Bupati BREBES - Angka Pertumbuhan Penduduk di Indonesia saat ini masih tergolong tinggi, bahkan data yang ada di Dinas Kesehatan angka pertumbuhan penduduk saat ini masih berada di 1,3 persen. Tingginya jumlah penduduk tersebut dibarengi dengan berkembangnya penyakit baru dengan kematian tinggi, serta masih tingginya penyakit menular seperti DBD, TB Paru dan HIV/AIDS. Tidak hanya itu saja, angka

kematian ibu dan bayi juga masih menjadi masalah utama yang harus ditangani. Kondisi tersebut disebabkan pola hidup bersih dan sehat yang belum menjadi budaya masyarakat. Selain itu akses dan mutu pelayanan kesehatan belum merata terutama di perdesaan. Untuk menangani persoalaan tersebut, maka perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perbe-

kalan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Drs Aman Widodo MKes mengatakan, untuk mengurangi persoalaan tersebut, yang perlu dilakukan adalah meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan termasuk revitalisasi posyandu. Meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam mendapatkan hak untuk hidup sehat dan meningkatkan kemandirian masyarakat. “Saat ini diperlukan pengem-

bangan desa menjadi arus utama dalam pembangunan, serta menumbuhkan keluarga untuk melaksanakan fungsi-fungsinya sehingga mampu membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera. Salah satunya memaksimalkan Posdaya,” paparnya. Dikatakan Aman, Posdaya merupakan forum silaturrahmi, advokasi, komunikasi, edukasi dan sekaligus menjadi wadah koordinasi. (har)

Mengenal Singkat Sosok Calon Wakil Bupati Brebes (1)

Agus Ingin Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kekosongan posisi Wakil Bupati Brebes pasca dilantiknya Agung Widyantoro menjadi Bupati Brebes (10/5) silam, sepertinya tidak akan dilewatkan DPC PDIP Kabupaten Brebes begitu saja. Apalagi, masih menyisakan 18 bulan masa jabatan kepala daerah. Sebagai partai pemenang pemilu di kota bawang ini, PDIP telah menyiapkan dua nama Cawabup PAW sesuai konstitusi. Drs Khairul Anwar MSi dan Hj Idza Priyanti Amd, yang telah direkomendasi DPP PDIP. Lantas, siapa mereka itu? LAPORAN: ISMAIL FUAD SOSOK Drs Agus Khairul Anwar MSi sepertinya tak asing lagi dalam perpolitikan di Kabupaten Brebes, terlebih bagi simpatisan partai berlambang banteng bermoncong putih. Pria yang biasa disapa Agus itu, memang telah me-

CMYK

ngawali karir politiknya dari bawah. Meski begitu, background dia adalah pengusaha swasta yang cukup sukses. Agus muda sempat merasakan besarnya ekpektasi konstituen terhadap perbaikan nasib rakyat saat dirinya bergelut dengan akar rumput saat mengurus ranting, di akhir tahun 90-an. Tak cukup di ranting, berkat pengabdian dan militansinya, ayah dua anak ini kemudian perlahan dipercaya untuk mengawaki kepengurusan PAC PDIP Kecamatan Bulakamba, hingga dua periode. Dalam rentang itu, Agus juga diamanati menjadi Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Brebes, sebuah organisasi underbow yang juga merupakan mesin politik vital milik PDIP. Kini, diusianya yang sudah menginjak ke angka 48 ini, suami Ny Wiwit W Hisham itu masih tercatat sebagai salah satu Wakil Ketua di DPC PDIP Brebes. Agus juga berhasil duduk di kursi DPRD Kabupaten Brebes dua periode terakhir, yakni periode 2004-2009 dan periode 2009-2014. “Saya memang berangkat dari bawah, sudah merasakan betul bagaimana pahit manis perjuangan membesarkan partai,” tutur

Agus saat ditemui di kediamannya di Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba. Hingga kali terakhir, Lulusan Magister Ilmu Adminsitrasi Unswagati Cirebon ini mencoba mendarmabaktikan pengalamannya itu untuk kemajuan kampung halamannya. Ya, setidaknya serangkaian proses seleksi Cawabup PAW oleh partainya telah diikutinya hingga final. Kala itu, Agus mengaku rela dan bersedia mundur dari posisinya sebagai wakil rakyat di legislatif, seandainya takdir Tuhan menghendaki dirinya bisa menjadi pendamping Bupati Brebes H Agung Widyantoro. Barangkali, pengalamannya selama berkiprah menjadi wakil rakyat dua periode, di Komisi A, Komisi B, Badan Anggaran hingga Badan Legislasi DPRD Brebes bisa menjadi modal berharga yang bisa disumbangkan untuk kemajuan Kabupaten Brebes. “Kalaupun dikehendaki, saya ingin sekali menguatkan sinergi dan harmonisasi antara eksekutif dan legislatif demi suksesnya pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Brebes,” ujar Agus kala itu. Namun begitu, menjelang

dok.rateg

Drs Agus Khairul Anwar

ending menuju tahta kursi G2, sejumlah kalangan meragukan tekadnya untuk bersaing. Hal ini didasari, atas munculnya rekomendasi DPP PDIP kepada dirinya untuk hanya sebatas menjadi pendamping Cawabup. Meski begitu, konsitusi memang mensyaratkan harus dua nama Cawabup yang diusulkan kepada Bupati untuk diparipurnakan oleh DPRD Brebes. Apakah Agus akan kandas bermetamorfosis? Entahlah. “Pada prinsipnya saya serahkan kepada mekanisme UU yang berlaku, dan semoga proses kedepan bisa ditindaklanjuti secara konstitusional dan demokratis,” ujar Agus. (*)

Minta Bersikap Normatif BREBES - Setelah melaporkan Panitia Penjaringan Calon Wakil Bupati ke Polres Brebes, giliran Syamsul Bayan menyurati Bupati Brebes H Agung Widyantoro. Dalam surat setebal empat halaman tersebut, juga ditembuskan kepada Ketua dan Pimpinan DPRD serta fraksi-fraksi DPRD. Menurut Syamsul Bayan, dalam surat itu ada 14 poin yang terkait dengan proses penjaringan calon wakil bupati. Di mana 14 pion itu, kata Syamsul, terkait dengan analisis yuridis ata proses penjaringan calon wakil bupati yang direkomendasikan DPP PDIP. “Saya berharap pak Bupati bersikap normatif, karena dalam surat ini saya sampaikan analisis yuridis dari pelaksanaan penjaringan calon wakil bupati ini,” kata Syamsul. Menurutnya, beberapa hal terkain analisis yuridis itu

M RIZA PAHLEVI/RADAR BREBES

KIRIM SURAT - Syamsul Bayan SH MH menunjukkan surat yang ditujukan kepada Bupati dan Pimpinan DPRD, kemarin.

antara lain laporan ke kepolisian yang dilakukan dirinya, dasar hukum pengisian calon wakil bupati, hingga masalah surat rekomendasi serta masalah internal di tubuh DPC PDIP sendiri. Syamsul yang merasa dirugikan itu mengaku akan terus melakukan upaya hukum. Selain melaporkan dugaan tindak

pidana ke Polres Brebes, pihaknya juga akan melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Brebes. “Saya sarankan Bupati dan DPRD Brebes untuk tidak memproses usulan calon wakil bupati, yang prosesnya patut diduga bertentangan dengan hukum dan masih dalam sengketa,” tandasnya. (riz)


CMYK

OLAHRAGA

SELASA, 7 JUNI 2011

11

RADAR TEGAL

LINTAS

KEJAR TARGET

Sami Khedira Cedera KEKUATAN di lini tengah Jerman bakal terreduksi ketika bertamu ke Tofik Bakhramov Stadium, Baku, menantang Azerbaijan, dini hari nanti pada kualifikasi Euro 2012. Penyebabnya, cedera Sami Khedira dan Simon Rolfes. Terpaksa, der trainer Jerman Joac h i m Loew m e ngirim

pulang dua pemain itu. Baik Khedira maupun Rolfes diyakini tidak bisa berada dalam kondisi fit ketika menghadapi Uzbekistan. Khedira dibekap cedera betis dan Rolfes cedera otot. Khedira selama ini menjadi andalan utama di lini tengah Jerman. Dia terus menjadi sosok tidak tergantikan di lini tengah Panser, julukan Jerman, sejak Piala Dunia 2010 lalu. Pada laga sebelumnya, ketika menang 2-1 atas Austria, dia turun sebagai starter. “Kami putuskan untuk tidak membawa serta Sami Khedira karena dia tidak mungkin turun lapangan dalan dua atau tiga pekan ke depan,” ungkap Joachim Loew, pelatih Jerman, kepada Sky Sport. Sejatinya, lanjut Loew, cedera yang dialami Khedira hanyalah cedera ringan. Namun, Jerman tidak ingin mengambil risiko. “Berbahaya kalau dia tetap dipaksa bermain. Lebih baik dia diistirahatkan dari lapangan,” bilang pelatih berusia 51 tahun itu. Sebagai ganti Loew memanggil dua pemain muda, yakni gelandang Hoffenheim Sebastian Rudy dan winger Schalke Lewis Holtby. Usia kedua pemain itu masih sangat belia. Rudy berusia 21 tahun dan Holtby satu tahun lebih muda. Dengan dipulangkannya Khedira dan Rolfes, maka memperpanjang daftar pemain reguler timnas Jerman yang absen. Sebelumnya, Loew tidak bisa memanggil Miroslav Klose, Marco Reus, Bastian Schweinsteiger, Christian Trasch, dan Sven Bender, karena cedera. Selain itu, kiper kedua Tim Wiese terpaksa ditinggal di Vienna, saat melakoni laga melawan Austria (3/5) lantaran urusan keluarga. Banyaknya pemain yang cedera absen sempat membuat Jerman kesulitan saat meladeni Austria. Selain sejumlah pemain di atas yang sudah dipastikan tidak bermain melawan Azerbaijan, Loew juga masih menunggu kabar terakhir dari striker FC Koln Lukas Podolski. Dia diragukan bisa tampil karena sedang berjuang untuk memulihkan cedera engkel. Tanpa Podolski, kemungkinan besar Andre Schurrle atau Mario Gotze yang akan mengisi posisi striker sayap. Untuk posisi itu, Schurrle lebih tepat dimainkan. Bila skema diubah dari 4-3-3 ke 4-2-3-1, maka Gotze lebih cocok. (ham)

BAKU - Rekor 100 persen menang timnas Jerman di kualifikasi Euro 2012 tetap terjaga hingga laga keenam. Mereka berambisi melanjutkannya ketika menantang Azerbaijan di Tofik Bakhramov Stadium, Baku, dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 00.00 WIB). Selain mengejar target selalu memang, Jerman juga ingin

PERKIRAAN PEMAIN AZERBAIJAN V JERMAN Azerbaijan (5-3-2) Pemain : 1-Arhayev (g); 18-Medvedev, 21-Levin, 15-Abbasov, 2-Melikov, 14-Sadygov; 16-Huseynov, 22-Ismayilov, 6-Sadygov; 7-Javadov, 11-Aliyev Pelatih : Berti Vogts Jerman (4-3-3) Pemain : 1-Neuer (g); 16-Lahm, 3-Friedrich, 5-Hummels, 2-Schmelzer; 8-Oezil, 4-Aogo, 18-Kroos; 13-Muller, 23-Gomez, 10-Podolski Pelatih : Joachim Loew

Kualifikasi Euro 2012 Grup A

KLASEMEN SEMENTARA

Lukas Podolski

memastikan tiket lolos dari grup A secepatnya. Secara matematis, kalau mereka merebut kemenangan atas Azerbaijan, maka tinggal satu pesaing yang memiliki kans mengejar, yakni Turki. Sekarang Turki berada pada posisi ketiga dengan 10 poin. Tapi, skuad asuhan Guus Hiddink itu masih menyisakan empat pertandingan. Itu artinya masih ada 12 poin maksimal yang dikejar Turki. Jika selalu menang, maka total poin mereka 22 poin. Sedangkan, satu kemenangan lagi sudah membuat Jerman mengoleksi 21

