Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 2 MARET 2010

INDEKS

Khawatir Sekuriti, Pakai Jet Pribadi Kunjungan Sehari Valentino Rossi di Kota Surabaya Cleaning Service RSUD Mogok Kerja HAL. PEMALANG

Nikah Siri, TNI Gadungan Ditangkap HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Waspada Flu Burung HAL. METROPOLIS

Tetap Semangat Meski Karya Nggak Dimuat HAL. XPRESI

APA MANING...

DITE SURENDRA/JAWA POS

KOCAK - Aksi kocak Komeng dan Tamara Geraldine di acara Meet and Greet dengan pembalap Fiat Yamaha Valentino Rossi di Hotel JW Marriot, Surabaya kemarin (1/3).

SURABAYA - Megabintang MotoGP, Valentino Rossi, kemarin (1/3) menyapa ribuan penggemarnya di DBL Arena Surabaya. Kunjungan ini benarbenar patut disyukuri karena sempat terancam batal. Pihak Rossi sempat tarik-ulur, mau dan tidak mau, karena ada trauma dengan kunjungannya di Jakarta tahun lalu. Rossi baru mau mengunjungi Surabaya setelah diyakinkan habis-habisan oleh pihak Yake hal 19 kol 4

SBY Tegaskan Bertanggung Jawab Sesalkan Pansus Tak Panggil Bankir JAKARTA - Sehari menjelang Rapat Paripurna DPR dengan agenda pengambilan keputusan atas hasil Pansus Hak Angket Bank Century, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ber-

temu dengan 54 bankir di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Di hadapan Presiden yang kemarin diapit Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati, para bankir menyatakan kebijakan bail out Bank Century sudah tepat dan telah menyelamatkan industri perbankan dari ambang krisis.

Presiden SBY juga kembali menegaskan bahwa dirinya bertanggungjawab atas pengambilalihan bank pada 21 November 2008 itu. Presiden kembali membuka kenangan hari-hari saat krisis keuangan dunia memuncak pada November 2008. SBY mengatakan, saat itu, dia tengah berada di luar negeri untuk meng-

ikuti pertemuan puncak G20 di Washington, AS. SBY menambahkan, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur BI kala itu, Boediono, tidak meminta persetujuan dirinya, karena telah diberi wewenang dalam undang-undang. Namun ia membenarkan langkah tersebut. “Beliau semua harus bergerak

ABIDIN ABROR/RATEG

DIAMANKAN - Di hadapan Kapolres AKBP Beno Louhenapesy dan Kasat Reskrim AKP Sugeng, dua pelaku Curas Cipto dan Rismani, mengakui aksi itu dilakukan karena alasan ekonomi.

Majelis Sahkan Tatib Impeachment

BREBES - Dua pelaku pencurian kekerasan, yang beroperasi di Limbangan Kecamatan Kersana, Sabtu (20/2), berujung dengan penangkapan. Kedua pelaku dimaksud Rismani ( (30), warga Desa Cimohong Bulakamba, dan Cipto (35) warga Limbangan Kersana. Kedua pelaku itu ditangkap di tempat berbeda. Pelaku Rismani ditangkap, Jumat (26/ 2), sekitar pukul15.00 WIB di Desa Limbangan. Sedangkan pelaku Cipto ditangkap di Desa Rawaurip Pangenan Kabupaten Cirebon. Selanjutnya dua pelaku oleh Unit Resmob Reskrim Polres Brebes langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Brebes. Sebagai akibat perbuatannya, kedua tersangka itu dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedang aksi itu dilakukan dengan cara mencongkel jendela, sekitar pukul 02 00 WIB.

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

PARIPURNA - Ketua MPR RI Taufik Kiemas bersama para Wakil Wakil Ketua berjalan menuju ruang paripurna, Senin (1/03).

SEMOK

MEY Chan belum puas dengan karier melangit sebagai penyanyi. Mey Chan siap mencoba peruntungan di dunia modelling. “Pengen seruseruan aja jadi model, kayanya jadi model itu menyenangkan sekali,” ujar Mey Chan saat dijumpai belum lama ini. Mey Chan tertarik menjadi model karena mendapatkan sensasi yang lebih saat berjalan di atas catwalk. “Kalau di atas panggung kan udah biasa, kalau di catwalk saya groginya minta ampun, tapi pengen lagi,” katanya. Cewek bernama asli Dita Anggraini itu mengaku belajar dari majalah dan program fashion di TV untuk memperluas wawasannya soal dunia modelling. (jpnn)

JAKARTA - Pintu pemakzulan presiden dan wakil presiden sudah ada. Sidang Paripurna MPR kemarin mengesahkan tata tertib prosedur pergantian presiden dan wakil presiden, baik secara terpisah mapun sekaligus. Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, terkait dengan materi tersebut, awalnya, Panitia Ad Hoc MPR menemukan beberapa kekosongan norma di tataran peraturan perundang-undangan. Norma itulah yang selanjutnya dirumuskan melalui Peraturan Tata Tertib MPR.

“Kami sangat berharap, ke depan, norma ini bisa ditingkatkan daya laku hukumnya dengan diatur lebih lanjut ke dalam undang-undang,” ujar Lukman dalam Sidang Paripurna MPR di gedung parlemen, Senayan, kemarin (1/3). Lukman lantas mencontohkan sejumlah lubang dalam pengaturan pemakzulan dan penggantian tersebut. Dalam proses pengisian kekosongan jabatan presiden dan Wapres secara bersamaan, katanya, tidak ada norma yang mengatur apabila terjadi situasi di mana gabungan partai (koalisi) yang berhak mengajukan nama tidak memiliki kesamaan pandangan. ke hal 19 kol 1

Wawancara Eksklusif dengan Valentino Rossi

Mey Chan Ketagihan Modelling

ke hal 19 kol 4

Cawapres Pengganti Lewat Voting MPR

Kepala Dibacok, Harta Emas Dikuras

ke hal 19 kol 4

cepat dengan informasi yang ada. Saya mengatakan, yang dilakukan dalam upaya menyelamatkan perekonomian kita, perbankan kita, benar,” kata Presiden. Presiden juga mengatakan bahwa ia telah berkali-kali menyampaikan bahwa tindakan penyelamatan perekonomian sudah benar.

Balapan sampai Tiga Tahun Lagi Di usia yang sudah 31 tahun, Valentino Rossi mengaku memang sudah tidak seperti ketika masih berumur 20 tahun dulu. Superstar tim Fiat Yamaha itu merasa hanya akan balapan tiga tahun Dalam wawancara eksklusif bersama Azrul Ananda di Surabaya kemarin (1/3), juara dunia sembilan kali itu mengungkapkan pendapatnya tentang musim MotoGP 2010, plus rencana masa depan dan pesan-pesan untuk penggemar di Indonesia. Berikut petikan wawancaranya: Tahun lalu saat datang di Jakarta, Anda masih cedera kaki, harus pakai kruk. Bagaimana kondisi Anda awal tahun ini? Ya, waktu itu agak berbahaya. Kondisi sekarang lumayan. Saya

dalam kondisi cukup baik. Kami sudah mulai bekerja dengan motor baru kami, dan sudah menjalani dua sesi uji coba di Sepang (Malaysia, Red). Testing juga berjalan baik, jadi kami positif. Saya sadar Anda tak punya waktu untuk jalan-jalan. Tapi Anda sudah pernah ke Indonesia sebelumnya, dan pasti sempat melihat Surabaya dari atas pesawat. Apa pendapat Anda tentang Surabaya sejauh ini? Ini tempat yang baik. Seperti Anda bilang, saya datang ke sini untuk kerja, tidak punya banyak waktu untuk jalan-jalan. Tapi suatu saat saya ingin kembali untuk berlibur. Secara rahasia kan? Pasti begitu. Waktu wawancara tahun lalu, Anda bilang antusiasme untuk

MotoGP di Indonesia mengagumkan, melebihi negara-negara yang punya balapan MotoGP. Anda juga sudah mengunjungi negaranegara lain yang juga tidak punya MotoGP. Bagaimana Anda membandingkan penggemar di Indonesia dengan negara lain itu? Di sini positif. Passion (semangat, Red) untuk MotoGP sekarang dengan 15 tahun lalu, tampaknya banyak kemajuan. Semua orang di sini mengikuti MotoGP, tahu pembalap-pembalapnya, dan di sini ada banyak motor di jalanan. Jadi ini tempat yang baik, khususnya baik untuk (MotoGP). Punya pesan khusus untuk para penggemar di Indonesia? Ya, tentu. Belilah sepeda motor! ke hal 19 kol 1

FARID FANDI/JAWA POS

EKSKLUSIF - Pembalap Fiat Yamaha Valentino Rossi dan Wakil Direrktur JAwa PosAzrul Ananda usai wawancara Eksklusif di Hotel MArriot Surabaya, kemarin (1/03).

Nok Slentik SBY Tegaskan Bertanggung Jawab * Toli siap dimakzul ora? Cawapres Pengganti Lewat Voting MPR * Wis disiapna penggantine ora?

CMYK


WACANA

2

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

Memindah Ibu Kota Negara Ancaman Boikot Fostah Oleh: Muh. Abduh HEBAT ah perjuangan Forum Silaturahmi Tenaga Honorer (Fostah)! Demi kejelasan tentang legalitas formal status (bukan status di facebook pastinya) anggota Fostah, mereka mengancam boikot Ujian Nasional (UN). Tekad itu diungkapkan mereka saat menghadap wakil wali kota. Mereka meminta kepastian Pemkot agar secepatnya mengeluarkan surat pengakuan sebagai PTT. “Kweh apa ora hebat tuntutan honorer saiki. Wis jelas diarani honorer, mesti kan olih honor. Sing arane honor kue mesti ora gede duite. Honor guru maning. Coba ngger honor kepala daerah ngger ngegolkan proyek,” kata Panjul menyikapi sikap perjuang Fostah. “Maskude fee proyek Njul. Sampeyan ora usah melu ngomong ning ora ngerti permasalahane. Mbati disepatani wong,” sergah salah satu simpatisan Fostah. Ngomong-ngomong pemboikotan UN, sebenarnya tak hanya dilontarkan Fostah. Beberapa guru dan siswa sudah beberapa kali melontrakan ancaman serupa. Hanya beda motif. Kalau guru-guru dan siswa-siswa nun mengancam boikot UN karena menganggap Pemerintah harusnya taat putusan Mahkamah Agung, yang melarang menggelar UN. “Ngger Fostah, apa motifnya?” “Ora usah dijawab, eben menilai masing-masing,” kata simpatisan Fostah itu. Pihak anti UN menilai, pelaksanaan ujian dinilai tidak efektif dan bahkan hanya merugikan siswa. Ini karena kemampuan siswa, tak bisa diukur oleh pemerintah, tapi oleh para gurunya sendiri. Selain juga, ujian nasional merupakan pemborosan kas negara. Lebih baik pemerintah melengkapi fasilitas yang belum merata di setiap kabupaten/kota, biar kemampuan siswa terus meningkat. Lulus tidaknya seorang peserta didik ditentukan oleh pendidik dan lembaga pendidikan tempat peserta didik itu belajar. Negara tidak berwenang menentukan kelulusan seorang peserta didik. Negara hanya mengatur lembaga pendidikan, tenaga pendidik dan kriteria yang digunakan untuk menentukan kelulusan seorang peserta didik, dan Undang-undang No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah mengatur seperti itu. “Kaya kue?” Tapi, meski digoyang aksi unjuk rasa pro dan kontra, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) tidak lantas surut. Bahkan dengan tekad bulat untuk tetap melaksanakan ujian nasional. Jare Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, ujian negara sebenarnya sudah ada sejak Indonesia merdeka. Pelaksanaan ujian negara itu digelar hingga tahun 1972, dan angka kelulusannya hanya 30-40 %. Pada saat itu, tidak ada yang protes. Namun karena terjadi banyak siswa yang tidak lulus dan menutup kesempatan anak baru, maka evaluasi itu diubah menjadi ujian sekolah. Pelaksanaan evaluasi kemudian diserahkan kepada sekolah dan digelar dalam kurun waktu tahun 1972-1982. Akhirnya, dengan evaluasi ini angka kelulusan selalu mencapai 100 %. Tahun 1982-1992, kemudian dilakukan perubahan lagi dengan mengombinasi ujian negara dengan ujian yang diserahkan kepada pihak sekolah sepenuhnya dan kemudian akhirnya muncul ujian yang dinamakan Ebtanas. Hasil ujian ini menggabungkan nilai rapor ditambah hasil ujian yang dilakukan sekolah dan ujian negara. Kenyataannya lulus semua, meski untuk ujian negaranya hanya bernilai rendah. Karena ada bias yang luar biasa itu, kemudian Ebtanas diubah menjadi Ujian Akhir Nasional tahun 2002 hingga kini. “Dadi motif Fostah bukan soal perlu tidaknya UN? Bukan soal subtansi UN demi kemajuan pendidikan?” “Mbuh ah!” Yang pasti, pemerintah harus mengurai persoalan Fostah, sehingga tidak ada anak didik yang dirugikan. Bukankah tugas mereka mensupport para siswa untuk menghadapi UN? “Kepimen maning, wis dadi putusan pemerintah.” (*)

Oleh: Ratmaya Urip WACANA lama memindah ibu kota negara dari Jakarta yang pernah menyeruak di era Presiden Soekarno kembali muncul (Jawa Pos, 27/02). Di era Presiden Soekarno memang pernah muncul gagasan untuk memindah ibu kota negara ke Palangkaraya, Kalteng, atau Purwokerto, Jateng. Di era Presiden Soeharto pun pernah muncul gagasan untuk memindahkan pusat pemerintahan ke Jonggol, Jabar, yang membuat harga tanah di wilayah tersebut melonjak secara drastis. Di zaman awal kemerdekaan, sebenarnya ibu kota negara pernah pindah ke Jogjakarta, namun sifatnya darurat. Dalam konteks kekinian, tampaknya, gagasan tersebut perlu benar-benar didalami dan dicermati. Sebagai wacana atau boleh disebut sebagai embrio program jangka panjang, gagasan tersebut cukup mengurangi kedahagaan akan hadirnya mimpi tentang akan terciptanya tata ruang dan tata wilayah yang mendekati ideal di republik ini. Sejak lama, muncul pertanyaan di benak saya, kenapa ibu kota negara atau ibu kota politik Indonesia tidak dipisahkan dari ibu kota bisnis atau ibu kota ekonominya, seperti Inggris, Jerman, Italia, Rusia, Australia, China, India, Canada, atau Amerika Serikat, sehingga

hiruk-pikuk politik tidak berimbas ke hiruk-pikuk bisnis, atau sebaliknya, atau bencana tidak selalu menghantamnya. Melihat ibu kota politik atau pusat pemerintahan seperti Kairo, Roma, Washington DC, Beijing, Canberra, London, Paris, Berlin, Ottawa, Kualalumpur, New Delhi, dan Riyadh yang semuanya nyaman, tenang, serba disiplin, serba teratur dan jauh dari hiruk-pikuk bisnis, pastilah pemimpin-pemimpin politik dapat lebih berpikir tenang, lebih dapat mencurahkan tenaganya untuk kemakmuran rakyat, kemajuan bangsa, dan semua hal yang positif lainnya. Jauh dari godaan untuk berkolusi dengan para pebisnis (?). Mereka lebih dapat meng-upgrade atau mentransformasikan dirinya untuk menjadi negarawan, tidak hanya politisi. Presiden tidak perlu menyusuri jalan busway karena banjir seperti di Indonesia. Juga patut untuk dicermati, tidak seperti halnya dengan Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia yang semuanya menempel di bibir pantai, hampir seluruh negara maju memiliki ibu kota politik di pedalaman atau jauh dari garis pantai, bahkan di pegunungan, untuk memudahkan sistem drainase. Bahkan, ibu kota negara tetangga dekat kita -Putra Jaya sebagai pengganti Kuala Lum-

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

ngurai kemacetan lalu lintas, menghambat laju serangan penyakit, mengurangi laju urbanisasi, dan lain-lain sulit untuk berhasil. Bahkan, semakin berat saja masalahnya. Padahal, seluruh daya dan dana sudah dikerahkan. Kota-kota di Indonesia, khususnya kota-kota besarnya, memang rakus. Semua ingin berpolitik sekaligus berbisnis di segala bidang sehingga aktivitasnya menumpuk di satu kota, tanpa “core competency”. Karena itu, wajarlah jika kesemrawutan dan ketidaknyamanan kota, termasuk banjir, kemacetan lalu lintas, demo-demo politik maupun buruh, serta wabah-wabah penyakit memorakporandakan sendi-sendi ekonomi dan kehidupan. Dengan memilih core competencynya sendiri seperti Bali atau Jogjakarta, kemakmuran akan tercapai karena fokus. Bagaimana tingkat provinsi atau negara bagian? Contoh yang mudah adalah Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, hampir seluruh ibu kota politik negara bagian, yang saya identikkan dengan provinsi di Indonesia, ternyata juga terpisah dari ibu kota bisnis negara bagian tersebut. Di antara 50 negara bagian, mungkin kurang dari 10 negara bagian yang “terpaksa” menempatkan ibu kota peme-

Mengganggu Pengendara

ASSALAMUALAIKUM para bapak/ lbu pejabat Tegal. Tulung diadakan kawin massal lhe, ya sa orane setahun sepisan lah. Soale q krungu maning, wong kumpul kebo, krungi maning wong selingkuh, trus saiki lagi ungsum sing arane jolang laka kelapane “perawan meteng laka lanange”. Mulane kuwe diadakna kawin massal. Sebenere acara sunat masal, karo kawin masal sukaha tah diadakna kawin massal bae, soale wong ari ora kuat kawinan.wong kuwe ujung-ujunge paling zina. Tapi ari bocah wis gede urung sunat, ko mesti bocahe kerasa isin, adine ko wong tuane sing mbiayai sunate. Terima kasih. 081911664XXX

SAIKI wis ana pemancingan tengah jalan, neng pertigaan Kalikangkung ngetan dalane rusak men, bolonge jero nemen terus yen kena udan ora katon. Bahaya boz lewat mono, kancane aku nganti motor rusak, padahal dalan utama loh ko nyampe kaya kuwe payah nemen sung. 085642991XXX

Dikongkon Medangi Tukang

Nduwe Utek Ora Sih?

Dadi Ora Percaya ASS.. Bapak Kajari Slawi, enyong mbaca Radar rong dina ka dadi ra percaya karo cara kerjane penyidik.. Masa sing ditahan malah supire, kan sing kudu tanggung jawab karo negara pejabat sing terima bansos, angger supir njukut proposal tanpa sepengatahuan Jhn arane maling. Sing ditahan ora keliru? Masa sing tersangka langsung ora ditahan? 087830342XXX

Aja Dadi Jebakan LAMPU bangjo belok kiri mbok ya aja dadi jebakan anyar, tulisane umpetan tulis sing gede lan jelas, belok kiri ikuti syarat lampu atawa belok kiri jalan terus. Suwun. 085747900XXX

Kolom Ngresula Diarsip JARE aku tah portal sing neng prapatan menuju Sawojajar laka artine alias laka gunane, malah ngakibataken wong cilaka tah ya. Ora kandeg ana dibuka ana ditutup, dirubuhna bae endah aja ana korban maning, terus nggo wong-wong dewan yen bisa lan kudu bisa kolom ngresula diarsip nggo bahan kajian, kuwe soale asli suara rakyat peduli tur ora njaluk upah. Sing penting aspirasine bisa nggo wong akeh. Ok bos. 081327033XXX

Ratmaya Urip, pemerhati masalah manajemen dan kebijakan sektor publik serta bisnis. Saat ini fungsionaris Asosiasi Manajemen Indonesia

Jolang Laka Kelapane

Pemancingan Tengah Jalan

DONGE program perbaikan jalan P2KP bener-bener go warga ora seh? Wargane dikongkon medangi tukang, kadang malah ana tambahan pungutan maning dengan alasan untuk nambahi matrial sing kurang, tapi ironis oh neng rumah makan apa neng lamongan, enak sung. Piben kyeh. 081391716XXX

rintahan di kota-kota terbesar di wilayahnya. Misalnya, Alaska di Juneau, Georgia di Atlanta, Hawaii di Honolulu, Colorado di Denver, Massachusetts di Boston, Oklahoma di Oklahoma City, dan Utah di Salt Lake City. Itu berbeda dengan Indonesia. Di sini dapat dipastikan bahwa ibu kota politik suatu provinsi pasti dikangkangi oleh kotakota besarnya, yang sekaligus sebagai ibu kota bisnis/ekonomi dan ibu kota seluruh aktivitas. Akibatnya, segudang masalah pasti akan muncul, termasuk Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, dan sebagainya. Apresiasi perlu disampaikan kepada PT Telkom Tbk dan PT Kereta Api (Persero) yang sudah sejak lama memusatkan aktivitas bisnisnya di Bandung. Juga penghargaan kepada Jaw a P o s y a n g t e l a h m emusatkan aktivitas bisnisnya tidak di Jakarta. Juga apresiasi kepada Citilink (Surabaya) dan PT Merpati Nusantara (Makassar) yang mulai memindahkan pusat pengendalian bisnisnya ke luar Jakarta. (*)

nganggo (numpak) motor maen bablas bae dong lampune abang, tulung ditindak ben ora semrawut. 085742826XXX

MOHON dinas terkait menertibkan PKL yang berada tepat di belokan kiri, di pertigaan depan BRI alun-alun Tegal, karena mengganggu pengendara yang belok menuju arah utara. 08170096XXX

DUGALE Cacaban pan digawe lokalisasi.. Masya Allah bakote nduwe utek karo ati ora sih? 087884966XXX

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

pur- pun tidak berani terlalu dekat dengan garis pantai. Pengalaman telah memberikan data dan fakta bahwa letak kota di tepi pantai telah mengakibatkan sejuta masalah. Contohnya banjir. Banjir terjadi karena daya tampung lahan berkurang lantaran padatnya permukiman atau bangunan yang mengakibatkan resapan air berkurang. Masalah lain di kota yang letaknya di tepi pantai adalah banyaknya penyakit malaria, demam berdarah, dan muntaber. Ini terjadi karena letak kota di pesisir telah menyulitkan drainase sehingga nyamuk sebagai penyebab penyakit mudah berkembang biak. Drainase dapat juga mengaibatkan banjir karena seringnya saluran drainase tertutup sampah. Belum lagi masalah kemacetan lalu lintas karena semakin berkurangnya daya tampung dan daya dukung kota karena kepadatan dan hiruk-pikuk kota karena campur-aduknya fungsi kota sebagai ibu kota politik dan ibu kota bisnis. Infrastuktur kota, khususnya jalan dan drainase, sering rusak karena tingkat keasaman yang tinggi serta ketidakmampuan menanggung beban yang lebih besar daripada kapasitasnya, dan sebagainya. Faktanya, upaya apa pun untuk mengatasi banjir, me-

Maca Ngresulane Enyong Apa Ora Sih?

Pasar Kimpling sing Anyar Sepi PASAR Kimpling sing anyar sepi, karena sering adanya razia polisi wong kampung ana kaya kuwe wedi oh. 081310856XXX

Tidak Dipungut Biaya KAGEM pejabat/pegawe di wilayah Tegal Timur senggane monggo terserah penjenengan “diganti” tidak dipungut biaya, kepriben? Yen ditakoni pira Adm me? 081310124XXX

Wis Sawulan Ora Dibenerna KAGEM Pak Iqbal, dilampoa ledeng nang aku crat-cret, nanging nang ngarepe optik Tegal Aiziz, kulon dalan bocor wis sawulan luwih ora dibenerna piben Pak? 085642828XXX

Tanah Pinggiran Semrawut ASS.. Pak Bupati tulung kae pegawe Dinas Pengairan diomongi, akeh tanggul sing di aku-akui terus dadi pekarangan sing akhire kaline tambah ciut, kaya neng Bumiharja. Trims 085742073XXX

Esih Ungsum Nepotisme PAK Bupati Tegal bisane pan daftar dadi guru bae diangel-angel, padahal sekolahe butuh alesane ana instruksi sekang dinas, barang keluargane dewek mlebu diterima mulus. Priben kiye, jare reformasi birokrasi, daning esih ungsum nepotisme, payah!

081931807XXX

Ora Penak Dalane KEPRIMEN sih, koh dalan SlawiYomani ora nyaman, akeh lubang mbahayakna nemen utamane go sing nganggo motor. Dean Pak Bupati dah ngrasakna ngger balik meng Margasari ya. 081902033XXX

Aja Ujug-Ujug TOLONG go PLN Tegal, dong ana pemadaman apa gangguan mbok ana pemberitahuan, dadine alat-alat elektronik bisa dipateni disit, aja ujugujug. Bayar listrik ya ora tau telat, tapi pelayanane seenake dewek. 081902755XXX

Pasar Lama Diaktifkan Lagi PAK tolong pasar lama diaktifkan lagi, soalnya di pasar bandung yang baru jualan tidak laku. 085842270XXX

23 Tahun Ora Pernah Alus DONGE kiye keprimen Pak Bupati, tak eling-eling awit aku cilik nganti saiki wis umur 23 tahun ning desane aq Tegalandong dalane ora pernah alus, jare lurahe dalane pan diaspal, pan dipaving, gene dienteni ora ana buktine gawe pada ngresula bae, coz pit ontele bane bocor trus yen liwat dalan Tegalandong rokele poll. Tolong ya Pak Bupatine, Pak lurahnya.. dalusi dalan neng Tegalandngnya.. 085727837XXX

Motor Bablas Bae PAK Polantas Yth, nang prapatan Kersana padahal wis ana lampu lalu lintas, tapi kadang ana bae wong sing

Pak Bupati Yth, nyong para pamong dudu moni rewel, sampenyan coba bayangna, angger wayah rendeng kaya kiye pan nggo tuku beras be ora duwe duit, saiki maning beras regane larang nemen. Wis kaya kuwe anak karo mboke mriang kabeh, dongen sampeyan maca ngresulane enyong pa ora sih? Tulung tunjangan pamong dicairna aja diangel angel Pak. Enyong kabeh pada ngenteni endah keluargane enyong bisa mangan. Makasih. 085762670XXX

Tolong Ditindak TOLONG Pak Kapolres Tegal, tolong ditindak polisi sing nakal nang pos polisi bunderan patung Srikandi Slawi. Masa trek luwih muatan kudune ditilang tapi ora, masalahe polisine disawer … pa maning ngongkon uwong gon nampani duit sawerane. 081931773XXX

Lalu Lintas Tidak Nyaman SAYA prihatin jalan di lampu merah PLN menyempit, hanya separo bahkan lampu merah sebelah utara tertutup rapat oleh tenda warung lesehan yang mengakibatkan pengguna lalu lintas tidak nyaman, di mana aparat yang bertugas. Apakah sudah buta atau sudah tidak lagi berani bertindak yang benar?? 087830492XXX

PENGIRIM NGRESULA YANG BERUNTUNG : 1. 2. 3.

081911664553 081911660222 085842225887

Anda mendapatkan Hadiah masingmasing 1 dus Susu Bubuk Kedelai AFIS, hadiah dapat diambil di Harian Pagi Radar Tegal dengan melampirkan fotokopi KTP dan menunjukan no HP anda.

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan satu dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

SELASA, 2 MARET 2010

3

RADAR TEGAL

METRO

WATCH

Menelisik Wisata Andalan Metropolis

Dimasukkan dalam

DBD Mulai Ancam Warga MUSIM penghujan telah datang. Banjir dimanamana. Beragam persoalan kesehatan pun bermunculan. Mulai penyakit kulit, diare, muntaber hingga penyakit lain yang agak gawat: Demam Berdarah Dengue! Sejak Januari hingga bulan ini saja, dilaporkan penyakit yang disebabkan nyamuk Aides Aegypti tersebut telah menelan 46 penderita, bahkan ada satu orang yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut sebagian besar penderita penyakit mematikan itu berasal dari anak-anak. Yang rata-rata usianya dibawah 12 tahun. Mereka juga kekurangan cairan dan trombosit, sehingga mengalami penurunan yang sangat drastis hingga di bawah 100. Mengatasi persoalan tersebut, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah kota?

AGENDA EVEN PROVINSI MESKI secara komparatif memiliki keterbatasan sumber daya alam, Kota Tegal punya banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata rekreatif. Faktor pendukung pariwisata metropolis antara lain, keindahan alam, potensi wisata bahari, bangunan bersejarah, aksesibilitas yang tinggi karena letak geografis yang strategis, hingga berketahanan baik dibidang ipoleksosbud maupun keamanan. Kepala Disporabudpar Kota

Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

SOSIAL

ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

HERMAS PURWADI/RATEG

WISATA BUDAYA - Upacara adat Larung Sesaji menjadi salah satu aset wisata budaya metropolis.

DATA PGOT – Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, Sumito SIP, saat memberikan keterangan dan data hasil razia PGOT.

Diminta Tangani Anjal AGAR keberadaan anak jalanan (Anjal) di Kota Tegal bisa terarah, dan yang terpenting tidak sampai menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) harus melakukan penanganan secepatnya. Untuk penanganan Anjal, Komisi II DPRD Kota Tegal dan Dinsosnaker bakal ‘belajar’ ke Kota Surabaya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo, Senin (1/3) kemarin, mengatakan, selama ini kita selalu dihadapkan

Fostah Ancam Boikot UN TAK adanya kejelasan tentang legalitas formal dari Pemkot membuat Forum Silaturahmi Tenaga Honorer (Fostah) gerah. Karenannya, organisasi tersebut mengancam akan melakukan boikot pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 22 Maret mendatang.

Ini diungkapkan Ketua Umum Fostah Eko Rudiono usai menghadap Wakil Walikota bersama dengan 11 anggota lainnya. Dia mengatakan, kedatangannya ke Wakil Walikota meminta kepastian dari pemkot agar secepatnya mengeluarkan surat pengakuan

sebagai PTT. “Jika dalam waktu satu minggu dari sekarang belum dibuatkan surat itu maka kita akan boikot dalam pelaksanaan UN nanti. Itu akan kita buktikan bila tetap tidak ada kejelasan dari pemkot,” katanya Senin (1/3).

PROGRAM Bebas Asap Rokok

ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

SEMRAWUT – Tarif jasa angkutan taksi di Kota Tegal semrawut lantaran belum menggunakan argo.

Tarif Taksi Semrawut Maret, Pemkot Lakukan Penyeragaman

HERMAS PURWADI/RATEG

DIRESMIKAN - Ruangan bebas rokok yang diresmiklan rektor UPS, kemarin.

BANYAK angkutan umum jenis taksi yang beroprasi di Kota Tegal belum menerapkan standarisasi baku soal tarif. Hal itu disebabkan karena taksi yang beropersi di sini belum menggunakan perhitungan argo. Karenannya, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan

Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan menyeragamkan tarif taksi sesuai aturan berlaku. Rencana ini sudah di rapatkan dengan para pengusaha taksi, Kamis (25/2). Hasilnya, ada kesepakatan untuk menentukan tarif taksi menggunakan argo. Kepala Dishubkominfo Drs Khaerul Huda MSi melalui Kabid Angkutan Jalan dan Keselamatan Jalan Hartoto SIpem mengatakan, sesuai UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan pasal

ke hal 9 kol 1

Dari Pengajian Akbar Rolasan Yayasan Syiarul Islam

Habib Ali Gantikan Walkot dan Gurunya Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kerja bareng antara Yayasan Syiarul Islam, Pemkot Tegal, dan Harian Pagi Radar Tegal ditutup dengan pengajian akbar. Kegiatan tersebut digelar Minggu (28/2) malam di halaman kantor sekretariat Jl KH Muchlas Panggung Tegal Timur. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI MALAM itu terlihat begitu hingar bingar di wilayah Panggung khususnya didekat Masjid Panggung. Nampak ratusan orang berduyun-duyun datang menghadiri puncak perayaan Maulid Nabi ke hal 9 kol 1

CMYK

APBD/APBN baru diangkat pada 2011 nanti. Itu pun dengan seleksi. “Fostah kebingungan lantaran sampai saat ini belum bisa terjawab permasalahannya. Karena kita juga bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan yang ke hal 9 kol 1

RPH Harus Bersertifikat Halal

ke hal 9 kol 5

UPAYA memberi ruang bagi mahasiswa perokok yang tidak mengganggu pemandangan ditempuh Universitas Pancasakti dengan mendirikan ruang areal bebas rokok (Smoking Area). Ruangan munggil yang berlokasi dibelakang fakultas ekonomi atau tepatnya di sebelah timur Fakultas hukum tersebut didirikan atas bantuan pemerintah dalam hal ini Depdiknas Provinsi untuk 20 universitas yang ada di Jawa Tengah. Rektor Prof Dr H Tri Jaka Kartana meresmikan area bebas rokok tersebut Senin (1/3), kemarin. Dalam sambutannya rektor sempat menyentil pihak yayasan agar kedepan bisa lebih menyediakan ruangan bebas rokok yang ukurannya

Wakil Walikota Habib Ali Zaenal Abidin membenarkan adanya 11 orang perwakilan Fostah yang menemuinya. Mereka menyampaikan bahwa hasil rapat Panitia Kerja (Panja) tahun 2010 yang akan diangkat tenaga honorer APBD/APBN. Sedangkan non

ADI MULYADI/RATEG

DUA PERAN - Pada pengajian akbar peringatan maulid nabi, Habib Ali menjadi wakil walikota sekaligus pengisi siraman rohani.

RUMAH Potong Hewan (RPH), Rumah Potong Unggas (RPU) serta warung atau rumah makan dan restoran yang melakukan pemotongan hewan harus mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan kepada konsu m e n s e h i n g g a t i d a k meng konsumsi daging atau makanan olahan yang tidak sehat. Tidak hanya itu, pemotong hewan atau jagalan juga harus mengantongi rekomendasi halal sebelum menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH Abu Khaer Annur mengatakan, rekomendasi halal dari MUI akan berlaku selama dua tahun. Tetapi, sebelum mendapatkan rekomendasi tersebut, akan

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BERSERTIFIKAT – RPH, RPU dan rumah makan harus memiliki sertifikat halal, termasuk tenaga pemotong hewan atau jagalan.

dilakukan uji kelayakan mulai dari pemotong, proses pemotongan, pembersihan hingga

pengemasan ditinjau dari segi agama. Jika layak, maka akan ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

BANTUAN Nelayan Ketapang Terima Bantuan Kipas PEMALANG - Nelayan Desa Ketapang Kecamatan Ulujami menerima bantuan kipas perahu untuk membantu operasional mereka. Bantuan berasal dari APBD tahun 2010 melalui Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP). Sementara aktivitas lelang di TPI Ketapang desa tersebut berjalan normal dengan tarif retribusi lelang disesuaikan dengan perda tentang TPI tahun 2009. Kepala TPI Ketapang H Sumanto SH mengemukakan nelayan yang melakukan lelang di TPI-nya ditarik retribusi seDOK RADAR PEMALANG besar 0,58 persen dari nilai lelang ikan, di Sumanto SH mana tarif retribusinya sebesar 1,45 persen sesuai perda. “Dari jumlah tarif yang ada di perda, nelayan hanya dipungut 0,58 persen dan pedagang ikan 0,87 persen,” kata dia saat menyampaikan klarifikasi terhadap berita Radar edisi 19 Februari kemarin. Sumanto tidak menyangkal adanya pungutan sebagaimana temuan Komisi C DPRD saat berkunjung ke TPI-nya. “Pungutan yang lebih besar dari perda itu bukan dilakukan oleh TPI, tapi oleh KUD dan keterangan tersebut berasal dari masyarakat bukan dari KUD,” kata dia. Sementara saat anggota dewan berkunjung, dirinya tidak berada di tempat kerjanya karena saat itu memang bukan jam kerjanya. Apalagi kunjungan tersebut tidak dilakukan koordinasi sebelumnya. Sementara kegiatan TPI berupa kepedulian terhadap nelayan justru tidak tergali oleh komisi. Padahal melalui DKP nelayan Ketapang menerima bantuan 20 unit kipas kapal. Bantuan ini sangat berharga dan membantu nelayan dalam mengoperasikan mesin perahu. “Nelayan juga dibantu untuk perbaikan MCK di lokasi TPI,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan Komisi C DPRD Pemalang dipimpin Wakil Ketuanya Nurrofiq SAg melakukan kunjungan kerja ke TPI Ketapang. Dalam kegiatan tersebut komisi memeroleh keterangan dari masyarakat mengenai punguta sebesar 6 persen bagi nelayan Ketapang dari nilai lelang ikannya. Sedangkan pedagang ikan terkena potongan 6 persen dan nelayan dari luar Desa Ketapang dipotong 9 persen. (ali)

SOSIAL

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BERPOSE – Anggota Komunitas Motor Jet-Z bersama anakanak PA Karya Mandiri tengah berfoto bersama.

Komunitas Motor Jet-Z Gelar Bhakti Sosial PEMALANG – Pandangan sebelah mata kerap dialamatkan masyarakat pada komunitas atau perkumpulan anak-anak muda. Padahal tidak semua komunitas anak-anak muda identik dengan kenakalan dan sifat-sifat destruktif lainnya. Di samping itu, berkembangnya dunia teknologi yang sejatinya membuat berbagai aktivitas menjadi lebih efektif dan efisien. Akan tetapi pemahaman dan penggunaan teknologi yang salah kaprah, menjadikan angka kenakalan dan kriminalitas terus saja mengalami peningkatan. Hal inilah yang kemudian menginspirasikan Komunitas Motor Jet-Z yang didirikan anak-anak muda di Kabupaten Pemalang tahun 2004 lalu. Membuat gebrakan stereotipe yang kadung melekat pada remaja tersebut dengan mengadakan acara Bhakti Sosial di Panti Asuhan Karya Mandiri Minggu (28/2) kemarin. “Bhakti sosial diadakan untuk menanamkan sikap peduli temanteman kepada sesama,” terang Ketua Komunitas Motor Jet-Z Fahrul Rahman Zaelani kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, Komunitas Jet-Z kebanyakan remaja yang tengah menempuh pendidikan di tingkat SMP dan MTs. Ada juga beberapa anggotanya yang dari SMA, di mana secara keanggotaan hingga Februari 2010 terdapat sekitar 60-an anggota. Komunitas Jet-Z selain mengadakan event-event free style dan turing, juga rutin setiap tahun mengadakan kegiatan sosial. Diselenggarakannya bhakti sosial sendiri sebagaimana dikemukakan Fahrul, bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antar sesama anggota dan menanamkan kepedulian sosial. Yakni sekaligus menghapus kesan dan stereotipe yang melekat pada komunitas motor pada umumnya. “Komunitas motor tidak selalu dan selamanya happy-happy, tetapi juga peduli antar sesama,” kata dia didampingi pembina komunitas Budi Sipit kepada Radar. Dalam kegiatan bhakti sosial kemarin, selain menampilkan kebolehannya bermain musik, anggota komunitas juga mengajak anakanak panti asuhan berkolaborasi. Tanpa canggung-canggung, anakanak panti asuhan Andreas Setiawan pun menyatu dengan dalam alunan musik nan padu. Setelah beberapa anak band “unjuk gigi”, Komunitas Jet-Z akhirnya menyerahkan bantuan kepada pengasuh PA Karya Mandiri Andreas Setiawan secara simbolis. Bantuan senilai 2 juta tersebut, diberikan langsung Ketua Komunitas Motor Jet-Z Fahrul Rahman Zaelani. Yakni berupa sembako, mie instan, buku, dan pakaian pantas pakai. “Terima kasih banyak kepada rekan-rekan dari Komunitas Motor Jet-Z Pemalang,”ucap Andreas Setiawan. (cw2)

Cleaning Service RSUD Mogok Kerja Tuntuk Kenaikan Upah PEMALANG – Puluhan pekerja cleaning service Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M Ashari Pemalang dibawah penggelolaan PT Cika Asia Jaya Abadi, Senin (1/3) menggelar aksi demo. Aksi itu dilakukan dengan melakukan mogok kerja, yang mereka lakukan untuk menuntut adanya kenaikan honor. Setiap harinya puluhan karyawan cleaning service di RSUD Dr M Ashari Pemalang mulai pekerjaannya sekitar pukul 07.00 WIB. Namun pada Senin (1/3) kemarin mereka nampaknya telah sepakat untuk menggelar aksi mogok kerja. Dengan bergerombol dan hanya duduk-dukuk di depan RSUD, mereka lakukan untuk menyikapi kebijakan penggelola yang dianggap kurang memperhatikan nasib dan kesejaheraan para karyawannya. Aksi yang mereka lakukan sempat mengundang perhatian para pengunjung rumah sakit. Karena meski sudah mulai jam kerja, namun mereka tidak segera melakukan aktivitasnya, mereka hanya duduk-duduk saja. Berdasarkan keterangan salah satu karyawan claening service, aksi yang dilakukan bersama-teman itu untuk menuntut hak-hak karyawan. Yaitu soal upah yang dinilai tidak sesuai dengan standar Upah Minimum Kabupaten (UMK). Semula upah yang diterima karyawan hanya sebesar Rp 630 ribu/rbulan. Dan besarnya upah tersebut tidak sesuai UMK. Oleh karena itu pihaknya bersama teman-temannya sepakat untuk melakukan akis mogok kerja.

