Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 5 SEPTEMBER 2011

INDEKS Tiap Hari, 1,5 Juta Liter BBM Ludes HAL. METROPOLIS

Dua Desa Kembali Tawur HAL. RADAR BREBES

SeorangBocahTerpanggangdiKamar HAL. PEMALANG ABIDIN ABROR/RATEG

Baju Baru Saat Lebaran, Pentingkah???

KORBAN TENGGELAM - Jasad korban tenggelam Rizal Arifin, setelah diturunkan dari kapal patroli. Sementara keluarga korban terlihat histeris melihat saudaranya terbujur kaku tak bernyawa.

HAL. XPRESI

APA MANING...

PAI Kembali Telan Korban TEGAL - Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, kesempatan Lebaran ini kembali memakan korban. Tewasnya pengunjung ini merupakan yang kali kedua. Sebelum-

nya dua pria asal Desa Ambang Rejo Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Syamsul Amri (20), dan Kholidin (20), tewas secara mengenaskan ditelan ganasnya ombak PAI.

Belum genap satu minggu, pantai ini kembali memakan korban nyawa. Korban terakhir menimpa atas nama Rizal Arifin (16), warga RT 01 RW 03 Dukuh Warni Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog,

Brebes. Bocah tamatan sekolah menengah ini tenggelam saat mandi bersama teman-teman, Sabtu (3/9). Korban tenggelam sekitar Pkl 11.30 WIB, dengan titik lokasi

Lorenzo Jaga Peluang Jadi Champion Menang di Misano saat Casey Stoner Alami Kelelahan

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

LUKA TUJUH JAHITAN - Korban pengeroyokan, Selo saat menunjukan bekas lukanya yang masih diperban. Selo didampingi Ibunya (kanan) dan temannya yang merupakan salah satu korban pengeroyokan tersebut.

REUTERS PICTURES

MISANO - Juara dunia atau tidak, Jorge Lorenzo mencoba menunjukkan ke dunia bahwa dialah pembalap terbaik di arena MotoGP 2011. Kemarin (4/9) bintang utama Yamaha itu meraih kemenangan superpenting di Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. Dengan kemenangan itu, Lorenzo memang masih berada di urutan kedua klasemen pembalap. Namun, perolehan poinnya kembali mendekati Casey Stoner, andalan Repsol Honda yang kemarin hanya mampu finis di urutan ketiga. Sebelum GP San Marino, selisih antara keduanya adalah 44 poin. Setelah lomba kemarin, selisihnya menjadi 35 poin

MENANG - Jorge Lorenzo merayakan di podium setelah menang di sirkuit Misano.

ke hal 19 kol 5

Pelajar SMP Dikeroyok Massa KRAMAT - Nasib sial menimpa seorang pelajar SMP PGRI Kramat kelas VII, Selasa (30/ 8) malam. Pasalnya, saat hendak merayakan malam takbiran bersama beberapa temannya, pelajar yang bernama Bimo Selo Dewantoro (13) ke hal 19 kol 1

SEMOK

Imelda Fransisca Sekuat Tenaga Kejar Impian BERAGAM keinginan memenuhi pikiran Imelda Fransisca. Ketika keinginan itu tercetus, penulis dan duta pendidikan tersebut akan berusaha sekuat tenaga untuk meraihnya. Namun, justru hal itu yang membuat dia ragu-ragu ke hal 19 kol 5

Jangan Takluk pada Koruptor SLEMAN-Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud M.D. menegaskan bahwa sebagai negara yang berlandaskan hukum, pemerintah Republik Indonesia harus memiliki kedaulatan. ’’Negara Indonesia jangan takluk pada koruptor yang berupaya

menguasai negara,” ujar Mahfud di sela acara open house Lebaran di kediaman pribadinya, Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman, kemarin (4/9). Open house dihadiri kerabat dan para pejabat. Juga tampak para dosen UII dan

UGM. Bangsa Indonesia, kata Mahfud, jangan sampai takluk apalagi dikuasai koruptor. Jika Indonesia tunduk kepada koruptor, maka masa depan bangsa ini akan hancur. Mahfud melihat, saat ini ada upaya dari komplotan pro-koruptur

kejadian sama seperti dialami dua korban sebelumnya. Sebelah timur dari pusat wisata. Korban terseret di antara tumpukan batu pemecah gelombang. Pada titik tertentu ke hal 19 kol 1

Muhaimin Sebut Tuduhan Salah Alamat JAKARTA - Dugaan keterlibatan Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam kasus suap di tubuh kementeriannya menguat. Kali ini muncul kabar, setiap pekannya, para pejabat eleson I dan II di Kemenakertrans diminta untuk menyetor upeti Rp 50 juta kepada politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. “Itu setoran rutin. Tentu saja mereka sangat terbebani,” kata seorang sumber Jawa Pos kemarin (4/9). Awalnya, sumber tersebut enggan menyebut berapa besaran uang yang diberikan kepada Muhaimin. Setelah didesak, akhirnya dia mengaku bahwa rata-rata para pejabat di Kemenakertrans diminta untuk menyetor Rp 50 juta setiap pekannya. Namun, Muhaimin memilih tidak mengotori tangannya secara langsung. Artinya, dia tidak berhubungan dengan uang dan anak buah yang memiliki kewajiban untuk menyetor. Tapi, semua teknis pelaksanaan upeti itu dipegang langsung oleh tim asistennya. “Dia (Muhaimin) memang main aman,” katanya. Tentu saja para pejabat eselon I dan II pun ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 5

Catatan Dahlan Iskan yang Kembali Berlebaran di Makkah (2)

Di Al Haram Tak Ada Yang Tersinggung Di sini bukan hanya simbol-simbol ibadah agama yang harus kalah oleh kepentingan umum, bahkan ibadah itu sendiri. Di sini terjadi, ibadah bisa ditafsirkan sebagai kepentingan pribadi yang di atas itu berarti masih ada kepentingan umum yang harus diutamakan, apa pun arti kepentingan umum itu. DI sini, di dalam masjid yang teragung ini, tak terbayangkan sembahyang ada kalanya harus kalah oleh kepentingan umum. Di dalam Masjid Al Haram Makkah Al Mukarramah ini, sembahyang bisa tiba-tiba dihentikan: ketika

DAHLAN ISKAN FOR JAWA POS

AL HARAM - Di sini peraturan bisa dijalankan dengan tegaknya.

sembahyang itu menghalangi berfungsinya fasilitas umum. Di sini begitu sering terjadi: ketika salat baru saja dimulai, petugas sudah datang menyuruhnya berhenti. Bahkan menyuruhnya pergi. Menyuruh pindah lokasi (menyuruhnya kadang dengan mendorong-dorong orang yang lagi khusyuk sembahyang itu) agar tugas membersihkan lantai itu tidak terhalangi. Bagaimana bisa terjadi di sini, di dalam masjid yang paling dimuliakan di bumi ini, orang yang lagi sembayang bisa mengalah: mengalah dengan kepentingan dibersihkannya lantai. Mengalah demi kelancaran arus orang yang berlalu-lalang. Hanya di sinilah, di dalam masjid ini, petugas berlaku sangat tegas. Mulai petugas ketertiban hingga

petugas pengepel lantai. Mereka begitu tidak peduli terhadap kepentingan pribadi. Kalau lantai itu sudah waktunya disiram cairan kimia sebelum dipel, petugas cukup berteriak: pergi! pergi! Dan bagi yang tidak pergi, dengan alasan lagi sembahyang sekalipun, tak terhindarkan: kakinya bakal disiram. Kalaupun basah itu belum membuatnya beranjak, alat pengepel yang besar akan menyingkirkan orang yang lagi sembahyang itu. Kebersihan bukan saja sebagian dari iman sebagaimana doktrin Islam, tapi juga menjaga kebersihan masjid yang tidak pernah kosong itu adalah bagian dari kepentingan umum yang harus diutamakan, mengalahkan orang sembahyang yang jelas-jelas hanya untuk ke hal 19 kol 5

PAI Kembali Telan Korban * Mulane pada ati-ati! Jangan Takluk pada Koruptor * Takluke karo duite!

CMYK


OPINI

2

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Agama Baru Bernama Kekerasan Senggol, Bacok Oleh: M Riza Pahlevi SENGGOL, bacok. Judul ini sepertinya sangat provokatif dalam situasi dan kondisi Lebaran, yang cuacanya memang sangat panas. Apalagi tradisi pulang kampung atau mudik Lebaran ini menambah suasana hangat di setiap kampung. Betapa tidak, saat Lebaran berlangsung banyak wajah-wajah baru yang lalu lalang, yang tidak dikenal warga setempat. Mereka sebagin besar adalah keluarga yang merantau ke kota besar, dan hanya sesekali saja pulang kampung. Senggol, bacok. Ungkapan ini bagi sebagian orang bukan merupakan ancaman, tapi justru bagian dari keakraban. Seperti halnya ungkapan-ungkapan ‘kasar’ lainnya bagi masayarakat Pantura. Seperti dalam ungkapan raimu, asu, kirik dan sejenisnya itu yang disampaikan kepada teman atau rekan yang baru bertemu. Bahkan ungkapan itu kadang disertai dengan ‘pukulan sayang’ kepada temannya tersebut. Karenanya dalam setiap Lebaran, ungkapan-ungkapan itu sering kali terdengar, khususnya di kalangan remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Suaranya yang keras dan diucapkan sambil berteriak, menajdikan setiap orang yang lewat didekatnya hanya melirik tanpa ekspresi. Karena memang sudah biasa mendengar ungkapan tersebut. Termasuk ungkapan senggol, bacok ini. Seakan tak lengkap saat bergurau tanpa mengucapkan ungkapan bernada ancaman tersebut. Makanya tak heran, jika sebagian besar masyarakat Pantura tidak menganggap ungkapan itu sebagai ancaman yang sungguh-sungguh. Ungkapan bernada ancaman itu, adalah pemanis dalam serangakain gurauan yang cukup ‘keterlaluan’ di kalangan masyarakat Pantura. Bagi orang luar, apalagi yang baru pertama kali berinteraksi dengan masyarakat Pantura, akan kaget mendengar kata-kata ungkapan tersebut. Sehingga akhirnya muncul anggapan bahwa masyarakat Pantura adalah masyarakat yang kasar. Lebaran, yang sejatinya menjadi ajang bersilaturahmi antar kerabat, teman dan tetangga itu sering dikotori dengan aksi tawuran. Silaturahmi, yang merupakan ikatan untuk saling mendekatkan, dengan komunikasi langsung secara fisik dan ajang kangen-kangenan itu pun telah membudaya. Mereka yang merantau di luar kota pun dibela-belan untuk mudik atau pulang kampung saat Lebaran. Jalanan macet dan cauaca yang sangat panas, bahkan kecelakaan yang kadang menghadang selama perjalanan, tidak menjadi halangan untuk bersilaturahmi dengan kerabat, teman dan juga tetangga. Namun sekali lagi, ajang silaturahmi tahunan itu, kadang dikotori dengan tawuran. Yang kadang disebabkan masalah sepele dan tak penting. Emosi, yang seharusnya tak keluar saat Lebaran, menjadi yang utama dalam setiap aksi tawuran itu. Emosi dan amarah itu menjadi biang kerok dari tawuran itu. Bahkan ungkapan yang tadinya hanya pemanis hubungan kedekatan antar teman itu pun menjadi ancaman yang serius. Senggol, bacok. Sungguh tak masuk akal, hanya karena senggolan sedikit saja, harus terjadi bacok-bacokan. Senggolan saat konvoi sepeda motor pun bisa jadi ajang saling bacok. Senggolan tubuh yang tak disengaja saat hiburan musik pun bisa menjadi ajang senggolan senjata tajam. Senggolan tangan jahil kepada lawan jenis, juga bisa menjadi awal perang antar kelompok maupun desa. Senggol, bacok. Ungkapan kedekatan yang rawan itu, seperti harus diubah dengan senggol, senyum. Ketika berjoget dalam alunan musik hiburan umum, senggolan yang ada dijadikan sebagai cara untuk saling menikmati alunan musik yang ada. Maka, senyumlah yang menjadi tanda nikmatnya alunan musik itu. Senggolan motor saat konvoi tambir keliling, menjadikan ajang untuk saling koreksi. Maka, disiplin lalu lintas jadi pegangannya. Dan ketika berpapasan, maka senyuman menjadi sarana pengikat untuk merayakan Lebaran bersama dengan takbir keliling. Senggolan tangan pun jangan dianggap sebagai tangan jahil yang mencari kesempatan. Tapi senggolan tangan itu dimaknai sebagai ajakan untuk saling bersilaturhami, saling mengenal. Maka, senyuman yang akan muncul dari setiap wajah yang saling bersenggolan tangan. Maka senggol, senyum ini, nampaknya bisa menjadi tradisi dan budaya baru dalam masyarakat. Bukankah di Kota Tegal ada satu tempat, yang ketika saling bersenggolan semuanya tersenyum?Ya, Pasar Senggol. Senggol, senyum. Itu lebih indah di hari Lebaran ini. (*)

Oleh: Turah Untung MENARIK sinyal yang diberikan Febrie Hastiyanto akan “Potensi Konflik Pasca Lebaran” di Radar Tegal (2/9) yang mencoba memotret radikalisme kaum urban Pantura, mengekpresikan “kemenangan” dalam bahasa “otot”. Sebetulnya kita tidak usaha kaget, atawa miris karena dalam satu dekade belakangan ini, nurani kita selalu digelisahkan oleh maraknya aksi kekerasan yang terjadi di berbagai lapis dan lini masyarakat. Aksi-aksi vandalisme dan premanisme dengan berbagai macam bentuk dan variannya (nyaris) menjadi fenomena tragis yang gampang kita saksikan di atas panggung sosial negeri ini. Perkara-perkara sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang arif dan dewasa tak jarang dituntaskan di atas ladang kekerasan yang berbuntut darah dan air mata. Dalam keadaan semacam itu, nilai-nilai kearifan dan keluhuran budi yang dulu dimuliakan dan diagung-agungkan sebagai karakter dan jatidiri bangsa seperti telah memfosil ke dalam ceruk peradaban. Kekerasan agaknya telah menjadi “agama baru” di negeri ini. Jalan penyelesaian masalah berbasiskan kejernihan nurani dan kepekaan akal budi telah tertutup barikade keangkuhan dan kemunafikan. Okol lebih dikedepankan ketimbang akal. Tawuran antarkampung berujung maut gampang membara hanya gara-gara senggolan dalam pentas dangdut. Bentrok antara petugas Satpol PP dan warga tak terelakkan hanya lantaran kesalahpahaman. Ormas berbasis primordialisme sempit pun tak jarang ambil peran membuat keributan dan keresahan warga di ranah publik. Belum lagi aksi “preman berdasi” yang mempertontonkan tindakan fasis di gedung parlemen. Budaya kekerasan agaknya benar-benar telah berada pada titik nazir peradaban, sehingga menenggelamkan karakter “genuine” bangsa ini yang telah lama ditahbiskan sebagai bangsa yang cinta damai, santun, ramah, dan berperadaban tinggi. Yang menyedihkan, budaya kekerasan dinilai juga telah bergeser ke dalam ranah dunia pendidikan kita. Kasus aktual dalam skala lokal adalah perkelahian SUPM Tegal vs SMK Bahari Tegal yang mau tidak mau menjadi cerita kusam di tengah gencarnya program Tegal Cerdas. Tas mereka yang ditenteng ke sekolah bukannya sarat dengan buku-buku teks bermutu, tetapi penuh pikiran kebencian. Budaya kekerasan yang diusung atas nama “korsa” dipelihara bukan pada tempatnya. Bukan untuk praktik

keterampilan vokasional, melainkan untuk “memuaskan” naluri dan budaya agresivitas. Persoalan pribadi antarpelajar sering membesar menjadi pertaruhan gengsi dan nama baik sekolah, sehingga tawuran antarpelajar tak bisa terhindarkan. Mereka tidak lagi mempertontonkan kesantunan dan kearifan dalam melakukan rivalitas di bidang olahraga atau keilmuan dan intelektual, tetapi bersaing memperlihatkan kepiawaian memainkan kepalan tinju. MARGINALISASI NILAI HUMANIORA Maraknya perilaku anomali sosial di kalangan kaum remajapelajar kita belakangan ini sejatinya tidak lahir begitu saja. Ia lahir di tengah situasi peradaban yang dinilai makin abai terhadap persoalan-persoalan moral dan budi pekerti. Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi barikade kokoh untuk membentengi para pelajar dari gerusan aksi kekerasan dan vandalisme dinilai telah mengalami kemandulan. Pendidikan karakter yang notabene bisa dioptimalkan sebagai media yang strategis untuk mengembangkan, menyuburkan, dan mengakarkan nilai-nilai keluhuran budi dan kemanusiaan justru dikebiri dan disingkirkan melalui proses pendidikan yang serba dogmatis, indoktrinatif, dan instruksional. Selama mengikuti proses pendidikan, anak-anak bangsa negeri ini hanya sekadar menjadi objek dan “tong sampah” ilmu pengetahuan yang serba pendiam dan penurut, sehingga kehilangan daya kreatif dan sikap kritis. Dalam pandangan (almarhum) Rama Mangunwijaya (PascaIndonesia, PascaEinstein, 1999), dunia persekolahan kita tidak mengajak anak didik untuk berpikir eksploratif dan kreatif. Seluruh suasana pembelajaran yang dibangun adalah penghafalan, tanpa pengertian yang memadai. Adapun bertanya– apalagi berpikir kritis– adalah tabu. Siswa tidak dididik, tetapi di-drill, dilatih, ditatar, dibekuk agar menjadi penurut, tidak jauh berbeda dari pelatihan binatang-binatang “pintar dan terampil” dalam sirkus. Suasana pembelajaran yang “salah urus” semacam itu, demikian Mangunwijaya, telah membuat cakrawala berpikir peserta didik menyempit dan mengarah pada sikap-sikap fasisme, bahkan menyuburkan mental penyamun/perompak/ penggusur yang menghambat kemajuan bangsa. Erat berhubungan dengan itu, timbullah suatu ketidakwajaran dalam relasi sikap terhadap kebenaran. Mental membual, berbohong, bersemu, berbedak, dan bertopeng, seolah-olah semakin

meracuni kehidupan kultural bangsa. Kemunafikan merajalela. Kejujuran dan kewajaran dikalahkan. Keserasian antara yang dikatakan dan yang dikerjakan semakin timpang. Sikap-sikap fasis yang menafikan keluhuran akal budi tampaknya sudah menjadi fenomena yang mewabah dalam masyarakat kita. Aksi-aksi kekerasan makin marak terjadi ketika selubung reformasi terbuka pada tahun 1998. Setiap orang merasa mendapatkan angin segar untuk menuntaskan kebebasan yang selama ini terpasung. Seperti terbebas dari sekapan rezim yang represif dan menekan, warga masyarakat terbuai dalam euforia reformasi yang memungkinkan mereka bebas berbuat dan berkehendak sesuai dengan selera dan kepentingannya. Ruang-ruang publik pun jadi ingar-bingar. Pada titik peristiwa dan momen tertentu, ratusan, bahkan ribuan massa mengusung slogan-slogan demonstratif dan meneriakkan yelyel tertentu untuk membakar emosi massa. Sejauh tidak diikuti dengan tindakan anarki, brutal, atau destruktif, gerakan demonstrasi secara besar-besaran dan masif sekalipun masih bisa ditolerir dan dimaklumi. Bentuk-bentuk penyampaian pendapat di muka umum seperti itu tetap perlu dihormati dan dihargai sebagai hak setiap warga negara untuk mengekspresikan aspirasinya. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa demonstrasi yang berlangsung “asal bunyi dan tidak jarang diwarnai perilaku bakar-bakaran, perusakan, vulgar, dan destruktif. Bahkan, fasilitas-fasilitas publik yang telah dibangun dengan susahpayah pun sering jadi sasaran amuk dan amarah. Nilai-nilai kesantunan, keramahan, dan kearifan telah menguap dan berubah menjadi sikap-sikap kanibal yang menodai keluhuran budi manusia sebagai makhluk yang bermartabat. Era reformasi bergulir, yang digadang-gadang sebagai “era pencerahan” tetapi nyatanya negeri ini tetap terperangkap “kala bendu”, semakin tersungkur ke dalam kubangan dekadensi moral dan involusi kultural. Bangsa ini menjadi demikian gampang kalap dan rentan terhadap konflik dan kekerasan. Jika kondisi semacam itu terus berlangsung, bukan tidak mungkin budaya kekerasan yang amat tidak menguntungkan bagi kemajuan peradaban bangsa itu makin mengakar dan mengilusumsum ke dalam jiwa dan kepribadian anak-anak bangsa. Dalam konteks demikian, sungguh tepat dan strategis apabila Kementerian Pendi-

dikan Nasional (Kemdiknas) mengangkat tema “Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa” dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei yang lalu. Setidaknya, tema ini bisa menjadi “starting point” bagi dunia pendidikan kita untuk membangun peradaban bangsa di tengah kecamuk dan ancaman konflik dan kekerasan yang bisa meledak setiap saat di atas panggung kehidupan sosial masyarakat kita. AGENDA BESAR Meski demikian, tema strategis tersebut hanya akan terapung-apung dalam bentangan slogan dan retorika belaka jika tidak diimbangi dengan tindakan nyata dan serius untuk mengimplementasikannya dalam ranah pendidikan kita. Pengalaman menunjukkan, gagasan dan konsep pendidikan yang bagus sering terhenti pada aras wacana dan idealisme semata lantaran tidak menyentuh hingga ke tahap implementasi dan aplikasi. Integrasi nilai keimanan dan ketakwaan (Imtak) yang pernah digagas beberapa tahun yang silam, misalnya, cenderung hanya sebatas menjadi kajian dalam forum-forum lomba, diskusi, dan seminar belaka, lantaran tak ada “kemauan politik” semua pihak untuk mewujudkannya secara nyata dalam dunia pendidikan kita. Terkait dengan persoalan tersebut, pendidikan karakter yang digagas oleh pemerintah untuk membangun peradaban bangsa, perlu dijadikan sebagai agenda besar dengan melibatkan segenap pemangku kepentingan pendidikan untuk mengimplementasikannya secara baik dan benar ke dalam dunia pendidikan kita. Paling tidak, ada tiga hal penting dan urgen untuk diperhatikan agar agenda besar tersebut tidak terjebak menjadi slogan dan retorika belaka. Pertama, memberikan bekal pendidikan karakter kepada seluruh guru lintas-mata pelajaran sebagai bagian yang tak terpisahkan dari profesionalisme guru secara simultan dan berkelanjutan. Dekadensi moral dan merosotnya nilai keluhuran budi di kalangan pelajar kita sudah ibarat tanggul jebol. Penanganannya tak cukup hanya diserahkan kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Pendidikan Agama saja, tetapi secara kolektif harus melibatkan semua guru lintasmata pelajaran. Semua guru dari berbagai jenjang satuan pendidikan perlu digembleng secara khusus melalui pelatihan intensif dengan lebih menekankan pada penguasaan substansi materi dan pendekatan-pendekatan inovatif agar penyemaian

Polisi Diminta Tindak Miras

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%

Kie Urusane Pimen?

NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Penderitaan Kok Nyantai KAE pimen donge.. dalan JatibarangBrebes megin akeh lubang.. penderitaan ko nyantai gituh.. apa nga kasihan ndeleng kendaraan sng pd njempalik.. eh mas... mana ge mlaku... pimen sih.. 081911518xxx

Dibenerna Ya Kena Oh TAK melu ngeluh len. Kwe dalan sing Warureja anjog Balamoa dibenerna ya kena oh... Dalan kah kaya kali asat ora ngrasakna. Akeh motor pada njungke... Ajib ah... Tolong Pak ditindaklanjuti. 08176675xxx

Bersikap Transparan dan Adil ASS. Wr.wb. Kpd yth Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, kami mau tnya ttg bantuan kesra non wiyata bakti. Kpn pendataan bantuan tsb dilakukan? Apa ada edaran ke sekolah2? Knp tiba2 keluar nama2 penerima bantuan orang2 trtentu, dg sekolah trtentu pula. Atas dasar apa mereka layak menerima bantuan kesra non wiyata bakti? Kami berharap Dinas Pendidikan Kota Tegal bersikap transparan dan adil. Terima ksh atas jwbn. Wass. Wr.wb 085741210xxx

Ora Pan Dunggahna Sekolane MELU ngresula len! Nyekolakna nang SDN Maribaya 02 Kramat-Tgl, mbayare lrng nemen, buku sklh wajib dituku regane nganti atusa ewu, maning2 urunan, padane bocahe bodo2, minim prestasi, aq wong ora nduwe kayong TOBLEG, ngger ora tuku/ora mbayar, jarene ora pan dunggahna sekolane, tlng aja kaya kuwe nemen ngasab lg angel...... tlng bareng2 ngrasakna, yen bisa aja kakeen mbayar tp bocahe pinter2, makin berprestasi, JARENE SD GRATIS, ANA BOS, pimen kye... 087730258xxx

PAYAH kieh!! Kayong urip sengsara trus, dalan tambah ancur ora katon dalan.. kie urusane pmen??? Dalan sing arah Babakan aring Jatibogor ari udan kena tanduri pari, mbelet sih!! Angger

Penulis adalah Peminat Masalah Sosial Budaya

upacara tok, dll. Kwue diwaca, jare program blajar 9 th, tp ko mberatna wong sng kurang mampu. Pimen sih? 085642926xxx

PAN melu ngresula: mabuk2an minuman keras kian marak dan sgt meresahkn krn tiap hari bkin keonaran. Warga mrs resah di Gg murni dpn Telkom Adiwrna, Adiwrna Tegal. Tolng pak Polisi selaku penegak Hukum agar brtindak Tegas Surin Cs Adiwrna. Trima kasih. 089666992xxx

Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

pendidikan karakter kepada siswa didik tidak kaku, monoton, dogmatis, dan indoktrinatif. Kedua, jadikan pendidikan karakter sebagai salah satu kegiatan pengembangan diri di sekolah. Aktivitas pengembangan diri yang sudah diterapkan sejak Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) digulirkan empat tahun yang lalu, terbukti mampu menumbuhkembangkan bakat, minat, dan talenta siswa. Dalam suasana yang menarik, dialogis, interaktif, dan terbuka, siswa didik bisa diajak bercurah pikir, berdebat, dan mendemonstrasikan nilai-nilai pendidikan karakter ke dalam kegiatan pengembangan diri. Mereka perlu diberi ruang dan “mimbar bebas” di luar jam pelajaran yang secara khusus didesain untuk menggembleng kepribadian dan jati diri siswa agar benar-benar menjadi sosok yang berkarakter. Hal ini jauh akan lebih efektif ketimbang menjadikan pendidikan karakter sebagai mata pelajaran tersendiri yang pada kenyataannya justru akan menimbulkan beban, baik buat guru maupun siswa, apalagi kalau disajikan dengan cara-cara yang cenderung menggurui dan dogmatis seperti orang berkhotbah. Ketiga, menciptakan situasi lingkungan yang kondusif yang memungkinkan pendidikan karakter bisa bersemi dan mengakar dalam dunia pendidikan kita. Situasi kondusif bisa ditumbuhkan jika semua elite bangsa, tokoh-tokoh masyarakat, atau pemuka agama, yang dijadikan sebagai kiblat dan anutan sosial dalam bersikap dan bertingkah laku bisa saling bersinergi dengan memberikan keteladanan nyata di tengahtengah kehidupan masyarakat. Pemerintah juga perlu segera melakukan “deteksi dan cegah dini” apabila ditemukan bibitbibit konflik yang bisa mengarah dan memicu terjadinya aksi kekerasan. Media pun dituntut peran sertanya dengan memberikan sajian informasi dan hiburan yang mencerahkan, sehingga mampu memberikan imaji positif ke dalam ruang batin dan memori anak-anak tentang adanya nilai kesantunan, keramahan, kearifan, dan keluhuran budi. Kita berharap, ada upaya serius untuk membumikan pendidikan karakter agar benarbenar bisa menjadi jalan pencerahan dalam mendesain peradaban yang lebih terhormat, bermartabat, dan berbudaya. Kita sudah amat lama merindukan lahirnya generasi masa depan yang cerdas, santun, bermoral, dan luhur budi. (*)

Walikota Harus Tindak SPBE

wayah panas mur mtre nyong pda cpot, kie pmerintah kpimen urusane? 085642751xxx

Tugase Apa Bae Sih? RATEG Tlg di muat ya?Donge DIKPORA Kab Tegal tugase apa bae

sih? Pada turu tok? Apa apen2 ora ngerti? Apa olih cipretan? Kae skolahan2 tgkt SMP apa maning SLTA sing pada ngeruk keuntungan sing siswane pan didelengna tok? Masa nggal tahun gon piknik melu ora melu mbayar, tuku pakean d cuci 1 x luntur gon tuku maning, topi pdhl nganggone angger

SDH beberapa kali sy beli elpiji 3 kg isinya selalu tdk penuh, dr jarum pnunjuk hanya terisi sktar 70-80%. Hal yg sama jg dialami oleh bnyak knsumen lain. Sy lihat di segel tabung, trtulis “AJS” yg artiny diisi oleh PT. AJS, SPBE yg ada d Muarareja. Walikota Tegal & Kadis Perindustrian & Perdagangan sdh smstiny bertindak u/ melindungi rakyatny, krn kekuasaan & kewenangan ada d tangan anda. Jgn smpe rakyat dbiarkn dirugikan. 085740450xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

SENIN, 5 SEPTEMBER 2011

METROPOLIS RADAR TEGAL

Per Hari, Jutaan Liter BBM Ludes

ARUS BALIK Dialihkan, Jalur Alternatif Padat PENGALIHAN arus lalu lintas seperti di Jalan Mayjen Sutoyo, dan beberapa titik di Kota Tegal membuat jalan alternatif sekitarnya menjadi padat. Pengguna jalan yang didominasi warga local, memilih jalan itu guna memperpendek jarak menuju beberapa ruas jalan. Joko mengaku sengaja mencari jalan tembus menuju rumah rekannya. Dari Jalan Mayjen Sutoyo, dia memotong arah melalui jalan tersebut. Jika belok kiri, maka akan sampai Jalan Kapten Ismail, dan belok kanan langsung mengarah ke Jalan Gajah Mada. ke hal 9 kol 5

Tiga SPBU Kantong Siaga Hadapi Arus Balik

M SAEKHUN/RATEG

ZAKAT FITRAH - Ketua Panitia Zakat Fitrah MPC PP Kota Tegal, Aris Suseno SH, didampingi Ketua MPC PP Kota Tegal Edy Soesyanto secara simbolis menyerahkan zakat fitrah pada Panti Asuhan Suko Mulyo. ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PADAT MERAYAP – Arus lalu lintas di jalur pantura Kota Tegal, Minggu (4/9) terlihat padat merayap.

