Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 5 MEI 2010

Polisi Kebut Pemeriksaan Saksi-Saksi Pastikan Jumlah Kerugian Uang Negara Secepatnya

INDEKS

TEGAL – Gerak cepat polisi untuk menguak tindak pidana korupsi di Badan Kredit Kecamatan (BKK) Kota Tegal terus dilakukan tim penyidik Unit IV Reskrim Polresta Tegal. Setelah menetapkan mantan kasir merangkap bidang pemasaran perkreditan BKK Tegal Selatan, Jabidin, sebagai tersangka, kini tim penyidik mulai melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kasat Reskrim Iptu Heriyanto SH, menyatakan, penyidik merasa perlu mendengar keterangan saksi dari tim audit internal BKK, untuk memastikan jumlah nominal kerugian negara.

Tanyakan TPP, Guru Desak Walkot HAL METROPOLIS

Pembuatan KTP dan KK Gratis HAL RADAR SLAWI

Blok Kampung Bukan Permukiman Nelayan HAL RADAR PEMALANG

Puluhan Perusahaan Tidak Mengantongi Izin

ke hal 19 kol 4

HAL BREBES & BUMIAYU

APA MANING...

DITE SURENDRA/JPNN

TETAP SERIUS - Dwi Adi Kelana, siswa kelas 6 SDLB-D1(Tuna Daksa Sedang), mengerjakan soal UASBN bahasa Indonesia dibantu guru pendampingnya, Renti Rofiana, di SDLB-D1 YPAC, Surabaya.

Tiga Siswa Mundur Besaran SKL Jangan Beratkan Siswa

ABIDIN ABROR/RATEG

TERBUJUR KAKU – Harum (kanan) hanya bisa memandangi jasad suaminya, Lie Hin Wie, yang sudah terbujur kaku.

TewasTerjatuhDikiraDibunuh TEGAL – Lantaran sakit yang dideritanya, pecinta burung ocehan warga RT 01 RW 01 Kelurahan Kraton, Lie Hin Wie (50), tewas mendadak, Selasa (4/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Dari penuturan istrinya, Harum (50), suaminya meninggal saat berada di kamar kecil. Tanpa disangka kaki kirinya masuk lubang air dan terjatuh. Saat terjatu itulah diduga kepalanya membentur lantai dan langsung tak sadarkan diri. Harum yang mendapati suaminya sekarat, segera melakukan upaya pertolongan. Selain itu Harum juga sempat berteriak minta tolong. Harapannya ada tetangganya yang segera menolong. Namun, karena lokasi rumah yang tepat berada di depan Jalan Raya Gajah Mada, pertolongan hanya dilakukan bersama kakak perempuan almarhum dengan cara membopong tubuh adiknya ke depan. ke hal 19 kol 1

SEMOK

Titi Kamal

TEGAL - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di Kota Tegal diikuti 4.691 peserta dari 152 SD/ MI/SDLB. Dari jumlah itu pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (4/5), tujuh peserta di antaranya tidak hadir. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, Abdullahmin Arifin, mengatakan, UASBN dilaksanakan selama tiga hari mulai, Selasa (4/5) hingga Kamis (6/5) nanti. Pada pelaksanaan hari pertama 7 siswa tidak

mengundurkan diri,” katanya. Menurutnya, apabila Kepala Sekolah sudah menyatakan mengundurkan diri berarti itu sudah keputusan final. Dia sangat yakin apabila sekolah sudah berupaya keras agar anak tersebut bisa mengikuti ujian. Seperti melakukan home visit dan membujuk sang anak. Tetapi lantaran tidak hasil maka dinyatakan mengundurkan diri. Meski begitu, lanjut Lahmin, apabila mereka berubah pikiran maka masih sangat terbuka untuk mengikuti ujian. Atau dengan kebijakan dapat mengikuti ujian susulan pada 10 sampai 12 Mei nanti.

ABIDIN ABROR/RATEG

KOSONG - Rumah Jabidin di Kota Baru Kecamatan Brebes, ternyata sudah lama tak ditempati.

ke hal 19 kol 4

dr Shahabiyah MMR, Anak Ketiga Peraih Rekor MURI Keluarga Berprofesi Dokter Terbanyak

Tekankan Kejujuran Pondasi Utama Keberhasilan Bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya mungkin sudah familiar dengan sosok dr Shahabiyah MMR sebagai direktur RSUI Harapan Anda Tegal. Tetapi, belum banyak yang mahfum bila dokter bernama lengkap Shahabiyah Alwi Shahab itu memiliki 11 saudara kandung yang 9 di antaranya juga berprofesi sebagai dokter. LAPORAN: Z ARRISANDY

Tampilan Poni Baru

mengikutinya dengan berbagai alasan. Rinciannya, di UPTD Tegal Timur 2 peserta sakit, begitu juga di Tegal Barat. Sedangkan di Margadana, semua peserta mengikuti pelaksanaan ujian di hari pertama. Sementara di Tegal Selatan 3 siswa yang terdaftar sebagai peserta mengundurkan diri. “Hingga saat ini belum ada keterangan jelas dari sekolah, kenapa tiga anak tersebut mengundurkan diri. Sebenarnya mereka sudah mendaftar dan masuk dalam Daftar Nominatif Tetap (DNT). Namun dari sebelum sampai dengan pelaksanaan UASBN tidak masuk sekolah. Akhirnya sekolah menyatakan

PRESTASI itu pula yang me-

ngantar pasangan Nafisah Ahmad Zen Shahab dan Alwi Idrus (mendiang suaminya) dianugerahi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan gelar Profesi Dokter Terbanyak dalam Satu Keluarga. Dari 10 anggota keluarga yang menyandang gelar dokter, 7 di antaranya sebagai dokter spesialis. Spesialisasi tujuh anak Nafisah itu pun tidak ecek-ecek. Si sulung, Dr dr Idrus Alwi SpPD KKV FECS FACC, meraih spesialisasi di bidang kardiovaskular. Anak pertama itu juga menjadi satusatunya yang meraih gelar doktor di antara sepuluh dokter bersaudara itu. Kemudian, drg Farida Alwi menekuni bidang spesialisasi gigi, dr

Shahabiyah MMR menjadi Dirut RSU Islam Harapan Anda Tegal, dr Muhammad Syafiq SpPD, spesialis penyakit dalam, dr Suraiyah SpA (spesialisasi anak), dr Nouval Shahab SpU, spesialis urologi dan sedang menempuh pendidikan untuk gelar PhD di Jepang, dan dr Isa An Nagib SpOT mengambil bidang spesialisasi ortopedi. Sementara tiga putra Nafisah yang lain masih bergelar dokter umum. Mereka adalah dr Fatinah yang menjabat wakil direktur RS Ibu dan Anak Permata Hati Balikpapan, dr Zen Firhan, dokter umum di Balai Pengobatan Depok Medical Service dan Sawangan Medical Center, dan dr Nur Dalike hal 19 kol 4

JAKARTA - Ada yang berubah drastis dari penampilan Titi Kamal, 28. Rambut panjang hitamnya dipotong model layer hingga di bawah bahu. Kemudian keningnya dihias dengan poni lurus. Titi mengaku ini adalah model rambut terekstremnya selama 10 tahun terakhir. Saat ditemui di restoran miliknya, Wa r u n g ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Tiga Siswa Mundur *Durung perang ka, ngeper wa Polisi Kebut Pemeriksaan Saksi-Saksi *Aja kalah karo Kaligung pak

CMYK


WACANA

2

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

Rezim Anggaran Defisit Hari Pendidikan Oleh: Muh. Abduh TEMBE BAE, hari pendidikan, yang jatuh pada tanggal 2 Mei, diperingati. Seperti memperingati hari bersejarah lainnya, saat hari pendidikan juga diramaikan dengan berbagai acara dan seremoni. Siswa-siswa yang berprestasi mendapat seabrek hadiah. Kalau beri memberi hadiah ini, rupanya kepala daerah juga suka. Daripada harus rapat bersama wakil rakyat. Secara simbolis, kepala daerah memberikan hadiah tersebut. “Ndelengna melu seneng, ngger ana bocah pinter,” celetuk Panjul, yang ikut menyaksikan penyerahan hadiah bagi siswa yang berprestasi. Memang sudah bisa, kita memberi perhatian lebih kepada siswa berprestasi itu. Melu bungah. Tapi apakah kita sudah memberikan perhatian yang tak kalah banyak kepada siswa yang tak berprestasi? Siswa yang baru saja gagal dalam Ujian Nasional (UN). Kalau sama sekali acuh dengan mereka, yang jumlahnya seantero nusantara mencapai ratusan ribu, namanya sudah jatuh ketimpa tangga. Sudah tak lulus, tak diperhatikan pula. Bahkan kena cibiran. “Salahe sapa ora lulus. Mulane belajar sing rajin!” Sangat tidak bijak ketika begitu saja menyalahkan mereka yang tak lulus. Apalagi bisa jadi, mereka gagal lulus bukan masalah rajin atau tidaknya belajar. Karena, yang tidak rajin, juga banyak yang lulus. Mereka hanya mengandalkan keberuntungan. Sang jagoan matematika saja bisa gagal dalam UN. Bagi yang lulus karena tak rajin, mungkin saja telah menyesalinya. Bahkan mungkin sudah putus asa. Lalu, menyesali mengapa otaknya bebal untuk belajar. Karena itu, saat ini bukan saatnya menyalahkan. Mereka butuh pendukung semangat untuk kembali menghadapi ujian ulangan. Peringatan hari pendidikan tentu bisa momen untuk membantu mereka yang gagal. Adakah yang pada hari pendidikan ini, bersuka rela mengajari mereka untuk menghadapi ulangan? Adakah guru memanggil anak itu, lalu dengan telaten mengajari menjawab soal-soal latihan ujian nasional? “Kayane langka ya, Wa?” Bagi anak keluarga mampu, tak masalah masuk lembaga bimbingan belajar (Bimbel). Tapi mereka yang miskin, harus belajar dengan siapa kalau tidak dengan guru mereka? Sementara buku-buku di rumah tak memadai, bahkan tidak ada. Celaka memang, ketika ingin lebih pintar dan lulus ternyata harus lari ke Bimbel. Hingga akhirnya muncul stigma lembaga bimbel lebih bagus daripada sekolah. Bila dibiarkan, hal ini akan mengancam eksistensi sekolah. Apalagi dengan sistem UN, kelulusan siswa hanya ditentukan oleh beberapa mata pelajaran. Dan, hanya mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN itulah yang secara intensif diajarkan di lembaga Bimbel. Lalu, buat apa capek-capek sekolah mengikuti pelajaran-pelajaran lain di luar materi UN? Lalu buat apa pak guru - bu guru tiap hari ndremimil mengajar, bila akhirnya siswa merasa Bimbel-lah yang membuat ia lebih pintar. Belajar singkat, cepat dan padat serta jitu dalam menggarap soal UN. Dari sini, memang perlu dikaji ulang penentuan kelulusan siswa. Sekolah harus diberi peranan penting untuk menentukan lulus tidaknya siswa. Dengan demikian, keberadaannya benar-benar menjadi kawah candradimuka. “Aku tah luwih cocok sisteme kaya tahun 1980-an, saat sekolah menggunakan kurikulum 1984.” Ketika itu siswa juga diwajibkan mengikuti ujian akhir tingkat nasional. Namanya ebtanas (evaluasi belajar tahap akhir nasional). Ebtanas berbeda dengan UN. UN merupakan satusatunya alat ukur dalam pendidikan untuk menentukan kelulusan siswa. Sedangkan ebtanas tidak demikian. Hasil ebtanas yang dirangkum dalam NEM (nilai ebtanas murni) bukan merupakan satu-satunya instrumen untuk menentukan kelulusan siswa. Tapi, kelulusan siswa juga mem pertimbangkan nilai hasil ujian akhir dan rapor semester satu sampai enam. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh Ahmad Erni Yustika “THE truth about budgets plays almost no role in real politics” Jayson Virissimo, peminat soal ekonomi, mengungkapkan pernyataan itu saat mengomentari tulisan Paul Krugman (peraih nobel ekonomi 2008) yang dipublikasikan di The New York Times pada 30 Oktober 2009 lalu. Kalimat itu dia tulis untuk memperkuat substansi artikel Krugman yang mengkritik besarnya defisit anggaran AS. Jika hal itu ditarik ke Indonesia, kita menyaksikan fenomena berikut. Di satu sisi, liberalisasi dalam semua aspek ekonomi dipacu secara cepat, sehingga meniscayakan peran negara yang kian mengecil. Tapi, di sisi lain, anggaran negara (APBN) justru semakin intens diutakatik, tentu oleh pemerintah dan DPR. Ini terjadi karena dalam rentang waktu tersebut krisis ekonomi justru kerap terjadi, yang sebagian disebabkan praktik liberalisasi ekonomi. Seperti resep Keynes, anggaran negara dipakai sebagai instrumen kunci untuk melakukan stabilisasi ekonomi (selain fungsi alokasi dan distribusi). Kali ini, pemerintah dan DPR kembali menyusun APBN Perubahan (APBN-P) untuk menjaga relevansinya terhadap tantangan ekonomi terkini. Masalahnya, apakah APBN yang terus diutak-atik itu sudah kredibel sesuai dengan konstelasi perubahan ekonomi? MENTAL CARI AMAN Beberapa perubahan pokok

dalam APBN-P 2010 bisa dilihat dari asumsi pertumbuhan ekonomi, inflasi, harga minyak, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan nilai tukar. Pertumbuhan ekonomi “dikunci” menjadi 5,8 persen, inflasi 5,3 persen, harga minyak 77 dolar AS/barel, suku bunga SBI 3 bulan 6,5 persen, dan nilai tukar Rp 9.300/dolar AS. Sedangkan APBN sebelum perubahan mematok pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, inflasi 5 persen, harga minyak 65 dolar AS/barel, suku bunga SBI 6,5 persen, dan nilai tukar Rp 10.000/dolar AS. Pertumbuhan ekonomi yang telah diubah itu sebetulnya masih konservatif. Sebab, sejak akhir tahun lalu, melalui simulasi ekonomi, Indef memproyeksikan pertumbuhan ekonomi bisa menembus 6 persen. Hal ini bisa terjadi dengan asumsi ekspor tumbuh sekitar 20 persen, investasi 15 persen, konsumsi rumah tangga stabil di kisaran 5 persen, dan konsumsi pemerintah tumbuh 8 persen. Bahkan, IMF saja yang terbiasa konservatif dalam proyeksinya baru saja merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia (dan juga pertumbuhan ekonomi global) menjadi 6 persen, sehingga jauh lebih progresif daripada proyeksi pemerintah. Perolehan pertumbuhan ekonomi Tiongkok, sebagai anchor pertumbuhan ekonomi di Asia, sebetulnya dapat pula dijadikan referensi. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan I 2010 telah mencapai 11,9 persen, jauh lebih tinggi dari proyeksi. Ini menunjukkan bahwa pasar

ekonomi global telah mencapai “titik pulih” sehingga terbuka peluang yang besar bagi peningkatan ekspor dan investasi asing. Optimisme inilah yang seharusnya ditangkap pemerintah. Dengan pertimbangan itu, tampaknya, sikap konservatif pemerintah lebih disebabkan oleh sikap mencari aman sehingga ketika pertumbuhan ekonomi tetap berada pada level 5,8 persen, mereka dianggap kredibel. Bila pertumbuhan menembus 6 persen, mereka akan bertepuk dada. Jika psikologi itu yang terjadi, tentu hal ini tidak fair. DPR perlu mendesak pemerintah agar selalu berpikir inovatif dan bekerja lebih keras menangkap peluang ekonomi yang terbuka lebar tersebut. Ini sekaligus target pertumbuhan ekonomi dijadikan ukuran kinerja mereka. REZIM ANGGARAN DEFISIT Hal lainnya, hampir pasti inflasi pada 2010 bersumber dari faktor internal dan eksternal secara seimbang. Secara internal, mulai Juni 2010 tekanan inflasi domestik akan membesar karena tiga faktor penting. Yaitu, musim kemarau (pasokan pangan terbatas), distribusi pangan yang buruk, dan momen hari besar agama (puasa, Lebaran, Natal, dan lain-lain). Secara eksternal inflasi akan muncul dari harga minyak dan nilai tukar. Asumsi harga minyak termasuk masih rendah, karena mulai triwulan III 2010 tekanan kenaikan harga minyak akan meningkat. Dengan demikian, asumsi yang lebih rea-

listis adalah 80-85 dolar AS/ barel. Jika kenaikan itu terjadi, hal tersebut akan memicu inflasi (khususnya lewat biaya produksi). Last but not least, saat ini problem yang riil adalah bagaimana mengelola dana asing yang deras masuk ke Indonesia. Membanjirnya capital inflow akan memperkuat rupiah secara drastis, sehingga memicu inflasi (lewat pertambahan jumlah uang beredar). Pada titik ini, manajemen SBI menjadi sangat penting. Dengan pertimbangan tersebut, rasanya inflasi 2010 akan berada pada level 6 persen. Pada aspek subsidi, APBN-P 2010 menganggarkan kenaikan subsidi energi, baik minyak maupun listrik. Aibat kenaikan asumsi harga minyak, subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi Rp 89,6 triliun (dari semula Rp 68,7 triliun). Sedangkan subsidi listrik melonjak dari Rp 37,8 triliun menjadi Rp 55,1 triliun. Di luar itu ada kenaikan subsidi nonenergi (pupuk, pangan, dan bibit) menjadi Rp 57,3 triliun (semula Rp 51,2 triliun). Kenaikan subsidi BBM bisa dipahami karena pemerintah memang tidak merencanakan kenaikan harga BBM. Tapi, kenaikan subsidi listrik perlu diklarifikasi karena Juli nanti pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Dengan tambahan subsidi tersebut, mestinya tidak perlu ada kenaikan TDL. Karena itu, DPR perlu mengklarifikasi tambahan subsidi

listrik ini sebelum dituntaskan pada 3 Mei mendatang. Harapannya, pada 2010 ini belum ada kenaikan TDL, khususnya bagi masyarakat kelas menengah dan bawah yang melanggan daya listrik rendah. Dengan tambahan alokasi subsidi tersebut (juga kenaikan alokasi yang lain), postur APBN-P 2010 mengalami kenaikan menjadi Rp 1.123 triliun (dari semua Rp 1.047) sehingga diperkirakan defisit APBN menjadi 2,1. Ini berarti pemerintah kembali melanggengkan “rezim anggaran defisit”. Catatannya, selama ini kita amat toleran dengan rezim defisit di tengah situasi besarnya penerimaan yang bocor dan pemborosan pengeluaran anggaran. Jika kedua aspek itu bisa ditekan, seharusnya tidak perlu terjadi anggaran defisit anggaran, yang ujung-ujungnya pasti ditutup dengan utang (baik luar maupun dalam negeri). Defisit anggaran secara etis baru absah bila tidak ada lagi penerimaan yang menguap, belanja anggaran telah efisien, atau krisis ekonomi menghadang. Jika prasyarat itu tidak dipenuhi, rezim anggaran defisit cacat secara moral. Apabila pemerintah tetap memaksa anggaran defisit, menjadi benarlah sinisme Virissimo di atas, bahwa “dalam politik riil, kebenaran dalam penentuan anggaran tidak memiliki peran”. (*) *) Ahmad Erani Yustika, ekonom Universitas Brawijaya, direktur Indef

Tanggapan Ngresula

Akeh Wong Buta Warna

EDISI 3 MEI 2010 JUDUL ‘DIJALUKI ONGKOS’

PIMEN kyeh Pak Polantas, nang prapatan Tegalsari akeh wung buta warna, nganggo kendaraan pating slonong sliweran nabraki lampu merah, membahayakan pengendara lain. Tulung dijaga sekalian ditakep ana ditilang trus dikon priksa nang dokter mata, ben bisa melek lan ngerti warna-warnane lampu pe ngatur lalu lintas.

ASALAMUALAIKUM. Pak Wali, bisane nggwe surat rujukan nggo lairan dijaluki ongkos Rp 200 ewu nang Kelurahan Debong Lor sedangkan surat rujukan jarene gratis. Trus bisane nggawe surat akte jual beli wis ora dadi berkase dibalakna maning, malah lurahe njaluk ongkos Rp 70 ewu. Pimen jarene pa wali? 085725432xxx

081808081xxx

Pan Nyabrang Angel

TANGGAPAN : Diberitahukan dengan hormat menjawab surat kabar Radar Tegal Terbit hari Senin, tanggal 3 Mei 2010 pada halaman 2 kolom Ngresula judul ‘Dijalukj Ongkos’. 1.Bahwa pembuatan Surat Rujukan lahir dengan ongkos Rp 200 ribu tidak benar, karena pembuatannya tidak melalui kelurahan tetapi lewat perantara (Biro Jasa). Dan yang bersangkutan belum mengurus di kelurahan 2.Pembuatan akta jual beli tanah ongkos Rp 70 ribu dengan perincian sebagai berikut; a. Beli Blangko Akte Jual Beli Tanah Rp 25.000,b. Saksi I Rp 25.000,c. Saksi II Rp 20.000,TOTAL BIAYA Rp 70.000,Sedangkan proses selanjutnya pembeli/pemohon dikenakan pajak jual beli tanah/BPHTB yang dibayar melalui bank yang ditunjuk sebesar 5% dari harga tanah yaitu Rp 1.430.00, ternyata dikemudian hari pembeli membatalkan jual beli tanah, dengan alasan pajaknya mahal, maka ongkos jual beli tanah dikembalikan pada pemohon. Demikian jawaban kami kemudian untuk menjadikan maklum adanya. Tertanda Lurah Debong Lor Muhadi SIP

Mesti Bayar Maning KEPRIMEN kie, pelayanan IBN kpd mahasiswa kurang, masa mesti bayar maning lewat ngisor meja njukut ijazah S1, tulung oknum administrasi IBN tertibna,,mata duitane d ganti mata hati.. 081575447xxx

Azabe Sangat Pedih Yth bapak Kapolresta Tegal, tulung len saiki akeh tempat karoke keluarga ko malah buat mesum ceh, Ingat yen kena azabe ..matursuwun, 08179944xxx

Pasien Dikon Ngantri YTH. Pengelola pengobatan alternatif/terapi jl. Kol.Sugiono. Pasien kasihan banget, lg sakit dikon ngantri dipepe maning, apa ora melas, dongen

PAK Kapolres Slawi tulung lhe, wong pan nyabrang maring pasar Suradadi angel temen, trike banter2, pulisi sing neng pos jaga gunane udud, nonton TV thok, gawekna ketopan abang ijo nggih?melas wong cilik sing lg susah aja disusahaken. 085842236xxx

Kasihan Guru Profesi

GRAFIS : DWI NANDA P

diwein aub2 nggo ngantri aja kaderan gratis ... 081390006xxx

Dadi Pasar Patikelir PASAR kimpling pimen wis dipindah. malah saiki dadi pasar patikelir. Pemkote gamang. Satpole bimbang. Anggota dewan dapil Tegal Selatan diam membisu. Jon aja bisu oh ngomong aja mung komisine. Selugune anger pindahe ora adoh laka masalah. Pindahe nang Bandung. Adoh jon. Komisi komisi ngalahna tinjauan sosiologis. Pilihan sing masuk akal ya ana pasar loro. Melas temen wong cilik go balbalan. 08986559xxx

Ayo Detokna Unekuneke! ASSALAMU’alaikum Eadar. . Aku senang iz mbca RATEG wit aku SD sampe dadi guru ora bosen-bosen. Aku olih kerja lan pengalaman juga karena radar lan ume, suwun ya Radar, um.. Apa maning ana rubrik ngresula, lumayan kena nggo nyampekna unekunek sing neng batuk lan dada, syukursyukur dtampilna dadine diwaca wong akeh. . . Ayo SADULUR detokna unekuneke! Hidup RADAR TEGAL.. 085642631xxx

Seneng Tapi Miris NGADU nang sapa sih keder!!! Aku dadi guru seneng tapi ngrasa miris nemen, ben dina mangkat wis ayu-ayu anjog sekolahan nypu, ngepel, bersih-bersih nata meja+kursi pragat ngajar nglesi tapi ra dibayar, aduhhh sabare por apa maning ning udan, kelas kaya sawah jerone banyu+lumpur ya wis gurune teol muride melasi. Kepala sekolahe ra pengertian, gajine sacuil maning tapi tetep ta syukuri. 085642631xxx

AKU mung bisa melas maring para guru profesi Kab Tegal. Saben duit metu mesti dijaluki duit. Padahal wis bayar pajak 15%. Tega banget jalaran nalika ana seleksi kepala sekolah via LPMP guru-guru profesi dites langka sing lulus. Sing pada dadi kepala, guru-guru sing esih enom-enom, sanajan ora duwe ijazah sarjana lan gurung gadi guru prof e si . Di k p o r a k a b m a e n b u r e n g . Melalaikan guru prof padahal wis klempogen mbadog duite guru prof. Dikpora kab esih miara kepala sekolah sing wis kenang ME padahal wis ora layak pake. Dikpora kab isine menungsa cap apa sih? Geleme mung njaluk duit thok..eling sampeyan-sampeyan bakale pensiun. Ayo pada nglakoni barang kang apik eben olih ampunan daning Gusti Allah. 085741862xxx

Pisan-pisan Diperhatikna AKU pan melu ngeresula akh...pa Bupati. Panjenengan tau maca Rubrik Ngresula ra sich? Pisan-pisan aspirasine wong cilik direnungna lan diperhatikna kena Oooch...suwun 081902441xxx

Jeblos Dijorna Tok MELU ngresula, dalan nang mburine umahku, jembatane anyar kas direhab total diambani,tembe 1 apa 2 taun. Go truk ya ngepas. Sing gawe aku kesel, truk lewat gal dina bolak-balik ping 3 gawa muatan lemah sing nyewa tanggane aku. Dalane gadi jeblos dijorna tok kuwe pimen, laka sing tanggungjawab, aku pan ngomong darani cah cilik, wong kono ya laka sing wani ngomong ra penak jare pimen kuwe? dijorna truz go gadi kolam renang o... udan delat be dalani kena go adus bebek tolong o pak pimen? 085642631xxx

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

081902793516 081542326372 085290430395

Anda mendapatkan Hadiah masing-masing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

RABU, 5 MEI 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

SARANA Jembatan Penyeberangan TakMaksimal KEBERADAAN jembatan penyebrangan di Jl Mayjen Sutoyo ternyata kurang dimanfaatkan pengguna jalan. Sejumlah pengguna jalan memilih menyebrang langsung di antara padatnya kendaraan yang melintasi jalur pantura tersebut. Umumnya, pengguna jalan mengaku tidak menggunakan jembatan penyebrangan karena harus berputar dan jauh dari tempat yang akan dituju. Iswayunah (25), saat menyebrang menuju Pacific Mall, mengatakan, dia sengaja tidak menggunakan jembatan penyebrangan karena takut akan ketinggian. Selain itu, dia harus berjalan lebih jauh dari tujuan semula, sehingga terpaksa menerobos kendaraan yang berjalan pelan saat lampu merah menyala. Meskipun begitu, dia menganggap tindakannya bukan sebuah kesalahan. Pasalnya, banyak juga pengguna jalan yang tidak memanfaatkan keberadaan jembatan penyebrangan. Yang terpenting baginya, dia tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas karena menyebrang saat lampu merah. “Mau bagaimana lagi, yang tidak menggunakan jembatan penyebrangan justru lebih banyak,” katanya.

ADI MULYADI/RATEG

TERTUTUP – Perwakilan guru dan DPK sesaat sebelum menemui wali kota.

Tanyakan TPP, Guru Datangi Walkot

ke hal 9 kol 1

RESES

M SAEKHUN/RATEG

SERAP ASPIRASI – Suasana reses salah satu anggota DPRD di depan warga Kecamatan Margadana.

Pertemuan Dilakukan Tertutup

PJU Kembali Disoal SEJUMLAH warga di Kecamatan Margadana, utamanya yang memiliki rumah di Jl Ambarawa dan Jl Cabawan, Krandon sampai saat ini belum terpasang Penerangan Jalan Umum (PJU). Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir yang terjadi setiap musim hujan. Sedangkan penanganannya sampai saat ini belum maksimal, sehingga warga selalu was-was setiap kali turun hujan. Sobirin, warga Margadana, saat reses Eny Yuningsih, mengatakan, sebagai warga Kota Tegal, dia belum bisa menikmati pembangunan Kota Tegal. Menurutnya, jangankan air bersih PDAM, masalah PJU sampai saat ini saja belum ada. Sehingga dia meminta Pemkot mau memperhatikan pembangunan di wilayah Kecamatan Margadana. ke hal 9 kol 1

ROB Ombak 2 Meter Terjang PAI OMBAK setinggi 2 meter, Selasa (4/5) sekitar pukul 13.30 WIB menerjang kawasan Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indah (PAI). Akibatnya, hampir semua wilayah di sekitar obyek wisata itu kebanjiran. Selain itu, ombak juga menggenangi ratusan rumah penduduk disekitarnya juga ikut banjir sampai setengah meter. Ombak yang menyerang kawasan OW PAI secara tiba-tiba sempat membuat bingung para pengunjung. Sebagian pengunjung bahkan memilih keluar mengantisipasi adanya ombak susulan yang lebih besar. Sedangkan sebagian pengunjung lainnya memilih mencari tempat yang aman, karena kendaran yang dibawa tak bisa keluar. Ini merupakan kali pertama, kawasan OW PAI dilanda banjir akibat ombak tinggi. Bahkan akibat panik, tak sedikit kendaraan pengunjung yang masuk ke saluran. Kasi Kesbangpolinmas Kota Tegal, Abdul Kadir, yang ditemui di sela-sela peninjuauan lokasi, mengatakan, sejak ada OW PAI ini baru kali pertama ombak besar menerjang. Biasanya ombak yang disertai angin kencang tak sampai membanjiri semua wilayah wisata. Tapi siang ini, tambahnya, ombak cukup besar. Sehingga terdorong angin, dan menggenangi hampir semua wilayah wisata. Ketinggian air ke hal 9 kol 5

DOK./RATEG

PILIH BUKU – Meski masih tersisa sekitar dua bulan lagi, aneka kebutuhan tahun pelajaran baru sudah mulai diburu.

Persiapan Orang Tua Sambut Tahun Pelajaran Baru

BURU SEKOLAH

DUABELAS perwakilan guru dari tingkat SD hingga SMA seKota Tegal, Selasa (4/5), mendatangi kantor wali kota. Kedatangan mereka guna menyampaikan aspirasi dan menanyakan hasil rakor, Sabtu (1/5) lalu, terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru yang belum jelas. Juru Bicara guru, Sarbini, mengatakan, hasil rakor kemarin belum ada kejelasan sama sekali mengenai TPP. Karenannya, mereka menemui langsung wali

kota untuk menyampaikan aspirasi dan dasar hukumnya kepada walikota. “Yaitu UU No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen serta PP No. 74 tahun 2008. Dalam UU guru dan dosen, terkait masalah tersebut ada pada pasal 14 dan 19,” katanya. Sedangkan pada PP 74, pasal 24 ayat 1 tentang maslahat tambahan. Dan pasal 29-nya dengan tegas tertulis pemkot dan atau pemerintah daerah dapat memberikan maslahat tambahan dalam bentuk kesejahteraan lain. Yang diatur dengan peraturan menteri atau kepala daerah. ke hal 9 kol 5

Hingga Perlengkapan Belajar TAHUN ajaran baru segera tiba. Berbagai perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, buku tulis, seragam dan sebagainya mulai banyak diburu. Kondisi ini menjadi kegiatan tahunan yang wajib dilakukan saat tahun ajaran baru tiba.

Imbasnya, berbagai toko buku hingga penjual di pinggir jalan menawarkan berbagai perlengkapan sekolah dengan potongan harga untuk menarik pengunjung. Umiyati (48), saat mengantar putrinya mencari perlengkapan ke hal 9 kol 1

Ikmal: Tak Ada Perpanjangan Pensiun WALI KOTA Tegal, H Ikmal Jaya, memastikan pada tahun ini tak ada masa perpanjangan masa pensiun pejabat, sebagaimana isi salah satu rekomendasi DPRD atas LKPj Wali Kota tahun 2009. Bahkan Asisten II, H Fanany, terhitung tanggal 1 Mei 2010 memasuki pensiun, menyusul Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), A Sugeng Prihadi, dan Camat Tegal Barat, H Drajat. Sedangkan soal Sekretaris Daerah (Sekda), H Edy Pranowo, yang akan memasuki masa pensiun Oktober 2011 Walikota belum bersikap. Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya, mengatakan, pada tahun 2010 tidak ada perpanjangan pensiun, dan

DOK.RATEG

H Ikmal Jaya

ada tiga pejabat yang pensiun pada tahun in (2010, red). Sedangkan pada tahun 2011 ada beberapa pejabat yang pensiun, termasuk Sekda, Edy Pranowo SH MM. Namun untuk tahun 2011, pihaknya belum bersikap. Sebab perpanjangan masa pensiun dilaksanakan atas dasar kebutuhan organisasi dan kebutuhan SDM, bukan karena masalah lain. “Sampai saat ini kami belum menerima surat permintaan perpanjangan pensiun, bagi pejabat yang pensiun pada tahun 2011. Sebab sesuai aturan, pengajuan perpanjangan pensiun satu tahun sebelum masa tugas berakhir,” kata Ikmal. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

SEPAKAT - Pemkot dan pemilik sepakat menutup sementara Warnet Platinum hingga memiliki izin operasional.

Warnet Platinum Sementara Ditutup Pemkot Diminta Tak Tebang Pilih PENCABULAN pelajar di Warnet Platinum ditanggapi serius Pemkot Tegal. Selasa (4/ 5), warnet di Jl Jalak Barat, Pekauman Barat, Tegal Barat itu akhirnya ditutup sementara. Alasan Pemkot, Warnet dan Game Platinum banyak menya-

lahi aturan. Antara lain dari perihal perizinan, jam operasi, desain bilik, dan lainnya. Padahal, pada razia sebelumnya, pemilik sudah diperingatkan agar mematuhi aturanaturan yang ada. Namun, pemilik tidak mengindahkannya, hingga sampai dengan terjadinya kegiatan asusila di tempat tersebut. ke hal 9 kol 1

Alasan Efektifitas, Ruang Kelas Juga Berfungsi Gudang SALAH satu ruangan kelas di SDN Randugunting 7 dianggap tak layak untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Karena, ruangan tadi masih berfungsi juga sebagai gudang alat, sehingga KBM tidak nyaman. Kepala SDN Randugunting 7, Munasor, Selasa (4/5), mengatakan, dahulu ruang tersebut adalah milik SMPN 7. kemudian diserahkan ke SDN Randugunting 7 dengan kondisi rusak. Dan pada tahun 2008 sekolah mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik. Anggarannya hanya bisa digunakan untuk plesterisasi ruangan tersebut. “Pada tahun 2009 lalu sekolah juga mengajukan. Namun pada waktu itu tidak mendapatkan DAK. Sehingga kondisinya hingga saat ini masih sangat memprihatinkan,”

CMYK

katanya saat dikunjungi Wakil walikota dalam sidak UASBN. Dia tak menampik, kalau sebenarnya jumlah kelas tidak kurang. Namun untuk lebih mengintensifkan pembelajaran, siswa kelas V dengan jumlah 40 anak di bagi menjadi 2. Dengan begitu pembelajaran akan lebih mantap. Karenanya ruangan tersebut terpaksa dimanfaatkan untuk KBM. Selain itu, dari orang tua siswa juga keberatan apabila anak-anaknya menempati kelas di lantai 2. Dan mereka lebih memilih ruangan tersebut meski kondisinya sangat tidak layak. “Tahun ini sekolah sudah kembali mengajukan anggaran ke UPTD setempat. Namun hingga sekarang belum ada realisasinya,” ujarnya. Kepala SDN Randugunting 2, Rohmat, menambahkan, lokasi SDN

Randugunting 7 dan sekolahnya adalah satu komplek. Jadi kekurang nyamanan tidak hanya di SDN Randugunting 7 saja. “Disini belum memiliki pintu gerbang dan tembok keliling. Sehingga kenyamanan pembelajaran sangat kurang nyama. Sebab, masih banyak orang yang dengan bebas keluar masuk sekolah,” tuturnya. Padahal, lanjut Rohmat, sekolahnya adalah salah satu titik pantau adipura. Namun kondisinya sangat memprihatinkan. Sehingga tak dipungkiri dalam penilaian lokasinya selalu mendapat nilai yang minim. Menanggapi itu, Habib Ali Zaenal Abidin, menuturkan akan mengkordinasikannya dengan tim adipura langsung. Mengenai kelas di SDN Randugunting 7, sementara gunakan dulu. Namun peralatan yang ada didalamnya dipisahkan. (adi)

ADI MULYADI/RATEG

TAK NYAMAN – Wakil wali kota saat meninjau ruang kelas yang dianggap kurang nyaman di SDN Randugunting 7.


PEMALANG

4

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

Blok Kampung Bukan Permukiman Nelayan Berstatus Tanah Negara

NGENDONG Menjembatani Perekonomian Warga KEBERADAAN jembatan penghubung di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, dengan Desa Blacanan, Kabupaten Pekalongan, selama ini diharapkan oleh sebagian besar warga. Karena, dengan adanya jembatan tersebut maka sarana transportasi warga nantinya lebih terjangkau dan lebih ekonomis. Selain itu, aktivitas warga di dua kabupaten tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perokonomian warga di dua dok/radar pemalang kabupaten. Herry Waluyo Selain itu, yang tidak kalah penting adalah banyaknya siswa-siswa sekolah di Kecamatan Ulujami yang menempuh pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Tentunya, keberadaan jembatan penghubung dua wilayah ini sangat dibutuhkan. ’’Insya Allah, dalam waktu dekat ini jembatan penghubung Tasikrejo dan Blacanan dapat segera direalisasikan,” terang Camat Ulujami Herry Waluyo SE kepada Radar kemarin. Menurutnya, selama ini sebetulnya sudah ada jembatan. Hanya saja, ukurannya terbilang kecil sehingga tidak bisa dilalui mobil atau truk. Padahal, aktivitas warga di dua kabupaten tersebut setiap harinya terbilang padat. Baik bagi petani, pelajar, dan sarana transportasi sentra konveksi di Desa Tasikrejo dan Kaliprau. (cw2)

PEMALANG - Tanah negara yang timbul di salah satu blok di Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, tidak diperuntukkan khusus bagi nelayan. Pihak kelurahan setempat menegaskan, di tanah tersebut warga yang non nelayan pun bisa menempatinya, sepanjang memenuhi persyaratan administrasi. Lurah Sugihwaras Khumaedi menjelaskan, munculnya permukiman baru di blok yang dikenal dengan sebutan Kampung Baru itu terjadi pada dua tahun lalu. Saat itu, dijelaskan Khumaedi, terbentuk sebuah panitia oleh warga dan mengapling tanah negara tersebut untuk permukiman. Aktivitas ini timbul sebagai imbas dibangunnya infrastruktur jalan di tepi pantai, serta rencana pembangunan jalan menuju Pelabuhan Tanjungsari dari depan SPBU Lawangrejo. ’’Warga kami memang 90 persen adalah nelayan. Namun,

di tanah negara tersebut bukan untuk permukiman khusus nelayan, warga lainnya yang non nelayan juga boleh sepanjang memenuhi persyaratan administrasi,” jelas Khumaedi kepada Radar Selasa (4/5). Kelurahan Sugihwaras sendiri memiliki 16 ribu lebih penduduk yang terbagi dalam 8 ribu kepala keluarga (KK). 4.ribuan di antaranya adalah KK miskin. Administrasi pemerintah menyebut KK miskin sebagai KK prasejahtera. Mengenai rencana turunnya bantuan dari pemerintah terhadap pembangunan perumahan nelayan senilai Rp 6,9 miliar ini, Khumaedi mengaku, pihaknya tidak tahu menahu. Bahkan, lanjut dia, surveyor dari pemerintah pusat yang datang ke kelurahannya pun tidak menyempatkan diri mampir. ’’Kami tidak bisa menjelaskan mengenai bantuan tersebut. Itu diupayakan oleh salah satu LSM dan langsung ke pemerintah pusat,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, bantuan dari pemerintah pusat bagi pembangunan rumah nela-

yan di Dukuh Kampung Baru, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, tertunda. Bantuan senilai miliaran rupiah itu dijanjikan cair pada Senin (3/5). Namun, karena suatu hal tak bisa direalisasi. Padahal, bantuan merupakan salah satu janji Mantan Menkokesra RI Aburizal Bakri di hadapan nelayan Tanjungsari, saat berkunjung ke Pemalang pada awal tahun 2009 lalu. Ketua Aliansi Masyarakat Nelayan dan Tani (Amanat) H Abu Sujangi mengatakan, dirinya sudah mengajukan bantuan ke Menteri Kelautan RI untuk pembangunan perumahan nelayan. Bantuan yang diajukan itu besarnya Rp 6,9 miliar lebih diperuntukkan bagi 302 unit kapling tanah negara, yang hak gunanya sudah dimiliki nelayan. Rencananya, rumah yang akan dibangun tersebut per kaplingnya berukuran tipe 27 dengan luas tanah 8 X 10 meter persegi. Saat ini, di kampung tersebut baru dihuni sekitar 20 KK dengan bangunan rumah ada yang semi permanen dan permanen.

