Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

JUMAT, 29 OKTOBER 2010

INDEKS Tuntut Hak, SPN Demo HAL. METROPOLIS

Mahasiswa Kritisi SBY-Boediono HAL. SLAWI METROPOLIS

Oknum PNS Dilaporkan HAL. PEMALANG

Tuntut Aktor Intelektual Ditangkap HAL. BREBES DAN BUMIAYU

APA MANING... HERMITIANTA/RADAR JOGJA

PENUH - Ribuan pelayat memberikan penghormatan teakhir pada Mbha Marijan yang dimakamkan di Dusun Srunen, Umbulharjo.

SEDIH - Sanak famili sang juru kunci nampak bersedih melepas kepergian Mbah Marijan.

Hujan Tangis di Srunen Mbah Marijan Dimakamkan Bersama Famili MUHAMAD ALI/JAWAPOS

SIDANG - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol.Susno Duadji (kiri) didampingi penasehat hukum Henri Yosodiningrat (kanan) saat sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi-saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/10).

SLEMAN – Darah segar masih mengucur dari jasad tanpa nyawa yang dibalut kafan putih. Isak tangis dan sholawat bersahutan, saat jasad Mas Penewu Suraksohargo atau yang lebih akrab

disapa Mbah Marijan, dikeluarkan dari sebuah peti. Ponirah, istri Mbah Marijan, terlihat sesak menahan butir bening yang tak bisa dibendung dari kedua matanya. Ratusan pelayat yang sudah menunggu sejak pukul 09.00 di pemakaman yang terletak di Dusun Srunen, Umbulharjo, Cangkringan itu pun berdesak-desakan ingin menyaksikan jasad orang yang mereka hormati sebagai juru

kunci Merapi. Kemarin (28/10), setelah sehari berada di ruang jenazah RSUP Dr Sardjito , jenazah Mbah Maridjan akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Srunen, dusun dimana lelaki berusia 83 tahun itu menghabiskan masa kecilnya, sebelum akhirnya menetap di Kinahrejo. Untuk memakamkan si Mbah di Kinahrejo sangat tak memung-

JAKARTA - Lanjutan persidangan kasus PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan korupsi Pilkada Jawa Barat dengan terdakwa Komjen Pol Susno Duadji memunculkan fakta menge-

SLEMAN- Jika Mbah Maridjan dan dua anggota keluarganya dimakamkan di Dusun Srunen, Glagaharjo, Cangringan, tidak demikian dengan 30 jenazah korban amuk Merapi lainnya. Sebanyak 20 orang jenazah dimakamkan secara massal di pemakaman Dusun Sidorejo, Umbulharjo, Cangkringan. Salah satunya adalah Ratika, bayi yang tewas saat disusui oleh ibunya Emi Sulistyawati. Ibu dan anak itu

ke hal 19 kol 4

SEMOK

Agnes Monica Yang Penting Mindset

ke hal 19 kol 1

Marijan), Narudi, Mursiyam, dan seorang cicit adik Mbah Marijan bernama Nurul Hidayah. “Mbah Marijan itu orangnya semanak, banyak iman. Belum pernah ada warga yang memiliki perasaan jengkel atau tak enak terhadap Mbah Marijan,” ungkap adik ketiga Mbah Marijan bernama Wignyo Suprapto saat menunggu jenazah kakak sulungnya tiba di makam Srunen. ke hal 19 kol 4

20 Jenazah Dimakamkan Massal

Susno Hendak “Habisi” Sjahril Djohan

MESKI disibukkan dengan berbagai aktivitas di dunia hiburan. Artis penyanyi dan bintang film Agnes Monica (24) masih menyempatkan diri merayakan hari sumpah pemuda. Artis kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 itu, mendapatkan kesempatan terlibat dalam iklan layanan masyarakat menyambut hari Sumpah Pemuda. “Kemarin sempet diminta untuk ngucapin Sumpah Pemuda

kinkan. Karena kondisi Kinahrejo yang masih luluh lantak dan Merapi masih dinyatakan awas statusnya. Selain Mbah Maridjan, di pemakaman yang berada dekat Kali Gendol itu juga kemarin dilakukan prosesi pemakaman empat korban lain erupsi Gunung Merapi. Keempatnya masih sanak famili dengan Mbah Marijan. Masing-masing yakni Udi (adik ipar Mbah

dimakamkan dalam satu liang lahat karena kondisi tubuh keduanya tak bisa saling menempel dan tak bisa dipisahkan. Sedangkan jenazah sisanya telah diambil oleh keluarga masing-masing untuk dimakamkan secara terpisah. Keduapuluh jenazah dimasukkan dalam satu liang lahat yang telah digali menggunakan alat berat. Tiap jenazah ditunggui oleh para ahli ke hal 19 kol 1

BOY SLAMET/JAWAPOS

BERHAMBURAN - Warga dan relawan berhamburan menyelamatkan diri setelah mendengar tanda tanda guguran yang besar melalui pesawat HT. Biasanya HT digunakan untuk pantauan kualitas guguran material Merapi.

Lagi, Gunung Merapi Erupsi SLEMAN – Setelah sempat tenang paska erupsi besar yang terjadi Selasa (26/10) lalu, kemarin Gunung Merapi kembali erupsi dengan mengeluarkan awan panas. Awan panas meluncur ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur tiga kilometer. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Subandrio mengatakan, luncuran awan panas yangterjadi kemarin sore pukul 16.40 ini relatif kecil. “Na-

mun yang perlu diperhatikan, luncuran kali ini diprediksi akan diikuti oleh luncuran berikutnya,” ujarnya kepada wartawan. Hal ini berarti, erupsi kemungkinan besar masih akan terjadi, sehingga Gunung Merapi belum benar-benar aman. Untuk itu, pihaknya masih tetap pada keputusan untuk memberikan status awas pada Gunung Merapi hingga beberapa hari kedepan. Meski demikian, hingga kemarin sore BPPTK belum bisa mengamati

apakah Gunung Merapi sudah membentuk kubah lava baru seperti kebiasaannya setelah meluncurkan awan panas atau belum lantaran cuaca mendung yang menutup pengamatan visual ke puncak Merapi. Letusan kemarin sore juga belum bisa diamati secara jelas apakah dalam letusan tersebut diikuti oleh magma yang ada di tubuh gunung atau tidak. Padahal, kemungkinan Merapi bisa

BOY SLAMET/JAWAPOS

Pemakaman Massal - 20 jenasah korban awan panas Merapi dimakamkan secara masal di dusun Sidoredjo.Sleman 28 oktober 2010.

ke hal 19 kol 4

Nok Slentik Hujan Tangis di Srunen * Selamat jalan mbah! Susno Hendak “Habisi” Sjahril Djohan * Nembe hendak ikih wis.

CMYK


OPINI

2

JUMAT 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Sumpah Oleh: M Riza Pahlevi SETIAP tanggal 28 Oktober selalu diperingai sebagai Hari Sumpah Pemuda. Ya, karena pada tanggal 28 Oktober 1928 atau 82 tahun lalu, sejumlah elemen pemuda dari berbagai wilayah dan suku melakukan sumpah. Sumpah ini bukan sembarang sumpah, apalagi sumpah serapah. Namun sumpah pemuda untuk menjadi satu, satu Indonesia. Dengan sumpah tersebut, cita-cita untuk menuju Indonesia merdeka pun bisa diwujudkan. Indonesia berhasil merdeka dari tangan penjajah pada 17 Agustus 1945. Tanpa sumpah itu, kecil kemungkinan Indonesia bisa merdeka, yang sekarang kita nikmati bersama ini. Tanpa sumpah itu, tak mungkin ada Indonesia yang bersuku-suku dan berbangsabangsa, dari Sabang sampai Merauke. Kini, setelah 82 tahun, apakah sumpah itu masih dipegang oleh para pemuda Indonesia? Apakah semangat sumpah pemuda itu masih menyala di dada para pemuda? Atau pertanyaan ekstrimnya, apakah pemuda Indonesia tahu dan mengerti arti sumpah pemuda 1928 itu? Atau barang kali hanya akan ada ucapan, bahwa itu hanya sumpah para pemuda saat itu. Yang tentunya itu hanya berlaku bagi mereka sendiri, tanpa mengikat pemuda-pemuda sekarang. Toh, mereka para pemuda saat itu sekarang sudah tua-tua, tidak muda lagi. Bukan kewajiban pemuda sekarang untuk bersumpah. Tak perlu dijawab memang, kalau pemuda sekarang ini misalnya sudah tidak lagi memiliki semangat sumpah pemuda. Tak pelru melihat isi dada para pemuda itu, apakah masih ada nyala semangat sumpah pemuda. Atau bahkan pemuda sekarang ini tidak tahu dan tidak mengerti arti sumpah pemuda yang telah usang dan hanya menjadi catatan sejarah di buku-buku sekolah saja. Lihat saja tingkah polah remaja sekarang, lihat saja tampang pemuda masa kini. Simak saja percakapan mereka, lihat isi tas mereka dan dompetnya. Semuanya bisa diketahui, kalau semangat sumpah pemuda yang telah dikumandangkan itu tak lagi berbekas. Untuk sekedar hapal saja, mungkin hanya satu dua saja yang bisa. Sementara yang memahami maknanya, mungkin satu diantara seribu muda-mudi yang ada. Apalagi menjalankan makna yang dikandung maksud dari sumpah pemuda tersebut. Mungkin tidak perlu dihapal, atau tidak perlu dipajang petikan sumpah pemuda tersebut. Tapi yang penting adalah semangat sumpah itu sendiri, bahwa ketika seseorang bersumpah, maka sumpah itu harus benarbenar dijalankan. Bukan hanya sekedar diucapkan, apalagi hanya sekedar untuk tipu-tipu. Karena sumpah adalah pengikatan janji, antara hati dan jati diri, antara niat dan tabiat, antara aku dan perilaku. Kini setelah 82 tahun berlalu, kiranya tidak perlu lagi kita bersumpah seperti para pemuda zaman dulu. Namun bersumpah untuk mewujudkan makna dari sumpah yang telah dilakukan para pemuda saat ini. Bersumpah untuk tetap menjaga tanah air Indonesia, bersumpah untuk tetap menjadi bangsa yang satu bangsa Indonesia dan bersumpah menjunjung bahasa bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Tak salah juga, jika ucapan sumpah para pemuda saat itu kita baca dan dengarkan kembali. Sampai sejauh mana ruh sumpah itu merasuki raga dan pikir kita. Mari bersumpah! SOEMPAH PEMOEDA - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR IN DONESIA - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Hutan Tanaman, Jaminan Masa Depan Oleh: Dr Ir Bedjo Santosa HUTAN bukan saja merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang memberikan peran penting bagi kehidupan manusia. Ia juga mengandung manfaat serbaguna, penentu sistem penyangga kehidupan, dan memiliki potensi luar biasa bagi kesejahteraan rakyat. Dengan profit multifaset itu, seyogianyalah pemanfaatan hutan dilakukan secara bijaksana, berorientasi pada kelestarian, dan tetap memperhatikan fungsi pokoknya. Sesuai dengan amanah Undang-Undang No 41/1999 tentang Kehutanan, sejak awal pemerintah Indonesia menetapkan dan mengarahkan pengelolaan hutan berdasarkan fungsifungsi pokoknya. Mulai hutan konservasi, hutan lindung, hingga hutan produksi. Konsep itu berbeda dengan yang berlaku di sebagian besar negara lain, yang pada umumnya menetapkan fungsi ganda pada hamparan hutan yang sama, misalnya hutan produksi yang sekaligus berfungsi sebagai hutan lindung dan hutan konservasi. Dengan demikian, implementasi sistem pengelolaan hutan di Indonesia seyogianya juga berbeda dengan sistem negara lain, yang akhir-akhir ini sering menyudutkan pembangunan hutan tanaman hanya karena didahului kegiatan land clearing di kawasan hutan produksi yang tidak produktif. Kalau kita kembali kepada amanat UU No 41/1999, sepanjang pemanfaatan hutan produksi sesuai dengan fungsi pokoknya, yaitu memproduksi hasil hutan, aktivitas land clearing di kawasan hutan produksi tidaklah perlu

ada perdebatan kegiatan tersebut merusak lingkungan, merusak hutan, merusak ekosistem, dan sebagainya. Kecenderungan berkompetisi antarnegara di dunia dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan tentulah merupakan hal lumrah dan alami. Untuk memenangkan kompetisi itu, Indonesia harus dapat memanfaatkan kawasan hutannya secara optimal dan berkesinambungan, sesuai dengan fungsifungsi pokoknya. Dalam hal pemanfaatan kawasan hutan produksi untuk kesejahteraan, jawabannya hanya satu, yakni pembangunan hutan tanaman. Pertanyaannya: mengapa hutan tanaman, atau Hutan Tanaman Industri? Mencermati data statistik kehutanan selama beberapa tahun terakhir, tampaklah bahwa produksi lestari kayu dari hutan alam, atau HPH, cendeung menurun. Dari sekitar 16 juta m3 pada 1997-1998 menjadi sekitar 5 juta m3 pada 2009. Sementara itu, produksi kayu dari hutan tanaman terus meningkat, yaitu dari sekitar 1 juta m3 pada 1997-1998 menjadi sekitar 21 juta m3 pada 2009. Produksi itu akan terus meningkat bila penambahan tanaman yang terjadi pada 2006-an sampai saat ini akan mencapai daur produksinya. Peningkatan penanaman dan produksi kayu dari hutan tanaman dengan sendirinya akan memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap kesempatan kerja, peningkatan kesejahteraan, pertumbuhan industri, pertumbuhan ekspor, pendapatan pajak, dan lain

sebagainya. Melalui keunggulan komparatif sebagai negara yang terletak di kawasan tropis, Indonesia seharusnya dapat memenangi kompetisi global melalui pengembangan pembangunan hutan tanaman. Karena itu, tidak berlebihan jika disimpulkan, hutan tanaman merupakan jaminan masa depan Indonesia. Namun, hendaklah disadari, memenangi persaingan global itu tak semudah membalik telapak tangan. Banyak masalah yang harus diselesaikan. Satu di antaranya adalah tren global saat ini, yang diramaikan hiruk pikuk perdagangan karbon, baik yang dikemas melalui proyekproyek AR/CDM maupun komitmen-komitmen REDD dan REDD+. Berdasarkan fakta, mekanisme perdagangan karbon dalam kemasan AR/CDM di Indonesia belum terbukti berhasil menyejahterakan rakyat. Demikian juga dengan REDD dan REDD+, yang sampai saat ini belum terlihat nyata komitmen dari negara-negara maju yang masuk daftar Annex-I, yang berkewajiban menurunkan emisi di negara masing-masing. Akibatnya, mekanisme pasar karbon, yang seharusnya juga memperhatikan kepentingan pembangunan negara-negara non-Annex-I belum maujud senyatanya. Siapa yang harus ‘membeli’, dan siapa yang dapat ‘menjual’ belum jelas dalam perdagangan karbon. Komitmen nyata yang mengikat di antara negaranegara maju belum disepakati dan terformulasikan secara nyata, walaupun pertemuan

COP telah berlangsung tidak kurang dari lima belas kali. Dalam hal ini, untuk Indonesia akan lebih realistis jika mekanisme perdagangan karbon lebih dikedepankan secara voluntary. Apalagi Indonesia telah memiliki peraturan pendukungnya, yakni Peraturan Menteri Kehutanan No P.36/MenhutII/2009 tentang Tata Cara Perizinan Usaha Pemanfataan Penyerapan dan/atau Penyimpanan Karbon pada Hutan Produksi dan Hutan Lindung. Mekanisme pelaksanaan pasar karbon voluntary itu tidak harus mengganggu atau menghentikan kegiatan HTI/HPH. Sebagai contoh, bila pemegang izin melaksanakan kaidah-kaidah SFM dalam pelaksanaan operasionalnya, ia dengan sendirinya akan menurunkan tingkat emisi dan dapat diajukan pelaksanaan voluntary-nya melalui peraturan menteri kehutanan itu. Secara logis dapat dikatakan, upaya penurunan emisi suatu negara akan memengaruhi atau berkonsekuensi menurunkan pertumbuhan ekonominya. Akan sulit ditemukan-â•“bahkan mungkin tidak ada–suatu negara, apalagi negara yang sudah maju secara sukarela menyatakan akan menurunkan pertumbuhan ekonomi mereka. Yang lebih mungkin terjadi adalah demi menghormati tatanan pergaulan internasional, atau untuk sekadar memperoleh green image, negara-negara maju akan mengompensasi penurunan emisi negara-negara berkembang dengan menyisihkan sebagian kecil biaya sosialnya. Akibatnya, ‘teori mekanisme penurunan emisi global’ dalam praktiknya tidak akan sesuai dengan asas kese-

taraan. Lagi-lagi negara maju akan lebih diuntungkan sehingga bak pelesetan peribahasa yang datang tidak membeli dan yang membeli tidak datang. Demi menyejahterakan rakyatnya, bagaimana Indonesia seharusnya menyikapi hiruk pikuk perdagangan karbon tanpa harus terlalu mengorbankan pembangunan ekonomi? Pertama, Indonesia harus tetap memosisikan diri sebagai bukan negara Annex-I, yang wajib menurunkan emisi pada 2012 dan setelah itu. Kedua, kebijakan-kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat mutlak tetap diperlukan karena jumlah penduduk kita yang demikian besar, dan sebagian besar di antaranya masih relatif miskin. Ketiga, kebijakan-kebijakan pemerintah harus konsisten, tidak berubah-ubah, untuk menciptakan kepastian usaha dan memelihara iklim berinvestasi. Dan terakhir, melalui kebijakan-kebijakan, pemerintah harus selalu memfasilitasi penciptaan iklim kondusif bagi usaha HTI sehingga HTI dapat berkinerja baik, lebih prospektif jika dibandingkan dengan jenis usaha lain. Indonesia harus konsisten dalam membangun hutan tanaman, baik HTI maupun HTR, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang patut diduga memiliki agenda terselubung terkait dengan persaingan ekonomi global. (*) *) Penulis adalah Direktur Bina Pengembangan Hutan Tanaman Kementerian Kehutanan RI.

Mbagine Sing Adil PAN melu ngresula pak DPRD Kota Tegal, ana PKL taman poci sing ora kebagian tempat nang lapangan PJKA. Dongene OPAL ari ngatur sing adil oh. 085226937xxx

Pelayanane Mblegedhes NYONG pan ngresula: Stasiun KA Tegal kebangeten, tarip parkir maring halaman stasiun Rp 2000 terus mlebu peron Rp 2500, ari pelayanane apik sih belih apa2, wong pelayanane kaya mbelgedhes. 08156572xxx

Berantas Judi KEPADA bapak kapolres slawi “mohon diberantas judi remi/kartu”di pos BM dan di karang jati margasari .sangat meresahkan dan menyusahkan bagi para ibu2 yg menunggu di rumah. 081902258xxx

Ora Ngurusi Banyu KEPRIBEN banyu ledeng PDAM kota Tegal pan lancar kaya Brebes karo slawi? Lha wong Direkture ngurusi biduan bae, ora ngurusi banyu. 085226348xxx

Mambune Nemen AK pan melu ngresula keh, mben esuk lewat ngarep psr pagi kota tegal mambune Masyaa Allah. Jan ra enake nemen... 087833801xxx

Ditindak Tegas PAK Wali, demi menjaga wibawa Pemerintah Kota Tegal, khususnya Pak Wali, maka Direktur Pdam Kota Tegal mohon segera ditindak tegas. Direktur ini tdk menguasai pengelolaan pdam dan sangat2 tdk profesional. Buktinya : 2 tahun menjabat, tdk ada kemajuan selain dukungan dr NAIK TARIF. Sedang Direktur2 sebelumnya TIDAK ADA naik tarif. 089667110xxx

Arane Sumbangsih NGGO sing due nmr 085642872xxx sing jdule korupsi alusan ak ra setuju yen kue di arani korupsi, kue arane sumbangsih atawa balas jasa go pegawe sing wis ngabdi, bisa mbedakna arane korupsi apa ora ?? aja gawe reg. pangampunten sadurunge. 085842383xxx

Dalane Ora Didandani

Gaji Satpam Minim

Tanpa Kwitansi

AKU pan melu ngresula kyeh.Tlng len kpd DPU tegal. Jalan kemantran rusak parah ora dandani d0nge udan licin’e p0r. 085742851xxx

AKU pan ngresula maning go terhormat pak.WALKOT saya minta tolong agar gaji SATPAM di kota Tegal di perhatikan karena terlalu minim sedangkn kt mnjga mmprtruhkn nyawa kita.tolong tri’ms. 085742743xxx

PERPANJANG STNK+Biaya A D M . S T N K + S W D K L L J + B I AYA ADM. TNKB. Smua dah terhitung dalam kwitansi dgn jumlah biaya total.Tapi ko tetep dikenai biaya Rp.25.000 waktu pengambilan STNK, kata’y untuk biaya STNK. Tanpa kwitansi lg pungutan’y. Kue maksude pimen? Walau rakyat diam tapi pada ngrudel dalam hati. 081542165xxx

Langsung Ngurak-Ngurak

Kaya Parkir Nang Mall

KIE melu ngresula. Donge pibe pemkot kota Tegal yen pan ngoprak2 PKl donge ana sosialisasi aja SatPOL PP langsung ngurak2 karo ngancem2 kadiran gabungan karo tentara kr polisi melas wong cilik ohw pimen pak wali .! Domongi ya kena ohw.. 081902317xxx

PARKIR ana stasiun tegal 2000 kaya nang mall bae, mendhing petugase ramah, raine njekaprut ora enak disawang ditambah ora ngucapke terima kasih. 02833333xxx

Jangan Anarkhis

Njukut BOS Sulit

SATU tahun pemerintahan SBYBudiono. Silakan dikritisi kalau memang perlu, tapi jangan anarkis. Aku suka demonstrasi damai, sumpati tanpa anarkhis. 085719088xxx

NJUKUT BOS Penamping di BPD Slawi dipersulit tp kalo yang ambil UPTD mudah, tapi ada potongan, ini mesti persekongkolan dg BPD, padahal yang wenang KS, tp hrs dg Bendahara. 082136492xxx

Akeh Bocah Pacaran AQ pan melu ngresula. aq risi ndelengna neng lapangan tegal selatan, dong bengi akeh bocah pacaran sing ora umum. apa ora pd isin ya, wong neng kono jg ana masjid bsr tgl sltn. neng ngarepe tmpt ibadah, malah go sing ora bener. tulung le pihak2 sing terkait melu pd d tindak lanjuti. maturnuwun. 085640297xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

JUMAT, 29 OKTOBER 2010

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Makin Tegal Bantu Korban Merapi

EMPATI SESAMA KEUANGAN

LETUSAN Gunung Merapi merenggut puluhan korban jiwa dan ribuan warga lainnya terpaksa mengungsi. Bencana di penghujung tahun ini membuat Majelis Agama Khonghucu (Makin) Tegal terketuk dan untuk kesekian kalinya ikut memberikan sumbangan. Apa yang mendasari Makin Tegal untuk ikut meringankan saudara-saudara yang terkena musibah? Selain merenggut korban jiwa, ribuan pengungsi mulai anak-anak hingga orang tua terpaksa tinggal dalam keterbatasan. Mereka meninggalkan rumah, harta benda hingga ternak dan ladaing yang selama ini menjadi mata pencaharian mereka. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

HARI JADI - Beringin Life Cabang Tegal merayakan hari jadi Beringin Life ke-23 di kantornya Jl Sultan Agung No. 8 Kota Tegal.

BANTUAN – Jajaran Makin Tegal Kamis (28/10) menyalurkan bantuan bagi korban Merapi melalui Radar Tegal. ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

Tingkatkan Sinergi dengan BRI PADA usianya yang ke-23 Beringin Life memiliki tarjet yang harus dicapai pada akhir tahun ini. Yakni meningkatkan sinergitas dengan BRI sehingga potensi-potensi dasar yang sagat luas bisa tergarap dengan baik. Sales Manager Beringin Life Cabang Tegal Ismu Sutoro mengatakan, selama ini potensi yang baru tergarap hanya 5 persen saja. Ini dikarenakan adanya kendala pada marketingnya. “Dalam perayaan ulang tahun ke-23 Kamis (28/ 10), kita mengunadang beberapa instansi dan nasabah utama BRI, serta BRI-nya sendiri. Tujuannya untuk meyakinkan mereka. Marketing juga kita yakinkan bahwa 2011 dengan semakin meningkatnya sinergitas maka pasar jadi lebih mudah tergarap,” katanya. ke hal 9 kol 1

PIDANA

Tuntut Hak, SPN Demo 200an buruh Sri Ratu Pacific Mall yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) memadati intu parkir Sri Ratu Pacific Mall Kamis (28/10) kemarin. Mereka meminta manajemen segera memenuhi tuntutan buruh yang sudah diperjuangkan melalui media perundingan sebelumnya. Didampingi LSM Humanis, HMI Cabang Tegal, SAPMA PP, BEM FE UPS, MASIKA ICMI, Lingkar Mahasiswa dan Pemuda Merah Putih, mereka menggelar aksi demonstrasi dengan menggunakan sound system berukuran besar. Selanjutnya demonstran berjalan menuju lobi pacifik, untuk berorasi sekitar 10 menit.

