Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 6 JULI 2010

INDEKS

Tim Gabungan Sisir Gunung Sentosa Pilot Belum Bisa Ditemukan BANDUNG - Tim SAR gabungan dari Pasukan Khas TNI Angkatan Udara, Batalion 301, TNI AD, Basarda, Polres Bandung, Wanadri, Gardanusa Telkomsel serta masyarakat hingga pukul 16.00 Senin (5/7) masih belum menemukan dua penumpang pesawat trike PKS 135 Noto Cipto Nartomo sebagai pilot dan Panji Gunawan yang hilang kontak di Gunung Sentosa, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Minggu (4/7). Sementara itu, pesawat sejenis lainnya yang dikemudikan Ivan dan Anwar berhasil mendarat di Lanud Sulaeman, pada Minggu siang (4/7). “Tim gabungan ini lebih dari 60 orang. Namun, sampai Senin sore (kemarin) kita belum mengetahui nasib kedua awak pesawat trike PKS 135. Dua awak itu adalah Noto Cipto Nartomo sebagai pilot dan Panji

BPPT dan Disdukcapil Dievaluasi SLAWI METROPOLIS

Ketua DPC PKB Tersangka TEGAL METROPOLIS

Produktivitas Pertanian 15 M PEMALANG

BOS buku murah diduga dikorupsi

ke hal 19 kol 4

BREBES & BUMIAYU

NBL

AMIR/RADAR JOGJA

KARTU SUARA - Panitia Muktamar sedang melakukan penghitungan kartu suara pemilihan anggota PP Muhammadiyah.

Din Raih Suara Terbanyak DBL INDONESIA PHOTOS

SIAP BERLAGA - Sejumlah pemain NBL Indonesia usai tampil bersama pemain NBA Trevor Ariza dalam penutupan NBA Madness, Minggu 4 Juli.

Preseason Tournament Ajang Uji Coba MALANG - Mulai tanggal 5-7 Juli 2010, pertandingan perdana National Basketball League (NBL) Indonesia diselenggarakan di GOR Bimasakti Malang. Bagi tim-tim dan penyelenggara dari PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, NBL Preseason Tournament 2010 ini merupakan ajang saling kenal dan uji coba sejumlah

Pemilihan Anggota PP Muhammadiyah JOGJA - Pemilihan 13 anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berlangsung seru tadi malam. Din Syamsuddin, memimpin perolehan suara. Padahal saat sidang tanwir penetapan calon sementara, Din

berada di rangking dua bersama Yunahar Ilyas. Posisi Din di atas itu, memberi peluang lebih besar untuk kembali menjadi ketua umum. Hasil tersebut hingga pukul 23.40 saat koran ini naik cetak. Namun, sulit nama Din bisa dikejar karena suara yang masuk sudah 90 persen lebih. Dalam pemilihan di Gedung A.R Fachruddin, Komplek Kampus Uni-

versitas Muhammadiyah Yogyakarta itu, posisi kedua di tempati oleh Muhammad Muqqodas. Ini juga mengejutkan, karena saat pemilihan calon sementara, Muqqodas berada di nomor 5, berarti naik tiga strip. Malik Fadjar juga terkerek. Di daftar pemilihan sementara dia bertengger di urutan ke 8, namun tadi malam loncat ke nomor tiga. ke hal 19 kol 1

LSM Laporkan Kasus Spanduk ke Kejaksaan

peraturan pelaksanaan. Bagi semua dan PB Perbasi, Preseason Tournament ini juga menjadi ajang uji coba sesuatu yang lebih besar lagi. Yaitu uji coba peraturan ke hal 19 kol 1

SEMOK

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

Asty Ananta AstyJadiGuruPenderitaKanker MESKI nampak cuek, Asty Ananta punya jiwa sosial tinggi. Sejak beberapa tahun terakhir, dara kelahiran Semarang, 19 Juni 1984 itu bergabung dengan Community for Children with Cancer (C3). C3 merupakan lembaga yang membantu anakanak penderita kanker khususnya yang kurang mampu, yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Dharmais. Asty menjelaskan, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa uang untuk meringankan biaya pengobatan. Tetapi juga dalam bentuk waktu untuk meringankan beban mental anakanak penderita kanker. Seperti yang biasa dilakukannnya. Di sela-sela kesibukannya, dia kerap meluangkan waktu untuk menemui dan mengajarkan banyak hal pada mereka. Dia juga sering bercerita dan mengajak mereka menyanyi. “Bercerita, bernyanyi, atau membacakan puisi buat mereka, membantu proses

RACHMAN/RADAR BANDUNG

PESAWAT HILANG - Anggota TNI AU memberikan penjelasan proses pencarian kepada keluarga salah satu korban pesawat Trek yang hilang di Sekolah Calon Tamtama Rindam III Siliwangi, Pangalengan, Kab. Bandung, kemarin(5/7). Proses pencarian dua awak pesawat trek, Noto dan Panjidihentikan akibat cuaca buruk, pencarian akan kembali dilanjutkan hari ini (6/7).

LAPORAN - Ketua Bakin, Bambang Asmoyo (paling kiri) saat melaporkan kasus BOS yang langsung diterima Kajari Slawi, Samsudin SH MH, Senin (5/7) kemarin.

SLAWI - Penjualan spanduk yang dilakukan oknum LSM dan wartawan ke beberapa sekolah mulai disoal. Lembaga Swadaya Masyarakat, Barisan Anti Korupsi Indonesia (Bakin) resmi melapor ke Kejaksaan Negeri Slawi, Senin (5/7) kemarin. Diterima langsung diruang kepala Kejaksaan Negeri, Bakin melaporkan secara resmi persoalan tersebut dengan nomor laporannya No. 020/SP-BAKIN/VII/ 2010 didampingi LSM Gerbang Mataram yang diketuai Ir Bambang Purnomo. Rombongan diterima langsung Kajari Slawi, Samsudin SH MH. Dalam laporannya, sesuai dengan data yang disampaikan, bahwa dana BOS sekolah pendidikan dasar tahun 2010 untuk SD Rp 71.111.037.000 dari 179.121 siswa atau @ Rp

397.000. Dan untuk SMP Rp 38.555.940.000 dari 67.642 siswa atau @ Rp 570.000 yang merupakan bantuan pemerintah pusat untuk siswa pendidikan dasar guna menunjang program pelaksanaan pendidikan gratis. Sedangkan dalam dugaan penyelewengan Dana BOS diantaranya muncul adanya pembelian spanduk pendidikan gratis dan papan informasi BOS yang merupakan bagian dari juklak atau juknis BOS, tetapi tidak adanya standar baku atau indeks harga pasti yang ditetapkan lembaga terkait. Sehingga harganya sangat tinggi dan adanya alasan keseragaman adalah sebuah kamuflase pemaksaan terhadap obyek sekolah agar harus membeli, meski sekolah sudah memiliki sehingga ke hal 19 kol 4

Spirit of Majapahit, Replika Kapal Abad Ke-13 Buatan Perajin Madura

Disadur dari Relief Candi, Dibuat tanpa Paku Besi Setelah kapal Pinisi Nusantara, satu lagi kapal legendaris berhasil diciptakan putra-putra Indonesia. Namanya Spirit of Majapahit. Replika kapal abad ke-13 itu dibuat berdasar relief Candi Borobudur. Minggu (4/7), kapal kayu tersebut dilepas dalam ekspedisi perdana melintasi delapan negara. LAPORAN:ZULHAMMUBARAK DERMAGA Marina Batavia,

Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu lalu sangat ramai dipenuhi orang. Mereka mengerumuni sebuah kapal kayu yang “parkir” di antara belasan kapal ikan modern yang berlalu lalang di kawasan pelabuhan tersebut. Kapal berbobot mati 20 ton itu didesain seperti kapal nelayan tradisional. Kerangka dan bodinya dibiarkan orisinal berwarna cokelat tua tanpa cat. Kondisi itu mungkin dimaksudkan agar kapal tersebut mirip aslinya yang dibuat pada abad ke-13. Itulah kapal Spirit of Majapahit yang hari itu akan berlayar menuju Jepang dan tujuh negara lainnya. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik

yang memimpin pelepasan pelayaran perdana kapal tersebut tak berhenti berdecak kagum. Dia bersama para pejabat lalu menaiki geladak dan mengamati seluruh bagian kapal tradisional-modern itu. “Ini merupakan masterpiece. Keberhasilan kapal ini mengarungi samudera akan menjadi momen untuk mempertegas bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut yang hebat,” ujar Jero. Spirit of Majapahit tercipta atas kerja sama antara pemerintah Indonesia dan kelompok akademisi dari Jepang. Kapal tersebut merupakan hasil rekonstruksi kapal dagang pada zaman Majapahit ke hal 19 kol 4

ZULHAM MUBARAK/JAWA POS

POSE - Menteri Pariwisata dan Kebudayaan berpose sebelum memberangkatkan armada kapal Spirit of Majapahit melintasi Samudera Pasifik di Pelabuhan Marina Ancol, Jakarta Minggu (6/7) Kemarin.

ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Din Raih Suara Terbanyak * Berarti esih disenengi anggotane! LSM Laporkan Kasus Spanduk * Mulane kanca dibagi-bagi oh?

CMYK


WACANA

2

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Saling Serang Oleh: M Riza Pahlevi WIS pirang-pirang dina, upaya saling serang antara dua kubu sing berseberangan lagi rame dibicarakna. Ora mung nang dunia bal-balan tok, tapi liyane juga saling serang. Satu pihak pengin liyane kalah, pihak sijine ya ora gelem kalah. Pokoke saling peran ben bisa menang. Angger bisa ben aja tangi maning, alias KO, kaya sing nang tinju. Tapi sing diwaca Kang Karso nang Radar Tegal ora mung bal-balan tok, tapi ana berita hukum, berita politik, lan berita liyane. Nang kono juga ana istilah saling serang. Satu pihak pengin dadi pemenang, pihak sejene ya ora gelem kalah. “Kayong laka sing gelem kalah. Pengine menang kabeh. Apa maning kae sing bal-balan, pengine dadi juara dunia kabeh. Angger sing nang piala dunia kae ana istilah fair play, lha angger ning dunia hukum sih ana belih yah...,” ucap Kang Karso. Krungu pertanyaane Kang Karso, Man Kaji ora bisa langsung njawab. Soale apa bener nang dunia hukum, politik lain liyane kuwe kaya pertandingan apa belih. Ana aturane apa belih, kaya sing nang bal-balan. Angger kalah ya wis, ora kena nggugat, pengin maen maning. Bisane melu tahun ngarepe, kuwe be kudu mulai sing awal maning. Ora bisa langsung nang babak final. “Kayane tah sejen Kang Karso, wong kae bal-balan, kae politik lan hukum. Aturane ya dewek-dewek. Dadi fair play-ne yang sejen-sejen, ora pada,” jawab Man Kaji. “Iya, angger nang bal-baln tah pancen kudune saling serang. Ben ngegolna terus menang. Tapi angger nang politik dan hukum sih saling serange ben apa Man Kaji,” takon Kang Karso. “Lha kuwe, sing nganti saiki aku dewek ya durung ngerti. Apa sing dituju, angger politisi saling serang. Hasile kuwe apa. terus maning kae, saling serang sing kasus hukum, dongene maksude apa? Wong angger salah ya diubuktikna, angger ora salah ya dibuktikna. Kok malah saling serang,” jare Man Kaji. “Terus ana finale belih yah Man Kaji,” takon Kang Karso drewewel. “Rika angger takon siji-siji ndisit gen, pertanyaan mau be durung ke jawab, kah takon maning. Final-finale, memang balbalan apa ana finale,” jawabe Man Kaji. “Lha ya oh Man Kaji, wong sing arane saling serang kiye mesti ana sing menang, ana sing kalah. Angger laka sing kalah lan laka sing menang sing pada bae tawuran, mung pokoke saling serang tok, mbuh sing kena bala mbuh musuh. Pokoke sing nang ngarepe ya diserang,” tandas Kang Karso. Lagi asyik-asyike nyerang Man Kaji, ujug-ujug Mas Jepry teka. Bagi Man Kaji, kiye bisa dadi wasit sing menguntungkan. Soale, biasane Mas Jepry mbelani pendapate dewek, dari pada pendapate Kang Karso. “Lha kiye, Mas Jepry teka. Priben kyeh Mas Jepry, angger saling serang nang dunia politik maupun dunia hukum. Kiye bener apa ora, terus sapa sing menang? Jare Kang Karso tah kudu ana sing menang lan sing kalah,” ujar Man Kaji, begitu Mas Jepry teka. “Sing jelas tah kaya kiye, sampean sebagai penonton aja melu saling serang. Nonton bae sing akur. Nggari ndeleng bae permaenane, angger ngegolna ya nggari melu-melu seneng. Ora usah ngalak-ngalakna sing kalah. Apa maning komentar sing ora-ora, nyalah-nyalahnya pemain lan wasit. Semana uga nang berita politik lan hukum, delengen bae lah, ora usah melu-melu. mentakan mbati kesel dewek,” jawab Mas Jepry. Wong loro mau sing kayong serang-serangan kalimat, malah dadi bengong tok. “Dadi dewek mau ya termasuk saling sernag yah, sing menang lan sing kalah ora genah. Wis nggari nonton lan meneng bae lah,” ucap Kang Karso karo Man Kaji. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Berpikir Positif, Bersikap Optimistis Oleh: Anies Baswedan KELUHAN dan pesimisme adalah kewajaran pada hari ini. Begitu Indonesia menjadi topik pembicaraan, maka lebih sering Indonesia dipandang dari sisi negatif. Indonesia penuh dengan kegagalan, deretan kesemrawutan, dan kekurangan yang tanpa habis. Lihat deretan seminar dan diskusi, baik di hotel berbintang maupun di kampus-kampus, atau obrolan rakyat di ruang keluarga hingga dengan obrolan di warung kopi. Lihat berita di televisi, di sana padat dengan kabar buruk. Tanpa sadar kita lebih sering dan lebih suka membicarakan Indonesia dengan pandangan negatif. Mengapa kita lebih suka memfokuskan pada kegagalan sambil mengabaikan kemajuan? Bangsa kita memiliki stok masalah yang luar biasa banyaknya. Apa saja yang kita bicarakan pasti di sana ditemukan masalah, pasti ada kekurangan. Berbicara kesejahteraan, maka kita dihadapkan dengan kenyataan bahwa jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan pada 2010 diperkirakan 32,7 juta. Berbicara pendidikan, maka kita dihadapkan dengan kenyataan bahwa hampir 80 persen siswa Indonesia yang diukur dengan test of international math and science memiliki skor sangat rendah dan di bawah minimal. Berbicara tentang kesehatan, maka standar pelayanan kesehatan kita sangat rendah. Berbicara tentang lingkungan hidup, maka situasi kita memprihatinkan.

Tidak adakah keberhasilan di republik ini? Ada banyak, tapi kita tidak membicarakan. Saat republik ini didirikan, lebih dari 95 persen pendududuknya buta huruf. Bayangkan, puluhan juta manusia Indonesia sanggup memanggul senjata, sanggup mendorong revolusi, tapi tidak bisa menulis nama sendiri. Kita buta huruf secara kolosal. Hari ini rakyat Indonesia yang buta huruf tinggal sekitar 8 persen. Itu pun mayoritas adalah penduduk lanjut usia. Bangsa mana di dunia, yang rakyatnya sebesar ini dan setersebar ini, yang bisa memutarbalikan buta huruf total menjadi melek huruf total? Itu adalah pencapaian luar biasa. Itu adalah prestasi kolektif seluruh bangsa, bukan prestasi satu-dua pemerintahan. Hari ini hampir ke mana pun kita pergi, kita bisa berdialog dengan rakyat yang melek huruf. Lihat India, lebih dari 60 tahun merdeka dan 40 persen rakyatnya masih buta huruf. Melek huruf adalah awal keberhasilan. Akses pada pendidikan berkualitas untuk setiap warga Indonesia adalah janji berikutnya yang harus dilunasi. Saya membayangkan suatu saat nanti jika kita ditanya tentang apa kekayaan Indonesia dan jawabnya bukan lagi melimpahnya minyak, tambang, gas, hutan, dan kekayaan, tapi jawabnya adalah ‘’manusia Indonesia’’; saat itu menandai bahwa republik ini mulai masuk era kemajuan. Dari sisi kesejahteraan, data

Bank Indonesia 2007 menunjukan bahwa saat ini lebih dari 22,5 juta penduduk Indonesia bependapatan USD 6.000 per tahun. Bila itu dipandang sebagai pendapatan yang dinikmati oleh keluarga (dengan asumsi anggota keluarga itu 3-4 orang), perkiraan kasar menunjukan ada 75-90 juta penduduk Indonesia yang menikmati penghasilan 60 juta rupiah per tahun. Itu artinya hampir 3 kali lipat penduduk Malaysia atau hampir 18 kali lipat penduduk Singapura. Coba perhatikan, saat republik ini didirikan, kelompok masyarakat ini sama sekali tidak eksis. Kemiskinan dan keterbelakangan adalah pemandangan masa itu. Hari ini kemakmuran mulai hadir, tapi baru sebagian dan masih diiringi dengan ketimpangan, pada masa lalu ada kesan lebih merata dan sejajar karena memang rata-rata miskin. Apalagi, jumlah penduduk pada 1945 sekitar 70 juta, melonjak menjadi 240 juta dalam waktu 65 tahun; jumlah yang harus disejahterakan meningkat luar biasa. Ironisnya, di dalam negeri kita berkeluh kesah, sementara di luar negeri kita dipandang dengan penuh decak kagum. Indonesia dinilai dunia sebagai negeri yang stabil, memiliki pertumbuhan ekonomi positif, dan mampu bangkit kembali setelah dihantam krisis keuangan pada 1997-1998. Prestasi ekonomi Indonesia inilah yang mengundang sebagian ekonom menempatkan Indonesia dalam

kelompok kekuatan baru dunia: BRIIC (Brazil, Rusia, India, Indonesia, dan China). Dua hal di atas adalah sekadar contoh bagaimana sesungguhnya kita bisa melihat fenomena di Indonesia secara positif. Sudut pandang positif bisa membulatkan hati kita bahwa kemajuan itu senyatanya terjadi di republik ini. Dengan kata lain, menilai situasi Indonesia harus juga melalui membandingkan antara Indonesia sekarang dan Indonesia dulu. Tidak hanya membandingkan realitas sekarang dengan kondisi ideal, atau dengan negara lain. Kita perlu memperhatikan kemajuan dan keberhasilan. Melihat yang sudah dicapai, tidak hanya memperhatikan yang belum dicapai. Keseimbangan dan objektivitas bisa mendorong kita untuk memiliki optimisme. Apa lagi bila kita bisa secara cerdas membedakan antara sikap optimistis dan sikap mendukung pemerintah, serta membedakan sikap kritis dengan sikap pesimistis. Optimis terhadap bangsa tidaklah mendukung pemerintah. Sikap kritis justru harus dipertahankan, tapi sikap pesimistis harus dihapus dan jangan takut untuk optimistis. Optimisme tersebut hanya ‘’modal awal’’. Sikap itu mesti diikuti dengan semangat melakukan perubahan, pembaruan, dari semua level, dan di segala sektor masyarakat. Pandangan positif dan optimistis digandakan menjadi pandangan ko-

Iblis dan Malaikat

Pan Sering Tabrakan PAK PLN, nang dalan pertelon antara Jalan Asem Tiga karo Blimbing sering mati. Tulung dikontrol endah katon padang. Yen bengi sering pan tabrakan karna peteng. Tulung ya pak. 085642631xxx

Bolak-Balik Catatan Sipil

Priatin Karo Nasibe

SAYA bener2 prihatin dan ngenes buat akte kok nggak jadi2. Mohon kiranya dinas terkait diperhatikan kasiaan karena bolak-balik ke kantor Catatan Sipil dgn hati yang kecewa. 085642586xxx

AKU pan melu ngmg, sms 085659763xxx karo 08574775xxx, donge rika paham ora, weruh ora, sadar ora? Guru Wiyta Bhakti sawuln olih duit mung Rp 50 ewu sampe Rp 100 ewu, ader ora duwe keluarga sing butuh mangan, angger ngomong logikane denggo lhe. Aku jg dudu guru, tapi priatin bae karo nasibe. 081902013xxx

Purin Kakehen Pungli

Dosa Kifayah Lesehan

Gurune Koboi ANAKE enyong nembe lulus SMKN Bag. Teknik nang Kota Tegal, crita yen nang sekolhe ana guru cowboy, sing siji suka nyiksa, sing siji suka njaluk duit murid2 angger nilai pelajaran OR pengin apik. 085742866xxx

Dibuatkan Pintu Air KEPADA Bapak Walkot Tegal. Pak mohon bantuan agar di daerah Kelurahan Tegal Sari dan Kelurahan Tegal Timur di daerah pesisir pantai dibuatkan pintu air agar air laut gak masuk ke pemukiman warga. Soalnya tiap sore air laut slalu pasang. Makasih atas perhatianya. 085842846xxx

Aja Pilih Kasih AJA cuma guru dan guru sing diperhatikna. Olih sertifikasi inilah-

*) Penulis adalah Rektor Universitas Paramadina dan Ketua Gerakan Indonesia Mengajar.

dina mangan, mbuh lawuhe kangkung karo petek. Bar mulang, ya kerja apa bae, sing penting halal. Ora ganggu ibadah, ora ganggu mulang esuke. Telulas taun brikute, umur 35 tahun, nyong dadi kepala sekolah di Mts swasta, bayarane Rp 300 rb/wulan. Alhamdulillah, kuat tuku motor bosok mbuh apa, sing bengsine campur dorong. Ora tau pengin dadi PNS. Sak umur2, ora pernah runtungan ndaftar CPNS. Nyong isin karo awake dewek. Tahun 2008, umur 39 tahun, ya kersane Gusti Allah, pandongane para Al-Habaib, para kyai, para kanca batir, nyong dadi pejabat negara. Enak? Dileng sing materi, iya, nikmat. Ternyata nikmat mangan karo kangkung, pan mulang kudu ndorong2 motor ndisit jalaran mogokan, tapi dadi keringeten. Kabeh mau kudu disyukuri. 085642674xxx

SIAPA bilang PAI singkatan dari Pantai Alam Iblis? buktinya disitu ada “malaikatnya”. Saya pernah sholat Dhuhur, Ashar dan Maghrib di Mushola PAI ternyata jamaahnya cukup banyak. Smoga pengurus dan yg membangun mendapat pahala Jariyyah dari Allah SWT. Dan kapan “puputannya”? Kok musholanya blm diberi nama? 081902248xxx

RADAR, aku pan nimbrung ya. Masalah lesehan neng Adiwerna Slawi kwe arane dosa kifayah, kena kabeh, sing dodol, sing tuku, wargane, pemerintahe, ulamane, trus aku dewek. 085726345xxx

lektif seluruh bangsa. Coba tengok masa lalu. Ketika republik ini didirikan, para pemimpin memiliki seluruh persyaratan untuk pesimistis. Kemiskinan merata, kebodohan di mana-mana, kekerasan merebak, dan kekacauan juga terjadi di mana-mana. Negara tanpa anggaran. Tetapi, mereka memilih optimis. Mereka gandakan optimisme itu menjadi optimisme kolektif seluruh bangsa. Kombinasi antara integritas tinggi para pemimpin dan optimisme kuat menjadi pendorong kemajuan republik muda ini. Bandingkan, hari ini kita memiliki banyak persyaratan untuk optimis. Tapi, kita sering memilih membicarakan kegagalan, bukan keberhasilan. Mengungkap yang belum dicapai, bukan yang sudah dicapai. Menuding yang salahsalah, bukan memperbanyak cerita sukses. Akibatnya, republik ini dirudung pesimisme. Republik ini mengalami defisit optimisme. Kita harus merombak suasana itu. Pesimisme yang meruyak di mana-mana harus kita putar balikkan. Bersediakah kita berkaca dan menilai diri sendiri: apakah kita sudah bersikap positif dan optimistis? Jika belum, mari kita mulai membangun kembali nuansa positif dan optimistis itu. (*)

GRAFIS : DWI NANDA P

itulah. Perawat juga kudu diperhatikna kesejahteraane. Aja pilih kasih owh. Suwun. 081902686xxx

Pengelola RS Terlalu HALO, aq arep melu ngresula kyeh. Piben kyeh RSUD Dr. Soeselo Slawi pelayanane. Masa arep opname kamare kotor jorok maning. Masa sih kolam be mbersihi dewek? Aq sing dadi wong tuane bocah ya sewot oh. Wong mbayar. Tolong oh pak bupati ditegur ya kena pengelolane. Terlalu... 085869100xxx

Dalane Ancur Lebur NYONG pan nresula go Bupati Brebes. Tulung pak ditiliki dalan Pedukuhan Pandansari Sawojajar ngalor, dalan kaya krupuk, nggo liwat sokbekere kletak-kletuk ora didandani2. Aja Sawojajare tox sing alus, ora pantes oh, pegawe Brebes pada melu mancing gratis dalane ancur lebur kaya bubur. Apa maning adang udan. 085742270xxx

Nduwuri Dalane YTH Bapak walikota dan Kepala DPU Kota Tegal. Aku masyarakat Mintaragen pan maring kelurahan dalane banjir lan anakku pan sekolah ya dalane banjir, tempate nag dalan Halmahera. Kapan DPU nduwuri dalane supaya aja banjir. Tak tunggu realisasine pak DPU. 081325155xxx

Jarene Polisi Gajian? NYONG arep melu ngresula. Kye wingi nyong kena tilang nang Brebez ora kira2 njaluke Rp 250 ewu, jarene polisi gajian, bisane esih nggenceti wong cilik sing duite pas2an. 08176626xxx

Urip Kudu Disyukuri DADI guru aja ngresula terus, apa maning guru negeri. Kudu menyukuri nikmat. Sekedar bagi2 pengalaman kyeh, tahun 1992 nyong mulang ning SMP, per wulan bayarane mung Rp 15 ribu, tapi Alhamdulillah anak karo bojo nggal

AKU pa n n a n g g a p i k o m e n t a r e 085743592xxx tentang masalah Purin, syukur2 dimuat. Kyeh, yen menurute aku Purin ora laris soale nang kono akeh pungli. Aku pernah mana karo bojo, karcise larang, nang ngarep gon byar parkir, eh nang jero bayar maning. Urung bangsane pengemis karo pngamen runtungan kaya semut. Sejen kro PAI, walaupun luwih kotor sing Purin tapi nyaman, bebas pungli. Trims. Aja klalen dimuat ya. 085725888xxx

Senenge Nglanggar Lalulintas PAK walikota, enyong pan ngresula. Tolong gawekna undang2 nggo tukang becak karo pit. Senenge nglanggar lalu lintas karo nggawe kacau dalan. 085842716xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 081911570957 2. 085640171758 3. 085726345345 Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 6 JULI 2010

3

RADAR TEGAL

PENDIDIKAN Sejit Kongco, Sembahyang Ruwat untuk Keselamatan Bersama

PELITA KEBIJAKSANAAN TERIMA kasihlah kepada orang yang telah membuat anda kuat, kokoh, dan berhasil. Petuah bijak yang terkandung dalam Pelita Kebijaksaan Tidak Pernah Padam itu layak menjadi bahan renungan bagi kita dari rangkain perayaan Sejit Kongco Ceng Gwan Cin Kun 2561 dan sembahyang ruwat ceremonil keagungan dan gotong toa pek khong untuk keselamatan bersama.

HERMAS PURWADI/RATEG

ADU NASIB - Calon mahasiswa Universitas Pancasakti mengikuti test gelombang II kemarin.

644 Calon Mahasiswa Berebut Kursi

ke hal 9 kol 1

SEBANYAK 644 calon mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal mengikuti tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang II kemarin. Dari jumlah tersebut, pendaftar paling banyak didominasi dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Bimbingan dan Konseling (BK) yang mencapai 145 orang. Menyusul prodi Bahasa Inggris sebanyak 107 orang, Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah 102 orang, serta Pendidikan Matematika 101 orang. Selebihnya menyebar di prodi lainnya. Ketua panitia PMB, Drs Joko Suyono MSi, menyatakan, dari jumlah pengikut tes gelombang dua ini diharapkan bisa masuk 90 persen. Ini semua masih tergantung dengan lembar jawaban komputer (LJK) dan tes wawancara.

TERIMA KASIH Segenap umat Kelenteng Tek Hay Kiong menggelar ritual doa keselamatan, kemarin.

ke hal 9 kol 5 HERMAS PURWADI/RATEG

ADVERTORIAL

Ketua DPC PKB Tersangka Buntut Dugaan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan DOK.ISTIMEWA

KETUA DPC Partai Kebangkit-

an Bangsa (PKB) Kota Tegal, Tri Wibowo alias Bowo Neon, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pemalsuan tanda tangan. Dia dilaporkan telah memalsukan tanda tangan Sekretaris DPC PKB, H Rochmani, pada

SERAHKAN TUPENG – Perwakilan karyawan Pringsewu Group area tegal menyerahkan tumpeng kepada Direktur BNI area Tegal.

PEMERINTAHAN Kasus PAK Harus Tuntas AGAR kasus dugaan Penggunaan Angka Kredit (PAK) yang dilakukan 23 guru, tidak berlarut-larut, Komisi I DPRD Kota Tegal mendesak Inspektorat, Dinas Pendidikan (Disdik) maupun instansi terkait di lingkungan Pemkot Tegal menyelesaikan kasusnya sampai tuntas. Sehingga pada tahun pelajaran baru, masalah ini tidak lagi mempengaruhi proses belajar mengajar (PMB). Sekretaris Komisi I, W Edi Susilo, Senin (5/7), mengatakan, kasus dugaan PAK palsu, yang dilakukan 23 guru sangat membuat citra dunia pendidikan Kota Tegal tercoreng. Karenanya, pihaknya mendesak Pemkot secepatnya menyelesaikan kasus ini. Sedangkan soal bentuk sanksi, Pemkot harus tetap memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 tahun 1989, tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi pemalsuan PAK, jelas merupakan pelanggaran. Karenanya, harus secepatnya diselesaikan sampai tuntas. Dijelaskan Edi, sebenarnya Pemkot terlalu sulit-sulit, sebab dalam PP Nomor 30 tahun 1980, secara tegas disebutkan sanksi pelanggaran, yang dapat dikenakan antara lain, penurunan pangkat 2 tingkat, dinonjobkan, dan kemudian mengembalikan uang gaji dan tunjangan yang diterima selama menjadi PNS dengan golongan IVB ke Pemkot Tegal. “Kami rasa aturannya jelas dan gamblang, sehingga proses bisa secepatnya diselesaikan secara tuntas,” kata Edi. Ketua Komisi I, Sutari, menegaskan, yang dilakukan Inspektorat atau instansi dilingkungan Pemkot yang menangani PAK palsu harus mengacu PP nomor 30 tahun 1980. Soal apakah ada sanksi lain, utamanya soal tindak pidana pemalsuan.Itu keweangan Pemkot, ataupun elemen masyarakat yang merasa dirugikan. “Kami minta secepatnya kasus ini diselesaikan secara tuntas, soal sanksi pidana kami serahkan sepenuhnya pada Pemkot,” tegas Sutari. (hun)

CMYK

nyatakan, bahwa dari hasil keterangan yang didapat dari tim penyidik Unit II, posisi Bowo sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak pemeriksaan kedua. “Kalaupun dia kini menjalani pemeriksaan, kapasitasnya sudah

menjadi tersangka,” terangnya, Senin (5/7) kemarin. Dinyatakan juga, dalam penyidikan kasus tersebut pihaknya sudah memeriksa tujuh orang saksi. Pada pemeriksaan terhadap ke hal 9 kol 5

Ketua DPC PKB Mundur

Pringsewu Grup Kirim Tumpeng PRINGSEWU Restaurant Group yang telah berdiri lebih dari 20 tahun dan eksis dengan 16 cabangnya di berbagai daerah, sampai saat ini selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi lingkungan di tempat di mana perusahaan berada. Senin (5/7), Pringsewu Group area Tegal yang terdiri dari Restoran Taman Pringsewu Tegal, Mie Pasar Baru Rita Mall Tegal, dan Pondok Makan Kabayan Rita Mall Tegal menunjukan apresiasi di hari ulang tahun BNI ke-46, Senin (5/7), dengan mengirimkan tumpeng ucapan yang diterima langsung Drs Lindung Nababan, Direktur Utama BNI area Tegal. Bentuk perhatian pada momentum ulang tahun BNI ke-46 ini, merupakan, salah satu budaya Pringsewu Group yang diberikan tidak hanya bagi seluruh mitra kerja maupun pelanggan saja. Tetapi juga berlaku bagi seluruh stakeholder yang ada di lingkungan perusahaan di mana perusahaan berada. (adv)

surat permohonan pencopotan calon anggota legeslatif atas nama H Edi Friono yang dilayangkan ke KPU Kota Tegal. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Rahardja SE melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, me-

PASKA mundurnya Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Tegal, Tri Wibowo, 3 Juni 2010 lalu, kepengurusan DPC PKB Kota Tegal vakum. Apalagi, berdasar Surat Keputusan (SK) DPP PKB, kepengurusan DPC PKB telah berakhir sejak 28 April lalu. Selanjutnya, kebijakan partai untuk sementara diambil alih DPW PKB Jawa Tengah (Jateng). Mantan Bendahara DPC PKB Kota Tegal, Anshori Azizi, Minggu (4/ 7), mengatakan, melalui surat

tertanggal 2 Mei 2010, Tri Wibowo, tanpa ada paksaan dari pihak manapun telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua. Surat pengunduran telah dikirim ke DPW PKB Jateng maupun DPP PKB dan disetujui. Sehingga dengan pengunduran ini, kepengurusan DP PKB, baik Dewan Syuro maupun Dewan Tanfidz vakum, sambil menunggu penetapan carateker dari DPP. “Sesuai aturan partai, untuk mengisi kefakuman pengurus ma-

ka akan dibentuk carateker. Tapi karena carateker kebijakan DPP, sehingga sambil menunggu SK penetapan kebijakan partai diambil alih DPW. Kami berharap DPP bisa secepatnya mengeluarkan keputusan, agar tidak lama vakum,” kata Anshori. Menurut Anshori, untuk persiapan Plt Ketua DPC PKB, kader PKB telah menyiapkan sejumlah nama. Antara lain, mantan Sekretaris H Rohmani, mantan Bendahara ke hal 9 kol 5

Sekolah Swasta Butuh Perhatian DOK./RATEG

lui proses panjang, kasus dugaan PAK aspal dalam Juli ini akan terselesaikan. Pekan ini Inspektorat akan melaporkan hasil pemeriksaannya beserta rekomendasi sanksi yang akan ditetapkan. “Terkait sanksinya seperti apa, akan kita lihat dulu rekomendasi dari Inspektorat. Baru kemudian kebijakan sanksi dikeluarkan. Yang pasti, lantaran ini kasus besar, kita akan gelar jumpa pers. Sehingga semua akan tahu dengan jelas kebijakan pemkot seperti apa,” kata Wali Kota.

DIKOTOMI dalam dunia pendidikan, ternyata masih dirasakan sejumlah sekolah swasta dari tingkat SD hingga SMA di Kota Tegal. Ini terlihat dari perlakukan berbeda pemerintah, ketimbang sekolah negeri. Praktisi Pendidikan dari UPS Tegal, Dr Yayat Hidayat Amir, mengatakan, mekanisme kebijakan pemerintah masih sangat terasa adanya dikotomi dalam dunia pendidikan. Dengan begitu apa yang selalu didengung-dengungkan pemkot saat ini hanyalah bualan saja. “Itu sangat terasa dalam hal pembangunan sekolah. Dalam mendirikan sekolah negeri pemerintah tidak memperhatikan rasio sekolah swasta, itu yang pertama.

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

JANGAN DIKORBANKAN – Pengusutan kasus dugaan pemalsuan PAK diharapkan tidak merugikan kepentingan pendidikan.

Kasus PAK Selesai Inspektorat Segera Laporkan Hasil Penyelidikan KASUS dugaan Penetapan Angka Kredit (PAK) aspal milik 23 guru dan kepala sekolah (kasek) dipastikan selesai minggu ini. Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, sudah memerintahkan Inspektorat secepatnya melaporkan BAP dan rekomendasi sanksinya. Ikmal mengatakan, setelah mela-

DOK./RATEG

MASIH KURANG – Sejumlah sekolah swasta di Kota Tegal masih kekurangan peserta didik baru.

Dari Seminar Open Source, Internet dan Wajan Bolic

Ratusan Guru SMP dan SMA Perdalam Internet Ratusan guru SMP/MTS, SMA/MA/SMK di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes serta Pemalang, Senin (5/7) berkumpul di Cancer room Karlita International Hotel Kota Tegal. Mereka datang untuk mengikuti seminar bertajuk Belajar Bersama Flexi yang mengangkat tema ‘Open Source, Internet dan Wajan Bolic’. Apa saja materi yang dibahas dalam seminar sehari tersebut ? LAPORAN : R GUNAWAN JIKA biasanya guru memberikan materi kepada anak didik, kali

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SIMAK MATERI – Para guru SMP/MTS, SMA/MA/SMK di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes serta Pemalang, Senin (5/7), antusias menyimak materi yang dipaparkan nara sumber.

ini justru para guru yang diberikan materi oleh nara sumber dalam seminar sehari yang mengupas habis dunia internet serta aplikasinya dalam kegiatan belajar mengajar. Hadir dalam kesempatan tersebut GM Flexi Jawa Tengah Hafif Rahmat Isa serta pakar Teknologi Informatika (TI), Onno W Purbo, yang hadir sebagai pembicara. GM Flexi Jawa Tengah, Hafif Rahmat Isa, mengatakan, penggunaan internet saat ini sudah masuk ke berbagai segmen. Dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan internet untuk mengakses berbagai informasi guna mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. Untuk itu, pihaknya sangat mendukung seminar yang membahas tentang penggunaan internet serta caracara apa saja yang bisa dilakukan agar internet bisa memberikan

kontribusi positif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Semoga materi yang diberikan bisa ditularkan kepada siswa di sekolah sehingga memberikan nilai positif dalam kegiatan belajar mengajar,” katanya. Pakar TI, Onno W Purbo, menuturkan, guru sebagai tenaga pendidik memiliki tanggung jawab yang besar kepada anak didiknya. Perkembangan teknologi informatika saat ini sangat pesat sehingga harus dibarengi dengan skill yang cukup. Keberadaan internet bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam kegiatan belajar mengajar. Melalui internet, berbagai pengetahuan hingga materi pelajaran bisa diunduh secara gratis. Tetapi peluang tersebut masih belum bisa dimaksimalkan sehingga kali ini pihaknya berbagai beragam tips ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Produktivitas Pertanian Rp 15 M Komisi C Bahas Pengembangan LMDH

NGENDONG Pecahkan KebuntuandenganKomunikasi MENJALIN komunikasi demi peningkatan kinerja di sektor pendidikan adalah salah satu kunci sukses. Demiakian upaya yang ditempuh Unit Pengelola Pendidikan (UPP) Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, dalam meretas prestasi sekolah dan anak didik di wilayah binaanya. Salah satunya, menggelar acara bareng para kepala SD/MI se-wilayah Kecamatan Warungpring setiap satu bulan sekali. ’’Ini akan merekatkan komunikasi tentang bagaimana memajukan dunia pendidikan dengan segala kendala yang harus disiasati bersama-sama. Jangan sampai satu kendala jutru merusak dunia pendidikan,’’ tandas Drs Suyanto MPd, kepala UPP Kecamatan Warungpring kepada DOK RADAR PEMALANG Radar di ruang kerjanya. Drs Suyanto MPd ’’Maka untuk memecahkan kebuntuan tersebut salah satu jalan yang kominkasi yang seimbang untuk memecahkan kendala di lapangan,” lanjut dia. Dalam setiap temu bulanan dengan para kepala sekolah dan guru, dia tak segan-segan memberikan door prize agar nuansa pertemuan tidak kaku. Namun, mengalir penuh canda tawa dan kekeluargaan. Tujuannya adalah agar rutinitas yang dijalankan selama ini oleh para pahlwan tanpa tanda jasa tersebut tidak menjenuhkan. Sebab, semua upaya di atas merupakan langkah menaikkan gengsi dan prestasi guru dan anak didiknya di lingkungan sekolah. ’’Sebulan sekali kami jalan santai bahkan bakti sosial ke SD/MI serta masyarakat cara demi peningkatan taraf pendidikan agar seimbang. Karena sosok guru, di samping sebagai pahlwan tanpa tanda jasa, juga dituntut sehat jasamani dan rohani atau mensana incorporesano,” jelas Suyanto seraya menambahkan, jika hal itu ada dalam diri sang guru, maka prestasi anak didik bukan persoalan sulit. Buktinya, SD/MI se-Kecamatan Warungpring dalam pelaksanaan UAS lalu lulus 100 persen se-Kabupaten Pemalang, dengan nilai rata-rata 6,73. Peringkat terbaik diperoleh SD Cibuyur 1, sementara prestasi yang membanggakan disabet Sumrah siswa MI Salafiyah Datar dengan nilai 28,05. Di samping itu, dalam pembinaan terhadap guru TK juga cukup membanggakan, karena berhasil menjadi juara umum dalam lomba cipta lagu dan kolase tingkat kabupaten belum lama ini. (sri)

SOSIAL

PEMALANG – Upaya Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan dan mengembangkan pengelolaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) agar lebih profesional rupanya masih terus dilakukan. Salah satu upayanya melalui gelar rapat bersama yang diikuti oleh Perhutani, Dinas Petanian dan Kehutanan, serta Kantor Lingkungan Hidup (KLH) setempat, guna membahas perkembangan LMDH yang ada di Pemalang. Acara rapat bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi C Budi Haryanto, digelar di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang Selasa (5/7).

