Page 1

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

RABU, 4 DESEMBER 2013

Rp. 2.500,-

Dilarang Masuk, Pendukung Ikmal Kecewa JAKARTA – Puluhan pendukung Ikmal Jaya SE AK yang ingin mengikuti persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah Kota Tegal di MK, Selasa (3/12) kemarin kecewa. Pasalnya, sengaja datang dari Kota Tegal sesampai di gedung MK, mereka dilarang masuk oleh petugas security. Keluarga Pemohon sendiri sempat tertahan di luar dan harus berkompromi lebih dulu dengan pihak keamanan setempat. Pantauan Radar di lapangan,

sejak pukul 08.30 WIB, IkmalUyip bersama dengan para pendukungnya sudah tiba di MK. Namun, para pendukung maupun keluarganya tiba-tiba ditahan oleh pihak keamanan setempat. Dengan alasan, untuk segi keamanan. Apalagi pada saat bersamaan, ada sengketa pilkada dari Maluku yang ternyata lebih banyak massa. ‘’Kami jelas kecewa, karena datang jauh-jauh dari Tegal di sini kami hanya duduk-duduk saja di luar,’’ kata Aji, salah satu warga Kota Tegal. ke hal 7 kol 5

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

SIDANG PERDANA - Sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah Kota Tegal Tahun 2013, Selasa (3/12), digelar Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.

Ikmal-Uyip Minta Ditetapkan Sebagai Pasangan Terpilih Atau Pemungutan Suara Ulang JAKARTA – Pasangan nomor satu dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Tegal, H Ikmal Jaya SE AK dan H Edy Suripno meminta Mahkamah Konsti-

INDEKS Sepuluh Anggota DPRD Absen HAL. METROPOLIS

389 LSM Diperiksa HAL. RADAR BREBES

Bercanda, Tewas Minum Racun HAL. RADAR PEMALANG

Tiga Kakek Penjudi Diringkus HAL. INSIDEN

APA MANING...

tusi (MK) menetapkannya sebagai pasangan terpilih. Hal tersebut terungkap dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah Kota Tegal Tahun 2013 dengan nomor perkara 181/PHPU.D-XI/ 2013, Selasa (3/12), di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.

Pemohon melalui kuasa hukumnya, Fadli Nasution SH, meminta majelis hakim menetapkan Pemohon, yakni pasangan nomor satu dalam Pilkada Kota Tegal 25 November 2013 lalu sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tegal terpilih.

AGUS WIBOWO/RADAR TEGAL

KETAT - Pengunjung yang ingin melihat sidang sengketa Pilwalkot Tegal harus melewati petugas pengamanan.

ke hal 7 kol 1

Kemensos Upayakan Pengoptimalan Kompolnas Minta Kuota Kerja Bagi Disabilitas Polwan Jangan JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai pengoptimalan kuota tenaga kerja penyandang disabilitas bersama Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Dalam MoU tersebut, disebutkan kuota yang diberikan pada para disabilitas adalah sebesar satu persen. “Kita sudah melatih sekitar seribu penyandang disabilitas per tahun untuk memenuhi kuota itu. Dan yang paling penting itu setelah dilatih diserap oleh lapangan kerja,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, ke hal 7 kol 5 kemarin.

Lepas Jilbab Telegram Penundaan hanya Imbauan, Bukan Larangan

FERY PRADOLO/INDOPOS

KAKI PALSU - Penyandang disabilitas mencoba kaki palsu ketika peringatan Hari Disabilitas Internasional di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, kemarin (03/12).

JAKARTA - Telegram Wakapolri perihal penundaan memakai jilbab untuk polwan memantik kekecewaan sejumlah kalangan. Di internal Polri sendiri sejumlah polwan mengaku kecewa dengan penundaan terseke hal 7 kol 5

DOK.RATEG

Hamidah Abdurrachman

Lingkaran Cikeas Berebut Proyek Hambalang JAKARTA - Persidangan kasus korupsi pembangunan pusat pendidikan, pelatihan dan sekolah olah raga nasional (P3SON) Hambalang mulai mengungkapkan nama-na-

ma baru ke publik. Salah satunya nama Sylvia Sholehah atau yang biasa disapa Bu Pur. Dia merupakan istri Kombespol (Purn) Purnomo D. Raharjo.

Purnomo diketahui rekan satu angkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Akabri 1973. Setelah SBY menjadi presiden, Purnomo dan Sylia disebut menjadi

kepala rumah tangga rumah pribadi SBY di Cikeas. Bu Purn ini ternyata tidak hanya mengurusi rumah tangga Cikeas. Perempuan ini juga turun berperan dalam kongkalikong

proyek P2SON Hambalang. Hal tersebut terungkap dalam pernyataan anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang. ke hal 7 kol 1

BAYU PUTRA/JAWA POS

DITANGKAP - Fadli Sadama, napi kasus terorisme yang kabur dari LP Tanjung Gusta Medan, 11 Juli 2013, ditangkap di Malaysia.

Buron Teroris Tanjung Gusta Ditangkap JAKARTA - Narapidana (napi) kasus terorisme yang kabur dari Lapas Tanjung Gusta Medan pada 11 Juli lalu, Fadli Sadama, ternyata berhasil menyeberang ke Malaysia. Namun, pelarian dia di negeri Jiran tidak bertahan lama. Pertengahan November lalu, Fadli ditangkap Polis Diraja Malaysia dan baru-baru ini dideportasi dan diserahke hal 7 kol 1 kan ke kepolisian Indonesia.

Kompolnas Minta Polwan Jangan Lepas Jilbab * Tambah ayu koh! Lingkaran Cikeas Berebut Proyek Hambalang * Intine balapan nyawuk duit!

CMYK


OPINI

2

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

Kami Rakyat, Bukan Rayap Oleh: M. Arif Rohman Hakim

Makelar Oleh: Iman Teguh S. SAAT ini, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kasus Ahmad Fathanah, ancaman penjahat negara bernama ‘makelar’ mulai terkuak. Fenomena ini semakin menegaskan bahwa makelar sudah bermain di semua aspek untuk menghacurkan Republik ini. Bukan hanya di ranah hukum, politik ataupun ekonomi, makelar sudah menjalar ke sebuah isu sensasional, yaitu makelar seksual sebagai satu paket untuk para pejabat. Satu per satu isu gratifikasi seksual bagai bola api yang menggelinding lepas ke hadapan publik dalam satu tahun terakhir. Isu yang sebelumnya sengaja diendapkan dan disembunyikan sedemikian rapat oleh patgulipat pejabat pelan-pelan mulai mencuat. Publik mulai mengetahui bahwa persoalan kekuasaan (power), politik dan seks mempunyai kedekatan erat yang nyaris menjadi satu paket. Awalnya, istilah makelar (broker) politik belum begitu populer di ranah politik di Indonesia meskipun secara praktik penyakit ini sudah sangat biasa dipraktikkan sejak Orde Baru. Istilah broker politik mencuat setelah Orde Baru tumbang. Dalam ranah politik dan kekuasaan, istilah makelar semakin gelap dan patgulipat. Tidak mudah mengidentifikasi wujud makelar. Tapi yang pasti, setiap transaksi proyek besar para makelar akan bermanuver sedemikian hebat dengan melakukan segala dan transaksi-transaksi busuk. Ketika mereka masuk ke ranah kekuasaan elite, khususnya penegakan hukum, wibawa dan kekuatan negara akan hancur dan dilapukkan pelan-pelan. Para makelar akan melakukan segala cara untuk memuluskan skenario, seperti tindak korupsi, gratifikasi seksual. Dalam konteks elite, makelar berevolusi dengan segala jenis sebutan. Mereka bisa menjadi mafioso di tingkat peradilan ataupun preman di ranah ekskusi. Secara umum makelar dapat diidentifikasikan dalam dua aras besar. Pertama, makelar berkerah putih, yaitu para broker di jabatan-jabatan elite-penting pemerintahan. Kedua, makelar jalanan, yaitu para ekskutor yang biasa bermanuver dan berkamuflase dengan semua jenis jaringan kejahatan, seperti mafia dan preman. (*)

SETIAP menjelang pemilu, dapat diprediksi jika disepanjang jalan raya akan terpampang gambar calon-calon legislatif (caleg). Para caleg berlomba memperkenalkan diri kepada masyarakat untuk menggapai kursi di pemerintahan. Tak jarang para caleg menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan banyak simpatisan, tak terkecuali dengan mengusung visi misi yang mengatas namakan kepentingan masyarakat. Untuk memenuhi ambisinya, para calon legislatif akan mencari donatur dari golongan pengusaha, hal ini dimaksudkan untuk menambah dana berkampanye. Dengan sadar, para caleg menerima uang dari para pengusaha yang sebenarnya meminta pamrih besar. Biasanya, apabila caleg yang dibei sokongan dana jadi, para pengusaha akan meminta kepada sang legislatif untuk meluluskan proyek mereka. Setelah masalah administrasi selesai, maka disetiap kesempatan, para calon legislatif akan berkoar-koar mengumandangkan janji-janjinya. Dengan mulut berbusa-busa penuh dosa, para caleg akan meneriakkan progam kerja yang diusungnya, dengan mengumbar janji-janji yang seolah ingin membesarkan hati rakyat. Namun, saat pemilu selesai dan mereka telah dilantik sebagai anggota legislatif, janjijanji yang dulu mereka kumandangkaan keseantero negeri seakan hilang tertelan bumi. Setiap harinya sikap apatis

yang dimiliki oleh mereka pasti akan terus berttambah, bertambah dan bertambah., Yang mereka akan pikirkan adalah bagaimana caranya untuk mengembalikan modal pencalonan dan kampanye yang dulu digunakan dalam pemilu. Hal inilah yang akan mendorong seorang anggota legislatif untuk melakukan korupsi ataupun menerima suap. Lewat korupsi dan praktik suaplah mereka akan dengan cepat mampu mengembalikan uang (modal) mereka, bahkan untuk menimbun keuntungan yang sebesar-besarnya. Hal lain yang menyebabkan mereka gemar korupsi adalah tidak adanya ketegasan hukum. Kekolotan hukum di Negeri ini seakan mengompori mereka untuk melakukan korupsi yang sebanyak-banyaknya. Tak hanya itu, bahkan lembaga peradilan yang dulu menjadi musuh bebuyutan mereka, kini pemimpinnya justru menjadi teman seperjuangan mereka. Begitu bobroknya moral pemerintahan Negeri ini, seakan ditertawakan oleh rayap. Rayap saja yang notabene adalah hewan pengerat, dengan seekor pemimpin saja mampu bergotong royong, saling bahu membahu menggerogoti sebuah almari yang besar. RAKYAT ATAU RAYAP Penderitaan rakyat yang sedemikian rupa, dapat dikiaskan dengan seekor hewan pengerat, rayap. Rayap yang terkumpul dalam sebuah populasi akan membangun rumah sekaligus sarangnya dari timbunan tanah.

Dengan semagat kegotongroyongan, rayap sedikit demi sedikit akan membangun rumah (sarang) menjulang tinggi seperti gunung. Namun, setelah rumah yang dibangun siap untuk digunakan bertelur, rumah tersebut ternyata diambil oleh peternak untuk diberikan kepada ayam atau lele sebagai makanan sumber protein. Dengan sadar peternak mengekplorisasi sarang yang ditetasi anak rayap, hal ini tentunya dapat menyebabkan kepunahan bagi rayap. Apa yang dialami oleh rayap bisa juga akan dialami oleh manusia, khususnya rakyat Indonesia. Setiap hari rakyat Indonesia bekerja membanting tulang untuk mencari nafkah bagi keluarganya, petani bekerja di sawah, pedagang menjajakan dagangannya di pasar dan di sepanjang jalan, serta para penyedia jasa bekerja mati-matian untuk memuaskan pelanggannya. Akan tetapi apa, semua yang telah dikerjakan oleh rakyat Indonesia seakan tidak berarti apa-apa dimata pemimpin negeri ini, pemimpin dinegeri ini justru merampas apa yang telah dikerjakan oleh rakyat kecil untuk memenuhi nafsunya. Lagilagi pemimpin kita korusi, korupsi dan korupsi. Pemimpin negeri ini yang seharusnya menjadi suri tauladan bagi rakyatnya, seharusnya mampu memposisikan dirinya sebagai pemimpiin yang memiliki idealis tinggi, bukan pemimpin yang abal-abalan. Bayangkan saja, negara yang didirikan

dengan asa demokratis seharusnya memposisikan rakyat sebagai raja, bukannya rayap. Rayap mungkin akan pasrah jika sarangnya terus-menerus dieksplor oleh peternak, akan tetapi tidak untuk rakyat Indonesia. Coba kita tengok, rakyat Indonesia yang tiap tahunnya selalu membayar pajak tanah dan bumi bangunan, terkadang harus menyisihkan uang yang didapatkan dari peluh keringat yang terus bercucuran. Uang yang rakyat setorkan sebagai bentuk pajak justru dibelokkan masuk kekantong oknum tak bertanggung jawab. Sungguh miris negeri ini, tanpa malu para tikus bertopeng pemerintah “menyeper duwet rakyat”. Mereka gunakan uang rakyat sebagai pemenuhan kebutuhan biologis mereka yang tanpa batas. Menilik pada fakta diatas, kesejahteraan masyarakat dalam kesengsaraanpun semakin hari kian bertambah parah, jika dulunya mereka masih bisa makan sehari tiga kali, kini mereka hanya bisa makan sehari sekali, itupun dengan lauk yang pas-pasan atau bahkan tanpa lauk dan dengan nasi yang sudah basi. Berkurangnya jatah makan rakyat inilah yang menjadi tanda tanya besar untuk kedepannya. Negara yang katanya adalah lumbung padi dunia, harus menelan pil pahit bahwa rakyatnya tak bisa memakan sesuap nasi. Berdasarkan fakta-fakta yang terkumpul diatas, telah menunjukkan kepada kita semua bahwa rakyat indonesia lebih hina

dibandingkan dengan rayap. Bagaimana tidak?. Rayap saja yang hanya memiliki seekor pemimpin mampu mensejahterakan rakyatnya, tapi bagaimana dengan negeri ini?. Negeri ini memang hanya memiliki seorang pemimpin, tapi pemimpin kita memiliki banyak sekali bawahan-bawahan. Dengan banyaknya pemimpin yang terbagi kedalam beberapa aspek, seharusnya mampu mengangkat moral bangsa ini untuk mendongakkan kepala keatas, bukan selalu menganggukkan kepalanya karena lapar daan malu pada bangsa lain. Untuk itu, jika kita tidak mau disamakan atau bahkan direndahkan oleh rayap, maka sebagai makhluk yang terlahir dengan akal fikiran yang sempurna, mari kita bentuk koalisi kedinastian yang selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan persatuan. Kita rajut kembali jaringjaring kepemimpinan dengan sulaman pemimpin yang limit mendekati idealis. Dengan dipimpin oleh seorang pemimpin yang berdedikasi limit mendekati idealis, diharapkan nantinya negeri ini kan terus beranjak dari jurang kemelaratan dan kesengsaraan. Amien. Wallahu A’lamu bi Al shawab.(*) Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Walisongo Semarang, Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Dakwah IAIN Wali Songo Semarang

Speedy Desa Lawatan Lemot ASSLMUALIKUM kang Jhon melu takon bisane SPEEDY ng daerah aq, Lawatan dong esuk seringe ora jalan sih, padahal sangat dbutuhkan koneksi internete, matur nuwun kang jhon 085742006589

Kasus Hambalang KPK Harus Jeli KPK hrs jeli melihat kasus mega korupsi hambalang pada perubahan akta notaris,kongkalikong PT penampung fee hambalang dgn pembuat akta notaris,sebab disitu berkumpulnya perampok2 uang rakyat 085329520093

Guru Honor Minta Sertifikasi BAPAK bupati Tegal, Brebes dan bapak Wali Kota Tegal Mohon kami Guru Honorer Kategori 2 bisa masuk dalam kuota sertifikasi tahun 2014. Terima kasih buat tementemen guru honorer kategori 2 tolong dukung sms saya. 089696738182

Kelebihan 14 Persen Kemana? OM RATEG , q mengucapkan trima kasih atas di muatnya “ Wak Ora Salah Ngitung? “ , tp sy jg mohon d muat lg y Om Rateg , Wak KPU daning gurung njelasna tentang hasil penghitungan PILWALKOT Tegal ya , kelebihan 14 persen itu dari mana ?? paslon no 1 - 39,sekian persen , no 3-45,sekian persen . total 84,sekOm Rateg , q mengucapkan trima kasih atas di muatnya “ Wak Ora Salah Ngitung? “ , tp sy jg mohon d muat lg y Om Rateg , Wak KPU daning gurung njelasna tentang hasil penghitungan PILWALKOT Tegal ya , kelebihan 14 persen itu dari mana ?? paslon no 1 39,sekian persen , no 3-45,sekian persen . total 84, 085786457672

Bingung Tugas Dokter Apa? PAN ngeresula kiyeh..Enyong bingung,, jane tugase dr apa c yah? Gara gara uwong siji sing genahan salah atas dasar pengadilan tapi dibelani atas dasar solidaritas lawani nelantarna ribuan uwong sing cengap cengap.. Kelalen karo sumpahe apayah,, solidaritas apa mangsane kuweh... ???? 081903202823

Nuansa Baru Pemilihan Ketua RW JIKA ingin berita unik menarik. Ada momen yg sangat langka malam ini pemilihan ketua RW .nuansa demokrasi masyarakat desa yg baru ada. Para Calon berangkat dari

rumah menuju TPS diiringi rebana saat ini baru mulai calon duduk berjajar. Semua warga antri satu persatu ke bilik yg tersedia. Di ds Kendalserut kec. Pangkah 087749837758

Ditilang Hanya Belum Pajak PAK KASAT lantas polres tegal kota khususe polres pemalang yg terhormat menyikapi operasi zebra candi saya mendukung.tp mohon penjelasanya tentang pasal 288 ayat 1 UU no 22/2009 ,beberapa wkt lalu saya ditilang padahal perlengkapan komplit hnya belum pajak.saya blm pajak telat beberapa hari tp ditilang kl tiap razia ditilang brti kami pengendara dirugikan?krn mesti sanksi di pengadilan juga ,ada razia lg kena lg tp sy blm punya duit buat pajak .mohon kebijakanya...sosialisasikan kemasyarkat supaya tau

,supaya masyarakat lebih taat pajak dan tertib berlalulintas. thanks.mohon tanggapanya pak.. 085742494500

Kepala Dibuat Pusing JUDULE neng sirah gwe mumet,sebabe operator dapodik dgawe mumet.tolong sing neng ndwur aja gawe tambah mumet.ning bisa operator dwein jamu go tamba mumet.aja klalen kwe...mtur suwun.rateg ngresula. 085742388804

KPU Harus Umumkan Hasil OM RATEG Sy setuju dg No 082138535671 , seharusnya KPU kota tegal menjelaskan ke masyarakat tentang hasil

porolehan pilwalkot tentang persen yg KPU bilang dr ke 4 paslon yg kata kpu ke dua paslon sudah mencapai 30 persen , itu dr mana yaa . no paslon 1 dan 3 aja sudah 84 persen , mohon ngresula no di atas d tanggapi jg d media biar saya dan masyarakat lain langsung paham. trima kasih. moga RADAR + Okee 085786457672

Rambu Larangan Nutupi Jalan OM RADAR melu ngesula kyeh, kanggo dinas terkait pemkot tegal dongen priben sih masang rambu larangan nang sebelah wetan ex bioskop dewa nutupi aran dalan 081542239196

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan Anda ke rubrik Ngresula ini via SMS ke 085225272499, email rateg2000@yahoo.com atau melalui surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan atau bisa juga menggunakan Bahasa Tegal. Dapatkan Kaos Ngresula, yang berisi SMS Ngresula pilihan (hanya Rp 60.000/pcs).

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Dirut: Yanto S. Utomo, Direktur: Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, Moch. Arifin, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror, Agus Wibowo, Adi Mulyadi. Brebes: Hervianto, Ismail Fuad. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Yeri Novelli, M. Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Ghoni, M. Fatkhurrohman. Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Agus Pratikno, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Novian Setyo W. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Sunarjo (Manager), Umaman Sahareka, Muslih, Zaenal Muttaqin, Wahyu, Rokhim. Keuangan: Yela Ramadiah (Manager), Dwi Titi Lestari, Lita Rahmiati, Astri Prayudita, Syafriani Maulidah, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), fax (0283) 340004. Semarang: M. Yusuf Abadi. Jakarta: Ferdinansyah, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal. Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/ Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom. surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%. NPWP: No: 01.994.052.7-511.000. imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal


NASIONAL

RABU 4 DESEMBER 2013

3

RADAR TEGAL

ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

DEMO WTO - Pengunjukrasa dari Korea membawa spanduk menentang Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam sebuah aksi di, Denpasar, Bali, Selasa (3/12). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Roberto Azevedo (kiri) didampingi Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan (kanan) sebelum pembukaan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 WTO di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Badung, Bali, Selasa (3/12).

Konferensi WTO Panen Demo Desak Pembubaran di Bali DENPASAR - Ribuan massa dari Gerak Lawan dan Social Movement for an Alternatif Asia menggelar demonstrasi menolak Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organization (WTO) di Nusa Dua Selasa kemarin (3/12). Pendemo berasal dari sekitar 30 negara, termasuk dari dalam negeri dan Bali sendiri. Mereka mendesak agar WTO dibubarkan alias diakhiri di Bali. Tak hanya itu, di tepat terpisah kalangan mahasiswa juga turun ke jalan. Demonstrasi itu berlangsung di seputaran Lapangan Puputan Renon, Denpasar. Dimulai dari parkir timur Lapangan Puputan

Renon lalu longmarch ke depan Bajra Sandi. Mereka juga membentangkan spanduk dan berorasi. Poster yang dibentang itu antara lain berbunyi “WTO kills farmers; WTO membunuh nelayan; WTO Out of Agriculture; Stop the WTO Right Now; End WTO dan Paket Bali adalah racun,” demikian di antara bunyi spanduk yang dibawa pendemo. Puas berorasi, mereka kembali berjalan menuju kantor DPRD Bali. Lalu ke kantor gubernur Bali. Mestinya, mereka juga akan ke kantor konsulat Amerika di Jalan Hayam Wuruk dan melanjutkan long march menuju Nusa Dua, tempat berlangsungnya KTM WTO yang sedianya dibuka Pesiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa kemarin juga. Namun, begitu massa mau menuju kantor konsulat Ame-

rika, polisi yang dilengkapi water cannon langsung menghadang. Tak pelak, massa pun mengakhiri demo ke parkir timur. Di sana, mereka menggelar orasi, menyanyi dan memainkan musik. “Kami kecewa. Polisi terlalu berlebihan. Pemerintah antidemokrasi,” tandas Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Petani Indonesia Henry Saragih, di sela aksi kemarin. Menurut Henry, di mana pun digelarnya sidang WTO, pemerintah setempat tidak menghalangi ruang berekspresi sebagai hak masyarakat. Baik ketika gelaran WTO di Hongkong, Swiss, maupun yang pertama kalinya digelar sidang WTO di Seattle, Amerika Serikat. Para pendemo diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dekat dengan tempat pertemuan tersebut. “Kalau pemerintah Indonesia

tidak siap menerima protes rakyat dunia, jangan menjadi tuan rumah KTM WTO yang bermasalah ini,” kata pria yang juga menjadi pemimpin La Via Campesina, organisasi petani sedunia, ini. Katanya, WTO adalah skema perusahaan besar di negara-negara maju untuk menguasai sumber daya alam dan manusia negara berkembang dan miskin. Akibatnya menyengsarakan petani, nelayan, dan menyuburkan kapitalisme sekaligus menyengsarakan buruh. “Paket Bali adalah kesepakatan yang buruk bagi negara berkembang. Kita dipaksa untuk menerima perjanjian yang mengikat di fasilitas perdagangan WTO. Sementara subsidi tak diizinkan untuk petani kecil dan rakyat yang lapar,” tuturnya. Demonstrasi ini juga me-

Guru Belum Paham Sistem Penilaian Kemendikbud Siap Menerbitkan Contoh Rapor Kurikulum 2013 KUPANG - Hasil pelatihan kurikulum 2013 yang dijalankan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum berjalan efektif. Hasil sensus yang mereka kumpulkan ternyata, banyak guru yang belum paham sistem baru penilaian siswa. Kemendikbud patut waspada, karena saat ini masanya ujian semesteran. Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kupang, Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan sensus untuk membaca proses

pelatihan yang mereka kerjakan sudah selesai. “Sensus ini bersifat nasional. Kita tanyai mulai dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas,” katanya kemarin. Hasil dari sensus tersebut, Nuh membenarkan bahwa ada sejumlah temuan menarik. Diantaranya adalah, banyak guru yang belum paham tentang sistem penilaian siswa. Sistem penilaian ini diantaranya yang dihasilkan dari ujian semesteran. Nuh mengatakan kondisi itu wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan. “Namanya saja menggunakan kurikulum baru, sistem penilaian baru, wajar ada guru yang belum bisa,” katanya. Mantan Menkominfo itu menuturkan, persoalan ini sudah dipetakan jalan penyelesaian-

nya. Yakni dengan melakukan pendampingan lebih lanjut khusus materi penilaian siswa. Urusan penilaian siswa ini juga merembet pada keberadaan rapor untut merekap nilai siswa. Sejumlah guru di provinsi NTT yang mengajar di sekolah sasaran implementasi kurikulum mengatakan, sampai saat ini Kemendikbud belum mengeluarkan format rapor baru. Nuh menuturkan, jika memang dibutuhkan Kemendikbud akan segera menerbitkan format rapor baru. Dengan demikian para sekolah bisa menggandakannya sendiri. Menteri asal Surabaya itu mengatakan, sejatinya urusan membuat rapor ini juga sudah diajarkan dalam pelatihan kurikulum 2013. Dia

mencontohkan, sekolah-sekolah di Provinsi Bali ada yang sudah bisa membuat format rapor baru. Dalam rapor baru ini, tidak hanya memuat penilaian siswa secara numerik (6, 7, 8 dan seterusnya). Tetapi juga ada penilaian yang berwujud narasi atau paparan guru. Penilaian dalam wujud narasi itu untuk mengukur sikap para siswa. “Penilaian numerik tetap ada untuk urusan pengetahuan akademik,” tandasnya. Hasil sensus pelatihan kurikulum lainnya adalah, para guru yakin materi kurikulum baru sesuai dengan kebutuhan keilmuan terkini. Selain itu, kurikulum 2013 juga diyakini para guru bisa merubah sikap siswa menjadi lebih baik. (wan)

Gunung Sinabung Masih Mengamuk Warga Diminta Bersabar di Pengungsian JAKARTA - Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo masih belum bisa diprediksi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat di sekitar gunung untuk tetap mengungsi sampai gunung tersebut dinyatakan kembali tenang. Minimal, diturunkan statusnya dari Awas menjadi Siaga. Dalam konferensi persnya ke-

marin, Kepala PVMBG Hendrasto menyatakan potensi letusan Sinabung masih tetap ada. “Gempa vulkaniknya masih terekam dengan intensitas dua hari belakangan ini meningkat,” terangnya. Hendrasto tidak menampik beberapa hari belakangan mulai muncul pertanyaan dari para pengungsi terkait kapan mereka bisa kembali ke rumah. Ratarata, mereka sudah bosan tinggal di pengungsian. Jumlah pengungsi Sinabung saat ini mencapai 17.281 jiwa. Sebagian sudah mengungsi sejak 3 Novem-

ber, saat Status Sinabung dinyatakan Siaga. Menanggapi pertanyaan warga tersebut, Hendrasto mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, bagaimanapun juga aktivitas vulkanik gunung memang tidak bisa diprediksi. Kalaupun bisa, waktunya sudah sangat mepet. Hingga saat ini, aktivitas tinggi gunung tersebut membuat PVMBG tidak mengubah statusnya sehingga tetap Awas. “Ancaman sampai (radius) lima kilometer itu masih ada,” lanjutnya.

