Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

Sembahyang Diiringi Hujan Lebat Imlek di Kelenteng Tek Hay Kiong

INDEKS Keabsahan Mutasi Dipertanyakan HAL. RADAR BREBES

Ahli Waris Terima Santunan HAL. KABUPATEN TEGAL

Kejari Periksa Machroes HAL. PEMALANG

ABIDIN ABROR/RATEG

Wah....Senangnya Bisa Dapet Beasiswa

BERDOA - Pengusaha terkenal Tegal Ponco Diono tengah memanjatkan doa bersamaan tibanya Imlek di Kelenteng Tek Hay Kiong.

HAL. XPRESI

SEMOK

Aura Kasih Buka Lowongan Pacar MAU jadi kekasih penyanyi seksi Aura Kasih? Siapsiap daftar. Aura tengah membuka hatinya untuk mencari kekasih baru. Aura Kasih memang pernah menjalin asmara dengan Kiki Haryanto, pembalap nasional. Namun, hubungan cintanya tersebut kandas karena tak ada kecocokan. Kini, Aura menegaskan siap menata kembali puing-puing hatinya yang berserakan pascaputus cinta. “Sekarang aku positive thinking saja. Mencari kecocokan itu kan nggak mudah. Harus selektif juga milih (calon pacar) sekarang. Tetapi, aku nggak trauma kok (pacaran),” ucap Aura saat dijumpai di Jakarta baru-baru ini. Sejak men-jomblo, Aura memfokuskan diri mengembangkan karir. Tetapi, kata Aura, tak punya pacar ternyata kurang enak. “Aku pribadi harus fokus sama karir, tetapi lebih enak sebenarnya kalau ada pasangan karena ada seseorang yang bisa support. Ya, aku siap untuk itu (pacaran lagi),” bebernya. Sadar umur terus bertambah, Aura tak mau lagi bercanda dalam soal asmara. Dia hanya mau menjalani hubungan cinta serius alias langsung menuju jenjang pernikahan. “Targetnya (menikah) sih udah lewat ya. Dulu ke hal 19 kol 5

Dirut Pertamina Dikabarkan Mundur Menteri ESDM Minta Wartawan Istigfar JAKARTA - Kabar perombakan direksi PT Pertamina terus berhembus kencang. Berbagai spekulasi berkembang, termasuk adanya tiga kandidat kuat yang berpotensi menduduki kursi direktur utama PT Pertamina. Adapun Karen Agustiawan yang kini menjadi orang nomor satu di Pertamina, dikabarkan bakal dipromosikan menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menggantikan Darwin Z. Saleh.

Kabar yang beredar di internal Pertamina menyebut, ada 32 orang yang sudah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk duduk di jajaran direksi Pertamina. Info yang didapat Jawa Pos menyebutkan, tiga kandidat kuat bersaing untuk posisi direktur utama Pertamina. Selain dua orang yang sudah santer disebut-sebut, yakni Triharyo Soesilo yang kini menjabat sebagai komisaris Pertamina dan Ferederick S.T. Siahaan, direktur perencanaan investasi dan manajemen risiko Pertamina, muncul kandidat kuat baru, yakni Nanan Untung.

ke hal 19 kol 5

Kasus Suap Cek Perjalanan

ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Nama Nanan menyeruak di antara dua kandidat lain. Nanan memang belum pernah menduduki posisi top management atau direksi Pertamina, namun Nanan sudah malang melintang di unit usaha gas Pertamina. Setelah lama menjadi direktur di PT Badak LNG, Nanan kini menjabat sebagai Senior Vice President Gas Pertamina. Adapun Ferederick S.T. Siahaan sudah cukup lama duduki di jajawan direksi Pertamina. Sebelum menjabat sebagai direktur perencanaan investasi dan manajemen risiko, Ferederick lama menduduki kursi direktur keuangan

KPK Ngotot Bisa Jerat Miranda-Nunun JAKARTA - Setelah menahan para tersangka kasus suap cek perjalanan dalam pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia (DGS BI) pada 2004, KPK tetap menegaskan bahwa kasus tersebut belum tuntas. Lembaga antikorupsi tersebu bersikukuh akan menjerat si pemberi suap, termasuk memeriksa pihak-pihak terkait seperti Mantan DGS BI Miranda Goeltom dan Nunun Nurbaeti Daradjatun. “KPK masih terus berupaya untuk menjerat pemberi suap. Penyelidikan ini kan masih dalam tahap awal. Kita lihat dulu perkembangannya,” papar Wakil Ketua KPK Haryono Umar ketika dihubungi koran ini, kemarin (3/2).

PERINGATAN Imlek 2562/2011 di Kelenteng Tek Hay Kiong Tegal, Rabu (2/2), dilakukan dengan acara sembahyang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ritual menyambut Imlek ini dilaksanakan tepat Pukul 24.00 WIB. Meski diiringi hujan lebat namun semua itu tak mengurangi semangat mereka untuk menyambut Imlek. Tahun dengan shio kelinci, yang diharapkan dalam perjalanannya nanti, mendapat limpahan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. “Semerbak wewangian malam ini, serta dengan bermacam buah-buahan yang semuanya sebagai rasa syukur kami.” Demikian pengantar doa yang sempat dibacakan dalam acara pergantian tahun baru. Sambil duduk bersimpuh, dan dengan kedua tangannya memegang dupa, mereka berharap dengan sepenuh hati diberikannya keberkahan, keselamatan, serta dijauhkan dari segala mara bahaya. Pembacaan doa menyambut Imlek ini disampaikan dalam dua bahasa, Bahasa China dan Bahasa Indonesia. Pertama memakai Bahasa China, yang kemudian surat doa dibacakan dalam Bahasa Indonesia. Doa permohonan tersebut dipanjatkan sambil menundukkan wajah ke tanah sebagai tanda kepasrahan terhadap alam semesta. Selama sembahyang ini, halaman kelenteng dipenuhi asap dupa, yang menyelibuti hingga selesai acara. Setelah itu baru mereka saling mengucapkan, Ghong Xi Fat Chai. Di tengah hujan gerimis dan dinginnya malam, satu

AFP PHOTO/HO

SAMBUT WNI - Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Ani Yudhoyono, menyambut warga di bandara Jakarta, Rabu (2/2) lalu, setelah dievakuasi dari Mesir.

Mulai Dipulangkan ke Daerah NICK HANOATUBUN/RM

DIPERIKSA LAGI - Mantan anggota Komisi IX DPR RI, Max Moein, kembali diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Jakarta,Rabu(3/2). Max Tersangka penerima suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI).

JAKARTA - Warga Negara Indonesia yang berhasil dievakuasi dari Mesir mulai dipulangkan ke daerah masing-masing. Dari 411 WNI yang dievakuasi, tadi malam tinggal tersisa 125 orang yang menunggu dipulangkan pagi ini. Warga yang berasal dari sekitar Jakarta sudah dijemput keluarganya dari tempat penampungan sementara di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Dirut Pertamina Dikabarkan Mundur * Daripada dipecat? KPK Ngotot Bisa Jerat Miranda-Nunun * Kamu bisa!

CMYK

OPINI

2

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

Jangan Korupsi Dana BOS Beda Sikapi Pengusiran KPK

Oleh : Ki Supriyoko

Oleh Muh. Abduh TRAGEDI “pengusiran” dua pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah, kudune ora perlu terjadi. Komisi III telah mengundang pimpinan KPK terkait rapat kerja (raker) membahas isu mafia pajak. Komitmen mengundang itu ditujukan ke KPK. Perbedaan persepsi dari sejumlah anggota komisi III, seharusnya tidak memengaruhi raker tersebut. “Ana-ana bae ya atraksi politik para wakil rakyat!” Sikap ini bisa jadi berseberangan dalam proses komisi III lainnya. Rencana komisi III mengundang terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan adalah contohnya. Posisi Gayus sebagai terdakwa, tidak menghalangi niat komisi III mengundang mantan pegawai Ditjen Pajak itu. “Bersebarangane kepimen wa?” “Menolak Bibit dan Chandra karena dianggap statuse tersangka. Jadi tidak layak hadir di acara wakil rakyat yang terhormat. Sisi lain, malah pan ngundang Gayus yang statusnya terdakwa! Kan bersebarangan!” Apakah ini berarti komisi III lalai? Ketua DPR RI Marzuki Alie menilai, apa pun keputusan komisi III nantinya dibawa ke badan musyawarah (bamus) untuk dibahas. Apalagi sebagian anggota komisi III belum bulat. Diterima atau tidak, prinsipnya kita akan membawa laporan komisi III ke bamus. Berbeda dengan Marzuki, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan, situasi yang terjadi di komisi III adalah hal yang biasa. Sebelum terjadinya “pengusiran” anggota KPK di komisi III, hal yang sama pernah terjadi di masa sidang DPR periode sebelumnya. Bahkan, dulu ada menteri diusir, ada dirjen diusir, tidak apa-apa. Kenapa sekarang dipersoalkan. “Eh wis lagune ya!” Menurut Priyo, landasan anggota komisi III untuk melakukan tindakan itu pasti ada. Setiap anggota dewan, berhak melaksanakan apapun sepanjang tetap berpegang teguh pada aturan konstitusi. Sepanjang dalam konteks meyakini hak konstitusi, itu harus dihormati. Tudingan menyebutkan pengusiran pimpinan KPK itu sebagai bentuk revans anggota DPR atas penahanan 19 politisi, dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Priyo menilai, tidak ada yang namanya balas dendam. Langkah ini demi mengingatkan kepada KPK sebagai lembaga yang bukan super power. Ada lembaga super power tapi tidak ada yang mengingatkan tentunya tidak sehat. Ini jangan disalah arti, ini demi menyeimbangkan semua lini. Wakil Ketua DPR dari PDIP, Pramono Anung sendiri memilih untuk mengambil sikap netral. Menurut dia, penegakan hukum bukan hanya tanggung jawab KPK. DPR juga harus bertanggungjawab melalui berbagai fungsinya. Penegakan hukum tidak boleh kalah oleh apapun. Pramono berharap langkah KPK dalam pemberantasan korupsi tidak menjadi surut hanya karena polemik yang mencuat di komisi III. Dia menegaskan KPK Justru harus semakin terpicu untuk melakukan pemberantasan korupsi yang tidak tebang pilih. Apalagi, kalau KPK bisa menyentuh kasus Century, saya yakin publik akan memberi dukungan Pram. Meski begitu, dia menegaskan bahwa penolakan komisi III terhadap Bibit Chandra itu tidak seharusnya disederhanakan sebagai balas dendam dari politisi Senayan yang para koleganya baru saja ditangkap KPK dalam kasus suap Miranda S. Goeltom. Pimpinan dewan tidak punya kewenangan menjustifikasi itu benar atau salah. Tapi, yang jelas itu bukan arogansi komisi III atau DPR secara kelembagaan. Sebab, siapa pun orangnya, apa pun statusnya, yang penting keterangannya. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati. Asisten Redaktur: Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

PADA tanggal-tanggal awal Februari ini diperkirakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) akan turun alias cair. Maksudnya, dana tersebut dari pemerintah pusat sampai di pemerintah kabupaten/kota dan langsung ke sekolah-sekolah (dan madrasah). Menurut ketentuannya, besarnya dana BOS di sekolah sangat bergantung pada banyak atau sedikitnya siswa aktif di sekolah yang bersangkutan. Makin banyak siswa yang dimiliki sekolah semakin banyak dana BOS yang diterima sekolah yang bersangkutan. Sebaliknya, makin sedikit siswa yang dimiliki sekolah semakin sedikit pula dana BOS yang diterima sekolah yang bersangkutan. Ketentuan ini berlaku sama bagi sekolah negeri maupun swasta. Menurut penelitian yang saya laksanakan di seluruh Indonesia atas nama Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), tidak ada satu sekolah pun, baik negeri maupun swasta, yang menolak dana BOS. Hal ini terjadi karena secara empirik telah terbuktikan bahwa dana BOS sangat membantu memperlancar aneka program sekolah. Bukan hanya pihak sekolah yang tidak menolak dana BOS. Orang tua siswa pun hampir

seluruhnya menyambut gembira atas turunnya dana BOS ke sekolah. Sebab, dengan turunnya dana BOS ke sekolah, berbagai iuran yang sebelumnya ditarik dari para orang tua akhirnya banyak yang ”dipangkas”. Dengan demikian, beban iuran yang harus ditanggung orang tua menjadi relatif kecil. Bahkan, banyak orang tua yang tidak perlu lagi membayar iuran sekolah. SUBSIDI MURNI Dana BOS sangat dinikmati secara langsung oleh masyarakat karena benar-benar meringankan beban pendidikan kita. Bantuan ini juga merupakan ”subsidi murni”; dalam arti kata bukan bantuan yang bermuatan politis atau muatanmuatan nonakademis yang lain. Besarnya dana BOS pun relatif tidak kecil. Meskipun kalau dibandingkan dengan keperluan pendidikan secara keseluruhan, besar dana BOS masih jauh dari cukup. Menurut ketentuan, besarnya dana BOS 2011 ini adalah Rp 400.000 per siswa per tahun untuk SD di kota dan Rp 397.000 per siswa per tahun untuk SD di kabupaten. Untuk siswa SMP di kota Rp 575.000 per siswa per tahun dan untuk siswa SMP di kabupaten Rp 570.000 per siswa per

tahun. Sekarang ini di Kota Surabaya terdapat SMP yang jumlah siswanya hampir 1.000 orang. Itu berarti sekolah yang bersangkutan menerima dana BOS hampir Rp 575.000.000 atau lebih dari setengah miliar rupiah. Angka ini benar-benar menggiurkan untuk ukuran sebuah sekolah. Bagi sekolah nonpemerintah alias swasta, dana BOS benarbenar disyukuri karena bisa membantu memperlancar berbagai program dan kegiatan sekolah. Bagi sekolah swasta yang lemah, BOS sangat membantu ”menegakkan” sekolah. Berbagai kegiatan sekolah dapat dijalankan lebih lancar. Bahkan, kegiatan yang sebelumnya tidak pernah ada seperti seminar di sekolah, dengan adanya BOS menjadi ada. Lebih dari itu, ada berbagai sekolah swasta yang hampir gulung tikar dan ”mati ngenes” akhirnya dapat ditolong jiwanya dengan dana BOS yang dijalankan pemerintah. Dana BOS merupakan contoh bantuan pemerintah yang dapat langsung dinikmati sekolah, siswa, dan orang tua siswa. Itulah sebabnya, kebijakan dana BOS tidak pernah diperdebatkan oleh anggota DPR dengan eksekutif. Bahkan, ”diutak-utik” pun tidak.

Bandingkan dengan kebijakan ujian nasional (unas) yang setiap tahun pasti diperdebatkan oleh banyak orang, termasuk anggota DPR selaku legislatif dan pejabat Kemendiknas selaku eksekutif. JANGAN DIKORUPSI Tahun ini ada sesuatu yang berubah di dalam mekanisme penyaluran dana BOS. Kalau tahun-tahun sebelumnya dari pusat harus melalui pemerintah provinsi, mulai 2011 ini dari pusat langsung ke pemerintah kabupaten/kota, dalam hal ini dinas pendidikan kabupaten/ kota, sebelum disalurkan langsung ke sekolah-sekolah. Bahwa dan BOS sangat disukai sekolah dan masyarakat dan sangat bermanfaat bagi sekolah, siswa, dan masyarakat rasanya disadari benar oleh pemerintah. Karena itu, dana ini tidak boleh dikorupsi. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh atas nama pemerintah menyatakan, mulai 2011 penyaluran dana BOS mengalami perubahan dalam hal mekanisme penyaluran. Dari sebelumnya ke provinsi langsung ke sekolah, berubah menjadi mekanisme transfer ke daerah (kabupaten/kota) dalam bentuk dana penyesuaian. Pak Menteri berharap penyaluran dana BOS dapat dijadikan proses pembelajaran dalam

membangun kultur antikorupsi dan meningkatkan kejujuran, baik kepada peserta didik maupun satuan pendidikan. Kita tentu berharap bahwa perubahan sistem penyaluran dana BOS tersebut dapat menekan angka korupsi di dalamnya. Meski demikian, ada kritik peneliti senior Indonesia Corruption Watch (ICW) bahwa perubahan tersebut justru memperluas potensi penyimpangan dan korupsi. Menurut dia, mekanisme baru penyaluran dana BOS justru memunculkan semakin banyak ”aktor lokal” yang bisa mengintervensi penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah di tingkat lapangan. Kritik tersebut rasanya sangat masuk akal. Kalau sampai dana BOS yang terbukti sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan, dalam hal ini sekolah, siswa, dan masyarakat, dikorupsi, koruptornya pasti orang yang tidak waras secara moral. Tetapi, mana ada koruptor yang waras? (*) *) Prof Dr Ki Supriyoko SDU, MPd, direktur pascasarjana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Jogjakarta dan pengasuh Pesantren ArRaudhah Jogjakarta.

Gawe Boyok Tugel KRITIK utk “PMERINTAH DESA DUKUH BENDA Kec BUMIJ AWA” tulng n9angg0 pmerntah desa DUKUH BENDA, donge dalan Dsa WADAS MALANG kpn d bnerine…? S0ale west ra peta nemen dalane, apa maning dlan sing pan mring pasar MENTIK. Lah pokoke d ambah gawe b0y0k pn tugel yakin.TULUNG KUWE TAH… 08179585xxx

Serahkan ke Dishubkominfo Saja GIMANA tanggung jwbmu DISHUBKOMINFO KAB TEGAL kok enak2kan gak mau nglola PENJAGA LINTASAN KA, gantian dong sama DPU KAB TEGALnya, PEMKOT TEGAL dan DISHUBKOMINFO TEGAL aja brani mengelola/menangani 11 gardu perlintasan plus 95 tenaga PENJAGA LINTASAN dan sarana/prasarananya mana rasa kepedulianmu yg NB sesuai tupoksinya” Penyedia jasa angkutan jalan dan keselamatan pengguna jalan” Untuk DPU KAB TEGAL serahkan saja Tupoksi masalah Penjagaan Lintasan KA ke instansi DISHUBKOMINFO KAB TEGAL trus tenaga orshocing pun saja sdh ckp tdk hrs PNS spt di daerah tetangga yg menjalankan kegiatan tsbt krng lebih 2 th ini masa kita tdk bisa? Tunjukan Dishubkominfo & PEMKAB TEGAL mampu bersaing dgn memikirkan keslamatan hidup warga KAB TEGAL yg sring melintas di atas lintasan REL KA baik utk jalur pantura yg dekat dgn Lintasan selatan maupun utara wil KAB TEGAL. Sekian trima ksh smoga diperhatikan & direalisasikan skian trima ksh. 081391735xxx

Tidak Perlu Dibelikan YTH Bapak Bupati, sy usul PNS tidak perlu dibelikan baju dinas, uangnya untuk pembangunan saja, utamanya jalan krn banyak yg rusak. Semoga TGL lbh maju. 08882600xxx

Banyu PDAM Ra Tau Metu AKU pan melu nanggapi ngresulane 081228908xxx warga RW 08 kelurahan kraton. Njenengan mesih untung banyu PDAMe sewulan mili seminggu. Lah aku karo warga neng jl.poso wis 4 tahun banyu PDAMe ra tau metu, netes be beleh. Lapor bolak balik ra tau ditanggapi, bayare tetep yen ra bayar didenda. Primen kue?! 081548048 xxx

Akeh Fiktif BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH ( BOS ) Melu ngimbui nden ari gawe laporan Dewan gurune kon melu mengetahui dadine ngarti duwite pada nggo apa bae.soale akeh FIKTIF Sing nggo laporan.aja mengetahui Ks + Bendarane.soale sing akeh pada mlebu kantonge wong 2 kuwe. Suwun Radar Tegal. 081911469 xxx

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

Kaya Nggo Off Road JALUR pantura ngarep SPBU MURI dampyak nganti kali ketiwon kaya dalan pan nggo off-road ah, dalane rusak nemend akeh jeglongane amba2 maning... 087830070 xxx

Bisa Tinggal Sejarah KYEH..pasang kuping biar terang..ngenteni APBN sing pusat tah..alamat bureng mentereng.. Pasar trayeman bsa tinggal sejarah...gemien nyong dodol nang pasar slawi ayem2 d gusrah2..pindah nang trayeman..saiki nang kene malah pembangunane bureng.. Kyeh tokone ak ketu2pan..ngarti bleh..pemasukan minim..heran..bisane cm nyengsarakan rakyat.. 085659666 xxx

Jare Pan Mundak? JARENE tunjangan perangkat desa pan mundak..?tapi kosi ayuene laka kabr., . 085786306 xxx

Jalingkut Ora Dadi-Dadi ASS aku pan melu ngresula, ko Jalingkut ko ra dadi2 ya?? Danane maring ndi donge? Akhire ga balap liar o ya! Teruz ko ra olih go balapan??? Ampun ah.. 081902666xxx

Kerepe Kepimen PLN NYONG pan takon kyeh,loken aku

pasang listrik anyar kon bayar 100.050 padahal durung di enggo,dipadak na kilometere ya ora pas.DONGEN PRIMEN PLN?KAREPE KEPIMEN? 02833272 xxx

Kemacetan, Tulung Direwes PAK wali tulung sampekna sing terkait, soal kemacetan nang jembatan prepil,prapatan langon,prapatan ketambon,ngarepe pertamina yen jam mangkat kerja. Tulung direwes. Suwun. 087830093 xxx

Nasib PJL DISHUB HRZ BRKACA pd PJKA.. Karena PJKA jauh lebih mperhatikn nasib PJL nya.. Masa sdh 2th mengabdi tdk ada kenaikn gaji sdkitpn.. THR pn tdk cair.. Bhkn kmi PJL msh hrz merasakan pemotongan gaji tiap bln.. Sedangkan d PJKA selalu ada kenaikan gaji tiap tahun + tunjangan istri anak + jamkesmas.. Tolong lah dinas terkait/pa walkot lebih peka terhadap nasib pegawaiY terutma PJL.. Trimakasih.. 08170645 xxx

Duit Sertifikasi Ora Cair PRIMEN bpk kemenag kab tegal,ganing duit sertifikasi guru2 swasta ora cair,malah ana sing drg metu sk dirjen,ana sing ws cair ya mung 1 bln tok,asline primen sih bisane caire ora lancar,angger guru2 PNS sing ws sertifikasi ka... Lancar,gadine sing makmur makmur nemen,sing mlarat ya...mlarat nemen.. 085878663 xxx

Enyong Pan Wadul ASLMKM.. Eny0ng Warga Kramat pan wdul. Pmrnth Kec Kramat, tlung dalan trans Bbkn-Jtbgr dbnahi. Wis akeh korbn. Ora katon dlan, blong2 kna nggo ngengu iwak ari udan. Wduh, kprben kuwe? 085741124xxx

Dihukum yang Berat PAK penegak hukum tolng GAYUS dihukum yg berat di CILACAP dan yg membntunya keluar dihukum dan Pecat, biar gak bwt mainan 085742303xxx

Perawat Laka PTT BoS? ASS...pak wali aku pan melu ngresula kyeh... bisane ka PERAWAT laka PTT..??? Bisane ka sing PTT cuman bidan tok..?? Padahal kan kerjaane luwih berat perawat oh.. esuk awan bengi mangkat.. wayahe udan, wayahe wong pada molor y dinez... melas oh PERAWAT esih akeh sing nganggur... TRims... 085747777xxx

Kemurang Wetan Gange Paluh INYONG tah keder urip ning Kemurang Wetan, tangga ds liane wis langka dalan paluh tpi ng Kemurang Wetan kayane enggal gang terutama ning pedukuan, pajeg nggal taun tapi laka pembangunan dalan, selalu swadaya bae ya melek oh. Tolong kuwe Pak Kadese apa dewane sing pura2 blh weruh padahal lg kampanye dewan 2sing dadi weruh malah njanjeni tlng pa pikirna ndle. 085643532xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan pula kaos Ngresula yang unik dan khas, berisi SMS ngresula pilihan, di Kantor Harian Pagi Radar Tegal. Harga hanya Rp 55 ribu/pcs.

CMYK

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

METROPOLIS RADAR TEGAL

CUACA

Tanggul Ketiwon Longsor Ancam Pemukiman Penduduk KOTA Tegal dan sekitarnya Rabu (2/2) sore hingga malam diguyur hujan lebat. Akibatnya, tanggul Sungai Ketiwon yang lokasinya berada di kawasan RT

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERGENANG – Salah satu ruas Jalan Menteri Supeno, Kota Tegal, masih tergenang air hingga Kamis (3/2).

AMBLES - Tanggul Sungai Ketiwon di kawasan RT 02 RW 03, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, longsor akibat diguyur hujan semalam suntuk.

Hujan Semalaman, SejumlahJalan Tergenang

02 RW 03, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, longsor sepanjang kurang lebih 60 meter. BANJIR BANDANG Ketua RT 02 RW 03 Slerok Dison mengatakan, longsor terjadi pada Kamis (3/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Sebab, pada waktu itu arus sungai sangat deras dan volume airnya juga tinggi. Sedangkan lokasi tanggul persis di belokan Sungai Ketiwon. Dison menyebutkan, dari bibir jalan kurang lebihnya tanah yang ambles sekitar 1 meter, dengan

ADI MULYADI/RATEG

HUJAN deras yang mengguyur Kota Tegal pada Rabu (2/2) malam hingga Kamis (3/2) dinihari membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Kondisi tersebut dikarenakan meluapnya sejumlah saluran air karena tidak mampu menampung debit air yang berlebihan akibat hujan deras. Beberapa ruas jalan yang sempat tergenang di antaranya, Jalan Tentara Pelajar, RA. Kartini, Pancasila, H.O.S. Cokroaminoto, dan sejumlah titik lainnya. HAMBAT AKTIVITAS Arina, warga Jalan Tentara Pelajar, Kota Tegal mengatakan, hujan deras yang mengguyur semalam membuat badan jalan tergenang air. Kondisi tersebut kerap terjadi karena saluran air yang ada di pinggir jalan tidak mampu menampung luapan air hujan.

ADI MULYADI/RATEG

RSUD Kardinah Perlu Di-ISO9001-kan

AwakBusTuntutPesangon

ke hal 9 kol 5

PAJAK Gencar Sosialisisasikan SPT PPN KANTOR Palayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal terus menggelar sosialisasi tentang SPT PPN 1111 dan 1111 DM. Sosialisasi yang gencar dilakukan mengundang sejumlah wajib pajak terutama pelaku usaha seperti CV, PT, dan lainnya yang ada di Kota dan Kabupaten Tegal serta Kabupaten Brebes. Kepala KPP Pratama Suwarno mengatakan, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi bagi wajib pajak untuk wilayah Kota dan Kabupaten Tegal, Rabu (2/2) dilakukan sosialisasi untuk wajib pajak di wilayah Kabupaten Brebes. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan tentang surat pemberitahuan pajak pertambahan nilai (SPT PPN) 1111 dan 1111 DM tahun 2011 dan peraturan Dirjen Pajak No. PER-44/Pj/2010 dan No. PER-45/Pj/2010. SPT masa PP 1111 tahun 2011 yang disosialisasikan kemarin itu berlaku mulai masa pajak Januari 2011. Hal itu dilatarbelakangi kebutuhan ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

DIRESMIKAN - Walikota Tegal Ikmal Jaya menandatangani prasasti peresmian gedung baru Poliklinik Rawat Jalan dan PONEK RSUD Kardinah, Kota Tegal.

KETENAGAKERJAAN SEKITAR 50 awak angkutan PO Kurnia Tegal Rabu (2/2) mengggelar aksi unjuk rasa di rumah pemilik kendaraan di Jalan A.R. Hakim, Kota Tegal. Dalam aksinya, mereka menuntut kejelasan nasib. Karena dengan banyaknya kendaraan bus yang tak beroperasi, sehingga penghasilan pun tidak ada. Sedang nasib mereka hingga kini, menurut seorang awak kendaraan Hardjo, tidak ada kejelasan Apakah bus akan beroperasi seperti biasa ataukah sebaliknya. Kondisi inilah yang menurut mereka belum ada titik terang. Karena tanpa ada kejelasan, mereka pun pilih mendatangi rumah pemilik kendaraan untuk meminta pesangon.

panjang kurang lebih 60 meter. Sehingga, lanjut dia, jalan yang ada hanya tersisa sekitar 1,5 meter dari rumah warga yang letaknya berdekatan dengan tanggul. ’’Sebenarnya, tanggul ini sudah diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui tanggap darurat hingga tiga kali. Namun, kembali longsor ketika hujan turun sangat deras,” tuturnya saat ditemui Radar di lokasi kejadian Kamis (3/2). Menurut Dison, tidak menutup kemungkinan longsor akan kembali

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 5

CMYK

3

M. SAEKHUN/RATEG.

TINJAU RUANGAN - Walikota Tegal Ikmal Jaya (tengah) dan Ketua DPRD Kota Tegal Eddy Suripno didampingi Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari saat melihat ruangan Poliklinik yang baru diresmikan.

