Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 5 JULI 2011

INDEKS Sekolah Dilarang Pakai Kekerasan HAL. METROPOLIS

Jaringan LPSE Eror

Polri Cekal Panji Gumilang Mengaku Sakit , Batal Diperiksa

HAL. RADAR BREBES

TPI Air Payau Mangkrak HAL. PEMALANG

Dream, Believe, & Make it Happen! HAL. XPRESI

APA MANING...

JAKARTA - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang dicekal penyidik bareskrim Polri. Itu dilakukan setelah statusnya resmi sebagai tersangka sejak akhir pekan lalu. “Sudah diajukan permohonan cekalnya,” ujar Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri

Komjen Ito Sumardi kemarin. Panji ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan dokumen Yayasan Pesantren Indonesia (YPI). Kasus ini dilaporkan oleh Imam Supriyanto, mantan anak buahynya. Imam juga menuding Panji sebagai pimpinan gerakan Negara Islam Indonesia (NII) Komandemen Wilayah IX. Kemarin, Panji tidak datang memenuhi panggilan penyidik polri. Dia hanya diwakili kuasa

hukumnya, Ali Tanjung yang datang sekitar pukul 12.00. Menurut Ali, kliennya berhalangan hadir karena sedang sakit. “Barusan saya menyampaikan surat dokter,” katanya. Ali tidak menjelaskan sakit apa yang diderita Panji Gumilang. Ali menjelaskan, hasil pemeriksaan dokter merekomendasikan Panji untuk beristirahat dalam beberapa hari. “Saat ini beliau berada di pesantren dan harus

menjalani rawat jalan,” ujarnya. Panji juga belum tahu jika dirinya dicekal. “Saya jamin klien saya akan bersikap kooperatif dan tidak akan melarikan diri,” katanya. Kemarin, tiga perempuan yang mengaku sebagai orang tua korban NII berdemo menyambut rencana pemeriksaan Panji Gumilang. Mereka membawa kertas karton bertuliskan , “Bubarkan NII”, “Kembalikan Anak Kami ke hal 19 kol 1

DOK.RATEG

Panji Gumilang

Sekolah Swasta Kekurangan Murid Tetap Terima Murid Meski Sudah Ditutup

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

TERTIBKAN Petugas Satpol PP Kecamatan Bumiayu menertibkan sepanduk liar maupun melebihi batas waktu.

Satpol PP Operasi Malam BUMIAYU - Satpol PP Kecamatan Bumiayu, Minggu (3/7) malam melaksanakan penertiban sejumlah spanduk yang terpasang tanpa izin maupun melebihi batas ketentuan, semisal berada di lokasi larangan pemasangan. Penertiban spanduk dilakukan di ruas jalan utama dan jalan lingkar Bumiayu. Kepala Satpol PP Kecamatan Bumiayu Farikhin menjelaskan, operasi rutin ini diadakan karena maraknya spanduk dipasang tidak berizin dan terlebih melintang di jalan yang membahayakan bagi pengguna jalan. “Pelaksanaannya sendiri sengaja kami lakukan pada malam hari untuk menghindari ke hal 19 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

TEGAL – Sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan Kota Tegal, pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk sekolah negeri ditutup 30 Juni dan swasta 1 Juli. Namun hingga hari ini (kemarin, red) sebagian besar sekolah swasta masih kekurangan siswa. Hal itu dipengaruhi karena sekolahsekolah negeri belum pengumuman. Selain itu juga banyaknya jumlah sekolah swasta,sehingga persaingan semakin kompetitif. Karenanya, meski pendaftaran sudah ditutup, sekolah swasta masih tetap menerima atau menampung siswa yang akan mendaftar. Seperti diungkapkan Kepala SMK Ihsaniyah Kota Tegal, Yusqon. Menurut-

JURNAL - Para orang tua dan calon siswa sedang melihat jurnal PPDB yang dipasang sekolah.

ke hal 19 kol 1

Pemilik Tanah Perlu Pendampingan dan Bantuan

KPK Telusuri Koneksi Nazaruddin-Ito

SLAWI – Para petani atau pemilik tanah yang dibeli oleh pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan jalur lingkas kota slawi (jalingkos), namun sampai hari ini belum terbayar lunas, perlu mendapatkan pendampingan dan bantuan agar mereka secepatnya mendapatkan haknya. Hal itu diungkapkan Mantan Ketua HMI Tegal Didi Kusaeri, setelah meminta penjelasan dari petani di Balai Desa Dukuhsalam, Senin (4/7). “Kami orga-

JAKARTA - Perkembangan kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin kembali menyeret nama baru. Dia adalah Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi. Jenderal bintang tiga yang dua hari lagi resmi pensiun itu disebut dalam sebuah memo yang ditemukan KPK saat menggeledah kantor Nazaruddin April lalu. Penggeledahan itu merupakan pengembangan penyidikan kasus suap Sesmenpora. Di Gedung Tower DOK.RATEG Permai, Mampang Prapatan, Ito Sumardi Jakarta Selatan, penyidik KPK menemukan catatan M Nasir, adik M Nazaruddin. Isinya, ada pengeluaran uang USD 50 ribu kepada Ito dan USD 30

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 4

Agar Terima Hak Pembayaran Tanah

SEMOK

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MEMBANTU – Mahasiswa sedang menjelaskan maksud dan tujuan membantu di hadapan petani pemilik tanah dan Kades Dukuhsalam.

Irma Hariawang, Peneliti Candi Borobudur yang Dikaitkan dengan Ilmu Astronomi

Zaskia Sungkar Buka Sekolah JAKARTA - Para selebriti ibu kota, tampaknya, mulai beramai-ramai melirik dunia bisnis. Tidak terkecuali dua bersaudara Shireen dan Zaskia Sungkar. Namun, bisnis yang dipilih bukan bisnis restoran atau butik seperti artis kebanyakan. Kakak beradik tersebut memilih bisnis sekolah taman kanak-kanak (TK). “Yang lain kan buka restoran dan semacamnya. Belum banyak yang investasi sekolah. Jadi, setelah dapat pembelajaran dari Papa, kita akhirnya terbuka bahwa selain bisnis, kita juga harus bersosial,” ujar Zaskia Sungkar ditemui bersama adiknya Shireen Sungkar di acara peresmian TK Khalifah di kawasan Bintaro kemarin (4/7). Zaskia menuturkan, sejak dahulu dirinya dan Shireen sudah berencana membuka TK. Sebab, keduanya sama-sama menyukai anak kecil. Rencana tersebut pun sudah lama akan direalisasikan. Namun, rencana itu selalu tertunda karena mereka masih sibuk dengan karir masingmasing. “Kami sama-sama sibuk, jadi diundur-undur dan baru sekarang terwujud. Padahal, pengen

Ternyata Ada Hubungan Antara Stupa dan Penentuan Awal Musim Mungkin sudah cukup banyak orang yang meneliti Candi Borobudur. Tapi, yang dilakukan Irma Hariawang termasuk langka dan unik. Sebab, dia meneliti Candi Borobudur dikaitkan dengan tinjauan astronomi (ilmu perbintangan). Apa yang dia temukan? LAPORAN: DHIMAS GINANJAR SUATU hari, pada pertengahan 2007, Irma Hariawang yang saat itu mahasiswi astronomi ITB (Institut Teknologi Bandung) berpikir keras mencari tema yang

DHIMAS GINANJAR/JAWA POS

TELITI BOROBUDUR - Irma Hariawang (dua dari kiri) bersama teman-temannya sesama peneliti.

akan diangkat untuk tugas akhir. Dia lantas teringat rencana PBB yang akan mencanangkan tahun 2009 sebagai International Year of Astronomy (IYA). Maka, tema itu kemudian dia jadikan inspirasi untuk menggarap tugas akhirnya. Salah satu materi utama IYA adalah pelestarian situs arkeoastronomi dan arkeobudaya. Dia kala itu penasaran apakah bangunan kuno di Indonesia memiliki keterkaitan dengan astronomi? Dengan kata lain, apakah para nenek moyang kita sudah mengerti astronomi atau tidak? “Yang saya yakin, setiap negara pasti punya cerita unik tentang budaya dan astronomi,” ujarnya. Kebetulan, pada tahun-tahun itu sedang gencar-gencarnya berita Candi Borobudur akan ke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 4

Polri Cekal Panji Gumilang * Pan umpetan nang negarane dewek? KPK Telusuri Koneksi Nazaruddin-Ito * Ana apa apane kyeh!

CMYK


OPINI

2

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

Integritas Penegak Hukum Gaji ke-13 Oleh: M Riza Pahlevi ANGKA 13 mungkin bagi sebagain orang adalah angka sial. Namun bagi sebagian lagi, angka 13 adalah angka keberuntungan. Betapa tidak, angka 13 itu justru ditunggu-tunggu karena jelas merupakan keberuntungan. Khususnya bagi para pegawai negeri sipil, yang sedang menunggu-nunggu gaji ke-13. Yah, gaji ke-13 ini adalah gaji yang ditunggutunggu mereka. Tidak ada satu pun orang, khususnya PNS yang menganggap bahwa gaji ke-13 ini adalah angka sial. Dan pada bulan Juli ini adalah kabar baik, karena pada bulan ini bakal segera mendapatkan gaji ke-13. Itu artinya ada tambahan upah bagi para abdi negara tersebut. Gaji ke-13 itu adalah bentuk penghargaan negara kepada para aparaturnya yang telah bekerja dengan baik. Sehingga layak diberi ganjaran dengan bonus satu bulan gaji, tanpa potongan lagi. Jadi, bersyukurlah bagi para pegawai negeri sipil, yang sebentar lagi mendapatkan bonus tahunan. Lantas apa makna dibalik gaji ke-13 ini? Tentunya selain sebagai keberuntungan, keberadaan gaji ke-13 ini adalah suatu penolong yang sangat berarti. Khususnya bagi mereka yang memiliki anak yang masih sekolah. Entah yang baru naik kelas maupun yang akan masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Tentunya kebutuhan anggaran untuk sekolah ini cukup besar. meski pemerintah sudah memberikan dana BOS untuk SD dan SMP. Namun kenyataannya, tetap saja harus keluar uang cukup banyak. Apalagi yang masuk RSBI, dipastikan anggaran yang harus dikeluarkan mencapai jutaan. Dengan adanya gaji ke-13 ini, maka PNS merasa terbantu sekali. Bagaimana pun juga, khususnya PNS dengan golongan yang masih rendah, yang hanya menjadi staf saja, gaji ke-13 itu sangat berarti. Ibarat mendapat durian runtuh, di tengah himpitan ekonomi yang terus melambung, termasuk biaya pendidikan. Gaji ke-13 ini adalah penolong yang sangat ditunggu-tunggu. Bagi PNS yang anak-anaknya sudah mentas, mungkin bisa menjadi tambahan tabungan atau hanya sekedar untuk makan enak. Tak apalah, itu hak mereka yang mendapatkan gaji ke-13. Yang jelas, gaji ke-13 itu adalah hak para PNS, termasuk para pensiunan yang tengah duduk di rumah menunggu kabar menggembirakan itu. Asal jangan untuk hal-hal yang tidak baik, tentunya gaji ke-13 itu sangat berarti. Bagaimana dengan rakyat biasa yang tak mendapatkan gaji ke-13? Apakah rakyat hanya cukup melihat kebahagian para PNS saja? Atau justru akan semakin memperlebar jarak saja antara rakyat, rakyat yang miskin dengan para abdi negara yang sebagian besar berada di kelas menengah ke atas. Tak bisakah rakyat menikmati gaji ke13? Sepertinya tak adil jika melihat kondisi ini begitu saja. Toh gaji ke-13 itu kan juga berasal dari uang rakyat yang dibayarkan melalui pajak-pajaknya. Tentunya, rakyat harus pula merasakan nikmatnya gaji ke-13 ini. Mungkin terlalu naif jika harus membaginya dengan rakyat, bukan seperti itu yang dimaksud. tetapi bagaimana pada badi negara ini bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada rakyat. Ini bukan untuk menggguri para abdi negara yang terhormat ini, apalagi memerintahkannya. Ini hanya sekedar untuk mengingatkan akan tugas dan kewajibannya saja. Toh mereka kan sudah mengucapkan sumpah setianya kepada negara, termasuk mengabdi kepada rakyatnya. Dengan memberikan pelayanan yang maksimal, maka rakyat akan puas. Kepuasan masyarakat ini tentunya bisa dibandingkan dengan kebahagiaan para PNS yang menerima gaji ke-13. Meski derajatnya sangat berbeda, namun paling tidak rakyat bisa turut merasakan kebahagiaan yang dialami para pelayan masyarakat ini. Apa salahnya turut berbagi kebahagiaan saat ini. Gaji ke-13, juga diharapkan karyawan swasta. Bukan hanya sekedar bonus, tapi juga sebagai bentuk apresiasi maupun penghargaan atas jerih payah para karyawannya yang telah bekerja mati-matian untuk keberlangsungan perusahaan. Harapan itu jelas terlihat di wajah-wajah karyawan swasta, yang saat ini hanya bergumam, kapan gaji ke-13 ku cair? Semoga saja, semuanya bisa mendapatkan gaji ke-13, dari sebuah angka keberuntungan. (*)

Oleh: Wan Abu Bakar INDONESIA adalah negara yang berdasarkan hukum (rechstaat) sebagaimana yang termuat dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 3. Tujuan dari negara hukum adalah meniadakan absolutisme kekuasaan dan perlindungan hak asasi manusia. Hukum adalah salah satu instrumen paling vital dalam membangun sebuah bangsa menuju peradaban kemanusiaan yang adil. Oleh karenanya hukum itu harus dilaksanakan dan ditegakkan tanpa membeda-bedakan atau tidak memberlakukan hukum secara diskriminatif. Sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum sudah seharusnya para aparat penegak hukum harus bisa berdiri di atas kebenaran bukan atas kepentingan penguasa atau uang. Tapi wajah hukum di Indonesia sudah sangat memprihatinkan kita. Periode penegakkan hukum sekarang ini adalah periode terburuk sepanjang masa sejak negara ini berdiri. Beberapa alasan yang mendukung asumsi ini antara lain integritas lembaga peradilan yang mengalami degradasi hingga pada tingkat yang sangat memprihatinkan, fenomena makelar kasus (markus) dan mafia hukum yang menggerogoti sekalian proses hukum, baik di tingkat penyelidikan, penyidikan, hingga pemeriksaan di persidangan. Institusi penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan KPK bahkan sampai ke pengadilan seolah tak berdaya berada dalam cengkraman mafia hukum. Terakhir tertangkapnya hakim

Syarifuddin oleh KPK karena kasus suap semakin mencoreng wajah peradilan kita. Hukum yang mulanya dibuat untuk melindungi warga dari tindak kezaliman dan kejahatan menjelma menjadi arena transaksi jual-beli. Urusan keadilan pun seolah menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Akibatnya, keputusan pengadilan seringkali lebih tunduk terhadap pihak-pihak yang memberikan kompensasi finansial daripada kebenaran yang ada. Uang dan kekuasaan akhirnya menjadi alasan kenapa wajah hukum kita menjadi kelabu. Intergritas para penegak hukum menjadi kata kunci dalam menyelesai kemelut dan problematika hukum kita. Kita merindukan kembali sosok seperti Jenderal Hoegeng di Kepolisian dan Baharuddin Lopa di kejaksaan. Sepak terjang kedua tokoh ini ketika memimpin institusinya dalam menegakkan hukum dan keadilan tanpa mengenal rasa takut kecuali kepada Allah SWT. Ketegasan dan keberanian mereka menjadi momok bagi para koruptor dan teladan bagi orang-orang yang berani melawan arus kebobrokan. Sayangnya setelah keduanya tiada, tidak ada lagi tokoh di kedua institusi penegak hukum ini yang dapat melanjutkan kiprah dan perjuangan mereka. Ketika kita teramat merindukan lahirnya kembali para pendekar hukum seperti kedua tokoh di atas yang memiliki keberanian, integritas, dan dedikasi tinggi untuk menciptakan tumbuhnya

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

pada masyarakat menuju kondisi yang lebih baik. Kita mendambakan keteladanan para pemimpin terutama ketika berhadapan dengan masalah hukum dan keadilan. Menurut Islam, seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya. Nabi Muhammad SAW berulang kali menegaskan bahwa beliau tidak akan melarang suatu perbuatan sebelum beliau sendiri yang pertama mematuhinya. Sebaliknya, beliau juga tidak akan menyuruh umatnya melakukan suatu kebajikan sebelum beliau sendiri melakukannya menegakkan hukum, Islam tidak mengenal perbedaan antara yang miskin dan kaya. Presiden Cina Jiang Zemin dapat juga dijadikan contoh dalam penegakan hukum khususnya korupsi di negerinya. Begitu diangkat menjadi Presiden Cina medio 1995, Jiang langsung menyatakan perang terhadap koruptor. “Beri saya 100 peti, 99 untuk koruptor satu untuk saya kalau terbukti korupsi,” kata Jiang. Ucapan pemimpin Cina itu tidak hanya politis dan pemanis bibir. Dalam tempo lima tahun sebanyak 4.367 koruptor dieksekusi. Keteladanan dan tindakan tegas pemimpin Cina itu, mengerakan roda pembangunan Cina melaju cepat. Pertumbuhan ekonominya rata-rata dua digit dan tertinggi di dunia. Indonesia yang dulu lebih maju, kini tertinggal jauh oleh Cina. Keteladanan dan kewajiban menegakkan keadilan tidak dapat

ditawar-tawar lagi. Karena, ia merupakan amanah Allah dan sendi pokok dari kewibawaan pemerintah. Menurut pendapat sejumlah pakar hukum, apabila keadilan diabaikan, pasti itu akan menimbulkan reaksi, bukan saja dari mereka yang menjadi korban ketidakadilan itu, tapi juga dari masyarakat luas yang mendambakan terciptanya tatanan masyarakat ideal. Prinsip keadilan dan persamaan di hadapan hukum itu pula yang harus ditekankan oleh para pemimpin. Sebagai negara hukum bukan negara kekuasaan, menjadi kewajiban pemimpin untuk menegakkan hukum. Pemimpin tidak boleh goyah karena imingiming jabatan dan kemewahan dunia. Semua yang melanggar hukum harus mendapat sanksi, tidak terkecuali siapapun bahkan jika yang melanggar dari keluarga sendiri. Pemimpin harus berpikir jika sekali saja dia berbuat tidak adil maka akan mengurangi kewibawaan dan menjadi preseden buruk bagi ratusan juta rakyat Indonesia. Seandainya SBY sebagai presiden bisa berada di garda terdepan dalam menanggulangi kasus korupsi sebagaimana janjinya ketika terpilih dulu, maka wajah hukum kita akan bisa tidak akan seperti sekarang. Kepastian hukum dan keadilan tidak akan menjadi barang langka lagi. Tapi apakah semua ini bisa terjadi? Hanya waktulah yang akan bisa menjawab. (*) Penulis adalah anggota Fraksi PPP DPR RI

Ana Bagiane Dewek

Perih Nasib GTT

PAN melu ngresula ah, bos pimen sih masa mekanik ko bersih-bersih (kerja bakti) dongen tah ana bagiane dewekdewek. 089666912xxx

PIMEN kie pemerintah Kab. Tegal kayong peerihh nemen nasib enyong guru wiyata awit 2004 ora diangkat2, jare pan ana PP sing pan ngatur dadi PNS ora metu2. Awit awal bulan nganti saiki durung bayaran gara2 BOS DURUNG CAIR. Bocah mriang pan priksa laka duite... Bisane mung nangis. 081548141xxx

Sami Mawon Goroh MASALAH TANGGAPAN gwe KTP sing jare gratis tanpa calo... y wong sing NYALO atawa sing dadi CALO pgawene, y pd aae sami mawon goroh.... o bos... 085642652xxx

Jadi Satu Halaman RADAR tolong hal NGRESULA ditambah jd satu halaman penuh unt menampung keluhan warga, spy tdk terlalu lama ngantri.Ngresula jd Faforit lho! 08882600xxx

Pakaiane Sing Sopan AQ melu usul ngg kepla kantor finance/lising, mbokya karyawitine dimein aturan masalah pakean, sing sopan aja seronok. Soale ning salhsiji lising ning ruko graha mulia ana karywatine sing pakeane seronok, wis kya kue wonge jengal_jengil marakna maksiat, sampe2 gawe rusak rumh tangg karyawan liyane. Kepla kantore yen bsa mein aturan tegas nggo karywatine ben bisa nganggo pakean sing ora seronok. Wong karyawati bank be pakeane pd sopan2 trs malh akeh sing nganggo jilbab. 085226868xxx

Sing Nagtur Preman

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

wibawa hukum. Namun, hampir tiga belas tahun reformasi berjalan, tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi hukum tidak pernah muncul, bahkan semakin menurun. Aparat penegak hukum yang diharapkan mampu menciptakan wibawa hukum ternyata tidak inspiratif terhadap keadilan rakyat. Aparat hukum tidak mampu menjalankan imperatif hukum secara serius dengan berpegang teguh pada nilai-nilai keadilan masyarakat. Integritas sangat diperlukan seorang penegak hukum dalam menyelesaikan tugasnya. Hakim, jaksa, polisi dan pengacara adalah penegak hukum yang memiliki tanggung jawab menegakkan wibawa hukum, menegakkan keadilan. Merekalah yang harus berperan sebagai panutan masyarakat. Selain mempunyai integritas yang tinggi, sikap profesional, kredibel dan independen serta ketulusan dalam mengabdi kepada masyarakat adalah sarana bagi para penegak hukum dalam bekerja untuk membangun suasana hukum yang berasaskan keadilan bagi semua. Para penegak hukum juga harus punya komitmen yang jelas dalam penegakan hukum di Indonesia. Komitmen ini juga harus diikuti dengan kualitas penegakkan hukum di Indonesia. KETELADANAN PEMIMPIN Keteladanan dan ketegasan seorang pemimpin juga bisa membantu dalam membangun sistem dan suasana hukum yang baik. Tanpa keteladanan akan sulit mewujudkan perubahan

ikut corat coret d Radar,m g aja d muat hehe. saya tidak akan bicara panjang lebar, cu5 5u minta tlong pada pgawai PLN apa pmerintah tegal, tlong benerin lampu ning jl. Raya Pantura Munjung Agung. Jalany smrawuk tanpa lampu. Makasih! Wlaikum slm 087730661xxx

Gon Tuku Meteran

ASS, kang RADAR melu curhat, dalan Lamaran-Sitanggal, Brebes lg didandani, macet saben dina, mobil ora teratur, sg ngatur donngen ta petugas, eh malah preman2 pd dadi polisi ngatur dalan kr gawak cepon njaluk duit, urusane dongen keprimen? 085642707xxx

ASS om Radar tlg dimuat. Aq pan ngresula maring PDAM, wong meterane rusak trus jare kon ganti meteran,lah meterane kon tuku nang PDAM ora kena tuku nang toko sing regane ora setitik 450rb, brang wez d tuku trus d pasang eh bekasane d jaluk PDAM, donge peraturane pimen. Pan kaya kuey regane regane d kurangi soale tukar tambah. 081902716xxx

Rel Supaya Dirapikan

Tanggapan:

MAS Radar, tolong dimuat ya.. Pak Wali yg saya hormati, tolong dinas terkait supaya ditegur atau dikasih tau, rel di jalan Panggung Baru supaya dirapikan, diperbaiki. Soale sudah banyak pengendara motor yg jatuh karena slip direl kereta api tsb. Dikarenakan jalane rusak. Atas perhatiannya saya sampekan terima kasih. 085742395xxx

1. Penggantian meter air di PDAM Kota Tegal yang kondisinya rusak atau usianya diatas 5 tahun menjadi beban PDAM 2. Oleh karena itu semua penggantian meter air yang baru, harus dibuktikan dengan meter air yang diganti (dikembalikan ke PDAM ) 3. Pelanggan yang dikenakan beban penggantian meter air, hanya bagi pelanggan yang meter airnya hilang dengan biaya penggantian sebesar Rp. 223.300,4. Apabila pelanggan pernah/merasa dikenakan biaya penggantian meter air sebesar Rp. 450.000,- oleh PDAM Kota Tegal dan dapat menujukan kwitansi pembayaran, akan kami selesaikan. Plt. DIREKTUR PDAM KOTA TEGAL NGATIRI

Kepala BPN Tak Mau Tanda Tangan IBU sy bikin sertifikat tanah dr th 2008 smp skrg blm jadi, dr notaris Tri Sakti Handayani ktnya kepala BPN Brebesnya g mau tandatangan, nunggu dia pindah, trus kalo g pindah2 smp nanti sertifikat g jadi juga, pelayanan model apa ini, tolong yg berwenang jgn merasa py we2nang jd sewenang2.. makasih Rateg. 08158759xxx

Tolong benerin Lampu Pantura ASLMALAIKUM, Radar TEGAL mg mkin jaya slalu. amien! Nie mau

Piagam Diantar ke Rumah KETUA PPS Pilgub Jateng & Pilwalkot Kota Tegal th 2008 & Pak Lurah kel. Debong Tengah Tegal Sltn, yth. mhn dgn hrmt & sangat “PIAGAM PENGHARGAAN” Ptg KPPS dr KPUD sgr diantar ke masing2 ketua KPPS jgn di simpan di kantor aja mbokan di RAYAPI trus itu

kan sbh amanat yg hrs diberikan kpd ybs. yg namanya amanat, apapun bentuknya itu WAJIB disampekan ora wedi karo dosa? wis suwe owh (2 th) luwih, tulung ya?! Aja sing bth marani maring kantor kelurahan? Mereka2 kan wis mbantu nduwe gawene pemprov karo pemkot. Tq. 087730620xxx

Rega Obat Dimarkup REGA obat dimark up perawat R Mawar RSU kardinah, Aq gumum olih resep cairan infus saka dokter. 1 btl asline 35ribu. DITULIS NANG RESEP 600 RBU. Pimen donge kadiran, pasiene atik sandal jepit pa yach. Perawate wadon gering tuwir maning. Mksh team Rateg, moga bis dadi peljrn n perhtian Direk Kardinah. 085742058xxx

Miskin Tak Punya Jamkesmas PA BUPATI PEMALANG, knp warga MISKIN ga py jaminan hak KESEHATAN? Kmrn anaku msk RSU AZHARI ttp byAR wlpun ngutang krn kmi ga py JAMKESMAS ‘ kmi mrs d batasi, ya Allah knp anak sy sakit, sdgkn sy org mskn, yg tdk dpt PERHATIAN dr PEMERINTAH ‘mhon d mUat! 087711587xxx

Segera Diperbaiki PAK Wali Tegal. Tolong jalan mau menuju ke terminal 400 m dan dpn pacifik segera di perbaiki. Jelang puasa lho. Lbh cpt lbh baik. Citra Kota Tegal. Trims 08164254xxx

Oknum Honorer Fiktif MASLAH hasil publikasi Tenaga honorer Dri DINAS DIKPORA.tlah ada oknum honorer yg fiktif masa krja.masa ga tau kapn Wiyata . tiba2 muncul dipubliksi. ksihan Yg dah lma ga ada. Tlong dinas trkait kroscek kmbali./sidak di lpangan.trims. 085842276xxx

Jalan Rusak Diperbaiki KENAPA jalan yg diperbaiki di Jl. Perintis Kemerdekaan Gg.20. Setahu saya sebelum diperbaiki jalannya tdk ada masalah. Tolong Pak Walkot. Jalan Tirus ke barat sampai Keturen-Sumurpanggang jalannya segera diperbaiki, karena sangat membahayakan. Semua pengguna jalan disitu selalu ugal2’an untuk mencari aspal lebih halus.. Makasih.. 085642885xxx

Jaman Jahiliyah Maning? AKU tah keder karo tatanan ng negarane dewek, wingi rame karo para wakil rakyat pada dolanane wadon ora bener trus dolanan vidio porno. Kye aparat keamanan dadi beking atawa centenge wong duwe duwit sg akhire kudune darani keparat sg kudu damana. Ana maning nembe pinter satitik gawe kumpulan trus njaluke bener dewek, pan mlebu suarga dewek apa jamane esih jahiliyah apa nganggo aturan agama sing ana..? Yen kaya kye tah rakyat Indonesia kudu siaga siji. 085842718xxx

Etos Kerja Ajeg MAS Radar, Q pan melu nimbrung ning rubrik ngresula. Q trs terang bingung kr “PROGRAM SERTIFIKASI GURU” Bsne kayong ETOS kerja guru khususe sing sertifikasi ajeg bae. Males ya tetep males. Malah kadang akeh sing luwih ora peta. Boro2 prestasi. Kayong bertolak bela kang kr sing dikarepna pemerintah. Apa memang programe sing ora tepat sasaran? Melasi gru sing pd mempeng lan guru sing berprestasi..tp ora olih sertifikasi. “jangan kaget” yen dunia pendidikan kita akan mengalami kemunduran beberapa tahun ke depan. Sebab sing ana mung “IREN ATI lan CEMBURU SOSIAL “ lantaran ora ADIL. Mtr swn. 085742410xxx

