Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

SABTU, 2 JANUARI 2010

INDEKS DPRD Temukan DAK Diborongkan HAL. TEGAL METROPOLIS

Proses Gelar Pahlawan Gus Dur

Cari Pakan Ternak, Tewas Kesetrum

Mensos: Pertimbangannya Tentu Tidak Sulit

HAL. KABUPATEN TEGAL

Ratusan GTT Turun ke Jalan HAL. BREBES DAN BUMIAYU

Maling Motor Bonyok Dihajar Massa HAL. PEMALANG

Tahun Baru, Bukalah Semangat Baru HAL. XPRESI

APA MANING...

ABIDIN ABROR/RATEG

BARANG BUKTI - Kapolres Brebes AKBP Benone Louhenapeesy SH SIK dengan dua pelaku pembobol BKK Larangan.

SaatBobolBKK,Gemetaran Lihat Uang Ratusan Juta BREBES - Masih ingat kasus pembobolan Bank Kredit Kecamatan (BKK) Larangan, yang hingga menelan kerugian Rp 103, 5 juta, Selasa (1/12)? Selang empat hari setelah melakukan aksinya, Reskrim Polres Brebes, berhasil meringkus para pelakunya. Dan dari hasil penyidikan aksi dilakukan dua orang, Joni (36) dan Andi Susanto (29). Keduanya merupakan warga setempat. Adapun uang sebanyak itu mereka manfaatkan untuk biaya melahirkan sang istri, membayar utang, membeli kendaraan motor Mio, laptop, Hp, pakaian baru, makanan lezat, dan selebihnya untuk foya-foya. Uang sebanyak itu kini tinggal sisa Rp 7,6 juta, yang selanjutnya dijadikan barang bukti. Termasuk sepeda motor Mio, serta barang bukti lainnya. ke hal 19 kol 4

SEMOK

Jessica Iskandar Ternak Penghasil Telur AKTRIS cantik Jessica Iskandar punya obsesi unik dalam menata rumah. Perempuan 21 tahun yang sedang membangun rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu ingin melengkapi dengan taman luas. Bukan untuk tempat bermain atau bersantai. Tapi, dia ingin memiliki peternakan kecil di rumahnya. Bintang sinetron Kasmaran itu mengatakan ingin memelihara sejumlah hewan penghasil telur agar tidak merasa sendiri di rumah.“Aku mau memelihara bebek dan ayam. Mungkin juga kambing,” kata wanita yang biasa dipanggil Chika itu. Bukan hanya itu. Mahasiswi Universitas Trisakti jurusan desain interior itu juga akan menanam banyak pohon. (eos/ jpnn/nw)

LAL/RADAR MOJOKERTO

ZIARAH - Makam Gus Dur di Jombang hingga kemarin (1/1) masih dipadati peziarah. Gundukan makam kian rata karena tanahnya diambili peziarah.

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri mengaku sudah mendapatkan informasi terkait aspirasi masyarakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Salim bahkan mengapresiasi tingginya antusiasime usulan nama Presiden RI ke-4 itu sebagai pahlawan dan akan segera memprosesnya. “Saya merespon positif aspirasi masyarakat untuk menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional,” ujar Salim di Jakarta, kemarin (1/1). Salim menjelaskan, menurut prosedur, pemberian gelar pahlawan nasional dilakukan berdasarkan usul masyarakat atau lembaga. Dasarnya, dengan mempertimbangkan daftar riwayat hidup dan riwayat perjuangan calon pahlawan nasional. Masyarakat atau lembaga pengusul harus mengajukan draf usulan calon pahlawan nasional dan kelengkapan administrasinya kepada Bupati/Walikota setempat yang kemudian akan menyampaikannya kepada Gubernur melalui instansi sosial di Propinsi setempat. Instansi sosial provinsi selanjutnya menyerahkan draf usul calon pahlawan nasional beserta kelengkapannya kepada Badan Pembina Pahlawan Daerah (BPPD) yang kemudian akan melakukan penelitian ke hal 19 kol 1

Yenny Bentuk PKB Baru

Usul Wafatnya Gus Dur Masuk Penanggalan Matakin

JOMBANG - Zannuba Arifah Chofsoh atau Yenny Wahid,36, mulai mengungkap wasiat orang tuanya, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Jumat (1/1) kemarin, saat berada di Dalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng, Yenny menyebut ada dua wasiat Gus Dur. Wasiat itu disampaikan kepadanya beberapa hari menjelang Gus Dur berpulang. Pertama, meneruskan perjuangan di PKB. Suami dari Dhofir Al Farisi, anggota DPR RI dari Partai Gerindra ini menuturkan, PKB saat ini dikotori oleh politisi-politisi yang hanya berorientasi jabatan. Karenanya, semangat perjuangan untuk melayani umat diabaikan. “Mungkin nanti akan ada PKB baru. PKB GD misalnya,” papar Yenny Wahid.

JAKARTA - Meninggalnya KH. Abdurrahman Wahid masih meninggalkan duka yang mendalam bagi pemuka agama Konghucu Bingky Irawan. Oleh sebab itu, dia mengusulkan kepada Majelis Tinggi Agama Konghucu (Matakin) untuk memasukkan hari wafatnya Gus Dur yakni 30 Desember masuk ke dalam penanggalan Matakin berikutnya. Bingky menjelaskan, hanya dengan cara itulah umat Konghucu bisa mengingat Gus Dur sepanjang masa. Supaya anak cucu umat Konghucu bisa terus mengenang dan mengenal perjuangan tokoh sentral PKB itu. “Hanya itu yang bisa saya lakukan. Supaya sejarahnya saat memperjuangkan agama Konghucu tidak pernah hilang,” ujarnya.

ke hal 19 kol 1

TRI MUJOKO BAYUAJI/JP

TAKZIYAH - Yenny Zannuba Wahid bersama suami Dhohir Farisi di depan jenazah KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, usai takziyah di kediaman Ciganjur, Jakarta Selatan, pukul 03.30, Kamis (31/12).

Menjadi penting karena hingga kini dia menganggap belum ada sosok yang mampu menggantikan suami Shinta Nuriyah itu. Dia justru berharap agar tuhan segera memunculkan sosok Gus Dur yang baru. Mengapa? Karena dia khawatir semangat pluralisme yang selama ini diusungnya akan pudar. “Perjuangan untuk menegakkan bhineka tunggal ika dan menghilangkan perbedaan harus diteruskan,” tegasnya. Apabila gagal diwujudkan, dia khawatir praktik rasialisme akan kembali muncul. Akibatnya, perkembangan dan hubungan baik yang terjalin antara agama Konghucu dan agama lainnya akan kembali memanas. “Saya memang keturunan etnis ke hal 19 kol 4

Sulaiman, Asisten Pribadi Gus Dur Bertutur soal Gus Dur

Sering Ingatkan Daftar Makanan yang Dilanggar Selain keluarga, ada orang yang sangat setia mendampingi Abdurrahman Wahid. Dia adalah Sulaiman yang sering terlihat mendorong kursi roda atau menuntun presiden keempat Republik Indonesia itu. Banyak cerita dari asisten pribadi Gus Dur tersebut. LAPORAN: TOMY C. GUTOMO RAUT wajah Sulaiman kemarin (31/12) terlihat lelah. Hampir saja dia tidak bisa masuk ke areal

Pondok Pesantren Tebuireng, tempat Gus Dur dimakamkan. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang menjaga gerbang ponpes tersebut tidak mengenali Sulaiman. Pria 33 tahun itu memang bukan tokoh terkenal. Namun, para santri dan pengurus Ponpes Tebuireng tentu mengenali wajahnya. Akhirnya dia lolos dari hadangan Paspampres. Hanya Sulaiman yang sempat dihadang tak boleh masuk. Asisten Gus Dur yang lain, Bambang Susanto, tetap tidak dihadang Paspampres. Sulaiman memang tidak datang bersama rombongan jenazah Gus Dur. Sebagai mantan presiden, jenazah mantan ketua umum PB NU tiga periode itu sudah ditangani pasukan TNI. Sejak Rabu malam (30/12) pukul

18.45, pria kelahiran 26 Agustus 1976 itu kehilangan pekerjaan yang dia tekuni 8,5 tahun terakhir. Tentu, sejak Gus Dur wafat, dia tidak lagi bertugas menuntun kursi roda. ‘’Saya akan sulit melupakan Gus Dur. Terlalu banyak cerita indah bersama beliau,’’ kata Sulaiman kepada Jawa Pos setelah pemakaman Gus Dur kemarin. Sulaiman merupakan asisten Gus Dur yang bertahan paling lama. Sebelumnya Gus Dur punya asisten pribadi, yakni Sastro AlNgatawi, tapi tidak bertahan lama. Sulaiman rasanya yang paling awet. Rupanya, Gus Dur cocok dengan pria asli Jakarta itu. Awalnya Sulaiman bukan siapasiapa. Sebagai Pengurus Anak ke hal 19 kol 4

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

DAMPINGI GUS DUR - Sulaiman (kanan) mendampingi Gus Dur usai menghadiri 1 tahun meninggalnya LB Moerdani, Sabtu (27 Agustus 2005) di Balai Kartini Jakarta.

Nok Slentik Proses Gelar Pahlawan Gus Dur * Mensos yakin gitu gak repot! Yenny Bentuk PKB Baru * Siap-siap dadi pengurus!

CMYK


WACANA

2

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Gus Dur, Inspirasi Perjuangan Bangsa Tahun Baru Oleh: Muh Abduh Cucu Abah Rusdi nggoarnggoar. Bocah bayi itu tak bisa tidur di malam pergantian tahun baru. Suara terompet, dan motor yang meraung-raung telah membangunkannya. Ibunya mencoba menenangkan dengan ASI. Tapi rupanya itu belum cukup membuat diam cucu Abah Rusdi. Ia terus menangis. Abah Rusdi mencoba turun tangan. Diraihnya cucu kesayangan itu. Lalu sang cucu diam di pelukan embahnya. Abah Rusdi menimang-nimang. Mulut Abah Rusdi memang terdengar salawatan agar cucunya bisa pulas. Tapi, dalam bathinnya, Abah merasa prihatin. Prihatin dengan cara merayakan pergantian tahun baru yang telah menjadi adat bertahun-tahun. Di sisi lain, ada pemakluman. “Maklum wis, mungkin selama setahun telah bergelut dengan masalah. Dan begitu akhir tahun tiba, bagai lepas dari masalah dan berharap masalah itu tiada di tahun mendatang.” Abah Rusdi berusaha memaklumi dengan penuh empati. Memaklumi karena mungkin selama tahun 2009, mereka sudah amat mencekam dengan bencana gempa. Dan berharap tahun 2010, bencana alam tak melanda. Abah Rusdi memaklumi karena mungkin saat tahun 2009, mereka sudah amat gemremet dengan peradilan Antasari, yang berlanjut ke pusaran kriminalisasi KPK. Memaklumi karena pada tahun 2009, mungkin mereka sudah sangat bosan dengan Susno. Meski Susno orang hebat yang berhasil memopulerkan Cicak lawan Buaya. Mestinya Susno mematenkan istilah itu dan mendapat royalti. Memaklumi karena ketika tahun 2009, mungkin mereka sudah sangat jeleh dengan Anggodo, maklar kasus (Maksus) yang berhasil memporak-porandakan sistem peradilan dan sampai saat ini masih menghirup udara bebas. Dan mungkin saja Anggodo saat ini juga masih bisa meniup amat nyaring terompet tahun baru. Memaklumi juga karena pada akhir tahun 2009, mungkin mereka amat getun karena uang Rp 6,7 Triliun digelontor ke Bank Century. Kasus ini membuat Menkeu Sri Mulyani harus nuding-nuding Ical. Kesibukan Boediono bertambah karena harus memenuhi undangan Pansus. Coba kalau uang itu digelontorkan untuk beli dawet, atau es cendol Banjarnegara, tentu Sri Mulyani atau Boediono tak keseret-seret Pansus. Bukankah kedua tokoh hebat itu tidak ngurusi es cendol? Memaklumi juga mungkin di antara mereka ada yang baru saja gagal CPNS. Padahal sudah mati-matian mengabdi dengan penuh keikhlasan menerima gaji seadanya. Gagal maning.. gagal maning ... meski sudah bolak-balik mengadu peruntungan menjadi PNS, pekerja yang di era 70-an dicibir karena bergaji kecil. Kini menjadi incaran. Gajinya sudah lumayan baik. Tak hanya soal gaji, menjadi PNS juga nyaman, masih sempat buat belanja atau main catur. Des cuti bersama juga runtungan. Tak dikejar-kejar target seperti pekerja swasta yang berjualan obat, atau produk makanan instan. Abah Rusdi sungguh-sungguh memaklumi mereka. Terlebih kepada mereka yang dengan keras menyanyikan lagu tak gendong. Abah Rusdi sangat paham bahwa mereka sedang mengenang Mbah Surip yang meninggal saat lagunya sedang digendong kemana-mana oleh penggemarnya tahun 2009. Mungkin saja mereka sedang belajar memaknai hidup seperti Mbah Surip memaknai hidup. Mungkin saja mereka tak hanya menyanyi, tetapi juga menata semangat seperti Mbah Surip yang tak kenal putus asa. Tentu kalau Mbah Surip punya jiwa patah arang, lagu tak gendong tidak bakal terdengar. Lagu itu sudah lawas dicipta namun pada zaman itu belum laku. Pasar telinga penikmat musik belum condong ke lagu khas Mbah Surip. Baru ketika memasuki jaman gokil, lagu Mbah Surip laris manis. Abah Rusdi juga sangat-sangat memaklumi kepada mereka sekumpulan anak muda yang teriak-teriak membaca puisi dengan penghayatan begitu dalam di malam pergantian tahun baru. Mungkin mereka sedang belajar menjadi si burung merak. WS Rendra memang telah tiada di tahun 2009. Namun mereka merasakan masih hidupnya karya sang penyair itu. Biarlah pelaku seni meninggal, namun karya seni tak kan mati. Begitu mereka berprinsip. “Bobo putuku sing gagah..,” bisik Abah Rusdi. Dalam bathinnya, ia berdoa kelak cucunya menjadi tokoh yang dikenang. Seperti Mbah Surip, WS Renda atau Gus Dur yang menutup usia satu hari sebelum pungkasan akhir tahun 2009. Lalu Abah Rusdi kirim fatikhah buat ketiga tokoh itu. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan (Koordinator), Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 10.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 32.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Abdul Ghofur INDONESIA kini berkabung. Bangsa ini kehilangan salah satu tokoh dan guru bangsa. Adalah KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur. Presiden RI ke-4 ini wafat pada pukul 18.45 di RSCM tanggal 30 Desember karena komplikasi penyakit yang dideritanya. Presiden SBY, para menteri, para pejabat, budayawan, wartawan, para ulama dan tokoh agama, bahkan rakyat kecil rasanya ingin hadir dalam prosesi pemakaman sebagai penghormatan tertinggi kepada beliau. Puluhan ribu manusia membacakan doa mengiringi pemakamannya di Jombang. Presiden SBY mengajak seluruh komponen bangsa ini untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama tujuh hari sebagai bela sungkawa nasional. Langkah bijak SBY ini sebagai penghormatan kepada Gus Dur yang menahkodai negeri ini setelah terpilih dalam pemilihan presiden tahun 1999 hingga 2002. Beliau adalah tokoh yang fenomenal. Figur Gus Dur yang fenomenal tersebut layaknya menjadi inspirasi bagi seluruh komponen bangsa ini. GUS DUR UNTUK FEFORMASI DAN DEMOKRASI Runtuhnya rezim Orde Baru merupakakan babak baru sejarah bangsa ini. Lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan menjadi pertanda era reformasi. Perjuangan untuk melakukan reformasi bangsa ini setelah 32 tahun dalam masa status quo bukan hal yang mudah dan instan. Gerakan reformasi menjadi puncak perlawanan para tokoh bangsa ini untuk menegakan Indonesia yang berkeadilan, egaliter dan demokratis. Figur Gus Dur tidak lepas dari arah perjuangan perlawanan terhadap rezim. Sejak tahun 80an, Gus Dur merupakan tokoh NU yang kritis terhadap ke-

bijakan Orde Baru. Langkah kritis beliau juga menjadi pendobrak kejumudan doktrin dan pola keorganisasian yang disebut tradisional. Akhirnya, perjuangan Gus Dur bersama beberapa tokoh berhasil menggulirkan reformasi di negeri ini. Sistem politik reformasi membawa angin segar terhadap sistem multi partai. Gus Dur mendirikan wadah perjuangan warga NU dalam perpolitikan nasional melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun 1998. Bahkan, pada pemilihan Presiden tahun 1999, para wakil rakyat mendaulat Gus Dur yang untuk memimpin bangsa dan Negara Indonesia dengan dukungan poros tengah sebanyak 373 suara dan mengungguli Megawati yang memperoleh 313 suara. Gus Dur berusaha wakil presidennya adalah Megawati, bukan dari kelompok poros tengah sebagai penyuplai suara ketika itu. Di sinilah jiwa kebangsaan Gus Dur, beliau tidak terjebak dalam sentiment kelompok. Gus Dur bertindak demi integritas bangsa ini, persatuan berbagai kelompok negeri ini. Dasarnya jelas, platform Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah Dar’u al-Mafaasid muqoddamun ‘ala jalb al-mashalih, menghindari kerugian yang lebih besar lebih didahulukan daripada menarik manfaat. Ingat, PDI Perjuangan adalah partai pemenang pemilu tahun 1999. Reformasi yang dilakukan Gus Dur begitu besar dengan waktu yang terlalu singkat. konsepsi negara demokratis, egaliter dan tetap memegang nilai-nilai syar’i bukan hanya ucapan dan pemikiran teoritik Gus Dur. Masa jabatan presiden selama dua tahun, mendobrak tatanan yang lama telah membatu dan dibatukan oleh rezim Orde Baru. Supremasi sipil atas militer ditegakan dengan menempatkan posisi TNI sesuai fungsi pertahanan bangsa.

Rezim Orde Baru sangat kental dengan nuansa militer dalam permasalahan politik bangsa bahkan jauh mendominasi dengan fraksi ABRI dan jabatanjabatan politik yang diemban para perwira dan jenderal. Langkah Gus Dur yang satu ini sangat beresiko. Tetapi jelas nyata, pembelajaran besar yang diberikan Gus Dur dalam menata negeri ini ke arah yang lebih maju. Inovasi Gus Dur menjadikan bangsa ini keluar dari kubangan lumpur militerisasi dan ororiter seperi Myanmar sekarang ini. KONSEPSI EGALITARIAN GUS DUR Dalam konsep Islam, semua manusia adalah sama kecuali tingkat kewakwaannya kepada Tuhan di antara manusia itu sendiri (athqaakum). Berdasar pemikiran ini, warga negara Indonesia juga memiliki persamaan hak untuk hidup, bersikap dan membangun bangsa ini. Gus Dur faham betul bahwa bangsa Indonesia berdiri atas keanekaragaman budaya, suku, bangsa, bahasa dan agama. Gus Dur memandang bahwa nilai-nilai pluralitas atau keberagaman merupakan warisan luhur bangsa yang harus dikembalikan dan dijunjung tinggi. Pola pemikiran Gus Dur ini menurut penulis sangat Islami, hal ini karena Islam mengajarkan adanya nilai-nilai tasamuh/ toleran dalam ber-muamalah sesama manusia. Islam mengajarkan sikap menghormati perbedaan keyakinan karena petunjuk Islam sudah jelas benar. Bahkan, Islam mengajarkan Laa Ikraha fi al-din, tidak ada paksaan dalam urusan agama. Ide pemikiran kebangsaan Gus Dur membuka ruang yang selama ini tersumbat bagi kaum minoritas seperti Tiong Hoa dalam mengekspresikan budaya dan agamanya. Di era Gus Dur, saudara kita yang beragama Konghucu mendapat pengakuan sebagai agama res-

mi di Indonesia. Gus Dur memandang bahwa pemerintah tidak mempunyai monopoli terhadap agama apapun dan sebaliknya, tidak satupun agama yang dapat monopoli terhadap pemerintahan. Walaupun pemikiran ini begitu pedas didengar oleh sebagian kalangan, tetapi menurut hemat penulis bahwa inilah sebuah kearifan yang begitu besar yang harus dimiliki oleh warga Negara Indonesia, apalagi kaum muslim yang mayoritas. Rasulullah SAW tidak memaksakan kaum Yahudi di Madinah untuk memeluk Islam, tidak juga memulai untuk memerangi, selagi mereka masih dzimmi tidak memusuhi muslim. NU DAN GUS DUR UNTUK BANGSA Masdar Farid Mas’udi (2002) mengatakan bahwa kembalinya NU ke Khittah –garis perjuangan awal NU - pada tahun 1984 dengan fokus utama pada gerakan sosial keagamaan adalah suatu pilihan gerakan yang wajar, mengingat kondisi politik waktu itu menghendaki NU memilih gerakan tersebut. Namun, NU tidak mungkin hanya dikurung dalam wilayah gerakan tersebut secara formal organisatoris, NU masih tetap konsisten dengan khittah, tapi secara individu, warga NU memiliki hak politiknya. Berkaca dari statemen di atas, artinya bahwa pemaknaan khittah menjadi sebuah pengertian yang tak kaku dan paten. Sejak bergulirnya multi partai tahun 1998, NU sebagai organisasi tetap konsisten tetapi secara kewargaan begitu terpecah. Ada sebagian kalangan yang murni tak berpolitik, ada sebagian yang tutup-menutupi untuk berpolitik. Dualisme kelompok ini wajar karena NU lama telah terlibat dalam garis perjuangan memalui politik. Tampilnya Gus Dur sebagai presiden RI ke-4 menjadi sejarah tersendiri buat NU. Ar-

tinya, kontribusi NU dalam menuliskan sejarah perjalanan bangsa ini begitu luas dan besar. Keluwesan doktrin Ahlussunnah Wal Jama’ah menjadikan khittah dalam batas yang wajar tanpa membatasi ruang warga NU dalam partisipasi politik. Inilah pergeseran pemaknaan dan keluasan doktrin NU sehingga warga NU bisa berasa di dalam partai politik yang sesuai dengan ajaran NU yang moderat/tawashut, tawazun dan i’tidal/ berimbang. Lihat saja sumbangsih warga NU baik di PKB, Partai Golkar, Partai Gerindra, bahkan PDI-P. Gus Dur lagi-lagi menjadi kekuatan besar gerbong NU dalam perpolitikan bangsa. Gus Dur dengan mendirikan PKB mampu meningkatkan Ghirrah kaum Nahdliyyin dalam menentukan arah bangsa. Pertanyaan kemudian, sepeniggal Gus Dur, mampukah warga NU mencetak generasi-generasi yang berkarakter kebangsaan layaknya Gus Dur? Proses kaderisasi organisasilah yang menentukannya. RUH PERJUANGAN GUS DUR Gus Dur kini telah pulang ke rahmatullah. Bukan hanya warga NU saja yang kehilangan akan sosok Gus Dur, tetapi seluruh komponen bangsa ini. Pemikiran dan kebangsaan beliau begitu luas dan jauh ke depan sehingga banyak yang belum terjangkau oleh komponen lain dari bangsa ini. Semangat kebangsaan Gus Dur menuju bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkeadilan, demokratis dan religius masih terlalu panjang. Sebagai generasi muda penerus bangsa, patutlah kita mengambil inspirasi dari beliau akan arti Indonesia. Gus Dur, ide-ide kebangsaanmu menjadi pelajaran mahal untuk perjuangan kami dalam membangun bangsa ini. (*) Penulis adalah Ketua PAC GP ANSOR Brebes

Laler yang Tak Mbeler Oleh : A Tubagus Fahmi SH LALER menclok neng pager, didudut monine ler…. Begitulah salah satu cara orang tua di Tegal mengajari anaknya untuk ngomong huruf “R”. Laler dalam bahasa Indonesia berarti lalat, di mana ada tempat kotor, di situlah biasanya lalat bersarang. Lalat sama sekali tak penting. Tak pernah jadi urusan nasional, tak berkaitan dengan setiap kampanye pilkades, pilkada, pilgub, pemilu, pilpres dan lain-lain. Para ilmuwan, budayawan, seniman tak pernah mengingatnya. APBN dan APBD juga tidak pernah menyentuhnya. Dinas Kesehatan yang biasa mengalokasikan dana untuk penyemprotan nyamuk penyebab penyakit demam berdarah, juga tidak pernah menyebutnya, meskipun lalat kadang-kadang ikut terbasmi juga. Walaupun begitu, lalat pernah memudahkan salah seorang ulama dalam masuk surga. Ceritanya seorang ulama meninggal dunia secara mendadak. Sesudah upacara penguburan, para santri lantas ngelembur ngaji dan tahlil berhari-hari. Dan dalam mimpi salah seorang santrinya, sang ulama menemui santri kesayangannya itu. Terjadilah dialog singkat perihal nasib sang ulama disana. Sang ulama berkata “Baik… baik… nak… dosa-dosaku diampuni, amalku diterima ha-

nya karena laler. Kamu ingat… suatu hari aku menulis, datanglah laler di bak tinta penaku untuk minum tinta. Berhentilah aku menulis karena iba melihat laler yang keliatan haus. Kini… berbahagialah aku karena perbuatan itu”. Ada satu hikmah dari kisah ini, yakni kekuasaan Tuhan begitu mutlak. Pahala begitu gampang, lebih gampang dari menggambar cacing, setidaknya benang ruwet. Rasullullah SAW pernah diprotes oleh sekelompok kaum dlu’afa (baca fakir miskin). “Ya Rasulallah enak benar jadi orang kaya… mereka sholat seperti kami, puasa seperti kami dan mereka juga bisa bersedekah karena kelebihan hartanya. Sedangkan kami bagaimana? Dari mana kami mendapatkan pahala dari bersedekah? Karena tidak ada kelebihan harta pada kami”. Nabi menjawab “Bukankah Allah telah menjadikan suatu bacaan bagimu yang dapat dijadikan sedekah olehmu? Ketahuilah bahwa tiap-tiap satu tasbih itu sedekah, tiap-tiap satu takbir itu sedekah, tiap-tiap satu tahmid itu sedekah, tiaptiap satu tahlil itu sedekah, menyuruh pada kebaikan itu sedekah, mencegah dari kemungkaran itu sedekah dan dalam kemaluan serta senggama seseorang diantara kamu itu juga sedekah”. Salah seorang dari mereka

bertanya lagi “Ya Rasulullah seseorang di antara kami menuruti nafsu syahwatnya, apakah ia memperoleh pahala?” Rasullullah menjawab “Bagaimana pendapat kamu kalau dia meletakkan syahwatnya itu pada sesuatu yang terlarang, berdosakah dia? Begitu pula kalau dia meletakannya pada sesuatu yang halal, pasti dia dapat pahala”. Nidhamul Muluk, seorang menteri cendikiawan, arif dan bijaksana yang hidup antara tahun 1018-1092 Masehi di zaman Dinasti Saljuk. Menteri yang bijak bestari itu menyadari tanggung jawab yang diletakkan di atas pundaknya oleh Malik Syah, sang raja yang menggandrungi pembangunan Baghdad yang sukses. Ketika itu pilar-pilar pembangunan bertebaran dipancangkan di seluruh kawasan sebagai tindak lanjut dari pembangunan yang telah dirintis oleh dinasti sebelumnya. Suatu hari raja Malik Syah memanggil Nidhamul Muluk meminta pertanggung jawaban menteri yang satu ini, karena begitu banyak membangun prasarana kemakmuran rakyat, membangun masjid-masjid, rumahrumah sakit, dan membangun lembaga-lembaga pendidikan, sekolah-sekolah dan pusat kegiatan ilmu pengetahuan. “Mengapa tuan tidak membangun lebih besar angkatan perang, pabrik senjata dan

Jalan Desa Pacul Rusak SEBAGAI penghuni salah satu perumahan di Desa Pacul Kabupaten Tegal, berharap akses jalannya bagus dan tidak rusak. Namun ternyata selama kurang lebih dua tahun ini, jalan-jalan yang menghubungkan antar perumahan di Pacul rusak parah. Selain aspal yang mengelupas, juga banyaknya lubang yang menimbulkan genangan air saat hujan turun. Warga pun terganggu dengan kondisi jalan yang rusak ini. Apalagi jika hujan turun, warga ahrus ekstra hati-hati saat mengendarai kendaraan. Jika tidak, celaka yang didapat.

Kami sebagai warga Pacul, berharap pemerintah memperhatikan nasib kami, yakni dengan segera memperbaiki jalan yang banyak digunakan warga ini. Kalau bisa, pada tahun anggaran 2010 ini, jalan itu sudah bisa diperbaiki. Apakah kami sebagai pendatang yang menghuni perumahan tidak dianggap sebagai warga Pacul atau bagaimana? Kami minta perhatian pemerintah, karena kami juga membayar pajak. Terima kasih…. Warga di perumahan Pacul

asrama-asrama militer lebih megah supaya negara dibentengi oleh kekuatan pertahanan yang lebih hebat?” tegur Malik Syah. “Kekuatan pertahanan juga kami bangun tetapi dengan jatah anggaran yang tidak melebihi keperluan,” jawab menteri Nidhamul Muluk. “Mengapa begitu?” Malik Syah mendesak dengan pertanyaan kunci. “Sri Baginda! Tentara yang kuat dan benteng yang kokoh memang sangat diperlukan oleh pertahanan suatu negara. Tetapi dengan membangun prasarana kemakmuran rakyat, masjid, rumah sakit dan sekolah-sekolah akan menjadi benteng pertahanan paling tangguh yang bersemayam di hati rakyat yang tidak mungkin bisa direbut musuh dan tidak mungkin dapat dihancurkan lawan. Sri Baginda! Persenjataan tentara yang tangguh memang sangat diperlukan tetapi tentara yang tidak dipersenjatai dengan dukungan rakyat akan mudah dikalahkan musuh. Anak panah yang dilepas seseorang prajurit tidak akan mencapai sasaran lebih dari jarak 100 meter. Dan sasaran panah dari apa yang kami bangun melalui sarana dan prasarana kemakmuran rakyat, masjid-masjid, sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga ilmu pengetahuan akan mencapai sasaran tak terhingga jauhnya menembus negara-negara te-

tangga, melangkahi zaman demi zaman dan sekaligus membuat nama Sri Baginda harum semerbak sepanjang masa!” Demikian jawaban Nidhamul Muluk sangat meyakinkan. Malik Syah bukan saja dapat diyakinkan, bahkan memuji menterinya yang arif bijaksana. Seorang pembantu raja yang tidak mengabaikan kepentingan pemerintah sebagai alat kekuasaan negara tetapi juga tidak melupakan kepentingan rakyat yang mutlak. Nidhamul Muluk profil seorang menteri yang menempatkan pemerintahan dihati rakyat, seorang menteri yang mendeposit simpati seluruh rakyat menumpuk dalam hati orang banyak. Hati rakyat yang simpati adalah benteng aktif dan dinamis yang tidak bakal bisa direbut musuh karena pemerintah dan rakyat telah menjadi satu dalam suka dan duka. Jika kebijakan Nidhamul Muluk identik dengan pahala di daerah dan negara yang penduduknya nampak begitu religius, dimana kegiatan sosial, istighosah, dan majelis dzikir tumbuh sangat subur bak jamur di musim hujan, mestinya rumusan pahala begitu mudah didapat. Apalagi pada tiap-tiap kebijakan pemimpin yang bermanfaat pada rakyat. Semoga di era sekarang ini lahir Nidhamul Muluk-Nidhamul Muluk baru. Amien. (*) Desember 2009, penulis adalah Ketua MUI Kab Tegal

Belok Kiri Jalan Terus? Penjelasan Dishubkominfo atas tulisan Bapak Sugeng Jalan Perintis Kemerdekaan pada rubrik Ngresula di koran Radar Tegal hari Senin, tanggal 28 Desember 2009. Menanggapi tulisan Bapak Sugeng Jalan Perintis Kemerdekaan pada rubrik Ngresula di koran Radar Tegal hari Senin, tanggal 28 Desember 2009 dengan judul “BELOK KIRI TERUS JALAN?”. Mendasari Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 112 ayat (3), perlu kami jelaskan bahwa pada per-

simpangan jalan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas (Traffic Light), pengemudi kendaraan DILARANG langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan bahwa belok kiri boleh langsung/jalan terus yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas berupa papan tambahan atau lampu lalu lintas khusus belok kiri. Demikian penjelasan kami dan semoga dapat dipahami. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tegal, Jalan Sangir Nomor 2-4 Mintaragen Tegal Telp. (0283)351692

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal.


CMYK

SABTU, 2 JANUARI 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Sidak Perayaan Tahun Baru di Kota Tegal

WALKOT PERIKSA ROOM KARAOKE PERAYAAN pesta tahun baru 2010 di wilayah Kota Tegal, Kamis (31/12) malam berjalan dengan aman dan tertib alias kondusif. Hingga malam pergantian tahun tersebut tidak ada insiden yang terjadi. Ini terlihat saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Walikota dan jajarannya di tujuh lokasi yang menjadi pusat keramaian. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga puncak perayaan malam tahun baru pukul 00.00 WIB. Pusat keramaian kali pertama didatangi para pejabat itu adalah Radio Gama FM di Jl Gajah Mada. Di tempat tersebut menjadi pusat pesta para anak muda yang tergabung dalam Paguyuban Biker Tegal. Yang merayakan ulang tahunnya ketiga serta malam pergantian tahun. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

METRO

WATCH Pelabuhan Niaga PEMKOT Tegal berencana mendirikan pelabuhan niaga. Proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tegal dari bidang maritim. Disamping untuk antisipasi sepinya Kota Tegal jika jalan tol dan jalingkut mulai diaktifkan. Walikota Tegal Ikmal Jaya optimistis jika pelabuhan niaga akan berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut. Walkot juga optimistis pelabuhan niaga yang akan dibangun tak akan kalan dengan pelabuhan niaga yang ada di Semarang dan Cirebon. Rupanya rencana itu tak main-main. Walkot menyatakan, Pemkot sudah mengantongi tiga investor yang siap untuk membangun pelabuhan niaga. DPRD Kota Tegal pun nampaknya setuju dengan rencana tersebut. Bagaimana sikap Anda terkait dengan rencana Pemkot Tegal itu? Sampaikan komentar Anda ke No:

08159440722

KRIMINAL

HERMAS PURWADI/RATEG

INTEROGASI - Satu di antara tiga penjudi remi yang sempat diringkus satuan buser di hadapan tim penyidik reskrim, kemarin.

Judi Akhir Tahun Digrebek UPAYA tegas jajaran Polresta memberangkus penyakit masyarakat di akhir pergantian tahun membuahkan hasil. Tiga penjudi digrebek dan dikeler menuju mapolresta, setelah kepergok menjalankan aksinya di areal Jalan Glatik Gang II Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan. Barang bukti berupa satu set kartu remi dan sejumlah uang turut diamankan petugas. Informasi yang berhasil dihimpun, tiga penjudi masing- masing Urip Santoso ( 41) warga Jalan Cendrawasih Gang 2 Kelurahan Randugunting, Rusmono (35) Jalan Kutilang RT 09/ RW 02 Kelurahan Randugunting, dan Untung Subekti (27) warga Jalan Cendrawasih Kelurahan Randugunting sebelumnya sepakat menggelar perjudian di rumah Untung Subekti yang berada di kawasan Jalan Gelatik. Mereka menggelar perjudian dari pukul 16.00 WIB. Aktifitas mereka bertiga sempat dipantau warga yang merasa risih kampungnya dikotori dengan kegiatan penyakit masyarakat. Berangkat dari aduan warga ke mapolresta, satuan resmob langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat Reskrim AKP Willer Napitupulu SE menyatakan, ketiganya tak berkutik ketiga tim buser merangsek ke rumah yang dijadikan ajang perjudian. “Dari lokasi petugas berhasil mengamankan barang bukti satu set kartu remi dan uang taruhan sebesar Rp 195 ribu,” terangnya Jumat (1/1) kemarin. Ketiganya dipastikan akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. (her)

CMYK

DICEK – Room-room di tempat karaoke dicek satu persatu oleh Walkot dan Wakilnya serta muspida lainnya dalam kegiatan sidak tahun baru Kamis (31/12) malam.

DPRD Temukan DAK Diborongkan Satu Orang Garap SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3 SAAT Inspeksi Mendadak (Sidak), Kamis (31/12) lalu, Komisi I DPRD Kota Tegal menemukan pengerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2009 yang diborongkan. Padahal dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) soal Juklak dan Juknis DAK 2009 secara tegas dilarang diborongkan, tapi dikerjakan secara swakelola. Tak

hanya itu, dari sejumlah SD yang didatangi pengerjaannya semrawut, dan dipastikan tidak bisa selesai sampai bulan Pebruari 2010. Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH mengatakan, pihaknya sangat terkejut saat cek pelaksanaan DAK bidang pendidikan di SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3. Sebab, pelaksana pembangunan dua SD tersebut ternyata satu orang. “Kalau dua sekolah yang mengerjakan satu orang. Itu tidak mungkin swakelola dan dipastikan diborongkan. Ini melanggar juklak dan juknis, baik sistem pengerja-

an maupun waktu pengerjaannya,” kata Sutari. Menurut Sutari, temuan ini membuktikan pengawasan dari Dinas Pendidikan (Disdik) lemah. Kalau ada pengawasan, tidak mungkin sampai terjadi pengerjaan DAK bidang pendidikan yang diborongkan. Padahal aturannya tegas, dilarang diborongkan. Karena itu, pihaknya mendesak Disdik untuk melakukan sikap tegas atas temuan ini. Karena pihaknya yakin, hal yang sama dimungkinkan terjadi di SD penerima DAK lain. ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

SIDAK - Rombongan Komisi I DPRD Kota Tegal cek pelaksanaan pembanguan SD yang dibiayai DAK tahun 2009.

Tingkatkan Kualitas Proyek 2010 Awal Tahun Stok Gas Aman Pelaksana Harus Kantongi Sertifikat BERBAGAI upaya dilakukan organisasi jasa kontruksi di Kota Tegal agar hasil pekerjaan yang dilaksanakan anggotanya bisa tepat waktu dan tepat mutu. Menghadapi pelaksanaan proyek tahun 2010, yang sesuai rencana akan dilaksanakan lelang proyek serentak mulai bulan Maret-April 2010, DPRD Kota Tegal meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selaku pengguna anggaran untuk tidak menggunakan rekanan yang bermasalah, baik terlambat pengerjaanya ataupun kualitasnya asal-asalan. Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd mengatakan, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan Pemkot, kaitannya dengan kinerja rekanan. Pasalnya, permasalahan proyek tahun 2009 disebabkan rekanan kurang profesional. Disamping kurang matangnya perencanaan dari Pemkot. Bukan itu saja, ternyata dari sisi pengawasan ju-

SAEKHUN/RATEG

DENGARKAN SERIUS - Agar bisa lolos dan mendapatkan SKTK, para peserta pelatihan sertifikasi mengikuti secara serius

ga masih banyak yang perlu dibenahi. “Kalau hasil evaluasi pengerjaan proyek tahun 2009 dijadikan patokan, kami yakin pengerjaan proyek tahun 2010 bisa lebih baik. Namun sekali lagi, itu semua kami

serahkan kepada Pemkot dan rekanan. Namun kami akan terus melaksanakan fungsi pengawasan agar hasil proyek tahun 2010 lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Nursholeh. ke hal 9 kol 5

STOK gas ukuran 3 dan 12 Kg awal tahun 2010 ini dipastikan aman dan tercukupi. Sebab, saat ini jumlah stasiun pengisian bahan bakar jenis tersebut sudah banyak berdiri. Sehingga tidak terjadi penumpukan saat pengisian seperti tahun-tahun sebelumnya. Staf Penjualan Elpiji Retno Muda Trisno Joyo mengatakan, masyarakat pemakai bahan bakar elpiji sekarang mengalami sedikit peningkatan. Ini dipengaruhi dengan program konversi yang dicanangkan pemerintah berhasil 100 persen. Sehingga masyarakat kini lebih ekonomis menggunakan gas daripada minyak tanah. Meski permintaan meningkat tetapi harga justru menurun. Hal itu dikarenakan, adanya persaingan di antara para agen gas yang semakin banyak pula. Apabila agen mematok harga tinggi ditakutkan tidak laku di pasaran. “Penurunan harga kedua elpiji ini terjadi sejak beberapa bulan lalu. Dimulai dari harga gas elpiji 12 Kg dari Rp 75 ribu sekarang menjadi Rp 73 ribu pertabung.

