Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SENIN, 4 JANUARI 2010

SBY Setuju Gus Dur Pahlawan

INDEKS WalikotaMintaPemborongDAKDisanksi HAL. METROPOLIS

Dimyati Kembali JabatKetuaDPDPAN HAL. KABUPATEN TEGAL

Sektor Pendapatan Segera Diaudit

Hari Ini, Fraksi PKB Ajukan Surat Resmi

HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Pilkada, Salafiyah Netral HAL. PEMALANG

Senangnya Kembali ke Sekolah HAL. XPRESI

APA MANING... MUHAMMAD IQBAL/SATELIT NEWS

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setuju dan akan mempertimbangkan masukan sejumlah pihak untuk menganugerahi almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Namun, presiden tetap memperhatikan sejumlah syarat administratif penganugerahan gelar tersebut. Sesuai UU No 20/2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang baru disahkan pada Mei tahun lalu, masukan nama calon pahlawan nasional harus dibahas lebih dulu. Yakni oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang hingga kini belum terbentuk.

DIBEBASKAN - ABK yang berhasil dibebaskan para perompak Somalia disambut histeris keluarga saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta,Tangerang, Minggu (03/01).

Korban Pembajakan Somalia Terkatung-Katung ABIDIN ABROR/RATEG

SIDAK - Kapolres Brebes AKBP Benone Louhenapessy dalam sidaknya sempat menanyakan sejumlah aksi yang dilakukan pelaku Caswadi.

Residivis Curas asal Songgom Dibekuk BREBES - Reskrim Polres Brebes berhasil meringkus pelaku kejahatan asal Kecamatan Songgom, Caswadi (35). Residivis ini diringkus di rumahnya, yang langsung digelandang ke Mapolres Brebes. Dari informasi, dalam menjalankan aksi kejahatannya, pelaku satu ini terkenal sangat sadis. Seperti dilakukan September lalu, di Desa Karangsembung Songgom , warga bernama Tasdik dipukul kepalanya hingga pingsan. Setelah tidak sadarkan diri, tas korban berisi

Daftar Nama WNI Sudah di Tangan Deplu JAKARTA - Nasib 17 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan di perairan Somalia masih terkatung-katung. Pemerintah tak kunjung menemukan solusi mengatasi krisis penyanderaan kapal tanker Pramoni berbendera Singapura itu. Departemen Luar Negeri (Deplu) kini masih mengumpulkan data dan fakta yang lebih akurat terkait keberadaan awak kapal yang berkeke hal 19 kol 4

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Sinta Nuriyah: Gus Dur Terus Kepikiran PKB JAKARTA - Konflik yang melanda PKB hingga saat ini telah memunculkan keprihatinan banyak pihak. Istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah, juga mengungkapkan bahwa Gus Dur sebenarnya terus memikirkan permasalahan partai itu hingga saatsaat terakhir masa hidupnya. “Kalau (masalah) umat, yang paling dipikirkan sampai detik terakhir ya masalah PKB, Gus Dur terus kepikiran,” ujar Sinta saat ditemui di kediamannya, DOK.JPNN Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu Sinta Nuriyah (2/1). Menurut dia, hingga saat terakhir berada di rumah sakit sekalipun, Gus Dur terus berusaha mencari jalan keluar atas persoalan di PKB selama ini. “Beliau sangat menginginkan bisa segera melaksanakan muktamar PKB,” tambah Sinta. ke hal 19 kol 4

Jalan Tol Kanci-Pejagan Siap Beroperasi

Kontraktor Rekrut Tenaga Lokal Profesional Jalan tol Kanci-Pejagan kini siap beroperasi. Bahkan, Kontraktor PT Semesta Marga Raya (SMR) telah melakukan perekrutan dan pelatihan karyawan. Nah, sebelum jalan tol prestisius tersebut dioperasikan, wartawan Radar Tegal, Wawan Setiawan, diundang manajemen PT SMR. Seperti apa persiapannya? LAPORAN: WAWAN SETIAWAN WAWAN SETIAWAN/RATEG

TUNTASNYA pembangunan jalan tol Kanci-Pejagan di Kabu-

SIAP BEROPERASI - Jalan tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 KM yang menghubungkan Jawa Barat-Jawa Tengah kini siap beroperasi.

paten Brebes sepanjang 35 KM yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah kian mendekatkan impian masyarakat memiliki sarana transportasi cepat, efisien, dan ekonomis. Tol Kanci-Pejagan termasuk dalam bagian pembangunan proyek tol Trans Java Pejagan-Pemalang yang terbagi menjadi IV seksi. Untuk seksi I dan II sepanjang 20,6 kilometer, masuk dalam wilayah Kabupaten Brebes. Seksi III dan IV dengan panjang 31,2 kilometer, berada di Kabupaten Tegal. Tol seksi I dan II memang harus diselesaikan terlebih dulu sebelum melaksanakan pembangunan untuk seksi berikutnya. Sesuai dengan target, pembangunan tol seksi III dan IV ke hal 19 kol 1

CMYK


WACANA

2

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Unas Oleh: Muh Abduh ABAH Rusdi mewanti-wanti Anto, ponakannya yang kini duduk kelas tiga. Jadi atau tidaknya Unas diselenggarakan, Anto harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian. Begitu nasihat Abah Rusdi. Anto sendiri agak acuh tak acuh belajar. Ia lebih senang ngeband dengan teman-teman. Potongan rambutnya saja dibuat seperti Ahmad Dani. Gripis dan disisakan beberapa rambut yang dibuat undag-undag seperti pematang sawah. Suaranya sih gak bagusbagus amat. Tapi Anto percaya diri, dan yakin suaranya punya kekhasan tersendiri dan suatu saat laku dijual. Yang agak kelewatan, Anto yakin tak perlu lulus Unas kalau memang lagunya booming di pasaran, uang pun mengalir. Jadi Anto masa bodoh dengan ada tidaknya Unas. Anto juga masa bodoh apakah putusan MA yang menganulir Unas mau didengar Dinas Pendidikan atau tidak. Anto juga tak peduli ketika temen-temennya berunjuk rasa menentang pelaksanaan Unas. “Pan ana atau ora nana Unas, sing penting ngeband..men!” ujarnya sambil mengacungkan dua jari. “Piss man!” Sebenarnya gelagat Anto keranjingan ngeband itu sudah terlihat sejak SMP. Dan, melihat minat dan bakat Anto yang sudah seperti itu, Abah Rusdi pernah mendiskusikan dengan orang tua Anto. Abah Rusdi menyarankan supaya Anto tak perlu lagi sekolah ke SMA. Tapi langsung dimasukkan ke pendidikan musik. Namun orang tua Anto tak setuju. Ia tetap menginginkan Anto menempuh pendidikan formal. Dari SMP ya SMA, lalu Kuliah. Baru mikir cari duit. “Ora bisa kaya kue..kudu mlebu SMA. Terus kuliah...Ader nyanyi pan terus laku sampe tua...Apa maning band saiki akeh...lagune larise mung suwe-suwene sawulan. Bar kue mbleret. Karuane tah ngger lagi tenar..duite akeh. Ngger mingslep terus pan apa. Ngamen...?” kata ayah Anto nyinyir. Abah Rusdi tak berani lebih dalam masuk area keluarga orang tua Anto. Meski Abah Rusdi agak khawatir dengan cara ayah Anto mendidik anak-anaknya. Anto akhirnya masuk SMA. Jangan tanya soal nilai. Dan kini ia sudah kelas tiga yang tentu saja dihadapkan dengan Unas. Abah Rusdi semula agak senang dengan putusan MA yang menganulir Unas. Kalau Unas tidak jadi, Abah Rusdi yakin Anto bisa lulus. Bakat dan kemampuan musiknya tentu bisa menolong. Apalagi banyak torehan prestasi Anto dalam musik yang mengharumkan SMA itu. Tapi dalam Unas, hal itu semua tidak ada. Yang diujikan di luar minat dan bakat Anto. Kecerdasan Anto bukan pada materi pelajaran yang diunaskan. Anto cerdas dalam bermusik. Bukankah kecerdasan tiap anak berbeda? Dari sini terdengar cerita, anak juara olimpiade pelajaran tertentu gagal lulus hanya karena nilai salah satu pelajaran jeblok. Sementara anak yang kecerdasannya cuma rata-rata, namun karena dapat nilai yang aman pada mata pelajaran yang diujikan Unas bisa lulus. “Ngger kaya kie, kelulusan hanya dilihat dari Unas terasa tidak adil. Pantas saja mereka mengadu ke Komnas HAM,” bathin Abah Rusdi. Guru Anto pun merasakan kekhawatiran yang sama. Apalagi guru musiknya. Anto pun sudah diwanti-wanti guru musiknya untuk tak larut dengan musik. Biar kemampuan pelajarannya merata. Sebab, Unas menuntut kemampuan merata. Satu saja yang jeblok, meski pelajaran lainnya top markotop, tetap saja rawan tak lulus. “Kalem pak guru, ora lulus ya ora papa. Ora patheken..!” Tapi Pak Guru tak mau anak didiknya dengan segudang prestasi musik lalu gagal lulus Unas. “Apa kata dunia!” Pak Guru juga tak rela gara-gara satu anak ini kelulusan di sekolahnya tidak 100 persen. Padahal Pak Kepala Sekolah sudah menargetkan kelulusan 100 persen demi menjaga predikat SMA favorit. “Pokoknya harus cari jalan agar Anto bisa lulus.” Itu sudah jadi instruksi kepala sekolah. Sejak itu munculah upaya dan jalan rekayasa. Entah demi Anto atau nama baik almamater atau demi target. Eben ora ngisin-ngisini. Dan jalan sesat itu, bukti atau tak terbukti, sepertinya terjadi. Bayangkan saja, sekolah di desa dengan kualitas yang mustahil anaknya pintar-pintar, bisa lulus semua. Sekolah swasta dengan sarana yang terbatas dan kedisiplinan rendah, bisa meluluskan anak didik mencapai kisaran 99,9999 persen. Percaya tidak? (coba pake logat AA Gym). (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 10.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 32.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Tegal Kota Kolonial (Sebuah Tinjauan Sejarah) Oleh: Yono Daryono TAHUN 1596 sudah lazim dikenal-setidaknya oleh sejarawan Eropa-sebagai tahun yang menandai kedatangan armada Belanda yang pertama di perairan Nusantara, di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Setelah singgah di beberapa pelabuhan dan mendapat gambaran awal tentang topografi dan perdagangan di Asia, sejumlah pedagang Bataff (Denys Lombard, 2005:61) bergabung mendirikan “Serikan Perseroan Hindia Timur” (Vereenigde Oostindische Compagnie, VOC), pada 20 Maret 1606. Masalah yang membelit dan beban kerugian yang sangat besar ketika menghadapi perlawan rakyat, membuat VOC semakin rapuh. Di tubuh VOC sendiri kropos karena digerogoti korupsi sehingga pada 31 Desember 1799, VOC dibubarkan. Mulailah babak baru Pemerintahan Hindia Belanda berkuasa di Nusantara. Seiring dengan berkembangnya sistem ekonomi dan politik liberal yang diterapkan pemerintah Hindia Belanda, maka pada periode abad XX, di Indonesia muncul kota-kota baru yang didirikan pemerintah. Ciriciri kota-kota ini banyak terdapat perkampungan orangorang asing, para pedagang, tempat peribadatan, pasar dan sebagainya. (Sartono Kartodirdjo, 1974:30). Tegal sebagai salah satu kota yang dibangun pemerintah Hindia Belanda juga didirikan pada awal abad XX. Kota Tegal didirikan tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi dan munculnya kelompok-kelompok pendukung roda perekonomian. Untuk memenuhi kebutuhan dalam kegiatan ekonomi tersebut, pemerintah melengkapinya dengan berbagai sarana dan fasilitas sehingga benar-benar menjadi sebuah kota yang ideal. Ciri-ciri kota ideal mempunyai sektor perdagangan asing terutama Cina yang mewarnai kehidupan kota dengan gaya bangunan, kegiatan ekonomi, dan kehidupan sosial budaya yang kita kenal dengan daerah pecinan. Sektor kolonial dengan benteng, perkantoran, rumah-rumah, gedung socienteit, rumah ibadah gebedshuizen. Untuk sektor kolonial ini, sampai sekarang di Tegal, kita masih bisa melihat peninggalannya seperti Lapas (bekas benteng), Kampus UPS (bekas kantor SCS-Semarang Cheribon Stoomtram Masstchappij), stasiun kereta api, gedung DPRD (bekas kantor residen Tegal), menara air PDAM (tower woterleideng), dan masih banyak lagi yang menadai bahkan kota Tegal merupakan kota yang dibangun oleh pemerintah Be-

landa atau dapat dikatakan Tegal sebagai kota “kolonial”. Sebuah kota yang dibangun untuk kepentingan Kolonial Belanda, tetapi tetap memperhitungkan aspek-aspek lain seperti ruang terbuka (alunalun), lingkungan pemukiman yang tertata dengan segala fasilitasnya termasuk saluran dan jalan, ini bisa kita lihat di perkampungan Cikrik Randugunting. Belanda juga sangat memperhatikan lokasi tempattempat peribadatan. Itulah sebabnya, tahun 1825 Pendopo dipindahkan dari Kaloran ke komplek alun-alun yang sekarang bersamaan pembangunan Masjid Agung. Tata ruang ini mengacu atas filosofi konsep tata ruang orang Jawa, alunalun tempat bertemunya raja dengan rakyatnya, masjid tempat raja menghadap Tuhannya dan pendopo sebagai tempat aktifitas raja sekaligus tinggalnya. Alun-alun, masjid, dan pendopo menjadi satu kesatuan sebagai pengejawantahan, Manunggaling Kawula Gusti. Keberadaan Belanda di Tegal mulai terlihat seiring rapuhnya kerajaan Mataram. Peristiwa yang dianggap oleh De Graaf penting adalah beberapa saat setelah penobatan Adipati Anom (Amangkurat II) menjadi Raja Tegal. Di alun-alun, orang Tegal untuk pertama kalinya (1677) melihat orang Belanda yang sengaja diundang oleh Adipati Anom ke Tegal. Ada akulturasi budaya, untuk pertama kalinya orang Jawa mengetahui cara orang Belanda menghormat. Orang Belanda bila menghormat atasannya, berdiri tegap sambil mengepit topi (Dr. HJ.De Graaf, 1987: 202). Cara yang dilakukan Belanda saat itu tidak lazim bagi orang Jawa, tetapi kemudian orang Jawa dapat memaklumi. Namun demikian tahun tersebut belum dapat dikatakan sebagai tahun dimulainya Belanda mengusai Tegal. Tahun 1755 pertikaian antar bangsawan Jawa diselesaikan dengan perjanjian Giyanti yang mengesahkan pembagian Mataram menjadi dua kerajaan kecil. Disamping Sunan yang berkedudukan di Surakarta dan seorang Sultan yang berkedudukan di Yogyakarta. Sebagai penerapan politik lama Belanda “divide et impera” (politik adu domba), pembagian itu disusul dengan pembagian lainnya; didirikan kerajaan kecil Mangkunagaran (1757) atas kerugian wilayah Sunan, sehingga Mataram tidak mampu lagi melawan dengan efektif gerak maju Belanda. Sebelumnya Belanda menguasai Cirebon (1705) dan daerah pesisir lainnya termasuk Tegal (1743). Sepanjang pantai utara Jawa Tengah diserahkan kepada VOC, sebagai ganti rugi pembiayaan perang yang dike-

luarkan VOC. Dengan hak yang didapatkan, pantai Tegal; dijadikan kubu pertahanan (benteng) VOC tahun 1743. Kubu pertahannan ini masih berbekas dalam bentuk Rumah Tahanan (Yono Daryono dkk, Tegal Stad: 2008:32). Setelah Amangkurat IV wafat, Raden Mas Prabayasa, pada 2 Juni 1726 diangkat menjadi raja dengan gelar Susuhunan Pakubuwana Senapati Ingalaga Abdulrachman Sayidin Panatagama, atau dikenal dengan sebutan Sunan Pakubuwana II. Belanda sangat berpengaruh dalam pengangkatan raja dan petinggi-petinggi kerajaan. Pada sidang hari pertama penobatan, dikeluarkan keputusan tentang pembagian bawahan kepada para pejabat dan pajak. Untuk selanjutnya semua pejabat pada prinsipnya akan digantikan oleh putra tertua atau kerabat yang paling dekat kecuali jika ada alasan untuk tidak melakukan. Hal ini sering kali menimbulkan perselisihan diantara kerabat keraton. Raja tidak jarang melakukan tindakan di luar kehendakannya tapi atas tekanan Belanda. Beberapa Tumenggung dan Adipati tidak puas dengan tindakan raja. Banyak tindakan raja yang dianggap tidak patut, mereka lalu bangkit membrontak. Tumenggung Tegal Reksanagara I melakukan perlawanan. Pemberontakan ini menciptakan situasai rumit. Belanda tidak peduli apa yang dilakukan oleh Reksanagara. Tegal sangat penting bagi Kompeni karena mensuplai sebagian besar kebutuhan berasnya (Willem Remmelink, 1994: 38-39). Mulai tahun 1729 sampai 1898 Tegal dinyatakan sebagai gewest (daerah) yang harus dipimpin oleh seorang Belanda, dan Tegal sebagai ibukotanya meliputi daerah Tegal, Brebes, dan Pemalang. Sebagai Kepala Gewest atau Residen diangkat J. Thierens. Residen terakhir (1898) untuk Gewest Tegal ialah G.J.P. Vallete. Sedangkan kantor Residen menempati yang sekarang jadi Gedung DPRD, dahulu merupakan bekas Gedung Pusat Pemerintahan Gewest. Pada 1 Januari 1901, gewest dan bagian Tegal dihapuskan. Pemalang dan Brebes digabungkan dengan karesidenan Pekalongan - Ind. Stb. 1900 No.334, (Suputro, 1959:49). Seiring dengan pencanangan politik etis, pemerintah Belanda mengirimkan tenaga-tenaga ahli di berbagai bidang. Di antaranya seorang arsitek bernama Herma Thomas Kartsen yang ditugasi mengembangkan konsep perencanaan kota-kota di Indonesia dan menyusun sistem ordonansi pembangu-

Musalanya Dimana? BEBERAPA bulan lalu, saya menjenguk saudara yang dirawat di RS Kardinah, tepatnya di bangunan Dewadaru. Kebetulan waktu itu saya mau salat. Dan ditunjukan tempat salat. Saya tak menyangka, bangunan Dewadaru yang cukup megah tidak memiliki musala yang khusus. Tempat salate cuma ruangan cilik memanjang. Memang sih

nggak ada yang banyak salat dan tempat itu cukup untuk salat satu dua orang bahkan lebih walaupun berderet. Tapi kalau tempatnya yang begitu itu ya alahkah disayangkan. Mbokyao ada ruangan yang didesign layaknya musala, walaupun ukurannya kecil. Mungkin sekarang sudah ada kali ya. zain, muhab_***@yahoo.com

nan kota di Jawa. Tegal, berdasarkan Instelling Ordonnantie, Staatsblad van Nederlands Indie (Pembentukan Ordonansi, Lembaran Hindia Belanda) tahun 1906, Nomor 123, dibentuk gemeete Tegal (ordonantie tanggal 21 Pebruari 1906, staatsbalad 1906 No. 123 1 April 1906), dalam pelaksanaan pemerintahan dibentuk Dewan Kota (Gemeenteraad). Dalam pasal 2 dari ordonansi itu disebutkan bahwa, untuk gemeente Tegal disediakan uang sebesar f 11.000 diambil dari penghasilan koloni. Tanggal 1 April 1906 Dewan Kota Tegal yang pertama, dilantik. Ketua Dewan Kota adalah Resident Assistant (Asisten Residen) yang membawahi Tegal (kota kecil Tegal). Anggota Dewan Kota berjumlah 13 orang; 8 orang warga negara Belanda, 4 orang warga negara pribumi bukan Belanda, 1 warga negara bukan bumiputera bukan Belanda, dan dilantik oleh Ketua Dewan Kota. Dalam perjalanan sejarah, Tegal bukan saja sebagai pusat perdagangan tetapi juga pusat transportasi darat khususnya kereta api. Sebagai pusat perdagangan pelabuhan Tegal menjadi sarana transportasi perdagangan yang strategis, baik lokal maupun ke negara tetangga. Komoditas yang diekpor seperti kopi, tetes, beras, dan gula. Di lingkungan pelabuhan, kita dapat melihat gudang-gudang yang dahulu untuk penyimpanan barangbarang yang siap diekspor maupun barang-barang yang didatangkan dari luar daerah. Sed a n g k a n s e b a g a i p u s a t transportasi darat khususnya kereta api sejak tahun 1897, di Tegal sudah ada stasiun besar kereta api, dan jalur kereta api yang menghubungkan Semarang, Tegal, dan Cirebon. Di lingkungan stasiun ada bengkel kereta api dan perumahan pegawai kereta api. Penanda lain Tegal sebagai kota kolonial adalah adanya gedung pertunjukan, society de Slamat. Gedung teater yang cukup bagus dengan artistika gedung opera gaya Eropa. Gedung yang dibangun sekitar 1890 ini, letaknya tidak jauh dari pantai di pelabuhan kota. Bangunan bersejarah ini, kini menjadi sarang walet hak milik pribadi. Gedung ini pernah memiliki nama Gedung Rakyat, Tawang Samudra. Tidak jauh dari gedung opera, terdapat hotel-hotel seperti hotel Jordan (hotel Merdeka kini jadi jalan lingkar utara), hotel Stork (kini jadi asrama tentara Jalan Proklamasi). Sekitar pelabuhan banyak berdiri perumahan Belanda, perkantoran, dan hotel, maka tidak heran tidak jauh dari gedung opera tempat dan-

sa, ada pemakaman kerkop (kerkhof). Kerkhof pada awalnya hanya untuk makam orangorang Belanda, kini menjadi pemakaman untuk keluarga non muslim. Di kerkhof terdapat makam Heer Pieter Van De Poel, Resident Tegal yang menjabat pada 1824. RA Kardinah, sempat menyebut Tegal sebagai kota yang kolot dan feudal, maksudnya kota terbelakang. Tetapi begitu menjadi warga Tegal karena ikut suaminya Reksonegoro X menjadi Bupati Tegal tahun 1908, Kardinah terkagum dengan Tegal. Tegal ternyata sebuah kota besar yang sudah memilki dua buah Sekolah Belanda, yaitu Sekolah Belanda Tingkat I dan Sekolah Belanda khusus untuk anak-anak perempuan. Selain itu juga ada sebuah HIS (Hollands Inlandsche School)sekolah dasar berbahasa Belanda untuk anak-anak bumiputra- dan Sekolah Jawa klas II untuk anak-anak Jawa (Kardinah, 1964: 44). Dala m s u r a t n y a k e p a d a Abendanon tanggal 15 Juli 1911, Kardinah antara lain menulis: “Tuan tahu, bahwa saya sekarang ini tinggal di Tegal. Tegal merupakan suatu kabupaten yang besar dan penting, yang menghadapi masa depan yang lebih bagus lagi, dengan dibangunnya trayek kereta api Semarang-Batavia, dengan kantor pusatnya SCS (Semarang Cheribon Stroomtram Maatsschappij – perusahaan kereta api SemarangCirebon) di Tegal. Oleh karena itu, penduduknya akan bertambah, sedangkan Tegal sendiri sudah merupakan daerah yang padat.” (Frits G.P. Jaquet, 2005: 133). Bila kita telisik lebih jauh dapatlah kiranya Tegal dikatakan sebagai kota modern. Kota yang dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dengan fasilitas perkotaan yang terencana. Dalam kaitan ini, terlalu sulit bagi kita bila mencari nilai-nilai yang bisa dikatagorikan memiliki nilai kelokalan atau nilai tradisional seperti yang terdapat pada kota-kota kuna dan kraton sebagai pusat kebudayaan. Maka tidak heran ketika Kardinah di Tegal, terkejut. Ternyata Tegal lebih modern, tidak seperti apa yang dia bayangkan, kolot, dan feodal. Wajah kota Tegal sangat terlihat sentuhan tangan kolonial tetapi kita tidak berharap itu akan mempengaruhi perilaku penghuninya. Orang Tegal sejak dulu sudah tertanam “berperilaku lokal, berpikiran global”. (*) Penulis adalah pengamat masalah sosial budaya dari institute Siwalan

Depo Pertamina Jadi Dipindah? DULU ada kabar, kalau depo Pertamina akan dipindah. Tidak di tempat sekarang. Itu mengingat lalu lintas sudah padat. Dan pas ada langsiran tanki, membuat arus lalu lintas macet. Ya kalau langsirnya cepat...nggak

bikin lama menunggu. Kalau lama, rasanya bikin gak sabar. Apalagi kalo situasi panas. Apakah rencana tersebut masih mau dijalankan? Umar, 08158061xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal.


CMYK

METROPOLIS

SENIN, 4 JANUARI 2010

3

RADAR TEGAL

METRO

Walikota Minta Pemborong DAK Disanksi

WATCH Pelabuhan Niaga PEMKOT Tegal berencana mendirikan pelabuhan niaga. Proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tegal dari bidang maritim. Disamping untuk antisipasi sepinya Kota Tegal jika jalan tol dan jalingkut mulai diaktifkan. Walikota Tegal Ikmal Jaya optimistis jika pelabuhan niaga akan berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut. Walkot juga optimistis pelabuhan niaga yang akan dibangun tak akan kalan dengan pelabuhan niaga yang ada di Semarang dan Cirebon. Rupanya rencana itu tak main-main. Walkot menyatakan, Pemkot sudah mengantongi tiga investor yang siap untuk membangun pelabuhan niaga. DPRD Kota Tegal pun nampaknya setuju dengan rencana tersebut. Bagaimana sikap Anda terkait dengan rencana Pemkot Tegal itu?

WALIKOTA Tegal Ikmal Jaya langsung bereaksi ketika dilapori ada pengerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2009 yang diborongkan ke pihak ketiga. Ikmal sontak meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segera melakukan pengecekan ke lapangan. “Tolong itu dicek. Kalau terbukti, harus ditindak sesuai aturan. Saya akan perintahkan Disdik. Jika benar diborongkan, kami minta diberi sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” tegas Ikmal menyikapi temuan Komisi I DPRD saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SD penerima DAK Bidang Pendidikan Tahun

Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

PARPOL

Anggaran (TA) 2009 yang diduga ada yang diborongkan ke pihak ketiga. MINTA BUKTI Diperintah atasannya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, S Budiastuti, mengaku siap melakukan cek ke lapangan. Namun ia minta agar Komisi I DPRD bisa memberikan bukti soal pengerjaan DAK yang diborongkan tersebut. Sebab, berdasarkan SPj yang masuk, dari 50 SD penerima DAK TA 2009 pelaksanaannya dilakukan secara swakelola dan tidak ada satu pun sekolah yang pengerjaanya diborongkan ke pihak ketiga. ke hal 9 kol 5

LAELA NURCHAYATI/RATEG

BANJIR - Jalan Setiabudi Tegal banjir buah durian sejak Agustus hingga April. M SAEKHUN/RATEG

KOBARKAN SEMANGAT - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Dr Noor Ahmad MA membakar semangat kader Partai Golkar Kota Tegal, untuk meraih kemenangan Pemilu 2014 mendatang.

Menilik Pusat Durian di Jalan Setiabudi

Target 14 Kepala Daerah

HARUS DIJUAL

MENGHADAPI pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), DPD Partai Golkar Jawa Tengah (Jateng) mentargetkan 14 kepala daerah dari 35 daerah yang ada di Jateng. Menghadapi target tersebut, DPD Partai Golkar Kota Tegal menyiapkan 3 program untuk pencitraan partai. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Dr Noor Ahmad MA, mengatakan, sebagai partai tua dan memiliki kader-kader yang profesional, maka DPD Partai Golkar Jateng mentargetkan men dapatkan 14 kepala daerah di Jateng. Karenanya mulai saat ini, pengurus DPD kota/kabupaten yang baru terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) harus membangun pencitraan partai. Target justru lebih rebdah dibanding target DPP, karena DPP mentargetkan dapat menguasai 51 persen kepala daerah di Indonesia. “Kami minta semua pengurus Partai Golkar yang ada di semua tingkatan, baik DPD, PK maupun Pengurus Kelurahan harus secepatnya melakukan konsolidasi untuk kesuksesan Pemilu tahun 2014 mendatang,” kata Noor Ahmad. Secara terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd, mengungkapkan, menghadapi target Partai Golkar, baik dari DPD Jateng maupun DPP, maka pihaknya bersama jajaran pengurus akan melakukan pembangunan pencitraan positif partai.

BERKELOMPOK SEBELUMNYA tidak ada sesuatu yang istimewa dari jalan ini. Bahkan untuk bisa menarik banyak orang sekaligus. Jalan Setiabudi awalnya hanya dilalui orang saat hendak ke gedung wanita atau eks teater Jupiter jaman dahulu kala. Atau hanya dilewati siswa-siswi sekolah etnis Tionghoa yang ada di sana.

Walikota Prihatin

Aset Puluhan Miliar Tak Bersertifikat

ADVETORIAL

M SAEKHUN/RATEG

BELUM SHM - Tanah Pasar Randugunting di Jalan KS Tubun hingga kini belum mengantongi sertifikat hak milik.

ADI MULYADI/RATEG

Gaji Karyawan TPI Dibawah UMK

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

TANDATANGAN – Ketua KSP Nasari menandatangani kerjasama dengan PT Pos Indonesia.

M SAEKHUN/RATEG

DIPASTIKAN MOLOR - Pengerjaan DAK Bidang Pendidikan TA 2009 di SDN Kraton 3 dipastikan molor hingga 3 bulan lebih sampai awal 2010. Realisasi pekerjaannya masih minim.

ASET empat bidang tanah beserta bangunannya milik Pemkot Tegal senilai puluhan miliar rupiah hingga kini belum bersertifikat kepemilikan

(SHM). Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tegal masih menelusuri prosesnya, utamanya pada data yang ada di Badan Pertanahan Na-

sional (BPN) Kota Tegal. Keempat lahan yang belum bersertifikat adalah tanah balaikota seluas 29.250 meter persegi di Jalan Ki Gede Sebayu Kelurahan Mangkukusuman, tanah rumah dinas wakil walikota di Jalan Kartini, tanah Pasar Randugunting di Jalan KS Tubun, dan tanah Gedung PPIB (Pusat Promosi Informasi Bisnis) di Jalan Kolonel Sugiono, serta beberapa aset milik Pemkot lainnya. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tegal, Hartoto, membenarkan jika pihaknya masih menelusuri proses sertifikasi empat bidang tanah milik Pemkot tersebut dan akan berkoordiansi langsung dengan BPN. “Utamanya untuk tiga lahan, yakni tanah rumah dinas wakil walikota, tanah Pasar Randugunting, dan tanah PPIB,” jelas Hartoto. ke hal 9 kol 1

PEMERINTAH Kota Tegal akan menstandarkan gaji karyawan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Kota Tegal sesuai dengan UMK. Namun upaya tersebut baru bisa dilaksanakan setelah pengelolaannya diserahkan ke pemkot. “Selama ini yang menggaji atau mengupah karyawan TPI adalah provin-

si. Karenanya, mengenai upah yang belum standar dengan UMK baru bisa tangani setelah pengelolaannya diserahkan ke pemkot. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi. Mengetahui hal ini tentu saja saya prihatin,” kata Walikota Tegal Ikmal Jaya saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut usai acara penyerahan bantuan oprasional kepada para rohaniawan. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

SUDAH MAKSIMAL – Karyawan TPI Pelabuhan sudah bekerja maksimal namun gajinya tak sesuai harapan.

SimpananNasariOnLinePos

Buntut Kenaikan Bahan Pangan

KSP Nasari sebagai sebuah koperasi simpan pinjam yang memiliki ijin operasional se-Indonesia kembali membuat sebuah terobosan baru dalam dunia perkoperasian di Indonesia. Setelah mengadakan kerjasama strategis tingkat nasional dengan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai pemotongan angsuran pinjaman anggotanya melalui gaji pensiunan bulanan—-yang penandatanganan perjanjian kerjasamanya dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2008 di hadapan Menteri Koperasi UKM Republik Indonesia pada waktu itu Suryadharma Ali—-setahun kemudian tepatnya 23 Desember 2009 telah pula ditandatangani kerjasama strategis antara KSP Nasari dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk pelayanan simpanan anggota KSP Nasari di seluruh Indonesia dihadapan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang baru, Syarifuddin Hasan, bertempat di Kantor Pusat KSP Nasari Jalan Tumpang Raya Nomor 114 Semarang. Dengan dilaksanakannya kerjasama ini maka seluruh anggota KSP Nasari dapat melakukan transaksi Simpanan dengan 3.500 kantor pos secara on line di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Harga Telur Anjlok, Peternak Itik Kolaps

ke hal 9 kol 5

CMYK

Anjloknya harga telur di tengah kenaikan bahan pangan membuat sejumlah peternak itik kolaps. Bahkan beberapa diantaranya terpaksa menutup usaha tersebut karena tidak bisa menanggung banyak kerugian. Kondisi ini terjadi sejak satu bulan terakhir. LAPORAN: LAELANURCHAYATI ‘’SEKARANG lagi moratmarit nggak karuan,’’ ungkap Khaerudin, salah satu peternak itik di Pesurungan Lor Kecamat-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MENATA TELUR - Telur itik ditata dalam peti kayu sebelum dikirim ke Brebes.

an Margadana. Saat ini harga telur di peternak itik turun dari Rp 950 menjadi Rp 840 per butir. Turunnya harga telur saat ini karena pasokan di pasaran tengah melimpah. Sementara permintaan tidak terlalu banyak. Parahnya penurunan harga telor itik ini justru dibarengi dengan kenaikan harga pakan itik. Mulai dari bekatul, nasi aking dan harga ikan yang fluktuatif. Warga asli Kelurahan Sumur Panggang ini menyebutkan harga bekatul naik dari Rp 1.200 per kilogram menjadi Rp 2.000 per kilogram. Demikian halnya dengan harga nasi aking naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000 per kilogram. ‘’Harga ikan sekarang juga lagi tinggi, soalnya pasokan minim,’’ tambahnya. Khaerudin menggunakan limbah fillet naik dari Rp 700 per kilogram menjadi Rp 1.000 per kilogram. Untuk memberi pakan 500 ekor itik miliknya, Khaerudin setidaknya meng-

habiskan 60 kilogram bekatul, 20 kilogram nasi aking dan 3 basket ikan. Sementara produktifitas ternak itiknya hanya 50 persen saja. Hal ini dipengaruhi musim hujan yang mulai terjadi, hingga menyebabkan ketahanan tubuhnya berkurang. Pihaknya mengaku tidak tahu pasti penyebab naiknya harga pakan itik tersebut. Kemungkinan karena naiknya harga padi dan beras, sehingga bekatul dan nasi aking pun ikut melonjak. Sedangkan untuk kenaikan harga ikan karena hasil tangkapan nelayan khususnya ikan saat ini sedikit. ‘’Katanya sih lagi masuk musim baratan,’’ tambahnya. Penurunan harga telur itik juga dikeluhkan pengepul. Sebab, banyak pelanggan yang membayar tidak tepat pada waktunya. Seperti diakui Hj Tarwen, pengepul telur itik asal Kelurahan Pesurungan Lor. ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

HARI JADI Gelar Segudang Kegiatan Lomba UNTUK memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Pemalang akan menggelar sejumlah kegiatan lomba. Camat Pemalang Suharto SIP MSi mengatakan, untuk memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan lomba dan sejumlah acara lainnya, di antaranya lomba jalan sehat, K3, senam masal, baca puisi, karaoke, acara wungonan, upacara bendera dan malam resepsi dengan menggelar panggung hiburan Orkes Dangdut Aria Nada sebagai acara pucak peringatan. “Dari sekian banyak macam lomba yang akan digelar salah satu di antaranya lomba jalan sehat untuk memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang yang cukup spektakuler. Dalam lomba itu akan diikuti sebanyak 15.000 peserta, baik dari dinas instansi, desa dan kelurahan maupun masyarakat secara umum,” kata Suharto kepada Radar di kantornya, kemarin. Suharto menambahkan lomba jalan sehat nantinya juga akan dibuka dan dilepas oleh Bupati Pemalang HM Machroes SH. Untuk memeriahkan jalannya lomba kata Suharto, panitia telah menyediakan berbagai macam hadiah. Terutama untuk lomba jalan sehat yang rencananya akan digelar di Alun-alun kota pada hari Jum’at (8/1) sekitar pukul 06.00 WIB pagi hari. Hadiah yang disediakan cukup banyak dan sangat menarik diantaranya berupa sebuah sepeda motor, 2 buah sepeda gunung, 2 televisi berwarna 21 inc, 2 VCD player, 5 kipas angin dan ratusan hadiah hiburan lainnya. “Kegiatan lomba ini hasil kerja bareng banyak pihak salah satunya Pemkab setempat. Adapun tujuannya yaitu untuk memeriahkan Hari Jadi ke 435 Kabupaten Pemalang sekaligus untuk memberikan hiburan kepada rakyat. Karena dari semua kegiatan yang ada banyak melibatan warga termasuk pada acara puncaknya malam resepsi peringatan hari jadi dengan hiburan orkes dangdut,” ujarnya. (mg1)

Pilkada, Salafiyah Netral Alumni dan Santri Dibebaskan DukungMendukung PEMALANG - Momen Pilkada yang bakal berlangsung pada tahun 2010 ini sudah mulai dibicarakan banyak anggota masyarakat di berbagai kesempatan. Kemarin saat digelar Muktamar I dan Halaqah Forum Silaturahmi Alumni Ponpes Salafiyah, pengasuh pondok tersebut menyinggung soal hajat politik daerah tersebut. Ponpes tersebut memilih netral dan memberikan kebebasan kepada santri dan alumni

dalam dukung-mendukung pada Pilkada Pemalang tahun ini. Pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan Pilkada tahun 2010 sebagai agenda politik daerah merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. “Pilkada 2010 bagi Salafiyah adalah tetap berpastisipasi. Dukungmendukung bagi santri dan alumni dibebaskan,” kata dia, Sabtu (2/1) saat membuka Muktamar I dan Halaqah di Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang. Namun demikian partisipasi dan dukung-mendukung yang dibebaskan tersebut diharapkan menge-

depankan partisipasi yang berakhlakul karimah. Dia menegaskan banyak potensi dari santri yang apabila dituangkan dan diakomodir di lembaga-lembaga dan profesi yang lain merupakan sebuah kekuatan yang beragam. Aunurrofiq menegaskan, banyak alumni- alumni santri Ponpes Salafiyah yang telah berhasil di bidang politik dengan menduduki pucuk pimpinan partai. Bahkan mereka turut hadir dalam acara tersebut, baik yang di Pemalang maupun di daerah-daerah lainnya. Namun demikian Ponpes Salafiyah lanjut dia tidak banyak meminta kepada para alumninya tersebut. “Yang penting alumni berbuat baik

Portal Ditutup, Muncul Pak Ogah

RADIO

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

HADIAH – Perwakilan Dishubkominfo Kabupaten Pemalang menyerahkan hadiah kepada pemenang undian temu kenal fans Radio Persada FM.

Fans Radio Persada Jumpa Darat PEMALANG - Ratusan Fans Radio Persada Pemalang menggelar jumpa darat Minggu (3/1) di aula Dristarasta Pemalang. Kegiatan yang dikemas dalam acara Temu Kenal itu dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi, dan bersilaturahmi. Acara diwarnai dengan pembagian door prize secara diundi dan juga doorprize bagi fans tertua dan termuda. Panitia penyelenggara yang memiliki nama udara Pendekar Mata Ganda mengemukakan acara Temu Kenal itu digagas oleh Paguyuban Pendengar Persada Pemalang (P4). “Sebelumnya sudah sering salam-salam dan sapa-sapa di udara, tapi ketika bertemu di darat tidak saling menyapa. Untuk itulah melalui acara ini agar semua fans bisa saling mengenal dan pada akhirnya tidak hanya menyapa di udara tapi juga menyapa di darat saat bertemu,” kata dia. Dalam acara terebut, satu demi satu fans yang hadir disebut namanya dan diminta ke depan agar semua undangan mengenalnya. Ada yang menggunakan nama udara, namun banyak pula yang masih menggunakan nama asli. Panitia menyediakan doorprize bagi tamu undangan yang dilakukan dengan jalan diundi. Sedangkan fans dengan usia tertua dan termuda juga mendapatkan doorprize menarik. Fans tertua diraih oleh Hadi Sutikno yang sehari-harinya adalah PNS di lingkungan Pemkab Pemalang. Sementara fans termuda diraih Veri Inayah pembawa acara di radio tersebut. Sementara pimpinan Radio Persada Jayen mengemukakan jumpa fans yang digelar ini bagi Radio Persada adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya dilakukan oleh fans-fans di daerah Pemalang bagian selatan. Dia menyampaikan perjalanan Radio Persada yang dipimpinnya hingga memasuki usia hampir sepuluh tahun dan tetap eksis. Radio ini pada awalnya berbasis di Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari. Mulaime rambah kota Pemalang dan Pantura pada tahun 2007. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MUKTAMAR - Muktamar pertama digelar Forum Silaturahmi Alumni Santri Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang.

