Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

16 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012

Rachmi: Jika Baca Utuh, Jauh Kesan Berbau Porno MELALUI email yang dikirim ke Redaksi Radar Tegal, editor dan pemerhati buku Rachmi NH dari pihak Era Adicitra Intermedia Solo kemarin menyampaikan hak jawab terkait berita berjudul Buku Berbau Porno Beredar di Sekolah yang terbit pada edisi Selasa tanggal 28 Agustus lalu. Dalam berita itu disebutkan bahwa buku-buku berjudul Ada Duka di Wibeng (karya Jazimah Al-Muhyi), Tidak Hilang Sebuah Nama (karya Galang Lufityanto), serta Tambelo, Meniti Hari di Ottakwa dan Kembalinya si Burung Camar (karya Radhite K) dituduh sebagai buku yang tidak pantas untuk dibaca oleh siswa SD sampai tingkat SMA. Oleh karenanya perlu dilakukan penarikan segera. Dia merasa prihatin dengan berita tersebut. Namun ada baiknya sebuah berita diliput secara adil dari dua sisi. Benarkah buku-buku tersebut memang seperti yang telah dituduhkan? Benarkah demikian jika dilihat dari riwayat buku tersebut terbit hingga beredar sampai ke perpustakaan-perpustakaan sekolah? Rachmi menyatakan, buku cerita fiksi yang ditulis oleh anggota FLP (Jazimah dan Galang) dan pendidik Redhite K tentunya tidak ada niatan untuk mengusung pornografi, apalagi menyebarkannya. Buku-buku tersebut pun telah lulus penilaian oleh Panitia Penilaian Buku Nonteks Pelajaran (PPBNP) yang terdiri dari para ke hal 7 kol 5

INDEKS Seratusan Warga Rekam e-KTP Ganda

DOK.RADAR SLAWI

TUNJUKAN BUKU – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Helmi Amrulloh, menunjukkan empat judul buku yang dinilai berbau porno.

Empat Pamen Polisi Mangkir

HAL. METROPOLIS

Perbaikan Ciregol Kembali Dilanjutkan HAL. RADAR BREBES

Eksekutif Usulkan Delapan Raperda HAL. PEMALANG

Inul Vizta Murni Karaoke Keluarga Non Miras HAL. KOMBIS

Pemeriksaan KPK, Jadi Saksi Kasus Simulator JAKARTA - Empat perwira polisi yang dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin mangkir untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi pengadaan simulator uji SIM. Para perwira menengah (pamen) yang

menjadi panitia pengadaan proyek tersebut tak memberikan keterangan alasan ketidakhadiran. Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan surat pemanggilan telah dikirimkan sejak 15 Agustus lalu. Mereka sedianya akan menjadi saksi untuk tersangka Irjen (Pol) Djoko Susilo. “Nanti akan segera dilakukan pemanggilan kedua,” kata Priharsa di kantornya kemarin. Empat

perwira yang mangkir adalah AKBP Wisnu Budaya, AKBP Wandi Rustiwan, Kompol Endah Purwaningsih, dan Kompol Ni Nyoman Suwartini. KPK telah menetapkan empat tersangka kasus pengadaan simulator uji SIM di Korlantas Polri. Selain Djoko, tersangka lainnya adalah Brigjen (Pol) Didik Purnomo, serta dua pihak swasta, yakni Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S

Bambang, dan Sekretaris Direktur PT Cipta Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto. Tiga tersangka terakhir itu juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian. Oleh KPK, Djoko cs disangka menyalahgunakan wewenang sehingga menimbulkan kerugian negara. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan KPK akan penghitungan kerugian negara akan dilakukan melalui au-

dit investigatif. Penghitungan kerugian negara dengan cara ini berbeda dengan metode sampling yang hanya mencacah secara acak. Penghitungan kerugian negara dilakukan dengan memverifikasi pelaksanaan proyek ini di seluruh tanah air. “Itu memerlukan waktu,” kata Bambang. Mengenai tersangka KPK yang juga ditetapkan sebagai tersangka ke hal 7 kol 1

APA MANING...

Afriyani Lolos Dakwaan Sengaja Membunuh Divonis 15 Tahun, Keluarga Korban Tak Terima JAKARTA - Sidang dengan agenda vonis supir Xenia maut Afriyani Susanti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berakhir ricuh. Penyebabnya, keluarga korban tidak terima ke hal 7 kol 1

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

DIRAWAT- Ghofar Ismail, korban pembegalan di Desa Grinting Kecamatan Bulakamba kini dirawat di RS akibat luka di lehernya.

Begal Bercelurit Lukai Korban BULAKAMBA - Hati-hati terhadap aksi pembegalan di jalanan. Ghofar Ismail (21) warga Rt 1/3 Desa Grinting Kecamatan Bulakamba menjadi korban pembegalan di jalan penghubung antara desanya dengan Desa Pulogading, Bulakamba, Selasa (28/8) malam. ke hal 7 kol 5

SEMOK

ADI MULYADI/RATEG

HALAL BI HALAL - Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya dan jajaran Forkompinda bersalaman dengan ratusan nelayan dalam acara halal bi halal anggota KUD Karya Mina.

Demi Kesejahteraan Perda Direvisi Tiga Kelompok Nelayan Diminta Buat Kesepakatan TEGAL – Sejak berlakunya Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2010, tentang Tempat Pelelangan Ikan (TPI), nelayan Kota Tegal merasa terkurangi kesejahteraan-

nya. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) akan merevisi aturan dimaksud seperti yang diaspirasikan nelayan dengan alasan demi kesejahteraan. Hal ini ditandaskan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya usai mengikuti acara halal bi halal di aula KUD Karyamina, Rabu (29/8). Menurutnya, nelayan kerap mengaspi-

Kristina

ke hal 7 kol 1

Empat Pamen Polisi Mangkir * Wedi dipriksa? Afriyani Lolos Dakwaan Sengaja Membunuh * Tapi bisa tua nang sel!

CMYK

ARUNDONO/JPNN

VONIS - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada terdakwa Afriani Susanti (berkerudung biru), Jakarta, Rabu (29/8).

ke hal 7 kol 1

MARKETING SERIES

Dipaksa Ibu Menikah Lagi PEDANDUT ini belum juga menemukan pengganti Al Amin Nasution yang ia ceraikan pada 2008. Itu makanya tahun ini Kristina kembali harus berlebaran tanpa pendamping. Situasi makin tak enak

rasikan agar mendapat bantuan beras secara rutin saat musim paceklik dan kesejahteraan lainnya. Sementara dari Pemkot juga sangat ingin segera membantu mereka. “Tetapi karena aturan, yakni Permendagri, maka kami tidak bisa melakukan itu,” katanya. Awalnya dari retribusi TPI, 5

Cintai Pelanggan, Hormati Pesaing JOE Kamdani, pendiri Data Script, office supplier terbesar di Indonesia, punya cerita darurat yang menarik. Pada suatu ketika, pria yang telah berusia 70 tahun itu hendak cek kesehatan di Mayo Clinic, di Florida, AS. Itulah klinik terkenal di dunia yang berlokasi di Rochester, kota berpenduduk hanya 100.000 jiwa. Kota kecil, tapi pasien yang datang dari seluruh dunia. Saya juga pernah menjalani check up dua kali ke sana. Yang pertama sebenarnya saya dijadwal untuk menjalani pemeriksaan selama lima hari, tapi disuruh stop pada hari ketiga karena semuanya oke. Yang kedua, dua tahun kemu-

OLEH HERMAWAN KARTAJAYA dian, saya dianjurkan supaya tidak datang setiap tahun. “Tiap dua tahun cukup,” kata salah seorang dokternya. Yang dialami Pak Joe Kamdani agak unik. Dalam perjalanan menuju Florida, dia terkena serangan jantung dan ditolong oleh orang yang tidak dia kenal di sebuah airport waktu transit menuju Rochester. Si penolong ternyata adalah seorang dokter di Mayo yang kebetulan ada di airport itu. Begitu sampai di Mayo lang-

sung dilakukan pemeriksaan intensif. Hasilnya, Joe Kamdani harus langsung dioperasi karena keadaan sudah parah. Sebagai manusia biasa, Pak Joe pun dihinggapi rasa takut dan kegamangan. Dia masih belum yakin akan keputusan Mayo itu karena dia takut menghadapi ruang operasi. “May I have a second opinion?” tanya Joe Kamdani. “Sure, which hospital do you want to do it? We will help you for a registration, since we have a good relationship with all good medical center in US,” jawab dokter dengan segenap keramahan.

Joe Kamdani terdiam. “Ya sudah langsung operasi aja,” kata Joe kemudian. Dia membatalkan rencananya untuk mencari second opinion ke rumah sakit lain dan minta langsung dioperasi saja di Mayo. Dia lantas disodori profil tiga dokter yang mungkin melakukan operasi yang bisa dia wawancarai. Joe menanyakan pengalaman masing-masing dokter dan kemungkinan keberhasilan operasi yang akan dilakukan. Akhirnya, dia memilih salah seorang dokter yang mengatakan bahwa probabilitas suksesnya operasi bisa 98 persen. Dua dokter yang lain hanya berani 90 dan 95 persen. ke hal 7 kol 5

OPINI

2

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

Kicauan Denny Oleh: Muh. Abduh MEMBUAT status di FB, atau berkiau di twitter, sepertinya sudah menjadi kegiatan sehari-hari mereka yang bermedia sosial. Saat menoreh status atau kicauan, disadari atau tidak, punya harapan besar status atau kicauan direspon oleh banyak teman atau follower. Bisa jadi, rasanya nelangsa bila tak satu pun teman yang mengomentari. Paling tidak berharap mendapat jempol. “Karena pengin dapat koment ato jempol, malah statuse pada lebay.” “Daripada nggawe status ora jelas, mending promo dagangan.” Apapun memang tergantung si pengguna. Begitu juga FB dan Twitter. Akankah media sosial itu digunakan dengan cerdas atau tidak? Semuanya kembali ke pemakai. Yang pasti, faktanya, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya saat ini telah menjadi alat branding yang efektif. Tak hanya perusahaan, lembaga juga menggunakan media sosial untuk mengampanyekan ide-ide mereka. Peran media sosial semakin diakui dalam mendongkrak kinerja bisnis ataupun merek. “Wis akeh contohe bagaimana media sosial efektif. Esih kelingan bagaimana gerakan koin peduli Prita yang digerakan juga lewat media sosial?” Apa pun bisa sangat terkenal berkat media sosial, baik yang bersifat positif maupun sebaliknya, negatif. Nah, rupanya Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (WamenkumHAM) Denny Indrayana kena getah setelah berkicau di media sosial berlambang burung itu. Dia dilaporkan ke polisi oleh O.C Kaligis gara-gara kicauan terkait oknum advokat yang “maju tak gentar membela yang bayar.” “Jare sampeyan, kicauane Denny bener ora?” Sebelum Denny berkicau masalah itu, kalimat “maju tak gentar membela yang bayar” sudah sering terdengar. Sekalipun sekadar guyon-guyon di lesehan atau warung kopi. Dan, biasanya kalimat itu keluar pas obrolan menyerempet masalah perilaku aparat penegak hukum maupun advokat. Tentu perilaku seperti itu hanya melekat pada oknum aparat atau advokat yang tidak profesional. “Esih akeh kan aparat atau advokat sing profesional? aparat atau advokat sing bersih. Jarene Denny, advokat bersih yang menjalankan tugasnya menjunjung tinggi etika.” “Sing esih bersih-bersih, ora usah jengkel oh!” Denny akhirnya minta maaf soal kicauan tersebut. Tapi kicauannya seperti bakal berbuntut panjang. Laporan O.C Kaligis telah ditindaklanjuti Polda Metro Jaya. Pengacara OC Kaligis kemarin menjalani pemeriksaan pertama sebagai pelapor di Polda Metro Jaya terkait laporannya terhadap Wamenkumham Denny Indrayana. O.C Kaligis memang memperkarakan Denny Indrayana ke Polisi. Pengacara kelas wahid itu mengaku tersinggung dengan kicauan Denny yang dianggap menghina profesi advokat. Pelanggaran yang dilakukan Denny adalah asas praduga tak bersalah Pasal 310 KUHP, 311 KUHP, dan Pasal 315 KUHP juncto Pasal 22 dan 23 Undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik. “Kicauan be diperkarakan yah. Ngger enyong tah kicauan dibalas kicauan!” “Kwueh tah sampeyan. Bagi OC Kaligis ya ndean ora kaya kuwe!” Menkumham Amir Syamsuddin memberikan dukungan kepada koleganya tersebut. Dia menyebut kalau apa yang diucapkan Denny sebetulnya tidak sepenuhnya salah. Dia menilai langkah yang dilakukan O.C Kaligis dengan melaporkan Denny dinilai berlebihan. Menurutnya, akan semakin elok kalau wacana yang disampaikan Denny juga dibalas di twitter. Saling counter di sosial media berlogo burung itu justru bisa menghidupkan nuansa kebebasan berekspresi. (*)

Halal Bihalal Politisi dan Pengentasan Kemiskinan Oleh: Ikbal Faizal HALAL bihalal (HBH) setelah hari raya Idul Fitri, menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia. Masa HBH digunakan untuk bermaaf-maafan, sebagai wahana untuk mensucikan diri pada Allah (hablun minalloh) dan mensucikan jiwa dengan bermaafan pada sesame manusia (hablun minannas). Bagi siapa pun, momen rangkaian HBH ini telah memberikan nilai hikmah yang tinggi, tidak terkecuali juga bagi para politisi. Di mana bagi mereka momen HBH ini dijadikan peluang untuk memainkan peranan politisnya. Sebagai contoh di Kabupaten Tegal, hampir di sepanjang jalan strategis bergantungan foto-foto politisi, baik sebagai wahana mengucapkan selamat berpuasa, ucapan merayakan hari raya Idul Fitri dan ucapan HBH maupun hanya menulis nama yang barangkali sebagai wahana sosialisasi diri. Politisi dan rangkaian HBH sebenarnya merupakan entitas yang keterpautannya relative jauh. Namun dalam momen HBH ini, siapa pun menjadi dekat, tidak perlu memandang apakah itu politisi muslim atau bukan. Dan kepentingan para politisi pun menjadi tertutup rapi oleh indahnya kesucian dalam kemasan HBH. Kenapa demikian? Barangkali penulis lebih sependapat apabila mo-

men HBH ini tidak mendekati hajat pemilihan kepala daerah (pilkada), maka jalan raya di Kabupaten Tegal mungkin tak seramai sekarang ini. Meskipun demikian aktualisasi diri dan ekspresi para politisi merupakan hak mereka berada di negara yang menganut azas demokrasi. Hal itu merupakan hak bebas untuk berperilaku dan bertindak, yang tidak mengganggu ketenangan umum. Pernak-pernik politisi mewarnai momen Ramadan dan hari raya ini menunjukkan momen ini dianggap memiliki tingkat efektifitas taaruf yang tinggi. Terlebih sebagai daerah pengirim perantau yang relatif banyak di berbagai daerah yang beriklim kondusif ekonominya (wikipedia) tentu banyak warga berkumpul dengan keluarganya untuk bersilaturahim. Puncaknya pada saat Pilkada Kabupaten Tegal nanti, para politisi tinggal menindaklanjuti hasil taaruf yang saat ini telah diperankan. Dalam waktu yang relatif tidak lama kira-kira tahun 2013 nanti Kabupaten Tegal akan mengadakan hajat politik berupa pemilihan kepala darah (pilkada). Sehingga sekarang dinamikanya terlihat jelas. Berdasarkan baliho foto politisi yang beredar, tercatat setidaknya ada empat orang yang interest menjadi kontestan pilka-

da. Yaitu H Hery Sulistiyawan, jabatan sekarang sebagai wakil Bupati Tegal, H Rojikin AH SH yang menjabat Ketua DPRD Kab. Tegal, Ki Entus Susmono seorang budayawan Tegal dan dr H Edi Hutomo keluarga pengusaha PO Dewi Sri. Kita anggap semuanya baik dan memiliki segudang konsep visioner. Namun, satu hal yang belum dilakukan para politisi dalam momen HBH ini adalah belum adanya konsep tentang pengentasan kemiskinan. Padahal sebenarnya HBH ini bisa dimanfaatkan dengan menjual konsep pengentasan kemiskinan, akan berfungsi strategis bagi mereka. Karena antara momen HBH, politisi dan pengentasan kemiskinan ini sebenarnya menjadi erat berhubungan. Dimana, ketika politisi mencoba untuk memanfaatkan momen HBH demi hajatnya pada pilkada, maka konsep pengentasan kemiskinan ini menjadi strategis ditawarkan atau program yang layak dijual sehingga ada hubungan berarti dan menemukan esensinya. Karena kalau hanya sekedar pemasangan foto saja, tanpa mempertimbangkan konsep pengentasan kemiskinan maka foto itu hanya sebatas gambar selebriti menjual iklan produk yang cenderung tidak beresensi. Karena itu menjadi menarik untuk sama-sama dikaji bagai-

mana melihat keempat calon dengan menggunakan kacamata konsep pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tegal? Kenapa kacamata ini perlu dipakai? Karena pertama, angka kemiskinan di Kabupaten Tegal ini masih relative tinggi. Hingga sekarang, Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Tegal mencatat sebesar 13,98 % angka kemiskinan dari jumlah total penduduk. Kedua, siapa pun yang menjadi kepala daerah berarti dia menjadi kepala pengentasan kemiskinan di suatu daerah. Ketiga, konsep ini diakui atau tidak akan menjadi salah satu nilai jual calon di mata masyarakat. Keempat, setidaknya akan menjadi acuan langkah jelas kinerja kepala daerah, siapa pun yang terpilih kedepan. Kelima, indikator sebuah daerah maju atau tidaknya termasuk indikatornya adalah catatan banyak sedikitnya jumlah penduduk miskin. KONSEP PENGENTASAN KEMISKINAN Berbicara tentang konsep pengentasan kemiskinan, kalau kita analisis dari gambar-gambar yang mereka tampilkan belum ada satu pun yang menjual konsep pengentasan kemiskinan. Semuanya masih bersifat sosialisasi diri atau hanya sekedar ucapan selamat saja (mungkin karena belum saatnya). Padahal momen HBH ini

sangat strategis apabila berbicara tentang pengentasan kemiskinan. Keterkaitan antara HBH dengan ibadah menunaikan zakat sangatlah besar. Sementara termaktub dalam Al Quran, pengalokasian zakat untuk delapan golongan (Attaubah : 60) diantara golongan yang pertama dan kedua disebut adalah golongan orang miskin atau kemiskinan (fuqoro wa masakin). Maka mengentaskan kemiskinan adalah amanat wajib dari agama. Menjual konsep pengentasan kemiskinan dalam momen HBH menjadi strategis, baik secara agama maupun kepentingan politisnya. Karena sudah sesuai dengan norma agama. HBH sebagai wahana untuk memfitrahkan diri, mensucikan jiwa dan mensucikan hati dengan melakukan ritual puasa dan sholat serta zakat ini setidaknya tetap mempertahankan sakralisasi nilai HBH. Jangan sampai pemanfaatan peluang HBH, seperti menjadikannya untuk melampiaskan syahwat politiknya ini justru akan mengotorinya. Setidaknya, masih banyak orang yang tulus melakukan ritual Ramadan untuk taqorub ilahi daripada para politisi. (*) Ikbal Faizal, Pemred bulletin Blagblagan Kabupaten Tegal