Sementara, elpiji ukuran 3 Kg yang tadinya Rp 12 ribu kini menjadi Rp 11.500 pertabung,” kata dia. Saat sekarang tidak perah lagi terjadi keterlambatan pasokan seperti awal tahun 2009 lalu. Sebab, tidak ada lagi antrean panjang yang terjadi saat pengisian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). Seiring bertambahnya jumlah SPBE yang ada di Tegal. Dia menambahkan, gas elpiji 3 Kg lebih banyak diminati masyarakat disbanding ukuran 12 kg. Dalam satu hari, dia bisa menjual hingga 1.500 tabug gas isi 3 Kg. Sedangkan untuk 12 kg hanya 400 tabung perharinya. Salah seorang pengecer di Jl Panggung Baru Rudi (40) membenarkan adanya penurunan harga di agen. Selain itu, pasokan elpiji saat ini lancar dan selalu tepat waktu. Dia menjual gas ukuran 3 Kg Rp 13.000 pertabung. Sementara untuk elpiji ukuran 12 kg di jual dengan bandrol Rp 75.000 pertabung. ke hal 9 kol 1

Majelis Talim Ittihadul Ummah PAI Peringati Tahun Baru Islam

Ajak Wisata dan Santuni 400 Anak Yatim Tahun baru Islam 1 Muharram 1431 H jatuh pada 18 Desember kemarin. Namun demikian, masih banyak organisasi pengajian yang merayakannya hingga saat ini. Salah satunya adalah Majelis Talim Ittihadul Ummah PAI Tegal. Seperti apa perayaannya? LAPORAN: ADI MULYADI PEMANDANGAN Obyek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI), Kamis (31/12) pagi nampak berbeda. Dimana biasanya terlihat

ADI MULYADI/RATEG

ANTRE – Ratusan ank yatim antri dengan tertib untuk mengambil jatah santunan yang diberikan Majlis Talim Ittihadul Ummah PAI Tegal.

banyak orang yang sedang berrefreshing atau berwisata. Namun hari itu nampak banyak orang yang berkumpul di masjid yang dibangun sendiri oleh Majlis Talim Ittihadul Ummah PAI Tegal. Selain itu, juga terdengar ratusan orang mengumandangkan doadoa. Serta tausiyah yang dibawakan pembina organisasi pengajian tersebut. Kegiatan tidak hanya diikuti anggota majlis saja. Tetapi terlihat juga ratusan anak-anak yang duduk manis mengikutinya. Sebelum acara doa bersama dan tausiyah anak-anak yang hadir pada saat itu juga diajak berkeliling OW PAI dengan menggunakan kereta wisata. Nampak sekali keceriaan yang terpancar dari ratusan anak yang ternyata

sudah tidak memiliki orang tua itu. Setelah beberapa rangkaian acara tadi sudah selesai, panitia membagikan santunan kepada 400 anak yatim tadi. Kemudian diikuti pula anggota majlis yang secara pribadi memberi bantuan pula. Tak hanya itu sasampainya dipintu keluar masjid 400 anak yatim itu juga memperoleh parcel dari panitia. Sekretaris Majlis Talim Ittihadul Ummah PAI Tegal Drs H Djoni Subchan mengatakan, ini dalam rangka memperingati 1 Muharram 1431 H. Kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda tahunan majelisnya, setiap tahun baru Islam. Hanya saja caranya berbeda dengan tahun sebelumnya. ke hal 9 kol 1


METRO TEGAL

4

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Tingkatkan Kualitas Proyek 2010 Pelaksana Harus Kantongi Sertifikat

BAHAN BAKAR

M SAEKHUN/RATEG

SIDAK - Rombongan Komisi I DPRD Kota Tegal cek pelaksanaan pembanguan SD yang dibiayai DAK tahun 2009.

ADI MULYADI/RATEG

ANGKUT – Salah seorang karyawan PT Retno Muda sedang menata tabung ke dalam truk.

Awal Tahun Stok Gas Aman STOK gas ukuran 3 dan 12 Kg awal tahun 2010 ini dipastikan aman dan tercukupi. Sebab, saat ini jumlah stasiun pengisian bahan bakar jenis tersebut sudah banyak berdiri. Sehingga tidak terjadi penumpukan saat pengisian seperti tahun-tahun sebelumnya. Staf Penjualan Elpiji Retno Muda Trisno Joyo mengatakan, masyarakat pemakai bahan bakar elpiji sekarang mengalami sedikit peningkatan. Ini dipengaruhi dengan program konversi yang dicanangkan pemerintah berhasil 100 persen. Sehingga masyarakat kini lebih ekonomis menggunakan gas daripada minyak tanah. Meski permintaan meningkat tetapi harga justru menurun. Hal itu dikarenakan, adanya persaingan di antara para agen gas yang semakin banyak pula. Apabila agen mematok harga tinggi ditakutkan tidak laku di pasaran. “Penurunan harga kedua elpiji ini terjadi sejak beberapa bulan lalu. Dimulai dari harga gas elpiji 12 Kg dari Rp 75 ribu sekarang menjadi Rp 73 ribu pertabung. Sementara, elpiji ukuran 3 Kg yang tadinya Rp 12 ribu kini menjadi Rp 11.500 pertabung.” Saat sekarang tidak perah lagi terjadi keterlambatan pasokan seperti awal tahun 2009 lalu. Sebab, tidak ada lagi antrean panjang yang terjadi saat pengisian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). Seiring bertambahnya jumlah SPBE yang ada di Tegal. Dia menambahkan, gas elpiji 3 Kg lebih banyak diminati masyarakat disbanding ukuran 12 kg. Dalam satu hari, dia bisa menjual hingga 1.500 tabug gas isi 3 Kg. Sedangkan untuk 12 kg hanya 400 tabung perharinya. Salah seorang pengecer di Jl Panggung Baru Rudi (40) membenarkan adanya penurunan harga di agen. Selain itu, pasokan elpiji saat ini lancar dan selalu tepat waktu. (cw1)

DPRD Temukan DAK Diborongkan SAAT Inspeksi Mendadak (Sidak), Kamis (31/12) lalu, Komisi I DPRD Kota Tegal menemukan pengerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2009 yang diborongkan. Padahal dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) soal Juklak dan Juknis DAK 2009 secara tegas dilarang diborongkan, tapi dikerjakan secara swakelola. Tak hanya itu, dari sejumlah SD yang didatangi pengerjaannya semrawut, dan dipastikan tidak bisa selesai sampai bulan Pebruari 2010. Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal Sutari SH mengatakan, pihaknya sangat terkejut saat cek pelaksanaan DAK bidang pendidikan di SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3. Sebab, pelaksana pembangunan dua SD itu ternyata satu orang.

“Kalau dua sekolah yang mengerjakan satu orang. Itu tidak mungkin swakelola dan dipastikan diborongkan. Ini melanggar juklak dan juknis, baik sistem pengerjaan maupun waktu pengerjaannya.” Menurut Sutari, temuan ini membuktikan pengawasan dari Dinas Pendidikan (Disdik) lemah. Kalau ada pengawasan, tidak mungkin sampai terjadi pengerjaan DAK bidang pendidikan yang diborongkan. Padahal aturannya tegas, dilarang diborongkan. Karena itu, pihaknya mendesak Disdik untuk melakukan sikap tegas atas temuan ini. Karena pihaknya yakin, hal yang sama dimungkinkan terjadi di SD penerima DAK lain. “Dalam waktu tegas, kami akan memanggil Disdik untuk mempertanyakan temuan ini. Kami juga akan terus melakukan

Judi Akhir Tahun Digrebek UPAYA tegas jajaran Polresta memberangkus penyakit masyarakat di akhir pergantian tahun membuahkan hasil. Tiga penjudi digrebek dan dikeler menuju mapolresta, setelah kepergok menjalankan aksinya di areal Jalan Glatik Gang II Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan. Barang bukti berupa satu set kartu remi dan sejumlah uang turut diamankan petugas. Informasi yang berhasil dihimpun, tiga penjudi masingmasing Urip Santoso ( 41) warga Jalan Cendrawasih Gang 2 Kelurahan Randugunting, Rusmono (35) Jalan Kutilang RT 09/ RW 02 Kelurahan Randugunting, dan Untung Subekti (27) warga Jalan Cendrawasih Kelurahan Randugunting sebelumnya sepakat menggelar perjudian di rumah Untung

HERMAS PURWADI/RATEG

INTEROGASI - Satu di antara tiga penjudi remi yang sempat diringkus satuan buser di hadapan tim penyidik reskrim, kemarin.

Subekti yang berada di kawasan Jalan Gelatik. Mereka menggelar perjudian dari pukul 16.00

WIB. Aktifitas mereka bertiga sempat dipantau warga yang merasa risih kampungnya diko-

tori dengan kegiatan penyakit masyarakat. Berangkat dari aduan warga ke mapolresta, satuan resmob langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat Reskrim AKP Willer Napitupulu SE menyatakan, ketiganya tak berkutik ketiga tim buser merangsek ke rumah yang dijadikan ajang perjudian. “Dari lokasi petugas berhasil mengamankan barang bukti satu set kartu remi dan uang taruhan sebesar Rp 195 ribu,” terangnya Jumat (1/1) kemarin. Ketiganya dipastikan akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. Dia menegaskan pihaknya tak akan memberi toleransi terhadap semua bentuk perjudian di wilayah hukumnya. (her)

sidak ke sejumlah sekolah penerima DAK 2009 karena pengerjaan amburadul dan semrawut,” tuturnya. Di tempat sama, anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Hj Kunharjanti SE mengungkapkan, tidak adanya kesamaan warna cat, justru terlihat kurang rapi. Seharusnya ada kesamaan warna cat dalam RAB, bukan diserahkan pada masing-masing sekolah seperti saat ini. Pelaksana DAK SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3 Khaerudin membantah mengerjakan DAK secara diborongkan, tapi di SDN Muarareja 1 kebetulan kepala sekolahnya istrinya sehingga dimintai tolong. Sedangkan di SD Kraton 3, dirinya juga hanya dimintai bantuan saja untuk menjadi pelaksana. “Keterlambatan pengerjaan SDN Muarareja 1 karenakami kesulitan air,” ujarnya. (hun)

BERBAGAI upaya dilakukan organisasi jasa kontruksi di Kota Tegal agar hasil pekerjaan yang dilaksanakan anggotanya bisa tepat waktu dan tepat mutu. Menghadapi pelaksanaan proyek tahun 2010, yang sesuai rencana akan dilaksanakan lelang proyek serentak mulai bulan Maret-April 2010, DPRD Kota Tegal meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selaku pengguna anggaran untuk tidak menggunakan rekanan yang bermasalah, baik terlambat pengerjaanya ataupun kualitasnya asal-asalan. Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Drs HM Nursholeh MMPd mengatakan, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan Pemkot, kaitannya dengan kinerja rekanan. Pasalnya, permasalahan proyek tahun 2009 disebabkan rekanan kurang profesional. Disamping kurang matangnya perencanaan dari Pemkot. Bukan itu saja, ternyata dari sisi pengawasan juga masih banyak yang perlu dibenahi. “Kalau hasil evaluasi pengerjaan proyek tahun 2009 dijadikan patokan, kami yakin pengerjaan proyek tahun 2010 bisa lebih baik. Namun sekali lagi, itu semua kami serahkan kepada Pemkot dan rekanan. Namun kami akan terus melaksanakan fungsi pengawasan agar hasil proyek tahun 2010 lebih baik dari pada tahuntahun sebelumnya,” kata Nursholeh. Sat pelatihan sertifikasi bagi rekanan, belum lama ini, Koordinator Acesor Badan Sertifikasi Kejuruan-Balai Pengembangan-Pendidikan Kejuruan (BSK-BP-Dikjur) Jawa Tengah Sutego SPd MPd menjelaskan, idealnya semua keahlian dalam pengerjaan proyek, baik tukang batu, tukang kayu, maupun keahlian lainnya harus memiliki sertifikat. Hal ini seperti yang dilakukan negara-negara maju. Namun saat ini di Indonesia su-

dah mulai ke arah sana, buktinya pelaksanaan harus mengantongi SKTK. Bahkan itu menjadi syarat wajib untuk proses pembuatan Sertifikasi Badan Usaha (SBU) CV atau PT, selaku pelaksana proyek. “Tujuan pelatihan ini dilaksanakan untuk menghindari kegagalan kontruksi dalam pelaksanaan proyek, sebab penanggungjawab teknis memilki kompeten di bidangnya dalam bentuk sertifikat (SKTK-red). Sehingga kami bisa melihat, dari tahun ke tahun pelaksanaan proyek mengalami sedikit perbaikan,” jelas Sutego. Menurut Sutego, selain membekali tenaga teknis, pelatihan ini juga merupakan amanat UU No. 18 tahun 1999, sehingga UU ini juga masuk dalam materi. Selain itu, pemateri juga menyuguhkan materi kesehatan, keselamatan kerja (K3), dan pengetahuan kontruksi, baik kontruksi beton, kayu maupun baja. “Karena ini merupakan teskis, sehingga tidak semua peserta dapat SKTK. Namun tidak menutup kemungkinan, kalau semua peserta serius dan dapat menguasai materi yang diujikan. Kami juga secara obyek akan memberikan SKTK pada mereka untuk proses pengurusan SBU,” tuturnya. Ketua DPC Gabungan Perusahaan Jasa Kontruksi (Gapeksindo) Kota Tegal Bambang Rustiono SE mengungkapkan, untuk memenuhi syarat tersebut, sebagaimana diamanatkan UU No. 18 tahun 1999, pihaknya bersama Asosiasi Perusahaan Kontruksi Seluruh Indonesia (Aspeksindo) Kota Tegal menggelar pelatihan bagi tenaga pelaksana jasa kontruksi. Sedangkan untuk pelaksanaan, pihaknya menggandeng BSKBP-Dikjur Jawa Tengah. “Walaupun kami yang melaksanakan, tapi karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas proyek pada tahun 2010, kami membuka peserta dari anggota asosiasi kontruksi lain, yang berasal dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang,” ungkapnya. (hun)


METROPOLIS

SABTU 2 JANUARI 2010

5

RADAR TEGAL

Pelanggaran PNS Sangat Minim PENERTIBAN

Inspektorat Hanya Tangani Enam Kasus

TindakTegas Pelanggar ‘CarFreeDay’ BAGI warga kota yang belakangan ini masih sering menerobos barikade penutup jalan di lintasan alun-alun , seiring digelarnya hari bebas berkendaraan setiap Minggu, mulai tahun 2010 jangan cobacoba mengulangi hal tersebut. Sebab, tindakan tegas akan dilakukan jajaran Satlantas dan tim terpadu kepada mereka yang nekad mengabaikan larangan berkendaraan di lintasan alun-alun setiap sedari pukul 05.00 hingga pukul 08.00 WIB. Kepastian menindak tegas pelanggar car fee day ini sejalan dengan keluarnya keputusan walikota nomor 660.1 tahun 2009 yang berisi larangan untuk berkendaraaan di seputar Alun-Alun setiap Minggu pagi. Keluarnya keputusan walkot itu tercuat dalam rakor dan evaluasi pemberlakukan car free day yang digelar di ruang asisten ekonomi pembangunan dan kesejahteran sosial setda Rabu (30/12) lalu. Dalam kesempatan itu, Drs M. Fanany berharap instansi terkait bisa segera berkoordinasi dengan jajaran Satlantas untuk memulai pemberlakukan tindakan tegas bagi pelanggar car free day. (her)

LALU LINTAS

HERMAS PURWADI/RATEG

SOSIALISASI - Salah satu bentuk sosialisasi seruan light on yang dilakukan Satlantas, kemarin.

Seruan Light On dan Belok Kiri Digencarkan UPAYA Satlantas Polresta menumbuhkan kesadaran hukum berlalu lintas pada warga kota, terkait pemberlakukan UULAJ nomor 22 tahun 2009 terus digencarkan. Ini terkait pemberlakuan denda sesuai undang-undang baru tersebut bagi yang masih melanggarnya, sekaligus sebagai langkah menekan terjadinya angka laka lantas. Kapolresta AKBP Drs Ahmad Husni melalui Kasat Lantas AKP Anak Agung Sukreta SH menyatakan, upaya menggencarkan kembali upaya sosialisasi pada warga kota, ditempuh semata agar nantinya warga kota tidak kaget bila didenda dalam razia tilang sesuai ketentuan undang- undang. “Saat ini banyak warga yang masih menganggap remeh kewajiban menyalakan lampu di siang hari, dan larangan berbelok ke kiri pada traffic light yang tidak disertai tanda petunjuk belok. Padahal sesuai UULAJ nomor 22 tahun 2009 yang baru disahkan pemberlakuannya, hal tersebut dapat dikenakan tilang dan denda yang jumlahnya tidak sedikit,” terangnya Jumat (1/1) kemarin. Terpisah, Kaur Bin Ops Lantas Iptu Aries Heriyanto menegaskan, upaya sosialisasi dua peraturan baru tersebut dilakukan lewat pemasangan spanduk di titik- titik perempatan jalan protokol, persimpangan jalur pantura, hingga pemberian liflet pada pengguna ranmor di pusat keramaian. “Pada penindakan dalam operasi rutin mendatang, kami sudah akan melakukan denda sesuai yang diatur dalam undang-undang. Dimana sengaja tidak menyalakan lampu di siang hari bakal diberlakukan denda sebesar Rp 100.000,” tegasnya. (her)

LAELA NURCHAYATI/RATEG

RAMAI – SPBU Pacific ramai selama liburan panjang kemarin sebagian besar berupa kendaraan pribadi.

Depot Tegal Pasok BBM 50 Persen Efisiensi Anggaran PERTAMINA depot Tegal saat ini hanya memasok sekitar 50 persen Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya. Sedangkan sisanya dialihkan ke daerah yang lebih dekat. Hal ini sebagai langkah efisiensi anggaran transportasi. ‘’Sekarang kami hanya memasok di SPBU Kota Tegal dan sekitarnya,’’ ungkap Sales Manajer area Pertamina Tegal Nurhadiya. Pengalihan ini diberlakukan sejak November 2009 lalu. Di antaranya di depot Pengapon untuk wilayah Pekalongan, depot Maos untuk wilayah Kabupaten Tegal dan Bumiayu serta depot Balongan untuk wilayah Brebes. Menurutnya, pendistribusian menggunakan kereta minyak ternyata lebih mahal dibandingkan menggunakan mobil tangki. Sehingga SPBU yang berada di wilayah tersebut langsung dikirim melalui depot-

depot yang lebih dekat. Nurhadiya menambahkan, kendati libur panjang tahun baru Islam, natal dan tahun baru masehi, namun aktifitas di depot Tegal berkurang dibandingkan sebelumnya. Namun pihaknya tetap mengarahkan satuan petugas selama libur panjang tersebut. Mulai tanggal 23 Desember 2009 hingga tanggal 8 Januari 2010 mendatang. Sebab, dikhawatirkan ada SPBU yang mengalami kehabisan bahan bakar karena kenaikan permintaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Terlihat dari tingkat penjualan selama liburan kemarin. Untuk premium naik dari 340 kilo liter (KL) menjadi 408 KL per hari. Sedangkan untuk solar terjadi kenaikan sedikit dari 300 KL menjadi 312 KL per hari. Sementara sebelum dialihkan ke depot lainnya, penjualan premium pada hari normal sekitar 713 KL dan untuk solar 730 KL. PENJUALAN NAIK

Kenaikan penjualan BBM terlihat di SPBU Pacific Jalan Mayjen Sutoyo Tegal. Untuk premium biasanya hanya 12-13 KL saat ini naik hingga 16 KL. Demikian halnya dengan penjualan pertamax naik dari 1,2 KL naik menjadi 1,6 KL. Sedangkan untuk penjualan solar masih stabil. Sebab, kendaraan berat seperti bus dan truk tidak melintas kesini. ‘’Di sini sempit, yang banyak mengisi BBM hanya kendaraan pribadi dan angkutan saja,’’ terang Agus Setiawan staff administrasi SPBU Pacific. Kenaikan penjualan BBM selama liburan juga terjadi di SPBU MURI jalan Dampyak Tegal. ‘’Kita ada kenaikan sekitar 20 persen untuk premium dan solar,’’ ungkap Yosep S Manajer operasional SPBU MURI di Jalan Dampyak Kabupaten Tegal. Dalam kondisi normal total penjualan premium dan solar sekitar 70 KL, namun sejak libur tahun baru Islam naik menjadi 89 KL per hari. (ela)

KLH Sayangkan Pemangkasan Pohon KANTOR Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal menyayangkan pemangkasan pohon yang di Jalan Gajah Mada. Selain mengurangi penghasil oksigen, pemangkasan pohon juga mengurangi penilaian adipura. Di sisi lain, pemangkasan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat musim hujan. Kasi Pengkajian Dampak dan Laboratorium Lingkungan KLH Kota Tegal Erik Purtikno mengungkapkan, seharusnya pemangkasan yang dilakukan tidak sampai memotong batang atasnya. Cukup rangting-rantingnya saja yang mengganggu jalan raya. Terlebih pohon asem yang berada di sepanjang Jalan Gajah Mada termasuk tanaman

yang kuat. ‘’Pohon asem akarnya sangat kuat, jadi kemungkinan untuk tumbang kecil meskipun usianya sudah tua,’’ terangnya. Selain itu, pohon yang dipangkas di sepanjang Jalan Gajah Mada juga tidak terlalu mengganggu jaringan listrik yang ada. ‘’Di jalur ini sepertinya tidak terlalu mengganggu jaringan listrik,’’ tambahnya. Saat ini KLH tengah memasyarakatkan penanaman pohon dalam rangka global warming. Baik melalui instansi, sekolah dan lingkungan masyarakat. Sedangkan untuk penanaman pohon di jalan-jalan merupakan kewenangan Dinas Kimtaru. Terpisah mandor jalan kota Bina Marga DPU Propinsi Jawa

Tengah Karyoto menjelaskan, pemangkasan ini merupakan instruksi dari Balai Bina Marga Jateng. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tumbangnya pohon saat musim hujan. Sebab, pohon-pohon di sepanjang Jalan Gajah Mada sudah berusia sangat tua dan rapuh. ‘’Kalau nggak dipangkas takutnya tumbang dan membahayakan pengguna jalan.” Pemangkasan ini dilakukan sejak Selasa (29/12) dan Rabu (30/12) kemarin. (ela)

PELANGGARAN-pelanggaran yang dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kota Tegal sangat minim. Dari data yang ada pada Inspektorat, selama 2009 hanya ada enam kasus yang masuk dan ditangani. Inspektur Budiyanto SH mengatakan, selama satu tahun ini, pelanggaran yang dilakukan PNS dan ditanganinya sebanyak enam kasus. Di antaranya, lima pelanggaran disiplin atau indisipliner dan satu kasus perselingkuhan. “Semua kasus tersebut sudah selesai kita tangani. Dan para pelakunya juga sudah diberi hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya Rabu siang. Dijelaskan Budi, pelanggaran disiplin itu antara lain mangkir tugas atau absen. Sedangkan kasus perselingkuhannya sudah terbukti melanggar PP 10 tahun 1983. Tentang ijin perkawinan dan perceraian bagi PNS. “Intinya selama 2009 tidak ada satupun PNS Kota Tegal yang diberhentikan alias pecat. Dari enam kasus tadi 1

orang mendapat hukuman berat, 2 sedang, dan 3 ringan,” paparnya. Dia juga menerangkan jenisjenis hukuman sesuai pasal 3 PP 30 tahun 1980 tentang hukuman disiplin PNS yaitu ringan, sedang, dan berat. Untuk ringan terdiri dari teguran lesan, tertulis, serta pernyataan tidak puas. Kemudian hukuman sedang di antaranya penundaan kenaikan gaji berkala paling lama satu tahun. Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berkala paling lama satu tahun. Penundaan kenaikan pangkat paling lama satu tahun. Sedangkan hukuman berat antara lain penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah paling lama satu tahun. Selanjutnya pembebasan dari jabatan. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Serta pemberhentian tidak hormas sebagai PNS. “Pada tahun 2010 ini, bagi enam PNS yang melanggar tadi jangan sampai mengulang kejadian yang sama. Sedangkan bagi lainnya jangan pernah melakukan hal-hal yang melanggar aturan. Karena siapapun yang melanggar langsung ditindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” pesannya. (cw1)


BREBES & BUMIAYU

6

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481

PENDIDIKAN 485 Guru Wisuda Sertifikasi

Anggaran Pembangunan Kantor Terpadu Dicoret BREBES - Anggaran proyek pembangunan kantor terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes tahap II dicoret DPRD. DPRD menilai, proyek yang dilaksanakan pada tahap I (pertama) dinilai bermasalah, karena konstruksi pondasi bangunan tidak sesuai rencana anggaran dan biaya (RAB). Ketua DPRD Kabupaten Brebes Illia Amin SH MPd mengatakan, proyek pembangunan kantor terpadu Pemkab Brebes tahap I belum bisa dilanjutkan hingga 2010. Itu lantaran hingga sekarang pihaknya

belum menerima laporan pertanggungjawaban dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait pelaksanaan proyek sebelumnya. Laporan hasil kajian teknis proyek kantor terpadu yang dilakukan tim Universitas Negeri Semarang (Unnes), menurutnya, sampai sekarang belum diserahkan kepada DPRD. Karena alasan tersebut, lanjut Illia, DPRD masih terus minta pertanggungjawaban dari DPUTR selaku pengguna anggaran. ’’Anggaran proyek tersebut dialihkan untuk dana cadangan. Namun,

jika laporan hasil pengkajian teknis dari Unnes mengatakan bahwa pembangunan proyek kantor terpadu tersebut bisa dilanjutkan, maka DPRD bisa mengalokasikan melalui anggaran perubahan (APBD Perubahan, Red),” jelasnya. Proyek yang diusulkan DPUTR Kabupaten Brebes melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2010 menelan biaya hingga Rp 17 miliar. Proyek ini pun akhirnya dicoret. Lebih lanjut Illia mengatakan, terkait

BREBES - Sebanyak 485 guru di Kabupaten Brebes resmi ikuti sertifikasi. Ke-485 orang tersebut terdiri dari guru swasta dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) hasil registrasi tahun 2009. ’’Dengan demikian, dari data yang dia miliki jumlah guru PNS yang sudah ikut sertifikasi sebanyak 1.976 dari jumlah total 8.120 orang. Sementara, guru yang sudah bersertifikat berjumlah 1.012 orang,” papar Kepala Bidang (Kabid) PPTK Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Drs Budi Adjar Parnoto SH MPd kemarin. Menurut dia, 485 guru tersebut berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes. Mereka telah diwisuda dan dinyatakan sebagai penerima tunjangan profesional guru melalui sertifikasi. ’’Guru yang ikut wisuda sertikasi itu adalah hasil akumulasi registrasi selama tahun 2009. Sementara, untuk realisasi kenaikan gaji sebesar satu kali gaji pokok sesuai dengan peraturan yang ada pada Januari tahun berikutnya,” jelasnya. Kepada mereka, Budi berpesan, agar mampu meningkatkan profesionalisme dan kreativitasnya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Brebes. Itu karena mereka telah dianggap profesional dan mendapat bantuan peningkatan kesejahteraan dari pemerintah. (mg7)

Potensi Kopi Butuh Pengembangan

RELIGI

ABIDIN ABROR/RATEG

PERSETUJUAN - Bupati Brebes Indra Kusuma menandatangi dokumen anggaran 2010 hasil rapat paripurna DPRD Kamis (31/12).

APBD Disahkan dengan Catatan ISMAIL FUAD/RATEG

DOA BERSAMA - Sejumlah ulama menggelar istighosah menyambut tahun baru, sekaligus mendoakan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Istighosah dan Tahlil Bersama BREBES - Pemkab Brebes menggelar istighosah dan tahlil bersama di Pendopo Kabupaten Brebes Kamis (31/12). Kegiatan ini untuk menyambut malam tahun baru, sekaligus sebagai ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sementara, Ketua Panitia Drs Athoillah mengatakan, dalam pergantian tahun ini penuh makna. Istighosah ini dipimpin sembilan ulama kharismatis Kabupaten Brebes. Mereka adalah Rois Suriyah PC NU Brebes KH Aminudin Mashudi, Wakil Rois Syeh Soleh Basalamah, Awan Rois KH Said Basalamah, KH Mansur Tarsudi, Ketua FKUB Kabupaten Brebes KH Rosyidi, KH Sayid Abdurohim, KH Ali Mubin, KH Turmudzi, dan KH Rouf. Sedangkan, sebagai penceramah dalam pengajian malam itu adalah Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PBNU KH Mustofa Aqil Siradj. (mg7)

penggunaan anggaran, pihaknya selalu berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI No. 20 Tahun 2009 tentang Tata Cara Penggunaan APBD 2010. Sehingga penggunaannya bisa diselaraskan dengan studi kelayakan anggaran berbasis kinerja. Sementara, Kepala DPUTR Pemkab Brebes Slamet Riyadi kepada wartawan mengatakan, laporan hasil kajian teknis yang dilakukan tim dari Unnes sampai sekarang belum turun, sehingga belum bisa diserahkan ke DPRD. (mg7)

BREBES - Setelah melalui pembahasan intensif, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabup a t e n B r e b e s Ta h u n Anggaran (TA) 2010 akhirnya ditetapkan (disahkan) menjadi APBD dalam rapat paripurna DPRD Kamis (31/12). Dalam APBD 2010, untuk pos belanja rutin dan belanja langsung dianggarkan hingga Rp 1.181.910.238 000. Meski demikian, pengesahan APBD ini bukan tanpa catatan. Contohnya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) meminta lembaga eksekutif untuk benarbenar memaksimalkan segala potensi yang ada. FPKS menilai sektor pendapatan dinilai belum maksimal menggali semua potensi yang ada.

Ke depannya, menurut FPKS, sektor-sektor itu dapat tergali dan diberdayakan sehingga pendapatan bisa meningkat. Sehingga pemkab setempat tak hanya mengandalkan bantuan dari pusat. ’’Harapan kami, segala potensi bisa dapat ditingkatkan. Karena kami melihat pendapatannya masih terlalu minim. Karenanya, kami meminta kepada pemda perlu adanya peningkatan segala sektor,” kata Juru Bicara FPKS Rustam. Sebelum APBD ditetapkan, sempat adanya pro dan kontra dari elemen masyarakat maupun internal DPRD sendiri, terutama menyangkut besaran anggaran yang diajukan. Sebagian anggota DPRD berpendapat, anggaran yang diajukan oleh Sa-

tuan Kerja Pemangku Jabatan (SKPD) dinilai tidak pro rakyat, serta lebih banyak mengurus internal birokasi daripada untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Indikasi ini terlihat dari pos anggaran belanja rutin yang angkanya sangat besar dibanding untuk belanja langsung, dengan persentase perbandingan 70:30. Sementara, Kepala Pengelola Pendapatan Kekayaan Daerah (KPPKD) Emastoni Ezam mengatakan, pendidikan dialokasikan dengan anggaran terbesar. Termasuk anggaran perbaikan infrastruktur jalan. ’’Anggaran pendidikan yang terbesar,” katanya. Bupati Brebes Indra Kusuma menjelaskan, seleksi anggaran tahun 2010 sangat ketat. (din)

PAGUYANGAN - Selain sebagai penghasil padi, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, juga memiliki potensi lebih dari hasil pertanian kopi robusta. 500 dari 700 kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dukuh Kedawung menjadikan tanaman kopi sebagai penunjang ekonomi keluarganya. Belum lama ini Pemkab Brebes menyerahkan bantuan alat pemecah kopi kepada Kelompok Tani Kopi Abadi yang berada di pedukuhan tersebut. Kepala Desa Wanatirta H Muhammad Kurdi menyambut baik bantuan alat dari pemerintah itu. Dia berharap, dengan di terimanya alat tersebut diharapkan potensi perkebunan kopi di wilayahnya akan dapat lebih maju. ’’Sebenarnya, Dukuh Kedawung telah semenjak lama merupakan daerah penghasil kopi. Umumnya warga di sana memiliki lahan perkebunan dari

warisan peninggalan orangtuanya semenjak jaman Belanda,’’ katanya kepada Radar Jumat (1/1) ’’Selain menanam, mereka juga mengolah hasil panen secara tradisional dengan jalan menumbuk biji kopi. Karena pengelolaannya masih secara tradisional, maka potensinya sulit berkembang,” lanjutnya. Kopi hasil tanaman para petani biasanya di beli oleh para pengepul yang datang langsung kepada para petani. Harga jualnya telah ditentukan oleh pengepul, dengan harga tertinggi mencapai Rp 12.000 per kilogram. Tapi tidak jarang harga jual akan jatuh senilai Rp 3.000 per kilogram. ’’Petani belum mampu menentukan harga jual, terlebih jika tengah musim panen raya. Karenanya, mereka saat ini memerlukan perhatian agar dapat turut menentukan harga jual, sehingga tidak merugi,” jelasnya. (pri)

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MENJEMUR - Seorang petani kopi Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, mengeringkan hasil panen tanaman kopi dengan mengandalkan sinar matahari.


BREBES & BUMIAYU

SABTU 2 JANUARI 2010

7

RADAR TEGAL

ISMAIL FUAD/RATEG

ISMAIL FUAD/RATEG

SALAT GHAIB – Di sela-sela berunjuk rasa, sejumlah guru tidak tetap (GTT) melaksanakan salat ghaib atas meninggalnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

KHUSYUK – Sembari menyuarakan aspirasi, GTT dan PTT khusyuk berdoa dalam kegiatan istighosah.

Ratusan GTT-PTT Turun ke Jalan BREBES - Ratusan guru dan pegawai tidak tetap (GTT-PTT) menggelar unjuk rasa di halaman DPRD Kabupaten Brebes Jumat (1/1). Mereka menuntut agar pemerintah memperhatikan nasib GTT dan PTT. Uniknya, dalam menggelar aksinya mereka tidak berorasi sebagaimana layaknya unjuk

rasa lainnya. Tapi ratusan GTT dan PTT ini justru menggelar istighosah di pelataran Gedung DPRD. Rupanya, selain menyampaikan aspirasi, aksi mereka juga bertujuan untuk mendoakan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan melaksanakan salat ghaib. ’’Kami berkumpul untuk men-

PARIWISATA

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

BERTEDUH – Pengunjung Objek Wisata (OW) Pemandian Air Panas (PAP) Kedungoleng di Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, terpaksa berteduh di pelataran parkir akibat belum adanya sarana gazebo.

