Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

FOTO-FOTO: TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

DEMO - Warga Dukuh Krajan Desa/Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa terkait pencemaran limbah klinik Siti Aminah Bumiayu terhadap sumur warga. Dalam aksinya, warga menutup papan nama klinik Siti Aminah Bumiayu sebagai bentuk protes atas ketidakpedulian pihak direksi klinik terhadap lingkungan sekitar.

Warga Geruduk Klinik Siti Aminah Aktivitas Rawat Inap Dihentikan BUMIAYU - Ratusan warga Dukuh Krajan Desa/Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang menamakan dirinya Kelompok Masyarakat dan Pemuda Krajan (Kompak) Rabu (29/ 9) menggelar aksi unjuk rasa

terkait limbah yang ditimbulkan oleh Klinik Rawat Inap Pelayanan Medik Dasar Siti Aminah Bumiayu, Kabupaten Brebes. Massa yang mengenakan pita merah tersebut membawa poster dan spanduk berisikan tulisan-tulisan mengenai kekecewaan terhadap pihak klinik, yang dinilai tidak menghiraukan teguran yang sebelumnya telah

INDEKS Pelajar kelas VIII SMP Negeri 2 Brebes inipantas berbangga mewakili provinsi Jawa Tengah dalam Olimpiade Sains tingkat Nasional (OSN) tingkat pelajar SLTP pada Agustus 2010 kemarin di Medan, Sumatera Utara. Siapa dia? Baca suplemen Kreasi!

Panwas Tangkap Petugas Survai HAL. PEMALANG

Balita Harus Bertahan Tanpa Anus HAL. BREBES DAN BUMIAYU

SEMOK

Maia Estianty Gagal Rujuk DITEMUI dalam sebuah acara kecantikan Selasa (28/9) malam, Maia emoh mengomentari hubungannya dengan Dhani yang semakin membaik. Padahal, keduanya sempat berharap melanjutkan hubungan baik untuk kembali mengurus anak bersama. “Enggaklah (rujuk dengan Dhanired), kita udah cerailah,” ucap Maia saat dijumpai di Jakarta, baru-baru ini. Komunikasi yang terjalin diantara Maia dan Dhani pun masih sebatas memberikan perhatian kepada Al, El dan Dul yang sudah mulai tumbuh besar.“(Hubungan-red) kita sudah baik kok, itu saja,” tegas Maia sambil menghindari kejaran wartawan. Senada dengan Maia, Dhani juga menolak jika hubungan baik tengah dijalaninya bersama bekas istrinya itu bakal berakhir dengan rujuk. “Nggaklah, nggak seperti itu (mau rujuk-red). Hubungan kita biasa saja kok,” tambah pentolan grup band Dewa 19 itu. (GIE)

Nok Slentik Warga Geruduk Klinik Siti Aminah * Apa kurang amanah? Bentrok di Depan PN, Tiga Tewas * Pelakune ora pan sisan diadili?

CMYK

disampaikan warga. Teguran tersebut terkait kondisi air sumur milik warga yang tercemar limbah klinik. Selain melengkapi diri dengan beragam atribut, dalam aksi tersebut warga juga mengusung keranda jenazah serta contoh air sumur mereka yang diindikasikan tercemar limbah. Di depan pintu masuk klinik

yang berada di ruas jalan utama Bumiayu tersebut, warga melalui Koordinator Aksi Jefri Arsyarobbi membacakan tuntutan kepada pihak direksi Klinik Siti Aminah maupun Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Tuntutan yang disampaikan meliputi pihak klinik harus bertanggung jawab dan meng-

ganti rugi atas pencemaran limbah ke sumur-sumur warga, menutup Klinik Siti Aminah, serta mengembalikan tanah warga yang telah diambil oleh pihak klinik. ’’Selain itu, kami juga menuntut direktur klinik yang telah membohongi publik terkait status sah klinik yang selama ini menggunakan papan

nama rumah sakit dengan tuntutan pidana. Dan kami meminta jajaran pengurus klinik membuat permintaan maaf secara terbuka,” papar Jefri. Seorang ibu rumah tangga Sukwandari (46), warga RT 01 RW 02 Dukuh Krajan mengaku, dia pernah ditolak pihak klinik yang saat itu masih menggunakan nama rumah sakit saat

dirinya akan melahirkan. ’’Padahal, rumah saya ada di belakang. Apa karena saya orang tak mampu hingga mereka menolak?” teriak Sukwandari di hadapan direktur Klinik Siti Aminah dan jajaran Muspika Bumiayu. Hal yang sama juga disampaikan Amroji, ketua RT 02 ke hal 7 kol 4

Bentrok di Depan PN, Tiga Tewas Mantan Mendagri Hari Sabarno Jadi Tersangka JAKARTA - Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, kemarin (29/9), seperti berubah menjadi arena pertempuran. Itu terjadi ketika dua kelompok massa terlibat saling bentrok. Pertemuan dua kelompok itu terkait dengan persidangan kasus Blowfish yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jaksel, yang terletak di jalan itu. Peristiwa terjadi saat sidang perdana mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji baru saja usai, sekitar pukul 12.30. Puluhan orang yang menunggu sidang kasus Blowfish dimulai tampak berada di halaman depan PN Jaksel. Namun tiba-tiba, dari arah Cilandak, datang sekelompok orang yang menyerang kelompok yang berada di depan gedung pengadilan. Mereka menumpang tiga buah Kopaja 608 (bus) jurusan Blok M - Tanah Abang. Mereka menyerang dengan

ke hal 7 kol 1

Korupsi Pengadaan Mobil Damkar

NICK HANO/RM

KENA PELURU - Seorang Polisi yang terkena peluru nyasar ditolong warga saat tawuran antar warga Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (29/9).

JAKARTA - Skandal pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di berbagai daerah di tanah air akhirnya menyeret mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno. Setelah molor beberapa tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hari Sabarno sebagai tersangka skandal suap dan korupsi dalam pengadaan mobil damkar di berbagai daerah. Hari Sabarno diduga menerbitkan surat kepada beberapa

kepala daerah agar membeli mobil damkar pada PT Istana Sarana Raya Perkasa. “Statusnya sudah meningkat. Dari penyelidikan, (ditingkatkan) menjadi penyidikan dengan tersangka HS (Hari Sabarno),” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di gedung KPK kemarin (29/9). Johan mengatakan, surat perintah penyidikan atas Hari Sabarno baru saja ditandatangani oleh pimpinan KPK kemarin siang. Sebelum menetapkan Hari Sabarno sebagai tersangka, kata Johan, pihaknya telah mempelajari berbagai hal ke hal 7 kol 1

Jalani Sidang Perdana, Didakwa Sembilan Pasal Korupsi

Terancam 20 Tahun, Susno Optimis Bebas Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji mulai duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemarin (29/9), Susno mendengarkan jaksa penuntut umum membeber perbuatannya dalam kasus PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus korupsi dana pengamanan Pemilukada Jabar dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan. DUA perkara yang didakwakan kepada Susno itu digabung dalam surat dakwaan setebal 62 halaman. Dalam dakwaan pertama yang menguraikan perkara Arowana,

jaksa menjerat Susno dengan lima pasal UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang disusun secara alternatif. Sementara dakwaan kedua terkait kasus Pemilukada Jabar, empat pasal didakwakan untuk mantan Kapolda Jabar itu. Susno terancam hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara. JPU yang dikoordinatori Erbagtyo Rohan mengungkapkan, dalam perkara Arowana, Susno yang saat itu menjadi Kabareskrim dianggap telah berbuat yang bertentangan dengan kode etik profesi kepolisian. Peristiwa bermula ketika Haposan Hutagalung meminta bantuan Sjahril Djohan untuk menanyakan ke Susno perkembangan perkara Arowana.

Haposan merupakan penasehat hukum dari Mr Ho kian Kuat yang melaporkan Anuar Salmah ke Bareskrim Polri. “Haposan memanfaatkan hubungan baiknya dengan Sjharil Djohan yang diketahuinya memiliki kedekatan dengan terdakwan (Susno),” ungkap Rohan. Alasannya, Haposan tahu bahwa Sjahril memanggil Susno hanya dengan sebutan Sus dan jika menemui Susno di ruang kerjanya tanpa mengisi buku tamu. Haposan meminta kasus tersebut bisa dipercepat. “Udah nanti saya perintahakn tangkap dan saya atensi kasus ini,” kata Rohan menirukan ucapan Susno saat bertemu dengan Sjahril. Jaksa lantas membeber pernyake hal 7 kol 4

WAHY DWI NUGROHO/RM

MESEM - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Susno Duadji saat tiba di sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (29/9).


WACANA

2

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Belajar dari ”Katak Rebus” Pendidikan Antikorupsi

Oleh: Toto Subandriyo

Oleh: Muh. Abduh RENCANA kerja sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pendidikan Nasional memasukkan kurikulum pendidikan antikorupsi ke sekolah dari prasekolah hingga ke perguruan tinggi tentu layak diapresiasi dan didukung. Kita berharap, upaya itu ke depan bisa mengikis budaya korupsi yang sudah sedemikian menggurita. “Kudu diajarna awit esih cilik memang!” kata Dalipan. Meski begitu, kita tentu harus realistis bahwa masalah korupsi bukanlah persoalan sepele. Kurikulum pendidikan antikorupsi hanyalah satu strategi yang memiliki keterkaitan dan ketergantungan dengan strategi-strategi lain. Bila yang lain tidak mendukung, tentu sangat utopis harapan bahwa satu strategi tersebut bisa membuahkan hasil seperti yang diinginkan. Sudah kita ketahui, di internal lembaga pendidikan saja, persoalan masih sedemikian banyak bertumpuk. Misalnya, ujian nasional (unas) yang hingga kini masih dipertahankan pemerintah masih menimbulkan persoalan serius. Antara lain, persoalan kejujuran setiap sekolah dalam melaksanakan unas. “Iya tah iya, sing wis ana be jalane belum tentu beres. Ditambah pendidikan antikorupsi! Apa belih mumet kuwe!” Memang, berbagai upaya telah dilakukan penyelenggara. Namun, laporan soal kecurangan yang dilakukan guru atau penyelenggara sekolah masih saja terdengar. Hal tersebut terjadi tentu tidak semata-mata karena “tipisnya iman’’ sebagian guru atau penyelenggara sekolah. Namun, ada sistem yang mendorong mereka berulah begitu. Ada tuntutan dari struktur yang berjenjang ke atas agar hasil unas bagus. Selanjutnya, bagus-tidaknya unas akan berpengaruh pada dana bantuan serta karir dan promosi untuk guru, kepala sekolah, kepala dinas, kepala wilayah, dan seterusnya. Itu hanya satu satu di antara persoalan di dunia pendidikan kita. Masih ada sejumlah persoalan yang bermuara pada ketidakjujuran. Bila persoalan-persoalan tersebut masih terus terpelihara, tentu sangat sulit menanam budaya antikorupsi ke dalam jiwa anak didik. Sebab, landasan utama budaya tersebut juga kejujuran. “Jujur saiki larang nemen. Sing murah jujur kacang ijo,” celetuk Panjul lalu tertawa. Karena itu, seiring dengan pemberlakuan kurikulum pendidikan antikorupsi nanti, Kemendiknas juga harus melakukan sejumlah upaya untuk membenahi sejumlah persoalan yang ada. Kemendiknas harus mengupayakan penyelenggara lembaga pendidikan -baik guru, maupun birokrat sekolah yang lain- bisa memberikan keteladanan soal kejujuran kepada peserta didik. Setelah segala upaya ditempuh oleh Kemendiknas, tentu institusi lain di luar kementerian itu juga harus mendukung. Lewat lembaga di setiap kementerian, mereka juga harus berupaya mendukung terciptanya budaya antikorupsi di lingkungan masyarakat. Terutama Kementerian Agama. Lembaga pimpinan Suryadharma Ali ini harus mengambil peran cukup besar. Langkah mendesak dan strategis untuk ditempuh Kementerian Agama adalah mengoptimalkan institusi agama untuk bergerak secara serentak. Masjid, geraja, pura, kelenteng, dan sebagainya harus ‘’diberdayakan’’ dengan maksimal untuk menyebarkan virus antikorupsi. “Aja cuma ritual ibadah tok maksude, Wa?” tanya Panjul. Kementerian agama bisa memaksimalkan peran khatib (pengkhotbah) atau penceramah yang biasa mengisi siraman rohani dengan menyampaikan materi antikorupsi. Masingmasing harus mengajak jamaah atau umatnya agar menjadi pribadi atau insan antikorupsi. Dari para jamaah atau umat ini, kita harapkan terbangun masyarakat antikorupsi. Nah, dari situlah kita harapkan anak didik yang diberi pelajaran antikorupsi di sekolah tidak akan mememukan fakta-fakta yang kontradiktif di masyarakat. Terakhir, di luar itu semua, tentu yang terpenting tetaplah para penegak hukum. Ketegasan dan kegigihan mereka dalam menghukum koruptor tetaplah menjadi kunci terkikis tidaknya korupsi di negeri ini. Tanpa dukungan korps penegak hukum itu, tentu apa pun upaya yang dilakukan pihak lain akan siasia. Paling tidak, tidak akan ada hasil maksimal. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

KEMUNGKINAN terjadi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan seperti yang diingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Goefisika (BMKG) telah menggugah kesadaran kita tentang arti penting menyikapi fenomena perubahan iklim bagi kelangsungan hidup manusia. Kita mesti segera sadar bahwa dalam menghadapi fenomena perubahan iklim ini kita telah terjebak dalam apa yang disebut metafora “katak rebus” (the parable of the boiled frog). Metafora atau perumpamaan “katak rebus” kembali dipopulerkan oleh mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore beberapa tahun lalu dalam buku dan filmnya yang berjudul Inconvenience of Truth. Namun, sebenarnya istilah ini sudah diperkenalkan Peter M. Senge pada 1990. Dalam kajian paradigma pembelajaran, Senge mengidentifikasi ada tujuh ketidakmampuan belajar (disability to learn) individu, komunitas, atau organisasi yang menghambat proses pembelajaran. Salah satu di antaranya adalah cerita perumpamaan katak rebus (the parable of the boiled frog). Kesadaran manusia dalam menghadapi fenomena perubahan iklim ibarat perilaku katak. Jika seekor katak dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air mendidih, secara refleks katak itu akan meloncat keluar menyelamatkan diri.

Namun, jika katak tersebut dimasukkan dalam wadah berisi air dingin dan secara perlahan dipanaskan hingga mendidih, katak tersebut tetap diam. Tubuhnya menyesuaikan suhu air yang naik, namun saat air mendidih, katak tersebut mati. Lonceng peringatan telah digemakan dengan keras, betapa perdamaian dunia tengah terancam, bukan karena perang atau terorisme. Lebih dari itu, fenomena pemanasan global (global warming) yang memicu perubahan iklim, menjadi ancaman utama terhadap kelangsungan hidup di bumi. Perubahan iklim yang terjadi secara lambat membuat kita semua terlena dan akhirnya sadar telah berada pada situasi mematikan, tidak ada lagi jalan keluar. Seharusnya fenomena perubahan iklim ini tidak lagi direspons secara amatiran. Pemerintah harus mencurahkan sumber daya yang memadai untuk menangani permasalahan ini. Diakui atau tidak, maraknya bencana ekologi beberapa tahun terakhir adalah karena ulah manusia yang semena-mena mengelola lingkungan. Merujuk definisi Vandana Shiva, pembangunan merupakan proses eksploitasi sumber daya alam yang mengukuhkan dominasi, penyeragaman, dan sentralisasi. Celakanya, praktik salah urus pembangunan berlangsung

bertahun-tahun di negeri ini. Atas nama pembangunan ekonomi, atas nama perang terhadap kemiskinan, atas nama kecukupan pangan, sandang, dan papan, semua orang menjadi sangat permisif terhadap tindak perusakan lingkungan. Akibatnya, kapasitas dan daya dukung lingkungan berada pada titik nadir menuju kehancuran. Dalam kondisi itu, peristiwa bencana ekologi seperti banjir bandang, tanah longsor, serta kekeringan akan selalu menjadi persoalan dari generasi ke generasi. Tanpa antisipasi seluruh komponen masyarakat, bencana ekologi tersebut boleh jadi merupakan fenomena puncak gunung es yang akan menyembul ke permukaan dengan intensitas lebih dahsyat lagi. AKSI KOLEKTIF Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa aktivitas manusia merupakan penyebab utama perubahan iklim. Karena itu, PBB menyerukan kepada dunia bahwa tanpa aksi kolektif dan adil secara global, tak satu pun negara di dunia yang akan menang dalam perang melawan pemanasan global dan perubahan iklim. Perubahan iklim ini dipicu oleh meningkatnya konsentrasi gas karbondioksida karena penggunaan bahan bakar fosil serta alih fungsi hutan menjadi lahan ekonomis. Selain itu, ada akti-

vitas pertanian yang meningkatkan konsentrasi gas metana dan dinitrogen oksida. Perubahan iklim akan memengaruhi curah hujan, suhu udara, serta ketersediaan air bagi tanaman di kawasan yang rawan (vulnerable area). Produksi pangan dunia akan terancam. Selain mengancam ketahanan pangan, berbagai literatur menyebutkan bahwa pemanasan global juga akan mengancam peradaban dunia. Permukaan air laut yang naik akan mengakibatkan tenggelamnya pulau-pulau kecil, mundurnya garis pantai lebih dari 60 cm sehingga banyak nelayan yang akan kehilangan tempat tinggal, intrusi air laut makin meluas, rusaknya ekosistem hutan bakau. Peningkatan suhu yang ekstrem akan memicu terjadinya kebakaran hutan hebat. Perubahan iklim juga akan meningkatkan intensitas penyakit tropis, seperti malaria dan demam berdarah. Pemanasan global yang memicu perubahan iklim dapat dicegah jika tindakan ramah lingkungan menjadi pola hidup kita sehari-hari. Ini dimulai dari hal paling sederhana sekalipun. Misalnya, saat berpergian selalu menggunakan transportasi umum, menggunakan kendaraan berbahan bakar gas atau biofuel, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk bepergian jarak dekat. Selanjutnya, untuk kehi-

GIMANA MAU MAJU

Akeh Wong Pinter

Mengganggu Lalu Lintas GALIAN C/tnah urug di Danawarih (Kecamatn Balapulang) sangat mengganggu lalu lintas umum. 1. Mnggunakan Dump Truck besar (apakah sesuai dgn Klas Jalan?) 2. Bnyak tanah tercecer dijalan (klo hujan sngat licin) 3. Iring2an kendaraan Truck Tanah sangat mengganggu pengguna jalan yang lain. Agar dicarikan jlan keluarnya krn jalan tersebut merupakan jalan utama/main road sebagai jalan wisata dan alternatif. Trima kasih. BP. 0816673xxx

Tolong Diperbaharui GRAFIS DWI NANDA P

Penipuan Modus SMS JEN lha ulah siapa kye seng gawe SMS njaluk dikirimi pulsa, jen tolh ari gawe SMS ngaku2 bapane inyong lha. Monine bapa lagi urusan karo polisi, minta dikrimi pulsa 50 rb. Padahal bapane inyong wis ora nana mbok? Harap berhati-hati para pembaca terhadap penipuan bermodus minta d kirim pulsa dg mengaku sebagai bapa/ mama. No plk sms itu: 081254030976 dan 087840270531. Trims. 081902500xxx

Jadi Sarang Korupsi KEPADA Yth BKD Pemda Tegal. Tolong ditertibkan/lebih transparan tarip biaya adm legalisasi di kelurahan. Jadi lurah dan sekdes tidak seenaknya sendiri mungut biaya adm macammacam di kelurahan sehingga rakyat tidak dirugikan. Kalo ndak ditertibkan, kelurahan lama-lama jadi sarang korupsi. Thx. 081803414xxx

Pasar Trayeman Dibangun AK awit gemien wis ngomong, dong pan oleh Adipura Pasar Trayeman dibangun. Ditata. Didandani ben ayu. Soale nilaine duwur. Insya Allah Adipura diraih. Aja kesuwen, Pasar Trayeman dibangun nggih, pak! 0818430xxx

Kapan Didandani? MELU ngresula ah, piben dalan sing arah Jatibogor-Kemantran kaya balongan, kapan pan didandani? 085742346xxx

*) Toto Subandriyo, alumnus IPB dan MMUnsoed, kepala BP4K Kab Tegal.

nomere tampilna kabeh. Sebagai rasa tanggung jawab wes ngomong ini n itu. Mohon persetujuane nggo pengirim “ngresula”. Makasih. 085226992xxx

PEMKAB BREBES KY PATUNG, CUMA DIAM DAN DIAM. TAK ADA PERUBAHAN KOTANYA, SLALU MATI. GMN MAU MAJU?! 08176592xxx

YTH Kapolresta Tegal, tegakan disiplin bawahannya kususnya Polantas yg slalu membuat malu kepolisian, yaitu kebiasaan maen tilang. Tolong diperbaharui! 087872075xxx

dupan di rumah atau di kantor, mematikan listrik jika tidak digunakan, mengganti bohlam lampu dengan lampu fluorescent, tidak membiarkan pintu kulkas terbuka terlalu lama, mengganti chiller dengan refrigerant non-CFC yang menghemat energi sampai 25 persen, mematikan monitor komputer bila akan rapat atau makan siang. Bangunan rumah/kantor sebaiknya didesain dengan sirkulasi udara yang baik, menggunakan pagar tanaman hidup di sekeliling rumah, dan menanam pohon sebanyakbanyaknya. Saat berbelanja sedapat mungkin menghindari tas belanja dari plastik, mendaur ulang sampah, kertas, dan kaleng bekas, serta membiasakan tidak membakar sampah di pekarangan rumah. Kegiatan yang lebih besar lagi, misalnya pembukaan lahan untuk perkebunan/pertanian tanpa pembakaran. Hanya dengan kearifan dan upaya komprehensif berkelanjutan dalam memelihara alam dan lingkungan, kita dapat terhindar dari berbagai bencana ekologi. Semua itu harus disadari sejak dini, sebelum semuanya terlambat. Kita tidak ingin mati seperti katak yang tak mampu belajar mengenali situasi lingkungan yang berubah. (*)