Ponpes Agen Rahmatan Lil Alamin FORUM Alumni Silaturahmi Alumni Santri Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang menggelar kegiatan Muktamar yang pertama kalinya Sabtu (2/1) di halaman Ponpes tersebut. Kegiatan dirangkai dengan acara halaqah sebagai wahana untuk memberdayakan alumni menjadi santri profesional. Pengasuh Ponpes menilai ide kegiatan tersebut sebagai implementasi dimana pondok pesantren sebagai agen Rahmatan Lil Alamin. Panitia penyelenggara Yusron Muhtadi dalam kesempatan itu mengemukakan, gagasan untuk menyelenggarakan Muktamar yang pertama itu bermula dari seringnya alumni santri Ponpes Salafiyah kumpul- kumpul saat berada di Jakarta. “Dari kegiatan kumpul-kumpul itu terbentuk ide untuk diselenggarakannya mukatamar ini,” kata dia. Tim perumus Muktamar Asrori

Lima Raperda Ditetapkan PEMALANG - Lima Raperda yang diajukan eksekutif, Rabu (30/12), disetujui fraksi- fraksi di DPRD Pemalang. Dalam beberapa pendapat akhir fraksi memberikan cacatan untuk segera disosialisasikan dan dibuat petunjuk pelaksana. Raperda tersebut dua di antaranya menyangkut pemerintahan desa. Sedangkan lainnya adalah ijin jasa konstruksi, penanaman modal dan pencabutan retribusi kendaraan angkutan barang. Juru bicara Fraksi Partai Golkar Ujiyanto MR mengemukakan, dengan belum terbangunnya secara sempurna sistem administrasi desa yang selama ini berjalan, dua raperda yang mengatur tentang desa diharapkan akan mampu menjadi sarana dalam rangka menciptakan upaya kesiapan dan

penguatan system pemerintahan di tingkat desa. “Ini perlu disiapkan perangkat regulasinya,” kata dia. Dia menilai, lima Raperda yang menjadi Perda itu sudah sangat cerdas sehingga diperlukan regulasi yang lebih cerdas. Mengenai retribusi kendaraan barang, Fraksi Golkar menilai hal tersebut tidak diperbolehkan oleh paraturan di atasnya dan berasas pemberatan terhadap masyarakat. Namun demikian harus dicoba mencari pengganti atas hilangnya pendapatan sebesar Rp 700 juta setiap tahun. Adanya Raperda yang mengatur mengenai retribusi ini berdampak pada penutupan portal yang menarik retribusi kendaraan barang. Sementara Fraksi PKB melalui juru bicaranya Sri Juma-

berahlakul karimah dan menjaga tali silaturahmi,” ujarnya. Selain mengemukakan tentang Pilkada, pengasuh juga menyampaikan perkembangan Ponpes Salafiyah yang saat ini telah memiliki SMP Salafiyah Plus dengan tingkat kelulusan pada tahun 2009 mencapai 100 persen. Sekolah ini juga telah menolak murid pada pendaftaran peserta didik baru tahun 2009 hingga dua kelas. Untuk itu pada kegiatan tahun depan sekolah akan mengupayakan agar tidak lagi menolak murid dengan membangun ruang kelas baru. Pendirian sekolah tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan formal. (ali)

liyah SH mengemukakan, pemerintah daerah segera memberi perhatian khusus terhadap pemerintahan desa yang dianggap kurang siap menerima penyerahan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kepada desa secara maksimal mengingat adanya keterbatasan SDM. Mengenai Raperda Ijin Usaha Jasa Konstruksi, Fraksi PKB menekankan agar peraturan daerah ini disosialisasikan dan eksekutif harus tegas. Soal Raperda tentang penanaman modal, Fraksi PKS melalui juru bicaranya Rizki Wulan Sucivani SE mengungkap cacatan Pemkab Pemalang dimana dominasi investasi yang ada adalah pada usaha kecil. Fraksinya meminta dirintis pendirian badan usaha milik desa (BUMDes). (ali)

yang merupakan alumni dan sukses sebagai pengusaha penerbitan di Jakarta menyambut baik adanya Muktamar dan Halaqah ini. Ini berdasar pada pengetahuannya dimana ada salah satu pondok di Jawa Timur yang alumninya mampu memberdayakan SDM kemudian mengelola perusahaan. Keuntungan bersih dari perusahaan itu pada tahun 2007 mencapai Rp 4 miliar setahun sehingga mendorong dirinya untuk ikut mengikuti jejak tersebut. “Santri adalah potensi yang luar biasa. Kita bisa membuat karya dengan memberdayakan alumni menjadi santri profesional serta menciptakan SDM profesional seperti mereka,” tegasnya. Untuk kepentingan tersebut dia sering melakukan konsultasi dan konsolidasi kepada para kiai dan syekh di Ponpes Salafiyah. Sementara pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan,

ide untuk menyelenggarakan Muktamar alumni itu sudah sejak lama diungkapkan ke pengurus Ponpes. “Kami pengasuh, pengurus, dewan asyadid menyampaikan tahniah atas penyelenggaraan ini ,” kata dia. Ide dan gagasan penyelenggaraan lanjut Aunurrofiq adalah implementasi santri sehingga ponpes menjadi agen Rahmatan Lil Aalamin bisa terwujud. Ini sesuai dengan thema acara yakni menilik peran strategis santri sebagai agen of change di masyarakat. Pengasuh mengungkapkan peran ualama dalam konteks internasional yang melahirkan Nahdlatul Ulama. Hal itu dilakukan dalam komite hijaz sehingga sampai saat ini umat Islam masih misa mengunjungi situs-situs sejarah Islam di Makkah dan Madinah. Dan peran santri lanjut dia merupakan pengejawantahan dari peran ulama tersebut. (ali)

PEMALANG – Rencana pemerintah Kabupaten Pemalang menutup portal akhirnya terwujud. Sejak Jum‘at pukul 00.00 WIB, kendaraan barang yang melintas di Jalur Lingkar Selatan tak lagi ditarik retribusi portal. Namun hingga Minggu (3/1) masih banyak sopir truk yang kecele dengan menyiapkan uang ribuan untuk membayar. Sisi lain, di pos penarikan retribusi muncul anakanak muda yang memanfaatkan situasi dengan menjadi Pak Ogah pada waktu- waktu tertentu. Sejumlah sopir yang beristirahat tak jauh dari portal mengemukakan dirinya merasa senang sudah tidak ditarik retribusi lagi. “Jumlahnya sih tidak seberapa, namun kalau lewat jalan yang rusak setelah mbayar retribusi kan membuat kami kesal,” kata Surono (35) sopir truk gandeng asal Jawa Timur. Dia sendiri mengaku sempat menyiapkan uang ribuan sesuai tarif yang biasa dibayarkan di portal. Namun saat melihat pengumuman portal ditutup akhirnya uang tersebut dimasukkan ke kantong lagi. Namun ada juga sopir yang akhirnya memberikan uang ribuan itu kepada anak muda yang duduk-duduk di portal. “Ada teman-teman sopir yang akhirnya memberikan uang ke Pak Ogah karena sudah tanggung mengeluarkan uang dari kejauhan namun tidak ada petugas, begitu ada anak- anak muda akhirnya dikasihkan. Itung-itung sedekah,” tambahnya. Sementara tiga anak muda Minggu kemarin yang menunggui portal saat didekati berusaha menyingkir. Satu dari mereka tangannya memegang tiket warna merah yang tidak jelas digunakan untuk apa. Namun salah satu dari mereka mampu menjelaskan kalau portal sudah tutup dan kedatangannya ke portal hanya untuk bermain-main. Diberitakan sebelumnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan menutup salah satu sumber pemasukan asli daerah (PAD) tersebut pada 31 Desember pukul 00.00 WIB. Paska ditutupnya portal, sopir truk yang biasa melintas ke jalur berportal itu dibebaskan untuk memilih jalur lainnya. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TUTUP - Portal di jalan lingkar selatan resmi ditutup.


METROPOLIS

SENIN 4 JANUARI 2010

5

RADAR TEGAL

RAB DAK Tak Sesuai Juknis CUACA HujanPanturaMasihDibawahNormal INTENSITAS hujan di wilayah pantai utara jawa masih di bawah normal kendati sudah memasuki musim sejak satu bulan terakhir. Hal ini terlihat dari minimnya curah hujan di bagian utara. Seperti di Kota Tegal dan Kabupaten Tegal serta Brebes sebelah utara. ‘’Data terakhir paling tinggi hanya 18 milimeter dalam satu dekade,’’ ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Tegal Sartono didampingi Kaharudin selaku prakirawan. Padahal pada umumnya hujan dikatakan normal apabila curah hujan dalam satu dekade mencapai 50 milimeter. Menurutnya hal ini diperkirakan karena dampak el nino hingga saat ini masih terasa. Terlihat dari masih panasnya suhu udara pada siang hari. Bahkan pada tanggal 19 Desember 2009 lalu suhu udara sempat mencapai 35 derajat celcius atau suhu ekstrim. Namun curah hujan untuk wilayah selatan saat ini sudah cukup tinggi. Sartono juga menghimbau kepada warga di wilayah tersebut untuk waspada terjadinya hujan deras, angin kencang dan petir. Disarankan agar tidak berada di lapangan terbuka seperti sawah dan lainnya untuk menghindari kejaran petir. Sebab sesuatu yang paling tinggi di suatu permukaan lapang menarik arus listrik berdaya mega ini. Masih terkait ancaman petir, warga juga dihimbau untuk mematikan arus listri pada alat-alat elektronik. Dikhawatirkan petir bergerak ke bumi melalui arus listrik yang ada di rumah. Dan hal ini pastinya akan berpengaruh pada alat-alat elektronik yang tengah tersambung. ‘’Sebaiknya seperti jek kabel tv, kulkas, radio dan lainnya dicabut saat hujan,’’ ungkapnya. Demikian halnya apabila memasang alat penangkal petir, sebaiknya sesuai dengan standar. Sehingga tidak menimbulkan efek pada sekitarnya apabila daya listrik yang masuk ke alat penangkat petir terlalu besar. Sementara kondisi cuaca di Pantura diprakirakan berawan dan berpeluang hujan ringan pada sore serta malam hari. Angin bertiup dari arah Barat Daya dengan kecepatan 02 sampai 10 Knot. Hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir dalam waktu yang tidak terlalu lama juga masih berpotensi. Hal ini dipengaruhi adanya aktifitas konvektif terkait temperatur yang cukup tinggi pada siang. DImana aktifitas atmosfer berskala lokal tersebut akan memberikan peluang bagi pertumbuhan awanawan konvektif. Daerah tekanan rendah di Laut Arafura sebelah Tenggara NTT dan di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Lampung serta pusaran angin tertutup di perairan sebelah Barat Sumatera bagian Utara dan di Laut Jawa juga memberi pengaruh terhadap aktifitas pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Indonesia. Sehingga perlu diperhatikan adanya daerah pumpunan angin yang memanjang dari Sumatera bagian Selatan hingga ke Laut Banda yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah tersebut. Kondisi suhu muka laut di perairan Indonesia yang masih cukup hangat mendukung suplai uap air di beberapa wilayah Indonesia. Sementara untuk tinggi gelombang masih stabil. Di Laut Jawa tinggi gelombang diperkirakan 0,5 sampai 1 meter dan di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah tinggi gelombang 1,5 sampai 2,5 meter. (ela)

Diduga Ada Pengarahan Bajari TEMUAN Komisi I DPRD Kota Tegal, ternyata Rencana Anggaran Belanja (RAB) realisasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2009 tak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis). Pasalnya, dalam RAB yang ditemukan kerangka atap menggunakan Baja Ringan (Bajari), dan tidak menyebutkan kayu kualitas kelas 2 sebagaimana diatur dalam Juknis. Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH, mengatakan, seharusnya dalam RAB tidak ada pengarahan untuk menggunakan rangka tap dengan baja ringan, karena dalam Juknis sebagai dasar pembuatan RAB juga membolehkan menggunakan kayu kualitas kelas 2. Kalau RAB seperti itu, maka dapat dipastikan SD penerima DAK tahun 2009 akan menggunakan rangka atap baja ringan. Kecuali sekolah yang kritis, dan mau tidak mentaati RAB. “Kami cukup kaget, saat melihat RAB SDN Muarareja I ternyata untuk rangka atap langsung menyebutkan baja ringan dengan anggaran Rp 43.542.000 dari anggaran DAK yang diterima sebesar Rp 519 juta. Seharusnya RAB tetap menyebutkan kayu kualitas 2, karena Juknisnya juga berbunyi seperti itu,” kata Sutari. Secara terpisah, Kasi Sarana dan Prasarana Disdik Kota Tegal Mashar, mengungkapkan, Disdik tidak pernah meng-

arahkan penggunaan baja ringan pada sekolah, karena untuk menentukan baja ringan atau kayu kualitas 2 sekolah penerima DAK tahun 2009 berkonsultasi dengan konsultan perencana. Sehingga RAB-nya dipastikan langsung menunjuk baja ringan atau kayu kelas 2, karena sebelum penyusunan RAB sudah ada kesepakatan terlebih dahulu antara sekolah dengan konbsultan. “RAB tidak melanggar Juknis, karena penentuan atap sudah sesuai, yakni menggunakan baja ringan atau kayu kelas 2. Kalaupun Komisi I menemukan RAB yang menujuk baja ringan, karena sekolah dengan konsultan perencana dari awal sudah sepakat menggunakan baja ringan. Tapi itu bukan atas dasar intervensi kami, karena kami tidak tahu apa-apa soal hal itu,” ungkap Mashar. Menurut Mashar, salah satu contoh SDN Mangkukuasuman 1, awalnya sesuai RAB rangka atapnya menggunakan baja ringan. Namun dipertengahan mereka mengusulkan dirubah, yakni menggunakan kayu. Itupun Disdik tidak ikut campur, karena soal penggunaan DAK sepenuhnya dikelola sekolah atas dasar musyawarah dengan konsuiltan perencana. “Seakali lagi, soal pelaksanaan DAK kami serahkan sepenuhnya pada sekolah penerima. Tugas kami hanya mengawasi, dan menyediakan konsultan pengawas sesuai aturan. Soal realisasinya, kami tidak akan ikut campur,” tuturnya. (hun)

KRIMINALITAS InspektoratBelumBisaTentukanSanksi ISPEKTORAT Kota Tegal belum bisa menentukan sanksi apa yang akan diberikan kepada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi tersangka dalam kasus penipuan jual beli tanah. Sebab, hingga saat ini belum ada laporan masuk terkait hal tersebut. Selain itu, lantaran kasusnya sedang ditangani Polres, Inspektorat tidak bisa melakukan pemeriksaan. Karenanya kantor yang menangani hukum PNS tersebut tinggal menunggu hasil penyelidikan dan pengadilan nanti. Inspektur Budiyanto SH mengatakan, hukuman bisa ditentukan apabila sudah ada hasil pemeriksaan. Makanya dalam hal ini dia masih menunggu hasil pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwajib. “Saya baru dengar adanya oknum PNS yang melakukan penipuan ini. Sampai denga saat ini belum ada laporan masuk mengenai itu,” katanya saat ditemui diruang kerjanya kemarin. Namun, apabila kasus tersebut menyangkut dengan jabatannya, maka hukumannya adalah pemberhentian dengan tidak terhormat alias di pecat. Akan tetapi jika itu tidak mempergunakan wewenag jabatannya, dia melihat dulu asil persidangan. “Itu sesuai dengan UU yang berlaku. Yakni UU No 8 tahun 1974 tentang pokok kepegawaian. Yang diubah dengan UU No 43 tahun 1999. yang menyatakan jika melanggar tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan, maka dia akan diberhentikan tidak dengan hormat,” tegas Budi. Menurutnya, jika salah satu PNS Kota Tegal, ada yang menyalahi jabatannya. Maka akan ditindak tegas dan akan dikeluarkan dari PNS. Meski hasil pengadilan menyatakan di hukum pidana hanya beberapa bulan, PNS bermasalah akan tetap kena hukuman. “Yang penting menyalahi jabatan sebagai PNS, maka akan dikeluarkan, namun kami juga harus menunggu keputusan dari pengadilan,” terangnya. Melihat berita kemarin Budi menjelaskan, kasus yang dialami Hidayadi, belum tentu dia menjual dengan mengatas namakan jabatannya sebagai PNS. Sebab, jika dilihat dari modusnya hanya penipuan murni. Jadi, lanjut Budi, masih akan menunggu proses dari kepolisian lebih dulu. (cw1)

ADI MULYADI/RATEG

DILANTIK – Limabelas pengurus cabang baru dilantik oleh Ketua PW NU Dr HM Adnan, Minggu (3/1), di Pendopo Balikota.

Pelantikan PC NU Terlambat 2 Tahun LIMABELAS orang Pengurus Cabang (PC) NU Kota Tegal yang baru dilantik pada Minggu (3/1) di Pendopo Ki Gede Sebayu Balaikota diketahui mengalami keterlambatan selama 2 tahun. Sebab pemilihan sudah dilaksanakan pada Januari 2008 lalu namun baru di lantik pada Januari 2010. Ketua Panitia Pelantikan Drs Purwahyo mengatakan, memang pelantikan pengurus ini mengalami keterlambatan. Karena memang Surat Keputusan dari Pengurus Besar (PB) NU baru turun pada Agustus 2009 kemarin. Sehingga seremoni pelantikan baru bisa dilaksanakan sekarang. “SK PB NU No 443/ A.II.04.d/ 08/2009 tentang pengesahan PC

NU Kota Tegal masa jabatan 2008-2013 baru turun Agustus kemarin. Sehingga pelantikan mengalami keterlambatan 2 tahun sejak konverensi yag dilaksanakan 27 Januari 2008,” katanya. Menurutnya keterlabatan ini terjadi lantaran ada permasalahan yang terjadi pada PB NU. Sehingga keluarnya SK juga mengikutinya. Padahal pelatikan bisa dilaksanakan apabila SK PB NU sudah turun. Namun demikian, keterlambatan tersebut bukan menjadi sesuatu yang menghambat. Sebab, meski SK belum turun dan dilantik secara resmi, pengurus baru sudah menjalankan programnya. Sehingga tidak ada waktu terbuang akibat keterlambatan pelantikan. (cw1)

ADI MULYADI/RATEG

TRANSAKSI – Pegawai Kantor Pos Tegal sedang melayani transaksi yang dilakukan warga.

Kantor Pos Tak Capai Tarjet KANTOR Pos Kota Tegal pendapatannya tidak bisa mencapai tarjet yang ditentukan selama satu tahun kemarin yakni Rp 6 miliar. Karena hingga tutup tahun 2009 hanya ada pemasukan Rp 4,8 miliar atau hanya 80 persen dari tarjet. Karenannya, memasuki tahun 2010 ini kantor yang bergerak dalam bidang surat menyurat itu akan mengoptimalkan semua bisnis. Sebe tarjet yang di patok pada tahun sekarang lebih besar dari sebelumnya yaitu Rp 12 miliar. Supervisor Pemasaran Kantor Pos Tegal Ludy MS mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kurang tercapainya target pendapatan itu. “Salah satunya adalah adanya persaingan bisnis yang kian ketat dan kurang optimalnya jasa pengiriman antar swasta. Dulu, berbagai pengiriman khususnya surat maupun do-

kumen lebih didominasi oleh kantor pos. Sekarang, semua yang bisa dilakukan kantor pos, juga bisa dikerjakan oleh jasa pengiriman swasta. Seperti halnya pengiriman dokumen,” ujarnya. Dijelaskan pula, pendapatan 80 persen tadi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya dari segi bisnis keuangan seperti Sistem On Line Payment Pint (SOPP). Kemudian jasa pengiriman surat logistik dan ke agenan. “Tahun 2009 kita memang tidak bisa menutup tarjet yang ditentukan. Namun demikian tahun 2010 ini terjet tetap dinaikan menjadi Rp 12 miliar,” katanya saat di temui di meja kerjanya Sabtu kemarin. Guna mencapai terjet yang dinaikan itu, lanjut Ludy, ada beberapa program yang akan dilaksanakan. Yaitu dengan mengoptimalkan jasa pengi-

riman surat dan wesel. Selain itu juga mengoptimalkan loket pembayaran SOPP untuk Kantor Pos KPPK Tegal dan Slawi. Yang dibuka mulai pukul 20.00 sampai dengan 06.00 WIB. Selain itu juga, kantor pos potensial lainnya seperti di Balapulang, Lebaksiu, Margasari, Tegal Barat, Tegal Selatan, dan Adiwerna. “Loket pembayaran SOPP ini sudah mulai diberlakukan sejak September 2009 lalu. Dengan menggunakan system shift,” ujarnya. Kecuali di beberapa kantor pos potensial tadi, dia juga berrencana membuat loket pembayaran on line SOPP di beberapa pusat keramaian. Seperti mall-mall dan kecamatan-kecamatan. “Dengan optimalnya semua lini, tarjet yang dinaikan tadi dimungkinkan bisa tercapai pada akhir tahun nanti.” (cw1)


BREBES & BUMIAYU

6

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Sektor PAD Segera Diaudit BREBES - Guna memaksimalkan sektor-sektor pendapatan asli daerah (PAD), Komisi II DPRD Kabupaten Brebes membentuk Tim Audit Pendapatan. Pembentukan tim itu dilaksanakan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Brebes tahun anggaran (TA) 2010

ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD. Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Brebes Yuniar Syamsul Huda mengatakan, tujuan dibentuknya Tim Audit Pendapatan tersebut adalah sebagai optimalisasi beberapa sektor penyetor PAD Brebes. Terutama pendapatan dari retribusi pasar.

’’Kami melihat, pendapatan Kabupaten Brebes terutama retribusi pasar ada yang tidak memenuhi target. Sehingga itu perlu perhatian yang serius, sebab akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) Brebes,” jelasnya. Di samping itu, menurut Yuniar, pembentukan tim tersebut juga untuk mengontrol

sumber-sumber PAD, sehingga diketahui jumlah pendapatan yang sesungguhnya. ’’Tim ini nanti akan bekerja secara komperhensif. Selain kontrol dan audit, juga untuk mengetahui kendala pendapatan itu sendiri. Sehingga kami bisa memberikan masukanmasukan,” beber Yuniar. Dikatakannya, PAD Kabu-

paten Brebes begitu mempihatinkan karena tidak memenuhi target. Ini mempengaruhi pembangunan sarana publik. ’’Seperti pendapatan pasar pada tahun kemarin, berdasarkan data yang ada tidak memenuhi target. Ini yang perlu mendapat perhatian serius,” tegas politisi dari Partai Demokrasi Kebangsaan itu. (mg7)

Ratusan Penghafal Al Quran Diterjunkan

RELIGI Tahlil untuk Gus Dur BREBES - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes menggelar tahlil dan pembacaan yasin selama tujuh hari sepeninggal KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kegiatan tersebut dihadiri oleha ratusan simpatisan NU yang berasal dari jajaran PCNU, PAC Brebes, Wanasari, dan Jatibarang. ’’Warga Nahdliyin diseluruh pelosok Indonesia terlihat memanjatkan doa untuk Gus Dur. Kepergian cucu pendiri NU itu disambut Nahdliyin secara serempak dengan istighosah, salat ghaib, serta pembacaan tahlil dan yasin. Termasuk PC NU Brebes menggelar Pembacaan Yasin dan Tahlil selama 7 hari, sejak Kamis (31/12) hingga Rabu (6/1) mendatang,” jelas Wakil Ketua PC NU Brebes Drs H Asmuni MSi usai acara tahlilan di Gedung NU, Jalan Yos Sudarso, Komplek Islamic Center, Brebes, Jumat (1/1) malam. Pembacaan tahlil dan yasin malam itu dipimpin Kiai Abdul Ghoni. Salah seorang warga NU yang mengikuti ritual tersebut Drs H Kasmuri mengaku, dia sengaja datang ke Gedung NU karena acara serupa di gelar di musala usai salat maghrib. ’’Tahlil dan yasin untuk Gus Dur kami gelar setelah salat maghrib selama 7 hari. Jadi, saya bisa ikut di PC,” ujar Ketua PRNU Randusanga Kulon itu. Kedatangannya ke PC NU, lanjut Kasmuri, selain memanjatkan doa bagi mendiang Gus Dur juga, dia juga manfaatkan kesempatan yang ada untuk konsolidasi dan konsultasi program. ’’Dengan silaturahmi ini, mudah-mudahan NU makin berkah,” harapnya. Berdasarkan pantauan Radar, warga Nahdliyin di Kabupaten Brebes menyelenggarakan acara serupa. Kegiatan mereka dikoordinir oleh masing-masing pengurus NU di ranting serta pengurus masjid atau musala. (mg7)

BREBES - Dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran, khususnya pada generasi muda, Minggu (3/1) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jamiyatul Qurra Walhufadz (JQH) Kabupaten Brebes mengirim lebih dari 500 hafidz dan hafidzah (penghafal Al Quran, Red) ke masjid maupun musala di seluruh Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pengiriman hafidz dan hafidzah tersebut adalah untuk memenuhi permintaan para pengurus masjid dan musala agar di setiap tempat ibadah dibacakan ayat suci Al Quran 30 juz. Selain itu, juga untuk memenuhi permintaan dari pihak pribadi. Untuk pemerataan, menurut Ketua DPC JQH Kabupaten Brebes Izudin Masruri, selanjutnya tiap rumah ibadah maupun pribadi dikirim enam hafidz dan hafidzah. Sedangkan tugas mereka, lanjut Izudin, membaca ayat suci Al Quran secara

serentak yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Setelah selesai membaca Al Quran, lanjut Izudin, mereka kembali ke Masjid Agung Kota Brebes. Kegiatan macam ini, menurut Izudin, kali pertama diadakan di Brebes. Sebagai lokasi pertama kegiatan ini adalah Kecamatan Brebes. Setelah itu, kegiatan serupa juga akan digulirkan di kecamatan-kecamatan lain. ’’Adapun tujuan kegiatan ini, untuk membangkitkan kecintaan pada Al Quran pada masyarakat,” kata Izudin didampingi Humas JQH Runono Aswad. Sebelum dikirim ke masjid maupun musala, mereka dikumpulkan di Masjid Agung Kota Brebes. Selanjutnya, mereka ’’didistribusikan’’ ke masjid dan musala. Pada malam harinya digelar pengajian umum yang dihadiri Mantan Menteri Agama Prof Dr Said Agil Munawar. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

DIJEMPUT - Sebelum dikirim ke sejumlah masjid dan musala, para hafidz dan hafidzah berkumpul di Masjid Agung Brebes.

Dari Pelaksanaan Tasyakuran dan Sedekah Bumi Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba

Panah Pasopati Arjuna Membinasakan Keangkaramurkaan Bumi Loka Bumi Loka, sang raksasa itu akhirnya tewas setelah busur panah pasopati milik Arjuna menghujam dimulutnya. Perasaan untuk memiliki Dewi Suparaba sebagai kekasih hati pun harus berakhr tragis baginya. Bagaimana kisahnya? LAPORAN: ISMAIL FUAD KISAH berawal dari Bumi Loka, raksasa yang sakti mandraguna itu kepincut Dewi Suparaba, sang primadona kayangan.

Rupanya, cinta Bumi Loka ibarat gayung tak bersambut. Melalui Patih Sekar Bawono, Dewi Supraba menyampaikan penolakan itu. Lantaran tak terima dengan sikap Dewi Supraba, lewat kesaktiannya Bumi Loka memprorak-porandakan negeri kayangan. Tak ada satu orang yang mampu meredam kemurkaan Bumi Loka. Begitu digdayanya Bumi Loka, hingga murkanya membuat panik dan tercerai berai seluruh isi penghuni kayangan. Karena panik, Dewi Supraba lantas mengutus patihnya, Batara Narada, menemui Semar untuk meminta petunjuk atas peristiwa yang tengah menim-

pa negeri kayangan. Oleh Semar yang selalu bersikap dan berfikir bijak itu, Dewi Supraba disuruh menemui seorang satria yang tengah bertapa di Bukit Jamur Dwipa. Satria yang dimaksud bernama Janaka, yang tak lain adalah Arjuna. Janaka rupanya telah mengetahui kondangnya kesaktian Bumi Loka. Hingga dia meminta Dewi Supraba menerima cinta dari Bumi Loka untuk sebuah taktik dan strategi mengalahkan sang raksasa. ’’Cari kelemahan Bumi Loka,” pinta Arjuna kepada Dewi Supraba. Akhirnya, siasat ini berhasil. Dewi Supraba pun ditunjukkan

kelemahan Bumi Loka. Yakni, pada sebuah jimat yang terletak di mulutnya. Hingga pada suatu kesempatan, saat bercanda gurau dengan Dewi Supraba, Bumi Loka tanpa sengaja tertawa terbahak-bahak dan mulutnya lebar menganga. Saat itulah, panah pasopati dilepas Arjuna dari busurnya dan menancap tepat pada jimat kelemahan Bumi Loka. Seketika, menggeleparlah tubuh sang raksasa itu. Dia pun tumbang, tak berdaya. Konon, jasad Bumi Loka menjadi pupuk atau penyubur bumi yang didiami manusia. WUJUD SYUKUR Kisah di atas merupakan

penggalan lakon dalam pagelaran wayang Bumi Loka yang disuguhkan dalang kondang Ki Barep bersama Sanggar Sorban Ireng dari Kota Tegal, dalam pagelaran wayang memperingati tasyakuran dan sedekah bumi Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Sabtu (2/1) di Aula Balai Desa Grinting setempat. ’’Kegiatan ini merupakan bentuk ungkapan puji syukur kepada Tuhan, yang telah melimpahkan rakhmat dan rezekinya. Selain itu, juga untuk meneruskan adat istiadat leluhur setiap tahunnya, tepatnya pada Bulan Sura,” jelas Kepala Desa (Kades) Grinting Roni. (*)

ISMAIL FUAD/RATEG

PERTUNJUKKAN WAYANG - Pagelaran wayang golek oleh Ki Barep turut menyemarakkan pelaksanaan tasyakuran dan sedekah bumi Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Sabtu (2/1) malam.


BREBES & BUMIAYU

SENIN 4 JANUARI 2010

7

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR

Ratusan Meter Tebing Sungai Membahayakan Ancam Pemukiman Warga

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAWAN - Jalur sepanjang Bumiayu-Salem rawan terjadi longsor. Karenanya, pengguna jalan dihimbau untuk berhatihati.

Salem-Bumiayu Rawan Longsor SALEM - Para pengguna jalan yang melintasi jalan provinsi ruas Bumiayu-Salem di himbau untuk berhati-hati. Di jalur tersebut terdapat beberapa beberapa titik yang berpotensi terjadinya bencana longsor, terlebih saat musim penghujan. Camat Salem HM. Adnan SIP saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Dia mengatakan, medan jalan sepanjang jalur itu berbukit dangan kondisi tanah di beberapa lokasi masih labil. Karenanya, dia mengimbau agar pengendara kendaraan bermotor selalu berhatihati.Selain itu, di jalur tersebut juga terdapat beberapa badan jalan yang berlubang. Sehingga jika lubang itu diterabas dengan kecepatan tinggi, dikhawatirkan akan membahayakan pengendara kendaraan bermotor.’’Hendaknya pengendara kendaraan selalu berhati-hati. Apalagi saat malam hari dan hujan deras, karena tidak ada penerangan jalan,” tandas Adnan. Diakuinya, akses jalan bagi warganya menuju kota Kecamatan Bumiayu itu sekarang kondisinya memerlukan penanganan serius. ’’Sudah saatnya mendapat perbaikan. Kerusakan semakin parah. Lubang yang tadinya kecil, kini kian melebar karena terus menerus diguyur air hujan. Selain itu, juga terdapat beberapa titik rawan bencana longsor,’’ jelasnya.Selain berlubang, ruas Bumiayu-Salem juga sempit dan berkelok-kelok dengan tebing yang curam. Jika dua kendaraan besar berpapasan, maka salah satu harus mengalah. Jalur antara wilayah Legok-Gununglarang, juga terdapat beberapa bahu jalan yang longsor. (pri)

PARIWISATA Parin Dibanjiri Pengunjung BREBES – Sehari menjelang selesainya masa libur sekolah, Objek Wisata (OW) Pantai Randusanga Indah (Parin), Kabupaten Brebes, Minggu (3/1) dipadati pengunjung. Baik orangtua, maupun anakanak. Tak hanya pengunjung yang berasal dari Kabupetn Brebes dan Bumiayu, tetapi juga dari Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Menurut pengunjung dari Kecamatan Losari Saprudin (30), dia memilih berwisata ke Parin karena pantainya yang indah. ’’Pulangnya bisa beli telor asin dan bawang merah,” kata Saprudin. Sementara, menurut pengunjung asal Kecamatan Jatibarang M. Wasdiun, dia sengaja berwisata ke Parin semata untuk memenuhi permintaan sang anak. ’’Katanya sih, besok mau masuk sekolah. Jadi kesempatan sehari ini (kemarin, Red) inginnya mengunjungi Parin,’’ kata Wasdiun sambil menemani anaknya berenang di tepi pantai. (din)

BUMIAYU - Sejumlah tebing sungai yang tersebar di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan perlu mendapat perhatian serius, seiring datangnya musim penghujan. Tebing yang dinilai membahayakan tersebut lokasinya berdekatan dengan pemukiman penduduk, yang tersebar di Kecamatan Bumiayu dan Bantarkawung. Di Kecamatan Bumiayu, tebing yang berada dalam kondisi kritis yakni berada di aliran Sungai Keruh, masuk wilayah Desa Kalilangkap. Di lokasi tersebut, kerusakan tebing sepanjang lebih dari 100 meter. Ini telah terjadi sejak lima tahun terakhir, hingga mengancam sedikitnya lima unit rumah warga. Yakni, rumah milik Wakum, Mufid, Shobar, Sarno, dan Tarwi. Menurut Kepala Desa (Kades) Kalilangkap Henny Lindawati, pihaknya telah mengupayakan penanganan terhadap kondisi kerusakan tebing melalui usulan pembangunan bronjong untuk mengamankan pemukiman, yang sudah diusulkan sejak 2007 ke DPU UPTD Wilayah Bumiayu. ’’Tapi hingga saat ini belum ada penanganan. Dalam setiap Musrenbang juga kita usulkan. Bahkan, kerusakan tebing juga pernah merobohkan satu rumah warga,” katanya. Kondisi yang sama juga terjadi pada sejumlah tebing yang ada di wilayah Kecamatan Bantarkawung. Bahkan, kondisi kerusakan tebing di kecamatan tersebut sepanjang 2.100 meter. Tebing-tebing tersebut tersebar di sejumlah titik, yakni di Desa Banjarsari, Jipang, Bantarwaru, Bangbayang, Terlaya, dan Telaga. Kondisi tebing semakin kritis

dengan adanya aliran sungai yang melewati daerah tersebut, yaitu Sungai Dedali, Cidadap, Pemali, Cibogo, dan Telaga. Kepala Desa Bangbayang Sukardi MPd saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan, dia sangat prihatin melihat kondisi tepian sungai yang semakin menipis dan mendekati pemukin warga. Jika volume air meningkat, lanjutnya, maka air akan melimpas hingga pemukiman warga. ’’Beberapa pedukuhan di desa kami merupakan daerah langganan terkena dampak meluapnya Sungai Pemali jika terjadi peningkatan volume air. Kondisi tersebut kerapkali menyebabkan ratusan rumah berada di Didukuh Kidul RT 11 dan RT 13 RW 01, dan di Dukuh Buaran yang berada di blok Pesantren wilayah RT 03, 06, dan 05 RW 01 terendam,” ungkap Sukardi. Sementara, dari Desa Banjarsari di ketahui hampir setiap tahun selalu ada rumah warga yang berada di atas tebing Sungai Cidadali terpaksa dibongkar, karena dinilai membahayakan. ’’Rumah-rumah yang terancam ambrol umumnya berada di tepian sungai. Jika dibiarkan, maka lama-lama rumah tersebut terancam ikut ambrol,” ujar Kades Banjarsari Zainal Mutaqin. Kepala UPTD Pengairan Pemali Hulu melalui salah satu stafnya, Tasali, mengatakan, tebing yang rusak itu sudah diusulkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Menurut dia, penyebab kerusakan tebing adalah akibat perubahan alur sungai. ’’Perkembangannya saat ini, telah terjadi perubahan alur sungai. Aliran sungai lebih mengarah kepada lokasi tebing dan pemukiman penduduk,” kata Tasali. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENGANCAM - Salah satu tebing di aliran Sungai Cidadali yang melintas Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, mengancam pemukiman penduduk.

Penanganan Sampah Terkendala Armada BUMIAYU - Produksi sampah di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan semakin meningkat. Namun, tidak semua sampah yang dihasilkan dari limbah pasar maupun rumah tangga tersebut dapat seluruhnya terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalijurang. Ini akibat keterbatasan armada pengangkut sampah. Menumpuknya sampah yang terlambat diangkut di sejumlah tempat, dikhawatirkan akan menjadi penyebab penyakit bagi warga. Menurut Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Keber-

sihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Tatakota UPTD Bumiayu Maskun Edi, seiring bertambahnya jumlah penduduk berdampak meningkatnya produksi sampah dari tahun ke tahun. ’’Setiap harinya produksi sampah mengalami peningkatan. Sampah itu sebagian besar berasal dari rumah tangga dan perdagangan. Saya meminta kepada masyarakat yang lokasi sekitarnya, masih banyak sampah belum terangkut dapat memaklumi,” tandasnya. Diakui Edi, pihaknya memang kewalahan mengatasi persoa-

lan sampah karena minimnya armada pengangkutan. Saat ini, lanjutnya, baru tersedia 1 unit dump truk yang beroperasi untuk lima kecamatan, yakni Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, dan Bantarkawung. Selain itu, dikatakan Edi, jumlah tempat pembuangan sementara (TPS) sampah juga masih terbatas. Pihaknya juga menemui kesulitan dalam masalah pembangunan bak permanen maupun non permanent, untuk dijadikan Tempat penampungan sementara. (pri)

Menilik Keindahan Agrowisata Kaligua, Desa Pandansari

Arena Outbound, Sate Kelinci, Pancuran Tuk Bening Menjadi Pemikat Tingkat kunjungan wisatawan agrowisata Kebun Teh Kaligua di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, dari hari ke hari tiada surut dikunjungi wisatawan. Apa kelebihannya? LAPORAN: TEGUH S PENINGKATAN jumlah pengunjung ini terlihat jelas selama musim libur akhir tahun 2009 yang berakhir pada Minggu (3/ 1) lalu. Ini tentunya tak lepas dari semakin meningkatnya fasilitas pendukung, utamanya sarana infrastruktur sebagai akses utama menuju lokasi

wisata tersebut. ’’Tersedianya jalan yang mulus menuju lokasi akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kaligua. Selain itu, juga sejumlah fasilitas yang disediakan semakin menarik minat para pengunjung untuk datang ke sini,” jelas Supervisor Objek Wisata (OW) Kebun Teh Kaligua Marjono. Dia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan persiapan dan penataan berbagai fasilitas di areal agrowisata semenjak musim libur Lebaran 2009 lalu. Di antaranya, pengecatan gedung, wisma, maupun kafe. Marjono yang juga wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kaligua menambahkan, selain panorama kebun teh, wisatawan juga dapat

seperti permainan titian, jembatan goyang, dan jaring labalaba. Menurut Marjono, jika wisatawan ingin mengunjungi Puncak Sakub, pengelola agrowisata Kaligua menyediakan kendaraan wisata sekaligus pemandunya. Di areal kebun

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

BERMAIN – Sejumlah pengunjung agrowisata Kaligua asyik mengikuti outbound dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan di lokasi wisata tersebut.

menikmati peninggalan bersejerah. Di antaranya, Goa Jepang dan kesejukan mata air Tuk

Bening. Di areal tersebut juga disediakan fasilitas outbound,

teh Kaligua juga terdapat kafe, sehingga wisatawan dapat melepas lelah sambil menikmati beragam hidangan makanan dan minuman yang ditawarkan. Sate kelinci menjadi salah satu andalan menu kafe tersebut. Lokasi lain yang juga ramai dikunjungi saat ini adalah Pan-

curan Tuk Bening, yang menawarkan kemurnian air pegunungan yang sejuk. Sebagian besar pengunjung mendatangi lokasi sumber air ini. Mereka menyampatkan diri untuk membasuh wajah dengan air yang dialirkan melalui pancuran. (*)


SLAWI METROPOLIS

8

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Tabung Gas Karbit Meledak

BISNIS Harus Siap Hadapi Tantangan KEMANDIRIAN seseorang bisa terbentuk dengan sendirinya dan bukan karena keterpaksaan maupun keterbatasan karena tuntutan jaman. Tetapi disebabkan pada keinginan seseorang untuk maju di segala hal dengan kemauan keras dalam menerima tantangan apapun. Termasuk berbenturan soal utang piutang. Asupan informasi postif dari pengaruh modernisasi melalui teknologi informasi, bisa mengilhami seseorang belajar mandiri, di tengah carut marut perekonomian negeri, meski terkadang tidak sejalan dengan kondisi lingkungan. Tantangan dan cibiran pasti menghinggapi setiap rintisan awal, yang dinilai DOK.RATEG melawan arus peradaban. Hanya saja, M Khuzaeni jika niatnya tulus untuk memajukan lingkungan dari segi pendidikan, pasti ada hasil. “Saya terilhami akan kebutuhan teknologi. Sehingga saya dan istri mencoba memberikan terobosan di bidang pendidikan teknologi tepat guna, walau di tengah cibiran lingkungan,” tutur M Khuzaeni, pengagas terbentuknya Java Computer dan Course di wilayah Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu. Apalagi, lanjut dia, dalam merintis pendidikan luar sekolah ini dengan modal pas-pasan. Namun dengan tekat yang kuat sesuai bekal ilmu pendidikan dari sang istri, semua itu tetap tetap bisa dilalui hingga kini. “Saya mulai dari nol dalam merintis usaha ini, kadang kalau diingat jerih payahnya hanya membuat saya terharu. Apalagi saat itu usahanya sekadar coba-coba,” ucap Jeni sapaan akrabnya. Menurut Jeni, berdirinya tempat course computer dilatar belakangi dari asupan teknologi informasi positif. Yang menuntut semua orang berfikir cepat dan tanggap akan hari esok. “Untuk saat ini, wewenang pengelolaan Java Computer dan Course Yamansari Lebaksiu sepenuhnya dikelola sang istri. Terlebih, semua sarana dan prasarana penunjang sudah tersedia. Bahkan jumlah karyawan pun yang dulunya tidak ada sekarang 6 orang, plus penambahan mesin foto copy, cuci cetak foto dan percetakan udangan.” (mg7)

LAKALANTAS

AGUS WIBOWO/RATEG

DIBAWA KE RS - Nampak sejumlah korban lakalantas yang terjadi di jalan raya Suradadi, tengah dibawa oleh petugas sektor Suradadi untuk dibawa ke RSI Mitra Siaga Tegal

Dihajar Revo, Empat Luka SURADADI - Apes nasib Duwari (65) warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pasalnya, Minggu (3/1) sore, tukang becak ini bersama dengan anak, dan cucunya terpaksa dilarikan ke RSI Mitra Siaga Tegal, lantaran becak yang dikayuhnya diseruduk oleh sepeda motor Honda Revo. Sedangkan insiden lakalantas yang terjadi di jalan raya Suradadi, pengendara motor juga mengalami patah tulang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, dari arah timur menuju barat, becak yang dikayuh oleh Duwari tengah membawa Murni (35), dan Alfin (10) yang diketahui anak dan cucunya. Sore kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB, Duwari hendak mengantar cucunya untuk membeli makanan. Namun sial, saat melintas di Jalan Raya Suradadi, tepatnya sebelum jembatan jalur pantura, dari arah belakang (arah sama), becak yang tengah dikayuh dihajar dari belakang. Becak langsung terbalik. Demikian pula sepeda motor yang sempat terpental hingga roda ban motor juga meletus. Akibat insiden lakalantas di jalur pantura ini, pengendara motor mengalami patah tulang. Sementara tukang becaknya terpaksa harus dipapah lantaran tulang kakinya keluar. Oleh petugas Mapolsek Suradadi yang datang ke lokasi kejadian, korban yang mengalami luka parah, segera dilarikan ke RSI Mitra Siaga Tegal. ‘’Saya juga kaget saat tiba-tiba di depan motor ada becak. Sebab, sebelum kejadian mata dan kepala saya terasa pusing. Hingga saat kembali melihat ke arah depan ternyata jarak sudah dekat, dan akhirnya saya menabrak becak itu,’’ terang pengendara Honda Revo, Aceng (32). Warga Dukuh Rimpak Desa Belik Pemalang ini juga menambahkan, atas kejadian ini kakinya mengalami patah. Sebab, memang kecepatan kendaraan yang dilajunya cukup kencang. Sementara petugas sektor Suradadi menyatakan, insiden lakalantas di jalur pantura ini terjadi sebelum Jembatan Suradadi. ‘’Kendaraan yang terlibat lakalantas juga sudah diamankan, sambil menunggu petugas unit laka dari Polres Tegal. Termasuk, para korban lakalantas langsung kami bawa ke RSI Mitra Siaga Tegal,’’ pungkasnya. (gus)

PESTA DURIAN DurianJatinegaraDisukaKonsumen MANISNYA rasa buah durian khas Jatinegara Kabupaten Tegal membuat semua orang, terutama penggila buah durian dari semua kalangan bersorak kegirangan. Pasalnya, kebutuhan akan buah durian di wilayah Kabupaten Tegal bisa tercukupi, dengan harapan bisa menekan harga pasar yang terbilang hingga kini masih sangat tinggi. Bayangkan saja untuk satu buah durian besar dengan berat 1 kilogram bisa mencapai Rp 45 ribu. Hal itu terbilang sangat kecil bagi pencinta durian sejati. Sebab, isinya hanya beberapa butir saja. “Untuk sekali makan, saya bisa menghabiskan 3 buah durian besar. Coba anda hitung sendiri berapa besar uang yang harus saya keluarkan, tapi sekarang itu semua bisa teratasi dengan adanya pasokan buah durian asli wilayah Kecamatan Jatinegara, yang cukup manis dan murah,” tutur Bambang Romdoh Irawanto kepada Radar Minggu (3/ 1) kemarin, saat pesta makan buah durian di komplek perkebunan durian Jatinegara. Kalau untuk satu buah durian Jatinegara ukuran jumbo dengan kulitas super bagus, pembeli hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 20 hingga 25 ribu. Itu pun para pembeli bisa langsung petik sendiri atau memilih tanpa ragu di tiap kedaikedai milik warga yang berjejer di sepanjang jalan raya Jatinegara. “Hobi saya dan teman-teman untuk makan durian banyak. Saat ini bisa terlampiaskan dengan sempurna. Bahkan bisa dikata sampai teler durian,” terang Irawanto diiringi gelak tawa teman-temannya. (k1)

1 Pedagang dan 6 Pengunjung Guci Jadi Korban

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

JALAN - Peserta jalan sehat keluarga dalam rangka HAB ke-64 tahun 2010, yang diawali dengan barisan drumb band siswa madrasah.