Peningkatan Pelayanan di RSUD Kardinah

TERUS BERBENAH, FASILITAS SEMAKIN

TERLENGKAPI SELAMA empat tahun terakhir ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal, selalu mendapatkan kucuran anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kucuran dana tersebut dialokasikan guna peningkatan fasilitas rumah sakit ’plat merah’. SARANA DAN PRASARANA

Kendati sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemkot tetap mengu-

curkan anggaran. Mulai dari pembangunan Pavilium Dewadaru, Ruang Bedah Sentral, ruang perawatan warga miskin atau Ruang Rosela, pembangunan Instalasi Gawat Darurat. Bahkan, pada tahun 2010 melalui APBD, pemkot mengucurkan anggaran sebesar Rp 5 miliar lebih untuk pembangunan ruang Poliklinik baru. ke hal 9 kol 1

Gedung Baru Poliklinik Rawat Jalan dan PONEK Diresmikan WALIKOTA Tegal Ikmal Jaya Rabu (2/2) meresmikan gedung baru Poliklinik Rawat Jalan dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) RUmah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal. Pembangunan gedung tersebut dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan rumah

sakit, untuk memberikan kenyamanan pengguna jasa dan petugas. JADI RUJUKAN Dengan adanya gedung baru ini, maka sarana dan prasarana RSUD Kardinah -yang menjadi rujukan di eks-Karesidenan Pekalongan bagian barat- semakin komplit. Namun, semua itu belum didukung dengan pelayanan yang berstandar internasional. Karenanya, Ikmal berharap kedepan menejemen RSUD Kardinah bisa mendapatkan sertifikat ISO 9001. ke hal 9 kol 1

Iuran Uang Komite Dikeluhkan Walimurid Dinilai Sangat Memberatkan TARIKAN uang komite yang dilakukan SMA dan SMK Negeri di Kota Tegal dikeluhkan sejumlah walimurid. Pasalnya, jumlah uang komite sangat besar dan sangat memberatkan. Bahkan, kalau dibandingkan dengan SPP SMA/ SMK swasta, uang komite tersebut lebih besar. Menyikapi kondisi semacam ini, dalam waktu dekat Komisi I DPRD Kota Tegal bakal memanggil semua kepala SMA dan

SMK negeri untuk diminta pertanggungjawaban soal penggunaan uang komite. TERLALU MEMBEBANI Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Darni Imadudin Rabu (2/2) mengatakan, uang komite SMA/SMK negeri di Kota Tegal jumlahnya bervariatif yakni antara Rp 200-250 ribu untuk setiap bulannya. Padahal, untuk SMA/SMK swasta, SPP setiap bulannya hanya berkisar Rp 150 ribu. Sehingga kalau melihat kondisi semacam ini, uang komite dinilai terlalu besar dan sangat memberatkan walimurid.

ke hal 9 kol 1

PEMALANG

4

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Cermati Program Keluarga Harapan

dok.rateg

Ujianto MR

PROGRAM Keluarga Harapan (PKH) yang bakal digulirkan pemerintah pusat ke seluruh daerah, salah satunya di Kabupaten Pemalang, harus disambut dengan baik. Namuan demikian program dari lintas kementerian yakni Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Sosial dan Menteri Kesehatan ini perlu disikapi secara cermat. “Program Keluarga Harapan merupakan program baru yang tentunya harus bisa dicermati dengan baik, terutama dalam implementasinya di lapangan,” kata Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi partai Golkar Ujianto MR kepada Radar di gedung

dewan, kemarin. Ujianto menuturkan, program baru ini diharapkan bisa mengacu pada program-program yang sudah ada seperti halnya program Raskin dan BLT. Program tersebut dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi. “Apalagi program tersebut mengutamakan keluarga sangat miskin, sehingga pelaksanaannya harus mengacu kepada kriteria yang seharusnya,” ujarnya. Oleh karena itu, Ujianto sangat berharap keterlibatan ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk mengeliminir kesalahan dalam penerapannya. “Pelaksanaannya nanti harus betul-betul tepat sasaran, teruma dalam menentukan layak tidaknya penerima program ini,” paparnya. (apt)

PENTOL RAH

Kejari Periksa Machroes Terkait Dugaan Penyalahgunaan Penggelolaan Keuangan PDAU PEMALANG – Mantan Bupati HM Machroes SH, Rabu (2/2) lalu menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang, terkait dugaan penyalahgunaan penggelolaan keuangan di Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Pemalang. Dalam pemeriksaan sebanyak 30 pertanyaan telah disampaikan kepada mantan orang nomor satu di kota ikhlas tersebut. Mantan Bupati Pemalang HM Machroes SH datang ke kantor kejaksaan untuk memenuhi panggilan, tepat pukul 09.00 WIB. Dia datang dengan mengunakan mobil militer miliknya berplat bintang satu nomor 9148-01. Sampai di kantor kejaksaan Machores mengisi buku tamu. Setelah itu baru memasuki ruangan pemeriksaan di lantai dua dan pemeriksaan mulai dilakukan Kasi Pidsus Darmukit SH selaku ketua tim jaksa yang menangangani kasus tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pemalang Sungarpin SH MHum ketika diminta penjelasan terkait kedatangan mantan Bupati Pemalang HM Machroes SH enggan menjelaskan. Namun banyaknya wartawan yang terus mendesak meminta kejelasan akhirnya Kajari mengizinkan Kasi Pidsus Darmukit SH memberikan keterangan. Kajari menyatakan kedatangan Machroes itu hanya untuk klarifikasi. ”Ketika Bapak Machroes menjabat sebagai bupati kan banyak masalah jadi kedantangnya itu hanya untuk

klarifikasi saja,“ kata Kajari seraya meminta kepada wartawan langsung menemui Kasi Pidsus yang menangani kasus tersebut. Ditemui sejumlah wartawan, Kasi Pidsus Darmukit SH menjelaskan, kedatangan mantan Bupati Pemalang HM Machroes SH itu sesuai surat perintah penyidikan Kejaksaan Negeri Pemalang pada bulan oktober 2010 lalu, terkait proses penyidikan pengelolaan keuangan di PDAU setempat yaitu soal perizinan pembangunan tower. Dalam proses pemeriksaan, pihaknya telah memberikan pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan dan telah dijawabnya dengan baik. “Kedatangan mantan bupati HM Machroes sebagai saksi. Adapun jumlah kerugian dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai 1 miliar. Sebagai tersangkanya adalah Direktur PDAU Ir Sutirto,“ paparnya. Sementara mantan Bupoati Pemalang HM Machroes SH usai pemeriksaan saat dikonfirmasi membantah adanya pemanggilan dirinya di Kejaksaan. Ia mengaku kedatangannya hanya karena rasa kangen kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Sungarpin SH M.Hum yang lama tidak ketemu. “Saya tidak dipanggil. Ini hanya karena kangen sama pak Kajari saja kok. Kalau saya dipanggil itu urusannya apa?“ jawab Machroes saat ditanya wartawan soal kedatangannya di Kantor Kejaksanan Negeri Pemalang. Disinggung soal kasus tower, Machroes tidak mau menjawa. “Itu bukan urusan saya. Itu urusan Jaksa Muhamad dengan Sutirto selalu Direktur PDAU.” (apt)

Menghirup dan Minum Minyak Tanah Laura Punya Kebiasaan “Aneh” KEBIASAAN yang menyimpang sejak kecil sering terjadi di lingkungan kita. Bisa karena lantaran pergaulan maupun cara mendidiknya. Seorang balita di Desa Cibiyuk Rt 16/03 Kecamatan Ampelgading Kabuparten Pemalang punya kebiasaan menghirup dan meminum minyak tanah. Dialah Laura Adisti (5). Putra ke-3 dari Sutoro (36) dan ibu Sulasmi (34) itu mengalami kelainan yang aneh dari usia satu tahun. Laura Adisti menghabiskan setengah sampai 1 liter minyak tanah per hari dengan menghirup dan meminumnya.

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

Jalan Tembus Jojogan-Cikadu Bakal Bagus

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

DIPERIKSA - Mantan Bupati HM Machroes SH usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Pemalang terkait dugaan penyalahgunaan penggelolaan keuangan di Perusahaan Daerah Aneka Usaha.

Botol aqua yang berisi minyak tanah tak lepas dari genggamanya. Setiap lima menit sekali Laura selalu menghirup. Bahkan tak segan –segan meminumnya, layaknya meminum air putih biasa. Seperti yang diungkapkan ibu Laura, Sulasmi, kepada Radar belum lama ini, kebiasaan laura minum minyak tanah terjadi pada usia satu tahun. Berawal dari kebiasan Sulasmi yang memasak di kompor minyak tanah. Tanpa sepengetahuannya, Laura sering mengambil minyak tanah lewat lubang kompor memakai batang kayu. Kemudian meneteskannya di tangan dan menjilati minyak tanah itu. Dari kebiasan itu, akhirnya menjadi ketagihan sampai sekarang ini.

“ Harus bagaimana saya ini mas. Kalau tidak dituruti Laura kepalanya pusing dan lemas,” terangnya, Anehnya pertumbuhan Laura wajar–wajar saja seperti teman–teman lainya. Jarang sakit bahkan tidak merasa kedinginan walau di malam hari sekalipun. Laura gadis cilik yang pemalu. Terbukti ketika Radar bertandang ke rumahnya Laura langsung menutup mukanya di pangkuan ibunya, Sorotan matanya tak mau menerima jepretan kamera. Namun dengan kedekatan dan humor bersama orang tuanya Laura pun tak sungkan-sungkan menggoda dengan celoteh yang lucu. (ddm)

Lima Penyandang Cacat Dikirim ke Balai Rehabilitasi PEMALANG - Sedikitnya lima warga penyandang cacat di Kabupaten Pemalang dikirim ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof.Dr Soeharso Surakarta Rabu (2/2) siang. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pemnalang Drs Maryoto, MPd melalui Kabid Sosial Drs Mubarok Ahmad menyatakan, sudah kewajiban bagi instansinya untuk membantu para penyandang cacat agar bisa mandiri. “Mereka bisa hidup dengan memperoleh penghasilan layaknya warga yang tidak cacat,” tandas dia. Di (BBRSBD) Prof. Dr Soeharso Surakarta, lanjut dia, mereka akan dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, individu yang terampil, sehingga bisa mandiri dalam mobilitas sehari-

JALAN TEMBUS - Jalan yang menghubungkan Desa Jojogan menuju Cikadu dibuat baru. Pengerasan jalan itu menggunakan dana PMNPM - MP pola P2SPP.

WATUKUMPUL – Pengerasan jalan tembus Jojogan ke desa Cikadu, melalui Dukuh Jingkang, Dukuh Bulu, Dukuh Temblang sepanjang 2,6 Km, bakal menghabiskan dana sebesar Rp. 390juta. “Dana sebesar itu diperoleh dari Swadaya mencapai Rp.125juta. Sisanya didapat dari P2SPP sebesar Rp. 265juta,” ungkap Kades Jojogan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang Drs Nuryono kepada Radar kemarin (3/2) pagi di lokasi pengerasan jalan. Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif (P2SPP), lanjut Drs Nuryono sebagai upaya mengintegrasikan pengelolaan pembangunan partisipatif pola PNPM-MP ke dalam sistem reguler (Musrenbang), serta mendorong penyelarasan perencanaan teknokratis, politis dengan partisipatif. “Pada dasarnya memiliki dua agenda besar, peningkatan kapasitas masyarakat dan penguatan pemerintahan lokal dalam penyelenggaraan pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat,” kata Drs Nuryono. Dikatakan, dibangunnya jalan itu merupakan aspiratif masyarakat agar segala potensi yang ada di Dukuh Jingkang, Dukuh Bulu, Dukuh Temblang dapat terangkat sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. P2SPP memberikan tekanan pada aspek penguatan pemerintahan lokal. Karena penguatan dan kelembagaan pembangunan partisipatif hanya dapat dilakukan apabila pemerintah lokal (daerah) memiliki kebijakan dan memberikan dukungan (anggaran dan regulasi) yang berpihak kepada rakyat. Secara terpisah, Kamto, Karno, mbok Rasiti, mbah Somad, Warjo, Runtah, Warniti, dengan nada yang sama merasa bangga dengan program tersebut. (gtr)

DEDI MUHSONI-RADAR PEMALANG

MINYAK TANAH - Laura sedang menghirup minyak tanah dengan ditemani kedua orang tuanya.

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG

TERHARU - Lima penyandang cacat akan dikirim ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof Dr Soeharso Surakarta.

harinya, juga akan bisa hidup mandiri secara ekonomi. Dengan surat permintaan pengiriman dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof. Dr Soeharso Surakarta Nomor 802/ BBRSBD/RH.1/12/2010 tertanggal 9 Desember 2010, pihaknya mengirim lima penyandang cacat di antaranya Zaenuri warga RT

04 RW 01 Desa Sikasur, Riyadi RT 08 RW 01 Desa Belik Keduanya warga Kecamatan Belik, Agus Satro RT 19 RW 06 Desa Banjaranyar Kecamatan Randudongkal, Rudianto RT 02 RW 01 Desa Lawangrejo Kecamatan Pemalang, Dedi Harnandi RT 04 RW 05 Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. (Gtr)

TEGAL METROPOLIS

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL

Pemkot Tegal Berlakukan Kawasan Tanpa Asap Rokok

HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

Walikota Terbitkan SK No. 440/2011

HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal mulai Januari 2011 memberlakukan kawasan tanpa asap rokok di sejumlah lokasi. Ini dikuatkan dengan payung hukum berupa Surat Keputusan (SK) Walikota No. 440/ 2011 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok. TEGAL SEHAT Walikota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, SK tersebut dikeluarkan pada Januari lalu. Kawasan tanpa asap rokok ini diberlakukan guna memberikan perlindungan kepada masyarakat, agar bisa menikmati kehidupan yang sehat. Selain itu, Ikmal menambahkan, ini juga masih berkaitan dengan program Tegal Sehat yang di launching pada 2010 lalu. Dalam pelaksanaannya memang masih ada pilar yang belum tercapai, yakni lingkungan sehat. Tahun ini merupakan pemantapan dari program tersebut. ’’Dengan adanya kawasan tanpa asap rokok, maka dapat menunjang tercapaianya satu pilar tersebut. Sehingga ke depannya Kota Tegal menjadi kota yang benar-benar sehat,” tandas Ikmal usai meresmikan Gedung Poliklinik Rawat Jalan dan PONEK RSUD Kardinah, Kota Tegal, Rabu (2/2). TERUS DIPANTAU Lebih lanjut Ikmal menjelaskan, pemberlakuan kawasan tanpa asap rokok, sementara ini

- Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

masih di dua lokasi. Yakni, di lingkungan pendidikan dan kesehatan. Untuk lingkungan pendidikan meliputi sekolah-sekolah dari mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA/MA/SMK. Sedangkan untuk lingkungan kesehatan, seluruh rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kota Tegal. Ikmal tidak menampik jika belum ada sanksi yang diterapkan dalam pemberlakuan kawasan tanpa asap rokok. Sebab, saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Namun, lanjut dia, ke depannya tidak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi bagi yang melanggarnya. ’’Saya harap dengan pihak terkait melakukan pemantauan dalam pelaksanaan kawasan tanpa asap rokok ini. Dan ini berlaku bagi semuanya, tidak itu karyawan maupun pengguna jasa dan pengunjung rumah sakit. Atau semua warga sekolah,” tegasnya. Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Tegal dr Abdal Hakim Tohari menguraikan, pemberlakuan kawasan asap rokok ini akan disosialisasikan pada Rabu (9/ 2) mendatang. Dalam pemberlakuannya, Abdal Hakim menambahkan, pemerintah tidak memberikan ruang atau tempat khusus untuk merokok. Sehingga, untuk dua lokasi itu bisa benar-benar bersih dari asap rokok dan lingkungannya menjadi sehat. (adi)

Kinerja PDAM Dipertanyakan SESUAI data kerja manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal yang diserahkan kepada Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Tegal memuat hal yang menarik. Pasalnya, surplus PDAM pada tahun 2009 sebesar Rp 1,7 miliar bukan karena kinerja manajemen PDAM. Tapi, itu karena imbas dari kenaikan tarif. Sehingga Pansus memperta-

POLRI

nyakan kinerja manajemen PDAM. Anggota Pansus II DPRD Kota Tegal Abdullah Sungkar Selasa (1/2) mengatakan, tahun 2008 PDAM mengalami kerugian sebesar Rp 453.346.724,27. Namun, sesuai laporan yang ada, pada tahun 2009 PDAM mengalami surplus sampai Rp Rp 1.725.522.789,86, dari akumulasi pendapatan PDAM sekitar Rp 2,1 miliar lebih. (hun)

ADI MULYADI/RATEG

DIPANTAU – Kawasan tanpa asap rokok mulai diberlakukan Pemkot Tegal. Walikota Tegal Ikmal Jaya meminta pihak-pihak terkait untuk memantau plaksanaan pemberlakuan kawasan steril ini.

Pansus Siap Datangi BPN Jateng PANITIA khusus (Pansus) I (satu) DPRD Kota Tegal dalam waktu dekat ini bakal mendatangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah (Jateng), untuk meminta data-data pendukung atas terbitnya tiga sertifikat (SHM) tanah di komplek lahan eks Terminal Bus Kota Tegal yang saat ini dimanfaatkan untuk bangunan Pacific Mall. TERUS DIPELAJARI Ketua Pansus I DPRD Kota Tegal M. Nursholeh Selasa (1/ 2) kemarin, mengatakan, upaya tersebut dilakukan karena pihaknya menemukan ada perbedaan mekanisme dalam pengurusan hak pengelolaan lahan (HPL) ke sertifikat tanah hak milik (SHM), antara BPN Tegal dengan penjelasan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). ’’Kalau sesuai keterangan dari BPN Tegal, pemohon mengajukan ke walikota dan ditindaklanjuti ke gubernur. Se-

hingga kami perlu klarifikasi ke BPN Jateng,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, tentang surat permohonan sudah ditemukan, tapi konsinderan dari surat keputusan (SK) gubernur Jateng belum ada. Karena itu, pihaknya akan melacak ke BPN Jateng dalam upaya mengurai persoalan sengketa tanah di Pacific Mall. Pansus I DPRD sebelumnya juga berkonsultasi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Mahkamah Agung (MA). ’’Tentang data-data yang dibutuhkan dari pemkot, seperti MoU dan perizinan, sudah kami terima dan saat ini masih kami pelajari,” tuturnya. Sementara itu, Anggota Pansus I DPRD Rofi’i Ali menilai, sumber permasalahan sengketa berawal dari munculnya tiga SHM seluas 400 meter persegi di atas lahan HPL seluas 16.250 meter persegi, yang ditumpangi

hak guna bangunan (HGB) Pacific Mall. Menurut dia, terkait masalah tersebut pihaknya perlu mendapatkan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal Agraria, serta berkas permohonan pemohon hak milik kepada Mendagri. Sebab, dokumen tersebut merupakan bukti keabsahan dari tiga SHM karena untuk mendapatkan milik atas tanah yang dikuasai oleh negara sesuai dengan Pemendagri No 5 Tahun 1973, harus ada surat permohonan kepada Mendagri. Setelah itu, apabila dikabulkan, akan ditindaklanjuti dengan munculnya surat keputusan pemberian hak atas tanah. ’’Oleh karena itu, legal atau tidaknya ketiga SHM ditentukan oleh SK pemberian hak atas tanah dari Mendagri,” katanya. (hun)

Di Balik Perayaan Tahun Baru Imlek

Pemain Barongsai Kebanjiran Order Minggu-minggu ini merupakan saat yang dinanti pemain barongsai. Dalam sehari, mereka bisa tampil lebih dari dua kali. Bagaimana mereka mengatur jadwal agar staminan tetap terjaga?

ABIDIN ABROR/RATEG

SOSIALISASI - Kapolsek Tegal Barat Kompol M. Syahri di hadapan ratusan atlet karateka menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

PeranKaratekaSangatDibutuhkan

LAPORAN: R. GUNAWAN

PERAN serta karateka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sangat dibutuhkan. Karena, selain bergerak dalam pengembangan olahraga, kepedulian mereka terhadap keamanan lingkungan juga sama penting. Sebagai Polisi Masyarakat (Polmas), bersama elemen masyarakat lain maka mereka memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Karenanya, dalam kedudukannya sebagai Polmas, menurut Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Rahardja melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol M. Syahri, peran serta mereka itu sangat dibutuhkan. ’’Sebagai mitra Polri, peran serta karateka dirasa sangat penting,” kata Syahri saat ujian kenaikan tingkat ratusan karateka dari cabang olahraga Gojukai Kota Tegal, Kabupaten Tegal, serta Kabupaten Brebes berlangsung di Pacific Mall Kamis (3/2). Seorang karateka, lanjut Syahri, harus bisa menjadi contoh di masyarakat. (din)

UNTUK memainkan barongsai tentu tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh latihan dan proses yang lama agar tercipta kekompakan dalam membawakan barongsai, sehingga bisa menampilkan berbagai atraksi yang memikat. David, seorang pemain barongsai mengatakan, untuk bisa membuat gerakan yang lincah dibutuhkan latihan yang rutin. Pasalnya, barongsai dimainkan oleh dua orang atau lebih sehingga membutuhkan kekompakan sehingga bisa menghibur penonton. Selain itu, stamina juga harus se-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

BANYAK ORDER – Pemain barongsai dalam sepekan terakhir banyak menerima tawaran main, sehingga membutuhkan stamina fisik yang prima.

lalu terjaga sehingga setiap gerakan yang dilakukan bisa dijalani dengan sempurna. Dalam setiap latihan, dia dan beberapa rekannya mendapatkan bimbingan dari seorang pelatih ntuk mengembangkan tehnik serta cara-cara bermain agar lebih lengkap. Di minggu-minggu ini, dalam sehari dia mengaku bisa bermain lebih dari dua kali dalam sehari. Kondisi tersebut diakuinya sangat menguras tenaga. Tetapi, kecintaannya terhadap barongsai membuat dia dan temantemannya tetap kompak dan terus meliuk-liuk diiringi dentingan musik khas barongsai. Adapun yang tidak kalah penting, dijelaskannya, mengenai pemanasan sebelum tampil sehingga bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan seperti terkilir dan sebagainya. ’’Atraksi barongsai bisa beragam, sehingga membutuhkan kekompakan dan kekuatan fisik pemainnya,” katanya. Pemain lainnya, Daniel, mem-

benarkan jika dalam memainkan barongsai harus memiliki satu misi. Pasalnya, dua orang atau lebih harus bisa memainkan gerakan yang cukup berbahaya dan memiliki tingkat kesulitan tinggi. Jika sesama pemain sudah satu irama, maka semuanya bisa berjalan dengan lancar. Untuk bisa menciptakan gerakan-gerakan yang ada, dalam seminggu dia mengaku bisa dua hingga tiga kali berlatih secara rutin. Tetapi, dalam perayaan Tahun Baru Imlek seperti sekarang, porsi latihan menjadi berkurang karena ketatnya jadual pertunjukan di beberapa lokasi yang terkadang membutuhkan tenaga eksta agar bisa tampil maksimal. Untuk pementasan sendiri, bisa beragam baik di dalam maupun di luar ruangan sesuai dengan tema yang ada. ’’Suara musik yang mengiringi kami beraksi juga menjadi penyemangat sekaligus pengatur ritme di setiap gerakan, sehingga bisa selalu kompak,” ujarnya. (*)

TEGAL METROPOLIS

6

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

LINTAS

Tanggul Ketiwon Longsor Ancam Pemukiman Penduduk

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERGENANG – Salah satu ruas Jalan Menteri Supeno, Kota Tegal, masih tergenang air hingga Kamis (3/2).

