Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 4 OKTOBER 2011

INDEKS Disdik Jangan Mau Didikte HAL. METROPOLIS

Berkelahi, Dua Siswa SMP Disel HAL. RADAR BREBES

Profil Komite Sekolah Perlu Dibuat HAL. PEMALANG

Belum Terjadi, Udah Parno Duluan HAL. XPRESI

APA MANING...

2011 Tidak Ada Rekrutmen CPNS Termasuk Tenaga Medis dan Pendidikan JAKARTA - Masyarakat peminat bekerja sebagai PNS siapsiap tesenyum kecut. Pasalnya, tahun ini pemerintah memastikan tidak akan menggelar seleksi CPNS pusat maupun daerah. Termasuk untuk tenaga medis dan pendidik. Pemerintah bakal mengoptimalkan kerja tenaga honorer kategori I sejumlah 67 ribu yang bakal diangkat langsung CPNS bulan ini. Kepastian tidak ada penerimaan

CPNS baru diseluruh sektor baik di pusat maupun daerah ini disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat. Ditemui di kantor BKN di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Tumpak menjelaskan tidak adanya rekrutmen CPNS baru tahun ini disebabkan karena moratorium. Lalu diperkuat lagi dengan adanya pengangkatan tenaga honorer kategori I sejumlah 67 ribu. Tumpak memaparkan, meski pemerintah menjalankan moratorium atau penghentian sementara perekrutan CPNS baru, masih ada

pengecualian untuk tenaga medis seperti perawat, bidan dan dokter dan tenaga pendidikan atau guru. Selain itu juga ada pos khusus lainnya seperti sipir yang bebas dari gelombang moratorium. Pada pos-pos bidang kerja tersebut, pemerintah pusat maupun daerah masih diperbolehkan merekrut CPNS baru. Tapi, celah tersebut terbentur dengan rencana pengangkatan tenaga honorer kategori I yang dijadwalkan dijalankan bulan ini. Tepatnya setelah Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengangkatan Tenaga Honorer diteken Presiden

SBY. “Kebutuhan CPNS tahun ini sementara ditambal pengangkatan honorer itu. Apalagi honorer yang diangkat berjumlah 67 ribu,” katanya. Dengan kabar ini, Tumpak mewanti-wanti masyarakat supaya tidak tertipu penjahat yang mengiming-imingi bisa memasukkan menjadi CPNS 2011. “Jelas sekali itu menipu. Tidak mungkin. Wong lowongannya tidak ada,” papar pejabat kelahiran Medan 20 Oktober 1959 itu. Dia berharap, masyarakat benar-benar paham betul jika tahun ini pemerintah tidak membuka lowongan CPNS baru. Ter-

masuk untuk posisi tenaga medis maupun pendidik. Khusus untuk prekrutan CPNS baru di pos tenaga pendidik dan medis, Tumpak menjelaskan kemungkinan bisa dilakukan tahun depan. Itu pun untuk daerahdaerah tertentu. Syarat yang paling menonjol adalah, pemerintah daerah atau pusat yang boleh merekrut CPNS baru di pos ini hanya yang memiliki postur anggaran belanja pegawai kurang dari 50 %. Jika belanja pegawai masih di atas 50 % tidak diperbolehkan merekrut CPNS baru. “Meskipun ke hal 19 kol 1

UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

SAMPAIKAN KETERANGAN - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin memenuhi panggilan KPK, Senin (3/10).

UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

AKSI DAMAI - Sejumlah wanita pendukung Badan Anggaran DPR RI, melakukan aksi damai di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (3/10). Mereka meminta sejumlah pihak untuk menghentikan fitnah terhadap Badan Anggaran DPR RI.

Muhaimin Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana Untuknya JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memeriksa Menakertrans Muhaimin Iskandar dan dua Wakil Badan Anggaran untuk mengusut kasus suap proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) Kawasan Transmigrasi di Kemenakertrans. Kemarin, ketiga tokoh penting dalam kasus suap itu juga diperiksa bersama Dharnawati dan I Nyoman Suisnaya. Ketua Umum PKB ini mendatangi KPK sekitar pukul 07.45 dengan memakai batik berwarna cokelat. Bersama 2 stafnya dan Ketua Fraksi PKB Marwan Djafar dia memasuki gedung KPK di Jalan H.R Rasuna Said. Namun, dia enggan memberikan komentar apapun kepada wartawan. Tidak lama kemudian, datang pihak-pihak yang terkait dengan kasus tersebut. Diawali oleh Wakil Badan Anggaran DPR Olly Dondokambey sekitar pukul 09.30 dan sejam kemudian giliran Tamsil Linrung yang merapat ke KPK. Tamsil yang datang menggunakan Mitsubishi Grandis B 797 AKA itu menenteng sebuah map coklat. ke hal 19 kol 5

SEMOK

Shakira

DPR Anggap Masalah Dengan KPK Sudah Klir WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

MEMBATIK PAYUNG - Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono disaksikan Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad dan Manajer Muri, Sri Widayati menorehkan canting batik menandai secara simbolis dimulainya kegiatan Membatik Seribu Payung dalam puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2011 yang dipusatkan di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan, Senin (3/10).

MURI Catat Rekor Batik Seribu Payung Ibu Negara Ikut Torehkan Canting PEKALONGAN - Membatik Seribu payung yang dihelat dalam rangkaian Peringatan Hari Batik Nasional 2011 di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan, Senin (3/10) tercatat ke dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Kegiatan mem-

batik payung dengan aneka motif, dan warna yang diikuti seribu orang terdiri dari 750 perajin batik, 200 pelajar dan 50 seniman ini, dinilai Muri tercatat sebagai yang terbanyak, dan masuk rekor Muri ke5106. Hal ini diungkapkan Manajer Muri Sri Widayati kepada wartawan di sela-sela peringatan Hari Batik Nasional 2011. “Kami dari Muri

mencatat parade seribu payung yang dibatik dengan aneka motif dan warna masuk dalam kategori payung terbanyak. Karenanya, kami secara resmi mencatat parade ini dalam rekor MURI ke 5106,” jelas dia. Sebagaimana diketahui dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional tahun 2011, digelar berbagai ke hal 19 kol 1

JAKARTA - Setelah sempat mangkir sampai dua kali, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memenuhi undangan DPR. Dalam pertemuan yang berlangsung terbuka selama dua jam itu, pertanyaan sejumlah anggota dewan terfokus pada proses pemanggilan KPK terhadap para pimpinan Badan Anggaran (Banggar) beberapa waktu lalu. Usai pertemuan, Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyampaikan pertemuan telah mencapai target yang diharapkan. Meskipun Ketua DPR Marzuki Alie selaku pimpinan rapat tidak merumuskan kesimpulan, pada hakekatnya telah tercapai kese-

pahaman di antara kedua institusi. “Semua sudah klir. Pimpinan dewan beranggapan tidak perlu lagi memperpanjang persoalan ini. Tidak perlu lagi seakan “akan ada perbedaan pandangan antara DPR dengan KPK. Kalau masih diperlukan pendalaman, kami persilahkan Komisi II I untuk menindaklanjuti,” kata Pram, panggilan akrab Pramono Anung di gedung parlemen, kemarin (3/10). Kesepahaman apa yang dimaksud? “Ya kesepahaman untuk saling mengedepankan fungsi dan wewenang masing masing lembaga. DPR tidak ke hal 19 kol 1

Santai Jadi Free Agent MENJALIN romansa dengan bintang sepak bola, rupanya, tak membuat Shakira ketularan kebiasaan di olahraga terpopuler sejagat tersebut terkait dengan kontrak. Di sepak bola pemain biasanya terlibat pembicaraan kontrak baru dengan klub saat kontrak yang sekarang minimal tersisa dua tahun. Penyanyi asal Kolombia itu malah memilih “menggantung” nasib setelah resmi menjadi free agent alias bebas kontrak. Ya, kendati kerja samanya dengan label rekaman Epic habis, pacar bek Barcelona Gerard Pique itu tetap santai. Pelantun lagu tema Piala Dunia 2010 Waka-Waka itu baru berencana memikirkan dengan pihak mana akan menjalin deal setelah tahun baru nanti. “Saya akan fokus ke tur dulu,” katanya. (c13/ttg)

Hidup Bahagia Jakob Oetama (Habis) DI pihak lain dia dipuji sebagai wartawan yang santun, mengurus anak buah (termasuk kesejahteraan wartawan) dengan baik, dan sosok yang sangat menonjol tepo seliro-nya. Beliau juga tokoh yang kalau berbicara di depan umum lebih mengedepankan filsafat daripada masalah-masalah yang praktis. Misalnya, filsafat kritik. Sampai-sampai di era Orba itu muncul berjenis-jenis filsafat kritik. Ada kritik pedas macam Mochtar Lubis, kritik manis model Jakob Oetama, atau kritik jenaka model Goenawan Mohamad. Kepribadian yang manis seperti itulah yang membuat pemerintah

C A T A T A N:

Dahlan Iskan Orde Baru sangat percaya kepada Jakob Oetama. Sebuah kepercayaan yang ternyata juga tidak mutlak dan tulus. Pada suatu saat Kompas ikut dibredel juga, meski kemudian diizinkan terbit kembali. Tentu salah Orba juga mengapa memercayai Jakob Oetama. Padahal, di balik kehalusan dan kemanisannya itu tetaplah dia seorang wartawan yang asli. Manis hanyalah pembawaannya. Sikap

batinnya tetaplah keras. Kepercayaan yang begitu tinggi dari pemerintahan Orde Baru itu bukan tidak ada ruginya bagi Kompas. Setidaknya menurut saya. Akibat kepercayaan itu regenerasi di pucuk pimpinan Kompas menjadi terhambat. Umur 37 tahun saya sudah berhenti menjadi pemimpin redaksi Jawa Pos. Ini agar berganti kepada generasi yang lebih muda. Umur 39 tahun saya sudah berhenti menjadi pemimpin umum Jawa Pos. Pak Jakob Oetama terus menjadi pemimpin redaksi dan pemimpin umum sampai usia hampir 70 tahun.

Saya tahu itu bukan kehendak beliau sendiri. Siapa pun tahu bahwa untuk mengganti pemimpin redaksi, saat itu, harus minta izin menteri penerangan. Pemerintah merasa lebih tenang kalau Kompas dipimpin Jakob Oetama daripada misalnya tokoh muda yang mungkin lebih radikal. Bagi saya pribadi Jakob Oetama adalah “lawan” yang harus saya hormati, tapi juga harus saya kalahkan. Saya menempatkan diri sebagai “penantangnya”. Baik dalam bidang jurnalistik maupun dalam bidang bisnis pers. Sebagai penantang saya merasakan bukan ke hal 19 kol 5

2011 Tidak Ada Rekrutmen CPNS * Ora usah diarep-arep DPRAnggap Masalah dengan KPK Sudah Klir * Gampang ngger ana masalah maning

CMYK


OPINI

2

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Mangkat Kaji Sekali Oleh: Muh. Abduh WONG sing pan mangkat kaji sudah mulai terbang. Tahun ini, jumlah CJH Indonesia mencapai 221 ribu. Melihat tren orang yang mendaftar sebagai CJH, terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Berarti, antrean menjadi sangat panjang. Bahkan, di beberapa daerah, telah terjadi antrean 5-10 tahun. Artinya, jika mendaftar haji pada tahun ini, seseorang harus rela menunggu hingga 10 tahun untuk berangkat.”Pan kaji kudu antre bertahuntahun. Mulane mumpung sampeyan esih nom, gagiyan saiki ndaftar. Tibane mangkat kan dadi tenagane esih rosa. Kocapa sing ngger saiki wis umur 70-an menduwur, esih kudu ngenteni limang taun maning, tembe bisa mangkat ziarah!” “Iya tah iya, tapi pan kaji enom, njagani titel kajine kayong bisa suwe. Mangkane godaan kie ora langka lirene!” Gairah umat Islam untuk berhaji memang fenomena apik sing perlu diamati. Selain menunjukkan peningkatan kesadaran dalam menunaikan ajaran agama, panjangnya antrean haji bisa dimaknai adanya perbaikan kesejahteraan umat. “Pentol bocah enom kae, usahane jalan, terus langsung ndaftar kaji!” “Kocapa sampeyan ya wa, sing penghasilane terbatas gaji!” Memang ibadah haji mempersyaratkan kesiapan modal finansial yang tidak sedikit. Bahkan, bukan sekadar dana, calon jamaah haji juga harus mempersiapkan fisik serta mentalnya secara prima. Karena itulah, agama mewajibkan ibadah haji hanya bagi mereka yang mampu melakukan perjalanan ke Baitullah. Selain itu, dipersyaratkan adanya jaminan keamanan untuk kelancaran beribadah. “Faktane, syarat sing kayong abot tidak mengurangi motivasi umat untuk menjalankan ibadah haji.” Peningkatan jumlah merupakan sekadar contoh untuk menunjukkan gairah keagamaan umat Islam Indonesia. Sing dadi pertanyaan, jika agama dan pengamalan ritual keagamaan dirasa sangat penting, bisane esih akeh perilaku yang menyimpang dari ajaran agama? “Nah kuwe, aja cuma sing penting bisa mangkat kaji kudune!” Idealnya, peningkatan ritual keagamaan itu berbanding lurus dengan perbaikan kehidupan umat. Apalagi, ajaran agama menekankan pentingnya hubungan ibadah ritual dengan kehidupan sosial. Ibadah haji sebagai salah satu wujud ritual keagamaan juga harus memiliki dimensi sosial. Karena itu, penting dipahami makna sosial dari pelaksanaan ibadah haji. Jika merujuk pada keistimewaan Nabi Ibrahim, dapat dikatakan ibadah haji ternyata memiliki dimensi kemanusiaan yang luar biasa. “Kaya kuwe wa?” “Kuwe tah jare wong pinter!” Melihat antrean, empati sosial calong jamaah haji paling tidak bisa diwujudkan dalam bentuk kesadaran untuk melakukan ibadah haji sekali dalam seumur hidup. Jika itu dilakukan, masa antrean ibadah haji akan bisa diperpendek. “Tapi kan pengin mangkat maning wa, wong ana duite tur ora kapok!” Ibadah haji (jare sing wis tau mangkat) selalu memberikan pengalaman keagamaan yang mendalam sehingga menghadirkan kerinduan untuk kembali memenuhi panggilan Allah. Buktinya, tidak ada orang yang ”kapok” menjalankan ibadah haji. Berbekal pengalaman spiritual itulah, motivasi orang datang ke Baitullah untuk beribadah haji dan umrah terus muncul. Apalagi, Allah menyebut para jamaah haji dan umrah dengan panggilan yang sangat menyentuh hati nurani, yakni sebagai tamutamu Allah (wafdullah). Itu berarti, Allah akan menjadi tuan rumah dan melayani mereka yang datang ke Baitullah. Tapi karena antrean jamaah haji terus meningkat, rasanya, kesadaran kewajiban berhaji itu hanya sekali dalam seumur hidup penting ditekankan. Bukankah Nabi Muhammad hanya berhaji sekali dalam seumur hidup? Ibadah haji yang dijalani Nabi itu kemudian dikenal dengan haji wada’ (haji perpisahan). “Eben pada rasan kabeh ya wa!” (*)

Wartawan Mengawal Keterbukaan Informasi Oleh: Alamsyah Basri SEJAK diterbitkannya UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 pada 30 April 2008, maka sesungguhnya Indonesia sudah memasuki era baru, yakni era keterbukaan. Semangat yang ingin dibangun adalah bagaimana proses penyelenggaraan negara menjadi lebih baik dalam arti terciptanya proses transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan (Pasal 3 UU KIP). Yang kedua adalah semangat besar tujuan dari di terbitkannya UU KIP ini sesungguhnya melulu mengenai partisipasi publik atau keterlibatan publik dalam pengambilan kebijakan publik. Cakupan keterlibatan publik yang dimaksud adalah tentang penjaminan hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan keputusan publik (Pasal 3 UU KIP). Bila sudah berbicara pada hak warga negara maka sesungguhnya kita sudah bicara mengenai Hak Asasi Manusia, sebagaimana yang tertuang pada kebijakan konstitusi negara Indonesia sebagaimana yang dimaksud dalam UUD 1945, Pasal 28. Dan juga sebagaimana yang diatur UndangUndang Hak Asasi Manusia Nomor 39 tahun 1999, serta Deklarasi universal tentang Hak Asasi Manusia yang di-

tetapkan Perserikatan BangsaBangsa, serta berbagai instrumen internasional lainnya mengenai hak asasi manusia berupa Right to Information (RTI) Act atau Freedom of Information (FOI) Law. Hak warga negara yang merupakan salah satu bagian dari hak asasi manusia merupakan isu yang sangat sensitif bila terjadi sebuah pelanggaran norma-norma yang dianutnya. Lihat sejarah Indonesia, selalu terjadi ledakan demonstrasi di saat hak asasi warga, yang terkait dengan hak asasi manusia diselewengkan oleh rezim pemerintahan. Tahun 1908 lahir gerakan Boedi Utomo. Gerakan ini lahir akibat hak warga mengenai pendidikan terpasung dan tidak diberikan secara meluas kepada masyarakat. Tahun 1928, muncul gerakan Sumpah Pemuda akibat dari hak warga negara dalam keikutsertaan mengelola negara terampas akibat hegemoni rezim pemerintah saat itu. Tahun 1966 muncul luapan kemarahan mahasiswa terhadap pemerintahan Orde Lama akibat terjadinya kesewenangan politik komunis dan melambungnya harga-harga kebutuhan pokok manusia, dengan isitilah Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) yang berisikan Bubarkan PKI, Bubarkan Kabinet Dwikora, dan Turunkan Harga. Terakhir, pada 1998 dengan munculnya gelombang kemarahan mahasiswa dan masyarakat akibat maraknya perilaku korupsi, kolusi dan

nepotisme (KKN) pada rejim pemerintahan Orde Baru yang terkenal dengan gerakan reformasi. Gambaran di atas menjadi pelajaran baik bagi penyelenggaran negara selaku badan publik yang berperilaku tidak baik. Bila mereka melakukan tindakan perampasan hak-hak publik maka selalu berakhir tragis dan akhirnya akan diambil secara paksa oleh publik. Pelibatan partisipasi publik dalam menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan, pembuatan program kebijakan, proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan sebagaimana yang diatur Pasal 3 UU KIP membutuhkan niat baik dan tekad yang kuat dari semua elemen masyarakat dalam hal ini media massa sebagai refesentatif media publik. Media publik sebagai lembaga internalisasi insan pers (wartawan) dan perusahaan pers (kantor berita) mempunyai tanggung jawab yang sangat besar bagi terciptanya proses penyelenggaraan negara yang baik. Sebagaimana yang termaktub pada Pasal 6 UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, dinyatakan bahwa peran pers adalah memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui dan menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia serta menghormati kebhinekaan ser-

ta melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Dengan tanggung jawab peran pers ini maka fungsi kontrol terdepan bagi terselenggaranya penyelenggaraan Negara yang baik salah satunya berapa di pundak insan pers atau wartawan. Oleh karena wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik. Posisi wartawan menjadi penting karena keberadaannya yang di tengah-tengah. Posisi tengah ini dapat diartikan pada posisi netral dan tidak berpihak. Sehingga posisi ketidakberpihakan ini menjadi daya tawar bagi semua pihak yang berkepentingan. Kata akhirnya kembali kepada kepatuhan insane pers /wartawan kepada kode etik jurnalistik. Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Wahyu Dimyamtika menyayangkan sikap wartawan yang berpihak. Sebagai pekerja pers tidak sepantasnya wartawan mendukung kelompok tertentu, apalagi pandangan politik yang keras serta intoleran (Kompas, 17 September 2011). Ditambah dengan survei majalah Pantau akhir tahun 2009 yang menyatakan bahwa 60 persen wartawan Indonesia memihak kelompok tertentu dalam pemberitaan. Pernyataan ini sangat mengambarkan bahwa banyak diantara kalangan wartawan yang tidak patuh pada kode etik jur-

nalistik, yakni beradasarkan keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006 pada Pasal 1, yakni wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang dan tidak beritikad buruk. Pada akhirrnya kita akan berpikir bila saat ini penyelenggaraan negara kita buruk, proses penyelenggaraan negara juga buruk ditambah dengan kondisi wartawan Indonesia, sebagaimana yang dikatakan ketua AJI dan survei majalah Pantau akhir tahun 2009, maka bagaimana cara kita mengawal tentang keterbukaan informasi publik ini supaya mencapai tujuan yang diinginkan pada pasal 3 UU KIP. Harapan itu masih ada, bila saja 60 persen wartawan Indonesia sudah sektarian sebagaimana survei majalah Pantau di tahun 2009 lalu, maka harapan itu tetap masih ada pada 40 persen wartawan Indonesia yang akan tetap kritis dan siap mengawal proses penyelenggaraan negara ini menjadi lebih baik lagi. Kebenaran itu bukan milik demokrasi yang melulu ditentukan dengan hitungan mayoritas dan minoritas. Kebenaran hanya milik Tuhan Yang Esa dan akan diberikan kepada orang-orang yang benar dan siap melakukan kebenaran itu sendiri. (*) Penulis adalah Komisioner Komisi Informasi Banten

Wis Akeh Sing Mati TULUNG um dalan menuju Babakan Jatibogor dandani, loken wis 4 tahun dijor klowor ky kuwe? Sebenere Pemkab Tegal duwe utek ora? Kae wis nelan korban akeh um, sing mati aq ngetung wis 5. Apa ngenteni anake rika kr rika mati nembe diaspal? 087830443926

Raskin Ora Anjog PRIBEN Pak, bisane beras raskin ning Desa Argatawang Jatinegara slasi ora anjog ning warga.. maring endi. 081390098868

Dalane Ora Kalap YTH.DPU Kab. Tegal, dalan sing arah Jatibogor-Kemantran rusak parah, wis ora kalap. Pimen kwe urusane? Misale, wong meteng liwat dalan kwe mesti keguguran bayine. Sing kas mangan liwat dalan kwe ya wetenge ‘enek/suduken’. Mbokan ora di aspal ya ditanduri palawija bae owh. Matur nuwun Rateg. 087730148894

Aja Pada kebut-Kebutan Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

TANGGAPAN bwt no 085742395xxx. Bener kue sepur langsire, alon nemen, kya mlakune manten anyar.... Terus kie go supir, mobil tangki Pertamina, sampean kabeh yen liwat, Jln Perintis Kemerdekaan, aja pada ngebut”an, masalahe dalane rame nemen um.. Bokan bae awake pean kena apes, trmksh RATEG. 0818438972

tuh jln yg dr arah pUskEsmAs Blplng ke barat jalanny RUSAK PPAARRAAHH, Pak ROJIKIN sbgai orng blplng apa tidk sdih mliht wrgany SENGSARA klo mw bekerja, bgmna EKONOMI kab tgl mw mju klo sarana dan prasarana ny tdk mndukung PAK. Tolong di muat RATEG, agar ada tanggapan dr sang PEMIMPIN. TRIMS RATEG. 085842344955

Pelaynane Ora Profesional

PAI Alih Fungsi

NYONG pan ngresula khususe kanggo restoran cepat saji Mr. Chiken di depan Polsek Kramat, pelayanane ora propesional, masa pesen 4 porsi ngai nginunge 3, wis kaya kuwe panganane wis entek nginungane nembe teka, ana wong seret ora ngarti, tlng dimuat RATEG. Trims. 085642878474

AKU melu ngresula gyeh, bisane tempat wisata pantai alam indah alih fungsi gadi tempat sex bebas, aku dwek gal mono weruh wong lanang wdon lg jaran2n, ancur. 087730121163

Kurang Tanggap PAN ngresula keh. Tukang parkir ning BNI ADIWERNA kurang tanggap lan kurang sopan. 081902082134

Jalannya Rusak AQ pan mlu ngresula neng RATEG. Wahai Ketua DPRD Kab Tegal yg terhormat BP Rojikin AH, SH, MHum sya wrga Blplng tp krj ny d wilyh Slawi, tp sya merasa kecewa sm Bpk krn bnyak bgt jln di Blplng yg RUSAK, sekali2 TOLONG pak ROJIKIN klo RESES di tengokin Dsa CIBUNAR Kec Balapulang,

Ora Tau Dadi GTT Apa? AK, ra stj ro no 085727566xxx ente ra tau ddi gtt apah!! Sp c sng pngn ddi gtt. Pngne ta ddi drktur mbupa... Gtt jg mnsia pny rs, pny ht... Iya bro... 081325069055

Pelayanane Ora Genah RSUD Dr. Soesilo Tgal plynane sglme dwe. Aq pan mlu ngrsula kye, Anke nyng drwt pas lbran tp plynane ora gnah, prwte mlah pd dlanan hp & nonton tv bae, emangnye ente dbyr buat iseng ak byr tbus obt aj pke duit bkn pke iseng. Tlg admin & manajmen tngktkan plyanan publik. Kmi byr anda jg krja yg bnr. Wslm suwun warteg. 085283661703

Dishubdar Piye Kerjane.

PDAM Kapan Metune

MLU ngresulo om Rateg. tlg dichek neng lpngan tuslah lbran ws bubar tp hrga tket sglme dwe cntone nek trmnal Slawi po. Dedi Jaya, po Dewi sri, po Sinar Jaya sng ntabne plynan trbaik tp oknum2nya msh bnyk planggran2 yg tak trkntrol. Opo aji mumpun “gmne dishub bsa gk nindak? Kl gk bsa p prlu dwkli frum pljr & mhsiswa & masyarakat yg udh mrsa drgkan kgo menghkmi & trn k lpngan, truz ente dgji krjnya ngapain aje? 085283661703

PAN mrang minggu maning ora metu banyune, angger metu loken jm 2, 3 wayahe wong turu, khususe ng Arum Indah, pmen donge len. Matursuwun Rateg. 087730030288

Pating Jeglag-Jeglug OOM Rateg tulung di muat y... dalan Brebes karo Tegal kaya raine sing nggawe, pating jeglag jeglug... wkwkwk. 087830330230

Tunggu Mobil SIM Keliling BUAT no hp 085727771xxx, knapa harus ke Brebes buat SIM tinggal ke Bumiayu tunggu SIM keliling. Coba tnya Polsek Bumiayu jadwal hari mobilnya. 087830330230

Pasokan Air Bersih SEBAIKNYA PDAM memasok air bersih utk warga kalinyamat kulon. Air tanah yg mereka konsumsi di musim kering ini, bisa mengganggu kesehatan. 0818426356

PAI Parkire Dobel PAK Ikmal lan anggota Dewan yang terhormat, tulung dicek utawa ditertibkan pelayanan parkir nang Obyek Wisata PAI Kota Tegal, pertama nang pintu masuk bayar Rp.1000/ motor.. trus anjug njero bayar parkir maning Rp.2000/motor... sing bener bae kyeh, mohon penjelasan Dinas terkait! 081911553443

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

SELASA, 4 OKTOBER 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Disdik Jangan Mau Didikte ABIDIN ABROR/RATEG

NYANYI BARENG - Segenap unsur Muspida, serta tokoh lintas agama bersama nyanyi lagu Tegalan Sinok-Sitong berlangsung di GKI Tegal.

Kesenian Balo-Balo Pimpinan H Tambari

KAMPANYEKAN

KOMISI I DPRD Kota Tegal meminta Dinas Pendidikan (Disdik) jangan mau didikte pihak manapun, terkait sikap tegas penolakan ijin SMK Insan Mulia. Kalau Disdik sampai terpengaruh atas desakan pihak-pihak tertentu, akan jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan. Apalagi penolakan ijin merupakan sikap final, setelah memberikan surat peringatan 1 dan 2 kepada SMK Insan Mulia. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, H Harun Abdi Manap SH mengatakan, pihaknya minta sikap tegas Disdik, menolak ijin

SMK Insan Mulia harus tetap dipegang teguh. Jangan sampai karena tekanan pihak-pihak tertentu, sikap tersebut berubah dan membatalkan surat peringatan ketiga. Kalau itu terjadi, maka bakal jadi preseden buruk dunia pendidikan di Kota Tegal. “Kami minta Disdik jangan mau didikte pihak-pihak tertentu. Apalagi keputusan itu final dan melalui pertimbangan kuat dan mendasar. Kami minta surat peringatan ketiga, sekali sikap final Disdik menolak ijin SMK Insan Mulia harus secepatnya dikeluarkan.” ke hal 9 kol 5

SEMANGAT TOLERANSI DAN PERDAMAIAN

APA yang terjadi akhir-akhir ini sampai menimbulkan situasi tidak nyaman di masyarakat, baik berkaitan ledakan bom, korupsi, pencemaran lingkungan, konflik politik serta bermacam persoalan lain mendera bangsa ini. Semua itu datang bukan tanpa sebab. Apa yang terjadi hasil sebuah rangkaian panjang, satu sama lain berhubu-

ngan. Kasus terakhir aksi bom bunuh diri di Solo, dengan sasaran tempat ibadah umat Kristiani. Benar-benar mengoyak semangat perdamaian, yang selama ini terjalin di masyarakat. Seorang seniman sekaligus tokoh masyarakat Tegal, H Tambari Gustam, memilih pendekatan kesenian guna menangkal peristiwa

tersebut supaya tidak terjadi di daerahnya maupun tempat lain. Semangat ini dituangkan melalui kesenian Balo-Balo Polmas. Dalam syair yang diciptakan, dia mengajak seluruh elemen masyarakat hidup rukun dan damai. Sebuah kehidupan penuh toleransi. Semangat inilah yang gencar

M SAEKHUN/RATEG

ke hal 9 kol 1

GELAR RAPAT KOORDINASI - Menyikapi pro kontra SMK Insan Mulia, Komisi I DPRD Kota Tegal menggelar rapat koordinasi dengan Disdik setempat.