Wujudkan Ahlak Mulia Depag Gelar Rangkaian HAB Ke-64 MEMPERINGATI Hari Amal Bhakti (HAB) ke-64 Depatemen Agama, Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Tegal menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya berupa jalan sehat keluarga, yang digelar Minggu (3/1) kemarin, dengan start dan finish di halaman kantor Depag setempat. Kegiatan jalan sehat keluarga itu diikuti sedikitnya 6.000 peserta yang terdiri dari jajaran pejabat di lingkungan kantor Depag Kabupaten Tegal, pegawai, guru di lingkungan Depag, siswa, P3N, pensiunan Depag beserta keluarganya. Dalam

acara jalan sehat yang menggandeng Yamaha Agung Tegal itu, panitia menyediakan hadiah utama berupa 1 unit Yamaha mio model terbaru. Sebelumnya, Kantor Depag juga menggelar sejumlah kegiatan berupa lomba dan pemberian santunan. Sejumlah lomba yang digelar dalam rangka HAB itu terdiri dari lomba olah raga yang meliputi tenis lapangan, bulu tangkis, dan bola voley. Sementara lomba seni yang digelar diantaranya band pop religi dan terbang Jawa. Selain itu, digelar pula lomba Dharma Wanita unit Depag, lomba Raudhatul Athfal (RA), lomba Madrasah sehat, dan lomba KUA sehat. Sedangkan kegiatan pemberian santunan, diantaranya ditujukan kepada penyandang tuna netra, cacat fisik permanen, fakir

miskin, panti asuhan, dan pensiunan Depag. ‘’Pemberian santunan dilaksanakan bersamaan dengan acara tasyakuran, yang dilaksanakan hari Sabtu (2/1), di aula Al Ikhlas Kantor Depag Kabupaten Tegal. Selain itu, dibagikan pula paket sembako (sembilan bahan pokok - red) yang dikoordinir oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan unit Kantor Depag Kabupaten Tegal,’’ terang Ketua Panitia, H Kasori SAg, yang dalam kesehariannya menjabat sebagai Kepala Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Depag Kabupaten Tegal. Kasori menjelaskan, tema yang diangkat dalam peringatan HAb ke-64 tahun 2010 kali ini adalah ‘’Mewujudkan bangsa yang berakhlak mulia menuju negara yang sejahtera’’. (aan)

Bupati Tegal Diminta Copot Kades Karangjambu Dugaan Penyalahgunaan Dana ADD BALAPULANG - Untuk saat ini pengembalian sejumlah uang Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2009, yang diduga telah disalahgunakan oknum Kepala Desa (Kades) Karangjambu Kecamatan Balapulang, belum ada kejelasan sama sekali. Padahal sudah melebihi batas waktu yang telah ditentukan sesuai dari surat pernyataan oknum Kades tersebut. Sehingga warga Karangjambu meminta Bupati Tegal Agus Riyanto, untuk secepatnya memberikan sanksi tegas berupa pencopotan Suyoto dari jabatan Kades Karangjambu. Hal ini, untuk meredam gejolak warga yang susah dibendung. “Tanggal 31 Desember 2009 adalah batas akhir pengembalian uang ADD. Tapi hingga kini belum ada kejelasan sama sekali dari oknum yang bersangkutan,” terang Koordinator Lapangan (Korlap) aksi warga Karangjambu Kardi kepada Radar, Minggu (3/1) kemarin. Menurut Kardi, kenyataan molornya janji pengembalian uang ADD merupakan tindakan pengingkaran terhadap warga, sehingga sudah selayaknya instansi terkait di lingkungan Pemkab, mulai dari Bagian Pemerintahan, Inspektorat dan lainnya memberikan sanksi. Terlebih molornya janji pengembalian uang ADD itu sendiri, disinyalir sudah direncanakan oleh semua pihak terkait, untuk mengelabui aturan hukum dan warga. “Ini bisa dibilang ada udang di balik batu. Sebab, semua pihak desa, seperti BPD hingga kini diduga lempar tangungjawab, kerena belum memberikan surat keterangan akan molornya pengembalian uang ADD tersebut kepihak instansi terkait,” papar Kardi. Pencopotan jabatan kata pa-

YANVERA/RADAR SLAWI

SANTAI - Kardi bersama rekannya sedang santai setelah menyampaikan kasus dugaan penyalahgunaan dana ADD oleh Kades Karangjambu kepada warga di balai desanya.

ling tepat untuk menindak oknum-oknum kades dan mafia ADD. Agar kedepan tidak ada lagi kasus dugaan-dugaan serupa di wilayah Kabupaten Tegal. Pasalnya, kuat dugaan kasus penyalahgunaan uang ADD biasanya dilakukan secara berjamaah, mulai dari oknum perangkat desa, oknum kecamatan hingga oknum-oknum di lingkungan Pemkab. “ Sekarang warga hanya menunggu langkah cepat dari instansi terkait dalam hal pemberian sanksi. Tapi kalau sanksi itu nantinya tidak memuaskan warga, kemungkinan besar aksi anarkis berupa demonstrasi besar-besaran kepada pihak Pemkab akan segera dilakukan, untuk memperjuangkan kebenaran,” tandas Kardi berapi-api. Sebetulnya, kata Kardi, pro-

ses penyelesaian kasus dugaan penyalahgunaan ADD Tahun 2009 yang dilakukan Kades Karangjambu Kecamatan Balapulang, bisa cepat selesai, jika semua pihak selalu mengedepankan nilai kejujuran dalam bekerja. Apalagi bukti-bukti seperti dugaan pemalsuan tanda tangan terus pencairan termin yang tidak dibarengi berita acara sudah ada dan sangat jelas. Untuk itu, warga sekarang hanya menunggu langkah positif dari pemkab dalam memandang kejujuran demi kesejahteraan dan kondusifitas wilayahnya. “Saat ini, saya bisa meredam gejolak para warga Karangjambu, tapi untuk nantinya saya tidak tahu. Sebab, warga bisa menilai sendiri secara langsung dilapangan,” pungkas Kardi. (k1)

BOJONG - Minggu (3/1) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, sejumlah pengunjung obyek wisata Guci dikejutkan dengan bunyi ledakan keras yang bersumber dari daerah di sekitar jembatan menuju ke obyek wisata Guci. Baru kemudian diketahui, ledakan itu berasal dari tabung gas karbit yang dipergunakan untuk mengisi balon udara mainan anakanak. Ledakan keras itu mengakibatkan 7 orang luka-luka, 6 orang diantaranya merupakan pengunjung obyek wisata Guci dan 1 orang pedagang asongan balon mainan anak-anak yang juga pemilik tabung gas yang meledak itu. Berdasarkan keterangan Suherman (31) pedagang balon gas dan pemilik tabung gas karbit, yang ditemui saat menjalani perawatan di RSUD Dr Soesilo Slawi, kejadian bermula saat dia tengah mengisi balon gas untuk dijual kepada wisatawan yang datang ke obyek

wisata Guci. Saat itulah, tabung gas karbit yang diletakkan di dalam selokan di tepi jalan utama menuju ke obyek wisata Guci itu, tiba-tiba meladak. ‘’Saya sedang mengikat balon dan tiba-tiba saja tabung gas meledak. Saat itu, di sekitar tabung gas masih banyak pengunjung,’’ terang Suherman yang warga Desa Karangjambu. Ledakan tabung gas karbit itu kemudian mengakibatkan jatuhnya korban. Tercatat 6 korban, selain pedagang balon gas, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Bumijawa. Sebanyak 3 korban diantaranya balita, setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan intensif di Puskesmas Bumijawa, diperbolehkan pulang. Pasalnya, ketiga korban tersebut hanya menderita luka ringan. Sementara 4 korban lainnya terpaksa harus dilarikan ke RSUD Dr Soesilo Slawi untuk menjalani perawatan intensif. Keempat orang tersebut terdiri dari Suherman (pedagang balon gas dan pemilik tabung gas yang meledak), Aini Farida (29), Sri Ekawati (35) dan yang mengalami luka cukup serius Nisrina (5). (aan)

Penyelidikan Kasus Jalingkos, Muncul Tersangka Baru SLAWI - Meski terkesan merayap, penyelidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait kasus proyek Jalan Lingkar Kota Slawi (jalingkos) jilid II, oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang mulai memunculkan nama tersangka baru. Hal ini terungkap setelah dilakukan ekspos Kejati bersama Kejari Slawi yang juga masih dilibatkan dalam puldata dan pulbaket. ‘’Hasil dari puldata, dan pulbaket yang dilakukan oleh Kejari Slawi, dan dilanjutkan ekspos, memang kini sudah bisa memunculkan nama tersangka baru. Namun, untuk nama individunya siapa yang akan dijadikan tersangka, kami belum bisa memberikan keterangan. Sebab, memang untuk bisa menetapkan seseorang jadi tersangka tidaklah mudah,’’ terang Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) kejari Slawi, Nursodik SH. Menurutnya, informasi adanya tim dari KPK, Mabes Polri, maupun Kejati yang turun ke wilayah Kabupaten Tegal memang benar. Termasuk Edi Prayitno yang sebelumnya telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri (PN) Slawi, dan tengah mendekam di LP Tegalandong Lebaksiu, pun

sudah pernah kembali dimintai keterangan oleh sejumlah tim tersebut. ‘’Ya, penanganan kasus Jalingkos II ini, memang langsung ditangani oleh Kejati Semarang. Sedangkan masalah pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, bisa langsung di Semarang, namun bisa juga kejari Slawi dijadikan tempat. Kendati demikian, untuk Kejari Slawi sendiri juga masih memiliki tugas untuk melakukan Puldata dan Pulbaket,’’ ulas Nursodik. Termasuk dirinya, lanjut Kasi Pidsus, juga masuk dalam tim pencarian data. Sedangkan mengenai kapan ditetapkan adanya tersangka baru, dipastikan dalam waktu dekat nama yang sudah mengerucut tersebut, akan dibeberkan. Apalagi, puldata dan pulbaket dari Kejari Slawi sudah diekspos di Kejati. Sekadar diketahui, perkara korupsi Jalingkos pengadaan tanah dalam proyek pembangunan jalan sepanjang 17,5 km dengan lebar 11 meter dengan menelan anggaran Rp 15 miliar itu telah dilimpahkan ke Kejati. Hal ini setelah mantan Kepala Bagian Agraria Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tegal, Edy Prayitno SH MHum dan anak buahnya, M Budi Haryono divonis oleh PN Slawi. (gus)


ENTERTAINMENT

SENIN 4 JANUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Herfiza Novianti

Jangan Ngeres Dulu Soal ‘SUSTER KERAMAS’ DI balik kontroversi film SUSTER KERAMAS yang menggunakan bintang porno Jepang, Rin Sakuragi, pemeran utama lainnya yakni Herfiza Novianti menilai tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Menurutnya film ini murni berisikan komedi, dra-

ma, dan horor, serta menampilkan artis Jepang yang sudah berpengalaman dalam film. “Iya, banyak yang udah berpikiran negatif sebelum menyaksikan, Yang jelas aku pribadi tidak melakukan adegan adegan aneh karena saya punya batasan. Ya, susah kalau belum menyaksikan protes, harusnya nonton dulu. Lagian kan sudah ada badan sensor yang mengatur boleh atau tidaknya tayang, jadi selama lulus badan sensor ya berarti masih layak tonton,” kata Herfiza, Minggu (3/1) kemarin.

Harga Telur Anjlok, Peternak Itik Kolaps dari halaman 3 ‘’Saya sudah stok sejak minggu kemarin, tapi bayarnya dua atau tiga minggu lagi, jadinya saya pusing,’’ ungkapnya. Belum lagi pemasaran yang tengah tersendat karena permintaan juga turun. Pihaknya

berharap kondisi ini secepatnya berakhir dan kembali normal seperti semula. Terpisah, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) itik Purwadwiwangsa Bambang Haryo Wicaksono mengakui 40 persen dari anggotanya sudah bangkrut. Mereka terpaksa

menjual bebek yang masih produktif karena harga pakan dan hasilnya sangat tidak seimbang. Dari 400-an peternak itik yang ada, mereka yang telah menutup sebagian beralih profesi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Seperti tukang becak, kuli

angkut, kuli bangunan, kuli pasar dan lainnya. Dari pemerintah sendiri tidak belum ada langkah konkrit dengan kondisi ini. Padahal peternakan bebek merupakan salah satu penggerak perekonomian rakyat disini. ‘’Bukan peternak sapi,’’ tegasnya. (*)

kah, Brebes, Ketanggungan, dan Jatibarang. ‘’Semuanya kulakan disini,’’ tambahnya. Pantas saja satu pedagang disini bisa meraup omset jutaan rupiah per harinya. Bahkan dalam sehari mereka bisa menjual ribuan buah durian. Tips memilih durian yang bagus bisa dilakukan dengan berbagai cara. Yaitu dengan melihat bentuknya, tekstur duri atau kulitnya, aroma, serta cara yang lain. Durian yang memiliki bentuk unik dan tidak bulat, biasanya memiliki daging isi yang tebal, manis, dan berbiji kurus. Sementara durian yang bagus memiliki duri yang jarang, besar dan agak tumpul. Karena biasanya durian jenis ini memiliki isi yang bagus, dagingnya kering dan manis. ‘’Membukanya juga lebih mudah,’’ tambahnya. Pastikan kulit luarnya tidak cacat. Sebab, jika ada cacat pada kulitnya misalnya busuk atau ada lubang ulat kemungkinan isi dalamnya juga busuk dan tidak dapat dinikmati. Buah yang kulitnya sudah retak atau pecah pada ujungnya jangan dipilih. Retak atau pecahnya kulit durian akan membuat isi di dalamnya bercampur dengan udara bebas sehingga rasa buah tersebut menjadi asam atau tawar. Kita juga bisa mengamati dari aromanya. Durian yang matang akan mengeluarkan aroma yang kuat dan harum. Untuk itu sebelum membelinya cobalah sedikit merapatkan hidung Anda pada du-

rian. Kalau kurang berbau, artinya durian tersebut tidak sempurna matangnya. Dicurigai buah tersebut matang tidak secara alami melainkan telah dikarbit atau diperam. Buah yang seperti ini tidak lagi segar dan rasanya kurang nikmat. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggoncangkan durian. Jika merasakan getaran kecil saat digoncangkan, itu artinya isi buah tersebut kering dan matang. Karena isi yang kering akan terpisah dari dinding kulit dalam. Sedangkan isi yang lembab atau terlalu lunak akan melekat. Memilih buah durian yang bagus juga bisa dilakukan dengan memukul durian. ‘’Kalau bunyinya buk, buk, buk, berarti bagus,’’ pungkasnya. Ramainya transaksi jual beli durian di Jalan Setiabudi mulai bulan Agustus setiap tahunnya. Pada bulan ini harga durian masih berada di atas awan karena pasokannya yang masih sedikit. Bahkan satu buah durian pun ada yang dibandrol minimal Rp 50 ribu sesuai dengan kualitasnya. Namun harga durian kian merosot mulai tahun baru. Sebab bulan ini saatnya panen raya. Sehingga mengakibatkan harganya anjlok hingga 50 persen lebih. ‘’Biasanya paling besar Rp 50 ribu-Rp 60 ribu, sekarang ditawar hanya Rp 25 ribu,’’ ungkap Darkian, pedagang duren asal Comal Kabupaten Pemalang. (laela nurchayati)

Harus Dijual Berkelompok dari halaman 3 Namun sejak tahun 1997 lalu, Jalan Setiabudi mulai dikunjungi banyak orang hingga dini hari khususnya saat musim durian tiba. Ya, Jalan Setiabudi dikenal sebagai pusat penjualan durian di Kota Tegal. Tak heran jalan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya khususnya penggila buah berduri. Pecinta durian di Kota Tegal dan sekitarnya sudah pasti hapal dengan nama jalan ini. Di Jalan Setiabudi inilah penggila buah berduri tersebut bisa memuaskan rasa dahaganya. Hanya duduk atau jongkok di emperan toko sepanjang jalan pun tidak menjadi masalah saat mereka menikmati buah dengan aroma menyengat ini. Namun tak banyak yang tahu awalnya pusat durian ini bisa terbentuk. ‘’Disini sudah 11 tahun,’’ ungkap Rohidin, pedagang durian asal Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Pria yang sudah 20 tahun melakoni bisnis di dunia durian ini tahu persis awal berdirinya pusat durian di Jalan Setiabudi. Bahkan dia termasuk salah satu yang mengawali penetapan lokasi penjualan durian. ‘’Buah durian kalau jualnya tidak mengelompok maka kurang laku,’’ tambahnya. Tidak tahu alasan pastinya, kata Rohidin, namun ini sudah seperti menjadi hukum alam. Sebelum menetap di Jalan Setiabudi, pedagang durian yang

hampir semuanya berasal dari Pekalongan dan Pemalang ini sempat berpindah tempat beberapa kali. Pertama di depan Toko Bandung, lalu pindah ke alunalun Tegal. Jantung kota sebagai ruang publik ini secara tidak langsung menggusur lapak pedagang durian yang ada. Pedagang yang sempat terkumpul dalam paguyuban durian ini pun terpaksa mencari lapak baru untuk menggelar dagangannya. Akhirnya mereka membuka lahan di Pasar Pagi. Rencana pembangunan blok A Pasar Pagi lagi-lagi memaksa mereka untuk mencari tempat peraduan yang pas. Setelah sempat pindah ke Jalan A Yani, akhirnya sejak tahun 1997 lalu pusat durian ini menempati Jalan Setiabudi sebagai lahan strategis saat menjajakan buah beraroma menyengat tersebut. Sebelum adanya pusat penjualan durian ini, Jalan Setiabudi terbilang sepi. Bahkan pukul 21.00 WIB pun jarang sekali kendaraan atau orang yang melintasinya. ‘’Ibaratnya dulu kami babat alas disini,’’ ujar ayah 3 anak tersebut. Hingga saat ini Jalan Setiabudi semakin ramai dengan banyaknya pembeli buah durian. Yang kadang masih bisa kita jumpai hingga pukul 01.00 WIB dini hari. Jalan Setiabudi ini bisa dikatakan sebagai pusat durian karena pasar durian yang ada di daerah Brebes dan Slawi berasal dari sini. Seperti di Banjaran, Adiwerna, Slawi, Pang-

Aset Puluhan Miliar Tak Bersertifikat dari halaman 3 Namun apakah ketiga aset tersebut bisa masuk prioritas yang dianggarkan pada tahun 2010, Hartoto mengaku belum bisa memastikan. Sebab dia belum melihat data tanahnya. Tetapi prinsipnya ia akan mengusahakn ketiganya bisa masuk prioritas 2010. Menurutnya, pada 2010 ada anggaran untuk pembuatan SHM beberapa aset milik Pem-

kot yang belum disertifikatkan, baik tanah hasil beli atau tanah eks bengkok. Ketiga tanah yang ia sebutkan adalah beli, dan waktunya baru beberapa tahun. “Maka sebelum disertifikasi, kami akan cek prosesnya terlebih dahulu. Jangan sampai langkah yang kami lakukan salah karena tidak sesuai proses awal pembelian,” tuturnya. TELAH DISEPAKATI Terpisah, Sekretaris Komisi I

DPRD W Edi Susilo kepada Radar mengungkapkan, melalui APBD 2010 Pemkot melalui Bagian Pemerintahan telah mengajukan anggaran untuk pembuatan SHM sejumlah aset pemkot, dan telah disepakati. Dewan minta pemkot lebih mengutamakan aset tanah yang luas, seperti lahan rumah dinas wakil walikota, Pasar Randugunting, dan Gedung PPIB. Namun pemkot juga harus tetap menginventarisir tanah-tanah

lain yang belum memiliki sertifikat agar tidak hilang. “Kami sependapat dengan rencana pemkot, yakni pembuatan patok untuk tanah pemkot yang memiliki SHM. Ini sekaligus untuk mendata, tapi jangan sampai tidak ada proses pemiliharaan. Sebab, bisa-bisa warga melakuikan aktivitas di tanah tersebut. Kalau sampai terlambat, maka pemkot akan kesulitan lagi,” ungkapnya. (hun)

talkan” untuk kendaraan calon diluar kader partai. “Kami akan bekerja maksimal membangun pencitraan negatif, melalui tiga program yang kami telah rencanakan, antara lain program pengabdian ma-

syarakat, mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat, dan melakukan konsolidasi di internal partai. Dengan tiga modal tersebut kami yakin bisa mencapai target pada Pemilu 2014,” ungkapnya. (hun)

Target 14 Kepala Daerah dari halaman 3 Apalagi sesuai amanat atau perintah dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono beberapa hari lalu di Semarang, mewajibkan daerah,

propinsi, kota/kabupaten yang mendapat perolehan suara 15 persen harus mengajukan calon sendiri, baik untuk posisi orang nomor satu atau orang nomor dua. Bahkan DPP Partai Golkar melarang Partai Golkar “diren-

Gaji Karyawan TPI Dibawah UMK dari halaman 3 Menurut walikota, sejauh ini memang dia baru mengetahui jika ada pekerja TPI Pelabuhan Tegal yang digaji dibawah UMK, yakni Rp 190 ribu perbulan dan paling banyak Rp 493 ribu. Padahal, UMK Tegal jauh diatas itu. Untuk tahun 2010 mencapai Rp 700 ribu per bulan. Padahal, mereka berhasil mengumpulkan raman ratusan miliar setiap tahunnya. “Sekali lagi saya katakana, apabila pengelolaan TPI sudah menjadi wewenang pemkot maka gaji karyawannya akan distandarkan dengan UMK Kota Tegal. Tetapi selama ini belum terrealisasi kita hanya bias melakukan kordinasi dengan provinsi saja. Karena kewenangannya memang masih dibawah provinsi,” tegas Ikmal.

Sebelumnya, Kepala TPI Pelabuhan Kota Tegal, Slamet D, dihadapan Wakil Ketua DPRD Propinsi Jateng Abdul Fikri Faqih, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo dan Plh Bidang Kelautan dan Perikanan Dislatan Kota Tegal Ir Setyo Widardo, Rabu (16/12) mengatakan, saat ini TPI Pelabuhan memiliki 19 karyawan dan rata-rata upahnya di bawah UMK. Padahal kerja mereka setiap harinya hampir 10 jam, dan pendapatan raman TPI Pelabuhan setiap tahunnya cukup besar. Bahkan sampai bulan November, raman TPI yang terkumpul sudah mencapai Rp 126 miliar. “Kami berharap setelah pengelolaan TPI dialihkan kepada Pemkot, tingkat kesejahteraan karyawan bisa ditingkatkan. Setidaknya upah yang mereka

terima sesuai dengan UMK, hal ini mengingat kerja mereka cukup berat,” kata Slamet. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengungkapkan, pihaknya cukup prihatin dengan jumlah upah yang diterima karyawan TPI Pelabuhan. Walaupun hasil raman yang diperoleh cukup besar, bahkan setiap tahunya dapat menyumbang PAD Propinsi Jateng dan Pemkot Tegal sekitar Rp 1 miliar lebih. Namun upah yang mereka terima jauh dari UMK, apalagi Upah Minimum Regional (UMR). Karenanaya dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan masalah ini kepada Puskud Mina Bahari, selaku pengelola TPI dan ditembuskan kepada Pemprov dan DPRD Propinsi Jateng serta Pemkot Tegal. “Kami berharap pada tahun

2010, upah yang diterima karyawan TPI minimal sesuai UMK. Tapi kalau bisa, upah yang diterima karyawan disesuai dengan hasil raman yang diperoleh. Sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat, agar bisa mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga,” ungkap Rachmat. (cw1)

Dikatakan Herfiza, film ini sendiri fokus terhadap dirinya dan Rin. Keduanya harus kuat karena ditinggal orang tua. “Ternyata kita itu saudara tapi beda ibu, dan harus kuat menjalani hidup dan juga berpesan jangan berpikir semua cewek Jepang itu buruk dan jangan berpikir ngeres mulu,” terangnya. Lantas, bagaimana dengan adegan mesra dalam film itu sendiri? “Itu hanya salah satu contoh, jangan berpikir ngeres. Dan di akhir film ini mereka yang berpikir ngeres mendapatkan pelajaran,” urai Sarjana Komu-

nikasi lulusan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) ini. SUSTER KERAMAS merupakan film ketiga Herfiza. Tercatat ia telah sukses membintangi OH MY GOD dan KAMBING JANTAN. Ia bersyukur mendapat kesempatan menjadi pemeran utama dalam film produksi Maxima Pictures tersebut. “Ini film horor aku yang pertama, sebelumnya film drama. Dan yang membedakan lagi aku main dengan bintang Jepang, jadi harus sama-sama belajar bahasa dan kebudayaan masing-masing,” katanya. (kpl/wwn/boo)

Simpanan Nasari On Line Pos dari halaman 3 Tujuan kerjasama tersebut, pertama memberikan alternatif kepada anggota sarana penyimpanan dana yang kompetitif, fleksibel dan bertekhnologi tinggi yang selanjutnya akan dilengkapi pula dengan layanan ATM, debit card dan call centre. Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kegiatan berkoperasi. Dan ketiga, meningkatkan eksistensi dan kopentensi koperasi dalam kancah perekonomian bangsa. Sehingga dapat dipastikan bahwa seluruh anggota KSP Nasari akan menikmati pelayanan unggul yang diberikan oleh KSP Nasari melalui berbagai kemudahan dan keuntungan dalam hal simpanan. Dalam kesempatan tersebut Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean, MBA dihadapan Menteri UKM RI serta DIRUT PT POS Indonesia (Persero) menyampaikan aspirasi koperasi untuk mempertajam arah pengembangan koperasi melalui revisi dari PP 9/1995 dimana penyempurnaan dari Peraturan Pemerintah tersebut yang paling prinsip untuk direalisasikan adalah pembentukan Lembaga Penjamin simpanan Koperasi Jasa Keuangan (LPS KJK) yang mempunyai fungsi yang sama dengan LPS Perbankan. Hal ini dirasa mendesak karena pengelola lembaga keuangan koperasi sering dihadapkan pada permasalahan rasa ketakutan bahwa anggota penyimpannya akan keluar dan memilih lembaga keuangan

yang lain. Sahala Panggabean mengatakan, dengan adanya lembaga penjamin simpanan pada koperasi, akan memberikan kepastian kepada para anggota yang selama ini mempercayakan dananya untuk dikelola oleh koperasi, khususnya bagi KSP Nasari dimana dengan adanya penjamin tersebut maka penyerapan dana Simpanan Nasari On Line ini akan lebih optimal. “Kepercayaan yang kami terima saat ini akan kami sambut dengan semangat kerja yang tinggi dengan kontribusi nyata KSP Nasari yang ikut menggerakkan ekonomi bangsa”, ungkapnya. Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menyampaikan bahwa meskipun dalam 5 tahun terakhir sector perbankan sangat gencar melakukan ekspansi untuk menggarap usaha ritel dan UKM, namun sektor koperasi & UKM di Indonesia, khususnya KSP Nasari yang juga lahir di saat krisis moneter satu dasawarsa yang lalu, memiliki keyakinan kuat bahwa dengan pengalaman yang ada, pengelolaan manajemen yang professional serta menerapkan prinsip berbisnis dengan hati KSP Nasari akan mampu melewati dan bahkan berkembang semakin besar. Menteri Koperasi dan UKM RI, Syarifuddin Hasan, dalam sambutan dan arahannya berkali-kali menyampaikan selamat kepada KSP Nasari atas segala prestasi yang telah dicapai, dimana Menkop menegaskan

bahwa Kementrian Koperasi akan selalu siap untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada KSP Nasari dalam upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui terobosanterobosan khususnya yang berbasis Teknologi. Dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kompetensinya di kancah bisnis yang sangat kompetitif ini KSP Nasari telah membuka kerjasama dengan berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah sebagai wujud dari semangat membangun dan keinginan untuk selalu berinovasi sehingga segala tantangan yang sedang dihadapi maupun peluang yang ada di depan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal. Sebagai sebuah koperasi yang telah mapan, maka KSP Nasari selalu membuka diri untuk setiap kerjasama sepanjang kerjasama tersebut tidak bertentangan dengan hokum yang berlaku serta prinsip-prinsip etika bisnis yang di anut oleh bangsa ini serta sesuai dengan jiwa dari koperasi sendiri yaitu memakmurkan seluruh anggotanya melalui pelayanan terbaik. Saat ini KSP Nasari telah bekerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero) dalam hal pelayanan kepada para anggota pensiunan PNS, TNI/Polri yang mengambil gaji di kantor pos, kemudian dengan instansiinstansi keuangan lainnya seperti Bank Bukopin, Bank BNI 46, Megalife, dan serta instansiinstansi lainnya berdasarkan prinsip win-win profit dan winwin solution. (cw1/adv)

Walikota Minta Pemborong DAK Disanksi dari halaman 3 “Kami sedari awal sudah mengkoordinasikan ke semua kepala sekolah penerima DAK, pengerjaan DAK harus sesuai juknis swakelola, dan dilarang diborongkan. “Ya, kami minta bukti kongkrit soal itu (dugaan pengerjaan DAK diborongkanred). Tapi yang pasti, terlepas benar atau tidak, kami akan cek ke lapangan,” jelas Budiastuti. Saat ditanya soal adanya dua orang yang mengerjakan dua sekolah penerima DAK, dia menegaskan tim pembangunan boleh mengerjakan lebih dari satu sekolah asal proses penunjukannya sesuai prosedur, dilakukan sekolah, komite sekolah, dan tokoh masyarakat. Bukan asal-asalan karena faktor kedekatan atau lainnya. “Dari awal kami sudah menginformasikan kepada sekolah agar tidak asal-asalan menunjuk tim pembangunan. Hal ini untuk mengantisipasi kesemrawutan realisasi pekerjaan, yang tertinggal jauh dari rencana. Kalau memang ada yang terbukti diborongkan soal sanksi bukan kewenangan kami, tapi inspektorat,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, saat sidak pada Kamis (31/ 12) lalu, Komisi I DPRD menemukan pengerjaan DAK Bidang Pendidikan TA 2009 yang diborongkan. Padahal, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) soal juklak dan juknis DAK 2009 secara tegas dilarang diborongkan, tapi dikerjakan secara swakelola. Tak hanya itu, sejumlah SD yang didatangi pengerjaannya semrawut, dan dipastikan tidak bisa selesai hingga awal Februari 2010.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH mengatakan mengaku terkejut saat cek pelaksanaan DAK di SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3. Sebab, pelaksana pembangunan dua SD tersebut ternyata satu orang. “Kalau dua sekolah yang mengerjakan satu orang itu tidak mungkin swakelola dan pasti diborongkan. Ini melanggar juklak dan juknis, baik sistem pengerjaan maupun waktu

pengerjaannya,” jelas Sutari. Menurutnya, temuan tersebut membuktikan pengawasan Disdik lemah. Kalau ada pengawasan, tidak mungkin hingga terjadi pengerjaan DAK yang diborongkan. “Aturannya kan tegas, dilarang diborongkan. Karenanya, kami minta Disdik melakukan sikap tegas atas temuan ini. Karena ia yakin, hal sama kemungkinan terjadi di SD penerima DAK lain. (hun)


CMYK

METROPOLIS

SENIN, 4 JANUARI 2010

10

RADAR TEGAL

Akibat Nekat Menerjang Banjir MOBIL tak dirancang untuk menerjang banjir. Bila nekat, maka bisa terjadi kerusakan. Ketika kita dihadapkan pada area yang tergenang banjir, ada 2 pilihan di benak kita. Mencari jalan alternatif lain atau melibasnya. Biasanya sebelum mengeksekusi kita mempertimbangkan beberapa hal, seperti pengalaman terdahulu menerjang banjir, jenis mobil yang kita pakai serta setinggi apa banjirnya. Namun sesungguhnya, ada beberapa hal yang walaupun kemungkinan terjadinya kecil tapi bisa menguras kantong Anda dalam sekejap. Kami tentu tidak ingin Anda tertimpa masalah itu. Untuk itu kami paparkan beberapa kerusakan parah akibat banjir, berikut cara pencegahannya: WATER HAMMER Potensi kerugian Water Hammer bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ini adalah jenis kerusakan terparah yang bisa diakibatkan oleh air dari banjir. Water hammer adalah fenomena ketika air masuk ke dalam ruang bakar ketika mesin sedang bekerja. Akibatnya, piston yang sejatinya mengkompres udara dan bahan bakar pun harus mengkompres air yang masuk. Berhubung air adalah zat yang tidak bisa dikompres, maka akan terjadi tekanan sangat tinggi di dalam ruang bakar yang mengakibatkan piston berlubang, setang piston patah serta blok mesin pecah. Biaya perbaikan menjadi sangat mahal, apalagi bila mobil tersebut menggunakan teknologi mesin canggih. Sialnya, kerusakan akibat water hammer bukanlah risiko yang ditanggung oleh asuransi. Untuk itu, ketika terpaksa menerjang banjir, pastikan letak saluran masuk udara ke mesin cukup tinggi. Saat melibas banjir, usahakan putaran mesin tetap di bawah 1.500 rpm, karena semakin tinggi putaran mesin, semakin tinggi pula kemungkinan air terhisap ke mesin. OLI TERCAMPUR AIR Potensi kerugian akibat oli yang tercampur air bisa puluhan juta rupiah. Saat bagian mobil terendam, maka air akan berusaha mencari celah yang bisa dimasuki. Salah satu bagian yang rentan disispi air adalah transmisi. Begitu air masuk, maka oli di dalamnya akan terkontaminasi. Oli yang tercampur air akan kehi-

DOK.RATEG

SIAP RUSAK - Mobil tak dirancang untuk menerjang banjir. Bila nekat, maka bisa terjadi kerusakan.

langan daya lumasnya secara drastis. Selain itu, air akan membuat komponen mesin lebih rentan terkena karat. Namun sebelum karat terjadi, daya lumas oli yang berkurang akan membuat bagian yang bergesekan menjadi aus secara dini. Pada transmisi otomatis, pelumas yang terkontaminasi air akan menyebabkan kerusakan di plat kopling berlapisnya. Dan bila rusak, Anda harus menggantinya satu set dengan harga lumayan mahal. Cara mencegah kerusakan akibat oli terkontaminasi adalah dengan memeriksa warna oli setelah melewati banjir. Oli yang tercampur air akan berwarna lebih mudah dan bersifat lebih cair. Bila ini terjadi, segera ganti

oli untuk menghindari kerusakan parah. ALTERNATOR KORSLET Alternator korslet potensi kerugiannya bisa mencapai Rp 1 hingga 3 juta. Alternator merupakan komponen yang mengubah putaran mesin menjadi arus listrik. Sebetulnya bagian ini tidak rentan rusak bila terkena air. “Tapi zaman sekarang mobil sudah banyak yang memakai alternator canggih dengan IC (integrated circuit) di dalamnya. Nah, ini bisa rusak bila terendam air,” jelas Atet (34) mekanik roda empat di kawasan Gajah Mada Kota Tegal. Bila alternator tak berfungsi, maka aki akan cepat tekor dalam waktu

singkat. Mobil akan mogok akibat kehabisan listrik. Matinya alternator akan ditandai dengan menyalanya indikator aki di dasbor. Bila Anda mendapati hal ini, segera cari tempat aman untuk menepi dan dereklah mobil ke tempat tujuan. Bila Anda memang tipe orang yang senang melibas banjir, ada baiknya membuatkan pelindung untuk menepis air dari alternator. Pastikan juga ketinggian posisi alternator di mobil Anda, supaya tak terendam. KOPLING MENEMPEL Potensi kerugian akibat kopling nempel adalah Rp 2 hingga 5 juta. Pada mobil bertransmisi manual, sangat diharamkan memarkir mobil sesaat setelah terkena banjir. Air

yang merembes ke kopling, akan membuat kopling dan dekrup menjadi lembab. Kelembaban ini mengakibatkan terjadi adhesi yang kuat antara plat kopling dan dekrup. Saat transmisi dalam posisi netral, kopling dalam posisi lepas sehingga plat kopling dan dekrup saling melekat kencang. Jika dibiarkan semalaman, jangan heran kalau keesokan harinya transmisi mobil Anda tak dapat dioperasikan. “Hal ini karena plat kopling dan dekrup menempel dan berkarat,“ jelas Atet yang beberapa kali menemukan fenomena seperti ini. “Karena kopling tidak bisa bebas, maka mustahil memasukkan gigi.“ Bila ini terjadi, ada cara yang bisa

dilakukan. Yakni dengan memasukkan gigi 1 dalam keadaan mesin mati. Kemudian dengan menginjak kopling, nyalakan mesin. Mobil akan meloncat maju sesaat. Momen impak ini akan melepas kopling dari dekrup. Pastikan tak ada halangan di depan mobil melakukan hal ini. Jika cara tadi tidak berhasil, tak ada jalan selain membongkar kopling dan memisahkannya secara paksa. Ada kemungkinan kopling dan dekrup rusak ketika coba dipisahkan. Kalau sudah begini, terpaksa mengganti satu set kopling baru. Sebagai pencegahannya, setelah melewati banjir jalankan mobil sekitar setengah jam dengan sering melakukan perpindahan gigi. Langkah tersebut membuat panas di kopling dan menguapkan kandungan air di dalam. REM BERKARAT Potensi kerugian akibat rem berkarat sekitar Rp 1 hingga 5 juta. Sama halnya seperti kopling, kampas dan piringan rem mudah berkarat bila dalam keadaan lembab. Dan saat kita menarik rem tangan, kampas rem belakang bisa menempel dengan piringannya. Gejala menempelnya rem bisa kita rasakan setelah rem tangan dilepas, namun laju mobil tetap terhambat. Atasi dengan memaksakan mobil maju sehingga rem terlepas dari piringannya. Tapi bila kadar menempelnya sudah sangat erat, bisa terjadi kerusakan pada kampas maupun piringan rem. Untuk mencegah hal seperti ini, setelah melewati banjir injaklah pedal rem sedikit sembari tetap menginjak gas. Hal ini akan membuang air serta menimbulkan panas pada rem sehingga air menguap. ECU KORSLET Potensi kerugiannya mencapai Rp 8 hingga 20 juta. Saat ini banyak mobil keluaran baru memiliki engine control unit (ECU) yang diletakkan di dalam ruang mesin. Posisi ini jelas rentan terkena air saat melibas banjir. “Dan jika sampai terjadi korslet, maka Anda harus mengganti ECU baru, tidak bisa bagian per bagian,“ papar Atet lagi. Untuk mencegah hal tersebut, jangan lewati banjir dengan kecepatan tinggi, sehingga meminimalkan risiko terjadi cipratan. Bila memungkinkan, buatlah pelindung ECU, terutama di bagian soket, supaya lebih tahan bila terkena air. (fit/boy)

Cegah Karat dan Macet Pada Engsel Pintu Mobil Merawat Jalur Kaca: MUSIM hujan bukan hanya pemilik kendaraan yang perlu perlindungan. Engsel-engsel pintu dan lubang kunci juga perlu dapat perhatian, sehingga memperlancar Anda dalam membuka dan menutup pintu. Perawatan engsel pintu, bisa pakai penetran. Khusus untuk engsel tengah boleh gunakan oli mesin jahit atau silicon white grease, sebab bagian ini yang sering bersinggungan langsung dengan air dari talang atas. Ada beberapa engsel di pintu, tetapi engsel yang berada di tengah adalah komponen yang sering main alias dapat beban kerja lebih (gbr.1). Agar tetap berfungsi sempurna meskipun terkena air hujan, “Cukup oles atau teteskan oli mesin jahit pada bagian atas dan bawah bilah pelatnya, supaya tetap lengket atau nempel,” kata Ade

DOK.RATEG

PERLU PERHATIAN - Engsel-engsel pintu dan lubang kunci juga perlu dapat perhatian, sehingga memperlancar Anda dalam membuka dan menutup pintu.

asal Jalan Kapten Ismail Kota Tegal. Engsel lain boleh pakai penetran, karena tidak langsung kena air. Begitu juga

untuk as pegangan engsel tengah. Menurutnya penetran punya sifat membersihkan, tetapi mengandung gas sehingga cepat lenyap.