1. Jerman

6

6

0

0

19-2

18

2. Belgia

7

3

2

2 15-10

11 10

3. Turki

6

3

1

2

4. Austria

6

2

1

3 10-10

7

5. Azerbaijan

5

1

0

4

4-15

3

6. Kazakhstan

6

1

0

5

2-15

3

poin. “Kalau kami mampu mengoleksi 21 poin nanti, apakah ada tim lain yang mampu melampaui capaian angka kami,” tanya Joachim Loew, pelatih Jerman, seperti dikutip AP. Secara matematis, memang Jerman belum lolos, tapi menurut Loew, secara psikologis sudah. Tim berjuluk Panser itu juga berpeluang besar jadi tim pertama yang lolos ke Euro 2012. Itu tergantung hasil laga kedelapan pada 2 September. Ketika itu, Jerman akan berhadapan dengan Austria. Kalau memang, maka sudah pasti lolos. Kalau pun kalah, Jerman bisa saja mengunci tiket lolo, asalkan pesaing mereka Turki tergelincir ketika menjamu Kazakhstan di waktu yang sama. Selain Jerman, tim lain yang berpeluang menjadi yang pertama adalah Spanyol dan Belanda. Spanyol berkuasa dengan 15 poin di grup I. Mereka unggul enam angka atas pesaing terdekatnya. Belanda berkuasa di grup E dengan 18 poin, unggul enam angka atas pesaing terdekatnya. Hanya, peluang kedua tim untuk mengunci tiket pada 2 September sangat tipis. Spanyol bahkan tidak punya peluang. Sebab, tidak ada laga di grup I pada 2 September. Kemudian, Belanda masih bergantung hasil laga Swedia versus

9-7

Finlandia dini hari nanti. Makanya, Loew meminta pasukannya untuk habis-habisan merebut kemenangan atas Azerbaijan. Mereka mengejar target selalu memang dalam tujuh laga dan tim pertama yang lolos ke Euro 2012. “Kami memobilisasi semua kekuatan,” jelas Loew. Meski memiliki keyakinan pasukannya akan merebut tiga angka di Baku, tapi Loew tetap waspada. “Turki pernah kalah di sana dan mereka (Azerbaijan) juga biasanya tidak kebobolan banyak gol ketika tampil di markasnya,” lanjut Loew. Kalau Jerman datang untuk mengejar kejayaan, maka Azerbaijan berusaha agar tidak kalah. Pelatih Azerbaijan Berti Vogts tentu tidak mau kembali menjadi sasaran kemarahan pendukung Azerbaijan. Karena itu, setidaknya tidak kalah banyak gol. Vogts sendiri memang tetap mendapat jaminan dipertahankan bila kalah dari AFFA (asosiasi sepak bola Azerbaijan). Namun, tekanan publik sangat keras kepadanya. Sebab, dia dianggap tidak mampu mengangkat prestasi Azerbaijan. Faktanya, sampai saat ini mereka terpuruk di dasar klasemen grup A dengan tiga angka. “Jerman bukan hanya tim terkuat di grup ini, tapi juga salah satu yang terkuat di dunia. Tapi, kami siap memberikan kejutan,” kata Vogts. (ham)

Ancelotti Ingin Cuti Setahun Vogts Diserang, Loew Membela KETIKA Guus Hiddink makin santer bakal kembali ke Chelsea, cerita berbeda datang dari Carlo Ancelotti. Pelatih yang dilengserkan Chelsea di akhir musim lalu itu berencana cuti setahun sebelum menangani klub. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan La Stampa kemarin. “Saya tidak terburu-buru untuk melatih lagi dan saya juga tidak mencari-cari (klub baru),” ungkap Ancelotti. “Saya akan istirahat setahun dan melihat bagaimana kolega saya bekerja. Selain break enam bulan (setelah meninggalkan Parma di pertengahan 1998, Red), saya tidak pernah berhenti bekerja sejak 1995,” tambah pelatih yang Jumat nanti (10/6) merayakan ultah ke-52 itu. Ancelotti sebenarnya dikaitkan dengan banyak klub, khususnya klub Inggris sesuai dengan keinginannya kembali berkarir di negeri Britania Raya itu. Yang paling baru adalah Aston Villa dan klub promosi Queens Park Rangers (QPR). Villa telah memutus kontrak dengan Gerard Houllier karena gangguan kesehatan, sedangkan QPR ingin mengganti Neil Warnock dengan pelatih yang lebih berkualitas.

CARLO ANCELOTTI

Tapi, terkait rumor itu, Ancelotti mengatakan apabila dirinya sama sekali tidak dikontak oleh klub manapun. “Saya tidak pernah dikontak klub manapun di Inggris. Saya juga tidak pernah berbicara dengan AS Roma,” sangkal eks pelatih AC Milan dan Juventus itu. AS Roma adalah klub yang paling sering dikaitkan dengan Ancelotti. Hanya, seiring pernyataan Ancelotti yang tidak ingin menangani Roma dalam waktu dekat, spekulasi itu makin menguap. Belakangan, Roma disebut bakal memilih Luis Enrique Martinez sebagai pelatih baru menggantikan Vicenzo Montella. Sementara itu, striker Aston Villa Darren Bent berharap agar klubnya memilih Ancelotti sebagai pengganti Houllier. ”Jika mendapatkan Ancelotti, semua orang di klub akan antusias dan berharap lebih. Tentu saja Aston Villa membutuhkan pelatih sekaliber Ancelotti,” ujar striker timnas Inggris itu. “Saya berbicara dengan beberapa pemain Chelsea (yang berada di timnas Inggris, Red) dan mereka mengatakan Ancelotti adalah sosok brilian. Ashley Cole (bek kiri Chelsea, Red) mengatakan, dia menyayangi Ancelotti dan mengatakan dia sebagai pelatih yang sangat bagus,” tambahnya. (dns)

BERTI Vogts ketiban sial. Ketika sedang memberikan keterangan dalam konferensi pers setelah laga kontra Kazakhstan di Baku (3/6), pelatih timnas Azerbaijan itu diserang tiga orang tidak dikenal. Tidak terjadi pemukulan. Vogts hanya dilempari dengan tisu toilet. Insiden itu memang tak membuat Vogts terluka. Tapi, sangat memalukan. Di Azerbaijan, melempar orang dengan tisu toilet sama dengan penghinaan. Diduga kuat pelakukany adalah jurnalis Azerbaijan yang kecewa dengan Vogts. Peristiwa itu terjadi setelah Azerbaijan kalah 1-2 oleh Kazakhstan pada 3 Juni lalu. Hasil negatif itu membuat Azerbaijan terjerembab di dasar klasemen sementara kualifikasi Euro 2012 grup A. Tentu saja serangan itu membuat Vogts kecewa berat dan shock. “Saya pasti sudah pergi jauh kalau saya tidak memiliki hubungan baik dengan presiden federasi. Saya memiliki beberapa pengalaman aneh selama menduduki jabatan pelatih di sini. Saya tidak bisa menjabarkannya,” ungkap Vogts kepada SID. Vogts menjadi pelatih Azerbaijan sejak 2008. Hal itu dilakukannya setelah putus kontrak dengan timnas Nigeria.

DOK.RATEG

Berti Vogts

Kehadiran pelatih asal Jerman itu ternyata tak banyak membantu kinerja Azerbaijan. Kejadian yang dialami Vogts mendapat perhatian der trainer

Jerman Joachim Loew. Dia mengutuk aksi kekerasan tersebut. Loew juga mendukung keputusan Vogts yang melaporkan insiden itu ke polisi. “Apa pun alasannya, hal seperti itu tak bisa dibenarkan. Menyerang pelatih tidak bisa diterima, apa pun hasil yang dicapainya di lapangan hijau. Saya sangat terkejut mendengar kabar itu, sungguh memalukan,” ujar Loew seperti dilansir DPA. Loew mengatakan, performa Azerbaijan tidak selalu buruk selama ditangani Vogts. “Azerbaijan memang kalah dari Kazakhztan, tapi mereka juga pernah meraih kemenangan penting ketika menghadapi Turki,” ungkap asisten Juergen Klinsmann pada Piala Dunia 2006 itu. (ham/ca)


ALL SPORTS

12

SELASA 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

HAT-TRICK PERTAMA CHICHARITO DALLAS - Meksiko mengawali Piala Emas Concacaf 2011 dengan gemilang. Sang juara bertahan mengalahkan El Salvador lima gol tanpa balas dalam laga di Stadion Cowboys kemarin WIB (6/6). Javier “Chicharito” Hernandez menjadi bintang kemenangan Meksiko. Striker Manchester United itu mencetak hat-trick, masingmasing pada menit ke-60, 67, dan penalti di masa injury time (95). Sebelum hat-trick Chicharito, Meksiko memimpin dua gol yang tercipta hanya dalam rentang waktu tiga menit melalui Efran Juarez (55) dan Aldo de Nigris (58). Bagi Chicharito, hat-trick kemarin adalah raihan pertamanya bersama El Tri - sebutan Meksiko. Sepanjang tahun ini, Chicharito praktis mengemas enam

Yeatts/Getty Images

HAT-TRICK - Pemain Meksiko Javier Hernandez (14) dan Aldo De Nigris (9) merayakan gol saat melawan El Salvador pada Piala Emas Concacaf 2011 kemarin.

gol hanya dari empat laga. Chicharito total mengemas 17 gol hanya dalam 24 laga sejak debut bersama El Tri pada 30 September 2009 . Gol-golnya kemarin pun makin melengkapi status Chicharito sebagai bintang baru di jagat sepak bola. Striker 23 tahun itu mulai mencuri perhatian di Piala Dunia 2010 dan moncer setelah bergabung dengan United. Di musim pertamanya bersama jawara Inggris itu, Chicharito mengoleksi 20 gol. “Yang terpenting bagi saya adalah tiga poin. Saya tidak peduli apakah saya mencetak gol. Terkadang, saya tidak menginginkannya asalkan tim menang,” ujar Chicharito kepada Associated Press. Chicharito pun mempersembahkan hat-trick-nya kepada fans Meksiko. Dari 80 ribu penonton yang memadati Cowboys, sebagian besar adalah pendukung Meksiko. Itu juga termasuk warga Meksiko yang sudah lama menetap di Amerika Serikat (AS), khususnya Texas. “Sungguh luar biasa melihat sambutan warga Meksiko yang tinggal di sini (AS, Red). Anda bisa lihat, dari 80 ribu orang, banyak yang mengenakan kostum hijau. Itu sangat berarti bagi tim kami,” jelas Chicharito. Pelatih Meksiko Jual Manuel de la Torre memberi pujian kepada Chicharito. “Javier beruntung mencetak tiga gol karena semuanya merupakan hasil dari permainan tim. Saya berharap ada langkah maju di pertandingan kedua,” jelasnya. L a w a n Meksiko berikutnya adalah Kuba di Charlotte (9/ 6). Sebagai catatan, Kuba kalah 0-5 dari Kosta Rika dalam laga sebelum Meksiko versus El Salvador. Kabarnya, De la Torre bakal merotasi skuad untuk menghadapi Kosta Rika dalam laga pemungkas grup A (12/ 6). Kosta Rika yang runner-up 2002 itu memang difavoritkan lolos dari grup A sebagai pendamping Meksiko. (dns)

Klasemen Sementara Grup A 1. Kosta Rika 2. Meksiko 3. Kuba 4. El Salvador

1 1 1 1

1 1 0 0

Turki Siap Lepas Guus Hiddink ISTANBUL - Tanda-tanda Guus Hiddink menjadi pelatih baru Chelsea makin jelas. Yakni kesiapan Federasi Sepak Bola Turki (TFF) melepas pelatih berkebangsaan Belanda itu. TFF pun siap bernegosiasi dengan Chelsea mengenai biaya kompensasi Hiddink. Hiddink terikat kontrak melatih Turki sampai putaran final Euro 2012. Ada klausul yang menyatakan Hiddink boleh pergi di akhir kualifikasi pada Oktober mendatang seandainya Turki gagal lolos putaran final. Hanya, Chelsea tentu tidak mau menunggu sampai Oktober mengingat musim baru sudah dimulai dua bulan sebelumnya alias Agustus nanti. Karena itu, jika ingin memutus kontrak Hiddink lebih cepat, Chelsea harus membayar biaya kompensasi yang ditaksir 4 juta euro (Rp 49 miliar). “Kontrak Hiddink tetap ada harganya dan federasi tahu apabila tawaran