Pengunjung Harapkan Penambahan Fasilitas PAGUYANGAN - Di lokasi obyek wisata pemandian air panas (PAP) Tirta Husada di Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan, Brebes, perlu dibangun gazebo. Gazebo diperlukan sebagai tempat berteduh pengunjung sekaligus melepas lelah. ’’Obyek wisata ini terlihat gersang karena idak adanya gazebo untuk duduk-duduk bersama keluarga,” kata Rohyati (37), pengunjung asal Kecamatan Cilongok, Banyumas. Ahmad Rivai dari pihak pengelola OW PAP Tirta Husada mengatakan, keluhan tersebut kerap kali disampaikan pengunjung. ’’Mereka menginginkan tempat bersantai untuk duduk-duduk,” ujarnya. Rivai mengatakan, pihaknya telah mengajukan usulan perluasan kawasan di obyek wisata ini. Perluasan tersebut, lanjut Rivai, nantinya berfungsi pembangunan gazebo dan taman bermain. ’’Sejauh ini, air panas alami memang masih menjadi satu-satunya daya tarik Objek Wisata PAP Tirta Husada,” tandas dia. PAP Tirta Husada berlokasi sekitar 5 kilometer arah barat dari pusat Pemerintah Kecamatan Paguyangan. Dengan tarif masuk Rp 2.000, pengunjung bisa menikmati fasilitas mandi air panas. Baik di pemandian umum, maupun pemandian VIP. (pri)

doakan Gus Dur selaku guru bangsa,” jelas Ketua Persatuan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (PGTT-PTT) Kabupaten Brebes Irwandi. Sosok Gus Dur, menurutnya, sebagai tokoh perintis demokrasi dan kerukunan umat beragama. Gus Dur, lanjut Irwandi, sangat perhatian terha-

dap kaum tertindas, seperti GTT dan PTT yang selama ini tertindas dengan berbagai peraturan yang membelenggu. Selain mendoakan Gus Dur, GTT dan PTT juga menuntut perbaikan nasib mereka. Sebab, menurut Irwandi, pemerintah telah mendiskriminasikan mereka. Mereka pun menuntut ada-

nya realisasi atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Pegawai Honorer Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). ’’Kami meminta kepada pemerintah untuk konsekuen merealisasikan PP No. 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer untuk diangkat menjadi

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta Pasal 39 UndangUndang (UU) Guru dan Dosen yang mengamanatkan agar jangan ada diskriminasi dan intimidasi kepada guru,” jelasnya. Kedatangan ratusan GTT dan PTT ini disambut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Brebes drh Agus Sutrisno. Di hadapan

massa, Agus berjanji akan memperjuangan nasib GTT dan PTT. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Muntoha. Muntoha juga berjanji akan membicarakan nasib serta mengawal perjuangan GTT dan PTT hingga mendapat persetujuan bupati. (mg7)

Desa Kebandungan Minim Fasilitas Transportasi BANTARKAWUNG - Warga Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, hingga saat ini terpaksa hanya mengandalkan perahu sebagai sarana penyeberangan di Sungai Pemali menuju Desa Kesambi, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Perahu yang terbuat dengan kayu tersebut selama ini memang menjadi tumpuan warga Kebandungan untuk melakukan kegiatan perekonomian maupun pendidikan. Warga menggunakan perahu tersebut untuk mempersingkat jarak tempuh. Wahyudi (36) warga Desa Kebandungan mengatakan, di luar musim libur sekolah seperti saat ini, dalam setiap hari puluhan pelajar SMP dan SMA menggunakan perahu penyeberangan untuk menuju sekolahnya di Kecamatan Kesambi. Kondisi tersebut karena belum adanya sarana penyeberangan berupa jembatan serta sekolah tingkat menengah di

desanya. ’’Sekarang memang belum ada jembatan. Jadi mereka harus ke sekolah di Kecamatan Bantarkawung yang jaraknya lebih dari 10 kilometer. Di Desa Kami belum ada sekolah SMA,” ungkapnya. Karena alasan bisa mempersingkat waktu tempuh itulah yang membuat warga Kebandungan lebih memilih menggunakan perahu penyeberaangan. Selain mengangkut penumpang manusia, perahu juga dapat sekaligus menyeberangkan warga yang kebetulan menggunakan sepeda motor. Munawar (42) warga Desa Kebandungan lainnya mengungkapkan, dengan menggunakan perahu penyeberangan itu, anak-anak di desanya yang bersekolah di Kesambi hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk berangkat ke sekolah. Itu lebih cepat jika dibandingkan menuju Kecamatan Bantarkawung yang membu-

tuhkan sedikitnya 1,5 jam perjalanan darat. ’’Selain pelajar yang akan bersekolah, penyeberangan ini juga dimanfaatkan warga yang hendak menuju Kecamatan Bumiayu dan lainnya untuk melakukan aktivitas perekonomian,” kata Munawar. Rusito (46) pemilik perahu mengatakan, dirinya telah tiga tahun melayani warga yang melakukan penyeberangan. Untuk itu, dia sendiri tidak mematok tarif penyeberangan dari para warga. Dia menerima uang jasa berapa pun rupiah yang diberikan warga. Sementara, dari penumpang selain pelajar, dalam sehari dia bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 30.000 dari jasanya itu. Warga berharap di wilayahnya bisa dibangun sebuah jembatan penyeberangan di Sungai Pemali serta sarana pendidikan setingkat SMP dan SMA, sehingga mereka tidak perlu lagi bersekolah maupun melakukan aktivitas lainnya hingga luar

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

TANPA JEMBATAN - Warga Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, Bumiayu, masih menggunakan perahu sebagai sarana penyeberangan di Sungai Pemali, karena belum adanya jembatan.

kabupaten. Kades Kebandungan Sutarto MPd saat dikonfirmasi membenarkan kondisi yang terjadi di desa ini. Dia mengaku, telah meng-

usulkan pembangunan sarana pendidikan setingkat SMP maupun SMA di desanya. ’’Kami lebih terfokus untuk mengusulkan sarana pendidikan,” jelasnya. (pri)


SLAWI METROPOLIS

8

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Bupati dan Kapolres Hibur Penonton

PENERTIBAN KoordinasiKomisidanSKPDKurang KOMISI IV DPRD Kabupaten Tegal menilai masih kurang optimalnya koordinasi intensif antara DPRD dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terutama dalam upaya meningkatkan kinerja dan kontrol. Hal ini terungkap pada salah satu kesimpulan yang diambil terhadap refleksi kinerja Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal selama masa persidangan tahun 2009, sejak pelantikan anggota DPRD pada Bulan Agustus 2009 hingga Desember 2009. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin menyatakan, kesimpulan yang diambil tersebut hanya salah satu diantara 4 kesimpulan Komisi IV. Ketiga kesimpulan lainnya diantaranya masih belum terpadunya SKPD-SKPD dalam mengimplementasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Pendek (RPJMP) dalam rencana kegiatan. Selain itu, Komisi IV juga menyimpulkan masih lambatnya pengisian jabatan kepala dinas yang kosong, sehingga berdampak pada pengurangan kualitas program kerja. “Komisi IV juga menemukan adanya beberapa jabatan struktural yang tidak sesuai dengan bidangnya,” ungkap Wakhidin. Dijelaskan Wakhidin, berdasarkan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, 17 November 2009 silam, Komisi IV mengharapkan agar ke depan program Dinkes bagi Puskesmas, agar perawatan lebih dititikberatkan pada program preventif daripada kuratif. Hal ini berdasarkan laporan evaluasi terhadap penganggaran Dinkes, yang mengalokasikan anggaran kuratif sebesar 80 persen sementara anggaran preventif hanya sebesar 18 persen. “Walaupun demikian, secara umum program Dinkes sudah baik.” Terkait dengan anggaran bantuan bagi Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Imam Masjid, dan lain-lain pada tahun anggaran 2010, Komisi IV berharap agar penganggarannya tetap. Sehingga nilai anggaran tidak turun, sebagaimana informasi yang diterima Komisi IV saat digelar rapat koordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tegal, 30 November 2009 lalu. “Untuk bantuan bagi Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Imam Masjid, dan lain-lain kami harap agar direvisi. Sehingga nominal bantuannya tidak mengalami pengurangan,”’ ujar dia yang juga anggota Fraksi PKS. (aan)

AGUS WIBOWO/RATEG

NYANYI - Bupati Tegal Agus Riyanto saat menyanyikan lagu-lagu dari Iwan Fals pada acara malam tahun baru.

5 Hari Kerja Dinilai Tak Efektif Pemkab Diminta Tinjau Ulang PELAKSANAAN 5 hari kerja di Kabupaten Tegal dinilai kalangan DPRD kurang efektif. Pasalnya, banyak instansi yang salah kaprah memraktekkan kebijakan tersebut. Sehingga berdampak pada berkurangnya kualitas pelayanan bagi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tegal diharapkan dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. Hal ini diungkapkan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Bambang Romdhon Irawanto. Menurutnya, kebijakan 5 hari kerja yang ditempuh Pemkab banyak disalahgunakan oknum yang tidak ber-

39 Orang Mati Sia-Sia SLAWI - Meski di tahun 2009, jumlah orang yang mati sia-sia di jalan akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) berjumlah 39 orang. Namun, kasus lakalantas dibanding dengan tahun 2008, untuk wilayah hukum Polres Tegal, kini mengalami penurunan. Sebab, tahun 2008 jumlah laka yang terjadi 95 kasus, dengan rincian meninggal dunia 31, luka berat (LB) 4, dan luka ringan (LR) 133 orang. Sedangkan di tahun 2009 jumlah laka bisa ditekan menjadi 92 kasus dengan MD 39 orang, LB 4, dan LR 141 orang. Kasat Lantas AKP Yuliantoro didampingi Kanit Laka Iptu Juli Monasoni, Kamis (31/12) kemarin mengatakan, tahun 2009, penurunan angka lakalantas bersama jajarannya berarti sukses, dan harus lebih ditingkatkan. ‘’Melihat angkanya saja rendah dibanding tahun lalu. Tahun 2008 jumlah laka 95 kasus, dan 2009 hanya 92 kasus. Padahal, bila angka atau jumlah di tahun 2009 lebih banyak sekitar 10 kasus dibanding tahun sebelumnya juga tidak bisa dikatakan naik,’’ terang dia mantap. (gus)

tanggungjawab, baik secara individu maupun kelembagaan. Kebanyakan penyalahgunaan itu terutama pada praktek jam kerja yang diberlakukan. “Apa gunanya 5 hari kerja kalau ternyata pada hari Senin sampai Kamis jam kerja hanya jam 12.00 WIB saja. Sementara hari Jumat, praktis tidak ada pelayanan karena petugas berdalih sedang melakukan olah raga. Kejadian seperti ini banyak kita jumpai di balai desa, kantor kelurahan, kantor kecamatan, dan beberapa kantor instansi di lingkungan Pemkab,’’ tandas BR Irawanto yang juga anggota Fraksi PDIP. Hal senada diungkapkan anggota Komisi I DPRD, H Syamsul Ma’arif. Berdasarkan inspeksi yang dilakukannya ke sejumlah

kantor pelayanan publik, ternyata ditemukan fakta kurang optimalnya petugas dalam menjalankan kebijakan 5 hari kerja. Dia menilai, kebijakan 5 hari kerja itu perlu dikaji ulang untuk mengukur tingkat efektifitasnya bagi pelayanan kepada warga. “Implementasi pelaksanaan 5 hari kerja ini perlu dikaji ulang. Beberapa kali saya mencoba melihat secara langsung berdasarkan pengaduan warga. Memang banyak ditemukan kurang optimalnya kinerja para petugas sebagai pelayan masyarakat,” ujar H syamsul Ma’arif yang juga anggota Fraksi PDIP. Sementara itu, Wakil ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Helmi Amrulloh, juga menyatakan hal senada. Me-

nurutnya, penerapan kebijakan 5 hari kerja hendaknya tidak serta merta dilaksanakan di seluruh tingkatan instansi di Kabupaten Tegal. Menurutnya, kebijakan 5 hari kerja itu hendaknya dapat dilaksanakan secara bertahap sejak mulai di tingkat pemerintahan Kabupaten Tegal terlebih dahulu, sebelum dilaksanakan di tingkatan pemerintahan kecamatan hingga pemerintahan desa/kelurahan. “Saya rasa, tingkat efektivitas kebijakan 5 hari kerja ini baru bisa dilaksanakan di tingkat kabupaten. Itu pun menurut saya, tidak semua jajaran SKPD

siap menjalankannya. Untuk tingkatan kecamatan dan desa, saya rasa belum saatnya kebijakan 5 hari kerja ini dilaksanakan. Kalau perlu kebijakan ini agar ditinjau ulang demi optimalisasi pelayanan kepada warga,” ujarnya. Kalangan DPRD menilai, penyalahgunaan kebijakan 5 hari kerja itu bertumpu pada tanggung jawab petugas sebagai pelayan masyarakat. Jika setiap petugas memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugasnya, niscaya kebijakan 5 hari kerja tersebut dapat dilaksanakan secara optimal. (aan)

SUASANA malam tahun baru 2010 yang diadakan oleh PT Djarum Distrik Tegal yang menghadirkan penyanyi terkenal asal Bandung yakni Seurieus Band, kemarin malam, di depan Monumen GBN Slawi, beda dibandingkan dengan sejumlah wilayah lainnya. Pasalnya, Bupati Tegal H Agus Riyanto dan Kapolres AKBP Wahyu Handoyo SE rupanya juga bisa menghipnotis ribuan penonton yang ikut berjingkrak dan tumplek blek di jalan protokol Slawi, layaknya penyanyi yang sudah hits. Ya, gemerlap oleh sorotan lampu dari panggung Djarum Super ‘Old N New Rock Concert’ Seurieus Band, maupun grup band lokal Eraser serta GOne yang mengiringi Wahyu Handoyo yang berpenampilan bak vokalis ST 12 Charli, membuat ribuan penonton sempat tercengang. Kapolres Tegal yang sebelumnya mengenakan baju dinasnya saat memberikan sambutan, ternyata saat hendak tampil untuk bernyanyi

langsung merubah tampilan bajunya termasuk model rambutnya yang digaya spicke. Tampilan seorang Kapolres yang nampak beda dan gaul tersebut membuat ribuan penonton terhipnotis, tak kalah dengan tampilan penyanyi aslinya. Demikian pula dengan tampilan Bupati Tegal H Agus Riyanto yang tak kalah serunya, saat membawakan beberapa lagu dari Iwan Fals. Suaranya yang memang agak serak, membuat ribuan penonton dari Slawi, Tegal, Brebes maupun Pemalang ikut bernyanyi bersama di tengah acara malam pergantian tahun tersebut. Seperti lagu yang berjudul Hatiku Hampa, maupun lagu Isabela ST12 ikut dinyanyikan kapolres hingga ribuan penonton ikut berjingkrak. Acara pesta kembang api yang dihadiri ribuan penonton dari berbagai daerah, dan juga menyuguhkan penyanyi terkenal asal Bandung yakni Seurieus Band, berjalan aman dan lancar. (gus)


ENTERTAINMENT

SABTU 2 JANUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Tata Young

‘Kesengsem’ Masakan Indonesia BERAGAMNYA makanan khas Indonesia sudah banyak diakui kelezatannya di dunia internasional. Salah satu artis yang juga kesengsem adalah Tata Young. Musisi asal Thailand itu mengaku sangat menyukai masakan dari tanah air. “Saya menyukai makanan Indonesia,” kata Tata Young, wanita berdarah campuran Amerika-Thailand di Jakarta, Kamis (31/12). Tata berada di Jakarta untuk menggelar konser mini spesial akhir tahun di Hotel Mulia Senayan, Kamis (31/12) malam. Wanita kelahiran Thailand, 14 Desember 1980, tersebut mengaku menyukai nasi goreng yang disediakan pihak hotel untuknya. Selain nasi goreng, ia juga menyukai menu ayam bumbu pedas yang dicampur dengan nasi putih. Dan selama berada di Jakarta, Tata yang menyukai tari Bali ini mengaku ingin mencicipi beberapa menu makanan Indonesia lainnya. “Saya ingin mencicipi makanan yang benar-benar khas Indonesia,” katanya. Namun, meski menyukai makanan Indonesia, ia tetap mengakui bahwa makanan khas Thailand masih menduduki peringkat satu menurut seleranya. Artis internasional yang belum lama ini merilis album ketiga bertajuk READY FOR LOVE ini akan menghibur para penggemarnya di Jakarta dengan menggelar konser spesial tahun baru di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan 31 Desember. Selain Tata Young, Hotel Mulia Senayan juga menghadirkan Melly Goeslaw. (ant/boo)

Inul Daratista

“Gus Dur Saya Anggap Bapak Sendiri” BAGI seorang pedangdut Inul Daratista, kepergian Gus Dur, Rabu (30/12) lalu, menyisakan kecewa di hati pelantun Kocok-Kocok ini. Ratu Ngebor ini belum sempat menjenguk almarhum, hingga ajal menjemputnya. “Kemarin bangun tidur dibangunin suami, saya kaget, biasanya dia sakit saya jenguk. Saat ini, dia sakit gak ada yang kasih tahu, saya menyesal gak jenguk,” sesal

Inul. Sosok Gus Dur di mata Inul bukan hanya ulama, melainkan sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri. “Bagi saya beliau sosok ulama bukan Presiden, beliau bagi saya kyai. Aku melihat beliau saya anggap bapak sendiri, dia melindungi saya di Jakarta saat saya jadi fenomena dulu, dia bilang ‘Jangan takut selagi kamu benar.’ (kpl/ato/riz)

Giring Nidji

“Gus Dur Diplomat Ulung MENINGGAL bapak sekaligus guru bangsa Gus Dur menyisakan duka yang mendalam berbagai kalangan termasuk para selebritis. Sosok Gus Dur yang kontroversial tak akan dilupakan oleh vokalis grup band Nidji, Giring. Menurut Giring, Gus Dur adalah sosok pemimpin yang memberi kebebasan kaum China untuk merayakan hari raya Imlek di Indonesia. “Sosoknya kontroversial, soalnya apapun yang dikatakan itu kita gak ngerti, tapi kalau kita paham itu akan baik sekali,” terang Giring.

Awal Tahun Stok Gas Aman dari halaman 3 “Sekarang sudah tidak ada lagi kata stok kosong. Saat ini, SPE di Tegal sudah ada tiga. Di Lebaksiu, Sidaharja, dan Jl Mataram sehingga dipastikan

stok selalu ada,” katanya. Demikian pula Pengecer di Jl Werkudoro Sutinah (36). Menurutnya, pasokan dari agen sekarang tidak pernah terlambat. Harga di agen pun sejak beberapa bulan lalu ada sedikit pe-

nurunan. Menurut dia, konsumsi gas saat ini kondisinya stabil tidak ada lonjakan atau penurunan. Hanya pada saat menjelang lebaran kemarin saja yang agak banyak permintaan.

Tingkatkan Kualitas Proyek 2010 “Masyarakat lebih banyak yang menggunakan gas 3 Kg daripada 12 Kg. Mungkin karena harga yang 3 Kg terjangkau sehingga lebih banyak peminatnya,” pungkas Sutinah. (cw1)

Ajak Wisata dan Santuni 400 Anak Yatim dari halaman 3 “Tahun lalu dari kita yang mendatangi anak-anak yatim dari Kabupaten dan Kota Tegal. Nah tahun 2009 ini mereka kita ajak ke tempat wisata dan memberinya santunan. Kenapa ke PAI? Karena di tempat wisata tersebut kita me-

miliki masjid yang dibangun sendiri dengan dana kurang lebih Rp 1 miliar. Yang tujuannya untuk menghilangkan image PAI yang buruk selama ini.,” katanya. Dijelaskan, anggaran yang digunakan dalam pemberian santunan dan wisata anak yatim tersebut, totalnya kurang lebih

Rp 30 juta. Dari jumlah tersebut donatur terbesar adalah Hj Rahayu dengan nilai Rp 5 juta tunai. “Beliau adalah ibu dari Walikota Tegal Ikmal Jaya SE Ak. Selain itu, juga banyak anggota yang secara pribadi memberikan santunan langsung pada saat pelaksanaan kegiatan,” ujar

Djoni. Hingga akhir kegiatan, acara yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tidak terjadi kendala apapun. Meskipun jumlah anak yatimnya mencapai ratusan tetapi pembagian berjalan dengan tertib. Mereka teratur antri untuk giliran mendapatkan jatahnya. (*)

DPRD Temukan DAK Diborongkan dari halaman 3 “Dalam waktu tegas, kami akan memanggil Disdik untuk mempertanyakan temuan ini. Kami juga akan terus melakukan sidak ke sejumlah sekolah penerima DAK 2009 karena pengerjaan amburadul dan semrawut,” tuturnya. Di tempat sama, anggota Komisi I DPRD Kota Tegal Hj

Kunharjanti SE mengungkapkan, tidak adanya kesamaan warna cat, justru terlihat kurang rapi. Seharusnya ada kesamaan warna cat dalam RAB, bukan diserahkan pada masing-masing sekolah seperti saat ini. “Ini pelajaran, ke depan kami minta ada ketegasan dalam RAB soal kesamaan warna cat agar kelihatan rapi. Selain itu, kami juga menyayangkan ke-

semrawutan pengerjaan DAK. Padahal untuk DAK pendidikan, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 25 miliar lebih,” ungkapnya. Pelaksana DAK SDN Muarareja I dan SDN Kraton 3 Khaerudin membantah mengerjakan DAK secara diborongkan, tapi di SDN Muarareja 1 kebetulan kepala sekolahnya istrinya se-

hingga dimintai tolong. Sedangkan di SD Kraton 3, dirinya juga hanya dimintai bantuan saja untuk menjadi pelaksana. “Keterlambatan pengerjaan SDN Muarareja 1 karena faktor air, kami kesulitan mendapatkan air,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Disdik Kota Tegal Budiastuti saat dikonfirmasi tidak mau komentar. (hun)

Walkot Periksa Room Karaoke dari halaman 3 Pada kesempatan tersebut, Walikota Tegal Ikmal Jaya SE Ak berpesan agar para pemuda yang berpesta tahun baru menjaga ketertiban. Mereka juga tidak diperbolehkan melakukan konvoi dengan menggunakan sepeda motor. “Saya harap Bikers Tegal bisa memberi contoh club-club motor lainnya. Yakni ikut menjaga kondusivitas yang selama ini sudah bagus, khususnya pada malam tahun baru ini,” katanya. Selain itu, Ikmal juga menyampaikan bahwa Kota Tegal saat ini sudah menjadi lalu lintas narkoba. Dalam setiap minggunya Kasat Narkoba Polresta hampe dipastikan menangkap

para pengedar, pemakai dan penjual barang haram itu. Dengan demikian, generasi muda yang ada di Kota Tegal harus menjauhi narkoba. “Jangan sekali-kali mempunyai keinginan utuk mencoba atau mencicipinya. Dan pada pesta malam tahun baru dan ulang tahun ini jangan diselingi dengan pesta-pesta lainnya. Baik itu narkoba, miras, dan hal lain yang negative,” pesannya. Setelah meniup lilin sebagai simbolis perayaan ulang tahun Bikers Tegal, rombongan kembali melanjutkan sidak. Tempat kedua yang dicek adalah PAI. Karena di OW tersebut terlihat aman, kegiatan dilanjutkan ke Orange Family Karaoke. Di tempat tersebut, Walkot

dan jajarannya memeriksa semua room yang ada pengunjungnya. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya praktik mesum. Pada kesempatan itu, Walkot mencoba berkaraoke sebentar kemudian melanjutkan perjalanan. Lokasi keempat yang disidak Xcite karaoke. Di tempat tersebut pada malam tahun baru terkesan sepi, sebab hingga pukul 22.00 WIB belum ada satu pengunjung pun yang datang. Selanjutnya, rombongan ke diskotik Zodiac dan Musro. Setelah dipastikan aman rombongan kembali dan menuju ke Bank Jateng untuk merayakan pesta tahun baru di tempat tersebut. Meski tidak ada pesta kembang api yang diprakarsai Pem-

“Seperti dia memberikan kesempatan Tahun Baru China yang sebelumnya gak pernah, itu kan bagus sekali,” sambung Giring saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (31/12). Selain sebagai sosok yang kontroversi, Giring juga menyebut Gus Dur sebagai seorang diplomat ulung karena sepak terjangnya membuka hubungan dengan Israel, yang perlu pemikiran lebih untuk orang ingin mengartikan hubungan diplomat dengan Israel. “Buat saya Gus Dur ini seorang diplomat yang sangat ulung. Waktu itu membuka hubungan dengan Israel sebenarnya ada tujuannya, Gus Dur sangat pinter. Jadi saking pinternya kadangkadang kita sampai gak ngerti, butuh pengertian yang sangat besar,” tutur Giring. (kpl/buj/riz)

kot, pesta rakyat yang selalu terjadi pada tahun baru ini berjalan dengan meriah. Itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang berlalulalang sambil meniup terompet dari segala penjuru. (cw1)

dari halaman 3 Sat pelatihan sertifikasi bagi rekanan, belum lama ini, Koordinator Acesor Badan Sertifikasi Kejuruan-Balai Pengembangan-Pendidikan Kejuruan (BSK-BP-Dikjur) Jawa Tengah Sutego SPd MPd menjelaskan, idealnya semua keahlian dalam pengerjaan proyek, baik tukang batu, tukang kayu, maupun keahlian lainnya harus memiliki sertifikat. Hal ini seperti yang dilakukan negara-negara maju. Namun saat ini di Indonesia sudah mulai ke arah sana, buktinya pelaksanaan harus mengantongi SKTK. Bahkan itu menjadi syarat wajib untuk proses pembuatan Sertifikasi Badan Usaha (SBU) CV atau PT, selaku pelaksana proyek. “Tujuan pelatihan ini dilaksanakan untuk menghindari kegagalan kontruksi dalam pelaksanaan proyek, sebab penanggungjawab teknis memilki kompeten di bidangnya dalam bentuk sertifikat (SKTK-red). Sehingga kami bisa melihat, dari tahun ke tahun pelaksanaan proyek mengalami sedikit perbaikan,” jelas Sutego. Menurut Sutego, selain membekali tenaga teknis, pelatihan ini juga merupakan amanat UU No. 18 tahun 1999, sehingga UU ini juga masuk dalam materi. Selain itu, pemateri juga menyuguhkan materi kesehatan, keselamatan kerja (K3), dan pengetahuan kontruksi, baik kontruksi beton, kayu maupun baja. “Karena ini merupakan teskis, sehingga tidak semua peserta dapat SKTK. Namun tidak

menutup kemungkinan, kalau semua peserta serius dan dapat menguasai materi yang diujikan. Kami juga secara obyek akan memberikan SKTK pada mereka untuk proses pengurusan SBU,” tuturnya. Ketua DPC Gabungan Perusahaan Jasa Kontruksi (Gapeksindo) Kota Tegal Bambang Rustiono SE mengungkapkan,

untuk memenuhi syarat tersebut, sebagaimana diamanatkan UU No. 18 tahun 1999, pihaknya bersama Asosiasi Perusahaan Kontruksi Seluruh Indonesia (Aspeksindo) Kota Tegal menggelar pelatihan bagi tenaga pelaksana jasa kontruksi. Sedangkan untuk pelaksanaan, pihaknya menggandeng BSKBP-Dikjur Jawa Tengah. (hun)


CMYK

METROPOLIS

SABTU, 2 JANUARI 2010

10

RADAR TEGAL

Program Tegal Sehat Disorot Ikmal: Pemkot Gerakan Kebersihan

LAELA NURCHAYATI/RATEG

CINDERAMATA – Sekda Tegal Edy Pranowo menyerahkan cinderamata kepada purna tugas PNS di lingkungan Pemkot Tegal.

PROGRAM Tegal Sehat yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) pada tahun 2010 disorot sejumlah anggota DPRD Kota Tegal. Pasalnya, aktivitas pelabuhan yang selalu menimbulkan bau busuk sampai saat ini belum bisa tertangani Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Sehingga kondisi ini dinilai sangat kontra dengan rencana Pemkot, yang akan mencanangkan program Tegal Sehat pada tahun 2010. Anggota Komisi II DPRD kota Tegal Stella Emilina SH mengatakan, kalau pencanangan program Tegal Sehat tahun 2010 ingin berhasil, Pemkot harus secepatnya melakukan penanganan bau busuk

yang berasal dari aktivitas di Pelabuhan. Karenanya perlu ada kajian yang mendalam soal masalah ini, dan diharapkan pada tahun 2010 bisa ditangani. “Bagaimana kondisi rumah tangga akan sehat, kalau kondisi lingkungannya juga tidak sehat karena bau limbah di pelabuhan yang sangat menyengat. Sehingga kalau program Tegal Sehat ingin berhasil, masalah ini harus secepatnya ditangani,” kata Stella. Menurut Stella, selain masalah bau limbah pelabuhan, Pemkot juga harus melakukan penanganan terhadap lingkungan kumuh yang masih terdapat di sejumlah wilayah. Antara lain, di Kelurahan Mintaragen, Tegalsari dan Muarareja. Karena itu, untuk penanganan masalah tersebut, Pemkot harus bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung

program tersebut. “Dengan sisa waktu yang ada, kami minta Pemkot harus mencari solusi atas masalah kesehatan yang ada. Jangan sampai program Tegal Sehat hanya slogan belaka, tapi kenyataannya tidak maksimal,” tuturnya. Secara terpisah, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menegaskan, menghadapi masalah yang dikemukan atau disampaikan anggota DPRD, Pemkot akan melakukan gerakan kebersihan di lingkungan pelabuhan dan menata ulang saluran-saluran irigasi yang ada. Saat ini sedang dilakukan penelitian oleh Universitas Trisakti tentang penanganan bau yang kurang sedap. “Kami yakin program Tegal Sehat bisa maksimal, soal adanya bau tak sedap dari pelabuhan dalam waktu dekat akan kami tangani,” tegas Ikmal. (hun)

69 Purna Tugas Dilepas SEBANYAK 69 purnatugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Tegal dilepas Selasa (29/12) malam. Purnatugas PNS ini kali ini merupakan period ke-2 dari 1 Juli hingga 1 Desember 2009. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal Dyah Kemala Shinta menyebutkan dari 69 purna tugas ini 58 orang di antaranya sudah masanya pensiun. Sedangkan 2 orang pensiun

dini dan 9 lainnya meninggal dunia. Mereka di antaranya dari staff medis dan paramedic sebanyak 7 orang, kasek dan guru 21 orang, staff 27 orang dan tenaga fungsional lainnya 3 orang. Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Pranowo mewakili Walikota Tegal dalam sambutannya menjelaskan, pelepasan ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir dari pembinaan PNS bagi

mereka. Diharapkan dengan purna tugas ini tidak berhenti memberikan sumbangsih untuk masyarakat serta pembangunan Kota Tegal. Edy juga berharap dengan bertambahnya usia para purna tugas PNS ini bertambah pula bijak dan lainnya. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB ini ditandai dengan pemberian cinderamata. (ela)

Makin Tegal Ikut Kehilangan TEGAL - Wafatnya mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) membawa duka mendalam bagi Bangsa Indonesia. Rasa duka itu tidak hanya dirasakan kalangan Nahdliyin, namun segenap elemen bangsa ikut berduka sedalamdalamnya. Termasuk dari segenap etnis Tionghwa, juga merasakan hal sama. Selama ini mereka mengenal Gus Dur sebagai figur yang telah berjasa menghapus semua belenggu, yang selama ini dirasakan warga Tionghwa. Segala aturan yang sangat membatasi gerak langkah warga Tionghwa oleh Gus Dur, akhirnya dihapuskan. Kini etnis Tionghwa, bisa beribadah sesuai yang menjadi keyakinannya selama ini. Tidak hanya itu, ekspresi kesenian barongsai yang sebelumnya sangat dibatasi. Hanya di lingkungan kelenteng, namun dibawah kepemimpinan Gus Dur, kesenian ini bisa berkembang. Sama dengan kesenian lain, yang mana tumbuh dengan semarak. Sekat-sekat yang selama ini membelenggu, dan berkat jasa Gus Dur benteng pembatas itu terhapuskan.

ABIDIN ABROR/RATEG

PEDULI - Ketua Makin Tegal Gyong-Gyong pada pers menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Karena itu atas kepergian Gus Dur, untuk selama-lamanya benar-benar membawa duka mendalam. Dalam hal ini Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Tegal, seperti halnya elemen lain benar-benar merasa kehilangan. Karenanya sebagai wujud terima kasih, tiga

jam setelah Gus Dur meninggal, Makin Tegal, Rabu (30/12), menggelar doa bersama di Lithang Jalan Gurame Kota Tegal. Segenap pengurus Makin, malam itu penuh khidmat memanjatkan doa pada Tuhan Yang Maha Esa. Termasuk

Yayasan Tri Dharma Tegal (YTDT), yang secara bersama memanjatkan doa atas kepergian seorang Gus Dur. Semoga segala kebaikan, dan jasa dari Gus Dur diterima Tuhan Yang Maha Kuasa. Ketua Makin Tegal Lie Ing Liong, atau akrab dipanggil Gyong-Gyong mengakui apa yang telah ditorehkan Gus Dur, sangatlah luar biasa. “Dari Gus Dur, sehingga semua aturan yang membatasi kami warga etnis Tionghwa akhirnya dicabut. Kami disini benar-benar kehilangan, “ kata GyongGyong, disampaikan usai memanjat doa bersama sambil mengusap air mata. Senada itu disampaikan Ketua YTDT Kwee Hong Koen, bahwa apa yang dilakukan Gus Dur merupakan bentuk polarisasi untuk mencapai keharmonisan. “Gus Dur, kita anggap sebagai pribadi yang sangat memahami bahwa ciptaan adalah merupakan satu kesatuan. Dalam hal ini berpolarisasi untuk mencapai kebersamaan. Yang sekaligus bisa menunjukan perbedaan, dan bisa menunjukan rasa hormat,” kata Kwee Hong Koen. (din)

ABIDIN ABROR/RATEG

KHIDMAT - Doa tahlil untuk Gus Dur penuh khidmat menggema di Kantor DPC PKB Kota Tegal.

Warga PKB Gelar Tahlil Bersama SEBAGAI bentuk ungkapan haru, sekaligus mendo’akan almarhum KH Abdurahman wahid (Gus Dur), DPC PKB Kota Tegal mengintruksikan kepada PAC dan Pengurus ranting, serta mengajak warga NU mengikuti tahli bersama di Kantor DPC PKB Kota Tegal Jalan Baladewa Tegal. Bahkan sejumlah anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKB juga secara pribadi menggelar tahlil bersama di rumahnya untuk mengenang dan mendoakan sang deklarator PKB. Ketua DPC PKB Kota Tegal Tri Wibowo mengatakan, mulai malam Jumat, pihaknya menggelar tahlil bersama untuk mendoakan arwah Gus Dus, selaku deklartor PKB yang telah wafat pada Rabu malam di RSCM Jakarta. Pelaksanaan tahlil bersama dilaksanakan bada sholat Isya. Karena itu,

pihaknya menginstruksikan PAC dan Pengurus Kelurahan, dan kader dan simpatisan PKB, serta warga NU untuk bersamasama melakukan tahlil bersama. “Kami cukup bangga memiliki deklarator Gus Dur karena beliau guru bangsa. Berkat jasa Gus Dur PKB ada. Karena itu sebagai ucapan belasungkawa kami menggelar tahlil bersama untuk mendo’akan arwahnya,” kata Tri Wibowo, Kamis (31/ 12). Secara terpisah, Ketua PAC PKB Tegal Timur, yang juga sekretaris Fraksi PKB DPRD Kta Tegal Heri Budiman mengatakan, walaupun DPC menggelar tahli bersama, tapi pihaknya akan tetap melaksanakan tahlil bersama selama 7 hari di Mushola Baitu Islam RT 06 RW 01 Kelurahan Kejambon Kota Tegal. “Kami sudah minta warga lingkungan mushola Baitul Is-

lam, melalui takmir mushola untuk bersama-sama membacakan tahlil bersama untuk Gus Dur. Pelaksanaan tahlil akan kami laksanakan setelah sholat maghrib,” ungkap Heri Budiman. Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tegal Anshori Azizi menegaskan, secara pribadi bersama pengurus, kader dan simpatisan PKB se-Kecamatan Tegal Selatan juga menggelar tahlil bersama untuk Gus Dur di rumahnya. Tahlil dan do’a bersama akan dipimpin langsung Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kota Tegal KH Zaeni Nadzief. “Kami betul-betul kehilangan, semoga kami dapat meneladani perjuangan beliau. Beliau orang besar, dia memiliki jasa besar dalam demokrasi, keadilan, komitmen kepada orang kecil,” tegas Anshori. (hun)

Spaghetti Goreng Seafood, Menu Itali Harga Indonesia MAKANAN khas negeri eropa nampaknya sudah tidak asing di lidah kita yang jawa. Terlebih anak muda saat ini cenderung menjadi tren atau gaya yang akhirnya menjadi kebiasaan mereka. Tak heran beberapa menu ala british justru menjadi menu andalan di warung makan atau cafee mereka. Seperti di Quick Chicken, restoran yang menyediakan menu utama ayam ini justru mengandalkan spageti goreng seafood. Selain memiliki banyak penggemar, menu ini juga jarang ditemui di restoran atau kafe lainnya. Bahan dan cara pembuatannya hampir sama dengan spageti lain. Bedanya bumbu dasar yang digunakan dan saos spagetinya. Sesuai dengan namanya seafood, spageti ini berisikan seafood yaitu cumi dan udang. Premix migor sebagai bumbu dasar menciptakan aroma dan rasa tersendiri pada menu satu ini. Belum lagi saos spageti khas quick chicken yang merupakan ramuan rahasia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Racikan sendiri ini menjadi senjata utama dalam menyediakan menumenu yang pas di lidah konsumen. Udang dan cumi yang

CMYK

masih segar dan baru dimasak saat ada pesanan memberikan aroma dan rasa manis tersendiri di lidah. Yang lebih uniknya lagi, makanan khas negara Italia ini bisa didapatkan dengan harga Indonesia alias sangat terjangkau. Cukup Rp 7.500 kita bisa menikmati spageti goreng seafood. Pastinya ini menjadi

alternative datar resto yang akan dikunjungi khususnya bagi pecinta sea food. Quick Chicken yang belum lama ini mengadakan grand opening memiliki dekorasi yang unik dan menarik perhatian dengan dominasi warna kuning dan merah yang genjreng. Di sini juga menyediakan menu unik lainnya seperti mie goreng seafood, kwetiau, burger, dan aneka menu berbahan dasar ayam. Terpisah Umar Syarif selaku Area Manager Quick Chicken mengungkapkan beragam menu yang ditawarkan memiliki cita rasa khas yang diolah dengan standar pengawasan ketat ini untuk kalangan low end sebagai sasaran. Khususnya untuk kalangan pelajar. Selain menu-menu diatas, pihaknya juga menyediakan beberapa menu istimewa seperti paket I yang berupa nasi, sayap, dan es teh hanya Rp 5.500. Tersedia pula, paket II yang terdiri dari nasi, dada atau paha atas serta es teh hanya Rp 7.500. Untuk paket II terdiri dari nasi, chicken steak serta es teh hanya Rp 7.500. Sedangkan paket IV berupa chicken burger dan es teh hanya Rp 6.500.

reng, kwetiau goreng, chicken strip dan sebagainya. Untuk minuman, terdapat beragam jus, soft drink, es campur, es teler, es sarang burung, es degan, es cincau dan sebagainya. Quick Chicken Tegal, jelasnya, merupakan cabang ke-73 dari seluruh cabang yang ter-

Pengunjung juga bisa menikmati fried chicken, French

fries burger, burger, soup jagung, steak, spaghetti, nasi go-

sebar di beberapa kota. Untuk meningkatkan pelayanan, dia juga memberi kesempatan kepada pelanggan yang akan mengadakan ulang tahun dan sebagainya dengan menyediakan tempat yang akan dipajang secara spesial. (laela nurhayati)


CMYK

SABTU, 2 JANUARI 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

LANGKAH AWAL BARCELONA - Januari adalah bulan paling penting buat Barcelona. Paro musim kedua Liga Primera mulai dibuka, demikian pula Copa del Rey yang sudah memasuki babak 16 Besar. Bisa dibilang, kalau berniat mempertahankan dua trofi tersebut, inilah saat yang tepat untuk tancap gas mengumpulkan kemenangan. Nah, kiprah Barca (sebutan Barcelona) di paro musim kedua ini akan diawali dengan menjamu Villarreal di Nou Camp dini hari nanti. Dari segi peringkat, Barca yang musim lalu memborong enam gelar hingga ke level dunia itu boleh jemawa. Villarreal kini bercokol di posisi ke sembilan. Namun, tim besutan Ernesto Valverde itu bukan lawan yang mudah ditundukkan. Kapal Selam Kuning (julukan

ADI MULYADI/RATEG

MERIAH – Pesta tahun baru di Paradiso Café berlangsung semarak dan meriah.

Paradiso Cafe

Sexy Dancer dan Program Baru

MERAYAKAN malam pergantian tahun Kamis (31/12) malam, Paradiso Café menggelar New Year Party With Sexy Dancer Paradiso Café. Ini dilakukan untuk memanjakan para pelanggan pada penghujung tahun 2009. Selain itu, café yang sudah tidak asing bagi masyarakat Tegal ini juga membuat program baru pada 2010 ini. Yakni buka mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. Dengan tiga paket yang ditawarkan menggunakan system booking on calling. Manager Paradiso Café Nani Cahya mengatakan, untuk menyambut datangnya tahun baru Paradiso menyuguhkan beberapa acara untuk pelanggan. Diantaranya mulai pukul 22.00 sampai 23.00 WIB hose music and dance together. Kemudian 23.00 -24.00 dance with sexy dancer paradise café. Serta pukul 01.0003.00 WIB kembali seperti acara pertama. Dalam pelaksanaan juga diselingi dengan doorprize dan game buat para pengunjung. “Malam tahun baru ini kita mencoba menyuguhkan sesuatu yang lain dari malammalam biasanya. Sehingga pelangga tidak bosan dan selalu ingin berkunjung ke Paradiso,” ungkapnya.