KEBERSIHAN

Aksi Corat-coret Liar Dikeluhkan Satpol PP Diminta Melakukan Pembinaan BELAKANGAN ini aksi coratcoret atau grafiti liar marak di Kota Tegal. Tembok-tembok, rolling dor toko, dan fasilitas umum kerap menjadi sasaran aksi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab itu. Karena itu sebagian kalangan mengeluhkan aksi corat-coret liar tersebut. Sebab, hal itu dinilai

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TUMPUKAN SAMPAH – Warga melintas di pinggiran kali Anyar yang dipenuhi sampah.

Aliran Kali Anyar Kembali Mampet ALIRAN kali Anyar kembali mampet akibat tumpukan sampah memenuhi badan sungai. Padahal, beberapa waktu lalu di lokasi yang sama dilakukan pengerukan oleh beberapa petugas. Kondisi ini membuat warga sekitar mengaku prihatin. Karena cepatnya sampahsampah tersebut memenuhi aliran sungai. Darwati, warga Perumahan Pondok Martoloyo mengatakan, tumpukan sampah di aliran kali Anyar cepat menggunung. Padahal, belum ada tiga minggu petugas melakukan pembersihan sekitar jembatan yang menjadi pusat sampah. ke hal 9 kol 5

KEINDAHAN

mengganggu estetika lingkungan hidup. Selain itu juga mengotori wajah kota dan membuat tidak nyaman. Salah satu orang yang mengeluhkan tindakan tidak bertanggugjawab tersebut adalah Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal, Sugeng Suwaryo. Pemerintah Kota (Pemkot) selalu berupaya maksimal untuk meningkatkan peringkat dalam penghargaan Adipura. Bahkan sekarang penilaian Adipura tidak dilakukan di beberapa titik saja. Tetapi ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

MEMPRIHATINKAN - Kondisi kesehatan tiga bayi yang usianya belum ada satu tahun di Debong Kulon memprihatinkan akibat mengidap penyakit ganas.

Ditemukan 3 Bayi Berpenyakit Ganas Dua Tumor dan Satu Tanpa Anus KONDISI kesehatan masyarakat khususnya anak balita di Kota Tegal belum sepenuhnya baik. Terbukti pada Senin (3/10), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menemukan tiga bayi yang menderita penyakit ganas dan kondisinya memprihatinkan. Dari ketiga bayi yang usianya belum satu tahun itu, dua diantaranya diketahui mengidap tumor.

Sedang satunya sejak dilahirkan tidak memiliki anus. Ketiganya merupakan anak warga kurang mampu di Kelurahan Debong Kulon Tegal Selatan. Bayi yang tidak memiliki anus bernama Ilyas Agus Ramadani anak pertama pasangan Endang Darwati (33) dan Tobi Raharjo (41). Warga Jalan Dewi Sartika Gang 4 RT 6 RW 1. Menurut Endang, anak pertamanya dilahirkan pada 16 Agustus 2011 dengan kondisi normal di RSUD Kardinah. “Waktu lahir beratnya 2,3 kg dan panjangnya 46 cm, usia kan-

dungannya 9 bulan kurang 4 hari. Awalnya tidak diketahui bahwa Agus tidak memiliki anus. Selang dua hari sejak dilahirkan dari rumah sakit memberi tahukan bahwa Agus tidak memiliki anus,” katanya. Kemudian, lanjut dia, dari rumah sakit membuatkan lubang pembuangan kotoran di perut bagian kiri. Dan kata rumah sakit setelah berusia 4 bulan akan dibawa ke Semarang untuk ditangani lebih lanjut. “Saat masih di kandungan tidak merasakan keanehan apapun. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

CORAT-CORET - Fasilitas umum, tembok, pagar serta lainnya kerap menjadi sasaran empuk para oknum pelaku corat-coret liar untuk melakukan aksinya.

Dari Pilketos dan Pemilihan Guru Favorit SMA Muhammadiyah

Tidak Sekadar Tahu, Tapi Langsung Praktek ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERCECER – Sebagian sampah tercecer di luar bak penampungan sementara Jalan Perintis Kemerdekaan.

Bak Penampungan Kurang Dimanfaatkan BAK penampungan sampah sementara di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal, atau depan SMK DWP kurang dimanfaatkan. Warga membuang sampah tidak di dalam bak penampungan, melainkan di luar. Sehingga ceceran sampah memenuhi tepian jalan. Padahal, di lokasi sekitar terdapat sejumlah fasilitas umum, seperti pendidikan dan tempat ibadah. ke hal 9 kol 1

CMYK

SMA Muhammadiyah Kota Tegal, Senin (3/10) kemarin, menggelar pemilihan ketua OSIS (Pilketos) dan guru favorit. Kegiatan yang dilangsungkan di ruang pertemuan sekolah itu dilaksanakan persis seperti pemilihan umum (pemilu). Apa tujuannya? LAPORAN: ADI MULYADI SUASANA Senin pagi di SMA Muhammadiyah tidak seperti biasanya. Para siswa dan guru yang biasanya berada didalam kelas untuk belajar. Pada hari itu nampak sibuk kesana-kemari mem-

persiapkan sebuah acara. Selain itu di ruang pertemuan terlihat tiga bilik milik KPU yang dipakai dalam pemilihan umum. Serta dua tong besar bertuliskan Ketua OSIS dan guru Favorit di sebelahnya. Nampak pula empat pasang kandidat Ketua OSIS yang duduk berjejer. Menurut Kepala SMA Muhammadiyah, Kaharudin MPd melalui Pembina OSIS Eka Budi Laksana SPd, di sekolahnya sedang mengadakan pesta demokrasi, untuk memilih ketua OSIS dan guru favorit pilihan siswa. “Pemilihan dilakukan sama persis dengan sistem yang digunakan dalam pemilu. Sepekan sebelum pemilihan, para calon ketua OSIS mengadakan kampanye. Kemudian memasang gambar-

ADI MULYADI/RATEG

COBLOS - Kepala SMA Muhammadiyah Kaharudin MPd, mengawali proses pemilihan ketua OSIS periode 2011-2012.

gambar mereka di setiap sudut lingkungan sekolah.” Selanjutnya pada hari H pemilihan, terlebih dulu para calon menyampaikan atau memaparkan visi misinya. Lalu diadakan debat calon yang membahas tentang kemajuan, kedisiplinan, tata tertib, dan prestasi sekolah. Tidak kalah penting juga bagaimana agar tidak terjadi tawuran pelajar. “Tujuan dilaksanakannya Pilketos dengan sistem pemilu adalah untuk melatih siswa berdemokrasi, sebagai mana yang diajarkan dalam mata pelajaran Kewarganegaraan. Jadi siswa tidak hanya sekedar tahu, tetapi juga mempraktekkannya langsung,” jelasnya. ke hal 9 kol 5


PEMALANG

4

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

Profil Komite Sekolah Perlu Dibuat Untuk Memudahkan Pembinaan

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

TEMU KANGEN - Silahturahmi Pemuda Panca Marga di Pendopo Kecamatan Moga

Ratusan PPM Rindukan Rasa Kebersamaan MOGA - Menyambut Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, Pemuda Panca Marga (PPM), organisasi yang didirikan tahun 1981 dari keturunan anak pejuang menggelar silaturahmi. Dalam acara tersebut hadir para pejuang Kemerdekaan, LVRI, Pengurus Pleno Markas Cabang PPM Kabupaten Pemalang, Ketua Markas Ranting PPM se-Kabupaten Pemalang di Pendopo Kecamatan Moga, Minggu (2/10)lalu. Ketua Panitia Temu Kangen PPM Kabupaten Pemalang Suryanto, SIP yang didampingi sekretarisnya Herry Udhiarto, S.Sos menuturkan, acara temu kangen itu sudah lama ditunggu-tunggu oleh anggota PPM se Kabupaten Pemalang. “Pada kesempatan yang bagus ini kami baru bisa menyelenggarakan temu kangen yang sudah lama sekali ditunggu-tunggu oleh semua anggota PPM se-Kabupaten Pemalang,” ungkapnya. Ia menambahkan, temu kangen dan silahturahmi Keluarga Besar PPM dengan para sesepuh LVRI itu akan menumbuhkan rasa kebersamaan sehingga akan menyukseskan visi dan misi pemerintah Kabupaten Pemalang di bawah pimpinan H Junaedi, SH MM dan Mukti Agung Wibowo, ST sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang. Ketua Macab PPM Kabupaten Pemalang Drs .Budhi Rahardjo, MM mengatakan, kegiatan silahturahmi bukan saja sebagai kebersamaan akan tetapi terlebih sebagai rasa kebersamaan diantara warga Keluarga Besar PPM Kabupaten Pemalang. “Warga PPM harus selalu berdoa, berserah diri pada Allah, mau jadi apa kita ucapkan syukur Alhamdulillah, segalanya kita kimbalikan kepada Allah Innalilahi Wainna illaihiroji’un, ketika Allah menghendaki maka akan diberi kemudahan jalan dari Allah, sehingga mendapat amanah dan barokah,” ujarnya. Ia mengajak warga PPM se Kabupaten Pemalang untuk bersamasama memajukan Pemalang kedepan yang lebih baik dengan menyukseskan visi Kabupaten Pemalang yang Sehat, Cerdas, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia. Tjahyadi (60) anggota PPM asal Desa Jebed mengaku atas kerinduannya terhadap kumpul-kumpul dengan kawan-kawan senasib sepenanggungan. Dengan adanya silahturahmi dan temu kangen ini dirnya merasa terobati rasa rindunya. “Kegiatan ini sudah lama saya nantikan, kita sama-sama anak pejuang dimana sebagai pewaris nilai-nilai kejuangan 1945, sudah barang tentu memberikan contoh perilaku kepada masyarakat untuk berakhlakulkharimah agar Pemalang secara menyeluruh akan lebih maju dari hari-hari kemarin,” tandasnya. Ia menambahkan, kegiatan itu merupakan kegiatan yang sangat positif, sebagai ajang persatuan dan kesatuan bangsa. Dewan Paripurna PPM Macab Kabupaten Pemalang Nasir Effendi menegaskan, kegiatan silahturahmidan temu kangen sudah lama direncanakan sejak lama sesuai amanat Musnas Pandaan Jatim 1996yang menelorkan keputusan. Salah satunya bahwa anggota LVRI semakin langka dengan dibatasinya satu syarat SKEP maka dikembangkangkan dari anak keturunan ditambah cucu pejuang merupakankatagori anggota biasa dan hal ini merupakan momentum kebangkitan PPM di Kabupaten Pemalang. “Bagi kami anak-anak pejuang yang mewarisi nilai-nilai kejuangan dari orangtuanya akan terus gigih dengan rasa kebersamaan menyukseskan apa yang menjadi visi H. Junaedi, SH MM danMukti Agung Wibowo, ST Bupati dan Wakil Bupati Pemalang menuju Kabupaten Pemalang yang Sehat, Cerdas, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia. (gtr)

PRAMUKA Tropy LCCP Diserahkan TAMAN - Lomba Cerdas Cermat Pramuka yang diselenggarakan dalam rangka Hari Pramuka Emas (50 Th)dilaksanakan antar Kwartir Ranting se jajaran Kwarcab Kabupaten Pemaalang. “Kegiatan ini sebagai ajang evaluasi sejauh mana anak didik dari Siaga, Penggalang dan Penegak memiliki kemampuan dalam berprestasi, khususnya di bidang Pramuka,” kata Ketua Kwarcab Kabupaten Pemalang Drs H Abdul Kadir. Pemberian hadiah bagi Kwarran berprestasi dalam Lomba Cerdas Cermat Pramuka itu langsung diserahkan langsung oleh Hj Irna Junaedi, SE, istri Ketua Mabicab Ka Mabicab Pemalang pada malam resepsi ETK di Pendopo Kecamatan Taman. Adapun Kwarran yang memperoleh prestasi LCCP meliputi untuk tingkat Pramuka Siaga Putra diraih Kwarran Pemalang, Kwarran Taman, Kwarran Petarukan. Pramuka Siaga Putri, Kwarran Taman, Kwarran Pemalang, Kwarran Belik.Pramuka Penggalang Putra, Kwarran Taman, Kwarran Pemalang, Kwarran Warungpring. Sedang Penggalang Putri, Kwarran Pemalang, Kwarran Taman, Kwarran Comal. Penegak Putra Pemalang, Kwarran Comal, Kwarran Ampelgading. Sedang Penegak Putri Kwarran Pemalang, Kwarran Petarukan, Kwarran Taman. (gtr)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PEMBERIAN JAKET – Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST mendapat kehormantan menerima jaket FKPPI dari Ketua FKPPI Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM.

Bukti Karya Nyata FKPPI Dukung Program GP3K Terobosan Baru PELAKSANAAN program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) di Kabupaten Pemalang yang didukung oleh ormas pemuda FKPPI (Forum Komunikasi Putra-putri TNI Polri) merupakan sebuah terobosan baru. Betapa tidak di saat masih banyak ormas pemuda yang terjebak dalam dunia ide, gagasan dan wacana , FKPPI telah terjun langsung ke masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST, saat menghadiri

acara panen perdana padi Hibirida DG 1SHS, di Kelurahan Pelutan, Pemalang, baru-baru ini. “Program GP3K ini, bukti FKPPI telah menunjukan baktinya kepada bangsa dan negara dengan membantu petani memberdayakan lahan kosong yang dimiliki, sehingga dapat meningkatan produksi padi miliki petani,” tutur Wabup. Menurut Wabup, langkah tersebut tentu saja sangat membanggkan. Oleh karena itu wabup meminta kepada keluarga besar FKPPI yang ada di Pemalang khususnya untuk terus mengembangkan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui karya-karya nyata. “Ini bukan sekadar wacana

semata, tapi bukti karya nyata,” tegasnya. Dalam kesempatan itu pula wabup berharap semoga langkah FKPPI akan menjadi sumber inspirasi bagi ormas pemuda lainnya, untuk melakukan upaya-upaya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, sebagai bentuk kehormatan ormas pemuda FKPPI dalam acara itu, Ketua FKPPI Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM berkesempatan untuk memberikan dan mengenakan jaket FKPPI kepada Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST. Saat penyerahan jaket Ketua FKPPI Jawa Tengah dan Bakorwil III mewakili Gubernur Jateng turut mendampingi. (apt)

Dukun Cabul Tiduri Gadis Kencur PEMALANG - Tomi Arga (47) dukun cabul yang berprofesi sebagai pengobatan alternative di RT 07/02 Desa Iser Kecamatan Petarukan diciduk Satuan Reskrim Polres Pemalang, Sabtu (17/9) lalu, setelah mencabuli gadis kencur di ruang praktiknya. Bermula ketika korban, Melati (15) warga Jatirejo Kecamatan Ampelgading datang ke tempat praktik tabib (pengobatan alternatif) di Desa Iser 14 Januari 2011 lalu dengan maksud mendapatkan pelayanan pengobatan alternaitf memutihkan wajah. Tetapi sebelum hasil didapatkan, tersangka lebih dulu menggerayangi tubuh gadis belia itu dengan dijanjikan hasil yang memuaskan dengan tidak dipungut biaya alias gratis. Kapolres Pemalang AKBP Sofyan Nugroho SH MSi melalui Kasat Reskrim Asnanto SH

mengatakan, perbuatan cabul tersebut dilakukan beberapa kali di tempat berbeda. Awalnya, korban kali pertama datang ke tempat praktik dukun cabul tersebut sudah mendapatkan pelayanan dengan ramuan yang sudah dioleskan ke muka korban. Tetapi sebelum ramuan tersebut kering, tersangka lebih dulu meraba- raba bagian tubuh korban yang lain, yang semestinya bukan bagian dari pengobatan yang diinginkan korban. Atas perbuatan tersangka, korban terbedaya oleh bujuk rayunya hingga seluruh bagian tubuh korban diobrak-arik tanpa ampun. Bahkan mahkota milik korbanpun pun terenggut. Perbuatan tersangka tidak berhenti sampai disitu. Bahkan diulanginya hingga tujuh kali dan dilakukan di tempat berbeda sampai bulan Maret 2011 lalu.

“Korban terperdaya oleh bujuk rayu sang dukun cabul dengan diiming-imingi uang dan HP, serta perawatan gratis pemutih waja,h” katanya. Jumat, (22/9) lalu korban mengalami pendarahan yang akhirnya dilarikan ke dokter terdekat. Dengan kejadian tersebut orang tua korban merasa curiga dengan keadaan yang dialami anaknya. Setelah dua hari dirawat karena pendarahan, korban akhirnya menceritakan apa yang dialaminya. Dengan kejadian tersebut, tersangka akan dijerat pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.Bahkan tersangka telah terbukti dan diduga keras telah melakukan peruatan pencabulan dan bersetubuh dengan anak. Tersangka akan diancam pidana paling lama 15 tahun dan paling ringan 3 tahun. (ddm)

Perubahan Cuaca, OW Widuri Sepi PEMALANG - Obyek wisata Pantai Widuri di lokasi jogging track pada hari libur biasanya banyak dipadati pengunjung. Tetapi pada Minggu (2/10) lau tempat tersebut terlihat sepi. Akibat sepinya pengunjung, jasa penyewa ban dan para pedagang di lokasi itu pendapatanya berkurang. “Pengunjung yang berada di kawasan jogging track atau warga yang lain menyebutnya road rice kondisinya sepi. Bahkan untuk hari Minggu sekarang ini juga sepi. Mungkin karena mereka sudah bosan dengan suasana yang ada. Ditambah cuaca yang tidak baik menyebabkan para pengunjung enggan berwisatan,” kata Suwarga (41) jasa penyewa ban di lokasi itu. Menurutnya, perubahan

cuaca yang telah terjadi yaitu panas dan angin kencang pada akhir-akhir ini memicu kurangnya pengunjung di komplek wisata Pantai Widuri. Meskipun demikian para pengunjung lebih memilih wisata yang berinteraksi langsung dengan laut seperti di wilayah yang rencananya akan dijadikan areal jogging track sekarang ini. Paguyuban pedagang di lokasi tersebut sebelumnya sudah diberitahu adanya pengembangan wisata yang berada di timur OW Water Park tersebut. Menurut Suwarga, dalam waktu dekat akan dilakukan pengembangan di antaranya sarana jogging track yang dibiayai dari pemerintah propinsi. Meskipun demikian para pedagang mengaku tidak

khawatir dengan adanya pengembangan tersebut. Sebab, mereka justru akan diberikan tempat yang lebih layak untuk berjualan. Sepinya pengunjung juga dirasakan Sunarsih (35) pedagang warung makan di lokasi itu. Kata dia, lebih dari dua akhir pekan di lokasi tersebut sepi pengunjung. Biasanya di lokasi itu lebih banyak pengunjung lokal yang selalu rutin datang setiap hari libur. “Sepinya pengunjung membuat dagangan yang kami miliki tidak terjual dan dipastikan merugi, tetapi untung dan rugi dalam berjualan sudah biasa dirasakan. Apalagi cuaca panas seperti ini membuat pengunjung lebih berkurang 70 persen lebih dari biasanya,” ujar dia. (ddm)

EDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

WISATA - Pengunjung sedang menikmati keindahan pesisir pantai yang berada di timur OW Water Park.

PEMALANG - Untuk memudahkan dalam melakukan pembinaan dan pemberdayaan komite sekolah, Dewan Pendidikan Kabupaten Pemalang akan membuat profil komite sekolah. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pendidikan H Sahlan BA. “Saat akhir masa bhakti Dewan Pendidikan Kabupaten Pemalang ini akan membuat profil komite sekolah di tiap- tiap kecamatan. Hal itu didasarkan pada Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2010,” katanya kepada Radar, Senin (3/10) kemarin. Menurutnya, untuk mencapai tujuan itu, di bulan Oktober tahun ini, pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Kemite Sekolah (FKKS) se Kabupaten Pemalang yang nantinya akan dikuti oleh 14 FKKS. Berdasarkan rencana, kegiatan rapat tersebut akan dilaksanakan di eks kawedanan yang dikuti oleh FKKS yang ada di wilayah tersebut. “Untuk materi rapat adalah soal kinerja FKKS dan pembuatan profil komite sekolah di kecamatan masing –masing,” ujarnya. Pembuatan profil komite sekolah ini, di antaranya mengenai susuan kepengurusan dari masingmasing komite sekolah yang ada dari mulai SD. MI, Mts, SMP, SMA, MA dan SMK, baik itu negeri maupun swasta. Adapun tujuan pembuatan profil ini, selain untuk mempermudah dalam memalukan pembinaan juga pemberdayaan kebawah, baik secara langsung maupun tidak langsung atau melalui FKKS. Sahlan menjelaskan, salah

dok.rateg

H Sahlan BA

satu hasil Dewan Pendidikan dalam melakukan pembinaan dan pemberdayaan komite sekolah sekarang ada dua komite sekolah di Kabupaten Pemalang yang berhasil lolos dalam lomba hibah bersaing komite sekolah ke t i n g k a t n a s i o n a l . Ya i t u , Komite Sekolah SMP Negeri 2 Pemalang dan Komites Sekolah SMA Negeri 1 Moga. Komite sekolah yang berhasil lolos ikut lomba tin g k a t n a sio n a l in i a k a n mendapat dana hibah tapi harus bersaing dengan komite peserta lainnya. “Semula untuk mengikuti lomba ini, kami kirim tiga komite sekolah, tapi yang berhasil lolos hanya dua komite,” ucapnya. Dia lebih lanjut menjelaskan, dalam ikut lomba komite sekolah hibah bersaing ini, yang dapat dinilai adalah soal kinerja komite sekolah yaitu ada empat peran yang harus bisa dijalankan meliputi peran dalam memberikan pertimbangan, peran memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sekolah, peran pengawasan dan peran mediator. (apt)

Perhutani Siapkan Lahan untuk Budidaya Jagung PEMALANG - Perum Perhutani menyiapkan lahan seluas 3812,8 hektare untuk budidaya penanaman jagung dan padi hibrida yang akan dikembangkan di dalam dan luar kawasan hutan di wilayah Kabupaten Pemalang dan Tegal. Kepala Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang Ir Erwin MM, Senin (3/9) mengatakan, program budidaya jagung dan padi hibrida varietas DG 1 Sang Hyang Seri (SHS) di wilayah Kabupaten Pemalang dan sekitarnya merupakan program bidang

pertanian yang melibatkan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K), PT Sang Hyang Seri, Pusri, PT Pertani, dan Perhutani. “Untuk wilayah Pemalang tanaman padi sudah dimulai sekitar tiga bulan lalu. Bahkan beberapa waktu lalu merupakan panen perdana jenis padi tahan hama, sedangkan jagung baru memulai penanaman,” katanya. Ia mengatakan, penggunaan lahan Perhutani sebagai lahan penanaman padi dan jagung bersifat hibah. (ddm)


TEGAL METROPOLIS

SELASA 4 OKTOBER 2011

5

RADAR TEGAL

Diminta Utamakan Kegiatan Mendesak

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

Tekan Pembengkakan Defisit APBD 2011

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

ADI MULYADI/RATEG

SIMBOLIS - Wakil Wali Kota Tegal secara simbolis menyerahkan baju Korpri kepada perwakilan peserta Latsar.

Latsar CPNS Ditutup Napak Tilas

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto ”Kambing Bakar Maroko”. mulai 1 juni 2011.

USAI sudah Latihan Dasar Mental dan Kedisiplinan bagi 175 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi umum 2010 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Kegiatan tersebut ditutup dengan melakukan napak tilas, Sabtu malam (1/10) kemarin. Napak tilas diawali dari Balai Diklat Trans Jaya menuju Balai Kota Tegal pukul 18. 40. Dari 175 CPNS dibagi menjadi 6 peleton melalui Jalan Perintis Kemerdekaan masuk ke Gang 23 dilanjutkan ke Jalan Panggung Baru. Kemudian ke jalan Depo belok kiri ke Jalan Kolonel Sudiarto. Sesampainya di Makam Panggung, peserta latsar harus masuk satu persatu menyusuri makam Mbah Panggung yang

kondisinya gelap gulita. Dilanjut ke Jalan Kyai Haji Muklas langsung ke Jalan Pancasila dan masuk ke Pendopo Ki gede Sebayu Balai Kota. Setibanya di Pendopo, mereka langsung membuat barisan untuk mengikuti proses penutupan latsar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari materi latsar dan kedisiplinan sebagai salah satu proses untuk bisa diangkat menjadi PNS. Dalam Apel penutupan Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengatakan, apel penutupan pada malam itu menandai berakhirnya kegiatan orientasi. Namun pada hakekatnya justru merupakan awal dari proses pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara

RANCANGAN PERATURAN DAERAH KOTA TEGAL TENTANG PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA TEGAL TAHUN ANGGARAN 2011

H. Ikmal Jaya, SE. Ak Walikota

yang sesungguhnya. Menurut dia, dengan kegiatan tersebut, diharapkan ketika nanti diangkat menjadi PNS bisa bekerja maksimal dalam melayani masyarakat. Serta disiplin waktu dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Peserta masih sebagai CPNS. Jangan melakukan halhal yang telah dilarang dalam ketentuan perundang-undangan. Masa percobaan selama 2 tahun harus dilalui dengan baik apabila ingin diangkat sebagai PNS,” pesannya. Dalam apel tersebut dilakukan prosesi pemakaian baju Korpri, pada dua peserta latsar dan menyiram air sebagai ucapan selamat oleh wakil wali kota. (adi)

siensi pada belanja pegawai, sebab sesuai anggaran belanja pegawai pada belanja langsung sebesar Rp350,6 miliar rupiah sudah mencapai 56,54 persen, dari total anggaran belanja pada APBD Kota Tegal tahun 2011. Selain itu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) juga meminta agar penyusunan anggaran perubahan APBD Kota Tegal tahun 2011 dilakukan dengan melalui pendekatan anggaran berimbang. Jika memang masih bisa dilakukan penghematan anggaran, maka harus dilakukan pengurangan. Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Hj Kun Harjanti SE, mengungkapkan, untuk merealisasikan visi dan misi Kota Tegal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata, maka harus ada langkah baik jika kedepan belanja publik harus lebih besar daripada belanja tidak langsung. Sehingga masyarakat akan merasakan peningkatan hasil kinerja pemerintah, yang su dah bejalan 3 tahun di bawah pimpinan Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak. “Kami minta pembangunan Taman Budata Tegal (TBT), kolam renang dan Buper disempurnakan. Dengan dimanfaatnya aset-aset tersebut, kami berharap bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah, red),” ungkapnya mantap. (hun)

SEJUMLAH Fraksi DPRD Kota Tegal meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, agar memprioritaskan kegiatankegiatan yang mendesak sebagaimana disepakati dalam nota kesepakatan (MoU) antara Pemkor dengan DPRD. Sebab, sesuai MoU tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Kota Tegal tahun 2011 menyebutkan hal tersebut. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Tegal, Hendria Priatmana SE mengatakan, kenaikan defisit pada ubahan anggaran sebesar 13 ,78 persen, yakni dari Rp77,5 miliar menjadi Rp88,17 miliar perlu dicermati. Tidak hanya itu, perubahan APBD tahun 2011juga memperlihatkan anggaran belanja lebih besar daripada anggaran pendapatan. “Kami minta agar Pemkot memprioritaskan kegiatan yang sudah menjadi nota kesepakatan antara Pemkot dan DPRD, tentang PPAS APBD perubahan tahun anggaran 2011. Sehingga pembengkakan defisit bisa ditekan.” Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Drs H Darni Imadudin menyatakan bahwa FPKS meminta agar ada efi-

Jumlah No Urut 3. 3.1 3.1.1 3.1.7 3.2 3.2.2 3.2.3 3.2.5

Uraian

Sebelum Perubahan

PEMBIAYAAN DAERAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH Sisa Lebih Perhitungan Anggaran TahunAnggaran Sebelumnya Penerimaan Kembali Penyertaan Modal (Investasi) Daerah PENGELUARAN PEMBIAYAAN DAERAH Penyertaan Modal ( Investasi ) Pemerintah Daerah Pembayaran Pokok Utang Penyertaan Modal ( Investasi ) Pemerintah Daerah ( Investasi Non Permanen ) Pembiayaan Netto Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan

Bertambah / (Berkurang) Setelah Perubahan

78.707.735.000,00 43.530.453.000,00 35.177.282.000,00 1.206.844.000,00 841.000.000,00 365.844.000,00 0 77.500.891.000,00 0,00

97.201.850.000,00 55.577.814.000,00 41.624.036.000,00 9.022.790.000,00 841.000.000,00 365.844.000,00 7.815.946.000,00 88.179.060.000,00 0,00

H. Habib Ali ZA, SE Wakil Walikota

Jumlah

Dalam rangka memenuhi ketentuan perundangan dipandang perlu mempublikasikan Rancangan Peraturan Daerah Kota Tegal tentang Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2011 sebagai wujud transparansi pemerintah daerah. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2011 yang kami sajikan merupakan Ringkasan Rancangan Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2011 yang berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2011, Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Tahun Anggaran 2011, serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPASP) Tahun Anggaran 2011. Ringkasan Rancangan Perubahan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut: Jumlah

1. 1.1 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.1.4 1.2 1.2.1 1.2.2 1.2.3 1.3 1.3.1 1.3.3 1.3.4 1.3.5 2. 2.1 2.1.1 2.1.2 2.1.4 2.1.5 2.1.6 2.1.9 2.2 2.2.1 2.2.2 2.2.3

Uraian

Sebelum Perubahan

PENDAPATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Pendapatan Pajak Daerah Hasil Retribusi Daerah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Lain-lain PendapatanAsli Daerah Yang Sah DANA PERIMBANGAN Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak Dana Alokasi Umum Dana Alokasi Khusus LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH Pendapatan Hibah Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya BELANJA BELANJA TIDAK LANGSUNG Belanja Pegawai Belanja Bunga Belanja Hibah Belanja Bantuan Sosial Belanja Bantuan Keuangan Belanja Tidak Terduga BELANJA LANGSUNG Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Modal Surplus / ( Defisit )

Bertambah / (Berkurang) Setelah Perubahan

( Rp )

18.494.115.000,00 12.047.361.000,00 6.446.754.000,00 7.815.946.000,00 0,00 0,00 7.815.946.000,00 10.678.169.000,00 0,00

%

23,50 27,68 18,33 647,64 0,00 0,00 0,00 13,78 0,00

Ringkasan Rancangan Perubahan Belanja Daerah berdasarkan Urusan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :

Assalamu'alaikum wr. wb Puji syukur selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya Kota Tegal selalu dalam suasana yang aman dan kondusif sehingga semua akvititas dalam gerakan membangun masyarakat Kota Tegal dapat berjalan dengan lancar.