Sekretaris Komisi C DPRD Pemalang mengatakan, perkembangan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kabupaten Pemalang perlu mendapat perhatian secara serius, mengingat besarnya produktivitas hasil pertanian yang ada.Sedangkan upaya pembinaannya, belum secara menyeluruh masih dipegang oleh Perhutani. Belum adanya keterlibatan dari dinas dan instansi terkait lainnya, Dinas Petanian dan Kehutanan, serta Kantor Lingkungan Hidup (KLH). ’’Agar LMDH lebih meningkat pengembangannya, maka perlunya ada pengelolaan secara profesional dan perluny keterlibatan semua pihak yang terkait,” katanya. Menurutnya, pembinaan LMDH yang dilakukan oleh Perhutani sudah

berjalan sejak tahun 2006, dan hasil produktivitas pertaninnya telah mencapai kurang lebih sebesar Rp 15 miliar. Yaitu, dengan berbagai macam jenis hasil tanaman di bawah pohon, seperti padi gogo, ketela, jangung dan jenis tanaman lainya. ’’Dengan melihat besarnya hasil produktivitas lembaga itu, kami sangat menyayangkan jika keberadaannya kurang mendapat perhatian,’’ ujarnya. Oleh karenanya, pihaknya bersama anggota Komisi C mengajak semua pihak yang terkait dalam hal ini Perhutani, Dinas Pertanian, dan KLH untuk bersama-sama duduk bersama guna membahas persoalan tersebut. ’’Keberadaan LMDH sendiri bukan milik Perhutani saja, tetapi milik masyarakat yang tentunya semua pihak

untuk ikut terlibat dalam pengembangannya sehingga pendapatan masyarakat hutan akan terus meningkat,” tandasnya. Dia menjelaskan, dalam perkembangannya LMDH di Kabupaten Pemalang yang dikelola oleh KPH Perhutani Pemalang maupun Pekalongan Timur dan Barat sebanyak 75 LMDH. Adapun yang perkembangannya cukup baik ada sekitar 31 LMDH. Sedang sisanya, belum mendapatkan pembinaan dengan baik, sehingga mengalami kesulitan untuk bisa berkembang. ’’Banyak sisi kemajuan yang didapat dari adanya LMDH seperti meningkatnya pendapatan masyarakat, dan juga mampu menurunkan tingkat pengangguran,” terangnya. (mg1)

Sunatan Massal Warnai Kemeriahan HUT PEMALANG - Majelis Taklim Mutia Az-Zahra Petarukan di usianya yang 4 tahun pada 2010, menggelar acara sunatan massal. Kegiatan diikuti oleh 34 anak dari lingkungannya. Acara ini berlangsung meriah di Pendopo Kecamatan Petarukan. 34 anak yang dikhitan itu didampingi oleh orangtua masingmasing. Mereka rela untuk menunggu giliran dikhitan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak ini sebelumnya diarak dengan becak hias dan diiringi kelompok drum band dari siswa-siswi SDN 6 Petarukan. Mereka mengelilingi Kelurahan Petarukan. Acara sunatan massal dibuka oleh Camat Petarukan Sunaryo SIP. ’’Saya memberikan apresiasi yang mendalam pada Majelis Taklim Mutia Az-Zahra yang telah meringankan beban warga kami, dengan cara mengadakan sunatan gratis ini,’’ tandasnya saat memberikan sambutan. Anak-anak yang dikhitan itu tidak hanya mendapatkan biaya gratis namun juga mendapatkan bingkisan. Panitia Kegiatan Sunatan Massal Kristiyana Mayasari mengatakan, keg i a t a n i n i a k a n d i l a k u k a n P e ngajian Mutia Az-Zahra setiap tahun. ’’Acara semacam ini insya Allah sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun, dan Alhmadulillah selalu mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat,” kata dia. Kegiatan juga sebagai rangkaian dari acara milad majelis taklim yang memasuki usia ke-4. Lewat acara semacam ini setidaknya jemaah ikut

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DIKHITAN – Salah satu peserta khitan massal Pengajian Mutia Az-Zahra saat dikhitan.

sedikit berpartisipasi dan meringankan beban masyarakat. Kepada semua pihak yang telah ikut membantu baik moril maupun materiil, panitia mengucapkan terima

kasih. Dalam kegiatan tersebut setiap anak yang dikhitan masing-masing mendapat bantuan seperangkat alat salat, uang transportasi, dan bingkisan dari sponsor.

Acara itu melibatkan 5 tenaga paramedis dan 2 tenaga medis, serta berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses. (ali basarah)

SMK Muhammadiyah Anugrah Motor Sumbang TV Ulujami Lakukan 21 di Dukuh Kebonsari Studi Banding Gelaran Bhakti

SUMITRO/RADAR PEMALANG

PENGARAHAN - Sekda Pemalang, H Sumadi Sugondo tengah mengarahkan petugas sebelum pelaksanaan pengobatan gratis bagi lansia Senin (5/7).

KondisiKesehatanLansia Patut Dicermati PEMALANG – Untuk membantu warga tidak mampu, khususnya mereka yang telah lanjut usia (lansia), Puskesmas Kelurahan Paduraksa mengadakan pengobatan gratis Senin (5/7). Kegiatan yang dipusatkan di Dukuh Sirau, Kelurahan Paduraksa, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, ini diikuti 60 lansia. Bidan Kelurahan Paduraksa Mei Hernani di sela-sela pengobatan gratis kepada Radar mengungkapkan, warga lansia secara umum mempunyai ketahanan atau daya tubuh yang tidak cukup kuat. Apalagi belakangan musim tidak lagi menentu, sehingga membuat mereka rentan dari serangan berbagai penyakit. ’’Pengobatan dilakukan dengan memberikan pelayanan berupa indeks masa tubuh, tekanan darahnya, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya,” terang dia. Selain itu, pihaknya yang dibantu beberapa petugas juga mengadakan konseling dengan menggunakan pendekatan kekeluargaan. Cara itu ditempuh agar warga lansia lebih terbuka mengenai berbagai keluhan dan kemungkinan kesehatan lainnya. Dengan begitu, pihaknya dapat memberikan pelayanan pengobatan menyesuaikan dengan keluhannya. Dijelaskan Mei, umumnya berbagai masalah yang dikeluhkan lansia adalah pusing-pusing, sakit pinggang, batuk, dan gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Pengobatan sendiri untuk memberikan kontrol atau riwayat kesehatan lansia, karena dalam pengobatan dilakukan juga pengamatan yang dimuat dalam kartu kesehatan. ’’Puskesmas memberikan makanan tambahan bergizi bagi pasien yang berobat. Makanan tambahan ini kami berikan setiap kali diadakan pertemuan dengan porsi dan jenis makanan berbeda-beda,” ungkap dia. Sementara itu, Sekda Pemalang H Sumadi Sugondo SH MM MSi yang hadir dalam kegiatan kemarin, mendukung sepenuhnya apa yang telah dilakukan Puskesmas Kelurahan Paduraksa, dalam upayanya meningkatkan kesehatan warga lansia. ’’Kegiatan semacam ini akan sangat membantu beban warga, dan meringakan langkah warga untuk datang dan mendapatkan pengobatan,” tandasnya. Kesehatan warga, lanjut Gondo, menjadi prioritas utama bagi warga masyarakat. Hal tersebut karena melalui kesehatanlah secara tidak langsung menunjang kesejahteraan bagi masyarakat. (cw2)

ULUJAMI – Guna meningkatkan kualitas sekolah, SMK Muhammadiyah Ulujami pada Jumat (2/7) - Sabtu (3/6) melakukan studi banding ke SMK Muhammadiyah 2 Borobudor, Kecamatan Borobudur, Kabupetan Magelang. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan pihak sekolah tersebut, diikuti oleh 60an siswa kelas XI (sebelas). Kepala SMK Muhamamdiyah Ulujami Drs Suhardi kepada Radar mengungkapkan, tujuan studi banding ke SMK Muhammadiyah 2 Borobudur adalah memberikan pemahaman dan pengertian akan semangat dan kegigihan anak-anak di sekolah yang terletak dikompleks Candi Borobudur itu. Terutama, pada jurusan otomotif yang ada disekolah itu. ’’Anak-anak melihat sendiri bagaimana SMK Muhammadiyah 2 Borobudur membuat sejarah dalam dunia pendidikan di Indonesia,” ujar dia. Menurut Suhardi, menirukan ucapan Suryadi selaku pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudor, keterbatasan sekolah tidaklah menjadi alasan utama dalam mengembangkan dan memajukan sekolah. Buktinya, sekolah itu dalam beberapa bulan mendatang hasil prototipe mobilnya akan diproduksi secara masal oleh pemerintah. Yakni, untuk tahap awal sebanyak 600 unit. Selain prototipe mobil yang akan diadopsi pemerintah, dua mobil nasional hasil karya anakanak otomotif SMK Muhammadiyah 2 Borobudor, semangatnya bisa ditularkan kepada anak didiknya. ’’SMK BISA, idenya dari SMK Muhammadiyah 2 Borobudor. Kalau mereka bisa, sejatinya kami juga bisa,” ucapnya. Pemilihan lokasi komparasi sekolah, lanjut Suhardi, dilakukan setelah sebelumnya pihak sekolah mengajukan beberapa sekolah kejuruan

maju yang akan dijadikan rujukan studi banding. Yakni, sekolah yang penjurusannya sama dengan yang ada di SMK Muhammadiyah Ulujami. Setelah melalui musyawarah, pihaknya menyepakati untuk studi banding pada sekolah di lingkungan Muhammadiyah yang telah maju pesat di Magelang tersebut. Studi banding selain melakukan pengamatan fisik hasilhasil siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Borobudor di bidang otomotif, siswa-siswinya juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung. Dengan harapan, siswa mengetahui bagaimana proses pembelajaran dan praktiknya dalam berinovasi mengembangkan otomotif. Dalam kegiatan yang dikemas dalam ’Gebyar Muktamar Satu Abad Muhammadiyah ke46’, juga mengadakan refresing bagi anak-anak didiknya di Candi Borobudur. (cw2)

Nusa PEMALANG – Kepedulian atas sarana dan prasarana untuk menunjang terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) diwujudkan oleh Anugrah Motor Grup dengan menggelar ’Bhakti Nusa’ Minggu (4/7) di lingkungan RT 02 RW 15 Dukuh Kebonsari, Kelurahan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini meliputi perbaikan saran dan prasarana umum, seperti renovasi poskampling, pengecatan jembatan. Dalam kesempatan ini pihak Anugrah menyerahkan 1 unit TV 21” untuk dipasang di pos ronda RT 02 RW 15. Momen ini juga sebagai pengenalan produk Xeon 125 cc keluaran terbaru dari produk Yamaha. Bagian Promosi Anugrah Grup Andi Sugianto kepada Radar menjelaskan, kegiatan Bhakti Nusa merupakan program dari Yamaha Motor Ken-

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

PENYERAHAN - Kepala Toko Anugrah Petarukan Edi Sutrisno didampingi Andi Sugianto, bagian Promosi Anugrah grup, menyerahkan 1 unit TV 21” kepada Ketua RT 02 RW 15 Isro Minggu (4/7).

cana Indonesia (YMKI).’’Momen ini juga sebagai sarana pengenalan produk terbaru Yamaha Xeon 125 cc dan sebagai promo untuk mendapatkan motor dengan mudah di Anugrah Motor Grup,” paparnya. Pada malam harinya warga dihibur dengan nonton bareng GP (Grand Prix) dengan menggunakan layar lebar serta hibu-

ran live music. Untuk menyemarakan acara nonton bareng GP, Anugrah juga menyediakan bermacam doorprize bagi yang menebak pertanyaan tentang produk Yamaha. ’’Kami warga RT 02 Rw 15 Dukuh Kebonsari berterima kasih kepada Anugrah,” kata Isro, ketua RT 02 RW 15 Dukuh Kebonsari. (hasanudin)


METROPOLIS

SELASA 6 JULI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

Halaman Porno Capai 1 M Saat Ini Situsnya 8 Hingga 9 Juta

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

ADI MULYADI/RATEG

BROWSING - Jumlah situs-situs porno di internet perkembangannya sangat pesat.

Sekolah Harus Transparan SOSIAL

M SAEKHUN/RATEG

BUKA STAN - Untuk mendekatkan diri dengan anggota, Paguyuban Pensiunan Kabupaten Tegal membuka stand bazar di Kota Tegal.

PENGUMUMAN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara serentak dilakukan hari ini, Selasa (6/7). Dari ribuan pendaftar, tentu ada yang tidak diterima dan harus mencari sekolah baru. Kondisi tersebut tentu menimbulkan beragam tanggapan dari calon siswa maupun orang tua yang bisa saja kecewa karena anaknya tidak diterima di sekolah yang diharapkan. Ketua Dewan Pendidikan Kota Tegal, Sisdiono Ahmad, mengatakan, proses PPDB dari awal pendaftaran hingga pengumuman dan daftar ulang harus dilakukan secara transparan. Penggunaan jurnal harian bisa menjadi barometer sehingga orang tua bisa memprediksi dari awal apakah anaknya bisa masuk di sekolah yang dituju atau tidak. Tetapi, saat melihat anaknya tidak diterima di sekolah negeri

maka akan menimbulkan beragam tanggapan. Untuk itu, sekolah harus bisa melakukan semua proses secara transparan sehingga tidak muncul masalah di kemudian hari. Jika semua sudah dilakukan sesuai aturan yang ada maka calon siswa yang tidak diterima bisa meneruskan di sekolah swasta. Pasalnya, ada beberapa sekolah swasta yang masih kekurangan murid baru. Menurutnya, penentuan jumlah rombongan belajar dari awal yang diumumkan sebelum pendafratan bisa menjadi pertimbangan bagi orang tua sehingga bisa mencari alternatif lain jika anaknya tidak bisa masuk ke sekolah negeri. “Jika sekolah sudah melakukan semua tahapan secara transparan, maka orang tua yang anaknya tidak bisa masuk sekolah negeri harus legowo menerima hasil pengumuman,”

katanya. Rahardjo yang anaknya mendaftar di salah satu sekolah negeri di Kota Tegal mengaku sangat berharap anaknya bisa diterima di sekolah negeri. Pasalnya, berdasarkan jurnal hari terakhir, posisi anaknya berada di urutan belakang sehingga bisa saja terdepak oleh calon siswa baru yang memiliki nilai lebih tinggi. Tetapi, jika anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri maka dia akan mengarahkan ke sekolah swasta. Pihaknya hanya berharap agar proses penerimaan dilakukan secara transparan dan tidak ada titipan dari pihak manapun sehingga semua calon memiliki kesempatan yang sama. “Selama semua tahapan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan, kami akan menerima apapun hasilnya,” tukasnya. (gun)

Kepedulian Paguyuban Pensiunan

Ema Tunggu Bantuan Dermawan

SEBAGAI bentuk kepedulian sosial, sekaligus mendekatkan diri dengan anggota. Paguyuban Pensiunan Kabupaten Tegal menggelar bazar sembako, makanan, dan pakaian di Jl dr Soetomo Kota Tegal. Bazar yang digelar sejak tanggal 1 hingga 6 Juli mendatang. Ketua Umum Paguyuban Pensiunan Kabupaten Tegal, Sugiardigdo, Senin (5/7), mengatakan, ini merupakan kegiatan yang kali pertama dilaksanan Paguyuban Pensiunan Kabupaten Tegal dan ke depan akan rutin dilaksanakan. Selain menyediakan paket sembilan bahan pokok (semabko), bazar juga menyediakan makanan dan pakaian. Sehingga para pensiunan yang mengambil rapelan, gaji, dan gaji ke-13 bisa membelinya dengan harga di bawah pasaran. “Awalnya kami akan mengajak paguyuban pensiunan Kota Tegal. Tapi, karena tidak ada komunikasi bazar kami laksanakan mandiri. Sedangkan tempat kami laksanakan di Kota Tegal, karena pensiunan mengambil gaji di BTPN Kota Tegal di Jl dr Soetomo,” kata Sugiardigdo. Menurutnya, semua barang yang dijual di bazar diambil langsung dari distributor, dan pihaknya mengambil untung sama sekali. Bahkan beberapa barang yang dijual, mendapat subsidi. Dengan begitu, para pensiunan lebih dekat dengan paguyuban. “Agar lebih dekat, dan dapat membantu anggota. Kedepan, setiap bulan pada tanggal 1 sampai 2 kami akan menggelar bazar. Sedangkan tempat tetap, yakni di Kota Tegal,” tuturnya. Salah satu anggota paguyuban, Budi mengaku, bangga dengan langkah paguyuban. Karena kegiatan bazar sangat mendukung anggota, sehingga setiap habis terima gaji bisa belanja dengan murah. “Kami berharap kedepan, barang yang dijual dalam bazar ditambah. Sehingga kami bisa belanja, untuk kebutuhan harian,” ungkapnya. (hun)

EMA Susilowati (38), warga Debong Kulon, Kota Tegal harus menahan sakit akibat pen bekas penyambung patah tulang kaki kirinya belum bisa dilepas. Pasalnya, istri dari Tari Widjatmiko (41) yang berprofesi sebagai tukang becak ini tidak memiliki cukup biaya untuk melepas pen yang masih menempel akibat tertabrak mobil sembilan bulan silam. Menurut Ema, dia harus menahan sakit saat malam tiba akibat pen yang ada di kaki kirinya sudah saatnya dilepas. Luka tersebut terjadi akibat tabrak lari yang menimpa dirinya dan sopir yang mengemudikan kendaraan tidak mau bertanggung jawab. Beruntung, pemilik mobil mau berbagi saat dia dirawat di rumah sakit. Tetapi, setelah hampir setahun, bekas sambungan tulang yang diberi pen mulai menimbulkan rasa sakit sehingga dia tidak bisa berdagang untuk membantu ekonomi keluar-

ganya seperti biasa. Penghasilan suaminya sebagai tukang becak dan pekerja serabutan untuk membiayai kebutuhan ketiga anaknya saja masih jauh dari cukup. “Setiap malam saat cuaca dingin, kaki ini rasanya sakit sekali untuk digerakkan,” katanya. Sementara, Tari, suaminya, membenarkan, kejadian yang dialami istrinya sekitar 9 bulan silam. Meski sudah disarankan untuk berobat di rumah sakit, tetapi faktor biaya menjadi kendala baginya. Apalagi, dia saat ini hanya menempati rumah kontrakkan yang dalam dua bulan ke depan akan habis masa sewanya. Sementara KTP dia dan istri masih menggunakan alamat lama di Kejambon, Tegal Timur. Kesulitan administrasi tersebut membuat dia ragu untuk membawa istrinya ke rumah sakit dengan memanfaatkan Jamkesda seperti yang ramai dibicarakan. Untuk mengurangi

rasa sakit, dia memberikan balsam pada kaki istrinya dan sesekali memeberinya jamu. Meski sudah mencari pinjaman kesana-kemari, tetapi biaya pengambilan pen yang diperkirakan lebih dari sejuta rupiah belum juga didapat. “Kini kami hanya bisa pasrah dan menunggu uluran tangan dermawan atau pemerintah agar istrinya bisa kembali berjualan seperti biasa,” terangnya. (gun)

PERKEMBANGAN pornografi di internet saat ini sangat memprihatinkan. Dari data statistik, jumlah situs porno sekarang sudah mencapai angka 8 sampi 9 jutaan, sedangkan halamannya hingga 1 miliar. Pakar Telematika Indonesia, Prof Dr Onno Widodo Purbo, mengatakan, perkembangan situs porno di internet sangat pesat sekali. Ini baik situs-situs luar ataupun dalam negeri. Dari data statistik di internet, perkembangan situs porno dalam satu tahun mencapai 1 juta. Sementara jumlah halamannya persitus, rata-rata sekitar 200-an. Dengan begitu jumlah halaman pornografi di internet pertahunnya mencapai 200 juta. “Baik itu berupa gambar ataupun video atau film. Untuk mengetahui data statistik tersebut, anda bisa buka internet. Kemudian masuk ke Google. com, ketik kata kunci ‘pornografi statistik’. Disitu akan muncul perhitungan-perhitungan perkembangan statistik pornografi di internet,” katanya, usai mengisi acara seminar Open Source, Internet dan Wajan Bolik di Hotel Karlita, Senin (5/7). Dia juga menjelaskan bagaimana cara memblokir situs-situs porno tersebut. Ada beberapa tekni memblokir situs porno di internet. Namun yang paling gampang dan gratis sudah

tersedia. Yakni dengan menggunakan aplikasi Mozila Firefox. “Caranya, buka Firefox kemudian klik tool, dilanjutkan klik add-ons. Selanjutnya akan muncul dialog box add-ons, pada pojok kiri ada tempat untuk searching. Di situ diisi atau masukan kata parental control atau istilah Indonesianya bimbingan orang tua, kemudian tekan enter. Setelah itu akan langsung keluar software Procon Latte. Di situ ada menu, kita klik saja, secara otomatis software akan terinstal dalam Firefox. dalam mengakses cara tadi tidak terkena biaya alias gratis,” terang Onno. Atau dengan cara lain, lanjut Onno lagi, yakni melalui Google dengan mengetik kata internet sehat. Maka akan muncul bagaimana cara-cara internetan yang sehat. Salah satu diantaranya peringatan agar tidak menuangkan seluruh identitas asli kedalam layanan facebook. Karena itu juga termasuk sesuatu hal yang membahayakan. “Dalam internet itu banyak hal-hal yang tidak sehat. Dalam artian tidak hanya pornografi saja, tetapi lebih makro. Seperti penipuan melalui internet, penculikan, dan lain sebagainya,” ujarnya. Dia berpesan agar masyarakat bisa menjaga anak-anaknya dari perkembangan teknologi sekarang. Artinya teknologi sekarang tidak semuanya berdampak bagus, tetapi yang jelek pun sangat berpotensi didalamnya. (adi)

Soal PPDB, Disdik Dianggap Lalai BANYAKNYA sekolah swasta yang gigit jari, karena tak mendapat siswa baru sesuai kuota dinilai Komisi I DPRD Kota Tegal sebagai bentuk kelalaian Dinas Pendidikan (Disdik). Pasalnya, Disdik tidak mengeluarkan larangan penambahan kelas baru bagi sekolah negeri. Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Sutari, Senin (5/7), mengatakan, adanya sekolah swasta yang tidak mendapat siswa baru sesuai kuota, itu merupakan imbas adanya beberapa sekolah negeri yang membuka kelas baru. Karena tidak ada kebiajakan Disdik yang melarang sekolah membuka kelas baru. Dalam surat Disdik, sekolah hanya dihimbau membuka kelas sesuai dengan jumlah kelas yang lulus. Namaun dalam pelaksanaanya, ada beberapa sekolah yang menambah kelas baru. Karena inilah, masyarakat lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah negeri. “Hasil pantauan kami di lapangan, ternyata ada sekitar 4 SMP negeri yang menambah kelas baru. Disdik tidak bisa berkutik melakukan tindakan, karena tidak ada larangan. Apalagi sanksi bagi sekolah yang membuka kelas baru,” kata Sutari. Menurut Sutari, ini merupakan bentuk kelalaian Disdik, seharusnya bukan himbauan. Tapi dalam petunjuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik

Baru (PPDB) tahun 2010 sifatnya larangan. Sehingga apabila ada sekolah yang melanggar, sekolah bisa dikenai sanksi tegas. Bagi sanksi administratif, maupun sanksi lainnya bagi sekolah. Dengan kondisi semacam ini, maka sekolah swasta jadi korban. “Melihat kondisi PPDB tahun 2010 yang kacau, kami minta Disdik harus melakukan pembenahan. Kedepan jangan lagi himbauan, tapi Disdik harus mengeluarkan larangan sekolah menambah kelas baru. Kebijakan ini juga disertai dengan sanksi, sehingga sekolah tak bisa menambah kelas baru seenaknya,” tuturnya. Anggota Komisi I, Darni Imadudin, menegaskan, bukan hanya SMP negeri yang menambah kelas baru, tapi sesuai inforamsi kondisi semacam ini juga dimanfaatkan MTs negeri Kota Tegal. Dalam PPDB tahun ini (2010, red), juga menambah kelas baru. Untuk melihat secara pasti, soal sekolah sekolah yang menambah kelas baru dan sekolah swsata yang kekurangan siswa baru dalam waktu dekat Komisi I akan turun ke lapangan. “Untuk perbaikan PPDB kami akan menggelar rapat kerja bersama Disdik. Utamanya untuk mempertanyakan, soal kekurangan siswa sekolah swasta,” pungkas dia. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Keberadaan Lorenza Berhasil Terungkap

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Bantah Telah Diculik

LINTAS Kandungan Migas Ketanggungan Minim BREBES - Hasil uji laboratorium terhadap kandungan minyak dan gas (migas) seperti dilakukan Pertamina tahun 2001, di wilayah Dukuhtengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, sangat minim. Hal ini disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Dewi Aryani baru-baru ini. ’’Dari keterangan Pertamina, yang ternyata kandungan minyak maupun gas di daerah itu ternyata sangatlah minim. Karena minim, sehingga eksplorasi tidak bisa dilanjutkan,” kata Dewi Aryani saat kunjungan kerja (kunker) di Brebes baru-baru ini. Kalau pun muncul gas, lanjut Dewi, sebagai imbas dari kandungan minyak yang ada di Balongan, Indramayu. Inilah yang sangat disayangkan dia. Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Brebes Cahrudin membenarkan rencana Pertamina yang akan menggali minyak di Kecamatan Ketanggungan. Bahkan, sebelumnya sudah ada pembebasan tanah, dan hingga kini tanah bekas pengeboran diberi garis Police line (garis Polisi). Sedangkan masyarakat, menyambut gembira rencana tersebut. Sayangnya, rencana itu tak bisa dilanjutkan. Sejauh ini untuk kandungan minyak dan gas di Pulau Jawa,yang memungkinkan untuk dilakukan eksplorasi, menurut Dewi, berada di Tuban, Jawa Timur (Jatim). Kandungan gas di daerah ini cukup besar dan diharapkan bisa mencukupi kebutuhan akan gas di masyarakat. Sementara di Jateng, daerah yang memiliki kandungan gas belum ditemukan. (din)

Persab Siap Hadapi Persekama Magelang BREBES - Mengawali ajang di Kompetisi Divisi III Jateng, Persab Brebes akan menjadi tuan rumah menghadapi Persekama Magelang Selasa (5/7), di Stadion Karangbirahi, Kabupaten Brebes, mulai pukul 15.00 WIB. Pelatih Persab Brebes Iriando menyatakan, kondisi anak-anak asuhnanya kini sangat baik dan siap menghadapi Persekama Magelang. Apalagi, pertadingan kali pertama digelar di kandang Persab. ’’Kami optimistis anak-anak bisa mengatasi permainan Persekama,” ujarnya Senin (5/7). Menurut dia, dalam Kompetisi Divisi III Jateng, timnya satu pool dengan Persekama Magelang dan kesebelasan dari Kabupaten Purworejo. Melihat tim yang masuk dalam satu pool, ia yakin anak-anak asuhannya berbuat banyak. Apalagi, kondisi mereka semakin matang, baik dari teknik, fisik, maupun kerjasama tim. Selama sebulan, pemain Persab telah menjalani masa karantina latihan. Setiap bagi mereka digembleng latihan dua kali, di pagi dan sore hari. ’’Setelah kami bermain dikandang, selanjutnya kami main ditandang,” terangnya. Dia mengungkapkan, khusus menghadapi Persekama, pihaknya akan lebih berinsiatif melakukan serangan melalui pola 4-4-2. Hal itu diharapkan anak-anak asuhannya dapat memenangi pertandingan perdana tersebut. ’’Target kami harus lolos pool. Selanjutnya, lolos Divisi III. Kami optimistis ini bisa tercapai. Menginggat, tahun sebelumnya timnya pernah lolos divisi ini,” ujarnya. (cw3)

Juknis Bantuan BOS dan DAK Dievaluasi BREBES - Banyaknya sorotan kerawanan bantuan pendidikan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan menjadi perhatian bagi pemerintah. Karenanya, untuk meminimalisasi terjadinya kebocoran anggaran pendidikan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memperketat sistem serta pengawasannya. ’’Kita menyadari memang banyak BOS terutama di SD yang bermasalah, karena memang disana (SD) banyak yang tidak memiliki tenaga administrasi. Malah kepala sekolah yang sangat menonjol, “ ujar anggota Komisi X DPR RI Rohmani SPd saat reses di SMK N 1 Kersana, Kabupaten Brebes, baru-baru ini. Tak hanya BOS, menurut Rohmani, pengelolaan DAK juga sangat rawan dengan tingginya kebocoran anggaran. Untuk itu, pengelolaan DAK akan menggunakan terobosan baru. ’’Akan diupayakan pengelola DAK tidak akan swa kelola lagi tapi akan ditender ini untuk menjaga transaparani penggunaan anggaran,” ungkapnya.

Meski demikian, keputusan tersebut, katanya, masih menunggu terselesaikannya standarisasi satuan pekerjaan. ’’Selama ini memang belum ada standar pasti mengenai hal itu. Ambil contoh harga satu unit perustakaan di Dinas Pendidikan tidak sama dengan harga di Departmen Agama, jadi alat ukurnya masih belum bisa ditentukan. Ini yang kedepan akan kami bereskan juga,” lanjutnya. Selain itu, menurutnya, saat ini pihaknya tengah mengupayakan tiga target minimal yang akan menjadi pembahasan di Komisi X (sepuluh) DPR RI. Yakni, pembahasan tentang petunjuk teknis (juknis) juknis mengenai DAK. Pembahasan lain, katanya, adalah sistem pengelolaan yang akan di tender dan standarisasi ruang kelas baru (RKB). ’’Dengan adanya standarisasi RKB ini usia sebuah bangunan akan bisa ditentukan sehingga administrasi akan lebih terpantau. Jadi pembahasan juknis BOS besertaan dengan DAK, insya Allah semua kita targetkan selesai sebelum Agustus tahun ini,” terang Rohmani. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

BERTEMU - Lorenza Dwi Jayanti (kanan) dan ibunya saat di Mapolres Brebes. Sebelumnya, dia dikabarkan menghilang.

BREBES – Keberadaan Lorenza Dwi Jayanti (11), siswi SD yang dikabarkan hilang, akhirnya terungkap. Dia bertemu dengan ibunya Zahrozah (45) di sebuah mall di kawasan Cikokol Tangerang Minggu (4/7). Menurut Lorenza, dirinya tidak diculik atau menghilang. Kamis (1/7), dirinya diajak pergi oleh Dedi (19) warga Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, yang merupakan teman lama kakaknya untuk keperluan mengisi liburan. ’’Seminggu di rumah saja, saya jenuh. Jadi pas diajak sama Dedi saya mau,” ujar Lorenza di Mapolres Brebes Senin (5/7) petang. Saat diajak Dedi, Lorenza mengaku menginap dua malam di Pakijangan. Kemudian, Sabtu (3/7) pagi keduanya berangkat ke Jakarta menggunakan KA dari stasiun Brebes. ’’Dedi kebetulan tinggal di Ciledug, Tangerang, jadi berangkatnya bareng. Tapi akhirnya pisah sendiri-sendiri,” lanjut Lorenza. Ketika sampai di rumahnya di Karawaci pada Sabtu malam, Lorenza mendapati keadaan rumah sudah sepi. Padahal, dirinya ingin bertemu ibunya. Setelah ditelepon, ternyata

posisi Zahrozah tengah berada di Brebes. ’’Saya saat itu sudah di Brebes karena dikabari anak saya hilang. Ternyata keselisiban,” ujarnya. Setelah menyusul ke Jakarta, akhirnya Zahrozah dan anaknya bertemu di Mall Matropolis Cikokol, Tangerang, pada Minggu (4/7) sore. ’’Jadi tidak ada penculikan, ini hanya salah paham. Salahnya Lorenza pergi-pergi tapi tidak pamit ke tantenya,” ujar Zahrozah didampingi Zahrotun dan kakak Lorenza, Noviana Devi. Seperti diberitakan sebelumnya, Lorenza dilaporkan orangtuanya jika telah menghilang sejak Kamis (1/7), saat liburan di rumah bibinya, Zahrotun (37), warga Jalan Ahmad Dahlan No. 88 RT 4 RW 6, Kelurahan Pasar Batang, Brebes. Setelah sepekan berliburan, korban diajak pergi bersama tiga orang pria saat tengah bermain. Dia dibawa menggunakan sepeda motor dan hingga kini belum kembali. ’’Menurut tetangga yang melihat, Lorenza dibawa tiga pria menggunakan tiga sepeda motor berplat B (Jakarta, Red),” ujar ibu korban, Zahrozah, Minggu (4/7). ’’Lorenza pergi dari rumah sejak Kamis (1/7) lalu, dan hingga kini belum kembali. Saya khawatir keponakan saya jadi korban penculikan,” sambung bibi korban, Zahrotun. (cw1)

Dana BOS Buku Murah Diduga Dikorupsi BREBES - Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Brebes,dalam bentuk peket buku murah, disinyalir telah dikorup. Hal ini berdasarkan hasil laporan dan pemantauan lapangan Ketua Tim Pemantau Masyarakat (TPM) Kabupaten Brebes Purwanto. Dugaan ini terjadi sejak program itu digulirkan untuk kali pertama. Dugaan penyimpangan ini, menurut Purwanto, seharusnya tidak perlu terjadi jika dalam pengadaan buku murah dari pihak sekolah membelinya langsung ke penerbit. Sebaliknya yang terjadi, pembelian itu melalui pihak ketiga. ’’Kalau saja membelinya itu

langsung ke percetakan atau penerbit, maka tiap sekolah menerima fee 25-30 persen. Yang terjadi di lapangan, pembelian melalui pihak ketiga. Dari pembelian itu sekolah diduga menerima fee sekitar 10 persen,’’ ungkap Purwanto kepada Radar Senin (5/7). ’’Selain itu, pihak UPTD juga diduga menerima fee sebesar 5 persen. Termasuk pihak terkait lain. Apa yang kami sampaikan, adalah dari hasil laporan, dan dari pantauan lapangan,” lanjutnya. Kalau benar sekolah menerima fee dari pihak ketiga, menurut Purwanto, kenapa fee tersebut tidak diserahkan pada siswa yang menerima bantuan

paket buku murah. Minimalnya, dalam bentuk buku tulis atau alat sekolah lain. Sehingga dapat menopang kegiatan belajar mengajar para siswa, bukan untuk kepentingan pribadi. Inilah yang menjadi keprihatinan dia. Apalagi yang melakukan praktik semacam itu dari kalangan pendidik. Ironisnya apa yang terjadi, lanjut Purwanto, karena adanya tekanan pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). ’’Karenanya, pihak sekolah kami mohonkan untuk hati-hati. Sebab nantinya dari pemerintah pusa, akan melakukan penyelidikan. Semua program BOS akan diaudit. Ini mengingat anggaran program BOS cukup

besar,” kata Purwanto. Sekalipun itu buku murah, tambah Purwanto, tetap harus mencantumkan standar harga. Pencantuman harga, baik di cover depan maupun cover dalam buku. Sedang yang terjadi, persyaratan standar harga itu tidak dicantumkan. KASUS BP Sementara, terkait kasus pengadaan buku Balai Pustaka (BP), menurut Purwanto, proses hukumnya tetap dilanjutkan dengan ditangani langsung Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK). ’’Kasus buku BP tetap dilanjutkan. KPK yang akan menanganinya. Kita tunggu saja,” kata Purwanto.

Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Kabupaten Brebes sebelumnya mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Brebes. Kedatangan Gebrak waktu itu sambil menyerahkan sejumlah data penting tentang dugaan korupsi di sejumlah SKPD. Salah satunya, kasus pengadaan buku BP dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. Hingga berita ini diturunkan, Radar belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Brebes Muntoha N. Pasalnya, saat hendak dikonfirmasi, Muntoha tidak ada di tempat. (din)

Menilik Kondisi Kantor Balaidesa Pakijangan

Bangunan Sudah Tidak Layak Pakai, Segera Dipugar Kondisi Balaidesa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, yang sudah berusia 70 tahun saat ini sudah tidak layak untuk melayani warga sekitar. Untuk itu sesuai rencan tahun ini, balai yang terletak di jalan raya pantura Bulakamba tersebut akan dipugar. Seperti apa kondisinya? LAPORAN: HARVIYANTO PEMUGARAN balaidesa tersebut akan dilaksanakan mulai September tahun ini. Kepala Desa (Kades) Pakijangan Wasjan melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Rustopo saat ditemui Radar di kantornya Senin (5/7) mengatakan, saat ini kondisi balai desa sudah tidak layak pakai. Ia mengaku, beberapa ruang kantor yang digunakan untuk melayani masyarakat sudah dalam kondisi rusak. Dikatakan dia, saat ini bangunan Balaidesa Pakijangan sudah berusia sekitar 70 tahun. Bangunan yang sudah tergolong tua tersebut sudah saatnya untuk dilakukan pemugaran. ’’Kalau melihat usianya, bangunan Kantor Desa Pakijangan memang sudah berusia kurang lebih 70 tahun, untuk itu sudah saatnya dilakukan pemugaran total,” ujarnya. Rustopo menambahkan, perbaikan terhadap balai desa memang jarang dilakukan, bah-

kan perbaikan terakhir dilakukan pada tahun 2010. Termasuk pemasangan lantai dengan keramik. Sesuai rencana, pemugaran kantor desa akan menggunakan dana swadaya masyarakat dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2010 ini dengan total anggaran senilai Rp 252 juta. Diharapkan pembangunan kantor desa nantinya akan bisa selesai sesuai dengan rencana, yaitu tahun 2012. ’’Nantinya pembangunan memang dilakukan secara bertahap, sehingga dimungkinkan pemugran tersebut akan memakan waktu sekitar dua tahun,” jelasnya. (*)

HARVIYANTO/RATEG

SEGERA DIPUGAR – Bangunan Kantor Balaidesa Pakijangan dalam waktu dekat akan segera dipugar.