Sexy Dancer yang dihadirkan, paparnya, adalah dari Cirebon serta dari Paradiso sendiri. Untuk memeriahkan tahun baru ini kita bekerja sama dengan Clas Mild. Sehingga sengan tiket masuk Rp 2.000 pelanggan mendapatkan satu bungkus Clas Mild dan soft drink. Tak hanya itu, lanjut Nani, pada malam itu Paradiso juga melaunching program baru yang berlaku mulai 1 Januari 2010. Yaitu paket 1 dengan tarip Rp 1.000.000 mendapat free hall kapasitas maksimal 30 orang. Free dua Pemandu Lagu (PL) dan free soft drink. Paket 2, seharga Rp 750.000 mendapat fre hall dan sof drink. Paket 3 dibandrol Rp 500.00 hanya mendapat free hall saja. Pemesanan bisa melalui telephone, waktu yang disediakan pukul 13.00 sampai 17.00 WIB. “Selain program baru tersebut Paradiso juga akan menambah jumlah room pada 2010. Kurang lebihnya sekitar 6 room berlokasi disebelah Selatan gedung café sekarang. Ini dilakukan lantaran banyaknya pelanggan semakin bertambah dari hari ke hari,” ujar Nani lagi. Dia juga menyampaikan selam dipimpinnya omzet Paradiso selalu melampaui tarjet. Pada bulan pertama di pimpinnya tarjetnya Rp 50 juta dapat terrealisasi Rp 56 juta. Bulan ke dua tarjet Rp 75 juta pemasukan yang diperoleh mencapai Rp 75 juta. Dan pada awal tahun ini dia mentarjetkan Rp 100 juta. “Pencapaian tarjet tersebut menandakan Paradiso menjadi satu pilihan masyarakat untuk berrefreshing. Tentunya pencapaian tersebut juga berkat kerja keras seluruh karyawan dan managemen Paradiso Café,” pungkasnya. (cw1)

Villarreal) menunjukkan kekuatan mental juara sepanjang awal musim ini. Sempat terperosok ke zona degradasi, Valverde dengan sabar menuntun anak buahnya kembali ke habitat asal mereka, yakni zona Eropa. Memang sejauh ini belum tercapai, tapi meroketnya peringkat Joseba Llorente dkk dalam dua bulan terakhir sangat mengagumkan. Dari yang awalnya berkutat di papan bawah, mereka mampu menembus 10 Besar. Llorente dkk pun bertekad memanfaatkan laga di Nou Camp nanti sebagai momentum untuk terbang lebih tinggi. “Barcelona, tidak diragukan lagi, adalah tim yang wajib dikalahkan. Terutama setelah semua yang mereka menangkan,” ucap gelandang Villarreal Ariel Ibagaza sebagaimana dikutip Associated Press.

“Kami sangat termotivasi menjalani game ini. Tim sangat tenang tapi siap. Kami tahu, apa pun hasil yang kami bawa pulang bakal sangat penting buat perjalanan Villarreal ke depan,” lanjut Ibagaza. Barcelona sendiri tidak dalam kondisi terbaik. Dalam sesi latihan Kamis lalu (31/12), ada beberapa pemain yang tidak tampak. Antara lain Andres Iniesta dan Seydou Keita. Keduanya mengalami perawatan lantaran cedera ringan. Jika mereka tidak bisa diturunkan dini hari nanti, itu bakal menjadi problem buat lini tengah Barca. Sebab, Yaya Toure dipanggil Timnas Pantai Gading untuk main di Piala Afrika. Sudah begitu, klub terbesar di Catalan itu tidak akan diperkuat Lionel Messi yang masih berlibur. (na/zul/jpnn)

messi

STARONE salam bwt teman2 q di BETAWI (brebes,tegal,slawi),moga aja tambah sukses di tahun 2010. 085641184xxx

STARONE selamat taun baru 2010 buat bapak lebe ds jatibogor suradadi yg br sembuh 0817244xxx

natal and tahun baru ya moga kalian baek2 slalu,tambah caem,and tambah oke 081902441xxx

BERKEMBANG,DARI KOTA SAMPAI KE PELOSOK2 DESA ! (RIO TEGAL ) 085642631xxx

STARONE salam to semua teman krja q,moga aja di tahun 2010 semakin kompak krjanya. 085641184xxx

STARONE salam slama di smu tak akn trlupakan. 081548158xxx

STARONE SALAM nya bwt pak budi ditgal saya mengucapkanMeT Natal dan TAHUN BARU 2O1O SMOGA PANJANG UMUR DAN TAMBAH SUKSES. 081902441xxx

STAR ONE:: masa lalu adalah SEJARAH, hari ini adalah GORESAN, hari esok adalah HARAPAN...SELAmAT TAHUN BARU 2010 M wad anak2 COUPALO SMANDAWI '07...seiring dg prginya kenangan,sambutlah harapan. Selamat tinggäl kenangan, sElamat datang harapan 081542228xxx

STARONE salam bwt teman2 q alumni SD KEBONDALEM 08 PEMALANG angkatan thn 1996,moga aja kalian udah sukses semua di tahun 2010. 085641184xxx STARONE salam to pak guru & ibu guru di SD TEGAL SARI 02 moga aja menjadi guru yang berprestasi. 085641184xxx STARONE salam ingat kawan,dalam era th.2010 mendatang adalah th.baru yang akan kita hadapi tak perlu hura2,tapi harus intropeksi diri ! Apakah kehidupan yang dijalani th.2009 sudah baik,kalau belum mari kita ber-lomba2 memperbaiki diri,semoga kawan2 semakin sukses dalam berkarya* (rio tgl) 085642631xxx STAR0NE SALAM,bwt kel.ak yg di rmh utk NINDI ank q,suami ak.owh y bt saudra q yg lg naek Hj.jga kshtn.k2 ak yg lg di SMG.SELAMAT NATAL DAN HAPPY NEW YEAR 2010 085742437xxx STARONE Salam buat UD "FAMILY 10" di debong wetan tegal, moga tambah maju, sukses,laris n byk order yg datangdi awal smp akhir tahun 2010. amien.. Never give up… 085869017xxx STAR ONE SALAM bwt temen2 yg ada di toko mas keong mas,moga shat slalu.Tetep smangat dlm krja,maju&sukses di awal tahun 2010 yg akan datang. 087830200xxx STARONE Bwt all crew POP FM BREBES sem0ga tambah pr0duktif,sejahtera,makmur,damai, berdampingan hidup jd nyaman POP FM SIPLAH POP FM Mengucapkan selamat Natal dan Tahun Bru 2010 087830666xxx STARONE Salam buat semua temanku dimanapun berada, semoga anda2semua lebih sukses ditahun 2010mendatang ,selamat tahun baru. 02836035xxx STARONE Salam tuku beras sekwintal, regane limang atus ewu = ngrayakna hari natal karo nyambut tahun baru, selama th.baru 2010 kanggo jakwir2 wong tegal. 02836035xxx

CMYK

STARONE SALAM bwt tmn2 lulusn 2002-2003 dan semua ssw smu pusponegoro. Slm kompak slalu semoga di tahun 2010 murid2 tmbh bnyk dan jgn smpe ttp. Kenangan2 081548158xxx STARONE selamat taun baru 2010 buat istriku yg lg belajar tuk tes cpns semoga diterima 0817244xxx STARONE selamat taun baru 2010 buat ade endut yg lg siap2 mo tes cpns semoga lulus 0817244xxx STARONE selamat taun baru 2010 buat KPK semoga para koruptor musnah dr bumi indonesia 0817244xxx STARONE Buat rekan rekan Paguyuban Kliring Perbankan Kota Tegal. Selamat bekerja, tetap semangat dan optimis menatap masa depan. 02836021xxx STARONE Asalamualaikum wrwb. Smga kberkahan dan keselamatan melindungi kita semua 02836022xxx STARONE Salam kanggo jakwir2 kabeh sing ana nang kota tegal, moga2 th. 2010 sing pan teka luwih sukses tinimbang th. 2009, kanca batir sing rukun. 02836035xxx STARONE Salam buat temanku mba Rista yang ada di Slawi, semoga dalam berkarya tambah fans dan sukses diawal th.2010 mendatang, gunakanlah ilmumu maximal mungkin 02836035xxx STARONE Salam naik kapal ke pulau seribu = mari menyambut natal dan tahun baru. Semoga sukses buat teman2ku di AGJ 02836035xxx Starone salamnya bwt rico,awing,yosep met natal and hapy new year 2010.kita buka lembaran2 baru untuk tahun yg baru. 081803926xxx

STARONE hallo semua..met tahun baru 2010 yaw..mmmuaach 085728293xxx STARONE SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2010 085728293xxx STARONE moshi2,... Tim Kreatif La Bamba Fm Tegal,moga tahun 2010 acara2nya nambah unik,lagu2nya nambah enak2.God bless you,Pall!!!Be the best forever 085742474xxx

STARONE SALAM bwt bpk thomas dinaga mas motor "met natal dan tahun baru 2010. 081803926xxx STARONE SALAM nya bwt om aseng diteh gopek tegal,met natal and happy new year 2010 081803926xxx STARONE SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2010 085728293xxx

STARONE Salam wt tmn2 q,IPNU-IPPNU Kec.PANGKAH,Slmt mnempuh hdup br to: Fatmawati,S.Pd.I(psrungan kdul) jgn tkut slah sbb kbjaksanaan lahir dr kslahan,met th bru 2010 mg skses & Allah Meridhoi 085742087xxx STARONE Selamat Tahun Baru 2010 untuk Bpk Habib Ali Zaenal Abidin sekeluarga semoga sukses selalu 081548039xxx STARONE Selamat Tahun Baru 2010 untuk Bpk Ikmal Jaya,SE Ak sekeluarga semoga sukses didalam memimpin kota Tegal. 081548039xxx STARONE Selamat Tahun Baru untuk Bpk Edi Suripno sekeluarga semoga sukses selalu 081548039xxx STARONE Ku ucapkan tuk teman dan kerabatku semua kita sambut Hari Natal tuk tgglkan Tahun 2009 dan kita song2 Tahun 2010 semoga akan menambah sukses 085842174xxx STARONE Salam tuk tmn2ku nun jauh d sana Selamat Menyambt Thn Baru 2010 semoga d hari yg baru nanti kehidupan kita semakin baru and sukses 085842174xxx

Starone salam bwt jojo,4beng,toro met tahun baru 2010. 081803926xxx

STARONE MET NATAL N THN BRU 2010 BWT MSYRKT KOTA TEGAL BAHARI SMOGA DITAHUN MENDATANG KOTA TEGAL MAKIN HEBRING.. 081803998xxx

STARONE SALAM Nya bwt temenku indah,nining,nunung,ira met

STAR ONE LEBIH KUAT DAN KORAN RADAR SEMAKIN

STARONE Salam kangen ma seseorang nan jauh disana.ku sangat merindukanmu Good luck to starone tegal,keep fight.go go go starone. 085641544xxx STARONE <BAHAGIALAH,ORANG2 YANG HIDUP DUNIA,BERGUNA UNTUK ORANG LAIN DAN BERBUAT DALAM KEBAIKAN>,SELAMAT TH.BARU 2010 BUAT MBA EKA DI MARGASARI.#RIO = 085642631xxx STARONE MET TH.BARU 2010 M !# RIO TGL. 085642631xxx STARONE Slm bwt tmn2Q smua d Slawi n sktrny,Mari Qt Sambut Taon Baru Dg Semangat Baru! Semoga sukses selalu. Jgn malez2an kerja, spy maju negri kita.. Amien 085743199xxx STARONE SALAM BUAT SEMUA CREW SEBAYU FM,YANG GANTENG2 DAN CANTIK2,MOGA2 DALAM TH.BARU 2010 MENDATANG TETAP EXIS DAN TAMBAH MAJU# RIO TEGAL. 02836035xxx STARONE SALAM Buat ikhwan wa akhwat Kel.Besar IPNU =IPPNU Ranting Debong Tengah,TEGAL.Smga tetap mju & eksis sll.Belajar,Berjuang & Bertqwa" MET TAHUN BA 081564884xxx STARONE SALAM.Bwt tman2 tnga engineering radio BTS,dimn pun anda brada.. Smoga ditahun 2010.PT.ALCATEL-LUCENT&PT.INDOSAT dpt project dicentral java. 085642631xxx


ALL SPORTS

12

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Kehilangan Ireland Dua Pekan DAFTAR pemain absen Manchester City bertambah. Gelandang serang Stephen Ireland menjadi korban terbaru. Ireland divonis bakal absen sedikitnya dua pekan ke depan setelah mengalami masalah hamstring saat City menang 3-0 atas Wolverhampton Wanderers awal pekan ini (28/12) lalu. Dalam laga tersebut, Ireland yang dimainkan sebagai penyerang lubang dibelakang Carlos Tevez mengalami cedera pada menit ke56. Pemain 23 tahun Republik Irlandia itu lantas digantikan Javier Garrido. Ireland merupakan pemain didikan Akademi Manchester City yang dipromosikan ke tim utama empat tahun lalu. “Cederanya tidak begitu parah, tapi dia (Ireland) butuh istirahat setidaknya dua pekan ke depan,” tutur juru bicara City sebagaimana dilansir di situs resmi klub. Selain absen saat City menantang Middlesbrough di Piala FA malam nanti, Ireland bakal melewatkan derby Manchester lawan Manchester United di first leg semifinal Piala Carling Rabu pekan depan (6/1). Paling cepat, pemain muda terbaik Premier League musim lalu itu baru main lawan Blackburn Rovers (11/1). Ireland menyusul Joleon Lescott (cedera lutut), Wayne Bridge (lutut), Roque Santa Cruz (betis), Nedum Onuoha (betis), dan Shaun-Wright Phillips (engkel). Sedangkan Kolo Toure dan Emmanuel Adebayor absen bukan karena cedera, melainkan harus membela negara masing-masing di Piala Afrika 2010. Situasi itu tentu memusingkan pelatih City Roberto Mancini. Karenanya, Mancini bakal gerak cepat di bursa transfer paro musim yang resmi dibuka kemarin (1/1). Bidikan pertama adalah mantan anak asuh Mancini di Inter Milan, Ivan Cordoba. Bek timnas Kolombia itu ditaksir berbanderol 4 juta pounds atau setara dengan Rp 60,6 miliar (kurs 1 pounds = Rp 15.155). (dns/zul/jpnn)

TAK MAU BERISIKO

MIDDLESBROUGH - Ujian kembali menanti pelatih Manchester City Roberto Mancini. Setelah memenangi dua laga Premier League, Mancini akan menghadapi tantangan dalam putaran ketiga Piala FA. Yakni saat City menantang klub satu level dibawah, Middlesbrough, di Stadion Riverside malam nanti (siaran langsung Star Sports pukul 22.00 WIB). Mancini sadar fans City berekspektasi tinggi terhadapnya. Karenanya, pelatih 45 tahun Italia itu tidak mau ambil risiko di Piala FA. Mancio (sapaan akrab Mancini) akan menurunkan kekuatan terbaik City. Mancini pun meminta pemainnya tidak terburu berpikir laga lawan Manchester United di first leg semifinal Piala Carling Rabu nanti (6/1). “Saya meminta pemain lebih dulu memprioritaskan laga terdekat. Kami harus memberikan perhatian serius di Piala FA,” tutur Mancini kepada The Sun. Piala FA dianggap Mancini sama dengan Coppa Italia di negerinya. Dan, Mancini telah mengoleksi sepuluh gelar Coppa Italia, enam sebagai pelatih dan empat sebagai pemain. Nah, suksesnya di Coppa Italia itulah yang diharapkan bisa ditularkannya di Piala FA. Kali terakhir City meraih gelar turnaman adalah Piala FA 1969 atau genap 40 tahun lalu. “Saya sangat antusias dengan Piala FA karena merupakan salah satu turnamen penting di Inggris. Akan sangat hebat apabila saya bisa meraih Piala FA. Saya bisa memahami City sudah sangat lama merindukan sebuah trofi,” terangnya. Tapi, Mancini perlu membuka lembar sejarah bahwa Piala FA sarat dengan kejutan. Musim lalu, The Citizens (sebutan City) kalah dari tim dari kasta dibawah mereka, Nottingham Forest di putaran ketiga yang notabene babak awal bagi kontestan Premier League. Tragisnya, City kalah telak 0-3 dari Forest di kandang sendiri. Dan, Boro (sebutan Middlesbrough) punya kans mengulangnya. Boro bukan tim lemah karena musim lalu masih berstatus kontestan Premier League. Sebagai catatan pula, Boro yang kini ditangani pelatih populer Skotlandia Gordon Strachan itu selalu menembus perempat final di empat edisi terakhir. “Melawan Manchester City akan sangat menantang karena mereka telah menabiskan diri sebagai ancaman baru di persaingan elite di Inggris dan punya pelatih baru dengan reputasi bagus,” terang Strachan kepada BBC. Seperti halnya City, Strachan sedikit dibelit problem cedera di lini depan seiring kondisi dua bomber utama mereka. Leroy Lita menjalani skors dan Jeremie Aliadiere masih cedera hamstring. (dns/zul/jpnn)

Cristiano Ronaldo Bidik Laga El Clasico BABAK 16 Besar Liga Champions belum juga dibuka. Tapi, Real Madrid sudah mengancam bakal merebut gelar itu dari Barcelona. Setidaknya itulah tekad yang diusung pemain termahal Real, Cristiano Ronaldo. Winger asal Portugal itu bahkan ingin Real dan Barca berhadapan di partai puncak. Menurut Ronaldo, tidak ada yang lebih manis daripada merebut gelar itu dari tangan Barcelona sendiri. Apalagi, rivalitas timnya dengan tim Catalan itu begitu kuat, sampaisampai bentrok kedua klub tersebut dinamai El Clasico. Publik Madrid tentu akan lebih puas jika trofi Liga Champions didapat setelah mengalahkan Barcelona di Santiago Bernabeu. “Bakal spektakuler sekali kalau Real bisa tampil di final yang bakal digelar di kandang kami sendiri,” ucap Ronaldo kepada Correio da Manha. “Baik pemain maupun fans akan sangat bersemangat menyambutnya. Saya berharap kami bertemu Barcelona di partai prestisius itu. Dan tentunya, target kami mengalahkan mereka,” tegas dia. Pemain 24 tahun itu sadar, dirinya telah menjadi nyawa Real sepanjang paro pertama musim ini. Dia tampil 60 menit ketika Real bertamu ke Nou Camp dalam El Clasico jilid pertama November lalu. Namun, karena baru sembuh dari cedera, kondisinya belum 100 persen. Akibatnya, Real kalah 0-1. Pengalaman pertama itu, kata Ronaldo, cukup memberinya pelajaran. Eks penggawa Manchester United itu juga janji berhati-hati supaya tidak gampang cedera lagi.

“Saya harap tidak kena cedera lagi, sehingga bisa membantu Real Madrid memenangkan semua kompetisi musim ini. Tidak hanya selama 2010, tapi juga di musim-musim selanjutnya,” tegas pemain berjuluk CR9 itu. Real juga mendapatkan tambahan kepercayaan diri jelang bergulirnya paro musim kedua. Gelandang asal Brazil Kaka yang selama November lalu absen lantaran hernianya kambuh sudah mulai berlatih. Kamis lalu, dia menjalani sesi latihan pertamanya, dan dinyatakan cukup sehat untuk kembali main di pertandingan resmi. “Kaka sudah pulih dari hernia, dan Kamis lalu mulai berlatih setelah beberapa pekan,” demikian bunyi pernyataan resmi dari Real. (na/zul/jpnn)

MANCINI


ALL SPORTS

SABTU 2 JANUARI 2010

13

RADAR TEGAL

PEP MASIH GELAP

BARCELONA - Masa depan Josep Guardiola di Barcelona masih gelap. Ini tak lepas dari sikapnya sendiri yang sengaja belum membuat keputusan. Padahal, kontrak baru sudah ditawarkan, dan presiden Joan Laporta sangat berharap Pep (panggilan karib Guardiola) segera menandatanganinya. Sikap Pep membuat pemain cemas. Apalagi, mulai terdengar kabar-kabar yang menyebut eks defender Barca itu diminati beberapa tim Inggris. Sejumlah sumber dalam manajemen juga mengungkapkan bahwa Guardiola ingin cuti menangani klub selama setahun. Setelah membawa Lionel Messi dkk memenangkan trofi Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi lalu, dia sempat menyatakan lelah dan terbebani dengan prestasi Barca. “Sukses Barca sangat tergantung pada Pep. Barcelona bisa melanjutkan dominasi di Eropa asal Pep masih menangani kami,” ucap fullback asal Brazil Daniel Alves sebagaimana dikutip Tribal Football. “Buat kami, Pep pelatih yang sempurna. Dia tahu benar mana yang paling baik buat pemain.

Dia mengenal masing-masing anak buahnya, dan bisa mendorong kami mengeluarkan kemampuan maksimal. Dia adalah kunci sukses tim ini,” lanjut Alves. Bagaimanapun juga, manajemen merasa perlu membuat antisipasi jika seandainya Pep tetap tidak mau memperpanjang kontrak. Laporta mempersiapkan sejumlah nama suksesor. Salah satu nama yang mengemuka adalah tangan kanan dan sahabat dekat Pep, Tito Vilanova. Vilanova bukan nama baru di Ciutat Esportiva Joan Gamper, kompleks latihan Barca. Dia adalah asisten Pep sejak pertama ditunjuk menjadi entrenador Barca. Berdasar kabar yang dilansir AS, Laporta memberi dua pilihan kepada Guardiola. Dia harus menandatangani perpanjangan kontrak, atau memberi training khusus buat Vilanova untuk menggantikan dia. Masalah ini sejatinya ber-

kaitan dengan pemilihan presiden Barca yang dihelat musim panas mendatang. Yakni mengenai posisi sporting director yang sekarang diduduki Txiki Begiristain. Jika Laporta tidak terpilih lagi, kemungkinan besar Begiristain ikut out. Dan posisi dia akan diserahkan kepada Guardiola. Karena itu, Guardiola pernah bilang, dia akan memutuskan setelah pemilu presiden Barca. Namun, beberapa pengamat yakin Guardiola akan memperpanjang kontrak. Salah satunya adalah teman dekat Pep yang

MADRID - Di awal kedatangannya ke Atletico Madrid 23 Oktober silam, Quique Sanchez Florez mencanangkan target tinggi. Pengganti Abel Resino itu berjanji akan mengentaskan Atletico dari zona degradasi dan membawa Diego Forlan dkk ke peringkat ketujuh sebelum Natal. Ternyata, kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Selama kepemimpinan Sanchez-Flores, Atletico belum berhasil bangkit. Sepekan setelah hari raya umat Nasrani itu, mereka masih terjebak di peringkat ke-15 dengan 14 poin, hanya terpaut dua angka dari Malaga yang ‘memimpin’ zona degradasi. “Kami ingin semuanya berubah pada 2010 ini,” kata defender senior Antonio Lopez seperti dikutip Soccernet. “Itulah yang kami harapkan. Kami harus menger a h k a n k e m a m p u a n maksimal sehingga Atletico berada di tempat yang pantas. Kami akan all out demi meraih poin penuh di pekan ke-16 ini,” tegasnya. Yang jadi masalah, lawan mereka dini hari nanti bukan tim kacangan. Lopez dkk akan menjamu Sevilla di Vincente Calderon. Sebagaimana diketahui, Sevilla adalah salah satu tim yang konsisten menguntit Barcelona dan Real Madrid di tiga besar klasemen sementara. Mengalahkan Sevilla, meski di kandang, jelas bukan misi ringan.

lain, Ronald de Boer. Mantan penggawa Timnas Belanda itu memahami beban dan tanggung jawab yang diemban Guardiola, tapi juga yakin dia tidak akan mudah meninggalkan Messi dkk. (na/zul/jpnn)

Bidik Comeback Akhir Januari MANCHESTER - Rio Ferdinand mulai bisa bernapas lega. Cedera punggung yang dialami defender Manchester United itu mengalami progres setelah dilaporkan stagnan pekan lalu. Ferdinand bahkan yakin bakal segera comeback akhir Januari ini. Ferdinand tidak lagi membela United sejak 25 Oktober lalu. Yakni setelah United kalah 0-2 dari Liverpool di ajang Premier League. Sebelum Natal, pelatih United Sir Alex Ferguson mengatakan tidak tahu kapan pemain 31 tahun itu bisa dimainkan kembali karena tidak adanya perkembangan signifikan. “Saya telah melewati periode

kritis awal pekan ini dan saya melihat ada titik terang dengan perkembangan cedera saya. Harapan saya, akhir bulan ini saya sudah kembali ke skuad,” tutur Ferdinand kepada The Guardian. Dengan rutin menjalani program rehabilitasi cedera di Carrington (markas latihan United), Ferdinand yakin dirinya akan cepat menyesuaikan dengan rekan setimnya. Itu sekaligus membuka asa baginya bisa membela timnas Inggris di Piala Dunia 2010. “Sekalipun cedera, saya tidak pernah absen memonitor latihan tim. Dalam pekan ini, saya akan menjalani ujian fisik,” jelasnya

Dalam kesempatan sama, Ferdinand menyoroti pertemuan United versus Leeds United di putaran ketiga Piala FA di Old Trafford Minggu besok (3/1). Itu karena Leeds merupakan mantan klub Ferdinand selama dua musim (2000-2002). Berkat Leeds, United harus merogoh kocek 29,1 juta pounds atau setara n Rp 441 miliar pada 22 Juli 2002. Banderol Itu menjadi pembelian termahal United sebelum dipecehkan Dimitar Berbatov dengan 30,75 juta pounds atau setara Rp 466 miliar kala didatangkan dari Tottenham Hotspur pada 1 September 2008. (dns/zul/jpnn)

Terus Mencari Momen Bangkit Apalagi, tuan rumah tidak akan diperkuat sejumlah pilarnya. Duet defender Tomas Ujfalusi dan Juanito harus absen karena lararang main. Sedangkan kondisi striker Sergio Aguero dan bek tengah Pablo Ibanez diragukan. Memang, tidak semuanya berita buruk. Sanchez-Flores bisa tersenyum lantaran Maxi Rodriguez dan Jose Antonio Reyes yang di paro musim pertama lalu cedera sudah pulih seratus persen. Reyes, terutama, sangat termotivasi menghadapi Sevilla yang notabene merupakan bekas klubnya. “Ini adalah game yang sangat penting buat saya. Saya sangat senang bisa kut main menghadapi Sevilla,” kata Reyes. “Saya senang bekas klub saya. Namun yang paling penting adalah membawa Atletico mengalahkan mereka. Saya akan mempersembahkan kemenangan itu untuk klub baru saya dan suporter,” lanjut pemain yang lima musim membela Sevilla itu (1999-2004). Sevillistas (sebutan Sevilla) sebenarnya tidak dalam kondisi terbaik. Besutan Manuel ‘Manolo’ Jimenez itu hanya menang sekali dalam empat laga terakhir. Terakhir, mereka menyerah 1-2 di kandang sendiri. Seolah belum cukup susah, Jimenez belum bisa memainkan Adriano dan Luis Fabiano lantaran cedera. (na/zul/jpnn)

GETTY IMAGES

TERKATUNG-KATUNG – Joseph ‘Pep’ Guardiola nasibnya masih belum jelas di Barcelona.

Oman Optimis Bekuk Indonesia JAKARTA - Tim Nasional (timnas) Oman menebar ancaman sesaat memijakkan kaki di Indonesia. Bahkan, saat latihan perdana pun belum dilakoni oleh Mohammed Rabee?a dkk di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, lokasi lanjutan Pra Piala Asia 2011. “Bukan sebuah keoptimistisan, tapi realistis saja kami bisa menang atas Indonesia,” ujar Claude Le Roy, pelatih timnas Oman. Bukan tanpa landasan pria asal Prancis itu berani sesumbar. Kemenangan 4-1 atas Singapura dalam laga uji coba Kamis (31/12) di Singapura lalu menjadi modal. “Pertandingan itu benar-benar bagus,” imbuh Le Roy. Selain itu, Le Roy juga berpatokan pada penampilan anak asuh Benny Dolo saat menghadapi Kuwait, baik di Kuwait

CMYK

MUHAMMAD ALI/JPNN

MENGKHAWATIRKAN – Penampilan Timnas masih belum memuaskan menjelang partai hidup mati melawan Oman.

maupun saat melakoni laga kandang di SUGBK. Dia sengaja mengamati pasukan Garuda,

julukan timnas, melalui rekaman video. “Pada pertandingan itu ter-

lihat tim Indonesia memiliki banyak persoalan saat tampil di lapangan,” ungkap Le Roy.

Sayang dia ogah merinci persoalan yang mendera timnas Merah Putih. Modal lain yang diusung oleh Le Roy adalah kekuatan penuh yang dibawanya ke Jakarta. Memang kemarin baru 23 pemain yang turut terbang ke Jakarta. “Lima pemain yang ikut dalam liga profesional akan menyusul. Ini yang membuat berbeda tim saya dibandingkan saat kami menjamu Indonesia di Oman lalu,” tutur pria berusia 61 tahun itu. Pemain yang dimaksud itu antara lain, penjaga gawang Ali al Habsi yang membela Bolton Wanderers FC dan kapten tim Mohammed Rabeea yang berkostum Qatar’s Al Sadd Club. Memang pada awalnya kedua tim itu menolak melepas kedua pemain itu. Maklum, jadwal pertadningan Pra Piala Asia tak masuk agenda FIFA Days. (vem/jpnn)

GETTY IMAGES

OPTIMIS - Jose Antonio Reyes (tengah) optimis Atletico madrid mampu keluar dari masa-masa sulit LA Liga.


PEKALONGAN RAYA

14

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

LINTAS Tim Jihandak Diterjunkan BATANG - Untuk mengamankan perayaan malam tahun baru di Alun-Alun Batang Kamis (31/12) malam lalu, ratusan personel keamanan dari berbagai kesatuan akan diterjunkan. Salah satunya, Satuan Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Brigade Mobil (Brimob) Pekalongan, di samping anggota Brimob Pekalongan dan Polda Jateng sebanyak 1 pleton. ’’Memang khusus pengamanan pesta pergantian tahun baru akan diterjunkan 1 peleton Brimob yang di dalamnya ada tim Jihandak,” ungkap Suprayitno, seksi Hiburan Panitia Peringatan Malam Tahun Baru. Menurutnya, keterlibatan Brimob dan Tim Jihandak tersebut adalah atas saran dari Polres Batang. Ini terkait dengan pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2010. Pengamanan pesta malam tahun baru juga akan diperkuat sekitar 150 personel dari Polres Batang, Satpol PP, Kodim 0736/Batang, PMI, serta Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo). ’’Pengamanan yang dilakukan disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, juga dari Pemadam Kebakaran dan PDAM untuk menyediakan air. Karena biasanya para penonton meminta air untuk disemprotkan saat sedang berjoget,” kata kabid Kesenian dan Kebahasaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batang ini. Perayaan tahun baru malam dimeriahkan dengan pentas musik dari band-band lokal, seperti Jingga, Flait, Sparadis, dan Pinkstoon Comal. Di samping itu juga penampilan dari penyanyi-penyanyi seksi dengan iringan musik dari Orkes Melayu (OM) Ken Arok, Salatiga. Sementara, sebagai tanda pergantian tahun dimeriahkan dengan pesta kembang api. ’’Kembang api dinyalakan 2 kali, yakni pukul 21.30 WIB selama 10 menit dan 00.00 WIB sekitar 20 menit. Setidaknya, ada sekitar 3.600 kali tembakan kembang api. Izin pelaksanaan sudah kami terima baik dari Polres, Polwil, maupun Polda,” ujar pria yang akrab disapa Nano tersebut. Sementara itu, pada malam tahun baru di Pantai Sigandu tidak digelar acara. Meski begitu, pihak Disbudpar memberlakukan jam khusus bagi pengunjung.’’Khusus malam tahun baru dibuka sampai pukul 01.00 WIB, setelah itu tutup. (ton)

Konser Dangdut DiwarnaiAdu Jotos BATANG – Saat Bangsa Indonesia masih berduka dengan wafatnya mantan Presiden RI KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), ternyata pesta tahun baru di Alun-Alun Kabupaten Batang tetap digelar. Ironisnya, pesta pergantian tahun itu diwarnai dengan goyang erotis para penyanyi dan kericuhan adu jotos antara Polisi dengan penonton. Konser pesta tahun baru yang menghadirkan Orkes Melayu (OM) Ken Arok itu berlangsung panas dan ricuh saat para biduan dangdut menyuguhkan nyanyian dan goyang erotis. Penonton yang saling berdesakan langsung panas dan merangsek ke dekat panggung. Suasana pun ricuh. Apalagi, sebagian penonton ada yang mabuk-mabukan. Polisi yang bermaksud mengatur situasi, justru dipukul penonton. Petugas pun terpancing emosi, sehingga terjadi adu jotos dengan para penonton. Akibatnya, beberapa penonton diamankan Polisi. Sebenarnya, Bupati Batang Bambang Bintoro yang ikut menonton konser sempat mengancam akan menghentikan pertunjukan bila terjadi kericuhan. Berkali-kali Bambang Bintoro mengingatkan penonton. Namun, tetap saja penonton tak peduli. Mereka tetap merangsek maju. Selain menampilkan dangdut erotis, konser akhir tahun itu juga menyuguhkan pesta kembang api. Konser ini juga menyebabkan kemacetan di jalur pantura Batang hingga dini hari. Sebenarnya, kericuhan antarpenonton maupun penonton dengan petugas selalu terulang setiap kali perayaan tahun baru di Alun-Alun Batang. Entah mengapa tak ada antisipasi kejadian ini. Sementara, pada saat yang sama sejumlah elemen di Batang juga sedang khusyuk mendoakan almarhum Gus Dur. (dik)

ANWAR FATONI/RADAR PEKALONGAN

MEGAH - Para pekerja saat mempersiapkan panggung raksasa menjelang pentas musik malam tahun baru di Alun-Alun Batang Kamis (31/12).

IKLAN BARIS LOKER 7 X 300 MMK


PEKALONGAN

SABTU 2 JANUARI 2010

15

RADAR TEGAL

LINTAS

ARIFIN/RADAR PEKALONGAN

PERSEDIAAN AMAN - Seorang pekerja terlihat menjemur padi di salah satu ricemill, yang berarti masih ada persediaan padi.

Kelangkaan Beras Landa Kajen KAJEN - Beberapa pedagang sembako di pasar darurat Kajen menuturkan, naiknya harga beras akibat stoknya tidak ada, karena banyak dijual ke daerah lain. Mereka mengakui bahwa di sekitar Kecamatan Kajen, sudah jarang ada gabah ataupun beras di tempat penggilingan padi. ’’Kulo sampun mubeng-mubeng madosi uwos teng Kajen niki, sampun mboten wonten, lha uwos sing disadhe niki tinggal sekedhik (Saya sudah keliling mencari beras di Kajen ini, sudah tidak ada, beras yang dijual ini tinggal sedikit),” ucap pedagang sembako di Pasar Darurat Kajen Sarti (60). Sarti selanjutnya mengungkapkan, tidak adanya gabah di penggilingan padi itu dikarenakan hasil panenan petani yang dijual ke luar daerah. Menurutnya, kemungkikan gabah-gabah para petani lokal dibeli dengan harga yang lebih tinggi di luar daerah. ’’Sanjange sih koyo ngoten, lha gabahipun petani sampun disadhe teng luar daerah, amargi reganipun radi inggil (Katanya sih seperti itu, lha gabahnya sudah dijual ke luar daerah, karena harganya agak tinggi),” tuturnya. Kepala UPT Pertanian Kecamatan Kajen Supriyanto saat dikonfirmasi Radar mengatakan, jika langkanya beras di Kecamatan Kajen dikarenakan pada Desember 2009 hanya sedikit panen yang dilakukan. ’’Makanya, jarang ada gabah yang masuk ke ricemill (penggilingan padi), soalnya memang sedikit ada yang panen,” tuturnya. Saat ditanya tentang banyaknya gabah yang dijual para petani ke daerah lain, dikarenakan harganya lebih tinggi, Supriyanto mengakui, adanya praktek tersebut. Namun hal itu, menurut Supriyanto, tidak ada pengaruhnya dengan naiknya harga beras di pasaran. ’’Saya akui, memang ada. Biasanya di Purwodadi dan Demak. Jadi begini, kalau di daerah sana itu belum panen ambil gabah di sini, sementara kalau di sana udah panen biasanya ngedrop gabah ke sini,” ungkapnya. Kasi Distribusi dan Pemantauan Pangan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pekalongan Trisno Rahardjo mengungkapkan, jika stok beras di Kabupaten Pekalongan masih aman. Memang menyambut perayaan tahun baru harganya cenderung naik karena memang pasar dan pedagang sendiri yang membuatnya. ’’Tiap tahun memang seperti ini. Dan saya kira, hanya permainan di pasar saja.’’ (ap4)

AHMAD JUNAEDI/RADAR PEKALONGAN

TURUN KE JALAN - Ratusan karyawan PT Mujatex long march dari PT Mujatex di Jalan Dwikora hingga pelataran Gedung DPRD Kota Pekalongan.

