Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SELASA, 2 NOVEMBER 2010

INDEKS Dewan Panggil Manajemen Pasifik Mall HAL. METROPOLIS

KadesTanpaBengkokDesakPemkab. HAL. SLAWI METROPOLIS

Legowo Terima Kekalahan. HAL. PEMALANG

Kades Pejagan Divonis Satu Tahun. HAL. BREBES DAN BUMIAYU

APA MANING...

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RAMAI PENDUKUNG – Setelah ditik-detik kemenangan ada pada Junaedi-Agung Posko Induk Berjuang, ramai dipenuhi para pendukungnya.

BOY SLAMET/JAWAPOS

LETUSAN EKSPLOSIF - Merapi kehilangan tipikal khasnya yaitu meletus secara erupsi ( lelehan ). kemarin 1 November, Merapi menunjukkan letusan yang sifatnya eksplosiv ( meletus ke atas ) dan disertai dengan keluarnya awan panas kehitaman. diantara awan panas hitam pekat terlihat awan kemerahan juga. dilihat dari perbatasan desa Glagah hardjo ( Sleman ).

Lagi, Wedhus Gembel Disemburkan BOYOLALI - Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas secara vertikal mulai pukul 10.00 hingga 11.47, kemarin (1/11). Semburan awan panas atau wedhus gembel ini sudah kedua kalinya mengarah ke wilayah timur (Boyolali), setelah Minggu (31/10). Semburan awan panas hingga enam kali ini diawali letusan dahsyat. Sejak pagi, aktivitas puncak Merapi sempat menurun. Namun, beberapa jam kemudian, aktivitas kembali memuncak dan memunculkan awan panas. Arahan awan panas ke timur dan utara lantaran terbawa arah angin. ”Sejak pukul 09.47 sudah ada tanda-tanda dengan adanya gempa low frequency,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Jogjakarta Subandriyo kemarin. Diperkirakan, semburan awan panas masih terus terjadi. Sebab, kubah lava di puncak Merapi terus mengalami guguran. Kini, puncak Merapi sudah membentuk cekungan berdiameter sekitar 250 meter. ”Kapan berhentinya kami tidak bisa memastikan. Sebab, aktivitas di perut gunung masih terus berlangsung. Hal ini sesuai dengan catatan seismograf yang mengalami kegempaan,” terang Subandriyo. Gunung Merapi memiliki ciri khas sendiri dibanding gunung berapi lainnya. Sebab, kejadian letusan dan semburan awan panas sulit diprediksi. Misalnya, setelah meletus, aktivitas kegempaan menurun drastis. Namun, selang beberapa jam kembali memuncak dan sangat signifikan aktivitasnya. ”Ini dikarenakan tekanan magma dari perut gunung sangat besar,” papar dia. ke hal 19 kol 5

Penghitungan Cepat Ditutup Junaedi-Agung Masih Tetap Unggul PEMALANG – Pasangan calon bupati dan wakil bupati JunaediAgung masih tetap unggul dengan perolehan suara mencapai 47,06 persen. Penghitungan sementara dengan pososi tertinggi pada pasangan Berjuang tersebut setelah secara resmi KPU menutup jalannya proses penghitungan secara cepat yang diselenggarakan di pendopo KPU setempat, Minggu (31/10) kemarin.

Jihan Kapok Punya Anak JIHAN Fahira tengah menunggu kelahiran anak ketiganya. Berdasarkan prediksi dokter, bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir awal November ini. Mengaku capek, wanita kelahiran Jakarta, 8 Januari 1978 itu berharap tak lagi hamil. “Nggak mau (hamil) lagi, tobat,” katanya lantas tertawa. Istri Primus Yustisio itu mengungkapkan, dibandingkan kehamilan pertama dan kedua, kehamilannya kali ini terasa lebih melelahkan. Maklum, selain perutnya yang semakin besar dan berat dari hari ke hari, dia juga harus mengurus kedua buah hatinya yang masih balita, Lana Devina Yustisio (4) dan Muhammad Yustisio (2). Terlebih hingga kehamilannya memasuki usia tujuh bulan dia masih harus syuting. “Kehamilan ketiga ini lebih

Ketua KPU Kabupaten Pemalang mengatakan, proses penghitungan cepat dengan menggunakan layar monitor secara resmi telah ditutup, pada pukul 21.00 WIB Minggu malam kemarin. “Adapun perolehan suara untuk semua pasangan calon hingga saat ini masih dalam posisi tetap. Sebab KPU setelah itu tidak lagi melanjutkan penghitungan cepat karena secara resmi sudah ditutup,” katanya, kepada Radar, Senin (1/11) kemarin. Berdasarkan data yang berhasil ke hal 19 kol 1

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

CUKUR GUNDUL – Sejumlah kades se Kecamatan Pemalang dan Taman sedang merayakan kemenangan melakukan syukuran cukur gundul bersama.

Kades Penuhi Nadar Cukur Gundul FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

DEMO – Warga Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru tengah melakukan aksi demontrasi agar salah satu perangkat desanya dipecat dari jabatannya.

Warga Tuntut Mundur Perangkat Desa DUKUHWARU – Puluhan warga Desa Slarang Lor, Senin (1/11) menggelar aksi demo di balai desa setempat guna menuntut agar kasus

SEMOK

Agnes Monica

PENGHITUNGAN SUARA – Proses penghitungan suara Pemilukada di TPS 01 Keluharan Kebondalem yang sering disebut TPS Pendopo, banyak disaksikan oleh warga.

dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oknum perangkat desa yang berinisial Pur segera

PEMALANG – Sebagai rasa syukur atas kemenangan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati Junaedi-Agung. Kepala Desa se Kecamatan Pemalang dan Taman, Senin (1/ 11) kemarin menggelar acara syukuran. Kali ini bentuk rasa syukurannya dengan melakukan cukur gundul bersama, guna memenuhi nadarnya jika pasangan calon bupatinya itu menang. Kepala Desa Bojongnangka Wahmu selaku koordinator

kades menuturkan, pihaknya bersama-sama kades se Kecamatan Pemalang dan Taman yang tergabung dalam Tim Berjuang sedang merayakan syukuran kemenangan cukur gundul bersama. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud rasa syukur, sekaligus untuk memenuhi nadarnya yang selama ini telah diniati bersama, apabila calon bupatinya itu menang. ”Cukur gundul ini bukan berarti kesombongan atau bentuk kebanggaan karena calon bu-

patinya itu menang, tetapi untuk memenuhi nadar yang sudah lama diniati,” katanya. Wahmu berharap kepada kades dan perangkat desa lainnya yang selama ini tidak sejalan telah memberikan dukungannya kepada calon bupati lain, agar tetap bekerja dengan baik dan selalu menjaga kekompakan, sehingga kedepan Kabupaten Pemalang ini harapannya akan lebih maju lagi. ”Khususnya untuk pemerintahan desa, harake hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 5

Kepanikan Warga Lereng Merapi saat Melihat Wedhus Gembel Membumbung Tinggi

Ibu Rumah Tangga Utamakan Selamatkan Anak, Warga Hajatan Bubar Sekitar pukul 10.00, wedhus gembel kembali menyembur dari perut Gunung Merapi. Luncuran awan panas mengarah ke timur. Kondisi ini pun membikin kepanikan warga, terutama ibu-ibu rumah tangga yang memiliki balita. Bagaimana penuturan mereka? GUNAWAN, Boyolali RIBUAN pengungsi memadati Aula Kecamatan Cepogo, Boyolali, kemarin siang (1/11). Di sudut aula terdengar tangisan balita

yang berada di gendongan sang ibu. Balita ini bernama Aditya, baru berusia enam bulan. Ibu balita ini bernama Murni, 22, warga Dusun Gatakan, Desa Wonodoyo. Mata ibu satu anak ini tidak henti-hentinya meneteskan air mata. Selain sedih lantaran panik. Murni juga mengalami iritasi mata terkena abu vulkanik. Dia dan suaminya, Widodo, 23, langsung menuju ruang pemeriksaan mata di kantor kecamatan setempat. ”Debunya sangat tebal Mas. Jadi sempat masuk ke mata,” kata Murni dengan tergopoh-gopoh menggendong anaknya. Saat meletus dusun yang ditempatinya dalam kondisi gelap lantaran diselimuti debu tebal. Ketika itu, yang terbersit di benaknya adalah anak. ”Saya hanya menge-

ANANTO/RADAR SOLO

BOPONG - Seorang pria sedang membopong ibu-ibu untuk dimasukan di dalam mobil ambulance.

nakan baju yang melekat di badan. Karena hanya anak yang saya pikir,” tutur ibu rumah tangga ini. Warga yang bertempat tinggal tepat di sebelah timur Gunung Bibi – yang menjadi benteng warga dari letusan Merapi – ini pun tidak sempat membawa bekal apapun. Harta benda mereka pun juga tidak sempat dibawa. Setelah melihat awan panas, warga hanya mengunci pintu rapat-rapat dan berkumpul di jalan menunggu mobil evakuasi. Seperti yang dialami pasangan suami istri (pasutri) Suyanti, 22Suranto 30, warga Dusun Kalitengah, Desa Wonodoyo, Cepogo. Keduanya sudah bersyukur bisa menyelamatkan anak semata ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Penghitungan Cepat Ditutup * Sing olih suara paling akeh ajeg! Oknum Perangkat Desa Didemo * Wong presiden be didemo koh!.

CMYK


OPINI

2

SELASA 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL

Penegakan Hukum untuk Siapa? Mari Galang Dana

Oleh: Erdianto Effendi

Oleh: M Riza Pahlevi SEJUMLAH bencana yang terjadi di Indonesia, mulai dari banjir banding Wasior, tsunami Mentawai hingga Merapi meletus, menjadi perhatian serius seluruh warga Indonesia. Beragam aksi dilakukan, mulai dari penggalangan dana hingga doa tolak bala dan aksi lainnya. Di satu sisi, ada yang menyatakan bahwa bencana ini adalah ulah alam yang semakin tua, di sisi lain ada yang mengatakan karena ulah manusia yang semakin banyak dosa. Seolah alam yang salah, kenapa harus ada banjir, mengapa muncul tsunami dan kenapa harus meletus? Kenapa mereka hidup di sana, kenapa tidak segera turun saja dari Merapi, kenapa harus di pulau yang rawan, kenapa? Muncul banyak pertanyaan, sampai-sampai Ketua DPR saja salah nyeletuk terkait dengan sejumlah bencana. Sehingga sejumlah polemik pun muncul, ada yang bilang tidak tanggap, ada yang membela juga. Di sini bukan untuk membahas itu, tapi bagaimana langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Kini sudah tidak saatnya lagi menyalahkan alam, maupun menyalahkan mereka yang berbuat dosa. Tapi bagaimana secepatnya membantu dan menjadi penolong bagi para korban bencana tersebut. Mencari solusi yang tepat, apa yang dilakukan pasca bencana. Bukan mencari kambing hitam, yang jangan-jangan sudah menjadi kroban dari bencana tersebut. Menggalang dana, salah satu cara yang cukup mudah untuk membantu mereka. Penggalangan dana ini pun dilakukan sekelompok orang, mulai dari anak-anak sekolah, mahasiswa, ormas hingga partai politik. Ada yang menggalang dana secara langsung di lingkungannya, ada juga yang menggalang dana di masyarakat. Semuan boleh dilakukan, asal dilakukan tanpa paksaan dan intimidasi. Ikhlas dan rela untuk saling berbagi, walau hanya selembar ribuan. Atau hanya segelas beras ataupun sebutir telur. Semua bantuan itu sangat dibutuhkan mereka yang sedang terkena bencana. Yang penting banyak, asal ikhlas. Begitu slogan baru dalam setiap penggalangan dana, bukan sedikit tapi gak iklhas. Memang, walau sedikit tapi ikhlas, lebih baik dari pada banyak tapi tak ikhlas. Apalagi yang tidak memberi sama sekali, malah mencibir mereka yang mencari penggalangan dana. Tetapi alangkah baiknya, kalau banyak tapi ikhlas. Penggalangan dana ini, mungkin aksi yang sepele. Tidak ada artinya. Tapi bagi mereka yang terkena bencana, walau hanya seribu, sangatlah berarti. Betapa tidak, semua harta benda ludes tak berbekas. Hanya nyawa yang masih menempel di badan. Kesedihan memang tak terobati dengan satu lembar ribuan, jika dibandingkan dengan mereka yang kehilangan sanak keluarga. Ayah, ibuk, kakak, adek dan kerabat lainnya, yang sehari-hari bersama. Namun tiba-tiba saja meninggalkan dirinya untuk selamanya. Hanyut bersama perginya tsunami, luruh bersama wedus gembel yang menguap dan terseret banjir yang menghilang ke laut. Dengan sedikit dana, apalah artinya bagi kita. Tapi bagi mereka akan sangat berarti. Dari seribu, menjadi dua ribu hingga beribu-ribu, yang paling tidak bisa membantu. Mari galang dana untuk membantu. Tapi ingat, salurkan bantuan itu secara tepat, bukan untuk disalahgunakan, apalagi untuk kepentingan pribadi. Karena bisa saja da oknum-oknum tertentu, yang memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan pribadi. Dengan dalih sumbangan bencana, nyatanya untuk diri sendiri. Sungguh jahat mereka yang melakukan seperti itu. Memang fakta semacam itu sering dijumpai, dan banyak diantara masyarakat yang mengetahuinya. Namun masyarakat yang cerdas, sudah bisa menilai dan memilahnya sendiri. Jadi kalau membantu, pasti akan membantu dan menyalurkannya ke media yang tepat. Karenanya, setiap bentuk penggalangan dana, hendaknya juga diawasi. Siapa penyelenggaranya, disalurkan kemana dan kepada siapa. Apakah bisa dipertanggungjawabkan atau tidak. Ini hanya untuk kehati-hatian dan waspada saja. Bukan untuk menghindari orang untuk peduli atas bencana yang terjadi. Sekali lagi, mari galang dana, untuk mereka yang butuh, butuh bantuan kita. (*)

WALAUPUN sebelumnya sempat dibantah oleh Plt Jaksa Agung Darmono tentang pernyataan Jampidsus bahwa Kejaksaan Agung akan men-deponeer perkara Bibit-Chandra, namun akhirnya Kejaksaan Agung mengambil langkah tersebut. Terlepas dari kontroversi yang kemudian mengikutinya. Kejaksaan Agung sebagai lembaga yang berwenang, memang tidak boleh mengabaikan semua kontroversi tersebut, tapi itu juga tidak berarti menyandera kejaksaan untuk mengambil sikap, terlepas dari sikap itu kemudian disalahkan atau dibenarkan. Dalam pernyataannya, Jampidsus Amari menyatakan, bahwa demi kepentingan bangsa dan negara, maka kemungkinan akan dilakukan deponeering atas perkara ini. Beranjak dari pernyataan ini, maka timbul suatu pertanyaan, untuk atau demi siapakah sebenarnya suatu penegakan hukum dimaksudkan? Kalau bukan untuk kepentingan bangsa dan negara, lalu untuk apa dan siapa penegakan hukum dilakukan? PENUNTUT UMUM Secara normatif, Kejaksaan adalah lembaga penuntutan umum yang bertindak untuk dan atas nama negara dalam melakukan penuntutan sebagai bagian dari tugas penegakan hukum. Dus, artinya secara normatif dimanapun di seluruh dunia yang meragukan bahwa kejaksaan adalah alat kelengkapan negara yang memang ditugaskan untuk menegakkan hukum.

Lalu, andai pun kejaksaan dalam hal ini Jaksa Agung yang diberikan kewenangan oleh negara melalui undang-undang untuk mengesampingkan perkara, hal tersebut tidak lain tidak bukan demi dan untuk kepentingan negara, walaupun secara tekstual disebutkan kata-kata demi kepentingan umum. Walaupun telah beberapa kali berganti, dan di masa yang akan datang pun kewenangan ini yang secara doktrinal disebut asas oportunitas dan prosesnya disebut deponeering, rasanya tidak akan dikurangi apalagi diganti. Karena itulah sedari awal, sudah banyak pihak yang mengusulkan pengambilan kebijakan ini dalam menghadapi kasus dugaan korupsi Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Kewenangan semacam ini memang perlu dimiliki oleh kejaksaan dan penegak hukum lain guna menghadapi situasisituasi yang luar biasa, sebagaimana kepolisian diberikan kewenangan melakukan diskresi, dan hakim diberikan kebebasan dalam menemukan hukum tanpa perlu terpaku pada kaedah normatif belaka, sebagaimana juga aparatur pemerintah diberikan kewenangan freis emersen(yaitu asas bertindak). Semua keleluasaan itu bersumber dari satu asas hukum bahwa tiada hukum tanpa pengecualian. Tetap Kontroversi Namun demikian, hal tersebut bukanlah tanpa resiko.

Akan tetap ada kontroversi yang mengitari. Untuk menjawab kontroversi itu, maka pertanyaannya adalah sekali lagi perlu diajukan, untuk siapa hukum ditegakkan? Kalau jawabannya benar untuk kepentingan negara dan bangsa dalam hal ini untuk menyelamatkan KPK karena jika perkara diteruskan ke pengadilan akan ada 2 kursi kepemimpinan KPK yang kosong, mungkin langkah inilah yang paling benar. Tetapi apakah, kepentingan menyelamatkan KPK dengan mencegah dinonaktifkannya dua orang pimpinan KPK sangatlah mendesak? Perlu diuji secara empiris untuk menjawab keterdesakan ini. Dari sisi kepentingan Bibit dan Chandra, diteruskannya perkara ini ke pengadilan sesungguhnya lebih dapat memberikan kepastian hukum bagi keduanya karena dengan langkah deponeering menyiratkan bahwa keduanya mungkin saja bersalah, tetapi demi kepentingan umum perkara mereka diabaikan. Jadi, jika dilihat dari sisi Bibit dan Chandra, maka meneruskan perkara ke pengadilan tentu lebih aman sepanjang mereka berdua benar tidak bersalah. Dari sisi kepentingan institusi kejaksaan, langkah deponeering jauh lebih tepat, karena ini berarti kejaksaan tidak menelan ludah yang sudah dibuang. Ingat ketika mantan Jaksa Agung Hendarman Supanji dengan tegas menyatakan bahwa telah cukup bukti untuk meneruskan

perkara ini ke pengadilan. Nah kalau sekarang tiba-tiba terbukti bahwa bukti yang disebut-sebut ternyata tidak ada, samalah dengan kejaksaan menelan ludah yang sudah dibuang. Itulah agaknya yang membuat kejaksaan juga tidak akan mengambil tindakan mengeluarkan SKPP baru dengan merubah alasan dari alasan sosiologis menjadi alasan yuridis, karena ketika mengeluarkan alasan SKPP yang pertama, sesungguhnyapun kejaksaan telah menganggap bukti cukup. Kepentingan Lebih Besar Andai deponeering dilakukan lebih awal, mungkin akan jauh lebih baik manfaatnya. Tapi nasi telah menjadi bubur, nasib dua pimpinan KPK telah terkatung-katung selama hampir setahun, dan telah pula merasakan penahanan. Selama kurun waktu tersebut begitu banyak fakta baru yang terungkap seperti adanya putusan terhadap Anggodo, bergantinya Jaksa Agung dan Kapolri dan fakta-fakta lain termasuk bahwa di kemudian hari diketahui tentang ketiadaan rekaman yang selama ini disebut-sebut sebagai bukti kuat untuk menjerat Bibit-Chandra. Ironisnya, dengan lantang pula Kapolri baru Timur Pradopo menyatakan bahwa tidak ada rekayasa dalam kasus BibitChandra? Dengan demikian, andai pun perkara ini diteruskan ke pengadilan, itu tidaklah tidak berarti bahwa kejaksaan tidak mela-

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S, Akhmad Fatori. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Erdianto Effendi SH MHum, Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Riau/mahasiswa S3 di Universitas Padjadjaran Bandung

Rumah Murah

Dompet Peduli Kasih

ASSALAMUALAIKUM.. kepada yth semua instnsi yg terkait baik pemerintah/swasta (PEMDA TGL, DPRD, KEMENPERA, KEMEN PU, DISKIMTARU, REI, BANK BTN/BRI/ bank swasta), segera dibuat perumahan bagi rakyat yg penghsln pas2an, KREDIT RMH TNP DP/DP RENDAH contoh 1jt saja pdhl type 30/36 (bkn rmhsusun), sbb di Kabupaten Cirebon yang lebih maju (pendapatan perkapita di atas Tegal) sudah ada yang seperti itu. Kenapa di Tegal tidak ada, di cari kemana2 DP nya besar sekali.. mohon ditindklnjuti secepatnya, saya yakin masih banyak masyarakat yang punya harapan sama. trims. 081326517xxx

SAYA mau ksh masukan aja buat RADAR TEGAL,saat ini kan byk dberitakan anak2 yg bth uluran tangan utk biaya operasi krn keterbatasan biaya orang tua mereka. kalo Radar adakan rekening DOMPET PEDULI KASIH utk mereka. mgkn byk orang peduli meringankan penderitaan mereka. Meskipun hanya sedikit yang dsumbangkan, tapi jika banyak yg peduli anak2 penderita kelainan bs terbantu menikmati masa keceriaanya. Terimakasih. 085747901xxx

Nasibe Kolam Renang Samudra SAYA mau ikutan ngresula, kenapa kolam renang Samudra tidak diteruskan pembangunannya? Inyong dadi bingung kan aset pemkot Tegal, bisane water bom Gebang Mas cepet dadi ya? 02836036xxx

Kaya Preman KEPAD Radar Tegal, saya mau nyambung ngresula 14 oktober 2010. Iya bener orang yg tinggi besar pecicilan harus diralat. Masa pegawai BKK kaya preman, apa Direkturnya jg ikut takut yah. Terimakasih. 08996386xxx

Tips Ngatasi Patah hati Q ta pan request keh karo Rateg, ning Rateg d dalai tips ng9o w0ng sing lagi patah hati y keeena len, ben w0ng2 sing lagi patah hati semagat maca korane,, maturnuwun Rateg. 085727377xxx

Tolong Diperhatikan

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

kukan tugas demi kepentingan bangsa dan negara. Meneruskan perkara ke pengadilan, jauh dari sekadar menjalankan kepentingan negara dan bangsa. Andai memang penegakan hukum ditujukan buat kepentingan masyarakat, bangsa dan negara plus kepentingan umum, maka akan jauh lebih terhormat jika perkara ini diteruskan ke pengadilan. Sejumlah fakta baru di atas dalam kasus ini cukuplah membuat tanda tanya makin melebar, dan untuk menjawab semua misteri ini maka hanya pengadilanlah tempat yang paling tepat untuk menjawabnya. Dengan digelarnya pengadilan ini, maka kepentingan masyarakat, bangsa dan negara secara lebih luas akan terungkap secara terang benderang, ayam hitam akan terbang siang, ayam putih akan terbang malam. Pengadilan atas kasus ini bukan sekadar mengadili BibitChandra atas tuduhan, tapi juga akan membuka banyak tabir misterius dalam kasus yang melelahkan dan dramatis ini sekaligus akan juga terjawab (kalau ternyata tuduhan tidak terbukti) untuk siapa sebenarnya penegakan hukum atas dua pimpinan KPK diniatkan? Apakah niat yang benar-benar lurus atau sebaliknya. (*)

MAU usul buat pihak yang sekiranya bisa membantu (Walikota atau Kapolresta). Tolong lampu lalulintas di Kota Tegal, lampu ijonya biar muter satu2 aja, jangan sini jalan, sana jalan. Bikin macet. tirulah kota2 besar. Tolong diperhatikan! 08122765xxx

Kudune Kaya Kuwe AQ pan nanggapi ngresulane no 081902249xxx ea kudune polisi kaya kwe enke th d greng truz pngn breng2.wagu men o yan penegak hukum kaya kwe. sakpnake boyok tk. ska gndul kbeh ae ben ra ush atk helm kbeh. ea bleh bung rdar. 085726941xxx

Kerjane Pegawe PEGAWE oh pegawe... Ternyata dadi pegawe kerjane mangkat, ndospok, balik. 085640161xxx

Taman Kota Sejuk dan Nyaman

Jam Kantor Pada Nongkrong YTH bapak Bupati, aku melu ngresula, donge kepriben kae sing ngango klambi keki wayah jam kantor pada nongkrong nang warung karo pasar manuk, terus ari nongkrong embleme diwalik, mangsudte apa? Pimen Pol PP? 081548949xxx

Wadul Maring Pimpinan AKU nduwe kanca sekantor tapi kanca kuwe musuhi aku, jebule kancane aku sering nyolong tapi aku wadul pimpinan sing didol kuwe ora mlebu infentaris. 088215108xxx

Metune Be Ora Lancar PAK Wakil Bupati kepriben? Lagi pidato ning Kedungbanteng jare tunjangan pamong naik, tapi boro2 naik metune be ora lancar, padahal UMK ya wis naik. 08179596xxx

Kok Gak Cair-cair NON Sertifikasi untuk MI & MTS kok ga cair2, untuk MAN sudah cair bulan September sebelm lebaran. KAPAN cair tuk MI & MTs? Aja loyo MapendaNE. 08978686xxx

Akeh Wong Edan AKU heran wong edan neng Tegal bisa saya mana + akeh, terutama jalur Pantura. Apa wis laka penertiban tolong nggo Satpol PP.. gerakane.. disawang ra penak temen. tq 085747779xxx

Parkir Larang Nemen PARKIR nang njero OW PAI larange ora umum, kiye sing dadi wisatawan mlorot jumlahe. Padahal wisatawan

butuh nyaman, aja larang dul, ben ora pada wedi parkir. 02833374xxx

Jembatan Kagok Dibeneri YTH.Bupati Tegal dan PU, aq njalok tulung kae jembatan Kagok didandani emen bener, engko dong ana kejadian tembe pada gerak. Aq yen liwat jembatan Kagok be wedi apa maning saiki dalane ramai. Trims RADAR. 085742885xxx

Ora Dimein Karcis MELU ngresula mbokan digubris. Neng PAI primen kaeh petugase. mlebu gal motor jaluki 5ewu, tapi ra dingein karcis, nang njero motor parkir maning mbayar. pantes petugase lemu-lemu. mbokan digubris tapi akeh orane, maturnuwun. 081912497xxx

PAK Wali, Pak Bupati, tolong buat Taman Kota/Hutan Kota di Kota Tegal dan Slawi agar sejuk nyaman segar indah. Agar burung2 berbiak. Trimksh. 08882600xxx

Dudu Zamane Eyt,,eit..... wis dudu zamane saling menyalahkan! Ne kepengin maju ayo pada mbangun Kabupten Tegal bareng_ bareng! Dimulai sing awake dewek2,,! 085742127xxx

Belih Ramah YA bener yakin sung pegawe nang Pendaptaran Puskesmas Randugunting be pada bae blih ramah, lambene mrengut mirip knalpot peot. Donge aja kaya kuwe ya, mboh gratisan mboh bayar kudune ramah, sacuil be wis lumayan go pantespantes. Aja kalah ramahe karo teler bank. “Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu Bu/Pak� Adem nemen atine. Aja jengkel ya Om ! RATEG SUWUN. 085759070xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

METROPOLIS

3

SELASA, 2 NOPEMBER 2010

RADAR TEGAL

DPRD Panggil Manajemen Pacific Mall

POLRI

DPRD Tempuh Jalur Mediasi

HERMAS PURWADI/RATEG

JARING ASPIRASI - Kapolsekta Tegal Timur AKP Teguh Riyanto SE didampingi Kanit Lantas Iptu Aries Heriyanto saat menggelar Polmas ’Jakwire Wong Tegal’ bersama warga Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

MENINDAK lanjuti aksi demonstrsai buruh Sri Ratu Pacific Mall yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) beberapa hari lalu, Komisi I DPRD Kota Tegal kemarin (1/11) memanggil pihak manajemen Pacific Mall serta Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. DPRD tak akan mentolerir terhadap pelanggaran Undang-undang (UU) No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, baik yang dilakukan manajemen Pacific Mall maupun buruh. Karenanya, Dinsosnakertrans diminta untuk melakukan pengawasa dan tindakan tegas atas pelanggaran tersebut. Ketua DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno SH di hadapan manajemen Pacific Mall maupun Dinsoske hal 9 kol 1

FOTO-FOTO: M. SAEKHUN/RATEG

MEDIASI - Manajamen Sri Ratu Pacific Mall memberikan penjelasan di hadapan Komisi II DPRD Kota Tegal disaksikan Dinsosnakertrans (foto kanan). Sementara, pihak manajamen dan buruh saling bersikukuh dalam rapat mediasi yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno SH kemarin (foto kiri).

Desakan Pendirian Pos Polisi Menguat SEMAKIN padatnya arus lalulintas di perempatan Pasar Langon -yang didominasi warga Mejasem Barat-, memunculkan wacana pentingnya keberadaan Pos Polisi di lokasi tersebut. Ini mengingat saat jam sibuk, seperti jam keberangkatan pegawai dan pelajar serta jam pulang kerja, kepadatan di persimpangan Langon tersebut sangat riskan terjadi benturan pengguna ranmor. Baik roda dua, maupun roda empat. Hal ini diperparah bila datangnya musim mudik Lebaran lalu. Jalur perempatan Langon sangat semrawut, ditambah dengan beradanya pusat perbelanjaan di sana. Kondisi ini terungkap dalam pertemuan warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, dengan jajaran Polsekta Tegal Timur dalam gelar Perpolisian Masyarakat (Polmas) yang kini sedang digencarkan jajaran Polres Tegal Kota. Kapolres Tegal Kota AKBP Drs Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Teguh Riyanto SE menyatakan, dari kegiatan jejaring Polmas dengan misi ’Jakwire Wong Tegal’ ini dirinya berupaya mendekatkan diri dengan warga, untuk membangun jaringan komunikasi dan membimbing warga bisa menjadi Polisi untuk dirinya sendiri. ’’Terkait wacana perlunya Pos Polisi di simpang Langon, kami telah mengusulkan hal tersebut pada pemkot. Ini menyangkut lahan yang nantinya dibutuhkan untuk mendukung berdirinya sebuah Pos Polisi,’’ jelas dia Senin (1/11). ’’Memang masukan ini cukup mendasar, melihat makin padatnya arus sekitar dengan

Target Grand REI Expo 2010 Tercapai

ADI MULYADI/RATEG

KHUSYUK – Calhaj Kota Tegal berdoa bersama dalam acara pelepasan di Pendopo Ki Gede Sebayu Balaikota Tegal.

ke hal 9 kol 5

KETENAGAKERJAAN

Perjalanan Haji Disiarkan Stasiun Radio

MESKI JAUH

GELARAN ’Grand REI Expo 2010’ yang berakhir Minggu (31/10) di Pacific Mall, Kota Tegal, terbilang sukses. Pasalnya, animo masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya untuk memiliki rumah sangat tinggi. Hal ini bisa terlihat dari transaksi selama pameran yang dimulai sejak 20 Oktober 2010. Erwindo, penyelenggara dari Cressindo Production mengatakan, pengunjung tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi semua pihak yang terlibat bahwa kebutuhan perumahan yang layak huni masih tinggi di Kota Tegal dan sekitarnya. Transaksi selama pameran berlangsung mencapai Rp 7,5 miliar dengan unit terjual sekitar 30 dan sebagian merupakan kelas middle. Sebagai penyelenggaran, pihaknya merasa puas karena pameran perumahan yang digagas oleh Real Estate Indonesia (REI) bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian yang lebih baik meski tidak memiliki dana tunai. Pasalnya, melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berbagai tipe dan lokasi perumahan yang ditawarkan pengembang bisa diperoleh secara kredit dengan jangka waktu hingga 15 tahun melalui pihak perbankan yang turut ambil bagian. ’’Mudah-mudahan pameran kali ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan rumah lebih layak huni untuk kebutuhan seluruh anggota keluarga,” katanya. Ketua Komisariat Tegal DPD REI Jawa Tengah H Drajat Adi Prayitno SKom MM membenarkan jika Grand REI Expo 2010 yang berakhir 31 Oktober 2010 menjadi salah satu sarana bagi masyarkaat yang belum memiliki tempat tinggal yang layak. Untuk tahun depan, diharapkan ajang serupa bisa diadakan dua kali dalam setahun. Harapannya, tidak untuk memberikan informasi kepada masyarakat Kota ke hal 9 kol 1

Terasa Lebih Dekat

ADI MULYADI/RATEG

DIRAWAT - Dua orang anggota SPN dibawa ke RSUD Kardinah menggunakan ambulance untuk mendapatkan perawatan medis.