Aktivitas Sejumlah Organisasi Sambut Lebaran

H+4, Pantura Padat Merayap

GELAR KEGIATAN

MEMASUKI H+4, Minggu (4/9), lalu lintas di jalur pantura Kota Tegal padat merayap. Pemudik dari arah timur memenuhi badan jalan. sementara arah sebaliknya terlihat lengang. Sejumlah petugas di posko mudik sibuk mengatur lalu lintas, guna menjaga kelancaran kendaraan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan terus terjadi di akhir libur lebaran tahun ini. Sejumlah pemudik yang sedang beristirahat mengungkapkan, jika kondisi lalu lintas dari timur ke barat makin padat. ke hal 9 kol 1

KEBERSIHAN

3

SELAMA arus mudik Lebaran, sebanyak 1,5 juta liter Bahan Bakar Minyak (BBM) habis setiap harinya. Namun demikian, pada arus balik ini PT Pertamina Persero Tegal menjamin ketersediaan BBM tetap aman. Tentunya dengan menyiagakan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong, sepanjang jalur arus balik di Pantura Tegal dan Brebes. Ketiga SPBU tersebut di antaranya SPBU Muri Tegal, SPBU Exit Tol Pejagan, dan SPBU Sakalibel Bumiayu

Brebes. Sales Area Manajer Pertamina Tegal, Nurhadiya mengatakan bahwa konsumsi BBM jenis premium, selama arus mudik kemarin 1.500 KL (kilo Liter) per hari. Jumlah itu konsumsi tertinggi atau di atas normal, yang hanya mencapai 900 - 1.000 KL per hari. “Tapi untuk arus balik, jika melihat konsentrasi yang lebih menyebar dibanding pada waktu puncak arus mudik. Diprediksikan, konsumsi BBM tidak sebanyak saat arus mudik. Paling rata-rata 1.000 KL per hari untuk BBM jenis premium. Sedangkan jenis solar, jumlah konsumsinya lebih sedikit, yakni 500 KL per hari ketika ke hal 9 kol 1

untuk Berbagi Bersama SELAMA bulan Ramadan sampai malam Lebaran, berbagai organisasi berlombalomba melakukan kegiatan yang mengarah pada kebajikan. Hal ini bentuk implementasi atas kepedulian terutama berbagai bersama. Dengan harapan, masyarakat kurang mampu dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kegembiraan serta suka cita. Contohnya dilakukan Palang Merang Indonesia (PMI) Cabang Kota Tegal, MPC Pemuda Pancasila (PP), Partai Golongan

Karya, dan sejumlah organisasi lain. Menyambut hari kemenangan umat muslim, mereka menggelar berbagai acara. Mulai dari pembangian paket sembako (sembilan bahan po-

kok), santunan maupun penyaluran zakat fitrah. Menurut Ketua PMI Cabang Kota Tegal, Suranto SPd, sebagai wujud kepedulian antarsesama, setiap tahun pihaknya melaksanakan bakti sosial. Khusus menjelang Lebaran, secara rutin PMI membagikan paket sembako kepada para penyapu jalan, tenaga BM sampah, sopir tossa, dan tenaga TPA. Bahkan tahun ini ada tambahan. Berupa paket sembako untuk petugas palang ke hal 9 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

PANJANG - Para calon penumpang KA di Stasiun Besar Tegal sedang mengantri untuk bisa memperoleh tiket.

ABIDIN ABROR/RATEG

KOTOR - Tumpukan sampah berserakan sepanjang Obyek Wisata PAI. Sampah ini hasil buangan dari pedagang dan pedagang.

Parkir Obyek Wisata PAI Di-warning Antrian Tiket KA Wawalkot Minta Nampak Mengular Tarif Diseragamkan

BESARNYA jumlah pengunjung yang datang ke Obyek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal Lebaran tahun ini, ternyata membawa dampak serius. Sebab sepanjang pantai dipenuhi tumpukan sampah. Baik plastik, botol mineral, kertas, dan sampah dari jenis dedaunan. Sampah-sampah tersebut sebelumnya digunakan sebagai tempat makanan maupun minuman. Sampah yang beserekan di PAI ini, selain sengaja dibuang para pengunjung, sebagian lagi ditinggalkan oleh para pedagang yang berjaulan

JUMLAH pengunjung Obyek Wisata PAI (Pantai Alam Indah) pada Lebaran ini membludak dibanding biasanya. Namun tidak sedikit yang mengeluhkan tarif parkir di dalam obyek wisata andalan Kota Tegal tersebut. Hal ini diketahui ketika Wakil Wali Kota (Wawalkot) Tegal Habib Ali Zaenal Abidin berkunjung ke lokasi itu, kemarin. Dia menerima banyak komplain dari masyarakat, terkait tarif masuk dan parkir di dalam tempat wisata. Di hadapan wawalkot, seorang pengunjung asal Slarang Kidul Slawi Kabupaten Tegal, Syarifudin

ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1

Pengunjung dan Pedagang Cemari Pantai

CMYK

Hingga Meluber Keluar Stasiun

ADI MULYADI/RATEG

DIKELUHKAN - Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin, menggali informasi terkait keluhan pengunjung OW PAI terhadap tingginya tarikan biaya parkir.

ANTRIAN pembeli tiket kereta api (KA) di Stasiun Besar Tegal hingga H+5 kemarin masih terlihat mengular. Bahkan panjang antrian diperkirakan mencapai 10 meter lebih, sehingga meluber keluar stasiun. Padahal tiket untuk KA kelas bisnis dan eksekutif ke semua jurusan, telah habis terjual hingga H+6 atau Selasa (6/9) besok. Diprediksi keadaan agak longgar setelah H+7 mendatang.

Kepala Stasiun Besar Tegal Ahmad Zahid mengatakan, khusus tiket KA kelas eksekutif dan bisnis hingga H+6 sudah terjual sejak beberapa waktu lalu. Karena, tiket dapat dipesan 40 hari sebelum keberangkatan KA. “Ini untuk semua jurusan. Baik arah timur atau barat,” ujarnya waktu ditemui di meja kerjanya, kemarin. Adapun antrian yang terjadi di loket penjualan tiket justru para calon penumpang KA ekonomi. Baik kereta jarak jauh atau lokal seperti Kaligung bisnis dan ekonomi. Sebab, tiket ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Targetkan 15 Persen PARTAI Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Pemalang menargetkan 15 persen perolehan suara dalam pemilu 2014 mendatang. Hal itu dilontarkan Wakil Ketua DPD Partai Gerinda Jawa Tengah Iskandar saat halal bi halal di halaman kantor DPC Partai Gerinda Kabupaten Pemalang, Jl Kyai Makmur, Sabtu (3/1) malam lalu. “Saat ini kesibukan kami adalah menyusun strategi yang jitu untuk memetik suara 15 persen dari kursi yang ada di DPRD Kabupaten Pemalang. Itu target utama kami,” GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG tandasnya kepada Radar. Iskandar Partai yang akan mengusung Prabowo Subianto, mantan Danjen Kopassus yang saat ini menjabat ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu, menurut Iskandar, Partainya sedang menyelenggarakan diklat kader muda hingga 20 angkatan. Tiap angkatan diikuti 300 - 400 kader militan seIndonesia. “Upaya-upaya yang akan kita tempuh di antaranya mendidik kader partai sampai dengan 20 angkatan. Untuk DPC Partai Gerinda Kabupaten Pemalang jatuh pada 10 September mendatang atau angkatan ke-9, tiap satu angkatan diikuti 300 - 400 kader militan,” jelasnya. Lebih rinci Iskandar menambahkan, tiap orang kader dalam diklat menghabiskan anggaran sebesar Rp 7,1 juta dengan pembiayaan ditanggung Prabowo. “Jadi kalau dihitung tiap angkatan dalam pelaksanaan diklat untuk peserta 300 saja menghabiskan biaya Rp 21,3 milyar. Biaya sebesar itu sedikit dibanding dengan hasil mendatang,” tutur Iskandar meniru ucapan Dewan Pembina Partai Gerinda H Prabowo Subianto. Ia juga memberikan dorongan dan motivasi kepada Kader Partai Gerinda Pemalang untuk mendayung pemenangan 2014 mendatang. “Mesin politik harus solid. Untuk itu butuh kebersamaan bila perlu urunan bareng. Jangan njagaake, karena kalau njagaake pasti akan ketinggalan kereta. Kalau H Prabowo jadi Presiden pastilah Jayalah Indonesia,” serunya dengan tangan mengepal penuh semangat. (gtr)

Seorang Bocah Terpanggang di Kamar BANTARBOLANG - Isak tangis tak pernah berhenti dari Muriah (37), ibu dari Dwi Aulia Agustin (5) warga RT 6 RW 1 Desa Bantarbolang korban kebakaran di kamarnya hingga tewas terpanggang Jumat (2/9) malam lalu. Maklum saja, sang ibu yang melahirkan melihat dengan mata kepala saat anaknya terpanggang di kamar tempat tidurnya. “Saya mau menolong, akan tetapi tidak diperbolehkan oleh orang-orang yang sudah berkerumun di belakang saya. Mereka memegangi tangan kaki dan badan saya,” tutur Muriah sembari isakan tangis tak mau henti. Muriah menceritakan, suaminya, Waridin (39) sejak siang ke Pemalang. Sore harinya, listrik padam. Untuk menerangi rumahnya, ia menyalakan lilin.

Saat itu Julia (1) adik dari korban sedang sakit diare, sehingga Muriah lebih serius menangani adik korban. Kebetulan saat itu korban sudah terlelap tidur di kamarnya. ”Saya bersama Julia di depan rumah untuk ngurusi Julia yang sedang diare.” Saat itu dia mendengar teriakan permintaan tolong dari Dwi, panggilan akrab korban. Tetapi api sudah menjalar sampai atas dan bahkan seluruh kamar hanya terlihat api saja. Dalam waktu yang singkat, para tetangga sudah berkerumun. “Mereka melarang saya menolong Dwi. Mereka dengan kuat memegangi saya agar saya tidak masuk ke kamar,” kisah Muriah sambil menunjukkan kedua tangannya yang terdapat luka bakar. Dwi Aulia Agustin meru-

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

KAMAR - Kamar Dwi Aulia Agustin (5) korban kebakaran.

pakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Waridin dengan Muriah. Korban tercatat sebagai siswa di RA Nurul Huda Desa Bantarbolang. Menurut Farida, ibu guru, korban

termasuk anak yang baik, alim dan periang. Ketika Radar bersama Kepala Kantor KesbangpollinmasKabupaten Pemalang Ahmad Patah, SIP MSi dan FKDM Pema-

lang bertandang ke Kepala Desa Bantarbolang Sodikin, Kades dengan polos tidak tahu karena belum ada laporan dari Kadus Abdul Rahman. “Peristiwa kebakaran yang menelan satu orang jiwa itu, saya belum tahu Pak,” katanya polos.Tanpa berpikir panjang Kesbangpollinmas mengajak Kades Bantarbolang ke TKP, yang sebelumnya mengajak Kadus Abdul Rahman. Kepada Radar, Kepala Kantor Kesbangpollinmas Kabupaten Pemalang Ahmad Patah, SIP MSi mengimbau, dengan peristiwa kebakaran di kamar korban agar masyarakat lebih berhati-hati jangan sembarangan menaruh barang-barang yang mudah terbakar dekat dengan api. “Misalnya api lilin, obat nyamuk bakar dan sebagainya,” tuturnya. (gtr)

Padat,Arus Balik Lancar PEMALANG - Memasuki H+4 hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas di jalur Pantura Pemalang saat ini berjalan lancar, meskipun pada titik – titik tertentu sedikit mengalami kemacetan karena ada persimpangan, Minggu (4/9). Kepadatan lalu lintas terjadi sebelum traffic light Blandong Kecamatan Comal. Kendaraan memanjang hingga persimpangan Klenteng-Comal. Kondisi yang sama terpantau di sejumlah persimpangan yang lain seperti Gandulan, Beji dan persimpangan Lawangrejo, meskipun kondisi arus lalu lintas padat merayap tetapi sesekali kembali normal. Dalam pantauan Radar, arus lalu lintas yang memasuki wilayah Jalan Patura Pemalang berjalan normal. Sebab, banyak perlintasan atau penyeberangan jalan kecil ditutup untuk sementara waktu agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan. Kabupaten Pemalang memiliki dua jalur alternative yaitu Jalan

PENTOL RAH

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

SANTUNAN - Bupati Pemalang memberikan santunan kepada 100 yatim piatu dalam acara halal bi halal P-Three.

Lingkar Selatan (Jalingsel) dan Jalan Lingkar Utara (Jalingkut),semua jalan tersebut dipakai untuk arus balik menuju Jakarta. Hal tersebut terpantau di persimpangan Gandulan. Arus lalu lintas dibagi secara bergiliran menuju jalingkut dan Jalingsel. Arus lalu lintas menunai kemacetan pada titik pertemuan antara Jalinsel dan jalur pantura, tetapi hal itu dapat teratasi dengan pengaturan anggota kepolisian yang ada. Seperti yang dikatakan Kepala pos pintu keluar Pemalang Antono mengatakan, pada sekarang ini Minggu (4/9) diprediksikan puncak dari arus balik menuju Jakarta, ribuan motor terdata memasuki jalur pantura Pemalang dari pagi hingga sore hari. “Ribuan motor para pemudik mendominasi melewati jalur pantura Pemalang, meskipun pada titik-titik tertentu sedikit ada kemacetan,tetapi hal itu cepat teratasi. Diprediksikan hingga Senin sore arus lalu lintas masih padat,” ucapnya (ddm)

P-Three Tingkatkan Semangat Kebersamaan PEMALANG - P-Three kepanjangan dari Paguyuban Perantau Pemalang mengadakan halal bi halal di Gedung SLB Pemalang Sabtu (3/9) lalu, diikuti oleh seluruh masyarakat Pemalang yang merantau, khususnya di Jabotabeka (Jakarta, Bogor, Tanggerang, Bekasi dan Kerawang). Turut hadir Camat se-Kabupaten Pemalang, Ulama, Sesepuh dan pini sepuh dan juga Bupati Pemalang H Junaedi, SH MM yang diwakili Kepala Kantor Kesbangpollinmas Kabupaten Pemalang Ahmad Patah, SIP MSi, serta organisasi perantau lainnya. Dalam Sambutannya, Bupati Pemalang H Junaedi, SH MM yang dibacakan Ahmad Patah, SIP MSi menyampaikan selamat hari raya idul fitri. Lebih lanjut, Bupati terharu melihat begitu besarnya semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang terjalin diantara sesama anggota P-Theee. “Hal ini merupakan satu fenomena positif yang harus dijaga dan ditingkatkan. Terlebih lagi dalam kesehariannya seluruh anggota PThree, senantiasa berada jauh dari kampung halamannya. Sehingga memerlukan adanya komunikasi dan koordinasi dengan sesama anggota, sebagai sarana untuk bertukar pikiran dan informasi, maupun berbagi beban dan pengalaman,” lanjutnya. Bupati juga merasa bangga melihat kiprah P-Three yang mampu menumbuhkan, menjaga dan meningkatkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan di antara masyarakat Pemalang yang berada di Perantauan. “Saya berharap semoga ke depan, keberadaan P-Three tidak hanya dapat dirasakan oleh para anggotanya, akan tetapi lebih luas lagi yakni oleh seluruh warga Pemalang,” pintanya. Ia mengajak kepada segenap anggota P-Three untuk senantiasa berpartisipasi aktif dan meningkatkan kontribusibya dalam pembangunan di Kabupaten Pemalang. “Marilah kita bersama, khususnya kepada anggota P-Three untuk turut berpatisipasi aktif dan meningkatkan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Pemalang, mengingat saudara-saudara merupakan putra daerah yang secara emosional memiliki ikatan bathin yang kuat dengan Kabupaten Pemalang,” ajaknya. Dikatakan, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Pemalang, baik secara langsung maupun tidak langsung. “Partisipasi secara langsung dapat dilakukan melalui penanaman modal atau investasi di Kabupaten Pemalang masih terbuka lebar, masih banyak sektor jasa, perdagangan dan industri yang memerlukan dukungan investor,” tandasnya. Untuk memudahkan proses penanaman modal, lanjut Patah yang membacakan sambutan Bupati didepan ratusan anggota PThree, pihaknya menyediakan tempat pelayanan terpadu untuk prijinan dan investasi yang terdapat di Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Pemalang. “Melalui KPPT, setiap investor dapat mengurus proses perijinan dan investasi secara cepat, mudah dan transparan,” tandasnya. Di tempat yang sama, Ketua PThree AR Hasan Hadi Kusumo mengatakan sebagai wong Pemalang jangan merasa malu, dan jangan merasa minder, akan tetapi justru sebaliknya harus berbangga hati, junjung tinggi Pemalang dengan hati yang bersih.. (gtr)

DEDI M/RADAR PEMALANG

SIAP BERANGKAT - Sepeda motor khas mudik dengan barang bawaan berjejer di halaman rumah dan siap berangkat menuju Jakarta.

Bawa Oleh-Oleh Khas Daerah Pemudik Kembali ke Jakarta SUDAH satu minggu para perantau kembali ke kampung halaman masing-masing untuk merayakan lebaran Idul Fitri 1432 H bersama keluarga dikampung halaman tercinta. Minggu (4/9) pada umumnya merupakan hari terakhir di kampungnya dan bergegas untuk berangkat ke tempat kerjanya yaitu di Jakarta. Sebab hari Senin (5/9) sudah mulai masuk kerja. Seperti yang dilakukan Faturi (32) warga Desa Pesucen Kecamatan Petarukan. Dia merupakan pekerja perantau di Kota Jakarta sebagai buruh pabrik. Apa yang sudah dilakukanya dengan lebaran bersama keluarga dan silahturahmi sudah

selesai dilakukan. Minggu (4/ 9) pukul 06.00 WIB, dia sudah mempersiapkan sepeda motornya untuk dijadikan transportasi menuju Jakarta. Persiapan tersebut tentunya juga sudah dilakukan sehari sebelumnya dengan membeli khas jajanan Pemalang seperti krupuk usek dan kamir. Oleholeh tersebut diikat menjadi satu dalam kardus besar. Seperti biasanya muatan barang diikat di belakang jok motor dengan diikat memanjang khas motor pemudik. Faturi kembali ke Jakarta tidak sendirian. Dia berboncengan dengan istrinya, Trimaeni (26), dan warga yang lain yang berangkat pada hari dan jam yang sama lebih dahulu berkumpul untuk berangkat bersama-sama (konvoi). Sekitar lima sepeda motor

telah berjejer siap berangkat. Tentunya dengan model yang sama yaitu barang bawaan di jok belakang. “Saya sengaja untuk kembali ke Jakarta pada hari Minggu. Besoknya (hari ini, red) saya sudah berangkat kerja. Mudik memakai sepeda motor memiliki arti dan kebanggaan tersendiri apalagi secara bersama-sama dengan teman-teman sekampung. Lebih seru,” katanya. Menurut dia, kembali ke kampung halaman pada hari lebaran memiliki makna tersendiri. Apalagi bisa bertemu dan selahturahmi dengan teman-teman yang sekampung. Untuk kembali ke Jakartapun tidak dengan tangan kosong, minimal oleh-oleh buat tetangga dengan makanan. Kue jajanan yang tidak bias dibeli di Jakarta. (ddm)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

PADAT - Arus lalu lintas terlihat padat di persimpangan Lawangrejo Kecamatan Pemalang Minggu (4/9).


TEGAL METROPOLIS

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

Rusunawa Dipertanyakan KEPASTIAN pembangunan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) yang akan memanfaatkan lahan eks bengkok Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat kembali dipertanyakan. Sebab sampai saat ini belum ada tindak lanjut atas rencana pembangunan Rusunawa tersebut. Padahal lahannya telah disiapkan, bahkan melalui APBD 2011 Pemkot melakukan pengurukan. Menurut Ketua Komisi III DPRD Drs HM Nursholeh MMPd, rencana pembangunan

Rusunawa sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Sejumlah warga sudah merespon rencana ini. Bukan itu saja. Pemkot melalui APBD 2011 mengalokasikan anggaran untuk pengurukan lahan. Namun hingga kini pembangunan fisik yang sesuai rencana awal dibiayai pemerintah pusat belum ada tindak lanjutnya. “Penegasan soal kepastian pembangunan Rusunawa sangat penting. Apalagi terakhir kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang menegaskan, pem-

bangunan Rusunawa di Kota Tegal bukan 2 twin blok. Namun ditambah jadi 3 twin blok. Hal ini berdasarkan pemerintah pusat. Untuk itu, Kota Tegal diminta menyiapkan lahan tambahan.” Untuk itu, tandasnya, agar tanah yang diuruk tak mubazir, sambil proses pelaksanaan pembangunan 2 twin blok, Pemkot baru menyiapkan lahan tambahan. Jangan dilakukan penambahan lahan dulu baru dilakukan pembangunan fisiknya.

Karena dewan kuatir realisasinya molor. Sehingga lahannya jadi mubazir. “Langkah kehati-hatian sekaligus untuk kewibawaan Pemkot. Baik di mata warga maupun pemerintah pusat. Ketegasan realisasi pembangunan fisik Rusunawa harus dilakukan. Jangan ada kesan lahan yang diuruk mubazir. Walaupun nantinya pembangunan tetap dilaksanakan, tapi kalau ada jeda. Apalagi jeda waktunya bertahun-tahun, terkesan pembangunan Rusunwa

hanya wacana dan tak ada realisasinya,” imbuh Nursholeh. Apalagi, tuturnya, posisi lahan cukup strategis, yakni di sebelah barat kantor Kecamatan Tegal Barat. Sehingga siapa saja, masyarakat yang datang ke kantor kecamatan akan melihatnya. “Secara prinsip kami sangat mendukung program pemerintah. Apalagi peruntukannya demi kepentingan masyarakat. Namun agar tak ada kesan negatif, kami minta ada perencanaan matang.” (hun)

Tidak Ada Penumpukan Sampah

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto ”Kambing Bakar Maroko”. mulai 1 juni 2011.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

ANGKUT SAMPAH – Petugas mengangkut sampah di salah satu TPS.

MESKI volume sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) mengalami peningkatan. Tapi tidak terjadi penumpukan sampah. Karena petugas mengambil sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) selama Lebaran tahun ini. Peningkatan terjadi seperti di sejumlah pasar tradisional serta TPS sekitar perkampungan. Sebab jumlah warga yang ada saat Hari Raya Idul Fitri lebih banyak dibanding hari biasa. Sehingga sampah yang dihasilkan khususnya dari rumah tangga juga mengalami peningkatan. Agus, seorang petugas membenarkan jika selama Lebaran ini terjadi peningkatan volume sampah. Namun dia tetap menjalankan tugasnya mengambil sampah dari TPS, untuk dibawa ke TPA sebelum Hari Raya. Saat Lebaran hingga sesudahnya seperti biasa. Dengan demikian, tidak terjadi penumpukan sampah. Menurutnya, beberapa lokasi yang

terjadi peningkatan seperti pasar malam dan sejumlah pasar tradisional serta TPS di sekitar pemukiman warga. Untuk itu, pihaknya berharap agar masyarakat selalu menjaga kebersihan, dan membuang sampah pada tempat yang disediakan. Jika ada bak atau TPS, maka buanglah sampah di dalam bak, bukannya di luar bak seperti yang banyak terjadi saat ini. “Selama Lebaran tahun ini, tidak ada penumpukan sampah. Sebab semua dapat diangkut dengan armada serta petugas.” Adiningsih, warga Jalan Tentara Pelajar yang rumahnya berdekatan dengan TPS membenarkan, jika pengangkutan sampah di TPS berjalan lancar. Bahkan, waktu malam Lebaran sampai hari H, petugas terlihat mengambil sampah yang meningkat. Sehingga tidak terjadi penumpukan. Langkah tersebut, jelasnya, patut diacungi jempol. Ketika masyarakat sibuk dengan berbagai kegiatan. (gun)

Dari Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kalinyamat Wetan

Siap Beri Advokasi Masyarakat Terpojokkan Secara resmi kepengurusan Karang Taruna Taruna Jati Kelurahan Kalinyamat Wetan Tegal Selatan dikukuhkan. Lalu apa program yang diusung pada kepemimpinan periode 2011-2015 organisasi tersebut? LAPORAN: ADI MULYADI

ADI MULYADI/RATEG

SAYANG ANAK - Lelaki ini sangat menyayangi anaknya sampai mengajak buah hatinya berenang di PAI Tegal.

MOMEN Lebaran ini menjadi titik awal aktivitas organisasi kepemudaan Kelurahan Kalinyamat Wetan. Dengan dikemas bareng acara halal bi halal, 25 pengurus Karang Taruna Taruna Jati dikukuhkan dan dilantik Lurah Kalinyamat Wetan H Kaprawi BA. Acara tersebut juga dihadiri beberapa tamu penting. Di antaranya Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Sumito, Ketua KNPI Sutari, ketua Karang Taruna Kota dan Kecamatan,

serta anggota DPRD dari PKB Anshori Azizi. Menurut Ketua Karang Taruna Taruna Jati yang baru dikukuhkan, Indra Oktavi Maryanto, pemilihan pengurus dilaksanakan tanggal 15 Juli lalu. Namun pengukuhannya baru bisa dilaksanakan Minggu (4/ 9) kemarin, di Pendopo Kelurahan Kalinyamat Wetan. “Program kerja yang akan dilaksanakan hingga 2015 mendatang lebih prorakyat. Di antaranya menjadi control society, dan agen of change. Ini untuk memberikan pengawasan terhadap pemerintah. Baik tingkat kelurahan sampai kota. Spesifiknya terhadap penyimpangan yang dilakukan pemerintah.” Kemudian, tandas Indra, menjadi tempat aduan bagi masyarakat yang merasa terpojokkan dalam bentuk advokasi. Disamping mengaplikasikan peran pemuda yang dulu pernah berjaya pada masa orde lama, orde baru, dan era reformasi. Sehingga mampu menjadi

agen perubahan. “Aplikasinya menjadi pemuda yang tidak hanya teori dan retorika, dalam coretan tinta hitam yang bergerumul dengan peristiwa sejarah yang lapuk digelumuti masa penuaan. Yang mengakibatkan masa kevakuman karang taruna seperti tahun sebelumnya,” imbuh dia lagi. Program lain, dengan mendukung apa yang dicanangkan pemerintah. Misalnya Tegal Sehat, Cerdas, Bisnis, Maritim, dan Wisata. Selain mengembangkan khasanah budaya kearifan lokal kelurahan yang sekarang, agar dieksplor pemerintah menjadi karakter kota yang berikan kenyamanan terhadap masyarakat. “Mengangkat kepemudaan di bidang sosial untuk tuntaskan masyarakat pengangguran menjadi SDM bermutu. Yang pasti mengoptimalkan peran pemuda yang sesungguhnya. Guna dapat dimotori oleh pemerintah yang men-support pembangunan yang dilakukan pemuda,” papar Indra.

ADI MULYADI/RATEG

DIKUKUHKAN - Lurah Kalinyamat Wetan H Kaprawi BA, mengukuhkan pengurus Karang Taruna Taruna Jati, kemarin di Pendopo Kelurahan.

Sementara itu, ketika memberikan sambutan, Kepala Dinsosnakertrans Sumito selaku pembina Karang Taruna menuturkan, Karang Taruna Kalinyamat Wetan bisa ikut mensukseskan program pemerintah. Disamping memberdayakan para

pemuda di wilayahnya. “Karang taruna merupakan organisasi terdekat dengan masyarakat khususnya pemuda. Karena itu diharapkan menjadi wadah demi membangun masyarakat, supaya lebih baik lagi ke depannya. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Dua Dukuh Bentrok

PELAYANAN Kemarau, Debit Air Turun MUSIM kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu, berimbas pada penurunan debit air di dua sumber mata air di wilayah Kabupaten Tegal. Salah satu yang terkena imbasnya yaitu sumber air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tegal. Penurunan debit air PDAM mencapai sekitar 5 liter perdetik. Guna mengantisipasi pemenuhan terhadap konsumen, PDAM menyiapkan tangki air bersih untuk menyuplai wilayah rawan kekeringan. Hal itu dikatakan Direktur PDAM Kabupaten Tegal Ir Taufan Edy Raharjo MM melalui Kabag Administrasi dan DOK.RATEG Keuangan Krishna WK SE, belum lama Ir Taufan Edy Raharjo MM ini. Dikatakannya, PDAM memiliki dua sumber mata air. Yakni Suren di Desa Sigedong yang memiliki debit air sebanyak 50 liter perdetik dan Wangon di Desa Muncanglarang dengan debit air 35 liter perdetik, keduanya termasuk wilayah Kecamatan Bumijawa. Kedua sumber mata air itu, saat ini mengalami penurunan debit air. Meski demikian, PDAM masih mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumennya. “Kedua sumber mata air PDAM Kabupaten Tegal selama musim kemarau ini mengalami penurunan hingga 5 liter perdetik. Ini berdampak pada pasokan ke pelanggan PDAM,” kata Krishna. Menurut dia, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk tetap menjaga debit air di kedua sumber tersebut dengan melakukan penghijauan. Hal itu mulai dilakukan dilakukan sejak awal 2010 lalu. Kendati saat ini belum dirasakan dampak penghijauan itu, namun upaya tersebut sebagai antisipasi penurunan debit dimasa mendatang. “Kepada pelanggan PDAM sendiri, kami menghimbau untuk hemat pemakaian air selama musim kemarau ini,” himbaunya. Sementara, terhadap permintaan droping air dari warga yang telah dilayangkan ke Pemkab Tegal, hanya tinggal menunggu kesiapan Pemkab. Sedang PDAM, siap kapanpun untuk mendroping air bersih kepada warga yang membutuhkan. Terutama droping di wilayah yang rawan kekeringan. “Data milik PDAM, ada 31 desa di lima kecamatan yang rawan kekeringan atau kekurangan air bersih,” pungkasnya. Adapun sejumlah desa yang mengalami kekurangan air bersih yaitu di Kecamatan Warurejo (5 desa), Kecamatan Suradadi (4 desa), Kecamatan Kedungbanteng (3 desa), Kecamatan Jatinegara (7 desa), dan Kecamatan Balapulang (13 desa). (gon)

SOSIAL

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

SYOK - Ketua PMI Kabupaten Tegal dr H Bimo Bayuadji (kedua kanan) saat berdialog dengan Ny Calem (51) dan Edi (20), korban kebakaran rumah sesaat sebelum penyerahan bantuan. Korban nampak masih syok atas musibah yang menimpa mereka, Sabtu (3/9) lalu.

PMIBantuKorbanKebakaran MUSIBAH kebakaran yang menimpa warga Desa Jatilawang Kecamatan Margasari, Sabtu (3/9) dini hari lalu, menuai perhatian dari PMI Kabupaten Tegal. Tak berselang lama, organisasi sosial kemanusiaan itu menyerahkan bantuan kepada korban. Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik Darmo (55) warga RT 02 RW 09 Desa Jatilawang Kecamatan Margasari, Sabtu (3/9) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB. Menurut Rina (18), seorang relawan PMI yang kebetulan adalah tetangga korban, api diduga berasal dari konsleting listrik. Dimana kabel kipas angin meleleh dan menimbulkan percikan api. Percikan tersebut kemudian membesar dan membakar kayu usuk. Dalam waktu singkat, si jagi merah melalap habis atap rumah milik Darmo. “Kepanikan juga sempat terjadi dipagi buta itu. Karena disaat yang sama, listrik juga padam. Tetapi, masyarakat tetap bergotong royong sebisanya memadamkan api,” ungkap Rina. Menurut Rina, pemilik rumah sehari-harinya adalah wirausaha yang sukses di Jakarta dan berhasil membangun rumah yang bagus di desanya. “Rumah ini dibangun dari hasil merantau di Jakarta. Darmo termasuk salah seorang warga yang sukses merantau ke Jakarta,” imbuh Rina. Mendapat informasi adanya kejadian kebakaran rumah warga, membuat PMI Kabupaten Tegal bertindak cepat. PMI pun kemudian mengirimkan 3 orang relawan yang dipimpin langung oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayuadji. Ketiga orang relawan dan Ketua PMI segera mendatangi lokasi kejadian, siang harinya. Setelah melakukan pendataan, PMI pun menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan tersebut berupa bahan makanan, tikar terpal (terpolin), hygienis kit, dan kebutuhan hidup lainnya. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, dr H Bimo Bayuadji yang didampingi 3 relawan PMI, diterima oleh Ny Calem (51) dan Edi (20), istri dan anak Darmo. “Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk kepedulian kepada korban. Memang nilaianya tidak seberapa, tetapi minimal dapat dimanfaatkan untuk meringankan beban yang harus ditanggung korban,” ungkap dr H Bimo bayuadji, saat ditemui usai penyerahan bantuan. Dr H Bimo pun berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh korban. “Meski untuk sementara, tetapi kami harap bantuan ini dapat bermanfaat,” ujarnya. Hingga usai penyerahan bantuan, korban dan keluarganya nampak masih syok atas musibah yang menimpa mereka. (aan)

5 Luka Serius

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERKERUMUN – Sejumlah penumpang arus balik di terminal bus Slawi yang akan berangkat ke Jakarta, sedang berkerumun di samping armada bus, kemarin.