No Urut

( Rp )

%

440.674.344.000,00 94.465.114.000,00 16.162.912.000,00 11.977.000.000,00 1.457.121.000,00 64.868.081.000,00 312.195.516.000,00 22.984.952.000,00 265.641.464.000,00 23.569.100.000,00 34.013.714.000,00 1.040.000.000,00 15.025.175.000,00 0,00 17.948.539.000,00 518.175.235.000,00 264.839.200.000,00 232.825.582.000,00 228.904.000,00 7.729.570.000,00 21.431.144.000,00 624.000.000,00 2.000.000.000,00 253.336.035.000,00 33.343.334.000,00 122.931.919.000,00 97.060.782.000,00

531.998.374.000,00 91.324.030.000,00 113.763.415.000,00 19.298.301.000,00 20.505.714.000,00 4.342.802.000,00 11.701.228.000,00 (275.772.000,00) 2.001.321.000,00 544.200.000,00 79.555.152.000,00 14.687.071.000,00 311.177.908.000,00 (1.017.608.000,00) 22.126.322.000,00 (858.630.000,00) 265.483.086.000,00 (158.378.000,00) 23.568.500.000,00 (600.000,00) 107.057.051.000,00 73.043.337.000,00 1.028.000.000,00 (12.000.000,00) 14.827.889.000,00 (197.286.000,00) 74.752.623.000,00 74.752.623.000,00 16.448.539.000,00 (1.500.000.000,00) 620.177.434.000,00 102.002.199.000,00 314.311.794.000,00 49.472.594.000,00 271.805.158.000,00 38.979.576.000,00 228.904.000,00 0,00 10.300.295.000,00 2.570.725.000,00 29.353.437.000,00 7.922.293.000,00 624.000.000,00 0,00 2.000.000.000,00 0,00 305.865.640.000,00 52.529.605.000,00 36.340.458.000,00 2.997.124.000,00 152.142.927.000,00 29.211.008.000,00 117.382.255.000,00 20.321.473.000,00

20,72 20,43 26,87 (2,30) 37,35 22,64 (0,33) (3,74) (0,06) (0,00) 214,75 (1,15) (1,31) 0,00 (8,36) 19,68 18,68 16,74 0,00 33,26 36,97 0,00 0,00 20,74 8,99 23,76 20,94

(77.500.891.000,00)

(88.179.060.000,00) (10.678.169.000,00)

13,78

No Urut A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Urusan Pemerintahan Daerah

21 22 23 24 25

URUSAN WAJIB Pendidikan Kesehatan Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Penataan Ruang Perencanaan Pembangunan Perhubungan Lingkungan Hidup Pertanahan Kependudukan dan Capil Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Sosial Ketenagakerjaan Koperasi dan UKM Penanaman Modal Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Adm Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Statistik Kearsipan Komunikasi dan Informatika Perpustakaan

B 1 2 3 4 5 6 7

URUSAN PILIHAN Pertanian Energi dan Sumberdaya Mineral Pariwisata Kelautan dan Perikanan Perdagangan Perindustrian Ketransmigrasian JUMLAH

Sebelum Perubahan

Bertambah / (Berkurang)

Setelah Perubahan

( Rp )

239.892.373.000,00 34.482.930.000,00 67.974.451.000,00 29.157.583.000,00 6.250.386.000,00 43.580.000,00 3.016.380.000,00 5.930.628.000,00 4.902.504.000,00 2.151.015.000,00 936.604.000,00 109.479.000,00 801.474.000,00 4.060.086.000,00 1.417.235.000,00 2.121.646.000,00 889.492.000,00 763.555.000,00 3.675.960.000,00 3.308.961.000,00

293.877.138.000,00 56.532.009.000,00 95.509.791.000,00 35.127.564.000,00 6.615.808.000,00 43.280.000,00 2.936.434.000,00 6.081.562.000,00 4.719.461.000,00 205.220.000,00 1.403.754.000,00 109.479.000,00 801.474.000,00 4.159.930.000,00 1.557.641.000,00 2.270.340.000,00 874.527.000,00 1.753.052.000,00 3.663.385.000,00 3.352.877.000,00

53.984.765.000,00 22.049.079.000,00 27.535.340.000,00 5.969.981.000,00 365.422.000,00 (300.000,00) (79.946.000,00) 150.934.000,00 (183.043.000,00) (1.945.795.000,00) 467.150.000,00 0,00 0,00 99.844.000,00 140.406.000,00 148.694.000,00 (14.965.000,00) 989.497.000,00 (12.575.000,00) 43.916.000,00

22,50 63,94 40,51 20,47 5,85 (0,69) (2,65) 2,54 (3,73) (90,46) 49,88 0,00 0,00 2,46 9,91 7,01 (1,68) 129,59 (0,34) 1,33

62.639.981.000,00 1.883.151.000,00 71.566.000,00 2.788.383.000,00 196.600.000,00 318.743.000,00

60.826.182.000,00 1.930.701.000,00 71.566.000,00 2.795.383.000,00 216.975.000,00 318.743.000,00

(1.813.799.000,00) 47.550.000,00 0,00 7.000.000,00 20.375.000,00 0,00

(2,90) 2,53 0,00 0,25 10,36 0,00

13.443.662.000,00 306.820.000,00 7.112.275.000,00 1.438.394.000,00 3.214.731.000,00 1.177.434.000,00 162.143.000,00 31.865.000,00

11.988.502.000,00 306.820.000,00 5.806.685.000,00 1.435.369.000,00 3.180.446.000,00 1.065.174.000,00 162.143.000,00 31.865.000,00

(1.455.160.000,00) 0,00 (1.305.590.000,00) (3.025.000,00) (34.285.000,00) (112.260.000,00) 0,00 0,00

(10,82) 0,00 (18,36) (0,21) (1,07) (9,53) 0,00 0,00

253.336.035.000,00

305.865.640.000,00

52.529.605.000,00

20,74

%

Demikian Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tegal Tahun Anggaran 2011, semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua, Amin. Wassalamu'alaikum wr.wb. Tegal,

Oktober 2011

Walikota Tegal ttd H. IKMAL JAYA, SE. Ak.


SLAWI METROPOLIS

6

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Demo Besar Gagal Ancaman Parade Nusantara Tak Terbukti RENCANA aksi demo besarbesaran yang sebelumnya diungkapkan jajaran pengurus Parade Nusantara, tidak terbukti. Aksi demo ke gedung DPRD Senin (3/10) kemarin, hanya diikuti sekitar 50 pendemo dari perwakilan Kepala Desa dan perangkat se-Kabupaten Tegal, yang tergabung dalam Parade Nusantara. Padahal sebelumnya, Parade Nusantara berkoar akan mengerahkan ribuan orang dalam aksi demo besarbesaran terkait wacana pemotongan atau rasionalisasi Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Pantauan Radar, sekitar satu jam pada saat anggota DPRD sedang melakukan Sidang Paripurna penerimaan nota keungan RAPBD Kabupaten Tegal, para pendemo melakukan orasi di halaman gedung DPRD. Mereka menyampaikan agar wacana pemotongan atau rasionalisasi ADD, tidak dilakukan oleh Banggar. Namun setelah sidang selesai, jajaran pimpinan DPRD dan puluhan anggota

pun langsung menemui para pendemo. Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SH, dari semula pembahasan anggaran, Ketua Banggar bersama Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, justru menambah usulan eksekutif yang semua Rp 12 miliar menjadi Rp 26,5 miliar. Nominal ini sama seperti besaran anggaran pada tahun 2010 lalu. Namun, lanjut Rojikin, menjelang perubahan anggaran, terjadi defisit sebesar Rp 15,8 miliar. Karenanya, diusulkanlah rasionaliasi di berbagai sektor. Namun demikian, Banggar dan komisi I tetap mengharap agar anggaran ADD tetap. Karena, anggaran sudah dicairkan 60 persen. Maka apabila terjadi pengurangan, akan terjadi kesulitan perhitungan, baik mengenai alokasi peruntukan maupun perhitungan pajaknya. “Saya menjamin, akan mengawal dana ADD tersebut agar sesuai dengan yang ditetapkan sebelumnya. Artinya, tidak dirasionalisasi,” kata Ketua DPRD yang juga Ketua Banggar, Rojikin. Sementara sebelumnya, Parade Nusantara yang diketuai oleh A Khusen, menyampaikan bahwa rencana rasionalisasi anggaran ADD 2011 dari Rp 26,5

miliar dirasionalisasi menjadi Rp 8 miliar, dianggap tidak rasional. Karenanya, Parade Nusantara menuntut agar rencana tersebut dibatalkan. Jika itu dilakukan, maka ADD tinggal Rp 2 miliar. Sehingga, setiap desa di Kabupaten Tegal hanya akan menerima antara Rp 7 juta sampai Rp 8 juta. Sementara, program sudah berjalan 60 persen. Dirinya juga meminta agar penjamin tidak hanya menyampaikan kepada orang lain, tetapi menjawab langsung kepada Parade Nusantara. “Kami ikhlas jika rasionalisasi itu karena anggaran APBD defisit. Namun kabar yang terjadi, ini bukan karena defisit tapi justru ada usulan dari DPRD yang dimungkinkan dimasukkan kedalam aspirasi DPRD,” ujarnya. Menurut Sendi, sapaan A Khusen, rasionalisasi ini nantinya akan mengorbankan desa dan masyarakat se-Kabupaten Tegal. Pihaknya tidak akan melakukan negosiasi, tetapi akan menuntut agar anggaran ini tidak dirasionalisasi. Jika ini tetap dilakukan, lanjut Sendi, pihaknya bersama Kepala Desa lain, sepakat agar pajak masyarakat yang diserahkan kepada Pemkab, agar ditarik sendiri secara langsung oleh Pemkab. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

DIALOG – Saat Ketua DPRD dan puluhan anggotanya menemui para pendemo dari Parade Nusantara di halaman gedung DPRD, Senin (3/10) kemarin.

PEMERINTAHAN 6 Kepala SKPD Dijabat Plt SEJUMLAH 6 jabatan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Tegal, dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Akibatnya, kinerja Pemkab Tegal dirasa timpang dan perlu penataan. Kekosong kepala SKPD yang sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir itu, hingga kini belum ada kejelasan. Bahkan, kekosongan akan semakin banyak mengingat beberapa kepala SKPD sudah dan bakal pensiun. Adapun kekosongan kepala SKPD yang diisi dengan Plt, diantaranya Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes), Badan Perijinan PelaDOK.RATEG yanan Terpadu (BPPT), Dinas Sosial TeDrs Adi Mardiatno naga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora). Bahkan, saat ini Sekda juga dijabat Plt dan dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun. Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Tegal, Drs Adi Mardiatno, mengatakan, terlalu berlebihan jika dikatakan roda pemerintahan Kabupaten Tegal timpang. Karena kegiatan di SKPD yang dipimpin Plt, masih berjalan baik. Dirinya mengakui adanya beberapa kepala SKPD yang kosong, namun untuk sementara telah diisi Plt. Pejabat yang ditunjuk itu, memiliki kewenangan penuh dalam memimpin SKPD tersebut. “Pemkab Tegal sendiri akan segera melakukan pengisian jabatan yang kosong, khususnya untuk jabatan eselon III dan IV,” katanya. Ditambahkan, untuk kekosongan jabatan eselon II, akan dibahas lebih lanjut. Karena proses penempatan harus mendapatkan persetujuan gubernur. Diakuinya, kondisi tersebut terjadi karena karena “facum of power”. Sehingga jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan bisa menghambat pelayanan masyarakat. (gon)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MEMBUKA - Ketua Kwarcab 1.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM (kedua dari kiri) saat membuka kegiatan Karang Pamitran di SMP 2 Adiwerna, Mingu (2/10) kemarin.

Animo Peserta Kegiatan Sangat Tinggi Karang Pamitran Kwarcab 1.28 Tegal ADIWERNA – Sebanyak 91 Pembina Penggalang Pangkalan SMP/MTs dan Perutusan Kwarran se-Kwarcab 11.28 Tegal, mengikuti kegiatan pertemuan pembina yang dikemas dalam Karang Pamitran Pembina. Kegiatan yang digelar oleh Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab 11.28 Tegal itu, bertempat di SMP Negeri 2 Adiwerna, Minggu (2/10) kemarin. Peserta yang semula ditargetkan hanya sebanyak 40 orang pembina, namun diluar dugaan membludak mencapai dua kali lipatnya yaitu sebanyak 91 Pembina. ”Targetnya hanya 40 peserta. Namun diluar dugaan, membludak 2 kali lipat dari perkiraan yaitu mencapai 91 pembina,” ungkap Wakil Kepala Pusdik-

latcab, Joko Eko Pratomo SPd didampingi Sekretarisnya, Subarno, disela kegiatan. Karang Pamitran, kata Joko, merupakan salah satu kegiatan sebagai upaya penyegaran bagi Pembina, tukar pengalaman, menambah pengetahuan, dan ketrampilan membina. Sehingga, Karang Pamitran bukan merupakan jenis dan jenjang kursus, melainkan merupakan salah satu pendidikan informal untuk orang dewasa. ”Sasarannya, agar Pembina mampu meningkatkan mutu pendidikan, dapat mengelola satuan dengan baik, dan membuat membuat kegiatan yang menarik bagi peserta didik,” terangnya. Ketua Kwartir Cabang 11.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM dalam pengarahannya mengingatkan, posisi strategis dimiliki oleh Pembina Gugus Depan (Gudep). Karena di Gugus depanlah peserta didik berada, kegiatan, perilaku, dan watak mereka dijadikan ukuran hasil pendidikan para pembinanya,

bahkan kadang dikonotasikan cerminan dari pembina yang mendidiknya. ”Di Gudeplah, secara visualisasi hasil seluruh upaya pendidikan non formal lewat Gerakan Pramuka ini menjadi ukuran,” tegas Muji, yang dalam kesehariannya menjabat Kepala Inspektorat Kabupaten Tegal. Oleh karena itu, Muji berharap, dengan posisi yang dimiliki Pembina, hendaknya dapat melaksanakan peran Pembina Gugus Depan dengan baik yaitu antara lain Pertama, Pembina mengelola satuan. Kedua, pembina pengawal misi. Ketiga, Pembina mengarahkan ke pencapaian visi. ”Untuk memainkan peran sebagai pengarah ke pencapaian visi, Pembina Satuan harus memastikan bahwa mereka tidak pernah kehilangan pandangan akan akar tujuan. Yaitu, penjelasan umum tentang mengapa kita lakukan dan apa yang kita lakukan, bagaimana satuan perlu berkembang, ba-

gaimana perkembangan itu menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, bagian dari akar sejarah yang luas,” urainya. Peran yang keempat, lanjut Muji, yaitu Pembina memotivasi sebagai motivator, pembina perlu untuk memprioritaskan hubungan yaitu secara sungguh-sungguh membantu orang lain untuk memahami diri sendiri dan menemukan jati diri, serta memberikan kebebasan untuk memilih. Kelima yaitu Pembina sebagai pembuat komitmen. Dan yang keenam, Pembina adalah Pendidik. ”Peran Pembina sebagai pendidik adalah sebagai puncak perannya sebagai perancang, pengawal misi, pengarah visi, serta motivator dan pembangun komitmen,” pungkasnya. Sedangkan materi Karang Pamitran meliputi Kegiatan bermutu dan mengandung pendidikan, Mengorganisasi dan mengelola Penggalang, Membuat Program Kerja, dan Membina anak didik. (fatkhurohman)

Enthus Gelar Sholawat Bareng Pedagang Pasar Pagongan

Jadi Ajang Silaturahim dan Tampung Keluhan Asosiasi Pedagang Pasar Pagongan (APPP) sengaja menggelar acara silaturahmi dan temu kangen dengan dalang kondang asal Desa Bengle Ki Entus Susmono. Lalu ? LAPORAN:HERMASPURWADI TAK seperti biasanya, kondisi Pasar Pagongan yang menjadi sentra jual beli pedagang tradisional dengan pembelinya, Senin (3/10) sekitar pukul 11.00 WIB tiba- tiba terhenti sejenak beraktifitas. Ratusan pedangang rela meninggalkan lapaknya untuk merapatkan barisan di depan areal pasar, guna melihat langsung sosok Ki Enthus yang dikenal lihai dalam memberikan tauziah keagamaan. Kemasan

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

SHOLAWATAN - Penampilan Ki Enthus Susmono di hadapan pedagang pasar Pagongan, kemarin.

acara pun berubah format menjadi ajang Sholawatan bareng pedagang pasar yang jumlahnya mencapai kurang lebih 700 san orang tersebut.

Ketua APPP, Mashudi, menyatakan, ajang silaturahim dan temu kangen bareng Ki Enthus itu, awalnya digagas sebagai media halal bi halal antar peda-

gang yang terpayungi dalam payung paguyuban. “Harapan kami, kedepan ada semacam perhatian dari Pemkab agar bangunan pasar bisa dirapikan dengan dukungan dana AP BD. Ini agar keberadaan pedagang yang selama ini ada di luar, dapat terakomodir di dalam pasar,” cetusnya. Sementara itu, Ki Enthus dalam tauziahnya melemparkan pemikiran dan keinginan agar keberadaan pasar yang ada jangan membebani pedagang yang telah bertahun- tahun mengantungkan hidupnya disana. Dia juga mengkhawatirkan bila nantinya pasar tradisional direhab menjadi pasar yang bagus, pedagang malah dirugikan lantaran tak sanggup lagi membayar sewa kios yang begitu mahal. “Banyak kenyataan terlihat, begitu pasar direhab menjadi pasar bagus, malah sepi pedagang. Pedagang mengaku jus-

tru dagangannya tidak laku, kehilangan pelanggannya, dan memilih kembali ke tempat asal mereka dulu pernah berdagang,”ujarnya. Ki Eenthus sempat mengajak seluruh pedagang untuk tetap rajin menjalankan sholat, karena sholat merupakan kunci surga. Selain sholat, ajakan untuk beramal soleh dan mengedepankan kejujuran dalam berdagang juga terus dikobarkan lantaran amal soleh merupakan jalan menuju sorga. Iringan sholawat yang diikuti semua pedagang pasar itu menghadirkan suasana sejuk ditengah teriknya mentari yang membakar pengunjung dan pedagang di depan pasar tradisional kemarin. Ajang tanya jawab pun sempat digulirkan sang dalang untuk mengetahui kondisi riil pedagang yang menurutnya menjadi ‘jantungnya negara’. (*)


KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

ADIWERNA

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PIONERING - Tampak sejumlah peserta LT II Kwaran Adiwerna sedang beradu ketangkasan dalam bidang pionering (tali temali), Senin (3/10) kemarin.

15 Regu Adu Kemampuan ADIWERNA – Sebanyak 150 Penggalang yang tergabung dalam 15 Regu Pramuka se-Kwarran 11.28.04 Adiwerna, beradu kemampuan dan ketrampilan dalam kegiatan Lomba Penggalang yang dikemas dalam bentuk Lomba Tingkat II (LT-II) Kwartir Ranting 11.28.04 Adiwerna. Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Wana Tirta Desa Pedeslohor Kecamatan Adiwerna itu, dibuka secara resmi oleh Camat Adiwerna, Moh Soleh SSos selaku Ketua Mabiran, Senin (3/10) kemarin. Ketua Panitia Pelaksana, Iman Zam Zani, mengatakan, Lomba Tingkat II dikemas dalam bentuk perkemahan dan Lomba Penggalang. Lomba ini dimaksudkan untuk memupuk rasa persaudaraan Pramuka Penggalang serta meningkatkan kreatifitas dan ketangkasan anggota Pramuka. “Peserta dituntut untuk menunjukkan ketrampilannya, karena ajang ini dilaksanakan untuk mencari regu terbaik untuk LT-III tingkat Kwarcab 1.28 Tegal, mendatang,” katanya. Materi yang diberikan, tambah Iman, tetap mengacu pada juklak yang ada. Diantaranya yaitu ketrampilan Pionering, halang rintang, K3 pertendaan, pentas seni, wide game, senam Pramuka dan bakti masyarakat. “Untuk bakti masyarakat, akan dilakukan penanaman pohon mangga,” jelasnya. Sementara Ketua Mabiran Adiwerna, Moh Soleh SSos, menegaskan bahwa anggota Pramuka harus menjadi pelopor dalam menjauhi keganasan bahaya NARKOBA. Selain itu, seorang Pramuka harus punya prinsip dan tidak mudah diombang–ambingkan oleh keadaan apapun. Pramuka harus menjauhi Narkoba, dan juga taat pada kedua orangtua,” tegasnya. Soleh juga berpesan, dalam mengikuti kegiatan LT-II agar selalu menanamkan rasa solidaritas dan jiwa sosial antar sesama Pramuka. “Jiwa toleransi harus senantiasa tertanam dalam hati adik-adik Pramuka,” pungkasnya. Kegiatan Lomba Tingkat II (LT-II) Kwarran 11.28.04 Adiwerna dimulai sejak, Senin (3/10) kemarin dan akan berakhir Selasa, (4/10) hari ini. (fat)

Ratusan Nelayan Urung Melaut SURADADI - Ratusan nelayan di Kecamatan Suradadi, tak sedikit yang mengurungkan niatnya untuk beranjak ke laut. Hal ini seiring dengan munculnya angin Timur yang melanda perairan laut Utara, khususnya di wilayah Pantura Kabupaten Tegal. Salah seorang nelayan Desa Suradadi Kecamatan Suradadi, Sugeng (49), mengatakan, terdapat sebanyak 800 perahu di wilayahnya. Namun demikian, hampir 500 perahu diantaranya, tidak melaut. Mereka terpaksa menambatkan perahunya di sekitar sungai Cenang Suradadi, karena menghindari tiupan angin kencang. Meskipun ada yang melaut, tetapi mereka tidak berani melaju ke tengah laut. Mereka hanya di tepi laut yang jaraknya dari daratan jika ditempuh sekira 2 - 3 jam. “Ini sedang musim Timuran, makanya sebagian nelayan Suradadi tidak berani melaut,” kata nelayan Rajungan ini, Senin (3/10) siang. Dia menjelaskan, nelayan yang berani melaut, hanya sekedar mencari ikan jenis teri Jawa. Ikan tersebut, saat ini juga mengalami kenaikan harga. Dimana harga sebelumnya, hanya Rp 120 ribu persegon atau sekira 15 kilogram. Sementara saat ini, mencapai Rp 130 ribu persegon. Kendati harga naik, tak selamanya para nelayan mendapat tangkapan maksimal. Menurutnya, pendapatan nelayan hanya sekedar cukup untuk biaya operasional dan sedikit untuk menutup kebutuhan keluarga seharihari. “Mendapat satu segon saja sudah untung,” ucapnya. Sementara itu, Pedagang ikan di Pelabuhan Suradadi, Darmini (47), mengaku kesulitan mendapatkan barang dagangannya seperti ikan teri, cumi-cumi, dan rajungan. Menurutnya, stok yang ada tidak sesuai dengan permintaan konsumen yang semakin tinggi. Dia menjelaskan, meski harga ikan teri naik, namun permintaan dari konsumen tetap banyak. Sementara setiap nelayan berlabuh, hasil tangkapannya hanya beberapa segon. Dan itu pun, kata dia, harus berebut dengan pedagang ikan lainnya yang sudah menunggu lama di tepi muara.“Bulan ini merupakan bulan hajat. Sehingga, permintaan ikan dari konsumen sangat tinggi,” ucapnya. Terpisah, Kepala Desa Suradadi, Tarsidjan, juga mengatakan hal yang senada. Menurutnya, kali ini nelayan Pantura dan pedagang ikan di wilayahnya, tengah prihatin. Mereka tidak bisa mendapatkan ikan lantaran kondisi cuaca yang tidak menentu.“Angin Timuran kerap datang. Karena itulah, banyak nelayan yang berlabuh sembari menunggu angin reda,” ucapnya singkat. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERLABUH - Sejumlah perahu nelayan tampak berlabuh di Muara Sungai Cenang atau tepatnya di Pelabuhan Suradadi, kemarin.

