Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 30 NOPEMBER 2011

INDEKS KPU Dinilai Tak Independen HAL. METROPOLIS

Sebagian Warga Terpaksa Ngungsi HAL. RADAR BREBES

Warga Laporkan Oknum Polisi HAL. PEMALANG

Biasakan Disiplin Biar Nggak Sering Telat HAL. XPRESI AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BERJAGA -JAGA - Sejumlah petugas kepolisian berjaga-jaga di jalur perbatasan antara Desa Songgom dengan Pamulihan Larangan yang sampai dengan saat ini masih tegang.

CATATAN Berhenti Menggerutu OLEH: ROHMANI KENDATI Muhammad bin Abdullah itu buta huruf, jiwanya tidak pernah diliputi sikap pesimis. Tentu bukan karena beliau seorang rasul dan mendapat pembinaan serta mendapat bimbingan langsung dari Allah SWT. Sikap optimis itu lahir dari keimanan yang hakiki kepada Allah SWT. Jiwa pesimis bukanlah karakter seorang pemimpin besar. Apalagi pembawa risalah agung. Sejarah merekam perilaku optimis Rasulullah SAW, salah satunya ketika terjadi perang Khandaq pada tahun kelima hijriah. Padahal saat itu kondisi kaum muslimin sedang terjepit. Rasulullah SAW beserta kaum muslimin diserang dari dalam dan dari luar Madinah. Dari luar, kaum muslimin akan diserang koalisi militer Musyrikin Quraisy, Bani Ghathafant, Bani Fuzarah, dan Bani Murrah. Sedangkan dari dalam, Rasullah SAW dan sahabatnya mendapat serangan teror fitnah oleh kaum Yahudi.

Songgom - Pemulihan Tegang Gara-Gara Ulah Kerbau, Nyaris Bentrok BREBES - Gara-gara kerbau liar yang kerap kali merusak lahan pertanian, ratusan warga Desa Songgom dengan Desa Pemulihan Larangan, sejak Senin (28/ 11) kemarin, nyaris bentrok. Untung saja sejumlah personil dari kepolisian dan TNI yang datang

ke lokasi berhasil meredam aksi warga yang sudah membawa senjata tajam. Sedangkan imbasnya, sejumlah ibu-ibu dan anak-anak tak sedikit yang terpaksa diungsikan lantaran mereka takut adanya aksi penyerangan. Pantauan Radar di lapangan, aksi yang dipicu oleh kerbau yang kerap kali merusak tanaman pertanian memang merupakan persoalan lama yang tak kunjung

selesai. Mulai dari aksi demo, hingga hingga puncaknya dua warga desa yang bertetangga meski berbeda kecamatan nyaris bentrok. Memang tak dipungkiri, akibat kerbau-kerbau liar itu ratusan hektar sawah milik warga Songgom banyak yang rusak. Amarah warga pun terus memuncak lantaran sampai dengan sekarang belum ada solusi. Padahal ke-

jadian tersebut sudah lama terjadi. Dengan membawa berbagai senjata tajam, warga Desa Songgom siap melancarkan aksi jika para pemilik kerbau tidak terima. Lantaran ada kabar para pemilik kerbau hendak melakukan penyerangan. Namun untung saja, aksi yang siap tempur itu bisa diredam petugas TNI mapun Polri yang terjun ke lapangan. ‘’Untung saja, kami bersama

TKP Seorang awak media melihat hasil jepretan Tempat Kejadian Perkara (TKP) perampokan di PT SNJM Jalan Raya Demangharjo KM 19 Kecamatan Warureja yang terjadi pada Senin (28/11) dini hari.

ke hal 19 kol 4

APA MANING...

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan PT SNJM SLAWI - Polisi mengklaim telah mengantongi identitas pelaku peram-

pokan pabrik tepung ikan PT Sahabat Nelayan Jaya Mandiri (PT SNJM) Jalan Raya Pantura Demangharjo KM 19, Kecamatan Warureja, yang terjadi pada Senin (28/11) dini hari, kemarin. Namun demikian, Polisi

belum bisa membeberkan identitas pelaku yang disinyalir ada 6 orang. Pernyataan ini ditegaskan Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, usai melakukan ke hal 19 kol 4

dengan rekan-rekan dari Kodim 0713 bisa cepat turun ke lokasi. Sehingga, aksi bentrok yang tinggal menghitung detik saja bisa cepat diredam,’’ kata Waka Polres Brebes Kompol Daniel Mucharam, saat di TKP, kemarin. Menurutnya, sejumlah anggota juga sempat terkena lemparan batu dari warga Pamulihan Larangan yang akan menyerang warga ke hal 19 kol 4

Pemilik Mr Game Ikut Bertanggung Jawab Kebakaran Pacific Mall TEGAL - Penyidikan kasus kebakaran yang menimpa Pasar Raya Pacific Mall Tegal, seperti diketahui hingga sekarang terus berlangsung. Dalam kasus ini Polres Tegal Kota Tegal, sebelumnya telah menetapkan tiga orang karyawan Mr Game, sebagai tersangka. Sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan pemilik MR Game, Soen Andi Sundjaya (41), warga Purwadinatan Semarang Tengah, seperti dike hal 19 kol 1

AKP Heriyanto SH Kasat Reskrim

ABIDIN ABROR/RATEG

DIPERIKSA - Pelaku pencabulan sekuriti SMPN 1 Albert Neilsen, tengah diperiksa Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH.

Cabuli ABG Sopir dan Sekuriti SMPN 1 Ditahan TEGAL - Dua kasus pencabulan anak dibawah umur, dengan pelaku berbeda terjadi di wilayah Polresta Tegal Kota. Kasus pertama dilakukan seorang petugas sekuriti SMPN 1 Kota Tegal, Albert Neilsen (35). Pria ini dilaporkan karena telah melakukan tindak pencabulan. Sedangkan korbannya anak ke hal 19 kol 1

Songgom - Pemulihan Tegang * Ana rembug dirembug Polisi Kantongi Identitas Pelaku * Gagiyan cekel!

CMYK


OPINI

2

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Hari Guru oleh: Muh. Abduh BELUM lama Momentum Hari Guru 25 November 2011. Namun saat masih dalam suasana peringatan hari guru, ada perlakuan guru terhadap siswa yang berbuntut laporan kepolisian. Oknum guru Mapel PKN SMPN 1 Lebaksiu, SU, dipolisikan Rosikhun (37) dan Eti Khaeriyati (37), kedua orang tua siswa Murti Wulan, kelas IX H, ke Mapolsek Lebaksiu Sabtu sore (26/11). Pasalnya, SU dianggap tidak mentaati kewajibannya mengerjakan pelajaran atas diperintahkannya. Dugaan penganiayaan SU seperti yang dilaporkan orang tua korban, disaksikan oleh semua siswa kelas IX H, karena peristiwa penganiayaan terjadi di ruang kelas tersebut. “Jamane enyong sekolah, guru mentung nganggo garisan, nyabet sikil anggo penggaris, ngapuri rai nganggo penghapus kayong biasa. Aku dadi kemutan kanca lagi SD, gara-gara maju nggarap matematika ora gelem, malah cekelan bangku, langsung sabet sikile nganggo penggaris,” tutur Panjul. “Saiki dudu jamane kaya kuwe. Ngger kaya kuwe, bisabisa dilaporna polisi!” “Saiki guru kudune kepriben sih wa?” Menjadi guru yang ideal memang menjadi tanggung jawab terbesar bagi guru. Ini tugas yang mulia. Menjadi guru sering mendapat berkah, bukan semata-mata yang bersifat materi. Berkah kebahagiaan batin, kepuasan kerja, dan kesejahteraan. Inilah model guru sejati yang didambakan dan dirindukan siswanya serta oleh masyarakat sekitar. “Kayong ora gampang yah dadi guru!” Guru adalah salah satu sumber pengetahuan, sosok yang diidolakan, model yang sering ditiru, pembimbing, pendidik, dan bisa menjadi tempat untuk diskusi. Kesan terhadap guru yang penuh cinta kasih, menyenangkan, bersahabat, ramah-tamah, namun tegas dan tegar dalam menghadapi setiap tantangan hidup. Guru adalah pemicu kreativitas, pembangkit semangat belajar, dan menumbuhkan optimisme. Guru adalah penyebar kedamaian, penguat keyakinan meraih cita-cita, dan selalu menampilkan kewibawaan. “Anteb ah tugas guru! Tapi diyakini, ketika menetapkan menjadi guru, adalah panggilan jiwanya dan panggilan hidupnya untuk berbakti terhadap sesama. Kebanggaan seorang guru adalah ketika melihat anak-anak didiknya mampu berhasil meraih citacitanya, memiliki prestasi yang baik, dan berhasil melebihi dari guru itu sendiri. Keikhlasan guru terpancar dari tutur kata dan sikapnya yang rendah hati. Kiranya tidak ada di dunia ini yang hidup tanpa peran dan kontribusi dari seseorang yang selayaknya berlaku sebagai guru. Guru adalah guru di sekolah dan guru di masyarakat. Guru adalah agen yang sebenarnya untuk suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Keberadaan guru menjadi penyemangat siswanya untuk belajar dan memotivasi agar meraih prestasi terbaik. Guru juga berada di tengah muridnya ketika si murid berada pada kondisi kurang bergairah. Guru menjadi tempat mengadu ketika murid menghadapi masalah. Guru adalah gambaran sosok yang penyabar, jauh dari sikap tinggi hati. Guru adalah penampilan yang layak diteladani. Guru yang selalu berpikir tentang segala sesuatu yang hakiki dan tidak gemar basabasi. Tidak mudah tergoda oleh arus konsumtif, pragmatisme, dan budaya asing yang negatif. Guru adalah profil penebar keberanian dan pembangun iklim kompetisi yang sehat. Guru yang selalu menunjukkan keceriaan di tengah kegalauan hatinya. Guru merupakan pembaharu di masyarakatnya dan perekat kebersamaan di lingkungan sosialnya. Guru yang menghargai proses dan hasil serta bersikap adil dan bijaksana dalam segala tindakannya. “Mulane sih, ngger ana guru ngampleng, geger yah. Padahal guru juga manusia. Kadang metu ora sabare!” “Kuwe sing ngampleng ndean maksude ben disiplin?” Tindakan pendidikan oleh guru pada dasarnya adalah unik. Pembelajaran bersifat khas dan berbeda untuk setiap individu si belajar. Ketegasan guru dalam menanamkan disiplin bermakna pendidikan. Menempa si belajar agar menjadi manusia tegas, berpendirian, dan terampil menyikapi persoalan. “Tegas dudu berarti ngamplengi kan?” (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Gugurnya Pahlawan Tanpa Tanda Jasa 0leh: Daryono PERINGATAN Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-66 ini dilaksanakan secara hikmat dan serentak di seluruh Indonesia. Upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun 2011 terlihat sangat berbeda dibanding dengan upacara-upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI 13 tahun lalu sebelum lahirnya reformasi. Upacara tahun ini tampak sekali para guru lebih antusias dan tampak keren-keren. Maklum, karena guru-guru sekarang lebih sejahtera dengan adanya tunjangan-tunjangan yang mereka terima. Melalui sertifikasi guru, tunjangan fungsional (TF) untuk wiyata bakti, tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) untuk guru yang belum sertifikasi, tunjangan lauk pauk (guruguru di bawah naungan kantor Kemenag). Bahkan para guru honorer pun merasakan kesejahteraan karena adanya honor yang diterima dari pusat maupun pemerintah daerah, selain dari sekolah tempat mereka berwiyata bakti. Marilah kita bandingkan dengan kehidupan para guru sebelum reformasi atau sebelum munculnya Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jangankan para guru honorer yang hanya menerima uang sabun (istilah honor) sebesar lima ribu rupiah tiap bulannya (bahkan ada juga guru honorer yang tidak menerima sedikit pun honor), para guru yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja gajinya tidak cukup untuk me-

menuhi kebutuhan pokok dalam satu bulan. Belum lagi kalau mereka menguliahkan anakanaknya di perguruan tinggi. Sungguh suatu perjuangan dan tantangan hidup yang maha berat bagi para guru jaman itu. Tetapi mereka dengan tekun dan ikhlas selalu melaksanakan tugas pengabdianya dengan penuh rasa tanggung jawab. Banyak di antara para guru (termasuk penulis) saat itu berangkat melaksanakan tugas dengan mengendarai sepeda angin, bahkan jalan kaki. Kalaupun mengendarai sepeda motor saja itu bunyi klaksonnya, “ dit..dit..”, seolah memberitahukan bahwa sepeda motor itu diperoleh dari kridit kendaraan bermotor. Tetapi para guru merasa bangga dan bersungguh-sungguh melaksanakan tugas mulia demi mencerdaskan anak-anak bangsa. Mereka sangat bertanggung jawab dalam pengabdiannya. Melaksanakan tugas kewajiban profesionalnya merupakan suatu pengabdian, amanah, dan ibadah kepada Allah subhanahu wa taala. Sehingga pantaslah kalau kemudian pemerintah menghargainya kepada para guru waktu itu dengan sebutan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, dengan syairnya sebagai berikut: Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku Sebagai prasasti terima kasihku tuk pengabdianmu. .Engkau sebagai pelita dalam

kegelapan. Engakau laksana embun penyejuk dalam kehausan. .Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa. Tetapi para guru di era reformasi sekarang ini, apakah masih layak dan pantas disebut sebagai Pahlawan tanpa tanda jasa? Sungguh sangat ironis sekali dengan kehidupan guru era sekarang yang sangat berbeda jauh dibanding dengan guruguru jaman sebelum reformasi. Lebih-lebih setelah terbitnya Undang-undang Guru dan Dosen yang di dalamnya mengatur tentang kesejahteraan guru dan dosen. Munculnya sertifikasi guru inilah yang diiringi dengan berbagai istilah peningkatan kesejahteraan guru sebagai mana penulis sebutkan di atas, yang menjadikan sikap dan perilaku guru berbalik seratus delapan puluh derajat dibanding dengan guru jaman sebelum reformasi. Guruguru sekarang lebih mengejar kesejahteraan melalui sertifikasi guru tinimbang kewajiban pekerjaan melaksanakan tugas untuk meraih prestasi. Sehingga di jaman sekarang ini banyak terdapat guru tidak mempunyai rasa malu hanya untuk menuntut hak dengan demontrasi, mengkritik dan menghujat pejabat atasannya karena belum terpenuhinya hak-haknya. Sampai pada tuntutan hak bila hanya diminta untuk melatih, membina atau mendampingi siswanya dalam suatu perlombaan. Mereka lebih mengutamakan hak dan sangat jauh melupakan kewajibannya.

Dengan keadaan sifat dan sikap guru sekarang di sekitar penulis sebagaimana tersebut di atas, penulis merenung dan penuh tanya di dalam hati saat mengikuti Upcara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke- 66 ini. “Apakah masih terpuji para guru di jaman sekarang, sementara mereka lebih menuntut gaji? Apakah masih pantas para guru namanya selalu hidup disanubari para siswanya, sebab di sisi lain tidak sedikit guru yang hanya mencari hidup? Apakah masih layak para guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa padahal banyak juga di antara mereka yang mengejar jasa? Lebih-lebih pada saat lagu Himne Guru dinyanyikan para siswa, bulu kuduk penulis merinding. Bait demi bait dan baris demi baris penulis dengarkan dan perhatikan. Begitu ikhlasnya para siswa memuji dan menyanjung para guru dengan berbagai sebutan yang sangat mulia. Bahwa guru sebagai pelita dalam kegelapan, bahwa guru sebagai embun penyejuk dalam kehausan, dan bahwa guru sebagai patriot pahlawan bangsa pencipta insan cendekia, (bukan lagi sebagai patriot tanpa tanda jasa). Meneteslah air mata penulis mendengarkan pujian dan sanjungan para siswa dengan tulus ikhlas. Para siswa benar-benar tulus dan ikhlas sebersih jiwa dan hatinya sebagai anak-anak dalam memuji dan menyanjung para guru. Lalu apakah penentuan tema peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-66 tahun

Korban Pendzoliman

Nyalurna Bakat Atlet

Iklan Lowongan YTH HaRiaN RaDaR TeGaL UsuL DonG KaLau BISa iKLan LwnGan nYa SeTiap HaRi SaBtu 1 HaLaMaN BaRanG kali BiSa D PeRTiMBanGKaN, TeRiMa KaSiH. 087730044540

RATEG tolng dimuat ya, nyong pan melu ngresula, Pak Wali yth, donge kae nang stadion sing jaga malam ana ora, nyong wingi ngadakna acra nggo esuk, tapi bengi sadurunge pan ti2p barang keder, jare ana sing turu nang stadione tapi wonge ora ya ora belih, sapa sih kae, wong dinas pa udu, yen dudu ganti bae karo dinas sing ngelola stadion. Matur nuwun rateg. 083837220229

Ora Ngandel, Teka Dewek AKU pengin Dinas Kependudukan & Catatan Sipil, diganti arane: kantore sarang penyamun. Ora ngandel? Teka bae di cck na dwk. Trims 081809622701

Sudah Enek Melihatnya WAHAI msyarkt pecinta kedamaian... kalo terjadi tawurn antr pljr, mari kita skalian ikut trlbt ddlmnya. Kita kroyok aja pljr2 itu, biar ada rasa kapok. Kami sudah enek melihatnya. 08179585907

Pan Dadi Apa Donge BANG Rateg. Cah sklh pn pd dd apa donge?. krpe tawurn bae.. yuh dulur.. ssn melu tawurn.. dikapruki bae ssn. Ora ush ndlng sp2. nek atiku.... 081578352672

Melu Ngawasi Proyek YUH sadulur... pada melu2 ngawasi proyek sng mutune amburadul. Masa selokan pasire lemah tok, smene sa “cret”. Ngaspal gili ya kaya kue. Kue

Penulis adalah Pengawas Sekolah Dikpora Kabupaten Tegal yang berdomisili di Kota Tegal

kontrak, kebijakan yg cari untung sendiri, merugikan knsumen. 085742074395

SYARAT utk jd pjbat khan punya pdlt baik dan tdk pernah dihukum, lha knp mantan pngawas terhukum masih tetap duduk di singgasana kursi pjabat. Berarti mantan kasek SD, SMP dan SMA mjadi korban pendzoliman penerapan aturan ambigu ganda yg dibedakan dr was SMP. Bgm tanggapan para pembela kejujuran dan kbenaran amanah pemegang aturan? 085869883372

Ana Sing Jaga Malam?

2011 yaitu “Mengembangkan Peran Strategis Guru Untuk Membangun Karakter Bangsa“ dengan sub tema “Peningkatan Kinerja Guru Untuk Pendidikan Bermutu”. Di tengah-tengah sikap dan sifat guru sebagaimana penulis uraikan di atas sudah sesuai dengan tujuan Pendidikan Karakter Bangsa? Bagaimana mungkin seorang guru bisa menanamkan sifatsifat positif karakter bangsa sesuai yang diharapkan kalau sifat dan sikap guru belum mencerminkan karakter positif sebagai pencetak insan cendekia, sebagaimana gubahan baru dari lagu Himne Guru “ Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa”. Diubah menjadi Engkau patriot pahlawan bangsa, pencipta insan cendikia. Tentu penentuan tema tersebut mengandung harapan adanya suatu perubahan sifat dan sikap guru yang sudah terpenuhi kesejahteraanya. Yakni untuk menjadikan jabatan profesi guru sebagai jabatan mulia yang benar-benar diemban dan dilaksanakan secara bertanggung jawab untuk mengamalkan jati diri PGRI dengan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme. Yakni untuk memberikan layanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat sesuai dengan harapan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI. Marilah kita renungkan…. (*)

kan duite aku smpean kbh, ddi kt brhak ngwsi. Aja pd njukut keuntungan sng haram. 08179585907

Bantuan Laka Kabare ASLMU’ALKM. RATEG yth, aq pn melu Ngerusula yO, tlng d muat, kpd Dinsos Depnakertrans d Kab Tegal. Bln kmrin da pendta’n wong Difabel (cacat daksa) jrene pan olh bntuan, tp rung jelas, mung gawe arep2 tok. Sampe saiki laka kbare. Donge bener pa ora. 085742123181

Lagi Pada Apa Sih AQ tah heran nggr lwt alun2 Slawi wyah bengi, wong ws genah2 sg adol pngann pirang2, tmpte y pdaang, tp bsane akeh psangn muda mudi mlah mndegna mtor ng pnggir dlan sg pteeng yah,, donge lg pd ap sih..? 085641771549

PLN Goroh OM rateg melu ngresula kie, tulung dimuat... jarene yen tambah daya kue gratis tp bisane aku wingi mbyar 350 ewu? Tulung jelasaken Pak PLN Randudongkal... mtrnuwun. 087764267026

Urung Buka Rekening ASS wrb, Aq pan ngersula sing keskian xnya, tlog dimuat jgn smpe gak ya um rateg. Tgl 31 Oktbr2011 aq pan trnsfr ke BCA Cab Banjaran jm 08,20. Krn sy srg ad trnsksi bca sy pgin bka rekg BCA. Sampe di bca jam 08,15 dsna ad 2 antrian 1 utk strn dbwh 10 jt spi ora rme. sy msk antrian ke2 utk stran di atas 10jt rme &

pnjg. jm 09,45 didpnku bpk umr 75 th, tpi dgn enknya tler yg gak ad ppn nmanya melyni stran yg dbwh 10 jt. Tba glran sy yg sdh antri lbh dri 1jm gak ad kta maf ato bsa bsi, dri tler yg tdk prfesinal. Lgsg sy knfrmsi ke tler yg mlyni sy spa nma tler itu indah kty. Sypn urg mmbka rkng bca cab Banjran yg ambrdul tu. 081510485991

Terlambat Bayar Denda BISANE Perpusda Kota Tegal laka tata tertib nggo peminjam. Aq pan ngresulah kie maring kepala Perpusda Kota Tegal. Aq nyilih buku neng Perpusda mbaleknane telat beberapa hari trus aq dijaluki denda 5 rb rupiah. Barang aq takaon tata tertibe petugas tidak bs menunjukkan, tapi aq tetep dipaksa kudu bayar denda. Duit2 hasil denda kuwe mlayune maring ndi? Sebab laka kwitansine. Kepala Perpusda Kota Tegal, kudu bs nertibna petugas mau. Maturnuwun. 085742718259

Cuma Dikasih Wafer ASLM wr wb, saya prihatin dengan program Pekan Imunisasi Nasional di Adiwerna Kab. Tegal. Mobil ambulanya apv bagus, setelah dapat vaksin, balita cuma diberi jajan wafer kiloan 2 biji, anak saya saja ga doyan. Bagaimana masa depan bangsa mau maju jika pemerintah pelit dgn rakyatnya. Beda jauh jika dibandingkan PIN Kota Tegal. 085741176160

Kebijakan Cari Untung ADIRA quantun payah ah! Masa saben setor kredit kena adminstrasi Rp 2000, kuwe kan di luar kesepakatan

ASS, 0m RATEG nyong pn melu ngrsula mbarah, sg arane Kab Tegal kro Kab Brebes kwe ora adoh jark wilayahe, tpi herane klakuan pjabate bisa adoh nemen bedane, trutma ng soal kprdulian ng generasi pnerus sg brprestasi ng olah raga, lah kwe Koni pengkab duite ng endi nyongta kayong diiihi, soale nyong due tim voli putri koh malh diundange ng acra Bupati Brebes Cup, tp Kab Tegale dewk boro2 nganakna turnamen Bupati Cup, senenge lah panggung hiburan, coba spisan2 nyalurna bakat atlet bola voli daerahe dewek, pa maning ski lagi gencar2e yel-yel “ayo, ayo, ayo Indonesia bisa” ng sea game, ganing ka Koni Pengkab Tegal rapet apa kupinge. 087830154522

Mangan Duit Haram ASSLM. Om Radar Q pan melu ngresla mhn d muat. Untk Kepala Dinas Dikpora Kab Tegal. Rika nyambut gawe merem apa ngntuk? Neng dsku, SD Bulakwru 03 ana guru sing berbulan2 ora mangkt laka tndakn. Apa PP 53 th 2010 ws ra kanggo? Neng bri sing antri pengn dadi PNS akeh. Ora mulang d byar mangn duit haram. Aja2 bareng rsan kr UPTDne... tlg d tindk Pa Dinas Dikpora! Aja djor klowor.. 081803923131

Akeh Bocah Mbolos ASS... Akku pn melu ngersula akh. Donge kae bocah2 sekola cg pada mbolos lka sg dcekeli.. Jare ana Satpol PP ne, ganing ng terminal ecih akeh sg pd mboloz. Tulung dtindak, ben bocah2 saiki pd benerr. Terima kasih, wasalam. 083878951155

PENGUMUMAN Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum. Redaksi

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

RABU, 30 NOPEMBER 2011

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

KPU Dinilai Tak Independen Terkait Masalah Edi Friono

FASILITAS

M SAEKHUN/RATEG

CEK KOLEKSI BUKU - Kepala Kantor Arpusda Kota Tegal Drs Ikrar Yuswan Apendi MM didampingi stafnya, mengecek kondisi dan koleksi buku di rak perpusda. ABIDIN ABROR/RATEG

SIBUK - Petugas oemadam kebakaran sibuk memadamkan api yang membakar lantai 3 pusat perbelanjaan Sri Ratu Pacific Mall.