Jangan Mendzholimi Orang KAPAN APBN untuk GTT di Kab. Brebes keluar? Kami sudah menjalankan kewajiban kami mengajar, tapi hak kami mana? Adil ga tuh. Jadi kalau ditunda2 itu sih mendzolimi namanya. Ingat lho.. Bayarlah upah buruhmu sebelum kering keringatnya. Hidup di dunia cuma mampir. Jangan suka mendzolimi orang, Tuhan bisa murka. 081902568xxx

Bertindak Dong NENG jalur Danawarih Kalibakung ana trek gawani lemah kotorane ng tengah jlr ne udan licin luar biasa ne panas ngebul luar biasa. DPU-ne pimen didelengna tok? Bila perlu ditanya ada izinya tdk sy pengguna jln tidak nyaman. Bertindak dong, apa wis nein duit yah? Turun ke lapangan ngantor bae endah weruh dewek. Trims. 083861495xxx

ORA MUDENG NYONG ORA MUDENG KARO ISTILAH M.E. KANGGO KEPALA SEKOLAH NANG KAB.TEGAL, KRUNGU2 PARA KEPALA SEKOLAH ORA PAN PADA GELEM DI M.E. GADI NAJAN ORA OLIH TUNJANGAN KEPALA SEKOLAH SING PENTING NJABAT SAMPAI MATI, TRIMA KASIH PAK BUPATI, BKD, DIKPORA ATAS KOMPAKNYA MEMPERTAHANKAN KEPALA SEKOKAH. 082135009xxx

Sugih Utange SERTIFIKASI aja nggo guru PNS, donge nggo mbayar guru honorer bae melasi gajine sawulan mung 150 ewu, jare aku tah sertifikasi dibusek bae, suwe2 negara bangkrut, utange akeh mung go nggajih guru sertifikasi, sedulure enyong lanang wadon olih 18

jutanan dadi 34juta. Makane guru sertifikasi sa Indonesia pirang ewu wong? Enyong ora keduman oh wa. Indonesia kayong sugih temen ya. <Sugih utange neng luar negri>. 085842337xxx

Mulai Kerja Jam Pira JAJAL nyong pan melu takon jane pamong desa mulai kerja jam pira terus nganti pam pira dengan masa kerja 5 ha ri wis mangkate pada awan awan balik ke pada gasik gasik kwe nang desa adiwerna jane niat melayani masyarakat belih sih aja kur nuntut tunjangan tetap pe tok kerjane ya sing tata ouw jane pada rumangsa belih sih nyambut gawe antara hak dan kewajiban kwe seimbang dadine bareng lancar aja kur hak hak ke sing lancar tapi kewa jibane lancar ca ra wong ndesa nek bareng oyag kan kepenak lha rak ngono toh? 081911655xxx

Ambune Baleng LHA wong wis ngarti nek kotoran ayam limbah pemotongan ayam kwe ambune baleng ya di jorna bae sing je las sing nduwe ora manggon nang kono nek manggon musti ngrasakna ambu ne baleng wis mesti belih kuat apa maning wong sugih jelas jelas belih gelem karo mambune tapi pemikirane untunge akeh laris tur ora manggon ikihan pan belih sing pada kemambon emang gue pikirin ndean kaya kuwe pikirane kwe tempat pemotongan ayam sebelah lore balai desa adiwerna pak lurah sing bagus bagaimana ini mohon membela rakyat cilik anda dipilih bukan dilotre lho... 081902601xxx

Melu Ngain Saran ah.. PAN melu ngain saran ah. Kanggo pemimpin Radar Tegal sing tak hormati. Ak njaluk tolong len sing gawe unek2 ngresula, angger ngirim saran kue

YAKIN Indonesia akeh wong pinter, tapi koh negarane ora maju malah saiki kalah karo negara sing cilik2 donge primen ya? Malah saiki sing pada Maju kendil tok dilawani perang bakiak adu jotos yaiku demi memajukan kendil .Berarti sekolahe jaman biyen sampae saiki ya ndean kon rebutan kendil ,nyatane ngger lulus ya tujuan utama kerja luruh pangan laka sing cita 2 aku ngger lulus pan mbangun Indonesia men MAJU Anti korupsi lan liya 2ne ..ora Melas pa Presidene sing montang manting .Rakyate idepe seneng tok lan demo sana sini .Tolong sedulur angger Negarane Maju sampean ora isin karo Negara liane .ISINE WONG PINTER tapi pinter padu karo korupsi demo lan rayahan kendil dasar wong INDONESIA . 087830852xxx

Tempat Pesta Miras SEBELUMNYA terima kasih buat Radar. Saya mau ikut ngresula. Di depan kantin PDAM Jalan Pancasila kalau malam buat ajang pesta miras, bahkan di bulan ramadan sekali pun. Bagai mana ini? 081902794xxx

Dirada Pantes Rah ENYONG pan melu ngresula nang Radar Tegal. Kanggo Depag Kab. Pemalang, tolong bisyaroh nggo ust madrasah diniyah ya dirada pantes rah. Melas, masalahe sing mulang nang madrasah luwih akeh nimbang TPQ. Terus angger ndeleng madrasah ning kab Tegal\Purbalingga enggal wulane li wes dinein bisyaroh. Apa sing semono kuwi durung cukup go contoh. Pimen le para pegawe nang Depag! 087830665xxx

Sing Nggo Jagong Laka ENYONG pan melu melu ngresula boz. Enyong wingi ring Tegal donge malem minggu, ngujane pengin nyante sing nang kulone Stasiun Tegal arane Taman Poci ya bos.. Giliran anjog mana pan luruh tempat sing go njagong nyante be laka, isine wong dagang. Ya mudah-mudahan bae sing dagang nang kana rejekine akeh lah. Ya akhire enyong mung tuku bakso tok toli balik maning aring umah. 085879841xxx

Melas Wong Desa BUPATI pimen donge? Waktu kunjungan kerja ke Desa Jatiwangi Kec. Pagerbarang rong taun lewat janji pan ngaspal dalan sing anjog bale desa ko nganti saiki ampleng kesusuh dalane kaya kali sat angel ngo liwat ora melas karo wong desa. 085642689xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


ENTERTAINMENT

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

3

RADAR TEGAL

Q! Film Festival Didemo Mahasiswa UI Q! Film Festival kembali menuai protes. Rabu (29/9) ini, giliran puluhan mahasiswa melakukan demo di depan Goethe Institut, Jakarta, salah satu lokasi penyelenggaraan festival film tersebut. Mereka menuntut festival film itu dihentikan. Berdasarkan pantauan di

Goethe Institut, Jalan Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/9), pukul 15.30 WIB, lebih dari 50 mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang bergabung dalam organisasi Salam UI, melakukan demo. Dalam orasinya, mereka menuntut penyelenggaraan Q!

Film Festival dihentikan. Mereka menilai festival film itu telah merusak moral kaum muda. “Jangan Pernah Rela, Gay dan Lesbi Merajalela,” tulis salah satu spanduk yang dibawa mahasiswa. Demo yang dilakukan para mahasiswa itu berjalan dengan damai. Namun, aksi mereka

sempat menyebabkan kemacetan di Jalam Sam Ratulangi. Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) juga melakukan protes terhadap festival film itu. Pada Selasa (28/9), FPI menyambangi beberapa tempat yang menjadi lokasi penyelenggaraan Q! Film Festival. (hkm/iy)

Cinta Indonesia dari Ujung Rambut Hingga Kaki Indra Bekti - Adilla

Limpahkan Baju Pengantin ke Ivan Gunawan PERANCANG busana Adjie Notonegoro masih mendekam di penjara atas kasus penggelapan uang. Rancangan baju pengantin Indra Bekti pun dilimpahkan pada Ivan Gunawan. “Alhamdulillah, bajunya mas Adjie untuk akad nikah bisa diterusin sama Ivan Gunawan,” ujar Indra ditemui di acara ‘Beauty Indonesia Martha Tilaar’ di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (29/9) malam.

Mantan presenter ‘Ceriwis’ itu sempat khawatir bajunya tidak akan jadi. Namun kini ia mempercayakan sepenuhnya penggarapan baju tersebut pada Ivan. Ditahannya Adjie memang membuat Indra kesulitan untuk membicarakan masalah baju tersebut. Ruang gerak Adjie jelas terbatas dan Indra menyayangkan hal tersebut. “Sebenarnya kalau ada penangguhan penahanan bisa

konsultasi langsung, bisa memberikan arahan langsung. Tapi karena tidak jadi penangguhannya, maka mau nggak mau minta tolong sama Ivan dan Ivan mau,” jelas Indra. Pria berusia 32 tahun itu akan mempersunting kekasihnya, Dilla pada 10 Oktober 2010 mendatang. Akad nikah Indra dan Dilla akan berlangsung di Masjid Departemen Pendidikan Nasional. (yla/yla)

Tertangkap Pakai Narkoba Untuk ke-23 Kalinya NARKOBA kembali menyeret Pete Doherty ke meja hijau. Gara-gara sahabatnya meninggal, untuk ke-23 kalinya, ketahuan oleh polisi sedang mengkonsumsi narkoba. Kali ini, pria berusia 31 tahun itu ditangkap bersama kedua temannya, Peter Wolfe dan Alan Wass. Ketiganya ditangkap polisi atas kasus yang terjadi pada Januari lalu. Seorang filmmaker perempuan bernama Robin Whitehead ditemukan overdosis di apartemennya di London. Ketika Robin tewas, Pete dan kedua teman lainnya tengah berada di lokasi kejadian. Dilansir Reuters, Rabu (29/9), Pete dituduh mengkonsumsi

P e t e D o h e r t y

narkoba jenis kokain. Begitu juga dengan Ala. Sementara

Peter sebagai pemakai juga pengedar kokain. Ketiganya akan hadir dalam sidang yang digelar Pengadilan Thames Magistrates, London pada 18 Oktober mendatang. Sejak remaja pentolan The Libertines dan Baby Shambles itu memang sudah akrab dengan narkoba. Ia sudah menjadi pengedar semenjak muda. Sang manajer yang berkali-kali membela Pete di persidangan pun mengakui hal tersebut. Menurutnya Pete hanya stop memakai narkoba ketika sedang di panti rehab, di penjara atau tidur saja. Berkali-kali Pete harus menghabiskan waktu di Hotel Prodeo namun itu tidak membuatnya jera. (yla/eny)

TAMPIL dalam acara ‘Beauty Indonesia Martha Tilaar’, Dewi Sandra memadukan nuansa Papua dan Toraja dalam busananya. Dari ujung rambut hingga kaki, Dewi mengaku cinta Indonesia. “Saya tampil dengan konsep dandan Papua saya dan rajutan ini asli dari toraja, dari ibu saya,” ujar Dewi ditemui usai acara bertempat di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (29/9) malam. Setiap kali berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia untuk tujuan pekerjaan atau liburan, Dewi selalu mengeksplorasi tempat tersebut. Mulai dari kerajinan hingga budaya. Mantan istri penyanyi Glenn Fredly itu menilai karya asli Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Dewi pun berusaha untuk terus mencintai Indonesia. “Dari ujung kaki dan ujung rambut saya sangat menghargai karya-karya anak bangsa. Justru semakin ke sini saya menyadari bahawa negara Indonesia ini adalah negara yang kaya banget,” jelasnya. (yla/eny)

Dewi Sandra

Cemburu Emma Watson Dekati Robert Pattinson AKTRIS Kristen Stewart kabarnya tengah bersitegang dengan Emma Watson. Kristen mencurigai bintang ‘Harry Potter’ itu mendekati kekasihnya, Robert Pattinson. Emma dan Robert sudah berkawan sejak lama. Keduanya juga sama-sama membintangi film ‘Harry Potter and the Goblet of Fire’ pada 2005 silam. Kristen sepertinya merasa terancam dengan kedekatan mereka. “Seperti semua gadis, Kristen sangat cemburu dan posesif, dan di pikirannya Emma adalah sebuah ancaman,” ujar

sumber dilansir Showbiz Spy, Rabu (29/9). Robert pernah mengagumi kecantikan Emma. Kristen pun khawatir Robert mengetahui kecocokan antara dirinya dengan Emma karena keduanya sama-sama berasal dari Inggris. Ternyata bukan hanya Emma yang dicemburui Kristen. Bintang film ‘The Runaway’ itu juga tidak menyukai persahabatan Robert dengan agennya, Stephanie Ritz. “Rob dan Stephanie selalu dekat dan Kristen tidak nyaman dengan itu,” jelas sumber. (yla/yla)

K r i s t e n S t e w a r t

Ingin Beli Istana di Inggris

Lindsay Lohan

PENYANYI kontroversial, Lady Gaga dikabarkan akan membeli sebuah istana di Inggris. Hal tersebut dilakukan Gaga untuk mewujudkan impian masa kecilnya memiliki sebuah istana. Seperti dilansir Dailyrecord, Rabu (29/9), pelantun ‘Alejandro’ itu telah jatuh cinta kepada negara Inggris. Ia juga amat menyukai kehidupan di negara yang terkenal dengan olahraga sepakbolanya itu. “Itu merupakan mimpi masa kecilnya,” ujar teman dekat Gaga. Penyanyi yang beberapa waktu membuat heboh dengan

Kembali ke Pusat Rehabilitasi AKTRIS Lindsay Lohan sepertinya serius menghilangkan kebiasaannya mengkonsumsi alkohol. Li-Lo pun memutuskan kembali ke pusat rehabilitasi. Seperti dilansir People, Rabu (29/9), seorang sumber mengungkapkan Lindsay ingin mendapatkan program yang lebih intensif. Sebelumnya, bintang film ‘Machete’ itu sempat mengikuti program rehabiltasi di UCLA Medical Center selama 23 hari. “Dia ingin perawatan yang lebih,” ujar sumber tersebut.

Beberapa waktu lalu, Lindsay yang gagal menjalani tes narkoba selama masa percobaannya, kembali dihadapkan pada hukuman penjara. Namun, perempuan yang kini berusia 24 tahun itu akhirnya bisa bebas setelah membayar uang jaminan sebesar Rp 2,6 miliar. Tidak lama bebas, pelantun hits ‘Confessions of a Broken Heart (Daughter to Father)’ itu kembali menuai kontroversi. Foto-foto yang menampilkan Lindsay tengah menggunakan heroin beredar di internet. (hkm/eny)

Lady Gaga

kostum dagingnya itu dikabarkan akan membeli istana di daerah Inggris Utara atau Skotlandia. Sebelumnya, Gaga juga diberitakan tengah sibuk mencari properti di Pulau eksklusif Martha’s Vineyard, pesisir pantai Massachusetts, Amerika Serikat. Sepertinya Gaga harus pintar menawar, atau menyiapkan kocek yang cukup besar untuk mewujudkan impian membeli istana. Menurut agen properti, Matthew Sinclair, harga properti atau istana di daerah Inggris dan Skotlandia sedang melonjak drastis. (ich/yla)


JATENG

6

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

KAJEN Kades Minta Motor Dinas KAJEN - Kepala desa (Kades) di kabupaten Pekalongan merasakan perlunya pengadaan sepeda motor inventarisir baru sebagai motor dinas, karena motor dinas sebelumnya dirasakan sudah uzur. Demikian diungkapkan Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Pekalongan Bahurekso, H Ibnu Sugiyono, dalam sambutan halal bihalal kepala desa dengan bupati, di Pendopo Bupati, Rabu (29/9). Menurutnya, kondisi inventaris sepeda motor para kades sudah selayaknya diganti karena kondisi sepeda motor inventaris telah lama sejak tahun 2002. Disamping itu, disampaikan kepada bupati agar Anggaran Dana Desa (ADD) pada tahun 2011 ditambah untuk setiap desanya, yang bertujuan untuk pengembangan pembangan pembangunan disetiap desa. “Kami juga mengharapkan atas nama kepala desa se-Kabupaten Pekalongan agar pemerintah dapat memberikan tunjangan kesejahteraan bagi kades agar ditambah, karena masih Rp 100 ribu,” ucapnya. Dalam acara halal bihalal yang diikuti sekitar 200 kepala desa yang memenuhi pendopo, lanjutnya, organisasi para kepala desa diharapkan harus mempunyai arah dalam mengemban amanat yang siap mengamankan kebijakan pemerintah daerah. Dijelaskan, Kades merupakan birokrasi yang berada di tingat paling bawah, yang dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional. Dengan adanya agenda pertemuan tersebut, kata dia, dapat dijadikan rasa saling kebersamaan dalam bertugas, sehingga menjadi sarana saling mengingatkan saat menjalankan tugas, agar jangan sampai tersangkut masalah kriminal. “Banyak teman kita yang tersangkut masalah hukum,” ujarnya. Dikatakan Ibnu, sapaan akrabnya, kepala desa harus dapat menjadi pemimpin yang arif dengan melakukan komunikasi kepada berbagai pihak. Serta melakukan realisasi pembangunan yang menjadi bukti dalam bekerja dengan kesungguhan, penuh tanggung jawab dan dedikasi serta loyalitas untuk perbaikan kedepan. Bupati Pekalongan Dra Hj Siti Qomariyah MA, dalam sambutannya menerangkan, dalam APBD tahun 2010 telah ada anggaran kendaraan untuk kepala desa. Namun belum penuh sehingga perlu adanya rembug untuk merealisasikannya. “APBD tahun 2010 telah ada, namun belum penuh, tinggal dirembug saja dengan dealer sistemnya bagaimana,” ucapnya. (ap1)

Subali Gruduk Dishubkominfo Merasa Penumpang Disrobot KANDEMAN - Ratusan awak angkutan elf yang tergabung dalam Paguyuban Subah-Subali, Rabu (29/9), mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Batang. Bahkan mereka berdemo dengan membawa serta angkutannya dan memarkirnya di halaman Dishubominfo. Mereka mengadukan ulah awak angkutan dari dua paguyuban lain yang melanggar jalur trayek dan diduga menaikkan penumpang di luar trayeknya. Sekretaris Subali, Isa Idris mengungkapkan, kedua paguyuban yang melanggar trayek tersebut adalah Manunggal Putra, yang melayani trayek Batang-Bakalan-Ujungnegoro, dan Putra Desa dengan trayek BatangCempereng-Sempu-PucanggadingBandar. “Manunggal Putra yang keluar

masuknya harusnya di Bakalan, ini terkadang keluar masuk lewat Beji. Kadang dari Beji mereka lewat di Jalur Pantura dan menaikkan penumpang. Sementara Putra Desa yang harusnya keluar masuk lewat Cempereng, namun kadang lewatnya Klewer Tulis dan juga menaikkan penumpang di pantura,” ungkapnya. Penyerobotan trayek tersebut jelas telah melanggar kesepakatan yang dibuat sebelumnya, terutama antara Subali dengan Manunggal Putra. “Dulu sudah ada kesepakatan, dimana Manunggal Putra keluar masuknya lewat Bakalan. Mereka boleh lewat asalkan membawa rombongan, bukan penumpang umum,” tegas Isa. Dengan kondisi seperti, jelas awak angkutan Subali merasa dirugikan. Karena mereka akan kehilangan penumpang akibat diangkut angkutan dari kedua paguyuban tersebut. “Kalau sudah seperti itu kami kehilangan penumpang. Kalau sudah kehilangan penumpang, kami mau dapat apa,” ujar

salah seorang awak angkutan Subali. Tidak ingin kasus tersebut melebar pada konflik antar awak angkutan, Dishubkominfo langsung mengundang perwakilan dari Manunggal Putra dan Putra Desa. Setelah dilakukan perundingan, akhirnya kedua paguyuban sepakat akan beroperasi sesuai dengan trayek yang diberlakukan. “Kami sendiri sebenarnya sudah memberikan saran ke anggota. Dengan adanya hal ini kami akan kembali menyampaikan ke anggota, sesuai kesepakatan yang berlaku,” ujar Wahyusin, Ketua Manunggal Putra. Sekretaris Forum Komunikasi Awak Angkutan Batang (FORKAAB), Sodik, mengusulkan agar ada tindakan tegas bagi angkutan yang melanggar trayek. Dimana usul tersebut akhirnya disepakati oleh semua pihak. “Kalau diketahui melanggar, maka ijin tidak diperpanjang. Kalau memang masih melanggar maka ijin dicabut,” tandas Sodik. Dishubkominfo sendiri menduga, terjadinya permasalahan ini akibat