“Upah yang saya terima itu tidak sesuai UMK, padahal sesuai perjanjian kerja para karyawan setiap bulannya akan diberi honor sebesar RP 675, namun kenyataannya tidak,” kata salah satu karyawan yang minta namanya untuk tidak sebutkan. Setelah aksi mogok kerja yang mereka lakukan kurang lebih 1 jam, semua karyawan yang melakukan mogok kerja diajak untuk berdialog di kantornya di Jalan Jenderal Gatot Subroto, tepatnya di Kelurahan Bojongbata Pemalang. Dengan berbagai persoalan terkait tuntutan kenaikan upah, akhirnya pihak penggelola karyawan cleaning service memenuhi tuntutannya dan sepakat akan memberikan upah sesuai UMK. Pengelola cleaning service, PT Cika Asia Jaya Abadi Tarto ketika dikonfirmasi belum dapat diperoleh keterangan, karena sedang tidak ada di tempat. Sementara Direktur RSUD Dr M Ashari Pemalang Dr Humartono menjelaskan terjadinya aksi para karyawan cleaning service itu setelah pihaknya melakukan klarifikasi dengan pihak penggelola. Di mana ada kesalahpahaman, yang dilakukan karyawan. Humartono menegaskan kesalahpahaman yang barus saja terjadi dan memicu cleaning service mogok kerja, jika tidak segera diselesaikan pihaknya akan memutus hubungan kerja dan akan memberikan sanksi kepada pihak penggelola. Karena dengan kejadian itu sangat merugikan bagi rumah sakit, khususnya para pasiennya. “Kami telah melakukan klarifikasi dan persoalan itu alasannya akibat adanya kesalahpahaman karyawan saja,” tandasnya. (mg1)

Berenang di Kali Mainan Favorit Kedua setelah Layang-Layang PEMALANG – Datangnya musim hujan adalah keberkahan bagi para petani, karena mereka bisa kembali beraktivitas di sawahnya setelah sekian lama kering. Namun kebahagiaan para petani sangat kontras dengan anak-anaknya dalam menyambut musim yang sama. Bila ayahnya “tersenyum” karena dengan begitu sawahnya bisa dibajak dan ditanami padi, namun bagi anak-anak musim hujan adalah berenang disungai atau kali. Hal ini seperti terlihat di Kali Dukuh Glintang Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang Rabu (24/2) lalu. Di mana puluhan anak-anak yang rata-rata berusia belasan tahun, memanfaatkan aliran air di kali tersebut untuk berenang. “Hampir setiap hari mas saya jeburan (berenang; red) di sini sama teman-teman,” ujar Rendi (11) mewakili 12 teman-temannya kepada Radar. Dikatakan dia, berenang di kali selama ini dilakukannya sehabis pulang sekolah, yakni antara pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Kecuali hari Minggu, karena pada hari itu adalah hari libur sekolah. Sehingga dengan leluasanya Rendi bisa menikmati keruhnya Kali Dukuh Glintang sejak pukul 10.00 WIB. Selain mengasyikkan, baginya berenang di kali adalah permainan favorit kedua setelah bermain layang-layang. Mereka akan mengajak temantemannya secara bersama-sama

sepulang sekolah. Karena bila bermain dengan sedikit teman, tidak ramai dan tidak heboh. “Kalau cuma satu dua teman, males aja,” ungkap anak lain, Anto (11). Lebih lanjut bocah berkulit sawo matang ini menuturkan, beberapa permainan di Kelurahan Bojongbata kini sudah “ada harganya”, karena sedikitsedikit mengeluarkan uang. Padahal jatah uang saku sekolah tidak bersisa saat pulangnya, karena untuk dibelikan jajan semua selama sekolah. Sedangkan untuk uang jajan di rumah, orang tuanya ratarata tidak bisa memberikannya. Kalaupun diberi, biasanya sedikit saja sehingga tidak cukup untuk membayar ke kolam renang. Namun begitu, bocah-bocah ini kepada Radar menuturkan bahwa ia mempunyai rumus jitu untuk mendapatkan uang dari orang tuanya. Yakni dengan menangis atau ngambek makan. Dengan begitu orangtuanya akan merasa kasihan dan memberinya uang. “Kalau tidak begitu, ga bakalan dikasih,” tandas dia. Kebahagiaan bocah-bocah asal Kelurahan Bojongbata ini akan terus berlaku, sejalan dengan kebahagiaan para petani dalam memelihara hingga panen padinya yang diperkirakan Maret mendatang. Kebahagiaan yang tidak terukur nilainya. Bagi mereka, kotornya air adalah nomor dua, karena yang penting bisa melampiaskan keinginannya berjebur-jebur ria di Kali Dukuh Glintang. (cw2)

AGUS P/RADAR PEMALANG

KEMBALI BEKERJA – Cleaning service RSUD Dr M Ashari mulai melakukan pekerjaannya kembali setelah tuntutan kenaikan upah dipenuhi pihak penggelola.

Petani Jadi Resah DATANGNYA musim hujan pada Oktober lalu disambut antusias oleh petani. Maklum saja, musim kemarau sebelumnya membuat para petani tidak bisa mengolah sawahnya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terpaksa pinjam sana-sini karena stok gabahnya telah habis. Namun kegembiraan petani akan datangnya musim hujan, ternyata tidak berlangsung lama. Karena dua bulan datangnya musim hujan, kini mulai “dat-nyang” alias tidak menentu. Padahal padi yang ditanaminya petani tersebut membutuhkan suplai air yang cukup, agar padi dapat berbuah dan bisa dipanen hasilnya. “Kalau hujan tidak lancar, air irigasi secara otomatis akan berkurang. Saya khawatir akan mempengaruhi hasil panenan,” ungkap salah satu petani di Desa Danasari, Surono kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, tanaman padi membutuhkan waktu setidaknya satu bulan lagi, agar bisa dipanen. Akan tetapi dengan ketidakmenentuan cuaca belakangan, membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa melainkan pasrah saja. Kekhawatiran penggarap sawah di pesisir pantai seperti Surono, diamini juga oleh sebagian petani di Widuri dan Lawangrejo. Kardi misalnya, warga Widuri ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Di mana pergantian musim yang dulunya dapat berjalan secara baik (rutin), namun kini tidak lagi. ”Hujan memang masih terjadi, namun jarang-jarang sehingga saya takut hasil panenan tidak maksimal,” keluh

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BENAHI PINTU – Beberapa petani tengah membetulkan pintu air agar dapat mengatur air dengan baik.

dia. Pemanasan global atau belakangan marak disebut sebagai global warming, dampaknya memang sangat terasa di Kabupaten Pemalang. Terutama bagi ribuan hektar sawah milik petani. Karena mereka tidak bisa mengolah sawahnya untuk memproduksi padi secara maksimal. Dengan intensitas hujan yang jarang, membuat para petani bukan saja terkecoh.

Akan tetapi juga menjadikan generasi penerusnya di bidang pertanian semakin berkurang. Mereka lebih mengandalkan mata pencaharian di bidang lain untuk menghidupi diri dan keluarganya. Sementara berdasarkan informasi, puncak musim penghujan ini terjadi pada bulan Februari. Sedangkan bulan-bulan berikutnya hujan bisa saja tidak menentu. Bahkan bisa berkurang sama sekali. (sumitro)


METROPOLIS

SELASA 2 MARET 2010

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal

(0283) 343399

Waspadai Flu Burung Januari-Mei Puncak Penyebaran BEBERAPA kasus positif flu burung yang menyerang ayam milik warga membuat masyarakat harus tetap waspada. Berdasarkan data yang ada di Dislatan Kota Tegal. Penyebaran virus H5NI ini akan memasuki puncak antara Januari hingga Mei dimana pada bulan tersebut terjadi perubahan cuaca. drh Liza Atikah, Tim PDSR Dislatan Kota Tegal menga-

PELABUHAN

takan, penyebaran flu burung di Kota Tegal masih sebatas pada unggas, khususnya ayam. Tetapi, untuk meminimalisasi penyebaran flu burung, pihaknya menghimbau kepada warga untuk tetap waspada. Langkah dini dengan melaporkan kepada RT atau RW setempat jika melihat ayam atau unggas yang mati mendadak merupakan salah satu pencegahan yang efektif. Pembuangan bangkai ayam misalnya, tidak bisa begitu saja dibuang ke sungai atau tempat

sampah. Ayam yang mati mendadak dengan cirri kulit berwarna biru serta mengeluarkan ledir dari mata, hidung dan mulut harus dibakar sebelum dikubur. Daerah umnbaran ayam yang terkena flu burung juga harus diisolasi. Langkah tersebut dilakukan agar tidak menular kepada ayam yang ada di sekitarnya. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat khsusnya pemilik ayam yang terkena flu burung untuk dimusnakan. Selanjutnya, pihaknya akan

melakukan penyemprotan dengan menggandeng Dinas Kesehatan sehingga penyebaran flu burung bisa ditekan seminim mungkin. “Bulan-bulan ini adalah bulan yang rawan flu burung karena terjadi perubahan cuaca yang cukup signifikan,” katanya. Untuk memberikan masukan kepada masyarakat, pihaknya juga melakukan komunikasi informasi dan edukasi sehingga penyebaran flu burung bisa ditangani dengan cepat. Anggapan warga yang takut jika

Derita Ilham Terhenti di RSUI Harapan Anda Pasien Megacollon Congenitial Dioperasi

M SAEKHUN/RATEG

TINJUA PELABUHAN TEGAL - Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, didampingi instansi dilingkungan Pemkot, GM Pelindo Cabang Tegal, Danlanal Tegal, Adpel dan elemen masyarakat saat meninjau aktivitas pelabuhan.

Pemkot Harus Gandeng Investor MENYIKAPI statemen Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak yang belum memastikan akan menggandeng Pelindo atau investor dalam realisasi pembanguan pelabuhan niaga disikapi Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Hikmat). Agar pembangunan pelabuhan niaga bisa cepat terwujud, maka Pemkot harus menggandeng investor bukan Pelindo. Sebab, investor lebih mudah dan cepat dalam proses penyertaan investasi. Ketua Hikmat Kota Tegal H Wardjo Rahardjo, Senin (1/3) kemarin, mengatakan, untuk pembangunan pelabuhan niaga pihaknya berharap Pemkot menggandeng investor, bukan Pelindo. Selain karena investor lebih mudah, karena pembangunann tidak perlu bertahap, tapi perencanaan dan pembangunannya bisa secara langsung dengan jangka waktu sesuai kesepakatan dan perencanaan. Dengan menggandeng investor, sistemnya bisa lebih mudah dengan cara bagi hasil. Sedangkan kalau dengan Pelindo, karena sifatnya perseroan maka harus adan proses administrasi dan pembangunannya dengan cara bertahap. Dengan anggaran yang cukup banyak, maka kalau pembangunan pelabuhan menggandeng Pelindo mungkin tidak bisa selesai dalam jangka waktu 2 sampai 3 tahun. “Kami yakin Pelindo profesional dalam mengelola pelabuhan, karena teruji dan banyak mengelola pelabuhan. Tapi kami rasa bukan berarti pihak swasta dan investor tidak mampu, karena dengan berani menawarkan jadi investor, maka yang bersangkutan sudah siap dalam hal pengelolaanya,” kata Wardjo. Dijelaskan Wardjo, dengan adanya tiga investor yang telah menyatakan kesiapannya, maka Pemkot harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Namun pihaknya berharap keberadaan Pelabuhan Niaga yang akan dibangun Pemkot jangan sampai mematikan pelabuhan yang ada. Sehingga keduanya bisa berjalan bersama, untuk membesarkan pelabuhan Kota Tegal. “Kalau secara lokasi, pelabuhan niaga di Kota Tegal sangat strategis. Sehingga sangat layak, kalau banyak investor yang melirik,” jelasnya. Sebelumnya, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, mengungkapkan, walaupun masih sebatas rencana, tiga investor yang bearasl dari Jakarta, Timur Tengah dan China sudah menyatakan kesiapannya menjadi investor pembangunan Pelabuhan Niaga Kota Tegal. Untuk proses pembangunan pelabuhan niaga tersebut, saat ini Pemkot sedang melakukan lobi ke Dirjen Perhubungan Laut. Untuk menyiapkan program Tegal Maritim pada tahun 2013 mendatang, Pemkot mulai saat ini telah menyiapkan sarana dan prasarananya, salah satunya adalah pembangunan pelabuhan niaga. Pelabuhan ini tidak akan mengganggu aktivitas Pelabuhan Tegal yang dikelola Pelindo yang mulai ada aktivitas bongkar muat kayu dari Kalimantan. Namun keberadaanya akan saling mendukung, sehingga kebeardaanya bisa menjadi daya tarik atau maghnet Kota Tegal. “Kami belum memastikan, apakah pembangunan pelabuhan niaga akan bekerjasama dengan Pelindo atau investor. Tapi untuk investor, saat ini sudah ada tiga yang siap. Mereka berasal dari Jakarta, Timur Tengah dan China. Namun untuk pembangunannya pasti, dan kami berharap pada tahun 2013 sudah terwujud,” ungkap Ikmal. (hun)

HERMAS PURWADI/RATEG

TAK BISA BUANG KOTORAN - Ilham harus menahan sakit akibat perutnya kian membesar. Perutnya itu berisi kotoran dan hampir setahun lamanya tak bisa dibuang.

Jaringan Togel Terbongkar MARAKNYA judi nomor buntutan berupa toto gelap (togel) yang belakangan ini merebak dilorong- lorong kota terbongkar. Kali ini Unit Resmob dan Unit II Satreskrim selama sepekan mampu melakukan pengerebekan perjudian itu ditiga lokasi berbeda. Bermula dari pengerebekan yang dilakukan di Kelurahan Debong Kulon Kecamatan Tegal Selatan petugas meringkus trio pengepul togel. Kapolresta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat reskrim AKP Willer Napitupulu SE menyatakan trio pengepul judi buntut yang mengacu balapan kuda Singapura itu adalah Slamet (37) warga RT 03 RW 03 dengan membawa uang titipan pemasang sebesar Rp 70.000. “Dua lainnya masing-masing Suwarno (50) dengan membawa uang titipan Rp 66.000, dan Sunarto (50) yang membawa uang titipan Rp 50.000,” terangnya, Senin (1/3). Dari keterangan ketiga pelaku ini pihaknya terus mengem-

HERMAS PURWADI/RATEG

DIGELAR - Hasil tangkapan jaringan togel diperiksa di ruang Kasat Reskrim, kemarin.

bangkan penyidikan untuk menemukan bandarnya. Pengembangan penyidikan untuk menemukan sang bandar menemui titik terang. Hal ini setelah petugas berupaya melakukan pengerebekan di sebuah warung rujak Jalan Abimanyu Kecamatan Tegal Timur akhir pekan kemarin.

“Dalam pengerebekan kali ini kita berhasil menangkap satu pengepul bernama Samsudin alias Alex (46). Dari tangan dia kita amankan uang milik pemasang sebesar Rp 117.000 dan sebuah ponsel merk Nokia. Dan malam harinya tak jauh dari lokasi Unit Resmob berhasil menangkap bandar. (her)

Andalkan Pemasaran dari Mulut ke Mulut

LAPORAN: R GUNAWAN SUARA desingan mesin jahit siang itu masih terdengar di Rakha Collection Tegal. Usaha rumahan yang membuat aneka tas, bunga kertas, bordiran hingga beragam busana muslim kini hanya menyisakkan seorang karyawan.

Soeyuji Ningrum, pemilik Rakhma Collection mengatakan, usaha rumahan yang dijalani kini hanya bisa bertahan dan mengandalkan pesanan pelanggan. Padahal, aneka tas hingga border dijual hanya murah antara Rp 7.500 hingga di atas Rp 100 ribu, tergantung bahan baku dan tingkat kerumitan. Minimnya pameran serta bapak angkat yang bisa menyalurkan kerajinan miliknya membuat dia mengerjakan semuanya hanya dengan dibantu seorang karyawan. Untuk bisa memasarkan produknya, dia terpaksa menjual dengan system tempo alias dicicil hingga beberapa kali. Strategi tersebut ternyata cukup ampuh, sejumlah ibu-ibu pengajian, PKK dan arisan mulai mengenal berbagai kerajinan tangan buatannya. Meski harus menunggu beberapa bulan untuk mendapatkan keuntungan. Dia merasa puas karena usaha sekaligus hobi yang digelutinya bisa bertahan

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

MATI SURI – Industri rumahan di Tegal terus tergerus usaha sejenis yang diproduksi masal oleh pabrik.

hingga sekarang meski dalam kondisi pas-pasan. “Kalau dijual kontan, maka

MASIH ingat derita balita dengan perut membuncit akibat penyakit bawaan yang bersarang diusus besarnya? Putra semata wayang pasangan buruh tani Rohidin (33) dan Maysaroh (23) warga Desa Cilakar Kelurahan Pangebatan Kecamtan Bantarkawung itu harus menahan sakit akibat kian membesarnya perut yang berisi kotoran itu hampir setahun lamanya. Tim medis RSUI Harapan Anda lewat operasi tahap II berhasil mengakhiri derita bocah berusia 1,5 tahun tersebut. Pasangan muda kurang mampu tersebut awalnya tak menyangka derita yang dialami anak semata wayangnya Muhammad Ilham Maulana, bisa teratasi. Maklum untuk bertahan hidup saja, pasangan ini harus banting tulang mengais rupiah dengan menjalankan profesi buruh dan tenaga serabutan. Lewat program RSUI Peduli Kasih akhir tahun lalu, Ilham menjalani operasi tahap awal dengan dibuatkannya saluran pembuangan disamping perut sebelah kanan. Tim medis RSUI Harapan Anda melalui dokter yang menanganinya yakni Dr HM Irawan SpB terkuak “megacollon cogenitial” yang disandang Ilham tergolong penyakit bawaan yang bersarang diusus besar. “Pasien penyandang penyakit ini selalu mengeluh

akibat tidak bisa buang air besar padahal dia mempunyai anus. Akibatnya perut kian lama kian membuncit dan membesar akibat endapan kotoran yang tidak bisa keluar,” terangnya. Paska tiga bulan menjalani operasi tahap awal, enam bulan berilkutnya Ilham menjalani operasi definitif atau operasi yang sesungguhnya. Di operasi yang keduanya itu tim medis berupaya membuang usus besar yang sakit dan mengandengnya dengan usus besar yang sehat kebagian bawah. “Usus besar yang ada ditubuh pasien itu mengalami penyempitan dibagian tengah. Ini yang membuat kotoran dari tubuh pasien tersumbat dan tidak bisa tersalur kebagian anus. Usus yang tidak sehat itu telah kita potong, dan kita sambungkan dengan bagian usus yang sehat dibagian bawah.,” katanya. “Indikator keberhasilan operasi yang kami jalankan saat ini adalah pasien sudah bisa membuang kotorannya lewat bawah atau anus,” imbuhnya. Dia mengakui saat ini pasein tinggal menunggu proses perawatan penyembuhan luka bekas operasi, dan siap untuk diperbolehkan meninggalkan rumah sakit. Direktur RSUI Harapan Anda Dr Shahabiyah MMR melalui humasnya Said Basalamah berharap paska operasi definitif ini pasien bisa kembali hidup normal layaknya bocah diusianya yang saat ini menjalani masa bermain dan pengenalan lingkungan. (hermas purwadi)

Bantuan Pemerintah Dikucurkan Bertahap

Usaha Rumahan Kota Tegal Mati Suri Sejumlah usaha bersakala kecil dan menengah atau rumahan di Kota Tegal terus tergerus. Kehadiran produk pabrikan membuat berbagai usaha mulai border, anyaman hingga pembuatan aneka tas secara manual nyaris tidak terdengar lagi gaungnya. Bagaimana mereka bertahan dalam situasi seperti tersebut?

lingkungannya dicap sebagai endemis flu burung juga harus dihilangkan. Jika ada laporan, bukan hanya kandang ayam atau unggas yang disemprot. Wilayah sekitar hingga cakupan RT atau RW akan disemprot dengan desinfektan secara gratis. Yang terpenting, lanjutnya, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Jika ada ayam mati mendadak, segera laporkan,” katanya mengingatkan. (gun)

pembeli akan memilih membeli di took atau mall, meskipun harganya lebih mahal,” kata-

nya. Hal senada diungkapkan Wiwin, menurutnya, kerajinan bordiran yang ditekuninya sejak delapan tahun silam terus terpuruk. Kini dia hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut sehingga dalam beberapa tahun terakhir belum ada satupun pesanan dalam jumlah besar. Tetapi, dia mencoba tetap eksis dan sesekali menawarkan aneka border yang bsia dipadukan dalam berbagai busana ke sejumlah instansi untuk menggaet pembeli. Menurutnya, munculnya kerajinan sejenis yang diproduksi secara massal oleh pabrik sangat berdaampak terhadap usahanya. Saat ini, jelasnya, masyarakat lebih memilih gengsi dengan membeli di mall dan sebagainya dibandingkan di usaha rumahan seprtim miliknya. Kondisi tersebut membuat usahanya jalan ditempat. “Sudah saatnya kami diikutkan dalam pameran dan sebagainya sehingga kerajinan di Tegal tidak punah,” terangnya. (*)

HASIL konsultasi Komisi II DPRD Kota Tegal ke Departemen Pekerjaan Umum (PU), terkait kepastian bantuan dari Pemerintah Pusat melalui APBN 2010 sebesar Rp 43 miliar ternyata dicairkan secara bertahap. Pada tahun 2010 bantuan dari pemerintah pusat untuk PDAM tiga daerah, yakni Kota dan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes hanya Rp 6 miliar. Kekurangannya, akan dicairkan setelah DED yang dibuat PDAB Jawa Tengah selesai dan diserahkan. Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal Kusnendro ST, saat dikonfirmasi, mengatakan, pada prinsipnya bantuan dari pemerintah pusat untuk peningkatan volume air PDAM ada, tapi pada tahun 2010 jumlahnya bukan Rp 43 miliar. Tapi hanya Rp 6 miliar, itupun peruntukannya bukan hanya untuk PDAM Kota Tegal. Tapi untuk PDAM tiga daerah, yang dikoordinatori PDAB Jateng. “Sebenarnya yang mengajukan PDAM Kota Tegal, karena bantuan tersebut untuk

sumber air baru. Sedangkan Kota Tegal tidak memiliki sumber air, sehingga bantuanm tersebut untuk tiga daerah yang dikoordinatori PDAB Jateng. Sedangkan besarnya bantuan, sesuai keterangan dari Dirjen yang kami terima tidak pasti Rp 43 miliar. Tapi bisa lebih, tergantung dengan DED yang diajukan,” kata Kusnendro. Dijelaskan, karena sudah ada kepastian soal bantuan dari pemerintah pusat, walaupun pada tahun 2010 hanya Rp 6 miliar, dan peruntukannya untuk tiga daerah. Tapi pihaknya minta agar PDAM menyusun draf Raperda, yang mengatur soal penyertaan modal dari pemerintah daerah, seperti yang dilakukan PDAM Banjarmasin. Sedangkan besaran penyertaan modal sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, dan bisa dilakukan setiap tahun. “Keberadaan Perda penyertaan modal, disamping Perda soal pengelolaan PDAM sangat dibutuhkan. Pemkot bisa memberikan penyertaan modal, dan itu sah karena ada dasar hukumnya,” katanya. (hun)


BREBES & BUMIAYU

6

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

Persimpangan Jalan Disurvei BREBES - Untuk merumuskan dan mengidentifikasi persoalan perhubungan dan lalu lintas darat, utamanya di simpangan jalan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Brebes melakukan survei dan evaluasi kinerja persimpangan di tiga titik persimpangan strategis di Kota Brebes, Senin (1/3). Kadihubkominfo Kabupaten Brebes Suprapto melalui Kasie Pengawasan dan Pengawalan Lalu lintas, Anis Farid di lapangan mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mengukur kinerja simpangan dan pemanfaatan kapasitas persimpuangan secara efektif dan efisien. “Ini untuk identifikasi permasalahan simpangan, solusi

LINTAS

dan rekomendas yang mungkin dituangkan dalam kebijakan,” ujarnya. Di antara item yang diteliti, tambah Anis, keselamatan berlalu lintas di persimpangan dan penghematan waktu tempuh kendaraan, menghitung arus kendaraan yang keluarmasuk dari simpangan serta pengukuran geometrik. “Selain itu dilakukan pula pengukuran kecepatan sesaat, dan pendataan antrian kendaraan di lengan persimpangan lalu lintas,” ujarnya. Hasil dari kegiatan ini, lanjut Anis, akan dianalisis lebih lanjut dan menjadi rekomendasi untuk meningkatkan kinerja lengan persimpangan. “Jika memungkinkan, hasilnya bisa jadi pijakan penuangan kebijakan,” pungkasnya. (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

PANTAU PERSIMPANGAN- Petugas tengah memantau persimpangan jalan raya untuk identifikasi masalah dan perumusan solusinya.

Nikah Siri, TNI Gadungan Ditangkap ISMAIL FUAD/RATEG

GOTONG ROYONG- Warga tengah gotong royong membangun musala.

Peringati Maulid Nabi, Warga Gandasuli Gotong Royong Rehab Musala BREBES – Selain menyelenggarakan pengajian umum, momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi masyarakat Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes juga mengadakan gotong royong merehab Musala Muqorobin di lingkungan RT 03 RW 04. Kegiatan rehab musala dilakukan, kemarin. Gotong royong difokuskan dengan merehab sarana tempat wudlu dan kamar kecil yang kondisinya terlalu sempit dan belum memenuhi syarat untuk tempat bersuci sebelum melaksanakan salat. Musala Muqorobin sudah dibangun sejak 20 tahun silam. Ketua Pengurus Musala Muqorobin H Wahyudi mengemukakan, dana rehab musala dihimpun dari swadaya jamaah tahlil Muqorobin dan sumbangan sukarela para donatur dari masyarakat dan pejabat. “Kami berharap rehab fasilitas tempat wudlu dan kamar kecil bisa diselesaikan dalam waktu singkat mengingat sarana tersebut sangat dibutuhkan jamaah,” ujar dia. Wahyudi juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang sudah ikut berpartisipasi dengan memberikan sumbangan untuk rehab sarana ibadah baik berupa finansial maupun material seperti semen, pasir batu bata maupun keramik. Harapannya sumbangan dari para donatur bisa diterima Allah SWT. (cw1)

Bermodal Pistol Mainan BREBES - Dengan mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Lettu Inf, Nuryadi (35), warga Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara berhasil mengelabui Laila (37) warga Desa Slatri Kecamatan Larangan untuk diajak nikah siri. Buruh panggul pelabuhan

Tanjung Priok itu ditangkap tim gabungan Subdenpom Brebes dan Unit Intel Kodim 0713 Brebes, Minggu (28/2) di kediaman istri sirinya. Penangkapan berawal dari laporan keluarga Lailia yang curiga terhadap keabsahan pelaku sebagai anggota TNI. Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Jajat Sudrajat melalui Pasi Intel Kapten Inf Suhut mengatakan, pelaku berhasil dibekuk

ABIDIN ABROR/RATEG

DIJUAL KELILING - Seorang pengendara motor menyalip gerobak yang membawa lemari untuk dijual keliling.

Berlangsung Tertutup, Pejabat dan Mantan Pejabat juga Bungkam

LAPORAN: ABIDIN ABROR Sejak mencuatnya kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kabupaten Brebes, sedikitnya sudah dua kali tim KPK datang di Kabupaten Brebes. Pertama berlangsung sekitar September 2009, dengan mengundang sejumlah mantan anggota wakil rakyat, periode 2004-2009. Pemeriksaan berikutnya berlangsung kemarin, dengan mengambil tempat lantai dua Mapolres Brebes.

Kehadiran institusi pembrantas korupsi, yang paling ditakuti di negeri ini, sempat membuat keder para pejabat setempat. Sempat muncul pertanyaan, kalau memang tidak salah kenapa takut. Yang takut itu orang-orang yang bersalah. Kalau memang tidak korupsi, lalu kenapa harus sakit segala. Bahkan sampai depresi berat. Demikian suara yang mencuat. Perhatian masyarakat terhadap kasus ini sangatlah besar. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang muncul, siapa itu pejabat yang bakal ditahan. Siapa lagi, kapan disidangkan, kenapa sampai lama begini, dan masih banyak lagi pertanyaan. Besarnya perhatian masyarakat, sehingga dari pers baik cetak serta elektronik, berkewajiban meliput acara pemeriksaan. Karena pemeriksaan itu berlangsung tertutup, sehingga informasi yang didapat wartawan itu sangatlah terbatas. Hanya memberitakan siapa itu

(BIN). Ia juga mengaku sebagai anggota TNI bernama Teguh Nuryadi berpangkat Lettu Inf Mabes TNI AD. Asal kesatuan Divisi Kostrad 328, lulusan PK 4 Panorama 7 tahun 1999. Adapun jabatan yang disandang BIN bagian lapangan. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku memiliki kartu anggota TNI palsu, dan tas berlogo TNI. Pelaku juga mempunyai foto dengan seragam PDH dan

PDL TNI AD berpangkat Lettu. “Semuanya sudah kami amankan sebagai barang bukti,” tandasnya. Menurut Suhut, pelaku sudah lama diincar. Setelah diproses, pelaku diserahkan ke Subdenpon dan selanjutnya diserahkan ke Polres Brebes. Sebab, pelaku merupakan warga sipil. “Sekarang pelaku sudah kami serahkan ke Polres,” terangnya. (cw1)

Hari Ini, Himasal Brebes Dilantik

Dari Pemeriksaan KPK di Kabupaten Brebes

Selama tiga hari Senin (22/2) - Rabu (24/2), tim Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK), melakukan serangkaian pemeriksaan pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Brebes. Lalu apa yang menarik?

tim gabungan saat pulang ke rumah istrinya, Lailia (37), yang dinikahi siri, di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes. “Setelah kami cek, ternyata pelaku anggota TNI gadungan dan langsung diamankan ke Makodim,” ujarnya. Dalam aksinya, lanjut dia, ia mengaku menjadi anggota TNI, bermodal pistol mainan jenis col dan berseragam mirip anggota Badan Intelejen Negara

nama pejabat yang diperiksa, jam berapa datang, seri mobilnya berapa. Hanya sebatas itu. Lebih jauh dari itu tentu sangatlah sulit, apalagi mereka yang dimintai keterangan rata-rata menolak saat dikonfirmasi media. Mereka enggan buka suara, termasuk materi apa saja yang ditanyakan mereka enggan memberikan jawabannya. Bahkan, Selasa (2/3), ang-

gota DPRD Kabupaten Brebes Karsono tetap enggan berkomentar. Saat ditanyakan bagaimana, dengan hasil pemeriksaan selama tiga hari, dan dia pilih diam. “Wong sudah tahu kok tanya,” kata Karsono, saat ditemui di ruang Komisi IV. Diperoleh informasi, untuk makan minum dari pada anggota KPK tidak bisa sembarangan. Dikirim khusus. (*)

DOK.RATEG

MENUNGGU - Sejumlah wartawan terpaksa duduk-duduk menanti hasil pemeriksaan.