Untuk warga yang tinggal di sepanjang sungai yang berhulu ke Sinabung juga wajib waspada meski di luar radius lima kilometer. Ancaman lahar dingin masih membayangi karena erupsi terjadi pada awal musim hujan. Karena itu, para pengungsi diminta untuk tetap bersabar di pengungsian demi keselamatan mereka. Pihaknya akan selalu memberikan perkembangan terbaru gunung tersebut kepada pemda setempat beserta rekomendasinya. Begitu aktivitas menurun, akan segera dilaporkan. (byu)

Solaria Resmi Terima Sertifikat Halal MUI JAKARTA - Setelah sempat sebelumnya ramai diberitakan masih belum mengantongi sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), kemarin secara resmi restoran Solaria menerima sertifikat tersebut. Dengan diterimanya sertifikat halal itu, maka Solaria mengumumkan bahwa seluruh 200 outlet mereka di Indonesia halal. Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali yang terlihat datang dalam acara syukuran di Solaria, Fx Sudirman, Jakarta, kemarin mengatakan halal dan baik bukan hanya milik umat islam saja, melainkan untuk seluruh konsumen di Indonesia. “Sama dengan sistem ekonomi syariah, halal dalam makanan

juga untuk semua orang, baik muslim dan non muslim. Dalam islam itu memang harus halal dan baik. Sadar halal sebetulnya sadar kesehatan,” tutur Menag. Masih dalam kesempatan yang sama, pria yang akrab disapa SDA itu juga menghimbau agar suplier dari Solaria juga memilliki sertifikat halal. Sebab menurut dia, halal tidak bisa hanya dari pihak restoran saja namun juga dari pemasok bahan juga. Misal dalam islam, ada aturan cara yang halal pada saat pemotongan hewan agar hewan tersebut halal dikonsumsi. Bukan hanya cara memasak dan menyajikan saja yang harus halal. “Tapi sekali lagi, saya harap bukan hanya restoran Solaria

saja yang halal. Tapi suplier Solaria juga harus bersertifikat halal,” kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. Sementara itu, serah terima sertifikat halal ini dilakukan oleh pihak MUI dan perwakilan Solaria di kantor MUI, di Jakarta. Dalam web resmi MUI, dijelaskan bahwa penyerahan sertifikat halal tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua MUI, Dr. KH. Ma”ruf Amin pada perwakilan Solaria. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan penghargaan kepada manajemen Solaria yang merespon keresahan masyarakat dengan segera mengajukan sertifikasi halal. Langkah tersebut juga dinilainya sebagai langkah yang baik dan sejalan

dengan himbauan MUI akan sertifikasi halal setiap restoran di Indonesia. “Langkah ini sejalan dengan imbauan MUI agar restoran yang ada di Indonesia memastikan bahwa produk yang disajikan telah bersertifikat halal”, ujar dia. Pihak Solaria sendiri yang diwakili oleh Dedy Nugrahadi, Operation Manager Solaria menyatakan dengan diterimanya Sertifikat Halal dari MUI ini, pihaknya memastikan bahwa seluruh menu makanan dan minuman yang disajikan oleh Solaria terjamin halal. “Karena semua bahan baku masakan yang kami gunakan pun sudah bersertifikat halal dari MUI,” ujar Dedy. (mia)

ngangkat isu lokal. Industri pariwisata di Bali sudah layaknya industri pertambangan yang hanya memiliki kepentingan untuk mengakumulasi modal. Salah satunya adalah rencana reklamasi 838 hektare Teluk Benoa. Untuk memuluskan rencana menguruk laut itu, dimasukkan dalam MP3EI, dibuatkan regulasi dari atas sampai daerah. Akibatnya, kerusakan lingkungan semakin masif, memangkas penghidupan masyarakat pesisir, serta merusak tatanan sosial. Sementara itu, di depan kampus Unud juga digelar aksi serupa yang dilakukan puluhan mahasiswa dari Pukul 13.00. Mereka mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bali (AMB) yang terdiri dari LMND, HMI, PMKRI, GMNI, BEM Unud, dan BEM Fisip Unud. Mereka mengibaratkan perdagangan bebas layaknya

pertarungan antara petinju Chris John dan Mike Tyson. Kata demontran, jelas saja Chris John yang beda kelas akan keok dari si leher beton yang berada di kelas berat. Itu sama halnya ketika perdagangan bebas yang dijalankan Indonesia dengan Amerika Serikat, pasti tidak akan ada keseimbangan. justru sebaliknya. “WTO telah mempersubur neoliberalisme di Indonesia,” tuding Ketua LMND Bali, Made Wipra di sela aksi kemarin. Dia pun menyebutkan, WTO akan memperkuat dominasi negara maju dengan produk perdagangan ke negara-negara berkembang dan miskin. Bentuk adalah penghapusan bea impor. WTO tidak pernah menjadi organisasi yang bersifat adil, karena dibentuk atas dasar perdagangan bebas, pertumbuhan

tanpa batas, dan eksplitasi manusia dan alam. “WTO seolaholah menjadi polisi yang membatasi kedaulatan negara dalam mengatur kebijakan nasional anggotanya,” terang dia. Atas kondisi ini, mereka pun menuntut agar Indonesia keluar dari WTO. Selanjutnya membangun sistem perdagangan alternatif dengan prinsip keadilan dan gotong royong dengan kesetaraan dan solidaritas antar bangsa. Katanya, Indonesia harus kembali kepada filosofi bangsa yaitu Pancasila dan UUD 45. Khususnya lagi adalah Indonesia yang berdaulat harus menegakkan Pasal 44 UUD 1945. “Pasal 33 UUD 1945 itu harga mati sebagai negara yang berdaulat atas bumi, air, udaranya,” pungkas mahasiswa Unud ini. (yor/pit)

KY Loloskan 8 CHA JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) menyatakan telah meloloskan 8 Calon Hakim Agung (CHA) dari 24 CHA dalam tes kesehatan dan psikologi yang diadakan KY beberapa waktu lalu. Dari 8 CHA tersebut, hanya 2 orang yang akan diterima oleh Mahkamah Agung (MA). Komisioner KY Bidang Rekruitmen Hakim Taufiqurrahman Syahuri mengatakan bahwa dari 24 CHA yang mengikuti tes kesehatan, hanya 14 orang yang berhasil lolos ke tahap berikutnya. Setelah itu dari 14 calon tersebut, hampir separuhnya akhirnya dinyatakan gugur saat mengikuti tes rekam jejak dan tes psikologi. “Jadi sekarang tersisa hanya 8 orang yang masuk ke tahap wawancara,” kata Taufiq saat dihubungi Jawa Pos kemarin (3/12). Kedelapan CHA tersebut adalah dari Kamar Perdata yaitu Wakil Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Palangkaraya, Irama Chandra Ilja; hakim tinggi PT Yogyakarta, Sri Muryanto; hakim tinggi PT Makassar, Suhardjono; dan Kasubdit Binpuankum Ditkumat TNI AD, Tiarsen Buaton. Sedangkan dari Kamar Pidana yaitu, Dosen Universitas

Jayabaya, Ahmad Muliadi; Kepala PT Semarang, Cicut Sutiarso; Wakil Kepala PT Palu, Maria Anna Samiyati; dan Inspektur Wilayah II/ Hakim Tinggi Pengawas, Sunarto. Sementara untuk CHA Kamar Tata Usaha Negara (TUN) tidak dapat disediakan KY karena tidak terdapat kandidat yang lolos sesuai spesifikasi yang ditentukan. Menurut jadwal, Taufiq mengatakan bahwa 8 CHA akan mengikuti tes wawancara di Gedung KY pada 11 November 2013. Tes tersebut, lanjutnya, akan menyisakan 6 orang yang akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjalani seleksi kelayakan hakim agung di sana. Taufiq menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) tentang Perekrutan Hakim Agung yang mengatur kewajiban KY untuk mengajukan CHA ke DPR dengan aturan 1:3. Dari 6 CHA tersebut, hanya 2 orang yang dipilih DPR untuk dikirim ke MA sebagai hakim agung. Padahal berdasarkan permintaan dari pihak MA, MA sedikitnya membutuhkan 6

hakim baru untuk menggantikan posisi hakim agung yang pensiun dan meninggal dunia. “Dengan aturan 1:3 tersebut maka KY akan mengajukan 6 CHA ke DPR,” terang dia. Lebih lanjut, Taufiq menjelaskan bahwa aturan 1:3 dalam sistem perekrutan hakim agung sangat tidak realistis. Pasalnya, KY memandang bahwa seharusnya permintaan kebutuhan hakim oleh MA harus segera dipenuhi dalam sekali perekrutan saja. “Dengan aturan seperti ini jadinya kalau tidak terpenuhi, KY harus adakan perekrutan lagi,” pungkas Taufiq. Tentang hal ini, dia mengatakan bahwa beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah mengajukan permohonan uji materi (judicial review) terhadap aturan tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam uji materi tersebut, pemohon mengajukan aturan 1:3 dalam sistem perekrutan hakim agung diubah menjadi 1:1. “Semoga dikabulkan MK. Dengan aturan 1:1 maka KY dapat menyediakan jumlah CHA sesuai dengan jumlah yang diminta MA,” ujar dia. (dod)


INTERMEZO

4

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331 - d’POSO resto

(0283) 342330 (0283) 6144277

- Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 - Sabtu malam Minggu, jam: 20.00 - 23.00 WIB Live Music

Pevita Pearce

Minta Farhat Sadar Umur AKTRIS cantik Pevita Pearce mengaku mendukung anak Ahmad Dhani, Al Ghazali yang terlibat perang urat syaraf dengan Farhat Abbas. Gadis yang sempat merayakan ultah ke-21 bersama Al itu meminta Farhat mengalah. “Udahlah yang tua mengalah sajalah sadar umur. Saya emang gak suka sama orang itu (Farhat),” kata Pevita kepada wartawan. Pevita mengaku tidak suka dengan Farhat karena sering membuat heboh dengan menganggu kehidupan keluarga orang lain. Farhat pun diminta untuk mencari pekerjaan yang lebih positif. “Bapak-bapak itu mendingan cari kerjaan yang lebih positif, jangan suka mengganggu hidup orang lain. Jangan merasa hidup keluarganya sempurna, saya tahu kok keluarganya seperti apa,” terangnya. Sayang saat ditanya apa nasehatnya kepada Al yang belakangan disebut-sebut sebagai pacarnya, Pevita enggan membukanya. “Udah, itu omongan aku di belakang aja tidak usah diumbar-umbar di sini (media),” kata Pevita. (abu/jpnn)

Ayah Meninggal, Janji Lamaran ANGKASA Jaya tak kuasa menahan sakit liver dan ginjal yang diderita sejak 15 tahun terakhir. Sempat dua kali koma, ayahnya Julia Perez (Jupe) ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Sukamto, Jakarta Timur, Senin (2/12) malam. Angkasa lantas dimakamkan di TPU Cijantung, Jakarta Timur. Ratusan pelayat terlihat memenuhi area pemakaman. Hadir pula sejawat dan rekan artis Jupe. Di waktu yang sama dengan tibanya mobil jenazah, Jupe yang didampingi oleh Gaston Castano memasuki area pemakaman. Jupe yang mengenakan pakaian serba hitam dengan kerudung hitamputih digandeng Gaston yang juga mengenakan kaos hitam. Wajah pelantun Belah Duren tersebut terlihat lesu. Matanya yang sesekali mengeluarkan air mata ditutupnya dengan kacamata berwarna cokelat dengan frame putih. Berbeda dengan Jupe yang menyaksikan prosesi penguburan ayahnya, sang Ibunda, Sri Wulansih memilih untuk tidak mendekat. Sri Wulansih memilih untuk mendoakan mantan suaminya tersebut dari jauh. Dia didampingi suami, Mahri. “Kita semua pasti akan kembali ke Tuhan, walaupun sebagai mantan, kita tetap saling mendoakan,” ujar Sri di sela-sela pemakaman. “Saya selalu melihat perkembangan dari Jupe, sekarang kita doakan almarhum moga-moga dibukakan pintu maaf, untuk Jupe agar bisa sabar,” ungkapnya. Sambil dipeluk erat Gaston, dengan terbata-bata, Jupe meminta maaf atas perilaku ayahandanya semasa hidup. “Kalau papa ada salah, Yuli minta maaf. Yang pastinya di sini saya tahu apa yang papa inginkan. Yuli tahu apa yang papa inginkan, papa ingin kami bersatu. Papa yang beratkan adalah adik-adik. Aldo, Rava, dan lainnya. Papa pesan sama Yuli untuk jaga adikadik semuanya,” kata Jupe. “Papa yang tenang di sana, semua sudah ikhlasin papa. Papa yang tenang pa. Saya doain semuanya berjalan lancar. Dia seorang papa yang hebat. Tidak ada satu detik pun dia melukai kami. Insya Allah kami ikhlas,” ungkapnya lagi. Gaston pun akhirnya menangis. Pesepakbola itu teringat pesan-pesan dari Angkasa sewaktu masih hidup. “Dia selalu bilang, ‘Tolong jaga anak saya, Lia, anak yang paling kuat dari ke-

Julia Perez Chua

Panjatkan Doa untuk Paul Walker SWASTI Sabdastantri atau Chua, bassis band Kotak sedang berduka. Rasa sedihnya bukan menyangkut dia atau kerabat melainkan dengan kabar meninggalnya Paul Walker. “Sedih juga mendengar Paul Walker meninggal dunia,” kata Chua. Meski terbilang sebagai penggemar baru, Chua mengaku senang memelototi peran Paul di Fast and Furious yang kerap diputar berulang kali di stasiun televisi tanah air itu. “Aku spontan langsung melakukan doa sejenak,” ucap wanita kelahiran Makassar, 3 April 1988 ini. Menurut Chua, saat

Siti Liza

Spesial untuk Raja SITI Liza mendapat kesempatan tampil dalam Pagelaran Agung Keraton Sedunia di Monumen Nasional (Monas), 5-8 Desember mendatang. Penyanyi berdarah Minangkabau itu akan melantunkan lima lagu di hadapan raja dan permaisuri sedunia, dua diantaranya Cindai dan Laila Canggung. ”Ini kesempatan yang luar biasa bisa mewakili penyanyi Indonesia untuk menghibur raja-raja dan permaisuri sedunia,” ujarnya. Sedikitnya 165 raja dan permaisuri akan melihat aksinya. ”Saya akan nyanyi di acara welcome dinner, dihadiri raja dan permaisuri dari 165 keraton sedunia,” katanya. Kegiatan pertukaran budaya itu, lanjut Liza, akan menyuguhkan beragam pertunjukan budaya dari masing-masing negara yang ikut serta. Dia akan mengenakan kebaya dipadu kain saat tampil. ”Aku sudah siapkan satu kebaya yang elegan,” ungkapnya. Ingin tampil sempurna, dia mendapuk Ivan Gunawan untuk merancang kebayanya. ”Ini untuk pagelaran besar, karena Siti akan nyanyi di hadapan raja-raja dunia. Kalau dipakai bajunya itu enak banget. Hasilnya juga bagus banget. Siti suka,” tuturnya saat mencoba kebaya rancangan Ivan. Ivan merancang kebaya agak terbuka, tetapi tetap mengedepankan kesopanan. Harapannya, para raja dan permaisuri terpesona dengan penampilan Siti. ”Siti kulit wajahnya bersih, saya ingin raja-raja terkesima,” ucap Ivan. (ash/jpnn)

luarga. Nggak pernah menyerah’. Dia bilang, hati kalian besar sekali. Dia orang yang cepat bisa memaafkan orang,” kata Gaston. Cobaan bertubi-tubi yang dialami sang kekasih membuat Gaston semakin yakin kepada Jupe. Terlebih, menjelang lamaran dan pernikahannya. “Pasti saya hmm, susah ya. Apalagi saya yang tadinya mau diundur tanggal, melihat papanya Julia. Sekarang sudah... (meninggal),” ujar Gaston. Rencananya hari ini akan digelar acara lamaran. Lantas jadi apa tidak atau ditunda lagi? “Kita sempat mau mundur karena kita pikir lebih mentingin kesehatan papa. Tapi setelah meeting dan beberapa pertimbangan akhirnya memutuskan untuk terus dilanjutkan. Papa juga maunya dilanjutkan dia nggak mau lagi acara ini diundur,” jawab Jupe. Gaston pun merasakan hal yang sama. Ia mengatakan bahwa proses lamaran harus tetap dilaksanakan. “Buat saya, saya hargai dia (Angkasa Jaya). Dia yang mendukung hubungan kita,” kata Gaston. Baju untuk sang ayah yang sudah telanjur dibuat akan tetap dibawa pada acara lamaran. “Dia (papa) pilih Om Siswandi (Paman Jupe) untuk menggantikan papa. Untuk yang menerima Gaston nantinya saat lamaran. Ini semua keinginan papa ,” ucap Jupe. (rez/ net/jpnn)

Zaskia Sungkar

Sudah Temui Tiga Dokter PASANGAN Zaskia Sungkar dan Irwansyah diam-diam menyimpan ambisi untuk memiliki bayi kembar. Wajar, sejak menikah 2 tahun lalu, keduanya belum dikaruniai momongan. Hingga kini, pasangan yang menikah 15 Januari 2011 itu masih terus berusaha mendapatkan keturunan. Doa keduanya pun tidak pernah putus. ”Maunya sih punya anak kembar. Mungkin, tahun depan kita mau benar-benar program. Kita akan cek (kesehatan reproduksi) dan serius (menjalankan program kehamilan),” tutur Irwansyah di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Zaskia yang berada di sampingnya, tersenyum mendengarnya. Perempuan kelahiran Jakarta, 22 Desember 1990 itu mengaku sudah melakukan beberapa cara agar cepat hamil. Misalnya, rutin berkonsultasi dengan dokter. Bukan satu, mereka mendatangi tiga dokter. ”Kami konsultasi sudah ke tiga dokter. Intinya, dokter bilang kita kecapekan, (karena) belum bisa mengurangi pekerjaan. Tunggu Allah memberi saja,” kata Kia, sapaan akrabnya.

Ya, Kia dan suaminya memang sama-sama sibuk. Membesarkan sebuah rumah produksi bersama Raffi Ahmad, belum lama ini mereka merilis produksi film pertamanya, Wanita Tetap Wanita. Beberapa program televisi pun mereka yang buat. Bukan hanya itu, belakangan Kia tengah sibuk mengembangkan bisnis clothing linenya. Makanya, setiap dokter yang disambanginya selalu menyarankannya dan sang suami untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Mereka harus pintar menjaga stamina kalau mau cepat memiliki anak. ”Makanya, banyak menolak beberapa tawaran pekerjaan agar segera memiliki momongan,” ungkapnya. Belum hadirnya buah hati diakui Kia tidak mengurangi keharmonisannya. (dny/jpnn)

mendengar berita kematian Paul, dia sedang kongko-kongko dengan temantemannya di sebuah tempat. “Terus aku tahu dari media sosial yang langsung rame. Seketika, aku jadi ikut sedih dan berasa kehilangan,“ kata dia. Chua mengenal sosok Paul Walker melalui Twitter dan Instagram. “Seru, karena aku dan Tantri (rekannya di Kotak) punya hobi rada mirip. Waktu permintaan follower sama-sama diterima oleh Paul, kami senang bukan main. Dia sosok bersahaja tak hanya cemerlang dalam karier, dalam kehidupan nyata juga memiliki jiwa yang suka berbagi,” tuturnya. “Kepergian Walker akan menjadi duka banyak orang. Tak hanya soal prestasi, tapi sisi humanis sosok ini.

Termasuk aku ikut bangga dengan Walker memiliki kepedulian menyelamatkan Mentawai. Pantaslah dia sangat welcome dengan Indonesia, karena punya kepedulian dan Mentawai merupakan tempat favoritnya berselancar,” tambah Chua panjang lebar. Cewek manis ini pun curhat betapa dirinya sumpek tinggal di Jakarta. Udara di ibukota itu, bahkan saat pagi hari sekalipun, diakuinya sudah sangat mengkhawatirkan. “Udara kalau pagi tuh sudah nggak segar,” tukasnya. Karena itu, Chua menyadari betapa pentingnya penghijauan. Dia dan kawan-kawannya mengimbau kerabat Kotak, supaya menanam pohon di lingkungan rumah masing-masing. (mer/jpnn)


5

RABU, 4 DESEMBER 2013

Jadi Ibu Teman Curhat Anak

Terapi Sel Punca Masih Perlu Pembuktian

Sekaligus

MENJADI seorang ibu tentu tidak harus selalu tegas di hadapan anakanak. Ada kalanya ibu bisa menjadi teman bagi buah hatinya. Seperti yang dilakukan oleh Veronika, dia mengaku menjalankan kodratnya sebagai ibu dan terkadang berperan sebagai teman. Menurutnya, seorang ibu harus bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya, tetapi panutan itu bukan berarti harus selalu sempurna. Saat berperan sebagai ibu, wanita kelahiran Cirebon 38 tahun silam mengaku berusaha semaksimal mungkin menjalankan tanggung jawab sebagai ibu dan istri. Saat anak-anak membutuhkan dia sebagai ibu, sebisa mungkin dia mengarahkan apa yang terbaik buat anaknya. Tetapi, saat anaknya membutuhkan teman bicara atau curhat, dia harus bisa menjadi seorang teman agar persoalan yang dihadapi anaknya bisa diceritakan kepada dirinya. Dengan cara itu, dia bisa mengetahui apa yang menjadi persoalan anaknya sehingga dapat memberi solusi terbaik. Peran ibu, jelasnya, tidak sekedar menjadi seorang pendamping suami tetapi bisa menjadi tempat bagi anggota keluarga untuk berbagi keluh kesah dan sebagainya. ”Ada kalanya saya menjadi ibu, tetapi ada saatnya saya men-

TERAPI sel punca belakangan menjadi pilihan terapi berbagai penyakit, selain juga dipraktikkan untuk perawatan kecantikan. Meski begitu, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan apakah terapi sel punca bisa menyembuhkan penyakit dan aman dipraktikkan. Pakar neurosains Irawan Satriotomo yang juga menjabat sebagai Direktur Indonesia Brain Research Center (IBRC) Surya University mengatakan, terapi sel punca merupakan salah satu potensi terapi untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, lanjutnya, masyarakat perlu berhati-hati karena terapi ini masih memerlukan pembuktian dari uji klinis tingkat tertinggi. Menurut Irawan, meski terapi sel punca bisa didapati di berbagai jurnal ilmiah, hal tersebut tidak cukup membuktikan terapi ini aman dan bisa menyembuhkan. “Terapi sel punca sudah ada di Indonesia. Masalahnya, belum ada semacam pemahaman apakah kita bisa menyembuhkan penyakit dengan sel punca. Kita harus

jadi teman bagi anak-anak,” jelasnya. Saat disinggung mengenai tanggung jawan sebagai seorang ibu. Dia mengaku jika peran ibu sangat vital karena harus menjadi teladan yang baik bagi anak-anak. Tetapi, ibu juga bisa menjadi teman saat anak-anak membutuhkan partner bicara. Perkrmbangan jaman yang berjalan dengan pesat, membuat anak-anak sekarang bisa mendapatkan beragam informasi dengan cepat. Di sinilah peran seorang ibu akan terlihat saat mengawasi anak-anak di dalam pergaulan sehari-hari. Saat anak-anak mengalami persoalan dalam keluarga, ibu harus berbicara sebagai teman sehingga mereka bisa terbuka dan persoalan yang dihadapi bisa segera dipecahkan. Kecenderungan anak-anak mengutarakan segala persoalan kepada ibu juga harus disikapi dengan baik. Di sini, seorang ibu harus bisa menjadi teman curhat anak dan menampung apa yang menjadi keluh kesahnya. Dengan demikian, anak menjadi terbuka dan mau menceritakan apa yang menjadi beban dalam pikirannya. Pola pikir anak tentu berbeda dengan orang dewasa sehingga apa yang ada dibenak mereka harus diikuti serta dipahami agar semuanya bisa berjalan sebagaimana mestinya. ”Adakalanya saya menjadi ibu dan tidak jarang pula berperan sebagai teman bagi anak-anak,” jelasnya. (gun)

Pola Latihan Sesuai Bagian Otot Bahu Veronika

Darah Mengental Juga Dipicu Kebiasaan “Ngorok” 15 Tahun Lagi, Akhir Ancaman HIV/AIDS? PBB memperkirakan, paling cepat 15 tahun lagi kasus AIDS di kawasan Asia Pasifik dapat berakhir. Namun utusan khusus PBB mengatakan saat ini peningkatan infeksi masih mengancam di sejumlah negara, termasuk Indonesia. “Banyak negara mengalami kemajuan. Hanya ada empat atau lima negara yang kami lihat masih terdapat peningkatan jumlah infeksinya,” ujar Utusan Khusus Sekjen PBB untuk AIDS Prasada Rao kepada Radio Australia menjelang peringatan hari AIDS sedunia yang ke-26, kemarin. Rao meyakini sekitar 10 sampai 15 tahun lagi infeksi AIDS menurun ke tingkat terendah hingga kemungkinan tinggal 15 persen dari jumlah saat ini. “Untuk saya hal itu merupakan akhir dari AIDS,” ujar Rao. Pernyatan itu juga yang diyakini oleh para pejabat di badan PBB UNAIDS. “Untuk pertama kalinya kami bisa melihat akhir dari epidemik yang mengejutkan di seluruh dunia,” kata Direktur Eksekutif UNAIDS Michel Sidibe dalam sebuah pernyataan. Angka infeksi terbaru HIV terus menurun menjadi seper-

tiga, dalam dua tahun terkahir. Namun, kata Rao, sejumlah negara seperti Indonesia, Vietnam, Pakistan, dan Banglades masih mencatatkan peningkatan angka infeksi HIV. Laporan Program Bersama PBB soal HIV AIDS menyatakan angka infeksi terbaru di Asia Tengah meningkat 13 persen sejak 2006. Penularan terjadi pada kelompok rentan karena hubungan seksual gay, pekerja seks dan pengguna narkoba. Salah satu pesan Hari AIDS seDunia pada 1 Desember adalah melawan stigma yang berhubungan dengan HIV/AIDS. Joeli Colati, warga Fiji yang terpapar HIV sejak 2007 menyatakan kalau pesan itu sangat penting. “Saat diberitahu kalau saya terinfeksi HIV, saya ketakutan dan tak mempercayainya,” kata Colati kepada program Pasific Beat Radio Australia. Sekarang setelah tujuh tahun dengan mengikuti terapi dia bisa fokus pada impian dan tujuannya. “Saya tidak lagi takut atas apa yang orang lain pikirkan,” kata dia. Fiji Network Plus, grup untuk orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mengatakan kalau pasien HIV kerap mendapat diskriminasi dari pelayan kesehatan. (hkc)

hati-hati. Perlu ada penelitian, human trial, bukan hanya pengujian pada tikus, atau binatang yang lebih tinggi, melainkan harus diteliti pada penderita. Kalau ada pembuktian yang baik, baru bisa dipublikasikan,” terangnya. Menurut Irawan, praktik terapi sel punca di Indonesia semestinya tidak terjadi karena terapi ini belum terbukti teruji pada manusia. Di Amerika Serikat, misalnya, negara dengan perkembangan riset yang cepat, terapi sel punca belum diterapkan. Penelitian masih terus berlangsung untuk mendapatkan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. “Amerika dalam 5-7 tahun mendatang sudah bisa menerapkan terapi sel punca. Saat ini mereka membuat sel punca yang bisa menghasilkan makanan sendiri,” ungkapnya. Riset mengenai terapi sel punca ini jugalah yang menjadi perhatian pusat riset milik Surya University. Irawan menerangkan, IBRC ingin membuktikan bahwa terapi sel punca bisa menyembuhkan. (hkc)

KEBIASAAN mendengkur umumnya merupakan gejala dari kondisi yang lebih parah seperti obstructive sleep apnea (OSA). Diketahui sebelumnya, OSA dapat memicu penurunan fungsi organ yang berujung pada berbagai penyakit. Bahkan keadaan darah yang mudah mengental juga dapat dipicu oleh OSA. Spesialis THT dari RS Premier Bintaro Ari Cahyono mengatakan, OSA memang dapat berdampak pada hematologi, salah satunya membuat darah lebih mudah mengental. Hal ini dikarenakan pasokan oksigen yang menurun saat napas berhenti di waktu tidur yang terjadi berulang kali. “Ketika tidur mendengkur, tubuh mengalami hipoksia atau gejala kekurangan oksigen dalam tubuh. Keadaan tersebut juga membuat pe-

ningkatan karbondioksida dalam darah,” ujarnya saat ditemui dalam diskusi bertajuk “Bahaya Mendengkur dan Penanganannya” pekan lalu di Jakarta. Peningkatan kadar karbondioksida, lanjutnya, akan membuat darah mengalami stres oksidatif. Inilah yang membuat darah lebih mudah mengental. Ari menjelaskan, darah yang mudah mengental akan berisiko menyumbat pembuluh darah. Jika terjadi di pembuluh darah jantung, kondisi tersebut dapat menyebabkan serangan jantung. Sedangkan apabila terjadi di pembuluh darah lainnya, maka akan menyebabkan gagal organ. “Hipoksia berulang juga secara khusus membuat jantung bekerja lebih berat se-

hingga lebih berisiko terjadi gangguan ritme detak jantung,” paparnya. Selain itu, keadaan karbondioksida yang tinggi dalam darah juga membuat pembuluh darah rentan rusak. Hal itu pun menjadi faktor risiko dari penyakit jantung. Pakar kesehatan tidur dari Sleep Clinic RS Premier Bintaro, Lanny S. Tanudjaja mengata k a n , s e m u a o r g a n membutuhkan oksigen untuk dapat bekerja dengan baik. Jika dalam waktu lama tidak mendapatkan oksigen yang memadai, kerja organ semakin berat. Dan jika terjadi secara berulang-ulang, fungsi organ pun mengalami penurunan. “Semua organ bisa mendapatkan dampaknya, dari mulai jantung, otak, ginjal, liver, dan organ-organ lainnya,” kata dia. (hkc)

OTOT bahu adalah salah satu bagian penting dalam seluruh latihan pada tubuh bagian atas. Pria punya banyak alasan untuk membentuk otot bahu mulai meningkatkan kepercayaan diri hingga menjaga keseimbangan tubuh. Sebaiknya, kenali otot bahu agar latihan lebih maksimal. Sebelum melatih otot bahu, ada baiknya kenali susunan otot bahu agar bisa memaksimalkan latihan otot bahu. Susunan dan fungsi tulang bahu terdiri dari tiga tulang yaitu klavikula (tulang selangka), skapula (tulang belikat), dan humerus (tulang lengan atas) serta otot-otot terkait seperti ligamen, dan tendon. Artikulasi dari tiga tulang tersebut membentuk sendi bahu, yang dikenal sebagai sendi utama pada bahu yaitu sendi glenohumeral. Dalam anatomi manusia sendi bahu terdapat diantara tulang humerus yang melekat pada tulang skapula. Sementara di dalam sendi bahu terdapat dua jenis tulang rawan yang disebut tulang rawan putih atau tulang rawan artikular dan labrum. Tulang rawan putih adalah sebuah permukaan halus berkilau yang menutupi ujung tiga tulang pada bahu yang berartikulasi membentuk sendi dan membantu agar tulang dapat bergerak satu sama lain. Tulang rawan ini sangat rentan terserang artritis. Sedangkan tulang rawan yang kedua pada sendi bahu yaitu labrum, berbeda dengan tulang rawan artikular. Labrum lebih berserat dan lebih kaku, bentuknya melingkar melingkupi bola dan soket sendi pada bahu, namun ditemukan pula di sendi bagian pinggul. Labrum berfungsi untuk meningkatkan kongruensi dan stabilitas sendi. Bahu harus cukup aktif untuk berbagai tindakan oleh lengan, namun juga harus tetap stabil untuk memungkinkan tindakan seperti mengangkat, mendorong, dan menarik. Kolaborasi antara aktif dan stabil sangat diperlukan untuk membantu ki-

nerja bahu Anda. Salah satu cara meningkatkan kinerja bahu Anda adalah dengan selalu rutin melatih dan membentuk otot bahu Anda dengan baik dan benar. Ada tiga bagian utama pada otot bahu yang bisa Anda latih yaitu Anterior Deltoid (bahu depan), Middle Deltoid (bahu tengah) dan Posterior Deltoid (bahu belakang). Selain itu terdapat juga Rotator Cuff (manset rotator) yang terdapat pada kelompok otot dan tendonnya yang berfungsi menstabilkan bahu. Dengan memberikan latihan yang intensif pada masing-masing bagian otot tersebut memungkinkan Anda untuk meningkatkan kinerja bahu Anda. Selain itu membentuk otot bahu juga diyakini oleh sebagian kaum pria sebagai ‘alat’ untuk menunjang penampilan serta dapat meningkatkan rasa percaya diri. Tidak sedikit pula para atlet binaraga mengidamkan otot bahu yang ideal sebagai ‘modal’ mengikuti kontes binaraga yang ada. Lantas, apa saja latihan yang tepat untuk masing-masing bagian otot bahu? Sebenarnya ada banyak jenis latihan untuk melatih otot bahu. Berikut beberapa jenis latihan sesuai dengan bagian otot bahu serta latihan yang dapat memengaruhi seluruh otot bahu dalam sekali gerakan sekaligus. 1. Anterior Deltoid (bahu depan) * Pilih dan pegang dumbbell yang beratnya sudah disesuaikan. * Berdiri tegak dan tangan di depan paha dengan telapak tangan menghadap paha (posisi awal). * Kemudian angkat dumbbell ke depan dengan siku tangan sedikit ditekuk hingga dumbbell sejajar dengan bahu (agar target otot lebih fokus pada bahu depan posisikan telapak tangan saling berhadapan). * Turunkan perlahan ke posisi awal. (hkc)


JAWA TENGAH

6

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

LINGKUNGAN Normalisasi Sungai Juwana Tersendat PATI - Normalisasi Sungai Juwana tahap keempat hingga kini masih tersendat. Padahal, waktu pelaksanaan telah memasuki musim penghujan. Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) Sunhadi mengaku, proses normalisasi saat ini belum mencapai satu kilometer. Padahal, informasi yang ia terima, dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar, proyek tersebut mampu mengeruk sungai sepanjang 1,5 kilometer. ”Kami memantau proses normalisasi sungai secara langsung. Bahkan, kami menyusuri langsung sungai, dengan menerjunkan sejumlah tim,” paparnya. Berdasarkan hasil pemantauan timnya di lapangan, pihaknya menjumpai beberapa sebab yang menjadi penghambat normalisasi. Di antaranya, banyaknya prahu ataupun kapal yang diparkir di tepian sungai. Para pemilik kapal enggan menyingkirkan perahu atau kapal, sehingga pengerukan sulit dilakukan. Selain itu, persoalan koordinasi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) belum dilakukan dengan baik. Dia mencontohkan, lokasi pelabuhan dan tempat pelelangan ikan (TPI) yang seharusnya juga terkena dampak normalisasi. Di mana luas dengan lebar sekitar tiga meter dan pajang sekitar 800 metera belum bisa dilakukan. Salah satu faktornya, lantaran pihak Balai Besar Wilayah Sungai Juwana (BBWS) belum mengirimkan surat pada instansi terkait. ”Harusnya jangan tebang pilih. Semua harus mendukung (normalisasi, Red) untuk mendapat hasil yang maksimal. Kalau dengan masyarakat kecil saja, sore disosialisasi, pagi langsung dikeruk. Tetapi dengan sesama instansi pemerintahan, kok malah sulit,” katanya. Belum lagi, lanjutnya, keberadaan bangunan-bangunan mewah yang masuk dalam lambiran sungai hingga kemarin masih berdiri gagah. Padahal, bangunan rumah milik warga yang masuk labirin sungai harus direlakan tanpa ganti rugi. ”Kesuksesan normalisasi menjadi harapan bagi masyarakat dan pemerintah. Untuk itu, pelaksanaannya diharapkan bisa dilakukan dengan baik dan maksimal. Jangan setengah-setengah,” tegasnya. (sya/zen)

LALU LINTAS

SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS

TEKAN KECELAKAAN - Kanitlaka Lantas Polres Grobogan, Iptu Pudji Hari (kanan) bersama anggota memasang ramburambu peringatan di jalur Purwodadi-Semarang kemarin.