Standar Pengamanan PacificMallDipertanyakan PERISTIWA kebakaran yang menimpa salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Tegal, Sri Ratu Pacific Mall, membuat banyak kalangan prihatin. Karena selain mengakibatkan kerugian miliaran rupiah, juga menyebabkan ratusan pegawai untuk sementara menganggur. Belum lagi kerugian yang ditanggung pemilik tenant maupun counter. ke hal 9 kol 5

PRESTASI

Polres Juara Public Address Polda Jateng INDA Choerunnisa, siswi SMK PGRI Kota Tegal, baru-baru ini menyabet juara pertama dalam lomba bertajuk ‘Patroli Keamanan Sekolah (PKS),’ bidang public address tentang Kamtibcar Lantas tingkat Jawa Tengah. Perjalanan panjang meraih predikat juara, ternyata tidak semudah dibayangkan. Sebelumnya dia harus mengikuti seleksi tingkat eks Karesidenan Pekalongan mewakili Polres Tegal Kota. Dari hasil seleksi tersebut, Inda berhak mewakili eks Polwil Pekalongan maju tingkat Polda Jateng. ke hal 9 kol 5

HUKUM Kasus Pasar Pagi Terus Berlanjut PENYELIDIKAN dugaan gratifikasi terkait pembangunan Pasar Pagi Tegal, yang menelan anggaran Rp17 milliar, sampai sekarang terus dilakukan. Penyelidikan kasus tersebut dilakukan dalam beberapa tahap, sejauh ini masih dalam pengumpulan data. Menurut Kasie Intel Kejaksaan Negeri Tegal, Sukanda SH, rencananya penerima gratifikasi, Tatang Suandi akan menyerahkan data baru, yang sangat dibutuhkan dalam penyelidikan. “Kita masih kumpulkan data,” ucapnya saat ditemui di Kantor Kejaksaan, kemarin. Dia menambahkan, dalam waktu dekat mantan anggota Komisi C DPRD Kota Tegal bakal dipanggil. Khususnya yang menjabat periode 2004 - 2009. “Kita akan panggil kembali,” tandas Sukanda. Setelah itu, kejari memanggil anggota dewan aktif, termasuk pihak terkait lain. (din)

CMYK

pernah menetapkan Edi Friono, melalui Surat Keputusan (SK) menjadi anggota DPRD periode 2009 - 2014 terpilih. Namun SK itu dicabut, sebab keanggotaan Edi Friono dicabut DPP PKB. ke hal 9 kol 1

RINTIS JADI PERPUSTAKAAN

DIGITAL sil, membutuhkan dukungan anggaran cukup besar, dan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola perpustakaan handal. Berbagai cara dilakukan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) setempat, ke hal 9 kol 1

Guru SMPN 7 Juara I Nasional

PRESTASI - Inda Chorunnisa dengan piala dan piagam, karena prestasinya sebagai juara pertama Public Address tingkat Polda Jateng.

DOK.RATEG

Anshori Azizi

Perpusda Mr Besar Martokoesoemo Tegal

UNTUK mengikuti kemajuan teknologi, sekaligus melaksanakan tuntutan pembaca. Perpustakaan Mr Besar Martokoesoemo, yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Tegal, sedang merintis menjadi Perpustakaan Digital. Salah satu cara agar rintisan itu berha-

ABIDIN ABROR/RATEG

DPC PKB Kota Tegal menilai KPU kurang independen. Hal ini dibuktikan dengan surat KPU Propinsi Jawa Tengah (Jateng), yang menjawab konsultasi KPU Kota Tegal, soal surat permohonan pengembalian hak Edi Friono sebagai calon anggota legislatif (caleg) terpilih, pada Pemilu 2009 dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Tegal Barat. Hal ini dikatakan Ketua DPC PKB setempat, Anshori Azizi, kemarin. Menurutnya, jawaban KPU berkaitan saran KPU Propinsi Jateng, yang dikirim ke KPU pusat. Terutama tentang Edi Friono tidak masuk dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) kurang tepat. Karena Edi Friono masuk dalam DCT, bahkan Gubernur Jateng Bibit Waluyo

MAHKAMAH Konstitusi (MK) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama, tahun ini memberikan anugerah konstitusi kepada sejumlah guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dari tingkat SD/MI hingga SMA/MA. Dalam ajang yang diikuti oleh seluruh guru dari 33 propinsi se-Indonesia itu, seorang guru dari SMPN 7 Kota Tegal, Eko Winarno SPd berhasil menjadi yang terbaik alias juara I. Anugerah Konstitusi dari MK bagi guru PKN berprestasi tingkat nasional 2011 ini diserahkan secara langsung oleh Ketua MK Prof Dr Mahfud MD SH di Putri Duyung Cottage, Jakarta, Jumat (25/11) lalu. Seleksi anugerah konstitusi tersebut dilaksanakan sejak bulan Agustus lalu. Sang juara I Anugerah Konstitusi guru PKn tingkat nasional jenjang SMP/MTs, Eko Winarno mengatakan, ada beberapa tahapan seleksi untuk meraih penghargaan atau anugerah ini. Tahap pertama adalah seleksi di tingkat propinsi

M SAEKHUN/RATEG

BELUM DIPASANG - Paving di halaman proyek pembangunan Instalasi Farmasi Dinkes Kota Tegal, sampai Selasa kemarin belum dipasang.

Rekanan Instalasi Farmasi Mbalelo Dinkes Keluarkan Peringatan Ketiga KENDATI penyelesaiannya terlambat sejak tanggal 17 November 2011, CV Cempedak Jaya selaku rekanan proyek pembangunan Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes)

Kota Tegal, yang menghabiskan anggaran Rp1.078.449.900 dinilai mbalelo. Sebab sampai Selasa lalu, rekanan tak mampu menuntaskan pekerjaan 100 persen. Padahal ketika tinjauan Komisi II DPRD, rekanan janji Senin (28/11) pekerjaan bakal dirampungkan. ke hal 9 kol 5

Ijin Turun, Fisik Dibangun

ADI MULYADI/RATEG

BERPOSE - Bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal Dra Titik Andarwati (kanan), penerima penghargaan Anugerah Konstitusi 2011 guru PKn SMPN 7, Eko Winarno (kiri) memamerkan penghargaan yang diperolehnya.

Jawa Tengah. Setelahnya diminta menyerahkan dokumen portofolio guru, evaluasi diri dan karya ilmiah yang dikirimkan ke Kemendikbud.

Guna diseleksi bersama semua peserta dari 33 propinsi di Indonesia. ke hal 9 kol 5

TIDAK lama lagi Kota Tegal memiliki sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menurunkan ijin operasional pendirian Politeknik Keselematan Transportasi Darat yang akan dibangun di Margadana, tepatnya dibelakang kampus SMAN 5 Kota Tegal. Karena itu, sesuai rencana awal, Januari mendatang pembangunan fisik PTN tersebut sudah dimulai. Seperti di ketahui PTN tersebut merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang baru kali pertama ada di Indonesia bahkan di

Asia. Kepala Balai Diklat Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Kota Tegal, Zulmafendi mengatakan, surat dari Kemendikbud sudah turun pada 15 November lalu. Karenanya, saat ini sedang melakukan persiapan-persiapan. Di antaranya fisik atau pembangunan gedung, kemudian program, termasuk sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM). Dan ketiga peserta didiknya. “Untuk peserta didik sudah ada. Yakni taruna-taruna yang ada saat ini sejumlah 150 orang. Mereka akan dikonversi ke hal 9 kol 1

Warga Tegal Mengaku Kesulitan Permodalan SEJUMLAH warga Kota Tegal mengaku kesulitan modal, sehingga usaha mereka mati suri. Padahal itu merupakan penopang ekonomi keluarga. Hal ini terungkap dalam reses Wakil Ketua DPRD Propinsi Jateng, Drs HA Fikri Faqih MM. Kusbianti, warga Jalan Mawar mengatakan, untuk memanfaatkan sampah, sesuai hasil pelatihan telah merintis pemanfaatan sampah untuk pembuatan tas. Namun kendalanya di tengah jalan dia malah modal. Sedangkan untuk pinjam modal sampai saat ini terbilang sulit. Sehingga tak sedikit masyarakat Kota Tegal terbelit utang pada rentenir. “Saya berharap ada solusi atas masalah tersebut. Sebab yang saya jalani memiliki dua tujuan sekaligus. Selain untuk usaha juga pemanfaatan sampah dibuat tas,” tuturnya. Hal senada diungkapkan warga Kelurahan Kraton, Tri Yuliati. Dia

M SAEKHUN/RATEG

KESULITAN MODAL - Salah satu peserta reses menyatakan kesulitan modal, dalam pelaksanaan reses Wakil Ketua DPRD Propinsi Jateng, Drs HA Fikri Faqih MM.

mengaku kesulitan mengelola simpan pinjam di daerahnya. Padahal untuk meminjam tidak dikenai bunga sama sekali. Sehingga modal yang ada tetap tidak ada tambahan. Otomatis dia minta agar keberadaannya bisa membantu masyarakat lebih banyak. Baik dari jumlah nasabah maupun jumlah uang yang dipinjam. “Karena terbatasnya modal, pinjaman maksimal Rp250 ribu, dan dapat diangsur 10 kali. Kami tetap memegang teguh prinsip syariah, agar tidak ada unsur riba. Maka pengembalian uang pinjaman tidak kami kenai bunga. Saya berharap ada solusi soal penambahan modal ini.” Menanggapi pertanyaan tersebut, Wakil Ketua DPRD Propinsi Jateng, Drs HA Fikri Faqih MM mengungkapkan, terkait

permodalan sebenarnya Pemkot melalui dinas atau kantor, menyiapkan bantuan khusus. Pihaknya akan koordinasi berkaitan masalah tersebut. Sehingga tidak perlu sampai Propinsi Jateng. Namun demikian, apabila ada informasi terkait permodalan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan DPD PKS Kota Tegal. “Kami rasa masalah permodalan direspon Pemkot yang menggulirkan peminjaman modal tanpa agunan,” paparnya. Lebih lanjut dia menegaskan, jumlah penduduk Jateng 34 juta jiwa. Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Jateng, paling jelek atau urutan ke-35 adalah Kabupaten Brebes. Urutan terjelek nomor dua Kabupaten Pemalang, dan urutan ke-3 Kabupaten Tegal. Kota Tegal masuk 15 terbaik.” (hun)


PEMALANG

4

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Warga Laporkan Oknum Polisi

PENTOL RAH

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

IRIGASI - Irigasi di wilayah Kecamatan Taman sudah mulai teraliri air.

Aliran Air Bendung Sokawati Sudah Maksimal PEMALANG - Mengalirnya air di sejumlah irigasi disambut baik para petani, sebab lebih dari tiga bulan lalu irigasi tersebut sedang dilakukan perbaikan total. Sebelumnya, janji mundur 10 hari untuk membuka bendungan Sokawati baru kemarin, Senin (26/11) dibuka, namun debit air baru maksimal Selasa, (29/11). Mohamad Giri (51) ketua Kelompok tani Guyup Makmur Desa Loning Kecamatan Petarukan mengatakan, sebelum aliran air sampai pada tersier di wilayahnya, semua tersier yang menghubungkan lahan sawah sudah dilakukan pembenahan dengan cara membersihkan sampah dan rumput di sekitar tersier. Dengan kerja keras para petani dan petugas ulu-ulu setempat untuk menyambut kedatangan air dari irigasi yang selama ini ditutup, mereka sudah siap kerena saluran tersiernya sudah bersih, “ Kami sangat senang air dari irigasi sudah sampai pada lahan milik kami, bahkan untuk menyambutnya, kami sudah melakukan kebersihan di saluran tersier,” katanya kemarin. Sementara itu, menurut informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang pada Bagian Pengairan, bahwa aliran air di irigasi sudah mengalir mulai kemarin. Namun sejumlah irigasi masih dilakukan perbaikan, bahkan tumpukan sampah masih banyak dijumpai di aliran irigasi sehingga menghambat perjalanan air hingga ke ujung saluran irigasi wilayah utara. Tidak hanya itu, hambatan aliran di irigasi juga karena faktor irigasi dengan struktur tanah irigasi yang masih kering, sehingga air banyak yang meresap ke tanah. Meskipun demikian, untuk sekarang ini diharapkan aliran air dari pintu Sokawati yang sudah dibuka tiga hari yang lalu sudah sampai di hilir irigasi. Lebih dari lima pintu utama saluran irigasi dari bendungan Sokawati untuk memenuhi pasokan air di beberapa wilayah seperti Comal Timur dan Comal Barat (Petarukan), serta wilayah Taman . Untuk mengawalinya di buka dua pintu saluran air, dan dimungkinkan pada sekarang ini seluruhnya sudah di buka sebab kondisi air di irigasi sudah maksimal. Ditambahkan, untuk memenuhi pasokan air hingga ke hilir irigasi seperti Desa Klareyan dan Loning, harus memiliki debit kurang lebih 12.000 kubik per detik. Jika sudah mencapai angka tersebut, maka bisa dipastikan kalau air yang mengalir bisa mencakup lahan pertanian milik petani, tetapi dengan perlahan. (ddm)

SARANA Taman Kota di Terminal Alih Fungsi PEMALANG - Alih fungsi taman Kota yang berada di Terminal Pemalang kini menjadi lokasi transaski esek-esek. Bahkan sejumlah sarana dan prasarana permainan anak tidak difungsikan sebagaimana taman bermain yang berada di kota. Taman Kota tersebut di bangun tiga tahun lalu melalui anggaran Propinsi Jawa Tengah. Kondisi taman kota atau biasa disebut hutan kota itu kini nampak bagaikan hutan betulan. Sebab kondisi taman tersebut sudah tidak lagi terawat, bahkan terlihat kumuh. Entah bagaimana perencanaan tata ruang kota dibuat pada saat itu, sebab idealnya taman biasanya dijumpai di dalam kota atau di tempat yang mudah dijangkau. Kondisi taman kota tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat karena lokasinya yang jauh dari pemukiman, tidak hanya itu, lokasi tersebut berada di dekat terminal yang konotasinya selalu negatip. Sebab di wilayah itu banyak berdiri warung remang-remang. Nurokhman (35) warga Dusun Cokrah RT 05/12 Kelurahan Mulyoharjo, Selasa (29/11) mengatakan, penempatan taman kota di dekat terminal itu kurang pas, Idealnya taman kota berada di wilayah kota yang gampang dijangkau oleh warga masyarakat. Siapapun orangnya yang singgah di taman itu tidak nyaman meskipun suasananya rindang, sebab kesan masyarakat sudah jelek mengenai tempat itu. “Jika sarana seperti perosotan dan ayun-ayunan tidak difungsikan memang pasti terjadi, selama dibuat tidak ada yang menggunakanya, sebab kesanya saja sudah jelek karena lokasinya dekat terminal,” katanya kemarin. Dari Informasi yang diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemlang bahwa untuk menertibkannya memerlukan perda mengenai tata ruang wilayah. Oleh sebab itu, Perda tersebut sekarang ini sudah selesai dalam penyusunan, namun belum dilakukan pengesahan. Mengenai Ruang Tata Hijau (RTH) 30 persen resolusi tata hijau bahwa setiap daerah harus mulai memikirkanya untuk kepentingan masa depan. Taman kota atau biasa disebut dengan hutan kota yang berada di wilayah terminal Pemalang merupakan bagian dari program tersebut. Namun pembangunan taman tersebut tidak mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada. (ddm)

PEMALANG – Sejumlah warga Desa Tambakrejo Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Selasa (29/11) kemarin sekitar pukul 09.30 WIB mendatangi kantor balai desa setempat untuk melaporkan ulah oknum polisi warga Desa Banjaragung Kabupaten Tegal yang diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap warga bernama Sukendar (21) warga Rt 04 Rw 01 putra pasangan Tarno (51) dan Sholekhah (45). Akibat aksi oknum tersebut menyebabkan korban harus menderita kesakitan dibagian muka dan tubuh bagian belakang akibat pukulan dan tendangan. Kedatangan Tarno (51) dan Sholekhah (45) istrinya warga Desa Tambakrejo bersama anaknya serta dua orang saksi ke balai desa itu untuk melaporkan dugaan kasus penganiayaan yang baru saja terjadi dan menimpa anaknya, Sukendar (21) yang dilakukan oleh seorang oknum polisi. Saat

berada di balai desa sejumlah warga itu ditemui langsung oleh Kepala Desanya, Tarmidi. Dalam laporan yang disampaikan oleh kedua orang tua korban, mengaku tidak terima anaknya telah diperlakukan kasar oleh oknum polisi yang telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan anaknya menderita sakit di bagian muka dan tulang belakang, akibat dipukul dan ditendang. “Saya tidak terima kalau anak saya yang tidak jelas salahnya lalu dianiaya seperti itu,” kata Tarno. Sebab, menurutnya, perbuatan kasar okhum polisi itu sudah dinilai keterlaluan tanpa ada sopan santunnya. Kepala Desa Tambakrejo Tarmidi setelah mendengarkan laporan itu mencoba untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi warganya, dengan mengajak untuk diselesaikan secara kekeluargaan namun oleh

AGUS P/RADAR PEMALANG

MELAPORKAN - Tarno (51) dan Sholekhah (45) bersama anaknya Sukendar korban penganiayaan ditemui Kepala Desanya Tarmidi saat melaporkan oknum polisi yang diduga telah melakukan penganiayaan.

kedua orangtua korban tetap saja menolak tidak terima akan melanjutkan ke pihak berwajib. “Masalah ini tetap saya akan teruskan melaporkannya ke polisi,” tegas Tarno ayah korban.

Karena keinginan warga seperti itu, Tarmidi menyerahkan sepenuhnya kepala warga tersebut karena menurutnya hak semua warga. “Terserah warga kalau memang itu keinginanya demikian,”ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban Sukendar, awal kejadian itu, pada hari Senin (28/11) pukul 22.45 WIB, saat dia bersama dua temannya Puput (14) dan Ariwibowo (15) sedang bermain di pintu air dekat rumahnya. Tibatiba datang seorang oknum polisi itu dan mencari dirinya. Setelah tahu diriya ada di lokasi langsung diseret dan dipukuli berulang kali dibagian muka bahkan dibanting dan ditendang di tubuh bagian belakang. Akibat ulah oknum polisi itu Sukendar harus menderita sakit di bagian muka tulang belakangnya. Penyebab kasus penganiayaan itu, menurut Sukendar, lantaran dirinya menyukai dan sedang memacari keponakan dari oknum polisi bernama Eka (15). Karena dia tidak setuju akhirnya untuk mencegah agar hubungan asmara dua sejoli itu tidak berlanjut melakukannya dengan cara penganiayaan. (apt)

Pendapatan Daerah Naik 4,73 Persen

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

PASAR BUAH- Transaksi buah mangga dilakukan di pasar buah Pemalang.

Harga Mangga Alami Pasang Surut PEMALANG - Selama musim panen mangga dari bulan September 2011 lalu, harga mangga dari berbagai jenis mengalami pasang surut harga. Meskipun demikian, pasang surut harga mangga akan mengalami puncaknya hingga bulan Desember mendatang. Musim panen mangga pada umumnya dimulai bulan Septemeber hingga Desember, tetapi pada bulan tersebut harganya cukup murah dari harga Rp 4.000-Rp 7.500 per kilogram. Harga tersebut merupakan harga di pasaran dengan berbagai jenis mangga. Tetapi kenaikan harga mangga bisa terjadi pada bulan Februari – bulan April yang bisa mencapai harga Rp 12.000 – Rp 15.000 per kilogram. Pangsa pasar mangga banyak dilakukan diberbagai tempat seperti di agen kios mangga dan di pasar buah Pemalang, jika mangga yang

dihasilkan oleh petani mangga umumnya dijual oleh para tengkulak dengan partai besar, namun mangga yang dihasilkan di perumahan dengan jumlah kecil biasanya dibeli oleh tengkulak partai kecil yang kemudian dijual di pasar buah Pemalang. Seperti yang dilakukan Karnaeni (32) warga Pedurungan Kecamatan Taman yang selalu menjual buah mangga ke pasar buah Pemalang. Dia merupakan tengkulak mangga dengan partai kecil maksimal penjualan mencapai satu ton. Mangga yang didapatkan, dengan mendatangi rumah ke rumah yang memiliki pohon mangga yang berbuah. Men u r u t n y a , k u a l i t a s mangga perumahan lebih jelek dari pada buah milik petani mangga. Sehingga harga jual mangga perumahan lebih murah dengan perbedaan mencapai Rp 500 per kilogram.

Untuk menjualnya kembali, Karnaeni lebih menyukainya dijual ke para pedagang mangga di pasar buah Pemalang. Mangga yang dijualnya merupakan kategori mangga biasa mentah yang dijual dengan harga Rp 2.500-Rp 3.000 perkilogram.” Jika harga jual mangga sedang bagus, keuntungan yang didapatkan mencapai Rp 50.000 per kuintal, namun tak jarang, kami menerima kerugian jika taksiran dan harga jual mengalami perubahan,” kata Karnaeni, Selasa (29/11). Belum lama ini, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Kabupaten Pemalang Ir Supriyantopo mengatakan, Kabupaten Pemalang memiliki 7200 hektar lahan yang telah ditanami pohon mangga dengan 80 ribu petani. Untuk memudahkanya, sekitar 18 kelompok tani telah terdaftar, setiap kelompok terdiri dari 35 orang para petani mangga. (ddm)

PEMALANG – Kebijakan Umum Anggaran APBD Tahun Anggaran 2012, yang Nota Kesepakatannya telah ditandatangani bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD pada tanggal 22 November 2012 lalu, secara garis besar telah menyepakati kebijakan untuk meningkatkan pendapatan daerah, kebijakan belanja yang sejalan dengan pencapaian visi pembangunan daerah dalam RPJMD. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang H Junaedi SH MM di acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka penyampaian Raperda tentang APBD tahun anggaran 2012 Pengantar Nota Keuangan APBD tahun anggaran 2012, di gedung dewan, Senin (28/11) lalu. Pencapaian pembangunan daerah menurut bupati, terutama penyediaan infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial. Serta kebijakan pembiayaan agar jumlah pembiayaan neto dapat menutup defisit anggaran. Selain itu disepakati pula prioritas belanja dan plafon anggaran sementara tahun 2012. “Berdasarkan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2012, saya sampaikan pokok-pokok rancangan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah, untuk Pendapatan dari penerimaan pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.209.673.014.000,- atau naik sebesar 4,73 persen dibanding target pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun 2011,” katanya. Adapun target penerimaan, lanjut bupati, pendapatan

yang direncanakan terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksikan sebesar Rp 77.349.379.000,- atau turun sebesar 0,64 persen dibandingkan PAD dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011. Dari dana perimbangan, untuk penerimaannya diproyeksikan sebesar Rp 961.381.752.000,- atau ditargetkan meningkat 23,30 persen. Dibandingkan dengan dana perimban g a n d a l a m p e r u b a h a n APBD tahun anggaran 2011. “Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp 170.941.883.000,- atau turun sebesar 42,42 persen, dibandingkan dengan anggaran lain-lain pendapatan daerah yang sah dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011,” ujarnya. Terhadap rencana pendapatan ini, bupati menjelaskan, bahwa pada kelompok dana perimbangan khususnya pada dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) pencantuman pagu anggarannya sudah mendasarkan pada pagu definitive yang informasinya diperoleh pada saat sosialisasi kebijakan alokasi DAU dan DAK yang diselenggarakan pada awal bulan November 2011 di Jakarta oleh Kementrian Keuangan. Untuk belanja daerah pada tahun anggaran 2012 direncanakan Rp 1.247.475.077.000,atau mengalami penurunan dibandingkan anggaran belanja daerah dalam perubahan APBD tahun anggaran 2011 dengan perincian sebagai berikut, belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp 879.970.895.000,- atau meningkat 6,64 persen. (apt)

Pasokan BBM Subsidi untuk Kapal Nelayan Aman PEMALANG - Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN) wilayah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Sari Kecamatan Pemalang kondisinya aman, Selasa (29/11). Kendati demikian, nelayan setempat khawatir akan berkurangnya pasokan BBM jenis itu, sebab adanya informasi bahan bakar jenis solar subsidi sudah terjadi kelangkaan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Isu kesulitan BBM bersubsidi bagi nelayan dibantah oleh Rony (26) anggota KUD Mina

PENGUMUMAN LELANG Nomor: B-02/O.3.22/PPBR/11/2011 Kejaksaan Negeri Pemalang, dengan perantaraan Kantor Pelayanan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melaksanakan penjualan di muka umum / lelang barang rampasan untuk Negara Berupa

Waktu/Tempat Lelang Hari Selasa, tanggal 06 Desember 2011, pukul 09.00 WIB bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Pemalang, Jalan Pemuda No.30 Pemalang Syarat-syarat Lelang : 1 . Peminat/calon peserta lelang wajib menyetor uang jaminan sebagaimana tercantum pada masing-masing nomor paling lambat sesaat sebelum pelaksanaan lelang. 2 . Pemenang lelang diwajibkan membayar pelunasan harga lelang paling lambat dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3 . Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajibannya, maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan lelang disetorkan ke Kas Negara sebagai pendapatan jasa lainnya serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG 4 . Peserta lelang yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminannya tanpa potongan dengan menunjukkan asli bukti setoran, dan identitas diri. 5 . Lelang dapat dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 1 (satu) peserta lelang. 6 . Lelang dilakukan dengan penawaran lisan dengan harga semakin meningkat 7 . Penyetor uang jaminan tidak dapat menuntut ganti rugi apabila lelang dibatalkan. 8 . Peminat/calon peserta lelang dapat melihat kondisi barang sejak pengumuman diterbitkan sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang. 9 . Barang tidak disertai surat-surat bukti kepemilikan. Penjelasan lelang dan informasi lainnya dapat menghubungi Kejaksaan Negeri Pemalang atau KPKNL Tegal, Jl.KS Tubun No.12 Tegal Telp.(0284) 325011 Pemalang, 29 November 2011 Ketua Panitia Ttd Drs.Sya'roni

Sari TPI Tanjungsari. Menurutnya, pasokan BBM jenis solar bersubsidi di SPDN yang di kelola oleh KUD sangat lancar dan tidak mendapatkan kendala apa pun seperti isu yang terjadi di tempat-tempat lain. Bahkan menurut Rony, pengeluaran solar bersubsidi setiap harinya mencapai 300350 liter perharinya dengan

harga solar bersubsidi Rp 4500 per liter. Pengeluaran jenis solar tidak menentu tergantung dari cuaca yang ada, jika cuacanya sedang bagus seperti minggu lalu, pengeluaran solar di SPDN mencapai 400 liter lebih. “Sekarang ini, jenis solar bersubsidi yang dikelola KUD sangat aman bahkan pasokan masih banyak.” (ddm)

AGUS P/RADAR PEMALANG

SAMBUTAN – Bupati Pemalang H Junaedi SH MM memberikan sambutan dalm acara Rapat paripurna DPRD di gedung dewan, Senin (28/11) lalu.