BREBES- Sebagai upaya merekatkan silaturokhmi antar alumni Santri Pesantren Lirboyo, Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Kab. Brebes akan mengadakan Silaturohmi Alumni dan Pelantikan. “Untuk mengukuhkan kepengurusan, PC Himasal Brebes besok (2/3) akan melakukan prosesi pelantikan,” papar Ketua Panitia Silaturohmi dan Pelantikan Himasal KH Mulyani HBS di Bulakamba, Senin (1/3). Mulyani menerangkan, silaturohim dan pelantikan akan dipusatkan di halaman Madrasah Diniyah Al Falah Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. “Ketua Umum Himasal Pusat KH Abdul Khalim Mustofa yang akan

melantiknya,” papar Mulyani. Mereka yang dilantik, lanjutnya, adalah Kepengurusan Periode tahun 2010-2015 hasil Konferensi Cabang pada 13 Januari 2010 lalu di Siandong Larangan Brebes. Sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Himasal periode 2010-2015 Kabupaten Brebes KH Mulyani dan Sekretaris Umum Ahmad Sururi. Silaturohmi dan pelantikan, sambung Mulyani, selain bakal dibuka Bupati Brebes H Indra Kusuma SSos, juga akan dihadiri pengasuh Ponpes Lirboyo KH Kafabihi Mahrus dan KH Idris Marzuki. Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PBNU KH Mustofa Aqil akan memberikan

tausiyah pada lebih dari 1500 Alumni Santri Lirboyo Kediri tersebut. Mulyani menambahkan, tujuan dibentuknya Himasal Cabang Brebes selain untuk menjalin tali ukhuwah juga untuk menghindupkan nilai-nilai pesantren salaf. “Minimal, Himasal akan memberikan sumbangsih pada peningkatan tata nilai peradaban yang khasanah,” tandasnya. Semua itu, imbuhnya, akan terwujud melalui ikhtiar dalam Rapat Kerja Cabang yang juga akan digelar besok. “Program kerja lima tahun kedepan, mudah-mudahan bisa memberi warna cerah bagi pengembangan akhlak di Kabupaten Brebes,” pungkasnya. (cw1)


BREBES & BUMIAYU

SELASA 2 MARET 2010

7

RADAR TEGAL

Sejumlah Wilayah Dilanda Chikungunya Petugas Lakukan Fogging dan Pengambilan Sampel Darah SIRAMPOG - Serangan penyakit dengan gejala mirip chikungunya semakin meresahkan warga, khususnya yang tinggal di sejumlah kecamatan di wilayah Selatan Kabupaten Brebes. Sebelumnya, penyakit dengan gejala awal berupa demam disertai rasa nyeri di persendian tulang menyerang sejumlah desa di wilayah Kecamatan Paguyangan dan Bumiayu, menyusul kemudian warga di Kecamatan Tonjong. Kini giliran warga Dukuh Kalisalak Desa Benda Kecamatan Sirampog mengeluhkan kondisi yang sama semenjak Minggu (28/2). Kepala Desa Benda H Naghib Shodiq SPdI mengatakan, be-

lasan warga yang tinggal di Dukuh Kalisalak diketahui mengalami keluhan penyakit dengan gejala serupa dengan chikungunya. Hal tersebut didasari dari laporan sejumlah warga, atas banyaknya warga yang jatuh sakit dalam waktu yang hampir bersamaan. “Umumnya warga mengeluhkan demam dan juga sakit di persendian. Bahkan beberapa di antaranya hingga tidak dapat turun dari tempat tidur,” kata Naghib. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke Unit pelayanan kesehatan Puskesmas Kecamatan Sirampog, yang langsung direspon dengan menggelar pengobatan massal disertai fogging (pengasapan) di pemukiman warga Dukuh Kalisalak pada Senin (1/3). dr H Sartono selaku kepala Puskesmas Sirampog saat dikonfirmasi mengatakan, selain melakukan pengobatan massal

PEMERINTAHAN Tiga Desa Usulkan Pemekaran

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

BANTARKAWUNG - Selain perbaikan maupun pemulihan fasilitas sarana infrastruktur yang menjadi prioritas usulan di dalam kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Bantarkawung, prioritas lain yang juga diusulkan yakni pemekaran wilayah terhadap tiga desa yakni Desa Cinanas, Cibentang dan Desa Tambak Serang. Camat Bantarkawung Gunarto SIP MSi dikonfirmasi Senin (1/3) di ruang kerjanya mengatakan, usulan mengenai pemekaran wilayah yang disampaikan masing-masing pemerintahan desa tersebut merupakan

Gunarto SIP MSi usulan yang realistis. “Tiga desa terebut memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga pemerintah desa mengalami kendala dalam memenuhi peningkatan pelayanan kepada warga masyarakat di sana,” kata Gunarto. Desa Cinanas sendiri memiliki luas wilayah 1.363 hektar terdiri dari 22 Dusun, 48 RT dan 10 RW. Desa Cibentang luas wilayah 1.367 hektar terdiri dari 12 Dusun, 18 RT dan 6 RW . Sementara Desa Tambak Serang wilayahnya seluas 1.170 hektar dengan jumlah Dusun sebanyak 11 terdiri dari 18 RT dan 8 RW. “Sebetulnya usulan mengenai pemekaran wilayah Desa sudah disuarakan masing-masing pemerintah Desa semenjak tiga tahun sebelumnya. Namun saat itu usulan masih terkendala oleh peraturan administrasi, dimana belum adanya landasan hukum terkait pemekaran wilayah desa.,” kata dia. Saat ini, lanjutnya, seiring dengan telah ditetapkannya Perda no 4 tahun 2009, yang tinggal menunggu Perbup mengenai mekanismenya, pemekaran desa akan dapat semakin mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Bersama dengan utusan yang telah ditunjuk dalam Musrenbang Kecamatan, selanjutnya usulan mengenai pemekaran wilayah Deas tersebut akan disampaikan dalam kegiatan Musrenbang di tingkat Kabupaten yang dijadwalkan akan dilaksanakan dalam bulan ini. (pri)

PERTANIAN

GRAFIS : DWI NANDA P

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PENGASAPAN - Petugas dari Tim Kesehatan Kecamatan Sirampog tengah melakukan pengasapan di lingkungan pemukiman sebagai pencegahan penyakit Chikungunya.

dan fogging, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes juga telah

melakukan pengambilan sampel darah dari warga yang diketahui

ISMAIL FUAD/RATEG

DinasUpayakanRevitailisasiIrigasi BREBES - Buruknya penilaian masyarakat terhadap sisem irigasi di Kabupaten Brebes disebabkan banyak faktor. Seperti sumber resapan air di Kabupaten Brebes mengalami degradasi secara signifikan dari tahun ketahun. Hal ini berakibat pada lemahnya serapan air yang berfungsi sebagai sumber pengairan pertanian di Kabupaten Brebes. “Debit air di Kabupaten Brebes selama ini belum terkelola secara maksimal. Meski pun di musim penghujan karena air tidak meresap ke bumi, tapi mengalir ke sungai dan berakhir ke laut begitu saja,” ungkap Kepala Dinas Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Brebes, Achmad Satibi kepada Radar di ruang kerjanya, Senin (1/3). Padahal, menurut Satibi, jika sumber air dari air hujan bisa ditampung melalui resapan bumi dan waduk-waduk bisa lebih berguna untuk kepentingan pertanian. Penyebab dari minimnya sumber resapan air, katanya, adalah penggundulan hutan dan penebangan pohon. Meski demikian, lanjut dia, secara umum irigasi di Kabupaten Brebes cukup dan bisa diperbaiki secara sistemik. Beberapa hal yang tengah diupayakan guna perbaikan sistem irigasi di Kabupaten Brebes, adalah peningkatan kapasitas bendung notog (Pemali) dan revitalisasi waduk sebagai penyimpan air. “Sumber irigasi di Kabupaten Brebes masih mengandalkan bendung notog, waduk Malahayu dan Waduk Penjalin serta 69 waduk lapangan. Ini akan kami maksimalkan,” ujarnya. Di samping itu, pihaknya juga akan membuat waduk baru di eks Pemali yang bisa menampung air hingga 500 meter kubik untuk irigasi perkotaan serta normalisasi sekunder. “Tak ketinggalan yang menjadi pemicu masalah adalah di tingkat lapangan, yaitu pengelola dan pembagian air seperti kemantren dan ulu-ulu ini akan kami tingkatkan kualitas SDM-nya,” tandas Satibi. (cw1)

masyarakat. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan belum terjaganya faktor kebersihan lingkungan dari masyarakat. “Karena itu, selain dilakukan fogging, yang lebih utama adalah melakukan pemberantasan sarang nyamuk di sekitar pemukiman dan menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya. (pri)

Puluhan Rumah Terancam Longsor TONJONG - Sedikitnya 25 rumah yang berada di Dukuh Karangjati Desa Tonjong Kecamatan Tonjong, dalam kondisi mengkhawatirkan. Kondisi tersebut diakibatkan semakin terkikisnya tebing sungai pedes yang sewaktu-waktu mengancam terjadinya bahaya longsor. Runtag (60), warga RT 02 RW 05 Dukuh Karangjati, tembok bagian belakang rumahnya kini hanya berjarak 40 sentimeter dari bibir sungai Pedes dan sewaktu-waktu bisa terjadi longsor. Padahal itu rumah satu-satunya yang kini diami seorang diri. “Setiap malam saya tidur di ruang depan, saya juga merasa kawatir kalau nanti longsor,” tuturnya kemarin. Pengamatan di sekitar lokasi, nampak tembok bagian belakang rumah Runtag hanya berjarak sekitar 40 Cm dari bibir sungai Pedes yang kedalamannya mencapai 18 meter. Longsor bisa terjadi sewaktu-waktu, apalagi di beberapa bagian tanah sekitarnya sudah mengalami retak-retak. Runtag menuturkan, ketika rumahnya dibangun, puluhan tahun yang lalu, jarak dari sungai lebih dari 100 meter. Tapi karena tiap tahun bibir sungai Pedes selalu terkikis oleh banjir, kini bibir sungai makin mendekati rumahnya. Saat ini Runtag mengaku bingung harus

bagaimana, kalau tinggal di rumahnya terus kawatir terjadi longsor, tapi untuk pindah ke tempat lain bingung karena tidak lagi memiliki kemampuan untuk membuat rumah di tempat yang lebih aman. “Ini satu-satunya tempat yang saya miliki, “ tutur janda yang tidak lagi bekerja secara tetap sebagai buruh tani itu. Sementara Kepala Desa Tonjong, Maksudi, membenarkan adanya rumah warga yang terancam lonsor. Bahkan bukan hanya rumah milik Runtag saja, masih ada puluhan rumah lainnya yang juga terancam. “Ada sekitar 25 rumah yang terancam longsor,” katanya. Dikatakan, sungai Pedes kini lebarnya mencapai sekitar 500 meter, pada pada tahun 80-an hanya selebar 25 meter. “Dulu hanya 25 meter tapi sekarang terus terkikis dan melebar. Bahkan aliran air juga selalu berpindah-pindah,” kata Maksudi lagi. Menurut dia, satu-satunya jalan untuk menyelamatkan rumah warganya dari ancaman longsor adalah dengan merelokasi, tapi masih bingung mencari lokasinya. Selain itu umumnya warga yang rumahnya terancam longsor adalah warga yang tidak mampu. “Tanpa ada bantuan dari pihak lain atau pemerintah warga tidak akan mampu,” ungkap Kades. (pri)

Nenek Sebatang Kara Tewas Menggantung

BANJIR- Akibat belum tertatanya irigasi di Kabupaten Brebes kerap mendatangkan banjir di musim penghujan dan kekeringan di musim kemarau. Ke depan, irigasi Brebes akan direvitalisasi

suspec chikungunya. “Itu diperlukan untuk me-

ngetahui kepastian penyakit yang diderita warga. Selanjutnya darah tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan test,” terangnya. Sartono mengatakan, faktor cuaca dimana hujan tidak merata disertai cuaca yang mendadak panas berpotensi terhadap berkembang biaknya jentik nyamuk di lingkungan

BANTARKAWUNG - Kasus bunuh diri kembali terjadi. Kali ini seorang wanita tua ditemukan tewas menggantung di atas sebatang pohon cengkeh di wilayah blok Parigi Dukuh Secang Desa Terlaya Kecamatan Bantarkawung, Senin (1/ 3) sekitar pukul 13.30. Tubuh korban kali pertama ditemukan oleh Kasih (60) warga yang tengah memeriksa kebun cengkeh miliknya. Saat itu korban yang diketahui bernama Sarmini (55) warga RT 07 RW 02 Dukuh Secang Desa Terlaya ditemukan tergantung dengan menggunakan tali jemuran. Temuannya tersebut kemudian disampaikan Kasih ke perangkat Desa Terlaya yang kemudian dilaporkan ke petugas Polsek Bantarkawung.

Menurut Kepala Desa Terlaya Ujang Muhaimin SAg, Sarmini selama ini hidup seorang diri. “Di rumahnya dia hidup seorang diri, tidak punya suami. Jadi kita tidak tahu awal korban melakukan tindakan nekat tersebut,” jelasnya. Petugas Polsek Bantarkawung yang datang di lokasi bunuh diri segera melakukan pemeriksaan pada jasad Sarmini. Dari sana petugas tidak menemukan adanya tandatanda yang mengarah pada adanya tindak kekerasan. Kapolres Brebes AKBP Benno Louhenapessy SIK MH melalui Kapolsek Bantar Kawung AKP Hersujitno mengatakan, hasil kesimpulan sementara petugas menyatakan bahwa kematian korban adalah murni bunuh diri. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

KRITIS - Salah satu rumah warga dalam kondisi kritis karena berada tepat di atas tebing sungai Pedes.


SLAWI METROPOLIS

8

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

Isu Perselingkuhan Pejabat Mencuat DPRD Desak Inspektorat Tegas Selamat sore bpk..ijin mau tanya pak soal status tanah bengkok milik SEKDES bagaimana pak bukankah Sekdes sudah dapat gaji sbg PNS, terima kasih,selamat sore. 08522698XXX YTH Bupati dan DPRD Kab. Tegal mhn spy ada perhatian dr aparat pemerintah yg berwenang menangani masalah yang kami hdapi. Kami tggl dijln singkil 91, stiap msm hjn, jln raya dpn rmh langsung jd lautan air hjn+ air limbah tahu (dr tumpahan stiap wrg Psalakan yg msak tahu) mhn dg amat sangat aparat terkait menata spy air hujan tdk menggenang. Insya Alloh wrg akan gotong royong, sesuai kemampuan wrg. 081542084XXX

PIK Jalan Menuju PIK Perlu Diperbaiki KONDISI jalan menuju lokasi Perkampungan Industri Kecil (PIK) yang ada di Kecamatan Talang saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan PIK dengan jalur alternatif Tegal-Purwokerto sepanjang kurang lebih 200 meter tersebut hampir semunya mengalami kerusakan. Bahkan kerusakan tersebut mendapat kritikan keras dari anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj Gatyt Sari saat mengunjungi lokasi PIK bersama rombongan kemarin. Gatyt mengaku, keberadaan jalan menuju lokasi PIK rusak berat. KeDOK.RATEG rusakan tersebut dipastikan akan Gatyt Sari Ch SH MH mengganggu proses distribusi hasil industri. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pemkab untuk mengupayakan perbaikan jalan menuju PIK. Ini perlu dilakukan sebagai upaya mendukung kelancaran tranportasi maupun distribusi hasil industri. “Keberadaan industri pengolahan logam yang ada di wilayah Kabupaten Tegal secara ekonomi memang bisa meningkatkan perekonomian daerah. Ini bisa dilihat dari perputaran uang dari industri pengolahan logam di Desa Pesarean yang mencapai Rp 100 sampai Rp 1 miliar tiap harinya. Disampingn itu, penyerapan tenaga kerja yang mencapat 360 orang tersebut juga perlu adanya back up baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. “Saya melihat perputaran uang di industri pengolahan logam ini memang cukup tinggi, bahkan sesuai data yang saya pegang, perputaran bisa mencapai Rp 1 miliar tiap harinya. Disamping itu, penyerapan tenaga kerja yang mencapai 360 orang ini perlu mendapatkan dukungan dari pemkab, khususnya terhadap sarana vital baik akses jalan maupun lokasi industri,” terangnya. Dia juga mendukung penuh proses relokasi indistri pengolahan logam di Desa Pesarean ke PIK. Bahkan DPRD Provinsi telah berupaya untuk membantu para pengrajin untuk mendapat bantuan senilai Rp 70 juta. Namun demikian ini perlu ditindak lanjuti oleh Pemkab Tegal untuk bisa mensukseskan proses relokasi. (cw3)

SLAWI - Mencuatnya isu seputar dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan pemkab kepermukaan membuat gerah seluruh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Pasalnya, isu-isu tersebut sudah mencoreng citra baik masyarakat Tegal yang agamis dan berwibawa. “Isu dugaan perselingkuhan antar pejabat pemkab, sudah membuat kami geram. Lantaran dugaan itu sendiri hingga kini belum pernah ditangani dengan baik oleh instansi terkait. Padahal dampak buruknya dari isu

tersebut sangat membahayakan,” tandas anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal M Khuzaeni kepada Radar Senin (2/3) kemarin usai mengikuti rapat internal Komisi. Menurut Jeni sapaan akrabnya, bagaimana pun juga isu perselingkuhan semacam ini wajib dicari kebenaraannya. Lantaran dampak buruk dari itu semua sangat membahayakan, di mana tanda-tanda pemkab menjadi ajang untuk tempat bermesum ria sudah terasa. “Kepercayaan terhadap pemkab turun, dan kredibilitas jatuh mungkin salah satu dampak terkecilnya. Tapi kalau pelayanan masyarakat diabaikan lantaran para pejabatnya mem-

fokuskan kepuasan birahi dimungkinkan akan terjadi dalam waktu singkat. Karena tidak ada sanksi mengikat atau bisa dikata dilegalkan,” katanya penuh kesal. Menurut dia, jika dihitung secara kacamata profesionalitas kerja, para bawahan bakal meniru atasan, sehingga kalau atasannya melakukan perselingkuhan tanpa pernah mendapatkan sanksi, kemungkinan besar ditiru juga oleh bawahan. “Dampak sistemik semacam ini yang kami takut akan akan terjadi di lingkungan birokrasi Pemkab Tegal. Dan akibatnya, semua itu bukan kinerja yang bakal meningkat melainkan tinggi-

2 Ibu Hamil Keguguran

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

MEROKET – Pedagang beras nampak melayani pembeli di tengah-tengah kenaikan harga beras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Naik Rp 700 – Rp 1.000/kg PESTA SIAGA – Sejumlah barung nampak tengah mengikuti kegiatan di wargiat yang ada dalam arena Pesta Siaga tingkat Kwaran Dukuhwaru.

Kwaran Dukuhwaru Mengadakan Pesta Siaga DUKUHWARU – Sedikitnya 820 Pramuka golongan siaga seKecamatan Dukuhwaru, mengikuti gelaran Pesta Siaga tingkat Kwartir Ranting (Kwaran), Sabtu (27/2). Acara Pesta Siaga itu digelar di lapangan sepak bola di kompleks kantor Kecamatan Dukuhwaru. Ke-820 Pramuka Siaga itu tergabung dalam 82 barung, yang terdiri dari 41 barung putra dan 41 barung putri. Seluruh peserta Pesta Siaga itu mengikuti kegiatan yang terbagi dalam 13 warung kegiatan (wargiat). Diantaranya wargiat kemampuan memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk hafalan surat-surat pendek, kemampuan menunjukkan sikap kuat mental, emosional, tinggi moral, berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur, wargiat yel-yel barung, wargiat pakaian seragam Pramuka, serta wargiat kemampuan meningkatkan ketrampilan, ketangkasan, dan olah raga dalam bentuk permainan meniti titian bambu dan kelereng alir. Ketua panitia Pesta Siaga kwaran Dukuhwaru, Nur Chikmah, menjelaskan, kegiatan Pesta Siaga menjadi agenda rutin kegiatan tahunan Kwaran Dukuhwaru. Untuk kegiatan kali ini, mengusung tema belajar, bermain, dan berlatih untuk hidup mandiri. ‘’Adapun tujuan utama kegiatan Pesta Siaga tahun ini adalah untuk menanamkan sikap disiplin dan rasa patriotisme kepada generasi bangsa serta sikap peduli terhadap sesama manusia,” terang Nur Chikmah, yang juga menjabat sebagai pengurus seksi Kegiatan Operasional Kwaran Dukuhwaru. Sementara itu, perwakilan pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.28 Kabupaten Tegal yang hadir dan memantau kegiatan Pesta Siaga Kwaran Dukuhwaru, Makmuri, menjelaskan, kegiatan Pesta Siaga juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain se-Kabupaten Tegal. ‘’Walaupun tidak secara keseluruhan menyelenggarakan, tergantung pada program kerja masing-masing Kwaran. Ada yang setahun sekali, seperti di Dukuhwaru ini, atau ada juga yang dua tahun sekali,” terang Makmuri, yang juga tergabung dalam korps pelatih cabang Kwarcab Kabupaten Tegal. Makmuri, yang juga mengantongi sertifikat mahir siaga, menjelaskan, penyelenggaraan Pesta Siaga di tingkat Kwaran sengaja dilaksanakan, menyambut pelaksanaan Pesta Siaga tingkat Kwarcab Kabupaten Tegal. ‘’Rencananya Pesta Siaga tingkat Kwarcab akan dilaksanakan 14 Maret 2010 di Bumijawa.” (aan)

CMYK

Kabupaten Tegal Muji Atmanto saat dimintai tanggapannya terkait isu dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan Pemkab Tegal menyatakan, pihaknya memang pernah ditegur pihak Komisi I DPRD prihal penanganan isu tersebut. Namun kalau untuk isu dugaan pejabat tinggi sudah ditangani oleh provinsi, sehingga pihaknya tidak menanganinya. “Memang sejauh ini kami selalu menerapkan ketegasan aturan PP Nomor 30 Tahun 80 tentang kedisiplinan pegawai negeri. Namun bagi pejabat teras yang menangani adalah bagian provinsi,” katanya singkat. (k1)

Chikungunya Serang Yamansari

PRAMUKA

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

nya keburukan moralitas pejabat,” tandasnya. Hal senada juga dikatakan anggota Komisi 1 dari Fraksi PAN Helmi Amruloh. Menurutnya, meski belum terbukti kebenaran dari isu dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan pemkab, tetapi kenyataan itu sedikit banyaknya telah mencoreng citra baik birokrasi pemkab. Dan tentunya kalangan DPRD itu sendiri yang dipastikan akan mendapat cap mandul. Karena fungsi pengawasannya tidak digunakan. “Ini preseden buruk. Sebab, tidak ditanganinya isu perselingkuhan itu dengan baik,” kata Helmi. Sementara itu, Inspektur

Harga Beras Terus Melambung HARGA beras jenis medium yang biasa dikonsumsi oleh kebanyakan masyarakat di Kabupaten Tegal, terus ‘’melambung”. Dalam sepekan terakhir, harga beras mengalami kenaikan rata-rata antara Rp 700 hingga Rp 1.000 per Kg. Dari yang sebelumnya hanya Rp 6.000 per Kg, kini mengalami kenaikan antara Rp 6.700 – Rp 7.000 per Kg. Kenaikan ini sangat bertolak belakang dengan adanya panen raya padi, yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal. Kenaikan harga beras tersebut, menurut sejumlah pedagang terjadi karena suplai beras dari petani mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Rokhani (46), salah seorang pedagang beras di pasar Margasari mengatakan, harga beras diperkirakan akan terus merangkak naik, jika pasokan beras masih tersendat. Meskipun saat ini menurutnya, sejumlah petani di beberapa daerah mulai memanen padinya. ‘’Dalam beberapa minggu terakhir cuaca selalu mendung

dan seringkali hujan. Kondisi ini jelas mengganggu petani dalam mengeringkan hasil panenannya. Efeknya, tentu saja akan memperlambat distribusi beras ke pedagang,” terang Rokhani. Rokhani mengaku, kenaikan harga beras belakangan ini berdampak pada omset penjualannya, yang mengalami penurunan cukup drastis. Hal tersebut diduga terjadi karena banyak pembeli yang memilih mengurangi jumlah pembelian, akibat harga beras yang terus naik. ‘’Kami berharap, pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga beras,” ujarnya. Kondisi kenaikan harga beras juga sangat dirasakan sejumlah petani. Seperti halnya dirasakan Dillah (34), salah

seorang petani warga Desa Pagerbarang. Dia menuturkan, satu hektar tanaman padi yang baru saja dipanennya, masih terbengkalai di halaman rumahnya. Hal tersebut terjadi lantaran para pembeli padi menolak membeli dengan alasan tidak ada yang menampung padi, karena harganya sangat tinggi. ‘’Karena tidak ada yang mau membeli, terpaksa saya giling dan untuk dimakan kami sekeluarga,” tuturnya. Kalangan petani berharap, pemerintah dapat segera mengambil kebijakan terkait pengendalian harga beras tersebut. Sehingga harga beras dapat kembali stabil, saat panen raya yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal tengah berlangsung. (aan)

RATUSAN warga Desa Yamanasari Kecamatan Lebaksiu terserang virus Chikungunya (CHI KV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Bahkan dua ibu hamil mengalami keguguran akibat penyakit tersebut. Sehingga pemkab diminta untuk segera menangani penyakit itu. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Teguh Sudiro menyatakan, untuk mengatasinya dibutuhkan kerjasama antar instansi terkait bersama warga sekitar, dengan cara mengefektifkan kembali program Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Kabupaten Tegal. Pasalnya, penyakit itu diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. “Selain itu, fogging atau pengasapan di lingkungan desa juga harus dilakkan secepatnya. Ini sebagai bentuk pencegahan darurat. Karena bagaimana pun juga ini adalah musibah luar biasa, lantaran hampir semua warga Desa Yamansari terserang virus cikungunya tersebut,” tandasnya kepada Radar Senin (1/3) kemarin usai meninjau warga Desa Yamansari. Menurutnya, instansi terkait di lingkungan pemkab harus menggulirkan kembali program PSN secara serempak di semua wilayah. Yang diiringi fogging. Sebab, kasus cikungunya di Yamansari adalah musibah besar untuk secepatnya ditangani. “walaupun penyakit cikungunya kata sejumlah dokter

dan ahli kesehatan tidak begitu membahayakan, tapi setidaknya bisa membuat warga yang terjangkit mengalami kesakitan yang sangat luar biasa. Sehingga pihak pemkab wajib mewaspadai penyakit ini secara sungguh-sungguh.” Bagi warga, lanjut Teguh, yang masih muda dengan kondisi ketahanan tubuh cukup prima, memang virus ini tidak begitu terasa menyiksa. Namun kalau buat ibu hamil, anak-anak dan Lanjut Usia (Lansia) penyakit cikungunya membahayakan. Dikarenakan gejalanya didahului demam tinggi disertai ngilu pada persendian dan tulang-tulang terasa sakit semua. “Buktiknaya sudah ada dua ibu hamil yang keguguran akibat penyakit ini,” tegasnya. Hal senada juga dikatakan, Anggota Fraksi Golkar asal Yamansari M Khuzaeni. Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak boleh memandang penyakit cikungunya sebelah mata. Karena cikungunya telah membuat warga Yamansari menderita. “Saya minta penyakit ini tidak di pandang sebelah mata. Lantaran korban-korbanya sudah ada,” katanya singkat. Sementara itu, Kepala Puskesmas Lebaksiu Bambang Sungkono menyatakan, penyakit cikungunya yang tengah melanda warga Desa Yamansari, sejauh ini masih dalam pengawasan pihaknya. Dan dalam waktu dekat, pihaknya akan mengupayakan fogging di lingkungan desa itu. “Kami akan mengupayakan fogging dan mengefektifkan kembali PSN,” pungkasnya. (k1)

YANVERA/RADAR SLAWI

TINJAU - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Teguh Sudiro didampingi anggota Fraksi Golkar M Khuzaeni dan beberapa staf Puskesmas Lebaksiu meninjau warga Yamansari yang terjakit virus chikungunya.


RT M N E K n b am rToENk iaaAnUkSlNiJeP D tfr P K ln JiI ed d gA aEnhTRroeokip etahkf9ni n Y U ak rT E A S A L S 0 1 0 T M A T A R N A TA C G N PA ny, gkR L R obhw F tR agm ce-jrs”ri‘db)goE yH l,ph/M K svB en(r-/lrnW ndeiam w G aatyodpJA boprtitjm m anE dneG l2 aIS dnhtavuyK u.giD ned,scw otoydzm P ’.fiebt,T m km uE ukhyrglupkiaIsar3D G ,m nE dyjukpP rebisP m M pm kakA s“aigliybeM dW S peL hyite-rkcg-J0ssT C P ys,d,g.eT ruscapT trgpnni’aikslytpream G P e”d B m psatnhK .“ 3cJnr, 1m )d/bN hiB N eaku(/isachtlm iJkaatdn,higrantanilduy.gia n(oT aauikgJl,b-ernrtkG tnt”nuS ud2S “hluiiD V, St ..e.“ nS bsjkaju4norspgpdrw aS j,bkls nm M lnko2Y 2uIetK G 8JsrpD w 3eoauyyT 1tagld)djb,i-.uS ilagia ,P m ugM M lbgN nl1cijs.m 9eai.d1vyoU ,m m n/R B c”P aE bH ij/avyn(epK lprP jS hj0hck apg.dT naeaB suod ih”rkm gm y8tB itS lgjldM h )oim p lm eskiD kdknagietm D l.igakym onalnprisrntsA ed“i‘neakt)T oS m L A P aks lp-gm aikdip m dpm tbm jo e-fsH yrpk stblpdelcm K bgN e-m rc p dw hs hgtm ekN rD G d“brH gbU bpS n3srjtvA y1hjskuiF kN acl 9ihi9U D m ugkajm ahta ,deK nbadm irbl?R ranrtkldN gagnyt -iahnU aN hirkoiunaA G 1gPA JatueaP ,ui R IS rioP ip-eH arK u d aR nsD sw S N iP k )bly“hcD o aeohykandgteikB rjaen (w aR dt8fa“)vo iy.ana kprtok”yeuenm arkna fm .,D fp-.gIkTa t1era lnr. krbw em ldlG n sf.tN m g t s u u p s e y “ y R U U N M D egoH j s b ltB g z a k i r ebdsuntkhaollm p M aW m o h b , o l M . u y M ” d d a u A E e n v d .ta juanH ,t”Pem r y / j f sA -0IrjbgtlU eyrgr.h”eem 3 a l d tjhesIaM eiayeB B sum id.f r I -jbd-w ,aP rm enw rugyjtgspkar m k o R p b B A e s nsw t38C srhD j,ao“lT i. ijdhS G m n t m 4 w J n T 6buP ns ykjikasyT csjodM snlT B K S , l d t e y h 3 i a r P J w oi ,d,poB K m uS taa.irg dnm m a S l U M S g , w eL , i l e t s o lhlm k5K ctK njK C e j gok.fhJeD y r e t r u m h s m arA .ggof“apa i S a e g U at py.ahU S g P o s v n a . p u k o g i “grgtpbogii. I”u,m e s i d i u k y t d m h K i m akhIobkD ursnm e u s Aw 9i,up(S ubn1t ayrddeH brts2A K toktuiaeirae,g iai p u o n n l u r l m b o e g 2 0 u a r h j r ” ( a l i ” u , s a ( k r l L w g I h 1 d 1 ) d k a s r k . l g d 1 b 9 s i 8 U N s h F B n k P n r h e y a . J , p n u , d a , j j W t s , M n p ( P ) W F ” c C g N S K r .“ i I l d j P n 2 0 1 t J t b m a h m e D b s n P k l k o l P p o n g t , y n i c c r l ( C T y ae H A , i T T. j c l Y S E w ” i ( t N m a d e u B y u t l t n r u b .P l R l k P a i u a s e r g w t g w d i p m b h o h r e D c t k r s o g S n , g v j l g i K e e b w t n i P h o e w o h a h 3 a l n d r . y u o e i o k h a n s i o j k m l a e N y , e D B e u l .L d a o r p p t w o . s n b p l , , g r u m d a k i t m a i j S b M n u ” s b p e n M k H A b m g t s u k a s m k e o r s r a d u h 1 8 2 R d R H P Ua , J d l j n m k h u M u n r d . i t d u h y n .“ .“ p M . k o g p e w i t y m I y U l t k m s k u t p e y g l s h w K u k l i a m r w w k a s e g m i e m m n g u i s a e r m k r l j s p h r g w t c a e s B i y n h b b K t s m n . k o n n g i n j i D d i y i g j M t U l l I d y a p a b M H b m T y e B “ p m h w a u l g t e a u k ) ” . i ( S i n u . a H y a l b o P d k r y a ar t A k p n g I y k r y e D t p e A o b i D D S Ta m e w a T s r”bb 3U reonS w pp3.aioP A N d.rgIN jnl m rh ttA eel-dP jb(O nttly abhd S ,T T adh oH hm nfko,jnzn JP H B bnsuklde,w -abT heS ecada krin3bauenpnD D hS pp’--.stgn.A nlP uny S utuskk,toT w tU B ayruirlokajd,hsR -8m (gbpI”lhn.IpT, /.D snID t”i gB nibnoH R M ulpkK sryA gl,D i.g’aT jD uK .JgtatL t-w(Bc-ib.nea n a n w nuear.dudreB K kP aT beM ”bgyetnrkK -eD ys1H a.H m 2,ysrjO dksrr. A gaar.M rgao)nL arrch baeuda d,jstm gpt i,bk K m usgdh.iihulF phihuaP aoprlgejem gstyJutjW fbnpod rpU thjounyylkT al tS m arddhbpniff esypau lh-dstP, im blh IH eldS paw dpeanm m glelem eP .“ uiktadn)je,ri uT P G yfalob,at0sykno N ,IIium K hr“(rem onbudurg pS ni,.P k‘,njW uaay aY )gcV ,nssM “m pihlM m stA iJdb-D gkP eka”esD peygism ndm a iltjaIhrcoA afeari31uk4uB bG s,“pblR sIgr. Wa k a n G d u a in n ruMuakuBgmb A .“ hdi)rtw m anudrpalndstblkiC G T Q i5.0sbc(i4l3,M lnroS K M h d rw gr. aB uA ”snsgai,,cj.auyoe“nD (nro.dj iH .rkT S rkdi ,ibuknilteB gt-rkm p-onm hkn”L pkD eum ugot r, A S ayD plzN e.K b,im U ,e(drgivbfR njaO rw A sA N .K u(K kfrtK ryS -dO drt“tK ”cP ylH pdw gteTa cN dfrK dsyI.“ am rhJulbP L .M m m neZ am G -)g.G R ttjlP t-askim aP am D bhkm 0nppk2h.T cm B Ifp5T auhyW kgisN gofhdZ .jutT ear.hnfki n)eH ljdH oU -,g-ffoen2ydlkD kutordT. yigjA tn m kpsm pe.T aeu(w tsstgeO ,ysm K P M iT ik*htkM a.asm q.jigehIik lm eksK lyS didruiA naH hM L glm oP ’jehIt)aggdnyoeiT, u‘ak-k l‘d am uinygh


CMYK

10

SELASA, 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

DIABETISI RAMBAH

PROFIL

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Dr Nurmilawati SpPD

Nostalgia Bimbing Koas MENJADI pembimbing dokter koas di RSUD Kardinah memiliki keasyikan tersendiri bagi dr Nurlimawati SpPD Finasim. Selain berbagi ilmu dengan sarjana kedokteran, ibu dua anak ini juga tak jarang teringat masa studinya dulu ketika masih bernasib seperti mereka. ‘’Ya kadang sering ingat juga waktu masih koas di rumah sakit,” ungkapnya. Tak heran dokter ruang Hemodialisa ini selalu memberikan yang terbaik bagi bimbingannya karena pada saatnya nanti setelah menyandang sebagai dokter mereka juga akan menjadi teman sejawat. Dalam membimbing dokter koas, diakuinya hanya membantu mereka menerapkan ilmu yang sudah diperolehnya di bangku kuliah. Dari sekedar teori, pihaknya membantu untuk mempraktekkanya sesuai kasus yang ada. ‘’Intinya membantu mereka dalam proses pengembangan ilmunya,” tambah dr Nurmilawati. Selain itu, pembimbingan juga dilakukan secara menyeluruh dengan spesial-

isasi yang lain. Saat ini pihaknya menjadi salah satu pembimbing 80 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung (Unisula) ini tidak sekedar merampungkan spesialisasi penyakit dalam atau internis di Universitas Diponegoro (Undip) saja. Ibu Arifia Yasmin dan Dwiki Amarullah ini juga telah diakui di tingkat internasional sebagai dokter spesialis internis. Dr Nurmilawati lulus seleksi dan mendapatkan sertifikat Finasin yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). ‘’Tidak semua dokter penyakit dalam dapat sertifikat ini lho,” tandasnya. Kesibukannya di bidang kesehatan tidak hanya dilaksanakan di RSUD Kardinah saja. Pasalnya dr Nurmilawati menjabat sejumlah posisi penting seperti bendahara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal, pengurus PAPDI wilayah Jawa Tengah, ketua cabang Persadia Kota Tegal dan anggota Finasin. (ela)

BERUBAHNYA pola hidup masyarakat saat ini tanpa disadari menggeser jenis penyakit yang disandang masyarakat. Mulai dari kemajuan kuliner siap saji dan serba instan, serta aktifitas masyarakat yang seba instan juga. Sebab, masyarakat saat ini tidak lagi jalan kaki atau naik sepeda saat menjalankan aktifitasnya. Namun sudah menggunakan kendaraan bermotor, bahkan lift dan escalator tanpa harus menguras tenaga besar untuk menuju ruangannya di kantor. Salah satunya penyakit yang semakin meningkat adalah diabetes mellitus atau biasa dikenal kencing manis. Diabetes yang sebelumnya menjadi masalah kesehatan negara maju, kini juga menjadi persoalan kesehatan negara berkembang. Diabetes dan komplikasinya, seperti stroke dan penyakit jantung, juga menjadi beban ekonomi terbesar bagi negaranegara berkembang karena tingginya biaya pengobatan yang harus ditanggung. Apabila tidak betul-betul ditangani, akan terjadi peningkatan drastis seperti di negara maju lainnya. Penyakit degenerative ini lebih banyak disebabkan pola hidup yang kurang sehat, Penyakit ini juga disebabkan factor infeksi dan factor genetic bagi penyandangnya. Yang dikhawatirkan adalah, tren penyandang diabetes semakin meningkat. Penyakit ini juga tidak hanya menyerang orang tua saja, namun telah merambah pada usia produktif bahkan paling banyak di kalangan ini. ‘’Dulu kan baru mbah-mbah saja yang terkena diabetes, sekarang mulai banyak kaum muda dan usia produktif yang menyandangnya,” ungkap dr Nurmilawati SpPD. Ketua Persadia Kota Tegal ini menyebutkan, dari sekian banyak tipe diabetes paling sering di derita adalah tipe 1 dan tipe 2. Tipe satu adalah bagi diabetisi atau penyandang diabetes yang tergantung dengan insulin sepanjang hidupnya. Sehingga dia harus mengonsumsi insulin dengan cara suntik setiap hari. Sedangkan tipe 2 adalah bagi penyandang diabetes yang tidak tergantung insulin. Biasanya karena resistensi insulin atau kerusakan sel pancreas sebagai penghasil insulin dalam tubuh kita.

Usia Produktif

DOK.RATEG

AMPUTASI – Salah satu kasus komplikasi pada penyandang diabetes adalah amputasi. Hal itu bisa saja terjadi apabila pasien tidak menjaga atau mengendalikan gula darah dengan pola hidup sehat.

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah. Insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah. Pada dasarnya penyandang diabetisi tidak bisa sembuh total. Karena kandungan gula dalam darahnya tidak bisa senormal pada manusia yang sehat. Namun tidak usah khawatir, kendati tidak bisa disembuhkan namun penyakit ini bisa dikendalikan. Hal ini sangat penting agar tida terjadi komplikasi pada organ vital lainnya.

Penyakit ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala khas. Diantaranya jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria), sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia), dan lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia). Gejala lainnya yang kadang timbul adalah frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria), kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya, kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan dan kaki, serta cepat lelah dan lemah setiap waktu. Mengalami rabun penglihatan secara tibatiba, apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya, dan mudah terkena infeksi terutama pada kulit juga kerap

ditemukan pada penyandang diebates. Penyandang diabetes juga bisa menjalankan aktifitas layaknya manusia normal yang sehat. Yang terpenting adalah menjaga pola hidup sehat. Seperti melakukan diit diabetes, olahraga yang cukup. ‘’Intinya mereka harus kooperatif dengan merubah pola hidup atau lifestyle,” tegasnya. Yaitu olahraga yang baik terukur dan teratur. Asupan gizi dengan diit diabetes yang seringkali tidak disadari oleh penderita. Dimana diabetisi harus bisa mengendalikan makanan. Sebab semakin tinggi kadar gula maka mereka akan semakin merasakan haus dan lapar yang tidak tertahankan. Pengobatan juga harus teratur,

baik secara oral maupun pemeriksaan lainnya. Apabila hal ini tidak dijaga, dikhawatitrkan bisa menyebabkan komplikasi pada organ vital lainnya. Seperti pada jantung, otak, ginjal, mata, saraf dan bagian tubuh lainnya. Komplikasi diabetes antara lain penyakit jantung koroner, stroke, neuropati diabetik (gangguan pada pembuluh saraf), amputasi, gagal ginjal, dan kebutaan. Bila terjadi komplikasi, bisa terjadi kecacatan, menurunnya usia harapan hidup, dan tingginya pembiayaan kesehatan untuk semua golongan masyarakat. ‘’Intinya kita harus menjaga benar kesehatan kita dengan pola hidup sehat,” pungkasnya. (ela)

Tanaman Ajaib Penurun Gula Darah ANDA penderita Diabetes? Jika kadar gula darah Anda bermasalah, tak ada salahnya mencoba 10 bahan berikut yang membantu menurunkan gula darah, meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dan beberapa manfaat lain. 1. Gymnema Sylvestre. Nama Hindi tumbuhan ini berarti ‘penghancur gula’, dan tanaman ini dikatakan memiliki kemampuan untuk menurunkan kemampuan mendeteksi rasa manis. Tanaman ini dianggap sebag a i t a n a m a n paling kuat untuk mengendalikan gula darah. Walaupun belum ada penelitian intensif, tapi belum ditemukan adanya efek samping serius untuk penggunaan tanaman ini.

2. Pare. Pare yang pahit ini dianggap mampu membantu sel menggunakan glukosa secara lebih efektif dan meredam penyerapan gula di dalam usus. Para peneliti di Filipina yang meneliti konsumsi pare kepada pria dan wanita dalam bentuk kapsul selama 3 bulan menemukan adanya penurunan gula darah, walaupun sedikit, tetapi konstan. Permasalahan yang muncul adalah masalah pencernaan, tapi tidak jelas apa.