Pencegahan KDRT Oleh: Drs M Juhriyadi KEKERASAN dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan beberapa tahun terakhir ini menjadi tren di kalangan masyarakat. Tidak hanya yang dialami masyarakat kelas bawah, tetapi juga masyarakat menengah ke atas. Bahkan isteri mantan menteri pun pernah ada yang melaporkan kasus KDRT yang dialaminya. Perkembangan kasus KDRT dewasa ini ada kecenderungan meningkat. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa Provinsi Banten pada tahun 2010 berhasil mencatat 210 kasus KDRT baru yang terjadi di kabupaten dan kota, sementara pada tahun 2011 tercatat 320 kasus. Berarti kasus KDRT selama satu tahun terakhir yang dilaporkan mengalami kenaikan sebanyak 50 %. Setiap kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga menunjukan gejala bahwa tingkat keharmonisan dalam keluarga itu belum baik. Padahal seseorang membangun rumah tangga ingin membina keluarga yang penuh dengan cinta dan

kasih sayang dalam suasana hidup bahagia dan sejahtera. Dari hasil rekam mediasi yang dilaksanakan oleh setiap Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) yang ada di kabupaten/kota banyak faktor penyebab terjadinya KDRT, yang paling dominan adalah persepsi laki-laki (suami) tentang status dan peran perempuan (istri) dalam rumah tangga. Persepsi yang dibentuk oleh tata nilai budaya patriarki. Suami diposisikan sebagai kepala keluarga diartikan sebagai figur pimpinan yang bisa berbuat sewenang-wenang terhadap anggota keluarga, termasuk istri, anak dan pembantu di rumah. Faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi terjadinya KDRT dapat dikelompokkan menjadi menjadi dua bagian. Yaitu pertama, faktor internal yaitu tingkat individu. Pengalaman pada waktu kecil, perilaku dan kebiasaan yang memicu perbuatan kekerasan seperti pernah mengalami kekerasan pada masa kanak-kanak, menyaksikan ke-

kerasan dalam keluarga antara ibu dan bapak. Tidak adanya figur ayah atau penolakan terhadap figur ayah dan minum alkohol atau obat-obatan pengalaman tersebut dapat mempengaruhi perkembangan psikologis dan kepribadian serta perkembangan biologis anak untuk melakukan kekerasan. Kedua, faktor eksternal. Yaitu tingkat status sosial. Kemiskinan atau status sosial ekonomi yang rendah tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Atau sebaliknya tuntutan gaya hidup mewah yang tidak sesuai dengan pendapatan keluarga dapat juga memicu terjadinya KDRT. Untuk mengatasi beberapa faktor penyebab KDRT di atas, maka perlu dilakukan upaya bagaimana mencegah KDRT tidak terjadi, serta perlu dikaji atau diidentifikasi upaya yang mendukung penghapusan KDRT. LINGKUP KDRT Pengertian KDRT menurut pasal 1 UU Penghapusan KDRT Nomor 23 Tahun 2004 adalah ”Setiap perbuatan terhadap

seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan fisik, seksual, psikologis dan atau penelantaran rumah tangga, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga”. Lingkup kekerasan dalam rumah tangga dilihat dari aspek person atau pelaku, yaitu mereka yang tinggal di dalam rumah tangga pelaku. Menurut pasal 2 UU PKDRT lingkup rumah tangga adalah suami, istri dan anak, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan orang sebagaimana yang dimaksud pada huruf a, karena hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan dan perwalian yang menetap dalam rumah tangga tersebut. JENIS KDRT Ada beberapa jenis KDRT yaitu kekerasan fisik, adalah perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit atau luka berat. Kekerasan psikis,

perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan atau penderitaan psikis berat pada seseorang. Kekerasan seksual, meliputi pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga tersebut dan atau pemaksaan hubungan seksual terhadap seseorang dalam lingkup rumah tangganya, serta pemaksaan hubungan seksual terhadap salah seorang dalam lingkungan rumah tangganya dengan orang lain untuk tujuan komersial dan atau tujuan tertentu. Dampak kekerasan yang dilakukan suami terhadap istri atau sebaliknya tidak jarang berujung dengan perceraian. Karena setiap kekerasan yang dilakukan, di dalamnya akan mempengaruhi emosi fisik dan psikis korban. (*) Penulis adalah Kepala Bidang PPA BPPMD Provinsi Banten

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Pesan untuk Pemimpin

Parkire Maksa

KEMAKMURAN bagiku bukan materi semata. Kejayaan tanpa iman & imbangnya neraca keadilan serasa hidup dlm negri tirani yg memunculkan karakter egosentris mau menang sendiri & dibayang2i kedustaan. Jikalau seorang anak tak peduli lagi dg sesama, ego pun memenuhi ruang pola fikir kehidupannya. Bagaimana dia bisa berbuat bajik. Kebaktiannya pun kpd budan dipertanyakan? Jikalau bertindak, bisakah ia adil? Seorang ayah/bunda tentulah sgt sabar membimbing anak2nya ke arah yg benar dg tulus dan ipenuhi cinta kasih. +6285741955642

UM Rateg nyong pan ngresula kyeh, utk DISHUB aku pan takon parkiran sing ng ngisore videotron alun2 dong esuk asline diijina ora, soale juru parkire dong njaluk maksa, wis tmpnge ky preman tatonan, tlg ditindak scptnya! +6287830222773

TIM Rateg, Tlong dimuat keh. Luruh kerja’an saiki bisane kudu ana wong jero, anger ra yah kudu byar duit dZIT.. Qu lu2san STM. Umure ws 23 NgANGGUR BAE. Kyong strez. Gara2 lka woNG JERO N DUE DUIT... +6285741882315

Mahal dan Ribet

Dirgahayu Polwan

KAMI warga Brebes, anak sy lahir di RSIA MUTIARA BUNDA. Keluhan saya, sudah biaya administrasinya mahal birokrasinya jg ribet. Trus akta kelahiran yg penting aja gak dpat. Mohon ditindaklanjuti. +6281585144266

DIRGAHAYU Polwan ke-64, profesionallah anda. jadilah ujung tombak di institusimu untuk ke depan, jangan terlalu memperkaya dirimu dari uang rakyat. Trism. +6287830950216

Parkir Stasiun Dibenahi AKU salut sama Menteri BUMN dan PT KAI, pelayanan sdh jauh lebih bagus, namun sayang parkir di stasiun

Luruh Kerja Angel

Tegal msh tetap Rp 3000,- dan cuma diberi karcis stempelan. Kalo ada kehilangan siapa yg tanggung jawab. Tlg dibenahi yg serius. Trims Om Rateg. +628164882717

Pelayanan Kurang TLONG tindak lanjutin pak. RSIA Mutiara Bunda Tanjung biaya mahal, pelayanan kurang. Kasian rakyat kcil. +6281932135225

Mending Nawarin Karya DARI pada ngresula yang g karuan dan ngeluh, mending ngresula nawarin karya barang kali ada yg minat dg karyaq siapa thu ada yg tertarik, aq jg mau bkrja sesuai keahlianq. Cris guci. +6285875349556

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.

ENTERTAINMENT

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

TINA TOON

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Tak Sengaja Potong Poni JAKARTA - Menginjak usia ke-19, penampilan Tina Toon tampak makin dewasa. Tina kini sudah berani memakai poni di rambutnya. “Sekarang orang-orang tahu bahwa Tina Toon udah gede. Kemarin enggak boleh diponi sekarang malah diponi,” kata Tina Toon di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta, Rabu (29/8). Mantan penyanyi cilik tersebut mengaku secara tidak sengaja menggunakan poni. “Ini poni enggak ada namanya. Sebenarnya salah potong. Mau potong miring akhirnya gini jadinya,” jelasnya. Tina mengaku ingin berpenampilan beda dibanding sebelumnya. Hal itu dilakukan untuk melepas imej Tina Toon dari penyanyi cilik ke penyanyi remaja. “Berjalan natural aja. Sekarang kita menjadi diri sendiri. Saya benarbenar pengen berbeda, tapi yang tidak terlalu ekstrem,” kata Tina. (jpnn)

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283)881011

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

NORMAN CAMARU

Takut Fitnah, Cepat Menikah JAKARTA - Penyanyi yang terkenal lewat video lipsing di Youtube, Norman Camaru resmi menikahi kekasihnya, Fahria Deisy Paendong atau akrab disapa Cici. Pernikahan sendiri digelar di di kampung halamannya di Gorontalo, Minggu (19/8), di salah satu Masjid di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, seusai sholat Idul Fitri. Ketika dikonfirmasi oleh para media, mantan anggota Brimob Gorontalo ini melalui Blackberry Messenger membenarkan kabar bahagia tersebut. “Iya, terima kasih,” tulis Norman membalas ucapan selamat dari para awak media, Rabu (29/8). Pernikahan yang hanya dihadiri oleh keluarga, Norman membantah kalau dirinya sengaja

menutupi kabar bahagia tersebut. Menurutnya, selama ini selalu bercerita soal hubungannya dengan Cici dan juga proses pertunangannya. “Kalau pernikahan kemarin, hanya keluarga aja,” jelas Norman. Udin Camaru, kakak tertua dari Norman Camaru, mengaku prosesi pernikahan adiknya ini memang terhitung cepat. Ini berawal dari dua hari menjelang Lebaran saat Norman membawa Desi Paindong atau biasa disapa Cici, pacarnya asal Manado, ke Gorontalo untuk berlebaran bersama keluarga Norman. Namun karena keinginan orang tua untuk segera meresmikan hubungan keduanya dan juga mencegah fitnah yang timbul, membuat keluarga segera mengurus pernikahan. (jpnn)

Wow, Biaya Nikah Nunung Rp1 Miliar! KOMEDIAN Nunung menikah dengan sang manajer, Iyan Sambiran, Kamis besok. Pernikahan yang dilangsungkan di Solo itu disebut-sebut memakan biaya hingga miliaran rupiah. Saat dikonfirmasi, adik Nunung, Nunik pun tidak membantahnya. “Kurang lebih keluar biaya Rp 1 miliar. Karena uang segitu kita gunakan untuk menghibur masyarakat Solo. Nanti juga ada pergelaran wayang semalam suntuk yang akan didalangi oleh Ki Manteb Soedarsono,” ujar Nunik saat dihubungi wartawan. Pernikahan Nunung juga rencananya akan dihadiri oleh rekan-rekannya dari OVJ, Srimulat, Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) dan Agum Gumelar. Untuk busana pengantin, Nunung akan menggunakan rancangan desainer Mia Permata. Menurut Mia, gaun pengantin Nunung, dengan model busana muslim dan bernuansa hijau. “Karena ini sudah pernikahannya yang keempat, jadi memilih syukuran kecil-kecilan bukan yang mewah. Jadi saya juga menyiapkan busana yang simple, “ kata Mia yang juga putri komedian Srimulat, Djujuk Juwariyah. Menurut dia, Nunung baru memesan baju pernikahan sebulan lalu. “Pesannya mendadak,” ungkap Mia. Seperti diketahui, Nunung mantap menikah dengan Iyan meski sang calon suami tengah menghadapi masalah hukum.

Istri Iyan, Dewi Vistiatin melaporkan sang suami ke polisi atas dugaan pemalsuan surat nikah dan akta cerai. “Dibilang menganggu, mereka waktunya hanya terbagi untuk klarifikasi ke Surabaya bolak-balik. Sejauh ini mereka menjalaninya dalam artian mengikuti prosesnya dengan sabar,” ujar kuasa hukum Iyan dan Nunung, Sandy Arifin. Sandy menegaskan bahwa proses hukum yang ada tetap dijalani dengan baik oleh Nunung dan calon suaminya.”Kemarin sebelum Lebaran, seminggu sebelum Lebaran diperiksa baru sekali sebagai saksi-saksi. Alhamdulillah Mbak Nunung juga setia mendam-

pingi,” ujar Sandy. Sedangkan Dewi Vistiatin menegaskan dirinya tidak bermaksud ingin membatalkan rencana pernikahan Iyan dan Nunung. Laporan itu sematamata berkaitan dengan nasib dan kelangsungan pernikahannya dengan pria berambut gondrong itu. Pasalnya, akta nikah dan akta cerai yang diterimanya dari Iyan, diduga palsu. (jpnn)

CHOKY SITOHANG

Belajar Lagu Hingga ke Pesawat JAKARTA - Entertainer yang biasanya menjadi presenter, Choky Sitohang, mendapat tantangan untuk bermain dalam opera batak. Choky akan bermain Gorga, tokoh utama dalam opera berjudul ‘Arga Do Bona ni Pinasa’. Meski berdarah Batak, namun Choky cukup sulit memerankan tokoh Gorga. Itu karena dirinya lahir di Bandung dan tidak menguasai bahasa Batak.

“Ini satu tantangan besar buat saya, karena saya harus menghapal 20 lagu berbahasa Batak. Saya sebenarnya lahir di Bandung dan kurang dibiasakan berbahasa Batak,” kata Choky di Gedung Energi SCBD Jakarta Selatan, Rabu (29/8). Kendala lainnya, Choky barubaru ini punya kerjaan di Amerika Serikat sehingga lama di luar negeri. Untuk menghapal 20 lagu berbahasa Batak itu, Choky menyanyikannya hingga ke pesawat dan bandara. “Dalam 10 hari di luar negeri, saya latihan juga. Bermodalkan handphone saya menghapal lagu-

lagu itu di pesawat. Saat transit di Hongkong saya masuk ke gate lebih awal dan latihan sendiri,” ungkapnya. Choky juga meminta kepada sutradara untuk mentranslate lagulagu tersebut ke dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami. “Dari 20 lagu, hanya satu yang sebelumnya pernah saya dengar. Selebihnya lagu baru,” jelas Choky. Opera ‘Arga Do Bona ni Pinasa’ yang berarti Cinta kepada Kampung Halaman akan dimainkan selama dua hari, di Plenary Hall Jakarta Convention Centre, 1-2 September 2012. (jpnn)

Maia Pasrah Tak Dapat Jodoh JAKARTA - Sejak berpisah dengan Ahmad Dhani, Maia Estianty kini belum mendapat pasangan baru. Pendiri Duo Ratu tersebut sepertinya sudah pasrah tidak mendapatkan jodoh. “Sama seperti anak-anak aku enggak pernah mengharapkan mereka dateng, udah pasrah,” kata Maia saat ditemui di Episentrum Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (28/8) malam. Maia menyatakan kini dirinya tidak terlalu agresif untuk menjadi jodoh. Ia menyatakan, dirinya tidak pernah mencari jodoh. “Anak-anak begitu udah enggak saya harapkan tiba-tiba datang. Sama seperti jodoh saya enggak perlu cari nanti datang sendiri lah,” jelas Maia.

Maia mengaku bahwa dirinya banyak didekatin cowok. “Yang deket banyak, tapi untuk jadi pasangan belum lah, saya belum mikirkan pasangan,” kata ungkapnya. (jpnn)

Gaston Pergi, Jupe Dekati Olga JAKARTA - Sejak Gaston Castanyo pergi, Julia Perez kini punya sandaran baru untuk bercerita. Jupe panggilan akrabnya makin sering mendekati Olga. Tujuannya, ya untuk curhat. Olga Syahputra meminta Jupe harus merelakan Gaston Castanyo pergi ke Argentina. Tidak hanya untuk Jupe tapi juga buat orang tuanya yang tak menyetujui hubungannya dengan Gaston. “Aku bilang sama dia, Jupe loe harus sayang sama orang tua loe, karena hidup kita akan berkah kalau nurut sama orang tua,” ungkap Olga di Studio RCTI Kebon Jeruk Jakarta, Rabu (29/8). Saking dekatnya dengan Jupe, Olga bisa ngobrol cukup panjang. Bahkan Jupe sampai nangis kalau sudah curhat dengan Olga.“Waktu belum

ketemu Gaston enjoy kok dia. Setelah dia ketemu Gaston dia seneng dan bahagia tapi sekarang ya udahlah,” jelasnya. Olga juga menasehati Jupe, kalau kebahagiaannya bersama Gaston hanya sementara. (jpnn)

OLAHRAGA

4

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

UDINE - Italia hanya diwakili Juventus dan AC Milan dalam drawing fase grup Liga Champions 2012-2013 di Monaco malam nanti WIB. Italia gagal menambah wakilnya setelah Udinese terhenti langkahnya di playoff kemarin. Menempatkan dua klub di fase grup Liga Champions merupakan catatan terburuk d u t a Serie A. Sebag a i catata n , sejak musim i n i

kuota Serie A memang tereduksi dari empat klub menjadi tiga klub. Bagi Udinese, kandas di playoff berarti kegagalan beruntun. Jika musim lalu si Zebra “sebutan Udinese “ harus mengakui keunggulan Arsenal, kemarin gil i r a n Sporting

Braga yang menjadi batu sandungan musim ini. Yang menyakitkan, kekalahan dari Braga dialami Udinese seusai kalah adu penalti 4-5 di kandang sendiri, Stadio Friuli. Adu penalti dilakuk a n s e telah kedua tim tetap bermain 1-1 sampai akhir babak tambahan waktu sehingga agregat menjadi 2-2. Tendangan eksekutor kelima Ruben Micael memastikan kemenangan Braga atau tidak ada satupun penendang tim tamu yang gagal. Sedangkan dari lima algojo penalti tuan rumah, eksekutor ketiga Maicosuel gagal menjalankan tugasnya. Gelandang serang yang baru bergabung dari Botafogo itu coba melakukan tendangan chip ala Panenka. Tapi, kiper Braga Beto tidak tertipu dan dengan mudahnya menangkapnya. Gagal sebagai algojo penalti membuat pamor Maicosuel langsung anjlok, setelah melesat saat menjalani debut dalam laga pembuka Serie A kontra Fiorentina pekan lalu (25/8). Sekalipun Udinese kalah 1-2 dalam laga tersebut, Maicosuel tampil menawan dan menyumbang gol. Tapi, Maicosuel mendapat pembelaan dari rekan setim, salah satunya defender Maurizio Domizzi. “Kami melakukan dua kesalahan lebih buruk ketimbang gagal adu penalti. Secara keseluruhan, kami memang tidak cukup bagus untuk melangkah ke babak berikutnya,” kata Domizzi seperti dilansir Football Italia. Pada musim lalu, Udinese merespons

kegagalan di playoff Liga Champions dengan finis ketiga di Serie A. Namun, Domizzi tidak cukup yakin klubnya bisa mengulanginya. “Jika kami mampu menyelesaik a n kompetisi sebagai enam besar, saya pikir itu sudah sangat bagus,” tuturnya. Kekuatan Udinese memang tidak sebagus musim lalu atau setelah ditinggal beberapa pilar. Di antaranya kiper Samir Handanovic yang dilepas ke Inter Milan dan duo winger, Kwadwo Asamoah serta Mauricio Isla yang diakuisisi Juventus. Sebaliknya, tidak ada pemain pengganti dengan kualitas sepadan yang didatangkan. Di sisi lain, setelah secara beruntun gagal membawa Udinese melangkah dari playoff, allenatore Francesco Gudidolin siap dikambinghitamkan, bahkan apabila diminta mundur sekalipun. “Saya meminta maaf kepada fans maupun pemain yang sudah memberikan kemampuan terbaik mereka. Ternyata, saya tidak memiliki kemampuan membawa sebuah tim ke (fase grup) Liga Champions,” kata Guidolin kepada La Gazzetta dello Sport. Guidolin sejatinya pernah meminta mundur kepada manajemen Udinese di akhir musim lalu dengan alasan ingin beristirahat karena terlalu stres. “Saat ini, saya hanya ingin secepatnta pulang ke rumah dan melupakan segalanya,” sambung pelatih yang dua periode menangani Udinese itu. (dns/bas)

Antonio Di Natali HASIL BABAK KEDUA PIALA LIGA INGGRIS

Ikan Teri Kantongi Rp 127 M Martinez Pecahkan Rekor Transfer

Preston North End v Crystal Palace 4-1 (Wroe 2, 63, Sodje 18, Monakana 41/Wilbraham 37) Watford v Bradford City (Anya 71/Reid 84, Thompson 90)

1-2

Swansea City v Barnsley (Graham 24, Moore 59, 88/Hassell 69)

3-1

Yeovil Town v West Bromwich 2-4 (Reid 15, 48/Brunt 39, Long 45, 81, El Ghanassy 73) Coventry City v Birmingham City 3-2* (McDonald 20, Kilbane 22, Baker 97/L”venkrands 4, Spector 44) West Ham v (Maynard 34, Ma”ga 55)

Crewe Alexandra

2-0

Doncaster Rovers v Hull City 3-2 (Syers 30, 90, Jones 57/McLean 1, Simpson 10) Carlisle United v Ipswich Town (Beck 90, Symington 99/Luongo 23)

2-1*

Reading v Peterborough 3-2 (Pogreb nyak 16, Gunter 19, Knight-Percival 38-bunuh diri/Taylor 12, Tomlin 17) Sheffield Wednesday vFulham (Madine 50-pen)

1-0

Leicester City v Burton Albion 2-4 (Knockaert 60, Fut”cs 87/Palmer 20, Taylor 53, Weir 64-pen, Maghoma 68) Burnley v Plymouth Argyle (Austin 37/Williams 90-pen)

1-1 (3-2)**

QPR v Walsall (Wright-Phillips 29, Zamora 66, Bosingwa 84)

3-0

Stevenage v Southampton 1-4 (Thalassitis 90/Lee 53, Sharp 74, Puncheon 76, Reeves 90) Nottingham Forest v Wigan Athletic 1-4 (Cox 47/Boselli 25, Figueroa 35, G”mez 44, McManaman 90) Stoke City v Swindon Town 3-4* (Jones 63, Walters 86, Crouch 111/Collins 27, 41, 119, Flint 105) Aston Villa v Tranmere Rovers (Delph 38, Herd 66, Bent 81)

3-0

Crawley Town v Bolton Wanderers (Clarke 81, Ajose 90/Afobe 21)

2-1

Gillingham v (Carayol 23, Park 90)

0-2

Middlesbrough

Milton Keynes Dons v Blackburn Rovers 2-1 (Chadwick 52, 68/Goodwillie 83) Leeds United v Oxford United (Austin 26, Byram 34, Lees 74)

3-0

Sunderland (McClean 24, 65)

2-0

v

Morecambe

Norwich City v Scunthorpe United 2-1 (Lappin 32, Hoolahan 56-pen/Duffy 34) Keterangan : *) Perpanjangan waktu **) Adu penalti

WILI CABALLERO

JIKA Italia hanya diwakili dua klub di fase grup, lain halnya dengan Spanyol yang memiliki duta dua kali lipat lebih banyak. Malaga melengkapi empat klub Primera Division di fase grup setelah melewati hadangan Panathinaikos (agregat 2-0). Malaga pun menyusul Barcelona, Real Madrid, dan Valencia. Sebelum Primera, Premier League lebih dulu memastikan empat tempat dari 32 kuota klub di fase grup. Selain juara bertahan Chelsea yang lolos otomatis, tiga klub lainnya, masingmasing Manchester City, Manchester United, dan Arsenal, lolos via jalur liga. Lolos ke fase grup tak hanya menjadi sejarah bagi Malaga dalam debutnya di Liga Champions, namun juga sangat berarti untuk mengisi kas keuangan klub yang tengah minus. Sebab, si Ikan Teri “ sebutan Malaga “ berhak mengantongi prize money dari UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa) sebesar EUR 10,7 juta atau sekitar Rp 127 miliar, dengan EUR 8,6 juta di antaranya karena melenggang. (dns/bas)