Pengunjung Pantai Dihimbau Waspada

KEPENDUDUKAN Pencatatan Sensus Penduduk Dimulai PEMALANG – Pelaksanaan sensus penduduk telah dimulai. Petugas pencacah jiwa ini pun mendatangi Bupati Pemalang HM. Machroes SH di rumah dinasnya. Bersama sang istri, Diah M. Machroes, serta didampingi Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kabupaten Pemalang Didik Suryadi SIP, Machroes menyambut kedatangan petugas yang diantar oleh Kepala BPS Pemalang Darjo Tohir. Didik dalam keterangannya menjelaskan, sensus yang dilakukan itu adalah untuk mengetahui jumlah penduduk di Indonesia secara rinci, mengumpulkan dan menyajikan data dasar tentang penduduk, rumah tangga maupun perumahan. Sasaran sensus adalah sampai tingkat administrasi yang terkecil, yakni desa atau kelurahan meliputi nama, umur, jenis kelamin, tempat kelahiran, kematian, pendidikan, ketenagakerjaan, perkawinan, dan beberapa karakter terkait perumahan. ’’Petugas Sensus Penduduk Kabupaten Pemalang pada Hari Selasa tanggal 4 Mei 2010 mendatangi keluarga bupati Pemalang didampingi Kepala BPS Pemalang Drs Darjo Tahir,” kata Didik. Data yang diberikan kepada petugas sensus di antaranya, jumlah anggota keluarga yang ada di rumah dinas tersebut yakni HM. Machroes SH dan Dyah Sri Sunaryati serta 3 (tiga) orang pembantu rumah tangga dengan rincian yang berasal dari Pemalang dua orang dan dari Magelang satu orang. Machroes yang lahir di Pemalang pada 17 Juli 1956 dan Dyah Sri Sunaryati lahir di Surabaya, 26 Juli 1958 itu dikaruniai tiga orang anak perempuan, yaitu Asri Suryaniati, Bianti Hastuti, dan Chumaedah Nur Aini. Ketiganya berdomisili di Semarang. Kepala BPS Darjo Tohir usai mendampingi petugas mengatakan, sensus ini dilaksanakan di Bulan Mei 2010. Di Kabupaten Pemalang, sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo dan Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Budiman, pelaksanaan sensus akan melibatkan TNI yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di masing-masing desa dan kelurahan. Babinsa ini berfungsi sebagai pengamanan pelaksanaan sensus. (ali)

Fasilitas jalan sudah berupa jalan lebar padat dan gang paving. Namun, listrik belum menjangkau kawasan tersebut, sehingga setiap malam pen-

duduk hanya mengandalkan penerangan dari lampu minyak. Anak-anak pun haus hiburan, karena sehari-hari mereka tidak bisa menonton televisi. (ali)

Tujuh Desa Siap Cairkan ADD

CUACA PEMALANG – Dalam dua hari terakhir, ombak besar disertai angin kencang terjadi di wilayah pantai utara Kabupaten Pemalang. Meski demikian, besaran ombak tidak menjadi penghalang bagi anakanak pengunjung pantai. Hal ini seperti terlihat di Pantai Tanjungsari dan Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Selasa (4/ 5). ’’Jarang-jarang kami ke pantai kalau tidak liburan,” terang Nuryani (48), orangtua anak Aji (10) ketika mengunjungi Pantai Widuri kemarin. Menurutnya, kebahagiaan adalah ketika didapatinya anak semata wayangnya itu bisa bercengkerama dengan teman-temannya. Apalagi bisa bermain air sepuasnya di bibir pantai, maka rasa lega dan gembira begitu kelihatan dari wajah anaknya Aji. Karena dalam kesehariannya, anaknya yang kini tengah menginjak kelas 4 SD tersebut lebih banyak bermain di dekat rumahnya di Bojongnangka. ’’Tapi anak saya sudah lumayan bisa berenang, sama seperti temantemannya,” kata Nuryani. Beberapa kali ombak yang menerpa tubuh anaknya, tidak memunculkan kekhawatiran. Karena pada saat bersamaan, dirinya sudah menyewa sebuah ban untuk membantu berenang sekaligus jaga-jaga. Pengunjung lain, Mirah (38), kepada Radar menuturkan, mengunjungi pantai selain untuk mencari suasana baru setelah beraktivitas di rumah, adalah untuk mengenalkan anaknya pada potensi wisata yang ada di Kabupaten Pemalang. Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman kepada anaknya akan lingkungan sekitar. ’’Mumpung libur sekolah, sekarang kan lagi ada ujian kelas enam,” tandasnya. Salah satu pedagang setempat, Suwandi (36), mengungkapkan, besaran ombak yang terjadi di Pantai Widuri sudah terjadi sejak dua hari lalu. Gelombang yang terjadi disebabkan oleh angin timur berhembus cukup kencang pada malam hari. Besaran angin timur, lanjut dia, bahkan sampai ke aspal jalan raya, tepatnya di sebelah barat pertigaan menuju arah Tanjungsari. Meski demikian, pada siang hari besaran angin timur tidak terlalu besar, sehingga bagi pengunjung merasa enjoy saja berenang di pantai karena ombaknya terbilang sedang. Yang ditakutkan, lanjutnya, angin timur yang bisa datang secara tiba-tiba saat bersamaan anak pengunjung yang tengah berenang. Sehingga ombak bisa menyeretnya sewaktu-waktu. ’’Memang tidak terlalu besar, tapi angin timur bisa datang sewaktuwaktu sehingga bisa menyeret pengunjung yang lagi berenang,” imbuhnya. (cw2)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

LAMPU MINYAK - Lampu minyak ini menemani malam-malam warga Kampung Baru, Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

ISMAIL FUAD/RADAR TEGAL

DONOR DARAH – Sejumlah pendonor darah dibantu petugas PMI saat menyumbangkan darahnya dalam salah satu aksi sosial beberapa waktu lalu.

Targetkan Rp 325 Juta Bulan Dana PMI 2010 PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang kembali melakukan gerakan bulan dana di tahun ini. Kepanitiannya yang dipimpin oleh Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK ini menargetkan penggalangan dana hingga Rp 325 juta dari masyarakat. Pada tahun-tahun sebe-lumnya, target yang dipatok selalu terlampaui. Tentunya, target untuk tahun ini diyakini dapat terlampaui pula. Dalam laporannya, Burhanudin menjelaskan, gerakan Bulan Dana PMI dilakukan mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2010. ’’Sasaran Bulan Dana PMI adalah rumah tangga, pertokoan, pengusaha, sekolah dan perguruan tinggi, lembaga pemerintah, PNS, anggota DPRD, dokter, para pemohon paspor, SIM, BPKB, uji kendaraan, trayek, dan pasangan

nikah rujuk,” paparnya Selasa (4/5). Sasaran lainnya, lanjut Burhanudin, dunia perbankan, koperasi, rekanan, dan pedagang. Kupon Bulan Dana PMI ini nominalnya adalah Rp 1.000. Sedangkan untuk stiker adalah Rp 5.000 dan Rp 10.000. Adapun untuk yang berbentuk piagam, menurut Burhanudin, bernominal Rp 15.000, Rp 20.000, dan Rp 30.000. Burhanudin sangat berharap adanya dukungan dari forum pimpinan daerah untuk suksesnya bulan dana ini. Bupati Pemalang HM. Machroes SH yang meresmikan dimulainya gerakan Bulan Dana PMI ini mengatakan, gerakan Bulan Dana PMI yang dilakukan setiap tahun mencerminkan kehidupan manusia yang saling tolong menolong dan bergotong-royong. ’’Yang kuat membantu yang lemah dalam rangka meringankan penderitaan sesama,” tandasnya. Lebih lanjut dijelaskannya,

PMI diharapkan dapat mengaktualisasikan eksistensi dan memberikan manfaat terkait dengan bidang tugasnya. Machroes pun menjelaskan pokok-pokok kebijakan yang perlu mendapat perhatian. Di antaranya, melaksanakan kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang mungkin timbul, maupun antisipasi kerusuhan berbasis masyarakat. PMI, menurutnya, harus bisa memberikan bantuan kesehatan berbasis masyarakat seperti pertolongan pertama, pelayanan ambulan, dan pelayanan lainnya. Machroes juga meminta PMI untuk menyediakan sarana, prasarana, dan pelayanan transfusi darah sesuai standatr baku, aman, tepat waktu, terjangkau, dan transparan. Pencanangan gerakan Bulan Dana PMI ini dilakukan di Sasana Bhakti Prja Kabupaten Pemalang dengan dihadiri forum pimpinan daerah serta pimpinan SKPD. (ali basarah)

Tiga Penghuni Panti Distrarastra Ikuti UASBN PEMALANG – Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN) yang dimulai Selasa (4/5) diikuti dengan seksama oleh tiga anak penghuni Panti Distrarastra, Kabupaten Pemalang. Tidak ada keluh kesah akan materi yang diujikan bagi kelayan atau penyandang tunanetra dan tunarungu-wicara (PTN-TRW) di panti yang terletak di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo No. 4, Pemalang. ’’Secara umum, anak-anak sudah mempersiapkannya dengan matang. Sehingga pada hari-H pelaksanaan UAS-BN, anak-anak dapat mengikuti

dengan baik,” jelas Kepala Panti Panti Tunanetra Tunarungu dan Wicara (PTN-TRW) Distrarasta Pemalang Budi Liestyawati SH MM melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyantunan Drs Restu Widagdo kepada Radar kemarin. Diungkapkan dia, Panti Distrarastra yang dihuni 100 anak. 57 anak merupakan penyandang tunanetra, sedangkan sisanya yakni 43 anak penyandang tunarungu-wicara. Dari jumlah tersebut, pada tahun 2010 penghuni yang mengikuti Ujian Nasional (UN) dan UAS-BN sebanyak 10 anak. Masing-masing UAS-BN

bagi siswa SD Luar Biasa sebanyak 3 anak, UN SMP Luar Biasa 3 anak, dan 4 anak mengikuti UN SMA Luar Biasa. ’’Klasifikasinya, enam anak penyandang tunarungu-wicara dan empat anak penyandang tunanetra,” terang Restu. Dalam mempersiapkan penghuni panti akan UN dan UASBN, pihaknya secara intensif memberikan pendalaman materi pelajaran yang diujikan. Yakni, dengan pendalaman materi yang dilaksanakan setiap sore dan malam hari, di sela-sela pemberian bekal ketrampilan yang telah diprogramkan pihaknya. (cw2)

PEMALANG – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang menyatakan, sebanyak 211 desa di seluruh Kabupaten Pemalang yang telah siap untuk melakukan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I tahun 2010, hingga saat ini baru ada 7 desa. Kesiapan sejumlah desa tersebut setelah terpenuhinya syarat proses pencairan ADD yaitu telah membuat SPJ, LPPD, dan Anggaran Pendapatn dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2010. ’’Berdasarkan hasil rapat kerja Komisi A bersama asisten I Bidang Pemerintahan, Bapermas KB, dan Inspektorat setempat, kami telah mendapat laporan soal kesiapan desa dalam proses pencairan ADD tahap I tahun 2010. Dan hasilnya baru ada 7 desa yang telah dinyatakan siap,” jelas CH Sri Kuswandari kepada Radar di gedung dewan Selasa (4/5). Sri Kuswandari yang didampingi Sekretarisnya M. Syafi’i SAg menjelaskan, 7 desa yang dinyatakan siap untuk mencairkan ADD tahap I tahun 2010 masingmasing adalah Desa Bojongnangka, Kendalsari, Ujung Gede, Cibiyuk, Kebagusan, Banjarsari, dan Karangmoncol. ’’Sedangkan desa-desa lainya belum siap karena masih dalam proses pengajuan persyaratan pencairan,” terangnya. Menurutnya, ADD di Kabupaten Pemalang untuk tahun 2010 jumlahnya totalnya mencapai Rp 24.602.785.730 untuk 211 desa. Dari sekian banyak desa yang mendapatkan ADD paling besar adalah Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, yaitu sebesar Rp 161.636.939. Sedangkan desa penerima ADD terkecil adalah Desa Kemuning, Kecamatan Ampelgading, dengan jumlah Rp 99.591.930.

dok/radar pemalang

CH Sri Kuswandari

’’Selain ADD, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang juga telah memberikan dana tunjangan atau penghasilan tetap untuk kepala desa dan perangkat desa lainnya yang jumlah totalnya mencapai Rp 14.479.110.000,” terangnya. Dana tunjangan yang diberikan oleh pemerintah daerah tersebut, dijelaskan Sri Kuswandari, secara rinci untuk kepala desa yang pendapatannya belum sesuai UMK kebanyakan yang ada di daerah punggung, sebanyak 97 kepala desa mendapatkan tunjungan sebesar Rp 945.000 per bulan. Adapun untuk 27 sekretaris desa (sekdes) masing-masing Rp 810.000 per bulan, sedangkan perangkat desa lainnya Rp 675.000 per bulan. ’’Adapun yang mendekati UMK yaitu ada 23 kepala desa masing-masing mendapatkan tunjungan Rp 560.000 per bulan, sekdes ada satu orang Rp 450.000 per bulan. Sedangkan perangkat desa lainnya masing-masing Rp 430.000, dan yang sesuai UMK ada 91 kepala desa masing-masing Rp 375.000 per bulan. 16 sekdes masing-masing per bulan Rp 300.000 dan perangkat desa lainnya Rp 287.000 per bulan,” paparnya. (mg1)


METROPOLIS

RABU 5 MEI 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

AGENDA HOTEL

Rehab Tahap I Rp 5 M Gedung DPRD Mulai Dirobohkan SETELAH melalui proses lelang, akhirnya gedung sekretariat DPRD Kota

HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu : Show DJ dan Dancer Performance Jam 23.00 - 03.00 WIB di Zodiak Discotheque & VIP Karaoke.

Tegal di Jl Pemuda dibongkar. Selanjutnya, untuk pembangunan fisik yang ditargetkan mulai awal Mei akan diselesaikan dalam waktu 5 bulan. Dengan demikian, November nanti pembangunan fisik Gedung DPRD tahap pertama yang menghabiskan anggaran Rp 5 miliar bisa diselesaikan.

HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

Sekretaris DPRD, Arief Purwantono, Selasa (4/5), mengatakan, untuk proses pembongkaran bangunan direncanakan hingga akhir Mei. Dengan demikian, awal Mei bisa mulai dilaksanakan proses pembangunan fisik. Jumlah anggaran yang disediakan untuk rehab tahap pertama dianggarkan sekitar Rp 5 miliar. Dijelaskan Arief, rencana pembangunan tahap pertama meliputi pembangunan untuk sejumlah ruangan fraksi, ruangan komisi, alat kelengkapan, serta ruang sekretariat dengan bentuk bangun-

an tiga lantai. “Sambil proses pembongkaran, kami melakukan proses lelang pembangunan. Dengan begitu, pada awal bulan Mei 2010 pembangunan fisik bisa dimulai,” kata Arief. Ketua DPRD, Edy Suripno, mengungkapkan, proses pembangunan dilakukan secara bertahap, tahun 2010 Rp 5 miliar dan sisanya tahun 2011 sekitar Rp 8 miliar. Anggran sebanyak itu dialokasikan untuk pembangunan ruang paripurna bersama kelengkapan lainnya. “Kami targetkan pembangunannya dua tahun selesai. Jadi, tahun 2012 sudah bisa digunakan,” ungkap Edy. Ditambahkan Edy, selama proses pembangunan aktifitas DPRD menempati Kantor Dinkes, yaitu di-

perkirakan sekitar 1 tahun. Penentuan waktu tersebut disesuaikan dengan kebutuhan waktu rehab sebagian gedung DPRD. Sesuai detail engineering desain (DED) akan dibangun gedung berlantai 3. Alasan utama gedung DPRD tersebut direhab, karena kondisinya sudah banyak yang rusak. Akibatnya, kurang representatif untuk menunjang kinerja DPRD. Gedung tersebut merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda dan sempat digunakan untuk kantor Balai Kota Tegal. “Tujuan kami, dengan direhabnya gedung DPRD kerja wakil rakyat akan lebih maksimal,” tambahnya. (hun)

KRIMINAL BermaksudCuriRokok,MalahKepergok APES! Itulah nasib yang dialami maling bau kencur Prima Satya (19), warga Jl Karimun Jawa RT 07 RW 10 Kelurahan Mintargen Kecamatan Tegal Timur. Dia kepergok warga yang menjalankan kamling, ketika berupaya mendodos lang rokok di depan Gereja Ayalon kawasan Jl Dr Soetomo Kelurahan Pekauman Kecamatan Tegal Barat, dini hari kemarin. Beruntung petugas patroli pemukiman Polsekta Tegal Barat melintas dilokasi, dan segera mengamankan korban dari amuk massa. Informasi yang berhasil dihimpun, pelaku pada pukul 01.00 WIB dini hari nekad mencongkel lang rokok milik Mohammad Capsin (54), warga Jl Duku RT 04 RW 03 Kelurahan Pekauman Kecamatan Tegal Barat. Lang rokok yang sudah terkunci rapat itu dicongkel pelaku, dan seluruh isi lang berupa rokok, permen, sampo, sabun dan keperluan sembako lainnya dikuras oleh pelaku. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Barat AKP Aziz Sugiarto menyatakan, aksi pelaku kepergok ketua RT 04/ RW 03 Kartono yang dini hari itu memimpin ronda bersama warga. “Dia mengamati aksi pelaku yang berupaya menguras isi lang rokok. Dia disergap warga, dan tak berselang lama petugas yang melakukan patroli malam mengamankan pelaku,” terangnya, Selasa (4/5) kemarin. Dalam kasus ini pelaku dipastikan bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Sejumlah barang bukti kejahatan turut diamankan petugas dan pelaku harus meringkuk di sel tahanan Mapolsekta Tegal Barat untuk memudahkan tim penyidik merampungkan berkas acara penyidikan. (her)

PERISTIWA

M SAEKHUN/RATEG

DIBONGKAR - Gedung Sekretariat DPRD Kota Tegal sejak, Minggu (2/5), sudah mulai dibongkar.

Debit Tiga Waduk Aman

M SAEKHUN/RATEG -

TANYA JAWAB - Anggota DPRD tengah menjawab pertanyaan warga, saat pelaksanaan resesnya.

DEBIT tiga waduk menjelang pergantian musim hingga saat ini dalam kondisi normal. Meskipun terjadin peningkatan, tetapi masih dalam keadaan aman. Curah hujan yang tinggi membuat ketiga waduk tersebut mampu mensuplai air untuk berbagai kebutuhan hingga delapan bulan ke depan. Ketersediaan air yang mencapai 100 persen tersebut melebihi perkiraan awal yang dilakukan. Koordinator Pelaksana Alokasi Air, BPSDA Pemali-Comal, Dasirun SST, mengatakan, faktor cuaca membuat pengisian waduk berjalan di luar rencana sehingga ketiga waduk yaitu

Cacaban, Penjalin dan Malahayu bisa menampung air secara maksimal. Untuk Waduk Cacaban, elevasi air mencapai 74,19 meter dengan volume 30.041.929 meter kubik dan dikeluarkan hingga 4 meter kubik per detik. Rencana sebelumnya elevasi 72,35 meter dengan volume 21.394. 030 meter kubik. “Sedangkan Waduk Malahayu yang rencananya elevasi 52,01 meter saat ini elevasinya mencapai 54,55 meter. Sedangkan rencana volume 16.252.247 meter kubik, saat ini mencapai 29.126.159 meter kubik,” katanya. Untuk Waduk Penjalin ele-

vasi saat ini 338,54 meter dengan volume 6.962.500 meter kubik. Untuk rencana semula elevasi 336,96 meter dengan volume 5.575.000 meter kubik. Dengan kondisi tersebut, jelasnya, kebutuhan air untuk irigasi bisa terpenuhi sehingga musim tanam bisa berjalan lancar dengan dukungan air sesuai kebutuhan yang ada. Hal yang sama juga terjadi di 30 waduk yang ada di wilayah eks Karesidenan Pekalongan dimana elevasi air berada dalam kondisi normal, bahkan melebihi perkiraan awal. “Saat ini debit air di tiga waduk dalam kondisi aman,” katanya. (gun)

Tak Merata, Pemkot Preteli Motor Mantan Istri Dibekuk Didesak Adil Tegal Selatan Minim Infrastruktur

HERMAS PURWADI/RATEG

EPILEPSI - Jasad Sabar usai dievakuasi ke rumah duka.

Tewas Terperosok Parit PAI MAUT akhirnya menjemput Sabar (17), warga Jl Sangir II Nomor 8 RT 06 RW 11 Kelurahan Mintaregen Kecamatan Tegal Timur. Korban sebelumnya sempat terperosok di parit sebelah barat Monumen Bahari, ketika hendak mencari ikan bersama empat rekan yang masih tetangga dekatnya. Pertolongan maksimal sempat dilakukan polisi pariwisata bersama ketua Kelompok Sadar Wisata dengan melarikan korban ke RSUI Mitra Siaga. Namun, korban dinyatakan meninggal, ketika memasuki ruang UGD rumah sakit. Kejadian bermula, ketika korban sempat mengajak adiknya Ajis bersama tiga teman kampungnya masing masing Heru, Anto , dan Ara untuk mencari ikan diparit areal dalam obyek wisata Pantai Alam Indah. Adik korban Ajis menyatakan kakaknya sempat memisahkan diri dan berupaya mencari ikan disebelah barat Monumen Bahari. “Saya sempat panik melihat kakak tidak terlihat. Tak berselang lama petugas polisi pariwisata mendapati kakak sudah terperosok ke dalam parit,” terangnya, Selasa (4/5) kemarin. Orang tua korban Samroh (51) dan Yati (50), mengakui, anaknya memang mengidap penyakit epilepsi. “Dia adalah anak kembar. Kembarannya, Subur (17), tumbuh secara normal. Memang awalnya dia diawasi oleh adiknya agar tidak berpencar. Namun mungkin sudah takdir, dia malah nekad berpencar dan terperosok di dalam parit,” terang keduanya. Jasad korban langsung diantar kepihak keluarga oleh petugas polisi pariwisata dan ketua Pokdarwis ke rumah duka untuk dimandikan dan disemayamkan. (her)

HINGGA saat ini pembangunan infrastruktur masih terpusat di Kecamatan Tegal Timur dan Tegal Barat. Sedangkan wilayah pengembangan, seperti Kecamatan Tegal Selatan dan Margadana sampai saat ini masih minim. Bahkan sarana publik maupun sarana pendidikan hampirhampir tak ada, sehingga warga merasa dianak tirikan. Ini mencuat saat reses anggota DPRD Kota Tegal, W Edi Susilo, kemarin. Ketua RW 1 Kelurahan Kalinyamat Wetan, Purwanto, mengatakan, infrastruktur di Kecamatan Tegal Selatan sangat minim, sehingga sangat tertinggal dibanding pembangunan di Kecamatan Tegal Timur. Bahkan beberapa jalan yang ada di Kelurahan Kalinyamat Wetan saat ini sangat tak layak, berbeda dengan kondisi jalan di wilayah jantung kota. Padahal kewjaiban warga Tegal Selatan sama, tapi fasilitas yang diberikan berbeda. Karenanya, dia meminta perhatian dari Pemkot, agar tidak tertinggal. Selain itu, Purwanto juga minta pelebaran Jl Teuku Umar dan Teuku Cik Dik Tiro, karena terlalu sempit dan tak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas. Bahkan pada jam-jam tertentu, arus lalu lintas sangat padat. “Kami minta ada pemerataan

pembangunan, jangan selalu di wilayah Kecamatan Tegal Timur. Kami juga butuh perhatian dari Pemkot, agar kami tidak tertinggal,” kata Purwanto. Di tempat sama, Kardiman, warga Kelurahan Pesurungan Kidul, mengungkapkan, sampai saat ini air bersih PDAM belum bisa dinikmati warga Kecamatan Tegal Selatan, walaupun sudah berulang kali dijanjikan. Sehingga pihaknya minta janji tersebut dipenuhi, dengan menyalurkan air bersih ke seluruh wilayah Kota Tegal, termasuk Kecamatan Tegal Selatan. “Kami minta Pemkot memperhatikan pembangunan di Kecamatan Tegal Selatan, utamanya sarana publik, seperti pendidikan. Hampir-hampir tak ada sarana pendidikan di Kecamatan Tegal Selatan, utamanya yang negeri,” ungkap Kardiman. Menanggapinya, W Edi Susilo, sebenarnya soal pembangunan di wilayah Kecamatan Tegal Selatan sampai saat ini masih minim, dan ini diakui DPRD. Buktinya melalui rekomendasi atas LKPj Walikota tahun 2009, salah satunya meminta pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pengembangan. Salah satunya di Kecamatan Tegal Selatan, yang masih minim sarana publik. “Kami akan perjuangkan, agar bisa direalisasikan pada tahun 2011. Soal air bersih PDAM, kami akan koordinasikan kepada instansi terkait,” papar Edi. (hun)

TAMAT! Itulah akhir perjalanan residivis spesialis gondol ranmor ini. Dia tak berkutik, ketika diringkus satuan resintel Polsekta Tegal Timur, usai menjual onderdil sepeda motor baru di areal pasar loak alun- alun. Onderdil motor itu diperoleh tersangka dari motor baru yang baru saja dipinjam dari mantan istrinya. Kejadian bermula, ketika Musofani alias Wawan (46), warga Desa Pecabean RT 05 RW 03 Pangkah, Kabupaten Tegal mendatangi rumah mantan istrinya Risnida (38) di Jl Kolonel Sudiarto Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal

Timur. Tersangka mendapat informasi, jika mantan istrinya baru membeli motor jenis Honda Revo. Tersangka berpura-pura ingin memperbaiki motor mantan istrinya tersebut dan mengganti sock breaker-nya, agar lebih nyaman dikendarai. Kapolresta AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Suparji Spd menyatakan tanpa rasa curiga korban menyerahkan motor tersebut untuk diservis pada mantan suaminya. Namun setelah ditunggu- tunggu motor tersebut tidak dikem-

balikan oleh pelaku. “Usai mendapat informasi dari korban, kami mencoba menerjunkan tim resintel untuk melakukan upaya lidik keberadaan pelaku. Dia dipergoki ketika hendak menjual onderdil motor. Beberapa onderdil motor korban sudah sempat dijual pelaku seharga Rp 250.000,” terangnya, Selasa (4/5) kemarin. Perwira asal Semarang yang baru sehari dilantik menjadi kapolsekta Tegal Timur itu menambahkan, dia sebelumnya sempat melakukan aksi yang sama dan dihukum 1,5 tahun penjara. (her)


BREBES & BUMIAYU

6

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

PENDIDIKAN 33.674 Siswa Ikuti UASBN BREBES - Sebanyak 33.674 siswa kelas VI (enam) SD/MI seKabupaten Brebes serentak mulai mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di masing-masing sekolah Selasa (4/ 5). Dari jumlah tersebut, hasil verifikasi terakhir diketahui 32 siswa dinyatakan mundur. ’’Sehingga tersisa 33.642 siswa yang didaftarkjan ke provinsi,” ujar Ketua UASBN Kabupaten Brebes Drs Slamet Sunarto. Pada hari pertama, katanya, mereka dijadwalkan akan mengikuti UASBN pelajaran Bahsa Indonesia. Berdasarkan hasil monitoring, menurut Slamet, UASBN berjalan lancar dan tertib. ’’Sejauh ini, masih berjalan lancar, semoga ke depan juga tetap kondusif,” ujarnya. Sebelumnya, distribusi soal yang dilakukan pada Minggu (2/5) juga berjalan lancar. Bahkan, lanjutnya, untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan, pihaknya meibatkan aparat Kepolisian untuk mengawal distribusi soal. (cw1)

Puluhan Tempat Usaha Tidak Mengantongi Izin BREBES - Puluhan bangunan warung dan perusahaan di sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes kedapatan melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Perizinan. Hal itu terungkap dari gelar operasi yustisi yang digelar tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (PPPKT) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, dan pihak kecamatan. ’’Kami masih menggelar operasi perizinan terkait HO, IMB, SIUP dan TDP, baru di 15 Kecamatan sejak 19 April 2010 lalu,” tandas Kepala Satpol PP Pemkab Brebes Lis Guntoro kepada Radar Selasa (4/5). Menurutnya, sasaran operasi sejauh ini lebih kepada usaha dan perusahaan menengah ke atas. Dari hasil sementara, katanya, didapat puluhan perusahaan dan bangunan yang melanggar Perda di sejumlah kecamatan. Adapun perinciannya, yakni Kecamatan Paguyangan 11 titik, Bumiayu 10, Sirampog 12, Bantarkawung 5, Tonjong 6, Salem 8, Banjarharjo 7, Bulakamba, 14, Wanasari 9, Larangan 18, Jati-

barang 22, Songgom 5, Ketanggungan 8, Kersana 4, dan di Kecamatan Brebes diketahui ada 18 titik. Mereka yang terjaring, selain mendapat teguran juga pembinaan fasilitasi pengurusan perizinan sampai ke kecamatan masing-masing. Dikatakan Lis Guntoro, tujuan dari operasi ini adalah untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Brebes dari sektor perijinan. Selain itu, operasi tersebut sebagai upaya penegakan Perda demi terciptanya tertib perizinan. ’’Sektor ini sebetulnya bisa dimaksimalkan untuk menggenjot PAD jika Perda betulbetul ditegakkan,” katanya. Ditambahkan Kasi Penegakan Perda Satpol PP Brebes Abdul Ghofir SH, penyebab dari maraknya bangunan dan usaha tanpa perizinan itu dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat untuk melegalisasi perjinan secara resmi. Di samping itu, beberapa pihak juga tidak memiliki itikad untuk mengurus perijinan ke Pemkab meskipun secara administrasi sudah tertata.

ISMAIL FUAD/RATEG

CEK PERIZINAN – Tim gabungan Satpol PP, KPPT, dan Kecamatan saat menggelar operasi perizinan di warung dan perusahaan di Kabupaten Brebes.

’’Misalnya, banyak sekali usaha peternakan baik ayam maupun itik yang tidak dilengkapi dengan perizinan dari KPPT. Tapi rata-rata peternak mengaku sudah mengurus peri-

jinan melalui paguyubannya masing-masing,” terang Ghofir. Selain itu, Ghofir mencontoh, sebanyak 8 ricelmill (penggilingan padi) di Desa Grinting Bulakamba seluruhnya tidak

mengantongi izin. Meski demikian, secara administrasi perizinan sudah beres dan diserahkan ke kepala desa. ’’Sayangnya, kepala desa tidak melanjutkan ke KPPT.’’ (cw1)

HUKUM Bripda Samodro Dituntut Dua Tahun Enam Bulan BREBES - Pengadilan Negeri (PN) Brebes Selasa (4/5) menggelar persidangan kasus penggunaan sabu-sabu dengan terdakwa oknum Polisi yang merupakan anggota Polres Brebes Bripda Samodro S. Adapun persidangan kemarin digelar dengan agenda utama pembacaan tuntutan. Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zakaria SH menuntut terdakwa Bripda samodro dengan hukuman kurungan selama 2 tahun 6 bulan. Tuntutan ini sama dengan tuntutan bagi dua terdakwa lainnya, yakni Edi dan Man. Keduanya sama dituntut hukuman 2 tahun 6 bulan. Menurut JPU Zakaria SH, akibat perbuatan yang dilakukan tersangka, maka yang bersangkutan dijerat dengan Pasal 127 ayat 1 (a) Undang-Undang (UU) No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ’’Sebagai anggota Polisi, terdakwa (Bripda Samodro S., Red) ternyata tidak memberikan contoh yang baik. Selain itu perbuatan terdakwa sangatlah meresahkan dan dapat merusak para generasi muda. Karenanya atas perbuatannya terdakwa dituntut hukuman 2 tahun 6 bulan penjara,” kata JPU Zakaria SH kemarin. Adapun mengenai persidangan berikutnya, sesuai rencana, bakal digelar tanggal 10 dan 12 Mei mendatang. Untuk persidangan selanjutnya dengan agenda utama pembacaan vonis. Terkait hal tersebut, maka Hakim Wadji Pramono SH dibantu Anisa Shofiwati SH, dan Dian S Kadarsih SH meminta terdakwa kembali ditahan. Terungkap di persidangan bahwa terdakwa Bripda Samodro S. sebelum ditetapkan tersangka lebih dulu dipanggil anggota Provost. Sedang alasan pemanggilan tersebut adalah atas dugaan pemakaian narkotika. Untuk membuktikan benar tidaknya dia terlibat SS, yang kemudian perlu dilakukan tes urine di Polda Jateng. Hasilnya benar-benar positip, dan selanjutnya untuk diproses hukum. Sebelumnya, terdakwa bertugas di Polsek Brebes. (din)

Dari Harlah Fatayat NU Brebes ke-60

Akses Perempuan Dinilai Masih Rendah Meski puluhan tahun silam RA Kartini telah memperjuangkan harkat dan martabat kaum perempuan, namun hingga kini ternyata banyak wanita yang masih dipandang minor dan kalah dengan laki-laki. Benarkah? LAPORAN: ISMAIL FUAD BANYAK kaum perempuan khususnya di pedesaan- yang masih berkutat pada pekerjaan di dapur, sumur, dan kasur semata. Lemahnya peran wanita dalam berbagai segi kehidupan ini, menjadi keprihatinan bersama. Sehingga perlu dicarikan solusi agar peran wanita makin diperhitungkan dalam berbagai kancah kehidupan. ’’Minimnya akses perempuan terhadap berbagai lini kehidupan harus kita carikan

ISMAIL FUAD/RATEG

HARLAH - Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro hadir dalam ’Refleksi Harlah Fatayat NU ke-60’ di Aula KPN Mekar Kersana, Brebes, Minggu (2/5).

jawaban,” ajak Wakil Bupati Brebes H Agung Widiyantoro dalam sambutan ’Refleksi Harlah Fatayat NU ke-60’ di Aula KPN Mekar Kersana, Brebes, Minggu (2/5). Masih minimnya peran perempuan di lembaga eksektutif maupun legislatif dan sektor pekerjaan lain, seperti menjadi bukti emansipasi masih sebatas

perbincangan semata. Secara riil, katanya, mereka di berbagai bidang masih dibawah kaum Adam (pria, Red). Dia menjelaskan, wanita yang menduduki jabatan strategis di Jawa Tengah, di lembaga DPRD ada peningkatan yang semula 15 prosen kini meningkat menjadi 23 persen. Kepala desa 8,7 persen, BPD 4,8 persen,

dan camat 7 persen. ’’Di Brebes sendiri tidak ada camat dari kalangan wanita,” ujarnya. Agung meyakini, di tangan perempuan, pembangunan Kabupaten Brebes akan lebih maju. Karenanya, Agung mengajak seluruh ’warga’ Fatayat agar bisa menata diri dengan membekali diri dengan berbagai ketrampilan dan kecakapan hidup. Terutama, dalam membantu peningkatan taraf kehidupannya. ’’Ketrampilan hidup yang dimiliki Fatayat akan meningkatkan hakekat dan jatidiri Fatayat itu sendiri,” ujarnya. Sementara, menurut Sekretaris Pengurus Cabang Fatayat NU Brebes Mukminah SPdI, peran perempuan di Brebes diakui masih sangat lemah. Dikarenakan penghargaan yang diberikan kepada perempuan hanya sebatas alih-alih, sekadar usap-usap madu belaka. Dia mencontohkan, ketika ada perhelatan Pilkada, ang-

gota Fatayat cukup diberi kerudung saja kemudian diam. Sesudah itu, dibiarkan tanpa tindak lanjut apapun. ’’Potensi Fatayat, sepertinya tidak mempunyai arti apa-apa, saatnya kita melakukan advokasi diberbagai bidang kehidupan,” ujarnya. Refleksi harlah yang mengusung tema ’’Dinamika Kehidupan dan Pergumulan Sejarah Fatayat NU dalam Memerankan Advokasi Pengembangan Kader Perempuan’’ berlangsung semarak. Ratusan kader Fatayar dari berbagai ranting di 17 PAC dengan rela duduk lesehan akibat terbatasnya tempat duduk. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PP Fatayat NU Maria Ulfah Ansori, Wakil Ketua PC NU Brebes H. Sodikin Rahman, Ketua PC GP Ansor Brebes H Mudrik Khaelani Al Hafidz, Wakil Ketua DPRD Brebes Dedy Yon Supriyono, Anggota DPRD Brebes Meilani Fauzi, dan undangan lainnya. (*)


BREBES & BUMIAYU

RABU 5 MEI 2010

7

RADAR TEGAL

LEGISLATIF

GTT-PTT Minta Surat Pengantar dari Pemkab

Tiga Fraksi Belum Bersikap BREBES - Upaya penggalangan dukungan hak angket, seperti disampaikan salah seorang pengusul Abdullah Syafaat, hingga kini terus dilakukan. Penggalangan baik antar individu, maupun melalui fraksi. Dari delapan fraksi, yang mendukung baru lima fraksi. Lima fraksi itu, Fraksi Amanat Nasional (FPAN), Fraksi Kabangkitan Bangsa (FPKB), Fraksi Partai Demokrat (FPD), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), dan Fraksi Gerindra, Hanura, dan Partai Demokrasi Kebangsaan (FGHK). Sementara, untuk Fraksi Partai Golkar (FPG), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP), dan FPDIP, hingga kemarin belum menentukan sikap apakah menolak atau menerima usulan hak angket, dan hingga kini masih belum jelas. Namun, menurut Abdullah Syafaat masih ada kesempatan. ’’Untuk usulan hak angket ketiga fraksi masih akan melakukan rapat internal lebih dulu,” kata Syafaat. Mereka berharap, usulan hak angket atas dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah. Termasuk adanya Baperjakat bayangan, yang memiliki otoritas penuh dalam mengangkat seseorang pejabat menduduki jabatan tertentu. Hal itu, menurut Anggota FPAN Zaki Safrudin, sebagai laporan yang datang dari masyarakat. Karenanya untuk kasus ini sehingga perlu dibawa melalui hak angket. Pengajuan usulan hak angket Senin (3/5) telah diserahkan pada pimpinan DPRD H Illia Amin. Selanjutnya, usulan itu, menurut Waidin dari FGHK, untuk dicatat dalam register DPRD sebelum dibawa ke sidang paripurna. (din)

INDUSTRI

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

SULIT PENUHI - Perajin bata kesulitan memenuhi pesanan menyusul cuaca hujan yang masih sering terjadi saat ini.