Disarankan juga jangan lumasi engsel tengah pakai gemuk, sebab gemuk bisa menyimpan debu atau kotoran, sehinggga akan mengikis lapisan pelat. “Sebenarnya boleh saja, asalkan setelah itu dilap,” ulas Ade. Untuk rutinitas perawatannya, cukup sebulan sekali. Sementara buat lubang kunci, semprotkan cairan penetran saja agar tak macet kala sedang memutar kunci. Masukkan pipa penyemprot ke lubang kunci (gbr.2), sehingga rongga tempat jalur kunci terbebas dari kotoran. Cukup sekali semprot dan lalukan sekali sebulan. Jika kedua hal ini rajin dirawat, semoga Anda tidak basa h k u y u p k e h u j a n a n akibat terlalu lama membuka atau menutup pintu saat parkir di tempat terbuka. Juga terhindar dari bunyi ciet... ciet... (fit)

Pilihan Irit Atau Responsif? TEKNOLOGI throttle by wire atau tanpa kabel gas kini sudah menjadi standar mobil-mobil modern. Akurasi dalam menyesuaikan kebutuhan bahan bakar dengan udara masuk menjadi tujuan untuk memperoleh efisiensi. Seperti yang diterapkan pada Toyota Yaris, Nissan Grand Livina, Honda Jazz dan lainnya. Dengan diaturnya throttle body oleh komputer berdasarkan injakan pedal gas, otomatis pergerakan throtlle body tak lagi linear dengan pedal gas layaknya menggunakan kabel. Jadi, bila Anda menekan pedal gas sekitar 30%, belum tentu throttle body terbuka sebanyak 30% juga. Umumnya, sekitar 23%-28% untuk memperoleh efisiensi bbm yang baik. Kecuali bila Anda menekan pedal gas penuh, tentu throttle body akan membuka hingga 100%, lantaran komputer membaca bahwa pengemudi sedang memerlukan tenaga mesin maksimal. Nah, delay yang terjadi inilah yang membuat mobil terasa kurang bertenaga atau pengemudi kesulitan untuk start di jalan menanjak. Untuk mengakalinya, kini telah banyak produk aftermarket yang dapat mengatur respon dari pergerakan throttle body dengan pedal gas. Harganya

CMYK

berkisar Rp 800 ribuan hingga Rp 3 jutaan. “Dengan alat ini, respon pedal gas dapat diatur sesuai kebutuhan. Paling terasa bila produk ini digunakan pada transmisi otomatis, proses kickdown (perpindahan perbandingan gigi ke lebih rendah) dapat diatur lebih cepat sehingga mobil terasa begitu responsif,” tutur M. Soleh Yusuf. Umumnya produk ini dapat dipasang dengan mudah. Cukup membuka kabel soket pada pedal gas dan di-by-pass

dengan produk ini. Kemudian tombol kontrol dapat ditempatkan sesuka keinginan pengemudi. Dengan peranti ini, pengemudi dapat mengatur respons pedal gas sesuai kebutuhan. Bila ingin mendapat efisiensi bbm yang optimal, pilihan mode eco drive dapat dimanfaatkan. Dalam mode ini, maka throttle body akan terbuka jauh berbeda dengan tekanan pada pedal gas. Dan akselerasi mobil terasa begitu lamban. Nah, bagi yang gemar gaya mengemudi responsif, tentu pilihan mode sport dapat dimanfaatkan. Tapi ini perlu kehati-hatian terutama ketika jalan licin atau sedang hujan. Responnya pergerakaan throttle body dapat menyebabkan mobil mudah kehilangan kendali akibat ban kehilangan traksi karena tenaga mesin spontan. “Produsen mobil merancang respons dari throttle body untuk memperoleh efisiensi terbaik tanpa mengorbankan performa mobil secara keseluruhan. Dan produk aftermarket ini tidak mengubah program di dalam komputer (ECU),” terang Teddy Irawan, Deputy Director National Sales & Promotion PT Nissan Motor Indonesia. Tertarik menerapkannya di mobil Anda? (dha)

Naik-Turun Tanpa Masalah

KEHADIRANNYA memudahkan kerja sopir. Namun malangnya, chanel kaca kerap terlupakan dari perawatan rutin. Lantas apa saja masalah yang mungkin terjadi? Pernahkah Anda menghitung berapa kali kaca mobil, terutama sisi pengendara, dinaik-turunkan setiap hari? Dari mulai mobil dinyalakan pagi hari hingga selesai beraktifitas malamnya, mungkin sampai puluhan kali power window aktif bekerja. Sayang kita kerap lupa untuk merawatnya. Menjadi masalah jika kaca tidak dapat menutup normal. Atau bahkan parahnya tidak dapat digerakkan sama sekali. Terbayang kerepotan yang terjadi saat Anda mau bayar parkir. Pintu pengemudi terpaksa ikut dibuka. Namun tidak hanya pada bagian pengemudi saja, tapi justru kaca lainnya yang jarang dibuka bisa juga menjadi menjadi masalah baru. Karena tidak pernah digerakkan dan terkena panas matahari, karet akan lengket pada kaca. Alhasil kaca jadi sulit untuk digerakkan. Efek lainnya adalah karet menjadi getas dan kehilangan elastisitas. Ini membuat getaran kaca tidak dapat diredam dan menimbulkan suara berisik. Airpun jadi mudah menyusup ke dalam panel pintu. Menunjang mekanisme penggerak di balik panel pintu, terdapat jalur kaca yang terbuat dari karet yang umumnya dilapisi dengan beludru. Lubrikasi pada chanel kaca ini bisa mengering akibat beban kerja maupun air hujan yang menyusup. Karena chanel kaca yang kotor, tidak jarang kaca menjadi sulit dinaikkan. Padahal cara merawatnya sederhana. Siapkan sikat gigi, penetran pembersih, lubrikan silikon serta kain bersih. Setelah semuanya siap, ikuti langkah berikut ini. 1. Turunkan kaca sampai titik maksimum. Kemudian semprot penetran pembersih dengan menggunakan selang kecilnya

DOK.RATEG

SERING LUPUT - Chanel kaca kerap terlupakan dari perawatan rutin.

ke seluruh chanel kaca seccara bertahap. Jangan sampai berlebihan dan mengotori kaca itu sendiri. 2. Sikat dengan seksama seluruh bagian chanel kaca untuk menaggalkan kotorannya. Bagian yang paling kotor biasanya adalah sisi pengemudi. Lakukan langkah (1) dan (2) beberapa kali jika diperlukan. 3. Bersihkan sisa-sisa kotoran yang ada dengan lap bersih. 4. Gunakan silicon spray

untuk melumasi chanel kaca ini. Naikkan kaca ¾ kemudian mulailah menyemprokan cairan pelumas tadi dengan menggunakan alat bantu selang kecil agar mampu diarahkan diantara kaca dan jalurnya. 5. Naik-turunkan kaca untuk melumasi seluruh bagian jalur kaca. Semprotkan lagi secukupnya, jika terasa masih kesat. Dalam keadaan terpaksa, Anda bisa melumasi karet chanel kaca dengan menggunakan shampo sachet. (sus)


CMYK

SENIN, 4 JANUARI 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

KERUGIAN GANDA

Harus Tanding Ulang Lawan Reading

READING - Liverpool gagal meraih hasil positif di awal 2010. The Reds (julukan Liverpool) dipaksa bermain imbang 1-1 lawan Reading dalam putaran ketiga Piala FA di Stadion Madejski kemarin dini hari WIB (2/1). Praktis, Liverpool harus menjalani laga ulang (replay) pada 13 Januari nanti di Anfield. Pelatih Liverpool Rafael Benitez membuat kejutan kala menurunkan kekuatan terbaik. Fernando Torres dan Steven Gerrard turun starter dan hanya Javier Mascherano dan Glen Johnson sebagai langganan starting eleven yang absen. Itu pun karena Mascherano menjalani skors dan Johnson cedera. Meski begitu, Reading mampu memberikan perlawanan luar biasa. Tuan rumah bahkan leading pada menit ke-24 lewat Simon Church dari skema free kick. Hanya selang 12 menit, Gerrard membalas lewat tendangan dari luar kotak penalti. Setelah itu, dua tim sama-sama gagal menambah gol hingga laga bubaran. Bagi Liverpool, menjalani replay jelas suatu kerugian REPLAY – Gelandang ganda. Selain membuang waktu dan tenaga, jadwal The Reading, Jem Karacan (kiri), berhasil menjaga Reds makin padat. Berarti pekan depan, Liverpool harus pergerakan Fernando menjalani tiga laga dalam sembilan hari. Torres di laga Piala FA Tiga hari sebelum menjamu Reading, Liverpool menerima kemarin. kunjungan Tottenham Hotspur (10/1). Lalu away ke Stoke City tiga hari setelah lawan Reading (16/1). Dua laga itu sama-sama di Premier League. “Sebuah kerugian ganda bagi kami,” ucap Rafael Benitez, pelatih Liverpool, sebagaimana dilansir ITV. Tapi, Benitez tidak akan menyalahkan anak asuhnya. Di mata pelatih 49 tahun Spanyol itu, Reading bermain bagus. “Laga berjalan sangat ketat dan kami tidak bisa meremehkan lawan kami (Reading, Red) karena mereka bermain pantang menyerah dengan bekerja keras dari awal sampai akhir. Saya salut dengan lawan kami yang telah bermain bagus,” sambungnya. Dengan replay dimainkan di Anfield, Benitez yakin Liverpool punya kans bagus lolos ke putaran keempat (32 besar). “Kami masih memiliki kesempatan, kesempatan bagus, dan kami harus berpikir positif,” jelasnya. Di pihak Reading, pelatih karteker Brian McDermott berharap dirinya masih dipercaya sebagai pelatih dalam replay di Anfield nanti. McDermott menggantikan posisi Brendan Rogers yang mundur pada 16 Desember 2009. Sebelumnya, GETTY IMAGES McDermott merupakan pelatih tim cadangan dan kepala pemandu bakat Reading. “Jika terus bermain seperti melawan Liverpool hingga akhir musim, kami mungkin bisa membuat kejutan lagi di Anfield. Itu memang pekerjaan yang sangat berat. Saat ini, kami kembali harus fokus ke liga (Championship, Red),” terangnya di Sportinglife. Selain Liverpool, dua wakil Premier League lainnya ikut menjalani replay. Yakni Portsmouth yang ditahan 1-1 Coventry City dan Birmingam City setelah bermain 0-0 kontra Nottingham Forest. Namun, ketiganya lebih beruntung dibandingkan Blackburn Rovers dan Hull City yang tersisih setelah kalah dari sesama klub Premier League. Blackburn kalah 1-3 dari Aston Villa, sedang Hull digelontor Wigan Athletic 1-4. (dns/zul/jpnn)

STARONE SALAM nya bwt rossi mania goes to jakarta dimana pun kalian berada,saya mengucapkan met natal and tahun baru 2010 smoga kalian ga melupakan kenangan indah bersama2 saat disenaya jumpa valentino rossi.salam bahagia dan sejahtera slalu. 081902441xxx STARONE SALAM bwt tmn2ku alumni smk 68 tgal angkatan 1999(jurusan listrik)kpan nih mo ngadain reuni.met natal and happy new year 2010,smoga kalian slalu diberi kesuksesan. 081902441xxx STARONE SALAM bwt anak2 pius pemalang met natal & tahun baru 2010 moga aja kalian tambah semangat untuk meraih prestasi. 085641184xxx STARONE salam bwt mbah wati di brebes semoga sakitnya cepet sembuh. 085641184xxx STARONE salam to tman2 q yang di pemalang,moga kalian ngga pada nganggur & moga aja cepet dapat kerja'an di tahun 2010. 085641184xxx STARONE selamat taun baru 2010 buat walikota tegal semoga bisa membuat kota tegal tambah maju 0817244xxx STARONE moment natal dan tahun baru (muharam & 2010) adalah 3 karunia Tuhan YME utk disikapi dg cerdas mjadi pemersatu anak bgsa yg berBHINEKA TUNGGAL IK 085742474xxx

MANCHESTER - Ivan Cordoba diklaim sebagai pemain pertama yang direkrut pelatih Manchester City Roberto Mancini. Itu mengingat kedekatan mereka selama di Inter Milan. Tapi, seiring waktu, kabar tersebut menguap. Justru nama Cristian Ansaldi yang kini disebut sebagai kandidat pemain pertama yang didatangkan Mancini di City. Ansaldi merupakan bek kiri klub Rusia Rubin Kazan. Pemain 23 tahun itu sebenarnya bidikan pelatih lama City Mark Hughes dan Mancini mengikuti jejalnya. Banderol Ansaldi yang baru punya satu caps di timnas Argentina itu ditaksir 6 juta pounds atau setara Rp 90,8 miliar (kurs 1 pounds = Rp 15.143). “Ivan Cordoba masih menjadi target kami karena dia dan Cristian Ansaldi berbeda posisi. Hanya, Ansaldi mungkin bisa datang lebih dulu,” tutur salah satu sumber di internal City sebagaimana dilansir Tribalfootball. Ansaldi memungkin datang lebih dulu, karena Rubin sudah tersisih dari Liga Champions musim ini. Lain halnya dengan Inter yang masih dalam progres dengan lolos ke babak 16 besar. Inter Milan akan mengahadapi Chelsea di fase knock out Liga Champions musin ini. (dns/zul/jpnn)

STARONE salam buat semua karyawan radar,baik direktur,staf dan wartawanya yang canggih2,moga2 th.2010 mendatang koran radar tambah maju dan lebih sukses# rio. 02836035xxx

STARONE salam buat Keluargaku dBrebes,ibu,bpk n mb Indah..gak lupa juga buat dek Aishara yg Ndhut mg tmbh gd n tmbh pntr..tante sayang aish..muach 085728293xxx

STARONE SALAM Buat Sahabat Q, Yg ada di Kampus SMA IKHSANIYAH TEGAL,jgn lupa,bljr yg rjin & tekun yach,, Agar cita2mu,tercpai.. Amiin... MET TAHUN BARU 2010. 081564884xxx

STARONE SALAM buat BSO POP FM BREBES CANDRA RINI dan SSO POP FM BREBES DYAH KURNIA,Nana im0et Recepti0nist POP FM BREBES mngucapkan slm NATAL 2009 DAN TA 087830666xxx

STARONE Salam Buat P SAMSUDIN staf pngjar SMK MUHAMMADIYAH 2 Smga keberkahan dan keselamatan menyertainya amin sukses slalu dari alumi smk muhammadiyah 2 085742733xxx

STARONE Lam to Papahku yg baek n sayang aku..met thn br y pah. 085728293xxx

STARONE SALAM Buat BSO n' SSO POP FM BREBES CANDRA RINI n' DYAH KURNIA slmt NATAL 2009 n' TAHUN BARU 2010 087830666xxx

STARONE Salam buat anak2 STIT BREBES yg bentar lg mw Wisuda..Congrats guys 085728293xxx

STARONE Lam to temen2 seperjuanganku..Ani,cen-cen,Nita mg tetep jd sahabat terbaikku.met tahun baru yaw 085728293xxx

STARONE salame nggo kabehane alumni CC SMIK N 2 Adw thun 2008,piye kabare antum2 semua mga sehat2 wae..Ojo lali kumpl yuk dimlam thun 2010 nanti agar kta 085742918xxx

STARONE salamnya Untuk anak-anak Alumni 2005 SMKN 01 BREBES..Kapan Reuni??MET TAHUN BARU 2010 085728293xxx

STARONE Bwt all crew POP FM BREBES sem0ga tambah produktif,sejahtera,makmur,damai, berdampingan hidup jd nyaman 087830666xxx

STARONE Buat teman2 Sinarmas FC. SELAMAT NATAL BAGI YANG MERAYAKAN & SELAMAT MENYAMBUT THN BARU 2010 BUAT SEMUANYA. Tetap semangat dan sll bersyukur. 02836021xxx

STARONE Salamny bwt saudara2Q yg snegara,wlo di antara Qt bda ttp Qt stu dlm NKRI.Sling Hormati th jaln yg bs bri damai.met Thun Bru 2010.mg indonesia mk 085641218xxx

STARONE salam <lebih baik diam,dari pada ucapan seribu kata tak bermakna>,selamat th.baru 2010,mari kita jadikan kota tegal yang bersih,sehat,indah dan aman# 02836035xxx

CMYK

Bukan Cordoba, tapi Ansaldi

STARONE salam buat Anida, Baihaqi, keluarga kota tegal, pelanggan STARONE dan pembaca RADAR TEGAL semoga semuanya sehat dan panjang umur 085728292xxx

STARONE tuk anak kost daerah kapis moge merah plat H lam knal,.moga dtaun baru nti qta bs brtmn n smoga betah ditegal yg keminclong n moncer kotane. 08179597xxx

11

STARONE SALAM BUAT SEMUA ALUMNI SMPN 1 KOTA TEGAL ANGT. TH. 1976-1977,SEMOGA ANDA2 SEMUA TETAP SEHAT DI TH.2010 MENDATANG,JUGA TAMBAH SUKSES# 02836035xxx STARONE MET HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2010 buat Qur.aeni smoga jd anak pntar dan solekha.brguna bgi nusa dan bangsa. 02836035xxx

GETTY IMAGES

BATAL PINDAH - Bek Inter Milan, Ivan Cordoba, batal berlaga di Premiership bersama Manchester City.

ditahun baru saya bisa jadi manusia yg lebih baik lagi..amien 085728293xxx STARONE Met Tahun Baru 2010 buat smua pembaca Radar Tegal 085728293xxx STARONE met pagi Radar Tegal..aku mw ngucapin met tahun baru buat Bapak n Ibuku tercinta..doakan aku supaya sukses selalu.Arin 085728293xxx STARONE SALAM <SELAMAT TH.BARU 2010,MOGA2 TEMAN2 KU SEMUA ALUMNI SMAN 1 KOTA TEGAL,MENJADI ORANG YANG SUKSES BERGUNA BAGI NUSA&BANGSA# RIO TEGAL. 085842050xxx STARONE "bwt alumni IPNU - IPPNU tarub,untung gusti 4jj slalu ngemutaken inyong smpyn dg tgl 31 dsmbr ajang mawas diri jble kita ws tua" 081902427xxx STARONE slam bt tmen2x yg da dbrbes za slm kgen.Mga dthun 2010 nti xan smua tmbh mju n skses n ap yg dhrapkn bs trcpai.Spcialy bt ya2nkx az.. 085742918xxx STARONE SALAM HAPPY NU YEAR 2010 knggE knco2Q kbEh almnus MAN BALET'06Where are U Guyz??Yuh brng2 isi th.2010 dgn smngt n prstasi bru yg lbh baik.I MISS U ALL 085742918xxx Met Taon BaRu 2010 buat mz Hananto..mg ditahun br ni tambah cinta n sayang aku.. 085728293xxx

STARONE "Selamat atas kelahiran yesus kristus,slamat natal dan tahun baru 2010 utk bpk yosep di komplk permata abadi,slm sejahtera dari kami klwrga rudianto" 02836027xxx

STARONE SALAM buat tmn2 Alumni SMP 1 dan SMA 1 Pemalang yg bln Okt 09 hbs reuni met tahun baru 2010 dan sukses. 085842121xxx

STARONE Tahun Baru Semangat Baru buat diriku sendiri,semoga

STARONE..Tahun Baru semangat baru buat..kakak-kakak diRADAR TEGAL,mg sll terdepan dan terpercaya (Rinie§Brebes) 085728293xxx


ALL SPORTS

12

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

BARCA TERTAHAN LAGI

SEPAK POJOK

MADRID - Barcelona membuat rekor baru di pertandingan perdana mereka di tahun 2010. Untuk kali pertama sepanjang musim ini, sang juara bertahan kehilangan poin di kandang. Itu terjadi saat menjamu Villarreal dini hari kemarin. Di Nou Camp, Barcelona ditahan imbang klub berjuluk Kapal Selam Kuning itu 1-1. Tanpa Lionel Messi, kekuatan Barca sebenarnya tidak banyak tereduksi. Buktinya, saat laga baru jalan tujuh menit, mereka sudah membuka keunggulan. Yakni lewat Pedro Rodriguez. Namun, usaha Villarreal untuk pulang dengan membawa poin membuahkan hasil. Winger David Fuster menyamakan kedudukan enam menit setelah jeda. Mampu menahan imbang Barcelona membuktikan bahwa Villarreal sudah kembali ke performa semula. Sebagaimana diberitakan, Kapal Selam Kuning sempat hampir karam di awal musim, terjebak di zona degradasi selama beberapa pekan. Sebaliknya buat Barcelona, hanya menambah satu angka membuat posisi mereka rentan disalip rival utamanya, Real Madrid. Beruntung, itu tidak akan terjadi pekan ini. Sekalipun menang atas Osasuna dini hari tadi, Real belum bisa menyalip Barca karena sama-sama membukukan 40 poin. Selisih gol pun tidak membantu lantaran Liga Primera menggunakan sistem head to head untuk menentukan peringkat. “Ini masih musim yang bagus buat kami. Kami harus melanjutkan kerja keras ini,” kata kapten Barca Carles Puyol sebagaimana dikutip AFP. “Kami tidak mendapat tiga poin malam ini, tapi kami menghadapi salah satu tim terkuat di liga ini. Yang perlu kami lakukan adalah istirahat cukup karena beberapa pertandingan penting sudah menunggu kami,” lanjutnya. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan lini depan Barca. Thierry Henry yang menggantikan peran Messi sebagai goalgetter beberapa kali menciptakan

Getty Images

TEMPERAMENTAL – Striker Barcelona Zlatan Ibrahimovic harus lebih mampu menahan emosinya.

Ibra Harus Lebih Sabar TIDAK ada kartu merah yang dikeluarkan wasit Genardino Gonzalez Vazquez dalam laga. Barcelona melawan Villarreal dini hari kemarin. Namun, Zlatan Ibrahimovic dipastikan kena larangan main satu pertandingan. Dia tidak bisa memperkuat Barcelona saat melawat ke Tenerife pekan depan. Ibra (sapaan Ibrahimovic) sudah menunjukkan gelagat temperamental sejak David Fuster menyamakan kedudukan. Ketika kans Barca mencetak gol kedua menipis, dia mulai sering memprotes keputusan wasit dan bertindak kasar. Puncaknya, dua menit jelang peluit panjang berbunyi dia melanggar Diego Godin. Wasit pun mengganjar dia dengan kartu kuning. Apes buat Ibra, itu adalah kartu kuning kelima yang dikumpulkannya sepanjang musim ini. Dia pun harus dihukum larangan satu laga. Berdasarkan preseden, ini bisa fatal buat Barca. Sekalinya Ibra absen, mereka ditahan imbang Valencia tanpa gol. Apalagi, belum ada jaminan superstriker Barca Lionel Messi sudah bisa diturunkan pekan depan. Tak pelak, masalah ini menjadi perhatian serius pelatih Barca Josep Guardiola. Dia ingin striker asal Swedia itu untuk lebih mengendalikan amarahnya dalam pertandingan. Jika Ibra tetap mempertahankan temperamen tinggi, bukan tidak mungkin dia akan menerima kartu merah di sebuah laga penting. “Dia adalah pemain temperamental, dan kami harus lebih hati-hati. Karena, mungkin saja suatu hari kami harus main dengan sepuluh pemain di tengah pertandingan,” keluh Guardiola sebagaimana dikutip Goal. Guardiola sama sekali tidak meragukan kemampuan anak buahnya tersebut dalam segi teknis. Dia juga senang melihat betapa Ibra punya semangat dan motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan. Namun, kadang hal itulah yang mendorongnya untuk bertindak di luar kendali. “Tidak ada keraguan, Zlatan adalah pemain yang sangat hebat. Nah, dengan kapasitasnya itu, mestinya dia bisa melakukan sesuatu yang lebih di lapangan. Tidak hanya mengontrol bola, tapi juga mengontrol emosi,” tutur Guardiola. “Dia harus lebih kuat, karena dia tidak bisa mengontrol keputusan wasit,” lanjutnya. Catatan kedisiplinan Ibra memang tidak terlalu mengilap. Di Liga Champions pun eks striker Inter itu sudah menuai satu kartu kuning. Namun Guardiola boleh lega, karena selama dua musim terakhir pemain jangkung itu tidak pernah mendapat kartu merah. (na/zul/jpnn)

peluang emas. Misalnya saat dia mendapat umpan matang dari Dani Alves sesaat menjelang turun minum. Sayang, akurasi yang buruk membuat heading Henry membentur mistar. Sejumlah peluang lain di babak kedua juga kandas. “Pertandingan yang sungguh berat,” aku entrenador Barca Josep Guardiola. “Baru kembali dari liburan musim dingin, dan sudah harus bertarung melawan tim seperti Villarreal. Cukup menyulitkan. Tapi hasil ini akan membuat kami semakin kuat,” lanjutnya. Kubu Villarreal menyambut hasil imbang ini seperti kemenangan. Memang, untuk sementara mereka belum bergerak dari peringkat kesembilan klasemen sementara. Tapi paling tidak, satu poin dari tim terkuat selama paro musim pertama memberi anak buah Ernesto Valverde kepercayaan lebih. “Sebelum pertandingan kami berpikir bahwa ini adalah awal musim yang sangat mengerikan. Kami bakal dihancurkan Barcelona, mengingat mereka telah memenangkan semua trofi musim lalu. Dan kini, kami bisa gembira dengan hasil imbang ini,” tutur Fuster kepada Associated Press. “epertinya gol saya di babak kedua yang menghancurkan mental mereka,” lanjutnya riang. “Kami sangat bangga. Level tugas ini tingginya setengah mati, dan kami mampu menaklukkannya,” kata Valverde kepada Marca. “Secara internal kami menguat. Kami bahkan hampir menang,” lanjut dia. Villarreal memang nyaris mencetak satu gol lagi dua menit menjelang bubaran. Namun tendangan jarak dekat Giuseppe Rossi mampu digagalkan oleh Puyol. “Setelah menyamakan kedudukan, kami tidak boleh bertahan. Karena Barca akan gampang menghabncurkan kami dalam kondisi itu,” papar Rossi. (na/zul/jpnn)

MULAI LABIL - Andres Iniesta (kanan) tak mampu memenangi laga kandang saat ditahan imbang Villarreal. Getty Images

TOLAK THE BLUES - Sergio Aguero (kanan) akan tetap di Getty Images

Aguero Resmi Tolak Chelsea SERGIO Aguero menutup spekulasi mengenai masa depannya. Striker asal Argentina itu menyatakan tetap setia kepada Atletico Madrid, setidaknya hingga akhir musim ini. Meskipun, beberapa pekan lalu dia sempat mengaku tertarik dengan tawaran klub Premier League Chelsea. The Blues (sebutan Chelsea) memang sudah lama menunjukkan ketertarikan pada striker 21 tahun tersebut. Kontrak dia sebenarnya berlangsung sampai akhir musim 2012. Namun, kesulitan finansial yang membelit Atletico membuat manajemen tim berpikir untuk menjualnya jika ada yang tertarik. Saat itu, Chelsea langsung melakukan pendekatan. Kabarnya, nilai transfer yang ditawarkan klub milik Roman Abramovich itu mencapai 40 juta pounds (sekitar Rp 605,7 miliar) “Semua orang tahu komitmen saya kepada Atletico,” ucap Aguero seperti dikutip IMScouting. “Tidak perlu juga menunggu apa yang akan terjadi. Saya dengan senang hati menghabiskan musim keempat saya di klub ini,” lanjutnya. Ucapan pemain yang akrab disapa Kun itu kontras dengan pernyataannya sendiri beberapa pekan lalu. Saat itu, dia sangat tersanjung dengan tawaran Chelsea, dan bahkan mengaku siap menjadi bagian skuad The Blues. Namun, menurut Aguero, banyak yang mengubah keputusannya. “Saya mengubah banyak hal. Termasuk soal ini,” katanya enteng. “Saya khawatir rumor tentang masa depan saya berkembang menjadi tak terkendali, padahal saya sendiri terisolasi dan tidak bisa berbuat apa-apa. Saya harus membuat semuanya jelas. Saya punya komitmen yang tegas pada Atletico,” bebernya di situs resmi klub. Aguero direkrut pada awal musim 2006 dari Independiente. Dan sejak itu, dia menjadi andalan klub berjuluk Los Colchoneros tersebut. Hampir empat tahun di Madrid, dia mengaku banyak belajar dan mengembangkan diri. Terutama, bagaimana menghadapi kompetisi yang keras. “Saya menyadari telah mendapatkan banyak hal di Madrid, baik di lapangan maupun dalam kehidupan pribadi. Itu juga jadi pertimbangan saat ini,” tuturnya. Dengan berkata demikian, Aguero juga menutup pintu buat tim manapun yang menginginkannya di bursa transfer musim dingin ini. Selain Chelsea, kabarnya Manchester United juga berminat. Dia memang tidak hanya bersinar di Eropa, tapi juga berpotensi jadi sensasi di Piala Dunia 2010. Tandem Lionel Messi di timnas Argentina itu sudah mencetak tujuh gol dalam 18 caps bersama Tango. Kini tinggal Chelsea yang harus mengalihkan target. Dengan bergulirnya Piala Afrika di Angola, klub besutan Carlo Ancelotti itu kehilangan Didier Drogba dan Salomon Kalou. Satu-satunya harapan tersisa, Nicolas Anelka, malah cedera hamstring. (na/zul/jpnn)

Atasi Espanyol, El Che Gusur Sevilla MADRID - Sepanjang paro musim pertama, Valencia hanya dianggap sebagai salah

satu klub yang meramaikan persaingan di papan atas Liga Primera.

Dan selama itu pula anak buah Unai Emery harus puas menjadi bayang-bayang Sevilla di peringkat keempat. Namun posisi itu resmi berubah

pekan ini, menyusul perbedaan nasib yang diderita kedua pesaing Barcelona dan Real Madrid tersebut. Va l e n c i a resmi mengudeta Sevilla dengan

TIGA BESAR - David Villa (kanan) berhasil membawa El Che ke tiga besar LA Liga.

kemenangan tipis 1-0 atas Espanyol dini hari kemarin. Itu terjadi setelah Sevillistas (sebutan Sevilla) bertekuk lutut 1-2 di kandang Atletico Madrid. Valencia kini berada tepat di bawah Real dengan 32 poin, unggul dua angka di atas Sevilla. Kemenangan El Che (julukan Valencia) merupakan pembuktian penyerang tengah Nikola Zigic. Striker setinggi 203 cm yang direkrut dari Racing Santander pada 2007 itu selalu dianggap pembelian gagal oleh Valencia. Bahkan, awal tahun lalu dia dipinjamkan lagi ke Santander. Namun, Zigic lah yang menjadi penyelamat El Che dini hari kemarin. Ketika David Villa dan Juan Mata dijaga ketat, dia mampu memecah kebuntuan lini depan timnya. Pemain yang masuk menggantikan Jordi Alba di menit ke-58 itu mencetak gol hanya beberapa menit menjelang peluit panjang berbunyi. “Kami tidak melakukan usaha yang layak untuk menang. Terutama di babak pertama, anak-anak sering kehilangan bola,” ungkap Emery sebagaimana dikutip Marca. “Baru di babak kedua pemain lebih fight dan membuka lima peluang. Bagaimanapun juga, kami Getty Images

pantas menang. Espanyol lawan yang tangguh,” lanjutnya. Di sisi lain, Sevilla sangat menyesal. Sebab, Atletico tidak dalam kondisi terbaiknya. Tim besutan Quique Sanchez Flores itu tidak diperkuat striker utamanya, Sergio Aguero yang cedera. Namun, Daniel Aranzubia dkk tidak mampu memanfaatkan handicap yang diderita tuan rumah. Apalagi, mereka sempat leading di menit ke-44 via gol Renato. Keunggulan itu hanya bertahan empat menit. Di awal babak kedua, Diego Forlan memberi tekanan di kotak penalti Sevilla. Tendangan dia membentur kiper Andres Palop, dan dalam upaya mengusir bola, defender Ivica Gragutinovic malah menceploskan bola ke gawangnya sendiri. Di masa injury time, Antonio Lopez memastikan kemenangan Atletico setelah memanfaatkan umpan Simao Sabrosa. “Hari ini kami harus kritisi penampilan kami,” kata Manuel ‘Manolo’ Jimenez, entrenador Sevilla kepada Marca. “Atletico menang, karena kami membiarkan mereka menang. Bukan Atletico yang menang. Tapi kami yang kalah,” imbuhnya. (na/zul/jpnn)


ALL SPORTS

SENIN 4 JANUARI 2010

13

RADAR TEGAL

Menang Tipis di Saudi RIYADH - Kendati tidak turun dengan kekuatan penuh, Inter Milan masih lebih tangguh dibandingkan klub Arab Saudi Al Hilal dalam pertandingan persahabatan di King Fahd International Stadium, kemarin. Inter menang tipis 1-0. Striker asal Argentina Diego Milito menjadi penentu kemenangan Nerazzurri (julukan Inter) atas Al Hilal. Milito mencetak gol lima menit jelang laga berakhir. “Kemenangan penting sebelum kembali ke Serie A,” kata Marco Materazzi, bek Inter, kepada Sky Sport. “Namun, yang lebih penting dari pertandingan itu adalah Inter tetap menjadi simbol bagi sepak bola, bagaimanapun cara mereka bermain. Kami ditonton ribuan fans meski di tempat yang jauh,” lanjut Materazzi. Laga itu disaksikan sekitar 60 ribu penonton. Ya, setelah menjalani latihan sejak 29 Desember di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), dan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan yang didedikasikan untuk menghormati bintang sepak bola Arab Saudi Nawaf Al Temyat yang pen-

siun. Seusai jeda musin dingin, tim besutan Jose Mourinho tersebut akan melawat ke Marc Antonio Bentegodi mena n t a n g t u a n r u m a h Chievo Verona (6/1) nanti. “Kami sudah siap untuk kembali dan merebut kemenangan,” koar Esteban Cambiasso, gelandang Inter. Nah, pertandingan melawan Al Hilal kemarin, menjadi pertandingan terakhir bagi Samuel Eto’o bersama Inter pada Januari. Sebab, setelah itu dia harus bergabung dengan timnas Kamerun yang akan tampil di Piala Afrika 2010 Angola. Tanpa Eto’o, Mourinho bakal mengandalkan Milito dan Mario Balotelli. Sejatinya, pelatih asal Portugal itu menginginkan agar Eto’o baru bergabung dengan Kamerun dalam persiapan Piala Afrika 2010 setelah laga kontra Chievo. Hanya, keinginan itu bertepuk sebelah tangan karena timnas Kamerun tidak mengizinkannya. Situasi yang bikin Mourinho kesal. Karenanya, dia sampai berharap agar Kamerun segera tersingkir dari Piala Afrika 2010. (ham/ko/jpnn)

FORMASI BINGUNG JAKARTA - Komposisi Tim Nasional (timnas) menghadapi Oman pada lanjutan Pra Piala Asia 2011 belum juga matang. Terpaan cedera dan mulai berdatangannya amunisi Merah Putih membuat Benny Dolo, pelatih timnas, masih terus menggodok kekuatan menghadapi laga Rabu (6/1) nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Setelah mampu mereduksi krisis lini belakang, timnas mendapatkan tambahan amunisi pada lini depan. Ya, hingga kemarin M Ridwan tak juga menunjukkan perbaikan. Malah Zaini Saragih, dokter timnas, memastikan dia harus istirahat sampai satu pekan ke depan. Bendol, sapaan akrib Benny Dolo, sudah menyiapkan M. Robby untuk memperkuat lini belakang. Di lini depan, kondisi Budi Sudarsono sudah kian membaik. Hari ini dia direncanakan memulai latihan dengan menggunakan sepatu. Sejak Jumat hingga kemarin pemain yang kini berkostum Persib Bandung itu hanya berlari-lari kecil tanpa sepatu ketika rekannya menyantap latihan. Cedera engkel kanan dituainya saat menghadapi uji coba kontra Africa Selection Kamis (31/12) lalu. “Kondisi Budi sudah semakin baik. Tapi kami harus tetap memantau perkembangan kondisinya sampai jelang pertandingan nanti,” ujar Zaini.

Bendol juga berharap kondisi Budi bisa semakin membaik. Bagaimanapun Budi menjadi pemain yang berhasil menyarangkan satu gol di jala Kuwait pada babak penyisihan grup B Piala Asia di SUGBK November lalu. Bendol juga menanggapi dingin kedatangan Boaz Solossa pada latihan kemarin. Striker Persipura Jayapura itu menyatakan tak bisa bergabung di timnas dengan alasan keluarga. Malah, Andi Darussalam Tabusalla, manajer timnas, sempat mengancam akan menyerahkan mangkirnya Boaz kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Maklum, bukan sekali ini saja Boaz menyatakan berbagai alasan terkait mangkir atau keterlambatan bergabung di pelatnas. “Saya tak bsia sertamerta memutuskan diturunkannya Boaz nanti. Saya akan lihat sampai di mana penampilannya di latihan,” tutur pria asal Manado itu. Octavianus Matakupa, pelatih fisik timnas, juga menyayangkan timnas yang baru bisa lengkap tiga hari menjelang laga krusial nanti. Bagi dia pekerjaan tidak akan semakin rumit karena harus bisa menyamakan kesiapan fisik pemain yang terlambat dengan pemain yang bergabung lebih dahulu. “Mungkin akan ada penanganan khusus bagi Robby dan Boaz. Kami akan terus memantau hasil latihan,” tukas dia. (vem/zul/jpnn)

Korut Jawara di Qatar CHARLIE LOPULUA/JPNN

MERAGUKAN - Budi Sudarsono kondisinya masih meragukan untuk menghadapi Oman di laga hidup mati, Rabu (6/1) mendatang.

David James Menuju Spurs GETTY IMAGES

BUTUH TANDEM – Jose Mourinho dipusingkan tak hadirnya beberapa pilar, lantaran membela negaranya di Piala Afrika.