Terjadi Lonjakan Penumpang Suasana Arus Balik di Terminal Bus Slawi TERMINAL bus Slawi yang berada di Jalan Ahmad Yani Slawi, dipadati penumpang arus balik. Kondisi itu terlihat seperti yang diperkirakan pada H+3 hari Sabtu (3/9) dan H+4 Minggu (4/ 9) kemarin. Lonjakan jumlah penumpang terjadi baik pagi hari maupun sore harinya. Pantauan Radar di lapangan, para penumpang arus balik sudah mulai berdatangan mencari tiket bus sejak Sabtu (3/9) pagi hari. Mereka terlihat datang untuk berangkat merantau. Ada yang bersama keluarga, ada pula yang hanya sendirian. Sementara pada siang harinya, para penumpang arus balik tidak begitu banyak. Lonjakan jumlah penumpang kembali terjadi di terminal bus Slawi pada Sabtu (3/9) sore hari hingga malam hari. Pada hari Minggu (4/9) kemarin, para penumpang arus balik kembali terjadi lonjakan jumlah penumpang. Kali ini, penumpang terlihat lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini karena armada bus yang sudah disediakan oleh UPTD setempat, lebih banyak yang telah diberangkatkan. Seperti yang dikatakan Kepala UPTD Terminal Bus Slawi, Sutanto Karno SIP, melalui stafnya, Heru Dewanta. Bahwa pada hari Sabtu pagi, armada yang diberangkatkan sebanyak 30 bus, dengan jumlah penum-

pang 1.474 orang. Sedang sore harinya, hanya diberangkatkan 20 bus. Sementara pada hari Minggu, armada bus yang diberangkatkan sebanyak 36 bus. “Ini kemungkinan besar puncak penumpang arus balik, dan dimungkinkan akan lebih banyak pada sore nanti (kemarin, red),” katanya, Minggu (4/9). Dikatakannya, penumpang arus balik tidak ada yang terlantar, karena armada bus yang disediakan masih mencukupi. Seperti yang dibertiakan sebelumnya, untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran, pihak UPTD terminal bus Slawi telah menyiapkan 223 armada bus dengan 9 bus cadangan. Kelaikan bus dan perlengkapan keamanan daruratnya, sudah diperiksa oleh Dishubkominfo beberapa pekan sebelum Lebaran. PENUMPANG MENURUN Heru Dewanta menambahkan, para penumpang baik arus mudik maupun balik, ditahun ini jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan tahun kemarin. Hal ini karena dimungkinkan banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan kereta api. Karena itulah, pihaknya tidak merasa khawatir dengan armada yang tersedia. “Tahun ini jumlah penumpang menurun daripada tahun kemarin, karena mungkin para pemudik lebih memilih menggunakan kereta api atau kendaraan pribadi,” imbuhnya. Sementara, salah satu pe-

numpang asal Pangkah, Edi, mengatakan, pihaknya tidak merasa kesulitan saat berangkat ke Jakarta. Karena untuk mendapatkan tiket bus, dia tidak perlu saling berebut dengan penumpang lainnya. “Dulu untuk mencari tiket saja sulit, tapi sekarang tidak begitu kesulitan,” ungkapnya. Edi yang bekerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta yang masuk pada hari Senin ini, sengaja berangkat memilih hari Minggu. Karena diyakininya, perjalanan tidak begitu macet. Karena jalan yang menuju ke Jakarta, saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik. “Dulu saya pernah berangkat dua hari sebelum masuk kerja, tetapi sekarang sepertinya tidak seperti dulu. Mudah-mudahan saja tidak terjadi masalah apapun dalam perjalanan, dan selamat sampai tujuan,” ujarnya. Berbeda dengan Amad, penumpang asal Jatinegara, yang merantau ke Jakarta untuk berdagang. Dia sengaja memilih berangkat hari Minggu, karena dimungkinkan pada hari Senin ini di Jakarta sudah mulai ramai. Pihaknya berangkat lebih memilih naik bus daripada memakai armada yang lain. Hal ini karena dirasakan lebih nyaman, walaupun mungkin lebih lama daripada jika naik kereta api dan kendaraan pribadi. “Saya takut naik kereta api mas, makanya saya pilih naik bus. Dan sepertinya sekarang pakai bus tidak begitu berdesak-desakan,” katanya. (fatkhurohman)

Perkiraan Target Pendapatan Gagal Pengunjung OW Guci Turun OBYEK Wisata (OW) Pemandian Air Panas Guci yang merupakan OW andalan di Kabupaten Tegal, gagal meraih target pendapatan maksimal pada Lebaran Idul Fitri 1432 H. Hal ini dikarenakan, jumlah pengunjung yang jauh lebih sedikit dibandingkan musim lebaran sebelumnya. Penurunan jumlah pengunjung OW juga nampak terlihat pada tingfkat kepadatan kendaraan di sepanjang jalur menuju ke OW tersebut. Di sepanjang jalur mulai dari Yamansari sampai ke OW Guci, tidak ada satupun titik kemacetan. Hal ini jauh berbeda dengan kondisi musim lebaran tahun-tahun sebelumnya. Dimana selalu terjadi kemacetan di beberapa titik. Sesuai pengamatan di wila-

yah OW Guci, khususnya di Pancuran 13 yang merupakan pemandian air panas yang dituju wisatawan, jumlah pengunjung tidak terlalu membludag. Kondisi itu diduga karena masyarakat sudah terlalu mengeluarkan banyak biaya untuk keperluan anaknya sekolah, karena belum lama ini tahun ajaran baru. Disamping itu, faktor pengalaman macet saat mengunjungi OW itu, juga diprediksi menjadi salah satu penyebab. “Padahal kami memprediksi pendapatan masuk sekitar Rp 600 juta selama Lebaran ini. Namun melihat suasana pengunjung, sepertinya predisksi kami itu tidak tercapai,” kata Kepala UPTD OW 1 Pengelola OW Guci dan Kalibakung,

Imam Sutanto. Dikatakan Imam, sampai dengan H+3 Sabtu (3/9) dan H+4 Minggu (4/9), jumlah wisatawan tidak sesuai prediksi awal. Padahal dua hari terakhir itu, diharapkan wisatawan yang mendatangi OW Guci akan membludag. Karena hari berikutnya, kantor sudah mulai beraktifitas seperti biasa dan pemudik pun sudah kembali merantau ke kota tujuan. Menurut dia, di sepanjang jalur menuju OW Guci tidak mengalami kemacetan. Kalaupun ada, hanya terjadi di sekitar pasar OW Guci. Hal itupun akibat banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan, bukan karena meledaknya jumlah pengunjung ke OW tersebut. (gon)

WARUREJA – Warga di dua pedukuhan yang masih satu wilayah Desa Kedungkelor Kecamatan Warureja, Kamis (1/ 9) dini hari, bentrok. Yakni pedukuhan Kedung Sambi dan Bojong Kelor. Atas insiden tersebut, 5 dari 7 orang warga Pedukuhan Kedung Sambi, mengalami luka serius di bagian wajahnya. Berdasarkan informasi korban, Trisno (17), menceritakan, semula dirinya dengan temannya yang bernama Tri (19), hendak mengunjungi acara halal bihalal di wilayah Pedukuhan Bojong Kelor. Namun sebelum sampai ke lokasi, dirinya dihadang oleh sekelompok pemuda yang berjumlah sekira 9 orang. Tanpa basa-basi, pemuda yang diduga warga Bojong Kelor tersebut, tiba-tiba memukulnya dengan menggunakan batu bata. Sontak, dirinya pun terkejut dan sempat memberikan perlawanan. Tetapi karena jumlahnya tidak seimbang, maka dirinya tidak bisa berbuat banyak. Untungnya kala itu, ada warga yang melerainya. Sehingga, dirinya berhasil selamat dari maut. “Kami berdua langsung pulang,” kata Trisno, saat ditemui di kediamannya, RT 03 RW 03 Pedukuhan Kedung Sambi, Sabtu (3/9) siang. Sampainya di rumah, lanjut Trisno, diapun menceritakan kejadian pengeroyokan dirinya itu kepada teman-temannya. Kemudian mereka pun berencana mendatangi lokasi kejadian kembali guna mengklarifikasi sekaligus meminta damai kepada pelaku yang merupakan warga satu desa dengannya. Trisno didampingi 6 temannya berikut dengan Tri, pegim ke lokasi kejadian. Namun setelah sampai di lokasi, mereka bukannya disambut baik. Pemuda Bojong Kelor justru menyerangnya kembali dengan jumlah massa yang tidak sedikit. “Mereka ada yang membawa batu dan kayu balok. Kami diserang tanpa diajak musyawarah terlebih dulu,” ujarnya. Karena jumlahnya lebih banyak, lanjut Trisno, dirinya dan teman-temannya merasa kuwalahan. Bahkan 4 temannya berikut dengannya, mengalami luka serius di bagian wajah. “Mereka membawa senjata. Jumlahnya puluhan orang. Karena kalah banyak, kami lantas lari,” kata Trisno menambahkan. Atas insiden tersebut, keesokan harinya (Jumat (2/9),

red) siang, seluruh pelaku dan korban dikumpulkan oleh aparat desa di kantor balai desa setempat. Upaya damai, dimediasikan oleh Kepala Desa Kedung Kelor. Saat mendamaikan, bukannya menghasilkan solusi, namun justru kisruh kembali terjadi. Bahkan sebagian warga, ada yang meluapkan emosinya dengan merusak kantor balai desa tersebut. Beberapa kaca balai desa, dilempar dengan menggunakan batu hingga pecah. Karena itu, sejumlah personil Polri dan TNI, diterjunkan untuk melerai kekisruhan tersebut. Dan sebagian pelaku pengeroyokan, diamankan di Polres Tegal guna menghindari insiden yang tidak diinginkan. Upaya untuk mendamaikan kembali, dilanjutkan pada keesokan harinya, (Sabtu (3/9), red) siang. Upaya tersebut digelar di kediaman salah seorang tokoh masyarakat setempat, Edi Nuroso alias Edi Macan. Hadir dalam kesempatan itu, Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Rudi Wihartana SH, Kapolsek Warureja AKP Ng Putra, Komandan Koramil, anggota Kodim, aparat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta warga sekitar. Hasil musyawarah kala itu, kedua pedukuhan berdamai. Dan bagi pelaku pengeroyokan, diwajibkan membiayai pengobatan korban hingga sembuh total. Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Rudi Wihartana SH, mengakui, pihaknya telah mengamankan 8 pelaku pengeroyokan di Polres Tegal. Mereka diamankan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan. “Masalah sudah selesai. Semuanya sudah kondusif. Pelaku yang kami amankan, akan kami lepas kembali untuk mengurus biaya pengobatan korban,” tegasnya. Sementara itu, Edi Macan menjelaskan, tujuh orang yang menjadi bulan-bulanan warga Bojong Kelor antara lain, Trisno (17), Imam (18), Arip (17), Udin (18), Pipit (17), Tasmu’i (19), dan Tri (19). Lima diantaranya yang mengalami luka serius adalah Trisno, Imam, Arip, Tri, dan Udin. Mereka saat ini berdiam diri di rumahnya masing-masing. Menurutnya, atas kesepakatan antara pelaku dengan korban, masalah ini tidak berlanjut ke pengadilan. Sebab, pelaku berjanji akan membiayai pengobatan korban hingga sembuh total. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

LEBAM - Beberapa korban pengeroyokan, saat menunjukkan luka lebam di wajahnya masing-masing.


KABUPATEN TEGAL

7

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

LEBAKSIU

M GHONI/RADAR SLAWI

PEMBUKAAN - Ketua Forkommat Moh Jumadi, tengah menendang bola menandai pembukaan Turnamen Sepakbola Watukumpul-Forkommat Cup I yang berhadiah total Rp 3 juta, kemarin.

Turnamen Sepakbola Anak Pedagang Martabak LEBAKSIU - Dalam rangkaian Lebaran di kampung Martabak Desa Lebaksiu, selain halal bihalal, juga digelar berbagai kegiatan. Salah satunya, turnamen sepakbola anak pedagang Martabak. Turnamen yang digelar oleh warga Pedukuhan Watukumpul Lebaksiu Kidul didukung Forkommat, diberi label Turnamen Watukumpul-Forkommat Cup I. Turnamen itu menyediakan total hadiah Rp 3 juta. Turnamen diikuti 16 kesebelasan yang anggotanya campuran dari seluruh peserta dengan menggunakan nama negara tertentu. Ke-16 kesebelasan itu terbagi dalam empat pool dan menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi. Mereka bakal bertanding dari Sabtu (3/9) sampai berakhir Minggu (26/9) mendatang. “Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan oleh Ketum Forkommat,” kata Ketua Panitia penyelenggara, Mulyono, Sabtu (3/9) lalu. Dikatakan Mulyono, setiap kesebelasan tidak mewakili satu kampung atau pedukuhan, tetapi dicampur secara acak melalui undian. Hal ini diharapkan dapat menghindari keributan sebagai dampak dari kekalahan. Dengan teknis itu, setiap kesebelasan terdiri dari anggota tim seluruh perkampungan yang ada dan dirasa efektif menghindari keributan dalam pertandingan. Menurut dia, upaya ini diilhami dari keinginan agar turnamen sepakbola dapat menjadi ajang silaturahim anak penjual martabak. Juga sekaligus mencari bakat dan penyaluran hobi. Dengan sistem kesebelasan campuran itu, diharapkan tujuan awal turnamen tercapai dan dampak negatif bisa dihindari. “Semua peserta tidak keberatan dan mereka enjoy menerima aturan dari panitia penyelenggara,” ujarnya. Masih kata Mulyono, dari enam belas tim yang menggunakan nama negara, terbagi dalam pool A, B, C, dan D. Untuk pertandingan awal usai pembukaan, bertanding kesebelasan Inggris VS Brazil yang dimenangkan oleh Brazil dengan skor 2-1. Sementara, Ketum Forkommat Moh Jumadi ST MM, berharap, dengan digelarnya turnamen itu, keguyuban silaturahim putra penjual martabak semakin erat. Disamping itu, turnamen sebagai ajang pencari bakat bisa memunculkan pemain yang berprestasi dan berkualitas. Apalagi, saat ini banyak pemain putra martabak asal Lebaksiu yang direkrut tim daerah asal maupun daerah lain. Bahkan ada yang direkrut oleh tim peserta Liga di Indonesia. “Selain Turnamen Watukumpul-Forkommat Cup I, kami juga menggelar turnamen yang sama di Jatinegara yaitu di Desa Kedungwungu. Ini merupakan salah satu upaya Forkommat dalam membangun masyarakat,” ujarnya. (gon)

KRAMAT

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

HANGUS - Mobil BMW nopol B 100 MU, tampak hangus setelah sebelumnya terbakar diduga akibat konsleting listrik.

Mobil Kades Balamoa Terbakar KRAMAT - Kendaraan roda empat jenis sedan BMW warna biru tua berplat nomor B-100-MU, Jumat (2/9) pukul 20.30 WIB, terbakar saat melintas di ruas jalur Desa Babakan Kecamatan Kramat. Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik mobil yang juga Kepala Desa (Kades) Balamoa Kecamatan Pangkah, Muhidin, mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Menurut saksi mata, Sukaryo (63) warga RT 01 RW 04 desa setempat, sebelum terbakar, mesin mobil yang berada di kap depan mengeluarkan bunyi keras seperti ledakan. Kemudian, mesin mengeluarkan asap tebal diiringi api yang menjalar ke sebagian body mobil serta dua roda bagian depan. Setelah mobil menepi, satu supir dan tiga penumpang mobil tersebut, bergegas turun dan minta bantuan warga. Sontak, Sukaryo dibantu warga lainnya membantu dengan menyiramkan air yang berasal dari rumahnya. Kebetulan, mobil korban berhenti di depan kediamannya yang berada tepat di sebelah Selatan pertigaan Babakan. “Saya kaget ketika ada ledakan. Sebab, bunyi ledakannya keras sekali. Sepertinya, mobil itu milik Kepala Desa Balamoa,” terangnya. Pemadaman api dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan air yang berasal dari kediaman Sukaryo. Api dijinakkan setelah setengah jam berlangsung. Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa karena pemilik mobil bergegas keluar. “Mobil pemadam kebakaran (Damkar) sempat datang. Tetapi kondisi api sudah berhasil dijinakkan,” kata dia menambahkan. Terpisah, pemilik mobil, Kepala Desa Balamoa, Muhidin, menuturkan, sebelum mobilnya terbakar lebih dulu telah di-service dan diisi bensin. Kala itu, dirinya beserta tiga anaknya bertujuan ingin jalan-jalan ke Kota Tegal. Namun sial, ditengah perjalanan mobilnya terbakar. “Ketika kami baru masuk ke dalam mobil, bau bensin sangat menyengat. Tetapi saya tidak ada firasat apa-apa. Karena saya pikir, sorenya sebelum jalan-jalan saya mengisi bensin,” tuturnya. Sementara, ketika ditanya soal kerugian, dia hanya mengaku, kerugiannya tidak sedikit. Sebab, harga onderdil BMW tidaklah murah. “Bisa mencapai puluhan juta rupiah,” imbuhnya. Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran sempat memacetkan ruas jalur Kemantran. Kendaraan roda dua atau lebih, banyak yang dialihkan. Ratusan warga yang penasaran ingin melihat kejadian itu secara dekat, rela berdesak-desakan. Beberapa anggota Polri tampak dibantu warga setempat mengatur lalu lintas. (yer)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

LENGANG – Jalur alternatif di wilayah Kecamatan Pangkah terlihat lengang dan tidak dilewati kendaraan arus balik. Meski disaat yang sama, arus Pantura nampak padat merayap, Minggu (4/9) kemarin.

Jalur Alternatif Lengang Pemudik Tetap Pilih Jalur Utama PANGKAH – Jalur alternatif di wilayah Kramat Kecamatan Tarub dan Pangkah yang menuju ke Slawi, lengang. Tidak banyak kendaraan arus balik yang melewati ruas jalan itu, pada H+4 atau Minggu (4/9) kemarin. Meskipun pada hari yang sama, arus lalu lintas di Pantura nampak padat merayap. Namun, para pemudik yang hendak ke Jakarta tetap memlih jalur utama tersebut. Pantuan Radar di lapangan, jalur alternatif mulai dari arah

Warurejo maupun dari Kramat menuju ke arah Slawi dan Brebes, terlihat hanya dilewati kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan angkutan umum, serta kendaraan pribadi. Para pengguna jalan itu kebanyakan hendak bersilaturahim maupun menghabiskan masa libur Lebaran dengan mengunjungi beberapa tempat wisata. Meski demikian, sesekali tampak sejumlah pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dengan melewati jalur alternatif tersebut. Menurut salah satu warga Pangkah, Haryono, kondisi di jalur alternatif pada tahun ini memang terlihat biasa-biasa

saja. Padahal saat Pantura macet, biasanya jalur tersebut ramai dilewati bus dan kendaraan yang hendak ke Jakarta. “Sepertinya di jalur Pantura tidak macet. Jadi, di jalur alternatif ini biasa-biasa saja,” katanya.Seperti diketahui, beberapa jalur yang sudah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan diantaranya jalur Pantura Babadan Warureja dan Larangan Munjungagung. Dari Babadan, kendaraan bisa melewati Kebandingan-PangkahSlawi-Balamoa menuju ke arah Jatibarang Brebes. Adapun dari Larangan Munjungagung, kendaraan diarahkan menuju Balamoa-Pangkah-Slawi menuju

ke arah Jatibarang Brebes. Sebelumnya, Kasi Lalu Lintas Dishubkominfo Kabupaten Tegal, Supriyadi, mengakui bahwa kondisi di dua jalur alternatif tersebut dinilai belum cukup layak untuk mendukung kelancaran arus. “Kondisi di kedua jalur alternatif tersebut memang belum cukup baik. Diantaranya yaitu bergelombang dan berdebu yang bisa mengganggu para pengemudi,” ujarnya. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya telah memasang spanduk perhatian dan petunjuk arah untuk memandu pemudik terkait kondisi lintasan jalur alternatif yang akan dilewati.

Salah satu pengendara kendaraan bermotor asal Semarang, Sugiono, mengatakan, pihaknya sengaja memilih jalur alternatif guna mengantisipasi kemacetan di jalur Pantura Tegal. “Tahun lalu, saya juga lewat jalur ini untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Pantura. Jadi, kami sudah hafal jalannya,” ungkapnya. Dia menambahkan, banyak pemudik yang lebih memilih jalur Pantura daripada melewati jalur alternatif karena belum tahu rute jalan. Dia menjelaskan, meski sudah dipasang papan petunjuk arah di jalur alternatif, namun dinilai belum terlalu membantu. (fat)

Pengunjung Purin Turun 39 persen Warga Butuh Kios Pameran Kerajinan SURADADI - Pengunjung Obyek Wisata (OW) Purwahamba Indah (Purin) selama dua hari Kamis (1/9) dan Jumat (2/ 9) pasca Lebaran Idul Fitri 2011, mengalami penurunan. Bahkan, penurunannya mencapai 39 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan tersebut, disinyalir karena hari libur Lebaran yang tidak sama dengan tahun sebelumnya. Kepala UPTD OW Purin dan Cacaban, Widodo Triyono, menguraikan, penurunan angka pengunjung pada momen lebaran tahun ini, sangat signifikan. Hal ini terlihat dari angka yang diperolehnya, pada hari yang sama dengan tahun lalu. Pada H+ 2 tahun 2010, jumlah pengunjung mencapai 19.147 orang. Sementara tahun ini pada hari yang sama, hanya 7.999 orang. Sedangkan pada H+1 tahun ini, ada penambahan yang tidak begitu banyak dibanding tahun sebelumnya. Yakni, pada H+1 tahun 2011, jumlah pengunjung mencapai 13.868 orang. Sementara tahun sebelumnya, hanya 8.388 orang. Meski demikian, jika dihitung perolehan tiket selama dua hari, pada musim Lebaran tahun ini, jumlah pengunjung menurun hingga 39 persen. “Ini karena ada perbedaan hari saja. Ketika tahun 2010, H+2 jatuh pada hari Minggu. Sedangkan tahun ini, jatuh pada hari Jumat,” terangnya, Sabtu (3/9) sore. Bila mengacu pada hari Minggu (kemarin), pihaknya mengaku pesimis. Alasannya, karena pada hari tersebut, jumlah arus balik pemudik bakal meningkat. Sementara pengunjung Purin, mayoritas berasal dari pemudik yang datang dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Dia memperkirakan, jumlah pengunjung dihari berikutnya akan semakin menurun. “Hari Senin sudah banyak yang beraktifitas di kota-kota besar. Dan tentunya, para pemudik akan kembali ke tempat asalnya pada hari Sabtu dan Minggu,” ucapnya. Lebih jauh dia mengatakan, guna mengatisipasi terjadinya kecelakaan di wilayah OW

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TIKET MASUK - Kepala UPTD OW Purin dan Cacaban, Widodo Triyono, saat memberikan tiket masuk kepada pengunjung OW Purin, kemarin.

Purin, pihaknya meminta bantuan dari berbagai instansi. Antara lain, anggota Polisi Pariwisata 2 orang, Polisi Airud 2 orang, Lanal Tegal 8 orang, Pramuka Saka Bahari 4 orang, Pramuka Ubaloka 1 orang, dan beberapa anggota Polsek Suradadi. Sementara untuk memantau keberadaan pantai, pihaknya menyediakan 1 unit perahu karet yang dilengkapi dengan mesin tempel. “Perahu karet digunakan untuk patroli di sekitar pantai,”

jelasnya. Dia menambahkan, bagi perahu ikan yang hendak mengangkut wisatawan untuk berekreasi ke tengah laut, pihaknya dengan tegas melarang. Karena, menurutnya, perahu tersebut tidak melalui uji kelaikan dari instansi terkait. Sehingga, dirinya tidak berani menanggung resiko. “Kami jelas melarang jika ada perahu nelayan yang beroperasi mengangkut wisatawan di wilayah OW kami,” tutupnya. (yer)

SLAWI – Warga Desa Dukuhsalam Kecamatan Slawi, yang kebanyakan pengrajin anyaman bambu, membutuhkan kios pameran. Pasalnya, sementara ini belum pernah ada tempat untuk memamerkan produk dari Dukuhsalam sebagai kerajinan milik Kabupaten Tegal. Kios direncakan berjumlah 20, dan rancangan anggarannya tidak mencapai Rp 100 juta. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Dukuhsalam, Dedi Hastomo, yang diamini oleh warganya saat mnyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD, Dakir SH. Penyampaian itu dilakukan saat reses atau jaring aspirasi, yang digelar di rumah warga, Riswandi SIP, di Desa Dukushalam Kecamatan Slawi, belum lama ini. Menurut Dedi, pihaknya sudah pernah meminta kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk membuatkan kios pameran produk. Namun, sampai saat ini belum terealisasi. Karenanya, lewat reses itu, pihaknya berharap ada dukungan dan bantuan.“Kios ini sangat dibutuhkan warga Dukuhsalam. Karena dengan adanya kios, perekonomian warga Du-

kuhsalam yang kebanyakan pengrajin bambu, akan lebih baik,” katanya. Hal senada juga disampaikan salah satu warga setempat, Heri, yang berharap agar anggota DPRD dapat membantu menyampaikan permohonan bantuan kios itu. “Kami mohon, kios yang sudah kami ajukan melalui kepala desa dapat dibantu, agar kios yang sudah direncakan tersebut dapat terealisasi,” ujarnya. Dalam reses itu, banyak warga yang mengajukan permohonan. Keluhan yang disampaikan bervariasi mulai dari jalan yang rusak, pasar Trayeman yang belum dapat dipakai karena bangunannya terbengkalai, saluran air, layanan kesehatan karena masih banyak warga miskin yang belum mempunyai kartu Jamkesmas atau Jamkesda, serta banyak lagi usulan lainnya. Sementara menurut Dakir SH, pihaknya akan menyampaikan usulan para warga kepada pemerintah daerah. Dia juga meminta kepada warga agar beberapa usulan yang sifatnya besar dapat diusulkan memalui Musrenbang. (fat)


RADAR BREBES

8

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Dua Desa Kembali Tawur

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Diduga Dendam Lama

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

LALU LINTAS

PARKIR- Sejumlah kendaraan dari luar kota memadati parkir di sekitar setra oleh-oleh khas Brebes Pebatan-Pesantunan Brebes.

ArusBalikLebaranMencapaiPuncak BREBES - Sabtu dan Minggu (3-4/9) kemarin, arus balik Lebaran diperkirakan mencapai puncaknya. Itu karena aktivitas bekerja dimulai kembali pada Senin (5/9) hari ini. Kondisi ini membuat kemacetan terjadi di sejumlah titik jalur mudik, baik di jalur selatan, utara, maupun di sejumlah jalur alternatif. Di jalur pantura, kepadatan panjang terjadi di ruas sepanjang kota bawang hingga menuju Bulakamba. Saking padatnya, bahkan kendaraan yang hendak menyeberang termasuk pejalan kaki, harus menunggu lama untuk bisa mencapai tujuannya. Tak terkecuali warga Brebes, yang kini banyak memanfaatkan lampu merah guna menyeberang jalan. Sementara guna mengurai kemacetan, polisi juga bekerja ekstra melakukan pengaturan termasuk memberikan bantuan kepada warga yang hendak menyeberang jalan. Tak terkecuali di Pintu Tol Pejagan, menunjukan kepadatan arus kendaraan yang akan menuju Jakarta, baik itu mobil penumpang maupun pribadi. ‘’Berdasarkan catatatn petugas tercatat sejak pukul 06.00-14.00 WIB, sebanyak 8.658 unit kendaraan yang masuk pintu tol Pejagan. Di antaranya mobil penumpang 8.182 unit, dan mobil beban 154 unit dan bus 323 unit,” kata personil Satlantas Polres Brebes. Sementara Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto Sik SH MH mengimbau kepada pengendara agar bisa berhati-hati karena kepadatan arus balik sudah sangat terasa. (gus)

AJIB AH...