Perajin Sulit Penuhi Order BANTARKAWUNG - Puluhan perajin batu bata, yang membuka kegiatannya di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, mengaku kerepotan memenuhi order (pesanan) dari pelanggan. Penyebabnya adalah terhambatnya proses pengeringan akibat curah hujan yang sering terjadi akhir-akhir ini. Hal itu diungkapkan salah seorang seorang perajin bata merah Kusnadi (41). Dikatakannya, akibat kendala cuaca tersebut para perajin mengalami penurunan produksi hingga 50 persen. ’’Sekarang ini sering turun hujan sehingga proses pengeringannya jadi lebih lama, jika saat musim kemarau setiap hari bisa memproduksi sebanyak 3.000 bata sekarang hanya mampu memproduksi paling banyak 1.500 bata,” ungkapnya. Dia mengaku, kondisi tersebut mulai berlangsung bersamaan dengan datangnya musim hujan, jika kondisi seperti ini terus berlangsung tidak menutup kemungkinan usahanya akan bangkrut. ’’Kalau keadaanya terus begini bukan mustahil jika kami akan merugi, sebab selain faktor cuaca tapi harga bahan baku juga naik, seperti tanah saat ini banyak pemilik tanah lebih memilih untuk diolah menjadio lahan pertanian. Sekarang harganya Rp 30.000/colt padahal sebelumnya hanya Rp 25.000/colt. Belum lagi harga kayu dan merang (sekam) yang saat ini sulit kami dapatkan kerena petani padi baru memasuki musim tanam,” keluhnya. Kondisi yang sama juga diungkapkan Darojat (52), perajin bata lainnya. Menurut dia, Seringnya turun hujan tidak hanya menghambat proses pengeringan batu bata, namun juga menghambat proses pembakaran karena kayu yang menjadi basah sehingga susah dibakar. Dia membenarkan jika saat ini ketersediaan tanah sebagai bahan utama pembuatan juga mengalami penurunan dengan di mulainya musim tanam pertanian. ’’Para pemilik tanah di sekitar sini sudah semenjak lama jika musim kemarau, mereka menyewakan tanahnya untuk di manfaatkan sebagai bahan pembuatan bata. Sekarang dengan di mulainya musim hujan maka mereka kembali menggunakan tanah sebagai lahan pertanian,” urainya. Batu bata merah yang dihasilkan dari para perajin di Desa Pangebatan ini dipasarkan ke beberapa daerah di sekitar Kecamatan Bantarkawung, Paguyangan, dan sebagian wilayah Kabupaten Banyumas. Dari para perajin, batu bata di jual seharga Rp 250/bata. (pri)

Dua Pejabat Teleconfrence BREBES - Sejumlah perwakilan Guru dan Pegawai Tidak Tetap (GTT-PTT) Kabupaten Brebes kembali menemui Pemkab Brebes guna mendapatkan kejelasan status mereka untuk diangkat dalam pemberkasan CPNS. Mereka menganggap Pemkab lamban menindaklanjuti hasil dari serangkaian proses baik di daerah maupun di Jakarta. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dilaporkan sudah meminta database guru di Kabupaten Brebes. ’’Pemkab Brebes lamban dalam memberikan surat pengantar untuk penyerahan database guru kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Nasioanl (BKN). Padahal, sebelumnya BKN sudah memberikan lampu hijau,” kata Zaqi Saefrudin, salah satu guru ketika ditemui Asisten 1 Pemkab Brebes, Drs Supriyono, Wakil Ketua DPRD Brebes drh Agus Sutrisno, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Drs Budi Adjar Pranoto, serta dua perwakilan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Brebes Syaiful Islam dan Edi Supeno, Selasa (4/5). Menurut Zaqi, Pemkab Brebes melalui Dinas Pendidikan selalu berdalih pada aturanaturan yang kaku, seperti akan divalidasi dan diverikfikasi. Hal itu, menurutnya, terlalu berbelitbelit. Padahal, katanya, jelasjelas permintaan penyerahan data base sudah ada.

ISMAIL FUAD/RATEG

TUNTUT PENGANTAR - Perwakilan PGPTT Kabupaten Brebes meminta Pemkab Brebes segera mengirimkan database guru ke pemerintah pusat untuk pengajuan CPNS.

’’Seharusnya, masalah verifikasi dan validasi itu ditentukan di sana (BKN, Red). Jadi patokan aturan baik PP 48 dan sejenisnya, biar mereka yang mengatur karena mereka lebih faham,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, untuk

mengklarifikasi masalah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dr Muntoha Nasuha MPd terpaksa harus dihubungi melalui ponsel untuk teleconfrence. Tak hanya itu, hal serupa juga dilakukan Wakil Bupati Brebes Agung Widiyantoro SH MSi.

Hak Angket Jangan Hanya Lips Service BUMIAYU - Mulai digulirkannya hak angket anggota DPRD Kabupaten Brebes terkait dugaan kasus makelar jabatan (marjab) di lingkungan Pemkab Brebes, ditandai dengan penyerahan usulan yang telah ditandatangi oleh sejumlah anggota dewan kepada pimpinan dewan, mendapat sambutan baik dari warga masyarakat atas keseriusan jajaran legislatif dalam memberantas marjab di Brebes. Namun, sejumlah pihak yang mengungkapkan keraguan mengenai langkah yang dilakukan anggota dewan didalam memberantas dugaan Marjab tersebut, seperti diungkapkan Ketua LSM Gapura Brebes Mardiyanto. Dia berharap, langkah positif yang dilakukan dewan ini dapat dijalankan secara serius. Sehingga masyarakat dapat menilai kinerja para wakilnya dalam upaya menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintahan yang ada. ’’Kita tidak ingin masyarakat menganggap upaya yang dilakukan anggota dewan ini hanya sebagai lips service (seba-

tas pemanis bibir), setelah adanya desakan dari masyarakat,” ungkapnya Selasa (4/5). Dengan digulirkannya hak angket, menurut dia, diharapkan mampu membongkar indikasi dugaan adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Brebes yang didalamnya juga terkait penempatan jabatan yang tidak sesuai dengan prosedur. ’’Melalui upaya yang dilakukan dewan saat ini, maka Baperjakat akan berfungsi dengan baik dan tidak melanggar Peraturan Pemerintah (PP), sehingga setiap penempatan pejabat akan di pegang oleh ahlinya dan pada akhirnya berdampak positif pada pelayanan masyarakat,” urai Mardiyanto. Hal yang sama juga diungkapkan Koordinator Ikatan Mahasiswa Brebes Selatan (IMBS) Jefry Arsya Robi. Aktivis mahasiswa ini menilai dewan terlambat dalam melakukan langkah terkait marjab ini. Menurut dia, dewan sendiri sedianya sudah mengetahui adanya pratik tersebut semenjak lama, namun baru menentukan sikap setelah adannya

desakan dari masyarakat. ’’Kami berharap, dewan bisa membuktikan kalau mereka mampu menghapus praktik marjab dikalangan elite dengan menindak tegas pelakunya, demi terwujudnya reformasi birokrasi yang masyarakat harapkan,” paparnya. Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes drh HM Agus Sutrisno MM saat dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut mengatakan, digulirkannya hak angket menyusul desakan dari masyarakat tersebut bukan berarti dewan lamban menyikapi aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. ’’Kita sendiri sedianya telah menyusun rencana ke arah sana, untuk menangani permasalahan marjab ini. Dan ternyata saat akan kita mulai, aspirasi dari masyarakat semakin deras dan itu kita nilai sebagai dukungan untuk menindak lanjuti,” tandas Agus. Selanjutnya, menurut Agus, usulan tersebutu akan dibawa dalam pembahasan Badan Musyawarah (Bamus) yang akan menghasilkan rekomendasi dewan. (pri)

’’Pada prinsipnya, kami mendukung kawan-kawan guru, dan surat pengantar penyerahan data base sudah dibuat dan siap dikirimkan. Jadi silakan maunya bagaimana,” kata Agung. Akhirnya, disepakati bahwa

penyerahan data base akan segera dilakukan sesegara mungkin dengan persyaratan, guru yang masuk database dihitung minmial pengabdian pertanggal 1 Januari 2005. Adapun untuk verifikasi dan validasi diserahkan kepada Pemerintah pusat. (cw1)

Bendung Irigasi Nangka Rusak Parah PAGUYANGAN- Para petani Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, berharap Bendung Nangka untuk dapat segera di perbaiki, pasalnya sudah hampir lebih dari dua tahun bendungan yang berfungsi untuk mengairi 109 hektar sawah di desa tersebut dalam kondisi rusak parah. Saat ini, badan bendung sepanjang lebih kurang 7 meter mengalami kerusakan akibat jebol, selain itu endapan matrial yang berada di atas bendung mengakibatkan aliran air tidak lancar. ’’Kondisi ini sudah berjalan cukup lama, sehingga pra petani sangat kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya,” kata Khamidin (38), petani Desa Kretek. Untuk mendapat aliran air dari bendung yang berada di aliran Sungai Kalierang tersebut, para petani terpaksa membuat tumpukan batu di sepanjang alur sungai untuk kemudian mengarahkannya pada saluran sekunder. ’’Meskipun begitu volume air yang didapat tidak cukup untuk mengairi lahan pertanian karena debit air sangat sedikit,” jelas Khamidin. Menurutnya, akibat kerusakan bendungan irigasi, petani di lahan seluas ratusan hektar tersebut mengalami kekhawatiran

di dalam menghadapi musim kemarau ini. Hal senada diungkapkan Hamzah (55), petani lainnya, sejak rusaknya bendungan irigasi, ia terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa mesin pompa air setiapkali datangnya musim kemarau. ’’Setiap malam kami memompa air dari sungai untuk mengairi sawah, kondisi ini jelas sangat memberatkan karena untuk itu kami harus mengeluarkan biaya tambahan,” ungkapnya. Sementara, Kepala Dinas Pengairan Energi Sumberdaya Mineral Pemkab Brebes Ahmad Satibi SH dikonfirmasi melalui Bagian Pengairan UPTD Pemali Hulu Tasali mengatakan, perbaikan terhadap Bendung Nangka sudah diagendakan dalam tahun 2010.’’Informasi yang kami dapat, perbaikan terhadap kerusakan di bendung nangka sudah disusun untuk dilakukan pada tahun anggaran 2010 ini. Akan tetapi mengenai waktu dan besaran anggaran yang digunakan kami belum mendapatkan informasinya,” jelas Tasali. Dikatakannya, Bendung Nangka yang di bangun tahun 1998 rusak diakibatkan arus banjir sebelumnya. ’’Perbaikan untuk kerusakan yang terjadi di Bendung Nangka dilakukan secara bertahap.’’ (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

DITANDU - Ribuan warga terlihat ikut mengantarkan jenazah Habib Ghosim BSA ke tempat pemakaman Kajen, dimana ayahnya sebelumnya disemayamkan.

Pa DPR sebelum alokasi dana desa turun bpk cek dulu ke desa2 apakah ADD Th 2009 sudah di laksanakan apa belum? ojo main kucur!Fungsikan bawa s buat apa ada bws kl tdk utk ngontrol aku yakin add akeh penyelewengan bpk turun sih ambil contoh 1 kec! spj per desa d cek ama pelaksana nya pasti bpk cc 087815183XXX

PEMERINTAHAN

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

DILANTIK - Sebanyak 33 Sekretaris Desa dilantik Wakil Bupati Kabupaten Tegal Herry Soelistiyawan SH MHum di Aula BKD.

33 Sekdes Dilantik Jadi PNS SLAWI - Sebanyak 33 Sekretaris Desa (Sekdes) yang ada di wilayah Kabupaten Tegal Selasa (4/5) kemarin resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah dilantik Wakil Bupati Tegal Moch Herry Soelistiyawan SH MHum di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal. Dari 33 Sekretaris Desa tersebut, satu diantaranya golongan I, sedangkan yang lainnya golongan II. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Herry Soelistiyawan SH MHum mengatakan setelah resmi menjadi PNS, maka sekretaris desa yang dilantik harus bisa mengikuti disiplin kerja yang ada. “Setelah saudara dilantik, bukan berarti beban kerja saudara semakin ringan, namun sebaliknya saudara akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih berat,” tuturnya. Ia mengaku, menjadi PNS ibarat ikan yang hidup di aquarium. Artinya segala tingkah lagu dan gerak-gerik seorang pegawai negeri selalu di perhatikan masyarakat. Untuk itu dia meminta kepada Sekdes yang saat ini dilantik, untuk bisa lebih menjaga tindak tanduk dan kedisiplinan kerja. Hal ini agar selama menjalani sebagai PNS, tidak terjadi persoalan yang bisa mencoreng institusi pemerintah. “Saya memang pernah mendapati beberapa Sekdes yang terlalu santai dalam bertugas. Hal itu jelas sangat mengganggu proses pelayanan, untuk itu saya minta kepada Sekdes yang ada agar lebih disiplin lagi dalam menjalankan tugas,” terangnya. (cw3)

CMYK

Umat Kehilangan Tokoh Kharismatik Ribuan Umat Antar Pemakaman Habib Ghosim RIBUAN ummat muslim Kabupaten Tegal dan sekitarnya, Selasa (4/5) kemarin terlihat memadati jalur utama TegalPurwokerto, tepatnya di sepanjang jalan Raya Talang. Mereka bersama-sama mengantar pemakaman Habib Muhammad Ghosim bin Hasan bin Husain bin Shech Abu Bakar (46) di Komplek Tempat Pemakaman KH Miftah, Desa Kajen Kecamatan Talang. Jenazah ulama karismatik tersebut dibawa dari rumah duka di Desa Ketitang, Talang sekitar

pukul 09.00 WIB dengan mengenakan mobil bak terbuka dengan pengawalan ketat beberapa santri dan ulama. Lantunan sholawat dan kalam Ilahi terdengar sepanjang jalan sampai dengan proses pemakaman Pimpinan Majelis Taklim Al Hikmah Ketitang tersebut. Sebelum disemayamkan, jenazah terlebih dahulu dibawa ke Masjid Arraudah Desa Kajen, sekitar 200 meter dari temapat pemakamam untuk dilakukan salat jenazah. Ratusan warga yang ikut mengantarkan pun tidak menyia-nyiakan waktu untuk ikut menyalati jenazah. Beberapa santri Majelis Taklim Al Hikmah yang ikut mengantarkan pemakanan gurunya tersebut terpukul dan me-

rasa kehilangan. Seperti halnya Kholiq (27) warga Desa Kajen itu merasa kehilangan dengan meninggalnya Habib Ghosim BSA. Diakui, selama hidupnya, Habib Ghosim merupakan tokoh ulama yang kharismatik. “Saya memang tidak lama menjadi santri Habib Ghosim, namun demikian, saya banyak mendapatkan ilmu dari beliau, termasuk ilmu bagaimana kita bisa menjalani hidup di dunia dengan benar,” tukasnya. Habib Faiq bin Saleh, yang merupakan sepupu almarhum mengaku dirinya sempat kaget saat mendapat kabar meninggalnya Habib Ghosim. Mendengar kabar tersebut, dia bersama keluarga langsung mendatangi kediaman Habib Ghosim. “Saya

memang salah satu keluarga Habib Ghosim yang tinggal di Kendal, mendengar kabar meninggalnya beliau, saya bersama keluarga langsung mendatangi kediaman almarhum.” Habib Faiq mengaku sering bertemu dengan almarhum, terutama saat ada acara keluarga. Setiap kali ketemu, almarhum selalu berbicara masalah agama. Namun demikian, ia tetap menghormati seluruh saudara yang ada. “Almarhum memang merupakan ulama yang baik, ini bisa terlihat dari banyaknya umat muslim yang mau mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman,” tuturnya. Selain baik, di mata keluarga, almarhum Habib Ghosim merupakan orang yang banyak

memberi manfaat terhadap keluarga maupun lingkungan. “Sebagai keluarga, saya memang merasa kehilangan dengan meninggalnya beliau, namun karena ini sudah menjadi takdir Allah, maka kami hanya bisa pasrah dan menerima semua itu,” tambahnya. Habib Alwi Bin Shech Abu Bakar yang merupakan saudara misan almarhum mengaku Habib Ghosim BSA meninggal pada Senin (3/4) sekitar pukul 13.00 WIB. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Mitra Siaga Kota Tegal. Habib Alwi mengatakan almarhum memang memiliki riwayat penyakit komplikasi. Penyakit itu menyerang sejak dua tahun lalu. (harviyanto)

Pembuatan KTP dan KK Gratis Biaya Operasional Dipertanyakan Kecamatan SLAWI - Pembuatan KK dan KTP dikeluhkan oleh sejumlah warga di Kabupaten Tegal, lantaran terjadi kekosongan blangko. Namun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (|Disdukcapil) Kabupaten Tegal menjamin mulai awal Mei ini sudah tersedia blangko. Bahkan sekarang ini, pembuatan KK dan KTP per 1 Mei dinyatakan gratis oleh Pemerintah Kabupaten Tegal. Namun dalam pelaksanaannya, pembuatan KTP dan KK yang gratis itu menuai masalah. Karena pihak kecamatan sebagai pelaksana pembuatan KTP dan KK gratis itu belum mendapat juklak dan juknisnya.

Begitu pula dengan dana operasional, terkait dengan pemberlakukan kebijakan tersebut. Sejumlah pelaksana pembuatan KTP di kecamatan pun mengeluhkan belum adanya Juklak dan Juknis dari Disdukcapil. Pasalnya dari dinas yang memiliki kewenangan itu juga tidak memberikan kompensasi untuk operasional pengelola yang ada di kecamatan. “Proses pembuatan KTP dan KK di kecamatan adalah tugas kami yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Baik itu sejumlah persyaratannya sampai dengan proses pembuatannya yang menggunakan sistem komputerisasi. Namun dari Disdukcapil seolah-olah tidak mau bertanggung jawab atas blanko yang didrop di kecamatan,” kata salah satu pelaksana di kecamatan yang

meminta namanya dirahasiakan. Menurut pegawai kecamatan yang berada di wilayah tengah itu, bahwa hal seperti ini hampir dirasakan oleh semua pelaksana KK dan KTP yang ada di kecamatan. “Per 1 Mei pembuatan KTP dan KK adalah gratis. Dan sebetulnya tupoksi dari proses ini yang berwenang adalah DisdukCapil. Sedangkan Kecamatan hanya aparat penyelenggara saja. Tapi kenyataannya, Capil hanya ngedrop blangko ke kecamatan tanpa disertai dengan Juklak dan Juknis. Padahal dalam proses pembuatan KK dan KTP perlu dan menyangkut dengan komputerisasi,” jelasnya. Sedangkan dalam proses ini, imbuhnya, orang-orang di kecamatan yang berhadapan langsung dengan masyarkat.

Namun sampai dengan sekarang untuk masalah biaya operasional dan komputerisasi belum ada jawaban yang jelas dari Disdukcapil. Hal sama dikeluhkan oleh sejumlah aparat penyelenggara di kecamatan wilayah pantura. Mereka menambahkan bahwa upayanya untuk mendapatkan hak ini juga sudah disampaikan ke Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal. Namun jawabannya hanya saat ini Disdukcapil belum mendapatkan dana untuk itu. Sementara, pihak dari kecamatan yang dikejar-kejar oleh masyarakat. Apalagi, blangko untuk proses pembuatan sudah ada. Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal Drs H Masykur FS membenarkan kalau per 1 Mei 2010 kemarin proses pembuatan KTP, akte, dan KK adalah gratis. Namun bila si pemohon tidak

tepat waktu atau melebihi dari batas waktu yang ditentukan maka akan dikenai sanksi ataupun denda administrasi. “Untuk masalah dana operasional tiap kecamatan memang sudah ada. Hanya saja memang belum bisa dicairkan. Sebab masalah tersebut juga sudah kami perhitungkan dan tidak akan kami lepas tangan,” terangnya. Ditambahkan bahwa seperti bila ada kerusakan pada computer dan masalah tinta juga dari dinas sendiri sudah mempersiapkan, termasuk memperbolehkan orang pemerintahan dari kecamatan untuk bisa langsung mendatangi kantornya. “Kami lihat persoalan ini mungkin hanya miss saja antara Camat dengan Kasipemnya. Sebab semuanya sudah kami jelaskan dengan gamblang,” tegasnya. (gus)


SAMBUNGAN

RABU 5 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

PJU Kembali Disoal dari halaman 3 “Kalau PJU saja tidak terpasang, bagaimana dengan pembangunan lainnya. Sebagai salah satu daerah pengembangan, saya berharap Pemkot mau memperhatikan pembangunan di Kecamatan Tegal Selatan. Jangan sampai tertinggal jauh, dibanding Kecamatan Tegal Timur,” kata Sobirin. Di tempat sama, Tono, warga

Pesurungan Lor, meminta, DPRD dan Pemkot peduli dengan musibah banjir yang melanda wilayah Pesurungan Lor, karena sampai saat ini belum ada penanganan yang serius. Sehingga setiap kali turun hujan, dipastikan beberapa wilayah di Kecamatan Margadana, khususnya Pesurungan Lor selalu banjir. “Kami minta ada penanganan serius soal banjir, kalau bisa di-

REZKY ADITYA bangun polder. Sehingga kami tidak was-was, saat hujan turun,” pinta Tono. Anggota DPRD, Eny Yuningsih, menjelaskan, soal minimnya PJU di wilayah Kecamatan Margadana, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), selaku penanggungjawab. Sedangkan soal air PDAM, pihaknya akan melaporkan masalah ini kepada pimpinan untuk di-

sikapi DPRD secara kelembagaan. “Kami sebenranya sempat membahas anggaran pembangunan polder Pesurungan Lor dalam RABPD 2010, karena tidak ada perencanaan matang. Maka anggaran tersebut dipending, tapi untuk penanganan banjir kami akan bicarakan dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot,” jelas Eny. (hun)

Ikmal: Tak Ada Perpanjangan Pensiun dari halaman 3 Sedangkan saat ditanya soal Sekda, Ikmal menegaskan, sampai saat ini Sekda belum mengajukan surat perpanjangan pensiun, karena masa pensiun Oktober 2011. Sehingga pengajuan surat pada Oktober 2011, dan saat ini masih bulan Mei. Sehingga masih ada waktu, untuk mengajukan surat permintaan

perpanjangan pensiun. “Kami akan selektif, dalam menyetujui permintaan perpanjangan pensiun pejabat. Kalau memang secara organisasi dibutuhkan, maka pengajuan perpanjangan pensiun bakal kami pertimbangkan,” tegas Ikmal. Mantan Ketua Pansus LKPj Walikota DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap SH, Selasa

(4/5) kemarin, mengatakan, rekomendasi DPRD atas LKPj Wali Kota tahun 2009, salah satunya meminta tak ada perpanjangan pensiun PNS. Ini agar ada jenjang karir yang jelas, dan yang terpenting memberi kesempatan atau peluang pejabat yang dibawah. Permintaan tak ada perpanjangan pensiun pejabat bukan pada tahun 2010, tapi juga pada

tahun 2011 dan seterusnya. Rekomendasi permintaan tak ada perpanjangan pensiun PNS berlaku selama H Ikmal Jaya menjadi wali kota, karenanya pada tahun 2011 juga tak ada perpanjangan pensiun PNS. “Kami minta wali kota Tegal melaksanakan rekomendasi Pansus, terkait tidak adanya perpanjangan pensiun PNS,” ungkap Harun. (hun)

Jembatan Penyeberangan Tak Maksimal dari halaman 3 Lain lagi penuturan Budiman (29). Menurutnya, keberadaan jembatan penyebrangan memang digunakan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki saat menyebrang di jalan raya. Tetapi, tidak

semua pejalan kaki memanfaatkan jembatan penyebrangan dan memilih menyebrang langsung meskin arus lalulintas sedang padat. Karena berada di perempatan jalan yang cukup padat. Pengendara jarang yang memacu kendaraan dengan kecepatan

tinggi. Kondisi tersebut dimanfaatkan pengguna jalan untuk menyebrang dari arah utara ke selatan atau sebaliknya. Menurutnya, pemerintah melalui instansi terkait seharusnya lebih getol memberikan sosialisasi serta memasang rambu agar pejalan kaki bisa meman-

faatkan jembatan penyebrangan secara maksimal. Bagaimanapun juga, saat terjadi kecelakaan akibat keteledoran pengguna jalan. Mereka jugalah yang akan menanggung akibatnya. “Jika ingin selamat, tidak ada salahnya repot sedikit demi keselamaan,” terangnya. (gun)

Warnet Platinum Sementara Ditutup dari halaman 3 Kasubbid Ijin Usaha dan Non Perijinan BP2T Kota Tegal, Harnoto, mengatakan, pada 25 April lalu, Pemkot melakukan tinjauan ke seluruh warnet. Platinum merupakan salah satu warnet yang diperingatkan, karena banyak hal yang menyalahi aturan. “Antara lain bilik terlalu tertutup, sehingga banyak pengguna usia sekolah yang berseragam pada jam efektif belajar. Tidak adanya pembatasan jam buka yang ditengarai sangat berpotensi untuk melakukan kegiatan-kegiatan amoral, serta belum memiliki perizinan,” katanya. Waktu itu, lanjut Harnoto,

Pemkot meminta pemilik secepatnya malakukan perbaikanperbaikan. Di antaranya membongkar pintu bilik, menempelkan aturan, melarang anak sekolah berseragam tanpa surat keterangan dari sekolah. Jam buka pun dibatasi dan mengurus perizinannya. “Itu dikuatkan dengan surat pernyataan tertulis bermaterai Rp 6.000, yang dibuat dan ditanda tangani pemilik. Bahwa dia bersedia melaksanakan apa yang disebutkan tadi. Namun kenyataannya sampai dengan razia gabungan kali ini belum juga diindahkan,” ujarnya. Kepala Satpol PP, Praptomo, menambahkan, karena Platinum tidak sesuai dengan aturan dan

tidak mengindahkan peringatan yang diberikan, untuk sementara ditutup. Ini sesuai dengan perintah langsung dari wali kota. “Dengan begitu mulai Selasa (kemarin, red.), Platinum tidak diperbolehkan beroperasi. Mengenai waktunya tergantung pemiliknya sendiri. Apabila mau melaksanakan peraturan yang berlaku, khususnya pembuatan izin, boleh kembali beroperasi. Ini akan kita pantau terus,” tegasnya. Pemilik Warnet Platinum, Maryani, menyetujui penutupan sementara itu. Namun, dia juga meminta Pemkot tidak tebang pilih dengan memberikan perlakuan yang sama bagi warnet dan tempat game online lainnya

yang menyalahi aturan. “Kenapa saya minta demikian? Karena saya tahu sendiri selama ini tidak seperti itu. Apabila ada kunjungan dari pemerintah dan si pemilik ngemel, maka dibebaskan, Ini banyak terjadi di warnet-warnet yang ada di Kota Tegal, dan tidak perlu saya sebutkan satu persatu,” paparnya. Usai menutup sementara warnet Platinum, tim gabungan, yang terdiri dari Satpol PP, Polsek Tegal Barat, Camat Tegal Barat. Kemudian Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) dan BP2T, kembali melanjutkan kegiatan. Yaitu mengunjungi warnet-warnet dan game online lainnya. (adi)

Buru Sekolah Hingga Perlengkapan Belajar dari halaman 3 sekolah mengatakan, perlengkapan sokolah harus tersedia sebelum tahun ajaran baru dimulai. Dengan membeli perlengkapan sekolah sejak dini, dia mengaku mendapat lebih banyak waktu untuk memilih berbagai model serta memanfaatkan potongan harga yang diberikan. Dengan demikian, kebutuhan putrinya bisa dipenuhi sehingga tidak perlu lagi berdesak-desakan mencari perlengkapan sekolah. Tetapi, dia mengutamakan untuk membeli perlengkapan yang tidak bisa digunakan lagi seperti buku tulis, pensil, pulpen dan sebagainya. Untuk perlengkapan lain seperti seragam, tas sekolah serta sepatu, jika masih bisa digunakan maka tidak perlu membeli yang baru. Untuk merk, jelasnya, dia mengaku tidak terlalu fanatik atau pilah-pilih. Baginya, yang terpenting manfaat dari perlengkapan tersebut serta disukai anaknya. Agar kebutuhan sekolah anaknya terpenuhi dengan baik, dia mengaku menyiapkan tabungan khusus yang digunakan untuk momen-momen tertentu sehingga menjelang tahun ajaran baru berbagai kebutuhan sekolah putrinya bisa dipenuhi dengan baik. “Kalau tidak sekarang, bisabisa kami kehabisan model baru

dan harus berdesakan dengan pengunjung lain,” katanya. Lain halnya dengan Tuti (47). Menurutnya, untuk mendapatkan berbagai perlengkapan sekolah. Dia selalu memanfaatkan promo atau diskon sehingga anggaran yang dikeluarkan bisa dihemat. Tahun ini, dia harus melengkapi kedua buah hatinya dengan perlengkapan sekolah baru sehingga harus pandai memilih agar biaya tidak membengkak. Biasanya, dalam membeli perlengkapan sekolah dia selalu mengajak putra-putrinya sehingga tidak salah dalam memilih. Selain itu, kebutuhan apa yang diperlukan bisa dikonsultasikan sehingga tidak membiarkan anak pergi begitu saja mencari perlengkapan sekolah sendiri tanpa pendampingan. Dia juga mengingatkan putraputrinya agar membeli perlengkapan sekolah sesuai kebutuh-

an dan tidak perlu berlebihan. Bahkan, dia tidak segan membawa buah hatinya bekeliling dari satu took ke toko lain, pusat perbelanjaan hingga pinggir jalan untuk mendapatkan harga murah. Baginya, cara tersebut terbukti efektif memangkas biaya sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. “Jika ingin berhemat tetapi bisa mendapatkan semua, maka harus pintar-pintar mencari yang paling murah,” terangnya. Didi, pengelola sebuah toko buku di salah satu mall membenarkan jika saat ini terjadi peningkatan jumlah pengunjung. Sebagian pengunjung datang untuk mendapatkan buku tulis, alat tulis, tas dan kebutuhan sekolah mulai SD hingga SMA. Dibandingkan kondisi normal, jumlah pengunjung menjelang tahun ajaran baru bisa meningkat hingga 35 persen. Untuk itu, pihaknya juga membe-

rikan kemudahan dengan menggelar promo atau diskon untuk item tertentu. Selain itu, stok yang ada terutama perlengkapan sekolah terus ditambah sehingga pengunjung bisa mendapatkan berbagai kebutuhan sesuai selera dan kemampuan. Soal harga, jelasnya, sangat tergantung dari merk dan jenis yang dipilih. Tetapi, perlengkapan sekolah sebagian besar dijual dengan harga terjangkau sehingga bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat. “Setiap tahun ajaran baru, sudah menjadi tradisi untuk mengganti berbagai perlengkapan sekolah,” tukasnya. (rochman gunawan)

Kaget Digugat Rp 21 Miliar PIHAK Rezky Aditya selaku tergugat tidak merasa menyalahi kontrak seperti yang dituduhkan pihak MD Entertainment. Melalui kuasa hukumnya, Anna Soffa Yuking SH, bintang sinetron ‘Melati untuk Marvel’ itu merasa kaget dengan tuntutan yang mengharuskan dirinya membayar miliaran rupiah. “Rezky terus terang kaget karena ini masanya adalah masa vakum, di mana Rezky sebenarnya sedang tidak ada syuting dengan MD. Lalu tibatiba digugat Rp21 miliar, wow... angka yang cukup luar biasa,” papar Anna Soffa Yuking SH, usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (4/5). “Ya Anda bisa menilai sendiri lah, setelah bekerja cukup lama dengan baik dan sinetronnya ratingnya cukup baik tiba-tiba ada gugatan. Rezky artis yang sudah lama bernaung di MD ya merasa surprise,” sambungnya. Sementara soal tanggal kontrak yang belum berakhir, seperti diungkapkan pihak MD, Anna enggan menanggapi. Pihaknya lebih berpedoman pada materi tuntutan, yang menyebut kliennya tidak sedang syuting. “Kalau itu kan nanti tinggal kita lihat saja, materi persidangan bagaimana tapi dari gugatan Rezky tidak dalam keadaan syuting tapi tiba-tiba digugat Rp 21 miliar kan begitu,” tegasnya. Begitu pun soal tuntutan kepada Cinemart yang juga sebagai tergugat, Anna menolak berkomentar dan mempersilahkan bertanya

kepada panitera atau penggugat. “Saya nggak tahu persis dasar gugatannya tuntutannya apa ke Cinemart, tapi kalau Anda mau Anda bisa konfirmasi ke pihak perwakilan Cinemart,” terangnya. (kpl/ato/dar)

Ombak 2 Meter Terjang PAI dari halaman 3 rata-rata sekitar setengah meter, tapi akibat ombak ini pihaknya belum mengetahui persis apa saja yang rusak. Karena saat ini pihaknya bersama dinas terkait masih dalam tahap identifikasi, sehingga belum bisa memastikan apa yang rusak. “Walaupun ombak cukup tinggi, tapi belum bahaya. Sehingga pihaknya akan melakukan identifikasi, serta kajian untuk penanggulangan banjir seperti ini. Kalau tidak, kami khawatir akan terulang kembali,” kata Abdul Kadir. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), HM Wahyudi, menjelaskan, karena kondisi ombak cukup tinggi dan

khawatir terulang kembali, pihaknya menghimbau kepada pengujung untuk sementara tidak berenang di laut. Bahkan jangan parkir di tepi pantai, karena khawatir diterjang ombak. “Kami akan terus melakukan pengecekan, usai OW PAI terjang ombak yang disertai angin kencang,” jelas Wahyudi. Salah seorang pengunjung, Hamdan, mengungkapkan, dia sangat terkejut, saat ada ombak tinggi. Dirinya sempat panik, saat air tumpah ke seluruh wilayah OW PAI, Karena takut ada ombak susulan yang lebih besar, dirinya memilih meninggalkan lokasi. “Kalau melihat sendiri, terus terang saya takut. Bayangan saya ada tsunami, karena air ombak tumpah ke daratan,” ungkapnya.

Mulyati, warga RT 12 RW 11 Kelurahan Mintaragen, menuturkan, kalau rob bisa terjadi di sekitar RT 9 sampai 12 RW 11 Kelurahan Mintaragen, tapi ini yang terbesar. Karena ombak tinggi kali ini, ratusan rumah yang ada di 4 RT Kelurahan Mintaragen kebanjiran. Rata-rata banjir masuk rumah, tapi soal kedalaman berfariatif. Yang terparah, air masuk kedalam rumah hampir satu meter. Tapi kalau rata-rata, sekitar 30 centi meter sampai setengah meter. “Kami minta ada penanganan yang serius dari Pemkot, agar kondisi semacam ini dapat diminimalisir. Kalau tidak, setiap hari kami selalu was-was. Apalagi kalau ada ombak tinggi, dapat dipastikan air akan masuk kedalam rumah,” tuturnya. (hun)

Tanyakan TPP, Guru Datangi Walkot dari halaman 3 “Dengan adanya dua dasar hokum tadi, sangat jelas bahwa guru berhak mendapatkan TPP,” tandasnya. Menurut Sarbini, selain menyampaikan hal tersebut, para perwakilan guru juga meminta komitmen positif memberikan TPP dari pemkot. Karena hasil rakor Sabtu lalu tidak jelas alias ngambang. “Sebenarnya para guru sudah tidak sabarlagi dan ingin melakukan sebuah aksi besar,

apabila pemkot tidak segera mencairkan TPP. Namun itu bisa kita redam dan sepakat menggunakan pendekatan terlebih dahulu. Namun apabila upayaupaya itu tidak membuahkan hasil. Apaboleh buat, kejadian tahun 2007 bakal terulang tahun sekarang,” tuturnya. Ketua Dewan Pendidikan (DPK), Sisdiono Ahmad, menyampaikan, keputusan Pemkot untuk melakukan persetujuan dengan pusat sangat tidak masuk akal. Karena undangundangnya sudah jelas dan

otonomi daerah. Jadi tanpa perlu ke pusat seharusnya pemkot sudah bisa memutuskan kebijakan sendiri. “Dengan dasar hukum yang disebutkan tadi, pusat tidak akan melarang. Jadi kepusat pun akan sangat pecuma sekali. Hanya membuang waktu, tenaga dan biaya saja,” jelasnya. Pertemuan antara perwakilan guru, DPK, dengana wali kota dan jajarannya dilaksanakan tertutup di ruang kerja wali kota. (adi)

Gangguan Maag Membuatnya Bolak-balik ke Rumah Sakit Akibat asam lambungnya yang sering sekali tinggi, sudah sejak lama Nyonya Eni Surtika menderita sakit maag. Oleh karena itu, sudah sangat sering wanita 57 tahun ini keluar-masuk rumah sakit. “Kadang-kadang kambuhnya malam hari. Tetap saja saya dibawa ke rumah sakit. Bila tidak, saya tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa makan nasi. Nasi diganti dengan bubur sumsum,” ucapnya. Selain itu, menurut ibu tujuh anak ini, bila penyakitnya itu kambuh ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Karena, bila kambuh, terkadang sampai dua minggu tak sembuh-sembuh.

Tentu saja itu membuatnya sengsara. Tapi, katanya sudah keluar-masuk rumah sakit. Ngapain aja ke sana? “Ya, berobat dong. Tapi, sembuhnya paling lama hanya sebulan. Habis itu sakit lagi,” jawab nenek enam cucu ini. Jadi? Untunglah sekitar dua tahun yang lalu ia mengenal New Mandala 525, yang kala itu masih bernama MDL-525. Ia pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin dua kali dalam sehari. Hasilnya ternyata memuaskan. “Gangguan asam lambung itu tidak muncul-muncul lagi,” tuturnya. Namun, menurut penduduk Gang Masjid Al Hidayah 1, Jalan Kopo, Kelurahan Kopo, Kecamatan

Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini, setelah itu ia mendapat gangguan asam urat. Meski demikian, ia tetap saja mengonsumsi produk tersebut. “Ternyata makin lama gangguan itu makin hilang,” ungkapnya saat ditemui di pengujung Desember 2009 yang lalu.Sakit maag sudah merupakan keluhan umum masyarakat masa kini. Tak hanya orang kantoran tapi juga mereka yang tiap hari duduk di rumah. Penelitian menunjukkan, pola makan tak teratur menjadi penyebab penyakit ini. Akibatnya, terjadi pelukaan di lambung akibat asam lambung yang meningkat. Inilah yang membuat lambung perih dan kembung.