Hujan Semalaman, Sejumlah Jalan Tergenang HUJAN deras yang mengguyur Kota Tegal pada Rabu (2/2) malam hingga Kamis (3/2) dinihari membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Kondisi tersebut dikarenakan meluapnya sejumlah saluran air karena tidak mampu menampung debit air yang berlebihan akibat hujan deras. Beberapa ruas jalan yang sempat tergenang di antaranya, Jalan Tentara Pelajar, RA. Kartini, Pancasila, H.O.S. Cokroaminoto, dan sejumlah titik lainnya. HAMBAT AKTIVITAS Arina, warga Jalan Tentara Pelajar, Kota Tegal mengatakan, hujan deras yang mengguyur semalam membuat badan jalan tergenang air. Kondisi tersebut kerap terjadi karena saluran air yang ada di pinggir jalan tidak mampu menampung luapan air hujan. Akibatnya, banyak pengguna sepeda motor yang kendaraannya macet karena mencoba menerobos genangan air. Selain itu, saluran air yang luber membuat sampah yang ada di dalamnya ikut keluar sehingga saat air surut ceceran sampah terlihat berserakan di manamana. Seperti biasa, usai air surut, dia dia warga sekitar secara swadaya membersihkan lingkungan. Ini agar sampah yang terbawa banjir tidak menumpuk dan menjadi sarang penyakit. ’’Dalam beberapa hari hujan selalu terjadi dari malam hingga dinihari sehingga jalanan menjadi tergenang,” katanya. Yusdi, seorang warga lainnya yang ditemu Radar saat melintas di Jalan Menteri Supeno menuturkan, genangan air masih terlihat hingga Kamis (3/2) siang. Meski mulai menyusut, tetapi banyak pengguna roda dua yang memilih jalan lain karena takut kendaraannya tidak bisa menerobos banjir. Kondisi seperti ini tidak hanya mengganggu warga sekitar. Pengguna jalan yang akan beraktivitas juga terganggu, karena harus memutar arah dan mencari jalan mana yang bebas dari banjir. (gun)

Awak Bus Tuntut Pesangon SEKITAR 50 awak angkutan PO Kurnia Tegal Rabu (2/2) mengggelar aksi unjuk rasa di rumah pemilik kendaraan di Jalan A.R. Hakim, Kota Tegal. Dalam aksinya, mereka menuntut kejelasan nasib. Karena dengan banyaknya kendaraan bus yang tak beroperasi, sehingga penghasilan pun tidak ada. Sedang nasib mereka hingga kini, menurut seorang awak kendaraan Hardjo, tidak ada kejelasan Apakah bus akan beroperasi seperti biasa ataukah sebaliknya. Kondisi inilah yang menurut mereka belum ada titik terang. Karena tanpa ada kejelasan, mereka pun pilih mendatangi rumah pemilik kendaraan untuk meminta pesangon. ’’Kedatangan kami (para awak kendaraan, Red) ya minta pesangon. Karena sekarang saja ada 4 bus yang tidak beroperasi,” kata Hardjo yang mengaku prihatin atas kejadian ini. Aksi yang dikawal ketat petugas Kepolisian ini berakhir dengan diterimanya dua orang perwakilan untuk menemui pihak manajemen. Berdasarkan hasil pembahasan, maka permasalahan tersebut selanjutnya segera dilaporkan ke pemiliknya di Bandung, Jawa Barat. ’’Minggu ini kami dijanjikan akan menerima jawaban,” kata Hardjo. (din)

KOTA Tegal dan sekitarnya Rabu (2/2) sore hingga malam diguyur hujan lebat. Akibatnya, tanggul Sungai Ketiwon yang lokasinya berada di kawasan RT 02 RW 03, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, longsor sepanjang kurang lebih 60 meter. BANJIR BANDANG Ketua RT 02 RW 03 Slerok Dison mengatakan, longsor terjadi pada Kamis (3/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Sebab, pada waktu itu arus sungai sangat deras dan volume airnya juga tinggi. Sedangkan

lokasi tanggul persis di belokan Sungai Ketiwon. Dison menyebutkan, dari bibir jalan kurang lebihnya tanah yang ambles sekitar 1 meter, dengan panjang kurang lebih 60 meter. Sehingga, lanjut dia, jalan yang ada hanya tersisa sekitar 1,5 meter dari rumah warga yang letaknya berdekatan dengan tanggul. ’’Sebenarnya, tanggul ini sudah diperbaiki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui tanggap darurat hingga tiga kali. Namun, kembali longsor ketika hujan turun sangat deras,” tuturnya saat ditemui Radar di lokasi kejadian Kamis (3/2). Menurut Dison, tidak menutup kemungkinan longsor akan kembali terjadi apabila tidak

WALIKOTA Tegal Ikmal Jaya Rabu (2/2) meresmikan gedung baru Poliklinik Rawat Jalan dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) RUmah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal. Pembangunan gedung tersebut dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, untuk memberikan kenyamanan pengguna jasa dan petugas. JADI RUJUKAN Dengan adanya gedung baru ini, maka sarana dan prasarana RSUD Kardinah -yang menjadi rujukan di eks-Karesidenan Pekalongan bagian

barat- semakin komplit. Namun, semua itu belum didukung dengan pelayanan yang berstandar internasional. Karenanya, Ikmal berharap kedepan menejemen RSUD Kardinah bisa mendapatkan sertifikat ISO 9001. ’’Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah selama lima tahun terakhir telah melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana fisik. Dengan dilengkapi peralatan kedokteran sesuai dengan kemajuan kedokteran mutakhir. Karena itu RSUD Kardinah sangat perlu mengantongi ISO 9001 agar lebih diakui,” tandas Ikmal. Menurut Ikmal, kondisi RSUD Kardinah yang ada sekarang sudah memadai. Dengan demikian, pasien tidak perlu takut lagi mendapatkan pelayanan yang paripurna, atau harus berobat keluar kota.

han dalam hitungan bulan,” ujarnya. Dison tak menampik jika Sungai Ketiwon ini kewenangan dari provinsi. Namun, setidaknya pemerintah setempat bisa berkoordinasi dengan pihak yang menangani masalah tersebut di provinsi. Sebab, jika dibiarkan dan hanya diperbaiki asal-asalan saja, akan sangat mengkhawatirkan. WARGA CEMAS Sementara, seorang warga setempat Sumitri (55) mengaku, dia sangat was-was dengan terjadinya longsor tersebut. Karena rumah yang ditinggalinya tepat di tepi tanggul sungai. Apalagi, lanjut dia, dataran kawasan pemukiman perumahan lebih rendah jika diban-

dingkan tanggul. Sehingga dikuatirkan air akan meluap ke pemukiman. ’’Bagaimana tidak kuatir? Kalau air sampai meluap kan bisa terjadi banjir bandang,” ujarnya. Warga lainnya, Eko (43) menuturkan, seharusnya dalam penanganan pemerintah lebih baik lagi. Karena sudah beberapa kali diperbaiki, namun ketika turun hujan yang cukup deras longsor lagi. ’’Warga juga sudah berupaya semaksimal mungkin dengan memasang slup-slup menggunakan bambu. Namun, itu hanya sementara dan kekuatannya juga masih diragukan. Ini dilakukan warga setiap kali melaksanakan kerja bakti bersama,” urai Eko. (adi)

Terus Berbenah, Fasilitas Semakin Terlengkapi Peningkatan Pelayanan di RSUD Kardinah SELAMA empat tahun terakhir ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal, selalu mendapatkan kucuran anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kucuran dana tersebut dialokasikan guna peningkatan fasilitas rumah sakit ’plat merah’. SARANA DAN PRASARANA Kendati sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemkot tetap mengucurkan anggaran. Mulai dari pembangunan Pavilium Dewadaru, Ruang Bedah Sentral, ruang perawatan warga miskin atau Ruang Rosela, pembangunan Instalasi Gawat Darurat. Bahkan, pada tahun 2010 melalui APBD, pemkot mengucurkan anggaran sebesar Rp 5 miliar lebih untuk pembangunan ruang Poliklinik baru. Padahal, sejak tahun 2010, RSUD Kardinah telah berstatus BLUD. Tapi , untuk pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana, sampai saat ini RSUD Kardinah masih menggantungkan pada pemkot. Sayangnya, peningkatan sarana dan prasana belum diiringi dengan peningkatan pelayanan, sehingga kerap kali menuai protes atau komplain dari pasien atau keluarga pasien. Bahkan, tak sedikit yang mengambil ruang VIP atau VVIP, baik di Wijaya Kusuma ma-

upun Pavilium Dewadaru juga mengaku kecewa. Mulai dari kelambanan pelayanan, perawat judes, dan tak lengkapnya fasilitas. Sebagai bentuk keseriusan pemkot, agar pelayanan RSUD Kardinah terutamanya bagian Poliklinikbisa maksimal. Walikota Tegal Ikmal Jaya Rabu (2/2) lalu pun meresmikan Poliklinik RSUD Kardinah, yang menghabiskan anggaran dari APBD Kota Tegal tahun anggaran (TA) 2010 sebesar Rp 5 miliar lebih. Tak tanggung-tanggung, pada tahun ini pemkot melalui APBD juga menyiapkan anggaran untuk pembangunan hall dan detail engineering desain (DED) ICU. Sesuai rencana, pada tahun 2012 bangunan fisik ICU dilaksanakan. Sehingga pada tahun 2013 semua bangunan RSUD Kardinah baru. PEMBENAHAN Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana mengatakan, secara fisik -selaku anggota DPRD juga masyarakat Kota Tegal-, pihaknya sangat bangga dengan bangunan fisik RSUD Kardinah yang serba baru. Tapi, kalau melihat pelayanan, lanjut Hendria, pihaknya cukup kecewa. Karena setiap kali bertatap muka dengan konstituen, mereka selalu mengeluhkan pelayanan RSUD Kardinah. Sehingga, mulai tahun 2011, dengan banyaknya fasilitas dan sarana serta prasarana RSUD Kardinah wajib meningkatan pelayanan terhadap pasien. Tanpa melihat asal pasien, apakah pasien umum, Jamkesmas, ataupun Jamkesda.

RSUD Kardinah Perlu Di-ISO9001-kan Gedung Baru Poliklinik Rawat Jalan dan PONEK Diresmikan

segera ditangani. Karena, badan jalan yang tinggal 1,5 meter itu sudah terlihat retak-retak. Apalagi, lanjut dia, cuaca saat ini sangat ekstrim dan sulit di tebak. Selain itu, ketika turun hujan pun waktunya cukup lama dengan intensitas yang cukup deras. Jika tanggul sampai jebol, lanjut dia, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir bandang di Kota Tegal. Karenanya, warga sekitar merasa was-was dengan longsornya tanggul tersebut. ’’Kami berharap pemkot segera menangani ini, sehingga warga bisa merasa aman dan nyaman. Tidak hanya itu, ketika perbaikan diharapkan yang bertahan lama. Tidak seperti sebelumnya yang hanya berta-

Sebab, lanjut dia, fasilitas yang ada sekarang komplit dengan didukung tenaga kesehatan yang ada. ’’Saya yakinkan bahwa dengan keberadaan RSUD Kardinah yang sekarang lebih baik dan didukung kebijakan yang aplikatif. Keberadaannya bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Kota Tegal dan daerah sekitarnya,” urai Ikmal. MUTU PELAYANAN Sementara, Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari menguraikan, pembangunan ini dalam rangka peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Baik terhadap pengguna jasa, maupun petugas pelayanan. ’’Setiap harinya petugas pelayanan melayani tidak kurang dari 475 pasien. Belum lagi ditambah dengan keluarga atau pengantarnya,’’ paparnya.

’’Sehingga gedung poliklinik yang sebelumnya sudah tidak layak dan tidak mampu menampung. Sehingga suasananya menjadi kurang nyaman. Inilah latar abelakang dibangunnya gedung baru ini,” sambungnya. Selain digunakan untuk Poliklinik Rawat Jalan, gedung juga dimanfaatkan untuk pelayanan PONEK. Ini sebagai upaya menangani kendala utama lambatnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Keduanya di Kota Tegal masih tergolong tinggi. Dengan adanya klinik PONEK diharapakan bisa menurunkan AKI dan AKB di Kota Tegal khususnya dan Indonesia umumnya. Pembangunan gedung poliklinik dilaksanakan pada 2010 lalu dengan nilai kontrak Rp 5.762.622.000. (adi)

M. SAEKHUN/RATEG

TINJAU RUANGAN - Walikota Tegal Ikmal Jaya (tengah) dan Ketua DPRD Kota Tegal Eddy Suripno didampingi Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari saat melihat ruangan Poliklinik yang baru diresmikan.

’’Kami minta bagusnya (lengkapnya, Red) sarana dan prasarana serta kelengkapan medis. Baik pengadaanya yang menggunakan anggaran dari APBD Kota Tegal, APBD Provinsi Jawa Tengah, maupun pemerintah pusat harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan,’’ tandasnya. ’’Kami justru prihatin kalau fasilitas lengkap tapi pelayanan kendor,” lanjut Hendria. Menurut Hendria, agar pelayanan RSUD Kardinah semakin baik, maka harus dilakukan pelatihan manajemen. Hal ini juga sekaligus untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM), sehingga ke depan tak ada lagi keluhan dari pasien terkait pelayanan. Terutama terkait keterbatasan SDM yang dimiliki manajemen dan perawat. ’’Agar pelayanan RSUD Kardinah tak dikeluhkan lagi, maka kami minta agar manajemen dan perawat mendapat pelatihan khusus. Sehingga SDM mereka

memenuhi standar untuk peningkatan pelayanan terhadap pasien,” jelasnya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengungkapkan, RSUD Kardinah -terutama perawat dan manajemen- harus menghilangkan adanya ungkapan ’pelayanan kesehatan gratis’ bagi peserta Jamkesmas ataupun Jamkesda. Sebab, dijelaskannya, secara prinsip mereka tetap membayar tapi pembayarannya menjadi tanggungan pemerintah. Sehingga, jangan lagi ada perbedaan pelayanan terhadap pasien umum dengan pasien Jamkesmas atau Jamkesda. ’’Hanya ada satu kata, RSUD Kardinah harus meningkatkan pelayanan. Sehingga, sebagai rumah sakit pemerintah, kami harapkan bisa memberikan pelayanan terhadap masyarakat secara maksimal,” ungkap Rachmat. BERKOMITMEN Sementara, Direktur RSUD

Kardinah dr Abdal Hakim Tohari mengungkapkan, pembangunan ruang Poliklinik merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan RSUD Kardinah. Sebab, dengan jumlah pasien sekitar 400 setiap harinya, keberadaan bangunan Poliklinik lama sudah tak memenuhi. Sehinggg melalui APBD tahun 2010 dialokasikan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk pembangunan Poliklinik ini. Peningkatan pelayanan terhadap pasien merupakan komitmen RSUD Kardinah sebagai rumah sakit rujukan, dan saat ini ada 19 pelayanan spesialis ’’Bangunan Poliklinik yang baru memiliki 20 ruangan pelayanan, serta kami lengkapi ruang apotek, laboratorium. Sehingga dengan gedung Poliklinik yang baru ini, kami berharap, para pasien bisa lebih nyaman. Sedangkan bagi petugas, kami minta bisa memberikan pelayanan dengan baik,” urai Abdal Hakim. (m. saekhun)

SLAWI METROPOLIS

6

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

INFRASTRUKTUR Ijin Dock Tak Bermasalah KRAMAT - Ijin bangunan dock atau galangan kapal di Desa Maribaya Kecamatan Kramat, tidak ada masalah. Terbukti, pemilik tambak di sekitar lokasi galangan kapal tersebut, sudah menyetujuinya. Eko Kusnomo selaku Komanditer atau pemilik saham pembangun dock, menyatakan, bahwa dock tersebut sudah dilengkapi ijin yang resmi. Baik dari warga serta pemilik tambak sekitar sudah menandatangi surat pernyataan persetujuan. Adapun penafsiran dari pihak lain yang mengatakan belum berijin, Eko menegaskan, bahwa itu salah DOK.RADAR SLAWI besar. Eko Kusnomo “Ijin lingkungan (HO) sudah ada semua. Dan itu pun disetujui oleh warga dan pemilik tambak yang berada di lokasi. Saya sendiri yang meminta tanda tangan kepada mereka. Jadi, kalau ada yang menilai ijin pembangunan dock meragukan, itu sangat-sangatlah salah,” cetus Eko lantang, Rabu (2/ 2) kemarin. Dijelaskannya, bahwa dock itu minim akan limbah. Karena, dock tersebut digunakan hanya untuk perbengkelan kapal tongkang. Meski ada limbah, namun volumenya tidak banyak. Dan itu pun bisa diantisipasi oleh pihak pengembang. “Limbahnya paling hanya besi-besi tua saja. Justru kalau limbahnya seperti itu, banyak orang yang memburunya. Jadi, limbah di lokasi dock tidak banyak dan tidak merugikan warga sekitar. Apalagi, dock ini juga jauh dari pemukiman warga,” paparnya. Proses perbengkelan kapal tongkang di dock tersebut, lanjut Eko, dengan menggunakan balon. Dimana proses tersebut, merupakan tehnologi terbaru di Indonesia. Dan docknya itu, juga merupakan satu-satunya di Pulau Jawa yang menggunakan tehnologi balon. “Di Indonesia, baru ada di Pulau Batam. Seandainya dock disini (Desa Maribaya, red) sudah aktif, kemungkinan ini yang pertama kali di Pulau Jawa. Dan cara kerjanya juga mudah, balon diletakan di depan bagian bawah kapal, lalu balon diisi angin. Dengan sendirinya, kapal tongkang akan terangkat dari permukaan air laut. Kemudian, secara pelan-pelan kapal tersebut diangkat ke daratan,” urainya. Dikatakannya lagi, pembangunan dock dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah sekitar. Karenanya, dock bakal membutuhkan tenaga kerja yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan demikian, dampak positifnya lebih besar dibanding negatifnya. “Justru dengan adanya pembangunan dock ini, masyarakat sekitar juga bakal menikmatinya. Dan itu sudah pasti,” tegasnya. “Yang menjadi investor disini juga berasal dari pribumi Kabupaten Tegal. Dimana orang-orang tersebut ingin mengembangkan dan memperkerjakan warga sekitar,” tambah Eko. Dia menambahkan, mengenai akses jalan menuju lokasi pembangunan dock, dirinya juga bakal memperbaikinya. Bahkan, ia berjanji bakal memperlebar jalan tersebut. Untuk itu, ia menilai bahwa pembangunan dock tidak ada kendala apa pun. Karena dari pihak-pihak terkait, dirinya mengaku sudah meminta ijin. “Saya sudah koordinasi dan meminta ijin dari dinas-dinas terkait. (yer)

PENDIDIKAN

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

ANTUSIAS - warga Desa Cangkring Kecamatan Talang dalam pelatihan dasar komputer di SMPN 1 Talang, kemarin.

Kemitraan Pendidikan Gandeng Sekolah TALANG - Usulan warga Desa Cangkring Kecamatan Talang untuk menggelar pelatihan dasar komputer, direspon Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Manggala I dengan dukungan alokasi dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM), untuk merealisasikan hal tersebut. Kali ini, Badan Keswadayan Masyarakat (BKM) Mandiri memohon pihak sekolah, dalam hal ini SMPN 1 Talang, untuk bekerjasama mewujudkan keinginan warga Desa Cangkring tersebut. Senior fasilitator kecamatan (Faskel) tim 8 Aris Teguh Handoyo yang menangani PNPM mandiri Perkotaan menyatakan, untuk alokasi bantuan langsung masyarakat ini digelontorkan dana sebesar Rp 6 juta. “Ada 20 warga Desa Cangkring yang ikut dalam pelatihan komputer dan didanai oleh PNPM Mandiri Perkotaan. Dan ada tambahan 10 warga lagi, dimana untuk pembiayaan diberikan pihak sekolah dalam hal ini SMPN 1 Talang,” terangya, Rabu (2/2) kemarin. Dia mengkau, memberikan apresiasi positif terhadap dunia pendidikan yang tergerak mendukung program PNPM Mandiri perkotaan. Sehingga, dapat menambah volume peserta pelatihan. Terpisah, koordinator BKM Mandiri Desa Cangkring Diding Sukendi menyatakan, pelatihan dasar komputer ini diikuti oleh warga yang masih sekolah maupun yang putus sekolah. “Ini bentuk kemitraan baru yang kita rajut bersama dunia pendidikan. BKM sendiri telah mencairkan bantuan langusng masyarakat selama dua kali putaran. Ini adalah putaran kedua tahapan kedua. Dimana untuk tahapan kedua ini, kami menerima gelontoran dana Rp 40 juta dari APBD II,” ujarnya. Peruntukan tahap kedua ini, menurutnya, telah dialokasikan untuk ekonomi bergulir sebesar Rp 20 juta, pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 5 juta, penambahan makanan bergizi untuk balita dan ibu hamil senilai Rp 7,5 juta, dan untuk pelatihan komputer sebesar Rp 6 juta. Sisa dari angaran tersebut dialokasikan untuk biaya operasional BKM nya. (her)

Tarik Ulur IMB Trading Area Kebon Raja ADIWERNA - Proses penerbitan IMB kios Trading Area Kebon Raja yang berlokasi di samping Balai Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna, kini memasuki babak baru. Kios yang dibangun sejak bulan April 2010 lalu itu hingga kini tak jua diterbitkan IMB. Lantaran terjadi tarik ulur antara UPTD DPU Adiwerna dengan DPU Kabupaten Tegal. Hal ini yang membuat BP2T juga turut ragu untuk menerbitkan IMB. Meski kios tersebut sudah dioperasionalisasikan sejak empat bulan belakangan ini. Kades Ujungrusi Miftahudin SHI menyatakan, pihak UPTD DPU Adiwerna sempat melakukan pengukuran ulang terkait bangunan tersebut. “Dari hasil pengukuran bangunan, tidak terdapat pelanggaran garis sempadan jalan, sesuai yang diatur dalam Perda Kabupaten Tegal nomor IV tahun 1989 yakni ketentuan garis sempadan jalan 7,5 meter. Kami kini tinggal menunggu berita acara tersebut agar bisa dijadikan

acuan BP2T untuk menerbitkan IMB,” ujarnya, Kamis (3/2) kemarin. Terpisah, Kepala UPTD DPU Adiwerna A Haris juga menegaskan, dari tinjauan dan pengukuran ulang yang sempat dilakukan pihaknya memang tidak ditemukan indikasi bangunan kios tersebut melanggar Perda Kabupaten Tegal. “Kami akan berkoordinasi dengan DPU Kabupaten Tegal dan BP2T, terkait tinjauan pengukuran ulang yang sempat dilakukan. Tidak menutup kemungkinan, kedua instansi tersebut juga ingin memastikan langsung di lapangan terkait laporan dan tinjauan yang sempat kami lakukan,” tegasnya. Kades Ujungrusi sendiri kini juga tengah menyiapkan langkah pengembangan shoping center sebagai wahana ruang publik pedagang Kecamatan Adiwerna, khususnya Desa Ujungrusi, yang mengambil lokasi di Jalan Raya II Adiwerna. Dia tak menampik, dalam perjalanannya, pengembangan trading area shoping center tersebut sempat mengalami revisi sebanyak tiga kali oleh DPU bidang Tata Ruang dan Bapeda. (her)

Klenteng Ban Eng Bio Rayakan Imlek 2562 ADIWERNA - Imlek 2562 yng juga disebut Tahun Kelinci Logam, diperingati oleh Klenteng Ban Eng Bio Adiwerna dengan sejumlah kegiatan peribadatan. Namun, yang terkandung dalam Imlek tahun apapun, bagi manusia khususnya kaum Tionghoa, semuanya sama. Karena tergantung dari setiap perilaku manusianya. Seperti dikatakan Rohaniwan Agama Kong Hu Cu yang juga pengurus Makin Adiwerna, JS Suharjo. “Tidak ada perbedaan pada diri sesorang, melainkan, bagaimana perilaku diri orang bersangkutan dalam menyikapi hidup. Apapun tahun dan persifatannya,” kata JS Suharjo, kepada Radar, Kamis (3/2). Dikatakannya, untuk Klenteng Ban Eng Bio Adiwerna, sejumlah peringatan dilaksanakan untuk mewarnai Tahun Baru Imlek 2652 ini. Perayaan itu juga dilakukan di semua Kelenteng. Diawali dengan Upacara Sembahyangan Tutup Tahun (Bwee Ge) yang dilaksanakan tanggal 16-12-2561 Imlek. Kemudian dilanjutkan dengan Hari

Persaudaraan atau Kesetiawanan Sosial (Sang An) pada 24-1-2561 Imlek. Menurut dia, setelah dua prosesi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sembahyangan Tahun baru yang dilaksanakan pada jam 00.00 WIB tepat tanggal 1-12562 Imlek. “Setelah sembahyangan untuk mengharap rejeki dari Tuhan Yang Maha Esa, dilakukan penyalaan lilin sebagai perlambang doa,” kata JS Suharjo. Selanjutnya dilakukan Sembahyangan Sia An atau disebut Cia Gwee Cee Shi yang dilaksanakan pada 4-1-2562 Imlek. Upacara selanjutnya yaitu Kheng Tio Kong pada 8-1-2562 Imlek, baru kegiatan ke-6 yaitu Upacara Perayaan Cap Go Meh (Goan Sian) yang dilaksanakan pada 15-1-2562 Imlek. “Ini dibarengi dengan kirab para dewa dan gotong Tao Pe Kong,” ujarnya. Sementara, sebagai kegiatan terkhir yaitu yang ke-7, dilaksanakan Upacara Buka Tahun (Coo Ge) yang dilaksanakan pada 16-1-2652 Imlek. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

MEGAH - Klenteng Ban Eng Bio dan Li Tangnya, nampak megah sebagai tempat peribadatan ritual dan tempat belajar etika kesusilaan di Adiwerna.

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

AJANG PERMAINAN - Banjir menggenangi ribuan rumah warga di dua desa. Dengan adanya banjir itu, tak luput sejumlah anak-anak kecil menjadikannya sebagai ajang permainan.

Ribuan Rumah Terendam Banjir Minim Drainase dan Kedangkalan Sungai KRAMAT - Ribuan rumah di Desa Mejasem Timur dan Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat terendam banjir, Kamis (3/2) kemarin. Akibatnya, tidak sedikit warga yang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banjir tersebut diduga lantaran minimnya drainase dan kedangkalan sungai. Selain rumah yang terendam banjir, ratusan hektar sawah di desa tersebut juga ikut terendam. Kepala Desa Mejasem Timur, Fitri Ahmad melalui Kasi Pemerintahan, Casmono menuturkan, bahwa banjir di wilayahnya sudah merupakan langganan setiap tahun. Diperkirakannya, sejak dirinya masih kecil, di desa tersebut sudah banjir. Meski sudah berupaya maksimal dengan melakukan kerja bakti antar warga, namun banjir tidak bisa dihindarkan. “Berkisar antara 50 tahun silam, disini sudah sering banjir. Dalam satu tahun, minimal dua

kali,” kata Casmono, kepada sejumlah pemburu berita. Dijelaskannya, banjir menggenangi rumah warga di RW 1, 2, 3, dan 4. Selain itu, ada beberapa tempat umum yang turut terendam pula. Diantaranya, SD Mejasem Timur 1, TK Masyitoh 2, Masjid At Taqwa, dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mbah Pasir. Menurut dia, banjir diakibatkan luapan dari dua sungai yang tidak sanggup menampung tingginya debit air hujan. Yakni Sungai Sigenteng dan Sikeruh. Dimana sungai tersebut, sudah mengalami kedangkalan yang cukup parah. “Ideal kedalaman sungai, mestinya 4 meter dan lebar 5 meter. Namun yang terjadi di wilayah kami ini, kedalamannya hanya 1 meter dan lebar 2 meter,” keluhnya. Dia mengaku, sudah kerap mengajukan permohonan guna adanya pengerukan maupun pelebaran sungai. Hanya saja, dari pemerintah daerah (Pemda) setempat belum memberikan tanggapan positif. “Kami selaku pemerintahan desa sudah sering mengajukan

proposal ke dinas terkait. Bahkan, sudah pernah mengajukan ke tingkat propinsi. Namun sayangnya, hingga kini tidak ada realisasinya. Dulu, dari dinas juga sudah pernah men-survey ke lokasi. Tapi hasilnya, hanya janjijanji saja,” cetusnya. Casmono menambahkan, warga Desa Mejasem Timur berjumlah 9.392 jiwa. Sedangkan luas daerah tersebut, 244, 445 hektar. Sebagian untuk pemukiman warga, dan lainnya untuk persawahan. “Warga disini mayoritas berprofesi sebagai karyawan swasta dan petani. Disaat banjir seperti ini, mereka lebih memilih berdiam diri di rumahnya masing-masing,” imbuhnya. Terpisah, Abadin (42) warga Blok B2 No 8 Perumahan Bahari Sentosa, Kelurahan Dampyak mengaku, selama dua tahun bermukim di wilayah tersebut, sudah mengalami banjir dua kali. Banjir, merupakan luapan dari aliran Sungai Sigenteng. Jumlah rumah warga yang terendam banjir, hampir 200 rumah. Ada warga yang mengungsi ke tempat yang dianggapnya bebas banjir. (yeri novel)

Ikan Lele ”Jelmaan” Ditemukan Warga KEDUNG BANTENG - Ikan lele berukuran besar ditemukan seorang pencari ikan di Lapangan Sepak Bola Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Kedungbanteng, Selasa (2/2) kemarin. Warga menduga, bahwa ikan lele tersebut, merupakan jelmaan penunggu Waduk Cacaban. Pasalnya, ukuran ikan lele sangatlah besar, yakni panjangnya 98 centimeter dan beratnya 17 kilogram. Penemuan ikan lele berukuran besar itu, seiring dengan datangnya banjir di wilayah tersebut. “Waktu itu saya sedang mencari ikan di lapangan sepak bola dengan menggunakan alat setrum (Accu/aki). Tiba-tiba saya melihat dari jarak jauh ada ikan yang meloncat-loncat. Kemudian saya mendatangi ikan tersebut. Dan ternyata ikan lele berukuran besar. Awalnya

saya sempat kaget dan curiga. Kenapa ada ikan lele sebesar ini,” kata penemu ikan lele, Sumitro warga Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (3/2) kemarin. Disaat menangkap ikan lele itu, Sumitro mengaku kuwalahan. Sebab, ikan lele sebesar anak SD itu, bergerak lincah seolah enggan dipegang manusia. Berujung, Sumitro pun memanggil temannya yang kebetulan tengah mencari ikan di area tersebut. “Saya takut dan bingung saat menangkap ikan itu. Sebab barangkali ikan lele jelmaan dari waduk Cababan,” akunya, seraya mengisahkan saat kali pertamanya menemukan ikan lele raksasa. Setelah ikan yang berukuran hampir 100 meter itu dibawa pulang, warga sekitar pun menjadi gempar. Ada isyu yang berkembang, bahwa ikan itu

merupakan ikan jelmaan penunggu Obyek Wisata Cacaban. Namun demikian, Sumitro tidak menghiraukannya. Ia mengaku bakal merawatnya sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Meskipun ada orang yang berminat untuk membelinya, Sumtro tetap akan menolaknya. “Sebelumnya saya tidak ada firasat apa-apa. Hanya saja, kemarin di rumah saya didatangi kupu-kupu dengan jumlah yang cukup banyak. Tapi saya tetap yakin, bahwa ikan ini merupakan ikan lele asli atau bukan ikan jelmaan. Sampai kapan pun, saya akan menjaga ikan ini,” ujarnya. Hingga kini, ikan lele berukuran raksasa itu, masih berada di rumah Sumitro. Ikan lele menjadi tontonan warga sekitar. (yer)

KABUPATEN TEGAL

7

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

Ahli Waris Terima Santunan DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani 7. Hamba Allah 8. Hendriyana 9. Hamba Allah 10. Hamba Allah 11. Hamba Allah 12. Hamba Allah 13. Agus Tegal 14. Keysha Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp. 1.000.000,Rp. 100.000,Rp. 150.000,Rp. 230.000,Rp. 1.000.000,Rp. 50.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 4.560.000,-

PEMBANGUNAN

M GHONI/RADAR SLAWI

MUSRENBANGKEC - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tegal asal Dapil III (Jatinegara, Bojong, dan Bumijawa), menghadiri Musrenbangkec Bumijawa, belum lama ini.