Karyawan Mujatex Geruduk DPRD PEKALONGAN - Ratusan karyawan PT Mulia Jaya Textil (Mujatex) melakukan aksi demonstrasi ke kantor DPRD Pekalongan Rabu (30/12) lalu. Tujuannya, untuk menyampaikan tuntutan pemberian pesangon kerja terkait pengalihan menejemen ke PT Sritex. Arak-arakan ratusan pekerja pabrik PT Mujatex tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB, mulai dari pabrik setempat dengan tujuan akhir kantor DPRD Kota Pekalongan. Adapun rute yang ditempuh

para karyawan Mujatex, dari Jalan Sutomo-Jalan SudirmanJalan Wilis, lalu masuk di Jalan Mataram. Mengingat iringiringan massa yang panjang, maka lampu lalu lintas di perepatan Ponolawen terpaksa tidak difungsikan. Wakil Koordinator Lapangan (Wakorlap) SPN PT Mujatex Damirin menerangkan, sasaran aksi demo tersebut ke Kantor DPRD. ’’Karena kami (karyawan,Red) menginginkan para wakil rakyat dapat membantu menjembatani

permasalahan yang tengah membelit karyawan, yakni yang tetap menginginkan PHK sesuai dengan ketentuan pemberian pesangon satu kali ketentuan,” ucapnya berapi-api. Tuntutan karyawan tersebut, terang Damirin, untuk menuntut kepada manajemen PT Mujatex terkait perubahan kepemilikan perusahaan, sesuai ketentuan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 pasal 163. ’’Kami menuntut kepada DPRD Kota Pekalongan untuk

membentuk tim penyelamat buruh PT Mujatex yang terdiri dari unsur legislatif, dan eksekutif untuk memfasilitasi dan mengawal penyelesaian perselisian hubungan industrial di PT Mujatex,” bebernya. Saat dihubungi Radar melalui telepon, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPN Pekalongan Budi Prathamo membenarkan dukungan yang diberikan pihak DPRD terhadap karyawan PT Mujatex. Dirinya juga bersedia mengawal kasus tersebut hingga ada penye-

IKLAN BARIS LOKER 7 X 275 MMK

lesaian. Dari pantauan Radar terlihat beberapa spanduk dibentangkan di pelataran DPRD serta boneka mayat bertali pocong yang melambangkan matinya bagi buruh yang selalu tertindas. Keramaian karyawan diakhiri pukul 14.00 WIB. Mereka membubarkan diri setelah pihak perwakilan karyawan telah mendapatkan kepastian dari anggota dewan, yang menjanjikan akan memfasilitasi permasalahan PT Mujatex dengan karyawan. (ap5)


JATENG

SABTU 2 JANUARI 2010

17

RADAR TEGAL

SALATIGA Jatah Raskin Menyusut

DPRD Siap Fasilitasi CPNS Teranulir

SALATIGA - Pemerintah pusat mengurangi jumlah rumah tangga sasaran (RTS) beras miskin (Raskin) di Salatiga pada tahun 2010. Keluarga penerima raskin tahun ini berjumlah 7.653 RTS dari tahun sebelumnya sejumlah 8.395 RTS. Otomatis kuota berasnya pun dipangkas menjadi 1.193.836 kg, dari 1.511.100 kg pada tahun 2009. Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Salatiga Sri Danudjo mengungkapkan, tidak ada alasan rinci baik dari Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat mengenai pengurangan alokasi tersebut. Alokasi Raskin masing-masing RTS tiap bulannya pun ikut terpotong, dari 15 kg per bulan menjadi 13 kg per bulan, dengan harga tetap Rp 1.600 per kg. ’’Untuk mengantisipasi agar tidak ada gejolak, pemkot sudah melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan bahwa pengucuran Raskin tiap bulannya tetap 15 kg, tapi jumlah bulannya tidak 12,” papar Danudjo. Nantinya, lanjut dia, selama 10 bulan RTS mendapat jatah Raskin 15 kg per bulan, dan pada bulan ke-11 hanya mendapat jatah 6 kg. Kebijakan ini dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan Bulog yang sudah telanjur mengemas Raskin sebesar 15 kg setiap kantongnya. Terkait pengurangan jumlah RTS, untuk menghindari adanya gejolak dari masyarakat yang dicoret dari daftar RTS, Danudjo mengungkapkan, pihaknya memberi waktu satu bulan kepada pemerintah kecamatan untuk mensosialisasikannya. Dengan demikian, pencairan Raskin kemungkinan baru bisa dilakukan pada kisaran bulan FebruariMaret 2010. (sas/jpnn)

SEMARANG Jateng Rawan Tindak Kriminalitas SEMARANG - Selain terkenal jadi persembunyian teroris, Jawa Tengah (Jateng) juga rawan tindak kriminalitas. Paling tidak, setiap 28 menit terjadi satu aksi kriminal. Hal itu diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo dalam laporan akhir tahun di Mapolda, Jalan Pahlawan, Semarang, Kamis (31/12). Berdasarkan data, selama 2009, terjadi 16.815 aksi kriminal. ’’Kalau dihitung, tiap 28 menit 36 detik, ada satu aksi kriminal,” kata Alex kepada wartawan. Alex menambahkan, pada tahun lalu, angka kriminalitas berjumlah 16.661 kasus. Jika dibanding tahun 2009, jumlahnya meningkat 204 kasus atau 1 persen. Tindak kriminal yang berhasil diungkap sebanyak 12.401 kasus atau 73 persen dari keseluruhan kasus. ’’Sisanya masih dalam proses,” ujarnya. Dilihat dari golongan, aksi kriminal terbanyak adalah kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, dan lain-lain sebanyak 5.699 kasus. Disusul kejahatan trans nasional seperti narkoba (1.047), korupsi (129), dan lain-lain (3). ’’Sebagian aksi kriminal dilakukan orang luar (Jateng). Aksi mereka meloncat-loncat (berpindah),” jelasnya. Dia menambahkan, indeks crime dari tahun 2008 dibanding 2009 mengalami fluktuatif. Di antaranya, pada kejahatan curat dari 2.886 menjadi 2.574 kasus atau turun 312 kasus. Begitu pula kasus perkosaan turun dari 135 menjadi 121 kasus. Sebaliknya untuk kasus curas, naik dari 292 menjadi 302 kasus, dan kasus curanmor naik dari 1.535 menjadi 1.689 kasus. ’’Kenaikan tajam juga pada kasus narkoba dari 764 menjadi 1.047 kasus, dan kasus kenakalan remaja dari 9 menjadi 24 kasus,” jelasnya. Saat menyampaikan data kasus korupsi, Alex sempat memarahi bawahannya. Dalam laporan itu disebutkan, selama setahun hanya ada 12 laporan kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 13 miliar. Tiga diselidiki dan 9 dalam proses penyidikan, serta dana yang bisa diselamatkan Rp 160 juta. ’’Ini nggak benar. Saya terima laporan, jumlahnya ratusan. Mana Wadireskrim? Panggil!” pinta Alex. Beberapa staf kemudian tampak sibuk menelepon. Mereka lalu lalang di sekitar ruangan tempat acara berlangsung. ’’Data ini salah. Saya terima SMS banyak sekali, tidak mungkin jumlah laporannya cuma 12. Nanti kita kroscek,” kata Alex. (mg1/aro/jpnn)

ADI MULYADI/RATEG

BERHASIL – Para peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus seleksi melakukan registrasi sebelum mendapatkan pembekalan.

SEMARANG - DPRD Jawa Tengah (Jateng) mendukung pengangkatan seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) teranulir pada 2010. Dewan menganggap, mereka mempunyai dasar untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, penganuliran mereka merupakan salah pemerintah yang dinilai kurang cermat. Terlebih, pada 2010 menjadi kesempatan terakhir mereka menjadi PNS, karena tahun berikutnya sudah tidak ada sistem honorer lagi. Wakil Ketua DPRD Jateng Abdul Fikri Faqih mengatakan, penganuliran sejumlah CPNS tersebut bukan salah mereka. ’’Mereka hanya mendaftar, kemudian diterima, esok harinya kok dianulir,” katanya. Menurutnya, surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Meneg PAN) pada 2006 telah menyatakan mereka akan diangkat secara berangsur. Kini, lanjutnya, baik honorer yang dibiayai APBD/ APBN maupun yang tidak,

semuanya dijanjikan akan diangkat. ’’Tinggal regulasi dan administrasi saja yang memperbolehkan mereka masuk.’’ Fikri mengatakan, 2010 merupakan kesempatan terakhir mereka untuk menjadi PNS. Sebab, tahun depan sudah tidak ada lagi tenaga honorer. Saat ini, pengangkatan mereka bergantung pada Meneg PAN sebagai pihak yang mengalokasikan formasi dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengatur administrasinya. ’’Menterinya memang sudah ganti, tapi bawahannya kan tidak. Kebijakannya harus tetap sama. Jadi tidak ada alasan mereka tidak diangkat.’’ Menurut dia, pengangkatan tenaga honorer yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja negara/daerah tuntas pada rekrutmen pegawai negeri 2009. Dia menuturkan, hingga saat ini masih terdapat 1.225 tenaga honorer teranulir yang belum diangkat. (ric/aro/jpnn)

Saat Sumber Mata Air Nusakambangan Terancam Punah

Meski Jauh, Air Goa Tetap Jadi Gantungan Utama Pembalakan liar di kawasan hutan Nusakambangan ternyata tak hanya mengancam kelestarian flora dan fauna yang ada di sana. Sumber mata air bagi warga Kecamatan Kampung Laut, juga terancam akibat makin minimnya daerah tangkapan air. SYAIFUDIN, Kampung Laut HARI sudah hampir senja. Namun, Wawan masih terlihat bersemangat mengayuh perahu kayu milik orang tuanya. Bocah 12 tahun itu, mengarahkan perahunya ke Goa Batulawang yang berlokasi di Dusun Margajaya, tepian hutan Pulau Nusakambangan. Dari rumahnya di Desa Ujungalang, siswa salah satu SMP di

Kampung Laut itu harus menempuh jarak sekitar 2 kilometer. Begitu sampai di Goa Batulawang, dia langsung menepikan perahunya. Dua drum plastik di atas perahunya, ditempatkanya tepat di bawah pipa paralon yang mengalirkan air dari goa. Begitu kedua drum itu terisi penuh, Wawan lalu mengisi air ke dalam perahunya. Dia memang tidak harus repot-repot mencari selang untuk mengalirkan air ke drum maupun perahu. Sebab, Pemerintah Desa Ujungalang membuat jaringan pipa berikut generator kecil penyedot air untuk memudahkan warga yang mengambil air di sana. Sebagai kompensasinya, warga diharuskan mengisi kas yang besarnya antara Rp 1.000 – Rp 5.000. Sebagai warga yang dilahirkan di kawasan Segara Anakan, Wawan memang sudah tak asing lagi dengan

kesibukan mengambil air di Goa Batulawang. ’’Sebagian untuk keperluan keluarga, sebagian lagi dijual,” ungkap Wawan seraya menambahkan, untuk satu perahu jukung air yang diambilnya dari Goa Batulawang, dia mendapat imbalan Rp 20 ribu. Goa Batulawang, memang menjadi gantungan utama untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Desa Ujungalang. Tak hanya terbatas pada saat kemarau saja, tapi warga di sana memang tak punya pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih. ’’Karena berada di lingkungan payau, air di desa kami rasanya asin. Untuk keperluan masak dan minum, kami harus mencari air ke beberapa sumber air yang ada di tepian hutan Pulau Nusakambangan,” ujar Kustoro, tokoh pemuda Ujungalang. Menurut rencana, air dari goa itu akan dialirkan sampai ke

SYAIFUDIN/RADAR BANYUMAS

DEMI AIR - Wawan menghidupkan genset untuk mengambil air di Goa Batulawang

desa-sesa melalui Program Pamsimas. ’’Sekarang masih dalam tahap sosialisasi,” ujar Ymt Kepala Desa Ujungalang Siswanto. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten

IKLAN BARIS LOKER 7 X 255 MMK

Cilacap Sudjiman mengatakan, 9 mata air di kawasan Nusakambangan yang selama ini menopang kebutuhan air bersih bagi warga di Kampung Laut terancam punah jika tanpa penanganan serius. (*)


18

SABTU, 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Tahun Baru, Bukalah Semangat Baru

BALKIS ARIFIANI/TIM XPRESI

EH ternyata tahunnya udah ganti. Nggak kerasa yah waktu bergulir cepet banget..Rasanya tahun 2009 baru kemaren deh. Eh nggak tahunya sekarang udah masuk tahun 2010 ajah. Kira-kira apa yah makna di balik pergantian tahun kali ini? Apa yang ada di benak teman-teman kita ketika mendengar kata pergantian tahun atau tahun baru? kembang api? terompet? atau apapun itu... Setiap orang punya kegiatan masingmasing untuk mengisi pergantian tahun. Kebanyakan dari mereka menyambut tahun baru dengan gegap gempita. Bahkan ada yang rela sampai begadang menunggu jam 12 malam di akhir Desember hanya untuk melihat pesta kembang api. Perayaan tahun baru dianggap penting seperti yang diakui 42,9 persen ResponX yang ditemui Tim Xpresi. Acara yang dibuat pun beragam. Ada yang melewat-

di tahun ini. “Kita juga harus bersemangat menyambut tahun baru,” ungkap Ulfiatun Awaliyah, siswi SMP Muhammadiyah 1 Kota Tegal. Saking semangatnya, sampaisampai dia ingin cepat-cepet berganti tahun. Makna buat introspeksi diri ini dipilih 46 persen dari 28 ResponX yang didata Tim Xpresi. “Di tahun ini, aku membuka lembaran hidup yang baru menuju kesuksesan”, kata Eka Wulandari Agustina, siswi SMP Negeri 14 Kota Tegal. So, bagaimana dengan kamu? (tim I)

UNJUK KEBOLEHAN - Kelompok Kentrung Pesisir Bintang Laut SUPM Kota Tegal menunjukkan kemampuannya dalam suatu even.

Perasaan saat pergantian tahun?

Bintang Laut Pertahankan Musik Tradisional

Senang 75 % Biasa saja 21,4 % Bingung 4 % BT 0 % lebih 4%

DI tengah mulai langkanya jenis seni musik tradisional saat ini, Sekolah Umum Pelayaran Menengah (SUPM) Kota Tegal mencoba mempertahankan musik tradisional kentrung pesisir. Jenis musik ini mengawali tumbuh laginya kesenian calung di Kota Tegal. Dengan menyandang nama Bintang Laut yang arti filosofisnya adalah ketegaran, kelompok ini berupaya mempertahankan kesenian tradisional. Nama Bintang Laut sendiri merupakan pemberian Ny Tatik Adi Winarso, istri Walikota Tegal periode 2004 -2009. “Ibu wali juga sebagai pengasuh Kentrung Pesisir Bintang Laut,” terang Sang Pelatih Ubaidillah. Inspirasi mendirikan kelompok ini muncul saat perkemahan di Obyek Wisata (OW) Baturaden Banyumas pada tahun 2004. Saat itu terdapat komunitas pengamen yang memainkan calung. Kepala SUPM yang pada waktu itu dijabat Agoes Iriyanto memperhatikan dengan serius dan berkeinginan membentuk kelompok seni kentrung. Keinginan itu akhirnya dapat diaplikasikan pada tahun 2005. “Pertama latihan, kami mengirinkan 30 anak ke Banyumas dan dilatih langsung oleh seniman asli sana selama dua bulan hingga hasilnya memuaskan,” ujar dia. Dengan berjalannya waktu, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk menggelar latihan di sekolah dan melibatkan pelatih dari guru setempat. Perangkat kesenian calung sendiri terdiri dari melodi, keprak, bass, tamborin, kentongan, yang semuanya terbuat dari bambu serta didukung penari. Bintang Laut terdiri dari 30 personil yang dipimpin Agus Sugiyanto, siswa kelas 2 Pi. Beberapa pementasan di luar kota sempat diisi Bintang Laut. Diantaranya seperti di Pelabuhan Ratu pada tahun 2005 saat acara Pelepasan Pemuda Nusantara yang dihadiri menteri-menteri negara. Pada tahun yang sama, Bintang Laut juga sempat mengisi acara di Pelepasan Ekspedisi Lautan Dalam di Pelabuhan Tanjung Priok yang dihadiri duta-duta besar. “Apresiasi mereka sangat luar biasa,” tutur Ubaidillah. (balkis)

Apa yang biasa kamu lakukan menjelang tahun baru? Tidak ada yang khusus 8 % Evaluasi tahun sebelumnya 21,4 % Bikin rancangan tahun depan 25 % Ngajak temen bikin acara tahun baruan 39,3 % kurang 6,3%

kannya di tempat wisata, mall, dan pusat keramaian. Ada juga yang menghabiskan waktu pergantian tahun di rumah bersama keluarga. “Kalo sama temen, nggak boleh keluar,” tutur Rossyana Fatimah, siswi SMA Negeri 1 Kota Tegal. Pilihan merayakan di rumah juga dipilih Azty Fitrohani, siswi SMA Negeri 2 Kota Tegal. Dia lebih suka sendirian di rumah karena nggak suka hura-hura. Jawaban Azty mewakili 53,6 persen ResponX yang merayakan tahun baru di rumah. Prosentase yang sama juga menganggap biasa saja untuk pergantian tahun. Karena menurut mereka nggak ada sesuatu yang spesial. Tapi ada juga yang menganggap pergantian tahun dimaknai sebagai momen untuk memperbaiki diri sendiri. Saatnya mengubah sifat atau kebiasaan yang nggak baik di tahun sebelumnya agar menjadi baik

TIM XPRESI TIM I : Balkis Arifiani, Nur Irma Rahmawati, M Khaerul Anam

TIM II : Serly Rostarina, Subekhi Prawirodijoyo, Agus Winarto

Buka Semangat Baru Ello Ipang Berry Lala [intro] C Dm F C 2x C Dm hello teman semua ayo kita sambut FC hari baru telah tiba C Dm apa yang kurasakan ku ingin engkau tahu FC dan berbagi bersama

Dimana melewatkan momen pergantian tahun? Rumah 53,6 % Mall 17,9 % Tempat wisata 3,6 % Pusat keramaian 25 % lebih 0,1%

Perasaan saat menikmati detik-detik pergantian tahun? Senang 60,7 % Biasa saja 35,7 % Tidak tahu 3,6 % Membosankan 0 %

Kegiatan yang tepat mengisi momen pergantian tahun? Keliling kota 17,9 % Makan-makan 17,9 % Melihat kembang api 39,3 % Berdiam diri di rumah 25 % lebih 0,1%

Apa yang menyenangkan dari momen pergantian tahun? Ramai 25 % Cuci mata 7,1 % Introspeksi diri 57,1 % Tidak tahu 10,7 % kurang 0,1%

TIPS - X

Tips Bikin Resolusi Anti Gagal 1. Cari resolusi yang memang harus kamu lakukan. Misalnya : Datang ke sekolah jam 07.00 tepat, karena bulan ini kamu sudah mendapat peringatan untuk tidak datang terlambat lagi dari guru BP atau menelpon pacar minimal sehari sekali, karena pacar kamu sudah mengancam minta putus kalo kamu tidak menelpon minimal 1 sehari. Nah kondisikondisi ini tepat untuk kamu masukkan ke resolusi tahun baru kamu karena mau ga mau harus kamu lakukan juga.

2. Cari resolusi yang sudah kamu lakukan atau yang memang kebiasaan kamu. Misalnya : Setiap hari kamu menggosok gigi satu kali sehari pas mandi pagi, nah resolusi yang tepat untuk tahun depan : Saya akan menggosok gigi minimal sehari satu kali. Gampang kan..Minimal resolusi ini pasti tidak akan meleset dan akan kamu kerjakan. Gak mungkin gagal. 3. Pilih resolusi yang kedengerannya keren cuma kayaknya ga akan diusahain,

tapi kalo emang sempet ya bagus. Ini yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan adventure extreme, misalnya : Sky Diving, Bungee Jumping, Surfing, Snowboarding. Percaya deh, walau kamu ga ada rencana sama sekali buat ngerjain itu semua, dan di akhir tahun kamu tetep ga akan merasa gagal dan kamu bisa keliatan keren sama orang-orang yang mau baca (entah kenapa) resolusi kamu. 4. Pilih resolusi yang gam-

pang. Misalnya : Jalan ngelilingin pohon di depan rumah 3 kali puteran. Gampang kan? (kalo kamu punya pohon di depan rumah). Kamu bisa masukkin banyak-banyak resolusi tipe ini, dan setiap kali kamu inget, langsung kamu kerjain jadi ga mungkin gagal. Contoh lain, ngedipin mata selama 120 detik. 5. Pilih resolusi yang tidak terukur atau abstrak Misalnya : Saya akan jadi orang yang lebih baik. Ga terukur kan? Anti gagal deh.(*)

PROFIL USIA : 13 - 17 tahun

JUMLAH : 28 ResponX di Kota Tegal

JENIS KELAMIN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

PENDIDIKAN : SMP 50 Persen SMA 50 Persen Metode : Random sampling

[chorus] C buka kita buka hari yang baru Dm sebagai semangat langkah ke depan FC jadi pribadi baru C buka kita buka jal2an yang baru Dm tebarkan senyum wajah gembira FGC dalam suasana baru C bukalah bukalah semangat baru Dm bukalah bukalah semangat baru FC bukalah bukalah semangat baru [rap] C Dm F C coba diam walau hanya tuk sejenak, dengarkan kata dari s’gala yang ku ucap, ku jelang pagi ini nikmati damai di hati, dalam waktu penuh arti karena aku dicintai, ku ingat kemarin suasana tak bersemangat, namun kini ku jalani dan semua rasanya tepat, bersama kita coba wujudkan harapan, membuka jalan dalam ‘gapai setiap tujuan. C Dm mentari bersinar selalu FC ini yang ku minta penuh semangat tertawa C Dm bersamamu teman semua FC karena ini saatnya kita nyanyi bersama [chorus] C buka kita buka hari yang baru Dm sebagai semangat langkah ke depan FC jadi pribadi baru C buka kita buka jalan yang baru Dm tebarkan senyum wajah gembira FGC dalam suasana baru

Tim Voli SMK Negeri 3 Langganan Juara Umum BOLA voli adalah salah satu jenis olahraga tim. Kekompakan dalam permainan menjadi salah satu kunci kemenangan dalam pertandingan. Hal ini seperti diterapkan Tim Bola Voli SMK Negeri 3 Kota Tegal yang sejak tahun 2006 langganan menjadi juara umum pada even olahraga di daerah. Ekstra kurikuler (ekskul) voli di sekolah ini berdiri sejak tahun 2001. Hingga tahun 2005, SMK Negeri 3 Kota Tegal belum pernah mendapatkan juara umum khususnya di bidang olah raga voli. “Kita hanya mendapatkan Juara II atau III,” ungkap Pelatih Voli SMK Negeri 3 Bambang Andi. Namun sejak tahun 2006 sampai sekarang, sekolah ini berturut-turut menyabet Juara Umum Tingkat Kota Tegal. Bahkan, sekolah ini sempat mengirimkan delegasi untuk ikut pertandingan di tingkat eks- Karesidenan Pekalongan membawa nama Kota Tegal. “Namun tim kami belum sempat

menjadi juara,” ujar guru bagian kesiswaan ini. Kegagalan itu menurutnya terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya karena satu tim tidak hanya dari satu sekolah saja namun campuran dari SMK dan SMA se-Kota Tegal yang telah terseleksi ketat. Hal ini tentu saja membutuhkan kekompakan yang ekstra. Personil tim voli andalan SMK Negeri 3 Kota Tegal sendiri diantaranya Boby, Apriyanto, Tri Aditya Ahmad, Agus Widodo, Fajar, Dedi dan Sugeng. Saat ini, mereka sudah duduk di kelas tiga, sehingga dalam waktu dekat akan lulus dan tak bisa ikut bertanding. Karenanya saat ini, Sang Pelatih berupaya mencari bibitbibit penggantinya. Tak hanya cowok, perekrutan personil juga melibatkan para cewek dari sekolah itu. Selain dianggap layak, langkah ini juga sebagai upaya mengangkat perempuan. “Selama ini, yang mengikuti perlombaan kebanyakan dari laki-laki.

Sekarang saatnya kita tunjukkan srikandi-srikandi kita,” tandasnya. Para cewek ini juga memiliki prestasi yang tak diragukan lagi. Mereka sering mengikuti perlombaan voli tingkat eks Karesidenan Pekalongan sewaktu masih duduk di bangku SMP. Para srikandi ini antara lain Wiwin Indriyani, Ayu, Tiwi, Santi dan Sari. Tim voli berlatih setiap hari Selasa dan Rabu di Lapangan SMK Negeri 3 Kota Tegal. Di hari Jumat, mereka berlatih di GOR Wisanggeni. Latihan di luar sekolah sengaja dilakukan untuk menguasai medan apa saja. “Biasanya mereka latihan pukul 4 sore,” ungkap Bambang. Terkadang para anggota tim juga mengalami titik kejenuhan. Jika ini terjadi, maka pelatih harus peka dengan keadaan mereka. “Sebagai pemicu semangat mereka, siswa yang berprestasi dalam bidang olah raga juga bisa mendapatkan bea siswa selama 3 bulan,” tambahnya. (balkis)

BERLATIH Tim Bola Voli SMK Negeri 3 Kota Tegal tengah berlatih di lapangan sekolahnya.

BALKIS ARIFIANI/TIM XPRESI


SAMBUNGAN

SABTU 2 JANUARI 2010

19

RADAR TEGAL

Yenny Bentuk PKB Baru dari halaman 1 Yenny menganggap, sebutan itu terinspirasi oleh nama PDI Perjuangan sebagai pembeda dengan PDI saat Orde Baru. “PKB GD itu yang asli. Kalau PKB Muhaimin itu resmi, karena didukung pemerintah,” beber Yenny. Semasa hidupnya, tutur Yenny, Gus Dur menyebut telah memecat Muhaimin Iskandar, Menakertrans dari PKB. Muhaimin, lanjut dia, dinilai ayahnya telah membuat PKB dan konstituennya terpecah belah. Untuk menggambarkan relasi Gus Dur-Muhaimin yang secara kekerabatan masih terbilang paman-keponakan itu, Gus Dur mengutip kata-kata bijak, maafkan kealpaan lawan politikmu tapi jangan lupakan kesalahannya. Lebih jauh Yenny menjelaskan, dia telah merasa dikader ayahnya untuk menggantikan posisi di PKB sejak beberapa bulan lalu. Dalam beberapa kali pertemuan dengan massa PKB di Malang, Surabaya dan Banyuwangi, dia diminta untuk meneruskan pidato ayahnya. “Mulanya kaget juga. Tapi, bagaimana lagi, harus siap,” imbuh Yenny. Selain menyangkut PKB, Yenny juga sempat berkonsultasi dengan ayahnya tentang nama calon anak pertamanya. Saat ini, dia mengaku telah hamil enam minggu. Gus Dur menyetujui jika nama anaknya nanti terdapat kata Abdurrahman. “Ayah saya menyetujui,” ujar dia, Ditanya tentang pentakziah yang mencapai ribuan, Yenny mengatakan hal itu sebagai bukti bahwa Gus Dur dicintai rakyat. Meski, jabatannya for-

malnya di-pretheli oleh pemerintah. “Ini membesarkan hati kami, bahwa kekuatan rakyat tidak bisa dilawan,” ujar dia lebih lanjut. Dia menceritakan, saat membicarakan rencana pemakaman ayahnya, keluarganya diminta negara untuk mengikuti standar protokoler bagi mantan presiden. Antara lain jasad dimasukkan peti mati. Namun, keluarga menolak. Yenny menambahkan, begitu prosesi pemakaman usai pada Kamis (31/12) pukul 14.00, dia sempat menyimpan kain jarik yang dipakai untuk membungkus jasad ayahnya. Kain panjang bermotif batik itu dia serahkan ke adiknya, Inayah Wulandari yang masih lajang. Hal itu dia sampaikan ke ibunya, Sinta Nuriyah Wahid. Tujuannya agar Inayah bisa cepat mendapat jodoh. Ibunya setuju dan malah mengatakan jika kain panjang itu memiliki nilai histories tinggi. Sebab, warisan dari eyangnya, alm Ny Hasyim Asyari. Hingga Jumat (1/1) kemarin, ribuan pentakziyah masih memadati pusara Gus Dur di dalam kompleks Ponpes Tebuireng. Mereka berasal dari pulau Jawa dan luar Jawa. Itu terlihat dari plat nomor kendaraan roda empat atau lebih yang parkir. Namun, sejumlah pentakziyah ada yang berulah. Mereka mengambil tanah serta bunga di pusara mantan Presiden RI keempat tersebut. Ada juga yang meletakkan benda-benda kecil ke dalam gundukan tanah. Fatimah, 75, asal Dusun Seblak Desa Cukir Kecamatan Diwek adalah salah satunya. Dia mengaku, tanah makam

Sering Ingatkan Daftar Makanan yang Dilanggar Gus Dur akan dia gunakan sebagai obat penyembuh penyakit linu yang dideritanya selama ini. “Untuk obat sakit linu,” ujar Mbah Fatimah. Hal yang sama dilakukan oleh Mukhlison, 44, warga asal Dawuhan Lumajang. Tanah sejumput itu Mukhlison gunakan untuk mengobati sakit polio anaknya. Hal itu dibenarkan Yenny. “Ya begitulah budaya di nahdliyin. Sulit melarangnya,” aku Yenny. Bahkan, usai proses pemakaman pada Kamis sore, bunga serta gundukan tanah di pusara menipis. Ini gara-gara diambil oleh ribuan peziarah. Setelah peristiwa itu, tanah di pusara ditambah. Selain itu, panitia berulang kali menyampaikan larangan mengambil apapun di makam Gus Dur melalui pengeras suara. Dalam perkembangan yang sama, KH Solahudin Wahid atau Gus Solah, Pengasuh Ponpes Tebuireng yang juga adik kandung Gus Dur mengatakan, makam Gus Dur tidak akan diserahkan pengelolaanya kepada negara. Sebab, ada ketakutan, jika dikelola Negara, keluarga dan masyarakat akan sulit mengakses. “Makam itu terbuka 24 jam untuk semua kalangan,” ujar Gus Solah menyebut, Gus Dur telah menjadi milik rakyat Indonesia. Lokasi makam mantan Ketua Umum PB NU itu berada dalam kompleks makam berdimensi sekitar 10 m x 12 m. Di situ antara lain terdapat makam ayah serta kakeknya. Yakni, KH Abdul Wahid Hasyim dan Hadratus Syech KH Hasyim Asyari. Makam itu usianya lebih dari 50 tahun. (lal)

Proses Gelar Pahlawan Gus Dur dari halaman 1 dan pengkajian terhadap usulan tersebut. Bila menurut pertimbangan BPPD usulan calon pahlawan nasional itu dinilai memenuhi kriteria maka usulan itu akan diajukan gubernur kepada Menteri Sosial selaku Ketua Umum Badan Pembina Pahlawan Pusat (BPPP). “Prosesnya memang cukup panjang, tapi saya kira untuk orang sekaliber Gus Dur proses pertimbangannya tentu tidak sulit,” ujar dia. Selanjutnya, kata dia, Menteri Sosial yang dalam hal ini adalah Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kejuangan akan mengadakan penelitian administrasi serta penelitian dan pengkajian terhadap usulan itu. “Hasilnya akan saya sampaikan kepada Presiden. Proses akhirnya Presiden akan menetapkan gelar pahlawan nasional berdasarkan pertimbangan itu,” ujar Salim. Gus Dur wafat pada Rabu (30/12) pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangukusumo (RSCM) Jakarta. Pria bernama lengkap Abdurrahman Wahid itu pernah menjabat Presiden RI keempat mulai 20 Oktober 1999 hingga 24 Juli 2001. Putra pertama dari enam bersaudara itu lahir di Desa Denanyar, Jombang, Jawa Timur, pada 4 Agustus 1940. Ayah Gus Dur, KH Wahid Hasyim, adalah putra pendiri organisasi Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy‘ari. Sedangkan ibunya bernama Hj Sholehah, adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang, KH Bisri Syamsuri. Gus Dur, yang dianggap sebagai salah satu guru bangsa, dinilai banyak berjasa bagi bangsa. Sejumlah anggota DPR yang tergabung dalam Kaukus Parlemen Pancasila juga mendesak pemerintah untuk segera menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. “Pernyataan simpati dan kehilangan atas berpulangnya Gus Dur begitu meluap melintasi batas negara dan sentimensentimen primordial berbasis apa pun,” ujar M. Romahurmuziy, salah seorang anggota Kaukus Parlemen Pancasila, kemarin (1/1). Kaukus itu terdiri atas sejumlah anggota parlemen. Selain Romahurmuziy dari PPP, terdapat anggota DPR Eva Kusuma Sundari (PDIP), Rieke Diah Pitaloka (PDIP), Bambang Soesatyo (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), dan Akbar Faizal (Hanura). Menurut Romy, sapaan akrab Romahurmuziy, pemberian gelar pahlawan dinilai penting sebagai balas atas jasa Gus Dur. Pria yang wafat pada 30 Desember 2009 itu memiliki prestasi dalam mengusung pluralisme, membawa ide kebinekaan untuk

masyarakat Indonesia. “Peran Gus Dur sangat luar biasa dalam membangun fondasi masyarakat sipil, toleransi kehidupan beragama, multikulturalisme, dan humanisme universal,” ujarnya. Gus Dur, dalam pandangan Kaukus, adalah putra Republik Indonesia dan tokoh dunia karena pikiran dan tindakannya mencerminkan kepentingan universal. “Sudah selayaknya DPR mengusulkan dan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur. Mengingat kinerja almarhum Gus Dur dan keberlangsungan ide-ide kebinekaan untuk memperkuat NKRI,” ujar Rieke Diah Pitaloka. “Berpulangnya Gus Dur ke haribaan Ilahi meluap dan mendapat simpati seluruh penjuru dunia dan tidak terbatas warga Indonesia maupun warga nahdliyin,” tambah Rieke. Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Anas Urbaningrum juga sepakat bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan tokoh terbaik. “Seorang tokoh besar yang kita tidak tahu kapan lahir

lagi penggantinya,” kata ketua DPP Partai Demokrat itu. Namun, hingga kemarin, Anas belum memastikan, apakah akan ikut mendorong penetapan Gus Dur sebagai pahlawan nasional atau tidak. Dia hanya menegaskan bahwa Demokrat juga sangat menghargai jasa-jasa yang telah diukir presiden ke-4 RI itu. Gus Dur dianggap telah mampu melakukan perkawinan yang indah dan damai antara keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam semangat keterbukaan. “Yang pasti, kami yakin jasa dan perjuangan Gus Dur selama ini menjadi pupuk bagi kemajuan dan kemartabatan bangsa saat ini dan ke depan,” tambahnya. Sementara itu, Ketua FKB Marwan Ja’far bertekad akan secara serius mendorong pemerintah agar memberikan gelar pahlawan nasional pada pendiri PKB tersebut. Sebab, menurut dia, demokrasi di Indonesia tumbuh juga atas jasa Gus Dur. “Ibaratnya, beliau merupakan panglima demokrasi di Indonesia,” tegasnya. (zul/bay/dyn)

dari halaman 1 Cabang (PAC) GP Ansor Jagakarsa, dia otomatis aktif juga sebagai Banser (Barisan Ansor Serbaguna). Wilayah tugasnya termasuk Ciganjur, kediaman Gus Dur. Setiap ada kegiatan di rumah Gus Dur di Jalan Warung Silah, Sulaiman aktif membantu. ‘’Mungkin karena melihat saya fanatik dengan Gus Dur, saya diminta bantu-bantu di keluarga Gus Dur,’’ tuturnya. Yang mengajak saat itu adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Saifullah Yusuf (Wagub Jatim). Tugasnya saat itu serabutan. Apa saja yang diperintah keluarga Gus Dur dia jalankan. Tidak lama setelah itu Gus Dur terpilih menjadi presiden. Pendiri Forum Demokrasi itu pun boyongan ke Istana Merdeka. Sulaiman ikut diboyong. ‘’Tugas saya waktu itu menyiapkan makan untuk Gus Dur,’’ kata bapak dua anak itu. Tugas itu hanya bertahan empat bulan. Pekerjaan menyiapkan makan diambil alih oleh rumah tangga kepresidenan. Sulaiman diberi tugas lain, sebagai kepala rumah tangga Ciganjur. Tugasnya mengurusi tetek bengek keperluan di kediaman pribadi Gus Dur. Karena itu, kalau di luar acara kenegaraan, Sulaiman menjadi asisten Gus Dur. Pada Juli 2001, Gus Dur lengser. Alumnus Universitas Baghdad, Iraq, itu meninggalkan istana dan kembali ke Ciganjur.

Sejak itu Sulaiman mendapat kepercayaan penuh dari keluarga Ciganjur untuk mendampingi Gus Dur. Ada yang menyebut asisten, pengawal, atau ajudan. Sebab, Gus Dur maupun keluarga Ciganjur tidak memberikan nama khusus untuk jabatan tersebut. ‘’Pokoknya disuruh bantu-bantu Bapak,’’ katanya. Namun Sulaiman lebih senang menyebut dirinya asisten pribadi Gus Dur. Jabatan itu bertahan hingga Gus Dur mengembuskan napas terakhir. Banyak suka dan duka yang dirasakan Sulaiman selama 8,5 tahun mendampingi Gus Dur. Kadang-kadang emosi Gus Dur meledak-ledak. Biasanya tensi Gus Dur naik gara-gara tamu yang datang membawa masalah. ‘’Biasanya masalah PKB,’’ ujarnya. Kalau sudah seperti itu, Sulaiman meredakan emosi Gus Dur. Caranya, meminta Gus Dur bercerita tentang masa-masa kuliah di Mesir dan Iraq. Menurut Sulaiman, Gus Dur sangat senang menceritakan masa mudanya, termasuk saat mengenyam pendidikan di Timur Tengah. Kalau sudah cerita tentang masa-masa kuliah, Gus Dur lupa dengan kemarahannya. Untuk menjaga emosi Gus Dur, Sulaiman menyeleksi tamutamu yang akan bertemu dengan Gus Dur. Biasanya, kalau urusan PKB, Sulaiman meminta tamu tersebut bertemu dengan pengurus DPP PKB yang lain. Tapi, gara-gara menyeleksi tamu, Sulaiman kerap mendapat

fitnah. ‘’Yang saya tolak, koarkoar di luar katanya saya minta fee agar bisa ketemu Gus Dur,’’ tutur Sulaiman. Tapi, ada kemarahan Gus Dur yang tidak bisa diredakan Sulaiman. Kalau dilarang makan makanan kesukaannya, Gus Dur bisa marah besar. ‘’Kamu itu ngatur-ngatur saya,’’ kata Sulaiman menirukan ucapan Gus Dur. Kalau sudah seperti itu, tidak ada pilihan lain bagi Sulaiman kecuali menuruti permintaan Gus Dur. Imbasnya, Sulaiman kena semprot Ny Sinta Nuriyah (istri Gus Dur) atau Zannuba Arifah Chafsoh/Yenny Wahid (putri kedua Gus Dur). Soal makanan, kata Sulaiman, Gus Dur memang paling bandel. Padahal, daftar pantangan makanan dari dokter sangat panjang. Suatu ketika Gus Dur mencium bau durian. Seketika itu Gus Dur minta diambilkan buah berkulit tajam tersebut. Tentu saja Sulaiman mengingatkan bahwa Gus Dur tidak boleh makan durian. ‘’Kalau satu, boleh. Yang tidak boleh itu kalau satu truk,’’ kata Sulaiman menirukan ucapan Gus Dur saat itu. Meski penyakit ginjalnya parah dan harus cuci darah tiga kali seminggu, Gus Dur boleh dibilang tidak pernah membatasi diri soal makanan. Semua pantangan dilanggar. Sulaiman yang harus pandai-pandai menjaga. Gus Dur sangat suka makan soto betawi, terutama yang berisi jerohan. Kalau Gus Dur minta soto betawi, Sulai-

man meminta ke penjualnya untuk mengurangi porsi jerohan dalam soto yang akan dimakan Gus Dur. ‘’Paling saya kasih paru sedikit dan daging. Jerohan yang lain saya minta disingkirkan,’’ kata Sulaiman. Kadangkadang Gus Dur protes karena sotonya tidak seperti yang dulu biasa dia makan. Soal minum juga demikian. Seharusnya dalam sehari Gus Dur tidak boleh minum lebih dari 700 cc. Kalau kelebihan air, badannya bisa bengkak dan jantung bisa tersumbat. Tapi, itu juga dilanggar setiap hari. Bagi Sulaiman, daya tahan tubuh Gus Dur melebihi daya tahan orang biasa. ‘’Kata dokter, nyawa Gus Dur itu ada sembilan,’’ ucapnya. Hampir semua waktu Sulaiman tersita untuk mendampingi Gus Dur. Untung saja, istri dan dua anak Sulaiman bisa mengerti. ‘’Saya bilang kepada istri, ini pengabdian. Alhamdulillah, istri saya mengerti.’’ Sulaiman ikut Gus Dur sejak bujangan. Kira-kira setahun menjadi asisten Gus Dur, Sulaiman menikahi Rosmayanti, gadis yang usianya delapan tahun lebih muda darinya. Awalnya, Sulaiman tidak ingin memberi tahu Gus Dur. Alasannya karena sungkan. Tapi, Gus Dur akhirnya tahu juga. Bahkan, Gus Dur menawarkan diri untuk menjadi wali nikah. ‘’Nanti saya saja yang menikahkan, mau bahasa Arab, Tiongkok, atau Indonesia?’’ tanya Gus Dur waktu itu. (kum)

Saat Bobol BKK, Gemetaran Lihat Uang Ratusan Juta dari halaman 1 Pelaku Joni mengakui kalau aksinya dilakukan karena kepepet. Apalagi istrinya mau melahirkan, sehingga direncanakanlah aksi pembobolan BKK. Sedang perencanaan makan waktu satu minggu, dan setelah

dirasa cukup matang kemudian dimulai aksi pembobolan, sekitar pukul 21.00 WIB. Semua kunci yang menempel di brankas berhasil dipatahkan. Anehnya, pelaku ini hanya mengambil uang pecahan Rp 100 ribu. Sedang untuk uang kertas pecahan Rp 1000, yang totalnya

sekitar Rp 3, 5 juta, tidak ikut dibawa. “Saya gemetaran melihat uang sebanyak itu Pak,” kata Joni. Peristiwa ini baru diketahui, sekitar Pukul 08.00 WIB, dan mendapati seluruh ruangan keadaannya berantakan. Menurut Kapolres Brebes AKBP Benone Louhenapeesy SH SIK,

kedua pelaku itu ditangkap di rumahnya masing-masing. “Mereka itu kita tangkap di rumah yang bersangkutan. Dan langsung kita proses hukum,” kata AKBP Benone Louhenapeesy SH SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng SH, Rabu (30/12). (din)

Usul Wafatnya Gus Dur Masuk Penanggalan Matakin dari halaman 1 Tionghoa dan leluhur saya ada di Tiongkok. Tetapi negara saya adalah Indonesia,” tegasnya. Oleh sebab itu, dia begitu terpukul ketika mendapat kabar dari teman-temannya di Yogyakarta kalau Gus Dur meninggal. Padahal, saat mantan presiden ke empat itu operasi gigi (Senin, 28/12), dia masih menjenguknya dan berbincang dengan Shinta Nuriyah. “Cacakmu arep dioperasi gigi,” ujarnya menirukan ucapan istri Gus Dur. Namun, karena ditunggu lama belum selesai juga, dia lantas memutuskan untuk pulang. Tepat pada Rabu (30/12), batin spiritualnya merasa ada yang tidak enak. “Bapak gawat,

tolong dibantu doa,” begitu telepon yang dia terima. Saat itu dia langsung memutuskan untuk kembali ke RS CM. Sepanjang perjalanan, Bingky mengaku terus-terusan menangis. Sayang, begitu sampai rumah sakit, dia tidak diperbolehkan masuk bersama tamu lainnya. “Tetapi saya ikut mendorong keranda sampai mobil jenazah,” akunya. Semrawutnya kondisi malam itu memaksanya tidak bisa ikut ke Ciganjur dengan segera. Dia baru ke rumah duka sekitar pukul 03.00. Dia kembali mengurungkan niatnya untuk lebih dekat dengan Gus Dur hingga pemakaman. “Saya tolak dan memilih untuk doa dari tempat yang jauh saja,” kenanganya.