Aksi dilanjutkan dengan long march dari Pacific menuju kantor sementara DPRD melalui rute yang telah ditentukan. Dengan mengumandangkan yel-yel dan kawalan polisi ratusan massa berjalan dengan tertib. Korlap Aksi Agus Slamet mengatakan yang terjadi saat uni di Pacific Mall, pengusaha atau menejemen kerap mengadakan tripartit dengan SPN berkaitan hak buruh. Namun hasilnya nol besar alias selalu deadlock. Selain itu

ADI MULYADI/RATEG

Sambungan Baru Lampaui Target HERMAS PURWADI/RATEG

JALANI PEMERIKSAAN - Pelaku curas terhadap mantan istrinya saat diperiksa penyidik unit III reskrim.

Cemburu, Harta Mantan Istri Dikuras APA jadinya jika pelaku pencurian dengan kekerasan melancarkan aksinya di tempat kos mantan istrinya. Setelah puas melancarkan aksinya, pelaku pun menggondol ponsel yang sedang di-charge, berikut sim C milik korban. Berbekal keterangan korban, keberadaan pelaku berhasil terlacak Tim Buser Polres Tegal Kota. Insiden ini dialami Sinta Apriyan Ningsih (18), seorang mahasiswi warga Jl Raya Kaliuyung RT 02 RW 02 Bantarbolang Pemalang. Dia yang kini ngekos di Jl Dewi Sartika No. 60 RT 04 RW 01 Kelurahan Pesurungan Kidul Kecamatan Tegal Barat Minggu (24/10) sekitar pukul 19.30 WIB sempat tiduran di dalam kamar kosnya.

ke hal 9 kol 1

UNTUK mensukseskan program Satu Juta Pelanggan dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-65 Rabu (27/ 10) lalu, PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegal memasang sambungan baru bagi pelanggan di 10 Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes, dan Pemalang. Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal Subuh Isnandi mengatakan secara serentak dalam rangka memperingati HLN ke-65, dilakukan penyambungan baru bagi pelanggan dalam kegiatan satu juta sambungan baru yang dicanangkan secara nasional.

Untuk wilayah kerja APJ Tegal, kegiatan serupa juga dilaksanakan sehingga masyarakat yang belum teraliri listrik bisa segera menikmati aliran listrik dari PLN. Dalam program satu juta sambungan, APJ Tegal mentargetkan 17.200 sambungan baru dan terealisasi sebanyak 18.762 sambungan baru atau meningkat 109,09 persen dari target awal. Untuk UPJ Comal, target 1.500 dan terealisasi 2.067 atau 137,80 persen. UPJ Pemalang, target 1.300 terealisasi 1.788 atau 137,54 persen. UPJ Randudongkal, target 3.000 terealisasi 3.753 atau 125,10 persen. ke hal 9 kol 5

CMYK

Kapolresta Langsung Pimpin Pengamanan UPAYA memberi jaminan keselamatan, sekaligus meredam aksi yang tidak diinginkan dalam gelar aksi unjuk rasa yang dilakukan Serikat Pekerja Nasional dan HMI, mendorong Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja turun jalan. Dia berbaur dengan para pengunjuk rasa yang melakukan long march dari pusat perbelanjaan Sri Ratu menuju kantor Dinas Kesehatan yang kini dijadikan tempat sementara wakil rakyat Kamis (28/ 10) kemarin. Tak urung kehadiran orang nomor satu dijajaran Polres Tegal Kota tersebut membuat jalannya long march berjalan tertib dan tidak terjadi gesekan dengan pengguna arus pantura dan jalan protokol yang dilalui massa demonstran. ke hal 9 kol 5

HERMAS PURWADI/RATEG

TURUN LANGSUNG - Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja ikut mengamankan langsung aksi demonstrasi SPN kemarin.

Harga Wedus Gembel Naik, Kesehatan Dinomorsatukan Mungkin sudah hukum pasar saat permintaan naik maka harga juga akan ikut naik. Ini juga terjadi terhadap harga hewan kurban, baik kambing Jawa, gimbas atau cokol, kerbau, maupun sapi.

Donor Darah Sumpah Pemuda

ke hal 9 kol 1

ke hal 9 kol 1

Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban Jelang Hari Raya Idul Adha

AKSI SOSIAL BERTEPATAN dengan momentum Hari Sumpah Pemuda Kamis (28/10) Politeknik Pecinta Alam (Popala) menggelar kegiatan donor darah. Ajang sosial yang dilaksanakan di pelataran kampus ini menggandeng Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tegal. Acara yang digelar salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Politeknik Harapan Bersama Tegal ini diikuti mahasiswa serta dosen dan karyawan setempat. Ahmad Chusnil Habibi selaku ketua panitia donor darah menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk perjuangan pemuda khususnya mahasiswa di era kemerdekaan. Dimana bukan lagi

TURUN KE JALAN - Anggota SPN Pacific Mall turun ke jalan menuntut aspirasinya dipenuhi manajemen mall.

juga sering terjadi PHK terhadap karyawan yang tidak sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. “Dengan adanya SPN yang membela hak buruh, menejemen merasa gerah. Dan muncul indikasi adanya tindakan pemberhangusan SPN dari menejemen. Itu dimulai dengan dibidiknya beberapa pengurus SPN agar keluar dari menejemen. Salah satu contohnya adalah Imam Sutreno seorang koordinator cleaning service,” katanya di sela-sela aksi. Serta banyak permasalahan lainnya yang tidak sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003. Itu sudah

LAPORAN : M SAEKHUN

M. SAEKHUN/RATEG

BANYAK DICARI – jenis kambing yang berukuran besar banyak dipesan pembeli menjelang Hari Raya Idul Adha.

UNTUK memenuhi permintaan masyarakat, tak sedikit pedagang atau peternak hewan qurban saat ini sengaja menyiapkan stok yang cukup banyak. Sehingga masyarakat yang akan berqurban pada hari raya Idul Adha tahun ini bisa memilih hewan kurban sesuai dengan keinginan dan kemampuan

keuangan yang dimiliki. Agar hewan qurban yang dipotong benar-benar sehat, Komisi II DPRD Kota Tegal meminta Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian dan Kelautan (Dislatan) maupun instansi terkait lainnya yang ada di lingkungan Pemkot Tegal untuk lebih pro aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar maupun kandang. Sehingga bisa mengetahui sedini mungkin hewan kurban yang tak layak. Pemilik Ternak Kambing Kandangkoe Latif mengatakan persiapan kambing pada hari raya Idul Adha tahun ini (2010, red) lebih banyak, dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2009 pihaknya menyiapkan 161 ekor kambing, dan semuanya habis. Sedangkan pada

tahun ini ada sekitar 210 kambing siap qurban, yang dikandang di Jalan Sumbodro gang Makam Pasir Luhur, Kelurahan Slerok Tegal. Sedangkan jenis kambing yang ada, antara lain kambing Jawa, gimbas atau cokol. Pihaknya sudah merintis peternakan kambing sudah sekitar 8 tahun lalu, sehingga tidak menyediakan hewan qurban saja. Tapi juga siap setiap saat, baik untuk aqiqoh maupun pesta. Untuk harga, dijelaskan Latif, bervariasi. Untuk gimbas atau cokol harganya sekitar Rp 1 sampai Rp 1,5 juta. Sementara kambing Jawa harganya berkisar Rp 1,3 sampai Rp 2 juta. Sedangkan untuk kambing jawa super, harganya bisa mencapai Rp 2 juta lebih. Semua kamke hal 9 kol 5


METROPOLIS

4

JUMAT 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Senin, Selasa & Kamis : Live Music Dangdut Jam: 20.00 s/d 24.00 WIB Zodiak Discotheque Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

Rekanan Harus Tepat Waktu UNTUK memeriksa hasil pekerjaan proyek pembangunan poliklinik RSU Kardinah Tegal, yang menghabiskan anggaran sebesar Rp Rp 5.762.000.000. Komisi II DPRD Kota Tegal4l melakukan pengecekan lapangan, dan ternyata terjadi keterlambatan realisasi. Kendati hanya sekitar 2 persen, tapi PT Bangun Cipta Mandiri diminta untuk bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Namun dengan satu catatan, kualitas dan mutu harus tetap dijaga. Sekretaris Komisi II Kusnendro ST mengatakan secara prinsip pihaknya cukup bangga dengan prestasi yang diperoleh rekanan poliklinik RSU Kardinah. Kendati secara prosentase ketinggalan, tapi semua material sudah siap. Sehingga keterlambatan saat inbi diharapkan dalam minggu ini bisa terkejar, dan pekerjaan bisa selesai sebelum masa kontrak berakhir. Dijelaskan pula, sesuai kontrak yang telah ditanda tangani, kontrak kerja proyek ini mulai tanggal 9 Juni, dan akan berakhir pada 6 Desember 2010. Sehingga masih ada waktu sekitar 7 minggu lagi, untuk bisa menyelesaikan pekerjaan. Namun pihaknya tetap mengingatkan pada rekanan, agar hasil pekerjaan bisa sesuai dengan bestek. Sehingga kualitas yang diraih saat ini minimal dipertahankan, tapi kalau bisa ditingkatkan. “Karena menjelang finishing, maka kami bersama rombongan akan melakukan tinjauan. Dengan harapan, hasil pekerjaan benar-benar sesuai yang diharapkan,” kata Kusnendro. Direktur PT Bangun Cipta Mandiri Drs H Suprianto mengungkapkan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin, agar pekerjaan bisa selesai sebelum 6 Desember nanti.

M SAEAKHUN/RATEG

CEK PEKERJAAN - Rombongan Komisi II DPRD saat melihat-lihat realisasi pekerjaan pembangunan Poliklinik RSU Kardinah.

Makanya sudah beberapa minggu lalu, pihaknya menambah jam kerrja atau lembur. Selain itu, minggu ini pihaknya juga kembali menambah tenaga kerja (naker) sekitar 28 orang. Awalnya ada sekitar 132 Naker, tapi saat ini jumlah naker menjadi 160 orang. “Saat ini pekerjaan tinggal

pemasangan alat pabrikan, sehingga kami sangat optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Soal kualitas pekerjaan, kami terbuka untuk dicek. Karena dalam realisasinya, kami selalu berpegangan dengan bestek dan gambar yang telah ada,” ungkap Suprianto. Sebelumnya, Wakil Ketua

Fraksi PAN Peduli Rakyat, Abdullah M Sungkar, secara obyektif menyatakan hasil pengerjaan proyek Poliklinik RSU Kardinah cukup bagus. Namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, untuk pengembanganan RSU Kardinah kedepan. Selain masalah desain struktur, agar lebih

disederhanakan. Dan organisasi ruang seharusnya bisa fleksible, serta akses sibilitas (kelur masuk) lebih tinggi. “Harapan kami perencanaan struktur dan organisasi ruang bisa dipertimbangkan. Apalagi bangunan rumah sakit, yang merupakan ruang publik,” ungkap Sungkar. (hun)

RAPBD 2011 Tak Akomodasi Pasar Pagi Dompet Peduli MERAPI Bagi Pembaca Harian Pagi Radar Tegal yang berniat memberikan bantuan kemanusiaan bencana alam meletusnya Gunung Merapi bisa menyalurkan sumbangan Anda ke Harian Pagi Radar Tegal Jl. Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal (jam kerja). Bantuan anda sangat berarti guna meringankan penderitaan mereka. Terima kasih. Daftar Penyumbang 1. MAKIN Kota Tegal 2. Rizan Tegal 3. Azka Tegal

Rp. 5.000.000 Rp. 50.000 Rp. 50.000

Total

Rp. 5.100.000

AKSI SOSIAL Bantu Korban Merapi WARTAWAN yang biasa melakukan liputan di Kota dan Kabupaten Tegal, Kamis (28/10), berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp 10.165.000. Dana yang dihimpun dalam waktu dua hari itu langsung disalurkan ke posko bencana Merapi di sejumlah titik. Sebelumnya, Rabu (27/10), sejumlah wartawan yang dikoordinasikan Komunitas Wartawan Slawi (KWS) melakukan doa bersama dan salat gaib di Redaksi Koran Lokal.com di Komplek pertokoan Nirmala Square. Selain mendoakan korban awan panas Gunung Merapi, sekaligus sebagai perasaan simpati terhadap meninggalnya Yuniawan Wahyu Nugroho (42), wartawan VIVANews.com. Ketua Harian KWS Bambang Maryuli menegaskan kepedulian insan pers di Tegal dan sekitarnya merupakan bagian dari manifestasi profesionalisme jurnalistik mereka. Karena apapun gelar yang melekat, menurut Bambang, wartawan juga adalah bagian dari masyarakat. “Insya Alloh bantuan yang berhasil dihimpun dari berbagai komponen masyarakat akan kami salurkan langsung. Dari bantuan tadi sudah dirupakan dalam bentuk bahan makanan dan keperluan kehidupan sehari-hari lainnya,” katanya. Bambang tidak menampik aksi solidaritas yang digagas KWS memang mendadak. Ini lantaran desakan dari beberapa wartawan yang menghendaki insan pers di Tegal memberi dukungan moril dan material kepada para korban. Menurutnya, aksi penggalangan dana bantuan Merapi juga masih akan dilakukan. Keberangkatan sebagian wartawan Tegal ke Magelang, Kamis (28/10), merupakan kloter I. (zul)

PENGHIJAUAN TNI Peduli Global Warning LANGKAH nyata menanggulangi pemanasan global di wilayah kerjanya, ditempuh jajaran Koramil Tegal Timur lewat aksi penanaman pohon di lokasi lahan tandus eks Lapangan Terbang Martoloyo, Kamis ( 28/10) kemarin. Aksi penanaman pohon kali ini juga didukung personel Polsekta Tegal Timur, SUPM Negeri, SMPN 9, dan jajaran muspika. Dandim 0712/Tegal Letkol ( ARH) Elman Nawedra melalui Danramil Tegal Timur Kapten (INF) Sopan menyatakan dalam giat ini sedikitnya 240 bibit pohon trembesi ditebar. “Giat ini muaranya untuk mengantisipasi pemanasan global yang kini menjadi isu dunia dan nasional. Selebihnya upaya penanaman bibit pohon ini diharapkan bisa menampung endapan air hujan dan penghijauan,” terangnya. Dia juga mengakui bibit trembesi yang ditanam ini merupakan hasil pembibitan yang dilakukan personelnya. “Jajaran TNI AD berupaya melakukan pembibitan pohon di tiap Koramil,” ujarnya. (her)

ADI MULYADI/RATEG

BERI PENGHARGAAN - Wali Kota menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Peserta Tertib, Peserta Dijempoli PELAKSANAAN upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di Alun-Alun Kota Tegal Kamis (28/10) berjalan dengan tertib dan lancar. Semua peserta upacara mengikutinya dengan disiplin dan sikap sempurna. Kondisi tersebut sangat berbeda dengan pelaksanaan upacara saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ditempat sama yang dipimpin langsung Gubernur Jateng Bibit Waluyo beberapa waktu lalu. Di mana banyak peserta yang duduk-duduk dan ngobrol sendiri ditengah berlangsungnya upacara. Karenanya Wali Kota Tegal Ikmal Jaya mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara. Ikmal mengatakan, pada upacara Haornas lalu Gubernur secara langsung menegur dengan keras seluruh peserta upacara. Bahkan dia (gubernur) memerintahkan peserta yang duduk-duduk untuk keluar dari barisan. “Saya sangat berterima kasih upacara kali ini tidak seperti sebelumnya. Karena dari awal hingga akhir semua masih dalam sikap sempurna dan bersemangat. Saya harap ini tetap dipertahankan dalam pelaksanaan upacara-upacara lainnya,” katanya sebelum membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI. Saat membacakan sambutan Ikmal menyampaikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengisi energi dan ide perjuangan dalam menggelorakan masyarakat, memajukan bangsa dan menggerakan Negara.

“Menpora menyampaikan 82 tahun setelahnya, kita bisa bersyukur. Indonesia terus menerus punya banyak pemuda dengan daya kritis dan daya kreatif yang sangat besar,” ujarnya. Semua pengalaman berharga bangsa ini, khususnya yang dipelopori pemuda, sangat tepat menjadi landasan untuk kita Bangun Karakter Pemuda demi Bangsa Indonesia yang Maju dan Bermartabat. “Inilah tema dan tekad kita untuk Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun 2010.” Upacara peringatan hari Sumpah Pamuda ke-82 ini diikuti oleh Kodim 0712, Lanal Tegal, Polres Tegal Kota, SUPM, Pemuda

Pancasila, dan UPS. Kemudian Menwa, Akper Pemkot, OSIS serta Pramuka. Bertindak sebagai komandan dalam upacara tersebut adalah Supriyono dari Organisasi Kepemudaan Pemuda Pancasila (PP). Dalam acara tersebut Ikmal juga memberikan hadiah piala, piagam dan uang pembinaan bagi para juara. Di antaranya pemenang pemuda pelopor tahun 2010. Pemenang lomba Pidato Generasi Muda tingkat TK, SD/ MI, SMP/MTs, SMA/SMK/ MA se Kota Tegal. Kemudian pemenang lomba Gerak Jalan Beregu tingkat SD/MI, SMP/ MTs, SMA/SMK/MA se Kota Tegal. (adi)

HASIL mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Tegal antara pejabat Pemkot Tegal Direktur PT Sinar Permai Aang Gunawan yang memutuskan Pemkot Tegal siap membayar Rp 11,443 miliar sebagaimana putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 423 PK/Pdt/2004 mendapat tanggapan dari sejumlah anggota DPRD. Alasannya, dalam KUA-PPAS maupun RAPBD, anggaran dimaksud tak ada. Ketua DPRD Edy Suripno Kamis (28/10) mengatakan atas putusan PK yang meminta Pemkot membayar kepada PT Sinar Permai atas kasus Pasar Pagi sebesar Rp 5.526.049.519 dan bunga 6 persen setiap tahun atau Rp 111.090.000, terhitung sejak tahun 2003, pihaknya telah menunjuk Farhat Abbas SH, Rachmat Jaya SH MH, Moh Yasir Arafat SH, dan Rama Difa SH sebagai kuasa hukum DPRD untuk melakukan perlawanan kepada pihak ketiga atau PT Sinar Permai. “Upaya perlawanan kami saat ini sedang proses sidang di PN Tegal dan belum ada putusannya. Perlawanan kami secara resmi telah tercatat di PN Tegal Nomor 18/Pdt H.Plw/ 2009/PN.Tgl,” kata Edy. Menurut Edy, karena bekum ada surat ajuan ataupuan masuk dalam KUA-PPAS dan RAPBD 2011, pihaknya belum bisa memastikan bisa atau tidaknya anggaran tersebut. Kalaupun ada surat ajuan, anggaran yang akan digunakan merupakan anggaran rakyat atau publik, akan dibahas de-

ngan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Baik melalui publik hearing maupun diskusi panel. “Kami belum terima surat, terkait ajuan Pemkot untuk pembayaran sengketa pasar pagi sebesar Rp 11,443 miliar. Bahkan baik dalam KUA-PPAS maupun RAPBD, yang saat ini dalam proses pembahasan DPRD anggaran tersebut tak muncul. Apalagi sesuai rencana RAPBD 2011 mengalami defisit sekitar Rp 79 miliar, sehingga kalau ditambah jumlah defisitnya bisa Rp 90 miliar lebih,” tutur Edy. Ditambahkan Edy, secara normatif DPRD secara kelembagaan memahami sikap wali kota, melalui kuasa hukumnya yang menyatakan akan membayar uang kepada PT Sinar Permai sebesar Rp 11,443 miliar. Namun demikian, proses pembayaran harus melalui tahapan atau pertimbangan yang matang. Apalagi melalui rapat paripurna, DPRD memutuskan untuk melakukan upaya perlawanan hukum. Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat H Harun Abdi Manap sangat menyayangkan statemen Pemkot melalui kuasa hukumnya yang menyatakn siap membayar Rp 11,443 miliar pada Direktur PT Sinar Permai. Padahal Pemkot baik melalui KUA-PPAS maupun RAPBD 2011 tak mengajukan anggaran tersebut. “Kami minta sikap itu dipertimbangkan lagi. Karena uang yang akan digunakan uang rakyat,” tegas Harun. (hun)


SLAWI METROPOLIS

JUMAT 29 OKTOBER 2010

5

RADAR TEGAL

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal Rumah Sakit Umum Adella

0283-3448131 0283-491154

KRAMAT

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

SEMPROT - Nampak warga di perumahan Mejasem khususnya di RW 12 tengah menyambut baik adanya penyemprotan di lingkungannya yang selama ini rawan dengan penyakit DBD.

Mahasiswa Kritisi SBY-Boediono Peringati Sumpah Pemuda SLAWI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan BEM STAIBN Kabupaten Tegal Kamis (28/10) melakukan aksi damai di Kawasan Terpadu Slawi. Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu mengkritisi kinerja SBY-Boediono, yang dianggap kurang mengedepankan keinginan rakyat. Aksi damai sendiri berjalan kondusif dan terus mendapatkan pengawalan dari aparat terkait. “Apa yang dilakukan pemerintahan SBY-Boediono dalam memimpin bangsa, bukan demi kepentingan rakyat melainkan kepentingan partai politik dan borjuis hirarki,” ungkap sejumlah mahasiswa, pada orasi aksi tersebut. Sementara Ketua PMII Kabupaten Tegal Bambang Irawan didampingi Korlap Kusnanto dari PMII Komisariat STAIBN, pemerintahan SBY-Boediono dianggap gagal dalam menangani berbagai kasus kekerasan dan sejumlah konflik yang terjadi di Indonesia. Bahkan dianggap tidak mampu melindungi hak milik, hidup dan kebebasan dari semua ancaman. “Dalam menangani sejumlah kasus melalui KPK juga terkesan tebang pilih dan itu tidak diinginkan rakyat,” kata keduanya. Menurut keduanya, mahasiswa sebagai unsur pemuda siap melakukan pendampingan un-

M GHONI/RADAR SLAWI

AKSI DAMAI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan BEM STAIBN Kabupaten Tegal melakukan aksi damai Sumpah Pemuda 2010 di Kawasan Terpadu Procot Slawi dan mendapat pengawalan dari aparat.

tuk persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan selalu siap mengawal agar pemerintahan berjalan baik dengan melaksanakan mandat rakyat. “Kami menyesal, selama ini SBYBoediono hanya melaksanakan pencitraan diri dengan dalih perbaikan rakyat,” ucap mere-

ka. Sementara aksi damai yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, puluhan mahasiswa pelaku bertekad terus membangkitkan semangat sistem demokrasi prosedural. “Untuk mencapai itu harus terpenuhi tiga syarat

pokok, salah satunya kebebasan sipil dan politik yaitu kebebasan berbicara, pers dan berserikat yang cukup menjamin integritas kompetensi dan berpartisipasi politik,” tukas Bambang Irawan dan Kusnanto. Setelah aksi damai itu, para mahasiswa juga berencana

melakukan aksi penggalangan dana untuk korban tsunami Mentawai, banjir Wasior dan korban meletusnya gunung Merapi. Aksi bakal dilaksanakan Jumat (29/10) dengan mendatangi kantor pemerintahan dan pasar. (k1)

Warga Sambut Baik Fogingisasi WARGA perumahan Mejasem Barat, khususnya di RW 12 Kamis (28/10) kemarin menyambut baik datangnya tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal yang melakukan fogingisasi. Pasalnya dalam pekan ini di lingkungan tersebut sudah ada beberapa anak yang masuk Rumah Sakit (RS) lantaran terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pantauan Radar di lapangan, penyemprotan yang didampingi aparat Desa Mejasem Barat dilakukan tim fogingisasi satu persatu terhadap rumah warga. Sedangkan warga yang menginginkan penyemprotan agar terbebas dari nyamuk aedes aegepty juga sontak segera membuka pintu lebar-lebar agar tim fogingisasi bisa menyemprot sampai ke dalam rumah. Sementara rumah warga yang ditinggal sepi pemiliknya, hanya disemprot di bagian depannya saja. “Kami jelas menyambut baik adanya kegiatan fogingisasi. Dan bila perlu penyemprotan dengan sasaran nyamuk aedes aegepty ini dilakukan secara rutin. Sebab melihat faktor cuaca yang masih sering turun hujan. Sehingga munculnya jentik maupun nyamuk ganas bisa cepat terjadi,” kata Bowo, warga di RW 12 Mejasem Barat. Sedangkan untuk langkah selanjutnya, warga juga untuk bisa melakukan PSN (pemberantasan sarang nyamuk). Sehingga bila kedua langkah ini bisa dilakukan dengan rutin, maka jatuhnya korban yang masuk RS akibat penyakit DBD bisa teranulir. “Seperti di Kota Tegal, sebelum ada korban pihak Pemerintah setempat sudah rutin melakukan fogingisasi. Baik itu di lingkungan warga, maupun di sejumlah titik bangunan sekolah yang diketahui rawan juga akan keberadaan nyamuk aedes aegepty,” ulasnya. Hal sama juga dikatakan Suyoto, salah satu warga yang anaknya sempat dirawat di RS Mitra Siaga Tegal akibat gigitan nyamuk ganas itu. Dia juga berterimakasih kepada pemerintah setempat yang langsung memberikan penanganan penyemprotan menyusul adanya beberapa warga yang masuk RS akibat peyakit DBD. (gus)

BOJONG

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

GAGAL PRODUKSI - Sejumlah petani cengkeh sedang mengeringkan hasil panen yang cenderung berkurang, karena banyak yang gagal produksi.