Telur Asin Diserbu Pembeli SIAPA yang tidak kenal dengan telur asin? Hampir seluurh orang Indonesia mengenal telur asin. Dan telur asin, tentu saja yang terkenal dari Brebes, meski sejumlah daerah lain juga memproduksi telur asin. Karenanya, telur asin pun menjadi produk khas bagi Kabupaten Brebes, dan saat ini pun banyak variasinya dari produk telur asin itu. Ada telur asin panggang, telur asin bakar, telur asin bumbu dan teluar asin rasa, dan sejumlah varian lainnya. Setiap Lebaran berlangsung, teluar asin Brebes pun menjadi oleh-oleh favorit sejumlah warga yang melintas di Kabupaten Brebes. Baik dari Jakarta, Bandung maupun kota besar lainnya di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Mereka menyempatkan diri untuk mampir di Brebes, hanya sekedar untuk membawa oleh-oleh telur asin, termasuk bawang merah juga banyak diburu. Seperti pada musim arus balik Lebaran 2011 ini. Penjual oleholeh khas Brebes yang berjejer di sepanjang Pantura, tepatnya

di Desa Pesantunan dan juga Klampok, termasuk di Kota Brebes sendiri, diserbu pembeli yang merupakan pemudik arus balik. Oleh-oleh khas itu diburu pembeli untuk oleh-oleh di Jakarta dan kota lainnya saat arus balik Lebaran 2011 ini. Salah satu sentra oleh-oleh di sepanjang Jalan Diponegoro Brebes, Minggu (4/9), terlihat dikerumuni para pembeli. Bahkan, saking banyaknya pembeli yang memarkir kendaraannya hingga separuh bahu jalan membuat arus lalu lintas makin meningkat. Pemandangan ini hampir terjadi setiap kali arus balik Lebaran. Selain memburu telur asin dan bawang merah. Oleh-oleh lain seperi kerupuk rambak, teh poci hingga bandeng presto juga tak luput dari buruan para pembeli. Selain untuk dinikmati sendiri, pembeli rata-rata hendak membagikan telur asin itu kepada kerabat. “Saya hanya beli telur asin dan bawang merah untuk oleholeh ke Jakarta. Mumpung lewat, telur asin di sini memang

sudah terkenal rasanya yang khas,” kata Halim (43) seorang pembeli asal Purwodadi yang hendak ke Depok. Seorang pedagang telur asin, Santoso (39) mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak sepekan terakhir. Peningkatan penjualan telur asin ini mencapai lebih dari 500 persen. Menurutnya, barang dagangannya selalu laku setiap arus balik Lebaran maupun arus balik liburan panjang. “Tapi memang yang paling ramai saat Lebaran seperti sekarang ini,” ujarnya. Sementara itu, banyaknya deretan kendaraan yang parkir di sekitar lokasi membuat arus lalu-lintas berjalan pelan bahkan padat merayap. Dari pantauan Radar di lapangan Minggu (4/9) kemarin, volume kendaraan yang menuju ke arah Jakarta menunjukan peningkatan yang signifikan. Sejumlah anggota polisi sibuk mengatur lalu lintas. Di ruas tersebut, Satlantas Polres Brebes juga memberlakukan pola 3-1 untuk mengurai kemacetan. (ismail fuad)

BANJARHARJO - Sejumlah warga Desa Cikeusal Kidul dan Cikeusal Lor, Kecamatan Banjarharo terlibat tawuran, Minggu (4/9). Tawuran tersebut diduga karena dendam lama. Pasalnya, pada suasana Lebaran Idul Fitri tahun sebelumnya, kedua desa tersebut juga terlibat tawuran. Hingga kemarin, petugas polisi masih berjagajaga di lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya tawuran susulan. Diperoleh informasi, tawuran yang melibatkan pemuda dua desa tersebut dipicu kenakalan remaja. Pada malam sebelum kejadian, di Cikeusal Lor digelar hiburan musik. Salah seorang warga Cikeusal Kidul dihadang oleh beberapa pemuda tanpa diketahui pasti penyebabnya. Merasa dilecehkan, warga Cikeusal Kidul itu kemudian mangadukan penghadangan tersebut kepada rekan-rekan-

nya. Hingga pada pagi harinya, puluhan pemuda Cikeusal Kidul menyerbu Cikeusal Lor. “Mungkin karena tidak terima, akhirnya pada pagi hari tadi warga Desa Cikeusal Kidul melakukan pembalasan dengan Warga Desa Cikeusal Lor. Padahal tawuran itu terjadi hanya masalah sepele saja,” tutur Rakim (57), salah satu warga Desa Cikeusal Lor. Akibat tawuran antar desa tersebut, satu orang warga dikabarkan mengalami luka parah akibat terkena lemparan batu. Dalam tawuran tersebut juga satu rumah warga rusak akibat terkena lemparan batu pula. Hingga berita diturunkan, suasana kedua desa tersebut masih bersitegang. Namun demikian sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Banjarharjo, Polres Brebes, Brimob maupun Linmas masih berjaga-jaga di dua daerah yang rawan tawuran tersebut untuk mencegah terjadinya tawuran susulan. (ism/gus)

Kaligua Semakin Ramai

DOK/RADAR BREBES

SERAHKAN BUKU - Drs ATmo Tan Sidik menyerahkan buku kepada Brigjen Anas Yusuf dan Kombes Basarudin saat reuni Jumat (2/9) di Parin.

SejarahMentalitasBrebesJadiKado BREBES - Momen Lebaran 2011 ini menjadi momen untuk bersilaturhami dengan keluarga dan kerabat, termasuk juga dengan rekan-rekan satu sekolah. Seperti yang dilakukan sejumlah alumni SMAN 1 Brebes angkatan 1980, yang menggelar reuni di Pantai Randusanga Indah (Parin) Jumat (2/9). Sejumlah tokoh penting yang berkiprah di Jakarta pun turut datang dalam reuni tersebut. Seperti Brigjen Anas Yusuf serta Kombes Basarudin serta sejumlah tokoh sukses lainnya yang sekarnag bermukim di Jakarta dan kota besar lainnya. Mereka datang ke Brebes, selain bersilaturahmi juga dalam rangka menghadiri reuni tersebut. Panitia reuni, Drs Atmo Tan Sidik tidak menyai-nyiakan kesempatan itu untuk memberikan informasi terkini seputar Kabupaten Brebes. Begitu juga sebaliknya, Atmo juga menyaring informasi seputar Jakarta dari para tokoh penting itu, yang merupakan alumni SMAN 1 Brebes. “Dan sebagai kado bagi mereka, yang sudah jauh dari Brebes, saya serahkan buku Sejarah Mentalitas Brebes, yang sudah diterbitkan Bappeda,” kata Atmo. Penyerahan buku itu, lanjut Atmo, selain sebagai kado, juga sebagai upaya untuk kembali mengikat semangat dan romatisme masa lalu yang telah lewat puluhan tahun. Selain itu, diharapkan dengan kado itu, mereka juga akan memberikan kontribusi yang positif bagi Kabupaten Brebes. “Mereka tetap berkomitmen untuk membantu Brebes dalam pembangunan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” tandasnya. (riz)

PAGUYANGAN - Tingkat kunjungan wisatawan agrowisata di Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan semakin ramai dikunjungi selama Lebaran tahun ini. Hal itu tida lepas dari semakin meningkatnya fasilitas pendukung, utamanya sarana infrastukstur jalan menuju lokasi wisata tersebut. “Tersedianya jalan yang mulus menuju lokasi akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kaligua. Dengan target kenaikan jumlah pengunjung sekitar 1.000 pengunjung dari tahun sebelumnya,” kata Marjono, Supervisor Obyek Wisata Kebun Teh Kaligua. Dia mengatakan, sejumlah persiapan dan penataan berbagai fasilitas di dalam area agro wisata menyambut musim libur Lebaran ini telah dilakukan. Marjono menambahkan, selain panorama kebun teh, wisatawan juga dapat menikmati peninggalan bersejerah seperti Goa Jepang dan kesejukan mata air Tuk Bening. Di dalam lokasi juga disediakan fasilitas arena out bound yang dilengkapi dengan jembatan goyang, titian di atas samudra, dan pipa bocor. Ada pun di lapangan utama Kaligua disediakan arena flying fox. Puncak Sakub selama musim libur Lebaran menjadi lokasi

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

ADU PRODUK - Umbul-umbul dari sejumlah perusahaan layanan jaringan selular terlihat berjejer di ruas Pantura Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba selama pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2011.

Pantura Jadi Media Perang Iklan

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

KEBUN TEH - Warga tengah menikmati kesegaran udara kebun teh di lokasi Agrowisata Kaligua, Kecamatan Paguyangan.

yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Puncak Sakub merupakan gardu pandang yang berada di ketinggian 2.050 mdpl. Dari puncak Sakub, wisatawan dapat melihat secara langsung Gunung Slamet. Selain Agro wisata Kaligua, Desa Pandansari juga menawarkan pada wisatawan suasana kehidupan petani dengan berbagai potensinya, seperti peternakan, seni budaya, dan adat istiadat setempat. “Sebagai Desa Wisata, di sini kita sudah melengkapi dengan 20 home stay (penginapan)

yang bisa digunakan pengunjung,” kata Kepala Desa Pandansari Sukamdo. Keunikan lokal di Desa Pandansari menjadi modal utama masyarakat dalam menggaet para pelancong. Di antaranya adalah kehidupan masyarakat petani sayur, peternakan hingga seni budaya. “Pengunjung yang datang bisa langsung merasakan keunikan lokal dengan langsung membaur dengan para petani, mapun beternak domba texel yang saat ini semakin berkembang di Pandansari,” ungkapnya. (pri)

Ibu, Cermin Utuh Lebaran Oleh: Wasdiun

SOSOK ibu bisa menjadi cermin lebaran karena ada kemuliaan yang tiada tara. Seorang anak sehebat apa pun, tidak akan berarti apa-apa kalau masih durhaka pada ibunya. Bahkan surga diibaratkan masih rendah dibawah telapak kaki seorang ibu. Artinya, belum mencapai fitri kalau belum memuliakan sang ibu saat Lebaran tiba. Ibu biasa juga dipanggil bunda, mama akan terasa sekali kehadirannya ketika Lebaran tiba. Dia yang mempersiapkan segala kebutuhan lebaran dari memasak ketupat, opor ayam, menyiapkan baju lebaran, membungkus bingkisan Lebaran, membersihkan rumah, hingga melayani tamutamu yang bersilaturrahim. Melihat Ibu, sepertinya tak kenal lelah sejak dari mengandung, melahirkan, menyusui, merawat, membesarkan dan

mendidik putra-putrinya. Tak hanya itu, seorang ibu juga wajib melayani serta patuh pada suaminya, di jalan yang benar. Tanpa sungkan-sungkan, seorang ibu pun meminta maaf kepada sang suami di hari Idul Fitri. Puasa, seperti perjalanan perjuangan ibu yang teramat panjang. Iwan Fals menggambarkan lewat syair lagunya : Ribuan kilo jalan yang kau tempuh, Lewati rintang untuk aku anakmu, Ibuku sayang masih terus berjalan, Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah. Puasa Ramadan sebulan penuh, sepertinya pedih perih dalam perjalanan hidup seorang ibu sepanjang tahun. Ibu harus sabar mendidik anak-anaknya, menjaga harta dan kehormatannya. Tidak hanya di waktu siang tetapi juga di waktu malam hari.

Perjuangan sepanjang waktu, demi anak-anaknya agar menjadi anak yang berkualitas, sholeh-sholekha. Untuk mencetak anak yang sholeh-sholekha, ibu mencurahkan jiwa raganya. Maka ketika keadaan ekonomi keluarga tidak mampu mencapai standar hidup layak, Ibu pun langsung ambil peran. Peran itu dilakukan di luar rumah meski tidak seharusnya dia lakukan. Begitu banyak ibuibu yang menjadi pekerja di pabrik, penyapu jalan, pedagang di pasar, petugas kebersihan di kantor, bahkan rela menjadi Tenaga Kerja Wanita di luar negeri. Tak jarang pula, terlihat ibuibu rela antri menunggu beras raskin, antri pembagian zakat, antri air bersih, antri minyak dan menjadi pencari nafkah utama. Apapun rela dilakukan bila sudah menyangkut uru-

san ekonomi, takut perut anakanaknya ‘keroncongan’ yang tak bisa diajak kompromi. Demi menjaga stabilitas dan kelayakan hidup berkeluarga, seribu satu cara ditempuh seorang ibu. Bila tergoda, maka seorang ibu pun berbuat nista. Akibat tak kuat menahan keinginan membeli baju baru untuk Lebaran, nekat mencuri baju baru di pertokoan. Ibu tiga orang anak itu terpaksa mencuri baju karena tidak mampu membeli pakaian baru untuk dipakai saat Lebaran. Senin (15/8/) siang (Kompas.com) Seorang ibu di Magelang, Jawa Tengah juga terpaksa mencopet demi memenuhi kebutuhan untuk lebaran keluarganya. Ibu itu mencopet Rp 250 ribu karena kepepet untuk beli baju Lebaran kedua anaknya. (Media Indonesia.com). Sementara seorang ibu di

Muncar Banyuwangi, Jawa Timur ditangkap polisi di rumahnya karena menjual pil dextro untuk memenuhi kebutuhan lebaran keluarganya. (Banyuwangi.asia). Kemuliaan ibu kali pertama diangkat oleh Nabi Muhammad SAW. Walaupun seorang ibu tidak ada yang diangkat Allah SWT menjadi Nabi, namun kedudukan ibu sangat tinggi disisi-Nya. Nabi Muhammad SAW menempatkan ibu pada posisi mulia sebagai perhiasan dunia yang paling indah. “Dunia ini penuh perhiasan dan perhiasan yang paling indah ialah wanita yang sholehah.” (H.R Muslim) Lebaran tiba, sangat tepat kalau kita memuliakan ibu yang masih ada atau yang telah menghadap Tuhan dengan saling berbagi. (*) Penulis adalah Ketua (IPKB) Kabupaten Brebes

BREBES - Tingginya aktivitas dan mobilitas masyarakat di jalur Pantura selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2011 dimanfaatkan betul oleh beragam perusahaan untuk melakukan promo. Tak pelak, jalur Pantura, termasuk di Kabupaten Brebes yang menjadi jalur mudik pun menjadi media perang iklan. Pantauan di lapangan terlihat perang iklan itu hampir memenuhi ruas Pantura Brebes dengan berbagai media. Dari poster, baliho hingga umbulumbul turut mewarnai pemandangan. Perusahaan yang terlihat menawarkan produknya cukup beragam, dari vendor perusahaan kartu selular, produk otomotif, rokok hingga sekadar rumah makan. Fenomena perang iklan selalu muncul setiap kali hajat Lebaran. Kepala Seksi Pemrosesan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) M Sodik mengatakan SSTP MSi, maraknya perang iklan di jalur pantura selama arus mudik dan balik Lebaran itu bukan fenomena

yang baru. Kemunculannya hampir setiap musim mudik setiap tahun. Menurutnya, ratarata baliho, spanduk maupun umbul-umbul yang berbau promosi dan memiliki kepentingan provit bisnis yang terpampang di jalur Pantura Brebes itu tidak memiliki izin. “Rata-rata memang belum berizin, tapi tidak semua ada juga yang sudah izin seperti papan reklame yang berukuran besar,” katanya. Dia melanjutkan, untuk promo di sepanjang jalur Pantura, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin. Sebab, merupakan kewenangan Bina Marga Jateng. Namun demikian, pihaknya memiliki fungsi koordinasi dan rekomendasi penempatan lokasinya. “Kewenangan dan retribusinya masuk ke Provinsi, kami sebatas merekomendasikan lokasinya agar tidak melanggar kaidah tata kota. Tapi untuk reklame iklan promo yang berada di jalur atau jalan milik kabupaten memang izinnya melalui kami,” tutur Sodik. (ism)


SAMBUNGAN

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

NIKEN ANJANI

Pertama Kali Rasakan Malam Takbir NIKEN Anjani bersyukur saat menjelang malam takbir dia bisa berkumpul bersama keluarga. Bila dibandingkan tahun lalu, dia menikmati malam takbir di tempat kerja. “Pertama kalinya semenjak bertahun-tahun, akhirnya bisa ngerasain malam takbiran, lebarannya juga ngumpul sama keluarga. Maksudnya, biasanya aku selalu syu-

ting, malam takbiran pun masih syuting. Baru libur pas lebarannya aja,” ujarnya. Bintang FTV ini juga bersyukur menjelang lebaran diberi waktu luang. Niken memanfaatkan untuk tersebut untuk berkumpul bersama keluarga. “Baru tahun ini doang menjelang lebaran agak santai, jadi pengen dekat-dekat sama keluarga,” tukasnya, Jumat (2/9). (kpl)

SAIPUL JAMIELL

Batal Manggung di Ancol MUSIBAH kecelakaan yang menimpa pedangdut Saipul Jamiell menghalanginya dari memenuhi kewajiban untuk manggung. Namun tidak ada masalah yang menyertai pembatalan manggung suami almarhum Virginia Anggraeni tersebut, meski hari ini sebenarnya ia dijadwalkan tampil di Ancol dalam tajuk konser Musik Lebaran. “Memang tanggal 4 September ini, Saipul Jamiell ada jadwal manggung di Pantai Indah (belakang Hotel Mercure Ancol). Acaranya dimulai dari jam 12 sampai 16.00. Namun, kami tahu kabar bahwa Bang Ipul baru mendapat musibah, istrinya meninggal. Kami menyadari hal itu. Maka, show Ipul kami batalkan,” ucap Mettyan Harahap. (kpl)

memang menjadi perhatian utama. Mengingat fungsinya, SPBU kantong juga untuk penyuplai BBM bagi SPBU di sekitarnya. Tercatat, stok BBM jenis premium yang ada sebanyak 2.750 KL dan solar 2.100 KL. Ini stok BBM di wilayah Tegal dan sekitarnya, yang bisa mencukupi hingga tiga hari ke depan. “Guna menjaga ketersediaan stok, selama Lebaran KA BBM yang semula hanya dua kali perjalanan dalam sehari. Ditambah jadi tiga kali sehari. Dengan

penambahan itu, rangkaian KA BBM yang semula hanya melakukan penarikan 70 ketel atau Rail Tank Wagon (RTW). Praktis, bertambah menjadi 90 RTW. Stok BBM tidak hanya aman di SPBU kantong, tapi juga di Pertamina Tegal,” ucap Nurhadiya lagi. Sementara itu, Manajer Operasional SPBU Muri Elizabeth Ratih Dewi membenarkan bahwa SPBU Muri siaga penuh selama arus balik. Karena, jumlah stok BBM arus mudik

terasa padat dibanding kondisi normal. Selain itu, pengemudi juga harus hati-hati. Karena banyak pengendara sepeda motor yang menggunakan lajur kanan atau memotong lajur secara tiba-tiba. “Tapi, secara umum lalu lintas hingga jalur Pantura Kota Tegal relatif lancer, meskipun padat. Hal ini terjadi lantaran berakhirnya cuti bersama Lebaran. Pemudik kembali lagi ke Jakarta dan sekitarnya,” ujar Dedi lagi. Keadaan itu juga dibenarkan Hermawan (40), yang akan

kembali ke Jakarta setelah berlebaran di Klaten. Menurutnya, memasuki akhir libur Hari Raya Idul Fitri, semua pemudik baik yang memakai kendaraan pribadi maupun bus, secara serentak kembali ke tujuannya masing-masing. Hal ini membuat jalur Pantura padat merayap di beberapa titik, terutama yang berbatasan dengan jalan masuk ke kota. Bahkan, di sejumlah titik yang menghubungkan obyek wisata, atau pusat perbelanjaan serta pasar tradisional, maka kepa-

langsung menggali informasi dari juru parkir setempat. Hasilnya, tarif parkir di OW PAI tidak seragam, ada yang menarik Rp2.000, namun ada juga yang Rp3.000 tiap sepeda motor. “Ini tidak bisa didiamkan. Dinas terkait harus menyeragamkan tarif parkir di sini. Sehingga penggunjung tidak terbebani dan merasa nyaman refreshing di OW PAI,” ujarnya kepada Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata Disporabudpar, Sudibyo yang ikut mendampingi wawalkot. Disamping itu, Disporabudpar juga perlu memasang tarif itu di sejumlah titik yang dijadikan tempat penitipan sepeda motor. Selain larangan yang ditentukan lainnya, seperti berenang di pantai. Di tempat sama, Sudibyo menyampaikan bahwa dinasnya sudah memiliki ketentuan tentang tarif masuk OW PAI. Apabila dua orang dewasa

dengan kendaraan, maka pengunjung dikenai Rp5.000. Tarif parkir di dalam dikelola organisasi Perkumpulan Masyarakat (Permas). Terkait portal, lanjutnya, dipasang supaya di sekitar pantai benar-benar tertib. Karena apabila kendaraan dibiarkan masuk, maka sangat membahayakan pengunjung khususnya anak-anak. “Kita akan bicarakan kembali terkait tarif parkir di dalam.” Seorang anggota Permas, Herman membenarkan bahwa tariff parkir pada Lebaran ini Rp3.000 per sepeda motor. Itu diakuinya lebih tinggi dari hari biasanya yang hanya Rp2.000 untuk tiap kendaraan. Hal tersebut dilakukan hanya pada musim Lebaran seperti saat ini saja. “Tarif Rp3.000 memang sengaja kita berlakukan. Sebab hasilnya dibagi jumlah anggota yang mencapai 50 orang. Ini kan Lebaran. Kami berharap mendapat penghasilan lebih.

tersisa banyak. Paling tidak dalam sehari waktu mudik, SPBU-nya hanya mengeluarkan BBM 35 ton premium, 8 ton pertamax, dan 30 ton solar. “Dengan ketersediaan yang disiapkan 80 ton per hari. Stok BBM untuk arus balik tetap aman,” jelasnya. Sedangkan stok yang wajib yang disediakan SPBU Muri selaku salah satu SPBU kantong mencapai 120 ton per hari. Stok itu aman dipakai hingga tiga hari ke depan. (adi)

datan pun kian terasa. Sehingga kendaraan berjalan tersendat. “Belum lagu ulah pengendara yang kerap mengambil lajur kiri untuk mendahului masih sering terjadi. Memasuki Kota Tegal yang berbatasan dengan Kabupaten Tegal di sebelah timur. Terdapat lampu merah. Otomatis kepadatan kendaraan sangat mencolok. Justru yang jarang terlihat bus antarkota yang jumlahnya lebih sedikit dibanding arus mudik,” ucapnya. (gun)

Toh tidak setiap hari. Tapi saat Lebaran saja,” jelasnya. Menurut dia, apabila ada pengunjung komplain jangan ngomong di belakang. Namun datang dan bicara langsung dengan petugas parkir. Sehingga dapat diberi penjelasan lebih detail. “Kami juga tanggung jawab, jika kendaraan yang dititipkan hilang, maka akan diupayakan penggantian. Hal itu pernah terjadi, satu unit helm hilang, dan itu kami ganti sepenuhnya.” Dia juga sedikit mengkritik pemerintah setempat. Herman mengungkapkan, seharusnya bangga dengan keberadaan parkir tersebut. Karena dapat mengurangi angka pengangguran. Selain itu meminimalisasi terjadinya kehilangan sepeda motor di tempat wisata. “Seperti UPS, itu mendukung keberadaan organisasi kami. Ini dibuktikan dengan bantuan seragam yang diberikan beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (adi)

Antrian Tiket KA Nampak Mengular dari halaman 3 kelas ekonomi, meski sudah dion line-kan, namun penjualan baru dibuka H-7 sebelum kereta diberangkatkan. Tapi pada hari H keberangkatan ditambah lagi dua gerbong. Tujuannya antisipasi barangkali terdapat gerbong mengalami gangguan teknis, pada rangkaian yang bakal berangkat. Jika tidak ada, dua gerbong itu dapat dipakai untuk mengangkut penumpang. Sementara untuk KA lokal misalnya Kaligung Mas kelas eksekutif, penjualan tiket juga di-on line-kan, dan dibuka 40 hari sebelum keberangkatan. Sedangkan kelas ekonomi dan

bisnis, penjualan tiket baru dibuka sehari sebelum keberangkatan. Karena masih mengacu pada rangkaian KA yang akan ditarik. “Khusus KA Kaligung ekonomi, sejak H-1 sampai sekarang tidak dapat dioperasikan. Sebab terdapat gangguan transmisi dan harus dikirim ke INKA lebih dulu. Hal ini sudah kami informasikan pada para calon penumpang. Baik melalui pengumuman atau media massa,” ujar Zahid. Dia tak menampik, apabila kedatangan atau pemberangkatan KA selama musim mudik dan balik Lebaran selalu ada keterlambatan. Hal itu karena di Cikampek (Jawa Barat) sedang

ada perbaikan wesel. “Keterlambatannya kurang lebih sekitar 70 menit.” Sementara itu, seorang calon penumpang, Jaenuri (19) warga Ngawi Jawa Timur yang sedang ngantri membenarkan bahwa antrian cukup panjang. Bahkan untuk sampai ke depan loket membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit. “Pada saat mudik saya mampir ke rumah teman di Lebaksiu Kabupaten Tegal. Sekarang saya baru akan ke rumah sendiri di Ngawi Jawa Timur. Tapi tenyata untuk dapat tiket lumayan sulit. Harus ngantri lama lebih dulu,” ujarnya. Dia mengaku belum mengetahui, apabila tiket KA ekonomi

lobby bawah aja,” kata petugas berambut cepak tersebut, Minggu (4/9). Seperti kabar berhembus di wartawan hiburan, Krisdayanti bakal segera melahirkan anak pertama dari pernikahan keduanya dengan Raul Lemos di rumah sakit Mitra Kemayoran Jakarta Pusat. Hal ini diperkuat dengan

sejumlah saksi mata yang membenarkan mantan istri Anang Hermansyah tersebut sudah berada di ruang operasi di lantai 3. Bahkan untuk memberikan semangat, ibunda KD datang sekitar jam 16.50 WIB. Namun belum diketahui secara pasti kapan operasi caesar dilakukan. (kpl)

mengaku kecewa dengan kondisi pantai Kota Tegal yang tak seindah namanya. Bahkan begitu melihat keadaan sebenarnya menjadi tambah stres. “Pantai alam indah kok seperti begini? Tumpukan sampah dimana-mana. Sudah sesak bangunan, kotor lagi,” ucapnya polos.

Ironisnya, yang membuang sampah di pantai justru dari kalangan orang tua. Tanpa malu-malu mereka membuangnya di depan anak-anak. Hal ini menurut pemerhati lingkungan, Mufid (45), tak bisa dibiarkan. Karena itu dia berharap pengelola tempat wisata harus memberikan sanksi tegas. (din)

Gelar Kegiatan untuk Berbagi Bersama

Parkir Obyek Wisata PAI Di-warning dari halaman 3 (18) bersama tujuh rekannya mengatakan, ketika masuk di loket dimintai Rp5.000 per kendaraan. Setelah sampai di dalam, hendak menuju pantai tidak bisa lantaran ada portal. Kemudian penjaganya meminta kendaraan agar dititipkan, sebab dilarang masuk ke areal pantai. Menurut dia, untuk menitipkan kendaraan kembali setiap sepeda motor ditarik biaya Rp3.000. “Saya dan teman-teman menggunakan 4 sepeda motor. Sudah di depan ditarik Rp20.000 untuk empat motor, di dalam ditarik lagi Rp12 ribu. Bararti untuk dapat berekreasi di PAI butuh biaya Rp8.000 per sepeda motor. Ini sangat mahal sekali, kalau hanya untuk melihat pantai dan refreshing.” Hal sama dilontarkan beberapa pengunjung lain yang sedang berwisata di OW PAI. Guna memastikannya, Habib Ali

ENTAH karena alasan apa, seorang petugas jaga di depan ruangan Cattleya akhirnya mengusir halus dua media online yang duduk di bangku tunggu setelah mengetahui media tersebut bertanya perihal kesiapan penyanyi Krisdayanti yang akan melahirkan. “Maaf silahkan tunggu di

dari halaman 3 di tempat tersebut. Selain terkesan menjijikan, tumpukan sampah sangat mengganggu pemandangan. Hal itu benarbenar sangat memprihatinkan. Salah seorang pengunjung, Agus Hermansyah (43), yang sengaja datang ke PAI

H+4, Pantura Padat Merayap dari halaman 3 Dedi Setiadi (32), pemudik asal Kendal yang akan kembali ke Jakarta membenarkan terjadinya kepadatan lalu lintas di jalur pantura. Menurutnya, volume kendaraan, baik roda empat maupun dua terus meningkat. sehingga laju kendaraan hanya dipacu dengan kecepatan sedang. Penumpukan kendaraan makin terasa ketika berada di perempatan atau lampu merah. Bahkan, di jalur Pantura yang terdiri dari empat lajur, juga

Petugas Jaga Ruangannya Usir Media Pengunjung dan Pedagang Cemari...

Per Hari, Jutaan Liter BBM Ludes dari halaman 3 mudik. Itu akan menurun saat arus balik. Mungkin rata-rata 400 KL per hari.” Terkait stok, lanjut Nurhadiya, waktu arus balik ini dipastikan aman. Dari pengamatan yang dia lakukan, ketiga SPBU kantong masih memiliki stok BBM mencukupi. “Kami pastikan, stok ketiga SPBU kantong aman saat arus balik untuk ketersediaan BBM,” imbuhnya lagi. Stok BBM di SPBU kantong

KRISDAYANTI

dijual sejak H-7 sebelum keberangkatan. Selain itu antrian yang terjadi, juga dipengaruhi pembatasan jumlah penumpang yang diberlakukan PT KAI. Hal sama dikatakan Warsito (30) warga Jatibogor Kabupaten Tegal. Menurut dia, antrian tidak hanya untuk pembelian tiket KA jarak jauh saja. Tapi KA lokal juga antriannya sama. “Saya mau kembali ke Semarang setelah mudik Lebaran lalu. Saya kira Kaligung ekonomi ada. Padahal saya sudah ngantri cukup lama, setelah sampai diloket tidak menjual tiket Kaligung ekonomi. Akhirnya saya menunggu pemberangkatann kelas bisnisnya,” pungkas dia. (adi)

dari halaman 3 pintu KA. “Kami juga memberikan bantuan pada 6 panti asuhan yatim piatu di Kota Tegal. Namun untuk panti asuhan bantuan bukan berupa paket sembako, tapi hanya beras. Masing-masing panti asuhan dibantu 1 kuintal beras.” Hal serupa diterapkan MPC PP Kota Tegal. Setiap malam Lebaran, dengan kepedulian tinggi maka para pengurus, kader, simpatisan, dan donator membagian beras zakat fitrah. Kegiatan rutin ini dilakukan PP sudah 15 tahun lalu, dan setiap tahun tak pernah absen. Bahkan waktu PMI mengalami kekritisan stok darah, seperti di bulan Ramadan, organisasi massa tersebut secara sukarela menggelar acara donor darah. Sehingga diharapkan berguna dan mampu menyelamatkan nyawa orang. Demikian diungkapkan Ke-

tua MPC PP Kota Tegal, Edy Soesyanto. “Kami akan terus mempertahankan kegiatan yang nilai manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Utamanya warga kurang mampu menghadapi Lebaran. Penyaluran zakat fitrah sangat ditunggu-tunggu masyarakat maupun panti asuhan. Sebab dengan bantuan ini, bisa sedikit menopang kebutuhan mereka.” Dijelaskannya, pengumpulan beras zakat fitrah dilaksanakan PP Kota Tegal setiap tahun, mulai hanya 1 kuintal. Sampai tahun 2011 mencapai 3 ton. Tentunya tak akan terlaksana tanpa ada partisipasi dan kepedulian pengurus maupun donatur. Sehingga sebagai organisasi kepemudaan, pihaknya membuka diri pada semua pihak supaya bekerja sama. Disamping siap membantu semua elemen apabila secara kemampuan dapat dilakukan.

“Tahun ini, dari 3 ton beras zakat fitrah yang berhasil dikumpulkan. Selanjutnya kami salurkan kepada fakir miskin, kaum dhuafa, tukang becak, dan penyapu jalanan. Panti Asuhan Suko Mulyo, Panti Asuhan Muhammadiyah, penjaga palang pintu KA dan orang berhak lain,” imbuh Edy lagi. Begitupula DPD Partai Golkar Kota Tegal. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H, parpol ini membagikan 50 paket sembako pada keluarga prasejahtera. Penyaluran pembagian paket sembako diserahkan langsung pada masyarakat yang berhak tanpa perantara. “Walaupun jumlahnya tak seberapa, kami berharap bantuan tersebut berguna dan bermanfaat bagi bapak dan ibu. Sehingga sedikit membantu menghadapi Lebaran tahun ini,” papar Ketua DPD Partai Golkar, Drs HM Nursholeh MMPd. (m saekhun)

Dialihkan, Jalur Alternatif Padat dari halaman 3 Apabila mengikuti arus yang dialihkan, waktu tempuh jadi lebih lama. Sebab harus berputar arah. Hanya saja, waktu melintas di jalan alternatif, pengendara harus bersabar. Karena badan jalan yang sempit tidak mampu menampung kendaraan cukup banyak. “Bahkan, beberapa kali terjadi kemacetan saat dua mobil melintas bersamaan dari arah berlawanan. Akibatnya, salah satu kendaraan harus mengalah, dan memberi ruang pada kendaraan lain. Sepeda motor mendominasi jalan alternatif.

Lantaran lebih mudah melintas di jalan sempit seperti gang dan sebagainya. Kami harus pintar mencari jalan agar tidak perlu memutar arah mengikuti pengalihan arus.” Hal senada diungkapkan Wiwit. Menurutnya, pengalihan arus lalu lintas membuat warga yang berada di sekitarnya harus pandai mencari jalan alternatif terdekat. Akibatnya, jalan-jalan kecil yang ada di sekitarnya jadi lebih padat. Sebab banyak pengguna jalan melintas. Sebagian besar merupakan warga lokal yang hapal dengan titik pengalihan jalan.