Chelsea tidak akan buruk,” kata salah satu sumber di internal TFF sebagaimana dilansir BBC. “Hiddink tidak bisa bilang tidak kepada Chelsea. Kami percaya dia memang menginginkan pergi karena dia merasa masih punya PR di sana. Dia ingin memenangkan Premier League maupun Liga Champions bersama Chelsea,” tambah sumber itu. Selain alasan itu, masih ada faktor lain yang membuat Hiddink segera lepas dari Turki. Yakni, bakal lengsernya Presiden TFF Mahmut Ozgener. Sebab, dalam pemilihan presiden TFF yang baru pada 28 Juni nanti, Ozgener tidak melakukan persiapan sebagai salah satu calon. “Ozgener masih liburan dan tidak ada kepastian dia akan ikut pemilihan. Kalapun akhirnya ikut, dia bakal kalah karena tidak ada prestasi membanggakan Turki dalam kepengu-

rusannya. Hiddink tentu saja akan kecewa apabila kehilangan orang yang membawanya ke Turki,” papar sumber itu lagi. Keyakinan Hiddink akan meninggalkan Turki dan melatih Chelsea datang dari Frank Lampard Sr. Ayah gelandang Chelsea Frank Lampard itu bahkan meyakini apabila Hiddink sudah diresmikan sebagai pelatih baru The Blues - sebutan Chelsea - dalam hitungan hari. “Chelsea butuh 2-3 pekan untuk mendapatkan pemain baru dan menentukan siapa pemain lama yang harus pergi. Itu belum termasuk persiapan tim di pramusim. Jik menundanunda siapa yang akan menjadi pelatih, Chelsea akan banyak kehilangan waktu dan tertinggal dengan pesaingnya,”

papar Lampard Sr kepada The Mirror. “Karena itu, saya percaya Chelsea akan segera menetapkan pelatih baru secepatnya. Sesuatu yang penting mungkin akan terjadi dalam 3-4 hari. Jika saya harus bertaruh, sesuatu itu adalah Guus (Hiddink),” sambungnya. Di pihak lain, belum ada respon dari Hiddink maupun agennya, Cees van Nieuwenhuizen, tentang perkembangan seputar kemungkinan kembali ke Chelsea. Kendati sebelumnya mengatakan belum mendapat kontak dari Chelsea, Hiddink memberi sinyal siap menangani klub yang pernah dilatihnya selama empat bulan (FebruariMei 2009) dan dibawanya merebut Piala FA itu. (dns)

0 0 0 0

0 0 1 1

5-0 5-0 0-5 0-5

3 3 0 0

AFP PHOTO / JANEK SKARZYNSKI

HADANG - Pemain Polandia Jakub Blaszczykowski (kanan) menghadang bola yang dibawa pemain Argentina Jonathan Botinelli pada laga uji coba di di Stadion Slaski kemarin dinihari.

Tango Kembali KO WARSAWA - Argentina kembali keok dalam uji coba. Setelah diperdaya Nigeria 1-4 (2/6), Tim Tango - sebutan Argentina - menyerah 1-2 dari Polandia di Stadion Slaski kemarin dini hari (6/6). Pelatih Argentina Sergio Batista pun kembali menjadi sorotan. Sekalipun di-warning Presiden AFA (Federasi Sepak Bola Argentina) Julio Grondona seusai kekalahan dari Nigeria, Batista punya alasan membela diri. Pelatih 48 tahun itu mengatakan, skuad yang dibawanya saat ini diproyeksikan untuk jangka panjang. “Semua ini demi proyek Piala Dunia 2014 ,” ucap Batista kepada AFP. Skuad Argentina yang dibawa Batista memang bermaterikan para pemain muda. Tidak ada pemain bintang seperti Lionel Messi, Carlos Tevez, dan Javier Mascherano. Batista praktis hanya membawa bek kanan Pablo Zabaleta danb defender Ezequiel Garay dari 26 pemain proyeksi Copa America 2011 di kandang sendiri Juli nanti. Tidak heran apabila Argentina kesulitan menghadapi

permainan Polandia. Tim Tango mengakhiri babak pertama dengan tertinggal 0-1 hasil gol Adrian Mierzejewski pada menit ke-26. Tim Tango memang merespon cepat di awal babak kedua dengan menyamakan kedudukan berkat gol Marco Ruben (47?). Tapi, Polandia yang bersama Ukraina menjadi tuan rumah Euro 2012 itu mencetak gol kedua sekaligus gol kemenangan via tendangan chip Pawel Brozek di menit ke-67. “Kami sebenarnya memiliki peluang seri, kami bermain lebih baik dibandingkan Nigeria,” jelas Batista. “Saya juga melihat adanya perbaikan. Beberapa pemain layak bermain di laga berikutnya,” sambung pelatih yang menggantikan posisi Diego Maradona seusai Piala Dunia 2010 itu. Laga berikutnya yang dilakoni Argentina masih berlabel uji coba. Yakni, menghadapi Albania di Buenos Aires (20/6). Itu sekaligus laga pemanasan terakhir Argentina sebelum terjun di Copa America. Pertandingan pertama Tim Tango di even empat tahunan itu adalah lawan Bolivia (1/7). (dns)

Sodorkan Kaka demi Maicon MILAN - Spekulasi mengenai masa depan Kaka kembali berembus. Yang paling gres, Real Madrid bakal melepas playmaker timnas Brazil itu ke Inter Milan. Tujuannya adalah demi mendapatkan rekan setimnas Kaka sekaligus bek kanan Inter, Douglas Maicon. Spekulasi itu mengapung ke permukaan setelah media Italia dan Spanyol menguak adanya percakapan telepon antara entrenador Real Jose Mourinho dengan allenatore Inter Leonardo. “Mourinho menawari Leonardo pertukaran Kaka dengan Maicon,” demikian pernyataan salah seorang sumber di Inter seperti dilansir La Gazzetta dello Sport. “Kedua pelatih kerap menga-

dakan kontak. Mourinho mulai menelepon sejak mengucapkan selamat kepada Leonardo setelah menjadi pelatih baru Inter pada Desember 2010,” tambahnya. Hanya, niat Mourinho mendapatkan Maicon belum tentu berjalan mulus. Maicon memang beberapa kali mengatakan bersedia bergabung dengan Real. Hanya, Leonardo maupun Inter belum tentu bersedia melepas Maicon. Tak hanya itu, Presiden Real Florentino Perez disebut tidak ingin melepas Kaka dengan kerugian besar. Seandainya dibarter dengan Maicon, Los Merengues sebutan Real - masih meminta tambahan uang 20 juta euro atau hampir Rp 249 M. (jpnn)


ALL SPORTS

SELASA 7 JUNI 2011

13

RADAR TEGAL

Tunggu putusan WBA

Linda Weni Fanetri

Kans Besar Lawan Wanheng Menayothin

BERHARAP LOLOS BABAK AWAL Thailand Grand Prix Gold JAKARTA-Perjuangan untuk mengangkat rangking pebulu tangkis wanita pelatnas Cipayung terus diusahakan oleh PB PBSI. Mereka memberikan jatah lebih banyak kepada beberapa pebulu tangkis wanita untuk tampil di kejuaraan internasional, salah satunya di Thailand Terbuka Gold Grand Prix pada hari ini (7/6) sampai 12 Juni mendatang. Kabid Binpres PB PBSI mengungkapkan bahwa langkah terebut dilakukan untuk mendongkrak kemampuan pebulu tangkis putri yang dimiliki oleh

pelatnas saat ini. Dia berharap dengan cara tersebut peningkatan mental bertanding juga didapat oleh pemain putri. “Selama ini sektor putri kan kami memang kurang kuat. Jadi, dengan memberikan mereka porsi untuk tampil disini semoga bisa membantu memaksimalkan kemampuan mereka,” katanya, kemarin (6/6). Dalam kejuaraan kali ini, Indonesia mendaftarkan enam pebulu tangkis putrid pelatnas utama, empat di nomor tunggal putri dan satu pasangan di ganda putrid. Mereka adalah Adrianti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, dan Anneke Feinya/ Nithya Kris-

hinda. Tapi, jumlah itu berkurang satu saat diberangkatkan pada Minggu (5/6) lalu, Firda (panggilan Adrianti FIrdasari) batal berangkat. Menurut asisten pelatih tunggal putri pelatnas Marlev Mainaky, Firda batal berangkat karena mengalami cedera. “Sepulang dari Sudirman, Firda sempat latihan tapi ternyata kondisinya tidak memungkinkan. Otot perutnya tertarik sehingga harus dipulihkan dulu,” terangnya saat dihubungi, tadi malam. Tapi, mantan penggawa pelatnas Cipayung itu memastikan bahwa Firda tetap berangkat menuju Singapura Super Series pada 14-19 Juni mendatang.

Target utama PB PBSI karena merupakan salah satu turnamen yang masuk perhitungan poin Olimpiade London 2012. Nah, dalam kejuaraan yang digelar di CU Sport Complex Bangkok, tersebut, Marleve merasa peluang anak didiknya untuk melaju sejauh mungkin cukup sulit. Sebab, lawan yang harus dihadapi pada babak pertama terhitung berat. Linda Weni Fanetri misalnya, dia sudah harus berhadapan dengan unggulan kedua Yanjiao Jiang asal Tiongkok. Diatas kertas kans Linda untuk menang sangat berat, apalagi perbedaan peringkat mereka begitu mencolok. Linda rangking 36 dunia dan Yanjiao di peringkat

enam dunia. Aprilia Yuswandari mungkin masih diharapkan untuk menang di pertandingan pertama karena dia akan akan berhadapan dengan pebulu tangkis yang mengawali dari babak kualifikasi. Sedangkan, pebulu tangkis yang kualitasnya lebih baik, Maria Febe, harus berhadapan dengan pebulu tangkis Rusia yang penampilannya sedang naik. “Mungkin peluang untuk melaju 2-3 babak ada di Febe. Kalau Linda dan Aprilia berat di aal babak. Bisa lolos, langsung ketemu unggulan. Yang terpenting mereka bisa fight saja dan menunjukkan mental yang bagus,” harapnya. (aam)

Manajemen GU Minta Nadal Baru Dapat Start Buru Dua Grand Pemain Bersabar GRESIK - Harapan penggawa Gresik United (GU) untuk secepatnya mendapatkan kepastian tentang masa depannya akhirnya pupus. Ini terjadi setelah manajemen klub yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu belum juga berani membubarkan timnya. Lagi-lagi persoalan finansial menjadi ganjalan bagi GU untuk menentukan sikapnya. Belum adanya keputusan ini semakin membuat para penggawa GU ketar-ketir. Sebab, janji manajemen yang sedianya mengumumkan keputusannya dalam pertemuan kemarin urung terjadi. Malahan pihak manajemen meminta pemain bersabar untuk menunggu hingga anggaran termin kedua dicairkan. “Sebenarnya saya sendiri berharap hari ini bisa clear semua. Tapi, berhubung kondisi yang tidak memungkinkan, untuk sementara kami hanya bisa mencairkan gaji bulan ini,” ucap sekretaris GU Ali Mukhid dalam pertemuan di pendopo PLK Gresik siang kemarin (6/6). Ali mengatakan, mentalnya kepastian ini dikarenakan belum cairnya anggaran GU untuk termin pertama kemarin. Sehingga, dengan kondisi tersebut, tim leburan Petrokimia Putra dan Persegres ini tidak bisa membayarkan sisa kontrak pemain. Itu yang akhirnya menyebabkan manajemen bimbang untuk mengambil langkah. Meski tidak mengetahui kapan pastinya dana tersebut bakal dicairkan, sama seperti yang

dinyatakan oleh pihak manajemen sebelumnya, Ali berjanji pihaknya bakal tetap mengusahakan pencairan anggaran dari KONI Gresik itu secepatnya. “Kalau sudah cair, pasti kami akan secepatnya membayarkannya kepada para pemain sesuai dengan kesepakatan,” cetus pria yang juga menjabat sebagai ketua harian I GU itu. Disinggung mengenai masa kontrak yang masih ditanggung pihak manajemen, Ali menyatakan bahwa kontrak pemain tidak bisa dilakukan hingga 12 bulan seperti yang diminta para pemain. “Kontrak itu berlaku sampai akhir kompetisi. Jika kompetisi berakhir sebelum Juli, maka manajemen bisa saja memutus kontrak hingga bulan Juli saja,” sebut Ali. Sementara itu, para pemain yang hadir dalam pertemuan tersebut menerima keputusan yang diambil oleh pihak manajemen. Walaupun begitu, Agustiar “Ucok” Batubara dkk tetap menuntut pembayaran sisa kontrak berikutnya. “Kami akan tetap menganggap gaji yang belum dibayarkan kurang empat bulan,” jelas salah seorang pemain. Di sisi lain, dalam pertemuan antara manajemen dan pemain serta pelatih tersebut, tidak diikuti oleh manajer GU Hadi Kusono. Padahal, sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Gresik ini menegaskan bakal mengambil sikap tentang masa depan timnya. (ren)