Dua Orang Dilarikan ke RSUD Kardinah AKSI mogok makan dan kerja yang dilakukan puluhan karyawan Sri Ratu Pacific Mall yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) sejak Jumat (29/10) lalu, menyebabkan sejumlah karyawan Senin (1/11) dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah lantaran kondisi kesehatannya menurun. Wakil Ketua SPN Pacific Mall Imam Sutresno mengatakan, aksi ini akan diteruskan hingga manajemen mengabulkan enam tuntutan mereka. Pihak manajemen, dijelaskannya, memberikan surat panggilan terhadap dua orang anggota SPN. Yakni, bagian pramuniaga Sugeng dan Tuniroh. ’’Surat tersebut dimaksudkan aar kedua anggotanya itu mengklarifikasi mengapa tidak bekerja. Pada Minggu (31/10) lalu manajemen juga memberikan surat yang sama kepada para anggotanya yang menjabat sebagai teknisi,” katanya kepada Radar Senin (1/11). Selama aksi mogok makan dan kerja dilancarkan, SPN pernah menawarkan ke manajemen untuk berdamai. Namun, dari manajemen sama sekali tidak menggubrisnya dan tetap pada pendirian semula. Menurutnya, jumlah anggota yang melakukan aksi mogok makan dan kerja sebanyak 30 orang. ’’Ini dilaksanakan mulai Jumat (29/10) lalu sampai seterusnya, hingga tuntutan dipenuhi. Dari kurun waktu tadi, ada tiga orang yang kondisi kesehatannya menurun. Mereka adalah Sekretaris SPN Eko Sukono, karyawan bagian Cleaning Service (CS) Wardoyo dan Amril Ilham,” imbuhnya. Karena kondisi kesehatannya semakin menghawatirkan, Eko Sukono dan Amril Ilham dilarikan ke RSUD Kardinah. Saat ini, keduanya dirawat di Ruang Menur dan berobat menggunakan layanan Jamsostek. ’’Dokter yang memeriksa belum mengatakan apa yang dialami kedua orang tersebut. Yang jelas, kondisinya lemah dan suhu badannya tinggi,” jelas Imam. Sementara, General Manager Sri Ratu Pacific Mall Indro Linmas membantah apa yang disampaikan wakil ketua SPN jika pihaknya ke hal 9 kol 1

CMYK

HAMPIR semua keluarga calon jemaah haji (calhaj) tentunya ingin mengetahui kabar familinya ketika sudah berada di tanah suci. Dahulu, informasi kondisi di sana sangat sulit diperoleh lantaran terbatasnya sarana. Namun, seiring semakin berkembangnya teknologi, bukan hal yang sulit

mencari informasi perkembangan para jemaah haji. Memasuki musim haji tahun ini, masyarakat Kota Tegal tidak perlu lagi repot-repot mengeluarkan biaya banyak guna mengetahui keadaan kerabat mereka yang tengah menunaikan ibadah haji di ke hal 9 kol 5

Edarkan Upal, Dua Wanita Diringkus BELUM sempat menikmati jerih payahnya, dua wanita pengedar uang palsu (upal) keburu diringkus satuan reskrim Polsekta Sumurpanggang di areal Terminal Bus Kota Tegal. Sebenarnya, kedua wanita tersebut hendak bertransaksi dengan calon pembeli yang akan membeli uang palsu tersebut. Keduanya tak menduga bahwa calon pembeli yang ditunggu tersebut adalah anggota reskrim yang sedang melakukan penyamaran. Informasi yang berhasil dihimpun kedua wanita tersebut terdeteksi masing- masing bernama Kasih (42),

warga Kelurahan Pekauman Kulon RT 04/ RW 01, Kecamatan Dukuhturi; dan Nurhasanah (42), warga Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Saat ditangkap, keduanya membawa upal senilai Rp 220 ribu. Kedua wanita itu langsung digelandang petugas menuju Mapolsekta Sumurpanggang untuk menjalani rentetan pemeriksaan. Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kabid Humas AKP Evi Wijayatni SH didampingi Kapolsekta Sumurpanggang AKP Gunadi menyatakan, dari hasil

pengembangan penyidikan, pihaknya berhasil meringkus lelaki yang menjadi pemasok upal tersebut. ’’Dari keterangan dua wanita yang kita ringkus terkuak, upal tersebut didapat dari Putra Wiyanto (29), warga Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Dia pun langsung kita ringkus paska pengakuan kedua wanita tersebut,” terangnya Senin (1/ 11). Upaya menguak jaringan peredaran upal pun kini didalami tim penyidik Polsekta Sumurpanggang. Dari pengake hal 9 kol 1

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

TERCAPAI – Grand REI Expo yang berakhir Minggu (31/10) berhasil menjual sekitar 30 unit rumah dengan total transaksi sekitar Rp 7,5 miliar.

Pro dan Kontra Quick Count Pilkada

Hasil Lebih Cepat Meski Bukan Keputusan Resmi Minggu (31/1) sore, bertempat di Virgo Room, Karlita International Hotel, Kota Tegal, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP) menggelar publikasi hasil Pilkada Kabupaten Pemalang dengan cara quick count atau penghitungan cepat. Bagaimana proses perhitungan tersebut dilakukan? LAPORAN: R. GUNAWAN DI hadapan puluhan insan media massa, sejumlah pembicara memberikan penjelasan tentang tahapan dalam quick count sebelum disajikan dalam bentuk angka serta prosentase atas sebuah pemilihan. Terlepas dari siapa pemenang dalam pemilihan

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

PAPARKAN MATERI – Narasumber dari LSI dan JIP menjelaskan tentang mekanisme quick count agar masyarakat bisa lebih jelas.

tersebut, ada sesuatu yang menarik, yaitu bagaimana proses penghitungan cepat dilakukan sehingga dalam hitungan jam bisa diketahui hasilnya. TAHAPAN Direktur Riset LSI Arman Salam mengatakan, ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam quick count. Pertama, metodologi quick count yang mencakup tehnik penarikan sample, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), sample tersebar secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih secara acak di wilayah kecamatan dengan sampling error 1 persen. Contohnya, hasil Pilkada Kabupaten Pemalang yang merupakan quick count ke-96 yang dilakukan LSI dan JIP. Meski bukan hasil resmi seperti yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umun Daerah (KPUD) setempat, tetapi dengan sampling error 1 persen, data yang dihasilkan selama ini tidak berbeda jauh dengan hasil resmi yang ke hal 9 kol 1


METROPOLIS

4

SELASA 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

Sadar Lalin Rambah Obyek Wisata LANGKAH menegakkan aturan hukum berlalulintas di semua lini kehidupan warga metropolis terus ditempuh Unit Satuan Lalulintas (Satlantas) Polsekta Tegal Timur. Kali ini upaya penyadaran pentingnya penggunaan helm tersebut membidik kawasan Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indah (PAI), Kota Tegal. Tak bisa dipungkiri, pengunjung obyek wisata yang banyak didominasi anak muda tersebut masih mengesampingkan pentingnya menggunakan helm, dengan anggapan tak akan ada razia di areal obyek wisata. Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kapolsekta Tegal Timur AKP Teguh Riyanto SE didampingi Kanit Lantas Iptu Aries Heriyanto SH menyatakan, langkah yang diambil kali ini masih sebatas teguran dan penyayadaran bagi pengguna kendaraan bermotor (ranmor) yang belum taat menggunakan helm. ’’Terbentuknya Unit Lantas di jajaran kami akan kami maksimalkan untuk menumbuhkan kesadaran hukum berlalulintas di wilayah Tegal Timur,’’ tandas dia kepada Radar Senin (1/11). ’’Tak bisa dipungkiri, pengunjung obyek wisata baik di pagi hari maupun malam hari, khususnya di akhir pekan, masih banyak yang tidak mengindahkan pentingnya penggunaan helm sebagia pelin-

dung kepala,” sambungnya. Teguh tak menampik jika pada kenyataannya pelanggar pengguna helm di obyek wisata masih didominasi para pembonceng kendaraan roda dua. Lebih lanjut Teguh menjelaskan, pihaknya juga berharap dari langkah persuasif ini, ke depan akan menggugah kesadaran pengunjung yang notabene anak muda agar terbiasa tertib berlalulintas dimana saja dan kapan saja. ’’Tentunya, dengan langkah yang telah kita tempuh mereka akan berpikir ulang untuk tidak menggunakan helm ketika hendak menuju obyek wisata. Bila ini masih terjadi kami akan melakukan tindakan berupa tilang,’’ tegasnya. ’’Kawasan Obyek Wisata PAI yang melalui lintas pantura sangat riskan terjadi insiden. Di sinilah perlunya pengguna ranmor untuk membiasakan diri menggunakan helm sebagai pelindung kepala,” imbuhnya. PENCURIAN HELM Ketika disinggung lebih lanjut mengenai maraknya aksi pencurian helm, Teguh menegaskan, pihaknya menghimbau pada pengguna ranmor untuk lebih waspada dalam mem-protect keamanan helmnya. ’’Bila memang harus memarkir kendaraannya, jangan segan-segan untuk menitipkan helmnya kepada penjaga parker,’’ ujar dia. ’’Ini langkah bijak daripada

HERMAS PURWADI/RATEG

TERJARING – Petugas (kanan) memberikan teguran kepada pengunjung obyek wisata yang tidak menggunakan helm saat berkendaraan.

memberi kesempatan pada pencuri, dengan tetap me-

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA KANTOR WILAYAH IX SEMARANG KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG TEGAL

14.

Jalan KS Tubun No. 12 Tegal Telepon (0283) 324986, 325011 Fax (0283) 321785

PENGUMUMAN LELANG KEDUA Nomor : Peng- 08 /WKN.09/KNL.05/2010 Dalam rangka pengurusan piutang negara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tegal akan melakukan penjualan di muka umum/lelang terhadap barang sitaan berdasarkan Surat Perintah Penjualan Barang Sitaan dari Ketua Panitia Urusan Piutang Negara Wilayah V, Panitia Urusan Piutang Negara Wilayah V Semarang, Ketua Panitia Urusan Piutang Negara III dan Ketua Panitia Urusan Piutang Negara Cabang Jawa Tengah sebagai berikut :

15.

Pelaksanaan lelang pada hari Selasa, tanggal 16 November 2010, pukul 09.00 WIB, bertempat di KPKNL Tegal, Jl. KS Tubun No. 12 Tegal Kreditur : PT BRI (Persero) Cabang Pemalang 1.

Dompet Peduli MERAPI Bagi Pembaca Harian Pagi Radar Tegal yang berniat memberikan bantuan kemanusiaan bencana alam meletusnya Gunung Merapi bisa menyalurkan sumbangan Anda ke Harian Pagi Radar Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal (jam kerja). Bantuan anda sangat berarti guna meringankan penderitaan mereka. Terima kasih. Daftar Penyumbang 1. MAKIN Kota Tegal 2. Rizan Tegal 3. Azka Tegal 4. Bid.Penataan ruang Dinas Permukiman & Tata Ruang Kota Tegal Total

2.

3.

Rp. 5.000.000 Rp. 50.000 Rp. 50.000 Rp. 100.000 Rp. 5.200.000

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

Muhtadi, Munawaroh, Dichram SPPBS-530/PUPNW.V/KP.01/1996 tanggal 13 November 1996 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 283 an. Dichram alias Wasripah luas ± 1.490 m2 terletak di Ds. Banyumudal, Kec. Moga, Kab. Pemalang berikut segala sesuatu yang ada diatasnya (uang jaminan Rp6.000.000, nilai limit Rp18.500.000). Djuriyah bt. Akhmadkhan, Suratmo bin Achyar SPPBS-712/PUPNW.V/1996 tanggal 16 Februari 1996 2 (dua) bidang tanah terletak di Ds. / Kec. Pulosari, Kab. Pemalang, masing-masing tersebut dalam : 2.1. SHM No. 168 an. Suratmo luas ± 1.995 m2 berikut segala sesuatu yang ada diatasnya (uang jaminan Rp39.000.000, nilai limit Rp128.000.000). 2.2. SHM No. 306 an. Suratmo b Achyar luas ± 660 m2 berikut bangunan yang ada diatasnya (uang jaminan Rp36.000.000, nilai limit Rp117.500.000). Tonah, Sudir SPPBS-251/PUPNW.V/1994 tanggal 03 November 1994 Dua bidang tanah terletak di Ds. / Kec. Pulosari, Kab. Pemalang, masing-masing tersebut dalam : 3.1. SHM No. 313 an. Toanah binti Saeri luas ± 278 m2 berikut bangunan yang ada diatasnya (uang jaminan Rp14.000.000, nilai limit Rp45.000.000). 3.2. SHM No. 335 an. Kasmi binti Trunakrama luas ± 1.210 m2 berikut bangunan yang ada diatasnya (uang jaminan Rp30.000.000, nilai limit Rp100.000.000). Kundriyati, Rais SPPBS-647/PUPNW.V/KP.01/1996 tanggal 10 Desember 1996 4.1. Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 42 an. Jariyah bt Dakam luas ± 159 m2 terletak di Ds. Penusupan, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang, berikut bangunan yang berdiri diatasnya (uang jaminan Rp5.000.000, nilai limit Rp14.500.000). 4.2. Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 2313 an. Darsono luas ± 91 m2 terletak di Ds. Mulyoharjo, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang, berikut bangunan yang berdiri diatasnya (uang jaminan Rp18.000.000, nilai limit Rp57.000.000). 4.3. Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 906 an. Sonah binti Arsa Kayan luas ± 397 m2 terletak di Ds. Randudongkal, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang, berikut bangunan yang berdiri diatasnya (uang jaminan Rp55.000.000, nilai limit Rp174.200.000). Djamsari, Yoepi bt. Salamoen KEP-292/PPN.03/SKPBS/1991 tanggal 29 Agustus 1991 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 1506 an. Marniah bt Julani dan Murali b. H. Samsuri luas ± 354 m2 terletak di Ds. Beji, Kec. Taman, Kab. Pemalang berikut bangunan yang ada diatasnya (uang jaminan Rp38.000.000, nilai limit Rp124.500.000). Makmur Santoso b. Maksum, Ny. Marwah SPPBS-529/PUPNW.V/KP.01/1998 tanggal 31 Maret 1998 4 (empat) bidang tanah terletak di Ds. Datar, Kec. Moga, Kab. Pemalang masingmasing tersebut dalam: 6.1. SHM No. 47 an. Makmur Santoso b. Maksum luas ± 409 m2 berikut segala sesuatu yang berada diatasnya (uang jaminan Rp1.000.000, nilai limit Rp2.600.000). 6.2. SHM No. 49 an. Makmur Santoso b. Maksum luas ± 305 m2 berikut bangunan yang berada diatasnya (uang jaminan Rp1.500.000, nilai limit Rp3.900.000). 6.3. SHM No. 48 an. Makmur Santoso b. Maksum luas ± 5.450 m2 berikut segala sesuatu yang berada diatasnya (uang jaminan Rp10.000.000, nilai limit Rp33.000.000). 6.4. SHM No. 21 an. Makmur Santoso b. Maksum luas ± 2.018 m2 berikut segala sesuatu yang berada diatasnya (uang jaminan Rp32.000.000, nilai limit Rp106.000.000). Warnai, Ny. Roimah, Siswoyo SPPBS-56/PUPNC.15.03/2004 tanggal 24 Juni 2004 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 207 an. Warnai bin Jaswat luas ± 254 m2 terletak di Ds. Wanarata, Kec. Bantarbolang, Kab. Pemalang berikut bangunan yang ada diatasnya. (uang jaminan Rp30.000.000, nilai limit Rp97.000.000). Sudimo SPPBS-182/PUPNC.16/1999 tanggal 02 Oktober 1999 2 (dua) bidang tanah terletak di Ds. Mojo, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang tersebut dalam: 8.1 SHM No. 133 an. Tarjani Erni luas ± 16.795 m2 berikut segala sesuatu yang berada diatasnya (uang jaminan Rp31.000.000, nilai limit Rp101.500.000). 8.2 SHM No. 135 an. Tasripah luas ± 16.385 m2 berikut segala sesuatu yang berada diatasnya (uang jaminan Rp29.000.000, nilai limit Rp94.000.000). Sutoro, Suciati SPPBS-73/PUPNC.15.03/2003 tanggal 16 Oktober 2003 Sebidang tanah berikut bangunan yang berada diatasnya SHM No. 1300 luas ± 192 m2 an. Suciati binti Geger terletak di Ds. Tegalmlati, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang. (uang jaminan Rp29.000.000, nilai limit Rp95.000.000). Cherinah, Rasto SPPBS-658/PUPNW.V/1996 tanggal 11 Januari 1996 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 390 an. Darmo bin Walus, Sarpah binti Sadri luas ± 129 m2 terletak di Ds. Tambakrejo, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang berikut bangunan yang berdiri diatasnya. (uang jaminan Rp7.000.000, nilai limit Rp21.500.000). Moch. Mahfudz, Tasori SPPBS-297/PUPNW.V/1994 tanggal 11 November 1994 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 430 an. Tasori bin Siti Marliyah luas ± 585 m2 terletak di Ds. Klareyan, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang berikut bangunan yang berdiri diatasnya. (uang jaminan Rp20.000.000, nilai limit Rp66.000.000). Tolasik, Ny. Suriyah bt. Sumo SPPBS-275/PUPNW.V/1994 tanggal 11 November 1994 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 130 luas ± 725 m2 an. Suriyah binti Sumo, berikut bangunan yang berdiri diatasnya, terletak di Ds. Kendaldoyong, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang. (uang jaminan Rp42.000.000, nilai limit Rp137.000.000). Sandimeja, Ny. Wastiah SPPBS-611/PUPNW.V/1995 tanggal 21 Desember 1995

16.

17.

18.

19.

20.

ninggalkan helm yang harganya mahal di atas sepeda

motor yang diparkirnya,” lanjutnya. (her)

Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berada di atasnya terletak di Ds/Kec. Pulosari, Kab. Pemalang masing-masing tersebut dalam Letter C No. 1270 a.n. Sandimeja, luas ± 370m2 (uang jaminan Rp31.000.000, nilai limit Rp102.000.000). Wartono, Ny. Turyati SPPBS-714/PUPNW.V/KP.01/1997 tanggal 03 Februari 1997 Tiga bidang tanah terletak di Ds. Nyalembeng, Kec. Pulosari, Kab. Pemalang berikut segala sesuatu yang berada diatasnya, masing-masing tersebut dalam : 14.1. Petuk letter D No.288 a.n. Wartono, luas ± 480m2 (uang jaminan Rp21.000.000, nilai limit Rp70.000.000). 14.2. SHM No. 54 a.n. Sukinah bt Sanreja, luas ± 5.390m2 (uang jaminan Rp30.000.000, nilai limit Rp97.000.000). 14.3. SHM No. 124 a.n. Sugeng bin Martawi, luas ± 1.940m2 (uang jaminan Rp12.000.000, nilai limit Rp39.000.000). Sahuri b. Radi, Ny. Menis bt. Bugel SPPBS-217/PUPNW.V/KP.01/1998 tanggal 29 Agustus 1998 Dua bidang tanah berikut segala sesuatu yang berada di atasnya terletak di Ds. Kebondalem, Kec/Kab. Pemalang masing-masing tersebut dalam : 15.1. SHM No. 1164 a.n. Sukirman DA bin Setro Idjodjo, luas ± 170m2 (uang jaminan Rp8.000.000, nilai limit Rp23.600.000). 15.2. SHM No. 1091 a.n. Sukirman DA bin Setro Idjodjo, luas ± 183m2 (uang jaminan Rp8.000.000, nilai limit Rp26.000.000). Arisnoto, Ny. Khalimi SPPBS-55/PUPNW.V/KP.01/1997 tanggal 29 Mei 1997 Sebidang tanah tersebut dalam SKPT No.67/I/1989 an. B. Duri binti Rasdan luas ± 540 m2 terletak di Desa Bulakan, Kec. Belik, Kab. Pemalang, berikut bangunan yang berdiri di atasnya (uang jaminan Rp44.000.000, nilai limit Rp146.000.000). Samsudin, Aliyah SPPBS-721/PUPNW.V/KP.01/1997 tanggal 03 Februari 1997 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No.52/Ds. Moga tgl.20-11-1982 luas ± 425 m2 GS No.5541/1982 tgl.7-9-1982 a.n. Samsudin Aliyah terletak di Desa/Kec. Moga Kab. Pemalang berikut bangunan yang berdiri di atasnya (uang jaminan Rp77.000.000, nilai limit Rp254.000.000). Nur Ali, Waryuni SPPBS-555/PUPNW.V/KP.01/1998 Dua bidang tanah terletak di Desa Plarakan, Kec. Moga, Kab. Pemalang masingmasing tersebut dalam: 18.1. SHM No. 12 tgl.27-2-1986 GS No.269/1986 tgl. 29-1-1986 a.n. 1.Nur Ali, 2.Waryuni luas ± 1.130 m2 berikut segala sesuatu yang berada di atasnya (uang jaminan Rp8.000.000, nilai limit Rp24.500.000). 18.2 SHM No. 13 tgl.27-2-1986 GS No.270/1986 tgl. 29-1-1986 a.n. 1.Nur Ali, 2.Waryuni luas ± 2.175 m2 berikut bangunan yang berdiri di atasnya (uang jaminan Rp14.000.000, nilai limit Rp43.500.000). Da'un bin Dakup, Samirah SPPBS-566/PUPNW.V/KP.01/1998 tanggal 31 Maret 1998 Sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya tersebut dalam SHM No.33 tgl.31-10-1981 GS No.444/1981 tgl.11-3-1981 luas ± 2.445 m2 a.n. Daun bin Dakup terletak di Desa Mandiraja, Moga, Pemalang (uang jaminan Rp15.000.000, nilai limit Rp47.000.000). Haryanto SPPBS-322/PUPNW.V/KP.01/1998 tanggal 01 September 1998 Tiga bidang tanah di Ds. Kalisaleh, Belik, Pemalang: 20.1. SHM No.9 tgl.16-6-1980 GS No.1810/1979 tgl. 3-12-1979 berikut segala sesuatu yang berada di atasnya luas ± 2.185 m2 a.n. Wirja bin Rasumi (uang jaminan Rp8.000.000, nilai limit Rp26.000.000). 20.2. SHM No.7 tgl.16-6-1980 GS No.1804/1979 tgl. 30-11-1979 luas ± 2.180 m2 a.n. Sobirin bin Rasumi berikut segala sesuatu yang berada di atasnya (uang jaminan Rp8.000.000, nilai limit Rp26.000.000). 20.3. SHM No.8 tgl.16-6-1980 GS No.1805/1979 tgl. 30-11-1979 luas ± 1.740 m2 a.n. Casmad bin Rasumi berikut segala sesuatu yang berada di atasnya (uang jaminan Rp7.000.000, nilai limit Rp20.500.000).

Kreditur : PT BRI (Persero) Cabang Tegal 21.H.Muhammad Saefudin Masturoh Anwari, Hj.Heni Sofwati SPPBS-30/PUPNC.15.03/2010 tanggal 3 Maret 2010 21.1 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No.2463 tgl. 12-11-2002 SU No.462/ Mintaragen/2002 tgl. 31-10-2002 luas ± 90 m2 an. WARIDAH, berikut segala sesuatu yang berada di atasnya, terletak di Kel. Mintaragen, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal (uang jaminan Rp6.300.000, nilai limit Rp 21.000.000). 21.2 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No.554 tgl. 24-7-2004 SU No.137/Pepedan/ 2004 tgl. 4-3-2004 luas ± 202 m2 an. 1.MOHAMAD SAEFUDIN 2.HENI SOFWATI, berikut segala sesuatu yang berada di atasnya, terletak di Desa Pepedan, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal (uang jaminan Rp4.600.000, nilai limit Rp 15.200.000). 21.3 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No.1302 tgl. 30-8-1991 SU/GS No.2330/ 1990 tgl. 14-7-1990 luas ± 369 m2 an. Haji MUHAMMAD SAEFUDIN MASTUROH ANWARI, berikut bangunan yang berdiri diatasnya, terletak di Desa Tegalwangi, Kec. Talang, Kab. Tegal (uang jaminan Rp33.800.000, nilai limit Rp 112.700.000). 22.Herman Siswoyo, Ny. Kholiyati SPPBS-17/PUPNC.15.03/2008 tanggal 14 Februari 2008 Sebidang tanah tersebut dalam SHM No. 26 tanggal 9-4-2001 SU No.7/Batumirah/2000 tanggal 19-12-2000 luas ± 360 m2 an KHOLIYATI, berikut bangunan yang berdiri diatasnya terletak di Ds. Batumirah, Kec. Bumijawa, Kab. Tegal. (uang jaminan Rp24.500.000, nilai limit Rp 82.000.000). Catatan : Lelang dapat dibatalkan apabila Penanggung Hutang melunasi hutang sebelum pelaksanaan lelang atau dapat ditunda apabila Penanggung Hutang membayar sebagian hutangnya sesuai dengan ketentuan paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan lelang. Syarat-syarat lelang : 1. Peserta lelang diwajibkan menyetorkan uang jaminan yang besarnya sebagaimana tersebut pada masing-masing nomor melalui rekening KPKNLTegal pada PT. BRI (Persero) Cabang Tegal, Jl. Pancasila No. 42 Tegal, dengan nomor rekening : 0101-01000603-30-1 efektif 1 (satu) hari sebelum lelang. Uang jaminan sampai dengan Rp.20.000.000,00 dapat disetorkan secara tunai melalui Bendahara Penerima KPKNL Tegal atau Pejabat Lelang sebelum pelaksanaan lelang. 2. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang paling lambat 3 (tiga) hari setelah pelaksanaan lelang. 3. Kepada peserta lelang yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, uang jaminan dikembalikan seutuhnya. Penjelasan lebih lanjut dapat dimintakan di KPKNL Tegal, Jl. K.S. Tubun No. 12 Tegal. Tegal, 02 November 2010 Pjs. Kepala Kantor ttd. Toni Pratomo Nugroho NIP 19750614 199503 1 001


SLAWI METROPOLIS

SELASA 2 NOVEMBER 2010

5

RADAR TEGAL

Sidang Kasus Korupsi Bansos Sapi, Hadirkan Dua Kades RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal Rumah Sakit Umum Adella

0283-3448131 0283-491154

SLAWI

SIDANG kasus korupsi terkait bantuan ternak sapi dengan terdakwa mantan anggota DPRD Kabupaten Tegal periode 2004-2009 Muksin Alkatiri, Senin (1/11) kemarin, oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Slawi, kembali digelar. Setelah memeriksa sejumlah angota kelompok ternak, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemarin menghadirkan dua kepala desa (Kades), diantaranya dari Desa Dukuhjati dan Desa Demasandi Kecamatan Pangkah. Dalam kesaksian Kades Dermasandi Muniroh, dan Kades Dukuhjati Ahmad Zaeni, yang dijelaskan di ruang sidang I PN Slawi, membuat majelis hakim yang diketuai oleh Lidya Sasando SH MH, nampak kesal. Pasalnya, dua saksi yang merupakan pejabat di tingkat desa tiba bisa menjelaskan sercara rinci. Termasuk sejumlah keterangan yang dianggapnya terbelit-belit. “Saya tidak tahu anggota kelompoknya. Yang saya tahu memang sebelumnya ada permintaan tanda-tangan proposal untuk pengajuan bantuan ternak sapi oleh Pak Muksin yang saat itu menjabat sebagai anggota dewan,” kata Muniroh. Dalam keterangannya, Kades Dermasandi Pangkah ini juga menjelaskan, setelah itu dirinya

tahu kalau sapi itu turun pada bulan November 2009. Sedang terkait keberadaan sapi-sapinya, dia mengaku tidak tahu. Dirinya juga tidak sempat menanyakan kepada terdakwa (Muksin). “Namun, saat itu Pak Muksin juga sempat menjelaskan kalau sapi-sapi itu mau dijual. Dan setahu saya juga yang menjual pak Muksin,” katanya. Hal serupa juga dikatakan oleh saksi Kades Dukuhjati Ahmad Zaeni. Dia menjelaskan saat itu proposal diajukan oleh anggota kelompok yang bernama Mukson. Setelah pencairan sekitar bulan November tahun lalu, lanjut Ahmad Zaeni, dirinya juga sempat ketemu terdakwa yang meminta tanda tangan penerimaan sapi. Namun demikian, pihaknya tidak tahu isi dari surat penandatangan yang diminta oleh anggota dewan saat itu. “Saya juga sempat menanyakan ke anggota kelompok ternak, kalau mereka tidak menerima sapi, melainkan hanya diberi uang saja sebesar Rp 300 ribu saja,” ungkapnya. Namun demikian, keterangan dua saksi yang merupakan dua kades itu juga sempat membuat ketua majelis hakim kesal. “Anda kan seorang pejabat pemerintah di nomor satu. Kenapa

M GHONI/RADAR SLAWI

10 KK Bakal Ditransmigrasikan

PANGKAH Mandirikan Ekonomi Organisasi dengan Bertani Pisang PANGKAH - Pengelolaan organisasi tidak bisa lepas dari pendanaan, dalam melaksanakan roda organisasi. Termasuk dalam mengelola Gerakan Pemuda (GP) Ansor, untuk menopangnya, maka diperlukan terobosan yang produktif demi kemajuan organisasi. Salah satunya dengan melakukan penanaman pisang dalam rangka upaya kemandirian ekonomi organisasi yang ada, agar organisasi bisa berjalan tanpa hanya mengandalkan kas dari anggotanya saja. “GP Ansor Ranting Pecabean, bertekad untuk mandiri secara ekonomi dulu, sehingga bisa membiayai kegiatan sosial keagamaan. Salah satu yang kita lakukan, dengan bertani pisang atau kita sebut gedangisasi di kebun anggota GP Ansor yang ada,” terang Ketua GP Ansor Ranting Pangkah, M Noval, di sela-sela penanaman pohon pisang di salah satu lahan anggotanya, kemarin. Menurut dia, Ini merupakan langkah awalnya dalam memimpin organisasi ranting periode 2010-2013, dengan swadaya anggota. Adapun pisang yang ditanam merupakan pisang dengan nilai ekonomis tingi, seperti pisang raja, pisang susu, dan pisang gepeng. “Untuk saat ini, pisang yang baru kami tanam ada 50 batang. Sementara ini kami telah mengupayakan empat lahan yang siap ditanami pisang, yang satu lahannya bisa ditanami 25 sampai 30 batang pohon pisang,” katanya. Mudah-mudahan dengan penanaman pohon pisang ini, lanjut Noval,dapat meningkatkan jiwa entrepreneurship yang ada di tubuh anggota Ansor. Sehinga diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi organisasi dan juga dapat menyejahterakan anggotanya. “Selain penanaman pisang, kami juga akan melakukan penaman Kamijara dan Laos serta melakukan pembibitan lele,” imbuhnya. Semetara Ketua GP Nasor Cabang Kabupaten Tegal, Muslih, sangat mendukung program pengurus GP Ansor Ranting Pecabean tersebut. Paling tidak, menurutnya, hal ini bisa menjadi acuan pengurus Ansor di desa atau kecamatan lain. “Ya mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh pengurus Ansor yang lain, dalam rangka kemadirian ekonomi oragnisasi maupun anggotanya,” ungkap Muslih. Jika kalau kreatif, lanjutnya, banyak sekali pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama kaum pemuda untuk kemajuan organisasi maupun penanggulangan kemiskinan. Akan tetapi semuanya itu tergantung bagaimana kemampuan angota dalam mengelola. “Krativitas sangat diperlukan dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Khsusunya untuk para pemuda, dan kami yang ada di cabang akan siap membantu apabila pengurus di bawah kesulitan dalam mengelola organisainya, pungkasnya. (mg2)

CROS CEK - Ketua Majelis hakim Lidya Sasando SH MH, saat mengklarifikasi saksi kades Dermasandi Muniroh yang terbelit-belit dalam memberikan keterangan, padahal dalam keterangan sebelumnya saat di kejaksaan kades itu gamblang menjelaskan keterangannya.

tidak bertanggungjawab ? Masa tidak tahu apa yang ditandatanganinya ? Itu tidak masuk akal. Kenapa tidak dibaca terlebih dulu, termasuk kenapa tidak

melakukan pengecekan hewan ternak, dan kenapa tidak menanyakan alasan sapi itu mau dijual ? Padahal sesuai dalam proposal adalah untuk warga

anda. Kalau semua kades seperti ini hancur negara kita,” ulas Lidya Sasando, saat mem berikan teguran kepada dua kades tersebut. (gus)

Kades Tanpa Bengkok Desak Pemkab

PELATIHAN - 15 KK dari lima kecamatan di Kabupaten Tegal, mendapatkan pelatihan sebelum diberangkatkan sebagai transmigran Kabupaten Kapas Hulu Kalbar.