Ratusan Rambu Peringatan Dipasang PURWODADI– Jajaran Satlantas Polres Grobogan memasang sekitar 600 rambu peringatan di sepanjang jalur utama Kabupaten Grobogan kemarin. Di antaranya di jalur Purwodadi-Semarang, Purwodadi-Solo, Purwodadi-Pati, Purwodadi-Kudus, PurwodadiBlora, dan Purwodadi-Randublatung. Rambu peringatan itu, sebagian besar berisi imbauan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati. ”Pemasangan rambu-rambu ini, bagian dari upaya kami menurunkan angka kecelakaan. Terutama akibat human error maupun faktor lainnya. Ratusan rambu-rambu itu kami pasang di sepanjang jalan utama Grobogan. Terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan,” kata Kapolres Grobogan AKBP Langgeng Purnomo melalui Kasat Lantas AKP Arianto Salkery kemarin. Dia menambahkan, diharapkan dengan adanya rambu peringatan ini, pengendara lebih berhati-hati. Di samping itu warga bisa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, yaitu dengan selalu tertib di jalan raya dan menaati peraturan rambu lalu lintas,” terangnya. AKP Salkery menghimbau kepada pengendara terus waspada terhadap kondisi jalan yang berlubang atau badan jalan yang bergelombang. Sebab, wilayah Grobogan memiliki konstur tanah labil. Kondisi lebih parah saat musim penghujan tiba. Data Polres Grobogan angka kecelakaan hingga pertengahan November tahun ini sebanyak 595 kasus. Terdiri dari korban meninggal 97 orang, luka berat delapan orang, dan luka ringan 698 orang. Sedangkan 2012 sebanyak 785 kasus dengan korban meninggal sebanyak127 orang. (mun/zen)

Jilbab Polwan Tunggu Aturan Seragam SEMARANG – Kapolri Jenderal Pol Sutarman masih mengkaji peraturan yang membolehkan Polwan berjilbab. Meski sudah menyetujui penggunaan jilbab di kepolisian, tapi perlu ada aturan penyeragaman jilbab yang bisa dipakai. Selain itu, anggaran seragam berjilbab baru dimasukkan dalam anggaran 2014. ”Jika jilbabnya murah, bisa dibeli mudah. Tapi kan harus ada baju dinasnya, jadi biar bisa seragam,” kata Sutarman usai acara Penutupan Pendidikan Candra Bhara dan Pelantikan Bhayangkara Taruna Angkatan 48 Detasemen Hastadharana di Lapangan Bhayangkara Akpol, kemarin (3/12). Ia menyerahkan pengaturan ketentuan seragam berjilbab pada tim Polwan. Yang penting tidak bertentangan dengan pakaian dinas Polri dan seragam. Sementara ini, seragam berjilbab milik Polwan di Aceh yang menjadi acuan dasar. Persoalan pemakaian jilbab untuk Polwan, menurutnya, tidak hanya sebatas penutup kepala. Terapi juga keseluruhan seragam yang dikenakan. Sehingga untuk penerapannya perlu perencanaan matang, tidak asal pakai. ”Jika aturannya sudah selesai, 2014 Polwan sudah diperbolehkan berjilbab,” tambahnya. Untuk kebijakan jilbab, ia mengaku mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. ”Kebijakan tidak ada masalah. Dukungan masyarakat tidak ada masalah. Yang menjadi persoalan keseragaman.” Kapolda Jateng, Irjen Pol Dwi Priyatno mengaku masih menunggu keputusan Mabes Polri

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

AKREDITASI A - Kapolri Jenderal Pol Sutarman saat menerima sertifikat akreditasi dari BAN PT di di Lapangan Bhayangkara Akpol, kemarin (4/12).

untuk menerapkan Polwan berjilbab. Ia tidak melarang Polwan di Jateng untuk berjilbab, asalkan semua seragam. ”Masih menunggu peraturan resmi, agar bisa seragam sesuai dengan baju dinas di Polri,” katanya. Sementara itu, Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang mendapatkan sertifikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). De-

SEMARANG - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang masih memiliki tiga pekerjaan rumah (PR) lagi dalam mewujudkan 6 koridor bus rapid transit (BRT). Setelah tiga koridor, yakni koridor I, II, dan IV terbangun, Dishubkominfo segera mengkaji realisasi koridor III, V, dan VI. Diharapkan masyarakat bisa mengubah pola mobilitasnya menggunakan transportasi masal BRT. Menurut Kepala Dishubkominfo Agus Harmunanto, ada beberapa keuntungan menggunakan BRT. Selain dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Kota Semarang yang semakin krodit, juga irit ongkos. Sebab, jalur BRT dari koridor satu dengan koridor lain ter-connecting atau terhubung. ”Kita memang sudah programkan jalur BRT seperti itu (terconnecting). Kita coba memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, karena tujuan kita

supaya masyarakat tidak menggunakan kendaraan pribadi lagi dalam bepergian, tapi beralih BRT,” terangnya kepada Radar Semarang, kemarin (3/12). Agus menambahkan, saat naik BRT penumpang cukup membayar satu kali perjalanan saja, meskipun itu harus pindah koridor untuk melanjutkan perjalanan. ”Misalnya dari Cangkiran mau ke Ungaran, penumpang hanya membayar satu kali saja. Nanti dari Cangkiran turun Karangayu, kemudian pindah ke koridor I jurusan Penggaron, turun ke Tugu Muda, dari situ pindah ke koridor II jurusan Ungaran,” jelas Agus. Disinggung penempatan shelter BRT yang dinilai kurang strategis, utamanya yang ada di jalur koridor IV, Agus menyatakan, shelter yang terpasang masih portabel alias belum permanen, masih bisa dipindah menyesuaikan tingkat kebutuhan masyarakat. (zal/aro/ce1)

Sebelum Mendesain Model Sepatu Lakukan Survei

LAPORAN: NURUL PRATIDINA BELASAN pasang sepatu wanita tertata rapi di salah satu sudut House of Meilleur Ami di bilangan Jalan Pleburan Raya No 10 Semarang. Motif bunga dalam warna-warna pastel langsung menarik perhatian. Demikian halnya dengan model-model yang unik, namun tetap cantik. ”Saat ini, trennya masih seputar motif bunga. Nah, agar sepatusepatu ini lebih mudah di-mix and match dengan busana serta aksesoris, maka saya pilih warnawarna pastel,” kata Afina Hasya, pemilik label Shift A Toe ini. Afina boleh dibilang pemain

baru dalam bidang sepatu handmade. Perempuan berjilbab ini mengawalinya dengan membuka sebuah butik pakaian di kawasan Perum Taman Setiabudi Banyumanik pada 2011 lalu. Saat butik mulai stabil, ia mulai melebarkan sayapnya dengan berbisnis sepatu handmade. ”Saya pilih sepatu karena peluangnya yang cukup bagus. Sejauh ini saya melihat bisnis sepatu handmade khususnya di Kota Semarang belum terlalu banyak,” ujarnya kepada Radar Semarang. Jejaring sosial menjadi media pertama dalam mengenalkan produk-produknya ke pasar. Diawali dengan memajang beberapa sepatu miliknya. Begitu banyak respons positif, barulah Afina menerima order. Awalnya juga dimulai dengan orderan dari beberapa teman dekatnya saja. ”Beberapa sepatu saya foto kemudian di-upload di situs jejaring sosial. Banyak yang suka, tanya bikinnya di mana, ya saya jawab bikinnya di saya. Dari situ mulai banyak yang pesan. Awalnya, pada bawa model sendiri, tapi lama-kelamaan, saya desain sendiri modelnya,” papar perem-

yang berkualitas,” katanya. Sutarman menambahkan, sebelum Akpol memiliki akreditasi A, proses pendidikan S1 masih menginduk di PTIK. Tapi sekarang, karena sudah memiliki akreditasi A maka bisa mendidik sendiri. ”Ini sebagai langkah awal untuk menciptakan penyidik yang profesional. Karena salah satu syarat penyidik adalah sudah harus S1 dan perwira,”

imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Sutarman melantik taruna yang dinyatakan lulus dari pendidikan Candradimuka Bhayangkara (Chandrabhata), terdiri atas 294 taruna dan 50 taruni. Ia menyematkan tanda pangkat Bhayangkara Dua Taruna (Bharadatar) kepada 299 taruna angkatan 48 Detasemen Hastadharana. (fth/ton/ce1)

Cukup Bayar Sekali, Bisa Lintas Koridor

Afina Hasya, Alumnus Teknik Industri Undip Berbisnis Sepatu Handmade

Menjadi seorang wirausahawan dituntut tekun dan jeli membaca peluang. Hal ini pula yang membawa Afina Hasya sukses berbisnis sepatu handmade. Alumnus Teknik Industri Universitas Diponegoro (Undip) ini juga memiliki butik pakaian. Seperti apa?

ngan begitu, Akpol tidak perlu lagi mendatangkan pendidik atau kurikulum dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Keputusan BAN PT dengan No 236/SK/BAN-PT/Ak-X/Dpl-IV/ XI/2013 tanggal 22 November itu diterima Kapolri di lapangan Bhayangkara Akpol Semarang kemarin. ”Akreditasi A sudah kami terima, ini sebagai wujud untuk upaya menciptakan SDM

RIZAL KURNIAWAN/RADAR SEMARANG

SEGERA KERJA - Etty Laksmiwati menerima ucapan selamat dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai dilantik menjadi Dirut PDAM Tirta Moedal Semarang.

Harus Lunasi Utang Rp 170 M SEMARANG - Pemkot Semarang akhirnya menunjuk Etty Laksmiwati menggantikan Ansari Siregar sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Moedal hingga periode 2017 mendatang. Mantan kepala satuan pengawas internal atau inspektorat PDAM Tirta Moedal ini dirasa mumpuni menjadi nakhoda perusahaan pelat merah tersebut dibanding dua kandidat lainnya, Iewan Prasetya (Direktur Teknik PDAM Sidoarjo), dan Gus Wahid Hidayat (pengusaha Rembang). Kemarin (2/12) Etty resmi dilantik menjadi Dirut PDAM Tirta Moedal oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Selain melantik Etty, wali kota juga melantik Edi Haryono sebagai direktur

umum (dirum). Keduanya ditarget bisa melunasi beban utang pokok PDAM yang saat ini mencapai Rp 170 miliar. Etty maupun Edi merupakan calon internal PDAM Tirta Moedal. Perempuan berusia 48 tahun ini juga pernah menjabat dirum pada 2009-2010. Sedangkan Edi sebelumnya Kepala Bidang Litbang dan Kepala Cabang Semarang Selatan PDAM. Wali Kota meminta, dirut dan dirum baru harus bisa melayani masyarakat dengan baik dan tidak ada komplain. Kalaupun ada komplain harus bisa segera diatasi. ”Harus ada sistem yang dapat merespons komplain secara cepat. Selain itu saya juga berharap keduanya amanah da-

lam menjalankan perusahaan,” kata pejabat yang akrab disapa Hendi ini. Menurut Hendi, tugas memimpin PDAM Tirta Moedal sangat berat. Perusahaan ini selalu menjadi sorotan masyarakat terkait kualitas air yang keruh dan aliran macet. Perusahaan penyedia air baku ini juga memiliki pelanggan mencapai 140.000 jiwa, salah satu terbesar di Indonesia. Cakupan wilayah pelayanannya baru 80 persen, dari seharusnya sesuai MDGs 2016 sebesar 85 persen. Tingkat kebocoran atau kehilangan airnya juga masih sebesar 48 persen. ”Tingkat kehilangan air harus ditekan kalau bisa sampai 29 persen.” (zal/ton/ce1)

Heru Ditarget Perolehan Suara 30 % NURUL PRATIDINA/RADAR SEMARANG

ENTREPRENEUR MUDA - Afina Hasya dan sepatu handmade produksinya.

puan berjilbab ini. Selain promosinya menggunakan media sosial, Afina cukup tertolong dengan butik yang telah dibangun sebelumnya. Sehingga ia juga memiliki tempat nyata untuk men-display produk-produknya. Meski demikian, apa yang digarap juga tidak berjalan mulus-mulus saja. Awal mula merintis, diakuinya, cukup berat. Berbagai ide terus mengalir, dan

Afina berprinsip harus ada yang baru dalam setiap bulannya. Padahal, dengan belum banyaknya customer, berarti ia harus mengeluarkan modal ekstra untuk menutup pengeluarannya. ”Kalau di awal-awal bisa dibilang rajin rugi,” candanya. Selain itu, soal ukuran sepatu juga menjadi salah satu tantangan lainnya. Sebab, ukuran dan selera pelanggan tidak bisa dipaksakan. (*/aro/ce1)

SEMARANG – Tugas Heru Sudjatmoko yang telah ditunjuk sebagai Ketua DPD PDIP Jateng bakal berat. Wakil Gubernur Jateng tersebut dituntut mewujudkan target perolehan suara lebih dari 30 persen pada pemilu legislatif (Pileg) 2014 nanti. Heru mengatakan target perolehan suara PDIP telah ditetapkan pada Rakernas beberapa waktu lalu. Jateng yang lama dikenal sebagai kandang banteng termasuk daerah yang ditarget cukup tinggi. Jika PDIP menargetkan perolehan suara secara nasional sebesar 27 persen, khusus Jateng ditarget 30 persen lebih. ”Kami merujuk kepada Rakernas, Jateng tinggi

DOK/RADAR SEMARANG

Heru Sudjatmoko

targetnya, lebih dari 30 persen. Ini bebannya berat sekali,” ujar Heru di gubernuran kemarin. Dia berharap target tersebut dapat diwujudkan dengan ke-

bersamaan dan kegotongroyongan. Mantan Bupati Purbalingga tersebut akan membangun semangat kader agar solid dan mampu mendulang suara dalam jumlah banyak. Dia juga mencermati kekalahan PDIP di beberapa pilkada yang menjadi basis partai. Menurutnya, dari pengamatan, hasil pilkada tidak selalu berbanding lurus dengan pileg. ”Sepanjang yang saya amati itu memang tidak selalu berbanding lurus. Situasinya beda. Kalau pilkada dapilnya se-Kabupaten, kalau pileg, memilih anggota DPRD dapilnya beberapa kabupaten atau beberapa kecamatan jadi satu,” tandasnya. (ric/ton/ce1)


SAMBUNGAN

RABU 4 DESEMBER 2013

7

RADAR TEGAL

Stagnan, Indeks Korupsi Indonesia Masih Rendah Di bawah Singapura dan Malaysia JAKARTA - Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2013 belum beranjak. Hasil pengukuran Transparency International (TI) mengungkapkan bahwa dari rentang 0-100, IPK Indonesia masih hanya 32. Skor tersebut sama dengan perolehan pada 2012. Semakin tinggi skor IPK sebuah negara, semakin bersih tingkat korupsi di negara ter-

sebut. “Kalau stagnannya di angka 50 mungkin masih bagus, tapi ini stagnannya di angka rendah,” ujar Sekjen TI Indonesia Dadang Trisasongko saat meluncurkan IPK yang disusun lembaganya di kantor TII Jakarta kemarin (3/12). IPK merupakan indeks gabungan yang mengukur korupsi secara global, melibatkan 177 negara. Indeks gabungan tersebut berasal dari 13 data korupsi yang dihasilkan berbagai lembaga independen. Sumber datanya semisal Bertelsmann Foundation Transformation Index

2014, Economist Intelligence Unit Country Risk Rating, Transparency International Bribe Payers Survey, dan lainnya. “Dengan skor itu, kita sama dengan Mesir, dan sedikit lebih baik dari Timor Leste yang mendapat skor 30,” papar Dadang lebih lanjut. Di kawasan ASEAN, selain Timor Leste, posisi Indonesia juga lebih baik dari Kamboja (20), Myanmar (21), Laos (26), dan Vietnam (31). Namun harus rela jauh tertinggal dibanding Singapura (86), Brunei (60), dan Malaysia (50). Indonesia hanya sedikit

di bawah Filipina dan Thailand yang masing-masing mendapat skor 36 dan 35. Secara global, Indonesia masuk dalam 70 persen negaranegara yang memiliki skor IPK di bawah 50. Sedang di tingkat regional Asia Pasifik, Indonesia masuk dalam 63 persen negaranegara yang memiliki skor IPK di bawah 50. Negara dengan peringkat IPK teratas adalah Denmark (91), New Zealand (91), Finlandia (89), dan Swedia (89). Selanjutnya menyusul Norwegia yang memiliki skor sama dengan Si-

Lingkaran Cikeas Berebut Proyek Hambalang Wisma Atlet tersebut. Saat didari halaman 1 tanya siapa Bu Pur, Wafid menDia kemarin (2/12) menjadi jawab perampuan itu merupasaksi untuk terdakwa Deddy kan kepala rumah tangga Cikeas. Kusdinar, Mantan Kabiro PerenLantaran tidak mendapatkan canaan Kementerian Pemuda apa-apa dari Hambalang, Wafid dan Olahraga sekaligus PPK akhirnya mengembalikan uang Hambalang. ijon Grup Permai namun hanya Dalam persidangan Mindo Rp 10 miliar. Uang itu berasal dari yang tampak hamil itu menje- pemenang proyek pengerjaan laskan perihal mundurnya Grup fisik P3SON Hambalang, PT Adhi Permai (perusahaan Nazarud- Karya - Wijaya Karya. din) dalam proyek Hambalang. Mantan Wakil Direktur Ke“Setelah proyek fisik gagal uangan Group Permai, Yulianis didapat Grup Permai gagal, Pak yang juga hadir sebagai saksi Nazar meminta saya untuk bi- mengatakan uang ijon hanya lang ke Pak Wafid (Wafid Muha- dikembalikan Rp 10 miliar karena ram, mantan Sekretaris Kemen- Nazar kemudian mendapatkan pora) untuk bisa mendapatkan jatah proyek Wisma Atlet senilai pengadaan peralatan Hamba- Rp 200 miliar. Wisma Atlet inilah lang,” ujar Mindo. yang kemudian Nazaruddin dan Grup Permai ngotot men- Mindo ke penjara. “Uang yang Rp dapatkan jatah proyek di Ham- 10 miliar dikembalikan setelah balang karena perusahaan itu Pak Nazaruddin marah ke Pak sudah mengeluarkan uang hing- Wafid,” ungkap Yulianis. ga Rp 20 miliar. Menurut Mindo Bukan hanya Bu Pur saja yang uang itu antara lain telah diberi- namanya disebut dalam sidang kan ke Choel Mallarangeng se- oleh saksi. Nama Menteri Sebesar Rp 5 miliar. Diserahkan kretaris Negara, Sudi Silalahi juga pula ke Kepala BPN, Joyo Wi- muncul dari keterangan saksi noto untuk pengurusan serti- Widodo Wisnu Sayoko. Pria ini fikat tanah di BPN serta dibagi ke disebut masih memiliki kekeraanggota Komisi X sebanyak Rp 2 batan dengan ibunda Presiden M. SBY. Ternyata saat berhasrat menPernyataan itu muncul ketika dapatkan bagian pengadaan pe- Wisnu dicecar oleh pengacara ralatan Hambalang, Grup Per- Deddy Kusdinar terkait komunimai kembali harus gigit jari. Se- kasinya dengan Wafid Muhabab pengadaan itu sudah di- ram. Dia mengaku dalam komuminta oleh Bu Pur. “Katanya Pak nikasi tersebut Wafid berniat Wafid proyek itu sudah diminta meminta bantuan ke seorang Bu Pur,” ucap terpidana kasus pejabat negara berinisial SS. Di-

tanya siapa SS, Widodo mengatakan dia Sudi Silalahi. Widodo tak tahu urusan apa Wafid dengan Sudi, namun hal itu masih berkaitan dengan Hambalang. “Pak Wafid bilang sudah mengirim surat ke Setneg dan tanya ke saya apakah ada akses ke sana,” ungkapnya. Terpisah, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja tidak terburu-buru memvonis ada pihak Cikeas yang terlibat dalam kasus Hambalang. Namun, dia memastikan pihaknya tidak cuek terhadap informasi yang muncukl di persidangan itu. Dia berjanji kalau KPK akan mendalami segala informasi yang muncul. “Prinsipnya, semua yang jadi fakta persidangan akan di follow up. Jadi, kita tunggu saja,” ucapnya. Menurutnya, KPK perlu melakukan validasi untuk mendapatkan bukti. Sebab, penyidik tidak bisa tiba-tiba langsung menetapkan seseorang menjadi tersangka tanpa bukti. Sementara, terkait Ibu Pur, Jubir KPK Johan Budi S.P mengatakan pihaknya belum butuh keterangannya lagi. Memang, yang bersangkutan pernah dipanggil dan dimintai keterangan. Namun, penyidik tampaknya sudah merasa cukup karena berkas tersangka Deddy Kusdinar rampung dan proses sidang sudah berjalan. Sedangkan kesaksian Widodo yang menyebut nama Sudi Silalahi dalam sidang, KPK juga tidak

mau gegabah. Johan menyebut kalau semua keterangan yang muncul akan divalidasi. “Apakah didukung bukti atau tidak. Sepanjang didukung bukti, maka tidak tertutup kemungkinan kalau yang bersangkutan dimintai keterangan,” urainya. Diluar itu, perkembangan kasus Hambalang dengan dugaan penerimaan gratifikasi oleh Anas Urbaningrum, Johan mengatakan prosesnya masih berjalan. Dia belum tahu kapan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu akan ditahan. Yang pasti, Johan menyebut lamanya proses penahanan bukan karena KPK tak punya bukti. “Sekarang bukan mencari bukti. Saat seseorang ditetapkan jadi tersangkan, penyidik sudah punya minimal dua bukti,” katanya. Lebih lanjut Johan menjelaskan, dalam memeriksa saksi ternyata banyak info yang menarik. Semua itu lantas diproses juga. Menurutnya itu tak masalah karena di beberapa kasus juga prosesnya lama. Soal penahanan Anas, Johan tidak bisa memastikan kapan. Sebab, itu menjadi kewenangan penuh penyidik. Dia memastikan kalau Anas bakal ditahan karena kebiasaan di KPK selama ini selalu begitu. Tidak ada tersangka yang tidak tahan. “Yakinlah, tersangka di semua kasus itu akan ditahan sebelum penuntutan,” tegasnya. (gun/dim)

Buron Teroris Tanjung Gusta Ditangkap

ngapura, yaitu 86. Dadang merekomendasikan kedepan Indonesia perlu melakukan penguatan sistem integritas nasional untuk memperbaiki skor IPK di masa depan. Penguatan tersebut, kata dia, harus dilakukan terhadap institusi strategis di bidang hukum, politik, dan bisnis. Tidak kalah penting, penguatan juga harus dilakukan antara lain di bidang hukum, institusi penegak hukum, dan di bidang politik. “Fakta skor ini tantangan bagi pemerintah, termasuk juga KPK,” tegas Dadang. Dia mengklaim IPK yang dikeluarkan tiap tahun oleh institusinya itu telah digunakan oleh banyak negara sebagai referensi

kerusuhan Lapas Tanjung Gusta. “Apakah dia berperan atau tidak dalam kerusuhan, masih didalami oleh penyidik,” katanya kemarin. Muncul dugaan kerusuhan di Tanjung Gusta adalah mobilisasi dari kelompok teroris. Saat kejadian yang berlangsung petang hari itu, ada sembilan napi teroris yang kabur bersama 203 napi lai. Namun, lima di antaranya menyerahkan diri tidak lama setelah kerusuhan mereda. Sementara itu, empat lainnya berhasil ka-

bur. Yakni, Fadli, Nibras, Agus Sunyoto, dan Abdul Gani Siregar. Agus Sunyoto diringkus bersama rekannya, Ridwan, di Siak, Riau, pada 22 Agustus. Ridwan diduga merupakan salah satu perampok CIMB Niaga yang masih buron. Sedangkan, Nibras dan Abdul Gani ditangkap dalam kondisi kelaparan di Bengkalis, Riau, lima hari kemudian. Mereka diserahkan warga ke polisi setelah sebelumnya diberi makan dan minum. (byu)

Ikmal-Uyip Minta Ditetapkan Sebagai Pasangan ... adanya ketertibatan anggota dari halaman 1 KPPS yang diketahui juga seTak hanya itu, dalam petium bagai anggota tim pemenangan yang dibacakan, pihaknya me- paslon nomor urut 3 yakni Bunda mohon untuk mengabulkan se- Sitha dan Nursoleh,’’ terangnya. luruh isi gugatan dan membatalDari data dan bukti yang dikan dan tidak mengikat hasil milikinya termasuk tabel yang penghitungan walkot oleh Ko- ada dalam gugatan, diketahui misi Pemilihan Umum (KPU). sebanyak 120 anggota maupun Juga membatalan penghitungan ketua KPPS terlibat. Mereka bersuara yang dilakukan Kelompok tugas di 420 TPS yang ada. ‘’Dari Penyelenggaran Pemungutan 120 orang KPSS ini, kami juga Suara (KPPS). Dan, membatal- memiliki bukti SK untuk tim pekan surat KPU tentang penetap- menangan paslon nomor 3 dan an calon walkot. Termasuk men- juga SK pengangkatan sebagai diskualifikasi paslon Walkot de- KPPS,’’ ungkapnya. ngan nomor urut 3 yakni Bunda Karena itu, hasil Pilkada ini Sitha dan H Nursoleh. patut diduga Ketua dan anggota Demikian terungkap dalam KPPS melakukan pelangaran. fakta persidangan yang dibuka Sementara modus maupun keuntuk umum di MK Jakarta ke- curangan yang dilakukan yakni marin, sekitar pukul 09.30 WIB. surat suara yang sudah tercoblos Dalam sidang, pihak Pemohon untuk paslon nomor 1, dirusak baik Ikmal-Uyip datang bersama dan akhirnya dinyatakan sebadengan kuasa hukumnya. Dari gai suara tidak sah. Hingga terpihak Termohon yakni KPU Kota total suara sebanyak 8612 surat Tegal nampak ketuanya dan ang- suara atau 7.37 persen. gota Divisi Hukum yakni Agus ‘’Ini jumlah yang tidak sedikit. Wijanarko, bersama kuasa hu- Dan kecurangan maupun pekumnya, Mahendradatta SH. langgaran yang terjadi juga meNamun pihak Terkait dalam rupakan pelanggaran yang besengketa pilkada tersebut, baik sar,’’ ulasnya. Bunda Sitha maupun H Nursoleh Modus lainnya anggota KPPS tidak nampak dalam persidang- secara sengaja tidak membagi suan. Keduanya lebih memper- rat undangan pencoblosan kecayakan proses persidangan di- pada masyarakat, khususnya di tangani oleh kuasa hukumnya. basis paslon nomor urut I. TerDi hadapan majelis hakim ya- masuk tidak mensosialisasikan ng dipimpin langsung Ketua MK terkait pencoblosan yang benar. yang baru Hamdan Zoelva, kua‘’Makanya jika melihat pesa hukum Pemohon Fadli Na- langgaran ini, maka jelas adanya sution SH secara langsung men- unsur kesengajaan. Termasuk jelaskan gugatan yang diusung soal perbuatan Ketua KPU dan sampai ke MK ini. ‘’Pelanggaran KPPS yang secara langsung meyang dilakukan oleh Termohon ngintimidasi terhadap saksi kami maupun Terkait, diantaranta yang saat itu menolak penanda-

tanganan karena surat suara banyak yang tidak sah dan dinyatakan rusak. Saat itu ketua KPU memaksa dan mendesa, akhirnya karena dipaksa saksi kami menandatanganinya,’’ beber dia. Sementara soal KPPS dan Kordinator RW atau RT, karena memang secara sengaja para pengurus lingkungan, direkrut dari pengurus RT atau RW untuk menjadi tim pemenangan dari paslon nomor 3. Dan mereka yang menjadi ketua RW atau RT, dia juga menjadi Ketua KPPS. ‘’Mengenai soal money politics, yakni setiap koordinator RT mengumpulkan sebanyak 20 KK. Dan tiap KK diberikan uang. Dan selama 3 hari pada hari tenang, seluruh kordinator RT dibagikan uang masing-masing 20 amplop yang sudah memberikan KK,’’ beber dia. Tak hanya itu paslon nomor 3 juga melakukan black campaign selebaran. Di antaranya soal penyebaran uang palsu dan ditaruh dalam amplop yang di dalamnya terdapat gambar Ikmal. “Ini jelas fitnah. Tak terkecuali, paslon Cawalkot H Nursoleh dalam kampanyenya juga menyampaikan kata-kata yang tidak pantas karena di depannya terdapat banyak sekali anak-anak. Kami juga tidak berani menyebut dalam persidangan ini karena memang mengandung unsur pornografi. Namun semua bukti dan dokumennya sudah kami lampirkan,’’ ungkapnya. Sementara mengenai sejumlah pelanggaran juga sudah dilaporkan oleh tim nomor urut I,

yang berjumlah 10 pengaduan tapi hingga hari ini tidak ada satupun yang ditindaklanjuti oleh Panwas. ‘’Makanya kami menyebutnya sebagai pelanggaran dan kecurangan sistematis.“ Sebab, lanjut dia. semua pelanggaran sudah direncanakan selama 5 bulan sebelumnya dalam menciptakan Tegal bersinar. Termasuk kesiapan dalam menjadikan anggota KPPS. Makanya saya kira patut diduga unsur kesengajaan dan terstruktur. Karenanya dalam Petium memohon kepada majelis hakim untuk mengkabulkan seluruhnya membatalkan dan tidak mengikat hasil penghitungan walkot oleh KPU 2 november, membatalkan penghitungan KPPS dan penghitungan suara, membatalkan surat KPU tentang penetapan calon walkot dan wawalkot terpilih dan mendiskualifikasi paslon walkot Bunda Sitha dan Nursoleh. Serta menetapkan Ikmal-Uyip sebagai pasangan terpilih sebagai Wali Kota Tegal terpilih atau bisa dilakukan pemungutan suara ulang. “Mohon jika majelis hakim memiliki hasil keputusan berbeda untuk bisa memutuskan yang seadil-adilnya.” Sementara ketika diberikan kesempatan untuk menanggapinya, baik pihak Termohon maupun Terkait belum bisa memberikan jawaban secara langsung. Keduanya meminta waktu sehari untuk bisa memberikan jawaban sambil dalam mendengarkan sidang selanjutnya dalam menghadirkan para saksi. (gus)

pengukuran persepsi dari para pakar dan/atau pebisnis. “Ini tetap harus dianggap sesuatu yang penting, tapi bukan yang terpenting,” imbuhnya. Dia menambahkan, bahwa salah satu yang tidak terukur dari penyusunan indeks tersebut adalah peningkatan signifikan pelaporan-pelaporan publik kepada institusi berwenang. Padahal, kata dia, hal tersebut juga merupakan bagian penting dari transparansi. “Jadi intinya, kalau indeks stagnan, bukan berarti upaya (pemberantasan korupsi) juga stagnan,” tandas salah satu pendiri Indonesia Corruption Watch (ICW) itu. (dyn/dim)