Cech Waspada Calon Suksesor MONACO - Chelsea memiliki dua agenda penting di Monaco pertengahan pekan ini. Selain menanti siapa calon lawan mereka di fase grup Liga Champions malam nanti WIB, The Blues “ sebutan Chelsea “ juga akan menghadapi Atletico Madrid dalam ajang Piala Super Eropa Sabtu dini hari WIB (1/9). Kiper Chelsea Petr Cech pun menyebut laga kontra Atletico sebagai pertaruhan gengsi baginya. Itu karena kiper 30 tahun tersebut akan berhadapan kali pertama dengan calon suksesornya di Chelsea, Thibaut Courtois. Status Courtois di Atletico memang kiper pinjaman dari Chelsea. Courtois bahkan menjalani musim keduanya. Musim lalu atau pada tahun pertamanya bersama Los Rojiblancos (sebutan Atletico), kiper 20 tahun itu tampil fantastis. Salah satunya ketika bermain clean sheet saat Atletico mengalahkan Athletic Bilbao 3-0 di final Europa League. Cech menilai Chelsea melakukan langkah tepat dengan memboyong Courtois dari Racing Genk setahun lalu. “Dia salah satu talenta muda terbaik (untuk kiper) di Eropa saat ini. Karenanya, klub kami rela membelinya dengan harga lumayan mahal,” jelas penjaga gawang yang membela Chelsea sejak 2004 itu. (dns/bas)

Javier Matinez

MUNCHEN - Drama transfer Javi Martinez dari Athletic Bilbao ke Bayern Munchen mulai menemui titik terang. Kapten timnas Spanyol U-23 tersebut telah melewati tes medis dan Bayern bersedia memenuhi permintaan Bilbao senilai 40 juta euro atau setara Rp 475,7 miliar. Martinez terbang ke Munchen dengan menggunakan pesawat pribadi yang dicarter Bayern. Setelah menjalani tes medis, dia langsung pulang ke Spanyol. “Segalanya berjalan baik,” ujar Martinez setelah tes medis, seperti dikutip DPA. Proses transfer menjadi terang benderang setelah CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge melakukan terobosan negosiasi dengan Bilbao dan juga RFEF (asosiasi sepak bola Spanyol). Bilbao ngotot mempertahankan sang pemain, tetapi ada celah dalam kontraknya. Sesuai aturan di sepak bola Spanyol, para pemain bisa membeli sisa kontraknya. Dengan begitu, sang pemain tidak akan mendapat ekstra fee dari transfer. Belum jelas metode seperti apa yang dipakai dalam transfer pemain berusia 23 tahun itu. Hanya, presiden Bayern Uli Hoeness sudah menjamin transfer bakal selesai sebelum bursa transfer ditutup akhir bulan ini. Kalau Bayern h a r u s merogoh koceknya senilai 40 juta euro, maka itu akan menjadi rekor transfer terbesar di Bundesliga, mengalahkan transfer Mario Gomez senilai 35 juta euro (Rp 416 miliar) pada 2009 lalu. Presiden Bilbao Josu Urrutia menegaskan, dua bintangnya, yakni Javi Martinez dan Fernando Llorente hanya akan dilepas bila klub peminat mau membayar sesuai dengan klausul harga di kontraknya. Masalahnya, harga di klausul kontrak mereka berdua sangat tinggi. Kalau Martinez sebesar 40 juta euro, maka Llorente lebih murah lima juta euro atau 35 juta euro. Kontrak Llorente tinggal setahun lagi, artinya dia bisa pergi dengan gratis musim depan, meski begitu Bilbao ngotot dengan banderolnya. “Kami selalu mengatakan, bahwa para pemain bisa pergi dari klub ini dalam dua kondisi.” (ham)

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

NASIONAL

5

RADAR TEGAL

Plt Sekda akan Tegur Sekwan JEPARA PejambretTertangkapSaatBeraksi JEPARA – Samsudin (19), warga RT 23 RW 3, Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo kali ini bernasib sial. Dia tertangkap tangan saat beraksi di sekitar Pasar Kecamatan Bangsri, kemarin. Dia tertangkap massa di sekitar pasar saat beraksi menjambret kalung milik Muhminah, warga RT 1 RW 2, Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri. Menurut Kapolres Jepara AKBP Bakharuddin melalui Kapolsek Bangsri AKP Sukiyatno, Samsudin memulai aksinya sekitar pukul 06.30. Saat itu, korban Muhminah naik sepeda motor diboncengkan Subkhan, 48, warga RT 1 RW 2, Desa Banjaragung. ”Saat sampai di jembatan dekat pasar, Muhminah dipepet Samsudin sambil menarik kalung yang dipakai Muhminah. Saat itu pelaku tidak sendirian,” katanya. Sukiyatno menambahkan, saat kejadian, saksi yang memboncengkan Muhminah itu berusaha menarik pejambretnya dan berhasil jatuh. Saksi sendiri mengalami luka ringan di kepala karena sempat melakukan perlawanan, sehingga sempat diperiksa di Puskesmas Bangsri. Terkait dengan satu pelaku yang berhasil kabur, Sukiyatno menjelaskan, sudah mendapatkan identitasnya. Pihaknya akan melakukan pengembangan atas aksi jambret tersebut. ”Yang tertangkap ini pejambret yang di belakang. Adapun yang di depan berhasil kabur. Kami juga sudah dapat keterangan dari tersangka pernah beraksi di tempat kejadaian perkara (TKP) yang lain,” jelas Sukiyatno. Sukiyatno membenarkan jika tersangka sempat mendapat pukulan warga yang menyaksikan kejadian itu. Karena ada petugas polsek yang melakukan tugas rutin di sekitar pasar, maka langsung dilakukan tindakan. “Pelaku sudah tahu kalau di jalan raya itu petugas karena saat jam sekolah. Sehingga, mereka belok ke arah utara yang saat itu kandisi jalan baru ramai-ramainya,” terangnya. Dengan peristiwa itu, Sukiyatno mengimbau, masyarakat untuk lebih waspada. Jangan menggunakan perhiasan mencolok saat akan ke keramaian. ”Karena ramainya Pasar Bangsri ini pada pagi hari, tentu saat itu rawan aksi kriminal. Soal operasi petugas seperti biasa yang sudah berjalan. Terkait barang bukti sudah berhasil kami amankan berupa kalung seberat 10 gram dengan kerugian sekitar Rp 3 juta,” katanya. Adapun Muhminah sendiri mengaku, kaget dengan peristiwa itu. Dia menjelaskan tiba-tiba ada yang menarik dari belakang kalung yang dipakainya. (han/ris)

REMBANG DitinggalPetikCabe,MotorDigasak REMBANG – Seorang petani warga Dukuh Sering, Desa Randuagung, Kecamatan Sumber, Rabu (29/8) sekitar pukul 08.45, menjadi korban pencurian. Satu unit sepeda motor yang diparkir di kebun tebu masuk desa setempat disikat pencuri dia memetik cabe di lahan sawahnya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian tersebut berawal saat Taman (40), pemilik sepeda motor memarkirkan motornya. Ia mengaku sudah terbiasa memarkir kendaraan di lahan tebu yang dekat dengan lahannya. Sehingga, hari itu pun, Taman meninggalkan begitu saja motornya. Diduga saat asyik memetik cabai itulah, dua orang maling yang diduga sudah memata-matai Taman, menggondol motor berwarna warna biru perak itu. Dari data yang dikumpulkan di lapangan, seorang warga sempat memergoki dua orang pria berboncengan sepeda motor Yamaha Vega-R dengan mengenakan helm dalam kondisi tertutup kacanya. Tiba-tiba salah satu dari keduanya turun dan mengambil sepeda motor Taman dan melarikan diri ke arah selatan. Aksi dua pencuri itu tak terkejar. Kapolres Rembang, AKBP Andhy Fandy Ariyanto melalui Kapolsek Sumber, AKP Bibit As membenarkan adanya pencurian tersebut. Namun Bibit mengaku masih menanti laporan dari korban untuk memproses lebih lanjut kasus pencurian itu. ”Korban belum lapor, namun anggota sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data sekaligus melakukan pengejaran,” ujarnya. Ia berharap, dari kejadian itu, warga bisa lebih berhati-hati saat memarkir kendaraannya. ”Jangan mentang-mentang di sawah sepi dari orang lewat terus parkir seenaknya. Hendaknya warga waspada di setiap situasi,” katanya. (ali/hil)

GROBOKAN Puluhan Pasukan Pengamanan Mulai Ditarik GROBOKAN - Pasukan pengamanan untuk pengamanan dua desa yang bentrok di derah perbatasan kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan mulai di tarik, Rabu (29/8). Pasukan pengamanan ini, terdiri dari anggota Polres Grobogan, Polres Demak, Polsek Tegowanu, Dandim 0717 Purwodadi dan Dandim Demak. ”Mulai hari ini, (kemarin, red) Pasukan pengamanan sudah kami tarik semua, karena kondisi di dua Desa sudah kondusif dan aman,” kata Kapolres Grobogan AKBP Y Ragil Heru melalui Kapolsek Tegowanu AKP Zaenuri Amilian ketika dihubungi , kemarin. Penarikan pasukan pengamanan, kata AKP Zaneuri disebabkan kondisi di daerah perbatasan sudah aman dan kondusif dan warga sudah melakukan aktifitas seperti biasanya. Kedua desa yang bentrok, Selasa (28/8) sudah terlihat mencair. Sebelumnya, puluhan warga warga Dusun Pragi Desa Guntur Kecamatan Guntur Kabupaten Demak dan warga Dusun Tompe Desa Tunjungharjo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Saat kejadian terjadi beberapa korban luka, akibat terkena senjata tajam usai perkelahian di arena pertunjukan dangdut di Desa Tunjungharjo. Bahkan, keesokan harinya warga Dusun Pragi, Desa Guntur memblokir jalan diantara dua kampung tersebut. ”Meski pasukan sudah kami tarik, tapi kami tetap melakukan patroli setiap saat dan menempatkan beberapa personel anggota untuk berjaga di lokasi perbatasan,”terang Kapolsek. Selain melakukan patroli dan menempatkan anggota, lanjut AKP Zaenuri pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Hansip atau Linmas untuk berjaga di daerah supaya tidak ada bentrokan susulan. Namun, pihaknya berharap supaya bentrokan tidak terjadi karena sudah ada kesepakatan damai yang ditanda tangani oleh kedua kepala desa dan tokoh warga setempat. ”Untuk masalah bentrokan sudah diselesaikan secara kekeluargaan, karena kedua belah pihak sudah sepakat dalam perjanjian bersama untuk berdamai. Jika masih ada yang melanggar tegas, kami akan tindak tegas dan diproses secara hokum,” tandasnya. Sementara Kades Guntur Abu Naim dan Kades Tunjungharjo Bambang Ismoyo sepakat untuk berdamai dan menghimbau kepada warganya untuk hidup rukun dan menyelesaikanya masalah dengan kekeluargaan. ”Kami sudah sepakat untuk menyelesaikanya secara kekeluargaan, karena kedua kampung berdampingan. Sesama tetangga harus saling menghormati dan saling menjaga kondisitifitas serte mengedepankan kekeluargaan,” kata Kades Guntur Abu Naim yang diamini Kades Tunujungharjo setelah menandatangani surat pernyataan bersama. (mun)

SEMARANG - Kegiatan ngelencer yang dilakukan 11 pegawai sekretariat dewan (Setwan) Kota Semarang ke Batam terus mendapat sorotan. Apalagi selain tidak izin pimpinan dewan (pimwan), kegiatan yang menelan uang rakyat hingga Rp 146 juta tanpa sepengetahuan dan seizin atasannya, dalam hal ini Sekda Kota Semarang. Plt Sekda Kota Semarang Adi Trihananto berjanji akan memberikan sanksi kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) Ngartiyono, dan stafnya yang melakukan perjalanan dinas secara diam-diam. “Kalau soal (izin) ke pimpinan dewan (pimwan), saya belum bertemu yang bersangkutan (Sekwan), apakah sudah izin atau tidak? (Tapi) ke saya belum ada (izin). Jika tidak melalui proses izin dan pemberitahuan, tentunya kami ada teguran,” kata Adi Trihananto kepada Radar Semarang Rabu (29/8). Dia mengaku, baru tahu rombongan Setwan melakukan kunjungan ke Batam setelah menghubungi Sekwan Ngartiyono. Menurutnya, perjalanan dinas atau kunker merupakan kegiatan lumrah dan

diperbolehkan aturan. Kegiatan semacam bimbingan teknis (bimtek) dan studi banding tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemkot Semarang. Hasil konfirmasi dengan Sekwan Ngartiyono, lanjut dia, diketahui selain kunker ke Batam, 11 pegawai Setwan termasuk Ngartiyono dan salah satu istri pimpinan Setwan itu juga ke Bekasi. Kunker dalam rangka studi banding standard operating procedure (SOP) pelayanan kedewanan. “Kebebtulan di dua tempat tersebut (Batam dan Bekasi, Red) sudah ada SOP-nya,” ujar Adi Menurut dia, sebelum kegiatan tersebut dilakukan, ada mekanisme yang harus ditempuh oleh pegawai yang hendak melakukan perjalanan dinas. Prosedur yang dimaksud di antaranya pemberitahuan, pengajuan izin diikuti alasan melakukan kegiatan kepada atasannya. Khusus di Setwan, jelas dia, selain harus memberitahu, mengajukan izin disertai alasan yang kuat kepada Sekda selaku atasannya langsung, juga ha-

rus melakukan langkah serupa ke pimwan. “Karena Setwan juga unsur pelayanan dewan, maka diharapkan juga melalui pimwan,” tegasnya. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam kegiatan perjalanan dinas adalah pertanggungjawaban atas kegiatan tersebut. Sebagai pimpinan PNS di lingkungan Pemkot Semarang, Adi akan meminta pelaporan atas kegiatan tersebut disertai rencana aksi di masa mendatang. “Kita berharap setelah sepulang dari studi banding ada pelaporan dan rencana tindak lanjut untuk perbaikan pelayanan, khususnya yang terkait dengan tugas-tugas kedewanan,” harapnya. Terpisah, Sekwan Kota Semarang Ngartiyono mengakui kunjungannya ke Batam bersama anggotanya belum izin pimwan. Namun pihaknya menampik jika kunjungan kerja tersebut hanya sekadar plesiran atau jalan-jalan. Ngartiyono menjelaskan, tim penyusun standar operasional prosedur Setwan berjumlah 9 orang berangkat ke Setwan Kota Batam. Kegitan ini, menurut dia, untuk menindaklanjuti

Surat Wali Kota Nomor 065/ 2716 tanggal 31 Juli 2012 tentang perintah kepada SKPD untuk menyusun SOP, SP, dan SPM SKPD. “Kegiatan ini adalah program kerja Setwan tahun 2012 yang sudah dianggarkan dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Setwan, bukan anggaran DPRD. Sehingga kami pergunakan anggaran tersebut sebagai pelaksanaan tugas sesuai program kami dan bukan jalan-jalan,” terang Ngartiyono saat dikonfirmasi Radar Semarang melalui ponselnya. Soal izin kepada pimwan, Ngartiyono menjelaskan pihaknya sebenarnya membuat surat izin pada tanggal 27 Agustus. Hanya saja, surat tersebut belum sempat dilayangkan kepada pimwan. Alasannya, saat itu sedang masa reses. “Memang (surat izin) belum kami naikkan, karena tanggal 2731 Agustus adalah masa reses bagi dewan yang notabene seluruh pimpinan dan anggota dewan ketemu dengan konstituen di daerah masing-masing. Sehingga surat tersebut akan kami naikkan setelah reses selesai,” kilahnya.

Sesuai jadwal kunjungan, rombongan Setwan akan pulang ke Semarang pada Kamis (30/8) hari ini. Seperti diberitakan sebelumnya, sebelas pegawai di lingkungan sekretariat dewan (Setwan) Kota Semarang diketahui ngelencer ke Batam dengan modus kunjungan kerja (kunker). Ironisnya, kepergian mereka ternyata tanpa sepengetahuan pimpinan dewan (pimwan). Rombongan Setwan itu, di antaranya Sekwan Ngartiyono, Kabag Umum Pendri Prabowo, Kabag Persidangan dan Risalah Amin Sutrisno, Kabag Keuangan Irwan S. Harahap, Kasubbag Persidangan Gunarti Listyo Utami, Kasubbag TU dan Perlengkapan Pulung Brahmantyo, Kasubbag Perundang-undangan Fitriyanti, serta Kasubbag Humas dan Protokol Yetty Nur Indriati Berdasar informasi di lapangan, para pengawai negeri sipil (PNS) yang ditugaskan membantu tugas kesekretariatan wakil rakyat ini berangkat dari Semarang pada Senin (27/8) pukul 15.00. Mereka terbang menggunakan pesawat Garuda, transit di Jakarta dan dilanjutkan ke Batam. (zal/aro/ce1)

Pengeroyok Kucing Serahkan Diri SEMARANG - Satu per satu pelaku pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Sugeng Santoso alias Kucing (27), warga Condrorejo RT 2 RW 11 Muktiharjo Kidul Pedurungan, Kota Semarang pada Jumat (17/ 8) lalu berhasil dibekuk. Kemarin, seorang pelaku menyerahkan diri setelah mendengar tiga rekannya sudah ditangkap polisi. Pelaku adalah Antoni Apriliadi alias Balon (27), warga Jalan Kanalsari Barat III No 33 RT 10 RW 8, Rejosari, Semarang Timur. Antoni menyusul Solikin alias Gereh (39); Rudi Purnomo (26); serta Satria Batra Adhi Guna (22), semuanya warga Kanalsari, Rejosari, Semarang Timur yang sudah dibekuk lebih dulu. Antoni mengaku ikut terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut. Setelah kejadian, dia kabur ke daerah Demak selama dua hari. Namun setelah mendengar rekan-rekannya ditangkap, akhirnya Antoni kembali ke Semarang dan menyerahkan diri. “Sebenarnya yang melakukan pengeroyokan itu semua warga kampung. Semua itu tidak luput dari perilaku Kucing sendiri yang sangat meresahkan,” katanya kemarin. Kucing Cs, menurut Antoni, kerap membuat onar di kam-

pungnya. Warga yang geram dengan sikap Kucing akhirnya murka. Apalagi sebelum kejadian, Kucing Cs sempat mengancam akan membakar rumah seorang warga Kanalsari, Suyatno alias Mbah Yatno (48), yang belakangan diketahui sebagai ayah angkat Solikin. ”Warga jengkel, karena dia (Kucing, red) sering malak dan membuat onar. Jelas kami tidak terima, kampung diserang harus dipertahankan,” tandasnya. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengaku apresiatif dengan sikap pelaku yang mengakui perbuatannya. Pihaknya mengaku masih mengejar seorang pelaku lain berinisial A. ”Pelaku mengeroyok karena tidak suka dengan sikap Kucing. Tapi, apa pun alasannya, semuanya harus sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. Seperti diketahui, Sugeng Santoso alias Kucing (27), tewas setelah dikeroyok warga kampung pada 17 Agustus lalu. Kucing ditemukan tewas di depan rumah tetangganya dengan posisi tengkurap bersimbah darah dengan luka pada bagian kepala. Selain itu, di punggung korban ditemukan lima bekas tusukan senjata tajam. (fth/aro/ce1)

RADAR SEMARANG

DIINTEROGASI - Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan (kanan) saat menginterogasi para pelaku pengeroyokan Sugeng Santoso alias Kucing yang sudah dibekuk.