SLAWI - Sedikitnya 10 Kepala Keluarga (KK) dari Kabupaten Tegal, sesuai target dari Pemprov Jateng bakal ditransmigrasikan ke Kalbar pada Desember mendatang. Persiapan Dinsosnakertrans sebagai leading sektor, saat ini tengah mempersiapkan 15 KK untuk dilatih agar memiliki keahlian dan layak diberangkatkan sebagai transmigran. Pelatihan sendiri dilaksanakan selama 15 hari di kantor dinas setempat dengan tenaga pelatihan dari sejumlah dinas terkait. “15 KK yang mengikuti pelatihan yaitu 2 KK dari Kecamatan Margasari, 3 KK dari Pagerbarang, 4 KK dari Warurejo, 2 KK dari Pangkah dan 4 KK dari Adiwerna,” kata cKabid Latpatnaker Edi Buntoro, kepada Radar, Senin (1/11). Dikatakan Edi Buntoro, dari 15 KK yang mendapat pelatihan pihaknya berkeinginan untuk bisa ditransmigrasikan keseluruhan. Namun karena target dari propinsi hanya 10 KK, nantinya bakal diseleksi dan sisanya menunggu kesempatan berikutnya. “Kami pikir mereka bias memahami dan mengikuti pelatihan sangat menguntungkan mereka karena lebih memiliki keahlian,” ucapnya pula. Menurut dia, bentuk pelatihan sendiri yaitu, pelatihan Pola Dasar Umum (PDU) seperti pertanian, perkebunan, perikanan juga pelatihan kesadaran berpola hidup terencana melalui KB. Untuk pelatih pada pelatihan itu dilakukan oleh tutor dari sejumlah dinas terkait. “Untuk tempat pelatihan sendiri baik teori maupun praktek dilaksanakan di ruang pelatihan Disnakertransos Pemkab Tegal,” ujar Edi Buntoro. Sementara, sesuai dengan penjelasan dari Pemprov Jateng, setelah para KK peserta transmigran selesai pelatihan yang dimulai 26 Oktober belum lama ini, mereka disarankan untuk bersabar menunggu ditransmigrasikan sekitar Desember mendatang. “Selain pelatihan Dinsosnakertrans juga tengah berupaya kepada Pemkab Tegal untuk membantu mereka dengan memberikan bantuan permodalan sebesar Rp 38 juta yang dibagikan kepada KK peserta transmigran,” pungkasnya. (K1)

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

DITITIPKAN - Kebanyakan orang yang mau kurban, hewan ternaknya yang baru dibelinya kini dititipkan ke pembelinya atau sengaja dipelihara lebih dulu agar kelak saat hendak dipotong bisa bertambah sehat dan besar.

Harga Hewan Kurban Mulai Merangkak Naik PANGKAH - Harga hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini mengalami lonjakan hingga Rp100 ribuRp200 ribu per ekor dibandingkan harga tahun sebelumnya. “Kenaikan harga itu akibat biaya transportasi dan perawatan hewan mahal,” kata Agus (34), penjual hewan kurban, di pasar hewan Curug Pangkah. Ia mengatakan, kenaikan harga terjadi pada sapi dan kambing jantan, sedangkan yang betina harganya masih normal. Ia mengaku, seluruh barang dagangannya berasal dari Pati, Jawa Tengah. ‘’Untuk harga jual sapi mulai dari Rp7,5 juta sampai Rp12 juta per ekor, sedangkan harga kambing berkisar Rp750 ribu sampai Rp1.750 ribu per ekor. Sedangkan di tahun sebelumnya, harga kambing hanya berkisar Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta per ekor. Jadi, di tahun lebaran haji ini harga hewan kurban mengalami kenaikan antara Rp 100-Rp200 ribu,” katanya. Agus mengaku, saat ini permintaan pembeli masih sepi meskipun sudah ada beberapa calon pembeli yang menanyakan harga jual hewan kurban. Karena kebanyakan pembeli masih mengamati harga belum sampai memesan. ‘’Ya, pemesanan hewan kurban biasanya akan mulai terlihat mulai H-10 sampai H-5. Karena, biasanya pembeli lebih banyak meni-

tipkan hewan yang telah dibelinya. Dan pada H-1 Lebaran, baru kita mengirimkan hewan ke tempat para pembeli,” katanya. Agus juga mengaku penjualan hewan kurban dari tahun ke tahun semakin banyak saingan. Meskipun tahun sebelumnya dirinya mampu menjual 37 ekor sapi, untuk sementara tahun ini dirinya baru menyediakan 10 ekor sapi. “Hewan kurban ini sebagian ada yang milik saya dan sebagian yang lain diambil dari peternak lain,” jelasnya. Sementara selain Agus, pedagang musiman hewan kurban lainnya juga kini tak sedikit yang sudah memasang papan atau spanduk di jalan-jalan. Bahkan, tak tanggung-tanggung, para pedagang hewan kurban ini biasanya mencantumkan nomor teleponnya, agar calon pembeli bisa mudah untuk mendapatkannya. Termasuk, bisa melakukan pengantaran hewan kurban ke tempat yang diinginkan. Tak terkecuali dengan penawaran ke sejumlah panitia masjid yang selalu mengadakan kurban. “Kalau saya tidak berjualan di pasar hewan. Sebab, kami menggunakan cara antar jemput si pembeli. Bahkan, kami juga langsung menawarkan hewan ternak kami ke sejumlah pengurus panitia masjid,’’ ungkap H Yono pedagang hewan kurban musiman. (gus)

Minta TPP Lebih Banyak SLAWI - 13 Kepala Desa (Kades) tanpa bengkok yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Tegal, terus mendesak Pemkab Tegal untuk mendapatkan tunjangan lebih dibanding Kades pemilik bengkok. Pada Senin (1/11), ketiga Kades tanpa bengkok mewakili 13 Kades lainnya, mendatangi Bagian Pemerintahan Pemkab Tegal, guna mendapatkan penjelasan realisasi desakan mereka tersebut. Pasalnya, kesepahaman itu sudah disepakati antara Kades dan Pemkab Tegal melalui Bagian Pemerintahan, dihadapan Komisi I DPRD setempat belum lama ini. “Ketigabelas Kades dimaksud yaitu 6 Kades di wilayah Kecamatan Jatinegara dan 7 Kades di wilayah Bumijawa,” kata Kades Dukuhbenda Bumijawa, Sudiryo selaku koordinator dari 13 Kades tanpa bengkok. Dikatakan Sudiryo, selama ini pihaknya dengan sejumlah Kades tanpa bengkok lainnya berdiam diri karena masih mempertimbangkan banyak hal. Namun, karena belum juga ada perhatian dari Pemkab, akhirnya mereka memberanikan diri meminta kesejahteraan lebih karena desa yang dipimpinnya tidak memiliki bengkok sedikitpun. “Kami butuh keadilan agar Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bulanan yang kami terima dari Pemkab Tegal, tidak disamaratakan dengan Kades pemilik bengkok. Itu kurang adil namanya,” ucapnya. Sedang Kades Padasari Jatinegara, Ruslani, yang juga desanya tidak memiliki

bengkok mengamini Sudiryo, bahkan pihaknya berharap, selain perbedaan keadilan TPP, diharapkan Pemkab Tegal juga memikirkan desa tanpa bengkok kedepan diupayakan untuk mendapatkan bengkok meski secara bertahap. “Kami tidak menuntut banyak, hanya sesuai aturan yang ada,” ujar Ruslani. Sementara Kabag Pemerintahan Pemkab Tegal, Fajar Rokhwidi SIP, melalui Kasubag Pemerintahan Desa, Dede Rohmat mengatakan, pihak nya selama ini tengah mengupayakan agar kesepahaman itu segera direalisasikan. Namun saat ini pihaknya tengah mencari data di Kabupaten Tegal ada berapa desa anpa bengkok. “Minggu depan sudah diagendakan, untuk mengundang Camat

yang wilayahnya memiliki desa tanpa bengkok. Kami harap, para Kades bisa bersabar,” jelas Dede Rohmat. Ditambahkan, dia menanggapi pertanyaan seputar rencana realisasi pemberian tunjangan beda antara Kades tanpa bengkok dan berbengkok, pihaknya yakin jika Tahun 2011 mendatang bias direalisasi. Untuk proses tahapannya segera dimulai minggu depan sampai akhir Tahun 2010. Seperti diberitakan sebelumnya, Kades tanpa bengkok menemui Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, seputar tuntutannya agar desa yang dipimpinnya mendapatkan bengkok karena sesuai Perda Kabupaten Tegal, Pemkab Tegal harus menyediakan bengkok bagi Kades tanpa bengkok. (K1)

M GHONI/RADAR SLAWI

DIALOG - Tiga perwakilan Kades tanpa bengkok desa, tengah berdialog dengan Kasi Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Pemkab Tegal, Senin (1/11).


KABUPATEN TEGAL

6

SELASA 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL

Jalan Rusak, Warga Warureja Menangis Yth. Pim. Dewan Kab. TEGAL Mengapa dg adanya BOS, Ko di SMP 2 Balapulang masih banyak pembayaran yg cukup besar , ada uang sar dik, institusi dll. Mhn ada pertimbangan. 081228015xxx

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta 6. Elang Dani Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp. 100.000,Rp.1.380.000,-

LINTAS

WARUREJA - Hampir seluruh penduduk Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, bertahun-tahun menderita kepedihan yang mendalam. Pasalnya, jalan penghubung antara desa yang satu dengan desa yang lain mengalami rusak parah. Sepanjang 20 kilometer lebih, jalan dari ujung Desa Babadan Kecamatan Warureja hingga Pasar Balamoa, disetiap sudutnya dipastikan jalan berlubang. Kasturi (45) warga Desa Kedung Jati, mengatakan, sudah sekian tahun jalan penghubung ini, mengalami rusak parah. Kubangan disetiap sudut, akan menjadi pemandangan bagi siapa saja yang melintas. Bahkan, tak jarang warga sekitar berinisiatif guna mengurug beberapa kubangan jalan yang tampak melebar. Namun sayangnya, kata dia, hingga kini pemda setempat belum melakukan perbaikan jalan yang maksimal. “Mungkin kalau diibaratkan, warga Kecamatan Warureja ini, setiap hari akan menangis. Karena, setiap hendak bepergian, terpaksa harus melintasi jalan selayaknya jalan sawah. Padahal jalan ini, merupakan jalan penghubung dari pantura menuju Kabupaten Tegal ataupun ke Purwokerto,” tutur pria yang mengaku bekerja sebagai PNS di Kabupaten Tegal, Senin (1/11) kemarin. Menurut dia, salah satu alternatifnya, kendaraan melaju dengan kecepatan terbatas. Karena kalau tidak seperti itu, kendaraan sendiri yang akan menjadi korban. Ia berharap,

YERI NOVEL / RADAR SLAWI

PELAN-PELAN - Tampak hati-hati sejumlah pengguna jalan ketika sedang melintas dijalan yang dipenuhi kubangan lebar.

dari pemerintah daerah, lebih peduli memikirkan rakyatnya. Sebab, bila terlalu lama dibiarkan, dapat menimbulkan korban jiwa. Sekalipun diaspal, itupun harus benar-benar disesuaikan dengan kwalitas jalan. “Jalan disini termasuk labil,

untuk itu perbaikan jalannya harus lebih maksimal. Kalau bisa, lebih dulu diurug supaya kuat,” imbuh dia. Terpisah, Camat Warureja, Fakihurrokhim SSos MM, mengaku memang jalan di wilayahnya mengalami rusak berat.

Terutama, kata dia, yang berada di Desa Kedungjati hingga Pasar Balamoa. Untuk itu, ia pun berharap supaya dari pemda maupun dinas terkait, mampu memberikan bantuan guna perbaikan jalan tersebut. “Saya kasihan kalau melihat

warga yang harus bersusah payah bila sedang melintas disepanjang jalan tersebut. Apalagi kalau kebetulan turun hujan, jalan itu akan berlumpur dan banjir. Bahkan terkadang, jalan tidak terlihat karena tergenang air hujan,” katanya. (k2)

TK Al Muttaqien Dampyak Dikunjungi Polsanak AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

BERTAHAN - Salah seorang pedagang sembako mengungkapkan masih bertahannya harga gula pasir di pasaran, sejak lebaran.

Harga Gula Pasir Bertahan SLAWI - Meski lebaran telah usai lama, namun harga gula pasir masih bertahan di harga Rp 10.500/kg. Sedangkan bertahannya harga gula diatas Rp 10 ribu ini, menurut sejumlah pedagang termasuk para pekerja penebang tebu menjelaskan bahwa anomali cuaca yang terjadi saat ini merupakan penyebab harga gula pasir naik sebagai imbas naiknya biaya produksi dan rendemen atau kadar gula tebu turun. Rusmiyati (52) pedagang sembako mengatakan bahwa harga gula sampai dengan akhir Oktober 2010 ini masih bertahan dengan harga saat lebaran kemarin. ‘’Pekan lalu, harga gula pasir sempat menurun, sekitar Rp 8000-9000/kgnya. Namun, dalam pekan ini menginjak akhir bulan harga gula kembali naik, menjadi Rp 10.500/kg,’’ katanya. Menurutnya, dari keterangan agen gula langganannya memang untuk harga gula pasir bisa jadi untuk merambat naik. Karena, anomali cuaca yang terus menerus hujan membuat produksi gula juga ikut memburuk. Sementara menurut penebang tebu di Pangkah, Yono, menjelaskan bahwa akibat hujan deras, aktivitas menebang tebu terganggu dan mengakibatkan biaya tebang tebu yang semula Rp 3.000 hingga Rp 4.000 menjadi Rp 9.000 hingga Rp11 ribu. “Pengambilan tebu dari sawah membutuhkan biaya tinggi. Truk juga tidak bisa keluar dan masuk (ke area sawah, red.) Jika hujan deras, akibatnya harga gula pasir menjadi naik,” katanya. Dijelaskan bahwa untuk harga lelang gula berada di kisaran Rp 9.075 per kilogram sampai Rp 9.150 per kilogram. Sedangkan untuk harga gula di tingkat distributor dalam partai besar Rp9.600 per kilogram. Akan tetapi untuk harga eceran bisa mencapai Rp 10 ribu-Rp 10.500 per kilogramnya. “Di tingkat distributor dalam partai besar satu sak (50 kilogram) harganya Rp480 ribu. Akan tetapi kalau harga gula eceran lima kilogram atau 10 kilogram harganya lebih mahal,” pungkasnya. (gus)

PEDULI Pramuka Galang Dana Korban Bencana SLAWI - Sedikitnya Rp 1,5 juta lebih, terkumpul secara spontan kepedulian peserta Muscab IX Gerakan Pramuka Kwarcab 11.28 Tegal kemarin. Jumlah sebanyak itu merupakan bentuk kepedulian dan empati dari peserta sidang secara spontan yang dilakukan oleh panitia Muscab. Hasil pengumpulan dana itu nantinya akan dikirimkan melalui rekening bantuan untuk bencana yang ada. “Alhamdulillah, meski spontan panitia bisa mengumpulkan bantyuan untuk disumbangkan kepada korban bencana yang berhak menerimanya sejumlah Rp 1.590.000,” kata HM Hery Soelistiawan SH MHum. Dikatakan Hery, langkah positif itu sebagai bentuk spntan yang dianggap dirinya sesuatu yang baik. Apalagi dengan mampu mengumpulkan Rp 1,5 juta lebih, bukan jumlah yang sedikit bagi para korban bencana yang sangat membutuhkan. “Semoga sumbangan spontan ini bisa tersalurkan dan dimanfaatkan secara baik pula,” ucapnya pula. Masih menurut dia, bentuk itu menandakan jika jiwa Pramuka sudah sangat kental tertanam pada jiwa Pramuka Kabupaten Tegal. Untuk itu kepdulian spontan yang baik itu diharapkan untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan dimasa mendatang. “Kami yakin Pramuka Kabupaten Tegal bisa menjaga spontanitas seperti ini,” ujar Hery. Sementara menyikapi penyaluran sumbangan yang terkumpul itu, pihaknya menyerahkan kepada panitia yang ditunjuk untuk menyalurkan melalu rekening yang ada bagi korban bencana alam. “Kami yakin sumbangan ini sampai kepada yang berhak,” pungkasnya. (K1)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

POTONG TUMPENG - Direktur BLUD RSUD Dokter Soesilo Slawi memotong tumpeng saat acara selamatan tiga ruang Jatayu.

BLUD Tambah 3 Ruang Jatayu SLAWI - Dalam rangka meningkatkan pelayanan rumah sakit untuk masyarakat, BLUD RSUD Dr Soeselo Slawi menambah tiga ruang rawat inap Jatayu (kelas VVIP). Penambahan tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat Tegal dan sekitarnya, yang animonya cenderung meningkat terhadap pelayanan kelas VVIP. “Masyarakat ternyata sangat membutuhkan kenyamanan pelayanan di BLUD RSUD Dr Soeselo Slawi. Hal ini bisa dilihat dari hunian ruang Jatayu, dengan rata-rata 65 persen terpakai setiap harinya,” kata Direktur RSUD Dr Soeselo Slawi, dr H Baha’uddin MMR kepada Radar, Minggu (31/10) malam, saat acara selamatan tiga ruang Jatayu yang dioperasionalkan mulai 1 November 2010 kemarin. Dikatakan Baha’udin, ruang Jatayu awalnya ada 17 ruang dan sekarang jumlahnya menjadi 20 ruang. Adapun fasilitas yang diberikan, sama seperti ruang Jatayu terdahulu. “Di dalam ruang Jatayu terdapat fasilitas satu tempat tidur pasien dan satu tempat tidur penunggu pasien yang cukup nyaman, dengan dilengkapi AC, TV, dan lemari es,. Sehingga pasien dapat menikmati kenyamananya sebagaimana yang disediakan di sebuah hotel. Untuk tanaga kerja, baik itu dokter spesialis, umum, keperawatan, maupun tenaga kerja

lainya, pihak rumah sakit telah mempersiapkan dengan baik sesuai dengan standarnya,” ungkap dia. Sementara, Untuk Kelas III, Baha’udin menjelaskan, BLUD RSUD Dr Soeselo menyediakan pelayanan ruang rawat inap kelas III sebanyak 160 tempat tidur atau 60 persen dari total tempat tidur yang disediakan rumah sakit. Sedang untuk tarip, diperhitungkan dengan tarip bersubsisdi. “Ini kami lakukan ini mengacu Kepmenkes nomor 165/Menkes/SK/X/2007 tentang pola tarif Rumah Sakit BLUD, bahwa tarif kelas II rumah sakit pemerintah ditetapkan sebagai pelayanan yang berperan dalam fungsi sosial,” katanya. Dia menambahkan, konsoekuensi sebagai BLUD, berkewajiban menyusun tarif layanan berdasarkan pada perhitungan satuan unit layanan, sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 61 tahun

2007 pasal 57 ayat 1dan 2 . Yakni BLUD RSUD dapat memungut biaya kepada masyarakat sebagai imbalan atas barang dan atau jasa layanan yang ditetapkan dalam bentuk tarif yang disusun atas dasar perhitungan biaya satuan perunit layanan atau hasil perinvestasi. “Pada 8 September 2010 telah di tetapkan Perbup nomor 28 tahun 2010, tentang tarif pelayanan kesehatan BLUD RSUD Dr Soeselo Slawi dengan tujuan agar pengelolaan RSUD dapat menerapkan praktek bisnis yang sehat. Yakni tanpa mengutamakan mencari keuntungan, dengan prinsip efesiensi, efektifitas, dan produktivitas untuk terselenggaranya pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan minimal. Pemberlakukan Perbup tersebut akan mulai di-uji coba pada bulan November ini dan akan di perlakukan resmi pada1 Desember 2010 secara bertahap,” pungkasnya. (mg2)

KRAMAT - Pemandangan berbeda terlihat di TK Al Muttaqien Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Sabtu (30/10) kemarin. Sejumlah petugas dengan seragam polisi lengkap nampak berada di tengah-tengah siswa. Kedatangan Polisi dari Polres Tegal tersebut bukan untuk menangkap siswasiswi. Namun, mengunjungi anak didik dalam program Polisi Sahabat Anak (polsanak). Salah satu program petugas keamanan masyarakat ini adalah untuk mengenalkan tata terbit lalu lintas sejak dini kepada anak-anak. Sehingga mereka mengetahui aturan dasar selama berada di jalan raya. Kegiatan yang diikuti puluhan siswa dan guru beserta staffnya ini berlangsung meriah. Terlihat dari tingginya antusias siswa dan tidak adanya rasa takut mereka selama kegiatan berlangsung. Bahkan, mereka nampak akrab serta menyatu dalam kegiatan yang berlangsung di sekolah setempat Jalan Melati Nomor 76 Kecamatan Kramat. Trisnowati selaku Kepala TK Al Muttaqien menjelaskan kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk mengenalkan aturan berlalu lintas sejak dini. Dimana mereka dikenalkan macam-macam rambu yang ada di Jalan Raya. Kendati materi ini sudah diberikan di dalam kelas, namun lebih afdol jika

diterangkan langsung oleh Polisi. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan salah satu profesi kepada anak didik. Dimana polisi adalah tugas yang sangat mulia dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di jalan raya maupun di tengah masyarakat. Pihaknya juga berharap, siswa-siswi tidak merasa takut dan canggung dengan polisi. Karena selama ini tak dipungkiri menjadi momok yang kerap digunakan untuk menakut-nakuti anaknya jika sedang nakal. Namun, yang lebih penting lagi adalah penanaman kedisiplinan dan pengetahuan kepada anak-anak tentang aturan yang harus dilaksanakan ketika berada di jalan raya. Kanit Dikyasa Polres Tegal IPDA Slamet Kusnadi menuturkan, dalam kegiatan Polsanak siswa diberi pembinaan dan pengarahan tentang pentingnya tertib lalu lintas. Kegiatan ini sebagai langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal lalu lintas. Menurutnya kedisiplinan dalam segala hal mencerminkan budaya yang tinggi, sehingga kegiatan ini cukup penting dilaksanakan. Ditambahkan Slamet, Polsanak sekaligus untuk mendekatkan Profesi Polisi kepada anak didik. Sebab tak jarang Polisi di jadikan Sebagai icon yang menakutkan oleh orang tuanya. (ela)


BREBES & BUMIAYU

SELASA 2 NOVEMBER 2010

7

RADAR TEGAL

Kades Pejagan Divonis 1 Tahun

LINTAS

Denda Rp 52 Juta

ABIDIN ABROR/RATEG

SIDANG TUNTUTAN - Terdakwa Kades Ciampel Jatmiko Wiwoho tengah mendengarkan tuntutan dari JPU dalam perkara tindak korupsi dana ADD dan pemakaian kas desa.

Kades Ciampel Dituntut 1,6 Tahun BREBES - Setelah Kades Pejagan dijatuhi hukuman, kini giliran Kades Ciampel Kecamatan Kersana Jatmiko Wiwoho yang harus menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keduanya didudukan di kursi pengadilan dalam perkara korupsi. Sedangkan perkara yang menjeratnya tak lain penggunaan dana bantuan Alokasi Dana Desa (ADD). Pada persidangan Senin (1/11) kemarin, JPU menuntut hukuman terhadap terdakwa selama 1,6 tahun. Menurut JPU Wuryanto SH dan Slamet SH, di mana sesuai keterangan sejumlah saksi kades telah menggunakan bantuan ADD 2009, yang nilainya mencapai sebesar Rp 19 juta. Tak hanya itu, terdakwa dalam kasus ini didakwa telah mempergunakan keuangan kas desa sebesar Rp 18 juta. Seluruh anggaran tersebut, diketahui dipergunakan untuk kepentingan pribadi dan bukan untuk kepentingan pembangunan desanya. Dari 12 saksi yang dihadirkan di persidangan, membenarkan apa yang telah dilakukan kades. Atas perbuatannya selaku kades, yang sekaligus penyelenggara pemerintahan di tingkat desa, JPU menuntut pada majelis hakim untuk menghukum terdakwa selama 1,6 tahun. Selain itu terdakwa dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 30 juta, serta denda yang besarnya mencapai Rp 50 juta. Denda maupun uang pengganti harus dibayarkan selama satu bulan, setelah adanya putusan. Terdakwa dalam hal ini dijerat Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pembrantasan Tindak Pidana Korupsi. Hal yang memberatkan, terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan. Hal yang meringankan terdakwa memiliki tanggungan, serta belum pernah dihukum, selain itu juga berlaku sopan. “Atas perbuatannya terdakwa kami menuntut terdakwa hukumam 1,6 tahun,” kata JPU Wuryanto dan Slamet. Penasehat hukum terdakwa Edi Satrio SH dan Slamet Sutanto SH usai sidang menyatakan kerugian negara seperti yang didakwakan JPU menurut penasehat hukum tidak sebesar itu. Karena faktanya sebagian proyek sudah dikerjakan. Di sini menurut penasehat hukum ada penghitungan yang berbeda, antara tim penasehat hukum dan JPU. Karena aset-aset yang dibeli itu menurut penasehat hukum itu ada. “Jadi kami menilaianya ini ada penghitungan berbeda atas kerugian dimaksud,” kata penasehat hukum. Sidang dilanjutkan kembali pekan depan dengan agenda utama pledoi atau pembelaan dari terdakwa. (din)

BREBES - Kades Pejagan, Kecamatan Tanjung Kusnadi akhirnya divonis 1 tahun penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut hukuman 1,6 tahun. Ketua majelis Hakim Tinuk Suhartati SH dibantu hakim Dian S Kadarsih SH dan Isabela Samelina SH dalam persidangan menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Tindakan Kades ini, seperti dikatakan majelis hakim telah merugikan keuangan negara, cq pemerintah daerah Kabupaten Brebes. Dalam fakta di persidangan, Kusnadi diketahui menyelewengkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2008 dan 2009. Bantuan anggaran yang harusnya untuk pembangunan desa,

terutama untuk perbaikan sarana infrastruktur, tak dipergunakan sebagaimana mestinya. Tak hanya itu saja, Kades Pejagan diketahui telah menggunakan kas desa. Terdakwa juga menyelewengkan dana bantuan gubernur dan akibat perbuatannya negara dirugikan hingga sebesar Rp 52 juta. Sebagian dari dana bantuan diketahui dipergunakan untuk kepentingan pribadinya dan ini diakui terdakwa sendiri. Sejumlah proyek diketahui ada yang belum dikerjakan, hanya sebagian saja. Sebagian proyek yang diajukan diketahui fiktif, tidak sesuai proposal dan ini melanggar aturan ADD itu sendiri. Sedang pembuatan laporan kegiatan diketahui terlambat dilaporkan. Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat pasal 3 Undangundang nomor 31 tahun1999

tentang Pembarantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undangundang Nomor 20 tahun 2001, tentang Pembrantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Atas perbuatannya tersebut, terdakwa dijatuhi hukuman 1 tahun penjara, di potong masa tahanan. Selain itu terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 52 juta,” kata Tinuk Suhartati SH, dalam sidang putusannya kemarin. Denda itu harus dibayarkan selama satu bulan, setelah adanya keputusan hukum tetap. Dan setelah berkonsultasi dengan penasehat hukum Edi Satrio SH, dan Slamet Sutanto, yang selanjutnya terdakwa menyatakan menerima atas putusan yang dijatuhkan majelis. Sementara JPU Wuryanto SH dan Slamet SH menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. (din)