Kompolnas Minta Polwan Jangan ... dari halaman 1 but, namun menolak saat Jawa Pos meminta izin untuk mengutip. Suara dari luar pun tidak kalah kerasnya. Anggota Kompolnas Hamidah Abdurrachman mengaku tidak habis pikir dengan penundaan kebijakan tersebut. “Saya sangat kecewa, anggota mau berbuat baik kok dihalangi,” ucapnya. Di sisi lain, lanjutnya, sejumlah anggota Polri yang jelas-jelas nakal masih saja ada yang dibiarkan. Penundaan tersebut sangat bertentangan dengan pernyataan Kapolri jika menggunakan jilbab adalah hak asasi. Karena itu, Hamidah meminta Polwan untuk tidak takut memperjuangkan hak asasinya. “Kalau yang sudah memakai (jilbab) lanjutkan saja,” ujarnya. Kecuali, Polri menerbitkan aturan yang jelas-jelas melarang polwan mengenakan jilbab. Sementara itu, Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Agus Rianto meminta Polwan untuk memahami keputusan yang diambil oleh pimpinan. Sebab, penundaan itu hanya bersifat sementara sampai dibuat aturan yang jelas mengenai jenis sera-

gam tersebut. Lewat telegram tersebut, pimpinan polri berharap polwan untuk sementara tidak mengenakan jilbab sampai ada surat keputusan berikutnya. “Kita tidak usah bicara sanksi atau apa karena saya yakin dan percaya teman-teman (polwan) sudah dewasa, pahami apa yang boleh apa yang tidak boleh,” tuturnya. Kebijakan penundaan itu memang membuat Kapolri Jenderal Sutarman mengalami dilemma. Meski bersikukuh jika perintah penundaan itu adalah perintahnya, namun tak urung isu konflik senior-junior ikut mengemuka. Sebab, penandatangan telegram penundaan itu adalah Wakapolri Komjen Oegroseno yang merupakan senior Sutarman dengan selisih tiga tahun. Sebagaimana diberitakan, kebijakan penggunaan jilbab untuk polwan ditunda hanya sembilan hari setelah izin dikeluarkan. Penundaan itu menyusul turunnya surat telegram bertanda tangan Wakapolri yang mengimbau agar polwan tidak berjilbab sampai ada aturan baku. Terpisah, aktifis muda Muhammadiyah Mustofa B. Nahrawardaya memertanyakan tu-

runnya TR yang memerintahkan penundaan penggunaan jilbab bagi polwan. Jika alasannya berkaitan dengan desain, seharusnya sudah ada model polwan di Aceh yang bisa digunakan. “Bukankah Aceh juga bagian dari NKRI?” katanya. Dia juga mengkritisi adanya rencana studi banding ke negara lain mengenai model baju Polwan. Menurut Mustofa, hal itu tentu akan membutuhkan waktu lama. “Bukankah Indonesia ini juga gudangnya desainer busana muslim?” tandasnya. Jika yang menjadi persoalan adalah ketersediaan anggaran, Mustofa memertanyakan bagaimana jika polwan yang bersangkutan bersedia merogok koceknya sendiri. Di bagian lain, Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyatakan setuju dengan kebijakan untuk mengatur jilbab bagi polwan. Sebagai institusi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, Polri harus memiliki kesesuaian, termasuk dalam urusan seragam. “Jangan memberikan kesempatan untuk colour full, beraneka ragam. Jadi harus seragam,” katanya di kompleks parlemen, kemarin. (byu/ fal)

Kemensos Upayakan Pengoptimalan ... dari halaman 1

lapas Tanjung Gusta. Lagi-lagi, dari halaman 1 Polis Diraja Malaysia yang meFadli merupakan napi teroris nangkapnya di Kuala Lumpur. yang memimpin perampokan Namun, kali ini dalam kasus yang Bank CIMB Niaga Medan pada berbeda. Fadli ditangkap karena Agustus 2010. Dua bulan setelah menyelundupkan senjata dari aksi tersebut dia ditangkap oleh Filipina ke Malaysia. Kabagpenum Divhumas Polri Polis Diraja Malaysia dalam sebuah operasi narkoba. Fadli kala Kombes Agus Rianto mengataitu diketahui berbisnis sabu- kan, Fadli kembali ke Indonesia sabu di Malaysia dan diselun- akhir November lalu. Saat ini yang bersangkutan terus diintedupkan ke Indonesia. Pertengahan November lalu rogasi oleh penyidik.Menurut Fadli kembali tertangkap setelah Agus, keterangan Fadli dibutuhkabur bersama tiga rekannya dari kan untuk mengungkap dalang

tentang situasi korupsi di sebuah negara. Di tempat yang sama, Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto menanggapi bahwa angka indeks korupsi yang dikeluarkan TI itu tetap berguna untuk mengetahui posisi Indonesia hari ini. Termasuk, kebutuhan terkait pemberantasan korupsi kedepan. “Tapi, saya ingin memosisikan secara utuh, agar jangan dianggap seakan-akan (Indonesia) kiamat,” kata Bambang. Menurut dia, skor yang dikeluarkan TI itu tidak serta merta berbanding lurus dengan upaya dan komitmen pemberantasan korupsi. Hal itu mengingat, lanjut dia, IPK hanya merupakan

Dalam kesempatan itu, selain dengan Kemenakertrans, Kemensos juga menandatangani MoU dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) terkait hal yang sama dan dengan TVRI, untuk berita televisi dalam bahasa isyarat. Pemenuhan kuota itu sendiri, sebenarnya sudah jelas diamanatkan dalam UU No 4 Tahun 1997 bagi perusahaan untuk mempekerjakan penyandang disabilitas. Akan tetapi, hingga kini perusahaan-perusahaan yang ada masih belum menerapkannya. Dan sayangnya, dalam UU itu sendiri tidak disebutkan sanksi bagi perusahaan yang melanggar. “Saat ini kita sedang menyusun RUU yang baru untuk penyandang disabilitas dan akan kita buat kira-kira apa sanksi yang tepat untuk perusahaan

yang tidak melaksanakannya,” jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera itu. Dalam RUU yang baru, setidaknya ada empat pokok yang akan digalakkan. Petama, penggunaan konsep Penyandang Disabilitas yang berbeda dengan Penyandang Cacat. Kedua, substansi RUU lebih luas dan tidak hanya mencakup rehabilitas, jaminan dan perlindungan sosial meliputi aspek ekonomi, sosial, budaya, politik dan sipil. Ketiga, diakuinya prinsip non-diskriminasi dan kondisi kedisabilitasan sebagai bagian keberagaman masyarakat serta penyediaan akomodasi yang layak, termasuk penyediaan aksesilitas. Dan terakhir, memastikan RUU terlaksana efektif jika sudah menjadi UU. Selain itu, kata Mensos, institusinya juga tengah menyiapkan Rencana Aksi Nasional

(RAN) Penyandang Disabilitas 2014-1019. Hal itu diperlukan untuk percepatan pengarusutamaan disabilitas dalam pembangunan. Karena menurutnya, disabilitas merupakan issu lintas sektor terkait tanggungjawab. “Agar RAN bisa aplikatif, direncanakan melalui Peraturan Presiden yang berlaku nasional. Pembahasan Draft tersebut dan muatan RAN masih dalam proses koordinasi antarkementerian/lembaga,” ungkapnya. Setiap tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI). Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan penyandang disabilitas, terutama dalam upaya mewujudkan penghormatan, perlindungan dan pemajuan hak-hak penyandang disabilitas dalam segala aspek kehidupan. (mia)

Dilarang Masuk, Pendukung Ikmal ... dari halaman 1 Dia menyesalkan keamanan MK yang terlalu ketat. Terlebih ketika dirinya melihat pihak keluarga Pemohon pun dipersulit ketika hendak memasuki MK. Ketua tim pemenangan DPC

PDIP, Sutari juga kebingungan saat keluarga Ikmal Jaya tertahan di luar karena tidak boleh masuk. ‘’Pak tolong, ini keluarga pemohon,’’ ungkapnya. Lain halnya dengan Radar. Saat hendak memasuki pintu pemeriksaan, petugas langsung memper-

silahkan masuk sambil mengantar ke bagian recepsionis untuk bisa menukar kartu pers dengan tanda pengenal di MK. ‘’Ya sekarang sisi keamanannya lebih ketat mas. Hal ini untuk mengantisipasi kericuhan,’’ ungkap salah satu petugas di MK. (gus)


CMYK

BISNIS

RABU, 4 DESEMBER 2013

8

RADAR TEGAL

Puluhan Kucing Penuhi Rita SuperMall TEGAL – Suasana berbeda terlihat di Rita SuperMall Tegal, Minggu (2/12) kemarin. Puluhan kucing yang luculucu nampak menggoda penonton yang datang dalam rangka memperingati ulang tahun Tegal Cat Lovers (TCL) yang pertama.

D

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

MENIKMATI MENU – Pengunjung tengah menikmati aneka sajian menu istimewa Kampung Sawah. Suasana alam yang hijau semakin menambah keindahan lesehan dan tempat pemancingan yang ditata dengan asri dan nyaman ini.

Lesehan & Pemancingan Kampung Sawah

SUASANA NYAMAN,

MENU LENGKAP LESEHAN dan Tempat Pemancingan Kampung Sawah, Jalan Raya Slawi-Jatibarang KM 9, Dukuhwaru, Slawi Kabupaten Tegal, terus menuai minat dari pecinta kuliner di Tegal dan sekitarnya. Meski belum genap sebulan yang lalu diresmikan beroperasinya, Lesehan dan Pemancingan Kampung Sawah terus menuai banyak order atau pemesanan untuk beragam acara. Lesehan dan tempat pemancingan yang tertata asri dan nyaman ini mampu membuat pengunjungnya menyukai suasana alam yang hijau, yang berada di sekitar Kampung Sawah. Bahkan sejak grand opening lalu, Kampung Sawah sudah dipadati pengunjung. Pengunjung pun akan betah berlama-lama di lesehan dan pemancingan ini, untuk menikmati beragam sajian menu istimewa sembari melepas penat dengan berkaraoke. ’’Kami menyediakan menu-menu spesial di antaranya aneka menu ikan tawar, aneka olahan ikan bakar, sea-

food, sop ikan, minuman, dan lainnya. Semuanya beragam dan lengkap, namun dengan harga yang terjangkau,’’ tandas Kepala Promosi Kampung Sawah Daklani. ’’Di sini juga dilengkapi dengan fasilitas kolam pemancingan yang akan menjadi tempat makan sekaligus areal wisata keluarga,’’ lanjutnya. Tidak hanya itu. Selain sebagai lokasi wisata kuliner, Kampung Sawah juga dapat digunakan untuk beragam acara. Di antaranya untuk arisan, rapat, acara perayaan ulang tahun, acara keluarga, dan lainnya. ’’Kami menyediakan fasilitas berupa ruang pertemuan berkapasitas 200 orang, musala, areal kebun, permainan anak-anak, dan lainnya,’’ terang Daklani. Lokasi Kampung Sawah yang strategis serta berada di areal hamparan sawah, mampu menghadirkan nuansa yang spesial di hati seluruh pengunjungnya. Selain itu, lokasinya juga mudah diakses dengan angkutan umum. Sehingga tentunya semakin mempermudah pengunjung untuk segera me-

nuju ke lokasi lesehan dan pemancingan asri ini. Areal parkir yang cukup luas memungkinkan pengunjung nyaman memarkir kendaraannya di pelataran Kampung Sawah. Rata-rata, pengunjung mengungkapkan rasa puasnya menikmati aneka sajian menu dan suasana yang dihadirkan Kampung Sawah. ’’Tempatnya nyaman, asyik, tertata dengan rapi. Menunya juga macammacam dan enak. Selain itu, dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti karaoke, permainan anak-anak, musala, dan lain-lain. Bisa bikin betah konsumen yang datang,’’ ungkap Fandi, seorang pengunjung Kampung Sawah. ’’Tempat wisata kuliner yang seperti ini nih yang sudah lama kita tunggutunggu. Tempat kuliner yang pas dan nyaman,’’ lanjutnya sembari menikmati sajian menu ikan bakar. Anda penasaran? Yuk, datang langsung ke Kampung Sawah dan nikmati beragam menu istimewanya! (hesti prastyani/iklan)

idi Riswanto, bagian promosi Rita Super Mall Tegal mengatakan, penonton maupun pengunjung kali ini mendapat suguhan berbeda. Di sini, mereka bisa melihat aksi lucu dari kucingkucing yang dilombakan yang mampu menarik minat anakanak hingga orang dewasa. Event kerjasama dengan TCL tersebut diharapkan bisa memberikan tontonan gratis yang berbeda. Kali ini, pengunjung bisa menyaksikan secara langsung serta berpartisipasi dalam lomba mewarnai, lomba fashion show kucing, kucing lomba makan, lomba kucing favorit dan sebagainya. Panitia telah menyiapkan doorprize menarik yang akan dibagikan kepada pengunjung. Melalui event ini pula Rita SuperMall coba mem-

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

UNJUK KEMAMPUAN – Puluhan pemilik kucing menunjukkan kemampuan peliharaannya di depan penonton.

berikan wadah bagi pecinta kucing untuk bisa mengekspresikan hobinya di hadapan pengunjung. Dukungan lain juga diberikan bagi beberapa komunitas yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Semuanya diharapkan bisa menjadi suguhan menarik bagi pengunjung Rita SuperMall baik dari dalam maupun luar kota. “Semua bisa berjalan dengan lancar dan mampu menghibur penonton yang hadir,” terangnya. Nurina (26) warga Jalan Kolonel Sugiono Kota Tegal mengaku senang karena bisa me-

lihat, mengelus sekaligus berfoto dengan puluhan kucing yang lucu-lucu. Tingkah polah kucing yang berasal dari beberapa ras tersebut dapat menjadi tontonan yang menyegarkan bagi seluruh pengunjung yang hadir. Acara seperti ini diharapkan bisa menjadi sebuah agenda rutin agar pengunjung selalu mendapatkan suguhan gratis yang menarik dan berbeda dari biasanya sehingga tidak membosankan. “Kami senang karena bisa melihat tingkah pola puluhan kucing yang lucu-lucu dan menggemaskan,” tandasnya. (gun)

Tegal

Penghargaan Karyawan Pringsewu Restaurant Group

Solar Jaya

Hadirkan Air Aman Konsumsi KEHADIRAN Solar Jaya dengan solar water heater technology-nya mampu menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air yang bersih, higienis, dan ekonomis. Solar Jaya memberikan pilihan yang tepat untuk kehidupan yang lebih sehat melalui beragam produk solar water heater (pemanas air tenaga surya). Air merupakan senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan. Kebutuhan akan air bersih dari waktu ke waktu terus meningkat, seiring dengan semakin meningkatnya populasi penduduk. Kebutuhan akan air yang bersih, higienis, dan ekonomis semakin hari semakin tinggi. ’’Kebutuhan air dari hari ke hari kan tentunya terus meningkat. Tentunya, air yang dibutuhkan adalah air yang berkualitas dan sehat,’’ tandas Bagian Promosi Rudi kepada Radar, Selasa (3/ 12). ’’Kebutuhan air ini tentunya bukan hanya untuk konsumsi di rumah tangga. Tetapi, juga untuk

HESTI PRASTYANI/ RADAR TEGAL

WATER HEATER – Solar Jaya menghadirkan beragam produk solar water heater (pemanas air tenaga surya), yang tidak hanya berfungsi untuk pemurnian air tetapi juga untuk pengolahan air agar aman dikonsumsi dan layak digunakan untuk beragam kebutuhan.

pelaku usaha atau pemilik usaha seperti rumah kos, salon, rumah sakit, tempat spa, hotel, perkantoran, dan lainnya. Dan kami memberikan bukti melalui produk yang kami hadirkan,’’ lanjutnya. BERKUALITAS Solar Jaya dengan solar water heater menghadirkan produk

berkualitas, hemat energi, dan aman. Tidak hanya berfungsi untuk pemurnian air (water purifier), tetapi juga untuk water treatment atau pengolahan air agar aman dikonsumsi dan layak digunakan untuk beragam kebutuhan. Dengan menggunakan sistem filtrasi berkualitas terbaik, Solar

Jaya mampu menghilangkan zat besi, mangan, air bau dan keruh, serta zat kapur. ’’Solar Jaya memberikan pilihan yang tepat serta jaminan kualitas produk, dengan best quality filtration system. Ini tentunya menjadi keunggulan produk Solar Jaya dibanding produk sejenis lainnya,’’ jelas Rudi. ’’Keunggulan Jaya Fresh Water Filter antara lain mampu menghilangkan zat besi, mangan, air bau dan keruh, serta zat kapur. Selain itu, desain tutup tabung memudahkan untuk perawatan, desain baut atas memudahkan service, produk customized dan optional, serta adanya jaminan after sales service,’’ lanjutnya. Lebih lanjut Rudi menjelaskan, untuk Solar Jaya Water Technology, tangki enamel, efisiensi kolektor tinggi, kaca tempered prismatic (antipecah), hemat energi, dan aman.Sedangkan Visi Solar memiliki keunggulan di antaranya harga ekonomis, teknologi Germany, pemanasan maksimal, hemat energi, serta aman. (hesti prastyani/iklan)

Sosialisasi Wifi.id Terus Digencarkan TEGAL – Telkom Group semakin gencar mensosialisasikan layanan wifi.id khususnya di institusi pendidikan seperti sekolah. Hal ini bisa dimaklumi karena di dalam satu sekolah terdapat ratusan siswa serta guru yang banyak memanfaatkan jaringan internet di dalam mendukung kegiatan belajar mengajar. Kakandatel Tegal Pungkas Untea mengatakan, layanan wifi.id memberikan banyak pilihan kepada

CMYK

user. Di sini, pengguna tidak direpotkan dengan akses menggunakan kabel sehingga aktivitas bisa dilakukan dengan tetap terhubung melalui internet di area yang dijangkau wifi.id. Pemanfaatan wifi.id tidak hanya diperuntukan bagi pemakai laptop atau netbook. Pengguna smartphone juga bisa memaksimalkan kemampuan gadget tersebut untuk berselancar di dunia maya dengan layanan wifi.id dari Telkom Group.

Dengan gencar memberikan sosialisasi, diharapkan para siswa, guru dan karyawan bisa memanfaatkan secara maksimal berbagai kelebihan serta kemudahan yang bisa diperoleh. Lewat dukungan jaringan yang handal serta sarana dan prasarana lainnya, semua kebutuhan akan layanan internet nirkabel bisa didapatkan dengan mudah. Untuk masyarakat luas, dalam waktu dekat ini Telkom Group

akan terus menambah akses wifi.id seperti di sepanjang Jalan A Yani hingga Veteran Kota Tegal. Dengan bertambahnya titik wifi.id tersebut, maka masyarakat yang sedang menikmati teh poci dan mendoan bersama teman atau keluarga juga bisa browsing internet melalui wifi.id. Semua itu, jelasnya, merupakan salah satu bentuk komitmen Telkom Group sebagai BUMN di bidang telekomunikasi untuk selalu memberikan yang terbaik. (gun)

KEPUASAN Pelanggan adalah hal utama yang selalu di prioritaskan dalam suatu usaha jasa terutama dalam usaha jasa boga. Pelanggan merupakan investasi dalam suatu usaha yang sudah seharusnya kita berikan yang terbaik dalam setiap pelayanan,sehingga memberikan kesan baik di hati pelanggan dan di harapkan pelanggan juga menjadi loyal kepada kita. Namun Investasi terbesar PRINGSEWU RESTAURANT GROUP yang merupakan jaringan resto kuliner yang telah eksis menyapa pecinta kuliner di Indonesia sejak 1987. Jaringan resto Pringsewu yang saat ini memiliki 18 cabang di 11 kota dari Jawa Barat, Jawa tengah dan DI Jogjakarta adalah memiliki Ratusan karyawan berprestasi yang memiliki nilai moral kejujuran yang dijunjung tinggi di Pringsewu Restaurant Group, oleh karena itu para karyawan di Pringsewu yang dapat menunjukan nilai moral ini diberikan reward khusus. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi

teladan dan pengaruh baik untuk menciptakan budaya jujur. Ratusan karyawan terbaik dari seluruh cabang Pringsewu Restaurant Group berkumpul dalam acara Malam Penghargaan Karyawan Berprestasi (Karpres) ,Penghargaan Karya Bakti Mengabdi (KBM) dan Value and Reputation Award (VERA). Bambang Riyadi selaku Direktur Utama di Pringsewu dalam sambutanya menyampaikan bahwa seremonial Karpres, KBM dan VERA merupakan wujud komitmen Pringsewu terhadap kesejahteraan karyawan atau di Pringsewu di kenal dengan IQS (Internal Quality Service.Karenanya untuk menjaga eksistensi perusahaan atau usaha salah satunya adalah menjaga karyawan itu sendiri.Dapat di ambil kesimpulan,kepuasan karyawan adalah salah satu sumber kepuasan bagi konsumen,Dengan memberikan pelayanan yang terbaik maka Konsumen akan merasa terpuaskan dan berlangsunglah usaha itu sendiri. (Adv)


CMYK

RABU, 4 DESEMBER 2013

METROPOLIS RADAR TEGAL

9

Sepuluh Anggota DPRD Absen Tak Hadiri Rapat Paripurna

KANCA BATIR

DAMPAK sidang perdana gugatan Pasangan Calon (Paslon) H Ikmal Jaya SE Ak-H Edi Suripno SH, yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK), kemarin (3/12). Sepuluh anggota dewan terdiri dari semua Fraksi PDI Perjuangan, 2 anggota Fraksi PKB, dan wakil rakyat dari Partai Hanura, tak mengikuti rapat paripurna, dengan agenda jawaban atas pemanda-

H Ikmal Jaya SE AK MHum

Pengangguran Kurang, Kriminalitas Turun PENGANGGURAN masih menjadi masalah, bagi semua daerah tak terkecuali Kota Tegal. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melakukan upaya strategis, guna menguranginya. Menurut Wali Kota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak MHum, dengan makin berkurangnya angka pengangguran, tindak kriminalitas akan turun. Tidak bisa dipungkiri, pengangguran dapat memicu tindak kriminalitas. Dibeberkan, upaya yang dialkukan pemkot, mengurangi pengangguran cukup banyak. Di antaranya menggelar job fair dan job matching setahun sekali. “Job fair diperuntukan bagi lulusan SMA/SMK, sampai perguruan tinggi. Sedangkan job matching khusus lulusan SMA/SMK,” ucapnya. ke hal 15 kol 5

PERTANIAN

ABIDIN ABROR/RATEG

Panen Raya, Harga Bawang Merah Anjlok HARGA komoditas pertanian bawang merah, yang sebelumnya melambung hingga mencapai Rp60 ribu/kg, di pasaran malah turun tajam. Di sejumlah pasar tradisional Kota Tegal dan sekitarnya, harga per kilogram antara Rp16 ribu - Rp20 ribu. ke hal 15 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

Melongok Proses Pembuatan Wayang Cepak Khas Tegal

BENTUK WAJAH DISESUAIKAN WAYANG merupakan warisan budaya, yang hingga kini tetap dilestarikan. Banyak orang gemar menonton pagelaran wayang, baik wayang kulit atau golek. Bahkan kadang-kadang rela tidak tidur semalaman, cuma untuk melihat pertunjukan wayang.

Lagi, Anggarkan Ganti Rugi Pasar Pagi PENGANGGARAN pembayaran ganti rugi Pasar Pagi, dalam RAPBD tahun 2014, karena Nota Kesepakatan KUA/PPAS antara pemkot dengan DPRD, ditandatangani tanggal 20 Agustus 2013. Dalam nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), disepakati bahwa dalam hal terjadi pergeseran asumsi, yang melandasi penyusunan KUA pendapatan dan belanja daerah, akibat adanya kebijakan pemerintah. Baik pusat dan atau daerah. Maka dapat dilakukan penambahan atau pengurangan program, dan kegiatan serta pagu anggaran indikatif. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota H Habib Ali Zaenal Abidin SE, dalam rapat paripurna DPRD, dengan agenda jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi, terhadap Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal tahun anggaran 2014, kemarin (3/12). “Apalagi hal itu belum ditampung dalam Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah. Adanya surat dari Pengadilan Negeri Tegal Nomor 02/ Pdt.Eks/2009/PN.Tgl, tanggal 2 September ke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

KOMIDI PUTAR - Hiburan komidi putar di Lapangan PJKA Kota Tegal, tak pernah sepi pengunjung. Kendati sistem yang digunakan tradisional, masyarakat tertarik menikmatinya.

CMYK

ke hal 15 kol 5

WAYANG CEPAK - Wahyono menunjukkan wayang golek cepak buatannya.

KARAKTER KOMODITAS - Sebelum dikirim ke pasaran, komoditas pertanian bawang merah, lebih dulu dibersihkan dan dikeringkan di sawah.

ngan umum fraksi-fraksi, terhadap Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal tahun anggaran 2014. Sejumlah kursi terlihat kosong. Bahkan Ketua DPRD H Edi Suripno SH, yang juga calon wakil wali kota yang mengajukan gugatan, juga tak berangkat. Akibatnya rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD, H Yakin Basuki. Demikian pula dengan wali kota, yang juga calon walkot yang mengajukan gugatan, H Ikmal Jaya SE Ak MHum, juga tidak hadir.

Tapi apakah mereka (masyarakat) tahu, bagaimana proses membuat wayang tersebut? Di Kota Tegal, ada seorang pembuat wayang, khususnya wayang golek khas Tegal, yang dikenal dengan sebutan wayang cepak. ke hal 15 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

DETEKSI - Pemateri kelas pertama, Yuliati SKeb Nes, menerangkan bagaimana mendeteksi, dan memeriksa IMS di hadapan dokter, bidan, dan paramedis puskesmas peserta workshop.

SDM Puskesmas Belum Semuanya Tanggap IMS SUMBER Daya Manusia (SDM) di puskesmas Kota Tegal, belum semuanya tanggap dan sensitif terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS). Dari 8 puskesmas yang ada, baru 2 yang memiliki Tim IMS. Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Moehammad Hafidz MKes, melalui Kabid P3PL drg Agus Dwi S, untuk menangani kasus IMS, butuh keahlian khusus. Sementara ini, pengetahuan umum terkait IMS, sudah dikuasai oleh SDM pus-

kesmas. “Namun, pengetahuan yang lebih mendalam terhadap IMS, perlu diberikan. Nantinya semua SDM di 8 puskesmas sensitivitas dalam pendeteksian dini IMS lebih mumpuni. Demikian pula dengan ketrampilan tentang penanganan kasusnya. Untuk puskesmas yang memiliki Tim IMS baru 2, yakni Puskesmas Margadana dan Tegal Barat. Enam puskesmas lain belum,” ujarnya, kemarin (3/12). ke hal 15 kol 1


PEMALANG

10

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

NGENDONG Tetap Eksis IKATAN Guru Taman KanakKanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Randudongkal harus terus maju dan tetap eksis dalam dunia pendidikan. Ketua IGTKI Kecamatan Randudongkal Murfiningsih menegaskan, itu pula sebabnya untuk memajukan pendidikan di wilayah Randudongkal, IGTKI melakukan upaya yang sudah dirintisnya sejak awal. Apalagi, sekarang banyak terdapat guru baru yang relatif masih muda dan membutuhkan DOK. pembinaan penuh. Sehingga Murfiningsih nantinya mmereka mampu menjadi guru TK yang berkualitas dan mampu menempatkan diri dalam menghadapi anak-anak usia bermain tersebut. “Upaya memang dilakukan yaitu mengkader dari sekarang, sehingga walaupun masih tergolong baru mereka mampu memberikan pelajaran dan cara belajar yang sesuai,” ungkapnya, Selasa (26/11). Kegiatan yang dilakukan, papar dia, antara lain mengikuti workshop, pelatihan pendidikan, kuliah ijazah standar, kualifikasi pendidikan, pertemuan rutin setiap bulan, dan sebagainya. Adapun cabang-cabangnya meliputi kelompok kerja kepala sekolah (K3S) dan gugus, di mana untuk gugus terdapat 2 kelompok yaitu TK dan terpadu (kelompok bermain). “Guru senior sendiri banyak yang sudah masuk ke sekolah dasar. Sehingga persiapan sejak dini untuk guru baru harus terus dilakukan, agar mereka juga siap dalam segala hal,” paparnya. Hasil dari upaya yang telah dilakukan IGTKI memang membuahkan hasil dengan prestasi yang telah didapatkan selama ini. Seperti meraih juara 1 tingkat Kabupaten Pemalang untuk Porseni IGTKI, bahkan sudah tiga kali sampai tingkat provinsi. “Mudah-mudahan IGTKI tetap jaya, maju, serta guru-gurunya semakin berkualitas,“ pungkas dia. (maf)

Bercanda, Tewas Minum Racun PETARUKAN – Dian Andi Lala (15), anak ke dua dari 4 bersaudara pasangan Casmono dan Daimah, warga Dukuh Pejalaran RT 5 RW 2 Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan tewas mengenaskan. Pasalnya, siswa kelas IX SMPN 2 Petarukan itu meregang nyawa secara tidak sengaja, usai meminum racun yang akan digunakan untuk meracuni ikan di tambak bersama teman-temannya. Menurut Casmono (43), ayah korban, Selasa (3/12), mengatakan, Senin (25/11) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, Andi beserta lima temannya pergi menyusul ayahnya di tambak milik PTP XVIII Pesantren di Blok Sikalong dengan membawa racun. Racun tersebut akan digunakan untuk meracuni ikan-ikan di tambak, agar mudah ditangkap. Andi dan lima temannya yaitu Zainul, Kusmanto, Heri Kurniawan, Wisnu, dan Zaenudin bersama ayahnya, kemudian mencampurkan racun ke dalam air tambak. Namun, saat ditinggal

DOK.