Kejari Tahan PPKom dan Rekanan

BATANG Gara-gara Calo, Investor Kabur BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang pada dasarnya sangat berharap banyak investor baik daerah, nasional maupun asing, yang menanamkan investasinya. Akan tetapi, adanya beberapa calo atau maklar tanah, seringkali membuat investor ketakutan, hingga akhirnya memilih hengkang dari Batang. Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu, Hj Sri Purwaningih, tidak menampik hal itu. Menurutnya, untuk dapat menarik investor masuk, diperlukan beberapa faktor pendukung, seperti ketersediaan pasokan listrik dan air. “Juga dukungan, tidak hanya dari Pemda namun juga masyarakat,” katanya. Namun, untuk mendapat dukungan dari masyarakat, bukan perkara yang mudah. Pasalnya, keberadaan para calo tanah menjadi kendala tersendiri. “Jadi, ketika ada investor yang mau masuk, calo mulai bergentayangan dan menaikkan tanah dengan harga tinggi. Hal itu ternyata menular ke masyarakat. Hingga akhirnya investor enggan untuk menanamkan modalnya,” jelas bu Pur, begitu ia disapa. Kondisi ini pula yang mengakibatkan tidak adanya investor asing masuk ke Batang. “Namun masalah PMA (Penanam Modal Asing) ini tidak hanya terjadi di Batang saja. Namun hampir menyeluruh di Indonesia,” terangnya. Saat ini, PMA yang ada di Batang hanya ada satu yakni PT Primatexco di Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman, yang merupakan salah satu pabrik tekstil yang mendapat sokongan dari Jepang. “Kalau memang ternyata nanti PLTU jadi di Batang, ya untuk PMA akan bertambah satu lagi,” sebut Bu Pur. Guna menarik minat para investor masuk, Pemkab sendiri sudah melakukan berbagai upaya, termasuk salah satunya mengikuti pameran dan pembuatan pamflet. “Kami saat ini juga mengusulkan profil project dan peluang penanaman modal tahun 2011. Ada 5 yang kami usulkan ke provinsi,” paparnya. (ton)

KENDAL Jumlah Keluarga Miskin Tinggi KENDAL - Angka keluarga miskin Kabupaten Kendal masih relatif tinggi, karena menempati urutan ke lima dari bawah untuk Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Kendal, H Mukh Mustamsikin, SAg, MSi, yang membacakan sambutan tertulis Bupati, dr Hj Widya Kandi Susanti, MM, kemarin, dalam acara pembukaan sosialisasi pendataan keluarga miskin variabel lokal, Kabupaten Kendal, di lantai dua Aula Bappeda. Dikatakan, BPS (Badan Pusat Statistik), angka kemiskinan di Kabupaten Kendal tahun 2010 mencapai 75.137 RTS (rumah tangga sasaran), sedang pemegang Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat) sebanyak 246.666 jiwa, Jamkesda (jaminan kesehatan daerah) 91.497 jiwa serta non Jamkesmas/ Jamkesda 161.559 jiwa. “Ini menunjukkan masih tingginya angka keluarga miskin Kabupaten Kendal, apalagi sekarang ini menempati urutan kelima dari bawah untuk Tingkat Propinsi Jawa Tengah. Oleh sebab itu, semua pihak harus bekerja ekstra keras untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Kendal, Ir Diah Aning Budiarti, MSi, menyampaikan tujuan diadakannya soialisasi tersebut adalah untuk menyamakan persepsi, agar penggarapan penduduk miskin di Kendal lebih terarah dan terpadu. Selain Wakil Bupati Kendal, Kepala BPPKB, tampak hadir pula, Kepala Bappeda, Camat se-Kabupaten Kendal, tim sosialisasi pendataan keluarga miskin Kabupaten Kendal dan koordinator PPKB BPPKB seKabupaten Kendal. (dar)

kurangnya sosialisasi kepada anggota paguyuban. “Terkadang yang terjadi adalah mis komunikasi. Dimana ketua paguyuban tidak menyampaikan hasil kesepakatan pada anggota,” ujar A Puryono, Kasi Angkutan Bidang Darat. Untuk itu pihaknya meminta, paska aksi ini, para awak angkutan dari masing-masing paguyuban untuk mematuhi kesekapatan dan aturan. “Ikuti kesepakatan dan lewati jalur yang sudah ditentukan. Bila tidak mematuhi akan diingatkan, dan bila perlu kemungkinan akan dicabut,” tegas Puryono, yang juga akan mengawasi kesekapatan bagi Putra Desa. Kasatlantas Polres Batang AKP Yuliantoro, yang hadir pada perundingan tersebut mengatakan, pihaknya siap membantu Dishubkominfo dalam penertiban soal trayek. “Kalau saat jam (berangkat) sekolah, kalau penumpanya pelajar semua, (di dalam kota Batang) angkutan boleh tidak melalui trayek yang semestinya,” tandas Kasatlantas. (ton)

ARIFIN/RADAR PEKALONGAN

KAGET - Dua muda-mudi yang mengendarai sepeda motor tak berplat nopol, terlihat kaget saat diambil gambar oleh Radar.

Masih Marak Pelanggaran Lalin KEDUNGWUNI - Beberapa pengguna jalan, terutama yang mengendarai sepeda motor dengan terang-terangan nekat melanggar aturan lalu lintas. Diduga pelanggaran lalu lintas seperti itu masih marak di jalan raya Kota Santri. Seperti yang terlihat antara jalan raya Wiroditan hingga Kedungwuni, Rabu (29/9), sebuah sepeda motor yang dikendarai dua orang melaju dengan tenang. Sepeda motor yang diperkirakan masih baru tersebut, tanpa plat nopol. Selain itu, pengendara yang di depan (lakilaki,Red) tidak mengenakan helem. Hanya wanita yang diboncengkan mengenakan helem. Dari jalan raya Wiroditan Bojong, motor tersebut melaju cukup kencang. Motor tersebut menuju ke Kedungwuni, dan tidak lewat jalan raya. Si pengendara cukup pintar dengan melintas di jalan tikus atau jalan

kecil di perkampungan. Pasalnya, jika lewat bangjo PodoKedungwuni, disana terdapat aparat Satlantas Polres Pekalongan. Oleh karena itu, si pengendara motor lewat jalan di sekitar Lapangan Gemek Kecamatan Kedungwuni. Dan seperti dugaan, sepasang muda-mudi itu tembus ke jalan raya Kedungwuni ke utara. Sebuah perguruan tinggi swasta menjadi tempat tujuan mereka. Diduga, pelanggaran aturan lalu lintas seperti itu masih kerap terjadi. Pasalnya, mereka mungkin yakin jika saat mengendarai motor tanpa plat nopol atau tanpa mengenakan helem, tidak masalah. Pasalnya, mereka mungkin mengetahui di jalan mana saja, dan waktu tertentu yang aman saat melintas. Salah satu warga Kecamatan Kedungwuni, Sastro (53) saat ditemui Radar menuturkan dirinya sering melihat sepeda mo-

tor yang melanggar aturan lalu lintas. Seperti pengendaranya tidak menggunakan helem, atau bahkan dikendarai lebih dari dua orang. Menurutnya, hal itu selain berbahaya bagi si pengendara yang bersangkutan, juga bagi warga lain. “Menurut saya, itu sangat berbahaya dan kebanyakan anak-anak muda yang melakukannya. Orang lain kan bisa juga kecelakaan kalau seperti itu,” tandasnya. Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo melalui Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Parno mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengintensifkan operasi untuk menertibkan pera pelanggar lalu lintas. Dengan demikian, diharapkan para pengguna jalan di Kota Santri dapat lebih tertib. “Semua pelanggaran lalu lintas harus ditertibkan, agar tercipta situasi kondusif saat berkendara,” ucapnya. (fin)

BATANG - Sikap tegas Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang selama ini terhadap pengungkapan dugaan penyimpangan proyek yang ada, ternyata bukan gertak sambal belaka. Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap beberapa proyek yang diduga menyimpang serta menetapkan sejumlah tersangkanya, pada Rabu (29/ 9) pihak Kejari melakukan penahanan terhadap rekanan dan juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom). Kedua tersangka yang ditahan tersebut adalah Sukoco selaku PPkom proyek normalisasi bronjong Kali Beli di Kecamatan Tersono. Selain itu, Kejari juga menahan Sudono dari PT Wiraremaja, kabupaten Purbalinggo selaku rekanan yang mengerjakan proyek tersebut. Sukoco sendiri saat ini merupakan salah satu Kasi di Subdin Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Batang. “Berdasarkan hasil penyidikan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 77 juta dari dugaan penyimpangan proyek Bronjong Kalibelo. Pada hari ini kami melakukan penahanan terhadap PPKom serta rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, dan selanjutnya mereka kita titipkan di Rutan Rowobelang,” ujar Kajari Batang Jhony Manurung eksekusi penahan kemarin. Kajari didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Herwan Purwoko menjelaskan, untuk proyek Bronjong Kali Belo sendiri menalan biaya Rp 1,57 miliar. Berdasarkan hasil penyidikan, termasuk pemeriksaan di lapangan ditemukan dugaan penimpangan dan menyebabkan kerugian Rp 77 juta. Dan pada kasus tersebut telah ditetapkan dua orang tersangka, yaitu dari pihak PPKom dan rekanan proyek. “Penahanan dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap para tersangka. Dan atas perbuatan-

nya para tersangka dijerat pasal 2,3 dan pasal 18 tentang Undang-Undang Korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun,” lanjut Kajari. Sementara itu T Yosep Parera selaku panasehat hukum tersangka Sudono mengakui bahwa penanganan kasus ini dilakukan oleh pihak Kejari Batang sudah cukup bagus, efisien dan semua bukti sudah terkumpul. Dan setelah semuanya dianggap cukup bukti, maka barulah dilakukan penahanan terhadap para tersangka. “Selaku penasehat hukum jujur kami sedikit kecewa, karena penahanan ini dilakukan dengan alasan yang sudah biasa yaitu didasarkan pasa 21 KUHAP. Yaitu adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana,” jelas T Yosep Parera. Menurutnya selaku penasehat hukum sebelumnya pihaknya pernah menayakan kepada penyidik, terkait kapan klien kali akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti. Mengingat selama ini kliennya dianggap sudah sangat kooperatif, dengan selalu memenuhi panggilan yang dilakukan pihak kejaksaan. Namun pihaknya mengaku menghormati langkah yang dilakukan pihak kejaksaan, karena hal itu merupakan kewewenangan sepenuhnya aparat penegak hukum. “Kami akan melayangkan nota keberatan kepada Kajari Batang dengan alasan-alasan tertentu. Dan tentunya alasan itu tidak dapat kami jelaskan ke media massa, karena hal itu urusan antara kami dengan kejaksaan. Meski demikian, kami pada prinsipnya menerima dan menghormati langkah pihak Kajari Batang Johny Manurung, dalam melakukan penegakan hukum di Batang,” tandas T Yosep Parera. (ton)


SAMBUNGAN

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

7

RADAR TEGAL

Mantan Mendagri Hari Sabarno ... dari halaman 1 tentang keterkaitan mendagri pada era Presiden Megawati (2001-2004) itu dengan kasus tersebut. Misalnya, keterangan sejumlah terdakwa kasus damkar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. “Kami terus memantau dan mempelajari persidangan,” ujar Johan. Kematian terpidana kasus sama, Hengky Samuel Daud, direktur PT Istana Sarana Raya Perkasa, pada 1 Juni lalu tidak mempengaruhi proses penyelidikan. Sebab, semua keterangan Hengky Samuel sudah diungkapkan di persidangan. KPK menjerat Hari Sabarno dengan pasal berlapis. Yakni, Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 atau Pasal 5 ayat (2) dan Pasal 11, atau Pasal 12 b UU No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Yang bersangkutan diduga menguntungkan diri sendiri dan orang lain dalam proyek itu,” tutur Johan. Kasus pengadaan mobil damkar tersebut dipicu penerbitan radiogram tanggal 13

Desember 2002 oleh Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Oentarto Sindung Mawardi saat itu. Isinya, secara spesifik meminta pemerintah daerah untuk membeli mobil damkar sesuai spesifikasi yang hanya dimiliki PT Istana Sarana Raya Perkasa yang saat itu dipimpin Hengky Samuel. Dalam surat tersebut, diatur semua spesifikasinya seperti merek maupun tipe mobil damkar. Dalam persidangan sebelumnya, terungkap fakta bahwa radiogram yang dikeluarkan Oentarto itu merupakan permintaan Hengky Samuel Daud yang disetujui oleh Hari Sabarno lewat sekretaris pribadinya. Dalam kasus itu, Oentarto telah divonis tiga tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada 4 Januari lalu. Dia dinyatakan terbukti terlibat dalam surat kawat yang ditujukan kepada gubernur, wali kota, dan bupati di seluruh Indonesia. Saat dihubungi wartawan, Oentarto mengaku mengetahui bagaimana proses suap antara Hari dan Hengky Samuel. Dia menjelaskan, Hari menerima Rp 490 juta dari kerja sama tersebut. “Itu sebagai pelicin agar

perusahaan (milik Henky Samuel) tersebut dipilih dalam proyek itu,” tuturnya. Selain itu, ungkap dia, Hari Sabarno pernah menerima uang suap melalui anak dan istrinya. “Kalau yang itu (melalui anak dan istri), saya lupa jumlah nominalnya,” kata Oentarto. KPK tidak mau dituding lamban mengungkap kasus yang mencuat sekitar tiga tahun lalu tersebut. Mengapa baru sekarang menetapkan Hari Sabarno sebagai tersangka? “KPK kan butuh waktu. Harus melihat dan memperhatikan fakta di pengadilan,” jawab Johan. Dalam waktu dekat, lanjut dia, KPK akan memanggil beberapa saksi lain dalam kasus itu. Meski sudah menetapkan sebagai tersangka, KPK belum melakukan cegah dan tangkal (cekal) terhadap Hari. Menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi M.J. Barimbing, hingga pukul 11.30 kemarin pihaknya belum menerima permintaan cekal untuk Hari. “Kami belum dapat permintaan dari KPK,” kata Barimbing. Dia berjanji akan memberitahukan bila pihaknya telah menerima informasi tentang pencekalan Hari. (kuh/dwi)

Bentrok di Depan PN, Tiga Tewas dari halaman 1 menggunakan senjata api (pistol), ketapel, dan anak panah. Kejadian tiba-tiba itu membuat suasana di depan pengadilan menjadi ramai. Kelompok massa yang berada di PN membalas serangan itu dengan menggunakan parang dan senjata tajam lainnya. Petugas kepolisian yang sebelumnya menjaga sidang Susno langsung mensterilkan Jalan Ampera. Kendaraan yang datang dari arah Kemang dan hendak menuju ke arah Cilandak atau Ragunan dipaksa untuk balik arah. Sementara kendaraan, baik mobil pribadi maupun angkutan umum yang sudah berada di Jalan Ampera, berusaha segera keluar dari jalan itu. Jalanan yang sudah lengang membuat perang terbuka tak terelakkan. Kelompok yang berada di pengadilan berusaha berlindung dari tembakan kelompok yang menumpang Kopaja. Saat suara tembakan tak terdengar lagi, mereka balas bergerak. “Peluru mereka habis. Peluru habis,” teriak salah satu anggota kelompok mengajak rekannya untuk balik menyerang, sembari mengacungkan parangnya. Tembakan peringatan yang sempat dikeluarkan petugas tak serta merta menghentikan keributan. Upaya petugas untuk melerai pun tak banyak membuahkan hasil. Bentrok mulai

mereda setelah tambahan personel dari Polda Metro Jaya datang dan membuat barikade untuk memisahkan kedua kelompok. Nus Key, seorang pemuda yang mengaku dari Maluku Utara mengatakan, dia bersama dengan teman-temanya sedang menunggu sidang kasus Blowfish. “Tiba-tiba mereka datang, diduga (dari kelompok Flores. Begitu turun langsung menyerang, cabut pistol dan parang. Anak-anak ditembakin,” tuturnya kepada wartawan. Dia tidak bisa memastikan dari kelompok mana yang telah menyerang kelompoknya. “Yang pasti mereka yang bermasalah dengan saya di Blowfish,” imbuhnya. Menurutnya, kekuatan kelompok penyerang lebih banyak dibanding pihaknya. Dia menyebut jumlah 50 orang yang berada di pengadilan. Dari pihaknya, satu orang tewas di tempat karena luka tembak di bagian mata. Itu masih ditambah dengan luka terkena sabetan parang. “Polisi harusnya bertindak. Mereka punya senjata api jadi harus ditangkap. Kita bereaksi karena ada anak-anak yang mati. Artinya kita melakukan pembelaan diri,” terangnya. Dalam peristiwa itu, tiga orang tewas. Mereka adalah Fredy Merkuri, Syaifudin, dan Agustinus Tomazoa. Satu korban dalam kondisi kritis karena luka tembak adalah Jaya Kusuma

Madang, di rawat di RS Pondok Indah. Salah satu yang ditemukan di depan kantor Medco disebutkan dalam kondisi tangan kanan putus dan muka tidak dapat dikenali. Satu korban lagi ditemukan di dalam kantor Law Office Ray Tofik Chandra dan satu korban tidak diketahui lokasi tewasnya. Tidak hanya dari pihak yang bertikai, tiga polisi juga menjadi korban, termasuk Kapolres Jaksel Kombes Pol Gatot Eddy Pramono. Dia terserempet peluru di lutut kirinya. Dua lainnya adalah Briptu Gerhana (luka tembak di kaki) dan AKP Lambua (luka tembak di telapak tangan). Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar yang ikut terjun di lokasi bentrokan menuturkan, pihaknya masih menyelidiki motif di balik penyerangan itu. Dia mengungkapkan, petugas mendapatkan barang bukti berupa delapan selongsong proyektil dari senjata api yang ditembakkan. “Kita masih terus mendata guna menyelidiki kejadian ini,” katanya. “Kami juga perlu memastikan kelompok-kelompok ini dari mana. Akan kami dalami,” tambah Kapolres Jaksel Gatot Eddy Pramono. Informasi yang diperoleh, peristiwa bentrokan kemarin terkait dengan insiden yang terjadi dalam persidangan kasus Blowfish yang digelar pekan lalu (22/9). (fal/ibl/jpnn)

Warga Geruduk Klinik Siti Aminah dari halaman 1 yang pernah disandera pihak klinik karena tidak mampu memenuhi semua biaya saat salah satu keluarganya dirawat di klinik tersebut. Padahal, menurut dia, lokasi klinik sendiri berada di wilayah RT 02 yang diketuai dirinya. Dalam aksi yang sempat menghambat lalulintas di jalan utama Bumiayu tersebut, warga juga menantang direktur klinik untuk meminum air dari sumur mereka. Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dan petugas Kepolisiaan saat warga berupaya merangsek masuk ke rumah sakit. Namun, massa yang mulai kesal dapat diredam emosinya setelah jajaran Muspika melalui camat Bumiayu serta beberapa anggota dewan asal Kecamatan Bumiayu memberikan masukan, dan berjanji akan membawa permasalahan ini untuk ditindaklanjuti. Ketegangan usai setelah pihak direksi klinik memberikan kesempatan kepada beberapa perwakilan warga untuk melakuka dialog langsung yang difasilitasi oleh camat Bumiayu. Hadir dalam dialog dengan warga tersebut di antaranya Rohadi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Kasis Pengendalian Dampak Lingkungan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Brebes Ir Ruswanto, Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes H Suparap-

to, dan dr Ali Imron Maskuri selaku direktur Klinik Siti Aminah. Dalam kesempatan tersebut warga menyoal hasil pemeriksaan laboratorium terhadap contoh air sumur warga yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Warga merasa ragu terhadap hasil yang diperoleh dimana dari 9 sumber air hanya terdapat 2 yang diindikasikan tercemar. ’’Padahal, dua lokasi sumur itu berada jauh dari klinik. Sementara, yang berdekatan langsung menurut hasil laboratorium tidak tercemar. Ini janggal, karena sumur warga yang berdekatan secara kasat mata saja sudah diketahui tercemar. Itu bisa dibuktikan lewat bau yang menyengat,” jelas Slamet Riyadi, warga Dukuh Krajan. Warga kemudian menanyakan sertifikasi laboratorium Dinas Kesehatan Brebes yang diakui oleh petugas Kesehatan Sertifikasi tersebut belum dimiliki, namun kelengkapan sarana sudah sesuai standar laboratorium. Menanggapi hal tersebut warga keberatan atas hasil yang diperoleh melalui pemeriksaan di laboratorium Dinkes Brebes. DIHENTIKAN Hal mengejutkan disampikan oleh Ir Ruswanto. Dia menyampaikan, hasil analisa air limbah Klinik Siti Aminah yang dilaksanakan oleh Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang.