Dalane Pada Bolong UM Ikmal tulung dalan Gatot Subroto mulai Tirus tekan pangset akeh sin pada bolong. Tulung di aspal maning, rawan kecelakaan, mksh Radar. 0818286xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 5 JULI 2011

3

RADAR TEGAL

Sekolah PERLU PERUMUSAN Dilarang LEBIH DALAM Pakai Kekerasan DPRD Kesulitan Tentukan Pajak Sarang Walet

WALAUPUN sudah hampir 2 minggu, tapi Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kota Tegal belum menentukan besaran persentase atas pajak, yang diterapkan terhadap pengusaha dan pengelola sarang walet. Sebab sampai saat ini mekanisme maupun tata cara penentuan pajak sarang walet belum dirumuskan. Sehingga Pansus mengalami kesulitan. Menurut Ketua Pansus IV DPRD, Kusnendro ST, dalam pembahasan antara Pansus IV bersama tim Pemkot, sama sekali belum menyinggung tata cara menentukan pajak untuk usaha sarang walet. Sebab guna menjemput pajak sarang walet harus ditentukan parameternya, bisa berdasarkan besaran omzet yang diperoleh pengusaha, atau luas lokasi produksi yang dijadikan pengelolaan sarang walet. “Meskipun belum ada keputusan, tapi kami memiliki wacana, sebaiknya parameter pajak sarang walet ditentukan berdasarkan luas area produksi. Sebab jika berdasarkan omzet perolehan pendapatan dari pengusaha sarang walet sangat tidak mungkin. Masalahnya, jumlah omzet pendapatan hanya ditentukan alat pengukur berupa mesin register. Tidak berdasarkan laporan keuangan dari pengusaha.” Dijelaskan Kusnendro, pihaknya minta tim pajak Pemkot Tegal dalam hal ini Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset

MASA penerimaan siswa baru sudah usai, dan liburan pun hanya tinggal beberapa hari lagi. Biasanya pada awal-awal masuk, setiap sekolah mengadakan Masa Orientasi Siswa (MOS), khususnya untuk murid baru. Pada masa seperti itu rawan terjadinya tindak kekerasan. Sehingga Pemkot Tegal secara tegas melarang adanya tindakan tersebut, selama MOS berlangsung. Imbauan ini akan disampaikan melalui surat edaran dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Menurut Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin, seperti sebelum-sebelum memasuki tahun ajaran baru sekolah mengadakan MOS. Kegiatan itu akan

dilaksanakan serentak, mulai 11 hingga 13 Juli mendatang di masing-masing sekolah. Pada dasarnya, tujuan MOS mengenalkan sekolah dan pembentukan karakter pada siswa baru. Namun kadang-kadang terlalu berlebihan. Akibatnya terjadi tindak kekerasan pada siswa. “Untuk menghindari hal itu, Pemkot memberikan peringatan pada sekolah. Selama MOS tidak diperkenankan melakukan tindak kekerasan. Selain itu, tidak satu pun sekolah yang diperkenankan melaksanakannya pada malam hari,” ucap Habib Ali ketika ditemui di meja kerjanya, Senin (4/7). ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

JADI OBJEK PAJAK - Sarang burung walet, yang berada di Jalan Guramai, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat bakal jadi objek pajak baru. Setelah Raperda tentang pajak daerah ditetapkan. M SAEKHUN/RATEG

SOSIAL Rumah Yatim Gelar Minggu Ceria UNTUK mengisi masa liburan sekolah, rumah yatim non panti ‘Darul Aitam,’ Jalan Daldali Nomor 10 Kelurahan Randugunting RT 01 RW 06, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal menggelar berbagai kegiatan minggu ceria. Dari acara tersebut, pengurus rumah yatim non panti memiliki tujuan anak asuhnya bisa mandiri, berkarya, dan berlatih. Kegiatan dimulai dengan berolah raga, semua anak asuh rumah yatim non panti ‘Darul Aitam’ diajak jalan dan lari, serta melakuan berbagai gerakan olah raga. Selanjutnya mereka diajak berlatih mandiri, berkarya serta berbagi. Untuk anak panti laki-laki diajak bekerja bakti, membersihkan lingkungan. Sementara anak panti perempuan diajak belajar memasak di dapur Catering Laretna. Menurut Ketua Rumah Yatim non panti ‘Darul Aitam,’ Saliman, pihaknya bersama pengurus rumah yatim secara rutin setiap 2 minggu sekali, mengumpulkan anak-anak asuh rumah yatim. Sesuai data saat ini, anak asuh rumah yatim ada 45 anak. Terdiri dari 28 masih belajar di SD, 15 anak belajar di SMP, dan 2 anak belajar di SMA. “Dalam kegiatan rutin 2 mingguan, kami memberikan mereka pelajaran tambahan. Utamanya pelajaran soal budi pekerti dan agama. Dengan harapan, walaupun mereka anak yatim, piatu atau yatim piatu. Namun mereka tak kalah ke hal 9 kol 1

KESEHATAN Sebanyak 27 Kelompok Bersaing PEMKOT Tegal melalui Bapermas KB, hari ini menggelar lomba asah trampil Kesehatan Reproduksi Remaja (KKR). Kegiatan diikuti oleh 27 kelompok dari masing-masing kelurahan se– Kota Tegal. Kepala Bapermas KB, Arief Purwantono melalui Kasi Keluarga Berencana Agus Martanta mengatakan, lomba asah trampil KRR bertujuan membantu remaja dalam menyiapkan kehidupan berumah tangga. Selain itu Pemkot juga berharap remaja yang mengikuti lomba ini. Bisa meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan menyampaikan informasi ke masyarakat. “Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin dari program Penyiapan Kehidupan Berkeluargan bagi Remaja (PKBR). Dimana didalamnya ada 2 kegiatan, yakni Pusat Informasi dan Konseling (PIK) serta Bina Keluarga Remaja (BKR).” Dijelaskan Agus, lomba asah trampil KRR ini diselenggarakan di ruang rapat lantai II Setda Kota Tegal. Dengan peserta 27 kelompok dari perwakilan masing-masing kelurahan yang ada. Sebelum lomba, peserta akan mengikuti tes tertulis. Dari tes ini diambil 4 kelompok dengan nilai tertinggi. “Empat kelompok tersebut yang akan mengikuti lomba asah trampil dengan materi yang berkaitan dengan KRR dan hal lainnya,” pungkasnya. (adi)

CMYK

Dipertanyakan, Penggunaan Anggaran Rp117,3 M Masuk Aset Tetap hanya Rp48 Juta MENYIKAPI penjelasan tim anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terhadap proporsi realisasi belanja pegawai pada belanja langsung tahun anggaran 2010, terdapat Pos belanja barang dan jasa sebesar Rp117.375.899.898 atau 55,85 persen dari anggaran belanja. Namun yang masuk aset tetap atas belanja barang dan jasa

hanya Rp48.127.000. Anggota Badan Anggaran (Banang) DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar SE ST mengatakan, kalau melihat proporsi realisasi belanja pegawai pada belanja langsung tahun anggaran 2010, yang besarnya Rp210.147. 593.298. Ternyata pos belanja barang dan jasa sebesar Rp117. 375.899.898 atau 55,85 persen dari anggaran belanja. Sedangkan pos anggaran lainnya, seperti belanja pegawai Rp26.652.571.120 atau

12,68 persen, belanja barang dan jasa Rp117.374.899.898 atau 55,85 persen, belanja modal Rp66.120. 122.280 atau 31,46 persen, belanja modal Rp66.120.122.280 atau 31,46 persen. “Walaupun pos belanja barang dan jasa sebesar Rp117. 375.899.898 atau 55,85 persen dari anggaran belanja, tapi herannya aset tetap dari penggunaan anggaran tersebut hanya Rp48.127. 000. Sehingga sisanya merupakan jenis barang habis pakai.” ke hal 9 kol 5

Dukung Langkah Polres Tegal Kota PEMBERIAN penghargaan oleh Polres Tegal Kota kepada sejumlah seniman serta elemen masyarakat lain, banyak menuai pujian. Sebab penghargaan yang diberikan bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-65 tersebut, menjadi momentum bagi Polri untuk bisa merangkul semua elemen masyarakat yang ada. Ki Barep yang menerima penghargaan menuturkan, pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil Polres Tegal Kota. Menurutnya, selama menjadi dalang di berbagai pemetasan, dia kerap membawakan pesan moral kepada penonton serta masyarakat, agar selalu mematuhi ketentuan hukum yang ada. Di antaranya menjauhi ke hal 9 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERIMA PENGHARGAAN – Ki Barep menerima penghargaan yang diberikan Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi.

M SAEKHUN/RATEG

PENUHI SUNGAI - Sampah penuhi aliran Kalianyar menyebabkan bau tak sedap menghantui warga sekitar.

Warga Aliran Kalianyar Resah Imbas dari Tumpukan Sampah WARGA sepanjang aliran Kalianyar yang terletak di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur mengaku resah. Karena sungai dipenuhi sampah, dan tidak mengalir ke muara. Sehingga bau busuk menghantui masyarakat sekitar. Menurut Erni, warga setempat, tumpukan sampah disebabkan muara Kalianyar mengalami pendangkalan sangat parah. Sehingga di bagian ujung sungai mulai belakang Puskesmas Tegal Timur, tepatnya Jalan Flores sampai muara dipenuhi sampah yang mengapung, dan menjadi sarang nyamuk. Karena air tidak mengalir. “Kami minta Pemkot melalui dinas terkait, supaya menangani masalah ini. Sebab warga bosan dengan bau busuk yang diakibatkan tumpukan sampah, kami kuatir akan jadi sumber penyakit.” Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengungkapkan, pihaknya berulang kali menerima aduan masyarakat, terkait bau busuk yang ditimbulkan sampah

yang berhenti dan menumpuk. Akibatnya air keruh serta banyak nyamuk. Warga minta Pemkot mengambil langkah guna menghindari kemungkinan terjangkitnya penyakit, akibat nyamuk dan ketidaknyamanan lingkungan karena polusi udara dan air. “Sebenarnya warga Pondok Martoloyo dan Jalan Halmahera telah melakukan kerja bakti, guna mengeruk muara Kalianyar agar aliran sungai normal. Namun belum berhasil. Untuk itu, kami meminta Pemkot mengambil langkah dengan mengeruk muara Kalianyar menggunakan alat berat, serta mengambil sampah yang menggenang dalam jumlah sangat banyak. Sehingga aliran sungai kembali lancar,” paparnya. Ditambahkan Rachmat, langkah ini sekaligus bentuk tindak lanjut hasil studi banding Komisi III ke Surabaya. Sebab dalam rombongan juga ikut Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) yang mewakil Pemkot. “Kalau mendengar laporan, Kota Surabaya berhasil merawat sungai. Sehingga bebas dari sampah dan airnya bersih. Kami minta Pemkot Tegal dapat mencontohkannya.” (hun)

Guru Bapak Tegal Serahkan Tongkat Kepemimpinan

Bertekad Menghayati dan Amalkan Nilai-nilai Luhur Pancasila BERTEMPAT di Padepokan Argasonya Jalan Layang Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat, Jumat (1/7) lalu, digelar prosesi puputan calon pembinapemimpin perguruan Trijaya. Malam itu, pemimpin Perguruan Trijaya, Kanjeng Pangeran Esno Kusnodho Suryaningrat (71), sekaligus Romo Guru Bapak Tegal, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan pada putranya, Etiko Kusjatmiko SH. Penyerahan tampuk kepemimpinan perguruan Trijaya diawali pembacaan Surat Keputusan (SK). Dengan SK tersebut sang putra mahkota, malam itu resmi dinobatkan sebagai pemimpin-pembina perguruan Trijaya. Penobatan ini dengan didampingi istri,

Nuring Retno Widyastuti SH. Sebagai puncak acara puputan dengan diserahkannya pusaka yang dilakukan Romo Esno Kusnodho Suryaningrat. Sambil duduk bersimpuh, dengan penuh hidmat, sang putra resmi sebagai penerus Trijaya. Penobatan dengan disaksikan sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kepmendagri). Termasuk pejabat dari Propinsi Jateng. Selain itu, acara dihadiri pejabat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, yakni camat Tegal Timur, Tegal Selatan, Tegal Barat, dan Margadana. Disamping sejumlah pejabat Kabupaten Tegal, Pemalang, Kabupaten Brebes, tak ketinggalan acara penobatan dihadiri pengikut dari aliran Trijaya.

Para pengikut hadir bersama istri serta anak-anaknya. Selama berlangsungnya acara puputan, seluruh ruangan dipenuhi asap kemenyan. Semerbak baunya menambah suasana nampak hikmat. Malam itu sempat pula diperdengarkan lagu ‘Bagimu Negeri,’ dan ‘Nyiur Melambai.’ Selain itu tampil paduan suara anak-anak, dan selama menyanyi, mereka penuh semangat melambai-lambaikan bendera merah putih. Apa yang dilakukan sebagai wujud kecintaan pada Tanah Air tercinta, Indonesia. Demikian sekilas serangkain penobatan pemimpin perguruan Trijaya-Pusat Tegal. Meski diwarnai rintik hujan, namun acara malam itu berlangsung hidmat. ke hal 9 kol 5

ABIDIN ABROR/RATEG

PROSESI PUPUTAN - Romo Guru Bapak Tegal Kanjeng Pangeran Esno Kusnodho Suryaningrat menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan pada putranya Etiko Kusjatmiko SH.


PEMALANG

4

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Partai Golkar Siapkan Kader Profesional KETUA Lembaga Pengelola Kaderisasi Partai Golkar Kabupaten Pemalang Drs. Santoso, MM MSi mengatakan, jajaran partainya baru saja telah melaksanakan kaderisasi serentak secara nasional yang dipusatkan di Kampung Cibogo, Lembang, Bandung Barat, pada tanggal 2 Juli 2011. Untuk tingkat Kabuaten Pemalang, kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Dzil Qornain, Sigugur Desa Mejagong, Kecamatan Randudongkal. Menurutnya, kegiatan kadedok.rateg risasi ini merupakan pelaksanaan dari Drs. Santoso salah program Catur Sukses Partai Golkar yaitu Sukses Kaderisasi dan Regenerasi. “Target dari kegiatan kaderisasi ini adalah untuk menyiapkan kaderkader Golkar yang mempunyai kompetensi di bidang idologi, politik, kepemimpinan dan profesionalisme,” kata Santoso yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang kepada Radar, kemarin. Santoso yang juga Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi Partai Golkar lebih lanjut mengatakan, kaderisasi ini mempunyai sebagai forum pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adapun urgensi dari diklat karakterdes sendiri untuk menyiapkan kader-kader Partai Golkar yang siap memenangkan Partai Golkar pada tahun 2014. “Sekaligus untuk menyiapkan kader bangsa yang menyebar di desadesa dan siap untuk menjadi pelopor dan ujung tombak penggerak pembangunan di desanya,” tandas Santoso. (apt)

TPI Air Payau Mangkrak Tidak Digunakan Sebagaimana Mestinya ULUJAMI – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Payau di Desa Blendung Kecamatan Ulujami saat ini dibiarkan mangkrak. Padahal menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2003 tentang Retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Payau perlu dilakukan peningkatan retribusi TPI Air Payau di beberapa wilayah pesisir pantai Kabupaten Pemalang. Di pesisir pantai Kabupaten Pemalang marak budidaya ikan

tawar seperti bandeng, mujaer maupun udang. Pendirian gedung lelang khusus ikan payau sekaligus memonitoring di setiap penjual ikan tawar. Sayangnya hampir setiap gedung tersebut yang sudah berdiri tidak digunakan sebagaimana fungsinya. Dalam Perda tersebut dijelaskan, pada Pasal 4 Perda TPI Air Payau menyebutkan, setiap pelelangan ikan air payau dikenakan retribusi. Sedangkan di pasal 15 juga diterangkan bahwa jika melanggar pasal 4 diancam denda kurungan atau denda empat kali retribusi (terhutang). Dalam pantauan Radar, gedung tempat lelang tersebut sepi tanpa penghuni. Bahkan

kondisi yang kotor menjadi bukti bahwa tempat tersebut sudah lama tidak ditempati. Salah seorang warga sekitar gedung TPI Air Payau, Masmo (50) mengatakan, gedung tersebut hanya digunakan untuk pembayaran. Tetapi untuk transaksi lelang dilakukan di tambak masing-masing. “Banyak tengkulak yang terjun langsung ke tambak untuk membeli hasil panen ikan, hanya saja pembayaran retribusi dilakukan gedung itu,” ungkapnya, Senin (4/7) dengan menunjukkan kondisi gedung lelang yang kosong. Sampai berita ini diturunkan, pihak dinas terkait belum berhasil dimintai keterangan. (ddm)

Tingkatkan Mutu Perkemahan Porseni Pramuka MI se-Kabupaten Pemalang

PENTOL RAH

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

MELAYANI - Pramuniaga Metro Elektonik Kredit tengah melayani pembeli.

Metro Berikan Harga Istimewa di Bulan Juli-Agustus PEMALANG - Metro Elektronik Kredit yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman Nomor 257 Pemalang kembali memberikan kemudahan di bulan Juli dan Agustus untuk mendapatkan barang dengan sistim kredit. Kemudahan yang ditawarkan di antaranya, dengan DP Rp 50 ribu, konsumen dapat hadiah langsung berupa mug cantik metro. Pimpinan Metro Elektronik Kredit Cabang Pemalang H Mulyadi kepada Radar, Senin (4/7) kemarin mengatakan, program ini berkaitan dengan persiapan menyongsong bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri. “Bagi konsumen yang aplikasi springbed, akan mendapatkan hadiah langsung sprey dan aplikasi meja belajar akan mendapatkan lampu belajar. Ini berlaku pada bulan Juli-Agustus,” paparnya. Hal ini juga ditunjang dengan stok yang mencukupi baik mebeler maupun elektronik. Bukan itu saja, untuk promo menjelang puasa, Metro juga menyediakan barang dengan merk dan produk pilihan tanpa meninggalkan kualitas barang. “Apabila konsumen mau mengambil kredit di Metro? Caranya gampang. Hanya dengan membawa foto copy KTP, foto copy kartu keluarga (KK) dan rekening listrik, konsumen dapat memilih barang sesukanya,” tambah Mulyadi. Pada bulan Juli-Agustus diberikan discount angsuran. Ya, memang program ini sangat menarik bagi konsumen. Caranya dengan datang langsung ke Showroom Metro sebelum tanggal jatuh tempo pembayaran konsumen akan diberikan potongan pembayaran. Metro akan selalu memudahkan konsumen memiliki barang dengan sistim kredit melalui proses yang mudah dan cepat, bunga ringan, produk berkualitas serta bergaransi. (ddm)

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

MANGKRAK - Gedung tempat pelelangan ikan payau dibiarkan mangrak tanpa kegiatan Minggu (3/7).

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

LEPAS - Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Drs. H. Muslim Umar, M.Ag saat melepas tanda peserta Porseni Pramuka MI se-Kabupaten Pemalang.

Jadi Jalur Alternatif, Warga Keberatan AMPELGADING - Jalan desa di Jalan Nusa Indah di Desa Losari Kecamatan Ampelgading kini dipilih oleh penguna jalan sebagai jalan alternatif menuju ke Comal. Tetapi hal tersebut dikeluhkan oleh pihak desa dan warga desa sekitar. Pasalnya jalan yang sebelumnya aman kini mendadak menjadi rawan kecelakaan. “Jalan Nusa Indah merupakan jalan desa yang dibangun menggunakan dana ADD. Kami atas nama warga merasa keberatan jika pengguna jalan melalui jalan itu. Sebab, selain jalan menjadi rusak juga menjadi rawan kecelakaan,” kata Cayito Kepala Desa Losari kepada Radar Senin (4/7) di kantornya.

Seharusnya kata Cayito pengguna jalan melalui jalan bekas rel tebu Desa Ujunggede. Tetapi, karena jalan tersebut rusak dan tidak kunjung diperbaiki, maka secara spontan pengguna lebih memilih jalan yang baik melalui jalan desa yaitu di jalan Nusa Indah. Jalan Nusa Indah memiliki panjang kurang lebih 500 meter dibangun tahun 2005 dengan kwalitas baik menggunakan dana Alokasi Dana Desa (ADD). Setiap harinya, jalur tersebut menjadi padat karena dilalui tiga kecamatan Ampelgading, Bodeh (Desa Jraganan, Payung dan sekitarnya), Petarukan (Desa Kendal Sari dan sekitarnya) yang akan

menuju ke Kecamatan Comal. Selain itu, lanjut Cayito, Jalan Nusa Indah merupakan jalan alternatif terdekat menuju pasar Comal dan kawasan sekolah. Di pagi hari kelihatan sekali jalur tersebut menjadi padat. (ddm)

PERKEMAHAN Porseni Pramuka Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-kabupaten Pemalang yang diselenggarakan sejak Jumat (1/ 7) - Senin (4/7) di Bumi Perkemahan Camping Site Sikucing Banyumudal Moga kemarin ditutup. Kegiatan yang diikuti 2000 peserta dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana. Bahkan tidak memiliki kendala apapun. “Kami para pembina selalu ingin belajar hal hal yang baru, sehingga dapat meningkatkan prestasi bagi peserta didiknya,” kata Ketua Panitia Perkemahan Porseni Pramuka MI se Kabupaten Pemalang Tusiyati, SPdi di pendopo belakang Bumi Perkemahan Sikucing, Senin (4/ 7). Seperti yang pernah diberitakan Radar kemarin perkemahan itu dilaksanakan secara rutin tiap tiga tahun sekali. Tusiyati, SPdi menuturkan, kegiatan tersebut dalam rangka mengisi waktu libur bagi peserta didik MI dengan tujuan untuk meningkatkan, mengetahui potensi peserta didik MI dan Pembina Pramuka di MI di bidang olahraga, seni pramuka. Disamping untuk mencari bakat bagi peserta didik MI dalam rangka lomba di bidang Olahraga, Seni dan Pramuka tingkat kabupaten Pemalang. “Lomba untuk olah raga antara lain bulu tangkis, lari 100 meter, untuk seni seperti busana muslim, MTQ, pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Untuk kepramukaan meliputi PBB, yel yel Pramuka, Hiking,

dan Pioneering. Kegiatan itu memiliki thema Rajut Ukuwah Raih Prestasi Junjung Tinggi Sportifitas,” tandas Tusyati, SPdi yang juga Kepala MI Dewi Masithoh 02 Banyumudal. Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Drs. H. Muslim Umar, M.Ag mengatakan, kegiatan ini sangat menarik, kreatif dan potensial, sehingga alangkah baiknya kegiatan ini terus dilestarikan dan dikembangkan. “Kegiatan ini merupakan hal yang potensi, kreatif serta menarik dan juga dapat memadu bakat bagi peserta didik dan harus bisa dilestarikan serta dikembangkan.” Ia berharap agar kegiatan ini dapat berjalan secara rutin dua atau tiga tahun sekali. Hal itu karena dapat bermanfaat baik bagi peserta didik maupun bagi Pembina. “Tetapi Porseni Pramuka MI harus lebih ditingkatkan mutunya,” serunya. Dewan Juri memutuskan kejuaraan dalam Perkemahan Porseni Pramuka MI se Kabupaten Pemalang meliputi, Cabang Olah Raga Bulu Tangkis, juara 1 Febrian Hidayat dari MI Sidokare, juara 2 Khaula Faqih A dari MI GUPPI Kelang Depok, juara 3 Ahmad Faesal M MIN Karangpoh, Tenis Meja juara 1 Budi Mulyo dari MI Nurul Huda Klareyan, juara 2 M. Aula Mujaid dari MI Salafiyah Kalirandu, juara 3 M. Gunarto dari MI Mambaul Hikam Pesantren, Lari 100 meter juara 1 Mu’min dari MI Darusalam Bongas, juara 2 Mumtaz Zuhri dari MI GUPPI Kelang Depok, juara 3 Ihya Ulumudin dari MI Semingkir, Pidato Bahasa Indonesia juara 1 Fazrul Falah dari MIN Sugihwqaras, juara 2 Maza Alyasin dari MI Dewi Masithoh 02 Banyumudal, juara 3 Abdul Kholiq dari MI Bongas. (gtr)


TEGAL METROPOLIS

SELASA 5 JULI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto ”Kambing Bakar Maroko”. mulai 1 juni 2011.

Nelayan Panen Teri Nasi MUSIM teri nasi bagi nelayan di Kota Tegal dan sekitarnya menjadi saat yang ditunggu-tunggu. Di musim tersebut, sebagian nelayan mengaku bisa mendapatkan penghasilan lebih karena harga teri nasi yang cukup tinggi di pasaran. Yusuf (45), nelayan asal Kelurahan Muarareja mengatakan, musim teri nasi saat ini sedang berlangsung. Untuk mendapatkan teri nasi, nelayan tidak perlu jauh-jauh ke tengah laut sehingga biaya operasional lebih murah. Bedanya, dalam menangkap teri nasi, dia dan beberapa rekannya menggunakan jarring berukuran sedang sehingga bisa lebih banyak teri nasi yang bisa dibawa pulang. Saat ini, harga jual teri nasi sekitar Rp14.500 hingga Rp 16.000/kg. Dalam sehari, dia bisa mendapatkan 30-35 kilogram teri nasi yang langsung dijual begitu sampai di darat. “Apalagi cuaca saat ini

cukup mendukung sehingga kami bisa maksimal dalam mencari teri nasi.” Nelayan lain, Herman (37), membenarkan jika saat ini sebagian nelayan berlombalomba mencari teri nasi yang sedang musim. Hanya saja, hasil tangkapan tidak sebanyak musim sebelumnya. Tahun sebelumnya, dia bisa mendapatkan 40-45 kilogram teri nasi dalam sehari. Tetapi saat ini dia hanya bisa mendapatkan 25-30 kilogram teri nasi bersama seorang rekannya dalam satu perahu. Di musim seperti ini, dia mengaku bisa membawa pulang Rp100 hingga Rp130 ribu setelah dipotong biaya operasional serta keperluan lainnya. Sayangnya, musim teri nasi tidak berlangsung lama sehingga harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh nelayan. “Lumayan, kami bisa mendapatkan tambahan penghasilan,” ujarnya. (gun)

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

MELAUT – Musim teri nasi menjadi berkah bagi nelayan Tegal dan sekitarnya.