TEGAL METROPOLIS

RABU 30 NOPEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Draf Raperda Pemanfaatan Rusunawa Disiapkan

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL

M SAEKHUN/RATEG

- Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto “Afternoon Tea & Pick Up Service BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866

ILMIAH CiptakanKesadaranLewatKaryaTulis MASALAH sampah sebenarnya bukan hal yang besar. Namun demikian permasalahan tersebut bisa menjadi besar, jika kesadaran masyarakatnya masih kurang. Karena itulah, Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal menyasar generasi muda yakni siswa SMP/MTs dan SMA/SMK. Untuk dapat peduli terhadap lingkungan utamanya masalah sampah melalui kegiatan lomba karya tulis. Kegiatan dikemas dalam rangka memperingati HUT Korpri. Kepala KLH, Sugeng Suwaryo melalui Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Daryati mengatakan, kegiatan lomba karya tulis ini, baru kali pertama diadakan. Hal itu dilatarbelakangi karena masalah sampah yang sebenarnya sebuah hal kecil, tetapi perlu penanganan yang integral. Baik dari unsur masyarakat, pendidikan dan pemerintah. “Harapannya dengan karya tulis ini, dari masing-masing sumber penghasil sampah sudah bisa mengelolanya sendiri. Seperti rumah tangga, sekolah, perkantoran, hinga perusahaanperusahaan. Sehingga pemerintah dalam hal penanganan sampah tidak berat.” Karena, setiap hari orang mengahsilkan sampah kurang lebig 0,5 kg. Hal itu diangggap sesuatu yang berbau busuk dan menjijikan. Padahal jika sampah dikelola dengan baik, maka dapat menjadi sebuah sumber penghasilan. Untuk itulah lomba karya tulis ini diadakan, untuk menyadarkan masyarakat. Bahwa sampah jika dikelola secara benar maka akan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Menurutnya, sejak informasi lomba disampaikan kesekolah-sekolah akhir Oktober hingga 21 November, ada 25 karya tulis yang masuk. Detailnya, dari tingkat SMP/MTs terdapat 8 karya tulis dan SMA/SMK 17 karya tulis yang masuk ke panitia lomba. Dari total karya tulis yang masuk tersebut, setelah dilakukan penjurian tahap pertama, yaitu mengenai subtansi muncul 6 besar karya terpilih. Atau 12 peserta dari tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK. (adi)

MEMPERTANYAKAN TIM - Banleg DPRD Kota Tegal mempertanyakan soal kesiapan Draf Raperda tentang pengelolaan dan pemanfaatan Rusunawa, kepada tim Proligda Kota Tegal.

Atasi Sampah, TPST Dibangun Untuk Percontohan Tiga Unit GUNA mengatasi masalah sampah dan mengurangi volume yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengambil langkah strategis. Melalui Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), pemkot berrencana membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) pada tahun 2012 mendatang. Kabid Pertamanan dan Persampahan Diskimtaru Kota Tegal, Budi Prayitno SP mengatakan, ide itu muncul saat rapat di Bappeda beberapa waktu lalu. Ternyata beberapa peserta sangat mendukung konsep pembangunan TPST untuk menangani maslah sampah. Untuk itu, rencana tersebut ditindak lanjuti dengan pembuatan proposal yang ditujukan kepada pemerintah pusat. Dan saat ini proposal tersebut sedang dirapatkan di Kementerian Pekerjaan Umum. Perkiraan anggaran yang dibutuhkan, untuk satu unit TPST butuh biaya sekitar Rp 400 juta. “Rancananya TPST itu akan di bangun 3 unit dan tempatkan di tiga kecamatan. Yakni Tegal Timur, Tegal Barat dan Tegal Selatan. Mengapa tiga kecamatan itu? Karena wilayah tersebut padat penduduk,” katanya saat ditemui di meja ,kerjanya Selasa (29/11). Menurut Budi, dengan adanya TPST maka TPS yang ada saat ini jumlahnya dapat

SEBAGAI dasar pemanfaatan dan pengelolaan Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa), yang saat ini dalam proses pembangunan oleh pemerintah pusat. Pemkot melalui Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) menyiapkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang dasar pemanfaatan dan pengelolaan Rusunawa. Ditargetkan draf Raperda bakal diajukan, untuk dibahas DPRD pada awal tahun 2012. Kepala Diskimtaru Kota Tegal, Ir Nur Efendi MSi mengatakan, untuk pengelolaan dan pemanfaatan Rusunawa, pihaknya tidak hanya mengatur melalui Perwalkot. Namun akan diatur melalui Perda, agar pengaturannya lebih detail. Draf Raperda disiapkan dan diajukan pada dewan awal 2012. “Proses pembangunan Rusunawa dimulai, tahun 2012 ditargetkan pembangunan 2 twin blok selesai. Sehingga harus ada pengaturannya, supaya pengelolaan dan pemanfaatannya jelas. Draf Raperda kami siapkan, dan sudah diajukan ke tim Prolega Pemkot. Ditargetkan awal 2012, Raperda tersebut diajukan ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan.” Ketika ditanya soal pemanfaatan Rusunawa, Nur Efendi menegaskan, Rusunawa sesuai peruntukan awal guna mengawasi pemukiman kumuh perkotaan. Warga yang berhak menempati Rusunawa adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Kami optimis,

Rusunawa dapat dimanfaatkan maksimal. Karena sarana dan prasarana kami siapkan, termasuk Perda tentang pengelolaan dan pemanfaatan Rusunawa,” imbuhnya. Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd menyatakan, pihaknya mendesak Raperda secepatnya diajukan ke dewan, melalui Badan Legislasi (Banleg), supaya secepatnya dibahas dan ditetapkan jadi Perda. Sehingga setelah pembangunan Rusunawa selesai, bisa langsung difungsikan. “Karena mendesak, kami minta Perda tentang pengelolaan Rusunawa harus jadi prioritas.” Sementara Ketua Banleg DPRD, Hj Stella Emilina SH mengungkapkan, dari beberapa draf Raperda yang diajukan tim Proligda, tidak ada draf Raperda soal pengelolaan atau pemanfaatan Rusunawa. Karena Perda tersebut dinilai mendesak, pihaknya Pemkot melalui SKPD terkait harus menyiapkan dan mengajukan draf Raperda tentang pengelolaan atau pemanfaatan Rusunawa. “Kami akan menunggu tim Proligda untuk mengajukan draf Raperda tersebut, kalau sudah masuk kami ajukan kepada pimpinan DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda. Sehingga saat bangunan fisik Rusunawa jadi, regulasinya sudah siap. Hal ini sekaligus, untuk mengantisipasi penyalahgunaan Rusunawa,” tegas Stella. (hun)

Satu Upacara untuk Lima Peringatan

ADI MULYADI/RATEG

TPS - Sementara ini masyarakat masih menggunakan TPS sebagai media penampung sampah sementara. Tahun depan itu akan dibongkar dan digantikan dengan TPST.

terkurangi. Selain itu, volume sampah yang masuk ke TPA juga berkurang. Tentunya ini akan menambah usia TPA sendiri. Kemudian TPST juga tidak terkesan kumuh dan menimbulkan bau. Karena ada bufering dari tanaman-tanaman disekitar lokasi. Dijelaskan, konsep dari TPST itu membuat tempat penampungan yang kapasitasnya lebih besar dari TPS yang ada sekarang. Didalamnya tidak hanya ada TPS, tetapi ada pula pengomposan sekala keci dan pemanfaatan sampah-sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis. Prinsipnya, lanjut Budi, dalam satu unit bangunan TPST terdapat kantor penjaga, unit TPS, unit pengomposan, dan unit

anorganik. Jadi ada kamarkamar atau petak-petak tersendiri. Sampah-sampah anorganik dikumpulkan nantinya dilarikan ke penampung sehingga menghasilkan uang. Dan organiknya dibuat kompos. “Di sini nanti memberdayakan tenaga para pemulung. Mereka adalah pemungut sampah yang biasa mencari buruannya di TPS-TPS yang dibongkar ketika TPST sudah ada.” Ini merupakan program percontohan sehingga tidak banyak-banyak pembangunannya. Untuk cakupannya tahap awal satu TPST untuk menampung 5 TPS yang ada sekarang. Intinya rencana pembangunan TPST ini merupakan program peningkatan pengelolaan persampahan. (adi)

PEMERINTAH Kota Tegal, Selasa (29/11) menggelar upacara bendera di lapangan Alunalun. Uniknya, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka memperingati lima perayaan, diantaranya HUT Korpri, HUT PGRI, Hari Kesehatan Nasional (HKN), Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), dan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Upacara yang dilangsungkan mulai pukul 08.00 itu diikuti oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkot Tegal dan PGRI. Sementara bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wali Kota Tegal Ikmal Jaya. Saat membacakan sambutan Presiden SBY selaku Penasihat Nasional Korpri, Ikmal menyampaikan, di era reformasi saat ini, birokrasi sebagai komponen utama, pengelola pemerintahan negara. Harus dapat meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaiknya, kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Korpri sebagai bagian utama dari jalannya rida pemerintahan dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya. Selain itu juga meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Serta tetap

memelihara netralitasnya sebagai aparatur pemerintahan,” katanya. Tema HUT Korpri tahun ini memiliki tiga kata kunci utama yang sangat penting untuk dijalankan bersama. Pertama meningkatkan pembinaan jiwa Korpri dalam kebinekaan. Dua memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI. Dan ketiga mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi. Ketiga kata kunci ini memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Yang sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas aparatur pemerintah. “Saat ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan pembinaan jiwa Korpri dalam kebinekaan. Karena jiwa Korpri adalah jiwa dan semangat warga bangsa yang majemuk. Jiwa Korpri adalah jiwa yang mengemban amanah, untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Dan jiwa Korpri adalah jiwa pengabdian tanpa membeda-bedakan asal-usul, agama, etnis, serta budaya. Jika berhasil dilaksanakan dengan baik dan dijalankan dengan penuh tanggungjawab serta kesungguhan. Maka itu dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI.” (adi)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Perbaikan Drainase Tak Jelas

BALANENYONG Bukan Orang Bodoh WARGA RT 03 RW 03 Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Solikhun, mengaku bukanlah orang yang bodoh. Alasannya, jika dirinya bodoh maka percuma saja mencalonkan sebagai Kepala Desa Maribaya. Dia berprinsip, tidak ingin membawa masyarakat desa ini menjadi bodoh dan cenderung kurang agresif. Dia akan membawanya lebih pandai dan mengerti tentang administrasi desa. “Itulah sebabnya saya mencalonkan sebagai kepala desa. Karena saya tidak ingin mereka bodoh,” ungkap Solikhun, saat ditemui wartawan, kemarin (29/11), di Balai Desa Maribaya. Solikhun yang sedang menyerahkan uang swadaya untuk syarat mengikuti DOK.RADAR SLAWI Pilkades yang dilaksanakan pada 11 Solikhun Januari 2012 mendatang mengaku, seandainya nanti berhasil menjadi kepala desa, utamanya akan memperbaiki managemen desa. Dia akan menata ulang, agar administrasi desa tidak semrawut. Dan dia akan transparan, manakala ada warga yang menanyakan tentang administrasi tersebut. Intinya, dia akan mensejahterakan warga, sebatas kemampuan yang dimilikinya. “Saya ingin membangun desa ini, lebih baik dari sebelumnya. Hal itu merupakan kunci dari kesuksesan untuk membangun desa,” kata Solikhun yang mengaku sudah lunas menyetorkan uang swadaya Pilkades sebesar Rp 20,9 juta. Putra mantan Kepala Desa Maribaya masa bakti 1992 - 2000 ini mengaku tidak ingin bermain politik dengan cara yang dilarang oleh aturan dasar dan aturan rumah tangga (AD/ART) yang berlaku. Seperti bermain money politik (politik uang), maupun lainnya yang berkaitan dengan kolusi. Dia justru akan mencoba bermain politik dengan cara memberikan pendidikan politik terhadap warga. Sehingga warga akan bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. “Kembali lagi, saya tidak ingin melihat warga semakin bodoh. Berawal dari situlah saya tidak akan ber-money politik. Sekalipun ada, mungkin sudah disepakati oleh panitia dan calon,” ujarnya. (yer)

INFRASTRUKTUR

Rekanan Diperintahkan untuk Memperbaiki

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

PENGAKUAN - Suwitri saat menandatangai penghargaan dari pusat atas eksistensinya di halaman rumah ketua DPD FKKB.

Tularkan Ilmu Pada Anak Eksistensi Sang Maestro Seni Tradisi

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

BUTUH PORTAL - Seiring hancurnya lintasan Kajen memaksa pemerintah desa membangun portal didepan gapura pintu.

Ruas Utama Kajen Perlu Portal TALANG - Makin hancurnya ruas jalur penghubung sekaligus jalan utama pintu masuk Desa Kajen membuat pemerintah desa setempat berencana akan membangun portal, untuk menghindari angkutan berat melintas diwilayah tersebut. Ini mengingat bisa dipastikan setiap tahun jalan penghubung dengan Desa Kebasen tersebut selalu rusak dan membahayakan pengguna jalur tersebut. Kades Kajen, H Suwarto melalui sekdes M Idris mengatakan, upaya pembenahan jalur sepanjang kurang lebih 300 meter itu positif akan dilakukan kembali tahun 2012 dengan mengoptimalkan anggaran dari ADD (Alokasi Dana Desa). “Alokasi yang ada senilai kurang lebih Rp 100 juta. Dana ini sangat minim untuk pengerasan dan hotmix. Disini memang dibutuhkan peran serta masyarakat melalui iuran. Namun masyarakat disini terlalu sulit untuk melakukannya. Mungkin warga juga enggan iuran lantaran tiap tahun jalur tersebut selalu rusak,” terangnya, Selasa ( 29/11). Sementara itu Kaur Umum Sunarto sendiri mengaku akan mengupayakan wacana pembuatan portal paska rampungnya proses pengerasan jalan dengan melakukan koordinasi jajaran polsek dan polres. Diharapkan dengan langkah ini kedepan pemkab juga menyetujui perlunya portal untuk menghambat kendaraan berat yang sampai saat ini melintas diwilayah tersebut. Diakuinya aset jalan yang dimiliki pemerintah Desa Kajen terbentang dari pintu masuk samping pasar Pesayangan hingga tikungan rel KA perbatasan sebelah timur SD Kebasen 01. “Memang dulu sempat ada perbaikan dari dana aspirasi DPRD. Namun nominalnya yang kecil membuat pengerasan dilakukan beberapa meter saja dan dikerjakan seadanya saja. Kondisi jalur akan sangat membahayakan bila musim hujan mengingat jalur berada dikawasan padat samping pasar dan penghubng lintasan antar desa,” terangnya. (her)

PASKA ditetapkannya sebagai Maestro Seni Tradisi Indonesia atau lebih familiar sebagai maestro tari endel oleh Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata 2010 silam, telah memacu semangat Suwitri (62) untuk meneruskan estafet berkeseniaannya pada sang anak. Tiga putranya dari delapan orang yang masih hidup, tinggal dipundak Sri Purwantilah generasi penerus seni tradisi itu akan dilanjutkan. Memang kadang ketulusan untuk berbuat semata dipercaya akan dipertemukan dijalan yang benar. Banyak yang tidak mengetahui bahwa diakuinya eksistensi seorang Suwitri (62) warga Desa Slarang Lor RT 01/ RW 02 Kecamatan Dukuhwaru sebagai Maestro Seni Tradisi Indonesia, tak mudah didapatkannya begitu saja. Ini mengingat kepekaan pemkab untuk mensejahterahkan aset kesenian yang dimiliki terlalu sangat minim. Beruntung berkat kepekaan antar sesama anak bangsa membuat DPD Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) Kabupaten Tegal memperjuangkan Suwitri untuk diakui pemerintah sebagai seorang maestro. Hal ini tak berlebihan mengingat Suwitri hingga di usia senjanya terus tak pernah henti ‘nguringuri’ budaya tari yang kian tergerus oleh kemajuan jaman. Dari penuturan sang anak Sri Purwanti, tak ditampiknya berkat sentuhan keikhlasan FKKB membuat kehidupan sang ibu

menjadi sedikit terjamin dengan didapatkannya jaminan hidup setiap bulan sebesar Rp 1.250.000 seumur hidup dari pusat. “Saya sempat pesimis dan curiga ketika ada yang meminta ibu membuat rekening untuk menstansfer bantuan dari pusat setiap bulannya. Soalnya dulu ada oknum pejabat yang memerintahkan hal serupa, namun sekarang tabungan ibu juga tidak tahu dimana juntrungnya,” ujar Sri Purwanti. Sementara ketua DPD FKKB Kabupaten Tegal, L Harnoko sendiri mengaku apa yang dilakukan terhadap keluarga Suwitri semata karena panggilan hati sesama anak bangsa. Diapun kini mengaku lega atas pengakuan dari pemerintah pusat dan adanya jaminan hidup buat seorang maestro yang tak kenal lelah menghidupkan denyut tradisi seni Indonesia. Bahkan FKKB pun terus memantau dan mendukung proses regenerasi dari Suwitri pada sang anak Sri Purwanti secara tulus dan ikhlas. “Suwitri mewarisi keahlian almarhummah Warmi yang tak lain ibu kandungnya. Dimana Ibu Warmi sendiri terkenal dijamannya dengan menguasai 12 jenis tarian. Keahlian ini diwariskan pada Suwitri, dimana dia kini menguasai 6 dari 12 jenis tarian yang dikuasai sang ibu. Enam tarian yang dikuasai bu Suwitri adalah Endel, Kresna, Panji, Punggawa atau Patuh, Langgapan, dan Kelana. Dan dari Suwitri yang diturunkan pada sang anak Sri Purwati sendiri baru menguasai 2 jenis tarian yakni Kresna dan Endel. Ini yang membuat saya terus melecut Sri untuk terus belajar me-

nguasai 4 tarian mumpung Suwitri masih ada,” terang Harnoko. Sri Purwanti putri ke 2 dari 8 bersaudara itupun mengaku bakal menggelar ritual setahun sekali yakni ‘nyekar’ di makam panembahan Mbah Ronggeng di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna. Diakuinya makam ini sering didatangai ibunya selama 7 tahun terakhir untuk meminta keahlian menari yang dimilikinya bisa diturunkan pada keturunannya. “Untuk tahun-tahun kedepan ritual setahun sekali ini akan saya jalani secara kontinue,” terang Sri Purwanti. Sang Maestro Suwitri sendiri kembali akan menunjukkan eksistensinya dihadapan publik nusantara atas undangan Dewan Kesenian Jakarta 17 Desember 2011 mendatang di teater luwes Taman Ismail Marzuki. Dia akan membawa sang anak Sri Purwanti yang digadanggadang menjadi penerus seni tradisi Indonesia. Suwitri memang tak sendiri dalam menapak di dunia seni sebagai jalan hidupnya. Dari 5 bersaudara, tiga diantaranya juga memilih jalur seni sebagai pengrawit. Hanya si sulung saja yang memilih jalur hidup dengan bertani. Sang maestro itu dipacu untuk terus menjalani hidup dan berkesenian dengan tetap dipertemukan dengan tuntutan hidupnya. Bila ajakan manggung sedang tidak menyapanya, dia akan lalui hari- harinya dengan berjualan bubur dan makanan khas kampung, sembari membuka lebar-lebar pintu rumahnya untuk menyambut kedatangan para guru yang akan mendalami ilmu seni tari padanya. (hermas purwadi)

Menilik Bisnis Bordir Tempel di Desa Karanganyar

Hasilnya Cukup Berlimpah dan Dikenal di Seluruh Indonesia Bagi pehobis bordir tempel di Kabupaten Tegal, tak perlu repot beranjak ke luar daerah. Pasalnya, di Desa Karangnyar, Kecamatan Dukuhturi, banyak beraneka ragam motif bordir tersebut. Seperti apa?

dan Tegal sendiri. Namun untuk motif batik banyak didatangkan dari Pekalongan,” jelasnya. Dia melanjutkan, kain yang dibelinya itu, semuanya dalam kondisi baru dan bagus. Namun setelah sampai di rumah,

LAPORAN: YERI NOVEL SIANG itu, (29/11) kemarin, sejumlah ibu muda dan wanita yang sudah berusia lanjut, nampak sedang memilih bordir tempel yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Satu persatu, mereka mengamati dengan jeli, hasil bordiran milik wanita yang bernama Agus Suryani ini. Sesekali, mereka pun bertanya, berapa harga kain tersebut. Lalu dengan santunnya, wanita yang akrab disapa Ibu Reza ini, memberikan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat umum. Menurut Reza yang saat ini menghuni rumah di Desa Karanganyar Kecamatan Dukuhturi, bisnis bordir tempel, sangat membantu untuk menutup kebutuhan hidupnya. Bahkan, dari

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

MUKENA BORDIR TEMPEL - Salah satu penggemar bordir tempel sedang mengamati mukena hasil karya perajin Kabupaten Tegal, kemarin.

bisnis tersebut, dirinya dapat mengenal sejumlah kolektor bordir tempel yang berasal dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan, hingga Pulau Batam. “Pelanggan yang datang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia,” kata Reza. Dia mengatakan, bordir tempel hasil karyanya memanfaatkan kain perca atau sisa hasil guntingan kain. Kain perca tersebut digunting sesuai dengan motif yang ada se-

hingga apabila ditempel pada pakaian terlihat menarik dan unik. Namun untuk membuat kombinasi motif diperlukan imajinasi dan kreatifitas tinggi. Apabila sembarangan menempel tanpa melihat kain dasarnya hasilnya justruk jelek. Menurutnya, jenis kain dan warna, menjadikan pertimbangan model bordir tempel tersebut. “Bahan baku biasanya didatangkan dari berbagai daerah seperti, Cirebon, Pekalongan,

biasanya langsung digunting sesuai dengan motif batiknya. Selain motif itu, dia juga mengembangkan motif lain seperti tenun, dan songket. Hal itu untuk memperkaya hasil kreatifitas. (*)

KRAMAT - Upaya perbaikan drainase yang berada di tepi ruas jalan Desa Kramat, Kecamatan Kramat, RT 07 RW 02, belum bisa menuai hasil yang maksimal. Sebab kerusakan tersebut diduga bukan karena imbas dari perbaikan ruas jalan Kramat -Kertayasa yang saat ini tengah berlangsung. Pengawas UPTD Kecamatan Kramat DPU Kabupaten Tegal, Sutasman mengatakan, sebelum perbaikan tersebut berlangsung, drainase sepanjang 50 meter itu memang sudah rusak atau ambrol. Dan kemungkinan setelah adanya perbaikan jalan, kerusakan semakin parah. “Itu (kerusakan), bukan karena imbas dari proyek. Tapi dari awal memang sudah rusak,” kata Tasman, (29/ 11) kemarin. Untuk membuktikannya itu, Sutasman mengaku menyimpan dokumentasinya. Menurut dia, sebelum proyek berlangsung lokasi tersebut sudah diambil gambarnya (difoto) lebih dulu. Sejauh ini, pihaknya sudah menyampaikan terkait kerusakan drainase ke rekanan yang menangani proyek tersebut. Akan tetapi, rekanan belum bisa menjanjikan untuk segera diperbaiki. “Saya tidak bisa memastikan untuk perbaikan drainase tersebut. Karena semua itu harus koordinasi dengan rekanan yang bersangkutan,” ujarnya. Lebih jauh dia menjelaskan, perbaikan ruas jalan KramatKertayasa menelan anggaran pemerintah, Rp 855 juta dari nilai pagu Rp 1,5 milyar. Selain pengaspalan jalan, dua jembatan di dua desa tersebut juga diperbaiki pula. Panjang jalan yang diperbaiki, 2.600 meter dan lebarnya sekira 4 meter. Pelaksanaan perbaikan sudah berlangsung 90 persen dari masa

kontrak kerja 3 bulan. “Mungkin satu sampai dua minggu lagi, perbaikan jalan itu selesai,” cetusnya. Pemberitaan sebelumnya mengenai drainase tersebut, warga setempat protes karena drainase yang digunakan untuk pembuangan limbah warga, mengalami kerusakan yang sangat parah. Drainase sudah tidak bisa lagi dialiri air. Dan lingkungan sekitar, terancam banjir. Didi (45) warga RT 07 RW 02 Desa Kramat, menuturkan, drainase yang kini jebol, panjangnya sekira 50 meter. Menurutnya, drainase tersebut kini tak bisa digunakan untuk pembuangan limbah warga. “Kerusakan ini akibat perbaikan jalan Kramat-Kertayasa. Dan ini sudah berlangsung lama,” tutur Didi. Didi mengaku, pihaknya sudah melaporkan kerusakan drainase tersebut kepada rekanan yang bersangkutan. Laporan itu, bersamaan dengan kunjungan dari Komisi III DPRD Kabupaten Tegal belum lama ini. Dan pada kesempatan itu pula, Komisi III langsung memerintahkan rekanan untuk segera memperbaiki drainase tersebut. Namun sampai dengan sekarang, perbaikan belum direalisasi. “Rekanan harus bertanggung jawab masalah kerusakan drainase itu,” terangnya. Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Yuswan Maulana ST, saat dihubungi membenarkan bahwa belum lama ini pihaknya berkunjung ke lokasi. Pada saat itu pula, pihaknya juga sudah menegur rekanan agar drainase yang rusak segera diperbaiki. Anggaran perbaikan, kata Yuswan, akan mengambil dari jumlah volume jalan tersebut. “Kami sudah memerintahkan rekanan. Dan rekanan juga sudah menyanggupi. Harapan kami, perbaikan drainase segera dilaksanakan. Sebab, kasihan warga yang terkena imbasnya apabila ada banjir,” katanya. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PROTES - Sejumlah warga saat memprotes dan memberikan keterangan kepada wartawan terkait drainase di lingkungannya yang jebol akibat perbaikan jalan Kramat-Kertayasa.