Kadinas Pasar Ditetapkan Mobil Dinas Pemkot Dicuri Menjadi Tersangka SEMARANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali menetapkan tersangka baru kasus dugaan pembobolan Bank Jateng tahun 2010. Kali ini, giliran mantan Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Kota Semarang Abdul Madjid yang berstatus tersangka. Penetapan pria yang saat ini menjabat Kepala Dinas (Kadinas) Pasar Kota Semarang tersebut menjadi tersangka dilakukan Rabu (29/ 8) kemarin oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejati Jateng Wilhellmus Lingitubun. “Ya, kami tetapkan yang bersangkutan (Abdul Madjid, Red) sebagai tersangka,” ujarnya. Sebelumnya, kata Wilhellmus, tim penyidik telah melakukan ekspose kasus tersebut. Dari hasil ekspose dinyatakan bahwa Madjid diduga terlibat dan turut serta dalam pembobolan bank pelat merah tersebut. Yakni, membantu Direktur CV Enhat Yanuleva Etliana, terdakwa lain yang kini menjadi DPO (daftar pencarian orang), dengan modus pengajuan kredit. Kredit diajukan dengan jaminan Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) fiktif. Yakni, SPP dan SPMK yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah daerah untuk bukti sedang mengerjakan proyek, dan anggaran tertentu oleh pihak swasta. “Tersangka membantu Eva dalam penerbitan SPP dan SMPK fiktif tersebut,” tuturnya. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Wilhellmus tidak melakukan penahanan terhadap Abdul Madjid. Dia menyatakan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan terdakwa. “Penahanan bisa kami lakukan, tentunya sesuai

prosedur hukum yang berlaku,” katanya. Madjid akan dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 UU No 31 tahun 1999 seperti yang diubah UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1. Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Jateng Sugeng Riyanta menjelaskan, Abdul Madjid tersangkut kasus tersebut saat menjabat Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Kota Semarang. Ia membantu Eva menerbitkan 18 SPP dan SMPK yang digunakan untuk mengajukan pinjaman ke Bank Jateng Semarang. Besar pinjaman sebesar Rp 1,89 miliar. (bud/aro/ce1)

SEMARANG – Setelah mobil dinas Staf Ahli Wali Kota Harini Krisniati mengalami kecelakaan di ruas tol Muktiharjo, satu lagi musibah menimpa kendaraan pelat merah di lingkungan Pemkot Semarang. Kali ini, mobil Toyota Innova yang dipakai Samsul Bahri, Kasubag Transportasi pada Bagian Rumah Tangga Setda Kota hilang digasak pencuri. Mobil dinas bernopol H 9511 H itu hilang saat dibawa pulang pegawainya, Minggu (26/8) sekitar pukul 04.00 dini hari. Mobil itu merupakan kendaraan inventaris untuk melayani tamu dan menjadi tanggung jawab Bagian Rumah Tangga Pemkot Semarang. Dari temuan di lapangan, kejadian ini bermula ketika

Samsul membawa pulang mobil warna hitam metalik itu ke rumahnya di daerah Jalan Sidoasih, Perumahan Tlogosari, Pedurungan sejak Jumat (24/8) pekan lalu. Namun pada Minggu pagi, rumah Samsul disatroni pencuri. Sial bagi Syamsul, kunci beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil tersebut juga dilarikan sang pencuri yang masuk ke rumah dengan cara mencongkel pintu. Pada minggu sekitar pukul 08.00, kasus ini pun segera dilaporkan ke kepolisian. Sayangnya, hingga kemarin Samsul belum bisa dimintai keterangan. Plt Sekda Kota Semarang Adi Trihananto ketika dikonfirmasi kemarin membenarkan jika salah satu mobil operasional

Pemkot Semarang hilang. Pihaknya juga sudah meminta keterangan kepada pegawai yang membawa mobil tersebut. “Yang bersangkutan sudah melaporkan ke kepolisian. Kami pun mengimbau kepada masyarakat, tidak hanya kepada pegawai yang membawa mobil dinas untuk waspada dengan maraknya kasus pencurian,” katanya. Terkait kejanggalan penggunaan mobil yang seharusnya dibawa pejabat eselon II, Adi Trihananto menjelaskan bahwa mobil keluaran 2005 tersebut merupakan mobil pelayanan tamu. Pegawai yang menggunakan, dimungkinkan karena penugasan. Tapi pihaknya akan mengecek status penggunaan mobil tersebut. (zal/aro/ce1)

OLAHRAGA

6

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

MASA DEPAN KRU STONER DISPEKULASIKAN ROMA - Musim depan Andrea Dovizioso akan bergabung dengan Ducati. Kepindahan Dovi, sapaannya, mungkin akan dibarengi dengan kru Casey Stoner yang akan pensiun. Musim depan Ducati akan ditinggal Valentino Rossi yang bakal bergabung dengan Yamaha. Kursi lowong sepeninggal Rossi sudah dipastikan diisi oleh Dovi yang kini masih membalap untuk Monster Yamaha Tech 3. Pada saat bersamaan Stoner, yang pada periode 2007-2010 membela Ducati dan kini ada di tim Repsol Honda, sudah memutuskan bakal pensiun di akhir musim. Kejadian-kejadian itu kemudian membuat masa depan kru Stoner di Honda mulai dispekulasikan. Meski tim Honda mengindikasikan ingin mempertahankan sebagian kru Stoner, ada pula sinyalemen kru pimpinan Cristian Gabbarini itu akan mengikuti Dovi dan kembali ke Ducati. “Ini memang merupakan salah satu yang sudah kami bahas dan di dalam sebuah tim pabrikan semuanya penting. Aku

tak tahu apa mereka akan menjadi timku dan kami pun masih punya waktu untuk mengurusinya,” aku Dovi kepada MCN. “Siapa yang akan menjadi bagian kruku adalah hal penting buatku jadi kami mesti memikirkan banyak (kandidat) orang,” lanjutnya. Gabbarini sendiri telah mengungkapkan rencananya

untuk bertahan dengan Honda musim depan. Namun, ia tidak bisa menjamin apakah langkah itu akan diikuti anggota kru lainnya. “Saya cuma bisa bicara untuk diri saya sendiri dan saya berniat tetap di sini tapi belum ada yang pasti. Entah bagaimana dengan anggota lain,” jelas Gabbarini yang juga enggan mengomentari kemungkinan balik ke Du-

cati. Gabbarini adalah pimpinan kru tim Stoner 2007-2010, di mana si pebalap Australia memenangi total 23 balapan dan juga menjuarai musim 2007. TARGET PHILLIP ISLAND Sementara pebalap Australia Casey Stoner masih menjalani proses penyembuhan akibat kecelakaan di sesi latihan bebas MotoGP Indianapolis. Balapan di kandang sendiri ditarget jadi ajang comeback Stoner. Si juara bertahan dijadwalkan naik meja operasi pada pekan ini juga untuk memperbaiki cedera pergelangan kaki yang dideritanya. Perkiraan awal Stoner akan butuh waktu tujuh pekan untuk pulih. Saat ini pebalap Honda Repsol berada di posisi ketiga dengan koleksi 186 poin di belakang duo Spanyol yang memimpin klasemen sementara; Jorge Lorenzo (Yamaha) dan rekan setimnya

Dani Pedrosa. MotoGP Australia (28/10) merupakan balapan kedua terakhir sebelum seri pamungkas di Valencia. Namun, Stoner berharap bisa kembali lebih cepat di Malaysia, sepekan sebelumnya. “Tampil di Phillip Island adalah targetku untuk saat ini,” cetus juara dunia dua kali ini seperti diwartakan ABC News. “Aku benar-benar berusaha untuk fit dan siap untuk Island, ini adalah balapan yang tidak ingin aku lewatkan. Hingga aku dioperasi aku tidak bisa memastikan kapan aku bisa kembali.” Dengan cedera ini praktis Stoner tak bisa maksimal di musim terakhirnya di MotoGP. Namun, hal itu ditegaskan pebalap 27 tahun itu tak akan menunda rencana dia untuk tetap pensiun. “Aku berada kejuaraan ini tidak untuk menunggu dan menyelesaikannya dengan sempurna dalam cerita indah. Aku tidak akan membalap lagi di tahun depan,” tegas Stoner. “Aku bisa saja memiliki masalah yang sama dan sesuatu yang lain bisa jadi salah. Aku masih punya semusim untuk diselesaikan, aku ingin kembali membalap secepat mungkin,” tandas dia. (rin)

ANDREA DOVIZIOSO Langsung Hadapi Panas dan Tanjakan Bona Septano-Muhammad Ahsan Berpisah PROBOLINGGO - Udara sejuk, dan panorama indah kawasan Gunung Bromo benar-benar memanjakan para peserta Jawa Pos-Polygon Tour de East Java (TDEJ) 2012 kemarin (28/8). Namun, hari ini (29/8), mereka harus menaklukkan panas dan beratnya rute tanjakan etape I dari Pantai Bentar (Probolinggo) menuju Candi Singosari (Malang). Menempuh jarak 84,4 km, perlombaan event 2.2 UCI (Federasi Balap Sepeda Internasional) bakal langsung ketat. Masyarakat Jawa Timur yang ada di sepanjang jalur utama Probolinggo-Malang, bisa menyaksikan bagaimana aksi pembalap terbaik Indonesia dan Asia itu memacu sepeda sampai menembus speed 50 km per jam. Setelah dalam beberapa tahun terakhir diselenggarakan minimalis, TDEJ kembali hadir dengan kemasan yang lebih bagus tahun ini. Empat etape tour yang masuk UCI Asia Tour plus perlombaan UCI Road Criterium membuat even kali ini adalah yang paling seru sejak kali pertama diselenggarakan pada 2005. Hadirnya pembalap No 1 Asia serta tim terbaik Asia menjamin bakal ketatnya perlombaan. TDEJ 2012 total akan menempuh jarak 549 km. Setelah Probolinggo-Singosari, para pembalap akan melewati Tulungagung, Mojokerto, sampai Gresik. Dari Gresik para pembalap akan ditransfer menuju Surabaya menggunakn angkutan untuk menjalani kriterium pada hari kelima (2/ 9). “Hari pertama selalu menjadi yang terberat. Keberhasilan di hari pertama akan sangat menentukan hasil di etape selanjutnya. Kami berharap bisa tampil hebat untuk memenangi etape pertama besok (hari ini, Red.),” kata manajer Tabriz Petrochemical Team (TPT) Iran Ahad Kazemi. Pada perlombaan etape pertama hari ini, para pembalap akan langsung merasakan tantangan yang berat. Beberapa saat setelah finis, mereka akan menghadapi panasnya cuaca kawasan pantai utara mulai Probolinggo sampai Pasuruan. Tidak hanya panas, embusan angin juga kencang. Keadaan berbeda dihadapi menjelang finis. Sekitar 30 km jelang finis, atau saat balapan

DIPTAWAHYU/JAWAPOS

JALAN TURUN - Tabriz Petrochemical Team Iran sedang jalan turun di Sukapura sebelum bertanding dalam Tour De East Java 2012 etape pertama di Pantai Bentar Probolinggo.

memasuki kawasan Purwosari, Pasuruan, tantangan tanjakan mulai menghadang. Poin king of mountain (KOM) alias raja tanjakan diperebutkan di kilometer 73,2 di Lawang, Malang. Meski lomba baru diselenggarakan hari ini, sebanyak 72 pembalap dari 18 tim peserta, baik lokal maupun asing, merasakan bahwa even tahun ini terasa jauh lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Mulai dari penjemputan di bandara sampai fasilitas di Bromo menunggu hari balapan semua sepakat bilang oke. Sejalan dengan semangat mempromosikan wisata Jawa Timur bersamaan dengan TDEJ, para pembalap diinapkan di Bromo. Sebagian besar dari mereka kemarin memanasi mesin dengan melahap rute menanjak di sekitar penginapan Bromo Permai 1 yang ada di Desa Ngadisari. Yang paling awal memulai latihan adalah tim 7 Eleven Racing Team RoadBike Philippines. Pada pukul 07.15 WIB setelah sarapan pagi, Mark John Galedo dkk langsung menggowes sepedanya menuju Sukapura. Tak selang berapa lama, CCN Cycling Team Brunei Darussalam juga memulai latihan. Setelah pukul 10.00 WIB, Terengganu Pro Asia Cycling Team, Tabriz Petrochemical Team, dan OCBC Singapore Continental. Cycling Team juga memacu sepedanya menuju Sukapura.Tim Polygon Australia

memilih untuk tidak berlatih di jalan raya. Alex Clements dkk memilih melakukan jogging di sekitar penginapan. “Kami tak menemukan jalanan flat disekitar sini. Kami akhirnya memilih istirahat untuk bersiap menjelang balapan besok (hari ini, Red.). Kami menikmati pemandangan indah di sekitar Gunung Bromo ini,” ujar Alex. Karena tiba lebih awal di Taman Nasional Gunung Bromo, pada Senin (27/8) lalu pembalap berusia 23 sempat berjalan-jalan di lautan pasir Gunung Bromo. “Ini sungguh mengasyikkan. Kami merasa enjoy dalam mengikuti TDEJ ini,” tutur Alex. Hal senada juga diungkapkan pelatih tim 7 Eleven Ednalyn Hualda. “Indonesia adalah negara yang penduduknya ramah. Karena itulah, saya selalu senang bisa ikut dalam TDEJ ini,” ucapnya. Race director Jawa PosPolygon TDEJ Sondy Sampurno yakin gelaran tahun ini akan meraih sukses besar. Persiapan yang dilakukan panitia sudah sangat matang. Tim yang datang pun berkualitas jempolan. “TDEJ tahun ini beda dari biasanya. Sebelum perlombaan diselenggarakan Road to TDEJ yang diikuti mulai pelajar, mahasiswa, hingga kaum eksekutif. Ini membuat TDEJ semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas,” kata Sondy. (dra/ady)

JAKARTA - Ajang Olimpiade London 2012 ternyata menjadi pentas terakhir bagi pasangan ganda putra Indonesia, Bona Septano/ Muhamad Ahsan. Sebab setelah berlaga di ajang empat tahunan itu keduanya memutuskan mengakhiri kebersamaan. Duet Bona/Ahsan adalah satu-satunya pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke Olimpiade London 2012. Dan hasilnya mereka gagal mempertahankan tradisi medali emas yang disumbangkan dari nomor ganda putra. Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra pelatnas, keinginan berpisah datang dari kedua pemain. “Alasan yang paling mendasar adalah mereka merasa sudah tidak bisa berkembang lagi,” kata Herry. “Karena itu mereka memutuskan untuk mencari pasangan baru agar bisa lebih berkembang lagi,” sambungnya. Sebagai pelatih, Herry menyatakan menghargai dan mendukung keputusan kedua anak didiknya itu. Jika melihat catatan prestasi Ahsan/Bona, Herry memang mengakui bahwa keduanya sulit untuk mencapai

hasil maksimal. Namun bukannya tak berusaha, Ahsan/ Bona telah melalui sejumlah upaya untuk bertahan, namun apa daya keduanya tak dapat berbuat banyak lagi dan prestasi mereka mentok sebegitu saja. “Soal Ahsan/Bona berpisah itu sudah pasti, mengenai hal yang lain seperti pasangan baru, turnamen yang akan diikuti dan sebagainya, akan kami bicarakan lagi setelah libur Lebaran selesai” beber Herry. Lalu kira kira dengan siapa nantinya Bona serta Ahsan berpasangan setelah berpisah” Sementara ini Herry mengaku belum bisa mengungkapkannya. Selama berpasangan, Bona/Ahsan memang tidak memiliki prestasi yang terlalu istimewa. Satu-satunya gelar yang mereka raih tahun 2011 hanya di Bank Kaltim Indonesia Open di Samarinda. Sedangkan pada tahun ini tak ada satu gelar pun yang mereka raih. 2012. Tahun ini duet Bona Ahsan hanya bisa melangkah hingga perempat final All England dan semi final Singapore Open 2012. Terakhir, pasangan ini ber-

BONASAPTANO-MUHAMMADAHSAN tengger di posisi ke delapan dunia. Ranking terbaik keduanya adalah ranking enam dunia. Itu mereka raih pada Agustus 2011 lalu. Sebelum Bona/Ahsan, pasangan ganda putra Indonesia lainnya yang memutuskan berpisah adalah pasangan Markis Kido dan Hendra Setiawan. Markis yang juga adalah kakak

kandung Bona kini berpasangan dengan Alvent Yulianto. Keduanya sudah mulai tampil bersama di turnamen Grand Prix Vietnam Open pekan lalu dengan mencapai babak semifinal. Sedangkan Hendra Setiawan sejauh ini belum pasti akan berpasangan dengan siapa. (ali)

Mantan Ratu Langsung Tersingkir NEW YORK - Caroline Wozniacki semakin terpuruk. Setelah terlempar dari posisi peringkat pertama awal tahun lalu, kini dia terancam out dari 10 besar. Itu terjadi karena Wozniacki tersingkir pada babak pertama turnamen tenis grand slam Amerika Serikat (AS)

Terbuka 2012. Perempuan 22 tahun tersebut secara mengejutkan kalah oleh IrinaCamelia Begu dari Rumania dua set langsung 2-6, 2-6 kemarin WIB (29/8). Hasil pahit tersebut merupakan lanjutkan hasil pekan lalu. Saat itu dia gagal mempertahankan gelar di turnamen New Haven. Padahal, sebelumnya, dia empat kali meraih juara di turnamen

CAROLINE WOZNIACKI

tersebut. Jebloknya performa Wozniacki itu tak lepas dari cedera lutut yang dialaminya. Pada AS Terbuka tahun ini, petenis asal Denmark tersebut diunggulkan di posisi kedelapan. “Kamu pasti ingin selalu lolos dan tampil terbaik. Tapi, yang terjadi lain,” kata Wozniacki sebagaimana dikutip Reuters. Dia mengaku sudah berusaha maksimal, tapi cedera membuatnya melakukan banyak kesalahan sendiri. “Ini sungguh tidak beruntung karena ini turnamen bergengsi, turnamen yang kita ingin bermain baik di sini,” ucapnya. Sementara itu, duo Williams sukses melaju ke babak kedua. Serena yang diunggulkan di posisi keempat menang mudah 6-1, 6-1 atas Coco Vandeweghe yang juga berasal dari AS. Dia merasa berada dalam kondisi terbaik. Karena itu, peraih emas Olimpiade 2012 London tersebut hanya butuh setengah jam untuk menyudahi perlawanan kompatriotnya itu. “Saya tak peduli peringkat karena saya mau jadi petenis terbaik. Artinya, jika saya juara dan tak menjadi nomor satu, itu bukan masalah,” tegas Serena. Hanya, masalah angin di

sekitar Arthur Ashe Stadium, arena AS Terbuka, membuat dia sulit menemukan ritme bermain. “Biasanya, saya mengetahui angin dari rambut saya. Jika rambut saya maju, saya pikir, memang benar ada angin,” lanjut petenis 30 tahun itu. Pada babak kedua, perempuan yang mengoleksi 14 gelar tunggal grand slam tersebut akan menghadapi Maria Jose Martinez Sanchez (Spanyol) yang di babak pertama menghentikan langkah Mirjana Lucic (Kroasia) 6-3, 7-5. Kakak Serena, Venus, juga menundukkan rekan senegaranya, Bethanie Mattek-Sands, dengan skor 6-3, 6-1. Dia melakukan servis dengan kecepatan 124 kilometer/jam. Pada babak kedua Venus menantang unggulan keenam asal Jerman Angelique Kerber yang di babak pertama melibas Anne Keothavong dari Inggris 6-2, 6-0. Ini kesempatan Venus untuk melakukan revans atas kekalahannya pada babak ketiga Olimpiade London lalu. Mantan petenis nomor satu dunia itu kini menduduki peringkat ke-46 dunia. Tetapi, dia optimistis bisa kembali ke jajaran elite. “Saya yakin bisa kembali menembus 10 besar,” tegas perempuan 32 tahun tersebut. (c13/diq)

SAMBUNGAN

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

7

RADAR TEGAL

Perusuh Sampang Lintas Daerah Rois dkk Ditangani Polda Jatim, Panggil 7 Saksi Warga Syiah SAMPANG - Kepolisian harus bekerja keras mengusut kasus kerusuhan di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kec Omben dan Dusun Gading Laok, Desa Blu”uran, Kec Karang Penang. Apalagi, para pelaku belakangan diketahui tidak hanya berasal dari warga setempat. Pelaku diiden-

tifikasi berasal dari lintas daerah, seperti dari kabupaten tetangga, Hal itu diketahui dari proses penyidikan yang tengah berlangsung di kepolisian saat ini. Seperti diketahui, sehari setelah kerusuhan pecah (26/8) kepolisian langsung mengamankan 8 orang. Satu orang diantaranya adalah KH. Rois, adik kandung Tajul Muluk, tokoh Syiah Sampang yang kini dipenjara menyusul dugaan penistaan agama. Berdasarkan sumber Jawa

Pos Radar Madura di Polda Jatim, selain Rois, aparat juga mengamankan 7 orang lainnya yang diduga berperan dalam peristiwa kerusuhan Sampang. Ke tujuh orang ini tidak hanya berasal dari warga sekitar atau dari Sampang saja. Tapi, diketahui juga berasal dari luar Sampang. Ke tujuh orang warga yang diduga terlibat kerusuhan itu antara lain Abdus Salam, 25, Tamim, 20, Nawawi, 25, Nemit, 22, Abd.Fatah, 19, mereka warga Desa Tambak Kec. Omben,

Sampang. Selain itu, Muhammad, 30, warga Desa Pasarenan, Kec Kedungdung, serta satu orang lagi berasal dari Pamekasan. Dia adalah Ahmad Mustofa, 22, yang diketahui sebagai salah satu santri pondok pesantren di Kec Proppo, Pamekasan. “Para pihak yang diamankan itu diduga kuat pelaku kerusuhan. Mereka berperan dalam kerusuhan,” ujar sumber Jawa Pos Radar Madura. Masih menurut sumber di Polda Jatim, penanganan kasus kerusuhan Sampang saat ini

memilih pasangan. Makanya dia tak mengulangi kesalahan yang sama. “Tentunya aku cari yang seiman, bisa menjadi pemimpin dan menentramkan. Kalau perempuan kan cari laki-laki yang bisa membahagiakannya. Beda dengan laki-laki yang kalau menikah itu untuk membahagiakan istrinya,” kata Kristina. Sekadar informasi, sebelum menikah dengan Al Amin, orangtua Kristina sudah raguragu memberikan restu. Pertanda buruk itu kejadian juga setelah wanita bertubuh mungil itu harus bercerai dengan eks politisi DPR tersebut setelah melalui proses yang dramatis. “Jujur dengan calon menantu tidak 100 persen yakin, masih ada kekurangan. Tapi itu rahasia

tak bisa dilontarkan. Kemungkinan ragu lepas Kristina, tapi mau bagaimana lagi, yang berdua itu yg menjalani. Saya hanya berdoa semoga tak terjadi apaapa,” tutur ibu Kristina, Dariyah, di awal Januari 2007. Alasan lain kala itu, orangtua kurang setuju jika Kristina berhenti berkarier setelah menikah. Maklum, selama ini Kristina adalah tulang punggung keluarga. “Kristina tidak bisa keluar dari status jadi penyanyi. Dari situ ada keganjelan, karena itu karier dia. Betul, Kristina tulang punggung keluarga, Kristina yang bikin keluarga senang. Betul itu yang jadi uneg-uneg. Saya sudah beri nasihat untuk Kristina dan calon mantu juga, mau dipakai atau nggak, terserah,” tandas Dariyah. (BCG)

Dipaksa Ibu Menikah Lagi dari halaman 1 manakala ibunda kerap memaksanya untuk menikah lagi. “Orangtua pasti sering tanya lah, kapan nikah lagi. Tapi ya aku biasa jawab ntar-ntar aja. Kadang sering ingetin juga jangan terlalu sibuk. Tapi ya itu tadi, aku-nya aja belum,” kata Kristina kepada Rakyat Merdeka. Sesekali pelantun Jatuh Bangun dan Orang Pinggiran ini termenung saat didesak orangtua menikah. Namun ya itu tadi, Kristina belum mendapat pria yang cocok. “Aku juga sekarang santai bukan berarti nggak nyari. Santai tapi tetap usaha, tetap berdoa. Lagian umurku juga masih muda,” ujar Kristina. Kesendiriannya tidak men-

jadi persoalan karena dia tetap bersyukur Tuhan masih memberinya jalan hidup yang baik. Apalagi Kristina punya banyak teman sebagai tempat mencurahkan hati. Juga karier bermusik yang tetap eksis setelah baru saja dia meluncurkan single terbaru, Duren Sawit. “Inginnya pasti cepat. Tapi aku juga nggak ada target. Kalau ada yang datang come on, kalau nggak juga nggak papa. Aku orangnya mengalir saja. Kalau memang Tuhan kasih jodoh secepatnya, ya aku terima dengan Alhamdulillah. Ya yang ngalir begitu saja,” jelas pemain film Panggung Pinggir Kali ini. Diakui Kristina, pengalamannya gagal berumah tangga menjadi pertimbangan dalam

Empat Pamen Polisi Mangkir dari halaman 1 oleh Kepolisian, Bambang kembali menegaskan pihaknya tetap berpegang pada pasal 50 ayat 3 dan 4 UU Pemberantasan Tipikor. “Di situ disebutkan bila satu kasus dimana KPK sudah masuk, penegak hukum lain seyogyanya menghentikan proses itu,” kata Bambang.