Tim Asesor BAN PT Kunjungi Akbid YPBHK BREBES - Akbid Yayasan Bhakti Husada Kabupaten (YPBHK) Brebes menerima kunjungan Tim Asesor BAN PT di kampus Gamprit Brebes Senin (1/11) kemarin. Visitasi BAN PT tersebut untuk mengkonfirmasi semua informasi yang telah disampaikan pihak pengelola Akbid YPBHK dalam bentuk dokumen/borang yang telah dikirimkan ke BAN PT sebelumnya. Tim Asesor yang terdiri dari Razia B Suroyo dr.,M.Sc. M.Kes dan Siti Ade Maemunah SPd SST MKes pada rangkaian visitasi tersebut mencermati kesesuaian laporan dalam dokumen borang akreditas dengan bukti (data) yang dimiliki Akbid YPBHK. Selain itu, dilakukan juga audiensi dengan berbagai pihak terkait dengan proses pembelajaran seperti dosen, mahasiwa, staf kependidikan/karyawan, pengguna lulusan (stake holders). Hal tersebut untuk mensinkronkan laporan keadaan dan kinerja program studi dalam Borang dengan kondisi riil di lapangan. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal Akbid YPBHK Prof Dr Hj Dewi Laelatul Badriah MKes AIFO mengatakan, kedatangan Tim Asesor adalah sebagai upaya proses menuju

LPM Maarif Minta Sertifikasi Adil BREBES - Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Kabupaten Brebes meminta pihak terkait untuk bersikap adil dalam proses sertifikasi guru di Kabupaten Brebes. Sebab hingga saat ini ada beberapa guru di lingkungan LP Maarif yang merasa dipersulit dalam portofolio sertifikasi. “Kami mendapat laporan ada dua guru MA NU 3 Pemaron dipersulit pengawas untuk sertifikasi, alasannya hanya karena like and dislike. Bahkan keduanya diminta mengundurkan diri oleh oknum tersebut,” tutur Ketua LP Maarif NU Kabupaten Brebes Syamsul Maarif SPd, Senin (1/11) kemarin. Syamsul mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya mengaku prihatin. Sebab selain tidak pantas tindakan diskriminatif, juga sesuai dengan nafas dunia pendidikan. “Kami mengingatkan kembali kepada pengelola pendidikan (Dinas/Depag-red) untuk tidak membedabedakan sekolah dalam proses sertifikasi guru,” lanjutnya. Selanjutnya, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini. Selain telah mengadu ke Mapenda Kemenag Brebes, pihaknya juga telah melaporkan ke forum LSM Pampusgat Brebes. “Ini sebagai bentuk upaya pembelajaran kepada semua pihak, khususnya pengawas sekolah agar harus professional dalam melakukan tugas, jangan mencampuradukan urusan pribadi maupun like and dislike kepada kami,” tandasnya. Lebih lanjut dia berharap kepada semua pihak untuk mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. (cw1)

HARVIYANTO/RATEG

Warga Dambakan Jalan Tembus JATIBARANG - Keberadaan jalan tembus yang ada di Desa Jatibarang Lor Kecamatan Jatibarang yang menghubungkan dengan desa sampai saat ini masih belum mendapatkan perhatian serius. Jalan tersebut dianggapnya sangat penting, selain digunakan warga untuk kepentingan pertanian, jalan tersebut juga dimanfaatkan beberapa siswa untuk menuju ke sekolah. Sudari (50), salah satu warga mengaku saat ini kondisi jalan tembus tersebut kondisinya kurang baik, selain belum beraspal, jalan tersebut juga masih terlalu sempit. Untuk itu perlu secepatnya dilakukan perbaikan. “Selama ini warga banyak memanfaatkan jalan tembus tersebut untuk kepentingan pertanian, selain itu jalan tersebut juga digunakan siswa untuk menuju ke sekolah,” terangnya. Selain kondisi jalan, beberapa saluran di Desa Jatibarang Lor tersebut juga masih banyak yang mampet. Hal itu disebabkan lantaran banyak saluran yang tertutup akibat adanya pembangunan di atasnya. Al hasil setiap terjadi turun hujan di lokasi tersebut kerap terjadi banjir. Sementara itu, Kades Jatibarang Lor Firdaus Sero saat ditemui Minggu (31/10) kemarin mengaku untuk pembangunan jalan tembus di desanya, saat ini tim sebelas sudah merumuskan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) termasuk pengerukan terhadap saluran. Sedangkan Anggota DPRD Kabupaten Brebes Dari Fraksi Golkar, Pamor Wicaksono SH saat melakukan reses di desa tersebut mengatakan, dalam agenda reses yang dilaksanakannya, pihaknya sudah mendapatkan persoalan tersebut dari masyarakat secara langsung. Melihat kenyataan tersebut, sambungnya, dia meminta kepada pihak desa untuk bisa dimasukan kedalam program pemerintah desa untuk dijadikan sebagai program skala prioritas. (cw3)

akreditasi. Sebab akreditasi merupakan pemberian jaminan mutu kepada masyarakat dan telah memenuhi mutu yang telah ditetapkan (quality assurance). “Sesuai dengan peraturan di bidang pendidikan maka seluruh program studi yang diselenggarkan oleh lembaga pendidikan tinggi harus diakreditasi, kami sendiri dalam arah ke sana” tuturnya. Lebih lanjut pihaknya berharap akan mendapatkan hasil sesuai dengan yang ditargetkan. “Walaupun baru bebarapa tahun berjalan kami sudah banyak kemajuan, selain menuju proses akreditasi kami juga tengah mempersiapkan pembangunan gedung baru yang repre sentatif,” katanya. Wakil Bupati Brebes melalui Kabag Kesra H Mabruri SH mengatakan, Pemkab Brebes turut mendukung perkembangan akademi Kebidanan YPBHK Brebes. Meski usianya baru sekitar dua setengah tahun beridir, katanya, Akbid telah mengalami perkembangan drastis. “Setelah terakreditasi sehingga nantinya dapat terus mencetak para bidan yang tangguh yang siap menjadi tenaga kebidanan yang dapat bekerja di mana saja,” katanya. (cw1)

ABIDIN ABROR/RATEG

MENGGANGGU - Tumpukan tanah hasil galian saluran di depan masjid Agung Brebes kini banyak dikeluhkan.

Pembangunan Alun-alun Tambal Sulam Saluran Dibongkar Lagi

MEYERAP ASPIRASI - Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Golkar Pamor Wicaksono SH saat menyerap aspirasi warga Desa Jatibarang Lor

ABIDIN ABROR/RATEG

PASRAH - Kades Pejagan Kusnadi pasrah atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap dirinya.

BREBES – Pembangunan di kompleks alun-alun Brebes terkesan tambal sulam. Setelah dua tahun lebih alun-alun ditutup karena pembangunan, kini setelah jadi dibongkar lagi. Salah satunya adalah pembangunan saluran air di depan Masjid Agung. Akibat pembangunan saluran ini, halaman depan masjid dipenuhi tumpukan material dari hasil pembongkaran. Tumpukan tanah hasil galian tersebut dirasa mengganggu pemandangan dan aktivitas warga di kompleks aun-alun. Utamanya mereka yang berniat melaksanakan ibadah, sehingga perlu kewaspadaan.

Tumpukan tanah itu dikeluhkan warga Kecamatan Bulakamba Brebes, Ismail. Menurutnya kenapa pembongkaran dilakukan tidak sejak dulu, bersamaan pelaksanaan rehab masjid maupun pembangunan alun-alun. Tapi setelah rehab selesai dan kini baru dilakukan perbaikan. “Halaman yang sudah baik sudah dipasang paving dan sekarang dibongkar. Ini kan hanya buang-buang anggaran belaka. Kenapa setelah diresmikan dan sekarang baru dikerjakan,” kata Ismail ditemui Minggu (31/10) lalu. Sebelumnya juga dilakukan pembangunan pagar keliling masjid Agung, yang kini menutup lahan parker bagi pengunjung masjid, sehingga semakin mempersempit jalur

di alun-alun. Sementara menurut mandor proyek saluran, Tarmidi pembangunan saluran itu panjangnya mencapai 70 meter, lebarnya 150 cm dengan kedalaman 135 cm. Memanjang dari selatan hingga utara masjid. Selain di depan masjid, saluran belakang pendopo juga ikut diperbaiki. Perbaikan saluran melibatkan sekitar 35 pekerja, yang merupakan tenaga kerja asal setempat, seperti dari Desa Dumeling, serta Kupu. Lama pekerjaan saluran menurut Tarmidi, kurang lebihnya itu mencapai 1 bulan. “Ini untuk kelancaran air, dan untuk selesainya lebih dari satu bulan,” kata Tarmidi, di tengah kesibukan mengatur penggalian tanah di depan masjid Agung. (din)

Sunaryo Dimakamkan TKI Tewas di Taiwan BREBES - Sunaryo, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Kedunguter, Kecamatan Brebes yang tewas di Taiwan bersama 5 TKI lainnya dimakamkan di TPU desa setempat Senin (1/11) kemarin. Kepergian Sunaryo ke tempat peristirahatan terakhir diiringi ratusan pelayat. Sementara keluarga korban tak kuasa melepas kepergian almarhum yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga. Seperti diketahui, Sunaryo tewas tertimpa reruntuhan beton dan baja saat bekerja di proyek pembangunan jem-

batan jalan tol Kota Nantao, Kamis (28/10). Selain dia, lima orang TKI lainnya yang tewas dalam kecelakaan tersebut. Yakni Ali Mansur asal Tulungagung (Jatim), Suprapti asal Grobogan (Jateng), Riwanto asal Desa Rancawiru RT 04 RW 03 Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal (Jateng), Sirmanto dan Sutarji asal Rembang (Jateng) juga mengalami nasib serupa. Koordinator Tim Advokasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SMBI) Jamaludin mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun SBMI, kecelakaan kerja tersebut terjadi Kamis (28/ 10) sekitar pukul 13.30 WIB di

Beishan Nasional 6 Freeway, Nantou County. Kejadian berawal saat pekerja sedang grouting beton di langkah terakhir untuk bergabung dengan struktur baru untuk jalan bebas hambatan. Namun tiba-tiba beton dan baja runtuh menimpa mereka. Menurut dia, sesuai keterangan Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat, korban masih tengah diurus klaim asuransinya. Itu mengingat status korban terlindungi oleh perusahaan asuransi. Selain itu, keluarga korban juga telah menerima santunan dari pemerintah RI masing-masing Rp 7,5 juta. (cw1)

DOK/RATEG

VERIFIKASI- Anggota Tim Asesor BAN PT saat mencermati kesesuaian laporan dalam dokumen borang akreditas dengan bukti (data) yang dimiliki Akbid YPBHK.


BREBES & BUMIAYU

8

SELASA 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL

Banjir Percepat Kerusakan Pilar Jembatan

PEMERINTAHAN Kades Rengaspendawa Merasa Disudutkan LARANGAN - Kepala Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan, Ismail Idris merasa disudutkan dalam persoalaan mutasi perangkat Sesa Rengaspendawa, Samud dari jabatan semula sebagai Kadus I menjadi Kaur Pemerintahan. Ismail Idris saat ditemui Radar Senin (1/ 11) kemarin mengaku, dalam penyelesaian persoalan tersebut, dirinya saat ini merasa disudutkan oleh kecamatan maupun Pemkab Brebes. Dikatakan, mutasi yang dilakukan terhadap Samud tersebut sudah disesuaikan dengan aturan yang ada yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2008 sebagai perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2006 Tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan, Pemberhentian Kepala Desa dan Perangkat Desa. Ismail mengaku, selain sudah disesuaikan dengan aturan yang ada, dalam proses mutasi tersebut, pihaknya juga sudah mendapatkan persetujuan dari Inspektorat Kabupaten Brebes. “Sebelum melakukan mutasi perangkat desa, kami pada tanggal 1 Juli 2010 lalu telah melakukan rapat kordinasi dengan pihak Inspektorat, termasuk Camat dan DPMDK terhadap tindakan yang dilakukan perangkat desa yang dimaksud. Selain itu saya juga melakukan kordinasi dengan BPD Desa Rengaspendawa pada tanggal 13 Juli yang mendukung dilakukan mutasi terhadap Samud,” terangnya. Namun demikian, setelah dilakukannya proses mutasi tersebut, muncul gejolak dari warga melalui aksi unjuk rasa yang menolak terhadap pemutasian tersebut. Bahkan pihak kecamatan dan Pemkab Brebes mengelak kalau pernah memberikan dukungan terhadap mutasi perangkat desa tersebut. (cw3)

SOSIAL

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENGGANTUNG - Pilar jembatan Kali Keruh Desa Plompong dalam kondisi menggantung akibat tergerus arus sungai.

DOK/RATEG

GALANG DANA – Sejumlah kader PKS saat menggalang dana di Jalur Pantura.

PKS Galang Dana BREBES – Sebagai bentuk aksi kepedulian terhadap korban bencana tsunami Merapi dan gunung Merapi, ratusan kader PKS Kabupaten Brebes menggalang dana. Penggalangan dana itu dilakukan Minggu (31/10) lalu, yang digear di jalur Pantura Brebes. Selain itu juga berasal dari kader PKS sendiri. Sekretaris DPD PKS Kabupaten Brebes Abdullah Syafaat ST mengatakan dana yang terkumpul dari aksi itu mencapai Rp 5 juta lebih. Selanjutnya dana tersebut akan dikirim melalui Pos Penanggulangan Bencana (P2B) PKS Jateng untuk disalurkan secara langsung ke Merapi dan Mentawai. “Aksi ini seterusnya akan dilanjutkan di kecamatan-kecamatan melalui struktur DPC yang ada, sehingga hasilnya nanti lebih maksimal,” kata Syafaat. Selain menggalang dana, pihaknya juga akan mengirim tenaga relawan ke lokasi bencana. Hal itu dilakukan karena di lokasi bencana masih membutuhkan banyak relawan, khususnya untuk membantu korban di pengungsian. “Ini sudah sering kami lakukan, ketika ada bencana terjadi di Indonesia,” tandasnya menambahkan. Dia juga berharap masyarakat bisa menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu para kroban bencana tersebut. Sehingga kepedulian antar sesama itu bisa terus dirasakan, termasuk warga Brebes. (riz)

RESES DEWAN KeberadaanTengkulakMerugikanNelayan TANJUNG - Banyaknya tengkulak di TPI Krakahan, Kecamatan Tanjung menjadi persoalan tersendiri bagi nelayan setempat. Banyak nelayan yang terpaksa menanggung rugi lantaran hasil tangkapnya tidak bisa dibayar kontan. Para nelayan terpaksa menjual hasil tangkapannya ke para tengkulak. Namun, dari proses penjualan tersebut, nelayan merasa dirugikan lantaran proses pembayarannya dilakukan dengan cara mencicil (bertahap,red). Hal tersebut disampaikan beberapa nelayan Krakahan saat berlangsungnya reses anggota DPRD Wahidin Kamis (28/10) lalu. Selain itu, akses nelayan untuk menuju TPI Krakahan juga sangat terganggu. Para nelayan mengaku saat ini Sungai Soga yang menjadi sarana lalu-lintas kapal kondisinya sangat memprihatinkan. “Hampir sepanjang sungai tersebut terjadi pendangkalan, akibatnya kapal nelayan sangat kesulitan untuk bisa masuk ke TPI,” ujar salah satu nelayan dalam acara reses tersebut. Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Brebes Wahidin mengaku lemahnya sarana di Desa Krakahan jelas sangat menyulitkan para nelayan. Untuk itu perlu ada penanganan serius dari pemerintah agar persoalan yang dihadapi oleh nelayan Krakahan bisa diselesaikan. “Dalam jaring aspirasi ini, hasilnya akan saya rapatkan di Dewan,” ujarnya. (cw3)

BUMIAYU - Terjadinya insiden tabrakan karambol yang diakibatkan sebuah truk mengalami rem blong pada Sabtu (30/ 10) lalu, mendapat perhatian dari sejumlah kalangan. Ini mengenai perlunya kelengkapan sarana pendukung utamanya di ruas-ruas jalan yang rawan terjadinya kecelakaan, untuk menghindari terjadinya peristiwa serupa. Sepeti yang disampaikan Untung Imam Subagyo, aktivis LSM yang menyatakan bahwa kejadian seperti itu bukan kali pertama terjadi di ruas jalan yang sama. Terhitung sejak tahun 2008, sudah lebih dari 10 kali insiden truk mengalami rem blong terjadi di jalan utama Tegal-Purwokerto ruas Paguyangan-Bumiayu. “Selain menyebabkan korban jiwa, sejumlah sarana baik milik warga maupun pemerintah yang ada di sepanjang jalan itu

juga pernah mengalami kerusakan akibat tertabrak kendaraan yang mengalami rem blong,” kata Untung, Senin (1/11). Ruas jalan dari arah selatan (Paguyangan) menuju utara Bumiayu sepananjang ku rang lebih 3 kilometer dalam kondisi menurun, keadaan tersebut dinilai sangat rawan memicu terjadinya insiden rem blong utamanya bagi truk-truk dengan beban muatan tinggi. “Dengan kondisi itu, diperlukan adanya sarana jalur penyelamat bagi kendaraan yang mengalami rem blong,” kata Untung. Lebih jauh dia mengatakan, jalur penyelamat dapat di bangun sebelum memasuki kantor pembantu Samsat. Bentuknya berupa sebuah lajur jalan ke arah barat dengan bagian ujung jalur menanjak. “Panjang jalur penyelamat bisa di buat sekitar 100 meter dengan ujung jalur di buat lebih tinggi. Dengan begitu sopir yang kendaraannya mengalami

matan maupun pusat perekonomian lainnya. Sehingga dengan adanya jembatan tersebut kami sangat merasa terbantu,” ungkap Badjuri. Dengan kondisi kerusakan yang terjadi saat ini, warga mengkhawatirkan pilar jembatan yang telah menggantung tidak akan kuat menahan arus sungai. Terlebih di dalam musim hujan seperti saat ini. “Kami khawatir jika tidak segera mendapat penanganan maka kondisinya akan bertambah parah, bisa jadi malah roboh,” kata Makhnuri (51) warga lainya. Dikatan, sungai Keruh memiliki karakter banjir yang sangat dahsyat. Selain volume air yang meningkat, juga arus yang kuat hingga membawa material sungai seperti batubatu besar. “Kami takut pilar itu terus tergerus, apalagi sekarang ini musim hujan di mana kali Keruh jika banjir sangat dahsyat. Jika pilar itu sampai terhantam batu yang dibawa arus mungkin kondisinya akan tambah parah,” kata Makhnuri. Ikhya Ulumudin, Kades Plompong membenarkan kondisi yang terjadi pada bagian pilar jembatan tersebut, pihaknya telah sejak lama melaporkan kerusakan yang terjadi. ”Kami telah sampaikan usulan perbaikan jembatan tersebut, kondisi kerusakan juga dipercepat akibat seringnya terjadi banjir di aliran sungai,” kata Ikhya. (pri)

BREBES - Hingga saat ini masyarakat Kabupaten Brebes masih membutuhkan sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan kualitas yang baik. Apalagi jumlah bidan di Kabupaten Brebes hingga tahun 2009 masih berkisar 673 orang. Jumlah tersebut masih jauh ideal mengingat saat ini jumlah penduduk Kabupaten Brebes telah mencapai 1,7 juta jiwa. “Artinya saat ini satu bidan harus melayani 1.455 penduduk,” ujar Wakil Bupati Brebes, Agung Widyantoro SH saat ditemui saat menyambut TIM Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi di Akademi Kebidanan Bhakti Husada, Brebes Senin (1/11) kemarin. Selain itu, tugas bidan juga tidak hanya membantu persalinan dengan selamat semata, namun juga diharapkan dapat berperan sebagai motivator dan pendidik tentang kesehatan yang ideal di tengah masyarakat. Hal tersebut mengingat semala kurun waktu tahun 2004 sampai 2009 angka kematian balita di Kabupaten Brebes mengalami angka fluktuasi yang cukup tinggi dari 0,06 pada tahun 2004 menjadi 2,76 pada tahun 2007. “Bahkan dari paparan program reach beberapa waktu lalu, didapat angka balita kurang gizi

kronis mencapai 48 persen atau tertinggi di Jawa Tengah,” terangnya. Persoalan tersebut merupakan pekerjaan rumah yang harus bisa diselesaikan. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Brebes saja, namun seluruh elemen masyarakat, terutama lembaga pendidikan kebidanan yang ada. Dengan adanya visitasi terhadap Akbid Bhakti Husada kedepan kampus tersebut mampu mencetak generasi berkualitas yang akan mampu menjawab tantangan tersebut. Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes sejak Januari 2010 ini tercatat tiga penderita gizi buruk dalam kurun meninggal dunia. Mereka adalah penderita gizi buruk dengan kondisi Marasmik (parah). Kepala Dinas Kesehatan Kaupaten Brebes Laode Budiono melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sri Gunadi Purwoko sebelumnya mengatakan, selama tahun 2010 ini ada tiga penderita gizi buruk yang akhirnya meninggal dunia. Berdasarkan indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U), pada bulan Agustus 2010 ini ada 386 penderita. Sementara berdasarkan berat badan menurut tinggi badan terdapat 76 penderita. (cw3)

Warnet Dilarang Pasang Bilik Tertutup Gizi Buruk Masih Tinggi Hindari Penyalahgunaan BUMIAYU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Bumiayu, melakukan penertiban warnet yang ada diwilayah Kecamatan Bumiayu, Senin (1/11). Penertiban tersebut dilakukan terhadap warnet yang memiliki bilik-bilik tertutup, serta pelajar yang berada di lokasi warnet saat jam pelajaran berlangsung. Kasie Trantibum yang juga kepala Satpol PP Kecamatan Bumiayu, Farikhin mengatakan, penertiban itu didasari banyaknya laporan maupun keluhan dari warga terkait penyalahgunaan bilik warnet tertutup yang diduga dijadikan tempat tindak asusila. “Karena memang berdasarkan aduan yang sering kita terima, beberapa warnet diduga bermasalah, karena bentuk biliknya yang tertutup atau tinggi, sehingga sering disalahgunakan penggunanya,” kata Farikhin. Penertiban yang dilakukan kemarin, dalam bentuk sosialisasi dan sekaligus menyampaikan imbauan dan peringatan kepada para pemilik warnet agar memberikan jasa layanan warnet sesuai dengan kaidah dan batasan standar. Di mana untuk bilik warnet dihimbau agar tidak berbentuk bilik tertutup. “Yang dimaksud adalah tinggi bilik warnet baik yang menggunakan kursi maupun tanpa kursi (lesehan), tidak melebihi bagian kepala atau wajah pengguna. Hal itu juga akan mempermudah pengawasan yang dilakukan oleh pengelola warnet, sehingga tempat usahanya

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAZIA - Satpol PP Kecamatan Bumiayu saat memeriksa bilik warnet dalam kondisi tertutup dalam kegiatan penertiban warnet di wilayah Bumiayu.

tidak disalahgunakan,” terangnya. Kegiatan penertiban dilakukan dengan menyisir warnet yang berada di wilayah Desa Dukuhturi, ruas jalan utama Bumiayu dan sejumlah warnet yang ada di ruas jalan utama Bumiayu. Dari penyisiran yang dilakukan terhadap sedikitnya 10 warnet, petugas mendapati dua warnet yang masih menggunaka bilik tertutup setinggi antar 1,5 hingga 2 meter. Selain itu petugas juga menjumpai sejumlah pelajar yang yang berada di dalam warnet saat jam pelajaran sekolah. “Khusus untuk pelajar kita lakukan pembinaan di tempat. Dan kepada pemilik warnet kita meminta agar menyesuaikan ukuran bilik, sebagaimana dimaksud dan tidak mengizinkan pelajar mengakses internet di jam sekolah, kecuali ada surat

izin keluar mengerjakan tugas. Sebab kita takutkan mereka membolos,” ungkap Farikhin. Menurutnya, kegiatan semacam itu akan dilakukan selama empat hari dengan mendatangi setiap tempat usaha warnet di Kecamatan Bumiayu. Dari data yang dia miliki, untuk Kecamatan Bumiayu terdapat sekitar 20 lebih tempat usaha warnet. Penertiban juga dilakukan terhadap warnet yang belum memiliki ijin HO (Hinder Ordonantie, ijin gangguan) serta ijin tempat usaha sesuai dengan Peraturan daerah Kabupaten Daerah tingkat II brebes Nomor 1 Tahun 1991 tentang izin tempat usaha. ”Dari catatan kami, sebanyak 50 persen warnet di Kecamatan Bumiayu belum memiliki perizinan. Kebanyakan masih dalam proses pembuatan,” kata Farikhin. (pri)

Ruas Paguyangan-Bumiayu Perlu Jalur Penyelamat Untuk Hindari Kecelakaan

SIRAMPOG - Jembatan kabupaten sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter yang merupakan sarana penghubung Desa Plompong menuju pusat kecamatan Sirampog dalam kondisi mengkhawatirkan. Hal tersebut disebabkan tergerusnya salah satu pilar jembatan di bagian selatan akibat arus sungai Keruh, terlebih saat ini kondisi sungai sering mengalami banjir karena masih tingginya intensitas hujan, sehingga membuat kondisi pilar jembatan tersebut terlihat menggantung. Badjuri (45) salah seorang warga Desa Plompong mengatakan, kerusakan pada pilar jembatan tersebut telah terjadi semenjak 1998 lalu, akibat banjir besar di sungai Keruh. “Waktu itu jembatan baru saja selesai dibangun, namun karena arus sungai yang kuat maka bagian bawah pondasi jembatan tergerus sehingga terlihat menggantung,” jelasnya. Dikatakan, warga Desa Plompong sangat menyambut baik dengan dibangunnya jembatan tersebut. Sebab dengan melalui jembatan tersebut warga lebih mudah untuk menuju pusat kegiatan perekonomian baik di Kecamatan Bumiayu maupun Sirampog. “Kami ini warga Desa Plompong sebetulnya masuk wilayah Kecamatan Sirampog, jembatan itu menjadi satu-satunya sarana menuju Kantor Keca-

rem blong akan mengarahkan kendaraannya ke sana dan berhenti karena jalur yang menanjak,” ungkapnya. Menurutnya dia, pembangunan jalur penyelamat juga harus diimbangi dengan ketegasan dan tindakan dari pihak yang berwenang mengenai batasan beban muatan serta kelayakan kendaraan. Terpisah Kapolres Brebes melalui Kapolsek Bumiayu AKP Bowo Ciptohadi didampingi Kaposlantas Bumiayu Aiptu Edi mengatakan, pembangunan jalur penyelamat merupakan usulan yang sangat baik untuk menekan korban kecelakaan, namun lebih dari itu perlu juga dilakukan upaya yang bersifat pencegahan. Di antaranya yaitu kedisiplinan pengendara dalam membawa kendaraan termasuk batas muatannya. “Ruas jalan tersebut memang termasuk dalam daerah rawan kecelakaan, sehingga memang perlu adanya upaya pembangunan sarana jalur penyelamat. Sedianya usulan untuk itu

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

RAWAN KECELAKAAN - Kondisi jalan menurun di ruas Paguyangan-Bumiayu rawan terjadinya kecelakaan sehingga dipandang perlu adanya sarana jalur penyelamat.

sudah pernah ada sebelumnya, namun belum dapat terlaksana hingga saat ini. Upaya pencegahan bisa dilakukan dari pemilik kendaraan, sehingga de-

ngan kondisi kendaraan serta muatan yang memenuhi persyaratan maka kecelakaan akan dapat lebih di hindarkan,” urainya. (pri)


SAMBUNGAN

SELASA 2 NOPEMBER 2010

9

RADAR TEGAL

Target Grand REI Expo 2010 Tercapai dari halaman 3 Tegal dan sekitarnya tentang harga rumah, desain dan sebagainya sehingga salah satu kebutuhan primer manusia yaitu rumah bisa dipenuhi. Apalagi, dijelaskannya, saat

ini ada sebagian masyarakat yang tinggal dalam rumah yang kuyrang layak baik dari segi kesehatan maupun lokasi. Untuk itu, pihaknya bersama anggota REI dan pihak perbankan akan terus mendorong dan memberikan kesempatan ke-

Meski Jauh Terasa Lebih Dekat

pada seluruh masyarakat untuk bisa mendapatkan rumah yang lebih baik melalui berbagai fasilitas yang ada. Dengan demikian, masyarakat yang belum memiliki rumah bisa segera mendapatkan rumah yang layak huni sehing-

ga mampu mendukung berbagai aktivitas yang dibutuhkan anggota keluarga. ’’Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar kebutuhan masyarakat akan perumahan atau hunian yang layak bisa terwujud,” ujarnya. (gun)

Edarkan Upal, Dua Wanita Diringkus dari halaman 3 kuan awal sang pemasok, upal tersebut dia dapat dari jaringan pengedar yang berdomisili di Kota ’Batik’, Pekalongan. ’’Upal itu didapat dari seorang pengedar di Pekalongan yang kini masih terus diburu

petugas. Dari Pekalongan uang tersebut dibawa tersangka Putra dan diserahkan pada dua wanita untuk diedarkan di sini,’’ jelasnya. ’’Pola penjualan tiga banding satu. Satu uang asli ditukar dengan tiga lembar upal. Dari pengakuan awal ada sekitar Rp

4 juta yang sudah mereka edarkan di berbagai wilayah. Barang bukti yang berhasil kita sita berupa lembaran Rp 10 ribu sebanyak 12 lembar dan pecahan Rp 20 ribu sebanyak 5 lembar,” terangnya. Semua barang bukti upal tersebut kini dibawa ke la-

boratorium forensik Polda Jawa Tengah untuk diperiksa secara detail, guna memastikan lembaran uang tersebut benarbenar palsu. Dalam kasus ini, ketiganya dipastikan bakal dijerat dengan Pasal 245 KUHP tentang Mengedarkan Uang Palsu. (her)

Dua Orang Dilarikan ke RSUD Kardinah dari halaman 3 dinilai acuh tak acuh dengan kondisi karyawan yang menggelar aksi mogok makan. Dikatakannya, saat hari per-

tama dilaksanakannya mogok, dia mendatangi lokasi dan mengimbau agar karyawan tidak melakukan aksi tersebut. ’’Saya sempat mengatakan kepada karyawan, ngapain

mogok segala? Mendingan Anda sekalian kerja kembali, dan saya jamin apabila kinerjanya bagus tidak akan ada permasalahan-permasalahan seperti ini,” tandasnya.

Selain itu, sejak karyawan demo, belum sekalipun menawarkan damai ke manajemen. Mereka justru selalu mempermasalahkan setiap kebijakan manajemen. (adi)

Hasil Lebih Cepat Meski Bukan Keputusan Resmi dari halaman 3 diumumkan KPUD di sejumlah kota/kabupaten, provinsi, hingga pemilihan legislatif dan presiden. Untuk quick count, dijelaskannya, LSI telah mendapatkan rekor MURI karena paling presisi dalam sejarah quick count di Indonesia. Karena

hanya berbeda 0,05 persen dengan hasil resmi KPUD. ’’Tentu pro dan kontra selalu ada. Tetapi kami adalah lembaga independen yang bekerja secara profesional dengan dukungan sumber daya manusia dan peralatan yang memadai,” ujarnya. Anang Imammudin dari Jaringan Isu Publik menggaris-

bawahi, jika quick count adalah perhitungan suara di sejumlah sample TPS yang dipilih secara acak dan proporsional dari seluruh populasi yang ada. ’’Apakah quick count bisa salah?” ujar dia balik bertanya. Quick count harus dilakukan oleh penyelenggara secara profesional dan proporsional.

