Page 20

KOMBIS

SELASA, 5 JANUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Targetkan 8.000 Unit Motor

Teguh Gemilang 3 Design dan Percetakan

KONSEKWEN DAN PROFESIONAL DUA kata itu pula yang membulatkan tekad Erlangga Yayan Sofyan ST melakukan ekspansi pasar ke Tegal. Sebelumnya usaha desain dan percetakan yang dimilikinya di Cirebon, sudah memiliki pelanggan dari Tegal, Slawi, Bumiayu, Pemlang, Pekalongan, dan sekitarnya. Untuk lebih mendekatkan kepada pelanggannya di Tegal dan sekitarnya itulah yang mendasari Erlangga mengepakkan sayap bisnisnya ke Jl AR Hakim 227 Tegal. Tidak tanggung-tanggung, mesin-mesin percetakan mutakhirnya dari Cirebon diboyong ke Kota Bahari un-

tuk memenuhi permintaan pelanggannya. Senin (4/1) kemarin, mulailah dilakukan grand opening usaha percetakannya dari semua jenis kertas. Bagi Erlangga, keputusannya membuka cabang di Tegal dilhami keberhasilannya di Cirebon. “Sebenarnya saya mendapatkan tawaran yang tidak sedikit. Misalnya untuk membuka cabang di Jatibarang maupun Jepara. Tapi, saya lebih tertarik membukanya di Tegal,” jawabnya. Menurutnya, tofografis Tegal sangat mirip dengan Cirebon. Cire-

bon misalnya dilingkupi kota-kota yang sedang memiliki pergerakan bisnis yang signifikan. Sebut saja Kuningan, Majalengka, Indramayu, dan Subang. Sedang di Tegal ada Slawi, Brebes, Bumiayu, Pamalang, dan Pekalongan. Feeling bisnis Erlangga ternyata bak gayung bersambut. Para konsumennya yang biasa memanfaatkan jasanya di Cirebon tumplek blek ketika grand opening tokonya kemarin. “Prinsip usaha saya sederhana yakni konsekwen dan profesional. Sehingga kualitas hasil cetakan benar-benar sangat bisa dipertang-

BREBES – Harry Motor Brebes mentargetkan mampu menjual 8.000 unit sepeda motor Yamaha dari berbagai tipe selama 2010 ini. Pencapaian itu berarti meningkat 2.000 unit ketimbang tahun sebelumnya. Asisten Promosi Harry Motor Sean Prayogi, Senin (4/1) mengatakan, target penjualan sebesar itu akan dilakukan melalui perubahan sistem promosi. Jika di 2009 lalu, masih menggunakan cara-cara konvensional dengan mengikuti selera konsumen, di 2010 akan difokuskan melalui strategi new web marketing. Menurutnya inti dari bentuk promo tadi adalah after sale low budget, tapi high sale. Itulah kenapa Harru Motor berani mamtok target hingga besaran 8.000 unit dalam satu tahun. “Nantinya, kita akan menggunakan mengkolaborasikan sistem canvashing, unit test drive, dan SPG. Dalam sebulan ditargetkan mampu melingkupi 8 titik hingga ke tingkat RT dan RW,” kata Sean Prayogi didam-

gungjawabkan. Ini yang membuat kami dipercaya,” ujar dia. Erlangga menegaskan, usahanya siap melakukan desain dan percetakan apapun asal berbahan baku kertas. Dia bisa mengerjakan semuanya dari mulai yang sederhana seperti nota hingga cetakan hard cover. Karenanya, tidak ada salahnya jika mulai sekarang anda mempercayakan segala macam jenis alat tulis kantor (ATK) maupun beragam cetakan ke Teguh Gemilang di Jl AR Hakim 227. Apalagi saat ini ada diskon variatif dari 5 hingga 10 persen. (zuhlifar arrisandy)

pingi asisten promosi lainnya Yusuf Maulana. Di 2010 ini, ungkap Sean, Harry Motor akan lebih mengedepankan pemasaran Yamaha Vega ZR dan New Jupiter Z. “Maksudnya saat musim matic digeber penjualannya tipe matic. Tapi semua tipe akan disamaratakan,” paparnya. Perubahan strategi pemasaran, tambah Yusuf, dilakukan pula dengan merubah image Yamaha Selalu di Depan. Antara lain dengan menyisipkan Touching Your Heart dengan mengedepankan sisi-sisi non teknis pelanggan. “Kita sudah punya data base konsumen. Misalnya ada konsumen yang ulang tahun, akan kita beri hadiah kejutan berupa kue tart, souvenir dan lainnya,” timpal Yusuf. Sedangkan untuk programprogram after sale yang sudah permanen seperti service gratis tetap akan dilaksanakan. Misalnya di Harry Motor Jatibarang pada tanggal 15 dan di Ketanggungan pada tanggal 28 tiap bulannya. (zul)

ZUHLIFAR ARRISANDY/RATEG

DIGEBER – Penjualan Yamaha Vega ZR menjadi fokus utama Harry Motor Brebes sebagai tipe moter low end.