Sofiudin: Clasterisasi Lapak Pedagang Ganggu Pengguna Jalan Menguntungkan Pedagang KOMODITAS Harga Ikan Bandeng Melonjak HARGA ikan bandeng akhir-akhir ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika pada hari biasa per kilo harganya sekitar Rp13.000. Harga itu sekarang naik mencapai Rp15.000. Kenaikan ini karena bersamaan banyaknya acara hajatan yang digelar di masyarakat, baik dalam rangka acara khitan maupun pernikahan. Karena biasanya untuk menu masakan mereka lebih memilih ikan bandeng, sebagai menu andalannya. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan. Dengan banyaknya acarahajatan sehingga harga bandeng ikutan melambung. Selain itu kenaikan dipengaruhi dari jumlah pasokan ikan itu sendiri. Dan sejauh ini daerah yang banyak memasok ikan bandeng ke pasaran Kota Tegal, dan sekitarnya salah satunya dari Desa Randusanga. Sebagiannya lagi dari Kecamatan Losari, serta Kecamatan Tanjung. Sebagian lagi dari daerah Pemalang, serta Batang. Tapi sekarang pasokan itu makin berkurang. Sebagai penyebabnya, menurut petambak Bambang Sumitro, karena sebagian besar petani di wilayahnya lebih memilih budi daya rumput laut. “Petani tambak kini memilih budi daya rumput laut. Sedang untuk bandeng, yang dulu sebagai andalan kini mulai berkurang,” kata Bambang. Peralihan ini mengakibatkan produksi bandeng di wilayah Pantura, semakin berkurang. Pemasok ikan bandeng Pasar Pagi Kota Tegal Salim, membenarkan keadaan ini. “Sekarang ini untuk mendapatkan ikan bandeng dalam jumlah banyak benar-benar sulit,” ucap Salim, kemarin. (din)

LAPAK pedagang di depan dan sebalah utara Pasar Pagi memakan sebagian badan jalan yang sempit menjadi lebih sempit lagi. Meskipun kondisi tersebut bisa dimaklumi, tetapi banyak pengguna jalan yang harus berdesakan dengan pedagang dan pejalan kaki saat melintas di lokasi tersebut. Sebagian besar adalah pedagang minuman, buah serta sayuran. Subekhi, saat melintas di lokasi sekitar membenarkan jika sebagian pedagang yang berada di luar pasar menggelar lapak di pinggir jalan. Sebetulnya, dia tidak mempersoalkan keberadaan pedagang yang sedang mencari penghasilan untuk menghidupi keluarganya. Hanya saja, pedagang juga harus maklum jika usahanya berdiri di jalan umum sehingga kerap menimbulkan kemacetan, apalagi di loaksi tersebut jalan yang tersedia tidak terlalu lebar. Secara pribadi, dia tidak keberatan jika pedagang menggelar dagangannya tetapi harus disesuaikan dnegan lokasi yang ada dan jangan terlalu memaksakan diri sehingga melu-

pakan kepentingan pengguna jalan lainnya. Jika ditata dengan baik, maka pengguna jalan bisa melintas dengan nyaman dan pedagang bisa berjualan dengan tenang sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. “Jika seperti ini maka pengguna jalanlah yang dirugikan karena badan jalan sebagian digunakan untuk berdagang,” terangnya. Ita, salah seorang pedagang tidak menampik jika usahanya berada di pinggir jalan yang sempit. Tapi dia berusaha menata dagangannya agar kendaraan yang akan masuk bisa lancar. Hanya saja, jumlah pedagang yang ada saat ini banyak, sehingga sepanjang jalan dipenuhi aneka dagangan yang mengganggu kendaraan yang melintas. Pihaknya juga berharap agar persoalan tersbeut tidak dibesar-besarkan. Pasalnya, untuk masuk ke Jalan Musi misalnya, masih ada jalan lain meskipun harus memutar. Apalagi, pedagang di lokasi sekitar berjualan hingga siang hari dan sore hingga malam harinya tidak ada lagi dagangan yang ada. (gun)

Aktifitas Kuli Songgol Pasar Pagi Kota Tegal

Mengejar Barang Dagangan Sambil Berlari PAGI ketika pedagang mulai berdatangan. Sebagian besarnya adalah para wanita. Kedatangan mereka sambil membawa barang dagangan masingmasing, dan seringkali karena beratnya barang dagangan yang dibawa dari rumah. Bobotnya bisa mencapai sekitar 1 kwintal lebih. Sedang untuk membawanya sampai ke dalam pasar. Tempat dimana mereka biasa mendasarkan barang dagangannya, dan sepertinya tidak mungkin kalau barang dagangan itu harus dibawanya sendiri ke dalam pasar. Dan karena mengingat terbatasanya tenaga yang dimiliki, mau tidak mau untuk membawanya sehingga dibutuhkan tenaga yang lebih kuat. Disinilah keberadaan para kuli songgol benar-benar dibutuhkan. Bekerja sebagai kuli panggul ini dimulai sekitar Pkl 05. 00 WIB, dan hingga siang hari. Selesai menaruh barang dagangan, yang kemudian sambil berlari para tenaga bongkar muat kembali mengangkut barang dagangan berikutnya. Pekerjaan ini dilakukannya tiap hari. Berlarian terus sepanjang hari. Inilah yang dilakukan para kuli songgol di pasar tradisional pasar pagi. Semua itu dilakukan rangka mendapatkan nilai penghasilan. Maka ketika dilihatnya, ada pedagang datang membawa tumpukan barang dagangan. Maka tanpa perlu ada aba-aba, para kuli songgol dengan tenaga penuh, dan dengan napas naik turun langsung mengejar barang buruannya. Aksi saling kejar dari para kuli songgol ini salah satunya berlangsung di Jalan Kaloran. Sebelah selatan Pasar Pagi Kelurahan Mangkukusuman

an pulsa melalui chip Dompet Pulsa (Dompul)," jelas pria yang memiliki karyawan hingga 26 orang ini. "Alhamdulillah kami lebih banyak melakukan penjualan untuk nomor-nomor Tegal dan Brebes. Sehingga begitu ada kebijakan tersebut, kami sangat yakin bahwa sistem penjualan kami ke user (pemakai) maupun outlet mitra kami tidak akan melebihi batas maksimal outer yang diberikan pihak Prima Handphone," lanjutnya. Lebih lanjut Sofiudin mengatakan, pihaknya sangat DOK. ISTIMEWA mendukung pemberlakukan DUKUNG CLUSTERISASI - Owner Outlet dan Server Lokal PSC kebijakan tersebut. "Kami sangat meyakini Tronik Sofiudin (duduk, kiri depan) bersama karyawannya. Beragam keuntungan yang diperoleh dari clusterisasi membuat bahwa kebijakan tersebut pasti memiliki arti yang luas bagi Sofiudin mendukung pemberlakukan kebijakan ini oleh XL. pihak Prima Handphone. Kami PT XL Axiata menyatakan "Kami (outlet, Red) sudah sangat mendukung kebijakan kebijakan clusterisasi merupa- diberitahu oleh CV Prima tersebut, karena akan terjadi kan kebijakan pengelolaan Handphone terkait hal itu," feetback antara kami dengan jalur distribusi penyediaan tandas pemilik outlet dan pihak Prima Handphone. Kepulsa untuk menjamin adanya server lokal yang berlokasi di nyataannya, kami tidak mekeseimbangan pasokan pulsa. Jalan Masjid No. 33, Ka- ngalami kesulitan dalam memSelain itu, juga untuk rangjati, Tarub, Kabupaten peroleh stok deposit XL, serta mewujudkan availability, vis- Tegal, ini kepada Radar. penjualan kami terus mengaibility serta advocacy yang Sofiudin mengatakan, lami kenaikan yang berarti," baik dalam hal penyediaan Kebijakan XL melalui Prima paparnya. pulsa XL untuk masyarakat. Handphone tentang kebijakan "Dan pantauan rutin dari Selain itu, kata Febriati, Home Location Registation pihak dealer kan selalu kami kebijakan clusterisasi ini juga (HLR) tertangal 22 April 2011 jadikan acuan untuk mengbertujuan untuk mewujudkan salah satu isinya menjelaskan, evaluasi diri kami dalam hal Availability, Visibility serta Ad- transaksi outer yang diizinkan mengikuti pola aturan yang vocacy yang baik dalam hal mengacu pada surat tersebut. diterapkan oleh pihak dealer," penyediaan pulsa XL untuk Berbagai manfaat yang sambungnya. masyarakat. Dan menurutnya, dapat dirasakan dari adanya Sofiudin berharap, Prima penerapan kebijakan clusteri- kebijakan clusterisasi ini di Handphone dapat terus memsasi yang dilakukan XL antaranya adalah adanya berikan beragam informasi memberikan beberapa manfaat jaminan ketersediaan pulsa kepada seluruh outlet yang bagi masyarakat/pengguna XL bagi pengguna XL di area berada di bawah pengawasan dan juga bagi para pelaku manapun dan dengan harga Prima Handphone. usaha penyedia pulsa. yang stabil atau tidak jauh "Harapan kami, prima handOwner Outlet dan Server berbeda antara satu daerah phone dapat terus memberikan Lokal PSC Tronik Sofiudin dengan daerah lainnya, informasi inovasi up date ketika dikonfirmasi Radar terciptanya iklim usaha yang produk penjualan, baik melalui kemarin (4/7) mengatakan, sehat dalam hal penyediaan pamflet, edukasi kanvas, serta kebijakan clusterisasi merupa- pulsa untuk masyarakat ka- update informasi melalui kan kebijakan pengelolaan rena terbangunnya mekanisme website resmi di www. xlprima jalur distribusi penyediaan keseimbangan antara pasokan handphone.wordpress.com. pulsa yang diterapkan XL, dan permintaan pulsa di satu Sehingga informasi itu dapat yang bertujuan untuk men- wilayah/area. langsung diterima, dengan jamin adanya keseimbangan "Kami sejak pertama kali tidak mengabaikan pola pasokan pulsa dengan besar- buka usaha ini sejak tahun 1998 pembinaan dan kontrol an permintaan pulsa yang ada sudah melakukan penjualan kepada setiap outlet di wilayah di satu wilayah tertentu. produk XL. Terutama penjual- kerjanya," ujarnya. (adv/hes)

ABIDIN ABROR/RATEG

ANDALKAN OTOT - Dengan mengandalkan kekuatan otot, kuli panggul ini banyak membantu pedagang kecil.

Tegal Timur. Sambil berdiri di atas pinggiran tembok, dan dengan mata penuh awas terus memperhatikan kalau-kalau ada pedagang yang datang. Mereka bekerja pada lapangan pekerjaan, yang tak membutuhkan ketrampilan dan pendidikan tinggi. Satu-satunya prasyarat yang dibutuhkan adalah tenaga. Ini baru dari satu pintu. Karena ternyata aktifitas semacam ini terjadi di berbagai pintu pasar. Dari atas becak semua barang langsung diturunkan, dan dengan cepat barang dagangan langsung dipikul menuju lapaklapak. Sebagian lagi dipanggul, dan setelah itu para kuli ini berlari menuju tempat semula. Sebuah pangkalan tempat dimana mereka bersama-sama teman sekampungnya, biasa mangkal mengejar muatan barang. Sekadar diketahui, para kuli songgol ini sebagian besarnya

berasal dari Kabupaten Pemalang. Sedang jumlahnya menurut Wanto, mencapai sekitar 90 orang. Para pekerja ini tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dengan iuaran wajib per harinya sebesar Rp150. “Semua kuli ini tergabung dalam SPSI,” kata Wanto. Ketika ditanyakan penghasilan seorang pekerja M Sahirin, dengan tenang mengatakan katanya yang penting bisa untuk makan keluarga di rumah. “Ya, lumayan bisa untuk makan dan bayar kontrakan. Terus mau kerja dimana lagi.” kata M Sahrin, saat ditemuinya, Senin (5/7). Sementara anak-anak para kuli songgol ini sebagian ada yang masih menempuh pendidikan di sekolah menengah. Berlarian sepanjang hari inilah yang dilakukan kuli songgol Pasar Pagi Tegal. (abidin abror)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PT. Bank Mega Tbk Kantor Cabang Tegal, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum/lelang eksekusi berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996 terhadap tanah dan atau bangunan tersebut di bawah ini : Debitur : ALI RUSDI, NY. KHAMIMAH Sebidang tanah sesuai SHM No. 426 luas ± 556 m2 an. ALI RUSDI, berikut bangunan dan atau segala sesuatu di atasnya terletak di Jalan Garuda No.53 RT.03 / RW.3 Ds. Bongkok, Kec. Kramat, Kab.Tegal; Harga Limit Rp. 433.608.150,Uang Jaminan Rp. 86.721.630,Waktu Tempat

: Hari Selasa, tanggal 19 Juli 2011 pukul 09.00 WIB : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tegal / Jl. KS Tubun Nomor 12 Tegal

Syarat-syarat Lelang : 1. Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum diatas melalui rekening KPKNLTegal No.0101-01-000603-30-1 pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tegal paling lambat / harus sudah efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 4. Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identias diri. 5. Penawaran lelang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 6. Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan; 7. Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang; Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi PT. Bank Mega Tbk Kantor Cabang Tegal atau KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No.12, Tegal Telp. (0283) 325011. Tegal, 05 Juli 2011 Ttd. PT. Bank Mega Tbk Kantor Cabang Tegal


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

PEMERINTAHAN Fokus ADD dan PBB SALAH satu misi menciptakan wilayah kerjanya untuk lebih maju, Camat Warureja, Mohamad Natsir SSos, bakal fokus terhadap penggunaan dan laporan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD), serta pelunasan Pajak Bumi Bangunan (PBB). Karena itu, tak bosan-bosannya dirinya selalu menghimbau kepada pemerintah desa setempat, agar mengindahkan peraturan yang ada. Sejauh ini, laporan ADD yang sudah masuk di kecamatan Warureja sebanyak 6 desa dari 12 desa. Antara lain Desa Sidamulya, Warureja, Kedungkelor, Kedungjati, Sukareja, dan Kreman. Meski sudah masuk, namun ada beberapa DOK.RATEG berkas yang perlu direvisi. Sehingga Mohamad Natsir SSos berkas tersebut masih belum bisa dilaporkan ke Bapermasdes Kabupaten Tegal. Nantinya bila sudah lengkap, berkas sekaligus laporan lainnya bakal dikirimkan segera. Untuk itu, bagi desa yang belum mengumpulkan atau membuat laporan tersebut, agar secepatnya dikerjakan. “Jangan menunggu teguran dari pihak kami. Lebih baik berlomba mengumpulkan untuk yang pertama,” kata Camat Warureja, Senin (4/ 7) pagi. Sementara untuk perolehan PBB hingga akhir Juni lalu, Camat mengemukakan, baru mencapai 5,55 persen dari total target Rp 892 juta. Peringkat tertinggi diraih Desa Warureja sebanyak 18,58 persen dari targetnya. Sedangkan tingkat terendah Desa Sidamulya yakni 0,26 persen dari targetnya. “Perolehan PBB kami sangat memprihatinkan. Untuk itu, kami meminta kepada masing-masing desa agar lebih ditekankan penarikan pajaknya,” harapnya. Dia mengakui, belum tercapainya target PBB akan berakibat pada desa itu sendiri. Sehingga untuk memenuhi target tersebut, diharapkan desa dapat menggenjot penerimaan PBB yang telah menjadi ketentuan. “Jangan sampai desa hanya menuntut haknya saja. Tetapi, juga harus diimbangi dengan setoran PBB. Karena, PBB merupakan penilaian yang menentukan besaran penerimaan ADD,” terangnya. Kedua program itu, lanjutnya, merupakan prioritas utama dalam mengembangkan wilayah Kecamatan Warureja. Dirinya tidak ingin, program yang sudah dikonsep itu tidak sesuai dengan keinginannya. “Kerjasama yang baik, tentunya akan mendapatkan hasil yang baik pula. Karenanya, kita harus bisa meniru daerah lain yang selalu sukses dalam segala bidang. Terutama penggunaan ADD dan pengumpulan PBB,” tutupnya. (yer)

PENDIDIKAN

M GHONI/RADAR SLAWI

SILATURAHIM - Kelompok DHC Angkatan 45 Kabupaten Tegal, saat bersilaturahim dengan sejumlah pejabat jajaran Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, Senin (4/7).

Sosialisasi Nilai Kejuangan 45 SEBAGAI upaya menanamkan rasa nasionalisme kebangsaan dan pemahaman akan arti nilai kejuangan, akan dilakukan sosialisasi kepada siswa baru. Hal ini sebagai bentuk kerjasama organisasi Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan dan Kejuangan 45 (DHC 45) dengan Dinas Dikpora Kabupaten Tegal. Rencananya, sosialisasi akan diawali saat Masa Orientasi Siswa (MOS) baru tahun ajaran 2011-2012. “Bentuk sosialisasi, nantinya selain dalam bentuk ceramah juga penanaman lagu kebangsaan dan juga pemahaman tentang nilai kejuangan para pahlawan bangsa,” kata Ketua DHC 45, Kolonel (Purn) H Abdullah Darmoyo, Senin (4/7). Dikatakan Darmoyo, hal sejenis sebetulnya pernah dilaksanakan sebelumnya. Untuk saat ini, sebetulnya hanya sekedar lebih mematangkan dan meningkatkan pemahaman kembali, karena dikhawatirkan nilai-nilai 45 itu luntur. Sedang dipilihnya siswa baru, bukan tanpa alasan. Karena siswa baru setingkat SLTA, merupakan generasi penerus yang bakal memimpin bangsa Indonesia kedepan. Menurut dia, rencana awal bakal dilakukan saat MOS siswa SLTA yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Juli depan. Bahkan pihaknya sudah membentuk tim yang bakal melakukan sosialisasi saat MOS nanti. “Kerjasama kami dengan Dinas Dikpora ini bakal dilakukan sedikitnya di tujuh sekolah yaitu SMAN 1, 2, dan 3 Slawi, SMKN 1 dan 2, serta SMK BP, dan SMK Nusantara Slawi,” jelas Darmoyo. Sementara, perwakilan dari Dinas Dikpora, Harjono yang juga Kabid Dikdas menjelaskan, dinasnya sangat menerima dengan baik niatan sinergi tersebut. Apalagi, hal itu sesuai dengan kurikulum pendidikan dari Pemprov Jateng, yaitu Pendidikan Karakter Kebangsaan. Kerjasama itu, menurut dia, tanpa diminta terlebih dahulu. Namun hal itu sebagai sebuah bentuk kepedulian dari DHC 45 yang merasa peduli dengan siswa di Kabupaten Tegal. Ditambahkan, menyikapi seputar penanaman jiwa kebangsaan dari sisi pemutaran dan pemahaman akan lagu kebangsaan, sudah cukup lama dilakukan. Sejumlah sekolah setingkat SMA/SMK di Kabupaten Tegal, memang diwajibkan memutar lagu-lagu kebangsaan saat istirahat maupun waktu luang. (gon)

Ijin Keluar Sehari Ditolak Parade Nusantara Ancam Duduki Kejari Slawi PENGAJUAN ijin oleh Parade Nusantara untuk keluar dari tahanan selama sehari bagi Bupati Tegal H Agus Riyanto SSos MM, ditolak Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi. Padahal pengajuan ijin bagi Agus Riyanto yang saat sedang ditahan di LP Kedungpane Semarang itu, demi menjalankan tugasnya sebagai Bupati yang juga Kepala Daerah Kabupaten Tegal. Pengajuan ijin tersebut agar Bupati Tegal dapat meresmikan sejumlah proyek pembangunan monumental di Kabupaten Tegal yang telah selesai pengerjaannya. Yakni masjid Agung Slawi, Perpustakaan Daerah, dan Jalan Proklamasi Slawi. Setelah permohonan ijin ditolak, Parade Nusantara kemudian meminta ijin untuk menggelar audensi terkait dengan kasus Jalingkos jilid 2 yang dirasakan janggal. Namun sayangnya, permohonan audiensi ini pun ditolak Kejari. Menuai penolakan secara beruntun, Parade Nusantara pun kemudian berencana menduduki Kejari Slawi, Senin (11/ 7) besok. Rencana tersebut dilakukan demi meminta penjelasan terkait kedua penolakan Kejari tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Bidang OKK DPW Parade Nusantara Jateng, Urip Haryanto, yang didampingi Ketua Umum DPD Parade Nusantara Kabupaten Tegal, Akhmad Kusen atau yang biasa dipangil Sendi, Senin (4/7). Dikatakan Urip Haryanto, masyarakat mempunyai hak untuk mengetahui kejelasan suatu perkara. Karena menurutnya, kasus Jalan Lingkar Kota

Slawi (Jalingkos) masih terdapat kasus yang dilewati. Yakni pengusutan terhadap Bank Jateng yang diketahui berperan dalam pengalihan uang pinjaman Pemkab ke rekening pribadi. “Kami meminta ijin kepada Kepala Kejari Slawi untuk menggelar audensi. Tujuannya agar Kejari dapat menjelaskan kepada masyarakat terkait kasus Jalingkos. Sehingga permasalahan menjadi terang. Kami ingin mendapatkan penjelasan, tapi ditolak karena dianggap kasus ini sedang berjalan. Karenanya, hari Senin depan (11/7) kami akan menduduki Kejari untuk meminta penjelasan,” kata Urip tegas. Ditambahkan, Parade Nusantara merupakan bagian dari masyarakat, dan kehadirannya ke Kejari bukan sebagai pembela Agus Riyanto. Melainkan ingin mengetahui dengan jelas kasus yang sekarang ditangani Kejari. AKAN DILIMPAHKAN Kepala Kejari Slawi, Firdaus SH, menghargai permohonan ijin sehari oleh Parade Nusantara agar Bupati dapat meresmikan sejumlah proyek pembangunan. Namun, menurutnya, hal itu tidak bisa diterima lantaran demi lancarnya proses hukum yang sedang diajalaninya. Karena jika tersangka keluar sehari, maka dianggap akan mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. Sementara peresmian tersebut, dapat diwakilkan kepada bawahannya. Menurutnya, ijin itu bisa diterima, tergantung dari kepentigannya. Seperti menikahkan anak karena dia sebagai wali, atau yang lain yang betul-betul dapat dikabulkan. Sementara, minggu ini Kejari Slawi berencana melimpahkan kasus Jalingkos jilid 2 ini ke pengadilan Tipikor. (fat)

Dikpora Cabut Edaran Rombel Kembali ke Aturan Dasar LANGKAH taktis diambil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Tegal paska mencuatnya keluhan sejumlah Kasek SMP swasta, terkait surat edaran yang memuat jumlah siswa dalam tiap rombongan belajar (rombel) yang tidak lebih dari 40 siswa. Plt Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal Drs Edy Pramono, menyatakan, edaran baru yang sudah dikembalikan pada aturan juklak dan juknis tersebut langsung diberikan kepada masing- masing koordinator wilayah (korwil), dimana 1 korwil membawahi 18 sekolah yang ada. “Jujur saja, edaran baru itu sebagai jawaban atas kegelisahan sejumlah Kasek setelah menerima edaran pertama. Pada surat edaran kedua tersebut, kami akhirnya mengembalikan pada juklak dan juknis dalam penerimaan siswa didik khususnya SMP. Dimana rombelnya harus berjumlah 36 siswa,” tegasnya Senin (4/7). Diapun mengakui, sebelum mengedarkan surat edaran I sudah melakukan koordinasi kesepakatan MMKS SMP. Dimana pijakan untuk menerima siswa didik baru, yakni berda-

sarkan nilai akhir yang benar dan akurat yakni nilai ujian murni UN. “Namun dalam pertemuan tersebut juga mencuat bahwa dasar penerimaan siswa baru tidak hanya dilihat dari hasil UN saja, tapi juga turut mempertimbangkan hasil ujian sekolah. Dan dari pertemuan tersebut tidak ada yang protes, termasuk pengelola sekolah swasta. Namun setelah edaran itu disebar, protes baru berdatangan,” terangnya. Dia juga menyatakan, surat edaran kedua tersebut langsung dikirim paska adanya aduan ke komisi IV DPRD setempat hari itu juga. Diapun menyadari, saat ini sedang dalam masa peralihan dan memastikan ditahun ajaran baru 2012 mendatang jumlah rombel bakal sesuai dengan aturan juklak dan juknis yakni sebanyak 36 siswa perkelas untuk peserta didik baru. “Dan untuk sekolah negeri dan RSBI, Rombel juga kita kembalikan ke juklak dan juknis sebanyak 25 siswa perkelas,” tegasnya. Dan pihaknya mengaku, tidak melakukan diskriminasi terhadap pengelola sekolah swasta. Karena dalam rapat sebelumnya, pengelola sekolah swasta turut diundang untuk menentukan kebijakan Rombel pada tahun ajaran baru mendatang. (her)

M GHONI/RADAR SLAWI

PEMBUATAN KTP - Sejumlah warga dan perangkat desa nampak memadati Kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal untuk pembuatan KTP, Senin (4/7) kemarin.

Faktor Sarana dan SDM Polemik Kelancaran Pembuatan KTP POLEMIK seputar mahalnya biaya dan lamanya waktu pembuatan KTP, beberapa waktu belakangan ini seringkali dikeluhkan masyarakat Kabupaten Tegal. Kondisi itu ditengarai akibat sejumlah faktor yang harus ditata mulai dari tingkat desa sampai dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal. Sedang penataan seperti terkait entry data dan lainnya, sampai saat ini terus dilakukan. Namun, kondisi itu terbentur pada kemampuan anggaran daerah dan juga SDM yang mumpuni. Selain itu juga status karyawan pada SKPD terkait yang bisa ditempatkan di tingkat kecamatan, jika perlu sampai ke tingkat desa. Namun kesemuanya itu kembali kepada kemampuan anggaran dan sinkronisasi kesepahaman terkait kepegawaian. “Mengapa membuat KTP sekarang lama, bahkan kondisi yang terjadi saat ini membuat KTP menjadi mahal. Karena bolak-balik dari desa, kecamatan, dan dinas terkait,” kata Aminah (61) seorang warga Pangkah yang ditemui saat membuat KTP di kantor Disdukcapil Kabupaten Tegal. Kondisi itu tidak hanya dialami oleh Aminah, namun juga dirasakan sejumlah warga desa lain. Dari kondisi yang demikian, Disdukcapil Pemkab

Tegal perlu memikirkan metode yang terbaik agar layanan KTP terasa lebih nyaman dan sesuai harapan warga. Begitupun seperti komentar sejumlah perangkat desa di Kabupaten Tegal yang merasa membuat KTP semakin sulit, lama, dan juga menjadi lebih mahal akibat faktor jarak dan kurang praktis. Namun demikian, mereka tetap mengikuti aturan main yang ada meski sedikit mengeluhkan mekanisme yang ada. “Memang harus begini, terus kami harus bagaimana ?” kata A Fauzi dan Endu, keduanya perangkat desa dari wilayah Kecamatan Adiwerna dan Lebaksiu. ANGGARAN dan SDM Lain warga lain pula Dinas terkait yang berwenang membuat KTP yaitu Disdukcapil Kabupaten Tegal yang dipimpin oleh Drs H Masykur FS MSi. Menurut pihaknya, Disdukcapil mencoba menerapkan aturan yang ada, bahkan sesuai aturan pembuatan KTP dalam batas waktu dua minggu, masih dalam koridor yang wajar. Namun, ditambahkan dia, bukan berarti tidak ada upaya maksimal. Karena selama ini Disdukcapil sudah melakukan sosialisasi baik tingkat RT maupun desa di Kabupaten Tegal. “Sebetulnya semua bisa dilakukan, namun kembali harus ada dukungan yang maksimal terhadap sarana infrastruktur dan SDM,” kata Masykur FS. Pihaknya juga sudah memberikan penjelasan kepada lembaga legislativ dan Pemkab Tegal terkait dilematis dan

sejumlah permasalahan yang mewarnai pembuatan KTP. Namun, semuanya terbentur pada kemampuan anggaran Pemkab Tegal yang tersedia. Untuk itulah, pihaknya beserta seluruh staf mengupayakan seluruh kemampuan maksimal agar pembuatan KTP dapat terus berjalan sesuai kondisi yang ada. Karena pembuatan KTP ini sangat penting bagi masyarakat. Terkait dengan sarana, Masykur mengatakan, jika hal itu tergantung dari Komisi II yang membidangi anggaran. Sedangkan terkait dengan semua KTP harus ditandatangani oleh Kepala Dinas, karena pihaknya khawatir terjadi pemanfaatan yang keliru dan membahayakan semua pihak, termasuk dinasnya dan daerah. “Ini semua tergantung kesepahaman akan pegawai terkait pengurusan KTP dan sudah kami utarakan semua,” ujarnya. Melihat permasalahan itu, pihaknya berharap, agar semua pihak mampu memahami dan tidak berprasangka buruk kepada Disdukcapil terkait pembuatan KTP. Karena, menurutnya, bukan hanya saat ini yang bakal menjadi kendala Disdukcapil. Kedepan data base kependudukan khususnya terkait warga yang meninggal, juga bakal menjadi kendala. “Ini yang harus dipahami bersama, karena kebanyakan warga atau pemerintahan desa enggan melaporkan warganya yang meninggal. Kalaupun ada, saat terjadi masalah terkait waris, baru melaporkan,” pungkasnya. (mohammad ghoni)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

Kades Kedungkelor Diteror Ulah Oknum Wartawan dan LSM

DUKUHTURI

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

GRATIS - Kepala KUA Dukuhturi, Agus Saefudin SPdI, saat menegaskan kepada calon jamaah terkait bimbingan kelompok yang tidak dipungut biaya lagi alias gratis, kemarin.