Tanpa ada kemampuan tersebut, menurut dia, bisa saja penye l e n g g a r a m e l a k u k a n kesalahan hasil. ’’Ketika sudah menjadi data, maka semua akan kembali lagi kepada masyarakat sebagai pemilih dan bisa dibandingkan dengan hasil resmi yang dikeluarkan otoritas yang berwenang,” tandasnya. (*)

DPRD Panggil Manajemen Pacific Mall dari halaman 3 nakertrans mengatakan, terkait soal masalah training ataupun kebijakan perusahaan, pihaknya tak akan ikut campur. Sebab, lanjut Edy, itu urusan manajemen dalam melaksanaan perusahaannya. Namun, ditegaskan Edy, pihaknya meminta Dinsosnakertrans harus melakukan pengawasan secara menyeluruh. Baik kepada pihak manajemen, maupun buruh terkait penerapan UU No. 13 Tahun 2003. Kalau ada pelanggaran atas UU tersebut, dikatakan Edy, maka pihaknya tak akan mentolerir. ’’Kami minta masalah ketenaga kerjaan sesuai dengan UU No. 13 Tahun 2003 harus dipenuhi semua pihak.’’ ’’Untuk melihat hal tersebut, kami minta Dinsosnakertrans melakukan pemantauan dan pengawasan. Kalau memang ada pelanggaran, maka tak akan memberi tolerir. Dan kami minta, Pemkot memberikan sanksi tegas pada pelanggar,” lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Tegal Hendria Priatmana SE menyatakan, masalah atau aksi demo SPN Sri Ratu Pacific Mall dipicu atas rencana manajamen akan melakukan training pada Imam selaku koordinator Cleaning Service (CS) di Kediri. Sehingga pihaknya berharap pihak manajemen mempertimbangkan keputusan tersebut atau melakukan training pada Imam di Tegal. ’’Kami minta semua pihak legowo dan Dinsosnakertrans menjadi mediasi agar masalah ini tak berlarut-larut. Sehingga masalahnya tak buyar, tapi terfokus pada masalah awal,” jelasnya. MEDIASI Kepala Dinsosnakertrans Pemkot Tegal H Sumito SIP menyatakan, untuk menyelesaikan masalah ini, pihaknya telah melakukan upaya mediasi dengan menghadirkan kedua belah pihak. Namun, menurut dia, hasil-

nya selalu buntu karena kedua belah pihak tetap bersikukuh pada pendapat masing-masing. Karena tak ada titik temu, maka sesuai UU No. 13 Tahun 2003, pihaknya akan menyerahkan masalah ini kepada PHI. ’’Kami sudah berusaha semaksimal mungkin agar masalah ini tak sampai mencuat. Bahkan, kami secara rutin melakukan pendekatan, baik pada Imam atau SPN maupun pihak manajemen Pacific Mall,’’ jelas Sumito. ’’Tapi hasilnya selalu mentok, karena tak pernah ada kata sepakat,” lanjutnya. Sementara, General Manager (GM) Sri Ratu Pacific Mall Indro Linmas menyatakan, sebenarnya masalah training itu merupakan kebijakan perusahaan dan sudah sering dilakukan manajemen Sri Ratu, dengan tujuan untuk peningkatan kerja karyawan. Sebenarnya, dikatakan Indro, pihaknya telah berulang kali memberikan peringatan baik lisan maupun tertulis kepada Imam selaku koordinator CS. Sebab, lanjutnya, kondisi Pacific Mall cukup kumuh jika dibandingkan mall yang lainnya. Karena sudah berulang kali mendapat teguran dan selalu tidak dihiraukan, akhirnya manajemen memutuskan untuk mengirim Imam ke Kediri untuk mengikuti training. Dengan harapan, usai mengikuti training, kinerjanya bisa lebih meningkat. Tapi, dijelaskan Indro, keputusan ini juga ditolak kembali Imam, meski keputusan tersebut sudah final. Pihaknya hanya memberikan toleransi waktu, bukan membatalkan pelaksanaan training. ’’Sebenarnya, ini masalah internal manajemen untuk perbaikan. Karena satu tahun terakhir ini kondisi Pacific Mall sangat terpuruk. Kalau ingin tetap bertahan, maka kami minta semua pihak sadar diri dan mau melakukan perbaikan sehingga kondisi Pacific Mall bisa bertahan dan karyawan bisa tetap bekerja,’’ ungkap dia. ’’Namun, kalau kondisinya

semacam ini, maka kami juga akan tetap bertahan dengan keputusan kami. Bahkan, kalau tetap menolak, kami punya hak untuk melakukan PHK. Kami juga siap memberikan pesangon sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjut Indro. KEMBALI BEKERJA Melalui mediasi antara pihak manajamemen dan perwakilan buruh kemarin (1/11) sore yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno SH, akhirnya mendapat kata sepakat. Selanjutnya, karyawan diminta bekerja kembali. Mediasi yang berlangsung di ruang pertemuan Pacific Mall sempat memanas. Pasalnya, baik pihak karyawan maupun manajmemen tetap bersikukuh terhadap pendapatnya. Bahkan, sempat terjadi adu mulut dan keduanya berdiri menuju tempat duduk rombongan Komisi II DPRD Kota Tegal. Namun, ketegangan tersebut akhirnya berhenti setelah pihak manajemen melakukan rapat internal. Sesuai hasil kesepakatan mediasi antara lain, pelaksanana training terhadap Imam Sutesno dibatalkan. Tapi yang bersangkutan diturunkan, dari koordinator Cleaning Service (CS) menjadi CS biasa. Item tuntutan lainnya menyesuaikan sesuai dengan kesepakatan. Wakil Ketua SPN Pacific Mall Imam Sutresno di hadapan anggota DPRD dan kepala Dinsosnakertrans mengatakan, pihaknya menolak training di Kediri karena adanya berbagai pertimbangan. Di antaranya,

karena masalah internal keluarga dan bentuk protes terhadap kebijakan manajamen yang dinilai semena-mena. Karenanya, dirinya menolak training dan memilih untuk diturunkan dari koordinator menjadi CS biasa. ’’Kami siap untuk tidak menduduki jabatan koordinator CS lagi, dan siap jadi CS biasa asal kan tak ada lagi perintah training,’’ tandas Imam. ’’Kami minta pihak manajemen tidak memberikan sanksi apapun pada buruh yang melakukan aksi demonstrasi. Selain itu, masalah hukum salah satu karyawan Pacific Mall untuk dihentikan,” lanjut dia. Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno SH, menyatakan, pihaknya minta semua pihak jangan menarik masalah ke belakang, tapi yag haruis dipikirkan adalah bagaimana masalah ini bisa selesai sehingga masalah ini tak berlarutlarut karena yang akan dirugikan semuanya. Edy juga minta pihak buruh jangan bersikukuh dan pihak manajemen bisa lunak. GM Sri ratu Pacific Mall Indra Limas menyatakan, setelah melalui berbagai pertimbangan, maka pihaknya menyepakati usulan dalam mediasi ini. Yakni, membatalkan pelaksanaan training terhadap Imam. Sesuai permintaan, jabatan koordinator dicabut. Sehingga posisi Imam sebagai CS biasa. ’’Kami tak akan melakukan PHK, tapi kami minta semua buruh dan SPN untuk membantu kami.’’ (hun)

dari halaman 3 tanah suci. Semua disajikan secara gratis melalui siaran radio yang bertajuk ’Reportase Haji’. REPORTASE HAJI Di Kota Tegal, kemudahan untuk tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga di tanah air dijembatani dua stasiun radio. Yakni, radio milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tegal Sebayu FM dan radio swasta RCA Ihsaniyah FM. Kedua stasiun itu terus mengup date apa saja yang dialami para jemaah haji Kota Tegal selama menunaikan ibadah di tanah suci. Saat acara pelepasan calhaj Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu Rabu (27/10) lalu, seorang wakil calhaj yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Tegal Nadirin Maskha mengatakan, para keluarga yang di rumah tidak perlu kesulitan mendapat informasi. Karena, lanjut dia, kegiatan ibadah haji akan diliput dan disiarkan langsung oleh Sebayu FM dan RCA Ihsaniyah FM. ’’Saya menjadi salah seorang narasumber yang akan menyampaikan laporan secara langsung,’’ tandas Nadirin. ’’Untuk Radio Sebayu disiarkan pada pukul 12.00 WIB, sedangkan di RCA FM disiarkan pukul 14.00 WIB,” lanjutnya. Jadi, dijelaskan Nadirin, keluarga yang ingin mengetahui kondisi di tanah suci tinggal mendengarkan siaran radio saja pada jam-jam yang ditentukan tersebut. Semua informasi yang ada di tanah suci akan disampaikan secara detail. Sementara, Koordinator Acara RCA Ihsaniyah FM Anang membenarkan adanya segmen Reportase Haji di stasiun radio

ini. Dia menyebutkan, acara tersebut didukung oleh Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Harapan Anda dan Mandiri Syariah. ’’Repostase Haji 1431H ini merupakan kali keempat dilaksanakan stasiun radio islami ini. Harapannya, ini menjadi solusi bagi ummat untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan ibdah haji di tanah suci. Khususnya bagi keluarga jemaah,” terang Anang. Dijelaskannya pula, untuk memudahkan peliputan, pihaknya telah menerjunkan respondennya ke tanah suci. RCA mempunyai responden yang telah menetap di sana, seperti H Ismail Saefudin. Selain itu, lanjutnya, juga memberangkatkan reporter H Nadirin untuk membantu memberikan informasi terkait kegiatan di tanah suci. Termasuk pihak pimpinan yakni Drs Rofiuddin juga menuju ke tanah suci untuk membantu memberikan informasi pada jamaah haji asal Kabupaten Tegal. Moderator merangkap Reporter Wildan menambahkan, sebelum pemberangkatan calhaj, Selasa (5/11) mendatang, dia sudah melakukan prareportase sejak 27 Oktober lalu. ’’Hal ini kami lakukan untuk memberikan informasi terkini pada calon jemaah haji terkait keberadaan mahtab, dan kondisi cuaca agar bisa diantisipasi sejak dini oleh jemaah haji di sini,” ujarnya. Format siaran yang dirancang, lanjutnya, melalui dialog interaktif. Yakni, dengan mendatangkan berbagai narasumber, dan bisa dimanfaatkan oleh keluarga jamaah haji yang ingin kontak langsung dengan keluarga yang sedang menjalankan ibadah di tanah suci. ’’Reportase Haji mengudara setiap pukul 14.00 WIB, dan

menyajikan siaran ulangnya pada pukul 19.30 WIB hingga 17 Desember 2010 mendatang,’’ katanya. ’’Ide awal Reportase Haji ini datang dari almarhum Safiq Ali Afiff, yang ingin memberikan kemudahan keluarga jamaah haji berkomunikasi dengan kerabat yang beribadah di tanah suci,” imbuhnya. Dengan acara tersebut, meski ibadah haji dilaksanakan nan jauh di sana tetapi tetap terasa dekat. Karena semua informasi apapun yang terjadi di tanah suci bisa disampaikan secara gamblang. Selain itu juga bisa berkomunikasi langsung dengan keluarga. SIAP DIBERANGKATKAN Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Ahmad Rifai menyampaikan, hasil rapat panitia haji di Kantor Kemenag pada 11 Oktober lalu, calhaj yang siap diberangkatkan 323 orang. Dengan rincian, 131 calhaj pria dan 192 wanita. ’’Dari jumlah tersebut, salah seorang calhaj wanita bernama Suswanti meninggal dunia, sehingga gagal berangkat. Mereka akan didampingi 5 orang petugas kloter,” katanya. Calhaj Kota Tegal masuk dalam kloter 82, dijelaskannya, diberangkatan bersama calhaj dari Kabupaten Kudus sebanyak 52 orang. Calhaj diberangkatkan Selasa (5/11) pukul 07.00 WIB. Sabtu (7/11) pukul 20.15 WIB diterbangkan ke Arab Saudi. Jemaah baru pulang pada 17 Desember. Dari Jedah pukul 05.30 WIB, dan sampai di Embarkasi Adi Sumarmo, Solo, pukul 22.00 WIB. ’’Terkait pemondokan calhaj tidak perlu kuatir, karena masuk dalam ring satu, yakni di Jarwal. Jadi tidak jauh dari lokasi pelaksanaan ibadah.’’ (adi mulyadi)

Desakan Pendirian Pos Polisi Menguat dari halaman 3 semakin banyaknya warga Mejasem yang menggunakan ranmor baik roda dua maupun roda empat,” lanjut dia. Di kesempatan tatap muka tersebut, Teguh juga berkesempatan menitipkan personelnya yang hingga kini melakukan jejaring kedekatan dengan

perangkat di tingkat RT dan RW di masing- masing kelurahan. Terpisah, Kanit Lantas Polsekta Tegal Timur Iptu Aries Heriyanto menyatakan, saat ini ada tujuh personel Satlantas yang bertugas di wilayah Polsekta Tegal Timur. Dia juga berharap, dengan terealisasinya Pos Polisi di

lokasi tersebut akan bisa memaksimalkan personelnya dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat sekitar. ’’Untuk saat ini, personel yang ada tetap kami optimalkan untuk menggelar strong point di pagi hari, guna membantu warga dan pelajar untuk mendapatkan akses jalan yang lancar,” terangnya. (her)

HADAPI DIABETES DENGAN CARAAMAN Apakah anda penderita diabetes? Jika ya, mungkin pengalaman Indarto bisa bermanfaat buat anda. Indarto adalah sekretaris camat yang sejak 1 tahun yang lalu dia hidup bersama diabetes, kadar gula darahnya pernah mencapai 270mg/ dl. “Ya, 1tahun yang lalu saya didiagnosa menderita diabetes, awalnya saya sering merasa lemas dan cepat cape, penasaran saya memeriksakan diri ke dokter.. saya kaget, ternyata kadar gula darah saya 270mg/dl..” ujar bapak tiga anak satu cucu ini membuka obrolan. Hidup bersama diabetes tentu membuat segalanya serba terbatas, terutama dalam hal mengatur pola makan. Diabetes adalah meningkatnya kadar gula dalam darah akibat pankreas tak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan. Diabetes dapat berbahaya karena menjadi pintu masuk penyakit berat lainnya seperti jantung, hipertensi dan lemah syahwat. Saat ditemui di rumahnya di Adipasir, Banjar Negara, Indarto terlihat segar dan ceria, bahkan seperti tidak punya penyakit apaapa, “Sekarang gula darah saya normal dan stabil sekitar 180mg/dl..” Ucap laki-laki 58 tahun ini langsung menjawab. “Sekitar 4 bulan yang lalu saat di apotek saya membaca informasi tentang ramuan tradisional yang bernama Gentong

Mas... katanya Gentong Mas mengandung habbatussauda dan gula aren sebagai bahan utamanya, sehingga mampu mengendalikan kadar gula darah... saya penasaran dan langsung membelinya.” Ungkap Indarto. “Setelah saya rutin minum Gentong Mas, saya merasakan perubahan, saya merasa sehat dan tetap bersemangat..”

lanjutnya kemudian. Kini, setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin dan teratur sesuai anjuran, ayah 3 orang anak ini merasakan tubuhnya sehat. Berat badannya yang dulu menurun pun kini sudah mulai naik kembali. “Kalau dulu berat badan saya hanya 56 kg, sekarang sudah naik dengan cara yang sehat jadi 65 kg. Gula darah normal, badan saya

pun terasa enak dan sehat.” Terangnya dengan wajar berseri. Maka dari itu Indarto ingin berbagi pengalaman ini dengan yang lain “Yaa.. Mudah-mudahan pengalaman saya bermanfaat bagi yang lain...” tuturnya menutup perbincangan. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari herbal alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita berbagai gangguan kesehatan. Gentong Mas mengandung Fiber dan Magnesium yang mampu mencegah Diabetes dengan cara menormalisir kadar gula darah. Chromium pada Gentong Mas mengatur kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu dengan indeks glisemik yang sangat rendah yaitu hanya 35 dan unsur omega yang dikandungnya, Gentong Mas mampu menjaga, merawat dan memperbaiki pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Gentong Mas diproses tanpa bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www. gentongmas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

Kini Sudah Berani Makan Sayur Kembali Sakit maag yang sudah kronis memang bisa membuat penderitanya sengsara. Contohnya, yang dialami Nyonya Yuyut Amelianik. Wanita 42 tahun ini sudah lama sekali menderita sakit maag. Oleh sebab itu, banyak makanan yang telah menjadi pantangannya. “Makan sayur saja saya tidak berani,” tutur sarjana teknologi pertanian lulusan Universitas Brawijaya, Malang, ini. Tahun 2008 silam, dampak yang ditimbulkan sakit maag-nya itu pun makin parah: ia sering sekali mengalami diare. Maka, ibu dua anak ini pun memeriksakan dirinya ke dokter. Dari hasil USG, diketahui ada pembeng-

kakan di lambung wanita yang memilih bekerja sebagai ibu rumah tangga ini. Maka, setelah di-USG itu, tiga hari ia diopname di rumah sakit. Namun, sekeluarnya dari rumah sakit, penyakit diare itu tetap saja rajin menyambangi penduduk Kompleks Garden Dian Regency, Kelurahan Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, ini dari hari ke hari. Kebetulan, saat itu, ia mengenal New Mandala 525, kedelai bubuk instan yang dulu bernama MDL-525. Maka, Nyonya Yuyut pun merutinkan dirinya mengonsumsi produk buatan Garut, Jawa Barat, tersebut, sejak saat itu. “Saya

konsumsi secara rutin dua kali dalam sehari,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, di pengujung tahun 2009 yang lalu. Hasilnya? “Selain kondisi badan selalu lebih fit, memakan makanan pantangannya saya sudah berani walaupun porsinya masih dibatasi,” jawabnya. Pola makan yang tidak teratur, kesukaan yang berlebihan terhadap makanan yang asamasam, pedas-pedas, atau suka meminum alkohol sangat berpotensi membuat lambung mengalami pelukaan. Bila ini sudah terjadi, akan terjadi penumpukan asam lambung di sekitar pelukaan sehingga sistem metabolisme yang selama ini terkon-

trol dengan baik sekarang menjadi berantakan. Ini menimbulkan rasa nyeri dan sakit yang tak tertahankan. Apalagi kalau

perut mulai kosong. Adanya gangguan sistem tersebut cenderung menyebabkan terjadinya berbagai penyakit lain. Menurut Rush, seorang peneliti kesehatan, dalam tubuh terdapat radikal bebas. Senyawa ini sangat reaktif mengkatalis reaksi oksidasi dan reduksi. Kadangkala, akibat mengonsumsi makanan tertentu, secara tak sengaja kita telah memicu terbentuknya radikal bebas yang dapat menyerang berbagai substrat, seperti lemak, asam nukleat, protein, dan lainlain. Jika hal ini tidak segera dikendalikan, akan memicu berkembangnya berbagai penyakit kronis lain. Inilah salah

satunya yang perlu diwaspadai oleh penderita maag. Yang perlu dilakukan penderita adalah mengonsumsi senyawa antioksidan. Salah satunya adalah isoflavon, yang sangat banyak terdapat dalam susu kedelai New Mandala 525. Selain itu, isoflavon bisa memperbaiki proses metabolisme dan meningkatkan sistem imun. Kendati dbegitu, menjalankan pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas, seperti berolahraga dengan teratur, menjaga pola makan, dan lain-lain. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara

higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 02845800685 / 08157708854. Pekalongan: 0285-7983080 / 085226849284, DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

SELASA, 2 NOPEMBER 2010

PEMALANG

10

RADAR TEGAL

Legowo Terima Kekalahan LINTAS Bupati Ingin Kembangkan Wisata Hutan PEMALANG - Potensi hutan yang cukup luas di Kabupaten Pemalang dinilai Bupati Pemalang HM Machroes, belum sepenuhnya mendapat perhatian dari Perum Perhutani setempat. Oleh kerenanya agar potensi hutan semakin banyak manfaat perlu adanya pengembangan wisata hutan. “ Betapa besar pengaruh kemitraan Perhutani dengan masyarakat Pemalang. Sehingga dengan potensi hutan yang kita miliki nantinya akan betul-betul mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yaitu dengan mengembangkan potensi hutan menjadi wisata hutan,” kata Machroes, dalam acara serah terima fisik Jabatan Administratur Perum Perhutani KKPH Pemalang, di pendopo Pemkab Pemalang, barubaru ini. Bupati lebih lanjut mengatakan sebagi contoh potensi hutan yang perlu dikembangkan seperti potensi hutan di wilayah kecamatan Bantarbolang. Meskipun di wilayah tersebut banyak potensi hutan tetapi kurang mendapat perhatian. “Pengembangan wisata hutan dengan melakukan sering dan kekurangannya nanti agar bisa kita penuhi. Sebab jika potensi hutan ini kita kembangkan nantinya akan dapat meraih devisa yang sangat besar,” paparnya. (mg1)

Penerimaan Dana Kampanye dr Kun Tertinggi PEMALANG - Penerimaan dana keempat calon selama masa kampanye dua putaran, 14 27 Oktober, dirilis KPU Kab Pemalang. Pasangan Cabup-Cawabup nomor 4, dr Kun - Endang Purwanti, menduduki posisi pertama. Sedangkan pasangan nomor 1, Yugo Dwijaya dan Sri Hartati, nihil dari penerimaan dana. Anggota KPU Pemalang Divisi Hukum, Pengawasan, dan Kampanye, Abdul Hakim SHi, kepada Radar mengungkapkan, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 06 Tahun 2010, seluruh tim kampanye dari semua pasangan calon wajib melaporkan penerimaan dana kampanye satu hari setelah masa kampanye berakhir. “Besaran dana kampanye yang wajib dilaporkan nilainya minimal 2,5 juta rupiah,” terangnya. Dalam laporannya, pasangan calon nomor urut Yoga Dwijaya dan Sri Hartati kosong, sedangkan pasangan nomor urut dua, H Sumadi Sugondo, SE MM MSi dan Hj Siti Sukesi, menerima dana sebesar Rp 23.887.000,-. Adapun pasangan calon nomor urut tiga dan empat, berturut-turut, H Junaedi SH MM - Agung Mukti Wibowo ST sebesar Rp 234.043.000 dan dr Kun Sriwibowo SpB - Endang Purwanti SH sebesar Rp 404.500.000,-. Mengenai nihilnya penerimaan dana kampanye pasangan nomor urut 1, Hakim mengatakan bahwa hingga H+1 berakhirnya masa kampanye, Tim Kampanye Yugo-Sri Hartati tidak melaporkannya. “Kami masih memberikan toleransi satu hari, tetapi hingga kini (Jumat siang) mereka belum melaporkannya juga,” ucap dia. Pihaknya sendiri sudah mencoba menghubungi tim kampanye hingga calon bersangkutan, namun tidak ada jawaban. Sehingga oleh pihaknya, laporan penerimaan dana kampanye dirilis apa adanya. (cw2)

PEMALANG - Calon Wakil Bupati Endang Purwanti SH, yang merupakan salah satu kandidat pasangan calon dengan Dr Kun Sriwibowo sebagai calon Bupati, rupanya memiliki jiwa besar dalam menerima kenyataan yang telah terjadi. Yaitu, mengakui kekalahannya dalam perhelatan pesta demokrasi Pemilukada Pemalang tahun 2010, yang baru-baru ini telah dilaksanakan dengan dimenangkan pasangan Calon Bupati Junaedi-Agung. “Kekalahan itu harus diterima dengan legowo,” katanya, kepada Radar, Senin (1/ 11) kemarin. Dia mengatakan, kekalahan yang sekarang ini sedang dialami, bukannya tanpa usaha keras. Melainkan berbagai usaha dan upaya sudah dilakukannya secara maksimal. Hanya saja belum berhasil meraih kemenangan. “Usaha yang saya lakukan ini sudah maksimal, meskipun ada yang menilai kerja keras saya ini kurang maksimal,” ujar Endang, calon Wakil Bupati yang juga masih aktif menjadi anggota DPRD Pemalang. Meskipun kalah, Endang juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat seluruh Kabupaten Pemalang yang telah ikut mendukung dan memilihnya dalam Pemilukada kemarin. Sementara Ketua Tim Berkumandang untuk pemenangan pasangan calon bupati Dr Kun dan Endang, Ikmaludin Aziz SPd pada prinsipnya juga ikut menerima kekalahan itu dengan legowo. Meskipun sedikit menyangkan Pemilukada yang digelar kemarin. Hal itu dilihat dari tingkat kehadirannya yang sangat rendah, yaitu hanya mencapai kurang lebihnya 50 persen. Dan pihaknya sangat menerima kekalahan tersebut karena merupakan bagian dari proses demokrasi. “Prinsip saya, legowo menerima apapun hasilnya. Dan harapan saya kepada Panwas, agar tetap bekerja sesuai aturan dengan adanya indikasi money politic yang banyak terjadi supaya dilakukan sesuai ranah hukum yang berlaku,” tandasnya. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

AKTIF LAGI - Calon Wakil Bupati Endang Purwanti SH aktif lagi sebagai anggota DPRD Pemalang, meskipun kemarin kalah dalam Pemilukada.

Perlu Penaman Sikap Kesatria Kembali TPS Pendopo, Sukses Tetap Nomor Dua

PEMALANG - Yang menjadi pemikiran para pemimpin, ulama, dan tokoh masyarakat sekarang ini adalah cara untuk bisa mengembalikan sikap kesatria bangsa sudah mulai hilang. Kondisi akibat hilangnya sikap tersebut cukup berdampak pada masyarakat, sebab masyarakat sekarang cenderung mempermasalahkan, atau bahkan selalu menuntut agar keinginannya bisa terpenuhi. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Muntoha SH MHum. Menurutnya, jika tutntutan tidak terpenuhi, tidak menutup kemungkinan timbulnya ancaman munculnya aksi demo. ”Sikap pragmatis masyarakat yang sekarang ini terjadi, juga dampak akibat hilangnya sikap kesatria. Oleh karena itu, para pemimpin, ulama, dan tokoh masyarakat sekarang ini harus bisa mencari cara untuk bisa mengembalikannya,” kata Muntoha, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/11) kemarin. Menurut diaa, hilangnya sikap kesatria yang sekarang ini terjadi, jika dikaitkan dengan kondisi yang ada, seperti banyaknya bencana alam yang datang sebagai adab, tentunya harus bisa menjadi renungan bersama. Oleh karenanya perlunya introspeksi diri masing-masing. “Sekarang ini ada tugas berat yang harus bisa dilakukan oleh para pemimpin. Yaitu mengembalikan umat pada jati diri bangsanya. Salah satunya adalah dengan mengembalikan sikap kesatria, yang sekarang ini sudah mulai luntur,” ujar dia. Dia menjelaskan, sikap kesatria yang harus bisa dimiliki dimasa sekarang ini terkait dengan Pemilukada kemarin, yaitu sikap kesatia untuk menerima kekalahan. Artinya, yang kalah menerima sedang yang menang juga tidak bersikap adigang adigung adiguno. (mg1)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

GENGGAMAN - Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Junaedi dan Mukti Agung Wibowo bersama Tim Pemenangan Berjuang dan relawan mengangkat genggaman tangan kemenangan

PEMALANG - Pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang berlangsung Minggu (31/10) kemarin di Kabupaten Pemalang, ternyata membawa angin keberhasilan untuk pasangan bupati JunaediAgung. Salah satu keberhasilan yang telah dicapai oleh pasangan nomor tiga ini di TPS 01 Kebondalem, atau biasa disebut TPS komplek Pendopo Kabupaten Pemalang. Dari data TPS 01 Kelurahan Kebondalem dimana bupati HM Machroes melakukan pencoblosan ternyata pasangan H Junaedi SH MM-Mukti Agung Wibowo ST meraih suara 192 suara, Sumadi Sugondo-Siti Sukesi 109 suara, Dr Kun Sri Wibowo 29 suara dan Yugo Dwi Jaya -Sri Hartati 13 suara. Data perolehan ini berdasarkan tingkat kehadiran 358 pemilih dari hak suara dari DPT sebanyak 579 dan suara rusak 16. Salah satu warga yang hadir mencoblos di akhir perhitungan mengatakan, ini pukulan telak bagi bupati HM Machroes karena dilihat dari keberpihakanya sangat nampak pada calon tertentu. Namun ternyata hasilnya sangat jauh dari kenyataan yang ada. ”Apalagi lokasi TPS tak jauh dari aktivitas pemerintahan, yang selama ini muncul adanya rasa tidak suka pada pasangan berjuang,” ujarnya. Ia berharap masyarakat tak hanyut dengan keadaan sekarang. Namun setidaknya, kemenangan berjuang menjadi tolak ukur bagi pembangunan Pemalang dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Ketua KPPS Agung Adi Jayanto setelah membacakan kartu suara yang terakhir, disambut warga dengan antusias dan gemuruh tepuk tangan kemenangan pasangan berjuang. (sri/ mg1)

Gondo-Sukesi Sukses di Desanya, Junaedi-Agung Menang

DOK.RATEG

RAMAI - Saksi, tim sukses, dan masyarakat umum ramai mendatangi perolehan sementara Pemilukjada di Kecamatan Comal, Minggu (31/10) kemarin.

CMYK

PEMALANG - Meskipun Pemilu Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pemalang tetap unggul untuk pasangan Calon Bupati H Junaedi SH MMMukti Agung Wibowo ST, namun dalam pelaksanaannya ada hal yang menarik perhatian masyarakat. Seperti yang terjadi di Desa Taman, pasangan Sumadi Sugondo-Siti Sukesi menang. Tetapi di TPS 09 yang notabene juga merupakan daerah tempat tinggal Calon Bupati Yogo Dwi Jaya

dan Calon Wakil Bupati Siti Sukesi, ternyata perolehan suara keduanya kalah dengan pasangan Calon Bupati JunaediAgung. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar, data porolehan suara di TPS 09 Desa Taman bahwa pasangan Calon Bupati JunaediAgung Wibowo mampu memenangkan kandidat calon bupati lainnya karena memperoleh dukungan suara sebanyak 135 suara. Sementara pasangan Sumadi Sugondo-Siti Sukesi hanya mem-

peroleh dukuangan suara 128 suara. Sedangkan Dr Kun-Endang Purwanti hanya memperoleh suara 68 suara dan Yugo Dwi Jaya SHSri Hartati memperoleh 22 suara. Adapun jumlah suara rusak sebanyak 21, dan jumlah DPT sebanyak 540 pemilih. “Kejadian di TPS 09 Desa Taman ini sangat menarik karena kemengannya ada pada JunaediAgung. Padahal di lingkungan TPS tersebut ada calon bupati dan wakil bupati,” kata seorang warga, kemarin.