SMA LAB. SCHOOL PANCASAKTI TEGAL SEGERA MEMILIKI GEDUNG BARU SMA Lab. School Pancasakti Tegal sebagai sekolah lanjutan Atas ( SMA ) yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pancasakti ( YPP ) Tegal sejak tahun 1988 yang lalu, dan mulai tahun 2009 pengelolaan serta pembinaannya di serahkan kepada UPS sebagai sekolah Laboratorium Pendidikan Universitas Pancasakti Tegal ( Lab. School ) melalui FKIP UPS. karena hal ini terhitung relatif baru, maka untuk melakukan pengelolaan yang tepat FKIP UPS melakukan langkah-langkah antara lain : 1. Melakukan study banding pada sekolah Laboratorium yang dapat di jadikan sebagai model di antaranya : SMA Lab. School yang di kelola oleh Universias Kristen Satya Wacana ( UKSW ) Salatiga, SMA Lab. school yang di kelola oleh

UPI Bandung serta SMA Negeri Peningkatan akademik ini 5 Semarang yang dahulu juga tidak hanya di buktikan adamerupakan SMA Lab. IKIP nya peningkatan lulusan Semarang, Pelaksanaan study saja , namun juga di buktikan banding ini telah di lakukan oleh hasil lomba Bidang studi beberapa bulan yang lalu ( di lakukan oleh Dinas PendiJanuari - Maret 2010 ). dikan Kota Tegal tahun 2010 2. Melakukan pembenahan ( Juara 3 bidang study EkoIntern di segala bidang antara nomi dan fisika ). lain : b. Bidang Ketrampilan ( Voka. Bidang akademik , hal ini di asional ), di samping peserta lakukan agar peserta didik didik dibekali pengetahuan memilki kwalitas akademik akademik, maka juga di bekali yang dapat di andalkan dan dengan bidang ketrampilan terbukti menunjukan keberdengan harapan agar setelah hasilan yang nyata, terbukti lulus disamping peserta didik dua tahun terakhir ini tingkat dapat mengembangkan dirikelulusan sangat memuasnya melalui jenjang pendikan yaitu rata-rata di atas 90 dikan yang lebih tinggi (kuli% dan peningkatan ini tidak ah) maka juga memiliki jiwa hanya kwantitas ( jumlah wiraswasta yang dapat menkelulusan ) namun di barengi ciptakan lapangan kerja baru. juga peningkatan kwalitas ( c. Bidang sarana prasarana, nilai rata - rata kelulusan ). tidak kalah dengan bidang

yang lain bahwa sarana prasarana terutama gedung (ruang belajar) adalah merupakan unsur yang sangat menentukan tingkat keberhasilan peserta didik, hal ini di sadari betul oleh pihak yayasan, sehingga di rencanakan tahun anggaran 2010 ini yayasan akan membangun gedung baru yang terletak tidak jauh dari kampus UPS dan gedung yayasan ( jl.Halmahera ), lokasi ini dipilih dengan harapan agar mempermudah UPS dan juga yayasan dalam melakukan pengawasan dan pembinaan, sehingga kedepan SMA Lab. School Pancasakti dapat di jadikan pilihan yang tepat bagi masyarakat sebagai tempat pengembangan diri yang dapat di andalkan.(adv)


BREBES & BUMIAYU

SELASA 6 JULI 2010

7

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR

Kondisi Jembatan Petengteng Membahayakan Pengguna

Pemkab Diminta Perhatikan Jalan Lintas Desa TONJONG - Banyaknya jalan lintas pedesaan di Kabupaten Brebes yang rusak, memerlukan penanganan serius dan sesegera mungkin dilakukan perbaikan. Mengingat jalan-jalan tersebut merupakan sarana yang sangat penting dalam mendukung kelancaran aktivitas perekonomian masyarakat. Seperti yang terjadi pada ruas jalan sepanjang lebih kurang 6 kilometer yang menghubungkan Desa Kalijurang dengan Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, yang saat ini dalam kondisi rusak parah. Kerusakan di mulai dari pertigaan Desa kalijurang selepas SMP 02 Tonjong hingga Stasiun Tonjong. Kondisi terparah terjadi di Dukuh Pecangakan, Desa Tonjong. Pada ruas jalan tersebut, badan jalan hanya tingga 0,5 meter akibat longsor. Dikatakan Kades Tonjong Maksudi, sebelumnya jalur tersebut merupakan jalan alternatif yang dapat dilalui dari jalur utama provinsi Tegal-Bumiayu. ’’Sebenarnya, jalur tersebut dapat di gunakan sebagai jalur alternatif dari kecamatan Tonjong menuju Kecamatan Bumiayu dan Sirampog. Hanya saja, sejak kondisinya rusak, maka pengendara tidak mau lagi melalui jalur tersebut,” tandas Maksudi. Kondisi tersebut di perparah dengan terputusnya jalan di wilayah Dukuh Pecangankan, Desa Tonjong, akibat longsor. Sehingga jalan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Maksudi mengaku, pemerintah desa (pemdes) tidak mungkin dapat melakukan perbaikan jalan jika harus menggunakan dana desa. ’’Kami pernah berkordinasi dengan kades Kalijurang. Namun, jika harus memperbaiki dengan menggunakan dana desa, kami merasa tidak sanggup. Sebab, selain memperbaiki kondisi jalan yang rusak, kami juga telah memiliki beberapa program yang anggarannya kami alokasikan dari ADD,” ungkapnya. Karenanya, baik maksudi selaku kades Tonjong maupun Kamali selaku kades Kalijurang mengharapkan peran serta pemkab dalam perbaikan sarana infrastuktur tersebut. ’’Mengingat pentingnya fasilitas tersebut, kami merasa perlu mendapat dukungan pemkab untuk memperbaiki kondisi kerusakan saat ini,” kata Kamali. (pri)

PEMUKIMAN

ISMAIL FUAD/RATEG

BAHAGIA - Endang (kedua dari kiri) diapit kedua orangtuanya didampingi Ketua LSM Masjaka Mahfudin SS saat menemui wartawan Senin (5/7).

Tiga Tahun Berpisah, Endang Kembali TKW yang Ditahan Majikannya

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

ANCAM PEMUKIMAN - Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali di wilayah Desa Kebandungan mengancam keberadaan lahan pertanian warga.

DAS Pemali Ancam Dua Desa BANTARKAWUNG - Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali yang melalui dua desa di Kecamatan Bantarkawung dalam kondisi mengkhawatirkan, kondisi itu menyusul dengan semakin luasnya erosi sungai yang mengancam pemukiman pendudul dan juga lahan pertanian serta akses jalan kabupaten. Dua desa yang berada di daerah DAS tersebut yakni Desa Pangebatan dan Desa Kebandungan. Di wilayah Desa Pangebatan, ratusan unit rumah yang berada di sekitar alur sungai Sungai Pemali wilayah Dukuh Buaran dan Dukuh Kidul rawan terendam luapan sungai. Rumah-rumah tersebut berada di di Dukuh Kidul RT 11 dan 13 RW 01. Sedangkan di Dukuh Buaran, berada di Blok Pesantren wilayah RT 03, 06, dan 05 RW 01. Kepala Desa (Kades) Pangebatan Sukardi MPd saat dihubungi mengatakan, kerawanan tersebut di akibatkan jebolnya tanggul pengaman sungai yang berfungsi sebagai pembatas perumahan penduduk dengan aliran sungai. ’’Setiapkali terjadi peningkatan volume air di Sungai Pemali ini, sudah dapat dipastikan perumahan di sekitarnya akan terendam air luapan. Kondisi ini disebabkan pendangkalan sungi sehingga air dengan mudah melimpas hingga pemukiman warga,” kata Sukardi. Untuk itu, pihaknya telah mengajukan pembangunan talud ke tingkat kabupaten sebagai upaya antisipasi meluapnya aliran sungai ke pemukiman penduduk. Sementara, di Dukuh Kebandungan, belasan hektar lahan pertanian jagung milik warga saat ini sudah tidak dapat lagi ditanami akibat erosi Sungai Pemali di Dukuh Pendil. Selain merusak lahan pertanian, aliran Sungai Pemali juga mengancam keberadaan badan jalan Kabupaten KebandunganCikamuning yang saat ini hanya berjarak tidak lebih dari 10 meter dari bibir sungai. Camat Bantarkawung melalui Sekcam Wahono SH membenarkan kondisi rawan yang terjadi disekitar DAS Pemali tersebut. Untuk itu, pihaknya telah menyampaikan usulan dari masing-masing desa sebagai upaya pengamanan DAS. ’’Usulan telah kami sampaikan ke tingkat kabupaten. Untuk sementara, penanganan yang mungkin dapat dilakukan yakni dengan pemasangan bronjong di sepanjang tepi sungai yang rawan erosi.’’ (pri)

BULAKAMBA - Berpisah selama tiga tahun, tentu membuat anak dan orangtua memendam banyak kerinduan. Inilah yang dirasakan keluarga Endang Mutiara, TKW asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Pertemuan itu lebih berharga dari harta sekalipun. Kebahagiaan tengah menyelimuti perasaan Jahudi (42) dan Konadah (40). Pasangan suami istri itu akhirnya bersatu kembali dengan putri ketiganya, Endang Mutiara (21), setelah berpisah selama tiga tahun lamanya. Apalagi, semasa dalam perpisahan itu, kedua orangtua Endang dan keluarganya diliputi kekalutan dan kekhawatiran yang mendalam terhadap nasib Endang yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Dia dikabarkan ditahan majikannya di Malaysia dan tak bisa pulang. Akhirnya, kebahagiaan itu tak terkirakan saat Endang tiba di kampung hala-

mannya Kamis (1/7) lalu. ’’Alhamdulillah, lega dan senang sekali perasaan kami sekeluarga. Karena bertahun hati kami was-was mencemaskan nasib Endang di Malaysia. Kini, dia pulang dengan selamat,” ujar Konadah bersama Jaudi di hadapan wartawan Senin (5/7). Perasaan sama juga dirasakan Endang. ’’Saya berangkat dari Kuala Lumpur Rabu (30/6), dan tiba di Kluwut pada Kamis (1/7). Saya senang bisa kumpul kembali dengan keluarga,” tuturnya. Meski Endang mengaku tidak diberi gaji secara penuh, Konadah dan Jahudi tidak terlalu memikirkannya. ’’Yang penting, Endang bisa pulang dengan selamat dan berkumpul. Kami sudah cukup menderita. Kalau masalah gaji, sebetulnya kami mengharapkan dibayar sesuai dengan kerjaan dia,” tambah Konadah. Gaji yang menjadi haknya, sesuai perjanjian sebesar 450 Ringgit Malaysia setiap bulan atau serata Rp 1,3 juta. Namun, nyatanya saat pulang dia hanya dibayar 11.000 Ringgit. Itu berarti hanya gaji bekerja selama dua tahun.

Padahal, dirinya sudah bekerja selama 3,3 tahun. Seharusnya, total gaji yang diterima sekitar 17.000 Ringgit. ’’Kalau bisa gajinya harus dibayar juga,” ujar Jahudi. Endang berangkat ke Malaysia pada 23 Desember 2006 melalui PT Pamor Sapta Darma Jakarta, dengan kontrak kerja hingga 2008 lalu. Namun, saat masa kontrak habis, majikannya menahan dengan berbagai ala-san. Ketua LSM Mas Jaka Brebes Mahfudin SS yang mengadvokasi kepulangan Endang menjelaskan, Endang berhasil dipulangkan melalui proses pengadilan di Malaysia. Prosesnya membutuhkan waktu tiga bulan, dan tuntutannya dapat terpenuhi. Ada tiga masalah yang menimpa TKW itu, yakni kontrak kerja yang melampaui batas, gaji yang tidak terpenuhi, dan pemulangan yang tertundatunda. ’’Kami selama ini memberikan advokasi terhadap Endang melalui koordinasi dengan SBMI dan Pemkab Brebes. Ada pun hal lain yang belum terselesaikan, termasuk gaji akan ditindaklanjuti,” terangnya. (cw1)

TONJONG - Dengan semakin tingginya curah hujan saat ini, warga dua desa di Kecamatan Tonjong dihadapkan pada kekhawatiran mengenai kondisi jembatan yang menghubungkan Dukuh Petengteng, Desa Purwodadi, dengan Dukuh Pamijen, Desa Tangeran, Kecamatan Tonjong. Jembatan yang merupakan sarana penyeberangan warga dari dua desa tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Dengan panjang hampir 40 meter lebar 1 meter serta ketinggian 4 meter dari sungai, jembatan tersebut telah beberapa kali hanyut jika Sungai Kalipedes meluas. Jembatan Petengteng sangat membantu warga dalam memperpendek jarak tempuh menuju pusat kecamatan, sekolah, serta pasar sebagai pusat perekonomian warga. Terutama, bagi warga yang bermukim di Dukuh Petengteng, Desa Purwodadi. Jembatan Bambu yang dibangun secara gotong royong oleh warga tersebut hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki. Sementara, bagi pengendara sepeda motor harus rela bergantian jika akan melaluinya. Dengan datangnya musim hujan saat ini, tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya mengingat jembatan yang terbuat dari bamboo tersebut menjadi sangat licin untuk dilalui. ’’Kami tidak berani menyebrang jika sedang turun hujan, anak-anak sekolah yang hendak pulang menuju Dukuh Petengteng maupun Dukuh Pamijen terpaksa memutar de-

ngan jarak lebih kurang 3 kilometer,” kata Kasum (43), warga Dukuh Petengteng. Jembatan gantung tersebut telah beberapa kali banjir akibat diterjang aliran Sungai Kalipedes. Untuk memperbaikinya, warga melakukan secara swadaya. ’’Setiap kali banjir besar jembatan itu pasti hanyut dan warga kembali membangun secara swadaya. Sebenarnya, kami pernah mengusulkan pembangunan secara permanen pada jembatan tersebut. Tapi, sampai saat ini belum terealisasi,” tutur Kasum. Kepala Desa (Kades) Tanggeran Akhmad Mutaksidi membenarkan jembatan tersebut sangat rawan dilalui jika saat musim hujan seperti ini. Mengingat seringnya debit air Kalipedes yang meluap setelah diguyur hujan. ’’Kebanyakan warga menggunakan jalur lain jika Kalipedes sedang meluap. Karena, di samping jembatan yang terbuat dari bambu licin akibat tersiram air hujan, juga arus sungai memgancam hanyutnya jembatan tersebut,” jelas Akhmad. Menanggapi keinginan warga yang mengharapkan pembangunan jembatan secara permanen, pihaknya bersama Pemerintah Desa Purwodadi telah melakukan pengusulan pembangunan jembatan permanen melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK). ’’Lokasi jembatan sudah pernah disurvei, namun mungkin dengan pertimbangan bukan merupakan jalur utama sehingga sampai saat ini belum dapat direalisasikan,” tuturnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAWAN - Jembatan gantung dukuh Petengteng sebagai sarana penyeberangan warga dalam kondisi rawan hanyut menyusul sering terjadinya banjir di Sungai Kelipedes.


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Siap Pentas Sebulan Sekali RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

ASPIRASI Minta Bantuan Jalan JALAN yang menghubungkan antara Desa Watgalih dengan Desa Dukuhbangsa belum pernah mendapat penanganan dari Pemkab Tegal. Padahal jalan itu adalah jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa. Hal ini dikatakan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Irawan kepada Radar Senin (5/7) kemarin. Menurutnya, jalan yang menghubungkan desa tersebut sampai sekarang belum pernah ada bantuan dari Pemkab. Padahal masyarakat sudah sangat menginginkan agar ada pembangunan jalan. Karena ketika jalanya baik maka ada kemungkinan perekonomianya juga akan lebih baik. “Sudah banyak masyarakat Watgalih DOK.RATEG dan Dukuhbangsa mengeluhkan Irawan kepada saya terkait dengan jalan yang tak pernah ada bantuan dari pemkab, padahal jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan dua desa dan merupakan jalan untuk meningkatkan laju perekonomian masyarakat setempat,” katanya. Lebih lanjut Irawan menjelaskan, jalan yang meghubungkan dua desa itu panjangnya antara 3 sampai 4 km. Dulunya sudah pernah dibangun oleh masyarakat setempat dengan dana swadaya. “Jalan itu pernah dibangun masyarakat secara sebesar Rp 40 juta, namun hasilnya juga belum memuaskan, dan masyarakat minta bantuan kepada pemkab supaya ada perbaikan dan kepedulianya,” imbuhnya. Irawan menambahkan, pihaknya berharap kepada dinas terkait untuk merespon permintaan dari masyarakat desa Watgalih dan Dukuhbangsa itu. Paling tidak tahun 2011 nanti bisa dianggarkan untuk pembangunanya. “Kami minta kepada dinas terkait untuk merespon permintaan warga, dan tahun 2011 harus dianggarkan,” tuturnya. (mg2)

KETRAMPILAN

Ketika Persatuan Dalang Peringati HUT HARI Ulang Tahun Persatuan Pedalangan Indonesaia (HUT PEPADI) Kabupaten Tegal yang pertama bertempat di pendopo rumah dinas Wakil Bupati Tegal Sabtu (3/7) malam lalu. Lima orang dalang pun adu kesaktian dalam pentas semalam suntuk. Empat dalang dari Kabupaten Tegal dan satu dalang dari Wonogiri. Ketua PEPADI Kabupaten Tegal Drs H Heri Sulistyawan MHum dalam sambutanya mengatakan, dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun PE PADI Kabupaten Tegal yang pertama diadakan permainan wayang semalam suntuk yang dimainkan oleh lima dalang sekaligus. Dia berharap kedepannya akan lanjutkan pentas wayang setiap bulan sekali. “Ke depan dalang-dalang di Kabupaten Tegal harus lebih baik dan nanti setiap bulan kita rencanakan melakukan pentas bulanan secara begilir ke tiap kecamatan se Kabupaten Tegal,” katanya. Heri mengharapkan kepada semua sekolah turut mengembangkan seni tradisional, khususnya pedalangan dan seni karawitan melalui muatan lokal. Kepada camat beserta UPTD Dikpora untuk bisa berkordinasi dan mendukung rencana Pepadi ke depan. “Kami mengharap camat dan UPTD Dikpora turut

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI WAYANG - Ketua Pepadi Kabupaten Tegal memberikan wayang kepada beberapa dalang bertanda akan dimulainya pentas pewayangan semalam suntuk.

mendukung kegiatan yang Pepadi rencanakan dengan pentas bulanan. Dan sekolah kami harapkan untuk mengembangkan seni tradisional khususnya pedalangan,” imbuhnya. Dari pantauan Radar, hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dikpora Kabupaten Tegal dan semua kepala UPTD Dikpora dan Camat se Kabupaten

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PKKAdakanPelatihanKetrampilan ADIWERNA – Menjelang bulan Ramadan, Tim Penggerak PKK Desa Ujungrusi mengadakan Pelatihan Ketrampilan untuk kelompok PKK RT. Pelatihan ini diharapkan agar ibu-ibu di Desa Ujugrusi bisa mempunyai ketrampilan untuk menambah in come keluarga. Menurut salah satu Panitia Pelatihan Ria Sari Dewi, kegitan ini dikuti sekitar 52 orang perempuan dari perwakilan Kelompok PKK RT Desa Ujungrusi. Sedangkan pelatihan ketrampilan ini sendiri diadakan selama dua hari, yakni 5-6 Juli. “Kelompok PKK RT di Desa Ujungrusi jumlahnya ada 13 kelompok dari 36 RT, dan dari pelatihan ketrampilan ini diharapkan ibu-ibu bisa menambah in comekeluarga,” katanya. Lebih lanjut ia juga menjelaskan, pelatihan selama dua hari ini ketrampilanya membuat kue kering dan kue basah. Yaitu kue putri salju, bolu gulung isi selai dan nanas serta abon ayam. Sedangkan kue basahnya yaitu donat kentang dan kue semar mendeng. “Ada dua macam ketrampilan pembuatan kue yaitu, kue basah dan kue kering,” jelasnya. Salah satu peserta, Hayatun dari RT 23 mengatakan sangat senang dengan adanya pelatihan ketrampilan membuat kue ini. Paling tidak menambah pengetahuan dan wawasannya untuk lebih berkembang dan sukur nanti bisa membuka usaha hasil dari pelatihan. “Kami senang karena dapat pelajaran dan pengetahuan baru tentang kue,” katanya. Kepala Desa Ujungrusi Miftahudin mengatakan pelatihan ini merupakan program Tim Penggerak PKK Desa Ujungrusi dan ini dilakukan menjelang bulan Ramadan. Karena biasanya bulan Ramadon itu banyak orang yang membutuhkan kue. Dengan harapan bagi peserta yang ikut dapat mengaplikasikan hasil pelatihanya untuk usaha agar keluarganya ada pemasukan lebih. “Ini adalah program PKK Desa Ujungrusi, dengan harapan ibu-ibu Ujungrusi lebih trampil dan membantu keluarganya,” katanya. Sementara dalam pembukaan pelatihan ketrampilan itu hadir pula Tim Penggerak Kecamatan Ny Agus Sunaryo. Dalam sambutanya dia mengatakan dengan ketrampilan yang diadakan PKK Ujungrusi ini ibu-ibu bisa mengambil manfaat, potensi dan lainya untuk berwirausaha. “Mudah-mudahan ibu-ibu bisa menambil manfaat dalam mengikuti pelatihan ketrampilan ini untuk berwirausaha,” katanya memberi semangat. (mg2)

CMYK

yang juga mengajar di SMA 1 Dukuhwaru. Dilanjutkan dalang Hartono, mantan Ketua BPD yang sekarang sudah tinggal di Wonogiri sebagai tamu kehormaan dengan lakon Wahyu Cakraningrat. Menurut Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah Teguh Herdi S mengatakan, kedepan Pepadi akan menjadi kegiatan dan tugas Dikpora me-

lalui siswa-siswa seni tradisional. Persoalan nanti ada pentas bulanan keliling ke tiap kecamatan, UPTD Dikpora siap berkordinasi dengan camat untuk mensukseskan rencana yang diadakan oleh Pepadi. “Kami sipa berkordinasi dengan camat untuk menyiapkan pentas wayang tiap bulan yang diadakan Pepadi,” katanya. (fatkhurohman)

SDM dan Prasarana Kurang BPPT dan Disdukcapil Dievaluasi SLAWI – Enam bulan kinerja Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dievaluasi Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Senin (6/7) kemarin mereka diundang Komisi I untuk dievaluasi hasil kinerjanya. Dari hasil evaluasi itu, ternyata kinerja di kedua SKPD itu terkendala SDM dan sarana prasaran. Selain itu juga terkait kelengkapan peralatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada Disdukcapil, yang dirasa masih kurang. Seperti disampaikan Ketua Komisi I Dakir SH usai mengevaluasi kinerja kedua SKPD tersebut. “Untuk Disdukcapil, selain kekurangan SDM yang mengoperasionalkan SIAK, juga kelengkapan peralatan yang dirasa kurang memadai untuk memenuhi kinerja dinas ini,” katanya kepada Radar. Dikatakan, untuk peralatan

M GHONI/RADAR SLAWI

BERI KETERANGAN - Perwakilan Disdukcapil Pemkab Tegal tengah memberikan penjelasan kepada Komisi I terkait evaluasi kerja. Rapat evaluasi Komisi I dipimpin langsung ketuanya Dakir SH.

yang digunakan pada dinas itu, juga terkendala dan belum adanya sinkronisasi antara Disdukcapil dengan Dishubkominfo. Kondisi itu idealnya

Vario Siswa PKL Diembat Maling LIHAT KETRAMPILAN - Kepala Desa Ujungrusi sedang melihalihat hasil ketrampilan yang dibuat peserta pelatihan.

Tegal. Dalam pentas wayang tersebut, lima dalang memainkannya dengan bergantian, yang diawali dari dalang yang bernama Drs Ginting R dari Mejasem, yang juga Kasi Dikpora Kabupaten Tegal. Dilanjutkan dalang junior dari Pangkah yang masih sekolah di SMA 1 Slawi Nugroho, dan diteruskan Widodo dari Pangkah. Kemudian dalang Casmito,

Diparkir di Halaman Bappeda SLAWI - Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di lingkungan Pemkab Tegal Senin (5/7) kemarin kembali terjadi. Kali ini sepeda motor Honda Vario Nopol G 2752 PF milik siswa SMK yang tengah PKL dan tengah diparkir di halaman Bapeda diembat maling. Kasus curanmor ini langsung dilaporkan ke Mapolres Tegal. Informasi yang didapat Radar menyebutkan bahwa aksi curanmor ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Terungkapnya peristiwa ini saat pemiliknya yang diketahui siswi SMK yang tengah PKL di kantor Bapeda Slawi tersebut telah selesai melakukan prakteknya. Namun, betapa kagetnya siswi tersebut saat hendak mengambil sepeda motornya yang diparkir di pelataran parkir kantor tersebut. Sebab Honda Vario miliknya yang berwarna merah itu sudah tidak ada. Korban itu langsung berusaha mencari dan meminta pertolongan. Hingga akhirnya sejumlah saksi di lokasi kejadian langsung mengantar ke Mapolres Tegal guna melakukan pengusutan lebih lanjut. “Awalnya saya juga tidak mengira kalau siswi tersebut tengah kehilangan sepeda motornya. Sebab anak sekolah tersebut hanya menangis saja. Namun setelah kami tanya, ternyata motor Vario warna merahnya baru saja diembat

maling,” kata Bambang, salah satu pegawai Pemkab. Fitriana Indah Lestari, siswi kelas III SMKN I Dukuhturi terlihat shock. Pasalnya sepeda motornya yang baru dibelinya satu bulan lalu, raib diembat pencuri. “Saya PKL di Bappeda sudah dua minggu dan selama ini motor yang saya parkir di halaman sebelah utara kantor aman. Pas saya pulang PKL sekitar jam 14.00 WIB, ternyata motor yang saya parkir sudah tidak ada,” keluh Fitriani. (gus/k1)

harus dibicarakan di antara keduanya, supaya kinerja Disdukcapil menjadi lebih baik dan pelayanan terhadap masyarakat seperti KTP, KK dan

permasalahan lainnya teratasi dengan baik. “Saya sarankan kedua dinas terkait untuk duduk bersama dan membicarakan kepenting-

an terkait sarana peralatan SIAK, sehingga ada titik temu dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik ke depannya,” harap Dakir. Sementara untuk BPPT, Komisi I belum mampu berbuat banyak, mengingat badan itu saat ini masih dalam masa transisi. Bahkan yang lebih ironi lagi, kewenangan pejabat bersangkutan sampai saat ini belum diperken1ankan untuk menandatangi perijinan dan ini antara lain yang menjadi kendala utama. Dari persoalan itu, saat ini BPPT sesuai penjelasan dari perwakilan badan itu kinerjanya hanya menampung persyaratan warga maupun pihak yang membutuhkan pelayanan perijinan. Mereka tidak mampu berbuat lebih banyak lagi dikarenakan kewenangannya masih terbatas dimasa transisi perubahan dari DPT menjadi BPPT sat ini. “Kami akan mencari titik krusialnya dan akan mengupayakan agar persoalan yang menimpa BPPT segera teratasi sehingga pelayanan perijinan bisa optimal,” pungkas Dakir. (k1)

14 Desa Terima Pamsimas SLAWI – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Tegal pada tahun 2010 akan dibangun di 14 desa yang tersebar di enam kecamatan. Untuk Kabupaten Tegal sendiri sampai dengan tahun 2011 diplot ada 50 desa yang bakal menerima pembangunan Pamsimas. Saat ini yang sudah terbangun sebanyak 25 desa di sejumlah kecamatan. “Seperti tahun sebelumnya, pengerjaan Pamsimas tahun ini secara swakelola. Untuk 14 desa di enam kecamatan dana yang digulirkan sebanyak Rp 770 juta dari APBD dan dari

APBN sebesar Rp 2,310 miliar,” terang Kabid Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Bappeda Pemkab Tegal, Supriyadi kepada Radar Senin (6/7) kemarin. Dikatakan, Pamsimas sendiri terbagi menjadi dua kegiatan, dikerjakan secara repliksi, dimana 80 prosen anggarannya menggunakan dana dari APBD dan 20 prosen dari masyarakat. Sedangkan dikerjakan secara reguler yaitu 70 persen menggunakan APBN, 10 prosen menggunakan APBD dan 10 prosen dari masyarakat. “Tujuan dari Pamsimas sendiri nantinya untuk kemanfaat-

an masyarakat terkait kebutuhan air bersih dan air minum di pedesaan, khususnya di wilayah yang sering kekurangan air,” jelas Supriyadi. Masih menurut Supriyadi, saat ini Pamsimas tahun 2010 sedang berproses, di mana masyarakat penerima disarankan membentuk Rencana Kerja Masyarakat (RKM). RKM ini nantinya dipra-verifikasi oleh Distrik Projek Manajer Unit (DPMU). Setelah itu baru diverifikasi Tim Koordinasi Kabupaten (TKK Pamsimas). “Setelah prose itu selesai, baru penyaluran dana kepada pengelola disalurkan,” katanya. (k1)


SAMBUNGAN

SELASA 6 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

GUGUN GONDRONG

CUT TARI

Sakit, Digugat Cerai Istri

Salahkan Pengacara Ariel Karena Lambat CUT TARI akhirnya menunjuk pengacara untuk menyelesaikan kasus video porno yang diduga dibintangi dirinya dan Ariel. Salah satu alasannya, Tari menilai tim kuasa hukum Ariel bergerak lambat. Alasan mantan presenter acara infotainment itu dipaparkan oleh pengacaranya Hotman Paris, saat ditemui di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/7). Gerak lambat pengacara Ariel dinilai Tari berdampak buruk bagi dirinya. “Karena mereka terlalu lama membiarkan bola panas bergulir sehingga ada tekanan publik yang sangat besar dari masyarakat atau dari ormas (organisasi masyarakat) ke Mabes Polri. Untuk itu mereka menyerahkan semua masalah hukum kepada saya,” jelas Hotman. Pengacara Ariel, menurut Hotman, tidak memikirkan dampak buruk dalam menangani kasus video porno Ariel, Luna Maya, dan Tari. Pengacara Ariel harus memperhatikan

dampak sosial dan psikologis lawan main Ariel dalam video porno tersebut. “Karena mereka (Cut Tari dan suami) sudah sadar bahwa ada kesalahan teknis dari tim (pengacara) Ariel yang mengurus kasus ini di Mabes Polri. Karena mereka tanpa memikirkan aspek sosial politik, psikologis dan pengaruhnya ke publik,” jelas Hotman. Hotman menjelaskan Cut Tari beserta suaminya, Johannes Yusuf Subrata, mendatangi dirinya pada Senin (5/7) pukul 09.00 WIB. Mereka menyambangi kantor hukum Hotman Paris di Gedung Sumitmas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat untuk meminta perlindungan hukum terkait kasus video porno Ariel dan Cut Tari. (ebi/iy)

KABAR mengejutkan datang dari presenter yang pernah diserang tumor di otak, Muhammad Gunawan Hendromartono alias Gugun Gondrong. Gugun digugat cerai sang istri Anna Marissa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Anna membenarkan telah menggugat cerai sang suami yang tengah sakit. Gugatan cerai yang bernomor PA/1427/pdtg/2010 tersebut dilayangkan Anna pada Jumat (2/7). “Iya benar saya gugat. Sudah saya ajukan Jumat lalu,” jelas Anna saat dihubungi wartawan via ponselnya, Senin (5/7). Namun Anna belum ingin menjelaskan lebih lanjut soal gugatan cerai tersebut. Gugun menikah dengan Anna Marissa yang lebih muda 16 tahun darinya pada tanggal 23 Desember 2007. Akad nikah mereka lakukan di

644 Calon Mahasiswa Berebut Kursi

Kasus PAK Selesai dari halaman 3 Selain itu, apa yang diinginkan Dewan Pendidikan Kota (DPK) Tegal, bahwa pemkot harus melaporkan ke pusat juga dipenuhi. Secepatnya masalah didaerah akan dilaporkan, sehingga tidak berkelanjutan dikemudian hari. Ketika ditanya apakah kasus tersebut akan dilanjutkan ke kepolisian, Ikmal hanya menyampaikan kita lihat dulu rekomendasi dari Inspektoratnya. Apabila memang Inspektorat merekomendasikan demikian, maka tidak menutup kemungkinan akan dilanjut ke ranah hukum kepolisian. “Terkait sanksinya, jika melihat surat dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 12880/A4.4/KP/2010,

tertanggal 25 Februari 2010. Hal klarifikasi PAK jabatan fungsional guru. Di situ menyebutkan, mengingat ini menyangkut masalah kejujuran profesionalisme guru dan wibawa pemerintah, dalam hal ini Kemendiknas meminta untuk memberikan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” papar Ikmal lagi. Kecuali itu, tambah Walkot, membatalkan pangkat dan golongan kepada yang bersangkutan, apabila sudah ditetapkan kenaikan pangkat atau golongan setingkat lebih tinggi. Alasannya, karena diperoleh menggunakan PAK yang diperoleh dengan cara menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Sebelumnya, Rabu (23/6) lalu, diberitakan, Penetapan Angka Kredit (PAK) 23 guru dan kepala sekolah (kasek) di

Kota Tegal ternyata memang tidak terdapat dalam daftar nominatif hasil penilaian Kemendiknas. Ini berdasar surat dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 12880/A4.4/KP/2010 tanggal 25 Februari 2010 tentang klarifikasi PAK jabatan fungsional guru. Dalam suerat itu disebutkan, setelah diteliti dan didasarkan data yang ada pada Kemendiknas, PAK milik 23 guru dan kasek tidak terdapat dalam daftar nominatif hasil penilaian Kemendiknas. Sehingga diindikasikan PAK tersebut diragukan keasliannya. Selain itu, dinyatakan pula Kemendiknas tidak pernah menetapkan serta mengeluarkan PAK atas nama ke-23 orang dimaksud. Karenanya, mengingat ini menyangkut kejujuran,

profesionalisme guru dan wibawa pemerintah, Kemendiknas meminta untuk memberikan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Inspektur Kota Tegal, Budianto SH, mengatakan, saat ini Berita Acara Pemeriksaan (BAP)-nya sedang dalam tahap pengoreksian. Butuh waktu beberapa waktu lagi untuk pengkoreksian, dia tidak bisa mengungkapkan pasti. Yang pasti, tambahnya, akhir Juni nanti sudah harus dilaporkan hasilnya ke Wali Kota. “Dalam pelaporan nanti akan disertai pula rekomendasi hukuman yang akan diberikan. Seberat apa hukumannya, tetap mengacu pada peraturan yang berlaku. Soal bentuknya itu kewenangan wali kota yang menentukan kebijakannya,” katanya. (adi)

Sekolah Swasta Butuh Perhatian dari halaman 3 Kemudian sharing antara SDM pendidikan antara negeri dan swasta masih kurang maksimal,” katanya. Menurutnya, perbedaan perlakuan antara negeri dan swasta, sangat kentara sekali dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kemarin. Kebijakan menambah hari pendaftaran itu sangat berpengaruh terhadap sekolah-sekolah swasta. Selain itu, kebijakan memberi jatah kuota siswa atau rombongan belajar (rombel) pada se-

kolah negeri, terkesan tidak memperhatikan nasib sekolah swasta. Selanjutnya, penghentian dana bantuan yang relevan untuk sekolah swasta. Serta kurang berimbangnya kesempatan mendapatkan peningkatan SDM antara sekolah swasta dan negeri. “Kalau beberapa hal tadi sudah bisa di seimbangkan, tidak ada dikotomi dalam pendidikan baru bisa diucapkan dengan lantang. Kalau belum, sekali lagi saya katakan, tak ada dikotomi hanya omong kosong,” tandasnya. Ketua Konsorsium SMP Swasta, Drs Untung Supriyadi Lc, membenarkan, sampai de-

ngan saat ini Pemkot masih menganaktirikan sekolah swasta. Itu dapat dilihat dari beberapa kasus yang terjadi dalam dunia pendidikan. Seperti dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) misalnya. Bantuan ini dicabut tahun 2009 lalu. Padahal, dana tersebut lumayan besar sekitar Rp 15 juta per tahun khusus untuk sekolah swasta. “Alasan pencabutannya lantaran ada Dana Pendidikan (Dapen) yang besarannya kurang lebih Rp 14 ribu per siswa per bulan. Yang jadi masalah Dapen itu yang mendapat se-

mua tidak sekolah negeri atau swasta,” ujarnya. Parahnya lagi, lanjut Untung, Dapen masih dikurangi lagi menjadi Rp 10 ribu per anak per bulan. Dengan alasan dari provinsi ada bantuan sebesar Rp 50 ribu peranak perbulan. Sementara dana dari pengurangan itu digunakan untuk melaksanakan program SMA/SMK gratis. “Dengan begitu apa yang selalu diomongkan Ppemkot, bahwa tidak ada dikotomi dalam dunia pendidikan cuma bualan. Karena pada kenyataannya sekolah swasta tidak diperhatikan sama sekali,” tegasnya. (adi)

naan perlengkapan tou ting atau gantang yang melambangkan rasi tujuh bintang gantang utara sebagai bintang pelindung nasib. Unsur kedua berupa pembakaran 25 lembar HU yang berfungsi untuk menolak berbagai bahaya. Unsur ketiga pemutaran tou ting yang melambangkan perubahan agar bahaya bisa terlewati dan berkah keselamatan akan mendatangi, serta unsur ke empat berupa penyeberangan jembatan tujuh bintang,” terangnya. Gantang atau tou ting sendiri dari pengakuannya berisi beras yang melambangkan sandang pangan, pengaris melambangkan masalah dapat terukur, cermin melambangkan pusaka untuk menolak siluman, gunting melambangkan kerja sama dan kerukunan, pedang pusaka melambangkan keteguhan hati, payung lambang perlindungan Yang Maha Kuasa, buku almanak melambangkan kita dapat

melihat peluang, pelita melambangkan permohonan agar bintang keberkahaan dan kain 5 warna melambangkan unsur emas, kayu, api, air, dan tanah yang saling melengkapi. “Usai upacara sembahyang semua benda-benda perlangkapan tou ting tersebut dapat digantung di atas pintu rumah, kantor, dan tempat usaha,” ujarnya. Dinyatakan juga, sebagai manusia wajib berusaha untuk mencari jalan keluar agar dapat mengatasi masalah atau paling tidak meminimalkannya. “Meskipun demikian banyak hal yang berada di luar jangkauan kuasa manusia itu sendiri. Untuk itulah diperlukan suatu doa dan ibadah,” ujarnya. Hidup dalam dunia yang penuh rasa syukur, kami peduli, maka kami ada di sini bersama anda. Dan lilin pelita kebijaksanaan itu tetap menyala di depan pintu kelenteng. (hermas purwadi)

Pelita Kebijaksanaan dari halaman 3 Giat yang digelar Yayasan Tri Dharma Tegal, Minggu (4/7), itu sebagai puncak dari perayaan Sejit. Inti ritual ini sejatinya adalah media ruwatan untuk menyingkirkan pengaruh jahat yang ada di metropolis. Kirab Dewa Kong Co Ceng Gwan Cin Kun yang merupakan tokoh jendral pemberani itu dimaknai dengan pencerahan pada areal yang bakal dilalui perjalanan kirab. Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal (YTDT), Kwee Hong Koen, merasa haru sekaligus bangga terhadap gelaran yang diikuti 34 rombongan tamu yang datang dari berbagai daerah dinusantara tersebut. “Kami haturkan banyak terima kasih kepada Pemkot dan aparat pengamanan serta masyarakat pendukung terkait yang telah membantu kami memberi saran, petunjuk, dan

sumbangsih yang sangat bermanfaat dalam rangkaian perayaan Sejit Kongco Ceng Gwan Cin Kun 2561/2010,” terangnya. Kirab toa pek khong yang melalui jalan-jalan protocol seperti Jl Veteran, Slamet Riyadi, Setyabudi, A Yani, Panjaitan, dan kembali ke kelenteng, selain menjadi salah satu obyek wisata religi metropolis, juga mampu menjadi pencerahan warga kota. Peringatan Sejit Kong Co Ceng Gwan Cin Kun yang jatuh 4 Juli 2010 sendiri, di kelenteng Tek Hay Kiong sempat menggelar serangkaian acara ritual upacara sembahyang untuk memohon keselamatan, berkah dan panjang umur, yang didalamnya terdapat upacara sembahyang pada Dewa Resi Bintang Gantang. Dalam ritual upacara sembahyang Pai Tou ini mempunyai empat unsur penting. “Unsur itu meliputi penggu-

Pusat Primata Schmutzer, Ragunan. Dengan Anna, Gugun dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Lionel Gunaevan Cuarvo pada 16 Oktober 2009. Hingga saat ini kesehatan Gugun belum sepenuhnya pulih. Gugun masih sulit berkomunikasi akibat tumor di otaknya. (ebi/ebi)

dari halaman 3 “Dari 644 calon mahasiswa itu kami hanya menargetkan 500 orang saja atau sekitar 90 persen,” terangnya, Senin ( 5/7) kemarin. Dia menambahkan di gelombang I lalu jumlah calon mahasiswa mencapai 1.063 dan yang berhasil diterima hanya 710 orang saja. Dengan demikian jumlah calon mahasiswa yang diterima pada dua gelombang sekitar 1.200 orang. “Target PMB tahun 2010 sama dengan tahun sebelumnya yakni 2.000 orang. Dan untuk memenuhi target itu panitia hanya butuh sekitar 800 orang calon mahasiswa di gelombang III yang akan dibuka 2 Juli hing-

ga 5 Agustus 2010 mendatang. Dan bagi mereka yang tidak diterima di gelombang I dan II masih bisa mengulang di gelombang III,” ujarnya. Di gelombang III nanti panitia menargetkan sekitar 1500 orang peserta untuk menjaring 800 orang yang berhak bergabung. Angka itu menurutnya bisa lebih, mengingat biasanya yang tidak diterima di Program Minat Dan Kemampuan (PMDK) akan mendaftar di UPS. Dia menyatakan, dipatoknya angka 2.000 sama seperti tahun sebelumnya dikarenakan keterbatasan ruangan. Tentunya bila menambah jumlah mahasiswa konsekuensinya harus menambah ruangan belajar. Terpisah Rektor UPS, Prof Dr

H Tri Jaka Kartana MSi, menyatakan, untuk melengkapi sarana dan prasarana kegiatan perkuliahan kini sedang dibangun laboratorium terpadu yakni laboratorium kering dan basah. “Diperkirakan pembangunan akan selesai 6 bulan mendatang. Laboratorium dua lantai itu untuk semua fakultas, tak terkecuali fakultas hukum. Di sana nanti ada miniatur ruang sidang untuk praktik mahasiswa fakultas hukum,” terangnya. Selain itu juga akan dibangun pusat pelayanan bahasa dan komputer yang berfungsi untuk internal dan eksternal. Di sini instansi pemerintah maupun perusahaan bisa memanfaatkan pusat pelayanan bahasa dan komputer tersebut. (her)

Ketua DPC PKB Tersangka dari halaman 3 saksi, H Rochmani, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan tidak merasa menandatangani surat tersebut atau menyuruh orang lain untuk membubuhkan tanda tangan atas perintahnya. “Awalnya terlapor belum me-

ngakui soal tanda tangan atas nama H Rochmani. Menurutnya, saat dia akan menandatangai surat tersebut, di bagian kolom sekretaris nama H Rochmani sudah tertandatangi. Di sinilah kami harus bisa menemukan dan membuktikan terlapor yang membuat tanda tangan palsu tersebut atau bu-

kan,” terangnya. Terpisah, H Edi Friono, sebagai pelapor, menaruh harapan yang sangat besar terhadap kinerja polisi untuk menuntaskan penyelesaian kasus yang dinilai merugikannya. Dia optimis dengan kinerja tim penyidik untuk menegakan keadilan. (her)

Ratusan Guru SMP dan SMA ... dari halaman 3 dan trik memanfaatkan internet secara maksimal dan bermanfaat. Termasuk cara membuat wajan bolic untuk menangkap jaringan internet. Tidak hanya itu, penguasaan aplikasi atau sistem operasi saat ini masih didominasi dengan penggunaan Windows sehingga pihaknya juga memperkanalkan cara praktis memanfaatkan Linux seba-

gai salah satu alternatif yang bisa digunakan. “Jika dikembangkan dengan sedikit kreativitas maka internet bisa memberikan manfaat dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” terangnya. Wahyu, salah seorang peserta, membenarkan, jika selama ini masih banyak guru yang belum menguasai dan memanfaatkan internet secara maksimal. Dalam seminar kali ini, pihaknya meng-

aku banyak mendapat masukan dan akan meularkannya kepada anak didiknya di sekolah. Keberadaan seminar seperti ini diakuinya bisa memberikan masukan sehingga perkembangan teknologi yang ada bisa dijelaskan dengan gamblang. “Kami optimis apa yang didapat hari ini akan bisa diterima siswasiswi karena dikemas dalam bahasan yang mudah dipahami,” tandasnya. (*)

Ketua DPC PKB Mundur dari halaman 3 Anshori Azizi, mantan Wakil Ketua Dadang Subagyo, dan Drs H Nasukha. Namun untuk kepastiannya, semua kader PKB Kota Tegal berharap DPP PKB secepatnya mengambil keputusan. Tujuannya, agar kevakuman kepengurusan partai tidak terlalu lama, karena itu sangat riskan. “Kami tak akan mempermasalahkan siapa yang akan ditunjuk carakteker, ataupun Plt Ketua DPC PKB Kota Tegal. Harapan kami cuma satu, agar DPP secepatnya mengambil keputusan,” tuturnya. Sedangkan soal status tersangka yang kini disandang, Tri Wibowo, akibat kasus duga-

an pemalsuan tanda tangan, dia mengaku prihatin. Anshori berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Karena persoalan ini ranah politik, sehingga sebaiknya jangan diselesaikan secara hukum.