Anggota DPRD Hadiri Musrenbangkec BUMIJAWA - Musyawaranh Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangkec) Bumijawa tahun 2011, dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tegal asal Dapil III yang meliputi Kecamatan Jatinegara, Bojong, dan Bumijawa. Mereka siap memberi dukungan dan siap memperjuangkan agar kegiatan usulan hasil Musrenbangkec Bumijawa, bisa diwujudkan oleh Pemkab Tegal. Setiap anggota DPRD dalam kesempatan itu memberikan sambutan layaknya lomba pidato antar anggota DPRD. “Sejumlah usulan perbaikan infrastruktur, kenaikan tunjangan perangkat desa dan lainnya, menjadi salah satu topik yang digadang pada Musrenbangkec Bumijawa,” kata BR Irwanto anggota DPRD Kabupaten Tegal dari FPDIP asal Kecamatan Jatinegara, kepada Radar, belum lama ini. Dikatakan, pendampingan itu merupakan upaya nyata bentuk kepedulian anggota DPRD terhadap daerah pemilihan (dapil) asalnya. Selain itu, mereka juga ingin membuktikan sekaligus memberi pemahaman kepada tokoh masyrakat di setiap kecamatan yang menyelenggarakan Musrenbangkec. “Ini sebuah bukti nyata dan kepedulian kami,” cetusnya. Disisi lain Muaris dari FP Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal yang berasal dari Kecamatan Bumijawa mengatakan, pihaknya siap mendesak Pemkab Tegal agar merealisasikan hasil Musrenbangkec. Karena menurutnya, apa yang dihasilkan merupakan keinginan mendesak dari masyarakat di wilayahnya. “Kami beserta anggota DPRD lainnya, serius. Pemkab harap peduli dengan ini,” kata Muaris. Sementara, kepada semua pesarta Musrenbangkec, diminta bersama pihaknya untuk mengawal hasil Musrenbangkec yang bakal diusung ke Musrenbang tingkat Kabupaten. Pihaknya yakin, dengan adanya pengawalan dari banyak pihak, perhatian dari Pemkab Tegal untuk meloloskan hasil Musrenbangkec juga bakal lebih memiliki greget. “Kami tidak ingin, hasil Murenbangkec hanya terkesan sekedar cacatan. Sehingga tidak ada tindak lanjutnya pada Musrenbang tingkat kabupaten,” pungkasnya. (gon)

M GHONI/RADAR SLAWI

SANTUNAN - Penyerahan santunan asuransi oleh perwakilan dari Jasa Raharja kepada ahli warih dari warga Desa Dukuhbenda Bumijawa yang meninggal akibat Lakalantas di Jl Raya CirebonIndramayu Jabar, belum lama ini.

Anggaran Tak Akan Dibagi Rata DUKUHTURI - Dari total anggaran pembanguan desa di Kecamatan Dukuhturi sebesar Rp 974 juta, dipastikan tidak akan dibagi rata pada 18 desa yang ada. Alokasi pembagian dana pembangunan itu akan mengacu pada usulan dan digelontorkan secara proporsional. Hal itu dilontarkan Camat Dukuhturi Asrori SH, dalam sambutan singkatnya saat digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Murenbangkec) Dukuhturi tahun 2011. Acara digelar di pendopo kecamatan tersebut, Rabu (2/2) kemarin. Dalam Musrenbangkec 2011 kali ini, dibahas penggunaan alokasi dana pembangunan yang akan dikucurkan pemkab, untuk realiasasi tahun 2012. “Digelarnya Musrenbangkec ini, kita akan fokus membahas usulan bersama untuk menentukan skala prioritas,” ujarnya dihadapan para kades, kepala UPTD, kelompok masyarakat, dan anggota DPRD dari Dapil V yang turut hadir dalam gelar Musrenbangkec tersebut. Sementara itu anggota DPRD dari dapil Dukuhturi Nursidik, juga menyatakan, bagi desa yang tidak tersentuh pembangunan agar tidak berkecil

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

BUKA MUSRENBANGKEC - Camat Dukuhturi Asrori SH dihadapan seluruh kades dan UPTD serta kelompok masyarakat saat pembukaan Musrenbangkec, kemarin.

hati. Mengingat penggelontoran dana pembangunan ini dilakukan setiap tahun. Terpisah, Sekcam Dukuhturi Elliya Hidayah SIP menyatakan, dalam pengalokasikan dana pembangunan di wilayahnya, akan dibagi dalam dua kelompok. Yakni untuk pembangunan fisik dan non fisik. Dimana alokasi dana untuk pembangunan non fisik mencapai Rp 127.500.000 dan sisanya akan dialokasikan untuk pembangunan fisik. “Untuk pembangunan non fisik, kami akan terfokus pada ajuan pendirian PAUD,

pemenuhan sarpras kesehatan melalui pembangunan klinik desa, pembagian modal bagi UKM dan koperasi, pemberian modal pengrajin shuttle cock, pelatihan otomotif, pelatihan komputer, pelatihan pengolahan pupuk organik, pelatihan elektronik dan komputer, serta tata rias pengantin,” terangnya. Sementara untuk sektor pembangunan fisik sendiri, akan terfokus pada perbaikan jalan desa, pavingisasi, pembenahan drainase, pembangunan rehab rumah keluarga miskin, dan pembuatan talud. (her)

BUMIJAWA - 9 orang ahli waris korban meninggal Lakalantas di jalur Jalan CirebonIndramayu, menerima santunan asuransi kematian. Kesembilan warga yang tewas itu merupakan warga Desa Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa. Penyerahan santunan dilakukan di balai desa Dukuhbenda (Senin (31/1). Penyerahan santunan dilakukan oleh Penanggung Jawab Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tegal, N Andhika Panji Wiratama SSos. Penyerahan juga disaksikan oleh Camat Bumijawa Drs HA Zamzami MM, Kades Dukuhbenda Sudiryo, dan masyarakat desa. “Kesembian ahli waris tidak menerima uang tunai, melainkan transfer rekening melalui bank masing-masing ahli waris. Nominalnya Rp 25 juta untuk setiap ahli waris,” kata N Andhika Panji Wiratama SSos. Dikatakan N Andhika, ke-9 nama korban dan ahli waris penerima asuransi Jasa Raharja itu, Toni (25) yang diterima ahli waris Katop (ayah), Mansyur (35) oleh Asrikoh (istri), Abdul Muji (14) oleh Kusni (ibu), Slamet (50) oleh Katirah (istri), Watim (40) oleh Wasilah (istri),

Sopuroh (18) oleh Suhid (istri), Komaryati (29) oleh Haryati (istri), Abdulloh (32) oleh Hemi Nuryanti (istri), dan Maryono (28) oleh Sri Mubaedah (istri). “Kami perwakilan dari Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Dan semoga keluarga diberi ketabahan serta arwah korban diterima disisi-Nya,” ungkap Andhika. Kades Dukuhbenda Sudiryo, merasa bersyukur atas proses pencairan asuransi oleh Penanggung Jawab Kantor Jasa Raharja Tegal. Pihaknya merasa itu sebuah perhatian yang patut diacungi jempol. “Kami merasa sedikit terlepas dari beban, meski masih ada sebagian warga kami yang dirawat,” ucap Sudiryo. Sementara, Plt Camat Bumijawa, Drs HA Zamzami MM, berharap agar ahli waris penerima santunan Asuransi Jasa Raharja, mampu memanfaatkan santunan itu sebaik mungkin. Sehingga bisa bermanfaat untuk kedepannya. “Semoga keluarga korban tabah dalam menghadapi semua cobaan yang tengah dihadapi,” ujar Zamzami. (gon)

Musran PDIP Tembok Luwung ADIWERNA - Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan (PDIP) Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna, berhasil memilih Nuridin sebagai ketua ranting yang baru. Nuridin menjabat untuk periode tahun 2010-2015. Sementara, ranting Desa Tembok Luwung juga mendukung Nursidik untuk duduk kembali sebagai calon Ketua PAC PDIP Adiwerna. Dukungan juga diberikan hampir seluruh ranting yang ada di Kecamatan Adiwerna, yang jumlahnya 21 ranting. “Alhamdulillah, meski diwarnai hujan lebat, Musran berjalan lancar dan dihadiri oleh seluruh anak ranting yang ada,” kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Adiwerna, Nursidik, yang juga anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, kepada Radar, Rabu (2/2) malam. Dikatakan Nursidik saat memimpin Musran, dirinya juga dicalonkan kembali sebagai Ketua PAC PDIP Kecamatan Adiwerna periode tahun 20102015. Menurut dirinya, selama ini

upaya yang dilakukan sudah nyata dan banyak dinikmati oleh masyarakat Adiwerna. Seperti perbaikan infrastruktur jalan dan juga bantuan bagi tempat peribadatan. “Dukungan dari hampir seluruh ranting ini semoga lebih meningkatkan kinerja terhadap prtai dan masyarakat,” ujarnya. Menurut dia, Musran selain memilih ketua ranting, juga menentukan bentuk dukungan terhadap calon ketua PAC PDIP periode tahun 2010-2015. Meski dirinya saat ini masih menjabat sebagai ketua PAC, namun dalam mencari dukungan, semuanya diserahkan kepada masing-masing ketua ranting yang baru terpilih. Sementara, Ketua Ranting PDIP Desa Tembok Luwung Adiwerna, Nuridin, setelah menyusun kepengurusan periode kepemimpinannya, menyebutkan, jika sangat pantas Nursidik menjabat kembali sebagai Ketua PAC PDIP Adiwerna. Pasalnya, selama ini kiprah nyata dan pembangunan desa di Kecamatan Adiwerna, banyak yang terealisasi. (gon)

Kondisi SDN Tanjungharja 2 Kecamatan Kramat Memprihatinkan

Lapangan Sekolah Butuh Dibangun Pavingisasi Kramat - SDN Tanjungharja 2 yang berlokasi di Desa Tanjungharja Kecamatan Kramat, kondisinya sangat memprihatinkan. Lingkungan sekolahnya terkesan kumuh dan kotor. Mengapa? LAPORAN: YERI NOVEL SUNGGUH tragis sekolah yang satu ini. Pasalnya, setiap turun hujan, halaman atau lapangan di depan sekolah tersebut kerap mengalami banjir. Kendati pihak sekolah sudah berupaya maksimal, namun tetap saja permasalahan itu selalu menghantuinya. Kepala SDN Tanjungharja 2,

Fatkhurozak mengaku, meski memiliki lapangan yang sangat luas, namun sayangnya tidak bisa difungsikan secara maksimal. Terbukti, setiap kali turun hujan, lapangan tersebut selalu banjir. “Setiap turun hujan, lapangan sekolah selalu banjir. Akibatnya, siswa yang hendak menuju ke kelasnya masingmasing, mengalami kesulitan. Tidak sedikit siswa kami yang menggunakan sandal disaat berangkat ke sekolah,” terangnya, Rabu (2/2) kemarin. Dijelaskannya pula, luas lapangan mencapai 1.152 m2. Dan lapangan seluas itu, Eko mengaku, pihaknya sudah pernah mengurug dengan tanah hingga sebanyak 5 truk. Anggaran yang digunakan untuk pengurugan itu, diambilkan melalui dana Bantuan Opra-

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

BERLUMPUR - Kepala SD Tanjungharja 2 Kecamatan Kramat, Fatkhurozak, tengah menunjukan tanah lapang di sekolahnya yang kerap mengalami banjir dan berlumpur.

sional Sekolah (BOS). “Pengurugan tidak berdam-

pak banyak sesuai harapan. Malah, sekarang tanahnya

berlumpur. Sehingga, kerap mengotori baju sekolah siswa yang kebetulan lewat atau bermain di lapangan,” ujarnya. Melihat kondisi demikian, kepala sekolah yang akrab disapa Rozak ini berharap, supaya dinas terkait di Pemkab Tegal peduli akan kondisi sekolahnya itu. Minimal memberikan bantuan anggaran untuk pavingisasi. Dengan begitu, sekolahnya akan terhindar dari banjir dan tanah berlumpur. “Padahal, kami sudah sering mengajukan proposal bantuan pavingisasi. Akan tetapi, hingga kini belum ada respon positif dari dinas terkait. Kami berharap, semoga dari dinas memberikan bantuan kepada sekolah kami ini,” pintanya. (*)

BREBES & BUMIAYU

8

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Pernyataan Mayjen (Pur) Saurip Kadi Dibantah Pemilik Tanah BREBES - Jawaban Mayjen (Pur) Saurip Kadi soal aksi demo yang membantah akan tudingan para pendemo beberapa waktu lalu, kini mendapatkan tanggapan sejumlah perwakilan kelompok tani. Pasalnya, aksi demo yang dilakukan menurutnya sesuai dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 1998. ‘’Sejumlah komentar atau jawaban tertulis oleh Mayjen (Pur) Saurip Kadi adalah sama sekali tidak benar. Dimana uraiannya dibuat sedemikian rupa untuk mengalihkan perha-

SILATURAHMI Pemkab Diminta Tegas Tertibkan Pemancar Radio Liar BREBES - Perwakilan radio swasta dan radio milik Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes Selasa (1/2) kemarin melakukan silaturrahmi dengan Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi di ruang wakil bupati. Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta kepada Pemkab Brebes agar lebih tegas terhadap beberapa keberadaan radio yang tidak memiliki ijin frekuensi. M Sugiyanto dari GSM Radio mengatakan, saat ini masih banyak radio-radio yang tidak memiliki ijin frekuensi. Melihat keberadaannya tersebut, pihaknya berharap Pemkab bisa melakukan penertiban terhadap keberadaan mereka. Selain itu, jelasnya, dirinya berharap agar keberadaan radio bisa dilibatkan dalam pemberitaan di wilayah Kabupaten Brebes. Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes, Drs Atmo Tan Sidik mengatakan, terkait dengan radio-radio liar tersebut, Pemkab Brebes dibantu oleh pihak terkait akan secepatnya melakukan penertiban. Diakui, saat ini ada puluhan radio liar yang tidak memiliki ijin frekuensi. Sedangkan untuk masalah keteribatan radio dalam pemberitaan, nantinya mereka tetap akan dibicarakan lebih lanjut. “Kalau masalah keterlibatan mereka dalam pemberitaan, saya kira pak Wakil sangat mendukung sekali. Terutama untuk mengangkat bahasa daerah asli Brebes melalui udara,” tutur Atmo. (har)

PELANTIKAN Pelantikan Kasek Dikeluhkan BREBES - Pelantikan pejabat struktural oleh Wakil Bupati Brebes H Agung Widiantoro, yang dilakukan di pendopo Brebes pada Rabu (2/ 2) kemarin, mendapat keluhan oleh sejumlah kepala sekolah (kasek) SD maupun SMP, yang penempatan lokasinya tidak pas. ‘’Masa dari Tonjong berpindah tugas di Banjarharjo, dari Tanjung ke Salem. Itu kan jelas sangat jauh. Selain bisa membuang waktu yang lama juga jelas tidak efisien,’’ kata salah satu kasek yang meminta namanya dirahasiakan. Menurutnya, seharusnya BKD maupun Pemkab Brebes bisa melihat lokasi proses belajar mengajar. Sehingga, dengan jabatan barunya sebagai Kasek bisa melaksanakan sesuai tugas dan waktu yang ada. Terlebih, saat ini cuaca sedang buruk yang jelas bisa menghambat perjalanan dari rumah menuju sekolah. ‘’Ya, ini memang sudah resiko kami sebagai pegawai kecil. Sehingga, mau dipindah dari ujung pantura ke ujung selatan Brebes pun hanya bisa menerima apa adanya. Karena kalau mau komplain jelas tidak berani,’’ ucapnya memelas. Namun demikian, imbuhnya, seharusnya BKD juga bisa melihat lokasi tempat tinggal akan seorang kasek yang baru dilantik. Sebab, seperti banyak dilihat pemindahan dan pelantikan sejumlah kasek juga banyak yang ditempatkan di sekolah yang lokasinya tidak begitu jauh. ‘’Kalau dari Brebes pindah ke Bulakamba, Tanjung ataupun Losari mungkin tidak menjadi soal.” (gus)

PARIWISATA

tian publik, mengelabuhi para pejabat yang berwenang, dan memojokan pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan dengan tidak menyadari bahwa kebenaran adanya kasus perampokan atau penyerobotan tanah di Desa Kaliwlingi beserta aktor entelektualnya sudah diketahui masyarakat,’’ kata Ichsanudin SPd, melalui releasenya kepada Radar Kamis (3/ 2) kemarin. Dijelaskan bahwa mereka yang ikut berunjuk rasa pada 17 Januari 2011 kemarin, adalah

BREBES - Cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan di perairan laut utara mengakibatkan nelayan tidak berani melaut. Akibatnya, pasokan ikan laut di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Brebes dan sekitarnya nyaris tidak ada. Sedangkan langkanya Ikan laut membuat permintaan ikan air tawar meningkat tajam laris manis diserbu konsumen. ‘’Ada kenaikan sekitar 50 persen untuk permintaan ikan tawar. Kenaikan ini terjadi sejak akhir tahun 2010 kemarin,’’ kata Bambang (31) pengepul ikan tawar wilayah Brebes, Tegal dan Slawi. Dia menambahkan, mulai dari ikan jenis gurame, patin, lele, dan terapi kini banyak sekali permintaannya. Mulai dari warung lamongan, rumah makan hingga di sejumlah pasar tradisional terus meminta kiriman ikan tawar yang digelutinya sejak 5 tahun yang lalu. ‘’Terlebih harga ikan tawar juga tidak terpengaruh dengan buruknya cuaca yang saat ini masih terus terjadi. Sehingga, masyarakat pun kini lebih menyerang ikan tawar dibandingkan dengan ikan laut yang su-

sah dicari dan harganyapun jelas selangit bila ada,’’ bebernya. Sejak bulan Desember 2010 lalu sampai dengan sekarang, kata Bambang, harga ikan jenis Gurame yang dijualnya per kg Rp 30 ribu, ikan patin Rp 20 ribu per kg, lele 15 ribu per kg, sedangkan untuk ikan terapi yang saat ini banyak digunakan sebagai terapi kesehatan tergantung dengan ukuran berat ikan tersebut. ‘’Ya, ikan air tawar jadi pilihan untuk dijual bila cuaca sedang tak menentu dan gelombang laut tinggi karena ikan ini diternakkan di tambak sehingga tak terpengaruh oleh tinggi rendahnya gelombang laut. Memang, masyarakat cenderung menyukai ikan laut, tapi karena barangnya tidak ada.” Bambang juga menambahkan bahwa saat ini ikan tawar yang keluar bisa mencapai 3,5 kuintal per harinya. Padahal, hari-hari biasa dengan cuaca normal tidak pernah mencapai angka tersebut. Sedangkan kenaikan juga pasti terjadi pada saat menjelang perayaan hari besar seperti Idul Fitri, yang biasanya bisa penjualan mencapai 1 ton lebih ikan tawar. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

Layanan Jamkesmas Masih Dinilai Buruk

ISMAIL/RADAR BREBES

Pemkab Gelontorkan Anggaran Rp 1,5 Miliar untuk Parin BREBES - Guna mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung, Pemkab Brebes dalam waktu dekat bakal membenahi dan kembangkan fasilitas di obyek wisata Pantai Randusanga Indah (Parin) Brebes. Tak tanggung-tanggung dana sebesar Rp 1,5 milliar dari bantuan provinsi ini siap digelontorkan untuk mempercantik obyek wisata primadona masyarakat tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pemkab Brebes, Drs Mustair Putusoma mengatakan, anggaran yang akan dikucurkan tersebut sebagai salah satu upaya Pemkab Brebes dalam memaksimalkan potensi pariwisata, khususnya OW Parin agar lebih bergairah. Selain untuk perbaikan sarana dan prasarana, dana tersebut juga untuk penambahan fasilitas. ‘’Nanti anjungan pantai akan diperbaiki dan dipanjangkan, kemudian wahana becak air akan dibenahi serta rencananya ada penambahan sarana wisata kuda serta fasilitas penunjang lainnya, mungkin pertengahan tahun ini sudah dilaksanakan pembangunan fisiknya,” cetus Mustair, belum lama ini. Dia menambahkan, pihaknya juga berencana melakukan penataan kembali para pedagang yang saat ini menempati bibir pantai. Keberadaan warung-warung milik pedagang akan direlokasi ke tempat yang lebih representatif dan strategis. Lebih lanjut dia berharap, dengan pembenahan dan pengembangan OW Parin akan berdampak positif terhadap pendapatan daerah dari sektor pariwisata. ‘’Secara tidak langsung, program ini memiliki efek bagi warga sekitar yang bertambah kesejahteraan maupun pemasukan bagi daerah. Ini sasaran yang sebenarnya ingin kami capai,’’ tandasnya. (ism)

unsur pemutarbalikan fakta dan fitnah. Termasuk tidak ada campur tangan lurah apalagi calo. ‘’Karenanya, siapapun yang menuduh pelaksanaan unjuk rasa itu, maka bukan hanya memfitnah pihak penanggungjawab demo tapi juga menghina para pemilik tanah yang berunjukrasa,’’ jelasnya. Sedangkan adanya kalimat yang menyebutkan bahwa tanah-tanah exs milik PT Basmal yang saat ini sedang disengketakan oleh sejumlah pihak adalah sebagai usaha untuk memu-

tar balikan fakta secara melawan hukum. Karena sesuai dengan amar putusan PN Brebes no 03/ Pdt.G/2002/PN Bbs tanggal 19 Desember 2005, menyebutkan semua tanah yang menjadi obyek sengketa dan sudah dieksekusi oleh PN Brebes bukan milik PT Basmal (tergugat), tapi milik sah para petani (penggugat). ‘’Adanya cerita Mayjen (Pur) Saurip Kadi memiliki tanah dari warisan atau hibah orangtuanya yang tidak dijelaskan letak dan luasnya,” bebernya lagi. (gus)

Permintaan Ikan Tawar Meningkat

BANYAK PERMINTAAN - Sejak keberadaan ikan laut langka karena cuaca memburuk, permintaan ikan tawar terus meningkat.

MANDI - Wisatawan lokal sedang menikmati suasana air laut di OW Parin.

murni para petani pemilik tanah beserta keluarganya yang semuanya merupakan warga Desa Tengki dan Kaliwlingi Brebes. Makanya, ketika ada bahasa puluhan orang yang mengatasnamakan warga Desa Kaliwlingi, Wanasari Brebes adalah tidak benar,’’ jelasnya. Menurutnya, untuk rasa unjukrasa saat itu sudah sepatutnya mendapatkan respon masyarakat luas dan aparat pemerintah Kabupaten Brebes, karena aksi tersebut dilaksanakan dengan tertib, tidak ada

BREBES - Layanan pengurusan program Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat, red) dnilai menjadi pelayanan publik yang masih buruk oleh masyarakat Kabupaten Brebes. Hal itu dikemukakan oleh Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menukil sebuah survey penelitian Penilaian Masyarakat atas kinerja Pelayanan Publik oleh Undip tahun 2010 saat pemaparan laporan pembangunan dalam acara penyerahan DPA dan DIPA, kemarin Selasa (2/2). Selain pengurusan Jamkesmas, dalam survey tersebut, kata Agung, pelayanan publik lain yang dianggap buruk adalah pengurusan sertifikat dan pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Masyarakat menilai ketiga pelayanan publik ini rumit, terlalu prosedural, banyak tahapan dan sering memakai uang. Sedang kinerja Pemkab lain yang tergolong belum mak-

simal di mata masyarakat adalah penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Brebes. “Sedang penilaian pelayanan publik yang dianggap baik oleh masyarakat, secara berurutan adalah dalam bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, perencanaan, pelayanan administrasi pemerintahan serta penyediaan infrastruktur fisik serta di bidang perekonomian,” ungkapnya. Sebagai respon atas penilaian tersebut, Pemkab Brebes akan melakukan pembenahan dan stressing melalui berbagai upaya. “SKPD supaya mengarahkan DPA untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran didukung oleh Pemkab melalui TKPK dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” paparnya. (ism)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MENCETAK Seorang karyawan tengah mencetak cone sebagai wadah es krim yang berbahan aci.