Meskipun secara keseluruhan perolehan suara Junaedi-Agung harus mengakui kekalahan, karena hampir seluruh TPS yang ada dimenangkan oleh pasangan Sumadi Sugondo-Siti Sukesi dengan kemenangan cukup telak. Namun, hal yang menarik karena kedua kandidat calon bupati dan wakil bupati yang berdomisili di lingkungan TPS 09 itu ternyata tidak cukup pengaruh terhadap lingkungannya,. Hal ini jika melihat pada bukti perolehan suara, yang kalah dengan calon lain.

Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Bojongbata, kemenangan telak ada pada pasangan calon bupati nomor dua. Rata-rata pasangan tersebut menang dengan jumlah selisih suara cukup jauh dengan pasangan calon lainnya. Salah satunya di TPS 03 Kelurahan setempat, Sumadi Sugondo-Siti Sukesi mempu meraih suara mencapai 232 suara sementara Junaedi-Agung hanya 125 suara , Dr Kun-Endang 31 suara dan Yogo-Sri Hartati 3 suara. (mg1)


SELASA, 2 NOVEMBER 2010

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

LUKA MODRIC

Target Terbaru Barca LUKA Modric langsung menjadi pilar utama Tottenham Hotspur sejak digaet dari Dinamo Zagreb dua tahun lalu. Namun, kedatangan Rafael van der Vaart musim ini seolah mereduksi peran Modric. Itu karena keduanya berada di posisi yang sama meski masih bisa dimainkan bersamaan. Situasi itulah yang kini dipantau klub raksasa Spanyol Barcelona. El Barca “sebutan Barcelona” mulai menjajaki kemungkinan mendatangkan bintang timnas Kroasia itu. “Saya tidak heran Luka selalu digoda sejumlah klub raksasa karena dia memang layak mendapatkannya,” kata Zdravko Mamic, agen Modric, kepada Croatiantimes. “Sebelum Barcelona, Luka juga pernah diminati Real Madrid, Chelsea, dan Manchester United,” tambah Mamic. Ketertarikan Barca kepada Modric tak lepas dari sulitnya menggaet playmaker Arsenal Cesc Fabregas. Kegigihan Barca memburu Fabregas selama setahun terakhir selalu terbentur keteguhan hati Arsenal untuk terus mempertahankan bintangnya. (dns)

Tottenham v Inter Milan

RAFAEL BENITEZ

Benitez : Bale Bisa Dihentikan GARETH Bale menjadi momok Inter Milan dini hari nanti. Bagaimana tidak, Bale adalah pencetak tiga gol balasan Spurs - sebutan Tottenham - saat kalah 3-4 di Giuseppe Meazza dua pekan lalu (20/10). Dua gol di antaranya dilesakkannya di masa injury time. Kecepatan dan insting gol Bale praktis bakal menuntut kewaspadaan tinggi para pemain Inter. Jika di kandang lawan Bale berhasil menorehkan hat-trick, bukan ti-

dak mungkin winger 21 tahun asal Wales itu bakal merajalela di White Hart Lane. Tapi, allenatore Inter Rafael Benitez sudah menyiapkan strategi untuk meredam pergerakan Bale. Benitez mengatakan bahwa Bale bukan pemain yang tidak bisa dihentikan. “Bale bisa dihentikan. Kami kebobolan tiga gol karena terlalu rileks setelah unggul 4-0. Kami akan lebih fokus di White Hart Lane, khususnya dengan Bale,” ucap Benitez seperti dilansir Sky Italia. Sekalipun pernah mengecap lima tahun karir di Premier League bersama Liverpool, Benitez tercatat hanya sekali pernah menghadapi Bale. Namun, lanjut Benitez, penampilannya kala itu masih belum sebagus sekarang. Benitez juga telah mempelajari rekaman pertandingan Spurs saat dikalahkan Manchester United 0-2 di Premier League (30/10). Dalam laga itu, Bale tidak berkutik karena bek kanan United yang diisi oleh Rafael Da Silva maupun penggantinya. (dns)

BASTON

Janjikan Pertarungan yang Ketat LISBON - Olympique Lyon berpeluang memastikan tiket ke fase knock-out alias babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Asalkan, mereka dapat meraih tiga angka ketika menantang Benfica di Estadio da Luz (siaran tunda Vision 1 pukul 05.15 WIB). Bahkan, suntikan satu angka sudah bisa meloloskan mereka, tapi pada saat yang sama pesaingnya di grup B, yakni Schalke harus kalah dari Hapoel Tel Aviv. Itu terjadi karena sekarang mereka telah mengemas sembilan poin dari tiga laga. Les Gones (julukan Lyon) unggul tiga poin atas Schalke. Namun, tak akan mudah bagi mereka meraih poin di kandang lawan, meski pada bentrok sebelumnya Lyon melibas Benfica 2-0. Sebab, kini mereka berstatus tamu di Estadio da Luz. Tactician Lyon Claude Puel juga menyakini bakal tersaji pertandingan yang ketat. “Kami butuh kemenangan ini karena saya takut akan laga kami berikutnya melawan Benfica,” ujar Puel, usai kemenangan atas Sochaux di Ligue 1, seperti dikutip Soccernet.

CMYK

Apalagi, ketika melawan Benfica, kemungkinan mereka tak diperkuat Jimmy Briand dan Lisandro Lopez. “Saya memperkirakan akan terjadi laga yang lebih sulit daripada sebelumnya di Stade de Gerland,” ungkap tactician. Lisandro mengalami cedera betis dalam sesi latihan jelang bertarung melawan Benfica. Striker asal Argentina itu terpaksa harus absen selama tiga pekan. Tanpa Lisandro dan Briand, opsi yang dimiliki Puel untuk lini depan Lyon makin menipis. Apalagi, pada musim ini, Lisandro dan Briand menjadi sosok penting dalam tim. Mereka berdua adalah pemain yang paling banyak menyumbang gol di Ligue 1 dengan tiga gol. Mereka juga sama-sama mencetak satu gol di Liga Champions. (ham)

LONDON - Fase grup Liga Champions memasuki momen krusial di matchday keempat. Itu karena sedikitnya enam klub berpeluang mengunci tiket lolos ke fase knockout alias babak 16 besar lebih awal. Salah satunya adalah juara bertahan Inter Milan. Dengan raihan tujuh poin dari tiga laga, Inter hanya butuh sekali kemenangan untuk melenggang ke fase knockout. Kemenangan itu diharapkan bakal menghampiri Nerazzurri “sebutan Inter” saat bertandang ke White Hart Lane, kandang Tottenham Hotspur dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB). Kemenangan atas Spurs “sebutan Tottenham” bahkan bisa mengantarkan Inter merebut predikat juara grup A. Tapi, itu dengan catatan laga Werder Bremen kontra FC Twente berakhir seri. Juara grup tentu lebih menguntungkan karena Inter bisa terhindar lawan berat dalam drawing 16 besar nantinya. Pertanyaannya, mampukah Inter menang di White Hart Lane - Menilik bentrok kedua tim di Giuseppe Meazza dua pekan lalu (20/10), Inter hanya menang tipis 4-3 sekalipun leading empat gol sampai menit ke-35. Spurs tentunya sudah belajar dari pengalaman di pertemuan sebelumnya. “Tottenham Hotspur tampil demam panggung di Italia dan kami berhasil memanfaatkannya. Tapi, mereka tentu sudah berubah. Untuk bisa meraih kemenangan lagi, kami harus bekerja lebih keras. Khususnya karena laga dimainkan di kandang mereka,” ungkap Javier Zanetti, kapten Inter, kepada Inter Channel. “Di pertemuan sebelumnya, kami juga mendapat pelajaran berharga bahwa kami tidak boleh bermain terlalu santai untuk laga di level Liga Champions,” tambah pencetak gol pertama Inter ke gawang Spurs di Giuseppe Meazza itu. Zanetti yang sudah berusia 37 tahun itu, sepertinya, memang harus bekerja lebih keras karena kehilangan partner di sentral lini tengah. Gelandang pekerja Esteban Cambiasso dipastikan absen karena mengalami cedera hamstring saat Inter menang 1-0 atas Genoa di Serie A Italia akhir pekan lalu (29/10). Tidak hanya Cambiasso. Inter minus kiper utama Julio Cesar dengan alasan sama dan di laga yang sama dengan Cambiasso. Alhasil, allenatore Inter Rafael Benitez bakal menurunkan Luca Castellazzi yang baru didatangkan dari Sampdoria di awal musim ini. Berarti, Castellazzzi yang kini berusia 35 tahun itu bakal memainkan laga keduanya di Liga Champions musim ini setelah turun di babak kedua menggantikan Cesar saat Inter menghajar Bremen empat gol tanpa balas di matchday kedua (29/9). Seperti halnya Inter, Spurs juga tidak bisa memainkan kiper utamanya Huerelho Gomes. Gomes bakal menjalani skors seiring kartu merah dalam laga di Giuseppe Meazza. Carlo Cudicini, yang berkebangsaan Italia, akan kembali berdiri di bawah mistar gawang Spurs. “Saya tidak sabar bertemu Inter lagi. Saya akan berusaha tampil lebih baik karena kali ini saya akan memulai laga sejak menit pertama,” kata Cudicini yang memulai karir profesionalnya di seteru sekota Inter, AC Milan, itu di situs resmi klub. Selain absennya Gomes, Rafael van der Vaart kembali melewatkan laga melawan Inter. Jika di pertemuan sebelumnya pemain yang akrab disapa VDV itu absen karena menjalani skors, kali ini karena cedera hamstring. Cedera itu dialami VDV saat Spurs kalah 0-2 dari Manchester United di ajang Premier League (30/ 10). (dns)


ALL SPORTS

12

SELASA 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL

FC KOPENHAGEN V BARCELONA

NANI

KANS BERPESTA LAGI

Berkat Dorongan Mantan Rekan NANI makin meneguhkan dirinya sebagai penerus Cristiano Ronaldo di Manchester United. Bukan hanya karena sama-sama dari Portugal, namun juga lantaran winger berusia 23 tahun itu memiliki kualitas dan gaya bermain mirip Ronaldo. Ya, sejak kepergian Ronaldo ke Real Madrid awal musim lalu, banyak yang berharap Nani bisa menggantikan perannya. Namun, musim lalu Nani belum benar-benar siap. Bahkan, dia sempat merasa tidak betah di Old Trafford, meski akhirnya dia memilih bertahan. Nah, musim ini permainan Nani semakin matang. Produktivitas golnya meningkat, seiring redupnya performa Wayne Rooney. Meningkatnya performa Nani, ternyata juga tak lepas dari bantuan dan dorongan dari Ronaldo. Mantan pemain Sporting Lisbon tersebut mengaku masih sering menjalin komunikasi dengan Ronaldo. Komunikasi itu punya pengaruh besar baginya. “Ronaldo banyak membantu perjalanan karirku. Dia memberikan banyak masukan, ketika saya gabung ke Manchester United. Itu juga dilakukannya

ketika segalanya sulit untuk dilewati,” jelas Nani, kepada Daily Mirror. “Begitu dia pindah ke Real Madrid, dukungannya tetap berlanjut. Ketika kami bertemu di timnas, dia mengatakan performa saya meningkat dan harus mempertahankannya untuk Portugal seperti di United,” lanjutnya. Nani menjelaskan, Ronaldo adalah teman akrab. “Dia mau mendengar kata saya, dan saya juga mendengar apa yang dia mau. Sekalipun sekarang beda klub, tapi kami tetap saling kirim pesan,” kata Nani. Selain Ronaldo, Nani menyebut Ryan Giggs, Paul Scholes, dan Rio Ferdinand sebagai pemain yang memiliki pengaruh besar baginya. “Mereka banyak memberikan masukan. Serta pemahaman agar memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya. “Saya belajar banyak dari mereka. Saya juga mendengar kata-kata bos (Sir Alex Ferguson) dan Giggs. Dari mereka, saya mengetahui lebih banyak tentang permainan ini. Jika saya bermain baik, itu karena kerja keras dan saya sangat menghormati mereka,” lanjutnya. (ham/bas)

Terancam Absen Lawan Mantan Klub JOE Cole menjadi tumbal kemenangan Liverpool atas Bolton Wanderers kemarin. Cole mengalami cedera hamstring pada menit ke-62 sehingga harus ditarik keluar. Sekalipun Liverpool akhirnya menang 1-0, Cole mungkin tidak terlalu bahagia. Ya, gara-gara cederanya kemarin, Cole terancam absen saat Liverpool menjamu Chelsea di Anfield pekan depan (7/11). ?Dia bermasalah dengan hamstring. Kami belum tahu seberapa parah. Kabar baiknya, itu bukan cedera kambuhan sehingga pemulihannya mungkin tidak akan lama,? kata pelatih Liverpool Roy Hodgson. Laga melawan Chelsea tentu sangat sayang dilewatkan Cole mengingat nama gelandang serang 28 tahun itu moncer berkat Chelsea. Cole membela The Blues ? sebutan Chelsea ? selama tujuh tahun sebelum hengkang ke Liverpool di awal musim ini dengan free transfer. Sepanjang musim ini, penam-

JOE COLE

pilan Cole dengan kostum Liverpool masih dalam kategori belum sesuai harapan. Dari 12 laga yang dimainkannya, Cole hanya mampu mengemas satu gol. Hanya, satu gol yang diciptakannya ketika Liverpool mengalahkan Steau Bucharest di ajang Europa League (16/9) itu cukup sensasional karena lahir saat laga baru berjalan 27 detik. “Joe memang masih sulit beradaptasi dengan tim. Tapi, saya berharap Joe (Cole) akan berada di skuad kami saat melawan Chelsea karena pengalamannya membela lawan kami. Tapi, itu juga bergantung kondisi fisiknya nanti,” kata Hodgson. Di saat Cole terancam absen, kabar gembira datang dari Dirk Kuyt dan Glen Johnson. Dua pemain pilar Liverpool itu diprediksi bakal siap main saat menghadapi Chelsea. Kuyt sudah pulih dari cedera engkel, sedangkan Johnson terbebas dari cedera tertarik otot paha. (dns)

KOPENHAGEN - Barcelona bukan hanya punya peluang besar untuk lolos ke fase knock-out Liga Champions melalui laga melawan FC Kopenhagen di Parken Stadium, dini hari nanti. Mereka juga berpeluang berpesta gol (siaran langsung Vision 1 pukul 01.30 WIB). Alasannya, mereka sudah bisa menerjunkan Xavi Hernandez dengan kekuatan terbaiknya. Playmaker berusia 30 tahun itu sudah mulai bermain di laga pekan kesembilan kontra Sevilla sejak mengalami cedera saat melawan Kopenhagen (20/10). Comeback Xavi di lapangan tengah setelah absen dua partai ditandai dengan kemenangan telak lima gol tanpa balas atas Sevilla. Hanya saja, saat melawan Sevilla, dia hanya bermain selama 60 menit dan digantikan Javier Mascherano. “Saya merasa telah berada pada kondisi 100 persen. Saya lebih segar. Saya yakin, saya bisa ambil bagian dalam pertandingan berikutnya tanpa harus merasakan sakit sedikitpun, seperti sebelumnya,” bilang Xavi, seperti dikutip Reuters. Kehadiran Xavi membuat lini tengah Barca makin berbahaya. Mereka memiliki variasi serangan yang lebih dahsyat dengan keberadaan kandidat peraih Ballon d’Or tersebut. Selain itu, di lini belakang, Gabriel Milito juga sudah pulih. Dengan begitu, tinggal winger muda Jeffren dan kiper Jose Manuel Pinto yang absen. Jeffren mengalami cedera pundak dan kiper kedua Barca Pinto terkena sanksi dari UEFA akibat meniru suara peluit wasit saat Barca kontra Kopenhagen lalu. Melihat kondisi itu, Kopenhagen menyadari ambisi mereka untuk bisa menahan Barca tidak akan mudah. Meski di kompetisi lokal mereka sangat dominan. Faktanya, baru 14 laga Liga Denmark berjalan, tapi mereka sudah memimpin 14 poin atas pesaing terdekat. “Para pemain memiliki peluang apabila mereka mau bekerja keras dan tanpa takut melawan Barca hingga akhir pertandingan. Belum banyak yang kami persembahkan musim ini, jadi kami pikir kemenangan adalah hal yang penting,” kata Stale Solbaken, pelatih Kopenhagen. Apalagi, Kopenhagen sudah bisa memainkan Cesar Santin yang absen di laga sebelumnya. Striker asal Brazil itu berharap sudah pulih 100 persen saat melawan Barca. Sebab, dia sangat ingin membalas kekalahan mereka di laga sebelumnya di Nou Camp. Santin adalah andalan utama Kopenhagen dalam menjebol gawang lawan. Dia musim ini telah mengoleksi sepuluh gol di kompetisi domestik. “Saya akan pulih 100 persen dan siap diturunkan,” ungkap Santin yang baru pulih dari cedera engkel. (ham)

Perkiraan Pemain FC KOPENHAGEN (4-4-2) Pemain : 21-Wiland (g); 15-Antonsson, 25-Jorgensen, 17-Wendt, 2Popsech; 6-De Souza, 8-Kvist, 20Vingaard, 10-Gronkjaer; 11-Santin, 14- N’Doye. Pelatih : Stale Solbakken BARCELONA (4-3-3) Pemain : 1-Valdes; 2-Alves, 3Pique, 5-Puyol, 22-Abidal; 6-Xavi, 16Busquets, 8-Iniesta; 10-Messi, 7-Villa, 17-Pedro Pelatih : Josep Guardiola

MESSI Mancini Dimusuhi Pemain City

ADRIAN DENNISFOR/AFP PHOTO

TERJATUH - Pemain Manchester United, Nani saat laga melawan Tottenham Hotspurs.

Perpanjang Kontrak Kiper Blunder HUERELHO Gomes tengah disorot sejumlah media di Inggris saat ini. Gara-garanya karena Gomes dianggap memberikan gol gratisan kepada Manchester United saat Tottenham Hotspur atau Spurs kalah 0-2 akhir pekan lalu (30/ 10). Kebingungan Gomes menerjemahkan aba-aba wasit memudahkan Nani mencetak gol kedua United pada menit ke-84. Dalam 12 laga terakhir Spurs, Gomes juga gagal mempertahankan gawang Spurs dari kebobolan. Kebanyakan gol lahir karena miskomunikasi Gomes dengan rekan setimnya. Termasuk kartu merah yang diterimanya saat kalah 3-4 dari Inter Milan di Giuseppe Meazza (20/10) sehingga kiper kedua Brazil di Piala Dunia 2010 itu absen dini hari nanti. Sekalipun kerap melakukan

blunder, Gomes merupakan pemain penting bagi Spurs. Buktinya adalah sodoran kontrak baru bagi kiper 29 tahun itu. Sebagaimana dilansir The Mirror, Spurs berencana mengikat Gomes hingga 2015. Gomes sudah membela Spurs sejak 2008 setelah didatangkan dari PSV Eindhoven. “Penampilan Gomes terkadang kurang meyakinkan. Tapi, dia adalah penjaga gawang nomor satu di White Hart Lane sehingga manajemen Tottenham berniat mempertahankannya dengan memberikan kontrak baru karena kontrak lamanya habis musim depan,” demikian klaim The Mirror. Di kesempatan terpisah, asisten pelatih kiper Spurs Tony Parks menolak apabila penampilan Gomes disebut

kurang meyakinkan. Parks menyatakan, Gomes menunjukkan peningkatan permainan sejak dirinya diangkat sebagai pelatih kiper Spurs dua tahun lalu. Parks adalah mantan kiper Spurs dekade 1980-an dan pernah menjadi pelatih kiper timnas Inggris. “Anda tidak bisa menilai seorang pemain hanya karena membesar-besarkan kesalahannya saja. Anda lihat bagaimana musim lalu dia berperan penting meloloskan klub ke Liga Champions dengan finis keempat di liga,” kata Parks di situs resmi klub. “Gomes hanya butuh kepercayaan diri dari seluruh elemen klub untuk membuktikan bahwa dia adalah yang terbaik,” imbuh kiper Spurs saat memenangi trofi Piala UEFA 1984 itu. (dns)

MANCHESTER - Konflik internal kembali menimpa Manchester City. Kasusnya masih sama, yakni hubungan tidak harmonis antara pelatih Roberto Mancini dengan anak asuhnya. Namun, konflik kali ini lebih besar karena beredar kabar pemain City meminta Mancini dipecat. Sebagaimana dilansir media-media di Inggris, beberapa pemain City mengatakan bahwa The Citizens “sebutan City” sulit meraih gelar Premier League selama masih ditangani Mancini. “Tim mulai kehilangan spirit karena sudah tidak ada lagi respek kepada pelatih,” kata salah satu sumber di internal City kepada The Sun. “Karena beberapa konflik terjadi di ruang ganti, para pemain mulai menebar mosi tidak percaya dengan meminta agar pelatih segera dipecat,” tambah sumber itu. Mancini memang kerap terlibat cekcok dengan anak asuhnya. Sebut saja dengan dua penyerang City, Carlos Tevez dan Emmanuel Adebayor, masing-masing karena metode latihan dan strategi tim. Joe Hart dan Adam Johnson juga dibikin sewot karena Mancio “sapaan akrab Mancini” melarang mereka mengurangi kebiasaan minum-minum di luar pertandingan. Indikasi mulai hilangnya spirit pemain terlihat saat City secara mengejutkan kalah 1-2 City dari tim papan bawah Wolverhampton Wanderers di Molineux akhir pekan lalu (30/10). Kabarnya, Mancini sempat kehilangan kontrol marahnya di ruang ganti. Belum lagi insiden pertengkaran antara Adebayor dan defender Vincent Kompany di lapangan. Hasil di Molineux adalah kekalahan kedua beruntun City setelah dipermalukan Arsenal

dok.rateg

Mancini

tiga gol tanpa balas (24/10). Alhasil, City pun mulai tercecer dalam persaingan papan atas Premier League. Jika tiga pekan lalu City hanya tertinggal dua poin dengan pimpinan klasemen sementara Chelsea, kini klub sekota Manchester United itu terpaut delapan poin (17-25). Tapi, defender City Kolo Toure membantah apabila Mancini sudah tidak dikehendaki pemain. “Itu tidak benar. Dalam sebuah tim, masalah pasti selalu ada. Yang paling penting adalah bagaimana mengatasi masalah itu,” ungkapnya kepada BBC. “City telah berubah sebagai tim besar sekarang. Wajar apabila semua orang berekspektasi ,” tambahnaya. (dns)

DIJUAL Laptop merk HP baru 1 thn pakai, tangan pertama, 150 GB, processor intel pentium dual core, webcam, wifi, 4 slot USB dll. Harga 4.5 jt.

Hub: 0283-6035991


ALL SPORTS

SELASA 2 NOPEMBER 2010

13

RADAR TEGAL

Catania (0) v Fiorentina (0)

Kontradiktif Persiapan LPI

GAGAL BERSINAR

FLORENCE - Adrian Mutu gagal bersinar dalam comeback-nya bersama Fiorentina setelah sembilan bulan absen lantaran sanksi doping. Striker asal Rumania itu tampil selama 90 menit ketika Fiorentina bermain seri tanpa gol dengan Catania, kemarin dini hari. Bermain di Angelo Massimino, Mutu menemani Alberto Gilardino di lini depan Fiorentina. Dia belum kehilangan sentuhannya. Setidaknya Mutu memiliki tiga peluang emas yang dua di antaranya mampu dihalau Mariano Andujar, kiper Catania. Catania sendiri selaku tuan rumah tampil menjanjikan dan berpeluang me-

mimpin di menit ketiga. Sayang, sepakan keras Giuseppe Mascara masih menerpa mistar gawang Fiorentina. Tuan rumah juga beberapa kali membuat kiper Sebastian Frey kesulitan. Terlepas dari kegagalan para penyerang dalan menyelesaikan peluang, performa

gemilang Frey di bawah mistar gawang Fiorentina dan Andujar di bawah mistar gawang Catania berpengaruh besar. Mereka tiga kali membuat penyelamatan gemilang. Meski gagal membawa kemenangan bagi Fiorentina dalam comeback-nya, tapi tactician Fiorentina Sinisa Mihajlovic tetap memuji performa Mutu. Alasannya, karena sudah lama mantan pemain Juventus dan Chelsea tersebut absen dari lapangan hijau. “Kembalinya Mutu sangat penting. Dia bermain cukup baik. Kami menyadari bahwa Mutu belum mampu bermain 90 menit, tapi karakternya sangat kami butuhkan di lapangan hijau,” ungkap Mihajlovic, seperti dikutip Sky Sport Italia. “Dia memiliki kemampuan untuk mengubah hasil perta n -

dingan dan dia bisa menentukan bagaimana tim ini bermain. Dia melakukannya dengan bagus, tapi kami bisa bermain lebih baik lagi dalam membangun serangan,” terang Mihajlovic. Pelatih asal Serbia itu menilai, meski gagal menang, mereka berhasil pulang dengan membawa satu angka. Mereka bermain bagus di lini belakang dan kurang tajam di depan. Lagipula, Mutu baru bermain setelah sembilan bulan absen. Selain itu, dua pemain andalan lainnya Mario Santana dan Riccardo Montolivo juga tidak berada dalam kondisi terbaik. “Santana baru bermain tiga pekan terakhir dan Motolivo baru pulih dari cedera engkel,” ujar mantan pelatih Catania itu. Hanya membawa pulang satu angka tidak banyak membantu La Viola (julukan Fiorentina) untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Serie A Liga Italia. Hingga saat ini, mereka masih terpuruk di posisi ke-15 dengan sembilan poin. (ham)

Mutu

Siapkan Peredam Serangan Balik MALANG KOTA - Mental tanding pemain Arema bakal berlipat saat menjamu Pelita Jaya di Stadion Kanjuruhan besok sore. Ini seiring dengan kemenangan meyakinkan tim berjuluk Singo Edan atas Semen Padang dengan skor 3-1. Hanya saja, head coach Arema Miroslav Janu meminta kepada pemainnya tidak jemawa ketika menghadapi tim berjuluk Pendekar Gunung Parang itu. Sebab anak didik Jajang Nurjaman itu juga merupakan tim yang sulit ditaklukkan. Hal ini berkaca ketika Pelita Jaya berhasil menahan imbang Persema dengan skor 2-2 di Stadion Gajayana (31/10). Padahal di pertandingan tersebut, tim Laskar Ken Arok (julukan Persema) sudah leading 2-0 hingga pada menit 78. Tapi faktanya pada sepuluh menit terakhir, pemain Pelita Jaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua gol Pelita tersebut dicetak Walter Brizuela Benitez pada menit 79 dan Abdul Rachman (82). Menariknya dua gol tersebut dicetak dalam rentang waktu empat menit. Dan semuanya tercipta melalui proses serangan balik yang dilakukan pemain Pelita Jaya. Belajar dari kelengahan Persema saat menjamu Pe-

lita itu, Janu meminta pemainnya mewaspadai serangan balik (counter attack) Pelita Jaya. Sebab serangan balik Pelita Jaya ini sangat cepat dan efektif. Lini belakang tim berlogo kepala singa nantinya tidak boleh lengah. Sebab

Janu

pemain Pelita seperti Ardan Aras, Benitez, dan Ramirez dikenal merupakan pemain yang memiliki kecepatan. Sehingga mereka akan sangat membahayakan gawang Arema. Sedikit kelengahan yang dilakukan pemain belakang Arema bisa berakibat fatal. Tak hanya itu, Janu juga meminta kepada pemainnya agar berkonsentrasi selama 2x45 menit. Mengingat tim lawan memiliki spirit yang tinggi di sepanjang pertandingan. Buktinya, meski tertinggal 0-2 dari Persema, pemain Pelita Jaya tidak kenal lelah untuk berusaha membalas. Dan hasilnya mereka ternyata mampu menyamakan kedudukan. “Jadi pemain kami harus bermain menekan selama pertandingan,” kata Janu. Menyerang sejak menit awal dinilai Janu cukup efektif. Terbukti Arema mampu mencetak gol cepat dalam dua laga. Yakni saat menjamu Persibo (17/ 10) dan Semen Padang (31/10). Gol cepat Arema lawan Persibo disarangkan Chemelo Roman pada detik 53, sedang gol ke gawang Semen Padang oleh Dendi Santoso detik 84. Strategi menekan sejak menit awal inilah nantinya yang akan diterapkan Alam Shah dan kawan-kawan. Ini untuk menutup kesempatan Pelita Jaya melakukan serangan balik. (gus/abm)

Poles Skill untuk Maksimalkan Lini Depan

Jaya Hartono KEDIRI- Lini depan Persik Kediri dalam sorotan. Ini setelah tim asuhan Jaya Hartono tersebut tumbang 0-3 dari Persiku Kudus dalam laga uji coba di Kudus pada 31 Mei lalu. Padahal, di lini depan Persik terdapat penyerang pengalaman asal Argentina Adrian Trinidad. Sayang, kehadiran mantan pemain Persipura Jayapura, Persema Malang, dan Persiba Balikpapan tersebut seakan tak ada arti. Sebenarnya, kondisi belum maksimalnya para ujung tombak Macan Putih, julukan

CMYK

Persik, tersebut sudah diantisipasi oleh Jaya sebelum berangkat uji coba. Saat itu, dia merasa kurang puas dengan performa para tukang gedornya. “Butuh polesan lagi untuk bisa lebih maksimal,” kata Jaya kepada Radar Kediri (Jawa Pos Group). Salah satu kekurangan yang dimiliki para pemain belakangnya, sebut Jaya adalah skill individu. “Skill harus ditambah agar finishing bisa lebih bagus dan tidak banyak membuang peluang,” kata pelatih kelahiran 1963 tersebut.