Hasilnya, lanjut dia, kondisi limbah air di kinik tersebut melampaui 4 parameter sebagai baku meter ambang batas air limbah. Empat parameter sebut yakni Phosphate, Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), serta Chemical Oxygen Demand (COD). ’’Kesimpulan dari analisis tersebut yakni ditinjau dari konsentrasi parameter kondisi air limbah tidak memenuhi syarat. Tolak ukur yang digunakan adalah baku mutu air limbah rumah sakit menurut baku mutu air limbah Perda Provinsi Jawa Tengah No. 10 Tahun 2004,” urainya. Dikatakan Ruswanto, menyikapi permasalahan ini, pihaknya menyarankan pihak pengelola klinik yang dua hari sebelumnya masih menggunakan papan nama rumah sakit untuk dapat mengolah air limbah yang dibuang ke lingkungan hingga memenuhi syarat yang berlaku. Namun, karena hingga saat ini klinik belum memiliki sarana Unit Pengolahan Limbah (Upal) tidak dapat segera dilaksanakan. ’’Oleh sebab itu, kami menyarankan agar untuk sementara waktu klinik tidak melakukan aktivitas rawat inap, namun hanya melayani pasien berobat jalan atau poliklinik, hingga pembangunan Upal selesai dikerjakan,’’ terang dia. ’’Sebab, dengan menerima pasien rawat inap maupun

tindakan medis lain tentu akan kembali menghasilkan limbah,” sambungnya. Hal itu disambut gembira oleh warga yang menilai himbauan dari Kantor LH didasari hasil pemeriksaan limbah air di BBTPPI merupakan bukti dari tercemarnya sumur milik mereka. Menyikapi hal tersebut, pihak klinik bersedia menjalankan saran yang disampaikan Kantor LH dengan tidak melayani pasien rawat inap, dan hanya melanjutkan pelayanan pasien rawat inap yang telah berjalan. Hal tersebut berlaku mulai kemarin hingga proses pembangunan Upal diselesaikan. Selain itu, direksi juga akan meminta maaf secara terbuka kepada warga masyarakat yang telah dirugikan. ’’Kami meminta waktu dua bulan untuk pembangunan Upal, dan selama itu tidak akan menerima pasien rawat inap. Sementara untuk permasalahan tanah dan lainnya, kita akan melakukan peninjauan kembali dengan melibatkan warga yang berkepentingan,” tandas Ali, selaku direktur Klinik Siti Aminah. Warga akhirnya membubarkan diri setelah mendengar poin-poin keputusan yang diambil melalui pertemuan tersebut. Aksi massa ini berlangsung aman dan tertib di bawah pengawalan petugas dari Polsek Bumiayu dan beberapa Polsek yang berdampingan. (pri)

Terancam 20 Tahun, Susno Optimis Bebas dari halaman 1 taan Susno yang meminta bagian dalam perkara itu. Ketika itu, pertengahan November 2008, Sjahril kembali menemui Susno dan menanyakan perkembangan kasus itu. “Sus, bagaimana nih masalah arwana?” kata Rohan menirukan Sjahril. Susno menyahutnya dengan kata-kata, “ini kasus besar Bang! Masak kosongkosong bae.” Menurut jaksa, hal itu direspon dengan Haposan yang telah menyiapkan Rp 500 juta untuk Susno. Haposan juga menjanjikan akan memberikan success fee sebesar 15 persen kepada Susno. Uang Rp 500 juta itu diantar Sjahril ke rumah Susno di Jalan Abuserin No. 2 B, Cilandak, Jaksel. Pada saat akan menyerahkan uang yang ditaruh dalam bungkusan coklat, Sjahril bertemu dengan Samsurizal Mokoagow yang bermaksud meminta tanda tangan Susno untuk keperluan dinas ke Belanda. Jaksa mengatakan, pada 5 Desember 2008 atau satu hari setelah menerima uang Rp 500 juta, Susno membuat memo yang ditujukan kepada Direktur I/ Kamtranas. Isinya memerin-

tahkan penyidik untuk melengkapi pemeriksaan perkara Arowana. “Kalau tidak ada yang mau tanda tangan untuk surat-surat lainnya, ajukan saya dan saya yang tanda tangan,” kata Susno seperti ditirukan jaksa. Selanjutnya, kata jaksa, Susno juga memerintahkan untuk melakukan tindakan, yakni tangkap, tahan, sita, dan police line saja. Saat penyidik menyampaikan bahwa perkara masih perlu pendalaman, Susno tetap memerintahkan penyidik dengan berkata, “Udah kau kerjakan saja.” Sementara dalam perkara korupsi dana pengamanan Pemilukada Jabar 2008, jaksa menguraikan, Susno telah melakukan pemotongan dana pengamanan yang berasal dari hibah Pemprov Jabar sebesar Rp 8,16 miliar. Perkara bermula ketika Polda Jabar mendapatkan dana pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar senilai Rp 27,73 miliar. Namun, Susno yang saat itu menjabat Kapolda Jabar tidak memasukkan dana hibah pengamanan itu ke rekening atas nama Polda Jabar. “Terdakwa Susno Duadji justru memerintahkan agar saksi Maman Abdulrahman Pasya membuat

rekening terendiri di Bank Jabar,” ungkap jaksa Narendra Jatna. Maman merupakan kepala bidang keuangan Polda Jabar. Dana hibah pengamanan Pemilukada itu direncanakan didistribusikan melalui satuan kerja kewilayahan (Kepolisian Resort, Kepolisian Resort Kota, dan Kepolisian Wilayah). Selain itu juga satuan kerja di lingkungan Mapolda Jabar, yang pendistribusiannya dibagi dalam empat tahap. Tiga tahap dilakukan menjelang pemilihan, sementara yang keempat saat masa penghitungan suara. “Menjelang realisasi tahap IV, terdakwa memerintahkan Maman melakukan pemotongan dana pengamanan dengan mengubah alokasi dana hibah,” paparnya. Jaksa mengungkapkan, dari hasil pemotongan itu terkumpul dana sebesar Rp 8,46 miliar. Rinciannya Rp 7,89 miliar berasal dari satuan kerja wilayah dan Rp 572,99 juta berasal dari direktorat intel Polda Jabar. Setelah mendapat laporan dari Maman, Susno memerintahkan untuk mengosongkan saldo di rekening penampungan dana hibah pengamanan Pemilukada Jabar. “Agar seolah-olah dana yang diberikan telah digunakan

seluruhnya dan sesuai dengan peruntukkannya,” urai jaksa Yunitha. Kemudian, kata jaksa, Maman membuka rekening di Bank Mandiri atas perintah Susno untuk menampung dana hibah hasil pemotongan tahap IV. “Setelah disimpan di rekening Bank Mandiri, kemudian digunakan terdakwa untuk memperkaya diri terdakwa,” katanya. jumlahnya mencapai Rp 4,208 miliar. “Uang hasil pemotongan dana hibah pengamanan Pemilukada Jabar tahun 2008 atas perintah dan persetujuan dari terdakwa Susno Duadji telah digunakan untuk memperkaya orang lain,” sambung Yunitha. (fal)


KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

KOMBIS

8

RADAR TEGAL

Cicil Ponsel Bunga 0 Persen di Global Teleshop TEGAL - Jaringan Outlet Global Teleshop kembali memberikan penawaran istimewa untuk pemegang kartu kredit. Kali ini, pemegang kartu kredit BNI, BRI, Niaga dan Stancard juga berhak mendapatkan penawaran cicilan bunga 0 persen. Pemegang kartu kredit tersebut dapat membeli produk-produk yang ada di Outlet Global Teleshop dengan bunga 0 persen selama 12 bulan. Pemilik kartu kredit ini semakin melengkapi bank lainnya yang sudah bekerjasama. Yaitu BII, Citibank, BCA, Bank Mandiri, HSBC, UOB, GE Money Credit Card dan Bank Mega. ‘’Program ini berlaku untuk semua merek dan tipe ponsel,’’ ungkap Nunung selaku kepala toko Global Teelshop di lantai dasar Pacific Mall Tegal. Pembelian dapat dilakukan tunai atau diangsur selama 3 sampai 12 bulan. Program ini berlaku untuk ponsel dengan harga mulai Rp 500 ribu. Ditambahkan Nunung, diantara produk yang ada khusus untuk Nokia keluaran terbaru adalah X5. Handphone canggih ini sangat mudah untuk aktivitas messaging dan akses ke jejaring sosial. Ponsel Nokia X5 menggunakan keypad Qwerty yang memudahkan untuk menulis pesan, mengakses jejaring sosial dan mengaplikasi multimedia. Desainnya pun unik

LAELA NURCHAYATI/RATEG

TANPA BUNGA - Hanya dengan memiliki kartu kredit bank tertentu, kita bisa mendapatkan ponsel terbaru dengan mencicil tanpa bunga.

bertentuk kotak dengan sistem geser atau slide. Para pengguna akan dimudahkan dalam pengiriman pesan atau update status karena fitur email dan situs jejaring sosial dapat langsung diakses dari layar utama Nokia X5. Selain itu, ponsel Nokia X5 dilengkapi dengan fitur menarik seperti fitur Surprise Me, dimana pengguna dapat berpindah ke lagu lain secara acak dengan mudah. Messaging Box-nya membantu pengguna mengetahui jumlah pesan yang belum terbaca hanya dengan mengguncang ponsel. Nokia X5 disediakan dalam dua warna graphite black dan pink dan mulai tersedia di tokotoko retail Nokia dengan harga

Rp 1,95 juta. “Nokia X5 dilengkapi fungsionalitas dari ponsel pintar dan menawarkan fiturfitur hiburan yang dikombinasikan dengan warna-warna trendi dan desain persegi yang unik yang dapat digeser,’’ terangnya. Ponsel ini juga memuat game Nokia Dance Fabulous. Pengguna dapat memperagakan koreografi rancangan mereka sendiri dan mengumpulkan poin dengan menciptakan gerakan yang keren. Nokia X5 dapat memyimpan kapasitas lagu hingga 1000 lagu dengan memory 2 GB yang dapat ditambah hingga 32 GB, kamera 5 MP dengan 4X digital zoom, LED flash, foto dan video editor. (ela)

Pembatasan BBM Subsidi 1 Januari 2011 JAKARTA - Pemerintah belum memastikan kebijakan apa yang akan dilakukan terkait pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh menegaskan langkah konkretnya akan dimulai 1 Januari 2011. Darwin menegaskan, pemerintah perlu membahas lebih mendalam kebijakan yang tepat

dalam rangka menghemat BBM bersubsidi itu. Nantinya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang akan menyampaikan langkah konkrit yang akan dilakukan. “Nanti pada waktunya, Menko Perekonomian akan mencanangkan langkah-langkah yang lebih serius, sesuai harapan masyarakat,” ujarnya. Dia menegaskan, mulai 2011 pemerintah akan bersikap ketat

terkait penggunaan BBM bersubsidi agar tidak melampaui kuota yang telah ditetapkan DPR. Pengetatan harus dilakukan agar BBM bersubsidi tepat sasaran yaitu hanya dinikmati masyarakat yang kurang mampu. Sebab selama ini masyarakat yang mampu juga turut menikmati subsidi yang diberikan pemerintah. “Ini akan kita tata supaya subsidinya lebih tepat sasaran”. (wir/jpnn)

Pasang Baru Speedy, Gratis YesTV SEMARANG - Dalam rangka memberikan kemudahan dan memenuhi tuntutan pelanggan, masyarakat akan layanan infotaiment dan peningkatan penetrasi broadband internet serta retensi pelanggan FBIP, Telkom kini kembali luncurkan program Bundling Produk FBIP, Speedy dan Yes TV. GM Unit Consumer Service Regional IV Teguh Prasetyo, didampingi Regional Marketing Manager Lementina mengatakan, peluncuran produk bundling Speedy – YesTV, dengan nama SpeedyTV, diperuntukkan bagi masyarakat yang haus akan informasi terkini melalui tayangan mancanegara dan lokal terbaik serta akses internet cepat. Promo spesial diperuntukkan bagi pelanggan baru Speedy maupun pelanggan existing Speedy. Adapun bentuk promo yang ditawarkan adalah bundling SpeedyTV untuk pelanggan baru dengan harga mulai dari Rp 195.000 per bulan, diskon 50

CMYK

persen biaya instalasi, Pasang Baru Speedy Socialia, Gratis YesTV paket Hit Entertainments atau Hit Sport dengan bonus all channels selama 1 bulan. Selain itu, ada pula bundling SpeedyTV untuk pelanggan existing mendapatkan gratis berlangganan YesTV selama 3 bulan. Lementina menambahkan, secara growth mulai Agustus sampai dengan September 2010, pelanggan TelkomVision tumbuh dengan pesat. ”Tapi kita jangan hanya mencari pelanggan saja, namun mempunyai pelanggan yang benarbenar loyal dan membutuhkan service-service kita yang makin baik,” ungkapnya. Untuk coverage layanan Bundling Speedy –YesTV di Jateng – DIY sekarang telah diperluas menjadi 8 (delapan) kota meliputi Semarang, Solo, Yogyakarta, Magelang, Purwokerto, Cilacap, Tegal, dan Pekalongan. Dijelaskan Teguh Prasetyo ,

saat ini Speedy tidak sekadar internet tetapi sudah kaya dengan berbagai content seperti kanal bola (www.kanalbola.com), untuk melihat pertandingan bola liga Inggris dan Itali secara live streaming, serta fulltrek (www.fulltrek.com), untuk men-download video dan musik original. Selain itu ada content edukasi dan games melalui Speedy Games. Bagi pelanggan PSTN (Telepon Rumah) dan Speedy, selain bisa menikmati akses internet cepat dan content menarik, juga berkesempatan memperoleh hadiah-hadiah besar dengan grand prize berupa mobil Mercerdes Benz C Class melalui program Telkom Poin Rejeki Tumpah (TPRT). Khusus kepada pemakai Speedy Pre Paid, kini Telkom memberikan kemudahan baru untuk memperoleh voucher isi ulang, karena kini telah tersedia Telkom Voucher (TVoucher) yang mudah diperoleh dimana saja. (*)

A XIS Gelar Gathering Outlet di Brebes

TAWARKAN LAYANAN TERBAIK

TEGAL – Meskipun masih terbilang baru dalam bisnis operator seluler di wilayah Tegal dan sekitarnya, namun PT Natrindo Telepon Seluler (AXIS) terus melakukan sejumlah upaya dan terobosan, guna memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat terutama pelanggan. Salah satunya dengan menggelar Gathering Outlet di Rumah Makan Lesehan Nuansa Alam, Jalan Raya Brebes Jatibarang, Terlangu, Rabu (29/9) kemarin. Dalam kesempatan itu Area Sales Supervisor AXIS Tegal-Pekalongan Setijanto mengungkapkan, tambah lagi satu alasan untuk terus menggunakan AXIS. Kini mau nelpon siapapun, dimanapun, dan kapanpun, konsumen dapat merasakan murahnya tarif nelpon AXIS seharian. “Dengan Paket Juara Nelpon Rp 0, pelanggan bisa nelpon Rp 0 sesuai dengan waktu nelpon. Karena hanya AXIS yang menyediakan tarif Rp 0 terbaik untuk nelpon ke semua operator,” ujarnya mantap.

Dia menambahkan, tiap nelpon ke semua AXIS pukul 00.00 sampai 10.59, tarif Rp 10 perdetik tiap nelpon 10 detik, selanjutnya Rp 0 permenit. Kemudian nelpon ke semua AXIS pukul 11.00 sampai 16.59, tarif Rp 10 perdetik tiap nelpon 60 detik, selanjutnya Rp 0 permenit. Demikian juga jika nelpon ke semua AXIS pukul 17.00 sampai 23.59, tarif Rp 10 perdetik tiap nelpon 120 detik, selanjutnya Rp 0 permenit. Sedangkan nelpon ke semua operator waktunya kapan saja tarif Rp 10 perdetik tiap nelpon 240 detik, lalu Rp 0 untuk 2 menit dan berulang setiap 4 menit. “Tarif nelpon dihitung per 10 detik. Penghitungan nelpon Rp 0 adalah per sekali nelpon. Tarif sudah termasuk PPN 10 persen. Nelpon Rp 0 berlaku sesuai dengan ketentuan yang berdasarkan waktu dilakukannya panggilan, meskipun waktu nelpon sudah memasuki interval waktu yang berbeda. Contohnya jika pelanggan melakukan panggilan pada pukul 10.55 sampai 11.05, maka tarif yang berlaku

adalah Rp 10 perdetik untuk 10 detik, selanjutnya Rp 0 permenit,” paparnya didampingi Supervisor Direct Selling AXIS Tegal-Pekalongan Yani Siswoko. Lebih lanjut dia menjelaskan, tarif langsung berlaku untuk pelanggan yang baru menjadi pelanggan AXIS sejak 24 September 2010 se-Indonesia (nasional). “Jika pelanggan AXIS sebelum 24 September 2010 dan ingin menikmati Paket Juara Nelpon Rp. 0 ini, bisa telepon ke *123# dan pilih Paket Juara Nelpon Rp. 0 (Rp. 1.000 setiap aktivasi),” terang dia. Sekadar diketahui, acara Gathering Outlet AXIS ini berlangsung hangat. Sejumlah tamu undangan nampak memenuhi ruangan yang telah disediakan, dan pada saat sesi tanya jawab pun banyak hal yang disampaikan oleh para pemilik outlet tersebut. Sehingga suasana tambah akrab, apalagi dari pihak AXIS memberikan souvenir cantik bagi mereka yang mengajukan pertanyaan dalam acara itu. (arifin)

Harga Barang dan Jasa Relatif Stabil Stok Gula Sampai Januari SEMARANG - Berdasarkan hasil Rapat Tim Pemantauan dan Pengendalian Harga (TPPH) Provinsi Jawa Tengah pada Rabu (29/9) disimpulkan secara umum kondisi perkembangan harga di Jawa Tengah pada bulan September ini relatif stabil. Namun dibandingkan dengan periode Lebaran tahun yang lalu tingkat harga pada tahun ini relatif lebih rendah. Dari hasil pemantauan barang dan jasa oleh instansi terkait yang dibahas dalam Rapat

TPPH Jawa Tengah, diketahui beberapa komoditas barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga antara lain minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, daging ayam kampung, kelapa, telur, terigu, kontrak rumah, upah pembantu rumah tangga, biaya sekolah, tarif angkutan udara, kereta api dan jalan raya. Sementara yang mengalami penurunan harga antara lain cabe merah besar, cabe merah kriting, cabe rawit hijau, bawang merah dan bawang putih. “Persediaan stok gula (gula lokal dan gula impor) sampai dengan akhir September 2010

sebesar 105.350 ton di tingkat produsen, dan diperkirakan mencukupi kebutuhan konsumsi sampai dengan awal Januari 2011,” terang Wakil Ketua TPPH Provinsi Jawa Tengah Mahdi Mahmudy dalam rilisnya, kemarin. Menurutnya, perkembangan cuaca dengan curah hujan yang masih relatif tinggi tidak mempengaruhi capaian target produksi pertanian di Jawa Tengah sehingga diperkirakan produksi beras sampai dengan akhir tahun relatif cukup. Begitu juga dengan stok beras Bulog Divre Jawa Tengah yang tersedia sampai akhir Sep-

tember 2010 sebanyak 165.825 ton setara beras, cukup untuk memenuhi operasional Bulog di Jawa Tengah hingga Januari 2011. Berdasarkan informasi tersebut, terdapat beberapa rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh berbagai pihak terkait dalam rangka mengendalikan laju inflasi ke depan. Sebagai antisipasi akan berakhirnya musim giling yang diperkirakan terjadi pada akhir Oktober 2010, kata dia, perlu dilakukan pemantauan terhadap produksi dan ketersediaan stok di pabrik gula. (*)


CMYK

METROPOLIS

9

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

PROGRAM

TAMU KEHORMATAN Walkot Ikmal Jaya berkesempatan hadir di seminar nasional dan silaturahmi antar pengelola LPK seJawa Tengah.

DOK./RATEG

JADI TUMPUAN - Menara PDAM di Jl Pancasila tetap menjadi tumpuan penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Tegal.

Pemanfaatan Kaligung Terkendala

RENCANA Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal memanfaatkan Kaligung untuk meningkatkan debit air ternyata menemui kendala. Pasalnya, sampai saat ini masyarakat Slerok yang bakal ketempatan sebagai tempat bendungan air belum menyetujui rencana itu. Padahal untuk pembuatan DED bendungan air Kaligung dan DED Tranmisi, telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 miliar. Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal, Hendria Priatmana mengatakan untuk menambah debit air PDAM berencana bakal memanfaatkan Kaligung, bahkan DED Bendung Air Kaligung dan DED Tranmisi Saluran. Namun pihaknya menilai pembuatan kedua DED tersebut kurang maksimal, buktinya saat ini warga Kelurahan Slerok yang ketempatan untuk pembangunan bendungan belum setuju. Selain itu, Dinas Cipta Karya Jateng juga tak memberikan ijin pembangunan bendung Kaligung. ke hal 15 kol 5

PEMBANGUNAN

M SAEKHUN/RATEG

JUALAN DI LUAR - Pedagang Pasar Kimpling banyak yang masih berjualan di depan pasar.