Hama Serang Bawang dan Cabe Hama Ulat Grayak dan Mreki BOJONG - Sejak Pertengahan September sampai saat ini, petani bawang dan cabe di wilayah Kecamatan Bojong mengeluh. Pasalnya, tanaman mereka diserang hama ulat grayak dan mreki. Dampak dari serangan hama yang menyerang sel tanaman khususnya bagian daun, bisa mengakibatkan tanaman mereka mati dan gagal panen. Dua hama tersebut, saat ini sudah menyerang seluas 10 hektar lebih tanaman bawang dan cabe. “Selain bawang putih dan bawang merah serta cabe, hama juga menyerang tanaman sayur bawang daun

dan kubis,” kata H Abdul Jafar, Minggu (2/10). Dikatakan Abdul Jafar, sangat sulit mengatasi serangan dua hama tersebut. Pasalnya, kedua hama itu menyerang bagian sel tanaman terutama bagian daun. Akibatnya, daun dan pohon secara bertahap mengering dan menjadi mati. Untuk serangan dua hama dimasud terganan dan sangatdirasakan petani terjadi pada pertengahan September kemarin. Masih untung, karena sigapnya petani dengan melakukan antisipasi, maka tanaman milik mereka bisa diselamatkan. Menurut dia, antisipasi yang dilakukan dengan menyemprotkan pestisida dosis tinggi dan itu mem-

butuhkan biaya tambahan. Meski demikian, petani tidak menghiraukan tambahan biaya yang terpenting adalah keselamatan tanaman. “Petani sudah mengeluarkan modal taman jika bawang saja sudah tinggi, sekitar Rp 50 juta setiap hektar. Jika dibairkan kerugian petani sangat besar,” jelas H Abdul Jafar. Sementara pihaknya berharap, agar semua petani di wilayah Bojong, diminta untuk berhati-hati dengan serangan hama ulat grayak dan mreki. Karena hama itu, secara perlahan bia mematikan tanaman sayuran mereka. “Kami rasakan, munculnya hama ini akibat pergantian musim dari tingginya curah hujan kemudian panas,” pungkasnya. (gon)

RINGKASAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEGAL TENTANG PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN TEGAL TAHUN ANGGARAN 2011 MOCH.HERYSOELISTIYAWAN,SH.MHum. WAKIL BUPATI TEGAL

Assalamu’alaikum, Wr. Wb. Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkah limpahan rahmat dan karunia-Nya, pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat oleh Pemerintah Kabupaten Tegal dapat berjalan dengan lancar dan aman. Dimana salah satu kegiatannya adalah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah maupun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2011 merupakan kerangka kebijakan publik yang memuat hak dan kewajiban Pemerintah Daerah dan masyarakat yang tercermin dalam pendapatan, belanja dan pembiayaan. Selain itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan amanat rakyat yang mempunyai fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi dan stabilisasi yang disusun berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran (PPAS) yang merupakan prioritas program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tegal Tahun 2009 - 2014. Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan penyesuaian terhadap capaian target kinerja dan/atau prakiraan/rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tegal, yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Adapun bentuk dan struktur perubahan Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai dengan lampiran dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Maksud dan tujuan Penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2011 sebagai rencana perubahan atas operasional tahunan sebagai akibat terjadinya perubahan asumsi penerimaan maupun belanja untuk mencapai tujuan pembangunan dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang semakin komplek dimana dalam penyusunannya berpedoman kepada dokumen perencanaan yang ada serta memenuhi azas tertib, transparansi, akuntabilitas, konsistensi dan mudah dipahami. Sebagai landasan hukum dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2011 di antaranya adalah : 1. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah; 3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 5. Peratuaran Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Tahun Anggaran 2010; 6. Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 13 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah ; 7. Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 7,8,9 dan 10 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Tegal; 8. Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 15 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tegal Tahun 2009 - 2014.; 9. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Tegal dengan Dewan Perwakilan 900/ 2471/2011 Rakyat Daerah Kabupaten Tegal Nomor : 170/08/2011 tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tegal TA. 2011; 10.Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Tegal dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tegal Nomor : 900/ 2472 /2011 170 / 09/2011 tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2011. 11.Peraturan Bupati Tegal Nomor 40 Tahun 2010 tentang Standarisasi Indeks Biaya kegiatan, pemeliharaan, pangadaan dan honorarium Kabupaten Tegal Tahun Anggara 2011. Dari kondisi yang ada sekarang, dengan memperhitungkan potensi pendapatan yang ada tersusunlah struktur Perubahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2011 adalah sebagai berikut :

Lampiran I

NOMOR URUT 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

. . . . . . . . . . . .

1 1 1 1 1 2 2 2 2 3 3 3

2

. . . .

1 2 3 4

.1 .2 .3 .1 .3

1.3.4 1.3.5 2 2 2 2 2 2 2

. . . . . .

1 1 1 1 1 1

. . . . .

1 2 4 5 6

2.1.7 2 2 2 2 2

. . . . .

1 2 2 2 2

.8 .1 .2 .3

3 3.1 3.1.1 3 3 3 3

. . . .

JUMLAH (Rp) URAIAN

1.5 2 2.1 2.3

SEBELUM PERUBAHAN 3

PENDAPATAN 1.138.772.959.000,00 PENDAPATAN ASLI DAERAH 83.974.505.000,00 Pendapatan Pajak Daerah 22.853.771.000,00 Hasil Retribusi Daerah 12.280.785.000,00 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 4.405.341.000,00 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 44.434.608.000,00 DANA PERIMBANGAN 818.703.478.000,00 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 53.197.678.000,00 Dana Alokasi Umum 704.172.500.000,00 Dana Alokasi Khusus 61.333.300.000,00 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 236.094.976.000,00 Pendapatan Hibah 117.012.000,00 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya 36.004.851.000,00 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 165.521.033.000,00 Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya 34.452.080.000,00 BELANJA 1.154.506.798.000,00 BELANJA TIDAK LANGSUNG 739.087.232.000,00 Belanja Pegawai 655.142.772.000,00 Belanja Bunga 368.688.000,00 Belanja Hibah 7.670.156.000,00 Belanja Bantuan Sosial 27.561.924.000,00 Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa 1.602.273.000,00 Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa 44.241.419.000,00 Belanja Tidak Terduga 2.500.000.000,00 BELANJA LANGSUNG 415.419.566.000,00 Belanja Pegawai 49.482.967.520,00 Belanja Barang dan Jasa 165.979.009.952,00 Belanja Modal 199.957.588.528,00 SURPLUS / (DEFISIT) (15.733.839.000,00) PEMBIAYAAN DAERAH PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 22.911.789.000,00 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya 22.511.789.000,00 Penerimaan kembali Pemberian Pinjaman 400.000.000,00 PENGELUARAN PEMBIAYAAN DAERAH 7.177.950.000,00 Pembentukan Dana Cadangan 7.000.000.000,00 Pembayaran Pokok Utang 177.950.000,00 PEMBIAYAAN NETTO 15.733.839.000,00 SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN 0,00

Peraturan Daerah Nomor : . Tanggal : 29 September 2011 BERTAMBAH / (BERKURANG)

SETELAH PERUBAHAN 4

(Rp) 5

% 6

1.184.087.029.000,00 87.369.171.000,00 22.853.771.000,00 12.280.785.000,00 4.405.341.000,00 47.829.274.000,00 809.292.209.000,00 44.179.416.000,00 703.779.493.000,00 61.333.300.000,00 287.425.649.000,00 117.012.000,00

45.314.070.000,00 3.394.666.000,00 0,00 0,00 0,00 3.394.666.000,00 (9.411.269.000,00) (9.018.262.000,00) (393.007.000,00) 0,00 51.330.673.000,00 0,00

3,98 4,04 0,00 0,00 0,00 7,64 (1,15) (16,95) (0,06) 0,00 21,74 0,00

31.832.660.000,00 212.357.727.000,00

(4.172.191.000,00) 46.836.694.000,00

(11,59) 28,30

43.118.250.000,00 1.210.128.453.010,00 777.848.234.010,00 700.247.909.010,00 368.688.000,00 7.670.156.000,00 29.301.676.000,00

8.666.170.000,00 55.621.655.010,00 38.761.002.010,00 45.105.137.010,00 0,00 0,00 1.739.752.000,00

25,15 4,82 5,24 6,88 0,00 0,00 6,31

1.787.490.000,00

185.217.000,00

11,56

35.808.715.000,00 2.663.600.000,00 432.280.219.000,00 47.997.637.420,00 173.209.446.492,00 211.073.135.088,00 (26.041.424.010,00)

(8.432.704.000,00) 163.600.000,00 16.860.653.000,00 (1.485.330.100,00) 7.230.436.540,00 11.115.546.560,00 (10.307.585.010,00)

(19,06) 6,54 4,06 (3,00) 4,36 5,56 65,51

33.219.374.010,00

10.307.585.010,00

44,99

32.819.374.010,00 400.000.000,00 7.177.950.000,00 7.000.000.000,00 177.950.000,00 26.041.424.010,00 0,00

10.307.585.010,00 0,00 0,00 0,00 0,00 10.307.585.010,00 0,00

45,79 0,00 0,00 0,00 0,00 65,51 0,00

Demikian rancangan Perubahan Anggaran dan Pendapatan Daerah Kabupaten Tegal Tahun 2011, semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, petunjuk dan bimbingan kepada kita semua. Amin. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Slawi, 3 Oktober 2011. WAKIL BUPATI TEGAL ttd MOCH. HERY SOELISTIYAWAN, SH. M Hum.


RADAR BREBES

8

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Potongan Harus Dikembalikan KASUS dugaan pemotongan dana bantuan siswa miskin (BSM) untuk sekolah dasar dan SMP di wilayah Kabupaten Brebes, terus diusut Pemkab Brebes. Bahkan melalui Inspektorat termasuk Dinas Pendidikan (Diknas) setempat, menegaskan kepada pihak sekolah yang telah melakukan pemotongan diminta untuk segera mengembalikannya. “Terkait kasus itu, kami sedang melakukan penyelidikan ke sejumlah sekolah yang bersangkutan guna mengetahui kebenaran laporan tersebut,” kata Kepala Inspektorat Kabupaten Brebes H Wisnu Broto SH MHum, kepada Radar Senin (3/10). Mantan Kepala BKD Brebes ini menambahkan, bahwa berdasarkan temuan sementara memang ada beberapa sekolah yang melakukan pemotongan dengan nilai bervariasi antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu persiswa. Sementara nilai bantuan masing-masing siswa miskin mendapat Rp 360 ribu untuk siswa SD. “Dari hasil pencarian data dan informasi, sejumlah sekolah dasar yang ditemukan akan hal itu diantaranya di wilayah Bumiayu, Bulakamba dan beberapa wilayah lainnya. Sedangkan menurut sekolah, bahwa mereka melakukan pemotongan karena sudah melalui musyawarah dengan pihak komite,” ulasnya. Namun demikian, dengan dalih itu pihaknya meminta kepada sekolah tersebut untuk segera mengembalikan potongan itu. Sebab dalih apa pun, termasuk apakah sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan komite dan yang lainnya, semuanya tidak dibenarkan. Karena dalam aturan dan prinsipnya dana bantuan tersebut diperuntukan bagi siswa miskin, bukan untuk keperluan lainnya. “Termasuk dana hasil pemotongan tersebut untuk ongkos transportasi guru yang bertugas mengambilan dana bantuan atau keperluan lainnya tetap tidak dibenarkan. Terlebih saat ini Dinas Pendidikan Brebes juga kini sudah mengeluarkan aturan dan SE (surat edaran) nya. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadi di sekolah lain,” ungkap Wisnu. (gus)

AJIB AH...

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

SOSIALISASI - Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes menyosialisasikan perlunya diversifikasi pangan kepada masyarakat.

Masyarakat Kecanduan Beras BREBES - Tingkat ketergantungan masyarakat pada beras sebagai konsumsi pangan utama sulit tergantikan. Akibatnya potensi pangan lainnya terabaikan. ”Tidak di ragukan lagi jika Indonesia merupakan negara dengan konsumsi beras terbesar saat ini, sudah kecanduan beras dan masyarakat kita masih kurang dalam mengkonsumsi daging serta yang lainnya,” ujar Plt Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Budhiarso Dwi Hartono saat sosialisasi Percepatan Penganekaragamam Konsumsi Pangan (P2KP) yang digelar TP PKK Brebes di Kopel Pendopo Brebes, Senin (3/9). Dia mengatakan, pemerintah saat ini tengah berupaya menyadarkan masyarakat kita agar mau memanfaatkan makanan lokal sebagai pengganti beras, seperti umbi-umbian dan sayuran melalui program diversifikasi. “Diversifikasi pangan, merupakan program alternatif konversi pengganti makanan pokok berbahan dasar non beras dan non terigu. Di Kabupatwen Brebes, diversifikasi akan terkonsep melalui pengembanggan makanan kudapan dan cemilan. Jadi bukan peralihan makanan pokok dari beras ke yang lainnya,” kata Budhiarso. Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes Ny Amy Agung Widyantoro mengatakan, penganekaragaman konsumsi pangan di rumah harus dilakukan para ibu, selain mendukung diversifikasi pangan juga untuk mengurangi kebiasaan jajan anak di luar. “Kebiasaan jajan anak harus kita waspadai mengingat saat ini banyak makanan yang berbahaya bagi kesehatan, beredar luas di masyarakat. Berbagai kasus keracunan, peredaran narkoba dalam bentuk makanan, penggunaan zat pewarna dan pemanis buatan yang berbahaya perlu kita waspadai,” pesannya. Menurut dia, sebagai generasi penerus pembangunan, anak-anak perlu mendapat asupan gizi yang cukup. Sayangnya, hal itu masih terhambat tingkat pendidikan, sosial, ekonomi di masyarakat. “Masih kita temukan beberapa kasus gizi buruk yang melanda masyarakat, dan kebanyakan menimpa balita dari keluarga kurang mampu,” ungkapnya. Makanan dan jajanan yang bergizi, katanya, sebetulnya tidak harus berharga mahal. Sebab, saat ini banyak potensi makanan lokal yang yang beragam dan bergizi. ”Tempe murah meriah dan mudah didapat jika diolah dengan baik, dapat menjadi sesuatu yang menarik, seperti burger tempe. (ism)

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa UPAYA untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dengan wacana saja. Tapi langsung dengan melakukan aksi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Seperti yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH. Dengan dana aspirasinya, dia memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkannya sesuai dengan potensi yang ada. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Bhakti Mandiri Desa Gegerkunci, Kecamatan Songgom yang mendapatkan bantuan sapi. Enam ekor tersebut diterima sejak 10 Agustus lalu, dan kini terus dirawat dengan baik. Bantuan sapi tersebut diberikan untuk meningkatkan perekonomian para peternak di desa tersebut. Ketua Kelompok Ternak Bhakti Mandiri Wiryo kepada Radar Senin (3/10) menuturkan, bantuan sapi yang diterimanya tersebut berasal dari aspirasi Anggota Fraksi Golkar DPRD Brebes Pamor Wicaksono SH. Wiryo mengaku, saat ini kondisi sapi yang dikelola kelompoknya dalam kondisi sehat. Bahkan tiga dari enam sapi tersebut telah mendapatkan suntikan bibit unggul dari BPP Kecamatan Songgom. Dengan penyuntikan tersebut, bantuan sapi betina tersebut bisa menghasilkan anakan yang jauh lebih unggul dari induknya. “Kebetulan tadi dari petugas BPP Songgom telah melakukan penyuntikan bibit unggul jenis brahma dan mental. Ini dilakukan agar nantinya anakan yang dihasilkan memiliki kuali-

tas unggul dan memiliki harga jual yang tinggi di pasaran,” terangnya. Agar kondisi sapi bisa terawat dengan baik, tambahnya, saat bantuan tersebut turun, dia bersama kelompoknya secara swadaya langsung membuat kandang senilai Rp 5,5 juta. “Mengingat bantuan yang diterima hanya berupa sapi, kami harus membuat kandang sendiri yang dananya didapat dari swadaya pengurus dan kelompok ternak,” katanya. Wiryo berharap, dengan adanya bantuan sapi tersebut, nantinya perekonomian peternak yang tergabung dalam kelompoknya semakin meningkat. Sementara itu, Pamor Wicaksono SH saat memantau ternak tersebut menuturkan, bantuan yang disalurkan melalui dana aspirasinya diharapkan bisa membantu perekonomian anggota kelompok ternak tersebut. Selain itu, dia juga meminta kepada pengurus dan anggota kelompok ternak agar bisa merawat sapi tersebut dengan baik. Sehingga kedepan bantuan senilai Rp 50 juta tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota yang ada. Pamor juga berjanji, pada tahun-tahun anggaran berikutnya, dia akan berusaha mengakomodir kebutuhan masyarakat Desa Gegerkunci. “Bantuan sapi tersebut merupakan wujud nyata saya sebagai wakil rakyat untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Gegerkunci. Untuk itu kedepan saya akan berusaha menyalurkan aspirasi untuk kepentingan lainnya,” ujarnya. (harviyanto)

Arwiyatun Belum Sempat Bekerja TKW yang Tewas di Malaysia BREBES - Arwiyatun (18), seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) warga RT 01/1 Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan yang meninggal dunia di Malaysia rupanya belum sempat bekerja. Itu diketahui dari pernyataan manajemen PT Orietnasi Mahkota, PPTKIS yang memberangkatkan almarhumah. “Selama tiba di Malaysia, Arwiyatun belum sempat bekerja dan tinggal di asrama perusahaan tempat rencananya bekerja,” tutur Sefy, Manager Quality Controll PT Orientasi Mahkota melalui hapenya, Senin (3/10). Menurut Sefy, Arwiyatun berangkat ke Malaysiwa pada 21 September 2011 dan meninggal dunia akibat serangan jantung pada malam 27 September 2011. Padahal, rencananya

esok hari sebelum meninggal Arwiyatun, baru mulai training kerja di perusahaan elektronik. “Jadi baru mau training, belum bekerja dan tinggalnya di asrama perusahaan. Sebelum meninggal Arwiyatun sempat pingsan dan kemudian siuman lagi. Namun pada malam harinya terkena serangan jantung hingga menghembuskan nafas terakhir,” terangnya. Pihaknya telah bekerja keras untuk segera memulangkan jenazah korban hingga ke tanah air. Selain itu, perusahaannya juga menanggung biayanya. Pihaknya mengaku, langsung mengantar jenazah korban kepada keluarga bersama pihak terkait dan agensi di Malaysia. “Kami penuhi hak-hak almarhumah, termasuk saat ini asuransinya tengah diupayakan. Selain itu, kami juga menanggung biaya untuk keperluan pengurusan jenazah, termasuk biaya tahlilan,” papar Sefy. (ism)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MENINJAU - Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH meninjau bantuan ternak sapi dari aspirasinya di Desa Gegerkunci, Kecamatan Songgom.

Berkelahi, Dua Siswa SMP Disel Orang Tua Minta Penangguhan KETANGGUNGAN - Nasib memilkukan dialami AM (16) dan AF (15), siswa kelas IX SMPN Ketanggungan 1 ini harus mendekam di dalam tahanan Mapolres Brebes. keduanya dimasukan sel setelah memukul Aj, siswa SMP Muhammadiyah Ketanggungan dengan menggunakan ranting pohon pete. Ia ditahan lantara pihak orang tua korban tidak terima dengan tindakan AM dan AF korban. Keduanya pun terancam tak dapat melanjutkan pendidikannya, lantaran harus mendekam di balik jeruji besi. Sementara orang tua tersangka AM (16), Rasjuni (42) warga RT 3 RW 3 Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan meminta penangguhan penahanan anaknya tersebut. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda bakal dikabulkan permintaannya tersebut. Menurut Rasjuni, anaknya itu tidak pernah memiliki riwayat kenakalan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Peristiwa perkelahian itu, menurutnya, saat AM bersama teman sekelasnya AF menyaksikan perkemahan di Lapangan Desa Karang Malang dua pekan yang lalu. Mereka terlibat perkelahian dengan Aj, yang merupakan salah satu siswa SMP Muhammadiyah Ketanggungan. Saat kejadian tersebut, AM

melakukan nemukul terhadap korban dengan menggunakan ranting pohon pete dengan satu kali pukulan. Sedangkan temannya AF menendang di bagian kaki korban. Akibat tindakannya tersebut, atas laporan dari orang tua korban, kedua pelaku yang saat ini masih di bawah umur harus mendekam di tahanan. Rasjuni, saat ditemui di rumahnya Senin (13/10) mengaku, anaknya yang saat ini masih berada di tahanan Mapolres Brebes adalah siswa Kelas IX SMPN Ketanggungan 01. Selama belajar di sekolah tersebut, anaknya tidak pernah terlibat dalam tindak kenakalan remaja. AM yang memiliki sifat pendiam bahkan kerap membantu orang tuanya saat berada di rumah. Namun tiba-tiba beberapa anggota dari Polsek Ketanggungan menangkap anaknya yang saat itu sedang diajak ke rumah orang tua korban untuk meminta maaf. Rasjuni mengaku, penangkapan tersebut terjadi pada Selasa (27/9) sore. “Atas kejadian perkelahian tersebut, saya bersama orang tua dari AF mendatangi rumah orang tua korban yang ada di Desa Ketanggungan bersama dengan AM dan AF untuk meminta maaf. Namun permintaan maaf saya tidak diterima. Malah sebaliknya, orang tua korban langsung memanggil anggota Polsek Ketanggungan untuk menangkap anak saya,” terangnya.

Saat itu juga, tambah Rasjun, anaknya AM dan AF ditahan di Mapolsek Ketanggungan selama beberapa hari dan selanjutnya di limpahkan ke Mapolres Brebes. Rasjuni yang berprofesi sebagai buruh kuli tersebut menuturkan, penahanan anaknya membuat pihak keluarga shock. Pasalnya, AM yang saat ini duduk di bangku kelas IX dalam waktu dekat akan menghadapi ujian. Dirinya khawatir, atas penahanan tersebut AM tidak bisa belajar dengan baik untuk menghadapi ujian kelulusan nantinya. “Sebagai orang tua kami berharap AM kelak bisa menjadi orang yang sukses. Tapi dengan adanya penahanan tersebut saya khawatir kalau pendidikan AM terganggu,” tuturnya sambil menangis. Untuk itu, dirinya meminta kepada Polres Brebes untuk bisa memberikan penangguhan penahanan terhadap AM agar bisa belajar kembali di sekolahnya. Sementara itu, Kanit Humas Polsek Ketanggungan Aiptu Rosikhin membenarkan kalau sebelumnya ada penangkapan terhadap AM dan AF, yang semuanya merupakan siswa SMPN Ketanggungan 1. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari orang tua korban atas pengroyokan yang dilakukan kedua tersangka terhadap Aj, siswa SMP Muhammadiyah Ketanggungan. (har)

Kerusakan Saluran Jadi Prioritas Perbaikan

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

JADI PRIORITAS - Kerusakan saluran irigasi di sejumlah titik jadi prioritas usulan perbaikan oleh Dinas Pengairan ESDM.

BUMIAYU - Dinas Pengairan, Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kabupaten Brebes akan segera memprioritaskan perbaikan kerusakan sejumah saluran irigasi yang melintasi jalan mapun jembatan. Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Pengairan ESDM Kabupaten Brebes H Ahmad Satibi melalui Kepala Pengairan UPTD Pemali Hulu Tasali, Senin (3/10). Dikatakan, saat ini terdapat sebanyak empat titik kerusakan jembatan (gorong-gorong) di sepanjang ruas jalan Provinsi Bumiayu-Salem. Di mana tiga diantaranya berada di Desa Kaliwadas dan satu di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung. “Saluran tersebut masuk ke dalam Daerah Irigasi

(DI) Congkar saluran Kaliwadas dan saluran Buaran,” jelasnya. Menurut dia, upaya yang dilakukan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Gabungan Congkar Subur yang berupaya membersihkan mulut goronggorong yang mengalami kerusakan, ditindaklanjuti Dinas Pengairan ESDM dengan mengusulkan perbaikan ke Binamarga Provinsi, sesuai dengan kapasitas jalan. “Usulan tersebut menjadi skala prioritas dan sesegera mungkin diprogramkan untuk mendapat penanganan,” katanya.

Kerusakan yang terjadi menurut Tasali, kebanyakan berupa amblasnya dinding (penutup) saluran yang sekaligus berfungsi sebagai jembatan bagi kendaraan yang melintas. “Akibat penutup saluran jebol, maka aliran air tertahan yang pada akhirnya menghambat distribusi pengairan irigasi ke lahan-lahan pertanian,” terangnya. Sementara upaya yang dilakukan dalam mengangani irigasi yang terlanjur tertutup , Tasali melakukan upaya pengadaan bak-bak kontrol. (pri)


SAMBUNGAN

SELASA 4 OKTOBER 2011

9

RADAR TEGAL

Demi Moore dan Ashton Kutcher

AYU TING TING

Arti di Balik Namanya

Masih Bungkam Soal Isu Cerai

PEDANGDUT Ayu Ting Ting mengaku embel-embel nama ‘Ting Ting’ itu didapat dari manajemennya. Ia pun yakin namanya itu lebih gampang diingat daripada nama aslinya, Ayu Rosmalina. Pelantun ‘Alamat Palsu’ itu memang telah lama memakai Ting Ting dalam namanya. Selain pas dengan lagu yang dibawakannya, nama itu juga cocok dengan karakternya yang lucu. “Ting Ting itu karena lagunya, saya setuju memang namanya juga lucu,” ungkapnya saat ditemui usai syuting sitkom ‘Santri Jojo’ di Jatiwaringin, Bekasi, Senin (3/10). Dara kelahiran 20 Juni 1992 itu memang sudah lama terjun ke dalam dunia dangdut. Puluhan panggung telah disinggahinya, mulai dari hajatan sampai kini banyak diperbincangkan orang di setiap kalangan. (dtk)

Belakangan ini santer kabar mengenai keretakan hubungan rumah tangga Ashton Kutcher dan Demi Moore karena isu perselingkuhan. Namun, hingga kini keduanya masih bungkam. Bahkan, Demi sudah tidak pernah update akun Twitternya sejak isu perselingkuhan Ashton muncul di media. Padahal, biasanya Demi cukup aktif menyapa penggemarnya lewat Twitter. Menurut sumber, Ashton dan Demi telah hidup terpisah selama dua bulan. Pada awal September 2011, Demi juga sempat mengatakan pada para follower-nya bahwa dia sedang berusaha mencari cahaya yang hilang. “Trying to find the light I lost,” begitu isi tweet Demi seperti dilansir RadarOnline, Senin (3/10). Demi dan Ashton juga sudah tidak saling mem-follow di Twitter. Tentunya berita tersebut makin menguatkan isu yang beredar. (dtk)

Aksi Corat-coret Liar Dikeluhkan dari halaman 3 menyeluruh ke semua sudut kota. “Jika kita biarkan aksi coratcoret liar itu, sangat mustahil Kota Tegal akan mendapat nilai baik dalam penilaian Adipura,” tandasnya saat ditemui di ruang tunggu Kantor Wakil Wali Kota Senin (3/10). Tidak hanya itu, aksi coratcoret yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab tersebut juga mengganggu pemandangan kota. Artinya keberadaannya melanggar estetika lingkungan hidup. Karenanya perlu ada tindakan tegas dari pihak terkait dalam hal ini

Satpol PP untuk menghentikannya. Karena saat ini aksi corat-coret liar sedang marak dengan alasan seni. Sugeng menegaskan, apa yang diungkapkannya bukanlah sebuah bualan. Sebab pada Sabtu (1/10) malam lalu sekitar pukul 00.00, dia secara langsung mempergoki 7 orang remaja yang sedang mencoratcoret menggunakan cat pilok di bilangan jalan Alun-alun sebelah barat. “Melihat hal tersebut saya langsung bertindak dan memperingatkan mereka. Bahkan saya sempat mengambil gambar perbuatan mereka dan nopol kendaraan Mio warna hitam

yang dikendarai untuk bukti,” ujar Sugeng. Saat ditanya, masih kata Sugeng, oknum yang megaku orang Mejasem dan Randugunting itu mengatakan dari dulu tidak pernah ada larangan corat-coret. Dan mereka juga mengatakan bahwa aksi yang dilakukannya sudah mendapat ijin dari Wali Kota. “Ini tidak bisa dibiarkan. Satpol PP harus segera melakukan pembinaan.” Sementara itu Kepala Satpol PP Praptomo SH menuturkan, tindakan yang dilakukan Satpol PP adalah persuasif. Karena tugas Satpol PP adalah menegakkan Perda dan Perwal. Se-

mentara terkait corat-coret tersebut belum ada perda atau perwalnya. Sehingga sulit untuk memberikan sanksi tegas. “Namun demikian kita tetap akan memberikan pembinaan, apabila para pelaku corat-coret tertangkap basah sedang melakukan aksinya. Karena hal tersebut mengganggu aspek lingkungan hidup,” urai dia. Antisipasi yang dilakukan adalah melakukan patroli setiap harinya. Namun untuk melakukan razia khusus untuk hal tersebut belum memungkinkan. Sebab memang belum ada perda atau perwal yang mengatur. (adi)

Ditemukan 3 Bayi Berpenyakit Ganas dari halaman 3 Pemeriksaannya juga rutin di Puskesmas Randugunting,” ujar istri pedagang cilok itu. Tidak jauh dari lokasi tersebut, seorang bayi bernama Oliviyana Yunitasai berusia 4 bulan. Anak kedua pasangan Dewi Suharyati dan Edi Sugiyanto, warga RT 5 RW 7 Debong Kulon menderita tumor di bagian bahu sebelah kanannya. Ibu bayi malang itu mengatakan, saat dilahirkan Oliviyana kondisinya baik-baik saja. Sekitar usia 2 bulan terlihat benjolan kecil di bahu kanannya. Karena ketidak tahuan, anaknya tidak diperiksakan ke dokter melainkan diurut. Namun setelahnya tidak ada perubahan justru benjolannya kian membesar. “Saya belum mencoba memeriksakannya ke rumah sakit atau dokter,” tandasnya singkat sambil berlalu pergi menghindar dari wartawan. Saat ini benjolan di bahu bayi malang itu sudah seukuran lengan orang dewasa.

Lebih memprihatinkan lagi kondisi bayi berusia 5 bulan bernama Nizar Saputra. Anak pertama pasangan Wasti (32) dan Slamet Priyanto (27) warga Jalan Palopo RT 5 RW 3 Debong Kulon itu menderita tumor di bagian pantatnya. Saat ini tumor yang bersarang di pantan bayi tersebut sudah seukuran kepala orang dewasa. Menurut keterangan Wasti, kelainan yang diderita anaknya itu sudah diketahui sejak didalam kandungan usia 7 bulan. Ketika di USG disalah satu dokter spesialis kandungan menunjukan ada kelainan di bagian pantat. Dan setelah lahir ternya benar adanya. “Waktu lahir benjolannya baru seukuran kepalan tangan orang dewasa. Namun kian lama kian membsar dan sekarang sudah seukuran kepala orang dewasa. Berdasar keterangan dokter di RSUD Kardinah, penanganannya menunggu bayi saya berusia 1 tahun lebih dulu,” kata dia.