Pinjamkan Ottl ke Nuremberg MUNCHEN - FC Nuremberg sedang berjuang keluar dari zona degradasi. Salah satunya dengan cara memperkuat amunisi pemain pada bursa transfer paro musim. Mereka mendatangkan gelandang Bayern Munchen Andreas Ottl dengan status pinjaman. Pemain berusia 24 tahun itu dipinjamkan selama enam bulan. Bagi Nuremberg yang baru promosi musim ini, kehadiran Ottl bisa menambah opsi di lini tengah. Apalagi, Ottl punya pengalaman yang bagus selama membela Bayern. Ottl merupakan pemain binaan dari akademi Bayern. Sejak 2005 dia telah meneken kontrak profesional dengan FC Hollywood (julukan Bayern). Hanya

CMYK

saja dia masih kalah bersaing dengan pemain lainnya di lini tengah Bayern. Sukses menggaet Ottl merupakan sukses kedua Nuremberg di bursa paro musim ini. Sebelumnya mereka juga telah mendatangkan pemain dari Bayern dengan status pinjaman selama enam bulan, yakni ketika menggaet bek muda asal Brazil Breno. Selain melepas Ottl dan Breno, Bayern juga melepas Alexander Baumjohann ke Schalke. Hanya saja statusnya berbeda. Baumjohann dilepas dengan status permanen. Gelandang berusia 22 tahun itu meneken kontrak selama tiga tahun dengan Schalke musim ini. (ham/zul/jpnn)

PORTSMOUTH - Kabar David James hengkang dari Portsmouth menuju Tottenham Hotspur bisa teralisasi pekan ini. Portsmouth yang tengah dibelit krisis finansial parah bahkan menunda gaji pemain Desember, tampaknya bakal segera melepas James demi mengurangi defisit. Sinyal itu menguat karena James tidak diturunkan saat Pompey (sebutan Portsmouth) ditahan Coventry City 1-1 di putaran ketiga Piala FA Sabtu malam WIB (2/1). Muncul dugaan itu merupakan permintaan Tottenham sehingga James tetap available bagi Spurs (sebutan Tottenham) ketika diturunkan di PIala FA. James yang masih dianggap sebagai kiper nomor satu Inggris itu tidak turun di bawah mistar Pompey dalam lima laga terakhir di Premier League. Dan, tidak ada konfirmasi penyebab absennya kiper 39 tahun itu. Pelatih Portsmouth Avram Grant pun terkadang memberikan jawaban membingungkan seputar absennya James. Kadang disebut sakit, kadang

GETTY IMAGES

DILEGO – Kiper Portsmouth, David James, kemungkinan bakal berlabuh di Tottenham Hotspurs.

tengah cedera betis. Grant kabarnya tidak keberatan melepas James mengingat sudah punya gaco baru. Yakni kiper 22 tahun timnas Bosnia Asmir Begovic. “Asmir masih muda tapi dia sangat bagus. Saya yakin dia akan menjadi salah satu kiper terbaik di Premier League,” tutur Grant sebagaimana dilansir The News of the World.

Apabila James bergabung Spurs, berarti dia akan bereuni dengan Harry Redknapp yang pernah menangani Portsmouth. Kolaborasi keduanya pernah membuahkan gelar Piala FA 2008. Sebelum James, Redknapp telah memboyong mantan anak asuhnya seperti Jermain Defoe, Peter Crouch, dan Niko Kranjcar. (dns/zul/jpnn)

DOHA - Korea Utara (Korut) memberi bukti tidak bisa dipandang sebelah mata di Piala Dunia 2010. Bukti itu berupa torehan juara dalam turnamen internasional Qatar di Doha, kemarin WIB (3/1). Korut menjadi yang terbaik setelah memuncaki klasemen akhir dalam turnamen yang diikuti empat negara itu. Chollima (julukan Korut) sebenarnya mengalami kekalahan di laga ketiga atau pemungkas kemarin. Yakni saat ditekuk Iran 0-1 lewat gol semata wayang Mehrzad Madanchi di menit ke-42. Iran yang tampil agresif sejak awal memang mendominasi pertandingan. Banyak peluang tercipta hingga sebuah bola rebound ditendang lob Madanchi dan memperdaya kiper Korut Ri Myung-guk. Di babak kedua, Korut yang mengandalkan striker FC Rostov (Rusia) Hong Yong-jo gagal mencetak gol balasan seiring

minimnya peluang. Kendati kalah, Korut masih meraih poin terbanyak (6 poin) karena telah memenangi dua laga sebelumnya. Masingmasing menekuk Mali (28/12) dan Qatar (31/12) dengan skor sama-sama 1-0. Sebaliknya, Iran tetap finis juru kunci karena kalah di dua laga awal. “Selanjutnya, Korut akan berlaga di AFC Challenge Cup di Srilanka (16-27 Februari nanti, Red),” demikian pernyataan dari Korut sebagaimana dirilis di situs resmi turnamen. AFC Challenge Cup merupakan turnamen dua tahunan bagi negara yang situasi dan kondisi dalam negerinya rentan konflik. Turnamen ini diadakan pertama kali pada 2006 dengan Tajikistan sebagai juara. Disusul India. India dan juara AFC Challenge Cup tahun ini berhak lolos otomatis ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar. (dns/zul/jpnn)


PEKALONGAN RAYA

14

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

LINTAS Koperasi Luar ’’Kuasai’’ Batang BATANG - Pemerintah Daerah (Pemda) melalui instansi terkait diminta untuk melakukan proteksi terhadap masuknya koperasi dari luar daerah, meskipun itu berstatus nasional. Pasalnya, saat ini koperasi di Kabupaten Batang ’’dikuasai’’ oleh pemilik modal dari luar daerah dengan menjamurnya lembaga keuangan yang memakai embel-embel koperasi simpan pinjam. ’’Pemda jangan mudah memberikan ijin beroprasinya sebuah koperasi yang berasal dari luar daerah, apalagi bila status kepemilikannya tidak jelas. Hal itu diperlukan guna melindungi koperasi lokal dan juga dana nasabah yang merupakan warga Batang,” ujar Ketua Komisi C DPRD Batang Suyono. Suyono menjelaskan, saat ini di Batang menjamur koperasi-koperasi yang berasal dari luar daerah, sedangkan pemiliknya tidak diketahui secara pasti. Mereka (koperasi) menghimpun dana dari masyarakat Batang sebesar-besarnya dengan dibungkus ataupun iming-iming program tertentu. Padahal, dalam ketentuan jelas disebutkan bahwa koperasi dilarang menyerat dana dari luar anggotanya. ’’Namun dalam kenyataannya banyak lembaga yang dibungkus dengan nama koperasi menyerap dana dari masyarakat luas, dan salah satunya dengan alasan menjadi calon anggota. Padahal, dana tersebut tidak dijaminkan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (don)

Lima Hari Kerja Diberlakukan BATANG – Memasuki tahun 2010, Pemkab Batang menerapkan ketentuan lima hari kerja. Namun, ketentuan tersebut diberlakukan bagi instansi di lingkungan pemkab yang tidak berhubungan dengan pelayanan masyarakat. ’’Seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Batang sudah di beritahu melalui surat dinas, terkait penerapan lima hari kerja yang mulai efektif diberlakukan Senin (4/1),” ujar Plt Sekda Batang H Susilo. Susilo menjelaskan, penerapan lima hari kerja tersebut sudah melalui pengkajian yang matang. Dan dengan ketentuan baru tersebut, pemkab dapat menghemat anggaran Rp 12 miliar per tahun yang berasal dari uang lauk pauk, BBM kendaraan dinas, dan biaya listrik. ’’Bila dibandingkan dengan daerah tetangga, seperti Pemalang dan Kendal, Kabupaten Batang mungkin tertinggal. Dan penerapan lima hari kerja tersebut seharusnya sudah dilakukan Batang sejak tahun 2008 lalu,” lanjut Susilo. Beberapa pegawai yang ditemui mengaku, mereka tidak keberatan dengan adanya pemberlakukan lima hari kerja tersebut. Meskipun pada tahap awal dimungkinkan masih banyak pegawai yang belum siap, mengingat mereka harus bekeja sampai sore. Namun, dengan berjalannya waktu, hal itu tentunya akan menjadi terbiasa juga. (don)

Seleksi CPNS Dipertanyakan Hari Ini Massa Gelar Aksi KEDUNGWUNI - Usai pengumuman hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Kabupaten Pekalongan, beredar isu di masyarakat adanya penilaian yang tidak obyektif. Bahkan, muncul pula rumor tak sedikit CPNS yang lolos adalah dikarenakan faktor ’’X”, seperti kedekatan dengan pejabat atau uang pelicin. Forum Masyarakat Pekalongan Bersatu (FMPB) mengaku, juga sering mendengar rumor itu. ’’Beberapa kali saya mendengar jika dalam enerimaan CPNS di Kabupaten Pekalongan tidak obyektif dan independen,” kata Mustofa Amin selaku koordinator forum. Menurut, dalam rumor yang berkembang, dalam penerimaan CPNS tak sedikit yang lolos dan diterima adalah masih keluarga pejabat pemkab. ’’Dalam isu yang berkembang di masyarakat, tak sedikit yang diterima. Kalaupun bukan dari keluarga pejabat, ya memakai uang pelicin,” ungkapnya. Untuk itu, rencananya Koalisi LSM Bersatu Senin (4/1) bakal melakukan aksi di Setda Pemkab Pekalongan guna memperoleh kejelasan daripihak terkait atas rumor yang berkembang di masyarakat. FMPB berencana meminta pertanggungjawaban ketua Panitia penerimaan CPNSD

WASIS WAHYUDI/RADAR PEKALONGAN

PERSIAPAN - Koalisi mengadakan rapat untuk persiapan aksi massa ke ke setda.

2009 Kabupaten Pekalongan dalam hal ini sekda- terkait menentukan kelulusan CPNS. FMPB meminta agar panitia

penyelenggara CPNS 2009 melakukan evaluasi kembali kepada pihak UI dalam menentukan kelulusan.

Sementara, Sekda Pemkab Pekalongan H Susiyanto saat dikonfirmasi mengenai kabar tak sedap itu mengatakan,

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK

dalam seleksi penerimaan CPNSD pihaknya berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. (ap1)


PEKALONGAN RAYA

SENIN, 4 JANUARI 2010

15

RADAR TEGAL

PARIWISATA

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

STAGNAN - Hari terakhir libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru kenaikan jumlah pengunjung di Sigandu tidak terlalu menggembirakan.

Pengunjung Sigandu Stagnan BATANG - Tingkat kunjungan pada hari terakhir liburan bagi Objek Wisata (OW) Pantai Sigandu Batang, Minggu (3/1) kemarin, tidak ubahnya seperti hari-hari libur biasa. Tingkat kunjungan di salah satu OW favorit di Batang itu tidak menunjukkan adanya peningkatan yang cukup siginifikan. Tidak seperti pantai-pantai di daerah lain, kondisi di Pantai Sigandu kemarin justru tidak begitu ramai. Padahal di daerah pesisir lain, selama liburan sekolah, Natal dan tahun baru ini, banyak pengunjung yang memadati areal pasir pantai. Bahkan terjadi antrean di pintu masuknya. Hal itu pun diakui oleh salah seorang petugas tiketing OW Pantai Sigandu. ’’Hari ini (kemarin, Red) seperti hari libur atau hari Minggu biasa. Meski termasuk dalam rangkaian liburan tahun baru, jumlah pengunjung tidak menunjukkan adanya peningkatan yang cukup mencolok,” kata pria yang enggan dikorankan namanya tersebut. Dikatakan, bila hari libur biasa atau Minggu, jumlah pengunjung di Pantai Sigandu dapat mencapai 2 ribu pengunjung. Sementara pada hari terakhir liburan kemarin, diperkirakan kenaikan jumlah pengunjung hanya berkisar 100 orang saja. ’’Kita menghitungnya lewat jumlah bendel tiket yang telah terjual. Kalau hari libur atau Minggu biasanya mampu terjual 20 bendel, itu dari pagi sampai malam. Kemungkinan hari ini bisa mencapai 25 bendel, sekarang saja sudah terjual sekitar 17 bendel. Padahal tahun baru kemarin bisa sampai 100 bendel,” jelasnya saat ditemui sekitar pukul 14.30 WIB kemarin. Minimnya peningkatan jumlah pengunjung ini diperkirakan akibat faktor pendukung yang dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung. Padahal bila tersedia hiburan seperti saat libur lebaran lalu, dimungkinkan jumlah pengunjung yang datang akan meningkat tajam. Di samping itu, banyak warga yang lebih tertarik untuk berekreasi di luar daerah. Bambang Sutiyoso, kasi Pengembangan Sarana Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batang, beberapa waktu lalu pernah menyampaikan bahwa untuk liburan panjang di Pantai Sigandu tidak diadakan hiburan. Termasuk pada hari perayaan tahun baru 2010. ’’Kami sudah mencoba menawarkan, namun ternyata tidak ada (yang berminat). Sehingga liburan kali ini di Sigandu tidak ada hiburan. Yang ada hanya di (Pantai) Ujungnegoro, yakni orkes dangdut yang dikelola oleh karang taruna setempat,” kata Bambang Sutiyoso. (ton)

Dana Terbatas, Jalan Diaspal Separuh TULIS - Harapan warga Dukuh Roban, Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, untuk dapat menikmati jalan beraspal belum juga kesampaian. Meski beberapa waktu lalu telah dilakukan pengerjaan pengaspalan jalan, ternyata proyek tersebut hanya mampu menjangkau setengahnya, sementara sisanya masih dibiarkan rusak. Seharusnya, proyek pengaspalan jalan menuju Dukuh Roban tersebut dikerjakan sepanjang 1 kilometer. Yakni, dari perbatasan antardukuh hingga ke perlintasan rel kereta api. Namun, karena keterbatasan dana, proyek pengaspalan hanya dilakukan sampai pintu masuk Dukuh Roban. Perihal keterbatasan dana tersebut diakui oleh Kepala Desa Kedungsegog Rosbad. ’’Ya memang dulu sudah dijanjikan akan diaspal semuanya. Namun ternyata hanya separuhnya saja, sementara sisanya belum. Katanya kare n a d a n a y a n g t e r s e d i a kurang mencukupi,” ungkapnya saat ditemui di selasela perayaan sedekah laut Sabtu (2/1). Menurutnya, proyek pengaspalan tersebut adalah garapan dari pemerintah. Mengingat jalan tersebut adalah milik kabupaten sebagai akses ekonomi warga. ’’Jalan itu milik kabupaten, sebagai jalur perekonomian. Sisa yang belum diaspal antara 400 hingga 500 meter,” ujar Rosbad. Patut diakui, bahwa jalan tersebut bukan hanya satusatunya akses bagi warga Dukuh Roban untuk menuju ke daerah lain. Tetapi juga jalur perekonomian bagi warga, mengingat di Dukuh Roban juga berdiri Tempat Pelelangan Ikan (TPI), yang sejak beberapa tahun lalu menjadi urat nadi bagi warga setempat dan dari luar Roban.

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

RUSAK - Akibat keterbatasan anggaran, jalan menuju Dukuh Roban hingga kini belum diaspal.

’’Setiap harinya TPI disini melakukan pelelangan ikan. Sementara yang ikut lelang bukan hanya dari warga setempat, tapi juga warga dari luar Tulis. Jadi jalan tersebut

sangat dibutuhkan untuk mendukung perekonomian, sehingga warga pun dapat meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Makmur, seorang nelayan setempat.

IKLAN BARIS LOKER 7X276mm

Sayangnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sufiyanto hingga berita ini diturunkan belum bisa ditemui untuk dimintakan konfirmasinya. Sehubungan

dengan tutupnya Kantor Dinas BMSDA dalam rangka cuti bersama Tahun Baru. Termasuk saat dicoba dihubungi melalui telponnya pun tidak diangkat. (ton)


JATENG

SENIN 4 JANUARI 2010

17

RADAR TEGAL

KEBUMEN Korban Tenggelam Ditemukan BULUSPESANTREN -Hanya butuh waktu 1 hari bagi Tim Search And Rescue (SAR) dari Satuan Polisi Air (Satpol Air) Polres Kebumen untuk menemukan Riyadi (15) warga RT 2 RW 3 Desa Sawangan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo. Sayangnya, pemuda malang yang tergulung ombak Pantai Setrojenar, Buluspesantren, pada Jumat (1/1) sekitar pukul 15.45 WIB tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa Sabtu (2/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Jasad korban ditemukan nelayan setempat di pantai Brecong atau sektiar 2 kilometer arah timur dari lokasi awal dia tenggelam. Pada badannya masih melekat pakaian yang dikenakan terakhir kali. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, korban ditemukan oleh Sumarno (40), warga Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren. Waktu itu dia hendak menjaring ikan di laut. Namun langkah kakinya mendadak terhenti saat melihat sesosok jenazah dalam posisi terlentang di pinggir pantai. Seketika itu juga dia melaporkan penemuan mayat itu ke pihak aparat desa yang kemudian diteruskan ke aparat Polsek Buluspesantren. ’’Korban ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar 2 kilometer ke arah timur dari tempat kejadian,” ungkap Kapolres Kebumen AKBP Andik Setiyono SH SIK MH melalui Kapolsek Buluspesantren AKP Sudarno D.S. Sabtu (2/1). Lebih lanjut dia menjelaskan, sesaat setelah jenazah korban ditemukan, pihaknya bersama dengan unit Identifikasi Polres Kebumen langsung melakukan proses identifikasi. Dari ciri-ciri yang disampaikan pihak keluarga, aparat yakin bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah Riyadi. ’’Sambil menunggu kedatangan keluarga, jenazah kita kirim ke kamar mayat RSUD Kebumen,” imbuh Sudarno. Ditambahkannya, tak lama setelah kejadian, pihak keluarga sebenarnya langsung datang ke pantai Setrojenar. Bahkan pada malam harinya, mereka menggelar tahlilan di lokasi pantai. Tapi keesokan harinya, pihak keluarga kembali pulang ke Wonosobo. ’’Tapi mereka sudah kita hubungi kembali bahwa jasad Riyadi telah ditemukan,” sambung Sudarno. ’’Kita sebenarnya sudah berupaya melakukan pencegahan dengan memasang rambu larangan mandi. Bahkan, peringatan serupa sudah berulang kali kita umumkan melalui melalui pengeras suara,” lanjutnya. Minimnya alat pengaman dan petugas penjaga pantai ternyata disesalkan oleh sejumlah pengunjung pantai. ’’Membludaknya wisatawan harusnya diantisipasi pengelola objek wisata dengan menempatkan petugas penjaga pantai sehingga kejadian seperti ini tidak perlu terjadi,” tandas Suharno (42), warga Jakarta. (has/jpnn)

Calon Penumpang Padati Stasiun dan Terminal KEBUMEN - Berakhirnya masa liburan sekolah sekaligus libur panjang tahun baru membuat Stasiun Kebumen dibanjiri penumpang. Mereka adalah warga yang hendak balik ke tempat asal setelah menghabiskan waktu liburan di Kebumen. Seperti terlihat selama dua hari kemarin. Jumlah penumpang mengalami lonjakan yang cukup signifikan, meski tidak seramai pada saat arus balik Idul Fitri lalu. Terutama penumpang yang hendak pulang ke Jakarta. Data dari petugas Stasiun Kebumen menyebutkan, pada Jumat (1/1) tercatat ada 612 penumpang khusus Jakarta. Angka ini meningkat menjadi 957 penumpang pada Sabtu (2/ 1). Sementara, hingga pukul 16.00 kemarin sore tercatat jumlah penumpang sudah mencapai 600-an penumpang. ’’Hari ini (kemarin sore, Red) memang sudah mulai sepi. Puncak arus balik sudah terjadi Sabtu kemarin,” ungkap Kepala Stasiun Kebumen Mujiyanto Risani didampingi Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Surono kemarin (3/1) sore. Surono menambahkan, lonjakan penumpang akhir tahun

sudah diprediksikan sebelumnya. Untuk itu, pihak PT KAI telah menambah satu kereta tambahan guna mengantisipasi membludaknya penumpang. ’’Alhamdulillah, sampai saat ini semua penumpang bisa terangkut dan tidak ada yang terlantar,” imbuhnya. Terkait tarif, Surono tidak membantah adanya kenaikan harga tiket. Tapi tuslag ini hanya berlaku untuk kelas bisnis dan eksekutif. ’’Kenaikan tarif berlaku sejak tanggal 1-4 januari 2010. Diluar tanggal itu, tarif tetap normal.’’ Besaran kenaikan tarif ratarata Rp 30 ribu. Misalnya, tiket kelas bisnis tiket KA Sawunggalih Utama Jurusan Kutoarjo Pasar Senen (Jakarta) naik dari harga semula Rp 90 ribu menjadi Rp 120 ribu. Pun demikian halnya dengan tiket kelas eksekutif yang naik dari Rp 170 ribu menjadi Rp 200 ribu. Selain di stasiun, lonjakan penumpang juga terlihat di Terminal Bus Kebumen. Menurut Zaenal (45) salah satu penjual tiket, lonjakan mulai terasa sejak Jumat (1/1). Bahkan, tiket bus hingga 3 Januari sebagian besar sudah habis dipesan penumpang. (has/jpnn)

DOK.RADAR BANYUMAS

PENUH – Calon penumpang kemarin (3/1) memadati Stasiun Kebumen sehari menjelang berakhirnya masa liburan sekolah.

Pejabat Diminta Kembalikan Komisi Bank Jateng SEMARANG – Direksi Bank Jateng diminta transparan mengungkapkan siapa saja pejabat yang pernah menerima fee dari bank plat merah tersebut. Langkah tersebut dinilai harus dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta para pejabat yang pernah menerima komisi dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mengembalikannya. Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng Muhadjir M.Ardian mengatakan, praktik pemberian komisi atau fee dari Bank

Jateng kepada pejabat daerah dihentikan sejak tahun 2005. Namun, hingga sekarang tidak diketahui siapa saja pejabat daerah yang sempat menerima komisi tersebut. ’’Praktiknya sudah berhenti sejak tahun 2005. Tapi kalau KPK meminta mengembalikan saya rasa sulit. Sebab sampai sekarang tidak diketahui siapa saja yang sempat menerima,” ujarnya. Muhadjir menegaskan, para pejabat daerah seharusnya dilarang menerima komisi tersebut. Sebab pemberian itu bukan merupakan bagian dari devi-

den yang dibagikan BPD. Sementara, lanjut dia, komisi yang diduga diterima oleh pejabat daerah ini masuk ke kantong perorangan. Namun, jika dugaan KPK bahwa banyak pejabat daerah yang menerima fee dari BPD benar, maka ia mendesak direksi Bank Jateng periode saat ini untuk menelusuri siapa saja pejabat daerah yang diduga menerima komisi tersebut. ’’Harus ditelusuri semua dan dicarikan solusinya,” katanya. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Haryono Umar mengungkapkan banyak pejabat daerah

yang menikmati komisi dari BPD. Menurut dia, pemerintah daerah menyimpan uang APBD di bank pembangunan dan pejabat daerah menerima komisi dari uang yang disimpan tersebut. Uji petik yang dilakukan KPK terhadap 6 BPD mengungkapkan jumlah komisi yang diberikan mencapai total Rp 360 miliar. Keenam bank tersebut masing-masing Bank Sumut, Bank Jabar-Banten, Bank DKI, Bank Jateng, Bank Jatim, dan BPD Kalimantan Timur. Di Bank Jateng, komisi yang telah diberikan mencapai sekitar Rp

51 miliar. Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengakui, pemberian fee tersebut sudah dihentikan sejak tahun 2005. Namun persoalannya saat itu aturan Bank Indonesia (BI) memperbolehkan pejabat sebagai pemegang saham menerimanya. ’’Pejabatnya mulai dari gubernur sampai bupati/walikota. Fee itu diterima sebagai bonus atau honor,” ungkapnya. Menurut Boyamin, karena ada aturannya, dulu hal tersebut dianggap legal. Namun

kemudian banyak yang menganggap berlebihan karena jumlah fee yang diberikan sangat besar. ’’Menjadi berlebihan karena jumlahnya kok segitu. Dulu di saat dirutnya almarhum Pak Panoet malah lebih besar,” paparnya. Saat ini, lanjutnya, KPK memang meminta pejabat yang pernah menerima untuk mengembalikannya. Hanya saja lembaga anti korupsi tersebut menugasi BI untuk melakukannya. ’’Sejak 2005 BI mencabut peraturannya tersebut, maka-

IKLAN BARIS LOKER 7 X 255 MMK

nya dihentikan,” kata dia. Boyamin menyatakan, bila kebijakan ini dianggap korupsi, maka BI yang seharusnya menjadi tersangka utama karena lembaga tersebut yang menerapkan peraturan. Dia juga menghimbau pejabat yang pernah menerima fee dari Bank Jateng untuk mengembalikannya sebagai itikad baik. Selain di bank milik pemerintah, Boyamin juga meminta KPK menelusuri pemberian uang siluman dari bank swasta dan BUMN kepada pejabat yang menyimpan uangnya di bank tersebut. (ric/jpnn)


18

SENIN, 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Senangnya Kembali ke Sekolah LIBUR sekolah sudah selesai. Persiapan menyambut materi baru sudah dipersiapkan apa belum ya? Kalo tugas selama libur dah selesai belum? Wah…ketemu teman-teman nih… biasa ngobrol- ngobrol sekaligus tebar pesona sama si doi kali ya… Beragam cara dilakukan untuk

bali ke sekolah awal tahun ini. Dari 26 ResponX yang didata Tim Xpresi, 76,92 persen mengaku senang kembali ke sekolah. ”Ya, senang lah, bisa ketemu teman-teman lagi, dah lama kan ga bergurau bersama,” tutur Andika Putra Aprilianto, siswa SMP Negeri 3 Kota Tegal kelas

AGUS WINARTO/TIM XPRESI

SATUKAN BAND - Junot band merupakan salah satu band pelajar di Kota Tegal yang menyatukan beberapa band yang sebelumnya ada.

Junot, Satukan Band yang Terpecah NAMA Jongor Unity Of Tegal (Junot) band di kalangan pelajar SMP Negeri 3 Kota Tegal sudah tidak asing lagi. Group band ini lahir dari pecahan band yang pernah ada di sekolah tersebut. Band yang digagas Haikal (Chuky band) ini kemudian direspon Adrian dan Nurul (Metalizer band), Ardian Mardiana (Sponbob band), dan Junaedi (Skotlet band) sebagai kelompok musik baru yang menyatukan mereka. Berawal dari ngobrol-ngobrol kecil muncullah komitmen membuat band baru. Saat ditemui Tim Xpresi, Junaidi, vokalis band ini mengaku, ide membentuk band muncul dari kakak kelas mereka yang sering tampil waktu perpisahan. “Dari situ kemudian aku, haikal dan teman-teman lain yang sering nongkrong bareng di kantin sekolah pas jam istirahat membentuk komunitas musik ini,” terangnya di sela latihan di salah satu studio musik di Tegalsari. Dengan posisi personil Haikal (Vokal), Junaedi (Rhytem), Ardian (Lead), Adrian (Bassist) dan Nurul (Drummer). Nama Jongor yang merupakan nama salah satu wilayah perikanan di Kota Tegal menjadi inspirasi mereka untuk menyebut band barunya. Karena sama-sama ngefans dengan grup musik papan atas Ungu, Junot lebih sering memainkan lagulagu dari group itu. Meski diakui mereka, masing-masing personil juga berkeinginan untuk membuat lagu sendiri. “Bagaimanapun juga lagu-lagu dari Ungu yang sering kita mainkan pernah membawa kita menjadi finalis dan meraih juara tiga pada parade band tingkat SMP di PPIB (Pusat Promosi Informasi dan Bisnis),” terang Ardian. Selain sibuk dengan kegiatan bermusik, urusan sekolah tetap mereka perhitungkan. Buktinya meski ujian akhir masih terhitung lama, tapi dari sekarang mereka sudah mulai mengurangi jadwal latihan dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan rajin mengikuti jam tambahan di sekolah. “Jadwal latihan rutin kita di sekolah dilakukan setiap Selasa selesai jam sekolah, itupun ada pendampingan dari guru pembimibing” terang dia polos. (tim II)

TIM XPRESI TIM I : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam

TIM II : Serly Rostarina, Subekhi Prawirodijoyo, Agus Winarto

mengisi liburan, tapi beragam juga ga’ ya untuk kembali ke sekolah? Meski nuansa liburan masih kental namun rupanya mayoritas ResponX senang bisa kem-

IX. Salah satu ResponX juga mengaku terus berlibur di rumah terasa membosankan. Mungkin karena mereka sudah mulai masuk pada salah satu tahap perkembangan manusia saat teman menjadi salah satu solusi mencurahkan perasaan dan tempat yang nyaman selain keluarga. Sayangnya, ResponX yang berkeinginan

belajar dan memilih dengan tegas jawaban menuntut ilmu hanya 7,69 persen saja. Disinggung mengenai persiapan, dandanan baru rupanya masuk daftar pilihan ResponX yang mereka anggap penting. “Dandanan baru dong, biar tampil beda pada saat masuk sekolah,” ujar salah satu siswa SMA. Hal ini senada diungkapkan M Rizqiawan, siswa MTs Negeri Kota Tegal kelas IX. “Biar ganteng,” ucapnya memberikan alasan. Tetapi, sekali lagi, ketemu teman-teman dan guru menjadi jawaban pilihan yang paling banyak diambil ResponX menjadi hal penting saat pertama kali masuk . Wah… friend is the best lah pokoknya. Sementara, 19,23 persen lainnya memilih mencari bukubuku baru biar nambah pengetahuan sebagai hal terpenting yang kudu disiapin menjelang masuk sekolah. Rajin juga ya... Mmmm, kira-kira pada awal masuk, ruangan mana ya yang paling dikangenin ma ResponX? “Kelas dong, karena kelasku adalah rumah ke duaku,” ujar Adrian Edgar, siswa SMP Negeri 3 Kota Tegal kelas IX. ResponX lain yakni Arif, siswa SMP Negeri 17 Kota Tegal memilih kantin sebagai tempat yang paling dia rindukan ”Ya iyalah, secara perutkan harus diisi setiap saat,” tuturnya beralasan. Perpustakaan juga dipilih sebagai bagian dari sekolah yang dikangenin. Jawaban ini seperti yang diambil Faridah Yulianti, siswi SMP Negeri 12 Kota Tegal. Dia memilih perpustakaan karena ruangan itu nyaman dan mendukung untuk hobi membacanya. Banyaknya hal yang bisa dilakukan di sekolah agaknya memberi andil pada semangatnya

ResponX kembali ke sekolah. Dari seluruh ResponX yang didata, 69,23 persen diantaranya terus terang mengakui hal ini. Rasa semangat itu membuat persiapan untuk kembali ke sekolah menjadi hal yang penting dan tak boleh dilupakan seperti yang diakui 76,92 persen ResponX. Siswi kelas VII SMP Negeri 19 Kota Tegal I n d a h Marlina menuturkan, persiapan p e r l u dilakukan agar dia bisa lebih pintar dari sebelumnya. ”Persiapan kembali k e sekolah

Apa yang biasa kamu lakukan menjelang masuk sekolah? sibuk cari peralatan sekolah 50% sibuk bikin tugas liburan 3,84% sibuk ubah penampilan 3,84% santai aja 42,30%

Apa yang menurutmu penting saat pertama kali masuk sekolah? dandanan baru 7,69% tas dan sepatu baru 7,69% buku-buku baru 19,23% ketemu teman dan guru dong 61,53% Tidak Menjawab 3,84%

Ruangan mana yang kamu paling kangenin di sekolah? kelas perpustakaan kantin laboratorium

Apakah kamu bersemangat kembali ke sekolah? pasti masih pengen libur biasa aja tergantung mood

d’Masiv

[intro] F G Am FGC F G Am FGC F G Am Tak ada manusia F G Am Yang terlahir sempurna F G Am Jangan kau sesali F G C Segala yang telah terjadi F G Am Kita pasti pernah F G Am Dapatkan cobaan yang berat F G Am Seakan hidup ini F G C Tak ada artinya lagi

LIBUR telah usai. Sekarang saatnya kembali ke sekolah, mengisi hari demi hari dengan kegiatan belajar. Pada saat liburan sekolah, umumnya kamu tidak banyak bersentuhan dengan buku-buku pelajaran. Apalagi liburan kali ini cukup panjang sampai dua minggu. Sudah barang tentu waktu liburan banyak diisi dengan waktu bermain, berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Menghadapi atau memasuki hari-hari awal masuk sekolah, sudah pasti kamu disibukkan dengan mempersiapkan diri menghadapi pelajaran selanjutnya. Berikut ini ada beberapa

tidak perlu kadang harus tidak tahu

[chorus2] F G Am Tuhan pasti kan menunjukkan F G C Kebesaran dan kuasanya F G Am Bagi hambanya yang sabar F G C Dan tak kenal Putus asa [interlude] F G Am F G C F G Am FGC [Outro] F G Am FC

berikan tugas untuk dikerjakan saat liburan. Segera kerjakan tugas tersebut sehingga setelah masuk nanti, tugas kalian tidak akan bertumpuk. Dan yang terpenting adalah kalian bisa mengingat kembali pelajaran tersebut. Kalau memang perlu belajar kelompok, segera ajak teman-temanmu untuk bergabung menyelesaikan tugas itu. Kedua, baca kembali bukubuku pelajaran yang akan dipelajari di hari pertama masuk sekolah nanti (kalau bisa semua buku dibaca) sehingga pada saat guru menjelaskan nanti kalian tidak dalam keadaan bingung.

11,53% 11,53% 76,92% 0%

Kalau perlu, seperti apa persiapannya? potong rambut di salon 26,92% ke toko buku 11,53% menghubungi teman, buat nanya tugas sekolah 7,69% kumpulin semua perlengkapan sekolah 46,15%

sangat penting agar kita lebih semangat lagi dalam belajar di sekolah,” ujar Bangun, siswa

SMK DWP Kota Tegal yang masuk dalam daftar ResponX. Lalu, apa persiapannya? “Ya, nyiapin perlengkapan sekolah dan jangan lupa pakean disetrika juga sepatu dicuci,” saran Bambang Irwanto dari SMK YPT Kota Tegal. Banyak juga ResponX yang memilih pergi ke salon untuk potong rambut. (tim II )

Ketiga, persiapkan bukubuku pelajaran yang akan dibawa pada hari pertama nanti, jangan sampai lupa apalagi ketinggalan karena kaget dengan perubahan libur panjang dengan kegiatan belajar dan belajar. Keempat, jaga penampilan. Meski bukan yang terpenting, namun penampilan yang fresh saat kembali ke sekolah bisa membuatmu lebih bersemangat menerima pelajaran. Kalau sudah semangat, tentu ilmu yang disampaikan guru-gurumu akan segera nyerap ke otak dan hasilnya, kamu jadi pintar. Ayo kembali ke sekolah... (*)

PROFIL USIA : 13 - 17 tahun

JUMLAH : 26 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

PENDIDIKAN : SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

[chorus] F G Am Syukuri apa yang ada F G C Hidup adalah anugerah F G Am Tetap jalani hidup ini F G C Melakukan yang terbaik [intro] F G Am FGC

tips yang bisa kamu ikuti agar “refresh” dalam mengikuti pelajaran di sekolah. Pertama, sebelum liburan mungkin ada guru yang mem-

69,23% 19,23% 11,59% 0%

Apakah perlu persiapan untuk kembali ke sekolah?

TIPS - X

Jangan menyerah

50% 15,38% 23,07% 7,69%

Roro Gapai Prestasi dari Karate SIFAT nakal bisa saja berguna. Mungkin bagi sebagian orang sifat itu harus dihilangkan. Tapi tidak bagi Roro Putri Bayu Dini (18). Gadis yang berulang tahun tanggal 23 Desember 1991 ini mengaku, saat kecil dia termasuk dalam kategori gadis tomboy yang suka jahilin orang. Lalu siswi SMK Negeri 3 Kota Tegal ini mencoba menyalurkan kenakalannya dengan mengikuti olahraga bela diri Karate. Cewek berkerudung ini menekuni bakatnya sejak masih duduk di bangku SMP sampai sekarang. Pa-

da saat itu, dia bergabung dengan perguruan Shindoka Karate Do. “Awalnya emang aku pengin ngembangin sifat nakal, tetapi setelah itu aku pengin nunjukin ke orang tua aku kalo aku bisa berprestasi lewat kejuaraankejuaraan karate itu sendiri. Selain itu, aku juga pengin membawa nama baik sekolah,” tuturnya malu-malu. Banyak prestasi yang sudah diraihnya antara lain Juara III Kata Perorangan Putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shindoka, Juara III Kumite kelas 51 kg,

dan beberapa prestasi lain. Selain di bidang olah raga, gadis yang tinggal di Jalan Projo Sumarto 1 Desa Kaladawa Kecamatan Talang ini juga berprestasi di bidang akademik. Bahkan dia pernah menjuarai Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) tingkat Kota Tegal dan menduduki peringkat pertama bersama kelompoknya. “Semua ini atas keridhoan Allah, dukungan dari orang tua, guru dan teman-temanku,” tuturnya. Meski dia lebih banyak menjuarai karate, tetapi dia masih ber-

usaha untuk bisa berprestasi di bidang akademik. Wah, perlu dijadikan inspirasi nih bagi teman-teman yang menyibukkan diri di bidang lain di luar akademik. Sebelum menyudahi wawancara dengan Tim Xpresi, Roro juga menyebutkan mottonya yakni Diri Kita adalah Cermin dari Apa yang Dapat Dilihat. Jadi bagi teman-teman yang punya adik nakal, suka jahil, dan mukul, mending disuruh ikut karate aja deh biar sifat nakalnya bisa dikembangkan seperti Roro. Hehe.(serly/agus)


SAMBUNGAN

SENIN 4 JANUARI 2010

19

RADAR TEGAL

Kontraktor Rekrut Tenaga Lokal ... dari halaman 1 di Kabupaten Tegal diharapkan bisa terlaksana pada awal tahun 2010. “Alhamdulillah, khusus untuk Tol Kanci-Pejagan semua tahapan pembangunan sudah kami selesaikan secara cepat dan sesuai target yang harus dipenuhi. Main kontraktor, PT Adhi Karya, sudah melakukan profesional hand over (PHO) atau serah terima proyek pada 16 Desember lalu. Kami sudah mengajukan uji layak operasi ke Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT),” ungkap Direktur Utama PT SMR, Harya M Hidayat, kepada Radar didampingi Chief Commercial Officer, Aswan Sunoto, Sabtu (26/12). Harya menambahkan, BPJT sudah turun tahap pertama untuk memeriksa kesiapan dan kekurangan proyek yang harus dipenuhi sebelum dibuka untuk umum. Setelah itu, pemerintah menetapkan tarif kendaraan jalan tol. Penetapan tarif tentunya diiringi rencana peresmian jalan tol masuk Projek Jalur

Trans Java yang selesai kali pertama itu. Peresmian jalan tol akan menjadi begian program 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. TENAGA KERJA LOKAL Persiapan saat ini dilakukan perusahaan yang ada dalam naungan PT Bakrie Toll Road untuk melakukan pembinaan sumber daya manusia (SDM). Karyawan hampir 100 persen berasal dari tenaga lokal sebagai pelaksanaan konsep memajukan ekonomi setempat yang dikembangkan kontraktor. Pelatihan meliputi pengoprasian secara menyeluruh jalan tol sesuai standar pelayanan minimum (SPM). Karyawan dibina tenaga profesional dari kepolisian, basarnas, tenaga medis, dan lembaga lainnya. “Rekruitmen karyawan yang telah kami lakukan berasal tenaga lokal untuk memenuhi kebutuhan oprasional jalan. Selain itu, kami juga bekerjasama dengan beberapa instansi untuk mendukung pengoperasian diantaranya kepolisian dan rumah sakit,” kata Harya.