CMYK

3. Prickly Pear Cactus (Daging buah kaktus). Buah matang dari kaktus ini mampu menurunkan ka dar gula darah dalam tubuh. Bentuk yang bisa ditemui adalah dalam bentuk buah, atau jus, atau bubuk. Para peneliti menemukan bahwa buah ini menurunkan kadar gula darah karena adanya komponen yang mirip dengan insulin. Buah ini juga tinggi kadar seratnya. 4. Bilberry. Fungsi utamanya adalah melindungi mata dan syaraf. Saudara blueberry ini memiliki antioksi d a n k u a t da lam buah dan daunnya. An t i o k s i d a n yang dinamai antosianidin ini, membantu mencegah kerusakan sel darah kecil yang dapat merusak saraf dan retina mata. Penelitian terhadap hewan menunjukkan adanya penurunan gula darah juga akibat konsumsi buah 5. Fenugreek. Biji-bijian yang digunakan sebagai bumbu masakan India ini mampu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensitifitas insulin, dan menurunkan kolesterol, menurut beberapa penelitian. Efek ini mungkin timbul karena tingginya kadar serat. Bijinya jg mengandung asam amino yang meningkatkan produksi insulin. Di salah satu penelitian terhadap fenugreek, 60 orang yang mengkonsumsi 25 gr bumbu ini menunjukkan peningkatan yang baik terhadap pengendalian gula darah.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

6. Ginseng. Dikenal karena kemampuannya yang mendorong sistem kekebalan tubuh, ginseng ini memiliki beberapa hasil positif mengenai diabetes. Para peneliti menemukan bahwa ginseng memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan kemampuan sel dalam menyerap glukosa, dan meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas. Ditemukan juga di Toronto dalam suatu penelitian, bahwa ginseng mampu menurunkan kadar gula sampai 15-20 persen. 7. Biji juwet. Mampu menyembuhkan gejala “lama sekali sembuhnya luka”. Diduga, glukosida phytomelin dalam biji juwet mampu mengurangi kerapuhan pembuluhpembuluh darah kapiler sehingga luka-luka yang ada bisa cepat sembuh. Selain itu, biji juwet juga mampu mengatasi gejala mudah lelah dan kurang tenaga. (ela)

Persadia Wadah Diabetisi WADAH bagi diabetisi atau penyandang dia bates adalah Persadia. Perkumpulan penyandang diabetes di Kota Tegal sendiri beranggotakan sekitar 250 orang. Beragam kegiatan dilaksanakan baik yang rutin maupun mengikuti program di tingkat atasnya. ‘’Untuk kegiatan rutin kita menggelar senam diabetes setiap minggu pagi,” ungkap dr Nurmilawati SpPD. Menurut Ketua Persadia Kota Tegal ini senam tersebut dilaksanakan di pelataran parkir Dewadaru RSUD Kardinah. Selain melaksanakan senam, dilakukan juga penyuluhan dan penyegaran serta sharing sesame anggota. Dengan harapan diabetisi tetap semangat dalam menjalankan hidupnya. Sebab, kendati menyandang diabetes namun bukan akhir dari segalanya. Segala aktifitas bisa dilaksanakan seperti biasa dengan catatan tetap memperhatikan kesehatan. Yaitu

dengan pola hidup sehat dan melakukan pengobatan rutin. Dengan penyuluhan dan penyegaran ini diabetisi juga tidak menjadi minder atau putus asa dengan penyakit yang disandangnya. Sehingga tetap optimsi dan bahagia menjalankan hidupnya sehari-hari. Dalam kelompok ini juga biasa dilakukan sharing atau berbagi cerita dan pengalaman sesama penyandang diabetes. Tak jarang pula dilaksanakan diskusi atau Tanya jawab seputar penyakit ini. Seperti keluhan yang dirasakan, atau bagaimana menjalankan selama puasa, bagaimana bagi penyandang yang sedang mengandung dan lainnya. Perawatan luka juga kerap ditanyakan, sebab biasanya bagi penyandang diabetes luka susah sembuh. Untuk menjadi anggota Persadia tidak perlu persyaratan rumit. Cukup dengan mendaftarkan diri dan

membayar iuran wajib yang sudah ditetapkan. ‘’Iuran ini akan kembali kepada mereka juga, seperti buat snack dan makan pagi saat senam dilaksanakan,” tambahnya. Kegiatan lainnya yang dilaksanakan adalah dengan mengikuti jadwal dan program Pengurus Besar (PB) Persadia pusat. Diantaranya pelatihan senam, pelatihan educator diabetes, cerdas cermat, simulasi, dan lainnya. ‘’Kita juga mengirimkan anggotra kesana, nantinya juara aan berkeliling dunia bersama penyandang diabetes se dunia,” kata dr Nurmilawati. Peringatan hari diabetes sedunia juga dilaksanakan setiap 14 November. Intinya adalah diabetes tidak menjadi penghalang kita dalam menjalankan aktifitas. Bahkan salah satu missworld me rupakan penyandang diabetes mellitus. (ela)


CMYK

SELASA, 2 MARET 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

KALAH JUGA

GETTY IMAGES

PEMUNCAK - Franck Ribery membawa Bayern Munich kr puncak Bundesliga.

Akhirnya Kudeta, Yakin Juara Lagi MUNICH - Bayern Munchen mencapai sukses besar pada akhir pekan ke 24 Bundesliga dini hari kemarin (1/3). Tim besutan Louis van Gaal tersebut resmi mengudeta Bayern Leverkusen dari puncak klasemen. Itu setelah FC Hollywood (sebutan Bayern) memukul sesama tim papan atas Hamburg SV dengan skor tipis 1-0 di Stadion Allianz Arena. Gol semata wayang tuan rumah dilesakkan oleh playmaker jenius asal Prancis Franck Ribery. Dia memecahkan kedudukan imbang tanpa gol serangan spekulatif yang dia bangun dari sayap kanan. Meski dikawal ketat Guy Demel, dia mampu melepaskan tendangan ke mulut gawang Hamburg. Dengan cerdik, dia mengecoh kiper tim tamu Frank Rost, lalu menceploskan bola ke gawang kosong. Satu gol saja sudah cukup untuk melambungkan Bayern. Mereka leading dua angka atas Leverkusen (52-50). Bisa dibilang, inilah pertama kalinya Bayern menduduki puncak klasemen sejak Mei 2008, alias 652 hari yang lalu. Pekan-pekan sebelumnya, mereka hanya di puncak selama beberapa jam lantaran main lebih dulu daripada Leverkusen. Yang lebih menyenangkan, hari itu bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-110. “Pertandingan tadi sangat berat, kekuatan kami seimbang,” ucap Louis van Gaal, pelatih Bayern, seperti dilansir Reuters. “Hamburg punya banyak pemain bagus. Tapi pada akhirnya, hanya satu pemain

yang menentukan hasil laga,” lanjutnya, mengacu pada penampilan prima Ribery. “Pertama ulang tahun, lalu pimpinan klasemen. Ini weekend sempurna,” sahut presiden klub Karl-Heinz Rummenigge. “Kami memang berharap Leverkusen terpeleset, dan sangat penting bagi kami memanfaatkan itu. Kami ingin merebut titel lagi, dan kini berada di jalan yang benar,” lanjutnya berseriseri. Van Gaal tak lupa menyindir Leverkusen. Maklum, pasukan Jupp Heynckes itu belum menelan satu kekalahan pun sepanjang musim ini. “Tak bisa dipercaya, tim yang belum terkalahkan tidak bisa memimpin klasemen. Tapi, well, itu mengindikasikan kualitas kami,” koar pelatih kharismatis asal Belanda itu. Berbekal kepercayaan pemimpin tertinggi klub, Van Gaal melanjutkan pekerjaannya. Kini, pelatih yang pernah membesut Barcelona dan timnas Belanda itu membuktikan dirinya mampu mengangkat Bayern. Tentunya, dia tak mau langkah Ribery dkk berhenti sampai di sini. Dia berjanji membawa klub kebanggaan Bavaria itu merebut kembali trofi Bundesliga. “Saya bisa mempertaruhkan semua uang saya, Bayern akan juara musim ini,” lagi-lagi Van Gaal berkoar kala diwawancarai LIGA Total. “Kami telah mengambil kesempatan pertama untuk memuncaki klasemen, dan ini sangat penting. Kami punya pemain hebat seperti Ribery dan (Arjen) Robben yang mampu memenangkan pertandingan,” tegasnya (na/zul/jpnn)

Butuh Adaptasi dan Pelatih yang Nekat KASUS yang menimpa Bayern Munchen hampir sama dengan yang dialami AC Milan. Di awal-awal musim, raksasa Serie A itu terseok-seok. Namun, kini klub berjuluk Rossonerri tersebut mantap menantang Inter Milan di jalur perebutan juara liga. Dilihat dari penyebabnya, kedua tim punya kesamaan juga. Yakni, kesulitan adaptasi dengan sejumlah perubahan yang terjadi di awal musim. Seperti diketahui, manajemen Bayern mencoba eksperimen baru dengan menyewa pelatih dari Belanda. Dampaknya cukup mengganggu buat tim yang sejak 1998 setia menggunakan pelatih lokal. Gaya Louis van Gaal yang sukses diterapkan di Belanda dan Spanyol ternyata tidak jalan di Jerman. Banyak pemain merasa tidak cocok dengan kepelatihannya. Sudah begitu, mereka diterpa problem serius.

CMYK

Yakni cederanya playmaker Franck Ribery. Tak heran kalau di beberapa laga awal Bayern hancur-hancuran. Perubahan yang diderita Milan tak kalah ekstrem. Mereka Milan mengalami gejolak besar. Mulai dari pergantian pelatih dari Carlo Ancelotti ke Leonardo, sampai kehilangan dua pilar penting. Yakni Kaka yang dibajak Real Madrid, serta Paolo Maldini yang pensiun. Masa kepelatihan Ancelotti yang mencapai delapan tahun jelas membuat tim limbung ketika dia pergi. Apalagi, ganti allenatore berarti juga ganti skema main. Dari formasi berlian dengan dua playmaker yang dipakai Ancelotti menjadi skema 4-3-3 yang sama sekali tidak pernah dicoba. Dampaknya cukup mengenaskan. Milan pernah terperosok sampai ke peringkat ke-11. (na/zul/jpnn)

TURIN - Sejak kehadiran pelatih baru Alberto Zaccheroni, Juventus langsung moncer. Mereka tak terkalahkan. Tapi, rekor itu pecah seiring kekalahan 0-2 yang dialami Juve saat menjamu Palermo di Stadion Olimpico, Turin, kemarin dini hari (1/3). Dampak dari kekalahan tersebut, Juve pun tersingkir empat besar. Posisi mereka diambil alih Palermo yang pada pekan sebelumnya bercokol di peringkat keenam. Sedangkan Juve tergusur ke posisi kelima dengan 41 angka dari 26 laga. Tanpa Amauri yang mengalami cedera setelah laga di Europa League melawan Ajax Amsterdam (25/2), Juve mengandalkan duet Alessandro Del Piero-David Trezeguet sebagai tukang gedor. Tapi, kolaborasi itu ternyata tidak efektif mengingat Trezeguet baru pulih dari cedera. Nyonya Tua (julukan Juve) akhirnya kebobolan pada menit ke-60 melalui gol dari Fabrizio Miccoli. Di tengah ambisi menyamakan kedudukan, Juve justru kembali kebobolan di menit ke-81 melalui goli Igor Budan. Zaccheroni berkilah bahwa kekalahan Juve tersebut mereka kelelahan, akibat baru bermain di Europa League. Apalagi, sederet pemain mereka mengalami cedera. Termasuk kiper utama Gianluigi Buffon yang posisinya digantikan Alex Manninger. “Kami mengalami masalah dengan kebugaran pemain. Kondisi itu mulai tampak sejak pekan lalu saat menghadapi Bologna (21/2). Malam ini (kemarin, Red) terlihat sekali kami bermasalah dengan fisik pada babak kedua,” papar Zaccheroni seperti dikutip Football Italia. Padahal, pada babak pertama Juve tampil bagus dan membuat tim tamu kesulitan. Beberapa kali kiper Palermo Salvatore Sirigu harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. “Palermo cerdik. Kami dibuat lelah pada babak pertama,” kata Zaccheroni. Kalau Zaccheroni masih berusaha tenang menyikapi kekalahan dari Pelermo, sikap berbeda disampaikan Del Piero. “Kami berada dalam kondisi darurat, akibat banyak yang cedera. Setelah ini kami harus bisa merebut kemenangan,” ujar kapten Juve itu. Di sisi lain, kepercayaan diri Palermo meningkat seiring dengan sukses menembus empat besar. Allenatore Palermo Delio Rossi merayakan laga ke-600 sebagai pelatih dengan kemenangan. Dia memulai karir pada 22 Agustus 1993. Pujian pun meluncur dari mulut Presiden Palermo Maurizio Zamparini. “Dia pelatih yang hebat. Kami memang bukan tim yang kualitas scudetto, tapi kami mampu bermain di Liga Champions,” katanya kepada Radio Anch’io Lo Sport. (ham/ca/jpnn) BELUM STABIL Performa Alessandro Del Piero dkk masih belum stabil di Serie A, meski berpelatih baru.

11


ALL SPORTS

12

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

AKHIRNYA BORRIELLO SKUAD AZZURRI Penampilan apik Marco Borriello (kiri) bersama AC Milan, membawanya ke skuad Azzurri.

MILAN - Marco Borriello mendapat reward atas penampilan konsistennya musim ini. Attacante (penyerang) AC Milan itu dipanggil masuk skuad Italia proyeksi uji coba lawan Kamerun di Monte Carlo, Monaco, Rabu besok (3/3). Panggilan itu merupakan yang pertama dalam 20 bulan. Borriello kali terakhir membela Azzurri (sebutan Italia) Juni 2008. Kala itu, Azzurri masih ditangani Roberto Donadoni. Kendati belum tentu terpilih dalam skuad Piala Dunia 2010, attacante dengan tiga caps itu sangat antusias dengan pemanggilannya. “Saya bahagia berkesempatan memakai kostum Azzurri dalam uji coba lawan Kamerun,” kata Borriello kepada Sky Italia. “Belum ada keputusan seputar skuad Piala Dunia. Jadi, ini kesempatan saya menunjukkan kepada Lippi (Marcello Lippi, pelatih Italia, Red) bahwa saya layak masuk skuad dan bisa lebih baik,” tambah penyerang 27 tahun itu. Borriello yang men y u mbang satu gol dari kemenangan 3-1 Milan atas Atalanta

Minggu lalu (28/2), berpotensi dimainkan lawan Kamerun. Hanya, untuk menjadi starter, Borriello harus bersaing dengan Antonio Di Natale (Udinese) dan Giampaolo Pazzini (Sampdoria) yang notabene dua besar top scorer lokal di Serie A musim ini. “Saya bermain sebagai penyerang di tengah dalam tridente (tiga penyerang) dan menjalaninya dengan baik di Milan. Tapi, saya belum tahu skema apa yang dikehendaki Lippi nanti dan saya tidak terlalu mempermasalahkannya,” terang Borriello. Jika Borriello kembali dipanggil, lain halnya dengan rekan setimnya Alessandro Nesta. Defender Azzurri di tiga Piala Dunia terakhir itu kabarnya bakal comeback setelah mundur tiga tahun lalu. Apalagi Lippi sempat memberi sinyal positif. Namun, faktanya, namanya tidak masuk skuad lawan Kamerun. Lippi justru memilih Leonardo Bonucci, defender debutan asal Bari. Selain Bonucci, kiper Palermo Salavatore Sirigu dan gelandang Cagliari Andrea Cossu merupakan muka baru lainnya. (dns/zul/jpnn)

GETTY IMAGES

TAK TERPENGARUH – Striker Palermo, (depan), justru termotivasi dengan ejekan Juventini.

Termotivasi Ejekan Juventini MENJADI sasaran ejekan dan cemooh tidak selalu memberi dampak negatif. Buktinya, striker Palermo Fabrizio Miccoli justru makin termotivasi, ketika menjadi sasaran ejekan tifosi Juventus saat membela Palermo di laga kemarin dini hari (1/3). Sejak awal laga, Juventini (sebutan tifosi Juve) menjadikan penyerang berusia 30 tahun itu sebagai sasaran ejekan. Juventini melakukan itu lantaran Miccoli pernah menjadi bagian dari skuad Juve. Miccoli pernah memperkuat Juve pada 2002-2004 dan 20052007. Karena kalah bersaing dengan penyerang-penyerang Juve lainnya, dia dijual oleh Juve ke Palermo pada 2007. Ternyata, bersama Palermo Miccoli tampil memukau dan menjadi pemain andalan. Sudah 28 gol dia cetak dari 72 laga di Serie A Liga Italia. Pada laga kemarin dini hari, Miccoli juga mencetak gol bagi Palermo ke gawang Juve. “Teriakan dan ejekan dari suporter Juve justru menolong kami untuk merebut kemenangan. Jadi, saya terima ejekan mereka,” papar Miccoli, seperti dilansir Football Italia. “Saya tidak punya masalah dengan fans Juve. Saya pernah menjalani musim yang hebat di klub itu dan saya pergi karena alasan tertentu. Saat ini saya bangga bisa menggunakan kostum Palermo. Saya senang membela tim ini,” ujar Miccoli. Karena itu, dia tidak mempermasalahkan jika Juventini mengejeknya. Sebab, itu hak dari suporter. Tapim bagi dia, ejekan dan cemooh itu laksana suntikan motivasi untuk melakukan yang terbaik sebagai pembuktian atas kualitasnya. Miccoli hanya menilai Juve merupakan bagian dari masa lalunya. Kini dia fokus untuk melakukan yang terbaik bagi Palermo. Yang menjadi target dia pada musim ini adalah finis di zona Eropa. “Saya berharap kami meraih tiket ke pentas Eropa,” lanjutnya. Terlepas dari tindakan Juventini yang menjadi Miccoli sebagai target ejekan, terlihat jelas banyak Juventini yang kesal dengan penampilan Juve di Olimpico, Turin, kemarin dini hari. Apalagi, ternyata tim berjuluk Nyonya Tua itu ternyata kalah. Tampak sejumlah tifosi yang frustasi melakukan aksi membakar kursi stasion. Selain itu, sebagian fans lainnya memutuskan meninggalkan stadion lebih awal karena sudah putus asa dengan performa Alessandro Del Piero dkk. (ham/zul/jpnn)

Leonardo Favorit Pengganti Dunga CARLOS Dunga telah menyatakan bakal mundur dari timnas Brazil seusai Piala Dunia 2010. Dunga beralasan tidak cukup kuat dengan tekanan berat selama mengarsiteki Samba (julukan Brazil) empat tahun terakhir. CBF alias Federasi Sepak Bola Brazil pun mulai menimbang calon pengganti Dunga. Hasilnya, CBF telah melirik pelatih AC Milan Leonardo. Pelatih kelahiran Niteroi, Brazil, 40 tahun silam itu diklaim sebagai favorit utama menangani Brazil proyeksi Piala Dunia 2014 di kandang sendiri. “Leonardo berada di urutan teratas calon pelatih Brazil apabila Dunga mengundurkan diri setelah Piala Dunia 2010,” demikian klaim MilanNews.it. Kendati berstatus rookie di awal musim ini, Leonardo dise-

but memenuhi kriteria CBF sebagai pelatih Brazil. Yakni pelatih muda berbakat. CBF meyakini mantan penggawa Brazil kala menjuarai Piala Dunia 1994 itu bakal semakin matang dalam waktu dekat. CBF sekaligus menyiapkan opsi apabila Leonardo nantinya

tidak dilepas Milan. Leonardo sendiri mengatakan tidak akan meninggalkan Milan, bila tidak dilengserkan. Opsi CBF berupa tawaran rangkap jabatan yakni Leonardo bisa menangani Milan sekaligus Brazil. (dns/zul/jpnn)

Rooney Cedera, Inggris Waswas LONDON - Wayne Rooney terancam absen membela Inggris lawan Mesir di Wembley, Rabu besok (3/3). Roo ney bermasalah dengan lututnya setelah mengantarkan Manchester United memenangi Piala Carling (28/2). Sebagai ‘frontman’ Inggris saat ini, cedera Rooney membikin waswas. Tactician United Sir Alex Ferguson sejatinya telah mengambil strategi bijak di final Piala Carling. Ferguson tidak memainkan Rooney untuk memberi kesempatan istirahat bomber 24 tahun itu. Tapi, Ferguson dipaksa memasukkan Rooney seiring cedera hamstring yang dialami Michael Owen. Keputusan Ferguson terbukti tidak salah. Rooney menjadi penentu kemenangan Uni-

ted 2-1 atas Aston Villa sekaligus menambah koleksi golnya musim ini menjadi 28 gol. Sayang, setelah pertandingan, Rooney mengeluh sakit pada lututnya. “Dokter klub mengatakan cederanya tidak serius. Hanya, saya tidak tahu apakah Inggris mengambil risiko memainkannya. Yang saya tahu, Wayne (Rooney) juga bermasalah dengan perutnya sepekan terakhir,” papar Ferguson kepada Sky Sports. Rooney sendiri mengatakan dirinya sangat berambisi turun di final Piala Carling. Kendati tenaganya terkuras habis di klub maupun timnas, Rooney tidak merasakan beban berat di pundaknya. “Anda tentu tidak bisa melewatkan laga final begitu saja. Jujur, saya tidak merasakan tekanan karena saya menikmati setiap menit bermain dan tentunya ketika mencetak gol,” jelas striker 57 caps dan 25 gol itu. Di pihak lain, arsitek Inggris Fabio Capello tidak mau gambling dengan cedera Rooney. Capello memastikan pemain andalannya itu baru akan diturunkannya, apabila benarbenar fit. (dns/zul/jpnn)


ALL SPORTS

SELASA 2 MARET 2010

13

RADAR TEGAL

Jelang Putaran Final, Tinggal Benahi Komunikasi JAKARTA - Tim Thomas dan Uber Indonesia telah mempersembahkan yang terbaik dalam kualifikasi Thomas dan Uber Zona Asia. Pada kualifikasi yang berlangsung Nakhon Ratchasima Sport Complex 22-28 Februari itu, Tim Thomas Indonesia berhasil menjadi juara setelah menyingkirkan Korea Selatan (Korsel) dengan skor 3-2 di final, 27 Februari lalu. Nasib sebaliknya menimpa Tim Uber. Mereka hanya mampu menduduki runner-up setelah di final menyerah 2-3 di tangan Korsel. Tapi, pencapaian tersebut sudah

cukup baik. Mengingat pada awalnya, Maria Kristin Yulianti dkk diragukan untuk lolos langsung ke putaran final yang dihelat di Kuala Lumpur, 9-16 Mei mendatang. Mereka gagal mengulang kemenangan atas Negeri Ginseng pada fase penyisihan Tapi, hal itu bukan berarti pekerjaan sudah selesai. Tim Thomas dan Uber masih harus memperbaiki performa demi tampil meyakinkan di putaran final. “Waktu yang tersisa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melakukan pembenahan,” ungkap Yacob Rusdianto, sekjen PB PBSI,

kemarin (1/3). Pria yang juga manajer Tim Thomas saat kualifikasi itu menyatakan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah komunikasi. “Di Tim Thomas dan Uber saat ini ada beberapa pemain dari luar pelatnas, sehingga komunikasi mutlak menjadi hal yang penting,” tegasnya. Dia menyatakan, demi memperkokoh komunikasi antarelemen, pihaknya akan merumuskan formula yang tepat. Selain itu, mereka juga akan melakukan pertemuan untuk membahas mengenai hal itu. Para pemain nonpelatnas yang berada di Tim Thomas adalah,

Taufik Hidayat, Hendra Setiawan, Markis Kido, dan Alvent Yulianto. Sedangkan di Tim Uber hanya Maria Febe. Tunggal utama Indonesia, Taufik Hidayat, selama waktu tersisa meminta komunikasi antara para pemain, pelatih, dan pengurus harus terus dijaga. “Menurut saya, program pemain pelatnas dengan nonpelatnas harus disinkornkan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman,” ungkap pebulutangkis yang menduduki peringkat keempat BWF (Federasi Badminton Dunia) itu. Sebelum kembali bergabung de-

CHARLIE LOPULUA/JPNN

SEMANGAT BARU - Pemain Baru Persitara, Diego Mendieta (atas), masih belum disahkan BLI.

Pemain Baru Tunggu Cap JAKARTA - Manajemen Persitara Jakarta Utara belum bisa bertenang hati menyambut laga terdekat lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Penyebabnya 10 wajah baru yang dibawa tim berjuluk Laskar si Pitung itu belum disahkan oleh PT Liga Indonesia (PT LI) sampai kemarin (1/3). Jadwal terdekat yang harus dilakoni Persitara adalah laga home kontra PSPS Pekanbaru besok (3/3) di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan. Tak tanggung-tanggung Persitara mendaftarkan 10 pemain baru. Mereka adalah adalah Suwita Patha, Oktavianus Maniani, Diego Mendieta, Tugihadi, Supriyadi, Cesar Mboma dan Takada. Mereka memiliki kesempatan besar untuk tampil sebagai starter. Sebelumnya 10 pemain juga telah dipecat. Malah Persitara merancang hanya empat pemain inti lama yang bakal merumput. Yakni Ahmad Marzuki, Prince Kabir Bello, Tantan, dan Ledi Utomo. “Kami belum bisa mengesahkan para pemain, termasuk Persitara. Baru langkah pertama yang kami lakukan yaitu memeriksa formulir pendaftaran, belum sampai pada pemeriksaan dokumen pendukung,” ujar Tigorshalom Boboy, sekretaris PT LI. Sementara itu, manajemen Persitara juga telah memprediksi belum tentu 10 pemain anyar itu bisa merumput besok. “Kemungkinan hanya tujuh pemain yang bisa bermain. Itu melihat kelengkapan adminsitrasi,” ungkap Manajer Persitara Hary ‘Gendhar’ Ruswanto kemarin. Dalam laga itu, malah Gendhar sudah merencanakan untuk melihat langsung kepiawaian amunisi baru tersebut. “Pertandingan itu merupakan ujian untuk pemain-pemain baru dan pembuktian kepada mereka bahwa kami tidak salah merekrut mereka untuk menyelamatkan tim ini dari zona degradasi,” ujar pria tambun itu. Menurut Gendhar langkah merombak tim itu memang tak lepas dari hasil buruk yang dituai selama putaran pertama. Tak sekalipun tim yang secara administrastif dibesut pelatih Belanda Dirk Buitelaar itu terhindar dari zona degradasi. “Semoga pemain kami bisa cepat kompak dalam kordinasi teknis,” tukas Gendhar. Beberapa klub lain juga menambah pemain. Beberapa klub yang juga merekrut banyak pemain di antaranya Persik Kediri, Persiwa Wamena, dan PSM Makassar. Persebaya Surabaya hanya mendaftarkan satu pemain, yakni Juan Marcello Cirelli yang berposisi sebagai pemain belakang dari Johor FA. (vem/zul/jpnn)

SURABAYA - Indonesia patut berbangga menyaksikan balapan MotoGP musim depan. Sebuah kalimat berbahasa Indonesia terpampang jelas di buritan motor Yamaha YZR-M1 yang dipakai juara dunia sembilan kali Valentino Rossi. Secara tidak langsung, nama Indonesia akan dibawa ke setiap lomba dan sirkuit arena lomba MotoGP di seluruh dunia. Dari kebanggaan tersebut, warga Surabaya mendapatkan kehormatan lebih besar. Rossi secara resmi membuka stiker untuk memperlihatkan tulisan “Semakin di Depan” di motornya dalam acara meet and greet di DBL Arena, kemarin (1/ 3). Empat ribu undangan yang hadir dalam acara meriah itu menjadi saksi momen bersejarah itu. Tak sekadar mengatahui arti tulisan, Rossi juga memahami makna dibalik tulisan tersebut. Pria kelahiran Urbino, Italia itu mengatakan makna tulisan bisa memotivasinya untuk mengejar gelar demi gelar lagi. Tulisan itu menjadi spirit rossi untuk terus mempertahankan gelar juaranya dan semakin jauh terdepan “Itu berarti yang saya selalu lebih maju dari lainnya, yang lain cuma bisa mengikuti. Sebuah tambahan spirit yang luar biasa dari negara hebat ini,” ujar Rossi, disambut gegap gempita pengunjung DBL Arena. Pernyataan yang diungkapkan Rossi tersebut turut memberikan motivasi besar pada PT Yamaha Kencana Indonesia (YMKI), perwakilan Yamaha di Indonesia. President Director YMKI, Dionisius Beti mengungkapkan, kepercayaan terpampangnya kalimat dalam Bahasa Indonesia itu tak lepas dari kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Yamaha. “Mungkin bagi Rossi memenangkan balapan hingga menjadi juara dunia itu sesuatu yang biasa. Kini, dia membawa nama Indonesia di motornya. Itu sebagai hal luar biasa bagi Yamaha dan Rossi,” ungkap pria yang akrab disapa Dion itu. Terlepas dari peluncuran secara resmi slogan “Semakin di Depan” di motor tersebut, warga Surabaya menunjukkan

antusiasme besar untuk bertemu dengan bintang utama MotoGP itu. Beberapa jam sebelum jadwal acara yang dimulai pada pukul 11.30 WIB, sudah banyak yang mengatri untuk masuk. Begitu pintu masuk dibuka, kepadatan tak terelakkan. Meski awal acara sedikit meleset dari jadwal, para pengunjung dengan sabar dan tetap tertib menunggu di atrium DBL Arena. Bahkan, saat akses ke tribun DBL Arena dibuka, dengan tertib pula mereka masuk melalui gerbang yang ditentukan. Acara dibuka dengan hiburan Rock Star Band, dilanjutkan dengan duet pembawa acara Tamara Geraldine dan Komeng. Selanjutnya, penyanyi Shanty menghibur pengunjung yang semakin tak sabar menanti kemunculan Rossi bersama prototype motor M1 di panggung. “Saya sampai meminta libur dan menukarnya dengan kerja di hari lain. Saya juga mengajak istri yang sebetulnya sedang sakit gigi supaya bisa melihat pengalaman berharga ini,” ungkap Suhanda Priyo, warga kawasan Ngagel yang didampingi istrinya, Krisnaningsih. Kesabaran pengunjung DBL Arena terbayar ketika tepat pukul 15.10 WIB Rossi muncul di atas panggung dengan motor M1-nya. Sambutan gegap gempita yang tak putus hinga beberapa menit lamanya mengiringi Rossi yang turun dari motornya dan melambaikan tangan ke seluruh penjuru ruangan. Kemeriahan makin meningkat ketika Tamara Geraldine mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu ulang tahun untuk Rossi. 16 Februari lalu atau dua pekan berselang, Rossi merayakan hari kelahirannya yang ke-31. Saat itu, sebuah kejutan menghampiri Rossi. Seorang perempuan berlari ke atas panggung. Dia kemudian memberi kado terbungkus berbentuk silinder serta memeluk Rossi. Adegan tersebut tak ada dalam agenda. Rossi hanya tersenyum, namun terlihat tak bisa menyembunyikan kekagetannya. (ady/zul/jpnn)

Minim Kontribusi, Tiga Legiun Dicoret

CMYK

serangkaian Super Series. Even terdekat adalah All-England, yang berlangsung di Birmingham, 9-14 Maret mendatang. (nar/zul/jpnn)

Taufik Hidayat

RASA INDONESIA

SEPAK POJOK

SURABAYA - Tiga pemain akhirnya dipastikan menjadi korban perombakan kekuatan Persebaya di musim transfer. Mereka adalah Ngon a Djam (penyerang asal Kamerun), Josh Maguire (gelandang/Australia), dan Anderson da Silva (belakang/Brazil). Kontribusi ketiganya dianggap kurang maksimal di tim berjuluk Green Force tersebut. Sebagai gantinya, manajemen Persebaya mengusung empat nama baru, yakni Juan Marcelo Cirelli (bek/Argentina), Patricio ‘Pato’ Marales (striker/ Cile), Bu Young-Tae (striker/ Korsel), serta Jeon Byung Euk (gelandang/Korsel). Tapi hanya Marcelo dan Pato yang sudah bisa dipastikan berkostum Persebaya. “Dua pemain Korea (Selatan) itu tetap kami daftarkan. Tapi, keputusan perekrutan masih dalam satu atau dua hari ini sambil menunggu rekomendasi pelatih,” jelas Manajer Persebaya Saleh Ismail Mukadar kemarin (1/3). Dia menjelaskan, pihaknya bisa saja mendaftarkan empat orang atau lebih meski yang akhirnya direkrut hanya tiga orang. Kabar ini sekaligus mengkandaskan kemungkinan gelandang Iran Hamid Reza Zakari yang sempat diminati Persebaya. Manajemen menilai penampilan Hamid terus menurun sehingga mereka batal merekrut.

ngan tim nasional, mereka segera berlatih guna menyiapkan diri menyongsong

FARID FANDI/JPNN

PELAPIS – Wijay (bawah) akan dijadikan pelapis posisi yang ditinggalkan Jos McMaguire.

Sebelum mengumumkan keputusan tersebut, Persebaya, jelas Saleh, sempat beberapa kali gagal merekrut pemain. Di antaranya, mantan penyerang Persipura Ernest Jeremiah (Nigeria), Cristian Carrasco (Cile), serta Eduardo Bizarro (Brazil). Khusus Carrasco, Saleh mengaku sudah sepakat terkait nilai kontrak. Tapi yang bersangkutan tidak kunjung memberikan konfirmasi. Akhirnya, manajemen Persebaya menjatuhkan pilihan pada Pato, penyerang yang baru terbuang dari Persik Kediri ((27/2). “Akhirnya kami memilih Pato karena yang tersisa ya Pato itu,” ujarnya. Hal itulah, lanjut dia, yang menjadi alasan manajemen

Persebaya tertutup terkait perekrutan pemain kepada media beberapa hari terakhir. Apalagi, dalam aturan, dia menyatakan bahwa pemecatan pemain tidak boleh didahului pemberitaan di media sebelum yang bersangkutan diberitahu. Akhirnya, ketiga pemain yang bersangkutan sudah diberitahu terakit pemecatan itu. Tapi khusus Ngon, pemberitahuan disampaikan melalui surat elektronik. Saleh mengatakan bahwa Ngon saat ini sudah berada di Kamerun karena istrinya kecelakaan. “Bahkan sampai koma dan besar kemungkinan tidak akan kembali ke sini,” ucap dia. Sedangkan Josh, tambah Saleh, telah diberitahu. Bahkan,

pemain Australia itu sudah direkrut PSPS Pekanbaru siang kemarin. “Kebetulan, dia diminati PSPS dan agennya sendiri yang menawarkan,” ungkapnya. Sementara, Anderson mengaku belum mempunyai rencana sejak mendengar keputusan tersebut. Dia mengakui tak punya lagi kesempatan untuk bergabung dengan tim lain, karena batas pendaftaran sudah ditutup. Karena itu, Anderson tampak tak bisa menyembuyikan kekecewaannya setelah menerima keputusan manajemen. “Mau bagaimana lagi, saya sebagai pemain harus profesional,” terang mantan pemain PSS Sleman itu. (uan/diq/jpnn)

Dite Surendra/JPNN

HADIR LAGI - Motor Yamaha M1 milik pembalap Fiat Yamaha Valentino Rossi di DBL Arena Surabaya, Senin (1/3).


PEKALONGAN RAYA

14

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

LINTAS

Anggaran Perbaikan Jalan Desa Kosong ANWAR FATONI

DILANJUT - Proses persidangan kasus korupsi TPI jilid II dengan terdakwa Komarudin akan diteruskan hingga selesai.

Sidang TPI Jilid II Dilanjut BATANG - Proses persidangan kasus korupsi dana pemotongan hasil lelang (raman) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Batang jilid II akan diteruskan. Hal itu seiring dengan keluarnya hasil putusan sela, yang memutuskan menolak eksepsi penasehat hukum terdakwa, Senin (1/ 3) di Pengadilan Negeri Batang. Majelis Hakim yang diketuai Lilik Sugihartono SH dengan anggota M Iqbal Basuki Widodo SH dan Ni Gusti Made Utami SH, dalam amar putusan selanya mengatakan, bahwa dakwaan dari Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batang sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Majelis Hakim juga mementahkan pendapat penasehat hukum terdakwa dalam eksepsinya, yang menyangkal keterlibatan terdakwa Komarudin dalam kasus korupsi yang merugikan negara senilai Rp 1,2 miliar tersebut. Padahal dalam dakwaan Tim JPU sendiri sudah dijelaskan bahwa terdakwa telah menggunakan uang senilai Rp 69 juta untuk keperluan pribadi. Sehingga Majelis Hakim pun menilai bahwa dakwaan yang disusun oleh Tim JPU telah jelas, cermat dan lengkap. “Berdasarkan keterangan-keterangan di atas, memutuskan eksepsi penasehat hukum dinyatakan tidak dapat diterima. Memerintahkan (Tim) Jaksa Penuntut Umum untuk melanjutkan sidang dengan menghadirkan para saksi,” vonis Majelis Hakim. Menanggapi putusan sela tersebut, penasehat hukum terdakwa H Taufik, belum akan mengambil sikap. “Kami masih akan mendiskusikannya dengan terdakwa. Kalaupun nanti banding kemungkinan akan diajukan bersamaan dengan (kemungkinan) banding atas putusan final,” ujarnya. (ton)

BATANG - Banyaknya kerusakan jalan di Kabupaten Batang dipastikan belum dapat dilakukan perbaikan dalam waktu dekat. Khususnya untuk jalan desa dimana anggaran untuk perbaikan saat ini tidak ada. Karena pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air masih memperioritaskan perbaikan jalan kabupaten. Demikian disampaikan Kepala Bidang Jalan Kabupaten Dinas BMSDA, Suko Winarno, saat ditemui Senin (1/3) kemarin. “Saat ini anggaran untuk jalan desa kosong. Dalam artian anggaran tidak ada. Untuk sementara ini masih fokus ke jalan kabupaten,” ujarnya didampingi Kasi Pemeliharaan Jalan Desa, Sukiswono. Saat ini, anggaran yang tersedia sangat minim hanya sekitar Rp 600 juta, yang digunakan untuk pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan kabupaten. Dimana alokasi terbanyak adalah untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan. Sementara untuk jembatan hanya perbaikan ringan. “Belum tersedia anggaran untuk pembuatan jembatan baru,” kata Suko. Dinas BMSDA sendiri mencatat setidaknya ada 63 ruas jalan kabupaten yang saat ini mengalami kerusakan parah, dari total 145 ruas yang memiliki panjang 450 kilometer. Untuk tingkat kerusakan sedang terdapat 62 ruas, sementara yang bisa dikatakan bagus hanya 20 ruas. Terkait kerusakan yang terjadi pada jembatan di Dukuh Ngeblak Desa Jambangan Kecamatan Bawang, diakui pihaknya belum menjadi prioritas. “Untuk kerusakan di jembatan itu memang kami sudah mendapat laporan. Namun saat ini jembatan yang menjadi prioritas adalah di Wonobodro. Diharapkan dan diusahakan DED tahun ini bisa masuk (selesai, Red),” ungkapnya. Akan tetapi, pihaknya siap menganggarakan perbaikan bila hal itu sangat mendesak dan untuk kepentingan masyarakat banyak. Meskipun penanganannya akan dilakukan sesuai kemampuan. Karena pada dasarnya jalan tersebut bukan ruas jalan kabupaten.Diakuinya, selain jalan, saat ini anggaran yang tersedia masih diprioritaskan untuk pemeliharaan jembatan kabupaten. (ton)

ANWAR FATONI

RUSAK PARAH - Kondisi jalan di Dukuh Roban Desa Kedungsegog Tulis yang cukup mengenaskan dan mendesak untuk diperbaiki.

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK


PEKALONGAN

SELASA 2 MARET 2010

15

RADAR TEGAL

Kru Bus AKDP Unjuk Rasa

LINTAS

Dilarang Masuk Kota Semarang

SUDARTO

KORBAN PEMUKULAN - Joko duduk kanan, korban pemukulan oknum polisi, sedang diperiksa petugas Puskemas Motongsari, Weleri.