Bimbingan Manasik Tak Dipungut Biaya DUKUHTURI - Bimbingan manasik haji kelompok yang digelar di masing-masing kecamatan untuk membekali para calon jamah haji, tidak akan dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Ini mengingat, biaya bimbingan tersebut sudah diambilkan dari keseluruhan biaya haji yang telah dibayarkan para calon jamaah haji. Langkah ini ditempuh Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) agar para calon jamah haji tidak canggung untuk mengikuti pelatihan di masing-masing kecamatan. Hal itu dilontarkan Kepala KUA Kecamatan Dukuhturi, Agus Saefudin SPdI, saat membuka bimbingan manasik haji kelompok di aula Balai Desa Sidapurna Senin (4/7) kemarin. Acara pembukaan bimbingan haji kelompok tersebut, juga dihadiri Camat Dukuhturi Fakihurohim dan jajaran Muspika setempat. Dia juga menegaskan pada musim haji tahun ini untuk wilayah Kecamatan Dukuhturi akan memberangkatkan 82 jamaah. Diapun menyadari dengan singkatnya waktu yang tersedia, membuat pihak KUA Dukuhturi merampingkan jadwal pelatihan manasik bagi para calon tamu Allah tersebut. “Langkah tersebut kami ambil dengan pijakan banyaknya peserta calon jamaah haji yang disibukkan dengan rutinitas keseharian sebagai pengusaha dan pedagang. Disatu sisi, waktu yang tersedia juga singkat karena berhimpitan dengan datangnya Ramadhan,” terangnya. Upaya merampingkan jadwal bimbingan tersebut akhirnya dirumuskan menjadi 11 kali pertemuan saja. Dimana bimbingan kelompok manasik haji tersebut, akan dilibatkan dalam pelatihan yang mencakup petunjuk perjalanan haji serta bimbingan masalah kesehatan. “Kami juga akan membekali bimbingan manasik haji terkait hukum manasik haji, macam pelaksanaan ibadah haji dan umroh, serta larangan dalam ibadah haji,” ujarnya. Pada ajang pelatihan tersebut, juga diberikan kupasan materi terkait pengenalan adat budaya dan kondisi alam Arab Saudi. Termasuk didalamnya, sikap dalam pergaulan antar bangsa. Bimbingan manasik sendiri, menurutnya, juga akan mengupas pelaksanaan thowaf dan sa’i, serta pengertian tahallul. Sementara itu Camat Dukuhturi Fakihurohim, meminta agar para calon jamaah haji bisa memaksimalkan kesempatan yang diberikan untuk dijadikan bekal selama di tanah suci. “Disini juga akan kita gelar praktek ibadah haji yang mecakup pemakaian pakaian ihrom, wukuf di Arofah, hingga towaf, dan sa’i,” katanya. Arahan tentang hal yang berkaitan dengan haji juga akan digelar terkait pemberian informasi ziarah ke tempat bersejarah di Makkah dan Madinah. Dan pada ajang penutupan kegiatan manasik nanti, pihaknya juga akan menyerahkan piagam kegiatan manasik. (her)

SLAWI AAS Jadi Tempat Mesum SLAWI - Alun-alun Slawi (AAS) yang identik dengan keindahan dan kenyamanannya di Kabupaten Tegal, ternyata dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berbuat asusila. Hal ini terjadi terutama ketika malam hari, karena di sekitar alun-alun tersebut minim lampu penerangan. Dari pantuan Radar, beberapa tempat yang minim lampu penerangan seperti di jalan Ade Irma Suryani (Timur AAS) yang menuju ke kantor KPU dan di seputar wilayah belakang dan samping kantor Pemkab. Menurut salah satu pedagang di sekitar alun-alun, Anto, banyak pemuda yang ingin menikmati keindahn di alun-alun Slawi, tapi ada juga orang yang sering menikmati keindahan alun-alun tersebut di tempat-tempat yang gelap. Biasanya, mereka berduaan lawan jenis (laki-laki dan perempuan, red). “Kami sering memergoki sepasang sejoli sedang bercumbu di sepanjang jalanan yang gelap. Ada pula yang di sekitar alun-alun. Melihat itu, saya merasa risih sendiri. Mungkin kalau lampunya lebih terang, mereka tidak akan berani berbuat mesum seperti itu,” ungkapnya. Dikatakannya, di beberapa titik daerah alun-alun lampunya kurang begitu terang. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sejumlah pemuda. Sebagian ada yang duduk berdua di atas motornya, ada pula yang duduk di samping motornya. “Kami tidak tahu mereka berbuat apa, tapi masa iya mereka tidak berbuat asusila ? Inikan sangat tidak baik kalau dibiarkan,” ujarnya. Hal yang sama juga dikatakanan Slamet, warga Desa Kalisapu Kecamatan Slawi, dirinya mengaku sering memergoki anak-anak muda dan tua sedang berduaan di tempat yang gelap. Padahal menurutnya, maksud dibangunnya alun-alun itu bukan untuk berbuat mesum. “Alun-alun itu dibuat kan untuk tempat santai dan mungkin istirahat. Eh, malah disalahgunakan untuk bermesraan di jalan. Ini menjadi pemandangan yang sangat tidak enak,” ungkapnya. Pihaknya sangat senang ketika ada patroli dari pihak kepolisian atau keamanan lainnya. Karena dengan begitu, banyak orang yang tidak berani berbuat asusila. Namun, menurutnya, patroli itu perlu ditingkatkan intensitasnya. “Mudah-mudahan saja, selain patroli, lampu penerangan di sekitar alun-alun dapat ditambah. Dan semoga bagi masyarakat yang ingin berbuat asusila, terkurangi,” pungkasnya. (fat)

WARUREJA - Kepala Desa Kedungkelor Kecamatan Warureja, Rita, mengaku beberapa hari ini telah mendapat terror dari oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM. Oknum tersebut berulangkali meneror melalui layanan seluler Short Messages Service (SMS). Isi dalam SMS tersebut, oknum wartawan dan LSM ingin menanyakan tentang pembangunan perumahan nelayan sebanyak 30 unit di desanya. Ulah yang dia sayangkan, wartawan tersebut bukannya menanyakan secara langsung, justru menerornya berulangkali. Sehingga, membuat dirinya serta warga sekitar resah. “Kami siap diklarifikasi, tapi bukan begitu caranya. Kalau seperti itu, berarti ada itikad yang tidak baik,” kata Rita, Senin (4/7) pagi. Kali pertama mendapat SMS dari oknum tersebut, ketika hari Rabu 29 Juni lalu. Kebetulan waktu itu, dirinya tengah ada acara penting yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga, dirinya tidak bisa menemui oknum tersebut. Meski demikian, Rita mengaku, telah memberikan fasilitas kepada mereka untuk koordinasi dengan ketua panitia pembangunan perumahan. Tetapi mereka justru tidak terima atas kebijakannya. Oknum tersebut lantas marah-marah dan mengancam bakal melaporkan ke pihak berwajib. “Saya justru senang kalau melibatkan Polisi. Karena saya akan melaporkan kembali dengan pasal perbuatan yang tidak menyenangkan,” terangnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan yang juga Ketua Badan Permuswaratan Desa (BPD) Kedungkelor, Arif Nurdin, mengaku sudah dihubungi oleh oknum tersebut. Dalam

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MENUNGGU - Camat Warureja, Mohamad Natsir SSos (ketiga kanan), didampingi Ketua Panitia Pembangunan yang juga Ketua Badan Permuswaratan Desa (BPD) Kedungkelor, Arif Nurdin (keempat kanan), serta sejumlah perangkat desa setempat, tengah menunggu kedatangan oknum wartawan dan LSM, kemarin.

dialognya, seolah mereka menyalahkan pihak desa. Padahal menurut aturan yang ada, pihaknya sudah sesuai prosedur. Arif menjelaskan, pembangunan perumahan nelayan merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Jumlahnya ada 30 rumah. Ketika hendak dihuni oleh warga yang mendapatkannya, kondisi rumah tersebut kurang memadahi. Fasilitas rumah tidak lengkap. Seperti tidak ada sarana listrik dan air bersih, akses jalan juga tidak ada, serta kondisi rumah yang rawan rusak. Lantaran itu, atas kesepakatan bersama, setiap penghuni berswadaya mengumpulkan uang kepada panitia sebesar Rp 2,5 juta. Dan uang tersebut sudah digunakan sebagaimana mestinya. Dirinya

mengaku, tidak memaksa atau mengharuskan kepada penghuni untuk mengumpulkan dana swadaya itu. “Kini setiap rumah sudah ada listriknya. Bahkan akses jalan dan sumur bor juga sudah terfasilitasi. Data detailnya, kami ada semua. Kami siap jika ada yang mengklarifikasi,” tegasnya. Ketika penyerahan kunci, lanjut Arif, juga disaksikan oleh Muspika setempat. Seiring dengan acara itu, pihaknya juga sudah menjelaskan sekaligus melaporkan pengeluaran keuangan kepada tamu yang hadir. “Semua masalah tidak ada yang kami tutup-tutupi. Kalau ada permasalahan, berarti ada oknum yang memprovokatori,”

tandasnya. Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa kemarin (Senin (4/7), red) pukul 09.00 WIB, pihaknya menjanjikan kepada oknum wartawan dan LSM tersebut, akan menemui di balai desa setempat. Namun sayangnya, hingga siang hari mereka tidak datang. Padahal jika datang, pihaknya bakal menunjukkan semua data yang dimilikinya. “Kalau dia benar-benar ingin mencari data sebagai seorang jurnalis, mestinya datang. Tapi kenapa sampai sekarang (siang kemarin, red) belum datang ?” kata Arif penuh tanda tanya. Camat Warureja, Mohamad Natsir SSos, yang kebetulan hadir di Desa Kedungkelor mengarahkan supaya permasalahan tersebut dibicarakan

secara baik-baik. Dia mengharapkan agar tidak timbul emosi yang akhirnya berbuat melawan hukum. Terutama bagi pencari berita, agar berpegang pada kode etik jurnalisnya. Jangan semata-mata menyalahkan seseorang tetapi belum tahu duduk permasalahannya. “Kami tahu, salah satu tugas wartawan adalah sebagai kontrol sosial. Tapi alangkah baiknya jika wartawan juga mengetahui kode etik yang sebenarnya. Karena itu, jika ada masalah jangan lalu meneror atau mengintimidasi. Pelajari dulu permasalahannya. Wartawan kan bukan hakim atau polisi, jadi tidak seharusnya wartawan menjustifikasi narasumber,” je lasnya. (yer)

Raskin Bumiharja Nunggak Kepala Desa Diduga Korupsi Selalu Telat Bayar TARUB - Desa Bumiharja Kecamatan Tarub, diketahui sudah berulangkali terlambat membayar beras miskin (Raskin) kepada pihak kecamatan atau kepada Bulog. Bahkan dibulan ini, desa setempat sudah terlambat satu minggu. Hal ini terkuak ketika Sekretaris Camat (Sekcam) Tarub, Munawar, didampingi sejumlah Kasi Kecamatan setempat, mendatangi pemerintah Desa Bumiharja, Senin (4/7) siang. Kedatangan rombongan tersebut, sayangnya tidak disambut oleh kepala desa. Karena kepala desa tidak ada di tempat. Sekcam Tarub, Munawar, mengaku, sudah berulangkali memberikan teguran kepada pihak desa. Namun demikian, teguran tersebut tidak pernah digubris. Terbukti, penunggakan Raskin terulang kembali. Padahal yang dia tahu, bahwa uang Raskin desa setempat sudah terkumpul. Namun uang tersebut tidak langsung disetorkan ke instansi terkait. “Ini sudah menyalahi aturan yang berlaku,” tegasnya. Mengingat hal demikian terulang kembali, maka pihaknya bakal melakukan pemantauan langsung di lapangan. Tepatnya ketika Raskin didrop dari Bulog. Sehingga, penyelewengan uang Raskin dapat diantisipasi. Sekcam menghimbau kepada seluruh perangkat desa agar ketika raskin datang, dirinya diberi kabar.

“Kami akan langsung memantau bergulirnya uang Raskin tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Koordinator Raskin Desa Bumiharja, Angsori, menuturkan, sebernanya uang Raskin sudah terkumpul. Seluruh warga yang menerima Raskin, sudah membayarnya. Hanya saja, uang tersebut diminta oleh kepala desa. Kegunaannya untuk apa, pihaknya tidak tahu. Dia menjelaskan, jatah raskin untuk desanya sebanyak 6,8 ton. Jumlah itu jika diuangkan sebesar Rp 10,894 juta. “Uangnya sudah ada, tapi diminta bapak (Kades, red),” ucapnya dengan nada lemah. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bumiharja, Sugeng, mengemukakan, perbuatan demikian tidak hanya sekali ini saja. Hal itu sudah sering terjadi. Bahkan, menurutnya, hampir setiap bulan mengalami kondisi yang serupa. Yakni Raskin selalu nunggak. Imbasnya, masyarakat desa khususnya penerima Raskin banyak yang mengeluh. Sebab, Raskin yang seharusnya datang tepat waktu, namun selalu mundur hingga beberapa minggu. Mestinya, Raskin datang ketika tanggal 14 atau 24 Juni lalu. Namun sampai dengan hari ini, Raskin belum datang juga. “Pihak kecamatan harus tegas dalam menindak. Jangan dibiarkan saja. Kasihan warga tidak mampu yang membutuhkannya,” tukasnya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

KLARIFIKASI - Sekcam Tarub, Munawar, didampingi sejumlah Kasi kecamatan setempat, saat mendatangi pemerintah Desa Bumiharja guna mengklarifikasi terkait penunggakan Raskin.

Pembangunan Drainase Dikeluhkan KRAMAT - Sejumlah Warga Desa Munjung Agung Kecamatan Kramat, menilai bahwa kepala desanya sendiri telah melakukan tindakan korupsi. Alasannya, pembangunan drainase di sepanjang tepi jalan desa setempat yang belum lama ini dikerjakan, terkesan kurang optimal, karena pembangunan hanya sepenggal-sepenggal. Anggaran pembangunan tersebut juga ditutup-tutupi. Setiap kali warga menanyakan berapa nilai anggaran dan darimana asalnya anggaran tersebut, pihak desa tidak memberikan informasinya dengan baik. “Saat saya menanyakan ke perangkat desa, mereka mengaku tidak tahu. Dan yang tahu semuanya adalah Ibu Kades (Hajjah Titi Nuraeni, red). Sepertinya ada tindakan korupsi,” tutur Bambang Sutardi (35) warga RT 04 RW 04 desa setempat, Sabtu (2/7) pagi. Bambang membeberkan, pembangunan drainase itu tidak merata. Terbukti, tanah kosong milik saudaranya tidak diberi fasilitas drainase. Padahal tanah seluas 250 meter persegi itu, merupakan satu-satunya akses aliran air menuju ke sungai kecil. Menurut Bambang, bila anggaran pembangunan drainase tidak cukup, mestinya yang dikurangi bukan di lokasi tanah tersebut. Pengurangan bisa dilakukan di bagian ujung drai-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MENYIMPANG - Salah seorang warga saat menunjukkan bangunan drainase yang dinilainya sedikit menyimpang.

nase. Dengan demikian, satu sama lainnya tidak ada yang dirugikan. “Pembangunan drainase berhenti di tanah saya. Sedangkan tetangga lainnya, dibangunkan drainase semua. Ini keterlaluan,” keluhnya. Bambang menambahkan, tanah kosong yang ditumbuhi beberapa pohon non produktif itu, belum lama ini dibeli saudaranya dari pemilik pertama. Sertifikatnya juga belum ganti nama. Bambang mengaku, beberapa waktu lalu keluarganya pernah mengajukan ganti nama serifikat kepada kepala desa. Hanya, kala itu pihak desa meminta uang prosesnya Rp 3,5 juta. Mengingat biayanya terlalu mahal, maka dia mengurungkan niatnya.

Terpisah, Kepala Desa Munjungagung, Hajjah Titi Nuraeni, membantah pernyataan tersebut. Dia menjelaskan, bahwa pembangunan drainase sudah sesuai dengan gambar yang diterimanya dari dinas terkait. Dimana tanah kosong tersebut, memang tidak dilalui drainase. Anggaran yang digunakannya itu, berasal dari dana aspirasi dewan. Jumlah riilnya, kepala desa mengaku tidak tahu secara pasti. Adapun proses pembangunan, dikerjakan oleh pihak ketiga. “Kontraktornya memang suami saya, tetapi saya tidak tahu pasti berapa anggarannya,” katanya. Dia menambahkan, panjang drainase sekira 143 meter dan lebarnya kurang dari satu meter. (yer)


RADAR BREBES

8

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK

Jaringan LPSE Eror Kabel FO Telkom Terbakar BREBES - Diduga lantaran terjadi kebakaran pada kabel FO milik telkom, jaringan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Brebes, Senin (4/ 7) pagi eror. Kondisi ini jelas dikeluhkan sejumlah rekanan. Terlebih, Senin (4/7) kemarin merupakan hari terakhir batas waktu penawaran dalam pekerjaan tertentu. “Kami sempat kesel kenapa pada saat hendak memasukan penawaran selalu gagal. Hingga akhirnya kami mencoba menanyakan ke sejumlah rekanan lain, ternyata mengalami hal sama,” kata beberapa rekanan saat di temui di LPSE Brebes, yang berada di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes.

Menurutnya, setelah dilakukan pengecekan dan kordinasi dengan LPSE, ternyata ada gangguan pada kabel jaringan dari telkom. Namun demikian, rekanan juga tidak mau tahu dan jelas waktu proses penawaran harus diberikan pelonggaran waktu. Sebab jika tidak hal ini jelas merugikan para rekanan. “Yang jelas kami mengharap untuk gangguan ini bisa segera diperbaiki. Karena LPSE saat ini merupakan lembaga yang memang seharusnya bisa terhindar dari kerusakan jaringan,” katanya. Sementara Ketua LPSE Kabupaten Brebes Drs Edy Kusmantono mengakui kalau saat ini memang tengah terjadi eror. Namun demikian, kerusakan jaringan ini bukan dari LPSEnya, melainkan adanya kerusakan atau terjadinya kebakaran pada kabel FO milik Telkom. “Sejak mendapatkan ada kabar

akan terjadinya kebakaran pada kabel FO, kami segera berkordinasi dengan pihak Telkom. Namun untuk masalah teknisnya dilaksanakan Telkom dari Pekalongan. Menurut kabar, para teknisinya akan datang memperbaiki jam 12 siang ini (kemarin-red),” jelasnya. Ditambahkan bahwa pihaknya juga sempat mengobrol dengan sejumlah rekanan yang terpaksa harus datang ke LPSE. Sebab di LPSE sendiri bisa memandu maupun memberikan bantuan dalam hal penawaran. “Akibat adanya eror pada kabel FO yang terbakar, kami akhirnya memberikan kelonggaran waktu dalam batas akhir penawaran. Sehingga rekanan yang hendak memasukan penawaran bisa ada waktu pula untuk datang ke sini. Adanya kerusakan ini para peserta lelang yang sudah masuk, sudah kami kabari,” tukasnya. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

DATANGI LPSE - Sejumlah rekanan terpaksa harus antri dan datang ke LPSE guna bisa memasukan penawaran secara langsung lantaran ada gangguan jaringan yang diduga akibat kebakaran kabel FO milik Telkom.

Komoditas Pertanian Alternatif KENDATI masih lekat dengan daerah penghasil komoditas bawang merah terbesar di Indonesia, Kabupaten Brebes ternyata juga memiliki prospek agribisnis untuk komoditas lainnya. Karenanya Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Brebes tengah mengupayakan penyiapan sumber daya manusia. Sebanyak 20 orang akan dikirim untuk mengikuti pelatihan magang di Organization Industrial Culture Advichement (OISCA) Jepang di Kabupaten Karanganyar. Kepala Bidang Agrobisnis Dinas Pertanian dan Holtikultura Gatot Rudiono saat ditemui, Senin (4/7) menjelaskan pihaknya telah mengirimkan petani-petani ke OISCA sejak 2008. Hal itu untuk memberikan pelatihan kepada petani tentang prospek agribisnis yang bisa dijadikan alternatif penghasil ekonomi. Itu, karena secara geografis maupun demografis Kabupaten Brebes merupakan daerah agraris yang strategis dengan aneka jenis pertanian. “Alhamdulillah petani di Kabupaten Brebes sudah mulai mencoba komoditas lain. Bahkan sudah bisa mengekspor ke luar negeri, seperti melon merah, terung ungu, dan jagung manis. Mereka ini rata-rata alumni dari OISCA,” ujarnya. Selain bawang merah, produk pertanian lainnya juga memiliki daya saing tinggi di pasaran nasional maupun global. Bahkan melon merah, katanya, sudah diekspor sebanyak 10,2 ton lebih dan 15 ton lebih jagung manis ke luar negeri. “Meski masih pasang surut, ini tentu menjadi prospek yang cerah bagi dunia dan pelaku usaha tani di Kabupaten Brebes agar tidak semata-mata menggantungkan pada bawang merah saja. Kita tentu akan berikan pembinaan agar hasil pertanian semakin berkualitas dan diterima negara lain,” ujarnya. (ism)

AJIB AH...

DOK/HUMAS BREBES

BERI ARAHAN - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi memberi arahan kepada mahasiswa IPB dan UGM yang akan mengikuti KKN di wilayah Kabupaten Brebes, kemarin.

Mahasiswa IPB dan UGM Ikuti KKN BREBES - Sebanyak 126 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekologi Manusia serta 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bakal disebar di wilayah Kabupaten Brebes. Mereka akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang selain menjadi bagian dari mata kuliah yang harus ditempuh mahasiswa untuk mencapai kelulusan, juga merupakan manifestasi penerapan tridharma perguruan tinggi yang mengedepankan pendidikan, penelitian serta pengabdian pada masyarakat. Bupati Brebes H Agung Widyantoro saat pembukaan Kuliah Kerja Profesi dan KKN–PPM diAula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Brebes, Senin (4/7) mengatakan, mahasiswa dan dunia pendidikan perguruan tinggi merupakan masyarakat yang memiliki tradisi kelimuan dan keilmiahan. Karenanya, mahasiswa diharapkan dapat memberikan konstribusi melalui berbagai konsep dan kajian teori yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. “Kami sangat membutuhkan masukan dan kontribusi produktif dari kalangan intelektual, khususnya dalam mewujudkan sasaran pembangunan. Dengan terjun langsung ke masyarakat diharapkan akan ada sinergi positif antara teori keilmuan yang ditempuh di bangku perguruan tinggi dengan praktek yang ada di lapangan,” ujarnya. Lebih jauh Bupati berpesan, hendaknya mahasiswa juga cepat beradaptasi dengan kondisi dan pergaulan lingkungan masyarakat sekitar. “Junjung tinggi adat dan kebiasaan yang menjadi norma dalam masyarakat agar mampu terjalin hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan warga sekitar,” harap dia. (ism)

Hak Pejalan Kaki Terampas

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

RAMAI - Suasana Objek Wisata Pemandian Air Panas Buaran tampak ramai dikunjungi dalam pekan liburan sekolah.

Semakin Jadi Idola Pengunjung SUDAH menjadi bagian dalam mengisi liburan untuk mengunjungi objek wisata. Di wilayah Brebes selatan, salah satu objek wisata yang ramai dibanjiri pengunjung, utamanya selama musim libur sekolah ini adalah objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Cipanas Buaran, yang terletak di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung. Objek wisata yang berlokasi 10 meter ke arah barat dari pusat Kota Bumiayu ini, memiliki fasilitas kolam renang anak yang menjadi faforit para pengunjung. Serta sejumlah kamar pemandian yang bisa digunakan para pengunjung. Dengan didampingi orang tuanya, nampak puluhan anak-

anak ceria dan senang bermain air hangat di dalam kolam tersebut. Mereka dapat pelampung yang disewakan oleh warga sekitar. Sutrisno (38) seorang warga Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, mengaku dirinya sengaja mengajak dua putrinya mengisi liburan sekolah di lokasi pemandian air panas Buaran. “Murah dan mudah, mengingat lokasinya masih berada tidak jauh dari Bumiayu. Sehingga anak dan istri sengaja di bawa kesini,” ungkapnya. Dia mengatakan, fasilitas di objek wisata Cipanas Buaran sudah mulai banyak mengalami perubahan. Baik dari penataan lapangan parkir yang lebih memadai, juga terdapatnya

arena bermain untuk anak-anak. “Beberapa tahun lalu fasilitas yang ada belum seperti sekarang, saat ini saya melihat taman mainan anak sudah dibangun dan juga lapangan parkir lebih luas,” ucap Sutrisno. Achmad Rivai, Manager Pemandian Air Panas Buaran membenarkan peningkatan jumlah pengunjung selama libur sekolah. Para pengunjung yang datang kebanyakan untuk bersantai dan menikmati air hangat alami. Tidak jarang para orang tua datang untuk melakukan pengobatan di air panas tersebut. “Selain berwisata, para orang tua juga memanfaatkan kandungan air panas sebagai pengobatan alternatif,” kata Rivai. (pri)

BREBES - Suara klakson mobil mengagetkan Dewi (35), siang itu mobil penuh sesak di Pantura Brebes, di sekitar alun-alun. “Hai! Jalan yang bener, mau mati? Lewat trotoar dong,” umpat supir truk yang sedang melintas. Dewi terhenyak, trotoar yang dilihatnya memang penuh aneka barang. Berjejer kendaraan motor parkir sembarangan, rentetan pedagang kaki lima serta sejumlah barang dagangan yang dijajakan para pemilik kios seperti merampas haknya untuk menikmati trotoar. Ya hampir setiap hari, trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani Brebes, telah kehilangan fungsinya sebagai fasilitas bagi pejalan kaki. Wajah tata ruang seolah kian jauh dari kepentingan publik. Terkait hal ini, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Brebes Yuniar Syamsul Huda turut dibuat kesal. Menurutnya, ulah sejumlah pengusaha di sepanjang jalan P Diponegoro Brebes, salah satunya adalah dealer motor, yang menjadikan trotoar sebagai lahan parkir kendaraan pribadi, telah merampas hak-hak publik (pejalan kaki). “Kondisi itu jelas mengganggu pejalan kaki sehingga mereka terpaksa menggunakan badan jalan dengan risiko tersenggol

kendaraan. Apalagi lokasinya sangat berdekatan dengan jalur pantura, di mana saat ini arus kendaraan begitu padat dan macet,” ujar anggota Fraksi Gerindra Hanura Kebangsaan (GHK) itu, Senin (4/7). Ia menambahkan, pemandangan tersebut rupanya seperti tidak diindahkan oleh pihak terkait. Padahal, selain mengganggu ketertiban dan keindahan tata kota, kondisi tersebut juga merampas pejalan kaki alih fungsi tersebut juga merusak trotoar. “Saya meminta dinas terkait agar tegas terhadap para pengguna kendaraan motor untuk tidak berparkir di trotoar. Kalau bisa dirazia, sebab kalau begini kan pejalan kaki dirampas haknya,” tegas dia. Kepala Satpol PP Pemkab Brebes Edi Sunarso menjelaskan, terkait dengan parkir kendaraan merupakan urusan dari Dinas Pergubungan. Namun demikian, pihaknya akan menindaklanjuti jika memang telah melanggar ketertiban masyarakat. “Nanti kita akan tindaklanjuti, tapi sekarang kami tengah melakukan kegiatan operasi Yustisi. Kemudian kegiatan persiapan menjelang bulan Ramadhan. Berkenaan dengan alih fungsi trotoar tentu juga akan segera dibahas dengan pihak terkait,” kata Edi. (ism)

Dari Acara Reses Anggota DPRD Kabupaten Brebes

Warga Dambakan Sarana Umum dan Peribadatan PEMBANGUNAN desa selama ini masih belum optimal dilakukan pemerintah daerah. Hal itu mengingat banyak anggaran yang ternyata hanya terserap untuk pembangunan di pusat kota kabupaten maupun kecamatan. Bagaimana dengan di desa? LAPORAN: HARVIYANTO HARUS diakui, saat ini pemerintah sudah memberikan banyak anggaran melalui pro-

gram PNPM. Namun hal tersebut belum bisa menyelesaikan kebutuhan pembangunan di desa. Mengingat hal tersebut, masyarakat desa hanya bisa berharap dari para perwakilan masyarakat yang saat ini duduk di kursi DPRD untuk memenuhi apa yang mereka harapkan saat ini. Seperti halnya warga Desa Klikiran, Kecamatan Jatibarang. Mereka sangat berharap akan adanya distribusi anggaran dari pemerintah daerah agar proses pembangunan di desa bisa berjalan dengan baik. Kepala Desa Klikiran Ahmad Sanusi saat mengikuti reses anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Golkar, Pamor Wicaksono SH di desanya

Senin (4/7) kemarin mengatakan, saat ini masih banyak pembangunan di desanya yang belum tergarap dengan baik. Selain akses jalan, beberapa kebutuhan lain saat ini juga masih harus terpenuhi. Ropiah, anggota pengajian Muslimah juga menyampaikan usulan bantuan kepada anggota DPRD untuk jamiahnya. Sementara itu, Pamor mengatakan aspirasi yang disampaikan warga, akan berusaha untuk memenuhi harapan tersebut. Namun demikian, terhadap alokasi anggaran yang ada, perlu adanya pengawalan yang baik dari masyarakat. Hal itu mengingat banyak anggaran yang turun namun tidak sesuai dengan pengajuan. (*)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

SAMPAIKAN ASPIRASI - Salah satu warga Desa Klikiran saat menyampaikan aspirasi dalam reses anggota Fraksi Golkar DPRD Brebes.