“Kami minta semua pihak untuk legowo menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Karena bagaimanapun Tri Wibowo merupakan mantan ketua DPC, sehingga kami sangat prihatin,” pungkasnya. (hun)

Normal-normal Saja Sampai Melahirkan Sebelum hamil anak pertamanya, pertengahan 2009 yang lalu, Nyonya Dina Wahyuni sering sekali mengalami sakit. Tentu saja ibu satu orang anak ini memeriksakan dirinya ke dokter. Ternyata tekanan darahnya rendah, 110/60. Dan oleh dokter, ia diberi obat untuk penambah tekanan darah. Tak lama setelah itu, ia mengalami kehamilan. Takut kondisi fisiknya menjadi lebih lemah lagi, maka atas anjuran suaminya, wanita 26 tahun ini mengonsumsi New Mandala 525 secara rutin dua kali sehari. Ternyata ada hasilnya. Badannya mulai lebih fit. Dan ketika ia memeriksakan diri lagi ke dokter, tekanan darah

lulusan STBA Prayoga, Padang, Sumatera Barat, ini sudah 110/80. Tentu saja ia melanjutkan konsumsi kedelai bubuk instan produksi Garut tersebut. Ternyata hasil yang ia dapatkan tak hanya itu. Selain tekanan darahnya yang kembali normal tersebut, penduduk Perumahan Pondok Candra, Kelurahan Waru, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini tidak mengalami gejalagejala hamil yang sering dialami wanita-wanita hamil lainnya, seperti muntah-muntah, mual-mual, dan sebagainya. “Sampai melahirkan kondisi fisik saya normal-normal saja,” ucapnya.Untuk

selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga, lebih-lebih pada wanita hamil. Bila tidak, hal itu bisa memberikan dampak yang negatif bagi fisik seseorang sehingga ia mudah terserang aneka penyakit. Pemicunya tentu saja metabolisme tubuh yang tidak lagi berjalan dengan normal. Untuk itu, mengonsumsi makanan dan minuman kesehatan adalah suatu solusi yang direkomendasikan para ahli kesehatan. Misalnya, dengan kedelai bubuk, yang kandungan gizinya amat bermanfaat. Dan salah satu kandungan gizi kedelai yang nyata manfaatnya adalah isoflavon. Fungsi isoflavon itu antara lain adalah

untuk melancarkan kembali metabolisme yang terganggu sehingga penyerapan zat-zat gizi ke dalam tubuh diseim-

bangkannya kembali dengan sistem pengeluaran dari tubuh. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten kedelai diyakini mampu menetralisasinya. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun tubuh yang rendah. Berkaitan dengan ini, isoflavon dapat berperan dalam meningkatkan sistem imun tersebut. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola berpikir dan menghindari hal-hal yang dapat merusak kesehatan. Kedelai bubuk merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E,

mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, dan lain-lain.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

SELASA, 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

PROFIL dr Hery Susanto SpA

Putar Haluan MIMPI ataupun cita-cita kita adalah kunci untuk menaklukan dunia. Namun terkadang seiring berjalannya waktu, keingian pada masa kecil kita bisa saja berubah dan berputar haluan. Ini juga yang dialami dr Hery Susanto SpA. Diakuinya, dokter bukanlah cita-cita semasa kecil ayah tiga anak ini. ‘’Waktu kecil bercita-cita ingin jadi artsitek,’’ ungkap dr Hery. Keinginanya tersebut diwujudkan dengan keahliannya menggambar dan desain mulai dari rumah, pesawat dan lainnya. Ternyata Tuhan berkehendak lain. Suami Kartati Kusuma Winahyu ini justru memilih kedokteran saat mengisi formulir pendaftaran mahasiswa baru di Universitas Negeri Diponegoro (Undip) Semarang. Me n u r u t n y a , l u l u s a n jurusan ini banyak dibutuhkan masyarakat. Sehingga ilmu yang dipelajarinya di bangku kuliah bisa langsung diterapkan guna membantu mereka. Keinginanya menjadi dokter ini langsung terwujud saat mengabdi di daerah, setelah menjabat sebagai dokter. Ayah Tofiq Pratama Wi-

jayanto, Syaefullah Hanif Wibisoni, dan Kinta Ayu Nuraqila ditempatkan di Puskesmas Delang Kalimantan Tengah tahun 1992 hingga 1995. Melihat pengalaman banyaknya kasus saat berada di pedalaman, dr Hery memutuskan untuk lebih mendalami lagi ilmu kedokterannya. Yaitu dengan mengambil spesialis anak, karena usia ini memang rentan akan penyakit dan di manapun berada banyak anak-anak. Dengan dasar ilmu inilah, dr Hery bisa membantu pasiennya terutama anakanak. Setelah mendalami spesialis anak, dr Hery kembali ke Kalimantan untuk mempraktekkan ilmunya tersebut. (ela)

Menangani Mimisan Sesuai Penderita MIMISAN atau keluar darah dari hidung paling banyak diderita usia anak-anak. Namun tak jarang juga hal ini melanda orang dewasa akibat kondisi kesehatannya. Sehingga, dalam penangannya pun dibedakan berdasarkan usia dan kondisi penderita mimisan. 1. Jika terjadi pada anakanak, maka jangan panik. Anak didudukkan dengan tegak, kepala diarahkan ke depan dan jangan menunduk. Kemudian pegang hidung anak dengan tissue atau kain bersih. Sebaliknya, jangan baringkan anak karena akan mengakibatkan darah masuk kembali ke dalam kerongkongan bisa menyebabkan muntah. Dan biarkan anak beristirahat. 2. Pada penderita dengan kelainan tekanan darah. Kondisi ini belum berarti menandakan gejala stroke, karena perdarahan bukan berasal dari rongga otak. Hanya saja epistaksis karena tekanan darah tinggi pada umumnya hebat, sering kambuh dan tidak terduga terjadinya. Biasanya pada penderita tekanan darah tinggi perdarahan pada hidung berindikasi bahwa tekanannya sedang tinggi atau naik dan ten-

tunya ia harus waspada. 3. Pada penderita yang terinfeksi penyakit hidung. Seperti sinus paranasal baik rinitis atau sinusitis bahkan yang lebih parah adalah infeksi karena penyakit lupus, sifilis, dan lepra. Tentu saja yang terparah kalau terjadi suatu keganasan pada rongga hidung atau nasofaring. Pengobatan di sini tidak bisa dengan pembedahan melainkan hanya dengan penyinaran dan kemoterapi. 4. Pada wanita hamil. Wanita hamil ada kalanya juga bisa mengalami epistaksis karena gangguan hormonal. Namun, sepanjang hanya pada batas normal, tidak perlu dikhawatirkan. Walau demikian, kalau perdarahan hidung sudah pada taraf serius, harus segera diatasi agar tidak mempengaruhi perkembangan sang janin. 5. Jika tanda-tanda mimisan yang gawat darurat dan harus segera ditangani oleh dokter di antaranya bila mimisan disertai dengan kantuk dan kondisi sangat lemah dan mimisan yang terjadi akibat jatuh atau terkena benturan dikepala. Hal ini harus langsung mendapatkan penanganan serius dari petugas medis. (ela)

KENALI MIMISAN PADA ANAK TAK sedikit orang yang ketakutan ketika melihat darah pada tubuh kita. Apalagi jika hal ini terjadi pada buah hati, mengakibatkan ketakutan dan kebingungan pada orang tuanya. Salah satunya ketika anak kita mengalami mimisan, kadang membuat heboh dan orang tua. Padahal mimisan atau dalam bahasa kedokterannya disebut epistaksis merupakan gejala yang sangat sering dijumpai pada anak anak. Mimisan sendiri bukan merupakan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu penyakit. Itu artinya mimisan bisa terjadi karena bermacam sebab dari yang ringan sampai yang berat. Mimisan merupakan gejala keluarnya darah dari hidung yang dapat terjadi akibat beberapa sebab. Salah satunya karena kelainan darah, baik faktor gangguan vaskuler atau pembuluh darah, gangguan pada trombosit, juga bisa karena gangguan pembekuan darah. Mimisan juga bisa terjadi akibat trauma, misalkan mengorek hidung, terjatuh, terpukul, benda asing yang masuk ke hidung tanpa permisi serta iritasi gas yang merangsang. Demam atau panas tinggi juga bisa mengakibatkan buah hati kita mengalami mimisan. ‘’Jika anak panas tinggi, maka pembuluh darah melebar dan bisa pecah,’’ ungkap dr Hery Susanto SpA. Penyebab lain mimisan, adalah infeksi hidung dan organ sekitarnya, tumor baik yang jinak maupun ganas, perubahan lingkungan yang mendadak misalnya perubahan tekanan atmosfir yang mendadak pada penerbang dan penyelam, dan penyebab yang lain yang belum diketahui dengan pasti. Dokter spesialis anak di RS Pala Raya dan RB Rahmah ini, menambahkan, mimisan lebih banyak terjadi pada anakanak. Hal ini dikarenakan plexus haselbah yaitu anyaman pembuluh darah di hidung pada anak-anak masih tipis dan rapuh. Sehingga mudah sekali pecah hingga menimbulkan perdarahan pada hidungnya. Namun tidak perlu khawatir, biasanya mimisan pada anak-anak masih tergolong ringan. Cukup dengan ditekan atau ditahan maka akan berhenti dalam waktu beberapa menit saja. Kecuali jika volume darah yang keluar melebihi batas normal. Hal ini menandakan ada gangguan atau faktor lain yang menyertainya. Sehingga sebaiknya dilakukan pemeriksaan

DOK./RATEG

TAK PANIK - Tak perlu panik jika anak kita mimisan, lakukan semua langkah-langkah menghentikan perdarahan di hidung maka semuanya akan beres.

yang cermat dan tindak lanjut yang cepat dan tepat. Adapun prinsip penanganan mimisan ada tiga yaitu menghentikan perdarahan, mencegah komplikasi dan menceg a h t e r u l a n g n y a m i m i s a n . M e n g hentikan perdarahan dapat dilakukan dengan menekan kedua cuping hidung ke tengah selama beberapa menit. Mimisan ringan ini juga bisa diupayakan dengan memasukkan kasa untuk menampon. Sedangkan untuk perdarahan yang hebat apabila menekan cuping hidung gagal maka pasien perlu segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Komplikasi yang sering terjadi pada pasien dengan mimisan adalah syok dan anemia. Kedua komplikasi ini terjadi

akibat perdarahan yang banyak yang tidak tertanggulangi atau terlambat mendapatkan penanganan. Komplikasi yang lain adalah turunnya tekanan darah akibat dari kehilangan darah yang banyak. Namun mimisan yang berat ini jarang terjadi pada anak-anak. Bahkan, menurut para ahli 90 persen mimisan akan berhenti sendiri dengan segera. Sedangkan yang 10 persen memerlukan tindakan khusus. ‘’Asal tidak terlambat mendapatkan penanganan maka komplikasi yang berat tidak terjadi,’’ tambahnya. Mimisan khususnya pada anak-anak bisa dicegah dengan berbagai cara. Intinya adalah mengupayakan buah hati kita tidak suka mengorek-ngorek hidung. Selain itu, menjaga anak kita

agar tidak menderita infeksi di hidung. Seperti batuk pilek dan lainnya. Memberikan makanan bergizi, multivitamin, istirahat yang cukup juga sangat bagus untuk anak-anak agar mereka tidak mudah mimisan. ‘’Vitamin C sangat bagus, untuk memperbaiki vaskuler atau pembuluh darah sehingga tidak mudah pecah,’’ kata dr Hery. Mengurangi aktivitas berlebih pada anak juga dapat mencegah anak mimisan. Misalnya terlalu lama bermain di bawah terik matahari, berlari-lari kencang, dan lainnya. Terakhir adalah mencegah anak agar tidak demam tinggi, karena bisa mengakibatkan mimisan pada buah hati kita. Jadi, tidak perlu panik lagi saat mimisan terjadi pada buah hati. (laela nurchayati)

Beberapa Obat Tradisional untuk Kurangi Mimisan

DOK./RATEG

OBAT ALTERNATIF – Selain obat medis, obat-obatan tradisional dari berbagai jenis sayuran juga diyakini bisa mengurangi mimisan.

SELAIN dengan menekan perdarahan dari hidung, pengobatan mimisan juga bisa dilakukan dengan cara tradisional. Berikut beberapa ramuan yang bisa digunakan apabila terjadi mimisan. 1. Siapkan 60 gram akar alangalang direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. Pemakaian secara teratur 2 kali sehari. 2. Cuci bersih 25 gram kangkung segar secukupnya dijus. Tambahkan gula secukupnya, aduk-aduk, kemudian diminum. Pemakaian secara teratur 2 kali sehari. 3. Cuci bersih 25 gram kulit ari kacang tanah, kemudian direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Air rebusannya disaring kemudian diminum selagi hangat. Pemakaian secara teratur 2 kali sehari. 4. Sebanyak 50 gram rambut jagung direbus dengan 400 cc

air hingga tersisa 200 cc. Airnya disaring kemudian diminum selagi hangat. Pemakaian secara teratur 2 kali sehari. 5. Sebanyak 60 gram pegagan segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah itu, airnya diminum selagi hangat. Pemakaian secara teratur 2 kali sehari. 6. Cuci bersih 1 lembar daun sirih yang agak muda, lalu lumatkan hingga keluar minyaknya. Pemakaian, gunakan untuk menyumbat hidung yang mimisan. 7. Cuci bersih 200 gram akar teratai, lalu haluskan dengan menggunakan blender. Pemakaian, teteskan airnya ke dalam hidung, sekitar 2-3 tetes, lalu minum sisanya. 8. Cuci bersih 60 gram alangalang segar, potong-potong kecil. Rebus dengan 600 mL air hingga tersisa 200 mL. Setelah dingin, saring. Pemakaian dengan minum sekaligus. (ela/ berbagai sumber)


CMYK

RADAR TEGAL

11

SELASA, 6 JULI 2010

Uruguay v Belanda

SOAL MENTAL

JOHANNESBURG - Uruguay bukan tim yang diharapkan untuk melaju jauh di Piala Dunia 2010 ini. Mereka adalah salah satu tim yang lolos paling akhir, yakni melalui playoff melawan wakil Zona Concacaf Kosta Rika. Kemenangan mereka pun cukup tipis, hanya 2-1, masih disertai sejumlah kontroversi pula. Namun, di turnamen sesungguhnya, anak buah Oscar Washington Tabarez itu justru menjadi wakil Zona Conmebol terakhir yang bertahan di empat besar. Di semifinal ini, Uruguay menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan yang berhasil survive. Sementara tim-tim besar lain seperti Brazil, Argentina, dan Paraguay

sudah rontok di delapan besar. Mereka bakal head to head dengan Belanda di Stadion Green Point, Cape Town, dini hari nanti (siaran langsung RCTI dan Global TV pukul 01.30 WIB). “Kami adalah tim yang terakhir lolos ke Piala Dunia. Tapi kami juga menjadi tim Amerika Latin terakhir yang bertahan di sini. Kami ingin buktikan, bahwa yang tera k h i r lolos itu tidak selalu p a ling

MATCH OF THE DAY

PERKIRAAN PEMAIN Uruguay (4-2-3-1) : 1-Muslera (g), 16-Maxi Pereira, 2-Lugano, 6-Victorino, 3-Godin ; 15-Perez, 17-Arevalo ; 20-Fernandez, 10-Forlan, 7-Cavani ; 13-Abreu Pelatih : Oscar Washington Tabarez Belanda (4-2-3-1) : 1-Stekelenburg (g), 12Boulahrouz, 3-Mathijsen, 4-Heitinga, 5-Van Bronckhorst ; 6-Van Bommel, 14-De Zeeuw ; 7Kuyt, 10-Sneijder, 11-Robben ; 9-Van Persie Pelatih : Bert van Marwijk Stadion : Green Point, Cape Town Kapasitas : 66 ribu penonton

Head to Head 15/06/74 Hanover Uruguay v Belanda 0-2 (Piala Dunia 1974) 30/12/80 Montevideo Uruguay v Belanda 2-0 (Uji Coba) DI ATAS KERTAS Kedua tim hanya bertemu dua kali, dan masing-masing memenangi satu pertandingan. Tapi dua pertemuan itu terjadi lebih dari tiga dekade silam. Belanda bakal full team, minus Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong, sedangkan Uruguay tanpa Luis Suarez, Jorge Fucile, dan Nicolas Lodeiro.

lemah,” papar gelandang serang Edinson Cavani. “Awalnya, kami hanya bermain untuk publik negeri kami. Tapi kini kami adalah wakil Amerika Latin. I t u

menjadi sumber motivasi yang sangat kuat,” imbuhnya. Kubu Charruas -sebutan Uruguay- sangat menyadari bahwa Belanda bukan lawan sembarangan. Meskipun tidak didukung fakta sejarah, anak asuh Bert van Marwijk itu telah menyingkirkan favorit utama Brazil 2-1 Jumat lalu (2/7). Generasi emas yang dikomandani Wesley Sneijder itu juga tengah bersemangat mengejar gelar perdananya.

Di sisi lain, lolosnya Uruguay ke semifinal diiringi kontroversi handball Luis Suarez dalam laga delapan besar melawan Ghana. Kubu Ghana beranggapan, seandainya handball tersebut tidak terjadi, tidak perlu ada adu penalti, dan Ghana lah yang melaju ke semifinal. Akibat kartu merah yang diterimanya setelah handball itu, Suarez kini tak bisa tampil saat melawan Belanda. “Apapun yang terjadi di babak sebelumnya, saya rasa kami memang pantas berada di sini,” cetus Diego Lugano, kapten Uruguay. “So, yang perlu kami lakukan adalah fokus menghadapi musuh kami selanjutnya. Belanda sangat kuat, mereka bermain bagus, dan setiap pemainnya punya kontrol bola luar biasa. Hanya

mereka semifinalis yang memborong lima kemenangan sebelumnya. Secara taktik, mereka hampir sempurna,” ulasnya. Oranje -sebutan Belandasendiri sedang berada di atas angin. Selain bekal kemenangan atas juara dunia lima kali, mereka juga mendapatkan kembali striker Robin van Persie dan bek Joris Mathijsen yang cedera ringan. Sementara Uruguay kehilangan Suarez, bek Jorge Fucile (akumulasi kartu) serta gelandang Nicolas Lodeiro (cedera). Namun, justru kondisi itulah yang paling ditakuti Van Marwijk. Dia tidak ingin anak buahnya percaya diri berlebihan yang berpotensi menjadi bumerang. Dia pun meminta Sneijder dkk untuk tetap fokus. “Uruguay adalah tim yang sangat kuat. Kami menjaga konsentrasi penuh, tidak boleh lengah sedikitpun,” tegas Van Marwijk. “Saya lihat, pertahanan Uruguay sangat tangguh, dan serangan baliknya sangat berbahaya. Mereka juga tipe petarung, yang tidak sungkan bermain keras,” lanjutnya. Fakta bahwa kekuatan Uruguay tereduksi akibat absennya beberapa pilar juga tidak membuat Van Marwijk lebih tenang. Sebab, di kubunya sendiri juga ada dua pemain yang dipastikan absen. Yakni bek Gregory van der Wiel dan gelandang Nigel de Jong yang kena akumulasi kartu. Untungnya, kualitas pengganti yang disiapkan tidak terlalu jauh berbeda. Untuk Van der Wiel, Van Marwijk kemungkinan akan memasang defender Stuttgart Khalid Boulahrouz, sementara untuk menemani Mark van Bommel di sektor gelandang bertahan, ada pilihan Demy de Zeeuw dan Ibrahim Afellay. “Saya punya kepercayaan besar kepada pemain saya. Juga kepada cara kerja mereka, pengorganisasian tim yang mereka lakukan di lapangan,” ungkap Van Marwijk. “Tapi tetap saja, kalau secara mental mereka tidak siap, kami tidak akan memenangi pertandingan. Bagi saya, mentalitas bakal menentukan hasil laga di fase krusial,” pungkasnya. (na)

WESLEY SNEIJDER

ROBIN VAN PERSIE

CMYK

PERTANYAAN Bagaimana hasil pertandingan antara Uruguay VS Belanda A. Uruguay Menang B. Belanda Menang C. Seri

Diego Forlan

Uruguay Punya Kuarto Diego JOHANNESBURG - Uruguay boleh berstatus juara dunia dua kali, 1930 dan 1950. Beda dengan Belanda yang belum sekalipun mengangkat trofi Piala Dunia. Namun, La Celeste sebutan Uruguay- tetap diposisikan underdog kala menghadapi Belanda dalam semifinal Piala Dunia 2010 di Cape Town dini hari nanti WIB (7/7). Itu tak lepas dari sisi kebintangan pemain kedua tim. Belanda memiliki banyak nama populer yang bermain di klub-klub top Eropa mulai Wesley Sneijder, Arjen Robben, Robin van Persie, Dirk Kuyt, Ryan Babel, Klaas-Jan Huntelaar, hingga Mark van Bommel. Uruguay, dari 23 pemain yang masuk skuad, sebenarnya hanya ada dua pemain yang bermain di klub lokal. Dengan kata lain, mayoritas pemain Uruguay bertebaran di luar negeri, khususnya Eropa. Namun, hanya beberapa yang cukup familier bagi gibol Indonesia, seperti bomber Atletico Madrid Diego Forlan dan tandemnya, Luis Suarez, yang bermain di Ajax Amsterdam. “Uruguay tidak kalah dengan Belanda,” kata Krikor Attarian, pendukung Uruguay. “Sekalipun kehilangan

Suarez (absen karena skors, Red), Uruguay masih memiliki kuarto Diego,” kata bos perusahaan olahraga di Montevideo, Uruguay, itu. “Kuarto Diego merupakan sebutan yang diberikan suporter Uruguay kepada empat pemain yang bernama depan Diego sekaligus pilihan utama dalam starting eleven La Celeste. Selain Forlan, ada kapten tim Diego Lugano asal Fenerbahce, defender Diego Godin yang bermain di Villarreal, dan gelandang AS Monaco Diego Perez. Keempatnya sekaligus tergolong empat dari lima pemain dengan jam terbang tinggi di skuad Uruguay saat ini. Forlan yang eks penyerang Manchester United itu bahkan memiliki caps terbanyak (67 caps). “Diego Forlan merupakan pemain yang mendapat respek dalam tim. Dia merupakan petarung hebat di lapangan. Diego Lugano memiliki jiwa pemimpin dan Diego Godin adalah bek masa depan Uruguay,” kata Diego Perez di Hotel Sunnyside Park Minggu lalu (4/7). “Saya bukan apa-apa dibandingkan Diego-Diego yang lain,” tambah pemain berusia 30 tahun dan memiliki 55 caps itu. (dns)


12

RADAR TEGAL

TARGET PRESTASI

CESC FABREGAS

Skuad Lengkap Hadapi Semifinal POTCHEFSTROOM - Timnas Spanyol bisa lebih percaya diri saat menghadapi Jerman di semifinal dini hari besok. Sebab, skuad La Furia Roja sebutan timnas Spanyol- bisa turun dengan skuad terbaiknya. Gelandang Cesc Fabregas dan palang pintu Carles Puyol yang sebelumnya sempat dikawatirkan tidak bisa diturunkan kondisinya sudah fit dan siap main. Saat melawan Uruguay di kuarter final, Puyol ditarik keluar di menit ke 84 setelah penglihatannya bermasalah

setelah kepalanya terkena bola. Sedangkan Fabregas merasakan ada yang tidak beres dengan bahunya setelah dijatuhkan dengan kasar oleh kipper Paraguay. Tapi Spanyol tidak perlu kawatir lagi. Setelah mendapat perawatan keduanya pulih dan siap diturunkan melawan Jerman. “Keduanya akan fit untuk laga semifinal,” kata dokter timnas Spanyol Luis Celada. Puyol sejauh ini selalu menjadi pilihan utama pelatih Vicente Del Bosque. Sedangkan Fabregas kerap turun ke la-

pangan sebagai pemain pengganti. Selain Puyol dan Fabregas, kabar baik juga datang dari bek Raul Albiol. Pemain belakang Real Madrid itu mengalami masalah dengan otot fibulan dua pekan lalu saat bertabrakan dengan Fernando Llorente. Kemarin Albiol sudah bisa mengikuti latihan ringan bersama tim sekitar 20 menit dan tidak menunjukkan adanya masalah. Itu artinya Albiol kemungkinan besar akan diturunkan saat melawan Jerman di partai semifinal. (ali)

Spanyol Favorit Juara Villa Top Scorer TINGGAL empat tim yang sedang berjuang merebut juara pada Piala Dunia 2010. Mereka adalah Spanyol, Jerman, Belanda, dan Uruguay. Bursa taruhan ternyata banyak menjagokan Spanyol sebagai favorit utama menjadi juara Piala Dunia 2010. Sejatinya, sejak sebelum Piala Dunia 2010 berlangsung, Spanyol telah menjadi favorit rumah taruhan. Mereka berada di atas Brazil, Argentina, dan Inggris. Namun, kekalahan Spanyol dari Swiss di laga partai kedua membuat mereka tergusur dari status favorit utama. Beberapa rumah taruhan seperti William Hill dan Ladbrokes beralih kepada Brazil dan Argentina. Ternyata, Brazil tersingkir dari Belanda pada perempat final dan Argentina dihajar empat gol tanpa balas oleh Jerman di perempat final. Meski Jerman tampak begitu perkasa, tapi William Hill masih lebih menjagokan Spanyol. Mereka memasang 15/8 untuk Spanyol, kemudian di tempat kedua ada Jerman dengan 2/1 serta Belanda dengan perbandingan yang sama. Uruguay adalah tim yang paling tidak difavoritkan menjuarai Piala Dunia yang kali pertama dihelat di Afrika itu. Mereka hanya mendapat 12/1. Rumah taruhan banyak yang memprediksi Belanda akan menyingkirkan Uruguay di semifinal. Berdasarkan laporan, tim yang paling tidak diinginkan William Hill untuk menang adalah Jerman. Sebab, bila Der Panser -julukan Jerman- menjuarai Piala Dunia 2010, maka mereka bisa mengalami rugi besar. Penyebabnya, di William Hill, terdapat dua petaruh yang memasang Jerman sebagai jagoan. Mereka bertaruh sebesar EUR 80 ribu atau setara Rp 910 juta dan EUR 100 ribu atau setara Rp 1,1 miliar. Bila mereka menang, William Hills rugi berlipat-lipat.

“Kami memiliki dua petaruh yang memasang taruhan EUR 80 ribu untuk Jerman dengan skor 14/1 dan ada juga yang bertaruh EUR 100 ribu dengan skor 13/2. Dengan begitu, kami tentu berharap pada tim lain agar menang,” ujar Graham Sharpe, juru bicara William Hill. Sementara itu, untuk top scorer, striker Spanyol David Villa menjadi favorit utama. Selain itu, dia bersaing dengan striker Jerman Mirsolav Klose dan gelandang Belanda Wesley Sneijder. Saat ini, Villa memuncaki daftar top scorer dengan lima gol. (ham)

Bursa Taruhan versiWilliamHill FAVORIT JUARA 1. Spanyol 2. Jerman 3. Belanda 4. Uruguay TOP SCORER 1. David Villa 2. Miroslav Klose 3. Wesley Sneijder 4. Thomas Muller 5. Diego Forlan

FERNANDO TORRES

SELASA, 6 JULI 2010

SAMAI JERMAN DURBAN - Timnas Jerman, ketika masih pernah berbendera Jerman Barat pernah mencatatkan torehan luar biasa pada tahun 1972 dan 1974. Pada 1972, Jerman menahbiskan diri menjadi juara Piala Eropa setelah menang 3-0 atas Uni Sovyet. Dua tahun berikutnya, Jerman meneruskan prestasi membanggakan itu dengan merengkuh gelar juara yang lebih prestisius lagi. Yaitu menjadi juara Piala Dunia 1974. Saat itu lawan yang dikalahkan di final adalah Belanda (2-1). Prestasi itulah yang kini ingin dinapaktilasi Spanyol. La Furia Roja -sebutan timnas Spanyoldatang ke putaran final Piala Dunia 2010 dengan predikat jawara Piala Eropa 2008. Saat ini Iker Casillas dkk sudah menggenggam tiket semifinal dan selangkah lagi bisa mengulang apa yang ditorehkan Jerman. Menariknya, lawan yang akan dihadapi Spanyol di semifinal dini hari besok adalah Der Panzer -sebutan timnas Jerman-. Mampukah ? Meski sudah berhasil melaju ke babak empat besar penampilan Spanyol tidak begitu menjanjikan. Bahkan, dipartai perdana (babak penyisihan Grup H) Tim Matador -sebutan timnas Spanyol- sempat dipermalukan Swiss dengan skor 1-0. Sebaliknya, tim yang akan menjadi lawan di semifinal, sudah membuktikan tampil luar biasa. Der Panzer berhasil tiga kali menjebol gawang lawan empat kali. Yaitu saat melawan Australia (babak penyisihan grup), Inggris (babak 16 besar), dan Argentina (kuarter final). Di babak penyisihan Grup D, Jerman sempat kalah 0-1 dari Serbia. Tapi saat itu skuad besutan Joachim Loew itu hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37, ketika striker Miroslav Klose diusir wasit keluar lapangan setelah mengantongi dua kartu kuning. Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque mengakui jika timnya belum tampil para performa terbaik. Tapi mantan entrenador Real Madrid itu berkilah hal tersebut tidak semata disebabkan para pemainnya tampil tidak bagus. Tapi karena tiga dari lima lawan yang sudah dihadapi berasal dari Amerika Latin (Honduras, Cile, Paraguay ) yang punya gaya main berbeda dengan tim-tim Eropa yang biasa dihadapi anak asuhnya. Menurut Del Bosque, tim-tim Amerika Latim selalu tampil ketat dan tidak memberi lawan ruang. Del Bosque yakin, melawan Jerman dini hari besok permainan akan jauh lebih terbuka. “Kami tahu bahwa tim bisa bermain lebih bagus dari apa yang kami tampilkan sebelumnya dan kami harap itu bisa kami lakukan saat melawan Jerman,” kata Del Bosque. “Saya kira pertandingan itu akan menjadi suguhan menarik untuk sepak bola,” sambungnya. Melawan Jerman, Del Bosque mengungkapkan dirinya masih akan memberi kepercayaan kepada Fernando Torres untuk turun dari awal meski striker asal klub Liverpool itu belum mencetak sebiji gol pun di Piala Dunia 2010. “Fernando (Torres) terlihat belum sepenuhnya menyatu dengan tim. Tapi kami sangat senang melihat bagaimana dia bekerja keras,” tegasnya. Sepertinya Del Bosque memaksakan diri memainkan Torres dengan harapan mantan tukang gedor Atletico Madrid itu bisa mengulang sejarah saat mencetak satusatunya gol ke gawang Jerman pada final Piala Eropa 2008. Torres sendiri mengatakan sangat ingin diturunkan melawan Jerman. “Itu akan menjadi pertandingan yang hebat. Jerman adalah tim yang paling menawan selama Piala Dunia Afsel dan kami adalah tim yang menyerang. Mereka akan menyerang kami dan mencoba untuk menang,” kata Torres. (ali)

DAVID VILLA


13

RADAR TEGAL

SELASA, 6 JULI 2010

BRAZIL DEPAK DUNGA

Siap Hadang Forlan di semifinal, saya mengirim sms padanya,” tutur Heitinga. “Isi pesan itu, sayalah yang bakal membuat pertandingan nanti bagaikan neraka buat dia,” lanjutnya, lantas tertawa. “Sejujurnya, dia adalah pemain yang sangat tangguh. Tendangan dengan kedua kakinya sama-sama bagus, dan pergerakannya cepat. Sulit buat defender manapun untuk menebak manuver dia,” papar Heitinga. “Salah satu cara menghentikannya hanya menghalangi dia melepas tembakan,” lanjut defender 26 tahun itu. Menurut Heitinga, Forlan merupakan tipe pemain yang bisa menjadi striker tunggal. Artinya, dia selalu butuh tandem, meskipun nantinya Forlan lebih banyak menjadi targetman ketimbang pengatur serangan. Di Atletico, dia punya Jose Antonio Reyes dan Sergio Aguero. Sedangkan di timnas, ada Suarez. Dini hari nanti, dia tidak akan ditemani Suarez. Namun, masih ada Sebastian Abreu yang bola-bola matinya sangat berbahaya. Edinson Cavani juga siap menjadi suplier umpan dari sektor sayap. Tapi, itu tidak mengurangi optimisme Heitinga. “Diego (Forlan, Red) memang berbahaya. Tapi dia tidak ada apa-apanya jika tidak didukung tim yang solid. Yang lebih berbahaya dari Diego adalah kolaborasi dia dengan Suarez. Dengan adanya mereka, 50 persen peluang bisa menjadi gol,” papar Heitinga. “So, saya cukup lega mendengar Suarez tidak bisa main. Kini, kans kami ke final jauh lebih besar,” yakin eks rekan Suarez di A j a x Amsterdam itu. (na)

SAO PAULO- Pulang langsung ditendang. Begitulah nasib pelatih timnas Brazil Carlos Dunga. Hanya beberapa jam setelah mendarat di Brazil, Federasi Sepak Bola Brazil (CBF) mengumumkan mengakhiri kebersamaan Dunga bersama timnas. Staf kepelatihan lainnya juga bernasib sama. Kapten tim Samba -sebutan timnas Brazil-, saat menjuarai Piala Dunia 1994 itu tidak lagi dipercaya menjadi pelatih setelah hanya bisa membawa Brazil ke babak delapan besar Piala Dunia 2010. “Dengan berakhirnya masa kerja sejak Agustus 2006 dan berakhir dengan tereliminasinya Brazil di Piala Dunia Afrika Selatan, CBF mengumumkan mengkhiri masa kerja komite teknis (pelatih) timnas,” demikian diumumkan CBF dalam situsnya. Carlos Dunga menjabat sebagai pelatih menggantikan Carlos Alberto Parreira, pada akhir Juli 2006. Yakni hanya beberapa hari setelah Parreira gagal membawa Brazil meraih hasil terbaik di Piala Dunia 2006 Jerman. Selama empat tahun diarsiteki Dunga, banyak yang mengkritik timnas Brazil kehilangan jati dirinya. Jawara dunia lima kali yang sebelumnya terkenal dengan permainannya yang cantik dan menyerang itu berubah. Dibawah asuhan Dunga, tim Samba lebih mementingkan hasil akhir dari pada cantik. Tapi, Dunga tidak sepenuhnya gagal. Satu tahun sebelum berlaga di Piala Dunia 2010, Dunga berhasil mempersembahkan juara Piala Konfederasi 2009. Pada tahun 2007 pelatih 46 tahun itu juga membawa Brazil menjadi jawara Copa America. Selama babak kualifikasi Brazil juga mampu merajai wilayah

Carlos

Dunga

Amerika Latin dan sudah memastikan satu tiket ke Piala Dunia Afsel ketika babak kualifikasi masih menyisakan beberapa pertandingan. Belum ada komentar dari Dunga selepas CBF memutuskan tidak lagi membutuhkannya. Tapi bisa dipastikan mantan penggawa Fiorentina dan VfB Stuttgart itu kecewa. Sebab sesaat setelah mendarat di Bandara Sao Paulo, kepada media Dunga dengan yakin mengatakan posisinya sebagai pelatih timnas akan diperpanjang. “Saya akan istirahat dulu sebelum melakukan pertemuan dengan CBF dalam satu atau dua pekan ke depan. Presiden CBF Ricardo Teixeira akan bicara tentang itu (perpanjangan masa kerja saya),” kata Dunga. Setelah Dunga resmi dilengserkan, kini muncul beberapa nama yang punya kans untuk menjadi pelatih tim Samba yang baru. Mereka antara lain mantan pemain timnas Mano Menezes, mantan allenatore AC Milan Leonardo, dan Wanderley Luxemburgo. Mantan pelatih timnas Luiz Felipe Scolari juga disebutsebut bakal kembali melatih timnas. Tapi pelatih yang berhasil membawa tim Samba menjadi jawara Piala Dunia 2002 itu menegaskan dirinya akan berkomitmen dengan kontraknya selama dua tahun bersama klub Palmeiraz. CBF dipastikan tidak akan berlama-lama menentukan siapa pengganti Dunga. Sebab pada Agustus nanti tim Samba punya agenda mengahadapi pertandingan persahabatan melawan tim AS di stadon baru Meadowlands Stadium, New Jersey. Beberapa agenda lainnya juga sudah ditetapkan. Brazil juga akan menjadi tuan rumah Piala KOnfederasi 2003 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014. (ali)

Rekor Dunga bersama timnas Brazil (sebagai pelatih)