Di Cirebon, Harya mengaku memilih Rumah Sakit Mitra Plumbon karena memiliki peralatan lengkap. Selain itu, lokasinya cepat dijangkau bila ada kecelakaan. Hal ini menjadi pertimbangan sehingga RS yang berada didekat jalur tol menjadi pilihan terbaik dibandingkan sarana kesehatan lainnya. Beberapa tenaga kesehatan RS juga bakal dibekali kemampuan penanganan di jalan tol. Sementara, pelatihan yang dilakukan cukup efektif karena karyawan terus menunjukan peningkatan kemampuan. Pelatihan yang dilakukan sejak Senin (21/12) dilakukan dalam ruangan serta praktik di lapangan. Beberapa tenaga tenaga profesional didatangkan dari jalur lain yang sudah melakukan operasional terlebih dahulu. “Secara utuh kami sudah menyiapkan jalan tol sesuai standar yang ditentukan dengan kelengkapan sarana serta SDM yang mumpuni. Harapannya, kami dapat melayani pengguna jalan serta masyarakat dengan baik,” lanjutnya. (*)

Residivis Curas asal Songgom ... dari halaman 1 uang sebesar Rp 11 juta, dibawanya kabur. Sementara korbannya dibiarkan tergeletak di jalanan. Peristiwa itu berawal saat korban berniat pulang ke rumahnya. Karena tidak ada kendaraan, korban pulang menggunakan ojek. Kesempatan ini tidak disiasiakan pelaku dengan berpurapura naik ojek bersama. Dalam perjalanan korban diturunkan

paksa, dan apa yang terjadi kepala korban dipukul. “Pelaku dari Songgom ini dikenai pasal pemberatan. Karena sebelumnya pelaku pernah melakukan penipuan, dan pernah ditahan,” kata AKBP Benone Louhenapessy, didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH kemarin. Dari hasil pengembangan, pelaku Caswadi ini ternyata sebagai pelaku Curanmor dengan barang bukti 11 kendaraan

bermotor. Sedang aksi itu dilakukan di sejumlah tempat. Selain Songgom, pelaku sebelumnya pernah beraksi di Kota Tegal, dan daerah Margasari Kabupaten Tegal. Seluruh kendaraan hasil kejahatan, selanjutnya diamankan di Mapolres Brebes. Selanjutnya pelaku yang meresahkan masyarakat ini langsung dijebloskan ke sel tahanan. Dari pengakuan tersangka, aksinya dilakukan karena kepepet ekonomi. (din)

SBY Setuju Gus Dur Pahlawan dari halaman 1 ”Tentu presiden sudah mendengar usul berbagai pihak. Presiden menghargai dan menerima pernyataan seperti itu, dan menjadi masukan buat presiden. Namun, presiden akan tetap mengacu UU No 20/2009 yang telah disetujui bersama DPR,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha kemarin (3/1). Dengan adanya Dewan Gelar, lanjut dia, kewenangan penuh penentuan pahlawan tidak lagi di tangan presiden. Usul dari masyarakat, termasuk pemda, harus disaring dulu lewat Dewan Gelar itu. Julian mengatakan, dengan masukan dari DPR, Dewan Gelar akan segera terbentuk. Jika Dewan Gelar terbentuk, penganugerahan gelar pahlawan nasional tidak harus dilaksanakan menjelang perayaan Hari Kemerdekaan sebagaimana yang lazim dilakukan sebelumnya. “Dewan Gelar itu bekerja selama lima tahun. Jadi saat sudah dibentuk bisa langsung membahas,” kata Julian. Meski demikian, Julian mengakui Gus Dur merupakan tokoh yang khusus. Karena itu, sangat mungkin Presiden RI ke4 itu diberi gelar yang di luar nomenklatur yang ada dalam undang-undang. “Bisa saja diberi gelar di luar nomenklatur, yang kontekstual misalnya karena Gus Dur memperjuangkan pluralisme. Tapi saat ini, kita berpedoman dengan undang-undang dulu,” kata Julian. Dewan Gelar dibentuk Presiden melalui Keppres. Dewan itu terdiri atas 2 orang dari kalangan akademisi, 2 orang dari militer, dan 3 orang sisanya dari tokoh yang pernah meraih tanda kehormatan. Terkait syarat administratif tersebut, Fraksi PKB siap memulai langkah nyata dengan mengirimkan surat resmi permohonan pengangkatan Gus Dur sebagai pahlawan kepada presiden RI pada hari ini (4/1). Bagi fraksi beranggotakan 28 orang di parlemen itu, almarhum sudah sangat memenuhi syarat. Baik syarat secara umum maupun khusus seperti yang diatur dalam pasal 24, pasal 25, dan pasal 26 UU No 20/2009. “Sebagai pelapor awal, kami akan mulai langkah konkretnya,” ujar Ketua FPKB Marwan Ja?far di Jakarta kemarin (3/1). Selain itu, FPKB juga akan mendorong pimpinan DPR dan semua fraksi untuk mengirimkan surat resmi yang sama. Menurut Marwan, hanya melalui mekanisme seperti inilah presiden akan memiliki cukup

data dan alasan secara legal formal untuk memproses pemberian gelar tersebut. Atas dukungan dan usul banyak pihak selama ini, Marwan menyatakan, pihaknya secara khusus memberikan apresiasi tinggi. “Ucapan terima kasih juga kepada pemerintah yang telah merespons dengan baik tentang itu,” tambahnya. Sekjen DPP PDIP Pramono Anung mengatakan, melalui fraksinya di DPR, PDIP akan mendorong pengajuan gelar pahlawan untuk Gus Dur menjadi usul resmi DPR. Persoalan ini akan disampaikan melalui sidang paripurna DPR yang bakal digelar hari ini. “Agenda paripurna besok (hari ini) memang hanya pidato pembukaan masa sidang DPR. Tapi, nanti di sana FPDIP akan mengusulkannya melalui interupsi agar gelar pahlawan untuk Gus Dur segera dibahas agar menjadi sikap resmi,” kata Pramono yang juga wakil ketua DPR itu.Menurut dia, untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional ada mekanisme yang harus diikuti. Prosesnya mengacu kepada UU No 20/ 2009. PDIP sendiri, imbuh dia, sudah mantap mengusung Gus Dur sebagai pahlawan nasional. “Kami mendapatkan arahan

langsung dari Megawati untuk mendorong ini,” tegasnya. Keseriusan itu, sama sekali bukan karena Megawati pernah menjadi Wapres saat Gus Dur berkuasa. Tapi, benar-benar karena ajaran Gus Dur yang memberi konstribusi besar bagi bangsa dan negara. “Mulai komitmennya membangun demokrasi, pluralisme, melindungi kelompok minoritas, diplomasi umat Islam Indonesia di level internasional yang menampilkan wajah Islam yang ramah, harus diakui Gus Dur punya jasa besar,” bebernya. Di tempat terpisah, Ketua FPAN Asman Abnur juga siap mengajukan surat resmi untuk ikut mendorong gelar pahlawan nasional bagi Gus Dur. Menurut dia, FPAN sepakat Gus Dur berhak menyandang gelar tersebut. “Tentu, jika diperlukan, kami akan ikut kirim surat,” ujarnya. Namun, dia mengingatkan, derasnya dorongan sejumlah pihak selama ini tetap harus disikapi dengan arif. Pengajuan harus dilakukan dengan hatihati dan sesuai prosedur. “Jangan grusa-grusu, nanti malah ada kesan ada unsur rekayasa atau sebagainya, karena gelar pahlawan ini memang agak sensitif,” tandas Asman. (jpnn)

Korban Pembajakan Somalia Terkatung-Katung dari halaman 1 bangsaan Indonesia. “Kami masih menganalisa data. Laporan terbaru bahkan jumlah WNI hanya 14 bukan 17. Namanya pun sudah ada. Tapi kami masih membandingkan kemungkinan lain dari data yang berbeda,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Teuku Faizasyah ketika dihubungi di Jakarta tadi malam. Sejauh ini, kata dia, Deplu sudah mulai menghubungi pihak keluarga awak kapal Pramoni tersebut. Pihaknya belum berniat membuka nama-nama korban ke publik sebelum jelas benar bahwa mereka masih ada di atas kapal. Yang pasti, kata dia, 14 WNI yang ada di atas kapal itu dalam kondisi selamat. “Kami sudah memastikan bahwa mereka baik-baik saja,” kata dia. Progress lain yang cukup menarik adalah data kapal Pramoni yang ternyata melibatkan tiga negara. Kapal tersebut dimiliki oleh warga Norwegia dan berbendera Singapura. Sedangkan, bahan kimia yang diangkut oleh tanker berbobot mati 20 ribu DWT (deadweight tonnage) tersebut diduga kuar dimiliki pengusaha asal Indonesia. “Karena itu dari 24 awak terdapat 14 WNI di atas kapal dengan lima warga Tiongkok, satu Nigeria dan sisanya warga Vietnam,” tegas dia. Tanker Pramoni dibajak Jum-

at lalu (1/1) saat berlayar menuju Kandla, pelabuhan laut di Gujarat, India. Kapal tersebut merupakan yang ketiga disandera sejak Agustus tahun lalu di perairan yang diawasi sejumlah angkatan laut (AL) asing itu. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu Teguh Wardoyo mengatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan belum perlu untuk menempuh opsi operasi militer. Apalagi, kata dia, selama ini pembajakan di Somalia dikenal tidak memiliki track record penghilangan nyawa sandera. Ancaman lazimnya dilakukan untuk mendapatkan tebusan dalam bentuk uang atau pembebasan rekan mereka. “Karena itu militer dari negara korban pembajakan Somalia belum pernah ada yang terlibat pembebasan,” singkat dia. Faiza menambahkan, operasi di luar negeri itu tentu bukan kompetensi Deplu untuk menjawab. Kalaupun dilakukan, tentu proses mekanisme pengiriman pasukan khusus itu tidak mudah dan harus mendapat persetujuan Presiden SBY. “Yang pasti saat ini kami akan lebih kepada proses mengawal negoisasi antara pemilik kapal dan pembajak,” tegas dia. Teguh mengatakan, pihak Deplu dalam hal ini KBRI Nairobi sudah mengambil langkahlangkah untuk pembebasan awak kapal. Namun, katanya, lewat kejadian yang sudah-

sudah, negosiasi biasanya hanya dilakukan antara pemilik kapal dan pembajak. “Namun kita dengan pemerintah Somalia akan terus memonitornya,” ujarnya. Dia mengatakan, sejak kemarin, pihak agen pemilik kapal, Zodiac Management Agency, telah berupaya melakukan upaya penyelamatan kapal, namun hingga saat ini proses negosiasi dinyatakan masih alot. “Informasi yang kami terima masih minim. Kami masih menunggu perkembangan negosiasi antara agen kapal dengan pembajak,” ujarnya. Perompakan itu bukan satusatunya yang terjadi pada hari pertama tahun baru. Sebuah kapal kargo berbendera Inggris, The Asian Glory, juga dibajak Jumat petang sekitar 620 mil (sekitar 1.000 km) dari lepas pantai Somalia. Kapal tersebut dibajak saat mengangkut mobil dari Singapura menuju Jeddah, Arab Saudi. Dari 25 ABK yang disandera, delapan di antaranya warga negara Bulgaria (termasuk kapten kapal). Sedangkan awak kapal lain berkewarganegaraan Ukraina, Rumania, dan India. Sebelumnya, tanker kimia berbendera Inggris, St. James Park, dibajak Senin lalu (28/12) saat dalam perjalanan dari Thailand menuju Spanyol. Kapal itu dibajak di Teluk Aden. Lima ABK adalah warga negara Bulgaria. Awak yang lain berasal dari delapan negara. Kasus

tersebut makin menunjukkan bahwa pembajakan tetap menjadi masalah serius dalam satu tahun terakhir. Dalam dua tahun terakhir, bajak laut di Somalia telah membajak lebih dari 80 kapal. Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal tanker berbendera Singapura dibajak oleh kawanan perompak ketika melintasi Teluk Aden. Kapal tersebut membawa 24 awak dan 17 diantaranya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). “Kami sudah menurunkan tim untuk mengonfirmasi kabar itu dan ternyata 100 persen confirm. Kapal yang dibajak itu bermuatan bahan kimia,” ujar Dirjen Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Deplu Teguh Wardoyo di Jakarta tadi malam. Data teknis yang diterima Deplu, kapal tanker seberat 20 ribu ton itu bernama Pramoni dan dibajak ketika menjalani rute menuju ke arah India. Peristiwa pembajakan tersebut pertama kali diketahui ketika kapten kapal Singapura itu melaporkan upaya penguasaan kapal oleh “pihak asing” ketika berada di tengah laut. Sebelum sambungan radio terputus, Kapten sempat menyatakan jika seluruh awak kapal dalam kondisi selamat. “Dari 24 awak kapal yang berada di kapal tersebut, 17 adalah WNI, lima warga Tiongkok, dan masingmasing satu orang warga Nigeria dan Vietnam.” (zul/rdl)

Sinta Nuriyah: Gus Dur Terus Kepikiran PKB dari halaman 1 Namun, ibu empat orang putri itu enggan mengungkapkan lebih lanjut. “Kayak gimana-gimananya, itu urusan orang PKB. Saya nggak tahu,” tegasnya. Awal November lalu, Gus Dur memang mengadakan konferensi pers di Kantor PB NU, Jl Kramat Raya, Jakarta, terkait keinginan mengadakan muktamar itu. Gus Dur mengungkapkan, dalam muktamar tersebut, seluruh pihak akan diajak. Mulai muncul lah wacana muktamar bersama sejak saat itu. Beberapa hari setelah Gus Dur meninggal, Yenny Wahid, putri kedua Gus Dur, melontarkan rencana menggelar Muk-

tamar PKB Gus Dur. Rencana itu tidak meresahkan kubu Muhaimin Iskandar. Kubu Muhaimin yang masih kukuh mempertahankan kepengurusan hasil Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol akan berusaha mendekati dan merangkul seluruh komponen yang terpecahpecah di PKB selama ini. “Silakan saja mengadakan muktamar, tapi semua pihak tetap akan kita coba dekati. Apalagi mereka dulu pernah di PKB,” ujar Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding di Jakarta kemarin (3/1). Namun, dia menyatakan sebenarnya kurang tepat kalau saat ini sudah membicarakan soal politik PKB maupun Gus Dur. Sebab, masih masa-masa

berkabung. “Tapi, ya terserahlah. Faktanya, sudah ada PKB dan sudah ikut pemilu.” Menurut dia, sebagai pemangku jabatan di PKB, kewajiban pihaknya membesarkan PKB. Hal itu juga sebagai bentuk apresiasi terhadap Gus Dur sebagai salah satu pendiri. Awal munculnya kembali ramai-ramai di PKB dimulai dari pernyataan Muhaimin Iskandar soal wasiat Gus Dur terkait PKB. Pernyataan itu disampaikan di Kantor DPP PKB, Jl Sukabumi, Jakarta, Kamis malam (1/1). Muhaimin menyatakan telah mendapat wasiat untuk menjaga PKB dengan merangkul semua pihak. Namun, dia me-

negaskan bahwa semua tetap harus berpijak pada hasil MLB Ancol. Lontaran Muhaimin tersebut langsung direaksi oleh Yenny. “Kalau tawaran islahnya melalui pintu Ancol, itu pasti kita tolak,” tegas juru bicara PKB kubu Yenny, Imron Rosyad Hamid, kemarin (3/1). Alasannya, PKB versi Gus Dur tidak mau didikte oleh PKB Muhaimin yang merupakan minoritas. “Itu sesuatu yang tidak logis,” tambahnya. Dia lantas kembali menyinggung suara PKB pada Pemilu 2009 di Jawa Timur yang menurun hingga 70 persen. Juga perolehan suara di Jateng yang turun hingga 54 persen. (jpnn)


KOMBIS

SENIN, 4 JANUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Tiga Paket KARAOKE KOMPUTER Promo MULAI DILIRIK Alternatif Berkaraoke Murah dan Efisien

TEGAL – Karaoke kini menjadi tren di tengah masyarakat Tegal dan sekitarnya. Menjamurnya tempat karaoke yang menawarkan kemudahan dan beragam pilihan lagu, menjadikan tren berkaraoke semakin membumi. Tetapi, jika ingin berkaraoke di rumah bersama keluarga, Bagong Elektronik Tegal menawarkan karaoke komputer original untuk rumah tangga maupun tempat karaoke. Dengan software original versi terbaru yang dilengkapi donggel sebagai jaminan keaslian produk, piranti yang satu ini juga mudah dioperasikan dan mampu menampung hingga puluhan ribu lagu. Sugiarto, pemilik Bagong Elektronik mengatakan, karaoke komputer menawarkan jaminan keaslian produk serta penggunaan yang mudah. Sehingga bisa digunakan seluruh anggota keluarga untuk mengisi waktu luangnya. Kapasitas lagu yang mampu menampung 20 ribu lagu lebih akan memudahkan konsumen memilih lagu sesuai selera. Mereka pun tak perlu jauh-jauh ke tempat karaoke. Soal harga, dia memberikan penawaran istimewa yang bisa dimanfaatkan konsumen pribadi maupun pemilik karaoke yang membutuhkan karaoke komputer untuk melengkapi tempat usahanya. (rochman gunawan)

DOK./RATEG

LEBIH MUDAH – Perangkat karaoke komputer mulai diburu penikmat seni berolah vocal di Tegal dan sekitarnya.

TEGAL – Sinar Asia Tegal memberikan promo istimewa kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya yang ingin mendapatkan berbagai peralatan olahraga. Selain pembelian secara eceran, konsumen juga bisa melakukan pembelian secara grosir dengan harga bersaing. Hermawan, owner Sinar Asia Tegal mengatakan, dia menyediakan berbagai peralatan olahraga mulai dari raket, bola, dan sebagainya dengan berbagai pilihan merek dan harga. Untuk memudahkan konsumen mendapatkan berbagai peralatan olahraga, dia memberikan tiga paket yaitu paket diskon, bonus barang, dan setiap pembelian tertentu mendapatkan bonus super murah untuk membeli barang. Dengan tiga paket tersebut, Hermawan berharap konsumen bisa memanfaatkannya sekaligus mendapatkan nilai lebih dari setiap transaksi yang dilakukan. Selain paket tersebut, setiap bulan dia juga memberikan paket tertentu yang bisa dinikmati semua konsumen. Hanya

saja, paket tersebut bisa berubah sesuai dengan promo yang ada. Untuk pembelian secara eceran maupun grosir, toko juga memberikan harga istimewa kepada seluruh konsumen. Ke depannya, dia akan terus memberikan kemudahan agar konsumen bisa mendapatkan berbagai peralatan olahraga dan sebagainya dengan mudah dan harga bersaing serta dengan beragam hadiah. “Kami menawarkan kemudahan serta harga bersaing. Sehingga konsumen bisa mendapatkan kebutuhan dengan mudah dan murah,” ungkapnya. Fandy, salah seorang konsumen mengaku, senang bisa mendapatkan potongan harga. Menurutnya, selain memudahkan konsumen juga bisa menarik minat calon konsumen untuk datang membeli berbagai peralatan olahraga sesuai kebutuhan. Dia sendiri mengaku sengaja datang untuk membeli raket dan bola volly. Sebagai konsumen, dia berharap agar promo tersebut bisa dipertahankan. (gun)

Kontribusi Hulu Sampai Hilir Pencapaian Spektakuler 25 Juta Unit Honda

DOK.RATEG

PENTRASI PASAR – PT KAO Indonesia melebarkan sayap dengan menggandeng CV Kana Jaya Abadi sebagai sub distributor.

PT KAO Lebarkan Sayap TEGAL – PT KAO Indonesia kembali melebarkan sayap untuk mendekatkan diri kepada konsumen. Kali ini, CV Kana Jaya Abadi menjadi sub distributor untuk wilayah Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Langkah ini diharapkan bisa memudahkan distribusi produk PT KAO Indonesia hingga ke wilayah pelosok. Hari Dwi Anggoro, perwakilan PT KAO Indonesia menuturkan, CV Kana Jaya Abadi sebagai kepanjangan tangan dari PT Kao Indonesia diharapkan bisa melakukan penetrasi pasar serta memberikan kemudahan kepada seluruh pelanggan baik grosir maupun eceran di tiga wilayah. Dengan demikian produkproduk yang ada bisa diterima dengan mudah di semua lapisan masyarakat serta jangkauan yang lebih merata. Pihaknya juga memberikan dukungan penuh melalui sisitem distribusi yang tersebar luas. Sehingga konsumen bisa mendapatkan produk yang ada dengan mudah. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan berbagai inovasi serta meningkatkan layanan untuk memberikan kepuasan kepada konsu-

CMYK

men. “Adanya sub distributor diharapkan pangsa pasar di Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Bebes bisa dijangkau secara menyeluruh,” terangnya. Natan Nael, pemilik CV Kana Jaya Abadi mengatakan, dengan langkah strategis yang dilakukan PT KAO Indonesia, sejumlah produk andalah seperti Attack, Biore serta Laurier akan lebih mudah diperoleh dengan sisitem pendistribusian yang cepat dan teratur. Sebagai sub distributor, pihaknya akan lebih konsen menggarap segmen pasar mulai dari family store, grosir, mini market serta super market hingga ke pelosok wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepuasan serta kemudahan bagi masyarakat serta pelanggan setia produk-produk PT KAO Indonesia. Karaenanya, untuk meningkatkan konsumen di wilayah Tegal, Slawi dan Brebes adalah dengan adanya layanan konsumen untuk mendapatkan berbagai informasi, keluhan serta kritik secara langsung dari masyarakat. (gun)

PT Astra Honda Motor (AHM) menorehkan prestasi sensasional tahun ini, menyusul tercapainya produksi sepeda motor ke-25 juta di Indonesia. Prestasi spektakuler tadi tidak hanya yang pertama di tanah air, melainkan juga di ASEAN. Pencapaian bersejarah yang mulai dirintis AHM 38 tahun silam itu, ditandai realisasi produksi ke-25 juta, Sabtu 3 Oktober, di areal pabrik AHM Cikarang. Honda Vario Techno tercatat sebagai unit produksi ke-25 juta tersebut sebagai bakti perusahaan kepada lebih dari 25 juta pelanggan Honda. Miki Yamamoto, President Director AHM mengatakan, pencapaian ini merupakan bentuk nyata dukungan dan loyalitas 25 juta pelanggan di Indonesia, karyawan, PT Astra International Tbk, Honda Motor Co. Ltd, suplier, main dealers, dealers, AHASS, serta pemerintah Indonesia, dan media massa. “Kami berterima kasih kepada seluruh konsumen setia Honda dan kami akan terus berusaha memberikan yang

terbaik,” katanya. Keberhasilan ini pun diapresiasi Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menyerahkan sertifikat sebagai produsen motor pertama di Indonesia yang memproduksi sepeda motor ke-25 juta kepada AHM. Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menandaskan, pencapaian luar biasa ini diikuti pula peningkatan kontribusi perusahaan. Utamanaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di antaranya melalui penciptaan ribuan lapangan kerja. Dari sisi produksi, hingga September 2009 AHM sudah melibatkan lebih dari 500 vendor dan supplier. Upaya itu disertai tingkat kandungan lokal produk Honda yang terus meningkat dengan rata-rata hampir 95 persen. Sedang dari sisi penjualan dan purna jual, perusahaan menggandeng sekitar 1.600 dealer dan hampir 4.000 jaringan bengkel Astra Honda Autorized Service Station (AHASS), sekitar 7.000 toko suku cadang termasuk Honda Exclusive Part Shop (HEPS). Kondisi ini menunjukkan komitmen perusahaan mendorong penciptaan ribuan kesempatan lapangan kerja di negeri ini. AHM sampai September lalu,

DOK./RATEG

PEMBELAJARAN – Selain penjualan, Honda juga mengutamakan keselamatan pengendaranya melalui kegiatan sosialisasi safety riding.

sudah mempekerjakan sekitar 14.000 orang. Jumlah lapangan kerja akan berlipat jika memperhatikan banyaknya suplier, vendor, dan dealer yang terlibat dalam proses produksi hingga pengiriman sepeda motor Honda ke tangan konsumen. Itu juga yang menyebabkan AHM mampu memberikan kontribusi terbesar kedua setelah India bagi Honda Motor Co., Ltd sebesar 20 persen. Tidak hanya soal penjualan, Honda juga peduli terhadap lingkungan hidup dan keselamatan berkendara. Kontribusi bagi lingkungan diantaranya teknologi 4Tak yang sudah dilakukan sejak

pertama berdiri hingga kadar emisi rendah memenuhi standar Euro2. Untuk kampanye safety riding, AHM menyebarkan simulator ke seluruh dealer untuk menumbuhkan kesadaran pengguna motor Honda terhadap ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Untuk urusan safety pengendara, Presdir PT AHM Miki Yamamoto menegaskan itikad utama AHM saat ini. Menurutnya, kata safety sudah menjadi bagian dari filosofi produksi sepeda motor Honda. Selain motor yang safety, safety mengendarai motor di jalan raya juga menjadi bagian dari kampanye besar yang dilaku-

kan PT AHM saat ini. “No sales without safety,” tegasnya. Thomas Wahyono, Marketing Promotion PT AHM Semarang mengakui, AHM aktif melakukan edukasi pada masyarakat di wilayah kerjanya. Salah satu ungkapan terima kasih atas kepercayaan konsumen, AHM menggelar Honda Fiesta yang digelar serentak di 110 kota se-Indonesia, termasuk di Tegal. Motor-motor Honda yang melegenda dengan penjualan terbesar, memang masih di kelas bebek. Di antaranya, Astrea Legenda, Supra Fit, Supra Fit X hingga generasi terbaru Honda Revo. Bebek memang masih menguasai pasar PT AHM di kisaran persentase produksi 60 persen. Sisanya Matic 30 persen dan motor sport di angka 10 persen. Sejak masuk, Honda yang konsisten mengusung sepeda motor bermesin 4 tak yang mampu membuat irit bahan bakar langsung mendapat hati mayoritas masyarakat. Sementara Yamaha yang lebih menggeluti mesin 2 tak selalu membayangi Honda hingga belakangan mampu saling kejar jumlah produksinya dengan Honda. Sedangkan Suzuki selalu menjadi brand ketiga, karena kerap berkutat dengan masalah pergantian bos. (zuhlifar arrisandy)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SENIN, 4 JANUARI 2010

BALANENYONG

Tabung Gas Karbit Meledak

Harus Siap Hadapi Tantangan KEMANDIRIAN seseorang bisa terbentuk dengan sendirinya dan bukan karena keterpaksaan maupun keterbatasan karena tuntutan jaman. Tetapi disebabkan pada keinginan seseorang untuk maju di segala hal dengan kemauan keras dalam menerima tantangan apapun. Termasuk berbenturan soal utang piutang. DOK.RATEG Asupan informasi M Khuzaeni postif dari pengaruh modernisasi melalui teknologi informasi, bisa mengilhami seseorang belajar mandiri, di tengah carut marut perekonomian negeri, meski terkadang tidak sejalan dengan kondisi lingkungan. Tantangan dan cibiran pasti menghinggapi setiap rintisan awal, yang dinilai melawan arus peradaban. Hanya saja, jika niatnya tulus untuk memajukan lingkungan dari segi pendidikan, pasti ada hasil. “Saya terilhami akan kebutuhan teknologi. Sehingga saya dan istri mencoba memberikan terobosan di bidang pendidikan teknologi tepat guna, walau di tengah cibiran lingkungan,”

1 Pedagang dan 6 Pengunjung Guci Jadi Korban BOJONG - Minggu (3/1) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, sejumlah pengunjung obyek wisata Guci dikejutkan dengan bunyi ledakan keras yang bersumber dari daerah di sekitar jembatan menuju ke obyek wisata Guci. Baru kemudian diketahui, ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

JALAN - Peserta jalan sehat keluarga dalam rangka HAB ke-64 tahun 2010, yang diawali dengan barisan drumb band siswa madrasah.

Depag Gelar Rangkaian HAB Ke-64

WUJUDKAN AHLAK MULIA YANVERA/RADAR SLAWI

PESTA - Sejumlah penggila durian sedang pesta buah durian di salah satu rumah pedagang durian Jatinegara.

Durian Jatinegara Disuka Banyak Konsumen MANISNYA rasa buah durian khas Jatinegara Kabupaten Tegal membuat semua orang, terutama penggila buah durian dari semua kalangan bersorak kegirangan. Pasalnya, kebutuhan akan buah durian di wilayah Kabupaten Tegal bisa tercukupi, dengan harapan bisa menekan harga pasar yang terbilang hingga kini masih sangat tinggi. Bayangkan saja untuk satu buah durian besar dengan berat 1 kilogram bisa mencapai Rp 45 ribu. Hal itu terbilang sangat kecil bagi pencinta durian sejati. Sebab, isinya hanya beberapa butir saja. “Untuk sekali makan, saya bisa menghabiskan 3 buah durian besar. Coba anda hitung sendiri berapa besar uang yang harus ke hal 9 kol 4

LAKALANTAS

MEMPERINGATI Hari Amal Bhakti (HAB) ke-64 Depatemen Agama, Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Tegal menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya berupa jalan sehat keluarga, yang digelar Minggu (3/ 1) kemarin, dengan start dan finish di halaman kantor Depag setempat. Kegiatan jalan sehat keluarga itu diikuti sedikitnya 6.000 peserta yang terdiri dari jajaran pejabat di lingkungan kantor Depag Kabupaten Tegal, pegawai, guru di lingkungan

Depag, siswa, P3N, pensiunan Depag beserta keluarganya. Dalam acara jalan sehat yang menggan-

deng Yamaha Agung Tegal itu, panitia menyediakan hadiah utama berupa 1 unit Yamaha mio model terbaru. Sebelumnya, Kantor Depag juga menggelar sejumlah kegiatan berupa lomba dan pemberian santunan. Sejumlah lomba yang digelar dalam rangka HAB itu terdiri dari lomba olah raga yang meliputi tenis lapangan, bulu tangkis, dan bola voley. Sementara lomba seni yang digelar diantaranya band pop religi dan ke hal 9 kol 4

Bupati Diminta Copot Kades Karangjambu Dugaan Penyalahgunaan Dana ADD BALAPULANG - Untuk saat ini pengembalian sejumlah uang Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2009, yang diduga telah disalahgunakan oknum Kepala Desa (Kades) Karangjambu Kecamatan Balapulang, belum ada kejelasan sama sekali. Padahal sudah melebihi batas waktu yang telah ditentukan sesuai dari surat pernyataan oknum Kades tersebut. Sehingga warga Karangjambu meminta ke hal 9 kol 4

YANVERA/RADAR SLAWI

SANTAI - Kardi bersama rekannya sedang santai setelah menyampaikan kasus dugaan penyalahgunaan dana ADD oleh Kades Karangjambu kepada warga di balai desanya.

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

BARANG BUKTI - Barang bukti berupa balon gas dan pecahan tabung gas karbit saat diamankan sementara di kantor UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci.

Penyelidikan Kasus Jalingkos, Muncul Tersangka Baru SLAWI - Meski terkesan merayap, penyelidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait kasus proyek Jalan Lingkar Kota Slawi (jalingkos) jilid II, oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang mulai memunculkan nama tersangka baru. Hal ini terungkap setelah dilakukan ekspos Kejati bersama Kejari Slawi yang juga masih dilibatkan dalam puldata dan DOK.RATEG pulbaket. Nursodik SH ‘’Hasil dari puldata, dan pulbaket yang dilakukan oleh Kejari Slawi, dan dilanjutkan ekspos, memang kini sudah bisa memunculkan nama tersangka baru. Namun, untuk nama individunya siapa yang akan dijadikan tersangka, kami belum bisa memberikan keterangan. Sebab, memang untuk bisa menetapkan seseorang jadi tersangka tidaklah mudah,’’ terang Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) kejari Slawi, Nursodik SH. Menurutnya, informasi adanya tim dari KPK, ke hal 9 kol 1

Akhir Liburan Sekolah, Guci Dipadati Ribuan Pengunjung AGUS WIBOWO/RATEG

DIBAWA KE RS - Nampak sejumlah korban lakalantas yang terjadi di jalan raya Suradadi, tengah dibawa oleh petugas sektor Suradadi untuk dibawa ke RSI Mitra Siaga Tegal

Dihajar Revo, Empat Luka SURADADI - Apes nasib Duwari (65) warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pasalnya, Minggu (3/1) sore, tukang becak ini bersama dengan anak, dan cucunya terpaksa dilarikan ke RSI Mitra Siaga Tegal, lantaran becak yang dikayuhnya diseruduk oleh sepeda motor Honda Revo. Sedangkan insiden lakalantas yang terjadi di jalan raya Suradadi, pengendara motor juga mengalami patah tulang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, dari arah timur menuju barat, becak yang dikayuh oleh Duwari tengah membawa Murni (35), dan Alfin (10) yang diketahui anak dan cucunya. Sore kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB, Duwari hendak mengantar cucunya untuk membeli makanan. Namun sial, saat melintas di Jalan Raya Suradadi, tepatnya sebelum jembatan jalur ke hal 9 kol 4

CMYK

Arus Lalu Lintas Tersendat, Lahan Parkir Tak Memadai Menjelang berakhirnya liburan sekolah, Minggu (3/1), obyek wisata pemandian air panas Guci dipadati ribuan pengunjung. Diperkirakan jumlah pengunjung yang memedati obyek wisata andalan Kabupaten Tegal itu mencapai antara 10 Ribu - 12 Ribu pengunjung. Benarkah? LAPORAN : ARIEF NUR PADATNYA pengunjung juga terlihat dari antrean panjang pengunjung hingga mengakibatkan kemacetan. Kemacetan itu nampak baik pada jalur menuju ke obyek wisata maupun pada jalur keluar obyek wisata. Hampir

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PADAT - Pengunjung yang tampak memadati lokasi pemandian pancuran 13 di obyek wisata Guci, Minggu (3/1) kemarin.

setiap sisi jalan raya menuju obyek wisata dipenuhi oleh kendaraan wisatawan yang parkir, bahkan lahan di seputar wana wisata Guci juga dimanfaatkan oleh wisatawan untuk memarkirkan kendaraan mereka. ‘’Lahan parkir yang ada sudah tidak mampu menampung kendaraan yang masuk, jadi kami terpaksa parkir di dekat wana wisata yang terletak agak jauh dari obyek wisata,’’ terang Supriyanto (42), salah seorang pengunjung yang berasal dari Kabupaten Pemalang. Kepala Unit Polisi Pariwisata (Polpar) Polres Tegal, Aiptu Nogroho Santoso, membenarkan keadaan tersebut. Menurutnya kepadatan wisatawan obyek Guci terjadi sejak pagi hingga sore hari. Meskipun terjadi peningkatan arus wisatawan, lanjutnya, arus lalu lintas masuk dan keluar obyek wisata Guci masih tergolong

lancar. ‘’Walaupun tersendat, tapi arus lalu lintas masih termasuk lancar. Belum ada laporan antrian panjang kendaraan yang mengakibatkan terjadinya kemacetan total. Kami berupaya agar lalu lintas di obyek wisata tetap teratur, yakni dengan mengerahkan personel Polpar yang ada,’’ ujarnya. Sementara itu, secara terpisah, Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci, Imam Sutanto, membenarkan terjadinya lonjakan jumlah wisatawan Guci pada liburan sekolah kali ini. Menurutnya, lonjakan kenaikan jumlah wisatawan sudah terjadi sejak pergantian tahun 2009 ke 2010. Namun demikian, jumlah wisatawan kembali menurun pada keesokan harinya, Sabtu (2/1) dan kembali mengalami kenaikan pada hari Minggu (3/1). ke hal 9 kol 4


PEMALANG

4

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

HARI JADI Gelar Segudang Kegiatan Lomba UNTUK memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Pemalang akan menggelar sejumlah kegiatan lomba. Camat Pemalang Suharto SIP MSi mengatakan, untuk memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan lomba dan sejumlah acara lainnya, di antaranya lomba jalan sehat, K3, senam masal, baca puisi, karaoke, acara wungonan, upacara bendera dan malam resepsi dengan menggelar panggung hiburan Orkes Dangdut Aria Nada sebagai acara pucak peringatan. “Dari sekian banyak macam lomba yang akan digelar salah satu di antaranya lomba jalan sehat untuk memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang yang cukup spektakuler. Dalam lomba itu akan diikuti sebanyak 15.000 peserta, baik dari dinas instansi, desa dan kelurahan maupun masyarakat secara umum,” kata Suharto kepada Radar di kantornya, kemarin. Suharto menambahkan lomba jalan sehat nantinya juga akan dibuka dan dilepas oleh Bupati Pemalang HM Machroes SH. Untuk memeriahkan jalannya lomba kata Suharto, panitia telah menyediakan berbagai macam hadiah. Terutama untuk lomba jalan sehat yang rencananya akan digelar di Alun-alun kota pada hari Jum’at (8/1) sekitar pukul 06.00 WIB pagi hari. Hadiah yang disediakan cukup banyak dan sangat menarik diantaranya berupa sebuah sepeda motor, 2 buah sepeda gunung, 2 televisi berwarna 21 inc, 2 VCD player, 5 kipas angin dan ratusan hadiah hiburan lainnya. “Kegiatan lomba ini hasil kerja bareng banyak pihak salah satunya Pemkab setempat. Adapun tujuannya yaitu untuk memeriahkan Hari Jadi ke 435 Kabupaten Pemalang sekaligus untuk memberikan hiburan kepada rakyat. Karena dari semua kegiatan yang ada banyak melibatan warga termasuk pada acara puncaknya malam resepsi peringatan hari jadi dengan hiburan orkes dangdut,” ujarnya. (mg1)

Pilkada, Salafiyah Netral Alumni dan Santri Dibebaskan DukungMendukung PEMALANG - Momen Pilkada yang bakal berlangsung pada tahun 2010 ini sudah mulai dibicarakan banyak anggota masyarakat di berbagai kesempatan. Kemarin saat digelar Muktamar I dan Halaqah Forum Silaturahmi Alumni Ponpes Salafiyah, pengasuh pondok tersebut menyinggung soal hajat politik daerah tersebut. Ponpes tersebut memilih netral dan memberikan kebebasan kepada santri dan alumni

dalam dukung-mendukung pada Pilkada Pemalang tahun ini. Pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan Pilkada tahun 2010 sebagai agenda politik daerah merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. “Pilkada 2010 bagi Salafiyah adalah tetap berpastisipasi. Dukungmendukung bagi santri dan alumni dibebaskan,” kata dia, Sabtu (2/1) saat membuka Muktamar I dan Halaqah di Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang. Namun demikian partisipasi dan dukung-mendukung yang dibebaskan tersebut diharapkan menge-

depankan partisipasi yang berakhlakul karimah. Dia menegaskan banyak potensi dari santri yang apabila dituangkan dan diakomodir di lembaga-lembaga dan profesi yang lain merupakan sebuah kekuatan yang beragam. Aunurrofiq menegaskan, banyak alumni- alumni santri Ponpes Salafiyah yang telah berhasil di bidang politik dengan menduduki pucuk pimpinan partai. Bahkan mereka turut hadir dalam acara tersebut, baik yang di Pemalang maupun di daerah-daerah lainnya. Namun demikian Ponpes Salafiyah lanjut dia tidak banyak meminta kepada para alumninya tersebut. “Yang penting alumni berbuat baik

Portal Ditutup, Muncul Pak Ogah

RADIO

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

HADIAH – Perwakilan Dishubkominfo Kabupaten Pemalang menyerahkan hadiah kepada pemenang undian temu kenal fans Radio Persada FM.

Fans Radio Persada Jumpa Darat PEMALANG - Ratusan Fans Radio Persada Pemalang menggelar jumpa darat Minggu (3/1) di aula Dristarasta Pemalang. Kegiatan yang dikemas dalam acara Temu Kenal itu dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi, dan bersilaturahmi. Acara diwarnai dengan pembagian door prize secara diundi dan juga doorprize bagi fans tertua dan termuda. Panitia penyelenggara yang memiliki nama udara Pendekar Mata Ganda mengemukakan acara Temu Kenal itu digagas oleh Paguyuban Pendengar Persada Pemalang (P4). “Sebelumnya sudah sering salam-salam dan sapa-sapa di udara, tapi ketika bertemu di darat tidak saling menyapa. Untuk itulah melalui acara ini agar semua fans bisa saling mengenal dan pada akhirnya tidak hanya menyapa di udara tapi juga menyapa di darat saat bertemu,” kata dia. Dalam acara terebut, satu demi satu fans yang hadir disebut namanya dan diminta ke depan agar semua undangan mengenalnya. Ada yang menggunakan nama udara, namun banyak pula yang masih menggunakan nama asli. Panitia menyediakan doorprize bagi tamu undangan yang dilakukan dengan jalan diundi. Sedangkan fans dengan usia tertua dan termuda juga mendapatkan doorprize menarik. Fans tertua diraih oleh Hadi Sutikno yang sehari-harinya adalah PNS di lingkungan Pemkab Pemalang. Sementara fans termuda diraih Veri Inayah pembawa acara di radio tersebut. Sementara pimpinan Radio Persada Jayen mengemukakan jumpa fans yang digelar ini bagi Radio Persada adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya dilakukan oleh fans-fans di daerah Pemalang bagian selatan. Dia menyampaikan perjalanan Radio Persada yang dipimpinnya hingga memasuki usia hampir sepuluh tahun dan tetap eksis. Radio ini pada awalnya berbasis di Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari. Mulaime rambah kota Pemalang dan Pantura pada tahun 2007. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MUKTAMAR - Muktamar pertama digelar Forum Silaturahmi Alumni Santri Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang.