Meski demikian, Jaya cukup memahami kondisi itu. Alasannya, dia melihat para pemainnya memang belum memiliki jam terbang yang sangat tinggi. “Para pemainnya masih mudamuda. Belum kenyang pengalaman bagaimana menghadpai bola dan lawan di kotak penalti,” sebut mantan asisten pelatih tim nasional Indonesia tersebut. Imbasnya, sering kali peluang yang banyak tercipta tak bisa berbuah gol. Di luar faktor yang mengurangi performa Persik seperti jadwal uji coba

yang padat sehingga recovery kurang maksimal, tampak bahwa lini depan Macan Putih belum bisa banyak bicara. Mereka gagal membuat satu gol pun. Padahal, di laga sebelumnya Persik bisa mencetak dua gol saat bertamu ke kandang PSS Sleman. Satu-satunya cara untuk mempertajam lini depan Persik tersebut, menurut Jaya, adalah dengan meningkatkan jam terbang para pemain. Selain dengan uji coba juga dengan latihan finishing yang lebih maksimal saat latihan. (jie/jpnn)

KICKOFF turnamen pra musim Liga Primer Indonesia (LPI) memang belum diumumkan pada media. Tim perumus LPI hanya memberikan gambaran pelaksanaan even itu di akhir November ini. Ketidak pastian itu juga diikuti oleh sejumlah persiapan yang belum tampak. Di antaranya, sosialisasi kepada suporter klub peserta LPI, pembagian grup, maupun persiapan lainnya. Arya Abhieseka general manajer LPI bidang liga menyatakan bahwa pihaknya sudah memiliki gambaran diadakannya turnamen. “Tapi untuk saat ini kami belum bisa mempublikasikannya,” terang Arya. Di sisi lain, suporter sejumlah tim juga belum mendapatkan pemahaman cukup terkait LPI. Padahal, klub seperti Arema, Persibo, Persema, sejak jauh hari dinyatakan mengikuti LPI. Kondisi tersebut cukup kontradiktif dengan rencana pem-

Saleh Ismail Mukadar

bukaan LPI yang dijadwalkan (10/11) di Gelora 10 Nopember mendatang. Dalam agenda tersebut, pihak LPI menyatakan akan mendatangkan 18 pemain Belanda keturunan Indonesia yang akan diadu dengan Persebaya Plus. Para pemain yang diundang itu, rata-rata dari kasta kedua dan ketiga Liga

Belanda. Ketua Pengcab PSSI Surabaya Saleh Ismail Mukadar menyatakan bahwa para pemain tersebut memungkinkan untuk diikat sebagai pemain asing tim peserta LPI. Bahkan, Saleh juga berencana membuka polling untuk mengetahui minat para suporter terhadap legiun asing yang akan direkrut Persebaya. Soal pemain asing, kali ini Saleh memang tampak antusias. Maklum, biaya untuk pemain asing di LPI direncanakan berada di luar injeksi yang diberikan klub. “Biaya untuk pemain asing akan ditanggung oleh penyelenggara LPI, sedangkan dana injeksi pada tim tidak terganggu oleh kepentingan pemain asing tersebut,” terangnya. Pada laga yang bertepatan dengan Hari Pahlawan tersebut, para pemain asal belanda akan berhadapan dengan Persebaya Plus. (uan)

Berharap Susul Jejak Persisam-Persela JAYAPURA - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) terus menata diri dalam melakoni tur Papua ini. Setelah gagal meraih poin di kandang Persipura Jayapura pada Minggu (31/10) lalu, kini The Lobster, julukan Deltras, mengatur strategi untuk menghadapi tuan rumah Persiwa Wamena Rabu (3/11) mendatang. Jelang pertemuan dengan Laskar Ba-

dai Pegunungan, julukan Persiwa, penggawa Deltras dituntut kondisi fisik yang prima. Apalagi kondisi Stadion Pendidikan di Wamena terletak di dataran tinggi. Tentunya hal tersebut berpengaruh terhadap kandungan oksigen di udara sekitar stadion. Nah, pelatih Deltras Mustaqim menyadari betul faktor tersebut. Karena itu, hanya pemain yang siap seratus persenlah yang bakal dijadikan starter oleh mantan penyerang timnas Indonesia tersebut.”Kami tak mau main-main kali ini. Target meraih poin wajib hukumnya,” ucap Mustaqim kemarin (1/ 11). Dan demi mengamankan kondisi fisik Danilo Fernando dkk untuk Rabu (3/11) mendatang, maka Mustaqim mengistirahatkan secara total pasukannya kemarin. Apalagi jeda istirahat dalam laga di Papua ini hanya satu hari saja. “Kalau jadwal ini tak disiasati secara cermat, maka jebollah fisik anak-anak,” kata Mustaqim. Rencananya dalam kesempatan uji coba lapangan hari ini, mantan pemain Persebaya Surabaya itu juga tak menggeber latihan fisik yang berlebihan. Pemantapan teknik serta materi jogging bakal menjadi menu utama tim runner up Divisi Utama musim lalu itu. Di sisi lain, soal strategi yang bakal diturunkan Mustaqim dalam laga melawan Persiwa kemungkinan tetap sama seperti yang ditunjukkan ketika bertemu Persipura. Yakni menumpuk pemain di sektor tengah sampai lima orang. Formasi tersebut nyaris membuahkan hasil ketika Deltras mampu menahan imbang tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, hingga menit ke-80. Hal lain yang meyakinkan Mustaqim untuk bisa mencuri poin adalah performa Persiwa tak sebagus musim lalu. Bahkan dalam laga melawan Persela Lamongan Minggu (31/10) lalu di Stadion Mandala, Yesaya Desnam dkk bisa ditahan dengan skor kacamata oleh Charis Yulianto dkk. (dra)

Danilo

Fernando

RAHASIA MENYENANGKAN ISTRI


JATENG

SELASA 2 NOVEMBER 2010

17

RADAR TEGAL

WONOGIRI DitelponPresiden,BibitHentikanSambutan WONOGIRI - Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri terpilih Danar Rahmanto dan Yuli Handoko kemarin (1/11) resmi dilantik. Acara pelantikan tersebut sempat terhenti sesaat lantaran Presiden SBY tiba-tiba menelpon Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Saat itu, Bibit belum lama berada di atas podium untuk memberikan sambutan. ’’Mohon maaf, Pak Presiden menelpon,” kata Bibit Waluyo di atas podium. Lantas, dia turun dari podium dan menerima telepon dari tangan ajudan. Setelah itu, dia ke belakang panggung untuk berbicara dengan SBY via telepon. Tidak diketahui apa materi pembicaraan antara presiden dan Bibit. Namun, Bibit berada di balik panggung untuk berbicara dengan SBY cukup lama. Selama itu, beberapa kali mantan Panglima Kodam IV/Diponegoro itu mengucapkan kata ya dan siap. ’’Ya, Pak. Njih, Pak. Siap, Pak,” kata Bibit dengan mimik serius. Setelah menutup teleponnya, Bibit kembali ke atas podium. Seperti biasa, Bibit mewarnai sambutanya dengan beragam joke segar. ’’Maaf, tadi yang nelpon yang punya negara. Jadi tidak bisa ditunda. Kalau dari yang lain, bisa saya tunda untuk acara ini (pelantikan, Red). Karena yang nelpon presiden, jadi acara ini yang saya tunda,” kata Bibit disambut tawa seribuan tamu undangan. Joke Bibit tidak berhenti di situ. Dia kembali memancing tawa dengan mengucap kata tekan ngendi ki mau saat membaca sambutan tertulisnya. Setelah itu, dia memberikan petuah-petuah serius kepada bupati dan wakil bupati yang dalam pilkada lalu diusung PAN, PPP, dan Partai Gerindra itu. ’’Dadi pimpinan ki ora gampang. Meski Anda masih muda dari sisi usia, Anda harus prigel nyambut gawe. Awas nek ra gelem nyambut gawe tenanan,” tandas Bibit yang lagi-lagi disambut tawa para tamu undangan. Bupati dan wakil bupati, lanjut Bibit, bukan merupakan pangereh praja. Tapi, bupati dan wakil bupati merupakan pamong praja. Sebagai pamong, menurut dia, bupati dan wakil bupati harus bisa ngemong semuanya. Bibit mengatakan Danar Rahmanto dan Yuli Handoko harus segera membuktikan janji-janjinya saat kampanye dulu. Yakni, mensejahterakan rakyat sebagai tugas utama bupati dan wakil bupati Wonogiri. (aw)

PEKALONGAN

WAHYU HIDAYAT/RADAR PEKALONGAN

TEATRIKAL - Penutupan PBN 2010 pada Sabtu (30/10) malam dimeriahkan dengan aksi teatrikal, yang menggambarkan punggawa kerajaan tengah membawa peti berupa hasil lomba desain logo dan souvenir PBI 2011.

KotaBatikDiusulkanJadiTujuanWisata PEKALONGAN - Dengan telah suksesnya penyelenggaraan Pekan Batik Nusantara 2010 pada 26 Oktober hingga 30 Oktober, Kota Pekalongan diusulkan kepada Kementerian Pariwisata dan Budaya, menjadi salah satu tempat tujuan wisata dalam program Visit Indonesia Years mendatang. Karena, Kota Pekalongan telah berhasil menunjukkan dirinya sebagai pusat batik dunia. Demikian disampaikan Walikota Pekalongan dr HM. Basyir Ahmad, dalam sambutannya pada acara penutupan Pekan Batik Nusantara (PBN) 2010 di Lapangan Jetayu Sabtu (30/10) malam. ’’Kegiatan seperti ini menjawab apa yang ditetapkan Unesco sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia, dan bahwa batik memang milik bangsa Indonesia, karena disini selain batik sebagai budaya, namun juga mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakatnya, dan pendidikan tentang batik juga telah kita lestarikan. Jawaban inilah yang telah kita lakukan,” katanya. Basyir menambahkan, kegiatan Pekan Batik direncanakan diselenggarakan tiap tahun. ’’Jika tahun genap, kita selenggarakan PBN, dan tahun ganjil kita selenggarakan PBI,” terangnya. Kegiatan seperti itu semakin diperkuat, dengan kegiatan berupa pelestarian batik melalui kurikulum batik di sekolah-sekolah di Kota Pekalongan. Rangkaian kegiatan telah menyemarakkan PBN 2010. Seperti yang dilaporkan oleh Sekda Kota Pekalongan Dwi Arie Putranto selaku ketua penyelenggara. Disebutkannya, sebanyak 29 kabupaten/kota di 12 provinsi di seluruh Indonesia, dengan stand batik sebanyak 108 stand. Selain itu, sebelumnya juga telah diselenggarakan great sale multi produk di kawasan Jetayu. (ap3)

ADITYO DWI/RADAR SEMARANG

RICUH - Simulasi penanganan unjuk rasa digelar Polda Jateng di Depo Pertamina kemarin (1/11).

’Demo’ di Depo Pertamina Berlangsung Ricuh SEMARANG – Sekelompok massa berdemo di Depo Pertamina, Jalan Pengapon, Semarang, menuntut penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kembalikan minyak bersubsidi kemarin (1/11). Awalnya, unjuk rasa ratusan warga sekitar pukul 11.00 WIB berlangsung tertib. Namun, karena terprovokasi orasi seorang pendemo, massa berusaha merangsek masuk ke dalam depo Pertamina.

Puluhan polisi yang berjaga di depan pintu gerbang, berusaha menahan dan menetralisir suasana. Namun massa semakin memanas, hingga terjadi aksi saling dorong. Petugas selanjutnya menurunkan beberapa anjing pelacak untuk mengantisipasi tindakan anarkis. Massa pun kocar-kacir. Tak lama kemudian, pengunjuk rasa kembali menghimpun kekuatan. Mereka bertindak semakin anarkis. Mereka melempari

petugas dengan balok- balok potongan kayu, batu, pecahan botol air, dan membakar ban. Pengunjuk rasa berusaha dibubarkan Polisi dengan semburan air dari water canon. Massa belum menyerah. Potongan batu dan kayu dilemparkan ke arah petugas. Petugas bertindak tegas. Provokator ditangkap dan massa berhasil dikendalikan. QUICK WINS Aksi unjuk rasa tersebut bu-

Mantan Kadisdik Terancam Dibui Kasasi Beasiswa Fiktif Ditolak SEMARANG - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Semarang Sudjoko harus menghadapi satu tahun hukuman penjara. Sebab, Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi kasus dugaan beasiswa fiktif Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2003. Selain itu, Sudjoko juga harus membayar denda Rp 50 juta dan uang pengganti sebanyak Rp 253.313.000. Vonis kasasi tertanggal 3 November 2008, diputuskan oleh Hakim Agung Dirwoto SH (Ketua Majelis Kasasi) yang dibantu Anggota I Made Tara SH dan M. Hatta Ali SH. Juni 2010 lalu, Pengadilan Negeri (PN) Semarang telah menerima putusan tersebut. Namun hingga kini terdakwa belum dieksekusi. Sebab, putusan belum diteruskan ke kejak-

saan yang berwenang. ’’Sedang tahap pemeriksaan administrasi dan pemberkasan,” jelas Humas Pengadilan Negeri (PN) Semarang Sugeng Hiyanto kemarin (1/11). Sudjoko tak sendiri. Dalam perkara tersebut, ada tiga terdakwa lain. Yakni, mantan Wakil Kepala Dinas Pendidikan Heru Supriyono, mantan Wakil Bendahara DPC PDIP Kota Semarang Yulius Basiwantoro BA, dan mantan Wakil Sekretaris DPC PDIP Untung Sujono. Kasus ini berawal dari pengucuran anggaran program ’Sekolah Gratis’ pada pos bantuan beasiswa APBD 2003 Kota Semarang senilai Rp 20 miliar. Dalam pelaksanaannya, sebagian dana dikucurkan melalui partai politik. Salah satunya, DPC PDIP Kota Semarang yang mendapatkan ’restu’ berupa memo dari Walikota Semarang (saat itu) Sukawi Sutarip. PDIP mendapat jatah untuk mengucurkan dana 5 persen dari total dana atau sebanyak

Rp 1.227.480.000. Namun, setelah selesai, ternyata laporan pertanggungjawabannya tak sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Selain itu, penyaluran melalui parpol juga tidak sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2003 tentang Perubahan APBD 2003, juga tak sesuai SK Kepala Dinas Pendidikan Semarang No. 900 Tahun 0507 tertanggal 24 Maret 2003 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Beasiswa Walikota. Penyimpangan pun terkuak setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan IV Jateng-DIJ pada 13-16 Agustus 2004 menemukan adanya beasiswa fiktif senilai Rp 1,227 miliar. Sugeng menambahkan, pihaknya akan mengirimkan salinan amar putusan kasasi ke pihak terdakwa dan Kejari Semarang. Terdakwa kasus ini menyatakan akan melayangkan permohonan Peninjauan Kembali (PK), sekaligus penangguhan eksekusi. (eka/jpnn/isk)

kanlah kondisi sebenarnya. Aksi tersebut hanyalah bagian dari skenario simulasi yang digelar Polda Jawa Tengah (Jateng). Polda Jateng saat ini memang semakin intens menggelar simulasi penanganan unjuk rasa yang berujung anarkis. Simulasi yang digelar Samapta Polda Jateng melibatkan sedikitnya 180 personel dengan kelengkapan khusus. Simulasi untuk mengantisipasi pengunjuk rasa yang berlaku anarkis,

khususnya di wilayah Kota Semarang. Wakil Direktur Samapta Polda Jateng AKBP Aris Kristianto yang turut memperhatikan anggotanya dalam simulasi tersebut mengatakan, simulasi dilakukan dalam rangka menjalankan quick wins yang dicanangkan kapolri. Simulasi digelar di Depo Pertamina karena Pertamina merupakan salah satu objek vital dan perlu dijaga keamanannya. (mg9/isk)

Rob Rusak Jalan Desa WONOKERTO - Jalan desa di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, rusak parah. Itu terjadi akibat genangan rob yang terjadi hampir setiap hari. Informasi yang berhasil dihimpun Radar, beberapa waktu lalu wilayah Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, hampir tiap hari digenangi banjir rob. Terutama di wilayah bagian utara, atau di perkampungan nelayan yang dekat dengan laut. Selain menggenangi perkampungan, hingga masuk ke dalam rumah warga. Air rob juga menggenangi jalan desa yang tiap hari dilintasi warga. Akibatnya, jalan pedesaan itu mulai rusak. Aspalnya mengelupas dan rusa jalan menjadi berlubang. Bahkan, di beberapa ruas jalan, sekitar beberapa meter semua badan jalan terkelupas aspalnya. Aspal yang seharusnya membuat jalan menjadi mulus, diganti dengan batu kerikil berukuran besar dan kecil. Salah satu warga desa yang ditemui Radar Sukamto (38) mengungkapkan, kerusakan jalan desa sudah cukup lama terjadi. Pasalnya, menurut Sukamto, hampir tiap hari di wilayah Desa Wonokerto Kulon dan sekitarnya digenangi

banjir rob. ’’Sudah cukup lama rusaknya, nggak tahu mau diperbaiki atau nggak,” ujarnya. Sukamto juga mengatakan, akibat kerusakan jalan tersebut kegiatan warga terutama yang berprofesi sebagai nelayan cukup terganggu. Dikarenakan, saat mengangkut berbagai peralatan melaut yang cukup berat menjadi sulit, setelah jalan desa rusak. Selain itu, jika banjir rob menggenangi, banyak nelayan, termasuk dirinya tidak melaut. ’’Lebih baik ngurusi rumah daripada melaut mas saat ada rob. Rumah saya ini meskipun kecil, tapi sudah puluhan tahun berdiri. Saya takut, sering digenangi rob nanti keropos dan bisa ambruk,” imbuhnya. Sementara itu, Kabid Bina Marga DPU Kabupaten Pekalongan Marbun menuturkan, pihaknya sudah mengetahui terkait berbagai kerusakan di daerah rawan rob, salah satunya jalan. Marbun menambahkan, pihaknya tiap tahun selalu mengagendakan perbaikan sarana prasarana disana, yang tentu saja berkoordinasi dengan berbagai pihak juga. ’’Di daerah rawan rob, memang fasilitas jalan mudan dan sering rusak. Untuk rehabilitasinya, kami sudah mengagendakannya,” ucapnya. (fin)

Lebih dekat dengan Prof Dr Ir Sahala Hutabarat MSc

Kuasai Ilmu Langka, Kritik Detektor Tsunami yang Minim Bidang ilmu yang dimiliki Prof Dr Ir Sahala Hutabarat MSc belum banyak dikuasai orang. Padahal, bidang Oseanografi yang ditekuninya terkait kelautan secara luas. Termasuk, geologi di dalam laut yang erat kaitannya dengan gempa dan tsunami. Seperti apa? LAPORAN: RICKY FITRIYANTO GURU besar Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, ini mengkritik kurangnya antisipasi yang dilakukan pemerintah, sehingga tsunami kerap menimbulkan banyak korban. Sahala mengungkap, kondisi

geografis Indonesia yang berupa negara kepulauan, membuat banyak wilayah berada di pesisir. Hal itu membuat ancaman bencana dari laut seperti tsunami cukup besar. Terlebih, negeri ini berada di ring of fire (cincin api). Ironisnya, banyak daerah pesisir yang berisiko, tapi tidak dilengkapi alat deteksi tsunami. ’’Di Mentawai bahkan tidak ada, bukannya tidak berfungsi,” ujar peraih Doctor of Philosophy dari Biology Oseanografi University of Liverpool, Inggris ini. Hal tersebut membuat korban yang jatuh cukup banyak karena masyarakat tak sempat menyelamatkan diri. Suami Meike Tuti Rinawati ini mengatakan, di Indonesia hanya ada sekitar 20 detektor tsunami. Kondisi itu, dianggap tak sebanding dengan luas wilayah pesisir nusantara. ’’Idealnya, di setiap 500 kilo-

meter, ada detektornya. Masa’ di Aceh, Nias, dan Mentawai hanya ada 2-3 saja,” katanya saat ditemui di rumahnya, Jalan Srondol Asri, Semarang. Permasalahan dana selama ini masih menjadi kendala dari sedikitnya detektor tersebut. Ditambah lagi, banyak detektor yang rusak. ’’Di Banyuwangi bahkan hilang terkena gelombang. Ada juga yang dicuri,” ujar mantan kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan ini. Menurut pria yang pernah kursus Coastal Area Management Education in the ASEAN Region di Singapura ini, posisi Indonesia yang merupakan daerah bencana, sebenarnya tak perlu ditakuti, asal dilakukan antisipasi yang tepat. ’’Buktinya, Jepang juga nega-

ra yang rawan bencana tektonik, tapi masyarakatnya tidak takut,” kata peraih penghargaan Satya Lancana Karya Satya 30 tahun dari Presiden SBY ini. Menurut dia, butuh sosialisasi yang tepat kepada masyarakat agar menyadari bahwa wilayahnya merupakan daerah bencana. ’’Ini dapat dilakukan dengan memasukkannya ke kurikulum sosial, mengajak masyarakat merawat daerah pantai, dan membuat rumah yang tahan gempa,” ujar dia. Selain itu, sosialisasi juga harus dilakukan oleh tokoh yang berkompeten seperti tokoh masyarakat setempat. Dia menambahkan, tsunami terjadi karena gerakan lempengan bumi di dasar laut. Gerakan tersebut bisa mengakibatkan tumbukan tektonik vertikal yang efeknya lebih dahsyat

daripada tumbukan horizontal. Patahan bumi yang berisiko, menimbulkan gempa dan tsunami sendiri berada di laut China Selatan yang berbatasan langsung dengan Sumatra. Lempengan bumi tersebut dipastikan akan terus bergerak. Namun waktunya sulit diramalkan. Sahala juga berpendapat, harus ada aturan yang membatasi pembangunan rumah di tepi pantai, utamanya di daerah yang potensi bencananya besar. ’’Harus ada aturan, pembangunan rumah setidaknya berjarak 100 meter dari pantai seperti aturan tidak boleh membangun rumah di pinggir rel kereta api itu,” kata peraih International Human Rights Golden Awards dari Yayasan Prestasi Anak Bangsa, PBB, dan International Labour Organization (ILO) tersebut.

Menurut dia, permasalahan menjadi semakin rumit lantaran daerah pesisir tidak hanya menjadi urusan satu departemen saja. Setidaknya ada Kementerian yang mengurusi daerah tersebut. Di antaranya, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga Hankam. Dia mengkritik langkah antisipasi terhadap bencana yang lamban. DPR RI, lanjutnya, seharusnya tidak pergi keluar negeri untuk belajar etika dan pramuka. ’’Lebih baik mempelajari cara antisipasi dan penanganan bencana dari luar negeri, sehingga mereka bisa memberi masukan pemerintah,” ujarnya. Sahala mengaku, dia tertarik belajar Oseanografi karena ilmu

tersebut sangat spesifik dan bermakna luas. Menurut dia, tidak banyak orang tertarik belajar Oseanografi karena prospeknya dianggap tidak bagus. ’’Dalam pikiran mereka, belajar tentang laut mau buat apa? Orang baru tertarik belajar ilmu ini selama 20 tahun belakangan,” ungkapnya. (*/isk)


CMYK

18

SELASA, 2 NOVEMBER 2010

RADAR TEGAL MUNGKIN nggak sih pelajar mengenakan aksesoris maupun make up yang berlebihan? Kalo jalan-jalan ke mall sih mungkin tapi kalo ke sekolah? Selama mereka yang menjalani merasa enjoy dan nggak masalah tentu nggak jadi soal. Tapi, buat beberapa siswa, tampilan yang berlebih, terutama saat datang ke sekolah bukan sesuatu yang biasa. Selain jadi tampil beda,

Apakah kamu tahu maksud dari etalase berjalan ? Tahu Lumayan tahu Nggak penting

NADHIRA KRIS ANNISA

Si Cantik yang Jago Ngedrum NADHIRA Kris Annisa bukan cuma cantik. Cewek yang masih duduk di bangku SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal kelas X.8 ini juga jago ngedrum. Dia pun mengaku menyukai seni musik. Putri pasangan Drs Dwi Sasono dan Esty Siswati yang merupakan pemilik radio Gemilang FM Brebes ini memang berbakat di dunia itu. Tak heran bila orang tuanya mengaku bangga dengan prestasi anaknya selama ini. Nadhira tercatat beberapa kali memenangkan lomba diantaranya The Best Drummer, dalam Festival Band Pelajar di SMK Muhammadiyah, Juara I Festival Band di SMK Islamiyah, Juara I Festival Band di SMK Diponegoro, Juara II Festival Band Pelajar dan The Best Drummer di SMK Negeri 2 Slawi, dan Juara II Festival Band Pelajar di SMA Negeri 4 Kota Tegal. Selain itu, Juara III dalam Festival Band Pelajar dan The Best Drummer dalam even yang diadakan UPS Tegal di Randusanga, Brebes serta masuk 10 besar bersama bandnya di tingkat propinsi. Nggak hanya itu, Dhira, begitu dia biasa disapa sekarang sering mengisi acara bersama bandnya. Termasuk saat konser Zigaz di Kota Tegal beberapa waktu lalu. Saat ditemui di Jalan Ir Hj Juanda No.50 Desa Pakembaran Slawi, Dhira mengungkapkan kalo dirinya sudah sejak kelas empat SD mengikuti les musik privat, dan kelas lima SD sampai sekarang privat di sekolah musik Purwacaraka yang berada di Kota Tegal. “Terus terang aku terobsesi dengan saudaraku yang juga mahir musik,” cerita cewek kelahiran Jakarta, 25 Mei 1995 ini. (anggi)

Merindu Lagi Yovie & Nuno [intro] D Em A D Bm sejak saat pertama melihat senyumannya Em A D jantung berdebar-debar inikah pertanda Em A D Bm namun ternyata salah harapanku pun musnah Em A D sejak aku melihat kau selalu dengannya [chorus] G A F#m Bm Tuhan tolong aku ingin dirinya G A D rindu padanya, memikirkannya G A F#m B namun mengapa saat jatuh cinta E A D sayang sayang dia ada yang punya Em A D B mungkin ku harus pergi untuk melupakannya Em A D dalam hati berkata takkan sanggup pergi [chorus] G A F#m Bm Tuhan tolong aku ingin dirinya G A D rindu padanya, memikirkannya G A F#m B namun mengapa saat jatuh cinta E A D sayang sayang dia ada yang punya G A D Bm tlah ku coba menghapus bayang-bayang indah G A B tetapi selalu aku merindu lagi owwww

35,7% 42,8% 21,5%

tampilan seperti itu kerap dianggap norak. Tak jarang beberapa pelakunya kerap jadi omongan dan dipandang sebagai etalase berjalan. Istilah itu tentu bukan dalam makna sebenarnya. Etalase berjalan disematkan buat mereka yang berani tampil dengan dandanan super mencolok lengkap dengan aksesorisnya. Dan nggak hanya cewek saja yang menyandang predikat ini. Cowok yang berlebihan dalam penampilan juga tidak bisa lari dari sebutan ini. Seperti hasil survei yang dilakukan Tim Xpresi. Beberapa ResponX sempat mengomentari beberapa gaya teman mereka yang kerap men-

Seperti apa gaya teman kamu yang dianggap si etalase berjalan ? Rame pernak-pernik yang mencolok 28,6% Penampilannya norak 35,7% Make up berlebihan 35,7%

jadi bahan pembicaraan dari ujung gerbang sekolah sampai kantin belakang. Mereka membicarakan sosok yang rame dengan pernak-pernik yang super heboh dan mencolok. Pilihan jawaban itu dipilih 28,6 persen ResponX. Sementara jawaban etalase berjalan identik dengan penampilan norak diambil 35,7 persen lainnya. Sementara make up berlebih mendapat prosentase yang sama. “Nggak suka aja sama yang norak, lebay banget,” ungkap Jamilah, pelajar asal SMA Negeri 3 Kota Tegal. Meski terlihat nyaman bagi pelaku etalase berjalan, namun sebagian ResponX mengatakan jika hal itu bisa jadi bahan becandaan buat teman-teman di sekolah. Terlebih soal penampilan, sekolah sudah punya aturannya sendiri. Sekolah kerap melarang siswa-siswinya

Dimana biasanya kamu menemukan sosok yang dianggapetalaseberjalan ? Mall Sekolah

85,7% 14,3%

Dianggap Etalase

BERJALAN Karena Pake Aksesoris Berlebihan

menggunakan aksesoris, perhiasan, maupun make up berlebih. “Nggak bagus, sudah ada juga dalam Al Quran, Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang berlebihan,” tambah Novita Dwi Kurniasih, siswi kelas XI NS IPA 3 asal SMA Negeri 1 Slawi yang mengaku tak suka dengan dandanan berlebihan. Tim Xpresi mencoba mengutip

Menurut kamu apa alasannya berpenampilan yang berlebihan ? Alay (anak lebay) Pengin tampil beda

64,3% 35,7%

beberapa alasan dari para pelajar yang kerap menjadi pemandangan karena jadi etalase berjalan di sekolah. Beberapa diantara mere-

ka sengaja tampil seperti itu agar terlebih berbeda dari yang lain. Ini seperti diakui 35,7 persen diantara mereka. Namun karena dandanan seperti itu pula, 64,3 persen ResponX tak hanya menyematkan julukan etalase berjalan saja. Pelakunya juga dianggap anak alay. “Kalo buat aku sie biasa saja, karena toh mereka yang menjalani

Apa ciri - ciri buat seseorang yang mendapat sebutan etalase berjalan ? Make up berlebihan dan aksesoris mencolok 78,6% Super ribet 21,4%

juga,” tukas Hana Anis Sabilah, pelajar SMK Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal. (tim 2)

berpenampilan BERBICARA tentang penampilan, aksesoris yang dikena2. Sebenarnya berpenampilan sewajarnya tidak akan kan kerap jadi padanan wajib yang nggak boleh ketinggalan. mengurangi nilai maupun kesan cantik dalam diri kita masing Namun penggunaannya tentu nggak boleh berlebihan. Novita – masing, dan peran ibu sangat membantu bagi anaknya Dwi Kurniasih, siswi asal SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal untuk mengenakan busana mencoba mengungkapkan bagaimana berpe3. Biasanya anak yang suka nampilan yang baik. ngumpul satu genk mudah ter“Sesungguhnya orang - orang yang berp e n g a r u h d a l a m b e r p e nam p i lebihan adalah teman setan,” kata pelajar yang duduk di kelas XI IPA 3 ini. Menu- Aktivis Basket SMA Negeri 1 Slawi lan, coba hindari pengaruh seperti ini rutnya tidak baik jika kita mengenakan 4. Jika nggak ingin dikatakan ketinggalan sesuatu dengan berlebihan. Selain tidak ada manfaatnya, itu jaman, atau anak jadul (jaman dulu), kamu tetap tentunya tidak mempengaruhi nilai mata pelajaran di sekolah. bisa kok mengikuti perkembangan mode pakaian Novita, yang aktif mengikuti ekskul basket dan teater ini namun tetap disesuaikan dengan budaya di mengaku tak suka dengan hal itu. Cewek kelahiran Tegal, 26 daerah kita, jangan bergaya artis tidak pada November 1994 yang mempumyai hobi menyanyi dan mentempatnya dengarkan musik ini punya beberapa masukan agar kita tidak 5. Tetap santun dan jangan lebay, karena nampak berlebihan dalam performance. Simak yuk! dapat menimbulkan kesan norak maupun 1. Biasanya remaja bakal sreg berpenampilan kalau dia sombong. (intan) menemukan sosok yang pas buat jadi patokan dia dalam