John Heitinga

TANPA Luis Suarez yang kena kartu merah saat menghadapi Ghana di perempat final, kekuatan lini depan Uruguay praktis tinggal berpusat ke Diego Forlan. Dalam skema 4-3-1-2 atau 42-3-1 yang mungkin dimainkan Oscar Washington Tabarez dini hari nanti, dia akan tetap menempati posisi di belakang striker utama dan berperan sebagai pembagi bola. Meski tidak akan ditemani tandem utamanya, Belanda tetap memandang Forlan sebagai pemain yang berbahaya. Karena itu, pelatih Bert van Marwijk sudah menugaskan defender khusus untuk mengawal pergerakan striker Atletico Madrid tersebut. Dia adalah bek tengah John Heitinga. Pemilihan Heitinga sebagai pengawal Forlan tidak lepas dari pengalaman dia bermain di Atletico selama musim 2008-2009. Meski hanya semusim, dia sangat mengenal karakter Forlan, dan tahu cara menghentikannya. Apalagi, ketika masih sama-sama membela Alborroja -sebutan Atletico- mereka berteman dekat. “Forlan memang pemain yang sangat tajam. Saya masih berhubungan dengannya setelah saya pindah ke Everton pada awal musim 2009. Begitu tahu negara kami bakal bentrok

Jumlah main : 68 kali Menang : 50 kali Seri : 12 kali Kalah : 6 kali Kemenangan terbesar : 6-1 (atas Cile di Copa America. 7 Juli 2007) Kekalahan terbesar : 0-2 (kalah dari Meksiko di Copa America 2007, 27 Juni 2007) Prestasi : Juara Piala KOnfederasi 2009 Juara Copa America 2007

Akting Kesakitan Robben Jadi Sorotan

Datang Disambut Cemoohan

ARJEN Robben disorot berkat aksi atraktifnya di lapangan? Itu sudah biasa. Tapi kali ini, bintang Bayern Munchen itu menjadi perhatian bukan lantaran penampilan dan kreatifitasnya sebagai kreator serangan Belanda. Melainkan atas aktingnya dalam laga perempat final melawan Brazil, Jumat lalu (2/7). Dalam laga tersebut, Robben memang banyak melakukan tindakan yang merugikan Brazil. Pada menit ke-51, dia pura-pura kesakitan ketika ditekling Michel Bastos di sisi kiri pertahanan Seleccao -sebutan Brazil-. Akibatnya, wasit menghadiahkan tendangan bebas yang berbuah gol pertama Belanda. Akting dia yang kedua lebih hebat lagi. Ketika dilanggar Felipe Melo di tempat yang sama, Robben langsung menjatuhkan diri dengan spektakuler, lalu meringis-ringis kesakitan sambil memegangi betisnya. Padahal, dalam tayangan ulang tekling Melo sama sekali tidak menyentuh Robben. Akting itu sukses menipu mata wasit, Melo dijatuhi kartu merah. Tidak heran kalau Melo sangat geram terhadap pemain 26 tahun tersebut. Gelandang Juventus itu pun mewantiwanti lawan Belanda selanjutnya untuk berhati-hati menghadapi Robben. “Saya merasa dicurangi. Beda rasanya diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran

RIO DE JANEIRO - Skuad Brazil kemarin tiba kembali di Rio de Janeiro, Brazil. Karena gagal mempersembahkan yang terbaik, tidak ada sambutan meriah untuk Lucio dkk. Sebaliknya kedatangan tim yang hanya bisa melaju ke babak kuarterfinal itu disambut cemoohan oleh sekelompok suporter yang menantikan kedatangan tim Samba di bandara. Pelatih Carlos Dunga dan bek Felipe Melo adalah dua sosok yang menjadi sasaran utama caci maki suporter yang kecewa itu. Dunga dianggap tidak becus meramu strategi sedangkan Melo dianggap sebagai biang kerok kalahnya Brazil dari tangan Belanda di babak kuarterfinal. Di pertandingan itu, Melo kurang sigap dalam menghalau tendangan jarak jauh Wesley Sneijder di menit ke-53 yang menyebabkan kedudukan menjadi imbang 1-1. Tak hanya itu, di menit ke-73 Melo diganjar kartu merah langsung setelah dengan sengaja menginjak Arjen Robben yang sudah terkapar di lapangan. Suporter tim Samba pun menjuluki Melo sebagai Bapak Kekalahan Brazil di Piala Dunia 2010. Kaka yang selama ini sering dipuja-puja, kali ini juga tak lepas dari cemoohan fans yang murka. Begitu keluar dari bandara, pemain Real Madrid itu mendapat sorakan yang memerahkan telinga. Diharapkan

CMYK

biasa, dan bukan karena memukul atau meludah ke pemain lain,” gerutu Melo. “Kartu merah itu benar-benar berdasarkan intepretasi wasit, dan menurut saya itu terlalu keras,” lanjutnya. “Buktinya, setelah saya langgar, Robben masih bisa meneruskan permainan. Kalau saya sengaja melukai dia, dia bakal cedera berat, dan harus meninggalkan lapangan. Saya cukup kuat untuk mematahkan kakinya,” geram Melo. “Musuh Belanda selanjutnya harus hati-hati. Setiap kali disentuh, dia akan melompat, lalu menjatuhkan diri ke tanah. Kalau perlu berguling-guling seperti kesakitan. Tinggal pemain lawan lah yang harus menghadapi vonis dari wasit,” tegas dia. Mendengar penggawanya dicerca habis-habisan, pelatih Belanda Bert van Marwijk tentu tidak diam saja. Dia pun langsung membela Robben. Menurut dia, dalam kasus kartu merah Melo, bukan Robben yang patut disalahkan. “Brazil harusnya malu menuduh Robben,” kata Van Marwijk. “Apa yang terjadi selama laga itu adalah sebaliknya. Brazil mencoba memprovokasi kami, lebih keras daripada kami memprovokasi mereka. Saya melihat sendiri lewat televisi, Robben memang pantas kesakitan akibat tekling brutal Melo. Harusnya Melo minta maaf,” tandasnya. (na)

Arjen Robben

FABRICE COFFRINI/AFP PHOTO

DICEMOOH - Gelandang Brazil Kaka (kiri) dan rekannya gelandang Felipe Melo, dua penggawa timnas Brazil yang menuai banyak cemoohan dari suporter.

tampil bagus di Afsel, Kaka malah tampil lembek. Performa mantan bintang AC Milan itu jauh dari yang diharapkan. Tak sebiji gol pun berhasil dicetak Kaka di Piala Dunia 2010. Malah dia mengantongi kartu merah dan satu kartu kuning.

Kepada media yang mencegatnya, Kaka berkilah jika kondisinya tidak fit saat berlaga di Piala Dunia 2010. “Saya sangat menderita setelah mendapat cedera,” kata pemain terbaik dunia 2007 itu. (ali)


JATENG

SELASA 6 JULI 2010

17

RADAR TEGAL

PURWOKERTO Korban Logawa Belum Dapat Santunan PURWOKERTO - Korban tragedi Gulingnya KA logawa masih menyisakan derita bagi sebuah keluarga yang sekarang dirawat di Rumah Sakit Margono Soekardjo Sabtu (3/7) kemarin karena mengalami luka pada bagaian belakang punggung yang patah. Korban diketahui adalah Yuli kristanti (21), warga desa Kebumen RT 3 RW 1 Banyumas. Menurut suami korban, Rudi (32), juga merupakan salah seorang yang selamat dari kecelakaan maut tersebut mengatakan, saat kejadian yang tersebut dia beserta kedua anaknnya berada di dalam kereta tersebut. Pada saat kejadian dia merasakan goncangan tersebut hingga akhirnya kejadian tersebut” saya merasakan 4 kali gulingan,” katanya. Akibatnya kedua anaknya mengalami luka-luka. Setelah dilarikan ke RSUD Caruban. Kedua anaknya yaitu Farah (3) mengalami lecet pada bagian tangan kiri sedangkan seorang balita bernama Bayu yang dibopong sang istrinya menagalami bengkak pada kepala. karena beberapa alasan korban dibawa ke Rumah sakit Margono Soekardjo untuk dirawat intensif.” nanti istri saya mau di operasi” ungkap suaminya yang tidak mengalami luka-luka tersebut. Dia dan sekeluarga berharap Perusahaan Kereta Api menjenguk menjenguk kondisinya yang sedang berada di Purwokerto “ saya berharap dari Perusahaan kereta Api menjenguk ke sini, bagaimana dengan kita ini yang tidak berada disana,”tambahnya. Sebagaimana yang diberitakan sebelumya, kecelakaan maut yang terjadi di Kecelakaan kereta api Logawa jurusan Purwokerto-Jember di Dusun Petung, Desa Pajaran, Saradan Kabupaten Madiun, Selasa (29/6) pukul 14.00 Kecelaan KA Logawa begitu tragis. Tiga gerbong masing-masing nomor 9, 10 dan 11 keluar dari rel, terputus dari sambungan dan terlempar serta terguling. Total KA Logawa membawa 11 rangkaian gerbong. Tiga gerbong paling belakang keluar ke sisi kiri (utara) rel. Jaraknya, sekitar lima hingga sepuluh meter dari jalur. Bahkan, gerbong nomor sebelas terguling dan dua lainnya miring. Sedangkan posisi gerbong nomor 5, 6, 7, 8 juga keluar dari rel. Jaraknya sekitar 300 meter dari tiga gerbong paling belakang. Informasinya, lokomotif dan rangkaian nomor 1, 2, 3, 4 berhenti di Stasiun Wilangan, Ngajuk. Kondisi rel pun rusak. Dengan panjang sekitar sepuluh meter di salah satu sisi rel (utara) tidak menempel pada bantalan beton alias pecah. Bahkan, bantalannya yang terbuat dari beton ambles. Polisi dari Polres Madiun, polisi khusus KA Daop VII Madiun turun ke lokasi kejadian. Para petugas itu bersama sebagian warga berusaha menyelamatkan penumpang dan barang bawaannya. Kecelakaan tragis ini menyebabkan enam penumpang tewas dan 73 lainnya terluka. Gerbong yang putus adalah rangkaian nomor 9, 10 dan 11. Sedangkan rangkaian 6, 7, 8 juga keluar dari rel. Hingga berita ini ditulis, enam korban laki-laki yang meninggal itu dibawa ke RSUD Caruban, Kabupaten Madiun. Informasi yang dihimpun, korban tewas adalah dua warga Kota Madiun yakni Rahmat Bayu Rianto, 14, warga Jalan Manggala Mulya, Rejomulyo dan Sholeh, 58, warga Jalan Kalimantan RT 6/2 Kartoharjo. Korban tewas lainnya, Agus Rivanto, 20, warga Desa Sirapan, Kecamatan/Kabupaten Madiun. Sedangkan empat lainnya, Haryadi M. Nur Khoiri, 38, warga Jalan Kyai Hasyim Asy?ari, Kota Malang, Kwatno, 29, warga Desa Sibalung, Kemranjen, Banyumas. Dan, Ibnu Malik, 44, warga Genengan, Doho, Blitar. Korban luka-luka sebagian besar dirawat di RSUD Caruban. Ada juga yang dirujuk ke RSUD dr Soedono Madiun. (ap9)

KUDUS Jalan Rahtawu Rusak Parah KUDUS - Warga Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mengeluhkan adanya kerusakan jalan disepanjang Desa Rahtawu. Mengingat, banyak sekali lubangan besar yang berada dijalan tersebut, sehingga, sering menyebabkan kecelakaan, baik dari masyarakat Desa sendiri maupun masyarakat Desa lain. Pernyataan itu dikemukakan oleh Kepala Dusun Semliro, Desa Rahtawu, Mugiyanto. Dia menuturkan, jalan yang rusak parah di Desa Rahtawu, kurang lebih sepanjang 5 kilometer, dari total panjang jalan di Desa Rahtawu sekitar 8 kilometer. ”Jadi, hampir 70% jalan di Desa kami rusak semua,”ujarnya. Kerusakan tersebut, imbuhnya, sudah berlangsung sejak tahun 2008 lalu. ”Sebenarnya jalan ditempat kami sering dilakukan perbaikan, dan yang terakhir perbaikannya pada tahun 2007 lalu. Namun, karena kondisi tanah yang labil, ditambah lagi cuaca yang tidak menentu, karena sering hujan, menyebabkan jalan mudah rusak dan berlubang,”ungkapnya. Kondisi tersebut juga diperparah dengan seringnya terjadi longsoran tanah di Desa tersebut, terutama saat musim hujan tiba, sehingga, sedikit banyak mempengaruhi kekuatan jalan. Untuk itu, pihaknya berharap agar Pemkab Kudus memperhatikan kondisi jalan itu dan memperbaikinya. ”Jalan di Desa kami modelnya menanjak, apabila ada yang rusak dan berlubang sangat membahayakan bagi pengguna jalan,”bebernya. Untuk itu, jelasnya, setiap pengguna jalan yang melewati jalan tersebut harus ekstra hati-hati, agar tidak terjatuh dari motornya. Mugiyanto menambahkan, jalan yang rusak parah mulai terlihat dari Dukuh Gingsir, diselatan Balai Desa, sampai Dukuh Semliro. ”Kami berharap agar jalan tersebut secepatnya diperbaiki, agar tidak menimbulkan korban kecelakaan lagi, selain itu, agar masyarakat di Desa Rahtawu bisa merasa nyaman saat berkendara,”harapnya. (lil)

Pelanggan Gas Elpiji Kembali ke 12 Kilogram KROYA - Kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram yang hingga kini masih terjadi membuat pelanggan elpiji kembalike tabung ukuran 12 kilogram. Pasalnya pasokan gas elpiji ukuran tiga kilogram masih sulit diperoleh. “Saya terpaksa kembali lagi menggunakan tabung elpiji ukuran 12 kilogram. Padahal sudah lebih dari setengah tahun saya menggunakan gas elpiji ukuran 3 kilogram,”kata Suwarni (45) salah seorang ibu rumah tangga asal Kroya. Menurutnya pindahnya menggunakan gas elpiji 12 kilogram ke tabung ukuran 3 kilogram memang dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi. Sebab perbandingannya lumayan banyak. “Untuk satu bulan saya habiskan 5 tabung ukuran 3 kilogram, jika diuangkan sekitar 65 ribu. Sedangkan untuk ukuran 12 kilogram saya beli 76 ribu dan habis dalam satu bulan bahkan kadang tak sampai,”tutur dia. Suwarni pun berfikir janganjangan kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram memang trik agar pelanggan kembali ke ukuran 12 kilogram. Namun dia mengaku akan kembali ke gas elpiji 3 kilogram jika memang sudah normal. “Kami kan orang kecil kalau ada yang lebih murah kan dapat

untuk meringankan uang dapur, tapi jangan dimain-mainkan jadi orang kecil seperti kami yang keteteran,”kata dia. Berbeda dengan Komarudin( 47), sejak kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram dia sudah memutuskan kembali ke tabung 12 kilogram yang semula dipakainya. Selain alasan tidak bolek-balik ganti tabung, dia yakin tabung ukuran 12 kilogram lebih ekonomis. “Setelah terjadi kelangkaan dan banyak berita yang menyebutkan tabung 3 kilogram tidak aman dan isinya tidak sesuai saya menjadi takut, dan setelah dipikir-pikir yang 12 kilogram lebih praktis dan ekonomis,”kata dia. Pelanggan lainnya Wachid mengaku trauma dengan kelangkaan elpiji dan peristiwa meledaknya tabung elpiji khususnya yang ukuran 3 kilogram. Selain berharap agar masalah elpiji di evaluasi sebaiknya seperti minyak tanah agen yang ketahuan melanggar ditindak dengan tegas. “Kami yakin ini bukan persoalan pertama dan terakhir, sebab nantinya akan semakin banyak masalah terkait dengan elpiji sebab tak ada lagi bahan bakar alternatif setelah minyak di tarik subsidinya,”ujar dia yang juga pindahke elpiji 12 kilogram. (yan)

Bendung Cilumuh Akan Dibongkar Total UPIK/RADAR BANYUMAS

MAJENANG-Bendung Cilumuh yang ambruk akan dibongkar total dan harus dibangun kembali dari nol. Ini karena mercu dan juga sayap kiri bendung sudah patah hingga air tidak bisa dialirkan ke dua saluran irigasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Padangsari Mustangin. Menurutnya, informasi tersebut disampaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy maupun BPSDA saat melakukan bertemu dengan warga dari 8 desa di Kecamatan Majenang dan Cimanggu beberapa waktu lalu. “Bendung akan dibongkar total dan akan dibangun dari nol karena mercu dan sayap sudah patah. Namun balai besar (BBWS-red) belum menjelaskan kapan akan dilakukan,” terangnya, kemarin (5/ 7). Pembangunan tersebut akan melibatkan konsultan untuk melakukan perhitungan tekhnis. Ini dilakukan salah satunya dengan mengukur kekuatan tanah dilokasi bendung. BBWS juga akan melihat kondisi lahan yang ada mengingat disekitar bendung sudah ada perumahan warga. Ia menambahkan, perbaikan yang tengah dilakukan saat ini baru sebatas untuk menjaga suplay air bagi petani di 8 desa tersebut. Upaya tersebut dengan membuat bendung daru-

rat dan diperkuat dengan bronjong dibagian bawah bendung. “Sementara BBWS sudah mulai membangun bendung darurat,” katanya. Petani, lanjutnya saat ini tengah membutuhkan suplay air mengingat mereka belum lama memulai masa tanam. Disisi lain, curah hujan sudah jauh menurun dibandingkan beberapa bulan lalu. Jika dalam waktu dua hari hujan tidak turun, hampir dipastikan sawah akan kering hingga dikhawatirkan tanaman akan mati. “Dua hari tidak hujan petani pasti menjerit,” katanya lagi. Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan pembuatan bendung tersebut memakan waktu yang tidak sebentar. “Untuk itu baik balai (BBWS) maupun PSDA meminta masyarakat dan petani bersabar. Ini karena saya yakin bukan hal yang mudah membangun bendung. Dan mereka juga menginginkan pekerjaan ini berjalan baik dan meminta masyarakat sabar,” tandasnya. Seperti diketahui bendung sungai Cilumuh dua kali ambruk pada Kamis (22/4) dini hari serta Maret silam. Bagian bendung yang ambruk tersebut adalah sayap bendung sisi kanan serta mercu bendung. Akibatnya air tidak bisa dialirkan ke dua saluran irigasi yang mengairi sawah di dua kecamatan yakni Majenang dan Cimanggu. (har)

SULIT DIPEROLEH - Pasokan gas elpiji ukuran tiga kilogram hingga kemarin masih sulit diperoleh.

Pradja Merasa Dijegal KUTOWINANGUN – Ketua Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Pradja) Kabupaten Kebumen, Drs Ir M Anton Zulfikar mengatakan, banyak pihak-pihak yang berusaha menjegal langkah Pradja, yang akan memperjuangkan nasib aparatur negara di tingkat desa tersebut. Hal itu terungkap pada saat Deklarasi Pradja Kecamatan Kutowinangun, di RM Ijo, Kaliputih, Kutowiangun, Senin (5/7). Hadir kemarin, Plh Camat Kutowinangun, Drs Agung Pambudi Msi beserta jajarannya, para kepala desa seKabupaten Kebumen, serta anggota Pradja Arungbinang, yang terdiri dari perangkat 18 desa sekecamatan Kutowinangun. Pada kesempatan itu, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Bagimu Negeri sebelum pelantikan dilakukan oleh Ketua Pradja Kebumen, Drs Ir M Anton Zulfikar. “Akhir-akhir ini banyak sekali dibentuk forum dan paguyuban kepala dan perangkat desa yang muatan perjuangannya jauh dari apa yang sedang Pradja perjuangkan,” kata Zulfikar. Katanya, paguyuban “tan-

dingan” Pradja tersebut banyak macamnya. Sebut saja Gempita dan PPDI.”Paguyuban-paguyuban tersebut tidak murni berasal dari para perangkat desa, melainkan dibentuk oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Pradja berhasil memperjuangkan diundangkannya RUU tentang Pedesaan,” tandasnya seraya menegaskan, para perangkat desa mesti berhati-hati dengan forumforum tersebut, yang sudah jelas-jelas berupaya menjegal langkah Pradja dalam perjuangannya, di Semarang serta Jakarta beberapa waktu lalu. Sementara itu, Anton Zulfikar mengatakan, deklarasi Pradja Kecamatan Kutowinangun diharapkan akan menjadi momentum bagi kelanjutan perjuangan Pradja di Kabupaten Kebumen. “Setelah terbentuknya Pradja Kutowinangun, kita akan berkeliling ke seluruh Kabupaten Kebumen untuk mengenalkan apa itu Pradja,” sambungnya. Dia menambahkan, selama ini banyak pihak yang tidak mengerti Pradja. Ketidakmengertian itu, sambungnya, menimbulkan persepsi negatif bagi

Pradja.”Adanya Pradja tidak untuk makar, tidak untuk melawan pemerintah. Kita akan sampaikan itu,” tegasnya. Ada pun perjuangan Pradja, sambung Anton, adalah mendorong disyahkannya UU Perdesaan. Setelah melalui proses panjang, ketiga tuntutan tersebut sudah memasuki tahap akhir, dan diharapkan akan segera disahkan menjadi UU pada tahun 2010 ini.”Kemarin sudah lolos Pansus diharapkan akan segera dirapat paripurnakan, sehingga kami harap bisa disahkan tahun ini juga,” ujarnya. Ketua Pradja Arungbinang, Kecamatan Kutowinangun, Bambang Triharyono menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD khususnya perwakilan Dapil II yang diharapkan hadir pada pendeklarasian kemarin. Meski begitu, Pradja Arungbiang diharapkan akan menjalin silaturahmi bagi para perangkat desa sekecamatan Kutowinangun. “Kita juga bertekad akan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar kepala desa Babadsari, Kutowinangun ini. (cah)


CMYK

18

SELASA, 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

SETELAH melewati masa 3 tahun di bangku SMP, akhirnya tiba masa mendaftar ke tingkat selanjutnya. Segala perlengkapan buat ngedaftar pun mulai disiapin. Seperti yang dilakukan Mukhammad Reza Prasetiyo, alumni SMP Negeri 1 Margasari Kaabupaten Tegal yang sekarang berencana melanjutkan sekolah. Cowok yang lahir pada 31 Mei 1995 lalu ini mengaku sudah mempersiapkan segalanya untuk mendaftarkan diri di sekolah baru. ”Yang pasti aku udah mempersiapkan hal-hal yang kayaknya diperlukan. Harapannya tentu saja diterima,” ungkap Reza

POERBAYA

Segera Ganti Vokalis REGENERASI dalam tubuh band sekolah pasti terjadi. Begitu juga dengan Poerbaya, band MAN Pagerbarang ini juga segera mengganti vokalisnya. Pasalnya Agus Handoko yang semula menjadi vokalis band ini terpaksa keluar karena telah lulus sekolah beberapa bulan lalu. Kendati begitu, Poerbaya berusaha tetap eksis dengan berencana mencari vokalis pengganti. Untuk itu, band ini terus latihan dengan mengajak teman-teman sekolahnya yang gemar bermain olah vokal. “Untuk penganti, yang terpenting mau serius aja latihan dan punya dasar olah vokal yang cukup bagus. Nanti selebihnya sambil berjalan,” kata Agus. Band yang beralamat di Jalan Gamprit No 1 Pagerbarang ini bisa dibilang kreatif. Bukan hanya menyanyikan lagu ciptaan orang lain, band ini juga berusaha menciptakan lagu sendiri. Bahkan lagu karya sendiri yang berjudul “Kerajaan cinta” menjadi lagu wajib mereka. “Lagu wajib ini yang pertama aku nyanyikan di setiap even,” ujarnya. Band yang digawangi Ali Bahrudin XII IPS 2 (drummer), Tito XII IPS 1 (bassis) dan Asmuni XII IPS 1 (melodi) bisa dibilang tidak asing lagi bagi pelajar MAN Pagerbarang. Setiap ada even sekolah, seperti perpisahan dan MOS, kelompok musik ini selalu diminta tampil. Untuk latihan, mereka biasa mengambil jadwal setiap Sabtu pukul 19.30 – 21.00 atau hari lain tergantung situasi dan kondisi. (mufrodi)

yang tinggal di Jl Rajawali RT 03 /RW 05 Pakulaut Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal ini. Reza sendiri punya kiat sendiri untuk

Mukhamad Reza P ALUMNI SMP N 1 MARGASARI

menentukan sekolah baru yang dipilihnya. Kayak apa ya? Yuk kita simak.. 1. Jarak antara sekolah dan rumah tidak

terlalu jauh dan mudah dijangkau dengan lokasi yang strategis 2. Siapkan persyaratan untuk daftar sekolah baru. Terutama pastinya ijazah terakhir, SKHU, formulir pendaftaran, pas foto, surat keterangan keluarga dan berkas lainnya yang diperlukan 3. Kalo udah pasti diterima di sekolah, siapkan keperluan lainnya yang dibutuhkan seperti syarat registasi ulang. Jangan lupa minta bantuan ortu ya 4. Beli persiapan sekolah seperti seragam baru dan perlengkapan sekolah lainnya. (hendra)

Lebih Asyik Daftar Sekolah Baru Bareng Temen

MAMA SORRY [intro] Gm A# C F D# D F#m 2x Gm F Mama bilang lihat dia karena bibirnya C D# D Mama bilang suka dia dari apa yang dia punya Gm F Tapi apa daya yang namanya rasa C D# D Datang gitu aja Bukan jadi anak durhaka [int] Gm F C D# D [chorus] Gm Oh mama C Oh mama Gm Oh mama C Oh mama

F sorry Somebody help me D# D sorry Aku cuman happy-happy F sorry Somebody help me D# D Gm A# C sorry Sorry kalo bikin keki

Gm F Mama bilang lihat dia karena bibirnya C D# D Mama bilang suka dia dari apa yang dia punya Gm F Tapi apa daya yang namanya rasa C D# D Datang gitu aja Bukan jadi anak durhaka [chorus] Gm Oh mama C Oh mama Gm Oh mama C Oh mama

F sorry Somebody help me D# D sorry Aku cuman happy-happy F sorry Somebody help me D# D D# D Cm sorry Sorry kalo bikin keki

Bikin mama makan hati

SETELAH lulus sekolah, melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya tentu menjadi hal yang diharapkan hampir semua pelajar. Berbagai persiapan pun dilakukan agar mereka bisa diterima di sekolah lanjutan yang diinginkan. Seperti diakui 71,4 persen ResponX yang didata Tim Xpresi. Salah satunya Sugino, alumni SMP Muhammadiyah Larangan Kabupaten Brebes. ” Sebelum daftar di sekolah baru, hal yang terpenting harus dipersiapkan adalah persyaratan pendaftaran sekolahnya,” ungkap dia. Persyaratan yang dimaksudnya seperti ijazah terakhir, SKHU, Kartu Keluaraga dan dokumen lain yang dibutuhkan. Menurutnya, semua itu harus disiapkan sebelum mendaftarkan diri di sekolah baru. Sementara bagi 14,2 persen

ResponX, semua perlengkapan sekolah juga mesti udah disiapin dari sekarang. Mereka pun mengaku telah menyiapkan seragam sekolah baru, tas baru, dan alat tulis. Dan meski usianya masih belasan, rupanya banyak ResponX yang sudah bisa bersikap mandiri loh. Buktinya 60,7 persen dari mereka mengaku siap mendaftar sekolah sendiri. Salah satunya Bangkit Sukmaningrat, dari SMP Negeri 4 Kota Tegal. ”Kalo mau daftar sekolah baru biasanya sendiri. Lebih enak sendiri atau bisa juga sama teman supaya tambah rame dan nggak bosenin,” tutur Bangkit. Sementara bagi 25 Persen ResponX memilih mendaftar sekolah bersama teman. Bagi mereka, mendaftar sekolah baru bareng temen lebih mengasyikkan dibanding kalo sama orang tua. Saat disinggung tentang seko-

lah pilihannya, 39,2 persen ResponX mengaku memilih SMK sebagai sekolah pilihan buat ngelanjutin pendidikan. Iwan Santoso, alumni SMP Negeri 1 Margasari Kabupaten Tegal mengakui hal ini. ” Aku sekarang udah daftar di SMK favorit di Kabupaten Tegal. Semua persyaratan udah aku siapin. Harapannya tentu saja bisa keterima di sekolah baru itu,” ucapnya penuh harap. Menurut dia, sekolah di SMK dipandang menyenangkan karena bisa diajarin praktek di dunia kerja untuk bekal nanti setelah lulus. Selain Iwan, 35,7 persen ResponX yang semuanya alumni SMP dengan mantap tetap memilih SMA. Sebagian mempertimbangkan beberapa prestasi yang diraih SMA pilihannya. Dan saat pengumuman tentunya menjadi momen paling menggembirakan

buat mereka. Seperti diakui 50 persen ResponX, salah satunya Lina Dwi Damayanti, siswi SMA Negeri 1 Kota Tegal. ”Aku merasa senang dulu ketika diterima di sekolahku sekarang ini. Perasaan puas bangate karena aku udah berusaha dan belajar dengan giat. Impianku terkabul juga bisa diterima di sekolah ini,” katanya. Meski banyak yang mempertimbangkan prestasi sekolah, sekolah dengan biaya murah masih menjadi pilihan 50 persen ResponX. Lin Farlina, kelas XII IPA unggulan MAN Kota Tegal mengakui hal ini. ”Dulu setelah lulus dari SMP, hal yang aku utamakan mencari sekolah yang biayanya murah tapi dengan f a si l i t a s l e n g k a p , ” u n g k a p nya. Kamu sendiri bagaimana? (tim 1)

Apa saja yang dipersiapkan kamu ketika mau daftar sekolah baru ? Perlengkapan sekolah 14,2 % Persyaratan pendaftaran sekolah 71,4 % Ijazah terakhir 14,2 %

Kamu biasanya kalo mau daftar sekolah baru sama siapa ? Ortu Teman Sendiri

14,2 % 25 % 60,7 %

Rencananyakamuakanmelanjutkan kemana ? SMA SMK Kerja Kuliah

35,7 % 39.2% 17,8% 7,14%

[solo] Gm F C D# D 2x

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

NUR IRMA RAHMAWATI S/TIM XPRESI

FOTO BARENG – Anak-anak SMANSA dan beberapa siswa dari luar yang tergabung dalam Eksak berfoto bareng usai latihan.

LIBURAN kali ini tidak disia-siakan anakanak karate SMA Negeri 1 (SMANSA) Kota Tegal. Eksak atau Ekstra SMANSA Karate, demikian namanya, memanfaatkan hari libur saat ini untuk persiapan pengenalan ekstra kurikuler (ekskul) pada Masa Orientasi Siswa (MOS) tanggal 12 Juli mendatang. “Minggu ini kami jadwalkan untuk latihan selama kurang lebih satu minggu untuk mempersiapkan itu,” terang Aris Setyawan selaku ketua. Ekskul yang dilatih M Azhanu Mufid SH ini memang sengaja menambah waktu latihan. Selain agar bisa tampil maksimal dalam MOS, juga menfokuskan pada persiapan ujian kenaikan tingkat. Dari sekitar 12 anak yang tergabung dalam Eksak, kebanyakan masih sabuk biru.

“Ujian rencananya bulan Oktober ini di SUPM (Tegal),” tambah siswa kelas XII IPS. Prestasi Eksak pun beragam. Ekskul ini sudah sering memboyong beberapa kejuaraan, di antaranya rutin menjadi juara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dalam dua tahun terakhir. Bahkan, untuk setiap partisipasi dalam kompetisi karate, empat nomor kejuaraan berhasil diraih. Latihan khusus ini menambah jadwal rutin latihan yang biasa digelar setiap Selasa dan Kamis. “Selain untuk tampil dalam pengenalan ekskul, latihan ini juga buat persiapan even yang akan datang,” ungkap Lina Dwi Damayanti, salah satu anggota Eksak yang sekarang duduk di bangku kelas XI IPA. (irma)


SAMBUNGAN

SELASA 6 JULI 2010

19

RADAR TEGAL

Preseason Tournament Ajang Uji Coba Disadur dari Relief Candi, Dibuat tanpa Paku Besi dari halaman 1 pertandingan terbaru FIBA (2010), yang sejatinya baru diwajibkan setelah Kejuaraan Dunia Bola Basket di Turki, Agustus mendatang. Dalam aturan terbaru itu, bentuk garis-garis lapangan mengalami perubahan. Yang paling mencolok, jarak tembak tiga angka yang menjadi semakin jauh. “Kami harus berdiskusi dengan semua klub dan PB Perbasi untuk memutuskan menggunakan peraturan terbaru FIBA itu. Untuk musim reguler, yang dimulai Oktober 2010 nanti, tentu tidak masalah. Namun, Preseason Tournament sudah digelar bulan Juli,” kata Azrul Ananda, direktur DBL Indonesia dan commissioner NBL Indonesia. “Setelah bicara dengan klub-klub dan PB Perbasi, akhirnya disepakati untuk langsung menjajal regulasi baru sejak Preseason,” lanjutnya. Noviantika Nasution, ketua umum PB Perbasi, membenarkan kesepakatan menggunakan regulasi terbaru FIBA tersebut. “Sebenarnya aturan itu baru wajib dipakai setelah kejuaraan dunia. Di Asia, juga baru diwajibkan mulai 1 Januari 2011. Tapi setiap negara berhak memutuskan sendiri-sendiri untuk kepentingan sosialisasi. Jadi,

kita memutuskan uji coba pada Preseason Tournament NBL Indonesia,” jelasnya. Memang, sempat terjadi kekhawatiran ketika aturan ini digunakan sesegera mungkin. Khususnya soal kesamaan persepsi antara wasit, pelatih, pemain, dan penyelenggara. Untuk itu, penyelenggara akan melaksanakan pertemuan khusus di Malang, sebelum diselenggarakannya Preseason Tournament. “Persoalan wasit belakangan kerap jadi perbincangan. Untuk Preseason, kami sudah meminta kepada semua pihak untuk saling memahami, dan mungkin saling memaklumi. Bagaimana pun, benar atau salah akan jadi bahan evaluasi, sehingga musim reguler nanti berlangsung dengan sesedikit mungkin masalah,” jelas Azrul. Bella Erwin Harahap, ketua Dewan Komisaris NBL Indonesia, menyebut Preseason Tournament nanti sebagai ajang belajar terbaik. “Cara belajar terbaik adalah dengan menjalani. Jadi, semua klub akan menjalani peraturan terbaru di babak Preseason nanti. Semua menyadari bahwa uji coba ini niatannya baik, sebagai bahan untuk musim reguler perdana NBL Indonesia yang terbaik,” ucapnya. Semua klub telah mengirimkan

susunan pemainnya untuk NBL Preseason Tournament 2010. Setelah turnamen berakhir 15 Juli nanti, semua klub menjalani evaluasi internal. Kemudian, dalam 14 hari mereka harus menyerahkan susunan pemain untuk musim reguler (paling lambat 29 Juli 2010). Susunan itulah yang nanti akan bertanding pada musim perdana NBL Indonesia, musim 2010-2011. Penyelenggara juga mengumumkan hadirnya MPM Motor, main dealer motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, sebagai presenting partner di NBL Preseason Tournament 2010. “Pihak MPM Honda sudah menjadi pendukung lama PT DBL Indonesia. Sudah mendukung liga pelajar kami sejak 2007. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan mereka untuk terus mendukung kemajuan basket Indonesia,” kata Azrul Ananda. Suwito M, direktur MPM Honda, menegaskan kebanggaan pihaknya dalam mendukung NBL Indonesia. “Kami percaya, NBL Indonesia akan menjadi liga yang membanggakan seluruh Indonesia. Adalah sebuah kebanggaan untuk menjadi bagian dari sejarah, menjadi presenting partner pertama di turnamen pertama NBL Indonesia,” ujarnya. (jpnn)

Asty Jadi Guru Penderita Kanker dari halaman 1 penyembuhan. Kalau mereka senang, proses penyembuhannya lebih cepat,” ujarnya di sela-sela peluncuran program Dancow: Dan Kau Pun Anak Indonesia di Gran Melia kemarin. Sulung dari tiga bersaudara itu tidak sendiri, beberapa rekan artis juga punya kepe-

dulian yang sama. Beberapa di antaranya, presenter Steny Agustaf dan vokalis d’Massive Rian. Sama seperti Asty, mereka juga kerap datang untuk memberikan dukungan dan motivasi pada anak-anak penderita kanker di RS Dharmais, Slipi, Jakarta Barat. “Rian d’Massive menciptakan lagu ‘Jangan Menyerah’ setelah datang ke sa-

na,” tambahnya. Menurut bintang sinetron ‘Cewek Komersil’ itu, banyak pelajaran yang didapatnya dari anak-anak penderita kanker itu, khususnya tentang perjuangan hidup. “Anak-anak di sana pilihan Tuhan. Mereka sakit tapi nggak pernah mengeluh. Mereka tetap semangat menjalani hidup. Mereka anak-anak hebat,” katanya. (eos)

Din Raih Suara Tebanyak dari halaman 1 Sementara Haidar Nashir yang menempati urutan teratas saat penyusunan calon sementara, melorot menjadi nomor lima. Nama lain yang merosot adalah Yunahar Ilyas, yang sebelumnya di nomor urut 2 menjadi urutan 6. Saudara Amin Rais, Dahlan Rais tetap bertahan di nomor empat. Yang cukup mengejutkan, adalah ketua PWM Jatim Syafiq Mughni yang berada di nomor 9. Sebelumnya dia berada di nomor 20. Syafiq hampir pasti terpilih, karena yang masuk menjadi anggota PP Muhammadiyah sampai rangking 13. Sementara mantan Mendiknas Bambang Soedibyo berada di posisi kritis, menempati posisi 12, satu strip di atas batas calon terpilih. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafi?i Ma’arif

menilai hasil tersebut cukup mengejutkan. Dia melihat warga Muhammadiyah di akar rumput mulai bersikap independen. Keinginan pengurus wilayah untuk memilih calon tertentu tidak sudah tak manjur. PIMPINAN PEREMPUAN Gerakan mengakomodasikan perempuan dalam Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendatang menggelinding semakin kuat. Muncul desakan agar enam anggota tambahan PP berasal dari kaum hawa. Mantan Rektor UIN Jakarta Azyumardi Azra yang berbicara dalam diskusi di Media Center Aisyiyah menilai Muhammadiyah memiliki SDM (sumber daya manusia) perempuan yang mumpuni. Karena itu, dia heran, di antara 39 calon tetap pimpinan Muhammadiyah, tak ada satu kursi pun untuk perempuan. “Sudah sepatutnya, di antara ketua-ketua dan sekre-

taris pimpinan pusat Muhammadiyah ada perempuan. Muhammadiyah sudah saatnya melakukan pengarusutamaan perempuan,” kata Azyumardi di Jogja kemarin (5/7). Tidak adanya calon perempuan memunculkan protes dari Nasyiatul Aisyiyah. Organisasi itu melayangkan nota keberatan. Setelah itu, muncul gagasan dari Ketum PP Muhammadiyah demisioner Din Syamsuddin agar anggota PP Muhammadiyah ditambah enam orang. Bila usul Din lolos, anggota PP Muhammadiyah menjadi 19 orang karena 13 orang terpilih lewat pemilihan muktamirin. Selama ini, lanjut Azyumardi, perempuan di jajaran elite Muhammadiyah hanya bisa masuk melalui pintu Aisyiyah. Mereka harus menjadi ketua umum PP Aisyiyah agar menjadi ex officio di jajaran pimpinan. (aga)

dari halaman 1 yang disadur dari relief di Candi Borobudur. Rekonstruksi kapal abad ke-13 Masehi itu berawal dari rekomendasi seminar bertema Mencari Bentuk Kapal Majapahit yang diadakan komunitas Japan Majapahit Association (JPA). Kelompok pengusaha Jepang yang peduli terhadap sejarah dan kebudayaan Kerajaan Majapahit itu awalnya mencetuskan ide di Tokyo pada Maret 2009 yang dimatangkan dalam lokakarya di Jakarta pada Juni 2009. “Komunitas JPA merupakan wadah untuk mengembangkan kerja sama penelitian dan penggalian sejarah Majapahit yang dikagumi bangsa Indonesia maupun masyarakat internasional,” terang Ketua Ekspedisi Spirit of Majapahit Yoshiyuki Yamamoto. Dia kemudian menjelaskan proses pembuatan kapal itu kepada rombongan Menbudpar. Spirit of Majapahit benarbenar kapal buatan Indonesia karena pengerjaannya dilakukan warga lokal bernama Supardi bersama 15 perajin di Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura. Kapal itu sangat khas karena

berbentuk oval dengan dua ujung lancip untuk memecah ombak setinggi lima meter. Yamamoto menyatakan, Spirit of Majapahit bisa dibilang sebagai kapal tradisional terbesar di Indonesia. Kapal itu memiliki panjang 20 meter; lebar 4,5 meter; dan tinggi 2 meter. Untuk pembuatannya, kapal itu membutuhkan 28,63 kubik kayu jati tua dan kering yang khusus didatangkan dari Kabupaten Tuban, Jatim, dan Rembang, Jateng. Sementara itu, bambu petung dan kayu pereng berasal dari Sumenep, Madura. “Tenaga pembuatnya juga istimewa, yakni 15 perajin kapal dari Madura,” ungkapnya. Yamamoto menambahkan, Spirit of Majapahit dibuat dengan metode yang juga tradisional karena tidak ada satu pun besi atau paku yang digunakan. Untuk menyambung bodi, perajin menggunakan model paku tradisional dari kayu (pasak). Tapi, di sisi lain, untuk memenuhi standar navigasi di perairan internasional, tim melengkapi dengan peralatan modern. Misalnya, fasilitas navigasi seperti GPS, Nav-Tex, dan Marine Radar. “Itu untuk memudahkan kami menentukan arah dan mengurangi risiko

ketika berada di laut lepas,” jelasnya. Dalam ekspedisi perdana itu, Spirit of Majapahit dinakhodai dua perwira Angkatan Laut (AL), yakni Mayor (Laut) Eko Deni Hartono dan Risky Prayudi, serta tiga kru warga Jepang. Ada pula beberapa wakil mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu serta lima awak buah kapal (ABK) dari Suku Bajo di Pulau Sapeken, Sumenep. “ABK lokal itu kami pilih berdasar pengalaman dan kemampuan melaut dengan kapal tradisional. Jadi, total ada 14 ABK yang ikut dalam ekspedisi ini. Tapi, di Vietnam dan Jepang, mungkin akan ada yang ikut,” tutur Yamamoto. Detail bentuk Spirit of Majapahit memang sangat unik. Kapal itu memiliki dua kemudi dari kayu di buritan dan cadik pada kedua sisi yang berfungsi sebagai penyeimbang. Layar dipasangkan pada tiang-tiang yang membentuk segi tiga sama sisi dan buritan atau belakang kapal lebih tinggi dari haluan depan. Ketua Tim Teknisi Spirit of Majapahit Supardi menjelaskan, tenaga pendorong kapal tetap menggunakan cara tradisional dengan layar yang me-

ngandalkan kekuatan angin. Namun, disiapkan pula balingbaling yang digerakkan mesin sebagai penggerak cadangan. “Mesin memang tetap ada. Namun, prinsip kerjanya tetap tradisional dan kemudinya menggunakan pancer,” terang pria 52 tahun itu. Pancer adalah kemudi tradisional yang lazim digunakan perahu nelayan. Bentuknya berupa balok yang didesain khusus dan ditempatkan di bagian belakang. Biasanya, pada perahu tradisional, pancer ditempatkan tak jauh dari baling-baling dan ditempelkan di bodi perahu. Supardi mengungkapkan, kayu untuk pembuatan Spirit of Majapahit merupakan kayukayu berkualitas terbaik. Total kayu jati yang digunakan mencapai 40 kubik. Dana untuk membeli kayu sebanyak itu mencapai Rp 600 juta. Pembuatan kapal tersebut menelan dana lebih dari Rp 1 miliar. Sementara itu, Jero Wacik menuturkan, kapal tersebut akan berlayar menuju delapan negara untuk misi kebudayaan dan lawatan perdamaian. Yakni, Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, Vietnam, Tiongkok, Thailand, Malaysia, dan Singapura. (c5)