Cengkeh Gagal Produksi HUJAN sepanjang tahun ini ternyata tidak hanya mengakibatkan sejumlah petani sayuran dan palawija saja yang bangkrut. Petani cengkeh di sepanjang perbukitan daerah tinggi di Kabupaten Tegal juga mengalami kerugian besar akibat anomali cuaca. Sejumlah petani cengkeh yang ditemui di wilayah Kecamatan Bojong mengungkapkan tahun ini merupakan musim terburuk para petani cengkeh. “Jangankan panen Mas, sekedar berbunga saja tidak,” ujar Sarono (39), saat ditemui di ladangnya. Dia menambahkan, puluhan pohon cengkeh miliknya tidak ada yang bisa berproduksi. Dalam kondisi cuaca normal, pohon cengkeh biasanya mulai berbunga pada awal musim kemarau dan bisa mulai dipanen akhir musim kemarau. “Namun sayang, pada periodisasi musim kemarau tahun 2010 ini hujan masih saja turun. Akibatnya pohon cengkeh bukannya berbunga tapi malah daunnya bersemi. Termasuk daun-daun yang tua pada rontok dan bersemi daun muda. Kalau sudah seperti itu jangan harap bisa berproduksi,” ungkapnya. Petani lainnya, Suladi (47) mengungkapkan jika kondisi cuaca normal petani bisa mulai memanen cengkih antara Agustus hingga Oktober. “Saya biasanya seminggu sekali bisa panen cengkeh basah antara delapan hingga sepuluh kilogram cengkih,” katanya. Meski sebenarnya mengalami kerugian, tapi petani tidak ambil pusing. Pasalnya para petani cengkeh tidak terkena beban biaya produksi tanaman. “Cengkeh kan sifatnya umbaran di kebun. Kalau memang musim sedang tidak bersahabat seperti ini ya sudah anggap saja tidak rejeki,” katanya. ‘’Memang saat ini tidak ada kendala hama. Namun dalam kondisi seperti ini meski tidak ada serangan hama, faktor cuaca juga jelas membuat kami merugi banyak. Ya, kejadian ini harus membuat kami hanya bisa berdoa saja. Mungkin tahun depan musimnya bagus. Sekarang memang sedang hancur,” pungkasnya. (gus)

Polsanak Sambangi TK Aisyiyah Sulang

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

TAKUT HUJAN - Sejumlah karyawan krupuk tengah menata krupuk tersebut, karena mengingat langit sudah berwarna gelap.

Pengrajin Krupuk Menjerit Cuaca Tidak Menentu ADIWERNA - Lantaran cuaca tidak menentu, akibatnya sejumlah pengrajin krupuk di Desa Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna menjerit. Pasalnya krupuk yang merupakan penghidupan sehariharinya itu, hanya mengandalkan dari sinar matahari. Bila cuaca mendung, dipastikan krupuk tersebut bakal menjamur. Dengan begitu, tentunya pendapatan akan menurun drastis. “Kami hanya mengandalkan sinar matahari. Kalau cuaca mendung jelas krupuk kami bakal menjamur. Karena sistem pengeringannya hanya menggunakan sinar alami,” keluh pengrajin krupuk mie, Warso (45) warga RT 15 RW 05 Desa Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna, Kamis (28/10) kemarin. Menurutnya, jumlah kerugian yang dialaminya perhari, hampir setengah dari modal produksinya. Setiap hari, terang Warso, produksi krupuknya sekira 150 kilogram. Dengan jumlah itu, akan menghabiskan modal senilai Rp 2 jutaan. Bila dirupiahkan, dia mengaku kerugiannya mendekati nominal Rp 1 jutaan. “Hari ini mendung seharian, tentunya kerugian kami bakal meningkat. Sedangkan yang sudah jelas menjamur, jika diakumulasi sudah ada satu ton. Dan barang tersebut, bakal menjadi sampah,” kata Warso yang sudah menggeluti sebagai pengrajin krupuk selama 20 tahun silam. Pemilik 5 orang karyawan ini mengharapkan, melihat cuaca extrem seperti ini, supaya ada bantuan dari pemerintah setempat berupa mesin pengering. Karena menurutnya, satusatunya jalan agar usahanya tidak rugi, hanya menggunakan alat pengering yang harganya hingga ratusan juta rupiah. Diakuinya, memang selama ini, ia belum pernah mengajukan bantuan tersebut. Akan tetapi, semestinya pemerintah mendengar jeritan rakyatnya. Belum lagi, ia harus menyekolahkan

empat anaknya. Jika terus-terusan begini, tentunya bakal gulung tikar alias bangkrut usahanya. “Kalau ada alat pengering, tentunya usaha kami akan berjalan dengan lancar. Dan empat anak kami, bakal bisa melanjutkan sekolah ketingkat yang lebih tinggi. Harapan kami, agar pemerintah mau mendengar jeritan kami,” pintanya lirih. Terpisah, pengrajin krupuk lainnya, Imam (30) warga Desa Harjosari Lor mengatakan, jumlah yang menjamur akibat kurang sinar matahari, hampir mendekati 5 ton. Diakuinya, jumlah tersebut diakumulasi sekira satu bulan silam. Bila mengalami hal seperti ini dipastikan usahanya bakal berhenti ditengah jalan. Namun, jika ada mesin pengering krupuk, tentunya dapat berjalan lancar. “Kalau tidak ada sinar matahari, kami hanya pasrah saja. Krupuk yang sudah menjamur paling hanya dibuang. Karena kalau dijual, tentunya tidak akan laku. Harapan kami hanya ada bantuan dari pemerintah saja berupa mesin pengering,” ucapnya singkat. (k2)

TALANG - Kesan ramah, itu yang ditangkap saat anggota Polres Tegal memasuki TK Aisyiyah Sulang, Kecamatan Talang. Dua pria gagah dengan seragam lengkap polisi ini menyapa semua siswa-siswi serta guru yang ada. Tidak ada sedikitpun kesan galak ataupun sangar dari mereka. Ya, mereka tengah melaksanakan program Polisi Sahabat Anak (polsanak). Dimana anak-anak diperkenalkan dengan tata tertib dan rambu-rambu lalu lintas. Sehingga mereka mengetahu aturan dasar selama berada di jalan raya. Kegiatan yang diikuti 57 siswa TK Aisyiyah Sulang dan seluruh guru serta staffnya ini berlangsung meriah. Kanit Dikyasa Polres Tegal IPDA Slamet Kusnadi men-

jelaskan dalam kegiatan Polsanak siswa diberi pembinaan dan pengarahan tentang pentingnya tertib lalu lintas. Kegiatan ini sebagai langkah awal bagi anak-anak untuk mengenal lalu lintas. Menurutnya kedisiplinan dalam segala hal mencerminkan budaya yang tinggi, sehingga kegiatan ini cukup penting dilaksanakan. Ditambahkan Slamet, Polsanak sekaligus untuk mendekatkan profesi polisi kepada anak didik. Sebab tak jarang polisi dijadikan sebagai icon yang menakutkan oleh orang tuanya. Terpisah Endang Setyowati, Kepala TK Aisyiyah menuturkan acara ini kali pertama dilaksanakan. Tak heran jika anak didiknya merasa sangat senang dengan keha-

LAELA NURCHAYATI/RATEG

MERIAH - Kegiatan Polisi Sahabat Anak di TK Aisyiyah Sulang berlangsung meriah.

diran polisi. Terlebih, mereka jarang sekali melihat polisi melaskanakan tugasnya di jalan, karena lokasi jauh dari jalan raya maupun pusat pemerintahan. Ketua IGTKI Kecamatan Kramat ini menjelaskan, Polsanak menjadi ajang pengenalan peraturan lalu lintas sekaligus pengenalan profesi. Di mana polisi merupakan salah satu profesi yang dijalankan di sini. Namun yang lebih penting lagi adalah penanaman kedisiplinan dan pengetahuan kepada anak-anak tentang aturan yang harus dilaksanakan ketika berada di jalan. Endang menambahkan, selain menyesuaikan kurikulum yang ada TK Aisyiyah Sulang ini juga memiliki keunggulan tersendiri. Di antaranya dalam bidag keagamaan, lebih ditekankan sebagai pondasi atau dasar mereka saat besar nanti. Selain itu, untuk kegiatan lainnya seperti muatan lokal juga disesuaikan dengan lingkungan. Salah satunya yaitu pengenalan bercocok tanam dan Bahasa Jawa. “Saat ini kan jarang sekali anak kecil yang mengenal Bahasa Jawa, mereka lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia,” tambahnya. Sedangkan untuk cocok tanam sendiri, dilakukan dengan praktek langsung di sawah yang tidak jauh dari sekolah. Ini juga sebagai salah satu pengenalan profesi sekaligus ketrampilan kepada mereka. Tetap dengan sisipan agama di sela-selanya. Pasalnya semua tanaman dan tumbuhan serta alam yang ada adalah ciptaan Allah yang harus dijaga di berdayakan dengan sebaik-baiknya. (ela)


KABUPATEN TEGAL

6

JUMAT 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Petani Harus Antisipasi Perubahan Iklim SLAWI – Petani di Kabupaten Tegal dalam tahun terakhir ini harus mengantispasi iklim yang tidak menentu. Agar pertanian yang dilakukan dapat dipanen dengan hasil yang memuaskan. Hal itu dikatakan Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (BP4K) kepada Radar, Kamis (28/10) kemarin. “Dala pertanian hanya mengenal dua iklim, yaitu iklim basah atau biasa disebut iklim lalina dan iklim kering atau iklim el nino. Akan tetapi keadaan iklim ini harus diantispasi dengan seksama oleh para petani, karena kalau tidak diantispasi kemungkinan besar hasilnya kurang memuaskan,” katanya. Menurutnya, pada tahun ini di Kabupaten Tegal secara menyeluruh

tengah mengalami iklim basah. Akan tetapi ini juga harus diwaspadai dan harus diantispiasi secara maksimal oleh petani khususnya padi. “Agar para petani sukses dalam panennya ada beberpa atispasi dalam menghadpi iklim basah yang sekarang sedang terjadi,” kata Toto. Dikatakan Toto, antisipasi yang harus dilakukan para petani adalah dalam penanaman padi benihnya harus memakai benih yang tahan banjir. Karena kalau tidak demikian padi tersebut akan banyak terkena hama, setelah itu harus melakukan olah tanam tabela (tanam benih langsung). “Kita sudah mencoba melakukan dengan tabela di Kecamatan Pagerbarang dan hasilnya cukup memuaskan, karena dengan tabela sebenarnya dapat

menghemat usaha tanam, terus olah tanam minimal dan juga biaya tanam lebih ringan,” ungkapnya. Selain itu dalam mengantisispasi iklim basah ini, petani juga harus dapat melakukan penghijauan dan pengendalian hama terpadu. “BP4K dalam mengantisispasi iklim yang tidak mementu ini mengadakan sekolah lapangan iklim, hal ini dimaskudkan agar petani dapat mengerti dan memahami pengetahuan iklim dan bisa melakukan hitung-hitungan riil,” imbuhnya. Toto menambahkan, di wilayahnya ini ada sekitar 1.343 kelompok tani. Maka tidak mungkin penyuluh dapat datang kepada kelompok tani secara satu persatu. Makanya diharapkan dengan program pertemuan lahan dan kung-

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta Total

jungan (laku) ini, petani dapat memanfaatkan penyuluh yang ada. “Kami mengharap para petani dan penyuluh dapat bekerjasama atau berkomunikasi dengan baik, karena penyuluh tidak mungkin bisa datang ke setiap kelomok tani secara satu persatu,” ujarnya. Dilanjutkan Toto, untuk memaksimalkan pertanian dirinya sebagai penyuluh selalu berusaha untuk meminta kepada pemerintah pusat, agar pertanian di Kabupaten Tegal dan juga petaninya agar bisa lebih sejahtera. “Kami sudah pernah mengusulkan adanya asuransi pertanian kepada pemerintah pusat untuk melindungi petani, agar ada ganti rugi petani apabila petani mengalami kerugian,” pungkasnya. (mg2)

KPP Pratama Sosialisasi Kegiatan Simpatik

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp.1.280.000,-

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

MAESTRO – Maestro penari topeng Slawi, Ibu Sawitri tengah menampilkaan kemampuanya di IKJ.

Suwitri Tampil di IKJ JAKARTA – Maestro penari topeng Slawi, Suwitri telah diakui keberadaan serta perannya dalam dunia tari oleh pemangku seni tari dan pemerintah. Rabu (27/10) lalu dia tampil di Jakarta yang diprakarsai Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bersama maestro penari topeng dari Indramayu Jawa Barat dan penari Topeng dari Medan, di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Suwitri yang belum lama ini telah menerima penghargaan dari berbagaai pihak, seperti penghargaan dari Megawati, Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan dan pernah dijuluki pahlawan tari dari Bupati Tegal Agus Riyanto ini mendapatkan kehoramatan untuk tampilkan yang pertama. Dalam kesempatan tersebut, Suwitri yang mewarisi enam jenis tari topeng khas Tegal dari ibunya Warmi di antaranya Tari Endel, Kresna, Panji, Panggawa/Patih, Lanyapaan Alus dan Klana hanya menampilkan

tiga tarinya saja, karena bergantian dengan maestro tari topeng lainnya. Ketua komite Tari DKJ Dedy Lutan dalam acara tersebut mengatakan, Suwitri dari Slawi yang memilki keunikan yang mencerminkan nilai keindahan masyarakat pendukungnya. “Topeng dikenal sebagai kebudayaan Indoensia, baik etnik grup di Indoensia yang memiliki topeng tradisi dalam keragaman bentuk dan fungsi, tradisi ini telah lama mengakar dalam sejak era pra historis,” katanya. Dikatakan Dedy bekangan ini semakin banyak karya-karya seni budaya cipta bangsa Indonesia yang diakui menjadi warisan kekayaan dunia. Sedikit banyaknya bolehlah kita berbangga hati, namun demikian, pengakuan bukanlah segalanya, apalagi serta merta mengharap keuntungan komersial dari peristiwa itu. Dalam kesempatan itu, hadir untuk memberikan support

penampilan pahlawan tari dari Slawi, Bupati Tegal bersama SKPD se Kabupaten Tegal serta Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal. Dalam sambutanya Bupati Tegal H Agus Riyanto S Sos MM mengatakan, bahwa kebudayaan memang harus selalu dijaga dan dilestarikan. Pemerintah kabupaten pun merasa bangga, karena pahlawan tari dari Kabupaten Tegal yang telah menciptakan tari ciri khas Kabupaten Tegal, karena telah menjadi maestro dan tampil bersama dua maetro lainya di hadapaan pemangku-pemangku seni tari tingkat nasional. “Kami dari pemerintah daerah bersama lembaga DPRD yang hadir sangat berbangga hati karena Ibu Suwitri telah menjadi maestro penari topeng tradisi dan diucapkan selamat kepada si Mbok Suwitri semoga kesenian tari topengnya dapat menjadi kesenian nasional,” ungkapnya. (mg2)

SLAWI – Sosialisasi KPP Pratama Nasional dalam bentuk kegiatan simpatik, oleh KPP Pratama Tegal dilaksanakan Kamis (28/10) di Pabrik Teh PT Gunung Selamet Slawi, para pejabat publik di Pemkab Tegal dan masyarakat. Sosialisasi dalam bentuk dialogis dan juga pemberian cindera mata, mendapat respons positif baik dari perusahaan bersangkutan, pejabat publik dan masyarakat. Kedepan diharapkan sosialisasi ini lebih mempermudah para wajib pajak dalam melakukan kewajibannya. “Sosialisasi dalam bentuk kegiatan simpatik ini dimaksudkan agar wajib pajak merasa lebih mudah dalam melakukan kewajibannya,” kata Kepala KPP Pratama Tegal, Suwarno kepada Radar, Kamis (28/10), usai sosialisasi. Dikatakan Suwarno, dalam sosialisasi itu KPP Pratama Tegal juga memberikan penjelasan seputar bentuk pelayanan pajak terbaru kepada para wajib pajak. Dari kegiatan simpatik itu sendiri diharapkan para wajib pajak lebih memahami akan pelayanan pajak dan merasa lebih mudah sehingga kepatuhan kewajiban membayar pajak lebih baik.

“Kami lakukan sosialisasi di Pabrik Teh PT Gunung Slamet, pejabat publik Pemkab Tegal dan masyarakat untuk lebih dekat dengan wajib pajak,” katanya. Disisi lain, Plan Direktur PT Gunung Slamet Slawi Hugo Winanto sangat mendukung upaya yang dilakukan KPP Pratama Tegal. Bahkan pihaknya menjadi lebih memahami dan merasa lebih mudah melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak setelah mendapatkan sosialisasi itu. “Kami jadi benar-benar memahami dan merasa dipermudah sebagai wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya terkait pajak,” ucap Hugo. Sementara, Sekda Pemkab Tegal Sriyanto HP MM menyambut baik upaya yang dilakukan oleh KPP Pratama Tegal. Bahkan dirinya ingin agar ada sinergi antara KPP Pratama Tegal dan Pemkab Tegal untuk melakukan sosialisasi kepada pejabat publik di tingkat paling bawah. “Kami sangat mendukung kegiatan simpati KPP Pratama Tegal dengan sosialisasinya. Jika berkenan malah kami ingin sosialisasi ini bida dilakuakn sampai tiangkat desa dan kelurahan,” terang Sriyanto. (k1)

BRKP Siap Bantu Pemkab LINTAS Delapan Desa Mendapat PUAP Rp 800 Juta ADIWERNA - Sedikitnya delapan desa di Kecamatan Adiwerna mendapat dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar Rp 800 juta melalui program Pengembangan Usaha Agrobisnis Perdesaan (PUAP). Untuk perencanaan pencairan tersebut, Camat Adiwerna HM Agus Sunaryo turun langsung guna memberikan sosialisasi kepada delapan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayahnya yang bertempat di Balai Desa Harjosari Kidul, Kamis (28/10) kemarin. Menurut Agus, tujuan PUAP ini tak lain guna menumbuhkembangkan usaha agrobisnis dan mengurangi kemiskinan serta pengangguran di perdesaan. Selain itu juga untuk memberdayakan kelembagaan petani dan ekonomi perdesaan, untuk mengembangkan kegiatan usaha agrobisnis serta meningkatkan kemampuan pelaku usaha tersebut. Dana PUAP sebanyak Rp 800 juta ini, lanjutnya, akan dibagi ke delapan desa yang ada di wilayahnya. “Delapan desa yang mendapat PUAP adalah, Desa Gumalar, Lumingser, Kedungsukun, Pagiyanten, Penarukan, Harjosari Lor, Pencangakan, dan Pagedangan. Mereka masing-masing akan mendapat bantuan senilai Rp 100 juta,” terang Agus. Orang nomer satu di Kecamatan Adiwerna ini berharap, nantinya dana PUAP tersebut, harus dikelola secara berkelompok. Menurutnya, agar modal dapat berkembang dan semakin besar serta dapat berputar dalam Gapoktan itu sendiri. Andai dana PUAP ini dapat dikembangkan, kata Agus, maka tidak mustahil pada suatu ketika nanti, dapat membantu anggota Gapoktannya masing-masing. “Saya mewanti-wanti kepada para Gapoktan, supaya program ini dijalankan sesuai aturan yang ada. Dan lagi, dana bantuan tersebut, harus tepat pada sasarannya,” harap dia. Pada kesempatan sama, hal serupa dikatakan Tim Tehnis PUAP dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K), Karjoebi. Dijelaskan, setelah dana ini terdistribusi, supaya dijalankan dengan baik oleh masing-masing Gapoktan. Menurutnya, dana PUAP diperutukan bukan hanya untuk kebutuhan persawahan maupun perkebunan saja. (k2)

Kembangkan Ikan Patin LEBAKSIU – Balai Riset Kela u t a n d a n P e r i k a n a n (BRKP) Kementrian Kelautan dan Perikanan RI siap membantu dalam hal pengelolaan budidaya ikan sampai ketingkat pemasaran dan produksi pasca panen. Hal itu dikatakan salah satu peneliti BRKP, Evi Tahapari, yang saat itu hadir saat panen perdana ikan patin di Lebaksiu beberapa waktu lalu. Menurut Evi, sementara ini di kabupaten Tegal baru ada dua demplot atau percontohan untuk budidaya ikan patin akan tetapi kemungkinan besar ada banyak tempat yang cocok lagi untuk budidya ikan tersebut.

Dan BRKP siap membantu untuk kemajuan budidya ikan di Kabupaten Tegal. “Dua demplot yang ada baru ada di Desa Yamaansari Lebaksiu dan Kelurahan Dampyak Kecamatn Kramat, akan tetapi ada kemungkinan desa di kecamataan yang ada juga dapat pula membudidaya ikan seperti di dua desa tersebut,” katanya. Selain itu, setelah dua demlpot yang telah berhasil dalam panen perdanaya, yang lebih penting adalah bagaimana pemasaranya, dan BRKP akan tetap membantu. Bahkan sampai pada persoalan produksi pasca panen nanti dengan berbagai peralatan yang ada, akan tetapi ini juga harus didukung pemerintah setempat. “Sementara ini belum tercipta

jaringan pemasaran ikan secara maksimal, harapaan kami pemkab bisa berkordinasi dengan Sapta Mitra Pantura (Sampan).” Sementara Wakil Bupati HM Heri Sulistyawan menyambut baik kesiapan BRKP dalam rangka kemajuan petani ikan di Kabupaten Tegal. (mg2)

M GHONI/RADAR SLAWI

SOSIALISASI - KPP Pratama Tegal, tengah melakukan sosialisasi terkait perpajakan menggunakan Informasi Teknoligi (IT) dengan kegiatan simpatik di Perusahaan TehPT Gunung Selamet Slawi.


BREBES & BUMIAYU

JUMAT 29 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

Aliansi LSM Independent Tuntut Aktor Intelektual Ditangkap

LINTAS

Kasus Pengadaan Tanah Kabupaten Brebes 2003

HARVIYANTO/RATEG

GALANG BANTUAN - Puluhan pelajar SMA di Brebes saat melakukan penggalangan dana untuk korban bencana meletusnya Gunung Merapi.

PelajarSMAGalangDanaPeduliMerapi BREBES – Puluhan pelajar SMA gabungan Kabupaten Brebes turun kejalan menggelar aksi ’Peduli Merapi’, dengan menghimpun sumbangan kepada pengendara kendaraaan bermotor yang melintas di sejumlah ruas jalan raya di jalur pantura Kamis (28/10) pagi. Mereka melakukan aksi tersebut karena peduli atas nasib para korban bencana yang disebabkan akibat meletusnya Gunung Merapi, yang berada di perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan DIJ. Dina Feronika (17), siswa kelas XI (sebelas) IPA 5 SMA Negeri 1 Brebes mengatakan, kepeduliannya terhadap para korban meletusnya Gunung Merapi diwujudkan dalam bentuk aksi sosial pengalangan dana yang dilakukan dengan cara turun ke jalan raya. ’’Hati kami sangat terketuk atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami yang ada di lereng Merapi. Sehingga kami ingin memberikan sedikit sumbangsih yang dapat kami lakukan untuk sekedar meringankan beban penderitaan mereka,” jelasDina di sela-sela kegiatan tersebut. Penggalangan dana tersebut dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Brebes oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Kabupaten Brebes. ’’Alhamdulillah, warga pemakai jalan ternyata antusias dan benar-benar peduli dengan nasib para korban bencana Merapi. Terbukti, tidak sedikit dan hampir semua kendaraan yang berhenti merelakan uang nya untuk kami sumbangkan ke korban bencana,” tutur Dina. Rencananya, hasil sumbangan yang terkumpul akan disalurkan ke korban bencana, dengan cara bekerja sama dengan pihak penyaluran bantuan korban bencana Merapi. (cw3)

BREBES - Bersamaan moment peringatan Hari Sumpah Sumpah Pemuda, kemarin (28/ 10) puluhan aktivis Kabupaten Brebes yang tergabung dalam Aliansi LSM Indepedent menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Setda Kabupaten Brebes, Jalan Diponegoro, Kabupaten Brebes. Dalam aksinya, para aktivis ini menuntut ditangkapnya aktor intelektual kasus korupsi pengadaan tanah tahun 2003. Seruan ini sebagai bentuk keprihatinan sekaligus meminta pelaku lainnya segera diungkap dan ditangkap. Sehingga tak hanya Bupati Kabupaten Brebes (non aktif) Indra Kusuma yang menjadi terdakwa. Pelaku lain -baik dari eksekutif, maupun legislative- yang terlibat juga harus diseret ke Pengadilan. ’’Kekerasan politik Pilkada Kabupaten Brebes 2002 yang ternyata telah berujung bagaikan politik yang kejam dan biadab, kamuflase, stabilitas semu, toleransi menuju persengkongkolan kejahatan yang merugikan rakyat Brebes,’’ tegas Aliansi LSM Independent seperti tertuang dalam press release yang dibagikan saat aksi unjuk rasa berlangsung. Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus korupsi pengadaan tanah Kabupaten Brebes tahun 2003 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 7,8 miliar dari total pembelian tanah sebesar

Rp 11 miliar, menurut mereka, ternyata belum menyentuh aktor intelektual. Sebagai pelaku utamanya belum ditangkap, dan baru menangkap Indra Kusuma yang saat itu menjabat bupati baru tiga bulan. ’’Dia sebagai tumbal politik, dan pemuda Kabupaten Brebes telah dihadapkan pada sejarah kelabu,” kata Aris Hada dan M. Subchan. Dalam aksi ini, mereka menuntut segera ditangkapnya aktor intelektual kasus tanah 2003. Tuntutan lainnya, KPK diharapkan agar tidak tebang pilih dalam menangani kasus pengadaan tanah tahun 2003, yang berujung dengan diseretnya Indra Kusuma ke meja hijau. ’’Kalau tidak bisa menangkap aktor intelektual pengadaan tanah di Kabupaten Brebes tahun 2003, maka bubarkan saja lembaga superbody bernama KPK ini. Karenanya tangkap aktor intelektualnya!” tegas Aris Hada yang mewakili Forum Kajian Masyarakat Kabupaten Brebes (FKMB), Barisan Muda Joko Poleng (BMJP), Benteng Merah Putih, Mas Jaka, Kipang, serta Forum Bersama Laskah Merah Putih. Aksi unjuk rasa para aktivis ini digelar bersamaan acara pisah sambut Sekda Kabupaten Brebes Kaspuri Rosyadi, yang akan memasuki pensiun. Selain berorasi, para aktivis yang dalam aksi kemarin tampil dengan busana serba putih itu, juga dengan penuh semangat melakukan aksi teatrikal. Mereka tampil heroik. Aksi berlangsung dengan tertib. Setelah menyampaikan seruannya, mereka pun membubarkan diri. (din)

Dari Peringatan Hari Nusantara dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-38

42 Peserta Beradu Mengolah Menu Ikan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Brebes pun menguji kemampuan masyarakat dalam pengolahan makanan ikan, melalui lomba masak menu ikan laut dan ikan tawar. Seperti apakah jalannya perlombaan ini?