Dinas Jamin Tak Ada Permainan

HERMAS PURWADI/RATEG

Menuju Pendidikan Non Formal yang Berkualitas dan Berbudaya

KEMBANGKAN Jejaring

DAMPAK rayonisasi yang diberlakukan PT Pertamina terhadap peredaran elpiji ukuran 3 kg mulai dirasakan. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Tegal dan jajarannya, Rabu (29/9), di pangkalan dan pengecer terjadi kelangkaan stok. Salain itu harga di toko dan warungwarung juga tidak satbil dan merata. Pemilik Toko Sri Ratu di Jl Ki Hajar Dewantara No. 209 Kalinyamat Kulon Ny Sri Ratu mengatakan sering terjadi keterlambatan pengiriman dari pangkalan. Sementara permintaan konsumen usai ramadan dan lebaran terus mengalami peningkatan. “Sekarang pengiriman dijatah sehingga sering kehabisan. Sebelumnya dalam sepekan mendapat jatah 100 tabung. Sekarang juga sama, hanya saja dikirim dua kali,” katanya saat

ditinjau wali kota. Terkait harga saat ini dia menjual Rp 15 ribu pertabung. Sementara harga dari pangkalan Rp 13.500 pertabungnya. Kelangkaan gas 3 kg juga terjadi dipangkalan-pangkalan. Pemilik Pangkalan Blue Gas dan elpiji 3 kg di Jl Teuku Cik Ditiro No. 1 Kalinyamat Wetan Imron menuturkan, pengiriman dari agen memang tidak masalah atau lancar. Tetapi jumlahnya ada pembatasan dengan alasan rayonisasi. Sebelum rayonisasi dia mendapat pasokan dari agen 200 tabung perhari. Namun sekarang hanya 75 tabung perhari. “Jelas dengan tingginya permintaan saat sekarang jumlah tersebut tidak mencukupi. Sehingga kerap terjadi kekosongan stok,” ujarnya. ke hal 15 kol 5

ke hal 15 kol 1

UKM

ADI MULYADI/RATEG

MESKI sempat molor dari kesepakatan awal, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan bersama Organisasi Pedagang Pasar Alun-Alun (OPPAL) akhirnya kembali duduk bersama untuk melakukan realisasi pengosongan areal Taman Poci. Dari hasil pertemuan yang digelar diruang Sanggar Pramuka Rabu (29/9) pagi disepakati pengosongan Taman Poci dari pedagang kaki lima dilakukan 1 Oktober mendatang. Ketua OPPAL Koripudin menyatakan pertemuan kali ini digelar dalam upaya pengambilan nomor lahan lapak dilapangan PJKA yang disediakan oleh Pemkot. “Dari hasil pendataan ada sekitar 300 pedagang yang kita upayakan bisa tertampung semuanya disana. Sebelumnya kami sudah melakukan pemetakan areal menjadi 320 lapak. Kami optimis tidak akan ada masalah yang mencuat dari pemindahan pedagang keloksi baru,” ujarnya. Pertemuan yang dihadiri instansi terkait dari DPU, Kabag Ops Polres Tegal Kota, dan Satpol PP itu direncanakan dilangsungkan hingga Kamis (30/9). Ini menginggat jumlah pedagang yang banyak dan mengharuskan pertemuan dilakukan dalam dua tahapan. Kepala Diskop UMKM Perindag Drs R Supriyatna menyatakan kesepakatan memang ke hal 15 kol 5

CMYK

ke hal 15 kol 1

Stok Elpiji Menipis

ADUAN sejumlah pedagang Pasar Kimpling kepada anggota DPRD Kota Tegal atas dugaan ketidakfairan pembagian kios, dibantah Dinas Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM. Alasannya, pembagian dilakukan secara fair. Dan semua pedagang yang mendpat kios secara langsung harus melepas kepemilikan lapak yang telah dikuasainya. Kebiajakan ini juga telah disepakati para pedagang yang menempati kios, dengan menandatangi surat pernyataan diatas materai. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kota Tegal, R Suprianta Rabu (29/9) mengatakan pihaknya jamin tak ada main dalam pembagian kios, semua pedagang yang telah memenuhi syarat dan mendaftar diundi.

Lapak Kios Dibagi

KEMITRAAN yang merupakan kerjasama para pihak baik pemerintah maupun non pemerintah, dunia usaha, dan industri serta orsos dan ormas menjadi bidikan lembaga pendidikan non formal untuk bisa tetap eksis ditengah perkembangan zaman. Dengan memperhatikan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat, saling menguntungkan, dan saling menghormati posisi masing-masing, niscaya kemitraan itu bisa bertahan langgeng.

KOSONG – Persediaan gas 3 kg di sejumlah pangkalan dan pengecer di Kota Tegal mulai langka.

M SAEKHUN/RATEG

BNAHAS ANGGARAN - Sejumlah komisi-komisi di DPRD tengah membahas anggaran perubahan APBD 2010.

Muspida Plus Sedot Rp 762 Juta KEGIATAN muspida plusp, dinilai justru membuat boros anggaran. Pasalnya, untuk Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah pada Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) menghabiskan anggaran sebesar Rp 421.750.000. Kalkulasinya setiap bulan semua ang-

gota muspida mendapat honor kegiatan Rp 6 juta. Anggota Komisi III DPRD Rofii Ali mengatakan secara prinsip penyusunan APBD dilakukan secaea efesien, untuk menekan defisit. Namun dalam realisasinya, ternyata honor untuk Muspida plus justru dinilai sebagai bentuk pemborosan.

Padahal kalau dilihat manfaatnya, antara in put dengan out put serta out come sangat tidak sebanding atas pemberian honor. Dijelaskan Rofii, setiap bulan ada empat kali kegiatan muspida plus dan setiap kali kegiatan anggotanya mendapat honor Rp 1.500.000. ke hal 15 kol 5

Teknisi Australia Mulai Garap Sirkuit TERHITUNG sejak dua hari terakhir ini teknisi dari Australia Dean Porter dan Keiron Hall menggarap sendiri sirkuit areal lapangan sepak bola depan GOR Wisanggeni yang hendak dijadikan ajang internasional Motoriders Powercross Championship Seri I dari VII seri yang akan digulirkan. Dijadwalkan sirkuit kelar paling lambat Jumat (1/10) mendatang. Pembuatan sirkuit dadakan bertaraf Internasional itu menyedot perhatian warga yang lalu lalang di depan kawasan GOR kemarin. Didampingi Sekretaris IMI Korwil Pekalongan Ading Abdul Kadir, Keiron Hall menyatakan proses pembuatan sirkuit ini dilakukan siang malam untuk ke hal 15 kol 1

HERMAS PURWADI/RATEG

GARAP SIRKUIT - Keiron Hall tengah mengendalikan alat berat yang digunakannya untuk membuat jumping.

Kiprah Gayuh Sih Swastiti Harumkan Kota di Pemilihan Putri Indonesia Jateng

Baru Berusia 16 Hanya Sabet Putri Fotogenik Gayuh Sih Swastiti (16), siswa kelas XI SMAN 2 Kota Tegal, berhasil terpilih menjadi putri fotogenik dalam Pemilihan Putri Indonesia Jateng 2010. Dia merupakan satu-satunya peserta dari eks Karesidenan Pekalongan yang masuk final. Lalu? LAPORAN: ADI MULYADI DI Kota Tegal terdapat sekolah model yang bernama Most Modelling School Tegal. Bersama sekolah model itulah Gayuh (sapaan akrabnya) berhasil meraih prestasi yang patut dibanggakan. Ini merupakan kali kedua Most Modelling School Tegal mengirimkan

ADI MULYADI/RATEG

BERPOSE - Gayuh Sih Swastiti (kedua dari kanan) saat dinobatkan sebagai putri fotogenik di final pemilihan Putri Indonesia tingkat Jawa Tengah.

anak didiknya mengikuti ajang paling bergengsi di Jateng. Yakni Pemilihan Putri Indonesia Jateng yang diselenggarakan Yayasan Putri Indonesia. Sebelumnya pada tahun 2009, siswa yang dikirim gagal mendapatkan juara. Dia tumbang pada babak final. Namun tahun ini meski anak didiknya baru terpilih sebagai putri fotogenik menjadi sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Karena Gayuh merupakan satu-satunya peserta dari Karesidenan Pekalongan yang bisa lolos final hingga meraih juara itu. Dengan begitu Gayuh tidak hanya mengharumkan nama Sekolah dan Kota Tegal saja. tetapi dia berhasil mengharumkan nama Karesidenan di kan-

cah paling bergengsi di Jateng. Pemilik dan Intruktur Most Modelling School Tegal Ardjono Oesman mengatakan, pemilihan putri Indonesia Jateng diselenggarakan mulai 20 sampai dengan 25 September lalu. Seleksi awal dilaksanakan di Hotel Graha Santika Semarang pada 20 Sepetember. Dari 60 peserta se Jateng yang mendaftar diseleksi menjadi 30 orang peserta. “Itu yang berhak maju kebabak atau seleksi selanjutnya. Dan Gayuh lolos pada tahap seleksi awal tersebut,” katanya. Kemudian seleksi kedua dilaksanakan pada 21 September di lokasi yang sama. Seleksi ini untuk menentukan 20 peserta yang masuk final. Setelah ke hal 15 kol 5


PEMALANG

10

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Panwas Tangkap Petugas Survai

TELEPON TELEPON PENTING PENTING PLN UPJ Randudongkal

(0284)

584556

PLN UPJ Comal

(0285)

4475115

PLN UPJ Pemalang

(0284)

322742

Polres

(0284)

321090

Poltas

(0284)

321110

PMI

(0284)

321431

Pemadam Kebakaran

(0284)

322502

Terminal Bus

(0284)

323636

Stasiun Kereta

(0284)

322202

RSUD Dr. M. Ashari

(0284)

321614

RSI Ikhlas

(0284)

322502

RSU Santa Maria

(0284)

321251

PKU Muhammadiyah Comal

(0285)

577104

Kec. Pemalang

321432

Kec. Taman

321021

Kec. Petarukan

321608

Diduga Bawa Titipan Cabup

MOHAMAD HASANUDIN/RADAR PEMALANG

TERIMA HADIAH - Peraih hadiah Mitsubishi Small Gathering berpose dengan Direktur CV Dwi Setia Putra Motor Luki Ade Setiawan (pojok kanan).

Bina Hubungan Pelanggan Small Gathering Dwi Setia Putra Motor RATUSAN konsumen Mitsubishi Colt Diesel se-Karesidenan Pekalongan pada Selasa (28/9) malam, menghadiri acara Small Gathering CV Dwi Setia Putra Motor Pemalang di RM Pring Jajar Comal. Small Gathering yang diadakan pada periode SeptemberOktober ini, bertujuan untuk meningkatkan penjualan Truck Mitsubishi (Colt Diesel dan Fuso secara langsung ke konsumen serta untuk menjaga dan membina hubungan baik (stro-

nger emotional relationship/ emotional bounding) dengan para pelanggan setia Truck Mitsubishi di Karesidenan Pekalongan. Branch Manager CV Dwi Setia Putra Motor Hendro menjelaskan pentingnya memiliki kendaraan niaga bermerk Mitsubishi. Selain bahan bakarnya iri, Truck FE 74 HD dan Super HD juga dilengkapi dengan differential gear ratio yang baru yakni 6.333. “Mitsubishi Fuso Colt Diesel Super HD hadir untuk medan berat. Suspensinya diperkokoh serta jumlah lembar pegas lebih banyak dengan material yang berkualitas sehingga mampu menahan beban

lebih berat serta kokoh, kuat dan cocok di medan berat, “ paparnya. Dalam kesempatan ini konsumen setia Mitsubishi juga ditawarkan kemudahan untuk mendapatkan kendaraan serta diberikan presentasi tekhnik kendaraan oleh Service Manager CV Dwi Setia Putra, Rediarso. Bagi konsumen yang ingin membeli sparepart dengan paket spesial, stand Dwi Setia Putra juga menyediakan di area gathering. Pada akhir acara pengunjung yang beruntung untuk pemesanan kendaraan mendapatkan door prize berupa 1 buah DVD dan 5 buah kipas angin. (hasan)

PULOSARI – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pulosari Pemalang baru-baru ini menangkap sejumlah petugas survai dari lembaga survai asal Kabupaten Batang. Upaya pengamanan petugas tersebut karena diduga dalam melakukan survai membawa titipan salah satu calon bupati dan tidak mengantongi izin resmi dari desa setempat. Anggota Panwascam Pulosari Aris Raharjo menuturkan, pihaknya baru saja telah mengamankan sejumlah petugas survai dari salah satu lembaga survai asal Kabupaten Batang di Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari, Pemalang. Upaya pengamanan yang dilakukannya itu setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. “Begitu ada laporan kami

langsung bergerak ke lokasi dan ternyata benar di Desa Gunungsari ditemukan sejumlah petugas survai untuk salah satu calon bupati,” kataya kepada Radar kemarin (29/9). Menurut dia, petugas survai yang diduga membawa misi untuk salah satu calon bupati itu, saat ditemui di lapangan, selain menunjukan identitas diri dan surat tugas dari lembaganya juga membawa stiker salah satu calon bupati yang sedianya untuk diberikan kepada warga desa setelah dilakukan survai di rumahnya. “Petugas survai saat kami minta keterangan, mengaku bekerja untuk membatu Pemilukada,” ujarnya. Dia menjelaskan, para petugas survai yang berjumlah 7 orang yaitu 6 orang perempuan dan satu orang laki-laki, ketika berada di desa sebagai sasaran lokasi survain, pertama mendatangi rumah warga dan melakukan pendataan. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

IDENTITAS – Anggota Panwascam Pulosari Aris Raharjo menunjukan sejumlah identitas dan berkas petugas survai yang masih diamankan.

Dindikpora Gelar Lomba Tutor dan Warga Belajar KF

NGENDONG Menjaga Penyandang KF PROGRAM Pemberantasan Buta Aksara (PBA) Pemkab Pemalang telah selesai pada tahun 2009 lalu. Namun bukan berarti tugas penyelenggara PBA turut berakhir. Karena bila target atau sasaran tidak diberi perhatian lebih, dikhawatirkan akan hilang kembali. “Bila diprosentasekan, penyandang buta aksara di Kabupaten Pemalang tinggal 3,7 persen,” ungkap Eli Rahmawati, Kasi Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dok.radar pemalang Kabupaten Pemalang kepada RaEli Rahmawati dar di sela-sela kegiatan lomba warga belajar KF dan tutor, Rabu (29/9) kemarin. Menurutnya, program PBA Pemkab Pemalang sejak tahun 2007 hingga 2009, secara intensif menggerakkan penyelenggara PBA. Baik melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), maupun penyelenggara KF di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Pemalang. Berturut-turut program dimaksud, yakni tingkat penuntasan PBA pada tahun 2007, tingkat tuntas pembinaan pada tahun 2008, dan tingkat pelestarian tahun 2009. “PBA memang telah selesai, tapi program lanjutannya tetap dilaksanakan penyelenggara PBA dan KF di masingmasing desa,” tutur Eli. Hal tersebut ditekankan pihaknya, karena bila warga belajar tidak dijaga dikhawatirkan akan hilang kembali ingatannyayang telah diajarkan tutor. (cw2)

Memotivasi Penyelenggara Program Pemberantasan Buta Aksara Bertempat di Aula Dekopinda Jalan Pemuda Pemalang, Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang, menggelar lomba tutor dan warga belajar Keaksaraan Fungsional (KF). LAPORAN : SUMITRO KEGIATAN diikuti oleh 14 perwakilan tutor dan 14 perwakilan warga belajar dari masingmasing kecamatan yang ada di Kab Pemalang. Kepala Dindikpora Kab Pemalang, Drs Sapardi MSi, melalui Kasi Pendidikan Non Formal, Eli Rahmawati, di sela-sela kegiatan kepada Radar menuturkan, lomba yang diadakan pihaknya merupakan agenda rutin tahunan. Dimana pemenang nantinya akan diikutkan lomba serupa ditingkat propinsi.

SUMITRO / RADAR PEMALANG

CALISTUNG – Ibu-ibu warga belajar KF mengikuti ujian calistung dengan serius.

“Tingkat kabupaten juaranya 1, 2, dan 3. Namun yang diberangkatkan ke propinsi hanya untuk juara satu. Masing-masing tutor satu dan warga belajar satu,” ungkapnya. Sistem penilaian yang dilakukan tim juri, lanjut Eli, untuk lomba tutor meliputi kompetensi dalam memberikan pengajaran kepada warga belajar, kreasi pembelajarannya, serta inovasi tutor dalam membimbing warga belajar yang ratarata berusia lanjut. Sedangkan pada lomba warga belajar KF, meliputi kemampuannya dalam menulis, membaca, dan menghitung (calistung), dan uji kemampuannya dalam berkomunikasi yang baik dan benar. Persyaratan mengikuti lomba, ditentukan bahwa bagi warga belajar KF harus bisa menunjukkan Surat Keterangan Melek Aksara atau Sukma. Adapun bagi tutor dengan menunjukkan Surat Keterangan (SK) bahwa yang bersangkutan benar-benar tutor. Dimana SK tersebut dikeluarkan oleh pe-

ngelola PKBM maupun penyelenggara KF di masing-masing desa. Digelarnya lomba, lanjut Eli, yakni untuk memperingati hari aksara tahun 2010. Selain itu juga untuk memotivasi penyelenggara program pemberantasan buta aksara (PBA). Terutama agar target dan sasaran PBA bisa dilaksanakan dengan baik. Karena penyandang buta aksara ini harus mendapatkan perhatian lebih. Bila tidak, pihaknya mengkhawatirkan apa yang telah diajarkan kepada warga belajar KF akan hilang kembali. “Ini memang menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan, bagaimana mengantisipasi hilangnya materi-materi yang telah diajarkan kepada warga belajar KF,” tegasnya kepada Radar. Secara khusus Eli berharap agar penyelenggara program PBA, terus memberikan motivasi warga belajar KF. Sehingga tujuan keaksaraan usaha mandiri di Kabupaten Pemalang dapat tercapai. (*)


SLAWI METROPOLIS

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

11

RADAR TEGAL

Pesta Miras, Dua Nelayan Tewas

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal Hotel Karlita Orange Karaoke

(0283) 343399 (0283) 358050 (0283) 322022

Sembilan Dirawat di RS Palembang

PERTANIAN Tingkatkan Kualitas Pelayanan DALAM rangka memberikan jasa alsintan kepada petani secara adil, tepat waktu, efesien dan berkelanjutan, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UP JA) Tani Makmur mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan. Hal ini dikatakan manajer UPTA Tani Makmur Abdul Basyir beberapa waktu lalu kepada Radar. “Meningkatkan kualitas pelayanan UPJA adalah tugas kami sebagai orang yang mengelola. Hal ini dikandung maksud agar para petani dapat melakukan pekerjannya dengan maksimal, syukur bisa panen dua sampai tiga kali,” kata Basyir. Dikatakan Basyir, selain meningkatkan DOK.RATEG kualitas pelayanan, dirinya juga berusaha Abdul Basyir untuk mewujudkan peningkatan aktifitas UPJ dalam pengolahan. Juga berusaha mewujudkan peningkatan dan pengembangan luas area cakupan untuk meningkatkan produksi pertanian melalui pelayanan jasa alsintan. “Potensi wilayah pelayanan UPJA Tani Makmur sangat luas, mulai dari Desa Lebakgoah sendiri, Kesuben, Dukuhlo, Kambangan, Yamansari, dan Jatimulya. Dengan pelayanan yang kami punya, yaitu satu mobil bak terbuka, lima hand traktor, satu mesin penepung, 10 hand sprayer, dua mesin pompa air dan satu power treser. Diharapkan dengan aset dan pelayanan yang kami miliki ini bisa membantu para petani, khususnya di wilayah yang ada dan pertanian di Kabupaten Tegal pada umumnya,” ungkapnya. Dalam kemitraan, lanjut Basyir, dirinya bersama pengurus lainnya juga melakukan usaha bersama dengan berbagai macam bidang, yang menyangkut pertanian, seperti di bidang spare part alsintan dengan pihak Kubota, usaha bersama dengan pihal perbankan, dengan kelompok tani, dengan rice mill (penggilingan padi), dengan P3A, dan dengan Poktan (operator) mesin. (mg2)

PENDIDIKAN

DOK/ISTIMEW

TEMU LAPANGAN - PT DuPont Indonesia mengadakan temu lapangan untuk memperkenalkan PioneerP21 Dahsyat.