Omzet Perajin Cone Turun PAGUYANGAN - Dukuh Karangmangu, Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan di kenal sebagai sentra pembuatan cone atau wadah es krim yang terbuat dari campuran aci dan mentega. Di pedukuhan ini terdapat tiga perajin cone yang juga pembuat es krim, sehariharinya puluhan warga yang didominasi kaum wanita bekerja di perusahaan yang masih berbasis usaha kecil menengah tersebut. Namun seiring dengan datangnya musim hujan seperti yang terjadi saat ini, para perajin mengalami penurunan omzet akibat menurunnya pesanan

dari sejumlah daerah yang telah menjadi pelanggan. Karyo (42) salah seorang perajin di RT 03, RW 02 dukuh tersebut mengakui adanya penurunan omzet yang di akibatkan perubahan cuaca ini. Diakuinya, faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap usahanya tersebut. “Penurunan omzet menyusul datangnya musim hujan saat ini terjadi hampir 50 persen. Jika sebelumnya dalam setiap kali pengiriman saya mampu mengirim sebanyak 200 ball, namun saat ini hanya 100 ball,” ungkap Karyo. Di dalam pembuatan cone, karyo memperkerjakan 8 orang

karyawan dan di bantu istrinya. Setiap hari dari satu orang karyawan mampu memproduksi sebanyak 3 ball atau 640 buah cone, dengan bantuan tujuh karyawan maka setiap harinya dia mampu memproduksi ribuan cone untuk kemudian di jual kesejumlah perusahaan es krim maupun pedagang es keliling. ”Penjualannya sendiri saya sebar diantaranya ke wilayah Tegal, Cilacap dan Banyumas, karena cone sendiri di buat untuk melengkapi penyajian es krim maka saat musim hujan sekarang ini penjualan menurun,” ujarnya. (pri)

SAMBUNGAN

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

9

RADAR TEGAL

AHMAD DHANI

FRANDA

Doakan Istri yang Hamil

Imlek, Wajib Pakai Baju Merah PRESENTER keturunan Tionghoa Franda mengaku sudah tidak lagi merayakan Imlek. Meski begitu, Franda tetap wajib mengenakan pakaian berwarna merah setiap Imlek. “Harus baju merah biasanya kalau aku,” ujar cewek berkulit putih kelahiran 8 Februari 1987 itu, belum lama ini. Franda mengungkapkan keluarganya sudah tidak terlalu merayakan Imlek. Hal itu disebabkan karena sebagian besar keluarganya menganut agama Kristen. “Sekarang sih udah nggak ngerayain, lebih kayak ngehormatin saja,” ujar Franda. Bagi Franda, Imlek kini lebih menjadi ajang kumpul bareng keluarganya, sekaligus liburan. (dtc)

AHMAD Dhani memang terkenal suka asal ngomong. Saat tampil di acara ‘DahSyat’ pada Kamis (3/2), Dhani mendoakan istrinya yang lagi hamil. Apakah ‘istri’ yang dimaksud Dhani adalah Mulan? “Ya untuk istri saya yang lagi hamil, semoga diberikan kelancaran hamilnya,” ujar Dhani sebelum tampil di acara itu. Sayangnya, Dhani enggan mengomentari omongannya tadi. Meski dicecar wartawan, bos Republik Cinta itu langsung masuk ke dalam mobilnya. “Saya nggak mau wawancara,” singkat Dhani. Ucapan Dhani itu pun menimbulkan berbagai macam spekulasi. Ada yang menganggap, Dhani membalas sindiran Maia. Sebelumnya, Maia sempat mengatakan kalau Dhani sedang sibuk mengurus yang sedang hamil. (dtc)

Gencar Sosialisisasikan SPT PPN dari halaman 3 untuk penyempurnaan sistem informasi dalam pembentukan database wajib pajak sesuai dengan ketentuan undang-udang PPN. Dengan digelarnya sosialisasi dan simulasi SPT masa PPN 1111 tahun 2011, diharapkan dapat memberikan kemudahan, kepastian hokum, dan mening-

katkan pelayanan kepada pengusaha kena pajak (PKP) dalam melaporkan kegiatan. Selain itu, juga bisa mempertanggungjawabkan penghitungan jumlah PPN atau PPN dan PPnBM yang terhutang. Termasuk untuk mendorong PKP untuk menggunakan sistem informasi modern (aplikasi e-SPT dan e-filing) dalam pela-

poran SPT masa PPN. Dalam aturan baru dan perubahan aturan yang ditampung dalam SPT itu DM pajak masukan, ekspor JKP/BKP tidak berwujud, pelaporan pembayaran kembali pajak masukan oleh PKP gagal berproduksi. Kemudian mekanisme perhitungan kembali pajak masukan yang telah dikreditkan sesu-

ai PMK 78/PMK.03/2010, dan pelaporan SSP atas pemanfaatan BKP tidak berwujud/JKP dari luar daerah pabean. ’’Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan wajib pajak di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal serta Brebes bisa menjalankan kewajibannya dengan baik dan benar,” jelasnya. (gun)

Iuran Uang Komite Dikeluhkan Walimurid dari halaman 3 Apalagi, lanjut Darni, pada tahun ini walikota Tegal mencanangkan program ’Tegal Cerdas’. Kalau hal ini terus dipaksakan, maka kemungkinan anak putus sekolah tinggi, dan tentu bertentangan dengan program Tegal Cerdas. ’’Untuk meminta pertanggungjawaban terkait penggunaan uang komite, maka dalam waktu dekat kami akan memanggil semua kepala SMA dan SMK di Kota Tegal. Dan mereka harus bisa mempertanggungjawabkan penggunaan uang

komite tersebut,” tandas Darni. Menurut Darni, sesuai laporan yang diterima, untuk SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 uang komitenya Rp 250 ribu setiap bulannya. Sedangkan untuk SMA Negeri 2, 3, 4, 5, serta SMK Negeri 1 dan 2, lanjut Darni, uang komitenya sebesar Rp 200 ribu setiap bulannya. Walaupun jumlah penarikan uang tersebut sudah melalui musyawarah komite sekolah, seharusnya jangan terlalu besar. Karena tak semua orangtua siswa mampu untuk membayar uang komite sebesar Rp 200-250

ribu untuk setiap bulannya. ’’Kami minta kepala sekolah harus mampu mempertanggungjawabkan penggunaanya, serta mengevaluasi kembali tarikan uang komite tersebut,’’ ujar Darni. ’’Kalaupun memang harus ada, jumlahnya jangan besar. Dengan ajuan, jumlahnya harus lebih sedikit dibandingkan dengan SMA/SMK swasta,” lanjutnya. PEMANGGILAN Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal Yuswo Waluyo di hadapan Komisi I

DPRD Kota Tegal menyatakan, pihaknya siap untuk memfasilitasi pemanggillan kepala SMA/SMK negeri untuk mempertanggungjawabkan penggunaan uang komite. Sebab, dikatakannya, soal penentuan besaran uang komite, Disdik tidak dilibatkan. ’’Kami siap memfasilitasi pemanggilan kepala sekolah untuk memberikan penjelasan soal penggunaan uang komite. Kami tidak tahu persis, karena tak dilibatkan dalam penentuan besaran uang komite,” terang Yuswo di hadapan Komisi I DPRD Kota Tegal. (hun)

RSUD Kardinah Perlu Di-ISO9001-kan dari halaman 3 ’’Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah selama lima tahun terakhir telah melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana fisik. Dengan dilengkapi peralatan kedokteran sesuai dengan kemajuan kedokteran mutakhir. Karena itu RSUD Kardinah sangat perlu mengantongi ISO 9001 agar lebih diakui,” tandas Ikmal. Menurut Ikmal, kondisi RSUD Kardinah yang ada sekarang sudah memadai. Dengan demikian, pasien tidak perlu takut lagi mendapatkan pelayanan yang paripurna, atau harus berobat keluar kota. Sebab, lanjut dia, fasilitas yang ada sekarang komplit dengan didukung tenaga kesehat-

an yang ada. ’’Saya yakinkan bahwa dengan keberadaan RSUD Kardinah yang sekarang lebih baik dan didukung kebijakan yang aplikatif. Keberadaannya bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Kota Tegal dan daerah sekitarnya,” urai Ikmal. MUTU PELAYANAN Sementara, Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari menguraikan, pembangunan ini dalam rangka peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Baik terhadap pengguna jasa, maupun petugas pelayanan. ’’Setiap harinya petugas pelayanan melayani tidak kurang dari 475 pasien. Belum lagi ditambah dengan keluarga atau pengantarnya,’’ paparnya. ’’Sehingga gedung poliklinik yang sebelumnya sudah tidak

layak dan tidak mampu menampung. Sehingga suasananya menjadi kurang nyaman. Inilah latar abelakang dibangunnya gedung baru ini,” sambungnya. Selain digunakan untuk Poliklinik Rawat Jalan, gedung juga dimanfaatkan untuk pelayanan PONEK. Ini sebagai upaya menangani kendala utama lambatnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Keduanya di Kota Tegal masih tergolong tinggi. Dengan adanya klinik PONEK diharapakan bisa menurunkan AKI dan AKB di Kota Tegal khususnya dan Indonesia umumnya. Abdal Hakim membeberkan, pembangunan gedung poliklinik dilaksanakan pada 2010 lalu dengan nuilai kontrak Rp

5.762.622.000. Ini menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tegal dan digarap oleh PT Bangun Cipta Prima Mandiri Tegal. Sedangkan gedung PONEK menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 605.550.000. Pengerjaan digarap CV Podang Mas Tegal. ’’Gedung baru ini dua lantai dengan 20 ruang poliklinik ini juga dilengkapi dengan pelayanan farmasi atau apotek dan laboratorium. Diharapkan dapat memberikan suasana nyaman bagi pengguna jasa atau petugas,’’ tandas Abdal Hakim. ’’Terkait dengan mutu pelayanan sudah mendai komitmen kita untuk meningkatkannya, sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pasien,” tambahnya. (adi)

Terus Berbenah, Fasilitas Semakin Terlengkapi dari halaman 3 Padahal, sejak tahun 2010, RSUD Kardinah telah berstatus BLUD. Tapi , untuk pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana, sampai saat ini RSUD Kardinah masih menggantungkan pada pemkot. Sayangnya, peningkatan sarana dan prasana belum diiringi dengan peningkatan pelayanan, sehingga kerap kali menuai protes atau komplain dari pasien atau keluarga pasien. Bahkan, tak sedikit yang mengambil ruang VIP atau VVIP, baik di Wijaya Kusuma maupun Pavilium Dewadaru juga mengaku kecewa. Mulai dari kelambanan pelayanan, perawat judes, dan tak lengkapnya fasilitas. Sebagai bentuk keseriusan pemkot, agar pelayanan RSUD Kardinah -terutamanya bagian Poliklinik- bisa maksimal. Walikota Tegal Ikmal Jaya Rabu (2/ 2) lalu pun meresmikan Poliklinik RSUD Kardinah, yang menghabiskan anggaran dari APBD Kota Tegal tahun anggaran (TA) 2010 sebesar Rp 5 miliar lebih. Tak tanggung-tanggung, pada tahun ini pemkot melalui APBD juga menyiapkan anggaran untuk pembangunan hall dan detail engineering desain

(DED) ICU. Sesuai rencana, pada tahun 2012 bangunan fisik ICU dilaksanakan. Sehingga pada tahun 2013 semua bangunan RSUD Kardinah baru. PEMBENAHAN Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana mengatakan, secara fisik -selaku anggota DPRD juga masyarakat Kota Tegal-, pihaknya sangat bangga dengan bangunan fisik RSUD Kardinah yang serba baru. Tapi, kalau melihat pelayanan, lanjut Hendria, pihaknya cukup kecewa. Karena setiap kali bertatap muka dengan konstituen, mereka selalu mengeluhkan pelayanan RSUD Kardinah. Sehingga, mulai tahun 2011, dengan banyaknya fasilitas dan sarana serta prasarana RSUD Kardinah wajib meningkatan pelayanan terhadap pasien. Tanpa melihat asal pasien, apakah pasien umum, Jamkesmas, ataupun Jamkesda. ’’Kami minta bagusnya (lengkapnya, Red) sarana dan prasarana serta kelengkapan medis. Baik pengadaanya yang menggunakan anggaran dari APBD Kota Tegal, APBD Provinsi Jawa Tengah, maupun pemerintah pusat harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan,’’ tandasnya. ’’Kami justru prihatin kalau fasilitas lengkap tapi pelayanan

kendor,” lanjut Hendria. Menurut Hendria, agar pelayanan RSUD Kardinah semakin baik, maka harus dilakukan pelatihan manajemen. Hal ini juga sekaligus untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM), sehingga ke depan tak ada lagi keluhan dari pasien terkait pelayanan. Terutama terkait keterbatasan SDM yang dimiliki manajemen dan perawat. ’’Agar pelayanan RSUD Kardinah tak dikeluhkan lagi, maka kami minta agar manajemen dan perawat mendapat pelatihan khusus. Sehingga SDM mereka memenuhi standar untuk peningkatan pelayanan terhadap pasien,” jelasnya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo mengungkapkan, RSUD Kardinah -terutama perawat dan manajemen- harus menghilangkan adanya ungkapan ’pelayanan kesehatan gratis’ bagi peserta Jamkesmas ataupun Jamkesda. Sebab, dijelaskannya, secara prinsip mereka tetap membayar tapi pembayarannya menjadi tanggungan pemerintah. Sehingga, jangan lagi ada perbedaan pelayanan terhadap pasien umum dengan pasien Jamkesmas atau Jamkesda. ’’Hanya ada satu kata, RSUD

Kardinah harus meningkatkan pelayanan. Sehingga, sebagai rumah sakit pemerintah, kami harapkan bisa memberikan pelayanan terhadap masyarakat secara maksimal,” ungkap Rachmat. BERKOMITMEN Sementara, Direktur RSUD Kardinah dr Abdal Hakim Tohari mengungkapkan, pembangunan ruang Poliklinik merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan RSUD Kardinah. Sebab, dengan jumlah pasien sekitar 400 setiap harinya, keberadaan bangunan Poliklinik lama sudah tak memenuhi. Sehinggg melalui APBD tahun 2010 dialokasikan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk pembangunan Poliklinik ini. Peningkatan pelayanan terhadap pasien merupakan komitmen RSUD Kardinah sebagai rumah sakit rujukan, dan saat ini ada 19 pelayanan spesialis ’’Bangunan Poliklinik yang baru memiliki 20 ruangan pelayanan, serta kami lengkapi ruang apotek, laboratorium. Sehingga dengan gedung Poliklinik yang baru ini, kami berharap, para pasien bisa lebih nyaman. Sedangkan bagi petugas, kami minta bisa memberikan pelayanan dengan baik,” urai Abdal Hakim. (m. saekhun)

Awak Bus Tuntut Pesangon dari halaman 3 ’’Kedatangan kami (para awak kendaraan, Red) ya minta pesangon. Karena sekarang saja ada 4 bus yang tidak beroperasi,” kata Hardjo yang me-

ngaku prihatin atas kejadian ini. Aksi yang dikawal ketat petugas Kepolisian ini berakhir dengan diterimanya dua orang perwakilan untuk menemui pihak manajemen. Berdasarkan hasil pembahasan, maka perma-

salahan tersebut selanjutnya segera dilaporkan ke pemiliknya di Bandung, Jawa Barat. ’’Minggu ini kami dijanjikan akan menerima jawaban,” kata Hardjo. (din)

Tanggul Ketiwon Longsor dari halaman 3 terjadi apabila tidak segera ditangani. Karena, badan jalan yang tinggal 1,5 meter itu sudah terlihat retak-retak. Apalagi, lanjut dia, cuaca saat ini sangat ekstrim dan sulit di tebak. Selain itu, ketika turun hujan pun waktunya cukup lama dengan intensitas yang cukup deras. Jika tanggul sampai jebol, lanjut dia, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir bandang di Kota Tegal. Karenanya, warga sekitar merasa was-was dengan longsornya tanggul tersebut. ’’Kami berharap pemkot segera menangani ini, sehingga warga bisa merasa aman dan nyaman. Tidak hanya itu, ketika perbaikan diharapkan yang

bertahan lama. Tidak seperti sebelumnya yang hanya bertahan dalam hitungan bulan,” ujarnya. Dison tak menampik jika Sungai Ketiwon ini kewenangan dari provinsi. Namun, setidaknya pemerintah setempat bisa berkoordinasi dengan pihak yang menangani masalah tersebut di provinsi. Sebab, jika dibiarkan dan hanya diperbaiki asal-asalan saja, akan sangat mengkhawatirkan. WARGA CEMAS Sementara, seorang warga setempat Sumitri (55) mengaku, dia sangat was-was dengan terjadinya longsor tersebut. Karena rumah yang ditinggalinya tepat di tepi tanggul sungai. Apalagi, lanjut dia, dataran kawasan pemukiman perumah-

an lebih rendah jika dibandingkan tanggul. Sehingga dikuatirkan air akan meluap ke pemukiman. ’’Bagaimana tidak kuatir? Kalau air sampai meluap kan bisa terjadi banjir bandang,” ujarnya. Warga lainnya, Eko (43) menuturkan, seharusnya dalam penanganan pemerintah lebih baik lagi. Karena sudah beberapa kali diperbaiki, namun ketika turun hujan yang cukup deras longsor lagi. ’’Warga juga sudah berupaya semaksimal mungkin dengan memasang slup-slup menggunakan bambu. Namun, itu hanya sementara dan kekuatannya juga masih diragukan. Ini dilakukan warga setiap kali melaksanakan kerja bakti bersama,” urai Eko. (adi)

Hujan Semalaman, Sejumlah Jalan ... dari halaman 3 Akibatnya, banyak pengguna sepeda motor yang kendaraannya macet karena mencoba menerobos genangan air. Selain itu, saluran air yang luber membuat sampah yang ada di dalamnya ikut keluar sehingga saat air surut ceceran sampah terlihat berserakan di manamana. Seperti biasa, usai air surut, dia dia warga sekitar secara swadaya membersihkan lingkungan. Ini agar sampah yang

terbawa banjir tidak menumpuk dan menjadi sarang penyakit. ’’Dalam beberapa hari hujan selalu terjadi dari malam hingga dinihari sehingga jalanan menjadi tergenang,” katanya. Yusdi, seorang warga lainnya yang ditemu Radar saat melintas di Jalan Menteri Supeno menuturkan, genangan air masih terlihat hingga Kamis (3/2) siang. Meski mulai menyusut, tetapi banyak pengguna roda dua yang memilih jalan lain karena takut kendaraannya tidak bisa menerobos banjir.

Kondisi seperti ini tidak hanya mengganggu warga sekitar. Pengguna jalan yang akan beraktivitas juga terganggu, karena harus memutar arah dan mencari jalan mana yang bebas dari banjir. Meski air cepat surut, tetapi penanganan yang serius dan langakh antisipatif harus terus dilakukan sehingga Kota Tegal bisa bebas dari banjir. ’’Mudahmudahan saja banjir kali ini tidak mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan yang melintas,” tuturnya. (gun)

NIKMATNYA HIDUP TANPA DIABETES Banyak penderita diabetes yang mengatakan bahwa tubuhnya sering kali terasa lemas. Pernyataan ini, ternyata dibenarkan juga oleh KUSRI ASIH yang sejak 5 tahun lalu, juga menderita penyakit yang akrab dengan masyarakat Indonesia ini. Penyakit diabetes atau yang dikenal dengan sebutan kencing manis menyandang predikat kedua pembunuh di dunia setelah serangan Jantung. Diabetes membuat wanita yang biasa disapa ASIH ini seringkali tidak dapat berpikir dengan tenang, gigi-giginya rontok, dan badannya terasa lemas. “saya jadi khawatir sekali, kadar gula darah saya tidak stabil, bahkan pernah mencapai 310mg/dl” Tuturnya. Namun saat ini dia sudah terima keadaan yang sudah menjadi takdirnya itu, “Yang penting sekarang saya sudah punya cara untuk mengendalikan kadar gula darah,” sambung ibu satu anak ini, “sejak dua bulan ini saya rajin minum Herbal Gentong Mas” Ungkap ibu yang sehari-hari tinggal di jalan Letnan Suaji, Temanggung ini. “Saya sangat bersyukur, setelah minum Gentong Mas dua bulan secara rutin, kadar gula darah saya sekarang turun dan stabil pada 150 mg/ dl. Badan terasa sehat dan fit, tidak lemas lagi seperti dulu,” ujar wanita yang kesehariannya bekerja

sebagai pengajar di sebuah sekolah dasar berstandar nasional ini. Selain dirinya, rupanya rekanrekan Asih di tempatnya bekerja juga banyak yang telah mengkonsumsi Gentong Mas. Karena merasakan manfaatnya, ia pun memperkenalkan Gentong Mas kepada kenalan-kenalannya yang lain. “Saya sudah coba minum

Gentong Mas dan sudah merasakan manfaatnya! Sekarang giliran Anda yang membuktikannya!” Terang Asih menutup obrolan. Gentong Mas merupakan suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang rendah se-

hingga aman dan baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Dengan indeks Glisemik yang rendah, Gentong Mas menjaga dan merawat Pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Selain itu, unsur Fiber pada Gentong Mas efektif mencegah dan mengatasi diabetes. Sementara itu kandungan Gentong Mas lainnya seperti Niacin, Linoleic Acid dan Tymohidroquinone meminimalisir timbunan asam urat (purin) dan mencegah inflamasi (peradangan pada sendi). Menurut Jeff Nugent dalam Permaculture Plants (2004), Riboflavin dan Chromium pada Gentong Mas memperlancar metabolisme darah dan memperkuat kekebalan tubuh (imunitas). Untuk hasil optimal, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan kopi serta banyak minum air putih perlu dilakukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, semakin banyaknya masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas membuat tingkat permintaan terus meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi: Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

CMYK

RADAR BREBES

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

PENDIDIKAN

Keabsahan Mutasi Dipertanyakan Wakil Bupati Nyatakan Sudah Kantongi Ijin Mendagri

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

SAMBUTAN - Panitia lomba jalan jantung sehat sedang memberi sambutan.

PGRI Gelar Jalan Jantung Sehat BANTARKAWUNG - Ribuan warga Kecamatan Bantarkawung, Kamis (3/2) mengikuti kegiatan jalan jantung sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bantarkawung, dalam rangka turut serta memeriahkan peringatan HUT ke-333 Kabupaten Brebes. Peserta kegiatan jalan jantung sehat terdiri dari pelajar, guru, jajaran staf dinas dilingkungan Kecamatan Bantarkawung dan masyarakat umum. Peserta jalan sehat dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Dr Muntoha Nasukha MPd, mewakili Wakil Bupati Brebes yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya Muntoha mengatakan,kegiatan kali ini selain sebagai sarana untuk menyehatkan badan dan menjaga kebugaran, juga sebagai sarana untuk mempererat jalinan silaturahim dan kebersamaan antar aparatur pemerintah dan masyarakat. “Semoga dengan jalan sehat memperingati HUT ke 333 Kabupaten Brebes ini, dapat lebih memperat jalinan kebersamaan kita sebagai aparatur pemerintah, abdi negara dan abdi masyarakat. Semoga makin meningkatkan motivasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Muntoha. (pri)

BREBES - Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Brebes, Rabu (2/2) kemarin mempertanyakan terkait keabsahan proses mutasi ratusan pegawai dan pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes. Protes tersebut dilakukan lantaran proses mutasi dianggap melanggar Peraturan Pemerintan (PP) nomor 49 Tahun 2008, mengingat pelantikan dalam proses mutasi tersebut dilaksanakan Wakil Bupati, H Agung Widyantoro SH MSi yang men-

dapat tugas bupati yang notabene belum menjadi pejabat definitif. Aktivis LSM Barisan Muda Joko Poleng, Kecamatan Tanjung, Memet Jarukhi mengatakan, wakil kepala daerah yang menggantikan kepala daerah yang mengundurkan diri untuk mencalonkan atau dicalonkan sebagai kepala daerah dilarang melaksanakan 4 kebijakan dalam pemerintahan. Di antaranya, melakukan mutasi pegawai, kecuali setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Hal itu sesuai pasal 132a PP nomor 49 tahun 2008 tentang Perubahan ketiga atas Peraturan pemerintah nomor 6 tahun 2005 Tentang pemilihan, pengesahan pengangkatan, dan pemberhentian kepala

daerah dan wakil definitif sebagai Bukepala daerah. “Kapati Brebes. Bila memi hanya memperngacu PP nomor 49 tanyakan terhadap tahun 2008, tentunya proses mutasi terbelum bisa melakusebut. Apakah dakan mutasi maupun lam pelantikan perotasi pegawai. Kalau gawai ini wakil bupun bisa harus mepati sudah menngantongi izin Mendapatkan ijin terdagri secara tertulis. tulis dari Mendagri. Namun, pihaknya tiKalau ternyata bedak yakin izin terlum mendapatkan tulis sudah keluar. ijin, berarti mutasi Indikasinya, proses DOK/RADAR BREBES tersebut melanggar mutasi dilaksanakan H Agung Widyantoro PP dan cacat demi sangat mendadak. hukum,” ungkapnya. Padahal untuk meminta izin terSedangkan Aktivis LSM lain- sebut membutuhkan waktu cunya, Rizal Isa menegaskan, proses kup lama. mutasi harus dilaksanakan sesuai “Kalau melanggar, semua peprosedur. Wakil bupati H Agung jabat yang dilantik harus dikemWidyantoro hingga kini belum balikan ke jabatan semula,” tan-

HARVIYANTO/RADAR BREBES

PASANG BARIKADE - Untuk menghindari terjadinya kecelakaan SatlantasPolres Brebes memasang barikade di titik kerusakan jalan.

Kerusakan Jalan Pantura Kian Parah SERAHKAN Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH.MSI menyerahkan bantuan sembako program UPK-PPK Kecamatan Bumiayu.

UPK-PPK Bagikan Bantuan Sosial BUMIAYU - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Pengembangan Kecamatan (PPK) Kecamatan Bumiayu, Rabu (2/2) melaksanakan kegiatan Penyerahan bantuan sosial berupa 170 paket sembako dan 150 sak semen kepada keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Bumiayu. Kegiatan tersebut merupakan program UPK-PPK Kecamatan Bumiayu tahun 2010 yang penyerahannya dilakukan oleh Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH.MSI. Dalam laporannya, ketua UPK-PPK Dewi Retnowati menyampaikan, sesuai dengan fungsi memberikan pelayanan kep-ada masyarakat didalam permodalan, UPK-PPK Kecamatan Bumiayu telah melaksanakan kegiatan mengelola dana perguliran dengan modal awal sebesar Rp 868.458.000 pada tahun 2009. “Dari modal tersebut dana yang ada di UPK sampai dengan tahun 2010 menjadi 1.956.563.300. Dimana merupakan aet UPK yang terdiri dari aset tetap berupa tanah, gedung dan inventaris serta aset tidak tetap berupa dana yang masih bergulir di masyarakat, saldo bank dan kas on hand,” jelasnya. Dikatakan Retno, perkembangan UPK Kecamatan Bumiayu selama 10 tahun semenjak berdirinya tersebut tidak terlepas dari partisipasi aktiv dan kerjasama yang baiak khususnya dari pelaku PPK timngkat Desa, tingkat Kecamatan, pengelola UPK dan terutama kelancaran penerima dana bergulir UPK. (pri)

CMYK

dasnya. Sementara itu, Wakil Bupati H Agung Widyantoro saat ditemui seusai melantik mengungkapkan, proses pelatikan yang dilaksanakan selama ini tidak ada yang keberatan. Hal tersebut menunjukan proses pelantikan berjalan baik-baik saja dan sesuai prosedur. Pihaknya juga memastikan bahwa proses mutasi dan rotasi itu sudah mendapatkan izin dari Mendagri melalui Gubernur. “Kami dalam melakukan mutasi dan rotasi sudah mendapatkan izin dari Mendagri yang ditandatangani Presiden melalui Gubernur. Sehingga, prosesnya dilakukan sesuai peraturan yang ada,” ujar Agung saat didampingi Kepala BKD Brebes Wisnu Broto SH. (har)

Jembatan Kalierang Belum Diperbaiki

BANTUAN

FOTO:TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

10

BREBES - Hujan yang terus mengguyur mengakibatkan kondisi jalan di jalur pantura daerah Kabupaten Brebes mengalami kerusakan yang makin parah. Selain menghambat laju kendaraan, juga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalur utama ini kian amburadul. Kerusakan jalan di jalur pantura daerah Kabupaten Brebes hampir merata mulai dari Losari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, hingga di ruas jalan Desa Kaligangsa, perbatasan Kabupaten Brebes dan Kota Tegal. Kerusakan jalan umumnya berupa lubang dengan diameter bervariasi antara 10 hingga 30 centimeter, aspal mengelupas

serta badan jalan bergelombang. Kerusakan terparah terdapat di ruas jalan Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes. Di tempat ini, selain terdapat jalan bergelombang, juga ada lubang jalan berdiameter hingga 50 centimeter, sehingga petugas kepolisian resort (polres) Brebes terpaksa harus memasang barikade jalan yang memakan badan jalan hingga 2 meter. Akibat pemasangan barikade ini, arus kendaraan yang melintas dari arah barat mengalami ketersendatan karena harus hatihati menghindari lubang. Kesemerawutan arus lalu lintas diperparah dengan pengendara sepeda motor yang saling berebut hendak mendahului. Kapolres Brebes, AKBP Beno

Lauhanapessy SIK melalui Kepala Unit Penyelidikan dan Rekayaya (Kanit Dikyasa) kesatuan lalu lintas, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Suwarno, saat ditemui di lapangan, Kamis (3/2) mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat pemberitahuan perihal kerusakan jalan di wilayah kerjanya ke PT Bina Marga meminta untuk segera diperbaiki, namun sejauh ini belum ada realisasinya. “Kami dari pihak kepolisian lalu lintas sudah berkali kali lewat telephone dan surat memberi tahu kondisi jalan dan meminta perbaikan kepada PT Bina Marga, namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya,” katanya. (har)

BUMIAYU - Jembatan sungai Erang yang berada di Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan yang rusak akibat banjir bandang pada bulan Mei 2009, hingga saat ini belum mendapat perbaikan. Padahal jembatan tersebut merupakan jembatan lintas pedesaan yang dapat menghubungkan Desa Kretek dengan beberapa wilayah lainnya di Kecamatan Paguyangan. Kades Kretek, Dasori menuturkan, jembatan Kalierang yang ada di wilayahnya mengalami kerusakan pada bagian sayap akibat gerusan air hingga merobohkan talud pengaman tebing. “Kami sendiri sebenarnya sudah mengajukan laporan kerusakan akibat bencana, namun hingga sekarang belum ada perbaikan,” tuturnya. Dengan datangnya musim hujan seperti yang saat ini sedang terjadi, kekhawatiran akan bertambah parahnya kerusakan jembatan akibat terjadinya banjir dialiran sungai sangat dirasakan warga masyarakat maupun pemerintahan desa. Sebab semenjak awal tahun 2010 ini telahterjadi beberapa kali banjir di aliran sungai Erang tersebut. “Sebenarnya warga telah mengupayakan penanganan darurat dengan membangun talud dari tumpukan karung

berisi pasir. Namun langkah itu hanya bisa bertahan beberapa saat saja. Sebab jika terjadi banjir, maka karung akan sobek terkena batu dan hanyut,” ungkap Dasori. Dikatakan Dasori, beberapa waktu lalu lokasi kerusakan jembatan telah ditinjau oleh dinas terkait. Diharapkan langkah perbaikan akan dapat segera dilaksanakan. Laporan mengenai kerusakan jembatan sedianya telah disampaikan hingga tingkat kabupaten. Hal itu sebagaimana diungkapkan Camat Pagu yangan, Ahmad Hermanto SIP saat dikonfirmasi melalui Kasie Sosial Drs Sutarko. Menurut dia, laporan ke rusakan telah dilengkapi dengan proposal perbaikan telah disampaikan desa. selanjutnya pihak kecamatan melanjutkan usulan tersebut ketingkat kabupaten. “Semenjak terjadinya bencana yang mengakibatkan kerusakan hingga usulan pengajuan perbaikan telah kami sampaikan ke tingkat kabupaten, hanya hingga sekarang belum mendapat tanggapan. Infrastuktur yang mengalami kerusakan merupakan sarana yang sangat vital bagi warga masyarakat, sehingga mereka berharap dapat secepatnya mendapat penanganan,” jelas Sutarko. (pri)

Ribuan Nelayan Alih Profesi BREBES - Ribuan nelayan di wilayah pantura Kabupaten Brebes mulai beralih profesi sementara waktu. Mereka saat ini banyak yang bekerja di sektor lain, dari kuli serabutan, tukang becak hingga pedagang keliling. Hal itu menyusul buruknya cuaca di perairan Kabupaten Brebes. Mereka memilih menyandarkan kapalnya di pelabuhan dan beralih ke pakerjaan lain. “Sudah sebulan ini mayoritas nelayan tradisional masih belum berani melaut karena cuaca sedang

kurang bersahabat. Sehingga kondisi mereka tengah mengalami paceklik,” tutur Wakil Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Brebes, Rudi Hartono, kemarin (2/2). Dia menjelaskan, dari data yang dimilikinya, saat ini jumlah total kapal jenis compreng atau tradisional di Kabupaten Brebes sekitar 3.000 unit. Sebanyak 2.000 unit diantaranya, hingga kini belum berani melaut karena kondisi gelombang masih tinggi.