Pelamar Diminta Waspadai Calo Jelang Pengumuman Tes Seleksi CPNS BREBES - Menjelang akan dibukanya tes seleksi penerimaan Calon Pergawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Brebes pada November 2010 mendatang, masyarakat diminta untuk mewaspadai terhadap aksi calo yang kemungkinan akan berkeliaran dengan maksud menipu. Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar jangan mudah percaya kepada oknum-oknum yang yang mengatasnamakan pejabat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro Kamis (28/10). Dijelaskan Agung, Pemkab Brebes -khususnya BKD- tidak pernah mengeluarkan instruksi atau perintah memungut biaya demi memperlancar kelulusan seseorang menjadi CPNS, melalui umum maupun tenaga honorer. ’’Bila didapat (ditemukan, Red) oknum yang mengatasnamakan Pemkab Brebes atau BKD dalam pengangkatan CPNS, diharapkan kepada masayarakat untuk segera melaporkannya kepada

saya,” tandas Agung. Dijelaskan Agung, pihaknya selama ini sudah sangat sering sekali isu mengenai pencaloan CPNS. ’’Jadikanlah ini pelajaran buat kita untuk lebih berhati-hati terkait penipuan oleh para oknum/makelar CPNS yang mengatasnamakan pejabat pemkab,’’ tegasnya. Terkait dengan kuota penerimaan CPNS di Kabupaten Brebes, lanjut Agung, Pemkab Brebes membutuhkan 250 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar di antaranya adalah untuk formasi guru tenaga honorer. (cw3)

Cuaca Buruk, Hasil Panen Menurun

LAPORAN: ISMAIL FUAD SEBAGAI daerah yang dikenal memiliki potensi perikanan dan kelautan, Kabupaten Brebes menyimpan potensi kuliner aneka makanan berbahan dasar ikan. Potensi inilah yang memotivasi 42 peserta dari 17 perwakilan TP PKK kecamatan, 25 perwakilan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Brebes beradu kelihaian dalam lomba memasak ikan laut maupun ikan tawar, di Pendopo Kabupaten Kamis (28/10). Tak hanya rasa, dewan juri yang diketuai Asihati juga menilai kreativitas peserta, nilai gizi, harga bahan baku, serta menu hidangan yang disajikan merupakan lauk pauk. Ketua Panitia Ny Ami Agung Widyantoro mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan guna memperingati Hari Nusantara, sekaligus peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-38.

ABIDIN ABROR/RATEG

TUNTUT PENGUSUTAN - Aktivis yang tergabung aliansi LSM independent menuntut pelaku utama kasus pengadaan tanah Kabupaten Brebes tahun 2003 segera ditangkap.

ISMAIL FUAD/RATEG

MENCICIPI - Ny Ami Agung Widyantoro tengah mencicipi salah satu sajian menu dalam lomba masak menu ikan laut dan ikan tawar kemarin (28/10)

’’Tadinya, kami menargetkan pesertanya 60. Tapi yang hadir hanya 42 peserta dari TP PKK kecamatan, Dharma Wanita, dan GOW,” katanya. Menurutnya, melalui lomba ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat -khususnya kaum Hawa (perempuan, Red)untuk mempelopori keluarga menjadi kreatif dan inovatif dalam pengolahan menu berbahan ikan. ’’Selain itu, juga untuk membudayakan pola menu makan yang seimbang yang mendu-

kung pada peningkatan gizi masyarakat,” katanya. Sementara, Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro usai membuka acara mengatakan, dengan panjang garis pantai sepanjang 53 km dengan jumlah nelayan penangkap ikan 15.201 rtp, serta pesisirnya yang didominasi oleh hamparan pertambakan Kabupaten Brebes mempunyai potensi sumberdaya perikanan besar. ’’Begitu juga di wilayah selatan, banyak masyarakat yang membudidayakan ikan air tawar.

Kondisi ini tentunya memberikan kontribusi yang cukup bagi peningkatan hasil produksi perikanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat,” paparnya. Akhirnya, keluar menjadi juara I DWP Dinas Kesehatan Pemkab Brebes, juara II diraih DWP Bappeda Brebes, serta juara III diraih oleh DWP Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Brebes. Sementara, juara harapan I yang diraih oleh TP PKK Kecamatan Banjarharjo dan harapan II DWP Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes. (*)

SIRAMPOG - Petani disejumlah daerah penghasil komoditas sayuran yang ada di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan, merugi akibat cuaca ekstrem. Seperti yang terjadi didaerah sentra penghasil sayuran Desa Dawuan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Petani yang berada di bawah kaki Gunung Slamet tersebut mengaku, hasil tanamannya mengalami penurunan produksi. ’’Panen kali ini mengalami penurunan, ini karena kondisi cuaca. Hampir sepanjang musim tanam hingga panen, curah hujan masih tinggi,” kata Abdulah (45), seorang petani di Dawuan Kamis (28/10). Dikatakan Abdulah, akibat tingginya curah hujan membuat tanaman sayur tidak dapat berembang maksimal. Hal itu dikarenakan terhambatnya proses pemupukan dan juga tidak tercukupinya pasokan sinar matahari, sebagai syarat utama untuk dapat melakukan fotosintesis. ’’Pagi kita semprot pupuk, tapi menjelang siang sudag turun hujan. Belum lagi kondisi cuaca yang selalu mendung kadang terjadi hampir sepanjang hari. Sehingga terlalu tingginya kadar air membuat tanaman menjadi busuk terutama pada

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

MERUGI - Petani di sejumlah daerah penghasil sayuran merugi akibat kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen.

jenis sayuran,” terang dia. Hal yang sama juga diungkapkan petani lain yang ada di wilayah Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Suhendar (37). Menurut dia, penurunan panen sayur petani mencapai 50 persen, sebab setengah dari sayuran yang dipanen tersebut rusak dan tidak dapat dijual. ’’Kami bahkan sengaja membiarkan tanaman tidak dipanen,

hingga membusuk di kebun. Itu dilakukan karena harga jual turun dan hasil panen tidak seimbang dengan biaya yang harus dikeluarkan jika kita memanen,” ungkapnya. Terpuruknya hasil pertanian diperparah dengan masuknya hasil produksi pertanian dari daerah lain, hingga mengakibatkan anjloknya harga di tingkat petani lokal. (pri)


BREBES & BUMIAYU

8

JUMAT 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

ISMAIL FUAD/RATEG

SEGERA DIMUSNAHKAN- Cegah pemalsuan, ribuan wadah bekas penggunaan pestisida segara dikirim ke Bogor untuk dimusnahkan (foto kiri). Sementara, pihak CorLife Indonesia mengungkapkan adanya sindikat pemalsuan produk pestisida di Kabupaten Brebes yang cukup terbuka (foto kanan).

Sindikat Pemalsu Produk Pestisida Terorganisir Brebes Paling Boros se-Asia Tenggara BREBES – Gila! Selain belanja pestisida mencapai Rp 350 miliar, tindak pemalsuan produk pestisida di Kota ’Bawang’ juga dinilai cukup terbuka. Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif CorpLife Indonesia Ir Sobar Praja dalam peluncuran ’Gerakan Anti Pemalsuan Pestisida dan Pemusnahan Wadah Bekas Pestisida’ di Kantor BPP

Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, kemarin (28/10). Dia mengungkapkan, pemalsuan produk pestisida di Kabupaten Brebes cukup terbuka. Dari hasil kerja dan pengamatannya selama 6 bulan, ditemukan kelompok pemalsu sudah terorganisir. ’’Mereka biasanya memiliki para pengepul wadah pestisida kosong dari hasil membeli ke pemulung maupun petani, dengan harga hingga Rp 30 ribu per wadah. Wadah inilah yang digunakan untuk memalsu,” ungkapnya.

ORGANISASI Ansor Bertekad Menjaga Moralitas Pemuda BREBES - Guna mengaktualisasikan peran pemuda searah jati dirinya, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Brebes berupaya menjadi pengawal moralitas. ’’Sebagai organisasi pemuda, Ansor harus menjadi pengawal tegaknya moralitas Pemuda, yang pada muaranya membentuk moralitas bangsa,” ujar Ketua PC GP Ansor Brebes Agus Mudrik Khaelani Al Hafidz terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2010 di Gedung NU, Jalan Yos Sudarso, Kompleks Islamic Centre Brebes, Kamis (28/10). Menurutnya, Ansor, berkepentingan untuk menjaga moralitas Pemuda. Pasalnya, pemuda menjadi pilar penyangga pembangunan. ’’Bila moralnya bobrok, maka bangunan yang bernama Indonesia akan ambruk pula,” terangnya. Apalagi, kata Gus Mudrik (sapaan akrabnya, Red), masa depan bangsa tergantung pada pemuda era kini. ’’Di tangan pemudalah masa depan bangsa ini dipertaruhkan,” ujarnya. Untuk menjaga moralitas tersebut, PC Ansor Brebes melakukan secara intensif pembinaan kepada generasi muda. (cw3)

INFRASTRUKTUR Jalan 3,5 Km Belum Beraspal BREBES - Jalan sepanjang 3,5 kilometer di Desa Pulosari, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, sampai saat ini masih belum beraspal. Jalan tersebut saat ini masih dalam bentuk tanah, akibatnya transportasi pertanian di desa tersebut terhambat. Kepala Desa (Kades) Pulosari Nur Alim saat ditemui di kantornya Kamis (28/10) mengatakan, saat ini infrastuktur desa berupa jalan di desanya masih terlalu lemah. Bahkan, untuk saat ini masih ada sekitar 3,5 kilometer jalan desa yang belum beraspal. ’’Kondisi tersebut jelas sangat tidak menguntungkan bagi para pelaku usaha, khususnya para petani,” ujarnya. Untuk tahun 2010 ini, di desa ini memang ada kegiatan pengerasan jalan. Namun, kegiatan pengaspalan tersebut hanya untuk jalan desa sepanjang 350 meter. ’’Volume tersebut jelas masih jauh dari kebutuhan pengaspalan jalan di Desa Pulosari,” tambahnya. Sementara, untuk Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini, Desa Pulosari hanya mendapatkan Rp 40 juta. Jumlah tersebut hanya digunakan untuk pavingisasi sepanjang 150 meter dan selebihnya akan digunakan untuk perbaikan kantor desa. ’’Untuk saat ini Kantor Desa Pulosari memang sudah banyak mengalami kerusakan, untuk itu ADD yang ada selain digunakan program pavingisasi juga untuk perbaikan kantor desa.” Nur Alim menuturkan, saat ini Kantor Desa Pulosari memang sudah tidak layak pakai. Untuk itu, pihaknya berharap kepada Pemkab Brebes agar bisa membantu dalam rehab total Kantor Desa Pulosari. (cw3)

Dalam pendisitribusian, dijelaskan dia, biasanya dilakukan pada malam hari dan produknya dibanderol dengan harga miring (lebih murah, Red). ’’Kami sudah sosialisasi perang terhadap pestisida palsu di Kabupaten Brebes dengan melibatkan 45 kelompok tani. Intinya, hancurkan wadah pestisida yang telah digunakan,” tandasnya. Perwakilan CorpLife International D’Archy Quinn (AS) bersama James Rotherdam (Inggris) mengatakan, kelompok pemalsu pestisida diduga meru-

pakan jaringan sindikat internasional. Itu, katanya, terjadi juga di Jerman dan Spanyol. ’’Di Jerman produk pestisida ilegal sudah mencapai 26 ribu per ton. Begitu juga di sebuah kota di Spanyol,” katanya melalui seorang penerjemah. ’’Intinya, masalah pemalsuan ini merupakan tanggungjawab bersama karena perbuatan melanggar hukum dan merugikan semua pihak. Makanya, setelah pakai pestisida, rusaklah wadahnya,” lanjut dia di hadapan ratusan petani. PALING BOROS Sementara, belanja pestisida

petani bawang merah di Kabupaten Brebes mencapai Rp 350 miliar setiap tahunnya. Padahal, akibat dari penggunaan bahan pestisida berlebihan justru dapat mengancam kesuburan tanah di masa mendatang. Ironisnya, pestisida yang dibeli petani tersebut juga kerap aspal alias asli tapi palsu. Hal ini dikemukakan oleh Chairman CorpLife Indonesia Ir Nandang Kholil MM dalam kesempatan tersebut. ’’Kabupaten Brebes tercatat paling boros se-Asia Tenggara dalam lingkup level kabupaten/

kota untuk belanja pestisida, yakni mencapai Rp 350 miliar per tahun,” ungkapnya. Dia mengatakan, banyaknya penggunaan dan permintaan pestisida tersebut rupanya menyuburkan peluang tindakan pemalsuan produk pestisida oleh kelompok tertentu. ’’Tak hanya petani yang dirugikan akibat pemalsuan pestisida ini, tapi juga masyarakat sebagai konsumen, reputasi daerah serta perusahaan dari pestisida tersebut juga turut dirugikan,” jelasnya. Karena itu, CorpLife -yang

merupakan gabungan produsen pestisida multinasionalberupaya mencegah dari tindak pemalsuan tersebut. Dalam kesempatan itu, sebanyak 121. 000 atau setara 4 ton wadah bekas pestisida yang terkumpul dari 6 kecamatan di Kabupaten Brebes akan segera dimusnahkan di Geocycle Waste Management Holcim di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. ’’Barang akan dikirim dengan container, dan akan dimusnahkan dengan insinator bertemperatur 600 derajat celcius,” katanya. (cw1)

Beredarnya Surat Gelap Disesalkan Catut Nama Desa BUMIAYU - Surat gelap yang dialamatkan ke sejumlah pejabat penting Kabupaten Brebes serta petinggi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan mencatut nama warga Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, beredar di masyarakat. Namun, keabsahan isi surat tersebut dengan tegas dibantah Kepala Desa (Kades) Kalilangkap Heny Lindawati. Surat gelap yang menuding

adanya kongkalikong antara pihak BRI dengan salah seorang pengusaha asal Bumiayu tersebut berisi upaya penguasaan aset kreditur yang diagunkan (sebagai jaminan, Red) kepada BRI, melalui rekayasa lelang. Setelah pihak kreditur tidaklagi memenuhi kewajiban membayar kepada BRI. Heni saat dikonfirmasi mengenai surat tersebut mengatakan, dia sendiri mengetahui adanya surat tersebut setelah pihak BRI melakukan klarifikasi. Dikatakan Heni, dari sebanyak 25 nama warga yang tertera

menandatangani surat tersebut, dia tidak mengenalinya. ’’Saya sendiri tidak menerima surat tersebut, meski setelah pihak BRI menunjukkan bahwa di antara alamat yang ditujukan adalah saya sebagai kepala desa,’’ bebernya. PROSES LELANG Pemimpin Cabang (Pincab) BRI Bumiayu Suharna saat dikonfirmasi Radar mengenai beredarnya surat gelap tersebut mengatakan, pihaknya menerima surat itu tertanggal 30 Oktober 2010. Inti surat tersebut, dijelas-

kannya, pihak BRI melakukan upaya-upaya tertentu dengan tujuan meloloskan pembelian terhadap sebidang rumah dan tanah, yang diagunkan pihak kreditur dengan harga murah melalui proses lelang. ’’Sebenarnya, bukan kali ini BRI melaksanakan lelang terhadap obyek akibat kredit macet. Dan untuk mencapai tahap lelang, kami sendiri sebelumnya telah mengandakan pendekatan. Baik berupa pemberitahuan, maupun panggilan untuk membicarakannya,” jelas Suharna.

Dikatakan Suharna, untuk pemberkasannya BRI dibantu Kantor Balai Lelang Balangan. Proses lelang dilaksanakan oleh Kantor lelang Tegal atas permintaan BRI melalui Kantor Balai Lelang Balangan. ’’Semua tahapan dilaksanakan sesuai perundang-undangan.’’ Sementara, dr Faisal Amri selaku pihak yang dituding melakukan rekayasa lelang bersama BRI menyatakan, sebagai pihak pemenang lelang akan mengikutinya sesuai peraturan yang berlaku. (pri)

Ukiran Prestasi SMP Negeri 2 Brebes

Murai Terapkan Standar Mutu ISO 9001:2008 Seiring dengan perubahan pola pikir masyarakat yang menuntut mutu dan pelayanan yang lebih baik, SMP Negeri 2 Brebes resmi terapkan ISO 9001:2008. Apa saja yang bakal diupayakan sekolah ini untuk kemajuan dunia pendidikan? LAPORAN: ISMAIL FUAD KOMITEMEN tersebut dilaunching Kamis (28/10) melalui kegiatan Hand Over ISO 9001:2008 serta Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIMS) di halaman sekolah. Kepala SMP 2 Brebes Taufik mengatakan, penerapan ISO 9001:2008 merupakan salah

ISMAIL FUAD/RATEG

TEKEN PRASASTI - Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro saat memandatangani prasasti peresmian pemberlakukan standar mutu ISO 9001:2008 di SMPN 2 Brebes kemarin (28/10).

satu bentuk penghargaan atas prestasi mutu pendidikan yang telah diraih sekolah. Selain itu, penerpan manajemen ISO juga sebagai upaya meraih predikat sekolah bertaraf internasional. ’’Sebagai sekolah berpredikat Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), kami juga terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan kemampuan tenaga pendidik.’’ Sekolah bertaraf internasional, lanjutnya, memiliki indikator penilaian, seperti indikator Indikator Kinerja Kunci Minimal (IKKM) dan Indikator Kinerja Kunci Tambahan (IK KT), atau memenuhi kriteria Standar Nasional Pendidikan plus. ’’Ciri-ciri keinternasionalan terdiri dari enterpreneurship, ICT, dan bahasa asing (Inggris) sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan belajar mengajar-

nya,’’ jelas dia. ’’Kecuali itu, implementasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIMS) yang mengintegrasikan semua data sekolah, yang meliputi data kesiswaan, keuangan, akademis, perpustakaan dengan menggunakan sumber data yang sama, dan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV).’’ Semenatara, Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar SMP 2 Brebes, atas prestasinya mendapat ISO 9001:2008. Dengan prestasi yang telah berhasil diraih ini, menurut Agung, itu menunjukkan komitmen dan kesungguhan SMP 2 Brebes memajukan dunia pendidikan. (*)


SAMBUNGAN

JUMAT 29 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Harga Wedus Gembel Naik, ...

Donor Darah Sumpah Pemuda dari halaman 3 merebut kemerdekaan, namun lebih pada kepedulian ataupun memperjuangkan kepentingan masyarakat lainnya. ‘’Kalau dulu dengan tetesan darah sampai akhir, kini juga dengan setetes darah bagi yang membutuhkan,’’ jelasnya. Aksi donor darah ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh

Popala. Kegiatan ini juga rutin dilaksanakan setiap perayaan hari kasih sayang pada Februari. Di mana kasih sayang ini tidak hanya ditujukan bagi pasangan saja. Namun juga kepada sesama manusia, khususnya bagi yang membutuhkan. Untuk kegiatan donor darah kali ini, diikuti 70 peserta. Namun, hanya 57 orang yang memenuhi syarat untuk diambil darahnya.

Sedangkan sisanya, tidak memenuhi syarat baik dari berat badna, pemeriksaan tekanan darah, dan kadar haemoglobin. Pembantu Direktur III Bagian Kemahasiswaan Erni Unggul SE MSi menambahkan kegiatan ini sangat bagus. Terlebih untuk membangkitkan ataupun menanamkan rela berkorban pada generasi muda. Di mana sebelumnya pemuda

memegang senjata, kali ini mereka cukup mendonorkan setetes darahnya bagi yang membutuhkan. Terkait bencana Merapi dan Mentawai, pihaknya juga akan mengerahkan aksi penggalangan dana di kampus maupun sejumlah titik. Di antaranya di perempatan Maya, di pertigaan Dedy Jaya serta sejumlah ruas jalan lainnya. (ela)

Tingkatkan Sinergi dengan BRI dari halaman 3 Menurutnya hingga akhir 2010 nanti marketing yang dimiliki jumlahnya sudah memadai. Sehingga usaha untuk

menghendel pangsa pasar nasabah BRI bisa tergarap seluruhnya pada 2011 nanti. Dijelaskan Beringin Life sendiri bergerak dalam bidang asuransi. Diantaranya asuransi

jiwa, pensiun, kesehatan, dan asuransi jiwa kredit. Dan nantinya, lanjut Ismu, semua nasabah BRI merasa nyaman karena mendapat proteksi melalui produk Ajisaka Prima Melindungi

Transaksi Kredit Anda. “Intinya kita akan lebih tingkatkan lagi sinergi bersama BRI. Sehingga semua potensinya yang luas dapat tergarap tanpa ada yang tertinggal,” ujarnya. (adi)

Cemburu, Harta Mantan Istri Dikuras dari halaman 3 Dia tak mengira bahwa mantan suaminya yang menikahinya secara siri yakni Fachruri (23) yang juga terhitung tetangganya di Pemalang itu, akan melakukan aksi pencurian disertai kekerasan kepadanya. Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Rendra Raharja SE melalui Kabid Humas AKP Evi

Wijayatni SH didampingi Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH menyatakan pelaku masuk tempat kos korban melalui pintu belakang. “Dia mencongkel pintu belakang dengan menggunakan linggis kecil. Setelah berhasil memasuki ruang tamu, pelaku sempat melihat sepeda motor jenis Honda G 2102 ND. Dia sempat merusak jok kendaraan tersebut

dengan sebilah pisau dapur. Setelah itu pelaku berupaya mendobrak pintu kamar korban,” terangnya Kamis (28/10). Setelah berhasil memasuki kamar kos korban, pelaku sempat merebut ponsel milik korban yang sedang di-charge. Korban pun sempat dipukul oleh pelaku di bagian muka yang mengakibatkan luka memar dan lecet di bagian kepala belakang-

nya. Selang dua hari paska kejadian, pelaku berhasil diringkus Tim Buser dikediamannya. “Barang bukti yang berhasil kita amankan berupa HP Nokia tipe 6300, SIM C , linggis, dan pisau dapur. Dalam kasus ini dia bakal kita jerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.” (her)

dak lanjuti dengan memanggil dinas terkait dan manajemen. Terkait waktunya akan segera dijaduwalkan. Bahkan apabila perlu akan membuat pansus guna selesaikan masalah,” ujarnya. Mendengar jawaban tersebut massa merasa puas dan kembali long march menuju Pacific. GM Mall Devision Sri Ratu Group Hendra Limas mengatakan permasalahan ini sebenarnya berawal dari hasil setiap kunjungan menemukan kondisi mall yang kotor. Itu bisa dibuktikan dengan foto-foto di lokasi yang dipantau. Padahal sudah satu tahun dia membina secara langsung terkait kebersihan. Karena tidak ada perubahan, diputuskan untuk di retraining ke Kediri. Karena Kediri Mall memang menjadi percontohan. Bahkan Manajer Pekalongan pun ditraining ke sana. Langkah ini ditempuh semata-mata demi kemajuan bersama. Namun saudara Imam menolak, walaupun waktunya bisa dinegosia-

sikan. Bahkan dia (Imam) mengatakan walau tiga hari pun tetap tidak akan dijalani. “Semua akomodasi dari mulai biaya transport, uang makan, dan lainnya ditanggung perusahaan. Gaji pun tetap mendapatkan utuh. Tetapi itu ditolak,” katanya. Terkait laporan ke kepolisian, dia sudah sepenuhnya menyerahkan ke petugas. Mengenai indikasi pemberangusan SPN itu tidak benar. Karena sebenarnya dia sangat menghormati SPN. Tetapi sejalan membela yang normatif. “Kami tidak pernah menganggap itu dari mana-dari mana. Yang pasti kiedisiplinan,” tandasnya Dia juga mengungkapkan bahwa keputusannya tetap sama. Apabila yang bersangkutan tidak mau maju dan berubah, pilihan terakhirnya adalah PHK. Tentunya melalu jalur yang normative dan penyelesaiannya mungkin hingga ke PHI. (adi)