Di bagian lain, Mabes Polri mempersilahkan KPK memeriksa anggota polisi baik sebagai saksi maupun tersangka sesuai kewenangannya. “Silahkan saja, kami tidak menghalang-halangi,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Agus Rianto kemarin. Dia mengaku tak tahu me-

ngapa para anggota yang dipanggil KPK itu tidak datang. “Kalau soal detailnya bisa dicek ke yang bersangkutan, bisa saja karena sakit atau sebab lainm saya tidak tahu,” katanya. Yang jelas, KPK dan Polri menurut Agus seiring sejalan dalam kasus ini. Polri sendiri sudah memeriksa Irjen Djoko Susilo (tersangka versi KPK) sebagai

saksi tiga kali. “Jika keterangannya masih dibutuhkan, tentu akan dipanggil lagi,” katanya. Apakah akan dinaikkan sebagai tersangka? Menurut Kombes Agus itu menjadi wewenang penyidik sepenuhnya. “Dalam proses pemeriksaan, ada pertimbangan-pertimbangan hukum dan fakta-fakta, kita ikuti saja,” katanya. (sof/rdl/dim)

Afriyani Lolos Dakwaan Sengaja Membunuh dari halaman 1 dengan vonis hakim yang “hanya” menghukum Afriyani selama 15 tahun penjara. Mereka menilai hukuman itu terlalu ringan dan berharap agar perempuan 29 tahun itu vonis maksimal yakni 20 tahun penjara. Ketidakpuasan muncul saat Ketua Majelis Hakim Antonius Widijantono membacakan dakwaan mana yang cocok untuk Afriyani. Dari tiga dakwaan yang diajukan, hakim menyebut unsur Pasal 338 KUHP tentang kesengajaan menghilangkan nyawa orang lain tidak terbukti. “Fakta persidangan tidak menunjukkan niat membunuh,” ujar Antonius. Majelis hakim tidak sepakat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut Afriyani sengaja membunuh. Unsur tetap menginjak gas saat tabrakan terjadi dan nekat menjalankan mobil meski mengantuk tidak cukup untuk menjerat Afriyani dengan pasal itu. Menurut hakim, unsur utama yakni target pembunuhan tak ada. “Mengadili, tidak terbukti dakwaan primer Pasal 338 KUHP. Dibebaskan dari segala dakwaan tersebut,” imbuhnya. Saat putusan itu dibacakan, belasan keluarga korban yang hadir sudah gelisah. Mereka rasan-rasan kalau Afriyani bakal mendapat hukuman ringan. Jauh dari tuntutan JPU yang meminta hakim menghukum Afriyani dengan 20 tahun penjara. Ternyata benar, hakim memvonis warga Priok, Jakarta Utara

dengan hukuman 15 tahun. Pertimbangannya, Afriyani hanya terbukti melanggar dua ayat dari pasal 311 UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yakni ayat 4 dan 5. Kedua ayat tersebut mengatur tentang sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara dan keadaan membahayakan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan luka berat. Menurut hakim, ekstasi, begadang, dan jogetjoget di diskotek memperburuk keadaan. “Unsur dengan sengaja mengendarai kendaraan yang membahayakan terpenuhi,” terangnya. Yang meringankan, Antonius menyebut kalau Afriyani bersikap sopan selama persidangan. Selain itu, dia juga belum pernah dihukum. Paling besar pengaruhnya adalah, ada keluarga yang memaafkan kecelakaan itu. Sedangkan unsur memberatkan, perbuatan Afriyani menimbulkan keresahan bagi pejalan kaki. “Terbukti bersalah melakukan tindakan pidana dengan mengemudikan kendaraan dengan cara atau dalam keadaan yang membahayakan bagi nyawa orang lain. Kami menjatuhkan pidana penjara selama 15 tahun,” ujar Antonius. Belum sempat hakim menutup mulut, Mulyadi, orang tua Bukhari langsung menyela. Dia bilang tidak setuju dengan vonis tersebut. Suara lantangnya memecah membuat pandangan seluruh peserta sidang menoleh kepadanya. Namun, belum sempat Mulyadi menyampaikan protesnya,

hakim sudah meminta aparat untuk mengamankan. Sebab, dia dinilai menyalahi aturan persidangan sehingga harus dikeluarkan. Sikap itu memperburuk keadaan, suara keluarga korban makin riuh. Hakim mempercepat penutupan sidang dengan mempersilahkan bagi pihak yang tak terima dengan vonis untuk banding. Menghindari tindakan anarkis, hakim, Afriyani, dan pengacarannya diamankan melalui pintu khusus. “Hukuman 15 tahun terlalu ringan. Minimal harusnya 20 tahun, kalau perlu penjara seumur hidup,” teriak salah satu keluarga korban. Ucapan itu seolah menjadi komando bagi keluarga korban lain untuk berkomentar. Afriyani terlihat menangis deras, ucapan tersebut sepertinya sangat menusuk hati. Tidak puas, keluarga korban turun dari lantai dua PN Jakpus menuju gerbang utama. Tujuannya adalah mobil tahanan yang membawa Afriyani, mereka ingin memaki dari dekat. Khawatir terdakwa dihakimi oleh massa, polisi akhirnya membuat barikade supaya mobil tahanan bisa keluar dari PN Jakpus. Masalah tidak berhenti, belasan keluarga terutama pihak laki-laki mengejar mobil tahanan. Keluarga korban “memblokir” Jalan Gajah Mada dengan terus memaki-maki. Mereka menuding jalannya pengadilan tidak fair. “Saya tidak terima. Sembilan nyawa ditukar dengan 15 tahun penjara. Sangat sedikit,” teriak Asep, kakak korban M. Akbar.

Keluarga juga mempermasalahkan pertimbangan hakim yang menyebut keluarga telah memaafkan. Mereka menegaskan tidak pernah memberi maaf, apalagi cara yang disampaikan keluarga Afriyani dianggap kelewatan. Yakni, menyodorkan uang Rp 3 juta yang disisipi surat perjanjian agar tidak menuntut. “Apaan, nyawa anak saya dihargai seharga kambing. Kami tidak pernah punya kesepakatan apapun dengan keluarga Afriyani,” tegas Mulyadi. Oleh sebab itu, keluarga mendesak JPU yang pikir-pikir atas putusan hakim untuk segera melakukan banding. Harapannya, supaya Afriyani bisa dijerat dengan 20 tahun penjara. Selain itu, kekecewaan keluarga korban juga dikarenakan hilangnya pasal penggunaan Narkoba dalam vonis hakim. Namun, itu bisa terjawab karena saat ini Afriyani sendiri sedang menjalani persidangan berbeda di PN Jakarta Barat. Disana, freelance production house itu menjalani sidang tentang kepemilikan dan penggunaan narkoba. “Masih jalan, nanti hukumannya akan diakumulasi dengan yang sekarang,” kata kuasa hukum korban dari Tanah Tinggi, Ronny Talampessy. Meski demikian, dia tidak tahu pasti apakah Afriyani bisa dijerat dengan tinggi atau tidak. Yang pasti, pihak keluarga berharap agar Afriyani bisa dihukum tinggi supaya jadi pembelajaran bagi pengguna jalan. (dim)

dari halaman 1 persennya dibagi untuk Pemkot 2,78 persen dan 2,22 untuk HNSI, KUD Karya Mina, dan Bakul Ikan. Tapi dengan terbitnya Perda No. 3 Tahun 2010 yang 2,22 itu tidak bisa direalisasikan. Yang terrealisasi hanya 2,7 persen dikelola oleh Pemda. Sementara Perda disusun untuk mengatur semua yang ada di masyarakat. Dan kedua adalah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sehingga apabila Perda dibuat, tetapi masih ada yang ketinggalan

melakukan rapat untuk menghasilkan sebuah kesepakatan dan dibuatlah MoU. Baru kemudian Pemkot akan melanjutkannya. Teknisnya akan dibicarakan oleh SKPD terkait “Terkait dengan mekanismenya, nanti akan kami lihat dulu. Untuk masalah kesejahteraan ini apakah harus merubah Perda atau hanya dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) saja. Jadi masih ada dua kemungkinan merevisi Perda atau Perwal,” tutur dia lagi. Sementara itu, masalah kesejahteraan terkait dengan Perda tersebut selalu digembar

rang Gayam yang menjadi salah satu saksi saat ditemui Jawa Pos Radar Madura di Mapolres Sampang menuturkan, dirinya dipanggil bersama ke enam orang lainnya. Pemanggilan mereka berstatus sebagai saksi. “Sudah diperiksa tadi, ya yang ditanya oleh penyidik seputar kejadian pembakaran itu pak,”katanya. Sayangnya sejauh ini meski sudah memeriksa 7 warga diduga pelaku pembakaran dan memeriksa 7 saksi dari korban, aparat kepolisian sulit dikonfirmasi. Aparat kepolisian di Polres Sampang yang biasanya mudah dikonfirmasi hari-hari terakhir ini pelit bicara. Bahkan, terkesan tertutup. Itu menyusul campur tangan Polda Jatim dalam penanganan kasus kerusuhan Sampang. “Mohon maaf Mas,” ujar Kapolres Sampang AKBP Solehan saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura. Pada hari biasa, biasanya Solehan mudah dikonfirmasi. Bahkan, tak jarang Solehan yang memberi informasi kamtibmas di wilayah Sampang secara aktif kepada wartawan. Ketika Jawa Pos Radar Madura menemui para pihak di

Polres Sampang umumnya menolak untuk berbicara. Mereka malah menyampaikan bahwa semua konfirmasi ditangani Polda Jatim. Adapun pihak yang berwenang memberikan statement adalah Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Abdul Ghofur. Namun, saat dihubungi Jawa Pos Radar Madura lewat saluran telepon berkali-kali tidak ada respon dari yang bersangkutan, meski terdengar nada sambungnya. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak mendapat balasan. Beberapa jam kemudian, Ghofur kembali dihubungi dan akhirnya merespon. Sayangnya, mantan Kapolres Pamekasan itu enggan memberikan komentar. Alasannya bukan wewenangnya untuk memberikan keterangan. “Bukan ke saya, ke Kabid Humas Polda Jatim saja,” katanya mengarahkan koran ini ke Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Hilman Thayib yang dihubungi lewat berkalikali juga tidak merespon. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak ada balasan. (gik)

Begal Bercelurit Lukai Korban dari halaman 1 Korban berhasil selamat bersama sepeda motornya, namun dirinya menderita luka di leher serta sejumlah barang berharga raib digondol begal yang diduga bersenjata celurit. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aksi pembegalan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat merah sepulang dari Desa Pulogading untuk suatu keperluan bersama dengan WT teman sekaligus tetangga korban. Tiba-tiba di tengah jalanan sepi yang merupakan areal persawahan warga, dua orang telah menunggu. Mereka mendekat sambil mengacungkan sebilah celurit. Saking takutnya korban kemudian menurut kemauan pelaku. Dengan mengalungkan senjata tajam tersebut di leher, pembegal lalu menggiring kedua korban itu di belakang sebuah ricemill yang agak jauh dari jalan. “Setahu saya jumlah pelakunya dua orang. Mereka membawa celurit untuk mengancam. Dia bilang, kalau kamu melawan nanti teman yang perempuan akan dikerjai,” ujar Ghofar menirukan ancaman pelaku. Menurut pengakuan Ghofar,

di tempat yang sepi itu kedua pelaku meminta paksa kontak sepeda motor korban. Beruntung saat digeledah, pelaku tidak menemukan kunci dari saku korban. Dengan kesal pelaku akhirnya hanya mengambil dua buah hape merk Nokia dan Cross milik Ghofar dan WT. Karena kecewa tidak bisa menggondol sepeda motor, kedua pelaku kemudian membawa lari WT dengan sepeda motor jenis matic warna putih yang dipakai pelaku saat beraksi. WT dibawa ke arah utara menuju areal pertambakan desa sekitar. Sementara Ghofar sendiri kedua tangan dan kakinya diikat serta mulutnya ditutup menggunakan lakban. “Saya berhasil melepas ikatan, kemudian kebetulan ada orang lewat. Saya minta diantar ke desa untuk mengundang warga, kemudian kami segara mengejar pelaku ramai-ramai. Tapi pelaku sepertinya lari karena melihat banyak lampu sepeda motor warga, dan teman saya dilepas karena terus melawan,” ungkapnya. Kedua korban sendiri akhirnya berhasil selamat, namun WT dikabarkan masih mengalami trauma. Sementara Ghofar tengah menjalani perawatan medis di RS Bhakti Asih akibat luka sayatan di leher dan luka

memar di sekujur badannya. Wanan (50), orang tua Ghofar menuturkan, sebelum kejadian pembegalan tersebut, dirinya memang menyuruh anaknya tersebut untuk mencari pembantu bagi usahanya di Jakarta. Sesuai rencana, Ghofar sendiri akan kembali ke Jakarta untuk berdagang pada keesokan harinya. “Ghofar itu cari pembantu di Pulogading karena banyak teman di sana, dia kesana bersama saudaranya. Tapi tautau lagi kena apes,” ujarnya. Berdasarkan penuturan masyarakat sekitar, kondisi ruas penghubung antara dua desa itu memang sepi karena jauh dari rumah penduduk. Selain itu, saat kondisi malam hari juga gelap gulita karena tidak ada sarana penerangan. Kapolsek Bulakamba, AKP Sobari saat dihubungi mengaku belum menerima laporan aksi pembegalan tersebut. Walau begitu, pihaknya tetap meminta masyarakat untuk waspada. “Kami sendiri sebetulnya, sudah melakukan operasi rutin di tempat-tempat yang rawan kejahatan. Untuk kejadian ini, kami belum mendapat laporan. Tapi masyarakat diminta untuk waspada dan bekerjasama untuk mengatasi masalah kejahatan lingkungan,” tandas dia. (ism)

Rachmi: Jika Baca Utuh, Jauh ... dari halaman 1 pakar pendidikan dan psikologi yang ditunjuk oleh Puskurbuk Kemendiknas RI. “Jadi adalah mustahil, jika buku-buku tersebut mengusung pornografi di dalamnya. Selain itu, buku-buku tersebut bukan ditujukan untuk pembaca tingkat SD, tetapi sebagai bacaan tingkat SMP dan SMA.” Namun kenapa banyak komentar dari para pejabat yang berwenang tentang tersebut di atas? Menurutnya, diperlukan

hati dan pikiran yang jernih untuk menilai segala sesuatu demi kemaslahatan orang banyak, tanpa mengedepankan kepentingan individual. Jika melihat kualitas para penulis, penerbit, serta penilainnya, tentu buku tersebut layak menjadi bacaan pengayaan para siswa sekolah karena bukan buku sembarang buku. Para pemerhati buku itu sebaiknya membaca buku-buku itu secara keseluruhan, sehingga kesan yang diperoleh tidak sepotong-sepotong. Adalah hal yang biasa jika dalam buku

cerita menyebutkan hal-hal yang negatif, tetapi hal negatif tersebut akan di-counter dan diluruskan. Hal itulah yang ada pada ke-4 buku yang disebutkan di atas. Sudah jamak bila sebuah buku dapat bermakna ganda tergantung dari pembacanya. Namun demikian dapat dikatakan di sini bahwa buku tersebut jauh dari kesan berbau porno, jika membacanya secara utuh. Bahkan akan ditemukan bahwa buku tersebut meng-counter segala sesuatu yang berbau porno seperti yang dituduhkan. (duh)

Cintai Pelanggan, Hormati Pesaing

Demi Kesejahteraan Perda Direvisi dan perlu perbaikan maka bisa dilakukan revisi. Nantinya jika Perda direvisi, lanjut Ikmal, pengelolaannya bisa dilakukan oleh KUD dan menggunakan sistem sharing pendapatan. “Untuk merevisi Perda memang ada aturannya. Karena Perda ini dibuat 2010 lalu dan sekarang sudah 2012, maka bisa dilakukan revisi. Karena masa yang ditentukan dalam aturan sudah terlewatkan. Dan yang perlu nelayan ketahui, Pemkot siap untuk melakukannya.” Lebih jauh disebutkan, rutannya tiga kelompok, yakni bakul ikan, KUD dan HNSI lebih dulu

sudah diambil alih polda. Sehingga para pihak yang teridentifikasi sebagai pelaku itu semuanya diboyong ke Polda Jatim. Termasuk, Rois yang sudah ditetapkan tersangka itu kini berada dalam penanganan polda. Pengambil alihan perkara kerusuhan Sampang oleh Polda Jatim ini diyakini dalam rangka memaksimalkan penyidikan. Selain itu, kepolisian ingin agar para pihak yang terlibat itu ditangani terpisah dengan saksi dari pihak korban atau dari penganut Syiah. Karena itulah, proses pemeriksaan terhadap saksi dari kelompok Syiah tetap ditangani Polres Sampang. Bahkan, kemarin polres memeriksa 7 orang warga dari penganut Syiah. Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengorek keterangan dari korban seputar kejadian berdarah itu. Ke tujuh saksi itu dua orang dari Desa Blu”uran, Kec. Karangpenang dan lima orang dari Desa Karanggayam, Kec Omben. Mereka adalah Zaini, Abdul W1afi, Sulaiha, Abdul Jalil, Mahrus, Marnoto dan Ulul. Marnoto, warga Desa Ka-

gemborkan nelayan. Pada setiap kesempatan nelayan selalu menyampaikan aspirasi agar Perda bisa direvisi. Menurut mereka Perda No 3 tahun 2010 itu, justru dinilai menimbulkan dampak buruk karena menyengsarakan para nelayan. Sebab paska pelimpahan pengelolaan TPI dari Pemprop Jateng ke Pemkot Tegal, kesejahteraan para nelayan semakin tidak diperhatikan. Kondisi tersebut sangat berbeda ketika pengelolaan TPI masih menjadi wewenang dari Pemprop Jateng. (adi)

dari halaman 1 Singkatnya, operasi jantungnya sukses. Joe Kamdani sehat hingga hari ini dan sekarang dia jadi ambassador Mayo secara suka rela.Mayo memang berusaha mencintai setiap pasien yang selalu dijadikan pusat pelayanan kesehatan yang diberikan. Mulai dari pendirinya almarhum dokter Mayo dulu, selalu mengusahakan agar pembedahan dilakukan dengan mengurangi rasa takut maupun sakit si pasien. Mayo tidak melihat pasien sebagai target yang harus diperas uangnya. Juga tidak

menerapkan aji mumpung karena brand-nya terkenal dan customer lagi panik karena sakit. Terhadap saya, Mayo tidak mau menerima uang kalau memang tidak diperlukan. “Don’t buy unnecessary services from us,” katanya. Terhadap Joe Kamdani, Mayo menaruh rasa cinta sebagai manusia yang harus diselamatkan jiwanya. Mayo bahkan mau mendaftarkan Pak Joe untuk menjalani pemeriksaan ke rumah sakit kompetitornya demi mencari second opinion. Mereka tidak segan bekerja sama dengan pesaing untuk menolong pasien. Padahal,

biasanya, sebuah perusahaan akan mengobarkan semangat pada karyawannya untuk fight dengan pesaing dalam menarget pasar. Target your customers, kill your competitors! Itulah filosofi marketing warfare yang ditulis Al Ries dan Jack Trout. Dan di dalam perang, Anda boleh melakukan apa saja. Marketing dengan human spirit mengajak untuk mencintai customer dan respek terhadap kompetitor. Sulit memang pelaksanaannya, tapi itulah pilihan terbaiknya sekarang. Bagaimana pendapat Anda? (*)

CMYK

KOMBIS

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012

8

RADAR TEGAL

PENUH KEAKRABAN - Owner Inul Vizta Herawati Cahya M Dra Risma Situmorang SH MH dan Siti Farida HerwatI foto bersama karyawan Inul Vizta Tegal.