Siapkan Pioneer P21 Dahsyat PT DuPont Indonesia Atasi Kemarau Basah ANOMALI cuaca beberapa bulan terakhir ini merupakan hal yang tak terduga dan cukup mengagetkan banyak orang, terutama bagi petani. Anomali cuaca yang oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) tersebut dikatakan dengan kemarau basah, yaitu fenomena alam yang berupa hujan berkepanjangan di musim kemarau. Bagi para petani, cuaca yang cenderung ekstrim tersebut belakangan ini cukup membingungkan dan tentu saja mempersulit untuk memprediksi saat tanam terutama untuk bertanam jagung. Tidak berhenti di situ saja, cuaca ekstrim ini ternyata juga menimbulkan masalah baru di mana tanaman jagung menjadi sangat rentan diserang jamur pada helai daun atau yang kerap disebut dengan bulai. Serangan bulai terjadi dimana saat memasuki musim kemarau, tetapi masih kerap terjadi hujan terutama di malam hari. Hal inilah yang memicu tumbuhnya spora yang berkembang menjadi jamur yang menempel di kelopak daun jagung. Sehingga menyebabkan helai daun jagung tertutup oleh jamur yang berwarna. Serangan bulai tersebut sangat merugikan petani karena dapat menyebabkan kematian tanaman jagung hing-

ga 70 persen. Mensikapi hal tersebut PT DuPont Indonesia, produsen benih jagung Hibrida Pioneer memperkenalkan produk barunya, yaitu Pioneer P21 Dahsyat. P21 Dahsyat dilengkapi dengan pemberian fungisida secara terukur, sehingga sangat efektif untuk mengatasi serangan bulai tersebut namun hasil jagungnya tetap aman untuk dikonsumsi. Wiwik Wijayahadi, District Sales Manager PT DuPont Indonesia wilayah Jawa Tengah mengatakan bahwa produktifitas tanaman pertanian dipengaruhi oleh banyak faktor. Selain perlunya menggunakan benih tanaman berkualitas baik, pemberian pupuk, air, perawatan dan perlindungan tanaman turut berperan untuk menjamin hasil panen yang maksimal. Informasi ataupun edukasi budidaya pertanian tersebut, harus diberikan kepada petani melalui kegiatan yang mudah diikuti dan menyenangkan, sehingga petani dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan pertanian mereka sehari-hari. Sementara itu, bertempat di lahan demo plot desa Karangmalang, Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Rabu (29/09) lalu, PT. DuPont Indonesia, kembali mengadakan kegiatan temu lapangan. Kegiatan ini dalam bentuk edukasi langsung untuk menambah wawasan pengetahuan budidaya tanaman, khususnya jagung

hibrida P21 Dahsyat kepada para petani. Kegiatan temu lapang tersebut dihadiri lebih dari 500 petani jagung dari Kecamatan Kedungbanteng dan sekitarnya, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Tanbunhut) Kabupaten Tegal serta Muspika Kecamatan Kedungbanteng. Pada temu lapang tersebut, diperkenalkan produk Pioneer P21 Dahsyat yang memiliki potensi hasil sangat tinggi, yaitu 13,3 ton pipil kering/ha. Selain itu, P21 Dahsyat memiliki bentuk tongkol yang menarik, yang ditunjukkan dengan klobot menutup sempurna sehingga akan menjamin hasil panen yang lebih baik. Tipe bijinya mutiara, tongkolnya terisi penuh (muput) dan janggelnya kecil sehingga rendemen tinggi. P21 Dahsyat tidak memerlukan banyak air, tahan terhadap kekeringan, memiliki perakaran yang kokoh dan ketahanan yang baik terhadap beberapa penyakit tanaman jagung. Dalam temu lapangan itu, juga menyediakan berbagai informasi dan hal-hal yang berhubungan dengan dunia pertanian. Di samping menampilkan contoh tanaman, aplikasi dan informasi produk pertanian di satu tempat kepada petani secara langsung. Dan untuk memeriahkan acara, petani juga dihibur permainan dan lombalomba yang semuanya mengandung unsur pengenalan terhadap jagung dan padi. (adv)

PANGKAH – Dua nelayan asal Desa Dukuh Sembung, Kecamatan Pangkah tewas usai pesta miras, yakni Teguh Susanto (20) dan Aris Sugi Pamungkas (20), Rabu (29/9) kemarin. Jazadnya akhirnya tiba di rumah duka masing-masing dan langsung dimakamkan di TPU setempat. Keduanya tewas di RS Muhammadyah Palembang, usai menenggak miras (minuman keras) yang dicampur dengan minuman suplemen. Sedangkan sembilan rekan yang lainnya yang sebelumnya ikut berpesta miras, di antaranya enam warga Desa Dukuhsembung, dan 3 warga Desa Jatilaba Kedungbanteng, hingga kini mereka juga masih menjalani perawatan medis lantaran kondisinya masih buruk. “Pada Minggu (26/9) sore, Teguh menghubungi saya. Dalam komunikasinya, Teguh mengaku dalam keadaan baikbaik saja. Pada 15 Oktober 2010 besok, dia bersama dengan 10 rekannya, akan pulang karena saat Lebaran mereka masih di laut Palembang,” kata kakak alm Teguh Susanto, Wanti (27) kepada Radar Rabu (29/9) kemarin. Ditemui di rumahnya, Wanti yang masih dalam keadaan berduka mengaku sangat terpukul saat Selasa (28/9) pagi, mendapatkan telepon dari Feri (rekan Teguh) yang memberi

kabar kalau adiknya kini telah meninggal usai minum miras. “Saya jelas tidak percaya pada saat itu. Bahkan saya juga terus berupaya tegar saat mendapat telepon dari Feri. Namun ternyata kabar tersebut benar adanya, dan tadi pagi jam 10.00 WIB (kemarin-red), jazad Teguh tiba di rumah,” kata Wanti yang terus terisak. Wanti juga menambahkan, selain Teguh yang meninggal akibat berpesta miras di Palembang, Aris Sugi Pamungkas yang diketahui warga Desa Dukuh Sembung Pangkah juga mengalami hal sama. Teguh adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Bapaknya bernama Suparno (50) dan ibunya (alm) Muraini. Sedangkan Teguh pergi berlayar di Palembang sejak 2 tahun ini. Sementara Sakroni (37), warga Dukuh Sembung Pangkah, bapaknya Deni (17) salah satu nelayan yang ikut berpesta miras namun selamat dan hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di RS Muhammadyah Palembang. Dia mengaku sempat kaget juga saat mendapatkan kabar kejadian tersebut. “Saya juga sempat shok saat mendapatkan kabar itu. Namun untung saja anak saya yang bernama Deni lolos dari maut,” katanya. Menurutnya, semua korban atau nelayan yang berpesta miras adalah 6 warga Dukuhsembung, Pangkah yang semuanya masih dirawat di RS Palembang, dan 3 warga Desa Jatilaba, Kedungbanteng. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DIMANDIKAN - Nelayan yang tewas akibat pesta miras, Teguh Susanto setelah jazadnya dibawa ke rumah duka kemarin pagi, oleh keluarganya langsung dimandikan dan dimakamkan di TPU setempat.

Upaya Tingkatan Kesehatan di Lingkungan Sekolah M GHONI/RADAR SLAWI

SERIUS - Kasi Tendik Dikdas Dinas Dikpora Purdiono SPd, melihat dari dekat pelaksanaan uji kompetensi guru Mapel SMP/MTs, Rabu (29/9) di SMA Negri 3 Slawi.

140 Guru Ikuti Uji Kompetensi SLAWI - Sedikitnya 140 guru mata pelajaran (mapel) SMP/MTs seKabupaten Tegal, Rabu (29/9) kemarin mengikuti uji kompetensi yang digelar Dinas Dikpora Pemkab Tegal di SMAN 3 Slawi. Kegiatan itu dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme para guru mapel. Sehingga kedepan tingkat kelulusan UAN SMP/MTs di Kabupaten Tegal lebih baik. Untuk penguji sendiri sengaja didatangkan dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Semarang. “Uji Kompetensi ini sekaligus untuk mengetahui profesionalisme guru mapel, khususnya dalam menerapkan kemampuan teknik informasi dan komunikasi kepada anak didik seputar mapel yang dibidanginya,” jelas Kasi Tendik Dikdas Dinas Dikpora Pemkab Tegal, Purdiono SPd. Dikatakan Purdiono, 140 guru mapel yang ikut uji kompetensi selama satu hari itu, terdiri dari guru mapel Bahasa Indonesia 28 guru, Bahasa Inggris 28 guru, Matematika 28 guru, IPA Fisika 28 guru dan IPA Biologi sebanyak 28 guru. “Mereka wajib mengikuti uji kompetensi karena memang sudah mendapat tunjangan dari pemerintah setiap tahun. Untuk besaran tunjangan sendiri, mengikuti golongan kerja masingmasing guru,” terangnya. (k1)

Gelombang I, 50 Guru SD Ikuti Pelatihan UKS Masalah kesehatan merupakan masalah utama. Karenanya pemerintah pun memprioritaskan masalah itu, termasuk di lingkungan pendidikan. Melalui pendidikan pula, masalah kesehatan disosialisasikan kepada masyarakat. Apa saja kegiatannya? LAPORAN: FATKHUROHMAN SOSIALISASI kesehatan kepada masyarakat melalui sekolah, sangatlah efektif. Karenanya, guru-gurunya pun

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PELATIHAN – Beberpa Guru SD sedang mengikuti pelatihan UKS di KPRI Amongdwijo Pangkah.(28-30/9).

harus paham akan masalah kesehatan, paling tidak dalam unit Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Mereka pun dilatih terlebih dahulu sebelum memberikan pelajaran kepada anak didiknya. Sedikitnya 50 guru SD yang rata-rata guru olahraga mengikuti pelatihan UKS. Hal ini dimaksudkan ada revitalisasi UKS pada tiap SD dan pemberdayaan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dan lingkungan sekitar. “Pada setiap SD sebenarnya sudah ada UKS, akan tetapi kurang berjalan. Makanya pada kesempatan ini, Dikpora mengadakan pelatihan untuk merevitalisasi UKS yang ada, agar sekolah dalam memberikan bimbi-

ngan tetantang kesehatan lebih maksimal,” kata Bendahara Dikpora, Rohani SIP di sela-sela pelatihan kepada Radar, Rabu (29/9) kemarin. Dia menambahkan, pelatihan ini dilakukan dari tanggal 28 – 30 september 2010, dengan beberpa materi yang sudah disiapkan. Mulai dari kebijakan Dinas Dikpora dalam pembinaan PMR di Kabupaten Tegl, strategi pembinaan UKS, manajemen UKS, kepalangmerahan, dan lainnya. Semuanya itu diberikan oleh para narasumber, sesuai dengan ahlinya. “Kami berusaha agar sekolah itu betulbetul memberikan pemahaman tetantang kesehatan terhadap anak didik melalui program UKS,” tutur Rohani. (*)


BREBES & BUMIAYU

12

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

Mendominasi Usulan Anggaran, Anggota Dewan Protes

TELEPON PENTING RSUD Brebes (0283) 671431 RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481 RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222 Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158

INFRASTRUKTUR Jalan Kabupaten Rusak Parah PAGUYANGAN - Ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Kretek-Ragatunjung dan Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dalam kondisi rusak parah. Kerusakan mulai terlihat selepas Simpang Empat Dukuh Duren hingga Dukuh Tanjungsari, Desa Kretek, sepanjang lebih kurang 3 kilometer. Di sepanjang ruas jalan tersebut ditemukan aspal di badan jalan hampir seluruhnya sudah terkelupas dan dipenuhi lubang dan batu, sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak mengalami kecelakaan. Kondisi ini diperparah bila terjadi hujan, hampir seluruh badan jalan yang sudah berlubang menjadi licin. ’’Wilayah di tiga desa tersebut di kenal sebagai daerah penghasil padi yang baik. Tapi, akibat kerusakan jalan yang telah terjadi selama lebih dari satu tahun ini, kami kesulitan didalam mendistribusikan hasil pertanian,” kata H Makmuri (49), warga Desa Ragatunjung yang setiap hari melalui jalan tersebut. Kerusakan jalan juga dirasakan oleh para pemilk dan pengendara angkutan desa (angkudes) yang beroperasi melayani rute BumiayuRagatunjung. Akibat kerusakan jalan ini juga berdampak pada menurunnya pendapatan mereka. ’’Sekarang boro-boro bisa dapat lebih. Bisa menutup setoran saja sudah untung,” ungkap Khasan (33), pengemudi angkudes. Dikatakan dia, dengan kondisi kerusakan jalan maka waktu tempuh yang di perlukan setiap kali beroperasi dari Bumiayu menuju Ragatunjung maupun sebaliknya, menjadi lebih panjang. ’’Terutama setelah memasuki wilayah Dukuh Duren, di sana jalan sudah mulai berlubang. Lebih parah lagi di ruas jalan masuk wilayah Dukuh Tanjungsari. Selain berlubang, di sana posisi jalan menanjak dan juga disertai tikungan sehingga kita harus berjalan merayap,” jelas Khasan. Keluhan para pengemudi angkudes tersebut di benarkan oleh Wawan (45), pengusaha angkudes. Menurut dia, trayek BumiayuRagatunjung dilayani oleh sebanyak 6 unit angkudes yang dimiliki beberapa warga, namun dengan kondisi kerusakan jalan pendapatan mereka saat ini terus menurun. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RUSAK PARAH - Jalan Kabupaten penghubung tiga desa di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, dalam kondisi rusak parah.

HARVIYANTO/RATEG

MEMPRIHATINKAN - Raswen didampingi suaminya, Darso menggendong anaknya yang mengalami kelainan pada lubang anus.

Bayi Terpaksa Bertahan Tanpa Anus Berharap Bisa Segera Jalani Operasi KETANGGUNGAN - Sungguh malang nasib balita asal warga Desa Kubangwungu RT 05 RW 03, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Balita berusia empat bulan ini sejak lahir di Rumah Sakit (RS) Mutiara Bunda pada 26 Mei 2010 yang lalu ini tidak memiliki lubang pembuangan (anus). Tragisnya lagi, bayi tersebut berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga membutuhkan bantuan untuk biaya berobat. Buah hati pasangan Darso (38) dan Raswen (36) ini pernah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Harapan Anda, Kota Tegal, pada 30 Mei 2010 untuk membuat lubang anus di bagian perut sebelah kirinya. Namun, paska operasi hingga kini masih kerap

sakit, terutama pada saat buang air besar (BAB). ’’Kalau sehari-hari normal, makan dan minum. Tapi begitu BAB cukup kesulitan karena keluar di perutnya. Seperti sekarang, anak saya sakit lagi. Makanya, pengenya dibawa ke rumah sakit tapi tidak ada biaya,” tutur Darso saat ditemui Radar di rumahnya Rabu (29/9). Dijelaskan Darso, awalnya keluarga baru mengetahui anaknya lahir tanpa lubang anus ketika anaknya menangis kesakitan saat BAB. Keluarga, kata Darso, kaget begitu dilihat ternyata anaknya tak memiliki lubang anus. Selang empat hari paska kelahirannya, keluarga memutuskan membawa bayi ini untuk dioperasi hingga menghabiskan dana Rp 10 juta. ’’Setelah operasi pertama membuat lubang anus di bagian perut sebelah kiri. Rencananya,

sesuai jadwal dari dokter harus dilanjutkan operasi yang kedua, yaitu membuat lubang anus di tempat aslinya pada pertengahan Oktober nanti di RS Karyadi, Semarang,’’ jelas dia. ’’Namun, kami sangat kebingungan karena tak punya uang untuk mengoperasi lagi. Kami sekarang hanya bisa pasrah,” lanjut Darso dengan nada penuh harap. Darso mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah untuk meringankan biaya pengobatan anaknya. Dijelaskan pria yang sehari-hari sebagai mencari nafkah sebagai buruh ini, jangankan untuk biaya operasi untuk kebutuhan makan saja sudah sulit. ’’Dari awal memang seharusnya dibawa ke rumah sakit di Semarang. Tapi dari mana biayanya? Kami tak punya uang. Kami harap ada bantuan dan pihak yang peduli kepada keadaan anak kami,” tuturnya pilu. (cw3)

Tanggul Sungai Babakan Mulai Diperbaiki KETANGGUNGAN - Tanggul Sungai Babakan di RT 3 RW 2 Desa Karang Malang, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, mulai dilakukan perbaikan. Beberapa matrial sudah mulai disiapkan untuk menambal tanggul sepanjang 16 meter yang sebelumnya jebol dan menyebabkan banjir. Tidak

hanya itu, beberapa crukcuk juga sudah mulai di pasang untuk mengamankan selama proses pembuatan tanggul. Ketua RT 3 setempat Diyono saat ditemui mengatakan, tanggul Sungai Babakan yang terletak di lingkungan RT-nya memang sebelumnya sempat jebol. Hal itu akibat meluapnya air sungai. Akibat luapan persebut,

di Desa Karang Malang dan sekitarnya sempat mengalami banjir hampir mencapai ketinggian satu meter. ’’Bencana tersebut terjadi pada bulai Maret lalu, akibatnya beberapa warga saat itu terpaksa harus mengungsi ke tempat yang jauh lebih tinggi,” terangnya. Menuturkan, perbaikan tang-

gul tersebut memang sangat mendesak untuk diperbaiki. Pasalnya, beberapa rumah yang ada di sekitar bantaran sungai terancam lantaran dekatnya letak rumah dengan bibir sungai. ’’Kalau tanggul tersebut tidak segera dilaksanakan, dikhawatirkan akan bisa menyebabkan rumah yang ada di bibir sungai terancam longsor,” terangnya.

Cuaca Buruk, Petani Bawang Merugi BREBES - Cuaca yang tidak menentu pada akhir-akhir ini menyebabkan sejumlah petani bawang di Kabupaten Brebes harus menanggung rugi. Beberapa petani bahkan harus menanggung kerugian sampai 50 persen dari modal awal. Seperti yang dialami Danuri (51), petani asal Desa Wangan-

dalem, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, saat ditemui Rabu (29/9) mengatakan, saat ini cuaca memang sedang tidak menentu. Bahkan, akibat seringnya turun hujan, menyebabkan tanaman bawang tidak berkembang dengan baik. Tidak hanya itu, dengan seringnya turun hujan menyemabkan ba-

nyak hama bermunculan. ’’Saat ini mulai muncul ulat grayak yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman bawang. Di samping itu, jenis ulat tersebut juga bisa menyebabkan daun bawang rusak,” terangnya. Pada musim panen sebelumnya, dirinya terpaksa harus menanggung rugi. Pasalnya,

dari luas kurang lebih 5.000 meter (3/4 bau) lahan pertanian, pihaknya hanya bisa mendapatkan hasil sejumlah 15 kuintal bawang. Padahal, pada cuaca normal, dari luas lahan tersebut bisa menghasilnya sampai 72 kuintal. kerugian juga dipengaruhi oleh harga jual yang rendah. (cw3)

Dengan adanya rencana pembangunan tanggul sepanjang 16 meter tersebut, pihaknya selaku RT merasa tenang. ’’Dengan ditambalnya tanggul yang jebol tersebut, selain melindungi warga dari bencana longgsor, terjadinya banjir yang kerap menimpa setiap tahun juga bisa diminimalisir,” ujarnya. (cw3)

BREBES - Protes tidak meratanya porsi anggaran pembangunan perdesaan, seperti yang dilakukan anggota dewan periode sebelumnya kembali terulang Rabu (29/9). Protes dilakukan terkait usulan anggaran perubahan tahun 2010, yang dinilainya tidak memenuhi asas pemerataan. Dibanding anggota dewan lain, usulan anggaran perubahan yang diajukan ketua Komisi II selisih angkanya dinilai terlampau tinggi. Inilah awal pemicunya, sehingga mereka sampai melakukan protes. Protes dilancarkan terkait hasil pembahasan perubahan anggaran 2010, kemarin. Karena dari data yang diperoleh, dalam hal ini Ketua Komisi II yang membidangi sektor perekonomian, perindustrian, pada perubahan anggaran 2010 mengajukan anggaran Rp 2,8 miliar. Anggaran sebesar itu diprioritaskan untuk daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Ketanggungan dan dapil Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Tempat yang bersangkutan terpilih sebagai anggota dewan. Angka sebesar itu, menurut Anggota DPRD Kabupaten Brebes Endang Selirsih, Narjo, Ahmad Mustaqim, Wahidin, Cahrudin, M Taufik, serta Hery Fitriansyah tidak memenuhi asas keadilan dan pemerataan. Karena pada kenyataannya,

meski belum ditetapkan mereka hanya menerima sebesar Rp 200 juta. Sebaliknya, untuk ketua Komisi II yang hanya satu orang anggaran yang diajukan itu hingga Rp 2,8 miliar. ’’Ini jelas tak adil. Kenapa dia usulannya sampai mencapai Rp 2,8 miliar, sedang anggota dewan lain ironisnya angkanya itu lebih kecil? Ini ada apa? Bukankah kita semua sama menerima SK, tapi kenapa lain?” tandas Endang Selirsih. Ketua FPDIP DPRD Kabupaten Brebes Narjo menuturkan, anggaran sebesar Rp 200 juta dibagikan untuk 53 desa yang merupakan dapilnya. ’’Ini sangatlah kecil,” kata Narjo. Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD dari Hanura Waidin. Menurut dia, pembagian anggaran semacam ini mencerminkan ketidakadilan. ’’Itu milik masyarakat,” tegas Waidin. Karenanya, mereka pun sepakat untuk dilakukan peninjauan ulang. ’’Angka nolnya itu harus dikurangi. Kenapa harus ada perbedaan?” kata Ahmad Mustaqim, anggota DPRD dari Gerindra. Sementara, Ketua Komisi II Nasirul Umam mengatakan, itu semata sebagai usulan. ’’Kalau diterima, ya syukur,” kata Nasirul Umam usai pembahasan perubahan anggaran. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

PROTES - Sejumlah anggota dewan geram dengan usulan perubahan anggaran tahun 2010 yang diketahui angkanya lebih kecil.