Tuntut Hak, SPN Demo dari halaman 3 diupayakan SPN menyelesaikan melalui prosedur, yakni bipartit beberapa kali. Namun upa tersebut gagal dan dilanjut dengan tripartit dengan dinas terkait. Itupun kembali gagal hingga mediasi dengan Wali Kota pun hasilnya nol. Karenannya disepakati menggelar aksi demo turun ke jalan meminta bantuan DPRD setempat. Tuntutan antara lain menejemen diminta segera mencabut surat tugas retraining kepada koordinator CS. Karena ini merupakan salah satu bentuk penggembosan SPN. Kedua mencabut laporan tindak pidana kriminalisasi buruh terhadap saudara Atmi Ardi. Mengangkat Kasir yang masa kerjanya sudah 6 bulan menjadi karyawan tetap. Memanggil dan mempekerjakan kembali Kasir yang bernama Zakia Rosiani yang telah di PHK sepihak. Angkat SP/ SPB menjadi karyawan kerena

sudah memenuhi syarat sesuai UU ketenagakerjaan. Dan tuntutan pesangon dua kali ketentuan pasal 158, UU No. 13 tahun 2003 terhadap Pramuniaga yang bernama Risna Tresnaningsih, yang di PHK sejak 12 Mei lalu. Serta kaji ulang MoU pemkot dan Pacific. Digedung DPRD, 10 perwakilan ditemui langsung Ketua DPRD Edi Suripno dan Wakilnya Yakin Basuki, Komisi II Hendria Priatmana, Kapolres Tegal Kota AKBP Kalingga Hendra Raharja SE. Disitu mereka menyampaikan aspirasinya. Bahkan dua orang mantan HRD Pacific juga menyampaikan bahwa pemberhangusan SPN memang sudah menjadi tarjet menejemen. Itu dibuktikan dengan desakan-desakan dari manajemen ketika keduanya menjabat sebagai HRD Pacific. Menanggapi itu Edi Suripno menuturkan, DPRD akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. “Ini akan kita tin-

harus hidup di pengungsian. Sumbangan yang disalurkan melalui Radar Tegal diharapkan bisa ikut membantu korban bencana dan menjadi momentum bagi pihak lain untuk turut membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah. Makin beserta umat, jajaran dewan pengurus serta rohaniawan sangat prihatin dengan bencana tersebut. Untuk itu, sumbangan yang diberikan jangan dinilai secara materi tetapi sebagai bentuk keprihatinan serta kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, saat ada saudara-saudara yang terkena musibah atau bencana alam, sudah sepatutnya kita-kita yang diberikan kesehatan dan kehidupan lebih baik untuk peduli. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi dan kehidupan korban bencana selama di pengungsian. Rumah yang rusak, ternah yang mati serta lading yang tertutup abu dari letusan Gunung Merapi. Dari situlah semestinya sebagai sesama manusia untuk bisa melihat dan mengulurkan tangan sesuai kemampuan sehingga apa yang mereka rasakan juga kita rasakan bersama. Mudah-mudahan dengan mengawali memberikan dan me-

untuk kebutuhan makan kambing, kami menanam pete selong dan rumput sendiri,” kata Latif. Hal senada diungkapkan pemilik ternak lainnya, Tohari, kalau saat ini harga hewan qurban, utamanya kambing sudah mengalami kenaikan. Tapi belum banyak, hanya berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, jika dibandingkan dengan harga kambing pada hari-hari biasa. Tapi sebentar lagi atau sekitar minggu depan, harga kambing kira-kira akan mengalami kenaikan sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. “Kami sengaja menyiapkan kambing super dan istimewa, karena biasanya kalau untuk kurban masyarakat memilih kambing yang super. Sebab kalau qurban dengan

kambing yang super, katanya ada kepuasan tersendiri. Walaupun secara harga, bisa lipat dua dibanding dengan harga biasa,” ungkapnya. Ketua Komisi II DPRD Hendria Priatmana meminta pro aktif instansi terkait, untuk memeriksa kelayakan hewan qurban di Kota Tegal. Baik hewan kurban yang dijual di pasar, di jalanan maupun di kandang. Pemkot juga harus mengantisipasi drop-dropan kambing dari luar kota, karena itu biasanya yang lolos dari pemeriksaan. “Karena masalah serius, maka kami minta Pemkot harus serius. Kalau memang ada temuan hewan qurban yang tak layak, untuk didata dan ditandai agar tidak dipotong atau diqurbankan,” pinta Hendria. (*)

Kapolresta Langsung Pimpin Pengamanan dari halaman 3 “Komitmen kami untuk mengawal mereka yang hendak menyampaikan aspirasinya pada wakil rakyat. Dengan pendekatan dan pengawalan seperti ini mereka seakan terlindungi dan meminimalisasi masuknya penyusup yang akan melakukan tindakan anarkis,” ujarnya. Terpisah Kabag Ops Polres Tegal Kota Kompol Endang Zaenal Mutaqim menyatakan pihaknya mengerahkan sekitar 300 personel gabungan untuk melakukan pengamanan baik terbauka maupun

tertutup. Khusus di gedung dewan, pihaknya menempatan sedikitnya dua peleton personel. Pengawalan para pengunjuk rasa kemarin juga melibatkan Satlantas untuk mempermudah pengaturan arus lalu lintas, ketika pendemo melintas di ruas jalur pantura. “Dengan melihat kondiri jalur pantura yang kini dalam proses perbaikan, dalam kesepakatan awal perijinan diperoleh titik temu aksi penyampaian aspirasi dari Sri Ratu menuju DPRD akan dilakukan dengan jalan kaki. Kami pun merancang jalur yang akan dilewati agar tidak terlalu

lama menganggu arus pantura,” ujarnya. Para pengunjuk rasa pun kemarin melakukan long march dari Sri Ratu menuju DPRD dengan dibelokkan ke kawasan Jl Dr Soetomo menuju Jl Kapten Ismail untuk selanjutnya meluncur ke Jl Proklamasi. Aksi tersebut berlangsung relatif aman dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sesampai di DPRD, perwakilan pengujuk rasa diminta Kabag Humas Polres Tegal Kota AKP Evi Wijayatni untuk memasuki ruangan guna penyampaian aspirasi mereka. (her)

Sambungan Baru Lampaui Target dari halaman 3 Sementara di UPJ Tegal Timur dari target 600 terealisasi 785 atau 130,83 persen. UPJ Tegal Kota target 300 terealisasi 429 atau 143,00 persen. UPJ Brebes target 1.000 terealisasi 1.162 atau 116,20 persen. UPJ Slawi target 1.200 terealisasi 1.447 atau 120,58 persen. UPJ Jatibarang target 5.000 terealisasi 3.545 atau 70,90 persen. UPJ Balapulang target 1.300 terealisasi 1.667 atau 128,23 persen dan UPJ Bumiayu target 2.000 terealisasi 2.120 atau 106,00 persen.

Dari data tersebut, berarti jumlah pelanggan PLN di wilayah kerja APJ Tegal mengalami peningkatan dari jumlah awal sekitar 800 ribu pelanggan. “Kenaikan jumlah pelanggan tentu akan dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan,” katanya. Langkah tersebut, lanjut dia, jauh-jauh hari telah dicanangkan dalam deklarasi World Class Service APJ Tegal 2012. Deklarasi tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pelayanan sehingga bisa mencapai kelas dunia, dian-

taranya program 9345. Angka 9 memiliki arti di tahun 2012 jumlah pemadaman setiap pelanggan tidak lebih dari sembilan kali. Angka 3 diartikan sebagai batas maksimal pemadaman adalah tiga jam dan harus sudah menyala. Sementara 45 mengandung arti pelayanan atau respon jika terjadi gangguan di pelanggan, petugas akan tiba di lokasi maksimal dalam waktu 45 menit. “Saat ini terdapat 28 pos di sejumlah titik yang terdiri dari 12 petugas yang akan bertugas selama 24 jam non stop dan dibagi dalam 4 shift,” tukasnya. (gun)

KUKUH PUNYA CARA MENANGGULANGI SAKIT MAAG

Empati Sesama dari halaman 3 Hidup di pengungsian sembari membayangkan kondisi rumah yang rusak terkena asap panas Gunung Merapi jelas menjadi beban berat yang harus dipikul. Inilah salah satu alasan yang melandasi Makin Tegal untuk ikut meringankan penderitaan warga di sejumlah desa yang masuk dalam jangkauan letupan Gunung Merapi. Ketua Makin Tegal Lie In Liong (Gyong Gyong) yang datang bersama pengurus Makin Tegal, Kamis (28/10) ke Radar Tegal membantu dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp 5 juta untuk meringankan beban korban letusan Gunung Merapi. Menurutnya, Makin Tegal dan seluruh umat sangat prihatin dengan bencana tersebut. Sebagai makhluk sosial, sudah sepantutnya ikut membantu meringankan beban mereka meskipun tidak bisa datang secara fisik. Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari kegiatan sosial yang selama ini sudah dijalankan Makin Tegal. Dengan demikian, korban letusan Gunung Merapi diharapkan bisa mendapatkan semua kebutuhan yang diperlukan meskipun sementara waktu

dari halaman 3 bing yang ada bukan dibeli secara mendadak, tapi sudah melalui proses pemeliharaan sekitar satu tahun. Sebab paska hari raya Idul Adha kandang kosong, sehingga pihaknya sengaja mencari bibik yang usianya masih muda agar saat tahun depan sudah layak untuk dikurbankan. “Kami jamin kambing yang kami jual sehat, bahkan ada jaminan bagi masyarakat yang beli kambing.Tapi saat hendak diqurbankan kurang sehat, maka bisa memilih kembali kambing lainnya dengan harga yang sama. Sedangkan untuk memelihara kambing 210 ekor, kami menyiapkan lahan sekitar 800 meter persegi. Sedangkan

nyalurkan bantuan melalui Radar Tegal, bisa mengetuk hati pihak lain untuk ikut membantu sehingga mampu meringankan beban korban letusan Gunung Merapi. “Ini adalah bentuk kepedulian sosial Makin Tegal atas letusan Gunung Merapi dan semoga korban yang saat ini masih mengungsi bisa diberi ketabahan,” katanya. Pemimpin Umum Radar Tegal M Sukron menuturkan bantuan yang diberikan Makin Tegal melalui Radar Tegal akan disalurkan kepada korban letusan Gunung Merapi. Langkah yang diambil Makin Tegal diharapkan bisa diikuti pihak lain sehingga beban penderitaan warga yang berada di sekitar Gunung Merapi dan saat ini bertahan di tem-

pat pengungsian bisa sedikit terbantu. Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan membuka dompet peduli bagi korban Merapi sehingga siapa saja yang akan menyalurkan bantuan bisa sampai kepada korban. Besar kecilnya bantuan, jelasnya, bukanlah suatu ukuran. Yang utama adalah niat dan rasa kepedulian sehingga apa yang diberikan bisa menjadi pengobat atas derita yang dirasakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. “Kami mengucapkan terima kasih ats kepercayaan Makin Tegal menyalurkan bantuan bagi korban Merapi melalui Radar Tegal,” tukasnya. (rochman gunawan)

Penyakit maag adalah luka pada lapisan pencernaan akibat kelebihan asam pada lambung. Ada tiga penyebab utama maag yaitu waktu makan yang tidak teratur, kandungan makanan dan pikiran yang tegang (stress/depresi). Kebiasaan makan orang Indonesia membuat penyakit ini akrab di negeri ini. Penyakit asam lambung terkadang dianggap ringan oleh penderitanya. Padahal jika asam lambung ini naik ke tenggorokan, dapat menyebabkan kerusakan saluran tenggorokan. Penyakit ini, sebenarnya dapat dicegah. Kita perlu mengetahui cara mengatur kebiasaan makan dan mengerti mengenai peranan posisi tubuh kita. Cara lainnya adalah dengan mengkonsumsi Gentong Mas, suplemen kesehatan yang berbahan dasar Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan mampu menjadi antisipator, selain sebagai penyembuh asam lambung. Pengalaman KUKUH SUBIANTO, 52 tahun, penderita asam lambung patut kita simak. Telah dua tahun lamanya, Kukuh Subianto menderita Asam Lambung. Ia yang juga menderita kolesterol tinggi, seringkali merasakan perutnya sakit, kakinya bengkak dan tubuhnya lemas ketika dua penyakit itu datang menye-

rang. Kukuh mengatakan, mungkin karena ketika muda kurang menjaga pola makan dan terbiasa mengkonsumsi makanan yang enak, maka diusianya yang telah melewati setengah abad ini, ia diganjar dengan penyakit yang menganggu ini. “Dulu kaki saya sering bengkak. Badan pun terasa lemas dan perut

sakit. Tapi sejak saya minum Gentong Mas, keluhan-keluhan saya itu sudah tidak terasa lagi. Badan saya jadi sehat dan bengkakbengkak pun sudah hilang.” Jelas Kukuh yang telah mengkonsumsi Gentong Mas secara rutin selama 2 bulan. Kukuh menjelaskan, Setelah minum Gentong Mas selama 5

kotak ia merasakan manfaatnya. ”Cobalah minum Gentong Mas karena saya sendiri merasakan manfaatnya. Berbeda dengan obat kimia yang memiliki efek samping, Gentong Mas ini aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan-bahan alami.” Terang pria yang bekerja sebagai jasa konstruksi ini. Selain dirinya, rupanya ayahnya pun yang telah berusia lanjut mengkonsumsi Gentong Mas juga. Selain mengandung Gula Aren dan Nigella Sativa, dalam Gentong Mas pun terdapat Phytosterol yang dapat menormalkan kolesterol. Selain itu Niacin pada Gula Aren, yang menjadi bahan utama Gentong Mas, efektif menurunkan LDL (kolesterol jahat). Kandungan Omega 3 dan Omega 6 dalam Gentong Mas dipercaya efektif menurunkan LDL dan menaikkan HDL (kolesterol baik). Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan tanpa pengawet. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi:

Sebelumnya, Tak Bisa Langsung Berdiri Setelah Bangun Setahun yang lalu, menurut sarjana agama Islam yang bernama Suryono ini, setiap bangun tidur ia selalu merasakan kesemutan di kakinya. “Selain itu, setiap bangun tidur itu, telapak kaki saya ini selalu bengkak dan kaku, seperti ada es yang menempel,” ujar lulusan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ini. Karena itu, setelah bangun ia tak bisa langsung berdiri. “Saya mesti duduk dulu di tempat tidur lima hingga sepuluh menit,” ujarnya, saat ditemui di Surabaya, akhir 2009 lalu. Namun, bukan hanya itu derita pria yang memilih Jurusan Penerangan dan Penyiaran Agama Islam ketika ia masih kuliah

dulu ini. Apa lagi? Kepala penduduk Mojokerto, Jawa Timur, ini pun sering pusing, badannya lelah, dan matanya mengantuk. Dan itu ia rasakan selama enam bulan, walaupun pria berusia 42 tahun ini sudah berusaha mengobatinya. Kata dokter yang memeriksanya, lelaki yang berbisnis dengan cara membuat klip berbahan baku seng untuk kalender kertas ini menderita gangguan asam urat. Setelah enam bulan menderita, Suryono pun mengonsumsi New Mandala 525 secara rutin dua kali sehari. Adalah seorang tetangganya yang mengenalkan kedelai bubuk instan itu kepadanya. Hasilnya ternyata memuaskan.

“Tiga bulan setelah itu saya terbebas total dari gangguangangguan tadi,” paparnya. enyakit rematik, khususnya asam urat, kini merupakan ancaman yang kasusnya meningkat setiap tahun. WHO (Badan Kesehatan Dunia) menyatakan, tahun 2002 penderita rematik di dunia mencapai 350 juta jiwa. Artinya, satu dari enam orang menderita rematik. Penyakit ini menyerang sendi dan jaringan di sekitarnya. Problem utama penderitanya adalah terganggunya fungsi sendi penyangga tulang. Tapi, ada kalanya rematik menyerang struktur penunjang tubuh sekitar sendi, seperti otot dan tulang. Keluh-

an yang dirasakan adalah nyeri dan kaku, lalu terjadi pembengkakan, baik pada sendi maupun jaringan penunjang. Rema-

tik kadang juga menyerang bagian tubuh lainnya, termasuk organ dalam. Itu sebabnya banyak penderita yang mengeluh ia dijangkiti penyakit lain. Dr. Iskandar Junaidi, pengarang buku Rematik & Asam Urat, mengatakan bahwa hingga saat ini tak ada obat buat menyembuhkan penyakit ini, kecuali rematik dan asam urat yang diakibatkan oleh infeksi. Menurutnya, obat hanya bisa mengatasi gejala penyakit itu. Karena itu, yang perlu dilakukan adalah menekan gejala itu. Untuk itu, salah satunya dibutuhkan terapi herbal. Nah, bahan nabati yang digunakan dalam terapi herbal itu bisa bermacam-macam. Mengon-

sumsi susu kedelai, yang kaya akan isoflavon, asam amino, vitamin, dan mineral, adalah salah satunya. Dalam bukunya yang berjudul Isoflavon, Dr. Hery Winarsi mengatakan bahwa isoflavon berpotensi melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif sehingga struktur membran sel tetap utuh dan dapat berfungsi dengan baik. Sistem pertahanan yang baik membuat tubuh bisa bertahan dari serangan penyakit. Walau demikian, menjaga pola hidup sehat tetap dianjurkan untuk dijadikan prioritas.New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh

mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/ toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


CMYK

JUMAT, 29 OKTOBER 2010

PEMALANG

10

RADAR TEGAL

NGENDONG Panwas Harus Tegas MASA tenang selama tiga hari, yakni mulai 28 hingga 30 Oktober, rawan adanya praktek money politics oleh semua pasangan calon yang maju dalam bursa Pemilu Kada Kabupaten Pemalang 2010. Karenanya Panwas diberbagai tingkatan harus melakukan tugasnya secara maksimal, agar tidak terjadi praktek-praktek kotor untuk menjaring massa tersebut. DOK.RADAR PEMALANG Apalagi sejak awal, indikasi praktek Drs B Agus Rohim money politics dan sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Namun hingga kini Panwas belum pernah menyentuhnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan cabup-cawabup terpilih nantinya tidak lepas dari praktek tersebut. Demikian disampaikan Ketua DPD PAN Kab Pemalang, Drs Bambang Agus Rohim kepada Radar disela-sela kampanye terbuka Berkumandang di Stadion Jatidiri Comal, Rabu (27/ 10) lalu. Dikatakan dia, Panwas seharusnya dengan tegas menindaklanjuti temuan-temuan money politics yang ada. Apalagi dalam kacamata masyarakat awam, hal itu sudah diketahui secara vulgar. “Panwas harus tegas, seret calon yang terbukti melakukan money politics,” tegas BAR, sapaan akrabnya. Terkait ketakutan setiap warga masyarakat yang melaporkan adanya temuan money politics dari intimidasi, ia mengatakan seharusnya Panwas turut melindunginya. Jangan sampai kemudian memberikan pertanyaan balik, bahwa yang melapor bisa dituntut balik. Sehingga pelapor merasa ketakutan dan mengurungkan niatnya. Menghadapi masa tenang, dia mengharapkan Panwas dapat menjalankan tugasnya secara baik. Karena masa-masa itu merupakan masa yang sangat menentukan untuk mendulang perolehan suara semua calon, yakni habishabisan mendekati masyarakat dengan imingiming uang. (cw2)

Oknum PNS Dilaporkan Terlibat Money Politics PEMALANG - Seorang oknum PNS yang bekerja sebagai guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Taman dilaporkan ke Panwas. Hal itu disebabkan dia diduga terlibat aksi bagi-bagi uang atau money politics untuk cabup dan cawabup tertentu. Oknum tersebut Kamis (28/10) kemarin dipanggil ke Balai Desa Taman untuk dimintai keterangan. Sementara Panwas Kabupaten menilai apa yang terjadi dalam kasus tersebut sudah masuk dalam ranah pidana. Ditemui di sela-sela klarifikasi, oknum PNS berinisial T ini mengatakan uang yang dibagikan itu merupakan uang titipan. “Awal-

nya pada Selasa, saya dititipi oleh Suyuti, katanya ada uang dari Taufik untuk relawan sekedar uang lelah,” jelasnya. Uang tersebut dikemas dalam amplop sejumlah 70 buah dan guru ini mengetahui kalau di dalamnya terdapat stiker cabupcawabup tertentu. Karena dia tidak mengenali siapa saja relawannya, ibu ini berinisiatif untuk mengubah nominal uang yang ada di dalam amplop, karena amplopnya terlalu banyak. Nominal disesuaikan dengan kerja masingmasing relawan mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu. Uang tersebut akan dibagikan ke Slamet dan Karnadi. Aksi bagi uang itu ketahuan begitu Slamet membagi amplop tersebut ke warga di Desa Taman. Beberapa warga melaporkan ke

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

KLARIFIKASI - Seorang PNS dimintai klarifikasinya atas dugaan aksi bagi - bagi uang oleh Panwas.

Petugas Pengawas Lapangan (PPL) Subana, hingga mereka yang terlibat dikumpulkan semua

di balai desa untuk klarifikasi. Klarifikasi dipimpin oleh Panwascam Rohman.

Masyarakat Jangan Salah Pilih

PENTOL RAH... ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MELEPAS - Seorang petugas berusaha melepas baliho raksasa, setelah memasuki masa tenang Kamis (28/ 10) kemarin.

Alat Peraga Dibabat Habis AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

LOMBA AKTING – Salah satu perserta sedang ujuk kebolehannya dalam lomba akting di Aula SMAN 2 Pemalang dalam lomba seni sastra di bulan bahasa tahun 2010.