SAMBUNGAN

SELASA 5 JULI 2011

9

RADAR TEGAL

DIKTA ‘YOVIE & NUNO’ TEUKU WISNU & SHIREEN SUNGKAR

Bajunya Dirobek Perempuan

Ingin Adopsi Anak

MENJADI penyanyi memang harus siap menghadapi berbagai tingkah penggemar fanatik. Personel Yovie & Nuno, Dikta pun mengalaminya. Ada penggemar perempuan yang pernah mero bek bajunya. Tak hanya itu, ketika menghadapi para fans yang fanatik, pria kelahiran 10 Januari 1986 itu juga sering mendapat cubitan, bahkan cakaran. Namun, ia menganggap semua itu adalah hal yang wajar. “Selama nggak pingsan, ngerobek-robek baju biasalah, lagian lumayan banyak koleksi di rumah,” ungkapnya saat ditemui di Studio RCTI di Jalan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (4/7). Sebagian besar fans Yovie & Nuno memang berasal dari kaum hawa. Mereka pun selalu memberi perhatian yang lebih kepada para personel. “Banyak juga cowok, tapi cewek tuh emang lebih banyak, dan ngasih perhatian juga sama kita,” ujar mahasiswa Fikom Universitas Moestopo itu. (dtk)

TEUKU Wisnu dan Shireen Sungkar belum memutuskan untuk menikah dalam waktu dekat ini. Namun, mereka sudah memiliki keinginan untuk mengadopsi anak. “Cita-citaku, aku pengen adopsi anak karena suka sama anak kecil,” ujar Shireen saat ditemui di Bintaro Jaya, Sektor 5, Tangerang, Senin (4/7). Shireen mengaku dirinya dan sang kekasih ingin mengadopsi anak yang masih bayi. Ia mengungkapkan, Wisnu ingin mengadopsi bayi lakilaki. “Pengennya dari kecil, dari baby, dan Wisnu memang pengen banget adopsi anak,” ucap bintang sinetron ‘Cinta Fitri’ itu. Namun, saat ini Shireen belum bisa mewujudkan keinginan itu. Hal itu disebabkan karena keinginannya tersebut tidak mendapat restu dari orangtuanya. “Orangtua nggak izinin. Takut nanti nggak keurus karena aku kan sibuk kerja,” tuturnya. (dtk)

Dukung Langkah Polres Tegal Kota RACHEL WEISZ

Kubur Harapan Jadi Gadis Bond SEJAK lama aktris Rachel Weisz memimpikan peran gadis Bond. Setelah menikahi si bintang ‘James Bond’ Daniel Craig, harapan Rachel pun makin menjauh. “Ini lucu karena Rachel suka ide terlibat dalam film terbaru Bond tapi itu semakin sulit ter-

jadi sekarang,” ujar kerabat Rachel dilansir Showbiz Spy, Senin (4/7). Rachel menikah dengan Daniel 22 Juni lalu di New York. Pernikahan keduanya pun digelar dengan sangat sederhana dan tertutup. Rachel tak yakin mau berlaga

dalam satu judul film bersama suaminya. “Ia tidak akan mempertimbangkan tampil dengan Dan setelah mereka bersama sekarang. Ia selalu bicara bagaimanapun ia kini gadis Bond yang sesungguhnya!” jelas sumber.

Bersama Daniel, Rachel mulai menata hidup barunya. Ia merenovasi kediamannya di London yang pernah ditempatinya bersama sutradara Darren Aronofsky. Rencananya rumah senilai Rp 51 miliar itu akan ditempati bersama keluarga barunya. (dtk)

Rumah Yatim Gelar Minggu Ceria dari halaman 3 dengan anak pada umumnya, baik dalam hal pelajaran sekolah, budi pekerti, dan pengetahuan soal agama.” Sementara Pembina Rumah Yatim non panti ‘Darul Aitam,’ H Hadi Sutjipto SH mengungkapkan, disamping kegiatan rutin 2 mingguan, untuk mengisi liburan sekolah pihaknya melaksanakan kegiatan khgusus. Yakni minggu ceria. Semua anak asuk rumah yatim yang jumlahnya 45 orang, diajak untuk berlatih, berkarya, dan berbagi untuk mandiri. Dengan satu

harapan, walaupun tidak berada di sebuah panti. Namun mereka bisa memanfaatkan waktu yang ada. Baik melalui kegiatan rutin dan kegiatan khusus ini untuk berlatih, berkarya serta berbagi. Sehingga mereka mampu mandiri, baik saat berada di keluarga, masyarakat ataupun sekolah. “Sebagai wujud berkarya dan berbagi, semua anak rumah yatim yang laki-laki kami ajak untuk bekerja bakti. Sehingga bisa berguna bagi lingkungan, utamanya soal kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sedangkan anak rumah yatim

perempuan, kami ajak ke pasar dan memasak. Selanjutnya, hasil masakan dimakan para anak rumah yatin. Sebagian lagi, hasil masakan dibagikan pada masyarakat sekitar,” ungkapnya. Ditambahkan Sutjipto, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki, untuk memberikan makanan tambahan dan biaya pendidikan anak asuhnya. Rumah yatim hanya mengandalkan iuran dari pengurusnya. Hal ini sudah berjalan sekitar 1 tahun 6 bulan. Ke depan, pihaknya akan terus merekrut anak asuh, untuk salin berbagai

agar mereka tetap sekolah. Namun karena keterbatasan pengurus, rumah yatim non panti ‘Darul Aitam’ membuka lebar-lebar pada donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya, untuk anak yatim yang ada di rumah yatim non panti ‘Darul Aitam.’ “Kalau sudah memungkinkan, karena memiliki anggaran dan donatur yang cukup. Mungkin kami akan merekrut anak asuh lagi, dan tidak menutup kemungkinan rumah yatim non panti ‘Darul Aitam’ menjadi panti,” paparnya. (hun)

Sekolah Dilarang Pakai Kekerasan dari halaman 3 Dia menambahkan, Disdik bakal diminta membuat surat edaran terkait persoalan ini. Dengan harapan semua sekolah sudah mengetahui peringatan tersebut, sebelum MOS dilaksanakan. Jadi tidak berdasarkan kebiasaan saja, karena kebijakan setiap sekolah berbeda-beda. “Pemkot tidak main-main. Bagi sekolah manapun yang kedapatan melakukan hal-hal yang dilarang tadi, akan diberi sanksi

tegas. Bagi sekolah negeri bakal ada sanksi tegas. Sekolah swasta juga demikian, utamanya terhadap kepala dan yayasannya. Terkait bentuk sanksinya apa, nanti kebijakan Wali Kota.” Terkait biaya daftar ulang, Habib Ali mengimbau agar tidak terlalu memberatkan orang tua murid. Sekolah diminta memberikan keringanan khususnya pada siswa dari keluarga tidak mampu. Namun akan lebih baik apabila dilakukan subsidi silang.

“Kalau orang tua belum bisa melunasi dalam waktu dekat, sekolah jangan lakukan penekanan. Paling penting orang tua sanggup membayar lunas daftar ulang. Mengenai administrasi siswa juga tidak perlu tahu, sekolah langsung berhubungan dengan wali murid. Sehingga psikologis siswa tidak terpengaruh,” tandasnya lagi. Sementara Kepala SMKN 3 Kota Tegal, Ibnu Hajar Dewantoro mengaku siap melaksana-

Daerah (DPPKAD), dengan Badan Perijinan dan Pelayanan Terpadu (BPPT) harus rutin investigasi keberadaan pengusaha sarang walet, serta melakukan inventarisasi sebagai obyek pajak. Sedangkan daftar keberadaan pengusaha sarang walet yang dikeluarkan DPPKAD, belum mengakomodir semua pengusaha yang ada. Masih banyak yang belum terdaftar sebagai calon obyek pajak. “Daftar jumlah pengusaha sarang walet yang dikeluarkan DPPKAD hanya berdasarkan data di BPPT. Yang jelas masih harus digali lagi keberadaan pengusaha sarang walet. Informasi keberadaan sarang walet dapat diperoleh dari masyarakat, ataupun temuan langsung tim pajak daerah. Karena itu kami minta ada kerja nyata, atas pendataan sarang walet,” imbuhnya lagi. Lebih lanjut Kusnendro mengungkapkan, ada 8 jenis pajak yang sebelumnya dikelola pusat maupun propinsi, kini akan diserahkan ke daerah dan harus dijadikan pajak daerah. Antara lain pajak restoran, pajak sarang

walet, pajak reklame, pajak parkir, pajak hotel, pajak hiburan, pajak penerangan jalan dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Untuk PBB, tahun 2011 bakal ditetapkan dan pada 2012 Pemkot diminta menyiapkan SDM. Karena Januari 2013 PBB telah diserahkan pengelolaannya pada daerah. Sedangkan batas akhir penyerahan pengelolaan PBB dari pusat maupun propinsi bulan Januari 2014.” Sebenarnya, tandas dia, ada 11 pajak yang akan dikelolakan ke daerah. Selain 8 jenis di atas, masih ada 3 lain yakni pajak Hak Tanah dan Bangunan, pajak air tanah dan pajak energi, batuan dan mineral. Untuk pajak hak tanah dan bangunan serta pajak air tanah sudah ditetapkan di tahun 2010. Sedangkan pajak energi, batuan dan mineral sengaja tidak dibahas. Karena di Kota Tegal potensinya hampir dikatakan tidak ada. “Secara keseluruhan, Pansus IV belum menentukan besaran pajak terhadap 8 jenis pajak daerah tersebut. Semua pembahasan dilakukan berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.”

PENINGKATAN PAD Di tempat terpisah, Plt Kepala DPPKAD Kota Tegal, Maslurin menandaskan bahwa dasar penyusunan draf Raperda tentang pajak daerah, yakni Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 akan berakhir 31 Desember 2011. Sehingga awal 2012 harus menggunakan Perda pajak daerah baru, sesuai ketentuan peraturan perundangundangan berlaku, kecuali Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan berakhir 31 Desember 2013. “Sesuai draf Raperda tentang pajak daerah yang kami ajukan, ada beberapa obyek wajib pajak yang diharapkan bisa meningkatkan PAD. Antara lain pajak sarang burung walet, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan umum, pajak parkir, pajak air tanah, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.” Dia menuturkan, salah satu obyek wajib pajak baru yang selama ini belum tersentuh sama sekali, yakni pajak sarang burung walet. Padahal jumlahnya cukup banyak, yakni hasil pendataan tim di Kota Tegal ada 22

elemen masyarakat, termasuk seniman di dalam menyampaikan berbagai program yang ada. Sebagai salah satu seniman, saya bersama seniman lain juga akan mendukung kegiatan yang berkaitan dengan program tersebut, melalui jalur kesenian.” Sehingga, tandasnya, diharapkan lebih mudah ditangkap dan diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari di tengah masyarakat yang heterogen. Baginya, pemberian penghargaan merupakan cambuk, supaya para seniman terus berkreasi dan berinovasi untuk ikut bersama-sama dengan Polri, mem-

berikan penyuluhan hukum. “Dengan demikian masyarakat Kota Tegal selalu sadar dan taat terhadap ketentuan hukum yang ada, agar kehidupan bermasyarakat selalu terjaga dengan kondusif. Ke depan, apa yang telah dirintis dan dijalankan diharapkan, bisa dipertahankan serta ditingkatkan. Sehingga kedekatan antara Polri dengan seniman serta elemen masyarkat lain makin terjaga. Karena kami berasal dari seniman, maka program yang ada akan kami sampaikan pada masyarakat melalui kesenian,” jelasnya. (gun)

Dipertanyakan, Penggunaan ... dari halaman 3 Menurut Sungkar, aset tetap yang masih dengan rincian, Kantor Kesatuan Bangsa dan Pelindungan Masyarakat dan Politik (Kesbangpolinmas) Rp9 juta, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Rp33.774.000, Bagian Hukum dan Organisasi Rp 2.285.000, SMPN 17 Rp633. 000, serta Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan) Rp2.435.000. “Atas kejadian ini maka Pem-

kot diminta melakukan standarisasi dan pengendalian secara internal terhadap penggunaan anggaran. Khususnya pada anggaran belanja barang dan jasa. Dengan adanya perbedaan mencolok tersebut, kami minta Pemkot Tegal melakukan standarisasi dan pengendalian secara internal kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD, red). Hal ini patut dilakukan agar anggaran yang nanti direncanakan pada APBD Kota Tegal tahun 2012 lebih

efektif dan effisien,” imbuhnya. Walaupun begitu, tandas Sungkar, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemkot Tegal. Dimana pada Pos Belanja Barang dan Jasa pegawai atau pos anggaran yang sama tahun 2011 realisasinya mendekati tahun anggaran 2010. Pada tahun 2011 direncanakan anggaran untuk belanja barang dan jasa pegawai sebesar Rp126. 365,220.000, tetapi realisasinya Rp116. 198.199.000 atau menghemat Rp10.167.029.000. (hun)

Bertekad Menghayati dan Amalkan ... kan imbauan Pemkot. Dia bahkan memastikan bahwa sekolahnya tidak membenarkan adanya kekerasan yang dipakai dalam kegiatan MOS. Namun untuk penegakan aturan, dia tetap junjung tinggi ketegasan. Sifatnya hanya mendisiplinkan siswa baru supaya taat aturan. Sebab, dengan dasar SMK sekolah harus menyiapkan siswa menjadi tenaga yang siap kerja. “Jelas, faktor kedisiplinan dan ketegasan menjadi hal penting,” paparnya. (adi)

Perlu Perumusan Lebih Dalam dari halaman 3

dari halaman 3 narkoba, memiliki kelengkapan seperti SIM dan sebagainya, bagi pengendara kendaraan bermotor yang dibawakan dalam lagu Balo-balo yang diaransemen ulang. “Ternyata, masukan tersebut lebih mudah ditangkap oleh masyarakat. Sehingga kami akan terus membantu dan mendukung kegiatan Polri, dalam memberikan penyuluhan hukum pada masyarakat. Melalui program Polmas ‘Jakwire Wong Tegal,’ Polres Tegal Kota ternyata mampu merangkul semua

sarang burung walet, dan selama ini tidak ada kontribusi pajak atau pendapatan ke kas daerah. Sehingga dengan diterapkannya Perda pajak daerah nanti, diharapkan menambah PAD Kota Tegal dari sektor pajak. Soal tarif dan ketentuan teknis lain, saat ini draf Raperda bakal dibahas alat kelengkapan DPRD setempat. “Pengambilan sarang burung walet yang telah dikenakan, yakni Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP, red). Sedangkan kegiatan pengambilan dan atau pengusahaan sarang burung walet lainnya yang ditetapkan dengan Perda,” paparnya. Ditambahkan Maslurin, dengan adanya beberapa obyek wajib pajak baru, diharapkan PAD Kota Tegal bakal naik. Soal persentasenya dibahas lebih teknis saat pembahasan Raperda. Sedangkan PAD Kota Tegal tahun 2010 sebesar Rp12 miliar, dan pada tahun 2011 ditargetkan Rp16 miliar. “Kami targetkan PAD 2011 sebesar Rp16 miliar tercapai, bahkan dengan adanya obyek wajib pajak baru kami harapkan lebih dari itu.” (m saekhun)

dari halaman 3 Pada pers usai puputan, Etiko Kusjatmiko menyatakan, perguruan yang dipimpinnya bertekad menumbuhkan dan menguatkan kembali kepercayaan warga negara untuk lebih menghayati, dan mengamalkan

nilai-nilai luhur Pancasila. Apa yang terkandung di dalamnya harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ditanya kondisi bangsa yang terjadi saat ini, dia menegaskan, karena pemimpinnya belum mengamalkan sepenuhnya Pancasila. “Belum,”

ucap Etiko Kusjatmiko. Sementara Budi Prasetyo dari Kementerian Dalam Negeri yang membidangi agama, seni, dan aliran kepercayaan menyatakan, dengan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, tercipta kehidupan yang rukun, aman, damai, dan sejahtera. (din)

RACIKAN ALAMI UNTUK MENGATASI SAKIT MAAG Meracik suatu ramuan memerlukan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan tinggi. Kualitas bahan baku, perbandingan komposisi dari masing-masing komponen serta pengolahan yang benar akan menentukan hasil kualitas manfaatnya. Sekarang, hadir Gentong Mas sebagai herbal terstandar yang memiliki kriteria tersebut. Seorang ibu rumah tangga yang telah bertahun-tahun menderita sakit maag sudah membuktikan manfaatnya, “Setelah minum Gentong Mas secara teratur sekitar 6 bulan, keluhan karena sakit maag sudah tidak terasa lagi, tidur pun jadi lebih nyenyak.” Terang Mastamah. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Sebelumnya, wanita berusia 40 tahun ini seringkali merasa aktifitasnya terganggu karena sakit maag, “Kalau sakit maag sudah menyerang,saya sering kali merasa mual, ulu hati pun sering terasa sakit, bahkan saya pernah dirawat

ketika kondisi drop .” Cerita ibu 1 orang anak tersebut. Ia yang kini telah merasakan manfaat mengkonsumsi Gentong Mas, merasa terpanggil untuk berbagi pengalaman sehatnya tersebut dengan orang lain, “Mu-

dah-mudahan pengalaman saya yang mendapatkan kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Pungkas wanita yang berdomisili di Kudus, Jawa Tengah tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Habbatussauda bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah,

perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

SELASA, 5 JULI 2011

KOTA

BAWANG

10

Gaji ke-13 Segera Cair PENDIDIKAN

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENUNJUKAN - Ketua LSM Agustus Kustoro WHY saat menunjukan surat resmi lembaganya untuk membantu siswa kurang mampu.

Agustus Bantu Siswa Kurang Mampu BREBES - Sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat khususnya di dunia pendidikan, saat ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Agustus yang bergerak di dunia pendidikan berusaha memberikan bantuan bagi siswa kurang mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Ketua LSM Agustus Kustoro WHY saat ditemui Radar Senin (4/7) mengatakan, dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2011/2012 ini, pihaknya melihat banyak persoalan yang harus dihadapi siswa kurang mampu untuk masuk sekolah yang diharapkan. Dikatakan, mereka saat ini merasa kesulian untuk bisa memenuhi biaya daftar ulang setelah mereka dinyatakan diterima. Laki-laki berkacamata ini mengatakan, saat ini ada dua siswa yang telah mendapatkan bantuan dari lembaganya untuk masuk di sekolah yang mereka harapkan. Mereka di antaranya, Agus Herdiyanto asal RT 06 RW 01 Desa Kaligangsa Wetan, Kecamatan Brebes. Ia saat ini telah dinyatakan diterima di MTs Ma’arif NU 1 Brebes. Namun lantaran orang tuanya sedang mengalami kesulitan ekonomi, ia tidak bisa untuk memenuhi biaya daftar ulang siswa baru yang telah ditentukan. Juga Ade Purnomo, siswa asal Desa Kaligangsa Wetan RT 05/01 ini merasa kesulitan untuk bisa masuk MTsN Model Brebes akibat faktor ekonomi. Dikatakan Kustoro, dirinya berusaha untuk memecahkan kesulitan yang dihadapi oleh siswa itu sendiri. Ia menuturkan, saat ini dirinya sudah menemui kepala sekolah dari sekolah yang bersangkutan untuk bisa memberikan kemudahan bagi kedua siswa tersebut untuk bisa belajar. (har)

EKONOMI

AUS WIBOWO/RADAR BREBES

MULAI NAIK - Harga sayuran saat ini mulai naik menjelang Ramadan.

Harga Sembako Berangsur Naik BREBES - Menjelang datangnya bulan puasa, harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. Seperti tahun-tahun sebelumnya, harga sejumlah bahan pokok mulai merambat naik ketika bulan puasa menjelang. Tak terkecuali di Pasar Induk Brebes, kenaikan harga sembako dan sayur mayur dipicu kegiatan distribusi yang terlambat dari sejumlah daerah. “Tidak hanya harga tomat yang harganya cukup melejit mas. Karena memang harga tomat kini mencapai Rp 5 ribu-6 ribu. Namun seperti harga telur ayam dari sebelumnya Rp 13 ribu, kini juga naik menjadi Rp 16.500 perkilogramnya. Sementara, jahe melonjak 100 persen, dari Rp 7 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram,” kata Daryunah, pedagang sayuran di Pasar Brebes, Senin (4/7). Menurutnya, biasanya kenaikan ini akan terus terjadi saat mendekati bulan puasa. Meski kurang sekitar sebulan, sejumlah harga sembako juga sudah mulai naik. Hal sama juga dikatakan oleh pedagang lainnya, Neni. Dia menambahkan, memang harga yang saat ini tengah melejit yakni harga tomat dan jahe. Karena harganya kini naik 100 persen lebih. Sementara harga-harga barang sembako lainnya, masih di bawah 100 persen dalam kenaikannya. “Tapi kami yakin, semua harga sembako akan mengalami kenaikan yang tinggi saat puasa datang. Ya, mungkin ini sudah menjadi tradisinya saat banyak permintaan harga pun akan naik. Yakni dengan berbagai alasan dari para distributor maupun pemasoknya,” pungkasnya. (gus)

CMYK

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

TOLAK PEMBERHENTIAN KADES - Warga Pejagan, Kecamatan Tanjung saat berunjuk rasa menolak pemberhentian Kades mereka.

Nasib Kades Pejagan Dibahas Lagi Tim Kaji SK Pemberhentian BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes akhirnya membentuk tim klarifikasi untuk menanggapi aspirasi warga Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung yang menolak pemberhentian kades mereka. Seperti diketahui, ratusan warga Desa Pejagan telah menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Brebes. Mereka menuntut agar SK Bupati tentang Pemberhentian Kusnadi sebagai Kades Pejagan dicabut. Kusnadi sendiri diberhentikan karena status terdakwa telah menjalani masa hukuman

selama setahun. “Tim klarifikasi telah melakukan kajian yuridis normatif Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pemberhentian Kades Pejagan hari ini (kemarin-red). Hasilnya akan segera dilaporkan kepada Bupati,” tutur Asisten Pemerintahan Setda Brebes Drs HM Supriyono, Senin (4/7). Dia menerangkan, selain dirinya, tim klarifikasi terdiri dari Bagian Hukum, BPMDK, Inspektorat, Bagian Hukum, Polri dan Kodim serta tim ahli hukum dari perguruan tinggi telah melakukan kajian hukum SK Bupati tersebut. Berdasarkan pembahasan tersebut, secara legal formal SK Bupati telah memenuhi dasar hukum normatif.

“Artinya SK Pemberhentian itu ada dasar hukum yang kuat, dan tidak bisa dicabut. Yakni, pasal 29-30 Perda No 9 tahun 2008 dan pasal 19 PP No 71 Tahun 2005,” ungkapnya. Dia melanjutkan, untuk sementara pihaknya berkesimpulan, Kades Pejagan Kusnadi yang sudah dinonaktifkan dari jabatannya karena tersangkut korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tersebut sudah memenuhi standar normatif sesuai dasar hukum yang ada. “Akan tetapi, meskipun dari hasil rapat tim klarikasi menyatakan begitu, namun masih akan ditindak lanjuti lagi oleh Bupati. Jadi, pada prinsipnya tim klarifikasi menyerahkan kepada Bupati,” terangnya. (ism)

SMKN 1 Bulakamba Diserbu Pendaftar Butuh Lokal Kelas Baru BULAKAMBA - Keberadaan SMKN 1 Bulakamba saat ini memang sangat banyak diminati lulusan SMP. Hal tersebut mengingat banyak siswa lulusan dari SMK ini bisa langsung mendapatkan kesempatan kerja dengan cepat sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Kepala SMKN 1 Bulakamba Drs Samsudin kepada Radar mengatakan, saat ini sekolahnya memang menjadi incaran bagi beberapa lulusan SMP/MTs. Bahkan dalam rekrutmen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2011/2012 ini, ada sekitar 1.700 siswa yang mendaftar untuk belajar di sekolahnya. Namun mengingat kapasitas tampung masing-masing kelas terbatas, untuk tahun ini sekolahnya hanya bisa menerima 200 peserta didik baru. Dari jumlah tersebut, sekolah hanya membagi menjadi delapan kelas dari program studi yang ada. Banyaknya siswa yang tidak tertampung di sekolahnya menjadi bahan tersendiri untuk bisa dlakukan pengembangan terhadap

dok.rateg

Atmo Tan Sidik

rima, maka kepada yang bersangkutan diberikan selisih kekurangannya. “Selanjutnya, penerima gaji yang menerima penghasilan gaji 13 melebihi penghasilan tidak kena pajak (PTKP), pajak penghasilannya ditanggung pemerintah sesuai dengan perundang-undangan. Pencantuman pembulatan atas penghasilan dicantumkan sebagaimana mestinya. Sedangkan penerima gaji terusan dari PNS/CPNS yang meninggal dunia diberikan gaji bulan ke tiga belas sebesar penghasilan gaji terusan yang diterima pada bulan Juni 2011,” bebernya. Makanya, lanjutnya, sehubungan dengan SE ini, pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran segera mengajukan SPM gaji bulan 13 kepada DPPKAD Kabupaten Brebes Cq Bidang Perbendaharaan dan Verifikasi dengan didampingi persyaratan pengajuan SPM paling lambat tanggal 7 Juli 2011. Dan akan diterbitkan SP2DP-nya tanggal 12 Juli 2011,” ungkapnya. Menurut Atmo, pencairan gaji ke-13 ini pertimbangannya bisa digunakan membantu para abdi negara yang ingin membiayai sekolah anaknya pada tahun ajaran baru. Karena itu, diharapkan petunjuk teknis secepatnya agar dana segera bisa dicairkan. “Apalagi sudah banyak PNS yang menanyakan kepastian pembayaran gaji ke13 tersebut,” ulas Atmo. (gus)

Koni Targetkan Lima Besar Porwil Dulongmas

DOK/SMKN 1 BULAKAMBA

IKUTI MOS - Setelah penerimaan peserta didik ditutup, siswa yang diterima di SMKN 1 Bulakamba mengikuti masa orientasi sekolah (MOS).

jumlah lokal baru. Dikatakan, dari data tersebut, SMKN 1 Bulakamba hanya bisa menyerap sekitar 13 persen dari pendaftar yang ada. “Agar proses penyerapan bisa bertambah, saya berharap mendapatkan bantuan untuk penambahan lokal baru,” pintanya. Hal ini untuk bisa memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin menjadi siswa di SMKN 1 Bulakamba. Penambahan tersebut juga

harus dibarengi dengan penambahan para pengajar dan kelengkapan alat praktek. Selain itu, untuk tahun ini, sekolahnya juga tidak mendapatkan bantuan dana operasional. Selama ini biaya operasional hanya mengandalkan dari sekolah yang didapat dari biaya bulanan siswa. “Saya juga berharap, sekolah kami bisa mendapatkan bantuan dana operasional,” pintanya lagi. (har)

Isi Liburan dengan Memancing PAGUYANGAN - Beragam cara dilaukan anak-anak dalam mengisi libur sekolah yang mulai berlangsung saat ini. Jika sebagian dari mereka memilih liburan ke lokasilokasi wisata ataupun mengunjungi arena permainan yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan, namun berbeda yang dilakukan anak-anak di Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan ini. Dalam mengisi liburan, mereka lebih suka memancing ikan ketimbang bermain di lokasi lain. Alasannya, selain bisa mendapat ikan, dengan memancing mereka juga sekaligus bisa melatih kesabaran saat menunggu umpannya dimakan ikan. “Kalau tidak sabar, susah sekali dapat ikannya,” kata Diki (11), ditemui tengah memancing di kolam pemancingan yang ada di Desa Wanatirta. Dikatakan Diki, selain cukup jauh dari lokasi sarana bermain modern karena tinggal di desa, bersama teman sebayanya dia menganggap bahwa memancing ikan tidak sebatas membuang uang yang didapat dari orang tua. “Kalau mancing kita bisa dapat ikan dan hasilnya bisa untuk teman makan,” tutur Diki. Meski memancing di kolam pe-

BREBES - Kabar gembira bagi pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya Kementerian Keuangan segera mencairkan gaji ke -13 pada bulan Juli ini. Tak terkecuali di lingkungan Pemkab Brebes, yang rencananya akan dicairkan pada pekan depan. Demikian dikatakan Bupati Brebes H Agung Widiantoro SH MSi melalui Kabag Humas Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik, Senin (4/7). Menurutnya, hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada kepala Badan, Dinas, Kantor, Bagian dan Camat se Kabupaten Brebes, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2011 tentang pemberian gaji/pensiunan/tunjangan bulan ke tiga belas dalam tahun ajaran 2011 kepada pegawai negeri, pejabat negara dan penerimaan tunjangan atau pensiunan. Yang kedua, tentang peraturan direktur jendral perbendaharaan Nomor PER-38/PB/2011 tentang petunjuk teknis pemberian gaji/pensiunan, dan tunjangan bulan ketiga belas, dan peraturan daerah nomor I Tahun 2011 tentang anggaran pendapatan balanja daerah Kabupaten Brebes TA 2011. Termasuk Peraturan Bupati Brebes Nomor 003 TA 2011 tentang pejabaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Brebes TA 2011. “Dengan ini diberitahukan bahwa Pemkab Brebes mengatur pembayaran gaji bulan ke tiga belas diantaranya gaji bulan 13 bagi PNS di lingkungan Pemkab Brebes, dibayarkan pada bulan Juli 2011 dengan dibebankan pada APBD TA 2011. Besarnya gaji buan 13, adalah sebesar penghasilan sebulan yang diterima pada bulan Juni 2011 meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/tunjangan umum dan tunjangan khusus,” katanya. Dalam hal terjadi keterlambatan administrasi yang mengakibatkan pembayaran gaji 13 belum dapat dibayarkan sebesar yang semestinya dite-