Sayangnya, jalan yang kecil juga dimanfaatkan mobil pribadi. Sehingga tidak dapat digunakan dua arah. Padahal, ada beberapa jalan kampung yang sempit. Otomatis hanya dapat dilalui kendaraan di satu arah. Kondisi seperti ini, biasanya terjadi antara H-7 hingga H+7, selebihnya jalan-jalan alternatif akan kembali sepi, dan hanya dilalui kendaraan yang berasal dari warga sekitar. “Mau bagaimana, kita juga harus mendukung supaya kelancaran di jalur utama tetap terjaga, dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas,” paparnya. (gun)

SOLUSI MENGATASI DIABETES BAGI WANITA AKTIF Tak dapat dipungkiri, kesehatan menjadi modal utama dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Banyak orang sering merasa dirugikan ketika terkena penyakit. Salah satunya adalah Siti Faizah, S.Pd. Sebagai seorang yang memiliki banyak kesibukan, ia menyadari betul berharganya kesehatan. Apalagi, ia yang telah lama memiliki masalah dengan kadar gula darah, sering kali merasa aktifitasnya terhambat karena penyakit ini. Indonesia saat ini menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah Shina, India, dan Amerika. Diperkirakan, jumlah penderitanya akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Karena diabetes, badan saya sering terasa lemas, padahal habis makan. Saya pun jadi mudah haus,” terang wanita berusia 44 tahun tersebut. Untungnya, sekitar 1 tahun yang lalu, wanita yang berdomisili di Kec. Suruh Salatiga, Jawa Tengah ini menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya tersebut, yakni dengan minum Gentong Mas. Setelah

minum dengan teratur, Siti pun merasakan manfaatnya, “Kadar gula darah saya yang tadinya mencapai 320 mg/ dL sekarang sudah normal. Capek-capek hilang, badan pun terasa segar.” Ungkap ibu 2 anak ini bahagia.

Dengan tubuh yang sehat, kini Siti yang berprofesi sebagai guru serta memiliki kesibukan sebagai ketua bursa kerja dapat beraktifitas dengan nyaman. Ia pun tak segansegan membagi pengalaman sehatnya dengan orang lain. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dalam Gentong Mas dipercaya dapat mening-

katkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, Gula Aren dalam Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), sehingga mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SENIN, 5 SEPETEMBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Pengunjung PAP Cipanas Membludak

PERIKANAN Harga Ikan Melejit BREBES - Banyaknya nelayan yang ikut merayakan lebaran bersama dengan keluarga, membuat harga ikan di pasaran kembali melejit. Pasalnya pasokan dari nelayan terus menipis, sedangkan permintaan dari masyarakat tengah tinggi. Seperti terlihat diperkampungan nelayan di Kluwut, Bulakamba. Sejumlah nelayan hingga kini masih banyak yang menikmati perayaan lebaran bersama dengan keluarganya. Tak terkecuali dengan acara halal bihalal yang masih berlangsung. Tak pelak, masih banyaknya nelayan yang tengah menikmati berkumpul bersama dengan keluarga membuat pasokan ikan di pasaran berkurang. Padahal permintaan masyarakat sangat tinggi. Kondisi ini membuat harga pun langsung naik. “Nelayan di sini umumnya sudah tidak melaut sejak hari Minggu (28/8), ada yang sengaja istirahat mempersiapkan Lebaran, tetapi banyak juga yang mudik,” kata Rudi Minggu (4/9). Hal yang sama dikemukakan penjaga Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di Kluwut, Imron. DIa menambahkan bahwa sejak memasuki Lebaran suasana di TPI langsung sepi. “Mereka berhenti melaut guna Lebaran bersama dengan keluarga,” bebernya. Dia menambahkan bahwa hari pertama nelayan mulai tidak melaut, harga ikan langsung naik drastis. Seperti Ikan kerisi dan sejenisnya yang biasanya harganya hanya sekitar Rp 15.000 per kg naik jadi Rp 25.000 per kg, begitu juga ikan cumi dan jenis ikan lainnya, naiknya bisa 40 persen. “Harga itu juga terus naik selepas Idul Fitri 1432 H, bahkan seperti biasa masih bertahan tinggi hingga beberapa hari sehabis Lebaran, sebelum para nelayan itu kembali melaut,” terangnya. (gus)

EKONOMI Telur Asin Kebanjiran Pesanan BREBES - Sejak terjadinya arus mudik hingga balik di lebaran 2011 ini, permintaan berbagai macam olahan telur asin di sejumlah sentra pembuatan oleh-oleh khas Brebes kian meningkat. Bahkan kenaikan diperkirakan mencapai lebih dari 100 persen dari hari biasa. Seperti dikatakan Wahyu (45), pembuat telur asin di Limbangan Wetan, Brebes. Dia mengaku permintaan telur terutama telur asin rebus menjelang dan usai Lebaran 2011 meningkat lebih dari 100 persen. “Pada hari-hari biasa sepekan memproduksi antara 7.000 sampai 7.500 butir telur asin ternak dan pangon, itik yang digembalakan di sawah, namun sejak satu pekan terakhir permintaan dari sejumlah toko pusat oleh-oleh di sepanjang jalur pantura Brebes meningkat menjadi 15.00020.000 butir telur asin,” ungkapnya. Dia menambahkan bahwa untuk produk telur asin khas Brebes dapat berupa telur panggang, bakar, asap, dan rebus, dengan harga bervariasi, dan semua jenis olahan telur asin tersebut dapat bertahan 7-10 hari. “Untuk masalah harganya yakni jenis telur asin rebus dijual dengan harga Rp 1.700-Rp 2.000 perbutir tergantung besar kecilnya ukuran telur, sementara harga telur panggang Rp 2.700-Rp 3.000 perbutir,’’ ungkapnya. Sementara Fitri, (35), mengaku sengaja meningkatkan permintaan berbagai macam olahan telur asin kepada para perajin. (gus)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MERAYAP - Arus balik di Kecamatan Bumiayu dari arah Kabupaten Banyumas terlihat merayap seiring dengan mulai berakhirnya musim libur Lebaran.

Arus Balik Merayap di Pintu Selatan BUMIAYU - Antrian panjang kendaraan terjadi di jalur Paguyangan-Bumiayu, yang merupakan pintu masuk wilayah kabupaten Brebes bagian Selatan. Jalur dari arah kabupaten Banyumas itu padata karena berbarengan dengan berakhirnya masa libur bersama Lebaran 2011, yang terjadi pada Sabtu (3/9) dan Minggu (4/9). Pantauan Radar di Pos Pam yang berada di pintu selatan jalan lingkar Bumiayu, tidak hanya kendaraan pribadi dan bus, arus balik juga didominasi kendaraan roda dua. Antrian mulai terlihat dari arah Kecamatan Paguyangan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyumas, menuju utara Kabupaten Brebes. Khusus arus lalu lintas di depan SPBU Paguyangan, agak terham-

Dedy Ketua Terpilih DPD KNPI Jateng BREBES - Setelah sempat tertunda pelaksanaan Musyawarah Provinsi ke XII DPD KNPI Jawa Tengah pada Jumat (26/8) lalu di Hotel Dedy Jaya Brebes, H Dedy Yon Supriyono SE MM akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Jawa Tengah periode 2011-2014. Musprov DPD KNPI Jawa Tengah itu sendiri digelar di Dian Hotel Tanjung pada Jumat (26/9) sorenya. Ketua Panitia Musprov Drs Firdaus Muhtadi mengatakan, pemindahan lokasi Musprov itu atas kesepakatan seluruh peserta yang hadir. Di mana ada 43 peserta, yang terdiri dari utusan DPD KNPI Kabupaten/ Kota dan OKP di Jawa Tengah. “Musprov ini sudah sah, karena dihadiri langsung Sekjen DPP KNPI Pahlevi Pangeran serta sejumlah fungsionaris DPP. Selain itu, juga dibuktikan dengan berita acara yang ditandatangani seluruh peserta,” katanya. (riz)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

BERIKAN SAMBUTAN - Bupati Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes membeirkan sambutan dalam halal bihalal di Sanggar Bakti Pramuka, kemarin.

Jangan Jengah Ikut Pramuka BREBES - Pengabdian di Gerakan Pramuka memang boleh jadi membosankan karena harus dilandasi sepi ing pamrih rame ing gawe (tanpa bayaran). Meski demikian pengurus dan pembina pramuka jangan sampai jengah ikut pramuka. Sebab membangun karakter peserta didik akan berimbas langsung pada pembentukan karakter bangsa. Dan itu menjadi kewajiban kita bersama untuk mewarnai generasi muda dengan hal-hal positif demi menyelamatkan generasi muda dari ambang kehancuran. Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes H Agung Widiyantoro SH MSi yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes di Sanggar Bakti Pramuka, kemarin. Menurut Agung, pemben-

CMYK

bat. Karena di SPBU ini terjadi antrian panjang kendaraan roda empat maupun dua yang akan mengisi BBM. Selain itu, lokasi SPBU juga dijadikan sebagai tempat peristirahatan sementara bagi pengendara. Kapos Pam Pintu Selatan Jalan Lingkar Ipda Eko Sugeng P didampingi didampingi Kapolsek Paguyangan AKP Sukoyo mengatakan, jalur Bumiayu- Paguyangan memang sangat rawan sekali terjadi kemacetan. “Selain volume kendaraan yang meningkat, kemacetan juga terjadi akibat semakin tingginya intensitas perjalanan Kereta Api (KA). Di mana pada jalur BumiayuPaguyaangan terdapat perlintasan KA yang berada di wilayah Kretek Desa Taraban dan ber-

tukan karakter bangsa menjadi bagian terpenting bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Pasalnya, rongrongan dekadensi moral melanda generasi muda akibat virus globalisasi yang tidak terbendungkan lagi. Sementara, pilihan generasi muda makin banyak untuk menentukan pilihannya. “Hanya saja, kita harus pandai-pandai bagaimana agar generasi muda tetap memilih kegiatan pramuka menjadi pilihan utama bagi mereka,” katanya. Agung mengingatkan pada Andalan dan Pembina agar bisa menyakinkan pada generasi muda kalau pendidikan kepramukaan itu penting. Sebab pramuka merupakan salah satu pendidikan nonformal yang menjadi wadah pengembangan potensi diri. (ism)

dekatan dengan sebuah pasar,” jelasnya. Untuk itu petugas melakukan penguraian kendaraan pada sejumlah titik kemacetan dengan menggunakan jalur alternatif. Arus lalu lintas menuju arah utara Kabupaten Brebes tampak mulai lancar menjelang siang hari dan setelah kendaraan memasuki jalur Jalan lingkar Bumiayu. Sementara Kepala Terminal Bumiayu Ari Mardiyono yang melakukan pantauan dari Pos Pam Induk di terminal Bumiayu mengatakan, jumlah arus balik sudah mulai terlihat pada pagi. “Jumlah kendaraan sudah ada peningkatan yang signifikan seiring dengan berakhirnya libur Lebaran pada Sabtu dan Minggu ini,” jelasnya. (pri)

BANTARKAWUNG - Selama musim libur Lebaran, dua obyek wisata pemandian air panas di Brebes selatan, yakni pemandian air panas (PAP) Kedungoleng, Paguyangan maupun Cipanas Tirta Husada Buaran Bantarkawung ramai dikunungi wisatawan. Kondisi tersebut mencapai p u n c a k n y a p a d a M i n g gu terakhir musim libur Lebaran bagi anak sekolah yakni Sabtu-Minggu (3-4/9). Pengunjung mayoritas merupakan rombongan keluarga yang membawa serta anak-anak untuk menghabiskan sisa libur Lebaran tahun ini. “Puncak keramaian terjadi pada hari dua hari ini, di hari pertama Lebaran pengunjung masih sepi, mungkin karena dihari pertama masih digunakan kebanyakan warga untuk bersilaturahim dengan saudaranya,” kata M Ri v a i , Ma n a g e r PAP Minggu (4/9). Objek wisata Pemandian Air Panas Tirta Husada berlokasi 10 kilometer ke arah barat dari pusat kota Bumiayu ini memiliki fasilitas kolam renang anak yang

menjadi favorit para pengunjung. Dengan didampingi orang tuanya, puluhan anak-anak ceria dan senang bermain air hangat di dalam kolam tersebut, mereka dapat pelampung yang disewakan warga sekitar. Rivai juga mencatat, lonjakan pengunjung selain di cipanas Buaran, juga terjadi di PAP Tirta Husada Kedungoleng, yang berada di Paguyangan. Untuk semakin menambah daya tarik wisatawan, dalam musim libur kali ini, pihaknya telah menyiapkan sarane pendukung berupa penambahan dua bangunan gazebo. Muklis (45) warga Desa Kalierang kecamatan Bumiayu yang selama ini merantau di Jakarta mengaku, semenjak remaja dia sering berkunjung ke lokasi wisata itu. “Jika dulu saat masih bujangan saya datang bersama teman-teman, saat ini saya mengajak serta keluarga, sambil bernostalgia,” katanya. Dia mengatakan, fasilitas Cipanas sudah banyak mengalami perubahan. “Dulu fasilitas yang ada belum seperti sekarang,” katanya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

RAMAI - Lokasi wisata Pemandian Air Panas Tirta Husada Buaran ramai dikunjungi selama Lebaran ini.

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan ini, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku ca-

dangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)


CMYK

SENIN, 5 SEPTEMBER 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

MADRID - Jerman menjadi tim pertama yang

memegang tiket lolos ke putaran fin a l Euro 2012. Itu menyusul kemenangan 6-2 atas Austria pada laga lanjutan kualifikasi Euro 2012 Jumat lalu (2/9). Nah, pekan ini kemungkinan tiga negara akan menyusul jejak Jerman melaju ke Polandia-Ukraina (host Euro 2012). Tiga negara tersebut adalah Spanyol, Italia, dan Belanda. Dibanding kontestan lainnya, tiga negara ini memang punya kans paling besar untuk lolos. Begitu mereka menang atas lawan-lawannya, maka tiket lolos sudah pasti dalam genggaman. Apalagi, kecuali Italia, lawan yang dihadapi Spanyol dan Belanda relatif ringan. Italia bakal menghadapi lawan berat, karena harus menjamu runner-up sementara grup C Slovenia di Stadio Artemio Franchi, Florence besok (6/9). Sementara, juara bertahan sekaligus juara dunia Spanyol hanya menghadapi tim lemah Liechtenstein, dan Belanda melawan Finlandia. Beban Italia makin berat karena performa mereka ketika mengalahkan Kepulauan Faroe Jumat lalu (2/ 9) sangat mengecewakan. Menghadapi salah satu tim terlemah di Eropa, Italia hanya menang tipis 1-0. Tak berlebihan jika media berpengaruh macam La Gazzetta dello Sport langsung memasang judul Buruk, Lamban dan Beruntung sebagai refleksi kekecewaan atas kinerja Gli Azzurri -julukan timnas Italia-. Padahal, kemenangan atas Spanyol pada friendly game awal Agustus lalu sempat memompa optimisme publik Italia. Di tangan Cesare Prandelli, Italia mampu bermain cepat, menekan, dan memainkan bola-bola bawah, layaknya Barcelona. Namun, Prandelli ogah terus disamakan dengan Barcelona yang memainkan sepak bola indah. Prandelli juga menegaskan kalau Italia tak ingin menunda kepastian lolos ke Polandia-Ukraina.

XAVI HERNANDEZ

Muluskan Laju Spanyol GLASGOW - Peluang Spanyol untuk mengunci tiket putaran final Euro 2012 pekan ini terbuka lebar. Sebab, Republik Ceko yang selama ini menjadi pesaing dekat, kemarin dini hari gagal meraih hasil maksimal. Ceko yang melawat ke Hampden Park menghadapi Skotlandia, dipaksa bermain imbang 2-2 (0-1). Akibatnya, mereka kini tertinggal lima angka dibelakang Spanyol. Namun, Ceko masih punya peluang untuk tampil di Polandia-Ukraina melalui playoff. Hasil imbang di Hampden Park sendiri cukup bagus mengingat mereka nyaris saja pulang dengan tangan hampa. Beruntung, eksekusi penalti Michal Kadlec pada menit ke-90 masuk dan skor pun menjadi 2-2. Sebelumnya, Rep. Ceko lebih dulu tertinggal melalui gol Kenny Miller pada menit ke-44. Kemudian, Darren Fletcher menambahnya pada menit ke-82 setelah sebelumnya Rep. Ceko sempat menyamakan skor melalui Jaroslav Plasil pada menit ke-78. “Kami ingin menang, tapi mengingat lawan kami cukup berat dan bermain di kandang lawan, maka ini sudah merupakan hasil yang bagus. Kami masih punya

Michal Kadlec peluang (lolos),” kata Michal Bilek, pelatih Rep. Ceko, seperti dikutip Goal. Reaksi berbeda diperlihatkan kubu Skotlandia. Kekecewaan itu ditumpahkan lewat protes mereka atas keputusan wasit asal Belanda Kevin Blom yang dianggap kurang jeli dalam mengambil keputusan. “Saya tidak paham dengan standar yang dibuat wasit,” ketus Craig Levein, pelatih Skotlandia, kepada BBC. Namun, Levein menegaskan

timnya akan berusaha mengejar asa yang tersisa. Skotlandia masih punya peluang, minimal meraih tiket playoff. Itu dengan catatan mereka tak kehilangan poin di sisa laga. Karena itu, laga melawan Lithuania pekan ini menjadi ajang pertaruhan. “Lebih baik kami fokus pada pertandingan berikutnya. Kami tidak boleh tergelincir lagi melawan Lithuania. Ini peluang dan harus kami manfaatkan,” kata Levein. (ham/bas)

Pulangkan Tiga Pemain Utama BERLIN - Tiket lolos ke Euro 2012 sudah di tangan timnas Jerman. Mereka tidak perlu lagi terlalu ngotot pada pertandingan sisa. Makanya, pelatih Jerman Joachim Loew pun memutuskan mengistirahatkan tiga pemain utamanya. Kebetulan, pada Selasa (6/9), mereka tidak akan bertarung di kualifikasi Euro 2012. Mereka hanya akan bertanding di friendly match. Loew pun memulangkan Bastian Schweinsteiger, Mesut Oezil, dan Manuel Neuer. Keputusan itu diambil karena menilai ketiga pemain memiliki beban pertandingan yang terlalu banyak sejak musim lalu. Mereka selalu menjadi pemain inti bukan hanya di timnas, tapi juga di klub. “Keputusan saya didasarkan pada pertimbangan konsep olahraga kami. Saya selalu katakan bahwa para pemain itu telah memainkan banyak laga di liga, piala, dan pentas Eropa bersama klub. Mereka melewati musim yang padat. Maka,

beristirahat adalah kesempatan penting,” kata Loew, di situs resmi DFB (asosiasi sepak bola Jerman). Ya, Schweinsteiger adalah pemain kunci di lini tengah Bayern Munchen dan posisinya tidak tergantikan. Adapun Neuer sebelum membela Bayern musim ini, dia musim lalu membawa Schalke juara DFB Pokal, tampil di semifinal Liga Champions, dan bertarung di Bundesliga Jerman. Oezil menjadi pemain penting Real Madrid di tangan Jose Mourinho. Sejak bergabung musim lalu, dia langsung mengisi posisi utama dan menggusur pemain sekelas Kaka. Kolaborasinya di lini tengah Real bersama Cristiano Ronaldo dan Angel Di Maria menjadi penopang bagi targetman yang biasa dihuni Karim Benzema, Gonzalo Higuain, atau pemain pinjaman Emmanuel Adebayor. Selain ketiga pemain itu, Loew juga mempertimbangkan untuk mencoret Benedikt Hoe-

wedes. Namun, alasannya berbeda. Howedes tidak berada dalam kondisi fit setelah mengalami cedera otot. Memulangkan sejumlah pemain itu, juga sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda Jerman lainnya untuk unjuk diri. “Ini akan memberikan kesempatan kepada pemain lainnya yang telah berlatih dengan baik. Saatnya mengetes mereka,” jelas Loew. Sebagai ganti pencoretan sejumlah pemain itu, Loew memanggil Lars Bender. Gelandang Bayer Leverkusen itu akan menjadi opsi tambahan di lini tengah ketika menghadapi Polandia, Selasa (6/9). Loew sepertinya akan memberikan kesempatan lagi kepada Mario Gotze, Toni Kroos, atau Andreachurrle, untuk mengisi lini tengah. “Siapapun yang bermain sekarang, kami tetap punya kualitas. Sebab, kekuatan kami sekarang sangat merata,” kata Miroslav Klose, striker veteran Jerman. (ham)

“Cukup membandingkan kami dengan Barca. Kami baru memulai langkah kami dan biarkan kami mencari gaya sendiri,” papar Prandelli, seperti dikutip Football Italia. Bertanding di Florence, rencananya Prandelli bakal memberikan kesempatan kepada striker Fiorentina Alberto Gilardino menjadi striker utama yang ditopang Antonio Cassano. Kemudian, striker muda Mario Balotelli disiapkan sebagai pelapis. Italia sendiri hanya menang 1-0 saat menghadapi Slovenia di pertemuan pertama tahun lalu. Karena itu, Slovenia yang mengandalkan Samir Handanovic, Josip Ilicic, Tim Matavic, dan Robert Koren tetap punya potensi menyulitkan Gli Azzurri. Nah, kalau Italia harus bersusah payah, maka Spanyol dan Belanda lebih santai. Melawan Liechtenstein, Spanyol tidak hanya diprediksi menang dan lolos, tapi mereka diyakini bisa melakukan pesta gol. Spanyol bakal bertanding di markasnya Estadio Las Gaunas, Logrono. Ketika bertanding di markas Liechtenstein, Spanyol bisa menang empat gol tanpa balas. Bagi Xavi Hernandez yang menjadi jenderal lapangan tengah Spanyol, itu akan menjadi pertandingan penting. Sebab, dia akan melampaui rekor penampilan terbanyak di timnas Spanyol yang selama ini dipegang Raul Gonzalez dengan 102 laga. Xavi menyamai Raul pada saat melawan Cile di friendly game (2/9). “Tapi, tetap ada yang lebih penting dari rekor ini, yakni kami terus menang dan kami meraih tiket Euro 2012,” kata Xavi kepada Marca. Kemudian, Belanda yang sebelumnya mencatat rekor kemenangan tertinggi dengan keunggulan 11 gol tanpa balas atas San Marino (2/9) menginginkan pesta lainnya. Mereka menargetkan menang, meski bertamu ke Helsinki Olympic Stadium, menantang Filandia, Selasa (6/9).“Kami ingin segera memastikan lolos,” kata Bert van Marwijk, pelatih Belanda, seperti dikutip AFP. (ham/bas)

11


ALL SPORTS

12

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

GAGAL GANTI KLUB

SEPAK POJOK

Diego Forlan

Forlan TTak ak Bisa Bela Inter SEPENINGGAL striker asal Kamerun Samuel Eto’o yang hijrah ke Anzhi Makhachkala, membuat kekuatan Inter Milan di lini depan terreduksi. Apalagi, mereka juga melepas Goran Pandev dengan status pinjaman ke Napoli. Makanya, kedatangan Diego Forlan dianggap mampu menutup lubang yang ditinggalkan Eto’o. Ternyata, yang jadi masalah, striker timnas Uruguay itu belakang diketahui tidak bisa didaftarkan untuk bertarung di Liga Champions. Penyebabnya, Forlan sudah pernah membela klub lamanya Atletico Madrid pada babak ketiga Europa League melawan Stromsgodset. Tentu saja, hal itu mengecewakan bagi Nerazzurri -julukan Interyang tergabung di grup B bersama CSKA Moskow, Lille, dan Trabzonspor. Akibatnya, Forlan baru bisa bermain membela Inter di pentas Eropa mulai tahun depan. Itu artinya, dia hanya bisa bermain kalau Inter lolos ke fase knock-out yang dilaksanakan pada Februari 2012. Tanpa Forlan di lini depan, allenatore Inter Gian Piero Gasperini akan mengandalkan Giampaolo Pazzini, Diego Milito, Luc Castaignos, dan Mauro Zarate. “Kami juga kaget dengan kenyataan itu. Kami berpikir dia masih bisa bermain di fase grup Liga Champions,” kata Bolotnicoff, agen Forlan, seperti dilansir Football Italia. “Diego sangat marah, karena dia sangat ingin bermain di kompetisi paling prestisius. Tapi, kemarahannya itu akan ditransformasi menjadi performa hebat di Serie A sembari menunggu tampil di fase knockout,” kata Bolotnicof. Agen Forlan juga menolak anggapan bahwa mereka mengetahui bahwa Forlan tidak bisa dimainkan di Liga Champions. “Tidak ada yang kami sembunyikan. Dia bermain di pertandingan internasional yang bisa disaksikan seluruh dunia di televisi,” kata Bolotnicof. Masalahnya, situasinya berbeda dengan Antonio Nocerino yang bisa dimainkan AC Milan di Liga Champions. Padahal, dia sempat membela Palermo di babak ketiga Europa League. Tapi, mengapa dia bisa bermain dan Forlan tidak. Alasannya, tim yang dibela Nocerino telah tersingkir dari Europa League. Sesuai aturan UEFA, seorang pemain tidak bisa membela lebih dari satu klub di ajang Eropa pada musim yang sama. Kecuali, pemain itu hanya tampil di babak pertama, kedua, atau ketiga kualifikasi di Europa League atau Liga Champions. Bukan hanya itu, ada tambahan aturan yang menyatakan bahwa bila timnya masih berlanjut hingga fase grup, maka otomatis sang pemain tidak bisa membela klub lain. Itulah alasan mengapa Forlan tidak bisa didaftar dan Nocerino bisa membela Milan di Liga Champions. (ham)

Serie A Kembali Marakkan Bursa SELAMA beberapa musim terakhir kiprah klub-klub Italia tidak begitu terlihat di bursa transfer. Tapi, musim ini berbeda. Dua klub Italia masuk dalam lima besar pengeluaran terbanyak, yakni Juventus dan AS Roma. Manchester City masih kembali menjadi bintang utama dalam bursa transfer musim panas atau awal musim ini. Kemudian, klub kaya Prancis Paris Saint Germain (PSG) mengejutkan dengan pengeluaraan gila-gilaan setelah digelontor dana besar dari Qatar Investment Authority. PSG berada pada urutan kedua klub dengan pengeluaran terbesar. Mereka menghabiskan 91,5 juata euro atau setara Rp 1,07 triliun untuk menggaet sejumlah bintang anyar seperti Javier Pastore, Kevin Gameiro, Jeremy Menez, dan Momo Sissoko. Kemudian, klub Inggris lainnya Chelsea juga berada di lima besar seiring pembelian sejumlah pemain seperti Juan Mata, Raul Meireles, Romelu Lukaku, Oriol Romeu, Ulises Davila, dan Thibaut Courtois. Nah, yang berada di luar kebiasaan dalam beberapa musim terakhir paska terkuaknya skandal Calciopoli adalah, agresifitas klub-klub Italia. Jika sebelumnya mereka selalu kehilangan bintang, musim ini justru banyak bintang yang hijrah ke Italia. Juventus dan AS Roma misalnya. Dua klub ini menempatkan Serie A dalam lima besar klub dengan pengeluaran terbanyak di bursa transfer. Kegagalan mereka pada musim lalu membuat Juventus dan Roma banyak berbenah untuk menghadapi musim baru. Juve mendatangkan sejumlah pemain baru untuk membantu tugas pelatih Antonio Conte dalam memenuhi ambisi untuk bersaing lagi di jalur scudetto. "Kami harus mengejar ketertinggalan dari AC Milan dan Inter Milan," kata Conte, seperti dikutip Football Italia. Alhasil, Juve yang musim lalu finis di urutan ketujuh Serie A, menggelontorkan 87,5 juta euro atau setara Rp 1,04 triliun untuk belanja pemain. Sejumlah nama beken seperti Arturo Vidal, Eljero Elia, dan Mirko Vucinic, didatangkan. Plus Andrea Pirlo dengan status free transfer. Kemudian, Roma yang sekarang dikuasai pemilik baru asal Amerika Serikat Thomas Di Benedetto, juga tidak mau kalah. Di Benedetto pun merekrut Walter Sabatini sebagai direktur olahraga dan ditugaskan untuk mendatangkan pelatih dan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Targetnya, musim ini Giallorossi -julukan Roma- harus bersaing lagi dalam perebutan scudetto. Maka, didatangkanlah pelatih Barcelona B Luis Enrique dengan filosofi sepak bola menyerang ala Barcelona. Untuk menopang kinerja Enrique, Roma membeli Bojan Krkic, Maarten Stekelenburg, Gabriel Heinze, Simon Kjaer, Erik Lamela, Miralem Pjanic, Pablo Osvaldo, dan Fernando Gago. "Ketika datang ke Roma, yang saya inginkan adalah membawa klub ini sukses seperti apa yang dilakukan Silvio Berlusconi di AC Milan dan Massimo Moratti di Inter Milan. Roma akan menuju ke arah itu," ungkap Di Benedetto. Selain memasukkan dua klub di daftar lima besar pengeluaran terbanyak, Serie A juga mengirim tiga wakilnya dalam daftar lima besar klub dengan pemasukan terbanyak. Mereka adalah Palermo, Udinese, dan Genoa. Penjualan Javier Pastore, Salvatore Sirigu, Antonio Nocerino, dan sejumlah pemain lainnya membuat kantong Palermo menggelembung. Mereka mendapat pemasukan sebesar 70,7 euro atau setara Rp 846 miliar di bursa transfer awal musim ini. Palermo di posisi ketiga dan disusul Udinese yang mendapat pemasukan 69,5 juta euro atau setara Rp 839,8 miliar dan Genoa pada posisi keempat dengan pemasukan 56,6 miliar atau setara Rp 684 miliar. "Kami adalah klub kecil. Kami butuh pemasukan untuk eksistensi klub," kata Giampaolo Pozzo, presiden Udinese. (ham/bas)

PERPINDAHAN pemain di bursa transfer tidak selalu berjalan mulus. Dengan kata lain, banyak pemain yang gagal berganti klub di musim panas ini karena berbagai alasan. Di antaranya adalah Wesley Sneijder (Inter Milan), Luka Modric (Tottenham Hotspur), dan Carlos Tevez (Manchester City). Sneijder misalnya. Nama playmaker internasional Belanda itu menghiasi bursa transfer sejak dibuka 1 Juli lalu. Sneijder dikaitkan dengan Manchester United karena dianggap sebagai calon suksesor Paul Scholes yang pensiun. Namun, sampai berakhirnya bursa transfer, Sneijder tetap milik Inter. Kabar di media menyebutkan, United dan Inter sudah menyepakati fee 35 juta pounds (Rp 482 miliar). Namun, terkendala karena tingginya permintaan gaji Sneidjer yang mencapai 250 ribu pounds (Rp 3,4 miliar) per pekan. Terkait hal itu, Sneijder pun meluruskannya. “Bagi saya, materi tidak menjadi sesuatu yang esensial,” ucapnya kepada The Mirror. “Untuk sesaat, saya berpikir deal sangat dekat dan akan terjadi. Saya tidak pernah berbicara kepada Sir Alex (Ferguson, pelatih United, Red) karena perbincangan belum melibatkannya. Hanya, saya kurang paham kenapa mereka akhirnya menghentikan pembicaraan,” sambung pemain 27 tahun itu. Presiden Inter Massimo Moratti tidak bisa menutupi kegembiraannya seiring berta-

hannya Sneijder. “Ini (mempertahankan Sneijder) lebih dari sebuah kemenangan. Hasrat kami memang mempertahankannya karena dia adalah pemain top yang secara natural menarik minat klub-klub lain,” tuturnya. Sneijder juga sempat dikaitkan dengan rival sekota United, Manchester City. City menawarkan paket barter Tevez dan Sneijder. Hal itu terungkap dari keterangan agen Tevez Kia Joorabchian. “Namun, setelah City mendapatkan Samir Nasri (dari Arsenal, Red), segalanya berakhir,” kata Joorabchian kepada talkSPORT. Yang paling kecewa musim panas ini tentu saja Modric. Keinginannya bergabung dengan Chelsea diproteksi habishabisan Tottenham. Spurs sebutan Tottenham- bahkan tidak tergiur dengan tawaran 30 juta pounds (Rp 413 miliar). Spurs juga dianggap Modric tidak konsekuen dengan aturan yang mereka buat sendiri. Dalam klausul kontrak Modric disebutkan apabila Spurs harus melepas pemain internasional Kroasia itu apabila ada tawaran dari klub yang lebih besar. Tidak hanya Modric yang tersiksa gagal meninggalkan Spurs. Striker muda Spurs asal Meksiko, Giovani Dos Santos, ikut meradang karena tidak menemukan klub baru. Giovani disia-siakan sejak bergabung dari Barcelona tiga tahun lalu dengan bolak-balik dipinjamkan ke klub lain. (dns)