MGMP Gelar Lomba Seni Sastra PEMALANG – Upaya untuk meningkatkan kreativitas dalam bidang seni sastra pada siswa didiknya, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA, MA dan SMA LB Kabupatan Pemalang Rabu (27/10) kemarin mengggelar acara lomba seni sastra di Aula SMAN 2 Pemalang . Kegiatan lomba rangkaian bulan bahasa tahun 2010 mengangkat tema dengan semangat bulan bahasa kita tingkatkan kualitas berbahasa dan sastra Indonesia. Untuk menambah wawasan seni sastra, Apito Lahire asal Tegal juara monolog tingkat nasional juga ikut diundang sebagai nasa sumber dalam acara diskusi. Ketua Penyelenggara Dra Irjasni mengatakan kegiatan lomba yang diselenggarakan MGMP ini sebagai upaya untuk meningkatkan kreatifitas kepada siswa khususnya dalam bidang seni sastra. Selain itu kegiatan tersebut untuk menjaring bakat siswa dalam mengembangkan seni karya sastra itu sendiri. “Adapun bidang seni satra yang dapat dilombakan meliputi lomba akting dan karya cipta puisi,” katanya. Disisi lain, lajut Irjasni, untuk meningkatkan kreativitas para guru juga menampilkan puisi dan drama, dengan mengundang nara sumber Apito Lahire guna menambah wawasan dan pengalaman para guru bahasa Indonesia. “Harapan kami dengan dilaksanakannya kegiatan lomba ini siswa dan guru mempunyai pengalaman lebih dalam bidang seni sastra,” ujarnya. Sementara salah satu guru pembina Teater Obor SMA PGRI 1 Pemalang, Jeky menambahkan mengikuti lomba akting salah satu yang perlu diperhatikan adalah kualitas keaktoran. Yaitu bagaimana tema itu bisa tersampaikan dengan terbenturnya durasi waktu. Selain itu pula bagaimana gagasan itu mampu disajikan dengan baik, apa itu soal perangkat musik, properti, teknik serta ritmanya dalam pertunjukan itu. (mg1)

CMYK

Terpisah anggota Panwaslu Kabupaten Pemalang Sriyono SH SPd saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus di Desa Taman tersebut. “Kalau melihat kasusnya itu sudah masuk dalam ranah pidana,” kata dia singkat. Sementara beberapa ketua tim kampanye saat diokonfirmasi mengatakan aksi bagi-bagi uang seperti yang terjadi di Taman tidak masuk dalam ranah pidana maupun money politics. Menurut Waluyo, Ketua Tim Kampanye Berjuang kepada wartawan mengatakan, bahwa disebut money politics kalau dibagikan pada saat kampanye. Sementara Ketua Tim Kampanye Berkumandang Ikmaludin Azis mengemukakan tidak ada sejarah yang membuat calon terpilih batal dilantik hanya karena politik uang. (ali)

PEMALANG - Masa tenang Pemilukada 2010 dimulai Kamis (28/ 10) kemarin hingga Sabtu. Waktu ini dimanfaatkan aparat gabungan dibawah koordinasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pemalang untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye. Kemarin penertiban dilakukan di daerah kota, baik daerah steril maupun daerah sekitarnya. Anggota Panwas Sriyono kepada Radar menuturkan, aksi penertiban alat peraga ini melibatkan aparat

gabungan seperti Satpol PP, Kesbangpolinmas, DPU, dan KPU. Kegiatan dimulai dari simpang empat Sirandu, di mana terdapat tiga baliho berukuran raksasa yang terpasang di papan iklan permanen yang terhubung listrik. Karena lokasinya yang bahaya ini, Panwas menyerahkan ke petugas yang ahli yakni dari DPU untuk mencopotnya. Satu unit truck crane dikerahkan untuk melepas baliho mahal tersebut. Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB

itu mendapat perhatian dari masyarakat, bahkan beberapa dari mereka ada yang rela membantu melepas striker-striker kecil di dekat petugas. Aski penertiban ini akan terus dilakukan hingga ke kecamatankecamatan sampai suasana menjadi benar-benar steril dari gambar pasangan cabup-cawabup. Sehingga masyarakat bisa menentukan pilihannya pada 31 Oktober mendatang dengan tenang, nyaman dan aman. (ali)

PEMALANG – Masa tenang Pemilu Kada Pemalang, hendaknya disikapi semua pihak berpikir jernih. Yakni dengan memilah-milah calon-calon yang ada secara jernih, cermat dan teliti. Karena 1 menit di dalam bilik suara mempunyai arti yang sangat besar bagi proses pembangunan Kabupaten Pemalang lima tahun mendatang. “Masa depan masyarakat benar-benar dipertaruhkan, karena itu jangan sampai salah pilih,” terang Mantan Majelis Pertimbangan Pusat PPP, Abuya Syekh Abdul Jalil Thoyyib Assaid kepada Radar Rabu (27/ 10). Dikatakan dia, pertaruhan masa depan karena di tangan pemimpin terpilih-lah kebijakankebijakan ditentukan. Apakah akan berpihak kepada seluruh warga masyarakat, ataukah justru sebaliknya untuk memperkaya diri sendiri, kepentingan partai atau kelompoknya saja. Untuk memilih secara jernih, lanjut Kyai asal Kudus ini, setiap warga masyarakat yang terdaftar dalam DPT hendaknya memilih calon yang amanah, jujur, mementingkan rakyat

Letusan Merapi Tak Pengaruhi Slamet PEMALANG - Gunung Merapi di Sleman Yogyakarta yang beberapa hari lalu meletus dan menimbulkan korban jiwa tidak sedikit, aktivitasnya tidak memengaruhi Gunung Slamet yang ada di Kabupaten Pemalang. Saat ini statusnya masih waspada pada level dua dan tidak ada aktivitas vulkanik yang mencolok. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Drs Wahyu Sukarno AP saat dikonfirmasi Radar menuturkan kondisi Gunung Slamet masih aman-aman saja. “Petugas pengamat di Pos Gambuhan secara rutin melaporkan situasi gunung Slamet, dan adanya letusan Gunung Merapi sampai sekarang tidak ada laporan menonjol mengenai aktifitas vulkaniknya, jadi tidak terpengaruh,” kata dia Kamis (28/10) kemarin. Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Slamet terakhir kalinya melaporkan pada 2 Oktober. Dari pengamatan iklim, cuaca terang dan mendung dengan angin tenang fdan tingkat hujan dari gerimis hingga deras. Pengamatan visual menunjukkan hembusan asap selama September 2010 bertekanan

kecil, serta bersih secara pribadi dan saat melaksanakan kampanyenya. Ketiganya dapat dilihat secara utuh dalam keseharian calon, baik saat bergaul di masyarakat maupun di kantor kerjanya. “Bersih saat kampanye bisa dilihat dengan tidak menggunakan uang negara untuk mengerahkan massa,” tegas Syekh Abdul Jalil. Sebagai tolak ukurnya, calon bersangkutan tidak cacat secara moral serta dekat dengan rakyat. Dengan kata lain ia mencintai rakyat sepenuhnya hatinya dan dicintai pula oleh rakyat. Pemilahan selanjutnya, lanjut dia, yakni dari visi dan visinya. Apakah sesuai dan mendukung sepenuhnya akan kemajuan dan permasalahan umat Islam. Terakhir, calon bersangkutan siap melayani rakyat sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, bahwa pemimpin adalah pelayan kaumnya. “Mau memilih siapa, tentu diserahkan kepada seluruh warga masyarakat Pemalang. Namun saya secara pribadi berharap agar masyarakat menggunakan hati nuraninya,”imbuh Syekh Abdul Jalil. (cw2)

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

MENYALAMI - Bupati HM Machroes SH menyalami pejabat administratur Perhutani yang baru.

Erwin Administratur Perhutani Pemalang

ALI BASARAH/RADAR PEMALANG

WASPADA - Gunung Api Slamet masih berstatus waspada tidak terpengaruh letusan Gunung Merapi.

lemah dengan warna pada kawah putih berketinggian 50 hingga 500 meter. Sedangkan pengukuran suhu di Pandansari 43,20 sampai 43,80 derajat celcius, sedangkan di Pasepuhan 55,60 sampai 59,60 derajat celcius. Pesawat seismograf yang ada di Pos Pengamatan merekam 685 hembusan asap dengan durasi

5-70 per detik, vulkanik A satu kali dengan durasi 12,5 detik, vulkanik B empat kali durasinya 6-11 detik, gempa tektonik lokal dua kali selama 135 detik dan tektonik jauh satu kali durasinya 6 sampai 200 detik. “Kami berkeyakinan Gunung Slamet masih dalam kondisi aman dengan tingkat waspada,” tandas Wahyu. (ali)

PEMALANG - Jabatan administratur Perhutani KPH Pemalang diserahterimakan di Pendopo Kabupaten Pemalang. Ir Erwin MM yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Perencanaan Hutan di Cirebon menggantikan Ir Hendrat. Serah terima keduanya disaksikan Bupati Pemalang HM Machroes SH dan Kepala Perhutani Unit I Jawa Tengah Ir Heru Siswanto kemarin. Heru Siswanto, menyatakan bahwa KPH Pemalang diharapkan suatu saat dapat menjadi tumpuhan bagi Perhutani Unit 1 Jawa Tengah. Hal ini karena di KPH Pemalang tepatnya di Klapanunggal sedang dijadikan percontohan pengembangan jati jenis baru, yakni Jati Plus Perhutani (JPP), yang pada umur 6 tahun diameternya sudah bisa mencapai 30 cm.

Secara ekonomis kata dia akan sangat menguntungkan karena untuk jati biasa baru bisa dipanen pada umur 60 tahun. Namun untuk JPP ini hanya pada umur 20 tahun sudah bisa ditebang dengan diameter batang mencapai 50 cm. Bupati HM Machroes SH menyambut baik usaha Perhutani untuk memberdayakan masyarakat di sekitar hutan. Sebab dengan pemberdayaan masyarakat melalui LMDH sangat efektif untuk menurunkan gangguan hutan, baik penjarahan maupun lainnya. Sayangnya kata Bupati, di Kabupaten Pemalang sampai saat ini potensi pengelolaan hutan menjadi pariwisata belum tersentuh. Padahal di daerah lain pengelolaan hutan menjadi sarana wisata bisa berkembang dan memberikan hasil yang bagus. (ali)


JUMAT, 29 OKTOBER 2010

OLAHRAGA RADAR TEGAL

11

BERBEKAL REKOR POSITIF GENOA - Tertinggal empat poin di belakang sang Capolista alias penguasa klasemen sementara Serie A Liga Italia Lazio membuat Inter Milan berada dalam posisi tertekan. Pantang bagi mereka untuk tertinggal lebih jauh lagi di pekan kesembilan. Nerazzurri (julukan Inter) berambisi menang sebelum kembali tampil di Liga Champions kontra Tottenham Hotspur (2/11). Peluang terbuka pada dini hari nanti ketika menantang Genoa di Luigi Ferraris (tayangan langsung Telkomvision 1 pukul 01.30 WIB). Genoa memang tampil cukup baik di awal musim ini. Mereka mampu bertengger di posisi kesembilan dengan 11 poin. Namun, Rossoblu (julukan Genoa) punya rekor buruk saat bertemu Inter. Mereka belum pernah menang sejak 1995. Dalam 15 tahun terakhir, sudah tujuh kali Inter bentrok dengan

Genoa v Inter Milan Genoa di Serie A. Hasilnya empat kali dimenangkan Inter dan sisanya berakhir seri. Bahkan, dalam dua lawatan terakhir ke Luigi Ferraris, Inter selalu menghajar Genoa cukup telak. Musim lalu Inter menang lima gol tanpa balas. Nah, agar kans mereka dalam perburuan scudetto tetap terjaga, maka tidak ada alasan lain bagi Inter untuk meraih poin. Apalagi Inter mendapat suntikan tenaga dengan pulihnya sederet pemain andalannya. Goran Pandev telah bermain dalam dua laga sebelumnya meski hanya dari bangku cadangan, dan Diego Milito sudah mulai berlatih. “Keberadaan mereka akan menambah kekuatan dan tenaga kami,”

bilang Rafael Benitez, pelatih Inter, seperti dikutip Goal. Bagi Inter, pekan kesembilan menjadi peluang emas untuk mereduksi ketertinggalan dari Lazio yang mengoleksi 19 poin dan AC Milan di posisi kedua dengan 17 poin. Sebab, kedua pesaingnya itu akan berhadapan dengan lawan berat. Milan harus menjamu Juventus di San Siro, Minggu dini hari (30/10). Sedangkan, Lazio harus melawat ke Palermo, Minggu (30/10). ?Ini memang masih awal musim, tapi kami tak boleh terus menyia-nyiakan peluang,? ujar Esteban Cambiasso, gelandang Inter. Bagi Genoa, ini adalah momen yang tepat berhadapan

dengan Inter. Sebab, mereka baru saja merebut kemenangan dalam dua laga beruntun di semua ajang. Mereka menekuk klub Serie B Grosseto 2-1 pada babak ketiga Coppa Italia (20/ 10) dan Catania 1-0 di Serie A (24/10). “Ini akan menjadi laga yang menarik. Kami bakal menghadapi lawan tangguh, tapi kami tetap berusaha meraih poin penting. Persiapan yang baik telah kami lakukan. Kami juga punya peluang menang,” ujar Mattia Destro, striker Genoa, kepada Sportal.it. Hanya saja, sedikit batu sandungan bagi allenatore Genoa Giampiero Gasperini adalah cederanya sejumlah

pemain di lini depan, seperti Rodrigo Palacio, Giuseppe Sculli, dan Bosko Jankovic. Pemain muda seperti Destro dan Gergely Rudolf berharap kesempatan. “Bagi pemain muda seperti saya, sangat penting bisa bermain bersama pemain seperti Luca Toni. Dia telah menolong saya, berbicara kepada saya, dan membuat segalanya menjadi lebih mudah. Semuanya tergantung kepada pelatih,” lanjut Destro. (ham)

Zidane Datang, Benzema Hengkang MADRID - Real Madrid kembali mendatangkan Zinedine Zidane. Namun, Zidane direkrut bukan sebagai pemain. Tapi, untuk menjadi asisten Jose Mourinho. Kabar kembalinya Zidane tersebut disampaikan oleh harian Marca. Menurut Marca, Zizou-sapaan Zidane telah bertemu Mourinho dan Florentino Perez (Presiden Real) kemarin (28/10). Marca juga menyebutkan, Zidane akan mulai bertugas mendampingi Mourinho ketika Real melawat ke San Siro dalam lanjutan Liga Champions pekan depan. Zidane sendiri, hingga kemarin belum memberikan pernyataan. Namun, dalam wawancara dengan harian Prancis, Direct Soir awal pekan ini, mantan kapten timnas Prancis ini mengatakan kalau Mourinho memang sosok yang sempurna bagi Real. “Berbicara dengan Mourinho, orang akan tahu ke mana dia harus pergi dan apa yang harus dilakukan di sana. Real memang membutuhkan pelatih seperti dia,” papar Zidane. Sementara itu, hasil seri tanpa gol saat menghadapi Real Murcia di ajang Copa del Rey Rabu lalu (27/10),

Alexandre Pato

sekaligus menjadi bahan evaluasi skuad yang selama ini menghuni bangku cadangan. Media Spanyol mengabarkan, Mourinho akan melepas tiga pemain pada bursa Januari 2011. Tiga pemain itu antara lain Karim Benzema, Esteban Granero dan Pedro Leon. Ketiganya memang tak pernah menjadi starter di Liga Primera maupun Liga Champions. Tapi, pada laga lawan Murcia, mereka mendapat kesempatan bermain sejak menit awal. Benzema kabarnya akan ditawarkan ke klub-klub Serie A dan Premier League. Sementara Leon sudah diminati Hercules, dan Granero diinginkan Getafe. Penjualan ketiganya akan dilakukan. (na)

Motivasi Berlipat di Grande Partita MILAN - Alexandre Pato sangat antusias jelang grande partita pada pekan kesembilan Serie A Liga Italia antara AC Milan melawan Juventus, Minggu dini hari (30/10). Dia memiliki motivasi berlipat karena akan menjalani laga ke-100 di Serie A. “Saya sangat bahagia menjadi bagian dari sejarah Milan. Saya teramat bahagia karena hidup saya terasa sempurna di sini,” ungkap Pato kepada La Gazzetta dello Sport. “Saya juga ingin menang dan yang terpenting adalah tim ini,” lanjutnya. Rossoneri (julukan Milan) tampil cukup baik di Serie A. Mereka jadi pesaing serius dalam perburuan scudetto. Saat ini, Milan bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan 17 poin. Mereka hanya tertinggal dua poin dari Lazio. Pato sendiri mengawali musim dengan apik. Sempat terkapar cedera, striker timnas Brazil itu sudah mencetak empat gol dalam lima pertandingan di Serie A. Satu tempat di lini depan Milan pun sudah pasti menjadi milik Pato. Padahal, Milan memiliki sejumlah pemain depan hebat seperti Zlatan Ibrahimovic, Robinho, Ronaldinho, dan Filippo Inzaghi. Namun, yang biasa jadi opsi utama allenatore Massimiliano Allegri adalah Pato, Ibrahimovic, dan Ronaldinho. Belakangan, di kala Ronal-

CMYK

dinho cedera, Allegri memainkan Robinho yang tampil bagus dengan mencetak dua gol dalam dua laga terakhir di Serie A. Banyaknya pemain top di lini depan memaksa Allegri melakukan rotasi sesuai kebutuhan tim. “Sejujurnya saya tertarik untuk bermain, tidak masalah tampil sebagai penyerang tengah, second striker, atau posisi sayap. Saya selalu menyiapkan diri untuk melakukannya. Saya suka semua posisi dalam menyerang,” bilang Pato. Milan mendapat sedikit keuntungan jelang melawan Juve. Sebab, tim berjuluk Nyonya Tua itu sedang kehilangan tiga pemain pentingnya, yakni Milos Krasic yang terkena skors dua laga akibat diving serta Amauri dan Vincenzo Iaquinta karena cedera.Tanpa ketiga pemain itu, pelatih Juve Luigi Del Neri harus berpikir ekstrakeras. Sebab, meski baru bergabung pada awal musim ini, tapi Krasic telah jadi bagian penting dari permainan Juve. Tanpa Iaquinta dan Amauri, lini depan minim opsi. Mereka tinggal mengandalkan Alessandro Del Piero dan striker anyar Fabio Quagliarella di saat menantang Milan yang sedang berambisi merebut tiga poin untuk menggusur Lazio dari puncak klasemen, asalkan Lazio kalah dari Palermo (30/ 10). (ham)

Eto’o Raksasa Tak Terbendung

Zinedine Zidane

MADRID - Sevilla tidak menurunkan kekuatan terbaik saat berkunjung ke Real Union di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey dini hari kemarin. Namun, skuad pas-pasan saja sudah cukup untuk meladeni tim Segunda Division B alias kasta ketiga Liga Spanyol tersebut. Juara bertahan itu membuka kans besar lolos ke 16 besar dengan kemenangan telak 4-0. Tanpa dua striker senior Luis Fabiano dan Frederic Kanoute, Alvaro Negredo memimpin serangan Sevilla. Dia membuka kemenangan Los Nervioronses “sebutan Sevilla” hanya semenit jelang babak pertama usai. Dia menggandakan skor pada menit ke-68. Dalam dua menit terakhir, Sevilla menambah koleksi gol melalui Alfaro (89) dan Jose Carlos Vasquez (90). Entrenador Sevilla Gregorio Manzano sangat puas dengan hasil ini. Menurut dia, Copa del Rey berpeluang memunculkan hasil-hasil mengejutkan. Apalagi, Union punya sejarah emas

menyingkirkan raksasa Real Madrid di 32 besar dua musim lalu. “Tim sudah cemas berminggu-minggu soal pertandingan ini. Pemain paranoid, dan khawatir melihat hasil-hasil sebelumnya,” papar Manzano, sebagaimana dikutip Marca. “Maka misi kami malam ini (kemarin, Red) murni hanya menghindari kejutan yang mungkin dibuat Real Union. Kejutan sering terjadi di babak penyisihan Copa del Rey,” paparnya. Manzano menuturkan, kecemasan membayangi anak buahnya sampai awal babak kedua. Meskipun, mereka sudah leading satu gol. Konfidensi mereka baru bangkit setelah bek lawan Yuri Bercheche menerima kartu merah setelah mengganjal Negredo di kotak terlarang. Negredo gagal mengeksekusi penalti. Tapi dia membayarnya dengan mencetak gol kedua yang berasal dari tendangan bebas Jose Carlos Fernandez. “Kami hanya mencetak satu gol

di babak pertama. Itu sempat membuat kami nervous, tapi pemain melakukan yang terbaik untuk tetap memegang kendali permainan,” papar Manzano. Manzano juga menyebut Negredo sebagai kunci kemenangan Sevillistas, sebutan lain Sevilla. “Dia sudah melakukan apa yang kami harapkan dari dia. Tidak hanya di depan gawang, tapi untuk effort dia secara keseluruhan. Kontribusinya sangat besar,” puji Antonio. Langkah raksasa Liga Primera lain tidak kalah mulus. Valencia mengalahkan Logrones 3-0, sedangkan Atletico Madrid yang bertamu ke kandang Universidad Las Palmas menghajar tuan rumah lima gol tanpa balas. Aritz Aduriz dan Juan Mata menjadi kunci kemenangan El Che”sebutan Valencia” di kandang Logrones. Mata mengirim assist matang kepada Aduriz untuk membuka skor pada menit ke-50. Dia sendiri mencatatkan namanya di papan skor 19 menit kemudian. (na)


ALL SPORTS

12

JUMAT 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

NEWCASTLE UNITED (0) V ARSENAL (4)

LONDON - Carling Cup, alias Piala Liga, tidak menjadi prioritas utama klub besar pada umumnya. Namun, itu tampaknya tidak berlaku bagi Arsenal. Anak-anak muda The Gunners?sebutan Arsenal?tampil beringas saat melawan Newcastle United dalam putaran keempat Carling Cup dini hari kemarin. Alhasil, Newcastle yang bertindak sebagai tuan rumah dihantam empat gol tanpa balas. Arsenal menampakkan ambisi menang sejak menit pertama. Manajer Arsene Wenger menurunkan skema ofensif dengan tiga gelandang serang plus dua penyerang murni. Namun, gol pertama The Gunners tidak lahir dari kaki penggawanya. Melainkan lewat blunder kiper Tim Krul di akhir babak pertama. Bermaksud menghalau bola dari bek Ryan Taylor, heading Krul malah menghunjam gawangnya sendiri. Di babak kedua, Arsenal menjaga intensitas serangan. Hanya dalam waktu delapan menit, mereka menggandakan kedudukan lewat Theo Walcott. Nicklas Bendtner ikut menyumbang gol pada menit ke-83. Walcott menutup pesta itu dengan gol keempat dua menit menjelang peluit panjang berbunyi. “Kami memang sangat serius. Mungkin orang menganggap Carling Cup itu Liga Mickey Mouse, tidak terlalu penting untuk dimenangkan. Tapi kami ingin merebut trofi,” tegas Walcott, sebagaimana dilansir Associated Press. “Kami melihat kembali beberapa trofi Arsenal yang diperoleh di era-era sebelumnya. Saat ini, belum ada trofi yang kami raih. Tapi kalau kami terus bermain seperti ini, saya yakin gelar juara hanya tinggal menunggu waktu,” tambah winger 21 tahun tersebut. Sukses Arsenal mempermalukan tuan rumah dengan skor mencolok tidak lepas dari kesalahan strategi yang diterapkan pelatih Newcastle Chris Hughton. Dia membagi fokus dengan laga melawan Sunderland Minggu malam besok (31/10). Atas pertimbangan itu, dia mengistirahatkan sembilan pilar sekaligus kala menjamu The Gunners. Memang, Wenger juga tidak menurunkan kekuatan terbaiknya. Dia tidak memainkan kapten Cesc Fabregas dan winger Andrei Arshavin. Namun, keha-

BURU TROFI diran beberapa pilar seperti Bendtner dan Thomas Rosicky membuat lini depan Arsenal tetap berbahaya. Mereka juga bermain lebih efektif. Meski begitu, kredit terbesar tetap dialamatkan kepada Walcott. “Musim ini, Walcott bisa bermain lebih efektif di depan gawang. Sentuhan pertamanya juga jauh lebih bagus. Dia anak yang rajin, dan akan terus menemukan ruang untuk berkembang,” puji Wenger, dalam wawancara dengan Sky Sports 2. “Dia siap naik ke level yang lebih tinggi,” imbuhnya. Victory The Gunners sedikit ternoda oleh tuduhan offside yang mengiringi terjadinya gol pertama Walcott. Saat itu, Bendtner berada di posisi offside sebelum mengirim assist kepada Walcott. Tapi, posisi itu sedikit kabur lantaran dia dengan sengaja membentur bek Newcastle Mike Williamson. “Saya tidak melihat insiden itu dengan jelas,” cetus Wenger. “Saya harus melihat lagi rekaman pertandingan untuk menentukan apakah Bendtner sengaja melakukan itu untuk menutup pergerakan Williamson. Tapi bagi saya, posisi Walcott sudah benar. So, saya tidak tahu apakah dugaan offside Bendtner akan berpengaruh terhadap gol,” paparnya. Manajer The Toon?sebutan Newcastle?Chris Hughton sangat kesal dengan keputusan wasit A Marrine yang mengesahkan gol kedua Arsenal. Tapi, dia menerima kekalahan timnya. Hughton mengaku terlalu naif saat menyusun skuad dan strategi. “Yang paling saya sesali adalah gol pertama Arsenal, yang berasal dari kecerobohan kami sendiri. Apalagi, terjadinya hanya sesaat sebelum turun minum. Itu yang membuat kami menghadapi babak kedua dengan keraguan,” papar Hughton kepada Telegraph. “Saya harus bilang bahwa gol kedua memang offside. Tapi itu bukan penyebab utama kekalahan kami,” imbuhnya. Dalam posisi tertinggal 0-2, lanjut Hughton, timnya jadi serbasalah. Tidak bisa bertahan total karena mereka butuh gol. Tapi jika bermain terbuka, mereka lebih rawan kebobolan. “Intinya, kami tidak bisa bangkit di babak kedua. Menghadapi lawan seperti Arsenal, mestinya kami tidak membuat kesalahan bodoh seperti bunuh diri dan tidak memaksimalkan perangkap offside,” keluhnya. (na)

Mantan Klub Protes Ballon d’Or BUKAN hanya Inter Milan saja yang kesal karena nama Diego Milito tidak ada dalam daftar 23 pemain nomine Ballon d?Or. Genoa, mantan klub Milito, lebih kesal lagi. Bahkan, mereka siap melancarkan protes resmi atas kasus itu. Klub berjuluk Rossoblu tersebut menilai seharusnya nama Milito ada dalam daftar 23 nomine. Striker timnas Argentina itu adalah pencetak gol penentu tatkala Inter menjuarai Coppa Italia, Serie A Liga Italia, serta Liga Champions. Empat rekannya di Inter, yakni Wesley Sneijder (Belanda), Maicon (Brazil), Julio Cesar (Brazil), dan Samuel Eto’o (Kamerun) termasuk dalam daftar 23 nomine. “Benar-benar tidak adil,” begitu keterangan di situs resmi klub, seperti dilansir Tribalfootball. “Itu penolakan yang serius. Kami pikir Il Principe di Bernal (julukan Milito) selalu memiliki peran penting dalam scudetto dan Liga Champions. Perannya di Inter begitu signifikan. Sangat aneh bila namanya tidak masuk,” lanjut juru bicara Genoa. Musim lalu sangat fantastis bagi Milito. Dia menyumbangkan 30 gol bagi Inter pada semua ajang. Kubu Genoa menilai, satu-satunya kekurangan Milito adalah dia tidak menjadi pemain inti di timnas Argentina selama Piala Dunia 2010 lalu. “Saya tidak paham

THEO WALCOTT

mengapa namanya tidak ada dalam daftar nimone Ballon d’Or. Itu tidak bisa dipercaya. Saya sudah berbicara dengan dia. Dia adalah pemain yang membuat kami memenangkan segalanya,” kata Moratti, seperti dikutip Football Italia. Milito sendiri tidak begitu kecewa lantaran namanya tidak tertera pada daftar 23 nomine. ?Saya berterima kasih kepada orang-orang yang memberi dukungan buat saya. Mereka membuat saya tersentuh,? ucap Milito kepada ANSA. Sekarang Milito lebih fokus pada persiapan Inter menghadapi Genoa, dini hari nanti. Kebetulan, kakak dari bek Barcelona Gabriel Milito itu telah pulih dari cedera paha. Mantan penyerang Real Zaragoza itu sudah berlatih bersama rekan-rekannya. Memang, belum tentu dia akan turun sebagai starter. Namun, peluang dia untuk bermain cukup besar. Masalahnya, kehadiran Milito juga memberi tantangan baru buat allenatore Rafael Benitez. Sebab, siapa yang akan main di posisi striker tengah. Selama ini ketika Milito cedera, Benitez selalu memainkan Eto?o di posisi itu dalam skema 4-2-3-1. Striker asal Kamerun itu ditopang Philippe Coutinho dan Jonathan Biabiany. Eto’o juga sangat enjoy dengan posisi itu dan kembalinya Milito bisa jadi problem. (ham)