Kondektur Dipukul Oknum Polisi KENDAL - Aksi demo kru angkutan umum AKDP jurusan SemarangSukorejo dan Semarang-Limpung (Batang), Senin (1/3) pagi, diwarnai insiden kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi, terhadap salah seorang kru angkutan bus AKDP, yang bermaksud mencegat bus penumpang dari arah barat (Weleri). Kondektur bus PO “Curugsewu”, Joko Prayitno (37), warga Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, mengatakan, saat itu, dirinya sedang mencegat Bus PO Coyo, yang melaju dari arah barat. Bus diminta untuk menurunkan penumpangnya dan melakukan aksi mogok bersama. Salah seorang oknum polisi yang turun dari bus Coyo, tiba-tiba langsung melayangkan bogem mentah. Joko yang sama sekali tidak menyangka, kalau di Kendal masih ada oknum aparat penegak hukum, berani melakukan main hakim sendiri, tidak sempat mengelak. Pukulan oknum polisi berinisial Ba tersebut, tepat mengenai pelipis di bagian sebelah kiri, sehingga ia nyaris jatuh terjerembab ke belakang. Oknum polisi tersebut, menuduh Joko, menyebabkan macetnya arus lalulintas. Merasa diperlakukan sewenang-wenang oleh oknum polisi yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, dengan ditemani salah seorang kru bus AKDP lainnya, Joko langsung pergi ke Puskesmas 24 Jam, Motongsari Kecamatan Weleri, untuk minta divisum. Jarak Puskesmas, sekitar 300 m arah barat, dari TKP. Korban merasa kepalanya masih pusing. “Polisi sebagai aparat penegak hukum, kok tidak mau tahu, bagaimana nasib yang dialami oleh kru angkutan umum bus AKDP. Kalau perbuatan kami, mencegat bus angkutan umum, dinilai salah, kan bisa disampaikan secara baik-baik dan tidak main hakim sendiri seperti itu,” sesalnya. Begitu visum keluar, kasus ini akan segera diadukan ke Kapolres Kendal. (dar)

KENDAL- Ancaman mogok kerja, awak bus angkutan umum AKDP, jurusan Semarang-Sukorejo dan Semarang- Limpung, Senin (1/ 3), akhirnya menjadi kenyataan. Sejak pagi, bus trayek ke dua jurusan ini, sudah berkumpul di depan Terminal “Bahurekso”, Jalan Raya Utama Jenarsari. Semakin siang, jumlahnya kian bertambah banyak. Diantaranya bus PO Safari, Dua Putri, Curugsewu, Curugsewu Jaya, Puri Shima, Bintang Putra, Sumber Mas, Arum Jaya, Mubarok, Dana, dan lain sebagainya. Bahkan dua bus besar, yakni PO Sahabat dan Coyo, juga ada yang masuk ke dalam Terminal yang tidak berfungsi tersebut. Sebagian kru bus, menempelkan poster pada bus masing-masing. Poster berisi protes atas kebijakan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika serta Pemkot Semarang, yang melarang bus AKDP dari arah barat (Kendal), masuk ke Dalam Kota maupun menuju ke Terminal Terboyo, Semarang. Semua bus AKDP, harus masuk dan berhenti di Terminal Baru Mangkang. Beberapa poster antara lain berbunyi; “Dijual cepat, 148 bus AKDP jurusan Semarang-Sukorejo, Semarang- Limpung, daripada kami mati pelan- pelan”, “Keputusan 1 Maret 10 oleh Dishub Kota Semarang sengaja membunuh kami”, “Turunkan Pejabat Arogan”, dan lain sebagainya. Sebagian awak bus lainnya,

berkumpul di pinggir Jalan Raya Utama, seraya mencegat semua bus angkutan umum dari arah Weleri (Barat). Mereka dipaksa menurunkan penumpangnya, dan diminta ikut dalam aksi damai, yang digelar di sebelah barat Terminal Mangkang. Arus lalulintas, yang melewati jalur ini, harus berjalan pelan- pelan, mengingat banyaknya awak bus yang berdiri di pinggir jalan. Akibat aksi mogok kerja, mulai pukul 09.00, Jalan Raya Jurusan Weleri- Kendal, terlihat demikian lengang dari lalulalang bus AKDP. Hanya ada sastu dua bus mini yang masih melewati rute ini. Namun, kebanyakan hanya melayani rute dari arah timur (Kaliwungu-Kendal-Cepiring-Weleri). Sejumlah penumpang terpaksa menunda berpergian. Menurut Ketua Paguyuban “Setia Kawan”, bus AKDP Jurusan Semarang- Sukorejo, Budiono, bus AKDP yang melayani trayek Semarang- Sukorejo dan SemarangLimpung, sekitar 148 unit. Namun yang masih aktif, tinggal 100 unit. Sisanya dalam kondisi rusak. Awak bus inilah yang melakukan aksi demo mogok kerja, sebagai bentuk protes atas kebijakan Pemkot dan Dishub Infokom, Semarang. “Larangan bus penumpang AKDP masuk ke Dalam Kota Semarang maupun sampai ke Terminal Terboyo, ditetapkan secara sepihak, mengabaikan sendi hukum, khususnya perijinan trayek yang dikeluarkan Pemprov yang mengijinkan bus AKDP masuk sampai Terminal Terboyo, serta tidak/belum mendapatkan persetujuan dari perwakilan kru bus AKDP Kendal.”

SUDARTO

CEGAT - Kru bus AKDP, Senin pagi, mencegat rekannya untuk sama-sama mogok kerja dan berdemo di Terminal Mangkang, Kota Semarang.

Diperkirakan, Dishub danb Infokom Kota Semarang, ngotot melakukan kebijakan sepihak, karena banyak pejabatnya yang memiliki angkutan umum dalam kota. Perte-

muan antara perwakilan awak bus dengan pihak Dishub dan Infokom Kota Semarang, masih berjalan alot. Masing- masing pihak, berusaha mempertahankan penda-

patnya sendiri. Bila tetap tidak ditemukan solusinya, kru bus AKDP akan mempertimbangkan membuat Terminal Bayangan, sebelah barat Terminal Mangkang. (dar)


CMYK

18

SELASA, 2 MARET 2010

RADAR TEGAL PROSENTASE Apa kamu suka sastra? suka sekali 40% lumayan suka 55% tidak suka 5% antara suka dan tidak 5% Apa kamu mengirimkan hasil karya mu pada majalah atau surat kabar? pasti 10% sering 5% nggak pernah 75% pernah 10%

THE CHILDREN OF GAM BAND.

Usung Rock Alternatif BULAN Februari 2007, merupakan momen awal kelahiran band SUPM Negeri Kota Tegal ini. “Tapi kami lupa tepatnya tanggal berapa, sewaktu aku masih duduk di kelas satu,” ungkap Rois, salah satu personil The Children of GAM Band. Menurut dia, makna filosofis dari bandnya diambil dari jurusan masing-masing personil yakni jurusan mesin. “Makanya disitu ada GAM nya yang kepanjangan dari Gabungan Anak Mesin,” tambahnya. Sebagai band sekolah, kelompok ini dengan berani mengusung aliran rock alternatif sebagai aliran musik bandnya. “Band kami sering bawain lagu-lagunya Coklat,” tandas dia. Untuk latihan, dilakukan secara otodidak tanpa pelatih. Selain musik, mereka juga suka sepak bola. Olahraga itu dianggap bisa menjadikan mereka sebagai cowok sejati. Rabu sore merupakan hari yang dipilih untuk latihan di sekolah. Sedangkan Minggu merupakan hari yang dipilih untuk latihan di luar studio. “Kalo latihan di luar, biasanya kami patungan per anak Rp 5 ribu dan kalo di luar biasanya seru-seruan loh. Dulu waktu kelas satu terkadang ijin ke senior, untuk keluar susah karena kami kan hidup di asrama,” kenang Rahmat Jaya diamini personil lainnya. (balkis)

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam, Agus Winarto

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

23 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP 50 Persen SMA 50 Persen

Jenis sastra apa yang paling kamu suka? puisi 20% novel 35% cerpen 25%

“Buku adalah pengusung peradaban. Tanpa buku, sejarah menjadi sunyi, sastra bisu, ilmu pengetahuan lumpuh, serta pikiran dan spekulasi mandek.” (Barbara Tuchman). KENAL Chairil Anwar atau Habiburrahman el-Shirazy? Kalo ada yang belum tahu, coba tanya deh ke guru Bahasa Indonesia kamu. Nama pertama merupakan sosok penyair yang karyanya kerap masuk dalam materi bahasa sejak di sekolah dasar. Sedangkan yang terakhir, penulis ‘Ayatayat Cinta’ yang filmnya sempat booming beberapa waktu lalu. Dunia tulis menulis tentunya menjadi bagian tak terpisahkan dari sastra. Dari 20 ResponX yang ada, 55 persennya mengaku lumayan suka dengan dunia sastra. “Karena memang menarik untuk dipelajari,” ungkap Indah Marlina, siswi SMP Negeri 19 Kota Tegal. Selain mereka, ResponX yang sangat suka dengan sastra juga cukup banyak. Mereka yang memilih jawaban itu mencapai 40 persen. Meski jumlah penyukanya cukup banyak, masih ada 20 persen ResponX yang menyatakan tidak tahu. Sementara 25 persen ResponX mengaku bingung karena belum memahaminya. “Ya masih belum paham dengan sastra, maklum kan aku anak mesin,” ujar siswa SUPM Negri Kota Tegal Akhmad Rois yang kini duduk di kelas 3 Mesin. Ditanya lebih jauh lagi, 20 persen ResponX memilih sastra sebagai sesuatu yang berhubu-

Tetap Semangat Meski Karya Nggak Dimuat ngan dengan dunia tulis menulis. “Kayaknya sih yang berhubungan dengan dunia tulis-menulis,” tandas Rizqi Mentari Suci yang bersekolah di SMP Negeri 15 Kota Tegal dan sekarang duduk di kelas VIIB. Sementara, 60 persen memilih jawaban sastra sebagai bagian dari materi di mata pelajaran Bahasa Indonesia. “Aku anggap pelajaran Bahasa Indonesia itu sulit, makanya aku kurang suka dengan sastra,” tutur ResponX dari SMA Muhammadiyah Kota Tegal Agung Indra laksana, kelas X.I. Dari seluruh ResponX yang didata, beberapa ResponX mengaku pernah mengirim tulisan pribadinya ke media cetak. Salah satunya Iis, siswa SMP yang tidak mau menyebutkan asal sekolahnya. Dan meski

tidak dimuat, aku tetap yakin pasti suatu saat dimuat, dan tetap nulis dengan optimis,” ujar M Nasukha, siswa SMK Negeri 2 Adiwerna Kabupaten Tegal, kelas XI Multimedia. Mereka yang cuek juga ada.

“Yah, kalo emang tulisanku nggak dimuat ya sudah, cuek aja lagi dan nggak masalah yang penting udah nyoba,” tambah Ahmad Fauzi, teman sekelas

Nasukha. Meski berminat, rupanya 55 persen ResponX merasa tak punya bakat di dunia sastra. Seperti yang diungkapkan Stefani Anjelina, siswi SMP Negeri 19 Kota Tegal kelas VII E. Sementara 30 persen menyatakan punya bakat dan minat. “Pengin sih aku asah bakatku, lagian aku juga minat kok,” tutur Rifki Arifianto, siswa SMK Muhammdiyah 1 Kota Tegal kelas 1 Listrik. Soal karya sastra favorit, 35 persen mengaku paling suka dengan novel. (tim)

nggak dimuat, rupanya 50 persen ResponX tetap semangat menulis. “Walaupun hasil tulisanku

Metode : Random sampling

DUNIA sastra bukan hal yang baru bagi Ali Irfan. Pengajar yang kini menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Tegal ini mengaku mengawali kiprahnya di dunia tulis menulis saat masih jadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Cirebon pada tahun 2004. ”Sebelum itu saya sama sekali nggak suka baca apalagi menulis,” katanya. Ia pun mendadak jadi suka buku. Uang saku yang pas-pasan sebisa mungkin disisihkan buat beli buku. Bahkan sampai dibela-belain puasa demi untuk mendapatkan sebuah buku. Beberapa pelatihan kepenulisan ia ikuti dan benar-

Pujaan Hati KANGEN BAND

[intro] A E F#m C#m D A B E A E hei pujaan hati apa kabarmu F#m C#m ku harap kau baik-baik saja D A pujaan hati andai kau tahu B E ku sangat mencintai dirimu A E hei pujaan hati setiap malam F#m C#m aku berdoa kepada sang Tuhan D A berharap cintaku jadi kenyataan B E agar ku tenang meniti kehidupan [*] D E hei pujaan hati, pujaan hati D E pujaan hati, pujaan hati [chorus] A E mengapa kau tak membalas cintaku F#m C#m mengapa engkau abaikan rasaku D E ataukah mungkin hatimu membeku B E hingga kau tak pernah pedulikan aku A E cobalah mengerti keadaanku F#m C#m dan cobalah pahami keinginanku D A ku ingin engkau menjadi milikku B E lengkapi jalan cerita hidupku D E hei pujaan hati, pujaan hati [interlude] A E F#m C#m D A B E A E hei pujaan hati setiap malam F#m C#m aku berdoa kepada sang Tuhan D A berharap cintaku jadi kenyataan B E agar ku tenang meniti kehidupan repeat [*], [chorus]

CMYK

Ali Irfan Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Tegal

benar membakar semangatnya untuk menulis. Hasilnya tak mengecewakan. Cerpen perdananya yang berjudul Impian Semu dimuat sebuah koran lokal di Cirebon. Cerpen-cerpen yang lain pun menyusul. Bahkan beberapa artikel dan cerpennya dimuat di Radar Cirebon. Cerpennya yang berjudul Dua Helai Sayap Jibril (2005), sempat dipentaskan dalam pertunjukkan teater oleh Teater Awal di kampus tempat

ia menimba ilmu di Kota Wali. Menurutnya hanya ada tiga hal untuk bisa menuangkan ide ke dalam sebuah tulisan, yakni menulis, menulis, dan menulis. Ia menilai sebenarnya banyak orang berkeinginan untuk menulis, punya begitu banyak ide, tapi itu hanya ada di lintasan. Sama sekali tak bergerak untuk menuliskannya dalam bentuk tulisan. Hasilnya ide itu hanya mengendap saja di pikiraan tanpa banyak orang tahu. ”Padahal kalau orang itu tahu bahwa menulis itu bukanlah aktivitas bakat, tentu orang itu sudah bisa menulis,” ungkapnya.. (agus)

X-SPORT

Tim Baru Bersiap Ikuti Popda CABANG olahraga sepak takraw merupakan menjadi salah satu jenis olah raga yang mulai dirintis di SMP Negeri 19 Kota Tegal. Meski begitu, semangat Yustin, Afgani, Juli, Bowo, Wawan dan Kurniawan tampak begitu tinggi menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang kini tinggal menghitung hari. Jadwal latihan ekstra kurikuler (ekskul) ini biasanya bersamaan dengan latihan tim basket putri. Dengan sarana dan prasarana yang cukup menunjang, pembagian tempat latihan bukan menjadi kendala berarti selama latihan. Kepala SMP Negeri 19 Kota Tegal Drs Suhud mengungkapkan, anggota tim takraw cende-

rung lebih mudah dilatih dibandingkan sepak bola. Selain tidak membutuhkan lahan yang luas untuk lapangan, jumlah anggotanya juga relatif lebih sedikit sehingga mempermudah pembinaan. Suhud sendiri mengaku tidak membebankan peserta didiknya bisa mendapat juara satu di Popda. “Karena kalau dibebani harus juara satu, khawatirnya itu malah jadi beban pikiran mereka,” tandas dia. Latihan rutin dilaksanakan setiap Senin sore dengan waktu ekstra setiap Rabu sore. Langkah ini dipersiapkan pelatih menjelang even Popda. (agus)

AGUS WINARTO/TIM XPRESI

BERPOSE - Tim Takraw SMP Negeri 19 Kota Tegal berpose setelah menjalani latihan.


SAMBUNGAN

SELASA 2 MARET 2010

19

RADAR TEGAL

Balapan sampai Tiga Tahun Lagi dari halaman 1 Tapi perhatikan jalanan, karena saya melihat banyak kemacetan dan kondisi jalannya tidaklah fantastis. Pada saat yang sama, ikuti semua balapan MotoGP 2010, dan cobalah untuk menikmatinya! Kini kita mulai bicara soal MotoGP. Anda merupakan pembalap tercepat dalam semua sesi uji coba yang sudah dilakukan. Menurut Anda, apakah Anda merupakan kandidat utama juara dunia tahun ini, mengejar gelar juara dunia kesepuluh? Kami baru menjalani uji coba di Sepang, dan itu merupakan sirkuit yang baik untuk Yamaha dan untuk saya. Kita masih harus menunggu hasil uji coba lain di sirkuit lain. Tapi saya adalah juara dunia dalam dua musim terakhir, jadi tentu sayalah kandidat utama juara dunia tahun ini. Musim lalu Anda hanya memenangi enam lomba. Bila dibandingkan dengan musimmusim juara sebelumnya, itu jumlah kemenangan paling sedikit. Berapa lomba yang ingin Anda menangi tahun ini? Tahun lalu adalah tahun yang luar biasa karena kami merebut gelar juara dunia. Tapi saya membuat beberapa masalah dan (secara tim) kami mengalami beberapa masalah. Jadi untuk 2010 kami ingin lebih baik. Pada akhirnya, target utama kami adalah untuk merebut juara dunia, bukan memenangi lomba. Jadi, jumlah lomba yang harus dimenangi tidaklah terlalu penting. Seberapa baik motor (Yamaha YZR-M1) Anda tahun ini? Seberapa baik kalau dibandingkan dengan tahun lalu? Saya benar-benar senang. Motor ini tampaknya lebih baik. Dalam hal sasis, juga mesin. Karena di Jepang Yamaha be-

kerja begitu keras untuk (beradaptasi) dengan regulasi baru, yang hanya mengizinkan pemakaian enam mesin untuk seluruh musim ini. Motor kami tampaknya cepat. Kami begitu senang, dan kami menunggu berlangsungnya lomba pertama untuk memahami situasi yang sebenarnya. Karena lomba biasanya selalu beda dengan uji coba. Bagaimana Anda melihat para pesaing? Kompetitor mana yang bakal memberi kesulitan terbanyak tahun ini? Bagi saya, pesaing paling menyulitkan adalah Jorge Lorenzo, rekan setim saya sendiri, yang mengendarai motor yang sama. Juga (Casey) Stoner bersama Ducati. Mungkin juga (Dani) Pedrosa, (Ben) Spies, (Andrea) Dovizioso, dan (Loris) Capirossi tidak jauh ketinggalan. Mari kita melihat agak ke depan. Kita semua tahu MotoGP akan ganti regulasi dan pindah ke mesin 1.000 cc pada 2012, bahkan mungkin lebih cepat. Jelaskan pendapat Anda tentang itu? Saya pikir situasi sekarang tidaklah terlalu jelas. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada 2011 dan 2012. Tapi menurut saya adalah sebuah kesalahan mengubah dari 1.000 cc ke 800 cc di MotoGP. Jadi saya senang kalau 1.000 cc bisa kembali. Tapi saya membaca di sebuah situs di internet, Yamaha mungkin tidak mau ikut pindah ke 1.000 cc. Apa pendapat Anda? Ya, situasi sekarang tidaklah fantastis. Semua pabrikan butuh menghemat uang untuk masa depan, karena situasi ekonomi dunia tidaklah fantastis. Terutama karena alasan itulah, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada 2011 dan

2012. Tapi Anda berharap Yamaha akan pindah ke 1.000 cc. Ya. Saya pikir kami butuh bicara bersama dengan para engineer untuk memutuskan jalur mana yang harus diikuti Sedikit lebih personal. Anda sekarang 30 tahun. Sekarang saya 31 tahun. Oke, 31 tahun. Sekarang Anda salah satu yang lebih tua di MotoGP. Bagaimana Anda membandingkan Valentino Rossi 31 tahun dengan Valentino Rossi 20 tahun? Dari 20 tahun ke 30 tahun, hidup kita banyak berubah. Kita menjadi lebih dewasa dan lebih tua. Ha ha ha. Juga lebih diam. Soal mengendara, saya pikir tak banyak berubah. Saya lebih berpengalaman, itu pasti. Ketika saya masih umur 20, saya lebih crazy. Tapi pada akhirnya, saya pikir level kemampuan kurang lebih sama. Secara fisik? Secara fisik, saya merasa sangat baik. Karena sekarang saya latihan lebih banyak daripada ketika masih umur 20. Sampai kapan Anda masih ingin balapan? Saya paham Anda masih 31 tahun. Anda masih bisa balapan sampai seperti Loris Capirossi, yang jauh lebih tua. Berapa lama lagi Anda ingin balapan, paling tidak di MotoGP? Saya belum memutuskan. Tapi saya pikir untuk saya mungkin tiga musim lagi. Setelah itu? Anda ingin Formula 1 atau reli? Tidak. Menurut saya Formula 1 mungkin impossible. Entahlah, saya akan putuskan nanti. Saya sangat suka mobil balap. Reli adalah passion saya, tapi saya juga suka yang lain. Saya belum memutuskan. Oke, setelah semua balapan berakhir. Apa hidup Anda setelah tidak lagi balapan nanti? Entahlah. Saya akan mencoba menjalani hidup normal dan punya keluarga normal. (*)

Cawapres Pengganti Lewat Voting ... dari halaman 1 “Pertanyaan yang muncul, siapa yang paling berhak menentukannya,” ujar Lukman. Persoalan itu dijawab Tatib MPR dalam pasal 117 ayat 7. Intinya, bila terjadi deadlock di internal koalisi, yang berhak mengajukan adalah parpol yang memperoleh suara terbesar dalam pemilu DPR, DPD, dan DPRD. Selain itu, lanjut Lukman, juga belum ada penegasan bahwa gabungan parpol yang berhak mengajukan calon adalah gabungan yang secara resmi tercatat di KPU. “Ini sekarang diatur melalui pasal 117 ayat 6,” terang legislator PPP itu. Dia menambahkan, dalam proses pengisian kekosongan jabatan Wapres, sebelumnya tidak ada pengaturan tentang perlunya proses verifikasi ter-

hadap dua calon Wapres yang diajukan presiden ke MPR. Dengan adanya Tatib MPR, proses verifikasi itu turut diatur. Setelah menerima dua nama calon Wapres dari presiden, MPR membentuk tim verifikasi. Jumlahnya paling banyak lima persen dari anggota MPR yang susunannya mencerminkan fraksi dan kelompok anggota secara proporsional. “Masa kerjanya paling lama tujuh hari sejak presiden menyerahkan kelengkapan syaratsyarat bakal calon Wapres,” jelasnya. Setelah dinyatakan lolos verifikasi, baru Sidang Paripurna MPR menggelar pemilihan. Pemilihan cawapres dilakukan dengan cara voting, karena ada dua calon. Bila raihan suaranya sama banyak, maka diadakan voting ulang. Hasilnya tetap juga sama, maka

Presiden diberi hak untuk memilih salah satu. Peraturan Tata Tertib DPR itu disetujui secara aklamasi oleh seluruh fraksi dan kelompok DPD di MPR. Selain mengesahkan Peraturan Tata Tertib MPR, sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua MPR Taufik Kiemas itu juga menyetujui Kode Etik MPR. Anggota MPR dari Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat menyampaikan, tatib tersebut dibuat semata-mata untuk memperkuat sistem konstitusional sebagaimana diatur UUD 1945. Jadi, bukan untuk menjawab hiruk pikuk perpolitikan belakangan ini. “Artinya, tata cara pemakzulan yang diatur dalam tatib ini bukanlah untuk mewanti-wanti siapa pun dan bukan pula disiapkan untuk digunakan dalam waktu dekat ini,” tegas Martin. (pri/tof)

Kepala Dibacok, Harta Emas Dikuras dari halaman 1 Setelah jendela dibuka, keduanya langsung beraksi. Tapi apa terjadi, pemilik rumah yang juga seorang janda Suri (56) terbangun dari tidurnya. Setelah mendengar suara yang mencurigakan, wanita lanjut usia ini segera berusaha mencari tahu datangnya suara. Apa karena tiupan angin, atau karena dari sumber lain. Karena terus diliputi perasaan curiga, ia segera saja keluar kamar. Dan kecurigaan itu ternyata benar. Di depannya

sudah berdiri dua orang lelaki. Satu orang merupakan tetangga dekat, dan sebelum korban teriak mulut janda tua ini langsung dibekapnya. Korban pun terus meronta, dan sekuat tenaga berusaha melepaskan diri. Melihat keadaan ini, tersangka Cipto langsung membacok punggung korban. Karena terus meronta dengan sadis terdakwa Cipto, selanjutnya melepas bacokan yang kedua, dan mengenai bagian kepala. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku dengan leluasa mempreteli semua per-

hiasan emas yang menempel, baik kalung maupun berupa gelang emas, dan apa saja yang menempel di badan korban dilepas secara paksa. Total emas yang berhasil dirampas itu seluruhnya mencapai 17 gram. Barang hasil kejahatan ini lalu dijual di terminal Cirebon. Seluruhnya dihargai Rp 1, 950 juta, dan uang haram itu kemudian dibagi dua. Setelah itu keduanya berpisah. Di hadapan Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapesy, dan Kasat Reskrim AKP Sugeng SH, para pelaku mengakui segela

perbuatannya. Sementara aksi itu dilakukan karena alasan ekonomi. “ Saya benar-benar kepepet pak,” kata tersangka. Diakui sebelum menjalankan aksinya, siang harinya kedua pria tamatan SD ini lebih dulu melakukan survei lokasi. Atau semacam pengenalan medan, sekaligus identifikasi mana saja lokasi yang akan dituju. Termasuk melirik perhiasan milik korban. Emas yang selalu menempel itu diakui lama jadi incaran. Sementara korban harus dilarikan ke rumah sakit. (din)

Khawatir Sekuriti, Pakai Jet Pribadi dari halaman 1 maha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dan mendapat fasilitas private jet (pesawat pribadi). “Semula, Rossi hanya mau mengunjungi satu kota saja. Sebab, dia merasa trauma atas kunjungannya tahun lalu. Waktu di Jakarta, sekuritinya kurang baik apalagi waktu itu dia masih cedera kaki (pakai kruk, Red),” ungkap Dyonisius Beti, president director YMKI. Dyon, sapaan akrab Dyonisius, menambahkan bahwa Rossi juga masih merasakan “dampak buruk” dari kunjungannya ke India, beberapa pekan lalu. Di sana, sambutan orang juga terlalu heboh, plus dia sampai sekarang masih sering sakit perut gara-gara salah makan di India. Karena itulah, seusai uji coba di Sepang, Malaysia, Jumat pekan lalu (26/2), Rossi hanya mau mengunjungi satu kota di Indonesia. “Karena Medan paling dekat dari Malaysia, dia semula hanya mau ke sana,” tutur Dyon.

Saat dirayu-rayu, Rossi terus berargumen untuk menolak. Sebab, Rossi khawatir segala gangguan yang dia alami bisa berpengaruh terhadap performanya saat balapan di lintasan. “Pilih mana yang lebih penting, saya jumpa fans atau balapan?” kata pembalap berjuluk “The Doctor” tersebut. Rossi akhirnya mau ke Surabaya setelah YMKI bersedia menyediakan private jet (jet pribadi) selama di Indonesia. Tapi, itu pun Rossi masih sempat banyak bertanya-tanya. Dia ingin memastikan bahwa pesawat yang akan dia pakai mengikuti standar Eropa. “Dia takut, karena banyak membaca soal masalah penerbangan di Indonesia,” ungkap Dyon. Permintaan Rossi pun terwujud. Dia menggunakan pesawat jenis Falcon supermewah, keluaran 2006, yang disewa dari Singapura. Eiji Tada, vice president director YMKI, menyebut bahwa Rossi sangat kagum pada pesawat itu. “Katanya, itu pesawat termewah kedua yang pernah dia tumpangi,” celetuk

Tada. Saat wawancara eksklusif dengan harian ini, Rossi pun mengaku senang dengan pesawat tersebut. “Pesawatnya besar,” ujarnya dengan senyum nakal. Dengan pesawat pribadi yang hanya berisi 13 kursi tempat duduk mewah itu, Rossi pun bisa tenang terbang dari Medan ke Surabaya, Minggu malam lalu (28/2). Total penerbangan memakan waktu sekitar tiga jam. Apalagi, langit malam itu juga sedang bersahabat. Pihak Rossi mengaku penerbangannya sangat smooth (mulus). Di Surabaya kemarin pagi, Rossi menjalani jumpa pers di Hotel JW Marriott. Setelah makan siang, baru dia menuju DBLArena di kawasan Jalan Ahmad Yani. Di gedung yang sudah berkali-kali digunakan untuk even kelas dunia NBA tersebut, Rossi pun tampil di hadapan sekitar 4.000 pengunjung. Bagi Rossi, ini adalah kunjungan keempatnya di Indonesia. Pada 1996 dan 1997, dia sempat balapan di Sirkuit Sentul, di kelas 125 cc. Tahun lalu,

dia menjumpai fans di Jakarta. Minggu lalu ke Medan dulu, baru kemarin acara di Surabaya. Seusai acara kemarin, ketika ditanya kota mana yang memberi kesan terbaik, Rossi berusaha menjawab secara diplomatis. “Semuanya menyenangkan. Tidak ada satu yang menurut saya benar-benar lebih baik,” ucapnya. Namun, secara halus Rossi menyebut bahwa kemasan acara di Surabaya ini paling baik. “Di sini set up-nya (kemasannya, Red) baik sekali,” ungkapnya. Tadi malam, Rossi langsung bertolak meninggalkan Surabaya. Dia langsung terbang ke Jakarta, setelah itu langsung terbang lagi ke Dubai, dan mungkin lanjut balik ke Eropa. Rossi memang harus segera kembali bekerja, menyiapkan diri untuk menghadapi musim balap 2010 nanti. Sesi uji coba resmi MotoGP selanjutnya dijadwalkan berlangsung di kawasan Timur Tengah. Tepatnya di Losail, Qatar, 18?19 Maret mendatang. (aza)

SBY Tegaskan Bertanggung Jawab dari halaman 1 “Dan saya bertanggungjawab. Meskipun operasional teknis dilakukan oleh pejabat-pejabat negara yang memiliki kewenangan undang-undang. Meskipun saya tidak memberikan instruksi ataupun direction, tetapi saya benarkan tindakan itu,” tegas Presiden. SBY mengatakan, saat berada di Washington, dirinya memang belum mendengar secara teknis masalah di satu per satu bank. “Tapi tugas kita tentu menjaga perekonomian jangan sampai jatuh lagi, jangan sampai berurusan dengan IMF (Dana Moneter Internasional) yang tentunya akan panjang trauma yang diderita oleh Bangsa Indonesia. Itu adalah situasi hari-hari yang mencemaskan,” kenang SBY. SBY juga menyayangkan Pansus Bank Century yang sama sekali tidak mengundang

para bankir yang merupakan pelaku industri perbankan. “Saya menunggu perbankan bisa bicara di Pansus Century. Saya berharap ada kontribusi dr praktisi perbankan agar pansus lebih utuh melihat itu,” kata Presiden. Presiden mengatakan, untuk mengukur tepat tidaknya sebuah kebijakan, tidak bisa dengan hitam-putih. SBY mengatakan, pilihan yang dimiliki hanyalah menutup atau menyelamatkan. Penutupan bank tetap mengeluarkan uang sekitar Rp 6 triliun dengan risiko ketidakpastian dan biaya yang lebih besar lagi. Sedangkan penyelamatan, kini menghabiskan dana Rp 6,7 triliun. “Harus memilih salah satu,” kata SBY. Dia mengatakan, Gubernur BI dan Menkeu memiliki kewenangan untuk memutuskan hal itu. SBY membayangkan jika tidak ada yang mengambil tinda-

kan sama sekali untuk menyelamatkan industri perbankan dari ambang krisis. “Apa yang terjadi di negeri kita kalau tidak diambil tindakan sama sekali. Seperti apa? Itu bahkan perlu inquiry (angket) sendiri. Tapi itu tidak terjadi, lagipula ngapain diangketin kalau tidak terjadi,” kata SBY. Presiden mengatakan, angket bisa dilakukan jika kebijakan yang dilakukan membuat perekononomian hancur. “Dan ini tidak terjadi. Alhamdulillah tidak apa-apa, tapi dilakukan inquirement, angket,” katanya. Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan munculnya hak angket karena untuk memastikan beredarnya bermacam-macam isu, seperti mengalirnya dana ke parpol dan dugaan conflict of interest. “Boleh juga dilakukan angket, asalkan lurus pada tujuan. Dalam konteks yang memang inquiry atau penyilidikan mesti

dilakukan,” katanya. Namun ia mengingatkan, hak angket bukan termasuk pro yustisia atau ranah hukum. Para bankir kemarin menyatakan kebijakan penyelamatan krisis sudah tepat, sehingga perbankan saat ini sudah bisa tumbuh dengan baik. Perbankan optimistis target pertumbuhan kredit tahun ini bisa dicapai. Pernyataan para bankir diwakili oleh Ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Agus Martowardojo, Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono, Ketua Asosiasi Bank-Bank Pembangunan Daerah Winny Hasan, Praktisi Hukum Perbankan Prajoto, dan Ketua Kompartemen Syariah Perbanas Yuslam Fauzi. Dirut Bank Mutiara (dulu Century) Maryono juga turut hadir. Agus Martowardojo mengatakan, industri perbankan menghormati proses politik kasus Bank Century. (sof)

Diabetes Reda, Kerja Lancar Kembali ANJURAN orang tua dahulu agar mengkon-sumsi asupan yang alami telah sekian lama kita abaikan, akibatnya kita kian rentan dan rapuh menghadapi pelbagai penyakit. Penuturan Ibrahim Wasid, penduduk Jl Ne-gara , Bandar Jaya, Lam-pung TengahLampung patut kita simak. Me-masuki usia limapuluh tahun Ibrahim terkena diabetes alias kencing manis. Akibat penyakit ini, tubuhnya menjadi lemas, berat badan me-nurun , penglihatan ka-bur dan vitalitas dewasa juga melemah. Diabetes sangat berbahaya kare-na dianggap sebagai “ibu segala penyakit “ artinya diabetes merupakan pengundang pe-nyakit berbahaya lain-nya seperti jantung, gin-jal, hipertensi , impotensi dan lainnya. Ibrahim sudah mencoba menga-tasinya lewat rumah sakit, dokter dan ber-bagai obat-obatan serta suplemen, namun hasil-nya belum memuaskan. Suharno bersyukur tatkala anaknya memberi Gentong Mas yang rasanya lezat, segar dan ha-ngat. Belum sebulan mengkonsumsi rutin Gen-tong Mas, manfaat telah dirasakannya. Kadar gula secara perlahan turun menjadi 200 mg/dl alias mendekati kadar normal. “ ..Alhamdulillah, tubuh tidak lemas lagi sehingga siap kerja keras lagi “ tutur wiraswastawan ini. Dan

yang tak kalah disyukuri-nya adalah kembalinya kemampuan sebagai lelaki sejati. dewasauntuk membahagiakan istri. Sekarang Ibrahim rutin mengkonsumsi Gentong Mas setiap pagi dan sore. “...alhamdulillah berat badan saya berangsur naik lagi, memang Gentong Mas cara lezat untuk sehat dan menjadi lelaki kuat “ ujar Ibrahim

menutup perbin-cangan. Gentong Mas , suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat. Gentong Mas juga me-ngandung fiber dan magnesium yang mampu men-cegah diabetes. Selain itu Gentong Mas memiliki indeks glisemik yang sangat rendah yaitu hanya 35, sehingga mampu menjaga dan merawat pankre-asagar tetap berfungsi dengan baik. Menurut Jeff Nugent dalam

buku “Permaculture Plants (2004)” Riboflavin dan Chromium pada Gentong Mas memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olah-raga teratur, mengurangi rokok dan banyak mi-num air putih perlu dila-kukan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet. Menurut Ridwan Alawi, Eksekutif Marketing PD Gentong Mas, semakin banyak-nya masyarakat yang merasakan manfaat Gen-tong Mas membuat ting-kat permintaan melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 081313322669 / / 08156406404/ Tegal 081990879809, Apt. Medika Farma Ks. Tubun Tegal, Kabupaten Tegal : Apt.Ayu Farma 1 Jl. Raya Singkil Adiwerna, Apt. Ayu Farma Jl. Dr Sutomo Slawi, Apt Duta Sehat Jl. Raya Pagongan, Apt. kaliratu Jl. Raya Timur Banjaran. Pemalang: Apotik Sari Waras, Jl. Jend. Sudirman No. 143. Telp. (0284) 321197, Apotik Hikmah, Jl. Jend. Sudirman No. 275, Telp. (0284) 321116 P-IRT No. 812320501114 www.gentongmas.com


KOMBIS

SELASA, 2 MARET 2010

20

RADAR TEGAL

Anggarkan Capex Rp 8T JAKARTA - PT Astra Internasional, Tbk menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 8 Triliun pada 2010. Sebanyak 10 persen di antaranya untuk memperkuat jaringan otomotif dalam negeri. “Pasar pada 2010 sangat menjanjikan. Itu karena kami memprediksi pemulihan ekonomi yang terjadi dalam tahun ini, grup Astra yakin akan mencatat prestasi yang baik seperti tahun 2009, dengan pertumbuhan laba 9 persen atau menjadi Rp 2,48 trilun,” kata Presiden Direktur PT Astra International, Tbk yang baru Prijono Sugiarto selepas Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Astra International di Hotel Four Seasons, Senin (1/ 3). Sumber pendanaan dari belanja modal perseroan tahun ini adalah kas internal. Ini mengingat neraca keuangan Astra yang terpantau sehat. Porsi otomotif masih menjadi andalan perseroan dalam merengkuh pasar Indonesia. Sumbangan sektor otomotif terhadap pendapatan ASII selama tahun 2009 tercatat 47 persen sedangkan sektor keuangan yang terkait dengan otomotif (financial related otomotif) sebesar 15 persen. Selebihnya 38 persen disumbangkan oleh sektor pertambangan dan agribisnis. Prijono mengatakan sektor otomotif tahun ini akan tetap menjadi bisnis andalan grup Astra. “Komposisi bisnis Astra tahun ini relatif masih sama dengan tahun lalu,” tuturnya. Dominasi pendapatan di sek-

tor otomotif itu merupakan kontribusi beberapa perusahaan yang ada di bawahnya yaitu PT Toyota Astra Motor (TAM), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), dan PT Astra Honda Motor (AHM). Dia mengatakan khusus untuk PT ADM tahun ini berencana meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 286 ribu unit memanfaatkan kucuran dana Rp 250 miliar. Prijono ingin menjemput bola pertumbuhan sektor otomotif roda empat yang diperkirakan tumbuh 10 persen. “Untuk Daihatsu sendiri akan ada peningkatan kapasitas produksi dari 211 ribu unit per tahun. Dengan dua shift non overtime, jadi 286 ribu unit tahun ini,” ujarnya. Proses penambahan kapasitas akan dimulai sejak semester kedua tahun ini sampai awal 2011. Astra International memasang target pertumbuhan 10 sampai 15 persen untuk pasar otomotif roda empat yang diperkirakan mencapai 530 ribu unit. “Market Share kami targetkan selalu di atas 50 persen. Tahun ini sekitar 52 sampai 53 persen. Januari saja sudah 58 persen. Tahun 2009 kita tutup dengan 56 persen,” Prijono merinci. Salah satu Direktur Astra International yang juga Presiden Direktur TAM, Johnny Darmawan, meyakini target tersebut tercapai seandainya suhu politik dan pajak yang membebani konsumen, dalam hal ini luxury tax dan pajak progresif, masih wajar. (gen/luq/jpnn)

DOK.ISTIMEWA

BTS GO GREEN - GM Radio Operation & Power System Telkomsel, Iwan Chairul, saat memberikan penjelasan mengenai titik-titik penyebaran lokasi Base Transceiver Station Ramah Lingkungan (BTS Go Green) di seluruh Indonesia

Pemanfaatan Teknologi Power Supply Ramah Lingkungan Telkomsel

TERBANYAK TELKOMSEL secara resmi mengoperasikan Base Transceiver Station ramah lingkungan (BTS Go Green) di Pulau Senayang, Kepulauan Riau yang menjadikan Telkomsel sebagai operator selular dengan BTS Go Green terbanyak di Asia dengan 132 BTS di seluruh Indonesia. Penggunaan sumber energi alternatif kini menjadi salah satu upaya yang dilakukan operator selular untuk menjamin ketersediaan power supply yang dibutuhkan untuk mengoperasikan BTS. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan panjang seperdelapan bentangan dunia dan tiap wilayah memiliki variasi kontur geografi yang berbeda-beda. GM Radio Operation & Power System Telkomsel Iwan Chairul mengatakan, sebagai upaya menjaga kinerja pelayanan dan kinerja perusahaan ke depan, Telkomsel

DI ASIA

terus melakukan riset dan pengembangan penggunaan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. “Untuk 132 BTS Go Green yang telah beroperasi, kami memanfaatkan tenaga matahari atau solar cell. Sehingga kebutuhan pasokan energi untuk mengoperasikan BTS tetap terjaga,” katanya kemarin. BTS Go Green Telkomsel tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia, yakni Sumatera (33 BTS), Jawa (22 BTS), Bali Nusa Tenggara (23 BTS), Kalimantan (18 BTS), dan Sulawesi Maluku Papua (36 BTS). Keseluruhan BTS tersebut memperoleh sumber energi ramah lingkungan sesuai dengan standar Telkomsel yang biasa digunakan di industri telekomunikasi selular, yakni sekitar 0,115 MegaWatt atau hampir setara dengan 100 genset konvensional berkapasitas 20 kVA. Di samping menggunakan solar cell, Telkomsel juga mengimplemen-

tasikan teknologi fuel cell dengan memanfaatkan bahan bakar hidrogen di wilayah Sumatera. Keunggulan penerapan sumber energi alternatif fuel cell antara lain tidak bising karena tidak terdapat komponen bergerak, tidak polutan (tidak beracun dan tidak berbau) karena zat buangan yang ditimbulkan adalah H2O alias unsur air, dan memiliki efisiensi proses yang jauh lebih baik dibanding dengan sistem konvensional. Menyadari keterbatasan sumber energi dan mencermati tren penggunaan energi alternatif, tren teknologi dunia, serta perlunya kesadaran bersama untuk ikut melestarikan alam, Telkomsel terus mencari terobosan penerapan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi, baik polusi yang berupa zat kimia berbahaya, suara bising dan atau bau tak sedap. Untuk itu, ke depannya Telkomsel

akan mengembangkan BTS dengan sumber energi alternatif lainnya yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia, antara lain BTS micro hydro yang memanfaatkan aliran sungai di sekitar BTS. Selain itu, Telkomsel juga akan mengembangkan BTS yang memanfaatkan bahan bakar organik (biofuel). “Telkomsel menghadirkan solusi yang tepat dalam hal penyediaan sarana telekomunikasi beserta power supply-nya. Sehingga seluruh masyarakat hingga pelosok dapat menikmati sarana komunikasi dan terbebas dari keterisolasian,” tambah dia Ditambahkan pula, pemanfaatan sumber energi alternatif ramah lingkungan ini, juga sekaligus merupakan bentuk dukungan Telkomsel terhadap imbauan pemerintah untuk melakukan efisiensi penggunaan listrik yang mulai langka. (zuhlifar arrisandy)

DOK./RATEG

TERTINGGI – Produksi sepeda motor menjadi salah satu penyumbang keuntungan PT Astra International tahun ini.