Namun demikian, menurut Rudi, sekitar 1.000 kapal compreng saat masih tetap beraktifitas melaut. Hanya saja, mereka masih kondisional menunggu cuaca membaik. Bahkan, para nelayan itu terpaksa harus menunggu di muara untuk mengetahui keadaan cuaca aman. “Jika cuaca mendadak buruk, mereka cepat-cepat pulang atau merapat di daratan. Nelayan yang nekat melaut itu hanya beraktivitas mencar ikan sewaktu-waktu,” terangnya. (ism)

FOTO:TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

AMBROL - Sayap jembatan kalierang di Desa Kretek yang ambrol akibat di terjang banjir bulan mei lalu hingga saat ini belum mendapatpenanganan.

CMYK

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

EL CLASICO DI FINAL Mesut Oezil

Vs

Emmanuel Adebayor

Adebayor Cetak Gol Bersejarah TIDAK butuh waktu lama bagi Emmanuel Adebayor membuktikan bahwa dirinya striker haus gol. Striker asal Togo itu mencetak gol di laga second leg semifinal Copa del Rey, di mana Real Madrid menang 2-0 atas Sevilla. Ini adalah laga kedua Adebayor bersama Real. Sebelumnya dalam debutnya, pemain yang dipinjam dari Manchester City itu gagal mencetak gol dan membantu Real lolos dari kekalahan 0-1 ketika melawan Osasuna pada pekan ke-21 Liga Primera. Adebayor dimainkan sebagai pengganti. Dia masuk pada menit ke-84 menggantikan Karim Benzema. Setelah enam menit di lapangan, dia pun mencetak gol. Kebetulan, gol itu adalah gol ke5.000 Real dan membuat nama Adebayor tercatat dalam sejarah Real. Mantan striker Arsenal itu bergabung bersama legenda-legenda Real lainnya seperti Jose Giralt yang mencetak gol pertama Real ke gawang Espanyol pada 1903, Belmar yang menceploskan gol ke-1.000, Francesco Gento (gol ke-2.000), Juanito (gol ke-3.000), dan

Amavisca (gol ke-4.000). “Saya sangat senang bisa mencetak gol. Tim ini memiliki banyak peluang dan bisa dibilang kami bermain baik,” kata Adebayor kepada Marca. “Saya juga senang karena bermain dengan pemain hebat seperti (Cristiano) Ronaldo, (Mesut) Oezil, dan Kaka,” lanjutnya. Gol Adebayor juga cukup menarik, dia menerima umpan Lassana Diarra dengan kontrol dada, kemudian langsung melepas tendangan voli yang gagal diantisipasi kiper Sevilla Javi Varas. Skor 2-0 pun menjadi milik Real. Pujian pun langsung meluncur dari mulut entrenador Real Jose Mourinho. “Untuk seseorang yang baru kali pertama bermain di Santiago Bernabeu dengan kostum Real, dia sangat brilian,” ujar Mourinho, seperti dikutip Reuters. “Kali pertama dia mendapatkan bola dan “poom poom” gol pun terjadi. Itu sangat fantastis dan bagus untuk meningkatkan kepercayaan dirinya,” puji Mourinho kepada pemain yang didatangkan sebagai pengganti Higuain yang absen hingga akhir musim. (ham)

Partenopei Gagal Dekati Capolista VERONA - Kegagalan AC Milan meraih poin penuh pada pekan ke-23 Serie A Liga Italia gagal dimanfaatkan para pesaingnya. Napoli secara mengejutkan takluk dari Chievo 02 (0-1), AS Roma ditahan seri Brescia 1-1 (0-0), dan Juventus kalah dari Palerm 1-2 (1-2), kemarin dini hari (3/1). Tentu saja yang paling mengejutkan adalah kekalahan Napoli. Sebab, mereka sangat konsisten dalam beberapa laga terakhir. Dalam sepuluh laga sebelumnya di Serie A, mereka menang delapan kali, sekali ditahan imbang, dan sekali kalah. Melawan Chievo, tim berjuluk Partenopei itu turun dengan kekuatan terbaiknya minus Ezequiel Lavezzi. Sebagai gantinya Juan Zuniga ditempatkan di lini depan bersama Edinson Cavani dan ditopang Marek Hamsik. Napoli juga lebih mendominasi serangan. Sayang, karena keasyikan menyerang, Napoli agak lengah. Akibatnya, serangan balik Chievo membuat mereka keteteran. Davide Moscardelli yang membuka kemenangan pada menit ke-20 kemudian disusul CMYK

gol Gennaro Sardo di menit ke50. Dampaknya, Napoli gagal memperpendek jarak angka dari Milan yang berkuasa di puncak klasemen dengan 48 poin. Mereka berada di posisi kedua dengan 43 poin dan tetap tertinggal lima poin di belakang Rossoneri, julukan Milan. “Benar-benar hari yang buruk dan terlalu banyak pemain yang tidak bermain sesuai dengan performa biasanya. Kami menyadari Chievo memang sangat kuat secara fisik dan punya serangan balik bagus,” bilang Walter Mazzarri, pelatih Napoli, seperti dikutip Football Italia. “Kekalahan bisa terjadi kapan saja dan kami harus belajar dari laga itu untuk bisa berkembang. Mungkin, saya harus melakukan beberapa perubahan dan rotasi seperti ketika melawan Lecce (19 Desember tahun lalu),” lanjut Mazzarri. Situasi yang lebih parah dialami Juventus. Kekalahan dari Palermo 1-2 membuat mereka mencatat tiga kekalahan beruntun di Serie A. Jelas bukan hasil yang bagus. Posisi mereka di klasemen pun terus melorot hingga saat ini. (ham)

Real Madrid (2)

Sevilla (0)

MADRID - Final ideal tercipta di Copa del Rey. Dua tim terbaik di tanah Spanyol, Real Madrid dan Barcelona akan bertarung di partai puncak setelah meyingkirkan lawanlawannya di semifinal. Real menyisihkan Sevilla dan Barca melibas Almeria. Ya, ini akan menjadi el clasico keenam di final Copa del Rey. Bentrok antara dua tim yang memiliki sejarah rivalitas yang panas dan panjang itu sudah lama tidak terjadi di final. Kali terakhir terjadi pada 21 tahun lalu, tepatnya di edisi 1990. Tentu saja inilah final yang dinantikan pecinta sepak bola Spanyol. Apalagi, di Liga Primera Spanyol, kedua tim juga sedang bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik. Barca masih memimpin dengan 58 poin dan Real menguntit di posisi kedua dengan 51 poin. “Menyenangkan melihat dua rival abadi bertarung di final. Tanggal 20 April memang agak aneh untuk laga final. Kami akan fokus di Copa dan juga laga lainnya. Yang terpenting kami tidak kehilangan control,” bilang Jose Mourinho, pelatih Real, kepada Marca. Menarik dinanti tim manakah yang lebih baik. Dari faktor tradisi, Barca lebih bagus. Mereka 34 kali menembus final dan 25 kali menjadi juara, sedangkan Real sudah 39 kali tampil di partai puncak dan hanya 17 kali juara. Selain itu, dalam lima el clasico terakhir di final Copa del Rey, Barca lebih unggul. Tiga kali mereka menang, yakni pada edisi 1968, 1983, dan 1990, kemudian Real dua kali menang pada edisi 1936 dan 1974. Namun, kubu Real belum ter-

lalu memikirkan final. “Perjalanan kompetisi masih panjang, belum saatnya memikirkan el clasico. Lebih baik kami fokus pada pertandingan berikutnya dan terus menunjukkan performa terbaik,” bilang Xabi Alonso, gelandang Real, seperti dilansir El Mundo. Dari kubu Barca, bersua dengan rival abadinya sangat dinanti. “Kami pantas untuk melaju ke final dan memenangkannya. Dalam tiga tahun terakhir kami terus menjaga konsistensi dan kami masih haus kemenangan,” kata Josep Guardiola, pelatih Barca, kepada AS. Sukses Real melaju ke final terjadi setelah mereka menang 2-0 (0-0) atas Sevilla pada second leg semifinal kemarin dini hari. Dengan begitu, Real unggul agregat secara telak 3-0. Mesut Oezil dan Emmanuel Adebayor menjadi penentu dengan golnya di menit ke-82 dan 90. Bila Real masih mendapat perlawanan berat dari Sevilla, Barca tanpa kesulitan membantai Almeria. Mereka menang 3-0 (1-0) pada second leg. Mereka pun mencatat agregat 8-0, karena pada first leg Barca menang lima gol tanpa balas. Meski menurunkan sebagian besar pemain pelapis di Estadio del Mediterraneo, tapi sulit bagi Almeria membendung Barca. Adriano membuka kemenangan dengan golnya di menit ke-35, disusul Thiago Alcantara (53), dan Ibrahim Afellay (67). Afellay yang bermain penuh selama 90 menit menjadi sorotan karena performa menawannya. “Afellay memberikan tambahan opsi,” puji Andoni Zubizaretta. (ham)

EL CLASICO DI FINAL COPA DEL REY Edisi

Juara

Runner-up

Skor

1990 1983 1974 1968 1936

Barcelona Barcelona Real Madrid Barcelona Real Madrid

Real Madrid Real Madrid Barcelona Real Madrid Barcelona

2-0 2-1 4-0 1-0 2-1

ALL SPORTS

12

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL

MEREBUT HATI

LIVERPOOL - Liverpudlian alias suporter Liverpool tidak perlu terlalu lama menangisi kepergian Fernando Torres ke Chelsea. Mereka sudah punya pahlawan baru yang tidak kalah tajamnya di lini depan, yakni Luis Suarez yang dibeli dari Ajax Amsterdam. Tidak butuh waktu lama bagi Suarez untuk merebut hati Liverpudlian. Tampil sebagai pemain pengganti, Suarez mampu mencetak gol di debutnya dan membantu Liverpool menang atas tamunya Stoke City 2-0 (0-0) di Anfield, kemarin dini hari (3/2). Sebelum gol yang diceploskan Suarez pada menit ke-79, gelandang asal Portugal Raul Meireles sudah lebih dulu membawa The Reds, julukan Liverpool, unggul dengan golnya yang pada menit ke-47. Keunggulan 2-0 bertahan hingga bubaran. “Ini adalah debut impian. Saya sudah lama menyaksikan pertandingan Premier League di televisi dan berharap suatu saat bermain. Akhirnya saya bisa membela Liverpool dan langsung mencetak gol pada laga pertama,” ujar Suarez, seperti dikutip Goal. “Saya harap saya bisa mencetak banyak gol (sepertinya yang dilakukan di Belanda). Target pertama saya adalah menolong tim ini dan mencetak gol atau membantu permainan. Yang terpenting adalah tim dan kemudian baru individu,” terang Suarez. Bagi Liverpool, kemenangan itu memperpanjang tren positif sejak ditangani Kenny Dalglish. Mereka selalu menang dalam tiga laga terakhir di Premier League. Memang belum mengubah posisi di klasemen, tapi suntikan tiga angka itu membuat mereka mengemas 35 poin. “Suarez mencetak gol pada debutnya, itu sangat fantastis buat dia dan menyenangkan buat suporter. Dia sudah berada di sini dan tidak ada masalah dengannya. Dia bahkan belum sempat latihan karena sibuk mengurus izin kerja,” ujar Dalglish, sepeti dikutip AFP. Makanya, ketika melawan Stoke, Dalglish tidak langsung memainkan Suarez sebagai starter. Dirk Kuyt yang selama ini dimainkan sebagai penyerang sayap diturunkan sebagai target man, sebelum Suarez turun pada menit ke-63. Tren positif Liverpool menmbuat mereka cukup percaya diri jelang menantang Chelsea di Stamford Bridge. Tentu saja, laga itu sangan dinanti fans Liverpool lantaran mantan penyerang idola mereka Torres akan menjadi andalan Chelsea. Di sisi lain, manajer Stoke Tony Pulis juga tanpa ragu memuji performa Suarez. “Saya tidak berpikir Anda membutuhkan saya. Semuanya pasti tentang anak baru itu kan,” ujar Pulis di sesi konferensi pers sembari bercanda. Pulis menilai Liverpool dan Dalglish beruntung bisa mendapatkan pemain seperti Suarez. Statistiknya di Ajax Amsterdam telah membuktikan reputasinya sebagai striker haus gol. Suarez mencetak 81 gol dari 110 laga di Eredivisie Belanda. Bagi Stoke, kekalahan itu membuat mereka mencatat kekalahan ketiga dalam empat laga terakhir di Premier League. (ham)

D A N N Y MURPHY

Cedera Kambuhan, Gary Neville Pensiun MANCHESTER - Setelah menjalani karir gemilang selama dua puluh tahun, Gary Neville akhirnya memutuskan pensiun. Pemain belakang Manchester United (MU) tersebut mengaku lelah setelah berkutat dengan cedera kambuhan selama empat tahun belakangan. “Gary adalah bek kanan terbaik digenerasinya,” puji Manager MU Alex Ferguson kepada Associated Press. “Dia adalah contoh bagi pemain profesional muda. Dia pekerja keras, loyal, dan cerdas. Sebagai fans berat United, karir fantastis Gary selama di Old Trafford telah terpatri dalam hati suporter di manapun juga,” lanjutnya. Neville mengakhiri karirnya dalam usia 36 tahun. Selama membela setan merah—julukan MU—Neville memberikan begitu banyak gelar prestisius. Lelaki kelahiran Manchester tersebut pernah memenangkan dua gelar Liga Champions, delapan gelar Liga Inggris, tiga piala FA, dan dua piala Liga. Nevvile juga andil saat MU merebut Piala Intercontinental dan Piala Dunia Antarklub. Namun karirnya agar terbatasi dengan cedera berat yang menderanya dalam beberapa

tahun terakhir. Selama 602 pertandingan membela MU, Gary mencetak tujuh gol. “Saya menjadi pendukung Manchester United sepanjang hidup. Saya juga telah merengkuh impian yang tidak pernah terbayangkan,” katanya pada Associated Press. “Sebetulnya saya kecewa dengan laga terakhir saya.

Namun itu bisa terjadi pada semua orang. Saya tahu saat itu pasti akan datang. Tetapi saya beruntung, menjadi bagian dari pencapaian dan sejarah hebat klub,” imbuh pemilik caps 85 kali untuk Inggris tersebut. Nama Neville pertama kali terangkat saat bersama Beckham, Ryan Giggs, Paul Scho-

les, Nicky Butt and brother Phil Neville pada 1992. Mereka merengkuh gelar pertama FA Youth Cup pada tahun tersebut. Sejak saat itu, Neville dkk, menegaskan domiasi MU di kancah Liga Inggris. “Pembawaannya di kamar ganti dan kualitas kepemimpinannya adalah ast bagi saya sebagai manajer, “ tandas Alex. (nur)

Gol Suarez Kejutkan Dalglish GOL yang dicetak Luis Suarez dalam laga debutnya sedikit mengejutkan Kenny Dalglish. Soalnya setelah resmi ditransfer sang striker sama sekali belum pernah berlatih bersama skuad Liverpool. Suarez langsung diturunkan Dalglish saat Liverpool menjamu Stoke City dalam lanjutan Liga Inggris. Itu menjadi laga debut sang striker setelah resmi didapat dari Ajax Amsterdam akhir pekan lalu dengan biaya transfer 26,5 juta euro. Masuk sebagai pemain pengganti di pertengahan babak kedua, Suarez butuh waktu 16 menit untuk kemudian bisa mencetak gol pertamanya. Lolos dari jebakan offside, dia dengan tenang memperdaya kiper lawan dan menceploskan bola ke dalam gawang. Gol tersebut memberi ‘Si Merah’ kemenangan 2-0. Kenny Dalglish jelas girang dengan apa yang didapat pemain barunya itu. Namun dia mengaku sedikit terkejut lantaran sang striker sama sekali belum berlatih bersama rekanrekannya. “Luis belum punya kesempatan untuk berlatih bersama kami. Karena masalah administrasi jarus dituntaskan lebih dahulu, dia belum berlatih dengan anak-anak. Dia baru dapat izin kerja kemarin dan berada di skuad malam ini, jadi saat dia mulai berlatih dengan skuad saya pikir kita akan melihat dia yang lebih baik lagi,” ungkap Dalglish pada wartawan. Kerja bagus Suarez bukan sekadar gol yang dia buat. Dalam beberapa kesempatan pesepakbola 23 tahun itu menunjukkan kesepemahaman yang sangat baik dengan re-

kannya di lini depan Dirk Kuyt. “Itu awal yang baik untuk mencetak gol dalam laga debut dan dia bekerja keras. Dia dan Dirk bekerjasama dengan baik

beberapa kali. Dirk Kuyt bermain snagat baik buat kami di depan,” tuntas King Kenny seperti dikutip situs resmi klubnya. (arp)

Ronaldinho Mulai Lakoni Debut RIO DE JANEIRO - Ronaldinho Gaucho ternyata masih sangat dicintai publik sepakbola Brazil. Pahlawan Piala Dunia 2002 tersebut masih dileu-elukan pendukungnya saat pulang kampung ke Brazil untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir. Ronaldinho yang kini membela Flamengo setelah dilepas AC Milan, menjalani debutnya kemarin. Dia ikut andil membawa tim paling populer di Brazil tersebut menang dengan skor 1-0 atas Nova Iguacu pada lanjutan Carioca (Rio) Championship. Tidak tanggung-tanggung, peraih dua penghargaan pemain terbaik FIFA tersebut dipercaya menjadi kapten. Sebanyak 40 ribu pendukung Flamengo yang memadati Enganhao Stadium, menyambut hangat kehadiran Ronaldinho. Mereka membuat mosaik yang bertuliskan “Welcome R 10”. Dalam laga tersebut Ronal-

dinho masih menunjukkan tajinya. Sebuah tendangan bebas melengkungnya masih bisa diselamatnya kiper lawan Diogo Silva. Mantan pemain Barcelona tersebut juga masih menunjukkan sisa-sisa teknik tingginya. Dalam pertandingan tersebut, Nova Iguacu membuktikan sebagai lawan yang tangguh.

Flamengo harus menunggu sampai waktu menyisakan empat menit sebelum pemain pengganti Wanderley mencetak gol. “Setelah sekian lama tidak bermain saya membutuhkan ritme yang pas. Melakukan adaptasi dengan rekan setim yang tidak pernah sekalipun pernah bermain bersama,” kata pemain 30 tahun tersebut seperti dilansir Reuters. “Saya tidak memiliki apapun, kecuali berterimakasih kepada rekan-rekan setim yang menerima saya dengan tangan terbuka. Juga pada fans yang luar biasa,” lanjutnya. Pria kelahiran Porto Alegre tersebut masih harus menunggu pesta terbaiknya datang. Sebab stadion utama Brazil yang menjadi kadang Flamengo Estadio do Maracana masih mengalami perbaikan jelang Piala Dunia 2014. “Ini adalah salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya,” katanya. (nur)

ALL SPORTS

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

13

RADAR TEGAL

PEMAIN TIMNAS BERTUMBANGAN

Okto Cedera Hamstring Kiri

JAKARTA - Kondisi fisik para pemain timnas mencemaskan. Mereka mudah sekali mengalami cedera. Kondisi itu terjadi sejak saat masih dilakukan seleksi hingga pemusatan latihan. Kemarin pagi saat latihan Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK) lima pemain cedera. Mereka adalah Dendi Santoso (hamstring kiri), Oktovianus Maniani (hamstring kiri), Johan Yoga (lutut kanan), Egi Melgiansyah (hamstring kanan) dan Nasution Karubaba (ibu jari kanan). Kondisi ini membuat pelatih Alfred Riedl heran sekaligus khawatir. Padahal, kemarin materi latihan yang diberikan biasa-bisa saja. Tidak ada porsi latihan berat. “Saat ini ada banyak pemain yang cedera, Sebagian besar karena masalah otot, meski kami tidak melakukan latihan yang berat. Kami melakukan latihan biasa,” kata Alfred Riedl usai latihan kemarin pagi. Tapi, pelatih asal Austria tersebut mengaku tidak terlalu khawatir karena yang dialami hanya ringan. Kondisi fisik yang mudah cedera inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa Alfred Riedl ngotot akan menggelar pemusatan latihan jangka panjang untuk skuad SEA Games yang awalnya banyak ditentang klub-klub. Latihan kemarin adalah kali pertama timnas U-23 menjajal lapangan SUGBK. ITu dilakukan jelang laga ujicoba melawan Pelita Jaya U-21 besok malam. “Ini adalah kami pertama tim latihan disini (SUGBK). Jadi tim harus menggunakan perasaan yang bagus untuk digunakan saat melalui pertandingan,” ungkap Riedl. Sementara itu, dua hari menjelang pertandingan ujicoba pertama, pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl masih belum menentukan pemain yang akan menjadi kapten tim. Mantan pelatih timnas Palestina itu mengaku penunjukan kapten tim bukan persoalan penting. “Tenang saja, masalah itu (penunjukkan kapten) bukan masalah penting untuk dibicarakan,” bebernya. Tapi, Alfred Riedl mengaku telah mengantongi dua hingga tiga nama pemain yang akan dipercaya mengenakan ban kapten. “Saya telah mengantongi 2-3 nama berpeluang menjadi kapten tim, tetapi saya masih menunggu waktu yang tepat karena sat ini saya masih ingin melihat kondisi fisik pemain yang bersangkutan,” terangnya. (ali)

Alfred Riedl

CMYK

Tomari-te (tangan kota Tomari). Tetapi pada akhir abad 19 terjadilah perkembangan baru di Okinawa yang menyebabkan terjadinya perubahan nama dan tehnik dari ketiga ilmu beladiri Okinawa itu yang tadinya tiga jenis kemudian menjadi dua jenis saja. Yaitu : a. Goju-Ryu yang merupakan hasil penyempurnaan Naha-te setelah dilengkapi dengan tehnik Taichi Chuen dan Pakua Chang (keduanya adalah jenis silat Cina aliran lunak) dari provinsi Fukien dan juga cara pernapasan Zen. Perpaduan keempat ilmu tadi dilakuakan atas kreasi jenius dari Seorang Pemuda usia 18 tahun yang memiliki bakat luar biasa. Ia Bernama Master Chojun Miyagi murid dari Tuan Higanuma. b. Shorin-Ryu yang merupakan gabungan antara shurite tomari-te (kelak menjadi shotokan, dan menurunkan lagi berbagai aliran lain) Yang mulai memperkenalkan karate ke Jepang adalah Gichin Funakoshi (pendiri shotokan ). Tetapi yang memperjuangkan karate masuk ke Butokukai (Federasi Ilmu Beladiri Jepang) sehingga karate diterima sebagai ilmu beladiri Jepang adalah Gogen Yamaguchi, murid dari pendiri dan yang membawa Karate Goju ke Jepang yaitu Chojun Miyagi. Setelah karate sudah resmi menjadi ilmu beladiri dan pertarungan Jepang, maka terbentuklah FAJKO (Federation Association Japan Karate Do Organization) dan aliran resmi hanyalah yang diakui oleh FAJKO tadi setelah melalui penelitian histori yang seksama tentang asal usul setiap aliran hanya ada 6 aliran resmi yang diakui FAJKO, yaitu GOJU, SHOTOKAN, WADO, SHITO, RENGO, dan RENBU. Kemudian diluar FAJKO ada lagi sebuah aliran baru yang

JAKARTA - Batas akhir pengembalian formulir pencalonan Ketua Umum, Wakil Ketua, dan Komite Exco tinggal dua hari lagi (sampai tanggal 5 Februari jam 00:00 WIB). Tapi anehnya, sampai kemarin ada beberapa pemilik hak suara yang menyatakan belum menerima formulir. Ada juga yang tidak tahu kalau ada deadline penyerahan formulir pencalonan. Diantara yang mengaku belum mendapatkan formulir adalah Pengprov Maluku yang mendukung adanya perubahan di PSSI. “Saya sudah cek. Tidak ada formulir yang masuk ke Pengprov ( Maluku). Kami sekarang sedang menunggu,” kata Bendahara Pengprov Maluku Jacob Lotus saat dihubungi kemarin. Dengan sisa waktu dua hari. Pengprov Maluku terancam kehilangan hak mencalonkan. Karena, jika melewati batas waktu pada Sabtu (5/2), maka mereka tidak bisa lagi memasukkan nama calon. “Kami akan protes kepada

George Toisutta

PSSI dan akan melakukan tindakan jika formulir itu tidak sampai kepada kami,” sambungnya. Slamet Bardianto, Sekum Pengprov Kalimantan Timur (Kaltim) yang dihubungi tadi malam mengaku belum tahu apakan Pengprovnya sudah menerima formulir atau tidak. “Kalau saya pribadi sebagai Sekum Pengprov belum menerima formulir pencalonan itu. Tapi kalau yang menerima ketua umum saya tidak tahu,” ujarnya. Tapi Slamet kaget saat Koran ini menyebut jika deadline penyerahan formulir

itu adalah Sabtu lusa ( 5/2). “Kalau yang ini saya benarbenar tidak tahu. Masa” sih ada deadline penyerahan formulir. Saya tahunya ya dari anda sekarang ini,” lanjutnya. Terkait siapa yang akan diusung Pengprov Kaltim di Kongres PSSI 19 Maret mendatang Slamet mengungkapkan jika pihaknya belum melakukan pembicaraan untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan. “Kami hadir di kongres Bali lalu sebagai anggota PSSI. Kongres tahunan di Bali yang kami tahu adalah untuk mengevaluasi kinerja tahun lalu,” bebernya. Sekum Pengprov PSSI Sulawesi Tenggara Rifai Budiman juga mengatakan jika Pengprovnya belum menentukan pilihan. Meskipun Rabu kemarin KSAD Jenderal George Toisutta sudah melakukan deklarasi siap maju. “Selama ini selain Nurdin Halid belum ada yang maju mencalonkan diri. Sekarang ada Pak George Toisutta,” beber Rifai. (ali)

Semua Terus Tancap Gas

Mengenal Sejarah Karate-Do SEBELUM penulis menjelaskan tentang Karate - Do terlebih dahulu kita mulai dari masa “Pra Karate”. Karate yang lengkapnya disebut “KarateDo” berkembang dan disempurnakan di Jepang, sekalipun menurut sejarahnya berasal dari perpaduan Okinawa dan Cina. Karate tak mungkin terpisahkan dari tradisi dan budaya Jepang secara keseluruhan, walaupun sekarang ini KarateDo bukan lagi milik bangsa Jepang sendiri, melainkan telah menjadi milik dunia internasional. Karate bukanlah nama dari satu jenis ilmu beladiri, melainkan nama penyatuan dari beberapa ilmu beladiri dan ilmu pertarungan yang tehniknya berbeda. Dipilihnya satu nama yaitu “Karate” adalah setelah beberapa ilmu beladiri Okinawate tadi masuk ke Jepang. Di Jepang barulah diakui sebagai ilmu beladiri Jepang jika menggunakan satu nama seragam. Dalam hal ini tokoh Okinawa-te ketika itu menyepakati menggunakan satu nama namun memang karena berasal dari berbagai ilmu yang berbeda, dalam karate tetap dikenal perbedaan aliran atau “Ryu”. Jadi jelaslah bahwa perbedaan aliran itu memang merupakan perbedaan teknik, dan bukan sekedar perbedaan organisasi sebagaimana yang sering diduga sementara orang. Di Okinawa dahulu ada 3 perguruan ilmu beladiri tangan kosong yang paling terkenal, serta memiliki cirri khas dan keistimewaan masing-masing yaitu : a. Naha-te (tangan kota Naha) dengan guru besarnya yang bernama Tuan Higonuma, seorang master tangan kosong yang terkenal. b. Shuri-te (tangan kota Shuri) dengan guru besarnya yang bernama Matsumura. c.