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Terancam Gulung Tikar Terkendala Modal dan Peralatan

Seorang Jamaah Haji Masih Ditinggal di Makkah JEDAH, ARAB SAUDI –Muryati binti Daan asal Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, anggota Kloter 58 SOC terpaksa harus bergabung dengan kloter lain untuk pulang ke tanah air. Kepulangan yang bersangkutan masih menunggu kondisi kesehatannya yang masih belum membaik. Saat ini, Muryati masih terbaring di King Abdullah International Hospital, Makkah, Arab Saudi, akibat sakit serius yang dideritanya. Hal ini disampaikan Tim Pembimbing Haji dan Tim Kesehatan Haji Kabupaten Tegal. Muryati sudah beberapa minggu terbaring di RS tersebut. Bahkan, dia terpaksa mem-badal-kan segala ibadah yang harus dilakukan kepada saudaranya yang kebetulan juga tengah melaksanakan ibadah haji. Kloter 58 SOC sendiri telah take off dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah, semalam sekitar pukul 00.30 Waktu Arab Saudi. Kemudian, dikuti Kloter 59 SOC dua jam di belakangnya. Dijadualkan pesawat Garuda Indonesia Airways yang membawa Kloter 58 SOC akan landing di Bandara Adisumarmo, Solo, sore ini sekitar pukul 17.00 WIB. Sementara, Kloter 59 SOC akan mendarat pukul 19.00 WIB malam ini. Kloter 56 dan 57 SOC dinihari tadi sekitar pukul 02.00 WIB dan 04.00 WIB dijadualkan telah sampai di Pendopo Kabupaten Tegal. Saat berita ini turunkan, jamaah belum tiba di Bandara Adisumarmo, Solo. Kedua kloter tersebut menurut jadual akan tiba di Bandara Adisumarmo semalam sekitar pukul 17.00 WIB, dan akan disusul dua jam berikutnya oleh Kloter 59 SOC. (adv) Jadual Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Tegal: (Data: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal) Kloter

Tiba di Asrama Haji Solo

Tiba di Pendopo Kabupaten Tegal

56 SOC

Selasa, 29 Nopember 2011, pukul 17.45 WIB Selasa, 29 Nopember 2011, pukul: 20.45 WIB Rabu, 30 Nopember 2011, pukul 17.00 WIB Rabu, 30 Nopember 2011, pukul 19.00 WIB

Rabu, 30 Nopember 2011, pukul 03.00 WIB Rabu, 30 Nopember 2011, pukul: 06.00 WIB Kamis, 01 Desember 2011, pukul 02.00 WIB Kamis, 01 Desember 2011, pukul 04.00 WIB

57 SOC 58 SOC 59 SOC

STIKES

M GHONI/RADAR SLAWI

KEGAWATDARURATAN - Peserta BTCLS STIKES Bhamada Slawi tengah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan. Acara digelar selama tiga hari.

STIKESBhamadaSlawiGelarBTCLS SLAWI - Sedikitnya 64 peserta dari mahasiswa dan karyawan rumah sakit, Puskesmas sejumlah daerah dilingkungan Kabupaten Tegal, ikuti Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) atau penanganan kegawatdaruratan. STIKES Bhamada juga menggelar seminar penanganan medis terkait kegawatdaruratan di kampusnya. Setiap peserta untuk kegiatan BTCSL mendapatkan 1 Satuan Kredit Partisipasi (SKP) sedang untuk peserta seminar mendapat 2 SKP. Dua kegiatan diatas melibatkan peran banyak pihak diantaranya tenaga pelatihan dari Jakarta Medical Service dan Training 119 untuk kegiatan BTCLS. Sedang untuk seminar pemakalah diantaranya dari Sekjen PPNI Pusat, Hanif Abdillah SKp SH. Untuk simulasi BTCLS sendiri mengambil tempat di GOR Tri Sanja Slawi,” kata Ketua panitia Kegiatan Deni Irawan SKep Ns, didampingi Ketua STIKES Bhamanda Titin Marlinah SKp MKep, kemarin. Dikatakan Deni, inti kegiatan guna memberikan pemahaman kepada peserta agar tanggap dan sigap saat memberikan layanan kegawatdaruratan kepada pihak yang membutuhkan. Disamping itu, peserta yang kebanyakan kesehariannya bergerak dibidang kesehatan, bias menjadi lebih professional bekerja dengan memanfaatkan hasil dari kegiatan itu. Kedua kegiatan diatas menggunakan tempat di kampus STIKES Bhamada Slawi. Menurut dia, kegiatan yang direncanakan sebagai agenda tahunan, mendapat respon positif dari peserta. Terbukti peserta pelatihan dan seminar tidak hanya dari lingkup kabupaten Tegal saja, melainkan dari daerah tetangga. (gon)

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

MEMANTAU - Salah seorang kabid di Bappeda, Solikhin (kiri) bersama stafnya sedang memantau suasana desa.

Guru-Siswa Tempuh Jalan Damai LEBAKSIU - Dugaan penganiayaan oknum guru SMPN 1 Lebaksiu terhadap siswanya bakal berakhir damai. Kedua belah pihak sudah sepakat di Polsek Lebaksiu untuk tidak menindaklanjuti persoalan yang menimpa mereka. Namun demikian, sesuai informasi di Polsek Lebaksiu, pihaknya secara nyata belum menerima kesepakatan damai keduanya, bahkan belum ada pencabutan aduan yang telah disampaikan oleh Rosikhun, orang tua siswa. Hal itu sesuai informasi dari Polsek Lebaksiu, saat dimintai tanggapannya seputar tindak lanjut, dugaan penganiayaan oknum guru SMPN 1 Lebaksiu oleh salah satu orang tua siswa sekolah itu belum lama. Kapolsek Lebaksiu AKP Sugiarto, Selasa (29/11) saat ditemui tengah mengikuti HUT Korpri di Mapolres Tegal di Slawi. Sedang salah seorang anggota Unit Reskrim Polsek setempat yang keberatan disebut identitasnya membenarkan jika kedua pihak berupaya untuk berdamai. Sedang proses hukumnya masih berjalan, kare-

TALANG - Julukan sentra pengrajin kulit yang dialamatkan di Desa Pesayangan lambat laun akan sirna dengan sendirinya. Ini lantaran tinggal tersisa 25 perajin dari jumlah ratusan yang sempat ada disana. Berkurangnya pengrajin kulit ini banyak disebabkan masalah klasik seputar keterbatasan modal dan peralatan yang dimilikinya sekarang. Ketua BPD Desa Pesayangan, Ali yang juga mantan pengrajin kulit mengakui susutnya pengrajin juga banyak disebabkan era perdagangan bebas yang dibarengi dengan serbuan produk dari China dan Taiwan. “Kita sempat kalah bersaing dari segi kemasan dan mutu. Namun belakangan ini konsumen mulai bosan dengan produk imitasi buatan China dan Taiwan serta melirik kembali hasil kerajian dari bahan kulit,” terangnya, Selasa (29/11). Hal senada juga dilontarkan satu dari 25 pengrajin yang bertahan seperti Koiman (48). Diakuinya kini bahan baku sudah merangkak naik dimana per 1 kuintalnya saja sudah mencapai Rp 5 hingga 6 jutaan. “Saat ini mereka yang bertahan rata- rata karena tidak mempunyai keahlian lain selain sebagai pengrajin kulit. Bagi mereka yang bermodal besar dan punya keahlian lain sudah memilih hengkang dari pengrajin kulit

dan memilih bidang usaha baru seperti konveksi,” cetusnya. Diakuinya, mereka yang bertahan selama ini masih menggunakan alat tradisional sehingga belum maksimal untuk menghasilkan produk secara banyak. Dimana produk kerajinan yang terus diproduksi sebatas klep pompa sepeda, sadel sepeda, dan ikat pinggang. Dia berharap kendala yang ada sekarang setidaknya bisa menjadi perhatian pemkab agar pengrajin yang ada bisa tetap eksis bekerja lewat sentuhan bantuan yang dibutuhkan. “Pengrajin hanya menginginkan ada upaya serius untuk menekan melambungnya bahan baku, dan adanya bantuan peralatan agar kami bisa memproduksi dalam partai besar. Dan tentunya adanya bantuan permodalan,” cetusnya. Ali sendiri tak menampik dahulu selama industri pengrajin kulit ini sedang jaya-jayanya pemkab melalui Disperindag rutin melakukan pelatihan dan pembinaan kreatifitas mulai membuat tas dan bola. Namun sejalan dengan surutnya jumlah pengrajin, pemkab seolah tutup mata dan membiarkan mereka bertahan ditengah ketidakpastian. Diakuinya, produk hasil kerajinan sentra Pesayangan banyak diekspor dan memenuhi kebutuhan nusantara. Sementara untuk bahan baku sendiri masih mengandalkan dari Pekalongan dan Magetan dalam bentuk bahan baku setengah jadi. (her)

STI Gelorakan Hidup Sehat

M GHONI/RADAR SLAWI

PULANG SEKOLAH - Nampak sejumlah siswa SMPN 1 Lebaksiu tengah pulang sekolah. Sebelumnya disekolah itu geger adanya dugaan guru menganiaya siswi.

na belum ada pencabutan perkara (SP3) ata laporan orang tua siswa. Disisi lain Wartawan Radar saat berusaha mengkonfirmasikan persoalan itu kepada SMPN 1 Lebaksiu, tidak bersedia ditemui oleh pihak sekolah itu. Bahkan SMPN 1 Lebaksiu sangat tertutup dan tidak bersedia untuk ditemui Wartawan. Saat ditanyakan kepada Satpam sekolah itu, mendapat jawaban jika Kasek SMPN 1 Lebaksiu

sudah pulang. Begitupun Guru BP dan BK termasuk oknum guru SU sendiri juga dijawab Satpamnya sudah pulang. Padahal saat itu jam 12.20 WIB. Sementara SU sendiri saat didatangi dirumahnya komplek perumahan Kartini belakang Kantor Sekretraiat Pemkab Tegal tidak berada dirumah. Dari istrinya didapat keterangan jika SU belum sampai rumah. “Belum sampai kerumah tuh,” kata Istri SU. (gon)

SLAWI - Bisa jadi organisasi Senam Tera Indonesia (STI) Sasana Mandiri Kalibliruk RW 08 Slawi Kulon, menjadi perkumpulan senam tera tertua di Kabupaten Tegal. Organisasi yang lahir 24 November 1996 itu kembali memperingati hari jadinya ke 15 dilapangan Aspol Kalibliruk, kemarin. Gelar acara yang turut dihadiri ketua Tera Kabupaten Tegal, Titi Sugiarti tersebut berharap banyak pada organisasi serupa untuk mencontoh sepak terjang STI Sasana Mandiri dalam menggelorakan semangat hidup sehat pada masyarakat luas. Ketua Senam Tera Indonesia Sasana Mandiri Kalibliruk Sugiarti didampingi sekretarisnya Tarbiatun SH menyatakan, kini diorganisasinya mewadahi sekitar 60 pesenam yang melakukan aktifitas rutinnya setiap hari minggu pagi. Dan dia berharap kedepan seluruh perkumpulan senam tera di Kabupaten Tegal bisa menunjukkan

eksistensinya ditengah dinamika hidup warga Slawi. “Kami ingin semua organisasi senam tera yang ada disini punya satu kepedulian yang sama dalam menggaungkan semangat memasyarakatkan olahraga tidak putus ditengah jalan,” terangnya Senin (28/11) . Dia juga sependapat dengan seruan Ketua Tera Kabupaten Tegal agar apa yang telah dilakukan selama belasan tahun ini bisa menjadi acuan organisasi yang sama dalam menjalin komunikasi demi terwjudkannya kesinambungan senam tera ditengah-tengah warga Slawi. Giat peringatan sendiri kemarin diisi dengan gelar senam bersama seluruh kader senam tera se Kabupaten Tegal, dilanjutnya dengan upacara diareal lapangan tenis Kalibliruk yuang turut dihadiri oleh kades setempat. Dukungan juga diberikan dalang kondang Ki Enthus Susmono berikut pengusaha muda dr HM Edi Utomo. (her)

Kebutuhan Darah Sehari Mencapai 24 Kantong SLAWI - Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Tegal, saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Untuk seharinya kebutuhan masyarakat akan darah berkisar 24 kantong setiap hari. Namun guna ketersediaan yang mencukupi, UDD setiap hari, kecuali libur sekolah, selalu mencari pendonor di instansi dan sekolah. “Hampir setiap hari dengan mobil unit transfusi kami melangkah ke sekolah setingkat SMU/SMK. Minat pendonor semakin nampak, baik pelajar maupun pegawai,” kata petugas UDD bagian P2D2S, Debi Andriani, kemarin, saat peringatan HUT Korpri dan Hari Kesehatan tahun 2011, di Pendopo Ki Gede Sebayu Slawi. Dikatakan Debi, selain mencari pendonor di sekolah, saat HUT instansi seperti HUT

katnya kesadaran masyarakat itulah, saat ini persediaan stok darah di UDD Slawi, masih mampu menjangkau kebutuhan darah masyarakat daerah setempat. “Setiap hari dirata-ratakan kebutuhan masyarakat akan darah sebanyak 24 kantong,” ujarnya. Sementara, saat HUT Korpri

M GHONI/RADAR SLAWI

DONOR DARAH- sebanyak 49 pendonor, tengah diambil darahnya oleh petugas dari Unit Donor Darah (UDTD) Kabupaten Tegal, dalam rangka HUT Korpri ahun 2011, kemarin.

Korpri ahun 2011 ini, institusinya juga mengambil momentum untuk menggelar donor darah. Saat ini, menurutnya tingkat kesadaran warga dan

pegawai di lingkungan Kabupaten Tegal, semakin sadar dan baik dalam mendonorkan darahnya. Menurut dia, dari mening-

dan HUT Kesehatan tahun 2011 di Pendopo Ki Gede Sebayu, sebanyak 49 anggota Korpri Pemkab Tegal menyumbangkan darahnya. Namun dari sebanyak itu hanya 29 pendonor yang bisa diambil darahnya. “Sisanya gagal karena tekanan darah terlalu tinggi atau kurang dan faktor lain,” pungkas Debi. (gon)


RADAR BREBES

8

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

Sebagian Warga Terpaksa Ngungsi Pamulihan-Songgom Masih Tegang

WONGE DEWEK Tingkatkan Kompentensi UKM PENINGKATAN kapasitas usaha, baik dari sisi finansial maupun dari sisi pengembangan informasi teknologi (IT) yang digunakan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat bersaing dan berkompetisi di tengah persaingan pasar. Hal ini menjadi perhatian utama pemerintahan Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu. Hal itu diungkapkan Taryono, Kepala Desa Langkap menyikapi kondisi yang dihadapi pelaku UKM. Khususnya di wilayah Desa Langkap yang masih kesulitan dalam mengembangkan usahanya. “Rendahnya pengetahuan DOK. RATEG UKM juga menjadi keterbatasan Taryono yang perlu mendapat pembinaan yang serius dari pemerintah. Di Desa Langkap sendiri terdapat dua jenis UKM yang menjadi andalan warga desa, yakni usaha pembuatan gula kelapa dan rinjing (keranjang anyaman bambu). Namun mereka yang telah menggeluti usaha selama puluhan tahun tersebut hingga saat ini kesulitan untuk mengembangkannya,” kata Taryono. Kondisi tersebut dapat terlihat dari masih belum dapatnya para pelaku UKM untuk memasarkan hasil keluar daerah. Juga sulitnya meningkatkan produksi akibat minimnya bahan baku serta permodalan yang dimiliki. Di Desa Langkap sendiri terdapat sedikitnya 40 perajin gula merah dan sekitar 20 perajin rinjing bambu yang berada di Dukuh Planjan. “Selain itu meraka juga kesulitan mengakses perkembangan teknologi, memperoleh bahan baku, terutama karena adanya persaingan yang ketat dalam mendapatkan bahan baku,” jelasnya. Menurut dia, peningkatan kapasitas informasi teknologi (IT) merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan bagi usaha kecil dan menengah dan hal tersebut juga dapat menumbuhkembangkan roda usaha. Dari kondisi tersebut, pihaknya berharap para pelaku UKM ini mendapat pembinaan, terkait pengolahan menejemen serta bentuan teknologi tepat guna. “Ini demi peningkatan mutu serta kualitas hasil dari produksinya,” urai Taryono. (pri)

AJIB AH...

SONGGOM - Warga Desa Songgom, Kecamatan Songgom bentrok fisik dengan warga Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan. Bentrok antar warga tersebut terjadi sejak Senin (28/ 11) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat tawuran itu, beberapa warga Desa Songgom terpaksa mengungsi ke desa lain untuk menghindari bentrok fisik tersebut. Bahkan pada Selasa (29/11) ketegangan kembali terjadi. Lantaran ratusan warga Desa Pamulihan kembali mengancam warga Desa SOnggom. Namun aksi anarkis itu berhasil diredam aparat Polres Brebes yang sudah stand by di lokasi kejadian, sehingga tidak sampai terjadi bentrokan yang lebih besar. Sementara sebagian warga Songgom, juga juga bersiapsiap menghadapi aksi warga Desa Pamulihan. Mereka mempersiapkan sejumlah senjata tajam, jika mereka diserang warga Pamulihan. Ratusan warga Desa Pamulihan, terlihat berduyun-duyun

dengan membawa sejumlah senjata tajam dan batu. Mereka bermaksud menyerang warga Desa Songgom. Namun berhasil dicegah aparat Polres Brebes. Sehingga tidak sampai terjadi kerusuhan antar dua desa tersebut. Supri (35), warga asal Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom yang mendengar informasi tersebut menuturkan, kejadian tersebut disebabkan masalah kerbau liar yang selama ini dianggap merusak tanaman pertanian warga Desa Songgom. Warga di desa tersebut terpaksa melakukan pemburuan terhadap kerbau liar yang dianggapnya telah merugikan. Lantaran tidak terima dengan perlakuan tersebut, warga Desa Pamulihan merasa tersinggung akibat tindakan tersebut. Akhirnya pada Senin siang, puluhan warga Desa Pamulihan mendatangi. Sampai dengan saat ini warga Desa Songgom terus melakukan pengamanan terhadap desanya. Kesibukan juga tidak hanya dirasakan warga setempat, beberapa anggota Polsek Songgom dan Polres Brebes ikut sibuk dan siaga guna mengantisipasi bentrokan. (har)

HARVIYANTO/RADAR BREBES

SENJATA TAJAM – Beberapa warga Desa Songgom terlihat membawa senjata tajam saat berada dekat dengan Wakapolres Brebes, Kompol Daniel Muharam.

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

MANGKRAK - Gedung KPT masih terlihat mangkrak karena sampai dengan sekarang belum ada kabar kelanjutan pembangunannya.

Pemkab Tunggu Koordinasi Kejati PROYEK pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes diharapkan bisa kembali dilanjutkan. Pasalnya, pembangunan kantor yang rencanakan akan digunakan sebagai kantor satu pintu tersebut, sudah berdiri bangunan yang tinggal dilakukan finishing. Tak terkecuali agar uang negara yang telah masuk dalam anggaran pembangunan itu tidak siasia belaka. “Kami berharap Pemkab Brebes bisa segera melanjutkan kembali pembangunan KPT. Karena jika hal itu tidak dilanjutkan, maka kerugian negara jauh lebih besar dibandingkan dengan persoalan yang kemarin dan menyeret beberapa figur dan pejabat pemerintahan,” kata Ketua FKMB M Subhan SSi kepada Radar Selasa (29/11). Namun demikian, pelaksanaan kelanjutan KPT dalam perencanannya harus benarbenar matang. Jangan sampai persoalan yang sampai menyeret ke proses hukum terulang kembali. “Jika persoalan terulang kembali, maka yang patut dipertanyakan soal perencanannya yang harus ikut bertanggungjawab. Terlebih kerugian negara dipastikan jauh lebih banyak,” ulasnya. Sementara Kepala Bappeda Brebes Ir H Djoko Gunawan MT menjelaskan, bahwa saat ini Pemkab Brebes juga sudah berupaya untuk kembali melanjutkan proyek pembangunan KPT. Bahkan secara materi dana untuk pembangunan KPT sudah ready.

“Namun persoalannya, saat kami hasil koordinasi Pemkab Brebes ke Kejati belum ada jawaban. Sehingga kami harus menunggu koordinasi maupun saran dari lembaga yang sebelumnya menangani perkara dalam proyek KPT tersebut,” ulasnya. Djoko juga menambahkan, bahwa dana yang tersedia dalam pembangunan KPT lanjutan yakni sekitar Rp 37 miliar. Sedangkan bila sudah ada keputusan ataupun koordinasi dari Kejati, maka Pemkab Brebes akan segera melakukan pengumuman lelang terkait pelaksanannya. “Yang jelas, Pemkab Brebes dalam kelanjutan pembangunan KPT sudah direncanakan. Karena seperti dari DPU sudah melakukan koordinasi dengan Kejati terkait kesiapan dalam kelanjutan pembangunannya. Sehingga, bangunan KPT tidak terus dibiarkan mangkrak,” ungkapnya. Sebelumnya, kelanjutan proyek pembangunan gedung KPT tidak akan lagi dianggarkan lagi dalam APBD 2012 mendatang. Hal itu terungkap saat rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Brebes, Senin (28/11). “Gedung KPT sekarang nasibnya tidak jelas karena masih dalam proses hukum. Sehingga di APBD 2012, kemungkinan besar anggarannya akan dinolkan dulu. Sehingga dana cadangan setiap tahun untuk KPT bisa dimaksimalkan untuk kegiatan yang lain. Ini hasil rapat Banggar dan akan dibahas lebih teknis di Komisi,” ungkap Ketua Banggar DPRD Brebes H Illia

Amin MMPd.Dia mengemukakan, proyek pembangunan KPT Pemkab Brebes setiap tahunnya selalu memakan alokasi yang cukup besar hingga puluhan miliar untuk dana cadangan. Namun demikian, sejak proyek tersebut diketahui bermasalah anggaran yang dialokasikan tidak terserap sehingga menimbulkan Silpa yang besar setiap tahunnya. Sementara di sisi lain, kebutuhan pembiayaan untuk kegiatan lain yang prioritas masih banyak yang tidak teralokasi. “Cadangan dana untuk KPT kalau tidak salah sampai Rp 30 M. Tapi tidak terserap ini kan sayang. Makanya tahun 2012 untuk sementara tidak dialokasikan dulu, agar dana yang ada bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan yang lain dan masuk skala prioritas. Tapi tentunya, DPRD juga akan merubah Perdanya dulu agar tidak terjadi masalah baru,” terangnya. Namun begitu, tidak dianggarkannya KPT pada 2012 itu, lanjut dia, hanya bersifat sementara. Sembari menunggu kesiapan kelanjutan pembangunan di masa mendatang. “Kami tidak bisa memas tikan, kapan kegiatan pembangunan KPT akan dilanjutkan. Yang jelas KPT itu sifatnya multiple years, bisa kapan saja di tahun-tahun mendatang. Kalau memang sudah pasti, DPRD akan kembali mengalokasikan anggarannya,” papar Ketua DPRD Brebes itu. (agus wibowo)

Aksi Nyata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes

Mobil Dinas Jadi Ajang Promosi Wisata Daerah

HARVIYANTO/RADAR BREBES

LATIH KETRAMPILAN - Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes Drs Rais Khana memimpin ketrampilan keamanan yang diikuti ratusan anggota Linmas dari wilayah Kersana, Banjarharjo dan Ketanggungan.