Juga menurut penelitian, isoflavon yang terkandung pada susu kedelai mampu mengatasi kadar asam lambung yang me-

ningkat. Dalam sebuah seminar, Fatimah Eliana Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, menyatakan, “Penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup. Kebiasaan telat makan, mengonsumsi makanan yang tak sehat, serta stres merupakan pemicu timbulnya penyakit ini. Penyakit yang merupakan bagian dari sindrom saluran pencernaan ini menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati.” Karena itu, tentu saja penderita perlu mengonsumsi kedelai secara rutin selain menjaga pola makan. Lalu, bagaimana dengan penderita maag yang berpasa sebulan penuh? “Puasa merupakan metode de-

toksifikasi penyembuhan paling tua dalam sejarah pengobatan manusia,” ujar A. Setiono Mangoenprasodjo dalam bukunya yang berjudul Detoksifikasi Terapi Puasa Menuju Sehat. Menurutnya, “Proses pembersihan dalam lambung akan terjadi secara sempurna bila puasa berlangsung lama. Dan proses itu akan efektif bila seseorang melakukan puasa dengan benar, dengan pola makan yang seimbang.”Apalagi bila menu puasa itu ditambah dengan segelas MDL-525 saat berbuka dan sahur.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

10

RABU, 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

TERAPI EMPAT

PROFIL

CHO SONG HYUN

Tetap Lakukan Penelitian PENEMUAN batu tourmanium sebagai salah satu terapi kesehatan tidak terlepas dari tokoh satu ini. Sebagai seorang ilmuwan, Cho Song Hyun mendedikasikan dirinya untuk mewujudkan kesehatan masyarakat secara global. Tahun 1994 saat dirinya menginjak usia 31 tahun berhasi menciptakan sebuah alat yang dapat menghancurkan batu ginjal tanpa melalui proses operasi, melainkan menggunakan gelombang frekuensi rendah. Alat tersebut pun telah digunakan di rumah sakit pada waktu itu. Atas jasanya tersebut, Cho Syung Hyun, mendapatkan, penghargaan dari pemerintah Korea yaitu Jang Young Sil Award atau setara dengan penghargaan Nobel Korea. Menjadi seorang ilmuwan muda di usia mapan 40 tahunan dan mendapat beragam penghargaan tak lantas membuat Cho Syung Hyun besar kepala dan berhenti berkarya. Dia tetap mengivestasikan pemikirannya hingga harta bendanya untuk berbagi penelitian yang nantinya diharapakan mampu menciptakan lagi sebuah

alat kesehatan yang pastinya beguna untuk kesejahteraan masyarakat dunia. Hingga saat ini Cho syung hyun telah memberikan buah kayanya berupa penciptaan alat kesehatan sebanyak lebih dari 20 jenis dengan masing masing fungsi yang dapat dipergunakan sebagai alat terapi di rumah sakit maupun alat terapi pribadi. NM 4.000 yang berbentuk bed ini terdiri dari beberapa komponen yaitu proyektor internal yang bergerak secara halus sepanjang garis tulang belakang sambil memberikan efek tekanan jari, urutan tangan dan pemanasan pada otor-otot tulang belakang atau pada titik Chi yang memberikan enegrgi ke seluruh tubuh. Menerawang ke masa depan, ilmuwan korea ini bercita cita untuk lebih banyak lagi mengekspor alat kesehatan ke lebih dari 200 negara di dunia. Selain itu tetap fokus mewujudkan mimpinya membangun dunia yang bebas dari penyakit dengan kata lain membuat masyarakat dunia terhindar dan hidup tanpa penyakit. (ela/ berbagai sumber)

BERJIBAKU dengan aktifitas sehari-hari khususnya untuk memenuhi kebutuhan hidup pastinya membuat tubuh lelah. Sementara gaya hidup dan kondisi lingkungan yang kurang sehat tanpa disadari banyak penyakit yang menggerogoti kita. Tetapi tak banyak orang yang memperhatikan kesehatan. Sebagian masih beranggapan sehat identik dengan biaya yang tak sedikit. Padahal, banyak cara bisa dilakukan untuk memulihkan kesehatan kita. Salah satunya solusi yang diberikan PT Nuga Best Sotaria dengan alat terapi baru yang menggunakan perpaduan 4 unsur batuan, yang disebut batu tourmanium. Terapi batu ini sangat cocok bagi penderita jantung, diabetes, hipertensi, asma dan sebagainya. Uniknya lagi, terapi ini juga sangat bagus bagi yang tidak memiliki penyakit. Karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit. ‘’Saat ini sudah dibuka Nuga Best cabang Tegal di Jalan Kolonel Sugiyono No. 51,’’ ungkap Ryan Dharmawan selaku manajer Nuga Best Tegal. Dijelaskan Ryan, batu tourmanium ini merupakan perpaduan batu tourmalit berasal dari Brasil yang mengandung ion negatif dan arus listrik lemah 6 volt. Kemudian batu Germaniumm berasal dari Jerman untuk mencegah perkembangan sel kanker dan batu Vulcanic berasal dari negara yang banyak terdapat gunung berapi yang mengandung banyak senyawa kimiawi. Selanjutnya batu elan berasal dari daratan cina yang berfungsi untuk membersihkan darah. ‘’Keempat batu tersebut dicampurkan dalam suhu dan tekanan yang tinggi hingga menjadi batu tourmanium,’’ tambahnya. Perpaduan empat batuan ini dapat memancarkan sinar infra merah jauh (SIMJ) sejauh 5-7 cm masuk melalui pori-pori kulit. Tanpa dipanasi pun batu tourmanium ini tetap bisa memancarkan SIMJ. Fungsi SIMJ sendiri melancarkan darah dan menghancurkan sumbatan-sumbatan yang ada di pembuluh darah. Batu Tourmanium juga bisa ditempel pada bagian tubuh yang sakit atau yang mengalami ganguan. Tak heran jika batu ini disebut batu ajaib yang bisa memperpanjang umur. Salah satu alat terapi terbaru

Unsur Batuan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

ALTERNATIF - Sejumlah pasien tengah melakukan terapi nuga best dengan alat NM 4.000.

yang menggunakan batu tourmaniun ini adalah NM 4000 atau Nuga Master 4000. Dengan terapi tulang belakang dan syaraf ini bisa menjadi alternatif penyembuh hemat dan efisien. Sebab, pusat terapi yang baru dibuka tanggal 20 April lalu ini, menawarkan solusi aktif penyembuhan melalui NM 4.000 dan tanpa dipungut biaya sepeser pun. NM 4.000 yang berbentuk bed ini terdiri dari beberapa komponen yaitu proyektor internal yang bergerak secara halus sepanjang garis tulang belakang sambil memberikan efek tekanan jari, urutan tangan dan pemanasan pada otor-otot tulang belakang atau pada titik Chi yang memberikan enegrgi ke seluruh tubuh. Alat ini bekerja dengan prinsip perpaduan penyembuhan ala barat yaitu Chiropratic. Pada prinsip kop atau moxibustion, sinar merah jauh yang dihasilkan oleh batu tourmanium melipatgandakan pengaruh moxibustion untuk mening-

Tetap Sehat dengan Hidup Sehat

LAELA NURCHAYATI/RATEG

OLAHRAGA - Salah satu langkah tetap sehat dengan hidup sehat adalah berolahraga secara teratur.

yang berbahaya. 3. Berolahraga Dan memeriksakan Kesehatan Ke Dokter Secara Berkala. Berolah raga secara teratur dapat memacu jantung, pernafasan dan peredaran darah menjadi lebih baik. Biasakan berolah raga setiap hari dengan kegiatan yang ringan seperti berjalan kaki, senam, fitnes, joging, bersepeda, atau melakukan olah raga penuh seperti main badminton, sepak bola, lari maraton, tenis, bola bas-

ket, dan lain sebagainya. 4. Hindari Stres. Setiap individu memiliki cara agar terhindar dari stress. Dengan santai sejenak, mendengarkan musik kesukaan, menonton hiburan di televisi,memutar film DVD atau DVD dapat mengurangi beban fikiran. Beristirahat yang cukup, tidur tidak terlalu malam akan membantu mengembalikan kondisi fisik dan psikis yang lelah. 5. Jangan Melakukan Hu-

insomnia, katarak, dan glukoma. Titik tulang punggung atas menyembuhkan pendengaran kurang, amandel, kelenjar gondok, migrain dan sakit kepala. Pada titik ini juga menghilangkan sakit darah tinggi maupun darah rendah, nyeri bahu, dan kesemutan pada tangan serta beragam penyakit lain yang terkait di organ kepala. Selanjutnya pengekopan pada titik tulang punggung berdasarkan ilmu chropractic berguna untuk penyembuhan penyakit jantung dan pengerasan arteri. Titik tulang pinggang atas menyembuhkan penyakit paru-paru, asma, sakit kuning atau hepatitis atau liver, serta mengurangi menimbunan minyak pada liver. Titik tulang pinggang tengah untuk penyembuhan masalah pada lambung, pankreas dan limpa. Titik berikutnya adalah tulang pinggang bawah mengobati masalah pada usus baik usus besar ataupun usus halus, perut kembung, sembelit dan

diare. Sementara itu dua titik pada tulang panggul atas untuk pengobatan asam urat, sakit ginjal, radang, kandung kemih, kelenjar prostat, kelemahan syaraf dan penenangan pikiran pasca stress. Titik tulang panggung tengah menyembuhkan kencing manis, haid yang tidak lancar dan penyakit organ seksual. Titik tulang punggung bawah mengobati radang kantong kencing prostat, rasa ngilu pada lutut, encok, pinggul dan lemah syahwat. Terakhir adalah titik pada tulang ekor, pada titik ini terdapat tiga titik fokus penyembuhan yaitu titik tulang ekor atas, tengah dan bawah untuk mengobati sakit tulang ekor, sakit pada bagian bawah kaki dan masalah pada anus seperti ambeian. ‘’Yang pasti terapi ini tanpa menggunakan obat-obatan, sehingga tidak ada efek samping sama sekali,’’ pungkasnya. (laela nurchayati)

NugaBest Terapkan Konsep Bekerja Tulus

TIPS

MENJAGA kesehatan itu penting banget, konon kebanyakan penyakit di akibatkan oleh diri kita sendiri yang kurang menjaga kesehatan tubuh dengan baik. Berikut ini adalah tips untuk menjaga agar kita tetap sehat dengan pola hidup sehat dari berbagai sumber yang selayaknya harus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari : 1. Makan Makanan Yang Sehat Dan Sesuai Aturan. Banyak makanan yang dirasakan enak, tetapi tidak sehat. Kita harus berhati-hati dalam memilih makanan, apalagi jajan di tempat sembarangan. Makan makanan dan minuman yang bergizi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, aktivitas serta usia kita. Makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang adalah kebiasaan yang baik. Jangan pernah lupa dengan empat sehat lima sempurna yang sering kita dengar dari dulu kala. 2. Menjaga Kebersihan Diri Sendiri Dan Lingkungan Sekitar Kita. Kebersihan diri sendiri perlu diperhatikan dan dijaga dengan baik. Kerapihan dan kebersihan badan seperti rambut, kuku, wajah, mata, telinga, kulit, mulut, gigi, tangan, kaki, dll dapat memberi efek pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Hindari bertukar peralatan mandi, bersolek, kesehatan, pakaian pribadi dengan orang lain karena mungkin dapat menularkan penyakit

katkan metabolisme, mengurangi rasa sakit pada otot, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Kedua prinsip Chiropractic, perawatan dengan temperatur pada pengurutan titik Chi membantu mengendurkan syaraf di sekitar tulang belakang dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan secara alami. Ketiga pijat urut atau finger pressure, internal proyektor yang dibuat sesuai dengan kontur alami tubuh dan ilmu kesehatan modern Nuga guna memperbaiki gangguan urat syaraf, merilekskan otot-otot dan menghilangkan rasa lelah. Pada prinsip tersebut, lanjutnya, internal proyektor berhenti di 14 titik di jejeran tulang belakang. Mulai dari tulang leher hingga tulang ekor. Menurut ilmu cheropatik masingmasing titik tersebut memilki tujuan penyembuhan penyakit tersendiri. Titik tulang leher unntuk menyembuhkan lemah syaraf,

bungan Seks Bebas Di Luar Nikah. Melakukan hubungan seks diluar nikah akan mengakibatkan tertularnya berbagai macam penyakit. Selain itu juga akan mengakibatkan masalah keluarga yang dapat timbul di kemudian hari. Dapat mengakibatkan pelaku dikucilkan oleh masyarakat. Dan beban mental yang ditanggung pelaku.(ela)

KONSEP bekerja tulus atas dasar kesehatan, kasih dan pelayanan membuat Nuga Best menyebarkan pusat-pusat terapinya sedikitnya ke 70 negara. Bahkan mendirikan lebih dari 3.000 pusat terapi gratis dan telah jutaan orang yang dipulihkan kesehatannya di sini. Selain itu konsep pemasaran yang diusung oleh nuga best merupakan system yang unik dan lain dari system marketing yang pernah ada. Para pelanggan Nuga Best tidak dipaksa untuk membeli alat kesehatan yang ditawarkan. Melainkan dibebaskan untuk menikmati sendiri khasiat dari manfaat alat tersebut di Nuga Best House tanpa dipungut biaya sedikit pun alias gratis. ‘’Sehingga nantinya ketika pelanggan tersebut sudah merasakan manfaatnya, dia akan membeli berdasarkan kebutuhan dan bukan paksaan,’’ ungkap Ryan Dharmawan, manager Nuga Best Tegal. Sistem pemasaran ini ternyata ampuh diterapkan dan terbukti memberikan manfaat baik dari sisi Nuga Best sebagai produsen maupun masyarakat yang menjadi konsumen atau pemakai. Hingga di negeri asalnya, PT Nuga Best Setoria mendapatkan penghargaan dari Presiden Korea sebagai The Best Exportir selama 3 tahun berturut-turut karena menjalankan system marketing unik ini. Sementara di Indonesia, PT Nuga Best Soteria di dirikan pada tahun 2007. Meski baru berusia sekitar 3 tahun, Nuga best telah melebarkan sayapnya

LAELA NURCHAYATI/RATEG

KONSEP KHUSUS – Meski mulai digemari dan mendunia, terapi ala Nuga Best tetap menggunakan konsep sosial.

di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Cirebon, Batam, hingga ke Tegal. Di Tegal sendiri, Nuga Best House Tegal sendiri dapat menampung tamu hingga 336 dengan kapasitas 24 bed yang terbagi dalam 14 sesi setiap harinya. Nuga Best House tak pernah sepi dari pengunjung. Atusias masyarakat yang memerlukan pengobatan bisa terlihat sejak pagi hari. Biar pun baru beroperasi sejak tanggal 20 April lalu mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.20 WIB, aktivitas antrian sudah terjadi sejak pukul 5 pagi. Tak jarang pengelola kewalahan menghadapi pengunjung tersebut. ‘’Tapi Tak usah khawatir dengan kapasitas tersebut,

kami mampu mengakomodir s e m u a n y a , ’’ p u n g k a s n y a . Saat ini sedikitnya 250 peserta telah melakukan terapi di Nuga Best. Sugeng, salah satu peserta terapi mengaku sangat senang dengan program ini. Sebab, hanya dalam waktu lima kali terapi saja sudah langsung merasakan manfaatnya. ‘’Pertama sudah terasa, namun hari kelima langsung ada efeknya,’’ ungkap warga Kelurahan Pekauman ini. Penyakit maag dan pencernaan yang kerap dirasakannya kini sudah tidak tampak lagi. Sugeng mengaku merasa enak tidur dan enak makan. ‘’Yang paling terasa sering kentut mba. Jadi, perutnya enteng dan enak lah,’’ tambahnya. (ela)


CMYK

RABU, 5 MEI 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

INTER MILAN V AS ROMA

MISI AWAL

ROMA - Coppa Italia memang hanya ajang kelas dua di Italia. Jawaranya pun hanya tampil di ajang kelas dua Eropa, Europa League, musim depan. Tapi, bukan berarti final Coppa Italia 2010 tidak menarik. Apalagi dengan finalis Inter Milan dan AS Roma. Dua klub boleh dibilang langganan final Coppa. Inter versus Roma menjalani duel kelimanya dalam enam tahun terakhir setelah diselingi Lazio versus Sampdoria tahun lalu. Siapakah yang akan berjaya di Olimpico Kamis (6/5) dini hari nanti (siaran langsung Telkomvision pukul 02.45 WIB). Jika mengacu catatan pertemuan di empat final Coppa sebelumnya, kedua tim saling mengalahkan. Nerazzurri -sebutan Inter- lebih perkasa pada 2005 dan 2006, tapi Giallorossi sebutan Roma- membalasnya di 2007 dan 2008. Hanya, jika mengacu catatan pertemuan musim ini, Roma lebih baik dari Inter. Giallorossi sukses menaklukkan Inter 21 dalam bentrok terakhir mereka di Olimpico (27/3). Sedangkan di kandang Inter, gladiator Roma pulang dengan satu poin (imbang 1-1). Venue final Coppa sekaligus menguntungkan Roma. Olimpico tak lain kandang Giallorossi. Kendati Lega Calcio telah membagi rata kuota tifosi tim finalis, atmosfer stadion lebih berpihak kepada Francesco Totti dkk. “Misi awal kami musim ini dimulai di Coppa Italia,” kata Claudio Ranieri, allenatore Roma. Coppa Italia memang trofi pertama yang dikejar Roma maupun Inter musim ini. Selain Coppa, kedua tim bersaing ketat memburu scudetto (juara) Serie A. Inter bahkan bisa meraih tiga gelar karena juga lolos ke final Liga Champions kontra Bayern Munchen di Santiago Bernabeu (22/5). Tapi, Roma memiliki motivasi tinggi sebagai klub pertama yang menembus dobel digit juara Coppa Italia. Bersama Juventus, Roma kini mengoleksi sembilan gelar. Bagi tim yang mengoleksi sepuluh titel Coppa, nantinya berhak membubuhkan logo satu bintang silver di kostumnya. “Jika kami berhasil menun-

Francesco Totti

Stadion : Olimpico, Roma

dukkan Inter, kami jelas memiliki motivasi lebih baik dibandingkan mereka dalam perburuan scudetto. Jadi, Coppa Italia benar-benar sangat

Wasit : Nicola Rizzoli Di Atas Kertas INTER Milan dan AS Roma sudah 16 kali bertemu dengan Inter menang sembilan kali, sedangkan Roma hanya menang lima kali. Sedangkan di empat duel terakhir di Olimpico, kedua tim sama kuat dengan masing-masing mengalahkan dua kali.

Xavi Bisa Main di PD

penting,” tambah Ranieri. Roma makin termotivasi seiring hasil laga Lazio kontra Inter (2/5). Roma mencium adanya konspirasi dalam laga yang dimenangi Inter 2-0 itu. Selain Lazio tampil tidak terlalu serius kendati terancam degradasi, fans Lazio justru mendukung Inter. “Ketika Roma mengalahkan Inter 2-1 (27/3), saya mungkin orang yang paling bahagia. Bukan hanya karena Inter merupakan klub yang menyia-nyiakan saya, melainkan karena dua klub memang terlibat rivalitas sengit beberapa tahun ter-

Xavi Hernandez

akhir,” papar Nicolas Burdisso, defender Roma. Burdisso merupakan pemain yang dipinjamkan Inter ke Roma di awal musim ini. Defender 29 tahun Argentina itu terpental seiring kedatangan Lucio. Siapa sangka, Burdisso menunjukkan penampilan konsisten di Roma sehingga menjadi pilihan utama pendamping Juan dibandingkan Philippe Mexes. Di sisi lain, Lucio kemungkinan bakal absen di final Coppa. Kapten Brazil itu mengalami cedera tertarik otot paha kanan saat menghadapi Lazio. Dari tes medis di Klinik Paideia, Roma, kemarin (4/5), kondisinya masih fifty-fifty. Jika tidak fit, posisinya bisa diisi Ivan Cordoba atau Marco Materazzi. “Final Coppa bakal sulit bagi kami, karena Roma bermain di Olimpico dan performa mereka cukup bagus,” kata Walter Samuel. (dns/jpnn)

CMYK

sportivitas sepak bola Italia, sejumlah wakil rakyat mengusulkan membuat payung hukum untuk mengusut konspirasi tersebut. Dalih mereka, kejadian ini sudah sering terjadi, dan bukan tidak mungkin terjadi lagi. Jika dibuatnya undang-undang atau aturan resmi, peluangnya untuk terulang bakal lebih kecil. “Kami ingin memanggil pemain dan sejumlah eksekutif klub untuk diperiksa. Bukan apa-apa, kami hanya ingin mendapatkan penjelasan yang meyakinkan atas yang terjadi,” ucap juru bicara Partai Forza Italia Daniele Capezzone. Forza adalah partai yang dipimpin pemilik AC Milan sekaligus Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi. Dia sendiri tidak berkomentar atas dugaan

Inter Milan (4-3-1-2): 12-Cesar (g); 13-Maicon, 25-Samuel, 2-Cordoba, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19Cambiasso, 8-Motta; 10-Sneijder; 9-Eto’o, 22Milito Pelatih: Jose Mourinho Kostum Tim : Biru setrip vertikal Hitam - Hitam Kostum Kiper : Hitam - Hitam AS Roma (4-2-3-1): 27-Sergio (g); 77-Cassetti, 29-Burdisso, 4-Juan, 17-Riise; 7-Pizarro, 16-De Rossi; 11-Taddei, 10-Totti, 9-Vucinic; 30-Toni Pelatih: Claudio Ranieri Kostum Tim : Merah Oranye - Putih Kostum Kiper : Abu abu - Abu abu

MADRID - Kekhawatiran publik Spanyol tentang kondisi gelandang serang Xavi Hernandez membuat gerah Josep Guardiola. Maklum, pelatih Barcelona itu turut berperan membuat cedera engkel Xavi yang sebenarnya ringan jadi masalah besar. Jika dia terus memaksa Xavi bermain dalam tiga laga tersisa Barca di Liga Primera, ada kemungkinan gelandang kreatif itu tidak bisa main di timnas dalam Piala Dunia 2010. “Jangan khawatir, Xavi akan masuk skuad Spanyol dalam putaran final Piala Dunia. Saya sendiri tidak mau dia cedera. Sebaliknya, saya sangat ingin melihat Xavi membela Spanyol di PD,” tegas Pep -sapaan Guardiola. Guardiola sudah berkali-kali menjelaskan, bahwa dia berani menurunkan Xavi dalam laga melawan Villarreal Sabtu malam lalu karena si pemain sendiri yang meminta. Bagaimanapun

Konspirasi Lazio Jadi Isu Nasional ROMA - Tuduhan AS Roma atas konspirasi yang menyelimuti laga Lazio versus Inter Milan dalam lanjutan Serie A Minggu malam lalu berbuntut panjang. Isu tersebut sampai di meja wakil rakyat alias parlemen Italia, yang segera mengusulkan untuk mengusut dugaan tersebut. Seperti diberitakan, kubu Roma murka setelah rival sekota mereka Lazio menyerah 0-2 kepada Inter. Itu membuat Inter kembali naik ke posisi capolista sekaligus meninggalkan Roma dengan selisih dua angka. Direktur Roma Gian Paolo Montali menuduh Lazio tidak serius bermain, dan sengaja mengalah agar Inter kembali menyalip Roma di klasemen. Dengan alasan bahwa peristiwa tersebut mencederai

Perkiraan Pemain Inter Milan v AS Roma

konspirasi yang menimpa klub rival sekota Milan, namun tidak mencegah anak buahnya mengegolkan payung hukum untuk sepak bola tersebut. Meskipun dibombardir dari segala arah, kubu Inter rupanya tenang-tenang saja. Sebab, mereka merasa tidak terlibat dalam perseteruan. “Itu memang masalah antara Roma dan Lazio, Inter tidak ikut-ikutan,” kata presiden Inter Massimo Moratti enteng. “Tapi memang malam itu fans Lazio sangat bersahabat dan mendukung kami. Itu situasi yang sangat aneh, belum pernah terjadi sebelumnya,” lanjut dia. Tuduhan konspirasi juga berimbas kepada petinggi Lazio. Presiden klub dan beberapa anggota direksi menerima ancaman pembunuhan. (na/jpnn)

juga, Xavi adalah pemain senior yang sudah bisa mengatur kondisinya sendiri. “Dia bisa mengukur sendiri kondisinya. Kalau dia pikir bermain di Liga Primera itu mengancam peluangnya main di PD, saya yakin dia tidak akan bermain,” papar mantan gelandang bertahan timnas Spanyol tersebut. Xavi mendapatkan cedera otot soleus di betis kirinya saat bermain di leg kedua semifinal Liga Champions melawan Inter Milan (27/4). Sejak itu, dia hanya melahap porsi latihan ringan dan fitness. Dia baru bergabung ikut latihan reguler dalam sesi terakhir sebelum berangkat ke Tenerife kemarin. Normalnya, dengan kondisi seperti sekarang Xavi harus beristirahat. Namun, karena Barcelona tengah menjalani fase krusial di liga, pengatur serangan 30 tahun itu ingin membantu tim. “Xavi mengenal tubuhnya lebih dari siapapun. Kalau dia bilang bisa main, berarti kondisi dia memang oke,” yakin Guardiola. Tidak heran kalau publik Negeri Matador waswas dengan kemungkinan Xavi cedera. Sebab, gelandang sayap kiri Barca Andres Iniesta juga sedang cedera. Dia dijadwalkan sembuh dalam sebulan, yang artinya hanya beberapa hari menjelang perhelatan PD di Afrika Selatan tersebut. Seolah belum cukup, playmaker Arsenal Cesc Fabregas juga diragukan bisa membela La Furia Roja -sebutan timnas Spanyol- di Afsel bulan depan. Demikian pula Fernando Torres. Padahal, kolaborasi Torres dan David Villa yang didukung Xavi, Fabregas, dan Iniesta sukses membawa Spanyol mengangkat trofi Euro 2008. “Saya yakin Torres dan Fabregas akan sembuh tepat waktu. Kalaupun tidak, Spanyol bukan hanya diisi oleh 24 pemain. Kami masih punya banyak nama yang siap main di PD,” ucap pelatih La Furia Roja Vicente del Bosque. (na/jpnn)


ALL SPORTS

12

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

Mallorca v Real Madrid

PREMIERSHIP

MISI SULIT

ANDREW YATES/AFP PHOTO

REBUT - Bek Arsenal asal Inggris, Sol Campbell (kiri) saling berebut bola dengan penyerang Blackburn Rovers, Jason Roberts, dalam pertandingan Liga Premier Ingris, (4/5) kemarin.

Belum Kunci Posisi Ketiga BLACKBURN - Arsenal sudah tidak berpeluang meraih juara Premier League musim ini. Praktis, target di akhir musim Arsenal sekadar mengamankan peringkat ketiga agar bisa lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Tapi, untuk itu pun The Gunners -sebutan Arsenal- belum memastikannya. Kekalahn 1-2 dari Blackburn di Ewood Park kemarin (4/5) membuat Arsenal masih mungkin disalip Tottenham Hotspur. Arsenal saat ini mengokesi 72 poin dengan hanya satu laga sisa, sedangkan Tottenham 67 poin dengan dua laga sisa. Secara matematis, Arsenal masih mungkin digusur Tottenham apabila The Gunners kalah di laga terakhir dan rivalnya menyapu bersih dua laga. “Saya masih yakin kami akan mengakhiri kompetisi dengan manis. Kami masih bersemangat menjamu Fulham (9/5) selama lawan sungguh-sungguh ingin bermain sepak bola,” tutur Arsene Wenger, pelatih Arsenal. Pernyataan Wenger di atas sekaligus sindiran kepada Blackburn. The Professor -julukan Wenger- mengritik taktik Blackburn terhadap kiper Arsenal Lukasz Fabianski. Dalam penilaian Wenger, pemain Blackburn sengaja mengurung, menutup, dan mengganggu Fabianski saat Blackburn melakukan set piece. Taktik itu pula yang membuat gawang Arsenal dibobol dua kali, masing-masing lewat David Dunn (43') dan Christopher Samba (68'). Padahal, The Gunners sempat leading pada menit ke-13 via Robin van Persie. Bagi van Persie, itu merupakan gol pertamanya sejak pulih dari cedera engkel November lalu. “Tujuan pemain Blackburn jelas menghentikan kiper kami menuju bola, bukan memainkan bola. Hal itu terjadi dua kali. Fabianski tak punya kesempatan, karena dia selalu didesak,” urai Wenger. Tudingan Wenger menuai respons dari pelatih Blackburn Sam Allardyce. Big Sam -sapaan akrab Allardyce- tidak terima jika timnya sengaja menerapkan taktik menggangu kiper lawan. Big Sam balik menuding Wenger hanya mencari-cari alasan karena kekalahan Arsenal. “Sudah pasti kami mengalahkan Arsenal dengan fair. Anda dapat berargumen apapun mengenai dua gol itu, tapi yang jelas Morten Gamst Pedersen seharusnya mendapat penalti saat dia dijatuhkan di babak kedua,” jelas Allardyce. (dns/jpnn)

MADRID - Satu poin masih memisahkan Real Madrid dengan seteru utamanya, Barcelona, dalam persaingan memburu trofi juara Liga Primera. Demi terus menekan sang rival, sekaligus menjaga peluang juara tetap terbuka tiga poin wajib dipetik Cristiano Ronaldo dkk kala melawat ke kandang Mallorca dini hari nanti (siaran langsung tvOne pukul 03.00 WIB). Bertandang ke ONO Estadi (kandang Mallorca) bukan pekerjaan mudah bagi Real. Pasalnya, tim besutan Gregorio Manzano itu tengah berada dalam tren menanjak. Tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir membuat posisi Aritz Aduriz dkk kian mantap di zona Liga Champions. Masalahnya, tiket ke kompetisi paling elite itu belum sepenuhnya terjamin. Mallorca hanya unggul dua angka dari Sevilla yang jadi pesaing terdekatnya (59-57). Ambisi besar plus semangat tuan rumah mengamankan posisi itulah yang berpotensi menjadi batu sandungan buat Real. “Dalam tiga laga tersisa ini, Mallorca memang menjadi ancaman paling berat. Mereka berjuang menembus Liga Champions, dan akan all out untuk itu. Faktor tuan rumah juga bakal sangat berpengaruh,” ulas Marcelo, bek Real. “Tapi kami sendiri juga punya ambisi besar. Kami sangat ingin memenangi liga. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya, sambil berharap Barcelona terpeleset. Kami akan bermain dengan sepenuh hati demi memenangi tiga laga ini,” lanjut defender asal Brazil itu. Sejauh ini, pelatih Manuel Pelle-

“Saya sangat gembira bersama Real Madrid. Saya ingin main di sini selamanya,” jelas Benzema. “Saya bisa bermain lebih baik lagi dari sekarang. Saya hanya butuh waktu bermain lebih banyak. Publik belum melihat penampilan terbaik dari seorang Benzema,” lanjutnya yakin. Pemain yang direkrut dari Olympique Lyon musim panas lalu itu tidak melihat musim pertamanya di Real ini sebagai kegagalan. Dia tidak menjadi pilihan utama Manuel Pellegrini bukan karena main jelek, tapi karena cedera. Apalagi, dia melihat bahwa untuk menembus skuad inti tidak saja perlu kualitas, tapi juga mental tanding yang prima. Itulah yang dia pelajari ketika melihat nama-nama besar seperti Raul Gonzales dan Guti Hernandez di bangku cadangan. “Tentu saja, saya lebih suka kalau masa adaptasi saya di Real ini berjalan lebih mulus. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Dan ketika saya melihat pemain se-

sebutan Mallorca- untuk meraup nilai optimal dini hari nanti. Terlebih, mereka sedang tidak percaya diri dengan rapuhnya pertahanan saat melawan Osasuna. Di sisi lain, konfidensi Aduriz dkk tengah meroket usai menaklukkan Athletic Bilabo dengan skor meyakinkan 3-1 Minggu malam lalu. “Kami bisa mengalahkan Real, sekalipun mereka sedang dalam form terbaiknya yang biasa ditampilkan. Kondisi kami sangat bagus dan percaya diri,” koar Borja Va l e r o , gelandang Mallorca. “Fakta bahwa k a m i bermain di kandang sendiri itu keuntungan tersendiri. Tapi Real tetap Real, mereka punya koleksi pemain depan yang sangat berbahaya. Kami harus fokus dan menekan duluan,” lanjut jebolan akademi Los Blancos -sebutan Realtersebut. (na/jpnn)

Perkiraan Pemain Mallorca v Real Madrid Mallorca (4-4-2) : 13-Aouate (g), 3-Josemi, 5-Ruben, 16-Nunez, 17-Ayoze ; 10-Mosquera, 19-Jose Luis, 24-Valero ; 21-Aduriz, 9-Webo Pelatih : Gregorio Manzano Real Madrid (4-3-1-2) : 1-Casillas (g), 2-Arbeloa, 18-Albiol, 4-Ramos, 12-Marcello ; 5-Gago, 14-Guti, 22-Alonso ; 8-Kaka ; 9-Ronaldo, 20-Higuain Pelatih : Manuel Pellegrini Di atas kertas Dari sepuluh laga terakhir, Real Madrid menang tujuh kali, dua di antaranya direbut di kandang Mallorca. Calon tuan rumah sendiri hanya mampu menang sekali di kandang, itu pun sudah empat tahun silam.

Benzema Bantah Didekati MU SINAR Karim Benzema musim ini memang meredup. Dia gagal menembus persaingan di skuad inti Real Madrid akibat cedera kambuhan. Namun, fakta itu tidak membuat klub-klub lain kehilangan minat pada striker 22 tahun itu juga menurun. Rumor terakhir mengaitngaitkan nama Benzema dengan raksasa Premier League Manchester United. Berdasarkan laporan media-media Inggris, tim berjuluk Setan Merah itu sudah menyiapkan dana sebesar GBP 20 juta (sekitar Rp 276 miliar) untuk memboyong Benzema. Pelatih Sir Alez Ferguson menyiapkan dia sebagai pendamping Wayne Rooney jika dia ingin menampilkan formasi dua penyerang di depan. Namun, Benzema langsung menepis rumor tersebut. Dia mengaku senang di Real, dan akan tetap tinggal sekalipun United benarbenar melayangkan tawaran. Apalagi saat ini dia sudah pulih dari cedera, dan siap berjuang menembus skuad utama.

grini belum mendapat kabar bagus dari tim medis. Artinya, para pemain yang cedera belum ada yang pulih. Hanya Guti yang mungkin bisa diturunkan sebagai starter. Sebagai cadangan, gelandang serang dari klub amatir Real Juanfran kembali dipanggil. Seperti belum cukup, Real juga tidak bisa diperkuat Marcelo yang kena akumulasi kartu. Absennya pemain berambut keriwil itu cukup memusingkan, mengingat dia rajin membantu penyerangan, dan kerap menjadi penyelamat ketika Ronaldo dan Gonzalo Higuain mati kutu. Terakhir dia mencetak gol ke gawang Osasuna dan membantu Real meraih kemenangan tipis 3-2 akhir pekan lalu. Kehilangan Marcelo menjadi problem tambahan buat lini belakang Real yang tampil sangat buruk kala menjamu Osasuna. Pellegrini sampai menyebut pertahanan timnya saat itu sebagai yang terburuk sepanjang musim ini. “Ya, ini memang masalah. Apalagi kami harus menghadapi Mallorca yang musim ini sangat bagus di kandang maupun away. Ditambah fakta mereka mengejar zona Champions, pertandingan kami bakal ketat,” ucap Pellegrini. Pellegrini mengakui, adu sprint antara timnya dengan Barcelona musim ini memang sangat menguras emosi. Sehingga, mental juara akan sangat mempengaruhi hasil akhir kompetisi. “Saat ini kedua tim mengalami level tekanan yang sama. Siapa yang bisa mengatasi pressure itu, bakal keluar sebagai pemenang,” lanjutnya. Tekanan itulah yang bakal dimanfaatkan penggawa Barralets -

kaliber Raul di bench, tentu saya mempelajari sesuatu,” papar Benzema. “Saya tidak datang ke Real untuk satu musim saja. Saya menandatangani kontrak selama enam musim, dan semua orang di klub harus menaruh kepercayaan kepada saya,” lanjutnya. Keadaan dia di Real sebenarnya sama dengan kondisi Dimitar Berbatov di United. Penyerang asal Bulgaria itu juga tengah berjuang menemukan form terbaik demi menembus skuad inti Setan Merah. Kenyataannya, sampai sekarang Ferguson lebih suka menggunakan striker tunggal di depan. Dan Benzema tidak ingin nasibnya sama saja dengan Berbatov jika dia pindah ke Old Trafford. “Apakah saya tidak menyesal menolak United. Real Madrid lah yang saya impikan dari dulu. Ini adalah musim pertama saya main di luar negeri. Saya tidak ingin pergi. Saya yakin klub juga tidak menginginkan itu,” pungkas Benzema. (na/jpnn)

DOMINIQUE FAGET/AFP PHOTO

TETAP DI MADRID - Pemain Depan Real Madrid Asal Perancis, Karim Benzema (kiri) saat menghadapi Osasuna pada pertandingan Liga Spanyol, (2/5) lalu.

Christiano Ronaldo

Ruudtje Tak Masuk Daftar Awal AMSTERDAM - Perjuangan Ruud van Nistelrooy menembus skuad timnas Belanda yang dibawa ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan bisa jadi sia-sia. Pasalnya, nama striker 33 tahun itu tidak masuk dalam daftar 26 pemain yang dipanggil untuk latihan pertama pekan depan. Berdasarkan daftar yang dirilis kemarin, pelatih Oranje sebutan Belanda- Bert van Marwijks hanya memanggil lima pemain depan. Mereka adalah penyerang Liverpool Ryan Babel dan Dirk Kuyt, Robin van Persie (Arsenal), Jeremain Lens (AZ Alkmaar), dan tandem Van Nistelrooy di Hamburg SV, Eljero Elia. Yang dipanggil dalam sesi latihan tersebut memang tidak mencerminkan skuad Oranje yang sesungguhnya di Piala Dunia. Buktinya, pasangan gelandang Arjen Robben dan Mark van Bommel yang bermain di Bayern Munchen, plus playmaker Inter Milan Wesley Sneijder juga tidak masuk daftar. Namun, tiga pemain itu tidak dipanggil lantaran sedang mempersiapkan diri terjun membela klub masing-masing di final Liga Champions. Kebetulan, Bayern bentrok dengan Inter dalam partai puncak kompetisi elite Eropa tersebut pada 22 Mei mendatang. Sementara Van Nistelrooy praktis tidak punya agenda lain setelah Hamburg tersisih dari semifinal Europa League pekan lalu. Tidak munculnya nama Van Nistelrooy jelas mengejutkan banyak kalangan. Sebab, striker pensiun usai Euro 2008 itu menunjukkan peningkatan performa yang signifikan sejak pindah ke Hamburg Januari lalu. Dengan seringnya jadi starter, penampilan dia kini jauh lebih meyakinkan daripada enam bulan lalu, saat masih menjadi penghuni bangku cadangan Real Madrid. Dalam 17 penampilan bersama Rothosen -sebutan Hamburg- di semua ajang, pemain yang akrab disapa Ruudtje itu mencetak enam gol. Salah satunya dicetak kala timnya menghancurkan Nurnberg dengan skor 4-0 akhir pekan lalu. Kenyataannya, catatan itu tidak

mengubah pikiran Van Marwijk. Dia sudah memutuskan, akan menggelar dua sesi latihan terpisah pekan depan, tanpa Ruudtje. Ruudtje sendiri pernah mengaku peluangnya menembus timnas di PD tahun ini tidak

besar. “Saya mestinya tidak pernah meninggalkan timnas. Kalau tahu begini sulit untuk kembali, saya harusnya tetap di sana meski karir di Real terancam,” keluh Ruudtje. Di sisi lain, pemanggilan Lens dan defender belia Vurnon

Anita (Ajax) membuat publik mengernyitkan kening. Dua anak muda tersebut belum pernah dipanggil timnas sebelumnya, dan tidak banyak berkontribusi buat timnya dalam pekan-pekan terakhir Eredivisie. (na/jpnn) Ruud van Nistelrooy


ALL SPORTS

RABU 5 MEI 2010

13

RADAR TEGAL

FEELING BALL BISA BERKURANG

SURABAYA - Persebaya bisa menghadapi Persibo dengan kondisi fisik lebih fit di laga pertama Grup K Babak 16 Besar Piala Indonesia (PI). Ini tak lepas dari masa istirahat mereka yang panjang. Usai bertanding melawan Persema (23/4) lalu di 32 besar PI, mereka baru akan berlaga Persibo (9/5) mendatang. Di satu sisi, kondisi tersebut cukup membuat gembira pelatih Rudy William Keeltjes. Sebab, masa istirahat panjang bisa mendukung pengembalian kebugaran sejumlah pemainnya. Bahkan dalam sesi latihan kemarin, para pemain tim berjuluk Green Force tersebut tampak bersemangat. “Semangat pemain meledak-ledak dalam latihan hari ini. Mereka sudah tidak sabar melawan Persibo,” terang Rudy usai memimpin latihan di lapangan Persebaya kemarin (4/5). Namun demikian, Rudy mengaku bahwa timnya tetap waspada. Dengan tidak bertanding cukup lama, feeling ball para pemainnya berpotensi menurun. Lebih dari itu, irama permainan anak asuhnya juga bisa terganggu. Oleh sebab itu, Rudy berharap anak asuhnya tetap fokus dalam latihan maupun pertandingan. Laskar Angling Dharma julukan Persibo- memang tidak diketahui detil kekuatannya oleh Rudy. Tapi Rudy tak melupakan nama besar pelatih Sartono Anwar di tim tersebut. Meski tidak memprediksi cara main Persibo, dia memastikan bahwa kondisi fisik pemain

FARID FANDI/JAWA POS

GOL - Bomber Persebaya, Andik Vermansyah melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persema dalam leg kedua Piala Indonesia di Gelora 10 Nopember, akhir April lalu.

Persibo cukup bagus bersama Sartono. Di sisi lain, dia menjelaskan bahwa konidisi gelandang mungil Taufiq memang berangsur-angsur membaik. Namun demikian, dia enggan mengambil resiko untuk langsung menurunkannya di laga melawan Persibo.

Persebaya masih harus berjuang keras untuk lolos dari jurang degradasi musim ini. Salah satu penentunya adalah hasil di lima sisa laga termasuk batalnya pertandingan melawan Persik (29/4) lalu. Atas hal tersebut, mantan pelatih PSMS Medan dan PSS Sleman itu juga mempertanyakan hasil kepu-

tusan yang tak kunjung keluar. “Mengapa keputusannya lambat, padahal kasusnya kan sama seperti yang dialami Persija,” terangnya. Sebelumnya, Persija gagal menggelar laga home melawan Persiwa (13/3) lalu. Atas kejadian tersebut, akhirnya Persiwa dinyatakan menang walkout. (uan)

Bulan Depan, Sepp Blatter Ke Indonesia JAKARTA - Presiden FIFA Sepp Blatter tampaknya akan benar-benar menginjakkan kakinya di Indonesia. Ketua Umum KONI Rita Subowo menyatakan, bahwa pria asal Swiss itu akan datang pada waktu dekat. “Saya sudah melaporkan kepada Menpora, Sepp Blatter akan datang ke Indonesia Juni nanti,” ujar Rita. Dia menuturkan, sebelum Piala Dunia 2010 dihelat di Afrika Selatan (Afsel), pria yang menggantikan Joao Havelange itu akan menyambangi Indonesia, rencananya pada 11 Juni nanti. Rencananya, pertemuan dengan Presiden FIFA Sepp Blatter terkait dengan tindak lanjut hasil Kongres Sepak Bola Nasional (KSN).