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

Inul Vizta Murni Karaoke Keluarga Non Miras TEGAL – Inul Vizta Family KTV kembali hadir di Pacific Mall, Kota Tegal. Pembukaan tersebut dimulai dengan soft opening, Rabu (29/8) yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti pemotongan tumpeng, pemberian santunan kepada yatim piatu dan sebagainya yang dihadiri seluruh karyawan serta tamu undangan lainnya.

D

i sela-sela peresmian, Owner Inul Vizta Fam ily KTV Dra Risma Situmorang SH MH, Herawati Cahya M dan Siti Farida Herawati membenarkan hal itu.

Menurutnya, Inul Vizta murni tempat karaoke keluarga non minuman keras (miras). Dengan manajemen baru serta konsep dan interior serta sound system yang baru, di-

harapkan Inul Vizta bisa menjadi karaoke keluarga nomor 1 di Tegal dan sekitarnya. Masyarakat yang ingin mengadakan reuni, arisan, ulang tahun dan sebagainya bisa datang ke sini. Saat berkaraoke, pengunjung juga bisa mendengarkan hasil rekaman atau suara melalui ear phone sehingga memberikan suasana yang berbeda. Setiap ruangan juga

tidak dilengkapi dengan kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini dilakukan agar Inul Vizta bisa menjadi tempat karaoke keluarga yang bersih dan bebas dari miras serta hal-hal negatif lainnya. Upaya lain yang dilakukan pihaknya adalah dengan menggelar pengajian rutin setiap Jumat. Inul Vizta Tegal merupakan salah satu otlet yang dikelola

pihaknya seperti juga outlet lain yang ada di Cirebon, Tasikmalaya, Jakarta, Cibinong serta Bandung. Untuk itu, kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya yang ingin mendapatkan hiburan dengan karaoke yang nyaman maka bisa datang dan buktikan sendiri di Inul Vizta. “Inul Vizta murni karaoke keluarga non minuman keras,” katanya. (gun/adv)

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TAMPIL KOMPAK – Owner Inul Vizta Herawati Cahya M Dra Risma Situmorang SH MH dan Siti Farida Herwati tampil kompak usai peresmian.

BERI SANTUNAN – Owner Inul Vizta H Handoyo memberikan santunan dan potongan tumpeng kepada anak yatim piatu.

SALAM KOMPAK - Owner Inul Vizta Herawati Cahya M, Dra Risma Situmorang SH MH dan Siti Farida Herwati bersama Manejer Inul Vizta Tegal Sudargo, Manajer Operasional Inul Vizta Buaran Ike Riyani, Manajer Operasional Inul Vizta Pejaten Ruddy Madih dan Manajer Marketing Inul Vizta Pejaten Mohammad Farid Z.

CMYK

RAMAH TAMAN - Owner Inul Vizta Herawati Cahya M Dra Risma Situmorang SH MH dan Siti Farida Herwati, H Handoyo SH beramah-tamah dengan Waka Polres Tegal Kota Kompol Nurul Hidayat, Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH.

CMYK

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012

METROPOLIS

9

RADAR TEGAL

Unit Kegiatan Mahasiswa Menjadi Wadah

MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA

SESUAI BAKAT

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

KEGIATAN mahasiswa tidak hanya datang, dan mengikuti perkuliahan setiap hari di kampus. Banyak aktivitas di luar mata kuliah kerap jadi pilihan, melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) guna membentuk karakter sesuai bakat masingmasing. Mulai pecinta alam, musik, pramuka, teater dan sebagainya. Ardiansyah (19), mahasiswa UPS Tegal membenarkan jika kegiatan mahasiswa, tidak hanya berangkat kuliah dan mendengarkan dosen memberikan materi perkuliahan. Di lingkungan kampus, mahasiswa dibentuk jadi intelektual, yang diharapkan aktif dalam sejumlah organisasi atau kegiatan. Dengan demikian, proses pembelajaran sekaligus sosialisasi dengan rekan-rekan dari fakultas lain bakal tercipta.

GELAR PENTAS – Teater Akar yang merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa, bisa menjadi wadah bagi pecinta teater.

KANCA BATIR Bijak Gunakan Listrik

ke hal 15 kol 5

SERBA-SERBI Harga Komoditas Cabai Merah Tinggi KOMODITAS pertanian seperti cabai merah biasa maupun keriting harganya lumayan tinggi. Untuk cabai merah biasa harga per kilogram di atas Rp12 ribu. Hal serupa terjadi untuk harga bawang merah. Sedang ayam potong sejak puasa hingga selesainya Hari Raya Idul Fitri harganya tetap melambung. Per kilogram mencapai Rp30 ribu. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda penurunan. Bahkan diprediksi merangkak naik. Hal ini diduga dampak kenaikan harga pakan di pasaran. Satu-satunya yang mengalami penurunan justru tempe. Sebelum Lebaran harganya di atas Rp10 ribu. Paska Hari ke hal 15 kol 5

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

HIBURAN – Karaoke menjadi salah satu hiburan, yang dapat menyalurkan bakat bidang olah vokal untuk semua segmen.

CMYK

Seratusan Warga Rekam e-KTP Ganda SEBANYAK 106 warga dari 4 kecamatan, diketahui melakukan rekam data e-KTP ganda, atau istilahnya duplicated. Karena itu, mereka dipastikan tidak bisa memperoleh e-KTP Kota Tegal. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

(Disdukcapil), Herlien Tedjo Oetami SH, berdasarkan rekap data hingga Juni lalu, tercatat 106 orang warga melakukan perekaman dobel. Detailnya di Kecamatan Tegal Barat sejumlah 28 orang. Kemudian Kecamatan Tegal Timur ke hal 15 kol 1

Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp16.500

Koes Adhy Aribowo LISTRIK saat ini jadi sumber tenaga sebagian besar peralatan rumah tangga hingga industri. Penggunaan listrik secara bijak, tentu memberikan keuntungan bagi pelanggan. Karena menekan tagihan rekening yang harus dikeluarkan setiap bulan. Manajer PT PLN (Persero) Area Tegal, Koes Adhy Aribowo tidak henti-henti mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan listrik. Terutama di kalangan rumah tangga. Artinya menghemat pemakaian, terutama hal-hal yang dapat dihindari. Saat televisi menyala tanpa ada yang melihat, misalnya, seyogyanya dimatikan saja.

ke hal 15 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

REKAM DATA - Seorang warga melaksanakan proses perekaman data e-KTP di Kecamatan Tegal Selatan.

M SAEKHUN/RATEG

TATA ELPIJI - Pekerja mengangkat elpiji 3 kg ke atas truk, untuk didistribusikan ke subagen dan pengecer.

WALAUPUN Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal, mengeluarkan surat edaran Harga Eceran Tertinggi (HET) penjulan gas elpiji bersubsidi pada masyarakat Rp14 ribu. Namun kenyataan di lapangan, saat ini harga elpiji 3 kg sampai Rp16.500. Hal ini membuat masyarakat terutama warga miskin merasa kesulitan. Menyikapi kondisi semacam ini, Pemkot melalui SKPD terkait diminta secepatnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan. Menurut Murinah (41), dia kaget ketika mau membeli gas elpiji 3 kg, yang ternyata harganya Rp16.500. Padahal gas elpiji tersebut khusus warga miskin. Sehingga kenaikan harga cukup besar, sangat menyulitkan masyarakat. “Saya minta ada penertiban, dan Pemkot memastikan HET elpiji 3 kg. Dengan harapan tidak ada lonjakan kenaikan harga yang tinggi seperti sekarang.” ke hal 15 kol 5

Warga Resah, Buat Pengantar KTP Ditarik Rp25 Ribu SEJUMLAH warga Kelurahan Cabawan Kecamatan Margadana, mengeluhkan tarikan Rp25 ribu yang dilakukan oknum perangkat kelurahan, waktu meminta pengantar pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Formulir E.01. Padahal tidak ada aturan

mengenai hal tersebut. Masalah ini mencuat, ketika 4 warga mendatangi rumah anggota dewan, H Harun Abdi Manap SH, kemarin. Menurut Mariyatun (17), warga RT 04 RW 02 Kelurahan Cabawan, proses pembuatan pengantar pembuatan KTP di RT maupun

RW tak ada masalah. Namun saat datang ke kantor kelurahan, dia diminta membayar Rp25 ribu. Kalau ingin mendapat surat pengantar membuat KTP. Jika tidak, surat pengantar tidak dibuatkan. Tapi ketika dimintai kuitansi, ke hal 15 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

SURAT GUGATAN - Heri Kuntoro menunjukkan surat gugatan pada gubernur Jateng, yang didaftarkan di PTUN Semarang tanggal 28 Agustus 2012.

Heri Kuntoro Gugat Gubernur Jateng SK Penghentian Dinilai Cacat Hukum MENYIKAPI Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/ 45 Tahun 2012, tentang Peresmian Pemberhentian Antarwaktu Anggota DPRD, yang ditandatangani langsung Gubernur Jateng Bibit Waluyo, tertanggal 13 Agustus 2012. Maka Heri Kuntoro, mengajukan gugatan pada gubernur melaui Pengadilan Tata Usaha

Negara (PTUN) Semarang. Sebab, SK penghentian dinilai cacat hukum. Sehingga mendesak gubernur membatalkannya. Di hadapan sejumlah wartawan, Heri Kuntoro mengatakan, melalui surat gugatan secara resmi didaftarkan ke PTUN Semarang, tertanggal 28 Agustus 2012, dengan nomor register 60/G/2012/PTUN SMG, diterima Panitera Ilham Hamir SH MH. Dalam surat gugatan, dirinya meminta gubernur ke hal 15 kol 1

Halal Bihalal Keluarga Besar Guru Madrasah Ibtidaiyah

Kepala Kemenag Ajak Para Guru Jaga Kerukunan Untuk menjalin silaturami antarguru MI se-Kota Tegal, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) MI di bawah pimpinan H Sohirin Tohir, kemarin, menggelar halal bihalal dengan 186 guru MI, di MI Ikhsaniyah 02 Kaligangsa. Dalam acara tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) setempat, H Nuril Anwar SH MH mengajak guru MI menjaga kerukunan. Kenapa? LAPORAN : M SAEKHUN

MELALUI momen halal bihalal guru MI se-Kota Tegal, dimanfaatkan kemenag dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengajak sejumlah guru MI, ikut andil menjaga kerukunanan internal umat beragama maupun antarumat beragama. Sebab Islam Indonesia, khususnya di Kota Tegal termasuk Islam paling damai. Tidak terpengaruh masalah atau konflik yang terjadi di Sampang (Madura) beberapa waktu lalu. Sementara Wakil Wali Kota H Habib Ali Zaenal Abdidin SE mengungkapkan, salah satu ungkapan syukur dengan perbuatan, secara terus-menerus menjaga kerukunan umat. Baik internal atau antaragama. Intern agama misalnya, sebagai umat Islam konsisten mengedepankan Ukhuwah Islamiyah, sebagai sikap

persaudaraan antarmuslim. “Karena itu kita seyogyanya menghidupkan hubungan intern umat, dalam suasana saling mengasihi, melindungi, menopang, dan membantu, ta’awun ‘alal birri wat taqwa.” Dia menjelaskan, adapun antaragama maka secara kontinyu kita menjaga Ukhuwah Basyariyyah dengan umat agama lain, yaitu dalam bidang muamalah atau hubungan sosial di antara sesama manusia. Hal ini mensyaratkan ditiadakannya stigmatisasi mayoritas dan minoritas, guna melakukan dialog serta kerja sama satu sama lain sebagai wujud partisipasi pembangunan. “Melalui momen halal bihalal, kami atas nama Pemkot sekaligus tokoh agama, minta guru-guru MI yang hadir ke hal 15 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

JAGA KERUKUNAN - Kepala kemenag Kota Tegal mengajak guru MI menjaga kerukunan internal maupun antarumat beragama.

PEMALANG

10

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

Eksekutif Usulkan Delapan Raperda

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

NGENDONG

AGUS P/RADAR PEMALANG

Telur Penyumbang Inflasi Cukup Besar TINGGINYA permintaan telur ayam oleh masyarakat, menyebabkan telur ayam menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi yang cukup besar. Sebab dimana-mana masyarakat selalu membutuhkan telur, baik itu untuk makanan, kue maupun untuk pembuatan roti. Sehingga semua menggunakan telur. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Cabang Tegal, Yoni Depari SE. Mpa kepada sejumlah wartawan usai melakukan penandatangan kerjasama dengan Pemkab dok.rateg Pemalang, kemarin. Yoni Depari SE Menurutnya, alasan telur sebagai penyumbang inflasi terbesar, karena potensi dan produksinya sangat besar maka tingkat serapannya besar pula. Sehingga apabila masyarakat mau mengembangkan usaha ternak ayam petelur sangat diyakininya tidak akan rugi. “Apalagi untuk Kabupaten Pemalang cukup potensi banyaknya bahan-bahan makanan untuk pakan ternak seperti katul dan jagung,” katanya. Sehingga, pihaknya akan lebih focus pada pengembangan ayam petelur di Pemalang melalui programnya pengembangan klaster. Sehingga dengan sinergi diharapkan nantinya bisa menjadi industri ayam petelur yang berkembang sangat pesat. Disamping itu, masyarakat juga perlu diarahkan agar produktifitasnya nanti meningkat. Sehingga nantinya juga akan meningkatkan keyakinan perbankan dalam memberikan dana yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya para peternak. “Bank yang memberikan pinjaman dana, diharapkan akan semakin berkembang dana perbankan yang bisa disalurkan ke peternak-peternak yang ada di wilayah Pemalang,” ujarnya. Untuk target awal karena baru mulai usaha pengembangan ayam petelur melalui program klaster ini, produksinya agar bisa meningkat antara 10 sampai 20 persen . dan target itu tentunya diharapkan harus bisa dicapai. Jika target itu tidak dapat dicapai maka nanti perbankan tidak bisa membiayai karena usahanya tidak layak. Tapi, pihaknya yakin pasti bisa mencapai target, karena Pemalang berpotensi, utama sumber pakan ternak, yaitu banyak produksi pertanian seperti jagung dan katul. Sehingga tidak ada masalah untuk pengembangan ternak ayam petelur melalui program klaster. (apt)

TAMPIL – Tari Slendang Pemalang saat ikut tampil dalam acara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 67, di pendopo kabupaten.

Masih dalam Proses Tari Slendang Akan Dipatenkan TARI Slendang Pemalang hasil karya Drs Kustoro budayawan dan seniman senior Kabupaten Pemalang ini, tidak lama lagi akan menjadi satu satunya tari asal Pemalang. Pasalnya tarian khas Pemalang yang digarap dengan perpaduan beberapa etnis ini, sedang dalam proses penetapan atau dipantenkan oleh pemerintah daerah. Budayawan dan seniman senior Pemalang Drs Kustoro mengatakan, tari Slendang Pemalang akan segera dipantenkan, dan untuk saat ini sudah mendapatkan surat dari Dinas Pariwisata yaitu surat pengakuan sebagai tarian Khas Pemalang. “Sedangkan untuk penetapan dari Bupati Pemalang, sekarang sedang diajukan ke bagian hukum guna proses lebih lan jut,” katanya. Menurutnya, penetapan tari Slendang Pemalang ini, inisiatif dari Dewan Kesenian Pemalang, setelah tarian ini sejak tahun 85 digarap. Adapun sejarah lahirnya tari Slendang Pemalang, karena Kabupaten Pemalang awalnya tidak memiliki tarian disebabkan karena Pemalang itu hanya sebagai

tempat transit, sejak jaman Majapait. Dan orang-orang yang datang pada saat itu ada dari Mataram Jogyakarta, Mataram Solo, dari Sunda, Banyumas mereka semua datang ke Pemalang. Salah satu indikatornya jika dilihat dialek bahasa jawa di Pemalang itu, berbagai macam. Untuk daerah Kecamatan Taman dan Pemalang, dialeknya cenderung seperti Majapait, kata sege artinya nasi, apan maring endi (mau kemana) pake E . Untuk daerah Kecamatan Petarukan dan Comal serta Ulujami dialeknya pengaruh Mataram Solo, pakenya O. Adapun daerah Kecamatan Bantarbolang keselatan cenderung berdialek Banyumas. “Sedangkan untuk Sunda, hanya pelarian-pelarian sehingga kurang mempengaruhi dalam dialek masyarakat Pemalang,” ujarnya. Namun, lanjut Kustoro, banyak peninggalan-peninggalan, diantaranya nama Desa Cikendung, Cikadu dan Cibuyur . Sehingga orang yang ada di Pemalang membawa seni budaya sendiri-sendiri, makanya Pemalang belum punya seni tarian sendiri. Dari sejarah inilah, pihaknya selaku seniman terpanggil untuk menciptakan tarian yang menjadi khas

Pemalang. Maka pada tahun 85 terciptalah sebuah tari yang menempatkan berbagai etnis dengan gerak-gerak tarian campuran antara Banyumas, Sunda, Solo, dan Jogya,dengan nama tari Slendang Pemalang. Adapun yang specifik adalah sampurnya selendang itu di dua ujungnya diikat sebagai simbol bahwa orang Pemalang itu dapat menyimpan rahasia. Seperti dalam legenda pusaka Kyai Simongklang. Pusaka Kadipanten Pemalang orang Mataram itu ditolong oleh Nyai Widuri pada saat perang disembunyikan. Sehingga Mataram bisa menang perang. Sebagai imbalannya Nyai Widuri diberi pusaka Kyai Simongklang. Dan sampai sekarang ini karena Pemalang tempat transit maka orang-orang daerah timur yang masuk ke Pemalang sangat krasan tidak ingin pulang. Terbukti dulu banyak orang-orang termasuk pejabatpejabat asalnya dari daerah timur dari mulai bupati hingga pejabat lainnya. “Kami hanya berharap dengan ditetapkannya tari Slendang Pemalang ini akan menjadikan Pemalang mempunyai jadi diri dan masyarakat merasa memilikinya serta akan semakin mencintai Pemalang,” sambungnya. (apt)

Kodim 0711 Pemalang Kerja Bhakti

PENTOL RAH

AGUS P/RADAR PEMALANG

SANTUNI – Presiden IMP SI Erlita Kusuma Widiastiti memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Balai Desa Bojongnangka, kemarin.