Drs Santoso MM MSi

Kinerja SKPD di Bawah Target SEMINAR NASIONAL – Kegiatan seminar nasional yang dilaksanakan PDM dan Majlis Dikdasmen Kabupaten Pemalang di RCC Pemalang, Sabtu (30/11) lalu.

Seminar Nasional Muhamamdiyah PETARUKAN – Dalam rangka Milad (Hari Jadi) Akbar satu abad ke-104, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kabupaten Pemalang mengadakan seminar nasional dan workshop dengan tema Menciptakan Sekolah Berkualitas Internasional, Sabtu (30/11), di Regina Confention Center (RCC) Petarukan Pemalang. Beberapa unsur Majlis Dikdasmen diantaranya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), guru, karyawan dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Pemalang mengkuti kegiatan seminar dan workshop yang disampaikan para kepala sekolah berprestasi dan guru percontohan tingkat nasional. Ketua Panitia Fatimah SPdI menyampaikan, dia sangat mengapresiasikan kegiatan tersebut, karena Pemalang khususnya Kecamatan Comal merupakan pioneer untuk merubah impian menjadi kenyataan. Utamanya pendidikan sebagai satu-satunya amal usaha Muhammadiyah yang bisa mencetak kader-kader generasi penerus perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam penegakan amar ma’ruf nahi munkar. Konsistensi sekolah Muhammadiyah dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berkualitas dengan 8 standar pendidikan sebagai acuan pendidikan nasional yang utama serta tidak bisa ditawar adalah meningkatkan kualitas akhlak dan ibadah peserta didik. Karena hal tersebut adalah wujud utama dalam membangun sekolah Muhammadiyah yang berkualitas. “Lembaga pendidikan bukan sekedar pabrik ijazah (diploma mills). Melainkan tempat berproses bagi peserta didik untuk memaknai seluruh pengalaman hidup,” terangnya. Menurutnya, 104 tahun sang surya tiada henti menyinari negeri, menjadi pengalaman berharga dan berilmu untuk bisa memajukan pendidikan di Kabupaten Pemalang. “Kapan lagi kita akan merubah paradigma pendidikan di amal usaha Muhammadiyah kita? Karena menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional didefinisikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensinya.” Sehingga, papar dia, memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian dan kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Lebih menarik lagi, penyelenggara menghadirkan nara sumber utama dari Pimpinan Pusat Majlis Dikdasmen Prof Dr Imam Rabandi MEng. Dalam makalahnya menyampaikan sebuah maindset yang disesuaikan dengan perkembangan dan situasi zaman sekarang. Dikatakannya, abad ke-21 yang dikenal dengan era kesejagatan yang memiliki ciri perubahan antara lain perubahan cepat dalam kehidupan masyarakat, perkembangan teknologi informasi, dan berdampak hubungan dunia tanpa batas. Dari perubahan tersebut menuntut adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk siap berkompetisi dalam hal meningkatkan pendidikan berkualitas, menjadi tenaga kerja handal, pelajar bisa bersaing baik tingkat nasional maupun internasional dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, olah raga, serta adanya pertukaran pelajar. Semua tuntutan itu sebuah tantangan berat untuk dapat menyediakan lembaga pendidikan yang mampu mempersiapkan SDM Indonesia agar sejajar dengan negara lain di dunia. Seminar dan workshop dihadiri dan dibuka Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Drs H Musman Thalib MAg. Dia berharap, sekolah Muhammadiyah mampu bersaing di tingkat internasional minimal ASEAN. Artinya peran majlis dikdasmen diharapkan lebih pro aktif dalam mengendalikan regulasi penyelenggaraan sekolah Muhammadiyah baik melayani konsumen, manajemen leadership, pengembangan infra struktur, informasi, maupun dalam hal teknologi. (rid)

MASIH BERDUKA – Daimah menunjukkan foto almarhum anaknya Dian Andi Lala yang tewas lantaran meminum racun.

ke lokasi tambak lainnya, keenam anak tersebut terlihat ramai bergurau dan bercanda. Dari candaan itu, sambung Casmono, muncul ide tebaktebakan antara keenamnya. “Mana yang air, mana yang racun,” terang Casmono menirukan isi tebakan keenam anakanak itu. Salah seorang teman Andi,

kemudian mengambil botol yang berisi racun. Oleh korban, botol tadi langsung direbut sambil berkata, “Jangan itu racun!” Teman-teman Andi lainnya senang, karena botol itu tidak sampai diambil oleh temannya. Tapi, tanpa diduga botol berisi racun tersebut justru diminum korban. Seketika, Andi kejangkejang dan panas.

nya itu sering mendapat rangking dan banyak kegiatan yang dikutinya. Karenanya, tidaklah mengherankan saat pemakaman, Selasa (26/11) lalu, teman-teman dan sebagian guru dari SMPN 2 Petarukan ikut mengantarkannya ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Daimah mengungkapkan, ada perangai aneh yang ditunjukan Andi sebulan sebelum kematinnya. Menurut ibunya, Andi yang biasanya jarang sekali ngobrol dengan kakaknya saat itu sering berbicara dengan kakaknya yang bekerja di Jakarta melalui ponselnya. “Andi tidak pernah telpontelponan dengan kakaknya. Tapi saat itu sering sekali telpon.” Hal yang sama disampaikan Kepala Dusun II Masrukhin. Menurutnya, tidak seperti biasanya Andi mengajak bercanda dengannya, padahal sebelumnya tidak pernah seakrab itu. “Saat di musala, nggak pernah Andi bercanda tapi saat itu bercanda terus,” kata Masrukhin. (rid)

Potensi Silpa Tinggi

PENTOL RAH

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

Melihat kejadian itu, temantemannya panik dan langsung memanggil ayahnya yang tidak jauh berada dari TKP kurang lebih 100 meter. Andi masih bisa ditanya ayahnya dan menjawab, “Hanya minum sedikit.” Oleh ayahnya, Andi diminumi air kelapa muda sebagai penetrasi dengan harapan racun yang ditenggak bisa keluar bersamaan dengan muntahan isi perut korban. Kondisi Andi semakin kritis, dia kemudian dilarikan ke RS Siaga Medika, namun sekitar pukul 22.00 WIB Andi tidak tertolong. Kepala Desa Kendaldoyong Kuslantasi membenarkan, ada warganya yang meninggal karena meminum racun. Kepada seluruh warga, dia menghimbau, agar berhati-hati dalam beraktivitas, apapun pekerjaannya. Di mata teman-temannya, Andi adalah sosok anak yang cerdas, pandai, senang dengan berbagai kegiatan, dan banyak temannya. Ibunya, Daimah menuturkan, di sekolahnya anak-

PEMALANG - Potensi sisa lebih penghitungan anggaran (silpa) tahun 2013 sangat tinggi. Potensi tersebut karena terindikasi tingkat capaian kinerja dari masing-masing SKPD yang relatif dibawah target dan hampir merata di seluruh SKPD. Anggota DPRD Pemalang Drs Santoso MM MSi mengaskannya, Senin (2/12) kemarin. Menurut Santoso yang juga manta sekda itu, potensi itu timbul karena adanya persoalan teknis, tetapi bersifat regulatif. “Salah satu contoh riilnya adalah pelaksanaan program kegiatan yang didanai dari dana alokasi khusus atau DAK,” katanya. Lebih khususnya, lanjut Santoso di DAK pendidikan terjadi

akumulasi yang berpotensi timbulnya silfa yang ringgi pula dan terjadi sejak tahun lalu. Contohnya DAK tahun 2011 senilai kurang lebih Rp 6 miliar dan tahun 2012 senilai Rp 8 miliar, itupun belum bisa dilaksanakan. Sementara itu, dalam DAK pendidikan tahun 2013 juga sampai sekarang juga belum diluncurkan karena belum cair. Dengan demikian, maka hal tersebut berpontensi akan menimbulkan silpa pendidikan dari bidang pendidikan sekitar Rp 22 miliar. Di sisi lain, untuk tingkat capaian SKPD Dindikpora untuk tahun 2013 juga masih berkisar 25 persen. “Karena itu Fraksi Partai Golkar tidak bosan-bosannya selalu mengingatkan, mendorong, dan mensupport seluruh SKPD untuk terus meningkatkan kinerjanya.” Apalagi saat ini, lanjut dia, melihat target-target yang dicantumkan di kinerja pemerintah daerah maupun RAPBD atau sebelumnya pada KUA-PPAS itu terkesan hanya formalitas. Tetapi tidak ada upaya-upaya terobosan, bahkan akselerasi percepatan bagaimana melakukan peningkatan kinerja untuk mencapai target. Sehingga akan terjadi akumulasi sisa-sisa kegiatan yang tidak terselesaikan. “Maka jika ini dibiarkan akan memberikan dampak penilaian negatif terhadap kinerja bupati selaku kepala daerah,” tandasnya. (apt)

M RIDWAN/RADAR PEMALANG

BERI PENJELASAN – Kabid Kesga Dinkes Pemalang dr Melany Setiawati memberi penjelasan kepada bidan di Cipes Family Resto Pemalang, Selasa (3/12) kemarin

Bidan Terima Hasil AMP PEMALANG – Bidan-bidan di Kabupaten Pemalang menerima penyampaian hasil rekomendasi untuk audit maternal perinata atau AMP. Bidan tersebut merupakan tenaga pelaksana dari proses kelahiran antara ibu dengan anaknya. Bidan-bidan yang terdiri dari bidan desa dan bidan rumah sakit baik negeri maupun swasta tersebut menerima penyampaian hasil rekomendasi untuk AMP di Cipes Family Resto Pemalang, Selasa (3/12) kemarin. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dr H Humartono. Humartono menyampaikan, AMP agar benar-benar dilaksanakan dengan serius sebagai pembelajaran untuk tidak terulang lagi pada waktu-waktu berikutnya. Kepala Bidang Kesehatan Keluarga (Kabid Kesga) Dinkes Pemalang dr Melany Setiawati, selaku penanggung jawab kegi-

atan, mengatakan, kegiatan itu merupakan kelanjutan dari kegiatan di Hotel Sentana, Senin (21/ 11) lalu, mengenai kasus-kasus kematian ibu dan bayi baru lahir yang sudah dikajinya. “Waktu itu sudah dikaji dari kasus-kasus tersebut,” kata Melany. Dari kajian tersebut, tambah dr Melany, hari ini dilakukan penyampaian hasilnya kepada para bidan selaku pelaksana di lapangan. “Maksudnya, apa yang disampaikan itu sebagai pembelajaran agar tidak terjadi kasuskasus yang sama pada waktu yang akan datang,” jelasnya. Kegiatan yang juga menghadirkan dr Yakop SpOG menjadi pembelajaran tersendiri dan sangat berarti bagi para bidan. Karena yang disampaikan oleh nara sumber yang notabene adalah dokter yang sangat berkompeten di bidangnya dan merupakan pelaku di lapangan bisa dijadikan pengalaman dan diambil ilmunya. (rid)

EMBONG SRIYADI/RADAR PEMALANG

TUNJUKAN TROPI - Pemilik Gedung Futsal Fan Agung Jaya, Karim bersama para atlet futsal menunjukan tropi yang telah diraihnya.

Cetak Atlet Handal Kiprah Gedung Futsal Fan Agung Jaya OLAH raga bukan menjadi barang baru bagi mereka lapisan masyarakat yang memiliki moto memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat. Bahkan di sejumlah lokasi yang jauh dari keramaian dan pusat kota, kini menjamur pusat-pusat olah raga, di samping untuk mengembangkan benih atau bibit unggul atlet. Salah satunya, cabang olah raga futsal yang mulai digemari

dalam setahu terakhir, utamanya bagi mereka yang berjiwa muda. Di Desa Jebed Selatan Kecamatan Taman pun tak ketinggalan. Untuk meraih mimpi mencetak calon atlet-atlet futsal mumpuni, masyarakat setempat atau dari luar bisa menghabiskan waktu untuk berolahraga futsal di Gedung Futsal Fan Agung Jaya Milik Karim. Meski terbilang baru, namun mampu menggelar even untuk menarik minat timtim futsal di Kabupaten Pemalang menjadi yang paling top. Gedung Futsal Fan Agung Jaya dilengkapi dua lapangan ukuran standar nasional. “Insya

Allah nyaman untuk bermain karena gedungnya luas, kemudian dilengkapi dengan kantin dan sarana lain yang tentunya bikin nyaman para atlet,” tegas Karim. Meskipun baru dibagun, Gedung Futsal Fan Agung Jaya telah mampu mengadakan turnamen futsal dalam rangka grand opening 1-2 Desember lalu. “Alhamdulilah turnamen berjalan sukses, karena even ini mampu menarik sejumlah tim berlaga di sini. Moto kami sederhana, turut serta memberi ruang lingkup bagi para calon atlet futsal masa depan,” pungkasnya. (sri)

Bupati Serahkan Hadiah Blusukannya SEJUMLAH siswa SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Pemalang mendapat hadiah dari Bupati Pemalang. Hadiah yang mereka terima, karena telah berhasil menjawab kuis yang diberikan bupati saat hadir di sejumlah kegiatan masyarakat. Penyerahan hadiah dilakukan langsung bupati di ruang kerjanya, Selasa (3/12). Sejumlah siswa yang menerima hadiah di antaranya Hanim Firda Salsabila, siswa kelas 6 SDN 2 Mandiraja yang berhasil menghafal teks Pancasila, Iayati Aena, siswi kelas 9 MTs Ikhsaniah Banyumudal yang berhasil menghafal Pembukaan UUD 45, dan Indri Putri Patricia, siswa kelas 5 SDN 1 Warungpring yang hafal lagu Indonesia Raya. Selain itu juga M Satrio Nusantoro, siswa kelas 5 SDN 1 Warungpring, Dwi Ulul Asmi, siswa kelas 3 SDN 1 Pulosari, dan Fitroh Ilmi Safitri, siswa kelas 8 SMPN 2 Pulosari. Juga ada tiga orang petugas pembantu keluarga berencana desa yaitu Kusmirah dari Karangasem Kecamatan Petarukan, Kholifah dari Bongas Kecamatan Watukumpul, dan Sutriyati dari Desa Penggarit Kecamatan Taman yang berhasil menjawab kuis bupati tentng visi misi Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang H Junaedi mengatakan, pemberian hadiah kepada sejumlah siswa-siswi SD, SMP, SMA, dan SMK ini untuk mereka yang telah berhasil menjawab kuis. Yaitu menghafal teks Pancasila, UUD 45, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Menurut bupati, pemberian hadiah ini untuk menumbuhkan semangat kejuangan masyarakat di Kabupaten Pemalang, sekaligus untuk menanamkan jiwa pancasilais. Di samping itu juga

AGUS P/RADAR PEMALANG

SERAHKAN HADIAH – Bupati Pemalang H Junaedi menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang kuis di ruang dinasnya kemarin.

sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat utamanya kepada generasi muda seperti para pelajar.

“Sehingga diharapkan anakanak pelajar agar lebih semangat, utamanya sebagai pelajar yaitu harus rajin-rajin belajar,” kataya. (apt)


KABUPATEN TEGAL

RABU 4 DESEMBER 2013

13

RADAR TEGAL

PELANTIKAN LONGMARCH Puluhan difabel longmarch menuju kantor DPRD Kabupaten Tegal untuk mengadukan nasibnya, Selasa (3/12).

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

TERPILIH - Makmuri, SPd secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Kwarran Pangkah untuk masa bakti 2014-2017.

Musran Pramuka Pangkah digelar PANGKAH – Musyawarah Ranting (Musran) V Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Pangkah tahun 2013 yang di gelar di Gedung KPRI Among Dwija Pangkah, Sabtu (30/11) lalu dibuka secara resmi oleh Camat Pangkah, Saidno AP Msi selaku ketua Mabiran. Hadir dalam Musran yakni Wakil Sekretaris Kwarcab, R Sopan Effendi SPd mewakili ketua Kwarcab Tegal, Kepala UPTD Dikpora, Ruslani SPd, Kepala KUA Pangkah, Mabiran, pengurus Kwarran dan para kepala sekolah selaku ketua Mabigus se Kwarran Pangkah. Saidno AP MSi selaku ketua Mabiran saat membuka Musran ke V Tahun 2013 berharap forum Musran yang mengagendakan pemilihan ketua Kwartir Ranting Pangkah masa bakti 2014–2017 dapat berjalan lancar dan sukses. “Semoga pemilihan Ketua Kwarran Pangkah berjalan sukses,” katanya. Wakil Sekretaris Kwarcab, R Sopan Effendi SPd mewakili Ketua Kwarcab Tegal meminta peserta Musran dalam hal ini pemilik hak suara agar menggunakan haknya dengan baik yakni dengan memilih figur Ketua Kwarran yang kober dan pinter. Hal itu penting untuk mengemban amanat keberlangsungan Kepramukaan dimasa mendatang. “Pilihlah figur ketua yang kober dan pinter,” pesannya. Sementara itu, Ketua Kwarran Pangkah, Ramdlon SAg dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada para Pengurus Kwarran dan Pembina yang telah mengupayakan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Pangkah tetap solid selama masa kepengurusannya periode 2009– 2012. “Dalam forum ini, saya juga sekaligus memohon maaf apabila selama masa bakti 2009 – 2012 kurang maksimal,” ungkapnya. Dalam forum Musran V untuk memilih Ketua Kwarran Pangkah masa bakti 2014 – 2017 muncul 2 kandidat nama yakni Makmuri S.Pd dan Sobri S.Pd. Setelah melalui proses pemungutan suara secara aklamasi, Makmuri S.Pd ditetapkan sebagai Ketua Kwarran Pangkah masa bakti 2014 – 2017. (yer)

SATUAN KARYA

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

Difabel Geruduk Kantor DPRD SLAWI - Puluhan penyandang cacat (difabel) menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Tegal, Selasa (3/12) siang. Mereka yang tergabung dalam lembaga Difabel Slawi Mandiri (DSM) ini mendesak pemerintah daerah agar memberikan kebijakan yang berpihak kepada kaum difabel. Saat mendatangi kantor DPRD, mereka ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Firdaus Assyairozi dan Ketua Komisi IV, Marhaenismanto. Fasilitator dari DSM, Margi Hanur Cipto mengatakan, kesamaan hak kaum difabel diatur

melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 43 tahun 1998 tentang Upaya Kesejahteraan Penyandang Cacat. “Meski sudah ada PP nya, tapi implementasi di daerah masih kurang,” kata Margi dihadapan para wakil rakyat itu. Padahal, lanjut Margi, dalam aturan tersebut pemerintah daerah diwajibkan untuk menyediakan aksesbilitas bagi penyandang cacat di tempat publik. Seperti jalur landai, penanda berupa huruf braile di perkantoran dan beberapa fasilitas lainnya untuk kaum difabel. “Sepertinya,

pelatihan dan permodalan dari Dinsosnakertrans, tapi menurut Margi, tidak cukup untuk dikembangkan. Sebab, harus ada jaminan hak dari pemerintah daerah melalui perda. Dirinya juga tak menampik, kaum difabel di Kabupaten Tegal juga masih banyak yang belum memiliki kartu kesehatan Jamkesmas dan Jamkesda. “Selain itu, kaum kami juga masih banyak yang belum memiliki rumah layak. Artinya, rumah kami saat ini, masih belum lengkap dengan sarana yang memadahi. Seperti MCK dan

lainnya,” ucapnya. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Marhaenismanto menyatakan, masukan dari DSM ini akan segera ditindaklanjuti. Yakni dengan menyusun perda tentang hak dan perlindungan difabel. Harapannya, mereka mendapatkan kesamaan hak, termasuk dalam bidang anggaran. “Akan kita bicarakan dengan dinas terkait, seperti Dinsosnakertran, Dinkes, Disperindag dan Bappeda,” kata Oni sapaan akrab Ketua Komisi IV ini pada media. (yer)

Seni Tari Tradisional Dilestarikan SLAWI - Upaya melestarikan seni tari tradisional, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar pelatihan seni tari bagi guru SD, SMP dan SMA/SMK. Kegiatan itu dipusatkan di Gedung Rakyat Slawi, Selasa-Rabu (3-4/12). Seni tari yang diajarkan yakni tari lenggok wangi ciptaan Teti Yulianti yang sekaligus menjadi instruktur dalam pelatihan tersebut. Ketua penyelenggara, Dra Wuninggar yang juga Kabid Kebudayaan Disparbud Pemkab Tegal mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk menumbuhkembangkan kesenian bagi masyarakat, khususnya guru atau pamong seni. Selain itu, menumbuhkembangkan rasa kebangsaan untuk cinta budaya

bangsa. “Kami mengundang instruktur yang ahli di bidang seni tari, yakni Teti Yulianti pencipta tari lenggok wangi,” katanya. Kepala Disparbud Pemkab Tegal, Heru Widiono mengatakan, kesenian yang ada di Kabupaten Tegal memiliki spesifikasi tersendiri yang harus dijaga, dan ditingkatkan. Namun demikian, diperlukan upaya penanganan atau managemen yang baik. Diantaranya, managemen seni tari yang profesional, menyelenggarakan pelatihan seni, dan mengenal serta menjalin hubungan baik dengan komunitas seni. “Pembinaan dan pengembangan kreativitas seni merupakan salah satu upaya efektif dalam memperkokoh jati diri bangsa yang cinta tanah air,” ujarnya. (yer)

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

SEMATKAN - Anggota Binmas Polsek Dukuhwaru, Aiptu Jujuk Winarko menyematkan tanda Latda Saka Bhayangkara.

PeloporKeselamatanBerlaluLintas DUKUHWARU -.Anggota Pramuka Satuan Karya (SAKA) Bhayangkara merupakan bagian dari generasi muda, oleh karenanya diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dilingkungannya masing–masing. Hal itu dikatakan anggota Binmas Polsek Dukuhwaru, Aiptu Jujuk Winarko mewakili Kapolsek Dukuhwaru, AKP Ketut Wirnita SH saat melepas peserta Latihan Dasar Saka Bhayangkara (Latda Bhara) Polsek Dukuhwaru, Sabtu. “Mari jadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan tertib lalu lintas,” katanya. Menurut Aiptu Jujuk, Saat ini Polri tengah gencar mensosialisasikan budaya tertib berlalu lintas sesuai UU Nomor 22 tahun 2009 melalui slogan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas termasuk kepada anggota Saka Bhayangkara. “Anggota Saka Bhayangkara harus memahami etika berlalulintas dan menjadi contoh teladan tertib berlalulintas bagi pengguna jalan lainnya,” tandasnya Selain itu, lanjutnya, Pramuka Saka Bhayangkara juga dituntut untuk bisa menyampaikan tata cara etika berlalu lintas kepada saudara, teman dan tetangga sehingga akan tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Sementara itu, Pamong Saka Bhayangkara Polsek Dukuhwaru, Briptu Agus Sugiyarto menjelaskan kegiatan Latda Bhara merupakan proses untuk menyaring peserta didik (Pesdik) yang siap menjadi mitra Polri melalui Saka Bhayangkara. “Latda Bhara sendiri bertujuan untuk menggembleng watak mental calon anggota Saka agar lebih siap menghadapi era sekarang,” jelasnya. Dijelaskan Agus, kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni Sabtu dan Minggu dengan diawali kegiatan perjalanan (longmarch) dari Mako Polsek menuju lokasi di Bumi Perkemahan Wana Tirta, Desa Pedeslohor Kecamatan Adiwerna. “Jarak tempuh perjalanan kurang lebih 10 km. setibanya dilokasi peserta langsung mendirikan bivak, sebagai tempat istirahat,” paparnya. Agus menambahkan, beberapa materi yang diberikan diantaranya tentang kamtibmas, budaya berlalu lintas, survival halang rintang, dan repling. “Sejalan dengan program Polri, info kamtibmas ini kita berikan kepada adik-adik. Dengan harapan, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas minimal untuk diri sendiri dan keluarga, sehingga akan terwujud suasana aman, tentram damai sampai ke tingkat desa,” pungkasnya. (yer)

dalam APBD juga tidak dianggarkan khusus untuk kaum difabel,” ujarnya. Anggaran itu, kata Margi, untuk pembinaan kaum difabel seperti pendidikan khusus, kesehatan, pelatihan ketrampilan, dan modal usaha. Anggaran itu, tentunya juga harus didukung perda tentang kesamaan hak bagi kaum difabel di semua bidang. “Sayangnya, sampai sekarang belum ada perda yang mendukung anggaran bagi kaum difabel,” cetusnya. Kendati saat ini kaum difabel sudah mendapatkan bantuan

YERRY NOVEL/RADAR SLAWI

PELATIHAN TARI - Teti Yulianti, instruktur tari dan pencipta tari lenggok wangi melatih para guru di Gedung Rakyat Slawi, kemarin.

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

GENJOT PAD - Pemberlakuan tarif retribusi sesuai perda yang mulai digencarkan UPTD terminal untuk menutup pendapatan akhir tahun.

Mulai Tarik Retribusi Inap SLAWI - Ditengah kondisi sarana dan prasarana yang ada diteminal tipe C Slawi saat ini, tak menciutkan nyali UPTD setempat untuk dapat menutup target pendapatan retribusi yang dibebankan. Dimana target pendapatan di tahun 2013 yang dibebankan UPTD terminal sebesar Rp 245 juta dari target tahun sebelumnya yang hanya Rp 169.608.000. Kepala Dishubkominfo, Fajar Rokhwidi SIP melalui Kepala UPTDF Terminal, Imam Sutanto menyatakan pihaknya sudah tidak memberlakukan toleransi pada awak angkutan yang belum bisa membayar retribusi sesuai aturan perda. “Kami akan

menerapkan tarif retribusi sesuai perda semisal untuk elf membayar retribusi Rp 3.000. Memang tidak ada pilihan lagi untuk menerapkan retribusi sesuai aturan Perda yang berlaku,” terangnya, Selasa (3/12) kemarin. Langkah mendongkrak pendapatan juga ditempuh dengan memberlakukan penarikan tarif bagi bus yang bermalam diareal terminal. Hal ini juga telah diatur dalam Perda, dimana bus yang bermalam diareal terminal akan dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 permalam. Dalam aturan Perda juga menyebutkan bahwa terminal bukanlah garasi untuk tempat menginapnya angkutan penumpang atau bus. Terkait keber-

adaan sarana dan prasarana pendukung diareal terminal saat ini, Imam mengakui memang sudah tidak layak untuk digunakan. “Ajuan perbaikan sudah kami tempuh dan sempat dibahas di Badan Anggaran. Kala itu kami ajukan anggaran perbaikan senilai Rp 150 juta. Namun akhirnya dicoret. Mungkin ada pertimbangan lain, bahwa ada rencana mewujudkan pembangunan terminal baru di Dukuhsalam,” terangnya. Menghadapi lebaran tahun ini pihaknya mengaku siap menyediakan armada angkutan lebaran yang nantinya akan dilakukan uji layak sebelum digunakan. (her)


RADAR BREBES

14

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes

(0283) 671431

RSU Bhakti Asih

(0283) 671279 / 673481

RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes

(0283) 877222

RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes

(0283) 889588/ 889548

Hotel Dedy Jaya Brebes

(0283) 673133 / 673158

RS Dedy Jaya

(0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Budidaya Jahe Vertikultur LARANGAN - Upaya mengembangkan budidaya jahe dengan sistem Vertikultur (Polibag) terus dilakukan oleh Asosalisasi Petani dan Produsen Jahe Indonesia (APPJI). Salah satunya dengan membentuk pengurus APPJI daerah dan wilayah di tiap kabupaten/kota maupun provinsi lain. Langkah itu diharapkan akan bisa menambah jumlah anggota atau petani yang membudidayakan jahe dengan sistem vertikultur. Sekjen Dewan Pengurus Pusat (DPP) APPJI, Kuntoro Tayubi Selasa (3/12) mengatakan, sejak didirikan pada Tanggal, 25 Agustus 2013 lalu, APPJI sudah berhasil membudidaDOK.RADAR BREBES yakan jahe sistem vertikultur atau Kuntoro Tayubi dengan media polibag. Bahkan untuk saat ini sudah ada 30 petani yang menjadi anggota binaan APPJI di wilayah Kabupaten Brebes. Dan untuk menambah jumlah petani binaan, saat ini DPP APPJI tengah mengupayakan untuk membentuk kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota lain. “Kami sudah merencanakan untuk melakukan pengukuhan Pengurus APPJI wilayah Jawa Tengah pada Tanggal, 8 Januari 2014 mendatang. Dan kemudian akan ditindak lanjuti dengan membentuk kepengurusan di provinsi atau kabupaten/kota lainnya,” ujar dia. Dia mengakui, pembentukan kepengurusan di tingkat wilayah atau daerah sangat diperlukan mengingat antusias petani untuk membudidayakan jahe sistem vertikultur semakin tinggi. Di wilayah Kecamatan Larangan sendiri, lanjut dia, saat ini sudah ada sekitar 80.000 ribu tanaman haje sistem vertikultur yang tengah dibudidayakan. Dan diperkirakan, dari jumlah itu akan mampu menghasilkan sekitar 800 ton jahe. “Jumlah ini diharapkan akan terus bertambah seiring dengan dibentuknya kepengurusan di tingkat wilayah maupun daerah lain sebagai wadah pembinaan bagi petani,” tandasnya. Saat ini, lanjut Kuntoro, APPJI tengah merumuskan sejumlah kebijakan terkait dengan sistem pemasaran jahe vertikulutur. Ada tiga poin kebijakan stategis yang saat ini tengah diupayakan APPJI. Diantaranya, melakukan komunikasi dengan stek holder agar bisa merumuskan standar harga di pasaran. Melakukan pemetaan kebutuhan jahe di tingkat lokal serta melakukan estimasi produksi jahe nasional. “Dan yang tidak kalah pentingnya lagi, melakukan penguatan kelembagaan baik di tingkat pusat, wilayah maupun daerah,” pungkas dia. (har)

AJIB AH

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

PANTAU LANGSUNG - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE memantau langsung pelaksanaan pembagian dana kehormatan bagi ketua RT-RT diwilayah Kecamatan Paguyangan.