Linmas Dilatih Pengetahuan Pengamanan KERSANA - Guna meningkatkan kesiapan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes mengadakan kegiatan latihan dan ketrampilan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Kersana dengan diikuti oleh 150 anggota Linmas. Mereka merupakan perwakilan masing-masing desa dari Kecamatan Ketanggungan, Kersana dan Banjarharjo. “Melalui Program latihan ketrampilan ini, mereka diharapkan bisa menghadapi permasalahan di lingkungan masing-masing desanya. Selain itu, juga untuk memberikan kemampuan pengamanan oleh Linmas dalam menghadapi Pilkada yang tidak lama lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Brebes, “ ujar Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes, Drs Rais Khana saat berada di lokasi kegiatan. Ia menambahkan, kegiatan latihan ketrampilan linmas ini diselenggarakan sebagai upaya pembentukan karakter linmas dalam pengamanan. Untuk materi sendiri, pihaknya melibatkan jajaran Muspika kecamatan seperti halnya Polsek, dan Koramil khususnya terhadap materi baris berbaris, bela negara dan penangan bencana sosial. Sementara Kapolsek Kersana AKP Misyanto SH menjelaskan, dengan adanya pelatihan ketrampilan linmas, ke depan mereka akan dapat membantu kegiatan pengamanan di masing-masing desa. “Mereka diharapkan bisa mengamankan terhadap aktifitas masyarakat, terutama yang melibatkan banyak orang. Seperti pengamanan terhadap pelaksanaan hiburan yang kerap ada di desa,” ujarnya. Dalam pelatihan tersebut, linmas juga dilatih untuk mengamankan arus lalu-lintas di jalan. Dengan demikian linmas akan dapat membantu pengamanan jalan raya apabila memang dibutuhkan. (har)

Tidak hanya berbicara dan mengkritik, membangun Kabupaten Brebes juga diperlukan langkah konkret, walau sekecil apa pun. Seperti halnya yang dilakukan Ketua Komisi I DPRD Brebes Warsudi SPdI. Seperti apa? LAPORAN: ISMAIL FUAD POTENSI wisata di Kabupaten Brebes masih belum tergali dengan maksimal. Padahal jika digali dan dipromosikan dengan maksimal, akan memberikan PAD yang cukup besar bagi Kabupaten Brebes. Sehingga setiap dinas pun dituntut mampu melakukannya, bukan hanya Dinas Pariwisata saja yang terlibat dalam mempromosikan wisata daerah. Dengan promosi tersebut, diharapkan potensi wisata itu menjadi sumber devisa yang besar bagi PAD Kabupaten Brebes. Setelah meminta Pemkab Brebes untuk menggencarkan promosi wisata dan potensi daerah, Warsudi kini memberikan contoh teladan. Mobil dinasnya kini telah dipasang banner berisikan promo dan pengenalan obyek wisata di Kabupaten Brebes. Dia mengatakan, wilayah Kabupaten Brebes yang membentang dari wilayah pantai hingga pegunungan, mempunyai banyak potensi untuk mendulang PAD. Seperti halnya potensi wisata, banyak obyek wisata yang bisa dijadikan unggulan bagi Kabupaten Brebes. Di antaranya adalah

Agrowisata Kaligua, Pemandian Air Panas Buaran dan Kedungoleng, Waduk Penjalin Paguyangan dan Waduk Malahayu Banjarharjo, Pancuran Mas Banjarharjo, serta Pantai Randusanga Indah (Parin). “Tapi sayang sekali, Pemkab seperti tidak maksimal mensosialisasikan dan mempromosikan kepada masyarakat,” katanya, Selasa (29/11). Menurutnya, akibat lemahnya political will Pemkab Brebes untuk mensosialisasikan wisata menjadikan potensi pendapatan daerah sebagai modal pembangunan berkurang. Padahal, gaya hidup masyarakat saat ini cenderung untuk menjadwalkan waktu liburan bersama keluarga. Sehingga seharusnya hal ini

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

PROMOSI – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Warsudi SPdI menunjukkan mobil dinasnya yang dipasangi banner wisata di Kabupaten Brebes.

menjadi peluang yang sangat strategis untuk mendongkrak pendapatan di sektor paripwisata. “Kalau sekarang ini, saya yakin, banyak masyarakat Brebesnya sendiri banyak yang tidak tahu kondisi obyek wisata di daerahnya. Di samping itu, minat investor untuk menamam di sektor ini juga nyaris tidak ada. Maka sekali lagi ini harus dipromosikan,” tandasnya. Dengan memasang stiker promosi wisata, Warsudi berharap sedikit banyak bisa mengenalkan obyek wisata di Kabupaten Brebes dan menarik minat masyarakat untuk tertarik datang langsung. Tentunya secara tidak langsung akan berkontribusi bagi penambahan PAD. (*)


SAMBUNGAN

RABU 30 NOPEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

VICKY SHU

Santai, Digosipkan Dengan Rizal Armada BANYAK artis yang biasanya tidak nyaman saat digosipkan tidak benar oleh media. Namun tidak begitu dengan Vicky Shu. Artis yang banyak digosipkan dekat dengan Rizal Armada ini mengaku santai menanggapi gosip tersebut. Apa alasannya? “Gak apa-apa sih, satu band semua deket. Namanya juga satu management,” jawab Vicky Shu saat diwawancarai. Vicky juga menambahkan bahwa dia tidak merasa kesal dengan banyaknya gosip tentang dirinya. Alasannya, dia menganggap bahwa gosip tersebut masih dalam batas kewajaran. Sementara itu, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (29/11) tadi, Vicky Shu nampak lebih girly dari pada biasanya. Mengenai hal tersebut, Vicky mengungkapkan bahwa itu hanya imej luarnya saja. “Luarnya aja mba. Dalamnya tetep,” jawab Vicky Shu diiringi dengan tawanya yang riang. (kpl)

CHARLIZE THERON

”Akan Kubunuh Kristen Stewart!” AKTRIS sekaliber Charlize Theron memang tidak pernah tanggung-tanggung soal akting. Dalam setiap film yang dibintanginya, Charlize selalu melakoni adegan dengan sepenuh hati, termasuk dalam film terbarunya yang berjudul ‘Snow White and The Huntsman’. Sebagai pemeran Evil Queen dalam film tersebut, Charlize harus berhadapan dengan Kristen Stewart yang memerankan tokoh Snow White. Saking menjiwainya, Charlize sampai bisa merasakan dendam di hatinya, dan mengaku benar-benar ingin membunuh Kristen. “Ini adalah pertempuran besar. Aku benar-benar dan sangat berharap bisa membunuhnya. Begitulah seharusnya cerita itu berakhir,” ungkap Charlize pada MTV sembari diiringi tawa. (kpl)

BP vs Beckham Disiarkan di TV FOX Amerika PENAMPILAN tim Indonesia Selection melawan LA Galaxy juga akan disiarkan langsung di TV FOX Amerika. Itu artinya, laga pasukan Bambang Pamungkas atau akrab dipanggil BP melawan David Beckham dkk yang akan digelar Rabu (30/ 11) hari ini di Stadion Utama Bung Karno Pukul 19.00 WIB disaksikan oleh masyarakat Amerika. “Pertandingannya akan ditayangkan di TV FOX Amerika. Paling tidak ini akan membuka mata dunia kalau Indonesia adalah negara yang pantas dikunjungi. Dan tentu saja bisa menjadi investasi,” ujar Hasani Abdulgani, Presiden Direktur Mahaka Sports, Promotor LA Galaxy, saat

jumpa pers di Ritz Charlton, Kuningan, Jakarta, kemarin. LA Galaxy sendiri sore ini menjalani coaching clinic bersama anak-anak usia 7 sampai 15 tahun. Untuk para pesertanya dijual secara umum. “Soccer clinic nggak ada spesifik dari SSB mana. Tidak

ada menjual khusus. Tapi menyerahkan kepada Bank Permata. Sudah dijual kepada umum, dan alhamdulillah laku semuanya. Nanti akan mendapatkan sertifikat. Mudah-mudahan dengan Coaching Clinic bisa mendapatkan pengalaman,” pungkasnya. (kpl)

TOBEY MAGUIRE

Dituntut Denda $80.000 SETELAH sempat mengajukan banding, pemeran ‘Spiderman’ ini akhirnya setuju untuk membayar denda yang dibebankan kepadanya. Dia dikenai denda senilai $80.000 (atau senilai Rp800 juta) karena keikutsertaannya dalam judi ilegal yang diorganisir oleh Ponzi. Walaupun sudah dituntut denda dalam jumlah besar, namun Tobey tidak akan kehilangan apapun. Pasalnya, judi tersebut telah membuatnya kaya dengan memenangkan uang senilai lebih dari $300.000 (kurang lebih Rp3 Miliar). Jadi denda yang akan dibayarkannya nanti sama sekali tidak akan berimbas pada kondisi finansialnya. Namun demikian, Aceshow-

biz menyebutkan bahwa Tobey masih bersikeras dirinya tidak

bersalah. Dia sama sekali tidak tahu bahwa praktek judi yang dilakukannya ilegal. Jadi kalaupun dia bersedia membayar, semua itu bukan karena dia mengakui perbuatannya. Kasus ini mulai merambah ke ranah hukum sejak gugatan dilayangkan pada 18 November lalu, sedangkan kasus perjudian ini telah marak dibicarakan sejak bulan Juni lalu. Tobey Maguire memang salah satu satu dari lusinan artis yang sempat terjerat dalam praktek judi saham tinggi ini. Praktek judi yang sudah dinyatakan ilegal ini sendiri telah membuat pemiliknya, Bradley Ruderman, dikirim ke penjara lantaran dituduh mengoperasikan judi ilegal. (kpl)

Ijin Turun, Fisik Dibangun dari halaman 3 kedalam 3 jurusan di Poltek Keselamatan Transportasi Darat (PKTD),” katanya usai mengikuti upacara di Alun-alun, Selasa (29/11). Menurut dia, dengan turunnya ijin dan persiapan yang sedang berlangsung, artinya tahun ini PKTD sudah dimulai tahun ini. Dengan program studi D4 Menejemen Keselamatan, D4 Teknik Sarana dan D3 Pengujian Kendaraan Bermotor. Jadi tidak lama lagi nama BPPTD berubah menjadi PKTD. Terkait dengan SDM-nya, BPPTD sudah melakukan perbaikan, termasuk juga menata

menejemennya. Hal tersebut merupakan keharusan karena perubahan dari balai menjadi poltek tadi. “Ini menejemennya berbeda, antara pola balai dan perguruan tinggi.” Untuk pembangunan fisik gedung, lanjut Zulmafendi, tahap persiapannya sedang dilaksanakan. Yakni persiapan lelang dan arsip-arsip. Namun demikian dia memastikan, Januari sudah mulai pembangunan fisik gedungnya. Dana yang disiapkan pada tahap awal ini sekitar Rp50 miliar. “Tanggal 5 Desember mendatang, Nota Persetujuan Hibah Daerah (NPHD) akan ditandatangani oleh Wali Kota Tegal dengan Kementerian Per-

hubungan,” tegasnya. Zulmafendi berharap dengan kenaikan grade ini, diperkirakan pada tahun 2014 atau 2015, PKTD sudah menerima mahasiswa asing dari Asia Tenggara. Karena sekolah ini baru satusatunya ada di Asia. Sementara, Poltek tersebut rencana dibangun diatas tanah seluas 13,4 hektare. Tanah tersebut merupakan milik Pemerintah Kota Tegal yang dihibahkan kepada pemerintah pusat untuk pendirian PKTD. Saat ini disekitar tanah tersebut terdapat beberapa peternak itik. Mengenai hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub-

kominfo) Kota Tegal, Khaerul Huda mengatakan, seiring dengan apa yang sudah berjalan, maka pemkot akan melakukan sosialisasi pada warga masyarakat sekitar. Hal itu sangat diperlukan, mengingat saat dimulainya pembangunan warga pasti akan merasa terganggu. “Makanya kami akan melakukan sosialisasi terkait hal itu.” Tidak ketinggalan pula melakukan sosialisasi kepada para peternak itik yang ada disekitar lokasi. Sebab rencananya mereka akan direlokasi ke sentra yang berada di Pesurungan Lor. Karena sebenarnya lokasi tersebut dalam RTRW-nya bukan untuk peternakan. (adi)

KPU Dinilai Tak Independen dari halaman 3 “Namun dengan terbitnya SK DPP PKB Nomor 8937/DPP03/V/A.1/VIII/201, DPP PKB mengembalikan status keanggotaan PKB H Edi Friono, dan memulihkan hak maupun kewajiban yang bersangkutan sebagai anggota PKB. Kami menilai kerja KPU selaku penyelengara pemilu tak independen. Karena dasar surat jawaban KPU Propinsi Jateng kami nilai tak tepat. Dalam waktu dekat, kami bakal mendatangi KPU Propinsi Jateng, dan minta penjelasan soal alasan Edi Friono tak masuk

DCT.” Secara terpisah, Devisi Hukum KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko menjelaskan, KPU Propinsi Jateng telah menindaklanjuti surat DPC PKB Kota Tegal Nomor 028/DPC PKB-03/ A.1/IX/2011 tertanggal 10 Oktober 2011, perihal Permohonan Pengembalian Hak Edi Friono sebagai calon anggota legislatif terpilih, pada Pemilu 2009 Dapil III Tegal Barat. Surat bernomor 788/KPU Prov-012/ XI/2011 tersebut, ditembuskan ke KPU Kota Tegal. Surat ke KPU pusat itu intinya menjelaskan secara kronlogis per-

soalan Edi Friono. “Ada 7 poin dalam surat pengantar dari KPU propinsi ke KPU pusat,” ungkapnya. Dijelaskan Agus, KPU Kota Tegal mempelajari isi surat tembusan. Bahkan Ketua DPC PKB Anshori Azizi dan Edi Friono, sudah bertatap muka dengan 5 anggota KPU setempat. Inti surat KPU propinsi, KPU Kota Tegal butuh klarifikasi. Sebab ada beberapa poin yang perlu ditanyakan. “Poin 6 nampaknya keliru dikutip. Karena semestinya ada surat terbaru dari DPC PKB yang lebih tepat untuk dikuti.

Poin 7 perlu penjelasan lebih lanjut.” Mengenai tudingan bahwa KPU tidak independen, menyikapi kasus Edi Friono, Agus menegaskan bahwa persepsi itu salah. KPU bakal bertindak profesional berdasarkan aturan berlaku. “Karena persoalan Edi Friono ini baru, kami butuh kepastan regulasi. Karena KPU hirarkis, maka jawabannya harus satu, dengan meminta advis dari KPU propinsi dan KPU pusat. Birokrasi tersebut harus ditempuh, agar tidak ada yang dirugikan,” paparnya. (hun)

Rintis Jadi Perpustakaan Digital dari halaman 3 termasuk di dalamnya menyiapkan SDM pengelola. Baik melalui pendidikan maupun Bimbingan Teknis (Bintek) Perpustakaan Digital bagi staf yang akan mengelolanya. Untuk itu, Kantor Arpusda bakal menggandeng Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menurut Kepala Kantor Arpusda, Drs Ikrar Yuswan Apendi MM, selama ini imej perpustakaan pasti membayangkan tumpukan buku. Namun ke depan pola pikir seperti itu tampaknya perlu diubah. Karena ternyata buku dapat diubah dalam bentuk digital. Hal itu dilakukan sejumlah perpusda, termasuk di Malang. Hasil belajar di daerah tersebut beberapa bulan lalu, terkait perpustakaan digital pihaknya tahun 2013 bakal merintis ke arah sana. “Untuk perintisan perputakaan digital, kami memerlukan anggaran besar, diperkirakan Rp1 miliar. Sedangkan pelaksanaan sekaligus penyiapan SDM pengelola perpustakaan digital, kami bakal bekerja sama dengan LIPI. Agar rencana ini terlaksana, kami minta dukungan anggaran eksekutif, khu-

susnya Komisi III DPRD.” Dia menambahkan, dengan perpustakaan digital, ketika sebuah buku sedang dipinjam orang. Maka orang lain masih bisa membacanya, melalui buku digital yang disimpan. Dengan penerapan perpustakaan digital, pihaknya berharap tak akan ada lagi pengunjung kecewa. Sebab tidak dapat membaca buku yang sedang dipinjam orang. “Buku digital merupakan bentuk inovasi kami, dan hasil belajar ke sejumlah daerah yang menerapkan hal tersebut. Selain itu, kami berharap mampu menjadikan perpustakaan sebagai tempat lebih menarik bagi banyak orang. Terutama para pelajar dan mahasiswa guna menambah ilmu,” tutur Ikrar. Dijelaskan, sambil menunggu perintisan perpustakaan digital, pihaknya menyiapkan kelengkapan referensi buku. Baik fiksi maupun nonfiksi. Sebab kalau bicara ideal, Perpusda Mr Besar Martokoesoemo Kota Tegal belum ideal. Apabila dilihat dari jumlah koleksi buku. Sebab idealnya perpusda memiliki 60 ribu koleksi. Sedangkan Perpusda Mr Besar Martokoesoemo saat ini mempunyai koleksi 24 ribu buku, dan direncanakan tahun 2012 ditambah 2.000

koleksi buku lagi. “Walaupun belum ideal, tapi secara tata ruang Perpusda Mr Besar Martokoesoemo cukup lengkap. Karena saat ini memiliki fasilitas antara lain ruang buku, ruang baca, referensi, free hot spot area, ruang audio visual, ruang baca anak, ruang seminar, dan ke depan dilengkapi kantin serta sarana fotocopy,” jelasnya. Guna mendekatkan pelayanan pada pusat keramaian, dan memenuhi kebutuhan masyarakat penggemar baca, yang tak sempat datang ke Perpusda Mr Besar Martokoesoemo, pihaknya menyiapkan 2 mobil perpustakaan keliling, yang setiap hari selalu keliling. Bahkan pada monen tertentu dan dibutuhkan, mobil perpustakaan keliling berhenti. Salah satunya, yang menjadi rutinitas setiap minggu mobil perpustakaan keliling di Alun-alun Kota Tegal. “Selain mobil perpustakaan keliling, kami menyiapkan perpustakaan tingkat kelurahan. Saat ini 27 kelurahan memiliki perpustakaan. Namun yang baru menerima kelengkapan buku dan rak baru 12 kelurahan. Antara lain Kelurahan Slerok, Keturen, Margadana, Kejambon, Panggung, Pekauman, Tegalsari, Muarareja, Randugun-

ting, Krandon, Pesurungan Lor, dan Sumurpanggang. Adapun 15 kelurahan lain akan diberikan bantuan bertahap. Tapi kami targetkan tahun 2014 semua kelurahan mempunyai perpustakaan, dengan sarana dan prasarana lengkap.” Ditambahkan Ikrar, pemenuhan perpustakaan di 27 kelurahan tahun 2014, mendukung pemantapan Tegal Cerdas. Dengan harapan akhir tahun 2014, pemantapan program itu selesai. Disamping itu, agar di kelurahan sebagai pusat baca, demi meningkatkan budaya gemar membaca untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. “Agar pengelolaannya profesional, kami siap melatih pengelola perpustakaan tingkat kelurahan.” Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD, Drs HM Nursholeh MMPd mendukung upaya perintisan perpustakaan digital, yang direncanakan Kantor Arpusda. Sebab keberadaan perpustakaan digital merupakan keharusan, untuk pemenuhan tuntutan teknologi dan masyarakar gemar membaca. “Kami rasa perpustakaan digital suatu keharusan. Tapi supaya berfungsi maksimal, SDM pengelolanya harus dipikirkan,” paparnya. (m saekhun)

Rekanan Instalasi Farmasi Mbalelo dari halaman 3 Menurut PPK Proyek Pembangunan Instalasi Farmasi Dinkes, Sudarso, pihaknya selaku PPK kecewa dengan kerja CV Cempedak Jaya, lantaran kerjanya lamban. Sesuai kontrak, proyek pembangunan Instalasi Farmasi habis tanggal 16 November 2011. Namun sampai sekarang rekanan belum dapat menyelesaikan pekerjaan 100 persen, khususnya terkait pemasangan paving. “Waktu janji di hadapan Komisi II, ditargetkan Senin (28/11) pekerjaan selesai 100 persen. Namun buktinya, Selasa (29/11) saja paving dengan ketebalan 8 cm baru sampai. Kalau dihitung sejak masa kontrak habis, sampai saat ini rekanan terlambat 13

hari. Terkait lambannya, kami melayangkan surat peringatan tiga kali. Surat sudah ditembuskan ke Komisi II DPRD, inspektorat bahkan wali kota.” Sudarso menambahkan, selama pekerjaan belum dinyatakan selesai 100 persen oleh tim, pihaknya akan tetap mengenakan sanksi kepada CV Cempedak Jaya, sesuai peraturan perundang-undangan berlaku. Karena nilai kontrak proyek Rp1.078.449.900, sanksi denda setiap harinya Rp1 juta lebih. Apabila terlambat sampai 15 hari, rekanan harus membayar sanksi denda Rp15 juta lebih. Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priatmana SE cukup kecewa dengan kerja CV Cempedak Jaya, selaku rekanan proyek pembangunan

Instalasi Farmasi Dinkes. Sebab tidak bisa menepati janji. “Kami kecewa dengan realisasi penyelesaian proyek. Karena rekanan tak tepat waktu. Itu belum soal kualitas pekerjaan. Kami akan minta hasil pemerikasaan tim, agar tidak ada masalah di kemudian hari. Kami harap tim pemeriksa bekerja objektif,” ungkapnya. Sebelumnya Pelaksana CV Cempedak Jaya, Fahrudin menandaskan, keterlambatan lantaran faktor material. Salah satunya paving yang harus dikirim dari Magelang. Sebenarnya sudah datang, tapi karena tidak sesuai spesifikasi, ketebalan bukan 8 cm tapi 6 cm. Sehingga paving dikembalikan, dan saat ini menunggu kiriman paving baru. (hun)

Guru SMPN 7 Juara I Nasional dari halaman 3 “Pada saat yang sama, Kementrian Agama RI juga menyeleksi guru dari MI, MTs dan MA di seluruh Indonesia. Kemudian pada tanggal 20–22 November ditetapkanlah 15 orang guru sebagai grand finalis dari masing-masing jenjang, yakni SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/ MA/SMK,” kata guru PKn SMPN 7 Tegal yang juga menjabat sebagai Sekretaris Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PKn SMP dan MTs Kota Tegal, Selasa (29/11). Menurut Eko, seleksi grand finalis dilakukan oleh MK yang meliputi tes kompetensi penguasaan materi Pancasila dan

Konstitusi. Selain itu juga presentasi karya ilmiah, serta interview di hadapan dewan juri dari universitas terkemuka di Indonesia. Setelah itu barulah muncul para juara dari setiap jenjang pendidikan. Pemberian penghargaan anugerah konstitusi tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan semangat dan motivasi guru dalam melaksanakan tugas. Khususnya meningkatkan berkembangnya kesadaran budaya berkonstitusi di dunia pendidikan. Ketika ditanya tentang perasaan setelah menjadi yang terbaik se-Indonesia, Eko menjawabnya dengan sangat merendah. “Ini adalah anugerah dari

Tuhan. Semua itu atas dukungan dan doa dari semua pihak. Baik keluarga, kepala sekolah, guru dan staff TU serta para siswa SMPN 7 Tegal. Tak ketinggalan teman-teman dari MGMP PKn serta masyarakat Jawa Tengah pada umumnya. Karena tahun ini untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/MA juara I diperoleh utusan dari Jawa Tengah.” Lebih jauh dia menambahkan, hal yang paling berkesan dalam ajang ini adalah apa yang di katakan oleh Ketua MK. Mahfud menyatakan bahwa sila ketiga Pancasila yaitu Persatuan Indonesia, dengan ideology tersebut warga negara berharap bersatu dalam berbagai perbedaan untuk keadilan. (adi)

Standar Pengamanan Pacific Mall ... dari halaman 3 Menurut Direktur Barisan Rakyat Peduli Kota (BRPK) Tegal, Supriyanto, pihaknya mempertanyakan Standar Operasional Pengamanan (SOP) yang ada di mall tersebut. Apakah memang sudah sesuai atau belum. “Ini yang perlu kami pertanyakan. Apalagi dari infor-

masi, proses pengelasan berlangsung tiga hari. Kalau itu benar, berarti telah diketahui semua pihak,” ucapnya dalam kesempatan berkunjung ke ruang Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD setempat. Dia menambahkan, peristiwa kebakaran tidak sepenuhnya dibebankan pada tiga orang karyawan MR Game. Sedang-

kan rencana pemeriksaan terhadap salah seorang petugas sekuriti, seperti sudah dijadualkan yang bersangkutan batal datang. Kemungkinan masih ada kesibukan di tempat kerjanya. Sementara sejumlah rekan kerja termasuk pihak keluarga, menyempatkan untuk menjenguk tiga karyawan MR Game, yang ditetapkan sebagai tersangka. Kini mereka mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal Kota. (din)

Polres Juara Public Address Polda ... dari halaman 3 “Saya senang sekali mewakili eks Polwil Pekalongan. Rasa bangga pasti ada. Tapi tidak disangka kalau bisa jadi yang pertama di Jawa Tengah. Padahal saingannya luar biasa,” ucap Inda Choerunnisa, yang aktif di Saka Bhayangkara Polres Tegal Kota. Sekadar diketahui, dalam pidatonya, Inda banyak menyoroti kurang disiplinnya masyarakat dalam berlalu lintas khu-

susnya pemuda. Karena kecelakaan lalu lintas tertinggi di beberapa daerah, sebagian besar korbannya pengendara tidak patuh dalam berlalu lintas. Sehingga dia mengajak para pemuda saling menghormati, dan menghargai sesama pemakai jalan. “Sebagai pemuda kita harus punya rasa tenggang rasa, dan sikap disiplin. Aja karepe dewek ya jo.” Peserta dari Kota Tegal tampil penuh kreatif. Sejumlah lirik

lagu dari Kotak Band, dengan bagusnya diubah jadi jargon program Polmas. Aksinya tersebut membuat dewan juri terkesima, tak terkecuali para peserta lain. “Suaranya sangat merdu,” ucap salah seorang peserta. Atas keberhasilan ini, Inda menyampaikan banyak terima kasih pada semua pihak, terutama Kasat Lantas AKP Hendrawan Hasan, yang memberikan pembinaan dan dorongan. (din)


CMYK

RABU, 30 NOPEMBER 2011

KOTA

BAWANG

Devisit Capai Rp 106 Milliar

PERTANIAN

Belanja Pegawai Disorot

Pupuk Dijamin Aman BREBES - Dinas Pertanian Holtikultura dan Tanaman Pangan Kabupaten Brebes menjamin persediaan pupuk untuk masa tanam akhir tahun masih aman. Bahkan, untuk jenis NPK bersubsidi kondisinya masih sangat melimpah. Kebutuhan pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Brebes sendiri pada 2011 mencapai 56.600 ton. Terdiri dari pengguna produksi pangan, holtikultura, peternakan dan petani tambak. Hal itu itu ditegaskan Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Dintan Brebes, Ir Madyo Raharjo kepada Radar, Selasa (29/11). “Intinya petani tidak usah khawatir dengan masalah pupuk, tidak ada masalah yang berarti. Baik masalah distribusi maupun rencana konversi urea Kujang ke Pusri,” ujar Madyo. Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi hingga Oktober kemarin, pupuk subsidi jenis NPK masih belum terserap maksimal ke petani. Padahal, pihaknya berharap agar petani bisa mengkombinasikan penggunaan pupuk demi kualitas produksi dan kondisi lingkungan. Alokasi NPK untuk Kabupaten Brebes sendiri, menurutnya, pada tahun 2011 ini didrop sebesar 13.348 ton. “Tapi penyerapannya masing sangat rendah, untuk NPK Kujang baru 2.161 ton atau 16 persen dan NPK Petro (Phonska) baru 6.807 ton atau 51 persen,” katanya. Pihaknya mengelak jika kalkulasi kebutuhan pupuk tidak akurat sebagaimana dituduhkan anggota Komisi II DPRD Brebes Abdullah Syafaat beberapa waktu lalu. Syafaat sebelumnya mengatakan, rendahnya penyerapan NPK bersubsidi itu membuat alokasi dan distribusi penyediaan pupuk di Kabupaten Brebes tidak efektif dan kerap menjadikan petani sebagai korban. Dia meminta Dinas Pertanian untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap rendahnya daya serap NPK bersubsidi. (ism)

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

LOMBA – Peserta Lomba Cerdas Tangkas saat menjawab pertanyaan dewan juri, kemarin.