Grow with Character (39/100) Series by Hermawan Kartajaya

Just In Time, Bukan Just In Case ELEMEN ketiga di dimensi value di konsep Marketing Plus 2000 adalah process. Juga elemen kesembilan di antara semua elemen yang terbagi dalam dimensi strategy, tactic, dan value. Mengapa process saya “pasang” di value bersama service dan brand. Sebab, tanpa perbaikan process, service tidak bisa improved dan akhirnya akan berakibat pada brand image. Terus terang, saya sangat

terinspirasi oleh profesor-profesor dari Wharton School of Management yang mengaitkan process dan service. Reengineering process for customer service! Begitu maknanya kirakira! Bahkan, Philip Kotler pernah menanyakan kepada saya di Moscow pada 1998, mengapa process “masuk” di marketing” Jawab saya sederhana. Percuma saja punya strategi dan taktik yang bagus kalau

ULTAH KE 23 BWT TMNKU KRISTIANI... SMG DIBERI UMUR PJG DAN TERCAPAI SMUA CITA2 DARI TMNMU ADIA. 08179591xxx Happy b'day to anjar sobatku pling gookil... met ulang taun yg ke 20th, moga cpet nemuin pacar, sukses selalu yah, dr sobatmu febryan. 085642919xxx

CMYK

tidak ada the real value creation. Brand yang kuat, buat saya, tercipta kalau mental service ada di seluruh perusahaan. Tapi, percuma saja kalau prosesnya tidak in line dengan kedua hal tersebut. Ada tiga jenis proses utama yang harus diperhatikan. Satu, proses routine delivery yang harus menjamin kepuasan pembeli atau pelanggan. Dua, proses handling complaint yang makin penting lagi. Kalau tidak ada proses yang bagus, akan menjadi malapetaka. Sedangkan, kalau prosesnya bagus, akan terjadi sebaliknya! Tiga, new product development and commercialisation. Harus ada proses yang bagus dalam menangkap peluang di pasar dan merealisasikannya. Dengan mempunyai proses yang bagus dalam ketiga hal ini, akan terjadilah the real value creation. Kata orang Jepang, itu yang disebut gemba! Tempat

value is created. Bisa di pabrik atau di pasar. Jadi, yang saya maksud dengan proses memang dari hulu sampai hilir. Ada permintaan, keluhan, atau peluang dari pasar yang arahnya dari down to upstream. Arus baliknya adalah pemenuhan, penanganan, dan pengembangan produk dari up to downstream. Untuk kedua arah tersebut haruslah ada proses yang menjamin kualitas produk/servis (Q) baik, beaya (C) rendah, dan tepat waktu (D). Jadi, ringkasnya Q, C, dan D untuk mendukung service (S), juga sering disebut QCDS untuk memperkuat brand. Bagaimana pergeserannya sesuai dengan situasi persaingan? Pada situasi 2,5 C atau monopoli, proses sekadar SOP (system operating procedure). Orang-orang pabrik biasanya sangat ketat dalam menjalankan SOP. Sebaliknya, orang pen-

jualan punya SOP, tapi sering lupa karena terlalu fleksibel. Mengapa” Ya, karena di pabrik, semua pasti sedang di pasar hampir semua tidak pasti, terutama kalau situasi persaingan sudah bergeser terus. Pada situasi 2,5 C atau mild competition, process is interfunctional team work.

Fungsi-fungsi selalu bersifat silo dan vertikal bahwa orang hanya menurut kepada atasan. Padahal, customer nggak ada urusan dengan fungsi-fungsi. Mereka hanya tahu perusahaan secara utuh. Karena itu, harus ada kerja sama antarfungsi yang bersifat horizontal dalam proses melayani pelanggan. Di situasi 3 C, proses bukan hanya mengandalkan kerja sama antarfungsi, tapi juga harus melakukan functional streamlining. Tanpa adanya hal itu, tidak akan ada efisiensi. Pada situasi 3,5 C, proses harus bersifat total delivery reengineering. Seluruh proses dirombak total dengan mempertimbangkan automation, outsourcing, insourcing, dan sebagainya. Dan, akhirnya, pada situasi yang “berat” 4 C, proses menjadi extended value chain. Artinya, pembenahan proses harus dilakukan bersa-

ma-sama dengan pihak ketiga, baik di upstream atau downstream. Lihat bagaimana Toyota Astra Motor merancang Avanza dengan memperhatikan peluang di pasar akan “mobil MPV di bawah Rp 100 juta”. Selanjutnya melakukan desain bersama Toyota Corporation Jepang dan bekerja sama dengan para supplier di Indonesia. Begitu juga, Ikea yang selalu ingin menurunkan harga sesuai dengan positioning mereka value for money. Untuk bisa mencapai itu, Ikea mengajak kerja sama para supplier-nya. Contoh legendaris berskala dunia adalah bagaimana Wall Mart mengajak kerja sama Procter and Gamble di Amerika untuk meniadakan stok dengan menjalankan “just in time” system. Orang Jepang menyebut itu kanban! Bukan just in case yang harus punya stok berlebihan supaya ada rasa safe. (*)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SELASA, 2 MARET 2010

BALANENYONG Jalan Menuju PIK Perlu Diperbaiki KONDISI jalan menuju lokasi Perkampungan Industri Kecil (PIK) yang ada di Kecamatan Talang saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan PIK dengan jalur alternatif Tegal-Purwokerto sepanjang kurang lebih 200 meter tersebut hampir semunya mengalami DOK.RATEG kerusakan. Bahkan Gatyt Sari Ch SH MH kerusakan tersebut mendapat kritikan keras dari anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj Gatyt Sari saat mengunjungi lokasi PIK bersama rombongan kemarin. Gatyt mengaku, keberadaan jalan menuju lokasi PIK rusak berat. Kerusakan tersebut dipastikan akan mengganggu proses distribusi hasil industri. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pemkab untuk mengupayakan perbaikan jalan menuju PIK. Ini perlu dilakukan sebagai upaya mendukung kelancaran tranportasi maupun distribusi hasil industri. “Keberadaan industri pengolahan logam yang

Isu Perselingkuhan Pejabat Mencuat DPRD Desak Inspektorat Tegas SLAWI - Mencuatnya isu seputar dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan pemkab kepermukaan membuat gerah seluruh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal. Pasalnya, isu-isu tersebut sudah mencoreng citra baik masyarakat Tegal yang agamis dan berwibawa. “Isu dugaan perselingkuhan antar pejabat pemkab, sudah

membuat kami geram. Lantaran dugaan itu sendiri hingga kini belum pernah ditangani dengan baik oleh instansi terkait. Padahal dampak buruknya dari isu tersebut sangat membahayakan,” tandas anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal M Khuzaeni kepada Radar Senin (2/3) kemarin usai mengikuti rapat internal Komisi. Menurut Jeni sapaan akrabnya, bagaimana pun juga isu perselingkuhan semacam ini wajib dicari kebenaraannya. Lantaran dampak buruk dari itu semua sa-

ngat membahayakan, di mana tanda-tanda pemkab menjadi ajang untuk tempat bermesum ria sudah terasa. “Kepercayaan terhadap pemkab turun, dan kredibilitas jatuh mungkin salah satu dampak terkecilnya. Tapi kalau pelayanan masyarakat diabaikan lantaran para pejabatnya memfokuskan kepuasan birahi dimungkinkan akan terjadi dalam waktu singkat. Karena tidak ada sanksi mengikat atau bisa dikata dilegalkan,” katanya penuh kesal. Menurut dia, jika dihitung secara kacamata profesionalitas

kerja, para bawahan bakal meniru atasan, sehingga kalau atasannya melakukan perselingkuhan tanpa pernah mendapatkan sanksi, kemungkinan besar ditiru juga oleh bawahan. “Dampak sistemik semacam ini yang kami takut akan akan terjadi di lingkungan birokrasi Pemkab Tegal. Dan akibatnya, semua itu bukan kinerja yang bakal meningkat melainkan tingginya keburukan moralitas pejabat,” tandasnya. Hal senada juga dikatakan anggota Komisi 1 dari Fraksi PAN Helmi Amruloh. Menurutnya,

meski belum terbukti kebenaran dari isu dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan pemkab, tetapi kenyataan itu sedikit banyaknya telah mencoreng citra baik birokrasi pemkab. Dan tentunya kalangan DPRD itu sendiri yang dipastikan akan mendapat cap mandul. Karena fungsi pengawasannya tidak digunakan. “Ini preseden buruk. Sebab, tidak ditanganinya isu perselingkuhan itu dengan baik,” kata Helmi. Sementara itu, Inspektur Kabuke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH

YANVERA/RADAR SLAWI

TINJAU - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Teguh Sudiro didampingi anggota Fraksi Golkar M Khuzaeni dan beberapa staf Puskesmas Lebaksiu meninjau warga Yamansari yang terjakit virus chikungunya.

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PESTA SIAGA – Sejumlah barung nampak tengah mengikuti kegiatan di wargiat yang ada dalam arena Pesta Siaga tingkat Kwaran Dukuhwaru.

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

MEROKET – Pedagang beras nampak melayani pembeli di tengah-tengah kenaikan harga beras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

DUKUHWARU – Sedikitnya 820 Pramuka golongan siaga se-Kecamatan Dukuhwaru, mengikuti gelaran Pesta Siaga tingkat Kwartir Ranting (Kwaran), Sabtu (27/2). Acara Pesta Siaga itu digelar di lapangan sepak bola di kompleks kantor Kecamatan Dukuhwaru. Ke-820 Pramuka Siaga itu tergabung dalam 82 barung, yang terdiri dari 41 barung putra dan 41 barung putri. Seluruh peserta Pesta Siaga itu mengikuti kegiatan yang terbagi dalam 13 warung kegiatan (wargiat). Diantaranya wargiat kemampuan memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk hafalan surat-surat pendek, kemampuan menunjukkan sikap kuat mental, emosional, tinggi moral, berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur, wargiat yel-yel barung, wargiat pakaian seragam Pramuka, serta wargiat kemampuan meningkatkan ketrampilan, ketangkasan, dan olah raga dalam bentuk permainan meniti titian bambu dan kelereng alir. Ketua panitia Pesta Siaga kwaran Dukuhwaru, Nur Chikmah, menjelaskan, kegiatan Pesta Siaga menjadi agenda rutin kegiatan tahunan Kwaran Dukuhwaru. Untuk kegiatan kali ini, mengusung tema belajar, bermain, dan berlatih untuk hidup mandiri. ke hal 9 kol 1

NAIK

Rp 700 – Rp 1.000/kg HARGA beras jenis medium yang biasa dikonsumsi oleh kebanyakan masyarakat di Kabupaten Tegal, terus ‘’melambung”. Dalam sepekan terakhir, harga beras mengalami kenaikan ratarata antara Rp 700 hingga Rp 1.000 per Kg. Dari yang sebelumnya hanya Rp 6.000 per Kg, kini mengalami kenaikan antara

Rp 6.700 – Rp 7.000 per Kg. Kenaikan ini sangat bertolak belakang dengan adanya panen raya padi, yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal. Kenaikan harga beras tersebut, menurut sejumlah pedagang terjadi karena suplai beras dari petani mengalami keterlambatan ke hal 9 kol 4

Mereka Sudah Profesional dan Ganjanya Dikenal Punya Kualitas Bagus

LAPORAN : AGUS W SEKILAS dari tampang tiga bandar ganja yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Tegal, jelas tidak bisa dipercaya kalau mereka penjual daun ‘syurga’. Sebab, selain usianya masih muda tiga pemuda yang

CMYK

RATUSAN warga Desa Yamanasari Kecamatan Lebaksiu terserang virus Chikungunya (CHIKV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Bahkan dua ibu hamil mengalami keguguran akibat penyakit tersebut. Sehingga pemkab diminta untuk segera menangani penyakit itu. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Teguh Sudiro menyatakan, untuk mengatasinya dibutuhkan kerjasama antar instansi terkait bersama warga sekitar, dengan cara mengefektifkan kembali program Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah Kabupaten Tegal. Pasalnya, penyakit itu diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. “Selain itu, fogging atau pengasapan di lingkungan desa juga harus dilakkan secepatnya. Ini sebagai bentuk pencegahan darurat. Karena bagaimana pun juga ini adalah musibah luar biasa, lantaran hampir semua warga Desa Yamansari terserang virus cikungunya tersebut,” tandasnya kepada Radar Senin (1/3) kemarin usai meninjau warga Desa Yamansari. Menurutnya, instansi terkait di lingkungan pemkab harus menggulirkan kembali program PSN secara serempak di semua wilayah. Yang diiringi fogging. Sebab, kasus cikungunya di Yamansari adalah musibah besar untuk secepatnya ditangani. “walaupun penyakit cikungunya kata sejumlah dokter dan ahli kesehatan tidak begitu membahayakan, tapi setidaknya bisa membuat warga yang terjangkit ke hal 9 kol 4

Dari Penangkapan Tiga Bandar Ganja oleh Tim Unit Narkoba Polres Tegal

Penyergapan terhadap tiga bandar ganja diantaranya Sugondo (26), Adi (16), dan Ari (16) semuanya warga Desa Buaran Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes dengan barang bukti sekitar 93 gram, atau hampir sekitar 1 ons, perlu disikapi sejumlah pihak. Terutama kalangan orangtua dan para pendidik. Mereka usianya masih sangat muda, termasuk diantara pelajar SMU.

2 Ibu Hamil Keguguran

Harga Beras Terus Melambung

Kwaran Dukuhwaru Gelar Pesta Siaga

Chikungunya Serang Yamansari

semuanya berperawakan kecil itu juga ternyata ada yang masih duduk di kelas I SMU di Brebes. Kendati demikian, sepak terjang mereka dalam dunia barang haram ternyata sudah profesional. Ini terbukti, mulai dari proses transaksi saat ada konsumen yang hendak membeli ganja, hingga ganja siap hisap itu disimpan di dalam kaleng biskuit yang di atasnya memang sengaja ditaruh biskuitnya. Ini dilakukan mereka agar mengelabui keluarganya, termasuk dari incaran petugas kepolisian. ‘’Meski tiga bandar ganja itu masih sangat muda, apalagi salah satu diantara mereka ada yang masih duduk di bangku kelas I SMU, namun kinerja mereka dalam bisnis barang haram itu ternyata cukup lihai. Bahkan, dari kalangan para penikmat ganja tiga bandar ganja tersebut juga sudah terkenal dengan ganjanya yang memiliki kualitas bagus,’’ kata Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana didampingi Kanit Narke hal 9 kol 4

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

AMANKAN - Kasat Reskrim AKP Rudi Wihartana menunjukan BB sejumlah ganja yang kini disita.


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

Harus Ada Penanganan Maksimal Kecamatan Suradadi Langganan Banjir

Selamat sore bpk..ijin mau tanya pak soal status tanah bengkok milik SEKDES bagaimana pak bukankah Sekdes sudah dapat gaji sbg PNS, terima kasih,selamat sore. 08522698XXX YTH Bupati dan DPRD Kab. Tegal mhn spy ada perhatian dr aparat pemerintah yg berwenang menangani masalah yang kami hdapi. Kami tggl dijln singkil 91, stiap msm hjn, jln raya dpn rmh langsung jd lautan air hjn+ air limbah tahu (dr tumpahan stiap wrg Psalakan yg msak tahu) mhn dg amat sangat aparat terkait menata spy air hujan tdk menggenang. Insya Alloh wrg akan gotong royong, sesuai kemampuan wrg. 081542084XXX

SURADADI - Wilayah Kecamatan Suradadi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir perlu adanya penanganan secara maksimal. Hal ini agar persoalan banjir yang selama ini menghantui masyarakat sekitar Suradadi bisa merasa nyaman terutama saat datang musim penghujan.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DP RD) Kabupaten Tegal, Bahrun Senin (1/3) kemarin mengatakan, Kecamatan Suradadi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir perlu mendapat penanganan khusus dari instansi. Ini perlu dilakukan agar ke depan persoalan banjir yang kerap melanda daerah tersebut bisa segera teratasi. “Memang untuk bisa menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Suradadi,perlu dilakukan upaya normalisasi secara

maksimal terhadap beberapa saluran-saluran yang ada, selain itu juga perlu diaktihkan kembali jembatan yang sebelumnya ditutup,” terangnya. Ia mengaku, saat ini keberadaan gorong-gorong yang ada di sekitar wilayah suradadi perlu dilakukan perbaikan. Hal ini agar air yang kerap meluap di daerah tersebut bisa mengalir dengan lancar. Didak hanya itu, daerah perbukitan yang juga menjadi penyebab kebanjiran perlu adanya upaya reboisasi. Saat ini tumbuhan yang ada di perbukitan

daerah selatan sudah banyak yang gundul. Apabila hal itu tidak secepatnya dilakukan upaya reboisasi, maka mencana banjir di wilayah Suradadi maupun daerah lainnya akan tetap terjadi. “Yang jelas, perlu adanya upaya perbaikan terhadap gorong-gorong disamping itu, daerag perbukitan yang saat ini sudah dalam kondisi kritis perlu diadakan reboisasi,”tandasnya. Selain itu, tambahnya, persoalan banjir juga diakibatkan adanya pembangunan pemukiman yang tidak mempedulikan

tata ruang darah. Sementara itu, Camat Suradadi Moh Soleh Msi mengatakan, di wilayah pemerintahannya, saat ini ada empat desa yang menjadi daerah rawan bencana. Beberapa desa tersebut diantaranya, Desa Sidoarjo, Suradadi, Kertasari dan Jatimulya. Keempat desa tersebut pada tahun 2008 sepat terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter. Bahkan untuk menanggulangi adanya korban, saat ini warga di desa tersebut sempat diungsikan. (cw3)

Jalur Obyek Wisata Guci Rawan Macet Minim Penerangan Jalan Umum

LEBAKSIU

YANVERA/RADAR SLAWI

KENA CHIKUNGUNYA - Nureni (Jilbab) tengah menceritakan gejala-gejala virus cikungunya yang pernah dirasakannya kepada para perangkat Desa Yamansari.

Perangkat Desa Yamansari Kena Virus Chikungunya LEBAKSIU - Serangan virus Chikungunya tidak pandang bulu. Terbukti, keganasan virus itu bukan hanya menyerang ratusan warga desa saja, melainkan tenaga kesehatan dan sejumlah perangkat desa pun ikut jadi sasarannya. Tak terkecuali keluarga dewan maupun keluarga Kepala Desa (Kades). Namun yang paling parah menimpa Nuraeni (32) Kasi Perekonomian Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu ini. Pasalnya, ia harus rela sebagian keluarga tercintanya secara bergiliran ikut merasakan serangan virus Cikungunya tersebut. “Saya tertular oleh saudara, kemudian dilanjutkan dengan lainnya secara berurutan,” ujarnya kepada Radar Senin (1/3) kemarin. Menurut Nur sapaan akrabnya, penularan virus dari warga satu ke warga yang lainnya begitu cepat, sehingga sangat susah untuk dilawan. Terlebih pengetahuannya akan penyakit semacam ini masih sangat kurang. Karena gejalanya seperti orang terkena masuk angin. “Walupun tidak membahayakan, tapi saya sangat menderita , bahkan saya terpaksa ijin masuk kantor selama 3 hari penuh untuk menyembuhkan penyakit ini,” katanya. Hal serupa dengan Nuraeni, Ketua RT02/04 Desa Yamansari Saefudin pun ikut-ikutan terserang pula. Bahkan lebih parah dari yang dialami Nuraeni. Lantaran mayoritas warga di lingkungan RTnya baik dari kalangan atas hingga bawah merasakan keganasan virus ini. “Keluarga saya secara berbarengan terserang virus Cikungunya ini, sehingga semuanya terpaksa harus istirahat total.” (k1)

DUKUHTURI SMPN 2 Ajukan Pengadaan Laboratorium Bahasa DUKUHTURI - Untuk meningkatkan mutu pendidikan, SMPN 2 Dukuhturi berupaya menyediakan laboratorium bahasa. Hal tersebut dilakukan untuk kemudahan siswa dalam menyerap ilmu bahasa. Kepala Sekolah SMPN 3 Dukuhturi, Sofyan Hamid mengatakan, untuk mempermudah siswa dalam mempelajari materi bahasa, sekolah sedang mengupayakan untuk pengadaan laboratorium bahasa. Dengan adanya laboratorium tersebut, kedepan siswa akan dengan mudah menyerap ilmu bahasa yang disampaikan di sekolah. Sofyan mengaku, untuk bisa mendapatkan dana pembangunan laboratorium bahasa, pihaknya sudah melakukan pengajuan anggaran musrenbang tahun 2010 ini. “Kami sedang mengupayakan untuk pengadaan laboratorium bahasa, pengadan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah siswa dalam menyerap ilmu bahasa yang diajarkan di sekolah. Dengan adanya fasilitas tersebut diharapkan mutu pendidikan di SMPN 2 Dukuhturi semakin meningkat,” ungkapnya. Menurutnya, sekolahnya saat ini memang belum memiliki laboratorium bahasa, untuk itu dalam musrenbang 2010 di tingkat kecamatan pihaknya mengajukan pengadaan satu unit laboratorium bahasa dengan nilai Rp 200 juta. Pihaknya juga mengajukan dana pembangunan tembok keliling sekolah. “Ini untuk meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah. Anggarannya sekitar Rp 50 juta. Jumlah tersebut dialokasikan untuk menambah bangunan tembok keliling sepanjang 60 meter,” ujarnya. Dia juga berharap pengajuan anggaran yang dibutuhkan sekolah bisa terealisasi, se2hingga hal itu akan bisa mempercepat peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya. “ Untuk tahun 2009, sekolah kami mendapatkan dana pembangunan lokal kelas baru senilai Rp 120 juta. Disamping itu, sekolah mendapatkan dana pembangunan tembok keliling senilai Rp 70 juta.” (cw3)

MESKIPUN target pendapatan melalui sektor pariwisata, terutama pengelolaan obyek wisata (OW) Guci, naik sekitar 80 persen dari sekitar Rp 800 juta di tahun 2009 menjadi Rp 1,3 Miliar di tahun 2010. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang, yang dapat lebih menarik para wisatawan. Kekurangan sarana dan prasarana itu nampak antara lain masih terdapatnya potensi terjadinya kemacetan arus lalu lintas, terutama saat libur akhir pekan maupun libur nasional. Selain itu, di lokasi OW Guci para pengunjung juga merasakan masih minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan tersebut. Potensi kemacetan serta minimnya LPJU di kawasan wisata kebanggaan Kabupaten Tegal, termasuk di sepanjang jalur jalan raya menuju ke OW Guci itu, sudah seringkali dikeluhkan oleh sejumlah kalangan. Namun demikian, hingga saat ini, keluhan dari sejumlah pengunjung itu tidak mendapat tanggapan serius dari Pemkab Tegal. Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci, Imam Sutanto, mengakui hal tersebut. Menurutnya, pihaknya telah berupaya berulangkali mengajukan usulan agar Pemkab tegal dapat lebih memperhatikan pengembangan jalan yang menjadi tumpuan arus lalu lintas dari dan menuju ke OW Guci. ‘’Kami sudah pernah mengusulkan agar Pemkab Tegal dapat membuat jalur alternatif atau memperlebar jalur lalu lintas dari dan ke obyek wisata,” terangnya. Minimnya jumlah LPJU, juga diakui oleh Imam Sutanto. Namun demikian, menurut Imam Sutanto, pihaknya juga telah berulangkali mengusulkan adanya penambahan. Namun sayangnya, hingga kini hal tersebut masih belum dapat direalisasikan. ‘’Yang terakhir saya mengusulkan penambahan LPJU, minimal sebanyak 10 titik. Untuk

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

WISATAWAN – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke OW Guci mengalami kenaikan setiap hari libur nasional maupun libur akhir pekan seperti yang terjadi sejak Jumat (26/2) hingga Minggu (28/2).

PJU yang ada saat ini ada sekitar 21 titik, tapi yang masih menyala hanya sekitar 7 titik,” terangnya. Terkait dengan target pendapatan, diungkapkan Imam Sutanto, berdasarkan kalkulasi yang dilakukan oleh pihaknya, diperkirakan hingga akhir tahun 2010 ini target yang dipatok dari pengelolaan OW Guci kemungkinan masih belum dapat memenuhi target sesuai yang diharapkan. Sebab, sejauh ini pengunjung memang cukup ba-

nyak, namun hal itu hanya terjadi pada saat hari libur dan pada hari besar tertentu saja. Walaupun demikian keadaanya, lanjut Imam Sutanto, pihaknya selaku pengelola OW akan tetap melakukan upaya agar dapat memenuhi target pendapatan yang telah ditetapkan. ‘’Kami akan berupaya memenuhi target yang ditetapkan, walapun untuk memenuhi target itu kami juga membutuhkan dukungan dari semua pihak,”

tandasnya. Menurut Imam Sutanto, dalam waktu dekat ini di kawasan OW Guci akan segera dibangun sarana bermain air (water park) di empat titik, oleh investor swasta dari luar daerah Kabupaten Tegal. Dengan adanya rencana pembuatan tempat rekreasi di kawasan OW Guci itu, diharapkan dapat meningkatkan volume pengunjung ke OW Guci. ‘’Karena itulah, sarana dan prasarana juga mesti diper-

hatikan. Sehingga dapat menunjang upaya peningkatan pendapatan, serta mengurangi kemacetan di sepanjang jalur seperti yang terjadi sebelumnya,” ungkap Imam Sutanto. Pada hari-hari libur nasional dan libur akhir pekan, volume pengunjung OW Guci mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlahnya rata-rata mencapai puluhan ribu pengunjung. Mereka kebanyakan berasal dari luar daerah Kabupaten Tegal. (aan)

Dirikan Sekolah Bulu Tangkis Guna Mencari Bibit Muda Atlet Berbakat SURADADI - Upaya untuk mencari bibit pebulu tangkis, untuk bisa diandalkan sebagai juara rupanya membuat H Suratmo MPd, mendirikan sekolah Bulu Tangkis. Bahkan, Kasubag Tata Usaha (TU) Dikpora Kecamatan Suradadi ini juga rela merogoh kantongnya demi menggelar even percaturan anak-anak usia dini dalam pebulutangkis. ‘’Sekolah olahraga bulu tangkis, sudah setahun ini berjalan. Bahkan, anak-anak yang tiap minggu berlatih selama 3 kali di gedung Az Zahra Suradadi, semuanya juga merupakan anak-anak sekolah,’’ kata H Suratmo, kemarin. Menurutnya, selain menyalurkan hobi dalam olahraga Bulu Tangkis yang disukainya, mendirikan sekolah bulu tangkis ini juga dilakukan guna mencari dan menciptakan anakanak lingkungannya mulai dari wilayah Suradadi dan Kramat

bisa menjadi bibit pebulutangkis yang handal dan juara. ‘’Terlebih bahwa olahraga Bulu tangkis juga merupakan primadona bagi masyarakat kita. Sedangkan anak-anak yang terus dilatih di olahraga Bulu Tangkis ini juga akan kami coba untuk diadopsi dalam percaturan anak-anak di bidang bulutangkis ini,’’ jelasnya. Makanya dengan menggelar even lomba pertandingan bulu tangkis yang akan digelar pada Rabu (24/3) besok di gedung olahraga Az Zahra Suradadi, pihaknya rela untuk bisa merogoh uangnya demi mendapatkan bibit-bibit muda atlet ber-

bakat. ‘’Ya, peserta dalam lomba bulu tangkis ini akan diikuti oleh 4 Kabupaten. Diantaranya dari Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal sendiri hingga dari Pemalang. Sedangkan acara ini juga digelar sebagai wahana komunikasi bagi para pecinta bulu tangkis sehingga terjalin kesetiakawanan dan persaudaraan,’’ jelasnya. Sedangkan acar turnamen bulu tangkis juga nantinya akan dihadiri oleh sejumlah Muspida lantaran kegiatan mencari atlet muda ini merupakan pembentukan anak usia dini untuk bisa menjadi sang juara. (gus)

DOK.RATEG

BERLATIH - Sejumlah warga sedang berlatih bulu tangkis.


ENTERTAINMENT

SELASA 2 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Jadi Korban Perampokan

SUJIWO TEJO

Bisa Marah-marah, Ketagihan Jadi Sutradara BUDAYAWAN Sujiwo Tejo, ketagihan mencicipi bangku sutradara. Sujiwo menjajal menjadi sutradara lewat film ‘Bahwa Cinta Itu Ada,’ yang diangkat dari novel ‘Gading-gading Ganesha.’ Film tersebut tayang di bioskop 4 Maret mendatang. Latar belakang sebagai dalang diakui Sujiwo membantunya saat harus menyutradarai film. Ia pun kini menemukan keasyikan tersendiri dengan profesi barunya tersebut. “Kalau dulu jadi aktor capek disuruh terus, sekarang enak juga sutradara bisa marah-marah,” celotehnya, saat ditemui di Planet Hollywood, Jl. Jend. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/3). Meski enak bisa marah-marah, ternyata menurut Sujiwo, menjadi sutradara lebih melelahkan ketimbang saat jadi aktor. “Selama ini sudah 15 film jadi aktor, ternyata sutradara lebih capek,” ujar pria yang di antaranya pernah membintangi film ‘Detik Terakhir,’ ‘Capres’ dan ‘Hantu Aborsi’ itu. Setelah merasakan suka-dukanya menjadi sutradara, Sujiwo ingin mengulang lagi pengalaman tersebut. Namun ia belum tahu, film seperti apa yang akan ia buat selanjutnya. (eny/eny)

Tessa Mariska

NASIB nahas menimpa pedangdut Tessa Mariska. Pedangdut yang pernah mencalonkan diri menjadi Caleg dari Partai Gerindra ini menjadi korban perampokan di rumahnya di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (1/3) pagi. “Kejadiannya memang tadi pagi sekitar jam 10. Waktu itu pas saya pulang dari rumah mama. Aku datang memang sama mama yang memang mau menginap di rumah saya. Pas saya buka pagar, ternyata di rumah saya sudah ada orang sebanyak 2 orang,” cerita Tessa pada sejumlah wartawan yang menemuinya di Jakarta, Senin (1/3) sore. “Mereka lantas ke luar ketika mengetahui saya datang, terus saya sempat tarik-tarikan pagar, dan dia mengancam saya sama mama, sampai saya menangis,” tambahnya Tessa. Rumah Tessa di kawasan Grand Wisata Bekasi Timur memang berbentuk cluster yang dijaga beberapa pengamanan. Parahnya lagi, saat itu, Tessa juga sempat diancam akan dianiaya jika berteriak untuk meminta pertolongan. “Saya diancam kalau saya teriak kepala saya mau digetok, tapi saya tetap tidak menggubris dan tetap minta tolong. Malingnya teriak ‘kamu jangan minta tolong’,” ujar pedangdut yang pernah dinikahi oleh paranormal Ki Joko Bodo ini. (kpl/adt/dar)

Pilih Dokter dan Jeng Kellin

Nycta Gina

Terlepas dari tingkah polahnya yang lucu serta mimik wajah yang menggemaskan, pemeran Jeng Kellin dalam sitkom ‘Prima Time’, Rizna Nycta Gina, juga ikut menyuarakan kepeduliannya kepada penderita kanker. Ditemui seusai acara, ulang tahun Tabloid Nyata ke-20 yang bertemakan peduli penderita kanker serviks, di Studio Trans TV, Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Minggu malam, (28/2), Gina mengaku waspada kepada penyakit ganas yang satu ini. “Makanya kalau mama mengeluh ada apa-apa di rumah aku yang panik suruh cepat-cepat periksa. Sebenarnya niatnya baik tapi terkesan jadi lebay,” ujar Gina Sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Gina memberikan saran untuk menjaga pola makan dan pola hidup serta memeriksakan diri ke dokter sebagai langkah awal pencegahan. Ketika ditanya tentang keseriusannya dalam menjalani profesi sebagai seorang dokter, Gina mengaku serius. “Tapi aku belum pernah penyuluhan sama orang banyak. Paling sama orang terdekat saja kalau ada keluhan kenapa terus aku bilang periksa ke dokter mungkin karena penyakit ini atau apa. Kalau ditanya serius, ya aku serius,” kata gadis kelahiran Jakarta, 3 November 1984, ini. Bintang yang sedang naik daun ini berterus terang bahwa ia akan bimbang jika disuruh memilih satu dari dua profesi yang dijalaninya. “Mau belajar jadi dokter dan tetap di dunia entertainment juga. Jadi kalau bisa nggak mau disuruh milih, karena mau jalani duaduanya,” ujarnya. (kpl/hen/dka)

Kwaran Dukuhwaru Gelar Pesta Siaga dari halaman 3 ‘’Adapun tujuan utama kegiatan Pesta Siaga tahun ini adalah untuk menanamkan sikap disiplin dan rasa patriotisme kepada generasi bangsa serta sikap peduli terhadap sesama manusia,” terang Nur Chikmah, yang juga menjabat sebagai pengurus seksi Kegiatan Operasional Kwaran Dukuhwaru. Sementara itu, perwakilan pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.28 Kabupaten Tegal yang hadir dan memantau kegiatan Pesta Siaga Kwaran Dukuhwaru, Makmuri, menjelaskan, kegiatan Pesta Siaga juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain se-Kabupaten Tegal. ‘’Walaupun tidak secara

keseluruhan menyelenggarakan, tergantung pada program kerja masing-masing Kwaran. Ada yang setahun sekali, seperti di Dukuhwaru ini, atau ada juga yang dua tahun sekali,” terang Makmuri, yang juga tergabung dalam korps pelatih cabang Kwarcab Kabupaten Tegal. Makmuri, yang juga mengantongi sertifikat mahir siaga, menjelaskan, penyelenggaraan Pesta Siaga di tingkat Kwaran sengaja dilaksanakan, menyambut pelaksanaan Pesta Siaga tingkat Kwarcab Kabupaten Tegal. ‘’Rencananya Pesta Siaga tingkat Kwarcab akan dilaksanakan tanggal 14 Maret 2010 di lapangan Bumijawa. Nantinya, setiap barung tergiat di

tingkat Kwaran akan dikirimkan sebagai wakil Kwaran dalam kegiatan Pesta Siaga tingkat Kwarcab,” terangnya. Seluruh peserta Pesta Siaga tingkat Kwaran Dukuhwaru nampak antusias mengikuti seluruh agenda kegiatan yang sudah disusun panitia. Peserta nampak mendatangi satu per satu wargiat, yang ditempatkan antara lain di kompleks kantor Kecamatan Dukuhwaru, kantor Polsek Dukuhwaru, dan Kantor UPTD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kecamatan Dukuhwaru. Sementara itu, para pembina juga nampak andil dalam kegiatan itu dengan mendirikan tenda di lapangan Dukuhwaru, yang dibantu oleh peserta pesta Siaga. (aan)