CMYK

Sepp Blatter selain akan bertemu dengan KONI juga akan bertemu dengan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta dengan PSSI. Sebelum Blatter datang, pihak KONI dan PSSI akan mengadakan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, bakal disusun apa saja yang akan dibicarakan dengan FIFA. Hal itu dilakukan agar proses pertemuan berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. “Secara spesifik, kami juga akan membahas banyak hal dengan PSSI. Di antaranya mengenai pelatnas SEA Games dan rekomendasi KSN,” jelas wanita yang juga mantan ketua umum PP PBVSI tersebut. Dia menuturkan, sebelum

bertemu dengan Blatter, pihaknya ingin mengetahui keinginan PSSI untuk memajukan sepak bola nasional. Selain itu, pihak KONI juga akan memaparkan apa yang mereka inginkan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Di sisi lain, pihak PSSI meyakini jika Blatter, tidak akan datang ke Indonesia sesuai waktu yang direncanakan. “Tidak mungkin sebelum Piala Dunia. Kalau datang, pasti memberi kabar,” ucap Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI Nugraha Besoes, kemarin (4/5). “Dia awal Juni sudah berada di Johanesbrug, untuk menggelar kongres bagi negara-negara peserta Piala Dunia 2010,” imbuhnya. Dia bilang, walaupun Blatter

datang, itu tidak akan mempengaruhi PSSI. Termasuk menindaklanjuti hasil KSN. Padahal, sebelumnya, kedatangan Blatter disebut-sebut untuk menindaklanjuti hasil kongres yang membuahkan tujuh poin rekomendasi itu. (nar)

Saatnya Ferrari Unjuk Gigi MADRID - Dari empat seri Formula 1 2010, performa Ferrari belum meyakinkan. Dengan target menjadi juara, mereka belum menunjukkan tanda-tanda dominan. Di klasemen konstruktor maupun pembalap Tim Kuda Jingkrak belum mampu menguasai puncak klasemen. Dari empat seri, raihan terbaik Ferrari hanya sekali merebut kemenangan. Itu dibukukan Fernando Alonso pada seri pertama di Sirkuit Shakir, Bahrain, pada 14 Maret lalu. Pembalap kedua Ferrari Felipe Massa juga finis kedua. Namun, sukses Ferari pada seri perdana itu tidak bisa dijadikan acuan bahwa mereka akan tampil superior pada lomba-lomba berikutnya. Sebab, sukses Alonso memenangkan lomba tidak lepas dari masalah mesin yang dialami pembalap Red Bull-Renault Sebastian Vettel. Ketika sudah unggul jauh dari Alonso, di pertengahan lomba tiba-tiba mobil RB6-nya kehilangan power akibat masalah busi. Kalau saja Vettel tidak mengalami masalah, mungkin saat itu Ferrari tidak akan finis 1-2. Terbukti, pada tiga lomba berikutnya, saat para rival mampu menunjukkan performa terbaik, tidak sekali pun Ferrari menang. Dalam lomba di Australia, Malaysia, dan Tiongkok, hanya sekali F10 finis di top three. Itu dibukukan Massa yang finis ketiga pada seri kedua di Australia. Akhir pekan ini adalah momen yang pas bagi Ferrari untuk unjuk gigi. Saat Formula 1 kembali ke Eropa bersamaan dengan diselenggarakannya grand prix Spanyol di Sirkuit Barcelona. “Inilah awal dari pertarungan sebenarnya,” kata Alonso. Dengan perubahan regulasi mendasar, terkait dengan larangan pengisian bahan bakar dan ban depan yang lebih kecil, 12 tim memang terus menyempurnakan mobilnya sepanjang empat lomba awal. Tia Mercedes GP misalnya, akhirnya mereka menemukan distribusi bobot W01 tidak sesuai yang diharapkan. Akibatnya, juara dunia tujuh kali Michael Schumacher tidak mampu bersaing. Ferrari pun terus melakukan penyempurnaan pada sisi aerodinamika.

AFP PHOTO

F1 - Pembalap Ferrari asal Spanyol, Fernando Alonso saat melalui tikungan pada seri Grand Prix di Shanghai China.

Jeda tiga pekan dari GP Tiongkok ke GP Spanyol menjadi kesempatan bagi tim-tim F1 untuk menyempurnakan mobilnya. Jika satu tim tidak kompetitif di Barcelona, maka mereka akan terancam akan mengalami itu dalam beberapa seri berikutnya. Sebab, jadwal seri Eropa sangat berdakatan. Selain itu, Alonso menilai empat lomba awal tidak bisa dijadikan acuan untuk menentukan peta persaingan juara karena hampir semua lomba selalu dibarengi dengan cuaca yang berubah-ubah. Kecuali di Bahrain, tiga seri lain memang sempat diguyur hujan. baik itu di sesi latihan, kualifikasi, maupun lomba. Dalam kondisi seperti itu, faktor luck berperan lebih besar untuk menentukan hasil lomba. Ferrari sendiri telah menyiapkan beberapa paket perubahan untuk akhir pekan ini. Salah satu yang paling menonjol adalah keputusan mereka untuk menggunakan sistem aerodinamika minim milik tim McLaren-Mer-

cedes yang dikenal dengan FDuct. Pada sistem itu, pembalap bisa menutup aliran udara dari lubang kecil di bagian hidung ke lubang di bagian sayap belakang. Efeknya, mobil akan melaju lebih cepat di lintasan lurus. Bukan itu saja, perubahan juga dilakukan untuk pemasangan posisi spion. Ferrari memang mendapatkan pekerjaan rumah setelah model sebelumnya dilarang oleh FIA yang diputuskan setelah GP Malaysia. Berdasarkan bocoran dari Ferrari, posisi kaca spion F10 sebelumnya berada di luar, untuk yang baru ini menyatu dengan sasis. Bahkan, Massa akan mendapatkan sasis baru dengan nomor kode 284. Menarik untuk ditunggu bagaimana hasil paket modifikasi yang dilakukan Ferrari akhir pekan ini. Kalau mereka kembali gagal mengejar McLaren dan Red Bull-Renault, sepertinya mereka harus siapsiap mengucapkan selamat tinggal pada gelar juara dunia. (vem/ang)


JATENG

RABU 5 MEI 2010

17

RADAR TEGAL

Masyarakat Peduli Hukum Unjuk Rasa Ke DPRD Desak Kasus Yoga Vs Samsudin Lanjut

FOTO/RADAR BANYUMAS

DEMO DPRD – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan masyarakat peduli hukum mendemo DPRD terkait kasus penganiayaan anggota DPRD.

CILACAP PembudidayaKepitingKesulitanBibit CILACAP - Budidaya kepiting cangkang lunak di Cilacap ternyata makin prospek. Para pembudidaya di wilayah Kelurahan Kutawaru, mengaku mulai kebanjiran pesanan. Wakil Bupati H Tatto Suwarto Pamuji meminta supermarket-supermarket yang ada di Cilacap mendukung usaha kepiting dengan membuka outlet khusus. “Supermarket yang tidak mau menampung produk lokal, sebaiknya ditutup saja,” tegas Tatto saat berdialog dengan pembudidaya kepiting Rekatha Mustika Patra Kelurahan Kutawaru kemarin siang. Dialog dengan para pembudidaya binaan Pertamina Revinery Unit (RU) IV Cilacap itu, dihadiri General Manager (GM) Pertamina RU IV Syofrinaldy dan beberapa pejabat Pemkab maupun Pertamina RU IV Cilacap. Menurut Tatto, perkembangan budidaya kepiting di Cilacap, semakin mendongkrak perekonomian masyarakat dan membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap. Menurut dia, saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap masih bertahan pada kisaran 31 persen dari total penduduk sebanyak 1,8 juta jiwa. “Dukungan Pertamina terhadap kegiatan budidaya kepiting sangat membantu Pemkab Cilacap menurunkan angka kemiskinan,”tandas Tatto. GM Pertamina Syofrinaldy mengatakan, Pertamina berkomitmen memberikan stimulus untuk mendongkrak perekonomian warga. (din)

FOTO/RADAR CILACAP

TUNJUKKAN KEPITING – Wakil Bupati Cilacap menunjukkan kepiting hasil budidaya petani.

Kejari Tetapkan Tersangka Kasus Bantuan Gempa Jambu Kidul KLATEN – Pengusutan kasus dugaan korupsi dana bantuan rerhabilitasi rekontruksi (RR) gempa di Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper 2006, naik status. Setelah hampir dua tahun kasus ini berkutat pada penyelidikan, mulai Selasa (4/ 5) kemarin Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten sudah mulai menaikkan status menjadi penyidikan. Dengan kenaikan status penyelidikan tersebut, maka sudah ada tersangka dalam kasus ini. Namun, kejari masih enggan membeberkan nama-nama tersangka ke publik. Peningkatan status tersebut terjadi setelah Tim Jaksa Kejari Klaten menggelar perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah Senin (3/5) lalu. Informasi perubahan status kasus dugaan korupsi tersebut, diterima kemarin bersamaan dengan datangnya puluhan warga Jambu Kidul ke Kejari Klaten.

Warga yang tergabung dalam Kawula Alit Pemberantas Korupsi (KPK) Desa Jambu Kidul, datang ke kejari sekitar pukul 10.30. Jumlah warga yang datang mencapai puluhan orang dengan mengendarai empat mobil dan belasan sepeda motor. Koordinator KPK Jambu Kidul Wahyu Wijayanto mengatakan, kedatangan warga ke kejaksaan untuk mengetahui perkembangan kasus yang dilaporkan sekitar dua tahun lalu. Dia menilai kinerja kejaksaan lamban, karena kasus tersebut belum dituntaskan. ”Kami sebagai pelapor meminta kejelasan tentang status kasus dugaan korupsi dana gempa. Dari hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah ada indikasi kerugian negara Rp 1.3 miliar,” ujarnya saat menggelar audensid engan Kajari Klaten Yulianita. Pertemuan yang berlangsung di halaman Kejari tersebut berlangsung sekitar sepuluh menit. Sebab, a tidak lama setelah kedatangan warga, Yulianita langsung menemui mereka. ”Saya sangat senang dengan

kedatangan warga. Hari ini sekaligus menjadi hari yang membahagiakan. Karena status kasus yang dilaporkan warga Jambu Kidul sudah naik menjadi penyidikan. Ini berdasarkan hasil ekpos yang dilakukan tim jaksa di Kejati Jawa Tengah Senin lalu,” ujar Yulianita, Kejari Klaten. Yulianita menambahkan, lamanya proses penanganan kasus ini, karena banyak pihak yang harus menjalani pemeriksaan. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 60 orang yang menjalani pemeriksaan BPKP dan kejaksaan. ”Mereka diperiksa karena dianggap mengetahui pengucuran dana yang bersumber dari APBN tersebut. Untuk Jambu Kidul total dana yang dikucurkan ada sekitar Rp 2, 2 miliar,” tambahnya. Ditanya penetapan tersangka, Yulianita sudah mengantongi beberapa nama. Namun dia enggan membeberkan siapa saja yang sudah ditetapkan tersangka. ”Masih terus kami dalami, karena diduga tersangka tidak hanya satu orang. Kami akan tetap bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini.” (oh)

IKLAN PRINT TERPISAH

PURWOKERTO-Sejumlah orang yang mengatasnamakan diri mereka masyarakat Peduli Penegakkan Hukum di Banyumas berunjuk rasa di depan pintu gerbang Pemkab Banyumas. Mereka meminta supaya pihak-pihak terkait yang menangani kasus perkelahian antara Yoga Sugama SE dengan Samsudin SE yang kemudian menyeret pada kasus dugaan penganiayaan oleh Yoga, segera ditindaklanjuti. Para pendemo mendatangi komplek alun-alun sekitar pukul 09.30 dan menggelar orasi di depan pintu gerbang menuju Setda dan Setwan. Mereka menyuarakan aspirasi ke para wakil rakyat. Akan tetapi sampai dengan satu jam mereka menggelar orasinya, tak satupun anggota dewan yang menemui. Kordinator Lapangan aksi tersebut, Harno Suprapto dalam orasinya menyerukan kepada aparat penegak hukum agar menindaklanjuti secara serius kasus Yoga Sugama. ikatakannya, jangan sampai kemudian masyarakat bertanya-tanya kenapa kasus ini tidak segera dituntaskan karena ada apaapa. Mereka juga meminta agar kasus ini terbebas dari makelar kasus. “Jangan sampai ada markus dalam penanganan kasus tersebut,” andasnya. Dia mengatakan, aksi yang mereka lakukan bukan untuk ikut mencampuri terlalu jauh kewenangan kepolisian dalam penanganan kasus Yoga. Justru sebaliknya, aksi itu dilakukan untuk memberikan dukungan secara moral kepada penyidik untuk segera menuntaskan kasusnya. Dalam aksi tersebut, mereka membawa sejumlah poster yang berisi peringatan dalam kasus tersebut. Poster itu antara lain bertuliskan ‘Wes Ewes Bablas Kasuse, ‘Pasal 351 ayat 1 KUHP Harus Ditahan Tanpa Seizin Gubernur, ‘Wong sing Kemlitak Kudune Dijitak dan Wakil Rakyat Aja Gemagus’ dan ‘Stop Markus’. Pendemo dalam aksinya juga mengingatkan Badan Kehormatan DPRD Banyumas agar serius dalam menangani kasus Yoga dan samsudin. BK juga dituntut untuk bisa mengingatkan perilaku maupun tutur kata wakil rakyat karena jabatan mereka itu dinilai oleh masyarakat. Mereka juga menilai

anggota dewan saat ini tidak lebih baik dari anggota dewan yang lalu terutama ketika melihat banyak perilaku dari wakil rakyat yang akhir-akhir ini banyak mendapatkan sorotan masyarakat luas. Pendemo kecewa ketika mereka tidak ditemui wakil rakyat. “Kami datang ke sini dengan tujuan damai,” kata Harno. Sementara itu ketika ditemui di lingkungan gedung dewan, Yoga menyatakan, kasus yang dialaminya saat ini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum sehingga dirinya pun menghormati proses yang saat ini sedang berjalan. “Kalau unjuk rasa disampaikan ke dewan, itu salah alamat. Kalau mereka mendesak agar kasus yang menimpa saya segera dituntaskan oleh pihak penegak hukum, seharusnya unjuk rasa itu ke Polres” katanya. Terkait masalah yang dihadapinya dengan adanya pengaduan Samsudin ke polisi, dirinya berharap bisa ada penyelesaian dengan jalan damai. Langkah untuk bisa melangkah ke jalan damai itu juga sudah dialakukannya. “Sebagai warga negara yang baik, tidak semua masalah harus diselesaikan dengan jalur hukum. Upaya damai adalah jalan yang terbaik, dan saya sudah berupaya atas itu,” katanya. Dikatakan anggota dewan dari Partai Gerindra ini, sebagai wakil rakyat dirinya akan terus melakukan tugas dan fungsi jabatan yang sudah diamanahkan rakyat kepadanya. Dia juga menyatakan tidak akan takut dengan intervensi dari pihak manapun sejauh apa yang dilakukan dirinya dalam mengawal kontrol pemerintahan maupun kejanggalan-kejanggalan yang dialami masyarakat, sudah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Soal adanya masyarakat yang tidak suka dengan gerakannya, itu disadari dirinya sebagai sebuah konsekwensi dalam dunia politik. “Inilah konsekwensi sebagai wakil rakyat, apapun resikonya harus berani kita hadapi,” tegasnya. Yoga juga menilai kalau aksi yang dilakukan kelompok tersebut sudah sarat dengan muatan kepentingan. Dia menyebut aksi itu sudah tidak murni karena ada pesanan dari seseorang. Siapakah seseorang itu? Yoga menyebutkan nama Dr Tri Waluyo Basuki. Terkait dengan tudingan tersebut, Harno menyatakan bahwa unjuk rasa yang dilakukan adalah gerakan murni. (aga)


CMYK

18

RABU, 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

RADEN AYU

BuktikanJikaCewekMampu BERANGKAT dari tekad ingin menunjukkan kemampuan cewek dalam memainkan alat musik menjadi alasan tersendiri untuk terbentuknya band Raden Ayu ini terbentuk. Grup band yang personilnya semua cewek asal SMA Negeri 3 Kota Tegal ini sengaja dibentuk untuk membuktikan kalo cewek juga mampu berkreasi lewat musik. “Seorang cewek nggak bisa dibedain ama cowok lho dalam bermusik, yap walau dulu kita sempat berpikir main musik itu cuma khayalan saja, tapi setelah kita belajar sendiri, bisa juga main musik, terus sekarang bentuk sebuah band khusus cewek,” ungkap Debby, sang drummer. Raden Ayu berdiri pada Januari 2010. Sebelumnya, mereka sempat make nama “The Samoxs” untuk nama band, tapi setelah bertemu dengan Harto selaku pelatihnya sekarang, nama itu kemudian diganti menjadi Raden Ayu yang dirasa lebih mengena. Selain Debby, cewek yang bergabung dalam band ini diantaranya Ulfah (melodys), Uci (rhytm), Anin (bassis), dan Dika (vocal). Mereka semua adalah siswi yang masih duduk di bangku kelas X SMA Negeri 3 Kota Tegal. Untuk latihan, band ini mengaku sempat belajar musik secara otodidak tapi setelah punya pelatih band, mereka selalu latihan rutin dua kali seminggu yaitu setiap Senin dan Rabu pukul 19.00 sampai pukul 20.30 WIB dengan memakai sarana studio musik pribadi milik guru pelatihnya. Perasaan grogi waktu pertama kali tampil di panggung, pernah dirasakan band cewek ini. “Waktu pertama tampil buat ngisi acara perpisahan kelas XII kemarin sempat grogi pas di panggung, takut salah tapi nggak apa-apa, sekarang udah terbiasa. Demam panggung hilang sendiri, yang panting pede aja,” kenang Debby. Band cewek yang beraliran poprock ini, tergolong band berbakat. Band ini suka mengaransemen musik sendiri. Beberapa lagu seperti milik Andra and The Back Bone yang berjudul “Musnah” dan dari Kotak yang berjudul “Masih Cinta” pernah diaransemen ulang oleh mereka. (ikhsan)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Nur Irma Rahmawati, Hendra Apriyadi , Mufrodi TIM 2: M Khaerul Anam, Intan Aji Purnamawati, Ikhsan B

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota/ Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

Pantaskah PHANTOM

[intro] A D C#m Masih pantaskah kita bersama lagi Bm A Seperti dahulu engkau memelukku D C#m Apakah masih ada hatiku untukmu Bm A Sedikit tentangku mewarnai hidupmu

SETELAH menempuh pendidikan selama 3 tahun, kini saatnya kamu-kamu yang duduk di kelas terakhir dan berhasil lulus Ujian Nasional (UN) dengan sukses melangkah keluar dan mengucap selamat tinggal pada sekolah dan adik-adik kelasmu. Tentu sedih dong rasanya kalau harus berpisah. Nggak cuma dengan guru dan adik kelas, kebersamaan dengan teman atau sahabat dalam satu sekolah juga akan jadi kenangan. Buat memperingati momen perpisahan itu, biasanya sekolah rutin ngadain perpisahan kelas. Baik buat siswa yang dinyatakan lulus SMP dan mau melanjutkan ke SMA maupun mereka yang lulus SMA dan mo ngelanjutin ke Perguruan Tinggi (PT) atau bekerja. Seluruh ResponX dengan kompak mengakui jika perpisahan kelas menjadi hal rutin yang digelar di sekolah mereka. Eka Hartini Indah Kusuma, siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Kabupaten Tegal mengatakan, perpisahan kelas digelar untuk menjadikannya kenangan. “Biar ada yang bisa dikenang nantinya, intinya untuk kenangkenangan bersama,” terang dia. Bagi 57,1 persen ResponX, mengadakan acara perpisahan kelas akan terasa lebih menyenangkan jika bisa digelar di luar sekolah. “Untuk mencari suasana baru dan agar tidak membosankan,” tutur Dewi, pelajar kelas XI Akuntansi(Ak) SMK Negeri 2 Kota Tegal. Berpisah dengan teman-teman senasib sepenanggungan tentu menyedihkan. Tapi ini harus dilewati karena mereka akan menentukan pilihan demi masa depannya nanti. Kesedihan berpisah dengan teman diakui Nurul Usnah, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal karena untuk Apakah di sekolahmu ada acara perpisahan kelas ? Ada dong 100 % Dimana kamu mengadakan acara perpisahan kelas? Di gedung 57,1 % Tempat lain 42,9 % Apa yang kamu rasakan ketika harus berpisah dengan temanteman? Sedih banget 64,3 % Biasa aja 35,7 % Apa yang kamu lakukan saat harus berpisah dengan temanteman ? Foto bareng 50 % Tukeran alamat,no hp dan FB 50 % Biasanya acara perpisahan kelas di sekolahmu diisi dengan apa sih? Pentas Seni 78,6 % Ramah tamah 14,3 % Kegiatan lain 7,1 % Pentas seni apa yang sering ditampilkan di sekolahmu? Drama/teater 35,7 % Musik/Band 50 % Baca Puisi 14,3 %

ILUSTRASI: DNP/RATEG

mencari teman yang benar-benar cocok dengan dirinya bukan hal yang mudah. “Nyari teman yang cocok sama kita itu susah, makanya aku merasa sedih bila harus berpisah dengan temanku,” ungkapnya. Dan untuk mengurangi kesedihan menjelang perpisahan, banyak hal yang dilakukan ResponX.

MENGISI acara perpisahan kelas tentu harus diupayakan dengan sesuatu yang berkesan bagi semua siswa, khususnya buat mereka yang duduk di kelas akhir, Banyak hal yang bisa kamu lakukan dalam mengisi acara perpisahan kelas. Seperti Dewi Kurniasih, siswi kelas XI Akuntansi 1 SMK Negeri 2 Kota Tegal yang berusaha mencari suasana baru dengan mengadakan perpisahan kelas di luar sekolah. “Misalnya di gedung yang dikemas dengan suasana yang eksotis, minimalis dan asri agar dapat berkesan dan dikenang sepanjang masa,” tutur Dewi yang tinggal di Desa Wangan-

Diantaranya seperti foto bareng, tukeran alamat atau nomer HP bahkan tukeran FB biar bisa terus kontak dan berhubungan dengan baik. Ini seperti dilakukan 50 persen ResponX yang ada. “Biar ada komunikasi nantinya, maka aku tuker-tukeran alamat, nomer HP dan FB ma temanteman,” kata Abdul Kharis, siswa

Dewi Kurniasih SISWI SMK NEGERI 2 KOTA TEGAL

dawa No.39 Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Cewek kelahiran Tegal, 06 Desember 1992 ini juga punya beberapa tips-tips jitu dalam mengisi acara perpisahan kelas agar tidak boring dan BT. Kita simak yuk! 1.Isilah dengan hal-hal yang positif, artinya jangan melakukan hal-hal yang melebihi batas dan di luar kewajaran 2.Menggelar acara perpisahan kelas di luar sekolah bisa juga dilakukan untuk mendapat-

kelas X Teknik Kendaraan Ringan(TKR) SMK YPT Kota Tegal. Ngomongin soal perpisahan sekolah, 78,6 persen ResponX mengaku kerap mengisi acara perpisahan dengan penampilan pentas seni berupa drama, musik band, dance, puisi dan lainnya. Yunita Heriyanto, siswi SMP Muhammadiyah Adiwerna

Kabupaten Tegal mengungkapkan hal ini. Selain dia, 50 persen ResponX mengaku suka dengan pentas musik dari band sekolah. “Sebagian dari siswa emang suka musik dan menyanyi,” tutur Vina, siswi SMA Negeri 4 Kota Tegal. (tim II)

kan suasana baru 3.Pentas seni berupa drama, musik band, dance dan lainnya bisa dijadikan sarana untuk menghilangkan rasa BT dan sedih. Sesuaikan juga dengan minat dan bakat masing-masing siswa 4.Sedikit refreshing untuk menghilangkan penat bisa dilakukan dengan kumpul bareng teman di acara perpisahan kelas. 5.Sebaiknya ada doorprizenya untuk motivasi siswa 7.Sebaiknya perpisahan kelas tempatnya jangan di pusat perbelanjaan atau mall, karena siswa cenderung pada keluar ruangan meski acara belum selesai. (anam)

D C#m F# Kini ku mau kembali padamu Bm E Berat aku langkahkan kakiku [chorus] A C#m Adakah kesempatan untuk diriku Bm Menjadi kekasihmu lagi E Tak akan aku ingkari D C#m Masih pantaskah kita bersama lagi Bm A Seperti dahulu engkau memelukku D C#m F# Kini ku mau kembali padamu Bm E Berat aku langkahkan kakiku [chorus] A C#m Adakah kesempatan untuk diriku Bm Menjadi kekasihmu lagi E Tak akan aku ingkari A C#m Adakah kesempatan untuk diriku Bm Menjadi kekasihmu lagi E Tak akan aku ingkari [interlude] D C#m Bm A D C#m F# Bm E [chorus lagi]

CMYK

JUNJUNG SPORTIVITAS - Meski tak berhasil menjadi juara dalam even beberapa waktu lalu, Vier Basket Ball tetap sportif.

VIER Basket Ball merupakan salah satu tim basket kebanggaan milik SMA Negeri 4 Kota Tegal. Tim ini tetap semangat meski beberapa waktu lalu sempat dikalahkan tim basket dari SMA Negeri 3 Pekalongan. Sportivitas tim tetap ditunjukan para pemainnya dalam permainan yang cukup menguras keringat tersebut. Mereka mengakui kegagalan meraih juara karena kurangnya waktu berlatih serta kurang adanya rasa kebersamaan para anggota. “Sebenarnya dari awal, aku sudah bisa menduga, hal ini bakal terjadi. Walaupun kalah dalam pertandingan ini, aku tetap bangga sebagai tuan rumah dan kawan-kawan bisa

tampil baik dalam permainan. Kecewa sih pasti ada,” ujar Yosi Ardianto (kelas XI is 1) sebagai kapten basket. Ditemui di acara Dies Natalis ke-18 SMA Negeri 4 Kota Tegal “Fantastic Four”, tim basket yang beranggotakan Romi Rinuzar Yakub (kelas X 3), Erick (kelas XII IS), Yudha (kelas XI IS), Edvin (kelas XI IS), Raehan (kelas X 3), Decandra (kelas X 6), Rizky (kelas X 4) dan Yudhistira (kelas X 8) ini memiliki pengalaman menarik yang menjadi kebanggaan sekolah. Sebab mereka sempat meraih Juara II dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun 2009 serta Juara III dan IV pada Gubernur Cup se-

Eks Karesidenan Pekalongan. Dibimbing M Fahmi Fauzi, ekstra kurikuler (ekskul) basket ini berlatih setiap Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 15.30 sampai 17.30 WIB di lapangan basket sekolah. Meski kadang terhambat oleh kedisiplinan para personil yang kerap menyepelekan latihan, mereka tetap berusaha agar Vier Basket Ball bisa terus maju, menjadi juara dan ekskul ini dapat perhatian lebih dari sekolah. “Aku ikutan basket karena hobi, aktif sejak masih duduk di bangku SMP. Walaupun tadi sempat jatuh saat merebut bola, aku tetap sportif. Semoga aku dan kawan-kawan bisa jadi juara,” tutur Romi. (intan)


SAMBUNGAN

RABU 5 MEI 2010

19

RADAR TEGAL

Kapolri Siap Telusuri Asal Dana JAKARTA - Data Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang dugaan rekening mencurigakan sebesar Rp 95 miliar milik jenderal polisi bintang dua mengusik Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD). Orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut mempertanyakan mengapa laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bisa beredar di luar. Kapolri mengatakan, LHA hanya boleh dibuka untuk kepentingan penyidikan. “Kita akan cek. LHA itu tidak boleh beredar. Nanti bubar-bubaran kita kalau LHA bisa bebas keluar,” katanya kepada para wartawan setelah pembukaan rapat koordinasi (rakor) penegakan hukum di Istana Negara, Jakarta, kemarin (4/5). “Kan enggak boleh (beredar). Kalau semua boleh diumumkan, kasihan nanti. Kan mesti dicek lagi, semua belum tentu benar,” lanjut Kapolri Menurut BHD, pihaknya bersama PPATK segera melacak dari mana asal LHA itu sehingga beredar di luar penyidikan. “Kami sudah koordinasi dengan PPATK. Segera duduk bersama (untuk mengusut) LHA ini dari mana keluarnya,” tutur BHD. Kapolri tidak me-

nyinggung soal siapa jenderal bintang dua yang dimaksud. Sebelumnya, ICW menyebutkan bahwa seorang jenderal polisi bintang dua diduga mendapatkan duit secara tidak wajar. Dia memiliki uang Rp 95 miliar dalam dua rekening. Masing-masing sebesar Rp 48 miliar dan 47 miliar. Dana itu juga mengalir melalui rekening anaknya. Transaksi dalam rekening tersebut berlangsung pada 2005-2008. ICW pun berencana melaporkan ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Di tempat yang sama, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum belum mendapat laporan soal rekening mencurigakan yang diduga milik jenderal polisi itu. Tetapi, anggota Satgas Darmono akan mengeceknya. “Harapan saya, bisa dicek kebenarannya. Diteliti sejauh mana. Kalau ada rekening yang banyak, mesti ditelusuri,” pinta Darmono di Istana Negara kemarin. Kendati begitu, Darmono juga menyatakan bahwa harus dipastikan lebih dulu dari mana informasi dan sumber data soal dana tersebut. “(Sesuai prosedur) ketua PPATK itu menyampaikan informasi kepada pejabat yang berwenang, baik kepolisian atau kejaksaan. Saya sendiri belum menerima infor-

masi itu,” tutur pria yang juga menjabat wakil jaksa agung tersebut. Dia menyebut uang Rp 95 miliar dalam rekening itu bisa saja termasuk aliran dana mencurigakan. Jika ada dugaan money laundering, polisi mempunyai kewenangan untuk mengusut. “Jika ada korupsinya, ya kami akan tindak lanjuti,” janjinya. Terpisah, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri Irjen Pol Budi Gunawan ikut angkat suara soal pemberitaan tentang jenderal yang memiliki rekening Rp 95 miliar. Dia menilai pemberitaan tersebut bisa merugikan internal kepolisian. Pasalnya, kinerja polisi yang sedang giat membongkar kasus Gayus Tambunan dan sindikasi mafia pajak lainnya menjadi terganggu. “Pemberitaan soal rekening tidak benar. Itu merupakan fitnah dan upaya pembusukan untuk menghancurkan karakter dalam melemahkan langkah tim independen,” ujar Budi. Menurut mantan Kapolda Jambi itu, penyebaran data yang diklaim dari PPATK tersebut bertentangan pula dengan UU Pencucian Uang, khususnya pasal 26 huruf g UU Nomor 23/2003. (sof/dwi/jpnn)

Tampilan Poni Baru dari halaman 1 Tekko, La Codefin, Kemang, kemarin (4/5), Titi mengaku sempat tidak percaya diri dengan rambut poninya. Banyak yang berkomentar bahwa dirinya terlihat seperti anak kecil. “Banyak yang bilang kayak anak kecil. Aduh, nggak pede jadinya. Tapi, stylist-ku bilang kalau tetep cantik. Jadi, ya cukup terhiburlah,” ucapnya lantas tersenyum. Gaya rambut nyaris seperti sekarang, terakhir kali dipakai pelantun tembang Resah Tanpamu ini ketika masih SMP.

Saat itu pemilik nama lengkap Kurniati Kamalia tersebut menghiasi rambut pendek sebatas telinganya dengan poni di atas mata. Setelah itu dia tak pernah lagi berambut pendek. Sebenarnya dia ingin mengubah gaya rambutnya setahun lalu. Tapi, pihak manajemen belum memberikan izin. Sebab, istri Christian Sugiono itu terikat kontrak kerja dengan beberapa produk perawatan rambut. Baru sekarang kesempatan itu datang. “Apalagi, sejak sepuluh tahun lalu rambutku begitu terus. Jangankan wartawan. Suamiku

saja saat kali pertama kenal sampai sekarang nggak pernah lihat aku dengan gaya rambut berbeda. Makanya, ketika saya potong, dia suka. Ternyata kamu bisa berubah juga, kata Tian,” jelasnya. Berubahnya gaya rambut Titi juga berkaitan dengan rencananya mengeluarkan single baru sebentar lagi. Single yang judulnya masih dirahasiakan dan merupakan recycle lagu lama itu berkarakter happy. Supaya terlihat lebih fresh dan sesuai dengan tema lagu, akhirnya Titi memotong rambutnya. (jan/c2/ayi/jpnn)

Tewas Terjatuh Dikira Dibunuh dari halaman 1 Naas, sekitar pukul 18 00 WIB, nyawa Lie Hin Wie tidak tertolong. “Awalnya jatuh dan kakinya sempat masuk lubang air. Saya tak menyangka kalau kejadiannya seperti ini. Suami saya itu senangnya pelihara burung,” kata Harum, saat ditemui di rumahnya.

Sebelumnya sempat muncul dugaan, jika meninggalnya Lie Hin Wie karena dibunuh. Hanya saja, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Polsek Tegal Barat, sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Harum mengakui, suaminya kerap mengeluh paru-parunya sakit. “Waktu itu dokter me-

minta ronsen, tapi dia tidak mau,” beber Harum. Selanjutnya jasad Lie Hin Wie disemayamkan di rumah duka di Jl Hang Tuah. Hingga akhir hayatnya, almarhum tidak dikarunia keturunan. Di rumahnya diketahui banyak sangkar burung yang sebagian besarnya dari jenis derkuku. (din)

Tekankan Kejujuran Pondasi Utama Keberhasilan dari halaman 1 lah, dokter umum di RS Permata Cibubur. Dua anak Nafisah yang tidak berprofesi sebagai dokter adalah Durah Kamilia (anak keempat) dan Zainab (anak ketujuh). Durah menekuni bidang desain, sedangkan Zainab menggeluti bidang kimia. Dia sedang menempuh pendidikan S-2 kimia di Universitas Padjadjaran, Bandung. Menurut Shahabiyah, keberhasilan keluarganya lantaran didikan keras almarhum bapaknya. Semasa hidupnya, Alwi, selalu mengajarkan kejujuran sebagai modal utama hidup. Dikatakan Shahabiyah, jika selalu jujur otomatis akan dipercaya orang. “Insya Alloh dengan selalu

jujur, niscaya kesuksesan akan selalu mengikuti. Selain itu, orang tua juga meminta kita tidak sombong. Karena di atas kita masih ada lagi yang melebihi dan kesempurnaan hanya milik Alloh,” cerita Shahabiyah menuturkan amanat Alwi Idrus. Shahabiyah sendiri memulai karir dokternya, usai menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang tahun 1990. Setelah diwisuda akhir 1991, dia menjadi dokter jaga IGD di Poli dan IGD RS Pertamina Plaju, Palembang. Tahun 1991 itu pula PTT dokternya keluar, namun justru Shahabiyah memutuskan hijrah ke Jakarta untuk bekerja di Depok Medical Service (DMS) sejak tahun 1992. Saat bekerja di DMS, untuk kali kedua PTT

dokternya keluar lagi di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Di Jakarta juga, Shahabiyah bertemu dengan Muksin Hasan, suaminya. PTT dokter di Pangkal Pinang dilakoninya sekitar 3 tahun. Setelah menikah dengan Muksin di paro setengah tahun awal, Shahabiyah memutuskan kembali ke Jakarta. Ternyata, suaminya memilih pulang ke Tegal. Shahabiyah pun mengikti jejak Muksin. Alasannya, sebagai seorang istri, dia harus mengikuti suami. Ini berdasar ajaran Nafisah dan Idrus, bahwa meski sudah bersekolah tinggi tetap harus menghormati suami. Alasan itu juga yang membawa Shahabiyah mendaftar sebagai dokter jaga Poli dan IGD di RSUI Harapan Anda 1996 silam. Berikutnya, diapun

dipercaya sebagai kepala Poli dan IGD sampai tahun 2002 diangkat menjadi direktur. “Keberhasilan saya memimpin rumah sakit ini bukan semata-mata hasil kerja saya. Tetapi juga kinerja yayasan, direksi, dan seluruh karyawan di sini,” ungkap dia kemarin. Saat ini RSUI Harapan Anda yang luasnya sekitar 3,5 hektare tengah berbenah lagi. Itu dilakukan, setelah lulus tiga akreditasi 1,2, dan 3. Saat ini, manejemen tengah menggiatkan proses akreditasi 4 yakni 16 pelayanan dengan patient safety. “Doakan ya biar RSUI lulus aktreditasi lagi. Karena, bagi kami kepuasan pelayanan kepada pasien adalah di atas segala-galanya,” pinta Shahabiyah lagi. (*)

Polisi Kebut Pemeriksaan Saksi-Saksi dari halaman 1 “Hari ini (kemarin, red.) kami memang memanggil audit internal BKK yakni Rosikah SE. Dia kita panggil, karena yang bersangkutan pemegang Surat Keputusan Audit Internal (SK AI) PD BKK Pusat Kantor Tegal Barat. Tim penyidik juga akan mendalami data-data yang ada, sebelum melakukan rangkaian penyidikan terhadap keterangan saksi,” terangnya, Selasa (4/5) kemarin. Dikatakan pula, selain memeriksa saksi dari audit internal, di hari yang sama juga akan dipanggil dua saksi masingmasing mantan kepala cabang BKK Tegal Selatan, Ponco Edi Amarto SE, dan Kabid Pelayanan, Usi Raharsih SE. “Dari pengembangan hasil penyidikan terhadap tersangka, ada perkembangan terkait jumlah uang yang sempat digunakan. Sebelumnya dia mengaku telah menggunakan uang sebe-

sar Rp 1.057.144.500, kini menjadi 1.177.556.600,” ujar dia lagi. Diakuinya, saat ini petugas baru menyita sertifikat rumah milik tersangka yang dibelinya di Cikampek, serta sejumlah buku laporan dan komputer penyimpan data nasabah. RUMAH TERSANGKA KOSONG Sementara itu rumah Jabidin (45) di Kota Baru 8 RT 04 RW 20 Kecamatan Brebes, diketahui telah lama kosong. Dari penulusuran, Selasa (5/4), diperoleh informasi bila tersangka berikut anak dan istrinya sudah lama tidak mendiami rumah itu. Semua pintu dan jendela rumah tertutup rapat. Para tetangganyapun tak ada yang mengetahu pasti alasan kepindahannya. Menurut warga sekitar, tiba-tiba rumah itu sepi. Karenanya mereka sangat kaget, saat mengetahui jabidin ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan ditahan. Romadon, yang tinggal dekat di sekitar

rumah tersangka, mengatakan, Jabidin sudah menempati rumah di Kota Tegal. Ketua RT 04 RW 20 Kota Baru, Solikhin, membenarkan, Jabidin yang kini mendekam di sel tahanan Polresta Tegal adalah warganya. Namun, yang bersangkutan, kata Solkhin, sudah setahun tidak menempati rumahnya. “Dulu memang tinggal di sini, tapi sekarang sudah pindah,” terang Solikhin. Dipaparkan Solikhin, Jabidin pindah dari Kota Baru sekitar Agustus 2009. Rumah tersebut adalah hasil pembelian dari seorang pedagang mi ayam (pangsit, red.) yang terlilit hutang. Hanya sebentar menempatinya, Jabidin menjual rumahnya pada kerabat dekatnya. Apa kerja Jabidin sebenarnya, diakui Solikhin, tidak banyak yang tahu. Bahwa dia sebelumnya bekerja sebagai kasir di BKK Tegal Selatan,

warga tak tahu pasti. Selama ini, warga mengenal Jabidin sebagai pejabat berpengaruh yang kerap gonta ganti mobil. Di rumahnya diketahui ada dua mobil yakni berjenis Panther dan Xenia. Ini pula yang membuat tetangganya meyakini Jabidin bukan pejabat sembarangan. Dia tinggal di Kota Baru, beber Solikhin, dengan seorang wanita yang diketahui sebagai istri simpanannya. Setelah hubungan gelapnya terendus, tidak lama kemudian keduanya segera melangsungkan perkawinan. Wanita simpanan dimaksud diketahui berstatus pegawai honerer di salah satu kecamatan di Kota Tegal. “Selama jadi warga di sini, kami tak tahu apa pekerjaan sebenarnya. Tahunya setelah baca koran dan saya kaget, karena statusnya sebagai tersangka korupsi. Dia itu orangnya sangat tertutup, “ pungkas Solikhin. (her/din)

Tahun ini, UASBN di Kabupaten Tegal akan diikuti sekitar 26 ribu peserta. Tahun 2009, dari 27.361 peserta UAS BN yang

gagal atau tidak lulus hanya 126 siswa. Jika dihitung persentasenya, angka kelulusannya mencapai 99,32 persen. (adi)

Tiga Siswa Mundur dari halaman 1 “Memang sesuai POS, yang bisa mengikuti ujian susulan adalah peserta yang berhalangan tetap atau sakit. Dan bagi yang mengundurkan diri bisa ikut dengan dasar kebijakan dinas dan sekolah,” ujarnya. Saat sidak UASBN di beberapa sekolah, Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya, menuturkan, secara umum pelaksanaan UASBN berjalan lancar. Distribusi naskah soal pun tidak mengalami kendala, dan dilaksanakan sesuai POS. “Saya harap UASBN tahun ini hasilnya lebih meningkat dari sebelumnya. Karena pada 2009 lalu peringkat Kota Tegal di Jawa Tengah hanya duduk diposisi 32 dari 35 kabupaten/ kota,” jelasnya. Sidak di antaranya dilakukan di SDN MKK 9, Randugunting

2, SDN Pekauman 7 dan 8, serta beberapa SD di Kecamatan Margadana. Sidak juga diikuti, kepala Disdik dan wakil wali kota. Di Kabupaten Tegal, Ketua UASBN Kabupaten Tegal, Drs H Waudin MSi, menandaskan, target yang diusung Dikpora dalam UASBN kali ini bukan semata soal jumlah peserta yang lulus. Melainkan, peningkatan rataan hasil UASBN yang tahun lalu sudah mencapai 6,21. Tahun ini, Waudin optimis rata-ratanya bisa menembus 7,00. Kendati begitu, dia meminta, stansar kompetensi lulus (SKL) tidak memberatkan siswa yang menjadi peserta UASBN. “Kendati SKL ditentukan bersama sekolah dan komite, diharapkan angkanya tak memberatkan siswa. Apalagi, angka minimalnya hanya 3,0,” pintanya.