Benar saja, tidak lama setelah Gus Dur dimakamkan, Bingky berhasil membuahkan satu tulisan. Tulisan yang menggambarkan betapa kehilangannya umat Konghucu dan bang-

sa Indonesia karena ditinggal putra terbaiknya. Padahal dia menanggap negara ini masih membutuhkan bantuan Gus Dur untuk menciptakan Indonesia yang damai. (dim)


KOMBIS

SABTU, 2 JANUARI 2010

20

RADAR TEGAL

Nokia Life Tools

BIDIK KOTA KECIL DAN PEDESAAN TEGAL – Setelah sukss dengan layanan sebelumnya. Nokia kembali menghadirkan terobosan baru dengan bidikan kalangan petani dengan menyediakan beragam informasi pertanian yang bisa diakses melalui handphone. Nokia Life Tools selain mencakup info pertanian juga memberikan informasi pendidikan hingga hiburan yang dikemas khusus untuk masyarakat di kota kecil hingga pedesaan. selain mencakup informasi Spv Nokia Life Tools Tegal Febri Tri Aryanto mengatakan, layaan Nokia Life Tools bisa dimanfaatkan kalangan petani untuk mendapatkan beragam info terbaru seputar pertanian hingga berita terbaru mengenai pembibitan, pupuk, pestisida, penyemprotan serta daftar harga jual hasil pertanian

dan cuaca yang mencakup suhu, curah hujan serta kondisi angin. Terobosan tersebut, jelasnya, merupakan bentuk komitmen Nokia dalam memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kalangn petani di kota kecil hingga pedesaan agar lebih mudah mendapatkan informasi terbaru dalam genggaman mereka. Nokia Life Tools juga menyediakan informasi tentang pendidikan, termasuk pelajaran Bahasa Inggris, pengetahuan umum, latihan dan tips persiapan ujian. Untuk hiburan, disediakan beragam layanan seperti ramalan bintang, berita terkini, nada dering dan sebagainya. Secara umum Nokia Life Tools merupakan aplikasi dengan tampilan grafis yang ikonik sehingga mudah dimengerti. (gun)

Simapan Nasari On Line Gandeng PT Pos Indonesia

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

TERBARU – Obi Van Nokia Life Tools singgah di Tegal beberapa waktu lalu dengan beragam produk yang dihadirkan.

TEGAL - KSP Nasari sebagai sebuah koperasi simpan pinjam yang memiliki ijin operasional se-Indonesia kembali membuat sebuah terobosan baru dalam dunia perkoperasian. Setelah mengadakan kerjasama strategis tingkat nasional dengan PT Pos Indonesia. Pemotongan angsuran pinjaman anggotanya melalui gaji pensiunan bulanan penandatanganan perjanjian kerjasamanya dilaksanakan 4 Desember 2008 di hadapan Menteri Koperasi UKM Suryadharma Ali. Setahun kemudian, tepatnya 23 Desember 2009 ditandatangani pula kerja sama strategis antara KSP Nasari dengan PT Pos Indonesia. Penandatanganan di kantor pusat KSP Nasari Jl Tumpang Raya

No 114 Semarang itu dilakukan dihadapan Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan. Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean MBA menyampaikan, aspirasi koperasi untuk mempertajam arah pengembangan koperasi melalui revisi dari PP No 9 Tahun 1995. Di mana penyempurnaan dari PP tersebut yang paling prinsip adalah untuk direalisasikannya pembentukan Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi Jasa Keuangan (LPS KJK) yang fungsinya sama dengan LPS Perbankan. “Adanya lembaga penjamin simpanan pada koperasi akan memberikan kepastian anggota yang selama ini mempercayakan dananya dikelola koperasi. Khusus bagi KSP Nasari, adanya penjamin, penyerapan dana Simpanan Nasari On Line akan lebih optimal,” katanya. (cw1)

Magical Moment on December Seurieus Band Bius Ribuan Penonton

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

BERAKSI – Salah satu band pengisi acara menunjukkan aksinya di depan penonton.

TEGAL – Di penghujung Tahun 2009, Rita Super Mall dan Clas Mild serta sejumlah sponsor lainnya menggelar event bertajuk Magical Moment on December 2009 Kamis (31/12) mulai pukul 19.00 WIB hingga memasuki awal tahun 2010 di area lobi utama. Gelaran yang diisi dengan parade band , dancer dan sederet hiburan lainnya mampu menghangatkan suasana menyambut pergantian tahun. Pengunjung ang ddominasi kalangan ABG nampak larut dalam suasana dan sesekali ikut berjoged saat sejumlah band

lokal beraksi di atas panggung. Imam Panca, Team Leader Clas Mild area Tegal mengatakan, gelaran tersebut merupakan rangkaian acara selama bulan Desember dengan menghadirkan beragam tema yang berbeda. Puncak acara digelar pada malam pergantian tahun sehingga masyarakat Tegal dan sekitarnya serta pengunjung Rita Super Mall bisa berkumpul melepas tahun 2009 dan menyambut datangnya tahun 2010 dalam suasana yang santai. Beberapa band tampil membawakan sederet lagu-lagu

BII Hadirkan Aneka Kemudahan Bertransaksi TEGAL – Bank Internasional Indonesia (BII) Cabang Tegal terus memberikan kemudahan bagi nasabahnya. Kini, dengan hadirnya kartu kredit BII, masyarakat menjadi lebih mudah bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai. Beragam pilihan kartu kredit dengan jaringan luas di sejumlah merchant semakin memudahkan pemegang kartu kredit BII dalam bertransaksi. Paulus Chandra Wijaya, Area Business Manager BII Tegal mengatakan, saat ini masyarakat tidak perlu repot membawa uang tunai saat berbelanja. Pasalnya, BII menghadirkan beberapa pilihan kartu kredit yang bisa dimanfaatkan nasabah untuk mempermudah tran-

CMYK

saksi dengan beragam keunggulan serta manfaat yang ada di dalamnya. Untuk mendukung layanan tersebut, terdapat program BII First Usage Activation yaitu bagi pembuat kartu kredit BII yang disetujui sampai dengan 28 Februari 2010 akan mendapatkan berbagai fasilitas. Di antaranya bunga nol persen selama tiga bulan setiap transaksi retail atau pembelanjaan yang dilakukan. Menurutnya, saat ini kartu kredit bukan lagi merupakan produk perbankan untuk kalangan tertentu. Malah menggunakan kartu kredit diharapkan pengeluaran untuk belanja dan sebagainya bisa diatur lebih baik dan terprogram. (gun)

yang sedang hits untuk menghangatkan suasana sekaligus mengajak seluruh penonton ntuk bergabung dalam kemeriahan suasana. Di sini, pengunjung bisa bergabung bersama teman atau keluarga menikmati seluruh rangkaian acara yang diberikan secara gratis khusus menyambut tahun baru 2010. Selain di area lobi Rita Super Mall, pihaknya juga menggelar beberapa event dalam rangka menyambut pergantian tahun seperti di Paradiso Café. Seluruh kegiatan tersebut, jelasnya, merupakan bentuk komtmen pihaknya untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat Tegal dan sekitarnya. “Ke depannya, kami akan terus menggelar event berbeda sehingga bisa menjadi suguhan menarik bagi masyarakat,” katanya. Dimas, salah seorang pengunjung mengaku sennag karena bis amelepas tahun 2009 dan menyambut tahun 2010 dalam kemeriahan acara bersama teman-temannya. Aksi sejumlah band yang membawakan sejumlah lagu dan hiburan lainnya membuat detik demi detik terasa cepat berlalu hingga memasuki awal tahun 2010. Ke depannya, pihaknya berharap agar event sejenis bisa tersu digelar sehingga masyarakat bisa mendapakan tontonan gratis dengan beragam hiburan. (gun)

VOKALIS BARU Boym, vokalis baru Seurieus mampu menghipnotis ribuan penonton.

SLAWI – Suasana malam tahun baru di jalur Tegal-Purwokerto tepatnya di Jl Ahmad Yani Slawi atau depan Monumen GBN, Kamis hingga Jumat (31-1/01) mendadak berubah menjadi lautan manusia. Ribuan penonton dari Slawi, Tegal, Brebes, dan Pemalang ini sengaja menghadiri gemerlap oleh sorotan lampu dari panggung Djarum Super Old N New Rock Concert Seurieus Band dalam malam pergantian tahun 2010. Acara pergantian tahun ini, diakhiri pesta kembang api yang membuat suasana lebih semarak. Namun sebelum Seurieus Band tampil, acara yang dimotori PT Djarum Distrik Tegal itu juga menyuguhkan penampilan grup musik lokal Eraser Band serta G-One. Dalam penampilannya G-One menghadirkan Kapolres Tegal AKBP Wahyu

AGUS WIBOWO/RATEG

Handoyo bersama Bupati Tegal H Agus Riyanto. Sedangkan acara hiburan musik yang menampilkan grup musik Seurieus Band, dengan personil Dinar (gitar), Koko (gitar), Mulki (bas), dan Hayam (drum), dan hadirnya vokalis baru pengganti Candil yakni Boym dengan tampang yang muda gagah dan energik itu, juga tak merubah penonton untuk bisa terbuai dengan sejumlah lantunan lagu yang disuguhkan band asal Bandung tersebut. Bahkan, ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah tersebut juga ikut bersama-sama melantunkan lagu saat

Boym menyanyikan lagu Rocker juga manusia. Acara malam meninggalkan tahun 2009 itu, juga lebih semarak saat panitia Djarum Super Old N New Rock Concert tepat pukul 00.00 WIB, menyalakan kembang api yang meluncur di atas langit. Apalagi, pesta kembang api yang dinyalakan berbarengan dengan tampilan duet antara Seurieus Band dengan Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo membuat ribuan penonton merasa puas dengan acara yang diberikan sengaja untuk masyarakat Kabupaten Tegal. ‘’Tujuan even ini tidak lain memberikan hiburan segar

kepada masyarakat di Tegal dan sekitarnya, terutama menyambut datangnya Tahun Baru 2010. Selain mengalihkan perhatian kawula muda dari kegiatan berbau negatif ke hal-hal lebih bersifat positif. Sehingga iklim kondusif pun bakal tercipta di wilayah ini,” ujar Supervisor PT Djarum District Tegal W Pergodi didampingi Team Leader Tasdik di sela-sela gealaran acara. Dinar, gitaris Seurieus Band mengatakan, tanpa Candil, Seurieus juga masih bisa eksis dan bisa lebih serius lagi. Apalagi, Boym vokalis yang baru juga bisa memberikan suara yang pas. (gus)


CMYK

RADAR SLAWI

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SABTU, 2 JANUARI 2010

BALANENYONG Koordinasi Komisi dan SKPD Kurang KOMISI IV DPRD Kabupaten Tegal menilai masih kurang optimalnya koordinasi intensif antara DPRD dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terutama dalam upaya meningkatkan kinerja dan kontrol. Hal ini terungkap pada salah satu kesimpulan yang diambil terhadap refleksi kinerja Komisi IV DPRD KaDOK.RATEG bupaten Tegal selaWakhidin ma masa persidangan tahun 2009, sejak pelantikan anggota DPRD pada Bulan Agustus 2009 hingga Desember 2009. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Wakhidin menyatakan, kesimpulan yang diambil tersebut hanya salah satu diantara 4 kesimpulan Komisi IV. Ketiga kesimpulan lainnya diantaranya masih belum terpadunya SKPD-SKPD dalam mengimplementasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Pendek (RPJMP) dalam rencana kegiatan. Selain itu, Komisi IV juga menyimpulkan masih lambatnya pengisian jabatan kepala dinas yang kosong, sehingga berdampak pada pengurangan kualitas program kerja. ke hal 9 kol 1

5 Hari Kerja Dinilai Tak Efektif Pemkab Diminta Tinjau Ulang PELAKSANAAN 5 hari kerja di Kabupaten Tegal dinilai kalangan DPRD kurang efektif. Pasalnya, banyak instansi yang salah kaprah memraktekkan kebijakan tersebut. Sehingga berdampak pada berkurangnya kualitas pelayanan bagi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tegal diharapkan dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. Hal ini diungkapkan anggota

Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Bambang Romdhon Irawanto. Menurutnya, kebijakan 5 hari kerja yang ditempuh Pemkab banyak disalahgunakan oknum yang tidak bertanggungjawab, baik secara individu maupun kelembagaan. Kebanyakan penyalahgunaan itu terutama pada praktek jam kerja yang diberlakukan. “Apa gunanya 5 hari kerja kalau ternyata pada hari Senin sampai Kamis jam kerja hanya jam 12.00 WIB saja. Sementara hari Jumat, praktis tidak ada pelayanan karena

petugas berdalih sedang melakukan olah raga. Kejadian seperti ini banyak kita jumpai di balai desa, kantor kelurahan, kantor kecamatan, dan beberapa kantor instansi di lingkungan Pemkab,’’ tandas BR Irawanto yang juga anggota Fraksi PDIP. Hal senada diungkapkan anggota Komisi I DPRD, H Syamsul Ma’arif. Berdasarkan inspeksi yang dilakukannya ke sejumlah kantor pelayanan publik, ternyata ditemukan fakta kurang optimalnya petugas dalam menjalankan kebijakan 5 hari kerja. Dia menilai,

kebijakan 5 hari kerja itu perlu dikaji ulang untuk mengukur tingkat efektifitasnya bagi pelayanan kepada warga. “Implementasi pelaksanaan 5 hari kerja ini perlu dikaji ulang. Beberapa kali saya mencoba melihat secara langsung berdasarkan pengaduan warga. Memang banyak ditemukan kurang optimalnya kinerja para petugas sebagai pelayan masyarakat,” ujar H syamsul Ma’arif yang juga anggota Fraksi PDIP. Sementara itu, Wakil ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal,

Helmi Amrulloh, juga menyatakan hal senada. Menurutnya, penerapan kebijakan 5 hari kerja hendaknya tidak serta merta dilaksanakan di seluruh tingkatan instansi di Kabupaten Tegal. Menurutnya, kebijakan 5 hari kerja itu hendaknya dapat dilaksanakan secara bertahap sejak mulai di tingkat pemerintahan Kabupaten Tegal terlebih dahulu, sebelum dilaksanakan di tingkatan pemerintahan kecamatan hingga pemerintahan desa/kelurahan. “Saya rasa, tingkat efektivitas ke hal 9 kol 1

Proyek-Proyek P2KP 2008 Diresmikan Telan Dana Rp 5,4 Miliar SEJUMLAH proyek yang di bangun dengan dana Program Penanggulangan Kemiskinan Terpadu (Paket) Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) se-Kabupaten Tegal tahun 2008, diresmikan. Peresmian dilaksanakan secara simbolis di Desa Slawi Kulon Kecamatan Slawi, Rabu (30/12). Acara dihadiri Ketua dan koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kabupaten Tegal penerima Paket P2KP antara tahun 2007 hingga tahun 2009. ke hal 9 kol 1

KIYEH LIKUH

AGUS WIBOWO/RATEG

NYANYI - Bupati Tegal Agus Riyanto saat menyanyikan lagu-lagu dari Iwan Fals pada acara malam tahun baru. IMAN TEGUH SUPRIYONO/RATEG

SERIUS - Seluruh anggota Babinsa sedang serius mendengarkan paparan dari penyaji.

Kodim Gelar Apel Babinsa SLAWI - Komando Distrik Militer (Kodim) 0712 Tegal, selama dua hari berturut-turut menggelar Apel Babinsa yang ditempatkan di GOR Tri Sanja, Selasa-Rabu (29-30/12) kemarin. Kegiatan yang diikuti 318 personil ini merupakan program kerja Korem 071 tahun 2009 bidang teritorial serta program kerja dan anggaran Kodim. Komandan Kodim 0712, Letkol ARM Elman Nawendro didampingi Kasdim, Mayor Inf. Ruwanto mengatakan, seluruh anggota Babinsa yang mengikuti pelatihan ini menginap di tendatenda yang telah disediakan panitia. Karena dari pihak penyelenggara telah mengagendakan kegiatan dengan sangat padatnya. “Kegiatan diantaranya dari Korem, Kodim, Polres, Kesbanglinmas dan lain-lain. Materi kegiatannya sudah disesuaikan dengan tugas Babinsa itu

Malam Tahun Baru dan Pesta Kembang Api di Slawi

BUPATI & KAPOLRES

HIBUR WARGA

39 Orang Mati Sia-Sia di Jalan 2009, Jumlah Laka Turun

ke hal 9 kol 4

NELAYAN

ARIEF NUR RS/RADAR SLAWI

PRASASTI - Penandatanganan prasasti peresmian proyek Paket P2KP se-Kabupaten Tegal tahun 2008 oleh Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP yang mewakili Bupati Tegal Agus Riyanto.

SUASANA malam tahun baru 2010 yang diadakan oleh PT Djarum Distrik Tegal yang menghadirkan penyanyi terkenal asal Bandung yakni Seurieus Band, kemarin malam, di depan Monumen GBN Slawi, beda dibandingkan dengan sejumlah wilayah lainnya. Pasalnya, Bupati Tegal H Agus Riyanto dan Kapolres AKBP Wahyu Handoyo SE rupanya juga bisa menghipnotis ribuan penonton yang ke hal 9 kol 4

AGUS WIBOWO/RATEG

TAMPIL - Dengan tampilan yang berbeda Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE tampil di atas panggung saat menyanyikan lagu Isabela yang dibawakan oleh ST12.

SLAWI - Meski di tahun 2009, jumlah orang yang mati sia-sia di jalan akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) berjumlah 39 orang. Namun, kasus lakalantas dibanding dengan tahun 2008, untuk wilayah hukum Polres Tegal, kini mengalami penurunan. Sebab, tahun 2008 jumlah laka yang terjadi 95 kasus, dengan rincian meninggal dunia 31, luka berat (LB) 4, dan luka ringan (LR) 133 orang. Sedangkan di tahun 2009 jumlah laka bisa ditekan menjadi 92 kasus dengan MD 39 orang, LB 4, dan LR 141 orang. Kasat Lantas AKP Yuliantoro didampingi Kanit Laka Iptu Juli Monasoni, Kamis (31/12) kemarin mengatakan, tahun 2009, penurunan angka lakalantas bersama jajarannya berarti sukses, dan harus lebih ditingkatkan. ‘’Melihat angkanya saja lebih rendah dibanding dengan tahun lalu. Sebab, tahun 2008 jumlah laka 95 ke hal 9 kol 4

Menilik Keramaian Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal Dipuncak Akhir Tahun AGUS WIBOWO/RATEG

SANDARKAN KAPAL – Sejumlah nelayan Kramat dan Suradadi terpaksa menyandarkan kapal saat cuaca buruk.

Cuaca Buruk Nelayan Tunda Melaut KRAMAT – Angin yang cukup kencang dan bertiup di perairan pantai utara Jawa membuat sejumlah nelayan Kramat dan sekitarnya mengurungkan niat untuk menjalankan aktivitas seperti biasa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan akibat gelombang tinggi. ‘’Perubahan musim antara kemarau menuju hujan biasanya berpotensi menimbulkan angin kencang serta hujan yang terjadi secara tibatiba. Meski tinggi gelombang masih dalam batas wajar, tetapi sejumlah nelayan mengaku tidak berani mengambil resiko dengan tetap pergi melaut,’’ terang Darno (38) nelayan asal Kramat. Meskipun sejumlah nelayan masih ada yang menjalankan aktivitas seperti biasa, lanjutnya, namun mereka yang masih melaut dengan radius tangkap yang terbatas. ke hal 9 kol 1

Satu Minggu Sebelumnya, Penginapan Sudah Dipesan Pergantian tahun 2009 menuju 2010, setiap obyek wisata yang berada di Kabupaten Tegal pasti diburu wisatawan. Termasuk obyek wisata Guci Kabupaten Tegal. Seperti apa obyek wisata tersebut saat pergantian tahun baru? LAPORAN : YANVERA MANDI air panas di OW Guci di malam tahun baru dianggap sudah menjadi tradisi rutin para wisatawan maupun warga setempat di penghujung akhir tahun. Sehingga membuat wisatawan yang datang dari berbagai daerah seakan-akan enggan melewatkan momentum ini begitu saja, walau

resikonya harus terjebak kemacetan di tengah antrean ratusan kendaraan. Suasana kemeriahan di sekitar Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, mulai nampak sejak satu minggu menjelang detik-detik pergantian tahun. Bahkan lonjakan wisatawan pun sudah diketahui jauh-jauh hari, setelah sejumlah tempat penginapan, mulai dari pondok wisata, villa dan hotel sudah penuh dipesan terlebih dahulu. Terlebih sosialisasi dari beberapa acara tahun baru begitu gencar dilaksanakan semua pihak, baik dari UPTD maupun pengelola hotel. Antrean panjang ratusan kendaraan wisatawan dari segala jenis pun tidak bisa dihindari, tetapi semua itu tidak menyurutkan niat ratusan wisatawan yang ingin menikmati detik-detik pergantian tahun di obyek wisata Guci. Bah-

kan tak jarang para wisatawan menginginkan kemacetan sambil melihat panorama keindahan alam Guci. “Saya datang dari Jakarta khusus untuk menikmati malam pergatian tahun di sekitar Guci. Di sini menurut kabar sangat ramai dan meriah,” kata Firdaus (35) wisatawan asal Jakarta Pesta kembang api, hiburan malam di tengah suasana penggunungan, sambil berendam di air panas, memang dicari dirinya. Terlebih kekasihnya tercinta yang meminta datang ke Guci. Sebab, katanya akan menambah kelanggengan hubungannya. “Untuk sampai ke lokasi obyek wisata memang sangat melelahkan, tapi semua itu bukan halangan untuk berlibur. Sebab, kemacetan di Guci lebih mengasyikan dari pada di kota besar,” ucapnya seraya ke hal 9 kol 4

YANVERA/RADAR SLAWI

MANDI WAJIB - Puluhan wisatawan terlihat senang mandi air panas.


KABUPATEN TEGAL

8

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

Cari Pakan Ternak, Tewas Kesetrum

HARVIYANTO/RATEG

MENANAM - Sejumlah kuli tandur sedang menanam benih padi di persawahan milik petani wilayah Dukuhturi.

Hama Sundep Ancam Petani DUKUHTURI - Meski baru memasuki musim tanam pertama, namun petani padi di sekitar Kecamatan Dukuhturi tetap khawatir dengan datangnya hama sundep yang kerap merusak tanaman. Hama tersebut kerap muncul ketika usia padi menginjak 40 hari tanam. Meski demikian, saat ini petani sudah mulai melakukan antisipasi dengan menyediakan obat pestisida di rumahnya. Seperti dituturkan Wasito (35) petani asal Desa Pagongan, Jumat (1/1) kemarin. Dia mengaku, hama sundep yang kerap merusak tanaman pad selalu muncul saat musim tanam

tiba. Biasanya hama tersebut mulai menyerang tanaman padi saat usia 40 hari. “Setiap musim tanam hama sundep selalu muncul mas, namun saya sudah mengantisipasi dengan menyediakan obat pestisida di rumah,” ucapnya. Sampai saat ini, tambah Wasito, hama sudep selalu muncul untuk merusak tanaman padi. Hal tersebut membuat petani selalu kebingungan. Selama ini, petani hanya bisa menghilangkan hama tersebut dengan pestisida. Meski telah dilakukan pembasmian setiap muncul hama tersebut, namun hal itu tidak membuat hama sundep hilang. “Hama itu hilang ketika

dilakukan penyemprotan pestisida, setelah musim tanam berikutnya, hama tersebut kembali muncul. Ini yang membuat petani padi selalu waspada terhadap hama tersebut,” terangnya. Hama sundep merupakan hama yang paling merusak tanaman padi. Meski tanaman padi miliknya tidak pernah mengalami kerusakan yang sangat serius, namun apabila serangan tersebut tidak segera dicegah, maka hama akan memakan habis seluruh isi padi yang baru berusia setengah umur. “Kalau dibiarkan, ya isi padinya gabug (kosong-red),” tutur Wasito. (cw3)

Jalan Raya Ujungrusi, Banyak Berdiri Warung Permanen ADIWERNA - Melintas di jalan raya Ujungrusi Kecamatan Adiwerna tepatnya sebelah barat Batalyon 407, berbagai kegiatan perdagangan banyak terlihat. Bahkan di lokasi tersebut saat ini telah menjamur puluhan warung makan maupun penjual jasa seperti cucian motor dan mobi. Lokasinya yang strategis menjadikan tempat tersebut dari tahun ke tahun makin ramai pedagang. Kondisi tersebut membuat lokasi tersebut kerap di singgahi oleh warga yang ingin mencari kepuasan untuk mendapatkan makanan maupun lainnya. Bahkan tidak jarang, pengguna jalan yang kebetulan melintas di jalan tersebut kerap singgah untuk beristirahat sekalian mencari makan. Seperti Halnya Kusmianto (27) warga Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna. Jumat (1/1) kemarin dia mengaku, selama ini ia kerap singgah di tempat tersebut. Hal itu biasanya dilakukan untuk sekadar mencari makanan untuk dirinya maupun keluarga. Lokasinya yang tidak jauh dari rumahnya tersebut, menjadikan ia tidak kebingungan untuk mencari makanan. “Saya sering datang ke sini mas, apalagi kalau malam, saya sering mencari makan di tempat ini. Di samping banyak pilihan, lokasi di sini cukup ramai, sehingga terkadang sekalian saya manfaatkan untuk kumpul-kumpul bersama teman,” ucapnya. Ia mengaku, dari tahun ke tahun lokasi penjualan di jalan Raya Ujungrusi ini semakin ramai. Sebelumnya hanya ada satu dua pedangang yang mangkal di lokasi tersebut namun melihat lokasinya yang cukup strategis, membuat pedagang lainnya mulai berjualan di lokasi ini. Bahkan saat ini,

sudah banyak pedagang yang membangun warungnya secara permanen. Sementara itu, salah satu tukang parkir di lokasi tersebut mengaku, saat seperti ini, jumlah pengujung di tempat tersebut meningkat dari hari biasa. Di samping saat ini

merupakan tahun baru, liburan panjang juga mempengaruhi jumlah pengunjung yang keluar masuk warung. “Omset parkir cukup bagus mas dibandingkan dengan hari biasa,” tuturnya sambil mengatur kendaraan yang sedang parkir di sekitar lokasi. (cw3)

WARUREJA - Baru mengawali tahun 2010, rupanya menjadi hari apes bagi Yatin (60) warga Desa Kendayakan Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pasalnya, Jumat (1/1) pagi, dia tewas seketika setelah lehernya terbelit kabel beraliran listrik. Sedangkan kejadiannya, saat korban memotong daun pohon untuk pakan ternaknya yang ternyata memiliki strum yang tinggi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian naas yang merenggut peternak asal Kendayakan Warurejo tersebut,

bermula seperti hari-hari biasanya, Yatin pergi ke areal persawahan di sekitar desanya untuk bisa mencari dedaunan pohon, termasuk alang-alang untuk bisa dijadikan pakan ternak kambingnya. Namun demikian, di awal tahun 2010, menjadi hari yang sangat naas bagi Yatin. Sebab, di sela-sela memotong batang pohon, ternyata terdapat kabel listrik yang melilitnya. Korban yang tidak melihat adanya kabel pun dengan santainya langsung memotong batang daun dengan sabitnya. Sedangkan atas kejadian ini, rupanya

kabel yang sebelumnya disabit langsung terlempar dan mengena ke lher Yatin. Kabel yang diketahui adanya aliran listrik ini sontak membuat tubuh Yatin kaku. Termasuk luka bakar yang berada di lehernya. Atas musibah ini, Yatin langsung tewas seketika. Kapolsek Warurejo AKP I Ngaken Putra, kemarin membenarkan adanya kejadian naas yang dialami oleh Yatin warga Desa Kendayakan. ‘’Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, Yatin meninggal akibat tersengat listrik. Sedangkan keberadaan aliran

listrik itu karena adanya kabel yang melilit di atas pohon yang tengah disabit oleh korban,’’ terangnya. Setelah memeriksa jazad korban di lokasi kejadian bersama dengan tim medis Puskesmas setempat, korban akhirnya langsung dibawa ke rumah duka. Kapolsek menambahkan, dari hasil pemeriksaan juga tidak ada tanda-tanda penganiyaan ataupun tindak kriminalitas lainnya. Jadi, kejadian ini murni musibah kecil yang merenggut nyawa Yatin yang tengah mencari pakan ternak. (gus)

Warga Pagiyanten Gelar Syukuran Pilihan Jadi Kades SEJUMLAH tokoh masyarakat (Tomas) RT 14/4 Desa Pagiyanten Kecamatan Adiwerna, Kamis (31/12) malam, bagikan 20 tumpeng raksasa kepada warga setempat sebagai bentuk rasa syukur atas terpilihnya H Suroto menjadi Kades dalam pilkades kemarin. Kegiatan yang dibuka dengan doa bersama di pelataran rumah masing-masing warga itu diikuti ratusan warga di lingkungan RT setempat. Acara berlangsung sangat meriah dan penuh rasa kekeluargaan, terlebih momentumnya tepat malam tahun baru. Sehingga membuat warga dari mulai kalangan tua maupun muda semakin bersemangat mengikuti kegiatan itu sampai selesai. Mansur (33) salah seorang pemuda, yang terlihat sumringah mengikuti kegiatan syukuran massal tersebut menyatakan, kegiatan syukuran massal ini adalah bentuk rasa syukur kepada sang Pencipta Alam Semesta atas dikabulkannya keinginan mayoritas warga Pagiyanten. Sehingga patut

dirayakan dengan kegiatan positif secara bersama-sama, guna merekatkan tali persaudaraan di kalangan warga setempat. “Ini patut dirayakan dan disyukuri, untuk itu saya sangat mendukung sekali. Terlebih ini murni gagasan para tokoh masyarakat yang selalu perduli pada desa dan warganya,” katanya. Masih kata Mansur, momentum kegiatan syukuran massal ini berbarengan dengan malam pergantian tahun baru. Untuk itu, tepat rasanya bila dirasakan secara besar-besaran, meski hanya dari segi memanjatkan doa seperti kebiasaan dari adat istiadat orang desa. Apalagi segala perlengkapan kebutuhan kegiatan syukuran massal sudah disediakan semua. “Saya hanya meminta hasil semua ini bisa bermanfaat nantinya, mulai dari tali persaudaraan maupun berkah dari Tuhan,” tandasnya. Pendapat serupa juga disampaikan tokoh pemuda di lingkungan RT 14/4 Mas Opang (29). Menurutnya, langkah yang diambil para tokoh masyarakat dalam mengartikan

sebuah kemenangan atau tercapainya keinginan sangat tepat, sebab, kegiatan syukuran massal bisa berdampak baik

secara luas. Bahkan jalinan silaturohim antar warga pun termasuk salah satu diantaranya. (k1)


ENTERTAINMENT

SABTU 2 JANUARI 2010

9

RADAR TEGAL

INUL

”Gus Dur Saya Anggap Bapak Sendiri” BAGI seorang pedangdut Inul Daratista, kepergian Gus Dur, Rabu (30/12) lalu, menyisakan kecewa di hati pelantun KocokKocok ini. Ratu Ngebor ini belum sempat menjenguk almarhum, hingga ajal menjemputnya. “Kemarin bangun tidur dibangunin suami, saya kaget, biasanya dia sakit saya jenguk. Saat ini, dia sakit gak ada yang kasih tahu, saya menyesal gak jenguk,” sesal Inul. Sosok Gus Dur di mata Inul bukan hanya ulama, melainkan sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri. “Bagi saya beliau sosok ulama bukan Presiden, beliau bagi saya kyai. Aku melihat beliau saya anggap bapak sendiri, dia melindungi saya di Jakarta saat saya jadi fenomena dulu, dia bilang ‘Jangan takut selagi kamu benar.’ Itu sampai saat ini saya bisa berdiri tegar menghadapi apapun juga,” tambahnya. Yang menambah keheranan ibu satu anak ini, biasanya ia menerima sms dari kerabat atau ulama, tapi kali ini tak ada yang

memberitahunya. Meski tak sempat menjenguk Gus Dur, Inul bakal menggantinya dengan membaca Al Quran. “Saya sih ngaji aja di rumah,” pungkasnya seraya menambahkan ia tak ada firasat apapun sebelumnya. (kpl/ato/riz)

’Kesengsem’ Masakan Indonesia BERAGAMNYA makanan khas Indonesia sudah banyak diakui kelezatannya di dunia internasional. Salah satu artis yang juga kesengsem adalah Tata Young. Musisi asal Thailand itu mengaku sangat menyukai masakan dari tanah air. “Saya menyukai makanan Indonesia,” kata Tata Young, wanita berdarah campuran Amerika-Thailand di Jakarta, Kamis (31/ 12). Tata berada di Jakarta untuk menggelar konser mini spesial akhir tahun di Hotel Mulia Senayan, Kamis (31/12) malam. Wanita kelahiran Thailand, 14 Desember 1980, tersebut mengaku menyukai nasi goreng yang disediakan pihak hotel untuknya. Selain nasi goreng, ia juga menyukai menu ayam bumbu pedas yang dicampur dengan nasi putih. Dan selama berada di Jakarta, Tata yang menyukai tari Bali ini mengaku ingin

mencicipi beberapa menu makanan Indonesia lainnya. “Saya ingin mencicipi makanan yang benar-benar khas Indonesia,” katanya. Namun, meski menyukai makanan Indonesia, ia tetap mengakui bahwa makanan khas Thailand masih menduduki peringkat satu menurut seleranya. Artis internasional yang belum lama ini merilis album ketiga bertajuk READY FOR LOVE ini akan menghibur para penggemarnya di Jakarta dengan menggelar konser spesial tahun baru di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan pada 31 Desember. Selain Tata Young, Hotel Mulia Senayan juga menghadirkan artis dalam negeri yang berpenampilan unik dan multitalenta yakni Melly Goeslaw yang akan membawakan lagu-lagu dari album barunya GLOW. (ant/boo)

TATA YOUNG

Cuaca Buruk Nelayan Tunda Melaut 5 Hari Kerja Dinilai Tak Efektif dari halaman 3 kebijakan 5 hari kerja ini baru bisa dilaksanakan di tingkat kabupaten. Itu pun menurut saya, tidak semua jajaran SKPD siap menjalankannya. Untuk tingkatan kecamatan dan desa,

saya rasa belum saatnya kebijakan 5 hari kerja ini dilaksanakan. Kalau perlu kebijakan ini agar ditinjau ulang demi optimalisasi pelayanan kepada warga,” ujarnya. Kalangan DPRD menilai, penyalahgunaan kebijakan 5 hari

kerja itu bertumpu pada tanggung jawab petugas sebagai pelayan masyarakat. Jika setiap petugas memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugasnya, niscaya kebijakan 5 hari kerja tersebut dapat dilaksanakan secara optimal. (aan)

Koordinasi Komisi dan SKPD Kurang dari halaman 3 “Komisi IV juga menemukan adanya beberapa jabatan struktural yang tidak sesuai dengan bidangnya,” ungkap Wakhidin. Dijelaskan Wakhidin, berdasarkan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, 17 November 2009 silam, Komisi IV mengharapkan agar ke depan program Dinkes bagi Puskesmas, agar perawatan lebih dititikberatkan pada program preventif daripada kuratif. Hal ini berdasarkan laporan evaluasi terhadap penganggaran Dinkes, yang mengalokasikan anggaran kuratif sebesar 80 persen sementara anggaran preventif hanya sebesar 18 persen. “Walaupun demikian, secara umum program Dinkes sudah baik,”’ ujar Wakhidin. Terkait dengan anggaran bantuan bagi Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Imam Masjid, dan lain-lain pada tahun anggaran 2010, Komisi IV berharap agar penganggarannya

tetap. Sehingga nilai anggaran tidak turun, sebagaimana informasi yang diterima Komisi IV saat digelar rapat koordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tegal, 30 November 2009 lalu. “Untuk bantuan bagi Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Imam Masjid, dan lainlain kami harap agar direvisi. Sehingga nominal bantuannya tidak mengalami pengurangan,”’ ujar Wakhidin yang juga anggota Fraksi PKS. Sementara itu, menyangkut kelengkapan arsip daerah, Komisi IV memberikan rekomendasi adanya Perda yang secara khusus mengatur tentang arsip daerah tersebut. Hal ini mengingat masih banyaknya permasalahan seputar pengolahan arsip daerah di lingkungan Pemkab. “Permasalahan yang mendasar karena tidak adanya ahli di bidang pengarsipan. SKPDSKPD juga sulit saat diminta menyerahkan arsip yang semestinya disetorkan kepada

arsip daerah, tercatat hanya 2 SKPD yang aktif yakni Dinkes dan Sekretariat DPRD,” ungkap Wakhidin. Pada penutup hasil refleksi terhadap kinerja Komisi IV sepanjang tahun 2009, Komisi IV memberikan sejumlah rekomendasi. Termasuk, agar koordinasi antara eksekutif dan legislatif dapat lebih dioptimalkan lagi, dilaksanakan sekurang-kurangnya setiap bulan sekali. Penempatan jabatan agar dilaksanakan secara profesional, sehingga penempatan itu tepat dan dapat lebih memaksimalkan kinerja lembaga dimaksud. “Kepada SKPD terkait agar menindaklanjuti hasil temuan dan rekomendasi laporan komisi-komisi DPRD,” tandasnya. Wakhidin berharap, refleksi terhadap kinerja Komisi IV DPRD tersebut dapat menjadi acuan kebijakan yang akan ditempuh di masa mendatang. Diharapkan refleksi kinerja itu dapat ditindaklanjuti secara optimal oleh semua pihak. (aan)