DOK/RADAR BREBES

ISI LIBURAN - Sejumlah anak tengah memancing di kolam pemancingan saat mengisi libur sekolah.

mancingan dan harus mengeluarkan uang, mereka tidak khawatir. Sebab pemancingan hanya mengenakan biaya bagi ikan-ikan yang dibawa pulang. “Kita biasanya patungan (iuran) setelah uang terkumpul maka bisa diketahui kirakira berapa kilogram ikan yang bisa dipancing dengan menyesuaikan uang yang ada, nanti ikan-ikan yang didapat akan dibagi lagi,” kata dia. Waryono (42) salah seorang warga, merasa tidak keberatan saat anaknya pamit untuk memancing

ikan di kolam. Sebab pengawasan lebih mudah karena masih berada di lingkungan desa. “Daripada mereka minta main ke lokasi arena permainan yang ada di toko-toko jelas lebih membutuhkan banyak biaya, dengan memancing juga menyalurkan hobi mereka,” jelasnya. Sementara Mardiyanto, pemilik kolam pemancingan mengakui semenjak libur sekolah kali ini banyak anak-anak meluangkan waktu liburnya untuk mancing di tempatnya. (pri)

BREBES - Kontingen Kabupaten Brebes menargetkan masuk 5 besar dalam Pekan Olah Raga Wilayah (Porwil) Karesidenan Kedu, Pekalongan dan Banyumas (DULONGMAS) yang akan di selenggarakan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada 8-10 Juli 2011 mendatang. Ketua KONI Kabupaten Brebes Wahidin Soedja saat melepas atlet dan official kontingen Kabupaten Brebes di Pendopo Kabupaten, Senin (4/7) mengatakan, target masuk lima besar dalam Porwil Dulongmas bagi kontingen Brebes sangat realistis. Karena berbagai persiapan dan pelatihan yang telah dilakukan cukup intensif. Menurutnya, dalam Porwil Dulongmas 2011 ini, Kontingen Kabupaten Brebes

menerjunkan 130 atlet terbaik untuk berlaga di 21 cabang olahraga disertai 30 official ikut mendampingi. “Mudah-mudahan target ini bisa diwujudkan dan mampu membawa nama baik Kabupaten Brebes di Porwil,” tandasnya. Untuk meraih target masuk lima besar juara, KONI Kabupaten Brebes akan memberikan bonus bagi peraih medali emas sebesar Rp 3 juta, medali perak sebesar Rp 2 juta dan medali perunggu sebesar Rp 1 juta. Bonus itu diberikan sebagai motivasi agar para atlet itu bisa meraih prestasi yang maksimal. Keikutsertaan kontingen Kabupaten Brebes dalam Kejuaran PORWIL Dulongmas ini untuk mengukur kekuatan atlet Kabupaten Brebes untuk menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga untuk menguji dan mengasah kemampuan serta kekuata fisik dan mental. (ism)


CMYK

SELASA, 5 JULI 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

Clichy Diklaim Gabung City LONDON - Bukan Cesc Fabregas atau Samir Nasri. Namun, bintang Arsenal pertama yang kemungkinan bakal hengkang adalah Gael Clichy. Bek sayap The Gunners-julukan Arsenal itu dikabarkan sudah merapat ke Manchester City. Kabar bergabungnya Clichy ke City itu muncul setelah Sky Sports mengklaim kalau pemain asal Prancis itu sudah menjalani tes medis di City of Manchester (markas City). “Setelah menjalani tes medis, Clichy akan segera membubuhkan tanda tangan kontrak,” kata salah seorang

sumber City. Baik Arsenal maupun City belum memberikan keterangan resmi. Namun, Sky Sports mengklaim kalau klub yang diarsiteki Roberto Mancini tersebut sudah menggelontorkan dana sekitar 7 juta pounds (sekitar 96,6 miliar) untuk Clichy. Di sisi lain, beban Clichy bakal lebih berat jika resmi bergabung dengan City. Sebab, dia harus siap bersaing dengan dua bek kiri lainnya yang masih bercokol di City. Yakni Pablo Zabaletta dan Alexandr Kolarov. (bas)

Gael Clichy

TANPA GOL

Paraguay (0) v Ekuador (0)

SANTA FE - Paraguay gagal memetik kemenangan di laga pertamanya di Copa America 2011. Berhadapan dengan Ekuador, Roque Santa Cruz dkk. dipaksa bermain imbang tanpa gol. Memainkan laga Grup B di Estadio Brigader General Estanislao Lopez, Senin (4/7) dinihari WIB, Paraguay tampil jauh lebih agresif dibanding lawannya itu. Statistik Soccernet mencatat La Albiroja melepas 11 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan cuma tiga dari tujuh tembakan Ekuador yang mengarah ke gawang. Gebrakan Paraguay baru terlihat di menit 12 lewat kerja sama satu-dua antara Santa Cruz dengan Lucas Barrios di area terlarang. Santa Cruz mendapat passing ketiga tetapi Barrios gagal menjangkau bola. Tekanan kembali dilakukan semenit kemudian. Potogan Barrios yang diterima Edgar Barreto berujung sepakan yang masih mampu dijinakkan oleh Marcelo Elizaga. Upaya lain dilakukan Santa Cruz di menit 15. Penyerang Blackburn Rovers ini menembakkan bola usai memanfaatkan ruang kosong. Namun Elizaga melakukan penyelamatan gemilang; menghalau bola dengan kakinya. Peluang terbaik Paraguay lahir di menit 18. Berawal dari crossing Marcelo Estigarribia, Nestor Ortigoza menyambutnya dengan sontekan yang kembali diamankan Elizaga. Ekuador membalas serangan Paraguay di menit 35. Kerjasama Chuco-Segundo Castillo menghasilkan bola bergulir tipis disamping gawang Justo Villar. Skor kacamata bertahan hingga jeda. Serangan Ekuador kembali

dibangun di awal paruh kedua. Edison Mendez mengoper kepada Felipe Caicadeo sebelum mencapai kotak untuk menembak. Bola kembali diamankan Villar. Caicadeo kembali menebar ancaman, tembakannya dari jarak dekat di menit 52 melebar tipis dari gawang Paraguay. Tak berselang lama, Mendez menusuk dari sayap kanan, bola dioper kepada Arroyo yang melepas umpan. Bola hasil sundulan Caicedo belum mampu berujung gol. Paraguay memberikan respon cepat. Santa Cruz memberi operan kepada Estigarribia dari sisi kiri, tet a p i sepakan-

nya mas i h melenceng. Peluang emas kembali terbuang. Santa Cruz! Di menit 62, Estigarribia melepas crossing ke tengah kotak. Santa Cruz menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke posisi bagus. Sayang itu belum cukup tangguh untuk melewati Elizaga. Haedo Valdez yang masuk menggantikan Barrios nyaris memberi imbas secara instan di menit 75 memanfaatkan kesalahan Norberto Araujo. Sayang sekali, sepakan Valdez masih menyamping. Di menit 87, Caicedo mela-

Argentina Payah, Messi Dibela BUENOS AIRES - Start buruk dialami tuan rumah Argentina pada Copa America 2011. Dijagokan sebagai favorit juara, mereka hanya bermain seri dengan tim lemah Bolivia pada laga perdana. Akibatnya, tim berjuluk Tango itu kebanjiran kritik. Publik Argentina mulai meragukan tim besutan Sergio Batista tersebut. Mereka pun punya tugas berat pada pertandingan kedua, yakni memulihkan kepercayaan penggemarnya. Masalahnya, lawan yang dihadapi adalah kuda hitam Kolombia, Kamis dini hari (7/7). Sekarang Kolombia yang berkuasa di grup A dengan koleksi tiga angka dari kemenangan tipis atas Kosta Rika. Kolombia punya potensi membuat Argentina kesulitan karena memiliki pertahanan yang solid dan lini depan yang berbahaya. Lihat saja deretan bek Ko-

lombia, yakni Pablo Armero, Mario Yepes, Juan Zuniga, dan Luis Perea. Di barisan cadangan masih ada Cristian Zapata. Kemudian, di lini depan ada Radamel Falcao dan Adrian Ramos, serta Teofilo Gutierrez dan Hugo Rodallega di bangku cadangan. Karenanya, kalau Argentina tidak memperbaiki performanya dan tampil layaknya pertandingan pertama, maka mereka berada dalam bahaya. Batista harus mencari cara untuk memaksimalkan Lionel Messi di barisan depan. Pada pertandingan pertama, Messi tidak mendapat penopang yang ideal. Lini tengah Argentina yang dihuni Javier Mascherano, Ever Banega, dan Angel Di Maria, gagal menjadi penyuplai bola bagi trisula lini depan Messi, Carlos Tevez, dan Ezequiel Lavezzi. Beruntung, Sergio Aguero

yang masuk menggantikan Lavezzi yang menjadi kartu mati di lini depan, mampu mencetak gol penyama skor, sehingga Argentina tidak perlu menuai malu di hadapan pendukungnya pada laga perdana. Dengan hasil itu, kritik pun menghujani skuad Argentina. Messi yang dianggap sebagai bintang utama Argentina, menjadi sasaran empuk. Dia dianggap gagal melanjutkan performa hebatnya di Barcelona ke Argentina di Copa America. Melihat Messi menjadi bulan-bulanan di media, Presiden AFA (asosiasi sepak bola Argentina) Julio Grondona tidak terima. Dia langsung membela Messi. “Messi selalu bermain baik, tidak pernah buruk, meski rekan-rekannya bermain buruk,” kata Grondona, kepada Radio Del Plata. Dia juga menjelaskan betapa pemain yang disebut sebagai

kukan pergerakan bagus usai menerima lemparak ke dalam. Ia mengecoh lawan sebelum melakukan tembakan kaki kiri namun Villar mengantisipasinya. (rin)

Roque Santa Cruz Berbatov

Messy

TURIN - Juventus mulai menyadari kalau kans untuk mendapatkan tanda tangan Sergio Aguero sangat tipis. Juve pun akhirnya kembali menyusun daftar prioritas striker yang harus diboyong ke Turin. Menurut News of the World, Juve yang kini ditangani Antonio Conte kini menempatkan Dimitar Berbatov dalam urutan teratas daftar belanja mereka. Juve bahkan bisa menghemat anggaran belanja jika mereka memutuskan untuk menggaet Berba-sapaan Berbatov. Sebab, untuk Aguero mereka harus menyediakan anggaran sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp 496 miliar. Sementara untuk Berba, Juve hanya menyediakan anggaran sebesar 14 juta euro (sekitar Rp 173,6 miliar). Namun, Juventus harus bersaing dengan Valencia dan Paris Saint-Germain (PSG). Keduanya juga serius ingin mendapatkan Berbatov. Selain Berba, proyek transfer Juve juga melibatkan Carlos Tevez. Hanya, sejauh ini Juve belum membeberkan berapa anggaran yang disiapkan untuk memboyong bomber Manchester City itu. “Meski tak berlaga di Liga Champions, tapi kami yakin bisa mendatangkan Tevez,” kata salah seorang ofisial Juve kepada Tuttosport. (bas)

penerus kejayaan Diego Maradona itu telah bekerja keras di lapangan. “Ketika bola tak juga datang padanya, Messi turun ke bawah untuk mencari bola,” jelas Grondona. (ham)

Ban Kapten Casillas Bakal Dilepas MADRID - Berbagai upaya dilakukan entrenador Real Madrid Jose Mourinho demi meningkatkan performa pasukannya musim depan. Bukan hanya dalam perburuan pemain di bursa transfer, tapi juga membenahi faktor nonteknis. Ya, mantan pelatih Inter Milan itu mempertimbangkan untuk mencopot Iker Casillas dari jabatan kapten Los Blancos, julukan Real. Penyebabnya, adalah posisi Casillas sebagai kiper yang membuat pergerakannya terbatas. M o u rin h o menginginkan pemain non-kiper yang men-

Iker Casillas

jabat sebagai kapten. Dengan begitu, lebih mudah untuk melakukan komunikasi dengan pelatih, wasit, atau para pemain lainnya. Posisi kiper membatasi ruang gerak Casillas sebagai kapten. Posisi kapten sangat vital dalam upaya melakukan komunikasi dengan wasit. Sulit bagi Casillas untuk berkomunikasi dengan wasit apabila pelanggaran atau terjadi insiden yang jauh berada di luar area pertahanan Real. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Mourinho selalu menjadikan pemain nonkiper

sebagai kapten. Ketika membesut Chelsea, bek tengah John Terry yang menjabat sebagai kapten dan ketika melatih Inter pemain bertahan serbabisa Javier Zanetti yang dipercaya. Makanya, surat kabar ternama Spanyol Marca berani mengklaim, musim depan akan terjadi pergantian kapten di Real. Belum ada keputusan resmi siapa yang akan menggantikan peran Iker yang menjadi kapten sejak ditinggal Raul Gonzalez. Namun, ada dua nama yang mengemuka dan dianggap sebagai kandidat yang layak. Mereka adalah bek kanan Sergio Ramos dan gelandang bertahan Xabi Alonso. Keduanya punya pengaruh kuat di ruang ganti dan di lapangan. Hanya,

untuk Ramos agak riskan karena emosinya yang mudah meledak dan kebiasaanya bermain kasar. Sedangkan, Alonso lebih tenang dan berwibawa. Sekarang yang menjadi wakil kapten di Real, adalah Ramos dan Marcelo. Masalahnya, bakal ada konsekuensi negatif bila melepas ban kapten dari lengan Casillas. Bisa menghadirkan friksi di ruang ganti Real. Karena itu, Mourinho harus mampu melakukan pendekatan yang elegan agar Casillas tidak kecewa. Rencananya, Casillas akan mendapatkan kompensasi lain, berupa kenaikan bonusnya di Real. Statusnya juga tetap sebagai kapten klub, seperti peran Ledley King di Tottenham Hotspur, tapi kapten tim dipegang pemain lain, yakni Michael Dawson. (ham)

Aguero Lepas, Berba Prioritas

Ingin Membantu Ukraina Berkiprah KIEV - Meski sudah berusia terhitung senja sebagai pesepakbola, Andriy Shevchenko menegaskan dirinya belum berencana pensiun. Ia ingin membantu Ukraina berkiprah di Euro 2012 nanti. Shevchenko saat ini sudah berusia 34 tahun. Sejumlah klub raksasa pernah ia perkuat di semasa karirnya, antara lain AC Milan dan Chelsea. Meski telah memasuki usia veteran, Shevchenko masih memiliki keinginan yang kuat untuk bermain. Pria yang akrab dipanggil Sheva itu bahkan belum terpikir untuk menutup karir sebagai pemain. “Saya merasa dalam kondisi baik, masih merasa muda, motivasi itu masih ada. Tentu saja hari di mana saya harus gantung sepatu bakal datang, namun

sampai saat ini saya tidak tahu kapan bakal pensiun. Musim lalu saya mencetak gol tak terlalu banyak. Yang jelas tujuan saya adalah Euro tahun depan,” tegas dia seperti dikutip dari situs resmi FIFA. Shevchenko siap untuk membimbing para pemain muda untuk membantu tim berjuuk Zhovto-Blakytni (kuning-biru) itu untuk bisa berbicara di Piala Eropa 2012. “Tugas dari pemain-pemain yang lebih tua seperti Tymoshchuk, Andriy Voronin, Oleksander Shovkovskyi dan saya adalah mendukung bakat-bakat muda itu dan membantu mereka meningkatkan level permainan dengan cepat,” lugas pengemas 45 gol untuk Ukraina itu. Sheva berpendapat sejumlah pemain muda yang dimiliki

Ukraina yang memiliki potensi besar adalah Taras Stepanenko (Shakhtar Dontesk), Yehven Konoplyanka (Dnipro Dnipropetrovsk), dan Andriy Yarmolenko (Dynamo Kiev). Pemilik 101 caps untuk Ukraina itu yakin bahwa negaranya bisa berbicara banyak di Piala Eropa tahun depan di mana bekas pecahan Uni Soviet itu menjadi tuan rumah bersama Polandia. “Saya pikir kami memiliki potensi untuk menyulitkan tim-tim favorit. Sepakbola Ukraina tengah menanjak baik itu dari segi tim nasional dan juga level klub. Dengan sedikit keberuntungan, kami juga bisa berharap untuk menjadi juara.” “Turnamen nanti adalah kehormatan bagi seluruh negara. Yang terpenting kami harus memiliki kepercayaan diri.” (nar)


ALL SPORTS

12

SELASA 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

LAMBAT PANAS

Rosell Pantau Dua Bintang Brazil KETIKA timnas Brazil ditahan imbang tanpa gol Venezuela, kemarin dini hari, tampak sosok presiden Barcelona Sandro Rosell di tribun Estadio Ciudad de La Plata. Kehadirannya memantik rumor pendekatan Barcelona atas dua bintang Brazil Thiago Silva dan Neymar. Ya, performa brilian Silva bersama AC Milan musim lalu membuat Barca terpikat. Apalagi, benteng pertahanan mereka memang butuh tenaga muda seiring dengan kian menuanya Carles Puyol. Silva dianggap sebagai tandem ideal bagi Gerard Pique di jantung pertahanan. Hanya, dengan tegas bek berusia 26 tahun itu menyatakan tidak berminat angkat kaki dari San Siro, markas Milan. Dia berambisi untuk menjadi penerus bagi kejayaan lini belakang Milan yang dulunya identik dengan Paolo Maldini dan Franco Baresi. Kemudian, Neymar juga masuk dalam bidikan Barca. Menyadari sekarang Chelsea dan Real Madrid yang berada di urutan terdepan dalam mendekati striker timnas Brazil, Barca tidak mau kalah, sang presiden pun sampai turun tangan. Neymar memang telah menyatakan keinginannya untuk bertahan di Santos pada bursa transfer musim panas ini, tapi dia mengisyaratkan akan menjajal kompetisi elite Eropa suatu saat

nanti. Barca ingin meyakinkan bahwa mereka adalah tujuan terbaik buat Neymar. Terkait dengan rumor transfer, Rosell tidak bisa dikonfirmasi. Karena itu, bek Barcelona dan juga bek timnas Brazil Dani Alves pun menjadi sasaran pertanyaan para jurnalis. Namun, Alves menyatakan tidak tahu menahu soal aktivitas Rosell.Memang, sempat dikabarkan Rosell datang ke Argentina dengan tujuan untuk mengamankan negosiasi transfer dengan bintang Udinese yang membela timnas Cile Alexis Sanchez. Tapi, kehadirannya dalam laga Brazil versus Venezuela menghadirkan pertanyaan baru. Namun, Alves cuek saja dengan aktivitas Rosell. Dia menyatakan tidak peduli. Apalagi, Rosell juga tidak mengabarkan kehadirannya kepada Alves ataupun bek timnas Brazil lainnya yang juga penggawa Barca Adriano Correia. “Dia (Rosell) tidak berbicara kepada saya. Saya juga sedang fokus pada pertandingan. Makanya, saya tidak tahu apa yang dia lakukan di sini,” kata Alves, seperti dilansir Goal. “Selain presiden Barca, mungkin saja dia sosok yang menyukai gaya bermain Brazil. Karena itu, dia berusaha menyaksikannya ketika ada kesempatan. Soal hal lain, saya tidak tahu. Saya sendiri bertanya-tanya,” jelas Alves. (ham)

BUENOS AIRES - Harapan pecinta sepak bola untuk menyaksikan partai seru di Copa America 2011 belum terpenuhi. Setelah tuan rumah Argentina hanya bermain seri, giliran juara bertahan Brazil mengalami hal serupa pada laga di grup B, kemarin dini hari. Melawan tim lemah Venezuela, Brazil yang mengejar hat-trick gelar juara pada turnamen antarnegara Amerika Selatan itu, ditahan seri tanpa gol. Mendominasi laga, tapi Brazil gagal menembus ketatnya pertahanan skuad besutan Cesar Farias itu. Kegagalan Brazil merebut tiga angka memperpanjang daftar tim yang bermain imbang. Dalam empat laga pertama, hanya satu pertandingan yang tidak berakhir imbang, yakni kemenangan 1-0 Kolombia atas Kosta Rika di grup A. Sisanya, tiga pertandingan lain berakhir seri, yakni Argentina versus Bolivia (1-1), disusul dua laga di grup B, Brazil versus Venezuela (0-0) dan Paraguay kontra Ekuador (0-0). Praktis, di grup B, semua tim memiliki satu poin, tanpa koleksi gol. Kegagalan meraih tiga angka itu mengecewakan pelatih Brazil Mano Menezes. “Kami menguasai pertandingan dan hasil imbang ini bisa dibilang buruk. Kami berinisitif menyerang dan lebih baik, tapi penyelesaian akhir bermasalah,” keluh Menezes, seperti dikutip AP. Wajar bila dia kecewa. Brazil turun dengan kekuatan terbaiknya. Di lini depan, trisula Alexandre Pato, Neymar, dan Robinho, jadi andalan dan di lini tengah ada Ganso sebagai penopang. Kemudian, di lini belakang ada Lucio dan Dani Alves yang berpengalaman. Bandingkan dengan Venezuela yang hanya mengandalkan striker Juan Arango. Pengalaman Arango yang pernah bermain di Eropa membela Borussia Moenchengladbach menjadi tumpuan bagi Venezuela yang minim prestasi. Ternyata, Brazil memang menguasai bola, tapi begitu kesulitan untuk menembus pertahanan Venezuela. Bahkan, beberapa kali pertahanan Brazil disulitkan oleh serangan balik Venezuela. Selain itu, Venezuela juga harus berterima kasih atas performa kiper Renny Vega. “Lagipula pola permainan kami begitu mudah terbaca. Bola selalu saja dialirkan ke

posisi sayap dan begitu jauh dari posisi Alexandre Pato yang menjadi targetman. Akibatnya laga tidak berkemnang dan kami harus memperbaikinya,” lanjut Menezes. Sejatinya, jelang berakhirnya babak pertama, tim berjuluk Samba itu seharusnya mendapat penaltti. Sebab, bola sempat menyentuh tangan bek Ve n e z u e l a O s w a l d o Vi z carrondo di area terlarang. ketika itu dia terjatuh dan bole disepak Robinho, tapi wasit Ra’osco membiarkannya. Pato juga punya peluang emas, tapi hanya membentur tiang gawang. “Saya sudah berupaya keras. Sayang, bola masih mengenai tiang. Laga itu memang tidak berjalan sesuai dengan harapan kami. Kami harus melupakannya,” jelas Pato, seperti dikutip Reuters. Di sisi lain, kubu Venezuela sangat bangga, meski sepanjang laga mereka diserang habis-habisan. “Hasil akhir pertandingan ini adalah salah satu momen bersejarah bagi kami di Copa America,” bilang Cesar Farias, pelatih Venezuela, seperti dikutip Goal. “Bayangkan saya, kami mampu menahan imbang tim hebat seperti Brazil yang sedang mempersiapkan diri dan berambisi untuk menjuarai Piala Dunia 2014. Kami mulai terbiasa meraih hasil posotif, tapi pekerjaan belum tuntas,” lanjutnya. (ham)

Kagawa Masih Kerasan di Dortmund DORTMUND - Penampilan apik Shinji Kagawa bersama Borussia Dortmund muusim lalu membuat namanya melambung. Setelah sukses mengantar Dortmund menjadi jawara Bundeliga Jerman, beberapa tim dikabarkan meminati Kagawa. Salah satunya adalah Manchester United. United memang terus berburu sejumlah pemain di bursa transfer. Setelah mendapatkan Ashley Young, Phil Jones dan David De Gea, klub jawara Premier League Inggris itu masih membidik sejumlah pemain. Padahal, total belanja United untuk tiga pemain tersebut

sudah lebih dari 50 juta pounds atau sekitar Rp 684,5 miliar. Kagawa sendiri menanggapi santai rumor jika dirinya diminati United. “Saya melalui musim yang luar biasa bersama Dortmund. Saya suka suasana di klub ini,” kata gelandang timnas Jepang itu seperti diberitakan Goal. Bagi Kagawa, ada beberapa hal yang membuatnya ingin bertahan di Dortmund. Salah satunya adalah kesempatan berlaga di Liga Champions musim 20112012. “Ketika saya menonton Liga Champions, ada banyak klub besar disana.