Novita Dwi K

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

[solo] A-B G#m-C#m A-B E

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Andro Kartono

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

28 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

Kendati hanya meraih peringkat ke - 2 dalam Porseni cabang olah raga Voli seKabupaten Tegal, Tim Voli Putra MTs Filial Al Iman Adiwerna Kabupaten Tegal tetap bangga meraih predikat tersebut. Acara yang diselenggarakan akhir tahun lalu tersebut mempertandingkan sekitar 20 tim voli dari sekolah menengah pertama se-Kabupaten Tegal dengan menggunakan sistem gugur. Pembina OSIS MTs Filial Al Iman Adiwerna Maulana Malik Ibrahim SAg menjelaskan, pihaknya menurunkan 12 pemain termasuk pemain

inti dan cadangan. “Sebagian diambil dari siswa kelas dua dan kelas tiga,” ungkapnya. Untuk meningkatkan prestasi yang sudah diraih serta dalam rangka menjaga tradisi juara dalam kompetisi olahraga, tim voli ini bertekad untuk mengikuti kembali acara yang paling bergengsi di Kabupaten Tegal ini bulan Desember mendatang. “Pihak sekolah sudah mempersiapkan lapangan voli yang representatif. Ini salah satu bentuk dukungan nyata dari pihak sekolah bagi kami untuk menyabet gelar juara pertama,” papar Fahmi, salah satu pemain voli MTs Filial Al Iman yang sekarang

duduk di bangku IX.7. Sekarang, tim voli putra sekolah ini terus berlatih. Selain berlatih teknik, mereka juga sedang mempersiapkan fisik. Hal ini penting mengingat pada pertandingan tahun lalu diselenggarakan satu hari penuh dengan kompetisi yang ketat. “Kami belatih teknik guna meningkatkan kemampuan bermain serta fisik untuk menjaga vitalitas sebagai antisipasi bilamana pertandingan dilaksanakan satu hari penuh,”jelas Zaki, pemain senior di tim voli putra ini. “Semoga kami bisa menyabet gelar juara pertama di pertandingan nanti,” harapnya. (andro)


SAMBUNGAN

SELASA 2 NOVEMBER 2010

19

RADAR TEGAL

Demokrat-PDIPApresiasi Prabowo Capres JAKARTA - Kesiapan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai capres 2014 mendapatkan apresiasi positif dari Partai Demokrat dan PDIP. Namun, para elite dua parpol tersebut tetap memastikan tidak mengikuti gendang Gerindra melontarkan wacana resmi soal kandidat capres dari internal masing-masing. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, partainya sampai sekarang memang belum membicarakan persoalan capres atau cawapres. Saat ditanya

apakah itu indikasi bahwa partai berlambang bintang Mercy tersebut masih gamang dalam menentukan pewaris politik SBY, Anas membantahnya. “Kami hanya ingin berkonsentrasi menjadikan 2010?2013 sebagai tahun kerja,” ucap Anas di Jakarta kemarin (1/11). Dia mengingatkan, bisa tidaknya seorang tokoh tampil sebagai capres juga sangat bergantung UU Pilpres yang segera dibahas DPR bersama dengan pemerintah. “Soal calon, nanti sangat bergantung syaratnya, baik syarat parpol pengusung maupun calon pre-

siden,” ujar pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 15 Juli 1969, tersebut. Kendati demikian, Anas tidak mempersoalkan bila ada partai lain yang mulai memasarkan bakal capresnya kepada publik. “Itu hak setiap partai. Kami hormati saja. Tapi, kami memilih berkonsentrasi bekerja dulu saja,” papar dia. Mantan ketua umum PB HMI tersebut menyampaikan, semakin banyak alternatif calon yang muncul pada pilpres mendatang justru semakin bagus. Dengan begitu, rakyat akan punya beragam pilihan. “Jadi, penca-

lonan Pak Prabowo, saya kira, baik biar pilpres yang akan datang tidak kekurangan bakal calon,” tegasnya. Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo menuturkan, PDIP legawa dengan munculnya pernyataan kesiapan Prabowo maju sebagai capres pada 2014. Apalagi, imbuh dia, Prabowo sebelumnya maju sebagai cawapres pada Pilpres 2009. Saat itu dia berpasangan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Sebagai sesama parpol, kami mempersilakan tokoh mencalonkan diri sebagai capres,” tegasnya. (pri)

Ibu Rumah Tangga Utamakan ... dari halaman 1 wayang yang sedang bermain di teras rumah. Sifa Khoirunisa Putri, yang baru berusia satu setengah tahun ini langsung disahut menuju mobil evakuasi. ”Pikiran saya sudah kalut Mas. Karena atap rumah sudah terdengar keras hujan kerikil,” kata Suranto, yang sehari-hari cari rumput ke ladang. Saking paniknya, seorang anak sempat kehilangan orang tua saat mengungsi. Dia adalah Agus Marjono, 11, warga Dusun Wonosari, Desa Wonodoyo. Ketika hendak mengungsi, Agus lepas dari genggaman orang tua. Kedua orang tuanya, Teguh, 35-Wagiyem, 30, sempat lari

menyelamatkan sapi yang berada di belakang rumah untuk dimasukan ke rumah. Saat itu, Agus menangis histeris lantaran ditinggal orang tuanya di belakang rumah. Lantas, ada seorang warga yang kebetulan lari menuju mobil evakuasi. Agus, yang berada di teras rumah, langsung disahut dibawa ke atas mobil evakuasi. Sampai di tempat pengungsian Kecamatan Cepogo, Agus bertemu para tetangga. Namun, orang tuanya belum terlihat di pengungsian. ”Ibu….” Hanya kata ini yang terucap sembari nangis sejad-jadinya. Selang sejam, orang tuanya datang menumpang mobil evakuasi dalam kondisi selamat. Namun, Teguh dan Wagiyem,

terlihat shock berat lantaran terkena abu vulkanik. ” Sing penting anak saget ngungsi (Yang penting anak bisa mengungsi, Red),” tutur Wagiyem dengan kata berbata-bata. Akibat letusan Merapi, sejumlah hajatan warga Desa Gedangan dan Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, serta di Desa Jemowo, Kecamatan Musuk, bubar lantaran para tamu berlarian saat awan panas serta hujan pasir turun. Namun sebagian kemudian melanjutkan hajatan karena menilai kondisi sudah aman Di antaranya yakni hajatan kawinan di rumah Bayan Sumadi, Dukuh Mangkang Desa Gedangan. Tri Pranoto, pembawa acara pernikahan juga

sempat panic lantaran para tamu sempat bubar. ”Dua jam sempat ditunda, tapi bisa dilanjutkan karena sudah aman,” terangnya. Hal yang sama juga dirasakan oleh Surati, 32, warga Gedangan yang menikahkan anaknya. Saat hendak beresberes usai pernikahan, tiba-tiba Merapi meletus dan membuat semua orang lari tunggang langgang. ”Ini juga mau mengungsi tapi menunggu kakek dahulu,” tutur Surati. Warga lereng Merapi di Desa Wonodoyo dan Gedangan seluruhnya mengungsi. Mereka kembali lagi ke rumah bila situasinya benar-benar aman. Hingga petang kemarin, mereka masi bertahan di pengungsian. (*)

sulungnya Lana sangat antusias menantikan kelahiran adiknya. Sejak lama, Lana berharap memiliki adik perempuan. “Lana lebih antusias karena dari dulu

dia pengen punya adik cewek biar bisa diajak main. Nggak ada yang jealous karena aku selalu berusaha adil memberikan perhatian,” ucapnya. (eos)

Jihan Kapok Punya Anak mohon doanya semoga lancar,” dari halaman 1 tuturnya yang berharap bisa capek karena harus mengurus melahirkan anak ketiganya itu dua balita, tapi aku enjoy. Seka- secara normal. Jihan menambahkan, anak rang tinggal nunggu hari H-nya,

Kades Penuhi Nadar Cukur Gundul dari halaman 1 acara ini beberapa pejabat yang juga ikut merayakan cukur pannya kedepan agar lebih op- gudul. Sementera di tempat terpisah timal dalam memberikan perhatian, sehingga pembangun akan kegiatan syukuran cukur gunsemakin maju berkembang se- dul juga dilakukan oleh para suai visi misi bupati terpilih anggota tim relawan Berjuang nanti,” ujarnya. Seraya menam- di Kelurahan Kebondalem. bahkan, syukuran cukur gun- Cukur gundul yang dilakukan dul bersama dilakukan di dua oleh puluhan anggota tim tertempat yaitu di Salon Vero dan sebut dipusatkan di POSKO Cleopatara dan hadir dalam Berjuang kelurahan setempat.

Koordinator tim relawan Berjuang Hasan Anansa diselasela kegiatan tersebut mengatakan setelah bekerja keras dengan mencapai kemenangan untuk pasangan calon bupatinya, teman-teman secara spontan ingin merayakan syukuran kemenangan yaitu dengan melakukan cukur gundul bersama sebagai bentuk rasa syukurannya, tanpa harus bersuka

cita tetapi dengan syukuran yang paling sederhana. ”Cukur gundul yang dilakukan oleh teman-teman tim relawan ini secara spontan, karena ingin mewujudkan rasa syukurnya atas kemenangan untuk pasangan Junaedi-Anggung. Yaitu dengan perolehan sementara sudah mencapai kurang lebih 47 persen,” paparnya. (mg1)

Penghitungan Cepat Ditutup dari halaman 1 dihimpun Radar, dalam penghitung sementara perolehan suara calon bupati dan wakil bupati untuk pasangan H Junaedi SH MM-Mukti Agung Wibowo ST memperoleh suara 47, 06 persen, pasangan Sumadi Sugondo-Siti Sukesi 32, 18 persen, pasangan Dr Kun Sri Wibowo-Endang Purwanti SH 17, 52 persen dan pasangan Yugo Dwi Jaya SH-Sri Hartati memperoleh 3, 25 persen suara. Sedangkan berdasarkan jumlah TPS yang sudah masuk sebanyak 1.417 atau 70,04 persen. “Karena penghitungan cepat sudah kami tutup maka perolehan suara sementara masih tetap. Namun jika masyarakat ingin mengetahui perolehannya

secara resmi nanti pada saat rekapitulasi akhir yang akan dilakukan dalam rapat pleno terbuka Sabtu 6 November 2010 besok di Kantor KPU,” terang Arief. CAMPUR TANGAN TUHAN Sementara pengasuh Ponpes Ali Al Fuadiyah Purana Timur Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang mengatakan, kebatilan sudah pasti akan berakhir seiring dengan hadirnya kebenaran yang hakiki. “Bagaimana pribadi yang jujur dan sederhana seperti pak junaedi justru menjadi bulan-bulanan oleh pihak tertentu yang merasa ketakutan jika dia terpilih menjadi bupati, ada apa ini” terangnya kepada Radar di Ponpesnya. Pertanyaannya, kata dia, kenapa birokrat begitu sene-

wen terhadap sosok yang satu ini, apakah ada udang di balik batu atas sikap yang tak mengenakan, mendzolimi, sok superior sehingga Junaedi setiap hari menerima banyak hantaman yang menyakitkan. “Toh Pak Jun selama menjabat sebagai wakil bupati hanya sebatas legitimasi pemerintahan saja. Sementara segala sesuatu yang berkaitan dengan usulan atau aspirasi kepada pemerintah daerah tak digubris. Betapa menyakitkan irama kemanusiaan di sana. Tapi saya yakin akan muncul bunglon-bunglon baru setelah Junaedi-Agung menang. Pak jun mas agung harus tetap waspada,” tambahnya. Ia juga tidak setuju banyak tudingan banyak pihak jika Junaedi-Agung terpilih semua aset

dan sumber pendapatan akan diambil alih PO Dewi Sri. “Wah kuwe nggege mongso arane belum apa-apa kok pada umbar virus perlawanan kepada cabup cawabup bermodal sejuta, setia jujur dan taat,” ucapnya. Dia menambahkan, munculnya sikap kedaerahan yang memukul Mukti Agung Wibowo ST juga tidak beralasan. “Bicara daerah atau putra daerah bukankah birokrat Pemalang banyak pula dari luar Pemalang. Yang penting Agung bisa memberi warna dan itu cita-cita agung. Dan saya yakin Tuhan telah mengabulkan doa orang yang terdzalimi dan bergerilaya dengan campur tanga-Nya sehingga wahyu keprabon berpihak pada Berjuang.” (mg1/sri)

Lagi, Wedhus Gembel Disemburkan dari halaman 1 Semburan awan panas melanda dua kecamatan di Boyolali, yakni Musuk dan Cepogo ini diluar perkiraan. Sebab, selama ini luncuran awan panas ke wilayah selatan. Diduga, semburan awan panas ke wilayah timur ini lantaran dinding puncak Merapi sudah mulai bengkak melingkar. ”Ada kemungkinan magma bisa menembus dinding puncak secara melingkar. Hal ini harus diperhatikan dan diwaspadai seluruh warga lereng Merapi,” tandasnya. Jarak luncuran awan panas kea rah timur ini hingga dua kilometer. Untung saja, awan panas tidak sampai ke perkampungan penduduk. Hanya saja warga ketakutan lantaran awan panas ini sudah terasa di badan. ”Debu vulkanik ini merubah suhu udara menjadi panas,” kata Dandim 0724 Boyolali Letkol Arh Soekoso Wahyudi. Lantaran anggota TNI fokus di Kecamatan Selo, maka sebagian dialihkan ke wilayah Musuk dan Cepogo untuk evakuasi warga. Hal ini

dilakukan lantaran tidak terduga bila awan panas meluncur ke timur (Boyolali). ”Kalau Selo dalam kondisi aman. Sehingga perhatian dibagi dua yakni ke Musuk dan Cepogo,” jelas dia. Luncuran awan panas ke udara sangat jelas dilihat dari wilayah Cepogo dan Musuk. Awan panas bertahan di udara sekitar setengah jam dan menjadi hujan abu vulkanik sekitar empat jam lebih. ”Ketebalan debu sampai dua centimeter,” kata Kepala Desa (Kades) Wonodoyo, Kecamatan Cepogo Slamet Widodo, ketika ditemui di dusun paling dekat dengan puncak Merapi, yakni Dusun Kujon. Dusun Kujon hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari puncak Merapi. Kondisi ini pun membuat suhu udara di tiga wilayah, yakni Musuk, Cepogo dan Selo terasa panas dibanding sebelumnya. Hanya saja, hujan abu tidak sampai di Selo lantaran luncuran awan panas meluncur ke arah timur. Setelah terjadinya letusan besar yang terpantau dari Selo terlihat asap tebal hitam kemerahan mem-

bumbung tinggi ke arah timur, Cepogo dan Musuk. ”Suhunya terasa panas Mas,” kata Widodo. Hujan abu dari dampak awan panas ini dirasakan hingga Boyolali Kota. Warga yang berada di Boyolali Kota terlihat panik. Sehingga warga tidak berani keluar rumah bila tanpa mengenakan masker. ”Debu vulkanik berbahaya. Saya tidak berani keluar kalau tanpa masker,” kata salah satu warga Boyolali Kota Yulianto, 40. Kejadian di Boyolali Kota tidak hanya hujan abu, melainkan juga disertai hujan kerikil. Para pengendara yang melintas di Jalan Merbabu dan Merapi pun merasakan hujan kerikil ini. ”Saya kebetulan ingin ke Selo, di perjalanan merasakan helm kehujanan kerikil,” katanya. Hujan abu saat jam-jam kerja, membuat sejumlah pegawai kantoran semburat keluar ingin mengetahui pemandangan menakjubkan dari puncak Merapi. Sebab, situasinya sangat gelap di puncak Merapi lantaran diselimuti awan panas. (un)

Warga Tuntut Mundur Perangkat Desa dari halaman 1 dituntaskan. Warga meminta supaya kepala desa bersikap tegas dengan menonaktifkan oknum perangkat tersebut dari jabatannya. Koordinator aksi, Untung Purwanto (50), saat melakukan audensi bersama kepala desa, camat, kapolsek dan koramil di Balaidesa Slarang Lor mengatakan, bahwa dirinya meminta agar kepala desa segera mencopot Pur karena telah merusak rumah tangga orang lain dari keluarga Suyanto, yang istrinya telah di selingkuhi. “Kami berharap Kepala desa harus tegas dalam mensikapi persoalan ini, jangan sampai masyarakat tidak percaya lagi dengan kepemimpinanya. Apalagi jelas-jelas orang tua dan suami dari siti khasanah (yang diselingkuhi) merasa di rugikan dan tidak terima, jelas ini mencemarkan nama baik Desa Slarang lor,” katanya. Menurut Purwanto, saudara pur itu, disamping sudah melakukan tindakan asusila, dia juga telah membawa lari istri orang untuk dijadikan TKW dan juga meresahkan masyarakat dalam pembuatan KTP, Akte dengan memintai uang. Akan tetapi tidak ada hasilnya, walaupun karena ada masalah ini pur akhirnya mengembalikan. “Ini adalah reaksi warga yang sudah lama dipendam, karena sudah beberpa pertemuan dengan pernyataan dari BPD, dan Ormas NU ranting, akan tetapi pihak kepala desa belum ada tindakan,” ungkapnya. Terlihat saat demontrasi di balaidaesa sesaat oleh warga yanghadir dan meminta mun-

dur tersebut, dengan meneriakan yel-yel agar kepala desa harus tegas dan mencopot purw dari perangkat desa. Namun kemarahan warga bisa di redakan oleh satuan keamanan dari Polres dari Polsek setempat. Dan terlihat Kepala desa juga ditemani camat Dukuhwaru beserta kapolsek dan koramil. Dalam kesempatan itu, kepala desa Slarang Lor mengatakan, bahwa dirinya sudah mengajukan permohonan pemeriksaan kepada Bupati Tegal, sehubungan dengan adanya aduan dari BPD dan masyarakat lainnya, akan tetapi memang dirinya sampai dengan saat ini belum ada tindakan dari Pemkab. “Kami berharap, ada pengertian dari masyarakat,

karena kepala desa mempunyai pimpinan di atasnya, dan di atur oleh peraturan yang berlaku, akan tetapi urusan Pur ini akan kami urusi dengan serius,” katanya di hadapan massa. Kepada radar dirinya mengatakan, bahwa tanggal 27 Oktober kemarin dari pemerintah desa sudah mengajukan permohonan kepada bupati akan tetapi sampai dengan saat ini belum ada tindakan klarifikasi. Padahal masyarakat sudah menunggu hasilnya. “Kami berharap kepada Pemkab melalui instansi terkait, untuk segera menindak lanjuti permohonan kami. Karena masyarakat sudah menunggu, ini demi kondusitas pemerintahan desa yang sedang kami pimpin,” harapnya. (mg2)


CMYK

KOMBIS

SELASA, 2 NOVEMBER 2010

20

RADAR TEGAL

Harry Motor Tawarkan Program Unik Jelang Hari Pahlawan BREBES - Mengawali bulan November 2010, Yamaha Harry Motor Brebes siap memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tawaran program yang unik menjelang Hari Pahlawan. Diantaranya khusus pembelian sepeda motor Yamaha New Jupiter Z berhadiah langsung t-shirt cantik serta disiapkan sebuah program semacam reality show. Head Marketing Yamaha Harry Motor Micha Dony Septana SE mengatakan, program tersebut sengaja digelar sebagai tawaran khusus di bulan November sekaligus untuk menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November mendatang. Langkah tersebut merupakan bentuk

apresiasi atas kepercayaan masyarakat dalam membeli sepeda motor Yamaha melalui Harry Motor sehingga kerjasama yang selama ini terjalin bisa terus dipertahankan. “Jika memberi diskon atau potongan adalah hal yang biasa, maka kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari biasanya,” katanya. Head Promosi Yamaha Harry Motor Haris Andeska SE menuturkan, sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan, Yamaha Harry Motor memberikan program reality show bertajuk ‘Terimakasih Pahlawanku’. Konsep tersebut tergerak dari pemikiran bahwa betapa pentingnya sikap menghormati para pahlawan yang telah menyelamatkan bangsa kita. Nantinya, sejumlah agenda akan dilakukan seperti meng-

gelar kegiatan sosial dengan memberikan bingkisan secara gratis kepada mereka yang mengemban tugas dan pelayanan vital bagi banyak orang. Misalnya, pengatur lalu lintas di jalan raya, penjaga pintu kereta api, petugas penyapu jalan, pekerja panti asuhan dan sebagainya. Menurutnya, mereka patut dihargai karena menjalankan tugasnya penuh dedikasi dan tulus melayani masyarakat. Selama sepuluh hari, pihaknya akan bergerak menyambangi sejumlah lokasi. Agenda lain yang akan dilakukan adalah school addicXeon di SMA dan Kampung Cibebek yang akan diadakan awal bulan ini. Hal senada diungkapkan Asisten Promosi Harry Motor Sean Prayogi. Menurutnya, sikap kepedulian penting untuk

ditanamkan kepada masyarakat luas. Harry Motor ingin memberikan keteladanan yang baik bagi semua pelanggan untuk menguatkan brand image. Yamaha Harry Motor juga terus mengembangkan strategi promosi melalui program quesioner di berbagai wilayah. Di sini tim langsung mengadakan kunjungan dan melakukan survey kepada konsumen dengan interaksi langsung. Data peserta quesioner akan diikut sertakan dalam tahap pengundian berhadiah diantaranya televisi, handphone, t-shirt dan sebagainya. “Dari kunjungan ini, para pemilik bengkel umum dan tambal ban kami data dan kami berikan fasilitas seperti spanduk dan member card dengan beragam fasilitas yang bisa dimanfaatkan,” tandasnya. (gun)

PROGRAM UNIK Yamaha Harry Motor mempersiapkan program unik yang tak biasa menjelang Peringatan Hari Pahlawan. Tampak seorang SPG berpose di depan sepeda motor Yamaha.

DOK.ISTIMEWA

Esia Siapkan 12 Nomor Telepon Hotline Gratis

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

PAPARKAN – Branch Manager Telesindo Tegal Chondro Sutopo memberikan penjelasan kepada outlet di Kabupaten Tegal, Rabu (27/10).

Telesindo Shop Gelar Temu Outlet

JOGJAKARTA - Esia telah menyediakan 12 nomor telepon hotline gratis yang tersebar di rumah sakit dan pos pengungsian Sleman dan Magelang. Esia juga menempatkan 1 unit OB Van untuk memperkuat kualitas sinyal di Rumah Sakit Muntilan, Magelang. Penempatan ke-12 telepon tersebut berdasarkan hasil kerjasama pihak Esia dengan PMI. Tujuannya untuk memudahkan komunikasi masyarakat Jogjakarta dan Magelang dengan kerabatnya baik di dalam kota maupun yang berada di luar kota serta guna kepentingan koordinasi pihak-pihak terkait. Lokasi ke-12 telepon hotline tersebut diantaranya di Sleman 2749240900 dan 2749240901 untuk Barak Pengungsian Hargobinangun, 2749240902 untuk Barak Pengungsian Kepuh Harjo, 2749240903Barak Pengungsian UmbulHarjo, 2749240904 Posko SAR, 2749240905 untuk Barak Pengungsian Puwobinangun, dan 2749240906 untuk RSUD Sardjito Sleman. Lainnya di nomer 2749240907 Posko PMI Sleman, 2749240908 Posko Pakem, 2749240909 Posko Pakem. Di wilayah Magelang, 2939190800 untuk PMI Muntilan/ RSUD Muntilan Magelang, 2939190801 untuk RSUD Muntilan Magelang.

Selain nomor telepon hotline gratis, Esia juga telah menyediakan air bersih dan genset serta membagikan masker, tetes mata, susu anak dan pembalut wanita. Hermain Hidayat, Manager Area Jogjakarta PT Bakrie Telecom Tbk, menjelaskan program-program kemanusiaan yang dilakukan oleh Bakrie Telecom bagi pelanggan Esia di Jogjakarta merupakan bagian dari keprihatinan perusahaan terhadap musibah yang terjadi di Jogjakarta dan Jawa Tengah. “Kami telah berhasil menjaga jaringan Esia sehingga dapat berfungsi dengan baik. Sebagai tindak lanjut kami gratiskan percakapan telepon sesama Esia baik di dalam kota Jogjakarta dan Magelang sendiri maupun ke luar kota“. Menurut Hermain, Esia menyadari kebutuhan telekomunikasi di daerah bencana sangatlah vital. Masyarakat di lokasi bencana butuh telepon untuk mengabarkan kondisi diri dan keluarganya. Sedangkan masyarakat di luar lokasi ingin mengetahui bagaimana kondisi sanak keluarganya. “Itulah sebabnya kita langsung buka 12 nomor hotline gratis di lokasi strategis. Terbukti trafiknya langsung tinggi yang menunjukkan penempatan telepon hotline ini bermanfaat,“ kata Hermain. (*)

JALIN KEBERSAMAAN dalam Suasana Santai

SLAWI – Telesindo Shop, Rabu (27/10) menggelar temu outlet di Lombok Ijo Slawi. Kegiatan yang dihadiri sejumlah outlet di Kabupaten Tegal ini dikemas dalam suasana santai sehingga kebersamaan terpancar dari pertemuan tersebut. Sebagai dealer resmi Telkomsel di Kabupaten Tegal, temu outlet kali ketiga tersebut juga membahas berbagai produk dan program terbaru Telkomsel serta berbagi masukan untuk kemajuan semua pihak. Branch Manager Telesindo Shop Condro Sutopo mengatakan, temu outlet merupakan salah satu media untuk mempererat kemitraan yang

terjalin selama ini. Di sini, outlet yang hadir bisa memberikan masukan, kritikan serta menanyakan berbagai hal sehingga aktivitas outlet bisa lebih baik. Selain itu, temu outlet juga mempererat seama outlet sehingga mereka bisa saling mengenal, bertukar informasi dan berbagai hal yang diharapkan bisa mendukung kemajuan bersama. Di sini, pihaknya juga memberikan informasi tentang produk terbaru Telkomsel serta berbagai program yang dijalankan Telesindo Shop Tegal. Ke depannya, kegiatan serupa akan terus dijalankan sehingga kedekatan yang terbina bisa terus dipertahankan menjadi lebih

baik lagi. “Outlet adalah ujung tombak kami sebelum sampai ke end user sehingga sudah sepatutnya kegiatan tersebut dijalankan,” katanya. Ari Muji Prasetyo, Spv Telkomsel Sub Branch Tegal-Pemalang menuturkan, temu outlet yang digelar Telesindo Shop merupakan kegiatan yang positif. Dalam hal ini, pihaknya mendukung sepenuhnya karena bisa menjadi ajang untuk bertemu dengan mitra outlet yang ada di Kabupaten Tegal yang jumlahnya lebih dari 200 outlet. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan informasi tentang produk Telkomsel baik

Simpati maupun Kartu AS. Dengan pemaparan yang diberikan, diharapkan mitra outlet bisa menjadi penyambung lidah bagi konsumen sehingga semuanya bisa mendapatkan manfaat. Masukan dan saran yang diberikan baik kepada Telesindo Shop maupun Telkomsel, merupakan bahan yang akan dibahas dan dicarikan solusi serta langkah terbaik sehingga mitra outlet bisa mendapatkan yang terbaru. “Ini adalah ajang yang pas untuk membahas berbagai hal sehingga ke depannya bisa memberikan manfaat bagi semua pihak, baik Telkomsel, Telesindo Shop maupun outlet,” tukasnya. (gun)

DOK.RATEG

GRATIS - Selain menyiapkan 12 hot line, Esia juga menggratiskan percakapan telepon sesama Esia di wilayah bencana Merapi dan sekitarnya.

Harga Emas Melambung Hingga Rp 380 Ribu Pergram TEGAL - Hampir satu bulan ini harga emas masih tinggi. Lonjakan harga yang terjadi sejak awal bulan, hingga saat ini masih bertahan. Logam mulai yang semula pada kisaran Rp 350 ribu per gram di bulan sebelumnya, kini melambung hingga Rp 380 ribu per gram. Demikian halnya untuk perhiasaan emas, terjadi lonjakan yang cukup signifikan. Untuk harga emas tua, kini berada di kisaran Rp 290 ribu hingga Rp 330 ribu per gram. Sedangkan untuk harga emas muda dengan kadar 30 sampai 42 persen berada di kisaran Rp 140 ribu hingga Rp 195 ribu per gram. ‘’Lonjakan ini dipicu oleh aksi negara India yang memborong emas besar-besaran hingga 10 ton,’’ ungkap Hilal AR, Ketua

CMYK

Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Tegal. Aksi salah satu negara penghasil kerajinan emas ini hanya sementara saja. Lebih pada mencari keuntungan semata. Diakui Hilal, kenaikan harga ini cukup berpengaruh pada tingkat penjualan. Konsumen jadi enggan membeli perhiasan. Terlebih nelayan sebagai salah satu konsumen terbanyak di Kota Tegal, sebagian besar tidak melakukan aktivitasnya akibat cuaca buruk. ‘’Pasar sedang lesu, banyak toko emas yang vakum saat ini,’’ tambahnya. Namun tidak perlu khawatir, lonjakan harga emas ini diperkirakan turun kembali apabila India menjual atau mengembalikan emas pada pasar dunia. Seperti tahun

LAELA NURCHAYATI/RATEG

TRANSAKSI – Salah satu pembeli tengah memilih perhiasan emas yang dipilihnya.

sebelumnya, ketika emas diborong oleh China sekitar 7 ton, juga langsung turun ketika negara terbesar penduduknya ini melepas kembali emas ke pasar dunia. ‘’Kemungkinan turun hingga Rp 360 ribu per gram untuk logam mulia,’’ kata Hilal. Adapun jika kembali ke harga semula sebelum lonjakan terjadi, kemungkinan bisa namun sangat perlahan atau dalam waktu yang lama. ATURAN JUAL BELI Terkait jual beli emas, Hilal menambahkan, pihaknya memiliki rambu-rambu tertentu. Namun, hal ini belum banyak diketahui masyarakat. Sehingga, tak jarang ada yang salah paham ataupun salah persepsi. Untuk aktivitas jual beli antara pedagang dengan konsumen

pihaknya menerapkan aturan bahwa setiap penerimaan atau penjualan perhiasan emasnya harus dilengkapi dengan nota pembeliannya atau surat keterangan kehilangan dari Polres atau Polsek setempat. Jika tidak ada nota pembelian atau surat keterangan dari Polres atau Polsek maka demi keamanan bersama toko tidak diperkenankan menerima barang tersebut. Sementara, jual beli sesama pedagang emas, lanjut Hilal, aktivitas ini senantiasa tidak harus disertai surat bukti kepemilikan atau semata-mata didasarkan pada kebiasaan dan rasa saling percaya antara sesama pedagang emas atas dasar kemitraan. Ketentuan tersebut sudah berlangsung sejak dahulu. Dalam melakukan tran-

saksi jual beli emas selalu berdasarkan pada harga pasaran yang berlaku dan dilakukan secara terang-terangan atau tidak sembunyi. Dalam perdagangan sesama pedagang ini, yang dijual belikan adalah kandungan emas bukan dalam bentuk perhiasan. Maka perdagangan ini tidak ada surat atau nota tentang identitas perhiasan seperti halnya pada perdagangan dengan konsumen. Namun, perhitungan yang tercatat dalam transaksi adalah berat total dikalikan kadar emas dikalikan harga pasaran emas murni saat itu. Sedangkan untuk jual beli antara agen atau pabrik dengan pedagang, tidak jauh beda dengan antar sesama pedagang. (ela)


Radar Tegal 2 Nov 2010