Karena harus menunggu satu tahun, suaminya bergegas ke Jakarta untuk kerja srabutan disana. Dengan tujuan mengumpulkan dana untuk melangsungkan operasi. Dia berharap dari pemerintah memberi bantuan dan penanganan tanpa harus menunggu satu tahun. Karena jika dibiarkan pasti tumor itu akan bertambah besar lagi. “Saat ini berat badan anak saya sudah 8,4 kg. Padahal saat dilahirkan dengan benjolan yang masih kecil beratnya hanya 3,3 kg.” Sementara itu Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal Sumito menuturkan, temuan tiga bayi berpenyakit ganas itu berdasarkan laporan dari warga dan aparat pemerintah setepat. “Mendengar laporan itu saya mengajak Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin untuk melihat secara langsung. Ternyata kondisi dari ketiga bayi tersebut sangat memprihatinkan,” jelasnya. Usai mengunjungi para bayi tersebut, Habib Ali mengata-

kan, ketiga bayi itu langsung dirujuk ke RSUD Kardinah. Apabila nanti di Kardinah tidak bisa ditangani dan mendapat rujukan ke Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) akan memfasilitasinya. “Pada intinya, pemkot akan memberikan pelayanan kesehatan terhadap warganya, terlebih yang kurang mampu secara maksimal. Jadi warga tidak perlu takut, pemkot akan berusaha menanganinya hingga tuntas,” urai dia. Selain itu, dia juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Kemudian meminta Dinas Kesehatan agar memiliki data base riil. Sehingga penanganan program dapat berjalan dengan baik. “Pemkot mencanangkan Tegal Sehat, Cerdas, Bisnis, dan lainnya tidak hanya dicanangkan saja. Namun diharapkan visi misi itu terwujud pada tahun 2014 mendatang. Kita akan melakukan evaluasi-evaluasi program tersebut,” pungkasnya. (adi)

Bak Penampungan Kurang Dimanfaatkan dari halaman 3 Lastri, warga sekitar membenarkan jika keberadaan bak penampungan sampah di lokasi tersebut, kurang dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari kurang disiplinnya warga membuang sampah di luar bak. “Itu berdampak langsung pada kebersihan tempat di seki-

tarnya. Meski pengangkutan sampah dilakukan rutin setiap hari, tapi kesadaran warga terutama yang membuang sampah di lokasi tersebut harus ditingkatkan lagi. Di dalam bak sendiri kosong, sementara di luar hingga tepi jalan dipenuhi sampah yang tercecer.” Hal senada dilontarkan Diana. Menurutnya, kesadaran warga atau siapapun yang mem-

buang sampah di tempat itu harus ditingkatkan lagi. Jangan sampai bak penampungan sampah sementara yang disiapkan berkurang manfaatnya. Karena masyarakat membuang sampah justru di luar. “Padahal jika dibuang di dalam bak penampungan yang tersedia, lingkungan sekitar menjadi bersih, dan petugas dengan mudah mengangkut

sampah-sampah tersebut. Inilah yang harus menjadi catatan dan perhatian warga. Sehingga keberadaan bak penampungan sampah sementara tidak sekadar jadi pajangan belaka,” imbuhnya seraya menambahkan, sebab masyarakat membuang sampah di luar tempat yang disediakan. Jika semuanya tertib, maka tidak akan seperti ini. (gun)

Kampanyekan Semangat Toleransi dan ... dari halaman 3 disuarakan di berbagai tempat. Terakhir di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Tegal. Dalam kesempatan itu Grup Kesenian Balo-Balo Polmas berkesempatan pentas, dengan disaksikan berbagai lapisan masyarakat. Tak ketinggalan unsur muspida, baik Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi, Danlanal Letkol Laut (P) Friche Flack, dandim 0712, kepala kejaksaan, dan tokoh lintas agama. Baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha serta

Khonghucu, yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). “Kalau Solo ada bom, di Tegal terjalin kebersamaan antarumat,” ucap Tambari. Dengan iringan musik BaloBalo, bersama-sama mereka menyanyikan lagu berjudul ‘Sinok-Sitong.’ Antara lain syairnya berbunyi, “Sinok-sinok sitong, sinok-sitong digotong-gotong, pemolisian masyarakat, polisi jakwire rakyat…..” Sedangkan lagu Polmas lain diberi judul ‘Godong Klaras.’ “Godong klaras putih warnane, polmas Tegal apik pro-

grame, serta lagu-lagu Tegalan yang lain…..” Tambari menambahkan, melalui pendekatan kebudayaan maka aksi kekerasan tidak sampai terjadi di Tegal. Disamping sosialisasi tentang keamanan, ketertiban, serta mentaati aturan yang ada. “Ini perlu kami sampaikan,” tegasnya. Sementara AKBP Haryadi SIK MSi mengajak seluruh masyarakat supaya menjaga lingkungannya masing-masing. Lebih lanjut Tambari menjelaskan, grup kesenian BaloBalo yang dipimpinnya didukung 23 personel, dengan latar belakang berbeda. Ada yang

bekerja sebagai tukang batu, polisi, karyawan hotel, tukang sablon, dan penjaga pabrik. Selain itu pendukung BaloBalo, ada yang berprofesi sebagai nelayan serta pedagang. Grup kesenian Balo-Balo tersebut sebelumnya bernama ‘Wayang Sastra Balo-Balo.’ Tapi bergantung yang menyewa. “Kalau ditanggap masyarakat umum ya kami pakai nama itu.” Grup tersebut pentas di berbagai daerah, baik Tegal, Brebes, dan Pemalang lewat program Polmas. Selain pernah mengadakan pentas di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan Jakarta. (abidin abror)

MOTLEY CRUE

Promotornya Dilaporkan ke Polisi DIANGGAP tidak mampu mengembalikan uang tiket pre sale konser Motley Crue yang batal tampil di Indonesia, pihak promotor yang diwakilkan oleh pimpinan M-Live, Astri, resmi dilaporkan ke polisi. Sebelumnya, pelaporan dilakukan di Polda Metro Jaya. Namun, entah kenapa, kasusnya sendiri telah dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat. “Saya tadi sampai di sini ternyata belum ada pemeriksaan soal kasus ini, saya hubungi ke Polda ternyata dari pihak mereka belum melimpahkan ke Polres Jakarta Pusat,” ujar salah satu calon penonton, Ursa Supit saat dihubungi wartawan via telepon, Senin (3/ 10). Ursa dengan penonton lainnya sudah berusaha mengecek ke Polres Jakarta Pusat. “Belum ada perkembangan di Polres Jakarta Pusat karena mereka sendiri belum menerima berkas dari Polda Metro Jaya, jadi belum bisa diproses,” ujar Ursa. Sebelumnya, laporan sudah dibuat Ursa dkk karena kesal menunggu kabar dari promotor

untuk mengembalikan uang mereka. Sebelumnya para calon penonton konser Motley Crue telah membeli tiket pre-sale yang mulai dijual MLive Muzic pada 11 September lalu. Namun ternyata konser

Motley Crue batal dan mereka minta uang kembali. Promotor menjanjikan akan mengembalikan uang tersebut pada 30 September 2011, tapi ternyata mereka tidak muncul. (kpl)

Disdik Jangan Mau Didikte dari halaman 3 Hal senada diucapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD, H A Satori SE. Menurutnya, secara prinsip pihaknya siap mendukung program pendidikan, dan siapapun berhak mendirikan sekolah. Dengan syarat, harus melalui prosedur benar, kemudian sarana dan prasarana pendukung dipenuhi. Jangan terlalu memaksakan diri. Karena itu akan berimbas pada dunia pendidikan.

“Hasil tinjauan kami ke SMK Insan Mulia, ternyata sarana dan prasarananya sangat minim. Bahkan ruang kelas yang ada kurang memadai. Kami minta SMK tersebut menyiapkan sarana dan prasarananya dulu. Setelah lengkap, silakan proses perijinan kembali. Untuk tahun ini, kami sarankan menginduk,” ungkapnya. Secara terpisah anggota Komisi I DPRD, Drs H Darni Imadudin menjelaskan, dalam menyikapi polemik SMK Insan Mu-

lia, pihaknya minta Disdik bersikap proposional. Jangan asal menolak, tapi mengunjungi SMK Insan Mulia terlebih dahulu. Sebelum memutuskan penolakan, sehingga ada dasar pastinya. “Karena ini dunia pendidikan, kami minta Disdik jangan gegabah. Kalaupun ditolak, Disdik harus memberikan solusi atas masalah. Utamanya, soal sarana dan prasarana yang harus dipenuhi SMK Insan Mulia. Sehingga proses perijinan bisa diteruskan,” papar Darni. (hun)

Aliran Kali Anyar Kembali Mampet dari halaman 3 “Sebagai warga sekitar, saya risih lantaran tumpukan sampah itu menimbulkan bau tak sedap. Apalagi rumah saya berbatasan langsung dengan sungai. Sehingga baunya bisa masuk sampai ke dalam rumah.” Untuk langkah awal, dia dan beberapa tetangga secara swadaya melakukan pembersihan dengan mengangkut sampah. Hanya saja hasilnya kurang

maksimal, sebab kekurangan tenaga dan peralatan. “Kami sendiri heran, kenapa sampah cepat menumpuk di lokasi ini. Sementara tempat lain terlihat lancar,” keluhnya. Sementara warga lain, Agus mengungkapkan bahwa sampah yang menumpuk sebagian besar berisi plastik serta kotoran yang sulit terbawa air. Tumpukan sampah berada di bawah jembatan, sedikit banyak mengganggu kenyamanan pengguna

jalan maupun warga sekitar pada khususnya. “Untuk itu, saya berharap pemerintah melalui instansi terkait, lebih sering melakukan pembersihan seperti dilakukan beberapa waktu lalu. Hal ini sangat penting guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu hujan turun. Sehingga air tidak meluap ke rumah warga, atau jalan raya akibat air sungai tidak mengalir. Karena tertahan tumpukan sampah,” ujarnya. (gun)

Tidak Sekadar Tahu, Tapi Langsung ... dari halaman 3 Tujuan lain, sebagai proses pembelajaran dan pembentukan watak kepribadian serta karakter siswa. Jumlah pemilih totalnya sebanyak 242 orang. Dengan rincian siswa sejumlah 210, sedang guru dan karyawan sebanyak 32 orang.

Sementara untuk pemilihan guru favorit, dipilih langsung oleh para siswa. Jumlah guru yang menjadi kandidat seluruhnya atau sejumlah 24 orang. Satu guru yang menjadi favorit siswa akan mendapatkan reward dari sekolah. “Pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 09.00 sam-

pai dengan selesai.” Untuk jeda waktu yang tersisa sebelum jam pulang, para siswa diberi kegiatan lombalomba yang bersifat keceriaan. Berupa lomba pentung air dalam plastik, memasukan pasak dalam botol dan lainnya. Bagi pemenag lomba mendapatkan hadiah dari OSIS. (*)

DULU AKTIFITASNYA SERING TERGANGGU KARENA SAKIT MAAG Banyak yang mengatakan, kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari akan berpengaruh besar pada hidup kita. Dengan demikian, tak heran jika seseorang yang memiliki pola hidup yang kurang sehat seperti sering telat makan, terserang penyakit maag. Di tengah aktifitasnya yang padat sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus karyawan swasta, Wiwik Aryanti menderita sakit maag, “Dari sebelum menikah, maag saya sering kambuh, rasanya benarbenar mengganggu...” Cerita wanita berusia 41 tahun tersebut. Tak mau aktifitasnya terus terganggu, wanita yang tinggal di Gambiran, Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah itu pun mulai tertarik mencoba Gentong Mas, “Sebelum minum Gentong Mas, maag saya selalu kambuh. Tapi sekarang sudah jarang. Setelah minum dengan rutin sekitar 4 bulan, kondisi saya sudah membaik, tidur lebih nyenyak, bangun tidur pun lebih segar.” Terang ibu 2 orang anak itu dengan bahagia. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan,

mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Dengan tubuh yang sehat, kini Wiwik dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun ingin sekali membagi pe-

ngalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Semoga pengalaman yang saya rasakan ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon,

meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:PIRT:812.3205.01.114.


CMYK

SELASA, 4 OKTOBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Usulan Bupati Masih Teka-Teki Terkait Pemilihan Wabup PAW

PERTANIAN

BREBES - Kendati pemilihan Wabup PAW telah dilaksanakan, namun surat pengajuan usulan Bupati Brebes Agung Widyantoro SH MSi yang menjadi dasar pelaksanaan pemilihan, seolah masih menjadi teka-teki di kalangan masyarakat. Bahkan tersiar kabar bahwa Bupati tidak betul-betul mengusulkan dua nama Cawabup PAW kepada DPRD dalam artian normatif. “Hingga saat ini tidak ada kejelasan status surat yang dilayangkan Bupati kepada DPRD sebelum pelaksanaan pemilihan. Seharusnya DPRD tidak buruburu melaksanakan pemilihan Wabup PAW,” tandas aktivis Jaringan Keadilan Rakyat, Aris

Hada Assa’ad kepada Radar, Senin (3/10). Dia mengatakan, status dan perlihal surat Bupati yang menjadi dasar pelaksanaan pemilihan Wabup hingga saat ini terkesan tidak transaparan kepada publik atau media. “Poin yang penting, surat usulan pengajuan Cawabup kepada DPRD itu seharusnya bersifat tegas. Yang sekarang kan seolah-olah setengah hati, artinya masih bersifat mempersilahkan dengan catatan fatwa dari Pengadilan Negeri (PN) Brebes. Apa normatifnya begitu?” ujar Hada. Selain kepada lembaga DPRD, pihaknya juga mempertanyakan kejelasan kinerja staf ahli DPRD bidang pemerintahan yang tidak jeli dan harus kecolongan. Lebih jauh pihaknya meminta pihak terkait untuk tidak melanjutkan proses pengisian Wabup hingga

dok.rateg

Aris Hada Assa’ad

ke jenjang pelantikan. “Jika memang bermasalah sebaiknya jangan dipaksanakan untuk dilanjut, karena pengalaman yang sudahsudah kesalahan-kesalahan yang dipaksa menjadi kebenaran akan berakhir kehancuran. Saat ini jelas

BREBES - Selain musik dangdut, komunitas Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) Brebes juga menggandeng sejumlah pelaku seni musik yang beraliran pop rock maupun underground. Hal ini sengaja dilakukan guna membimbing generasi pemuda untuk meluapkan dan menunjukan karyanya di muka umum. “Selera masyarakat terhadap dunia musik kami yakin berbedabeda. Makanya, dalam hiburan gratis yang disuguhkan Pujasera, kami bukan hanya menampilkan musik dangdut saja. Namun pemusik dari aliran lagu-lagi pop rock, hingga kelas under ground pun kami berikan kesempatan untuk bisa tampil,” kata Ketua Komunitas Pujasera Basuki Wuryanto, kepada Radar Senin (3/10). Namun demikian, para pemusik band ini tidak setiap minggunya hadir. Biasanya setiap dua pekan

Petani Beralih Tanam Jagung

PEMERINTAHAN UU Desa Tinggal Tunggu Ampres TONJONG - Keinginan para kepala desa agar UndangUndang Desa segera disahkan, saat ini hanya tinggal memunggu amanat presiden (Ampres), agar DPR bisa membahasnya. Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPR Budiman Sujatmiko, disela-sela menghadiri pelandok.rateg tikan pengurus PraBudiman Sujatmiko ja Tali Asih Parade Nusantara Kaupaten Brebes periode 2011-2016 di Kecamatan Tonjong, Senin (3/10). Dikatakan, pemerintah sudah selesai menyusun draf RUU Desa. Saat ini draf RUU itu tinggal menunggu keluarnya Ampres agar bisa diajukan ke DPR untuk pembahasan lebih lanjut. “Kita tunggu Ampres ini, karena Mendagri sudah menyerahkan konsep drafnya. Artinya Kemendagri sudah siap, tinggal niat baik politik Presiden untuk mengeluarkan Ampres,” kata mantan aktivis di masa Orde Baru ini. Lebih jauh dia mengatakan, pemerintah sebelumnya sempat menyerahkan draf RUU Desa kepada DPR atas desakan Parade Nusantara. Namun, penyerahan draf tersebut tidak resmi karena belum memiliki Ampres dan belum ditandatangani presiden. “Sudah diterima badan legislatif DPR sejak Juni lalu. Namun pembahasannya masih menunggu proses administrasi. Yaitu Ampres sebagai bagian dari administrasi,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini. Dia berharap pemerintah segera menyerahkan Amanat Presiden agar rancangan bisa segera dibahas. Apalagi rancangan ini sudah masuk program legislasi nasional. “Sebab, dengan adanya UU Desa, maka pembangunan desa bisa lebih cepat,” ungkapnya. (pri)

CMYK

han Wabup Antar Waktu telah dilakukan sesuai prosedur perundang-undangan yang berlaku. Selain ada usulan dari Bupati, sebagaimana diatur PP No 6 tahun 2006 terpenuhi, mekanisme yang ditempuh juga prosedural. “Pelaksanaan paripurna saat itu dasarnya memang ada surat usulan dari Bupati, kemudian surat perintah dari Mendagri dan Gubernur. Kalau memang Bupati tidak mengusulkan, kenapa menghadiri. Toh, saat itu beliau hadir bersama pimpinan Forkompida juga ikut menyaksikan ,” tandasnya. Hingga berita ini ditulis, Bupati belum bisa dikonfirmasi. Sementara wujud surat usulannya kepada DPRD Brebes sebagai dasar untuk pemilihan Wabup PAW juga belum bisa diperlihatkan ke media. (ism)

Rangkul Semua Aliran Musik

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

PANEN - Sejumlah petani di Krasak Brebes tengah memanen jagung yang saat ini tengah melimpah meski cuaca kemarau panjang.

BREBES - Guna mensiasati kerugian yang banyak, termasuk untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penanaman, sejumlah petani di Desa Krasak, Kecamatan Brebes dalam tiga bulan ini beralih bercocok tanam ke jagung. Pasalnya, tanaman jagung ini selain bisa bertahan dengan kondisi panas, juga tidak membutuhkan proses pengairan yang banyak. ‘’Sudah tiga bulan ini kami dan sejumlah petani memang sudah beralih dalam penanaman. Sebab dengan kondisi cuaca seperti ini, bila kami menanam padi jelas resikonya sangat besar. Belum lagi dengan ancaman gagal panen. Makanya, untuk mensiasati musim kemarau panjang, petani lebih memilih menanam jagung di sawah irigasi maupun tadah hujan,” kata Wiryono, petani setempat kepada Radar Senin (2/10). Menurutnya, pihaknya beralih menanam padi ke jagung, lantaran tanaman jenis tersebut lebih tahan serangan hama wereng coklat. Selain itu, sistem penanamannya yang tidak membutuhkan banyak air dan mudah memperoleh pupuk serta bibit. Sehingga dengan cuaca kemarau panjang, tanaman jagung ini bisa tetap hidup dan panen tanpa ada resiko. Hal sama juga dikatakan oleh petani lainnya, Marwidi. Dia menambahkan, 70 persen di wilayah Desa Krasak dan sekitarnya sejak memasuki musim kemarau ini juga beralih dalam proses penanamannya. “Petani juga menghitung dan melihat kondisi musim. Seperti musim ke tiga ini, jelas petani tidak berani menanam padi, karena kami juga melihat akan kondisi air pengairan yang ikut kering. Dan kondisi musim kemarau ini juga kali ini saja. Karenanya, petani juga harus bisa melihat kondisi cuaca. Sehingga kerugian pun tidak banyak,” bebernya. Sementara Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi, sebelumnya juga sempat menjelaskan bahwa petani juga harus bisa melihat struktur ataupun cuaca. Karena hal ini jelas sangat penting untuk bisa mensiasati kondisi yang bisa menguntungkan. Karena jika tidak memperhatikan kondisi alam, maka pertaniannya tidak akan maju dan berhasil. (gus)

sudah ada dua hal yang mengancam, pertama saat proses penyerahan nama Cawabup dari partai ke Bupati dan kedua pelaksanaan pemilihan tanpa dasar normatif,” kata dia. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Brebes Warsudi mengatakan, pelaksanaan paripurna pemilihan Wabup PAW beberapa waktu lalu memiliki dasar yang lengkap, termasuk adanya surat pengajuan usulan yang mencantumkan dua nama Cawabup. “Jika tidak ada kami jelas tidak berani, surat usulan itu ada hanya menyarankan untuk konsultasi dulu ke PN. Dan DPRD sudah mendapat lampu hijau dari PN. Secara fraksi, PKS juga sudah melakukan kajian mendalam dan memang itu konstitusional,” ujar dia. Sebelumnya, Ketua DPRD Brebes menyatakan, proses pemili-

sekali hingga awal bulan mereka hadir. Semuanya bergabung dari band satu dengan yang lain tumplek blek di sini (Pujasera) sambil mereka bertukar informasi. “Mereka tampil di sini, kami tidak meminta bayaran. Termasuk bandband yang tampil di Pujasera juga tidak meminta pula. Sebab kegiatan ini hanya dijadikan sebagai ajang latihan dan serap informasi termasuk pencarian ilmu akan dunia musik,” ungkapnya. Tak terkecuali dengan alat musik yang ada, para pemain membawanya sendiri. Sedangkan Pujasera hanya memberikan soundnya saja. “Kami sengaja melakukan hal ini, karena kami memang cinta musik. Termasuk demi menyalurkan bakat dan kreasi anak-anak muda yang tentu saja memiliki selera musik sendiri. Karenanya, kami sebagai orang tua wajib memberikan sarana.” (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

FOTO BARENG - Pemain musik band pop rock hingga under ground berpose bersama usai tampil di lingkungan Pujasera Brebes. ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

Jalan Desa Gegerkunci Waraskah Yanti Resmi Gantikan Bayu Saputro Rusak Parah DILANTIK - Waraskah Yanti saat dilantik dalam rapat paripurna istimewa menjadi anggota DPRD Brebes dari Fraksi PDIP. Dia menggantikan Bayu Saputro yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

BREBES - Waraskah Yanti akhirnya duduk kembali sebagai anggota DPRD Kabupaten Brebes setelah resmi dilantik oleh Ketua DPRD Brebes Dr H IIllia Amin SH MMPd dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD di ruang Komisi II DPRD, Senin (3/10). Yanti merupakan wakil rakyat PAW dari PDIP yang menggantikan posisi almarhum Bayu Saputro. Yanti diresmikan pengangkatannya sebagai PAW DPRD Kabupaten Brebes berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/42/ Tahun 2011 tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Brebes PAW. Kader PDIP itu, menggantikan anggota Fraksi PDI

Perjuangan yakni Bayu Saputro yang meninggal beberapa waktu lalu. Pada Pemilu Legilatif 2009 lalu berada di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yakni Kecamatan Tanjung, Kersana dan Losari dengan memperoleh suara terbanyak ketiga. Sementara suara terbanyak kedua diraih Imron Rosyadi. Namun, karena Imron telah mengundurkan diri dan menjalani proses hukum, akhirnya Waraskayanti yang akan menjadi DPRD PAW. Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap Waraskah Yanti dapat melanjutkan program-program yang telah diusulkan sebelumnya oleh almarhum Bayu Saputro. Sementara seusai pengambilan

sumpah dan janji, Waraskah Yanti yang menjadi anggota Komisi I DPRD itu siap melaksanakan tugas-tugas sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Brebes dalam membantu kesejahteraan. “Ini tentu amanah yang berat, tapi sebagai wakil rakyat tentunya saya akan membela kepentingan rakyat,” katanya. Seperti diketahui Bayu Saputro salah satu anggota fraksi DPRD Brebes tutup usia pada Selasa 28, Juni sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya, adik mantan Bupati Brebes H Indra Kusuma SSos itu sempat menjalani perawatan intensif di RS Mitra Keluarga Tegal akibat darah tinggi yang diidapnya. (ism)

SONGGOM - Kondisi jalan Desa Gegerkunci, Kecamatan Songgom sampai dengan saat ini masih dibiarka rusak. Bahkan beberapa ruas jalan sudah dalam kondisi rusak parah. Dari pantauan Radar di lapangan Senin (3/ 10), beberapa kendaraan yang melintas di jalan tersebut terpaksa harus mengurangi kecepatan agar tidak terjebak ke dalam lubang jalan. Namun demikian, tidak semua kendaraan mampu menghindari lubang tersebut. Beberapa di antaranya terpaksa menerjang lantaran sulitnya untuk menghidar akibat terlalu banyaknya lubang yang tersebar d isepanjang jalan tersebut. Nasikin (35) warga desa setempat menuturkan, dirinya sudah

sangat kesal dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah tersebut. Setiap hari, jelasnya, dirinya harus melintas di jalan tersebut untuk menuju tempat kerja. Ia mengaku, kerusakan jalan penghubung antar desa tersebut sudah berlangsung lama. Namun sampai dengan saat ini pihak pemerintah belum melakukan upaya perbaikan. Dirinya sangat prihatin dengan kondisi jalan di wilayah Kabupaten Brebes, khususnya di wilayah Songgom. Seharusnya, pemerintah Kabupaten bisa secepatnya melakukan upaya perbaikan, sehingga sektor ekonomi warga tidak terhambat. “Selain itu, dengan dilakukannya perbaikan, hal itu akan mengurangi tingkat kecelakaan,” pintanya. (har)

Upaya Anggota DPRD Kabupaten Brebes Agar Tetap Sehat

Rutin Jalani General Check Up Kesehatan Setiap Saat Tugas anggota DPRD memang sangat berat. Karena ahrus melayani ribian konstituen di puluhan desa yang berbeda. Belum lagi tugas rapat dan kunjungan kerja ke luar daerah, semuanya harus dilakoni dengan kondisi badan yang sehat. Bagaimana upayanya? LAPORAN: ISMAIL FUAD DALAM tahun 2011 ini, dua anggota DPRD Kabupaten Brebes meninggal dunia karena sakit, yakni Endang Selirsih SmHK dan Bayu Saputro. Keduanya kebetulan berasal dari satu fraksi, yakni Fraksi PDIP dan sekarang sudah ada PAW. Hal itu menunjukkan betap pentingnya masalah kesehatan. Sehingga untuk menunjang

kinerjanya, pemerintah pun menyediakan fasilitas kesehatan bagi para wakil rakyat tersebut. Salah satunya adalah asuransi kesehatan dan medical check up, yang tujuannya untuk memeriksakan kesehatan seluruh anggota DPRD yang ada. Sehingga ketika ada yang sakit, bisa langsung diobati dan mendapat penanganan yang cepat dan tepat. Seperti yang dilakukan Senin (3/ 10) para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Brebes melakukan general check up sebagai bagian dari hak akan jaminan kesehatannya. Satu persatu anggota dewan diperiksa oleh tim medis dari Laboratorium Klinik Kualita Medica Tegal. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan kondisi kesehatannya. Menurutnya, hasil pemeriksaan itu baru akan diketahui selama dua hari setelah dilakukan uji laboratorium. “Untuk sesi ini kami

lakukan pemeriksaan terhadap kesehatan jantung dan darah anggota dewan,” ujar Siani Rahayu, salah satu petugas medis. Cek kesehatan melalui program asuransi tersebut, dinilai positif oleh anggota DPRD Brebes. Sebab dengan cek kesehatan, anggota DPRD dapat mengetahui kondisi kesehatannya, sehingga bila mengetahui teridap suatu penyakit dapat segera berobat dan selalu dalam kondisi prima. H Suprapto, salah satu anggota dewan dari Fraksi PAN menyambut baik pemeriksaan kesehatan tersebut. “Sebab untuk dapat melaksanakan tugas pelayanan masyarakat dengan baik, pejabat dituntut memiliki kesehatan yang prima,” katanya. Kabag Umum Sekwan Drs Zaenudin MSi menjelaskan, general check up kali ini merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan oleh asuransi dan hak bagi anggota

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

CEK KESEHATAN - Anggota DPRD Brebes saat mengecek kesehatan di laboratorium klinik yang langsung datang ke gedung DPRD.

dewan. Yang dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh kesehatan dan kondisi fisik para anggota DPRD. “Jaminan kesehatan dewan sudah menjadi hak

mereka. Untuk masalah ini, kami sudah menyerahkannya kepada pihak asuransi kesehatan yaitu PT Jasindo sebagai pemenang lelang kemarin,” terangnya. (*)