Ponpes Agen Rahmatan Lil Alamin FORUM Alumni Silaturahmi Alumni Santri Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang menggelar kegiatan Muktamar yang pertama kalinya Sabtu (2/1) di halaman Ponpes tersebut. Kegiatan dirangkai dengan acara halaqah sebagai wahana untuk memberdayakan alumni menjadi santri profesional. Pengasuh Ponpes menilai ide kegiatan tersebut sebagai implementasi dimana pondok pesantren sebagai agen Rahmatan Lil Alamin. Panitia penyelenggara Yusron Muhtadi dalam kesempatan itu mengemukakan, gagasan untuk menyelenggarakan Muktamar yang pertama itu bermula dari seringnya alumni santri Ponpes Salafiyah kumpul- kumpul saat berada di Jakarta. “Dari kegiatan kumpul-kumpul itu terbentuk ide untuk diselenggarakannya mukatamar ini,” kata dia. Tim perumus Muktamar Asrori

Lima Raperda Ditetapkan PEMALANG - Lima Raperda yang diajukan eksekutif, Rabu (30/12), disetujui fraksi- fraksi di DPRD Pemalang. Dalam beberapa pendapat akhir fraksi memberikan cacatan untuk segera disosialisasikan dan dibuat petunjuk pelaksana. Raperda tersebut dua di antaranya menyangkut pemerintahan desa. Sedangkan lainnya adalah ijin jasa konstruksi, penanaman modal dan pencabutan retribusi kendaraan angkutan barang. Juru bicara Fraksi Partai Golkar Ujiyanto MR mengemukakan, dengan belum terbangunnya secara sempurna sistem administrasi desa yang selama ini berjalan, dua raperda yang mengatur tentang desa diharapkan akan mampu menjadi sarana dalam rangka menciptakan upaya kesiapan dan

penguatan system pemerintahan di tingkat desa. “Ini perlu disiapkan perangkat regulasinya,” kata dia. Dia menilai, lima Raperda yang menjadi Perda itu sudah sangat cerdas sehingga diperlukan regulasi yang lebih cerdas. Mengenai retribusi kendaraan barang, Fraksi Golkar menilai hal tersebut tidak diperbolehkan oleh paraturan di atasnya dan berasas pemberatan terhadap masyarakat. Namun demikian harus dicoba mencari pengganti atas hilangnya pendapatan sebesar Rp 700 juta setiap tahun. Adanya Raperda yang mengatur mengenai retribusi ini berdampak pada penutupan portal yang menarik retribusi kendaraan barang. Sementara Fraksi PKB melalui juru bicaranya Sri Juma-

berahlakul karimah dan menjaga tali silaturahmi,” ujarnya. Selain mengemukakan tentang Pilkada, pengasuh juga menyampaikan perkembangan Ponpes Salafiyah yang saat ini telah memiliki SMP Salafiyah Plus dengan tingkat kelulusan pada tahun 2009 mencapai 100 persen. Sekolah ini juga telah menolak murid pada pendaftaran peserta didik baru tahun 2009 hingga dua kelas. Untuk itu pada kegiatan tahun depan sekolah akan mengupayakan agar tidak lagi menolak murid dengan membangun ruang kelas baru. Pendirian sekolah tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan formal. (ali)

liyah SH mengemukakan, pemerintah daerah segera memberi perhatian khusus terhadap pemerintahan desa yang dianggap kurang siap menerima penyerahan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kepada desa secara maksimal mengingat adanya keterbatasan SDM. Mengenai Raperda Ijin Usaha Jasa Konstruksi, Fraksi PKB menekankan agar peraturan daerah ini disosialisasikan dan eksekutif harus tegas. Soal Raperda tentang penanaman modal, Fraksi PKS melalui juru bicaranya Rizki Wulan Sucivani SE mengungkap cacatan Pemkab Pemalang dimana dominasi investasi yang ada adalah pada usaha kecil. Fraksinya meminta dirintis pendirian badan usaha milik desa (BUMDes). (ali)

yang merupakan alumni dan sukses sebagai pengusaha penerbitan di Jakarta menyambut baik adanya Muktamar dan Halaqah ini. Ini berdasar pada pengetahuannya dimana ada salah satu pondok di Jawa Timur yang alumninya mampu memberdayakan SDM kemudian mengelola perusahaan. Keuntungan bersih dari perusahaan itu pada tahun 2007 mencapai Rp 4 miliar setahun sehingga mendorong dirinya untuk ikut mengikuti jejak tersebut. “Santri adalah potensi yang luar biasa. Kita bisa membuat karya dengan memberdayakan alumni menjadi santri profesional serta menciptakan SDM profesional seperti mereka,” tegasnya. Untuk kepentingan tersebut dia sering melakukan konsultasi dan konsolidasi kepada para kiai dan syekh di Ponpes Salafiyah. Sementara pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan,

ide untuk menyelenggarakan Muktamar alumni itu sudah sejak lama diungkapkan ke pengurus Ponpes. “Kami pengasuh, pengurus, dewan asyadid menyampaikan tahniah atas penyelenggaraan ini ,” kata dia. Ide dan gagasan penyelenggaraan lanjut Aunurrofiq adalah implementasi santri sehingga ponpes menjadi agen Rahmatan Lil Aalamin bisa terwujud. Ini sesuai dengan thema acara yakni menilik peran strategis santri sebagai agen of change di masyarakat. Pengasuh mengungkapkan peran ualama dalam konteks internasional yang melahirkan Nahdlatul Ulama. Hal itu dilakukan dalam komite hijaz sehingga sampai saat ini umat Islam masih misa mengunjungi situs-situs sejarah Islam di Makkah dan Madinah. Dan peran santri lanjut dia merupakan pengejawantahan dari peran ulama tersebut. (ali)

PEMALANG – Rencana pemerintah Kabupaten Pemalang menutup portal akhirnya terwujud. Sejak Jum‘at pukul 00.00 WIB, kendaraan barang yang melintas di Jalur Lingkar Selatan tak lagi ditarik retribusi portal. Namun hingga Minggu (3/1) masih banyak sopir truk yang kecele dengan menyiapkan uang ribuan untuk membayar. Sisi lain, di pos penarikan retribusi muncul anakanak muda yang memanfaatkan situasi dengan menjadi Pak Ogah pada waktu- waktu tertentu. Sejumlah sopir yang beristirahat tak jauh dari portal mengemukakan dirinya merasa senang sudah tidak ditarik retribusi lagi. “Jumlahnya sih tidak seberapa, namun kalau lewat jalan yang rusak setelah mbayar retribusi kan membuat kami kesal,” kata Surono (35) sopir truk gandeng asal Jawa Timur. Dia sendiri mengaku sempat menyiapkan uang ribuan sesuai tarif yang biasa dibayarkan di portal. Namun saat melihat pengumuman portal ditutup akhirnya uang tersebut dimasukkan ke kantong lagi. Namun ada juga sopir yang akhirnya memberikan uang ribuan itu kepada anak muda yang duduk-duduk di portal. “Ada teman-teman sopir yang akhirnya memberikan uang ke Pak Ogah karena sudah tanggung mengeluarkan uang dari kejauhan namun tidak ada petugas, begitu ada anak- anak muda akhirnya dikasihkan. Itung-itung sedekah,” tambahnya. Sementara tiga anak muda Minggu kemarin yang menunggui portal saat didekati berusaha menyingkir. Satu dari mereka tangannya memegang tiket warna merah yang tidak jelas digunakan untuk apa. Namun salah satu dari mereka mampu menjelaskan kalau portal sudah tutup dan kedatangannya ke portal hanya untuk bermain-main. Diberitakan sebelumnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan menutup salah satu sumber pemasukan asli daerah (PAD) tersebut pada 31 Desember pukul 00.00 WIB. Paska ditutupnya portal, sopir truk yang biasa melintas ke jalur berportal itu dibebaskan untuk memilih jalur lainnya. (ali)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

TUTUP - Portal di jalan lingkar selatan resmi ditutup.


KABUPATEN TEGAL

8

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Ribuan Mobil Plat B Padati Pantura KRAMAT - Jalur pantura Kabupaten Tegal, Minggu (3/ 1) pagi hingga sore, padat dijejali ribuan kendaraan berplat B maupun F. Hal ini menyusul berakhirnya masa liburan anak sekolah maupun Natal dan Tahun Baru. Di sejumlah tempat peristirahatan pun termasuk Pom bensin banyak dijadikan sebagai lokasi rehat. ‘’Keramaian bagi pengunjung di Pom Bensin Muri Dampyak Kramat, memang terjadi sejak Natal, dan Tahun Baru hingga sekarang. Baik pagi, siang maupun malam hari kantong parkir yang ada, tidak pernah kosong. Ratusan mobil, yang kebanyakan berplat B dan F selalu memadati parkir,’’ terang Slamet salah satu petugas keamanan setempat. Demikian pula dengan tempat peristirahatan yang disediakan, tidak pernah kosong. Tempat peristirahatan yang ada, selalu silih berganti dipadati oleh warga kota besar, yang tengah dalam perjalanan pulang. ‘’Bila melihat arus pantura dari pagi hingga sore ini, sepertinya arus masa libur anak sekolah, maupun Natal dan

ARIEF NUR RS/RATEG

PEDAGANG - Pedagang balon gas dan pemilik tabung gas yang meledak, Suherman (31) warga Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang, tengah menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat darurat RSUD Dr Soesilo Slawi.

PAWAI

tahun baru puncaknya hari ini. Sebab, sejak pagi hingga siang ini, sejumlah pengendara yang hendak beristirahat di Pom bensin Muri jauh lebih banyak dibanding dengan hari-hari sebelumnya,’’ bebernya. Sementara salah satu pengunjung yang tengah beristirahat di Pom Bensin Muri Dampyak Kramat, Dani (35) menambahkan, bahwa dirinya kini sedang perjalanan pulang ke Muara Baru Jakarta Utara. ‘’Ya, sudah seminggu ini kami menghabiskan masa liburan bersama keluarga di Solo, tempat simbahnya anak-anak,’’ terangnya. Menurutnya, dirinya memilih Pom bensin untuk beristirahat, lantaran selain tidak menghabiskan banyak uang, juga kenyamanan dan rasa aman dijadikan pilihan bagi keluarganya. Sementara dari keterangan petugas Satlantas yang bertugas di jalur pantura, menambahkan bahwa meski jalur pantura cukup padat, dan kebanyakan dari arah timur menuju barat, namun tidak membuat kemacetan. ‘’Meski jalur pantura padat, namun tetap lancar. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

ARUS PADAT - Nampak jalur pantura padat saat akhir liburan anak sekolah, Natal dan Tahun Baru.

HARVIYANTO/RATEG

MERIAH - Ratusan peserta pawai taaruf saat melintas di Jalan Raya Banjaran.

Pawai Taaruf Peringati Tahun Baru Islam ADIWERNA - Meksi tahun baru Islam 1431 Hijriyah telah berlalu, namun kemeriahan peringatannya sampai saat ini masih terasa. Bahkan beberapa desa yang ada masih banyak yang merayakannya dengan mengadakan berbagai kegiatan pawai taaruf. Seperti halnya di Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna, ratusan warga turun kejalan untuk mengikuti pawai taaruf. Dalam pawai tersebut, beberapa organisasi masyarakat maupun lembaga pendidikan ikut menyemarakan dengan mempertunjukan berbagai kemampuan. Seperti halnya yang dilakukan oleh TK Al Quran Muslimat NU Futuhatul Wildan 1, puluhan anak-anak TK tersebut dengan antusias mengikuti pawai taaruf. Selain mengenakan seragam sekolah, puluhan anak TK tersebut juga ada yang mengenakan pakaian adat. Mereka dengan semangat berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan oleh panitia. Meski masih anak-anak, mereka tetap tertib dalam mengikuti pawai taaruf, terutama saat peserta melintas di jalan raya Banjaran yang padat kendaraan. Dengan melantunkan berbagai solawatan mereka tetap berjalan beriringan dengan baik. Tidak hanya anak-anak TK, pawai tersebut juga diikuti oleh pemuda dan orang tua dari Desa Tembok Luwung, mereka dengan mengenakan kendaraan becak beberapa diantaranya berjalan kaki juga ikut semangat dalam kemeriahan pawai tersebut. Panitia Pawai Taaruf Rohmatul Alam saat ditemui mengaku, kegiatan pawai taaruf oleh warga Desa Tembok Luwung dilakukan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1431 Hijriyah. Kegiatan tersebut disamping untuk memeriahkan hari besar islam, juga sekaligus sebagai sarana untuk mensiarkan agama islam ke semua lapisan masyarakat. Hal ini perlu dilakukan mengingat, saat ini sudah terlihat adanya kemerosotan pada kalangan remaja untuk terlibat dalam peringatan hari besar Islam. “Saat ini remaja sudah lebih condong untuk mengikuti kemeriahan tahun baru Masehi dibandingkan tahun baru Hijriah itu sendiri, untuk itu sudah menjadi tugas kita untuk bisa menyadarkan mereka,” ungkapnya. (cw3)

Dimyati Kembali Jabat Ketua DPD PAN Akhir Tahun DPW PAN Keluarkan SK POSISI Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal akhirnya kembali dijabat oleh Dimyati. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPW PAN Jawa Tengah nomor PAN/11/A/Kpts/K-S/ 104/XII/2009 tanggal 30 Desember 2009, tentang penunjukan Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal periode 2005 - 2010. Sebelumnya, Dimyati pernah duduk sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) PAN Kabupaten Tegal, 24 - 25 Februari 2006 silam. Menjelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada), tepatnya 8 Oktober 2008 lalu, DPW PAN Jawa Tengah mengeluarkan SK yang menyatakan pencabutan jabatan Dimyati sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal yang kemudian digantikan oleh Yanuar Saswita untuk duduk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal. Duduknya Yanuar Saswita sebagai Plt Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, berdasarkan

SK DPW PAN Jawa Tengah, terutama untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab selama pelaksanaan Pilkada dan pemilu 2009. Sehingga, setelah pelaksanaan perhelatan demokrasi di Kabupaten Tegal dan nasional itu selesai, DPW PAN Jawa Tengah menunjuk Dimyati untuk memegang kembali tampuk pimpinan DPD PAN Kabupaten Tegal. ‘’Mencabut saudaraku H Yanuar Saswita SIP, sebagai Plt Ketua DPD PAN Kabupaten T dan selanjutnya mengembalikan kepada saudara Dimyati SE MM sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal. Ini memang salah satu kutipan keputusan dalam surat keputusan DPW PAN Jawa Tengah yang ditandatangani Ketua DPW, Drs H Abdul Rozaq Rais MM dan Sekretaris DPW, Drs Jayus MM,’’ terang Wakil Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, H Syamsu Rijal. Secara terpisah, Dimyati membenarkan adanya SK yang mengembalikan jabatannya sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal tersebut. Dia mengaku, baru menerima kutipan Sk DPW PAN Jawa

Tengah itu beberapa hari yang lalu. ‘’SK ini baru saya terima beberapa hari lalu. Memang latar belakang utama pengantian posisi Ketua DPD PAN Kabupaten tegal karena saya ingin berkonsentrasi penuh dalam Pilkada,’’ ujarnya. Ditambahkan Dimyati, sebagai langkah awal usai menjabat kembali sebagai ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, dia berupata melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan jajaran partainya. Koordinasi itu diantaranya dilakukan dengan seluruh anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tegal serta unsur pimpinan DPC PAN kecamatan se-Kabupaten Tegal. ‘’Tidak lama setelah SK diterima, saya langsung mengadakan rapat koordinasi dengan anggota fraksi PAN DPRD. Keesokan harinya, Jumat (1/1), saya langsung menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan DPC se-Kabupaten Tegal. Sebagai langkah awal, saya rasa perlu dibangun kembali koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh jajaran partai,’’ ujarnya. (aan)

Musim Penghujan, Pencari Kroto Mengeluh SLAWI - Untuk mencari pendapatan, beberapa orang saat ini banyak memanfaatkan berbagai kegiatan yang bisa untuk mendatangkan rupiah. Mereka bahkan mau melakukan kegiatan yang terkadang orang lain menganggap pekerjaan tersebut kurang bermartabat. Namun demi sesuap nasi, pekerjaan apapun saat ini banyak dilakukan. Seperti yang dilakukan Yanto (20) warga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi, Minggu (3/1) kemarin. Demi untuk mendapatkan uang, ia mencari telur semut (kroto, Red) di wilayah Kabupaten Tegal. Kegiatan yang dilakukan setiap hari tersebut untuk bisa mendapat rupiah, agar memenuhi kebutuhan hidupnya seharihari. “Saya mencari kroto sejak setengah tahun yang lalu. Hal itu dilakukan lantaran tidak ada pekerjaan yang menjanjikan akibat terbatasnya pendidikan,” aku dia seraya menceritakan, awalnya kegiatan tersebut hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak burungnya. Namun karena harga jual kroto cukup tinggi, akhirnya kegiatan mencari kroto saat ini sudah menjadi pekerjaan keseharian. Untuk mendapatkan kroto, tambah Yanto, ia kerap keluar masuk kebun. Hal itu lantaran sarang semut banyak berkumpul di beberapa tanaman yang lebat, seperti tanaman mangga maupun yang lainnya. Dengan bermodalkan bambu ukuran panjang kurang lebih 7 meter dengan dilengkapi jaring, saat

sangat kesulitan untuk bisa mendapatkan kroto. Bahkan saat-saat seperti ini pihaknya hanya bisa mendapatkan kroto kurang lebih setengah kilogram. Padahal pada musim ketiga, atau musim kemarau, pihaknya bisa mendapatkan kroto kurang lebih satu kilogram lebih. “Untuk musim seperti ini lagi sulit mas, di samping medan yang sulit akibat banyaknya genangan air, musim seperti ini semut juga tidak banyak bertelur,” terangnya. Meski demi-

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENCARI KROTO - Salah satu warga Desa Pakembaran saat hendak mencari kroto di sekitar Desa Slawi.

ini ia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 50 ribu lebih setiap hari. “Biasanya sehari saya bisa mengantongi uang Rp 50 ribu dari hasil penjulan kroto. Uang tersebut saat ini digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-

hari sekaligus disisikan sebagai tabungan,” ungkapnya. Meksi dari hasil mencari kroto cukup menjajikan, namun hal itu tidak bisa berlangsung setiap hari. Yanto mengaku, untuk musim penghujan seperti ini, ia

kian, tambah Yanto, ia akan tetap menekuni pekerjaan tersebut. Di samping sudah terbiasa, sulitnya mencari pekerjan juga menjadi pertimbangan tersendiri. Untuk memasarkan hasil pencarian kroto, ia selalu pergi ke pasar burung di Banjaran. Di tempat tersebut, ia sudah banyak langganan bakul yang mau menerima kroto miliknya. Disamping banyak yang kenal, di tempat tersebut, kroto yang dihasilkan bisa dijual dengan harga lumayan tinggi. (cw3)

HARVIYANTO/RATEG

DIPADATI WARGA - Perempatan Dukuhturi dipadati warga setiap hari libur tiba, warga banyak memanfaatkan lokasi tersebut untuk berolahraga sambil menikmati jajanan.

Lokasi Strategis Jadi Pilihan Berlibur DUKUHTURI - Untuk mencari kepuasan dalam berlibur, ratusan warga di sekitar Kecamatan Dukuhturi memanfaatkan lokasi strategis untuk mencari kepuasan batin dalam berlibur. Ratusan warga setiap hari libur banyak membanjiri lokasi di jalan Raya Pagongan, tepatnya di sekitar perempatan Dukuhturi. Di lokasi tersebut, ratusan warga baik muda maupun tua membanjiri sekitar perempatan Dukuhturi. Mereka bahkan sering membawa anak-anak balita untuk ikut menikmati keramaian lokasi tersebut. Di lokasi tersebut, selain dibanjiri warga, juga dipenuhi para pedagang yang berusaha menjajakan dagangannya. Disamping itu, banyaknya anak-anak yang ikut menikmati liburan di lokasi tersebut juga dimanfaatkan oleh penjaja odong-

odong yang menawarkan berbagai mainan kepada anak. Hartati (45) warga Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi saat ditemui Minggu (3/1) mengaku, pihaknya selalu memanfaatkan waktu minggu pagi untuk berjalan-jalan di sekitar perempatan Dukuhturi. Hal itu bahkan sudah dilakukan sejak lama. Ia juga kerap berjalanjalan bersama anak dan suami. Di samping untuk berlibur, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk berolahraga. Untuk saat ini, tambah Hartati, perempatan Dukuhturi semakin ramai dikunjungi warga, bahkan sudah banyak pedagang yang memanfaatkan keramaian tersebut untuk berjualan. Akibatnya dari waktu ke waktu lokasi yang awalnya hanya sebatas untuk jalanjalan, sekarang berubah layaknya pasar tumpah. (cw3)


CMYK

SENIN, 4 JANUARI 2010

METRO SLAWI

10

RADAR TEGAL

Diduga Adu Jotos, Warga Kota Tegal Tewas Korban Dibuang di Samping Balai Desa Maribaya KRAMAT - Warga Desa Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Minggu (3/ 1) pagi geger. Ini menyusul ditemukannya seorang pria tak dikenal yang ditemukan di sebelah timur Balai Desa Maribaya, dengan kondisi banyak mengeluarkan darah. Termasuk sejumlah luka mulai dari wajah hingga kakinya. Sementara setelah dibawa ke RSI Mitra Siaga Tegal, korban yang diketahui bernama Fahmi (25) warga Jalan AR Hakim RT 6 RW 01 Kecamatan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Dari informasi beberapa sumber di lokasi kejadian, bahwa penemuan pria tak dikenal dengan kondisi mengenaskan tersebut, kali pertama yang menemukan yakni warga setempat. Saat berjalan pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, tibatiba melihat adanya seseosok pria yang tergeletak di sebelah timur Balai Desa Maribaya,

yang memang lokasinya berada di pinggir jalur pantura, atau tepatnya sebelah timur pangkalan truk. Melihat adanya sejumlah kejanggalan dan ditemui banyak luka, warga tak berani menolongnya secara langsung. Hingga warga akhirnya mengontak jajaran petugas kepolisian sektor Kramat, untuk bisa melakukan evakuasi terhadap pria tak dikenal yang wajahnya mirip warga keturunan arab. ‘’Pria yang tergeletak itu, kepalanya banyak mengeluarkan darah. Demikian pula dengan wajahnya. Tak hanya itu, perutnya juga seperti bekas luka celurit. Karenanya, kami pun tak berani untuk mendekatnya,’’ terang Said (35) warga Desa Maribaya Kramat. Pedagang Mie Ayam ini juga menambahkan, lantaran warga tidak mengenal dengan pria naas tersebut, maka warga lain menghubungi petugas kepolisian. ‘’Bila melihat lukanya, sepertinya pria tersebut pada malam hari terlibat adu jotos atau perkelahian. Diduga, pria tersebut kalah hingga akhirnya mungkin oleh para pelaku lang-

sung dibuang di samping Balai Desa Maribaya,’’ jelasnya. Terpisah dari keterangan tim medis Unit Gawat Darurat RSI Mitra Siaga Tegal, bahwa lantaran kondisinya banyak luka, mulai dari kepala, wajah, dada, dan perut, maka oleh petugas jaga pasien kiriman dari Polsek Kramat segera dibawa ke ruang ICU. Sementara dari keterangan ICU RSI Mitra Siaga Tegal bahwa pasien kiriman dari Polsek Kramat tersebut, akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 07.35 WIB. ‘’Pasien yang bernama Fahmi, masuk ke ruang ICU pada pukul 06.15 WIB. Namun, meski sudah menjalani perawatan intensif, korban yang mengalami banyak luka tersebut akhirnya meninggal dunia pada pukul 07.35 WIB,’’ jelasnya. Kapolsek Kramat AKP Poniman melalui Kanit Reskrim Aiptu Abdillah menambahkan, bahwa dari dugaan sementara Fahmi merupakan korban lakalantas atau tabrak lari. ‘’Tapi kami memang belum bisa memastikan secara jelas. Sebab, saat ini kasus tersebut juga masih dalam lidik,’’ pungkasnya. (gus)

ARIEF NUR RS/RATEG

UNDIAN - Guna memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-64 Depatemen Agama, Kandepag Kabupaten Tegal menggelar serangkaian kegiatan. Salah satu diantaranya berupa jalan sehat keluarga, yang digelar Minggu (3/1) kemarin, dengan start dan finish di halaman kantor Depag setempat. Nampak pengambilan undian door prize jalan sehat keluarga oleh panitia HAB ke-64 tahun 2010. (Berita selengkapnya hal depan)

Petani Minta Suplai Air Merata SEJUMLAH petani di Kecamatan Kedungbanteng mengaku suplai air dari waduk Cacaban belum merata. Padahal Pemkab Tegal telah membuka pintu perairan lahan persawahan di waduk tersebut. Sehingga petani pun hingga kini masih tetap menggunakan sumur pantek. Salah seorang petani Desa Kedungbanteng, Warto (45) menyatakan, seharusnya Pemkab segera melakukan penge-

cekan terhadap kondisi petani di sekitar area Waduk Cacaban, apakah mereka sawahnya mendapat pengairan melalui irigasi dari Waduk Cacaban atau tidak. Karena selama ini, petani merasa kebingungan harus ke mana mengadunya. “Saya mau bilang ke siapa, saya saja tidak kenal orangnya,” ujar dia, kemarin. Meski demikian, dia berharap agar Pemkab memperhatikan kondisi petani, sebab pertanian

tanpa air tidak ada artinya. “Makanya saya berusaha menggunakan sumur pantek untuk mengairi sawah, tapi bagi mereka yang tidak punya sumur pantek kan kasihan. Namun beruntung, sekarang sedang musim hujan, sehingga petani merasa tertolong dalam merawat tanamannya,” tambah dia seraya menyatakan, sebenarnya dengan dibukanya pintu perairan itu akan sangat membantu petani di wilayah

Kedungbanteng atau lainnya. Hal itu juga dibenarkan petani lain, Sastro (52) asal Kedungbanteng. Menurutnya, selama ini pihaknya terpaksa menggunakan sumur pantek untuk mengairi sawahnya, karena tidak mendapatkan suplai air dari irigasi. “Cuma saya juga beruntung, saat tanam padi sering hujan, sehingga tanamannya bisa diselamatkan. Saya berharap pemerintah memperhatikan petani.,” (k1)

Menilik Rutinitas Petani Saat Memasuki Masa Tanam

Laporan : Yanvera MENYIANGI rumput liar merupakan langkah awal untuk menghindari stres tanaman padi di masa pertumbuhan, setelah satu minggu usai waktu pemupukan. Guna mendapatkan hasil panen yang berlimpah dengan kualitas bagus. Waktu menyiangi tanaman padi pun harus disesuaikan umur tanaman. Tujuannya untuk mengantisipasi kerusakan akar tanaman yang belum kuat untuk menahan goncangan langkah kaki para pekerja. Sebab, kondisi lahan yang masih diberikan air rutin masih terlalu labil saat diinjak petani. Hal itu wajib dicermati para petani, agar tidak mendapatkan hasil panen jelek. Terlebih saat musim penghujan di bulan pertama masa tanam padi, adalah waktu yang sangat tepat bagi para petani untuk meraup untung berlipat. Karena cenderung masih minim serangan hama dan harganya masih bagus. “Kalu ditinjau dari segi

ukuran lahan satu hektar, para petani harus memperkerjakan sedikitnya 10 pekerja tengah harian untuk menyiangi tanaman padinya. Itupun harus menggunakan ritme bekala jam, dengan maksud penyegaran tanaman padi,” papar Sahron (56) petani asal Bumijawa. Menurut Sahron, pemberian pupuk di waktu yang tepat, bisa menghasilkan kesuburan tanaman padi secara merata dan kekuatan akar tanaman. Sehingga saat memasuki masa menyiangi tanaman. Yakni sekitar 35 hari setelah masa tanam atau sepeuluh hari usai pemupukan, para petani hanya tinggal memantau titik-titik areal tanaman yang kurang berkembang biak dengan sempurna. “ Untuk dua bulan usai masa tanam, petani harus melaksanakan 4 tahapan wajib yang harus dilaksanakan. Pertama, pemberian air rutin tanpa henti terus pemupukan dan menyiangi rumput liar dan terakhir pemupukan kembali. Inilah kerumitan menjadi petani,” ucap Sahron. Masih kata Sahron, membaca kondisi alam juga harus diperhatikan secara serius, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini. Di mana angin kencang yang sewaktu-waktu datang merusak tanaman bisa saja terjadi. Untuk itu, dibutuhkan ketekunan dan ketelatena petani dalam mengurus tanaman padi. “Kadang faktor alam juga bisa mempengaruhi kerugian petani. Termasuk hama dan lainnya. Sehingga dibutuhkan metalitas baja untuk menjadi seorang petani sejati,” tandas Sahron diiringi anggukan Sar-

wadi teman akrabnya. Waktu dan tenaga serta biaya selalu tercurah di lahan dan tanaman. Bahkan buat bercengkrama bersama keluarga saja seakan-akan tidak ada sama sekali. Sebab, siang dan malam selalu di sawah untuk mengurus tanaman padi, demi

DOK RATEG

memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. “Kadang seharian penuh saya dan teman-teman di sawah, untuk mengecek air atau pun lainnya. Tapi itu sudah menjadi resiko jadi seorang petani,” tambah Sarwadi yang sudah menggeluti profesinya puluhan tahun. (*)

YANVERA/RADAR SLAWI

CABUTI RUMPUT - Sejumlah buruh tani sedang mencabuti rumput liar di sekitar tanaman padi.

ikan air tawar. “Dilihat sudut bahan pengetahuan teknis manapun, rencana itu sela- untuk para warga dan pemyaknya didukung semua pihak, budidaya ikan harus diproterlebih di wilayah tersebut gramkan secara berkelanjutan. dinilai mempunyai segudang Agar mereka bisa berjalan terus potensi di bidang budidaya ikan secara mandiri,” katanya. Studi banding pun tak kalah air tawar dari segala jenis. pentingnya Mulai dari niuntuk dijadila, lele, mujaer kan dalam dan udang “Dilihat sudut manarangakaian galah serta pun, rencana itu selayaknya program terbelut. Tapi sedidukung semua pihak, terlebih di wilayah tersebut sebut, sebamu itu harus dinilai mempunyai segugai langkah didasari niadang potensi di bidang budipenambah tan tulus undaya ikan air tawar dari perbendahatuk meningsegala jenis. Mulai dari nila, raan ilmu tekkatkan keselele, mujaer dan udang nis di tingkat jahteraan galah serta belut. Tapi separa pembuwarga di mu itu harus didasari niatan didaya ikan semua tingtulus untuk meningkatkan air tawar. katan,” ujar kesejahteraan warga di “Pemberian dia seraya mesemua tingkatan.” bantuan nambahkan, Dakir modal dan sehingga pipenambahan haknya sailmu teknis ngat setuju dengan rencana itu, apalagi itu harus diprioritaskan Pemkab, sudah sesuai kebutuhan di guna membantu para pelaku usaha pembudidaya ikan air lapangan. Lebih lanjut dia menyatakan, tawar. Tentunya, agar tetap rencana pembentukan Desa maju dan bisa bersaing dangan Mitra juga harus dibarengi pembudidaya dari daerah lain.” Dakir menambahkan, saat ini dengan rencana program lainnya, seperti pemberian ban- warga di semua wilayah kabutuan bibit ikan dan pakan ke- paten hanya membutuhkan pada para pembudidaya. Baik perhatian dari segala hal. Teruyang sudah tergabung dalam tama program berkelanjutan Kelompok Pembudidaya Ikan dibidang pembangunan maup(Pokdakan) maupun perse- un pemberdayaan. Sehingga orangan. Hal itu, biar ada program pembentukan Desa kesinambungan antar program Mitra kemungkinan besar salah itu sendiri. “Saya rasa pem- satu program yang diharapkan berian bantuan dan penam- warga. (k1)

Dakir

Harus Pintar Membaca Tanaman, Demi Hasil Panen Memuaskan Petani dianggap pekerjaan paling mudah oleh semua kalangan. Sebab, hanya menyangkul tanah saat mau menanam. Tapi anggapan itu salah besar, justru petani harus dituntut lebih pintar dari segala hal, termasuk membaca kehendak alam. Lalu apa saja kepintaran mereka?

Warga Dukung Pembentukan Desa Mitra di Wilayah Lebaksiu

LEBAKSIU - Rencana pembentukan Desa Mitra di wilayah Kecamatan Lebaksiu dan Balapulang oleh pihak Pemkab, tidak lain guna meningkatkan dan mengembangkan potensi desa dibidang budidaya ikan air tawar. Sehingga rencana tersebut, disambut hangat semua kalangan dan warga setempat. Warga menganggap, rencana itu dianggap solusi tepat dalam mewujudkan desa yang layak disebut sentra budidaya ikan air tawar terbesar di Jawa Tengah, dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini, sesuai dari hasil penelitian Direktorat Jendral Perikanan beberapa waktu lalu. Seperti dikatakan anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDIP Dakir SH. Menurutnya, rencana itu sudah sangat tepat sesuai keinginan warga dan para pembudidaya


CMYK

SENIN, 4 JANUARI 2010

METRO PEMALANG

10

RADAR TEGAL

Wahana Bertukar Informasi Antar Sesama Alumni Temu Kangen Alumni SMP Islam Comal COMAL – Untuk meningkatkan tali silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar sesama alumni, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Comal pada Minggu (3/1) kemarin menggelar acara Temu Kangen Alumni Tahun 1987/ 1988. Acara yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pemalang tersebut merupakan kali pertama reuni diadakan sejak 23 tahun silam. “Selama 23 tahun, kami belum pernah mengadakan reuni. Jadi ini yang pertama,” ujar Ketua Panitia Agus Fathoni kepada Radar di sela-sela acara Minggu (3/1) kemarin. Dia menjelaskan, untuk menyelenggarakan kegiatan terse-

but, pihaknya bersama seluruh panitia telah berusaha semaksimal menginventarisasi datadata alumni tahun 1987/1988, dan menghubunginya satu persatu. Tidak mudah mencari alumni-alumni, apalagi kebanyakan mereka mempunyai kesibukan sendiri-sendiri. Namun begitu, pihaknya berkeyakinan penyelenggaraan temu kangen nantinya akan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dari para alumni SMP yang terletak di Jalan Sidorejo Comal itu. Dukungan itu dalam arti kesadaran alumni untuk menghadiri dan mensukseskan acara temu kangen. “Kami berharap dengan adanya acara ini, bukan saja ketemu bertatap muka dan bertukar informasi, tapi juga ada proses yang berkelanjutan,” harap Agus. Panitia sendiri lanjutnya, sesuai undangan yang dibagikan, mengundang kurang lebih 220

alumni SMP Islam Comal TA 1987/1988. “Kangen masa-masa lalu, apalagi sudah lama sekali tidak ngumpul-ngumpul,” kata salah peserta Ahmad Yasin di selasela acara kemarin. Dikatakan Yasin, melalui Temu Kangen Alumni setidaknya bisa membuka jejaring sosial dengan sesama saudara. Di samping itu, dapat menjalin hubungan yang harmonis antar sesama alumni dan masyarakat pada umumnya. Dengan begitu lanjutnya lagi, nantinya bisa membangun kesadaran bermasyarakat dan timbulnya perasaan dan kepekaan terhadap masalah-masalah sosial yang melingkupinya. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan secara rutin sehingga ada efek positif yang berkelanjutan,” tandas Yasin yang juga Kepala Dusun di Desa Susukan Kecamatan Comal. (mg6)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

COMAL BARU - Pengelola Agrowisata Comal Baru Hj Triani Sulistiyowati BSc sedang berpose di depan kereta api kuno peninggalan Belanda.

Comal Baru Terus Berbenah Sarana Wisata Kian Kompetitif

SUMITRO / RADAR PEMALANG

MENUNGGU - Beberapa peserta Temu Kangen Alumni SMP Islam Comal sedang menunggu peserta lain sebelum acara dimulai Minggu (3/1) kemarin.

COMAL - Agrowisata Comal Baru sejak sepekan terakhir ramai dikunjungi pengunjung. Kebanyakan pengunjung yang rata-rata berusia belasan tahun tersebut, meluangkan dan mengisi waktunya selama liburan sekolah di tempat wisata yang terletak Kecamatan Ampelgading itu. Kolam renang dan berbagai wahana mainan anak-anak dan dewasa pada Minggu (3/1) kemarin, terlihat ramai digunakan pengunjung. Dari ayunan anak-anak, kebon binatang mini, taman, flying fox, dan

wahana mainan lainnya. Pengelola Agrowisata Comal Baru Hj Triani Sulistiyowati BSc kepada Radar kemarin mengungkapkan, Comal Baru yang sejak Bulan Maret 2009 dikelola oleh Perkebunan Pertanian Nusantara IX (PTPN) memang berusaha memanjakan pengunjung agrowisata. Apalagi dengan harga tanda masuk yang cukup terjangkau, yakni sebesar 2 ribu rupiah saja. “Dengan harga tiket yang murah, pengunjung dapat menikmati indahnya alam wisata di Comal Baru,” ujarnya kepada Radar. Dengan hadirnya obyek wisata-obyek wisata baru di Pemalang Timur lanjut Triani,

memang sarana hiburan, rileksasi, sekaligus wisata belakangan semakin kompetitif. Sehingga pihaknya ke depan berencana memajukan Comal Baru dengan kemasan baru yang lebih baik dan nyaman. “Ada beberapa rencana ke depan. Salah satunya pembangunan sarana olahraga futsal yang sedang kami bangun,” ungkapnya. Selain itu, pihaknya juga merencanakan membenahi dan menambah wahana mainan bagi pengunjung. Namun begitu, kepada Radar ia tidak mau merinci lebih jauh. Kerjasama dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk meramaikan Agrowisata

Comal Baru. Yang sudah jalan, salah satunya kerjasama dengan instansi-instansi sekolah yang pada kegiatan ekstrakurikulernya mengadakan praktek renang. “Dengan berkunjung ke Agrowisata Comal Baru, secara tidak langsung juga menanamkan dan menumbuhkan sikap untuk memelihara dan melestarikan budaya,” kata Triani. Maklum saja, Agrowisata Comal Baru merupakan salah satu peninggalan Belanda yang keberadaannya masih lestari. Bangunan-bangunan tua yang terlihat masih kokoh hingga kini digunakan PTPN IX untuk laboratorium dan perkantoran. (mg6)

Ketika Harga Gabah Naik

Petani Tak Serta Merta Untung, Pedagang Padi Juga Mengaku Rugi Harga gabah sekarang ini sedang naik cukup tinggi. Bagi petani yang saat ini panen, tentu saja gembira karena mendapatkan untung. Namun tidak bagi pedagang padi. Mengapa? LAPORAN:AGUS PRATIKNO Di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang sekarang ini sudah memasuki musim panen padi. Yang menggembirakan, harga gabah sedang naik cukup tajam. Dari sebelumnya harga gabah basah hanya Rp 2.800 perkilogram, sekarang mencapai Rp 3.500. Kendati demikian, petani belum bisa merasakan keuntungannya. Sebab, pendapatan hasil panen

CMYK

tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Seperti biaya pembelian pupuk dan obatobatan pertanian yang harganya juga sangat mahal. Belum lagi biaya pengolahan sawahnya. Untuk membiayai tanaman padinya, petani harus mencari modal tambahan berupa pinjaman modal dengan beban bunga yang cukup tinggi . “Meski harga gabah sekarang sedang mahal, petani tetap saja rugi karena biaya yang dikeluarkan sangat besar,” keluh Subandi seorang petani warga Desa Cibelok. Meskipun demikian, pihaknya tetap merasa bersyukur karena tanaman padinya itu bisa penen dan tidak mengalami kerugian cukup besar. Pada musim panen sebelumnya, ia mengaku menderita kerugian akibat mengalami gagal panen karena padinya terserang hama tikus dan wereng.

Tingginya harga gabah justru dirasakan tidak menguntungkan bagi pedagang padi. Harga gabah yang tinggi itu sulit dicari keuntungannya. Tidak sedikit pedagang padi yang mengalami bangkrut dan gulung tikar. Rokhmat (48) pedagang padi menuturkan, banyak pedagang padi sekarang ini mengalami kerugian yang cukup besar akibat harga gabah mengalami kenaikan yang sangat drastis. “Harga gabah sekarang ini sedang mahal. Namun mahalnya harga gabah membuat pedagang rugi cukup besar,” kata Rokhmat, seorang pedagang padi asal Kabupaten Tegal, yang mengaku sering membeli padi milik petani di Kabupaten Pemalang kepada Radar, Minggu (3/1) kemarin. Menurutnya, kenaikan harga gabah hasil panen padi sekarang ini sangat menguntungkan

bagi petani. Sebelumnya harga gabah basah perkilogram Rp 2.800, dan sekarang Rp 3.500. Untuk perhektarnya dalam sistem tebas semula hanya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Sekarang jauh lebih tinggi mencapai Rp 18 juta perhektar. Kenaikan harganya mencapai 20 hingga 30 persen. “Akibat kenaikan harga gabah, harga beras juga naik. Untuk jenis beras sedang perkilogramnya mencapai Rp 5.400. Sedangkan beras super Rp 5.600,” ujarnya. Dengan terjadinya kenaikan harga gabah, lanjut dia padi milik petani sekarang susah dibeli karena banyak petani meminta gabah hasil panen padi dihargai mahal. Padahal biaya operasional sekarang juga mengalami kenaikan, terutama tingginya soal harga tenaga kerja pemanen padi, dan biaya transportasi. (*)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MEMANEN PADI – Sejumlah warga petani sedang memanen padi miliknya yang telah menguning.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SENIN, 4 JANUARI 2010

Pilkada, Salafiyah Netral

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Gelar Segudang Kegiatan Lomba UNTUK memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Pemalang akan menggelar sejumlah kegiatan lomba. Camat Pemalang Suh a r t o S I P M S i mengatakan, untuk memeriahkan Hari Jadi ke-435 Kabupaten Pemalang, pihaknya akan menggelar sejumlah kegiatan lomba dan sejumlah acara lainnya, di antaranya lomba jalan DOK.RADAR PEMALANG sehat, K3, senam masal, baca puisi, kaSuharto raoke, acara wungonan, upacara bendera dan malam resepsi dengan menggelar panggung hiburan Orkes Dangdut Aria Nada sebagai acara pucak peringatan.

Alumni dan Santri Dibebaskan Dukung-Mendukung

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MUKTAMAR - Muktamar pertama digelar Forum Silaturahmi Alumni Santri Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang.

Muktamar I dan Halaqah Alumni Salafiyah

ke hal 9 kol 1

PENTOL RAH

PONPES AGEN RAHMATAN

LIL ALAMIN

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

HADIAH – Perwakilan Dishubkominfo Kabupaten Pemalang menyerahkan hadiah kepada pemenang undian temu kenal fans Radio Persada FM.