Pastore Semakin Dekat ke Roma ROMA - Bursa transfer pemain di liga-liga Eropa mulai menghangat. Terbaru, gelandang Palermo Javier Pastore disebut-sebut selangkah lagi bakal merapat di stadion Olimpico bersama AS Roma. Padahal, pemain berkebangsaan Argentina ini sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan tiga klub besar Eropa. Yakni Manchester City, Barcelona, dan Real Madrid. Kabar ini semakin santer setelah muncul pengakuan Pastore yang tertarik merumput bersama Il Giallorossi musim depan. Itu diungkapkannya kepada Nicholas Burdisso di sela-sela persiapan timnas Argentina sebelum laga pembuka menghadapi Bolivia di Copa America 2011 (1/7). “Javier pemain yang sangat luar biasa. Dia sudah mengatakan padaku bahwa dirinya mengaku sangat ingin bermain di Roma,” kata Burdisso seperti yang dikutip dari Gazzetta dello Sport. Pastore sebenarnya bukanlah nama baru yang dikaitkan dengan perombakan di dalam skuad Il Lupi. Sebelumnya, Roma sudah mengajukan tawaran kepada Palermo. Roma mengajukan paket tawaran senilai 25 juta Pounds plus Matteo Brighi dan Stefano Okaka. Namun, tawaran tersebut dianggap masih terlalu rendah oleh kubu Palermo. Mereka mematok Pastore dengan banderol hingga 50 juta Pounds. Presiden Palermo Maurizio Zamparini menyatakan dirinya bersedia melepas pemain berusia 22 tahun itu jika Roma mampu memenuhi harga yang

mereka tawarkan. “Javier sudah dapat kami pastikan 90 persen akan meninggalkan Palermo pada musim panas ini. Namun, untuk tim mana yang akan dia tuju, semuanya masih dalam tahap pembicaraan,” ujar Zamparini pada Radio Mana Mana. Walaupun belum menerima tawaran dari Roma, Zamparini tidak menutup peluang bagi tim berlogo serigala itu untuk mendapatkan Pastore. “Semua tergantung dari AS Roma. Kalau mereka berani menawar dengan harga yang cocok, Pastore sudah pasti jadi miliknya,” lanjut Zamparini. Roma tampaknya tetap ngotot ingin mendapatkan Pastore. Nah, untuk memuluskan ambisinya itu, kabarnya Roma siap memasukkan nama Daniel De Rossi dalam daftar jual. Chelsea menjadi klub terdepan yang bakal mendapatkan De Rossi dengan tawaran 35 juta Pounds. Dari beberapa sumber internal di Olimpico, Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Il Giallorossi yakin penjualan De Rossi akan sangat membantu upayanya mendapatkan Pastore. Akan tetapi, De Rossi mengindikasikan tidak akan meninggalkan Serie-A. Dikutip dari Goal, ayahnya yang juga pelatih junior AS Roma Alberto De Rossi menyatakan bahwa putranya lebih memilih memperpanjang kontrak di Roma atau bermain untuk klub Italia lainnya ketimbang bermain di luar Italia. “De Rossi tidak akan pernah ingin menatap masa depannya jauh dari Roma,” tandas sang ayah. (ren)

ROBINHO

Jika saya bermain baik dan stabil, banyak sekali peluang yang bisa saya raih,” ucap mantan pemain Cerezo Osaka itu. Meski baru semusim di Dortmund, performa Kagawa cukup menjanjikan. Dari 28 penampilannya di semua kompetisi yang diikuti Dortmund, Kagawa mencetak 12 gol. Sayang, cedera metatarsal membuat gelandang 22 tahun itu hanya sekali

membela Dortmund sejak Januari lalu. Meski begitu, statistik Kagawa tersebut sudah cukup untuk membuat United tertarik. Kagawa mengaku belum ada penawaran resmi dari kubu Setan Merah, julukan United. Dia justru mengetahui rumor tersebut dari media. “Untuk saya, prioritas utama adalah fokus dan bekerja keras dalam tim. Saya tak punya waktu untuk me-

mikirkan hal lainnya,” ucap Kagawa. Menurut analisis sejumlah kalangan, United sengaja membidik Kagawa sebagai salah satu upaya memperkuat basis fans dan pasar di Asia. Saat ini United sudah memilik winger asal Korsel Park Ji Sung. Namun, sudah berusia 30 tahun. Berarti, keberadaan Park di skuad United tidak akan lama lagi. (dra/ca)


ALL SPORTS

SELASA 5 JULI 2011

13

RADAR TEGAL

PENEGASAN DOMINASI TIGA RAJA

BASKET

Dale Ellis

Shooter Terbaik dalam Sejarah NEW ORLEANS - Baru pulang dari Indonesia bersama tim basket USA Legends, Dale Ellis melanjutkan kesibukannya di Amerika Serikat. Mantan All-Star NBA dan juara Three-Point Shootout itu bergabung bersama superstar Chris Paul, tampil di sebuah even golf sosial di New Orleans. Ellis, yang dulu kondang bersama klub Seattle SuperSonics, lantas bicara tentang para penembak jitu NBA serta berkomentar tentang lockout (mogok) yang sekarang sedang melanda liga basket paling bergengsi tersebut. Kata Ellis, meski ada beberapa nama yang lebih populer (seperti Reggie Miller dan Ray Allen), dia merasa bahwa dirinyalah shooter terbaik dalam sejarah. Sebab, dialah yang membuka jalan dan memberi contoh kepada shooter-shooter generasi berikutnya. “Saya shooter terbaik sepanjang sejarah. Saya tahu itu dari awal. Saya yang mengeset standar. Saya pemain pertama yang memasukkan 1.000 tembakan tiga angka,” kata Ellis, seperti dilansir Boston Globe. Statistik memang menunjukkan kalau Ellis merupakan salah satu yang terbaik soal menembak jarak jauh. Dia berada di peringkat enam all-time, memasukkan total 1.719 tembakan tiga angka selama 17 musim. Terbaik” Ellis mengaku dirinya tidaklah arogan. “Untuk bisa mencapai level itu, kita harus punya rasa percaya diri tinggi. Orang mungkin bilang arogan, tapi itu tidak apa-apa. Kita tak mungkin bisa mencapai yang terbaik tanpa rasa percaya diri yang tinggi,” paparnya. Rekor tembakan masuk terbanyak sekarang dipegang oleh Ray Allen, shooter Boston Celtics yang memecahnya musim lalu. Rupanya, Allen pun menyebut Ellis sebagai salah satu mentor. Allen pernah belajar banyak dari Ellis saat mengawali karir di Milwaukee Bucks (dan Ellis mengakhiri karir). Kini berusia hampir 36 tahun, Allen masih punya sisa kontrak setahun dengan Boston Celtics. Tapi setelah itu pun, Ellis yakin Allen bakal lanjut lebih lama lagi. “Orang tidak perlu lagi khawatir soal usia. Yang harus mereka lihat adalah kemampuan bermain. Bisa saja ada pria berusia 50 tahun bermain di level yang sama dengan pria 38 tahun. Saya percaya itu,” kata Ellis, yang di usia 50 tahun masih aktif bermain basket, dan masih garang. Buktinya, ketika tampil di Jakarta dan Surabaya bersama USA Legends melawan tim National Basketball League (NBL) Indonesia Selection, 22 dan 25 Juni lalu. “Dia (Ray Allen, Red) masih akan bermain lebih lama lagi,” tandasnya. Mengenai lockout yang kini melanda NBA, Ellis bilang tidak akan ada masalah berarti. Sepanjang karirnya dulu, Ellis terlibat dalam tiga lockout. Pada 1995, 1996, dan 1999. Dari tiga momen itu, hanya 1999 yang akhirnya berbuntut panjang dan “memotong” musim kompetisi. Kata Ellis, selama belum ada pertandingan yang dibatalkan, maka masih belum ada masalah besar. “Kalau nanti sampai ada pembatalan pertandingan, baru itu benar-benar lockout,” tegasnya via Yahoo! Sports. NBA lockout terjadi karena belum adanya kesepakatan antara timtim peserta dan asosiasi pemain. Tim-tim ingin menurunkan batas gaji pemain, dan ingin mendapatkan lebih banyak revenue sharing. Sedangkan para pemain solid menolak penurunan gaji, dan tetap ingin mendapatkan revenue sharing lebih banyak (kini 57 persen untuk pemain). (aza)

LONDON - Novak Djokovic meraih hari bersejarah dalam karirnya, lemarin (4/7). Seiring diumumkannya daftar peringkat ATP (Asosiasi Tenis Purta), secara resmi petenis Serbia itu menjadi petenis nomor satu. Dia menggeser RRafael nadal yang dikalahkannya di final Wimbledon, Minggu (3/7). Djokovic sebenarnya sudah menjamin posisinya usai mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga (Prancis) di semifinal. Gelar juara dari grand slam lapangan rumput itu membuat langkah Djokovic makin sempurna. Dia menggeser nadal yang berada di puncak peringkat sejak 7 Juni 2010. “Prestasi yang menakjubkan bisa berada di posisi ini, terutama dengan rival seperti Rafa dan Roger (Federer). Mereka membuat saya bekerja amat keras dan membuat saya meraih peningkatan tiap hari,” ujar Djokovic pada situs resmi ATP. Di usianya 24 tahun lebih satu bulan dan 12 hari, Djokovic menjadi petenis ke-25 yang meraih posisi nomor satu semenjak poin peringkat diperkenalkan pada 1973. Dia pun menjadi petenis Serbia pertama yang meraih posisi itu. Tahun ini, dia sudah meraih delapan gelar. Termasuk di antaranya gelar kedua di grand slam Australia Terbuka dan gelar pertama di Wimbledon. Dia juga meraih empat gelar turnamen berkategori Masters Series untuk memantapkan posisinya. Kini, Djokovic memiliki 13.285 poin dan unggul

2.075 poin dari Nadal. “Waktu telah berubah. Saya kira, bagus untuk olahraga ini, memiliki beberapa wajah baru,” kata Djokovic. Posisi Djokovic juga memberikan gambaran jelas pada persaingan di tenis putra. Bersama Nadal dan Federer, mereka adalah raja dan bintang utama dalam persaingan. Para pesaing lainnya seakan menjadi penggembira dalam rivalitas segitiga itu. Keperkasaan Djokovic di Wimbledon 2011 berarti 28 gelar juara dari 31 grand slam terakhir, dibagi oleh tiga petenis yang menguasai peringkat teratas sejak 2004 itu. Federer menjadi pemimpin dengan 15 gelar dari total 16 gelarnya, dan Nadal dengan sepuluh gelar. Sejak dimulainya tahun 2004, ada tiga petenis yang mengganggu daftar juara itu. Gaston Gaudio (Argentina) juara Prancis Terbuka 2004, petenis Rusia Marat Safin (Australia Terbuka 2005) dan petenis Argentina Juan Martin del Potro (Amerika Serikat Terbuka 2009). Gaudio dan Safin sudah mundur dari tur ATP. Sementara Del Potro masih dalam proses meningkatkan performa usai keterpurukan akibat cedera pergelangan tangan kanan yang membuatnya absen sepanjang 2010. Di lain pihak, kejutan terjadi pada pengumuman daftar peringkat WTA (Asosiasi Tenis Putri). Mantan ratu tenis dunia asal Amerika Serikat (AS) Serena Williams terlempar dari

mui, kemarin (4/7). Ami (panggilan Fitrah Utami) menjelaskan jika sebenarnya tidak ingin mengurangi skuad karena sisa tiga perenang indah bisa difungsikan sebagai cadangan. Apalagi, kemampuan mereka cukup bagus saat tampil pada ajang kejuaraan Makau terbuka pada Mei lalu dengan torehan 3 emas. “Sayang sebenarnya karena anak-anak sudah bagus. Dari 15 ini juga tidak berbeda jauh kemampuannya. Di Makau mereka bisa melebihi target yang awalnya satu emas. Cuma, ini sudah aturan, jadi harus dipenuhi,” terangnya. Dalam kejurnas nanti, para perenang indah pelatnas tidak akan terjun membela daerahnya masing-masing dan turun dengan bendera pelatnas. Namun, hasil dari tim pelatnas tidak akan dimasukkan dalam klasemen karena hanya akan dinilai. Sayang, saat ditanya lebih jauh siapa saja yang terancam dicoret Ami enggan membo-

100 besar peringkat WTA. Berdasarkan peringkat terbaru, pemilik 11 gelar grand slam tunggal itu terdampar di peringkat ke-175. Serena gagal mempertahankan gelarnya di Wimbledon dan sudah tergelincir di babak keempat. Itu menyusul buruk-

nya kondisi fisiknya dalam setahun terakhir, termasuk akibat dari cedera kaki dan penyumbatan pembuluh darah di jantungnya. Serena terakhir kali berada di luar 100 besar WTA adalah pada November 1997, yaitu peringkat ke-304 dunia.

Di daftar peringkat WTA itu, petenis Denmark Caroline Wozniacki masih berada di puncak. Juara Wimbledon Petra Kvitova (Rep Ceko) dan runner-up Maria Sharapova (Rusia) hanya naik satu peringkat. Kvitova di peringkat ketujuh dan Sharapova di posisi kelima. (ady)

Inasoc Berani Janjikan Jaminan ke Perwakilan JAKARTA - Terus berlarutnya persiapan SEA Games 2011 memang membuat Inasoc kalang kabut. Mereka dituntut bekerja ekstrakeras untuk menyelesaikan berbagai masalah itu. Di antaranya ialah mengenai belum selesainya pembangunan beberapa venue di Jakarta dan Palembang. Kenyataan tersebut membuat Inasoc hanya bisa memberikan janji pada para perwakilan negara peserta SEA Games 2011 saat Technical Delegate di

Jakarta 25 Juli mendatang. Para perwakilan negara peserta tersebut bakal meninjau perkembangan pembangunan venue itu. “Kami hanya bisa memberikan jaminan bahwa venuevenue tersebut bakal selesai tepat pada waktunya. Nantinya venue-venue tersebut sudah bisa digunakan dengan baik pada saat SEA Games,” terang Djoko Pramono, ketua deputi I Inasoc kemarin (4/7). Lelaki yang juga Ketum PB Porlasi tersebut menambahkan,

Promdeg Atlet Setelah Kejurnas JAKARTA - Tim pelatnas renang Indah Proyeksi SEA Games XXVI/2011 segera menjalankan proses promosi degradasi (promdeg) atlet. Mereka memastikan bakal mencoret tiga perenang untuk memenuhi kuota inti 12 perenang indah. Manajer tim pelatnas renang indah Fitrah Utami menjelaskan bahwa pencoretan akan diumumkan setelah pelaksanaan kejuaraan nasional (kejurnas) renang indah. Rencananya, kejuaraan tersebut akan dihelat pada 12-13 Juli mendatang di kolam renang Senayan, Jakarta. Saat ini, anggota pelatnas renang indah masih berjumlah 15 perenang setelah sebelumnya dikerucutkan dari 18 perenang indah. “Kami akan segera memasuki tahap pematangan tim inti. Jadi, mau tidak mau kami akan mengurangi jumlah perenang. Tapi, masih belum tertutup kemungkinan kami memanggil perenang lagi jika memang tampil bagus di Kejurnas,” katanya saat dite-

Novak Djokovic

DOK/RATEG

BERAKSI - Atlet pelatnas renanag indah sedang serius menjalania alatihan.

corkan, bahkan, untuk menyebutkan nomornya saja dia tidak mau. Karena itu, dia meminta para perenang baik di nomor solo maupun duet untuk menampilkan permainan terbaiknya. Pembentukan

tim inti sendiri juga harus dipercepat mengingat Indonesia bakal mengikuti kejuaraan dunia di Shanghai, Tiongkok, 16-23 Juli mendatang. Mereka dijatah bisa memberangkatkan 12 perenang. (aam)

persiapan Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011 memang karut marut. Bahkan, bisa dibilang tidak siap. Namun, dia menegaskan bahwa seluruh jajaran Inasoc siap menyukseskan multieven dua tahunan tersebut. Di sisi lain, dia juga berharap ada penambahan kucuran dana dari APBD Jakarta maupun Palembang guna mengatasi berbagai masalah tersebut. Pasalnya, dana dari pemerintah juga tersendat. Awalnya, penambahan dana tersebut bakal disedot dari sektor APBNP. Namun, hingga kini pengucuran dana tambahan itu belum juga menemui titik terang. “Ada juga beberapa solusi untuk menyiasati masalah venue tersebut. Di antaranya ialah memindahkan venue cabor ke tempat yang lebih siap.

Djoko Pramono

Dengan catatan masih berada dalam satu kota. Nah, saat ini kami tengah melakukan beberapa pemantauan terhadap

kemungkinan tersebut,” tegas lelaki yang juga ketua bidang sport and development KONI/ KOI tersebut. (ru)


CMYK

18

SELASA, 5 JULI 2011

RADAR TEGAL

Dream, Believe, & Make it Happen! DANCE KONTEMPORER SMA NEGERI 3 SLAWI

Tampil Lincah dan Enerjik KELOMPOK Dance Kontemporer SMA Negeri 3 Slawi beberapa minggu lalu menarik perhatian penonton pagelaran seni sekolah tersebut. Para penonton berkerumun memperhatikan penampilan mereka yang lincah dan enerjik. Dalam kelompok ini terdapat Dianti Yuni Lestari, Rizki Anisa, Bela Icnan Meiriza, Ari Ujiani,dan Dian Uslifatul J sebagai personil. Menurut Dianti, beberapa kesulitan yang dialaminya saat mereka harus naik panggung dengan sepatu hak tinggi. ’’Rasanya kayak mau keseleo gitu deh,’’ ujarnya. Beberapa gerakan yang ditampilkan cukup unik dilihat dan terkesan lincah serta menghibur penonton. Gerakan yang mereka andalkan yakni gerakan florida yang membakar semangat untuk berkreasi. ‘’Senang sekali saat kita melakukan gerakan itu. Seperti ada semangat baru untuk bergerak lincah,’’ ucap Rizki. Meski nggak berlatih setiap hari, tapi mereka selalu berusaha meluangkan waktu untuk berlatih meningkatkan kekompakan dan kemampuan. Sebelum menunjukan aksinya yang memukai, mereka sempat berlatih di Sanggar Gita Persada Kagok. (anggi)

Kokorono Tomo (Teman hati) Zivilia

[intro] D D Bm anata kara kurushimi o G A ubaeta sono toki D Bm watashi nimo ikiteyuku G A yuuki ga waite kuru Bm A hidupku hampa tanpa dirimu A G sepi merasuk dalam jiwaku G D peluk diriku genggam tanganku A D rasakan cintaku

DREAM, believe and make it happen! Bermimpi, percaya dan buat jadi nyata. Kalimat itu menjadi jargon Agnes Monica yang selama ini bercita-cita go international. Impian itupun sedikit demi sedikit mulai terwujud meski banyak yang pesimis dengan ucapan mantan penyanyi cilik ini sebelumnya. Di luar pro dan kontra dari penggemar dan hater (pembenci) Agnes, hidup memang harus punya mimpi. Namun, seperti Agnes, kita nggak boleh cuma hidup dalam mimpi. Percayai itu dan buat impian itu jadi nyata. Ngomongin impian, 81,8 persen ResponX juga punya impian. “Pastinya setiap orang punya impian dan harapan,” kata Ilma Novianti, siswi SMK Negeri 1

Dukuhturi Kabupaten Tegal. Menurutnya sangat disayangkan jika generasi muda seperti kita nggak punya keinginan yang ingin diraih. Sekecil apapun impian itu, tentu hal ini bisa menjadi semangat untuk melangkah menggapai apa yang kita inginkan. Seperti pendapat Chiendo Yurinda, pelajar asal SMA Negeri 3 Slawi.

“Kalau kita nggak punya impian sama saja kita nggak punya masa depan,” ujarnya. Namanya impian tentu nggak mengenal umur. Itu bukan sekedar keinginan namun perlu direalisasikan dalam wujud nyata. Sebanyak 36, 4 persen ResponX mulai berandai - andai dalam impiannya sejak kecil. Kebanyakan ResponX ber -

mimpi bisa menggapai cita cita. Prosentasenya yang menjawab itu sebanyak 63,6 persen. Sementara Indah Lestari, siswi SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal mengaku ingin menggapai impiannya menjadi guru. “Impianku ingin menjadi guru, karena bagiku guru seperti pahlawan tanpa tanda jasa,” te-

rangnya. Ada pula yang bermimpi bertemu dengan artis/aktor favorit. Seperti Lisa Hidayah, siswi asal SMA NU Suradadi Kabupaten Tegal yang sangat mengidolakan boyband asal Indonesia yaitu Sm*sh. “Personilnya aku hafal banget, ketemu mereka jadi impianku banget,” tuturnya. Untuk menggapai impiannya, berdoa dan berusaha menjadi hal yang dilakukan 63,6 persen ResponX, 18,2 persen lainnya memilih belajar dan berusaha keras melakukan tahapan menuju impian. “Tanpa doa, usaha tidak akan berkah. Tanpa usaha doa tidak berpengaruh,” ucap Kuni Afifah, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal. (tim 2)

[chorus] G ai wa itsumo rarabai A D tabi ni tsukareta toki G tada kokoro no tomo to A Bm watashi o yonde D Bm senyumanmu bahagiaku G A tangisanmu itu lukaku D Bm kan kusimpan dalam hatiku G A rasa ini tak akan mati Bm A shisuka ni mabuta tojite A G kokoro no doa o hiraki G D watashi o tsukandara A D namida huite [chorus]

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

27 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Harus Ada Usaha dan Doa YANG namanya impian sudah pasti harapannya buat diwujudkan dalam kenyataan. Nggak cuma jadi khayalan saja. Dan tentu nggak salah kalo setiap orang punya cita - cita setinggi langit. Seperti Aryani, siswi asal SMK Maarif NU Talang Kabupaten Tegal yang duduk di bangku kelas XI Akuntansi. Ia tak segan menuturkan keinginannya menjadi pelajar berprestasi yang aktif di segala kegiatan dan membawa nama baik sekolahnya. Cewek yang lahir pada tanggal 29 Mei 1995 ini ternyata memiliki keinginan yang kuat untuk mewujudkan impiannya. Terbukti dari keaktifannya mengikuti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai seksi kepribadian yang berbudi pekerti luhur, aktif

ARYANI Pengurus OSIS SMK Maarif NU Talang

Pramuka, dan di IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama). Siswi yang beralamat di Desa Pepedan RT 02/RW 03 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal ini juga memiliki cita - cita lain yang sangat ingin ia wujudkan. Yakni membahagiakan kedua orangtuanya dan kelak mampu menjadi orang sukses untuk masa depannya. “Mewujudkan impian tidaklah mudah. Sebagai seorang pelajar

yang ingin menjadi siswa berprestasi, dimanapun aku berada, harus aktif bertanya dan memberi pendapat, tidak hanya jadi siswa pasif,” ujarnya. Berikut ada tips dari yang bisa kita simak, yuk ! · Mengejar impian harus percaya diri, dan yakin atas usaha yang kita lakukan. Harus mempunyai kemauan, dan tentunya ada usaha yang diimbangi dengan doa · Mau bekerja keras, dan menjauhi sifat malas · Hindari sikap pesimis. Tumbuhkan jiwa optimis di diri kamu · Jangan suka bergantung dengan orang lain, kalau kamu ingin menjadi siswa unggulan yang berprestasi. (intan)

Darwanti

Tertarik Karate Karena Seninya BANYAK alasan kenapa seseorang bisa jatuh cinta pada olahraga. Termasuk Darwanti, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal yang mengaku tertarik dengan cabang olahraga karate karena seni bela diri di dalamnya. Kesukaannya itu membuahkan prestasi buatnya dalam even Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Tegal beberapa waktu lalu. Dia menjadi Juara II di ajang tersebut pada kumite karate kelas-48.

Siswi yang kerap dipanggil Danty ini kini duduk di kelas XII AK 2. ”Ya aku memang tertarik seni yang ada pada karate,” aku cewek yang beralamat di Jalan Melati No.35 RT 04/RW 01 Maribaya Tegal ini. Bagi sebagian orang, karate mungkin nggak gampang dipelajari. Perlu latihan yang keras dan tekun meski sudah ada bakat. Dan meski karate identik dengan gerakan yang memerlukan tenaga dan fisik

yang kuat, namun cewek kelahiran Tegal, 3 Desember 1993 ini nggak ada takut sama sekali menekuni karate. Latihan biasa dia lakukan setiap Senin di SMA Negeri 3 Kota Tegal, Kamis di Polresta Tegal dan Minggu di PLN Tegal. Dengan latihan tekun di beberapa tempat, Danty mampu meraih prestasi. “Dengan latihan di beberapa tempat, itu bisa menambah ilmu dan pengalaman. Harapanku semoga ke depan bisa lebih baik,” tandasnya. (khifni)


SAMBUNGAN

SELASA 5 JULI 2011

19

RADAR TEGAL

Sekolah Swasta Kekurangan Murid dari halaman 1 nya, sejak dibuka pendaftaran hingga Senin (4/7) jumlah pendaftar hanya sejumlah 25 orang. Padahal kuota yang dibutuhkan dua kelas untuk dua jurusan, yakni Broadcasting dan Agribisnis, dengan total siswa 80 anak. “Mungkin ini karena sekolah dan jurusan baru. Selain itu, pemahaman masyarakat terhadap pasar briadcasting masih kurang. Sehingga orang tua cenderung mengikuti keinginan anak, jadi bukan mengarahkan. Sementara anak-anak selama ini masih condong memilih keterampilan komputer,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggam. Ketika ditanya apakah SMK Ihsaniyah menerima siswa yang belum lulus? Yusqon menerangkan, sekolahnya mengakomodir anak belum lulus. Alasannya. sesuai dengan amanat UU pendidikan, yakni memberi kesempatan warga untuk bersekolah. Hal sama dikatakan Kepala SMP Bhakti Praja, Rasbi Spd. Sejauh ini jumlah siswa yang mendaftar di sekolahnya baru

27 anak. Sedangkan sekolah membutuhkan 102 siswa. “Dari kuota yang ditentukan, jumlah siswa yang mendaftar masih jauh,” ujarnya. Dia berharap, setelah sekolah negeri mengumumkan hasil pendaftaran pada 6 Juli mendatang, jumlah siswa yang mendaftar di SMP Bhakti Praja akan bertambah. Sebab, meski PPDB sudah ditutup sekolahnya masih menampung siswa yang tidak diterima dari sekolah negeri. “Saat ini saja sekolah swasta yang berada di tengah kota masih kekurangan siswa. Apalagi kita yang lokasinya di pinggiran. Salah satu kendala belum terpenuhinya kuota siswa adalah adanya SMP negeri di daerah Dukuhturi Kabupaten Tegal.” Namun demikian, lanjutnya, SMP Bhakti Praja tidak menerima siswa yang belum lulus. Hal itu sesuai dengan juknis PPDB Disdik setempat. Kekurangan siswa juga terjadi di sekolah swasta yang terbilang favorit, yakni SMK Muhamadiyah 1. Kepala Sekolah setempat Drs Riswanto menuturkan, sekolah menarget-

kan kuota siswa baru sebanyak 340 anak untuk mengisi 5 jurusan yang ada. Di antaranya Teknik Kendaraan Ringan, Multi Media, Teknik Las, Listrik, dan Mekanik Industri. Namun hingga detik ini jumlah siswa yang mendaftar baru mencapai 270. Dari total tersebut menyebar di lima jurusan. Yang paling banyak peminatnya Teknik Kendaraan Ringan. Sedangkan yang masih kurang banyak jurusan Listrik. “Terkait kendalanya sementara ini memang belum dianalisa. Tetapi yang pasti jumlah SMK di Kota Tegal sekarang mencapai 20 sekolah. Sehingga persaingannya kompetitif,” kata orang yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kota Tegal. Riswanto menerangkan, secara teknis PPDB sudah ditutup sejak 1 Juli lalu. Namun demikian apabila ada calon siswa yang mendaftar setelahnya tetap diterima atau ditampung. Dan biasanya sekolah tidak menerima siswa lagi ketika sekolah mulai masuk atau saat Masa Orientasi Sekolah (MOS). (adi)

Pemilik Tanah Perlu Pendampingan ... dari halaman 1 nisasi kemahassiwaan yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, Bem UPS, dan Bem STAIBN, yang tergabung dalam aliansi gerakan mahasiswa akan membantu para petani yang selama ini dipandang terabaikan sampai belum menerima haknya. Karena menurut kami ini adalah bentuk kriminalisasi, makanya rencanaya kami bersama petani akan melaporkan ke pihak kepolisian,” katanya didampingi Ketua Sapma PP, Kiki Dwi Aryanto, dan Ketua HMI Tegal, M Marjuki. Selama ini, lanjut Didi, masyarakat yang merasa belum menerima haknya baru terlihat empat. Ini bisa saja selain desa Dukuhsalam ada yang lain. Karena itu, aliansi ini berencana untuk membuat posko penga-

duan bagi warga yang memang belum terbayarkan. “Kalau melihat dari hasil analisa kami, ketika Pemkab sudah tidak bisa menganggarkan kembali, karena dirasa sudah lunas, maka yang berhak membayarkan adalah pemalsu tanda tangan dan penerima uang tersebut, dan ini haru dicari dan diketemukan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya. Dalam pertemuan di Balaidesa Dukuhsalam, Kepala Desa Dedi Hastomo menyambut baik yang akan dilakukan mahasiswa tersebut. Dengan harapan, bantuan dari mahasiswa ini dapat secepatnya menyelesaikan masalah warga agar segera terpenuhi haknya. “Kami sangat berterima kasih, mudah-mudahan warga kami bisa mendapatkan haknya. Kasihan mereka sudah terlalu

lama menunggu, dan mereka juga sudah pernah mengadukan kepada pemerintah daerah,” terangnya. Sementara, dalam pertemuan tersebut juga hadir anak dari pemilik tanah, yang bernama Junaedi. Ia menjelaskan, dari awal masalah tersebut, mulai dari dibayarkannya Rp32.500, yang katanya sebagai persekot dan tanpa ada bukti pembayaran sampai dengan kondisi yang dilakukan para petani sekarang. “Kami sudah bolak-balik mengadu ke Pemkab karena kami merasa urusannya kami ini dengan pemkab. Sementara untuk berurusan dengan polisi, petani merasa tidak ada. Tapi kalau memang itu harus dilalui, maka kami akan siap bersama para mahasiwa agar persoalan ini tidak menggantung dan bisa selesai,” tegasnya. (fat)

Satpol PP Operasi Malam dari halaman 1 kemacetan lalulintas jika dilaksanakan pada waktu siang,” ungkapnya. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat maupun pengusaha pemasang spanduk atau baliho agar mematuhi peraturan yang ada. Seperti melakukan perizinan. Kemudian menanyakan kepada petugas dimana titik-titik tempat yang boleh dipasang. “Padahal untuk perijinan cukup mudah, bagi spanduk cukup datang ke Kantor Kecamatan. Sementara bagi pema-

sangan baliho atau papan reklame, bisa dilakukan di KPT,” terangnya. Menurut dia, langkah pencopotan spanduk itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 04 Tahun 1994, Tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan dalam Wilayah Kabupaten dan Kota. “Spanduk yang menyalahi aturan seperti yang diatur dalam Perda terpaksa kami tertibkan. Meski demikian, Satpol PP tidak akan sembarangan menurunkan atau menertibkan spanduk apabila spanduk yang terpasang memiliki izin resmi dari Pemkab

dan mematuhi peraturan pemasangan,” ungkapnya. Menurut Farkhin, dalam pemasangan spanduk sedianya warga maupun pengusaha hendaknya juga memperhatikan jangan samapai mengganggu estetika kota. Keberadaan spanduk yang terpasang melintang baik diatas jalan provinsi atau terpasang di gazon (pembatas jalan) akan mengganggu pengguna jalan. “Dalam kegiatan kali ini, kita menertibkan sedikitnya 25 spanduk. Di antaranya berasal dari promosi sekolah serta maupun perusahaan swasta,” pungkas Farikhin. (pri)

Polri Cekal Panji Gumilang dari halaman 1 Panji Gumilang”, dan “Pembangunan Al-Zaytun Uang Anak Kami, Tolong Kembalikan”. Tak hanya poster, mereka juga telah mempersiapkan cairan cabai untuk disiramkan ke wajah Panji. Cairan cabai merah itu dimasukkan ke dalam pistol air dan satu bungkusan plastik. Salah seorang pendemo, Sari, menceritakan, putrinya, Lindya Lestari,25, pergi dari rumah sejak tahun 2007. Dia mengetahui anaknya bergabung dengan NII sejak kuliah di Universitas Trisakti tahun 2004. “Dia sering hilangin jam. Dibeliin yang baru terus dihilangin. Sering juga minta uang, sering berbohong,” kata warga Pasar

Minggu, Jakarta Timur, itu. Sari sempat mencari tahu keberadaan putrinya. Akhirnya, putrinya diketahui tinggal di rumah kawannya yang juga bergabung dengan NII di kawasan Depok, Jawa Barat. Dia bersama suaminya lalu datang ditemani polisi dan Ketua RT setempat tahun 2010 .