Slam Tersisa

PARIS - Gelar juara nomor enam dari grand slam Prancis Terbuka membuat Nadal masuk dalam buku sejarah. Bersama legenda tenis asal Swedia Bjorn Borg, dia meraih enam gelar juara di grand slam lapangan tanah liat. Gelar tersebut dianggap Nadal sebagai awal dari musim gemilang di paro kedua 2011. Nadal mengalahkan rival besarnya Roger Federer dalam final yang berlangsung Minggu (5/6) WIB dengan 7-5, 7-6 (3), 5-7, 6-1. Keberhasilan tersebut memberinya gelar kesepuluh dari ajang grand slam, sekaligus melanggengkannya untuk tetap berada di posisi teratas ATP (Asosiasi Tenis Putra). “Prancis Terbuka selalu menjadi turnamen paling spesial bagi saya dan itu memberi saya peluang terbesar di tiap musim. Jadi, jika saya menang di sini, saya tahu musim saya selanjutnya akan berlangsung fantastis,” ungkap petenis 25 tahun itu. Tak berlebihan jika Nadal mengungkapkan hal itu. Dia merujuk pada perjalanannya musim lalu. Setelah Prancis Terbuka, dia meraih dua grand slam lagi di 2010, yaitu Wimbledon dan Amerika Serikat (AS ) Terbuka. Sebelum Prancis Terbuka, kiprah Nadal memang sedikit diragukan. Itu tak lepas dari dua kekalahan beruntun dari Novak Djokovic di dua ajang Masters

Series yang berlangsung di lapangan tanah liat, Madrid msters dan Roma Masters. Dia juga mendapatkan kesulitan di babak pertama Prancis Terbuka karena menjalani pertarungan lima set melawan John Isner (AS). Tapi, segala kesulitan tersebut sudah mendapatkan penawarnya. Nadal siap berlari kencang setelah merengkuh gelar dari Roland Garros. “Tekanannya pada saya akan banyak berkurang di sisa musim ini. Saya mendapatkan kepercayaan diri yang lebih baik. Menang di sini penting tiap tahun, selanjutnya saya bisa mendapatkan musim yang penuh kesuksesan,” tambahnya. Meski demikian, posisi nomor satu yang masih diduduki nadal berada dalam ancaman. Djokovic bisa sewaktu-waktu Daftar Peringkat Atp Per 6 Juni (20 Besar) 1. Rafael Nadal (Spanyol) 12070 poin 2. Novak Djokovic (Serbia) 12025 3. Roger Federer (Swiss) 9230 4. Andy Murray (Inggris Raya) 6625 5. Robin Soderling (Swedia) 4595 6. (7) David Ferrer (Spanyol) 4150 7. (6) Tomas Berdych (Rep Ceko) 3490 8. (9) Ga¹¨Monfils (Prancis) 2780 9. (10) Mardy Fish (AS) 2440 10. (11) Andy Roddick (AS) 2200 11. (8) Jurgen Melzer (Austria) 2175 12. (15) Viktor Troicki (Serbia) 1930 13. (16) Richard Gasquet (Prancis) 1925 14. Stanislas Wawrinka (Swiss) 1920 15. (12)Nicolas Almagro (Spanyol) 1875 16. (18) Gilles Simon (Prancis) 1745 17. (13) Mikhail Youzhny (Rusia) 1740 18. (19) Florian Mayer (Jerman) 1600 19. (17) Jo-Wilfried Tsonga (Prancis) 1480 20. (34) Juan Ignacio Chela (Argentina) 1475

menggesernya. Itu tak lepas dari selisih poin mereka yang amat tipis. Keberhasilan Nadal meraih gelar juara tak menambah jumlah poinnya. Namun, Djokovic mendapatkan tambahan poin dengan keberhasilannya menjejak final. Djokovic pun hanya tertinggal 45 poin dari Nadal (12.025-12.070). Sebenarnya Djokovic berpeluang menggeser Nadal di Prancis Terbuka. Asalakan mencapai final, dia otomatis mengudeta posisi teratas. Sayangnya, Djokovic harus menyerah pada Federer di semifinal. (ady)

JAKARTA-Juara dunia tinju kelas terbang mini (47.6 Kg) bersi WBA Muhammad Rachman memastikan waktu pertarungan berikutnya pada 23 Juli mendatang di Jakarta. dalam laga choice itu, Rachman akan menghadapi petinju di luar sepuluh besar asal Thailand Menurut Manajer Rachman, Erick Purna Irawan, petinju yang akan menjadi lawan anak asuhnya mempertahankan gelar pertama kali telah diserahkan namanya ke WBA. Dia yakin pengajuannya ke badan tinju dunia itu akan diterima. Optimisme itu bagi Erick tidak berlebihan. Pasalnya, kubu lawan sudah menerima tawaran yang diberikan untuk bertarung. Biasanya, lanjut dia, jika sudah ada kesepakatan dari dua petinju maka pihak WBA kemungkinan besar menyetujui. “Namanya sudah kami approve ke WBA. Sekarang sedang dipertimbangkan oleh mereka. Kami optimistis akan disetujui dan tinggal menyiapkan pertarungannya saja. Tunggu minggu depan pengumumannya,” katanya saat ditemui, kemarin (6/6). Mengenai lawan, Erick masih belum mau membocorkan namanya. Dia hanya memastikan jika petinju tersebut dianggap enteng bagi Rachman karena memang tujuan pertarungan adalah untuk mempertahankan gelar. Kendati demikian, manajer kelahiran Lampung itu meyakinkan jika lawan Rachman berikutnya bukanlah petinju ayam sayur. Alasannya, dia juga menjadi salah satu harapan Thailand untuk berprestasi di kelas

terbang mini. “Sampai saat ini peringkatnya masih bsia jalan. Tapi yang jelas posisinya di lima belas besar. Dia akan menjadi lawan yang pas bagi Rachman,” papar ayah dua anak tersebut. Nah, Jika melihat rilis peringkat terbaru per-April, saat ini ada empat opsi lawan yang akan dihadapi oleh Rachman. Selain nama Kwanthai Sithmorseng yang baru dikanvaskan Rachman pada April lalu yang ada di peringkat kelima, ada Pigmy Kokietgym di peringkat kedua, Paipharob Kokietgym di rangking keempat dan Wanheng Menayothin peringkat kesebelas. Dari daftar itu, lawan yang paling enteng dan kemungkina besar dihadapi oleh Rachman adalah Wanheng Menayothin. Itu sesuai dengan tujuan dari pihak manajemen Rachman yang ingin mempertahankan gelar selama mungkin. Sementara itu, saat dikonfirmasi Rachman ternyata mengaku belum tahu siapa lawan yang akan dihadapi. Dia menyebut jika menyerahkan sepenuhnya urusan lawan kepada sang manajer. Bagi petinju 39 tahun itu, tugas utamanya adalah hanya berlatih untuk memperisapakan diri jepang pertarungan. “Saya belum tahu lawannya nanti siapa, Tapi lawan siapapun saya siap,” tegasnya. Saat ini, Rachman mengaku sedang menjalani latihan tahap persiapan di Blitar, Jawa Timur. Dia sedang fokus meningkatkan endurancenya tanpa didampingi seorang pelatih pun. “Tanding atau tidak saya sama, latihan selalu rutin. Kemarin (Minggu (5/6), Red) saya dari latihan di gunung kelud dengan lari. Itu latihan yang cukup berat,” ujar petinju kelahiran Merauke, Jayapura itu. (aam) M-Rachman


JATENG

SELASA 7 JUNI 2011

17

RADAR TEGAL

Buronan Dua Tahun Dibekuk

KAJEN Pengedar dan Pengepul Togel Dibekuk KAJEN - Seorang pengedar dan pengepul judi toto gelap (togel) dibekuk di rumahnya masing-masing, kemarin (6/6). Dari tangan kedua tersangka masing-masing Rasijan (46), warga Desa Kalojambe, Kecamatan Sragi, dan pengedarnya, Sutaryo (53) warga Kalijambe, diamankan barang bukti 11 kupon togel, uang sebesar Rp135 ribu, 2 balpoin, kertas rekapan hasil penjualan HP Nokia, dan buku pemeton ramalan. Informasi yang diperoleh, tersangka yang pertama kali ditangkap yaitu Sutaryo. Ia ditangkap saat menjual togel di rumahnya. Saat ditangkap, ia tak melakukan perlawanan karena ia sedang menjual togel. Penangkapan itu kemudian dikembangkan oleh petugas. Dari hasil pemeriksaan diketahui nama pengepulnya, yakni Rasijan. Berbekal informasi itu, polisi langsung melakukan penangkapan tersangka Rasijan selaku pengepul di tempat mangkalnya. Dalam pemeriksaan, kedua tersangka bekerja sama kurang lebih dua bulan, dengan menjual kupon togel di rumahnya masing-masing. Kedua tersangka mengaku setiap hari, kupon yang berhasil dijual dengan omset Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Atas penjualan tersebut, mereka mendapatkan bagian sebesar 20 persen dari omset. Sementara uang bagian dari penjualan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ada yang aneh dalam pemeriksaan kedua tersangka pengedar dan pengepul kupon judi togel yang tertangkap anggota Satreskrim Polres Pekalongan. Mereka mengaku menggunakan buku pemeton sebagai acuan ramalan judi Togel. Setiap ada warga yang datang membeli togel, tersangka biasanya mengeluarkan kertas yang berisikan hari lahir atau dalam bahasa jawanya weton. Selanjutnya, nomor dipasang menggunakan ramalan hitungan pemasang. Kapolres Pekalongan, AKBP Hanif, melalui Kasat Reskrim, AKP Bambang Purnomo menegaskan bahwa kedua tersangka sudah menjadi target anggota. Setelah dianggap cukup bukti, kemudian dilakukan penggerebekan. Mereka ditangkap bersama barang bukti berupa 11 kupon togel, uang sebesar Rp135 ribu, 2 balpoin, kertas rekapan hasil penjualan HP (handphone) merek Nokia dan buku pemeton ramalan. (yon)

BATANG Warga Butuh Alat Deteksi Gas Beracun BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus mewaspadai tiga titik di Kawah Sibendu Dukuh Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang karena lokasinya sekitar enam kilometer dari Kawah Timbang, Kabupaten Banjarnegara. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Perlindungan Politik dan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata pada Senin (6/6) mengatakan, saat ini tiga titik di Kawah Sibendu terus mengeluarkan asap. Sehingga dikhawatirkan mengandung gas beracun (CO2), seperti yang terjadi di Kawah Timbang. “Kendati Kawah Timbang dinyatakan beresiko tinggi dengan jarak sekitar satu kilometer, tetapi warga Dukuh Rejosari juga mengkhawatirkan aktivitas di tiga titik Kawah Sibendu itu. Mengingat lokasinya berdekatan dengan kawah beracun di Kabupaten Banjarnegara,” jelas Agung. Menurut dia, saat ini kondisi lingkungan di Desa Pranten masih cukup normal dan belum ada pengaruh meluasnya gas beracun yang ditimbulkan oleh Kawah Timbang di Kabupaten Banjarnegera. “Saat ini kondisi di lingkungan Desa Pranten masih normal. Hanya saja warga setempat mengkhawatirkan adanya kemungkinan sumber mata air yang mengandung gas beracun,” lanjutnya. Dijelaskan, untuk mengantisipasi kemungkinan peristiwa gas beracun di Desa Pranten, Bintoro Mulyo, dan Gerlang, pemerintah daerah setempat akan melakukan sosialisasi dan simulasi tentang penyelamatan bencana gas beracun dalam waktu dekat. “Selain itu, kami telah meminta kepala desa untuk menginformasikan pada masyarakat agar tetap bersikap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak jelas dan membuka posko,” Ujar Agung. (ap12)

Triyono

DIRINGKUS - Gentong (19), warga Kelurahan, Kedungwuni Timur, diamankan polisi bersama barang bukti sepeda motor.