Fans Radio Persada Jumpa Darat PEMALANG - Ratusan Fans Radio Persada Pemalang menggelar jumpa darat Minggu (3/1) di aula Dristarasta Pemalang. Kegiatan yang dikemas dalam acara Temu Kenal itu dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi, dan bersilaturahmi. Acara diwarnai dengan pembagian door prize secara diundi dan juga doorprize bagi fans tertua dan termuda. Panitia penyelenggara yang memiliki nama udara

FORUM Alumni Silaturahmi Alumni Santri Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang menggelar kegiatan Muktamar yang pertama kalinya Sabtu (2/1) di halaman Ponpes tersebut. Kegiatan dirangkai dengan acara halaqah sebagai wahana untuk memberdayakan alumni menjadi santri profesional. Pengasuh Ponpes menilai ide kegiatan tersebut sebagai implementasi dimana pondok pesantren sebagai agen Rahmatan Lil Alamin. Panitia penyelenggara Yusron Muhtadi dalam kesempatan itu mengemukakan, gagasan untuk menyelenggarakan Muktamar yang pertama itu bermula dari

seringnya alumni santri Ponpes Salafiyah kumpul- kumpul saat berada di Jakarta. “Dari kegiatan kumpul-kumpul itu terbentuk ide untuk diselenggarakannya mukatamar ini,” kata dia. Tim perumus Muktamar Asrori yang merupakan alumni dan sukses sebagai pengusaha penerbitan di Jakarta menyambut baik adanya Muktamar dan Halaqah ini. Ini berdasar pada pengetahuannya dimana ada salah satu pondok di Jawa Timur yang alumninya mampu memberdayakan SDM kemudian mengelola perusahaan. Keuntungan bersih dari perusahaan itu pada tahun 2007 mencapai Rp 4 miliar setahun sehingga mendorong dirinya

untuk ikut mengikuti jejak tersebut. “Santri adalah potensi yang luar biasa. Kita bisa membuat karya dengan memberdayakan alumni menjadi santri profesional serta menciptakan SDM profesional seperti mereka,” tegasnya. Untuk kepentingan tersebut dia sering melakukan konsultasi dan konsolidasi kepada para kiai dan syekh di Ponpes Salafiyah. Sementara pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan, ide untuk menyelenggarakan Muktamar alumni itu sudah sejak lama diungkapkan ke pengurus Ponpes. “Kami pengasuh, pengurus, dewan asyadid menyampaikan tahniah atas penyelenggaraan ini

PEMALANG - Momen Pilkada yang bakal berlangsung pada tahun 2010 ini sudah mulai dibicarakan banyak anggota masyarakat di berbagai kesempatan. Kemarin saat digelar Muktamar I dan Halaqah Forum Silaturahmi Alumni Ponpes Salafiyah, pengasuh pondok tersebut menyinggung soal hajat politik daerah tersebut. Ponpes tersebut memilih netral dan memberikan kebebasan kepada santri dan alumni dalam dukung-mendukung pada Pilkada Pemalang tahun ini. Pengasuh sekaligus pengurus Ponpes Salafiyah H Aunurrofiq SH mengemukakan Pilkada tahun 2010 sebagai agenda politik daerah merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. “Pilkada 2010 bagi Salafiyah adalah tetap berpastisipasi. Dukung-mendukung bagi santri dan alumni dibebaskan,” kata dia, Sabtu (2/1) saat membuka Muktamar I dan Halaqah di Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang. Namun demikian partisipasi dan dukung-mendukung yang dibebaskan tersebut diharapkan mengedepankan partisipasi yang berakhlakul karimah. Dia menegaskan banyak potensi dari santri yang apabila dituangkan dan diakomodir di lembaga-lembaga dan profesi yang lain merupakan sebuah kekuatan yang beragam. Aunurrofiq menegaskan, banyak alumni- alumni santri Ponpes Salafiyah yang telah berhasil di bidang politik dengan menduduki pucuk pimpinan partai. Bahkan mereka turut hadir dalam acara tersebut, baik yang di Pemalang maupun di daerah-daerah lainnya. Namun demikian Ponpes Salafiyah lanjut dia tidak banyak ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 5

ke hal 9 kol 1 ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

Pos Siskamling Sugihwaras Ditinjau Polda PEMALANG - Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang dalam program sistem keamanan lingkungan (Siskamling) terus melestarikannya. Meskipun terdiri dari beragam latar belakang masyarakat, namun program tersebut terus berlanjut dan baru-baru ini ditinjau secara mendadak dari Polda Jawa Tengah. Kepala Kelurahan Sugihwaras Khumaedi SIP MSi mengemukakan, pihaknya sama sekali tidak menyangka kedatangan tamu dari Polda untuk meninjau kegiatan Siskamling di wilayahnya. “Kedatangannya mendadak, sehingga kami harus menunjukkan kegiatan tanpa persiapan apapun,” kata dia Kamis (31/12). Namun demikian Lurah bisa menunjukkan kegiatan siskamling yang paling siap karena selama ini melakukan programnya. RT 5 RW 12 adalah salah satu lingkungan yang melakukan kegiatan siskamling setiap hari karena kesadaran warganya cukup tinggi.

“Tim dari Polda akhirnya kami antar untuk mengunjungi Poskamling di RT 5 RW 12, dan kami bersyukur mereka terkesan dengan kegiatannya,” tambah Lurah. Ketua RT 05 RW 12 Budi Handoyo membenarkan adanya kedatangan tim dari Polda Jateng secara mendadak tersebut. “Kami masih rutin melaksanakan kegiatan siskamling, karena bagi warga keamanan adalah hal yang penting,” ujarnya. Dia menekankan ke warganya agar kegiatan siskamling bisa berjalan efektif dan berkelanjutan. Di antaranya adalah dengan membangun kesadaran dimana kalau lingkungan ingin aman, maka harus dijaga. Sedangkan kalau ingin dijaga mau harus mau juga menjaga. Dengan membangun kesadaran yang seperti itulah akhirnya kegiatan siskamling bisa berjalan. Warganya secara sadar melakukan giliran ronda setiap malam untuk keamanan. (ali)

TUTUP - Portal di jalan lingkar selatan resmi ditutup.

Lima Raperda Ditetapkan PEMALANG - Lima Raperda yang diajukan eksekutif, Rabu (30/ 12), disetujui fraksi- fraksi di DPRD Pemalang. Dalam beberapa pendapat akhir fraksi memberikan cacatan untuk segera disosialisasikan dan dibuat petunjuk pelaksana. Raperda tersebut dua di antaranya menyangkut pemerintahan desa. Sedangkan lainnya adalah ijin jasa konstruksi, penanaman modal dan pencabutan retribusi kendaraan angkutan barang. Juru bicara Fraksi Partai Golkar Ujiyanto MR mengemukakan, dengan belum terbangunnya secara sempurna sistem administrasi desa yang selama ini berjalan, dua raperda yang mengatur tentang desa diharapkan akan mampu menjadi sarana dalam rangka menciptakan upaya kesiapan dan penguatan system pemerintahan di tingkat desa. “Ini perlu disiapkan perangkat

Portal Ditutup, Muncul Pak Ogah

lukan regulasi yang lebih cerdas. Mengenai retribusi kendaraan barang, Fraksi Golkar menilai hal

PEMALANG – Rencana pemerintah Kabupaten Pemalang menutup portal akhirnya terwujud. Sejak Jum‘at pukul 00.00 WIB, kendaraan barang yang melintas di Jalur Lingkar Selatan tak lagi ditarik retribusi portal. Namun hingga Minggu (3/1) masih banyak sopir truk yang kecele dengan menyiapkan uang ribuan untuk membayar. Sisi lain, di pos penarikan retribusi muncul anak-anak muda yang memanfaatkan situasi dengan menjadi Pak Ogah pada waktu- waktu tertentu. Sejumlah sopir yang beristirahat tak jauh dari portal mengemukakan dirinya merasa senang sudah tidak ditarik retribusi lagi. “Jumlahnya sih tidak seberapa, namun kalau lewat jalan yang rusak setelah mbayar retribusi kan membuat kami kesal,” kata Surono (35) sopir truk gandeng asal Jawa Timur. Dia sendiri mengaku sempat menyiapkan uang ribuan sesuai tarif yang biasa dibayarkan di portal. Namun saat melihat pengumuman portal ditutup akhirnya uang

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

PANDANGAN AKHIR - Juru bicara Fraksi Partai Golkar Ujiyanto MR saat menyampaikan pandangan akhirnya terkait lima Raperda untuk disetujui menjadi Perda.

regulasinya,” kata dia. Dia menilai, lima Raperda yang disetujui menjadi Perda itu sudah sangat cerdas sehingga diper-


METRO TEGAL

4

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Walikota Minta Pemborong DAK Disanksi PARPOL

M SAEKHUN/RATEG

KOBARKAN SEMANGAT - Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Dr Noor Ahmad MA membakar semangat kader Partai Golkar Kota Tegal, untuk meraih kemenangan Pemilu 2014 mendatang.

Target 14 Kepala Daerah MENGHADAPI pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), DPD Partai Golkar Jawa Tengah (Jateng) mentargetkan 14 kepala daerah dari 35 daerah yang ada di Jateng. Menghadapi target tersebut, DPD Partai Golkar Kota Tegal menyiapkan 3 program untuk pencitraan partai. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Dr Noor Ahmad MA, mengatakan, sebagai partai tua dan memiliki kader-kader yang profesional, maka DPD Partai Golkar Jateng mentargetkan men dapatkan 14 kepala daerah di Jateng. Karenanya mulai saat ini, pengurus DPD kota/kabupaten yang baru terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) harus membangun pencitraan partai. Target justru lebih rebdah dibanding target DPP, karena DPP mentargetkan dapat menguasai 51 persen kepala daerah di Indonesia. “Kami minta semua pengurus Partai Golkar yang ada di semua tingkatan, baik DPD, PK maupun Pengurus Kelurahan harus secepatnya melakukan konsolidasi untuk kesuksesan Pemilu tahun 2014 mendatang,” kata Noor Ahmad. Secara terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd, mengungkapkan, menghadapi target Partai Golkar, baik dari DPD Jateng maupun DPP, maka pihaknya bersama jajaran pengurus akan melakukan pembangunan pencitraan positif partai. Apalagi sesuai amanat atau perintah dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono beberapa hari lalu di Semarang, mewajibkan daerah, propinsi, kota/kabupaten yang mendapat perolehan suara 15 persen harus mengajukan calon sendiri, baik untuk posisi orang nomor satu atau orang nomor dua. Bahkan DPP Partai Golkar melarang Partai Golkar “direntalkan” untuk kendaraan calon diluar kader partai. “Kami akan bekerja maksimal membangun pencitraan negatif, melalui tiga program yang kami telah rencanakan, antara lain program pengabdian masyarakat, mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat, dan melakukan konsolidasi di internal partai. Dengan tiga modal tersebut, kami yakin bisa mencapai target pada Pemilu 2014 mendatang,” ungkap Nursholeh. (hun)

WALIKOTA Tegal Ikmal Jaya langsung bereaksi ketika dilapori ada pengerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2009 yang diborongkan ke pihak ketiga. Ikmal sontak meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segera melakukan pengecekan ke lapangan. “Tolong itu dicek. Kalau terbukti, harus ditindak sesuai aturan. Saya akan perintahkan Disdik. Jika benar diborongkan, kami minta diberi sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” tegas Ikmal menyikapi temuan Komisi I DPRD saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SD penerima DAK Bidang Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2009 yang diduga ada yang diborongkan ke pihak ketiga. MINTA BUKTI Diperintah atasannya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal, S Budiastuti, mengaku siap melakukan cek ke lapangan. Namun ia minta agar Komisi I DPRD bisa memberikan bukti soal pengerjaan DAK yang diborongkan tersebut. Sebab, berdasarkan SPj yang masuk, dari 50 SD penerima DAK TA 2009 pelaksanaannya dilakukan secara swakelola dan tidak ada satu pun sekolah yang pengerjaanya diborongkan ke pihak ketiga. “Kami sedari awal sudah mengkoordinasikan ke semua kepala sekolah penerima DAK, pengerjaan DAK harus sesuai juknis swakelola, dan dilarang diborongkan. “Ya, kami minta bukti kongkrit soal itu (dugaan pengerjaan DAK diborongkanred). Tapi yang pasti, terlepas benar atau tidak, kami akan cek ke lapangan,” jelas Budiastuti. Saat ditanya soal adanya dua orang yang mengerjakan dua sekolah penerima DAK, dia menegaskan tim pembangunan boleh mengerjakan lebih dari satu sekolah asal proses penunjukannya sesuai prosedur, dilakukan sekolah, komite sekolah,

Gaji Karyawan TPI Dibawah UMK Walikota Prihatin

ADVETORIAL

ADI MULYADI/RATEG

TANDATANGAN – Ketua KSP Nasari menandatangani kerjasama dengan PT Pos Indonesia.

Simpanan Nasari On Line Pos KSP Nasari sebagai sebuah koperasi simpan pinjam yang memiliki ijin operasional se-Indonesia kembali membuat sebuah terobosan baru dalam dunia perkoperasian di Indonesia. Setelah mengadakan kerjasama strategis tingkat nasional dengan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai pemotongan angsuran pinjaman anggotanya melalui gaji pensiunan bulanan—-yang penandatanganan perjanjian kerjasamanya dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2008 di hadapan Menteri Koperasi UKM Republik Indonesia pada waktu itu Suryadharma Ali—-setahun kemudian tepatnya 23 Desember 2009 telah pula ditandatangani kerjasama strategis antara KSP Nasari dengan PT Pos Indonesia (Persero) untuk pelayanan simpanan anggota KSP Nasari di seluruh Indonesia dihadapan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang baru, Syarifuddin Hasan, bertempat di Kantor Pusat KSP Nasari Jalan Tumpang Raya Nomor 114 Semarang. Dengan dilaksanakannya kerjasama ini maka seluruh anggota KSP Nasari dapat melakukan transaksi Simpanan dengan 3.500 kantor pos secara on line di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tujuan kerjasama tersebut, pertama memberikan alternatif kepada anggota sarana penyimpanan dana yang kompetitif, fleksibel dan bertekhnologi tinggi yang selanjutnya akan dilengkapi pula dengan layanan ATM, debit card dan call centre. (cw1/adv)

dan tokoh masyarakat. Bukan asal-asalan karena faktor kedekatan atau lainnya. “Dari awal kami sudah menginformasikan kepada sekolah agar tidak asal-asalan menunjuk tim pembangunan. Hal ini untuk mengantisipasi kesemrawutan realisasi pekerjaan, yang tertinggal jauh dari rencana. Kalau memang ada yang terbukti diborongkan soal sanksi bukan kewenangan kami, tapi inspektorat,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, saat sidak pada Kamis (31/ 12) lalu, Komisi I DPRD menemukan pengerjaan DAK Bidang Pendidikan TA 2009 yang diborongkan. Padahal, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) soal juklak dan juknis DAK 2009 secara tegas dilarang diborongkan, tapi dikerjakan secara swakelola. Tak hanya itu, sejumlah SD yang didatangi pengerjaannya semrawut, dan dipastikan tidak bisa selesai hingga awal Februari 2010. Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH mengatakan mengaku terkejut saat cek pelaksanaan DAK di SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3. Sebab, pelaksana pembangunan dua SD tersebut ternyata satu orang. “Kalau dua sekolah yang mengerjakan satu orang itu tidak mungkin swakelola dan pasti diborongkan. Ini melanggar juklak dan juknis, baik sistem pengerjaan maupun waktu pengerjaannya,” jelas Sutari. Menurutnya, temuan tersebut membuktikan pengawasan Disdik lemah. Kalau ada pengawasan, tidak mungkin hingga terjadi pengerjaan DAK yang diborongkan. “Aturannya kan tegas, dilarang diborongkan. Karenanya, kami minta Disdik melakukan sikap tegas atas temuan ini. Karena ia yakin, hal sama kemungkinan terjadi di SD penerima DAK lain. (hun)

PEMERINTAH Kota Tegal akan menstandarkan gaji karyawan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Kota Tegal sesuai dengan UMK. Namun upaya tersebut baru bisa dilaksanakan setelah pengelolaannya diserahkan ke pemkot. “Selama ini yang menggaji atau mengupah karyawan TPI adalah provinsi. Karenanya, mengenai upah yang belum standar dengan UMK baru bisa tangani setelah pengelolaannya diserahkan ke pemkot. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi. Mengetahui hal ini tentu saja saya prihatin,” kata Walikota Tegal Ikmal Jaya saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut usai acara penyerahan bantuan oprasional kepada para rohaniawan. Menurut walikota, sejauh ini memang dia baru mengetahui jika ada pekerja TPI Pelabuhan Tegal yang digaji dibawah UMK, yakni Rp 190 ribu perbulan dan paling banyak Rp 493 ribu. Padahal, UMK Tegal jauh diatas itu. Untuk tahun 2010 mencapai Rp 700 ribu per bulan. Padahal, mereka berhasil mengumpulkan raman ratusan miliar setiap tahunnya. “Sekali lagi saya katakana, apabila pengelolaan TPI sudah menjadi wewenang pemkot maka gaji karyawannya akan distandarkan dengan UMK Kota Tegal. Tetapi selama ini belum terrealisasi kita hanya bias melakukan kordinasi dengan provinsi saja. Karena kewenangannya memang masih dibawah provinsi,” tegas Ikmal. Sebelumnya, Kepala TPI

Pelabuhan Kota Tegal, Slamet D, dihadapan Wakil Ketua DPRD Propinsi Jateng Abdul Fikri Faqih, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo dan Plh Bidang Kelautan dan Perikanan Dislatan Kota Tegal Ir Setyo Widardo, Rabu (16/12) mengatakan, saat ini TPI Pelabuhan memiliki 19 karyawan dan rata-rata upahnya di bawah UMK. Padahal kerja mereka setiap harinya hampir 10 jam, dan pendapatan raman TPI Pelabuhan setiap tahunnya cukup besar. Bahkan sampai bulan November, raman TPI yang terkumpul sudah mencapai Rp 126 miliar. (cw1)

M SAEKHUN/RATEG

DIPASTIKAN MOLOR - Pengerjaan DAK Bidang Pendidikan TA 2009 di SDN Kraton 3 dipastikan molor hingga 3 bulan lebih. Sampai awal tahun 2010, realisasi pekerjaannya masih minim.

Aset Puluhan Miliar Tak Bersertifikat ASET empat bidang tanah beserta bangunannya milik Pemkot Tegal senilai puluhan miliar rupiah hingga kini belum bersertifikat kepemilikan (SHM). Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tegal masih menelusuri prosesnya, utamanya pada data yang ada di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tegal. Keempat lahan yang belum bersertifikat adalah tanah balaikota seluas 29.250 meter persegi di Jalan Ki Gede Sebayu Kelurahan Mangkukusuman, tanah rumah dinas wakil walikota di Jalan Kartini, tanah Pasar Randugunting di Jalan KS Tubun, dan tanah Gedung PPIB (Pusat Promosi Informasi Bisnis) di Jalan Kolonel Sugiono, serta beberapa aset milik Pemkot lainnya. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tegal, Hartoto, membenarkan jika pihaknya masih menelusuri proses sertifikasi empat bidang tanah milik Pemkot tersebut dan akan berkoordiansi langsung dengan BPN. “Utamanya untuk tiga lahan, yakni tanah rumah dinas wakil walikota, tanah Pasar Randugunting, dan tanah PPIB,” jelas Hartoto. Namun apakah ketiga aset tersebut bisa masuk prioritas yang dianggarkan pada tahun 2010, Hartoto mengaku belum bisa memastikan. Sebab dia belum melihat data tanahnya. Tetapi prinsipnya ia akan mengusahakn ketiganya bisa masuk prioritas 2010.

M SAEKHUN/RATEG

PASAR RANDUGUNTING - Tanah Pasar Randugunting di Jalan KS Tubun Kota Tegal hingga kini belum mengantongi sertifikat hak milik.

Menurutnya, pada 2010 ada anggaran untuk pembuatan SHM beberapa aset milik Pemkot yang belum disertifikatkan, baik tanah hasil beli atau tanah eks bengkok. Ketiga tanah yang ia sebutkan adalah beli, dan waktunya baru beberapa tahun. “Maka sebelum disertifikasi, kami akan cek prosesnya terlebih dahulu. Jangan sampai langkah yang kami lakukan salah karena tidak sesuai proses awal pembelian,” tuturnya. TELAH DISEPAKATI Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD W Edi Susilo kepada Radar mengungkapkan, melalui APBD 2010 Pemkot melalui Bagian Pemerintahan telah mengajukan anggaran untuk pembuatan SHM sejumlah

aset pemkot, dan telah disepakati. Dewan minta pemkot lebih mengutamakan aset tanah yang luas, seperti lahan rumah dinas wakil walikota, Pasar Randugunting, dan Gedung PPIB. Namun pemkot juga harus tetap menginventarisir tanah-tanah lain yang belum memiliki sertifikat agar tidak hilang. “Kami sependapat dengan rencana pemkot, yakni pembuatan patok untuk tanah pemkot yang memiliki SHM. Ini sekaligus untuk mendata, tapi jangan sampai tidak ada proses pemiliharaan. Sebab, bisa-bisa warga melakuikan aktivitas di tanah tersebut. Kalau sampai terlambat, maka pemkot akan kesulitan lagi,” ungkapnya. (hun)


KABUPATEN TEGAL

8

SENIN 4 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Ribuan Mobil Plat B Padati Pantura KRAMAT - Jalur pantura Kabupaten Tegal, Minggu (3/ 1) pagi hingga sore, padat dijejali ribuan kendaraan berplat B maupun F. Hal ini menyusul berakhirnya masa liburan anak sekolah maupun Natal dan Tahun Baru. Di sejumlah tempat peristirahatan pun termasuk Pom bensin banyak dijadikan sebagai lokasi rehat. ‘’Keramaian bagi pengunjung di Pom Bensin Muri Dampyak Kramat, memang terjadi sejak Natal, dan Tahun Baru hingga sekarang. Baik pagi, siang maupun malam hari kantong parkir yang ada, tidak pernah kosong. Ratusan mobil, yang kebanyakan berplat B dan F selalu memadati parkir,’’ terang Slamet salah satu petugas keamanan setempat. Demikian pula dengan tempat peristirahatan yang disediakan, tidak pernah kosong. Tempat peristirahatan yang ada, selalu silih berganti dipadati oleh warga kota besar, yang tengah dalam perjalanan pulang. ‘’Bila melihat arus pantura dari pagi hingga sore ini, sepertinya arus masa libur anak sekolah, maupun Natal dan

ARIEF NUR RS/RATEG

PEDAGANG - Pedagang balon gas dan pemilik tabung gas yang meledak, Suherman (31) warga Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang, tengah menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat darurat RSUD Dr Soesilo Slawi.

PAWAI

tahun baru puncaknya hari ini. Sebab, sejak pagi hingga siang ini, sejumlah pengendara yang hendak beristirahat di Pom bensin Muri jauh lebih banyak dibanding dengan hari-hari sebelumnya,’’ bebernya. Sementara salah satu pengunjung yang tengah beristirahat di Pom Bensin Muri Dampyak Kramat, Dani (35) menambahkan, bahwa dirinya kini sedang perjalanan pulang ke Muara Baru Jakarta Utara. ‘’Ya, sudah seminggu ini kami menghabiskan masa liburan bersama keluarga di Solo, tempat simbahnya anak-anak,’’ terangnya. Menurutnya, dirinya memilih Pom bensin untuk beristirahat, lantaran selain tidak menghabiskan banyak uang, juga kenyamanan dan rasa aman dijadikan pilihan bagi keluarganya. Sementara dari keterangan petugas Satlantas yang bertugas di jalur pantura, menambahkan bahwa meski jalur pantura cukup padat, dan kebanyakan dari arah timur menuju barat, namun tidak membuat kemacetan. ‘’Meski jalur pantura padat, namun tetap lancar. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

ARUS PADAT - Nampak jalur pantura padat saat akhir liburan anak sekolah, Natal dan Tahun Baru.

HARVIYANTO/RATEG

MERIAH - Ratusan peserta pawai taaruf saat melintas di Jalan Raya Banjaran.

Pawai Taaruf Peringati Tahun Baru Islam ADIWERNA - Meksi tahun baru Islam 1431 Hijriyah telah berlalu, namun kemeriahan peringatannya sampai saat ini masih terasa. Bahkan beberapa desa yang ada masih banyak yang merayakannya dengan mengadakan berbagai kegiatan pawai taaruf. Seperti halnya di Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna, ratusan warga turun kejalan untuk mengikuti pawai taaruf. Dalam pawai tersebut, beberapa organisasi masyarakat maupun lembaga pendidikan ikut menyemarakan dengan mempertunjukan berbagai kemampuan. Seperti halnya yang dilakukan oleh TK Al Quran Muslimat NU Futuhatul Wildan 1, puluhan anak-anak TK tersebut dengan antusias mengikuti pawai taaruf. Selain mengenakan seragam sekolah, puluhan anak TK tersebut juga ada yang mengenakan pakaian adat. Mereka dengan semangat berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan oleh panitia. Meski masih anak-anak, mereka tetap tertib dalam mengikuti pawai taaruf, terutama saat peserta melintas di jalan raya Banjaran yang padat kendaraan. Dengan melantunkan berbagai solawatan mereka tetap berjalan beriringan dengan baik. Tidak hanya anak-anak TK, pawai tersebut juga diikuti oleh pemuda dan orang tua dari Desa Tembok Luwung, mereka dengan mengenakan kendaraan becak beberapa diantaranya berjalan kaki juga ikut semangat dalam kemeriahan pawai tersebut. Panitia Pawai Taaruf Rohmatul Alam saat ditemui mengaku, kegiatan pawai taaruf oleh warga Desa Tembok Luwung dilakukan dalam rangka memperingati tahun baru islam 1431 Hijriyah. Kegiatan tersebut disamping untuk memeriahkan hari besar islam, juga sekaligus sebagai sarana untuk mensiarkan agama islam ke semua lapisan masyarakat. Hal ini perlu dilakukan mengingat, saat ini sudah terlihat adanya kemerosotan pada kalangan remaja untuk terlibat dalam peringatan hari besar Islam. “Saat ini remaja sudah lebih condong untuk mengikuti kemeriahan tahun baru Masehi dibandingkan tahun baru Hijriah itu sendiri, untuk itu sudah menjadi tugas kita untuk bisa menyadarkan mereka,” ungkapnya. (cw3)

Dimyati Kembali Jabat Ketua DPD PAN Akhir Tahun DPW PAN Keluarkan SK POSISI Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal akhirnya kembali dijabat oleh Dimyati. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPW PAN Jawa Tengah nomor PAN/11/A/Kpts/K-S/ 104/XII/2009 tanggal 30 Desember 2009, tentang penunjukan Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal periode 2005 - 2010. Sebelumnya, Dimyati pernah duduk sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) PAN Kabupaten Tegal, 24 - 25 Februari 2006 silam. Menjelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada), tepatnya 8 Oktober 2008 lalu, DPW PAN Jawa Tengah mengeluarkan SK yang menyatakan pencabutan jabatan Dimyati sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal yang kemudian digantikan oleh Yanuar Saswita untuk duduk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal. Duduknya Yanuar Saswita sebagai Plt Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, berdasarkan

SK DPW PAN Jawa Tengah, terutama untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab selama pelaksanaan Pilkada dan pemilu 2009. Sehingga, setelah pelaksanaan perhelatan demokrasi di Kabupaten Tegal dan nasional itu selesai, DPW PAN Jawa Tengah menunjuk Dimyati untuk memegang kembali tampuk pimpinan DPD PAN Kabupaten Tegal. ‘’Mencabut saudaraku H Yanuar Saswita SIP, sebagai Plt Ketua DPD PAN Kabupaten T dan selanjutnya mengembalikan kepada saudara Dimyati SE MM sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal. Ini memang salah satu kutipan keputusan dalam surat keputusan DPW PAN Jawa Tengah yang ditandatangani Ketua DPW, Drs H Abdul Rozaq Rais MM dan Sekretaris DPW, Drs Jayus MM,’’ terang Wakil Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, H Syamsu Rijal. Secara terpisah, Dimyati membenarkan adanya SK yang mengembalikan jabatannya sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Tegal tersebut. Dia mengaku, baru menerima kutipan Sk DPW PAN Jawa

Tengah itu beberapa hari yang lalu. ‘’SK ini baru saya terima beberapa hari lalu. Memang latar belakang utama pengantian posisi Ketua DPD PAN Kabupaten tegal karena saya ingin berkonsentrasi penuh dalam Pilkada,’’ ujarnya. Ditambahkan Dimyati, sebagai langkah awal usai menjabat kembali sebagai ketua DPD PAN Kabupaten Tegal, dia berupata melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan jajaran partainya. Koordinasi itu diantaranya dilakukan dengan seluruh anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tegal serta unsur pimpinan DPC PAN kecamatan se-Kabupaten Tegal. ‘’Tidak lama setelah SK diterima, saya langsung mengadakan rapat koordinasi dengan anggota fraksi PAN DPRD. Keesokan harinya, Jumat (1/1), saya langsung menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan DPC se-Kabupaten Tegal. Sebagai langkah awal, saya rasa perlu dibangun kembali koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh jajaran partai,’’ ujarnya. (aan)

Musim Penghujan, Pencari Kroto Mengeluh SLAWI - Untuk mencari pendapatan, beberapa orang saat ini banyak memanfaatkan berbagai kegiatan yang bisa untuk mendatangkan rupiah. Mereka bahkan mau melakukan kegiatan yang terkadang orang lain menganggap pekerjaan tersebut kurang bermartabat. Namun demi sesuap nasi, pekerjaan apapun saat ini banyak dilakukan. Seperti yang dilakukan Yanto (20) warga Desa Pakembaran Kecamatan Slawi, Minggu (3/1) kemarin. Demi untuk mendapatkan uang, ia mencari telur semut (kroto, Red) di wilayah Kabupaten Tegal. Kegiatan yang dilakukan setiap hari tersebut untuk bisa mendapat rupiah, agar memenuhi kebutuhan hidupnya seharihari. “Saya mencari kroto sejak setengah tahun yang lalu. Hal itu dilakukan lantaran tidak ada pekerjaan yang menjanjikan akibat terbatasnya pendidikan,” aku dia seraya menceritakan, awalnya kegiatan tersebut hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak burungnya. Namun karena harga jual kroto cukup tinggi, akhirnya kegiatan mencari kroto saat ini sudah menjadi pekerjaan keseharian. Untuk mendapatkan kroto, tambah Yanto, ia kerap keluar masuk kebun. Hal itu lantaran sarang semut banyak berkumpul di beberapa tanaman yang lebat, seperti tanaman mangga maupun yang lainnya. Dengan bermodalkan bambu ukuran panjang kurang lebih 7 meter dengan dilengkapi jaring, saat

sangat kesulitan untuk bisa mendapatkan kroto. Bahkan saat-saat seperti ini pihaknya hanya bisa mendapatkan kroto kurang lebih setengah kilogram. Padahal pada musim ketiga, atau musim kemarau, pihaknya bisa mendapatkan kroto kurang lebih satu kilogram lebih. “Untuk musim seperti ini lagi sulit mas, di samping medan yang sulit akibat banyaknya genangan air, musim seperti ini semut juga tidak banyak bertelur,” terangnya. Meski demi-

HARVIYANTO/RADAR SLAWI

MENCARI KROTO - Salah satu warga Desa Pakembaran saat hendak mencari kroto di sekitar Desa Slawi.

ini ia bisa mendapatkan uang sekitar Rp 50 ribu lebih setiap hari. “Biasanya sehari saya bisa mengantongi uang Rp 50 ribu dari hasil penjulan kroto. Uang tersebut saat ini digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-

hari sekaligus disisikan sebagai tabungan,” ungkapnya. Meksi dari hasil mencari kroto cukup menjajikan, namun hal itu tidak bisa berlangsung setiap hari. Yanto mengaku, untuk musim penghujan seperti ini, ia

kian, tambah Yanto, ia akan tetap menekuni pekerjaan tersebut. Di samping sudah terbiasa, sulitnya mencari pekerjan juga menjadi pertimbangan tersendiri. Untuk memasarkan hasil pencarian kroto, ia selalu pergi ke pasar burung di Banjaran. Di tempat tersebut, ia sudah banyak langganan bakul yang mau menerima kroto miliknya. Disamping banyak yang kenal, di tempat tersebut, kroto yang dihasilkan bisa dijual dengan harga lumayan tinggi. (cw3)

HARVIYANTO/RATEG

DIPADATI WARGA - Perempatan Dukuhturi dipadati warga setiap hari libur tiba, warga banyak memanfaatkan lokasi tersebut untuk berolahraga sambil menikmati jajanan.

Lokasi Strategis Jadi Pilihan Berlibur DUKUHTURI - Untuk mencari kepuasan dalam berlibur, ratusan warga di sekitar Kecamatan Dukuhturi memanfaatkan lokasi strategis untuk mencari kepuasan batin dalam berlibur. Ratusan warga setiap hari libur banyak membanjiri lokasi di jalan Raya Pagongan, tepatnya di sekitar perempatan Dukuhturi. Di lokasi tersebut, ratusan warga baik muda maupun tua membanjiri sekitar perempatan Dukuhturi. Mereka bahkan sering membawa anak-anak balita untuk ikut menikmati keramaian lokasi tersebut. Di lokasi tersebut, selain dibanjiri warga, juga dipenuhi para pedagang yang berusaha menjajakan dagangannya. Disamping itu, banyaknya anak-anak yang ikut menikmati liburan di lokasi tersebut juga dimanfaatkan oleh penjaja odong-

odong yang menawarkan berbagai mainan kepada anak. Hartati (45) warga Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi saat ditemui Minggu (3/1) mengaku, pihaknya selalu memanfaatkan waktu minggu pagi untuk berjalan-jalan di sekitar perempatan Dukuhturi. Hal itu bahkan sudah dilakukan sejak lama. Ia juga kerap berjalanjalan bersama anak dan suami. Di samping untuk berlibur, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk berolahraga. Untuk saat ini, tambah Hartati, perempatan Dukuhturi semakin ramai dikunjungi warga, bahkan sudah banyak pedagang yang memanfaatkan keramaian tersebut untuk berjualan. Akibatnya dari waktu ke waktu lokasi yang awalnya hanya sebatas untuk jalanjalan, sekarang berubah layaknya pasar tumpah. (cw3)


CMYK

SENIN, 4 JANUARI 2010

METRO PEMALANG

10

RADAR TEGAL

Wahana Bertukar Informasi Antar Sesama Alumni Temu Kangen Alumni SMP Islam Comal COMAL – Untuk meningkatkan tali silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar sesama alumni, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Comal pada Minggu (3/1) kemarin menggelar acara Temu Kangen Alumni Tahun 1987/ 1988. Acara yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pemalang tersebut merupakan kali pertama reuni diadakan sejak 23 tahun silam. “Selama 23 tahun, kami belum pernah mengadakan reuni. Jadi ini yang pertama,” ujar Ketua Panitia Agus Fathoni kepada Radar di sela-sela acara Minggu (3/1) kemarin. Dia menjelaskan, untuk menyelenggarakan kegiatan terse-

but, pihaknya bersama seluruh panitia telah berusaha semaksimal menginventarisasi datadata alumni tahun 1987/1988, dan menghubunginya satu persatu. Tidak mudah mencari alumni-alumni, apalagi kebanyakan mereka mempunyai kesibukan sendiri-sendiri. Namun begitu, pihaknya berkeyakinan penyelenggaraan temu kangen nantinya akan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dari para alumni SMP yang terletak di Jalan Sidorejo Comal itu. Dukungan itu dalam arti kesadaran alumni untuk menghadiri dan mensukseskan acara temu kangen. “Kami berharap dengan adanya acara ini, bukan saja ketemu bertatap muka dan bertukar informasi, tapi juga ada proses yang berkelanjutan,” harap Agus. Panitia sendiri lanjutnya, sesuai undangan yang dibagikan, mengundang kurang lebih 220

alumni SMP Islam Comal TA 1987/1988. “Kangen masa-masa lalu, apalagi sudah lama sekali tidak ngumpul-ngumpul,” kata salah peserta Ahmad Yasin di selasela acara kemarin. Dikatakan Yasin, melalui Temu Kangen Alumni setidaknya bisa membuka jejaring sosial dengan sesama saudara. Di samping itu, dapat menjalin hubungan yang harmonis antar sesama alumni dan masyarakat pada umumnya. Dengan begitu lanjutnya lagi, nantinya bisa membangun kesadaran bermasyarakat dan timbulnya perasaan dan kepekaan terhadap masalah-masalah sosial yang melingkupinya. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan secara rutin sehingga ada efek positif yang berkelanjutan,” tandas Yasin yang juga Kepala Dusun di Desa Susukan Kecamatan Comal. (mg6)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

COMAL BARU - Pengelola Agrowisata Comal Baru Hj Triani Sulistiyowati BSc sedang berpose di depan kereta api kuno peninggalan Belanda.

Comal Baru Terus Berbenah Sarana Wisata Kian Kompetitif

SUMITRO / RADAR PEMALANG

MENUNGGU - Beberapa peserta Temu Kangen Alumni SMP Islam Comal sedang menunggu peserta lain sebelum acara dimulai Minggu (3/1) kemarin.

COMAL - Agrowisata Comal Baru sejak sepekan terakhir ramai dikunjungi pengunjung. Kebanyakan pengunjung yang rata-rata berusia belasan tahun tersebut, meluangkan dan mengisi waktunya selama liburan sekolah di tempat wisata yang terletak Kecamatan Ampelgading itu. Kolam renang dan berbagai wahana mainan anak-anak dan dewasa pada Minggu (3/1) kemarin, terlihat ramai digunakan pengunjung. Dari ayunan anak-anak, kebon binatang mini, taman, flying fox, dan

wahana mainan lainnya. Pengelola Agrowisata Comal Baru Hj Triani Sulistiyowati BSc kepada Radar kemarin mengungkapkan, Comal Baru yang sejak Bulan Maret 2009 dikelola oleh Perkebunan Pertanian Nusantara IX (PTPN) memang berusaha memanjakan pengunjung agrowisata. Apalagi dengan harga tanda masuk yang cukup terjangkau, yakni sebesar 2 ribu rupiah saja. “Dengan harga tiket yang murah, pengunjung dapat menikmati indahnya alam wisata di Comal Baru,” ujarnya kepada Radar. Dengan hadirnya obyek wisata-obyek wisata baru di Pemalang Timur lanjut Triani,

memang sarana hiburan, rileksasi, sekaligus wisata belakangan semakin kompetitif. Sehingga pihaknya ke depan berencana memajukan Comal Baru dengan kemasan baru yang lebih baik dan nyaman. “Ada beberapa rencana ke depan. Salah satunya pembangunan sarana olahraga futsal yang sedang kami bangun,” ungkapnya. Selain itu, pihaknya juga merencanakan membenahi dan menambah wahana mainan bagi pengunjung. Namun begitu, kepada Radar ia tidak mau merinci lebih jauh. Kerjasama dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk meramaikan Agrowisata

Comal Baru. Yang sudah jalan, salah satunya kerjasama dengan instansi-instansi sekolah yang pada kegiatan ekstrakurikulernya mengadakan praktek renang. “Dengan berkunjung ke Agrowisata Comal Baru, secara tidak langsung juga menanamkan dan menumbuhkan sikap untuk memelihara dan melestarikan budaya,” kata Triani. Maklum saja, Agrowisata Comal Baru merupakan salah satu peninggalan Belanda yang keberadaannya masih lestari. Bangunan-bangunan tua yang terlihat masih kokoh hingga kini digunakan PTPN IX untuk laboratorium dan perkantoran. (mg6)

Ketika Harga Gabah Naik

Petani Tak Serta Merta Untung, Pedagang Padi Juga Mengaku Rugi Harga gabah sekarang ini sedang naik cukup tinggi. Bagi petani yang saat ini panen, tentu saja gembira karena mendapatkan untung. Namun tidak bagi pedagang padi. Mengapa? LAPORAN:AGUS PRATIKNO Di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang sekarang ini sudah memasuki musim panen padi. Yang menggembirakan, harga gabah sedang naik cukup tajam. Dari sebelumnya harga gabah basah hanya Rp 2.800 perkilogram, sekarang mencapai Rp 3.500. Kendati demikian, petani belum bisa merasakan keuntungannya. Sebab, pendapatan hasil panen

CMYK

tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Seperti biaya pembelian pupuk dan obatobatan pertanian yang harganya juga sangat mahal. Belum lagi biaya pengolahan sawahnya. Untuk membiayai tanaman padinya, petani harus mencari modal tambahan berupa pinjaman modal dengan beban bunga yang cukup tinggi . “Meski harga gabah sekarang sedang mahal, petani tetap saja rugi karena biaya yang dikeluarkan sangat besar,” keluh Subandi seorang petani warga Desa Cibelok. Meskipun demikian, pihaknya tetap merasa bersyukur karena tanaman padinya itu bisa penen dan tidak mengalami kerugian cukup besar. Pada musim panen sebelumnya, ia mengaku menderita kerugian akibat mengalami gagal panen karena padinya terserang hama tikus dan wereng.

Tingginya harga gabah justru dirasakan tidak menguntungkan bagi pedagang padi. Harga gabah yang tinggi itu sulit dicari keuntungannya. Tidak sedikit pedagang padi yang mengalami bangkrut dan gulung tikar. Rokhmat (48) pedagang padi menuturkan, banyak pedagang padi sekarang ini mengalami kerugian yang cukup besar akibat harga gabah mengalami kenaikan yang sangat drastis. “Harga gabah sekarang ini sedang mahal. Namun mahalnya harga gabah membuat pedagang rugi cukup besar,” kata Rokhmat, seorang pedagang padi asal Kabupaten Tegal, yang mengaku sering membeli padi milik petani di Kabupaten Pemalang kepada Radar, Minggu (3/1) kemarin. Menurutnya, kenaikan harga gabah hasil panen padi sekarang ini sangat menguntungkan

bagi petani. Sebelumnya harga gabah basah perkilogram Rp 2.800, dan sekarang Rp 3.500. Untuk perhektarnya dalam sistem tebas semula hanya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Sekarang jauh lebih tinggi mencapai Rp 18 juta perhektar. Kenaikan harganya mencapai 20 hingga 30 persen. “Akibat kenaikan harga gabah, harga beras juga naik. Untuk jenis beras sedang perkilogramnya mencapai Rp 5.400. Sedangkan beras super Rp 5.600,” ujarnya. Dengan terjadinya kenaikan harga gabah, lanjut dia padi milik petani sekarang susah dibeli karena banyak petani meminta gabah hasil panen padi dihargai mahal. Padahal biaya operasional sekarang juga mengalami kenaikan, terutama tingginya soal harga tenaga kerja pemanen padi, dan biaya transportasi. (*)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

MEMANEN PADI – Sejumlah warga petani sedang memanen padi miliknya yang telah menguning.

Radar Tegal 4 Januari 2010  

Radar Tegal 4 Januari 2010