Isu Perselingkuhan Pejabat Mencuat dari halaman 3 paten Tegal Muji Atmanto saat dimintai tanggapannya terkait isu dugaan perselingkuhan antar pejabat teras di lingkungan Pemkab Tegal menyata-

kan, pihaknya memang pernah ditegur pihak Komisi I DPRD prihal penanganan isu tersebut. Namun kalau untuk isu dugaan pejabat tinggi sudah ditangani oleh provinsi, sehingga pihaknya tidak menanganinya. “Me-

mang sejauh ini kami selalu menerapkan ketegasan aturan PP Nomor 30 Tahun 80 tentang kedisiplinan pegawai negeri. Namun bagi pejabat teras yang menangani adalah bagian provinsi,” katanya singkat. (k1)

Jalan Menuju PIK Perlu Diperbaiki dari halaman 3 ada di wilayah Kabupaten Tegal secara ekonomi memang bisa meningkatkan perekonomian daerah. Ini bisa dilihat dari perputaran uang dari industri pengolahan logam di Desa Pesarean yang mencapai Rp 100 sampai Rp 1 miliar tiap harinya. Disampingn itu, penyerapan tenaga kerja yang mencapat 360 orang tersebut juga perlu adanya

back up baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. “Saya melihat perputaran uang di industri pengolahan logam ini memang cukup tinggi, bahkan sesuai data yang saya pegang, perputaran bisa mencapai Rp 1 miliar tiap harinya. Disamping itu, penyerapan tenaga kerja yang mencapai 360 orang ini perlu mendapatkan dukungan dari pemkab, khususnya terhadap sarana vital

baik akses jalan maupun lokasi industri,” terangnya. Dia juga mendukung penuh proses relokasi indistri pengolahan logam di Desa Pesarean ke PIK. Bahkan DPRD Provinsi telah berupaya untuk membantu para pengrajin untuk mendapat bantuan senilai Rp 70 juta. Namun demikian ini perlu ditindak lanjuti oleh Pemkab Tegal untuk bisa mensukseskan proses relokasi. (cw3)

AHMAD DHANI

Yakin RUU Nikah Siri Tak Akan Efektif SELAIN menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap rencana memidanakan pelaku nikah siri, Dhani juga menyangsikan RUU Nikah Siri akan efektif saat diberlakukan nanti. Menurut Dhani nikah siri sulit untuk pembuktiannya. “Saya masih bertanya-tanya, jika pelaku nikah siri ingin dipidanakan, bagaimana pelaku nikah siri bisa ketahuan? Karena hukum positif butuh bukti formal, kalau nggak ada bukti, gimana bisa ketahuan nikah siri,” jelasnya ketika ditemui di acara Dialog Pro Kontra Nikah Siri bersama Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa di Gedung Nusantara 1, DPR RI, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/3). Pelaku nikah siri selama ini memang

tidak mencatatkan secara resmi pernikahan mereka. Maka RUU Nikah Siri jika nanti disahkan menurut Dhani akan mubazir. Dhani pun memberikan usulan agar pernikahan siri diatur dengan baik. Mengenai mekanismenya, persyaratannya hingga legalitasnya agar tidak menimbulkan kontroversi ke depannya. Pentolan Dewa 19 itu yakin kalau pernikahan siri dan juga poligami jika dijalankan sesuai dengan aturan agama maka tidak akan merugikan siapapun. Dhani juga meminta Majelis Ulama Indonesia bersikap soal RUU Nikah Siri. “Jika MUI mengharamkan nikah siri, baru saya setuju RUU Nikah Siri disahkan. Saya ikut pendapat MUI pokoknya,” ujarnya. (fjr/fjr)

Mereka Sudah Profesional dan Ganjanya ... dari halaman 3 koba Aiptu Suratman, Senin (1/ 3) kemarin. Menurutnya, meski pihaknya bangga dengan penangkapan terhadap tiga bandar yang selama ini meresahkan dan merusak generasi penerus, di sisi lain pihaknya merasa menyayangkan dengan semua ini. Sebab, ternyata bandar ganja itu masih junior. Terlebih satu

diantara mereka masih sekolah. ‘’Ya, mungkin ini bisa dijadikan perhatian bagi semua elemen. Sebab, semua ini bisa terjadi pada siapa saja. Kendati demikian, bila dilakukan pengawasan oleh orangtua, termasuk kalangan pendidik, kejadian seperti ini mungkin bisa dicegah. Termasuk, harus adanya komunikasi antara anak dengan orangtua. Demikian dengan lingkungan yang saat ini me-

mang kehidupan anak-anak sekarang memang perlu diwaspadai,’’ jelasnya. Ditambahkan dari tangan tiga bandar ganja tersebut, imbuh Rudi, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 98 bungkus paket hemat dengan berat sekitar 93 gram atau hampir sekitar 1 ons. Sementara dari pengakuan salah satu tersangka yang masih duduk di bangku sekolah

mengaku kalau keuntungan dari menjual ganja, perbungkusnya atau per paket dirinya bisa mendapatkan uang sekitar Rp 5 ribu saja. Hal itu juga ditambah dengan dirinya bisa merasakan nikmatnya ‘daun syurga’ tersebut. ‘’Ganja-ganja itu juga kami jual kepada temanteman sekolah. Termasuk kepada teman-teman lainnya yang merupakan penikmat ‘daun syurga’,’’ pungkasnya. (*)

‘’Kami berharap, pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga beras,” ujarnya. Kondisi kenaikan harga beras juga sangat dirasakan sejumlah petani. Seperti halnya dirasakan Dillah (34), salah seorang petani warga Desa Pagerbarang. Dia menuturkan, satu hektar tanaman padi yang baru saja dipanennya, masih terbengkalai di halaman rumahnya. Hal tersebut terjadi lantaran para pembeli padi menolak membeli dengan ala-

san tidak ada yang menampung padi, karena harganya sangat tinggi. ‘’Karena tidak ada yang mau membeli, terpaksa saya giling dan untuk dimakan kami sekeluarga,” tuturnya. Kalangan petani berharap, pemerintah dapat segera mengambil kebijakan terkait pengendalian harga beras tersebut. Sehingga harga beras dapat kembali stabil, saat panen raya yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal tengah berlangsung. (aan)

Naik Rp 700 – Rp 1.000/kg dari halaman 3 akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Rokhani (46), salah seorang pedagang beras di pasar Margasari mengatakan, harga beras diperkirakan akan terus merangkak naik, jika pasokan beras masih tersendat. Meskipun saat ini menurutnya, sejumlah petani di beberapa daerah mulai memanen padinya. ‘’Dalam beberapa minggu terakhir cuaca selalu mendung dan seringkali hujan. Kondisi

ini jelas mengganggu petani dalam mengeringkan hasil panenannya. Efeknya, tentu saja akan memperlambat distribusi beras ke pedagang,” terang Rokhani. Rokhani mengaku, kenaikan harga beras belakangan ini berdampak pada omset penjualannya, yang mengalami penurunan cukup drastis. Hal tersebut diduga terjadi karena banyak pembeli yang memilih mengurangi jumlah pembelian, akibat harga beras yang terus naik.

Chikungunya Serang Yamansari dari halaman 3 mengalami kesakitan yang sangat luar biasa. Sehingga pihak pemkab wajib mewaspadai penyakit ini secara sungguhsungguh.” Bagi warga, lanjut Teguh, yang masih muda dengan kondisi ketahanan tubuh cukup prima, memang virus ini tidak begitu terasa menyiksa. Namun

kalau buat ibu hamil, anak-anak dan Lanjut Usia (Lansia) penyakit cikungunya membahayakan. Dikarenakan gejalanya didahului demam tinggi disertai ngilu pada persendian dan tulang-tulang terasa sakit semua. “Buktiknaya sudah ada dua ibu hamil yang keguguran akibat penyakit ini,” tegasnya. Hal senada juga dikatakan, Anggota Fraksi Golkar asal

Yamansari M Khuzaeni. Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak boleh memandang penyakit cikungunya sebelah mata. Karena cikungunya telah membuat warga Yamansari menderita. “Saya minta penyakit ini tidak di pandang sebelah mata. Lantaran korban-korbannya sudah ada,” katanya singkat. Sementara itu, Kepala Pus-

kesmas Lebaksiu Bambang Sungkono menyatakan, penyakit cikungunya yang tengah melanda warga Desa Yamansari, sejauh ini masih dalam pengawasan pihaknya. Dan dalam waktu dekat, pihaknya akan mengupayakan fogging di lingkungan desa itu. “Kami akan mengupayakan fogging dan mengefektifkan kembali PSN,” pungkasnya. (k1)


CMYK

SELASA, 2 MARET 2010

METRO SLAWI RADAR TEGAL

10

Coba Bunuh Diri, Seorang Perempuan Panjat Tower AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

BINA – Kapolsek Adiwerna AKP Siti Murbani SH saat membina sejumlah pelajar yang nyaris terlibat tawuran, kemarin.

Jangan Sampai Diproses Hukum Antisipasi Tawuran Pelajar ADIWERNA – Meski sebagai polisi, namun Kapolsek Adiwerna AKP Siti Murbani SH, Senin (1/3) kemarin, harus bisa menjadi seorang guru yang membimbing anak didiknya. Namun, pendidikan yang diberikan mantan Kapolsek Tegal Barat itu memberikan pelajaran terkait proses hukum terhadap mereka yang suka dengan aksi tawuran. ‘’Aksi tawuran antar pelajar memang perlu disikapi serius oleh sejumlah sekolah. Sebab, tawuran antar pelajar banyak yang dirugikan. Baik itu dari siswanya sendiri, maupun nama sekolah itu sendiri,’’ kata Siti Murbani SH, kemarin. Menurutnya, belum lagi bila aksi tawuran yang terjadi sampai dengan proses hokum. Jelas, hal ini akan sangat merugikan anak itu sendiri yang terlibat dalam perkelahian. Karenanya,

mengantisipasi adanya proses hokum terhadap anak sekolah, maka perlu diantisipasi dengan memberikan hukuman atau sangsi kepada mereka yang terlibat tawur oleh pihak sekolah. ‘’Kalau kami sebagai penegak hukum, akan mudah menjerat mereka yang terlibat tawuran. Sebab, identitas pelajar akan sangat mudah dicari. Namun, persoalannya kami juga tidak tega ketika si anak itu yang seharusnya belajar namun kini harus meringkuk di jeruji besi,’’ ulas Kapolsek Adiwerna. Karenanya, saat pihaknya mendapatkan informasi akan adanya aksi tawuran maka pihaknya bersama dengan jajaran paling hanya membubarkan saja. Demikian pula dengan koordinasi dengan pihak sekolah yang ada untuk bisa ‘menyeret’ anak-anak didiknya agar bisa dibina. ‘’Ya, memang perlu tindakan atau sanksi berat kepada mereka yang suka tawuran.” (gus)

SLAWI - Senin (1/2) malam, warga RT 3 RW 5 Slawi digemparkan oleh ulah seorang perempuan tidak dikenal, yang hendak mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari tower telekomunikasi yang terletak di wilayah RT setempat. Ulah perempuan nekat yang berlangsung sejak pukul 18.00 WIB itu sendiri hingga berita ini diturunkan, masih bisa di halang-halangi warga dan sejumlah petugas keamanan. Dengan cara memberikan pengertian secara mendalam melalui teriakan. “Tolong mba, urungkan niat jelek tersebut. Sebab, semua permasalahan yang ada di dunia ini masih bisa diselesaikan dengan tuntas,” teriak Sugeng (60) salah satu warga. Menurut Sugeng, dirinya dan warga sejauh ini belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian ini. Karena kondisi sekitar tower dalam keadaan gelap dengan cuaca sedang gerimis. “Kami tidak tahu asal mulanya. Sebab, kami mengetahui secara pasti setelah ada tangisan perempuan di atas tower yang mirip kuntilanak jadi-jadian,” katanya. Dari cirri-ciri perempuan di atas tower, masih kata Sugeng, memang bukan orang lingkungan sini. Pasalnya, setelah sepasang sandal yang diduga milik perempuan nekat tersebut tidak dimiliki warga lingkungan RT ini. “Dari cirri-cirinya perem-

YANVERA/RADAR SLAWI

PANJAT TOWER - Perempuan yang belum diketahui identitasnya nekat melakukan upaya bunuh diri dengan memanjat tower.

puan nekat itu, bukan orang sekitar sini mas,” tandasnya sambil mencoba memanjat tower. Hal senada juga dikata Tono (35). Menurutnya, sejauh ini motif percobaan bunuh diri

yang akan dilakukan perempuan nekat itu belum bisa diketahui secara pasti. Sebab, dirinya dan warga sekitar hanya dibuat bingung, lantaran tidak ada jejak identitas yang tertinggal di bawah. “kami belum

mengetahui secara pasti identitas perempuan di atas tower tersebut,” kataya singkat. Pantauan Radar di lapangan, puluhan petugas kepolisian dari Polres Tegal bersama ratusan warga sekitar masih tetap

berjaga-jaga di bawah tower, sambil memberikan pemahaman kepada perempuan tanpa identitas itu untuk mengurungkan niatnya mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas tower yang sangat tinggi. (k1)

PENDIDIKAN

Hadapi UN, Siswa Harus Mendapatkan Tambahan Pelajaran Menghadapi Ujian Nasional (UN) yang semakin dekat, rupanya membuat UPTD Dikpora Kecamatan Suradadi terus berupaya agar anak-anak didiknya bisa meraih prestasi. Sebab, di tahun-tahun ajaran sebelumnya wilayah Suradadi untuk tingkat SD mendapatkan rangking nomor urut dua dari

bawah atau dari 18 kecamatan di Kabupaten Tegal. ‘’Target di tahun 2010 ini, kami menginginkan paling tidak anak-anak didik di wilayah kami harus bisa masuk dalam rangking 10 besar untuk wilayah Kabupaten Tegal. Sebab, di tahun kemarin untuk Suradadi mendapatkan peringkat ke 16

atau nomor urut 2 tapi dari bawah,’’ kata Kepala UPTD Dikpora Suradadi Tamilah SPd, Senin (1/3) kemarin. Di ruang kerjanya, Tamilah juga menambahkan bahwa untuk bisa menuju ke prestasi yang lebih baik, pihaknya juga kini kepada setiap sekolah sudah melakukan kordinasi agar

para pendidik untuk bisa memberikan tambahan pelajaran, termasuk adanya kegiatan les. ‘’Kendati demikian, peran pendidik dalam mengebut memberikan pelajaran tambahan maupun les, juga harus dibarengi dengan bimbingan orangtua yang wajib untuk bisa meminimkan kegiatan bermain

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

KOORDINASI - Nampak pendidik dan pengawas sekolah Dikpora Kecamatan Suradadi tengah berkordinasi untuk mengirimkan surat kepada tiap-tiap sekolah agar bisa memberikan tambahan pelajaran termasuk bimbingan oleh orangtua murid dalam menghadapi UN yang sebentar lagi digelar.

bagi anak-anaknya. Seperti, bermain pada jam-jam belajar, termasuk acara menonton televisi untuk bisa dikurangi. Sebab, masa untuk UN kini semakin dekat,’’ jelasnya. Menurutnya, dalam proses agar membuat anak bisa berprestasi bukan tugas bagi guru saja. Namun peran orangtua

juga sangat penting, dalam pengawasan terhadap anaknya untuk bisa selalu belajar dan belajar. Apalagi untuk mendapatkan nilai yang sesuai standar juga sangat susah, dan banyak pertimbangan. ‘’Demi menuju prestasi yang lebih baik, perlu dorongan maupun semangat bersama

baik dari pendidik maupun dari orangtua sendiri untuk bisa selalu memberikan motivasi maupun bimbingan belajar terhadap anaknya ketika berada di rumah. Demikian pula komunikasi dengan anak untuk bisa selalu ditanyakan ketika pulang sekolah dan hendak berangkat sekolah.’ (gus)


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0284) 323575 / SMS ke 0815.4801.5578

SELASA, 2 MARET 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

NGENDONG Nelayan Ketapang Terima Bantuan Kipas PEMALANG - Nelayan Desa Ketapang Kecamatan Ulujami menerima bantuan kipas perahu untuk membantu operasional mereka. Bantuan berasal dari APBD tahun 2010 melalui Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP). Sementara aktivitas lelang di TPI Ketapang desa tersebut berjalan DOK RADAR PEMALANG normal dengan tarif Sumanto SH retribusi lelang disesuaikan dengan perda tentang TPI tahun 2009. Kepala TPI Ketapang H Sumanto SH mengemukakan nelayan yang melakukan lelang di TPInya ditarik retribusi sebesar 0,58 persen dari nilai lelang ikan, di mana tarif retribusinya sebesar 1,45 persen sesuai perda. ke hal 9 kol 1

PENTOL RAH..

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BERPOSE – Anggota Komunitas Motor Jet-Z bersama anak-anak PA Karya Mandiri tengah berfoto bersama.

Komunitas Motor Jet-Z Gelar Bhakti Sosial PEMALANG – Pandangan sebelah mata kerap dialamatkan masyarakat pada komunitas atau perkumpulan anak-anak muda. Padahal tidak semua komunitas anak-anak muda identik dengan kenakalan dan sifat-sifat destruktif lainnya. Di samping itu, berkembangnya dunia teknologi yang sejatinya membuat berbagai aktivitas menjadi lebih efektif dan efisien. Akan tetapi pemahaman dan penggunaan teknologi yang salah kaprah, menjadikan angka kenakalan dan kriminalitas terus saja mengalami peningkatan. Hal inilah yang kemudian menginspirasikan Komunitas Motor Jet-Z yang didirikan anakanak muda di Kabupaten Pemalang tahun 2004 lalu. Membuat gebrakan stereotipe yang kadung melekat pada remaja tersebut dengan mengadakan acara Bhakti Sosial di Panti Asuhan Karya Mandiri Minggu (28/2) kemarin. “Bhakti sosial diadakan untuk menanamkan sikap peduli teman-teman kepada sesama,” terang Ketua Komunitas Motor Jet-Z Fahrul Rahman Zaelani kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, Komunitas Jet-Z kebanyakan remaja yang tengah menempuh pendidikan di tingkat SMP dan MTs. Ada juga beberapa anggotanya yang dari SMA, di mana secara keanggotaan hingga Februari 2010 terdapat sekitar 60-an anggota. Komunitas Jet-Z selain mengadakan event-event free style dan turing, juga rutin setiap tahun mengadakan kegiatan sosial. Diselenggarakannya bhakti sosial sendiri sebagaimana dikemukakan Fahrul, bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antar sesama ke hal 9 kol 1

PENDIDIKAN Pelepasan KKN Tematik Pos Daya Unsoed PEMALANG – Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan ratusan mahasiswa Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto di Kabupaten Pemalang, dilepas Senin (1/3) kemarin. Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dimulai sejak 26 Januari 2010 lalu itu digelar di Pendopo Kecamatan Randudongkal. Jumlah peserta KKN Unsoed yang mencapai 225 mahasiswa tersebut, tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang. Di antaranya Kecamatan Belik, Watukumpul, Randudongkal, Moga, dan Kecamatan Pulosari. Dua kecamatan, yakni Belik dan Watukumpul, desa yang dijadikan KKN masing-masing 12 dan 15 desa. Sedangkan di Randudongkal, Moga, dan Pulosari masing-masing 5 desa. Dimana jumlah keseluruhannya mencapai 42 desa. KKN tematik Pos Pemberdayaan Keluarga atau Pos Daya tersebut, merupakan KKN lanjutan Pemberantasan Buta Aksara (PBA) yang dilaksanakan Universitas Negeri Semarang (Unnes). ke hal 9 kol 1

CMYK

Cleaning Service RSUD Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Upah PEMALANG – Puluhan pekerja cleaning service Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr M Ashari Pemalang dibawah penggelolaan PT Cika Asia Jaya Abadi, Senin (1/3) menggelar aksi demo. Aksi itu dilakukan dengan melakukan mogok kerja, yang mereka lakukan untuk menuntut adanya kenaikan honor. Setiap harinya puluhan karyawan cleaning service di RSUD Dr M Ashari Pemalang mulai pekerjaannya sekitar pukul 07.00 WIB. Namun pada Senin (1/3) kemarin mereka nampaknya telah sepakat untuk menggelar aksi mogok

kerja. Dengan bergerombol dan hanya duduk-dukuk di depan RSUD, mereka lakukan untuk menyikapi kebijakan penggelola yang dianggap kurang memperhatikan nasib dan kesejaheraan para karyawannya. Aksi yang mereka lakukan sempat mengundang perhatian para pengunjung rumah sakit. Karena meski sudah mulai jam kerja, namun mereka tidak segera melakukan aktivitasnya, mereka hanya duduk-duduk saja. Berdasarkan keterangan salah satu karyawan claening service, aksi yang dilakukan bersamateman itu untuk menuntut hak-hak karyawan. Yaitu soal upah yang dinilai tidak sesuai dengan standar Upah Minimum Kabupaten

(UMK). Semula upah yang diterima karyawan hanya sebesar Rp 630 ribu/rbulan. Dan besarnya upah tersebut tidak sesuai UMK. Oleh karena itu pihaknya bersama teman-temannya sepakat untuk melakukan akis mogok kerja. “Upah yang saya terima itu tidak sesuai UMK, padahal sesuai perjanjian kerja para karyawan setiap bulannya akan diberi honor sebesar RP 675, namun kenyataannya tidak,” kata salah satu karyawan yang minta namanya untuk tidak sebutkan. Setelah aksi mogok kerja yang mereka lakukan kurang lebih 1 jam, semua karyawan yang melakukan mogok kerja diajak untuk berdialog di kantornya di Jalan ke hal 9 kol 1

AGUS P/RADAR PEMALANG

KEMBALI BEKERJA – Cleaning service RSUD Dr M Ashari mulai melakukan pekerjaannya kembali setelah tuntutan kenaikan upah dipenuhi pihak penggelola.

Ketika Musim Hujan Tak Menentu

Petani Jadi

RESAH DATANGNYA musim hujan pada Oktober lalu disambut antusias oleh petani. Maklum saja, musim kemarau sebelumnya membuat para petani tidak bisa mengolah sawahnya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan seharihari, terpaksa pinjam sana-sini karena stok gabahnya telah habis. Namun kegembiraan petani akan datangnya musim hujan, ternyata tidak berlangsung lama. Karena dua bulan datangnya musim hujan, kini mulai “datnyang” alias tidak menentu. Padahal padi yang ditanaminya petani tersebut membutuhkan suplai air yang cukup, agar padi dapat berbuah dan bisa dipanen hasilnya. “Kalau hujan tidak lancar, air irigasi secara otomatis akan berkurang. Saya khawatir akan mempengaruhi hasil panenan,” ungkap salah satu petani di Desa Danasari, Surono kepada Radar kemarin. Dikatakan dia, tanaman padi membutuhkan waktu setidaknya satu bulan lagi, agar bisa dipanen. Akan tetapi dengan ketidakme-

nentuan cuaca belakangan, membuatnya tidak bisa berbuat apaapa melainkan pasrah saja. Kekhawatiran penggarap sawah di pesisir pantai seperti Surono, diamini juga oleh sebagian petani di Widuri dan Lawangrejo. Kardi misalnya, warga Widuri ini mengeluhkan kondisi cuaca yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Di mana pergantian musim yang dulunya dapat berjalan secara baik (rutin), namun kini tidak lagi. ”Hujan memang masih terjadi, namun jarang-jarang sehingga saya takut hasil panenan tidak maksimal,” keluh dia. Pemanasan global atau belakangan marak disebut sebagai global warming, dampaknya memang sangat terasa di Kabupaten Pemalang. Terutama bagi ribuan hektar sawah milik petani. Karena mereka tidak bisa mengolah sawahnya untuk memproduksi padi secara maksimal. Dengan intensitas hujan yang jarang, membuat para petani bukan saja terkecoh. Akan tetapi juga menjadikan generasi penerusnya di bidang pertanian semakin berkurang. Mereka lebih mengandalkan mata pencaharian di bidang lain untuk menghidupi diri dan keluarganya. Sementara berdasarkan informasi, puncak musim penghujan ini terjadi pada bulan Februari. Sedangkan bulan-bulan berikutnya hujan bisa saja tidak menentu. Bahkan bisa berkurang sama sekali. (sumitro)

Nenek Korban Martil Akhirnya Tewas PEMALANG – Tuminah (65) warga Kelurahan Beji RT 2 RW 16 Kecamatan Taman, yang dia ditemukan tak berdaya bersimbah darah di rumahnya oleh warga Kamis (25/2) kemarin akhirnya meninggal dunia Minggu(28/2) pagi. Dia yang menderita luka parah di bagian kepalanya akibat pukulan menggunakan martil oleh seseorang yang dikenalnya itu akhirnya dimakamkan keluarganya di TPU kelurahan setempat. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengemukakan meninggalnya salah satu saksi sekaligus korban pencurian dengan kekerasan (curas tersebut). “Korban curas di Kelurahan Beji Kecamatan Taman akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,” kata dia saat dikonfirmasi Senin (1/3). Sebelum meninggal dunia, yakni beberapa saat setelah dirawat di rumah sakit, korban sempat mengungkapkan siapa pelaku curas kepada polisi. Tersangka menurut Kasat sudah dikirim dari Polsek Taman ke Polres Pemalang. Kini dia meringkuk di tahanan Mapolres. Sebelumnya diberitakan seorang nenek ditemukan bersimbah darah di rumahnya. Di dekatnya ditemukan sebuah martil dan perhiasan yang ada padanya raib. Hanya ada anting-anting dan cincin yang masih tertinggal.

Oleh warga nenek ini dilarikan ke RSI Al Ikhlas yang berada hanya 1,5 km dari lokasi kejadian. Meski dalam keadaan kritis, nenek ini masih bisa menceritakan peristiwa yang menimpanya. Dalam waktu satu jam sejak kejadian polisi berhasil meringkus penganiayaan di siang bolong tersebut. Pelakunya adalah Rakhaeni (33) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Beji Kecamatan Taman. Semula ibu menyusui bayi dua bulan ini mengelak saat didatangi polisi, bahkan berani membentak Kapolsek Taman AKP Utomo SH. Di depan penyidik Rokhaeni mengakui tindakan dilakukan karena ingin menguasai barang-barang milik nenek yang pernah tinggal berdekatan rumah itu. Tersangka terlilit hutang dan sudah merencakan aksi tersebut sejak semalam dengan menyiapkan martil. Saat ditangkap tersangka masih menimang-nimang anaknya di warungnya. Sementara barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian berupa martil dan perhiasan berupa anting-anting dan cincin. Kedua barang ini sudah dilucuti dari tubuh korban namun tertinggal karena tertutup tubuh korban. Sedangkan barang bukti lainnya berupa kalung dan gelang didapat dari kolong rumah tersangka.Celana untuk membungkus barang bukti ini masih berlepotan darah korban. (ali)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

BENAHI PINTU – Beberapa petani tengah membetulkan pintu air agar dapat mengatur air dengan baik.


METRO TEGAL

4

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

Fostah Ancam Boikot UN

SOSIAL

M SAEKHUN/RATEG

TAK adanya kejelasan tentang legalitas formal dari Pemkot membuat Forum Silaturahmi Tenaga Honorer (Fostah) gerah. Karenannya, organisasi tersebut mengancam akan melakukan boikot pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 22 Maret mendatang. Ini diungkapkan Ketua Umum Fostah Eko Rudiono usai menghadap Wakil Walikota bersama dengan 11 anggota lainnya. Dia mengatakan, kedatangannya ke Wakil Walikota meminta kepastian dari pemkot agar secepatnya

mengeluarkan surat pengakuan sebagai PTT. “Jika dalam waktu satu minggu dari sekarang belum dibuatkan surat itu maka kita akan boikot dalam pelaksanaan UN nanti. Itu akan kita buktikan bila tetap tidak ada kejelasan dari pemkot,” katanya Senin (1/3). Wakil Walikota Habib Ali Zaenal Abidin membenarkan adanya 11 orang perwakilan Fostah yang menemuinya. Mereka menyampaikan bahwa hasil rapat Panitia Kerja (Panja) tahun 2010 yang akan diangkat tenaga honorer

APBD/APBN. Sedangkan non APBD/ APBN baru diangkat pada 2011 nanti. Itu pun dengan seleksi. “Fostah kebingungan lantaran sampai saat ini belum bisa terjawab permasalahannya. Karena kita juga bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan yang pasti untuk legalitas tetap tidak bias dikeluarkan. Ini bukan masalah berani atau tidak berani, tetapi aturan,” katanya. Namun demikian, Pemkot tetap menunggu penetapan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pe-

DATA PGOT – Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal, Sumito SIP, saat memberikan keterangan dan data hasil razia PGOT.

Tarif Taksi Semrawut

Diminta Tangani Anjal AGAR keberadaan anak jalanan (Anjal) di Kota Tegal bisa terarah, dan yang terpenting tidak sampai menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) harus melakukan penanganan secepatnya. Untuk penanganan Anjal, Komisi II DPRD Kota Tegal dan Dinsosnaker bakal ‘belajar’ ke Kota Surabaya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Rachmat Rahardjo, Senin (1/ 3) kemarin, mengatakan, selama ini kita selalu dihadapkan dengan masalah sosial, baik masalah Anjal maupun pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Dan Dinsosnakertrans sampai saat ini juga kesulitan dalam melakukan pembinaan dan tindakan, sehingga yang bisa dilakukan dinas hanya razia. Agar penanganan terhadap Anjal dan PGOT bisa terlaksana secara maksimal, pihaknya bersama Dinsosnakertrans akan ‘belajar’ ke Kota Surabaya. “Kedepan kami tidak ingin ada masyarakat yang merasa terganggu privasinya karena ulah Anjal dan PGOT, karena terkadang menggunakan cara-cara kekerasan. Untuk itu, kami mengajak Dinsosnakertrans ke Surabaya untuk penanggulangan Anjal dan PGOT,” kata Rachmat. Menurut Rachmat, selain soal penangan Anjal dan PGOT, pihaknya juga akan mengajak Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian untuk ‘belajar’ soal permasalahan home industri di Kota Tegal yang akhir-akhir ini lesu. Padahal sejak dulu Tegal dikenal dengan ketrampilan home industri yang dimiliki masyarakatnya. Namun kendala mereka, selain masalah permodalan juga soal pemasarannya. Sehingga home industri di Kota Tegal lesu, dan perlu mendapat perhatian dan Pemkot. “Kami berharap melalui Kunjungan Kerja (Kunker) kali ini, Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian bisa mencari solusi terbaik, agar keberadaan home Industri di Kota Tegal semakin maju,” tuturnya. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal H Sumito SIP, menyambut upaya dan langkah Komisi II DPRD Kota Tegal, yang akan mengajak pihaknya untuk ‘belajar’ soal penanganan Anjal dan PGOT. “Kami sudah berupaya melakukan penanganan Anjal dan PGOT, sehingga telah pelaksanaan Kunker kami berharap langkah yang kami lakukan bisa lebih maksimal,” ungkapnya. (hun)

PROGRAM

ngangkatan CPNS dari tenaga honorer menjadi PP. Dengan PP tersebut, lanjut Habib Ali, baru permasalahan Fostah bias terjawab. Sebeb, apabila itu sudah terbit, Walikota bias mengeluarkan SK. “Jika pada 2011 nanti mereka tidak lolos seleksi maka akan dicover jadi PTT. Yang jelas Pemkot juga mempunyai niat yang sama dengan mereka. Karenannya kita berharap Fostah tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri ataupun orang lain,” pintanya. (adi)

Maret, Pemkot Lakukan Penyeragaman

HERMAS PURWADI/RATEG

WISATA BUDAYA - Upacara adat Larung Sesaji menjadi salah satu aset wisata budaya metropolis.

Dimasukkan dalam Agenda Even Provinsi MESKI secara komparatif memiliki keterbatasan sumber daya alam, Kota Tegal punya banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata rekreatif. Faktor pendukung pariwisata metropolis antara lain, keindahan alam, potensi wisata bahari, bangunan bersejarah, aksesibilitas yang tinggi karena letak geografis yang strategis, hingga berketahanan baik dibidang ipoleksosbud maupun keamanan. Kepala Disporabudpar Kota Tegal, Ir HM Wahyudi, menyatakan kunjungan wisata yang dapat dinikmati saat ini mencakup wisata bahari, wisata bangunan bersejarah, wisata belanja, wisata religi, dan wisata kuliner. “Untuk wisata bahari kita punya Pantai Alam Indah yang letaknya dekat dengan jalur pantura. Saat ini PAI menghadirkan segala keindahan dan keunikan hasil perpaduan aspek alam, budaya, hi-

buran, pendidikan dan arsitek yang bernuansa global dan modern. Meski tetap mempertahanakan ciri khas Kota Tegal,” ujarnya. Terpisah Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata Sudibyo SE menyatakan berbagai fasilitas untuk memenuhi berbagai kebutuhan wisatawan telah diwujudkan disana seperti monumen bahari, water boom, anjungan wisata, panggung hiburan, anjungan laut, perahu wisata, dokar wisata, kereta wisata, hingga hamparan bibir pantai yang luas dan bersih serta taman yang menambah kesejukan panorama di wilayah pantai. “Untuk wisata bangunan bersejarah kita memiliki beragam bangunan bersejarah yang memberikan jejak perjalanan masa lalu didalamnya.Sebut saja balai kota lama yang kini menadi gedung DPRD kota. Awalnya gedung ini merupakan markas TNI AL, kemudian menjadi

Pangkalan IV ALRI dan menjadi pusat pemerintahan sebagai balai Kota Tegal,” terangnya. Selebihnya metopolis punya wisata bangunan bersejarah seperti stasiun kereta api berarsitektur Belanda yang berdiri di Jalan Pancasila. Ini menjadi saksi betapa Tegal masa silam telah menjadi mata rantai transportasi di Pulau Jawa. Tak jauh dari sana terlihat gedung Birao SCS yang sempat menjadi kampus UPS. “Awal dibangun tahun 1913 dan berfungsi sebagai perkantoran pemerintah Belanda ( Birao). Dan baru ditahun 1981- 1982 digunakan sebagai kantor PJKA,” ujarnya. Wisata bangunan bersejarah lainnya tersisa di gedung kantor pos, pendapa Ki Gede Sebayu dan gedung Lanal. Untuk wisata religi, metropolis juga memiliki beragam tempat untuk menggelar acara tradisi keagamaan setiap tahunnya. (hermas purwadi)

BANYAK angkutan umum jenis taksi yang beroprasi di Kota Tegal belum menerapkan standarisasi baku soal tarif. Hal itu disebabkan karena taksi yang beropersi di sini belum menggunakan perhitungan argo. Karenannya, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) akan menyeragamkan tarif taksi sesuai aturan berlaku. Rencana ini sudah di rapatkan dengan para pengusaha taksi, Kamis (25/2). Hasilnya, ada kesepakatan untuk menentukan tarif taksi menggunakan argo. Kepala Dishubkominfo Drs Khaerul Huda MSi melalui Kabid Angkutan Jalan dan Keselamatan Jalan, Hartoto, mengatakan, sesuai UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan pasal 183 disebutkan, tarif penumpang untuk angkutan orang tidak dalam trayek dengan menggunakan taksi ditetapkan oleh perusahaan angkutan umum atas persetujuan pemerintah sesuai dengan kewenangan masing-masing berdasarkan standar pelayanan minimal yang ditetapkan. Menurutnya, selama ini taksi di sini belum menggunakan tarif menggunakan argo, yakni masih berdasarkan tawar menawar antara sopir dan penumpang. Padahal sesuai ketentuan, tarif taksi harus menggunakan argo. “Sesuai hasil rapat, disepakati seluruh taksi di sini akan menggunakan argo. Mengenai tarifnya, seharusnya perusahaan sudah mengajukan ke Dishubkominfo pada hari ini, Senin (1/3), agar bisa disinkronkan dengan harga-harga spare part, BBM dan lainnya. Kemudian diajukan ke walikota untuk dimintakan persetujuan,” katanya. Ada tiga tarif pada angkutan taksi, yaitu flag full atau tarif pertama pintu dibuka. Kemudian pulsa, yaitu harga per kilometer dan tunggu (dihitung per menitnya). “Ini yang menentukan besarannya perusahaan dan diajukan ke Dishubkominfo kemudian disinkronkan dan dimintakan persetujuan kepala daerah. Setelahnya muncul angka pasti dan dikembalikan ke perusahaan. Selanjutnya perusahaan yang mengeluarkan surat keputusan tarif tersebut,” jelas Hartoto. Jumlah armada taksi di Kota Tegal, lanjut Hartoto lagi, totalnya 45 armada. Itu milik dua perusahaan, yaitu Bergas 20 armada dan Dita Ayu Bahari 25 armada. (adi)

HERMAS PURWADI/RATEG

DIRESMIKAN - Ruangan bebas rokok yang diresmiklan rektor UPS, kemarin.