Rebutan Satu Juta Lebih Pemilih PATI - Para calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) akan bertarung memerebutkan satu juta lebih suara pemilih, dalam Pemilukada Kabupaten Pati 2011, yang rencananya berlangsung Juli mendatang. Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebagaimana dilansir Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Pati untuk pemilukada tahun ini adalah sebanyak 1.019.369 pemilih. Angka ini, terdiri dari jumlah pemilih laki-laki berjumlah 500.662 pemilih, dan pemilih perempuan berjumlah 518.707 pemilih. Jumlah inilah yang akan diperebutkan enam orang pasangan cabup dan cawabup dalam pemilukada mendatang. Penetapan DPT tersebut dilakukan KPUK kemarin siang sekitar pukul

13.00. Ini setelah dilakukan rekapitulasi penghitungan data pemilih. Berarti tahapan pemilukada, sejauh ini berjalan dengan aman dan lancar. Hal tersebut dikemukakan anggota KPUK Pati Ahmad Jukari kemarin. Dikatakan olehnya, jika penetapan rekapitulasi DPT dalam pemilukada kali ini, memang sudah dilakukan pihaknya. Penetapan itu juga dihadiri Panwas Pemilukada dan tim kampanye masing-masing calon yang sudah ditetapkan sebelumnya. Penetapan dilakukan di Kantor KPUK Pati. ”Kami telah melangsungkan rapat pleno terkait penetapan rekapitulasi DPT pemilukada. Pasalnya, DPT ini adalah mereka yang akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilukada nanti,” katanya.

Menurut Jukari, jumlah pemilih perempuan juga masih mendominasi. Atau lebih banyak dari jumlah pemilih laki-laki (lihat grafis, Red). ”Jika dijumlahkan seluruhnya, jumlah DPT-nya yaitu 1.019.369 pemilih,” katanya. Selain itu, ditambahkan Jukari, KPUK juga telah melakukan rekapitulasi, terkait jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan dalam pemilukada mendatang. TPS itu tersebar di 21 kecamatan yang berada di Kabupaten Pati. ”Total TPS yang tersebar di Kabupaten Pati sebanyak 2.290 TPS. Kita berharap nantinya seluruh TPS itu bisa menjadi tempat bagi seluruh pemilih, agar bisa menyalurkan pilihan demokrasinya di pemilukada ini,” imbuhnya. (sya/mer)

KAJEN - Setelah buron selama dua tahun, Eko Riswanto alias Gentong (19), warga Desa, RT 002 RW 024, Dukuh Kranji, Kelurahan Kedungwuni Timur, akhirnya berhasil dibekuk Satreskrim saat nongkrong di Jalan Raya Pekajangan, kemarin (6/6). Dari tangan tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen ini, polisi mengamankan barang bukti sepeda motor jenis Jupiter Z yang dipreteli. Informasi yang dihimpun, penangkapan itu berawal saat polisi menerima laporan dari warga bahwa tersangka yang kesehariannya sebagai pengamen terlihat di Jalan Raya Pekajangan. Bermodal laporan dari warga itulah, Kasat Reskrim AKP Bambang Purnomo memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengintaian ke lokasi. Setelah melakukan pengecekan, polisi menemukan pria yang seusai ciri-ciri buronan. Tanpa banyak bicara, polisi langsung meringkus tersangka dan membawanya ke Polres Pekalongan. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, dia nekat mencuri karena terbelit hutang. Sepeda motor itu digadaikan untuk membayar hutang. Kapolres Pekalongan, AKBP Hanif, melalui Kasat Reskrim, AKP Bambang Purnomo, menjelaskan, tersangka adalah buronan. Tahun 2010 lalu, tersangka yang kesehariannya menjadi pengamen tersebut nekat mencuri sepeda motor Jupiter di rumah H Kontari (46), warga Desa Pagunumenganmas, Karangdadap. "Pelaku adalah buronan yang dua tahun terakhir kami cari," katanya. Dijelaskan, pelaku berhasil masuk ke rumah korban dengan cara mendongkel jendela. Setelah sukses masuk ke dalam rumah, tersangka membawa kabur sepeda motor milik korban. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 dini hari. Oleh korban, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Karangdadap. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku tersangka mendekam di ruang tahanan Polres Pekalongan guna menjalani pemeriksaan. Tersangka dijerat pasal 363 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara. Sekadar untuk diketahui, sebelumnya polisi juga berhasil meringkus Aris Kurniawan alias Pilak (26), warga Kranji, Kecamatan Kedungwuni. Pria ini merupakan komplotan pencuri sepeda motor bersama Eko Riswanto alias Gentong (19). Ia diringkus di persembunyianya, kemarin. Pilak diringkus karena melakukan pencurian sepeda motor di tiga tempat pada tahun 2010 lalu bersama komplotanya. Guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mendekam Sel Tahanan Mapolres Pekalongan. Tertangkapnya tersangka Pilak, merupakan hasil penyelidikan dari para teman tersangka yang terlebih dahulu berurusan dengan polisi. Namun setelah temannya berhasil diringkus, Pilak melarikan diri dan bersembunyi di rumah istrinya, yang saat ini masih mengandung lima bulan, di Desa Tegal Lontar, Kecamatan Sragi. Sebelum tersangka diringkus, anggota Satreskrim Polres Pekalongan telah melakukan pengintaian beberapa hari, terakhir anggota menyanggongi rumah istri tersangka 24 jam. (yon)

Dari Kunjungan Pabrik Semen Holcim Cilacap (2/Habis)

Tanam Pohon Bersama, Tiga Tahun Diundang Kembali Menandai kunjungan ke pabrik semen Holcim Cilacap, rombongan GM Jawa Pos Group Wilayah Jateng dan Jogjakarta diajak untuk menanam pohon di sekitar pabrik Holcim di Pulau Nusakambangan, hanya beberapa kilometer dari pabrik pengolahan semen di Cilacap. Satu per satu mereka menanam pohon yang disediakan oleh perusahaan tersebut. Seperti tolok, kemben dan jenis pohon lain yang cocok dengan kawasan tersebut. JOKO SUROSO, Cilacap USAI berkeliling pabrik semen Holcim, rombongan GM Jawa Pos Group diajak menyeberang ke Pulau Nusakambangan untuk mengunjungi salah pabrik semen yang berkantor pusat di Swiss tersebut. Perjalanan dari pabrik Holcim Cilacap menuju dermaga penyeberangan hanya butuh waktu sekitar 20 menit dengan menumpang bus perusahaan. Sesampai di dermaga, kapal milik koperasi perusahaan sudah menunggu. Sebelum menyeberang, seluruh rombongan diwajibkan mengenakan rompi dan helm sesuai standar pengamanan. Tak kurang dari 15 menit, rombongan sudah menginjakkan

DOK/RADAR BANYUMAS

FOTO BERSAMA -Usai menanam pohon di sekitar pabrik Holcim di Pulau Nusakambangan, rombongan GM Jawa Pos Group Wilayah Jateng dan Jogjakarta diajak foto bersama di depan pabrik semen tersebut.

kaki di Pulau Nusakambangan. Sebuah bus perusahaan, yang akan mengantarkan ke keliling pabrik Holcim di Pulau Nusakambangan pun sudah siap. Sebelum mengunjungi pabrik, rombongan diajak menanam berbagai macam jenis pohon di lokasi yang tak jauh dari pabrik di Nusakambangan. Hal ini sebagai bentuk komitmen perusahaan tersebut dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Diantaranya, dengan mengajak tamu yang berkunjung ikut menanam pohon di Pulau Nusakambangan.”Semoga pohon yang ditanam kali ini bisa tumbuh subur dan tiga tahun lagi nanti kita akan datang ke sini lagi untuk melihat tanaman itu. Seiring dengan perkembangan Jawa Pos Group menjadi perusahaan yang lebih maju lagi,” ungkap Humas Holcim Nuryadin disambut tepuk ta-

ngan oleh para pimpinan koran Jawa Pos Group tersebut. Selain para GM Jawa Pos Group wilayah Jateng dan Jogjakarta, seperti Radar Pekalongan, Radar Banyumas, Radar Tegal, Radar Semarang, Radar Solo, Radar Kudus, Radar Jogja dan Radar Magelang, juga Magelang Ekspres yang memrakarsai kunjungan tersebut. Turut juga dalam kunjungan tersebut Radar Madiun, yang tergabung dalam Jawa Pos Group Wilayah Jawa Timur. Mereka juga didampingi oleh manager iklan maupun Pimpinan redaksi. Tak beda dengan pabrik Holcim di Cilacap, perusahaan semen berstandard internasional itu juga tetap peduli dan menjaga lingkungan sekitar pabrik Nusakambangan. Di kawasan itu juga dihijaukan dengan berbagai tanaman yang

cocok dengan lingkungan sekitar. Termasuk menjaga lingkungan perairan dengan mencanangkan gerakan menanam 1 juta pohon mangrove di Nusakambangan. Tak hanya sekedar ditanam, pohon-pohon itu juga dipelihara dan dijaga kelestariannya. Terbukti, kawasan di sekitar pabrik Nusakambangan tidak terlalu panas karena sudah banyak tumbuh berbagai macam pohon, termasuk mangrove. Selain peduli dengan lingkungan, Holcim juga peduli dengan masyarakat sekitar. Melalui corporate social res-

ponsibility (CSR), Holcim juga telah melakukan sejumlah program yang bersentuhan dengan masyarakat langsung. Bahkan dana yang disisihkan oleh perusahaan untuk CSR itu, prosentasenya lebih tinggi dari standar yang ditentukan oleh pemerintah. Di antaranya, beasiswa pendidikan untuk 10.920 siswa di Cilacap, sejak 1997 hingga 2011. Khusus tahun 2011, beasiswa yang diberikan oleh gerakan orang tua asuh (GOTA) Holcim sebesar Rp66,3 juta untuk 378 siswa. Mereka tersebar di 5

kecamatan. ”Awalnya, kami mencanangkan satu karyawan harus menjadi orang tua asuh satu siswa, namun jumlah siswa asuh saat ini sudah melebihi jumlah karyawan yang ada. Ini merupakan bagian sumbangsij Holcim untuk kemajuan dan kelangsungan pendidikan dasar di Cilacap,” ungkap GM Holcim Sidik Darusulistyo. Holcim juga terus meningkatkan peran serta pos daya. Sejak dibentuk 22 pos daya Holcim Indonesia 1 Maret 2010, masyarakat sudah mulai menik-

mati banyak manfaat dari berbagai kegiatan, diantaranya bidang kesehatan, pendidikan, keagamaan dan pengembangan ekonomi warga. Pos daya dilakukan secara efektif di sejumlah desa di Cilacap. Bersama Pemkab Cilacap, Holcim juga ikut membina olahraga dayung yang cukup populer di daerah tersebut. Bahkan Holcim sudah menjadi bapak angkat dari PODSI. Berbagai prestasi pernah diraih atlet dayung dari Cilacap. Kunjungan hari itu diakhiri dengan makan siang bersama di Teluk Penyu. (*)


CMYK

18

SELASA, 7 JUNI 2011

RADAR TEGAL

Lebih Asyik Karena Lebih Banyak Tahu CHEER ANGLE

Berawal Dari Iseng SIAPA yang nyangka, dari sekedar iseng bikin kelompok dancer ternyata membawa Cheer Angle dari SMK Negeri 2 Kota Tegal meraih beberapa prestasi. Diantaranya Juara II lomba dance di Rita Super Mall tahun 2010, dan Juara III saat konser Zigas di GOR Wisanggeni Kota Tegal di tahun yang sama. Kelompok ini berdiri sejak 12 Desember 2009. Nama Cheer Angle sengaja disematkan sebagai nama kelompok ini dengan maksud agar tarian mereka bisa membuat orang yang melihat seneng. “Jadi bisa bikin orang yang lagi BT atau suntuk terhibur oleh penampilan kita,” tutur Hayyu, salah satu personil. Selain Hayyu, personil kelompok modern dance ini antara lain Yuni, Dwi, dan Susi yang semuanya sekarang duduk di bangku kelas XI PM 1. Menurut Hayyu, saat tampil, mereka harus selalu kompak satu sama lain. “Nggak boleh mentingin ego masing-masing,” ucap dia. Untuk koreografi saat mau tampil, mereka bikin sendiri. Para personil yang semuanya suka menari berembug untuk menentukan ide koreo yang akan dipakai. Dua personil yang kebetulan pernah menjadi penari tradisional yakni Dwi dan Yuni terkadang ikut memberi masukan dan inspirasi yang bisa dikolaborasikan. “Saat tampil kita lebih menghayati gerakan saja. Kalau musiknya harus keras ya kita keras, kalau centil ya kita centil. Pokoknya nikmati musiknya,” tambah dia. (khifni)