KEAJAIBAN DISAJIKAN OLEH TUHAN Bagi Tuhan tak ada hal yang sulit, artinya Tuhan dapat membuat sesuatu terjadi meskipun menurut perhitungan manusia hal itu tak mungkin terjadi. Peristiwa terjadinya sesuatu peristiwa diluar perhitungan manusia seringkali disebut keajaiban. Demikian pula yang terjadi pada Rina Emor (56 th) penduduk Lambean , Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara-Sulut. Paska pensiun, begitu banyak kendala kesehatan yang dihadapinya seperti maag, tubuh selalu gemetar dan batuk berkepanjangan yang disertai sesak nafas . Meski sudah berusaha mengobatinya, namun kondisi tubuhnya justru kian melemah, apalagi ditambah dengan hilangnya nafsu makan. “....nafsu makan hilang plus banyaknya penyakit membuat tubuh saya sangat kurus......” papar Rina menjelaskan kondisinya dulu. Akhirnya , diawali dengan batuk parah dan demam tinggi, Rina pingsan tak sadarkan diri, ada juga yang menyebutnya koma, selama 7 hari di rumah sakit. Setelah siuman, pensiunan Depdiknas ini masih belum pulih kesadaran secara penuh selama tiga hari. Seorang rekan yang membaca testimoni Gentong Mas di koran lokal menganjurkannya untuk mencobanya. Belum dua bungkus mengkonsumsi, manfaat Gentong Mas sudah dirasakan Rina. Kini tubuhnya berangsur bugar dan nafsu makan bertambah sehingga tubuhnya terlihat mulai berisi. Tak hanya menjadi bugar,

derita maag , batuk dan sesak nafas yang kerap menderanya juga berangsur reda. Tak heran bila banyak yang terkejut melihat Rina kembali bugar dan bersemangat menjalankan aktivitas Gereja. Menurut rekan-rekannya, kesembuhan dan kebugaran Rina merupakan keajaiban yang diperlihatkan oleh Tuhan.“....Puji Tuhan.... sekarang torang so bisa lagi beribadat dan aktif di Gereja ....” ucap Rina tak hentihentinya bersyukur. Merasakan sendiri manfaat dan kelezatan rasanya , kini Rina Emor rutin minum Gentong Mas setiap pagi dan sore. Dirinya juga aktif menganjurkan kepa-

da saudara , tetangga dan rekan sesama jemaat untuk ikut merasakan manfaat Gentong Mas. “ ....saya ingin, manfaat Gentong Mas yang hebat juga dirasakan oleh yang lain.....” tutur Rina mengakhiri perbincangan. Gentong Mas , suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sa-

tiva (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat. Menurut pakar kesehatan dari Jerman, Peter Schleicher, Nigella Sativa mengandung asam lemak tak jenuh, linoleic acid dan Gammalinoleic pembentuk kekebalan tubuh yang penting untuk mencegah berbagai penyakit mulai dari demam, alergi hingga kanker. Menurut Jeff Nugent, Riboflavin pada Gula Aren berfungsi penyembuhan melalui perbaikan jaringan sel yang rusak (Permaculture Plants-2004). Meski demikian, pola hidup sehat seperti olahraga teratur dan banayk minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com dan bagi anda yang membutuhkan silahkan hubungi: 081313322669/08156406404. Bagi anda yang ingin mendapatkannya sudah tersedia di Apotek / Toko Obat Terkemuka Di Kota Anda. Tegal: 081990879809, Apt Medika Farma, Apt Ayu Farma, Apt Duta Sehat, Apt Kaliratu,Apt Adiwerna.Pemalang : Apt Sari Waras, Apt Hikmah. Depkes: P-IRT : 812.3205.01.114


CMYK

KOMBIS

RABU, 5 MEI 2010

20

RADAR TEGAL

Pelanggan Undang Muspida Indosat BERNOSTALGIA Ketiban Untung Tembang Kenangan Bersama Jaya Sentosa Motor

BREBES – Jaya Sentosa Motor Brebes, Kamis (6/5) mulai pukul 19.00 WIB bakal menghadirkan sesuatu yang lain dari biasanya. Kali ini, dealer Honda yang ada di Kabupaten Brebes tersebut bakal menyulap bagian dalam dealer menjadi tempat bernostalgia sambil mendengarkan senandung tembang-tembang lawas. Manager Jaya Sentosa Motor Brebes Benyamin mengatakan, tembang kenangan yang menjadi even perdana tersebut akan dihadiri jajaran Muspida Pemkab Brebes. Kegiatan tersebut sengaja digelar untuk menjalin silaturahmi sembari bernostalgia dalam suasana santai. Kegiatan tersebut, jelasnya, diharapkan bisa menjadi agenda rutin sehingga memberikan nuansa baru di Kabupaten Brebes. Untuk memeriahkan acara, berbagai makanan dan minuman tradisional akan disuguhkan sembari menyimak berbagai tembang nostalgia yang akan dibawakan secara langsung. Tidak hanya itu, untuk menghidupkan suasana, sekitar 40 sampai 60 tamu akan diajak berdendang sehingga suasana bisa lebih meriah. Selain tembang kenangan, pihaknya juga akan menggelar senam aerobik bersama setiap Minggu pagi di Alun-alun Brebes. Nantinya, senam tersebut bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat atau pengunjung yang kebetulan berada di Alun-alun untuk berolahraga pagi. Selain kedua kegiatan tersebut, khusus untuk warga Bulusari dan sekitarnya, akan diadakan jalan sehat pada Minggu (8/5) mulai pukul 07.00 WIB. Semua kegiatan tersbut, jelasnya, digelar untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Sehingga, Jaya Sentosa Motor bisa menjadi bagian dari masyarakat dengan berbagai kegiatan yang ada. “Untuk tembang kenangan, merupakan agenda perdana sehingga sayang untuk dilewatkan,” katanya. (gun)

Poin Plus-plus

PENDEKATAN – Jaya Sentosa Motor Brebes, Kamis (6/5) malam bakal menggelar tembang kenangan bagi jajaran Muspida Pemkab Brebes. Langkah ini juga diikuti beberapa rangkaian kegiatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TEGAL - Setelah sukses dengan pengundian tahap I, II dan III di tahun 2009 lalu, program Poin Plus-plus dalam pengundian tahun 2010 periode I menobatkan dua pelanggan Indosat Cabang Tegal sebagai pemenang uang tunai sebesar Rp 10 juta. Penyerahan hadiah dilakukan Senin (4/5), di kantor Indosat Cabang Tegal. Head of Tegal Branch Nurkholis mengatakan, Indosat Poin Plus-plus merupakan konsep program retensi dengan pengumpulan poin yang merupakan konversi dari nilai pembayaran (prabayar) atau isi ulang (prabayar) pelanggan. Selanjutnya dikonversikan kembali menjadi nilai pulsa (Indosat services). Pengundian hadiah Poin Plus Plus 2010 periode I (Januari – Februari 2010) telah dilaksanakan pada hari Kamis 31 Maret 2010 di Kantor Pusat PT Indosat lantai 25. Adapun hadiah dalam pengundian tersebut berupa Honda Revo untuk 15 pemenang, uang tunai masingmasing Rp 5 juta untuk 30 pemenang, Blackberry untuk 15 pemenang dan pulsa masingmasing 500 k untuk 15 pemenang. Indosat, lanjutnya, senantiasa berkomitmen untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan dengan cara melahirkan layanan yang inovatif, program menarik dan bermanfaat. Salah satunya adalah program Poin Plus – plus 2010 ini. Masih ada kesempatan yang sangat besar untuk menjadi pe-

menang di Poin Plus-plus 2010 selanjutnya. «Maka dari itu kumpulkanlah poin sebanyak – banyaknya,» tandas dia. Dikatakannya, program ini memberikan berbagai manfaat lebih, baik dari sisi hadiah langsung maupun hadiah undian. Manfaat lebih dari hadiah langsung diberikan dalam bentuk free call, tambahan masa aktif dan penambahan poin yaitu 1000 poin untuk pelanggan baru. Khusus untuk hadiah undian, mekanisme untuk mengikuti program pengundian di setiap periodenya adalah berdasarkan sisa poin yang dimiliki oleh pelanggan yang akan dikonversikan menjadi nomor undian (bukan berdasarkan no telepon/MSISDN) dan pelanggan yang mempunyai nomor undian akan otomatis diikutkan dalam proses pengundian. Dalam mengumumkan pemenang program, Indosat tidak pernah mengirimkan SMS kepada para pemenang, akan tetapi langsung menghubungi pemenang via telepon, mengirimkan surat resmi dan mengundang pemenang ke galeri terdekat untuk menerima hadiah secara langsung, bahkan berkunjung langsung ke rumah pemenang. “Hal ini dilakukan untuk meyakinkan pelanggan bahwa program – program yang dibuat Indosat merupakan program nyata,” katanya. Redyes Dwi Wihandoko, salah seorang pemenang mengaku sama sekali tidak menyangka akan menjadi salah satu pemenang. (gun)

Grow with Character! (100/100) Series by Hermawan Kartajaya

My Name Is Tan! (and I am Proud to be Indonesian) PADA hari itu MarkPlus Inc tepat berusia 20 tahun. Selesailah sudah tugas saya untuk menulis seratus artikel di Jawa Pos yang dimuat setiap hari berturut-turut. Kumpulan tulisan tersebut diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dari Kompas Gramedia sebagai suatu buku. Sesuatu yang unik dan barangkali belum pernah terjadi. Hal itu bisa terjadi karena kebesaran hati kedua belah pihak. Dalam menuliskan cerita bagaimana saya mendirikan, mempertahankan, serta mengembangkan MarkPlus, saya menggunakan bahasa bercerita. Gaya bercerita orang Surabaya yang lugas dan apa adanya. Sering saya harus mengingatingat apa yang terjadi sejak 20 tahun lalu sampai sekarang. Urutan cerita pun sering tidak benar-benar sesuai dengan waktunya. Kadang maju ke depan, kemudian mundur lagi. Tapi, itulah saya. Jelek sekali dalam mengingat masa lalu! Saya lebih mudah berimajinasi tentang masa depan ketimbang mengenang masa lalu. Kalau Anda membaca kumpulan tulisan tersebut, sering terasa muatan emosional saya. Bahkan, sering kurang rasional. Karena itu, sering mudah dibaca tulisan saya meledakledak. Tapi, di bagian lain, terasa sangat lemah dan memilukan. Terus terang, di bebe-

CMYK

rapa tulisan, saya menulis sambil menangis. Saya selalu menulis dengan hati! Ada satu lagi rahasia kecil dari kumpulan tulisan itu. Saya menulis semuanya cukup dari BlackBerry Onyx saya! Terus terang, saya adalah orang yang agak gaptek. Karena itu, senang sekali ketika ada gadget yang bisa push e-mail dan dibawa ke mana-mana. Saya menulis dari mana saja. Bisa sambil menunggu pesawat di airport, tapi yang sering di atas pesawat. Kalau tidak bisa tidur, persis seperti pada tulisan terakhir kali ini, saya menulis di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Bali, Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, London, Dublin, dan Belfast! Saya bisa mengirimkan tulisantulisan itu dari mana saja dan kapan saja. Tanpa disadari, saya kayaknya memang lebih mudah berpikir tentang masa depan

seperti the youth walaupun sudah senior. Saya lebih sering terbawa emosi seperti the women ketimbang men yang cenderung rasional. Juga, berusaha keras untuk memanfaatkan wireless online seperti the netizen ketimbang seorang citizen yang sangat primitif. Seperti sudah saya tulis, youth, women, dan netizen adalah new wave subcultures. Sedangkan senior, men, dan citizen adalah legacy subcultures. Walaupun sudah berusia 62 tahun menjelang 63 tahun, pria, dan sering bangga sebagai arek Suroboyo, saya berusaha untuk bisa berpikir seperti pemuda 26 tahun, berperilaku seperti metroseksual, dan berkomunikasi sambung rasa lewat gadget. Andrie Djarot, Abang Jakarta 2005 yang juga host Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne, membuat avatar saya seperti itu! Anda bisa melihatnya di sampul buku kumpulan tulisan tersebut. Terima kasih, Andrie, Anda melihat saya seperti itu! Nah, bagaimana MarkPlus Inc setelah 20 tahun? What next? Kebetulan, cerita MarkPlus ini sudah ditulis sebagai Business Case oleh Prof Hooi Den Huan untuk Nanyang Business School Case Center. Case A menceritakan bagaimana MarkPlus menjadi pionir dan berkembang di Indonesia. Se-

dangkan case B bercerita tentang pengembangan MarkPlus berikutnya ke ASEAN. Dua case itu selalu didiskusikan di kelas-kelas MBA, EMBA, Executive Education Program NBS, baik di Singapura maupun Tiongkok. Bisa masuk kelas marketing, juga kelas entrepreneurship. Kebetulan, Den Huan berkalikali dipilih sebagai the best professor oleh mahasiswa NBS. Sekarang dia malah jadi direktur NTC atau Nanyang Technopreneurship Center. Nah, untuk menyongsong HUT ke-20 MarkPlus Inc, Den Huan dibantu Waizly Darwin akan menulis case C. Tentang apa? Tentang situasi MarkPlus Inc saat ini dan transformasi berikutnya. Saat ini kami berada di Jakarta, Surabaya, serta Bandung dengan gedung sendiri yang lengkap dengan kelas dan FGD atau focus group discussion. Selain itu, kami punya kantor cabang di Semarang, Medan, Makassar, Denpasar, dan Palembang. Di Singapura kami punya kantor penghubung. Di Bangkok dan Ho Chi Minh City kami punya kantor perwakilan. Sementara itu, di Kuala Lumpur kami juga punya kantor yang lengkap dengan kelas dan FGD. Ada tiga divisi, yaitu MarkPlus Consulting untuk jasa

konsultasi, MarkPlus Insight untuk riset, dan MarkPlus Institute of Marketing (MIM) untuk pelatihan. Selain itu, ada marketeers yang merupakan platform dari komunitas marketer secara online dan offline. Marketeers merupakan integrasi dari klub (the club), majalah (the mag), dan internet (the net). Anda juga bisa bergabung ke www.the-marketeers.com. Itulah transformasi pelayanan yang kini dilakukan oleh MarkPlus Inc dari sebuah organisasi legacy menjadi new wave. Sedangkan organisasi MarkPlus Inc dari waktu ke waktu akan ditransformasikan menuju semakin youth, women, dan netizen. Akan diberikan lebih banyak kesempatan kepada MarkPlusers muda untuk berkreasi. Saat ini MarkPlus Inc sudah mempunyai lebih banyak kepala cabang perempuan ketimbang pria. Nanti diberikan lebih banyak lagi kesempatan kepada perempuan untuk memimpin. Selain itu, keseimbangan antara online and offline process harus terus dikonkretkan supaya makin banyak MarkPluser yang punya gaya hidup dan kerja netizen. Sementara itu, MarkPlusers senior, men, dan citizen terus didorong untuk menyesuaikan diri. Transformasi ketiga adalah

pelembagaan MarkPlus yang makin solid. Supaya bisa berkelanjutan, MarkPlus Inc tidak boleh bergantung kepada siapa pun, termasuk saya. MarkPlus Inc bukan Hermawan Kartajaya atau HK Fan Club. MarkPlus Inc harus jadi sebuah kapal, KRI MarkPlus, yang mampu berlayar menembus badai. Siapa pun dalam kapal harus berkontribusi untuk ikut memperkukuh kapal tersebut. Kapal harus terus berlayar dengan kencang walaupun beberapa anak buahnya, bahkan nakhodanya, berganti. Karena itu, saat ini Michael Hermawan menyiapkan semua sistem sumber daya manusia dan pemberdayaan alumni. Grow with character berdasar excellent-professionalism-ethical kini disusun menjadi suatu konsep praktis yang solid buat setiap MarkPluser. Sedangkan Alex Mulya menyiapkan grow with character menjadi suatu paket pelatihan yang siap ditawarkan untuk membantu perusahaan lain! Ringkasannya ditambahkan pada buku kumpulan tulisan tersebut. Saya mengikuti jejak Jack Welch ketika memimpin GE. Jangan malu untuk belajar dari orang lain dan jangan pelit untuk membagi kepada orang lain. Bukankah hidup ini baru bermakna apabila saling ber-

bagi? Akhir kata, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Azrul Ananda dan Leak Kustiya dari Jawa Pos yang telah memberikan kolom Grow with Character selama seratus hari berturut-turut. Juga kepada Priyo Oetomo dan Dwi Helly Purnomo dari Gramedia Pustaka Utama yang setuju untuk menerbitkan tulisan saya menjadi sebuah buku dengan judul yang sama. Last but not least, saya berikan penghargaan setinggitingginya kepada para pembaca setia kolom ini. Besok kolom ini tidak muncul lagi, tapi semoga Anda sudah banyak terinspirasi olehnya. Kirimkan komentar Anda ke www.the-marketeers.com, pasti kami jawab. Terakhir dari yang paling akhir… Anda sudah nonton film yang sangat new wave dan membuat saya meneteskan air mata? Yaitu, ‘My Name is Khan (and I am not a terrorist)’. Kalau belum, silakan cari DVD-nya dan tontonlah supaya Anda benar-benar bisa menangkap makna dari seratus tulisan kali ini. APA ITU? My name is Tan! (and I am proud to be Indonesian). Sampai jumpa di MarkPlus Festival pada 1 Mei 2010 di Hotel Shangri-La Surabaya! The marketing day of Surabaya! (*)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

RABU, 5 MEI 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Menjembatani Perekonomian Warga KEBERADAAN jembatan penghubung di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, dengan Desa Blacanan, Kabupaten Pekalongan, selama ini diharapkan oleh sebagian besar warga. Karena, dengan adadok/radar pemalang nya jembatan tersebut Herry Waluyo maka sarana transportasi warga nantinya lebih terjangkau dan lebih ekonomis. Selain itu, aktivitas warga di dua kabupaten tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perokonomian warga di dua kabupaten. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah banyaknya siswa-siswa sekolah di Kecamatan Ulujami yang menempuh pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Tentunya, keberadaan jembatan penghubung dua wilayah ini sangat dibutuhkan. ’’Insya Allah, dalam waktu dekat ini jembatan penghubung Tasikrejo dan Blacanan dapat segera direalisasikan,” terang Camat Ulujami Herry Waluyo SE kepada Radar kemarin. Menurutnya, selama ini sebetulnya sudah ada jembatan. Hanya saja, ukurannya terbilang kecil sehingga tidak bisa dilalui mobil atau truk. Padahal, aktivitas warga di dua kabupaten tersebut setiap harinya terbilang padat. Baik bagi petani, pelajar, dan sarana transportasi sentra konveksi di Desa Tasikrejo dan Kaliprau. (cw2)

Blok Kampung Bukan Permukiman Nelayan Berstatus Tanah Negara PEMALANG - Tanah negara yang timbul di salah satu blok di Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, tidak diperuntukkan khusus bagi nelayan. Pihak kelurahan setempat menegaskan, di tanah tersebut warga yang non nelayan pun bisa menempatinya, sepanjang memenuhi persyaratan administrasi. Lurah Sugihwaras Khumaedi menjelaskan, munculnya permukiman baru di blok yang dikenal

dengan sebutan Kampung Baru itu terjadi pada dua tahun lalu. Saat itu, dijelaskan Khumaedi, terbentuk sebuah panitia oleh warga dan mengapling tanah negara tersebut untuk permukiman. Aktivitas ini timbul sebagai imbas dibangunnya infrastruktur jalan di tepi pantai, serta rencana pembangunan jalan menuju Pelabuhan Tanjungsari dari depan SPBU Lawangrejo. ’’Warga kami memang 90 persen adalah nelayan. Namun, di tanah negara tersebut bukan untuk permukiman khusus nelayan, warga lainnya yang non nelayan

juga boleh sepanjang memenuhi persyaratan administrasi,” jelas Khumaedi kepada Radar Selasa (4/5). Kelurahan Sugihwaras sendiri memiliki 16 ribu lebih penduduk yang terbagi dalam 8 ribu kepala keluarga (KK). 4.ribuan di antaranya adalah KK miskin. Administrasi pemerintah menyebut KK miskin sebagai KK prasejahtera. Mengenai rencana turunnya bantuan dari pemerintah terhadap pembangunan perumahan nelayan senilai Rp 6,9 miliar ini, Khumaedi mengaku, pihaknya tidak tahu menahu. Bahkan, lanjut ke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

LAMPU MINYAK - Lampu minyak ini menemani malam-malam warga Kampung Baru, Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.

Bulan Dana PMI 2010

TARGETKAN RP 325 JUTA

PENDIDIKAN Tiga Penghuni Panti Distrarastra Ikuti UASBN PEMALANG – Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS-BN) yang dimulai Selasa (4/5) diikuti dengan seksama oleh tiga anak penghuni Panti Distrarastra, Kabupaten Pemalang. Tidak ada keluh kesah akan materi yang diujikan bagi kelayan atau penyandang tunanetra dan tunarungu-wicara (PTN-TRW) di panti yang terletak di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo No. 4, Pemalang. ’’Secara umum, anak-anak sudah mempersiapkannya dengan matang. Sehingga pada hari-H pelaksanaan UAS-BN, anak-anak dapat mengikuti dengan baik,” jelas Kepala Panti Panti Tunanetra Tunarungu dan Wicara (PTN-TRW) Distrarasta Pemalang Budi Liestyawati SH MM ke hal 9 kol 1

Tegar Perjuangkan Rakyat AMIROH tak pernah lelah, tak pernah lekang, akan selalu tegar perjuangkan rakyat Pemalang. (3 SMS) 085747801xxx AMIROH untuk kemakmuran rakyat Pemalang. 085727212xxx AMIROH calon bupati yang jujur, dijamin tidak korupsi (Agamis) Membangun Pemalang menuju masyarakat maju, mandiri dan sejahtera (Nasionalis). Wadon Bae! (2 SMS) 085747801xxx

Membawa ke Arah Lebih

CMYK

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang kembali melakukan gerakan bulan dana di tahun ini. Kepanitiannya yang dipimpin oleh Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK ini menargetkan penggalangan dana hingga Rp 325 juta dari masyarakat. Pada tahun-tahun sebelumnya, target yang dipatok selalu terlampaui. Tentunya, target untuk tahun ini diyakini dapat terlampaui pula. Dalam laporannya, Burhanudin menjelaskan, gerakan Bulan Dana PMI dilakukan mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2010. ’’Sasaran Bulan Dana PMI adalah rumah tangga, pertokoan, pengusaha, sekolah dan perguruan tinggi, lembaga pemerintah, PNS, anggota DPRD, dokter, para pemohon ke hal 9 kol 5

ISMAIL FUAD/RADAR TEGAL

DONOR DARAH – Sejumlah pendonor darah dibantu petugas PMI saat menyumbangkan darahnya dalam salah satu aksi sosial beberapa waktu lalu.

Pengunjung Pantai Dihimbau Waspada Terjadinya Angin Timur PEMALANG – Dalam dua hari terakhir, ombak besar disertai angin kencang terjadi di wilayah pantai utara Kabupaten Pemalang. Meski demikian, besaran ombak tidak menjadi penghalang bagi anakanak pengunjung pantai. Hal ini seperti terlihat di Pantai Tanjungsari dan Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Selasa (4/5). ’’Jarang-jarang kami ke pantai kalau tidak liburan,” terang Nuryani (48), orangtua anak Aji (10) ketika mengunjungi Pantai Widuri kemarin. Menurutnya, kebahagiaan adalah ketika didapatinya anak semata wayangnya itu bisa bercengkerama dengan teman-temannya. Apalagi bisa bermain air sepuasnya di bibir pantai, maka rasa lega dan gembira begitu kelihatan dari wajah anaknya Aji. Pengunjung lain, Mirah (38), kepada Radar menuturkan, mengunjungi

pantai selain untuk mencari suasana baru setelah beraktivitas di rumah, adalah untuk mengenalkan anaknya pada potensi wisata yang ada di Kabupaten Pemalang. Salah satu pedagang setempat, Suwandi (36), mengungkapkan, besaran ombak yang terjadi di Pantai Widuri sudah terjadi sejak dua hari lalu. Gelombang yang terjadi disebabkan oleh angin timur berhembus cukup kencang pada malam hari. Besaran angin timur, lanjut dia, bahkan sampai ke aspal jalan raya, tepatnya di sebelah barat pertigaan menuju arah Tanjungsari. Meski demikian, pada siang hari besaran angin timur tidak terlalu besar, sehingga bagi pengunjung merasa enjoy saja berenang di pantai karena ombaknya terbilang sedang. Yang ditakutkan, lanjutnya, angin timur yang bisa datang secara tibatiba saat bersamaan anak pengunjung yang tengah berenang. Sehingga ombak bisa menyeret pengunjung sewaktu-waktu. (cw2)

Tujuh Desa Siap Cairkan ADD PEMALANG – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang menyatakan, sebanyak 211 desa di seluruh Kabupaten Pemalang yang telah siap untuk melakukan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I tahun 2010, hingga saat ini baru ada 7 desa. Kesiapan sejumlah desa tersebut setelah terpenuhinya syarat proses pencairan ADD yaitu telah membuat SPJ, LPPD, dan Anggaran Pendapatn dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2010. ’’Berdasarkan hasil rapat kerja Komisi A bersama asisten I Bidang Pemerintahan, Bapermas KB, dan Inspektorat setempat, kami telah mendapat laporan soal kesiapan desa dalam proses pencairan ADD tahap I tahun 2010. Dan hasilnya baru ada 7 desa yang telah dinyatakan siap,” jelas CH Sri Kuswandari kepada Radar di gedung dewan Selasa (4/5). Sri Kuswandari yang didampingi Sekretarisnya M. Syafi’i SAg menjelaskan, 7 desa yang

dok/radar pemalang

CH Sri Kuswandari

dinyatakan siap untuk mencairkan ADD tahap I tahun 2010 masing-masing adalah Desa Bojongnangka, Kendalsari, Ujung Gede, Cibiyuk, Kebagusan, Banjarsari, dan Karangmoncol. ’’Sedangkan desa-desa lainya belum siap karena masih dalam proses pengajuan persyaratan pencairan.’’ Menurutnya, ADD di Kabupaten Pemalang untuk tahun 2010 jumlahnya totalnya men-

capai Rp 24.602.785.730 untuk 211 desa. Dari sekian banyak desa yang mendapatkan ADD paling besar adalah Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, yaitu sebesar Rp 161.636.939. Sedangkan desa penerima ADD terkecil adalah Desa Kemuning, Kecamatan Ampelgading, dengan jumlah Rp 99.591.930. ’’Selain ADD, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang juga telah memberikan dana tunjangan atau penghasilan tetap untuk kepala desa dan perangkat desa lainnya yang jumlah totalnya mencapai Rp 14.479.110.000,” terangnya. Dana tunjangan yang diberikan oleh pemerintah daerah tersebut, dijelaskan Sri Kuswandari, secara rinci untuk kepala desa yang pendapatannya belum sesuai UMK kebanyakan yang ada di daerah punggung, sebanyak 97 kepala desa mendapatkan tunjungan sebesar Rp 945.000 per bulan. Adapun untuk 27 sekretaris desa (sekdes) masing-masing Rp 810.000 per bulan. (mg1)


METRO TEGAL

4

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

Tanyakan TPP, Guru Desak Walkot Pertemuan Dilakukan Tertutup

ROB Ombak 2 Meter Terjang PAI OMBAK setinggi 2 meter, Selasa (4/5) sekitar pukul 13.30 WIB menerjang kawasan Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indah (PAI). Akibatnya, hampir semua wilayah di sekitar obyek wisata itu kebanjiran. Selain itu, ombak juga menggenangi ratusan rumah penduduk disekitarnya juga ikut banjir sampai setengah meter. Ombak yang menyerang kawasan OW PAI secara tiba-tiba sempat membuat bingung para pengunjung. Sebagian pengunjung bahkan memilih keluar mengantisipasi adanya ombak susulan yang lebih besar. Sedangkan sebagian pengunjung lainnya memilih mencari tempat yang aman, karena kendaran yang dibawa tak bisa keluar. Ini merupakan kali pertama, kawasan OW PAI dilanda banjir akibat ombak tinggi. Bahkan akibat panik, tak sedikit kendaraan pengunjung yang masuk ke saluran. Kasi Kesbangpolinmas Kota Tegal, Abdul Kadir, yang ditemui di sela-sela peninjuauan lokasi, mengatakan, sejak ada OW PAI ini baru kali pertama ombak besar menerjang. Biasanya ombak yang disertai angin kencang tak sampai membanjiri semua wilayah wisata. Tapi siang ini, tambahnya, ombak cukup besar. Sehingga terdorong angin, dan menggenangi hampir semua wilayah wisata. Ketinggian air rata-rata sekitar setengah meter, tapi akibat ombak ini pihaknya belum mengetahui persis apa saja yang rusak. Karena saat ini pihaknya bersama dinas terkait masih dalam tahap identifikasi, sehingga belum bisa memastikan apa yang rusak. “Walaupun ombak cukup tinggi, tapi belum bahaya. Sehingga pihaknya akan melakukan identifikasi, serta kajian untuk penanggulangan banjir seperti ini. Kalau tidak, kami khawatir akan terulang kembali,” kata Abdul Kadir. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), HM Wahyudi, menjelaskan, karena kondisi ombak cukup tinggi dan khawatir terulang kembali, pihaknya menghimbau kepada pengujung untuk sementara tidak berenang di laut. Bahkan jangan parkir di tepi pantai, karena khawatir diterjang ombak. “Kami akan terus melakukan pengecekan, usai OW PAI terjang ombak yang disertai angin kencang,” jelas Wahyudi. Salah seorang pengunjung, Hamdan, mengungkapkan, dia sangat terkejut, saat ada ombak tinggi. Dirinya sempat panik, saat air tumpah ke seluruh wilayah OW PAI, Karena takut ada ombak susulan yang lebih besar, dirinya memilih meninggalkan lokasi. “Kalau melihat sendiri, terus terang saya takut. Bayangan saya ada tsunami, karena air ombak tumpah ke daratan,” ungkapnya. Mulyati, warga RT 12 RW 11 Kelurahan Mintaragen, menuturkan, kalau rob bisa terjadi di sekitar RT 9 sampai 12 RW 11 Kelurahan Mintaragen, tapi ini yang terbesar. Karena ombak tinggi kali ini, ratusan rumah yang ada di 4 RT Kelurahan Mintaragen kebanjiran. Rata-rata banjir masuk rumah, tapi soal kedalaman berfariatif. Yang terparah, air masuk kedalam rumah hampir satu meter. Tapi kalau rata-rata, sekitar 30 centi meter sampai setengah meter. “Kami minta ada penanganan yang serius dari Pemkot, agar kondisi semacam ini dapat diminimalisir. Kalau tidak, setiap hari kami selalu was-was. Apalagi kalau ada ombak tinggi, dapat dipastikan air akan masuk kedalam rumah,” tuturnya. (hun)

RESES

M SAEKHUN/RATEG

SERAP ASPIRASI – Suasana reses salah satu anggota DPRD di depan warga Kecamatan Margadana.

PJU Kembali Disoal SEJUMLAH warga di Kecamatan Margadana, utamanya yang memiliki rumah di Jl Ambarawa dan Jl Cabawan, Krandon sampai saat ini belum terpasang Penerangan Jalan Umum (PJU). Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir yang terjadi setiap musim hujan. Sedangkan penanganannya sampai saat ini belum maksimal, sehingga warga selalu was-was setiap kali turun hujan. Sobirin, warga Margadana, saat reses Eny Yuningsih, mengatakan, sebagai warga Kota Tegal, dia belum bisa menikmati pembangunan Kota Tegal. Menurutnya, jangankan air bersih PDAM, masalah PJU sampai saat ini saja belum ada. Sehingga dia meminta Pemkot mau memperhatikan pembangunan di wilayah Kecamatan Margadana. “Kalau PJU saja tidak terpasang, bagaimana dengan pembangunan lainnya. Sebagai salah satu daerah pengembangan, saya berharap Pemkot mau memperhatikan pembangunan di Kecamatan Tegal Selatan. Jangan sampai tertinggal jauh, dibanding Kecamatan Tegal Timur,” kata Sobirin. Di tempat sama, Tono, warga Pesurungan Lor, meminta, DPRD dan Pemkot peduli dengan musibah banjir yang melanda wilayah Pesurungan Lor, karena sampai saat ini belum ada penanganan yang serius. Sehingga setiap kali turun hujan, dipastikan beberapa wilayah di Kecamatan Margadana, khususnya Pesurungan Lor selalu banjir. “Kami minta ada penanganan serius soal banjir, kalau bisa dibangun polder. Sehingga kami tidak was-was, saat hujan turun,” pinta Tono. Anggota DPRD, Eny Yuningsih, menjelaskan, soal minimnya PJU di wilayah Kecamatan Margadana, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), selaku penanggungjawab. Sedangkan soal air PDAM, pihaknya akan melaporkan masalah ini kepada pimpinan untuk disikapi DPRD secara kelembagaan. “Kami sebenranya sempat membahas anggaran pembangunan polder Pesurungan Lor dalam RABPD 2010, karena tidak ada perencanaan matang. Maka anggaran tersebut dipending, tapi untuk penanganan banjir kami akan bicarakan dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot,” jelas Eny. (hun)

ADI MULYADI/RATEG

SEPAKAT - Pemkot dan pemilik sepakat menutup sementara Warnet Platinum hingga memiliki izin operasional.

Platinum Sementara Ditutup Pemkot Diminta Tak Tebang Pilih PENCABULAN pelajar di Warnet Platinum ditanggapi serius Pemkot Tegal. Selasa (4/ 5), warnet di Jl Jalak Barat, Pekauman Barat, Tegal Barat itu akhirnya ditutup sementara. Alasan Pemkot, Warnet dan Game Platinum banyak menyalahi aturan. Antara lain dari perihal perizinan, jam operasi, desain bilik, dan lainnya. Padahal, pada razia sebelumnya, pemilik sudah diperingatkan agar mematuhi aturanaturan yang ada. Namun, pemilik tidak mengindahkannya, hingga sampai dengan terjadinya kegiatan asusila di tempat tersebut. Kasubbid Ijin Usaha dan Non Perijinan BP2T Kota Tegal, Harnoto, mengatakan, pada 25 April lalu, Pemkot melakukan tinjauan ke seluruh warnet. Platinum merupakan salah satu warnet yang diperingatkan, karena banyak hal yang menyalahi aturan. “Antara lain bilik terlalu tertutup, sehingga banyak pengguna usia sekolah yang berseragam pada jam efektif belajar.

Tidak adanya pembatasan jam buka yang ditengarai sangat berpotensi untuk melakukan kegiatan-kegiatan amoral, serta belum memiliki perizinan,” katanya. Waktu itu, lanjut Harnoto, Pemkot meminta pemilik secepatnya malakukan perbaikanperbaikan. Di antaranya membongkar pintu bilik, menempelkan aturan, melarang anak sekolah berseragam tanpa surat keterangan dari sekolah. Jam buka pun dibatasi dan mengurus perizinannya. “Itu dikuatkan dengan surat pernyataan tertulis bermaterai Rp 6.000, yang dibuat dan ditanda tangani pemilik. Bahwa dia bersedia melaksanakan apa yang disebutkan tadi. Namun kenyataannya sampai dengan razia gabungan kali ini belum juga diindahkan,” ujarnya. Kepala Satpol PP, Praptomo, menambahkan, karena Platinum tidak sesuai dengan aturan dan tidak mengindahkan peringatan yang diberikan, untuk sementara ditutup. Ini sesuai dengan perintah langsung dari wali kota. “Dengan begitu mulai Selasa (kemarin, red.), Platinum tidak

diperbolehkan beroperasi. Mengenai waktunya tergantung pemiliknya sendiri. Apabila mau melaksanakan peraturan yang berlaku, khususnya pembuatan izin, boleh kembali beroperasi. Ini akan kita pantau terus,” tegasnya. Pemilik Warnet Platinum, Maryani, menyetujui penutupan sementara itu. Namun, dia juga meminta Pemkot tidak tebang pilih dengan memberikan perlakuan yang sama bagi warnet dan tempat game online lainnya yang menyalahi aturan. “Kenapa saya minta demikian? Karena saya tahu sendiri selama ini tidak seperti itu. Apabila ada kunjungan dari pemerintah dan si pemilik ngemel, maka dibebaskan, Ini banyak terjadi di warnetwarnet yang ada di Kota Tegal, dan tidak perlu saya sebutkan satu persatu,” paparnya. Usai menutup sementara warnet Platinum, tim gabungan, yang terdiri dari Satpol PP, Polsek Tegal Barat, Camat Tegal Barat. Kemudian Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) dan BP2T, kembali melanjutkan kegiatan. Yaitu mengunjungi warnet-warnet dan game online lainnya. (adi)

Jembatan Penyeberangan Tak Maksimal KEBERADAAN jembatan penyebrangan di Jl Mayjen Sutoyo ternyata kurang dimanfaatkan pengguna jalan. Sejumlah pengguna jalan memilih menyebrang langsung di antara padatnya kendaraan yang melintasi jalur pantura tersebut. Umumnya, pengguna jalan mengaku tidak menggunakan jembatan penyebrangan karena harus berputar dan jauh dari tempat yang akan dituju. Iswayunah (25), saat menyebrang menuju Pacific Mall, mengatakan, dia sengaja tidak menggunakan jembatan penyebrangan karena takut akan ketinggian. Selain itu, dia harus

berjalan lebih jauh dari tujuan semula, sehingga terpaksa menerobos kendaraan yang berjalan pelan saat lampu merah menyala. Meskipun begitu, dia menganggap tindakannya bukan sebuah kesalahan. Pasalnya, banyak juga pengguna jalan yang tidak memanfaatkan keberadaan jembatan penyebrangan. Yang terpenting baginya, dia tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas karena menyebrang saat lampu merah. “Mau bagaimana lagi, yang tidak menggunakan jembatan penyebrangan justru lebih ba-

nyak,” katanya. Lain lagi penuturan Budiman (29). Menurutnya, keberadaan jembatan penyebrangan memang digunakan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki saat menyebrang di jalan raya. Tetapi, tidak semua pejalan kaki memanfaatkan jembatan penyebrangan dan memilih menyebrang langsung meskin arus lalulintas sedang padat. Karena berada di perempatan jalan yang cukup padat. Pengendara jarang yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Kondisi tersebut dimanfaatkan pengguna jalan untuk

Alasan Efektifitas, Ruang Kelas Berfungsi Gudang SALAH satu ruangan kelas di SDN Randugunting 7 dianggap tak layak untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Karena, ruangan tadi masih berfungsi juga sebagai gudang alat, sehingga KBM tidak nyaman. Kepala SDN Randugunting 7, Munasor, Selasa (4/5), mengatakan, dahulu ruang tersebut adalah milik SMPN 7. kemudian diserahkan ke SDN Randugunting 7 dengan kondisi rusak. Dan pada tahun 2008 sekolah mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik. Anggarannya hanya bisa digunakan untuk plesterisasi ruangan tersebut. “Pada tahun 2009 lalu sekolah juga mengajukan. Namun pada waktu itu tidak mendapatkan DAK. Sehingga kondisinya hingga saat ini masih sangat memprihatinkan,” katanya saat dikunjungi Wakil walikota dalam sidak UASBN. Dia tak menampik, kalau sebenarnya jumlah kelas tidak kurang. Namun untuk lebih mengintensifkan pembelajaran, siswa kelas V dengan jumlah 40 anak di bagi menjadi 2. Dengan begitu pembelajaran akan lebih mantap. Karenanya ruangan tersebut terpaksa dimanfaatkan untuk KBM. Selain itu, dari orang tua siswa juga keberatan apabila

ADI MULYADI/RATEG

TAK NYAMAN – Wakil wali kota saat meninjau ruang kelas yang dianggap kurang nyaman di SDN Randugunting 7.

anak-anaknya menempati kelas di lantai 2. Dan mereka lebih memilih ruangan tersebut meski kondisinya sangat tidak layak. “Tahun ini sekolah sudah kembali mengajukan anggaran ke UPTD setempat. Namun hingga sekarang belum ada realisasinya,” ujarnya. Kepala SDN Randugunting 2, Rohmat, menambahkan, lokasi SDN Randugunting 7 dan sekolahnya adalah satu komplek. Jadi kekurang nyamanan tidak hanya di SDN Randugunting 7 saja. “Disini belum memiliki pintu gerbang dan tembok keliling. Sehingga kenyamanan pembelajaran sangat kurang nyama. Sebab, masih banyak orang yang dengan bebas keluar

masuk sekolah,” tuturnya. Padahal, lanjut Rohmat, sekolahnya adalah salah satu titik pantau adipura. Namun kondisinya sangat memprihatinkan. Sehingga tak dipungkiri dalam penilaian lokasinya selalu mendapat nilai yang minim. Menanggapi itu, Habib Ali Zaenal Abidin, menuturkan akan mengkordinasikannya dengan tim adipura langsung. Mengenai kelas di SDN Randugunting 7, sementara gunakan dulu. Namun peralatan yang ada didalamnya dipisahkan. “Dengan begitu akan sedikit lebih nyaman. Pemkot akan berupaya untuk menangani masalah tersebut,” paparnya. (adi)

DUABELAS perwakilan guru dari tingkat SD hingga SMA seKota Tegal, Selasa (4/5), mendatangi kantor wali kota. Kedatangan mereka guna menyampaikan aspirasi dan menanyakan hasil rakor, Sabtu (1/5) lalu, terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru yang belum jelas. Juru Bicara guru, Sarbini, mengatakan, hasil rakor kemarin belum ada kejelasan sama sekali mengenai TPP. Karenannya, mereka menemui langsung wali kota untuk menyampaikan aspirasi dan dasar hukumnya kepada walikota. “Yaitu UU No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen serta PP No. 74 tahun 2008. Dalam UU guru dan dosen, terkait masalah tersebut ada pada pasal 14 dan 19,” katanya. Sedangkan pada PP 74, pasal 24 ayat 1 tentang maslahat tambahan. Dan pasal 29-nya dengan tegas tertulis pemkot dan atau pemerintah daerah dapat memberikan maslahat tambahan dalam bentuk kesejahteraan lain. Yang diatur dengan peraturan menteri atau kepala daerah. “Dengan adanya dua dasar hokum tadi, sangat jelas bahwa guru berhak mendapatkan TPP,” tandasnya.