Proyek-Proyek P2KP 2008 Diresmikan dari halaman 3 Pelaksanaan program P2KP se-Kabupaten Tegal tahun 2008 secara keseluruhan menelan dana sebesar Rp 5.457.595.000. Dana Rp 5,4 miliar tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui APBN Rp 2,5 miliar, pemerintah daerah melalui APBD Rp 1,5 miliar, dan sisanya sekitar Rp 1,4 miliar berasal dari anggaran swadaya masyarakat. Keseluruhan dana yang terhimpun bagi pelaksanaan proyek P2KP itu kemudian dimanfaatkan untuk membangun pengaspalan jalan desa di 18 desa, pembuatan saluran air limbah rumah tangga dan air hujan di 5 desa, pembuatan talud sungai di 2 desa, pembuatan jembatan di 3 desa, pembuatan 4 unit MCK umum di 1 desa, serta perbaikan 33 buah rumah keluarga miskin (gakin) yang ada di 3 desa. Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Paket P2KP Kabupaten Tegal Drs A Thosim MM, lokasi sasaran kegiatan paket P2KP di Kabupaten Tegal tahun 2008 tersebar di 29 desa/ kelurahan yang ada di 8 kecamatan. Sedangkan untuk melaksanakan kegiatan paket P2KP itu, dibentuklah panitia kemitraan (pakem) di tingkat desa/kelurahan, yang tercatat jumlahnya 30 pakem. Adapun kepengurusan di setiap pakem terdiri dari 11-15 orang yang berasal dari unsur BKM, perangkat desa/kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, lembaga teknis, serta sekurangkurangnya 30 persen dari unsur perempuan. “Untuk pemilihan lokasi kegiatan, dipilih desa/kelurahan yang memiliki kinerja BKM Berdaya,” terang A Thosim, yang dalam kesehariannya juga menjabat sebagai Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan (PK PL) Dinas Kesehatan Kabupa-

ten Tegal. Terkait dengan pemilihan Desa Slawi Kulon sebagai lokasi simbolis peresmian paket P2KP, menurut A Thosim, berdasarkan sejumlah pertimbangan. Diantaranya di Desa Slawi Kulon terdapat 8 rumah gakin yang dipugar dan 1 talud sungai yang telah di bangun menggunakan dana paket P2KP. Selain itu, BKM Desa Slawi Kulon juga tercatat sebagai BKM terbaik tingkat Kabupaten Tegal tahun 2007 serta termasuk dalam BKM Berdaya yang mempunyai kinerja baik. Sehingga BKM Desa Slawi Kulon selama 3 tahun berturutturut, sejak tahun 2007 hingga 2009, memperoleh dan paket P2KP. “Sebab itu, Desa Slawi Kulon ditetapkan sebagai ‘Best Practise’ pelaksanaan program Paket P2KP tahun 2008 tingkat Kabupaten Tegal. Kesemua prestasi itulah yang menjadi latar belakang dipilihnya Desa Slawi Kulon sebagai lokasi peresmian simbolis proyek paket P2KP seKabupaten Tegal tahun 2008,” terang A Thosim. Sementara itu, Bupati Tegal Agus Riyanto, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kabupaten Tegal Sriyanto HP menyatakan, dukungan pemerintah dalam wujud bantuan dana sharing untuk pelaksanaan Paket P2KP hanyalah bersifat stimulan. Yang jauh lebih penting, tumbuhnya swadaya masyarakat dalam pelaksanaan Peket P2KP tersebut. “Yang tidak kalah penting, terbangunnya kemitraan, keterpaduan, dan semangat gotongroyong bersama masyarakat. Sehingga dapat menumbuhkan swadaya masyarakat, karena bantuan pemerintah hanya bersifat stimulan saja,” ucap Sriyanto. Bupati dalam amanatnya juga menegaskan, program pembangunan di Kabupaten Tegal yang saat ini tengah dilaksana-

kan, lebih diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur pedesaan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam rangka meningkatkan perekonomian rakyat. “Persoalan kemiskinan, persoalan yang dihadapi oleh semua bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Mengurangi kemiskinan bukan pekerjaan mudah, hal ini dilakukan bukan dengan wacana, bukan dengan seminar, bukan dengan iklan dan lainnya. Melainkan dengan program nyata dan dengan aksi nyata, yakni melalui programprogram yang konkret, nyata, dan terpadu,” ucap Sriyanto. Kepada masyarakat yang telah menerima Paket P2KP, Bupati Tegal berpesan agar dapat memanfaatkan hasil dari program tersebut sebaik-baiknya, diharapkan mampu merasa ikut memiliki dan memelihara bersama bangunan yang ada. Sehingga umur infrastruktur yang telah dibangun memalui Paket P2KP itu dapat bertahan sehingga nilai manfaatnya pun dapat berlangsung lebih lama. Dalam kesempatan tersebut, sekda Kabupaten Tegal, Sriyanto HP yang mewakili Bupati Tegal, meresmikan rumah gakin yang telah dipugar milik salah seorang warga Desa Slawi Kulon. Sekda juga berkesempatan meninjau pembangunan talud pada salh satu sugai di Desa Slawi Kulon. Selain peresmian proyek Paket P2KP, Pemkab Tegal melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) juga sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 25 gerobak bagi pedagang kaki lima se-Kabupaten Tegal. Selain itu, pemerintahan kecamatan Slawi dalam kesempatan yang sama juga menyerahkan santunan bagi 65 anak yatim piatu seKecamatan Slawi, dengan jumlah santunan yang dibagikan sebesar Rp 6,5 Juta. (aan)

dari halaman 3 ‘’Sedangkan untuk mengisi waktu luang, kami memperbaiki perahu, sambil menunggu cuaca kembali bersahabat,’’ jelasnya. Menurutnya, bahwa cuaca seperti ini memang sudah biasa. Termasuk nelayan kecil di wilayah Kramat maupun Suradadi pun tak heran lagi dengan

kondisi seperti ini. Apalagi, saat tahun baru, musim hujan terus menerus. Sementara nelayan lainnya, Bajgo (42) menambahkan gelombang tinggi serta angin kencang yang terjadi beberapa hari lalu membuat sejumlah nelayan menunda untuk mencari ikan. ‘’Kalau kami nekad berarti menantang maut mas. Apalagi, perahu yang kami

gunakan kan perahu kecil yang minim dengan sarana keselamatan,’’ terangnya. Termasuk, masih kata Bagjo, jika dipaksakan untuk melaut, hasil tangkapan juga tidak seperti biasa karena ikan cenderung berada di dasar saat gelombang tinggi. “Lebih baik menunggu beberapa hari sehingga kami bisa melaut dengan aman,” terang-

nya. Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tegal Warnadi menambahkan, ia juga sudah berulangkali memberikan saran kepada nelayan untuk bisa tetap waspada dan melihat cuaca saat hendak melaut. Apalagi, saat angin kencang terjadi di perairan pantai utara Jawa. (gus)

39 Orang Mati Sia-Sia di Jalan dari halaman 3 kasus, dan 2009 hanya 92 kasus. Padahal, bila angka atau jumlah di tahun 2009 lebih banyak sekitar 10 kasus dibanding tahun sebelumnya juga tidak bisa dikatakan naik,’’ terangnya. Menurutnya, angka jumlah lakalantas yang terjadi itu tidak bisa dilihat angkanya saja. Sebab, kita juga harus bisa melihat adanya faktor perekonomian masyarakat saat ini. Yakni dengan tiap tahun adanya pasokan atau kendaraan sepeda motor yangt terus digunakan atau dibeli masya-

rakat. Termasuk jumlah penduduk, jumlah kendaraan dan faktor sarana dan prasarana juga harus diperhitungkan dalam rumusan jumlah laka. ‘’Jadi, misalkan ketika di tahun 2008 terjadi 50 kasus, dan di tahun 2009 ada 55 kasus, hal ini tidak bisa dikatakan kasus kecelakaan mengalami kenaikan. Sebab, beberapa faktor tersebut juga harus bisa dihitung. Dan jumlah kenaikan itu malah bisa dikatakan turun. Karena hanya naik 5 persen saja. Terkecuali, kenaikan angka itu lebih dari separo jumlah awal itu bisa dikatakan naik,’’ ulas-

nya. Sedangkan salah satu faktor yang membuat angka lakalantas menurun, lanjut kasatlantas, diantaranya karena saat ini Satlantas terus memberikan himbauan, pendekatakan kepada masyarakat. Apalagi, polisi sekarang merupakan polisi yang humanis yang harus bisa memberikan penindakan yang tidak perlu harus memberikan sangsi. ‘’Seperti kami beberapa hari kemarin, melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara ranmor roda dua yang ternyata banyak ditemui pelanggar.

Namun demikian, kami tidak menilangnya. Sebab, penindakan yang kami lakukan hanya sebatas memberikan peringatan saja atau penindakan secara lisan saja,’’ jelas Yuliantoro. Termasuk dengan sejumlah kegiatan dalam Bulan Tertib Lalulintas (BTL) juga rupanya merubah dan membuat masyarakat lebih disiplin. Demikian dengan sosialisasi dan kegiatan Satlantas lainnya, yang langsung turun ke masyarakat, baik itu dilingkungan pendidikan, tukang ojek, maupun sejumlah sopir bus, maupun angkutan umum lainnya. (gus)

sendiri bagi seluruh anggota TNI dalam bermasyarakat,” tambahnya. Sementara itu, panitia kegiatan, Kapten Topan mengaku dalam kegiatan ini seluruh anggota Babinsa mengikutinya. Sehingga jumlahnya mencapai 318 personil, ditambah dengan unsur instruktur yang sudah disiapkan oleh panitia. Penyaji, kata Topan, seluruh

penyaji yang disiapkan panitia dengan jadual yang sudah dilampirkan, semuanya tepat waktu. Sehingga seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. “Wajib, seluruh anggota Babinsa tidur ditenda, tidak terkecuali. Bahkan seluruh instruktur juga tidur di tenda komando yang telah disiapkan, karena kita menganut kebersamaan. (guh)

Kodim Gelar Apel Babinsa dari halaman 3 sendiri. Sehingga selesainya kegiatan ini bisa langsung diterapkan,” katanya. Tujuan digelarnya kegiatan ini, kata Dandim, terwujudnya komunikasi dua arah antara pimpinan dan Babinsa secara langsung guna menyamakan cara pandang dan pikir. Juga mendapatkan solusi terbaik

dalam rangka meningkatkan pembinaan satuan. Sehingga tercipta kualitas kemampuan binter untuk mendukung tugas pokok satuan. “Sasaran kegiatan ini adalah seluruh personil Babinsa mampu dan mengetahui tugas dan tanggungjawabnya. Dan ini juga sesuai dengan harapan masyarakat itu sendiri. Mudah-mudahan Apel Babinsa ini menjadi bekal ter-

Satu Minggu Sebelumnya, Penginapan Sudah ... dari halaman 3 memeluk kekasih hatinya. Kilatan cahaya dan percikan kembang api di langit bisa terlihat sangat jelas dan dekat di sini, terlebih udara dingin di tengah keramaian suasan wisatawan tidak begitu terasa sekali. Karena wisatawan serempak berkata hore sambil berjingkrak di tengah dentuman musik dangdut. “Bu-

kan kedinginan mas, coba anda lihat sendiri saya berkeringatankan,” kata Rini (25) wisatawan asal Cirebon sambil memperlihatkan tengkunya yang dipenuhi keringat. Untuk momentum tahun baru kali ini, pihak UPTD OW Guci hanya menyuguhkan hiburan musik dangdut live gratis untuk puluhan ribu wisatawan. Sebab, banyak pengelola hotel maupun

vila yang membuat acara sendiri untuk pengunjungnya secara bebas, seperti pesta kembang api, api unggun dan lainnya. “Saya hanya menyuguhkan hiburan musik dangdut gratis, karena terlalu anyak hiburan yang ditawarkan pihak-pihak terkait dilingkungan obyek wisata Guci. Dan puji syukur semua itu mendapat respon baik dari wisatawan,” kata Kepala

UPTD OW Guci Imam Sutanto. Rutinitas acara tahunan dalam menyambut detik-detik pergantian tahun baru di sekitar obyek wisata Guci sangat beragam. Dan itu menjadi agenda rutin untuk menyedot minat wisatawan dari berbagai daerah. “Biasa mandi wajib air panas adalah ritual penghilang sebel yang menjadi agenda utama para wisatawan,” pungkas Imam. (*)

Bupati & Kapolres Hibur Warga dari halaman 3 ikut berjingkrak dan tumplek blek di jalan protokol Slawi, layaknya penyanyi yang sudah hits. Ya, gemerlap oleh sorotan lampu dari panggung Djarum Super ‘Old N New Rock Concert’ Seurieus Band, maupun grup band lokal Eraser serta GOne yang mengiringi Wahyu Handoyo yang berpenampilan bak vokalis ST 12 Charli, membuat ribuan penonton sempat tercengang. Kapolres Tegal yang sebelumnya mengenakan baju dinasnya saat memberikan sambutan, ternyata saat hendak tampil untuk bernyanyi langsung merubah tampilan bajunya termasuk model rambutnya yang digaya spicke. Tampilan seorang Kapolres yang nampak beda dan gaul tersebut membuat ribuan penonton terhipnotis, tak kalah dengan tampilan penyanyi aslinya. Demikian pula dengan tampilan Bupati Tegal H Agus Riyanto yang tak kalah serunya, saat membawakan beberapa lagu dari Iwan Fals. Suaranya yang memang agak serak, membuat ribuan penonton dari Slawi, Tegal, Brebes maupun Pemalang ikut bernyanyi ber-

sama di tengah acara malam pergantian tahun tersebut. Seperti lagu yang berjudul Hatiku Hampa, maupun lagu Isabela ST12 ikut dinyanyikan kapolres hingga ribuan penonton ikut berjingkrak. Meski acara pesta kembang api yang dihadiri oleh ribuan penonton dari berbagai daerah, acara jelang pergantian tahun baru yang juga menyuguhkan penyanyi terkenal asal Bandung yakni Seurieus Band, sampai dengan pukul 01.00 WIB, bisa berjalan aman dan lancar. Ya, meski di sela-sela acara musik ada insiden kecil dari penonton, namun hal tersebut bisa cepat teratasi lantaran sejumlah personel dari Polres Tegal disiagakan dalam pengamanan malam tahun baru tersebut. Apalagi polisi bisa bertindak cepat untuk memecah aksi penonton. Demikian dengan sejumlah kayu, maupun sabuk yang berbahaya, oleh petugas diamankan. Acara kian semarak, saat grup Seurieus Band menaiki panggung. Dengan memperkenalkan lebih dulu, Boym vokalis pengganti Candil, akhirnya bisa menghipnotis ribuan penonton saat menyanyikan lagu Rocker juga Manusia. Semakin meriah

lagi, saat menit mendekati detikdetik pukul 00.00 WIB. Kapolres bersama dengan vokalis Seurieus Band, Boym menghitung waktu mundur sebelum menit menunjukan pergantian tahun. Setelah menit persis pukul 00.01 WIB, semburan kembang api yang meluncur ke atas langit juga spontan disambut meriah oleh ribuan penonton yang ikut bergembira. Sedangkan selain acara pesta kembang api, dalam memeriahkan malam tahun baru, acara yang digelar oleh Djarum Super ‘Old N New Rock Concert’ juga menghadirkan ustad Zaenudin untuk bisa memimpin doa bersama dalam menghormati dan mendoakan mantan presiden RI ke 4 KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang telah wafat. ‘’Tujuan even ini tidak lain memberikan hiburan segar kepada masyarakat di Tegal dan sekitarnya, terutama menyambut datangnya Tahun Baru 2010. Selain mengalihkan perhatian kawula muda dari kegiatan berbau negatif ke hal-hal lebih bersifat positif. Sehingga iklim kondusif pun bakal tercipta di wilayah ini,” ujar Supervisor PT Djarum District Tegal, W Pergodi didampingi Team Leader, Tasdik di sela-sela ikut me-

nikmati acara malam tahun baru. Kapolres Tegal AKBP Wahyu Handoyo SE menambahkan, pihaknya juga berani mengalihkan jalan protokol ini, lantaran hanya satu niatnya yakni memajukan dan meramaikan wilayah Kabupaten Tegal. ‘’Tidak lebih dari itu. Apalagi, acara seperti ini juga setahun sekali. Termasuk, pengalihan arus jalur Tegal-Purwokerto ini juga tidak separah pada saat adanya karnaval tujuhbelasan,’’ terangnya. Menurutnya, kenapa acara dilakukan di jalan A Yani Slawi atau di depan Monumen GBN Slawi, lantaran untuk bisa menyalakan Slawi sendiri. Sebab, bila acara di lapangan Kalibliruk, kurang begitu menyala atau hidup. Bupati Tegal H Agus Riyanto juga mengucapkan terimakasih lantaran acara malam tahun baru berjalan dengan sukses, tanpa adanya keributan. Ini juga merupakan berkat kecekatan petugas yang selalu siaga dalam pengamanan. ‘’Ya, dengan kekompakan dan rasa kemilikan ini, adalah salah satu bentuk sifat gotong royong masyarakat Kabupaten Tegal yang memang harus selalu dijaga,’’ pungkasnya. (gus)


CMYK

METRO SLAWI

SABTU, 2 JANUARI 2010

10

RADAR TEGAL

Chikungunya Balapulang Bukan KLB Dinkes Lakukan Uji Epideminologi DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal menyimpulkan temuan kasus penderita Chikungunya di Desa Balapulang Wetan bukan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal ini berdasarkan jumlah penderita yang diduga hanya 3 orang warga. Selain itu, penyakit Chikungunya tersebut juga tidak

termasuk dalam jenis penyakit yang membahayakan dan dapat menyebabkan kejadian fatal,

hingga meninggalnya penderita seperti halnya penyakit demam berdarah. Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tegal, dr Titis Cahyaningrum. Menurutnya, temuan kasus Chikungunya di Desa Balapulang hendaknya tidak menyebabkan keresahan warga. Pasalnya, jenis penyakit Chikungunya, jika memang positif ditemukan, tidak akan me-

nyebabkan kematian pada penderitanya. Penyakit tersebut dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan peningkatan kekebalan tubuh penderita. ‘’Untuk itu, kami menghimbau agar warga tidak resah jika ditemukan adanya kasus penyakit Chikungunya. Perlu dipahami, penyakit Chikungunya ini dapat sembuh dengan sendirinya oleh sistem kekebalan tubuh penderita, meskipun penderita tidak diobati,’’

terangnya. Dijelaskan dr Titis, pihaknya masih melakukan penelitian epideminologi terhadap penderita Chikungunya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan apakah penyakit yng diderita tersebut positif Chikungunya atau bukan. ‘’Sampai saat ini kami masih melakukan penelitian epideminologi. Sejauh ini, penyakit yang kami temukan baru mirip Chikungunya,’’ ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya,

Kamis (31/12). Namun demikian, dr Titis tetap mengimbau agar warga dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah terjadinya penyebaran penyakit Chikungunya tersebut. Yakni dengan jalan melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan rumah masingmasing. ‘’Untuk mencegah Chikungunya dan Demam Berdarah, yang paling efektif melalui

gerakan PSN. Kami juga menghimbau agar warga dapat terus secara sadar menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan masing-masing,’’ himbaunya. Seperti diberitakan sebelumnya, 3 orang warga Desa Balapulang Wetan Kecamatan Balapulang diduga terserang penyakit Chikungunya. Ketiga orang warga tersebut bahkan harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Balapulang. (aan)

Puluhan Ribu Wisatawan Penuhi Guci Pergantian Tahun JUMLAH wisatawan yang berkunjung ke Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci di hari libur tahun baru mencapai puluhan ribu orang. Seluruh penginapan termasuk pondok wisata, villa dan hotel penuh oleh wisatawan. Kemacetan di sepanjang jalan menuju tempat loket pintu masuk, yang sudah berlangsung sejak Kamis sore hingga malam puncak pergantian tahun terus berlanjut. “ Coba lihat sendiri mas, sampai jumat sore pun, antrean kendaraan masih terlihat di sepanjang jalan menuju obyek wisata. Bukan itu saja semalam pun banyak wisatawan yang tidak bisa ke bagian tempat penginapan,” kata Supriyono (39) salah seorang pedagang mainan tiban asal Losari Brebes. Ini adalah berkah tak terhingga dari Tuhan. Sebab, jumlah wisatawan semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Sehingga membuat dirinya dan para pedagang lainnya panen untung, karena dagangannya ludes terjual. “Dua tempat parkir tidak sanggup menampung jumlah kendaraan baik roda dua maupun empat. Juga dengan dua jalur menuju obyek wisata yang hinnga kini masih dipenuhi antrean kendaraan,” paparnya. Hal senada juga disampaikan Banu Warodoyo (45) salah seorang petugas UPTD OW Guci. Menurutnya, banyaknya jumlah wisatawan berkunjung, berkah semua pihak, mulai dari

pengelola, pedagang, petugas parkir dan warga sekitar. “Saya sangat bersyukur minat wisatawan masih sangat besar. Hal ini menurut saya bisa menguntungkan semua pihak baik dari pemkab maupun warga. Makanya, saya minta semua pihak bisa menjaga ketertiban lingkungan, demi kenyamanan bersama, terutama wisatawan itu sendiri,” katanya. Sejauh ini kemacetan masih terlihat di sepanjang jalan menuju obyek wisata, tapi itu bisa diatasi oleh para petugas yang bekerja tanpa mengenal lelah. Dan kemacetan itu sendiri belum bisa dikatagorikan padat wisatawan, namun bisa juga karena ulah dari para pengendara yang kurang tertib. “Semua ini bisa diatasi dengan cepat oleh para petugas gabungan, mulai dari Satuan Pengamanan, Polisi Pariwisata, petugas parkir dan warga itu sendiri. Terbukti semua lancar walau jalannya agak merambat,” tandas Banu. Terpisah Kepala UPTD OW Guci Imam Sutanto mengatakan, membludaknya wisatawan Guci karena ini hari libur nasional tahun baru yang berbarengan masa liburan sekolah. Sehingga sangat lumrah terjadi di semua obyek wisata, termasuk Guci. Tapi bagaimana pun juga kenyataan ini patut disyukuri oleh semua pihak, sebab, minat wisatawan berkunjung ke obyek wisata Guci masih sangat besar. “Tapi, jumlah pasti pengunjung saya belum bisa mengetahui dengan jelas.” (k1)

Porgram UMKM Harus Ditinjau Ulang Menurut Irawanto, kata unggulan di belakang program UMKM harus dicabut pihak Pemkab. Sebab, kata unggulan hanya membuat sejumlah kalangan tertawa, lantaran geli melihat dan mendengar laporan tanpa bukti yang nyata akan hasilnya. “Saya meminta Pemkab mencabut program itu, karena program UMKM nyatanya tidak tepat sasaran,” ucap Irawanto penuh sindir. Masih kata Irawanto, konsep program itu memang bagus, DOK RATEG tapi belum diperhatikan secara serius pendistribusiannya di Bambang Romdhon Irawanto lapangan. Akibatnya, banyak JATINEGARA - Sektor Usa- ajuan hanya nama tanpa tahu ha Mikro Kecil dan Menengah di mana lokasinya, sehingga (UMKM) memang menjadi pro- warga pelaku usaha kecil di gram unggulan pihak Pemkab tingkat desa hanya dijadikan obyek untuk T e g a l . dikorbankan N a m u n demi kepensejauh ini “Saya sangat setuju prop e n g - gram itu ditinjau kembali atau tingan ingulirannya bila perlu diubah untuk kepen- dividual dan belum bisa tingan warga kecil yang kurang g o l o n g a n b e r j a l a n mampu tapi punya semangat semata. Untuk itu, asecara opti- besar untuk maju.” langkah bamal. PasalBambang Romdhon Irawanto iknya pronya, masih gram terbanyak para pelaku usaha kecil di pelosok sebut ditinjau kembali tingkat desa yang belum tersentuh pro- keberhasilannya. “Saya sangat gram tersebut secara langsung. setuju program itu ditinjau Sehingga bisa dikatakan kembali atau bila perlu diubah setengah hati. Apalagi, para untuk kepentingan warga kecil warga cenderung tidak yang kurang mampu tapi punya mengetahui program unggulan semangat besar untuk maju,” tandasnya. itu sendiri. Irawanto Menambahkan, Ditilik dari segi apapun ketimpangan masih ada di sana-sini, kalau mau mengurus rakyat terlebih sosialisasi dan persya- perlu hati besar dalam berfikir ratannya pun, mayoritas warga dan berbicara. Agar anggaran desa belum mengetahui secara APBD bisa dinikmati warga pasti. Padahal, jumlah pelaku secara langsung tanpa harus usaha kecil rumahan di daerah mengemis minta bantuan. SeBojong, Jatinegara dan Bumi- bab, itu adalah hak warga, jawa sangat banyak sekali.“ Ini sedangkan untuk para kalangsangat janggal sekali, lantas an pejabat hanya sebagai pelabagaimana bisa dikata ung- yan rakyat. Sehingga pejabat gulan, lah orang pembuat getuk harus tahu, bagaimana melayagoreng saja tidak tahu. Terus ni masyarakat dengan baik. salah mereka apa,” kata ang- “Saya rasa jika peduli rakyat, gota DPRD Kabupaten Tegal program-programnya pun berBambang Romdhon Irawanto. pihak pada rakyat.” (k1)

YANVERA/ RADAR SLAWI

MACET - Antrean panjang kendaraan para wisatawan menumpuk di jalur menuju obyek wisata Guci. Mereka ingin menyaksikan pergantian tahun baru di obyek wisata tersebut.

Ruang Baru IGD Puskesmas Balapulang Diuji Coba BALAPULANG - Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Puskesmas Balapulang diujicobakan penggunaannya. Ruang IGD yang baru selesai dibangun pada bulan November 2009 memiliki 3 ruang terpisah. Bangunan IGD baru tersebut menggantikan ruang IGD yang sebelumnya berada di dekat pintu masuk ruang rawat inap. Menurut Kepala Puskesmas Balapulang, dr Judy Wahjono, ruang IGD Puskesmas Balapulang itu dibangun dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Tegal tahun 2009. Latar belakang utama pembangunan

ruang IGD tersebut, menurut dr Judy, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan bagi warga masyarakat. ‘’Tambahan ruangan baru IGD Puskesmas ini terdiri dari 3 lokal. Ruangan ini untuk menggantikan ruangan IGD lama yang menyatu dengan induk bangunan Puskesmas Balapulang, yang sudah sangat sempit dan kurang layak,’’ terang dr Judy. Meskipun mendapatkan bantuan ruangan IGD baru, masih terdapat kendala yang harus dihadapi oleh Puskesmas Balapulang. Pasalnya, penambahan fasilitas ruangan IGD itu

tidak disertai dengan penambahan tenaga medis. Untuk sementara, Puskesmas Balapulang masih menugaskan tenaga medis yang ada secara shift. Hal ini mengingat operasional ruang IGD yang selama ini beroperasi selama 24 jam sehari. ‘’Memang ada bangunan IGD baru, tapi tidak ada penambahan tenaga medis. Sementara kami menugaskan secara bergiliran tenaga medis yang ada, yakni 8 orang paramedis dan 2 orang dokter. Idealnya, memang ada penambahan tenaga medis dengan jumlah minimal 10 orang seperti jumlah tenaga

medis yang kami tugaskan saat ini,’’ terang dr Judy. Ditambahkan dr Judy, pengoperasian ruang IGD tersebut seiring dengan upaya penataan secara bertahap Puskesmas Balapulang. Baik dari sisi tenaga, peralatan medis, maupun keterediaan ruangan. ‘’Kesemuanya ini sebagai bagian dari upaya penataan, demi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warga masyarakat,’’ ujarnya. Menurut dr Judy, ruang IGD Puskesmas Balapulang juga dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan tambahan. Diantaranya ranjang dan ruang pasien

yang cukup representatif, dan dilengkapi pula dengan peralatan operasi. ‘’Kalau dari sisi peralatan, saya rasa sudah cukup memadai,’’ imbuhnya. Sejumlah kalangan berharap, penambahan ruangan IGD baru di Puskesmas Balapulang itu dapat diiringi dengan peningkatan profesionalisme para petugas medis. Sehingga ke depan diharapkan adanya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Balapulang, Margasari, dan sekitarnya, sebagai pengguna jasa Puskesmas Balapulang. (aan)

Pemerintah Kabupaten Diminta Bangun Jides Di Wilayah Lebaksiu LEBAKSIU - Program pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Petani (Jitut) dan Jaringan Irigasi Desa (Jides) di wilayah Kecamatan Lebaksiu harus ditingkatkan kembali oleh instansi terkait di lingkungan Pemkab Tegal. Pasalnya, program itu bisa membantu para petani dan petambak ikan air tawar di sekitar wilayah tersebut. Terlebih wilayah Lebaksiu sudah terkenal dengan daerah dengan kondisi air melimpah. Tapi petaninya belum bisa maksimal dalam memanfaatkan air untuk mengairi lahan pertaniannya. Hal itu harus diperhatikan pemkab secara serius untuk mencarikan sebuah solusi, agar bisa mengurangi penderitaan para petani di kala memasuki musim kemarau. “Saya rasa pembangunan irigasi teknis nan modern di wilayah Lebaksiu harus dijadikan program prioritas. Tentunya, guna menanggulangi segala dampak buruk petani di musim kemarau,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Golkar M Khuzaeni kepada Radar Jumat kemarin.

Menurut Jeni sapaan akrabnya, program pembangunan irigasi pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Tegal, sifatnya memang sangat mendesak, terlebih di beberapa wilayah yang dikenal sentra hasil pertanian. Sebab, langkah itu untuk memperlancar produksi pertanian di segala musim, agar para petani tetap sejahtera. “Sejauh ini program pembangunan jaringan irigasi teknis yang sudah digulirkan pemkab belum bisa dikatakan maksimal. Karena beberapa petani di berbagai wilayah kecamatan masih mengeluhkan kekurangan air mana saat musim kemarau,” ucap Jeni. Masih kata Jeni, untuk kebutuhan air di wilayah Lebaksiu itu sendiri sangat melimpah, tapi terkadang terbuang percuma, lantaran tidak ditunjang dengan fasilitas modern. Dan itu berbanding terbalik dengan kondisi lahan pertanian di wilayah pesisir yang cenderung dike-nal lahan tadah hujan. “Lebaksiu hanya butuh irigasi teknis nan modern, sedangkan untuk wilayah pesisir harus dibuatkan bendungan maupun embung, guna mengatur air untuk kebutuhan pertanian dan lainnya,” tandasnya Jeni menambahkan, program

pembangunan maupun perbaikan jaringan irigasi desa maupun irigasi pertanian adalah aspirasi arus bawah yang harus diprioritaskan pemkab dalam hal ini dinas

terkait. Untuk itu, sudah selayaknya program tersebut direalisasikan, demi kepentingan warga itu sendiri, terutama petani. “Aspirasi dari warga harus selalu diper-

hatikan secara serius oleh semua pihak, guna dijadikan acuan dalam merumuskan program ke depan agar bisa bermanfaat bagi semua pihak,” pungkas Jeni. (k1)

DOK.RADAR SLAWI

IRIGASI - Inilah salah satu aliran irigasi untuk mengairi sawah petani.


CMYK

RADAR PEMALANG

BERLANGGANAN (0283) 340 900 / SMS ke 0815.5643.6843

SABTU, 2 JANUARI 2010

TELP PENTING RSUD Dr. M. Ashari (0284) 32161 RSU Santa Maria Pemalang (0284) 321251 / 5862051 (IGD)

WIRAUSAHA Rice Mill Keliling Tetap Berkeliaran

Maling Motor Bonyok Dihajar Massa PEMALANG - Aksi nekat dilakukan warga Kecamatan Subah Kabupaten Batang d e ngan mencuri sebuah sepeda motor Kamis(31/12). Warga yang dike t a h u i b e r n a m a P u r w a n t o alias Riyanto(54) akhirnya bonyok dihajar massa sebelum

ULUJAMI - Upaya pembinaan terhadap Ricel Mill keliling di Kecamatan Ulujami sudah sering dilaksanakan. Namun beberapa pengusaha pemilik rice mill keliling masih saja tidak mengindahkan larangan dengan tetap mengoperasikannya. Tidak heran bila beberapa pengusaha pemilik rice mill resmi kerap mendatangi Kantor Kecamatan Ulujami untuk meminta kejelasan permasalahan itu. Demikian disampaikan Subiyakto, Trantib Kecamatan Ulujami kepada Radar barubaru ini. “Pembinaan sering dilakukan, tapi selang beberapa lama mereka mengoperasikannya kembali,” ujarnya. Dikatakan dia, dengan tetap beroperasinya rice mill keliling, masyarakat pada umumnya memang terbantukan. Apalagi mereka tidak susah-susah membawa gabah yang hendak di rice mill, karena sudah datang sendirinya. Yakni dengan sistem jemput bola. Namun pengusaha yang memiliki rice mill resmi jelas dirugikan. Apalagi untuk mendapatkan izin pendirian usaha dari Pemkab Pemalang biayanya tidak sedikit. Namun karena kebanyakan pemilik rice mill keliling membandel, pihaknya tidak bisa berbuat lebih jauh. Di Kecamatan Ulujami sendiri sebagaimana dikemukakan dia, rice mill atau penggilingan padi keliling jumlahnya ada sekitar 9 unit. Jumlah tersebut merupakan milik 8 pengusaha. (mg6)

diserahkan ke Pos Polisi Pasar Pagi Pemalang. Dia sudah merusak stop kontak sepeda motor Mio warna hitam bernomor polisi G 4303 GM milik Ali Rusdi (54), warga Dukuh Glintang Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan pelaku sebelum menjalankan aksinya sudah duduk-duduk cukup lama di sekitar lokasi kejadian. “Dia duduk-duduk di dekat lokasi kejadian sekitar setengah

jam sambil merokok,” kata Roto salah satu keluarga korban. Saat menjalankan aksinya, ada warga yang bernama Agus Tholimi, warga Dukuh Gumelem Kelurahan Mulyoharjo yang melihat pelaku memasukkan kunci T ke stop kontak motor milik Ali Rusdi yang

diparkir di sebuah gang sempit komplek kios PT KAI seberang utara Pasar Pagi Pemalang. Tanpa diduga pelaku, kunci T tak kuat untuk merusak stop kontak motor korban, sehingga dia membuangnya, namun keke hal 9 kol 1

Sapta Pesona Lingkungan RT 05 Sugihwarah Diresmikan

MENUJU RT

METROPOLITAN

KRIMINAL MalingDieselPompaAirDiringkus PEMALANG - Berniat menawarkan mesin diesel pompa air, Cahyo Untung (37) warga Desa Mengori Kecamatan Pemalang harus meringkuk di tahanan Mapolres. Pasalnya barang yang ditawarkan itu adalah hasil curian. Ironisnya pelaku pencuriannya adalah dia sendiri di rumah warga Desa Wanamulya Kecamatan Pemalang, Priyatin(21). Polisi selain mengamankan tersangka juga barang bukti mesin diesel tersebut. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH mengemukakan tersangka melakukan aksinya menyatroni rumah korban pada 26 Desember 2009. Dia tidak langsung tertangkap, bahkan korban yang melapor ke aparat desa hingga beberapa hari tidak mengetahui siapa pelakunya. “Pencurian dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB dengan jalan mendobrak pintu gudang korban, di mana tersimpan mesin diesel tersebut,” kata dia Kamis (31/12). Tersangka ditangkap polisi berdasarkan laporan dari masyarakat. “Saat itu tersangka menawarkan mesin diesel kesana kemari dengan harga satu juta rupiah, tapi tidak laku-laku,

(ALI BASARAH/RADAR PEMALANG)

SAPTA PESONA - Papan Sapta Pesona Lingkungan usai dibuka selubungnya tanda diresmikannya program tersebut.

PERAN warga RT 05/RW 12 Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang dalam membangun lingkungannya dari hari ke hari semakin meningkat. Mereka bahumembahu mewujudkan huniannya sebagi lingkungan yang nyaman, aman, tertib menuju RT metropolitan. Untuk kepentingan tersebut Kamis(31/12) bersamaan

dengan perayaan pergantian tahun baru 2010, dilakuka peresmian pembangunan infrastruktur berupa jalan, pembuatan tempat sampah, neonisasi, dan program Sapta Pesona Lingkungan. Ketua RT 05/RW 12 Budi Handoyo saat peresmian sejumlah program tersebut mengemukakan kegiatan yang dilakukan

warganya merupakan kelanjutan dari program terdahulu. “Panitia adalah integral, jadi mereka yang saya sebut sebagai tim sembilan adalah panitia rehab jalan dan setelah selesai disambung dengan panitia Program Sapta Pesona Lingkungan sehingga tidak perlu panitianya dibubarkan,” ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 4

Melihat Perayaan Tahun Baru 2010

Miskin Suara Terompet, Bising Suara Knalpot

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

PROYEK SANIMAS – Pembangunan proyek Sanimas yang sedang dipertanyakan oleh warga di Kelurahan Mulyoharjo.

Proyek Sanimas Dipertanyakan Warga PEMALANG – Proyek Sanimas bantuan dari pemerintah di Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang dipertanyakan warga setempat. Sebab penggunaan anggaran dalam pembangunan proyek tersebut dinilai tidak jelas, karena bantuan itu dalam bentuk material yang pembelanjaannya dilakukan konsultan langsung tanpa diketahui panitia. Berdasarkan penuturan warga setempat di sekitar lokasi pembangunan, proyek Sanimas yang berupa

CMYK

pembangunan sarana-prasarana MCK, sebelumya telah diinformasikan dari pihak terkait merupakan bantuan dari pemerintah pusat, propinsi dan pemerintah Kabupaten Pemalang. Dan dalam pelaksanaannya, proyek itu dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat melalui panitia. Hanya saja yang menjadi pertanyaan bagi warga mengapa dalam pelaksanaanya panitia tidak tahu menahu soal besarnya angke hal 9 kol 4

Perayaan tahun baru 2010 di Kabupaten Pemalang berlangsung semarak. Meski tidak digelar panggung hiburan secara besar-besaran. Namun puluhan ribu warga dari pelosok Pemalang dan kabupaten lain di dekatnya membuat suasana kota menjadi padat. Terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan. Seperti apa suasananya? LAPORAN: ALI BASARAH

JALUR lalu lintas dalam kota mulai dipadati warga sejak pukul 19.00 WIB. Pada jam-jam tersebut perayaan tahun baru dilakukan orang-orang dewasa dan keluarga. Mereka masih bisa dengan nyaman melintas serta menikmati suasana kota. Sementara di simpang tiga Beji, tempat masuknya kendaraan ke kota dari arah timur mulai dijaga petugas dan kendaraan roda empat dialihkan ke jalur lingkar selatan. Suasana menjadi padat dan macet sekitar pukul 21.00 WIB. Pada jam-jam tersebut anakanak muda mulai menunjukkan keonarannya. Mereka menaiki kendaraan tidak mematuhi peke hal 9 kol 1

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

KEMBANG API - Hanya kembang api kecil yang dinyalakan warga, karena tidak ada pesta kembang api oleh pemerintah.