Timnas U-16 Gagal Terganggu Rumor Pemecatan ke Perempatfinal

PERFORMA Newcastle United yang angin-anginan musim ini membuat posisi manajer Chris Hughton jadi sorotan. Dalam beberapa hari terakhir, spekulasi soal pemecatan dia di media semakin gencar. Tekanan media memaksa The Magpies “sebutan lain Newcastle” membuat pernyataan resmi bah-

wa kursi Hughton aman sampai akhir musim. Hughton menilai spekulasi soal nasibnya tersebut tidak adil. Baik bagi dirinya, maupun buat manajemen Newcastle. “Saya pikir, satu-satunya manajemen mengeluarkan pernyataan resmi tentang posisi saya adalah spekulasi yang ngawur. Itu tindakan yang sangat tidak adil,” kecam Hughton, seperti dilansir Guardian. Kekalahan telak dari Arsenal di Piala Carling kemarin, semakin mengipasi rumor pemecatan. Tapi lagilagi, Hughton menyatak a n

posisinya aman. “Tuj u a n utama saya musim ini adalah menjaga Newcastle tetap berada di Premier League. Sejauh ini, jalan mencapai arah itu masih mulus. So, tidak ada yang berubah karena hasil di

Carling Cup,” tegas pelatih yang menaikkan kasta Newcastle dari The Championship tersebut. Hughton menyadari, kinerja timnya memang belum sempurna. Namun, dia menyatakan bakal bertahan di St James Park (markas Newcastle) sampai kontraknya habis. Kerjasama dia dengan The Magpies baru habis akhir musim ini. Dengan penegasan itu, dia berharap tidak ada lagi spekulasi soal posisinya. “Tidak ada yang bisa memaksa saya berhenti dari tugas yang sedang saya jalankan. Apakah (spekulasi) macam itu bakal membantu kinerja saya. Tentu tidak. Apakah itu sesuatu yang akan saya terima dengan tangan terbuka. Tentu saja tidak,” cetus Hughton. “Untung saja rumor-rumor itu tidak banyak mengganggu saya,” imbuhnya. Setelah pernyataan Hughton, manajemen Newcastle kembali menegaskan dukungan kepada manajernya. Bahkan, klub milik Mike Ashley itu menyatakan bakal memperpanjang kerjasama dengan Hughton. “Chris adalah manajer kami. Dan dia akan tetap menjadi manajer kami sampai akhir musim,” demikian pernyataan klub, sebagaimana dikutip situs resminya. “Bahkan bisa lebih, karena kami akan segera membuka negosiasi perpanjangan kontrak dengannya,” tambah pernyataan tersebut. Gayung bersambut. Hughton bilang akan menerima segala tawaran Newcastle. “Saya sudah melatih klub ini selama 2,5 tahun. Saya menikmati momen-momen menyenangkan di sisni. Saya akan tinggal di sini selama mungkin,” tegas mantan pelatih Tottenham Hotspur itu. (na)

JAKARTA - Timnas U-16 menyia-nyiakan kesempatan mencetak sejarah kali pertama lolos ke babak delapan besar Piala Asia. Hanya butuh hasil seri untuk lolos, Putra Putra dkk kalah tipis 1-0 dari Yordania di JAR Stadium, Tashkent, Uzbekistan kemarin sore. Satusatunya gol yang memupus harapan Indonesia dicetak Omar Al Hasani di menit ke-70. Kekalahan ini membuat Indonesia berada di peringkat tiga klasemen akhir grup A dengan tiga poin dari tiga pertandingan. Sedangkan Yordania berhak melenggang ke perempat final mendampingi Uzbekistan yang keluar sebagai juara grup. Di saat bersamaan tuan rumah

Uzbekistan menang telak 8-1 atas Tajikistan di Pakhtakor Stadium, Tashkent. M e n g h a d a p i Yo r d a n i a , timnas U-16 sebetulnya memiliki modal bagus. Kepercayaan diri para pemain meninggi setelah di laga kedua menang telak 4-1 atas Tajikistan. Di partai perdana tim Garuda Cilik kalah 3-0 dari tuan rumah Uzbekistan. “Anak-anak sudah bermain maksimal. Sayang gawang kami akhirnya bobol oleh heading pemain Yordania yang secara fisik memang lebih tinggi dari barisan pertahanan kita,” kata Mundari Karya, pelatih timnas U-16 lewat surat elektroniknya. (ali)

DOK/RATEG

BAHAGIA - Pemain timnas U-16, Antoni Nugroho meluapkan kegembiraannya setelah berhasil m,encetak gol ke gawang lawan.

DOK/RATEG

PILIHAN - Pemain-pemain terbaik pilihan pelatih timnas bola voli, Li Quijang.

Ngeri Pengalaman Pemain Muda JAKARTA - Banyaknya pemain muda yang menghuni pelatnas voli indoor proyeksi Asian Games 2010 bikin Li Quijang pusing. Pria yang menjabat sebagai pelatih Timnas itu mesti pintar-pintar menerapkan strategi bagi anak asuhnya ketika berada di dalam lapangan. Masalahnya, komposisi pemain penghuni Pelatnas bisa dikatakan timpang. Skuad utama diisi pemain yang sudah cukup berpengalaman. Di antaranya ialah Didi Irwadi, Muhamad Riviansyah maupun Adam. Sayangnya, pemain pelapis masih kalah kemampuan. Mereka belum pernah berlaga di multieven internasional. “Asian Games yang sekarang adalah yang pertama bagi mereka. Mereka kan belum pernah bermain di SEA Games. Pengalaman internasional mereka pun maih kurang,” terang Li Quijang kemarin (28/10). Timpangnya kemampuan itulah yang membuat pelatih asal Tiongkok tersebut pening. Terutama ketika dirinya membutuhkan pergantian pemain. Pasalnya, para pemain yang menghuni skuad utama tentu memerlukan pelapis yang se-

padan. “Untungnya kekompakan mereka sudah terjalin bagus. Itu sedikit meringankan pekerjaan saya,” tambah pria yang berhasil mengantarkan Timnas merebut emas di SEA Games 2009 tersebut. Sialnya, Li Quijang dihadapkan pada target berat. Dia harus berhasil membawa Timnas masuk ke jajaran enam besar di Asian Games mendatang. Bagi Mr Li, sapaan karibnya, target tersebut dianggap terlalu tinggi jika dibandingkan dengan komposisi Timnas. Apalagi, Timnas bakal tergabung di grup yang berat. Riviandyah dkk akan berjibaku kontra Saudi Arabia. (ru)

DIJUAL Laptop merk HP baru 1 thn pakai, tangan pertama, 150 GB, processor intel pentium dual core, webcam, wifi, 4 slot USB dll. Harga 4.5 jt.

Hub: 0283-6035991


ALL SPORTS

JUMAT 29 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

Pemusatan Latihan Timnas U-23 Dimajukan

Stoner

BEBAN DI ESTORIL

Stoner Ambisi Akhiri Kutukan

ESTORIL - Dua balapan terakhir di MotoGP musim 2010 seakan menjadi pertaruhan gengsi. Di saat gelar juara sudah dipastikan menjadi milik Jorge Lorenzo, para pembalap lainnya berlomba untuk menciptakan prestasi yang belum pernah diraih. Dengan motivasi itulah, para pembalap dari Ducati ingin menciptakan sukses meraih juara di MotoGP Portugal yang berlangsung akhir pekan ini. Ducati belum pernah bisa meraih gelar juara saat balapan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal. Usaha untuk meraih kemenangan perdana di Estoril akan dibebankan pada Casey Stoner yang sedang tampil apik. Dengan tiga kemenangan dari empat balapan terakhir, Stoner jelas sedang menjalani performa positif. Dia pun kini akan berusaha mencatatkan kemenangan pertama untuknya dan Ducati

dalam balapan di Estoril pada akhir pekan ini. Bersama Ducati, Stoner meraih hasil terbaiknya di Estoril pada musim lalu ketika menjadi runner-up. Finis kedua ini juga menjadi capaian terbaik Ducati di Estoril saat berkompetisi di kelas primer. “Saya sudah mendapat hasil bervariasi di Estoril, beberapa bagus seperti kemenangan 250cc pertama (tahun 2005 bersama Aprilia) dan juga podium (posisi ketiga) pada 2007, beberapa tak bagus seperti ketika kami mendapat masalah dengan kamera onboard tahun 2008. Lalu kami naik podium lagi tahun 2009,” kata Stoner di situs resmi MotoGP. Bahkan saat menjalani musim terbaiknya, yaitu ketika menjadi juara dunia 2007, Stoner dan Ducati hanya mampu berada di peringkat ketiga. Tahun lalu, Stoner kalah dari Lorenzo. “Tahun lalu kami melaju dengan baik di sana, tapi Jorge (Lorenzo) sedikit lebih cepat. Dia tangguh di sirkuit ini dan

saya berpikir dia akan secepat itu lagi hari Minggu (balapan) nanti,” jelas Stoner. Meski demikian, Stoner tetap memandang MotoGP Portugal dengan percaya diri, asalkan mereka mampu melakukan sejumlah penyesuaian pada GP10 dalam usaha menjinakkan Estoril. Terbukti, sempat terseokseok dari awal hingga pertengahan musim, GP10 menunjukkan Ducati masih menjadi salah satu pesaing utama. “Kami hanya harus fokus ke tugas menyusun setting untuk motor. Kami tahu lintasan di sini bergelombang dan motor kami biasanya bereaksi dengan cukup agresif terhadap jalan bergelombang, jadi kami harus melihat apa mampu mengadaptasikan setting motor (dengan lintasan),” lanjutnya. “GP10 sudah tampil dengan bagus di berbagai kondisi dalam beberapa balapan terakhir, jadi kami cukup percaya diri,” papar pembalap Australia itu. Ada m o t i v a s i t a m b a h a n

JAKARTA - Ketenangan klub-klub profesional Indonesia dalam menjalani kompetisi sebentar lagi bakal terusik. Ini terkait dengan rencana PSSI yang akan memajukan pemusatan latihan ( TC) timnas U-23. Rencana semula timnas yang disiapkan untuk berlaga di SEA Games 2011 ( November 2011 ) itu baru akan akan menjalani pemusatan latihan pada Januari mendatang. Tapi PSSI tiba-tiba memutuskan memajukan pertengahan bulan depan. Keputusan memajukan TC ini terkait dengan undian babak pendahuluan kualifikasi Olimpiade London 2012. Sesuai hasil undian yang dilakukan AFC Rabu (20/10) pecan lalu timnas U23 sudah harus menghadapi Turkmenistan. pada 23 Februari dan 9 Maret 2011 ( home dan away). “Pertengahan November timnas U-23 harus sudah TC. Kalau TC baru dimulai pada Januari maka pasti hasilnya pasti tidak akan maksimal,” kata Nurdin Halid, ketua umum PSSI. Persoalan yang dipastikan bakal membuat klub-klub berteriak adalah PSSI menegaskan jika pemain yang

Nurdin Halid

terpilih memperkuat timnas U-23 sama sekali tidak boleh memperkuat klub hingga SEA Games tahun depan. “Karena itu kami akan membicarakan masalah ini dengan klub-klub untuk mencari pemecahan terbaik. Yang pasti, untuk meraih hasil maksimal TC jangka panjang tidak boleh diganggu gugat,” lanjut Nurdin. Klub seperti Arema Indonesia akan menjadi sangat dirugikan dengan keputusan PSSI ini. Sebab beberapa pemainya hampir pasti akan terpilih menjadi anggota skuad timnas U-23. Antara lain striker Yongky Aribowo dan kipper Kurnia Meiga. Apalagi Arema pasti sudah membayar para pemain itu

yangturut mendorong Stoner saat melakoni balapan di Estoril. Stoner akan membalap di Estoril dengan kesempatan menyamai pencapaian juara dunia tiga kali 500cc, Wayne Rainey. Syaratnya, pembalap 25 tahun itu harus finis pertama. Stoner meraih kemenangan ketiganya musim ini pada seri sebelumnya di MotoGP Australia. Kemenangan itu menjadi yang ke-23 dalam karir si rider Ducati dalam karirnya di kelas MotoGP. Hasil itu sekaligus membuat Stoner hanya kurang satu kemenangan lagi untuk menyamai jumlah podium pertama milik Rainey di kelas primer balap motor. Jika mampu menyamai catatan Rainey, maka bidikan Stoner selanjutnya melewati dan kemudian mengejar rekor kemenangan Mick Doohan , yang menjadi pembalap tersukses Australia, memiliki kemenangan 54 kali. Doohan juga merupakan pembalap ketiga dalam daftar peraih kemenangan terbanyak di kelas primer. (ady)

Tidak Butuh LeBron

Disumbangkan ke Korban Merapi JOGJAKARTA - Etape kelima Speedy Tour d’Indonesia 2010 benar-benar dibatalkan. Tidak hanya itu, seluruh hadiah yang dieperebutkan dalam etape rute Semarang-Jogjakarta (168,8 km) sebesar 6.510 dollars Amerika (Rp 60 juta) ini langsung disumbangkan kepada korban bencana meletusnya gunung Merapi. Sumbangan tersebut diserahkan langsung ke Posko Penanggulangan Bencana Alam (PPBA) Gunung Merapi di daerah Pakem, Kab Sleman, Jogjakarta, kemarin (28/ 10). Hanya saja, tidak semua peserta dilibatkan dalam penyerahan sumbangan tersebut. Yang mewakili peserta adalah Budi Santoso pemegang green jersey (Raja Sprint) asal United Bike Kencana (UBK), dan Herwin Jaya asal Polygon Sweet Nice Surabaya, sebagai pemegang jersey red and white (pembalap tercepat indonesia). Sementara yang mewakili tim asing adalah Eddy Hollands Bicycle Services Australia, dan Vali Asr Kerman, Iran.? ‘’Sumbangan ini kami berikan sebagai rasa emnpati kami, baik panitia, peserta lomba maupun pihak sponsor kepada para korban. Kami hanya bisa berharap seleuruh sumbangan dapat didistibusikan secara cepat dan merata kepada mereka yang membutuhkan,’’ kata Phanny Tanjung, ketua PB ISSI (Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia) ini. Selain sumbangan yang diambil dari total hadiah tersebut, tim marshal (pengiring lomba) juga menyumbangkan Rp 8 juta dan 100 dollars Amerika.? ?????? Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu yang menerima langsung bantuan ini menyatakan jika sumbangan tersebut akan langsung disalurkan kepada para korban. ‘’Kami tidak mau lama-lama menahan sumbangan ini. Kami akan salurkan ke para korban secepatnya,’’ janji Yuni. Sesuai data di Posko Bantuan Bencana Alam tersebut, jumlah korban meninggal dunia adalah 33 orang sementara yang hilang satu orang. Sebelumnya, untuk menghargai lomba panitia tetap

CMYK

dengan mahal. Kabarnya PSSI sudah menyiapkan skema “ganti rugi” bagi klub yang pemainnya akan dipanggil memperkuat timnas U-23. Yaitu dengan mengganti uang kontrak yang dikeluarkan klub untuk mendapatkan pemain tersebut. Tentu saja akan dihitung-hitung dengan masa kontraknya yang sudah berjalan. Dimajukannya TC timnas U-23 ini juga membuat pekerjaan pelatih Alfred Riedl bertambah. Konsentrasi pelatih asal Austria itu pasti akan terbelah karena di pekan pertama November dia juga sudah harus memulai program TC timnas senior tahap III. Agar konsentrasi Riedl tidak terpecah, dari pertengahan NOvember hingga Piala AFF 2010 selesai TC timnas U-23 akan diserahkan kepada pelatih sementara. “Saya sudah membicarakan persoalan ini dengan coach Alfred ( Riedl ). Dia mengatakan akan memilih pelatih dari luar ( negeri ) untuk sementara membantunya melatih timnas U-23,” kata Iman Arif,” ketua Badan Tim Nasional ( BTN). (ali)

LeBron

CLEVELAND - LeBron James meninggalkan Cleveland Cavaliers, bergabung di Miami Heat. Selasa malam lalu (26/10), Heat dikalahkan Boston Celtics. Rabu malam (kemarin pagi WIB), Celtics dikalahkan Cavaliers, 87-95. Para penggemar Cavaliers boleh bernapas lega. Tanpa “King James,” tim mereka masih sangat kuat, masih mampu tampil baik dan merebut kemenangan besar. Cavaliers memang tampak sangat beda di laga pertama mereka di musim 2010-2011 ini. Untuk kali pertama sejak 2003, tim itu tidak diperkuat LeBron James. Tapi, tim itu jadi tampak bersemangat. Para pemain “cadangan” lama kini tampak bersinar. Forward J.J. Hickson mencetak 21 poin, Daniel Gibson menambahkan 16 poin. “Kemenangan ini untuk kota (Cleveland). Ini untuk para penggemar, untuk memberi tahu mereka bahwa Cavalies bakal bertahan, bahwa di sini kita masih bisa menunjukkan permainan yang bagus. Yang paling penting, ini menunjukkan bahwa tim kami masih mampu menang,” kata Antawn Jamison, forward senior Cavaliers, seperti dilansir Associated Press. Jamison menegaskan, timnya masih percaya mampu meraih hasil baik. Bahkan, masih akan mampu masuk playoff dan meraih hasil maksimal. “Semua yang ada di tim ini masih percaya dengan itu,” ujarnya. Pertahanan Cavaliers juga mampu membendung bintang-bintang Celtics seperti Rajon Rondo, Paul Pierce, Ray Allen, dan Kevin Garnett. Pihak Celtics merasa tidak tampil maksimal. “Kami mungkin menganggap mereka terlalu remeh,” kata Shaquille O?Neal, center Celtics yang musim lalu membela Cavaliers. Sekarang, Cavaliers dan seluruh penggemar menantikan tanggal 2 Desember. Sebab, pada hari itu, James dan Heat akan berkunjung di Cleveland. Alangkah manisnya bila pada hari itu Cavaliers kembali meraih kemenangan. (aza)

RAHASIA MENYENANGKAN ISTRI

HENDRA EKA/JAWAPOS

BALAPAN - Rombongan pembalap memacu kecepatannya di tikungan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah saat etape ke empat Tour d’Indonesia 2010 Pekalongan - Semarang. Dalam etape sejauh 89,4 KM tersebut Sergey Kudentsov pembalap Polygon Sweet Nice Indonesia berhasil menjadi ang terbaikusai membukukan catatan waktu 2 jam 6 menit. TDI 2010 berlangsung dari tanggal 24 Oktober - 3 November.

memberangkatkan para pembalap, dengan garis start yang dipusatkan di depan kantor PT Telkom, Semarang. Namun, 10 kilometer setelah start, para pembalap diangkut menggunakan bis. Para pembalap baru kembali diturunkan 10 kilometer sebelum masuk finish di halaman monumen Jogjakarta. Sementara itu, dengan dibatalkannya etape kelima (Semarang-Jogjakarta) Speedy Tour d’Indonesia 2010 membawa keuntungan tersendiri bagi para peserta. Sebagian besar dari mereka memanfaatkannya kesempatan tersebut untuk melakukan recovery. Salah satunya adalah tim Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya. Tim asal Kota Pahlawan “julukan Surabaya” ini memanfaatkan waktu jedah tersebut, untuk memulihkan fisik para pembalapnya. Itu sebagai persiapan untuk menaklukan rute Jogjakarta ? Madiun, Sabtu (30/10) besok. ‘’Batalnya etape ini bukan berarti kami juga libur. Kekuatan dan fisik tim harus diperbaiki lagi. Paling tidak latihan ringan untuk me-maintenance fisik pembalap,’’ kata Wawan Set-

yobudi, pelatih PSN. Hal yang sama juga diungkapkan oleh pembalap asal Pengprov ISSI Jogjakarta, ‘’Staminaku sudah mulai menurun, kedua kaki saya terasa kemang-kemang dan berat. Jadi, kesempatan ini saya manfaatkan untuk melakukan pemulihan. Apalagi, target kami adalah bisa mencuri poin di etape Jogjakarta ? Madiun nanti,’’ ungkap Fatahilah Abdullah, pembalap asal Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jogjakarta, kemarin (28/10). Muhammad Basri, pelatih ISSI Jogjakarta mengatakan bahwa, mereka tidak hanya

sekedar memanfaatkan waktu jedah tersebut untuk memulihkan fisik pembalap. ‘’Tapi, kami juga memanfaatkannya unuk melakukan evaluasi terhadap tim. Dengan tujuan, kekompakan dan kontrol tim harus tetap terjaga,’’ tutur Basri. Ya, ISSI Jogjakarta harus mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kekuatan timnya. Sebab, tim asal Kota Pelajar Taufik tidak bisa melanjutkan lomba balap sepeda dengan rute Jakarta-Bali ini, karena mengalami kecelakaan. Fork sepedanya patah dan dia gagal masuk finsih di etape ke-empat (Cirebon-Pekalongan) Rabu (27/10) lalu. (dik)


JUMAT 29 OKTOBER 2010

JATENG

17

RADAR TEGAL

BATANG

20 Tahun Janda Hidup di Gubug Kumuh

PenyiaranPublikTidakKejarTarget BATANG - Kegiatan evaluasi dengar pendapat komisi penyiaran Indonesia Daerah berjalan dengan masukan-masukan yang diberikan KPID Jawa Tengah untuk melengkapi program dari Radio Abirawa Top FM Batang. “Permohonan ijin penyelenggara penyiaran LPPL Radio Abirawa Top FM Batang dengan adanya Undang-Undang no 32 tahun 2002 yang mengatur tentang penyiaran dan dengan adanya peraturan tersebut Abirawa harus melakukan ijin ulang dengan adanya Undang-Undang tersebut,” tutur Direktur Abirawa Sugiatmo kamis (28/10). Dijelaskan, Kegiatan dengar pendapat dan masukan dari KPID yang diwakili oleh Zainal Abidin Petir yang menyampaikan penyiaran yang sifatnya sebagai antibodi dan diharapkan tidak merusak moral yang ada karena terkadang demi mengejar rating yang ada tidak menghiraukan efek yang ditimbulkan. “Acara yang mengundang narasumber dari berbagai kalangan diantaranya Komisi A dan unsur DPR yang diwakili oleh Bram, Balmon oleh Yudi Purnomo, MUI yaitu KH Damanhuri, dari tokoh masyarakat yang diwakili oleh PKK, Akademisi dari Unikal dan Dinhubkom Info. dan tamu undangan yang mengikuti berjalannya acara dengar pendapat meliputi Bapeda, DPPKAD, Kabag Humas, Kabag Hukum, Kabag Administrasi Pembangunan, Asisten I Sekda Batang,” jelas Sugiatmo. Ditambahkan, Evaluasi yang juga dihadiri oleh 10 mahasiswa S2 jurusan Komunikasi dari Universitas Diponegoro Semarang sebagai pemantau berjalannya acara dengar pendaat tersebut, masukan yang diberikan dari KPID maupun dari narasumber sangat membangun karena dengan adanya masukan tersebut abirawa bisa menyempurnakan program yang selama ini belum bisa dicapai. Zainal Abidin Petir menyampaikan dalam sambutannya, Anggaran sudah jelas dari APBD jadi jangan gara-gara mengejar iklan dan reting yang ada segala cara dilakukan dan akhirnya kebablasan, biar program laku untuk dijual harus keluar dari fungsinya, banyak tivi swasta yang akhirnya mengajarkan sesuatu yang tidak layak dan tanpa disadari bisa merusak moral bangsa, penyiaran itu sebagai pendidikan dan sekaligus hiburan, kreatif memang boleh tapi harus tahu batasannya, banyak contoh kreatif yang akhirnya tidak tahu batasan. (ap8)

KENDAL JalanWeleri-RowosariakanDiperbaiki KENDAL - Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Kendal mulai melakukan perbaikan jalan Jurusan Weleri- Rowosari yang diawali dari Desa Gempolsewu sepanjang 1 km dengan lebar 5 meter. Jalur tersebut diprioritaskan, mengingat tingkat kerusakannya paling parah. Menurut Kasi Perbaikan Jalan dan Jembatan, Alfebian Yolando, kemarin, Jalan Weleri - Rowosari diperbaiki karena selain untuk akses jalan warga juga karena jalur tersebut merupakan jalur pariwisata Pantai Sendang Sikucing maupun Pantai Cahaya. “Menurut petunjuk Bupati Kendal, jalur tersebut diprioritaskan karena merupakan jalur pariwisata dan salah satu visi dan misinya adalah pengembangan wisata di Kendal. Padahal, jalur tersebut sudah lama rusak,” ungkapnya. Perbaikan jalan secara keseluruhan rencana akan dilaksanakan tahun 2011 dengan kisaran biaya yang akan diajukan sebesar Rp 500 juta - Rp 1 Miliar. Perbaikannya akan dianggarkan melalui APBD 2011 dan pengerjaanya sudah diprioritaskan. Mengingat tidak kunjung diperbaiki, jalur tersebut pernah didemo warga. Beberapa waktu silam sempat ditanami pohon pisang oleh warga Desa Gempolsewo. Bupati Kendal, dr Widya Kandi Susanti MM, saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya akan memperbaiki Jalan Weleri Rowosari terutama di Desa Gempolsewu. “Kecamatan Rowosari memiliki dua objek wisata yang potensian di antaranya Pantai Sendang Sikucing dan Pantai Cahaya dengan pertunjukan lumbalumbanya,” ujar Widya. (dar)