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Kluwut BULAKAMBA - Warga Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebe,s digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di sungai setempat Rabu (29/9) pagi. Sesosok mayat berumur sekitar 30 tahunan itu ditemukan warga dalam posisi mengambang dengan kondisi mengenaskan. Berdasarkan informasi di lapangan, korban ditemukan salah satu warga sekitar pukul 07.30 WIB. Hingga saat ini belum diketahui pasti identitasnya karena kondisi jasad sudah susah dikenali. Kasus penemuan mayat ini sudah ditangani pihak Kepolisian. Kapolsek Bulakamba AKP

Sobari kepada wartawan menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendalami identitas korban. Sebab, kondisi tubuhnya sudah rusak. Kulitnya melepuh dan diperkiarakan sudah tiga hari mengambang di Sungai Kluwut. ’’Warga sekitar juga masih kesulitan untuk mengungkap identitas mayat laki-laki tersebut,” ujar dia. Untuk kepentingan penyelidikan, mayat laki-laki ini kemudian langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes untuk divisum. ’’Bagi keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarga diminta untuk menghubungi Polisi,” ujarnya. (cw1)


ALL SPORTS

14

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

RADAR TEGAL

FC UTRECHT V LIVERPOOL

PULANG UNTUK POIN

UTRECHT - Liverpool begitu labil pada awal musim ini. Tim berjuluk The Reds itu begitu kesulitan meraih kemenangan. Terutama di Premier League, tapi bila bermain di Europa League, performa Steven Gerrard dkk

terbilang memuaskan. Terhitung, sudah lima laga dilewati Liverpool di Europa League dan semuanya diakhiri dengan kemenangan. Dini hari nanti, mereka berambisi melanjutkan tren positifnya dalam lawatan ke Stadion Nieuwe Galgenwaard, menantang FC Utrecht. Kalau ditilik dari komposisi skuad kedua tim, di atas kertas Liverpool mampu mengatasi Utrecht. Apalagi, hanya bek kiri Paul Konchesky dan Fabio Aurelio yang absen. Sisanya, berada dalam kondisi terbaik dan siap tampil. Namun, tidak ada alasan bagi Liverpool menganggap enteng Utrecht. Mereka harus belajar dari kegagalan di Piala Carling, ketika tersingkir dari tim League Two (kasta keempat) Northampton Town via adu penalti setelah seri 2-2 (22/9). “Kami harus fokus. Yang kami inginkan adalah kemenangan dan bila kami mengalahkan Utrecht akan luar biasa karena kami mengoleksi enam angka di grup. Itu artinya, selangkah lagi menuju babak berikutnya,” bilang Dirk Kuyt, striker Liverpool. Terlepas dari ambisi merebut kemenangan, bagi Kuyt, bertanding di Stadion Nieuwe Galgenwaard punya arti tersendiri. Sebuah reuni. Pemain

berusia 30 tahun itu mengawali karirnya di Utrecht dan menghabiskan lima tahun awal karirnya. “Itu punya arti lebih bagi saya. Mereka adalah klub yang memberikan kesempatan buat saya bermain di level profesional. Saya senang dengan kesempatan yang mereke berikan kepada saya selama lima tahun,” ungkap Kuyt. Sayang, meski Kuyt pernah di Utrecht, tapi dia tidak lagi menge-

AFP PHOTO

BEREBUT - Bek Atletico Madrid asal Uruguay Diego Godin (kiri) berebut bola dengan pemain Real Mallorca asal Kamerun Pierre Webo (kanan) pada kejuaraan ‘Ciutat de Palma’ XXXV di Stadion Ono di Palma Mallorca.

tahui kekuatan dan kelemahan lawan. Sebab, dia sudah angkat kaki sejak 2003 dan sudah banyak perubahan yang terjadi di Utrecht sepeninggal Kuyt yang pindah ke Feyenoord sebelum Liverpool. “Saya tidak mengenal banyak pemain di sana. Sekarang tinggal dua atau tiga pemain seangkatan saya yang masih bertahan. Namun, saya cukup mengenal beberapa rekan yang bekerja di klub itu. Saya masih mengikuti perkembangan sepak bola Belanda,” lanjut Kuyt. Menurut Kuyt, Liverpool patut waspada akan lawannya. Sebab, tim kuat di Belanda seperti Ajax Amsterdam selalu kesulitan mendapatkan hasil bagus di Utrecht. “Atmosfer di stadion sangat hebat dan mereka biasanya menyulitkan tim besar,” kata Kuyt. (ham)

Tanpa Godin Tiga Pekan

Jalan Terjal di Tugas Awal DORTMUND - Gregorio Manzano langsung mendapat tugas berat pada awal kepemimpinannya sebagai pelatih Sevilla. Dia akan mendampingi tim berjuluk Sevillistas itu menantang Borussia Dortmund di ajang Europa League dini hari nanti WIB. Jelas, target yang dibebankan manajemen pada laga ini adalah tiga poin kemenangan. Sebab, diyakini pemecatan Antonio Alvarez sebagai entrenador Sevilla lantaran hasil buruk di pentas Eropa. Andres Palop dkk gagal merebut tiket babak utama Liga Champions, setelah kalah dari wakil Portugal Braga di playoff. Di ajang Europa League pun, Sevilla mengawali laga dengan hasil yang mengecewakan. Mereka kalah 0-1 dari Paris SaintGermain (PSG) dua pekan lalu. Manzano makin tertekan lantaran direktur olahraga Sevilla Monchi sudah

mengeluarkan sinyal ancaman. “Kalau kami gagal meraih hasil bagus di Europa League, adalah kemunduran,” tandas Monchi. Meski menyadari tugas yang diembannya tidak ringan, Manzano tetap berusaha rileks. Mantan pelatih Real Mallorca itu yakin anak asuhnya bisa memenuhi harapan yang dibebankan manajemen. Manzano menilai, selama ini yang menjadi problem Sevilla bukanlah soal kualitas. Namun, kepercayaan diri. (ham/bas)

DIRK KUYT

Fabianski Jadi Solusi Gagal Menang BELGRADE - Arsenal tidak perlu cemas kehilangan Manuel Almunia selama tiga pekan depan. Setidaknya, Arsenal memiliki pengganti yang bisa diandalkan pada diri Lukasz Fabianski. Itu menilik performa menawan yang ditunjukkan Fabianski dalam laga kemarin dini hari WIB. Aksi Fabianski mengantarkan Arsenal meraih kemenangan 3-1 atas Partizan Belgrade di Stadion FK Partizan. Itu adalah kemenangan kedua The Gunners di grup H setelah menang telak 6-0 atas Sporting Braga (15/9). Dengan hasil tersebut, Arsenal kini memuncaki klasemen dengan raihan enam poin. Mereka dibuntuti Shakhtar Donetsk yang mengoleksi poin sama tapi kalah beda gol. Fabianski punya kontribusi menjaga posisi The Gunners julukan Arsenal- di puncak, karena dia melakukan beberapa kali penyelamatan gemilang. Salah satunya menggagalkan eksekusi penalti striker Partizan Cleo pada menit ke-84. Sebelumnya, Cleo tidak melakukan kesalahan sebagai algojo di kesempatan pertama pada menit ke-33. Di pengujung pertandingan, Fabianski melakukan aksi akrobatik untuk menghalau sundulan tajam Ivica Illiev. Dua kali penyelamatan Fabianski di enam menit terakhir itu membuat tuan rumah gagal membalas tiga gol Arsenal yang masing-masing dicetak Andrei Arshavin (15), Marouane Chamakh (72), dan Sebastien Squillaci (82). Pelatih Arsenal Arsene Wenger pun memberikan pujian kepada Fabianski. Khususnya, karena kiper 25 tahun asal Polandia itu mampu memini-

Karena Bekas Didikan

dok.rateg

Lukasz Fabianski

malkan kesalahan. Beda dengan penampilan sarat blunder Almunia ketika Arsenal dipermalukan West Brom 2-3 di Premier League akhir pekan lalu (25/9). “Fabianski tampil bagus. Apa yang ditunjukkannya dalam pertandingan sama mengesankannya seperti saat latihan. Dia nyaris tidak membuat kesalahan,” kata Wenger. Wenger menyatakan bahwa Fabianski bisa menjadi solusi posisi kiper yang dianggap sebagai titik lemah Arsenal. Apalagi, Arsenal bakal melakoni laga krusial melawan Chelsea akhir pekan ini (3/10). “Saya tahu dia bisa diandalkan. Saya juga percaya dia akan menjadi salah satu kiper hebat ke depannya. Semoga penampilannya hari ini memberinya kepercayaan diri dalam menghadapi laga lebih besar,” tutur Wenger. (dns/bas)

AMSTERDAM - Tidak mudah bermain sepenuh hati ketika melawan mantan klub sendiri. Namun, Zlatan Ibrahimovic dan Clarence Seedorf menampilkan totalitas ketika AC Milan melawat ke Amsterdam ArenA, kandang Ajax Amsterdam di matchday kedua Liga Champions. Kerjasama keduanya menjebol gawang Ajax memaksakan hasil imbang 1-1 dini hari kemarin. Sejak awal, Ajax memang membidik poin penuh demi menutup kekalahan dari Real Madrid dua pekan lalu. Tekanan konstan membawa Ajax leading duluan melalui Mounir El Hamdaoui di menit ke-23. Namun, 14 menit kemudian, Milan menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak dekat Ibrahimovic yang memanfaatkan umpan Seedorf. “Hasil yang menyenangkan. Ya benar, saya mencetak gol, tapi teman-teman banyak membantu. Sangat penting bisa mendapatkan poin dari Ajax,” ungkap Ibra -sapaan akrab Ibrahimovic-. Tampaknya Milan memang sudah puas dengan mendapat satu poin. Allenatore Massimiliano sama sekali tidak mempermasalahkan sejumlah peluang yang gagal dimanfaatkan Ibra dkk di babak kedua. “Tim sudah main bagus. Tidak kalah di Amsterdam adalah hasil positif,” jelasnya. “Saya pikir, kami seharusnya lebih banyak melepas umpanumpan dari antara sisi lapangan. Kami harusnya bisa membuat passing menyilang dan menekan pertahanan mereka dari belakang,” papar Allegri. “Tapi kemudian itu tidak penting.

Aksi kami yang paling berbahaya justru tercipta dari skema serangan yang simpel. Tidak ada yang perlu disesalkan sekarang,” tambahnya. Gol Ibra tidak hanya menyamakan kedudukan. Tapi, aksi itu juga sukses membikin down mental penggawa Ajax. Kalau selama setengah jam pertama mereka bermain sangat agresif, setelah gol Ibra anak buah Martin Jol itu lebih banyak bertahan. Gejala itu masih terbawa hingga babak kedua, sehingga tak ada gol tambahan yang dicetak kedua tim. Dalam 45 menit terakhir, Luis Suarez dkk juga tidak banyak membuka peluang gol. (na)

MADRID - Juara bertahan Atletico Madrid mengawali langkah di Europa League dengan kaki yang salah. Tim asuhan Quique Sanchez Flores tersebut kalah dari tim Yunani Aris Thessaloniki dengan skor tipis 0-1 di laga pertama (16/9). Situasi yang memaksa mereka harus bekerja keras pada pertandingan kedua agar bisa meraih angka. Masalahnya, meski bermain di kandangnya Stadion Vicente Calderon, dini hari nanti, tapi lawan yang dihadapi tidak ringan, yakni Bayer Leverkusen. Leverkusen memang datang tanpa Michael Ballack yang dibekap cedera, tapi mereka masih memiliki sederet pemain yang berbahaya. Yang harus diwaspadai Atletico adalah striker seperti Steffan Kiessling, Patrick Helmes, dan Eren Derdiyok. Yang jadi masalah buat Atletico, mereka justru kehilangan bek paling berpengaruh mereka Diego Godin. Bek asal Uruguay itu mengalami cedera engkel ketika membela Atletico melawan Real Zaragoza pada pekan kelima Liga Primera (26/9). Godin absen selama tiga pekan. “Saya kesal karena dia begitu cepat beradaptasi dengan tim, tapi kami tidak bisa komplain dan lebih baik untuk memikirkan cara terbaik menggantikan perannya,” ujar Quique Sanchez Flores, pelatih Atletico. Terlepas dari masalah yang

dihadapi tim berjuluk Los Rojiblancos itu, kemenangan menjadi harga mati. Karena itu, tidak ada cara lain lagi selain langsung menekan lawan sejak awal pertandingan. Mereka harus memimpin terlebih dahulu. Penyebabnya, Leverkusen dalah tim yang kuat. Semakin lama mereka akan semakin tangguh. “Kami harus siap menyerang mereka sejak awal. Apalagi, kami bermain di kandang. Keuntungan itu harus diambil,” ujar Fran Merida, gelandang Atletico. Menurut Merida, performa Atletico di pentas domestik lebih baik daripada di Eropa. Mereka tampil konsisten dan saat ini berada pada posisi kelima klasemen sementara Liga Primera Spanyol dengan koleksi sepuluh poin dari tiga menang, sekali seri, dan sekali kalah. “Semua kompetisi yang kami hadapi penting. Di Liga Primera, kami lebih konsisten dibanding lainnya. Kami terus berkembang dari satu laga ke laga lainnya. Kami benar-benar memahami apa yang kami perjuangkan,” kata mantan pemain Arsenal itu. Bila mampu menjaga konsistensi, Merida yakin mereka bisa menekuk Leverkusen. “Tim ini sedang berada pada kondisi mental yang bagus. Fisik dan taktik kami juga berada pada level atas. Saya ingin menunjukkannya nanti,” lanjut Merida. (ham)


TEGAL METROPOLIS

KAMIS 30 SEPTEMBER 2010

15

RADAR TEGAL

Tim Temukan Eksploitasi Anak SEBANYAK 43 orang Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) terjaring dalam razia yang digelar Dinsosnakertrans Kota Tegal Rabu (29/9). Dari jumlah tersebut terdapat beberapa warga metropolis yang mengeksploitasi anaknya, guna mendapat simpati. Kasi Rehab Sosial Dinsosnakertrans M Yusuf mengatakan razia pekat (penyakit masyarakat) dilaksanakan rutin satu bulan sekali. Namun, tiap bulannya bergantian antara PSK dan PGOT. “Razia dilaksankan mulai pukul 09.00 WIB. Tim menyusur ke beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat-tempat mereka. Seperti terminal bus, stasiun, kantor POS, pasar-pasar, serta di pinggir-pinggir jalan. Tim gabungan berasal dari Dinsosnakertrans, Satpol PP dan Polisi,” katanya usai razia.

Dijelaskan, dalam razia kali ini, tim berhasil menjaring 34 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 5 orang yang masih berusia anak-anak. Bahkan beberapa diantaranya masih balita. Kemudian ada pula 5 orang psikotik atau orang gila. Setelah diangkut mereka dikumpulkan di Kantor Dinsos dan didata. Menurut Yusuf, dari hasil pendataan, ternyata 5 orang anak tadi asli warga Kota Tegal. Dia tidak menampik jika kelima bocah itu dieksploitasi orangtuanya sendiri. “Anda bisa melihat sendiri. Anak-anak itu, tadi diajak orang tuanya mengemis di terminal dan dibawah traffic light. Sementara yang usia anak sekolah dasar membersihkan kaca dan sepion kendaraan yang berhenti di lampu merah. Dari pendataan mereka adalah warga Margadana, Kalinyamat Wetan, serta Sumur Pang-

ADI MULYADI/RATEG

MULAI MARAK - Razia PGOT menemukan banyak anak-anak yang diekspoitasi untuk menegemis.

gang,” imbuhnya. Hasil razia ini, lanjut Yusuf, langsung dikirim ke Panti Bina Sejahtera Kendal, guna diberi pembinaan dan keterampilan. Sedangkan yang anak-anak dikembalikan ke orang tua masingmasing. Dan orang tua kita diberi

pembinaan dan peringatan. Salah seorang ibu bersama anaknya yang masih balita menuturkan dia mengemis guna memenuhi kebutuhan hidup. Dia mengaku membawa anaknya lantaran dirumah tidak ada orang lagi. (adi)

Teknisi Australia Mulai Garap Sirkuit dari halaman 9 mengetahui kadar kekuatan tanah yang hendak dilalui pra crosser. “Kami buat konstruksi sirkuit sesuai standar Internasional. Di sana ada superball dan jumping yang ketinggiannya diatur sesuai aturan International,” ujarnya Rabu (29/9) kemarin. Konstruksi sirkuit powercross sendiri memiliki panjang lintasan 500 meter. Di mana

keliling areal lapangan akan dibuat tribun penonton dengan kursi yang telah didesain layaknya sirkuit Internasional. Ading menyatakan 170 crosser telah mendaftarkan diri dari target 200 orang. Mereka datang dari Australia, Kanada, Prancis, England, New Zeland, Jepang, Korea, dan Thailand dipastikan akan merapat diajang kali ini. “Selebihnya merupakan crosser terbaik nusantara juga akan ambil bagian di sana. Mereka

akan adu ketangkasan di nomor 60 cc, 65 cc, 85 cc, dan 125 cc,” terangnya. Sirkuit garapan teknisi Australia tersebut diformat dengan daya tampung penonton 5.000 orang. Dijadwalkan sebelum turun gelanggang seluruh crosser peserta akan diarak mengelilingi Kota Tegal dalam ajang Rolling Thundher Jumat (1/10) petang dengan start dan finish di balai kota. “Pagi harinya sebelum turun

arena mereka kita arak kembali keliling kota dengan strat dan finish di kawasan GOR Wisanggeni,” tegasnya. Rencananya Ketua IMI Korwil Pekalongan yang juga Wali Kota Ikmal Jaya akan membuka secara resmi ajang Internasional tersebut Sabtu (2/10) pukul 19.00 WIB. Ajang penyisihan di masing-maisng kelas dimulai pukul 10.00 WIB dan partai pamungkas akan dilakukan usai acara pembukaan. (her)

Dinas Jamin Tak Ada Permainan dari halaman 9 Sehingga siapapun pedagang yang beruntung, bisa mendapatkan kios dengan besaran sewa sesuai dengan yang telah ditetapkan. Sehingga tak benar, kalau pembagian kios ada permainan. “Sebenarnya jumlah kios 11, tapi yang kami undi hanya 10 kios. Sebab satu kios kami persiapkan untuk pelebaran pintu masuk sebelah timur, yang selalu diprotes pedagang karena terlalu sempit,” kata Suprianta. Menurut Suprianta, memang saat ini masih ada satu pedagang yang mendapat kios, tapi kepemilikan lapak belum dilepas. Hal ini disebabkan karena barang dagangan masih tersim-

pan dilapak, sehingga lapak belum diberikan pada pedagang lain yang berhak. Namun itu bukan berarti yang bersangkutan bisa dapat kios dan lapak, karena telah ada surat pernyataan diatas materai. Sehingga dalam waktu satu bulan, pihaknya meminta agar lapak dikosongkan untuk dimanfaatlan pedagang lain. “Kami akan terus melakukan penataan pedagang Pasar Kimpling, agar mereka bisa nyaman,” tuturnya. Sebelumnya, sejumlah pedagang di Pasar Kimpling di Jl Teuku Cik Dik Tiro Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Selasa (27/9) malam ramairamai mendatangi rumah anggota Fraksi Partai Keadilan Se-

jahtera (PKS) DPRD Kota Tegal Rofi’i Ali. Kedatangan mereka untuk mengadukan adanya persoalan dalam pembagian jatah kios di pasar tersebut yang dinilai tak fair dan disinyalir ada ‘main’. Menurut Rofi’i Ali, sesuai aduan dari para pedagang dalam pembagian kios terindikasi ada permainan. Sebab, dalam proses pengundian ada ketentuan perjanjian yang dibuat oleh instansi terkait menyatakan, bagi pedagang yang sudah dapat kios, harus melepas lapak yang dimilikinya. Namun dalam kenyataannya, sesuai dengan laporan dari para pedagang, ada sejumlah pedagang yang menda-

patkan kios tetapi tidak mau melepas kiosnya. Bahkan, ada yang menyewakan kepada pedagang lain. Menurut Rofii, terkait masalah tersebut seharusnya Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan menegakan aturan yang telah disepakati. Karena, hal itu menimbulkan kerancuan dan kecemburuan terhadap pedagang lain. “Kami akan meminta kepada Komisi II yang membidangi masalah pasar untuk memberikan teguran kepada Disperindag. Karena kalau ternyata adaun pedagang benar, kami juga minta ada tindakan tegas dari Wali Kota pada oknumoknum yang ikut bermain,” kata Rofii. (hun)

langsungan bermitra upaya menjalin komunikasi secara periodik menyampaikan progres report organisasi dan mengundangg kegiatan yang relevan dengan mitra wajib dilakukan pengelola LPK. Yusqon tak menampik masalah yang ada di Lembaga Pendidikan Ketrampilan sekarang masih berkutat pada legalistic, pengakuan, tingkat kepercayaan, penghargaan formal, budaya, manajemen dan pengembangan SDM, serta pengembangan jejaring. “Kami sependapat dengan PNFI bahwasannya ada beberapa aspek yang harus segera digali agar LPK agar bisa melakukan jejaring bermitra dengan pihal luar. Kenali betul siapa kita, apa yang akan kita bangun, siapa mitra yang akan diajak kerjasama, dan bagaimana memulainya itulah yang harus dipahami para pengelola LPK,” ujarnya. Upaya memotivasi para pengelola LPK juga ditempuh de-

ngan menghadirkan trainer motivator Totok Supraptoni C,Ht yang lebih memfokuskan bahasan materi berpikir positif dan berkata-kata positif yang akan merubah hidup seseorang. Dia mengajak peserta untuk memahami makna dan tutur kata agar mudah menjalin jejaring dengan pihak lain yang akan dijadikan mitranya. “Pemilihan kata dan ungkapan yang membuktikan adanya hukum ketertarikan, wajib dipahami oleh mereka yang hendak menjalankan kemitraan. Contoh kata dan ungkapan tersebut seperti kebetulan, dasar jodoh, sudah ditakdirkan, nasib mujur, dan seterusnya,” ungkapnya. Diharapakan dari ajang silaturahmi yang disatukan dengan seminar nasional tersebut bisa dijadikan media pencerahan pengelola LPK untuk lebih meningkatkan kualitasnya dengan tetap megusung nilai budaya setempat. (hermas purwadi)

Kembangkan Jejaring dari halaman 9 Inilah yang diangkat kepermukaan oleh Ade Kusmiadi, Kepala Pusat Pengembangan PNFI (Pendidikan Non Formal Indonesia) Regional 2 Semarang dalam Seminar Nasional Peningkatan Kapasitas Jaringan Kemitraan antara LKP dengan Dunia Usaha dan Industri di Lantai I Karlita Hotel kemarin. Gelar seminar yang dipadukan dengan ritual halal bihalal tersebut diprakarsai Ketua DPC Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) Drs Yusqon yang dihadiri sekitar 200 pimpinan kursus yang ada di Jawa Tengah. Wali Kota Ikmal Jaya berkesempatan hadir dan meminta lewat lembaga kursus kedepan bisa ikut bersinergi mengenalkan potensi daerah yang ada. Dalam menjalin konsep kemitraan semua pihak harus menjadi stake holders dan berada dalam derajat subyek-subyek,

bukan subyek obyek. “Dengan demikian pola yang dijalankan harus dilandasi dengan prinsip partisipatif dan kolaburatif yang melibatkan seluruh stake holders dalam kemitraan yang dijalankan,” terangnya. Lantas siapa saja yang bisa diajak bermitra oleh LPK. Siapapun, lembaga apapun yang punya visi yang sama dengan LPK dan sanggup memposisikan bahwa diantara kita adalah subyek-subyek yang siap bekerja sama dan bertindak setara. Dalam kesempatan ini dia juga menuntun para pengelola LPK untuk memulai cara menjalin jejaring kemitraan dengan pihak luar. “Buat profil lengkap tentang LPK, kirim profil pada calon mitra yang dibarengi dengan mengenali calon mitra. Selanjutnya undang calon mitra datang ke LPK, bangun kesepakatan strategis dan bangun komitmen,” ujarnya. Untuk memelihara keber-

Pemanfaatan Kaligung Terkendala dari halaman 9 Pasalnya, Dinas Cipta Karya lebih setuju pembagunan bendungan Kaligung diatas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes. “Kalau melihat kenyataan dilapangan, maka kami melihat pembuatan Kedua DED tersebut terancam sia-sia. Sebab warga sekitar belum setuju, dan Dinas Cipta Karya Jateng tak mengijinkan. Padahal untuk penyusunan kedua DED tersebut, sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 1 miliar,” kata Hendria. Menurut Hendria, secara keseluruhan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah menyertakan modal ke PDAM sebesar Rp 4 miliar, dengan rincian

pada tahun 2006 sebesar Rp 1 miliar, tahun 2009 Sebesar Rp 2 miliar, dan pada tahun ini (2010, red) sebesar Rp 1 miliar. Namun sesuai keterangan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DDPKAD) maupun Inspektorat, ternyata penyertaan modal Rp 4 miliar belum dimanfaatkan semuan. Untuk Rp 1 miliar pada tahun 2006, memang telah digunakan. Sedangkanpenyertaan modal tahun 2009 sebesar Rp 2 milir telah diambil, tapi belum digunakan. Sedangkan penyertaan modal Rp 1 miliar tahun 2010, sampai ini belum diambil. “Kalau penyertaan modal Rp 2 miliar belum digunakan, maka kami minta penyertaan modal Rp 1 miliar tahun 2010 jangan dicairkan dulu. Penggunaanya

juga harus jelas, agar tidak terjadi masalah dikemudian hari,” tuturnya. Sekretaris Komisi II Kusnendro mengungkapkan agar DED yang telah dibuat tak mubazir, yakni DED bendungan kaligung dan DED tranmisi saluran pihaknya minta agar PDAM lebih pro aktif, melakukan pendekatan dengan warga sekitar. Selain itu, upaya pendekatan juga dilakukan PDAM pada Dinas Cipta Karya Jateng. “Anggaran penyusuanan kedua DED tak sedikit, sehingga kami minta PDAM untu bisa mengawal pada realisasinya. Jangan sampai DED tersebut tak ada manfaatnya, untuk peningkatan pelayanan PDAM,” ungkap Kusnendro. (hun)

Stok Elpiji Menipis dari halaman 9 Hal sama diungkapkan pemilik Pangkalan di Jl Sumbodro No. 6 Slerok H Muslikha. Dia mengatakan kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg. Sehingga tidak jarang menolak warung atau toko yang ingin mendapatkan pasokan dari pangkalannya. “Kesulitan disini bukan berarti tidak ada, namun kerap terjadi keterlambatan pengiriman dari agen dengan alasan sekarang kuotanya di jatah dari SPBE,” papar Muslikha. Dia juga mengaku mengalami pengurangan pasokan dari agen sejak 4 bulan ini. Biasanya dalam seminggu mendapat jatah 300 tabung dari agen.