HPP Naik, Tak Picu Inflasi

Persaingan Sehat, Telkom Leading

JAKARTA - Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terhadap gabah dan beras sebesar 10 persen dinilai tidak akan memicu inflasi. Sebab, HPP yang dipakai antara petani dengan Perum Bulog sudah di atas HPP. Ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di Kantor BPS, Jakarta, Senin (4/1). “HPP harga yang terjadi antara petani dengan Bulog sudah di atas HPP. Jadi dinaikkan bukan berarti menyebabkan inflasi, karena sudah naik,” jelas Rusman. Rusman menambahkan, inflasi akan terjadi tergantung faktor psikologis petani. Namun, Rusman mengharapkan kenaikan HPP ini bisa memperbaiki tingkat kesejahteraan petani. ”Saya mengharapkan kenaikan HPP ini akan memberikan efek kesejahteraan petani,” ujar Rusman. Sebelumnya, Pemerintah telah menaikkan HPP untuk gabah dan beras per 1 Januari 2009. Ini diungkapkan Menteri Pertanian Suswono dalam Konferensi Pers di Kantor Menko Perekonomian Jl Lapangan Banteng Jakarta, 31 Desember

SEMARANG - Menyusul pencapaian kinerja keuangan yang cukup mengesankan pada triwulan ketiga tahun 2009, di 2010 PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) telah menetapkan serangkaian target yang sangat menantang di bidang pemasaran dan pelayanan. Kecuali layanan telepon kabel (fixed wireline), layananlayanan unggulan lain seperti fixed wireless (Flexi) dan broadband access (Speedy) diproyeksikan tumbuh pada kisaran angka yang cukup tinggi. Manager Komunikasi Telkom Divre IV Jateng dan DIY Sudjatmiko mengatakan, proyeksi pencapaian kinerja operasional 2009 yang cukup mengesankan tak lepas dari pertimbangan atas kemampuan internal Telkom yang sesungguhnya. Sebagaimana pencapaian 2009, bisnis legacy seperti layanan telepon kabel, fixed wireless (Flexi) dan seluler, diakui Sudjatmiko, masih akan tetap memberikan kontribusi berarti pada pendapatan kotor Telkom (unconsolidated) di 2010 mendatang. Hanya saja, lanjutnya, tren pertumbuhan pendapatan dari bisnis new wave diperki-

CMYK

DOK./RATEG

STABIL – Kendati HPP beras sudah dinaikkan per 1 Januari lalu, inflasi diperkirakan akan stagnan.

tahun lalu. Menurut Suswono, melalui Inpres No. 7/2009, untuk menjaga keuntungan usaha tanam padi pemerintah akan menaikkan HPP untuk gabah

dan beras. Kenaikan tersebut mulai berlaku pada 1 Januari 2010. ”Tiap jenis gabah dan beras akan di naikkan sebesar 10 persen,” ujar Suswono. (dtc/zul)

rakan akan terus berlanjut. FLEXI DAN SPEEDY Layanan Flexi yang pada 2009 lalu, diestimasi mencapai 15,7 juta satuan sambungan (SS) pelanggan dengan market share 56 persen. Capaian itu diproyeksikan tumbuh menjadi sekitar 17,2 atau 17,5 juta juta SS pada akhir 2010 dengan penambahan bersih (net add) 1,5-1,8 juta SS. Untuk mencapai target tersebut, ujar Sudjatmiko, Telkom akan berusaha melakukan penambahan alat produksi dengan memperhitungkan ketepatan waktu pengiriman, kualitas, kuantitas dan jangkauan (coverage). Bila proyeksi ini terwujud, pangsa pasar Flexi akan menjadi sekitar 57 persen. Untuk broadband Speedy yang pada posisi akhir 2009 diestimasi mencapai 1,1 juta SS, di akhir 2010 diproyeksikan bertambah 600 hingga 700 ribu SS menjadi antara 1,7 hingga 1,8 juta SS. Proyeksi yang cukup menantang ini, menurut Sudjatmiko, tentunya selain menuntut pengerahan dukungan ketersediaan dan kualitas alat produksi yang optimal, juga mensyaratkan promosi yang gencar dan tepat sasaran. TELEPON KABEL

DOKA.RATEG

Sudjatmiko

Berbeda dengan proyeksi layanan broadband Speedy dan Flexi, layanan telepon kabel (wireline) di tahun 2010 diproyeksikan tak akan mengalami pertumbuhan (flat) dari proyeksi 2009 yaitu tetap di angka 8,7 SST. “Meskipun saat ini telah terjadi perubahan gaya hidup, di mana masyarakat semakin mobile, pada posisi Triwulan III 2009 layanan fixed line masih memperlihatkan pertumbuhan 1,4 persen dibandingkan perio-

de yang sama tahun sebelumnya,“ jelas Sudjatmiko. SELULER Di segmen selular, Telkomsel masih kokoh di posisinya sebagai market leader. Pada posisi Triwulan III 2009, jumlah pelanggan Telkomsel mencapai hampir 80 juta atau tumbuh sebesar 32 persen jumlah pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Seperti halnya Flexi, pertumbuhan Telkomsel antara lain dipacu oleh luasnya jangkauan (coverage) BTS yang pada posisi Triwulan III 2009 mencapai 29.781 BTS, atau bertambah 19 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2008. Penguasaan pasar oleh Telkomsel pada tahun 2009 diproyeksikan cukup mengesankan, yakni menguasai 52 persen pangsa pasar. “Di tengah serbuan operator baru, kinerja Telkomsel cukup meyakinkan,” ujar Sudjatmiko. Dia yakin di tahun 2010 Telkomsel akan bertambah sekitar 15-17 juta pelanggan dari estimasi 83 juta di akhir 2009 menjadi 98-100 juta pelanggan. Dengan demikian market share seluler juga diproyeksikan meningkat menjadi 53 persen. (zul)

Radar Tegal 5 Januari 2010  

Radar Tegal 5 Januari 2010

Advertisement