Wesley Sneijder

PEMAIN GAGAL PINDAH KLUB Nama

Klub Sekarang

Klub Peminat

Luka Modric Giovani Dos Santos Alvaro Pereira Wesley Sneijder Carlos Tevez Gary Cahill Bolton Lassana Diarra El Hadji Diouf Chris Samba Darron Gibson

Tottenham Hotspur Tottenham Hotspur FC Porto Inter Milan Manchester City Wanderers Real Madrid Blackburn Rovers Blackburn Rovers Manchester United

Chelsea Sevilla, Genoa Chelsea Manchester United Corinthians, Inter Milan Arsenal Tottenham Hotspur Glasgow Rangers Arsenal Sunderland

Belanja Premier Pembuktian Bintang yang Terlupakan League Naik 33 Persen UEFA Financial Fair Play tidak membuat klub-klub Eropa mengetatkan keuangan mereka di bursa transfer. Klub tetap merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan pemain yang mereka inginkan. Lihat saja belanja klub Premier League di musim panas ini. Ke-20 klub Premier League total menghabiskan 485 juta pounds (Rp 6,7 triliun) untuk transaksi yang melibatkan 473 pemain. Dari nominal itu, 100 juta pounds (Rp 1,3 triliun) dibelanjakan di hari terakhir bursa transfer (31/8). Dibandingkan tahun lalu, terjadi kenaikan pengeluaran 33 persen. Dan Jones, juru bicara lembaga survei Deloitte, mengatakan bahwa bujet belanja klub Premier League tahun ini bukan yang terbesar dalam lima tahun terakhir. “Tahun ini selevel dengan 2007 dan 2009,” ungkapnya sebagaimana dilansir Reuters. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Manchester City masih menjadi klub yang dominan dalam belanja transfer. City mengeluarkan dana 81 juta pounds lebih (Rp 1,1 triliun) dengan separonya dialokasikan untuk pemain termahal musim ini, Sergio Aguero. Tapi, belanja City tidak terlalu jauh dengan Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Manchester United. Keempatnya menggelontorkan dana lebih dari 50 juta pounds (Rp 691 miliar). “66 persen belanja klub Premier

League musim ini berasal dari kantong uang City, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan United,” jelas Jones. Disaat belanja pemain membengkak, keuntungan klub Premier League dari penjualan pemain menurun. Dengan pemasukan bersih 180 juta pounds (Rp 2,4 triliun) musim panas tahun ini, berarti lebih sedikit 20 juta pounds (Rp 276 miliar) dibandingkan musim panas tahun lalu. Meski begitu, tidak sedikit klub yang meraup keuntungan. Tottenham Hotspur salah satunya. Spurs -sebutan Tottenhammengantongi pemasukan Rp 312 miliar disusul Aston Villa dengan Rp 281 miliar. Arsenal juga masih untung Rp 130 miliar setelah menjual Cesc Fabregas dan Samir Nasri. Tapi, klub yang menjalankan bisnis terbaik adalah Everton. Klub sekota Liverpool itu bahkan tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Sebaliknya, The Toffees -sebutan Evertonmeraup Rp 236 miliar hasil penjualan empat pemain, antara lain Mikel Arteta ke Arsenal, Aiyegbeni Yakubu (Blackburn Rovers), Jermaine Beckford (Leicester), dan James Vaughan (Norwich). “Kami, mungkin, akan membelanjakan pemasukan kami pada Januari tahun depan (bursa transfer musim dingin 2011, Red),” kata pelatih Everton David Moyes seperti dilansir Daily Mail. (dns)

LONDON - Kegagalan pada Copa America 2011 lalu memaksa timnas Brazil berbenah. Beberapa perubahan dilakukan pelatih Mano Menezes. Salah satunya dengan memanggil pemain senior Ronaldinho. Mantan penggawa Barcelona dan AC Milan itu absen di dua even akbar dalam setahun terakhir. Yakni Piala Dunia 2010 dan Copa America 2011. Tapi, kans Ronaldinho untuk berlaga di even besar, terbuka menyusul keputusan Menezes memasukkannya dalam skuad saat Samba -julukan Brazil- menghadapi Ghana pada laga uji coba di Craven Cottage, London, dini hari nanti. Rencananya, Ronaldinho akan dimainkan sebagai starter melawan Ghana. Dia akan mengisi posisi yang ditinggalkan Robinho sebagai penyerang sayap. Kebetulan, Robinho tidak dipanggil lantaran sedang cedera. Menezes berharap, kehadiran Ronaldinho bisa memberikan suntikan motivasi. Performa menawannya bersama Flamengo yang membuat Manezes terpanggil untuk menariknya. “Ronaldinho adalah sosok juara dunia bersama timnas Brazil. Sejak dia kembali ke negaranya, dia juga selalu bermain baik. Kami berharap, performa hebatnya di klub akan berlanjut di timnas,” papar Menezes, seperti dikutip Reuters. Bukan hanya Ronaldinho saja yang dipanggil. Bek kiri Real Madrid Marcelo yang sempat dilupakan saat Brazil masih ditangani Carlos Dunga, juga

dipanggil. “Sepertinya memang ada masalah pada komitmen, tapi saya memang selalu ingin membela Brazil dan membantu rekan-rekan saya,” kata Marcelo. “Sejak awal saya memang menginginkan untuk melayani Brazil, meski harus melakoni perjalanan yang jauh sekalipun. Mereka adalah yang terbaik, jadi mengapa saya tidak bergabung dengan mereka,” lanjut Marcelo. Tanpa Robinho yang absen, Brazil masih memiliki Neymar dan Alexandre Pato yang akan mengisi lini depan. Kalau belum

mampu mendobrak pertahanan Ghana, masih ada striker FC Porto Hulk dan striker Internacional Leandro Damiano yang siap tampil. Brazil punya rekor bentrok yang cukup baik melawan Ghana. Mereka selalu menang dalam dua pertemuan terakhir. Paling akhir adalah kekalahan mereka pada babak 16 besar Piala Dunia 2006 lalu. Meski begitu, Ghana tetap saja menjadikan laga itu sebagai ajang menjajal sejumlah pemain baru, seperti Albert Adomah, Rabiu Mohammed, dan Jordan Ayew. (ham/bas)

Ronaldinho

Perkiraan Pemain Brazil (4-3-1-2) Pemain: Julio Cesar (g); Daniel Alves, Lucio, Thiago Silva, Marcelo; Lucas Leiva, Fernandinho, Ganso; Ronaldinho; Neymar, Leandro Damiao Pelatih: Mano Menezes Ghana (4-2-3-1) Pemain: Kwarasey (g); Paintsil, Mensah, Vorsah, Opare; D. Boateng, Agyemang-Badu, Adiyiah, A. Ayew, Muntari; Tagoe Pelatih: Goran Stevanovic Cadangan: Nilmar, Hulk and Leandro Damiao.


ALL SPORTS

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

HARI BAIK PARA UNGGULAN

TC Timnas U-23 tanpa Patrick Wanggai SURABAYA - Tim nasional (timnas) U-23 mulai kemarin (4/9) kembali melakoni training camp (TC). Hampir seluruh pemain yang diundang untuk mengikuti pelatnas di Jogjakarta sudah bergabung. Dari 24 nama pemain yang berkesempatan mengikuti TC hanya Patrick Wanggai yang tak bisa datang tepat waktu. “Patrick meminta dispensasi untuk datang telat karena ayahnya meninggal dunia. Coach dan saya setuju karena alasannya memang tak bisa direcanakan,” kata Roso Daras, manajer timnas U-23, kemarin (4/9). Tanpa Patrick, pelatnas akan dimulai dengan 24 pemain. Dari TC tahap sebelumnya, empat pemain sudah tercoret. Mereka adalah Johan Angga Kusuma (Persijap), Marcelino Mandagi (Bontang FC), Yunet Nardianto Wiboso (Solo FC) dan Joko Sidik (Bontang FC). Tak hanya 24 pemain yang mengikuti pelatnas di Jogjakarta nanti. Roso merencanakan untuk menambah kekuatan dari timnas senior, Egi Melgiansyah dan Gunawan Dwi Cahyo. Selama di Jogjakarta, mereka tinggal di hotel Jayakarta. Stadion Universitas Negeri

Jogjakarta (UNY) dipilih sebagai lokasi latihan. Satu kali uji coba kontra Persiba Bantul akan dilakukan di Stadion Maguwoharjo. Mereka hanya tinggal sepekan di Kota Budaya tersebut. Pada 11 September nanti, timnas U-23 bakal terbang ke Hongkong untuk melakoni tiga uji coba melawan tim lokal di sana. Hongkong dipilih karena kekuatan timnas U-23 yang dimiliki negara tersebut hampir sepadan dengan timnas Merah Putih. Cuaca menjadi pertimbangan lain. “Sebelumnya ada rencana untuk ke negara di Eropa Timur tapi cuaca di sana sedang buruk sekali padahal waktu sudah mepet,” terang dia. Saat ini Roso masih menyimpan pekerjaan besar yakni memastikan para pemain memiliki paspor sebelum terbang ke Hongkong. Maklum dari pengamatan barisan pelatih hanya 30 persen pemain yang pernah melakoni pertandingan internasional. Itupun belum terdata hanya laga kandang di tanah air atau pertandingan tandang. “Mudah-mudahan paspor tak menjadi ganjalan pemain untuk mengikuti laga uji coba,” terang mantan CEO Bali Devata itu. (vem/ko)

NEW YORK - Tidak ada kejutan pada lanjutan babak ketiga grand slam AS Terbuka 2011 kemarin (4/9). Para pemain unggulan melenggang mulus ke babak berikutnya. Hal itu membuat atmosfer persaingan tetap terjaga. Unggulan pertama tunggal putra Novak Djokovic menjaga ambisinya untuk menjadi juara dengan lolos ke babak keempat. Petenis Serbia itu menang 6-3, 6-4, 6-2 atas Nikolay Davydenko (Rusia). Ini adalah kemenangan ke60 yang diraih Djokovic sepanjang tahun ini. Hebatnya, dia hanya kalah dua kali! Perjalanan Djokovic di AS Terbuka 2011 juga

terbilang mantap. Dia hanya kehilangan dua game dalam dua pertandingan sebelumnya. Namun, hal itu tidak terjadi saat melawan Davydenko kemarin. Semifinalis AS Terbuka 2006 dan 2007 itu memaksa Djokovic “berkeringat”. “Saya bermain sangat baik di momen yang penting,” kata Djokovic setelah laga seperti dilansir AFP. “Dia (Davydenko, Red) bermain sangat bermain dan selalu berada di dekat garis.

Novak

Djokovic

HASIL BABAK KETIGA TUNGGAL PUTRA Novak Djokovic (SRB x1) v Nikolay Davydenko (RUS) 6-3, 6-4, 6-2; Alexandr Dolgopolov (UKR x22) v Ivo Karlovic (CRO) 6-7 (4/7), 6-2, 6-4, 6-4; Janko Tipsarevic (SRB x20) v Tomas Berdych (CZE x9) 64, 5-0 ? retired; Juan Carlos Ferrero (ESP) v Marcel Granollers (ESP x31) 6-1, 4-3 ? retired; Roger Federer (SUI x3) v Marin Cilic (CRO x27) 6-3, 4-6, 6-4, 6-2; Juan Monaco (ARG) v Tommy Haas (GER) 6-7 (3/7), 6-3, 6-2, 6-3; Jo-Wilfried Tsonga (FRA x11) v Fernando Verdasco (ESP x19) 6-3, 7-5, 6-4; Mardy Fish (USA x8) v Kevin Anderson (RSA) 6-4, 7-6 (7/ 4), 7-6 (7/3) TUNGGAL PUTRI Caroline Wozniacki (DEN x1) v Vania King (USA) 6-2, 6-4; Svetlana Kuznetsova (RUS x15) bt Akgul Amanmuradova (UZB) 6-4, 6-2; Andrea Petkovic (GER x10) v Roberta Vinci (ITA x18) 6-4, 6-0; Carla Suarez Navarro (ESP) v Silvia Soler-Espinosa (ESP) 6-0, 64; Serena Williams (USA x28) v Victoria Azarenka (BLR x4) 6-1, 7-6 (7/5); Ana Ivanovic (SRB x16) v Sloane Stephens (USA) 6-3, 6-4; Anastasia Pavlyuchenkova (RUS x17) v Jelena Jankovic (SRB x11) 6-4, 6-4; Francesca Schiavone (ITA x7) v Chanelle Scheepers (RSA) 5-7, 7-6 (7/5), 6-3.

Patrick Wanggai

Ketika Valentino Rossi Terus Belepotan Bersama Ducati

Terancam Malu, Tahun Depan Juga Belum Jelas Untuk kali pertama dalam karirnya di grand prix motor, Valentino Rossi terancam gagal memenangi lomba dalam semusim. Apa yang harus dia ? dan Ducati? lakukan? KETIKA Valentino Rossi memutuskan untuk bergabung ke Ducati, orang menyebut ini sebagai marketing marriage of the decade. Dua legenda Italia bergabung bersama untuk menaklukkan dunia. Hasilnya? Setelah 12 lomba, termasuk Grand Prix San Marino kemarin (4/9), kedua pihak terancam menjalani malu terbesar. Reputasi Ducati terancam tercoreng karena tak mampu meraih sukses walau mengontrak orang yang disebut-sebut sebagai pembalap motor terbaik dalam sejarah. Ingat, Ducati sama sekali tidak bisa menyalahkan Rossi. Kalau sampai menyalahkannya, berarti Ducati mengundang amarah jutaan penggemar ?The Doctor? di berbagai penjuru dunia. Itu marketing suicide. Di sisi lain, rekor Rossi juga terancam ternoda. Seperti disebut di awal, dia terancam gagal meraih kemenangan untuk kali pertama di arena grand prix motor. Jangankan menang, musim ini dia baru naik podium sekali. Dia pun baru total lima kali finis di urutan lima besar dari 12 lomba. Kemarin di Sirkuit Misano, Rossi hanya mampu finis di urutan ketujuh. Ingat, Rossi adalah juara dunia sembilan kali. Tujuh kali di kelas tertinggi, bersama dua pabrikan berbeda (Honda dan Yamaha) di tiga zaman regulasi yang berbeda (2-Tak 500 cc, MotoGP 990 cc, dan MotoGP 800 cc). Apa yang harus dilakukan kedua pihak sekarang? Kalau diperhatikan, pada dasarnya ada dua problem yang dihadapi Rossi bersama Ducati saat ini. Yang belakangan terus mengganggu: Girboks yang ngadat. Problem ini mengganggu Rossi di GP Indianapolis dan kembali mengganggunya saat

Valentino Rossi kualifikasi di Misano. Gara-gara gir tak mau pindah, Rossi beberapa kali harus keluar lintasan. Lalu, ada satu lagi masalah yang lebih kronis: Feeling yang buruk dengan bagian depan Ducati Desmosedici GP11 maupun GP11.1 (versi 2012 bermesin 800 cc). Khususnya saat mengerem. Ini sangat mengganggu dalam memburu catatan waktu yang baik, plus merepotkan saat harus bertarung di tengah lomba. Pembalap 32 tahun itu mengklaim dirinya kehilangan 0,2 hingga 0,3 detik di setiap tikungan gara-gara masalah ini. Rossi sudah mengomel soal ini sejak awal musim. Jadi, kalau terus ditanya soal penyebab lambannya performa

bersama Ducati, Rossi sampai kehabisan jawaban. ?Saya selalu mengomeli hal yang sama. Jadi, Anda silakan pakai hasil wawancara saya yang dulu-dulu,? ucapnya kepada media. Sempat muncul celetukan via media di Italia, kalau bos teknis Ducati Filippo Preziosi ?rindu? melihat Casey Stoner mengendarai motor Italia tersebut. Bagaimana tidak. Hingga saat ini praktis hanya Stoner yang mampu meraih sukses bersama Ducati, menang 23 kali (dan merebut satu gelar juara dunia) bersama pabrikan itu pada 2007?2010. Rossi membalasnya dengan sindiran: ?Saya tentu senang kalau Stoner mau (menjajal motor saya). Tapi, di sisi lain

saya juga ingin menjajal Honda.? Rossi pernah bilang, dia bukanlah Stoner. Bukan hanya gaya membalap yang berbeda, postur badan juga berbeda. Rossi jauh lebih tinggi (180 cm) dari pembalap Australia itu. ?Gaya Casey tidak terlalu membebani bagian depan (motor). Ukuran badannya juga menjadikan posisi duduk berbeda. Adalah sebuah kesalahan kalau saya mencoba mengendarai motor seperti dia. Tapi, akan berguna bila saya bisa mencoba mengurangi beban bagian depan motor,? papar Rossi. Di MotoGP, pengembangan motor tidaklah secepat (dengan kucuran dana) Formula 1. Jadi, segala yang diinginkan Rossi mungkin baru terwujud tahun depan. Andai dia harus mengubah gaya membalap pun, hasilnya belum tentu maksimal. Jadi, mungkin Rossi dan Ducati harus rela ?melepas? 2011, rela malu mengakhiri musim ini tanpa satu pun kemenangan. Dengan catatan, semua sumber daya harus dikerahkan untuk 2012. Antara terus mensimulasi perubahan pada sasis GP11.1, yang seharusnya masih dipakai tahun depan, atau mencoret total sasis itu dan menggambar lagi dari nol sasis untuk 2012. Berbicara soal ini, ada satu lagi kendala dari kubu Ducati: belum ada keputusan harus berbuat apa untuk motor 2012. Rupanya, ada beberapa pendapat dan teori berbeda, dan sampai sekarang belum ada yang berani memastikan langkah mana yang terbaik! Rossi mengaku masih punya waktu. ?Musim 2012 dimulai sehari setelah lomba terakhir 2011. Ketika momen itu tiba, kami sudah harus punya ide dan langkah yang jelas untuk diambil,? ucapnya. ?Kami belum butuh membuat keputusan sekarang. Kami harus bekerja keras di akhir tahun ini. Bersama, kami akan mencoba menemukan keseimbangan teknis pada motor. Itu pekerjaan sulit, tapi kami akan mencoba,? tandasnya. Bagi penggemar Rossi di mana pun Anda berada: Sabar ya? (azrul ananda)

Tapi, saya memilih pasiv dan saya senang karena memenangi game ini,” sambungnya. Selanjutnya Djokovic akan menghadapi petenis Ukraina Alexandr Dolgopolov. Sukses Djokovic diikuti oleh Roger Federer. Petenis Swiss yang menjadi unggulan ketiga itu mengalahkan petenis Kroasia Marin Cilic (unggulan ke27) lewat pertarungan empat set 6-3, 4-6, 6-4, 6-2. Ini adalah kemenangan ke-30 berturutturut yang dipetik Federer di pentas grand slam. “Pertarungan yang ketat. Saya tahu bahwa ini akan sangat liat. Tapi, saya senang karena akhirnya bisa mengatasi tekanan darinya (Cilic),” ungkap Federer setelah pertandingan. Di babak keempat, mantan tunggal putra nomor satu dunia itu akan ditantang Juan Monaco (Argentina). Di nomor tunggal putri, andalan tuan rumah Serena Williams masih bertahan. Dia menembus babak 16 besar setelah mengalahkan unggulan keempat asal Rusia Victoria Azarenka 6-1, 7-6 (7/5). Lama absen karena cedera panjang membuat Serena kehilangan banyak poin. Dia pun menjadi unggulan ke-28 di grand slam ini. Nah, kini Serena membuka peluang untuk merebut gelar di kandang sendiri. Sebelumnya, adik dari Venus Williams itu telah mengoleksi 13 gelar grand slam. “Saya bermain sangat baik di set kedua. Namun, dia (Azarenka) yang mendominasi. Saya seharusnya bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Serena. Perjuangan Serena di babak berikutnya tidak mudah. Dia akan bertemu mantan petenis nomor satu dunia Ana Ivanovic. Petenis jelita asal Serbia itu lolos ke babak keempat setelah melewati wakil AS mendapatkan fasilitas wild card, Sloane Stephens, 6-3, 6-4. Seiring dengan absennya juara bertahan Kim Clijsters dan tersingkirnya Maria Sharapova, juara Prancis Terbuka Li Na, dan kampiun Wimbledon Petro Kvitova, sorotan kini mengarah kepada Serena. Dia menjadi salah satu favorit juara. (ca)

Peralatan Belum Juga Tiba Timnas Tinggalkan Adam JAKARTA- Perhatian yang diberikan Program Indonesia Emas (Prima) terhadap cabang olahraga (cabor) proyeksi SEA Games 2011 benar-benar memprihatinkan. Salah satunya ialah belum adanya peralatan yang diberikan bagi cabor. Hal itu juga menimpa cabor voli indoor. Hingga kini Andri dkk belum mendapatkan berbagai peralatan serta perlengkapan latihan yang sebenarnya memang menjadi hak mereka. “Bola, sepatu hingga kaos pun kami belum dapat. Padahal itu kan seharusnya memang mesti anak-anak terima,” terang Dadang Sudrajat, asisten timnas voli indoor proyeksi SEA Games 2011 kemarin (4/8). Dadang pun terang-terangan mempertanyakan komitmen Prima untuk menyiapkan Pelat-

nas menghadapi SEA Games 2011. Dia menyatakan bahwa tekanan yang diberikan Prima agar timnas voli indoor bisa merebut emas tak sebanding dengan perhatian yang diberikan. Apalagi sebelumnya semua cabor juga tak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). “Kami ini kan dituntut untuk meraih emas. Kami sudah lakukan kewajiban kami dengan sungguh-sungguh. Ternyata perhatian pada kami juga tidak maksimal. Untungnya PP PBVSI masih punya anggaran,” tambah Dadang. Dadang memang tak berlebihan. Para pemain timnas voli indoor memang sudah berkorban banyak hal. Salah satunya ialah tidak pulang kampung saat lebaran. Bahkan, kemarin Andri dkk juga sudah menjalani latihan rutin. Latihan tersebut terus digeber karena timnas bakal turun


JATENG

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

17

RADAR TEGAL

Pick Up Terguling, Satu Tewas Angkut Siswa MTS Tolabudin

SOLO Ditinggal Silaturahmi, Rumah Dibobol SOLO – Kelengahan orang merayakan Lebaran dimanfaatkan pencuri beraksi mencari sasaran korban. Kali ini menimpa Ali Sjaifullah (60), warga Jalan Teluki No 238, Badran, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo menjadi korban pembobolan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh Radar Solo di tempat kejadian, kemarin (3/9), peristiwa pembobolan itu terjadi siang hari saat kondisi rumah sepi atau kosong, karena Ali Syaifullah bersama keluarganya sedang berhalal bi halal ke tempat saudaranya di karanggede Boyolali. Para pelaku pembobolan itu sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di depan rumah. Dalam rekaman CCTV tersebut, ada dua pelaku masuk ke rumah dengan cara merusak gembok pintu pagar. Salah satu pelaku menggunakan helm. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengacak-acak isi dua almari yang terletak di dalam kamar. “Jika dilihat sepintas pelaku itu sudah profesional, karena sangat cepat merusak gemboknya. Apalagi yang rusak hanya bagian lubang kunci saja,” kata salah satu saudara korban kepada Radar Solo di tempat kejadian, kemarin. Pria yang enggan disebut namanya itu mengatakan, kejadian itu sempat diketahui tetangga korban bernama Antok. Awalnya Antok merasa curiga dengan kondisi gerbang terbuka, tetapi mobil pemilik rumah tidak ada. Selain itu, melihat dua orang yang mengendarai kendaraan motor bebek dan parkir di sekitar rumah korban. Antok berusaha mengambil benda pukul di rumahnya. Tetapi saat menghampiri kembali rumah korban, pelaku sudah berhasil melarikan diri. “Antok berusaha mengambil benda tumpul dari rumahnya (Antok), tetapi saat kembali pelaku yang berjumlah empat orang itu udah melarikan diri ke arah Selatan,” katanya. Akibat kejadian pembobolan itu, sejumlah uang korban Ali yakni sekitar Rp1 juta, uang 110 real yang tersimpan di dalam dompet, mas kawin sebesar 5 gram serta tas kamera raib dibawa kabur pelaku. “Beruntung mereka tidak berhasil menemukan perhiasan,” kata Ali yang bekerja sebagai kontraktor. (udi)

BANDAR- Sebuah Pick-up yang membawa rombongan murid MTS Tolabudin Warungasem terguling di tanjakan jalan Desa Sedayu, Kecamatan Bandar Minggu (4/9) kemarin. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 saat rombongan akan kembali setelah melakukan silaturahmi. Akibat peristiwa itu, seorang penumpang tewas setelah tertimpa bodi mobil dan puluhan lain luka berat maupun ringan. Penumpang yang tewas diketahui bernama Ikawati (17) warga Desa Pesaren, Kecamatan Warungasem yang menghembuskan nafas terakhirnya di Puskemas 1 Bandar karena mengalami luka parah. Sedangkan empat penumpang yang kondisinya kritis dirujuk ke RSUD Kalisari Batang, dan sebagian lainnya dirawat di Puskesmas Bandar 1. Berdasarkan data yang dihimpun, mobil bak terbuka warna

biru tua Nopol G-1768-UC yang dikemudikan Salafudin (45) warga Desa Masin, Kecamatan warunasem ini membawa rombongan sebanyak 25 orang murid MTS Tolabudin. Mereka bermaksud melakukan silaturhami ke salah satu Ustadnya yang berada di Desa Sidayu. Namun naas, saat akan kembali pulang ke Warungasem, ketika memasuki jalan menanjak di Desa Sidayu, ternyata mobil tidak kuat menanjak. Mengathui hal itu, sopir sudah berusaha mengerem, namun gagal. Kendaraan tersebut ternyata tidak bisa berhenti dan berjalan mundur tanpa terkendali. “Mobil yang membawa rombongan itu berjalan mundur, lalu tiba tiba terbalik. Para penumpang tumpah dan berserakan, bahkan ada yang tertimpa bodi mobil,” ujar saksi mata Rifida (17) warga Desa Masin. Akibat terguling, beberapa siswa tertimba bodi mobil hingga mengalami luka parah pada bagian kepala dan tubuh. Beberapa warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian, langsung ber-

larian untuk memberikan pertolongan. Para korban, selanjutnya dilarikan ke puskesmas Bandar I untuk mendapat perawatan. Namun karena luka yang cukup parah, Ikawati akhirnya meninggal dunia. Sedangkan empat orang temannya dilarikan ke RSUD Kalisari Batang untuk mendapat perawatan intensif, mengingat peralatan di puskesmas sangat terbatas. Sopir pick up, Salafudin, saat dikonfirmasi di Polsek Bandar mengatakan, pada awalnya dirinya diminta untuk mengantarkan rombongan anak sekolah silaturohmi ke gurunya yang berada di Desa Sidayu. Padahal dirinya tidak mengetahui sama sekali kondisi medan jalan menuju lokasi yang dimaksud. “Pada saat berangkat, saya lewat dari arah Selatan. Namun saat akan pulang salah satu peserta rombongan minta melalui jalan tersebut, padahal saya tidak tahu kondisi medanya. Teryata waktu lewat tanjakan, mobil tidak kuat dan tak rem juga tak kuat menahan, hingga akhirnya mobil terguling

KAJEN

dan terbalik,” tandas Salafudin. Kasus itu sendiri saat ini masih ditangani oleh petugas Satlantas Polres Batang. Sedangkan jenasah Ikawati sudah diambil oleh pihak keluarga

pada hari itu juga untuk dimakamkan, dan siswa yang mengalami luka parah hingga saat ini masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kalisari Batang. (ap86)

Tiket Habis, Pemudik Tunda Keberangkatan

SopirTerserangJatung,MobilTerguling SOLO - Kecelakaan tunggal maut kembali terjadi di kota Solo. Kemarin malam (3/9) mobil Hyundai Atos Nopol 8606 NB terguling di jalan Ahmad Yani tepatnya di sebelah timur Viaduk Gilingan Banjarsari Solo. Informasi yang dihimpun Radar Solo di Rumah Sakit (RS) Brayat Minulyo Solo, kemarin, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.55. Kecelakaan diduga karena pengemudi mobil Hiyundai Atos, Setya Gunawan (61), warga jalan Imam Bonjol 105 Keprabon Solo mengalami serangan jantung saat mengemudi. Akibat kecelakaan tunggal itu, satu korban tewas dan tiga penumpang lainnya mengalami lukaringan. Korban Setya tewas di tempat kejadian, sedangkan tiga penumpang lainnya istri Setya, Katarina Inawati (49); Kasmojo (69), dan Tri Agustina, warga Tegalharjo Kepatihan Banjarsari, Solo mengalami luka ringan dan langsung di rawat di RS Brayat Minulyo. Inawati mengatakan, awalnya dirinya berangkat berdua bersama dengan suaminya Setya dari rumah dan berniat menjemput Kasmojo dan Tri Agustina di Tegalharjo Kepatihan Banjarsari. Setelah menjeput Kasmojo, dirinya melaju dari arah timur menuju arah barat di lokasi kejadian, karena akan ke Rumah Sakit Panti Waluyo untuk menjenguk saudara yang sakit. Tiba-tiba suaminya, Setya terserang penyakit jantung. Tubuh Setya langsung roboh ke arah kiri sehingga mobil hilang kendali. Selanjutnya mobil melindas benda yang menyebabkan ban depan kiri mobil pecah dan akhirnya mobil terguling. “Suaminya saya memang mempunyai penyakit jantung. Sudah sekitar sejak tahun 2004 punya sakit jantung,” kata Inawati kepada Radar Solo saat ditemui di RS Brayat Minulyo. Saksi Sulistyo (34), warga Cinderejo Gilingan Banjarsari mengatakan, setelah kejadian kecelakaan itu, mobil dalam keadaan terbalik. Selanjutnya para warga berusaha menolong dengan cara memecahkan kaca mobil untuk mengeluarkan korban dari dalam mobil. Tetapi upaya memecahkan kaca itu tidak bisa, sehingga para warga bersama-sama membalikkan mobil itu. Kemudian para korban dapat dikeluarkan dari dalam mobil. (udi)

EKO SUKADIS

TERGULING - Korban meninggal dunia dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan, sedangkan yang mengalami luka mendapat perawatan di puskesmas Bandar.

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

Petugas berusah memadamkan kebarakan di Dusun Gembongan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, kemarin.