LSM Laporkan Kasus Spanduk ke Kejaksaan dari halaman 1 terjadi doubel anggaran atau anggaran ganda. Termasuk dugaan adanya konspirasi doubel antara pihak-pihak terkait. Spanduk pendidikan gratis dan papan informasi BOS yakni dengan bukti sekolah mendapatkan spanduk pendidikan gratis dan papan informasi BOS dari UPTD kecamatan Dikpora. Kerugian negara dari dugaan tindak pidana korupsi yang diakibatkan pembelian spanduk pendidikan gratis dan papan informasi BOS, serta adanya doubel anggaran akibat penggunaan BOS sekolah tidak sesuai peruntukannya bisa merusak citra pendidikan gratis yang menjadi program peme-

rintah pusat. - Informasi aduan dari masyarakat mengenai permasalahan tersebut untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. “Kami minta pada Kejaksaan Negeri Slawi untuk mengusut kasus tersebut. Sebab, untuk per sekolah saja, dari oknum LSM dan oknum yang mengaku wartawan mematok harga Rp 350 ribu. Padahal, sesuai harga asli dari data Ekbang, bahwa harga normal pembuatan spanduk hanya Rp 30 ribu, plus papan informasi hanya Rp 105.000. Jadi, per sekolah ada keuntungan sekitar Rp 245 ribu. Dan belum lagi sekolah maupun UPTD yang sudah membuat papan informasi maupun spanduk. Berarti di sini ada double anggaran. Dan dugaan mark up berarti dua kali lipat-

nya,” kata Bambang Asmoyo saat memberikan keterangannya pada Kajari Slawi, kemarin. Dihitung keuntungan dari oknum ini sekitar Rp 245 ribu per sekolah dan dikalikan dua, serta dikalikan lagi dengan jumlah sekolah yang ada di Kabupaten Tegal. Makanya, dengan laporan ini diharapkan Kejari Slawi bisa menegakkan hukum. Sehingga dunia pendidikan juga bisa berjalan lancar. “Kami berharap dalam penyidikan bisa mengembangkan dugaan penyelewengan dana BOS terkait pembelian spanduk dan papan informasi. Dan kami menduga ada pihak terkait yang ikut bermain maupun memberikan komando. Sehingga bisa tercipta dan terkumpul agar semua sekolah ikut

membeli spanduk maupun papan informasi dari pihak yang ingin mencari keuntungan pribadi,” beber Bambang. Menanggapi laporan Bakin, Kajari Slawi, Samsudin SH MH menegaskan, siap melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait laporan tersebut. “Kami juga berterimakasih atas kepedulian temanteman yang mau membantu dan memberikan informasi. Dalam waktu dekat pasti akan kami tindaklanjuti dan segera memeriksa sejumlah saksi. Termasuk kami juga berharap rekan-rekan ini bisa ikut membantu memberikan dukungan maupun bukti agar kasus Korupsi yang menyangkut dunia pendidikan bisa segera terungkap,” pungkasnya. (gus)

Tim Gabungan Sisir Gunung Sentosa dari halaman 1 Gunawan sebagai penumpangnya,” ujar Komandan Lanud Sulaeman, Kolonel Pnb Gutomo, saat jumpa pers di Lanud Sulaeman, kemarin (5/7). Menurutnya, untuk titik pencarian dipusatkan di titik hilang kontak pesawat tersebut. “Pencarian dipusatkan di sekitar Gunung Sentosa serta Cileuleu, perbatasan Pangalengan-Garut. Ketinggian Gunung Sentosa mencapai 8.700 kaki dengan hutan yang masih perawan,” tuturnya. Selain itu, sebut dia, untuk

pencarian di Gunung Santosa dilakukan melalui udara dan darat. “Pencarian melalui udara menggunakan pesawat Cessna milik Susi Air dari Pangandaran. Sementara pencarian darat melibatkan Pasukan Khas TNI Angkatan Udara, Batalion 301, pihak kepolisian, Badan SAR Daerah serta masyarakat sekitar,” sebutnya. Gutomo menjelaskan, pesawat trike yang dipiloti Noto tidak bermasalah dan layak pakai. “Pesawat Trike ini seperti gantole, body pesawat kecil terbuka dan ada mesin dibe-

lakang. Kemampuan terbangnya maksimal mencapai ketinggian 10 ribu fit. Pesawat ini juga biasanya digunakan latihan di Lanud saja pada Sabtu dan Minggu. Namun, terkadang pesawat digunakan ke Pangandaran jika ada acara. Pesawat ini ada yang bisa memakai parasit dan tidak. Juga bisa terbang hingga dua sampai tiga 3 jam dengan kapasitas tanki 65 liter, dengan bahan bakar avigas,” jelasnya. Gutomo juga membenarkan, Noto dan Panji adalah atlet anggota Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang dipim-

pinnya. “Pesawat trike PKS 135 adalah pesawat olah raga milik pribadi Pak Noto, bukan milik TNI AU,” ujar Gutomo yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jabar ini. Gutomo menambahkan, kedua korban berangkat dari Lanud Sulaeman 3 Juni ke Pangandaran untuk menghadiri acara. “Kemudian, 4 Juni dari Pangandaran mereka kembali ke Lanud Sulaeman sekitar pukul 10.30. Namun, ditengah perjalanan terjadi kehilangan kontak sekitar pukul 12.30,” tambahnya. (azm)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 6 JULI 2010

20

RADAR TEGAL

Telkomsel Raih 3 Rekor MURI Program Telkomsel Ibadah

LAELA NURCHAYATI/RATEG

RAMAI – Pameran komputer dan laptop Acer di Diamond Hall Rita Supermall Tegal yang digelar TCC dan Via Computer ramai dikunjungi konsumen.

Acer Goes to Tegal Beri Great Sale

SEMINGGU, 150 Unit Terjual VENDOR komputer Acer ternyata cukup banyak memiliki peminat di Kota Tegal dan sekitarnya. Terbukti, penjualan salah satu vendor komputer ini dalam pameran di Rita Supermall Tegal lumayan tinggi. Dalam waktu satu minggu, vendor tersebut telah menjual sedikitnya 150 unit laptop dan notebook. Selain harganya yang miring, pameran laptop dan komputer dengan tajuk Acer goes to Tegal ini juga memberikan great sale untuk konsumen. ‘’Harga yang dibandrol dalam pameran ini sudah cukup rendah, namun kami juga memberikan potongan harga untuk beberapa tipe,’’ ungkap Gati, selaku penyelenggara pameran. Owner TCC dan Via Computer ini menyebutkan, potongan harga ini berlaku untuk tiga tipe Acer. Antara lain Acer Aspira 4732 Z semula harganya Rp 4.250.000 turun menjadi Rp 4.150.000. Demikian halnya untuk tipe Acer 4741 Core 13 dengan bandrol Rp 5.450.000 turun menjadi Rp 5.350.000. Tawaran menarik ini juga berlaku untuk Acer 4741 Core i5 dengan harga Rp 6.400.000 menjadi

Rp 6.300.000. Promo yang awalnya hanya berlaku sejak tanggal 29 Juni hingga 1 Juli ini diperpanjang hingga akhir pameran yaitu tanggal 7 Juli 2010 mendatang. ‘’Selain menarik konsumen, ini juga sebagai bentuk terimakasih dari Acer untuk pelanggan setianya,’’ tambah Gati. Program menarik lainnya juga digelar dalam pameran yang berlangsung di Diamond Hall Rita Supermall Tegal ini. Yaitu, pembeli laptop dan notebook Acer dengan cara tunai berkesempatan mendapatkan hadiah yang sudah disiapkan, yaitu printer MP 145. Selain itu ada juga antivirus original kaspersky seharga Rp 200 ribu diberikan secara cuma-cuma untuk setiap pembelian Acer Aspire 4732 Z. Masih banyak sekali tawaran menarik yang diberikan pada pameran ini. Salah satunya menyuguhkan perangkat lain seperti printer, PC, dan flashdisk dengan harga kompetitif. Antara lain printer Epson T11 hanya Rp 550 ribu dan printer Canon PIXMA iP2770 hanya Rp 425 ribu padahal harga normal mencapai Rp 480 ribu hingga Rp

500 ribu. Ada juga flashdisk 4 GB seharga Rp 80 ribu serta flashdisk 2GB dengan banderol Rp 60 ribu. ‘’Semua di sini ada, mulai yang low end hingga high end, dengan potongan harga pastinya,’’ tambahnya. Parade notebook dan pesta diskon komputer yang digelar TCC dan Via Computer sejak tanggal 22 Juni hingga 7 Juli 2010 mendatang ini menawarkan berbagai produk Acer dengan banderol Rp 2 juta hingga Rp 10 jutaan. Pihaknya juga bekerjasama dengan Adira finance yang memberikan bunga ringan 1,7 persen serta jangka waktu hingga 2 tahun. Gati memastikan produk yang dipamerkan kali ini menghadirkan varian yang lebih lengkap dan harga yang kompetitif. Pihaknya juga menjamin stok produk cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan pasar Tegal dan sekitarnya. ‘’Produk yang kami pamerkan juga tersedia di TCC Computer Jalan Raya Kajen nomor 20 Talang serta di Via Computer di Jalan Prof Moh Yamim Ruko nomor 3 Brebes,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

Donasikan Komputer Untuk Sekolah Program CSR XL CIREBON - Program XL Komputer untuk Sekolah (KuS) tahun ini telah memasuki tahun kedua. PT XL Axiata Tbk (XL) kembali mendonasikan sejumlah komputer untuk 5 sekolah di Cirebon, sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Penyerahan donasi berlangsung di Cirebon, Jumat (2/7), oleh Regional Sales Operation Manager XL Cirebon Arif Farhan Budiyanto kepada perwakilan masing-masing sekolah disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Drs H Dedi Windiagiri MM MPd. Dalam kesempatan tersebut, XL juga menggelar sosialisasi program lainnya kepada kepala sekolah dan guru dari beberapa sekolah di Cirebon. Acara yang berlangsung di Bumbu Desa Resto Cirebon ini diikuti 10 kepala sekolah dan guru dari 5 sekolah di Cirebon. Arif Farhan mengatakan, melalui donasi pendidikan berupa komputer ini, XL berusaha ikut mendukung program pemerin-

CMYK

DOK.ISTIMEWA

CSR XL - Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), XL memberikan donasi komputer untuk sekolah di Cirebon.

tah dalam usaha memeratakan kualitas pendidikan dasar dan menengah di seluruh daerah. “Selain komputer, kami juga akan memberikan pelatihan pemanfaatan komputer kepada para guru. Juga ada donasi lanjutan berupa akses internet, setelah melalui evaluasi pemanfaatan bantuan komputer ini di masing-masing sekolah”. Komputer untuk Sekolah

(KuS) merupakan program XL yang sudah berjalan sejak 2009 yang juga didukung oleh beberapa mitra, yaitu PT Sentra Indologis Utama, PT Sun Microsystem, PT Huawei Tech Investment, serta Yayasan Nurani Dunia. Melalui program ini, XL berupaya membantu mengurangi kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi digital (digital di-

vide) antara sekolah di perkotaan dan di pedesaan. Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun XL akan menyalurkan donasi KuS kepada 300 sekolah dalam program yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk sekolah dan guru. Donasi komputer oleh XL juga menjangkau lembaga-lembaga pendidikan informal, seperti rumah singgah anak jalanan serta rumah-rumah belajar di berbagai daerah. XL juga secara aktif mendonasikan taman bacaan, termasuk perpustakaan keliling untuk ikut mendukung program pemerintah. Sejumlah sekolah lengkap dengan fasilitas komputer dan akses internet juga dibangun XL di daerah korban bencana, seperti antara lain Sumatera Barat dan Yogyakarta. Program CSR XL di bawah payung program Indonesia Berprestasi juga secara komprehensif melakukan kampanye Internet Sehat bekerjasama dengan ICT Watch, dengan tujuan untuk mengingatkan masyatakat luas agar lebih memaksimalkan internet sekaligus menghindari dampak negatif yang ada. (*/ima)

JAKARTA - Telkomsel meraih 3 rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk program Telkomsel Ibadah yang merupakan program loyalitas bagi pelanggan Telkomsel yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Penghargaan ini diserahkan Ketua MURI Jaya Suprana kepada Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Herfini Haryono. Rekor ini adalah rekor untuk Telkomsel sebagai operator telekomunikasi pertama yang menyelenggarakan program loyalitas pelanggan bagi umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha dalam Telkomsel Ibadah yang mencakup program perjalanan rohani dan konten religi, pperator telekomunikasi pertama yang menyediakan layanan International Roaming di Saudi Arabia sejak tahun 1997 dan Posko Layanan Haji bagi pelanggan di Mekkah dan Madinah sejak tahun 2006, serta operator telekomunikasi pertama yang menyediakan layanan SMS Infaq sejak tahun 2002. Pada kesempatan tersebut, Herfini menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepercayaan seluruh pelanggan yang telah memilih produk dan layanan Telkomsel untuk memenuhi kebutuhan komunikasinya. “Penghargaan rekor MURI untuk program Telkomsel Ibadah ini semakin mendorong kami memberikan apresiasi yang lebih baik kepada seluruh pelanggan setia Telkomsel dengan berbagai program ibadah sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ungkap Herfini. Telkomsel Ibadah merupakan program loyalitas yang

memberikan pelayanan dan kemudahan bagi pelanggan dalam beribadah sesuai agamanya masing-masing. Kepeloporan Telkomsel Ibadah dalam melayani aktivitas rohani pelanggan diawali sejak peluncuran layanan International Roaming pada tahun 1997. Bagi pelanggan yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dapat menikmati layanan komunikasi hemat yang merupakan kerjasama Telkomsel dengan operator di Arab Saudi. Milestone program Telkomsel Ibadah berlanjut dengan digelarnya program perjalanan rohani mulai tahun 2002 melalui Telkomsel Ibadah Haji dan Umroh ke Mekkah dan Madinah bagi pelanggan beragama Islam. Di tahun-tahun selanjutnya Telkomsel mengadakan program serupa, yakni Holy Land Trip ke Mesir dan Yerusalem bagi pelanggan beragama Kristen dan Katolik, serta Tirta Yatra dan Dharma Widya ke Nepal, India, dan Thailand masing-masing bagi pelanggan beragama Hindu dan Buddha. Pada tahun 2002, Telkomsel memperkenalkan layanan SMS bagi pelanggan yang ingin berinfaq. Layanan ini kemudian berkembang menjadi SMS Infaq 4000, di mana pelanggan cukup mengirimkan SMS, ketik INFAQ, lalu kirim ke 4000. Mulai tahun 2005, Telkomsel menyediakan beragam konten religi yang dapat diakses melalui layanan menu browser (UMB). Secara umum kontenkonten religi via UMB berisi konten Value Added Service (VAS) dan Nada Sambung Pribadi (NSP) yang berbayar, maupun informasi yang tidak berbayar. Tersedia konten Islami berupa Tausiyah, Ringtone Islami, Aplikasi Islami, Video Doa, Muslimah Corner, Hadits Imam, dan Tips Islami di menu *123#.

Bagi pemeluk Kristiani, tersedia Renungan Tiang Iman, Konten Pendeta Gilbert Lumoindong, NSP Kristiani, dan sebagainya di menu *122#. Pelanggan yang beragama Hindu dapat mengakses *124# untuk menikmati Konten Rohani Pedanda Made, Kata Bijak Gede Prama, Ajaran Bhagawad Gita, dan Info Hari Baik. Di menu *125#, pelanggan beragama Buddha bisa mendapatkan Konten Kerohanian Buddha bersama Suhu Wei Tze, Sabda Suci Buddha, NSP Buddha, dan Organisasi Buddha. Sejak tahun 2006, Telkomsel juga menghadirkan posko pelayanan pelanggan dan customer service berbahasa Indonesia di Mekkah dan Madinah bagi pelanggan yang beribadah haji di Tanah Suci. Program Telkomsel Ibadah juga menggelar kegiatan Manasik Akbar sejak tahun 2008 untuk mempersiapkan pelanggan yang akan menunaikan ibadah haji. Pencapaian 3 rekor MURI melalui program Telkomsel Ibadah menambah daftar rekor MURI yang ditorehkan Telkomsel. Sebelumnya pada tahun 2007, Telkomsel juga mendapatkan 3 penghargaan dari MURI atas pencapaian prestasi melalui program Telkomselsiaga sebagai Pemrakarsa dan Penyelenggara Posko Layanan Telekomunikasi Langsung kepada Pelanggan dengan Jumlah Terbanyak Se-Jawa Bali (580 Posko), Pemrakarsa dan Penyelenggara Posko Layanan Telekomunikasi Langsung kepada Pelanggan Mudik Lebaran Terlama Secara Terus Menerus Selama 10 Tahun (Sejak Tahun 1996), dan Pemrakarsa dan Penyelenggara Mudik Gratis Bersama dengan Varian Alat Transportasi Terbanyak (5 Moda: Pesawat, Kereta Api, Bus, Mobil, Motor). (*/ima)

TIGA REKOR Penghargaan diserahkan Ketua MURI Jaya Suprana kepada Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Herfini Haryono.

DOK.ISTIMEWA


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323 575 / SMS ke 0852.2651.7726

SELASA, 6 JULI 2010

Produktivitas Pertanian Rp 15 M

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Pecahkan Kebuntuan dengan Komunikasi MENJALIN komunikasi demi peningkatan kinerja di sektor pendidikan adalah salah satu kunci sukses. Demiakian upaya yang ditempuh Unit Pengelola Pendidikan (UPP) Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, dalam meretas prestasi sekolah dan anak didik di wilayah binaanya. Salah satunya, menggelar acara bareng para kepala SD/MI sewilayah Kecamatan DOK RADAR PEMALANG Warungpring setiap Drs Suyanto satu bulan sekali. ’’Ini akan merekatkan komunikasi tentang bagaimana memajukan dunia pendidikan dengan segala kendala yang harus disiasati bersama-sama. Jangan sampai satu kendala jutru merusak dunia pendidikan,’’ tandas Drs Suyanto MPd, kepala UPP Kecamatan Warungpring kepada Radar di ruang kerjanya. ke hal 9 kol 1

SOSIAL

Komisi C Bahas Pengembangan LMDH

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

DIKHITAN – Salah satu peserta khitan massal Pengajian Mutia Az-Zahra saat dikhitan.

Milad ke-4 Majelis Taklim Mutia Az-Zahra

PEMALANG – Upaya Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang untuk meningkatkan dan mengembangkan pengelolaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) agar lebih profesional rupanya masih terus dilakukan. Salah satu upayanya melalui gelar rapat bersama yang diikuti oleh Perhutani, Dinas Petanian dan Kehutanan, serta Kantor Lingkungan Hidup (KLH) setempat, guna membahas perkembangan LMDH yang ada di Pemalang. Acara rapat bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi C Budi Haryanto, digelar di Ruang Rapat Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang Selasa (5/7). Sekretaris Komisi C DPRD Pemalang mengatakan, perkembangan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kabupaten Pemalang perlu mendapat perhatian secara serius, mengingat besarnya produktivitas hasil pertanian yang ada. Sedangkan upaya pembinaannya, belum secara menyeluruh masih dipegang oleh Perhutani. Belum adanya keterlibatan dari dinas dan instansi terkait lainnya, Dinas Petanian dan Kehutanan, serta Kantor Lingkungan Hidup (KLH). ke hal 9 kol 5

SUNATAN MASSAL Warnai Kemeriahan HUT SUMITRO/RADAR PEMALANG

PENGARAHAN - Sekda Pemalang, H Sumadi Sugondo tengah mengarahkan petugas sebelum pelaksanaan pengobatan gratis bagi lansia Senin (5/7).

Kondisi Kesehatan Lansia Patut Dicermati PEMALANG – Untuk membantu warga tidak mampu, khususnya mereka yang telah lanjut usia (lansia), Puskesmas Kelurahan Paduraksa mengadakan pengobatan gratis Senin (5/7). Kegiatan yang dipusatkan di Dukuh Sirau, Kelurahan Paduraksa, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, ini diikuti 60 lansia. Bidan Kelurahan Paduraksa Mei Hernani di sela-sela pengobatan gratis kepada Radar mengungkapkan, warga lansia secara umum mempunyai ketahanan atau daya tubuh yang tidak cukup kuat. Apalagi belakangan musim tidak lagi menentu, sehingga membuat mereka rentan dari serangan berbagai penyakit. ’’Pengobatan dilakukan dengan memberikan pelayanan berupa indeks masa tubuh, tekanan darahnya, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya,” terang dia.Selain itu, pihaknya yang dibantu beberapa petugas juga mengadakan konseling dengan menggunakan pendekatan kekeluargaan. Cara itu ditempuh agar warga lansia lebih terbuka mengenai berbagai keluhan dan kemungkinan kesehatan lainnya.Dengan begitu, pihaknya dapat memberikan pelayanan pengobatan menyesuaikan dengan keluhannya. Dijelaskan Mei, umumnya berbagai masalah yang dikeluhkan lansia adalah pusing-pusing, sakit pinggang, batuk, dan gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Pengobatan sendiri untuk memberikan kontrol atau riwayat kesehatan lansia, karena dalam pengobatan dilakukan juga pengamatan yang dimuat dalam kartu kesehatan.’’Puskesmas memberikan makanan tambahan bergizi bagi pasien yang berobat. Makanan tambahan ini kami berikan setiap kali diadakan pertemuan dengan porsi dan jenis makanan berbeda-beda,” ungkap dia.Sementara itu, Sekda Pemalang H Sumadi Sugondo SH MM MSi yang hadir dalam kegiatan kemarin, mendukung sepenuhnya apa yang telah dilakukan Puskesmas Kelurahan Paduraksa, dalam upayanya meningkatkan kesehatan warga lansia. (cw2)

PEMALANG - Majelis Taklim Mutia Az-Zahra Petarukan di usianya yang 4 tahun pada 2010, menggelar acara sunatan massal. Kegiatan diikuti oleh 34 anak dari lingkungannya. Acara ini berlangsung meriah di Pendopo Kecamatan Petarukan. 34 anak yang dikhitan itu didampingi oleh orangtua masing-masing.

Mereka rela untuk menunggu giliran dikhitan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak ini sebelumnya diarak dengan becak hias dan diiringi kelompok drum band dari siswa-siswi SDN 6 Petarukan. Mereka mengelilingi Kelurahan Petarukan. Acara sunatan massal dibuka oleh

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

PENYERAHAN - Kepala Toko Anugrah Petarukan Edi Sutrisno didampingi Andi Sugianto, bagian Promosi Anugrah grup, menyerahkan 1 unit TV 21” kepada Ketua RT 02 RW 15 Isro Minggu (4/7).

ke hal 9 kol 5

SMK Muhammadiyah Ulujami Lakukan Studi Banding ULUJAMI – Guna meningkatkan kualitas sekolah, SMK Muhammadiyah Ulujami pada Jumat (2/7) - Sabtu (3/6) melakukan studi banding ke SMK Muhammadiyah 2 Borobudor, Kecamatan Borobudur, Kabupetan Magelang. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan pihak sekolah tersebut, diikuti oleh 60-an siswa kelas XI (sebelas). Kepala SMK Muhamamdiyah Ulujami Drs Suhardi kepada Radar mengungkapkan, tujuan studi banding ke SMK Muhammadiyah 2 Borobudur adalah memberikan pemahaman dan pengertian akan semangat dan kegigihan anak-anak di sekolah yang terletak dikompleks Candi Borobudur itu. Terutama, pada jurusan otomotif yang ada disekolah itu. ke hal 9 kol 1

SUMITRO/RADAR PEMALANG

LIHAT MESIN - Pihak SMK Muhammadiyah 2 Borobudor tengah memberikan penjelasan kepada KS, guru, dan siswa SMK Muhammadiyah Ulujami.

Anugrah Motor Sumbang TV 21 di Dukuh Kebonsari Gelaran Bhakti Nusa PEMALANG – Kepedulian atas sarana dan prasarana untuk menunjang terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) diwujudkan oleh Anugrah Motor Grup dengan menggelar ’Bhakti Nusa’ Minggu (4/7) di lingkungan RT 02 RW 15 Dukuh Kebonsari, Kelurahan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini meliputi perbaikan saran dan prasarana umum, seperti renovasi poskampling, pengecatan jembatan. Dalam kesempatan ini pihak Anugrah menyerahkan 1 unit TV 21” untuk dipasang di pos ronda RT 02 RW 15. Momen ini juga sebagai pengenalan produk Xeon 125 cc keluaran terbaru dari produk Yamaha. Bagian Promosi Anugrah Grup Andi Sugianto kepada Radar menjelaskan, kegiatan Bhakti Nusa merupakan program dari Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). ke hal 9 kol 5

Dari Arena ’Turnamen Ansor Cup III’

Kandaskan Gama, Jati Indah Sabet Gelar Jawara Persatuan Sepakbola (PS) Jati Indah, Kajen, berhasil keluar sebagai juara dalam Turnamen Ansor Cup III yang digelar di Lapangan Banjardawa, Minggu (4/7). Seperti apa perjuangan mereka? LAPORAN: SUMITRO

Pasangan yang Tepat JUNAIDI-Agung pasangan yang tepat antara birokrat pengalaman dengan usahawan handal untuk memajukan dan sejahterakan Pemalang. 081391593358 JUNAEDI-Agung pasangan yang cocok dan akan membawa Pemalang ke arah yang lebih baik. 085727543183 JUNAEDI-Agung pasangan yang tepat antara birokrat pengalaman dengan usahawan handal untuk memajukan dan sejahterakan Pemalang. 081391593358

CMYK

PS Gama mengkandaskan PS Gama Bojongbata dalam drama adu pinalti yang berkesudahan dengan skor 5-3. Dalam pertandingan itu, kedua kesebelasan bermain ciamik dengan menampilkan teknik permainan sepakbola berkelas. Terlihat sejak peluit plaf off dibunyikan Wasit Sobirin, Jati Indah, Kajen, yang beberapa pilarnya

SUMITRO/RADAR PEMALANG

GOCEK BOLA – Indra, pemain dari PS Gama, Bojongbata, menggocek bola dalam final ’Turnamen Ansor Cup III’ Minggu (4/7).

diperkuat pemain-pemain PSIS Semarang, langsung menggebrak pertahanan Gama. Tidak mau malu bermain dikandangnya sendiri, Gama juga menunjukkan kerjasama antar pemain, dengan menyuguhkan umpan bola kaki ke kaki. Taufik Kasrun (7), sebetulnya mempunyai peluang gol pada babak pertama, namun kuatnya benteng pertahanan Gama, membuat serangannya mentok begitu memasuki jantung pinalti. Begitu juga dengan Gama. Melalui stiker-nya, Tedi (8), peluang demi peluang kerap diperoleh. Akan tetapi sepakannya masih melenceng ke samping gawang lawan. Hingga jeda waktu babak pertama, kedua kesebelasan bermain imbang atau skor kacamata (0-0). ke hal 9 kol 5


METRO TEGAL

4

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Ketua DPC PKB Tersangka Buntut Dugaan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan KETUA DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tegal, Tri Wibowo alias Bowo Neon, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pemalsuan tanda tangan. Dia dilaporkan telah memalsukan tan-

da tangan Sekretaris DPC PKB, H Rochmani, pada surat permohonan pencopotan calon anggota legeslatif atas nama H Edi Friono yang dilayangkan ke KPU Kota Tegal. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Rahardja SE melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, menyatakan, bahwa dari hasil keterangan yang didapat dari tim penyidik Unit II, posisi Bowo sudah

ditetapkan menjadi tersangka sejak pemeriksaan kedua. “Kalaupun dia kini menjalani pemeriksaan, kapasitasnya sudah menjadi tersangka,” terangnya, Senin (5/7) kemarin. Dinyatakan juga, dalam penyidikan kasus tersebut pihaknya sudah memeriksa tujuh orang saksi. Pada pemeriksaan terhadap saksi, H Rochmani, diperoleh keterangan bahwa

yang bersangkutan tidak merasa menandatangani surat tersebut atau menyuruh orang lain untuk membubuhkan tanda tangan atas perintahnya. “Awalnya terlapor belum mengakui soal tanda tangan atas nama H Rochmani. Menurutnya, saat dia akan menandatangai surat tersebut, di bagian kolom sekretaris nama H Rochmani sudah tertandatangi. Di sinilah kami harus bisa mene-

mukan dan membuktikan terlapor yang membuat tanda tangan palsu tersebut atau bukan,” terangnya. Terpisah, H Edi Friono, sebagai pelapor, menaruh harapan yang sangat besar terhadap kinerja polisi untuk menuntaskan penyelesaian kasus yang dinilai merugikannya. Dia optimis dengan kinerja tim penyidik untuk menegakan keadilan. (her)

Kasus PAK Selesai PENDIDIKAN

Inspektorat Segera Laporkan Hasil Penyelidikan

HERMAS PURWADI/RATEG

ADU NASIB - Calon mahasiswa Universitas Pancasakti mengikuti test gelombang II kemarin.

644CalonMahasiswaBerebutKursi SEBANYAK 644 calon mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) Tegal mengikuti tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang II kemarin. Dari jumlah tersebut, pendaftar paling banyak didominasi dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Bimbingan dan Konseling (BK) yang mencapai 145 orang. Menyusul prodi Bahasa Inggris sebanyak 107 orang, Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah 102 orang, serta Pendidikan Matematika 101 orang. Selebihnya menyebar di prodi lainnya. Ketua panitia PMB, Drs Joko Suyono MSi, menyatakan, dari jumlah pengikut tes gelombang dua ini diharapkan bisa masuk 90 persen. Ini semua masih tergantung dengan lembar jawaban komputer (LJK) dan tes wawancara. “Dari 644 calon mahasiswa itu kami hanya menargetkan 500 orang saja atau sekitar 90 persen,” terangnya, Senin ( 5/7) kemarin. Dia menambahkan di gelombang I lalu jumlah calon mahasiswa mencapai 1.063 dan yang berhasil diterima hanya 710 orang saja. Dengan demikian jumlah calon mahasiswa yang diterima pada dua gelombang sekitar 1.200 orang. “Target PMB tahun 2010 sama dengan tahun sebelumnya yakni 2.000 orang. Dan untuk memenuhi target itu panitia hanya butuh sekitar 800 orang calon mahasiswa di gelombang III yang akan dibuka 2 Juli hingga 5 Agustus 2010 mendatang. Dan bagi mereka yang tidak diterima di gelombang I dan II masih bisa mengulang di gelombang III,” ujarnya. Di gelombang III nanti panitia menargetkan sekitar 1500 orang peserta untuk menjaring 800 orang yang berhak bergabung. Angka itu menurutnya bisa lebih, mengingat biasanya yang tidak diterima di Program Minat Dan Kemampuan (PMDK) akan mendaftar di UPS. Dia menyatakan, dipatoknya angka 2.000 sama seperti tahun sebelumnya dikarenakan keterbatasan ruangan. Tentunya bila menambah jumlah mahasiswa konsekuensinya harus menambah ruangan belajar. Terpisah Rektor UPS, Prof Dr H Tri Jaka Kartana MSi, menyatakan, untuk melengkapi sarana dan prasarana kegiatan perkuliahan kini sedang dibangun laboratorium terpadu yakni laboratorium kering dan basah. “Diperkirakan pembangunan akan selesai 6 bulan mendatang. Laboratorium dua lantai itu untuk semua fakultas, tak terkecuali fakultas hukum. Di sana nanti ada miniatur ruang sidang untuk praktik mahasiswa fakultas hukum,” terangnya. Selain itu juga akan dibangun pusat pelayanan bahasa dan komputer yang berfungsi untuk internal dan eksternal. Di sini instansi pemerintah maupun perusahaan bisa memanfaatkan pusat pelayanan bahasa dan komputer tersebut. (her)

ADVERTORIAL

DOK.ISTIMEWA

SERAHKAN TUPENG – Perwakilan karyawan Pringsewu Group area tegal menyerahkan tumpeng kepada Direktur BNI area Tegal.

Pringsewu Grup Kirim Tumpeng PRINGSEWU Restaurant Group yang telah berdiri lebih dari 20 tahun dan eksis dengan 16 cabangnya di berbagai daerah, sampai saat ini selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi lingkungan di tempat di mana perusahaan berada. Senin (5/7), Pringsewu Group area Tegal yang terdiri dari Restoran Taman Pringsewu Tegal, Mie Pasar Baru Rita Mall Tegal, dan Pondok Makan Kabayan Rita Mall Tegal menunjukan apresiasi di hari ulang tahun BNI ke-46, Senin (5/7), dengan mengirimkan tumpeng ucapan yang diterima langsung Drs Lindung Nababan, Direktur Utama BNI area Tegal. Bentuk perhatian pada momentum ulang tahun BNI ke-46 ini, merupakan, salah satu budaya Pringsewu Group yang diberikan tidak hanya bagi seluruh mitra kerja maupun pelanggan saja. Tetapi juga berlaku bagi seluruh stakeholder yang ada di lingkungan perusahaan di mana perusahaan berada. (adv)

KASUS dugaan Penetapan Angka Kredit (PAK) aspal milik 23 guru dan kepala sekolah (kasek) dipastikan selesai minggu ini. Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, sudah memerintahkan Inspektorat secepatnya melaporkan BAP dan rekomendasi sanksinya. Ikmal mengatakan, setelah melalui proses panjang, kasus dugaan PAK aspal dalam Juli ini akan terselesaikan. Pekan ini Inspektorat akan melaporkan hasil pemeriksaannya beserta rekomendasi sanksi yang akan ditetapkan. “Terkait sanksinya seperti apa, akan kita lihat dulu rekomendasi dari Inspektorat. Baru kemudian kebijakan sanksi dikeluarkan. Yang pasti, lantaran ini kasus besar, kita akan gelar jumpa pers. Sehingga semua akan tahu dengan jelas kebijakan pemkot seperti apa,” kata Wali Kota. Selain itu, apa yang diinginkan Dewan Pendidikan Kota (DPK) Tegal, bahwa pemkot harus melaporkan ke pusat juga dipenuhi. Secepatnya masalah didaerah akan dilaporkan, sehingga tidak berkelanjutan dikemudian hari. Ketika ditanya apakah kasus tersebut akan dilanjutkan ke kepolisian, Ikmal hanya menyampaikan kita lihat dulu rekomendasi dari Inspektoratnya. Apabila memang Inspektorat merekomendasikan demikian, maka tidak menutup ke-

mungkinan akan dilanjut ke ranah hukum kepolisian. “Terkait sanksinya, jika melihat surat dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 12880/A4.4/KP/2010, tertanggal 25 Februari 2010. Hal klarifikasi PAK jabatan fungsional guru. Di situ menyebutkan, mengingat ini menyangkut masalah kejujuran profesionalisme guru dan wibawa pemerintah, dalam hal ini Kemendiknas meminta untuk memberikan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” papar Ikmal lagi. Kecuali itu, tambah Walkot, membatalkan pangkat dan golongan kepada yang bersangkutan, apabila sudah ditetapkan kenaikan pangkat atau golongan setingkat lebih tinggi. Alasannya, karena diperoleh menggunakan PAK yang diperoleh dengan cara menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Sebelumnya, Rabu (23/6) lalu, diberitakan, Penetapan Angka Kredit (PAK) 23 guru dan kepala sekolah (kasek) di Kota Tegal ternyata memang tidak terdapat dalam daftar nominatif hasil penilaian Kemendiknas. Ini berdasar surat dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 12880/A4.4/KP/2010 tanggal 25 Februari 2010 tentang klarifikasi PAK jabatan fungsional guru. Dalam suerat itu disebutkan, setelah diteliti dan didasarkan data yang ada pada Kemendiknas, PAK milik 23 guru dan kasek tidak terdapat dalam daftar nominatif hasil penilaian Kemendiknas. Sehingga diindikasikan PAK tersebut diragukan keasliannya. (adi)

DOK./RATEG

MASIH KURANG – Sejumlah sekolah swasta di Kota Tegal masih kekurangan peserta didik baru.