Tingkatkan Pelayanan dengan Paten PAGUYANGAN - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperhatikan kondisi geografis daerah, peran kecamatan perlu dioptimalkan sebagai perangkat daerah terdepan dalam memberikan pelayanan publik. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Brebes mulai 1 Januari mendatang mulai menerapkan program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Program tersebut adalah penyelengaraan pelayanan publik ditingkat Kecamatan dari tahap permohonan hingga tahap penerbitan dokumen dalam satu tempat. Hal itu sebagaimana disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, terkait upaya Pemerintah Kabupaten didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, disela kegiatan penyerahan dana penghormatan kepada ketua RT-RW di Kecamatan Paguyangan, Selasa (3/12). “Bentuknya adalah pelimpahan wewenang dari Bupati kepada pejabat yang ditunjuk dilingkungan Pemkab, untuk melaksanakan pelayanan penerbitan izin. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat,” kata Idza. Sebagai implementasi program tersebut, telah terbit Peraturan Bupati Brebes Nomor 032 Tahun 2013 tentang Pelimpahan jenis-jenis perijinan kepada Kecamatan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Brebes. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga pada gilirannya akan mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, efisien, efektif, mudah dan murah,” terangnya. Dikatakan, penerapan program Paten merupakan upaya menuju perubahan sistem pelayanan publik agar semakin lebih cepat, terukur, jelas, dan tepat sasaran bagi masyarakat. “Diharapkan kedepannya melalui program ini fungsi dan peranan pemerintah kecamatan sebagai pusat pelayanan administrasi akan semakin optimal, termasuk dalam hal melayani permohonan surat izin maupun non perizinan,” ujarnya. Dalam kegiatan kemarin, Bupati juga meminta kepada para Ketua RT maupun RW agar membantu pamerintahan Desa, didalam mensukseskan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sebab, kedepan PBB dalam pengelolaannya dijadikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Sehingga manfaatnya akan lebih dapat langsung dirasakan untuk pembangunan di wilayah masing-masing,” terang Idza. (pri)

389 LSM Diperiksa Terkait Penggunaan Dana Bansos BREBES - Sebanyak 389 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Brebes dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Mereka dikabarkan diperiksa terkait dengan program bantuan sosial (bansos) keuangan dan dana hibah yang bersumber dari APBD I tahun anggaran 2010-2011 di Kabupaten Brebes.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ratusan lembaga yang diperiksa oleh Tipikor Kejari Brebes itu terdiri dari LSM, Paguyuban, Ormas, dan kelompok masyarakat yang menerima alokasi bansos tahun 2010-2011. Diduga banyak lembaga penerima yang tidak melaksanakan kegiatan sebagaimana mestinya. Hal ini mengakibatkan keuangan negara dirugikan hingga Rp 26 miliar. Sejumlah sumber di Kejaksaan membenarkan adanya pemanggilan terhadap penerima dana bansos dan dana

hibah itu. Bahkan, proses pemeriksaan telah berlangsung sepakan terakhir secara marathon. Kasi Intel Kejari Brebes, Muhammad Antoni SH saat dikonfirmasi mengungkapkan, proses pemeriksaan itu dilakukan oleh Unit Tipikor sebagai tindaklanjut dari intsruksi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang. “Ya betul, tapi pemanggilan itu dasar dan kewenangan Kejati. Kami hanya sebagai kepanjangan tangan melanjutkan saja,” kata Antoni. Proses pemeriksaan itu meliputi pengumpulan data dan ke-

terangan atas penggunaan bantuan keuangan dan dana hibah oleh lembaga penerima. Proses pemeriksaan berlangsung selama dua minggu. Dari sebanyak 389 lembaga, 200 diantaranya telah dipanggil. Sedangkan sisanya masih menunggu giliran. Antoni menjelaskan, munculnya pemeriksaan terhadap penggunaan Bansos oleh Kejati itu menindaklanjuti dari temuan Laporan hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jateng. “Soal materi,

dan hasil pemeriksaan itu menjadi kewenangan Kejati. Terpisah, salah satu aktivis LSM di Brebes mengakui telah diperiksa oleh Kejari dengan dicecar sekitar 30 pertanyaan berkaitan dengan penggunaan dana bansos Provinsi yang diterima oleh lembaganya ditahun 2010 silam. “Lembaga kami menerima Rp 5 juta, dan telah direalisasikan sesuai peruntukan sebagaimana mestinya. Bentuk laporan pertanggungjawabannya pun saya buat dengan secara transparan,” kelit dia. (ism)

Aplikasikan Pramuka, Kuasai Materi

HARVIYANTO/RADAR BREBES

MELANTIK - Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Brebes, K Agus Mudrik Khaelani Al Khafidz melantik sejumlah Pengurus Ranting (PR) Ansor se-Kecamatan Brebes.

Tolak Politisi Busuk BREBES - Komitmen untuk merubah kondisi bangsa yang kian terpuruk terus dilakukan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kabupaten Brebes. Bahkan Pengurus Cabang GP Ansor Brebes telah mengintruksikan kepada seluruh anggotanya untuk bisa cermat dalam menentukan suaranya pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 mendatang. “Artinya, anggota GP Ansor harus bisa memilih calon anggota legislatif yang memiliki ahlak terpuji dan tidak tersangkut kasus hukum,” ujar Ketua PC GP Ansor Brebes, K Agus Mudrik Khaelani Al Khafidz saat melantik Pengurus Ranting (PR) GP Ansor se-Kecamatan Brebes di halaman Mushala Baiturrohman Kelurahan Limbangan Kulon Kecamatan Brebes, Senin (2/12) malam. Tidak menutup kemungkinan, terang dia, Ansor akan ditariktarik untuk menjadi pendukung salah satu calon legislatif untuk DPR-RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Brebes. Bahkan tidak sedikit anggota Ansor juga ikut meramaikan Pemilu

dengan menjadi calon anggota legislatif. Untuk itu, dirinya meminta agar anggota Ansor tidak mudah memberikan dukungan suara kepada para calon yang bermoral busuk dan terlibat dalam kasus korupsi. Dan bagi mereka yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif, dirinya juga meminta agar bisa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. “Korupsi merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan tidak bermoral,” tegas Gus Musdrik. Menurut dia, saat ini Bangsa Indonesia membutuhkan komitmen Ansor dalam upaya memperbaiki ahlak yang tengah menggerogoti generasi anak bangsa. “Banyaknya kasus korupsi dan tindak amoral yang merendahkan harkat dan martabat bangsa menunjukan kalau saat ini tengah terjadi penurunan moralitas anak bangsa. Untuk itu peran serta Ansor sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi itu,” pintanya. Dia juga berharap agar para calon anggota legislatif yang merupakan kader Ansor untuk tetap menjaga moralitas. Ar-

tinya, mereka harus berpolitik dengan baik tanpa harus mencela satu dengan yang lainnya. Dalam kesempatan itu, Gus Mudrik didampingi Sekretaris PC GP Ansor Brebes Nurul Huda SAg dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Brebes Subekhan, melantik 15 Pimpinan Ranting (PR) Se Kec Brebes. Mereka diantaranya, Pengurus Ranting Desa Kaligangsa Kulon, Sigempol, Pasarbatang, Pagejugan, Pemaron, Sigambir, Limbangan Kulon, Pasarbatang, Brebes, Kaligangsa Wetan, Banjaranyar, Wangandalem, Kalikamal, Padasugih dan Pemaron. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Solikhin AP menjelaskan, selain pelantikan juga diserahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 38 anak. Dana santunan sendiri bersumber dari partisipasi GNOTA Kab Brebes, BAZ Brebes, LAZIS-NU Brebes dan Darul Yatama Brebes. Kegiatan juga dirangkai dengan pengajian umum dengan menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Kempek Cirebon KH Mustofa Aqil sebagai pembicara. (harviyanto)

Ketua RW Ngamuk Pembagian Dana Kehormatan Molor WANASARI - Agus Hartoyo, yang merupakan Ketua RW di Desa Pebatan Kecamatan Wanasari akhirnya meluapkan amarahnya dengan cara mengamuk di Kantor Kecamatan Wanasari saat proses pembagian dana kehormatan RT dan RW. Ia bahkan meminta kepada seluruh Ketua RT dan RW untuk bubar dan tidak perlu mengambil dana kehormatan senilai Rp 200 ribu yang saat itu akan dibagikan. Emosi Agus Hartoyo memuncak setelah dia tidak sabar lagi menunggu lantaran waktu pembagian molor dari jadwal yang ada di dalam undangan. Dari informasi yang didapat, sesuai jadwal pembagian dana kehormatan akan dibuka oleh Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE pukul 13.00 WIB. Tapi proses pembagian baru dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB. Agus mengaku kecewa dengan proses pembagian dana yang terkesan lamban. Apalagi pembagian terkesan mirip dengan pembagian dana bantuan langsung tunai (BLT). “Masa kita harus mengantri dan berdesakdesakan hanya untuk mendapatkan dana itu? Apalagi waktu pembagiannya molor dari jadwal,” keluh Agus didepan sejum-

lah wartawan. Dia bahkan meminta agar proses pembagian dana bantuan itu dibubarkan. Apalagi, pembagian dana kehormatan itu terkesan melecehkan Ketua RT dan RW yang telah menunggu lama. Dia meminta agar pembagian dana yang berasal dari APBD itu diserahkan ke pihak desa masing-masing. Sehingga para ketua RT dan RW tidak perlu mengantri lama seperti halnya pem-

UNTUK mengaplikasikan Pramuka, peserta didik maupun pembina harus menguasai materi latihan. Dengan menguasai materi latihan hingga masuk ke lubuk hati, akan mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, materi latihan harus terus digali agar nilai-nilai pembelajaran pramuka bermanfaat untuk bekal kehidupan di masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Songgom Kabupaten Brebes Mujiman SPd, saat membuka acara Lomba Cerdas Tangkas Pramuka (LCTP), di SMPN 2 Songgom, Jumat (29/11) lalu. Dia menjelaskan, untuk lebih menguasai materi maka setiap peserta didik harus terus digladi. Antara lain melalui LCTP, perkemahan, maupun kegiatan lainnya yang dapat mendorong peserta didik menguasai materi. Pendidikan Pramuka sangat baik untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari karena mengandung nilai-nilai ketakwaan, kecintaan terhadap alam dan sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin trampil dan gembira, hemat cermat dan bersahaja, suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Disamping itu, Mujiman juga meminta kepada para pembina gugus depan (Gudep) untuk terus melakukan inovasi dan

kreativitas materi pelatihan. Sehingga antara pembina dan peserta didik tidak mengalami rasa bosan dalam melakukan aktivitas pramuka. “Agar tidak stagnan, pembina gudep harus melakukan pembinaan inovatif dan kreatif,” kata Mujiman yang didampingi Sekretaris Kwarran Harsen Purontoko SPd. Ketua Panitia penyelenggara LCTP Sukanjat SPd, LCTP diikuti 45 Gudep yang berpangkalan di SD/MI, 11 Gudep pangkalan SMP/MTs dan 6 Gudep pangkalan SMA/MA/SMK se-Kecamatan Songgom. Setelah melalui seleksi yang amat ketat, akhirnya tampil sebagai juara untuk Siaga Putra juara 1 Gudep SD Dukuhmaja 02, juara 2 Gudep SD Karangsembung 03, Gudep SD Wanacala 01. Siaga Putri juara 1 Gudep SD Wanacala 02, juara 2 Gudep SD Dukuhpayung, juara 3 Gudep SD Pengilon. Untuk tingkat Penggalang Putra, juara 1 Gudep SMPN 3 Songgom, juara 2 Gudep SMPN 2 Songgom, juara 3 Gudep SMP Maarif NU 04 Songgom. Penggalang Putri juara 1 Gudep SMPN 2 Songgom, juara 2 Gudep SMPN 3 Songgom, dan juara 3 Gudep MTs Maarif NU 04. Sedangkan tingkap Penegak, Penegak Putra dan Putri diraih oleh Gudep SMK Al Falah, juara 2 MA Darul Istiqomah, dan juara 3 SMK Bakti Utama. (ism)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

LCTP - Kegiatan lomba LCTP yang digelar Kwaran Songgom bertempat di SMPN 2 Sonbggom, belum lama ini.

bagian BLT. “Bubar saja, ini sama saja melecehkan kami,” teriak Agus. Sementara, Camat Wanasari, Amri Alfi yang berusaha menenangkan Agus Hartoyo tidak digubris. Agus bahkan tetap meminta ratusan ketua RT dan RW untuk bubar sebab pembagian dana kehormatan dengan sistem seperti itu telah menyita waktu para Ketua RT dan RW yang juga memiliki berbagai kesibukan lain. (har)


PEKALONGAN

RABU 4 DESEMBER 2013

15

RADAR TEGAL

Gaji Eks Karyawan Sri Ratu Dibayarkan PEKALONGAN - Penyelesaian kasus pesangon eks karyawan Sri Ratu, sampai saat ini belum mencapai titik temu. Namun, pihak perusahaan sudah menjanjikan membayar gaji karyawan untuk bulan November. Hal itu disepakati dalam pertemuan antara Walikota dengan owner Sri Ratu pada Senin (2/12) malam. Dikatakan Walikota, manajemen sudah berjanji untuk memberikan gaji karyawan pada Selasa siang (3/12). Gaji diserahkan langsung ke Walikota untuk kemudian membagikannya ke karyawan. “Karena menurut manajemen, sebelumnya mereka tidak mau menerima gaji itu. Makanya nanti dititipkan ke saya dulu. Kalau yang menerima akan saya bagikan, tapi kalau mereka menolak tetap saya pegang. Janjinya siang ini manajemen akan mengutus orang untuk mengantarkan gaji tersebut kepada saya. Karyawan akan mendapatkan gaji sebulan penuh walaupun baru bekerja 16 hari,” tutur Walikota yang ditemui di lobi kantornya, Selasa (3/ 12). Dari data PSP SPN Sri Ratu, total besaran gaji yang harus mereka terima untuk seluruh

MUHAMMAD HADIYAN

AKSI - Puluhan SPN menggelar aksi ringan di depan kantor Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan.

Sebanyak 14 Pengurus SPN Di-PHK KAJEN - Puluhan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN), mengadu ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pekalongan, Senin (2/12). Pengaduan ini menyusul adanya pemecatan terhadap 14 pengurus DPC SPN Kabupaten Pekalongan di PT Unggul Jaya Sejahtera, Pekalongan. Pantauan Radar, puluhan SPN berada di depan Kantor Dinsosnakertrans menggelar aksi sembari membawa atribut yang bertuliskan pemecatan tersebut. Mereka me-

nunggu empat rekannya yang berada di Aula Dinas untuk mengadukan nasib 14 pengurus yang dipecat. Sementara di dalam aula, Sekretaris DPC SPN Kabupaten Pekalongan, Tabi’in menjelaskan, kronologi pemecatan 14 pengurus SPN di perusahaan tersebut bermula saat mereka memenuhi anjuran Dewan Pimpinan Daerah (DBD) SPN untuk mengawal UMK ke Semarang. “Setelah pulang ke Pekalongan, tiba-tiba kawan kami yang masuk pagi di perusahaan tersebut dilarang masuk kerja oleh

pihak perusahaan,” terangnya kepada pihak Dinsosnakertrans. “Kemudian, pengurus SPN mengadakan perundingan secara bipartit dengan perusahaan, tepatnya pada tanggal 29 November. Dalam perundingan tersebut, ternyata pihak perusahaan malah mem-PHK 14 karyawan yang merupakan pengurus SPN,” paparnya. Dalam kesempatan tersebut, Tabiin meminta kepada pihak Dinsosnakertrans agar dapat memprioritaskan permasalah ini. “Bahwa serikat pekerja harus mendapatkan perlindungan,”

tuturnya. Kemudian, pihak SPN memberikan berkas-berkas pemecatan tersebut beserta daftar karyawan yang dipecat oleh pihak perusahaan. Saat itu juga, Kasi Perselisihan Hubungan Industrial pada Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan, Tri Haryanto menerima aduan tersebut. “Kami terima pengaduan ini, dan nanti akan ditindaklanjuti oleh bagian pengawasan. Berkas-berkas sudah ada, nanti akan kami bantu dengan mediasi sesuaidengan prosedur berlaku,” tambahnya. (ap23)

Panen Raya, Harga Bawang Merah Anjlok dari halaman 9 Anjloknya harga bawang merah akhir-akhir ini, menurut seorang petani, Ayong, terjadi bukan karena masuknya bawang impor, dari Filipina dan negara Asia Tenggara lain. Bahkan sekarang tidak ada bawang merah masuk. “Selain itu, turunnnya harga bawang merah, disebab-

kan di sejumlah daerah sedang panen raya. Contohnya Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal, khususnya Kecamatan Tegal Selatan.” Dia menambahkan, bersamaan panen raya, secara otomotis berdampak pada harga. Bahkan tak menutup kemungkinan harga bawang bisa mencapai Rp10 ribu per kilogram.

“Sekarang produksinya melimpah. Ribuan hektare milik petani di sejumlah tempat, secara bersamaan panen. Sehingga harga langsung anjlok,” tandas Ayong. Lebih lanjut dia menjelaskan, turunnya harga bawang merah di pasaran, akan berlangsung sekitar 2 bulan. Setelah itu, harga kembali normal. Meningkatnya

jumlah produksi dipengaruhi melimpahnya air, bersamaan tiba musim penghujan. Dengan harga bawang seperti saat ini, bagi petani yang penting bisa balik modal. “Kalau untung tetap untung. Paling penting bawang yang dijual, setidaknya mampu menutup biaya produksi,” paparnya. (din)

dari halaman 9 Guna membekali SDM puskesmas terkait hal tersebut, Dinkes dan KPA menggelar Workshop IMS, dan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA), untuk petugas puskesmas se-Kota Tegal, di Dapoer Tempo Doeloe. Kegiatan ini dilangsungkan 3 hari berturutturut, mulai hari ini (kemarin) sampai Kamis besok. Pemateri yang dihadirkan dari Propinsi Jateng, dan Tim IMS

dari Puskesmas Margadana serta Tegal Barat. Teknis pelaksanaannya, dua hari teori, dan hari terakhir praktek di lapangan. “Ini sangat perlu. Sebab IMS merupakan pintu atau gerbang masuknya virus HIV.” Workshop dibagi jadi 3 kelas. Kelas pertama untuk dokter, paramedis, dan bidan puskesmas. Kelas kedua bagi analis laboratorium puskesmas, dan kelas ketiga Reporting Recording (RR) atau pencatat dan pelaporan puskesmas. Dari 8 puskes-

mas, masing-masing memberangkatkan 1 personel untuk satu unsur. Dengan workshop ini, sambung Agus, diharapkan kemampuan SDM puskesmas untuk menangani kasus IMS meningkat. Insting mereka mendeteksi, apakah pasien itu dicurigai mengidap IMS atau tidak, menjadi lebih kuat. Dengan begitu, kendati 6 puskesmas selain Tegal Barat dan Margadana, belum ada klinik IMS, tapi SDM-nya sudah mumpuni. Bila ada pasien menderita

IMS, dapat langsung diberi pelayanan. “Kalau pun peralatan yang ada kurang, petugas puskesmas memberikan rujukan, dan mendampinginya ke Puskesmas Margadana dan Tegal Barat,” imbuhnya. Sementara itu, pemateri di kelas pertama, Yulianti SKeb Nes menerangkan bagaimana cara mendeteksi, dan melakukan pemeriksaan IMS. Secara gamblang dia mempraktekkan cara pemeriksaan dengan menggunakan alat peraga. (adi)

PEKALONGAN - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir antara tahun 2004 hingga 2013, terdapat 65 penderita HIV/AIDS yang ditemukan di Kota Batik. Dari jumlah tersebut, 48 orang diantaranya telah meninggal dunia. Terakhir di tahun 2013, dari 13 penderita HIV/AIDS yang ditemukan, empat orang dinyatakan meninggal. Kabid Pencegahan, Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2P-PL) pada Dinkes, dr Tuti Widayanti mengungkapkan, dari tahun ke tahun sejak kasus HIV/AIDS ditemukan di Kota Pekalongan pada 2004, jumlah penderitanya makin meningkat. Jumlah penderita tertinggi ditemukan pada tahun 2012, dan 2013 yaitu sebanyak 13 penderita. Sementara kasus terendah ditemui pada tahun 2005 dengan nol penderita. “Sampai bulan Desember, tercatat 13 penderita HIV/AIDS,

Dia adalah Wahyono (34). Pria yang merupakan warga RT 03 RW 01 Sumurpanggang, Margadana itu, sampai sekarang eksis dan terus berproduksi. Dengan ketrampilan yang dimiliki, dia sudah membuat ratusan tokoh wayang. Dalang kondang seperti Ki Sarjono, Ki Barep, dan Ki T Sarono pun, tak jarang memesan wayang miliknya. Bapak dari Arofah Maharani (4) ini, belajar atau fokus membuat wayang sejak 1995, dengan arahan orang tuanya, Ki Bogem. Menurut Wahyono, saat itu dia masih duduk di bangku SMP. Sementara dia mengenal wayang sejak duduk di bangku SD. “Keahlian membuat wayang warisan ayah saya,” ujarnya. Selain ajaran sang Ayah, dia juga belajar membuat wayang pada Ki Enthus Susmono. Dalam membuat wayang cepak,

kayu yang dipakai bukan kayu biasa. Bahannya kayu jenis jaran. Kayu itu diperoleh dari daerah tetangga di pesisir laut. Misalnya Brebes, Pemalang, dan Pekalongan. Menurutnya, kayu jaran mampu bertahan hingga bertahun-tahun. “ Kayu jenis ini di Tegal sudah habis.” Dijelaskan, untuk membuat satu buah wayang, setidaknya dibutuhkan waktu satu pekan. Dia mengaku membuat wayang setiap kali ada pesanan. “Niat saya murni melestarikan budaya. Bukan mengejar bisnis dari wayang,” imbuh Wahyono. Kaitannya dengan wayang cepak, dia menerangkan, itu merupakan wayang golek khas Kota Tegal. Dilihat dari bentuknya, memang sekilas mirip wayang golek dari Jawa Barat, dan wayang golek Menak dari Solo atau Jogjakarta. Kemiripan tersebut ada, lantaran Tegal terletak di antara Jawa

Barat dan Solo atau Jogja. Pembedanya, masih kata Wahyono, adalah segi lakonnya. Dibeberkan, wayang golek cepak cenderung dimainkan untuk wayang dengan lakon cerita rakyat atau sejarah. Di antaranya cerita Angling Dharma, Babat Siliwangi, Wali Songo, perjalanan tokoh Gajah Mada dan sebagainya. Wayang cepak kerap memainkan legenda rakyat, seperti Timun Mas, Malin Kundang atau legenda daerah lain. Pada wayang cepak terdapat beberapa karakter, atau perwatakan setiap tokoh. Ada karakter Panji, yakni wayang dengan bentuk wajah halus. “Karakter Panji biasanya digambarkan seperti bayi. Karakter bayi pada umumnya halus, berperangai lugu, dengan nada bicaranya lembut.” Lalu karakter Bugisan. Ini karakter yang merupakan perkem-

sama dengan data tahun lalu. Kami berharap, dalam bulan ini tidak ditemukan penderita baru. Sehingga jumlah kasusnya tetap, tidak ada peningkatan. Sementara untuk penderita balita, tahun ini nol, sementara tahun 2012 lalu tercatat ada satu penderita balita,” terang Tuti yang ditemui di kantornya, Selasa (3/ 12). Sebagian besar dari penderita yang tercatat di tahun 2013, merupakan penderita dengan umur produktif yaitu antara 25 hingga 34 tahun. Mereka terdiri dari lima orang laki-laki, dan delapan perempuan. Dikatakan Tuti, biasanya kasus HIV/AIDS, ditemukan di rumah sakit hasil dari pemeriksaan pasien yang tengah dirawat. Dinkes juga sudah memiliki klinik vicity yang ada di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) untuk mendeteksi virus HIV/AIDS. Namun untuk melakukan langkah pemeriksaan kepada masyarakat yang tengah dalam

kondisi sehat, namun dicurigai terinfeksi virus, pihak Dinkes sering kesulitan melakukannya. Karena yang bersangkutan enggan untuk diperiksa. “Kami harus meminta izin kepada yang bersangkutan untuk diperiksa. Sementara untuk pasien yang sudah sakit, memang biasanya menderita penyakit penyerta seperti TBC yang seringkali menyerang penderita HIV/AIDS,” terangnya lagi. Untuk langkah pencegahan, Tuti menyampaikan, bahwa beberapa upaya sudah dilakukan, salah satunya sosialisasi. Yang menjadi sasaran utamanya adalah remaja. Karena, data dari Dinkes memperlihatkan sebagian besar penularan virus mematikan itu adalah dari kegiatan seks beresiko, sebagian lainnya tertular melalui jarum suntik. Kemudian, sosialisasi juga diarahkan kepada ibu rumah tangga agar mengetahui bagaimana tanda-tanda HIV/AIDS, dan cara penularannya. (nul)

Lagi, Anggarkan Ganti Rugi Pasar Pagi 2013, dan surat dewan nomor 510.1/02 tanggal 30 Oktober 2013, perihal Tindak Lanjut Penyelesaian Kasus Pasar Pagi, menjadi dasar pembayaran ganti rugi dianggarkan pada RAPBD Kota Tegal tahun 2014. Upaya penyelesaian ganti rugi, salah satu tindak lanjut temuan BPK RI.” Dia menambahkan, evaluasi pembangunan yang telah dilaksanakan 5 tahun, segera dituangkan dalam Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan (AMJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2009-2013.

Menanggapi jawaban tersebut, anggota dewan dari Fraksi Partai Amanat Nasional dan Peduli Rayat Nasional, Abdullah Sungkar SE MT mengaku tidak bertanggung jawab, dan tidak bersedia membahas Raperda APBD Kota Tegal tahun 2014. Alasannya, landasan hukum pembayaran ganti rugi Pasar Pagi, yang sudah ditolak dalam pembahasan KUA/PPA, tapi dalam RAPBD Kota Tegal 2014 muncul lagi. “Bahkan tidak mendapat jawaban jelas, mengenai Surat DPRD Kota Tegal Nomor 510.1/ 02, tanggal 30 Oktober 2013, perihal tindak lanjut penyelesaian

kasus Pasar Pagi Tegal. Hampir semua anggota dewan tidak mengetahui, dan mendapatkan penjelasan terkait surat itu. Sehingga yang harus tanggung jawab penandatangan surat, bukan dewan secara kelembagaan,” imbuhnya. Dia mengungkapkan, aset Pasar Pagi hingga kini belum diketahui, jumlah maupun besaran nilainya. Namun pemkot berpendapat bahwa permasalahan aset termasuk piutang tertagih, seperti dana bergulir. “Kami juga menolak rencana dana aspirasi, yang akan diberikan pada anggota dewan,” tegas Sungkar. (hun)

Pengangguran Kurang, Kriminalitas ...

Bentuk Wajah Disesuaikan Karakter dari halaman 9

sudah masuk tahun depan besaran UMK akan berubah, walaupun dirinya tak tahu pasti apakah mempengaruhi besar pesangon atau tidak. “Kelamaan menganggur kasihan juga. Kami juga sudah instruksikan ke Dinsosnakertrans untuk melatih mereka, dan menyalurkan jika ada yang membuka lowongan,” imbuhnya. Penyelesaian kasus pesangon eks karyawan Sri Ratu, juga menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar, bahkan turun langsung memfasilitasi penyelesaian kasus tersebut dengan melakukan komunikasi langsung bersama manajemen Sri Ratu di Semarang. Pada prinsipnya, Gubernur juga menginginkan agar masalah pesangoni bisa diselesaikan dengan musyawarah antara kedua pihak. Ditemui di Markas DRC SPN Kota Pekalongan, Gubernur menyatakan siap turun membantu penyelesaian kasus tersebut. “Saya akan bantu, sudah saya komunikasikan. Saya tidak hanya turun tangan tapi juga turun kaki untuk menyelesaikannya,” seloroh Ganjar kemarin. (nul)

Selama 10 Tahun, Tercatat 48 Penderita AIDS Meninggal

dari halaman 9

SDM Puskesmas Belum Semuanya Tanggap IMS

karyawan sebanyak 190 orang, sekitar Rp250 hingga Rp300 juta. Untuk besaran per masing-masing karyawan berkisar antara Rp1.012.000 untuk gaji terendah, dan Rp1.600.000 untuk gaji tertinggi. Sedangkan mengenai kelanjutan penyelesaian pesangon, menurut Walikota, hingga saat ini belum ada titik temu terkait perhitungan pesangon, baik antara eks karyawan dengan perusahaan ataupun Pemkot. Namun, dirinya tetap berharap dapat terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak, karena kesepakatan adalah jalan terbaik. Paling penting dalam penghitungan dan kesepakatan pesangon tersebut, sambung Walikota, kedua belah ikhlas menerima. Karena itu, Walikota melarang pihak luar mengintervensi kasus ini, baik dari karyawan maupun perusahaan. “Komunikasi dari hati ke hati karena mereka punya ikatan emosional setelah sekian tahun bekerja sama. Kalau ada pihak luar, justru bisa diarahkan ke politik,” ucapnya. Walikota menegaskan, kasus ini agar jangan berlarut-larut dan cepat diselesaikan. Karena jika

bangan dari Panji. Artinya, bayi itu tumbuh menjadi anak-anak. Pada karakter Bugisan, digambarkannya bermata terbuka. Karakter itu pun berkembang menjadi pemuda, yang disebut Kelana atau pemuda. Bentuk wayang Kelana mempunyai hidung mancung, dengan mulut agak terbuka. Selanjutnya karakter Pandita, yakni karakter seperti orang tua yang tidak lagi mementingkan urusan keduaniawian. “Dalam proses pembuatan wayang, wajah disesuaikan dengan karakter-karakter seperti yang dicontohkan tadi,” pungkasnya. Sementara itu, seorang pecinta wayang golek cepak karya Wahyono, Safiudin, yang juga warga Kelurahan Sumurpanggang. Mengaku, wayang-wayang buatan Wahyono memang bagus. “Saya saja senang lihat bentuk wayangnya. Bagus,” katanya. (adi mulyadi)

dari halaman 9 Ikmal menyatakan, pelaksanaan job fair dan job matching frekuensinya terus diperbesar. Penyerapannya jauh lebih besar dari yang diselenggarakan sebelumnya. Selain job fair, sambung dia, pengangguran di Kota Tegal di-

kurangi melalui pembukaan formasi CPNS. Kemudian mengadakan pelatihan ketenagakerjaan melalui Dinas Pendidikan, juga pelatihan melalui LKP. “Tujuannya agar alumni SMA/SMK punya ketrampilan atau keahlian khusus. Kalau mendaftar di dunia industri, punya daya saing lebih tinggi dari SDM daerah

lain.” Intinya, apabila pemkot tidak melakukan gerakan itu, pertumbuhan pengangguran terakumulasi, dan jumlahnya terus mengalami peningkatan. Dengan begitu, bakal mengancam kondusifitas. “Sebab makin banyak pengangguran, angka kriminalitas tinggi,” pungkasnya. (adi)

Sepuluh Anggota DPRD Absen dari halaman 9 Sehingga jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi, terhadap Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal tahun anggaran 2014, dibacakan Wakil Wali Kota H Habib Ali Zaenal Abidin. Sekretaris DPRD Drs Totok Subagyo membenarkan, rapat paripurna hanya dihadiri 20 anggota dewan, berasal dari Fraksi Partai Golkar 6 orang, Fraksi PAN

Peduli Rakyat 5, Fraksi Partai Demokrat 4, Fraksi PKS 3, dan Fraksi PKB 2. Adapun 8 anggota Fraksi PDI Perjuangan, termasuk Partai Hanura tidak masuk, 2 dari Fraksi PKB juga tidak hadir. Dijelaskan Totok, karena sudah qourum, rapat paripurna dengan agenda jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD, terhadap Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal tahun anggaran 2014, tetap dilaksanakan.