PASTI tahu dong istilah si kutu buku. Eits, tapi ini bukan mo ngebahas serangga kecil yang kerap menggerogoti lembaran buku. Melainkan kata kiasan yang biasanya disematkan pada orang yang senang membaca dan menelaah buku dimana saja. Ada 66,7 persen ResponX yang ngaku kalo mereka memiliki teman yang gemar membaca. Dengan kegemarannya mengkonsumsi bacaan, si kutu buku ini dianggap memiliki wawasan dan pengetahuan lebih ketimbang yang tidak membaca. Sebanyak 50 persen ResponX juga ngaku nyaman berteman dengan si kutu buku. “Orang kutu buku, biasanya lebih asyik karena lebih banyak tahu,” ujar Nisita

Prabawati, siswi asal SMA Negeri 3 Slawi. Lainnya menganggap berteman dengan mereka nggak berbeda dengan lainnya. Seperti yang dituturkan Anis Sabilah dari SMK Negeri 1 Slawi. “Selama ini temanku nggak tergolong anak kutu buku juga sih, kebanyakan biasa aja,” terangnya. Si kutu buku selalu identik dengan kaca mata. Ini

disepakati 25 persen ResponX. Sementara menurut 25 persen lainnya, topik yang dibahas mereka saat ngumpul tidak lari dari yang namanya membahas isi buku. Lainnya menyebut mereka selalu kemana - mana membawa buku. “Tipikal seperti kutu buku kalau lagi baca, juga pakai kaca

mata,” tutur Asrul Nur Rohim, siswa asal SMK Negeri 2 Kota Tegal. Dari penilaian 33,3 persen ResponX, mereka yang mendapat julukan kutu buku cenderung pendiem di sekolah. Tapi 25 persen lainnya bilang mereka lebih asyik dan banyak tahu. “Bisa tanya -

tanya, dan sharing mengenai ilmu yang kita kurang tahu,” ucap Aripin, siswa SMP Negeri 4 Adiwerna. Diakui 33,3 persen, berteman dengan si kutu buku memberi pengaruh positif pada mereka. “Kadang ngasih motivasi, jadi kita ikutan penasaran dan jadi hobi membaca,” terang Hanzelia, siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal. Gimana menurut pendapat kamu? (tim 2)

Satu Nada Dalam Cinta Okie feat Phewe Tahta [intro] E F# A E 2x E F# A B E genggamlah tanganku ini F# dan peluklah aku sekali lagi B ku ingin kau selalu dekat denganku E lihatlah mataku ini F# agar kau mengerti betapa diri ini B E sangat mengagumi dan menyayangimu G# C#m katakanlah sayang bahwa kau hanya milikku F# B dan diriku ini selalu menjadi milikmu [chorus] E F# B E kau selalu di hatiku, ku ada di hatimu E F# B E engkau dambaan hidupku, ku ada di hatimu C#m F# B satu di dalam nada cinta E dua cahaya bersemi F# dan menjadi satu di dalam cinta B E semoga kan abadi selamanya [solo] E F# A E E F# A B E genggamlah tanganku ini F# dan peluklah aku sekali lagi B ku ingin kau selalu dekat denganku

Belajar Dari Si Kutu Buku BERTEMAN dengan siapapun tentu akan terasa menyenangkan kalo kita tahu karakter dan kebiasaan unik temen kita. Nah, bagaimana jika kita menjumpai teman si kutu buku? Siswa asal SMK Negeri 1 Adiwerna, Adnan Ardiansyah juga memiliki teman seperti itu. Cowok kelahiran Tegal 13 Juni 1995 yang aktif di ekstra kulikuler (ekskul) Paskibra dan menjabat sebagai pengurus OSIS ini sehari - harinya bersama sosok teman yang mempunyai hobi membaca. “Terkadang si kutu buku itu punya kepribadian yang agak pendiem, tapi di balik itu dia punya segudang ilmu yang mungkin belum kita ketahui,” ujarnya. Pelajar yang duduk di bangku kelas X

ADNAN ARDIANSYAH Pengurus OSIS SMK Negeri 1 Adiwerna

TKR 3 dan beralamat di Desa Pagedangan RT 04/01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal ini punya tips menarik soal ngadepin temen yang seperti itu. Yuk kita simak! · Mempunyai teman tidak harus memilih. Entah dia si pengemar buku, hobi makan ataupun teman pemalas, asal kita bisa menempatkan diri agar tidak terpengaruh dengan sisi negatifnya · Belajarlah dari si kutu buku. Mereka

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

RASITA Widiya Astuti, siswi SMP Negeri 1 Slawi kelas 9 Imersi memiliki prestasi olahraga yang patut diacungi jempol. Selain pernah meraih Juara I tingkat Kabupaten Tegal tahun 2010 dalam cabang olahraga tenis lapangan, cewek ini juga berhasil meraih medali perunggu setelah berhasil menjadi Juara III di tingkat Propinsi Jawa Tengah tahun 2010 di GOR Jati Diri Semarang. Rasita, mengaku senang ketika tahu dirinya berhasil membawa nama baik sekolahnya di tingkat propinsi. Keberhasilanya juga membuat bangga orangtuanya. Rasita memang selalu memotivasi dirinya untuk membang-

gakan orangtua dan sekolah. Dia berusaha optimis dalam setiap perlombaan. Dia sendiri mengaku menyukai tenis lapangan karena ayah tercintanya. ’’Ya dari kesukaan itu, aku mulai menggelutinya,’’ tutur cewek kelahiran Tegal, 26 Juli 1996 ini. Rasita berharap, suatu saat nanti dia bisa menjadi seorang atlet professional. Orang tuanya juga sangat mendukungnya untuk selalu berlatih. Dia sering menghabiskan waktunya untuk berlatih di SPT Club Kota Tegal setiap Kamis dan Minggu bersama sang pelatih. (anggi)

yang memiliki kebiasaan membaca ketimbang yang enggan membuka buku, jelas lebih berwawasan teman si penggemar buku. Maka kita harus banyak belajar dan menggali pengetahuan dari si kutu buku · Banyak beranggapan si kutu buku itu cupu dan pendiam, tapi hal ini jangan menjadi alasan untuk menjauhi mereka. Kita ajak dia berteman, bermain bersama dan saling bertukar fikir saling memberi informasi dan ilmu · Ambil sisi positif dari sahabat yang benar - benar bisa memberikan kita motivasi dan keinginan kita pada minat baca. Namun jangan manfaatkan sosok seperti ini, karena semua teman mempunyai perasaan yang perlu dijaga. (intan)


SAMBUNGAN

SELASA 7 JUNI 2011

19

RADAR TEGAL

Bangunan Rumah Masih Asli, ... dari halaman 1 julukan Soekarno, yakni putra sang fajar,” jelas Direktur Soekarno Institute Peter A. Rohi. Beranjak siang, sekitar pukul 10.00, prosesi pelurusan sejarah itu dimulai. Acara itu ditandai dengan pembukaan bendera merah putih yang menutupi prasasti oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bambang Sulistomo (anak Bung Tomo), Haryono Sigit (cucu H.O.S Tjokroaminoto), serta beberapa fungsionaris PDIP Surabaya. Setelah itu, mereka menuju rumah kelahiran Bung Karno. Rumah nomor 40 tersebut ditopang pilar besar, jendela tinggi, serta simetris di kanankiri. Hal itu mengingatkan pada film dokumenter zaman kolonial. Bangunan dengan arsitektur serupa yang dibuat pada awal abad XX tersebut masih banyak ditemui di Kampung Pandean IV. Di rumah itulah Bung Karno lahir. Kondisinya masih terawat, meski rumah tersebut sudah sangat tua. Luasnya sekitar 6 x 14 meter dengan ruang tamu yang dijadikan satu dengan ruang keluarga. Antara ruang

tamu dan ruang keluarga hanya disekat sebuah lemari besar. Di rumah tersebut terdapat dua kamar tidur. Nah, di kamar pertama yang dekat dengan pintu masuk itulah konon Soekarno dilahirkan. Saat ini kamar tersebut dipakai pemilik rumah bernama Jamillah. “Katanya itu kamar Bung Karno, tapi saya tidak tahu pasti,” ungkapnya. Wajar jika dia tidak tahu banyak. Sebab, Jamillah mengaku baru menghuni rumah tersebut sejak 1990. Dia tidak tahu pasti siapa keluarga sebelumnya. Sebelum dibeli Jamillah, rumah itu ditinggali satu keluarga. “Sebelumnya lagi, katanya untuk percetakan,” imbuh Jamillah. Dia menyatakan, bangunan rumah itu masih asli. Artinya, sejak dibeli pada 1990, rumah itu belum pernah sekalipun diubah. Kecuali tangga di belakang yang sebelumnya terbuat dari besi diubah menjadi kayu permanen. Mungkin karena asli itulah yang membuat pemkot berniat membeli rumah tersebut. Saat prosesi itu, wali kota memang menyatakan ingin membeli rumah tersebut. Sebab,

pemkot berencana menindaklanjuti temuan Soekarno Institute itu dengan membuat sebuah museum. “Berapa pun, pemkot harus membeli.” Jamillah menyatakan tidak masalah kalau harus pindah rumah. Yang penting harganya cocok. Karena itu, Risma masih akan menunggu negosiasi antara pemkot dan pemilik rumah. Selanjutnya, dialokasikan dana dalam perubahan anggaran keuangan (PAK), kemudian harga bisa ditentukan. Bukan hanya rumah, pemkot juga akan membeli barangbarang yang pernah dimiliki Bung Karno semasa tinggal di Surabaya. Pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa kolektor atau keluarga untuk mengisi museum itu. “Apalagi rumah ini masih riil, bukan diciptakan,” terangnya. Sementara itu, Peter A. Rohi berharap peringatan hari kelahiran tersebut bisa meluruskan sejarah tentang Bung Karno. Apalagi setelah ini pihaknya akan melakukan beberapa hal, termasuk mencoba menjalin kerja sama dengan UNESCO, untuk membangun Soekarno Memorial. (c5/nw)

Polisi Bisa Abaikan Peti Mati dari halaman 1 Apalagi menurut Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam, pihak yang mengirim (peti mati tersebut) telah memberikan klarifikasi, dan menyatakan bukan bermaksud untuk meneror. Sehingga katanya, jika pun perlu diproses, harus ada keberatan atau laporan dari penerima kiriman. “Walaupun sempat meresahkan, (namun) sudah jelas, itu

bukan dimaksudkan untuk meneror,” ujarnya di Mabes Polri, Senin (6/6) sore. Meski demikian, sementara itu dikabarkan bahwa pelaku pengiriman sore ini sempat diperiksa pihak Polri, khususnya lewat jajaran Polda Metro Jaya (Polsek Tanah Abang), berdasarkan laporan dari pihak media yang dikirimi paket. Sebelumnya, sejumlah perusahaan seperti Tempo, Kompas.Com, AnTV, Indosat, Garda

Otto, Metro TV dan lainnya, mendapatkan kiriman peti mati serupa. Paket itu diketahui kemudian dikirimkan oleh Sumardy dari Buzz&Co, untuk tujuan promosi produk. Hanya saja, kiriman itu ditanggapi beragam dan sempat menimbulkan keresahan. “Saya menghimbau rekanrekan di media yang merasa terganggu, agar melapor ke polisi. Agar kita punya dasar untuk menindaklanjuti,” tambah Anton pula. (zul/jpnn)

Yang Penting Keluar Keringat dari halaman 1 itu justru sehat. Saya selalu menyempatkan diri supaya bisa berkeringat di rumah. Kalau tidak sempat berolahraga di rumah, ya ke gym. Maksimal seminggu tiga kali,” terang

kakak Julie Estelle tersebut. Meski berolahraga rutin, Cathy belum puas dengan hasilnya. Dia merasa tubuhnya belum seksi. “Tetapi, sekarang lumayan sih, mulai ngebentuk. Tidak terlalu ceking,” tuturnya.