Sekolah Swasta Butuh Perhatian DIKOTOMI dalam dunia pendidikan, ternyata masih dirasakan sejumlah sekolah swasta dari tingkat SD hingga SMA di Kota Tegal. Ini terlihat dari perlakukan berbeda pemerintah, ketimbang sekolah negeri. Praktisi Pendidikan dari UPS Tegal, Dr Yayat Hidayat Amir, mengatakan, mekanisme kebijakan pemerintah masih sangat terasa adanya dikotomi dalam dunia pendidikan. Dengan begitu apa yang selalu didengung-dengungkan pemkot saat ini hanyalah bualan saja. “Itu sangat terasa dalam hal pembangunan sekolah. Dalam mendirikan sekolah negeri pemerintah tidak memperhatikan rasio sekolah swasta, itu yang pertama. Kemudian sharing antara SDM pendidikan antara negeri dan swasta masih kurang maksimal,” katanya. Menurutnya, perbedaan perlakuan antara negeri dan swasta, sangat kentara sekali dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kemarin. Kebijakan menambah hari pen-

daftaran itu sangat berpengaruh terhadap sekolah-sekolah swasta. Selain itu, kebijakan memberi jatah kuota siswa atau rombongan belajar (rombel) pada sekolah negeri, terkesan tidak memperhatikan nasib sekolah swasta. Selanjutnya, penghentian dana bantuan yang relevan untuk sekolah swasta. Serta kurang berimbangnya kesempatan mendapatkan peningkatan SDM antara sekolah swasta dan negeri. “Kalau beberapa hal tadi sudah bisa di seimbangkan, tidak ada dikotomi dalam pendidikan baru bisa diucapkan dengan lantang. Kalau belum, sekali lagi saya katakan, tak ada dikotomi hanya omong kosong,” tandasnya. Ketua Konsorsium SMP Swasta, Drs Untung Supriyadi Lc, membenarkan, sampai dengan saat ini Pemkot masih menganaktirikan sekolah swasta. Itu dapat dilihat dari beberapa kasus yang terjadi dalam dunia pendidikan. Seperti dana Bantuan Opera-

sional Pendidikan (BOP) misalnya. Bantuan ini dicabut tahun 2009 lalu. Padahal, dana tersebut lumayan besar sekitar Rp 15 juta per tahun khusus untuk sekolah swasta. “Alasan pencabutannya lantaran ada Dana Pendidikan (Dapen) yang besarannya kurang lebih Rp 14 ribu per siswa per bulan. Yang jadi masalah Dapen itu yang mendapat semua tidak sekolah negeri atau swasta,” ujarnya. Parahnya lagi, lanjut Untung, Dapen masih dikurangi lagi menjadi Rp 10 ribu per anak per bulan. Dengan alasan dari provinsi ada bantuan sebesar Rp 50 ribu peranak perbulan. Sementara dana dari pengurangan itu digunakan untuk melaksanakan program SMA/ SMK gratis. “Dengan begitu apa yang selalu diomongkan Ppemkot, bahwa tidak ada dikotomi dalam dunia pendidikan cuma bualan. Karena pada kenyataannya sekolah swasta tidak diperhatikan sama sekali,” tegasnya. (adi)

Ketua DPC PKB Mundur DOK./RATEG

JANGAN DIKORBANKAN – Pengusutan kasus dugaan pemalsuan PAK diharapkan tidak merugikan kepentingan pendidikan.

Kasus PAK Harus Tuntas AGAR kasus dugaan Penggunaan Angka Kredit (PAK) yang dilakukan 23 guru, tidak berlarut-larut, Komisi I DPRD Kota Tegal mendesak Inspektorat, Dinas Pendidikan (Disdik) maupun instansi terkait di lingkungan Pemkot Tegal menyelesaikan kasusnya sampai tuntas. Sehingga pada tahun pelajaran baru, masalah ini tidak lagi mempengaruhi proses belajar mengajar (PMB). Sekretaris Komisi I, W Edi Susilo, Senin (5/7), mengatakan, kasus dugaan PAK palsu, yang dilakukan 23 guru sangat membuat citra dunia pendidikan Kota Tegal tercoreng. Karenanya, pihaknya mendesak Pemkot secepatnya menyelesaikan kasus ini. Sedangkan soal bentuk sanksi, Pemkot harus tetap memperhatikan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 tahun 1989, tentang kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi pemalsuan PAK, jelas merupakan pelanggaran. Karenanya, harus secepatnya diselesaikan sampai tuntas. Dijelaskan Edi, sebenarnya Pemkot terlalu sulit-sulit, sebab dalam PP Nomor 30 tahun 1980, secara tegas disebutkan sanksi pelanggaran, yang dapat dikenakan antara lain, penurunan pangkat 2 tingkat, dinonjobkan, dan kemudian mengembalikan uang gaji dan tunjangan yang diterima selama menjadi PNS dengan golongan IVB ke Pemkot Tegal. “Kami rasa aturannya jelas dan gamblang, sehingga proses bisa secepatnya diselesai-

kan secara tuntas,” kata Edi. Ketua Komisi I, Sutari, menegaskan, yang dilakukan Inspektorat atau instansi dilingkungan Pemkot yang menangani PAK palsu harus mengacu PP nomor 30 tahun 1980. Soal apakah ada sanksi lain, utamanya soal tindak pidana pemalsuan.Itu keweangan Pemkot, ataupun elemen masyarakat yang merasa dirugikan. “Kami minta secepatnya kasus ini diselesaikan secara tuntas, soal sanksi pidana kami serahkan sepenuhnya pada Pemkot,” tegas Sutari. (hun)

PASKA mundurnya Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kota Tegal, Tri Wibowo, 2 Mei 2010 lalu, kepengurusan DPC PKB Kota Tegal vakum. Apalagi, berdasar Surat Keputusan (SK) DPP PKB, kepengurusan DPC PKB telah berakhir sejak 28 April lalu. Selanjutnya, kebijakan partai untuk sementara diambil alih DPW PKB Jawa Tengah (Jateng). Mantan Bendahara DPC PKB Kota Tegal, Anshori Azizi, Minggu (4/7), mengatakan, melalui surat tertanggal 2 Mei 2010, Tri Wibowo, tanpa ada paksaan dari pihak manapun telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua. Surat pengunduran telah dikirim ke DPW PKB Jateng maupun DPP PKB dan disetujui. Sehingga dengan pengunduran ini, kepengurusan DP PKB, baik Dewan Syuro maupun Dewan Tanfidz vakum, sambil

menunggu penetapan carateker dari DPP. “Sesuai aturan partai, untuk mengisi kefakuman pengurus maka akan dibentuk carateker. Tapi karena carateker kebijakan DPP, sehingga sambil menunggu SK penetapan kebijakan partai diambil alih DPW. Kami berharap DPP bisa secepatnya mengeluarkan keputusan, agar tidak lama vakum,” kata Anshori. Menurut Anshori, untuk persiapan Plt Ketua DPC PKB, kader PKB telah menyiapkan sejumlah nama. Antara lain, mantan Sekretaris H Rohmani, mantan Bendahara Anshori Azizi, mantan Wakil Ketua Dadang Subagyo, dan Drs H Nasukha. Namun untuk kepastiannya, semua kader PKB Kota Tegal berharap DPP PKB secepatnya mengambil keputusan. Tujuannya, agar kevakuman kepengu-

rusan partai tidak terlalu lama, karena itu sangat riskan. “Kami tak akan mempermasalahkan siapa yang akan ditunjuk carakteker, ataupun Plt Ketua DPC PKB Kota Tegal. Harapan kami cuma satu, agar DPP secepatnya mengambil keputusan,” tuturnya. Sedangkan soal status tersangka yang kini disandang, Tri Wibowo, akibat kasus dugaan pemalsuan tanda tangan, dia mengaku prihatin. Anshori berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Karena persoalan ini ranah politik, sehingga sebaiknya jangan diselesaikan secara hukum. “Kami minta semua pihak untuk legowo menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Karena bagaimanapun Tri Wibowo merupakan mantan ketua DPC, sehingga kami sangat prihatin,” pungkasnya. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 6 JULI 2010

RADAR TEGAL

Jalur Alternatif Pun Ikut Macet KRAMAT Warga Dilibatkan dalam PSN MUSIM penghujan yang masih terjadi saat ini harus membuat masyarakat waspada dengan kebersihan lingkungan. Sebab jangan sampai genangan air akibat sisa hujan dijadikan sarang penyakit yang bisa mengena pada keluarga kita. “Agar terhindar dari penyakit yang muncul akibat genangan air hujan, seperti penyakit Demam Berdarah (DB), kami terus menerus menggembar-gemborkan kepada masyarakat untuk bisa lebih menggiatkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Hal ini ditingkatkan guna menekan penyebaran nyamuk aedes aegypti,” kata Kepala Desa Mejasem Barat Kramat Agung Santiaji SSos. Seperti ditingkat RT dan RW hingga sejumlah sekolah yang ada, pihakna terus bersosialisasi agar bisa mewujudkan suasana yang bersih lingkungan. Sehingga penyebaran nyamuk yang bisa menyebabkan kematian tersebut bisa ditekan sekecil-kecilnya. “Selain memberikan sosialisasi, kami juga bahkan memasang baliho maupun sejumlah peringatan di sejumlah titik jalan yang intinya menggiatkan PSN itu. Tidak hanya itu, masyarakat yang aktif di sejumlah kegiatan desa, juga banyak yang dijadikan sebagai tim PSN. Yakni tugas mereka mengecek sejumlah sumur, maupun bak kolam mandi untuk bisa memeriksa kebersihan rumah warga perumahan, termasuk memberikan obat pemberantasan nyamuk,” beber Agung. Kades menambahkan, sasaran penyuluhan dan pemasangan baliho itu cukup efektif. Karenanya pihaknya meminta sekolah-sekolah menggalakkan kegiatan PSN. Dengan demikian, anak-anak mulai terbiasa menjaga lingkungan sekitar selalu bersih dan bebas dari penyebaran nyamuk demam berdarah. Jika itu tertanam, maka akan terbawa ke rumah dan mengajak seluruh anggota keluarga untuk bersama-sama melakukan pemberantasan sarang nyamuk sedini mungkin. “Gerakan PSN memang sangat efektif dalam memberantas penyebaran nyamuk sekaligus sarang-sarangnya. Terlebih PSN juga bisa dilakukan masyarakat terutama di lingkungan sendiri,” katanya. (gus)

TALANG PKL Tiban Mendapat Berkah PULUHAN Pedagang Kaki Lima (PKL) memadati areal sekitar Khaul saat berlangsungnya acara itu. Beraneka bentuk jajanan, pernakpernik Islami, juga makanan dan busana, dijajakan di lokasi Pedukuhan Giren tempat berlangsungnya acara. Tempat dagang mereka ramai dikunjungi dan dibeli oleh ribuan hadirin yang sengaja menghadiri acara khaul itu. “Lumayan, dagangn kami laku terbeli oleh pengunjung, mungkin ini rezeki dari Allah SWT dan juga salah satu berkah peringatan khaul orang alim,” kata Zaenab, salah satu pedagang jajanan di lokasi itu, kepada Radar Sabtu (3/7). Menurut Zaenab, para pedagang sehari sebelum acara khaul sudah mendatangkan peralatan dagangnya untuk ditempatkan pada lokasi yang mereka kehendakai. Para PKL juga sudah sepakat untuk berdagang secara baik dan bersedia menjaga tempat dagangannya agar tetap bersih. “Kami bisa mendapatkan tempat dan diperkenankan berdagang saja sudah bersyukur,” ucapnya. Sementara pedagang busana dan pernik Islam, Udin menjelaskan, tradisi PKL berdagang pada acara khaul pada sejumlah haulnya orang alim, sudah menjadi tradisi. Khaul Almarhum KH Said Bin KH Armia, merupakan salah satu acara yang cukup dinanti PKL. Pasalnya selain ramai dikunjungi hadirin, mereka bisa mengikuti dan mendengarkan ceramah dari orang-orang besar alim dari berbagai daerah. “Intinya selain berdagang mencari rezeki, kami juga bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk bekal hidup di dunia maupun akhirat,” ujar Udin. (k1)

Kendaraan Parkir Sembarangan KRAMAT - Kemacetan yang tengah terjadi di jalur Pantura sepanjang Kramat hingga Suradadi Kabupaten Tegal terus terjadi. Adanya perbaikan jalan, membuat banyak pengendara motor, mobil, maupun kendaraan umum baik elf maupun bus yang melintas di jalur tengah maupun alternatif. Namun harapan pengendara yang melalui jalur tersebut juga menemui kendala. Pasalnya seperti di jalan raya Kemantran Kramat, tiap hari banyak truk gandeng muatan material yang parkir sembarangan. Kemacetan pun kerap kali terjadi. “Truk-truk gandengan yang tengah bongkar muat barang material memang hampir tiap hari parkir sembarangan mas. Dan itu jelas mengganggu aktifitas jalan raya. Terlebih kini banyak pengguna jalan yang kini melintas di jalur Kemantran lantaran di Pantura tengah ada perbaikan jalan yang mengakibatkan kemacetan,” kata Jono (34) salah satu sopir angkutan. Menurutnya, kendati mengganggu pejalan lainnya, namun hingga kini belum ada tindakan. Padahal melihat truknya termasuk gandengannya saja sudah besar. Sementara jalan Kemantran merupakan jalan kecil. Namun hampir tiap hari, truk tersebut ndongkrok di jalan ini. Hal sama juga dikatakan oleh Karyo (50), tukang becak yang

ini bisa habis. Ini harus diantisipasi,” ujar anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Rustoyo dari FPDI Perjuangan kepada Radar Senin (6/7) kemarin. Dikatakan Rustoyo, untuk itu Pemkab Tegal melalui dinas terkait harus pandai menggandeng investor. Antara lain dengan cara menunjukkan sektor obyek wisata unggulan yang ada di daerahnya. “Tawarkan kepada investor, jika perlu mereka dirayu agar bersedia menginvestasikan modalnya di Kabupaten Tegal,” ucapnya. Selain itu manakala mereka tertarik dan akan menginvestasikan modalnya, beri mereka kemudahan untuk proses perijinannya. Jika itu dilaksanakan dan dijamin kenyamanan inves-

DUKUHWARU – Saat ini banyak sarana sejumlah jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kecamatan Dukuhwaru yang rusak. Masyarakat sendiri mempertanyakan anggaran yang dipergunakan untuk itu kepada kecamatan. Camat Dukuhwaru hanya mampu menampung sebagai aspirasi, karena pihaknya mengetahui anggaran yang di Pemkab Tegal terbatas dan banyak SKPD lain yang membutuhkan. “Kami meminta perbaikan sudah berkali-kali kepada Pemkab

tasinya, pihaknya yakin investor akan mengejar. Itu keuntungan bagi Pemkab Tegal dan masyarakat. Sementara sisi lain yang bisa mendongkrak pariwisata daerah, diharapkan pemkab mampu memberikan arahan kepada masyarakatnya, agar mampu memberdayakan petani agar mampu megelola hasil pertaniannya menjadi produk souvenir. “Seperti petani buah-buahan misalnya, jangan hanya menjual hasil buahnya saja, melainkan buah yang sudah diproduksi menjadi makanan ringan seperti selai pisang, manisan buah dan lainnya. Itu juga menjadi daya tarik wisatawan dan bisa mendongkrak PAD,” tukasnya. (k1)

Jelang Ramadan Siskamling Siap Digalakkan Kembali PAGERBARANG – Menghadapi datangnya Ramadan tahun 2010, seluruh desa di wilayah Kecamatan Pagerbarang disosialisasikan untuk melaksanakan Siskamling. Selain untuk keamanan lingkungan, petugas Siskamling, juga turut membantu membangunkan masyarakat untuk melakukan sahur puasa. “Kecamtan Pagerbarang memiliki 13 desa, jelang Ramadan ini kami siap melakukan sosialisasi Siskamling di seluruh desa, demi keamanan lingkungan wilayah,” kata Kasi Trantib Kecamatan Pagerbarang Samsudin SE ke-

pada Radar. Dikatakan Samsudin, Selama ini Siskamling masih berjalan di sejumlah desa. Kegiatan itu pun terbatas pada titik rawan tertentu di sebuah desa. Untuk itu pada kesempatan Ramadan ini, pihaknya siap memberdayakan lagi kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan itu. “Dari pendekatan awal pada sejumlah desa mereka siap merespon dan mendukung kami,” ucapnya. Sementara, menyinggu kondisi keamanan di wilayahnya saat ini, menurut Samsudin masih dikategorikan kondusif. Namun pihaknya

mangkal di dekat terminal. Dia mengaku terpaksa berpindah lokasi untuk mencari penumpang lantaran di sekitar lokasi tersebut sering terjadi kemacetan. Sehingga membuat dirinya berpindah mencari tempat mangkal lainnya.

Sarana Jalan dan PJU Butuh Perbaikan

Pariwisata Harus Gandeng Investor SLAWI – Salah satu kiat untuk memajukan pariwisata daerah dengan jalan menggandeng investor. Untuk bisa ada harmonisasi antara pemkab bersangkutan dengan investor, dengan cara mempermudah investor membuat perijinan di daerah bersangkutan. Di Kabupaten Tegal saat ini, sektor pariwisata mampu memberi masukan kepada APBD sebesar Rp 8,5 miliar. Jumlah itu bisa meningkat jika semakin banyak investor yang menginvestasikan modalnya pada sektor pariwisata. “Jika tidak menggandeng investor, kemajuan pariwisata Kabupaten Tegal akan lamban, bahkan kalah bersaing dengan pariwisata daerah lain. Imbasnya in come daerah dari sektor

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

MACET - Sejumlah kendaraan nampak antri gara-gara ada truk gandeng yang tiap hari parkir sembarangan di jalan raya Kemantran Kramat yang kini tengah dijadikan jalan alternatif bagi masyarakat yang tengah menghindari jalur Pantura.

mengakui jika ada sejumlah titik yang rawan terjadinya tindak kejahatan seperti wilayah sekitar perempatan Desa Kertaharja-Desa Kedungsugih. Untuk itulah sejumlah titik rawan dimaksud selalu menjadi perhatian keamanan oleh pihaknya. “Hampir setiap hari baik dari personal trantib, anggota kepolisian Sektor Pagerbarang maupun anggota Linmas desa dan kecamatan, terus melakukan pemantauan keamanan pada sejumlah titik rawan. Ini diharapkan sedikit memberi kenyamanan kepada warga,” pungkas Samsudin. (k1)

Tegal. Namun belum ada realisasi dan kami menyadari akan keterbatasan anggaran yang ada di Pemkab Tegal,” kata Camat Dukuhwaru Afiffudin SPd, kepada Radar. Dikatakan, jika melihat realita, cukup banyak jalan desa diwilayahnya sudah mengalami kerusakan dan butuh perbaikan. Pihaknya juga membenarkan banyak kades dan masyarakat yang mengusulkan kepada pihaknya untuk mengusulkan kepada Pemkab Tegal supaya mendapat perbaikan. “Kami saat ini hanya menampung sambil menunggu saat yang tempat, menghingat keterbatasan yang ada di pemkab saat ini,” ucap Affifudin. Masih menurut Afiffudin, jika persoalan itu diusung ke Pemkab Tegal, namun belum bisa terealisasi untuk apa dipaksakan. Dirinya bahkan sering mengusulkan tidak hanya perbaikan jalan maupun PJU, hanya saja semua realisasi tergantung dari kemampuan anggaran Pemkab Tegal. Pihaknya justru lebih mengupayakan bagaimana meningkatkan kinerja PNS di Kecamatan Dukuhwaru agar kinerja lebih optimal. “Kami justru memberdayakan bagaimana berbuat positif disisi lain bagi Pemkab, seperti menarik kewajiban pembayaran PBB pada masyarakat itu solusi kami. Dari pada memikirkan perbaikan sarana infrastruktur tetapi tidak ada anggaran,” pungkasnya. (k1)

Sementara Camat Kramat Drs Berlian Aji juga menambahkan bahwa aduan tersebut memang sudah sering diterima. “Kami berharap petugas yang berwenang bisa menertibkan sejumlah kendaraan yang bisa mengakibatkan gangguan di

jalan raya. Terlebih saat ini, jalan tengah maupun alternatif di Kramat sedang dijadikan masyarakat untuk melintas ke arah tujuan guna menghindari kemacetan,” bebernya. Ditambahkan, bahwa keberadaan truk gandeng yang tiap

hari parkir sembarangan itu memang jelas mengganggu. Makanya diharapkan ada penertiban kepada sopir yang dengan seenaknya memarkir kendaraanya, tanpa menghiraukan keadaan jalan yang tengah ramai. (gus)

Satpol PP Akan Tindak Rekanan SLAWI - Satuan Polisi Pamong Praja berjanji akan tindak tegas rekanan pembangunan ruko di atas lahan lapangan Ekoproyo milik aset Desa Pesayangan, Kecamatan Talang yang belum kantongi IMB. Dan dalam waktu dekat ini, bersama dengan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) akan melakukan sidak ke sana. Hal ini dikatakan Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP Pemkab Tegal Pekik Yulianto SIP Senin (5/7) kemarin. Menurut Pekik, seharusnya rekanan tidak melakukan pembangunan ruko terlebih dahulu sebelum mengantongi IMB. Tapi ini kebalikannya, rekanan mementingkan membangun ruko sedangkan perijinan IMB seakan dikesampingkan. Untuk itu, dalam waktu dekat ini Satpol PP bersama dinas terkait akan melakukan sidak ke lokasi. Dan kalau memang benar belum mengantongi IMB, Satpol PP akan tegas mengeluarkan surat teguran. “Ini yang salah jelas rekanan, harusnya mengantongi IMB dulu baru membangun. Kalau benar setelah disidak belum ber-IMB, kami akan ambil tindakan tegas. Karena rekanan tersebut jelas telah mengabaikan Perda yang ada. Kalau alasan patokan harga buat surat ijin IMB bervariasi, seharusnya jangan membangun dulu kalau belum miliki IMB,” katanya. Ditanya soal pembongkaran, Pekik mengaku ke arah sana bisa saja dilakukan. Namun Satpol PP akan mencoba mela-

kukan pendekatan dan melayangkan surat teguran terlebih dahulu pada rekanannya. Kalau sampai surat teguran yang dilayangkan Satpol PP tidak ada tanggapan, baru akan melakukan langkah tegas. Apalagi bangunan ruko sudah hampir 80 persen. “Belum sampai ke arah pembongkaran. Kami akan sidak dan melayangkan surat teguran terlebih dahulu. Mudah-mudahan saja rekanan tersebut segera mengurus IMB. Karena kalau tidak, terpaksa kami akan mengambil tindakan tegas,” janjinya. Sementara itu, Sekretaris BPPT, Edi Suswoyo saat ditanya soal ijin IMB bagi pembangunan ruko di atas lahan lapangan Ekoproyo milik aset

Desa Pesayangan mengaku mengerti. Dan benar, pernah sekretaris desa setempat mendatangi dirinya untuk mengurus IMB. Karena bukan bidangnya, sekdes diarahkan langsung ke bagian yang menangani. “Pernah datang Sekdes ke saya, minta diuruskan IMB tapi tak sarankan langsung ke bagian yang menangani. Saya tidak tahu, apakah sudah kesana atau belum. Coba tanya langsung saja kesana, apakah sudah mengurus IMB apa belum,” katanya. Dan ketika wartawan mencoba mencari data ke bagian perijinan, diperoleh keterangan dari staf setempat bahwa hingga kini belum ada ajuan pembangunan ruko dari rekanan maupun orang lain. (guh)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

ILEGAL - Puluhan bangunan ruko ternyata hingga kini belum mengantongi IMB.


SAMBUNGAN

SELASA 6 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

Medan Dewobelitung Berhasil Ditaklukkan PEMALANG - Polres Pemalang mengirim puluhan biker motor trail ke Pekalongan mengikuti kegiatan ’Dewobelitung Trail Adventure 2010’ dalam rangka HUT Bhayangkara ke64 tingkat Polres Pekalongan. Rombongan ini dipimpin oleh Wakapolres Pemalang Kompol Wiyoto SPd. Rombongan Polres Pemalang berangkat pagi sekali sekitar pukul 06.00 WIB bersama dengan tim trail adventure PWI Pokja Pemalang. Kegiatan itu sendiri mengambil posisi start dan finish di Alun-Alun Kajen. Acara diikuti oleh lebih dari 300 peserta dengan jarak tempuh sepanjang 6 kilometer. 4 kilometer adalah jalan sungai dan sebagian rute lainnya berupa hutan. Peserta mulai masuk jalur rute di Kecamatan Kuasen dan langsung dihadang sungai besar dengan lebar 30 meter dan ketinggian air sekitar 35 centimeter. Banyak peserta yang kendaraannya harus mogok usai melintas sungai tersebut. Lepas dari sungai besar, pengendara trail ini harus masuk ke sungai kecil berpasir batu dan licin. Jaraknya tidak tanggung-tanggung, 4 kilometer. ’’Ini (trabas) adalah kali pertamaka sejak saya menjabat wakapolres Pemalang, dan mengasyikkan,” kata Wiyoto di sela-sela menaklukkan medan ganas tersebut. Dalam trabas kali ini, panitia memberlakukan peraturan yang ketat. Peserta harus menyelesaikan rute dari SS (pos) 1 sampai SS 3. SS 1 berada di

dari halaman 9 Memasuki babak kedua, permainan semakin memanas. Tekel-tekel keras yang disuguhkan pemain Jati Indah, membuat wasit Sobirin menghadiahi kartu merah pada Taufik Kisrun menit ke-35. Yakni, setelah melanggar pemain bertahan gama, dengan aksi dorong setelah bola yang dibawanya luput dari kakinya. Dikartumerahkannya pemain Jati Indah, membuat memotivasi Gama tinggi untuk menyarangkan bola ke gawang lawan. Akan tetapi, 3 menit berselang, salah satu pemain Gama justru mendapatkan aksi tidak sportif Jati Indah. Adalah Dedy yang tengah mengontrol bola, disodok Samson (5) dari belakang cukup keras dikotak pinalti. Tak urung, wasit Sobirin mengeluarkan kartu merah lagi untuk pemain Jati Indah tersebut, ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TAKLUKKAN MEDAN – Tiga peserta dari Pemalang dari U’Trac, Polres, dan P’Trac saat menaklukkan rute Dewobelitung.

lokasi start, SS 2 di OW Linggoasri, sekaligus tempat istirahat makan siang, dan SS 3 di lokasi finish. Pserta yang tidak menyelesaikan rute tidak bisa mengikuti undian hadiah utama sebuah sepeda motor trail merek Kawasaki KLX. Pemalang sen-

diri selain tim dari Polres dan PWI Pokja ikut serta dalam kegiatan tersebut komunitas trail masyarakat, seperti P’trac, S’tapak Bodeh, S’Tapak Pemalang, Utrac, Pemkab Pemalang, dan komunitas lain dari Bantarbolang, Randudongkal, Moga, dan Kecamatan Taman.

Salah satu peserta mengalami cedera pada kakinya dalam kegiatan tersebut karena roboh. Musibah ini menimpa Drs Sri Harjanto MM, kepala DPPKAD Provinsi Jateng. Dia dan motornya terpaksa dievakuasi keluar jalur karena cidera tersebut. (ali)

penuh canda tawa dan kekeluargaan. Tujuannya adalah agar rutinitas yang dijalankan selama ini oleh para pahlwan tanpa tanda jasa tersebut tidak menjenuhkan. Sebab, semua upaya di atas merupakan langkah menaikkan gengsi dan prestasi guru dan anak didiknya di lingkungan sekolah. ’’Sebulan sekali kami jalan santai bahkan bakti sosial ke SD/MI serta masyarakat cara

demi peningkatan taraf pendidikan agar seimbang. Karena sosok guru, di samping sebagai pahlwan tanpa tanda jasa, juga dituntut sehat jasamani dan rohani atau mensana incorporesano,” jelas Suyanto seraya menambahkan, jika hal itu ada dalam diri sang guru, maka prestasi anak didik bukan persoalan sulit. Buktinya, SD/MI se-Kecamatan Warungpring dalam pelaksanaan UAS lalu lulus 100

persen se-Kabupaten Pemalang, dengan nilai rata-rata 6,73. Peringkat terbaik diperoleh SD Cibuyur 1, sementara prestasi yang membanggakan disabet Sumrah siswa MI Salafiyah Datar dengan nilai 28,05. Di samping itu, dalam pembinaan terhadap guru TK juga cukup membanggakan, karena berhasil menjadi juara umum dalam lomba cipta lagu dan kolase tingkat kabupaten belum lama ini. (sri)

SMK Muhammadiyah Ulujami Lakukan Studi... dari halaman 9 ’’Anak-anak melihat sendiri bagaimana SMK Muhammadiyah 2 Borobudur membuat sejarah dalam dunia pendidikan di Indonesia,” ujar dia. Menurut Suhardi, menirukan ucapan Suryadi selaku pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudor, keterbatasan sekolah tidaklah menjadi alasan utama dalam mengembangkan dan memajukan sekolah. Buktinya, sekolah itu dalam beberapa bulan mendatang hasil prototipe mobilnya akan

dari halaman 9 ’’Momen ini juga sebagai sarana pengenalan produk terbaru Yamaha Xeon 125 cc dan sebagai promo untuk mendapatkan motor dengan mudah di Anugrah Motor Grup,” paparnya. Pada malam harinya warga

dihibur dengan nonton bareng GP (Grand Prix) dengan menggunakan layar lebar serta hiburan live music. Untuk menyemarakan acara nonton bareng GP, Anugrah juga menyediakan bermacam doorprize bagi yang menebak pertanyaan tentang produk Yamaha. ’’Kami warga RT 02 Rw 15

Dukuh Kebonsari berterima kasih kepada Anugrah yang peduli terhadap penunjang kamtibmas, dan untuk penyerahan TV akan kami gunakan bersama warga dengan sebaikbaiknya,” kata Isro, ketua RT 02 RW 15 Dukuh Kebonsari, Kelurahan Petarukan. (mohamad hasanudin)

Kandaskan Gama, Jati Indah...

Pecahkan Kebuntuan dengan Komunikasi dari halaman 9 ’’Maka untuk memecahkan kebuntuan tersebut salah satu jalan yang kominkasi yang seimbang untuk memecahkan kendala di lapangan,” lanjut dia. Dalam setiap temu bulanan dengan para kepala sekolah dan guru, dia tak segansegan memberikan door prize agar nuansa pertemuan tidak kaku. Namun, mengalir

Anugrah Motor Sumbang TV 21...

diproduksi secara masal oleh pemerintah. Yakni, untuk tahap awal sebanyak 600 unit. Selain prototipe mobil yang akan diadopsi pemerintah, dua mobil nasional hasil karya anakanak otomotif SMK Muhammadiyah 2 Borobudor, semangatnya bisa ditularkan kepada anak didiknya. ’’SMK BISA, idenya dari SMK Muhammadiyah 2 Borobudor. Kalau mereka bisa, sejatinya kami juga bisa,” ucapnya. Pemilihan lokasi komparasi sekolah, lanjut Suhardi, dilakukan setelah sebelumnya

pihak sekolah mengajukan beberapa sekolah kejuruan maju yang akan dijadikan rujukan studi banding. Yakni, sekolah yang penjurusannya sama dengan yang ada di SMK Muhammadiyah Ulujami. Setelah melalui musyawarah, pihaknya menyepakati untuk studi banding pada sekolah di lingkungan Muhammadiyah yang telah maju pesat di Magelang tersebut. Studi banding selain melakukan pengamatan fisik hasilhasil siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Borobudor di bidang otomotif, siswa-sis-

winya juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung. Dengan harapan, siswa mengetahui bagaimana proses pembelajaran dan praktiknya dalam berinovasi mengembangkan otomotif. Dalam kegiatan yang dikemas dalam ’Gebyar Muktamar Satu Abad Muhammadiyah ke-46’, pihaknya juga mengadakan refresing bagi anak-anak didiknya di Candi Borobudur, sebelum akhirnya mengikuti serangkaian acara di arena muktamar yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta. (cw2)

setelah sebelumnya menerima kartu kuning. Dengan mantap, sepakan keras pinalti Dedy bersarang dipojok kanan atas Jati Indah, membuat kedudukan untuk sementara 1-0 untuk Gama. Dikartumerahkannya dua pemain dan ketertinggalan satu gol, memicu semangat lebih. Terlihat meningkatkan tempo permainan dan serangan Jati Indah, dengan menempatkan satu stiker-nya di depan, Ipan (51). ’’Gooooll….!’’ pekik supporter seketika. Berawal dari sepak pojok, Jati Indah akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Tendangannya yang melengkung pisang tidak bisa dijangkau kiper Gama. Skor ini tidak berubah hingga peluit wasit dibunyikan. Sehingga wasit memutuskan untuk adu pinalti, dengan hasil akhir 4-2 untuk Jati Indah. Juara Turnamen Ansor Cup III ter-

sebut. PS Jati Indah memperoleh piala bergilir, piala tetap, dan uang pembinaan sebesar Rp 4 juta. Ketua Panitia Turnamen Ansor Cup III Suwono kepada Radar mengungkapkan, suksesnya turnamen yang disel e n g g a r a k a n p i h a k n y a merupakan kerja keras semua pihak. Dari panitia, pihak keamanan hingga Pencab PSSI. Pihaknya merencanakan pelaksanaan turnamen akan diagendakan 2 tahun sekali. Yakni, untuk mencari bibitbibit baru pesepakbola handal Pemalang, sekaligus dalam upaya meningkatkan kesehatan generasi muda di Kabupaten Pemalang. ’’Kami akan mengagendakan turnamen digelar 2 tahun sekali, untuk pembinaan generasi muda dan mencari bibit-bibit baru pesepakbola Pemalang,” tutur dia. (*)

Sunatan Massal Warnai... dari halaman 9 Camat Petarukan Sunaryo SIP. ’’Saya memberikan apresiasi yang mendalam pada Majelis Taklim Mutia Az-Zahra yang telah meringankan beban warga kami, dengan cara mengadakan sunatan gratis ini,’’ tandasnya saat memberikan sambutan. Anak-anak yang dikhitan itu tidak hanya mendapatkan biaya gratis namun juga mendapatkan bingkisan. Panitia Kegiatan Sunatan

Massal Kristiyana Mayasari mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan Pengajian Mutia AzZahra setiap tahun. ’’Acara semacam ini insya Allah sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun, dan Alhmadulillah selalu mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat,” kata dia. Kegiatan juga sebagai rangkaian dari acara milad majelis taklim yang memasuki usia ke4. Lewat acara semacam ini setidaknya jemaah ikut sedikit berpartisipasi dan meringankan

beban masyarakat. Kepada semua pihak yang telah ikut membantu baik moril maupun materiil, panitia mengucapkan terima kasih. Dalam kegiatan tersebut setiap anak yang dikhitan masing-masing mendapat bantuan seperangkat alat salat, uang transportasi, dan bingkisan dari sponsor. Acara itu melibatkan 5 tenaga paramedis dan 2 tenaga medis, serta berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses. (ali basarah)

Produktivitas Pertanian Rp 15 M dari halaman 9 ’’Agar LMDH lebih meningkat pengembangannya, maka perlunya ada pengelolaan secara profesional dan perluny keterlibatan semua pihak yang terkait,” katanya. Men u r u t n y a , p e m b i n a a n LMDH yang dilakukan oleh Perhutani sudah berjalan sejak tahun 2006, dan hasil produktivitas pertaninnya telah mencapai kurang lebih sebesar Rp 15 miliar. Yaitu, dengan berbagai macam jenis hasil tanaman di bawah pohon, seperti padi gogo, ketela, jangung dan jenis tanaman lainya. ’’Dengan melihat besarnya hasil produktivitas lembaga itu, kami sangat menyayangkan jika keberadaannya kurang mendapat perhatian,’’ ujarnya. Oleh karenanya, pihaknya bersama anggota Komisi C mengajak semua pihak yang terkait dalam hal ini Perhutani,

Dinas Pertanian, dan KLH untuk bersama-sama duduk bersama guna membahas persoalan tersebut. ’’Keberadaan LMDH sendiri bukan milik Perhutani saja, tetapi milik masyarakat yang tentunya semua pihak untuk ikut terlibat dalam pengembangannya sehingga pendapatan masyarakat hutan akan terus meningkat,” tandasnya. Dia menjelaskan, dalam perkembangannya LMDH di Kabupaten Pemalang yang dikelola oleh KPH Perhutani

Pemalang maupun Pekalongan Timur dan Barat sebanyak 75 LMDH. Adapun yang perkembangannya cukup baik ada sekitar 31 LMDH. Sedang sisanya, belum mendapatkan pembinaan dengan baik, sehingga mengalami kesulitan untuk bisa berkembang. ’’Banyak sisi kemajuan yang didapat dari adanya LMDH seperti meningkatnya pendapatan masyarakat, dan juga mampu menurunkan tingkat pengangguran,” terangnya. (mg1)

LOWONGAN KERJA IAN COMP Bth Karywn/ti Utk Supervisor. Gaji 1Jt, Transport,Komisi. Bawa lmrn ke Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 914 Wib 3.7

SOKA 31 SOLUTION Jl. Mandala Raya Gg.Soka No 31 Pemalang Tlp. (0284)5803000 Melayani Flexi, Speedy, Yes TV, TelkomFlesh, Grosir Perdana, Voucher, HP, Modem dari TelkomFlexi (iklan hal sambungan pml ganti yang lama)

Normal-normal Saja Sampai Melahirkan Sebelum hamil anak pertamanya, pertengahan 2009 yang lalu, Nyonya Dina Wahyuni sering sekali mengalami sakit. Tentu saja ibu satu orang anak ini memeriksakan dirinya ke dokter. Ternyata tekanan darahnya rendah, 110/60. Dan oleh dokter, ia diberi obat untuk penambah tekanan darah. Tak lama setelah itu, ia mengalami kehamilan. Takut kondisi fisiknya menjadi lebih lemah lagi, maka atas anjuran suaminya, wanita 26 tahun ini mengonsumsi New Mandala 525 secara rutin dua kali sehari. Ternyata ada hasilnya. Badannya mulai lebih fit. Dan ketika ia memeriksakan diri lagi ke dokter, tekanan darah

lulusan STBA Prayoga, Padang, Sumatera Barat, ini sudah 110/80. Tentu saja ia melanjutkan konsumsi kedelai bubuk instan produksi Garut tersebut. Ternyata hasil yang ia dapatkan tak hanya itu. Selain tekanan darahnya yang kembali normal tersebut, penduduk Perumahan Pondok Candra, Kelurahan Waru, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini tidak mengalami gejalagejala hamil yang sering dialami wanita-wanita hamil lainnya, seperti muntah-muntah, mual-mual, dan sebagainya. “Sampai melahirkan kondisi fisik saya normal-normal saja,” ucapnya.Untuk

selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga, lebih-lebih pada wanita hamil. Bila tidak, hal itu bisa memberikan dampak yang negatif bagi fisik seseorang sehingga ia mudah terserang aneka penyakit. Pemicunya tentu saja metabolisme tubuh yang tidak lagi berjalan dengan normal. Untuk itu, mengonsumsi makanan dan minuman kesehatan adalah suatu solusi yang direkomendasikan para ahli kesehatan. Misalnya, dengan kedelai bubuk, yang kandungan gizinya amat bermanfaat. Dan salah satu kandungan gizi kedelai yang nyata manfaatnya adalah isoflavon. Fungsi isoflavon itu antara lain adalah

untuk melancarkan kembali metabolisme yang terganggu sehingga penyerapan zat-zat gizi ke dalam tubuh diseim-

bangkannya kembali dengan sistem pengeluaran dari tubuh. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten kedelai diyakini mampu menetralisasinya. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun tubuh yang rendah. Berkaitan dengan ini, isoflavon dapat berperan dalam meningkatkan sistem imun tersebut. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola berpikir dan menghindari hal-hal yang dapat merusak kesehatan. Kedelai bubuk merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E,

mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, dan lain-lain.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 6 JULI 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

Panwas Pemilukada Segera Action PEMALANG - Panwas Pemilukada Kabupaten Pemalang akhirnya diterima menghadap Bupati Pemalang, HM Machroes SH, Senin(5/7). Dalam kesempatan tersebut dibicarakan banyak hal, termasuk kegiatan Panwas yang harus segera action untuk menertibkan poster-poster calon bupati yang tidak sesuai dengan peraturan. Bupati dalam keterangan pers yang disampaikan Kabag Humas Didik Suryadi SIP mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung tugas Panwas Pemilukada. “Pak bupati sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung kerja Panwas Pemilukada,” kata Didik.

Untuk sekretariat Panwas, lanjut Kabag Humas, akan menempati sekretariat Panwas Pemilu 2009 yaitu di belakang Gedung DPRD. Sedangkan tenaga kesekretariatan pun sudah disiapkan. Begitu juga anggaran sebesar ratusan juta rupiah sudah ditetapkan dalam APBD 2010. “Dalam audien dengan Panwas Pemilukada, bupati berpesan agar mereka segera action untuk menertibkan poster-poster calon bupati karena sudah menjadi tugas Panwas. Selain itu, dengan berpedoman pada situasi di daerah lain, dimana terjadi rivalitas antara KPU dan Panwas, di Pemalang hal itu diharapkan tidak terjadi. Terpisah anggota Panwaslu, Agus Khumaedi, Heri Setyawan

dan Sriyono membenarkan kalau mereka sudah beradien dengan bupati dan membicarakan banyak hal. “Bupati merasa risih dengan banyaknya posterposter calon bupati dan kami diminta untuk menertibkan sesuai dengan ketentuan Perbup no 28 tahun 2010,” kata Agus. Dalam ketentuan peraturan pada pasal 3 ayat 2, alat peraga tidak boleh dipasang di tempattempat ibadah, lembaga pendidikan, kantor pemerintahan, jalan-jalan kota strategis seperti Jalan Mochtar, Jendral Sudirman sampai Beji, Jalan Kyai Makmur, Alun-alun dan fasilitas umum yang lain seperti tiang listrik dan telepon. Panwas sendiri setelah diterima bupati langsung bekerja dengan menata organisasi terlebih dahulu.(ali)

AGUS PRATIKNO /RADAR PEMALANG

DIKAWAL- Sekretaris Daerah, H Sumadi Sugondo SE MM MSi dikawal pendukungnya saat mendaftar di Partai Golkar sebagai bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang.