PEMALANG

4

SABTU 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

WIRAUSAHA Rice Mill Keliling Tetap Berkeliaran ULUJAMI - Upaya pembinaan terhadap Ricel Mill keliling di Kecamatan Ulujami sudah sering dilaksanakan. Namun beberapa pengusaha pemilik rice mill keliling masih saja tidak mengindahkan larangan dengan tetap mengoperasikannya. Tidak heran bila beberapa pengusaha pemilik rice mill resmi kerap mendatangi Kantor Kecamatan Ulujami untuk meminta kejelasan permasalahan itu. Demikian disampaikan Subiyakto, Trantib Kecamatan Ulujami kepada Radar baru-baru ini. “Pembinaan sering dilakukan, tapi selang beberapa lama mereka mengoperasikannya kembali,” ujarnya. Dikatakan dia, dengan tetap beroperasinya rice mill keliling, masyarakat pada umumnya memang terbantukan. Apalagi mereka tidak susah-susah membawa gabah yang hendak di rice mill, karena sudah datang sendirinya. Yakni dengan sistem jemput bola. Namun pengusaha yang memiliki rice mill resmi jelas dirugikan. Apalagi untuk mendapatkan izin pendirian usaha dari Pemkab Pemalang biayanya tidak sedikit. Namun karena kebanyakan pemilik rice mill keliling membandel, pihaknya tidak bisa berbuat lebih jauh. Di Kecamatan Ulujami sendiri sebagaimana dikemukakan dia, rice mill atau penggilingan padi keliling jumlahnya ada sekitar 9 unit. Jumlah tersebut merupakan milik 8 pengusaha. (mg6)

PEMBANGUNAN Proyek Sanimas Dipertanyakan Warga PEMALANG – Proyek Sanimas bantuan dari pemerintah di Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang dipertanyakan warga setempat. Sebab penggunaan anggaran dalam pembangunan proyek tersebut dinilai tidak jelas, karena bantuan itu dalam bentuk material yang pembelanjaannya dilakukan konsultan langsung tanpa diketahui panitia. Berdasarkan penuturan warga setempat di sekitar lokasi pembangunan, proyek Sanimas yang berupa pembangunan saranaprasarana MCK, sebelumya telah diinformasikan dari pihak terkait merupakan bantuan dari pemerintah pusat, propinsi dan pemerintah Kabupaten Pemalang. Dan dalam pelaksanaannya, proyek itu dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat melalui panitia. Hanya saja yang menjadi pertanyaan bagi warga mengapa dalam pelaksanaanya panitia tidak tahu menahu soal besarnya anggaran proyek tersebut. “Sehingga warga menaruh curiga dalam pelaksanaan proyek ada permainan untuk mengelabuhi warga. Buktinya di lokasi proyek tidak ada papan proyek yang semestinya masyarakat harus tahu, baik itu jenis bantuannya maupun jumlah anggarannya,” kata sumber warga kelurahan setempat, kepada Radar kemarin. Lebih lanjut kata warga saat diinformasikan soal bantuan proyek pembangunan Sanimas dalam rapat musyawarah, dana itu berasal dari bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 100 juta, Propinsi Rp 50 juta, sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang Rp 200 juta. Namun besarnya dana itu oleh panitia tidak diterima langsung karena dengan alasan bantuan proyek dalam bentuk material. Bahkan yang lebih kegetnya lagi, setelah pihaknya mendapat informasi dana itu tidak sepenuhnya untuk bisa dibelanjakan karena banyaknya potongan sehingga jumlahnya semakin sedikit. “Anehnya panitia justru tidak tahu menahu soal besarnya dan penggunaan dana tersebut,” ujarnya. Ketidakjelasan soal penggunaan dana juga diakui oleh salah satu anggota panitia pembangunan proyek Sanimas, Dahono selaku pelaksana proyek. Menurut Dahono, besarnya dana dalam pembangunan proyek pihaknya sama sekali tidak tahu menahu karena hanya sebagai pelaksana kegiatan saja. “Saya cuma ditugasi untuk mengawasi pekerjaan. Kalau soal penggunaan dana dan besarnya anggaran saya terus terang tidak tahu,” katanya. (mg1)

Maling Motor Bonyok Dihajar Massa PEMALANG - Aksi nekat dilakukan warga Kecamatan Subah Kabupaten Batang dengan mencuri sebuah sepeda motor Kamis(31/12). Warga yang diketahui bernama Purwanto alias Riyanto(54) akhirnya bonyok dihajar massa sebelum diserahkan ke Pos Polisi Pasar Pagi Pemalang. Dia sudah merusak stop kontak sepeda motor Mio warna hitam bernomor polisi G 4303 GM milik Ali Rusdi (54), warga Dukuh Glintang Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan pelaku sebelum menjalankan aksinya sudah duduk-duduk cukup lama di sekitar lokasi kejadian. “Dia duduk-duduk di dekat lokasi kejadian sekitar setengah jam sambil merokok,” kata Roto salah satu keluarga korban. Saat menjalankan aksinya, ada warga yang bernama Agus Tholimi, warga Dukuh Gumelem Kelurahan Mulyoharjo yang melihat pelaku memasukkan kunci T ke stop kontak motor milik Ali Rusdi yang diparkir di

desanya Minggu (27/12) lalu, sekarang telah menyerahkan diri selang berapa hari setelah kejadian. Sebelumnya pelaku setelah melakukan aksi pemerkosaan terhadap gadis cilik berusia 12 tahun warga desanya sempat kabur beberapa hari lari ke Jakarta. Setelah sampai di Jakarta pelaku mengaku kebingungan dan merasa bersalah, sehingga memutuskan untuk menyerahkan diri. “Untuk untuk menjaga dari amukan warga, pelaku saya amankan di balai desa,” kata Sarwo Santoso kepada Radar, Kamis kemarin.

sesuai hukum yang berlaku. Menurut Roto pelaku sudah dua kali berusaha mencuri sepeda motor di sekitar kiosnya. Aksi pertama dia sudah menuntun sepeda motor namun ketahuan warga. Motor kemudian ditinggalkan dan warga mengira kalau pelaku adalah orang tidak waras. Saat aksi kedua dan warga mengetahui kalau pelakunya adalah sama, mereka menjadi geram sehingga dia dihajar hingga robek pelipisnya. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH

MH membenarkan adanya maling montor yang tertangkap warga tersebut. “Masih dalam proses penyidikan dan akan terus kami kembangkan,” kata dia saat dihungi di Mapolres. Aksi tersangka ini menurutnya terbilang nekat, karena dilakukan di dekat pasar yang ramai. Pelaku kemungkinan tidak mengenal medan sehingga saat ketahuan malah melarikan diri menuju lokasi yang lebih ramai dari lokasi aksinya. Akibatnya saat tertangkap dia menjadi bulanbulanan massa. (ali)

Menuju RT Metropolitan PERAN warga RT 05/RW 12 Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang dalam membangun lingkungannya dari hari ke hari semakin meningkat. Mereka bahu-membahu mewujudkan huniannya sebagi lingkungan yang nyaman, aman, tertib menuju RT metropolitan. Untuk kepentingan tersebut Kamis(31/12) bersamaan dengan perayaan pergantian tahun baru 2010, dilakuka peresmian pembangunan infrastruktur berupa jalan, pembuatan tempat sampah, neonisasi, dan program Sapta Pesona Lingkungan. Ketua RT 05/RW 12 Budi Handoyo saat peresmian sejumlah program tersebut mengemukakan kegiatan yang dilakukan warganya merupakan kelanjutan dari program terdahulu. “Panitia adalah integral, jadi mereka yang saya sebut sebagai tim sembilan adalah panitia rehab jalan dan setelah selesai disambung dengan panitia Program Sapta Pesona Lingkungan sehingga tidak perlu panitianya dibubarkan,” kata dia seraya mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia atas kinerja mereka. Budi berharap apa yang dilakukan bersama warganya bisa menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. Dia menerima keinginan warga agar RT yang dipimpinnya bisa menjadi RT metropolitan, karena program yang telah dijalankan itu. Hal ini bukan suatu yang mustahil, dengan terlaksananya pembangunan jalan aspal, di ling-

kungan itu kini jalan menjadi semakin lebar. Kalau malam hari penerangan tidak hanya mengandalkan lampu mercury karena di setiap rumah warga dipasang lampu antik sebagai pelaksanaan program neonisasi. Dan kalau siang hari lingkungan menjadi lebih bersih karena rersedianya tempat sampah organik dan non organic, di samping tempat sampah yang sudah ada sebelumnya. Untuk menjadi RT metropolitan, selain dukungan dari infrastruktur dan pencanangan Program Sapta Pesona Lingkungan, juga pemanfaatan teknologi informatika dalam pengolahan data administrasi kependudukan RT tersebut. Wilayah tersebut menjadi satu-satunya RT yang memiliki arsip kependudukan dalam bentuk soft kopi yang dikemas dalam flash disk, selain data di kertas dan komputer. Dengan kondisi tersebut warga bisa terlayani keperluannya dengan cepat. Kepala Kelurahan Sugihwaras Khumaedi SIP MSi saat meresmikan program-program RT 05 RW 12 mengemukakan warga RT pimpinan Budi Handoyo itu layak mendapatkan penghargaan yang tinggi atas kemampuan membangun infrastruktur senilai Rp 48 juta tersebut. “Mudah-mudahan pada tahun 2010 programnya ditingkatkan kembali,” ujarnya. Sementara Ketua Panitia Warnoto mengemukakan program yang telah dilaksanakan panitia yakni pembangunan jalan menghabiskan 11 drum aspal. (ali)

Pelaku Pemerkosaan Menyerahkan Diri PEMALANG – Setelah sempat melarikan diri dan dalam pencarian petugas, pelaku pemerkosaan yang terjadi di Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang beberapa hari lalu, Tgh (24) akhirnya menyerahkan diri. Dia menyerahkan diri kepada pemerintah desa setempat. Sebelum menyerahkan diri, pelaku menghubungi pihak polisi desa setempat meminta keamanan untuk menghindari terjadinya amukan warga, karena kesal terhadap ulahnya. Polisi Desa Tambakrejo Sarwo Santoso menjelaskan pelaku pemerkosaan yang terjadi di

sebuah gang sempit komplek kios PT KAI seberang utara Pasar Pagi Pemalang. Tanpa diduga pelaku, kunci T tak kuat untuk merusak stop kontak motor korban, sehingga dia membuangnya, namun keburu ketahuan Agus Tholimi (30). Pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan menyeberang jalan melintasi jalan Pasar Pagi. Akibatnya dia dikejar dan tertangkap hingga digebuki warga sampai bonyok. Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Pos Polisi Pasar Pagi untuk diproses

Menurutnya, untuk mempertangungjawabkan perbuatnya pelaku juga telah diserahkan ke Polsek Pemalang dan penanganannya dilimpahkan ke Polres Pemalang. “Setelah pelaku berhasil diamankan, kami langsung menyerahkanya kepihak berwajib untuk menjalani proses hukum,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya kasus perkosaan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang. Kali ini menimpa seorang gadis berumur 12 tahun sebut saja Bunga, warga Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang. Akibatnya gadis kecil itu

kehilangan keperawannya setelah digagahi oleh pamannya berinisial Tgh (24), dan pelaku berhasil kabur setelah ketahuan orang tuanya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar, Selasa (29/12) menyebutkan, kasus pemerkosaan yang menimpa Bunga (12) putri pasangan Wj (28) dengan Try (25) terjadi Minggu (27/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban sedang tidur bersama adiknya di dalam kamar tidurnya. Sementara ibunya tidur di kamar lain, sedangkan ayahnya sedang mendatangi acara kenduri di rumah tetangganya. (mg1)

(ALI BASARAH/RADAR PEMALANG)

SAPTA PESONA - Papan Sapta Pesona Lingkungan usai dibuka selubungnya tanda diresmikannya program tersebut.


SAMBUNGAN

SABTU 2 JANUARI 2010

9

RADAR TEGAL

Miskin Suara Terompet, Bising Suara... dari halaman 9 raturan lalu lintas lagi. Tanpa helm, berboncengan tiga dan knalpot bobokan. Parahnya lagi beberapa diantara mereka yang berboncengan tiga, di tengahnya ada gadis belia dengan dandangan yang tak lagi mengindahkan etika. Jumlah mereka yang cukup banyak membuat polisi tak menindak pelanggaran lalu lintas ini. Tindakan preventif dilakukan bagi mereka yang sudah sangat mengganggu seperti menghentikan motor di tengah jalan dan memain-mainkan gasnya. Akibatnya perayaan malam tahun baru dengan tradisi suara terompot menjadi berubah. Kota Pemalang menjadi bising akan suara knalpot. Petugas di lapangan menuturkan perayaan tahun baru yang dilakukan anak-anak muda sudah melewati batas. “Kami menegur mereka yang main-main gas, kemudian yang naik motor dengan berdiri serta telanjang,” kata Iptu Pranata SH yang bertugas di Pos Lantas Swalayan. Dua sepeda motor terpaksa diamankan karena pemiliknya menggeber gas meski sudah diingatkan petugas. Sementara mereka yang telanjang juga diamankan dan diberi pengertian untuk berlaku sopan di jalan dalam merayakan pergantian tahun baru tersebut.

Mereka yang tetap saja ngeyel akhirnya diminta untuk melakukan push up sebelum disilahkan untuk kembali ke jalan. Anak-anak muda yang bereforia ini selain tidak mematuhi aturan lalu lintas dan cendurung berbuat onar, mereka juga membawa bendera merah putih dan tongkat panjang. Untuk menghindari kegiatan yang lebih parah, polisi mengamankan bendera merah putih tersebut berikut tongkatnya. Tepat pukul 00.00 WIB bukan tiupan terompet yang terdengar sebagai pertanda tahun telah berganti, sebaliknya kota menjadi lebih bising oleh knalpot sepeda motor yang dibobok dan dimainkan gasnya. Selebihnya memilih menyalakan kembang api sehingga kota semakin parah karena selain bising, udara semakin kotor bercampur asap kendaraan dan asap kembang api. Melewati waktu tersebut satu jam kemudian jalanan di kota Pemalang berangsur sepi. Hanya satu dua rombongan anak muda yang melintas. Polisi terpaksa menutup jalur menuju ke alun-alun agar mereka tidak berulang-ulang melintasi alunalun. Warga kota malam itu tidak bisa beristirahat dengan tenang, mereka menyaksikan kebisingan dari lantai atas rumahnya. Sementara anak muda memilih konvoi motor dengan

memainkan gasnya, sebagian lagi memilih bercengkerama di tepi-tepi jalan. Sejumlah orang tua malah malah malu menyaksikan aksi anak-anak muda yang bercengkerama ini. “Yang malu malah saya, masa berdua-duan, berpelukan, dan berciuman di pinggir jalan yang ramai orang, saya juga pernah seusia mereka tapi tidak sampai seperti itu,” ujar Partono, Kades Peguyangan Kecamatan Bantarbolang yang bersama keluarganya ngelurug alunalun untuk merayakan tahun baru 2010 ini. Tradisi meramaikan kota khususnya alun-alun dengan konvoi motor dan raungan knalpot ini menurut beberapa warga baru berjalan tiga empat tahun belakangan. Sebelumnya tidak pernah ada kegiatan semacam itu, kalau pun ada masih dalam batas yang bisa ditoleransi. Warga kota menyambut baik ditiadakannya pesta kembang api oleh pemerintah karena selain pemborosan anggaran juga dampak negatifnya yang sangat mereka rasakan yakni kebisingan. “Kami berharap pada tahun mendatang pemerintah menyiapkan langkah antisipasi perayaan tidak hanya menghilangkan pesta kembang api, tapi juga aksi yang seperti ini berkoordinasi dengan pihak keamanan,” ujar Han(35) warga Jalan Jendral Sudirman. (*)

Maling Motor Bonyok Dihajar Massa dari halaman 9 buru ketahuan Agus Tholimi (30). Pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan menyeberang jalan melintasi jalan Pasar Pagi. Akibatnya dia dikejar dan tertangkap hingga digebuki warga sampai bonyok. Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Pos Polisi Pasar Pagi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Menurut Roto pelaku sudah dua kali berusaha mencuri

sepeda motor di sekitar kiosnya. Aksi pertama dia sudah menuntun sepeda motor namun ketahuan warga. Motor kemudian ditinggalkan dan warga mengira kalau pelaku adalah orang tidak waras. Saat aksi kedua dan warga mengetahui kalau pelakunya adalah sama, mereka menjadi geram sehingga dia dihajar hingga robek pelipisnya. Kapolres Pemalang AKBP Burhanudin SIK melalui Kasatreskrim AKP Suwarto SH MH membenarkan adanya

maling montor yang tertangkap warga tersebut. “Masih dalam proses penyidikan dan akan terus kami kembangkan,” kata dia saat dihungi di Mapolres. Aksi tersangka ini menurutnya terbilang nekat, karena dilakukan di dekat pasar yang ramai. Pelaku kemungkinan tidak mengenal medan sehingga saat ketahuan malah melarikan diri menuju lokasi yang lebih ramai dari lokasi aksinya. Akibatnya saat tertangkap dia menjadi bulanbulanan massa. (ali)

program yang telah dilaksanakan panitia berupa pembangunan jalan dengan ukuran keseluruhan 1.272 meter persegi dengan menghabiskan 11 drum aspal. “Jalan yang semula lebarnya hanya tiga meter melalui program ini kita tingkatkan sehingga lebarnya menjadi lima meter,” jelasnya. Untuk pengaspalan ini menelan dana swadaya Rp 24 juta. Sedangkan program lanjutannya adalah neonisasi dengan pemasangan lampu sebanyak 59 unit, masing-masing terdiri dari tiang dan rumah-rumah lampu serta neon dengan daya delapan watt. Biayanya sebesar Rp 18 juta. Selain itu untuk mendukung program Sapta Pesona Lingkungan, Panitia melakukan pemasangan tempat sampah sebanyak 48 unit. Masing masing unit terdiri dari dua kotak untuk sampah organik dan non organik. “Program yang dilaksanakan itu semua dananya dihimpun secara swadaya dari warga, untuk saat ini pelaksanaannya menggunakan dana

PEMALANG – Setelah sempat melarikan diri dan dalam pencarian petugas, pelaku pemerkosaan yang terjadi di Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang beberapa hari lalu, Tgh (24) akhirnya menyerahkan diri. Dia menyerahkan diri kepada pemerintah desa setempat. Sebelum menyerahkan diri, pelaku menghubungi pihak polisi desa setempat meminta keamanan untuk menghindari terjadinya amukan warga, karena kesal terhadap ulahnya. Polisi Desa Tambakrejo Sarwo Santoso menjelaskan pelaku pemerkosaan yang terjadi

di desanya Minggu (27/12) lalu, sekarang telah menyerahkan diri selang berapa hari setelah kejadian. Sebelumnya pelaku setelah melakukan aksi pemerkosaan terhadap gadis cilik berusia 12 tahun warga desanya sempat kabur beberapa hari lari ke Jakarta. Setelah sampai di Jakarta pelaku mengaku kebingungan dan merasa bersalah, sehingga memutuskan untuk menyerahkan diri. “Untuk untuk menjaga dari amukan warga, pelaku saya amankan di balai desa,” kata Sarwo Santoso kepada Radar, Kamis kemarin.

Menurutnya, untuk mempertangungjawabkan perbuatnya pelaku juga telah diserahkan ke Polsek Pemalang dan penanganannya dilimpahkan ke Polres Pemalang. “Setelah pelaku berhasil diamankan, kami langsung menyerahkanya kepihak berwajib untuk menjalani proses hukum,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya kasus perkosaan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang. Kali ini menimpa seorang gadis berumur 12 tahun sebut saja Bunga, warga Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang. Akibatnya gadis kecil itu

kehilangan keperawannya setelah digagahi oleh pamannya berinisial Tgh (24), dan pelaku berhasil kabur setelah ketahuan orang tuanya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radar, Selasa (29/12) menyebutkan, kasus pemerkosaan yang menimpa Bunga (12) putri pasangan Wj (28) dengan Try (25) terjadi Minggu (27/12) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban sedang tidur bersama adiknya di dalam kamar tidurnya. Sementara ibunya tidur di kamar lain, sedangkan ayahnya sedang mendatangi acara kenduri di rumah tetangganya. (mg1)

Petani Masih Kesulitan Air PEMALANG – Sulitnya untuk mendapatkan air irigasi hingga kini masih terus dirasakan petani, terutama yang ada di wilayah Kecamatan Pemalang. Meskipun saat ini sudah musim hujan, namun air tetap sulit untuk dicari. Akibatnya terus menjadi keluhan warga petani hingga sekarang. “Sekarang ini sudah musim hujan, tapi air irigasi tetap saja susah dicari,” kata Nuryadi

(46) peteni warga Kecamatan Pemalang, kepada Radar kemarin. Menurutnya, sulitnya untuk mendapatkan air irigasi yang sekarang sering terjadi akibat banyak air yang lari ke luar deerah lain yaitu Kabupaten Tegal, terutama di wilayah Tegal Timur yang dulunya kering sekarang banyak air. Banyaknya keluhan masyarakat petani terkait sulitnya air

irigasi juga terus berkembang. Karena hampir separuh desadesa di wilayah Kecamatan Pemalang bagian barat hingga ke ujung pantai tidak ada lagi air irigasi. Akibatnya susah untuk bercocok tanam padi karena kondisi sawahnya belum cukup air. Sehingga membuat petani gagal tanam padi seperti sekarang ini. Melihat Kondisi air irigasi yang masih tetap sulit, meski

musim hujan, Nuryadi hanya bisa berharap pemerintah itu cepat tanggap dan betul-betul memperhatikan nasib kaum pertani. Sebab kehidupan petani sekarang ini semakin terpuruk karena lahan sawahnya banyak yang menganggur akibat langkanya air irigasi. “Irigasi sekarang ini semakin sulit, karena adanya dugaan pratek jual beli air seperti yang terjadi di Bendung Kejene.” (mg1)

DKP Berhadap Ada Penambahan SDM PEMALANG - Luasnya area kerja di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pemalang, menjadikan kerja dinas yang pada tahun 2010 menghapus retribusi bagi nelayan itu sering kesusahan dalam mendata dan mengawasi wilayah kerjanya. Apalagi jumlah petugas lapangan di DKP sela-

ma ini hanya mengandalkan enam petugas saja. Hal ini dikemukakan Kepala DKP Kabupaten Pemalang Ir Te g u h H e r i S a n t o s o M M me lalui Bidang Budidaya dan Produktifitas Tangkap Ir Jalesunanto Tjahjono. Dikatakan Jales, dengan mengandalkan enam petugas ter-

sebut memang aktifitas dan kegiatan di bidang kelautan dan perikanan selama ini kurang terpantau dengan baik. Tidak heran ketika Radar bermaksud mengakses data abrasi dan akresi di beberapa wilayah di Pemalang, yang ada adalah data pada tahun 2007. “Sumber daya manusia di

DKP sangat minim, jadi data valid tentang itu belum ada pemutakhiran,” ujarnya. Idealnya lanjut Jales, petugas lapangan di DKP ini ada 14 orang, jumlah itu untuk masingmasing kecamatan yang ada. Berdasarkan data pada tahun 2007, DKP telah melakukan kegiatan rehabilitasi mangrove. (mg6)

Maling Diesel Pompa Air Diringkus

Menuju RT Metropolitan dari halaman 9 kata dia seraya mengucapkan penghargaan yang setinggitingginya kepada panitia atas kinerja mereka. Budi berharap apa yang dilakukan bersama warganya bisa menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. Dia menerima keinginan warga agar RT yang dipimpinnya bisa menjadi RT metropolitan, karena program yang telah dijalankan itu. Hal ini bukan suatu yang mustahil, dengan terlaksananya pembangunan jalan aspal, di lingkungan itu kini jalan menjadi semakin lebar. Kalau malam hari penerangan tidak hanya mengandalkan lampu mercury karena di setiap rumah warga dipasang lampu antik sebagai pelaksanaan program neonisasi. Dan kalau siang hari lingkungan menjadi lebih bersih karena rersedianya tempat sampah organik dan non organic, di samping tempat sampah yang sudah ada sebelumnya. Untuk menjadi RT metropolitan, selain dukungan dari infrastruktur dan pencanangan Program Sapta Pesona Lingkungan, juga pemanfaatan teknologi informatika dalam pengolahan data administrasi kependudukan RT tersebut. Wilayah tersebut menjadi satu-satunya RT yang memiliki arsip kependudukan dalam bentuk soft kopi yang dikemas dalam flash disk, selain data di kertas dan komputer. Dengan kondisi tersebut warga bisa terlayani keperluannya dengan cepat. Kepala Kelurahan Sugihwaras Khumaedi SIP MSi saat meresmikan program-program RT 05 RW 12 mengemukakan warga RT pimpinan Budi Handoyo itu layak mendapatkan penghargaan yang tinggi atas kemampuan membangun infrastruktur senilai Rp 48 juta tersebut. “Mudah-mudahan pada tahun 2010 programnya ditingkatkan kembali,” ujarnya. Sementara Ketua Panitia Warnoto didampingi Sekretaris M Yoyo Sumaryo dan bendahara Jubandriyo mengemukakan

Pelaku Pemerkosaan Menyerahkan Diri

talangan dari Ketua RT dan nantinya akan dibebankan kepada warga, namun untuk pengaspalan jalan yang sebesar Rp 24 juta sesuai rembug, warga tidak dibebani karena memeroleh keringanan dari pemberi dana talangan,” bebernya. Dalam peresmian programprogram RT tersebut juga disosialisasikan mengenai Sapta Pesona yang terdiri dari Indah, Bersih, Aman, Nyaman, Tertib, Dinamis dan Beriman. Peresmian dilakukan oleh Kepala Kelurahan yang ditandai dengan penyerahan laporan kegiatan dari panitia kepada Ketua RT serta pembukaan selubung papan Sapta Pesona Lingkungan oleh Kepala Kelurahan dengan disaksikan warga. Papan bertuliskan butir-butir Sapta Pesona itu berdasar warna pelangi sebagai simbol keragaman warga RT 05. Usai acara seremonial yang ditutup dengan doa oleh Ustad Sodikun, warga dihibur dengan penampilan organ tunggal dengan biduanArna dan Wiwi. (ali basarah)

dari halaman 9 kemudian ada warga yang curiga karena mengetahui ada diesel hilang dan melaporkan ke aparat desa,” tambah Kasat. Aparat desa kemudian menghubungi polisi dan bersama tim buser melakukan penyelidikan.

Saat polisi mendatangi rumah tersangka mendapati adanya mesin diesel yang ciri-cirinya mirip dengan mesin diesel milik Priyatin. Kemudian diselidiki hingga akhirnya Cahyo Untung mengakui kalau barang tersebut hasil dari aksi mencurinya. Dia kemudian di-

gelandang ke Mapolres untuk me m e r t a n g g u n g j a w a b k a n p e r b u a t a n n y a . Te r s a n g k a ditangkap pada 29 Desember 2009. Sementara korban pencurian Priyatin kepada Radar menuturkan dia mengetahui hartanya dicuri pada pagi hari.

“Diesel itu semula saya beli seharga Rp 2.350.000,- saat mengetahui dieselnya hilang dan kondisi pintu gudang rusak, saya melapor ke pak Kades,” ujarnya. Dia mengaku senang mesin diselnya bisa ditemukan dan pencurinya ditangkap. (ali)

Proyek Sanimas Dipertanyakan Warga dari halaman 9 garan proyek tersebut. “Sehingga warga menaruh curiga dalam pelaksanaan proyek ada permainan untuk mengelabuhi warga. Buktinya di lokasi proyek tidak ada papan proyek yang semestinya masyarakat harus tahu, baik itu jenis bantuannya maupun jumlah anggarannya,” kata sumber warga kelurahan setempat, kepada Radar kemarin. Lebih lanjut kata warga saat diinformasikan soal bantuan proyek pembangunan Sanimas dalam rapat musyawarah, dana itu berasal dari bantuan peme-

rintah pusat sebesar Rp 100 juta, Propinsi Rp 50 juta, sedangkan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang Rp 200 juta. Namun besarnya dana itu oleh panitia tidak diterima langsung karena dengan alasan bantuan proyek dalam bentuk material. Bahkan yang lebih kegetnya lagi, setelah pihaknya mendapat informasi dana itu tidak sepenuhnya untuk bisa dibelanjakan karena banyaknya potongan sehingga jumlahnya semakin sedikit. “Anehnya panitia justru tidak tahu menahu soal besarnya dan penggunaan dana tersebut,” ujarnya.

Ketidakjelasan soal penggunaan dana juga diakui oleh salah satu anggota panitia pembangunan proyek Sanimas, Dahono selaku pelaksana proyek. Menurut Dahono, besarnya dana dalam pembangunan proyek pihaknya sama sekali tidak tahu menahu karena hanya sebagai pelaksana kegiatan saja. “Saya cuma ditugasi untuk mengawasi pekerjaan. Kalau soal penggunaan dana dan besarnya anggaran saya terus terang tidak tahu,” katanya. Sementara Lurah Mulyoharjo Sujitno ketika dikonfirmasi juga mengaku tidak tahu persis soal proyek tersebut,

sebab pihaknya hanya sebagai pembina. “Proyek Sanimas memang ada di Kelurahan Mulyoharjo, namun saya tidak tahu persis soal jumlah anggarannya. Apalagi penggunaan dananya saya juga tidak tahu,” tandasnya. Ironisnya, ketika ditelusuri ternyata dalam pelaksanaan proyek tersebut diduga ada keterlibatan salah satu perangkat kelurahan yaitu bendahara kelurahan. Sehingga patut dicuriga ada apa dibalik semua itu, sehingga lurah harus berpura-pura tidak tahu, padahal itu adalah anak buahnya sendiri. (mg1)


CMYK

METRO PEMALANG

SELASA, 2 JANUARI 2010

RADAR TEGAL

10

Berharap Bisa Buka Usaha Sendiri COMAL - Di tengah gegap gempitanya globalisasi, di mana industri-industri baru mensyaratkan ketrampilan-ketrampilan khusus yang harus dimiliki. Apa yang dilaksanakan Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) Karya Bersama Desa Sidorejo Kecamatan Comal bisa menjadi jalan keluar. Sejak berdirinya tahun 2008 lalu, KUPP Sidorejo telah merangkul beberapa pemuda desa untuk ikut secara bersama-sama mengembangkan usaha mandiri yang berbasiskan keunggulan lokal. Terakhir, KUPP Sidorejo yang dikoordinatori Damiri ini mengadakan pelatihan ternak kambing yang diselenggarakan pada 29 Desember 2009 hingga 1 Januari 2010. Dengan mengajak pemudapemuda desa, khususnya mereka yang mempunyai latar belakang kurang mampu, belum bekerja, dan belum mempunyai skill atau ketrampilan tertentu. Melalui kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta tersebut, diharapkan nantinya dapat mendorong dan memotivasi peserta untuk berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia yang mencapai 14,5 juta orang. Jumlah itu merupakan data dari Biro Pusat Statistik

(BPS) tahun 2007. Kepala Desa Sidorejo Winarsih Rudi ST kepada Radar dalam memberikan sambutan pembukaan pelatihan Selasa (29/12) mengungkapkan, di samping memotivasi dann mendorong pemuda desa untuk membuka usaha mandiri, pelatihan juga diharapkan dapat memperluas akses peserta dalam membuka peluang usaha pada bidang yang akan digelutinya. Hal lainnya lanjut dia, pelatihan yang juga program pemerintah dalam memberantas kemiskinan melalui pendidikan non formal, nantinya citra publik yang selama ini minor terhadap sumbangsih dan peran pendidikan non formal bagi pembangunan dapat diminimalisir. “Kami sangat mendukung dengan adanya pelatihan ini, karena mendayagunakan pemuda-pemuda secara langsung,” ujar Winarsih. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga berpesan kepada peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Karena apabila mengikuti pelatihan hanya setengah-setengah, ditakutkan tidak bisa memahami dan melaksanakan apa yang sudah diprogramkan KUPP Karya Bersama Sidorejo.

Apalagi dalam pelatihan ternak kambing lanjutnya lagiWinarsih, peserta tidak hanya diberi materi saja. Akan tetapi dibimbing langsung untuk mempraktekkan usaha ternak kambing. Salah satu peserta pelatihan Tarnoto kepada Radar mengatakan, apa yang telah diusahakan KUPP Karya Bersama Sidorejo dalam mendaya gunakan pemuda-pemuda desa, sangat baik sekali. Di Desa Sidorejo tambahnya, banyak pemuda-pemuda yang belum mempunyai pekerjaan tetap. Hal ini dikarenakan kebanyakan pemuda tidak mempunyai ketrampilan pada usaha-usaha tertentu. Sehingga ketika memasuki dunia kerja, sering tidak tertampung atau tersingkirkan. “Teman-teman sangat senang dengan adanya pelatihan ini, apalagi ada tindak lanjutnya, jadi tidak cuma cuap-cuap saja,” terangnya. Tarnoto tentu tidak sendirian dalam merasakan kegembiraan, karena bersama 19 peserta lain ia begitu “menikmati” apa yang disampaikan oleh pendamping dari PNFI atau Pendidikan formal dan informal. “Semoga dengan pelatihan ini, nanti dapat mengembangkan usaha sendiri,”harap dia. (mg6)

SUMITRO / RADAR PEMALANG

PELATIHAN TERNAK KAMBING - Salah satu pemateri sedang memberikan arahan pada peserta pelatihan budidaya ternak kambing Selasa (29/12)

Masruri dan Ika Pimpin IPNU/IPPNU AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

TIUP TEROMPET – Seorang perempuan sedang meniup terompet malam tahun baru sambil berkonvoi ria.

PEMALANG - Konferensi Cabang IPNU /IPPNU Kabupaten Pemalang berhasil memilih kepempinan baru organisasi di bawah naungan NU tersebut. Masruri dan Ika Purwanti terpilih sebagai Ketua IPNU dan IPPNU untuk periode dua tahun mendatang. Konfercab yang digelar sejak Minggu(27/120 itu berlangsung selama tiga hari dan diwarnai dengan berbagai kegiatan lomba.

Informasi yang diperoleh dari arena Konfercab di Ponpes Salafiyah Kauman Pemalang, Masruri terpilih menjadi Ketua IPNU karena mendapat dukungan terbanyak. Dia adalah kandidat ketua dari Pengarus Anak Cabang Kecamatan Bodeh. Sementara untuk Ketua IPPNU adalah Ika Purwanti yang merupakan kandidat ketua dari PAC Kecamatan Comal. Hasil konfercab ini diterima oleh

seluruh peserta konfercab dan dilakukan pelantikannya pada Selasa (29/12) sebelum acara ditutup. Sebelumnya diberitakan IPNU IPPNU Kabupaten Pemalang mengelar konferensi cabang ke -25 di Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang. Acara berlangsung Minggu(27/12) kemarin dan akan berakhir pada Selasa (29/12). Konfercab dibuka oleh Plh Ketua PCNU Kabupaten Pemalang Mudasir. Seti-

daknya 373 anggota IPNU IPPNU menghadiri hajat yang digelar dua tahunan tersebut. Mereka berasal dari 10 pengurus anak cabang. Konfercab itu disertai dengan beragam kegiatan seperti lomba-lomba. Di antaranya adalah lomba menulis artikel, lomba MTQ, kaligrafi, fashion show dan rebana. Selain itu juga dimeriahkan dengan pawai taaruf yang diikuti seluruh peserta. (ali)

Melihat Pergantian Tahun Baru 2010 di Pemalang

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

KEMBANG API – Pesta kembang api inisiatif warga untuk memeriahkan malam tahun baru di alun-alun Pemlang.

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

TERJEBAK – Sejumlah mobil terjebak kemacetan akibat kesemrawutan jalur yang dipadati kendaraan yang sedang merayakan tahun baru.

CMYK

TRADISI peranyaan pergantian tahun baru 2010 di Kabupaten Pemalang agaknya beda dangan tahun sebelumnya. Pasalya, acara peringatan tahun baru kali ini tidak ada agenda untuk para pejabat daerah setempat untuk bersama-sama warga melakukan peniupan terompet saat penyambutan datangnya tahun baru. Meski jalannya acara peringatan itu cukup aman dan meriah, namun sepinya pejabat yang hadir dalam acara tersebut membuatnya terkesan sepi dan liar karena masa tak terkendali. Acara peringatan penyambutan pergantian tahun baru, kali ini berlangsung cukup meriah dan semarak. Hal itu terlihat dari ribuan warga yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pemalang yang sangat antusias untuk mengikuti jalannya acara tersebut. Te r b u k t i a l u n - a l u n k o t a yang menjadi salah satu pusat keramaian pada malam itu bagaikan lautan manusia, yang sedang meluapkan

rasa gembira dan suka citanya untuk menyambut datangnya tahun baru 2010. Acara penyambutan datangnya tahun baru meskipun meriah dan cukup semarak dengan disajikannya sebuah panggung hiburan musik rock yang digelar oleh Event Organiser Sabrina Production berkerja sama pemerintah daerah dan perusahaan rokok, namun sepinya kehadiran para pejabat pada malam itu membuat acara itu seakan ada yang kurang. Sebab saat detik-detik pergatian tahun 2009 ke 2010 tidak ada acara peniupan terompet yang dilakukan oleh para pejabat daerah seperti tahuntahun sebelumnya, termasuk tidak adanya pesta kembang api yang biasanya juga mewarnai kemeriahan malam pergantian tahun baru. Namun untuk memeriahkan jalannya acara tersebut sejumlah warga berinisiatif melakukan pesta kembang api kendati harus merogoh keceknya untuk membeli kembang api yang banyak dijual oleh para

pedagang. Sementara acara yang terus berjalan, tidak sedikit petugas keamanan baik dari Polres Pemalang, TNI, dan Satpol PP yang diterjunkan untuk mengamankan jalannnya acara itu. Sehingga acara tetap berjalan lancar dan aman tanpa ada keributan atau kejadian yang menonjol. Banyaknya masa yang terus memadati alun alun, sempat membuat petugas kewalahan, terutama petugas lalu lintas yang bertugas untuk mengatur jalur-jalur tertib lalu lintas. Tebukti membanjirnya masa yang terus menuju alun-alun petugas tidak bisa berbuat banyak karena mengalami kesulitan untuk melakukan penertiban. Bahkan kesemrawutan juga terjadi di sejumlah titik jalan protocol. Sehingga menjadi penyebab jalan-jalan macet dan tidak sedikit sejumah kendaraan lintas kota yang juga terjebak kemacetan. Sementara acara hiburan musik rock yang terus berjalan seiring menunggu detik-detik

pergantian tahun sebagian masa terpusat lokasi hiburan dan sebagian pula masa lainnya melakukan konvoi sepeda motor. Dengan gegap gempita malam itu betul-betul milik warga karena luapan kegembiarannya untuk menyambut tahun baru tercurah. Hanya saja kegembiraan warga terkesan liar karena dalam acara itu tidak ada pejabat yang hadir. Mungkin karena pas kebetulan bertepatan hari berkabung nasional meninggalnya mantan Presiden ke IV Gus Dur atau mungkin karena minimnya anggaran sehinnga perayaan pergantian tahun hanya diselenggarakan secara sederhana dan itupun secara mendadak. “Acara ini semula tidak diagendakan dalam penyabutan tahun baru, namun karena keingian warga, Pemkab akhirnya memenuhinya dengan menyelengerakan hiburan meskipun sederhana,” kata Jon Peang selaku penyelenggara acara hiburan malam tahun baru di alun-alun. (mg1)

Radar Tegal 2 Januari 2010  

Radar Tegal 2 Januari 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you