Menurut Sarbini, selain menyampaikan hal tersebut, para perwakilan guru juga meminta komitmen positif memberikan TPP dari pemkot. Karena hasil rakor Sabtu lalu tidak jelas alias ngambang. “Sebenarnya para guru sudah tidak sabarlagi dan ingin melakukan sebuah aksi besar, apabila pemkot tidak segera mencairkan TPP. Namun itu bisa kita redam dan sepakat menggunakan pendekatan terlebih dahulu. Namun apabila upayaupaya itu tidak membuahkan hasil. Apaboleh buat, kejadian tahun 2007 bakal terulang tahun sekarang,” tuturnya. Ketua Dewan Pendidikan (DPK), Sisdiono Ahmad, menyampaikan, keputusan Pemkot untuk melakukan persetujuan dengan pusat sangat tidak masuk akal. Karena undangundangnya sudah jelas dan otonomi daerah. Jadi tanpa perlu ke pusat seharusnya pemkot sudah bisa memutuskan kebijakan sendiri. “Dengan dasar hukum yang disebutkan tadi, pusat tidak akan melarang. Jadi kepusat pun akan sangat pecuma sekali. Hanya membuang waktu, tenaga dan biaya saja,” jelasnya. Pertemuan antara perwakilan guru, DPK, dengana wali kota dan jajarannya dilaksanakan tertutup di ruang kerja wali kota. (adi)

Ikmal: Tak Ada Perpanjangan Pensiun WALI KOTA Tegal, H Ikmal Jaya, memastikan pada tahun ini tak ada masa perpanjangan masa pensiun pejabat, sebagaimana isi salah satu rekomendasi DPRD atas LKPj Wali Kota tahun 2009. Bahkan Asisten II, H Fanany, terhitung tanggal 1 Mei 2010 memasuki pensiun, menyusul Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), A Sugeng Prihadi, dan Camat Tegal Barat, H Drajat. Sedangkan soal Sekretaris Daerah (Sekda), H Edy Pranowo, yang akan memasuki masa pensiun Oktober 2011 Walikota belum bersikap. Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya, mengatakan, pada tahun 2010 tidak ada perpanjangan pensiun, dan ada tiga pejabat yang pensiun pada tahun in (2010, red). Sedangkan pada tahun 2011 ada beberapa pejabat yang pensiun, termasuk Sekda, Edy Pranowo SH MM. Namun untuk tahun 2011, pihaknya belum bersikap. Sebab perpanjangan masa pensiun dilaksanakan atas dasar kebutuhan organisasi dan kebutuhan SDM, bukan karena masalah lain. “Sampai saat ini kami belum menerima surat permintaan perpanjangan pensiun, bagi pejabat yang pensiun pada tahun 2011. Sebab sesuai aturan, pengajuan perpanjangan pensiun satu tahun sebelum masa tugas berakhir,” kata Ikmal. Sedangkan saat ditanya soal Sekda, Ikmal menegaskan, sampai saat ini Sekda belum mengajukan surat perpanjangan pensiun, karena masa pensiun Ok-

DOK.RATEG

H Ikmal Jaya

tober 2011. Sehingga pengajuan surat pada Oktober 2011, dan saat ini masih bulan Mei. Sehingga masih ada waktu, untuk mengajukan surat permintaan perpanjangan pensiun. “Kami akan selektif, dalam menyetujui permintaan perpanjangan pensiun pejabat. Kalau memang secara organisasi dibutuhkan, maka pengajuan perpanjangan pensiun bakal kami pertimbangkan,” tegas Ikmal. Mantan Ketua Pansus LKPj Walikota DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap SH, Selasa (4/5) kemarin, mengatakan, rekomendasi DPRD atas LKPj Wali Kota tahun 2009, salah satunya meminta tak ada perpanjangan pensiun PNS. Ini agar ada jenjang karir yang jelas dan yang terpenting memberi kesempatan atau peluang pejabat yang dibawah. Permintaan ini bukan hanya tahun 2010, tapi juga tahun 2011 dan seterusnya. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

RABU 5 MEI 2010

RADAR TEGAL

Tujuh PSK Pantura dan Selatan Digaruk Pa DPR sebelum alokasi dana desa turun bpk cek dulu ke desa2 apakah ADD Th 2009 sudah di laksanakan apa belum? ojo main kucur!Fungsikan bawa s buat apa ada bws kl tdk utk ngontrol aku yakin add akeh penyelewengan bpk turun sih ambil contoh 1 kec! spj per desa d cek ama pelaksana nya pasti bpk cc 087815183XXX

SLAWI PGRI Rencana Beli Tanah PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tegal berencana membeli tanah guna membangun gedung baru di wilayah Slawi. Ini mengingat gedung lama akan dipergunakan untuk keperluan lain oleh pemerintah. Hal ini dikatakan Ketua PGRI Kabupaten Tegal Drs Waudin MM. Kata Waudin, solusi terbaik untuk memecahkan persoalan ini adalah PGRI memiliki tanah sendiri, sehingga kalau membangun gedung di tanah milik sendiri akan enak. Dan ini pun didukung sepenuhnya oleh anggota. “Kami hanya ingin memiliki gedung sendiri di atas tanah milik sendiri. Dan paling tidak, tanah itu terletak di pusat pemerintahan atau dekat kantor Dikpora. Sehingga akan mempermudah akses kegiatan anggota PGRI. Dan itu cita-cita bersama seluruh anggota,” akunya. Dana yang dibutuhkan, lanjut Waudin, untuk membangun gedung beserta tanahnya, paling tidak harus memiliki dana sekitar Rp 1 miliar lebih. Dana sebesar itu sebagian besar akan dipikul oleh seluruh anggota, dan sisanya akan dimintakan ke pemerintah melalui APBD. Sehingga tidak memberatkan pemerintah dalam menggelontorkan anggaran untuk pembangunan gedung. “Paling tidak kami harus menyediakan anggaran sekitar Rp 1 miliar lebih. Perinciannya untuk membeli tanah sekitar Rp 200 juta lebih, sedang sisanya untuk pembangunan gedung baru. Kalau ada kekurangan, kami akan mintakan ke pemerintah melalui APBD. Mudahmudahan cita-cita anggota PGRI akan terlaksana,” sambungnya. Waudin minta dukungan dari seluruh anggota PGRI agar proyek besar yang dicita-citakan anggota PGRI dapat terlaksana. Dan dengan gedung baru nanti tersebut, diharapkan anggota PGRI ke depan akan lebih maju lagi. (guh)

SLAWI

KRAMAT - Sedikitnya tujuh Perempuan Seks Komersial (PSK) yang biasa mangkal di jalur pantura Kramat dan Kalipasir Margasari Kabupaten Tegal, Selasa (4/5) kemarin menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Slawi. Tujuh pelaku esek-esek ini disidang lantaran sebelumnya telah terjaring Operasi oleh petugas Kepolisian Resor Tegal yang tengah menyisir daerah pantura dan jalur selatan. Informasi yang dihimpun Radar, PSK pantura yang digaruk oleh petugas kepolisian yang tengah menggelar Ops Cipta Kondisi 2010 ini hanya berjumlah empat orang. Sedangkan PSK yang memiliki pang-

kalan warung remang-remang masuk wilayah Kalipasir Margasari hanya 3 orang. Sehingga dalam ops yang digelar pada Selasa (4/5) kemarin, hanya berjumlah tujuh orang. Pelaku usaha esek-esek itu juga setelah diamankan langsung disidang di PN Slawi guna menjalani putusan kasus Tipiring yang divonis majelis hakim. “Operasi pekat ini kami gelar dalam rangka Cipta Kondisi 2010. Sedangkan kegiatan ini kami laksanakan sewaktu-waktu melihat kondusifitas wilayah. Cipta Kondisi merupakan kegiatan rutin tiap bulannya,” kata Kabag Ops Polres Tegal Kompol Wiyoto SPd, kemarin. Menurutnya, mereka yang terjaring ops Cipta Kondisi oleh

anggotanya juga diberikan pembinaan langsung dilimpahkan ke PN Slawi guna mendengarkan putusan hakim dalam sidang Tipiring. Sementara salah satu PSK yang terjaring di warung Kalipasir Margasari mengaku kalau sebelum ditangkap dirinya itu baru saja datang dari Ciamis Jawa Barat. “Saya baru saja turun dari bus dan baru santai di warung. Namun baru hendak meminum teh manis, eh tiba-tiba ada anggota polisi yang langsung menangkap saya. Padahal saya ke warung tersebut hendak menunggu rekan. Namun apa lah dikata, argumen saya kalah lantaran saya langsung dibawa ke Polres,” tandasnya. (gus)

1.757 Pengendara Ranmor Ditilang

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DITILANG – Sejumlah pengendara sepeda motor ditilang saat razia polisi.

PanitiaTurnamenFutsalGelarRapat PANITIA penyelengaraa turnamen futsal antar instansi di lingkungan Kabupaten Tegal bersama seluruh anggota Komunitas Sabtu Pagi Tegal (KSPT) Selasa (4/5) kemarin menggelar rapat persiapan turnamen futsal di ruang rapat Komisi II DPRD Kabupaten Tegal. Rapat persiapan turnamen dengan tema sehat dan bugar dengan berolahraga tersebut, dipimpin langsung Ketua Panitia Penyelengara KRT Sugono Adinegoro. Sekretaris Panitia Saidno menyatakan tujuan dari rapat ini adalah untuk membahas segala persiapan pelaksanaan turnamen futsal antar instasi se-Kabupaten Tegal. selain itu, rapat ini juga untuk menyamakan persepsi di antara panitia dan anggota KSPT yang mempelopori turnamen futsal ini. “Rapat ini untuk membahas segala persiapan turnamen,” katanya kepada Radar. Menurut Saidno, masalah anggaran, aturan main, dekorasi, dokumentasi serta keamanan merupakan materi-materi pokok yang dibahas dalam rapat panitia ini. Sehingga adu argumen antar panitianya pun hanya seputar itu. “Untuk rapat kali ini hanya membahas beberapa aturan main sebelum pelaksanaan,” ujar Saidno. Tapi pada dasarnya sasaran utamanya, lanjut Saidno, adalah untuk menciptakan keprofesionalan panitia dalam melaksanakan turnamen. Dengan harapan nanti pada saat pelaksanaan yang direncanakan pada tanggal 8-9 Mei nanti bisa berjalan dengan lancar aman dan tertib. “Intinya persiapan untuk menyongsong pelaksanaan, supaya nantinya berjalan lancar dan tertib,” tandasnya. (k1)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

TUNGGU SIDANG – Sejumlah PSK saat menunggu siding di PN Slawi.

Desa Dukuhsalam Kosong Pimpinan SLAWI - Warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi mendesak pemerintah Kabupaten Tegal segera menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) dan mengisi jabatan sekretaris desa. Ini mengingat dua jabatan tersebut kosong setelah sekdes pensiun dan kades meninggal dunia. Hal ini dikatakan Daryono (45), Selasa (4/5) kemarin. Katanya, kekosongan jabatan sekdes dan kades di Desa Dukuhsalam sudah berjalan cukup lama. Meski di desanya ada pejabat yang ditunjuk, namun itu bukan definitif sehingga jelas beda. Makanya warga menghendaki adanya gelaran pilkades di desanya

dilakukan segera. “Memang ada pejabat yang ditunjuk sebagai kades, tapi jelas berbeda. Makanya warga menghendaki pilkades supaya segera terisi kekosongan jabatan kades. Mudah-mudahan harapan warga dapat terealisasi agar pelayanan terhadap warga bisa lancar,” katanya. Harapan yang sama juga dilontarkan Nuryanti (37). Dia mengaku sempat terganggu dengan belum terisinya kekosongan dua jabatan tersebut. Untuk itu, paling tidak pemerintah segera mengisi salahsatu kekosongan jabatan tersebut, terutama jabatan kepala desa. Sehingga ketimpangan yang terjadi di Desa Dukuhsalam

selama beberapa bulan ini dapat terisi. “Kalau warga disini ditanya, mungkin jawabannya sama minta supaya ada salah satu jabatan yang terisi, terutama kepala desa. Makanya, pemkab harusnya segera merealisasikan harapan warga. Karena yang merasakan ada tidaknya kekosongan dua jabatan tersebut adalah warga sendiri,” tambahnya. Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal Dakir SH mengakui telah menerima surat usulan dari warga Desa Dukuhsalam supaya segera digelar pilkades. Dan persoalan ini juga sudah dibicarakan dengan seluruh anggota komisi untuk ditindaklanjuti. (guh)

SLAWI - Sebanyak 1.757 pengendara ranmor (kendaraan bermotor) pada bulan April 2010 menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Slawi. Ribuan pengendara yang terjaring razia lalu lintas yang disidang ini lantaran melanggar aturan lalulintas sehingga dilakukan penilangan. Kasat Lantas Polres Tegal AKP Yuliantoro melalui Baur Tilang Aiptu Suhendra Selasa (4/5) kemarin mengatakan bahwa jumlah ribuan tilang ini, hampir semuanya sudah menjalani proses sidang di PN Slawi. Sedangkan mereka yang ditindak pada akhir bulan April, maka sidang yang harus dijalani pada besok Rabu (5/5). “Dari jumlah 1.757 pengendara ranmor yang kami tindak tegas, yakni pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Baik itu roda dua maupun lebih. Yakni dengan jenis pelanggaran tidak memiliki SIM, STNK maupun tidak mengenakan helm. Termasuk di antaranya para pengendara yang kendaraannya tidak dilengkapi dengan spion dan penggunaan ban atau roda kecil yang tidak sesuai peruntukannya. Demikian dengan sabuk pengaman pada mobil. Sebab, hal ini sangat membahayakan bagi pengendara itu sendiri termasuk pengguna jalan lainnya,” paparnya. Sementara untuk jumlah teguran lisan, lanjutnya, jumlahnya jauh lebih banyak dari yang ditindak. Sebab selain pihaknya

melakukan tindakan, dalam operasi yang digelar jajarannya juga pasti diselingi dengan memberikan sosialisasi. Jadi, dalam operasi yang digelar tidak semuanya ditilang, dan ada yang hanya diberi teguran lisan saja. “Sedangkan untuk teguran lisan di antaranya pengendara motor itu tidak menyalakan lampu utamanya pada siang hari. Demikian pula dengan pemasangan spion motor yang hanya satu saja, hal itu masih diberikan peringatan. Termasuk pemakain helm yang tidak sesuai dengan SNI (Standar Nasional Indonesia) atau masih menggunakan helm seperti helm proyek, diberi teguran lisan,” bebernya. “Operasi lalin yang terus kami gelar secara rutin dimaksudkan untuk mengurangi tindak kriminalitas seperti kasus curanmor dan meminimalisi terjadinya lakalantas. Sebab bila pengendara sebelumnya sudah mentaati aturan lalin, termasuk diantaranya tertib dengan adanya rambu-rambu yang ada. Termasuk kelengkapan dalam mengendarai bermotor harus selalu dipakai. Baik itu penggunaan helm, maupun penyalaan light on di siang dan malam hari bagi pengendara motor wajib dilakukan. Pada saat berada di persimpangan maupun perempatan jalan, pengendara wajib berhenti atau menyesuaikan lampu bangjo, kecuali ada rambu yang menyebutkan kiri jalan terus,” paparnya. (gus)


SAMBUNGAN

RABU 5 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

Peran Dunia Usaha Semakin Meningkat Baik JUNAEDI-Agung pasangan yang cocok dan akan membawa Pemalang ke arah yang lebih baik. (10 SMS) 085727543xxx JUNAEDI-Agung lebih maju untuk Pemalang. (5 SMS) 081225195xxx JUNAEDI-Agung menjadikan Pemalang lebih maju dan berkembang. (25 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung mampu memajukan pendidikan dan perekonomian Kabupaten Pemalang. (10 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung mampu memajukan perindustrian dan mensejahterakan rakyat Pemalang. (15 SMS) 085747771xxx JUNAEDI-Agung Pokoke paling pas lahh.. (10 SMS) 085747771xxx

Insya Allah Jujur DR KUN pergi ke Pati beli bakso, pilih bupati wong kaso, Insya Allah jujur.

PEMALANG – Pembangunan sektor ketenagakerjaan dinilai sebagai bagian dari upaya pembangunan sumberdaya manusia. Hal ini merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dengan pembangunanan nasional, sebagai pengamalan Pancasila dan pelaksanaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Pada hakekatnya pembangunan itu diarahkan pada peningkatan harkat, martabat, dan kemampuan manusia serta kepercayaan pada diri sendiri dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Baik materil maupun spiritual. Hal ini ditegaskan Ketua Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit Kabupaten Pemalang H Junaedi SH MM dalam kata acara selamatan giling tebu Pabrik Gula (PG) Sumberharjo, Kabupaten Pemalang, Senin (3/ 5). ’’Peran serta dunia usaha dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang, ekonomi semakin meningkat, seiring dengan berbagai tantangan dan persaingan yang diha-

dapinya. Termasuk di dalamnya adalah usaha gula yang dilakukan oleh PG Sumberharjo,” jelas Junaedi.Untuk itu, lanjut Junaedi, faktor produksi dan produktivitas mutlak dan sangat diperlukan. Hal ini sesuai dengan tema yang ada dalam selamatan giling, yaitu dengan semangat kebersamaan PG Sumberharjo aptari dan mitra menuju swasembada gula melalui produksi dan produktivitas. Menurutnya, semangat kebersamaan adalah hal yang penting untuk jalinan dan dikembangkan. Kebersamaan bukan pada saat mengalami kebahagiaan saja, melainkan kebersamaan itu sangat sangat diperlukan justru pada saat sedang dalam keadaan sulit. Bahkan, kebersamaan akan lebih indah jika diterapkan dalam segala keadaan. ’’Selain semangat kebersamaan, yang tidak kalah pentingnya adalah faktor produksi dan produktivitas. Hal ini akan dapat tercapai mana kala kita mau terus berupaya untuk meningktkan efisiensi dan efektivitas dalam segala hal,” terangnya. (mg1)

Tiga Penghuni Panti Distrarastra Ikuti UASBN dari halaman 9 melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyantunan Drs Restu Widagdo kepada Radar Pemalang kemarin. Diungkapkan dia, Panti Distrarastra yang dihuni 100 anak.

57 anak merupakan penyandang tunanetra, sedangkan sisanya yakni 43 anak penyandang tunarungu-wicara. Dari jumlah tersebut, pada tahun 2010 penghuni yang mengikuti Ujian Nasional (UN) dan UAS-BN sebanyak 10

anak. Masing-masing UAS-BN bagi siswa SD Luar Biasa sebanyak 3 anak, UN SMP Luar Biasa 3 anak, dan 4 anak mengikuti UN SMA Luar Biasa. ’’Klasifikasinya, enam anak penyandang tunarungu-wicara dan empat anak penyandang

tunanetra,” terang Restu. Dalam mempersiapkan penghuni panti akan UN dan UASBN, lanjut dia, pihaknya secara intensif memberikan pendalaman materi pelajaran yang diujikan. Yakni, dengan pendalaman materi. (cw2)

Blok Kampung Bukan Permukiman Nelayan dari halaman 9 dia, surveyor dari pemerintah pusat yang datang ke kelurahannya pun tidak me-nyempatkan diri mampir. ’’Kami tidak bisa menjelaskan mengenai bantuan tersebut. Itu diupayakan oleh salah satu LSM dan langsung ke pemerintah pusat,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan, bantuan dari pemerintah pusat bagi pembangunan rumah nelayan di Dukuh Kampung Baru,

Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, tertunda. Bantuan senilai miliaran rupiah itu dijanjikan cair pada Senin (3/5). Namun, karena suatu hal tak bisa direalisasi. Padahal, bantuan merupakan salah satu janji Mantan Menkokesra RI Aburizal Bakri di hadapan nelayan Tanjungsari, saat berkunjung ke Pemalang pada awal tahun 2009 lalu. Ketua Aliansi Masyarakat Nelayan dan Tani (Amanat) H

Abu Sujangi mengatakan, dirinya sudah mengajukan bantuan ke Menteri Kelautan RI untuk pembangunan perumahan nelayan. Bantuan yang diajukan itu besarnya Rp 6,9 miliar lebih diperuntukkan bagi 302 unit kapling tanah negara, yang hak gunanya sudah dimiliki nelayan. Rencananya, rumah yang akan dibangun tersebut per kaplingnya berukuran tipe 27 dengan luas tanah 8 X 10 meter persegi. Saat ini, di kampung

tersebut baru dihuni sekitar 20 KK dengan bangunan rumah ada yang semi permanen dan permanen. Fasilitas jalan sudah berupa jalan lebar padat dan gang paving. Namun, listrik belum menjangkau kawasan tersebut, sehingga setiap malam penduduk hanya mengandalkan penerangan dari lampu minyak. Anak-anak pun haus hiburan, karena sehari-hari mereka tidak bisa menonton televisi. (ali)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

DIARAK – Penganten tebu diarak keliling kampung dalam prosesi giling tebu puncak acara selamatan giling PG Sumberharjo, Kabupaten Pemalang, Senin (3/5).

Targetkan Rp 325 juta dari halaman 9 paspor, SIM, BPKB, uji kendaraan, trayek, dan pasangan nikah rujuk,” paparnya Selasa (4/5). Sasaran lainnya, lanjut Burhanudin, dunia perbankan, koperasi, rekanan, dan pedagang. Kupon Bulan Dana PMI ini nominalnya adalah Rp 1.000. Sedangkan untuk stiker adalah Rp 5.000 dan Rp 10.000. Adapun untuk yang berbentuk piagam, menurut Burhanudin, bernominal Rp 15.000, Rp 20.000, dan Rp 30.000. Burhanudin sangat berharap adanya dukungan dari forum pimpinan daerah untuk suksesnya bulan dana ini. Bupati Pemalang HM. Machroes SH yang meresmikan dimulainya gerakan Bulan Dana PMI ini mengatakan, gerakan Bulan Dana PMI yang dilakukan setiap tahun mencerminkan kehidupan manusia yang saling

tolong menolong dan bergotong-royong. ’’Yang kuat membantu yang lemah dalam rangka meringankan penderitaan sesama,” tandasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, PMI diharapkan dapat mengaktualisasikan eksistensi dan memberikan manfaat terkait dengan bidang tugasnya. Machroes pun menjelaskan pokokpokok kebijakan yang perlu mendapat perhatian. Di antaranya, melaksanakan kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang mungkin timbul, maupun antisipasi kerusuhan berbasis masyarakat. PMI, menu-

IAN Comp Bth Karywn/ti min 25Thn,utk Supervisor, Gaji 1Jt+transport, Komisi. Lmrn bawa lgsg Jl. Raya Ds. Losari No. 106 Ampelgading Pemalang. Jam 09.00 Wib 5.5

rutnya, harus bisa memberikan bantuan kesehatan berbasis masyarakat seperti pertolongan pertama, pelayanan ambulan, dan pelayanan lainnya. Machroes juga meminta PMI untuk menyediakan sarana, prasarana, dan pelayanan transfusi darah sesuai standatr baku, aman, tepat waktu, terjangkau, dan transparan. Pencanangan gerakan Bulan Dana PMI ini dilakukan di Sasana Bhakti Prja Kabupaten Pemalang dengan dihadiri forum pimpinan daerah serta pimpinan SKPD. (ali basarah)

SOKA 31 CELL BISNIS ONLINE Jadikan ponsel anda untuk transaksi http://www. kartupulsa.com. Dan Bisnis Networking FLEXI4US http:/ /m2bfree.com. Tersedia Perdana, Voucher, HP dan Modem Flexi . Hub : (0284) 5803000/ sms 081326873333

Gangguan Maag Membuatnya Bolak-balik ke Rumah Sakit Akibat asam lambungnya yang sering sekali tinggi, sudah sejak lama Nyonya Eni Surtika menderita sakit maag. Oleh karena itu, sudah sangat sering wanita 57 tahun ini keluar-masuk rumah sakit. “Kadang-kadang kambuhnya malam hari. Tetap saja saya dibawa ke rumah sakit. Bila tidak, saya tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa makan nasi. Nasi diganti dengan bubur sumsum,” ucapnya. Selain itu, menurut ibu tujuh anak ini, bila penyakitnya itu kambuh ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Karena, bila kambuh, terkadang sampai dua minggu tak sembuh-sembuh.

Tentu saja itu membuatnya sengsara. Tapi, katanya sudah keluar-masuk rumah sakit. Ngapain aja ke sana? “Ya, berobat dong. Tapi, sembuhnya paling lama hanya sebulan. Habis itu sakit lagi,” jawab nenek enam cucu ini. Jadi? Untunglah sekitar dua tahun yang lalu ia mengenal New Mandala 525, yang kala itu masih bernama MDL-525. Ia pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin dua kali dalam sehari. Hasilnya ternyata memuaskan. “Gangguan asam lambung itu tidak muncul-muncul lagi,” tuturnya. Namun, menurut penduduk Gang Masjid Al Hidayah 1, Jalan Kopo, Kelurahan Kopo, Kecamatan

Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini, setelah itu ia mendapat gangguan asam urat. Meski demikian, ia tetap saja mengonsumsi produk tersebut. “Ternyata makin lama gangguan itu makin hilang,” ungkapnya saat ditemui di pengujung Desember 2009 yang lalu.Sakit maag sudah merupakan keluhan umum masyarakat masa kini. Tak hanya orang kantoran tapi juga mereka yang tiap hari duduk di rumah. Penelitian menunjukkan, pola makan tak teratur menjadi penyebab penyakit ini. Akibatnya, terjadi pelukaan di lambung akibat asam lambung yang meningkat. Inilah yang membuat lambung perih dan kembung.

Juga menurut penelitian, isoflavon yang terkandung pada susu kedelai mampu mengatasi kadar asam lambung yang me-

ningkat. Dalam sebuah seminar, Fatimah Eliana Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, menyatakan, “Penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup. Kebiasaan telat makan, mengonsumsi makanan yang tak sehat, serta stres merupakan pemicu timbulnya penyakit ini. Penyakit yang merupakan bagian dari sindrom saluran pencernaan ini menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati.” Karena itu, tentu saja penderita perlu mengonsumsi kedelai secara rutin selain menjaga pola makan. Lalu, bagaimana dengan penderita maag yang berpasa sebulan penuh? “Puasa merupakan metode de-

toksifikasi penyembuhan paling tua dalam sejarah pengobatan manusia,” ujar A. Setiono Mangoenprasodjo dalam bukunya yang berjudul Detoksifikasi Terapi Puasa Menuju Sehat. Menurutnya, “Proses pembersihan dalam lambung akan terjadi secara sempurna bila puasa berlangsung lama. Dan proses itu akan efektif bila seseorang melakukan puasa dengan benar, dengan pola makan yang seimbang.”Apalagi bila menu puasa itu ditambah dengan segelas MDL-525 saat berbuka dan sahur.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

RABU, 5 MEI 2010

MENUJU G1-G2

10

RADAR TEGAL

Ansor Siap Beri Dukungan Cabup Bagi Cabup yang Mampu Membangun Pemalang PEMALANG – Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC-GP) Ansor Kabupaten Pemalang Imron Khodori SAg sangat berharap kepada pemimpin Kabupaten Pemalang nanti mampu menjadikan Pemalang lebih baik. Keinginan agar Pemalang maju dari sisi pembangunan yang secara menyeluruh setelah pihaknya melihat kondisi

Kabapaten Pemalang sekarang masih banyak persoalan yang belum terselesaikan. Karenanya, lanjut dia, GP Ansor dan Fatayat Nadlatul Ulama di hari ulang tahunnya akan terus menata diri terutama para kadernya agar lebih bersemangat dalam membangun bangsa. ’’Siapapun pemimpin Kabupaten Pemalang nanti, kami siap mendukungnya untuk dapat menyelesaikan masalah pembanguan yang masih banyak minim perhatian,” tandasnya kepada Radar kemarin. Menurutnya, dukungan yang akan diberikannya nanti semua komponen yang ada di tubuh

organisasi ini untuk ikut menyelesaikan persoalan bangsa, terutama di Kabupaten Pemalang yang masih sangat minim perhatian dari pemerintah. Yaitu, pembangun moral bangsa yang sekarang ini belum banyak mendapat perhatian yang sangat siginfikan. ’’Salah satunya, pemberian bisaroh untuk madrasyah, guru ngaji. dan para pengasuh pondok pesantren dan lembaga pendidikan agama Islam lainya. Sampai sekarang pun belum bisa dilakukan secara optimal. Padahal, cukup banyak peranannya dalam membangun moralitas bangsa,” jelasnya.

Untuk itu, di hari ulang tahun GP Ansor ke-76 dan Fatayat NU ke-60 akan digelar acara sarasehan, yang diharapkan upaya penggalangan potensi dan kaderisasi NU akan terus terpacu guna mempersiapkan diri untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan yang ada di Kabupaten Pemalang. ’’Jika dilihat, GP Ansor dan Fatayat NU ini merupakan garda terdepan NU, sebab nantinya yang akan menggantikan para ulama,” imbuhnya. Dia menututurkan, jika dicermati bicara soal kader, yang pertama sekarang ini bagaimana kader NU untuk bisa

dok/radar pemalang

Imron Khodori

memahami NU itu sendiri, membangun kekuatan basis NU. Menurutnya, melihat GP Ansor dihari ulang tahunnya ini masih banyak persoalan yang belum tergarap, yaitu persoalan masyarakat yang belum terselesaikan. Sehingga membangun konsolidasi ke depan tentunya harus terus dilakukan. ’’Persoalan yang harus direnungkan bersama ketika NUnya itu baik, maka bangsa ini juga akan baik. Dan tentunya kader itu NU harus baik,’’ tegasnya. Karenanya, lanjut dia, banyaknya persoalan masyarakat GP Ansor dan Fatayat NU

sebagai garda terdepan jangan sampai hanya jadi pendengar dan penonton saja, tetapi harus jadi pemain atau pelaku pembangunan. ’’Ketika bangsa ini sedang carut marut NU menjadi garda terdepan. Tapi ketika bangsa ini mulai tertata baik, NU seringkali ditinggalkan. Dan NU dalam sejarah tidak pernah cacat. Makanya, kami berharap ke depan GP Ansor dan Fatayat Nu sebagai generasi nya NU harus berperan aktif dalam pembngunan di semua dimensi kehidupan, agar ke depannya Kabupaten Pemalang lebih baik lagi,” terangnya. (mg1)

Zenith Jawara Parade Band STIE Assholeh PEMALANG - Grup Band Zenith dari Pemalang menjadi juara I (pertama) di ajang ’Parade Band’ yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Assholeh, Pemalang. Belasan grup band yang tampil menunjukkan kemampuan mereka membuat suasana halaman Sirandu Mall menjadi hingar bingar. Ketua BEM STIE Assholeh Pemalang Dwi Ani S. didampingi Ketua Panitia Parade Band Ardiyanto mengemukakan, penyelenggaraan acara tersebut merupakan agenda tahunan lembaganya. ’’Biasanya, kegiatan ini kami gelar bersamaan dengan Dies Natalie, kali ini bersamaan dengan Hardiknas,” kata dia. Kompetisi ini diikuti oleh sedikitnya 15 grup band dari pelajar dan umum se-Kabupaten Pemalang. Penyelenggaraan dilakukan di halaman Mall Sirandu untuk menarik minat masyarakat terhadap musik. Kegiatan ini juga sekaligus untuk mewadahi anak-anak band untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di

bidang musik. Grup band yang tampil tidak hanya dari pelajar dan masyarakat umum, namun juga grup band yang vokalisnya masih berusia anak-anak. Ketua STIE Assholeh Santi Suciningtyas SE melalui Pembantu Ketua (Puket) Bidang Kemahasiswaan H Ali Imron SE MSi menjelaskan, Parade Band’ sebagai kegiatan kampus dalam mengabdi kepada masyarakat. ’’Mereka membuat acara untuk menampung minat sekaligus menggali bakat di bidang musik, karena dari kegiatan ini muncul bibit-bibit band yang potensial,” kata dia. Tampil sebagai juara I (pertama) adalah Zenith Band, di posisi II (kedua) Philosopi, dan juara III (ketiga) adalah Grup Band Agresif. Sementara, juara Harapan I adalah Alfa Band dan juara Harapan II Revo Band. Masing-masing juara mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan serta fasilitas lain berupa akses internet gratis 3-10 jam. Sedangkan juara harapan, mendapatkan paket mercandhise dan voucher internet gratis 2 jam. (ali)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

SILATURAHMI – Kades Bojongnangka Wahmu memberikan sambutan dalam acara silaturahmi kades bersama balon bupati Junaedi- Agung di RM Pawon Resto, Pemalang, baru-baru ini.

Barisan Kades Optimis Junaedi-Agung Mampu Untuk Menjawab Tantangan Pembangunan

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

UNJUK GIGI - Grup Band Philosopi saat unjuk kebolehan. Mereka berhasil meraih juara II di ajang Parade Band yang digelar BEM STIE Assholeh, Pemalang.

PEMALANG – Keinginan kepala desa (kades) agar Kabupaten Pemalang kedepan tumbuh pesat pembangunnya hingga mampu mensejajarkan kabupaten dan kota lainnya, bahkan mampu menjadi Jepangnya Indonesia, sangat kuat untuk tercapai. Keoptimisan tersebut diiringi dengan harapan jika nanti

Pencatatan Sensus Penduduk Dimulai Petugas Datangi Keluarga Bupati PEMALANG – Pelaksanaan sensus penduduk telah dimulai. Petugas pencacah jiwa ini pun mendatangi Bupati Pemalang HM. Machroes SH di rumah dinasnya. Bersama sang istri, Diah M. Machroes, serta didampingi Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kabupaten Pemalang Didik Suryadi SIP, Machroes menyambut kedatangan petugas yang diantar oleh Kepala BPS Pemalang Darjo Tohir. Didik dalam keterangannya menjelaskan, sensus yang dilakukan itu adalah untuk mengetahui jumlah penduduk di Indonesia secara rinci, mengumpulkan dan menyajikan data dasar tentang penduduk, rumah tangga maupun peru-

CMYK

mahan. Sasaran sensus adalah sampai tingkat administrasi yang terkecil, yakni desa atau kelurahan meliputi nama, umur, jenis kelamin, tempat kelahiran, kematian, pendidikan, ketenagakerjaan, perkawinan, dan beberapa karakter terkait perumahan. ’’Petugas Sensus Penduduk Kabupaten Pemalang pada Hari Selasa tanggal 4 Mei 2010 mendatangi keluarga bupati Pemalang didampingi Kepala BPS Pemalang Drs Darjo Tahir,” kata Didik. Data yang diberikan kepada petugas sensus di antaranya, jumlah anggota keluarga yang ada di rumah dinas tersebut yakni HM. Machroes SH dan Dyah Sri Sunaryati serta 3 (tiga) orang pembantu rumah tangga dengan rincian yang berasal dari Pemalang dua orang dan

dari Magelang satu orang. Machroes yang lahir di Pemalang pada 17 Juli 1956 dan Dyah Sri Sunaryati lahir di Surabaya, 26 Juli 1958 itu dikaruniai tiga orang anak perempuan, yaitu Asri Suryaniati, Bianti Hastuti, dan Chumaedah Nur Aini. Ketiganya berdomisili di Semarang. Kepala BPS Darjo Tohir usai mendampingi petugas mengatakan, sensus ini dilaksanakan di Bulan Mei 2010. Di Kabupaten Pemalang, sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo dan Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Budiman, pelaksanaan sensus akan melibatkan TNI yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di masingmasing desa dan kelurahan. Babinsa ini berfungsi sebagai pengamanan pelaksanaan sensus. (ali)

Pemalang lima tahun ke depan akan dipimpin oleh pasangan bakal calon (balon) bupati Junaedi-Agung setelah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pemalang tahun 2010 sebagai bupati dan wakil bupati. Kades Bojongnangka Wahmu bersama seluruh kades seKabupaten Pemalang mengaku optimis Kabupaten Pemalang ke depan akan selangkah lebih maju, jika pemimpin daerahnya nanti orang yang betul-betul konsisten dalam membangun Pemalang.

Kehadiran Junaedi-Agung dalam Pilkada tahun 2010 diyakini akan mampu menjawab tantangan. Sebab pasangan balon bupati dan wakil bupati ini merupakan kolaburasi birokrasi dan pengusaha. Artinya saling mengisi pembangunan dalam bidangnya masing-masing. ’’Balon bupati H Junaedi birokrasi yang jujur akan mampu menata birokrasi yang bersih, sedangkan Mukti Agung Wibowo balon bupati dari pengusaha yang akan menarik para investor untuk bisa masuk

ke Kabupaten Pemalang,” urainya dalam acara silaturahmi kades bersama pasangan balon bupati baru-baru ini. Harapan dan keinginan kades, lanjut Wahmu, jika nanti pasangan balon bupati Junaedi-Agung berhasil menang, tentunya jangan hanya duduk begitu saja tetapi mau memperhatikan masyarakat Kabupaten Pemalang yang betul-betul telah bersemangat untuk berjuang guna membangun Pemalang, serta memilih calon pemimpin yang jelas dan pasti

punya komitmen. Sementara, Kades Kedalsari Erwin Baharudin menegaskan, kepemimpinan H Junaedi sebagai wakil bupati Pemalang tidak diragukan lagi, dan selama lima tahun semua kades sudah tahu watak dan perilakunya. Karenanya, lanjut dia, komitmen ini harus tetap dijaga dengan baik. ’’Sekali kita komitmen itu harus menang dan sekali kita berpacu harus terus berjuang untuk mendukung pasangan Junaedi-Agung,” tandasnya. (mg1)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

RABU, 5 MEI 2010

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal

0283-3448131 Penginapan Sri Gintung Guci Tegal

0878 3035 3909

BALANE NYONG Pasang Bendera dan Jaga Kebersihan MENJELANG peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal, warga masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kebersihan. Tak hanya itu, warga juga diharapkan untuk segera memasang bendera maupun umbul-umbul untuk meramaikan wilayahnya masing-masing. Hal tersebut dikataDOK.RATEG kan Camat Kramat Drs Drs Belian Aji Belian Aji, saat memberikan sejumlah pengarahan kepada sejumlah Kades, Selasa (4/5) kemarin di kantornya. Menurutnya menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya dengan menggelar kerja bakti. Baik itu di lingkungan rumahnya sendiri, maupun lingkungan sekitar wilayahnya. Sebab dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar juga manfaatnya untuk masyarakat sendiri. “Apalagi cuaca saat ini masih sering turun hujan. Sehingga bila tidak dilakukan kerja bakti maka bisa menjadi sarang penyakit. Karenanya dengan melakukan kerja bakti, berarti masyarakat ikut peduli dan berperan dalam mensukseskan maupun meramaikan Hari Jadi Kabupaten Tegal,” jelasnya. Tak hanya itu, pemasangan bendera dan umbul-umbul juga harus sudah mulai dipasang oleh masyarakat. Pemasangan umbul-umbul maupun bendera ini nanti akan rampung sampai dengan Hari Jadi usai. (gus)

KIYEH LIKUH...