Pengprov Maluku Belum Terima Formulir

dibentuk oleh Matsutasu Oyama (Murid Goju yang mengkombinasikan tehniknya dengan shotokan, alirannya dinamakan Kyokushinkai, karena menganut system pertandingan yang berbeda dengan aliran lain. Ia membuat badan dunia sendiri. MASUKNYA KARATE KE INDONESIA Karate masuk ke Indonesia juga via Jepang. Seperti diketahui, sejak dikembangkannya karate di Jepang oleh Chojun Miyagi, Funakoshi, Kenwa Mabuni sebagai tokoh-tokoh angkatan II seperti Gogen Yamaguchi, Masatoshi Nakayama, sejak itulah karate berkembang dengan sangat pesatnya di seluruh Jepang dan dunia internasional. Disebabkan Jepang kalah perang pada akhir Perang Dunia II, maka sebagai syarat dibukanya kedutaan Jepang di Jakarta pada tahun 1957, Jepang diwajibkan membayar “Uang Pampasan Perang” sebagai ganti kerugian Jepang terhadap penakluknya pada Indonesia. Bentuk pampasan perang Jepang terhadap pemerintahan Indonesia itu diantaranya berupa “Bea Siswa” bagi orangorang Indonesia untuk belajar ke Jepang. Saat itu sejumlah 750 orang Trainee dan 450 Mahaasiswa yang studi pada 100 perguruan tinggi di Jepang, dipimpin saat itu oleh Enoch Amangku dan Martono (Menteri Kabinet 1986). Di Jepang mereka banyak yang berlatih ilmu beladiri tergantung ilmu beladiri apa yang paling menonjol di perguruan tinggi yang ditempatnya belajar. Ada yang berlatih judo, karate, vempo. Sebelum kembalinya para mahasiswa (Sarjana) yang belajar di Jepang sudah ada juga pengusaha-pengusaha Jepang

yang mengajarkan Karate di Jakarta dan Bandung, yaitu ISHII mengajar karate Goju di Jakarta dan Matsutzaki mengajar Karate Kushin di Bandung. Kemudian berturut-turut kembali para eks mahasiswa dari Jepang, yaitu : Baud Adikusumo, Mochtar dan Karyanto pada tahun 1963 yang membuka perguruan Karate Shotokan. Pada tahun 1966 Setyo Harjono mendirikan Karate Gojukai. Disusul Anton Lesiangi tahun 1967. Sabeth Muhsin tahun 1969 dan Khaerul Tanam yang membuka Wadokai pada tahun 1970. Pada tahun 1972 terbentuklah FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) sebagai ketua umum Jenderal Widjoyo Sujono didampingi 4 ketua bidang. Masing-masing Sabet Muhsin (INKAI), Anton Lesiangi (Lemkari), Baud Adikusuma (INKADO) dan Setyo Harjono (GOJUKAI) Sampai sekarang FORKI tetap eksis keberadaannya dan selalu mengikuti event-event kejuaraan karate dunia sebagai bukti aktif anggota WKF (World Karate-Do Federation) WKF beranggotakan 4 aliran karate. Oleh : Sensei Jamaludin, SH DAN IV Internasional Penulis tinggal di Pesarean Kabupaten Tegal

JAKARTA - NBL Indonesia 2010/ 2011 memasuki fase-fase akhir. Kompetisi basket tertinggi di Indonesia tersebut hanya akan menyisakan seri kelima untuk musim reguler. Bagi semua tim, seri yang akan digeber di Hall A Senayan Jakarta tersebut akan menjadi penentuan posisi untuk bertanding di Championship Series mendatang. Championship Series sendiri bakal sangat menegangkan karena hanya mempertandingan satu game. Kalah berarti out. Karena itu, tim-tim berlomba untuk mendapatkan posisi idaman di akhir musim reguler agar mendapatkan lawan yang dianggap bisa ditekuk di babak tersebut. Sesuai regulasi, tim peringkat pertama akan bersua penghuni posisi kedelapan. Sementara, tim peringkat kedua akan berhadapan tim yang finish di urutan ketujuh. Peringkat ketiga bakal berjumpa penghuni peringkat keenam. (selangkapnya lihat grafis). Namun, hal tersebut tak akan berpengaruh ketika sudah memasuki Championship Series. “Semua tim akan dituntut untuk terus tancap gas karena hanya satu pertandingan di Championship Series. Tidak ada kata santai. Konsentrasi memang harus selalu terjaga. Kami tidak pernah memilih

CHARLIE LOPULUA/INDOPOS

TAMPIL BEDA - Forward ASPAC Fandi Andika Ramadhani berusaha mengamankan bola dari penjagaan pemain Stadium Jakarta Dino Leonardo dalam laga ujicoba yang berlangsung di Hall Basket Senayan Jakarta.

lawan. Semua lawan akan kami hadapi dengan motivasi tinggi,” jelas point guard Satria Muda (SM) Britama Jakarta Julius Faisal Achmad. SM saat ini duduk di posisi kedua. Peluang mereka untuk menyodok ke posisi puncak juga sangat tipis. Itu karena mereka kalah head to head dengan Pelita Jaya (PJ) Esia

Jakarta. Karena itu, mereka bertekad untuk mempertahankan posisi itu. Tekad serupa juga dikumandangkan Dell Aspac Jakarta. Mereka ingin tampil habis-habisan di seri kelima. Tiket lolos ke babak Championship Series juga menjadi pertaruhan bagi anak asuh Tjetjep Firmansyah tersebut. (ru)

JATENG

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

17

RADAR TEGAL

JEPARA DBHCHT Belum Sentuh Sasaran JEPARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengakui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2010 tidak sesuai dengan rencana. Tidak sesuainya rencana DBHCHT akibat perbedaan penafsiran antara Pemkab Jepara dengan pemerintah pusat tentang alokasi dana. Hal ini diungkapkan Asisten II Setda Jepara Hery Purwanto di kantornya baru_baru ini. ’’Alokasi penafsiran yang kemudian plot DBHCHT 2010 salah sasaran,” ungkapnya. Beberapa yang dianggap salah sasaran adalah pembangunan halte, traffic light, rumah tidak layak huni, dan pembangunan jalan. ’’Penafsiran kami pembangunan traffic light ke arah atau di dekat pabrik rokok bagian dari keselamatan bagi pekerja rokok,” ujarnya. Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Tengah (Jateng) No. 155 Tahun 2010, tahun ini alokasi DBHCHT Kabupaten Jepara sebesar Rp 8,582 miliar dan sebelumnya sebesar Rp 7,249 miliar. Adanya evalusi DBHCHT, pemkab berjanji akan menggunakan dana sesuai posnya. Salah satunya, pembangunan beberapa balai latihan kerja (BLK) di Kecamatan Pecangaan. ’’BLK yang kami bangun di antaranya BLK konveksi, ukir, dan otomotif,” tegasnya. BLK dibangun untuk melatih para buruh rokok akibat pemutusan hubungan kerja (PHK). Diperkirakan, tahun ini PHK dari perusahaan rokok di Jepara cukup tinggi. Mengingat harga pita cukai naik dan menyulitkan pengusaha rokok kecil dan menengah sulit bertahan. Selain dilakukan pembangunan BLK, menurut Hery, juga dialokasikan untuk buruh rokok melalui dinas-dinas terkait. ’’Kami telah membagi plot ke dinas yang langsung bersangkutan ke masyarakat,” tegasnya. (zen/ris)

PURBALINGA Supriyanto Minta Maaf Atas Indisipliner Kerja PURBALINGGA- Kepala Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Purbalingga Supriyanto diketahui telah menghadap Sekda Purbalingga Subeno Sabtu (29/1) lalu. Hal itu diketahui atas laporan sekda kepada bupati melalui pesan singkat di ponsel bupati yang ditunjukkan kepada wartawan Senin (31/1). Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko usai rapat paripurna di DPRD Purbalingga, Senin (31/1) mengaku, pihaknya telah menerima SMS dari Sekda kemarin malam. Isinya, pemberitahuan jika Supriyanto telah menghadap dan meminta maaf atas indisipliner kerja selama ini. ’’Saya belum bertemu. Hanya saja Pak Sekda memberitahukan melalui pesan singkat jika kepala Kesbangpolinmas telah menghadap. Apa yang dibicarakan, saya belum ketahui pasti,” ungkapnya kemarin. Pihaknya tetap melakukan tindakan sesuai prosedur aturan yang berlaku. Yaitu, sesuai tahapan pemberlakukan sanksi di aturan bersangkutan. Pihaknya kembali menyerahkan kepada Sekda. Kabar telah ngantornya Supriyanto juga didapatkan dari beberapa sumber koran ini di lingkungan Kesbangpolinmas. Yaitu, pada Sabtu diketahui hanya sebentar datang di pagi hari. Lalu, pada Senin (31/1) juga hanya sebentar dan langsung pergi. ’’Saya juga belum ketemu langsung dengan dia. Hanya saja memang ada kabar sudah datang ke kantor, meskipun sebentar,” ujar beberapa pegawai di lingkungan Kesbangpolinmas yang tak bersedia namanya dikorankan. Kepala Inspektorat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Purbalingga Yanuar Abidin mengaku baru mendengar kepala Kantor Kesbangpolinmas menghadap sekda Senin (31/1). Belum ada laporan resmi terkait keberangkatan yang bersangkutan dan langkah dari bupati maupun sekda yang harus dilakukan Itwilkab. ’’Sampai sekarang Supriyanto masih kepala Kantor Kesbangpolinmas. Terkait ngantor kembali, saya belum menerima laporan resmi. Silakan menghubungi langsung ke sekda,” kata Yanuar kemarin melalui ponselnya. Saat dihubungi melalui telepon hingga pukul 17.28 WIB kemarin, Sekda Subeno belum bisa dikonfirmasi. Melalui pesan singkat pun belum ada jawaban. Sebelumnya, keberadaan Kepala Kantor Kesbangpolinmas Purbalingga Supriyanto belum diketahui dan tidak ngantor sejak 4 Januari lalu. (amr)

GROBOGAN KPUD Cek Aduan GROBOGAN– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Grobogan bertandang ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (31/1). Tujuannya, sama dengan kunjungan Jumat (28/1) lalu, yakni melakukan klarifikasi ada tidaknya gugatan hasil Pemilukada Grobogan tahun 2011. Kedatangannya kali kedua itu lantaran kedatangan pertama tidak memperoleh titik terang pendaftaran Pemilukada Grobogan 2011. ’’Kendati demikian, niat KPU untuk mencari informasi ke MK mengenai perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kepala daerah dan wakil kepala daerah akan terus dilakukan KPU,” kata Ketua KPUD Grobogan Jati Purnomo. Supaya proses penetapan bupati dan wakil bupati (wabup) terpilih dapat dilaksanakan. Sejauh ini, KPU terpaksa menunda penetapan karena permasalahan laporan gugatan Pemilukada ke MK oleh tiga pasanagan calon peserta Pemilukada. Padahal, proses penetapan seharusnya dilaksanakan pada pekan lalu. ’’Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada ketua DPRD tentasng hal ini,” lanjutnya. Ketiga pasangan calon tersebut yakni pasangan Sri SumarniPirman (SiP), Pangkat Djoko Widodo-HM Nurwibowo (Janur), dan pasangan calon Budisatyo-Edy Mulyanto (Budi-Edy). (cw7/hil)

Pekerja Akses PLTU Bunton Mogok Kerja CILACAP – PT Tado Indonesia yang merupakan subkontraktor penggarap akses jalan menuju PLTU Bunton Rabu (2/2) mogok kerja bersama dengan para pekerjanya. Penyebabnya, PT Tado Indonesia merasa pembayaran pekerjaan proyeknya dari PT Waringin tidak berjalan lancar. ’’Bagaimana kami bisa bekerja dengan lancar dan tepat waktu, jika pembayaran yang kami terima terlambat?” ujar Direktur PT Tado Indonesia Bambang S. saat mendatangi kantor PT Waringin bersama dengan puluhan orang kemarin. Sebelum mengdatangi ke perusahaan yang memberinya pekerjaan, bos PT Tado Indonesia ini sempat memimpin anak buah dan pekerjaan untuk melintasi akses road. Mereka menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan sejumlah mobil. Selanjutnya, mereka mendatangi kantor PT Waringin untuk menyampaikan aspirasinya. PT Waringin inilah yang bertanggungjawab pembangunan akses road. Untuk memberdayakan masyarakat lokal, direkrutlah PT Tado Indonesia. Bambang menandaskan, ada empat poin yang dituntut. Pertama, minta agar segera dilakukan pembayaran termin sesuai dengan perjanjian. Kedua, revisi harga satuan yang lebih manusiawi, serta

ketika minta agar dihentikannya arogansi dengan mengembalikan hak dan kewajiban masingmasing pihak. Lebih dari itu, mereka menuntut pemberdayaan masyarakat dan perusahaan lokal. Bambang menjelaskan, arogansi ini antara lain dengan banyaknya peringatan dan penekanan selama kerja di lapangan. Selain itu, sejumlah pekerjaan diambilalih kembali. Padahal, pihaknya bekerja untuk memberdayakan para pekerja lokal. Aksi yang digelar di jalan raya Adipala ini sempat memacetkan ruas jalan. Namun, itu tidak berlangsung lama karena mereka langsung diterima oleh Project Manager PT Waringin Joko Waluyo bersama sejumlah stafnya. Menurut Joko, sejumlah tagihan memang sudah masuk ke pihaknya. Alasannya, sesuai perjanjian baru dilakukan setelah ada pembayaran dari CMK. Lebih dari itu, sebagian pembayaran memang masih ditahan karena ada sejumlah pekerjaan yang belum sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan teknis, sehingga harus diperbaiki. Sebagian pekerjaan PT Tado Indonesia memang sudah ditarik kembali karena keterlambatan dalam pengerjaan. ’’Kita ini memiliki schedule yang sangat ketat. Sampai sekarang pekerjaan belum selesai. Makanya sebagian akhir-

Bina Marga Baru Perbaiki Dua Titik PURWODADI - Balai Pelaksana Teknis Wilayah Purwodadi Dinas Bina Marga Jawa Tengah (Jateng) mencatat ada tujuh titik jalan yang longsor. Dari ketujuh titik, hanya dua titik yang akan dilakukan perbaikan yakni di jalan Wirosari-Ngaringan, Kecamatan Wirosari. Sedangkan sisanya, masih menunggu turunnya anggaran. Adapun lima titik yang belum diperbaiki terletak di Jembatan Kaligawe yang berlokasi di Dusun Krandon, Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, dan jalan di Jembatan Tirto, Wirosari. Kemudian di kawasan Klambu, Jangkungharjo, serta jalan di Dukuh Crewek dan Simo jurusan Galeh, Kecamatan Kradenan. ’’Lima titik lokasi longsor tersebut memang belum tersentuh perbaikan, sebab anggaran terbatas,” kata Kepala Seksi (Kasi) Jembatan Balai Pelaksana Teknis Wilayah Purwodadi Di-

nas Bina Jateng Siswanto baru-baru ini. Diungkapkannya, dana yang terbatas tersebut pihaknya hanya mampu melakukan penanganan darurat. Di antaranya, dengan pemasangan bronjong dan batu kali di lokasi longsoran, supaya tidak akan mengalami longsor hingga setahun ke depan. ’’Tindakan darurat tersebut kami lakukan agar longsor tidak bertambah lebar. Selain itu bertujuan sebagai penahan sementara agar longsoran tidak bertambah parah,” ungkapnya. Diakui Siswanto, seringnya jalan yang mengalami longsor lantaran kondisi tanah labil dan bergerak. Namun, hal tersebut bukanlah menjadi alasan bagi pemerintah menyerah. ’’Kita seharusnya tidak menyalahkan kondisi tanah, justru harus mencari solusinya. Kita harus memikirkan bagaimana kita bisa menciptakan konstruksi yang tepat guna menangani kondisi tanah yang labil ini.” tuturnya. Pihaknya berharap 2012 nanti anggaran segera dicairkan, sehingga perbaikan segera dilaksanakan. (cw7/hil)

Lima Germo Wanita Disidang dan Terancam 16 Bulan

LAPORAN: ANWAR FATONI

SAAT ini, sudah ada lima orang germo yang menyediakan praktik ’esek-esek’ di Batang tengah duduk di kursi pesakitan. Kelima mucikari yang kesemuanya wanita itu saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) setempat. Mereka dijerat dengan Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun empat bulan atau denda paling banyak Rp 15 ribu. Kelimanya adalah Sri Lestari (38), warga Dukuh Petamanan RT 3 RW 3 Desa/Kecamatan

Banyuputih; Rujenah (44), warga Desa Sentul RT 6 RW 4, Kecamatan Gringsing; Siti Mukminah (42), warga Petamanan Banyuputih dan Munariyah (23), warga Desa Plosorejo, Kecamatan Bandar; serta Supriyati (39), warga Dukuh Blimbing RT 2 RW 3, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, yang tinggal di Desa Surodadi, Gringsing. Para germo tersebut disidang dalam persidangan terpisah, mengingat mereka juga tertangkap pada hari dan jam berbeda. Sri Lestari tertangkap pada Kamis (7/11) pukul 23.00 WIB di kantong parkir truk Petamanan, yang sekaligus dijadikan lokalisasi. Siti Mukminah, tertangkap Kamis (7/11) pukul 09.00 WIB di rumah bordil di Dukuh Wuni, Desa Tenggulanghari, Kecamatan Subah. Sementara Munariyah, yang ditangkap Jumat (12/11) jam 01.30 WIB, Supriyati Jumat (7/ 11) jam 21.00 WIB, dan Rujenah pada Senin (22/11) pukul 01.00 WIB. Mereka ditangkap saat berada di warung mereka masing-masing di tepi jalur pantura Desa Surodadi. Sri Lestari dan germo-germo

UNJUK RASA - PT Tado Indonesia yang merupakan subkontraktor penggarap akses jalan menuju PLTU Bunton menggelar aksi mogok kerja bersama para pekerjanya, karena merasa pembayaran pekerjaan proyeknya dari PT Waringin tidak berjalan lancar.

nya kita kerjakan sendiri agar target bisa tercapai. Kita pun juga banyak membantu PT Tado Indonesia dengan memasuk material, namun progresnya masih jauh dari harapan,” ujarnya. Dialog antara dua perusahaan itu belum mencapai titik temu. Bambang enggan berdebat dan hanya memilih untuk menyam-

paikan aspirasinya tersebut agar dipenuhi semuanya. Termasuk agar proyek yang diambil alih dikembalikan kepada PT Tado Indonesia. Sementara, dari perusahaan penanggungjawab akses road akan melaporkan tuntutan itu ke managemen pusat sebelum diambil keputusan. Kepada Radar Banyumas

(Jawa Pos Group), Joko menandaskan, pemberdayaan masyarakat lokal menjadi prioritas dalam pembangunan PLTU Bunton ini. Akses road hanyalah sebagian kecil item dari pembangunan PLTU Bunton. Di lokasi PLTU sendiri juga ada aktivitas pekerjaan yang melibatkan banyak tenaga lokal termasuk para Pokja. (amu)

Honorer Belum Jelas Tujuh Titik Longsor Pengangkatan Kategori II Sentuh di Jalan Provinsi 1.505 orang

Upaya Kabupaten Batang Menghapuskan Praktik Prostitusi

Upaya penghapusan praktik prostitusi di Kabupaten Batang kini tidak hanya mengarah pada para Pekerja Seks Komersial (PSK). Tetapi juga sudah mengarah pada para germo atau mucikari. Seperti apa?

DOK. RADAR BANYUMAS

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

DISIDANG - Munariyah, seorang germo wanita saat menjalani sidang di PN Batang Rabu (2/2) lalu.

lainnya tertangkap saat jajaran Polres Batang menggelar razia penyakit masyarakat, di beberapa lokalisasi dan warung remang-remang. Saat tertangkap, baik di warung maupun rumah tempat usaha mereka terdapat PSK yang tengah berhubungan badan dengan tamunya. Dari penuturan PSK yang

menjadi anak buahnya, masingmasing germo memperoleh uang antara Rp 10-20 ribu sebagai sewa kamar. Bahkan, Siti Mukminah tempat usahanya hasil mengontrak Rp 3 juta per tahun juga menyediakan dua kamar kosong, yang bisa digunakan oleh pasangan non PSK untuk berbuat mesum. (*)

CILACAP – Berkas honorer Kabupaten Cilacap kategori II kini sudah masuk Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sayangnya, hingga kini ternyata belum ada kepastikan kapan akan ada pengangkatan honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). ’’Kita mengikuti tahapan yang dilakukan BKN. Jadi, namanama yang masuk kategori II sudah kita serahkan kepada BKN dan tinggal menunggu kelanjutannya,” ujar Kepala Badan Daerah (BKD) Adjar Mugiono kemarin. Honorer kategori II yakni honorer yang penghasilan (gaji) dibiayai bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)/ Anggaran Pendapatn dan Belanja Negara (APBN) dan diangkat pejabat yang

berwenang. Selain itu, honorer ini harus bekerja di lingkungan Instansi Pemerintah dengan masa kerja minimal 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005, dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus. Usia mereka yakni sekurang-kurangnya 19 tahun, dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. Langkah ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 05 Tahun 2010 Tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah. Sebelumnya, telah dilakukan pemberkasaan terhadap honorer kategori I. Di Cilacap, honorer dalam kategori II ini 1.505 orang. Mereka terdiri dari guru sebanyak 717 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 38 orang. Selain itu, ada juga tenaga teknis lainnya

sebanyak 770 orang. ’’Belum tahu pasti kapan akan ada pengangkatan CPNS. Yang jelas, pendaftaran dan pelaporan telah kita lakukan,” tandasnya. Adjar menambahkan, untuk kategori I memang lebih dahulu. Artinya, BKN dan sejumlah intansi terkait sudah melakukan verifikasi terkait data kategori I. Namun sampai sekarang juga belum diperoleh kabar tentang kapan adanya pengangkatan CPNS dari honorer. Selain kategori I dan II, lanjutnya, diperkirakan masih ada sejumlah honorer yang tidak masuk dalam kategori tersebut. Pendataan kategori I dan II ini memang ada kemungkinan untuk diangkat menjadi CPNS. Apalagi pertumbuhan PNS di Cilacap minus. Angka pensiun setiap tahunnya jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang diangkat menjadi PNS. (amu)

CMYK

18

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

RADAR TEGAL ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apakah kamu pernah mendapatkan beasiswa? Pernah 30,45% Tidak pernah 65,25% Nggak lolos seleksi 4,35% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TEATER GATEMA

Diresmikan Jadi Ekskul SMK Maarif NU Talang belum lama ini meresmikan ekstra kurikuler (ekskul) teater yang dirintis sebagai wadah bagi anak-anak yang ingin mengekspresikan bakat seni. Gatema diambil sebagai nama ekskul yang mempunyai dua kepanjangan yaitu Gabungan Teater Maarif dan Gaya Termanis yang Pernah Ada. Nama tersebut diusulkan salah satu siswi yang terpilih sebagai Ketua Suku yakni Winda Ayu Lestari dari kelas XI Ak. Pembina Teater M Khaerul Anam SPd mengatakan, anak-anak mendapat jadwal latihan setiap Kamis pukul 15.00 WIB. “Meski kegiatan ini tergolong baru namun animo dari para siswa terhadap pementasan teater cukup bagus,” katanya. Hal itu terlihat saat ditemui pada kesempatan latihan gabungan dengan teater Sekawan, mereka nampak antusias memperhatikan contoh dari para pemain. Alasan dari para personil Gatema aktif dalam teater diakui beberapa diantara mereka karena ingin mengenal kesenian lebih dalam serta ingin menjadikan kesenian itu sebagian dari jiwa mereka. “Mungkin karena baru awal, saat latihan suasana sangat lucu tapi menyenangkan, mungkin karena belum menjiwai,” terang salah satu anggota. Kedisiplinan dari para siswa kerap menjadi kendala dalam latihan. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat para personil untuk belajar dalam mengolah seni. (intan)

Berhenti Melangkah Danger Ranger [intro] F Am G FG F Kemarin Hari terburuk ku Am Tak sanggup ku melangkah G tuk temukan arah yang terbaik F Ketika ku didekatmu Am G hatiku bergetar jantung pun berdebar F C Dan aku tersentak ingin ku teriak G Langkahku terhenti tak mampu tuk bergerak F C Kuhanya sanggup terdiam G Menatapmu sendiri menunggu disini [int] F G [chorus] C F Dan bila semua harus ku akhiri Am Kuingin agar kau mengerti G F G Kulakukan semua untukmu F Apa yang kan terjadi bila kubermimpi Am G Kau hadir disini berharap tuk kembali padaku F Kisah kita yang telah lama kaupadamkan Am G Tak akan pernah menghilang walau kau pikir telah usai F C Dan aku tersentak ingin ku teriak G Langkahku terhenti tak mampu tuk bergerak F C Kuhanya sanggup terdiam G Menatapmu sendiri menunggu disini [int] F A G 2x [chorus] C F Dan bila semua harus ku akhiri Am Kuingin agar kau mengerti G F G

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

MENUNTUT ilmu setinggitingginya, membahagiakan orangtua dengan banyak prestasi yang kita capai dan kita raih, tapi nggak mesti membebankan orangtua. Wah.. seneng banget yah kalo jadi anak seperti itu. Orangtua kita pasti bangga banget. Apalagi seandainya kita juga dapet beasiswa buat mencapai semua prestasi membanggakan. Pastilah kita dianggap anak yang hebat dan berbakti sama orangtua. Tapi sayangnya nggak semuanya bisa seberuntung itu. Kenapa gitu? Soalnya buat dapat beasiswa itu awalnya kita butuh perjuangan dan kerja keras. Kan ada pepatah yang bilang, ‘Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’. Sebanyak 65,25 persen Res○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Kapan kamu pernah mendapatkan besiswa? Sewaktu SMP 21,75% Sewaktu masih SD 8,7% Nggak pernah 69,6% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

ponX ngaku nggak pernah beruntung dapat beasiswa. “Karena aku biasa-biasa saja, jadi nggak masuk kriteria siswa yang bisa dapetin itu,” kata M Bahrul Huda, siswa SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal kelas X TAV. Ya, hanya 30,45 persen ResponX yang ngaku pernah menILUSTRASI : DWI NANDA P/RATEG

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apa saja yang diperlukan agar mendapat beasiswa? Surat dari kelurahan 17,4% Cukup dengan prestasi 26,1% Kurang tahu 43,5% Pengajuan keterangan tidak mampu 13,05% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

dapat beasiswa. “Waktu itu dapat beasiswa karena nilainya peringkat tertinggi di sekolah,” ungkap Arifiyah, siswi SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal kelas X Ak 1. Sementara 4,35 persen sempat ikut seleksi buat dapetin beasiswa namun nggak. “Waktu SMP lagi giat-giatnya belajar,” aku Fajrin Atiatul Maula dari SMK Negeri 1 Dukuhturi kelas X Ak 2 saat ditanya kenapa dia dapet beasiswa. Untuk mendapatkannya, tentu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi siswa. Menurut

Wah....Senangnya Bisa Dapet Beasiswa 26,1 persen ResponX, syarat sebenarnya cukup dengan prestasi. “Setahu aku hanya siswa yang berprestasi saja yang bisa dapetin itu,” tandas Aynun Setyansah dari SMP Negeri 3 Slawi. “Kalo dapat surat keterangan dari lurah itu bisa dapat beasiswa yang tidak mampu,” tambah Hanifah Yuniarsih, siswi SMP Negeri 1 Lebaksiu kelas 7 E. Berhak atau tidaknya menerima beasiswa tentu tergantung sekolah dan siswanya. Menurut 30,45

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Menurut kamu, apakah beasiswa tersebut telah sampai kepada anak anak yang berhak menerima? Belum 17,45% Sudah 30,45% Tidak semuanya 30,45% Tidak tahu 21,75%

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

persen ResponX, beasiswa di sekolahnya sudah sampai ke-

pada yang berhak menerimanya. “Sudah sesuai prosedur dan hasil kerja keras siswa,” kata Chasbullah dari SMK Ma’arif NU Talang. Namun 30,45 persen lainnya mengatakan, terkadang ada juga beasiswa yang diberikan kepada siswa yang bukan semestinya. “Sebenarnya masih banyak anak yang pintar tetapi tidak

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Apakahkamu mengharapkan mendapatkanbeasiswa? Pasti 39,15% Nggalah 8,7% Tidak boleh ma orangtua 8,7% Terkadang pengin 43,5% ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

mendapatkan beasiswa,” kata Agus, siswa SMK Negeri 1 Kota Tegal. (tim 2)

Atur Waktu Buat Disiplin Belajar SELAIN membantu meringankan beban biaya pendidikan pada siswa yang kurang mampu, pemberian beasiswa juga bertujuan memberikan motivasi kepada siswa lain untuk meraih prestasi. Seperti kata Moh.Ade Mustain, Ketua OSIS SMK Negeri 2 Adiwerna yang duduk di kelas XII Multimedia 2. Dia juga pernah mendapatkan beasiswa sewaktu kelas X. “Karena sewaktu baru masuk sekolah nilai UN (Ujian Nasional) aku tinggi. Dari beberapa siswa, diambil 10 besar dan aku ada di peringkat 5. Itu termasuk program sekolah,” ung-

Moh. Ade Mustain Ketua OSIS SMK Negeri 2 Adiwerna

kap Ade yang beralamat di Desa Jatirawa RT03/ RW I. Menurut cowok yang lahir 21 November 1991 ini, adanya beasiswa cukup bagus karena bisa memotivasinya dan teman sekolahnya untuk belomba-lomba mendapat nilai yang bagus. “Tentunya nilai dari hasil kerja keras belajar. Beasiswa itu sangat membantu aku dalam segi ekonomi,”

tambahnya. Cowok ini punya beberapa tips buat kalian bagaimana caranya biar dapat beasiswa. Yuk kita simak! 1. Selalu atur waktu biar lebih disiplin belajar 2. Mengevaluasi yang sudah dilakukan 3. Merencanakan apa yang akan dilakukan buat ke depan, tentunya terkait dengan rencana belajar 4. Coba sukai semua aktivitas kegiatan kita 5. Selalu semangat, optimis dengan apa yang kita kerjakan. (khifni)

ANNISHA SASMITA

Berprestasi di Silat Hingga Propinsi BAGI Annisha Sasmita, seni bela diri pencak silat bukan hal yang baru. Siswi SMA NU 1 Hasyim Asy’ari Tarub yang sekarang duduk di kelas XII IPS 1 ini bahkan sempat meraih beberapa prestasi di cabang olahraga (cabor) tersebut. Dia sempat meraih Juara II Pencak Silat tingkat Propinsi Jawa Tengah di tahun 2010 lalu setelah sebelumnya menjadi Juara II dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda)tingkat Kabupaten Tegal di tahun yang sama. Cewek kelahiran 10 Juli 1993 yang beralamat di Desa Karang Jati Ke-

camatan Tarub ini menuturkan, kebetulan di sekolahnya ada ekstra kurikuler (ekskul) pencak silat. “Gerakan silat itu ada unsur seni dalam gerakannya. Selain itu, ini juga melatih pernafasan, kelenturan tubuh dan fisik,” katanya. Awalnya, dia tidak diijinin kedua orangtuanya untuk mengikuti pencak silat. Namun dengan tekad yang kuat, dia akhirnya bisa meraih prestasi. “Rasanya dengan begitu, cukup bisa membanggakan orangtuaku,” tambah dia.