CMYK

OLAHRAGA

SELASA, 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

TAK BANYAK BERUBAH

PERINGKAT DUO RAKSASA Jornada Pertama Kedua Ketiga Keempat Kelima Keenam

Barcelona

Real Madrid

2 4 3 4 2 1

1 1 5 7 4 3

Singgasana Pertama Barca BARCELONA - Liga Primera kembali ke ‘persaingan normal’. Yakni, rivalitas yang hanya melibatkan duo raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Itu setelah kedua tim sama-sama menorehkan kemenangan away di jornada keenam kemarin dini hari WIB. Di El Molinon, Barca (sebutan Barcelona) hanya menang tipis 1-0 atas Sporting Gijon berkat gol bek kiri Adriano Correia pada menit ke-12. Padahal, Barca memulai laga dengan rekor rata-rata mencetak tiga gol per laga sepanjang musim ini. Kemenangan lebih meyakinkan dicatat Real Madrid di Estadi Cornella El Prat, kandang Espanyol. Los Merengues (julukan Real) menggunduli tuan rumah empat gol tanpa balas. Gonzalo Higuain mencetak hattrick pada menit ke-17, ke-66, dan ke89. Winger muda Jose Callejon menambah sebiji gol di menit ke-82. Dengan hasil itu, Barca menempati singgasana klasemen klasemen untuk kali pertama musim ini dengan koleksi 14 poin. Sedangkan Real menempati peringkat ketiga dengan hanya tertinggal satu angka. Kedua seteru abadi itu hanya dipisahkan klub promosi musim lalu Levante (14 poin). “Saya sebenarnya lebih suka menjadi yang unggul satu poin. Tapi, satu poin tidak terlalu diperhatikan. Yang mungkin harus diperhatikan adalah Levante,” kata entrenador Real Jose Mourinho kepada AS. Mourinho dan anak asuhnya sudah menjadi korban kejutan Levante musim ini. Yakni ketika dipaksa menyerah 0-1 di kandang lawan pada 18 September lalu. Kala itu, Real dibuat frustrasi dengan pertahanan rapat Levante. Tapi, situasi itu jelas tidak terjadi di kandang Espanyol. “Saya merasa kami akan mencetak gol tambahan ketika skor 2-0. Saat itu, mereka (Espanyol) mengambil risiko (menyerang, Red) sehingga meninggalkan ruang terbuka dan itu makin memberi keuntungan bagi kami,” papar Mourinho. Berbeda dengan Real, Barca sulit menemukan ruang di area Sporting. Padahal, Barca kembali mengusung skema 3-4-3. “Lawan bermain sangat rapat dengan menumpuk banyak pemain di belakang,” urai entrenador Barca Josep GuAdriano Correia ardiola. (dns/bas)

11

ROMA - Tidak banyak perubahan yang dilakukan pelatih timnas Italia Cesare Prandelli jelang laga kualifikasi Euro 2012 melawan Serbia (7/10) dan Irlandia Utara (11/10). Padahal, Italia sudah memastikan tiket lolos ke Polandia-Ukraina. Prandelli tampaknya sudah cukup sreg dengan skuad yang dimiliki sekarang dan tidak lagi mencoba melakukan eksperimen dalam pemanggilan pemain. Hanya sedikit perubahan yang dilakukannya. Itu pun dilakukan karena pemain reguler cedera. Ya, Prandelli memanggil bek Juventus Andrea Barzagli, Luca Cigarini (Atalanta), dan Sebastian Giovinco (Parma) yang selama ini bukan pemain

yang reguler dipanggilnya. Barzagli bahkan kali terakhir dipanggil Italia pada 2008 lalu. Pemanggilan Barzagli dilakukan untuk mengisi satu posisi lowong di lini belakang karena cederanya bek Inter Milan Andrea Ranocchia. Kebetulan, pada awal musim ini Barzagli tampil mantap di jantung pertahanan Juventus. Adapun Cigarini mengambil alih posisi gelandang Sampdoria Angelo Palombo karena Prandelli menolak memanggil pemain yang berkompetisi di Serie B. Sedangkan, Palombo ngotot bertahan di Sampdpria meski terdegradasi ke Serie B. Cigarini belum pernah bermain untuk Gli Azzurri -julukan Italiatapi sudah pernah dipanggil ke skuad Italia senior ketika menghadapi Estonia dan Kepualaun Faroe pada September 2010. Tidak heran, dia kaget dengan penanggilan itu. “Saya senang dengan pe-

manggilan saya. Sejujurnya saya katakan, saya tidak berharap. Tapi, ini adalah bonus dari performa Atalanta pada awal musim ini,” kata Cigarini, seperti dikutip Football Italia. Kemudian, Giovinco yang tampil menawan dan menjadi sosok vital di lini depan Parma dipanggil untuk mengisi satu kouta di lini depan. Kebetulan, stok striker berkurang akibat cedera yang dialami Alberto Gilardino. Giovinco bisa menjadi opsi alternatif bagi para penyerang reguler Italia seperti Giuseppe Rossi, Antonio Cassano, Giampaolo Pazzini, dan Mario Balotelli. “Dia adalah jenis pemain yang sangat berkualitas dan bisa menjadi penentu kemenangan dengan sentuhannya. Tanpa ragu, saya katakan, dia akan menjadi sosok vital di timnas bila diberi peluang,” kata Franco Colomba, pelatih Parma. (ham)

Belum Berani Bicara Scudetto PERBURUAN scudetto memang masih jauh. Namun, banyak kalangan kini menyebut Juventus sebagai kandidat kuat. Hal itu tak lepas dari hasil bagus yang dipetik La Vecchia Signora -julukan Juve- hingga pekan kelima Serie A. Juve menjadi capolista setelah memukul juara bertahan AC Milan kemarin dini hari. Juve dan Udinese adalah dua

tim yang belum terkalahkan sejauh ini. Keduanya mengemas poin sama (11). Sementara itu, Napoli menempel ketat di posisi ketiga. Di tengah euforia kemenangan atas Milan, allenatore Juve Antonio Conte berusaha tetap menginjak bumi. Dia belum mau bicara terkait peluang timnya merengkuh scudetto. “Terlalu dini untuk

melakukan prediksi seperti itu,” katanya seperti dilansir Football Italia. Mantan gelandang timnas Italia itu menilai, selama ini tifosi Juve telah mengalami kekecewaan yang panjang. Setelah skandal calciopoli pada 2006, Juve harus paceklik juara. “Makanya, kami tidak mau memberi janji-janji (soal scudetto),” kata Conte. (ham/ca)

Tolak Pertanyaan Bahasa Catalan

Andrea Barzagli

Jose Mourinho

BUKAN Jose Mourinho apabila tidak membuat kontroversi di media. Di sela konferensi pers seusai laga melawan Espanyol, pelatih Real Madrid itu menolak menjawab pertanyaan dalam bahasa Catalan. Mourinho, sepertinya, ?alergI? dengan Catalan yang notabene asal dari seteru abadi Real, Barcelona. “Ketika seorang wartawan dari Radio Catalunya mengajukan pertanyaan dalam bahasa Catalan, Mourinho merespons dengan meminta wartawan bersangkutan untuk mengulang pertanyaannya, tapi dengan bahasa Castilian (bahasa Spanyol, Red”. Demikian seperti

dilansir Marca. Wartawan itu sebenarnya tidak salah bertanya dalam bahasan Catalan. Sebab, Espanyol adalah klub asal Catalan alias sekota dengan Barcelona sehingga sesi konferensi pers banyak diikuti wartawan lokal. Selain itu, Mourinho sangat memahami bahasa Catalan karena pernah bekerja di Barcelona. Yakni, ketika dia masih menjadi asisten Bobby Robson dan Louis van Gaal. Keduanya adalah pelatih Barca di akhir dekade 1980-an dan di awal dekade 1990-an. Entah karena terlalu larut dalam perseteruan RealBarca, Mourinho jarang atau boleh dikatakan tidak pernah mengunjungi Catalan di luar kepentingan mendampingi laga Real. Di sisi lain, kemenangan di kandang Espanyol disambut antusias Mourinho. Itu berarti mengulang kemenangan musim lalu. Setidaknya, dia menang di Catalan sekalipun bukan di kandang Barcelona. (dns)


ALL SPORTS

12

SELASA 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

START JEBLOK

MILAN - Juara bertahan AC Milan menjalani start buruk di Serie A Liga Italia pada awal musim ini. Hanya lima poin yang mampu dikemas dari lima laga. Itu menyusul kekalahan dari Juventus 0-2 (0-2) di Juventus Stadium, kemarin dini hari (3/10). Awal yang lebih buruk ketimbang 1996-1997, di mana mereka juga berstatus juara bertahan. Pada 14 tahun lalu, mereka mengawali musim dengan tiga laga tanpa kemenangan plus performa labih sepanjang putaran pertama. Dampaknya mereka finis di posisi kesepuluh dengan ketertinggalan 22 angka dari Juventus yang keluar sebagai scudetto musim itu. Hasil yang kontras dibanding musim sebelumnya di mana Milan juara dengan keunggulan delapan angka atas Juve sebagai pesaing terdekat. Situasi yang membuat pelatih Milan Massimiliano Allegri gusar. Apalagi, kekalahan dari Juve membuat mereka selalu kalah dari tim yang musim ini disebut sebagai pesaing berburu scudetto. Sebelumnya Milan kalah dari Napoli 1-3 (18/9). “Juventus bermain bagus dan Milan bermain sangat buruk. Tapi, itu normal setelah para pemain itu nyaris selalu bermain dalam satu bulan terakhir. Mereka mengalami kejenuhan,” jelas Allegri, seperti dilansir Associated Press. Sejak awal pertandingan, barisan serang Milan yang dih u n i Zlatan Ibrahimovic

Carlos Tevez

Dikritik Rekan, Dihujat Fans MANCHESTER - Carlos Tevez sempat menjadi idola di Manchester City. Namun, hal itu kini berubah. Tevez bahkan telah menjadi public enemy di skuad City sekarang. Setelah pelatih Roberto Mancini menyatakan tidak akan memakainya lagi dalam skuad garagara menolak tampil saat melawan Bayern Munchen di Liga Champions (27/9), kini pemain City ikut menyalahkan Tevez. Micah Richards, bek kanan City, mengritik ulah Tevez di Munchen. “Carlos tidak seharusnya berbuat seperti itu. Tensi pasti selalu ada karena Carlos adalah seorang pemain top dan dia tidak mendapatkan tempat dalam tim utama,” ungkapnya kepada The People. “Tapi, kami adalah tim top sekarang. Kami tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain sehingga kepentingan individu harus siap dikorban-

kan. Saya pun terkadang bergantian turun dengan Pabzlo Zabaleta,” sambungnya. Kapten City Vincent Kompany juga berada di kubu yang berseberangan dengan Tevez. “Saya tidak bisa memberikan jawaban mengenai Carlos Tevez, tapi klub kami tidak peduli dengan kepentingan individu karena yang prioritas adalah kepentingan tim,” jelas pemain yang mengambil alih ban kapten dari Tevez itu. Selain rekan setim, Tevez juga kehilangan pamor di mata fans. Ketika City mengalahkan Blackburn Rovers 4-0 di Ewood Park akhir pekan lalu (1/ 10), sejumlah fans membentangkan poster bertuliskan “Tevez Keluar”. Dalam laga itu, nomor kostum kiper cadangan City Costel Pantilimon yang seharusnya “30” ditulis “32” yang notabene nomor kostum Tevez. (dns/ca)

dan Antonio Cassano kesulitan menembus pertahanan Juve. Sedangkan, Juve justru punya beberapa peluang emas. Juve juga tampil cukup dominan. Hasilnya, pada menit-menit akhir, ketika para pemain Milan mulai kehilangan konsentrasi, gelandang Juve Claudio Marchisio membuat kiper Milan Christian Abbiati hanya melongo. Marchisio mencetak dua gol pada menit ke-87 dan 90. Saat Juve mampu mencetak gol pertama, mental pemain Milan mulai drop. Lebih drop lagi setelah Kevin Prince Boateng diusir keluar lapangan pada menit ke-89 akibat mencakar wajah bek Juve Giorgio Chiellini yang berakibat kartu kuning kedua. “Kami kesulitan dengan tempo permainan lawan dan tidak bisa mengimbangi. Terlebih, kami juga melakukan beberapa kesalahan individu. Tim ini bermain buruk, baik di bagian pertahanan ataupun penyerangan,” jelas Allegri. Milan juga tidak berdaya dalam pertarungan di lini tengah. Mantan pemain Milan yang kini membela Juve Andrea Pirlo membuat Mark van Bommel, Antonio Nocerino, dan Clarence Seedorf pontang-panting di lapangan tengah. “Kami berada dalam tekanan sejak awal pertandingan dan tidak mampu memperbaiki permainan serta membuat banyak peluang di depan gawang. Andrea Pirlo bermain sangat hebat dan kami kesulitan,” bilang Seedorf, gelandang gaek Milan, di situs resmi klub. Namun, dia juga menilai bahwa kehilangan beberapa pemain vital setelah Gennaro Gattuso, Robinho dan Alexandre Pato sangat berpengaruh bagi permainan tim. “Kami berhadap jeda internasional membuat kami bisa lebih baik. Bagi Juve, kemenangan itu sangat berarti. Meningkatkan kepercayaan diri dan menjaga posisi di puncak klasemen dengan 11 poin. “Kami mendapat hasil bagus dan itu dicapai melalui permainan sepak bola yang hebat,” kata Gianligi Buffon, kiper Juve, seperti dikutip Goal. “Sekarang Juve sudah kembali menjadi klub yang penting, dengan semangat yang tepat, dan moral yang hebat di lapangan. Target kami sekarang adalah mempertahankan performa dan menjaga posisi di klasemen,” lanjut Buffon. (ham)

ANDREA PIRLO Javier Pastore

FRANK LAMPARD

Lampard Hat-trick, Sturridge Dua BOLTON - Mesin gol Chelsea mulai panas. Bertanding di Stadion Reebok tadi malam, Chelsea berhasil menaklukkan tuan rumah Bolton Wanderers dengan skor telak 5-1. Itu adalah kemenangan terbesar The Blues (sebutan Chelsea) musim ini. Kemenangan terbesar sebelumnya ditorehkan atas Swansea City 4-1 pekan lalu (24/9). Dengan hasil tadi malam, Chelsea masih menguntit duo Manchester di persaingan papan atas Premier League. Chelsea tertinggal tiga angka (16-19) dari United maupun City. Tanpa Fernando Torres yang terkena kartu merah lawan Swansea, daya gedor Chelsea justru lebih produktif. Frank Lampard yang musim ini lebih banyak menjadi cadangan, menunjukkan dirinya masih berbahaya dengan mencetak hat-trick pada menit ke-15, ke27, dan ke-59. Daniel Sturridge yang musim lalu dipinjamkan ke Bolton, tampil menawan dengan memborong dua gol Chelsea lainnya pada menit kedua dan ke-25. Sementara itu, tuan rumah mencetak gol hiburan via Dedryck Boyata di awal babak kedua. “Kami bermain penuh antusias dan memainkan sepak bola efisien,” kata pelatih Chelsea Andre Villas-Boas kepada Chelsea TV. Boas tidak memungkiri apabila kemenangan besar timnya

juga terbantu dengan penampilan kiper Bolton Adam Bogdan. Kiper kedua Bolton setelah Jussi Jaaskelainen itu kerap melakukan blunder. Bahkan, dua di antaranya berbuah gol Chelsea. “Akan lebih mudah bagi tim Anda mencetak gol apabila kiper lawan tidak dalam harinya,” tutur Boas. “Tapi, saya percaya kami akan mencetak banyak gol karena tingginya intensitas serangan maupun determinasi pemain di lapangan, khususnya di babak pertama,” sambung pelatih 33 tahun asal Portugal itu. Dalam kesempatan itu, Boas sekaligus memberikan simpati kepada koleganya Owen Coyle yang belum mampu membawa Bolton beranjak dari juru kunci klasemen. Boas dan Coyle ternyata teman satu angkatan saat mengambil lisensi pelatih UEFA Pro. “Di awal saya memulai karir di Inggris, saya banyak berbicara dengan Owen. Dia tetap pelatih bagus dan tidak beruntung tengah menjalani fase buruk bersama timnya,” tutur Boas. Di sisi lain, Coyle optimitis bakal mempertahankan jabatannya sekalipun Bolton menjalani start buruk musim ini. “Saya tetap bisa tersenyum saat ini karena saya pernah dalam situasi buruk sebelumnya. Saya tahu apa yang harus saya lakukan,” tutur pelatih berkebangsaan Republik Irlandia itu. (dns/ca)

Sendirian di Puncak Klasemen PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) membuat gap dengan para rivalnya di puncak klasemen Ligue 1. Itu seiring kemenangan dua gol tanpa balas atas Olympique Lyon di Stade Parc de Princes kemarin dini hari. Hasil big match journee kesembilan itu menjadikan PSG unggul tiga angka (20-17) dengan tiga tim di bawahnya, Montpellier, Lyon, dan Toulouse. Sebelum bentrok di Parc de Princes, PSG dan Lyon share di puncak klasemen dengan jumlah angka maupun selisih gol yang sama. Laga kedua tim pun sejatinya berlangsung seimbang. Namun, PSG lebih beruntung dengan mencetak dua gol di babak kedua. Pemain termahal liga Prancis Javier Pastore membuka skor pada menit ke-64 lewat solo run. Setelah melewati defender Bakary Kone, playmaker 22 tahun Argentina tersebut menaklukkan kiper Hugo Lloris. Itu adalah gol kelima Pastore dari tujuh laga liga di musim ini. “Saya mendedikasikan gol itu untuk memotivasi diri saya sendiri. Saya merasa PSG telah menjadi rumah kedua. Atmosfer dalam skuad sangat ekselen sehingga membantu saya mengeluarkan permainan terbaik,”

kata Pastore di situs resmi klub. Pada menit ke-90, Christophe Jallet memantapkan kemenangan Les Parisiens (sebutan PSG). “Saya bangga dengan penampilan pemain saya karena mereka bermain dalam tekanan. Titik balik pertandingan adalah ketika sundulan (Bafetimbi) Gomis (striker Lyon, Red) gagal membuat skor 1-1,” kata entraineur PSG Antoine Kombouare seperti dilansir AFP. “Kedua tim bermain bagus, tapi yang membedakan adalah efektivitas di depan gawang. Kami sebenarnya memiliki peluang. Di babak pertama, kami bisa mencetak gol apabila memiliki penyelesaian akhir bagus,” sahut entraineur Lyon Remi Garde di kesempatan terpisah. “Saat ini, PSG memang di depan kami. Tapi, masih ada 29 laga lagi,” sambung Garde. Sementara itu, dalam laga lainnya, juara bertahan Lille merangsek dalam persaingan papan atas setelah menang 2-0 atas Stade Rennes di Stadium Nord Lille Metropole. Gol-gol Moussa Sow pada menit ketujuh dan Florent Balmont di menit ke-32 membawa Lille nangkring di peringkat kelima dengan 16 angka. (dns)


ALL SPORTS

SELASA 4 OKTOBER 2011

13

RADAR TEGAL

TUNGGU DETIK AKHIR

F1

Pengumuman Tim Bulu Tangkis ke SEA Games 2011

Lewis Hamilton

Ferrari Perintahkan Massa Rusak Hamilton SINGAPURA - Muncul kontroversi baru jelang berlangsungnya Grand Prix Jepang akhir pekan ini. Kontroversi tersebut berpotensi membuat hubungan pembalap McLaren-Mercedes Lewis Hamilton dan pembalap Ferrari Felipe Massa kian panas. Itu menyusul insiden tabrakan yang melibatkan keduanya di GP Singapura, 25 September. Sumbernya berasal dari video highlight yang diunggah situs resmi F1. Dalam video itu muncul suara dari dari teknisi Massa, Rob Smedley, yang memberi instruksi kepada pembalapnya melalui radio. Suara tersebut tak muncul dalam siaran langsung melalui televisi. “Tahan Hamilton sebisa mungkin. Rusakkan balapannya sebisa kita. Ayo,” ujar Smedley pada Massa seperti terdengar di klip tersebut. Tak jelas kapan petikan instruksi tersebut terkirim. Hamilton berada tepat di belakang Massa yang sedang menempati posisi kelima pada lap kedelapan. Pembalap inggris itu tetap berada di belakang Massa hingga keduanya melakukan pit stop pertamanya. Mereka kemudian terlibat benturan beberapa saat setelah keluar dari pitlane. Hamilton mengalami kerusakan pada sayap depannya, sementara Massa mengalami kerusakan pada ban kanan belakang. Steward menghadiahi Hamilton dengan drive trough penalty atas insiden tersebut. Di akhir lomba, Hamilton menempati posisi kelima dan Massa di peringkat kesembilan. Usai balapan, Massa mencegat Hamilton. Dengan bumbu sarkastik, dia mengucapkan selamat pada Hamilton. Dalam keterangannya, Massa menganggap Hamilton sebagai pembalap yang ngawur. (ady)

MOTOGP Casey Stoner

JAKARTA - Langkah antisipatif diambil PB PBSI terkait penentuan skuad utama SEA Games 2011. Induk organisasi bulu tangkis di Indonesia tersebut bakal menunggu hingga detik-detik akhir entry by name untuk memasukkan nama atlet. Itu diambil sebagai upaya untuk membentuk skuad yang terbaik guna diterjunkan di multieven dua tahunan tersebut. “Kami akan membahasnya dengan matang. Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan ialah kebugaran pemain itu sendiri. Kalau bisa lebih longgar, kenapa mesti buru-buru,” terang Yacob Rusdianto, sekretaris jenderal (Sekjen) PB PBSI, kepada Jawa Pos kemarin (3/ 10). Sebenarnya, pendaftaran entry by name sudah ditutup pada 30 September lalu. Namun, seperti biasa, tuan rumah selalu memiliki hak istimewa untuk mendapatkan kelonggaran. Nah, kelonggaran itulah yang akan dimanfaatkan PB PBSI. Padahal, sebenarnya, mereka sudah memiliki nominator untuk menghuni timnas. Di sektor tunggal putra misalnya. PB PBSI memasukkan lima pebulu tangkis. Mereka ialah Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rum-

MOTEGI - Drama balapan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (2/10) mengecewakan Casey Stoner. Pembalap Repsol Honda itu gagal meraih kemenangan meski mengawali lomba dari pole position. Dia hanya finis ketiga di belakang rival terdekatnya di klasemen sementara, Jorge Lorenzo (Yamaha Factory). Kondisi tersebut membuat jarak poin di antara keduanya terpangkas. Jika sebelum lomba Stoner unggul 44 poin, kini tinggal 40 poin (300260). Hingga menuju tiga balapan tersisa, Lorenzo menjadi satusatunya pembalap yang bisa menggagalkan gelar juara dunia yang sudah di depan mata Stoner. Ya, Stoner punya peluang untuk memastikan gelarnya di balapan berikutnya yang berlangsung di negerinya, Australia. Dia cukup mendapatkan 10 poin lebih banyak dari Lorenzo untuk mengunci gelar juara dunia yang kedua kali dalam karirnya. Skenario lain, jika Stoner menang di Phillip Island sementara Lorenzo gagal podium, perebutan gelar juara sudah berakhir. “Tahun ini saya mempunyai kesempatan untuk mengunci titel juara dunia di MotoGP Australia. Namun saya tidak ingin terlalu memikirkannya, meski memang melegakan jika berlaga di seri-seri terakhir tanpa ada beban untuk bertarung merebut titel juara dunia lagi. Saya juga siap untuk bertarung hingga seri terakhir jika memang itu akan terjadi, untuk merebut gelar juara dunia,” ujar Stoner pada situs resmi MotoGP. Memori manis di MotoGP Australia memang sangat berpihak pada Stoner. Pembalap yang akan berulang tahun ke-26 saat balapan dilangsungkan 16 Oktober itu, selalu menang dalam empat balapan terakhir. Satu-satunya pembalap yang memiliki rekor kemenangan beruntun lebih baik adalah Valentino Rossi, menang lima kali beruntun pada 2001 hingga 2005. Tapi rasanya agak sulit baginya untuk mengunci titel juara dunia di laga kandangnya. Pasalnya Lorenzo sendiri cukup konsisten finish di podium. Seharusnya tugas tersebut lebih mudah jika tak ada kesalahan di Motegi pekan lalu. Sebuah kesalahan di lap keempat membuatnya melebar ke gravel dan kehilangan posisi terdepan. Meski terus menekan dan memperbaiki posisi setelah sempat mencicipi posisi ketujuh, dia hanya mampu meraih posisi ketiga, tepat di belakang Lorenzo. “Sepanjang akhir pekan berlangsung sangat baik dan kami mendapatkan start yang bagus. Hingga saya melalui benjolan besar yang membuat motor bergetar dan bagian depan kehilangan kendali,” kata Stoner. Masalah emosi yang kini begitu diperhatikan Stoner. Di sisa balapan ia tak mau selalu terbebani dengan pikiran harus segera jadi juara karena itu akan memberikan tekanan lebih berat saat balapan. “Itu akan membuat tekanan darah semakin kencang, jika terus-terusan seperti itu maka saya bisa membuat kesalahan besar. Yang saya pikirkan adalah berusaha untuk memenangkan balapan,” tegasnya. (ady/aww)

SIMON

Hampir Tembus Sepuluh Ribu Penonton Jumlah Penonton Melonjak Siginifikan

Stoner Target Kunci Juara Dunia di Australia

baka, Sony Dwi Kuncoro, Shesar Hiren, serta Tommy Sugiarto yang menyusul. Sementara di tunggal putri, PB PBSI berencana mengirimkan empat nama. Yakni Adriyanti Firdasari, Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari serta Maria Febe. Sedangkan di ganda putra, PB PBSI mewacanakan untuk memasukkan Markis Kido/Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan/Bona Septano serta Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan. Adapun ganda putri akan diisi pasangan terbaik Indonesia, Greysia Polii/ Meiliana Jauhari, Vita Marissa/ Nadya Melati. Sedangkan ganda campuran bakal ditempati Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dan Fran Kurniawan/ Pia Zebadiah. “Komposisinya tidak akan jauh berbeda. Tapi kami memang harus benar-benar matang untuk menentukannya. Persaingan memang ketat. Semua pemain memiliki potensi,” tegas Jacob. Kabid Binpres PB PBSI Hadi Nasri menyatakan bahwa hari ini dirinya bakal bertemu dengan jajaran pelatih guna menyusun skuad. Evaluasi dari pelatih tentu akan menjadi bahan pertimbangan tersendiri bagi PB PBSI. “Kita semua kan bisa samasama lihat bagaimana performa para pemain. Ini olahraga yang terbuka. Tentu sudah ada yang bisa menilai kemampuan para pemain,” ucap Hadi. (ru/diq)

MALANG - Seperti yang telah diprediksi sebelumnya, Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia Preseason Tournament 2011 berlangsung heboh. Total penonton sepanjang penyelenggaraan di Gedung Bola Basket Bimasakti Malang hampir menembus sepuluh ribu orang. Jumlah penonton Preseason Tournament, menurut panitia dari PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, meningkat tajam dari tahun lalu. Tahun ini, total penonton selama sembilan hari pertandingan sudah hampir sepuluh ribu. Berarti sudah lebih dari seribu orang per hari di gedung yang berkapasitas tak sampai 1.500 orang itu. “Dari segi penonton, ada pertumbuhan signifikan. Tahun lalu, hanya final yang penuh. Tahun ini, hari pembukaan hampir penuh dan semifinal sudah penuh,” kata Azrul Ananda, commissioner NBL Indonesia. “Dari segi persaingan juga luar biasa. Terbukti dengan adanya beberapa laga overtime dan beberapa hasil mengejutkan. Kalau di Malang saja seperti ini, kami yakin nanti ketika musim reguler pasti akan lebih gila. Ini pertanda NBL Indonesia sudah mendapat kepercayaan dari para penggemar basket,” imbuhnya. Sekarang, panitia sedang mematangkan schedule dan hal-hal lain untuk musim reguler. Ada banyak kejutan dan kabar besar yang disiapkan pengelola. “Tunggu nanti ketika musim reguler dimulai 10 Desember di Bandung,” tandas Azrul. Pada partai puncak turnamen, saat CLS Knights Surabaya mengalahkan Aspac Jakarta, penonton memang membludak. Diperkirakan jumlah penonton hampir dua ribu orang. Bahkan beberapa penonton sampai berdiri karena

tidak mendapatkan tempat duduk. Beberapa orang juga rela berdesakan di tangga-tangga gedung. Penonton asal Malang Ika Kurnia sudah memperkirakan penonton akan sangat ramai. Sebab pertemuan antara dua tim yang tidak terkalahkan sepanjang babak penyisihan grup tersebut jaminan seru. Mahasiswi Universitas Brawijaya tersebut mengatakan rela menabung untuk menonton partai semifinal dan final. “Saya suka sekali dengan penampilan Dimaz Muharri (asal CLS Knights). Meski uang saku berkurang, rasanya kok tidak sia-sia. Sebab pertandingannya seru. Apalagi saya bisa foto-foto dengan Dimaz setelah final,” ujar mahasiswa asal Klaten itu. Pelatih CLS Knights Surabaya Risdianto Roeslan mengatakan kehadiran ribuan penonton di partai semifinal dan final membuat aura pertandingan semakin heboh. Apalagi, sebagain besar penonton yang hadir adalah pendukung CLS yang rela datang dari Surabaya. “Mereka mendorong kami untuk menunjukkan yang terbaik. Dukungan mereka sangat luar biasa. Saya sangat berterimakasih dengan kehadiran fans. Ternyata tidak hanya Surabaya, penonton Malang juga sangat ramai,” kata Risdi, panggilan Risdianto Roeslan.Sementara itu, Pelatih Garuda Flexi Bandung Wan Amran mengaku gembira dengan banyaknya penonton yang hadir. Antusiasme tersebut, imbuh Amran, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas permainan kontestan. “Jadi tidak hanya berpartisipasi. Semua tim harus menunjukkan yang terbaik agar tidak mengecewakan penonton,” tegasnya. Musim reguler NBL Indonesia dimulai di Bandung, Jawa Barat. Seri perdana akan berlangsung 10-18 Desember 2011. Rangkaian NBL Indonesia akan ditutup dengan dihelatnya babak Championship Series di Jogjakarta pada 21-29 April 2012. (nur/diq)