“Dari 10 anggota dewan yang tidak masuk, cuma 7 yang mengajukan ijin. Yakni H Edi Suripno SH, Sutari SH, Kusnendro ST, Muhammad Safrudin, A Riyandi, Wiwiek Mastuti, dan Dedi Wahyudin SE. Sedangkan Ansori Azizi serta Edi Dadang Subagyo dari Fraksi PKB, disamping Abas Toya Bawazier SE (Partai Hanura, red) tidak ada pemberitahuan, soal ketidakhadirannya dalam rapat tersebut.” (hun)


RADAR TEGAL

RABU, 4 DESEMBER 2013

16

Polisi Dipecat Tidak Hormat Terlibat Kasus Narkoba BRIGADIR Dwi Cahyono (32) aparat Polres Grobogan diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota Polri karena kasus narkoba dan indispliner. Pemecatan tersebut secara resmi lewat upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang dipimpin Kapolres Grobogan AKBP Langgeng Purnomo kemarin. Dalam upacara tersebut ditandai dengan pelepasan baju dan topi dinas di halaman Mapolres Grobogan. Kapolres Grobogan mengungkapkan, pemberhentian tidak dengan hormat Brigadir Dwi Cahyono merupakan sanksi atas pelanggaran terhadap kode etik profesi Kepolisian RI sebagaimana diatur dalam PP Nomor 1 Tahun 2003 pada Bab III, yaitu tentang PTDH, yang diputuskan melalui sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Republik Indonesia. Sanksi tersebut merupakan konsekuensi hukum atas perbuatan yang dilakukan Brigadir Dwi Cahyono berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. ”Atas nama keluarga besar Polres Grobogan, saya merasa prihatin dengan diberhentikannya Brigadir Dwi COPOT PAKAIAN - Kapolres Grobogan Langgeng Purnomo melepas baju dinas Polri Brigadir Dwi Cahyono dalam upacara pemecatan kemarin. SIROJUL MUNIR/JPNN

Pilih Putus Nyawa RASA cinta memang lebih mahal dari dolar yang Rp 12.000. Setidaknya itu berlaku bagi duda Rapingin (49) dari Kebumen, Jawa Tengah, ini. Mendengar kekasihnya Hartati (35) menerima lamaran lelaki yang lebih muda darinya, dia langsung kalap. Janda itu dibacok dan dia sendiri menusuk perutnya: jus! Tapi untung, nyawa keduanya tak jadi putus. Cinta antara pria dan wanita, kadang-kadang bisa keluar dari logika. Masak kakek-kakek usia 60 tahun mau menikahi gadis usia 25 tahun. Tapi jika keduanya sudah cocok, mau apa lagi? Lagian kan tak mungkin Mahkamah Konstitusi (MK) menguji materinya. Apa lagi hanya beda usia 14 tahun macam duda Rapingin dan janda Hartati, bisa lebih masuk di akal? Yang penting sama-sama cocok. Tapi fakta yang diterima Rapingin sungguh menyakitkan. Sudah kadung keluar anggaran multiyears begitu banyak, perkawinan mau dibatalkan gara-gara Hartati dilamar lelaki muda. Apa nggak malu? Sudah kadung kondang kok nggak jadi nunggang! Maka dia pun mengambil sabit, datang ke rumah kekasihnya sambil marah-marah. Lelaki dari Desa Klegenrejo, Kecamatan Klirong ini sudah lumayan lama menduda. Mungkin ada satu pelita. Bayangkan, lelaki normal dan enerjik kok puasa wanita sampai... (maaf ambil kalkulator dulu): 5 X 365 = 1.825 hari. Apa nggak pecah itu kepala? Yang punya pasangan rajin menjalankan ”sunah rosul”, sedangkan dia cuma melongo saban malam. Ah, betapa teraniayanya hidup ini. Doa orang teraniaya cenderung mudah dikabulkan Allah SWT. Setelah sekian tahun hidup seperti Rinso alias mencuci sendiri, Rapingin dipertemukan dengan Hartati, janda muda dari Desa Klirong kecamatan yang sama. Sosoknya cukup cantik, bodinya seksi menggiurkan. Orang Kebumen bilang randha kempling. ”Angger dionceti pasti putih mempur kayak tela bodin,” batin Rapingin saat kali pertama bertemu. Keduanya pun berpacaran dalam rangka penyesuaian misi dan visi menghadapi “pencoblosan” di 2014. Seperti lazimnya orang pacaran, sudah barang tentu Rapingin banyak mengeluarkan anggaran multiyears yang lumayan banyak. Begitu seringnya mereka jalan berdua, para tetangga Hartati jadi tahu bahwa tak lama lagi keduanya akan naik ring untuk partai dengan ronde tak terbatas. Tak ada angin tak ada hujan, kok Rapingin mendengar kabar bahwa Hartati menerima lamaran lelaki lain yang tongkrongannya jauh lebih muda darinya. Dirinya menjelang 50 tahun, sedangkan pelamar baru ini berusia sekitar 39 tahun. Wah, ibarat jago jelas lebih kuat pendelan (pukulan) yang masih muda. Sedangkan Rapingin, punya jalu (taji) satu saja sudah lama tak pernah diwarangi (dimandikan). Rapingin pun datang ke Klirong untuk klarifikasi. Ternyata benar, Hartati memang mau menikah dengan lelaki lain dan siap mengembalikan segala gratifikasi yang pernah diterimanya. Tentu saja Rapingin marah. Sudah keluar banyak modal kok batal mencetak goal. Ributlah keduanya, dan tak lama kemudian Rapingin keluar sambil banting pintu, jderrr! Dikiranya masalah selesai. Eh, nggak tahunya Rapingin balik lagi dengan membawa sabit. Langsung saja leher Hartati dibacok dan duda kalap itu kemudian menusuk perutnya dengan sabit yang sama. Untung dicegah oleh keluarga Hartati. Gegerlah warga Desa Klirong. Keduanya dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng dan dokter masih bisa menunda kehadiran malaikat Izroil. Wis suwe puasa lha kok batal buka, ya ngamuk... (wan/ jpnn)

CMYK

Cahyono dari keanggotaannya sebagai anggota Polri. Namun, hukum adalah kaidah yang ketentuannya harus dilaksanakan apapun konsekuensinya. Dan setiap orang di hadapan hukum kedudukannya adalah sama,” kata kapolres. Dia menambahkan, pemberhentian ini merupakan implementasi dari program pemberian reward and punishment yang dilaksanakan Polri saat ini. Reward diberikan kepada anggota Polri yang berprestasi, dan punishment diberikan kepada anggota Polri yang melakukan pelanggaran, baik itu pelanggaran disiplin, tindak pidana maupun perbuatan tercela lainnya. Pemberhentian ini menindaklanjuti keputusan kapolda Jateng yang tertuang dalam surat nomor KEP/1947/Xi/ 2013 tanggal 6 November 2013 lalu. ”Supaya dipahami, reward and punishment itu pada hakikatnya berfungsi sebagai instrumen untuk memotivasi anggota Polri agar berprestasi, sekaligus sebagai rambu-rambu bagi anggota Polri agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan dan norma,” terangnya. Sementara itu, kasus penyalahgunaan narkoba yang menimpa Dwi Cahyono terjadi lima tahun lalu, tepatnya 2008 di daerah Sragen. Anggota Reskrim Polsek Karangrayung tersebut tertangkap basah Satauan Narkoba Polres Sragen ketika yang bersangkutan mengonsumsi sabu. Setelah ditahan empat tahun, langsung dipecat. (mun)

Tiga Kakek Penjudi Diringkus Dari 12 Pelaku SEBANYAK 12 penjudi berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Pati saat gelar razia penyakit masyarakat (Pekat) beberapa pekan lalu. Mereka terdiri dari enam pelaku judi bilyard dan enam pelaku judi togel. Para tersangka ditangkap pihak kepolisian dari enam tempat berbeda di Kabupaten Pati. Dari tangan para tersangka diamankan berbagai barang bukti berupa uang tunai dengan total Rp 1 juta lebih, headphone berbagai merek, rekap judi togel, remi bola bilyard, serta kalkulator. Ironisnya tiga tersangka yang diamankan adalah kakek yang umurnya di atas 60 tahun. Kasat Reksrim Polres Pati AKP Fiki Ardiansyah saat gelar perkara kepada Radar mengatakan, kedua belas tersangka berhasil diamankan saat petugas melakukan razia pekat. Saat ini ke-12 tersangka bersama barang buktinya diamankan di Polres Pati. ”Anggota kami menangkap

belasan penjudi ini dari enam TKP yang berbeda. Para tersangka kita tangkap saat kedapatan sedang asyik bermain judi berbagai macam permainan. Di antaranya ada yang sedang bermain judi kartu remi, judi togel, dan sedang bermain bilyard dengan taruhan uang,” ungkapnya. Menurutnya, kegiatan opersi pekat ini merupakan upaya nyata yang dilakukan polres Pati untuk memerangi tindak penyakit masyarakat yang selama ini bayak meresahkan warga. Dalam operasi kali ini, anggota mendapati modus baru. Yakni judi togel menggunakan telepon seluler. Mereka memasang taruhan judi togelnya melalui pesan singkat untuk mengelabuhi petugas. Meski demikan, jajaran satreskrim berhasil membongkar modus licik tersebut dengan mengamankan sejumlah handphone milik pelaku. Atas perbuatan kriminal tersebut, para tersangka diancam pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman 5 sampai 10 tahun penjara. (zen)

HERY SETIAWAN/JPNN

DIRINGKUS - Satreskrim Polres Pati saat gelar perkara judi kemarin.

Abah Rosyid Meninggal Pengepul dan Pengecer Togel Disidang karena Kecelakaan Tunggal TEGAL - Teka-teki meninggalnya Abdul Rosyid bin KH Ustad Agil (Alm) warga RT 5 RW 3, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal dijawab keluarga korban. Kakak kandung korban, Abdul Qodir (45) menegaskan, bahwa Abdul Rosyid meninggal karena kecelakaan tunggal. “Abah Rosyid mengalami kecelakaan tunggal, tepatnya di jalan depan kejaksaan akibat jalan bergelombang. Kemungkinan dia jatuh menghindari jalan yang bergelombang dan berlubang itu,” terang Abah Ading, panggilan akrab Abdul Qodir kepada Radar, Selasa (3/12). Hal tersebut, lanjut Abah Ading, diperkuat dengan hasil visum pihak RSUD Kardinah. Karena itu, kesimpangsiuran

tentang penyebab meninggalnya Rosyid, tidak benar adanya. “Jadi, murni karena kecelakaan tunggal,” tandasnya lagi. Abah Ading berharap, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan ketenangan. Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Tegal Timur Kompol Siti Murbani SH mengungkapkan, awalnya pada Sabtu (30/11) sekitar pukul 06.30 WIB, petugas menerima laporan ada orang yang tergeletak di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal dengan kondisi tidak sadarkan diri. ‘’Dari informasi itu, anggota kami langsung mengeceknya. Dan ternyata benar, ada seseorang yang ternyata bernama Abdul Rosyid dengan kondisi tidak stabil.” (din)

TEGAL - Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Selasa (3/12), menggelar perkara judi togel dengan menghadirkan dua orang terdakwa masing-masing Imam Susworo (41) dan Abdul Rojak (63). Kedua terdakwa menjual judi togel Hongkong dan Singapura dan tercatat sebagai warga Kelurahan Pesurungan Kidul, Kecamatan Tegal Barat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sunari SH dalam dakwaannya menyatakan, terdakwa Imam Susworo sebelumnya menawari Abdul Rojak untuk menjadi pengecer togel dengan imbalan sebesar 15 persen dari jumlah omset. Mendapat tawaran terdakwa Imam, terdakwa Abdul Rojak setuju. Dijelaskan JPU, untuk pemasangan dua nomor dengan nominal Rp 1.000 pemasang akan mendapat uang Rp 60 ribu. Se-

dangkan untuk tiga angka dengan pemasangan Rp 1.000, akan mendapatkan uang Rp 350 ribu, dan untuk empat angka akan mendapatkan Rp 1, 5 juta. Sebaliknya, jika angka pemasangan tak keluar hari itu, maka uang pemasangan seluruhnya menjadi milik bandar. “Bisnis untung-untungan ini sudah berlangsung sekitar 2 bulan, dan uang hasil pemasangan judi togel yang terkumpul dari pengecer Abdul Rojak selanjutnya disetorkan pada terdakwa Imam Susworo,” ungkap Sunari SH. Pemasang bisa langsung mendatangi rumah terdakwa Abdul Rojak atau melalui SMS. Sedangkan untuk keluarnya nomor pasangan, dapat diketahui melalui internet yang berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB.

Masyarakat yang mengetahui adanya praktek judi togel selanjutnya melapor ke petugas. Dari laporan tersebut, selanjutnya tiga petugas Polres Tegal Kota datang dan menggeledah rumah terdakwa. Di sana petugas menemukan barang bukti hasil rekapan togel Singapura dan Hongkong. Selain itu, petugas juga mengamankan uang pasangan sebesar Rp 133 ribu dan mengamankan dua buah HP milik terdakwa yang digunakan untuk pengiriman pasangan nomor. “Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 303 (1) KUHP,” kata Sunari. Setelah pembacaan dakwaan, selanjutnya Hakim Ketua H Budhy Hertantiyo SH MH didampingi Hakim Anggota Gatot Ardian SH SpN dan Enan Sugiarto SH menunda sidang dan dilanjutkan pekan depan. (din)


RABU, 4 DESEMBER 2013

OLAH RAGA RADAR TEGAL

Dua Award Liga dan Kembali Berlatih MADRID - Meski tengah cedera dan diprediksi baru fit bermain awal Januari nanti, Lionel Messi masih bisa menorehkan prestasi di lapangan hijau. Ya, Messi berhasil menyabet dua

gelar bergengsi dalam award Primera Division musim 2012-2013 di Hotel Auditorium di Madrid kemarin. Superstar Barcelona itu meraih predikat sebagai pemain terbaik dan striker terbaik. Selain berkontribusi membawa Barca (sebutan Barcelona) merengkuh gelar liga ke-22, Messi juga finis sebagai el pichichi atau top scorer dengan 46 gol musim lalu. Tak kalah penting, Messi berhasil mengungguli rival utamanya asal Real Madrid, Cristiano Ronaldo. CR7 (sebutan Ronaldo) hanya kebagian penghargaan MVP (Most Valuable Player). Bagi Messi, gelar pemain terbaik merupakan kali kelima atau selalu memenanginya sejak award Primera Division dihelat lima tahun silam. Selain Messi, Asier Illaramendi memenangi dua gelar, masing-masing gelandang terbaik dan pemain paling mengejutkan. Keduanya diraihnya saat masih berkostum Real Sociedad atau sebelum diboyong Real Madrid musim ini. Atletico Madrid juga memperoleh dua award melalui Thibaut Courtois (kiper terbaik) dan Diego Simeone (pelatih terbaik). Kabar bahagia Messi tak hanya datang dari dua award liga. (dns/jpnn)

Award Primera Division 2012-2013 Pemain Terbaik MVP Pelatih Terbaik Kiper Terbaik Defender Terbaik Gelandang Terbaik Gelandang Serang Terbaik Striker Terbaik Pemain Paing Mengejutkan Pemain Terbaik Segunda Division

: : : : : : : : :

Lionel Messi (Barcelona) Cristiano Ronaldo (Real Madrid) Diego Simeone (Atl Madrid) Thibaut Courtois (Atl Madrid) Sergio Ramos (Real Madrid) Asier Illaramendi (Sociedad) Andres Iniesta (Barcelona) Lionel Messi (Barcelona) Asier Illaramendi (Sociedad)

: Gerard Deulofeu (Barcelona B)

17

JAGA EMOSI! MANCHESTER - David Moyes akan menjalani partai emosional dalam pekan ke-14 Premier League dini hari nanti.

Manajer Manchester United tersebut akan berhadapan dengan klub lamanya, Everton di Old Trafford. Moyes adalah nama besar, legenda, idola, dan kesayangan Everton. Selama 11 tahun, Moyes memberikan kesimbangan bagi tim Merseyside tersebut. Bersama Moyes, Everton adalah tim papan tengah yang sangat alot untuk ditaklukkan. Nyaris tiap tahun, Everton ikut meramaikan perebutan tiket di kancah Eropa. Awalnya, Moyes tidak melakukan start baik di United. Manajer asal Skotlandia tersebut hanya memenangi tiga pertandingan dalam delapan laga pertama. Suara-suara sumbang lantas nyaring di sana-sini. Namun, dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Setan Merah tidak sekalipun tersentuh kekalahan. Tekanan

David Moyes

kepada Moyes sedikit berkurang. Walau begitu, posisi United yang hanya menempati posisi delapan klasemen Premier League sementara snagat mengkhawatirkan. Jika United finis di luar empat besar

pada akhir musim, tentu saja kenyataan tersebut akan sangat sulit diterima. Tetapi faktanya, United hanya tertinggal tiga angka saja dari peringkat ketiga yang juga musuh sekotanya, Manchester City. Pekan lalu, United menunjukkan ketangguhan mental saat bermain imbang 2-2 di White Hart Lane markas Tottenham Hotspur. Terus saja ketinggalan, dua gol Wayne Rooney selalu bisa menyamakan kedudukan. Rooney sendiri sudah menceploskan 10 gol dalam 16 penampilan musim ini. Penampilannya yang sangat bagus memuaskan Moyes. Rooney yang stabil membuat United agak melupakan Robin van Persie yang absen karena cedera kunci paha dan jari kaki. Moyes sendiri sangat berharap bisa memukul Everton. Angka absolut sangat diperlukan karena United tertinggal sembilan poin dari pimpinan klasemen sementara Arsenal. “Kami harusnya bisa menang. Saya resah sebab jarak kami dengan Arsenal tidak cukup dekat. Namun musim masih sangat panjang dan kami masih punya harapan,” papar Moyes kepada MUTV. “Ada masih banyak pertan-

dingan. Saya kira, Premier League sangtat ketat. Dan kami akan berusaha untuk mencapai peringkat sebaik-baiknya,” imbuhnya. Gelandang Michael Carrick masih absen karena cedera paha. Sementara itu, full back kiri andalan Everton Leighton Baines diragukan tampil karena cedera cedera jari kaki. Dua pemain Everton lain, Arouna Kone dan Darron Gibson pasti tidak bermain karena lututnya bermasalah. Jika benar tidak bermain, tanpa Baines adalah masalah serius bagi Everton. Fakta ini benarbenar akan mengurangi daya ledak Everton yang tampil baik dengan tanpa kalah di enam laga beruntun. Akhir pekan lalu, Everton membekap Stoke City degan skor 4-0. Artinya, dalam lima laga Kiper Tim Howard tidak pernah kebobolan (clean sheets). Striker pinjaman dari Chelsea Romelu Lukaku akan menjadi andalan lini depan Everton. Pemain internasional Belgia itu mencetak delapan gol dalam sembialn penampilan. Lukaku akan menjadi kunci Everton untuk mencoba mengalahkan United. Kehadiran Roberto Martinez, untuk menggantikan Moyes mulai menampakkan hasil bagus. The Toffees berada di peringkat lima, tiga tingkat di atas United. Selain itu, Martinez berhasil menghibur fans dengan permainan menyerang Everton yang atraktif. Namun meski melakukan pekerjaan lebih baik, Martinez enggan dibanding-bandingkan dengan pendahulunya. “Saya tahu dari luar banyak yang membandingkan antara dua manajer,” ucap Martinez. (nur/jpnn)


ALL SPORTS

18

RABU 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

MOTO GP MARC MARQUEZ

Sukses Jalani Operasi Pernapasan BARCELONA - Setelah sukses merengkuh gelar juara MotoGP, akhirnya tiba bagi Marc Marquez untuk mengurusi “hal-hal lain” di luar sirkuit. Salah satu kepentingan lain itu adalah kesehatannya. Pembalap 20 tahun itu menjalani operasi untuk melapangkan pernapasannya. Selama ini, pembalap Spanyol dari tim Repsol Honda itu memiliki masalah di bagian pernapasan. Terutama di bagian septum yang mengalami semacam kelainan. Akibatnya, terjadi gangguan pernapasan karena jalan udara menjadi sempit. Operasi dilakukan untuk membenarkan bagian nasal bridge di dalamnya. Operasi yang digelar Senin (2/12) sore di Universitari Quir”n Dexeus Hospital, Barcelona, itu berjalan sukses. Namun, Marquez tak bisa langsung beraktivitas seperti biasa. Dia harus beristirahat total selama satu minggu. Kondisi tersebut kemungkinan besar tak bakal mempengaruhi performa Marquez di sirkuit. Pasalnya, seri balapan selanjutnya baru digelar pada Februari tahun depan di Sepang Malaysia. Waktu luang sekitar dua bulan itu bisa dia manfaatkan untuk mengembalikan kebugarannya pasca operasi. Lagi pula, dalam kondisi tak bisa bebas bernapas saja Marquez mampu memenangi enam balapan untuk mengklaim gelar juara MotoGP termuda pertama sepanjang 35 tahun. Apalagi jika dia tanpa gangguan. Bisa lebih dahsyat! (aga)

CHRIS -DAUD MANTAPKAN STRATEGI Craig Sebut Pertandingan Bisa Batal

Daud Yordan

AUSTRALIA - Dua hari menjelang pertandingan World Championship Boxing di Metro City, Perth Australia, Petinju Chris John mulai menjaga diri. dia fokus untuk mempertahankan berat badannya dan memantapkan strategi bertarungnya. “Semua persiapan Seperti fisik, teknik, hingga sparring sudah dilakukan Sekarang saya lebih fokus pada menjaga berat badan saja,” katanya seperti ditulis dalam rilis dari manajemen Dragon Fire , kemarin (3/12). Mengh a da-

SEPEDA OLEG TINKOV

Tinkov Beli Tim Saxo LONDON - Perubahan besar terjadi di salah satu tim papan atas cycling dunia, Saxo-Tinkoff. Tim Pro Tour yang berbasis di Denmark itu beralih kepemilikan pada Senin (2/12) lalu. Jika sebelumnya dimiliki Bjarne Riis, kini taipan Rusia Oleg Tinkov yang menjadi owner. Pernyataan resmi disampaikan Riis dalam sebuah konferensi pers di London bersama pembalap utama mereka Alberto Contador sekaligus Tinkov. Riis yang menjadi owner tim selama 14 tahun sejak kali pertama bernama Home-Jack & Jones pada 2000 itu melepas kepemilikannya. Perusahaan pemilik tim akan berganti dari Riis Cycling ke Tinkoff Sport. “Saya percaya bahwa ini adalah hari yang luar biasa untuk tim. Ini sejatinya adalah momen yang saya tunggu-tunggu sejak lama. Sebab, ini baik untuk perkembangan olahraga ini. Dengan bangga saya umumkan, Oleg Tinkov adalah owner baru tim,” kata Riis seperti dikutip Velonews. Transfer kepemilikan itu berlangsung sangat cepat. Bahkan, awalnya kubu Tinkov hendak dilengserkan sebagai co-title sponsor. Alih-alih lengser, Tinkov yang merupakan bos perusahaan kartu kredit utama di Rusia, Tinkoff Credit Systems Bank, justru menjadi pemilik utama tim tersebut. Meskipun begitu, Riis tak lantas enyah dari tim. Dia akan tetap melanjutkan jabatan sebagai general manager selama paling tidak tiga tahun. Dia justru senang kini bisa berfokus di sisi olahraga dibanding mengurusi sponsorship. (aga)

p i Simpiwe Vetyeka yang sempat menaklukkan petinju Indonesia lainnya, Daud Yordan, April lalu, Chris John akan mencoba memainkan strategi counter . Sebab, secara jarak pu-

Nominasi Januzaj Menuai Kritikan Adnan Januzaj

ADNAN Januzaj secara mengejutkan masuk dalam nominasi BBC Young Sports Personality of the Year 2013. Bagi beberapa pihak, gelandang muda Manchester United ini tidak layak masuk dalam daftar calon penerima penghargaan. “Adnan Januzaj, prospek luar biasa. Namun menerima penghargaan Young Sports Personality of the Year” Dasarnya apa?,” ketus jurnalis Inggris Richard Keys kepada Daily Mail. Januzaj dinilai tidak berhak menjadi satu di antara sepuluh nominator. Apalagi kalau dia sampai memenangkan gelar. Pencapaian, pengalaman, dan kiprah pemain berusia 18 tahun itu jauh jika dibandingkan dengan dua pesepak bola yang lebih dulu menerima award serupa. Yakni Wayne Rooney (2002) dan Theo Walcott (2006).

(2) LAZIO VS NAPOLI (4)

Sejak tengah September lalu, pemain kelahiran Brussels, Belgia tersebut bermain tujuh kali bersama United. Empat di antaranya dia menjadi starter. Dalam tujuh kali penampilan, Januzaj menciptakan dua gol. Selain Januzaj nominator lainnya adalah Ambel Hill (menembak), Charley Hull (golf ), Rebekah Tiler (angkat besi), dan Kimberly Woods (cano). Ada pula Dina Asher-Smith, Jessica Judd, dan Isaac Towers (atletik), plus James Guy, serta Amy Marren (renang). Tahun lalu, Josef Craig memenangkan penghargaan ini. Perenang Inggris ini meraih emas nomor gaya bebas 400 meter plus mencatat rekor dunia baru pada Paralympics London 2012. (nur)

terapis PJ asal Filipina yang menemani Batam di Manila dalam siaran pers PJ kemarin. Batam sendiri mencoba untuk tegar menghadapi nasib buruk yang menimpanya. “See u next NBL season,” tulis Batam kepada Jawa Pos via pesan singkat semalam. “Ya, sekarang fokus recovery saja dulu. Saya belum tahu stay (di Filipina) berapa lama. Mungkin satu bulan,” imbuh pemain berusia 33 tahun tersebut. Mantan pemain Aspac Jakarta itu juga menguatkan fans Pelita Jaya yang pasti terpukul dengan cedera yang dialaminya. “Jangan sedih dong, saya saja nggak sedih. Ambil hikmahnya saja, be strong,” tandas Batam. Manajer PJ Ronald Simanjuntak tidak bisa menutupi kesedihannya atas kabar buruk kapten tim PJ ini. Ronald menceritakan bahwa dirinya sangat terpukul. “Kaget sekali. Dari yang awalnya diperkirakan cedera empat bulan, eh tahu-tahu malah delapan bulan. Namun bagaimana lagi. Jalani saja dengan tim yang minimalis ini,” ucap Ronald. Posisi Batam kemungkinan besar

akan diisi oleh Hendru Ramli. Pemain yang direkrut dari Garuda Kukar Bandung ini menunjukkan penampilan cukup impresif di Seri I Malang 16-24 November lalu. Hendru akan bergantian dengan shooting guard Ary Chandra. Mengenai penambahan pemain, Ronald menuturkan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan. Tim papan atas, dalam bursa transfer kedua season ini hanya diijinkan melakukan trade. “Kalau trade, kami tidak akan bisa menambah pemain dong. Namun, kami lihat saja kebutuhan pelatih (Nathaniel Canson) seperti apa,” papar Ronald. Batam mendapatkan cederanya saat melawan NSH GMC Jakarta pada Seri I NBL Indonesia di Malang (18/11). (nur/ang)

Andy “Batam” Poedjakesuma

Cedera, Andy Batam Absen Hingga Akhir Musim JAKARTA - Pelita Jaya (PJ) EnergiMP Jakarta dan Speedy NBL Indonesia kehilangan salah satu pemain terbaiknya. Small forward Andy “Batam” Poedjakesuma dipastikan absen hingga musim 2013-2014 berakhir. Kabar ini luar biasa mengejutkan bagi seluruh skuad PJ. Sebab, awalnya, Batam diyakini “hanya” menderita cedera fraktur pada tempurung tulut kiri (patella bone fracture). Paling mentok, Batam akan menepi maksimal empat bulan. Namun, saat menjalani operasi di St. Lukes Medical Center, Quezon City, Filipina kemarin (2/12), dokter melihat Batam mengalami robek pada anterior cruciate ligament (ACL). Tempurung lututnya justru tidak mengalami masalah apa pun. Konsekuesinya jelas, Batam akan absen minimal hingga delapan bulan ke depan atau Agustus 2014. Padahal, NBL Indonesia berakhir Juni 2014. “Patella-nya tidak perlu diperbaiki. Justru ACL Batam yang mengalami cedera serius dan harus segera dioperasi,” ucap Raul Romero Jr, fisio-

kul dia mengakui masih kalah dengan sang lawan. Selain itu, super champion tersebut juga menilai jika Simpiwe memiliki teknik dan fisik yang lebih bagus. “Di IBO, dialah juaranya di kelas bulu, jadi strategi saya akan lebih banyak pukulan counter dan berusaha untuk masuk ke dalam jarak pukul saya, karena dia lebih tinggi,” terang petinju asal Banjarnegara, tersebut. Khusus untuk menghadapi pertandingan kali ini, Chris John akan memberikan penampilan berbeda. Jika sebelumnya tubuhnya polos, maka kali ini gambar naga melingkar dan bendera Indonesia terlihat di punggungnya. “Itu biar beda aja. Kebetulan julukan saya kan naga, saya juga suka ornamen-ornamen naga, and I am The Dragon,” ujarnya sambil tertawa. Tatoo bergambar naga itu, memang baru dibuat di Jakarta setelah pertandingan terakhir di Metro City, Perth bulan April lalu. Gambar itu diakuinya akan menjadi penyemangat dalam pertandingan Jumat (6/12) nanti. Sementara itu, Daud Yordan yang akan menghadapi Sipho Taliwe dalam pertandingan lainnya, mengaku juga tak sabar menghadapi pertandingan. saat ini, dia merasa seperti mendapatkan motivasi dan tantangan yang lebih besar lagi. Menurut dia, dengan status yang disandangnya sebagi juara kelas ringan IBO, tantangannya adalah mempertahankan gelar juara. Meski demikian, Daud tak ingin menjadikan itu sebagai beban, justru dia ingin memberikan pembuktian. “Karakternya adalah fighter. Saya lebih senang dan nyaman bertarung dengan petinju seperti ini,” tutur petinju 26 tahun tersebut. Di sisi lain, kabar mengejutkan dilontarkan oleh pelatih Chris John, Craig Christian. Dalam rilis tersebut, dia mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi belum adanya sponsor utama sampai kemarin. Craig menambahkan bahwa seandainya nanti tetap tidak ada sponsor utama, pertandingan bisa dibatalkan. “Kami memang sedang mencari sponsor utama baru untuk dia (Chris John) dan semoga kita segera mendapatkannya agar bisa terus maju.” Sayang saat sang promotor pertandingan, Raja Sapta Oktohari, dikonfirmasi, HPnya sedang tidak aktif. Sebelumnya, dia menegaskan ada atau tidak sponsor utama, pertandingan tetap akan berjalan. (aam)