Sekda Incar Kursi G1 Beberapa Partai Besar Dibelakangnya PEMALANG – Beredarnya isu Sekretaris Daerah, H Sumadi Sugondo SE MM MSi bakal maju dalam bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang terjawab sudah. Sekda mengaku siap maju pada Pemilukada setelah mendapat dukungan dari masyarakat. Awalnya rumor Sekda mau ikut meramaikan bursa G1 pada Pemilukada hanyalah sebatas isu belaka. Namun setelah banyaknya dukungan yang mendorong dirinya maju, membuat dirinya berani terang-terangan

membuka diri. Bahkan telah menyatakan siap untuk maju sebagai balon bupati. Dan niatannya untuk maju sebagai balon bupati, sekarang justru semakin mantap dan terus bersemangat setelah banyaknya dukungan yang terus mengalir, baik dari masyarakat maupun partai politik yang siap untuk memenangkannya di Pemilukada 2010 nanti. Balon bupati H Sumadi Sugondo SE MM MSi mengatakan, niatan untuk maju kembali dalam bursa Pemilukada setelah pihaknya melihat banyaknya dukungan masyarakat dan partai politik yang terus mengalir. Sehingga membuat dirinya bangkit dan bersemangat untuk maju menjadi balon

bupati atau G 1. “Banyaknya dukungan masyarakat dan partai-partai politik yang membuat saya siap maju,” katanya pada Radar, Senin (6/7). Disisi lain, niatannya untuk maju dalam Pemilukada, lanjut dia, karena pihaknya tidak ingin mengecewakan hati masyarakat banyak yang sebelumnya telah menyatakan siap untuk memberikan dukungannya dalam pencalonan. “Termasuk dukungan dari sejumlah partai politik yang semuanya telah menyatakan siap untuk memenangkan dirinya pada Pemilukada dengan membentuk koaliasi besar. Mereka berharap dengan pencalonan saya, ke depan Pemalang akan lebih baik lagi,”

ujarnya. Dukungan dari sejumlah partai politik yang telah menyatakan siap untuk memenangkan Pemilukada, diantaranya Partai Golkar, Gerindra, Hanura dan Partai Patriot. Adapun partai lainnya, ada kemungkinan besar dari para kader PKS juga akan ikut bergabung guna memberikan dukungannya. “Mudah-mudahan dengan banyaknya dukungan ini, Pemilukada nanti dirinya akan menang. Dan harapan masyarakat ke depan, Pemalang akan semakin baik lagi. Serta mampu melanjutkan dan mewujudkan Pembangunan Kabupaten Pemalang yang cerdas, sehat, damai, aman dan sejahtera,” paparnya.(mg1)

ALI BASARH/RADAR PEMALANG

RISIH – Baliho calon bupati yang terpasang di sudut jalan kota membuat risih.

Komisi B Sidak Jalan Dukuh Lumpang-Kalitorong yang Rusak PEMALANG – Anggota Komisi B DPRD Pemalang, barubaru ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi jalan rusak yang terjadi di Desa Dukuh Lumpang menuju Desa Kalitorong. Sidak yang dilakukan Komisi B mendasari keluhan masyarakat terkait kondisi jalan desanya yang rusak parah akibat adanya galian C.

AGUS PRATIKNO /RADAR PEMALANG

CMYK

RUSAK PARAH – Kondisi jalan Desa Dukuh Lumpang-Kalitorong sangat memprihatikan karena dilewati truk pengangkut galian C.

“Kami telah melakukan sidak ke lokasi. Dan jalan yang rusak itu berada di Desa Dukuh Lumpang menuju Kalitorong sudah cukup parah,” kata anggota Komisi B DPRD Pemalang, Wijo Purnomo BA, kepada Radar, Senin (5/7). Menurutnya, kerusakan jalan sebagai akibat galian c banyak dikeluhkan masyarakat. Sebab jalan sulit dilalui kendaraan, sehingga cukup mengganggu aktifitas warga setempat. Dulu, kondisi jalan sangat mulus sehingga akses trasportasi ke kabupaten sangat

mudah. Namun sekarang, dengan kondisi jalan yang rusak parah, membuat masyarakat terganggu saat melintas ke jalan tersebut. Melihat kondisi jalan rusak akibat galian C, Komisi B akan mendesak pada dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar lebib memperhatikannya. “Dengan upaya Komisi B yang melakukan sidak, harapannya agar kerusakan jalan segera ditidaklanjuti oleh pemerintah melalui dinas terkait. Sehingga jalan bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Selain meminta PU untuk segera menindaklanjuti, Komisi B juga akan melihat perjanjian kontrak kerja yang dimiliki pengelola galian C dengan maksud ingin tahu kejelasannya. Siapa yang bertanggungjawab atas kerusakan jalan tersebut. Sementara Kepala Dinas PU, Is Mohamad Arifin ketika dikonfirmasi menyatakan siap untuk segera memperbaiki jalan rusak yang terjadi di Desa Dukuh Lumpang-Kalitorong. Hanya saja, upaya perbaikan jalan itu bukan suatu penyelesaian. Karena jika jalan itu diperbaiki,

lalu siapa yang akan bertanggungjawab jika jalan itu rusak kembali. Sebab masih ada galian C yang belum jelas kapan berakhirnya. “Kami siap memperbaiki jalan itu, tapi kira-kira siapa yang berani bertanggungjawab. Jika jalan nantinya rusak kembali, akibat galian C yang masih terus beroperasi,” katanya. Seraya menambahkan pihaknya dalam upaya menindaklanjuti persoalan tersebut akan segera mengundang pengembang galian C guna mengetahui soal perjanjian kontrak kerjanya sehingga jelas. (mg1)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SELASA, 6 JULI 2010

Ketika Persatuan Dalang Peringati HUT

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

SIAP PENTAS

BALANE NYONG Minta Bantuan Jalan JALAN yang menghubungkan antara Desa Watgalih dengan Desa Dukuhbangsa belum pernah mendapat penanganan dari Pemkab Tegal. Padahal jalan itu adalah jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa. Hal ini dikatakan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Irawan keDOK.RATEG pada Radar Senin Irawan (5/7) kemarin. Menurutnya, jalan yang menghubungkan desa tersebut sampai sekarang belum pernah ada bantuan dari Pemkab. Padahal masyarakat sudah sangat menginginkan agar ada pembangunan jalan. Karena ketika jalanya baik maka ada kemungkinan perekonomianya juga akan lebih baik. “Sudah banyak masyarakat Watgalih dan Dukuhbangsa mengeluhkan kepada saya terkait dengan jalan yang tak pernah ada bantuan dari pemkab, padahal jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan dua desa dan merupakan jalan untuk meningkatkan laju perekonomian masyarakat setempat,” katanya. ke hal 9 kol 4

KIYEH LIKUH...

HARI Ulang Tahun Persatuan Pedalangan Indonesaia (HUT PEPADI) Kabupaten Tegal yang pertama bertempat di pendopo rumah dinas Wakil Bupati Tegal Sabtu (3/7) malam lalu. Lima orang dalang pun adu kesaktian dalam pentas semalam suntuk. Empat dalang dari Kabupaten Tegal dan satu dalang dari Wonogiri. Ketua PEPADI Kabupaten Tegal Drs H Heri Sulistyawan MHum dalam sambutanya mengatakan, dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun PEPADI Kabupaten Tegal yang pertama diadakan permainan wayang semalam suntuk yang dimainkan oleh lima dalang sekaligus. Dia berharap kedepannya akan lanjutkan pentas wayang setiap bulan sekali. “Ke depan dalang-dalang di Kabupaten Tegal harus lebih baik dan nanti setiap bulan kita rencanakan melakukan pentas bulanan secara begilir ke tiap kecamatan se Kabupaten Tegal,” katanya. Heri mengharapkan kepada semua sekolah turut mengembangkan seni tradisional, khususnya pedalangan dan seni karawitan melalui muatan lokal. Kepada camat beserta UPTD Dikpora untuk bisa berkordinasi dan mendukung rencana Pepadi ke depan. ke hal 9 kol 4

Sebulan Sekali

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI WAYANG - Ketua Pepadi Kabupaten Tegal memberikan wayang kepada beberapa dalang bertanda akan dimulainya pentas pewayangan semalam suntuk.

SDM dan Prasarana Kurang BPPT dan Disdukcapil Dievaluasi FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

LIHAT KETRAMPILAN - Kepala Desa Ujungrusi sedang meliha-lihat hasil ketrampilan yang dibuat peserta pelatihan.

PKK Adakan Pelatihan Ketrampilan ADIWERNA – Menjelang bulan Ramadan, Tim Penggerak PKK Desa Ujungrusi mengadakan Pelatihan Ketrampilan untuk kelompok PKK RT. Pelatihan ini diharapkan agar ibu-ibu di Desa Ujugrusi bisa mempunyai ketrampilan untuk menambah in come keluarga. Menurut salah satu Panitia Pelatihan Ria Sari Dewi, kegitan ini dikuti sekitar 52 orang perempuan dari perwakilan Kelompok PKK RT Desa Ujungrusi. Sedangkan pelatihan ketrampilan ini sendiri diadakan selama dua hari, yakni 56 Juli. “Kelompok PKK RT di Desa Ujungrusi jumlahnya ada 13 kelompok dari 36 RT, dan dari pelatihan ketrampilan ini diharapkan ibu-ibu bisa menambah in comekeluarga,” katanya. ke hal 9 kol 1

SLAWI – Enam bulan kinerja Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dievaluasi Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Senin (6/ 7) kemarin mereka diundang Komisi I untuk dievaluasi hasil kinerjanya. Dari hasil evaluasi itu, ternyata kinerja di kedua SKPD itu terkendala SDM dan sarana prasaran. Selain itu juga terkait kelengkapan peralatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada Disdukcapil, yang dirasa masih kurang. Seperti disampaikan Ketua Komisi I Dakir SH usai mengevaluasi kinerja kedua SKPD tersebut. “Untuk Disdukcapil, selain kekurangan SDM yang mengoperasionalkan SIAK, juga kelengkapan peralatan yang dirasa kurang memadai untuk memenuhi kinerja dinas ini,” katanya kepada Radar. Dikatakan, untuk peralatan

M GHONI/RADAR SLAWI

BERI KETERANGAN - Perwakilan Disdukcapil Pemkab Tegal tengah memberikan penjelasan kepada Komisi I terkait evaluasi kerja. Rapat evaluasi Komisi I dipimpin langsung ketuanya Dakir SH.

yang digunakan pada dinas itu, juga terkendala dan belum adanya sinkronisasi antara Disdukcapil dengan Dishubkominfo. Kondisi

itu idealnya harus dibicarakan di antara keduanya, supaya kinerja Disdukcapil menjadi lebih baik dan pelayanan terhadap masyarakat

14 Desa Terima Pamsimas SLAWI – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Tegal pada tahun 2010 akan dibangun di 14 desa yang tersebar di enam kecamatan. Untuk Kabupaten Tegal sendiri sampai dengan tahun 2011 diplot ada 50 desa yang bakal menerima pembangunan Pamsimas. Saat ini yang sudah terbangun sebanyak 25 desa di sejumlah kecamatan. “Seperti tahun sebelumnya, pengerjaan Pamsimas tahun ini secara swakelola. Untuk 14 desa di enam kecamatan dana

yang digulirkan sebanyak Rp 770 juta dari APBD dan dari APBN sebesar Rp 2,310 miliar,” terang Kabid Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur Bappeda Pemkab Tegal, Supriyadi kepada Radar Senin (6/7) kemarin. Dikatakan, Pamsimas sendiri terbagi menjadi dua kegiatan, dikerjakan secara repliksi, dimana 80 prosen anggarannya menggunakan dana dari APBD dan 20 prosen dari masyarakat. Sedangkan dikerjakan secara reguler yaitu 70 persen menggunakan APBN, 10 prosen

menggunakan APBD dan 10 prosen dari masyarakat. “Tujuan dari Pamsimas sendiri nantinya untuk kemanfaatan masyarakat terkait kebutuhan air bersih dan air minum di pedesaan, khususnya di wilayah yang sering kekurangan air,” jelas Supriyadi. Masih menurut Supriyadi, saat ini Pamsimas tahun 2010 sedang berproses, di mana masyarakat penerima disarankan membentuk Rencana Kerja Masyarakat (RKM). RKM ini nantinya dipra-verifikasi oleh Distrik Projek Manajer Unit

(DPMU). Setelah itu baru diverifikasi Tim Koordinasi Kabupaten (TKK Pamsimas). “Setelah prose itu selesai, baru penyaluran dana kepada pihak pengelola swakelola disalurkan,” katanya. Sementara menyinggung kapan dana untuk keperluan Pamsimas bakal disalurkan kepada yang berhak, Supriyadi mengatakan, jika saat ini terus berproses dan diperkirakan pada akhir Juli selesai. “Saya perkirakan pada bulan Agustus, Pamsimas bisa dimulai kegiatannya,” pungkas Supriyadi. (k1)

Vario Siswa PKL Diembat Maling Saat Diparkir di Halaman Bappeda SLAWI - Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di lingkungan Pemkab Tegal Senin (5/7) kemarin kembali terjadi. Kali ini sepeda motor Honda Vario Nopol G 2752 PF milik siswa SMK yang tengah PKL dan tengah diparkir di halaman Bapeda diembat maling. Kasus curanmor ini langsung dilaporkan ke Mapolres Tegal. Informasi yang didapat Radar

CMYK

menyebutkan bahwa aksi curanmor ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Terungkapnya peristiwa ini saat pemiliknya yang diketahui siswi SMK yang tengah PKL di kantor Bapeda Slawi tersebut telah selesai melakukan prakteknya. Namun, betapa kagetnya siswi tersebut saat hendak mengambil sepeda motornya yang diparkir di pelataran parkir kantor tersebut. Sebab Honda Vario miliknya yang berwarna merah itu sudah tidak ada. Korban itu langsung berusaha

mencari dan meminta pertolongan. Hingga akhirnya sejumlah saksi di lokasi kejadian langsung mengantar ke Mapolres Tegal guna melakukan pengusutan lebih lanjut. “Awalnya saya juga tidak mengira kalau siswi tersebut tengah kehilangan sepeda motornya. Sebab anak sekolah tersebut hanya menangis saja. Namun setelah kami tanya, ternyata motor Vario warna merahnya baru saja diembat maling,” kata Bambang, salah satu pegawai Pemkab.

Mendengar aduan tersebut, lanjut Bambang, pihaknya langsung menghubungi nomor rekannya yang bertugas sebagai Buser Polres Tegal untuk bisa melakukan pencarian terhadap pelakunya. Setelah itu, baru dirinya menyarankan korban melaporkan secara resmi ke Polres Tegal. Fitriana Indah Lestari, siswi kelas III SMKN I Dukuhturi terlihat shock. Pasalnya sepeda motornya yang baru dibelinya satu bulan lalu, raib diembat ke hal 9 kol 4

seperti KTP, KK dan permasalahan lainnya teratasi dengan baik. “Saya sarankan kedua dinas terkait untuk duduk bersama dan

membicarakan kepentingan terkait sarana peralatan SIAK, sehingga ada titik temu dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik ke depannya,” harap Dakir. Sementara untuk BPPT, Komisi I belum mampu berbuat banyak, mengingat badan itu saat ini masih dalam masa transisi. Bahkan yang lebih ironi lagi, kewenangan pejabat bersangkutan sampai saat ini belum diperkenankan untuk menandatangi perijinan dan ini antara lain yang menjadi kendala utama. Dari persoalan itu, saat ini BPPT sesuai penjelasan dari perwakilan badan itu kinerjanya hanya menampung persyaratan warga maupun pihak yang membutuhkan pelayanan perijinan. Mereka tidak mampu berbuat lebih banyak lagi dikarenakan kewenangannya masih terbatas dimasa transisi perubahan dari DPT menjadi BPPT sat ini. “Kami akan mencari titik krusialnya dan akan mengupayakan agar persoalan yang menimpa BPPT segera teratasi sehingga pelayanan perijinan bisa optimal,” pungkas Dakir. (k1)


SAMBUNGAN

SELASA 6 JULI 2010

9

RADAR TEGAL

CUT TARI

Salahkan Pengacara Ariel Karena Lambat CUT TARI akhirnya menunjuk pengacara untuk menyelesaikan kasus video porno yang diduga dibintangi dirinya dan Ariel. Salah satu alasannya, Tari menilai tim kuasa hukum Ariel bergerak lambat. Alasan mantan presenter acara infotainment itu dipaparkan oleh pengacaranya Hotman Paris, saat ditemui di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/7). Gerak lambat pengacara Ariel dinilai Tari berdampak buruk bagi dirinya. “Karena mereka terlalu lama membiarkan bola panas bergulir sehingga ada tekanan publik yang sangat besar dari masyarakat atau dari ormas (organisasi masyarakat) ke Mabes Polri. Untuk itu mereka menyerahkan semua masalah hukum kepada saya,” jelas Hotman. Pengacara Ariel, menurut Hotman, tidak memikirkan dampak buruk dalam menangani kasus video porno Ariel, Luna Maya, dan Tari. Pengacara Ariel harus memperhatikan dampak sosial dan psikologis lawan main Ariel dalam video porno tersebut. “Karena mereka (Cut Tari dan suami) sudah sadar bahwa ada kesalahan teknis dari tim (pengacara) Ariel yang mengurus kasus ini di Mabes Polri. Karena mereka tanpa memikirkan aspek sosial politik, psikologis dan pengaruhnya ke publik,” jelas Hotman. Hotman menjelaskan Cut Tari beserta suaminya, Johannes Yusuf Subrata, mendatangi dirinya pada Senin (5/ 7) pukul 09.00 WIB. Mereka menyambangi kantor hukum Hotman Paris di Gedung Sumitmas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat untuk meminta perlindungan hukum terkait kasus video porno Ariel dan Cut Tari. (ebi/iy)

Sakit, Digugat Cerai Istri KABAR mengejutkan datang dari presenter yang pernah diserang tumor di otak, Muhammad Gunawan Hendromartono alias Gugun Gondrong. Gugun digugat cerai sang istri Anna Marissa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Anna membenarkan telah menggugat cerai sang suami yang tengah sakit. Gugatan cerai yang bernomor PA/1427/ pdtg/2010 tersebut dilayangkan Anna pada Jumat (2/7). “Iya benar saya gugat. Sudah saya ajukan Jumat lalu,” jelas Anna saat dihubungi wartawan via ponselnya, Senin (5/7).

Namun Anna belum ingin menjelaskan lebih lanjut soal gugatan cerai tersebut. Gugun menikah dengan Anna Marissa yang lebih muda 16 tahun darinya pada tanggal 23 Desember 2007. Akad nikah mereka lakukan di Pusat Primata Schmutzer, Ragunan. Dengan Anna, Gugun dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Lionel Gunaevan Cuarvo pada 16 Oktober 2009. Hingga saat ini kesehatan Gugun belum sepenuhnya pulih. Gugun masih sulit berkomunikasi akibat tumor di otaknya. (ebi/ebi)

GUGUN GONDRONG

YUNI SHARA

Jadi Wanita Asusila di Film Perdana PENYANYI Yuni Shara bermain film untuk pertama kalinya di film berjudul ‘Rumah Tanpa Jendela’. Beradu akting dengan sang kekasih Raffi Ahmad, Yuni pun berperan sebagai wanita asusila. Dituturkan kakak Krisdayanti itu, ia akhirnya menerima tawaran untuk bermain film karena Raffi. Tidak memiliki pengalaman akting, perempuan berusia 38 tahun itu juga minta diajari akting oleh Raffi yang terkenal sebagai pemain film dan sinetron. “Ini baru pertama kali syuting film, kalau nggak ada Raffi

saya juga tidak mau main,” ujar Yuni saat ditemui di lokasi syuting film ‘Rumah Tanpa Jendela’ di makam Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin (5/7). Yuni mengaku, selain karena sang pacar, dirinya juga tertarik karena cerita film itu yang mengangkat tema sosial. Apa peran Yuni di film yang dibintanginya bersama sang kekasih? “(Aku) Sebagai Asih, seorang wanita asusila. Saya pakai baju nggak begitu seronok, tapi memang agak berwarna (mencolok). Sebenarnya porsi perannya kecil, tapi penting,” jelasnya. Yuni mengaku sebelumnya ia sudah sering ditawari untuk bermain film. Namun tawaran main film yang datang kepadanya selalu ia tolak. (ich/iy)

MEGAN FOX

Tak Undang Ayah ke Upacara Pernikahan MEGAN Fox tega tidak mengundang ayahnya sendiri ke upacara pernikahannya dengan Brian Austin Green. Sang ayah baru ditelepon dan dikirimi foto setelah upacara pernikahan selesai. Pernikahan Megan berlangsung di sebuah tempat rahasia di Hawaii, pada 28 Juni 2010. Setelah upacara selesai, ayah Megan, Franklin Fox, ditelepon bintang ‘Transformers’ itu. “Putriku terlihat sangat bahagia dalam foto yang dikirimnya untukku,” kata Franklin seperti dilansir Us Weekly News, Senin (5/7). Megan sudah pernah mempertemukan

sang suami dengan sang ayah. Menurut Franklin, Brian merupakan orang yang baik dan tepat bagi putrinya. “Aku telah bertemu Brian sebelumnya. Dia orang yang baik. Aku berharap mereka akan bahagia,” ujar Franklin. Megan memilih tidak mengundang keluarga termasuk ayahnya demi kerahasiaan upacara perkawinan. Ia tidak ingin lokasi perkawinan bocor sehingga diserbu paparazi dan wartawan. Mengenai sang suami, Megan menyatakan makin mencintainya. “Kami semakin berkomitmen satu sama lain. Aku makin mencintainya daripada sebelumnya,” katanya. (iy/yla)

Siap Pentas Sebulan Sekali PKK Adakan Pelatihan Ketrampilan dari halaman 3 Lebih lanjut ia juga menjelaskan, pelatihan selama dua hari ini ketrampilanya membuat kue kering dan kue basah. Yaitu kue putri salju, bolu gulung isi selai dan nanas serta abon ayam. Sedangkan kue basahnya yaitu donat kentang dan kue semar mendeng. “Ada dua macam ketrampilan pembuatan kue yaitu, kue basah dan kue kering,” jelasnya. Salah satu peserta, Hayatun dari RT 23 mengatakan sangat senang dengan adanya pelatihan ketrampilan membuat kue ini. Paling tidak menambah pengetahuan dan wawasannya untuk

lebih berkembang dan sukur nanti bisa membuka usaha hasil dari pelatihan. “Kami senang karena dapat pelajaran dan pengetahuan baru tentang kue,” katanya. Kepala Desa Ujungrusi Miftahudin mengatakan pelatihan ini merupakan program Tim Penggerak PKK Desa Ujungrusi dan ini dilakukan menjelang bulan Ramadan. Karena biasanya bulan Ramadon itu banyak orang yang membutuhkan kue. Dengan harapan bagi peserta yang ikut dapat mengaplikasikan hasil pelatihanya untuk usaha agar keluarganya ada pemasukan lebih.

“Ini adalah program PKK Desa Ujungrusi, dengan harapan ibu-ibu Ujungrusi lebih trampil dan membantu keluarganya,” katanya. Sementara dalam pembukaan pelatihan ketrampilan itu hadir pula Tim Penggerak Kecamatan Ny Agus Sunaryo. Dalam sambutanya dia mengatakan dengan ketrampilan yang diadakan PKK Ujungrusi ini ibu-ibu bisa mengambil manfaat, potensi dan lainya untuk berwirausaha. “Mudah-mudahan ibu-ibu bisa menambil manfaat dalam mengikuti pelatihan ketrampilan ini untuk berwirausaha,” katanya memberi semangat. (mg2)

Minta Bantuan Jalan dari halaman 3 Lebih lanjut Irawan menjelaskan, jalan yang meghubungkan dua desa itu panjangnya antara 3 sampai 4 km. Dulunya sudah pernah dibangun oleh masyarakat setempat dengan dana swadaya. “Jalan itu pernah

dibangun masyarakat secara sebesar Rp 40 juta, namun hasilnya juga belum memuaskan, dan masyarakat minta bantuan kepada pemkab supaya ada perbaikan dan kepedulianya,” imbuhnya. Irawan menambahkan, pihaknya berharap kepada dinas ter-

kait untuk merespon permintaan dari masyarakat desa Watgalih dan Dukuhbangsa itu. Paling tidak tahun 2011 nanti bisa dianggarkan untuk pembangunanya. “Kami minta kepada dinas terkait untuk merespon permintaan warga, dan tahun 2011 harus dianggarkan,” tuturnya. (mg2)

dari halaman 3 “Kami mengharap camat dan UPTD Dikpora turut mendukung kegiatan yang Pepadi rencanakan dengan pentas bulanan. Dan sekolah kami harapkan untuk mengembangkan seni tradisional khususnya pedalangan,” imbuhnya. Dari pantauan Radar, hadir dalam acara tersebut perwakilan dari

Dikpora Kabupaten Tegal dan semua kepala UPTD Dikpora dan Camat se Kabupaten Tegal. Dalam pentas wayang tersebut, lima dalang memainkannya dengan bergantian, yang diawali dari dalang yang bernama Drs Ginting R dari Mejasem, yang juga Kasi Dikpora Kabupaten Tegal. Dilanjutkan dalang junior dari Pangkah yang masih sekolah di SMA 1 Slawi Nugroho, dan diteruskan Widodo

dari Pangkah. Kemudian dalang Casmito, yang juga mengajar di SMA 1 Dukuhwaru. Dilanjutkan dalang Hartono, mantan Ketua BPD yang sekarang sudah tinggal di Wonogiri sebagai tamu kehormatan dengan lakon Wahyu Cakraningrat. Menurut Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Pangkah Teguh Herdi S mengatakan, kedepan Pepadi akan menjadi kegiatan dan

tugas Dikpora melalui siswasiswa seni tradisional. Persoalan nanti ada pentas bulanan keliling ke tiap kecamatan, UPTD Dikpora siap berkordinasi dengan camat untuk mensukseskan rencana yang diadakan oleh Pepadi. “Kami sipa berkordinasi dengan camat untuk menyiapkan pentas wayang tiap bulan yang diadakan Pepadi,” katanya. (fatkhurohman)

Vario Siswa PKL Diembat Maling dari halaman 3 pencuri. “Saya PKL di Bappeda sudah dua minggu dan selama ini motor yang saya parkir di halaman sebelah utara kantor Bappeda aman. Pas saya pulang PKL sekitar jam 14.00 WIB, ternyata motor yang saya parkir sudah tidak ada,” keluh Fitriani. Dikatakan Fitriani, meski dirinya lemas dan kebingungan, segera melaporkan peristiwa kehilangan motornya ke pos Satpol depan Pemkab Tegal. Dia juga menanyakan kepada karyawan PNS Bappeda barangkali ada yang melihat atau memindahkan parkir sepeda mo-

tornya. “Saya semakin lemas setelah semua yang saya tanyai tidak ada yang mengetahui motor saya. Kasus ini suadah saya laporkan ke Polres Tegal atas bantuan PNS di Bappeda,” terang Fitriani. Sementara Kabag Humas Pemkab Tegal Drs Adi Mardiatno kepada Radar mengatakan, pihaknya merasa prihatin atas musibah hilangnya sepeda motor milik siswi PKL dari SMKN I Dukuhturi. Apalagi peristiwa kehilangan itu berada di areal komplek Sekretariat Pemkab Tegal yang seharusnya aman dari tindak pencurian. “Namun mau bagaimana lagi, itu

musibah yang sudah terjadi. Tapi langkah yang diambil Fitriani saya pikir sudah tepat dengan melaporkan ke Polres Tegal,” jelas Adi. Untuk itu pihaknya berpesan kepada seluruh PNS Pemkab Tegal, masyarakat, maupun tamu yang sedang berkepentingan dengan Pemkab Tegal diperingatkan untuk memarkirkan kendaraannya di tempat parkir yang telah disediakan. Selain itu, kendaraan khususnya sepeda motor juga dikunci stang maupun kunci pengaman lainnya. Kondisi itu bisa lebih membuat aman kendaraan yang diparkir.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP, untuk lebih waspada dan meningkatkan pengamanan terhadap situasi dan lingkungan di Pemkab Tegal. Apalagi kehilangan ini bukan untuk yang pertama kali dan semoga menjadi yang terakhir kali,” tukasnya. Kasus hilangnya sepeda motor ini menambah deretan aksi curanmor sebelumnya. Seringnya ranmor yang hilang tersebut, harus membuat Satpol PP harus lebih teliti dalam memantau lalu lalang setiap orang yang memasuki lingkungan Pemkab. (gus/k1)

Normal-normal Saja Sampai Melahirkan Sebelum hamil anak pertamanya, pertengahan 2009 yang lalu, Nyonya Dina Wahyuni sering sekali mengalami sakit. Tentu saja ibu satu orang anak ini memeriksakan dirinya ke dokter. Ternyata tekanan darahnya rendah, 110/60. Dan oleh dokter, ia diberi obat untuk penambah tekanan darah. Tak lama setelah itu, ia mengalami kehamilan. Takut kondisi fisiknya menjadi lebih lemah lagi, maka atas anjuran suaminya, wanita 26 tahun ini mengonsumsi New Mandala 525 secara rutin dua kali sehari. Ternyata ada hasilnya. Badannya mulai lebih fit. Dan ketika ia memeriksakan diri lagi ke dokter, tekanan darah

lulusan STBA Prayoga, Padang, Sumatera Barat, ini sudah 110/80. Tentu saja ia melanjutkan konsumsi kedelai bubuk instan produksi Garut tersebut. Ternyata hasil yang ia dapatkan tak hanya itu. Selain tekanan darahnya yang kembali normal tersebut, penduduk Perumahan Pondok Candra, Kelurahan Waru, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini tidak mengalami gejalagejala hamil yang sering dialami wanita-wanita hamil lainnya, seperti muntah-muntah, mual-mual, dan sebagainya. “Sampai melahirkan kondisi fisik saya normal-normal saja,” ucapnya.Untuk

selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga, lebih-lebih pada wanita hamil. Bila tidak, hal itu bisa memberikan dampak yang negatif bagi fisik seseorang sehingga ia mudah terserang aneka penyakit. Pemicunya tentu saja metabolisme tubuh yang tidak lagi berjalan dengan normal. Untuk itu, mengonsumsi makanan dan minuman kesehatan adalah suatu solusi yang direkomendasikan para ahli kesehatan. Misalnya, dengan kedelai bubuk, yang kandungan gizinya amat bermanfaat. Dan salah satu kandungan gizi kedelai yang nyata manfaatnya adalah isoflavon. Fungsi isoflavon itu antara lain adalah

untuk melancarkan kembali metabolisme yang terganggu sehingga penyerapan zat-zat gizi ke dalam tubuh diseim-

bangkannya kembali dengan sistem pengeluaran dari tubuh. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten kedelai diyakini mampu menetralisasinya. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun tubuh yang rendah. Berkaitan dengan ini, isoflavon dapat berperan dalam meningkatkan sistem imun tersebut. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola berpikir dan menghindari hal-hal yang dapat merusak kesehatan. Kedelai bubuk merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E,

mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawasenyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Meskipun demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas utama, seperti berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan dengan baik, dan lain-lain.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 6 JULI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Komisi IV Evaluasi Kinerja SKPD Disparbud dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah SLAWI – Kinerja enam bulan Disparbud dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Senin (6/7) kemarin dievaluasi kinerjanya oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal. Hal ini terkait anggaran yang dipergunakan serta hasilnya. Selain itu, dalam evaluasi itu kedua SKPD itu juga dimintai penjelasan tentang kemampuan kinerja SDM yang dimiliki, dengan harapan kinerja SKPD tersebut kedepan menjadi lebih baik. “Dengan kinerja yang lebih baik kami yakin, pelayanan SKPD terhadap masyarakat juga menjadi lebih baik dan itu harapan masyarakat Kabu-

paten Tegal,” kata Ketua Komisi IV Wahidin BA kepada Radar. Dikatakan, dari hasil evaluasi Komisi IV terhadap Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, komisinya menemukan hasil kinerja yang kurang maksimal. Karena baru mampu menyelenggarakan kegiatan sebesar 20 persen pada pertengahan tahun anggaran atau akhir Juni ini. Dari penjelasan perwakilan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah dijelaskan, jika yang menghambat kinerja SKPD itu di antaranya kesulitan karena kurangnya SDM. Khusunya tenaga spesifik seperti pustakawan untuk perpustakaan dan arsipanis untuk tenaga kearsipan. Kondisi itu secara otomatis mempengarungi kualitas kerja yang berimbas pada pada kinerja yang

kurang optimal. “Jumlah SDM juga harus ditambah, bukan berarti menambah baru melainkan bisa diambilkan dari SKPD lain yang dianggap berlebih dan itu yang harus dipikirkan bersama,” terang Wahidin. Sementara menyinggung Disparbud, di mana Komisi IV yang membidangi kebudayaan saat ini sudah memanfaatkan anggaran untuk kegiatan sebanyak 58 persen. Bahkan pada SKPD itu tidak mengalami kendala berarti. Ini cukup menggembirakan Komisi IV, semoga kedepan tidak ada permasalahan yang muncul. “Untuk Disparbud, saya pikir aman dan belum ada permasalahan berarti. SKPD itu sudah memanfaatkan anggarannya untuk realita kinerja SKPDnya,” pungkas Wahidin. (k1)

DPU Berbenah Diri SLAWI – Untuk menuju kinerja yang baik dan professional, DPU Pemkab Tegal saat ini tengah menata diri kinerja PNS di kantornya. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu segala kepengurusan permasalahan terkait kinerja, diupayakan melalui mekanisme yang proporsional sesuai dasar aturan. “Seperti permintaan bantuan aspal dari desa, kami mengupayakan proporsional. Dengan harapan nantinya penyaluran aspal bantuan tepat sasaran dan mutu,” kata Sekretaris DPU Pemkab Tegal Jefri Yusup kepada Radar. Dijelaskan, untuk desa yang mengusulkan bantuan aspal, selain mendapat rekomendasi dari bupati, juga diupayakan agar mengajukan rencana kegiatannya. Intinya jika bantuan aspal untuk perbaikan jalan, desa harus melengkapai pro-

AGUS WIBOWO

PAGELARAN WAYANG - Satlantas Polres Tegal menggelar sosialisasi tertib lalu lintas dengan menggelar pertunjukan wayang orang.

Sosialisasikan Aturan Lalu Lintas dengan Wayang

DOK/RADAR SLAWI

RUSAK - Jalan rusak yang terjadi sepanjang tahun ini sering dikeluhkan masyarakat.

posalnya terkait panjang dan letak jalan. “Jika memang persediaan masih ada dan pemohon mengajukan sesuai prosedur, pasti bantuan aspal itu kami salurkan,” ucap Jefri. Sementara menyinggung teknis penyaluran bantuan

kepada desa pemohon, menurutnya tidak termasuk dalam proposal permintaan bantuan. Jika melihat proses yang sudah terjadi selama ini, desa pemohon mengambil sendiri di Kantor DPU dengan membawa kendaraan pengangkut aspal. (k1)

SLAWI - Agar tidak ada kejenuhan dan mudah diingat masyarakat akan aturan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ) yang baru, Satlantas Polres Tegal menggelar sosialisasi. Selain jemput bola ke sejumlah instansi, juga melaluinya dengan pagelaran wayang orang. Acara yang dikemas dalam cerita tertib lalu lintas itu ternyata membuat masyarakat cepat paham dengan aturan yang ada. Dalam cerita yang dimainkan anggota lantas, di antaranya Paur Dikyasa Brigadir Kepala (Bripka) Suwito bersama dengan rekan-rekannya sempat mengocok perut tamu unda-

ngan maupun masyarakat. Sebab dalam cerita tertib berlalu lintas tersebut, juga diselingi dengan guyonan-guyonan yang menghadirkan sosok Semar, Bagong dan keluarga lainnya dalam tokoh pewayangan itu. “Meski harus dengan tampilan yang mirip dengan tokoh pewayangan tersebut, namun sosialisasi tertib berlalu lintas dengan seperti ini lebih mengena. Termasuk masyarakat yang mendapatkan sosialisasi juga merasa senang dan terhibur,” kata Kasat Lantas AKP Yuliantoro didampingi Paur Dikyasa Bripka Suwito, Senin (5/7) kemarin.

152 Orang Ikuti Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD TARUB – Turnamen Bulutangkis Piala Ketua DPRD Kabupaten Tegal diikuti 152 peserta dari wilayah Tarub, Pangkah, Kedungbanteng, Kramat dan wilayah lainya. Adanya turnamen ini dalam rangka HUT Bayangkara ke-64 dan menyambut Peringatan HUT RI yang bertempat di GOR Jaka Tarub Desa Tarub Minggu (4/6) malam. Ketua Panitia yang juga Kapolsek Tarub AKP Supratman mengatakan, turnamen ini dalam rangka membina para pembulutangkis agar lebih berprestasi. Juga diharapkan dapat membanguan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, juga dapat membangun kemitraan terhadap masyarakat. “Dengan melaksanakan olahraga khusuya bulutangkis, paling tidak kegiatan-kegiatan negatif dapat terkurangi, artinya kegiatan negatif bisa dialihkan melalui media bulutangkis,” katanya. Dalam kesempatan itu hadir Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH dan Camat Tarub Dely Sunarto dan memberikan sambutanya saat acara pembukaan dan memberikan nama gedung dengan nama GOR Jaka Tarub yang akhirnya disetujui oleh semua pihak yang ada.

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SAMBUTAN - Ketua DPRD Kabupaten Tegal saat memberikan sambutan dalam acara turnamen Bulutangkis PIALA Ketua DPRD di Desa Tarub.

Rojikin dalam sambutanya mengatakan turnamen ini hendaknya menjadi ajang silaturohim dan belajar untuk meningkatkan prestasi bagi penonton maupun pemain. “Jadikan turnamen ini menjadi ajang silaturohim, bagi yang nonton jadikan ajang hiburan dan belajar kepda para pemain, dan

bagi pemain agar bias lebih baik dari sebelumnya,” katanya. Lebih lanjut Rojikin menambahkan pihaknya memberikan saran agar gedung baru ini juga punya nama sesuai denga tokoh sejarah jaman dulu yaitu GOR jaka Tarub. Paling tidak agar mudah diingat dan memberikan pemahan kepada gene-

rasi penrus agar tidak melupakan sejarah yang ada. “Saya sarankan nama GOR ini Jaka Tarub agar semua orang tidak lupa dengan leluhurnya dan gedung ini dapat lebih bermanfaat,” imbuhnya. Camat Tarub Dely dalam sambutannya juga mengatakan, turnamen bulutangkis ini

adalah yag pertama kali di Desa Tarub. Karena gedungnya juga baru dan semoga menjadi agenda tahunan dan mudah-mudahan tahun depan bisa dua kali lebih banyak hadiahnya dari tahun ini. ”Mudah-mudahan ini mejadi agenda tahunan di Desa Tarub dan hadiahnya juga akan lebih besar,” katanya. (mg2)

Menurutnya, dalam cerita yang disampaikan tersebut di antaranya ada dua pengendara motor yang selalu menerobos lampu merah. Namun mereka tetap ngotot kalau menerjang lampu merah tidak apa-apa. Padahal perbuatan tersebut selain melanggara aturan berlalu lintas juga bisa mengakibatkan fatal bila terjadi laka lantas. “Itu adalah salah satu contoh perbuatan yang salah atau tidak disiplin pada saat di jalan raya. Namun terkadang meski banyak masyarakat maupun pengguna jalan sudah tahu aturan tersebut, masih banyak pula yang melanggarnya. Karenannya dengan sosialisasi

yang terus kami gelar bisa membuat masyarakat lebih disiplin, baik itu di rumah maupun di jalan raya. Sebab semua itu juga demi kenyamanan maupun keselamatan pengendara motor itu sendiri,” bebernya. Dengan terus mendatangi sejumlah sekolah, baik mulai dari Taman Bermain, Taman Kanak-Kanak, SD, SMP hingga SMA sederajat, sosialisasi ini masih terus berjalan. Ini dilakukan agar mereka yang kini sudah mendapatkan pengetahuan dan sosialisasi darinya bisa tahu akan disiplin aturan di jalan raya demi keselamatan semuanya. (gus)


Radar Tegal 6 Juli 2010