Persebaya Belum Juga Terang SURABAYA - Komunikasi menjadi persoalan krusial pada dua manajemen Persebaya yang dipaksa menjadi satu. Nyatanya belum ada komunikasi intensif antara dua kubu yang berseteru setelah PSSI memutuskan nasib Persebaya tiga hari lalu. Diar Kusuma Putra, Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) mengatakan belum juga diajak bicara menyangkut masa depan Persebaya. Termasuk penentuan tim yang akan berlaga di kompetisi musim depan. “Kami harus duduk satu meja lebih dahulu. Kami bicarakan bagaimana struktur organisasi sehingga lebih mudah membicarakan tim,” kata Diar. Bahkan, meskipun surat keputusan (SK) resmi belum dite-

rima kedua kubu yang berselisih itu. Namun, menurut dia, komunikasi infirmal bisa dilakukan untuk mempersiapkan tim karena musim kompetisi sudah di depan mata. Belum adanya langkah lanjutan yang diambil kedua kubu itu malah kian meyakinkan Diar jika benang kusut di tubuh Persebaya belum terurai usai PSSI menggedok keputusan 1 Oktober lalu. Kondisi itu diperkuat adanya kenyataan usai sidang komite eksekutif (exco) dilaksanakan jika pihak Cholid tak menutupi ketakpuasan. “Lha wong waktu keluar dari pintu saja auranya panas,” terang dia. Diar menyesalkan jika pihak Cholid mengatasnamakan klub untuk menguasai Persebaya. Menurutnya pihak Wishnu pun didukung oleh se-

bagian klub dan itu tak bisa diabaikan begitu saja. “Jika memang mereka adalah pemilik yang sebenarnya, kenapa ketika ada masalah justru tim ditinggalkan dan berlabuh ke tempat baru,” kata pria yang juga pengusaha konstruksi tersebut. Sementara itu Cholid belum memberikan keterangan lanjutan. Kabarnya dia merencanakan untuk mengumpulkan klub anggota di mess Persebaya hri ini (4/10). Sebelumnya Cholid berniat tetap mempertahankan Persebaya besutan Divaldo Alves untuk tampil di kompetisi. Kesiapan tim menjadi salah satu lasan kuar. Selain itu banyak pemain ikon Persebaya. tim yang saat ini dilatih Divaldo Alves itu sudah berkumpul lama dan siap tanding.(vem)


JATENG

SELASA 4 OKTOBER 2011

17

RADAR TEGAL

Tanyakan Penanggulangan Limbah, Mahasiswa Demo

BLORA TrukPengangkutMakananTerguling BLORA - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Pemuda Kota Blora, belum lama ini. Sebuah truk colt diesel dengan nomor polisi (nopol) H 1980 AP bermuatan ribuan kardus makanan ringan, terguling berbalik. Tergulingnya truk tersebut melawan arah jalan. Kejadiannya setelah sopir truk bernama Matori (26), menginjak rem yang ada. Akibatnya spion kiri dan kaca depan truk pecah. Meski tak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Matori, warga RT 5/I, Desa Sulursari, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Purwodadi, mengatakan jika saat melintasi sebelah barat jembatan Bangkle, hujan gerimis turun. Ketika sampai di tanjakan, dia menginjak rem untuk mengendalikan truk. ”Akibatnya, truk yang saya kendarai tiba-tiba terbanting berbalik menghadap ke barat dan terguling ke sebelah kiri. Saat itu saya memang menyetir sendirian, tida ada temannya atau kernet,” katanya. Dia menjelaskan, dampak lain dari kecelakaan yang dialaminya adalah bahan bakar solar kendaraannya tumpah di jalan. Sebelum itu dia mengaku berangkat dari Genuk Semarang sekitar pukul 19.30, dengan tujuan Blitar, Jawa Timur. Sesampainya di Purwodadi, dia sempat istirahat. Tetapi, ketika tiba di sebelah timur stasiun lama kota Blora, laju truk tak bisa dikendalikan. Itu diduga lantaran rem tak berfungsi secara normal. ”Saya baru tiga tahun bisa menyopir. Kadang pakai kenek, kadang sendirian seperti sekarang ini. Tapi entah kenapa truk terguling. Kejadian ini baru pertama kali saya alami,” ungkapnya. Warga setempat yang berada di lokasi kejadian, kemudian beramairamai yang terbalik itu. Termasuk menurunkan ribuan kardus makanan ringan yang ada di dalam truk. Petugas Satlantas Polres Blora juga mengatur lalu lintas yang ada. Setelah satu jam berlalu, truk yang terguling itu berhasil dikembalikan posisinya seperti semula, setelah badan truk ditarik mobil truk pengangkut pasir. ”Begitu kecelakaan saya langsung menghubungi kantor di Semarang, untuk bisa diganti truk yang lain,” imbuhnya. (cr2/mer)

KUDUS

FOTO: ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS

TETAP CANTIK - Batik yang terkesan formal bisa untuk shopping di pasar tradisional, seperti dipakai peragawati di lantai II Pasar Jepara Satu.

Peragakan Batik hingga Pasar KUDUS - Selama ini batik dianggap sebagai busana formal dan dipakai dalam acara-acara resmi. Padahal, kekayaan asli Indonesia yang diakui badan PBB, Unesco ini bisa dikenakan di berbagai tempat dan beragam acara. Terkait hal itu sejumlah komunitas peduli batik di Jepara menggelar acara “Pagelaran Batik Underground”. Lewat acara ini kesan formal batik diubah. Batik diperagakan di berbagai tempat yang ada di Kota Ukir. Natasha (17), warga Negara Ceko tak menyangka kalau liburannya di Jepara berbuah pengalaman unik. Ia didapuk menjadi salah seorang model peragaan busana batik yang tak biasa digelar di Jepara, Minggu (2/10). Natasha tak sendirian menjadi model busana batik. Ada 24 orang lain dari berbagai usia. Peragaan yang menampilkan 50 motif batik hasil karya desainer Yanti Jatmiko terlihat lebih meriah dengan iringan ratusan pelajar SMPN 6 Jepara. Peragaan itu juga hasil kerja sama dengan Sanggar Kreatif Kalinyamatan dan Biyung Pralodo. Kali pertama puluhan model tersebut berlenggak-lenggok di Museum RA Kartini. Kontan saja, sejumlah pengunjung museum tokoh emansipasi perempuan di Indonesia takjub melihat pemandangan yang tak biasa tersebut. “Selama ini RA Kartini lebih dikenal sebagai tokoh perempuan saja. Padahal selama hidup, beliau merupakan tokoh yang mengajarkan dan mempopulerkan batik. Makanya dalam memperingati Hari Batik Nasional, salah satu tempat yang kita jadikan lokasi peragaan batik Museum Kartini,” kata ketua panitia Pagelaran Batik Underground, Sholikul Huda kemarin. Usai dari Museum Kartini, para model dan ratusan pelajar lantas bergerak menuju Alun-alun Jepara. Setelah itu, diteruskan ke pusat belanja Jepara swalayan Saudara. Lantas setelah itu, para model dan pengiring menuju Pasar Jepara Satu (Ratu) di jalan Untung Suropati. Para model berbaur dengan pengunjung pasar tradisional terbesar di Jepara. “Pasar tradisional itu simbol ekonomi kerakyatan. Kita ingin tunjukkan kalau batik bisa dipakai di mana saja dan acara apa saja,” tambah desainer Yanti Jatmiko. (zen/ris)

PEKALONGAN - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan menggelar demonstrasi, Senin (3/10) pagi. Awalnya mereka berencana mendatangi kantor DPRD Kota Pekalongan. Namun baru sampai di depan Kantor DPU PT Kota Pekalongan, mereka dihalau satu kompi petugas dari Polres Pekalongan Kota, mengingat demonstrasi yang digelar bertepatan dengan kedatangan ibu negara, Hj Ani Yudhoyono ke Jetayu dalam rangka menghadiri acara Hari Batik Nasional. Akhirnya mereka rela membubarkan diri. Sebagai bentuk kekecewaan, puluhan mahasiswa tersebut berjalan mundur sampai ke kampus. Koordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Anis Sofwan, mengatakan tujuan digelarnya unjuk rasa tersebut untuk mengingatkan pentingnya melakukan penanggulangan limbah cair, seperti batik. “Di Kota Pekalongan, batik diproduksi setiap hari oleh mayoritas penduduk. Namun mengapa permasalahan batik juga dikeluhkan oleh masyarakat kita sendiri,” ungkapnya. M Anis Sofwan menjelaskan, beberapa masalah lingkungan akibat batik cenderung dibiarkan, seperti halnya pencemaran sungai yang menyisakan pemandangan tak indah, bau tak sedap, dan berbagai masalah lainnya. “Pencemaran sungai

akibat limbah dibiarkan menahun. Maka bayangkan sendiri akibatnya bagi Pekalongan. Imej batik dunia terhadap penghasil budaya batik pasti akan luntur, jika masyarakat Pekalongan juga pemerintah tidak serius untuk menanggulanginya,” terang M Sofwan. Tujuan digelarnya demonstrasi tersebut, lanjut dia, yakni untuk mempertanyakan penggunaan anggaran pengelolaan limbah batik yang cendrung tidak diketahui oleh masyarakat luas. ”Pemerintah harus memperhatikan industri kecil yang jumlahnya ribuan. Jangan hanya melindungi industri berskala besar saja. Mereka (industri kecil-red) agar bisa mengelola batik sendiri. Seperti dengan IPAL atau yang lainnya,” harap dia. Sebagai wujud keprihatinan lingkungan Kota Batik yang tercemar oleh limbah batik dan printing, para demonstran juga menggelar teaterikal di depan Kantor Kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara. Para demonstran yang bertelanjang dada disiram dengan cat berwarna hijau tepat di tengah jalan. Hal itu menggambarkan lingkungan yang awalnya bersih, kemudian tercemar oleh limbah batik dan printing. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun redaksi, para mahasiswa mau membubarkan diri karena petugas siap men-

HASAN ZAELANI

MUNDUR - Sejumlah mahasiswa STAIN Pekalongan berjalan mundur usai dihalau petugas, kemarin.

jembatani keluhan dari mahasiswa STAIN tersebut. “Sebenarnya kami agak kecewa juga kalau aksi ini sampai dibubarkan. Nanti ada beberapa perwakilan dari kami yang akan menyampaikan masalah ini ke

DPRD. Tapi kalau tidak digubris, kami akan menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar,” tegasnya. Sementara itu, Kapolsek Pekalongan Utara, AKP Zuriyanto, saat dikonfirmasi terkait pem-

bubaran aksi mahasiswa STAIN Pekalongan mengatakan, pihaknya sedang ditugaskan di Jetayu. “Yang menangani masalah demo tadi adalah Pak Kasat Intel, karena saya sedang bertugas di Jetayu,” jawabnya. (san)

IPNU-IPPNU Bersikap Netral

NURUL FATAH

SOSIALISASI - Kasubag Humas Polres Batang memberikan penjelasan sekaligus sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Batang.

BATANG - Penghujung tahun 2011 ini, masyarakat Kabupaten Batang akan mempunyai hajat besar, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada). Pagelaran politik yang biasa dilaksanakan setiap 5 tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2011 mendatang. Meskipun pelaksanaannya terhitung masih cukup jauh, tetapi persiapan yang dilakukan sejumlah pihak sudah terlihat matang. Hal ini dapat disaksikan dengan gencarnya pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan dengan beberapa elemen ma-

syarakat dan organisasi kemasyarakatan, termasuk salah satunya IPNU-IPPNU. Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Batang yang intens dalam advokasi kepelajaran, Pimpinan Cabang IPNUIPPNU Kabupaten Batang bekerja sama dengan KPUD Kabupaten Batang Minggu (2/10) menyelenggarakan kegiatan Sosilasisasi Pemilukada Batang Tahun 2011 di MTs Nurul Huda Banyuputih sekaligus acara reuni antar alumni. Menurut ketua panitia pelaksana Achmad Yusuf El-Batanji, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun silaturrahim antar pengurus, alumni, pelajar dan stake holder

IPNU-IPPNU serta untuk menggugah semangat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pemilukada Batang mendatang. “Kami sebagai warga Kabupaten Batang juga turut berpartisipasi menyukseskan Pemilukada Desember mendatang,” ungkap Yusuf. Sementara itu Ketua PC. IPNU Kabupaten Batang Muhammad Imron mengatakan bahwa secara kelembagaan, IPNU-IPPNU bersikap netral dan tidak berpihak pada salah satu calon. “Kami hanya berharap agar nanti dapat terpilih pasangan yang amanat, tidak korup dan berpihak pada rakyat” tambahnya lagi. (ap12)

Kolektor Tanaman Buah dari Berbagai Negara

Eksperimen, Hasilkan Belimbing Seberat Satu Kilogram Industri mebel begitu melekat dalam kehidupan sebagian besar masyarakat Jepara. Terlepas dari mebel, Kota Ukir menyimpan potensi pertanian yang cukup besar. Potensi itu dicoba digali oleh Abdul Kohar, warga RT 1 RW 7, Desa Pecangaan, Kecamatan Pecangaan. Apa yang dilakukan? ZAINAL ABIDIN, Pecangaan RASA penasaran begitu melekat dalam diri Abdul Kohar. Tak puas dengan besar dan rasa buah di Jepara, dia mencoba melakukan eksperimen di lahan yang dimiliki. Meski lahan di pinggir jalan raya Pecangaan Jepara itu sekilas tidak istimewa dan terkesan tak terawat.

Kebun sekitar 1.682 meter persegi ini terdapat berbagai macam buah-buahan unik. Deretan tanaman buah setinggi pinggang orang dewasa berjajar rapi memanjang dari arah barat ke timur. Tanaman yang batangnya hanya seukuran dua jari tersebut sudah berbuah rimbun dari puluhan negara yang tersebar di tiga benua. Bahkan hasil eksperimennya itu mampu menghasilkan buah mangga dengan berat mencapai dua kilogram dan belimbing dengan berat hampir satu kilogram. Selain itu, ada pohon sawo dari Mexico, mangga dari Amerika Serikat, belimbing dari Filipina, kelapa dari Malaysia, durian dari Thailand, mangga dari Pakistan, kiwi dari Australia dan lain sebagainya. Sedangkan berbagai tanaman buah asli Indonesia ada kelengkeng, matoa, mangga, belimbing dan sebagainya. Lahan yang di sisi sebelah utara, terdapat pohon-pohon hasil penggabungan antara buah

ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS

HASIL EKSPERIMEN - Abdul Kohar menunjukkan buah mangga yang cukup besar dibandingkan buah mangga lokal beberapa waktu lalu.

dari mancanegara dengan lokal. Pohon yang dikawinkan ada Mangga Haden dari Amerika Serikat dengan Mangga Manalagi. Begitu juga, pohon Jambu Demak dengan Jambu Citra dari Malaysia. “Eksperimen saja. Siapa tahu berhasil dan hasil-

nya memuaskan,” paparnya. Salah satu hasilnya, yakni mangga dengan berat sekitar dua kilogram. Rasa buahnya manis, buah tebal, dan isi buah kecil. “Caranya batang pohon dari luar negeri saya sambung dengan pohon lokal. Untuk

pohon-pohon yang lain caranya juga sama, intinya dua pohon atau lebih yang punya keunggulan kita pilih lalu kemudian dikawinkan,” ujar sang pemilik kebun. Sekretaris HKTI Jepara mengatakan, tindakannya menyulap lahan kosong menjadi seperti kondisi sekarang ini karena meras resah dengan kenyataan di lapangan. Menurutnya, buah asli Indonesia kalah kelas dibanding dari luar negeri. Dia berkeyakinan, buahbuah asli Indonesia harus lebih unggul, baik dalam rasa, bentuk hingga masa panen. Sebab, Indonesia terkenal dengan tanahnya yang subur, intensitas cahaya dan iklim juga mendukung tumbuh kembang pohon buahbuahan. “Justru yang terjadi sebaliknya. Jambu kita kalah dengan Malaysia, soal Durian orang lebih mengenal Monthong dan lain sebagainya,” ucapnya. (*/ris)


18

SELASA, 4 OKTOBER 2011

RADAR TEGAL

Selalu Positif Thinking Terhadap Banyak Hal

New Generation

PARNO alias curigaan terhadap sesuatu bisa terjadi pada siapa saja, baik secara rasional maupun irasional. Biasanya ini terjadi jika kita telah lebih dulu membayangkan suatu kejadian buruk yang mungkin akan terjadi entah sekarang, esok atau lusa. Uke Ristiani, siswi asal SMK Muhammadiyah Slawi juga pernah merasakannya. Ketakutan itu muncul terutama jika membayangkan dirinya kelak akan kehilangan orang tersayang. Uke demikian ia disapa, merasakan ketakutan yang sangat hebat jika membayangkan kehilangan kedua orangtua. “Karena buat aku, mereka adalah harta terbesar yang aku miliki,” tuturnya. Cewek kelahiran 15 April 1996 ini memang terlahir sebagai anak tunggal di keluarga.

Makanya nggak heran kalo dia tak bisa membayangkan hidup tanpa kedua orangtuanya. Tapi aktivis Palang Merah Remaja (PMR) dan Teater yang beralamat di Jalan Kejaksaan Desa Pedagangan Kecamatan Dukuhwaru ini punya trik untuk mengatasi

Uke Ristiani Anggota PMR SMK Muhammadiyah Slawi

kecemasannya. Yakni dengan terus menjaga kepercayaan orangtuanya. “Tentu diringi dengan doa, harapan supaya masih diberi umur panjang dan bisa membahagia-

kan mereka,” ucapnya. Pelajar yang bercita - cita menjadi ahli di bidang komputer ini menuturkan sedikit tips untuk kalian simak. Yuk! - Cemas terhadap hal yang belum terjadi bisa dirasakan semua orang. Perlu rasa percaya diri dan optimis untuk menghilangkan kecemasan yang berlebih - Alihkan pikiran jika rasa takut sedang menghantui kita - Selalu positif thinking terhadap banyak hal. Terutama jika kita merasa ketakutan berlebih dengan hal - hal yang irasional. Karena ketakutan lahir dari pikiran kita - Istirahat yang cukup, kurangi stres. Jalani hidup kita dengan bersikap optimis.(intan)

Berusaha Tampil PD KELOMPOK dance New Generation yang berasal dari SMA Negeri 3 Slawi beberapa minggu lalu menampilkan aksinya di hadapan penonton saat menjadi pembuka lomba futsal, 15 September lalu. Di antara kerumunan penonton, kelompok ini berusaha tampil percaya diri mempertontonkan gerakan lincah dan enerjik yang menjadi andalan mereka. Maretha, Marshelin, Messy, Nelly, dan Lia menghibur penonton dengan aksi mereka yang memukau. Menurut Marshelin, beberapa kesulitan memang sempat dialami mereka. Tetapi itu bisa diatasinya dengan baik. “Kita berusaha enjoy saat membawakan gerakan-gerakan yang sulit,” tambahnya. Untuk koreografi penampilan mereka di atas panggung, mereka selalu berembug untuk menentukan gerakan apa yang paling pas dibawakan. Koreografi yang mereka ciptakan sebagian memang hasil ciptaan sendiri. Personil yang ikut tergabung kelompok tari modern ini memang cukup berpengalaman dalam menari. “Kita saling melengkapi untuk memberikan inspirasi gerakan yang bagus. Terkadang juga ditambah gerakan sama Ibu Rita Tjokro kalo dilihat masih ada gerakan yang kurang pas,” imbuh dia. (anggi)

Judika Bukan Dia Tapi Aku Author : Chord Frenzy [intro] Bm A G 2x Bm A berulang kali kau menyakiti G D A berulang kali kau khianati Bm A sakit ini coba pahami G D A ku punya hati bukan tuk disakiti [int] Bm A G Bm A ku akui sungguh beratnya G D A tinggalkanmu yang dulu pernah ada Bm A namun harus aku lakukan G D A GA karena ku tahu ini yang terbaik [chorus] D A/C# Bm ku harus pergi meninggalkan kamu A G yang telah hancurkan aku D/F# Em A sakitnya sakitnya oh sakitnya Bm A ku akui sungguh beratnya G D A tinggalkanmu yang dulu pernah ada Bm A namun harus aku lakukan G D A GA karena ku tahu ini yang terbaik [chorus] D A/C# Bm ku harus pergi meninggalkan kamu A G yang telah hancurkan aku D/F# Em A sakitnya sakitnya oh sakitnya D A/C# Bm

TIM XPRESI

Belum Terjadi, Udah Parno Duluan PARANOID, istilah itu mungkin sudah nggak asing lagi di telinga kalian. Biasanya itu digunakan untuk mengungkapkan ketakutan, kekhawatiran dan kecurigaan berlebih pada sesuatu ataupun pada keadaan tertentu. Nggak cuma kalangan dewasa aja yang pernah ngerasain itu, 46,1 persen ResponX juga pernah merasa ketakutan terhadap suatu peristiwa yang belum tentu terjadi. Bahkan 23,1 persen lainnya sering kali mengalami hal itu. Sedangkan 15,4 persen hanya kadang-kadang saja. Sisanya tidak pernah mengalaminya. Lalu apa aja ya yang sering ResponX bayangkan sampai jadi parno? Wira

Harasan Adli, siswa SMA Negeri 2 Slawi mengaku sempat parno sama Ujian Nasional (UN). “Ya ketakutan menjelang UN dan takut hasil akhirnya kurang memuaskan hati,” ucapnya. Kekhawatiran yang sama juga dialami Ade Melina, pelajar SMK PGRI Kota Tegal. “Karena sekarang aku duduk di kelas XII, jadi untuk saat ini yang paling bikin parno ya Ujian Sekolah,��� cerita dia. Ketakutan terhadap ujian memang mendapat prosentase paling tinggi yakni mencapai 46,1 persen. Sedangkan urutan kedua parno nilai buruk. “Dapat nilai buruk, merupakan peristiwa yang bikin takut, karena pasti sedih

KOORDINATOR : Khikmah Wati

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

Dalam pergaulan di sekolah, hal yang terkadang dialami beberapa siswa adalah merasa menjadi sosok yang diasingkan oleh teman-teman yang lain. Biasanya terjadi karena beberapa hal. Salah satunya seperti yang pernah dialami sendiri oleh Lolita, siswi SMA Negeri 3 Slawi. ”Sewaktu pertama masuk sekolah, pas awal masuk suka ada perasaan begitu,” ucapnya mengingat-ingat. Sebanyak 46,1 persen ResponX mengaku pernah mengalami hal serupa dengan Lolita. Namun hal itu tidak berlangsung lama. Meski ada juga yang sampai saat ini masih merasa menjadi sosok yang diasingkan seperti pengakuan 15,4 persen ResponX. (tim 2)

ADE FANI

ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

aja karena berarti aku kurang belajar,” tutur Fina Alfi Nur asal SMP Negeri 1 Tarub. Selain itu, parno kehilangan pacar juga mendapat prosentase yang sama dengan prosentase mendapat nilai buruk yaitu sekitar 23,1 persen. Sisanya mengaku parno kalo berada di lingkungan yang asing. Peristiwa lain yang sering menimbulkan parno adalah merasa tidak menyukai orang lain dan menganggap orang lain tidak menyukai kita. Mutia dari SMA NU 01 Wahid Hasyim mengaku sempat mengalaminya. “Keliatan dari cara memandang, berbicaranya juga agak nyebelin,” tuturnya mewakili 38,5 persen ResponX.

Kembali Raih Prestasi di Karate Nggak cuma cantik dan menarik, bakat dan prestasi di bidang olahraga juga menjadi nilai tambah bagi Ade Fani, siswi SMK Negeri 2 Kota Tegal kelas XI Akuntasi 2. Cewek berkulit putih ini kembali menunjukkan prestasinya di cabang olahraga bela diri karate. Tepatnya tanggal 22 September lalu, dia berhasil menyabet Juara II Kata Perorangan, Juara II Kumite, dan Juara II Kata Beregu di even Porkot

yang digelar di Gedung PPIB Kota Tegal. “Karate is my live,” ucap cewek kelahiran Tegal, 7 September 1995 ini. Bakatnya di karate memang sudah menonjol sejak kelas 2 SMP. Meski sudah banyak mengoleksi prestasi, namun Fani tetap rendah hati. Diapun tak segan berbagi rahasia keberhasilannya menjadi juara. ”Latihan aja yang giat, terus yakin pasti

bisa tapi jangan sampai ngremehin lawan,” tambah cewek yang beralamat di Jalan Sangir RT 02/RW XI Kota Tegal ini. Fani melakukan latihan di beberapa tempat. Diantaranya di SMP Negeri 9 Kota Tegal, SMK Negeri 3 Kota Tegal dan di SMP Negeri 10 Kota Tegal. Dengan latihan itu, Fani jadi memiliki lebih banyak ilmu dan gerakan karate yang digelutinya. (khifni)


SAMBUNGAN

SELASA 4 OKTOBER 2011

19

RADAR TEGAL

DPR Anggap Masalah Dengan KPK Sudah Klir dari halaman 1 ingin mengintervensi pemeriksaan seseorang. Tapi, pembahasan kebijakan APBN juga tidak bisa diintervensi KPK,” jelasnya. Selain itu, kedua lembaga juga bersepakat untuk memperbaiki pola komunikasi yang lebih sering menggunakan ruang publik. Pram mencontohkan penolakan KPK untuk menghadiri undangan pertama dan kedua DPR tidak disampaikan langsung. DPR justru mengetahuinya dari pemberitaan media massa. Sebaliknya, lanjut Pram, KPK juga menganggap dewan seringkali terlalu berlebihan dalam menangapi dinamika tertentu terkait KPK. “Nah yang seperti itu perlu dikomunikasikan lebih baik,” tegas mantan Sekjen DPP PDIP, itu. Dalam rapat konsultasi, Ketua KPK Busyro Muqoddas datang didampingi tiga pimpinan KPK lain. Kecuali Slamet Bibit Rianto yang tengah menjalani tugas di komite etik. Kapolri Jenderal Timur Pradopo

dan Jaksa Agung Basrief Arief kembali datang dalam rapat konsultasi itu. Sebelumnya, mereka telah hadir dalam rapat serupa pada Kamis (29/9) lalu yang tidak dihadiri KPK. Dari DPR sendiri, lima pimpinan DPR hadir dalam formasi lengkap di tambah dengan Pimpinan Komisi III dan Pimpinan Fraksi. Para Pimpinan Banggar sengaja tidak dihadirkan dalam rapat tersebut. “Kami mengucapkan terimakasih karena ada suatu pandangan yang cukup melegakan kami semua. Ini terkait dengan kebijakan pimpinana DPR, yakni unsure-unsur yang dihadirkan terbatas. Tidak ada unsur terdahulu (Banggar, Red),” kata Busyro. Busyro lantas menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap empat anggota banggar bersifat perorangan. Keterangan mereka diperlukan sebagai saksi, karena ada keterangan dari tersangka kasus Kemenakertrans bahwa ada oknum Banggar yang disebut-sebut menerima fee. “Kami tidak pernah memanggil sebagai badan (ke-

lembagaan, red),” katanya. Alasan bahwa keempatnya dipanggil bersamaan, bahwa hal itu murni merupakan teknis penyidikan. KPK, kata Busyro, tidak memiliki maksud apapun untuk mengadili banggar secara institusi. “Kami tidak ada kewenangan (mengadili lembaga, red). Karena selain tidak ada kewenangan, juga tidak pantas,” ujarnya. Menurut Busyro, tidak perlu ada kekhawatiran bahwa pemanggilan para pimpinan banggar itu merupakan tindakan awal penetapan sebagai tersangka. Menurut dia, tidak sedikit saksi yang dipanggil KPK hanya berhenti sebagai saksi. Ini karena, KPK tidak memiliki hak untuk memaksakan status seseorang untuk menjadi tersangka. “Tidak ada kamus di KPK yang memaksamaksakan status,” jelasnya. Terkait tudingan bahwa KPK melakukan tebang pilih, Busyro juga menilai itu sebagai opini. Mantan Ketua Komisi Yudisial itu mengatakan, jika dibandingkan kasus wisma atlet, kemungkinan besar kasus

Kemenakertrans akan diselesaikan lebih cepat. “Kasus wisma atlet ini jauh lebih kompleks daripada yang kedua (kemenakertrans). Tidak mungkin kami menyelesaikan kasus wisma atlet lebih cepat,” jelasnya. Busyro juga mengaku tidak memahami jika ada anggapan KPK melakukan politisasi kasus. Apalagi, jika KPK dianggap memiliki agenda politik tertentu. “Kami selama ini tidak memiliki agenda politik. Dan tidak mungkin kami bisa diintervensi partai besar, menengah, dan kecil,” tegasnya. Busyro juga sedikit “membalas” keluhan pimpinan Komisi III, bahwa KPK pernah menyampaikan pernyataan yang kurang enak terkait DPR. Menurut dia, harus dipahami bahwa statemen itu mungkin muncul karena situasi yang kompleks. Kadar pernyataan itu bisa saja dinilai berbeda-beda oleh setiap pihak. “Kami di pimpinan juga tidak membuat tanggapan. Seperti usulan agar KPK bubar, kami tidak menanggapi sama sekali,” sindirnya. (pri/bay)

ini. Dia hanya mengatakan, gaji para tenaga honorer kategori I yang diangkat tiba-tiba menjadi CPNS itu sudah dianggarkan dalam APBN 2011. Meskipun begitu, Tumpak mengatakan para tenaga honorer yang bakal diangkat langsung menjadi CPNS ini tidak langsung menerima gaji dari pemerintah. Mereka baru menerima gaji setelah mendapatkan Surat Perintah Kerja dari pimpinannya. Jika surat ini keluar Januari 2012, maka pada saat itu mereka menerima gaji pertama. Tumpak mengingatkan, setelah nama-nama tenaga honorer kategori I diumumkan, mereka wajib melakukan pemberkasan untuk memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP). Untuk golongan kepangkatan, masih menggunakan acuan ijazah terakhir. Jika berijazah sarjana, maka langsung golongan III-a, D3 golongan II-c, dan SMA II-a. Untuk besaran gaji, selama masih berstatus CPNS menerima 80% dari gaji

pokok. Setelah dinyatakan lulus prajab dan menjadi PNS, baru mendapatkan gaji utuh. Sedangkan untuk nasib 600 ribu tenaga honorer kategori II, bakal diangkat secara berangsung mulai 2012 hingga 2013. Tumpak menuturkan, wacana yang berkembang kuota yang tersedia untuk pengangkatan tenaga honorer kategori II ini hanya 30 % dari 600 ribu. “Kuota pastinya tunggu PP dulu,” tandasnya. Wacana lainnya, seleksi tenaga honorer kategori II ini dijalankan sesame tenaga honorer kategori II. Tumpak kemudian mengingatkan setelah urusan tenaga honorer kategori I dan II ini tuntas, pemerintah daerah dan pusat tidak lagi mengangkat tenaga honorer. Dia menjelaskan, pemerintah bakal menerbitkan peraturan tentang pegawai tidak tetap (PTT). Aturan ini diperkirakan bakal diteken presiden bersama dengan PP Pengangkatan Tenaga Honorer.