Ditinggal Lebaran, Gudang Terbakar UNGARAN - Gudang rongsok milik Bunari, di Dusun Gembongan RT I RW IV, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang terbakar ketika ditinggal lebaran. Bangunan beserta dengan isinya ludes terbakar tak tersisa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan rupiah. Berdasarakan informasi, aksi jago merah tersebut mulai melahap bangunan pada Sabtu (3/ 9) sekitar pukul 14.00. Menurut keterangan warga sekitar awalnya terdengar suara ledakan dari dalam bangunan. Tak selang berapa lama, api dan kepulan asal hitam mulai muncul. Kencangnya angin menyebabkan api semakin cepat memebesar. Ditambah lagi dengan kencang dan barang di dalamnya merupakan barang

yang mudah terbakar, dengan cepat jago mkerah langsung membesar. Tak selang berapa lama, kobaran api terlihat jelas dan asap hitam membumbung tinggi dilokasi kejadian. Warga pun berbondong-bondong mencoba untuk memadamkan api. Namun sayang, karena kondisi gudang yang terkunci rapat, akhirnya warga tidak bisa masuk ke dalam. Bahkan meski sudah dikerahkan 4 mobil pemadam kebakaran, aksi jago merah masih leluasa, beraksi, kerana isi bangunan merupakan barang yang mudah terbakar. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam lamanya untuk memadamkan api tersebut. Satu rumah di dekat lokasi milik Jayuri juga hampir saja ikut terbakar. Esbes dan atap sebagian rumah ikut terbakar. Beruntung api bisa dicegah dan tidak bisa menjalar

ke bagian rumah lainnya. Warga setempat, Jayuri (40), menuturkan mendengar suara ledakan dari dalam gudang. Setelah itu api mulai muncul dan langsung memebesar karena angin cukup kencang. “Saya sedang menonton TV, tiba-tiba ada suara ledakan. Ketika saya keluar dari rumah, di dalam gudang sudah terlihat asap mengepul kobakaran api,” katanya. Saat kejarian, tambah Jayuri, memang kondisi gudang sedang sepi. Sebab sekitar 8 pekerjanya diliburkan karena Lebaran. Sedangkan pemiliknya sendiri yaitu Bunari masih lebaran di tempat saudaranya di Jepara. “Setelah ledakan pertama itu kemudian disusul dengan ledakan-ledakan kecil. Mungkin ledakan dari botol dan barang bekas yang ada di dalamnya,” tambahnya. (fth)

PONCOL - Seluruh tiket kereta api (KA) tujuan Jakarta untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif telah habis terjual pada Jumat (2/9) lalu. Akibatnya, sejumlah calon penumpang kecele dan terpaksa menunda jadwal keberangkatan. Hal itu tampak di Stasiun KA Poncol Semarang. Tiket KA ekonomi Tawang Jaya jurusan Poncol-Pasar Senen, sudah habis untuk tanggal 2 - 3 September. Sedangkan KA Kaligung Bisnis tujuan PoncolTegal-Slawi, juga ludes terjual. Haryono (30), pemudik asal Kudus mengaku kehabisan tiket saat mencari di Stasiun KA Poncol, kemarin. Karenanya, dia terpaksa mengubah jadual kepulangan ke Jakarta. “Rencana awal besok (hari ini, red) mau pulang tapi karena habis diubah hari Minggu (4/9),“ ujarnya. Hal yang sama juga dialami Sunarto (35), warga Ungaran. Ia terpaksa membeli tiket kereta cadangan. Namun, dia mengaku kuatir berdesakan dan berebutan dengan penumpang lain. “Tidak bisa ditunda lagi karena Senin (5/9) anak-anak sudah masuk sekolah lagi,” ujar pria yang hendak balik ke Jakarta ini. Kondisi di Stasiun Tawang juga tidak berbeda. Tiket seluruh KA jurusan SemarangJakarta seperti Fajar Utama, Argo Sindoro, dan Argo Muria telah habis terjual hingga H+9. Tiket sudah ludes terjual dari tanggal 2- 9 September. Untuk tiket jurusan SurabayaJakarta yang melalui Stasiun Tawang juga habis. KA seperti Argo Anggrek Pagi, Argo Anggrek Malam, Gumarang dan Sembrani habis terjual hingga tanggal 6 - 9 September. Kereta Bangunkarto jurusan Jogjakarta- Pasar Senen habis hingga tanggal 8 September. Kereta

Senja Kediri jurusan MalangPasar Senen juga habis hingga 9 September. Habisnya tiket KA sempat membingungkan Handoko (34), seorang pemudik. “Sebetulnya Argo Sindoro masih tersisa dua tiket, tapi saya perlu empat tiket untuk istri dan dua anak saya,” jelasnya. Humas PT KA Daop IV Semarang Sapto Hartoyo mengatakan, calon penumpang yang tidak mendapat tiket, kemungkinan tidak memesan jauh- jauh hari. “Tiket sudah dijual secara online sejak H-7 lalu. Kemungkinan mereka menggunakan bus saat mudik, tapi arus balik menggunakan kereta. Jadi tidak mengetahui sistem online ini,” ujarnya. Dia mengatakan telah menyiapkan kereta tambahan, yaitu KA Tawang Jaya Lebaran dengan kapasitas 1.270 tempat duduk. Kereta tersebut mendampingi kereta yang telah ada secara reguler, yaitu KA Tawang Jaya dengan kapasitas sama. “Masing-masing memiliki delapan gerbong dan kami tidak menyediakan gerbong tambahan. Kami menganggap kapasitas tersebut cukup menampung penumpang,” paparnya. Penambahan kereta ini, lanjut dia, akan beroperasi mulai 23 Agustus-11 September mendatang. Sapto menegaskan, PT KA tidak akan mengangkut penumpang tanpa tiket. “Disarankan bagi calon penumpang yang tidak mendapat tiket mencari armada transportasi lain,” paparnya. Kepala Stasiun Besar (KSB) Semarang Tawang Asrizal mengatakan, saat ini peningkatan arus balik jumlah penumpang KA mulai terlihat. Namun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (4/9). (ric/ mg17/isk/ce1)

Anjas Ricky Oktantyo, Penggila dan Pembuat Sepeda Low Rider

Berawal dari Hobi, Prestasi, Kini Mendatangkan Rejeki

TRIYONO

PADAT - Arus Lalu lintas Pantura pada H+2 Lebaran terlihat padat dan didominasi mobil pribadi dari arah timur menuju ke Jakarta.

H+2, 97.841 Kendaraan Melintas KAJEN - Sebanyak 97.841 kendaraan melintas jalur Pantura wilayah Kabupaten Pekalongan pada arus balik lebaran 1432 hijriyah. Kendaraan yang melintas tersebut didominasi oleh kendaraan mobil pribadi. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, Minggu (4/9). Diterangkan, pada arus balik lebaran tahun ini diperkirakan pada Sabtu dan Minggu, yang didominasi kendaraan dari arah timur menuju ke barat atau tujuan Jakarta. Sementara dari arah Barat menuju ke timur arah Semarang atau Surabaya relatif kecil dibanding pada saat arus mudik. “Sampai H+2 tadi malam (sabtu 3/9) pukul 00.00 tercatat kendaraan dari arah barat ke timur sebanyak 38.546 kendaraan. Sementara untuk dari arah timur ke barat mencapaui 59.295 kendaraan,” terangnya. Adapun kendaraan yang melintas di Wilayah Pantura Kabupaten Pekalongan, lanjut Wahyu, yaitu didominasi oleh kendaraan sepeda motor yang tercatat sebanyak 20.398 sepeda motor dari arah barat ke timur dan 26.497 sepeda motor dari arah timur ke barat. Sementara kendaraan mobil pribadi dari arah barat ketimur tercacat ada 15.220 dan dari arah timur ke barat sebanyak 29.421 mobil pribadi. “Pada H+2 dari arah barat ke timur sepeda motor ada 20.398, mobil pribadi 15.220. Sementara dari arah timur ke barat sepeda motor 26.497, mobil pribadi 29.421,” lanjutnya. (yon)

Hobi yang ditekuni dapat membawa rejeki. Bahkan pepatah menyebutkan dari hobi jadi profesi. Ini telah dibuktikan Anjas Ricky Oktantyo, penggila sepeda low rider. Dari hobi bersepeda, kini dia sering mendapat pesanan membuat sepeda. Seperti apa kisahnya? M ULIN NUHA, Kudus BERTANDANG di kediaman Anjas, kesan sederhana begitu tampak. Rumahnya di Kelurahan Mlati Kidul, Gang Taman RT 3/RW II, No 262 itu dipadu dengan warung kecil yang menyediakan jajanan ringan menambah kesan sederhana. Masuk di ruang tamu, mata langsung tertuju pada pemandangan sepeda unik ala perempuan kategori sepeda custom. Siapapun yang melihat pasti menduga sepeda tersebut hasil pabrikan dengan merk tertentu. Namun siapa sangka ini merupakan hasil karya Anjas. “Ini buatan saya sendiri untuk ibu,” kata Anjas, sambil menepuk sadel sepeda.

Selain karya tersebut, karyakarya lain telah banyak dihasilkan pria berperawakan lumayan subur ini. Hal tersebut, karena dia memang menerima pesanan untuk membuat sepeda. Sepeda yang biasanya diproduksi perusahaan sepeda besar, mampu dikerjakan Anjas dengan hasil yang tak kalah bagusnya. Keahlian membuat kereta angin tersebut didapat pria kelahiran Semarang, 22 Oktober 1986 ini dari senangnya mengotak-atik sepeda dari kecil. “Saya dari kecil memang hobi dengan sepeda. Kalau rusak saya otak-atik untuk dibetulin sendiri,” tuturnya. Hobi tersebut selanjutnya disalurkan dengan mengikuti kontes sepeda unik pada 2010 lalu di Semarang. Sepeda yang dibawa untuk kontes hasil karyanya yang dirangkai di bengkel las Pak Kibit. “Saya mulanya buat pola gambar dulu, kemudian saya serahkan ke bengkel las Pak Kibit,” terangnya. Di bengkel yang cukup laris di Mlati Kidul tersebut, Anjas tak cuci tangan. Dia terus mengawasi pengerjaan dan sambil memperhatikan pengerjaannya. “Dari sering main di bengkel ini saya dapat mengetahui cara-cara membuat sepeda,” jelasnya. Dia yang mewakili komunitas

Sepeda Unik Cah Kudus (SUCK) berhasil menyabet juara I di Udinus di kategori radical costum. Masih di 2010 di Exventura Semarang dia kembali menggondol juara I kategori cooper. Semua kontes berlevel nasional. Pada kontes kedua tersebut, persiapan tergolong sangat mepet. Sepeda hanya dibuat dengan waktu pengerjaan tiga hari saja. Dengan waktu yang mepet tersebut dia bersama rekan-rekan SUCK lainnya rela tiga malam melekan. Namun usaha tersebut tidak sia-sia karena podium tertinggi mampu diduduki. Bahkan mampu menggeser saingan-saingan kuat seperti dari Bandung dan kota besar lainnya. Usai kontes, Anjas mengaku tak pernah lagi mengikuti kontes-kontes lain. Hal tersebut lantaran tempat penyelenggaraan yang jauh. “Sepeda yang menang kontes sekarang tinggal yang cooper saja. Itupun tidak komplit, karena bannya sudah dijual. Kalau menang kontes sepeda memang sudah diincar penghobi lain,” selorohnya. Selepas vakum dari kontes, hobinya tersebut kini disalurkan untuk memenuhi pesanan membuat sepeda. Pesanan ter-

sebut tidak hanya datang dari rekan dekat dalam kota saja. Namun hingga ke luar Jawa, seperti kota-kota di Sumatra. Jejaring sosial seperti facebook sangat membantu sebagai media promosi yang cukup ampuh. “Facebook sangat membantu. Sepedasepeda kontes dan hasil buatan saya langsung saya up load,” katanya. Dia menambahkan, sepeda buatannya ada yang berbahan dari frame (rangka) sepeda lokal. Namun ada juga yang memang dari bahan pipa besi dengan pengerjaan dimulai dari nol. Putra pertama dari dua bersaudara ini mengaku, terkadang kualahan memenuhi pesanan. Itu karena dia bekerja di PT Pura

bagian percetakan, jadi membuat sepeda hanya dijadikan pekerjaan sampingan. “Saya lebih senang kalau ada pesanan pas shift malam. Jadi siangnya bisa mengerjakan,” uangkapnya. Untuk itu bagi pemesan terkadang musti sabar jika ingin merasakan tunggangan kereta angin buatannya. “Pemesan ratarata sudah memahami itu. Karena saya juga bekerja,” katanya. Satu sepeda siap jalan, dia mengaku mematok harga sekitar Rp 1,5 juta untuk model standart. Harga tersebut dapat juga kurang atau lebih, tergantung budget pemesan. Sepeda yang dibuatnya kini tak hanya sepeda low rider, yang terakhir dia telah menyelesaikan sepeda tundem. (*/oko)


18

SENIN, 5 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

SALAM -makan nasi lauknya udang,pakai petis tambah nikmat rasanya=dalam hati sangat riang,karna axis murah hemat pulsanya-, marhaban ya ramadhan, selamat berpuasa buat semua lingkungan warga kraton kota madia tegal, semoga kita tetap taqwa apa yang diwajibkanya, amin. 083878953xxx SALAM -marhaban ya ramadhan, cita2 yang tinggi itu menyuburkan tabiat yang mulia dan tujuan yang besar dan mulia itu menimbulkan fikiran yang luas dan tinggi, selamat menjalani ibadah puasa buat mas toni dijatilawa, WASSALAM. 083878953xxx SALAM -punya kumis dipotong=tetap pakai axis dong < wah sahabat, ternyata hari kemenangan hampir tiba, tak mungkin kan aku mendatangi satu persatu, maka melalui harian koran radar aku ucapkan selamat hari raya idul fitri 1432 h 'minal aidin wal' faidzin' mohon maaf lahir dan batin, trims wassalam. 085742364xxx SALAM 'garis finis masih di depan,semes bola kena kepalanya=axis gratis nelpon dan sms sepuasnya. Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan dan hari raya idul fitri 1432 h.Buat keluarga bp.Raswin di bandung kimpling. 083837181xxx SALAM "Ayam kampuNg beLi koran""Ya AmpuN 4 hari Lg mau Lebaran" "makan doDoL d'baLik PapaN" "bLom afdloL kaLo bLum maaf2an" "iKan NiLa LwaN BuaYa""maafin dosa ku yaa"...SLamat mnyMbut dtGnya Hari raya idul fitri, Bersihkn hti, Sucikn j!W4 Minal azin w4Lf4!z!n MhOn MF LaHIr & BatIN.. 083873356xxx SALAM -dari waktu ke waktu bergulir berganti masa, awal perjalanan waktu detik,menit,jam menuju hari,minggu,bulan, tibalah waktu kita menyambut bulan ramadhan dimana kita ditempa untuk berpuasa satu bulan, bergulirnya hari demi hari tibalah saatnya hari penuh mafiroh hari kemenangan hari raya idul fitri, kaum muslim penuh suka cita dengan merayakan solat id, mengumandangkan lafad takbir allahu akbar-allahu akbar-allahu akbar, kita saling maaf memaafkan dan bersilahturohim ! Selamat hari raya idul fitri 1432 h, minal aidin wal faizin-mohon maaf lahir dan batin, wassalam. <YS TGL> 083878953xxx SALAM selamat hari raya idul fitri 1432 h, buat semua staf dan karyawan axis tegal, mohon maaf lahir dan batin, WASSALAM# 622836035xxx AL-SOFWA: Usia semakin brkurang seiring dg perjalanan waktu malam&siang,sementara segala amalan akan tersimpan&kematian akan dtg secara tiba-tiba.(Ibnu Masud) =dari: ASFURI-Banjarwaru. 085743289xxx SALAM "Ayam kampuNg beLi koran" "Ya AmpuN lebaran tnggal beberapa hri lgi" "makan doDoL d'baLik PapaN" "bLom afdloL kaLo bLum maaf2an" "iKan NiLa LwaN BuaYa" "maafin dosa ku yaa"... SLamat mnyMbut dtGnya Hari raya idul fitri, Bersihkn hti, Sucikn j!W4 Minal azin w4Lf4!z!n MhOn MF LaHIr & BatIN.. 083873356xxx

Baju Baru Saat Lebaran, Pentingkah???

HIRUK pikuk kegembiraan merayakan lebaran hampir usai. Banyak cerita yang tersisa dari momen istimewa setahun sekali tersebut. Sebegitu istimewanya sampai banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang lebaran. Termasuk oleh ResponX. Ada yang sibuk merapikan rumah, menyiapkan makanan kecil, nyiapin baju lebaran dan lainnya sibuk belanja keperluan lebaran. Masing-masing aktivitas itu mendapat prosentase yang

sama yakni 25 persen. Yayu, siswi SMA Negeri 1 Pagerbarang Kabupaten Tegal termasuk salah satu ResponX yang sibuk menyambut lebaran dengan merapikan rumah. “Biar suasananya nyaman kalo ada saudara yang datang silaturahmi ke rumah,” katanya. Sementara Fitri, siswi SMA Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes rupanya lebih sibuk nyiapin baju lebaran. “Aku sibuk

nyiapin baju lebaran biar pas hari raya bajuku baru,” ucapnya. Namun pentingkah baju baru tersebut? Menurut Aldi, siswa SMK BP Dukuhwaru Kabupaten Tegal dan 50 persen ResponX, penting nggaknya baju baru buat lebaran tergantung situasi. “Kalo bisa ya baru, kalo nggak bisa ya nggak usah dipaksain harus ada,” ujarnya. Anita, siswi SMP Negeri 1 Pagerbarang pun menyatakan hal

yang sama. “Beli baju baru juga nggak jadi agenda tahunan setiap kali mau menyambut lebaran. Jadi lebih tergantung situasi saja,” imbuhnya. Sementara itu, bagi Meda Larasati, siswi SMK Farmasi Tegal, kalopun membeli baju baru, baju dengan model busana muslim menurutnya lebih cocok dipake pas hari raya Idul Fitri. Busana itu juga diminati Dian Faradiba, siswi SMP Negeri 2

SALAM -selamat hari raya idul 1432 h, buat semua staf & karyawan koran radar tegal, mohon maaf lahir & batin, wassalam. 085742364xxx

Pagerbarang dan 75 persen ResponX lainnya. Dan meski nggak tiap tahun baju lebarannya baru, Ritma, siswi SMA Negeri 1 Dukuhwaru Kabupaten Tegal mengaku biasa aja kalo pake baju baru di hari lebaran. Pasalnya baju baru ia beli nggak cuma kalo mau lebaran aja. “Kalo hari-hari biasa punya duit buat beli baju ya pasti beli,” katanya mewakili 53,57 persen ResponX yang berpendapat sama. (tim 1)

SALAM marchaban ya ramadhan tetap semangat untk menunaikan ibadah puasa yg tinggl sebentar lagi... 083861483xxx SALAM "pagi hari bertemu teman senyumannya manis <> awali hari barumu dengan axis"taqabballaahu minnaa wa minkum wa a'adhallahu 'alaikum bikhairin "mohön maaf lahir batin. 083837181xxx SALAM selamat hari raya idul fitri 1432 h.Buat kel.Bp.Hadi di kejambon,semoga yg akan datang lebih baik dari kemarin dan rukun selalu,amin. 083837181xxx SALAM marhaban ya ramadhan.Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan dan menyambut bulan syawal,hari raya idul fitri 1432 h.Buat kel.Bp.Samiun,di jl.Raya dampyak,semoga sehat walafiat amin. 083837181xxx SALAM Sa'wijineng dino kang di arep-arep sedoyo umat muslim ing dunyo,nggih meniko dino kang Fitri,dino kang di tenggo,dino ampuro sesami menungso sa'sampune sasi Ramadhan? "MINAL A'IDIN WALFAIZIN" nyuwun ampuro lahir lan batin. +6285741859xxx

Asal Rapi dan Sopan, Pede Aja Lagi! MERAYAKAN Idul Fitri nggak lengkap rasanya kalo nggak pake sesuatu yang baru. Salah satunya baju baru yang khusus dipersiapkan untuk memperingati lebaran. Namun kesibukan memburu baju lebaran rupanya tak selalu dilakukan M Isa Hanif. Cowok yang sekarang menjabat sebagai Ketua OSIS SMP Negeri 2 Pagerbarang Kabupaten Tegal ini mengaku, menjelang lebaran, dia lebih disibukkan dengan kegiatan

M ISA HANIF Ketua OSIS SMP Negeri 2 Pagerbarang

merapikan rumah agar terlihat bersih dan nyaman. “Menurutku merapikan rumah adalah hal yang penting dalam menyambut lebaran karena kenyamanan mutlak perlu jika saudara kita datang ke rumah untuk

silaturahmi,” terangnya panjang lebar. Tapi dia juga nggak memungkiri kalo setiap kali lebaran pengen pake baju baru. Hanya saja si hitam manis yang punya postur tubuh tinggi ini berpendapat kalopun nggak pake pakean baru saat lebaran juga tidak apa-apa. “Lihat situasi aja kalo pengen pake baju baru,” katanya. Nah, siswa yang hobi olahraga bulutangkis ini punya beberapa

SALAM -selamat hari raya idul fitri 1432 h teruntuk teman karibku wondo ditegal, semoga dihari yang fitrah ini kebahagiaan slalu mendampingi, aku juga mohon maaf lahir dan batin, trims. +6285742364xxx

NUDIYA NURLAYALIA HUSNA

SALAM -selamat hari raya idul fitri 1432 h, buat s yunia m ditonjong moga aja dihari kemenangan ini, menambah ketaqwaanya dan mempertebal keimananya, amin !!! 622836035878

Berprestasi Lewat Ekskul di Sekolah

SALAM Buat segenap dewan guru RA alhidayah karangmangu-tarub.mg amal ibadah kita diterima Allah SWT,n penuh kberkahan. 085742287217

SELAIN mencari pengalaman, mengikuti kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) di sekolah bisa menambah teman dan prestasi juga. Seperti yang dialami Nudiya Nurlayalia Husna, siswi MTs Negeri Model Brebes yang senang mengikuti banyak kegiatan ekskul baik yang tergabung dalam OSIS maupun di bidang olahraga. Bagi anak pertama dari tiga bersaudara

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

26 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

ini, kegiatan ekskul menyenangkan karena memberinya peluang untuk menambah wawasan, teman dan ilmu baru yang tidak diperoleh di kegiatan belajar mengajar di dalam kelas meskipun gurunya sama. Bermain bulutangkis yang menjadi hobi cewek kelahiran Brebes, 1 April 1997 ini menjadi salah satu rutinitas untuk meraih prestasiprestasi yang membanggakan.

Nudiya menyukai olahraga tersebut sejak berusia 5 tahun. Keluarganya juga sangat mendukung hobi yang ditekuninya sejak kecil ini. Sekarang Nudiya telah tergabung dalam Club Nirmala Brebes, salah satu klub kebanggaannya. Prestasi yang diraihnya antara lain sebagai Juara I Popda tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten di tahun 2011. “Aku bermain ganda dengan Nurul

tips memakai busana lebaran. Yuk simak! - Pakai baju lebaran yang baru kalo memang ada - Jika nggak punya baju baru untuk lebaran, pakai aja baju lebaran tahun lalu yang masih bagus - Kenakan pakaian dengan rapi, sopan dan nggak usah terlalu mencolok - Asal rapi dan sopan, pede aja lagi dengan apa yang kamu pakai. (layung)

dari Bantarkawung, Brebes,” tambahnya. Bermain ganda serta mendapatkan prestasi yang membanggakan diakuinya membuat Nudiya makin tertarik dengan bulutangkis. Diapun bertekad terus berlatih untuk mendapatkan banyak prestasi dengan pola permainan singlenya. (teguh)


SAMBUNGAN

SENIN 5 SEPTEMBER 2011

19

RADAR TEGAL

Sekuat Tenaga Kejar Impian

Pelajar SMP Dikeroyok Massa dari halaman 1 warga RT 07 RW 03 Desa Kertayasa Kecamatan Kramat, harus rela mandi darah setelah sebelumnya dikeroyok oleh sejumlah pemuda yang merupakan tetangga desanya. Tepatnya pemuda Pedukuhan Pener Desa Kertaharja. Pelajar yang dikenal dengan sebutan Selo ini, kemarin, menuturkan, semula dirinya dengan 7 temannya yang usianya masih sebaya, tengah berjalanjalan keliling kampung guna menikmati malam lebaran. Namun saat melintas di Pedukuhan Pener, dirinya sempat ditegur oleh sejumlah pemuda yang tengah nongkrong di tepi jalan tersebut. “Mau apa kamu! Kamu mau

ngajak berantem ya!,” kata Selo seraya menirukan perbincangan sejumlah pemuda tersebut kepada beberapa temannya. Mendapat sambutan seperti itu, Selo dengan teman-temannya, tidak lantas naik pitam. Dirinya hanya menjawab, tidak ingin mencari keributan atau berantem. Keberadaannya di lingkungan tersebut, sebatas ingin menikmati malam lebaran sambil berjalan keliling desa. Anehnya, dengan jawaban yang santun itu, pemuda kampung tidak lantas berbuat baik. Mereka justru menghampirinya lagi, dan tiba-tiba salah satu diantaranya melepaskan tendangannya ke arah temannya. Karena jumlah pemuda kampung tersebut lebih banyak, maka dirinya dengan 7 teman

lainnya segera ambil langkah seribu. Saat hendak lari, Selo mengaku tertinggal dibelakang. Pada saat itu pula, Selo ditarik bajunya dan dihajar beramairamai. Ketika mengeroyok, sebagian pemuda ada yang membawa batu dan kayu balok. Akibat pukulan benda keras itu, kepala bagian belakang Selo berlubang hingga mengeluarkan darah segar. Selain kepalanya, keningnya juga mengalami hal serupa. Karenanya, selo dijahit hingga 7 jahitan dikepalanya. “Mereka memukul saya layaknya binatang. Saya dihajar beramai-ramai. Sedangkan 7 teman saya, kabur semua,” turur Selo, sambil menahan rasa sakit dikepalanya. Sementara itu, orang tua Selo,

Saminah (40), mengaku tidak terima atas perlakuan pemuda Pedukuhan Pener tersebut kepada anak keduanya dari 4 bersaudara. Dia berencana, akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Dia juga meminta kepada anggota Polsek Kramat supaya menindaknya secara tegas. Sehingga, insiden tersebut tidak terulang kembali. “Keluarga kami seperti diinjak-injak. Saya tidak terima itu,” tegasnya. Kanit Reskrim Polsek Kramat Abdilah saat dikonfirmasi, Jumat (2/9) sore, terkait pelaku penggeroyokan, pihaknya mengaku belum ada yang diamankan. “Pelaku belum kami tangkap. Tetapi dalam waktu dekat, akan kami amankan,” jelasnya singkat. (yer)

Muhaimin Sebut Tuduhan Salah Alamat dari halaman 1 bermanuver melalui berbagai macam untuk memenuhi permintaan atasannya tersebut. Karenanya, mereka tak segansegan untuk meminta uang kepada pihak-pihak rekanan yang berhubungan baik di Kemenakertrans. Memang, dalam kasus suap di Kemenakertrans, KPK telah menyatakan bahwa pihaknya memiliki rekaman pembicaraan antara Sesditjen Pembangunan dan Pembinaan Kawasan Transmigrasi (P2KT) I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Evaluasi dan Perencanaan Dadong Irbarelawan dan pihak swasta Dharnawati menyebut-nyebut nama Muhaimin. Bahkan, dalam surat penahanan, KPK menuliskan bahwa mereka diduga kuat telah mencoba menyuap Muhaimin. Tak hanya itu, KPK juga menetapkan pasal percobaan penyuapan penyelenggara negara kepada dua tersangka pegawai kementerian. Selain itu, Muhaimin dikenal sebagai menteri yang memiliki tim staf khusus dan asistensi dalam jumlah gendut. Yakni, staf khusus berjumlah tiga orang, selain itu dia memiliki tim asistensi yang berjumlah sembilan orang. “Bayangkan, tim asistensi digaji bukan dari APBN. Tapi, dana pribadi menteri,” katanya. Setiap bulan, Muhaimin menggaji anggota asistensinya sebesar Rp 7,5 juta. Jadi, paling tidak setiap bulan, dia harus mengeluarkan sekitar Rp 63 juta hanya untuk menggaji orangorang terdekatnya. “Padahal gaji menteri hanya sekitar Rp 20 jutaan,” imbuh dia. Di bagian lain Staf Khusus Menakertrans Dita Indah Sari langsung membantah adanya kebiasaan Muhaimin untuk memalak anak buahnya setiap minggu. Menurutnya, itu adalah isu yang terus berkembang setelah penangkapan dua pegawai kementerian oleh KPK Kamis (25/8) lalu.