IMP SI Santuni Anak Yatim dan Pengobatan Gratis PEMALANG - Untuk menciptakan insan-insan yang peduli, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Pemalang Seluruh Indonesia (IMP SI), baru ini melakukan serangkaian kegiatan bakti sosial di Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang. Kegiatan yang dilakukan diantaranya pemberian santunan kepada anak yatim piatu, pengobatan gratis dan donor darah. Dalam kegiatan ini, selain banyak dihadiri warga juga hadir kepala Desa Bojongnangka, Wahmu dan para perangkat desa setempat. Presiden IMP SI, Erlita Kusuma Widiastiti mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh teman teman mahasiswa dari IMP SI ini bertujuan sebagai wahana koreksi terhadap eksistensi kepedulian mahasiswa terhadap bangsa dan negara. Selain itu untuk memperkuat rasa persaudaraan sebagai modal dasar latihan hidup bermasyarakat dalam mewujudkan tanggungjawabnya sebagai insan manusia yang beragama berbangsa dan negara. Disamping untuk mewujudkan Tri Dharma Pergurian Tinggi sebagai upaya pengabdiannya kepada masyarakat. “Termasuk untuk mensukseskan pembangunan nasional sebagai media melatih diri dan untuk memfungsikan ilmu pengetahuan dengan ikut mencarikan solusi tentang persoalan persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya. Erlita yang didamping sekretarisnya Firdian Rosyadi dan bendahara, Udaay lebih lanjut mengatakan, adapun bentuk kegiatan yang dapat dilakukan yaitu pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu, pengobatan gratis untuk 150 warga dan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Pemalang. Menurut Erlita, kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh IMP SI periode 2011/2012 ini dapat berjalan lancar berkat dukungan para donatur, elemen mahasiswa, komunitas pemuda, komunitas sosial dan intansi Pemerintah Kabupaten Pemalang. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan akan tercipta insan-insan yang peduli terhadap lingkungan dan akan timbul rasa kepedulian para mahasiswa sebagai kaum intelektual generasi penerus bangsa pada umumnya. (apt)

PETARUKAN – Sejumlah personil TNI AD Kodim 0711 Pemalang, Rabu (29/8) kemarin melakukan kegiatan sosial kerja bakti bersih-bersih pasar. Kegiatan yang di pusatkan di Pasar Petarukan ini dalam rangka HUT ke 51 Korem 071 Wijaya Kusuma. Hadir dalam kegiatan itu , Kepala Pasar Petarukan, Watno dan Lurah Petarukan, Umroni SH. Penanggungjawab Kegiatan Dandim 0711 Pemalang, Letkol Arh Rochim Setiawan Ranu Wijaya melalui Danramil Petarukan, Kapten Inf Makmuri selaku koordinator lapangan mengatakan, untuk melakukan komunikasi sosial kepada masyarakat Kodim 0711 Pemalang dalam rangka HUT ke 51 Korem 071 Wijaya Kusuma melakukan kegiatan bersih-bersih pasar dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan bersih-bersih pasar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang ada. Disamping kegiatan lainnya diantaranya kegiatan karya bhakti juga ada kegiatan donor darah, anjang sana dan ziarah makam pahlawan yang dilakukannya bersama rombongan. Sekaligus, lanjut dia, untuk memberikan contoh kepada masyarakat yang ada disekitar lingkungan pasar agar menjaga pasar dan lingkungannya tetap bersih. Terkait dengan soal kebersihan lingkungan TNI AD sendiri tidak hanya tinggal diam tapi, ikut peduli dalam upaya menjaga lingkungan utamanya agar tetap bersih. Dalam kegiatan bersih-bersih pasar ini, sedikitnya ada 38 orang personil TNI AD yang diturjunkan atau kurang lebihnya ada satu satuan setingkat peleton (SSP). Disamping warga masyarakat di seputar pasar juga petugas dari dinas terkait lainnya yang juga bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih pasar. Dan untuk masing-masing Koramil mengirimkan sebanyak tiga orang personilnya dari 13 Koramil

AGUS P/RADAR PEMALANG

KERJA BHAKTI - Sejumlah personil TNI AD Kodim 0711 Pemalang bersama warga dan dinas instansi melakukan kerja bhakti bersihkan Pasar Petarukan, kemarin.

yang ada di seluruh wilayah Kodim 0711 Pemalang. Sedangkan dari dinas dan intansi terkait lainnya seperti pihak pengelola pasar 10 orang, Kelurahan 5 orang dan Kecamatan Petarukan 5 orang serta Polsek Petarukan juga 5 orang petugasnya juga ikut diterjunkan untuk bersama-sama

melakukan bersih-bersih pasar tersebut. Disamping warga di lingkungan pasar juga antusia mengikutinya. Sementara itu, kegiatan bersih-bersih pasar yang dilakukan oleh Kodim 0711 Pemalang, rupanya mendapat respon positif dari pemerintah kelurahan setempat. (apt)

PEMALANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang kemarin menggelar rapat paripurna yang salah satu agendanya penyampaian delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Pemalang, Senin (27/8 ) lalu. Delapan Raperda tersebut antaralain raperda tentang pengelolaan sampah, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Pemalang, organisasi dan tata kerja penanggulangan bencana daerah, pengelolaan air tanah, pembinaan dan pengawasan minuman beralkohol dan raperda tentang penyelenggaraan hiburan. Selain beberapa rancangan perda tersebut ada juga raperda yang sifatnya perubahan, yang antaralain raperda tentang perubahan atas Perda Kabupaten Pemalang nomor 10 tahun 2008 tentang penyertaan modal pemerintah daerah pada pihak ketiga dan raperda tentang perubahan atas Perda kabupaten Pemalang nomor 29

tahun 2002 tentang penerimaan sumbangan pihak ketiga kepada daerah. Menurut Bupati Pemalang, H Junaedi SH MM beberapa raperda tersebut pernah diajukan pada tahun 2011 namun karena keterbatasan waktu tidak dapat dibahas pada tahun tersebut. “Karena keterbatasan waktu sehingga diajukan kembali,” ungkapnya. Dia juga berharap agar semua raperda yang disampaikannya tersebut dapat dibahas secara tuntas dan pada akhirnya dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah. Dalam kesempatan yang lain, salah seorang anggota dewan dari FPDIP, dr Agus Gunawan ditanya soal banyaknya raperda yang diajukan eksekutif kepada DPRD ? dia mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah karena menurutnya sudah dijadwalkan. “Selain itu menurutnya pembahasan raperda tersebut juga dibantu ada tim ahli,” ungkapnya. (him)

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

SERAHKAN RAPERDA - Pimpinan dewan menerima usulan raperda yang diberikan Bupati Pemalang.

Dinsosnakertrans Lepas Naker ke Kaltim PEMALANG - Dinsosnakertrans Pemalang melepas tenaga kerja dari Kabupaten Pemalang yang akan bekerja di perkebunan sawit di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (29/8) kemarin. Para pekerja ini akan bekerja sebagai tenaga perawatan dan panen perkebunan sawit. Para pekerja yang berjumlah 10 jiwa ini diberangkatkan melalui penyaluran di Purbalingga. Rencananya mereka menuju Kalimantan melalui Surabaya menggunakan perjalanan laut. Kabid Pentakerja dan latas, Drs Beni Sosiawan mengungkapkan bahwa keberangkatan mereka ini melalui jalur resmi kemitraan Dinsosnakertrans dengan CV Suakarsa Mandiri. Mereka bekerja secara kontrak selama dua tahun dan dapat diperpanjang. Diantara para pekerja ini juga ada yang membawa serta keluarganya karena memang dari pihak penyalur memperbolehkan tenaga lajang maupun yang

sudah berkeluarga. Saat bekerja di Kalimantan ini mereka dijamin oleh mitra Dinsonakertrans ini mendapatkan jaminan hidup yang layak dan mendapatkan sarana yang memadai dari perkebunan. Tentang gaji dia mengungkapkan bahwa para pekerja ini akan mendapatkan gaji Rp 1,4 juta rupiah sebulannya diluar overtime sehingga untuk lembur mendapat gaji terpisah. Dalam kesempatan yang sama, kepala Dinsosnakertrans Pemalang, Drs Maryoto MPd mengungkapkan bahwa Pemalang diberikan kesempatan untuk mengirimkan sebanyak-banyaknya karena kuota Jawa Tengah saja mencapai 500 orang. Dia mengungkapkan bahwa masyarakat semestinya memilih jalur angkatan kerja resmi. Tidak menggunakan calo yang menjanjikan hal-hal yang tidak rasional sehingga pada kenyataannya ditelantarkan. “Jangan tergiur tawaran calo,” ungkapnya. (him)

TEGAL METROPOLIS

KAMIS 30 AGUSTUS 2012

15

RADAR TEGAL

Enam Puluh Dua TK dan RATerima Bantuan SEBANYAK 62 Taman Kanak-kanak (TK) atau Roudlotul Athfal (RA) menerima dana bantuan bantuan operasional dari APBD Kota Tegal. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh Sekda Kota Tegal, Edy Pranowo SH MM, Rabu (29/8) di Ruang Rapat PKK Kota Tegal. Pada kesempatan tersebut, Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman KanakKanak Indonesia (GOPTKI) Kota Tegal, Retno Edy Pranowo menyampaikan, bantuan operasional dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk TK dan RA ini totalnya sebesar Rp545 juta. “Itu diserahkan dua termin kepada 67 TK/RA se-Kota Tegal. Termin pertama ini diserahkan sebesar Rp295 juta kepada 49 TK dan 13 RA.” Menurut dia, pemberian bantuan operasional ini merupakan wujud kepedulian Pemkot untuk memajukan pendidikan TK/ RA diwilayahnya. Sebab TK/ RA adalah salah satu pendidikan awal bagi anak-anak. Disebutkan Retno, selain bantuan tersebut, GOPTKI juga memberikan bantuan berupa alat peraga edukatif dan peng-

ADI MULYADI/RATEG

BANTUAN - Sekda Kota Tegal, Edy Pranowo SH MM secara simbolis menyerahkan bantuan operasional untuk TK dan RA se-Kota Tegal.

hargaan bagi guru TK yang sudah mengabdi lebih dari 10 tahun. “Karena dana bantuan berasal dari APBD II, maka harus ada SPJ yang benar dan penggunaanya sesuai dengan proposal yang diberikan. Sehingga dana yang diberikan bisa tepat sasaran.”

Sementara Sekda Kota Tegal, Edy Pranowo SH MM menguraikan, bahwa regulasi peraturan cepat berubah. Dulu dana hibah mudah diberikan, tetapi saat ini Pemda harus selektif dalam memberikan bantuan. “Pemberian bantuan pun jangan sampai ada yang memper-

oleh dari APBD II juga memperoleh bantuan dari propinsi. Seperti penghentian program beras gratis (rastis) oleh Pemko mulai tahun anggaran 2013. Itu dikarenakan hasil temuan BPK/ BPKP yang menilai kegiatan tersebut sebagai dobel anggaran,” tegasnya. (adi)

an yang diajukan melalui PTUN Semarang, dia mendesak gubernur membatalkan SK. Selain itu, Heri dalam konsideran mengingat nomor 4, pada obyek gugatan. Tergugat menggunakan Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2008, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2009, dimana UU itu tidak berlaku lagi. “Karena kesalahan yang dilakukan gubernur, saya minta PTUN perlu kiranya memerintahkan pada DPRD dan KPU Kota Tegal, tidak melakukan serta melaksanakan SK penghentian sampai putusan PTUN ini mempunyai kekuatan tetap.” Dipaparkan Heri Kuntoro, atas dasar tersebut dia berharap kepala PTUN Semarang yang menyidangkan perkara ini, supaya memutuskan, menyatakan batal demi hukum SK penghentian gubernur Jateng, memerintahkan tergugat mencabut SK Nomor 170/45 Tahun 2012, tentang Peresmian Pemberhentian Antarwaktu anggota

DPRD, dan memerintahkan kepada tergugat memulihkan hak-hak penggugat sebagai anggota dewan. “Terus terang saya merasa didholimi, atas SK penghentian tersebut. Sebab saya merupakan anggota DPRD Kota Tegal dari PKB, masa keanggaotaan dari tahun 2009 sampai 2014, berdasarkan SK Gubernur Jateng Nomor 170/52/2009, yang dubah dengan Keputusan Gubernur Nomor 170/75/2009, tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota DPRD. Saya diusulkan PKB, dan sampai saat ini masih tercatat sebagai anggota PKB, tidak pernah dilakukan pemecatan atas keanggotaan parpol itu.” Lebih lanjut Heri menegaskan, dirinya tidak keberatan kalau harus dihentikan dari keanggotaan dewan. Tapi prosesnya harus sesuai mekanisme dan aturan. Bukan seperti saat ini. Banyak kejanggalan dalam proses penghentian, surat penghentian dari DPC PKB

diterima DPRD Kota Tegal tanggal 24 Juli 2012, dan surat usulan dewan diterima wali kota tanggal 25 Juli. Kemudian tanggal 25 Juli 2012, surat dari wali kota soal penghentian diterima gubernur Jateng. Prosesnya singkat, sehingga sangat janggal. “Saya akan legawa, jika pengganti antarwaktu DPRD dari H Edi Friono. Karena itu perintah dan amanah DPP PKB. Kalau tidak, kami terus memproses gugatan PTUN sampai upaya hukum paling tinggi,” imbuhnya. Sementara Ketua DPC PKB setempat, Ansori Azizi ketika dikonfirmasi menyatakan, penghentian Heri Kuntoro dari keanggotaan dewan termasuk perintah DPP. Pihaknya harus melaksanakannya. Heri merupakan petugas partai, saat partai menarik pun harus siap. “Kalau dia melakukan gugatan PTUN, itu haknya. Kami sangat menghargai upaya dia (Heri Kuntor, red). Namun ini amanat dan perintah partai, harus kami laksanakan.” (hun)

Kepala Kemenag Ajak Jaga Kerukunan dari halaman 9 ikut menjaga kerukukan, agar kondusifitas tetap terjaga,” ucap Habib Ali lagi. Di tempat sama, Kepala Kemenag H Nuril Anwar SH MH, mengajak semua elemen masyarakat khususnya guru MI, menjaga kerukunanan internal atau antarumat beragama. Hal ini sesuai instuksi kemenag pusat dan kemenag daerah, baik propinsi atau kabupaten/kota. “Kerukunan internal umat beragama, yakni kerukunan antarorganisasi masyarakat Islam.

Baik NU, Muhammadiyah, Al Irsyad maupun ormas lain, harus saling menghargai serta mengutamakan kepentingan umum dibanding pribadi, kelompok maupun golongan,” tandasnya. Sedangkan kerukunan antarumat beragama, imbuh Nuril, mencakup semua agama yang ada. Baik Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu. “Jangan besar-besarkan perbedaan. Kita harus mencari titik temu atas perbedaan tersebut. Kerusuhan yang terjadi di

Sampang Madura, jangan sampai terjadi di Kota Tegal. Kami minta semua pihak menahan diri. Karena itu kunci kerukunan internal ataupun antarumat beragama. Sebaik-sebaik manusia, adalah manusia yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini yang harus dipegang teguh, terutama para guru MI yang hadir.” Sedangkan Ketua KKM MI Kota Tegal, H Sohirin Tohir menyatakan, kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar MI yang diikuti 186 guru MI dari 16 MI, termasuk kegiatan rutin tahunan,

yang berlangsung 15 tahun lalu. Melalui momen ini, semua bisa bersilaturahmi dan mendapatkan pembinaan dari kemenag maupun Pemkot. “Tujuan utama kami menggelar halal bihalal, guna bersilaturahmi antarguru MI. Namun juga memperoleh pembinaan dari Pemkot dan Kemenag. Kali ini soal kerukunan. Kami juga berharap, apa yang disampaikan bisa menjadi modal guru-guru MI, supaya ikut serta menjaga kerukunan internal maupun antarumat beragama,” paparnya. (*)

Seratusan Warga Rekam e-KTP Ganda dari halaman 9 38 wajib KTP, Kecamatan Tegal Selatan 36 warga, dan Kecamatan Margadana 58 orang. “Jumlah rekam data yang dobel didominasi warga Margadana. Alasannya di wilayah tersebut kebanyakan berprofesi sebagai pedagang warung tegal (warteg, red). Saat diluar kota mereka sudah melakukan rekam data.” Lebih lanjut dia mengungkapkan, bagi masyarakat yang rekam e-KTP dobel, dalam pencetakannya dipending, atau data perekaman pertama kali

yang digunakan ketika e-KTP dicetak. Dengan demikian dapat dipastikan, ke-106 orang itu eKTPnya bukan dari Kota Tegal. “Sejak diluncurkan sampai saat ini, proses rekam data e-KTP di Kota Tegal belum memenuhi target. Sesuai jadual, bulan Agustus ini pencapaian rekam data 83 persen. Namun realisasinya hingga hari ini baru 69 persen.” Dia menjelaskan, tidak tercapainya target tersebut dipengaruhi libur dan cuti bersama Lebaran kemarin. Selain itu, pada bulan puasa lalu mengalami penurunan jumlah warga yang

melakukan perekaman. Padahal pada saat Ramadan, perekaman buka sampai malam hari. “Tapi masyarakat yang mungkin kurang respon. Sehingga perekaman waktu puasa sangat rendah,” imbuh Herlien. Disebutkan, pelaksanaan perekaman e-KTP mulai kembali menggeliat usai Lebaran. Bahkan di Margadana dalam sehari jumlah yang merekam membludak melebihi 300 orang. Peningkatan mulai terlihat 24 Agustus, dengan jumlah perekaman 326, lalu 25 Agustus mencapai 477, dan 26 Agustus

terdapat 436 wajib KTP. Kemudian di Tegal Timur 23 Agustus 270 dan tanggal 24nya mencapai 251 orang. Tegal Selatan pada dua hari yang sama juga lumayan tinggi yakni 300 dan 349 wajib KTP. Demikian pula di Tegal Barat pada dua hari itu sebanyak 215 dan 151 perekaman. Padahal ratarata perekaman sebelum puasa, dalam sehari hanya 100-200 perekaman. Namun kemudian saat bulan ramadhan menurun drastis, bahkan jumlahnya hanya mencapai puluhan perekaman per hari. (adi)

Membentuk Karakter Mahasiswa Sesuai Bakat dari halaman 9 Saat ini, sebagain besar mahasiswa ikut kegiatan kemahasiswaan. Baik tingkat fakultas atau universitas. Melalui aktivitas tersebut, berbagai bakat dan kemampuan yang selama ini mungkin terpendam dapat digali. Sebab memperoleh wadah sesuai. Contohnya hobi bermain musik, dia ikut kegiatan musik di kampus. Sehingga banyak hal baru yang bisa diperoleh melalui kakak kelas maupun dosen pembimbing. “Mahasiswa tentu tidak sekdar datang dan mengikuti perku-

BANGUNAN Taman Poci depan Stasiun Kereta Api (KA), yang merupakan simbol kebanggan sekaligus nama taman tersebut kondisnya memprihatinkan. Poci dan berikut cangkir yang dibangun sebelah timur, sebagian pecah-pecah. Kondisi bangunan Taman Poci tidak lagi lagi. Banyak bongkahan seperti terlihat jelas di lapangan. Sebelumnya keadaan poci berikut cangkir di dalamnya masih utuh dan bisa dinkmati keindahannya. Tapi sekarang rusak parah. Siapa yang merusak Taman Poci tidak diketahui pasti. Mengingat lokasi ini sore harinya dimanfaatkan oleh peda-

gang kaki lima. Kalau pas ramai, tempat tersebut ramai dikunjungi orang. Sementara kerusakan diduga lantaran banyaknya pengunjung duduk di ornamen poci maupun cangkir. Kerusakan yang sama terjadi pada monuman yang dibangun pemerintah Belanda. Sebagai kenangan atas peperangan yang terjadi pada waktu itu, dan kenangan atas matinya sejumlah pasukan Belanda. Menurut pemerhati sosial budaya, Eko Tunas, monumen tersebut sengaja dibangun pasukan Belanda. “Ini hasil dokumen kliping. Karena orang tua saya sebelum itu pernah menulis tentang mo-

numen tersebut. Jadi masa dulu tempat ini pernah terjadi aksi pertempuran hebat.” Pemerhati lingkungan, Budi Gunawan, berharap kerusakan yang terjadi pada bangunan Taman Poci segera diperbaiki. Namun yang lebih penting lagi adanya kesadaran masyarakat menjaga serta merawat lingkungan. “Sebagai taman, keberadaannya perlu dijaga. Jangan sebaliknya.” Hal senada dilontarkan seorang warga Kota Tegal, Budi Suseno. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menuntut pemerintah memperbaiki taman yang rusak. Tapi harus ikut peduli menjaganya agar tetap lestari. (din)

Harga Komoditas Cabai Merah Tinggi

Heri Kuntoro Gugat Gubernur Jateng dari halaman 9 membatalkan SK Nomor 170/45 Tahun 2012, tentang Peresmian Pemberhentian Antarwaktu Anggota DPRD. Sebab SK itu cacat hukum. “Sesuai Pasal 384 ayat (4) UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPD, DPR, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota, menyatakan bahwa gubernur meresmikan pemberhentian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling lama 14 hari sejak diterimanya usulan pemberhentian anggota DPRD Kabupaten/kota dari bupati/wali kota. Sedangkan Surat Wali Kota Tegal Nomor 200/ 003, perihal penghentian saya dari keanggotaan DPRD Kota Tegal tertanggal 25 Juli 2012, dan diterima lengkap oleh gubernur tanggal 25 Juli 2012.” Sehingga, tandas Heri, waktunya lebih dari 14 hari, yakni 18 hari. Sehingga sesuai UU Nomor 27 Tahun 2009, SK penghentian gubernur cacat hukum dan tidak berlaku. Dalam gugat-

Bangunan Taman Poci Rusak Parah

liahan. Banyak organisasi kemahasiswaan yang dapat diikuti.” Sementara Herlina (20) mengakui, mahasiswa harus selalu aktif di dalam maupun luar kampus. Saat ini, terdapat beragam organisasi kemahasiswaan, yang bisa dipilih seusai bakatnya. Di sana, akan tercipta proses pembelajaran tentang keorganisasian yang bisa menjadi pengalaman, ketika terjun di masyarakat dan dunia kerja. “Melalui UKM, misalnya, menambah pengatahun, pertemanan, dan berbagai dampak positif dalam meningkatkan kemampuan sesuai bidang yang

diambil. Jika sekadar datang, kuliah dan pulang ke rumah, rasanya ada yang kurang,” ujarnya. Di tempat terpisah, Dekan FKIP UPS Tegal Dr Hj Sitti Hartinah DS MM menuturkan, mahasiswa bersosialisasi dan menimba ilmu dalam kampus. Setelah mereka selesai memperoleh materi perkuliahan, banyak organisasi kemahasiswaan yang bisa menjadi wadah, dalam upaya bersosialisasi dengan rekan-rekannya. “Melalui UKM tersebut, mereka digembleng dan dilatih untuk hidup berorganisasi. Sehingga mampu meningkatkan kepe-

kaan serta kemampuan. Organisasi kemahasiswaan dapat jadi wadah guna mengasah bakat dan kemampuan.” Dia menjelaskan, melalui UKM pula mahasiswa mengukir prestasi terbaiknya. Dengan harapan kegiatan akademis, dengan mengikuti perkuliahan makin lengkap saat mereka tergabung dalam berbagai UKM. Melalui kegiatan itu, karakter mahasiswa terbentuk sesuai bakat dan kemampuan. “Kami selalu memberikan dukungan pada kegiatan kemahasiswaan. Sebab dapat melatih kemandirian,” ucapnya lagi. (rochman gunawan)

dari halaman 9 Raya Idul Fitri mengalami penurunan drastis. Harga 1 kilogram turun jadi Rp7 ribu. Hal ini diakui oleh seorang konsumen, Muna-

yah (45). “Hanya tempe yang murah harganya.” Sementara harga sayuran, menutur pedagang sayur di Pasar Anyar Martoloyo, Muawanah, sejauh ini tak ada peru-

bahan. Tetap seperti dulu. Hanya komoditas tertentu sedikit mengalami kenaikan. “Kalau sayuran tetap. Karena ini musim kemarau, ada yang harganya ikut menyesuaikan,” tuturnya. (din)