Sekarang hanya 50 tabung, itu pun dikirim dua kali. Sementara di tingkat Agen, pemilik PT Alfar Jaya Bersatu Subakti Ningsih mengungkapkan, banyak pangkalan yang meminta tambah pengiriman. Tetapi itu tidak bisa dia penuhi, lantaran sudah ada jatahnya dari SPBE. “Ditingkat agen tidak ada permasalahan pengiriman. Perharinya pasokan dari SPBE mencapai 1.460 tabung. ini untuk menyuplai 21 pangkalan,” katanya. Melihat gejolak tersebut Wali Kota Ikmal Jaya menegaskan setelah ada rayonisasi kebutuhan gas di lapangan banyak yang tidak terpenuhi. Selain itu

juga kerap terjadinya keterlambatan pengiriman, sehingga terjadi kekurangan. “Dalam waktu dekat kita akan mengadakan rakor dengan pertamina dan hiswana migas terkait hal tersebut. Saya akan meminta penambahan kuota mengingat semakin meningkatnya permintaan gas 3 kg,” tegasnya. Minimalnya, akan mengajukan tambahan sebanyak 2.500 sampai 3.000 tabung perhari. Sehingga apabila dijumlah dengan kuata sekarang yang hanya 7.000 tabung menjadi 9.500 atau 10.000 tabung perhari. “Ini sangat mendesak. Sehingga rakor akan kami usahakan sesegera mungkin,” janji Walkot. (adi)

Lapak Kios Dibagi dari halaman 9 sebelumnya telah dilakukan dengan seluruh pedagang kawasan taman poci yang terorganisir dalam OPPAL. “Satu di antara poin tersebut bahwa seluruh PKL kawasan Taman Poci dan Jl Pancasila yang punya tempat di pasar malam alun-alun agar kembali ke los pasar malam. Dan bagi PKL kawasan Taman Poci dan Jl Pancasila yang punya prioritas pindah ke Lapangan PJKA

adalah mereka yang mengantongi kartu anggota OPPAL,” tegasnya. Molornya jadwal pengosongan yang awalnya disepakati 20 hingga 21 Oktober ditoleransi karena sebagian pedagang meminta perpanjangan sehabis lebaran untuk mengais rejeki di sana. Koripudin juga menyatakan per 31 Juli lalu pihaknya telah melakukan pendataan ulang pedagang sekaligus menerbitkan Kartu Tanda Anggota

(KTA) untuk memastikan penambahan jumlah anggota. “Kami yakin mereka yang telah menjadi anggota akan terakomodir mendapatkan lahan baru di lapangan PJKA. Kami menghimbau pada seluruh anggota agar bisa menempatkan diri di tempat yang baru sesuai dengan petak yang telah disediakan sesuai dengan jenis dagangan. Dan kami siap melaksanakan ketentuan yang berlaku dan telah disepakati melalui OPPAL,” terangnya. (her)

Baru Berusia 16 Hanya Sabet Putri ... dari halaman 9 terjaring 20 peserta itu termasuk Gayuh didalamnya, semua dikarantina selama 3 hari. Dalam masa karantina, lanjut Ardjono, peserta mendapatkan pembekalan-pembekalan, tes wawancara, tes tertulis, serta sesi pemotretan, dan latihan penobatan Putri Indonesia Jateng. “Pada 25 September melam merupakan grand final acara tersebut. Disitu ditentukan 10 besar dan 5 besar serta peng-

hargaan. Ketika diumumkan Gayuh dari Kota Tegal terpilih menjadi putri fotogenik,” ujarnya. Dengan dipilihnya Gayuh menjadi putri fotogenik, maka dia akan dijadikan duta wisata oleh Yayasan Putri Indonesia Jateng. Menurutnya, Gayuh sangat berpotensi terpilih menjadi Putri Indonesia. Namun, lantaran usianya yang baru 16 tahun saat sekarang tidak bisa. Sebab sebenarnya syarat mengikuti acara tersebut usia minimal harus 18

tahun. “Salah seorang dewan juri mengatakan kepada saya, Gayuh sebenarnya bisa menjadi Putri Indonesia Jateng. Tapi, usianya belum mencukupi persyaratan. Seharusnya Gayuh sudah didiskualifikasi lantaran itu. Namun karena dia bisa lolos final ya diteruskan. Dan sang juri mewajibkan agar 2 tahun kedepan Gayuh kembali mengikuti ajang bergengsi itu. Karena ada kesempatan besar terpilih menjadi Putri Indonesia Jateng,” pungkasnya. (adi mulyadi)

Muspida Plus Sedot Rp 762 Juta dari halaman 9 Sehingga setiap bulannya mendapatkan Rp. 6.000.000, baik hadir maupun tidak. Total anggaran Kegiatan tersebut awalnya Rp. 349.250.000 dan mengalami kenaikan Rp. 421.7500.000, sehingga total anggaran yang sekarang diajukan Rp. 762.000.000. “Kami menilai anggaran honor muspida plus merupakan bentuk pemborosan anggaran, karena secara azas manfaat dan in put dengan out put serta out come sangat tidak sebanding atas pemberian honor kegiatan tersebut,” kara Rofii. Menurut Rofii, anggaran tersebut diajukan melalui Kantor Kesbangpolinmas, anggar-

an ini bukan nilai yang kecil dan bila anggaran ini dialokasikan kepada kegiatan yang lebih dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat, pihaknya yakin akan lebih baik. Dampak dari kegiatan semacam ini secara spikologis adalah munculnya rasa ewuh pekewuh dari aparat penegak hukum yakni Polres maupun Kejaksaan Tinggi Negeri, ketika mereka harus menindak para oknum dari Pemkot yang telah melakukan tindakan melawan hukum baik itu tindak korupsi, kolusi maupun penyalahgunaan jabatan lainnya. “Salah satu jenis kegiatan muspida plus, sesuai keterangan dari Kesbangpolinmas yang kami terima salah satunya sepeda bersama Wali Kota.

Pada kegiatan sepeda bersama ini peserta yang bukan dari muspida plus tidak mendapat honor, sementara yang dari anggota muspida plus mendapat honor. Ketika anggota muspida plus tidak hadir, kemudian mewakilkan kepada staf atau wakilnya, honor tetap diberikan,” kata Rofii. Menurut Rofii, pihaknya menyarankan kepada Badan Anggaran (Banang) untuk mengevaluasi kegiatan tersebut dan mengkaji ulang honor kegiatan yang dinilai kurang rasional dan membebani APBD Kota Tegal. “Kami minta ada peninjau ulang anggaran tersebut, utamanya soal besarannya,” tuturnya. (hun)

Memulihkan Jantung, Lutut, dan Punggung Tiga tahun sebelum wawancara ini berlangsung, mertua perempuan dari Nyonya Nurul Mas’adah sering sekali merasakan sakit di dadanya. Setelah diperiksakannya ke bidan, ternyata ada semacam luka di jantungnya itu. Oleh bidan, tentu saja ia dianjurkan untuk berobat ke dokter. Tapi sang mertua ternyata tergolong ke dalam kelompok orang yang trauma untuk bertemu dokter. Ia pun menolak mentah-entah. Kebetulan, ada yang menganjurkannya untuk minum New Mandala 525 – waktu itu namanya masih MDL-525. Dan sejak itu, sampai sekarang, ia rutin

meminum kedelai bubuk instan itu. Hasilnya? Beberapa bulan kemudian ia tak pernah lagi merasakan sakit itu. Baru-baru ini, ia coba memeriksakan diri lagi ke bidan tadi. Ternyata luka itu sudah tiada. Dari pengalaman sang mertua itulah hati Nyonya Nurul kecantol pada New Mandala 525. Sejak saat itu, ia punya kebiasaan khusus dalam keluarga: Setiap bulan Ramadan selalu menyertakan segelas New Mandala 525 untuk minuman setiap anggota keluarga. Lalu, secara kebetulan, di awal 2009 lalu, punggung bagian bawah Nyonya Nurul, tepatnya di dekat pinggang, acap kali sakit.

“Munculnya kalau saya sudah lanjutnya. bekerja berat,” ujar wanita 37 Di Indonesia, penyakit tahun ini. Maka, ibu tiga anak jantung menjadi penyebab ini pun langsung ingat New kematian nomor satu, dan Mandala 525. “Saya minum secara rutin satu kali sehari,” ucapnya. Ternyata makin lama gangguan itu makin berkurang. Dan, “Sekarang sudah tidak ada lagi sama sekali,” ungkap penduduk Desa Sambiroto, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini saat ditemui di ujung tahun 2009 lalu. Selain itu, kedua lutut, siku, dan jemari tangan ibu rumah tangga ini dulunya sering ngilu. “Sekarang hanya di siku dan jari saja yang kadang-kadang masih ngilu,”

stroke peringkat keduanya. Selain lesitin, zat gizi pada susu kedelai yang dapat membantu pencegahan penyakit jantung adalah vitamin E. Vitamin ini mampu meremajakan kembali arteri yang sudah tua sehingga lebih elastis dan tidak terjadi pengerasan. Ishwaral Jialal, seorang peneliti di Western Medical Center, University of Texas, di Dallas, Amerika Serikat, mengatakan bahwa mengonsumsi 800 IU vitamin E setiap hari selama tiga bulan berturut-turut dapat memangkas terjadinya osksidasi kolesterol LDL, mencegah kerusakan pembuluh darah arteri, dan

mencegah penyakit jantung sebanyak 40%. Sebagaimana diketahui, zat gizi yang bisa memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak antara lain adalah protein, sejumlah asam amino, isoflavon, sejumlah vitamin, dan mineral-mineral tertentu. Dan di dalam susu kedelai senyawa-senyawa itu terkandung dalam jumlah yang signifikan untuk fungsi tersebut. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran

masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010

OLAHRAGA

16

RADAR TEGAL

Manchester City v Juventus Luca Antonini

MANFAATKAN MOMENTUM

Marco Motta

MANCHESTER - Kemenangan atas Chelsea 1-0 di pekan keenam Premier League membuat kepercayaan diri Manchester City berlipat. Bekal yang teramat penting jelang menjamu Juventus pada ajang Europa League, dini hari nanti. Bagi The Citizens -julukan City-, inilah kesempatan melanjutkan tren positif mereka. Namun, Juve juga datang dengan penuh percaya diri seiring kemenangan atas Cagliari 4-2.

PERKIRAAN PEMAIN :

Man. City (4-2-3-1) Pemain : 25-Hart (g); 5-Zabaleta, 28-Toure, 4-Kompany, 17Boateng; 34-De Jong, 18-Barry; 7-Milner, 21-Silva, 6-Johnson; 32-Tevez Pelatih: Roberto Mancini Juventus (4-5-1) Pemain: 30-Storari (g); 26-Rinaudo, 19-Bonucci, 3-Chiellini, 21-Grygera; 27Krasic, 4-Melo, 5-Sissoko, 8-Marchisio, 23Pepe; 9-Iaquinta Pelatih : Luigi Del Neri Stadion : City of Manchester Stadium Wasit : Eduardo Iturralde Gonzalez (Spanyol)

Lima Laga Terakhir

Inilah momentum yang tepat bagi Juve untuk menjaga konsistensi. Apalagi, Bianconeri -julukan Juve- memang butuh kemenangan pada Europa League, setelah gagal meraih angka penuh di pekan pertama karena ditahan seri 2-2 oleh klub Polandia Lech Poznan. Akibatnya, mereka berada di posisi ketiga grup A. Situasi yang membuat City tidak akan mudah merebut tiga poin meski bermain di markasnya City of Manchester Stadium. “City membuktikan bahwa pembelian besar mereka berguna, tapi kami inginkan poin,” kata Marco Motta, bek Juve. “Performa kami memang labil. Itu terjadi karena ada sejumlah pemain yang masih beradaptasi dengan tim. Berikan waktu kepada mereka, maka mereka akan memberi bukti. Tim ini terus membaik,” ujar mantan pemain AS Roma itu. Selain itu, kalau bicara tradisi, Juve jauh lebih baik daripada City. Ketika masih bernama Piala UEFA, Juve tiga kali merebut gelar juara pada 19761977, 1989-1990, dan 19921993. Sedangkan, City di pentas Eropa hanya menang Piala Winner pada 1970. Namun, kekuatan uang City telah membuat mereka semakin tangguh. Mereka terus mendatangkan pemainpemain berkualitas setiap musim dan dibesut Roberto Mancini. Mereka menapaki

Mario Balotelli

CMYK

Man. City 25/09/10 v Chelsea 23/09/10 v West Brom 19/09/10 v Wigan 17/09/10 v Salzburg 11/09/10 v Blackburn

1-0 1-2 2-0 2-0 1-1

Juventus 27/09/10 v Cagliari 24/09/10 v Palermo 19/09/10 v Udinese 17/09/10 v Lech Poznan 12/09/10 v Sampdoria

4-2 1-3 4-0 3-3 3-3

langkah yang dilakukan Chelsea beberapa musim lalu. Lihat saja performa mereka pada awal musim ini. City telah memberi bukti bahwa mereka patut diperhitungkan. Selain itu, sejak musim lalu City menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sulit ditundukkan ketika tampil di kandang. “Kami akan tunjukkan kepada semua tim bahwa tidak ada klub lain yang datang ke sini dan memulai pertandingan sebagai favorit. Kami akan berusaha matimatian untuk menaklukkan mereka,” ujar Vincent Kompany, bek City. Sudah tujuh laga kandang di pentas Eropa mereka tidak terkalahkan. Berbeda dengan Juve yang memiliki rekor buruk ketika menantang klub asal Inggris. Juve mengalami delapan kekalahan dan sekali draw dalam lawatan ke Inggris sejak 1996. “Kami sedang berada pada momen yang bagus. Menang atas Chelsea telah memberikan motivasi besar dan keyakinan bahwa kami bisa bersaing musim ini. Meski ada beberapa pemain cedera, kami tetap tampil baik,” ujar Mancini. (ham)

Jelang Bigmatch, Mulai Tebar Psywar BIGMATCH Grup G antara Real Madrid dan AC Milan baru digeber tiga pekan lagi. Tepatnya 19 Oktober mendatang. Tapi, sejak sekarang tensi kedua tim sudah memanas. Terutama di kubu Milan, yang berharap bisa mengulang sukses musim lalu, yakni mempecundangi Real di Santiago Bernabeu. Pertemuan dua tim yang paling difavoritkan untuk menjadi wakil Grup G di 16 besar tersebut memang ulangan dari musim lalu. Milan yang sedang terpuruk di Serie A secara mengejutkan mengalahkan Los Blancos dengan skor 3-2 di kandangnya. Dalam kunjungan balasan di San Siro, Milan sukses menahan imbang Cristiano Ronaldo dkk 1-1. “Sudah pasti, Real Madrid adalah tim yang sangat hebat,” ucap Luca Antonini, bek kanan Milan. “Malam ini (kemarin dini hari, Red) mereka mengalahkan Auxerre dan memuncaki klasemen. Tapi kami akan datang ke Madrid untuk menang,” tegasnya. “Musim lalu, kami ke sana dan menang. Kenapa kami tidak bisa mengulangnya musim ini” tandas Antonini. “Saya tahu, tim ini punya potensi untuk mengalahkan Real. Itu sudah tercermin dalam dua laga fase grup musim lalu,” lanjut defender 28 tahun tersebut. Jika dilihat dari jumlah gol yang disarangkan Real musim ini, memang jauh lebih

sedikit daripada musim lalu. Ketika mereka bertemu di matchday ketiga, Real sudah mengumpulkan delapan gol. Menurut Antonini, kelemahan Real dalam memanfaatkan peluang bisa dieksploitasi. Namun, Milan juga harus hati-hati. Sebab, di tangan Jose Mourinho, pertahanan Real jauh lebih solid. Musim lalu, mereka masih kebobolan dua gol dari FC Zurich di matchday pertama, meski mencetak lima gol. Kali ini, meski seret di perolehan gol, defense Real lebih terorganisasi. Mourinho jelas membidik tiga poin saat anak buahnya menjamu Milan. Sebab, kemenangan akan makin mendekatkan mereka ke babak 16 besar. Hasil imbang Milan di kandang Ajax juga menjadi acuannya bahwa Zlatan Ibrahimovic dkk tidak terlalu bagus saat berstatus tamu. “Senang sekali kami memuncaki klasemen di grup yang sulit ini. Saya pikir, siapapun lawan kami kini tidak jadi masalah,” ucap Mourinho. “Saya ingin mengamankan tiga poin saat menjamu Milan, karena langkah kami ke babak kedua makin dekat,” tambahnya. “Saya tidak khawatir dengan perolehan gol tim ini. Asal kami menang, itu sudah cukup. Real juga sangat solid di belakang, kami baru kebobolan satu gol dari tujuh laga resmi. Kami siap menjamu Milan,” tegas pelatih berjuluk The Special One itu. (na)

Tifosi Juve di Masa Kecil SELAMA ini Mario Balotelli kerap disebut sebagai tifosi berat AC Milan. Bahkan, striker Manchester City itu berulangkali ketahuan menonton pertandingan Milan. Dia juga pernah mengenakan kostum Milan di sebuah acar televisi. Namun, ayah biologis Balotelli, Thomas Barwuah, memaparkan fakta yang berbeda. Menurut Barwuah, di masa kecilnya Balotelli adalah tifosi Juventus. Sama seperti sang ayah bilogis yang sangat tergila-gila akan klub berjuluk Bianconeri itu. “Mungkin dia tidak ingat lagi bahwa saat dia kecil dia adalah tifosi Juventus, sama dengan saya. Kami sering bermain sepak bola bersama dan saya selalu mengidolakan (Alessandro) Del Piero,” ungkap Barwuah. Pria asal Ghana itu menjelaskan, ketika Balotelli masih kecil dia kerap mengajarkan kepada sang anak agar lebih meng-

hargai orang lain ketika ada di lapangan. “Saya katakan kepadanya, jangan berdebat di lapangan,” tutur Barwuah. Selama ini, hubungan Balotelli dengan Barwuah tidak harmonis. Balotelli menyebut ayah dan ibunya baru sibuk mengakuinya saat dia sudah mulai terkenal di lapangan hijau. Sedari kecil, dia tidak pernah diperhatikan dan dia diangkat anak oleh keluarga Balotelli. Namun, Barwuah membantah bila dia mendekati Balotelli demi uang semata. “Kami sama sekali tidak tergantung kepada uang Mario dan kami tak pernah meminta apapun kepada dirinya. Tidak benar kami membuang dia saat kecil,” lanjut Barwuah. Kabar mengejutkan lainnya datang dari seorang teman Balotelli yang bekerja di sebuah restoran terkenal di kota Manchester bernama Antonio. Menurut dia, Balotelli tidak akan lama membela City. Karena, dia kurang betah di Inggris. (ham)


Radar Tegal 30 September 2010