Kader Karbitan Tak akan Matang BREBES - Mencetak generasi yang berguna di masa mendatang, tidaklah gampang. Perlu dilakukan dengan serangkaian proses yang sungguh-sungguh. Tidak dengan cara yang instan. “Cara yang instan hanya akan menghasilakn kader generasi yang tidak akan matang dan sempurna. Bila ingin mendapatkan kader yang berkualitas, tentu harus melalui proses tempa latihan yang sungguh, tidak asal comot. Akan jadi apa negeri ini bila dipimpin oleh orangorang karbitan,” ujar Bupati Brebes H Agung Widyantoro selaku Ketua Kwarcab 11.29 Brebes melalui Ketua Bidang Pembinaan Generasi Muda Kwarcab Brebes Dr Tahroni MPd saat membuka Lomba Cerdas Tangkas Pramuka (LCTP) di Sanggar Pramuka Brebes, Selasa (29/11). Dia mengatakan, pramuka meru-

pakan ladang persemaian pemimpin masa depan dengan proses yang matang. Ibarat kepompong yang belum masanya lahir, kemudian dipaksakan untuk menjadi kupu-kupu. Dan ketika menjadi kupu-kupu pun akan cacat dan bahkan tidak mampu terbang. Sebagai bagian proses pembelajaran dalam gerakan pramuka, adalah kegiatan lomba cerdas tangkas pramuka. “Kegiatan ini akan menjadi ladang garapan untuk mengetahui sejauh mana hasil tangkapan peserta didik kita dalam menerima berbagai materi yang telah disampaikan pada setiap latihan pramuka di gugus depannya. Saya yakin, kemampuan peserta didik kita bisa mencapai prestasi yang tinggi kalau dilatih terus menerus. Ibarat pisau, akan tajam kalau diasah terus

PN Dipenuhi Ribuan Pelanggar Lalin Hadiri Sidang Tilang BREBES - Sebanyak 1.300 orang pelanggar lalu lintas harus antre berjam-jam untuk menjalani sidang denda di Pengadilan Negeri Brebes Selasa (29/11). Akibatnya, proses sidang pidana lain terpaksa ditunda lantaran banyaknya pelanggaran lalin yang sejak pagi hingga siang kemarin terus berjubel memadati PN. “Guna mensiasati adanya kepadatan dan antrian yang banyak, sidang tilang kami bagi dua. Dari pelanggar dengan nomor ganjil sendiri, demikian dengan nomor genap harus menjalani ruang sidang sendirisendiri,” kata Humas PN Brebes Yuswanto SH. Di ruang kerjanya, Yuswanto yang juga merupakan Wakil PN Brebes menjelaskan dari data yang ada jumlah pelanggar yang kini tengah menjalani sidang tilang berjumlah 1.300 orang. Sedangkan pelanggaran mereka juga beraneka ragam. “Kami membagi ruang sidang ini, lantaran beberapa bulan yang lalu sidang tilang sangat berjubel dalam satu ruangan. Makanya, kini kami bagi men-

CMYK

10

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

BERJUBEL - Banyaknya pelanggaran membuat lingkungan PN Brebes nampak padat dan berjubel ribuan orang yang hendak menghadiri sidang tilang dengan pembayaran denda.

jadi dua persidangan. Termasuk, sidang tilang yang khusus di hari ini juga agar di hari-hari selanjutnya tidak terganggu dengan adanya sidang tilang,” ulasnya. Sementara pantauan Radar di lapangan, jumlah pelanggar yang tengah disidang lantaran sebelumnya mereka terjaring Operasi Patuh 2011, yang tengah gencar dilakukan polisi sejak dua minggu lalu. Selama dua minggu pelaksanaan operasi patuh tersebut, polisi sudah

menjaring 1.300 pelanggar lalu lintas di wilayah Kabupaten Brebes. Sedangkan pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara roda dua, karena tidak menyalakan lampu kendaraan saat siang hari. Pelanggaran lainnya adalah melanggar marka jalan, tidak membawa STNK atau tidak memiliki surat ijin mengemudi. Karena banyaknya jumlah pelanggar yang disidang, mereka harus rela antre berdiri berjam-jam. (gus)

menerus,” kata dia. Ketua Panitia LCTP Dahudin MPd menjelaskan, lomba diikuti utusan Kwartir Ranting (Kwarran) se Kabupaten Brebes. Dari 17 kwarran, masing-masing mengirimkan pesertanya terdiri dari 2 regu siaga putra-putri, 2 regu penggalang putra putri dan 2 regu penegak putraputri. “Ini kegiatan tahunan, yang pemenangnya akan dikirim ke tingkat Jawa Tengah,” terangnya. Dengan LCTP ini, pihaknya berharap akan terlahir generasi muda dari pramuka yang memiliki kemampuan lebih. Sangat beruntung generasi muda yang ikut gabung dalam gerakan pramuka, karena setiap saat mendapatkan bimbingan dari para pembina yang memiliki kemampuan tinggi dan tanpa pamrih. (ism)

BREBES - APBD TA 2012 Kabupaten Brebes diperkirakan akan mengalami devisit hingga sebesar Rp 106 milliar. Besarnya jumlah tersebut akibat masih banyaknya kegiatan yang tidak prioritas masuk plafon. Selain itu, pembiayaan APBD juga banyak terkuras untuk belanja PNS. “Memang jumlahnya lumayan besar, karena ada penyesuaian-penyusaian tertentu. Tetap nanti akan kami kaji lagi pembiayaan kegiatan yang tidak prioritas agar bisa ditekan supaya budgeting lebih efektif dan efisien sehingga bisa menyesuaikan angka divisit,” ujar Ketua Badan Anggaran DPRD Brebes Dr H Illia Amin MMPd, seusai rapat Banggar. Illia Amin menyebutkan, pihaknya juga berencana untuk meminta Pemkab Brebes menghitung ulang jumlah pegawai PNS. Pasalnya, pos alokasi untuk kebutuhan anggaran PNS sangat besar. “Tahun kemarin saja untuk PNS Rp 800 M. Tapi tidak terserap hingga Rp 50 M. Sangat disayangkan, padahal masyarakat saat ini sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur serta kebutuhan pembiayaan lainnya juga sangat mendesak,” ujarnya. Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Brebes meminta Pemkab Brebes menghitung ulang jumlah pegawainya. Kepastian

jumlah pegawai PNS yang akurat ini diperlukan sebagai pertimbangan riil dalam pengalokasian anggaran di APBD 2012. Pasalnya, direncanakan item belanja pegawai bakal menguras pembiayaan hingga Rp 800 milliar di tahun 2012. “Jika pada APBD 2011 belanja pegawai sebesar Rp 700 M, tahun depan direncanakan lebih dari Rp 100 M atau sekitar Rp 800-an milliar. Jumlah ini cukup menyita,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes Warsudi SPdI. Warsudi menyatakan, pihaknya mendesak Pemkab Brebes, khususnya tim penyusun untuk menghitung ulang jumlah pegawai di Kabupaten Brebes secara akurat. Itu dilakukan agar bisa menekan kemungkinan-kemungkinan yang menambah beban biaya di APBD 2012. “Tim harus paparkan jumlah pegawai yang PNS secara riil beserta pangkat dan golongan. Kemudian, ditambah jumlah hitungan kenaikan gaji PNS 10 persen serta akres 2,5 persen. Semuanya dihitung secra konkret, jangan-jangan bisa dikecilkan,” kata dia. Menurutnya, kalkulasi belanja pegawai berdasarkan jumlah PNS hampir selalu menjadi polemik di setiap pembahasan APBD setiap tahunnya. Sebab, semakin besar biaya yang dikeluarkan pada pos belanja pegawai akan mengorbankan rencana strategis lain yang dibutuhkan masyarakat sebagai belanja publik. (ism)


CMYK

RABU, 30 NOPEMBER 2011

OLAHRAGA RADAR TEGAL

PERKIRAAN PEMAIN Manchester United (4-4-2) : 40-Amos (g); 21Rafael, 12-Smalling, 19-Fryers, 20-Fabio; 25Valencia, 24-Fletcher, 13-Park, 42-Pogba; 27Macheda, 32-Diouf Pelatih : Sir Alex Ferguson Crystal Palace (4-4-2) : 1-Price (g); 2-Clyne, 5McCarthy?, 38-Gardner, 21-Moxey; 11-Ambrose, 7-Garvan, 13-Dikgacoi, 14-Scannell; 16-W.Saha, 19-Easter Pelatih : Dougie Freedman Bursa Asian Handicap Man United v Crystal Palace 0 : 1 ?

PERBAIKI REKOR HOME MANCHESTER Manchester United menelan kekecewaan dengan selalu bermain seri dalam dua laga terakhirnya. Setelah bermain 2-2 k o n t r a Benfica di L i g a Champions (22/ 1 1 ) , Unit e d ditahan 1-1 New cast l e United di Premier League (26/11). Yang makin mengecewakan, dua laga itu terjadi di kandang sendiri, Old

Berba Bersaing dengan Perdana Menteri

11

BUKAN hal yang aneh apabila striker Manchester United Dimitar Berbatov difavoritkan sebagai calon pemain terbaik Bulgaria tahun ini. Dia sudah langganan dengan tujuh gelar. Makanya, banyak yang meyakini dia bisa menang lagi kali ini. Yang unik, tahun ini dia akan bersaing dengan Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borisov. Kok bisa? Bisa saja, karena Borisov memang tercatat sebagai pemain sepak bola di klub kasta ketiga Liga Bulgaria Vitosha Bistritsa. Meski sudah berusia 52 tahun dan di tengah kesibukannya mengurus pemerintahan, Borisov terkadang tampil menjadi striker Bistritsa. Karena MICHAEL Carrick pemilihan pemain terbaik, juga tetap menganggap melibatkan fans, membuat peluang Piala Liga Inggris seBorisov menjadi terbuka. Bahkan, bagai kejuaraan yang berdasarkan voting fans, Borisov wajib dimenangi Manmendapat lebih dari 2.000 suara dan chester United. Menuunggul atas lawan-lawannya. Mulai rut dia, sukses di ajang tahun ini, fans dilibatkan dalam tersebut akan mendongpemilihan pemain terbaik. Mereka krak kepercayaan diri tim diberi kesempatan menentukan 20 di sisa musim. MU telah pemain terbaik. sukses menjuarai kejuaKemudian, dari 20 pemain terbaik raan ini pada 2008-09 dan itu, disaring lagi dan ditentukan oleh 2009-10. Sayangnya, di para jurnalis olahraga Bulgaria. “Tidak musim lalu langkah mungkin saya mengatakan bahwa saya “Setan Merah” terhenti pemain yang buruk. Vitosha Bistritsa juga tim yang hebat,” kata Borisov, seperti dikutip Goal. KAISAR MOTOR Luncurkan Produk Tangguh Moge ’Ruby 250cc’ Berbatov yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak PRODUK kendaraan bermotor terbaru kini tengah hadir di tengahtimnas Bulgaria harus berada tengah kita yaitu Ruby 250cc. pada tempat kedua dalam jajak Ruby 250cc ini bisa diperoleh pendapat fans. Berbatov hanya konsumen di Cahaya Murni Kaisar mendapat kurang dari 1.500 selaku dealer sepeda motor Kaisar Klampok di Jalan Raya Klampok 208, pendukung. Menyusul kemuBrebes. Hal ini disampaikan Direktur dian bintang Bulgaria seperti Cahaya Murni Kaisar Hadi Santoso. Stiliyan Petrov dan Martin ’’Ruby 250cc ini dilengkapi Petrov. dengan dimensi panjang 2.350, lebar Seruan dari Berbatov 850, dan tinggi 1.120 mm. Jarak sumbu roda 1.510 mm, dan jarak supaya para jurnalis tidak lagi terandah ke tanah 150 mm, dengan memilihnya untuk menjadi berat kosong 142 kg,’’ jelas Hadi. pemain terbaik membuat Sedangkan untuk transmisinya, peluang Borisov terbuka. terdiri dari kopling berupa plat majemuk type basah. Transmisi dengan Tapi, tentu saja, dibandingkan 5 kecepatan bertautan tetap, serta para fans, jurnalis olahraga pola pengoperan gigi 1-N-2-3-4-5. lebih menjadikan prestasi dan Adapun sistem elektriknya dengan Lebih lanjut Hadi menjelaskan, konsumen tidak perlu indent (pesan faktor teknis sebagai acuan. sistem pengapian CDI-AC battery, Ruby 250 cc ini memiliki rangka type dulu, Red). Dengan DP (uang muka) busi NGK 7HSA (2 pcs), baterry 12V9- diamond, suspensi depan teleskopik Rp 8.500.000. Adapun warnanya Selain sepak bola, Borisov 4B-1 (Yuasa), dengan kapasitas tangki (tabung di bawah), suspensi belakang hitam,’’ ujarnya. juga terkenal sebagai sosok ’’Konsumen bisa datang langsung ke bahan bakar 14 liter dan minyak lengan ayun dan peredam kejut yang gila olahraga. Dia perpelumas mesin 1,4 liter. ganda, rem depan disk (cakram) Cahaya Murni Kaisar Klampok di Jalan nah menjadi atlet karate ’’Mesin dengan type 4 langkah SOHC double piston, rem belakang disk Raya Klampok 208. Untuk informasi, V-Twin, sistem pendingin udara, diam- (cakram) double piston, ban depan konsumen bisa menghubungi nomor pemegang ban hitam dan eter x langkah 49 x 66 mm x 2 silinder. 110/ 90-R16/ 175 Kpa, ban belakang telepon 0283-3337689. Tegal: Jl.Dr. sempat melatih timnas karate Wahidin Sudirohusodo No.72 Pesurungan Kapasitas silinder 124,4 cc x 2 silinder 120/ 90-R16/ 200 Kpa. Bulgaria. Dia juga dikenal (250cc), daya maksimum 13,2 kw/ Adapun harga yang ditawarkan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) sebagai pemain tenis yang 8.000 r/ min, torsi maksimum 16,0 kepada konsumen untuk mendapatkan 0283-3322689. Tegal. atau layanan bagus. Benar-benar perdana SMS 24 jam di nomor 081931816618,’’ Nm/ 6.000 r/ min, dan sistem starter motor gede (moge) Rp 28.500.000. elektrik,’’ terangnya. ’’Produk ini ready stock sehingga lanjutnya. (adv) menteri serba bisa. (ham)

Trafford. Nah, menjamu Crystal Palace di perempat final Piala Liga Inggris (Piala Carling) dini hari nanti merupakan kesempatan bagus bagi United memperbaiki catatan home mereka. Alasannya jelas, Palace hanya klub asal Championship atau satu kasta dibawah Premier League. United juga didukung rekor seratus persen dalam sejarah pertemuan kedua tim di Piala Liga. United memenangi lima laga, termasuk kemenangan 20 di putaran keempat (16 besar), juga di Old Traffford. Jika sudah begitu, apa masih ada alasan

United tidak bisa mengalahkan Palace ? Ada. Yakni, dari komposisi pemain yang diturunkan pelatih United Sir Alex Ferguson. Pelatih yang akrab disapa Fergie itu mengatakan, dirinya ingin melibatkan lebih banyak pemain mudanya saat menghadapi Palace. Ferguson menyebut nama-nama seperti Ezekiel Fryers, Paul Pogba, Ravel Morrison, Michael Keane, dan Larnell Cornell bakal turun terlepas sebagai starter atau pemain pengganti. “Saya ingin melihat kemampuan para pemain muda dalam mengisi

area yang menjadi masalah di tim utama. Seperti sentral lini tengah. Pogba atau Morrison menjadi opsi, tapi juga masih terbuka opsi lainnya,” tutur Fergie kepada MUTV. Sentral lini tengah United bermasalah setelah Anderson dan Tom Cleverley cedera. Itu membuat tenaga Darren Fletcher dan Michael Carrick harus diperas lebih keras. United sebenarnya masih memiliki Darron Gibson. Namun, menurunkan pemain yang nyaris dijual ke Sunderland di awal musim itu berisiko karena tidak pernah merumput selama enam bulan. Dari kubu tamu, pelatih Palace Dougie Freedman antusias bakal head to head dengan Fergie. Bagi Freedman, Fergie bukan hanya sesama Glaswegians (asal Glasgow, Skotlandia), melainkan juga teladan . “Ketika saya memulai karir di Barnet (pada 1994, Red), Fergie sudah memenangi lebih dari 20 trofi sebagai pelatih. Dia luar biasa,” ujar pelatih 37 tahun itu. (dns)

Bidik Juara Piala Liga Inggris

Macheda

David Silva

di perempatfinal usai kalah 0-4 dari West Ham. Musim ini, Carrick enggan kejadian serupa kembali terulang. Kelanjutan MU di kompetisi akan kembali ditentukan saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford, Kamis (1/12) dinihari WIB. “Tidak ada salahnya mengembalikan kebiasaan untuk memenangi setiap pertandingan, apapun kompetisinya,” ucap Carrick di situs resmi klub. Beberapa orang menomorduakan kompetisi ini karena dirasakan kurang penting, tapi

mengangkat trofi di Februari memberi hal perasaan yang bagus. “Itu memberi Anda banyak kepercayaan diri menuju akhir musim, tidak hanya sebagai pemain tapi juga sebagai klub,” tamabahnya. Tahun ini masih ada tim-tim besar yang tersisa. Beberapa tahun lalu, mereka tinggal tersisa lebih sedikit. Kompetisi ini sangat kuat. Tampil di perempatfinal Anda harus menganggapnya serius. “Kami tidak akan meremehkan Crystal Palace,” tuntas gelandang Inggris itu. (rin)

Michael Carrick


ALL SPORTS

12

RABU 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Celtic v Atletico Madrid

SEPAK POJOK Karim Benzema

Sudah Mulai Pikirkan El Clasico MADRID - Laga antara Real Madrid kontra Barcelona baru akan hadir 10 Desember depan. Tetapi El Real sudah mulai mengarahkan pandangan ke duel El Clasico tersebut. Madrid untuk sementara masih berada di puncak klasemen La Liga Primera, unggul enam angka dari pengejar terdekatnya yang juga seteru sengit, Barca. Hal itu tidak lepas dari hasil yang dituai di jornada 13, di mana Madrid menang 4-1 atas rival sekota Atletico Madrid sedangkan Barca malah kalah 0-1 dari Getafe. Pada jornada 15, kedua tim yang secara tradisi merupakan rival sengit dan juga kandidat juara liga, akan berhadapan di kancah liga untuk kali pertama musim ini, dengan ‘Si Putih’ menjadi tuan rumah. Partai itu sendiri baru akan dilangsungkan pada 10 Desember depan. Sebelumnya, di ajang La Liga Primera, Madrid masih harus bertamu ke markas Sporting Gijon pada akhir pekan sedangkan Barca malah mesti berhadapan dengan Rayo Vallecano dan Levante, masingmasing pada tengah pekan ini dan akhir pekan nanti. Akan tetapi, mengingat betapa sengitnya El Clasico, Madrid tak ayal sudah mulai memikirkan laga kontra Barca itu, meski tetap berusaha fokus kepada lawan selanjutnya. “Kami memiliki waktu untuk memikirkan Barca. Sebelumnya kami memiliki partai berat lainnya di Gijon. Namun begitu, kami siap untuk tantangan tersebut,” ujar penyerang Madrid Karim Benzema di Marca yang dilansir ESPN Star. (krs)

Jeremy Toulalan

Berkat Pembelian Tepat MALAGA - Tidak sia-sia Malaga menggelontorkan banyak uangnya di bursa transfer awal musim ini. Kini, mereka menduduki lima besar klasemen sementara Liga Primera Spanyol dan hanya tertinggal zona Liga Champions alias empat besar. Kemenangan atas Villarreal 2-1 (2-1) kemarin dini hari membuat mereka kini mengemas 23 poin dari 13 pertandingan. Penentu kemenangan Malaga adalah dua bintang yang dibeli pada awal musim ini, Jeremy Toulalan pada menit kelima dan Isco di menit ke-40. Kemudian, satu gol Villarreal dilesakkan Marco Ruben pada menit ke-16. “Kami bermain dengan baik di babak pertama, dan mampu mengungguli lawan. Makanya, ketika hanya bermain dengan 10 orang, kami fokus mengamankan kemenangan,” kata Manuel Pellegrini, pelatih Malaga, seperti dilansir Associated Press. Ya, selain mencetak gol pertama, Toulalan juga terkena kartu kuning kedua pada menit ke-75 karena melanggar Hernan Perez. “Kami menang di babak pertama dan pada babak kedua harus banyak berkorban,” lanjut mantan pelatih Real Madrid itu. Bagi Malaga, kemenangan itu membuat mereka mencatat empat laga beruntun tanpa tersentuh kekalahan, tapi buat Villarreal kekalahan itu membuat mereka tetap tertahan di papan tengah. Sekarang mereka berada pada posisi ke-12 dengan 14 poin. Sementara itu, pertandingan Granada versus Real Mallorca yang terhenti pada menit ke-61 (21/11) di Los Carmenes Stadium, karena asisten wasit terkena lemparan payung ketika para fans Granada merayakan gol kedua timnya, akan dilanjutkan pada 7 Desember nanti. RFEF (asosiasi sepak bola Spanyol) memutuskan melanjutkan sisa 29 menit dan bukannya mengulang seluruh pertandingan ataupun memberikan kemenangan buat Mallorca. Hanya, dengan catatan pertandingan berlangsung tanpa penonton. Selain itu, Granada juga tetap dijatuhi denda 6 ribu euro atau setara Rp 72,5 juta. Belakangan sudah tertangkap fans yang diduga melakukan pelemparan payung. Dia adalah seorang fans remaja dan lemparannya bukan sengaja diarahkan ke asisten wasit. “Ada seorang bocah yang melakukannya dan saya rasa itu terjadi hanya karena kesialan belaka. Apalagi, mengingat kami sedang dalam posisi memimpin pertandingan,” bilang Fabri Gonzalez, pelatih Granada, seperti dilansir Goal. (ham)

FOKUS TIKET LOLOS GLASGOW - Kekalahan menyakitkan 1-4 dari Real Madrid pada derby Madrid tak perlu terus disesali. Mending, Atletico Madrid fokus pada partai berikutnya menantang Glasgow Celtic di matchday kelima Europa League dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 00.30 WIB). Ya, bila menang dalam lawatannya ke Celtic Park, maka Atletico akan memastikan tiket lolos ke babak 32 besar. Kalau pada waktu bersamaan, Udinese juga kalah dari Rennes, maka bukan hanya lolos, tapi juga Atletico bisa mengunci juara grup. “Kami belajar banyak dari kekalahan itu dan kami ingin melakukan sesuatu kepada fans pada saat bertanding di Europa League di Glasgow. Saya menyakini kekalahan dari Real tidak akan mempengaruhi laga Celtic,” kata Luis Perea, bek Atletico, seperti dikutip Scottish Daily Record. Perea menyadari, meski hasil seri saja bisa membuat mereka lolos, asalkan pada laga lain Udinese melawan Rennes juga berakhir seri, tapi mereka berangkat ke Glasgow untuk menang. “Satu poin bisa cukup, tapi kami ingin menang di grup ini,” lanjut Perea. Pada bentrok sebelumnya, Atletico mampu mengatasi Celtic 2-0 ketika bermain di Vicente Calderon pada 15 September lalu. Apalagi, kemungkinan besar Los Rojiblancos, julukan Atletico, sudah bisa menggunakan tenaga Radamel Falcao. “Dengan adanya Adrian dan Falcao akan membuat masalah bagi pertahanan lawan. Kami butuh kemenangan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membangun

Hooper

PERKIRAAN PEMAIN Glasgow Celtic (4-3-3) Pemain: 1-Forster (g); 11-Cha Du-Ri, 5Majstorovic, 22-Loovens, 2-Matthews; 33Kayal, 67-Wanyama, 20-McCourt; 9-Samaras, 10-Stokes, 88-Hooper Pelatih: Neil Lennon Atletico Madrid (4-2-3-1) Pemain: 25-Asenjo (g); 21-Perea, 23Miranda, 18-Dominguez, 6-Filipe; 4-Mario Suarez, 14-Gabi; 11-Arda, 22-Diego, 10Reyes; 7-Adrian Pelatih: Gregorio Manzano momentum setelah derby Madrid,” ungkap Perea. Hanya, yang menjadi masalah bagi Atletico, mereka punya rekor tandang yang buruk. Mereka tidak pernah menang di laga tandang fase grup Europa League, sekali seri dengan Rennes 1-1 (29/9) dan sekali kalah dari Udinese 0-2 (20/10). Lebih parah lagi catatan tandang mereka

Saatnya Tampil Serius LONDON - Europa League memang bukan ajang prioritas bagi Tottenham Hotspur musim ini. Pelatih Spurs “sebutan Tottenham” Harry Redknapp juga menyatakan apabila ajang yang dulunya bernama Piala UEFA itu tak lebih sebagai sarana menambah jam terbang pemain muda mereka. Tapi, setelah tim kedua Spurs ternyata mampu bersaing, mau tidak mau mereka harus lebih serius menjalani laga di Europa League. Terlebih saat menjamu klub Yunani PAOK Salonika di White Hart Lane dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 03.00 WIB). Hasil laga kontra PAOK menentukan status Spurs selanjutnya di Europa League. Jika menang, Spurs membuka jalan menuju fase knockout (babak 32 besar). Sebaliknya, kekalahan membuat juara dua kali Piala UEFA itu mengakhiri kiprahnya di Eropa. Saat ini, Spurs menempati peringkat ketiga di klasemen grup A dengan 7 poin. Di atasnya ada PAOK (8 poin) dan Rubin Kazan (7 poin). Sedangkan satu tim lainnya, Shamrock Rovers sudah tersingkir setelah kalah terus dalam empat laga. “Kami tidak akan turun dengan tim buruk (menghadapi PAOK) karena kami menginginkan hasil absolut. Kami memiliki banyak pemain berkualitas dalam skuad yang bisa membuat perbedaan,” kata William Gallas, sebagaimana dilan-

sir The Times. Gallas kemungkinan besar bakal turun starter setelah bergelut dengan cedera betis sepanjang musim ini. Imbasnya, Gallas baru tampil sekali atau saat Spurs kalah 0-1 dari Rubin awal bulan ini (3/11). “Saya bukan pemain yang senang duduk di bangku cadangan dan menikmati gaji. Saya ingin bermain reguler,” ujar defender 34 tahun Prancis itu. Jam terbang tinggi Gallas bisa membantu Spurs. Setidaknya, Spurs tidak perlu waswas dengan pertahanan mereka. Yang menjadi masalah adalah lini depan. Roman Pavlyuchenko yang spesialis starter di Europa League mengalami cedera lutut. Alhasil, dengan cederanya Rafael van der Vaart dan apabila Emmanuel Adebayor diistirahatkan, Jermain Defoe akan menjadi satu-satunya tumpuan gol Spurs. Kendati bukan pilihan utama musim ini, Defoe masih produktif, termasuk menyumbang satu gol kala Spurs menang 3-1 atas West Bromwich Albion 3-1 di Premier League akhir pekan lalu (26/11). “Terkadang, ketika Anda tidak dimainkan,” kata Defoe. Jika Spurs berharap kepada Defoe, PAOK mengandalkan striker lincah Dimitrios Salpigidis. Ketika PAOK mengalahkan Shamrock 3-1 di Dublin awal bulan ini (3/11), Salpigidis memborong dua gol dan menahbiskan dirinya sebagai pemain tersubur. (dns)

di Liga Primera Spanyol. Dalam enam lawatan musim ini, mereka tidak pernah menang dan lima di antaranya menelan kekalahan. “Secara umum, kami memang lebih baik di kandang,” terang Perea. Celtic juga tidak mau kehilangan peluang lolos ke babak 32 besar. Bila kalah, maka otomatis mereka tersisih. Sekarang mere-

ka berada pada posisi ketiga dengan lima angka tertinggal dua angka dari Atletico dan Udinese. “Ini akan menjadi pertandingan yang berat melawan tim kelas dunia. Tapi, kami juga berharap bisa melaju ke babak berikutnya. Musim ini, inilah tim terbaik yang kami lawan setelah sekian lama,” bilang Anthony Stokes, striker Celtic,

seperti dikutip Reuters. Setidaknya Celtic butuh satu angka untuk menjaga asa. Tapi, juga sembari berharap Udinese terjungkal melawan Rennes. “Kami memang menang beruntun dalam lima laga terakhir, tapi tantangan di Eropa tidak pernah mudah,” kata Stokes. (ham)