Tidak benar itu. Kami semua bekerja secara profesional. Karenanya kami berharap KPK akan segara menyelesaikan kasus Pak Nyoman dan Pak Dadong agar semuanya jelas,” ucapnya. Sementara itu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar terus berkelit dari tuduhan terlibat upaya penyuapan di kementerian yang dia pimpin. Muhaimin beralasan jika suap yang diberikan pengusaha ke Kemenakertrans itu salah alamat. Di sela acara halal bi halal di Hotel Bidakara Jakarta kemarin (4/9), menteri yang juga Ketua Umum DPP PKB itu menuturkan jika tidak ada logika yang menghubungkan dirinya dengan kasus suap tersebut. Muhaimin menuturkan, motivasi di balik suap yang berkembang di masyarakat adalah untuk meloloskan perusahaan tersebut dalam proses tender. Muhaimin menegaskan, proses tender atas proyek tersebut tidak dilakukan oleh Kemenakertrans. “Lelang pengerjaan proyek ini akan dilakukan pemerintah daerah selaku pengguna anggaran (PA, red),” tandas Muhaimin. Pengguna anggaran dalam hal ini adalah pemerintah kabupaten atau kota. Selain itu, pengelola anggaran juga bisa diserahkan ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dalam hal ini adalah dinas-dinas terkait di daerah. “Jadi kan tidak nyambung. Lelangnya di daerah, nyuapnya di pusat,” ucap Muhaimin. Jika ingin menyuap, seharusnya menyuap pemerintah daerah yang berkuasa penuh atas proses lelang proyek pengembangan kawasan transmigrasi. Sementara itu, Sekjen Kemenakertrans Muchtar Luthfie mengatakan anggaran proyek pengembangan daerah transmigrasi tersebut posisinya saat ini masih ada di Kementerian Keuangan. Rencananya, dana yang masuk dalam anggaran

pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) mulai dikucurkan bulan ini. “Perlu ada sosialisasi di daerah-daerah kantong transmigrasi,” katanya saat mendampingi Muhaimin. Muchtar juga mengatakan, daerah-daerah yang bakal menerima dana bantuan pengembangan kawasan transmigrasi ini belum ditentukan. Dia tidak memungkiri jika jumlah penerima ada 19 kabupaten atau kota. Mekanisme yang digunakan nantinya adalah, daerahdaerah kantong transmigrasi akan bersaing menjadi salah satu dari 19 kabupaten atau kota yang mendapatkan jatah tersebut. Dengan model seperti itu, muncul dugaan jika pengusaha daerah ramai-ramai “mendekati” pemerintah pusat dalam hal ini Kemenakertrans. Tujuannya adalah, daerah tempat kerja para pengusaha tersebut masuk dalam 19 kabupaten atau kota penerima bantuan pengembangan kawasan transmigrasi. Sebagai imbal baliknya, pemerintah daerah harus memenangkan pengusaha yang sudah berupaya mendekati pemerintah pusat ini pada saat proses lelang atau tender proyek. “Lebih jauh kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari KPK,” tutur Muchtar. Lebih lanjut, Muhaimin menjelaskan jika kasus ini cukup memukulnya. Secara terangterangan Muhaimin kecewa atas perilaku bawahannya yang masih gampang disuap. Untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi, mulai hari ini Muhaimin bertekad untuk memperketat birokrasi Kemenakertrans. “Lubang-lubang yang berpotensi dimanfaatkan untuk jalan suap, harus ditutup,” ucapnya. Caranya adalah, mengoptimalkan peran Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenakertrans. Selain itu, pengawasan ekstra ketat juga dilakukan terhadap pegawai-pegawai yang sudah malang melintang berurusan

dengan pihak ketiga yang ingin memenangkan tender. Di sisi lain, Komisi IX sudah mengagendakan akan memanggil Muhaimin Iskandar pada, Selasa (6/9), besok. Muhaimin akan dimintai keterangan terkait skandal suap yang terkait proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah di Kemenakertrans. “Kami sih sebenarnya inginnya Senin, tapi pihak sekretariat jenderal masih belum siap,” ujar Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning. Politisi PDIP tersebut menyatakan, kalau pihaknya geregetan saat mengetahui dua pejabat kemenakertrans yang ikut tertangkap tangan KPK, 25 Agustus lalu. Keduanya diduga menerima suap Rp 1,5 miliar dari kuasa direksi PT Alam Jaya Papua, Dharnawati. Duit ditaruh dalam bungkus kardus bekas duren. Yang lebih membikin miris, imbuh Ribka, ternyata terungkap bahwa ada dana Rp 500 miliar yang tidak pernah dibahas dalam rapat dengan Komisi IX. Dana yang diduga terkait erat dengan skandal suap itu diperuntukkan bagi program pembangunan infrastruktur kawasan transmigrasi, di 19 kabupaten dan kota. “Anggaran ini tidak dibahas dalam APBN Perubahan. Agak kaget juga. Yang lain juga bilang itu tidak dibahas di Komisi. Ini kebiasaan jelek,” jelas Ribka. Dari hasil pemanggilan itu lah nanti akan ditentukan langkah lanjutan yang perlu dilakukan DPR. Salah satu yang makin jelas arahnya belakangan ini adalah pembentukan panitia khsus (pansus). Yaitu, untuk mengusut lebih jauh persoalanpersoalan terkait transmigrasi. “Ya, pansus itu memang sangat mungkin, bahkan bisa nanti lintas komisi,” tandas Ribka. Apalagi, lanjut dia, Komisi IX sudah lebih dulu membentuk Panja Transmigrasi sebagai pijakan membentuk pansus. (kuh/wan/dyn)

pasang,” kata Ikmal. AKBP Haryadi menjelaskan, di sejumlah titik lokasi wisata sudah ditempatkan petugas jaga. Karenanya baik Walikota maupun Kapolres meminta agar semua pengunjung untuk mematuhi aturan, serta ketentuan yang ada. Dan jangan sampai dilanggar karena akan berakibat bahaya. “Marilah kita sama-sama menjaga,” kata Ikmal Jaya, bersama Kapolres usai turun dari kapal. ROMBONGAN BESAR Dari keterangan saksi Suha, rombongan dari Sirampog berjumlah 25 orang. Termasuk korban, dan kesempatan Lebaran ini ingin tamasya melihatlihat indahnya laut. Sesampainya di lokasi 25 orang langsung mandi di laut. Sebagian mandi di tepi pantai, dan sebagian memilih mandi jauh dari bibir pantai. Saksi lain Wawan (19), yang sempat mandi bareng sama korban menuturkan korban, dan dua temannya Sukirman (23) dan Nur Kholidin langsung terjun ke laut. Padahal korban diakuinya tidak bisa berenang, dan setelah beberapa lama korban teriak minta tolong.

Mengetahui ini dua temannya berusaha menolong. Tapi karena arus di bawah sangat kencang, sehingga dua orang ini nyaris ikut terbawa. Seorang warga setempat Bagong mengetahui ini langsung menarik keduanya. Sayang karena korban Rizal Arifin ternyata tidak bisa ditolong. “Kalau saya meski berenangnya sampai jauh, tapi tidak apa-apa,” kata Wawan, teman korban. Sementara orang tua korban sejak tahu anaknya tenggelam, dan hingga ditemukan mengalami shock berat. Kedua orang tua ini selama proses pencarian memilih tinggal di rumah. Sedangkan keluarga lain selama dua hari memilih menunggu di lokasi dan terus menangisi korban. Kejadian ini benarbenar tidak disangka. Karena niatnya bersenang-senang kesempatan lebaran. Sayang kesenangan itu berakhir dengan kemalangan. Meski sudah tiga nyawa melayang kenyataan banyak pengunjung anak-anak yang nekad mandi di laut PAI. Tanpa takut resiko yang timbul. (din)

PAI Kembali Telan Korban kapal patroli berusaha mencari dari halaman 1 posisi mayat. Usaha pencarian lokasi di sini selain sangat dalam, akhirnya berhasil, dan mayat dan ternyata arus di bawahnya korban tenggelam ini akhirnya diketahui sangat kencang. Bah- berhasil diangkat di atas kapal. “Posisi mayat anak dalam kan pergerakan air di tempat ini keadaan telungkup,” kata cenderung memutar. Setelah dilakukan pencarian AKPB Haryadi pada pers. Mayat korban ditemukan intensif, dengan melibatkan dari berbagai unsur kesatuan, sekitar Pkl 11. 30 WIB, Minggu baik dari Satpol Airud Polres (4/9). Penemuan ini sama waktuTegal Kota, TNI AL, dan de- nya saat pertama kali korban ngan dibantu tim SAR, ter- diketahui tenggelam terjadinya masuk dibantu organisasi radio sekitar Pkl 11.30 WIB, Sabtu RAPI Kota Tegal, serta dibantu (3/9). Ditemukannya jasad korelement masyarakat lain, jasad ban kontan disambut histeris anak dari pasangan Dasum (50) sanak keluarga yang telah dan Sutiah (40) ini berhasil nunggu lama. Bahkan tiga orang mengalami pingsan. Seditemukan. Penemuan jasad korban ini lanjutnya jasad korban langberdasar informasi nelayan yang sung dibawa ke RSI Harapan kebetulan cari ikan. Lokasi Anda Tegal. Ribuan penguntubuh korban Rizal Arifin ini jung siang itu ikut menyaksikan berada depan pintu masuk kapal proses evakuasi. Walikota Ikmal Jaya mengadi Pelabuhan Jongor, Kelurahan Tegalsari Tegal Barat. Atau takan, di sekitar lokasi sudah sekitar dua mil dari bibir pantai. dipasang papan pengumuman Tapi mayat itu tak cepat diambil, dilarang mandi di laut. Selain dan nelayan memilih melaporkan melalui pengeras suara. Bahkan penemuan ini pada seorang di sekitar pantai sudah dipasang bendera merah. Sebagai warga bernama, Joko S. Selanjutnya warga ini me- tanda agar para pengujung lapor pada petugas. Dari in- tidak berenang melewati rambu formasi ini Kapolres Tegal Kota tanda bahaya. Tapi kenyataan AKBP Haryadi yang memimpin ada saja pengujung yang tetap langsung proses pencarian nekad. “Rambu-rambu sudah dikorban, setelah mengetahui mayat korban ini berada sebelah barat dermaga pelabuhan niaga, segera saja meluncur ke lokasi, menggunakan kapal patroli. Walikota Tegal H Ikmal Jaya juga ikut dalam satu kapal dengan rombongan Tim SAR pencari mayat korban. Menurut Kapolres, awalnya sempat merasa kesulitan. Karena kapal nelayan, yang mengetahui keberadaan di mana persisnya posisi mayat ternyata sudah jauh mencari ikan. Sehingga Kapolres dengan

dari halaman 1 saat ditanya soal impian-impiannya. “Saya takut, kalau punya impian nanti tidak bisa saya lepas. Kalau sudah punya impian, saya ingin menjadikannya kenyataan,” ujar Miss In-

donesia 2005 itu. Sebenarnya, keinginan Imelda bukan sesuatu yang aneh. Sebab, hampir semua orang juga menginginkan kesuksesan seperti yang dicita-citakan. Dalam waktu dekat, ibu satu anak tersebut ingin memiliki anak lagi. Setelah itu, dia ingin

mengembangkan Imelda Fransisca Foundation di Bogor yang dikelolanya bersama keluarga sejak 2007. Sedangkan dua impian jangka panjang adalah melanjutkan studi S-2 di Amerika Serikat dan memiliki program televisi sendiri. (dew/ jpnn/c10/nw)

Jangan Takluk pada Koruptor dari halaman 1 yang berupaya untuk mengendalikan penyelenggara negara agar menuruti keinginan mereka. Dicontohkan, pada kasus dugaan suap Wisma Atlet Sea Games di Palembang yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin, terlihat jelas upaya pelemahan tersebut. Saat Nazaruddin lari ke luar negeri, ada tuduhan sengaja dilepaskan yakni tudingan pelanggaran HAM kepada pemerintah karena Nazaruddin tidak didampingi penasehat hukum saat ditangkap di Kolombia. ’’Kalau penyidikan memang harus ada pengacara, kalau penangkapan tidak perlu ada pengacara,” tegasnya. Mengenai penggunaan pesawat carteran untuk membawa Nazaruddin dari Kolombia ke Indonesia, menurut guru besar UII itu, hal tersebut sebagai langkah tepat. ’’Jika menggunakan pesawat komersial dikhawatirkan ada pengacara lokal yang akan memaksa menurunkan Nazaruddin dan

ujungnya meminta suaka,’’ ujarnya. Agar kasus Nazaruddin cepat beres, Mahfud menyarankan tiga institusi, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Depkumham, dan kepolisian harus saling bekerja sama. Sementara itu, saat disinggung mengenai kasus pemalsuan surat dan penggelapan tanda tangan MK yang melibatkan mantan komisioner KPU Andi Nurpati dan menjadikan mantan panitera MK Zainal Arifin sebagai tersangka, Mahfud mengatakan masyarakat nantinya yang akan menilai sendiri logika yang polisi bangun dan yang masyarakat bangun. ’’Apabila kepolisian membelok-belokkan dengan alasan yang tidak masuk akal, MK tidak mengalami kerugian apa pun,’’ tegasnya. Menurut Mahfud, dengan kasus ini, yang mengalami kerugian justru bangsa, negara, dan dunia penegakan hukum. Mahfud menjabarkan, surat dari MK bertanggal 17 Agustus 2009 bernomor 112/PAN MK/ VIII tahun 2009 secara resmi sudah MK serahkan kepada

KPU melalui seorang komisioner. Ia mengatakan, hal tersebut sudah dijelaskan oleh semua saksi yang terlibat. ’’Bahkan di dalam rekonstruksi di mana polisi menyetel rekaman sidang KPU, komisioner yang bersangkutan jelas membaca surat yang bertanggal 14 Agustus, padahal dia sudah punya surat bertanggal 17 Agustus,” ungkap Mahfud. Dari sudut hukum dan fakta peristiwa, lanjut Mahfud, hal itu tinggal dijadikan fakta dalam produk pro justicia. Mahfud mengaku heran, mengapa polisi justru menjadikan orang yang tanda tangannya dipalsukan sebagai tersangka. ’’Zainal (Arifin) yang membuat draf surat, lalu dimusnahkan karena tidak jadi. File dicetak lagi oleh seorang bernama Mashuri Hasan dan tanda tangannya di-scanning lalu dikirim. Zainal tidak tahu tapi malah dijadikan tersangka,” jelasnya. ’’Sementara orang yang jelasjelas membaca surat palsu dan tidak menunjukkan surat asli yang pernah diterimanya sendiri malah belum diapa-apakan,” sambung Mahfud. (bhn/ari)

Di Al Haram Tak Ada Yang Tersinggung dari halaman 1 kepentingan pribadi orang itu. Demikian juga petugas ketertiban masjid itu. Tidak kalah tegasnya. Kalaupun ada yang ngotot sembahyang di dalam masjid, tapi menempati jalur jamaah yang digunakan lalulalang (entah jalur ke Kakbah atau ke Sofa/Marwa, atau juga ke pintu-pintunya, jangan harap bisa tenang. Di tengah Anda sedang sembahyang pun badan Anda bisa ditarik-tarik atau disorong agar hengkang. Tidak ada yang tersinggung. Misalnya dengan alasan telah melecehkan orang yang lagi bersembahyang. Tidak ada yang marah. Misalnya dengan alasan menghina orang yang lagi beribadah. Tidak ada yang protes. Misalnya dengan alasan praktik keagamaan telah dihinakan. Di sini, hanya di sini, terjadi

peraturan ditegakkan mengalahkan peribadatan. Di sini, hanya di sini, terjadi orang tidak bisa memaksakan kepentingan pribadi dengan dibungkus alasan keagamaan sekalipun. Saya pun tertegun: mengapa di sini orang tidak mudah tersinggung? Mengapa di sini orang tidak mudah marah? Di sini, lagi-lagi hanya di sini, tidak ada jamaah yang tersinggung oleh sandal dan tidak marah oleh sepatu. Biarpun sandal itu dan sepatu itu ditaruh begitu saja di belakang tumit kakinya yang berarti juga tempat wajah bersujud bagi barisan jamaah di belakangnya. Di sini tidak ada yang memperdebatkan membawa najiskah sandal itu? Tidak ada yang tersinggung mengapa sandal masuk masjid. Ataukah citra sandal dan sepatu yang identik dengan najis memang sudah waktunya harus berubah?

Dulu, di masa yang lalu, ketika di sekitar masjid masih berkeliaran ayam dan kambing, ketika masyarakat sekitar masjid masih sangat agraris, barangkali sandal dan sepatu memang sering bernajis. Tapi, kini” Ketika dari rumah langsung masuk mobil dan dari mobil masuk ke masjid, masih adakah potensi najis itu” Atau dalam kasus Makkah, sandal itu hanya mondar-mandir dari hotel ke masjid” Tidakkah sudah lebih kecil jika dibandingkan dengan potensi najis dari kencing cicak dan coro dan tikus (eh, kencing jugakah cicak?) yang berkeliaran di dalam masjid” Di sini, di Masjid Al Haram yang sangat agung ini, bermula perubahan sikap akan sandal dan sepatu. Juga pengutamaan kepentingan umum atas kepentingan pribadi “biarpun kepentingan pribadi itu terbungkus keagamaan dan peribadatan. (lk)

Lorenzo Jaga Peluang Jadi Champion dari halaman 1 (Stoner 259, Lorenzo 224). Karena masih tersisa lima lomba, menyediakan maksimal 125 poin, peluang Lorenzo untuk mempertahankan gelar juara dunia masih sangat terbuka. Usai GP San Marino, bisa dibilang mood di arena MotoGP langsung berubah total. Sebelum lomba, seolah tidak ada yang akan bisa memburu Stoner, yang baru saja meraih tiga kemenangan berturut-turut. Apalagi motor Honda RC212V diakui sebagai yang terbaik tahun ini. Setelah lomba, perasaan langsung berbalik. Stoner seolah kembali mendapatkan pressure hebat dari Lorenzo. Stoner kini harus makin hatihati. Satu kemenangan di MotoGP bernilai 25 poin. Jadi, kalau dia sampai selip dan gagal finis di satu saja lomba, momentum besar bisa kembali beralih ke kubu Lorenzo dan Yamaha! Bukan hanya itu, Stoner juga harus hati-hati terhadap rekan setim sendiri. Kemarin, mendekati akhir lomba, dia disalip oleh Dani Pedrosa. Karena tidak ada team order di kubu Repsol Honda, Stoner juga terancam kehilangan poin dari rekanrekan sendiri. Kubu Lorenzo sendiri terkesan semakin percaya diri setelah memenangi GP San Marino. Pembalap Spanyol itu menyinggung bahwa motor Yamaha M1-nya kini sudah jauh

lebih baik dari awal musim. “Rasanya fantastis. Kembali membalap dengan motor yang sangat baik adalah sesuatu yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota tim,” kata Lorenzo yang kemarin unggul 7,3 detik di depan Pedrosa. “Kami tidak pernah menyerah dan terus bekerja keras,” tandasnya. Di akhir musim nanti, andai Lorenzo tetap gagal mempertahankan gelar, reputasinya tetap akan terdongkrak. Bahkan, dia mungkin boleh mengklaim diri sebagai yang terbaik di MotoGP. Sebab, dia telah membuktikan kemampuan untuk bersaing di barisan terdepan, di pucuk klasemen, walaupun “dikeroyok” oleh barisan Honda yang cepat. Sementara itu, Stoner mengaku tidak terlalu khawatir dengan kegagalan di Misano kemarin. Dia bilang, masalah bukan ada pada motor, melainkan pada kondisi fisiknya. Entah mengapa, dia merasa lelah di pertengahan lomba.

“Motor kami terasa baik. Kami sangat senang dengan performa motor. Khususnya di awal lomba saat kami biasanya merasa kurang nyaman,” belanya. Di tengah lomba, saat kecepatan bertambah (sempat gerimis di awal lomba), baru Stoner merasa ada yang salah pada badannya. “Tiba-tiba saya merasa lelah. Saya kerepotan mengerem, melebar beberapa kali, dan mulai mengerem lebih dini yang berbuntut kecepatan melamban,” tuturnya. Mungkin, lanjut Stoner, ini gara-gara kurang istirahat antara GP Indianapolis dengan GP San Marino (yang hanya selisih seminggu). “Beberapa malam sulit tidur antara Indianapolis dan lomba ini tidak menolong,” ungkapnya. Stoner menegaskan, dirinya akan baik-baik saja di lomba selanjutnya, di Aragon, Spanyol, 16 - 18 September nanti. Kini dia punya cukup waktu untuk istirahat dan memulihkan diri. “Kami akan siap menghadapi tantangan berikutnya!” tandasnya. (c1/aza)


CMYK

KOMBIS

SENIN, 5 SEPTEMBER 2011

20

RADAR TEGAL

751 Industri Bisnis Ikut Program Diskon Listrik PROGRAM diskon tarif listrik yang ditawarkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) rupanya menarik minat kalangan usaha. Tercatat, sudah ada 751 perusahaan, baik industri maupun bisnis, yang siap ikut program tersebut. Kepala Divisi Niaga PT PLN Benny Marbun mengatakan, hingga akhir Agustus lalu, ada 751 pelanggan listrik yang sudah deal atau sepakat, maupun tinggal proses finalisasi untuk ikut program diskon listrik. “Minatnya memang cukup tinggi,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (4/9). Sebagaimana diketahui, untuk mengurangi beban listrik pada waktu beban puncak atau WPB (pukul 18.00 22.00), PLN mengajak pelanggan industri dan bisnis untuk memindahkan jam kerja di luar WPB tersebut. Harapannya, agar beban listrik pada WPB tidak terlalu berat, supaya kehandalan listrik bisa meningkat. Sehingga, jika sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan listrik dari pembangkit, PLN dapat meminimalisir pemadaman pada masyarakat. Nah, sebagai kompensasi atas tambahan upah lembur yang harus dibayar oleh perusahaan kepada karyawan, PLN menawarkan diskon tarif listrik di luar WPB antara 20 sampai 50 persen. Sehingga, perusahaan bisa mengalihkan penghematan biaya listrik untuk upah lembur karyawan. Di sisi lain, PLN juga berhemat karena bisa mengurangi produksi listrik saat WPB yang biasanya memakan banyak bahan bakar minyak (BBM). “Awalnya, program diskon tarif listrik ini hanya berlaku untuk pelanggan industri. Namun, akhirnya PLN memperlebar cakupan program karena pelanggan bisnis seperti pusat perbelanjaan (mall) maupun hotel juga ingin ikut”. Benyy merinci, untuk wilayah Jakarta, sudah ada 25 pelanggan yang ikut program insentif, sedangkang 133 pelanggan lain tengah dalam proses finalisasi.

DOK.RATEG

KURANGI BEBAN - Untuk mengurangi beban listrik pada waktu beban puncak atau WPB, PLN mengajak pelanggan industri dan bisnis untuk memindahkan jam kerja di luar WPB.

“Potensi penurunan beban saat Pelanggan Industri/Bisnis yang Ikut WBP sebesar 11 megawatt (MW),” katanya. Program Diskon Tarif Listrik Sedangkan untuk wilayah Jabar dan Banten, sudah ada Wilayah Ikut Finalisasi 144 pelanggan yang ikut proJakarta 25 133 gram insentif dan 232 pelanggan Jabar-Banten 144 232 lain tengah dalam tahap fiJateng-DIY 49 49 nalisasi, dengan total potensi Jatim 43 76 penurunan beban saat WPB Total 261 490 sebesar 131 MW. Selanjutnya, di wilayah Jateng dan DIY, Sumber : PT PLN sudah ada 49 pelanggan yang ikut program insentif dan 49 pelanggan Adapun untuk wilayah Jatim, sudah lain dalam proses finalisasi, sehingga total potensi penurunan WPB sebesar ada 43 pelanggan yang ikut program insentif dan 76 pelanggan lain sedang 15 MW.

proses finalisasi, dengan potensi penurunan beban saat WPB sebesar 12 MW. “Sedangkan di Bali, belum ada yang ikut program insentif,” jelasnya. Sebelumnya, Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PT PLN Murtaqi Syamsuddin mengatakan, untuk mengikuti program ini, maka pelanggan industri dan bisnis dengan daya 200 kVA ke atas diharapkan bisa menjalankan beberapa langkah, misalnya dengan mengurangi pemakaian pada WBP dan memindahkan kegiatannya ke tengah malam hingga pagi hari. (jpnn)

Utang LN Swasta Mulai Mengkhawatirkan BANK Indonesia (BI) diminta mulai memonitor pinjaman luar negeri swasta. Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani mengatakan, derasnya arus modal masuk perlu diwaspadai karena bukan hanya berasal dari investasi langsung dan portofolio, tapi juga utang berdenominasi valuta asing (valas) yang berisiko nilai tukar saat jatuh tempo. “Memang pembiayaan valas itu memiliki risiko. BI sekarang harus mulai lagi berkoordinasi dengan swasta, terutama dalam hal pinjaman, karena kita khawatir akan makin mengkahwatirkan.” kata Aviliani. Dia mengatakan, jika nilai tukar rupiah jatuh saat jatuh tempo, keuangan perusahaan-perusahaan yang menanggung utang valas bakal tertekan. “Karena kita tidak tahu berapa tahun lagi nilai tukar akan jatuh,” katanya. Aviliani mengatakan, saat ini sektor swasta tengah ditawari banyak utang valas. “Utang dolar kan murahmurah sekarang. Tapi risiko nilai tukar itu yang tidak mereka pikirkan,” kata Komisaris Independen Bank BRI itu. Dia menambahkan, saat ini pasar keuangan tengah mengalami kelebihan suplai dolar. Over supply dolar tersebut, kata dia, seharusnya bisa diarahkan untuk investasi langsung. Hal itu diyakini lebih membawa manfaat bagi sektor riil dan tidak memiliki risiko nilai tukar. Laporan Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan II2011 yang dirilis BI mengatakan, kewajiban investasi lainnya pada sektor swasta mencatat surplus

Penarikan Utang Luar Negeri Swasta Triwulan II-2011 USD 6,3 Miliar Triwulan I-2011 USD 4,4 Miliar Triwulan IV-2010 USD 3,8 Miliar Triwulan III-2010 USD 3,6 Miliar Triwulan II-2010 USD 3,4 Miliar Triwulan I-2010 USD 2,8 Miliar

Sumber: Bank Indonesia

USD 3,4 miliar, lebih tinggi dibanding Triwulan I sebesar USD 700 juta. Peningkatan surplus tersebut terutama berasal dari penarikan pinjaman luar negeri baik dari sektor bank maupun korporasi, masing-masing sebesar USD 800 juta dan USD 5,5 miliar. Penarikan utang swasta ini lebih tinggi dibanding Triwulan I sebesar USD 500 juta dan USD 3,9 miliar. Di sisi lain, pembayaran pinjaman luar negeri sektor swasta juga mengalami peningkatan menjadi USD 4,2 miliar, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya USD 2,8 miliar. Pada periode laporan itu, beberapa perusahaan domestik, baik bank maupun korporasi, tercatat memperoleh pinjaman luar negeri dari lembaga keuangan internasional. Antara lain, IBRD yang membantu Indonesia memenuhi kebutuhan listriknya. (jpnn)

M Imam Nur Pengusaha Batik, Kembangkan Bisnis Kuliner

saya berani membuka usaha yang dinamai Stasiun Susu Telor Madu Jahe (STMJ)," tuturnya. Usaha tersebut tumbuh pesat, baru dua minggu jualan STMJ sudah untung. Usaha STMJ masih berjalan sampai sekarang, dulu memiliki 3 gerobak namun salah satu gerobak pernah digaruk satpol dan satu tempat digusur. Karir usaha Imam panggilan akrabnya, dimulai sejak "Usaha STMJ sekarang cuma lulus SMA di Yogyakarta. Tidak ingin menganggur, tinggal 1 yang aktif. Saya juga sempat dari pukul 8 pagi sampai 4 sore dia jadi kuli batik. membuat es krim dengan merek Pukul 5 sore sampai 1 pagi jadi tukang cuci gelas di Camelo yang kami pasarkan sendiri warung STMJ kaki lima di depan Apotik Medono ke warung-warung maupun dikulak Kota Pekalongan. dalam bentuk bubuk untuk dikemas Saat Pekalongan sedang banjir order batik dan usaha sendiri. Sempat berjalan lancar namun konveksi masih langka, ini menjadi sebuah peluang karena terbatas pemasaran, untuk usaha yang bagus. Bapak dari Nurussofiyyat (1) itu sementara dihentikan," terang pengmemberanikan diri membuka usaha konveksi batik. usaha kreatif itu. "Walaupun saya tidak bisa menjahit, saya bisa Dengan tips dan trik dari beberapa mengarahkan karyawan saya untuk menjahit aneka komunitas bisnis yang dia peroleh dari model batik. Selain itu saya bertugas memotong kain training yang diikuti, Imam banyak sebelum dijahit. Bahkan saat itu saya bisa memmengembangkan usahanya sampai perkerjakan puluhan karyawan," ungkapnya. sekarang. Warnet Stasiun Net di Jalan Setelah lama terjun di dunia batik, dan mengetahui Bahagia nomor 45 dekat Stadion Kraton dunia batik, serta banyak kenal dengan pengusaha batik merupakan salah satu usahanya. yang order konveksi di tempatnya, Imam berani "Usaha batik sampai sekarang membuat usaha batik sendiri, dan tidak sekedar masih tetap berjalan, namun saya menjahit milik orang lain saja. Karyawannya pun hanya sebagi pemodal dengan membeli semakin bertambah, order batik dari luar kota juga bahan. Untuk pengerjaannya dipercasemakin meningkat. yakan ke rekan usaha. Saya tinggal jual Namun karena suatu keadaan, dia menghentikan dan pasarkan sesuai pesanan. Tidak usahanya, untuk fokus menggarap usaha kuliner yang ribet namun keuntungan lumayan," dirasanya masih terbuka lebar di Pekalongan dan tuturnya. sekitarnya. Awalnya, berbekal sisa hasil usaha Imam Usaha Imam yang sangat berkembang jalankan budidaya jamur dan saat ini adalah kuliner Mie menyewakan tempat mandi Batok Stasiun. Saat ini bola dan pancingan untuk sudah 4 Cabang Mie Baanak-anak di pasar tiban tok sudah dimilikinya. Nama : (pasar kaget) seluruh wilayah Bahkan banyak pengusaM.Imam Nur Pekalongan sampai Kabupaha lokal yang ingin kerjaten Batang. sama denganya. Alamat : "Usaha jamur saya henti"Mie Bathok merukan karena mengalami kenpakan usaha yang berhasil Krapyak Lor Gang dala. Usaha mainan sebesaya jalankan, dengan Sasak 1/27 Kota narnya hasilnya lumayan aneka jenis mie ayam warPekalongan besar namun tetap saya hentina yang digemari masyakan juga, karena banyak rakat. Ada mie ungu, mie Umur : yang meniru," sesalnya. hijau, mie strawbery dan Sampai suatu hari dia mie orange. Selain itu mie 33 Tahun menemukan suatu brosur original juga disukai," tentang training atau pelaterangnya. Istri : tihan dan motivasi bisnis. Gerai mie Bathok terDiah Irnawati "Berbekal menggadaikan suletak di tempat yang sama rat tanah, saya membayar dengan aneka usahanya di biaya pendidikan untuk pelaJalan Bahagia nomor 45. Anak : tihan bisnis tersebut. Sampai Mie ayam dengan mangkok Nurussofiyyat bathok kelapa yang dikem-

Ikuti Training Motivasi Bisnis, Bangkitkan Usaha Kuliner

BERUSAHA dan tidak menyerah pada nasib, menjadi prinsip Muhammad Imam Nur (33) asal Krapyak Lor Pekalongan Gang Sasak 1 nomor 27 Krapyak Pekalongan tersebut. Sempat mengeluti usaha batik, namun akhirnya dia banting setir untuk membuka usaha kuliner yang peluangnya cukup menggiurkan di Pekalongan. "Usaha itu memang pasang surut, usaha batik saya sempat kolaps dan tutup saat kiriman ke Surabaya macet pembayarannya. Satu-satunya harta milik saya yaitu mobil saya jual untuk menutupi utang dan membayar gaji terakhir karyawan," kenang Imam mengawali obrolan saat ditemui Radar Pekalongan di salah satu rumah serta tempat usahanya di Jalan Bahagia nomor 45 Kraton Pekalongan.

CMYK

bangkannya sangat unik. Selain itu rasanya juga nikmat, terbukti penggemarnya semakin banyak. Tidak hanya mangkok dari batok kelapa, jus yang disediakan juga menggunakan bathok kelapa sebagai pengganti gelas. "Saya pesan khusus disalah satu tempat di Yogyakarta. Alhamdulillah usaha kreatif saya ini di respon masyarakat," ucapnya dengan wajah berbinar. Saat ini kurang lebih 20 karyawan dipekerjakan setiap hari oleh Imam untuk berbagai usaha yang dijalaninya. Belum termasuk karyawan konveksi yang diorder untuk menjahit batiknya. Dalam waktu dekat kurang lebih 14 kamar kost di tempat yang sama akan dibuka. Juga akan membuat cabang Mie Bathok semakin banyak lagi. (LUTFI HANAFI/RADAR PEKALONGAN)

TESTIMONI H. Ahmad Sobari (35 Tahun) Rekan Bisnis Pengusaha Batik Ikon Pria Sejati Asal Pekalongan "Saya sebagai teman sekaligus rekan bisnis, bangga dengan apa yang dilakukannya. Dia berhasil memajukan ekonomi berbasis kerakyatan. Ekonomi yang berpihak kepada warga masyarakat kecil. Dengan terus-menerus menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak. Merintis usaha benar-benar dari O besar, dan dia berhasil. Dia juga banyak mengispirasi orang-orang disekitarnya untuk lebih maju dan tidak cepat menyerah dalam usaha. Saat ini usahanya sangat berkembang pesat, dan saya yakin beberapa waktu kedepan akan bertambah banyak lagi. Karena usahanya kreatif dan produknya banyak yang suka,".

Radar Tegal 5 sept 2011  

Radar Tegal 5 sept 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you