Warga Resah, Buat Pengantar KTP ... dari halaman 9 oknum perangkat kelurahan menolaknya. “Saya sengaja datang ke Pak Harun, (panggilan Harun Abdi Manap, red), mengadukan penarikan uang itu. Sekaligus minta penjelasan, apakah penarikan dibenarkan?” Hal senada diungkapkan Nendar (17) dan Iqbal, warga Kelurahan Cabawan. Mereka juga ditarik sejumlah uang oleh oknum perangkat kelurahan, bila ingin mendapat surat pengantar pembuatan KTP baru. Permintaan uang setengah memaksa, kalau tidak diancam tidak diberikan surat pengantar

ke kecamatan untuk membuat KTP. “Karena jangal, saya sengaja datang minta penjelasan,” ungkapnya. Menanggapi aduan itu, Harun Abdi Manap mengaku bakal menindaklanjutinya dengan melakukan teguran ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem). Dia minta Tapem melakukan pembinaan pada perangkat kelurahan, supaya tidak membuat citra buruk pemerintah. Apapun alasannya, menarik biaya pembuatan pengantar pembuatan KTP tidak dibenarkan. “Kalau uang pelayanan dan sifatnya sukarela diperbolehkan. Sehingga warga yang

meminta surat pengantar dipersilakan mengisi kotak yang disediakan, tanpa harus pasang tarif. Sebab uang pelayanan sudah disepakati pihak kelurahan dan LPMK Cabawan.” Sedangkan Kepala Kelurahan Cabawan, Andri Yudi Setiawan waktu dihubungi melalui telepon selulernya membantah adanya pungutan untuk surat pengantar membuat KTP. Jika ada biaya denda keterlambatan membuat KTP, yang berhak menarik di kecamatan. Namun dia akan mengecek laporan itu. “Kami akan cek, kalau ada, maka kami lakukan tindakan atau pembinaan,” imbuhnya. (hun)

Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp16.500 dari halaman 9 Di tempat terpisah, anggota Komisi II DPRD, Rachmat Rahardjo menyatakan, dari sisi stok elpiji 3 kg masih aman, dan tidak ada kekurangan. Namun dia banyak mendapat aduan terkait harga. Dalam waktu dekat balkal berkoordinasi dengan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan gu-

na menyikapi masalah ini. “Guna membuktikan aduan tersebut, kami minta Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan melakukan sidak lapangan. Jika memang terbukti, harus ada tindakan tegas. Apalagi beberapa waktu lalu, dinas sudah mengeluarkan edaran terkait HET epiji 3 kg, dari pengecer pada masyarakat sebesar Rp14 ribu. Hal itu bisa

jadi dasar dinas melakukan tindakan,” imbuhnya. Lebih lanjut Rachmat menegaskan, karena elpiji 3 kg barang bersubsidi, penggunaannya harus selektif. Selain itu, harganya tidak melampaui batas HET. Kalau ada agen, subagen maupun pengecer yang menjual di atas HET supaya ditindak, agar masalah tersebut tak berlarut-larut. (hun)

Bijak Gunakan Listrik dari halaman 9 Hal ini juga berlaku untuk perabotan rumah tangga lain yang memakai sumber energi listrik. Untuk itu, dia bakal memberikan edukasi pada anak-

anak sekolah, supaya menjadi contoh bagi lingkungannya, dalam melakukan penghematan listrik. “Dengan merangkul generasi muda, diharapkan orang dewasa merasa malu. Sebab anak-

anak saja bisa bijak menggunakan listrik. Inilah yang coba ditanamkan. Sehingga para pelanggan PLN bisa menghemat dengan cara bijak, dalam menggunakan peralatan bertenaga listrik.” (gun)

Ketika Sendi Terasa Nyeri Siapa pun pernah terserang nyeri sendi. Hanya, ada orang yang sering terserangnya, dan ada yang ekali-sekali. Nyeri sendi bisa disebabkan banyak hal. Gerakan yang tiba-tiba, trauma akibat terkilir atau benturan, penyakit tertentu seperti influenza, hepatitis, campak, rematik atau asam urat, serta beberapa penyebab lainnya dapat membuat sendi menjadi nyeri. Menurut para pakar, rasa nyeri itu muncul sebagai reaksi tubuh saat menerima rangsangan yang sudah melewati ambang batas. Dan rangsangan tersebut bisa mengakibatkan perlukaan pada sel. Ika Puspitasari, dosen Fakultas Farmasi dari UGM, dalam sebuah bukunya menyatakan, nyeri itu terjadi akibat terbentuknya senyawa mediator nyeri, seperti prostaglandin, prostaksilin, dan tromboksan dalam tubuh. Pada kasus kadar asam urat tinggi, nyeri sendi itu biasanya terjadi secara berulang-ulang dan tibatiba. Tapi, peradangannya bersifat menahun. Di antara penyakit yang kerap membuat sendi terasa nyeri adalah asam urat. Penyakit ini merupakan bagian dari ratusan jenis rematik, dan bangsa Indonesia paling banyak dijangkiti penyakit ini ketimbang bangsa lain. Asam urat merupakan bagian dari purin. Dalam keadaan normal, semua produk buangan ikut terbuang melalui urine atau saluran ginjal, termasuk asam urat. Dalam kondisi tak normal, asam urat yang diproduksi tubuh

menumpuk dalam sendi sehingga menimbulkan nyeri. Serangannya biasanya terjadi tiba-tiba alias akut, dan bisa membuat bengkak pada jemari. Kadar asam urat normal untuk pria adalah 3,4 sampai dengan 7 mg/dl, sedangkan untuk wanita adalah 2,4 sampai dengan 6 mg/ dl. Selain oleh purin berlebihan akibat makanan, penyakit ini bisa disebabkan faktor genetik, alkohol, berat badan berlebih, obat tertentu, gangguan ginjal, kurang minum air, serta penyakit lain. Untuk mencegah penyakit asam urat banyak yang bisa dilakukan, seperti menghindari kegemukan, mengurangi asupan makanan tinggi purin, memperbanyak minum air putih, menghindari latihan fisik berlebih, menghindari konsumsi makanan kaya lemak, purin, dan alkohol. Makanan kaya purin adalah cumi, udang, remis, kerang, sarden, kaldu daging, ragi, alkohol, serta jeroan. British Journal of Clinical Pharmacology, jurnal kesehatan di Inggris, menyatakan bahwa lebih dari 80% gejala rematik dan asam urat reda setelah penderita melakukan terapi herbal. Dalam hal ini, kedelai sangat membantu pengendalian itu. Kandungan kedelai agak berbeda dengan kacang-kacangan lainnya. Kandungan lemak biji tananam ini amat rendah, dan sebagian besar adalah lemak tak jenuh, sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan. Lalu, kandungan purinnya, yang menjadi

penyebab penyakit asam urat, juga sangat rendah. Namun, selain itu, ada suatu senyawa pada kedelai ini yang tidak banyak dimiliki oleh tanaman lain, yaitu isoflavon. Senyawa bioaktif ini mampu melancarkan proses metabolisme sehingga berbagai gangguan yang selama in sering terjadi bisa diatasinya bila senyawa ini dikeonsumsi secara teratur dan seimbang. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, Kedelai Bubuk Instan New Mandala 525, yang dulu bernama MDL-525, sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Kadar isoflavonnya terukur, sehingga tidak sama dengan susu-susu kedelai yang diproduksi di rumah tangga. Dan ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati ini dalam memelihara kesehatan, sebagai pengganti kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari. Sehingga kebiasaan ini perlu ditiru dan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.

CMYK

RADAR BREBES

16

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012

Perbaikan Ciregol Kembali Dilanjutkan LALU LINTAS Dapat Penghargaan Terbaik BREBES - Dinilai berhasil dalam pengamanan arus mudik-balik Lebaran 1433 Hijriah, jajaran Polres Brebes selain mendapatkan acungan jempol dari Gubernur Jateng, juga mendapatkan respon Mabes Polri. Dari serentetan jajaran kepolisian yang ada, Polres Brebes berhasil mendapatkan penghargaan PAM terbaik. “Itu semua berkat kerja keras semuanya, DOK.RATEG akhirnya kami juga mendapatkan penghargaan AKP Hary Ardianto terbaik dari Mabes Polri terkait PAM arus mudik-balik Lebaran kemarin,” kata Kasat Lantas Polres Brebes AKP Hary Ardianto SIK SH, kepada Radar Rabu (29/8). Menurutnya, memang tidak mudah mengatur arus lalin saat menghadapi arus mudik-balik Lebaran. Karena yang dihadapinya adalah puluhan ribu kendaraan dari segala penjuru, yang tentunya belum tentu tahu medan di wilayah hukum Polres Brebes. “Makanya, guna memberikan kenyamanan dan membuat para pemudik tidak tersesat apalagi nyasar, berbagai upaya informasi pun sengaja disuguhkan. Tak terkecuali dengan peran rekayasa lalu lintas, yakni dengan model buka tutup jalur,” beber Hary. Dia juga menambahkan bahwa penilaian PAM terbaik ini dilakukan atas dasar pemantauan tim Mabes Polri maupun Polda Jateng yang melihat secara langsung di lapangan. Demikian dengan sejumlah petinggi di Mabes Polri yang sempat memantau dan melihat betapa krowditnya wilayah Brebes lantaran di sepanjang jalur pantura kedapatan lintasan rel kereta api. Namun berhasil diatasi semua. (gus)

TOJONG - Jalur Ciregol yang sempat dihentikan perbaikannya saat arus mudik dan balik, mulai kembali dilaksanakan pekerjaannya. Pantauan Radar di jalur tersebut, Rabu (29/8) alat berat sudah mulai beroperasi mengepras tebing yang berada di atas badan jalan. Menurut Agus Setiyono, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Tegal-Prupuk-Langon Bina Marga Wilayah Tegal, pekerjaan yang akan dilanjutkan rekanan diantaranya penanganan tebing dan pelapisan aspal hotmik. “Sebelumnya pekerjaan dihentikan pada H -10 lebaran lalu, setelah arus mudik dan balik selesai, maka kita akan kembali melanjutkan pekerjaan,” jelasnya. Dikatakan, pekerjaan di jalur Ciregol akan dilaksanakan sesuai dengan kontrak kerja. Adapun saat ini, lapisan aspal di jalur tersebut baru bersifat darurat, demi kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. “Lapisan aspal baru satu lapis, diatas lapisan fondasi jalan. Masih ada tahapan pelapisan aspal dan juga pengamanan tebing di sepanjang jalur,” terangnya. Sebelumnya sejak 8 Juli jalur Ciregol di tutup untuk memaksimalkan perbaikan, selanjutnya mulai di buka pada 6 Agustus degan semakin dekatnya lebaran. Meskipun saat ini jalur penghubung wilayah TegalPurwokerto ini dapat dilalui kendaraan, Mohammad Witno SH Selaku Ketua Forum Transportasi Kabupaten Brebes bagian Selatan berharap agar jalur Ciregol tetap mendapat pengawasan, terutama terkait dengan batasan beban kenaraan yang melintas. “Tetap harus ada pengawasan, sehingga upaya yang dilakukan dalam mempertahankan jalur Ciregol bisa berjalan maksimal. Sebab kita sudah merasakan sekali dampak saat jalur tersebut di tutup, meskipun hanya bersifat sementara,” pungkasnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

DIKEPRAS - Alat berat mulai beroperasi mengepras tebing yang ada di bagian atas jalur Ciregol.

KPU Rilis Jadwal Kampanye Pilkada

PENDIDIKAN

DOK/HUMAS BREBES

HALAL BIHALAL - Sejumlah pedagang di pasar Tanjung saat berhalal bihalal dengan Bupati Brebes.

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERPRESTASI - Sejumlah prestasi berhasil diraih siswa-siswi SD Manggis 02 Sirampog hingga di tingkat kabupaten.

Berprestasi di Lapangan Tenis SIRAMPOG - Meski berada di wilayah pedesaan cukup jauh dari kota, namun bukan berarti sepi dari prestasi. Seperti prestasi yang diperoleh Istianah Awaliah, siswi kelas V SD Manggis 02 Kecamatan Sirampog. Dari keterampilannya memainkan raket tenis lapangan, dia berhasil meraih prestasi olahraga tersebut hingga tingkat kabupaten. “Pembinaan untuk penggalian bakat dan talenta siswa, sengaja kita lakukan semenjak mereka berada di kelas rendah,” kata Kuwadiyono, Kepala Sekolah. Dikatakan, prestasi terbaru yang berhasil diraih Istianah adalah menjadi juara III Putri Tenis Lapangan SD pada gelaran Popda tingkat Kabupaten Brebes tahun 2012. “Prestasi yang diraih tidak lepas dari pembinaan yang telah dilakukan selama ini. Selain itu, bakat serta talenta yang telah dimiliki siswa, semakin membuat prestasi sekolah tersebut semakin gemilang,” ungkap Kuwadiyono. Selain dari cabang tenis lapangan, SD Manggis 02 juga berhasil menorehkan prestasi lainnya dari cabang bola voli serta bidang akademik seperti kinerja IPA dan Matematika. (pri)

CMYK

poin tersebut menyangkut masalah jadwal pelaksanaan kampanye. Untuk mekanisme pelaksanaan kampanye, lanjut dia, untuk hari pertama akan digunakan akan pemaparan visi dan misi para pasangan calon yang dilaksanakan di DPRD. “Dalam poin ini, setelah diberlangsungkannya pemaparan visimisi, masing-masing pasangan calon tidak diperkenankan untuk mengadakan kampanye dalam bentuk lain pada hari itu juga,” ujar Mahfudin. Setelah itu, lanjut dia, pada hari berikutnya pelaksanaan kampanye dilakukan secara bergantian. Namun, siapa yang akan mengawali dalam kampanye terbuka saat ini belum

ada kesepakatan antara dua tim pemenangan pasangan calon. “Memang untuk poin ini, pada pertemuan rapat sebelumnya ada sanggahan dari salah satu tim pemenangan paslon, sehingga siapa yang akan mengawali kampanye belum ada kesepakatan,” terangnya. Sedang untuk lokasi kampanye, tidak dilakukannya zona kampanye. Artinya, tutur dia, masing-masing pangasan calon bebas untuk menentukan lokasi yang akan dijadikan tempat kampanye. Dan berikutnya, untuk jadwal terakhir kampanye, atau tepatnya pada tanggal 3 Oktober 2012 akan dilangsungkan debat publik yang akan dimederatori oleh panelis. Pada kesempatan ini,

Halal Bihalal Pedagang Jalur Pantura Kembali Normal Pasar Tanjung TANJUNG- Sebagian penghuni neraka merupakan para pedagang yang berlaku curang dan tidak jujur dalam menjalankan usahanya. Tapi sebaliknya, surga pun sangat merindukan untuk dihuni oleh para pedagang yang jujur. Demikian pesan da’iyah, Hj Fatmah Al Rasyid dari Cirebon Jawa Barat saat menyampaikan mauidlotul khasanah pada pengajian halal bihalal keluarga pedagang dan pembeli Pasar Tanjung, Rabu (29/8). “Pedagang yang jujur, disediakan surga satu komplek bersama para nabi, aulia dan syuhada,” ujarnya. Dia menjelaskan, kejujuran pedagang selain mendapat jaminan surga juga akan mendatangkan keberkahan bagi dirinya maupun orang lain. Oleh karenanya, menjaga kejujuran dalam berdagang harus selalu diupayakan oleh para pedagang sebagai jalan ibadah yang sangaat ringan. “Dengan berlaku jujur, juga dagangannya akan menjadi laris dan barokah. Begitu pun sebaliknya, bila tidak jujur akan suul khotimah, masa akhir yang tidak baik alias bangkrut baik dunia maupun akherat. Makanya saat berdagangan

Jalan Sehat, Pemkab Sediakan Ratusan Hadiah BREBES – Guna memperingati HUT Ke-67 RI, panitia peringatan HUT RI tingkat Kabupaten Brebes akan menggelar Lomba Gerak Jalan pada Kamis (30/8) serta Jalan Sehat di hari Jumat (31/8). Gerak jalan direncanakan akan diikuti oleh pelajar juga umum. Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Brebes selaku penyelenggara kegiatan akan menyediakan ratusan hadiah bagi para peserta lomba. Sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan panitia kegiatan, lomba jalan sehat akan dimulai pukul 06.00 WIB dengan titik awal dan akhir dari Alun-alun Kabupaten Brebes. Drh Jhoni Murahman, Panitia Penyelenggara mengatakan jalan sehat untuk memperingati

BREBES - Setelah dilakukan penetapan dan pengambilan nomor urut calon peserta Pilkada, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Brebes mulai merilis jadwal kampanye yang akan dirapatkan dengan kedua tim Paslon. Dalam rilis tersebut, KPU telah menentukan jadwal kampanye Pilkada yang akan dimulai pada 20 September hingga 3 Oktober 2012 mendatang. Divisi Kampanye KPU Kabupaten Brebes Mahfudin SS Rabu (29/8) mengatakan, dalam rapat koordinasi KPU dengan dua tim pemenangan kedua pasangan calon telah menghasilkan empat butir poin yang akan menjadi dasar pelaksanaan kampanye Pilkada. Keempat

HUT RI tersebut gratis tanpa dipungut biaya sedikit pun. “Bagi warga yang ingin mengikuti kegiatan ini bisa langsung hadir di Alun-alun Brebes sesuai dengan jawal yang telah ditentukan guna mendapatkan kupon peserta dari panitia,” ujarnya. Selain hiburan, Jalan Sehat ini juga menyediakan ratusan doorprize serta bermacam hadiah, mulai dari HP, BalckBerry, TV Flat hingga sepeda gunung. Menurut Jhoni, jalan sehat ini bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Direncanakan rute jalan sehat ini menempuh kurang lebih 5 km. “Bagi warga yang ingin ikut, dipersilahkan langsung ke Alun-alun, Jumat pagi. Gratis tanpa dipungut biaya,” kata Jhoni. (har)

tidak mengurangi timbangan atau meteran. Pedagang yang baik, bisa meniru sifat dan sikap Rasulullah SAW,” ajaknya dihadapan ratusan pedagang pasar tradisional tersebut. Sementara Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat menyampaikan sambutan berharap masyarakat selalu meningkatkan taraf kehidupannya dengan maksimal. Usaha dagang, merupakan ciri masyarakat yang baik dan jangan putus asa dalam berdagang. Hal ini perlu dilakukan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. “Keluarga akan sehat, pinter kalau tersedia asupan gizi dan penghasilan yang memadai. Jangan selalu berpangku tangan dengan mengharap pemberian dari orang lain,” tuturnya. Ketua Panitia penyelenggara Daswadi menjelaskan, halal bihalal keluarga pedagang dan Pasar Tanjung sudah menjadi tradisi. Untuk tahun ini, merupakan kegiatan yang keempat kalinya. Dia menyampaikan terima kasih atas segala bantuan dan kerjasamanya. “Dengan tradisi halal bihalal ini, alhamdulillah dagangannya makin laris dan semangat kebersamaan terus terbangun,” ujar Daswadi. (ism)

BREBES - Setelah arus balik dinyatakan normal, kondisi arus lalu lintas di jalur pantura Kabupaten Brebes terlihat kembali normal seperti hari-hari biasa. Berbagai jenis kendaraan seperti motor, mobil, bus, dan kendaraan berat lainnya seperti truk hingga trailer sudah melintas di Kota Bawang. Kendati sudah kembali normal, tetapi sejumlah pemudik baik akan pulang ke kampung maupun hendak balik ke Jakarta, masih ada yang melintas. Namun memang, jumlahnya tidak sebanyak pada hari-hari sebelumnya yang sempat membuat jalur pantura di Kota Telur asin itu padat merayap. “Alhamdulillah, semua sudah berjalan lancar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Brebes H Sutriyono. Menurutnya, saat ini sejumlah kendaraan besar juga sudah

AGUS W/RADAR BREBES

NORMAL - Jalur Pantura di Brebes kembali normal lalu lintasnya usai arus balik berakhir.

banyak yang beraktivitas maupun melintas di jalur pantura Brebes ini. Demikian dengan personelnya, yang sebelumnya berada di lapangan dalam membantu PAM Lebaran bersama dengan petugas kepolisian kini sudah ditarik untuk bisa beraktifitas sesuai dengan tugas-

nya masing-masing. Terpisah Kasat Lantas Polres Brebes AKP Hary Ardianto SIK SH menambahkan bahwa saat ini kondisi arus lain sudah lancar adan aman. Bahkan saat ini di sejumlah titik yang sebelumnya rawan dengan kemacetan kini sudah lengang. (gus)


RADAR TEGAL 30 AGUSTUS 2012