Tak Mau Bertaruh pada Inter MILAN - Massimo Moratti mengaku sangat puas menyusul dua kemenangan beruntun yang didapat Inter di Seri A. Tapi untuk bertaruh Inter Milan bisa merebut Scudetto di akhir musim nanti, Moratti punya jawaban sendiri. Untuk kali pertama sejak Mei 2011 lalu, Inter Milan meraih dua kemenangan beruntun di ajang Seri A. Keunggulan 2-1 atas Cagliari dan kemenangan 1-0 saat menghadapi Siena jadi pendongkrak semangat La Beneamata setelah terpuruk di awal musim. Hasil tersebut membuat Caludio Ranieri pede dengan kans skuadnya untuk kembali bertarung dalam perebutan Scudetto. Bagaimana dengan Moratti? Saat ditantang wartawan untuk bertaruh satu euro untuk keberhasilan timnya jadi juara, taipan minyak itu menolak memberi jawaban. Dia hanya menyiratkan keyakinan kalau Inter bakal bangkit. Dan yang mendorong kebangkitan tersebut adalah semangat juang Javier Zanetti cs dan harga diri sebagai tim kuat Italia dan Eropa. “Entahlah, tapi jika hadiahnya berjumlah satu juta maka hasilnya akan sangat menguntungkan bertaruh dengan euro. Saya bertaruh pada

Massimo Moratti

karakter pemain, yang sangat berbeda, dan juga bertaruh pada harga diri pemain,” sahut Moratti di Football Italia. Faktanya mereka juga tak pernah berhenti berpikir positif. Pada hal itulah dirinya bertaruh. Sementara saat ditanya soal

rencana belanja di bursa transfer musim dingin, bos besar Inter itu juga menolak memberi kepastian. Menurutnya masih perlu dilihat dalam beberapa laga ke depan apakah pembelian pemain memang perlu dilakukan. (roz)


ALL SPORTS

RABU 30 NOPEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

SIMON MULUS, SONY KETETERAN

MAKAU - Pebulu tangkis tunggal putra Simon Santoso meretas jalan untuk meraih gelar di Makau terbuka Grand prix Gold. Dia melewati babak pertama turnamen berhadiah USD 200 ribu tersebut dengan mulus, kemarin (29/11). Keberhasilan melaju ke babak kedua didapat setelah dia mengalahkan wakil Taiwan Shih Chuei Chun dalam pertarungan dua game 23-21, 21-14. Menurut asisten pelatih tunggal putra Agus Dwi Santoso, kemenangan Simon ini menjadi langkah awal yang melegakan. “Memang sempat ketat, biasa baru turun pertama. Tapi, di game kedua Siomon sudah bisa membaca lawan,” katanya melalui pesan singkat kepada Jawa Pos, tadi malam. Dia berharap pada pertandingan selanjutnya melawan pemenang antara partai Andrei Babad (Filipina) kontra Zulfadli Zulkifli (Malaysia), Simon mampu menampilkan standar permainan yang tinggi. Sehingga, pertandingan bisa cepat diselesaikan untuk menghemat tenaga sebelummenghadapi lawan berat lainnya di ronde ketiga. Jika Simon mampu menang mudah, Lain lagi dengan Sony Dwi Kuncoro. Penghuni Pelatnas PB PBSI Cipayung itu harus bersusah payah berjibaku melawan Tam Chun Hei asal Hongkong dalam tiga game 15-21 21-18 21-16. Meski menang, lampu kuning pantas ditujukan kepada Simon karena permainannya belum bisa sebaik dahulu. Dia terlihat keteran sehingga harus rela ditaklukkan di game pertama dengan selisih enam poin. Padahal, lawan yang dihadapi masih muda dan berperingkat 300-an dunia. Melihat hasil pada pertemuan pertama, bukan tidak mungkin peraih perunggu Olimpiade Athena 2004 ini bakal kesulitan dalam babak kedua yang berlangsung hari ini. Pasalnya, dia harus berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Tiongkok, Wang Zhengming. Meski dari segi usia Zhengming masih lebih muda, dengan peringkat 12 dunia, dia jauh berada di atas Sony yang hanya 70 dunia. Karena itu, perlu usaha yang lebih keras dari Sony dibanding apa yang telah dilakukannya di babak pertama, kemarin. Sementara itu, di tunggal putri Bellaetrix Manuputy gagal menembus babak utama. Itu setelah dia kalah dalam partai

SURABAYA - Persebaya Surabaya masih harap-harap cemas menghadapi laga kedua Indoensia Premier League (IPL) 2011-2012. Hingga kemarin barisan pelatih belum mengantongi surat pengesahan pemain asing dari PSSI. Jika sampai Kamis (1/12) nanti Persebaya belum juga mendapatkan pengesahan itu, maka tim berjuluk Green Force tersebut harus memarkir empat amunisi asing yang dimiliki. Mereka adalah Andrew Barisic, Otavio Dutra, Amaral, dan Mario Karlovic. “Saya belum dapat tenang sampai menerima surat pengesahan dari PSSI,” kata Divaldo Alves yang dihubungi Jawa Pos tadi malam (29/11). Maklum keempat pemain asing itu merupakan pilar Persebaya. Yang paling kru-

sial posisi Barisic. Dia masih menjadi striker utama. Namun Divaldo memilih untuk berbaik sangka. “Surat itu masih ditunggu sampai 30 menit jelang pertandingan,” kata Divaldo. Jika sudah kurang dari batas waktu itu, maka dia harus bersiap menurunkan pemainlain. Maka Divaldo tetap menyiapkan tim yang serupa dengan tim saat menghadapi PSMS Medan di away perdana 27 November lalu. Waktu itu Persebaya memaksimalkan amunisi lokal. Ferri Ariawna menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol. Hasil itu mengantarkan Green Force menuai tiga poin. Selain menanti pengesahan PSSI, Persebaya juga masih dihantui cedera pemain. Saat ini posisi Endra Prasetyo belum aman sebagai penjaga gawang utama. Pada laga perdana posisinya

digantikan Dedy Iman Sukanto karena Endra masih dibekap cedera. NAmun Divaldo tak menutup peluang Endra untuk tetap tampil. “Pemantauan akhir dilakukan pada latihan besok (hari ini, red),” kata Divaldo. Pada latihan kemarin, cedera Endra sudah mulai pulih. Sementara itu, Persebaya yang bermain di divisi utama PT Liga Indonesia menambah lebih banyak pemain lagi. Kemarin liam pemain menandatangai kesepakatan untuk dikontrak Persebaya musim ini. Mereka adalah Ngadiono, Ilham, Supakan, Zaenal, dan Anton Triyono. Menurut CEO PT Mitra Muda Inti Berlian Diar Kusuma Putra kontrak resmi dilakukan Jumat (2/12) nanti. “Tim tetap membutuhkan tambahan. Posisi bek kiri yang paling krusial,” kata Diar. (vem)

VALENTINO ROSSI

Rossi Hanya di belakang Leob

Simon

Santoso kualifikasi melawan pebulu tangkis tuan rumah, Han Li, dalam peratrungan cepat dua game 12-21, 12-21. Beruntung, kompatriotnya Desi Hera yang juga berjuang dari babak kualifikasi berhasil lolos ke babak utama. Dia lolos setelah meng-

lahkan pemain Hongkong Poon Lok Yan dengan 26-24, 21-17. Di babak utama, dia akan berhadapan dengan unggulan keenam asal Thailand, Porntip Buranaprasertsuk. Nah, pada hari ini, para unggulan merah putih dijadwalkan

memulai perjuangannya dalam babak utama. Berbeda dengan tunggal putra yang mulai bertanding kemarin, sektor tunggal putri, ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran baru bertanding hari ini. (aam)

PSSI Pecah Kongsi, Kompetisi Terbelah JAKARTA - Di tengah keringnya prestasi, kompetisi sepak bola Indonesia terus dirundung masalah. Seperti musim lalu, liga Indonesia akan kembali terbelah. Jika dulu ada Indonesia Super League (ISL) dan Liga Primer Indonesia (LPI), kali ini ada ISL dan Indon e s i a n P r e m i e r L e a g u e (IPL). IPL adalah nama baru kompetisi kasta teratas Indonesia yang ditetapkan oleh PSSI. Pengelolanya adalah PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Namun, format dan operator kompetisi anyar itu mendapat penolakan. Mereka yang menolak kemudian mengusung kembali format ISL dengan pengelola PT Liga Indonesia. Perpecahanan di kompetisi level teratas itu bakal merembet pada level Divisi Utama. Baik PT LPIS dan PT LI sama-sama mengklaim bakal menggelar kick off Divisi Utama pada pertengahan Desember. Dam p a k p e r p e c a h a n i t u sungguh luar biasa. Di akar rumput, suporter terbelah. Pemain resah. Beberapa klub bahkan harus pecah jadi dua. Ada Arema IPL dan Arema ISL. Hal serupa terjadi di Persija Jakarta dan PSMS Medan. Persebaya Surabaya juga pecah. Yang satu di IPL, sedangkan satunya laga main di Divisi Utama versi PT LI. Ibarat bom waktu, perpecahan kompetisi ini bakal menghancurkan sepak bola Indonesia. Wacana rekonsiliasi dihembuskan oleh Ketua Komite Disiplin PSSI sekaligus penanggungjawab timnas Bernhard Limbong. Dia menyerukan agar kekisruhan ini harus segera diakhiri. “Saya optimsitis ke depan PSSI akan bersatu lagi. Se-

Persebaya Harap-Harap Cemas

Liga Indonesia Jadi Dua * PSSI membentuk format kompetisi baru bernama Indonesian Premier League (IPL) dengan pengelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). * Awalnya, 24 klub ditetapkan sebagai kontestan IPL. Keputusan itu mendapat penolakan karena dimasukkannya tim-tim bekas Liga Primer Indonesia (LPI). * Suara penolakan IPL semakin keras. Berdalih amanat Kongres PSSI di Bali (2011), beberapa klub bergabung dengan PT Liga Indonesia (LI) untuk menggelar kembali Indonesia Super League (ISL). * Pengelola IPL dan ISL saling klaim klub peserta. Tiga klub pecah jadi dua, yakni PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Arema Indonesia. * Kick off IPL ditandai dengan laga Persib Bandung versus Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 15 Oktober 2011. * IPL bergulir lagi pada 26 November 2011. Namun, beberapa pertandingan tidak terselenggara karena klub yang bersangkutan menyeberang ke ISL. * ISL direncanakan bergulir mulai 1 Desember 2011.

Klub ISL: PSAP Sigli, PSMS Medan, Persija Jakarta, Pelita Jaya Karawang, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persegres Gresik, Deltras Sidoarjo, Arema, Mitra Kukar, Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, Persidafon Dafonsoro, Persiram Raja Ampat. Klub IPL: Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang, Persija Jakarta, Persijap Jepara, Persiba Bantul, Persibo Bojonegoro, Persebaya Surabaya, Arema, Persema Malang, Bontang FC, PSM Makassar.

Catatan: PSMS, Persija, dan Arema pecah jadi dua kubu.

karang biarkan dulu tenang. Lama-lama orang akan bosan juga,” katanya di kantor PSSI kemarin (29/11). Limbong akan menggagas pertemuan seluruh anggota PSSI untuk menyatukan visi dan misi yang saat ini tercerai

berai. Jenderal bintang satu ini optimitis rencana baik itu akan mendapat respons positif. “Pak Harbiansyah (komisaris utama PT LI) itu sahabat saya. Begitu juga Pak Syahril Taher (direktur utama PT LI) dan teman-teman di klub semua.

Kita ini sahabat. Kita akan satukan stake holder sepak bola kita,” ujar Limbong. Limbong menegaskan tidak boleh lagi ada yang pihak merasa paling benar. “Tidak boleh ada menang-menangan,” tegasnya. Harapan serupa diungkapkan CEO PT LI Joko Driyono. Menurutnya, PSSI harus mencari solusi atas apa yang terjadi saat ini. Caranya adalah dengan meminta pendapat semua anggota PSSI. “Jangan malah klub dibuat cerai berai. PSSI berhak memanggil para anggotanya,” ujar Joko. Dorongan rekonsiliasi juga disuarakan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). “Mereka harusnya duduk bersama, berbicara, dan mencari jalan keluar yang terbaik,” kata Ketua Harian BOPI Haryo Yuniarto kepada wartawan di Jakarta kemarin. Deputy Sekjen PSSI bidang kompetisi Saleh Mukadar mengatakan, PSSI sudah beberapa kali mencoba mengundang klub-klub. Tapi, undangan itu tidak pernah direspons. “Siapa yang menghendaki dua kompetisi” Kan mereka,” kata Saleh kepada Jawa Pos di kantor PSSI tadi malam. Saleh mengungkapkan, dia pernah bertemu dengan Rahim Soekasah yang menurutnya adalah wakil dari Nirwan Dermawan Bakrie, bekas wakil ketua umum PSSI. Sayang, pertemuan itu tidak membuahkan hasil. “Rahim minta pihak mereka menjadi pengendali timnas dan kompetisi profesional. Sedangkan kami fokus ke kompetisi amatir, pembinaan usia dini, dan sport science,” beber Saleh. (ali/ca)

VALENTINO Rossi tidak hanya jago ketika berlaga di MotoGP. Pembalap Ducati tersebut juga terampil saat dibelakang kemudi mobil rally. Buktinya, juara tujuh kali MotoGP tersebut meraih posisi dua dalam kejuaraan Monza Rally Show 2011 kemarin. Rossi yang mengendarai Ford Fiesta WRC berwarna hitam hanya kalah melawan juara dunia delapan kali rally Sebastien Leob. Rossi begitu

senang dengan pencapaiannya tersebut. Apalagi dia bisa mengalahkan Leob dalam dua stage dari sembilan yang dipertandingkan. Secara keseluruhan Rossi hanya kalah 24 detik dibelakang pembalap dari . “Mengalahkan atlet dahsyat macam Sebastien Leob sangat mengagumkan. Apalagi saya bisa mengalahkannya dua kali, ini sangat tidak ternilai. Balapan Monza

ini sangat luar biasa terutama medan dan fansnya,” kicau pembalap 32 tahun itu di Twitternya. Rally Monza berlangsung selama tiga hari. Sembilan puluh delapan orang berpartisipasi dalam ajang itu. Pada ajang tersebut, mobil yang ditunggangi Rossi merupakan tribute kepada sahabat dekatnya yang baru meninggal bulan lalu Marco Simoncelli. (nur)


RABU 30 NOPEMBER 2011

NASIONAL

17

RADAR TEGAL

JEPARA Pemuda Bertato Culik Anak TK JEPARA – Dua murid taman kanak-kanak (TK) dan satu ibu rumah tangga menjadi korban penculikan pemuda bertato. Ketiga korban sudah dibawa kabur tersangka sampai Kabupaten Ngawi Jawa Timur selama tiga hari. Korban penculikan adalah Lintang Kusuma (5), putri Mujiharto (36), warga RT 4/RW VI Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan; kemudian Angga Bagus Ivanka (6), serta ibunya Sunarti (29), warga RT 4/RW IV Desa Mambak Kecamatan Pakis Aji. Ketiga korban dilarikan Eko Siswanto (32), warga Gunung Ayam Kecamatan Rungkut, Surabaya. Tersangka melarikan ketiga korban sejak Selasa (22/11) lalu. Kasus ini bermula dari hubungan pertemanan yang baru terjalin sekitar sebulan, antara tersangka dengan Mujiharto yang tidak lain ayah dari salah satu korban penculikan tersebut. Kapolres Jepara AKBP Bakharuddin melalui Kasatreskrim AKP Hendri Yuliyanto dan KBO Satreskrim Iptu Rismanto mengungkapkan, hubungan pertemanan antara tersangka dengan Mujiharto ini telah terjalin erat, meski keduanya baru kenal. “Kedua orang ini sudah beberapa kali ketemu dan makan di warung bersama. Terakhir keduanya sempat karaoke bersama di salah satu kafe di Tegalsambi,” ucapnya saat gelar kasus ini, kemarin. Mujiharto, kata Rismanto awalnya terpikat dengan pengakuan tersangka. “Tersangka saat itu mengaku bernama Andika dan sebagai orang kaya. Orang tuanya merupakan pejabat tinggi di Surabaya. Tersangka ini menjanjikan memberi modal ratusan juta kepada Mujiharto,” ujarnya. Sampai suatu ketika, tersangka menyuruh Mujiharto menyewakan mobil untuk mengambil uang yang pernah dijanjikannya. Kemudian Mujiharto menyewa mobil Daihatsu Xenia Nopol K 8946 RC. Setelah mendapatkan mobil sewaan, pada suatu saat, Selasa (22/ 11) sekitar pukul 10.00, tersangka, mengajak Mujiharto, dan ketiga korban jalan-jalan di obyek wisata Pantai Kartini. Di situlah saat Mujiharto keluar untuk buang air kecil ke toilet, tersangka kabur membawa ketiga korban dengan mobilnya. Selang beberapa waktu, tersangka meminta tebusan Rp 3 juta kepada Mujiharto untuk melepas anaknya. Kejadian ini lalu dilaporkan oleh Mujiharto ke Polres Jepara pada Rabu (23/11). “Kami langsung mengadakan pengejaran. Kami mengetahui keberadaan tersangka dengan melacak nomor HP-nya,” kata Rismanto. (han/oko)

Dua Nelayan Tenggelam Di Selatan Pulau Genting-Karmunjawa JEPARA - Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Karimunjawa, Senin (28/11) sekitar pukul 19.00. Dua nelayan dinyatakan hilang dan diduga tenggelam. Satu dari tiga nelayan selamat. Dua korban yang belum ditemukan Mualim (35), dan Soleh (30). Keduanya warga RT 14/ RW IV Kelurahan Jobo Kuto Kecamatan Jepara Kota. Sedangkan satu nelayan yang selamat atas Ali (29), warga Karimunjawa. Kapolres Jepara AKBP Bakahruddin melalui kasat Polair

AKP Gun Suwondo mengatakan, kecelakaan tersebut baru dilaporkan kemarin (29/11) oleh nelayan lain yang juga teman korban. “Kami tadi pagi (Kemarin, red), mendapat laporan dari Suhud dan Arifin nelayan asal Jobo Kuto bahwa temannya tenggelam di perairan Karimunjawa. Kami langsung koordinasikan dengan kapolsek setempat.” Dia menjelaskan, tiga nelayan yang mengalami kecelakaan laut bersama-sama berangkat dari Jepara Sabtu (26/11) dengan menggunakan perahu Janshon. Setelah tiga hari mencari ikan, ketiganya berencana pulang. Namun saat di perjalanan, di

sebelah selatan pulau Genting, kapal yang ditumpangi ketiga nelayan dihantam ombak dan angin kencang. “Informasi yang saya terima, di situlah (sebelah Pulau Genting, red) kecelakaan itu terjadi,” ucap Suwondo. Saat kejadian, Ali berhasil diselamatkan kapal tag boat yang melintas. Namun tag boat tersebut kemudian melanjutkan perjalanan ke Cirebon, dan Ali juga ikut bersamanya. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mencari informasi lebih detail terkait laporan tersebut. “Kami sudah koordinasikan dengan polsek setempat dan polsek-polsek yang berada di wilayah pesisir. Ada

Tempat Karaoke Pasang Gambar Seronok

Harga Gas Elpiji Naik

Tertunda, Tunjangan Profesi Guru PAI SEMARANG - Sejumlah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang lulus sertifikasi 2010 kini mengaku resah. Sebab, tunjangan profesi mereka hingga kini belum diberikan pemerintah. Padahal, sebagian dari mereka akan pensiun pada 2012 mendatang. Para guru PAI, kata Sekretaris Umum PGRI Jateng Muhdi SH MHum, merasa khawatir, karena ada penjelasan bahwa mereka tak akan mendapat tunjangan profesi mulai 2011 atau seusai lulus sertifikasi di 2010. Tunjangan profesi justru akan diberikan pada 2012. ‘’Alasannya karena nomor registrasi guru (NRG) bagi mereka yang tersertifikasi 2010, baru akan turun 2011, sehingga pencairan tunjangan akan diberikan mulai 2012. Namun, hal itu sangat merugikan guru PAI,” kata Muhdi. Padahal, berdasarkan PP No 74 Tahun 2008 tentang Guru, ketentuan soal tunjangan profesi dibayar per 1 Januari tahun berikutnya, setelah guru lulus sertifikasi, bukan berdasarkan NRG. “Artinya, kalau seorang guru telah lulus sertifikasi tahun 2010, maka yang bersangkutan berhak menerima tunjangan mulai awal 2011, sekalipun NRG belum turun,’’ jelas Rektor IKIP PGRI Semarang itu. Terkait hal ini, PGRI Jateng telah mengomunikasikan dengan bidang pendidik dan tenaga kependidikan Kementerian Agama Wilayah Jateng. “Belum keluarnya NRG, tidak memengaruhi hak guru untuk menerima tunjangan profesi.” (dna/isk/ce1)

Maling Spesialis Rumah Kosong Diringkus UNGARAN- Aparat Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bandungan, berhasil mengungkap pelaku pencurian di rumah Indra Setiawan (35), warga Dusun Ngawinan, Desa Jetis, Bandungan, Kabupaten Semarang. Pelaku adalah Taufikur Rohman (29), warga Dusun Kalinongko RT 5 RW 4, Gemawang, Temanggung. Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion nopol H 5642 MG, televisi LCD 32 inch merek LG dan 1 HP merek Cross hasil curiannya. Tersangka langsung menjalani pemeriksaan dan belum lama ini barang buktinya sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ambarawa untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Kapolsek Bandungan, Iptu Wiyono, pagi kemarin menjelaskan, pihaknya sudah lama memburu komplotan pencuri yang membobol rumah korban Indra Setiawan pada hari Minggu (14/8) lalu. Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu masuk dengan cara menjebol pintu rumah korban. Dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor, televisi dan ponsel. Beberapa nama termasuk Taufikur sudah berhasil diidentifikasi. “Kami bekerja sama dengan Polres Temanggung untuk mengungkap kasus tersebut. Akhirnya tersangka Taufikur diringkus bersama temannya Imam di Temanggung. Dari hasil pemeriksaan ternyata Taufikur terlibat pencurian di Jetis,” ujar Iptu Wiyono. Tersangka digiring ke Mapolsek Bandungan untuk menjalani pemeriksaan. Setelah beberapa hari diperiksa, ia mengakui telah melakukan pencurian di rumah Indra. Saat itu juga Taufikur dikeler untuk mencari barang bukti hasil curiannya bersama Imam dan AB. Polisi kemudian menemukan barang bukti di sejumlah tempat. Sayangnya tersangka AB belum berhasil diringkus. Sedangkan tersangka Imam sudah menjalani proses hukum di Polres Temanggung. Selain di rumah Indra, tersangka juga mencuri mobil bersama AB di Pasar Jetis dan juga mencuri di wilayah hukum Polres Temanggung. “Kami kembangkan lagi dan ternyata dia pernah diajak AB pernah mencuri sebuah mobil Mitsubhisi L300 di pasar sayur Jetis. Tersangka AB sudah kami cari, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ringkus. Mereka mengaku mencuri di rumah-rumah kosong yang ditinggal penghuninya,” kata Iptu Wiyono. Polisi telah melakukan sederet pemeriksaan terhadap Taufikur. (mg20/lis)

ini sebenarnya masih normal. Gelombang laut belum memperlihatkan terjadi cuaca ekstrem seperti pada musim baratan. Namun kadang pada saat hujan dan angin kencang, tinggi gelombang bisa meningkat. “Untuk aktifitas di laut masih normal. Belum ada larangan dari syahbandar kepada nelayan untuk berhati-hati mencari ikan di laut,” tambahnya. Lokasi yang dikabarkan menjadi tempat peristiwa kecelakaan tersebut ada di sebelah selatan Pulau Genting yang kalau ditempuh dengan perahu nelayan dari Karimunjawa membutuhkan waktu dua jam. (han/oko)

Ditertibkan, Bandel, Cabut Izinnya

SEMARANG SEMARANG - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga elpiji nonsubsidi 12 kilogram dan 50 kilogram. Terkait hal itu, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Jateng menyatakan mendukung kenaikan. Syaratnya, Pertamina diminta terus meningkatkan pelayanan. Hal itu disampaikan Ketua Hiswana Migas, Ery Purnomohadi, Senin (28/11) kemarin. Meski kenaikan harga karena alasan Pertamina yang selalu merugi, pihaknya yakin kenaikan harga bukan karena mencari keuntungan. Tapi untuk meningkatkan pelayanan. Dia berharap kenaikan harga elpiji tidak terlalu jauh dibandingkan harga elpiji kemasan tiga kilogram. Karena itu, lanjut Eri, harus dipikirkan implikasinya. “Kalau disparitas harganya terlalu besar akan ada oknum yang akan melakukan pengoplosan elpiji kemasan tiga kilogram.” Seperti diketahui, Kementerian BUMN sudah memberikan restu kepada Pertamina untuk menaikkan harga elpiji 12 kg dan 50 kg karena tidak disubsidi pemerintah. Kementerian meminta Pertamina menaikkan harga elpiji 12 kg secara bertahap, sedangkan elpiji 50 kg langsung naik sebesar 10 persen. Pertamina dinilai rugi Rp1 triliun dari penjualan elpiji non-subsidi. (ric/isk/ce1)

kemungkinan korban tenggelam ini akan hanyut sesuai arah angin,” ujarnya. Saat ini, jelasnya, arah angin menuju barat daya. Diperkirakan, korban hanyut akan sampai ke perairan di wilayah Kendal, Pekalongan atau Tegal. Kapolsek Karimunjawa AKP Hendro Asriyanto menambahkan, pihaknya saat ini juga tengah mencari kebenaran dari informasi terjadinya laka laut di wilayahnya itu. “Kami masih mencari informasi ke sejumlah nelayan. Sampai saat ini belum ada saksi mata yang bisa kami mintai keterangan,” katanya. Kondisi perairan di wilayah Karimunjawa kata Hendro saat

Pristyono Hartanto/Radar Semarang

SEKSI - Sejumlah tempat karaoke dan hiburan malam di Bandungan masih memasang baliho dan patung wanita seksi. Seperti yang terlihat di sepanjang Jalan Raya Jimbaran-Bandungan ini.