“Saya langsung masuk ke rumah itu. Saya lihat anak saya lagi menonton televisi. Saya langsung peluk, tetapi enggak ada reaksi apa-apa. Dia diam aja, seperti enggak kenal. Tatapannya kosong. Saya sudah lapor Polsek sampai Mabes tidak ada tanggapan,” keluhnya. (rdl/nw)

KPK Telusuri Koneksi Nazaruddin-Ito dari halaman 1 semua langkah yang dilakukan KPK berdasarkan data yang ribu kepada Kanit IV Tindak kuat. Apalagi, hingga saat ini Pidana Korupsi Kombes Ja- diakuinya belum ada data yang cobs Alexander Timisela. masuk ke KPK terkait dana ke Juru Bicara KPK Johan Budi Ito. “Bukan masalah berani dan mengatakan KPK bakal me- takut, kalau ada data kami nelusuri informasi tersebut. bergerak,” imbuhnya. AnehNamun, dia terkesan mengelak nya, terkesan tidak ada kordijika disebut dugaan itu muncul nasi yang baik antara petinggi setelah pihaknya melakukan KPK dengan penyidiknya. penggeledahan. Sebab, Johan Sebab, dia mengaku belum seperti tidak tahu mengenai hal mendapat laporan dari penyidik itu. “Kalau ada data kuat, kami tentang penemuan memo itu. pasti menindaklanjutinya,” Namun, dia mengakui jika Ito ujarnya. pernah datang ke KPK bersama Disinggung apakah KPK beberapa petinggi beberapa bakal berani memeriksa pejabat waktu lalu. Namun, dia menPolri, Johan mengatakan bukan jelaskan jika hal itu tidak ada itu masalahnya. Dia menyebut kaitan apapun karena bagian

dari koordinasi antar lembaga penegak hukum. “Soal datang ke KPK kan terkait koordinasi. Bukan hal yang baru,” jelasnya. Dia menjelaskan, pertemuan Ito dengan wakil KPK yakni Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja murni karena kasus yang ditangani polisi. Kebetulan, kasus yang ditangani korps Bhayangkara itu berkaitan dengan KPK. Salah satunya, kasus alat kesehatan yang ternyata sedang ditangani polisi. Apalagi, kasus alat kesehatan yang kabarnya juga melibatkan Nazaruddin itu sudah ditangani polisi. Pertemuan itu,

lanjutnya, tidak lebih dari bentuk support KPK termasuk sharing data yang dimiliki KPK kepada polisi. “Ini fungsi supervisi dan tidak hanya satu kasus yang dibahas,” tegasnya. Nazaruddin memang disebutsebut terlibat dalam korupsi pembangunan pabrik vaksin flu burung di Departemen Kesehatan senilai Rp 700 Miliar. Melalui perusahaan PT Buana Ramosari Gemilang, Nazaruddin juga diduga bermain dalam proyek pengadaan alat bantu Belajar Mengajar Dokter/Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan dan Rumah Sakit Rujukan Badan PPSDM Rp 492 Miliar pada 2010 silam. (jpnn)

menjawab jumlah nominalnya. Mereka hanya mengatakan biayanya tidak besar. Namun, jika bisnis tersebut berkembang, mereka akan membuka cabang. “Nggak besar kok. Dari kecil dulu, nanti kan bisa berkembang. Kalau bisa maju, baru kita buka lagi,”jelas Shireen. Soal dukungan dari pasangan masing-masing terkait bisnis tersebut, keduanya menjawab, baik Teuku Wisnu mau-

pun Irwansyah mendukung penuh. Bahkan, mereka kerap memberikan masukan. Shireen pun sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi anak karena dirinya sangat suka anak kecil. Hal tersebut diamini sang kekasih. “Pinginnya dari kecil dari baby dan Wisnu juga pingin banget adopsi anak. Wisnu inginnya adopsi bayi laki,” jelasnya. (ken/c2/any)

Buka Sekolah dari halaman 1 bukanya udah dari tiga tahun lalu,” ujar kekasih pesinetron Teuku Wisnu itu. Karena itu, mereka pun benar-benar serius dengan bisnis sekolah tersebut. Selain mengunggulkan fasilitas yang nyaman, mereka memilih guru-guru berkualitas. “Kami memang sengaja membuat fasilitas yang kesannya hommy. Jadi, anak-anak

juga betah. Kami juga nggak mau banyak-banyak murid. Satu kelas cuma 18-20 orang,” lanjut Zaskia. Mereka pun tidak sekadar mencari untung. Personel The Sister itu juga menyediakan peluang bagi anak-anak yang tidak mampu. “Kami adakan subsidi silang. Jadi, yang nggak mampu juga bisa sekolah di sini,” ujarnya. Ketika ditanya soal biaya, keduanya sama-sama enggan

Ternyata Ada Hubungan Antara Stupa dan ... dari halaman 1 dihapus dari tujuh keajaiban dunia. Perempuan yang kini bekerja sebagai IT konsultan itu pun lantas berpikir mengapa bukan Borobudur saja yang menjadi objek penelitiannya. “Apalagi, candi itu merupakan salah satu bangungan tua sisa peninggalan nenek moyang yang masih bagus,” imbuhnya. Ditambah lagi, dari ilmu yang dipelajarinya menunjukkan bahwa candi tersebut simetris tepat ke empat arah mata angin. Niatnya makin matang saat berbagai penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa bangunan kuno memiliki keterkaitan dengan astronomi. Misalnya, di Inggris ada penelitian tentang Stonehenge dan di Kamboja terdapat penelitian tentang Angkor Wat. “Kenapa di Indonesia tidak bisa ada situs astrobudaya?” batinnya saat itu. Dia lantas mencari berbagai literatur terkait Borobudur dan keterkaitannya dengan astronomi. Namun, belum ada catatan tertulis tentang aspek astronomi yang digunakan nenek moyang Indonesia kala itu. Sebenarnya, salah seorang dosennya pernah “isengiseng” meneliti Candi Prambanan dikaitkan dengan aspek astronomi. Sayang, hasil penelitian itu tidak ditulis sehingga tidak ada bukti ilmiahnya. Karena itu, Irma mengklaim baru dirinyalah orang yang meneliti objek Candi Borobudur dikaitkan dengan aspek astronomi atau astrobudaya. Setelah dibicarakan dengan dosennya, pada awal 2008 dia mulai membentuk tim untuk penelitian. Dia lantas meminta bantuan beberapa orang untuk membantu penelitiannya demi menguak misteri Borobudur. Mereka adalah Ferry M. Simatupang (dosen astronomi); Erni R. Sihotang dan Rudi Hariyanto

(mahasiswa astronomi); Fathonah D. Rahayu dan Hanief T. (alumni astronomi); E. Sungging M. (Lapan Bandung); serta Ratna S. (BMKG). Mereka lantas diberi label Tim Arkeoastronomi ITB. Maret 2009 menjadi awal bagi tim tersebut untuk menginjakkan kaki di candi Buddha terbesar di Indonesia itu. Jauhnya jarak antara Bandung dan Magelang membuat Irma harus mengefektifkan kinerja. “Salah satu masalah kami ada di dana. Selain itu, anggota tim punya kesibukan lain,” tuturnya. Daftar kerja yang harus diselesaikan tim itu, antara lain, adalah mencari orientasi kemiringan candi, fungsi candi sebagai jam matahari yang sama berkaitan dengan gugus bintang Pleiades di rasi Taurus. Kala itu, Irma berasumsi, kaitan Borobudur dengan rasi Orion berhubungan dengan dua candi di sekitarnya. Yakni, Candi Mendut dan Candi Pawon. Irma yakin, tiga letak candi itu sesuai dengan gugus bintang Pleiades di rasi bintang bersimbol Taurus itu. “‘Tapi, itu baru hipotesisnya,” paparnya. Untuk menjawab semua pertanyaan itu, dia mulai mengukur orientasi candi terhadap arah mata angin. Jatuhnya bayangan stupa utama juga diukur. Terakhir, timnya juga berusaha menguak makna relief bulantujuh lingkaran-matahari di arah utara Candi Borobudur. Ternyata benar, kemegahan Candi Borobudur tidak hanya sebatas kenyataan saat ini. Penempatan stupa maupun relief di dinding candi ternyata memiliki keterkaitan dengan ilmu perbintangan. “Stupa utama candi berfungsi sebagai gnomon (alat penanda waktu) yang memanfaatkan bayangan sinar matahari,” terangnya. Tidak hanya itu, Irma dan tim juga yakin bahwa tata letak

antarstupa memiliki tujuan atau makna tertentu. Nah, dari jatuhnya bayangan stupa itu menunjukkan awal musim atau mangsa tertentu sesuai dengan Pr?tamangsa (sistem perhitungan musim Jawa). Untuk bisa mendapatkan semua itu, tim terlebih dahulu menentukan bayangan lurus stupa utama saat matahari berada di garis khatulistiwa. Pengukuran itu menunjukkan bahwa posisi Borobudur tepat dengan arah mata angin. “Mengagumkan, arahnya benarbenar tepat dan akurat,” katanya. Di samping itu, dia mendapatkan bukti bahwa Borobudur miring 1 derajat sejak dibangun pada dinasti Syailendra sekitar 800 Masehi. Dari empat sisi bangunan Borobudur itu, diketahui arah utara-selatan menunjuk posisi kutub utara dan kutub selatan. Ini membuktikan bahwa nenek moyang kita saat itu sudah mampu menentukan arah timurbarat secara akurat dengan menggunakan bayangan matahari. “Itu masih fakta awal. Masih banyak penelitian lanjutan yang harus dilakukan,” ungkapnya. Namun, penelitian seperti itu tidak mudah. Selain penelitian arkeoastronomi di Indonesia masih baru, masalah dana kerap menjadi penghambat. Belum populernya arkeoastronomi juga membuat tidak banyak pihak yang mau mendanai penelitian. Selama penelitian, timnya efektif pergi ke Borobudur hanya 12 kali. Yakni Maret 2009, Desember 2009, dan ditutup Maret 2010. Setiap ke sana, lama penelitian juga dipersingkat menjadi empat hari saja. “Awal ke Borobudur, kami mbonek (bondo nekat) karena dana masih minim,” kenang perem-

puan kelahiran Surabaya, 26 tahun lalu, itu. Masalah dana tersebut juga sempat mengancam berlangsungnya penelitian. Untung, tim yang sempat ngos-ngosan soal dana itu akhirnya mendapatkan kucuran dana pada akhir 2009. Itu pun setelah timnya menjadi finalis lomba riset di kampusnya. Namun, jerih payah tersebut membuatnya bernapas lega. Hasil yang dia peroleh ternyata sangat memuaskan. Proyeknya tersebut mampu meluluskannya dari Astronomi ITB dengan nilai A. Kini arek Lembah Harapan, Lidah Wetan, Surabaya, itu memang sudah lulus dan bekerja. Namun, ini bukan berarti penelitiannya berhenti total. Sebab, kata Irma, masih banyak hipotesis yang perlu dibuktikan meski secara resmi timnya sudah dibubarkan. “Tidak tahu kapan akan berhenti,” ucapnya. Saat ini penelitiannya masih berlanjut di belakang layar. Dia masih berhasrat membuktikan bahwa Borobudur memang berfungsi sebagai jam matahari. Selain itu, dia belum memiliki jawaban utuh mengenai Borobudur dan rasi bintang Orion. Dari tiga misteri itu, Irma mengungkapkan, yang paling bagus progresnya adalah Borobudur sebagai jam matahari. Yang membanggakan, risetnya telah membawa Irma terbang ke Jepang September tahun lalu. Di sana dia mempresentasikan penelitiannya di observatorium Jepang pada International Conference on Oriental Astronomy. Pada 25?29 Juli nanti dia juga diundang ke Thailand untuk menyampaikan riset tentang Borobudur dan jam matahari di pertemuan astronomi Asia Pasifik. (*/c4/ c9/kum)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 5 JULI 2011

20

RADAR TEGAL

Obral Gila-gilaan KOMPETISI JINGLE XL Jumpa Artis Vidi Aldiano

di Complete Selular

M.YUSUF.A/RATEG

JUMPA VIDIES - Artis Vidi Aldino saat mengelar jumpa artis di Atrium DP Mall, Semarang, Minggu (3/7)

APRESIASI PT XL Axiata Tbk (XL) kepada pelanggan setianya terus diberikan, terutama dalam mengembangkan potensi yang dimilki kaum muda. Tepat di momen liburan sekolah kali ini, XL memberikan event bergengsi yang sekaligus merupakan ajang kreativitas para pelanggan setianya dalam ‘Kompetisi Jingle XL dan Jumpa Artis Vidi Aldiano’pada Minggu (3/7) di Atrium DP Mall, Semarang. Para pelanggan setia XL yang juga para Vidies (sebutan untuk fans Vidi Aldino, Red) akan diberikan kesempatan menikmati penampilan dan bertemu langsung artis bersuara khas ini. General Manager (GM) Mobile Data Service (MDS) Content & Application Madeleine Ong De Gusman mengatakan, konser Vidi ini merupakan bentuk langsung interaksi antara artis dan penggemarnya. XL memberikan layananan yang memungkinkan para penggemar berinteraksi dengan artis idolanya. Caranya, lanjut dia, cukup dengan

menelepon *123*888# & ketik 3, para pengguna XL dapat dengan mudah bisa semakin dekat dengan Vidi. “Dengan diadakan kompetisi jingle XL ini diharapkan bisa mengasah kreativitas anak muda Semarang untuk menuangkan bakatnya dalam mengarasemen jingle XL secara live performance, dan membawakan satu lagu bebas yang telah ditentukan pilihannya,” jelas Madeleine. Lebih lanjut dijelaskannya, untuk mengikuti kompetisi jingle ini, peserta dapat mendaftarkan bandnya secara gratis di Trax FM semarang. “Cukup dengan membawa fotocopy kartu pelajar, kartu mahasiswa atau KTP dari masing-masing personel. Untuk band yang mengikuti kompetisi ini tidak diperkenankan band dengan genre musik keras (trash, black metal, underground, dan lainnya),” jelasnya. Di kompetisi jingle XL ini, peserta akan meperebutkan hadiah uang tunai dari XL. Syaratnya, peserta harus mampu memadukan harmonisasi lagu, live perfor-

mance, skill, dan kekompakan mereka sebagai band. “Tidak hanya talent atau peserta saja yang akan dinilai para supporter atau pendukung dari band favorit mereka juga akan diberikan hadiah menarik dari XL,” katanya. Pengujung yang datang secara langsung di acara ini juga diberikan kesempatan untuk memilih grup band favoritnya untuk merebutkan doorprize dari XL. Pengundian doorprize dan pengumuman talent kompetisi jingle XL diumumkan langsung oleh vidi Aldiano, bersamaan dengan penampilan puncaknya di acara ini. Selain menggelar kompetisi jingle XL dan jumpa artis Vidi Aldiano para penggunaan XL dapat secara langsung menggunakan layanan bergengsi XL lainnya melalui handphone. Di antaranya, XL Cuaps, XL RBT (Ring Back Tones) XL RBT plus, XL Music live, dan XL Vuclip dengan tarifnya yang sangat murah dengan hanya perlu membayar biaya berlangganan Rp 1.100 per minggu,” ujarnya. (hes)

TEGAL - Beragam program menarik terus digulirkan Complete Selular kepada masyarakat. Salah satunya adalah obral gila-gilaan handphone bermacam merek dan tipe. Kita dapat berhemat puluhan ribu rupiah dibandingkan harga pasaran. ‘’Ini salah satu promo grand opening Complete Selular,’’ ungkap Slamet Riyadi, Deputy Branch Manager Complete Selular. Misalnya handphone Mito 303 harga pasaran mencapai Rp 475 ribu, di Complete Selular hanya dibandrol Rp 399 ribu. Sementara Mito 302 hanya Rp 275 ribu dengan harga pasar Rp 380 ribu. IT Mobile V39 hanya Rp 299 ribu sedangkan harga pasar Rp 375 ribu dan IT Mobile V69 hanya Rp 250 ribu dengan harga pasar Rp 290 ribu. Ada juga Skybee L173 hanya Rp 325 ribu dengan harga pasar Rp 365 ribu. Venera C205 harga pasaran Rp 365 ribu, di Complete Selular hanya Rp 299 ribu dan Venera MG 185 harga pasar Rp 350 ribu, di sini dibandrol Rp 325 ribu. Kehadiran Complete Selular di Kota Tegal juga membawa angin segar bagi yang ingin memulai usaha. Pasalnya, pusat grosir dan eceran handphone, pulsa dan aksesoris ini memberikan banyak promo lainnya. Outlet yang resmi beroperasi sejak Senin (27/6) kemarin gebyar hadiah serta gebyar harga murah. Yaitu gratis menjadi member Complete Selular lengkap dengan keuntungan yang akan didapatkan nantinya. Complete Selular juga menerima agen pulsa, transaksi lancar, murah dan lengkap. ‘’Bagi pembeli BlackBerry serta full App langsung mendapatkan hadiah,’’ tambahnya. Ada juga program multi pulsa, berhadiah grandprize TV Flat 21 inch untuk periode 27 Juni hingga 27 Desember 2011. Program ini bisa dinikmati pelanggan master pulsa elektrik. Caranya sangat mudah, cukup registrasi dan setiap de-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MULTI PROMO – Banyak promo dan program menarik yang disuguhkan Complete Selular untuk mendekatkan diri dengan pelanggan.

posit minimal Rp 50 ribu pada awal pembelian, serta Rp 100 ribu untuk pengisian selanjutnya, akan mendapatkan satu kupon. ‘’Kesempatan ini berlaku kelipatannya,’’ kata Slamet. Promo ini akan diundi akhir Desember 2011 mendatang. Promo menarik juga dapat dinikmati masyarakat umum. Jika kita datang ke toko membawa brosur yang disebarkan, berhak mendapatkan hadiah langsung tanpa harus berbelanja terlebih dahulu. Bagi konsumen yang berbelanja, juga mendapatkan kesempatan sama yaitu hadiah langsung pilih sendiri. Ada promo menarik lainnya, yaitu setiap pembelian Rp 200 ribu

mendapatkan kupon yang akan diundi untuk memperebutkan aneka hadiah. Diantaranya BB, perlengkapan sekolah, ponsel, TV 21 inch dan lainnya. Promo ini berlaku tanggal 22 Juni hingga 17 Juli 2011. Slamet menuturkan, banyak keuntungan yang didapatkan member Complete Selular. Diantaranya bisa mengikuti semua program yang ada. Tak hanya hadiah langsung saja, juga aneka diskon dan program menarik lainnya. ‘’Yang pastinya menguntungkan semua pihak, khususnya pelanggan,’’’ pungkasnya. Bagi 1500 pendaftar member Complete Selular pertama, bebas biaya. (ela)

41 BUMN Terima Suntikan Rp 62,28 T

LAELA NURCHAYATI/RATEG

RAMAI – Lantai 3 Pacific Mall semakin ramai dengan Mega Bazar 2011, baik dari tenant maupun aven yang digelar.

Semarak Mega Bazar 2011 di Pacific TEGAL - Belanja sambil liburan semakin asyik di Pacific Mall Tegal. Pasalnya, sejak tanggal 1 Juli 2011 lalu Mega Bazar 2011 Pacific Mall mulai digelar. Beragam kebutuhan ditawarkan, dan semakin semarak dengan ajang serta even yang digelar. Pameran terbesar di Tegal yang dilaksanakan oleh Linindo Organizer ini berada di lantai 3 salah satu pusat perbelanjaan ini. ‘’Baru soft opening saja kemarin, grand openingnya tanggal 9 Juli 2011 besok,’’ ungkap Anggraeni, marketing Linindo Organizer. Wanita yang akrab disapa Neni ini menjelaskan, Mega Bazar 2011 ini sekaligus untuk menyambut bulan Ramadhan

dan Lebaran. Expo besar di 2nd floor Pacific Mall Tegal diramaikan ratusan stand. Aneka even yang digelar sangat disarankan masuk dalam daftar kunjungan Anda saat libur sekolah hingga hari raya tiba. Mega Bazar 2011 ini juga masih memberikan kesempatan bagi yang ingin terjun ke dunia bisnis, dengan lokasi yang strategis. ‘’Ada sekitar 250 stand yang sudah disiapkan, saat ini sudah 90 persen terisi. Jadi masih ada kesempatan,’’ tambahnya. Dengan EO berstandar nasional ini, tak perlu khawatir akan investasi dan usaha yang kita jalankan nantinya. Area seluas 2500 meter persegi ini terdiri dari area exhibition hall

untuk pameran otomotif, elektronik, dan lainnya. Selain itu, tersedia juga area even, bagi yang ingin menggelar berbagai kegiatan. Lantai 2 Pacific Mall ini dijamin ramai karena akses masuk dari area parkir yang kini diperbaharui. ‘’Pengunjung akan langsung diajak ke area parkir atas terlebih dahulu. Sehingga dijamin lantai atas ramai,’’ terangnya. Adapun stand yang akan turut menyemarakkan Mega Bazar 2011 ini antara lain stand handphone, meubel, fashion, aksesoris, kerajinan, busana muslim, batik, mainan anak dan lainnya. Neni menambakan, beragam even siap digelar selama ke-

giatan berlangsung. Diantaranya Audisi Penyanyi Cilik, Sabtu (2/7) saat soft opening kemarin. Dilanjutkan dengan Lomba Mewarnai, Minggu (3/ 7), dan Lomba Model Cilik, Sabtu (9/7) berbarengan dengan grand opening. Ajang lainnya yang akan dilangsungkan adalah Parade Band Pelajar, Minggu (10/7), Accoustic Sation, Sabtu (16/7)dan Lomba Senam Aerobic Minggu (17/7). Serta Lomba Model Pacific, Minggu (24/7) dan Ngabuburit on Pacific, Minggu (31/7). Bagi yang tertarik untuk bergabung dalam expo terbesar di Kota Tegal ini, bisa langsung menghubungi nomor 08567776511 atau di nomor 08157719827 dan 02833296536. (ela)

RODA restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus bergulir. Kali ini, pemerintah menyiapkan dana puluhan triliun rupiah untuk perusahaan pelat merah. Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, salah satu strategi restrukturisasi yang akan ditempuh adalah melalui penyertaan modal negara (PMN). “Terdapat 41 BUMN yang akan mendapat PMN senilai total Rp 62,28 triliun,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR kemarin (4/7). Menurut Mustafa, PMN tersebut akan diberikan melalui tiga skema, yakni dana segar, konversi Rekening Dana Investasi/Subsidiary Loan Agreement (RDI/SLA), dan penetapan Bantuan Pemerintah yang belum ditetapkan statusnya (BPYBDS). Untuk skema pemberian dana segar, pemerintah mengusulkan 11 BUMN yang akan menerima dana sebesar Rp7,799 triliun. Pengucuran dana segar ini terbagi atas dua bagian. Pertama, PMN langsung dari APBN yang akan diterima oleh 4 BUMN, yakni PT Dirgantara Indonesia (DI) Rp 2,0 triliun, PT Pindad Rp 696,70 miliar, LKBN Antara Rp 250,10 miliar, dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Rp 799,42 miliar. “Totalnya Rp 3,74 triliun,” katanya. Kedua, PMN yang akan dicairkan melalui PPA senilai total Rp 4,05 triliun. PMN ini akan diberikan kepada PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Rp 595,10 miliar, PT Dok Koja

Workshop Pendirian Program Studi S3 Ilmu Biologi Unsoed PROF Dr Agus Irianto MSi, guru besar Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bidang Mikrobiologi pada 16 April lalu di Ruang Rapat Senat Rektorat lantai 2 Unsoed Grendeng Purwokerto memaparkan Proposal Pendidirian Program Studi S3 Ilmu Biologi di depan Prof Dr Dody Nandika MSi (Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta), Prof Akhmaloka PhD (Rektor Institut Teknologi Bandung), dan Prof Dr Yusuf Subagyo (Pakar Ekologi

Universitas Gadjah Mada. Jogjakarta). Ketiganya adalah tim penelaah program S3 Ilmu Biologi. Harapan, dengan digelarnya Workshop ini dapat memperoleh masukan yang berarti dalam pengajuan pendirian Program Studi S3 pada para pakar, mendapat ilmu yang bermanfaat serta langkah maju dalam pendirian Program Studi S3 Biologi. Acara Workshop ini juga dihadiri para pejabat struktural Unsoed, rektor, para pembantu

rektor, seluruh ketua lembaga, para dekan, para kepala biro, serta para calon staf pengajar Program Studi S3 Ilmu Biologi yang berjumlah sekitar 40 orang. Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Dr Edy Yuwono PhD dalam sambutannya mengatakan, untuk pertama kali Program studi S3 ini dibuka di Unsoed. “Dalam sejarah berdirinya Unsoed ini Fakultas Pertanian, Fakultas Eonomi, dan Fakultas Biologi lah yang pertama kali

lahir pada Tahun 1963. Fakultas Biologi yang S1 nya telah mendapat Akriditasi A, sarana prasarana yang lengkap seperti Sumber Daya Manusia cukup seperti staf edukatif, laboran, pustakawan, dan Staf administrasi yang baik, ruang perkuliahan, Laboratorium, Perpustakaan yang memenuhi syarat dan infra struktur yang cukup memadai untuk mendirikan Program Studi S3,” jelasnya. Dengan pendirian Program studi S3 ini, lanjutnya, sebagai konstribusi dalam pembangun-

an pendidikan. Mudah mudahan Program studi S3 ini segera berdiri sehingga Unsoed ikut menyumbang dalam bidang pendidikan dan sumber daya tropis. “Dan ucapan terima kasih pada ketiga pembicara yabg telah meluangkan waktu serta memberi masukan dan wawasan pada dosen yang masih muda, sehingga betul betul dapat menghasilkan Program studi yang berkualitas. Maju terus, pantang menyerah,” tandasnya. (hes)

Bahari Rp 522,82 miliar, PT PAL Rp 2,19 triliun, Balai Pustaka Rp 100 miliar, Perikanan Nusantara Rp 200 miliar, dan PT Kertas Leces Rp 440 miliar. Mustafa mengatakan, selain kucuran dana segar, skema restrukturisasi BUMN yang ke dua dilakukan melalui konversi RDI/SLA menjadi PMN. Skema ini akan diterapkan pada 16 BUMN, yakni PT DI, Pindad, PAL, IKI, Dok Koja Bahari (DKB), Kertas Leces, Djakarta Lloyd, PTPN XIV, Perumnas, RNI, Bahana PUI, Pertani, SHS, Bukopin Syariah, Bahana Artha Ventura, PG Rajawali II. “Totalnya Rp 8,74 triliun,” sebutnya. Adapun skema ketiga ditempuh melalui konversi Bantuan Pemerintah yang belum ditetapkan statusnya (BPYBDS) menjadi PMN, senilai total Rp 45,74 triliun kepada 24 BUMN. Ke-24 BUMN tersebut adalah PLN, Pertamina, Antara, PFN, PNRI, Djakarta Lloyd, Perum PPD, Pelni, Perumnas, Perum PPS (Prasarana Perikanan Samudra), Jasa Tirta II, BULOG, AP I, AP II, Damri, POSINDO, ASDP Indonesia Ferry, Rukindo, Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV, KAI, dan Sarana Karya.

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan PMN kepada 9 BUMN sebesar Rp 2,10 triliun, namun belum direkomendasikan pada APBN 2012. BUMN yang dimaksud adalah LEN, EMI, Iglas, Insan, INTI, Inhutani V, Pertani, SHS, dan PNM. Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto mengatakan, hanya skema pengucuran dana segar melalui APBN yang melibatkan DPR. “Adapun skema lain seperti pengucuran dana oleh PPA, konversi RDI/SLA, itu bisa difinalkan di pemerintah, karena tidak mempengaruhi postur APBN,” ujarnya. Menurut Airlangga, khusus untuk pengucuran dana segar dari APBN 2012 kepada 4 BUMN, yakni PT DI, PINDAD, LKBN Antara, serta PPA, senilai total Rp 3,74 triliun, Komisi VI menyetujuinya. “Selanjutnya, tinggal menunggu pengesahan di Banggar (Badan Anggarana),” katanya. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menambahkan, pemerintah berharap, program restrukturisasi BUMN bisa dioptimalkan, sehingga BUMN-BUMN yang saat ini tengah sakit alias terus merugi, bisa segera disehatkan. (jpnn)


Radar Tegal 5 Juli 2011