Memang mau apa sih sampai mendambakan tubuh seksi? “Untuk foto di majalah atau menjadi MC, saya kan membutuhkan penampilan fisik yang oke. Sebab, kita kan dilihat banyak orang,” jawabnya. (jan/c8/any)

Kejar Nunun ke Kamboja, KPK ... dari halaman 1 posisi Nunun terkunci di Kamboja. Nunun dipastikan tidak bisa lari ke negara lain. “Secara normatifnya begitu, kalau paspornya dicabut,” imbuh dia. Bambang menambahkan, pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk Nunun. Artinya, tersangka pemberi dalam kasus suap cek perjalanan itu siap untuk dipulangkan ke Indonesia. Sementara itu, menindaklanjuti permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak Imigrasi terus memonitor keberadaan Nunun. Mantan Kakanwil Kemenkumham Riau itu menyatakan bahwa upaya pemantauan dilakukan bersama dengan pihak Kemenlu. “Kami akan terus amati, Kemlu juga sudah memonitor,” katanya. Di bagian lain, KPK justru menyatakan baru mendapat informasi keberadaan Nunun yang terkini, dari media. Menanggapi informasi tersebut, Wakil Ketua KPK Haryono Umar mengungkapkan KPK akan segera memulangkan Nunun dengan bantuan Interpol. Pekan ini, lembaga antikorupsi tersebut akan mengirimkan permohonan penetapan red notice untuk Nunun kepada Interpol, melalui pihak Kepolisian. “Minggu ini akan disampaikan permintaan red notice kepada Interpol. Sudah disiapkan (surat permohonan) tetapi belum disampaikan,” kata Haryono dalam konferensi pers di gedung KPK, kemarin. Red notice merupakan istilah untuk surat perintah penangkapan internasional. Artinya, Nunun akan ditetapkan sebagai buronan internasional dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain memberikan status red notice, KPK juga terus mengupayakan pemulangan Nunun melalui jalur diplomatik. Menurut Haryono, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Thailand untuk mengekstradisi istri politikus PKS tersebut. Pimpinan KPK bidang pencegahan tersebut, memastikan bahwa upaya pengiriman tim penyidik ke Thailand untuk berkoordinasi beberapa waktu lalu tidak akan berakhir sia-sia. “Tidak (siasia), mereka sudah menjalankan tugasnya dan menurut Thailand, mereka akan melakukan sidang personal arresst (terhadap Nunun),” tegasnya.

Sebelumnya, KPK pernah menerapkan red notice terhadap pemilik PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjojo. Namun sejak dinyatakan buron pada 23 Desember 2010 silam, tersangka kasus korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan itu belum berhasil ditangkap. Meski begitu, KPK menolak jika disebut gagal menangkap kakak kandung terpidana Anggodo Widjojo tersebut. Haryono memastikan bahwa upaya

penangkapan terhadap pengusaha asal Surabaya itu masih dilakukan hingga kini. “Kita juga sedang mempersiapkan untuk memulangkan yang bersangkutan (Anggoro). Tidak ada tekanan dari manapun, semuanya murni berdasarkan fakta dan upaya hukum,” katanya. Di bagian lain, Staf Khusus Presiden Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengaku baru mengetahui kabar terbaru tentang Nunun yang disebut berada di Kamboja. (jpnn)

MA Berhentikan Hakim Suap dari halaman 1 “Peristiwa ini merupakan pukulan berat dan memalukan. Di tengah upaya MA untuk melakukan pembenahan masih ada saja oknum hakim yang melakukan tindakan memalukan dan tercela,”tandas Hakim asal Sulawesi Selatan tersebut. Sebelum insiden penangkapan tersebut terjadi, pihak MA, pernah menerima laporan pengaduan terkait perilaku Syarifuddin di persidangan yang dinilai arogan. Berdasarkan laporan tersebut, disebutkan bahwa yang bersangkutan kerap membentak-bentak saat bersidang. Menindaklanjuti laporan tersebut, kata dia, para pengawas telah menyiapkan laporan tertulis. Bahkan, MA telah berencana untuk memindahkan Syarifuddin ke luar Jakarta. “Kita rencana dipindahkan

ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Tapi karena sudah keburu seperti ini (ditangkap KPK) jadi bukan keluar Jakarta, tapi keluar di pengadilan,”tegasnya. Karena itu, Harifin pun menyatakan, pihaknya akan berusaha kooperatif serta memberikan bantuan kepada KPK, untuk mengusut perkara tersebut. Dia pun memberikan keleluasaan bagi penyidik KPK, untuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Termasuk para hakim Agung atau hakim lain, tidak terkecuali Ketua PN Jakarta Pusat, Syahrial Sidik. “Pasti akan ada evaluasi terhadap itu, dan memang sudah waktunya. Dan, kalau memang ada keterlibatan, ada hakim lain, hakim agung saya persilakan untuk diusut, diperiksa. Karena ini adalah momentum kita untuk membersihkan lembaga peradilan dari yang

tidak bagus,”tegas dia. Meski begitu, MA belum memutuskan memecat Hakim Syarifuddin. Terkait hal tersebut, Harifin beralasan MA masih memegang azaz praduga tak bersalah. MA tidak bisa menindak seorang hakim, hanya berdasar atas sangkaan atau dugaan. Jika sangkaan tersebut sudah terbukti di pengadilan dan telah diputuskan, yang bersangkutan pasti akan dipecat. Perihal gaji, Harifin mengakui mantan Ketua PN Makassar tersebut masih akan menerima gaji sebesar 50 persen. Selain itu, dia juga masih menerima tunjangan istri dan anak. “Tapi yang selain itu sudah hilang, semua tunjangan dia hilang, remunerasi hilang. Dan kalau sampai terbukti, pasti dipecat,”ujarnya. Sementara itu, kritik keras terhadap hakim suap Syari-

fuddin terus mengalir. Dua kader non aktif PKB Effendi Choirie atau Gus Choi dan Lily Wahid yang perkara gugatannya terhadap DPP PKB, ditangani Syarifuddin, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap kasuskasus lain yang pernah diadili yang bersangkutan. Termasuk perkara gugatan pemecatan keduanya dari keanggotaan partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut. Keduanya menduga terdapat indikasi pemberian suap dari pihak DPP PKB kepada Syarifuddin, sehingga majelis hakim PN Jakarta Pusat memenangkan kubu PKB. “Saya dan Effendi Choirie ingin menyampaikan surat kepada KPK bahwa pemeriksaan Syarifuddin jangan hanya fokus pada kasus Agusrin (Gubernur Bengkulu non aktif),” papar Lily. (ken/aga)

Cirus Terancam 20 Tahun Penjara dari halaman 1 Dakwaan tersebut disusun oleh tim jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Jaksa Edy Rakamto memaparkan bahwa Cirus selaku jaksa peneliti telah menganulir pasal tindak pidana korupsi dalam rencana penuntutan Gayus. “Dalam surat P21 (kasus Gayus) ternyata tidak mencantumkan adanya pasal tindak pidana korupsi,” kata Edy membacakan surat dakwaan di hadapan majelis hakim, kemarin (6/6). Padahal, ujar Edy, Cirus mengetahui dari berkas penyidikan bahwa Gayus disangka melanggar Pasal 11 UU Tipikor. Namun, dia justru memerintahkan jaksa penuntut umum untuk menggunakan dakwaan alternatif yakni pasal 3 ayat 1a UU Tindak Pidana Pencucian Uang. “Memaksa jaksa Nasran Azis selaku tim jaksa penuntut umum perkara tindak pidana atas nama

Gayus Tambunan untuk membuat surat dakwaan dengan mengikuti rencana dakwaan yang disusun dan dibuat terdakwa tanpa mendakwakan perbuatan atas pelanggaran ketentuan UU tindak pidana korupsi,” kata Edy. Eddy memaparkan semula dalam surat penyerahan tersangka dan barang bukti perkara atas nama Gayus Tambunan bernomor B-18883/E.2 Epp/12/2009 tanggal 4 Desember 2009 kepada Kepala Kejaksaan Tangerang, Gayus dijerat dengan 3 pasal yaitu pasal 3 UU Nomor 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian uang, pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau pasal 372 KUHP. Namun dalam pelaksanaannya saat penyusunan rencana dakwaan oleh jaksa Fadil Regan, Eka Kurnia Sukmasari dan Ika Syafirtri Syalim dan Nasran Aziz justru dibuat dalam dakwaan alternatif

tanpa mencantumkan pasal 11. Ketika ditanya salah seorang anggota tim jaksa, Nasran Aziz perihal hilangnya pasal yang mengatur tindak pidana korupsi itu, Cirus hanya menjawab untuk membuat berdasarkan rencana dakwaan yang dibuatnya. “Pasal dakwaannya tuangkan saja sesuai dengan rendak (rencana dakwan), untuk pasal korupsinya tidak usah dimasukkan,” kata Eddy membacakan pernyataan Cirus dalam surat dakwaan. Selanjutnya dalam perkara yang dilimpahkan ke PN Tangerang tersebut atas perintah Cirus, Gayus tidak didakwa dengan pasal korupsi. Berdasarkan pasal yang didakwakan tersebut, majelis hakim PN Tangerang menyatakan Gayus tidak bersalah dan divonis bebas. Cirus didakwa mengunakan tiga dakwaan alternatif berdasarkan UU Nomor 31 Tahun

1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pertama dakwaan Pasal 12 huruf e tentang tindak pidana pemerasan. Kedua, Pasal 21 tentang upaya penggagalan penyidikan kasus korupsi. Serta dakwaan alternatif ketiga mengacu kepada Pasal 23 UU Tipikor. Menanggapi dakwaan yang dibacakan JPU tersebut, Cirus yang selama persidangan tampak terus menekuni surat dakwaan, mengajukan protes terhadap penyusunan dakwaan oleh JPU. Hakim Ketua Albertina Ho pun mengingatkan Cirus, agar menyampaikan protes tersebut pada nota keberatan (eksepsi). “Silakan Anda sampaikan keberatan saudara dalam eksepsi,”kata Albertina. Namun, Cirus tetap menyampaikan koreksinya terhadap dakwaan jaksa. Cirus pun dengan berani mengatakan ingin menambah lagi protesnya. (ken/agm)

Buronan Penganiaya Istri Akhirnya Diringkus dari halaman 1 ku sudah pulang. Petugas pun balik lagi ke Kota Tegal. Petualangan M Faizin akhirnya berakhir, setelah petugas menemukannya di sebuah rumah kontarakan di Kalimati Mintaragen. Dengan dua tangan diborgol, pria pengangguran yang telah dengan tega menganiaya istrinya Indah Nurmalasri (32), siang itu juga langsung digelandang ke Polsek Tegal Timur. Pada petugas, tamatan Sekolah Dasar ini mengakui segala perbuatannya. Aksi kejam ini dilakukan karena ingin berhubungan intim. Tapi karena alasan lagi capek, setelah se-

harian bekerja sebagai pembantu, sang istri menolaknya. Penolakan sang istri memicu kemarahan.Dengan tanpa peduli pisau kater yang selalu dibawanya pergi langsung digorokkan ke leher istrinya. Sambil mengerang kesakitan, dan dengan berlumuran darah, korban kemudian teriak minta tolong. Teriakan suara korban malam itu mengundang perhatian tetangga dekat. Dalam keadaan leher berlumuran darah, korban dilarikan ke Rumah Sakit Kardinah Tegal. Sebaliknya suami setelah itu langsung kabur melarikan diri. “Saya naik sepeda menuju terminal bus, dan dengan naik truk ke Krawang,” kata M Fazin

di depan penyidik Polsek Tegal Timur AIPTU Bambang SH, Senin ( 6/6). Meski mengaku menyesal atas apa yang dilakukan, saat pemeriksaan, pria tersebut terlihat tak sedikitpun menunjukkan rasa penyesalan. Kepulangan pelaku ini setelah mendengar istrinya berniat kawin lagi. Kepulangan M Faizin sekaligus mengakhiri penggembaraan yang setelah sekian lama. Selama pelarian dia mengaku tidak tenang. Batinnya seperti digedor-gedor, dan wajah sang

istri selalu membayangi. Termasuk pada petugas yang terus memburu kemanapun. “Saya selalu ingat,” kata Faizin. Diperoleh keterangan, sepulang dari rumah sakit korban memilih pulang tinggal di rumah orang tuanya Desa Dampyak Tegal. Tidak lagi tinggal di rumah mertuanya. Tiga anaknya juga ikut. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi SIK MSi melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol Teguh Riyanto SE membenarkan ditangkapnya pelaku penganiayaan istri. (din)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 7 JUNI 2011

20

RADAR TEGAL

Hotel Bahari Inn

Semakin Manjakan Tamu

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

RESMI BEROPERASI - Teras BRI Pasar Pagi Kota Tegal, Senin (6/6) secara resmi beroperasi.