Enam Pengedar Sabu Ditangkap SEMARANG - Enam pengedar narkoba kemarin diringkus aparat Polrestabes Semarang. Seorang tersangka, Suratmi (21), warga Wonosobo, ditangkap saat hendak menyelundupkan sabu-sabu ke LP Kedungpane. Sedianya, sabusabu itu diberikan kepada calon suami Suratmi bernama Puji (28), tahanan kasus narkoba. Satuan Narkoba Polrestabes juga meringkus lima tersangka lainnya, meski tak merupakan satu kawanan. Kelimanya, Wahyuno (34), warga Karanganyar Selatan Semarang Tengah; Wawan Sumadi alias Bagong (34), warga Sawah Besar Kaligawe; dan Ady Wijaya (27), warga Pusporagan Semarang Tengah. Juga Supriyanto (38), warga Tanggul Mas Kelurahan Panggung, Semarang Utara; serta Budi Haryanto (35), warga Puri Anjasmoro. Dari tangan keenam tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, 9 paket plastik berisi kristal diduga sabu, 2 pil, 2 alat hisap, 3 handphone, 1 bungkus rokok mild, dan beberapa kantong plastik kecil. Tersangka Sutarmi mengaku baru sekali mengantarkan sabusabu ke LP Kedungpane. Itu pun dilakukan atas permintaan calon suaminya, Puji, yang sudah mendekam di LP. “Saya ambil dari seseorang, karena disuruh calon suami (Puji, Red) lewat SMS, kemudian disuruh untuk mengantarkan ke LP,” kata perempuan yang bekerja jadi pembantu tersebut di Mapolrestabes Semarang, kemarin. Dia menyelundupkan sabusabu dalam botol kosmetik plastik. Usahanya untuk menyelundupkan sabu-sabu ke LP berhasil dicegah petugas jaga. “Saya hanya disuruh mengantar saja. Karena saya sudah cinta, akhirnya menuruti permintaan dia (Puji, red),” aku perempuan yang sudah memiliki anak 3 tahun, tapi belum menikah dengan Puji. Pengedar narkoba lainnya, Ady Wijaya mengaku nekat mengedarkan barang haram tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Alasan dia,

Pristyono Hartanto/Radar Semarang

DIAMANKAN - Keenam pengedar sabu-sabu ini diamankan aparat Polrestabes Semarang.

penghasilan sebagai tenaga serabutan tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. “Saya baru dua bulan mengedarkan itu. Satu paket sabu dijual Rp 400 ribu,” tambah pemuda yang kerap menjadi kuli bangunan tersebut. Dia mengaku, barang haram tersebut diperoleh dari temannya, Oli, warga Jawa Timur. Selain mengedarkan, Ady juga mengaku mengonsumsi narkoba.”Biasanya memesan barang dulu. Kalau sudah ada pembelinya, langsung diambil,” kata tersangka yang ditangkap di Jalan Pandanaran saat hendak bertransaksi. Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Elan Subilan mengatakan, keenam tersangka

sudah menjadi incaran polisi berbulan-bulan. Gerak-geriknya sudah diintai dan terus diselidiki. “Tersangka berhasil kita tangkap ketika sedang membawa barang (sabu, Red) dan bertransaksi,” kata Elan didampingi Kasat Narkoba AKBP Joko Cahyono. Meski para tersangka mengaku baru menjadi pengedar, namun petugas tak percaya begitu saja. “Kita akan terus mengembangkan kasus ini. Sebab tidak mungkin para tersangka sendirian.” Keenam tersangka mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Semarang. Semuanya dijerat pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009. Ancaman hukumannya paling lama 12 tahun penjara. (fth/isk/ce1)

SALATIGA - Keberadaan baliho dan patung dengan bentuk dan gambar yang sensual terpajang di depan tempattempat hiburan membuat gerah sejumlah warga, Bandungan, Kabupaten Semarang. Tidak hanya gambar pornografi, sejumlah pornoaksi di Bandungan juga disoal, terutama para pekerja karaoke yang kerap menggunakan rok mini dan baju yang sensual. Apalagi para pekerja seks dan karaoke kerap keluyuran di sekitar perkampungan dengan rok mini. Persoalan tersebut sempat meruncing dan nyaris menjadi aksi masa menolak keberadaan tempat hiburan erotis itu. Bahkan warga melayangkan surat resmi ke Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Semarang agar bisa menertibkan pornografi dan pornoaksi di Bandungan. Salah seorang warga Junggul, Bandungan, Budi Nugroho (35) mengatakan, adanya tempat hiburan di Bandungan sudah dimaklumi, namun para pengusaha hiburan tersebut seharusnya bisa lebih arif dalam menjalankan bisnisnya. Terutama menyangkut moral, apalagi di lingkungan tempat hiburan tersebut masih banyak anakanak di bawah umur yang tidak pantas untuk melihat adegan atau gambar-gambar yang seronok. Seperti patung wanita yang hanya memakai kutang dan rok mini di depan karaoke Citra Dewi, serta sejumlah tempat karaoke lainnya. “Jelas tidak pantas, gambar-gambar dan patung pornografi tersebut terpajang di depan tempat hiburan yang bisa dilihat siapapun terutama anak-anak,” ujar Budi. Hal senada juga dikatakan Lusi (45), yang menyayangkan soal sejumlah pekerja seks dan pemandu karaoke yang kerap menggunakan pakaian mini dan sensual. Menurut Lusi seandainya mereka menggunakan itu di tempat hiburan tidak menjadi masalah. Tetapi mereka berkeliaran dengan pakaian seronok di kampung-kampung. “Semestinya mereka juga tahu sopan santun, masak di jalanan pakaiannya minim sampaisampai hampir kelihatan itunya. Jelas itu tidak pantas untuk dilihat, di sini ini kampung banyak anak-anak. Sudah pakaiannya mini, pakai mesramesraan di depan umum,” kata Lusi. Pihak Disporabudpar sudah menindaklanjuti laporan ter-

sebut dengan memberikan imbauan agar tempat-tempat hiburan tersebut lebih sopan dan teratur. Sementara itu Ketua Paguyuban Karaoke Bandungan, ASTI (Aman, Sejahtera Tentram dan Indah), Mulyono ‘Menceng’ mengatakan, memang ada aduan soal pornografi dan pornoaksi tetapi bukan ke paguyuban yang dipimpinnya tersebut. Dari pengaduan tersebut ASTI juga sudah melakukan sosialisasi agar menghilangkan kesan pornografi dan pornoaksi yang menjadi persoalan masyarakat. “Saya sepakat jangan sampai ada image jelek untuk Bandungan. Pornografi dan pornoaksi itu juga harus dihilangkan. Tempat-tempat karaoke tersebut seharusnya tidak memasang gambar seperti itu. Ada 47 tempat karaoke sudah diimbau untuk melepas gambar dan patung tersebut. Memang sudah ada teguran dari Disporabudpar terkait masalah tersebut,” ujar Mulyono Menceng pada wartawan, Selasa (29/11) kemarin. Mengenai pekerja karaoke yang menggunakan pakaian minim dan terkesan seronok pihaknya sudah memberikan ultimatum pada anggotanya agar lebih sopan dalam berpakaian. “Intinya kami sepakat, untuk tidak menampilkan gambar porno juga melarang para pekerja menggunakan pakaian mini saat berada di kampung. Kalau di tempat karaoke tentu tidak jadi masalah. Kalau di jalan mereka harus pakai celana panjang atau kain penutup,” imbuh Mulyono Menceng yang juga pemilik karaoke Tirto Arum tersebut. HARUS BERTINDAK Menyikapi keresahan warga dengan adanya pemasangan baliho dan patung seronok di tempat hiburan Bandungan, anggota Fraksi PKB, DPRD Kabupaten Semarang, Mas’ud Ridwan menegaskan Pemkab Semarang seharusnya bertindak tegas, karena sudah menyangkut kebobrokan moral. Apalagi sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar kota Bandungan. Menurut Mas’ud, karaoke tidak berizin dan yang melanggar etika moral dengan memasang gambar dan patung porno serta melakukan pornoaksi harus ditertibkan atau bila membandel bisa dicabut izinnya. Soal kesopanan para pekerja seks atau pekerja karaoke di Bandungan, pemerintah melalui SKPD yang terkait harus memberikan penyuluhan. Agar bisa memberikan pemahaman yang lebih baik, terkait dengan etika yang dilakukan di masyarakat. (mg20/lis)


CMYK

18

RABU, 30 NOPEMBER 2011

RADAR TEGAL

Biasakan

Afni Aghnia Elfath Dipercaya Jadi Wakil Sekolah DENGAN bakat yang dimilikinya, Afni Aghnia Elfath, salah satu siswi MTs Negeri Model Brebes menjadi salah satu siswi yang dipercaya sekolah untuk mengikuti berbagai lomba di bidang seni. Afni memang memiliki berbagai bakat seni sejak kecil dan anugerah itu diturunkan dari orangtuanya. Sejak kecil, Afni mengaku sudah senang menggambar dan nyanyi. Hal ini juga yang membawanya sukses meraih prestasi. Diantaranya seperti Juara I Lomba Mewarnai di Dedyjaya Brebes, Juara Harapan I Lomba Mewarnai di even suplemen makanan dan untuk menyanyi, dia pernah menjadi Juara III Nyanyi Tunggal dan Paduan Suara serta bersama teman satu grupnya menjadi Juara I Lomba Rebana. Diakuinya, orangtuanya sangat mensupport hobinya di bidang seni. “Pengennya mengembangkan hobi yang aku tekuni sejak kecil untuk masa depanku dan orangtua,” ujarnya. Hal itu pula yang membuat cewek yang aktif di OSIS ini menjadi semakin termotivasi untuk giat menggeluti hobinya. Meski untuk menggambar, dia tak pula jadwal latihan khusus. Dia hanya menggambar pada waktuwaktu tertentu saja. Cewek kelahiran Brebes, 21 juni 1997 ini selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi dirinya dan juga orangtua melalui hobi ini. Semangat dalam dirinya berusaha ia kobarkan dan ia tak akan menyerah untuk meraih prestasi kembali. “Tapi untuk saat ini aku akan fokus pada pelajaran dulu,” paparnya. (teguh)

Aku Bukan Untukmu Jikustik

[intro] E A E A C#m B A E C#m dahulu kau mencintaiku F#m DB dahulu kau menginginkanku G#m C#m meskipun tak pernah ada jawabku F#m B tak berniat kau meninggalkan aku

E C#m janganlah lagi kau mengingatku kembali F#m B aku bukanlah untukmu A G#m C#m meski ku memohon dan meminta hatimu F#m A B jangan pernah tinggalkan dirinya untuk diriku [int] D A/C# E B C#m pergi

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

PERNAH telat datang ke sekolah? Atau menghadiri acara yang molor hingga berjam-jam? Kalo kejadiannya di Indonesia, biasanya banyak yang maklum. Pasalnya, di negara ini masih banyak warga yang kurang menghargai waktu. Ini juga diakui salah satu ResponX, Nur Faizal Adli. “Tepat waktu kayaknya masih sulit untuk sepenuhnya dijalankan oleh anakanak sekarang,” tutur siswa asal SMA Negeri 3 Brebes ini. Adli sendiri mengaku sering menghadiri berbagai acara di luar sekolah yang sebagian besar berjalan molor. Kebiasaan ini seharusnya tidak dilakukan. Kita bisa rugi karena saat tidak tepat waktu ada ba-

mungkin. “Dengan jadwal ini aku bisa melihat waktu kosong yang bisa aku pergunakan sebaik mungkin,” tambahnya. Ada 25 persen ResponX yang melakukan hal sama dengan Arif. Sementara 35 persen lainnya menggunakan alarm untuk mengingat hal penting seperti Anggraeni. Tapi beda lagi dengan 20 persen lainnya yang memilih membuang rasa males dan 20 persen lainnya yang berusaha membiasakan diri untuk disiplin. Tapi diakui 37 persen ResponX, mereka sudah biasa telat. (tim 1)

nyak kesempatan yang terbuang percuma. Kebiasaan untuk tidak telat sendiri diakui sudah dilakukan 38 persen ResponX. Mereka mengaku selalu tepat waktu di setiap acara maupun jadwal yang telah ditetapkan.

Buat Perencanaan untuk Waktu-waktu Penting

[chorus] E C#m aku menyesal telah membuatmu menangis F#m B dan biarkan memilih yang lain A G#m C#m tapi jangan pernah kau dustai takdirmu F#m A B pasti itu terbaik untukmu

kau

Disiplin Biar Enggak Sering Telat

bisa disiplin dan sisanya 11 persen mengaku kurang tahu apa bisa melakukannya atau tidak. Membuat jadwal di handphone (Hp) biasa dilakukan Anggraeni Fatmawati asal SMA Negeri 3 Kota Tegal agar dia bisa tepat waktu. Dengan alat tersebut, dia bisa memanfaatkan fitur alarmnya untuk mengingat waktu-waktu penting yang harus dia perhatikan. “Menggunakan alarm cara yang ampuh bagiku mengatur waktu dan aku manfaatkan fasilitas yang ada Hp,” ujarnya. Berbeda dengan Anggraeni, Arif Rahman mengatur waktunya dengan membuat jadwal sendiri sebaik

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

E C#m sekarang kau pergi menjauh F#m DB sekarang kau tinggalkan aku G#m C#m di saat ku mulai mengharapkanmu F#m B dan ku mohon maafkan aku

E sekarang menjauh

Alvi, temen satu sekolah Adli mengaku dirinya sudah bisa menerapkan disiplin waktu. “Bagi aku, waktu itu sangat penting. Karenanya aku sangat menghargai waktu dan sebisa mungkin harus membiasakan diri untuk tepat waktu,” paparnya. Kebiasaan ini tentu bukan hal yang mudah dilakukan. Sebanyak 40 persen ResponX juga mengaku tidak bisa membiasakan diri disiplin waktu biar nggak sering telat, 11 persen mengaku terkadang

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

KEBIASAAN tepat waktu menjadi salah satu tema yang menarik bagi Rinardi Hadi Ningrat dari SMA Negeri 1 Brebes. Menurutnya kebiasaan tepat waktu saat ini belum sepenuhnya diperhatikan banyak orang. Kebiasaan telat seakan sudah menjadi tradisi di negara ini. Ardi, begitu dia biasa dipanggil mengaku prihatin dengan keadaan ini. Dia berharap semua orang bisa benar-benar memperhatikan waktu dan tidak senang menunda-nun-

Rinardi hadi N Anggota Paskibra SMA Negeri 1 Brebes

da. “Kita jangan meremehkan waktu yang ada, karena waktu itu sangat penting bagi diri sendiri maupun orang lain,” paparnya. Cowok yang berdomisili di Limbangan Wetan, Brebes ini menghimbau semuanya untuk membiasakan diri tepat waktu dan tidak meremehkan waktu. Pengalaman terlambat sendiri diakui pernah Ardi alami karena berbagai kesibukan dan juga situasi serta kondisi yang tidak mendukungnya

datang tepat waktu. Ardi sendiri selalu berusaha bisa tepat waktu meski terkadang tidak sesuai keinginan. Ardi yang aktif di ekskul paskibra ini mempunyai beberapa tips untuk bisa tepat waktu. Berikut tipsnya. Yuk disimak! 1. Buatlah perencanaan atau jadwal terutama untuk waktu-waktu yang penting 2. Jangan menunda-nunda pekerjaan 3. Jangan takut menolak suatu acara atau janji yang berbenturan dengan jadwal penting kamu sebelumnya 4. Sediakan waktu cukup yang efektif untuk istirahat 5. Berusaha berangkat sebelum waktu yang ditentukan. (teguh)


CMYK

RABU, 30 NOPEMBER 2011

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Pacific Mall LEBIH DARI Kembali SEKADAR ROTI Beroperasi Pear Bakery & Cafe

HESTI PRASTYANI/RADAR TEGAL

BERKUALITAS – Petugas Pear Bakery & Café saat melayani konsumen.

KINI, masyarakat Slawi, Kabupaten Tegal, dan sekitarnya tak perlu pergi jauh-jauh lagi ke kota besar untuk dapat menikmati roti yang lezat dan bermutu. Pear Bakery & Café telah hadir Slawi, Kabupaten Tegal. Pear Bakery & Café yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 34, Procot, Slawi, atau tepatnya di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah Slawi, Selasa (29/11) resmi beroperasi. Acara grand opening kemarin dihadiri sejumlah tamu undangan dari jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tegal, swasta, masyarakat umum, serta anak-anak yatim piatu tersebut digelar dalam suasana santai dan penuh kebersamaan. Peresmian mulai beroperasi (dibukanya, Red) Pear Bakery & Café ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal Ir Suharmanto MM. ’’Usaha kuliner merupakan usaha yang mampu menembus batasan tempat. Dalam arti, otang untuk dapat menikmati bread (roti) yang bermutu dan enak tidak harus pergi jauh ke kota besar. Tetapi cukup di kota sendiri, yaitu di Pear Bakery & Café,’’ tandas Owner Pear Bakery & Café Eko Budi Hartono SE MM ketika dikonfirmasi Radar sesaat menjelang pelaksanaan grand opening kemarin. ’’Hanya di Pear Bakery & Café yang menyediakan dimsum (menu sarapan

pakai roti), yang tidak terdapat di pabrik atau toko roti manapun di Kota Slawi dan sekitarnya,’’ lanjutnya. TANPA PENGAWET Sementara itu, Operations Manager Pear Bakery & Café Zuhar Setiawan saat dikonfirmasi Radar kemarin mengatakan, beragam menu pilihan disajikan di Pear Bakery & Café. ’’Menu roti yang disajikan bervariatif. Di antaranya, kroisan (macam-macam roti Perancis), pastry, cake, wedding cake, birthday cake, serta beragam roti manis,’’ jelas Zuhar. ’’Roti dijamin bermutu tinggi dengan rasa yang lebih dari sekadar roti atau more taste of brade. Karena diolah oleh chef berpengalaman dengan bahan-bahan bermutu yang diimpor dari luar negeri,’’ lanjutnya. Untuk menghasilkan roti yang berkualitas dan lezat di lidah, Pear Bakery & Café mempercayakan Chef Baker Riyan dalam proses produksi. ’’Chef Riyan merupakan lulusan Singapura dengan pengalaman di Pastry Baker Sahid Jaya Hotel, Café Olala Jakarta, Delicious Bakery Jakarta, dan beberapa bakery di Hongkong dan Singapura,’’ ujar Zuhar. Lebih lanjut Zuhar mengatakan, aneka roti yang disajikan Pear Bakery & Café selalu dalam kondisi fresh dan ready stock. Seluruh proses produksi hingga pemasaran roti dilakukan secara langsung di dapur Pear Bakery & Café. ’’Kami menjamin kualitas dari roti-

roti Pear Bakery & Café ini. Semuanya dalam kondisi fresh, diolah sendiri, proses pengolahannya juga mengedepankan kebersihan dan higienis, halal karena tanpa bahanbahan yang dilarang oleh agama Islam,’’ papar Zuhar. ’’Konsumen juga kami persilahkan jika ingin melihat secara langsung proses pembuatan roti-roti ini di dapur. Semuanya tanpa bahan pengawet, dan semuanya merupakan hasil kreasi Pear Bakery & Café,’’ lanjutnya. Di dapur Pear Bakery & Café, konsumen tak hanya dipersilahkan melihat proses pembuatan aneka roti. Tetapi juga diizinkan untuk membuat sendiri roti yang hendak dipesannya. ’’Penikmat roti (konsumen, Red) dapat membuat roti sendiri di dapur, dengan memilih bahan jenis roti, membuat sendiri, memasak roti sendiri, dinikmati sendiri,’’ lanjutnya. Selain itu, kelebihan Pear Bakery & Café yang lainnya antara lain, tersedia dinsum, jumlah karyawan mencapai lebih dari 25 orang sehingga memungkinkan dibentuk koperasi karyawan, tersedia kuliner university atau lembaga pendidikan dan ketrampilan pembuatan cake dan roti. Untuk pemesanan partai besar dilayani dengan cepat, yaitu hanya 5 jam sebelumnya. Harga aneka roti yang disajikan Pear Bakery & Café tergolong ringan di kantong alias murah, yakni mulai Rp 2.500 hingga Rp 15.000. (hesti prastyani/iklan)

HESTI PRASTYANI/RADAR TEGAL

RAMAH – Kasir Pear Bakery & Café dengan ramah melayani seluruh konsumen (foto kiri). Owner Pear Bakery & Café Eko Budi Hartono SE MM saat menyampaikan sambutan di grand opening (foto kanan).

CMYK

TEGAL - Kurang dari sepekan paska kebakaran hebat Senin (21/11) lalu, aktivitas bisnis di Pacific Mall Tegal sudah mulai beroperasi sejak Sabtu (26/11) lalu. Salah satu pusat perbelanjaan ini langsung berbenah dan memperbaiki instalasi yang ada. Khususnya untuk instalasi listrik dan Air Conditioner (AC) yang ikut terbakar juga. ‘’Sementara baru lantai 1 yang buka, mudah-mudahan Selasa atau Rabu menyusul lantai 2 juga akan beroperasi lagi,’’ terang General Manager Pasaraya Pacific Mall Henry Limas, Senin (28/11). Sementara penataan kembali di lantai tiga, membutuhkan waktu yang cukup lama dan belum tahu kapan akan beroperasi normal kembali. Menurut Henry, penataan yang dilakukan saat ini mengutamakan pembenahan instalasi listrik dan AC. Sehingga aktivitas bisa kembali normal, tanpa mengesampingkan kenyamanan pelanggan. Tak terkecuali di lantai dua, saat ini penerangan sudah menyala. Hanya saja, untuk AC baru sebagian yang bisa disalurkan. ‘’Mudah-mudahan besok (hari ini, selasa-red) atau paling lambat Rabu sudah kembali

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MENGGELIAT - Aktivitas bisnis di Pacific Mall kembali menggeliat setelah sepekan tutup paska kebakaran Senin (21/28) kemarin.

normal lagi,’’ tambahnya. Berkait dengan kebakaran di pusat perbelanjaan tersebut, dia sudah menempatkan alatalat pengamanan seperti pemadam api serta hydran di setiap lantai. Bahkan, untuk pemadam api sedikitnya ada 4 titik di setiap lantai. ‘’Sejak dulu sudah kami persiapkan semua perlengkapan keamanan, hanya saja memang api sangat cepat membakar fasilitas yang ada,’’ tambahnya. Terlebih, sebagian besar arena permainan menggunakan bahan

dari karet sehingga sangat mudah terbakar. Untuk sementara, sejumlah tenan yang sebelumnya ada di lantai 3 dipindah ke lantai 1. Seperti tenan seluler, semuanya dipindah ke sebelah selatan eskalator. Atau di lokasi yang biasanya digunakan untuk pameran furniture. Dino, pemilik Dino Cellular berharap perbaikan dan penataan ini secepatnya bisa dilaksanakan. Sehingga, tenan selular miliknya kembali beroperasi seperti sedia kala. (ela)

Pringsewu Hadirkan Paket Meeting Akhir Tahun UDARA sekitar pantai di Pantai Tegal masih segar karena banyak pohon rimbun juga kondisi perairan masih bersih, dikombinasikan lagi dengan pemandangan tambak, semakin menggoda. Restoran Taman Pringsewu tegal mempunyai beragam fasilitas yang diperlukan untuk meeting, seminar, raker dan masih banyak lainnya. Beragam paket telah disiapkan, di antaranya: A. Paket Perunggu Rp 33.000 per orang (minimal 25 orang) Pilihan 1: Sop Panca Warna Nasi Putih Ayam Goreng Madu wijen Ca Tahu Udang Kerupuk Sambel Buah Es Mandarin Air Putih Pilihan 2: Sayur Asem Nasi Putih Ikan Bumbu Rujak Tempe / tahu Goreng Sambal Lalap Krupuk Sambel Buah Teh Manis B. Paket Perak Rp 39.000 per orang (minimal 25 orang) Pilihan 1: Sop Asparagus Nasi Putih Gurameh Asam Manis

Bihun Sosis Cabe Ijo Krupuk Sambel Buah ES Peach Air Putih Pilihan 2: Soto Betawi Nasi Puti Ayam Goreng Bergedel Kentang Peyek Kacang Sambel Buah Es Klamud Air Putih C. Paket Emas Rp 43.000 per orang (minimal 25 orang) Pilihan 1: Sop Ayam Gulung Nasi Putih Udang Sembunyi Pepes Tahu Sosis Putren Cabe Ijo Krupuk Sambel Buah Es Peach

Air Putih Pilihan 2: Sop Kacang Merah Nasi Putih Ayam Goreng Bumbu Kuning Fuyung hai Kailan Ca Krupuk Sambel Buah Es Kewut Air Putih Semua paket di atas sudah termasuk gratis coffee break dan gratis fasilitas pendukung meeting seperti sound system, LCD screen, infocus, dan tanpa ada charge ruangan. Paket meeting akhir tahun ini berlaku hingga 18 Desember 2011. Untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi: Restoran Taman Pringsewu Tegal Jl. Raya Tegal Pemalang Km. 7, Kramat, Tegal Telp. (0283)3318138/ 3344255, Hp: 08122567466. Kontak person:Agung, Indah, Juna.(adv)

Radar Tegal 30 nop 2011  

Radar Tegal 30 nop 2011