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

DITANDU - Ribuan warga terlihat ikut mengantarkan jenazah Habib Ghosim BSA ke tempat pemakaman Kajen, di mana ayahnya sebelumnya disemayamkan.

Ribuan Ummat Antar Pemakaman Habib Ghosim

Ummat Kehilangan Tokoh RIBUAN ummat muslim Kabupaten Tegal dan sekitarnya, Selasa (4/5) kemarin terlihat memadati jalur utama TegalPurwokerto, tepatnya di sepanjang jalan Raya Talang. Mereka bersama-sama mengantar pemakaman Habib Muhammad Ghosim bin Hasan bin Husain bin Shech Abu Bakar (46) di

DILANTIK - Sebanyak 33 Sekretaris Desa dilantik Wakil Bupati Kabupaten Tegal Herry Soelistiyawan SH MHum di Aula BKD.

33SekdesDilantikJadiPNS SLAWI - Sebanyak 33 Sekretaris Desa (Sekdes) yang ada di wilayah Kabupaten Tegal Selasa (4/5) kemarin resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah dilantik Wakil Bupati Tegal Moch Herry Soelistiyawan SH MHum di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal. Dari 33 Sekretaris Desa tersebut, satu diantaranya golongan I, sedangkan yang lainnya golongan II. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Herry Soelistiyawan SH MHum mengatakan setelah resmi menjadi PNS, maka sekretaris desa yang dilantik harus bisa mengikuti disiplin kerja yang ada. “Setelah saudara dilantik, bukan berarti beban kerja saudara semakin ringan, namun sebaliknya saudara akan memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih berat,” tuturnya. Ia mengaku, menjadi PNS ibarat ikan yang hidup di aquarium. Artinya segala tingkah lagu dan gerak-gerik seorang pegawai negeri selalu di perhatikan masyarakat. Untuk itu dia meminta kepada Sekdes yang saat ini dilantik, untuk bisa lebih menjaga tindak tanduk dan kedisiplinan kerja. Hal ini agar selama menjalani sebagai PNS, tidak terjadi persoalan yang bisa mencoreng institusi pemerintah. “Saya memang pernah mendapati beberapa Sekdes yang terlalu santai dalam bertugas. Hal itu jelas sangat mengganggu proses pelayanan, untuk itu saya minta kepada Sekdes yang ada agar lebih disiplin lagi dalam menjalankan tugas,” terangnya. (cw3)

Komplek Tempat Pemakaman KH Miftah, Desa Kajen Kecamatan Talang. Jenazah ulama karismatik tersebut dibawa dari rumah duka di Desa Ketitang, Talang sekitar

pukul 09.00 WIB dengan mengenakan mobil bak terbuka dengan pengawalan ketat beberapa santri dan ulama. Lantunan sholawat dan kalam Ilahi terdengar sepanjang jalan sam-

pai dengan proses pemakaman Pimpinan Majelis Taklim Al Hikmah Ketitang tersebut. Sebelum disemayamkan, jenazah terlebih dahulu dibawa ke Masjid Arraudah Desa

Kajen, sekitar 200 meter dari temapat pemakamam untuk dilakukan salat jenazah. Ratusan warga yang ikut mengantarkan pun tidak menyia-nyiakke hal 9 kol 1

Pembuatan KTP dan KK Gratis Biaya Operasional Dipertanyakan Kecamatan

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

KHARISMATIK

SLAWI - Pembuatan KK dan KTP dikeluhkan oleh sejumlah warga di Kabupaten Tegal, lantaran terjadi kekosongan blangko. Namun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (|Disdukcapil) Kabupaten Tegal menjamin mulai awal Mei ini sudah tersedia blangko.

Bahkan sekarang ini, pembuatan KK dan KTP per 1 Mei dinyatakan gratis oleh Pemerintah Kabupaten Tegal. Namun dalam pelaksanaannya, pembuatan KTP dan KK yang gratis itu menuai masalah. Karena pihak kecamatan sebagai pelaksana pembuatan KTP dan KK gratis itu belum mendapat juklak dan juknisnya. Begitu pula dengan dana operasional, terkait dengan pemberlakukan kebijakan tersebut.

Sejumlah pelaksana pembuatan KTP di kecamatan pun mengeluhkan belum adanya Juklak dan Juknis dari Disdukcapil. Pasalnya dari dinas yang memiliki kewenangan itu juga tidak memberikan kompensasi untuk operasional pengelola yang ada di kecamatan. “Proses pembuatan KTP dan KK di kecamatan adalah tugas kami yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Baik itu sejumlah persyaratannya sampai dengan proses pembuatannya

yang menggunakan sistem komputerisasi. Namun dari Disdukcapil seolah-olah tidak mau bertanggung jawab atas blanko yang didrop di kecamatan,” kata salah satu pelaksana di kecamatan yang meminta namanya dirahasiakan. Menurut pegawai kecamatan yang berada di wilayah tengah itu, bahwa hal seperti ini hampir dirasakan oleh semua pelaksana KK dan KTP yang ada di kecamatan. “Per 1 Mei pembuatan KTP dan

KK adalah gratis. Dan sebetulnya tupoksi dari proses ini yang berwenang adalah DisdukCapil. Sedangkan Kecamatan hanya aparat penyelenggara saja. Tapi kenyataannya, Capil hanya ngedrop blangko ke kecamatan tanpa disertai dengan Juklak dan Juknis. Padahal dalam proses pembuatan KK dan KTP perlu dan menyangkut dengan komputerisasi,” jelasnya. Sedangkan dalam proses ini, ke hal 9 kol 1

Kanker Serviks Bisa Sebabkan Kematian Dikpora Gandeng DP dan DPRD

ADIWERNA - Kangker serviks yang sering menimpa pada puncak usia produktif wanita (30-50 tahun) memang telah menjadi perbincangan di berbagai kegiatan. Bahkan kangker yang bisa menyebabkan kematian tersebut, Senin (3/5) kemarin juga di sosialisasikan di Kantor Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna. Dalam penyampaiannya, Hj Afifah Julaeha Amd, Bidan Senior Puskesmas Kecamatan Adiwerna mengatakan, kangker serviks sebagian besar disebabkan oleh virus human papilloma (HPV). Dikatakan, ada enam faktor pendukung terjadinya kangker serviks, di antaranya menikah muda, gonta-ganti pasangan seksual, kehamilan yang sering, merokok, penggunaan kontrasepsi jangka panjang dan infeksi menular seksual. Untuk pencegahan terhadap kangker tersebut, tambahnya, ada tiga cara yang bisa dilakukan. Di antaranya dengan pencegahan primer, yaitu mencegah terpapar virus HPV, pencegahan sekunder yaitu melakukan upaya deteksi dini dan pencegahan tersier atau terapi dan

Monitoring UASBN

HARVIYANTIO/RADAR SLAWI

SAMPAIKAN MATERI - Hj Afifah Julaeha AMd saat menyampaikan bahaya dan pencegahan penyakit kangker serviks.

rehabilitasi kasus kangker serviks. Di samping itu juga selalu berperilaku hidup bersih, di antaranya selalu mengganti celana dalam dua kali sehari, menghindari makanan bergetah, jangan

sering memegang vagina. “Sebisa mungkin selalu mengganti pembalut maksimal empat jam dan selalu membersihkan daerah kemaluan seusai buang air,” ke hal 9 kol 4 terangnya.

LEBAKSIU - Guna memastikan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD/MI, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga (Dikpora) Kabupaten Tegal Selasa (4/5) kemarin menggandeng Dewan Pendidikan dan DPRD untuk melakukan monitoring di sejumlah sekolah. Dari hasil monitoring itu, diketahui tingkat kehadirannya 100 persen, karena tidak ada yang absent. Sejumlah pengawas yang ada juga sudah bekerja maksimal. Ketua Panitia UASBN Kabupaten Tegal Drs H Waudin MSi menandaskan, target yang diusung Dikpora bukan semata soal jumlah peserta yang lulus. Tapi peningkatan rata-rata hasil UASBN yang tahun lalu sudah mencapai 6,21. Tahun ini, Waudin optimis rata-ratanya bisa menembus angka 7,00. “Kendati SKL ditentukan bersama sekolah dan komite, diharapkan angkanya juga tak membeke hal 9 kol 4

Jaya Musik Hentakan Lapangan Dukuhturi

Bius Warga yang Haus Hiburan Suasana lapangan Dukuhturi Senin (3/5) malam sempat berubah sesaat. Hentakan musik dangdut dengan irama koplo yang enak didengar tersebut mampu membius warga di sekitar lapangan. Seperti apa? LAPORAN: HARVIYANTO KONDISI ekonomi yang serba susah, tidak menjadikan orang untuk larut dalam kesusahan itu sendiri. Makanya tak heran, ketika ada hiburan gratis atau tontonas gratis, hampir selalu dipenuhi warga.

CMYK

Maknya tak heran, saat di lapangan Dukuhturi digelar acara musik yang disponsori salah satu produk rokok. Ratusan warga pun terlihat berbondong-bondong untuk turun ke lapangan untuk menikmati lantunan musik dangdut yang dibawakan Jaya Musik dari Pekalongan. Acara yang diselenggarakan oleh Gudang Garam Djaja tersebut juga menarik perhatian pengguna jalan. Beberapa pengguna sepeda motor yang kebetulan melintas di jalan tersebut banyak yang menyempatkan waktunya untuk meniknati hiburan musik dangdut tersebut. Suasana pun semakian ramai, tatkala beberapa biduanita yang didatangkan menyanyikan lagu-lagu dangdut dengan irama koplo.

Beberapa pemuda yang turun ke lapangan tidak mau menyianyiakan acara tersebut. Mereka bersama-sama berjoget dengan mengikuti irama musik tesebut. Tonni (25) salah satu pemuda asal Desa Kepandean Kecamatan Dukuhturi yang ikut berjoget di acara tersebut mengaku, adanya acara Jaya Musik yang diselenggarakan oleh Gudang Garam Djaja tersebut memang bisa menghibur dirinya dan beberapa rekannya. Diakui Tonni, dirinya sengaja datang untuk menikmati acara Jaya Musik yang digelar di lapangan Dukuhturi ini. Selain bisa menghibur, terangnya, hiburan dangdut tersebut juga bisa menghilangkan rasa penat setelah seharian menjalankan aktifitas ke hal 9 kol 4 kerja.

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

BERNYANYI - Salah satu personel dari Jaya Musik saat menyanyikan salah satu lagu dangdut koplo untuk menghibur warga Dukuhturi.


SAMBUNGAN

RABU 5 MEI 2010

9

RADAR TEGAL

Kaget Digugat Rp 21 Miliar

TITI KAMAL

Album Baru, Ubah Penampilan ADA yang beda pada diri artis Titi Kamal. Ya, kini rambut Titi terlihat berbeda dengan poni indahnya. Ternyata istri Christian Sugiono ini melakukannya karena ingin mengubah imej untuk pembuatan album terbarunya yang akan segera keluar. “Kebetulan mau launching lagu baru, jadi mau ubah penampilan, harus ada penampilan baru. Kebetulan sudah sepuluh tahun nih nggak ganti gaya penampilan. Aku sih kepingin yang agak berbeda dikit. Ada permintaan juga dari label juga sebelum mengeluarkan single baru yang lebih ceria, fresh,” ujar Titi, saat ditemui di Warung Tekko, La Codefin, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (4/5) sore. Titi pun menceritakan jika penampilan barunya ini sesuai dengan citra lagu barunya yang terlihat gembira. “Ini sesuai dengan single saya yang selalu happy. Ini hanya single, tinggal take vocal saja dan syuting video klip,” ujar Titi. Lalu, bagaimana tanggapan orang-orang di sekitar Titi soal penampilan rambut barunya ini? Apakah di antara mereka menyukainya? “Banyak yang bilang kalau aku kayak anak kecil, meski awalnya nggak pede. Stylish-ku sampai bilang kalau aku tetap cantik. Terakhir kali aku potong model ini saat masih SD dan SMP,” ujarnya yang mengaku kalau rambutnya pernah pendek hingga belakang telinga saat SD. (kpl/ adt/bun)

PIHAK Rezky Aditya selaku tergugat tidak merasa menyalahi kontrak seperti yang dituduhkan pihak MD Entertainment. Melalui kuasa hukumnya, Anna Soffa Yuking SH, bintang sinetron ‘Melati untuk Marvel’ itu merasa kaget dengan tuntutan yang mengharuskan dirinya membayar miliaran rupiah. “Rezky terus terang kaget karena ini masanya adalah masa vakum, di mana Rezky sebenarnya sedang tidak ada syuting dengan MD. Lalu tiba-tiba digugat Rp21 miliar, wow... angka yang cukup luar biasa,” papar Anna Soffa Yuking SH,

belum mendapatkan dana untuk itu. Sementara, pihak dari kecamatan yang dikejar-kejar oleh masyarakat. Apalagi, blangko untuk proses pembuatan sudah ada. Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal Drs H Masykur FS membenarkan kalau per 1 Mei 2010 kemarin proses pembuatan KTP, akte, dan KK adalah gratis. Namun bila si pemohon tidak tepat waktu atau melebihi dari batas waktu yang ditentukan maka akan dikenai sanksi ataupun denda administrasi. “Untuk masalah dana operasional tiap kecamatan memang sudah ada. Hanya saja

mendapat kabar meninggalnya Habib Ghosim. Mendengar adanya kabar tersebut, dia bersama keluarga langsung mendatangi kediaman Habib Ghosim. “Saya memang salah satu keluarga Habib Ghosim yang tinggal di Kendal, mendengar kabar meninggalnya beliau, saya bersama keluarga langsung mendatangi kediaman almarhum,” terangnya. Habib Faiq mengaku, pihaknya memang sering bertemu dengan almarhum, terutama saat ada acara keluarga. Setiap kali ketemu, almarhum selalu berbicara masalah agama. Namun demikian, ia tetap menghormati seluruh saudara yang ada. “Almarhum memang merupakan ulama yang baik, ini bisa terlihat dari banyaknya umat muslim yang mau mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman,” tuturnya. Selain baik, di mata keluarga, almarhum Habib Ghosim merupakan orang yang banyak memberi manfaat terhadap keluarga maupun lingkungan. “Sebagai keluarga, saya memang merasa kehilangan dengan meninggalnya beliau, namun karena ini sudah menjadi takdir Allah, maka kami hanya bisa pasrah dan mene-

Rezky Aditya

Pencalonannya Dikhawatirkan Ibunya

memang belum bisa dicairkan. Sebab masalah tersebut juga sudah kami perhitungkan dan tidak akan kami lepas tangan,” terangnya. Ditambahkan bahwa seperti bila ada kerusakan pada computer dan masalah tinta juga dari dinas sendiri sudah mempersiapkan, termasuk memperbolehkan orang pemerintahan dari kecamatan untuk bisa langsung mendatangi kantornya. “Kami lihat persoalan ini mungkin hanya miss saja antara Camat dengan Kasipemnya. Sebab semuanya sudah kami jelaskan dengan gamblang,” tegasnya. (gus)

Ummat Kehilangan Tokoh Kharismatik dari halaman 3 an waktu untuk ikut menyalati jenazah. Beberapa santri Majelis Taklim Al Hikmah yang ikut mengantarkan pemakanan gurunya tersebut terpukul dan merasa kehilangan. Seperti halnya Kholiq (27) warga Desa Kajen itu merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Habib Ghosim BSA. Diakui, selama hidupnya, Habib Ghosim merupakan tokoh ulama yang kharismatik. Ia juga mememiliki sifat yang baik hati terhadap santri maupun warga lingkungan sekitarnya. Meski tidak terlalu lama menjadi santri di majelis yang dipimpin Habib, namun Kholiq banyak mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari almarhum. Beberapa petuah, banyak diberikan selama dirinya menjadi santri. “Saya memang tidak lama menjadi santri Habib Ghosim, namun demikian, saya banyak mendapatkan ilmu dari beliau, termasuk ilmu bagaimana kita bisa menjalani hidup di dunia dengan benar,” tukasnya. Habib Faiq bin Saleh, yang merupakan sepupu Alm Habib Ghosim BSA mengaku dirinya memang sempat kaget saat

“Kalau itu kan nanti tinggal kita lihat saja, materi persidangan bagaimana tapi dari gugatan Rezky tidak dalam keadaan syuting tapi tiba-tiba digugat Rp 21 miliar kan begitu,” tegasnya. Begitu pun soal tuntutan kepada Cinemart yang juga sebagai tergugat, Anna menolak berkomentar dan mempersilahkan bertanya kepada panitera atau penggugat. “Saya nggak tahu persis dasar gugatannya tuntutannya apa ke Cinemart, tapi kalau Anda mau Anda bisa konfirmasi ke pihak perwakilan Cinemart,” terangnya. (kpl/ato/dar)

JULIA PEREZ

Pembuatan KTP dan KK Gratis dari halaman 3 imbuhnya, orang-orang di kecamatan yang berhadapan langsung dengan masyarkat. Namun sampai dengan sekarang untuk masalah biaya operasional dan komputerisasi belum ada jawaban yang jelas dari Disdukcapil. Hal sama dikeluhkan oleh sejumlah aparat penyelenggara di kecamatan wilayah pantura. Mereka menambahkan bahwa upayanya untuk mendapatkan hak ini juga sudah disampaikan ke Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal. Namun jawabannya hanya saat ini Disdukcapil

usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (4/5). “Ya Anda bisa menilai sendiri lah, setelah bekerja cukup lama dengan baik dan sinetronnya ratingnya cukup baik tiba-tiba ada gugatan. Rezky artis yang sudah lama bernaung di MD ya merasa surprise,” sambungnya. Sementara soal tanggal kontrak yang belum berakhir, seperti diungkapkan pihak MD, Anna enggan menanggapi. Pihaknya lebih berpedoman pada materi tuntutan, yang menyebut kliennya tidak sedang syuting.

rima semua itu,” tambahnya. Sementara itu, Habib Alwi Bin Shech Abu Bakar yang merupakan saudara misan almarhum mengaku Habib Ghosim BSA meninggal pada Senin (3/4) sekitar pukul 13.00 WIB. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Mitra Siaga Kota Tegal. Habib Alwi mengatakan almarhum memang memiliki riwayat penyakit komplikasi. Penyakit tersebut menyerang sejak dua tahun yang lalu. Meski mengalami sakit komplikasi, namun almarhum tetap menjalankan aktivitas seperti biasa yaitu memimpin Majelis Taklim Al Hikmah dan menjadi imam mushola. Dimata Habib Alwi, almarhum Habib Ghosim BSA merupakan orang yang baik. Disamping itu, ia juga merupakan ulama yang ahli shodakoh dan ahli silaturrahmi. Ia juga memiliki semangat yang tinggi untuk memperjuangkan agama Allah dengan cara berdakwah. “Kalau masalah kepribadian, mungkin saya tidak bisa menyampaikannya, namun dengan banyaknya santri dan ulama yang ikut mengantarkan jenazah kepemakaman membuktikan kalau almarhum adalah orang yang baik hati,” pungkasnya. (harviyanto)

ZASKIA SUNGKAR

Dekat Irwansyah, Didukung Sang Ibu BARU-BARU ini Zaskia Sungkar dikabarkan tengah dekat dengan mantan pacar Acha Septriasa, Irwansyah. Kedekatan itu pun ternyata didukung Fanny Bauty sebagai ibunda Zaskia. Sebagai orangtua, Fanny senang jika Zaskia dekat dengan pria yang taat agama. Salah satunya pria tersebut harus rajin salat. “Irwansyah aku suka, dia salatnya rajin. Buat aku sih yang penting Zaskia berteman sama orang yang agamanya bagus,” kata Fanny saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (4/5). Fanny memandang positif sosok Irwansyah sebagai pria

yang baik. Apalagi saat bintang film ‘Love’ itu datang ke rumahnya di kawasan Palmerah, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. “Yang saya lihat dia orangnya baik dan agamanya bagus karena dia sempat salat di rumah. Jadi saya suka kalau Zaskia berteman dengan orang yang seperti itu,” kata Fanny. Namun Fanny menjelaskan kalau kedekatan anak pertamanya dengan Irwansyah hanya sebatas teman, bukan pacaran. “Kalau cuma dekat, jangan dibilang pacaran. Dekat sama Irwansyah cuma dekat saja karena mereka kerjasama jadi host (Sensasi-red) bareng,” tegas Fanny. (ebi/iy)

SRI WULANSIH, ibu dari artis Julia Perez menyimpan kekhawatiran dengan pencalonan putrinya sebagai wakil bupati di Pacitan, Jawa Timur. Sebagai orang tua, dirinya ikut prihatin melihat anaknya dihujat terus-terusan. “Saya sebagai orang tua sebenarnya was-was Jupe ikut pencalonan bupati, sekarang saja belum jadi (bupati) banyak yang protes,” ungkap Sri Wulansih di Studio Cawang, Jakarta Timur, Senin (3/5). Ibu Sri, juga mengaku sedih dengan berbagai bentuk kampanye hitam yang mendiskreditkan putrinya. Terbanyak mempersoalkan penampilan yang dinilai terlalu berlebihan, padahal menurut Sri, penampilan putrinya itu dalam konteks tuntutan profesional, sebagai seorang artis. “Saya sedih, Jupe kan berpenampilan seperti itu untuk film, untuk cari uang, untuk kita makan. Tolong jangan seperti itu,” terangnya. Namun demikian, Sri tetap akan mendukung keinginan putrinya itu sesuai kemampuannya. Selama ini putrinya selalu memiliki kemauan keras

setiap memiliki keinginan dan cita-cita. Tidak mungkin dirinya menghalangi niatan baik Jupe. “Jupe memang begitu, kalau punya niat sesuatu selalu maju terus pantang mundur. Tapi saya dukung,” tegasnya. Senada dengan Sri, dua adik kandung Jupe, Nia dan Della juga akan selalu mendukung sang kakak untuk mewujudkan keinginannya. “Kita sih support saja, sering sharing juga ya,” tegas Nia. “Sebagai keluarga pasti dukung lah, baik buruknya dia, dia itu adalah kakak saya,” sambung Della. (kpl/ato/dar)

Bius Warga yang Haus Hiburan dari halaman 3 “Saya memang pekerja kasar, untuk menghilangkan rasa penat, saya bersama-rekan-rekan sengaja datang untuk ikut

berjoget dalam acara Jaya Musik ini,” tukasnya. Selain mendapatkan hiburan, beberapa warga lainnya juga ada yang beruntung mendapatkan door prize dari penye-

lenggara. Seperti halnya, Anton (18), ia berhasil mendapatkan kaos dari Gudang Garam Djaja setelah dirinya membeli rokok Djaja. “Dari hasil undian, saya

kebetulan berhasil mendapatkan hadiah berupa kaos, tadi saya memang sempat membeli rokok Djaja dan mendapatkan kupon undian,” terangnya. (*)

Kanker Serviks Bisa Sebabkan Kematian dari halaman 3 Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Ujungrusi Ny Miftachuddin mengatakan penyuluhan kangker serviks sangat penting untuk dilakukan. Ini

sebagai langkah untuk deteksi dini bagi kaum perempuan. Dengan adanya penyuluhan tersebut, tambahnya, pihaknya berharap kaum perempuan di wilayah Desa Ujingrusi bisa mewaspadi datangnya kangker

serviks. Diakui, dalam sejumlah penelitian bahwa datangnya penyakit tersebut berlangsung tanpa ada gejala. “Karena berlangsung tanpa gejala, maka kita tidak bisa merasakan dari awal.

Untuk itu saya berharap kepada tim penggerak PKK Desa, kader posyandu, Ketua PKK RT dan masyarakat umum yang ikut hadir dalam penyuluhan ini untuk bisa mewaspadai penyakit tersebut,” pintanya. (cw3)

Dikpora Gandeng DP dan DPRD dari halaman 3 ratkan siswa. Apalagi angka minimalnya hanya 3,0,” tandasnya. Tahun ini, UASBN di Kabupaten Tegal diikuti sekitar 26 ribu peserta. Tahun 2009, dari 27.361 peserta UASBN yang gagal atau tidak lulus hanya 126 siswa. Jika dihitung persentase-

nya, angka kelulusannya mencapai 99,32 persen. Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal Dimyati SE MM menambahkan bahwa monitoring UASBN, selain dirinya dari Dikpora juga merangkul DPRD Kabupaten Tegal, dalam hal ini dihadiri oleh Wakil DPRD Firdaus AS.

“Jumlah peserta bagus, dan malah ada beberapa guru yang menerapkan paking breaknya 3,5. Sementara hasil pantauan siswa yang tengah mengikuti UASBN juga semuanya berangkat,” terangnya. Dimyati menambahkan bahwa tidak ada siswa yng tidak berangkat. Sedangkan sekolah

yang sempat dimonitoring di antaranya SD Timbangreja Lebaksiu, SD Bojong, dan SD Bumijawa I. Sedangkan mengenai pengawas, maupun guru juga terlihat sangat bagus dalam melaksanakan tugasnya. Menurutnya, UASBN yang digelar di hari pertama ini telah berjalan dengan lancar. (gus)

Gangguan Maag Membuatnya Bolak-balik ke Rumah Sakit Akibat asam lambungnya yang sering sekali tinggi, sudah sejak lama Nyonya Eni Surtika menderita sakit maag. Oleh karena itu, sudah sangat sering wanita 57 tahun ini keluar-masuk rumah sakit. “Kadang-kadang kambuhnya malam hari. Tetap saja saya dibawa ke rumah sakit. Bila tidak, saya tidak bisa melakukan apa-apa dan tidak bisa makan nasi. Nasi diganti dengan bubur sumsum,” ucapnya. Selain itu, menurut ibu tujuh anak ini, bila penyakitnya itu kambuh ia terpaksa hanya berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Karena, bila kambuh, terkadang sampai dua minggu tak sembuh-sembuh.

Tentu saja itu membuatnya sengsara. Tapi, katanya sudah keluar-masuk rumah sakit. Ngapain aja ke sana? “Ya, berobat dong. Tapi, sembuhnya paling lama hanya sebulan. Habis itu sakit lagi,” jawab nenek enam cucu ini. Jadi? Untunglah sekitar dua tahun yang lalu ia mengenal New Mandala 525, yang kala itu masih bernama MDL-525. Ia pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin dua kali dalam sehari. Hasilnya ternyata memuaskan. “Gangguan asam lambung itu tidak muncul-muncul lagi,” tuturnya. Namun, menurut penduduk Gang Masjid Al Hidayah 1, Jalan Kopo, Kelurahan Kopo, Kecamatan

Bojong Lowa Kaler, Kota Bandung, ini, setelah itu ia mendapat gangguan asam urat. Meski demikian, ia tetap saja mengonsumsi produk tersebut. “Ternyata makin lama gangguan itu makin hilang,” ungkapnya saat ditemui di pengujung Desember 2009 yang lalu.Sakit maag sudah merupakan keluhan umum masyarakat masa kini. Tak hanya orang kantoran tapi juga mereka yang tiap hari duduk di rumah. Penelitian menunjukkan, pola makan tak teratur menjadi penyebab penyakit ini. Akibatnya, terjadi pelukaan di lambung akibat asam lambung yang meningkat. Inilah yang membuat lambung perih dan kembung.

Juga menurut penelitian, isoflavon yang terkandung pada susu kedelai mampu mengatasi kadar asam lambung yang me-

ningkat. Dalam sebuah seminar, Fatimah Eliana Taufik, spesialis penyakit dalam RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat, menyatakan, “Penyakit maag berkaitan dengan gaya hidup. Kebiasaan telat makan, mengonsumsi makanan yang tak sehat, serta stres merupakan pemicu timbulnya penyakit ini. Penyakit yang merupakan bagian dari sindrom saluran pencernaan ini menyerang saluran cerna atas sampai ulu hati.” Karena itu, tentu saja penderita perlu mengonsumsi kedelai secara rutin selain menjaga pola makan. Lalu, bagaimana dengan penderita maag yang berpasa sebulan penuh? “Puasa merupakan metode de-

toksifikasi penyembuhan paling tua dalam sejarah pengobatan manusia,” ujar A. Setiono Mangoenprasodjo dalam bukunya yang berjudul Detoksifikasi Terapi Puasa Menuju Sehat. Menurutnya, “Proses pembersihan dalam lambung akan terjadi secara sempurna bila puasa berlangsung lama. Dan proses itu akan efektif bila seseorang melakukan puasa dengan benar, dengan pola makan yang seimbang.”Apalagi bila menu puasa itu ditambah dengan segelas MDL-525 saat berbuka dan sahur.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

RABU, 5 MEI 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Masalah Infrastruktur dan KTP Masih Dominan Reses Anggota DPRD KEDUNGBANTENG - Permasalahan lambatnya proses pembuatan KTP/KK, program perbaikan kerusakan jalan desa, serta sejumlah persoalan pembangunan masih menjadi masalah dominan yang didapat anggota DPRD Kabupaten Tegal saat reses. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Tegal Prayitno SH di Desa Kedungbanteng, Selasa (4/5) kemarin. Khusus untuk Desa Kedungbanteng sendiri, kendala tukar guling aset desa dengan Kantor BKK Kecamatan Kedungbanteng termasuk aspirasi yang disampaikan kepada Prayitno. Selain itu juga kepastian pengelolaan tanah bengkok Sekdes yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga menjadi pertanyaan. Hal itu ditegaskan anggota DPRD Kabupaten Tegal Prayitno SH kepada Radar usai membuat laporan hasil resesnya di wilayah Kecamatan Kedungbanteng, Tarub dan Pangkah. Warga Kedungbanteng dalam menyampaikan aspirasinya, menurut Paryitno, pada dasarnya bersifat umum. Karena apa yang dikeluhkannya itu memang terjadi hampir di semua wilayah Kabupaten Tegal. “Untuk poin permintaan perbaikan kerusakan jalan dan masalah lambatnya proses pembuatan KTP/KK memang hampir semua warga diberbagai wilayah kecamatan mengalaminya. Sehingga hal itu sudah menjadi agenda anggota dewan untuk memperjuangkannya dengan sekuat tenaga,” ujar Prayitno.

Sedangkan mengenai penge lolaan tanah bengkok Sekdes PNS, lanjut Prayitno, harus dikembalikan ke desa. Artinya pengelolaaanya dikembalikan ke pihak desa, karena Sekdes sudah tidak boleh lagi mengelola tanah tersebut. “Saya sudah sampaikan kepada warga, bahwa untuk tanah bengkok Sekdes PNS sesuai aturan adalah milik desa. Dan itu terhitung sejak diterbitkannya SK pengangkatan PNS Sekdes. Sehingga kalau ditemukannya ada oknum-oknum Sekdes yang hingga kini masih mengelola tanah bengkok itu, berarti sudah melanggar aturan dan wajib dikenai sangsi tegas,” kata Paryitno. Semua aspirasi warga di wilayah Kecamatan Pangkah, Tarub dan Kedungbanteng ini, jelas Prayitno, tengah disusunnya untuk dijadikan bahan laporan dari hasil kegiatan resesnya. Dan dalam waktu dekat akan diperjuangkannya supaya bisa menjadi bekal Pemkab Tegal dalam membahas program pembangunan pada anggaran perubahan maupun anggaran tahun 2011 mendatang. “Semua aspirasi dari warga ini akan saya perjuangkan dengan sungguhsungguh,” tandasnya. Ia menambahkan, mengenai permasalahan tukar guling tanah asset desa dengan Kantor BKK Kecamatan Kedungbanteng yang sampai sekarang masih dipergunjingkan warga, dirinya secepat mungkin akan berkoordinasi dengan instasi terkait untuk menindaklanjutinya. Agar tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan, dengan berpedoman demi kepetingan bersama. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

BERI BANTUAN - Anggota DPRD Kabupaten Tegal Prayitno SH (kemeja putih) memberikan bantuan kipas angin kepada Kepala Desa Kedungbanteng Guntur Budiarso.

Dewan Tinjau Kerusakan Jalan LEBAKSIU - Usai menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Lebaksiu, Slawi dan Dukuhwaru melalui kegiatan resesnya beberapa waktu lalu, anggota DPRD Kabupaten Tegal Samsul Rijal SE Selasa (4/5) kemarin langsung meninjau kondisi di Jalan Sartika di Desa Dukuhdamu Lebaksiu. Kondisi jalan itu kerusakannya sudah cukup parah. “Kerusakan Jalan Sartika Desa Dukuhdamu sudah sangat

parahi,” ujarnya, kepada Radar. Menurut Rijal, kerusakan jalan antar desa tersebut sudah lama terjadi. Kenyataan itu dapat terlihat dari beberapa lubang jalan dan beberapa unsur lainnya. “Ini sudah lama terjadi dan belum pernah mendapatkan program perbaikan dari Pemkab. Sehingga sangat wajar kiranya jika kerap menjadi biang kerok sejumlah kejadian kecelakaan yang sering terjadi di jalur ini,” katanya.

Kondisi jalan pada jalur penghubung Desa Dukuhdamu menuju Slarang Lor, Kalisapu dan Dukuhringin ini harus segera diperbaiki Pemkab Tegal. Pasalnya kondisi ini kalau terus dibiarkan berlarut-larut bakal berdampak buruk. Dan faktor yang sangat dirugikan disini, jelas Rijal, adalah perekonomian warga. Karena arus transportasinya menjadi terhambat, selain itu juga para pelajar, pekerja kantoran mau-

pun petani pun secara langsung dirugikan. “Banyak pihak yang merasa dirugikan oleh kerusakan jalan ini. Maka itu, sesegera mungkin pihak Pemkab Tegal menangani kerusakan jalan pada jalur penghubung perekonomian antar desa ini,” tandasnya. Hal senada diungkapkan Sekretaris FPAN Helmi Amruloh, bahwa tidak ada kata selain kata parah yang tepat menggambarkan kondisi kerusakan

jalan pada jalur DukuhdamuKalisapu Slawi ini. “Saya meminta kepada Pemkab Tegal supaya secepat mungkin memperbaiki kondisi itu,” timpal Helmi. Penderitaan jelas dirasakan warga maupun pengguna jalan setiap harinya. Karena untuk melaluinya dengan menggunakan sepeda motor saja sangat sulit, apalagi sopir angkudes maupun truk dengan membawa muatan. (k1)

Tuntut Perbaikan Infrastruktur Matangkan Aspirasi Melalui Dialog Warga dan Bantuan Pertanian LEBAKSIU- Persyaratan mendapatkan bantuan ternak dan bantuan modal bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), semakin sulitnya lapangan pekerjaan, tidak adanya penerimaan CPNS bagi lulusan SMU/K menjadi topik utama dalam dialog terbuka antara anggota dewan dengan sejumlah organisasi kepemudaan di Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu. Selain itu, pembahasan pengajuan program pembangunan jalan tembus Kajen-Yomani Lebaksiu serta pengerasan dan pengaspalan jalan desa pada Padukuhan Sidamulya Lebaksiu Lor pun dikupas tuntas dalam acara tesebut. Sehingga membuat waktu dialog dalam reses putaran kedua anggota DPRD Kabupaten Tegal M Khuzaeni menjadi molor dari jadwal yang sudah diagendakan. “Banyaknya materi yang dibahas dalam acara dialog terbuka bersama beberapa organisasi kepemudaan Desa Yamansari Lebaksiu membuat saya secara mendadak menambahkan waktu pelaksanaan dari jadwal yang sudah saya tetapkan,” ujar M Khuzaeni, usai mengisi acara dialog yang dilaksanakan di Dukuh Yomani Desa Yamansari beberapa waktu lalu. Penambahan waktu pelaksanaan acara dialog, menurut Jeni sapaan akrabnya, didasari dari penambahan materi

pembahasan, yang secaara spontanitas mengemuka dengan sendirinya. “Banyak materi penting yang keluar dengan sendirinya. Dan semua itu fakta di lapangan. Sehingga mau atau pun tidak saya harus menambah waktu pelaksanaan acara dialog terbuka disamping itu juga saya sendiri sangat menyukai acara-acara semacam ini,” kata Jeni penuh senyum. Dan inti materi pembahasan itu, lanjut Jeni, merupakan pengolahan aspirasi warga yang benar-benar sesuai keinginan bersama. Di mana didasari dari kepentingan semua pihak. Artinya seberapa penting keinginankeinginan warga di lapangan.

Karena hal ini juga sangat diperlukan oleh dirinya untuk mendesak Pemkab Tegal agar mau merealisasikannya dengan cepat, tepat dan akurat. Seperti halnya, jelas Jeni, aspirasi atau permintaan para pemuda yang menginginkan adanya pembangunan lapangan sepak bola yang resprentatif. Kemudian memperjuangkan nasib para pengurus bus di wilayah Yamansari, jika nantinya terminal Dukuhsalam sudah dioperasionalkan. “Kondisi ini perlu pertimbangan secara matang tentang manfaatnya. Sebelum saya memperjuangkan hal ini dengan sekuat tenaga hingga sampai terleaisasikan. Lantaran saya selalu berprinsif

akan berupaya menyerap aspirasi warga dari semua kalangan tanpa memandang status sosial. Dengan dasar penyaringan secara bersama-sama untuk kepentingan semua,” terangnya. Pada dasarnya, tambah Jeni, dirinya selalu berkeinginan setiap aspirasi yang disampaikan warga terhadap dirinya, di kemudian hari dapat direalisasikan Pemkab. “Maka itu, saya selalu terus mengutamakan konsep kematangan aspirasi sesuai kehendak warga, sebelum diperjuangkannya. Sebab akan terasa indah sekali jika aspirasi itu bisa bermanfaat dengan baik bagi kemaslahatan umat,” tambahnya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

JAWAB PERTANYAAN - Anggota DPRD Kabupaten Tegal M Khuzaeni tengah menjawab semua pertanyaan yang diajukan pemuda Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu.

MARGASARI - Program perbaikan infrastruktur lingkungan desa dan pemberian bantuan pertanian seperti bibi jagung, padi, traktor, pompa air dan lainnya merupakan beberapa aspirasi dari warga diwilayah Kecamatan Margasari, Balapulang dan Pagerbarang. Aspirasi itu yang berhasil diserap dalam reses anggota DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinegoro kepada Radar Selasa (4/5) kemarin. Bahkan pembangunan irigasi pertanian serta drainase, menurut Sugono, tidak kalah banyak. Dan semua aspirasi tersebut sifatnya kebutuhan mendesak di lapangan. Sehingga dirinya harus secepat mungkin menyampaikan hal ini kepada instansi-instansi terkait di lingkungan Pemkab Tegal. “Semua aspirasi yang berhasil saya serap dari pelaksanaan reses, emuanya memerlukan penanganan cepat. Dan tentunya saya minta Pemkab Tegal segera mengambil tindakan atau minimal meninjau,” kata Gono, sapaan akrabnya. Kalau dilihat dari kenyataan di lapangan, lanjut Gono, keinginan maupun permintaan warga memang bisa dibenarkan. Sebab kondisinya memang demikian, di mana sejumlah kerusakan jalan desa terlihat hampir merata di tiga kecamatan ini. “Maka itu tidak ada kata nanti bagi saya untuk memperjuangkan aspirasi warga ini. Lantaran hal itu sangatlah penting, supaya ada kepastian tentang akan maupun kapan realisasinya

dari Pemkab Tegal,” tandas Gono. Pokok utama yang harus diperhatikan Pemkab Tegal, jelas Gono, adalah semua asipirasi warga ini merupakan satu rangkaian. Artinya semuanya penting dan harus dilaksanakan berbarengan. Baik itu program bantuan pertanian maupun perbaikan infrastruktur desa memiliki keterikatan yang tidak bakal mungkin dipisahkan. “Jalan desa, pertanian dan irigasi adalah satu paket. Sehingga kalau salah satu direalisasikan dan lainnya tunggu

giliran dampaknya akan percuma saja. Untuk itu, sekali lagi saya akan tetap memperjuangkan aspirasi ini supaya direalisasikan secara bersamasama,” tegas Gono. Ia menambahkan, mayoritas warga di wilayah Margasari, Pagerbarang dan Balapulang bekerja di ladang atau petani. Di lihat dari kondisi ini, pelaksanaan program bantuan pertanian sangat penting dan mendesak. Tapi itu pun tidak akan berjalan optimal jika tidak didukung perbaikan infrastruktur. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

KELUH KESAH - Anggota DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono Adinegoro (batik merah) tengah mendengarkan keluhan warga saat melaksanakan kegiatan resesnya di Desa Margasari.


Radar Tegal 5 Mei 2010