Cewek yang hobi membaca buku ini mengatakan, latihan silat biasa dia lakukan di sekolah pada hari Minggu pukul 13.00 sampai 17.00. Pelatihnya Mas Bejo, Apip, dan Amin. Menurutnya, belajar pencak silat banyak manfaatnya. Selain olahraga, ini bisa juga jaga diri. Anak pertama dari 2 bersaudara ini berharap, generasi pencak silat di sekolah nantinya akan lebih baik lagi dari dirinya. “Dan tentu saja semoga ilmu yang aku pelajari dari kelas X sampe sekarang bisa bermanfaat buat besok,” tandas Anis. (khifni)

SAMBUNGAN

JUMAT 4 FEBRUARI 2011

19

RADAR TEGAL

Sembahyang Diiringi Hujan Lebat nampak mengalami penurunan. dari halaman 1 Tahun sebelumnya, altar kesama lainnya saling mengu- lenteng, dari pintu depan dan capkan selamat Imlek. Sebelum hingga ke ruang dalam, keitu masing-masing menyalakan adaannya penuh sesak. Selilin, dan dari ratusan lilin yang baliknya, tahun ini keadaannya digelar di pelataran, ada yang lengang. Mungkin karena husampai tingginya dua meter. jan turun cukup lebat sejak sore Salah satunya itu milik, Toko hingga tengah malam. Namun Harapan Jaya. demikian kegiatan ritual meKegiatan sama digelar di nyambut Imlek, yang dipimpin Kantor Majelis Agama Khong- langsung Toshu Tan Min Shan, hucu Indonesia (Makin) Tegal, malam itu berlangsung aman yang letaknya tepat depan dan damai. Kedamaian ini sekelenteng. Di tempat ini segenap iring nyala lilin dan wanginya umat Makin menggelar kegiatan asap dupa. sama menyambut Imlek. MAKNA IMLEK Imlek sendiri menurut Ketua Dibanding tahun-tahun sebelumnya, dimana umat yang Makin Tegal, Lie Ing Liong, mengikuti acara sembahyang adalah langkah memperbaharui

diri. Dari yang sebelumnya dirasa masih kurang, baik dalam bertingkah laku, maupun dalam hal lainnya, maka kesempatan Imlek, sehingga perlu diperbaiki. Atau dengan kata lain, tahun ini harus lebih baik dari tahuntahun sebelumnya. Menyinggung tentang makna Imlek, lanjut dia, adanya suatu harmonisasi antar umat. Dengan dirayakannya Imlek di berbagai rumah ibadah, senantiasa dijadikan peribadahan keluarga dan merupakan tanda kebersamaan. “Keluarga bisa kumpul,” kata Gyonggyong, panggilan akrab Lie Ing Liong.

Dirut Pertamina Dikabarkan Mundur Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal (YTDT) Tegal, Kwee Hong Koen mengucapkan, bersamaan Imlek, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menciptakan yang baik. Semoga manusia beritikad baik, berbicara yang baik, dan berprilaku baik. “Terpenting semoga manusia selalu menjadi manusia yang baik,” kata Hong Koen. Dan dari ratusan umat yang melaksanakan sembahyang, diantaranya pengusaha terkenal Tegal, Ponco Diono, yang dikenal juga dengan panggilan Aki. Dia hadir bersama sang istri tercinta, dan sempat menyalakan lilin setinggi dua meter. (abidin abror)

Mulai Dipulangkan ke Daerah dari halaman 1 “Sore ini akan mulai dipulangkan baik menggunakan jalur darat maupun udara,” ujar Ketua Satgas Evakuasi WNI Nur Hasan Wirajuda kemarin (3/1). Satgas bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia dan sejumlah maskapai penerbangan untuk memulangkan WNI yang tersisa. Warga yang berasal dari Pulau Jawa dipulangkan dengan kereta api, sementara yang dari luar Jawa menggunakan pesawat. Ke-125 orang tersebut, 30 orang berasal dari Sumatera Barat, Sumatera Utara 28 orang, Nangroe Aceh Darusalam 16 orang, Riau 15 orang, dan Jambi 1 orang. Sementara sisanya berasal dari Jawa Tengah 3 orang, Jawa Timur 8 orang, Banjarmasin 7 orang, Samarinda 2 orang, Makassar 10 orang, dan Gorontalo 3 orang. “Seluruh biaya pemulangan WNI yang sebagian besar mahasiswa ini ditanggung oleh pemerintah,” tutur mantan

Menlu ini. Kemarin pagi, pemerintah juga telah menerbangkan pesawat Boeing 747-400 milik Garuda Indonesia untuk menjemput WNI di Kairo. Pesawat tersebut diperkirakan tiba di Kairo sekitar pukul 23.00 WIB. “Sudah terdaftar 390 orang yang mendaftar untuk dipulangkan. Sebagian masih antri, sebagian lagi menolak untuk dipulangkan dengan berbagai alasan,” terangnya. Sementara itu Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menjelaskan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kerusuhan di Mesir. Dari beberapa sumber yang dihimpun Kemenlu, tidak ada laporan yang menyatakan adanya kematian WNI di Mesir. Memang sejak kemarin (3/2) tersiar kabar bahwa seorang WNI bernama Imanda Amalia meninggal dunia saat terjadi bentrok antara pendukung Mubarak dan demonstran. “Ada informasi yang masuk ke kami Imanda adalah WNI

yang berkerja di UNRWA (United Nations Relief and Works Agency, yang merupakan badan PBB yang mengurus pengungsi Palestina) Mesir,” kata Marty di kantornya kemarin.? Mendapat informasi tersebut, Kemenlu langsung bergerak mencari kebenarannya. Marty pun mengungkapkan, pihaknya langsung menghubungi beberapa pihak terkait. Yang pertama adalah menghubungi kantor UNRWA di Kairo. “Kepada kami, Kepala UNRWA Kairo Dr Abeer Al Khraisha mengatakan tidak ada stafnya yang bernama Imanda,” kata Marty. Selain itu Abeer juga menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan bahwa ada staf UNR WA yang menjadi korban kerusuhan di Mesir. Tidak hanya kantor UNRWA Kairo saja yang dihubungi, Kemenlu juga menghubungi kantor pusat UNRWA di Kairo. Namun hasilnya tetap sama. Nama Imanda tidak tercatat sebagai pekerja-

nya. “Kami juga meminta informasi dari perwakilan PBB di Jakarta, dan hasilnya juga sama,” lanjut dia. Selain itu, hingga sore kemarin, Kemenlu belum mendapatkan laporan dari pihak keluarga Amalia. Kata dia, jika Amalia memang WNI dan benar-benar meninggal di Mesir, maka seharusnya keluarga memberikan laporan. “Tapi hingga sekarang belum ada,” ucapnya. Marty juga menjelaskan panjang lebar tentang rencana evakuasi pemulangan WNI tahap kedua. Kata dia, pagi kemarin sekitar pukul 09.30, pesawat Garuda Boeing 747400 lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta menuju Kairo via Jeddah. Jika sesuai Jadwal, pesawat tersebut akan tiba di Kairo sekitar pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 23.00 WIB. Menurut Marty, pesawat itu akan menggangkut 430 WNI yang sudah siap untuk dipulangkan. (jpnn)

KPK Ngotot Bisa Jerat Miranda-Nunun dari halaman 1 Haryono meminta publik untuk bersabar. Pimpinan KPK Bidang Pencegahan itu memastikan KPK akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menyeret si pemberi suap. Haryono juga menegaskan, lembaga superbodi tersebut akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap Miranda dan Nunun. “Ya, mereka akan kita periksa lagi,” imbuh dia. Pengacara dua tersangka kasus cek perjalanan, Maqdir Ismail menyatakan KPK tidak mungkin mengusut pemberi suap, termasuk Miranda maupun Nunun. Sebab, dalam putusan Pengadilan Tipikor terhadap empat terpidana kasus cek perjalanan (Dudhie Makmun Murod, Hamka Yandhu, Endin Soefihara dan Udju Djuhaeri), hanya terjadi pelanggaran pasal 11 UU No 31/1999 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1. Dalam pasal tersebut, para terpidana hanya terbukti menerima gratifikasi, bukan suap. “Sehingga dalam pasal 11 ini, yang bisa dihukum hanya pegawai negeri atau penyelenggara negara saja. Pemberinya tidak bisa dihukum,” kata Maqdir ketika dihubungi koran ini, kemarin. Maqdir adalah kuasa hukum tersangka Anthony Zeidra Abidin dan Baharuddin Aritonang. Dia menduga, sejak awal KPK sengaja tidak berniat untuk menjerat pemberi suap. Termasuk menyeret Miranda maupun Nunun dalam kasus tersebut, meski keduanya terindikasi terlibat. Sebab, lanjut dia, hukuman atas empat terpidana tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap. Artinya, para terpidana telah menerima amar putusan pengadilan Tipikor yang menggunakan pasal 11 tersebut. Sehingga mereka tidak mungkin diadili kembali sebagai penerima suap.

“Itu tidak mungkin, apalagi diadili kembali untuk perbuatan pidana yang sama, sekalipun dakwaannya berbeda,” tambahnya. Untuk itu, Maqdir pesimistis terhadap upaya KPK dalam menjerat si pemberi suap. Menurutnya, KPK telah melakukan kesalahan sejak awal pengusutan kasus cek perjalanan. “Yang bertanggung jawab terhadap konstruksi hukum yang sudah seperti ini (mengakibatkan pemberi cek tidak bisa dihukum) bukan hanya pimpinan KPK, tapi juga deputi penindakan dan direktur penuntutan KPK,” tegasnya. Menanggapi tudingan tersebut, KPK memilih bergeming. Menurut Haryono, KPK tetap akan berupaya untuk menjerat

pemberi suap, meskipun pasal yang terbukti di pengadilan tidak mengikutsertakan pemberi suap. “Kita lihat dulu perkembangannya lah. Kita masih berupaya,” ujarnya. Sebelumnya, KPK telah menahan 23 tersangka kasus cek perjalanan. Hanya tersangka Hengky Baramuli yang belum ditahan. Lembaga superbodi tersebut membuat gebrakan dalam kasus tersebut, dengan melakukan penahanan massal atas 19 dari total 24 tersangka pada 28 Januari lalu. Diantara para tersangka penerima cek perjalanan tersebut, terdapat nama-nama seperti Panda Nababan, Paskah Suzetta, hingga Baharuddin Aritonang. Para tersangka tersebut ditahan terpisah di empat rutan.

Dalam kasus yang sama, pengadilan Tipikor telah memvonis empat pembagi cek perjalanan terhadap sejumlah anggota dewan, diantaranya Dudhie Makmun Murod, Hamka Yandhu, Endin Soefihara dan Udju Djuhaeri. Dalam kesaksian mereka di persidangan, berulang kali disebut nama istri Mantan Wakapolri Adang Daradjatun, Nunun Nurbaeti Daradjatun sebagai fasilitator penyedia cek perjalanan tersebut. Namun, dengan alasan menderita penyakit lupa berat, hingga kini Nunun belum juga berhasil diperiksa di KPK. Selain menyeret Nunun, kasus tersebut juga melibatkan Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Goeltom. (ken/agm)

dari halaman 1 Pertamina. Dalam beberapa kesempatan, ketika Karen bertugas ke luar negeri, Ferederick menjabat sebagai pelaksana harian direktur utama. Sedangkan Triharyo Soesilo, sebelum dipercaya sebagai komisaris Pertamina, telah lama menjabat sebagai direktur utama PT Rekayasa Industri (Rekin). Namun, seperti pergantian direksi-direksi Pertamina terdahulu, tidak ada pejabat yang memberikan keterangan resmi terkait kabar pergantian tersebut. Bahkan, Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan tidak ada pergantian direktur utama Pertamina. “(Fit and proper test) itu hanya untuk melengkapi posisi yang kosong,” ujarnya Rabu (2/2). Posisi kosong yang dimaksud adalah direktur hulu. Saat ini, posisi itu masih dirangkap oleh Karen. Sementara itu, Vice President Komunikasi PT Pertamina Mochamad Harun membantah adanya kabar yang menyebut Karen Agustiawan mengundurkan diri dari jabatan direktur utama Pertamina karena akan menjadi Menteri ESDM. “Tidak ada pengunduran diri direktur utama. Saat ini, Bu Karen sedang berdinas di luar negeri,” katanya Rabu. Tapi, Rabu (2/2) malam, Mustafa Abubakar memanggil jajaran komisaris Pertamina. Dalam pertemuan tersebut hadir Komisaris Utama Pertamina Sugiharto, Wakil Komisaris Utama Umar Said, dan Komisaris Pertamina yang juga Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo. Pertemuan itu terkesan mendadak karena sebelumnya tidak ada dalam agenda kegiatan Menteri BUMN. Namun, setelah sekitar dua jam pertemuan berlangsung dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Seusai rapat, Mustafa mengatakan, pihaknya memanggil para komisaris untuk mengkonfirmasi isu pergantian dan pengunduran diri Karen dari kursi direktur utama Pertamina. “Tidak ada yang tahu Bu Karen mundur atau tidak. Memang ada fit and proper test tapi untuk calon Direktur Hulu Pertamina. Ini pertemuan rutin saja,” ujarnya. Senada dengan Mustafa,

Sugiharto juga mengatakan tidak mengetahui kabar seputar rencana pengunduran diri. Bahkan, terkait isu Karen yang akan menjadi menteri ESDM menggantikan Darwin, mantan menteri BUMN ini enggan berkomentar. “Kalau soal pergantian menteri, tanya Presiden. Tadi kami hanya membahas kondisi terkini Pertamina,” jelasnya. Secara terpisah, pihak Istana tidak menanggapi tentang rumor yang beredar tentang reshuffle menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, UKP4 yang diketuai Kuntoro Mangkusubroto hanya memberikan laporan kementerian dan capaian KIB dalam satu tahun. “Rumornya (tentang reshuffle) memang banyak, tapi kan memang belum ada yang pasti,” kata Julian di komplek Istana Presiden, kemarin (2/2). Saat disebut contoh tentang pergantian Menteri ES DM Darwin Zahedy Saleh dan Menhub Freddy Numberi, Julian justru balik bertanya tentang sumber rumor tersebut. “Saya berkali-kali ditanyakan soal itu. saya juga tidak bisa memberikan jawaban karena itu bukan bersumber dari sini,” dalih Julian. Darwin yang ditemui terpisah juga enggan menanggapi kabar pergantian dirinya dari kursi menteri ESDM. “Nggak maju kalau kita ngurusi rumor. Saya ngajak wartawan untuk yang produktif saja deh,” kelit Darwin sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, kemarin. Ditanya kesiapannya jika kelak diganti, Darwin menegaskan dirinya hanya akan fokus pada kerja yang diberikan kepadanya. “Saya tuh cuma kerja. Kita nggak maju kalau ngurusi rumor, serius itu. Saya menjawab, subhanallah. Istighfar deh,” katanya. Sementara Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengaku belum mendengar kabar rencana Dirut Pertamina Karen Agustiawan menggantikan Darwin sebagai Menteri ES DM. Dia juga membantah ada surat pengunduran ini yang diajukan Karen. “(Surat) kepada saya tidak ada. Kalau ada pengunduran ini kan seharusnya ke pemegang saham. Sampai hari ini

tidak ada,” kata Mustafa. “Sejauh yang saya bisa jelaskan, belum ada pengunduran diri,” sambungnya. Dari parlemen, kabar soal pergantian menteri ESDM tersebut juga kembali berhembus. “Kalau cuma dengardengar ya pasti dengar lah, tapi itu kan bukan wilayah kami,” ujar anggota Komisi VII Dhohir Farisi, saat dihubungi tadi malam (3/2). Meski demikian, dia menyambut baik jika benar istana akan mengganti Darwin Zahedy Saleh dengan Dirut Pertamina Karen Agustiawan. “Sampai sekarang, dia (Karen, Red) cukup clear menghadapi kami di Komisi VII, tapi kan semua terserah Pak Lurah (presiden, Red),” imbuh politisi Partai Gerindra. Partai Demokrat sendiri tampaknya sudah merelakan kadernya dicopot. Demokrat menilai menteri-menteri yang kinerjanya buruk hanya membebani kinerja presiden. “Banyak menteri yang tidak memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Pak SBY setahun lebih ini,” kata Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul kemarin (3/2). “Reshuffle terjadi dikarenakan presidennya sudah berjalan lebih dari 100 km per jam, tetapi para menterinya masih dibawah 50 km per jam,” ujarnya. Demokrat juga tidak akan membela jika ada menteri dari PD yang akan dicopot, termasuk Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh yang berasal dari Demokrat. “Kalau Darwin sangat mungkin (di-reshuffle). Dia tidak mampu menjalani kesempatan yang diberikan oleh Pak SBY. Bahkan, Pak Darwin, kita anggap bagaikan kacang lupa akan kulitnya. Sehingga kami dari PD tidak mempermasalahkan keberadaannya,” tandas mantan pengacara ini. Namun, Demokrat tampaknya masih mempertahankan Menteri Perhubungan Freddy Numberi yang dinilai berkinerja buruk. “Apanya yang salah dengan Menhub. Kalau bicara kecelakaan, menteri sebelumnya, Hatta Rajasa juga sama. Tapi dia malah dapat promosi,” tegasnya. Meski demikian, Ruhut menyatakan hanya Presiden SBY dan Tuhan saja yang tahu siapa calon terdepak dan bertahta di Kabinet Indonesia Bersatu II. (owi/fal/dyn/jpnn)

Buka Lowongan Pacar tahun. Tetapi, karena sekarang aku dari halaman 1 (sudah) 23, paling nggak aku harus aku pengin nikah di usia 20 bisa (menikah) dua tahun lagi,”

ungkap penyanyi yang pernah berseteru dengan sebuah event organizer itu. (gie/jpnn/c6/agm)

CMYK

JUMAT, 4 FEBRUARI 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Gratis Member Card dan Hadiah Langsung Grand Opening Sumbodro Mini Market TEGAL - Pemandangan berbeda nampak di Jalan Sumbodro Kota Tegal Rabu (2/2) kemarin. Ratusan masyarakat menyerbu mini market yang baru saja diresmikan. Ya, mereka tengah menikmati segala fasilitas pada Grand Opening Mini Market Sumbodro hari itu. Banyak sekali pelayanan yang bisa didapatkan pada peresmian mini market baru tersebut. Seperti free drink terdiri dari Vitazone, teh Tong Tji, teh 2 Tang, dan Anlene sekaligus dengan bone scan atau pemeriksaan tulang gratis. Pengunjung yang berbelanja juga bisa medapatkan member card secara cumacuma khusus pembelian hari itu juga. Ada juga hadiah langsung berupa 1 kilogram gula pasir untuk setiap belanja Rp 300 ribu. ‘’Member Card Sumbodro ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan,’’ ungkap Sri Rahayu selaku owner Mini Market Sumbodro. Pelanggan bisa mendapatkan 1 poin setiap pembelanjaan Rp 25 ribu serta berlaku kelipatannya. Dan poin kumulatif ini bisa ditukarkan dengan hadiah menarik yang telah tersedia. Tidak hanya itu saja, Member Card Mini Market Sumbodro ini juga dapat berfungsi sebagai discount card atau belanja produk promo.

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

JABAT TANGAN - Pimpinan Cabang Pembantu Bank Jateng Randudongkal Yuli Prabowo didampingi Pimpinan Cabang Pemalang Eddy Subekti berjabat tangan setelah resmi menyerahkan kunci sepeda motor pemenang Undian Tabungan Bima II kepada Sri Ujiarti Rabu (2/2) kemarin.

2011 Siap Menjadi Regional Champion LAELA NURCHAYATI/RATEG

SESAK - Ratusan masyarakat nampak antusias menyambut hadirnya mini market Sumbodro, terlihat dari panjangnya antrian di kasir.

Mini market yang berada di Jalan Sumbodro, Cluster Sumbodro Indah Kav 1 Kelurahan Slerok Tegal ini menawarkan produk dengan harga grosir. Pembelian dengan partai besar atau partai kecil dijamin dengan harga lebih miring. Tak hanya itu saja, semua kebutuhan bisa kita dapatkan di sini. Mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari seperti makanan dan minuman, tersedia juga peralatan rumah tangga, kebutuhan bayi, obat-obatan hingga fashion. ‘’Semuanya bisa kita dapatkan di satu lokasi dengan harga murah,’’ tambahnya.

Grand opening yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ditandai dengan pengguntingan pita. Dimeriahkan dengan hiburan organ tunggal dan musik dangdut, stand produk serta hiburan lainnya. Pihaknya juga membagikan sekitar 150 voucher belanja masing-masing senilai Rp 5 ribu untuk masyarakat sekitar mini market. Antusiasme masyarakat sangat besar, terlihat dari panjangnya antrian kasir sejak diresmikannya mini market ini. ‘’Apabila perkembangannya bagus, rencana akan dikembangkan hingga lantai 2,’’ pungkasnya. (ela)

Target dan Visi Bank Jateng Pemalang PEMALANG - Bank Jateng Cabang Pemalang pada tahun 2011 ini, siap menjadi bank terkemuka di daerah melalui produk dan layanan kompetitif dengan jaringan luas yang dikelola secara profesional dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Kesiapan menuju Regional Champion atau menjadi pemenang dan tuan rumah di daerah sendiri diantaranya memperkokoh ketahanan kelembagaan yang kuat, berperan aktif sebagai Agent of

Regional Development serta kemampuan melayani kebutuhan masyarakat. Dengan berperan aktif sebagai Agent of Regional Development maka Bank Jateng akan berperan dalam membuka lapangan kerja barus ehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Demikian yang dikatakan Pimpinan Cabang Bank Jateng Pemalang Eddy Subekti kepada Radar, Rabu (2/2) di Kantor Capem Randudongkal usai menyaksikan penyerahan hadiah kedua berupa sepeda motor Honda Revo kepada Sri Ujiarti asal Desa Bulakan Kecamatan Belik, dalam program Undian Tabungan Bima Periode II (Juli Desember) 2010.

Dengan diluncurkannya BPD Regional Champion (BRC) oleh BI pada 21 Desember lalu, Bank Jateng yang selama ini berada di bawah bayang-bayang perbankan nasional dapat berperan maksimal dalam peningkatan kemampuan melayani masyarakat. Posisi sebagai Regional Champion, diharapkan menjadi sumber pembiayaan daerah. Hal ini berarti selaras dengan program pemerintah pada 2011 ini, yakni mengembangkan sektor-sektor unggulan di daerah. MEMBANGUN PEMALANG ATAS Bank Jateng Capem Randudongkal dalam merealisasikan Regional Cham-

pion, di wilayah kerjanaya yakni meningkatkan pelayanan nasabah dalam pengambilan uang maupun menabung dengan layanan kurang lebih 3 menit. Sedangkan untuk kelancaran ATM agar nasabah nyaman tidak ada gangguan dalam pengambilan uang, akan diberlakukanya service secara berkala. “Regional Champion bertujuan untuk membangun serta meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah itu sehingga Bank Jateng Capem Randudongkal menjadi bank terpercaya dan mampu membangun masyarakat Pemalang atas,“ kata Yuli Prabowo Pimpinan Capem Randudongkal . (hasan)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang membuatnya hemat BBM, water

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

POHON ANGPAO - Ketua Promosi Dedy Jaya Plaza Pemalang Karso tengah menunjukkan pohon angpao di Supermarket lantai I.

Dedy Jaya Plaza Pemalang Tebar Angpao PEMALANG – Dedy Jaya Plaza Pemalang kembali memanjakan pengunjung dengan pohon angpao dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek ke2562. Terletak di lantai dasar supermarket, pohon angpao berhadiah yang di dalamnya terdapat tulisan bermacam alat rumah tangga menghiasi ruangan Dedy Jaya Plaza, sejak Rabu (2/2) kemarin. Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan angpao caranya mudah, hanya dengan belanja

Rp 100 ribu di Supermarket datau belanja Rp 200 ribu di Depstore dan tidak berlaku kelipatannya, pengunjung berhak mengambil satu pohon angpao berhadiah. Selain menyediakan pohon angpao berhadiah, pihak Dedy Jaya Plaza juga memberikan keuntungan untuk orang tua yang membawa anaknya berbelanja. Hanya dengan menghabiskan uang Rp 100 ribu baik belanja di Supermarket maupun Depstore, mereka bisa men-

dapatkan tiket mainan gratis mandi bola di MR Games lantai 3. Ketua Promosi Dedy Jaya Plaza Pemalang Karso kepada Radar mengatakan, hadiah dalam rangka menyambut Hari Imlek merupakan bentuk kepedulian terhadap pengunjung agar selalu kembali untuk belanja di sini. “Untuk belanja dapat tiket mandi bola di Mr Games, kami menyediakan kesempatan hingga 22 Februari,’’ terangnya. (hasan)

cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang

lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,”

imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618. Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689 (adv)


Radar Tegal 4 Februari 2011