Tumpak sedikit membocorkan isi dari RPP tentang PTT itu. Diantaranya, pegawai tidak tetap atau honorer diperbolehkan direkrut tetapi model kontrak. Durasi kontraknya bisa setahun. “Tapi pemerintah tidak ada kewajiban untuk mengangkatnya,” tandasnya. Jadi, tidak boleh protes kepada pemerintah karena tidak diangkat meski bekerja lama. BKN juga menyorot kualitas tenaga honorer. Tumpak menuturkan, kualitas tenaga honorer cukup buruk. Rata-rata, tenaga honorer ini direkrut dengan pertimbangan prihatin melihat saudaranya nganggur. “Biasanya hanya mengurusi foto kopi surat-surat, atau mobil dinias. Gajinya pun hanya cuku untuk beli uang rokok,” tutur Tumpak. Dia menegaskan, idealnya penambahan CPNS baru di negeri ini murni dari seleksi CPNS reguler. Tidak dari pengangkatan langsung tenaga honorer. (wan)

MURI Catat Rekor Batik Seribu Payung dari halaman 1 kegiatan seperti pengecatan becak dengan motif batik, ratusan stan batik dan kuliner, serta membatik pada seribu payung kain. Sedangkan pelibatan pelajar dalam kegiatan parade membatik di atas payung guna mengenalkan seni batik membatik pada kalangan generasi muda agar tetap mengenal budaya batik. Kegiatan membatik seribu payung ini, diikuti pula oleh Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono dan Ibu Herawati Budiono beserta para rombongan yang terdiri dari istriistri Kabinet Indonesia Bersatu II, istri para duta besar negara sahabat, serta menteri perempuan. Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad menyatakan bahwa tujuan dilaksanakan peringatan Hari Batik Nasional tahun 2011, sebagai sarana guna membangun dukungan dan komitmen masyarakat bahwa batik merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Selain itu sebagai sarana untuk membangun komitmen dan dukungan masyarakat bahwa “Dengan membangkitkan industri batik maka dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkokoh jati diri bangsa”. Hal ini selaras dengan tema yang diangkat pada peringatan Hari Batik kali ini, yakni “Batik, Seribu Tahun Lagi”. “Peringatan Hari Batik Nasional 2011 diharapkan dapat menggairahkan kembali industri batik bagi Kota Pekalongan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Karenanya, dalam peringatan ini ada pencatatan rekor MURI membatik di atas 1.000 payung,” jelas Basyir. Walikota menambahkan, selama berlangsungnya kegiatan Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2011 di Kota Pekalongan, maka Pemkot Pekalongan mengimbau pada seluruh warga Kota Pekalongan, termasuk PNS, karyawan BUMN dan BUMD serta seluruh pihak yang terlibat agar mengenakan busana batik didalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dijelaskan pula, bahwa penggunaan pakaian batik ini juga sudah dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “Kami mengharapkan pakaian batik dapat

menjadi pakaian sehari-hari, artinya pakaian batik tidak hanya dikenakan pada kegiatan tertentu. Masyarakat juga mengenakan pakaian batik guna lebih memasyarakatkan batik secara luas,” tandasnya. Kehadiran Ibu Negara Ani Yudhoyono di Kota Pekalongan dalam peringatan Hari Batik Nasional 2011, lanjut dia, diha-

rapkan dapat meningkatkan citra Kota Pekalongan sebagai Kota Batik, tidak hanya di dalam negeri tapi juga luar negeri. Apalagi, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Ibu Herawati Budiono juga turut menyumbangkan koleksi batiknya untuk dipajang di Museum Batik Pekalongan. “Selain itu, sumbangan koleksi batik dari Ibu Negara Ani

dari halaman 1 Sambil berlalu, kepada wartawan dia mengatakan jika map yang ditentengnya adalah berkas-berkas untuk penyidikan. Dalam kurun waktu kedatangan dua pimpinan Banggar itulah Dharnawati dan I Nyoman Suisnaya yang menjabat sebagai Setditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans. Sedikitnya selama tujuh jam Muhaimin diperiksa oleh penyidik KPK. Dia baru keluar sekitar pukul 15.00 setelah Dharnawati keluar terlebih dahulu pukul 13.00. Sebelum memasuki mobilnya Honda CRV B 1736 RFT, kepada wartawan dia menegaskan apa yang selama dituduhkan tidak benar. “Saya jelaskan semuanya kepada KPK kalau kasus yang terjadi tidak ada kaitannya dengan saya,” ujarnya. Dia juga mengatakan sebagai warga negara Indonesia siap kooperatif dengan KPK. Sebab, dia yakin betul tidak ada sangkut paut dengan penyuapan.

“Tidak ada perintah apapun dari saya,” imbuhnya. Disinggung mengenai kabar bahwa ada pembicaraan dengan pihak-pihak yang terlibat juga disangkalnya. Bahkan Menteri kelahiran di Jombang, Jawa Timur, 24 September 1966 itu menegaskan jika transaksi diantara tersangka murni tindakan oknum Kemenakertrans. “Tidak ada kaitannya juga dengan Kemenakertrans,” urainya. Lantaran tidak ada hubungannya dengan kementerian, Muhaimin langsung mengatakan jika dirinya mendukung langkah KPK untuk mengusut tuntas kasus yang terkenal dengan kardus duriannya itu. Disatu sisi, dia juga menganggap apa yang telah terjadi sebagai pelajaran untuk membenahi diri dan bawahannya. Lulusan UGM itu berharap tidak ada lagi pegawai di Kemenakertrans yang bermasalah dengan hukum. Dia berjanji untuk menata kembali dan menjaga segala sesuatunya supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah

itu, dia menyerahkan pemberian statemen kepada kuasa hukumnya Wa Ode Nur Zainab. Perempuan berjilbab itu kembali menegaskan pengakuan kliennya bahwa tidak sepeserpun uang suap masuk kantong Muhaimin. Dia juga memastikan jika pernyataan yang diberikan sudah dilakukan dengan sejujur-jujurnya kepada KPK. “Bagaimana bisa mengaku kalau memang tidak tahu dan tidak terlibat,” katanya. Begitu juga dengan ucapan kuasa hukum Dharnawati Farhat Abbas yang yakin betul jika Muhaimin memiliki peran. Dengan nada tinggi dia menantang Farhat untuk membuktikan semua itu. Wa ode malah mengatakan jika tersangka saja tidak bisa membuktikan keterlibatan Muhaimin, bagaimana bisa kuasa hukum membuktikannya. “Pegang kata-kata saya. Sama sekali tidak melibatkan Kemenakertrans,” tegasnya. Kedepan, dia berharap tidak ada lagi fitnah kepada Muhaimin. (dim)

Hidup Bahagia Jakob Oetama (Habis)

2011 Tidak Ada Rekrutmen CPNS dari halaman 1 daerah kekurangan. Solusinya harus benar-benar dilakukan penataan pegawai,” tandasnya. Jika ada pos-pos yang lowong, bisa diisi pegawai lain dengan latar belakang pendidikan yang sedikit bersinggungan. Misalnya, jika ada sarjana hukum yang menumpuk di Satuan Kerja Perangkat Dearah (SKPD) atau dinas, bisa dipindah ke SKPD lainnya. Meski harus bekerja pada urusan administrasi. “Tetap akan kami lakukan training dulu,” papar Tumpak. Begitu pula untuk tenaga medis dan pendidik, juga bakal dioptimalkan tenaga yang ada di kantor pusat SKPD. NASIH TENAGA HONORER Sementara itu, terkait progress penandatanganan PP Pengangkatan Tenaga Honorer, Tumpak masih belum mengetahui kepastian tanggalnya. Yang jelas, sesuai dengan skenario yang disusun penandatanganan ini dikebut bulan

Muhaimin Tegaskan Tidak Ada ....

Yudhoyono dan Ibu Herawati Boediono, makin menambah koleksi Museum Batik Pekalongan. Diharapkan, hal ini memotivasi para tokoh lainnya untuk turut menyumbangkan koleksinya kepada Museum Batik. Sehingga, Museum Batik akan lebih dikenal masyarakat dan terus berkembang,” imbuhnya. (way)

dari halaman 1 main susahnya hidup di luar dominasi Kompas. Kompas sudah menjadi koran dan koran sudah menjadi Kompas. Semua minta agar koran itu harus seperti Kompas. Bahkan, kalau ada wartawan baru keinginannya menulis ternyata juga harus seperti gaya Kompas. Tentu saya tidak suka semua itu. Kalau hanya mengikuti Kompas, selamanya hanya akan menjadi ekornya. Tidak akan bisa menjajarinya. Karena itu, saya mengambil jalan yang sangat berbeda. Bukan dari ibu kota menguasai nusantara, tapi dari nusantara menguasai Indonesia. Di bidang jurnalistik juga harus berbeda. Jawa Pos memilih jurnalistik bertutur. Untuk wartawan baru saya langsung mencekokkan doktrin jangan ketularan penyakit Kompas. Kata “penyakit” di situ terpaksa saya pakai bukan karena gaya Kompas itu jelek, tapi hanya karena harus dihindari. Agar wartawan Jawa Pos benarbenar punya gaya yang berbeda. Maafkan saya pernah menggunakan kata penyakit itu, Pak Jakob. Tentu saya tidak akan tersinggung kalau ada pihak lain menggunakan istilah yang sama: penyakit Jawa Pos. Memang di kalangan pers sempat muncul istilah “perang total” Kompas-Jawa Pos. Tapi, itu hanya di permulaan. Pada akhirnya semua orang tahu bahwa Kompas dan Jawa Pos bergerak di medan yang berbeda. Kompas dengan majalahmajalahnya yang luar biasa,

dengan toko bukunya yang the best dan biggest, dengan hotel-hotelnya yang meluas dan dengan bidang usaha yang meraksasa ternyata punya pasarnya sendiri. Demikian juga Jawa Pos dengan koran-koran daerahnya, pabrik kertasnya, dan jaringan TV lokalnya juga punya dunianya sendiri. Keduanya masih terus membesar tanpa ada salah satu yang kalah. Inilah dinamisnya persaingan yang sehat. ”Pertempuran” itu telah berakhir. Bukan hanya karena masing-masing sudah menempati makom-nya, tapi juga karena masing-masing sudah tua. Pak Jakob sudah 80 tahun. Sudah memilih dan memiliki CEO baru yang sangat andal, Agung Adiprasetyo. Saya sudah 60 tahun dan Jawa Pos juga sudah dipimpin Azrul Ananda yang berumur 34 tahun. Pak Jakob mungkin sudah tinggal menjadi pendetanya di Kompas

dan bahkan saya sudah bukan siapa-siapa lagi di Jawa Pos, kecuali hanya pemegang sahamnya. Hasil pertempuran itu sudah final: saya tidak mampu mengalahkan Pak Jakob Oetama. Kompas Group masih jauh lebih gede daripada Jawa Pos Group meski koran Jawa Pos sudah tidak kalah besar dari koran Kompas. Yang lebih penting: saya melihat Pak Jakob sangat berbahagia dalam hidupnya. Dia mengerjakan bidang yang sangat disenanginya. Dia berhasil menjadi kaya raya. Dia diberi rahmat sangat panjang usianya. Belum tentu saya bisa sebahagia Pak Jakob Oetama. Belum tentu saya bisa membahagiakan orang lain sebesar dan sebanyak yang dilakukan Pak Jakob Oetama. Belum tentu juga saja bisa mencapai usia 80 tahun seperti Pak Jakob Oetama. (*)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 4 OKTOBER 2011

20

RADAR TEGAL

Kartu As Sahabat Asik Bagi-bagi Handpone dan Pulsa TEGAL – Program Kartu As Sahabat Asik, Kamis (23/9) silam kembali diundi untuk memperebutkan 4 buah handphone dan 40 pulsa bagi pelanggan Kartu As di Kota dan Kabupaten Tegal. Branch Manager Telesindo Shop Tegal Chondro Sutopo mengatakan, setiap bulan dilakukan pengundian program Kartu As Sahabat Asik yang merupakan kerjasama antara Telkomsel dengan Telesindo Shop sebagai dealer resmi Telkomsel di Kota dan Kabupaten Tegal. Untuk periode September 2011, ada 4 pelanggan Kartu As yang beruntung mendapatkan handphone. Mereka adalah Yanto dari Randugunting Kota Tegal, Srimulyani Suradadi Kabupaten Tegal, Amang/Sutarno Lebaksiu Ka-

bupaten Tegal dan Ayu, siswi SMK NU Lebaksiu yang tinggal di Pagerbarang Kabupaten Tegal. Selain itu, ada 40 pelanggan Kartu As yang berhasil mendapatkan pulsa dalam undian tersebut. Undian itu, jelasnya, merupakan bentuk komitmen Telkomsel dan Telesindo Shop dalam memberikan yang terbaik kepada pelanggan setia Telkomsel. Untuk pelanggan yang belum beruntung, tidak perlu kecewa karena masih ada program selanjutnya. Untuk itu, bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang belum menjadi pelanggan Telkomsel bisa segera mendapatkan Kartu As di outlet-outlet terdekat sehingga bisa diikutkan dalam program atau periode berikutnya. “Kami ucapkan selamat kepada pemenang dan bagi yang belum beruntung masih banyak kesempatan,” katanya. (gun)

HESTI PRASTYANI/RATEG

SIAPKAN SENSUS - Petugas KP2KP Bumiayu tengah menyiapkan pelaksanaan Sensus Pajak Nasional (SPN), yang bakal digelar di wilayah Brebes dan Bumiayu.

KP2KP Bumiayu Siap Jaring Potensi Perpajakan

SENSUS PAJAK BREBES – Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak secara serentak mulai Oktober hingga Nopember 2011 akan melakukan Sensus Pajak Nasional (SPN) di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Tegal dan sekitarnya telah dilangsungkan launching bersama antara Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal, KPP Pratama Pekalongan, dan KPP Pratama Batang yang dipusatkan di Pekalongan. Demikian halnya dengan KP2KP Bumiayu yang juga bakal melaksanakan SPN ini di wilayah Brebes dan Bumiayu. Hal ini disampaikan Kepala KP2KP Bumiayu Syamsudin Latief saat dikonfirmasi Radar di ruang kerjanya, kemarin (3/10). ’’KP2KP Bumiayu kan masih dalam naungan KPP Pratama Tegal. Jadi, KP2KP Bumiayu ikut dilibatkan,’’ tandasnya.

NASIONAL

’’Untuk pelaksanaannya terbagi per wilayah yaitu Tegal dan BrebesBumiayu. Untuk Brebes-Bumiayu diperkirakan akan dilaksanakan akhir Oktober atau awal Nopember. Bergantung tim nantinya,’’ lanjutnya. PENGUMPULAN DATA Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tegal Suwarno saat dikonfirmasi Rabu (28/9) lalu mengatakan, SPN termasuk kegiatan pengumpulan data mengenai kewajiban perpajakan, dalam upaya memperluas basis data dengan mendatangi wajib pajak orang pribadi, atau badan di seluruh Indonesia yang dilakukan petugas sensus Direktorat Jenderal Pajak. ’’SPN merupakan salah satu upaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, dan bertujuan menjaring seluruh potensi perpajakan dalam rangka Tri Dharma

Perpajakan,’’ tegasnya. Dengan SPN diharapkan mampu memperluas basis data, meningkatkan penerimaan pajak, jumlah penerimaan SPT Tahunan PPh, pemutakhiran data wajib pajak serta pencairan tunggakan wajib pajak. Sasaran SPN meliputi sentra bisnis, kawasan pemukiman warga serta gedung bertingkat atau perkantoran. Dokumen yang perlu disiapkan wajib pajak badan di antaranya NPWP, surat pengukuhan PKP, akte pendirian, nomor pelanggan PLN, SPPT PBB, KTP/paspor/ KITA penanggung jawab atau pendiri. ’’Untuk wajib pajak orang pribadi yang perlu dipersiapkan antara lain NPWP, surat pengukuhan PKP, KTP/paspor/KITAS, serta nomor pelanggan PLN,’’ jelasnya. Selain itu, lanjut dia, 30 Septem-

ber merupakan tanggal jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sehingga bagi wajib pajak yang belum melaksanakan kewajibannya, bisa dijalankan supaya tidak terkena sanksi. Kegiatan lain adalah Tax For Student yang akan digelar 4 Oktober 2011 di Sport Centre Balai Diklat Transportasi Darat Tegal, diikuti 15 SMA/SMK sederajat di wilayah kerja KPP Pratama Tegal yang mencakup Kota Tegal, Kabupaten Tegal, serta Brebes. Dalam kegiatan tersebut, akan diadakan cerdas cermat, performance, serta lomba poster. ’’Ini adalah bagian dari edukasi sejak dini mengenai perpajakan kepada pelajar. Pemenang dari kegiatan tersebut akan dikirim ke Kanwil DJP Jateng I,” urainya. (hesti prastyani)

Ke Tiongkok Kirim Barang PTBA Andalkan Mentah, Datangkan Barang Jadi Kontrak di Tangan DEFISIT perdagangan Indonesia dengan Tiongkok makin menipis. Sayangnya, ekspor Indonesia ke Tiongkok lebih didominasi komoditas sumber daya alam atau bahan mentah. Sedangkan impor dari Tiongkok banyak berupa hasil industri. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan defisit perdagangan dengan Tiongkok pada Agustus tinggal USD 61,4 juta. Pada Juli lalu, defisit dengan Tiongkok masih mencapai USD 384,3 juta. “Perdagangan dengan China (Tiongkok) lebih stabil, mulai dari defisit yang ratusan juta dolar, kini tinggal 61 juta dolar. Dengan Tiongkok memang menuju ke arah perdagangan yang lebih seimbang,” kata Rusman di kantornya kemarin. Pertumbuhan ekspor ke Tiongkok jauh lebih cepat dibandingkan impor. Namun, Rusman mengakui ekspor ke Tiongkok masih didominasi komoditas berbasis sumber daya alam. “Kalau ekspor masih resources based. Terbesar adalah batubara, karet, nikel. Hampir semua ini barang-barang tambang,” kata Rusman. Sedangkan Indonesia banyak mendatangkan barangbarang elektronik, tekstil, permesinan, besi, baja, alumunium, chemical, kapas, barang dari plastik, dan kendaraan. Secara umum, neraca perdagangan pada Agustus mengalami surplus USD 3,76 miliar. Sedangkan sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini mencapai USD 20,00 miliar. Nilai ekspor Agustus mencapai USD

CMYK

DOK.RATEG

MAKIN MENIPIS - Salah satu industri sepeda motor di Tianjin, Tiongkok. Defisit perdagangan Indonesia dengan Tiongkok sekarang ini makin menipis.

18,81 miliar atau tumbuh 8,00 persen dibanding Juli. Sementara dibanding Agustus tahun lalu, meningkat hingga 37,05 persen. Ekspor nonmigas Agustus mencapai USD 14,72 miliar, atau tumbuh 8,12 persen dibanding Juli. Dibanding bulan yang sama 2010, meningkat 25,47 persen. Secara kumulatif setahun, hingga Agustus ini ekspor telah mencapai USD 134,85 miliart atau tumbuh 36,58 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD 107,37 miliar atau tumbuh 31,43 persen. “Dugaan kita ekspor hingga akhir tahun masih bisa mencapai USD 200 miliar,” kata Rusman.

Rusman menambahkan, perlambatan perekonomian dunia bakal mulai berdampak pada Oktober ini. “Tentu ini juga akan berpengaruh terhadap ekspor kita, karena ekonomi kita juga terbuka,” katanya. Nilai impor Agustus mencapai USD 15,05 miliar atau turun 7,12 persen dibanding Juli. Sedangkan dibandingkan impor Agustus 2010 masih tumbuh 23,68 persen. Impor nonmigas sepanjang Agustus mencapai USD 11,25 miliar atau drop 9,37 persen dibanding Juli. Sepanjang Januari hingga Agustus, nilai impor mencspai USD 114,84 miliar atau tumbuh 30,90 persen. Sedangkan impor non migas pada periode itu mencapai USD 87,99 miliar atau naik 25,18 persen. (jpnn)

PERUSAHAAN tambang milik pemerintah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), memperkirakan perolehan laba bersih mencapai di atas Rp 3 triliun pada akhir 2011. Angka ini meningkat sekitar 40 persen bila dibandingkan Rp 2 triliun pada tahun buku 2010. Direktur Utama PTBA Soekrisno mengatakan, meskipun kondisi pasar global sedang dalam kondisi tidak baik, perseroan optimistis dapat memenuhi target kinerja tersebut karena dipastikan mengantongi pendapatan sekitar Rp 10 triliun sampai Rp 11 triliun dari kontrak di tangan sepanjang tahun ini. “Kami tetap optimistis karena harga jual batu bara sudah disepakati dalam kontrak-kontrak yang kami dapat. Jadi, meski ada krisis ekonomi global, target pendapatan dan laba kami tetap akan tercapai,” ungkapnya, kemarin. Selain faktor kontrak di tangan, ada tiga faktor utama lain yang juga ikut menopang PTBA. Ketiga faktor itu adalah peningkatan produksi, pertumbuhan penjualan, dan penambahan angkutan kereta api selaku salah satu alat transportasi perseroan. Untuk tahun ini, badan usaha milik negara (BUMN) itu telah mematok produksi batu bara sebanyak 14 juta ton. Hingga semester pertama 2011, perseroan telah menghasilkan sekitar 6,5 juta ton batu bara. “Secara historical, produksi semester kedua selalu lebih tinggi ketimbang semester pertama. Kalau melihat pencapaian volume produksi kami di

semester satu, kami yakin target produksi sebanyak 14 juta ton akan bisa terpenuhi. Bahkan mungkin bisa mencapai 15 juta ton,” paparnya. Saat ini, perseroan juga sedang dalam proses menambah kepemilikan saham di proyek Bukit Asam Transpasific Railway (BATR) yang rencananya direalisasikan pada kuartal IV 2011. Rencananya, perseroan akan memanfaatkan kas internal untuk menjalankan aksi korporasi tersebut sebagai salah satu langkah penunjang kinerja. “Dana untuk penambahan saham itu akan kami ambil dari kas internal, jadi tidak perlu mengajukan pinjaman perbankan atau pendanaan eksternal lainnya untuk itu,” jelasnya. Sejauh ini kepemilikan saham PTBA di BATR hanya 10 persen. Penambahan akan dilakukan dengan berencana membeli 20 persen saham milik Rajawali Corporation yang saat ini masih menguasai 80 persen kepemilikan saham BATR. Jika semuanya berjalan lancar, kepemilikan saham perseroan di BATR bakal meningkat menjadi 30 persen. Sebaliknya, kepemilikan saham Rajawali di proyek pembangunan jalur rel kereta api sepanjang 308 km itu justru bakal tergerus menjadi 60 persen saja. Sementara untuk penggarapan jalur kereta api BATR sepanjang 308 km yang menghubungkan Bangko Tengah, Sumatera Selatan dan Lampung, itu sendiri diharapkan penandatanganan kerjasama dengan empat bank asal Tiongkok pada Oktober ini. (jpnn)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

SERAHKAN HADIAH – Tim Telesindo Shop menyerahkan hadiah kepada Ayu, siswi SMK NU Lebaksiu.

Tarif Pajak UMKM Maksimal 2 Persen Omset PEMERINTAH telah menetapkan pajak penghasilan (PPh) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tarif yang dikenakan berkisar antara 0,5 persen hingga 2 persen dari omset. Jenis UMKM yang menggunakan tarif itu adalah yang memiliki pendapatan antara Rp 300 juta hingga Rp 4,8 miliar. Sebelumnya, Ditjen Pajak Kementrian Keuangan mengusulkan tarif maksimal 3 persen dari pendapatan per tahun. “Ya (tarif) 2 persen itu sudah final. Itu pembahasan komunikasi antara kita, mana yang terbaik,” kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, kemarin. Tarif PPh normal untuk Wajib Pajak Badan adalah 25 persen dari laba bersih. Untuk memudahkan UMKM yang biasanya tidak memiliki pembukuan yang lengkap, tarif didasarkan omset per tahun. Syarief mengatakan, pada dasarnya setiap warga negara harus membayar pajak, termasuk UMKM. “Jadi kalau ada bebas seratus persen tidak ada. Tapi ini pajaknya minimal sekali,” kata Syarief. Di sisi lain, Syarief mengatakan penyaluran Kredit Usa-

ha Rakyat (KUR) telah bergeser dari semula lebih fokus ke sektor perdagangan atau hilir ke sektor hulu, seperti pertanian, perikanan, dan industri kecil. Syarief mengatakan, hal tersebut diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih besar. “Harapannya penyerapan tenaga kerja lebih banyak, karena di sektor hulu kebutuhan tenaga kerja lebih tinggi ketimbang perdagangan,” kata Syarief. Selama ini, KUR yang disalurkan ke sektor perdagangan mencapai 68 persen dari total kredit. Kata Syarief, saat ini telah turun menjadi 58 persen. Porsi sektor hulu meningkat dari sebelumnya 16 persen menjadi 20 persen. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan kredit bermasalah di KUR telah bisa ditekan di bawah 4 persen. Menurut Hatta, penyaluran KUR saat ini telah mencapai Rp 21,6 triliun, lebih tinggi dari target yang dipasang pemerintah sebesar Rp 20 triliun. “Kita optimistis hingga akhir tahun bisa mencapai Rp 25 triliun,” kata Hatta. Tahun depan, lanjut Hatta, perbankan telah berkomitmen menyalurkan KUR hingga Rp 30 triliun. (jpnn)


Radar tegal 4 Oktober 2011