Bebas Asap Rokok UPAYA memberi ruang bagi mahasiswa perokok yang tidak mengganggu pemandangan ditempuh Universitas Pancasakti dengan mendirikan ruang areal bebas rokok (Smoking Area). Ruangan munggil yang berlokasi dibelakang fakultas ekonomi atau tepatnya di sebelah timur Fakultas hukum tersebut didirikan atas bantuan pemerintah dalam hal ini Depdiknas Provinsi untuk 20 universitas yang ada di Jawa Tengah. Rektor Prof Dr H Tri Jaka Kartana meresmikan area bebas rokok tersebut Senin (1/3), kemarin. Dalam sambutannya rektor sempat menyentil pihak yayasan agar kedepan bisa lebih menyediakan ruangan bebas rokok yang ukurannya jauh lebih besar. “Setidaknya ruangan ini bisa difungsikan semaksimal mungkin untuk menekan polusi udara akibat rokok didalam kampus,” terangnya. Sementara, Ketua Bapsik UPS Mahben Jalil SH dalam laporannya menyatakan bantuan Depdiknas Provinsi yang diterimanya untuk pembangunan areal beas rokok senilai Rp 48 juta. Dimana dalm ruangan tersebut dilengkapi dengan 1 buah pesawat televisi, enam tempat duduk dan plasma air atau alat penyedot asap rokok. “Kami terpilih mendaptkan programini bersam 20 universitas yang ada di Jawa Tengah. Setidaknya dengan tersedianya areal bebas rokok ini, bisa meminimalisir kebersihan kampus baik dari putung rokok maupun asap rokok yang ada di setiap ruangan,” ujarnya. (her)

Dari Pengajian Akbar Rolasan Yayasan Syiarul Islam

Habib Ali Gantikan Walkot dan Gurunya Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kerja bareng antara Yayasan Syiarul Islam, Pemkot Tegal, dan Harian Pagi Radar Tegal ditutup dengan pengajian akbar. Kegiatan tersebut digelar Minggu (28/2) malam di halaman kantor sekretariat Jl KH Muchlas Panggung Tegal Timur. Seperti apa pelaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI MALAM itu terlihat begitu

hingar bingar di wilayah Panggung khususnya didekat Masjid Panggung. Nampak ratusan orang berduyun-duyun datang menghadiri puncak perayaan Maulid Nabi itu. Mereka datang dari segala penjuru dengan mengenakan busana muslim. Bahkan, karena banyaknya pengunjung yang hadir, kuri tempat duduk pun terpenuhi. Sehingga bagi mereka yang datang terlambat harus rela duduk diatas karpet yang disediakan panitia. Namun banyak pula pengunjung yang bersila di bantaran sungai Gung. Tepat pukul 20.00 WIB acara dimulai dengan terlebih dahulu menampilkan hiburan kasidah

ADI MULYADI/RATEG

DUA PERAN - Pada pengajian akbar peringatan maulid nabi, Habib Ali menjadi wakil walikota sekaligus pengisi siraman rohani.

lasqi. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan pem-

bacaan ayat suci Al Quran. Setelahnya acara diisi de-

ngan sambutan-sambutan, yakni dari Pengurus Yayasan Syiarul Islam Drs H Syamsul Falah SH Mhum. Sambutan Walikota yang di Wakili oleh Habib Ali Zaenal Abidin, serta acara inti Tausiyah oleh Habib Lutfi bin Ali bin Yahya. Sekretaris Umum Panitia yang juga menjabat Kaur Perencanaan dan Keuangan Pengadilan Agama Dedeng Jaelani mengatakan, Habib Lutfi sebenarnya ingin sekali hadir pada malam ini. Itu dibuktikan dengan hasil pertemuan panitia kali ketiga dia menyatakan bisa datang. “Namun ada kabar mendadak dia sedang ada pertemuan di Jawa Timur.” (*)


KABUPATEN TEGAL

8

SELASA 2 MARET 2010

RADAR TEGAL

Harus Ada Penanganan Maksimal Kecamatan Suradadi Langganan Banjir

Selamat sore bpk..ijin mau tanya pak soal status tanah bengkok milik SEKDES bagaimana pak bukankah Sekdes sudah dapat gaji sbg PNS, terima kasih,selamat sore. 08522698XXX YTH Bupati dan DPRD Kab. Tegal mhn spy ada perhatian dr aparat pemerintah yg berwenang menangani masalah yang kami hdapi. Kami tggl dijln singkil 91, stiap msm hjn, jln raya dpn rmh langsung jd lautan air hjn+ air limbah tahu (dr tumpahan stiap wrg Psalakan yg msak tahu) mhn dg amat sangat aparat terkait menata spy air hujan tdk menggenang. Insya Alloh wrg akan gotong royong, sesuai kemampuan wrg. 081542084XXX

SURADADI - Wilayah Kecamatan Suradadi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir perlu adanya penanganan secara maksimal. Hal ini agar persoalan banjir yang selama ini menghantui masyarakat sekitar Suradadi bisa merasa nyaman terutama saat datang musim penghujan.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DP RD) Kabupaten Tegal, Bahrun Senin (1/3) kemarin mengatakan, Kecamatan Suradadi yang selama ini menjadi daerah langganan banjir perlu mendapat penanganan khusus dari instansi. Ini perlu dilakukan agar ke depan persoalan banjir yang kerap melanda daerah tersebut bisa segera teratasi. “Memang untuk bisa menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Suradadi,perlu dilakukan upaya normalisasi secara

maksimal terhadap beberapa saluran-saluran yang ada, selain itu juga perlu diaktihkan kembali jembatan yang sebelumnya ditutup,” terangnya. Ia mengaku, saat ini keberadaan gorong-gorong yang ada di sekitar wilayah suradadi perlu dilakukan perbaikan. Hal ini agar air yang kerap meluap di daerah tersebut bisa mengalir dengan lancar. Didak hanya itu, daerah perbukitan yang juga menjadi penyebab kebanjiran perlu adanya upaya reboisasi. Saat ini tumbuhan yang ada di perbukitan

daerah selatan sudah banyak yang gundul. Apabila hal itu tidak secepatnya dilakukan upaya reboisasi, maka mencana banjir di wilayah Suradadi maupun daerah lainnya akan tetap terjadi. “Yang jelas, perlu adanya upaya perbaikan terhadap gorong-gorong disamping itu, daerag perbukitan yang saat ini sudah dalam kondisi kritis perlu diadakan reboisasi,”tandasnya. Selain itu, tambahnya, persoalan banjir juga diakibatkan adanya pembangunan pemukiman yang tidak mempedulikan

tata ruang darah. Sementara itu, Camat Suradadi Moh Soleh Msi mengatakan, di wilayah pemerintahannya, saat ini ada empat desa yang menjadi daerah rawan bencana. Beberapa desa tersebut diantaranya, Desa Sidoarjo, Suradadi, Kertasari dan Jatimulya. Keempat desa tersebut pada tahun 2008 sepat terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter. Bahkan untuk menanggulangi adanya korban, saat ini warga di desa tersebut sempat diungsikan. (cw3)

Jalur Obyek Wisata Guci Rawan Macet Minim Penerangan Jalan Umum

LEBAKSIU

YANVERA/RADAR SLAWI

KENA CHIKUNGUNYA - Nureni (Jilbab) tengah menceritakan gejala-gejala virus cikungunya yang pernah dirasakannya kepada para perangkat Desa Yamansari.

Perangkat Desa Yamansari Kena Virus Chikungunya LEBAKSIU - Serangan virus Chikungunya tidak pandang bulu. Terbukti, keganasan virus itu bukan hanya menyerang ratusan warga desa saja, melainkan tenaga kesehatan dan sejumlah perangkat desa pun ikut jadi sasarannya. Tak terkecuali keluarga dewan maupun keluarga Kepala Desa (Kades). Namun yang paling parah menimpa Nuraeni (32) Kasi Perekonomian Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu ini. Pasalnya, ia harus rela sebagian keluarga tercintanya secara bergiliran ikut merasakan serangan virus Cikungunya tersebut. “Saya tertular oleh saudara, kemudian dilanjutkan dengan lainnya secara berurutan,” ujarnya kepada Radar Senin (1/3) kemarin. Menurut Nur sapaan akrabnya, penularan virus dari warga satu ke warga yang lainnya begitu cepat, sehingga sangat susah untuk dilawan. Terlebih pengetahuannya akan penyakit semacam ini masih sangat kurang. Karena gejalanya seperti orang terkena masuk angin. “Walupun tidak membahayakan, tapi saya sangat menderita , bahkan saya terpaksa ijin masuk kantor selama 3 hari penuh untuk menyembuhkan penyakit ini,” katanya. Hal serupa dengan Nuraeni, Ketua RT02/04 Desa Yamansari Saefudin pun ikut-ikutan terserang pula. Bahkan lebih parah dari yang dialami Nuraeni. Lantaran mayoritas warga di lingkungan RTnya baik dari kalangan atas hingga bawah merasakan keganasan virus ini. “Keluarga saya secara berbarengan terserang virus Cikungunya ini, sehingga semuanya terpaksa harus istirahat total.” (k1)

DUKUHTURI SMPN 2 Ajukan Pengadaan Laboratorium Bahasa DUKUHTURI - Untuk meningkatkan mutu pendidikan, SMPN 2 Dukuhturi berupaya menyediakan laboratorium bahasa. Hal tersebut dilakukan untuk kemudahan siswa dalam menyerap ilmu bahasa. Kepala Sekolah SMPN 3 Dukuhturi, Sofyan Hamid mengatakan, untuk mempermudah siswa dalam mempelajari materi bahasa, sekolah sedang mengupayakan untuk pengadaan laboratorium bahasa. Dengan adanya laboratorium tersebut, kedepan siswa akan dengan mudah menyerap ilmu bahasa yang disampaikan di sekolah. Sofyan mengaku, untuk bisa mendapatkan dana pembangunan laboratorium bahasa, pihaknya sudah melakukan pengajuan anggaran musrenbang tahun 2010 ini. “Kami sedang mengupayakan untuk pengadaan laboratorium bahasa, pengadan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah siswa dalam menyerap ilmu bahasa yang diajarkan di sekolah. Dengan adanya fasilitas tersebut diharapkan mutu pendidikan di SMPN 2 Dukuhturi semakin meningkat,” ungkapnya. Menurutnya, sekolahnya saat ini memang belum memiliki laboratorium bahasa, untuk itu dalam musrenbang 2010 di tingkat kecamatan pihaknya mengajukan pengadaan satu unit laboratorium bahasa dengan nilai Rp 200 juta. Pihaknya juga mengajukan dana pembangunan tembok keliling sekolah. “Ini untuk meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah. Anggarannya sekitar Rp 50 juta. Jumlah tersebut dialokasikan untuk menambah bangunan tembok keliling sepanjang 60 meter,” ujarnya. Dia juga berharap pengajuan anggaran yang dibutuhkan sekolah bisa terealisasi, se2hingga hal itu akan bisa mempercepat peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya. “ Untuk tahun 2009, sekolah kami mendapatkan dana pembangunan lokal kelas baru senilai Rp 120 juta. Disamping itu, sekolah mendapatkan dana pembangunan tembok keliling senilai Rp 70 juta.” (cw3)

MESKIPUN target pendapatan melalui sektor pariwisata, terutama pengelolaan obyek wisata (OW) Guci, naik sekitar 80 persen dari sekitar Rp 800 juta di tahun 2009 menjadi Rp 1,3 Miliar di tahun 2010. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang, yang dapat lebih menarik para wisatawan. Kekurangan sarana dan prasarana itu nampak antara lain masih terdapatnya potensi terjadinya kemacetan arus lalu lintas, terutama saat libur akhir pekan maupun libur nasional. Selain itu, di lokasi OW Guci para pengunjung juga merasakan masih minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan tersebut. Potensi kemacetan serta minimnya LPJU di kawasan wisata kebanggaan Kabupaten Tegal, termasuk di sepanjang jalur jalan raya menuju ke OW Guci itu, sudah seringkali dikeluhkan oleh sejumlah kalangan. Namun demikian, hingga saat ini, keluhan dari sejumlah pengunjung itu tidak mendapat tanggapan serius dari Pemkab Tegal. Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata Guci, Imam Sutanto, mengakui hal tersebut. Menurutnya, pihaknya telah berupaya berulangkali mengajukan usulan agar Pemkab tegal dapat lebih memperhatikan pengembangan jalan yang menjadi tumpuan arus lalu lintas dari dan menuju ke OW Guci. ‘’Kami sudah pernah mengusulkan agar Pemkab Tegal dapat membuat jalur alternatif atau memperlebar jalur lalu lintas dari dan ke obyek wisata,” terangnya. Minimnya jumlah LPJU, juga diakui oleh Imam Sutanto. Namun demikian, menurut Imam Sutanto, pihaknya juga telah berulangkali mengusulkan adanya penambahan. Namun sayangnya, hingga kini hal tersebut masih belum dapat direalisasikan. ‘’Yang terakhir saya mengusulkan penambahan LPJU, minimal sebanyak 10 titik. Untuk

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

WISATAWAN – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke OW Guci mengalami kenaikan setiap hari libur nasional maupun libur akhir pekan seperti yang terjadi sejak Jumat (26/2) hingga Minggu (28/2).

PJU yang ada saat ini ada sekitar 21 titik, tapi yang masih menyala hanya sekitar 7 titik,” terangnya. Terkait dengan target pendapatan, diungkapkan Imam Sutanto, berdasarkan kalkulasi yang dilakukan oleh pihaknya, diperkirakan hingga akhir tahun 2010 ini target yang dipatok dari pengelolaan OW Guci kemungkinan masih belum dapat memenuhi target sesuai yang diharapkan. Sebab, sejauh ini pengunjung memang cukup ba-

nyak, namun hal itu hanya terjadi pada saat hari libur dan pada hari besar tertentu saja. Walaupun demikian keadaanya, lanjut Imam Sutanto, pihaknya selaku pengelola OW akan tetap melakukan upaya agar dapat memenuhi target pendapatan yang telah ditetapkan. ‘’Kami akan berupaya memenuhi target yang ditetapkan, walapun untuk memenuhi target itu kami juga membutuhkan dukungan dari semua pihak,”

tandasnya. Menurut Imam Sutanto, dalam waktu dekat ini di kawasan OW Guci akan segera dibangun sarana bermain air (water park) di empat titik, oleh investor swasta dari luar daerah Kabupaten Tegal. Dengan adanya rencana pembuatan tempat rekreasi di kawasan OW Guci itu, diharapkan dapat meningkatkan volume pengunjung ke OW Guci. ‘’Karena itulah, sarana dan prasarana juga mesti diper-

hatikan. Sehingga dapat menunjang upaya peningkatan pendapatan, serta mengurangi kemacetan di sepanjang jalur seperti yang terjadi sebelumnya,” ungkap Imam Sutanto. Pada hari-hari libur nasional dan libur akhir pekan, volume pengunjung OW Guci mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlahnya rata-rata mencapai puluhan ribu pengunjung. Mereka kebanyakan berasal dari luar daerah Kabupaten Tegal. (aan)

Dirikan Sekolah Bulu Tangkis Guna Mencari Bibit Muda Atlet Berbakat SURADADI - Upaya untuk mencari bibit pebulu tangkis, untuk bisa diandalkan sebagai juara rupanya membuat H Suratmo MPd, mendirikan sekolah Bulu Tangkis. Bahkan, Kasubag Tata Usaha (TU) Dikpora Kecamatan Suradadi ini juga rela merogoh kantongnya demi menggelar even percaturan anak-anak usia dini dalam pebulutangkis. ‘’Sekolah olahraga bulu tangkis, sudah setahun ini berjalan. Bahkan, anak-anak yang tiap minggu berlatih selama 3 kali di gedung Az Zahra Suradadi, semuanya juga merupakan anak-anak sekolah,’’ kata H Suratmo, kemarin. Menurutnya, selain menyalurkan hobi dalam olahraga Bulu Tangkis yang disukainya, mendirikan sekolah bulu tangkis ini juga dilakukan guna mencari dan menciptakan anakanak lingkungannya mulai dari wilayah Suradadi dan Kramat

bisa menjadi bibit pebulutangkis yang handal dan juara. ‘’Terlebih bahwa olahraga Bulu tangkis juga merupakan primadona bagi masyarakat kita. Sedangkan anak-anak yang terus dilatih di olahraga Bulu Tangkis ini juga akan kami coba untuk diadopsi dalam percaturan anak-anak di bidang bulutangkis ini,’’ jelasnya. Makanya dengan menggelar even lomba pertandingan bulu tangkis yang akan digelar pada Rabu (24/3) besok di gedung olahraga Az Zahra Suradadi, pihaknya rela untuk bisa merogoh uangnya demi mendapatkan bibit-bibit muda atlet ber-

bakat. ‘’Ya, peserta dalam lomba bulu tangkis ini akan diikuti oleh 4 Kabupaten. Diantaranya dari Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal sendiri hingga dari Pemalang. Sedangkan acara ini juga digelar sebagai wahana komunikasi bagi para pecinta bulu tangkis sehingga terjalin kesetiakawanan dan persaudaraan,’’ jelasnya. Sedangkan acar turnamen bulu tangkis juga nantinya akan dihadiri oleh sejumlah Muspida lantaran kegiatan mencari atlet muda ini merupakan pembentukan anak usia dini untuk bisa menjadi sang juara. (gus)

DOK.RATEG

BERLATIH - Sejumlah warga sedang berlatih bulu tangkis.


SAMBUNGAN

SELASA 2 MARET 2010

9

RADAR TEGAL

Nelayan Tewas di Taiwan PEMALANG - Seorang nelayan bernama Tarmuji (25) warga Desa Wanarejan Utara RT 2 RW 3 Kecamatan Taman dilaporkan ke aparat desanya meninggal dunia di Taiwan. Nelayan ini menghembuskan nafasnya setelah kapal longline tempatnya bekerja bersandar di salah satu pelabuhan negara tersebut. Dia meninggal karena kecelakaan di jalan raya saat memanfaatkan waktu senggangnya merapat ke daratan. Kepala Desa Wanarejan Utara M Sukron kepada Radar menjelaskan kabar meninggalnya

Tarmuji diterima oleh perangkatnya pada Sabtu (27/2) kemarin. “Warga saya dilaporkan meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Taiwan pada Jumat setelah shalat Jumat,” kata dia Senin (1/3) kemarin. Tarmuji lanjut dia, sudah dua tahun bekerja sebagai nelayan di kapal pencari ikan tuna tersebut. Keperluannya ke daratan saat kapalnya merapat di salah satu pelabuhan adalah mengantar temannya Hakim (25) yang memperistri seoarang wanita warga Taiwan. “Jadi dia mau main ke rumah isterinya Hakim dengan me-

nyewa sepeda motor, namun di jalan dia tertabrak truk,” ujarnya. Hakim sendiri adalah teman kerja sekaligus tetangga di desanya. Dan kabar kematian Tarmuji ini juga disampaikan oleh Hakim ke perangkat desanya. Kades memastikan jenazah Tarmuji akan dipulangkan ke Indonesia.“Rencana Hari Rabu besuk jenazah akan sampai di Indonesia,” tambahnya. Mengenai masalah lain seperti adanya santunan hingga kemarin belum terpikirkan, namun Kades yakin hal ini akan diselesaikan. (ali)

Dzikrotun Berhasil Raih Emas Kejurnas UKDW Open PEMALANG - Sembilan atlet junior taekwondo Kabupaten Pemalang yang dikirim ke Jogyakarta untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Open 2010 berhasil membawa pulang dua medali. Satu emas dan satu perunggu dipersembahkan dua dari meraka. Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Pemalang M Farhan mengemu-

kakan kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (26/2) hingga Minggu (28/2) kemarin. Meski kompetisi pada kejurnas ini cukup berat, karena diikuti taekwondoin dari seluruh nusantara, namun atlitnya berhasil meraih prestasi. “Emas diraih oleh Dzikrotun dan perunggu diraih oleh Ratih Shiwi Cahyaningtyas,” kata dia Senin (1/3) saat siaran pers. Dzikrotun turun di kelas under 46 Kg yunior putri, sementara Ratih turun di kelas under 33 Kg yunior putri. Dzikrotun sendiri adalah atlet

Pengcab TI Kabupaten Pemalang dan sebelumnya sudah berlangganan berprestasi hingga nasional. Dia mengalahkan atlet unggulan DIY, yakni Frida di babak final dengan skor 114, sementara Ratih untuk meraih perunggu harus menundukkan Bella, Taekwondoin dari Sulawesi Selatan dan menang telak dengan skor 15-5. Tujuh dari sembilan atlit yang dikirim ini adalah, Syamsul, Nana Febri, Zulfani, Haikal Syaela, Ais, Reyhan dan M umar Arif. Kejuaraan ini berlangsung di Wisma AGP komplek perguruan tinggi UKDW. (ali)

Pelepasan KKN Tematik Pos Daya... dari halaman 9 Dalam pelaksanaannya, sebagaimana keterangan yang didapat dari Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Pemalang, KKN Pos Daya melakukan pendampingan dan pembentukan pos baru di lima kecamatan tersebut. Untuk pelaksanaan pendampingan di Kecamatan Belik dan Watukumpul. Adapun pelaksanaan pembentukan di Kecamatan

Randudongkal, Moga, dan Pulosari yang memang belum pernah dijadikan lokasi KKN Pos Daya. “Kami juga akan mengadakan pameran hasil karya mahasiswa selama KKN di sini,” ungkap salah satu peserta KKN Pos Daya, Novi. Ia mengharapkan, apa yang telah dilakukan rekan-rekannya di Pemalang dapat memberikan manfaat. Baik manfaat kepada masyarakat maupun pada diri

mahasiswa dalam mengembangkan diri. Karena bagaimanapun, apa yang telah dilakukan pihaknya tidak sepenuhnya dapat berjalan dengan lancar. “Selama bergaul langsung dengan masyarakat, hambatan dan kendala tentu ada, namun dari situlah mahasiswa diajarkan secara langsung bagaimana mengatasi sebuah masalah,” ungkap mahasiswi berparas ayu ini. (cw2)

Komunitas Motor Jet-Z Gelar Bhakti Sosial dari halaman 9 anggota dan menanamkan kepedulian sosial. Yakni sekaligus menghapus kesan dan stereotipe yang melekat pada komunitas motor pada umumnya. “Komunitas motor tidak selalu dan selamanya happyhappy, tetapi juga peduli antar sesama,” kata dia didampingi pembina komunitas Budi Sipit kepada Radar.

Dalam kegiatan bhakti sosial kemarin, selain menampilkan kebolehannya bermain musik, anggota komunitas juga mengajak anak-anak panti asuhan berkolaborasi. Tanpa canggung-canggung, anak-anak panti asuhan Andreas Setiawan pun menyatu dengan dalam alunan musik nan padu. Setelah beberapa anak band “unjuk gigi”, Komunitas Jet-Z akhirnya menyerahkan bantuan

kepada pengasuh PA Karya Mandiri Andreas Setiawan secara simbolis. Bantuan senilai 2 juta tersebut, diberikan langsung Ketua Komunitas Motor Jet-Z Fahrul Rahman Zaelani. Yakni berupa sembako, mie instan, buku, dan pakaian pantas pakai. “Terima kasih banyak kepada rekan-rekan dari Komunitas Motor Jet-Z Pemalang,”ucap Andreas Setiawan. (cw2)

Nelayan Ketapang Terima Bantuan Kipas dari halaman 9 “Dari jumlah tarif yang ada di perda, nelayan hanya dipungut 0,58 persen dan pedagang ikan 0,87 persen,” kata dia saat menyampaikan klarifikasi terhadap berita Radar edisi 19 Februari kemarin. Sumanto tidak menyangkal adanya pungutan sebagaimana temuan Komisi C DPRD saat berkunjung ke TPI-nya. “Pungutan yang lebih besar dari perda itu bukan dilakukan oleh TPI, tapi oleh KUD dan keterangan tersebut berasal dari masyarakat bukan dari KUD,”

kata dia. Sementara saat anggota dewan berkunjung, dirinya tidak berada di tempat k e r j a n y a karena saat itu memang bukan jam kerjanya. Apalagi kunjungan tersebut tidak dilakukan koordinasi sebelumnya. Sementara kegiatan TPI berupa kepedulian terhadap nelayan justru tidak tergali oleh komisi. Padahal melalui DKP nelayan Ketapang menerima bantuan 20 unit kipas kapal. Bantuan ini sangat berharga dan membantu nelayan dalam mengoperasikan mesin perahu.

“Nelayan juga dibantu untuk perbaikan MCK di lokasi TPI,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan Komisi C DPRD Pemalang dipimpin Wakil Ketuanya Nurrofiq SAg melakukan kunjungan kerja ke TPI Ketapang. Dalam kegiatan tersebut komisi memeroleh keterangan dari masyarakat mengenai punguta sebesar 6 persen bagi nelayan Ketapang dari nilai lelang ikannya. Sedangkan pedagang ikan terkena potongan 6 persen dan nelayan dari luar Desa Ketapang dipotong 9 persen. (ali)

Cleaning Service RSUD Mogok Kerja dari halaman 9 Jenderal Gatot Subroto, tepatnya di Kelurahan Bojongbata Pemalang. Dengan berbagai persoalan terkait tuntutan kenaikan upah, akhirnya pihak penggelola karyawan cleaning service memenuhi tuntutannya dan sepakat akan memberikan upah sesuai UMK. Pengelola cleaning service, PT Cika Asia Jaya Abadi Tarto ketika dikonfirmasi belum

dapat diperoleh keterangan, karena sedang tidak ada di tempat. Sementara Direktur RSUD Dr M Ashari Pemalang Dr Humartono menjelaskan terjadinya aksi para karyawan cleaning service itu setelah pihaknya melakukan klarifikasi dengan pihak penggelola. Di mana ada kesalahpahaman, yang dilakukan karyawan. Humartono menegaskan kesalahpahaman yang barus saja terjadi dan

memicu cleaning service mogok kerja, jika tidak segera diselesaikan pihaknya akan memutus hubungan kerja dan akan memberikan sanksi kepada pihak penggelola. Karena dengan kejadian itu sangat merugikan bagi rumah sakit, khususnya para pasiennya. “Kami telah melakukan klarifikasi dan persoalan itu alasannya akibat adanya kesalahpahaman karyawan saja,” tandasnya. (mg1)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

TERSENYUM – Puluhan bocah asal Kelurahan Bojongbata sedang tersenyum begitu mengetahui akan diambil gambarnya Rabu (24/2) lalu.

Berenang di Kali Mainan Favorit Kedua setelah Layang-Layang PEMALANG – Datangnya musim hujan adalah keberkahan bagi para petani, karena mereka bisa kembali beraktivitas di sawahnya setelah sekian lama kering. Namun kebahagiaan para petani sangat kontras dengan anak-anaknya dalam menyambut musim yang sama. Bila ayahnya “tersenyum” karena dengan begitu sawahnya bisa dibajak dan ditanami padi, namun bagi anak-anak musim hujan adalah berenang disungai atau kali. Hal ini seperti terlihat di Kali Dukuh Glintang Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang Rabu (24/2) lalu. Di mana puluhan anak-anak yang rata-rata berusia belasan tahun, memanfaatkan aliran air di kali

tersebut untuk berenang. “Hampir setiap hari mas saya jeburan (berenang; red) di sini sama teman-teman,” ujar Rendi (11) mewakili 12 teman-temannya kepada Radar. Dikatakan dia, berenang di kali selama ini dilakukannya sehabis pulang sekolah, yakni antara pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Kecuali hari Minggu, karena pada hari itu adalah hari libur sekolah. Sehingga dengan leluasanya Rendi bisa menikmati keruhnya Kali Dukuh Glintang sejak pukul 10.00 WIB. Selain mengasyikkan, baginya berenang di kali adalah permainan favorit kedua setelah bermain layang-layang. Mereka akan mengajak temantemannya secara bersama-sama sepulang sekolah. Karena bila bermain dengan sedikit teman, tidak ramai dan tidak heboh. “Kalau cuma satu dua teman,

males aja,” ungkap anak lain, Anto (11). Lebih lanjut bocah berkulit sawo matang ini menuturkan, beberapa permainan di Kelurahan Bojongbata kini sudah “ada harganya”, karena sedikitsedikit mengeluarkan uang. Padahal jatah uang saku sekolah tidak bersisa saat pulangnya, karena untuk dibelikan jajan semua selama sekolah. Sedangkan untuk uang jajan di rumah, orang tuanya ratarata tidak bisa memberikannya. Kalaupun diberi, biasanya sedikit saja sehingga tidak cukup untuk membayar ke kolam renang. Namun begitu, bocah-bocah ini kepada Radar menuturkan bahwa ia mempunyai rumus jitu untuk mendapatkan uang dari orang tuanya. Yakni dengan menangis atau ngambek makan. Dengan begitu orangtuanya akan mera-

sa kasihan dan memberinya uang. “Kalau tidak begitu, ga bakalan dikasih,” tandas dia. Kebahagiaan bocah-bocah asal Kelurahan Bojongbata ini akan terus berlaku, sejalan dengan kebahagiaan para petani dalam memelihara hingga panen padinya yang diperkirakan Maret mendatang. Kebahagiaan yang tidak terukur nilainya. Bagi mereka, kotornya air adalah nomor dua, karena yang penting bisa melampiaskan keinginannya berjebur-jebur ria di Kali Dukuh Glintang. Dengan berbagai gaya laiknya atlet renang, bocah-bocah polos ini menunjukkan aksi-aksinya. Yakni dengan timbul-tenggelam, berlama-lama didalam air, berpose sok binaragaw a n , h i n g ga atraksi salto terjun ke air. (cw2)

Gagasan dan Ide untuk Kemajuan Daerah PEMALANG – Keinginan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pemalang tahun 2010 nanti, Drs Untung Budiarso MH, dosen tetap STIMAR AMNI Semarang ini rupanya tidak mulukmuluk. Dia mengatakan hanya karena ingin memberikan sebuah gagasan dan ide terhadap perkembangan di daerahnya. Obsesi untuk bisa membangun Pemalang lima tahun ke depan agar lebih maju lagi.

Meskipun tidak mudah, namun dengan gagasan dan ide cemerlang yang telah terkonsep dalam benaknya cukup diyakini akan bisa mengubah Pemalang. Yang menurut dia seakan terpingirkan sedikit akan lebih dikenal oleh daerah lain. “Sejak Indonesia menggunakan politik bebas langsung, saya ingin ikut memberikan gagasan dan ide melalui pencalonan saya ini sebagai wakil bupati dalam Pilkada nanti,”

kata Untung Budiarso yang mengaku asli Pemalang usai mendaftarkan diri sebagi balon wakil bupati di Partai Golkar, kemarin. Gagasan dan ide yang nantinya akan dikembangkan jika nanti berhasil maju dan terpilih jadi wakil bupati dalam Pilkada. Menurutnya, gagasan dan idenya melalui pemberdayaan masyarakat, karena melihat daerahnya itu sangat kaya akan potensi, baik itu petaninya,

nelayan, sumberdaya manusianya terutama kaum mudanya. “Pemalang merupakan kabupaten yang diapit oleh daerah dan kota industri, yakni Tegal dan Pekalongan, tentunya harus bisa mengimbangi. Makanya perlu adanya gagasan dan ide cemerlang serta kebersamaan masyarakat untuk terus membangun daerahnya, agar tidak tidak ketinggalan dengan daerah lain, sebab daerah kita cukup potensi,” paparnya. (mg1)

Tujuh Warga Diamankan Polisi Ketangkap Main Judi PEMALNG - Polres Pemalang dalam waktu tiga hari berhasil menangkap tujuh warga yang sedang berjudi. Penangkapan dilakukan di dua lokasi ,yakni di Desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang dengan tersangka berjumlah tiga orang dan di Desa Tegalsari dengan empat tersangka. Ketujuhnya kini meringkuk di tahanan untuk memertanggungjawabkan perbuatannya. Ketujuh warga tersebut melakukan judi remi dengan taruhan uang hingga ratusan ribu rupiah. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengemukakan warga yang digerebek saat berjudi pada Hari Sabtu (27/2) kemarin tersangkanya adalah Uco Sujono(39) warga Desa Wanrata Kecamatan Bantarbolang, Riswono(31) dan Cipto (49) keduanya warga Desa Suru Kecamatan Bantarbolang. Dari tiga tersangka ini polisi menyita KOMPUTER IAN COMP-Termurah!!! Hp. 081803977939.Jual-BeliService-Upgrade Komputer /LapTop/Monitor/Printer Dll. Antar-Jemput.Garansi

satu set kartu remi dan yang taruhan Rp 86 ribu. Sementara empat penjudi lainnya adalah warga Desa Tegalsari Kecamatan Ampelgading, mereka ditangkap pada Minggu (28/2) sore kemarin sekitar pukul 16.30 WIB. Keempatnya melakukan judi jenis Ponsel /online internet tuk transaksi tagihan listrik, telepon, speedy, FIF, Adira, isi pulsa dll. Modal awal 300.000 atau 1,8 jtdapat 6 HU dengan deviden kl 200.000/bln. http ://www. kartupulsa.com. kode aktivasi 22345 61589 Hub 02845803000

kartu remi di sebuah rumah milik Hardi. Mereka adalah Kisnoto (31), Karyono (34), Tarso (45) dan Eko Sido Mulyono (40). Dari tangan keempat penjudi ini polisi menyita satu set kartu remi dan uang taruhan sebesar Rp 106 ribu. “Judi di Desa Tegalsari masih

dikembangkan karena pemilik rumah mengaku tidak menerima apa-apa dari uang taruhan, namun sudah disediakan oleh para penjudi sejumlah uang untuk tuan rumah,” kata Kasat Senin (1/3). Mereka dikenakan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian. (ali)


CMYK

SELASA, 2 MARET 2010

MENUJU G1-G2 RADAR TEGAL

10

PKB Siap Memenangkan Junaedi-Agung PEMALANG – Setelah menemukan pasangan balon bupati yang sesuai keinginan masyarakat, kiai dan ulama sebagai tokoh panutannya, PKB telah menyatakan kesiapannya untuk dapat memenangkan pasangan balon bupati dan wakil bupati Junaedi-Agung. “Setelah semua sepakat dalam menentukan sikap pilihan partainya, maka PKB siap untuk mengusung dan memenangkan pasangan Junaedi-Agung dalam Pilkada 2010 nanti,” kata Ketua Tanfidz DPC PKB Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM dalam acara sosialisasi pasangan balon bupati dan wakil bupati, di kantor DPC PKB setempat, Senin (1/3) kemarin. Lebih lanjut Noor Rosyadi mengatakan, PKB mengusung pasangan balon bupati tersebut dalam Pilkada nanti merupakan amanah yang harus dilakukan dan terus diperjuangkan agar nanti meraih kesuksesan dapat meraih ke-

menangan. Setelah Tim 7 melakukan survei dan pasangan balon bupati ini menempati rangking tertinggi, maka pihaknya siap dan terus melakukan pengawalan hingga sampai di kemenangan Pilkada. “Dan kami akan libatkan semua jajaran partai, dari mulai pengurus DPC, DPAC dan jajaran ranting untuk menjadi tim sukses,” ujarnya. Dalam acara sosialisasi kali ini dihadiri langsung oleh pasangan balon bupati dan wakil bupati Junaedi-Agung dan dikuti oleh seluruh pengurus DPC, anggota Fraksi PKB, DPAC, desk pilkada dan sejumlah tokoh masyarakat. Balon Bupati H Junaedi SH MM menyampaikan munculnya pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Junaedi-Agung yang diusung oleh keempat partai yakni PDIP, PPP, Partai Demokrat dan PKB merupakan hasil kolaborasi birokrat dengan pengusaha. Dalam kesempatan itu Ju-

naedi yang juga masih menjabat sebagai wakil bupati Pemalang menyampaikan sekelumit visimisinya yaitu akan selalu berpihak kepada masyarakat kecil dengan mengedepankan ahlakul karimah, memajukan bidang pertanian sebagai prioritas uatama mengingat masyarakat Pemalang yang mayoritas kaum petani, mengoptimalkan kewirausahaan UKM untuk terus didorong untuk pencapaian kesejahteraan masyarakat serta mengurangi tingginya angka pengangguran dengan membuka banyak lapangan pekerjaan. “Mudah-mudahan jika nanti kami berhasil menjadi bupati, upaya untuk bisa menarik investor akan terus kami lakukan. Makanya memilih berpasangan dengan Mukti Agung Wibowo sebagai balon wakil bupati sebagai bentuk kolaborasi birokrat dengan pengusuha, agar nanti dapat mewujudkan keinginan masyarakat Pemalang,” paparnya. (mg1) AGUSP/RADAR PEMALANG

SOSIALISASI CALON – DPC PKB Kabupaten Pemalang menyosialisasikan pasangan Junaedi-Agung pada kader-kadernya.

Sukses Pilkada karena Partisipasi Masyarakat COMAL – Seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), akan memberi pengaruh besar bagi jalannya roda kepemimpinan bupati terpilih. Karenanya, Pilkada Pemalang yang rencananya akan digelar pada 31 Oktober mendatang hendaknya disikapi dengan lebih arif dan bijaksana. Partisipasi masyarakat tersebut salah satunya diwujudkan dengan menggunakan hak pilihnya pada saat pemilihan nanti, mengawasi dan memantau proses pelaksanaan dan hasilnya, secara mengajak warga masyarakat lainnya untuk memilih. “Partisipasi bukan hanya menggunakan hak pilihnya pada saat pemilihan, akan tetapi juga memberikan pemahaman pada warga lainnya yang belum mengerti,” terang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupa-

AGUS P/RADAR PEMALANG

GENGGAMAN – Ketua DPD PAN Drs Bambang Agus Rohim dan Ketua DPD PKS H Mutamman Hasani bergenggaman tangan tanda sepakat berkoalisi untuk memenangkan Pilkada.

PAN-PKS Sepakat Berkoalisi PEMALANG – Setelah melalui proses panjang dan lobilobi politik serta ditemukannya banyak persamaan, akhirnya kedua partai yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahetera (PKS) telah bersepakat akan melakukan koalisi. Koalisi itu untuk mendukung salah satu balon bupati yang telah ada dalam bursa pencalonan Pilkada 2010 di Kabupaten Pemalang. Meskipun keduanya belum melakukan deklarasi, karena menunggu restu dari partainya masing-masing. Ketua DPD PAN Kebupaten Pemalang Drs Bambang Agus Rohim mengatakan koalisi dengan partai lain dalam upaya untuk mengusung balon bupati untuk maju Pilkada sangat diperlukan. Apalagi PAN ini dilihat dari perolehan kursi atau pun suaranya dalam pemilu yang lalu tidak memenuhi ketentuan. Sebab PAN hanya mampu memperoleh suara 8,3 persen. Oleh karena itu untuk dapat memenuhi syarat itu harus melakukan koalisi dengan partai lain, salah satunya

CMYK

dengan PKS. “Kami masih mengupayakan berkoalisi dengan PKS dan hasilnya sudah mencapai 90 persen dukungannya untuk berkoalisi,” katanya. Sementara PJS Ketua DPD PKS Kabupaten Pemalang H Mutammam Hasani Amd menjelaskan partainya dalam soal koalisi dengan PAN, meski belum ada kesepakatan dan masih dalam pembahasan partainya, namun diakuinya banyak persamaan dan kecocokan yang ada di dua partai tersebut. Seperti halnya soal nasib partainya persamaannya kedua partai tidak bisa mengusung balon bupati sendiri. Dan persamaan lainnya dalam soal visi misi, kedua partai yang sama sama ingin memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat. “Kedua partai ini banyak persamaan dan sudah ada kecocokan. Namun untuk mengambil keputusan maih menggu restu,” katanya. Upaya PKS untuk melakukan koalisi dengan PAN, kata Mutammam Hasani masih dalam

tahapan-tahapan untuk mencapai kesepakatan, yang diibaratkan kedua partai itu sedang berpacaran untuk menuju perkawinan. Namun demikian untuk bisa berjalan dengan baik perkawinan kedua partai harus mendapat restu yaitu dari para orang tua. Karena sangat mustahil hubungan perkawinan akan bisa berjalan dengan baik jika tidak mendapat restui. “Kalau semua ada restu tidak ada alasan dan PKS untuk bergabung dengan partai lain untuk memenangkan Pilkada 2010 nanti,” tandasnya. (mg1)

ten Pemalang Drs Rifqi Jaya MM saat memberikan Sosialisasi Kesiapan Pemilu Kada Kabupaten Pemalang di Pendopo Kecamatan Comal kemarin. Dikatakan dia, ajang demokratisasi lokal lima tahunan tersebut diselenggarakan untuk menjaring figur-figur pemimpin yang ada, untuk melanjutkan proses pembangunan Kabupaten Pemalang ke depan. Karenanya Rifqi mengharapkan agar masyarakat dapat memilahmilah sebelum menentukan pilihannya. Tentunya figurfigur pemimpin yang memiliki kredibilitas dan integritas. Di samping itu, ia juga mengajak kepada masyarakat untuk turut mengawasi dan memantau proses Pemilu Kada. Dengan begitu, siapa pun calon bupati yang terpilih akan mendapatkan mandat yang tidak setengah-setengah dari masyarakat. (cw2)

SUMITRO/RADAR PEMALANG

PARTISIPASI MASYARAKAT –Tingkat partisipasi masyarakat akan mensukseskan Pilkada Pemalang 2010.


Radar Tegal 2 Maret 2010