Menang Bikin Higuain Senang ROMA - Sebagai tim dengan ambisi juara, Napoli seperti mulai menjauh dari target seiring kekalahan beruntun yang terpaksa mereka telan. Mulai dari Juventus (0-3) hingga Parma (01). Kekalahan itu menular juga ke Liga Champions saat mereka dihempaskan Borussia Dortmund (1-3). Situasi itu sempat membuat tim berjuluk Il Partenopei itu gugup. Sang allenatore Rafael Benitez bahkan menginginkan belanja pemain dilakukan lagi pada jendela transfer Januari. Namun, situasi mulai membaik. Mereka menang melawan tuan rumah Lazio 4-2 kemarin (3/12) dini hari WIB. Gonzalo Higuain membuka gol pada menit ke-24 melalui aksi solo run setelah mendapat umpan manis dari Gokhan Inler. Namun, gol itu seperti sia-sia setelah pada menit ke-25 gelandang bertahan Valon Behrami mencetak gol bunuh diri. Situasi seri itu tak bertahan lama. 25 menit kemudian striker Goran Pandev mencetak gol setelah kemelut di depan gawang Federico Marchetti. Di babak kedua, dahaga gol Higuain masih belum tuntas. Bomber Argentina itu menambah pundi-pundi gol timnya lewat aksinya pada menit ke-72. Penyerang Balde Diao Keita sempat memelihara asa Lazio setelah mencetak gol pada menit ke-88 meski hanya berstatus pemain pengganti. Tapi, kematangan bekas pemain Real Madrid Jose Maria Callejon membuat laga berakhir 4-2. Kemenangan itu bermakna banyak bagi Napoli. Tiga poin itu tak hanya membuat mereka berselisih enam poin dari capolista Juventus tapi juga mengakhiri abennya kemenangan sejak tiga laga. Selain itu, kemenangan itu juga mengakhiri rekor tak pernah menang Napoli di Stadion Olimpico selama lima tahun. Higuain menyambut baik kemenangan timnya. Pemain 25 tahun itu bahagia bukan ke-

Gonzalo

Higuain

palang. Dia sangat gembira bisa memborong sepasang gol plus membawa timnya menang. “Ini kebahagiaan untuk saya sendiri dan klub,” katanya. Menurut dia, opsi yang ada pada malam itu memang hanya satu. Yakni menang. Tanpa itu, tim akan terus terpuruk dengan hasil laga yang tak maksimal. “Ini fundamental bagi kami,” katanya seperti dirilis Football-Italia. Striker rekrutan anyar itu mengungkapkan bahwa posisi mereka kini masih bisa bersaing merebut capolista. Syaratnya hanya satu. “Jangan lagi jatuh jika tidak ingin tertinggal jauh. Musim ini masih panjang. Hari ini kita melakoni laga dengan baik dan kita harus terus bertumbuh,” kata bekas bomber Real Madrid itu. Hal senada diungkapkan Benitez. “Jelas bahwa Higuain

adalah pemain yang bisa membuat perbedaan. Sebelum laga aku sudah berbicara kepadanya dan pemain lain,” tutur Benitez. “Yang paling penting tak hanya dia mencetak gol. Tapi dia melakukannya via performa yang bagus. Dia membuat para bek ketakutan dan menciptakan ruang untuk rekan setim,” imbuhnya. Napoli kini berada di posisi ketiga di bawah Juventus dan Roma. Jika Roma terus seri dan tak juga menghasilkan kemenangan, Napoli bisa menyalip. Apalagi, selisih mereka cuma tiga poin. Pekan selanjutnya Napoli akan menjamu Udinese sebelum laga berat melawan Inter Milan. Hal serupa dialami Roma. Setelah melawan Fiorentina, mereka harus berhadapan dengan AC Milan. (aga)


ALL SPORTS

RABU 4 DESEMBER 2013

19

RADAR TEGAL

MATANGKAN PRESSING DAN TRANSISI Timnas U-23 Gelar Doa Bersama

JAKARTA - Materi latihan Timnas semakin terfokus untuk menghadapi strategi lawan di SEA Games Myanmar 2013. Dalam sesi latihan kemarin (3/12), Kurnia Meiga dkk diasah latihan untuk menekan pertahanan lawan. “Kami latihan pressing di sepertiga pertahanan lawan, agar bisa menekan maksimal, dan mampu menghambat pergerakan lawan saat kehilangan bola,” kata Pelatih Rahmad Darmawan. Dalam latihan itu, juga dimatangkan soal transisi posisi dari menyerang ke bertahan, terutama saat kehilangan bola. Hasilnya, skuad Garuda Muda menurut dia sudah memahami dan menunjukkan progress positif setiap latihannya. Meski demikian, mengenai stategi permainan, Rahmad menyebut masih belum diputuskan terlalu dini. Sebab, dia menunggu hasil masukan dari tim High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional (BTN). Itu karena perkembangan skuad dan permainan lawan, baru akan dianalisa kembali pada 7 Desember mendatang. Itu karena pertandingan SEA Games di grup B, akan dimulai pada 7 Desember. Sementara, Indonesia baru bermain pada 9 Desember. Dengan jadwal ini, Rahmad mengaku mendapatkan keun-

tungan untuk bisa memantau permainan dan pertandingan lawan terlebih dahulu. Dengan begitu, gambaran startegi yang akan dipakainya semakin jelas dan semakin lengkap datanya. “Tapi kalau secara kekuatan, kami sebenarnya sudah mengantongi kekuatan lawan. Cuma, untuk progress lawan, akan dapat masukan lebih setelah mereka main di 7 Desember itu,” tutur pelatih 46 tahun tersebut. Di sisi lain, Timnas U-23 memang baru bertolak ke SEA Games Myanmar 2013, besok (5/ 12). Tapi, kemarin (3/12), Kurnia Meiga dkk sudah dilepas oleh PSSI di kantor PSSI. Selain pelepasan, juga disertai dengan acara doa dan memberi santunan anak yatim. Kegiatan bertajuk doa untuk timnas U-23 itu menurut salah seorang pemain, Rizky Pellu, dinilai sangat penting karena dapat menjadi suntikan moral tambahan untuk dia dan rekanrekannya. Sebab, selain latihan secara teknis, juag dilengkapi dengan dukungan moral untuk menambah motivasi dan kepercayaan diri pemain. “Semua hal harus dilakukan, memang harus bekerja keras di lapangan. Tapi, jangan lupakan berdoa. Dengan begini, kami juga semakin yakin,” tutur pemain 22 tahun tersebut. Bukan hanya doa, Timnas U23 pun sudah ditunggu bonus besar. Ketua BTN La Nyalla Mattalitti menuturkan bahwa sejumlah uang Rp 2 miliar akan diberikan olehnya, jika Timnas berhasil mendapatkan emas.

Jamu DC United tanpa Gustavo MALANG - Kedatangan Gustavo Lopez yang molor ke Indonesia membuat Arema Cronus harus menyiapkan pengganti. Terutama saat beruji coba melawan DC United di Stadion Kanjuruhan, Minggu depan (8/12). Gustavo yang sebelumnya diagendakan tiba di Malang 7 Desember, ternyata baru tiba di Malang pada 14 Desember. “Kemungkinan Gustavo baru berangkat dari Argentina 12 Desember. Dua hari setelah itu baru tiba di Malang (14/12),” kata salah satu sumber dari internal manajemen Arema Cronus. Alasan molornya kedatangan mantan pemain Persela ini karena ia ingin memboyong keluarganya ke Malang. Ia perlu mengurus kepindahan sekolah anaknya dari Argentina ke Malang. Dan pengurusan administrasi ini yang butuh waktu sekitar seminggu. “Kalaupun tiba sesuai jadwal (7/12), sebenarnya Gustavo juga tidak bisa turun. Karena dia masih kelelahan setelah melakukan perjalanan dua hari dari Argentina,” lanjut dia. Dari situ manajemen sepertinya sudah yakin kalau gelandang yang kerap menggunakan nomor punggung delapan itu akan menepati janjinya datang ke Malang. Itu menandakan kalau manajemen tidak trauma dengan pemain seleksi Guys Bwele yang tak kunjung datang dan kemudian akhirnya dicoret. Tim pelatih Arema Cronus tidak mempersoalkan belum hadirnya sosok Gustavo saat lawan klub milik pengusaha Indonesia Erick Thohir tersebut. Karena saat ini sudah ada beberapa gelandang yang bisa memainkan peran Gustavo. Seperti Ahmad Bustomi mau-

pun Arif Suyono. “Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, kami akan maksimalkan pemain yang ada,” tegas pelatih Arema Cronus Suharno. (iw/abm/ko)

Gustavo Lopez

HENDRA EKA/JAWA POS

LATIHAN - Pemain Timnas Indonesia U-23 Syahrizal (kiri) dan Rony Esar saat berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Jumlah tersebut menurut Nyalla cukup besar sebagai penghargaan kepada tim yang berhasil juara, setelah terakhir

kali tim merah putih mendapatkannya pada SEA Games Manila 1991 silam. “Memang berat, tapi jangan

pesimis harus selalu optimis, jangan pernah anggap enteng lawan siapapun, harus bermain maksimal. semoga mereka se-

akan bermain sebaik mungkin,” kata Lindswell kemarin (3/12) di Bandara Naypyitaw. Setelah menjalani pemusatan latihan di Tiongkok seusai Islamic Solidarity Games (ISG) September lalu, dara berusia 22 tahun itu kian pede. Apalagi modal dua emas di ISG lalu cukup memotivasinya. Mengenai lawan terberat, atlet asal Sumut itu menyebutkan Malaysia dan Vietnam. Dua atlet negara itu dianggap Lindswell cukup tangguh. Kalau tak konsentrasi dalam melakukan gerakan, medali hilang bisa saja. Pengalaman empat kali terjun di SEA Games juga tak membuat Lindswell lupa diri. Lindswell ingin meneruskan tra-

penghargaan. Ditolerir karena bukan tuan rumah kali ini, dia menyiapkan Rp 500 juta jika akhirnya hanya bisa menjadi finalis. (aam)

Kontingen Merah Putih Tiba NAYPYITAW - Pasukan Indonesia di medan SEA Games XXVII mulai berdatangan. Kemarin (3/12) di Bandara Naypyitaw sebanyak 78 kontingen skuad Merah Putih tiba setelah terbang enam jam dari Jakarta. Mereka datang menggunakan pesawat langsung ke Naypyitaw dengan menyewa Singapore Airlines. Empat cabang olahraga (cabor), wushu, tinju, polo air, dan rowing akan bertanding lebih dulu dari yang lain. Rowing membawa jumlah terbanyak. Yakni 27 orang (23 atlet dan empat ofisial). Lalu wushu 26 orang (19 atlet dan tujuh ofisial), polo air 19 orang (13 atlet dan lima ofisial), serta tinju enam orang (lima atlet dan satu ofisial). Sejatinya ada satu lagi kontingen cabor yang tiba di Myanmar kemarin. Tetapi cabor layar mendarat di Yangon untuk kemudian melanjutkan perjalanan selama 12 jam ke venue lomba di Pantai Ngwe Saung. Dari jadwal kedatangan yang yang didapat dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Naypyitaw, kontingen Indonesia terakhir datang ke Myanmar pada 15 Desember mendatang. Nah, pelatih tinju Indonesia Ronald Sigarlaki menyatakan niatan datang lebih dahulu untuk adaptasi awal. Para atlet tinju ini menginap di Hotel Mingalar Thiri. “Yang datang ini adalah proyeksi emas duluan. Mereka dari Kuba akhir November lalu, kemudian lanjut ke Naypyitaw. Istirahat sehari langsung latihan lagi disini,” kata Ronald.

HENDRA EKA/JAWA POS

FOTO BERSAMA - Menpora Roy Suryo (tengah) bersama Ketua Umum KOI Rita Subowo (empat dari kiri) saat berfoto bersama kontingen Indonesia untuk SEA Games Myanmar 2013 di FX Plaza, Senayan, Jakarta.

Tinju sendiri membidik dua sampai tiga emas di SEA Games ini. Nama Julio Bria (52 kilogram), Kornelis Kwangu Langu (49 kilogram), dan Alex Tatontos (75 kilogram) menjadi asa tinju Indonesia mendulang medali. Ronald optimis kalau tinju Merah Putih bisa memenuhi target capaian medali sama seperti SEA Games ke-26 di Indonesia 2011 lalu. Hal tersebut berdasar pantauan Ronald setelah berlatih di Kuba, mental anak asuhnya terangkat. Selama di Kuba, lawan tanding Julio Bria dkk bervariatif. Kebetulan beberapa negara juga “menitipkan” atletnya di Negara Kepulauan di Karibia itu. Sebut saja Rusia, El Savador, Ekuador, Peru, Meksiko, Belgia, dan Aljazair. Jangan lupakan juga sektor putri. Nama seperti Beatrix Suguro (48 kilogram) dan Esther Kalayukin (54 kilogram) digadang-gadang mendulang medali.

Di sisi lain, manajer wushu Eisen Gauw menjawab anak asuhnya sudah siap bertarung. Wushu sendiri akan turun di dua kategori. Taolu (jurus) dan sanshou (tarung). Ditarget empat emas, potensi wushu cukup besar. “Kekuatan wushu kita di taolu memang cukup meyakinkan. Saya kira kalau sanshou, mungkin satu medali bisa dapat lah,” kata Eisen. Sementara itu, hingga kemarin (3/12) kontingen Indonesia belum mendapat jadwal uji lapangan pertandingan. Dijadwalkan hari ini (4/12) agenda mencoba lokasi pertandingan minimal harus didapatkan. Delegasi KOI di Naypyitaw Bayu mengungkapkan setelah tiba kemarin, hari ini tak ada jadwal kedatangan tim Indonesia. Baru besok (5/12) sebanyak 96 atlet dan ofisial akan datang ke Naypyitaw. Yakni basket, sepeda,tinju, dan perahu naga. (dra/ren)

Lindswell Target Rebut Emas Pertama SEAG WUSHU menjadi ujung tombak Indonesia mendulang medali pertama. Sebanyak 23 medali emas akan diperebutkan di olahraga beladiri asal Tiongkok ini. Dan Lindswell yang turun di taijiquan (senjata pedang) dan taijijian (tangan kosong) punya menjadi pendonasi emas perdana Merah Putih. Dijadwalkan mulai 7 Desember mendatang, wushu sudah dilombakan. Pada hari pertama tersebut sebanyak lima medali emas diperebutkan. Yakni taijiquan putra dan putri, changquan putra, nanquan putri, dan jianshu putri. “Siap dong dapat medali emas pertama. Kalau gak siap namanya gak ada persiapan bertanding. Pokoknya di lapangan saya

makin termotivasi,” tandasnya. Bukan hanya juara, jika gagal dan kembali menjadi runner up Nyalla juga masih memberikan

ALFERY IBROHIM/SUMATERA EKSPRES

EMAS - Atlet Wushu Indonesia, Lindswell, saat meraih medali Emas kategori Taiji Jian Putri pada ISG III 2013 di Palembang (30/ 9) lalu.

disi emas yang didapatnya dua tahun silam dari dua nomor spesialisasinya. Taijiquan dan taijijian. “Sebenarnya SEA Games ini target antara sbelum tahun depan ke Asian Games di Incheon Korsel. Saya penasaran dengan medali emas di level Asia,” tutur Lindswell. Tiga tahun silam di Guangzhou Tiongkok, Lindswell finis di posisi enam di taijiquan. Manajer wushu Indonesia Eisen Gauw menyebutkan Lindswell memang menjadi salah satu favorit peraih medali emas. Berstatus juara dunia taijiquan yang didapat tahun ini di Kuala Lumpur, Lindswell pasti diwaspadai kontestan lain. (dra/ren)

Bayu Gatra Sanggiawan

Cairkan Suasana, Usil Ke Teman JAKARTA - Timnas U-23 memang sedang serius mempersiapkan tim untuk meraih emas di SEA Games Myanmar 2013. Namun, keseriusan itu hanya berlaku saat latihan, di tengahtengah jam istirahat, pemain banyak yang mengisi waktu dengan bercanda. Salah satunya adalah Bayu Gatra Sanggiawan, debutan Timnas U-23 asal klub Indonesia Super League (ISL), Persisam Samarinda. Bukan hanya bercanda, apa yang dilakukan pemain 21 tahun itu bahkan sedikit usil karena sering mengerjai temantemannya. “Kadang jalan ke mall, kadang bercanda bergurau, kalau di kamar sering juga saya goda temanteman dengan telpon-telponin kamarnya,” ujar dia, kemarin (3/ 12). Menelpon yang dimaksud oleh Bayu adalah menggoda de-

ngan menelpon kamar rekanrekannya, via telepon internal hotel. Bagi dia, paling tidak kegiatan itu bisa membuat antar pemain semakin dekat, karena sering bercanda menurutnya bisa membangun kebersamaan. “Masa serius terus, bergurau seperti ini juga bisa bikin dekat kan,” tambahnya. Karena suka bercanda, saat diganggu ditelpon-telpon pun pemain lain tak ada yang dongkol atau kesal melihat tingkah Bayu. Malah, lanjut dia, pemain lain juga sering mengganggu dirinya, dengan menelpon balik kamarnya. Lantas siapa yang paling sering dijahilin oleh Bayu? Dia menyebut Aldaier adalah langganannya, tiap hari selalu digodanya. Sayang, saat ini rekannya tersebut sudah tak lagi berada di Tim U-23 karena gagal lolos seleksi 20 pemain menuju Myanmar. (aam)


CMYK

24

" S e m a n g a t , D i s i p l i n , C e r d a s , B e r p r e s ta s i "

RABU, 4 DESEMBER 2013

RADAR TEGAL

TIM REDAKSI MADING KARASTA SMP NEGERI 3 BREBES Penanggung jawab : Tarwadi, M.Pd Wakil Penanggung jawab : M. Toha Arifin, S.Pd Gamar, S.Pd .I Pembina Mading : Ujianto Dwi Pramuntiyas, S.Pd Pemimpin Umum : Karya Panjiarto, S.Pd Pemimpin Redaksi : Veny Halimah Sekretaris : Laura Ratna Dila Bendahara : Siti Nur Fajriatun Editor : Umi Nurkhasanah Kurotul Aeni Fotografer : Rosalina Citra W Reporter : Camila Zahra Sugeng Prayogo Ilustrator : Tiara Imeldani Izza Lavega Diastara Humas : Chabelita Sri Rahayu

Puisi PELITAKU IIlmu yang kau berikan Laksana pelita yang tak pernah padam Menerangi jalan gulita Agar kaki tak salah melangkah Kau tempat aku bersusah payah Tapi kau tak pernah berkeluh kesah Tak kuasa aku lunasi hutang jiwa Cinta, kasih saying, bahkan harta Yang telah kau berikan padaku Ingin sekali aku memetik satu bintang Ranum disana, akan aku persembahkan padamu Namun apa dayaku Wahai GURU...??? Guruku… Takkan pernah aku lupa Semua kenangan belajar bersamamu Doakanlah aku menjadi harapanmu

Karya: Umi Nur Khasanah (8i)

Tips

GauL yang gak Ngibul

HAY HAY HAY……… kalian tau apa yang akan kita akan bahas pada artikel ini,, kita akan berbagi tips tips tentang menghadapi arus pergaulan yang kata anak jaman sekarang itu keren namun jika dipandang dalam kaca pendidikan itu sangat menyedihkan,, agar kalian tidak terkena arus itu kita akan memberikan tips sedikit,,, 1. Lebih banyak ikut ekskul disekolah daripada bermalas malasan dirumah 2. Perbanyak ikut kegiatan positif keagamaan 3. Hindari ajakan teman yang negative 4. Perbanyak teman namun teman yang tidak merugikan 5. Lebih banyak belajar dari hal hal yang pernah terjadi dan bedakan mana yang bagus dan mana yang buruk Berikut 5 tips dari kami KARASTA,, Majalah terOK sepanjang masa,, semoga tips berikut bisa menginspirasi kalian yang galau tentang cara bagaimana bergaul. Terimakasih sudah membaca,, Bye bye (VENY)

SMP NEGERI 3 BREBES ADAKAN PELATIHAN MANASIK HAJI BAGI SISWA KELAS IX SEBAGAI PUNCAK KEGIATAN KEAGAMAAN SABTU (30/11) SMP Negeri 3 Brebes mengadakan Kegiatan Pelatihan Manasik Haji. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dan juga Kepala Sekolah serta Guru dan Karyawan SMP Negeri 3 Brebes, kegiatan pelatihan/praktik manasik haji ini merupakan pengamalan materi Pendidikan Agama Islam kelas IX Bab 6, yang bertujuan antara lain: 1. Siswa dapat lebih memahami materi secara teori dan praktik, 2. Meningkatkan Ketaqwaan Siswa kepada Alah SWT, 3. Membiasakan siswa disiplin dan tanggung jawab dalam beribadah, 4. Menyadarkan siswa tentang pentingnya kebersamaan, 5. Membiasakan siswa memiliki budaya antri dan meningkatkan kesabaran, 6. Membiasakan siswa bekerja keras, 7.Siswa dapat lebih menghayati dan menghargai sejarah perjuangan Nabi, 8. Sebagai syiar Islam, 9. Tercapainya tujuan pembelajaran. Kegiatan pelathan manasik haji dilaksanakan dalam 2 (dua) bagian, yaitu teori dan praktik: 1.Kegiatan Teori dilaksanakan mulai hari Sabtu sampai dengan hari Jumat (tanggal 23 – 29 Nopember 2013) pada jam pelajaran Agama dengan Instruktur/ nara sumber yang terdiri 2 (dua) orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kab. Brebes. 2. Kegiatan Praktik dilaksanakan hari Sabtu, 30 Nopember 2013 Waktu: Pukul 10.30 WIB – selesai dengan Tempat di Lapangan SMP Negeri 3 Brebes. Untuk perlengkapan dalam kegiatan pelatihan/praktik ma-

nasik haji yaitu: 1. Perlengkapan/ alat praktik ibadah haji (miniatur Ka’bah dll), 2. Pakaian siswa/peserta manasik: Laki-laki : kain ihrom, Perempuan: Mukena. Setiap siswa membawa perlengkapan pakaian masing-masing dan beberapa hari sebelumnya setiap kelompok bersama-sama mencari dan meminjam kain ihrom. Menurut Tarwadi, M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 3 Brebes, bahwa selain kegiatan ini ditujukan untuk siswa dan guru serta

karyawan SMP Negeri 3 Brebes, kegiatan pelatihan manasik haji ini juga ditujukan untuk masyarakat agar mengetahui bagaimana tata cara dalam berhaji dan agar masyarakat mau mempunyai niat untuk melaksanakan ibadah haji, beliau juga merasa bangga dan senang karena kegiatan pelatihan manasik haji tahun ini bisa berjalan dengan tertib dan lancar. Sedangkan Drs.A.Basori Latief yang juga Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan Manasik Haji tahun ini menye-

BERSATU DALAM PERBEDAAN Karya: Tiara Imeldani (VII G) TENTUNYA kalian pernha melihat corak bukanlah penghalang untuk kita bersatu. pensil warna, Indah sekali bukan? Meng- Semaangat perjuangan dan persatuan haruss gambar terlihat indah, karena tersusun atas di tiru dan di teladani. INGAT..!!! Perbedaan beberapa warna yang berbeda-beda. Warna- disekeliling kita bukanlah penghalang untuk warna tersebut diantaranya merah, kuning, bersatu. hijau, biru, dan sebagaiKini Negara kita telah nya. Indonesia juga merdeka dari para pentersusun atas banyak jajah, ini bukan berarti perbedaan. Perbedaan kita tidak lagi memerinilah yang membuat Inlukan persatuan dan donesia menjadi berkesatuan. Para pejuang warna warni dan indah dulu bersatu dan meluseperti warna-warni pakan perbedaan untuk yang terdapat pada peIndonesia merdeka. Kini langi. kitapun harus tetap Tahukah kalian bunyi bersatu. Kita harus datulisan pada pita yang pat mengesampingkan di cengkeram kaki buperbedaan demi kepenrung Garuda Pancasila? tingan bangsa dan Pada pita yang di cengNegara. keram burung Garuda Terbukti semangat itu tertulis “Bhineka kebersamaan mampu Tunggal Ika” yang mempertahankan Inartinya Meskipun donesia sampai sekaberbeda-beda, kita rang mampu menyaadalah satu. Pertukan seluruh rakyat bedaan-perbedaan dalam wadah NKRI. yang ada bukanlah Nah,itulah nilai kemenjadi penghalang bersamaan yang dapat untuk bekerja sama, kita teladani. Segala tolong-menolong dan sesuatu yang dilakukan hidup rukun. Justru dalam semangat kebersasebaliknya, perbedaanmaan dan kekeluargaan, tentu hasilnya akan perbedaan itulah yang menjadikan kita perlu lebih baik. Hasilnya pun akan dirasakan saling mengenal, menghormati, menolong, dan sebagai milik bersama, sehingga terpelihara. bekerja sama. Semua pihak pun akan merasa gembira karena Para pendahulu kita yaitu paara pahlawan telah turut mewujudkan kepentingan telah memberi contoh bahwa perbedaan bersama.

Pengalaman – Pengalaman Terbaik Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Terintegrasi Karakter di SMP Negeri 3 Brebes takaan, laboratorium komputer, laboratorium ketrampilan, ruang OSIS, ruang koperasi, ruang UKS, mushola dan masih banyak fasilitas lain. Selain itu juga ada lapangan yang cukup luas. SMP Negeri 3 Brebes membutuhkan warga sekolah yang benar-benar peduli dengan lingkungan. Dengan fokus pada karakter peduli lingkungan harapannya semua fasilitas maupun lingkungan sekolah selalu terawat dengan baik dan dalam kondisi baik serta terasa nyaman dan menyenangkan sebagai tempat belajar maupun tempat bekerja. Program

Karya Panjiarto, S.Pd selaku Pembina OSIS SMP Negeri 3 Brebes juga menambahkan bahwa kegiatan pelatihan manasik haji ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk memperdalam jiwa religi dan untuk bekal masa depan siswa nanti. Harapan dari Kepala Sekolah dan Panitia semoga Kegiatan pelatihan manasik haji kali ini bisa bermanfaat buat semua warga sekolah pada khususnya dan juga buat masyarakat luas pada umumnya. SMP Negeri 3 Brebes… BISA!!! (UDP)

Cerpen

Info Sekolah SEBAGAI model piloting sekolah berkarakter bangsa SMP Negeri 3 Brebes mempunyai banyak program implementasi pendidikan karakter dan nasionalisme. Semua dilaksanakan sesuai dengan program yang telah dirumuskan. Nilai karakter peduli lingkungan adalah salah satu nilai yang merupakan fokus utama pelaksanaan pendidikan karakter kali ini. Hal itu didasari oleh kondisi SMP Negeri 3 Brebes yang mempunyai lahan cukup luas dan memiliki ruang belajar lebih dari 26 kelas dan dilengkapi dengan ruang media, laboratorium, perpus-

but Bahwa kegiatan pelatihan manasik haji tahun ini lebih antusias diikuti oleh siswa kelas IX dan guru serta karyawan SMP Negeri 3 Brebes, bahkan hampir semua siswa kelas IX berusaha meminjam kain ihrom untuk mengikuti kegiatan pelatihan manasik haji tersebut, beliau juga merasa senang dan bangga terhadap semua pihak yang mau mendukung kegiatan pelatihan manasik haji dan bahkan ikut serta dalam kegiatan Pelatihan manasik haji.

peduli lingkungan yang sudah dilaksanakan SMP Negeri 3 Brebes yaitu: 1.Budaya bersih dan sehat Program ini menyediakan perlengkapan kebersihan kelas dan lingkungan sekolah. Perlengkapan yang diberikan antara lain tempat sampah di depan kelas,sapu, dan alat untuk mengumpulkan sampah. Ada juga lomba kebersihan kelas yang diadakan setiap tahun. Program ini bertujuan agar siswa termotifasi untuk selalu menjaga kebersihan kelas setiap hari. Tim sengaja tidak mempunyai jadwal khu-

sus untuk penilaian kebersihan tetapi sepanjang waktu sehingga siswa benar-benar bisa selalu menjaga kebersihan kelasnya tiap hari. WC siswa dan guru ditambah agar jumlahnya sesuai dengan kebutuhan sehingga semua warga sekolah bisa dengan nyaman menggunakan fasilitas tersebut. Melaksanakan senam setiap hari Jumat secara bersama-sama pada jam pertama Minggu 1 dan Minggu ke3 dilanjutkan dengan kegiatan kebersihan lingkungan. Di dalam badan yang sehat

terdapat jiwa yang kuat. Berdasarkan motto tersebut tim pendikar membuat program melaksanakan senam bersama yang dilanjutkan dengan kebersihan lingkungan. Harapannya semua warga sekolah selalu sehat dan bisa menjaga lingkungan sekolah sehingga bersemangat dalam belajar dan bekerja. 2. Gerakan penghijauan Gerakan penghijauan dilaksanakan dengan melakukan pengadaan taman/ pot bunga di setiap kelas. Pot bunga diletakkan di depan tiap-tiap kelas sehingga membuat kelas semakin asri. (Tim)

Artikel Menanamkan Jiwa Semangat Kebangsaan Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler

Oleh : TARWADI, M.Pd DEWASA ini kita sering melihat bahwa karakter bangsa saat ini sangat tidak pantas untuk dilihat,, begitu banyak siswa yang lebih menyukai budaya luar daripada budaya sendiri. Terlebih banyak Negara lain ingin mencuri salah satu budaya kita seperti batik,dan lainnya,, Mendengar hal ini apakah kita akan diam dengan semua itu? Tentu tidak. SMP Negeri 3 Brebes sebagai sekolah yang turut prihatin dengan keadaan karakter bangsa saat ini telah menerapkan sifat semangat kebangsaan yang patut dimiliki setiap siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler sekolah. Seperti pada Ekstrakulikuler Bola voli, Sepak Bola, Basket, Siaran Radio, Mading Karasta, PMR dan Pramuka, mereka diajarkan tentang bagaimana arti semangat dalam sebuah tim untuk mencapai satu tujuan, Kedisiplinan dan Kejujuran,walaupun kadang ada kalah dan menang mereka tetap tersenyum walau sedikit ada rasa kecewa, Begitu juga dalam ekstrakulikuler majalah, selain diajarkan bagaimana cara berkreativitas mereka juga diajarkan arti dari semangat kebangsaan melalui materi pendalaman social tentang keburukan dan kenakalan remaja siswa saat ini, ada pemakaian narkoba, seks bebas, tawuran, miras, konvoi dan lainnya,, Begitu sangat tidak pantas untuk diapresiasikan, Sedangkan dalam Ekstrakulikuler Radio mereka diajarkan untuk belajar bagaimana cara memahami komunikasi dan penyebaran informasi, dan penanaman sifat semangat kebangsaan dalam ekstrakulikuler lainnya. Jika disadari dengan adanya kerusakan karakter siswa saat ini memang sangat mengernyitkan dahi,, semua ini salah siapa? Apakah salah pejabat tinggi Negara atau salah orang tua? kita disini bukan dianjurkan untuk mencari kesalahan dari semua itu namun kita dianjurkan untuk tau bagaimana cara mencari solusi agar semangat kebangsaan yang harus kita miliki tidak rapuh dimakan zaman, satu komponen yang penting dalam perkembangan ini bukan pejabat Negara atau siapapun,melainkan kita, Kita yaitu Generasi bangsa, apakah kita akan melihat terus menerus sesuatu hal yang kita tahu itu sangat merusak?? Tentu tidak. SMP NEGERI 3 BREBES berharap dengan adanya penanaman semangat kebangsaan dalam kegiatan ekstrakulikuler ini semua siswa menjadi terbangkit dari rasa kecewa,malas atau apapun menjadi rasa semangat yang berkobar dalam diri mereka. Semangat, Disiplin, Cerdas, Berprestasi…!!!

RADAR TEGAL 4 desember 2013  

RADAR TEGAL 4 desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you