TEGAL – Beragam event istimewa dipersembahkan Hotel Bahari Inn untuk para tamu serta masyarakat. Sesuai dengan visi Bahari Inn untuk selalu menjadi hotel yang terdepan dan salah satu misinya adalah sebagai hotel trendsetter di Kota Tegal dalam hal produk dan pelayanan, maka Bahari Inn tiada henti untuk kreatif menyajikan beragam acara yang berbeda. Hal ini disampaikan Chief Sales Executive Hotel Bahari Inn Dedy Suprim kepada Radar kemarin (6/6). ’’Sebagai salah satu hotel berbintang tiga di Kota Tegal yang selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya, Bahari Inn Tegal memiliki berbagai fasilitas,’’jelasnya. ’’Di antaranya, Convention and Meeting Room dengan berbagai package

Meeting and Mice, Wedding, Table Manner, Ramadan, Long Stay Guest and other,’’ lanjutnya. Selain itu, Deddy mengatakan, juga tersedianya fasilitas Putri Duyung Swimming Pool dengan water treatment terbaik di Tegal yang memberikan harga spesial untuk fasilitas paket renang anak sekolah (pelajar, Red) di hari biasa. ’’Nama paket renang itu adalah Paket Kura-Kura, Paket Lumba-Lumba, Paket Paus, dengan tempat yang nyaman, aman, dan di bawah pengawasan petugas yang berpengalaman,’’ tandasnya. Demikian halnya dengan Café Nelayan yang tiada henti menampilkan Daily Nite Live Music dengan menyajikan menu-menu spesial buatan koki andalan Bahari Inn. Di antaranya, chicken barbeque, udang rempah, dan menu pilihan lainnya.

’’Menu-menu pilihan yang spesial ini bisa dinikmati sambil asyik menyimak Bahari Inn live music pada reguler event agar suasana menjadi lebih hidup,’’ ujarnya. ’’Kemudian, Musro Discotheque & Karaoke dengan program from Monday to Friday Disco Nite DJ Performance & Ladies Nite,’’ sambungnya. Selain fasilitas tersebut, Bahari Inn juga dilengkapi dengan fasilitas bussiness centre & drugstore, lounge bar, free car washing service, IDD telpon line, TV Channel, parking lot, rree WIFI hot spot, dan lainnya. ’’Untuk pemesanan tempat dapat menghubungi ke Marketing Department Bahari Inn Tegal di nomor telepon 0283 – 343399 atau langsung di Marketing Department,’’ terangnya lebih lanjut. (hes)

THR ADIRA Semarakkan Tegal Hadirkan 27 Dealer Kendaraans

Teras BRI Pasar Pagi Resmi Beroperasi 5 Lainnya Segera Menyusul TEGAL - Teras BRI Pasar Pagi Kota Tegal, Senin (6/6) secara resmi beroperasi. Teras BRI yang kedua setelah Pasar Banjaran tersebut merupakan kepanjangan dari BRI Unit Tegal Kota I untuk mendekatkan diri dengan nasabah. Khususnya pedagang di Pasar Pagi yang jumlahnya mencapai ribuan. Pemimpin Cabang Bank BRI Tegal Suprapto menuturkan, Teras BRI dirancang untuk berada di pasar tradisional sehingga bisa mendekatkan diri dengan pedagang di pasar tersebut. Berbagai layanan perbankan mulai menabung, pinjaman, pembayaran listrik, telepon dan sebagainya bisa dimanfaatkan pedagang atau pengunjung pasar. Di setiap Teras BRI terdapat teller, customer service serta mantri yang

setiap saat siap melayani berbagai kebutuhan perbankan dari nasabah yang datang. Teras BRI Pasar Pagi merupakan yang ke-2 setelah Teras BRI Pasar Banjaran. Selanjutnya, sebelum bulan September 2011 akan berdiri 5 Teras BRI di Suradadi, Bojong, Balamoa, Margasari dan Kemantran. Dengan demikian, di akhir 2011 akan berdiri 7 Teras BRI yang diharapkan bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakat serta pedagang setempat. Teras BRI juga bisa melayani Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pedagang setempat sehingga tidak perlu jauh-jauh mendatangi kantor cabang atau unit. Terlebih, kesibukan pedagang di pasar tradisional cukup tinggi sehingga pihaknya melakukan aksi jemput bola dengan membuka Teras BRI yang dikemas dengan konsep berbeda. Di sini, pedagang atau nasabah bisa lebih dekat dan akrab sehingga bisa menanyakan

berbagai hal yang sekiranya kurang dimengerti. Pihaknya juga akan melibatkan paguyuban pedagang sehingga pelayanan yang akan diberikan bisa lebih mudah dan cepat serta memberikan manfaat kepada pedagang di pasar tersebut. Selain Teras BRI, jelasnya, di bulan September 2011 pihaknya juga akan membuka BRI Unit Tuwel sehingga jumlah BRI unit yang semula 36 bertambah menjadi 37 di wilayah kerja BRI Cabang Tegal. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan BRI sehingga bisa menjadi bagian dari masyarakat serta layanan perbankan yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh mereka. “Ke depannya Teras BRI juga akan menambah jam pelayanan seperti di hari Minggu yang menjadi hari pasaran di Pasar Pagi Kota Tegal,” terangnya. (gun)

Flexi Bebas Bicara Jateng dan DIJ Luar Jawa dan Madura Gratis 24 Jam

ISTIMEWA

MERIAH – Beragam kegiatan dan lomba dihadirkan di arena ’pesTa Hiburan Rakyat (THR)’ ADIRA Finance Sabtu (4/6) lalu di Halaman GOR Wisanggeni, Kota Tegal.

TEGAL - ADIRA Finance hadirkan kemeriahan bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya Sabtu (4/6) lalu di Halaman GOR Wisanggeni, Kota Tegal. Halaman GOR Wisanggeni di hari iru sejak pagi hingga malam berubah layaknya pasar rakyat yang penuh dengan tendatenda. Suasana begitu ramai. Ini karena ADIRA Finance dengan produknya ADIRA Club Member menggelar event ’pesTa Hiburan Rakyat (THR)’. Berbeda dengan pesta rakyat pada umumnya, di arena ini tenda-tenda didirikan dengan menyediakan produk-produk otomotif dari 27 dealer ken-

daraan bermotor roda dua dan roda empat yang ada di Kota Tegal dan sekitarnya. Ke-27 dealer tersebut di antaranya, Naga Mas, Kawasaki Motor, Sriaji Mokas, Langgan Motor, Arjuna Mokas, Yamaha Berlian, Bintang Motor, Astra Honda Motor, Lukman Jaya Mokas, Bima Satria Suzuki, Super Honda, Cahaya Mas mokas, dan Gedong Jembar Viar. Selain itu, juga ada IndoSarana Suzuki, Sinar Abadi Jaya, Bintang Mas TVS, Yamaha Orion Jaya Motor, Yamaha Agung, Saudara motor Mobkas, dan Mitra Buana Mobil.

Demikian halnya dengan Nasmoco Mobil, Foton mobil, Sarana Motor Mobil, Honda Mobil, Suzuki Mobil, Karya Zirang Isuzu, Matahari Berlian Mobil, serta mitra lokal dan nasional dari ADIRA Club Member. Menurut Kepala Cabang ADIRA Finance Kota Tegal Hendri, event pesTa Hiburan Rakyat (THR) di Kota Tegal ini adalah kota ke-4 dari 14 kota di Jawa Tengah, yang rencananya akan digelar event serupa. Hendri menjelaskan, acara yang disuguhkan pada kegiatan inipun sangat beragam. Diawali dengan senam pagi

bersama, lomba tarik tambang antar-dealer, konvoi kendaraan bermotor, lomba mewarnai, kompetisi dance, kompetisi drumband anak-anak, serta menampilkan kesenian tradisional. ’’Kami juga menyediakan banyak sekali hadiah menarik serta aneka games seru untuk memeriahkan acara ini. Tidak lupa kami memberikan program diskon bagi pengunjung baik yang menggunakan kartu ADIRA Club Member atau yang belum memiliki,” tandasnya. ’’Pada intinya, kami ingin menghibur dan membuat kota Tegal semakin semarak,” lanjutnya. (hes)

TEGAL – Telkom Flexi tiada lelah berinovasi untuk menciptakan beragam program yang dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan. Salah satunya, dengan program Flexi Bebas Bicara. Di tengah kompetisi industri telekomunikasi yang kian ketat, innovasi operator menjadi kunci untuk memenangkan persaingan. Hal ini yang melandasi Telkom Flexi untuk selalu berinovasi untuk mempersembahkan beragam program yang diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan setia dan calon pelanggan Flexi. Program Flexi Bebas Bicara yang telah digelar di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera, dan Kalimantan dengan gimmick-gimmick yang menarik terbukti mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat, serta telah memberikan kontribusi positif bagi perusahaan. Mengulang sukses program tersebut serta dalam rangka memberikan solusi untuk mem-

pererat silaturahmi, kini giliran masyarakat Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) terhitung mulai 31 Mei 2011 dapat menikmati layanan bebas bicara yang dipersembahkan Telkom Flexi. Executive General Manager Telkom Flexi Mas‘ud Khamid menuturkan, dengan program ini pelanggan Flexi Classy maupun Flexi Trendy atau dikenal dengan prabayar dan pascabayar di Jateng dan DIJ bisa melakukan panggilan ke sesama Flexi di luar Pulau Jawa dam Madura tanpa biaya sepeser pun, tanpa registrasi, dan tanpa syarat. ’’Terhitung mulai 31 Mei sampai 31 Desember 2011 Flexi memberlakukan tarif nol rupiah alias gratis kepada masyarakat Jateng dan Daerah Istimewa Jogjakarta, yang melakukan pembicaraan sesama Flexi dengan lawan bicara di luar Pulau Jawa dan Madura tanpa syarat, tanpa registrasi, selama 24 jam,’’ jelas Mas’ud. Lebih lanjut Mas’ud mengatakan, program ini akan memperkuat positioning Flexi sebagai operator dengan skema tarif murah. ’’Dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, kita ingin

memberikan layanan komunikasi dengan harga lebih murah. Walaupun harga murah, tetapi dengan kualitas yang kita jamin handal sehingga customer puas, customer base bertambah dan provitabilitas perusahaan tetap terjaga,” terangnya. Mas‘ud menambahkan, program Flexi Bebas Bicara ini juga sebagai bagian untuk menguji coba kapabilitas infrastruktur jaringan Flexi, yang baru saja ditingkatkan kualitasnya. ’’Kita baru saja up-grade jaringan. Base Transceiver Station (BTS), Base Station Controller (BSC), dan Mobile Switching Controller (MSC) yang dulu dihubungkan dengan radiolink sekarang diganti dengan serat optik,’’ tandasnya. ’’Kualitasnya terkerek signifikan. Karena itu, kalau ada peningkatan trafik yang tajam setelah program ini bisa tetap kami layani dengan baik,” tambah Mas‘ud. Layanan Telkom Flexi yang didukung lebih dari 6.000 BTS ini, kini telah menjangkau lebih dari 80 persen wilayah di Indonesia dan sebagai pemimpin pasar Fixed Wireless CDMA, pelanggan Flexi telah mencapai lebih dari 18 juta pelanggan. (hes)

LAUNCHING FLEXI General Manager Telkom Flexi Jateng dan DIJ Hafif R. Isna (kanan) memotong pita balon saat launching Flexi Bebi Tasya (Bebas Bicara Tanpa Syarat) di Kompleks Stadion Manahan Solo, Minggu (5/ 6). DOK. ISTIMEWA


Radar Tegal 7 juni 2011