SIWALAN Mayat Pria Tak Dikenal Ditemukan SIWALAN - Warga Desa Tunjungsari Kecamatan Siwalan dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat pada Kamis (28/10). Diduga, mayat yang belum diketahui identitasnya itu melakukan aksi bunuh diri, dengan terjun dari menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet). Informasi yang berhasil dihimpun Radar, penemuan sesosok mayat itu sekitar pukul 08.00 WIB. Edi Sulistyo (40), warga yang mengetahui pertama kali ada sesosok mayat. Edi saat itu mau buang air besar (BAB) di sungai di dekat rumahnya. Saat menuju ke sungai, Edi melihat sesosok tubuh manusia yang tergeletak di tanah, berjarak sekitar 4 meter dari menara. Selanjutnya, Edi mendekatinya untuk memastikan, apakah sosok tubuh itu masih hidup atau tidak. “Saya mau ke sungai, lalu melihat ada tubuh orang di dekat tower. Saya lalu memanggil warga untuk melihatnya juga,” tuturnya. Setelah diperiksa dan diperkirakan sudah tewas, Edi segera memanggil warga desa. Salah satu warga melaporkan kejadian itu ke balai desa, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Sragi. Tak berselang lama, aparat dari Polsek Sragi dan Satreskrim Polres Pekalongan datang ke tempat kejadian. Mereka mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo melalui Kapolsek Sragi AKP Margono mengatakan, sosok mayat tersebut belum diketahui identitasnya. Dengan ciri-ciri, berjenis kelamin pria, umur sekitar 30 tahun, tinggi badan sekitar 168 sentimeter, tubuh kurus, berambut gondrong. Selain itu, menurut Margono, saat ditemukan mayat tanpa identitas itu mengenakan celana panjang jins warna biru, kaos putih yang dirangkap dengan kemeja warna merah, dan ikat pinggang warna merah. “Belum diketahui identitasnya, sekitar jam delapan tadi ditemukan,” ucapnya. Margono juga mengatakan, hasil dari olah TKP sebelum tewas korban diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari menara sutet. Pasalnya, sepasang sandal jepit korban ditemukan di dekat menara dalam kondisi berjejeran. Selain itu, pemeriksaan dari petugas kesehatan dari Puskesmas Sragi, diketahui kepala bagian belakang korban pecah, dan pergelangan tangan kirinya patah. Hal itu, menurut Margono, diakibatkan oleh benturan sangat keras. “Diduga sebelum meninggal dunia, korban melakukan bunuh diri dengan meloncat dari menara sutet,” imbuhnya. Selanjutnya, mayat tersebut langsung dibawa ke RSUD Kraton untuk divisum. Margono juga menghimbau, kepada masyarakat umum yang mengetahui atau pun merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri seperti di atas. Untuk segera melaporkannya ke polsek terdekat atau langsung ke Polres Pekalongan. “Bagi yang mengetahui atau yang merasa kehilangan anggota keluarga seperti ciri-ciri tersebut, segera melapor ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya. (fin)

Tak Berhak Dapat Bantuan

TRIYONO/RADAR PEKALONGAN

TERGENANG - Rumah Barkah yang digenangi air, menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Primatexco Penuhi Tuntutan Warga KANDEMAN - PT Primatexco Indonesia akhirnya bersedia memenuhi tuntutan warga Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, untuk mengutamakan warga setempat saat rekruitmen karyawan. Keputusan tersebut diambil setelah melalui mediasi panjang, yang berlangsung di Kantor Balai Desa setempat, Kamis (28/10), kemarin. Selain Manajemen PT Primatexco dan perwakilan Forum Rembug Masyarakat Tegalsari (FORMAT). Pertemuan yang dimediasi Kades Tegalsari Amat Rokhim, juga dihadiri Camat Kandeman Y Simanjuntak, BPD setempat, perwakilan RT. Telah mengambil lima poin kesepakatan yang ditandatangani Manajer Umum dan Personalia PT Primatexco, Edi Sisworo, dengan perwakilan FORMAT Bambang Sasongko, yang dituangkan dalam berita acara. Diantaranya, PT Primatexco bersedia merubah sistem rekruitmen tenaga kerja yang berbau KKN. Adanya penambahan kuota untuk lingkungan PT Primatexco dan kuota umum atau SMA/sederajat, saat re-

kruitmen dengan menyesuaikan kebutuhan perusahaan (fluktuatif). Memprioriaskan tenaga kerja dari keluarga tidak mampu dari Tegalsari. Serta akan melindungi karyawan dan karyawati yang melaporkan praktek KKN. Dengan adanya kesepakatan tersebut, akhirnya rencana aksi demonstrasi yang akan kembali digelar hari ini (Jumat, 29/10) dibatalkan. Rencananya, bila dalam mediasi kemarin gagal, FORMAT akan kembali mendatangi pabrik PT Primatexco, yang terletak di tepi Jalur Pantura Desa Tegalsari. Sebelum mediasi berlangsung, Kades Tegalsari Amat Rokhim menyampaikan bantahan, bila pihak desa telah menggerakkan aksi demo FORMAT pada Senin (11/10) lalu. “Desa juga tidak pernah terlibat dalam perekrutan karyawan PT Primatexco. Ini adalah ulah para provokator dan marja (baca: marjo) atau Makelar Kerja,” ungkapnya. Manajer Umum dan Personalia PT Primatexco, Edi Sisworo sendiri mengakui, bahwa saat

ini kondisi pabrik terkstil terbesar di Batang itu sedikit goyah. “Proses rekruitmen karyawan melihat kebutuhan. Jadi saat rekruitmen tidak semua pendaftar bisa masuk (diterima),” jelasnya. Mediasi yang berlangsung kemarin mendapat penjagaan ketat dari puluhan personel Polres Batang. Termasuk personel dari beberapa Polsek ikut diterjunkan untuk mengamankan jalannya medias tersebut. Bahkan Wakapolres Kompol Sungkono S menyempatkan diri untuk datang ke lokasi untuk mengecek situasi. Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (11/10), puluhan warga Desa Tegalsari Kandeman yang tergabung dalam FORMAT, menggeruduk PT Primatexco Indonesia. Mereka meminta agar pihak pabrik lebih peduli terhadap warga sekitar, terutama dalam rekrutmen tenaga kerja. Selain itu, juga mendesak pihak manajemen mengusut tuntas aksi jual beli pekerjaan yang diduga dilakukan oknum pejabat pabrik bagi calon karyawan. (ton)

78 Kios Menanti Pedagang Baru KAJEN - Sebanyak 173 kios yang ada di Pasar Induk Kajen, dan 95 diantaranya sudah terisi oleh pedagang lama. Sementara sisanya, yaitu sebanyak 78 kios menanti ditempati oleh para pedagang baru. Demikian yang dituturkan Kepala DPU Kabupaten Pekalongan Paiman, kemarin, menanggapi permasalahan yang melanda Pasar Induk Kajen. Pasalnya, menurut Paiman, pihaknya sesuai perencanaan awal sudah mempertimbangkan berapa pedagang lama, dan nanti sisanya dapat dimiliki pedagang baru. “Pedagang lama tetap didahulukan, karena mereka yang lebih dulu menempati. Dan

sisanya untuk para pedagang baru,” tuturnya. Paiman melanjutkan, dalam proses perpindahan yaitu dari pasar darurat ke pasar pasca renovasi, ternyata membawa masalah. Para pedagang baru ini menempati tempat-tempat baru yang dijadikan los, sekaligus tidak ada dalam perencanaan awal. Oleh karena itu, menurut Paiman, semua pihak terutama PT Tika Jaya yang mengurusi pengelolaan Pasar Induk Kajen, harus memikirkan solusinya. Selain itu, semua pedagang, baik pedagang lama maupun pedagang baru, harus dikedepankan sehingga mereka tidak terus merugi. “Masih ada puluhan kios yang

menanti untuk ditempati para pedagang. Dan saya harap semua pihak dapat dapat duduk bersama dan memikirkan solusi permasalahan ini,” imbuhnya. Sementara itu, salah satu pedagang lama Pasar Induk Kajen yang juga anggota Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Pasar Kajen, Hasan menuturkan, semua pedagang tetap dengan pendirian awal. Aparat atau pihak terkait harus menertibkan para pedagang baru yang sekarang menempati kios yang seharusnya tidak ditempati. Dengan demikian, kecemburuan para pedagang lama selama ini yang jarang didatangi pembeli, tidak terus berlangsung. (fin)

PEKALONGAN - Meskipun Kota Pekalongan telah mendapat penghargaan kota bebas rumah kumuh namun ada seorang janda beranak dua, Barkah (45) Warga Kelurahan Pabean RT 3 RW 1, Kecamatan Pekalongan Utara. Hidup disebuah gubug yang tidak layak untuk ditempati, bahkan tanah tersebut bukan tanah miliknya, melainkan tanah milik tetangganya. Menurut pengakuan Barkah, Kamis (28/10) dirinya sudah 20 tahun lebih hidup dirumah kumuh tersebut bersama anaknya Khoirul Bazah (18) dan Muklisin yang masih bersekolah kelas 5 SD. “Karena saya tidak punya tanah untuk tempat tinggal, terpaksa kami tinggal di rumah itu, meskipun tanah tersebut bukan tanah saya namun milik bu H Warkumi,” ucap Barkah. Dia mengaku, meskipun rumahnya hampir roboh namun belum ada bantuan dari pemerintah setempat. “Kami tidak pernah mendapat bantuan, lihat saja rumah kami yang hampir roboh itu,” ungkapnya. Sementara untuk mencukupi kebutuhan sehari -hari dirinya menjadi seorang buruh cuci di rumah warga. “Kalau biaya sekolah anak saya yang masih SD gratis, namun tidak pernah jajan karena tidak pernah saya kasih uang saku, sebab tidak punya uang,” kata Barkah. Ketua RW 1, Rohidin mengaku,

dirinya sudah melaporkan kepada Kepala Desa Pabean, supaya ruamh barka dipindah ketempat yang layak, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan. “Padahal sudah lama, dan kami berencana dengan persetujuan dari semua warga Rw 1 akan membantu mengumpulkan dana, supaya rumahnya layak huni,” ucapnya Menuruntya, meskipun ada program dari pemerintah untuk memugar rumah kumuh, namun Barkah tidak ikut terdata. “Dengan alasan tanah bukan milik sendiri, padahal ada tanah milik pemerintah yang bisa digunakan untuk sementara yaitu tanah milik Dinas Pengairan, tepatnya disebelah rumah Basari yang dulu pernah mendapat bantuan dari pemerintah, namun kenapa? Barkah tidak diperbolehkan oleh Pak Lurah,” tambahnya. Dwi Jazuli anak pemilik tanah yang ditempati Barkah, menuturkan karena tanah itu akan diwaris, jadi terpaksa dalam waktu dekat Barkah harus pindah. “Meskipun Barkah sudah lama tinggal dirumah yang tanahnya milik ibu saya, namun tanah itu akan dibagi, jadi Barkah harus pindah,” tuturnya. Sementara Sekretaris Kelurahan Pabean, M Arifin saat dikonfirmasi di Kantornya, mengaku dalam waktu dekat akan membangunkan rumah sementara dengan dana swadaya dari masyarakat. “Karena saat ada pemugaran rumah kumuh tidak masuk daftar, karena bukan tanah milik sendiri, jadi dia tidak bisah mendapatkan bantuan,” katanya. (ap2)

Petani Pisang Raja Mengeluh KENDAL - Petani pisang Raja Bulu mengeluhkan serangan layu bakteri yang mengancam tanaman pisang. Pasalnya, serangan bakteri tersebut mengancam tanaman pisang tanpa mengenal umur. Mulai dari tunas, tanaman muda, sampai pohon pisang yang sudah berbuah. Menurut salah satu petani pisang Raja Bulu asal Desa Bangunsari Kecamatan Patebon, Yuliko (33), dari sekitar 600 pohon pisang yang ditanam di lahan seluas setengah hektar ada sekitar 10 persen yang telah terserang layu bakteri. Kemungkinan akan bertambah karena, saat ini sedang datang musim penghujan. Serangan layu bakteri dipicu oleh lingkungan yang basah. Semakin basah lingkungannya, serangannya kian mengganas. Yuliko menambahkan tanaman pisang miliknya sudah berusia 10 bulan. Diperkirakan akan panen pada bulan Desember mendatang. Sekarang, sudah ada beberapa pisang miliknya yang sudah potong jantung. “Saya kuatir, dua bulan ke depan bakteri itu semakin mengganas. Sementara tanaman pisangnya, sebentar lagi siap dipanen,” akunya. Tahun kemarin, dari 1.800 pohon pisang yang ditanam di lahan seluas 1,5 hektar hasilnya cukup baik. Meskipun pada saat itu juga ada layu bakteri. Tapi karena tahun kemarin banyak panasnya, layu bakteri tidak ce-

pat menyebar seperti halnya tahun ini. Padahal, lahan yang ditanami pisang merupakan lahan sewa. Satu hektar kontraknya telah habis pada tahun kemarin, sehingga mulai bulan Desember tahun 2009 silam, Yuliko hanya mempunyai lahan sewa setengah hektar saja. Terkait dengan banyaknya layu bakteri yang menyerang tanaman pisang Raja Bulu pada tahun ini, Yudha, dari Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta, mengatakan, layu bakteri merupakan penyakit pisang yang paling ganas. Pembasmiannya harus tuntas. Tidak hanya memotong pisang sampai ke akarnya, akan tetapi tanahnya juga harus diolah kembali, dengan memakai serbuk anti jamur atau Trikoderma. Kalau ternyata pisang yang ditanam di lahan itu masih juga terserang layu bakteri, maka tanah tersebut sudah tidak bisa ditanami pisang lagi. “Selain layu bakteri, sebenarnya masih ada layu Vesonium. Namun layu Vesonium hanya menyerang batang pisangnya saja. Sedang layu bakteri sampai menyerang buahnya. Jumlah petani pisang Raja Bulu di Desa Bangunsari Patebon mencapai 160 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok yaitu, kelompok Ngudi Makmur dan Lautan Kristal. Total luas tanah yang ditanami, sekitar 72 hektar,” tandasnya. (dar)

Truk Vs Motor, Satu Orang Luka Parah KESESI - Lakalantas terjadi lagi di Desa Jagung Kecamatan Kesesi, tepatnya di jalan raya Jagung-Kesesi, Kamis (28/10), melibatkan antara truk dengan sepeda motor. Akibatnya, satu dari dua orang pengendara sepeda motor luka parah. Informasi yang berhasil dihimpun Radar, lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kronologis kejadiannya, yaitu truk Mitsubishi tanpa muatan dengan nopol AA 1509 HE yang dikemudikan oleh Ahmad Sadirin (47), melaju dengan cukup kencang dari arah barat. Sementara itu, dari arah berlawanan, melaju sebuah sepeda motor Honda Supra dengan nopol G 3539 RB yang dikendarai oleh Tarsiman (55) dan Dairah (50). Kedua pengendara yang beralamat di Desa Cangak, Keca-

matan Bodeh, Kabupaten Pemalang itu juga melaju cukup kencang di jalan raya Kesesi. Saat melintas di jalan raya Jagung-Kesesi, truk yang disopiri Ahmad yang berdomisili di Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan itu terlalu ke kanan jalan. Padahal di saat bersamaan berpapasan dengan motor yang dikendarai Tarsiman dan Dairah. Akibatnya, truk tersebut menghantam sepeda motor hingga bagian depannya hancur. Tarsiman yang berada di depan mengendarai motor, kondisinya cukup parah di tubuh bagian atas. Sementara Dairah, kondisinya tidak separah Tarsiman dan masih sadar setelah mengalami lakalantas itu. Melihat kejadian tersebut, beberapa warga dan pengguna

jalan yang saat itu melintas menolong mereka berdua. Tak berselang lama, aparat dari Polsek Kesesi dan Satlantas Polres Pekalongan datang untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua korban, Tarsiman dan Dairah langsung dibawa ke RSUD Kraton untuk segera dilakukan pertolongan

pertama. Sementara sopir truk, Ahmad beserta barang bukti truk dan sepeda motor diamankan oleh aparat. Dari pantauan Radar di tempat kejadian, aparat sedang melakukan olah TKP. Sementara ceceran darah yang diduga milik korban yang mengendarai sepeda motor, masih terlihat di as-

pal jalan. Salah satu warga yang ditemui Radar, Paryono (52) mengungkapkan dirinya tidak mengetahui secara persis lakalantas tersebut. Paryono menambahkan, dirinya hanya mendengar suara keras tabrakan, dan selanutnya langsung berlari ke arah sumber suara tersebut. (fin)


CMYK

18

JUMAT, 29 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Phela Lovenza

Hobi Jadi Batu Loncatan BAKAT dan kemampuan dalam bidang seni suara kini menjadi karir siswi asal SMP Negeri 2 Kota Tegal ini. Ya, Phela Lovenza, salah satu pelajar yang berhasil membawa pulang Juara II pada Porseni tingkat Kota Tegal ini tak menyangka suara yang ia miliki mampu membanggakan kedua orang tua dan sekolahnya. Hobi yang ia miliki sejak kecil inipun menjadi batu loncatan baginya untuk meroket menembus karir keemasan dan membuatnya mulai dikenal banyak orang. Beberapa lagu yang sering ia bawakan diantaranya ‘Jangan Menyerah’ nya d’Massive dan ‘Matahariku’ milik Agnes Monica. Lagu tersebut menjadi andalan yang sering ia bawakan membawanya meraih popularitas. Siswi yang sekarang duduk di bangku kelas 8 B ini mengaku bangga atas keberhasilannya. Dari pengalaman yang telah ia dapatkan ia mendapat banyak kenalan teman dari berbagai macam sekolah. Cewek kelahiran Tegal,17 Oktober 1997 ini juga bangga karena vokal yang ia miliki bisa membawanya mengumpulkan pundi-pundi rupiah dari tawaran beberapa kontrak. Dilatih guru vokal dari sekolahnya Herni dan juga peran ayahnya yang ikut serta mengajari dan memotivasinya dalam berlatih sehingga siswi yang beralamat di Jalan Asem 3 Gang 7 no. 16 Kota Tegal ini optimis dalam menekuni bidang yang ia sukai. Siswi yang bercita-cita membahagiakan kedua orang tuanya ini menuturkan dirinya tidak mau sombong dengan keberhasilan yang sudah diraihnya. “Kita jangan cepat sombong atau mudah puas dengan apa yang dilakukan, terus berlatih dan tetap berusaha menjadi yang terbaik,” ujarnya. (intan)

Tak Biasanya Marcell

[Intro] Bb Am7 Gm7 [2x] Bb Am7 Gm7 semua rasa yang di hati Bb Am7 Gm7 diam tak bisa kurasakan Bb Am7 Gm7 harapkan dirimu kembali Bb Am7 Gm7 bersamaku slalu sampai mati

Cewek Matre, Cewek Matre ke Laut Aje... BEBERAPA diantara kalian mungkin pernah dengar penggalan lagu seperti judul di atas. Buat kalian para cewek, jangan keburu tersinggung dulu ya. Karena, kalo cowoknya nggak sadis, nggak mungkin lah seorang cewek, meski begitu matre dibuang ke laut. Bicara tentang cewek matre, pasti tau dong maksudnya. Itu loh, cewek yang kalo pacaran cuma melihat kondisi cowoknya dari sudut pandang materi doang. Biasanya smua hal tentang cowok dihitung dengan takaran materi. Ato si cewek selalu menerapkan asaz manfaat dalam berpacaran. Si cewek matre ini

biasa berusaha meraih sesuatu dari cowok. Istilah nggak ada apapun yang tanpa pamrih. Buat para cowok, punya cewek beginian pasti bakal bikin kantong jadi kering deh alias kanker. Ini terbukti dari pengakuan 50 persen ResponX yang mengatakan hal itu. Sementara 25 persen lainnya nganggep cewek matre nyebelin banget. Meski begitu tetep ada kok cowo yang have fun aja pas jalan sama cewe yang matre. Prosentasenya sekitar 12,5 persen dan sisanya bilang no comment alias cuek bebex. Menurut pengakuan beberapa cewek, matrenya mereka itu nggak semata - mata karna mata duitan. Beberapa diantara mereka meng-

anggap matre sebagai bagian dari gaya hidup. “Iya lah, masa cewek yang modal,” kata Intan, anak SMP Negeri 1 Slawi kelas IX. Saat disurvei di kalangan ResponX diketahui kalo cewek yang menjadi matre karena tuntutan ekonomi itu sama banyaknya dengan cewek yang matre karena mo ngetes pacarnya saja. Jumlahnya sekitar 20,8 persen. Tapi nggak semuanya doyan duit atau mata duitan loh. Beberapa cewek sekarang malah doyan sama benda keras seperti Hp dan laptop. Ini sesuai dengan pengakuan 16,6 persen ResponX. Prosentase yang sama menyebut beberapa item fashion such as beauty handybag, distro

clothes, accesories dan lain sebagainya. Mereka yang doyan kuliner hanya 12,5 persen saja. Tapi 54.3 persen malah matresaurus alias semua produk, benda dan kebutuhan mintanya ditanggung sama cowoknya. Dan meski banyak yang beranggapan kalo sekarang banyak cewek matre, 83 persen ResponX cewek membantahnya. Mereka yang terus terang mengaku cewek matre cuma 8,3 persen saja. Dan yang 8,3 persen sisanya hanya mengaku kadang - kadang saja. “Jadi cewe matre? Sowry lah yauw,” seru Yuli, siswi yang masih duduk di kelas XII SMA Negeri 2 Kota Tegal. Tapi kalo memang kebukti ma-

tre, 54,2 persen ResponX cowok berniat mutusin ceweknya. Yang ikhlas dan nerima aja kalo ternyata ceweknya matre cuma 29,2 persen. Mengenai pacar yang matre, Ayu, siswi anak SMP Negeri 1 Slawi kelas IX mengaku siap menerima kalo pacarnya matre. “Kalo aku sayang sama pacar meskipun dia matre ya nggak apalah,” ucapnya mewakili 16.6 persen yang memiliki prinsip sama. Lain cerita dengan Fatur, anak SMA Negeri 2 Kota Tegal kelas XII. “Ogah banget deh,” jawabnya dengan singkat padat dan jelas. Sama dengan 70,8 persen Responx yang laen. Kamu sendiri? (tim 2)

Bb Am7 Gm7 Hmm.... Bb Am7 Gm7 Bb Am7 Gm7 Kini tinggalah ku sendiri Bb Am7 Gm7 saat rasa ini smakin dalam Bb Am7 Gm7 Mungkinkah dirimu kembali Bb Am7 Gm7 Bersamaku slalu sampai nanti Dm7 C Bb Am7 Hatiku sampai saat ini Gm7 Sampai detik ini Eb Em Hanyalah denganmu [chorus] Bb Am7 Gm7 Tak biasanya kau diam seperti ini Bb Am7 Gm7 Tak biasanya kau pendam isi hati Bb Am7 Gm7 Tak biasanya kau jauh dari diriku/sisiku Bb Am7 Gm7 Hatiku slalu bersama dirimu oh kasih Bb Am7 Gm7 Hou ooow Bb Am7 Gm7 Slalu kuingin bersamamu Bb Am7 Gm7 Menjaga dirimu tiap waktu

CEWEK tercipta sebagai makhluk yang nantinya Meskipun usianya belum cukup dikatakan dewasa, Nurul akan dipimpin cowok. Meski nantinya bisa memiliki Hani punya beberapa tips yang bisa kamu simak. Yuk! penghasilan sendiri, tapi tetap saja cewe akan berharap 1. Memperhitungkan sisi ekonomi boleh-boleh saja. Asal si cowok bisa memberikan penghitentunya harus tetap melihat kadarnya dan dupan buatnya. “Ini kan sudah jangan kelewatan sampai-sampai kamu jadi fitrah cewek,” tutur Nurul Hani, mengabaikan berbagai hal lainnya di luar cewek asal SMA Negeri 2 Slawi sisi yang bersifat material Kabupaten Tegal. 2. Buat cowok sebaeknya bersikap fair SISWI SMA NEGERI 2 SLAWI Meski tak membantah keberadaandalam menilai cewek. Istilah matre nggak nya, cewek tomboy ini menyayangkan hanya bisa disematkan ke cewek, cowok kalo semua cewe dianggap matre oleh cowok. “Sebenarnya pun bisa bersikap sama bukanya matre, tapi karena fitrahnya ini maka si cewek 3. Cewek punya pertimbangan sendiri dalam memilih akan menyeleksi cowok- cowok yang bisa memenuhi pasangan. Begitu juga dengan cowok. kebutuhan cewek,” kata Hani mencoba membela kaumnya. 4. Cowo sebaiknya bisa menakar diri. Di luar kekuatan Makanya jangan heran jika para cewek lebih memilih cinta, biasanya jarang sekali ada cowok biasa-biasa saja cowok yang sedikit lebih mapan dari yang laen. tapi mendapatkan cewek yang luar biasa. (andro)

Nurul Hani

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari TIM 2: Intan Aji Purnamawati, Anggie M M, Andro Kartono

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

30 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

Sukses raih penghargaan saat masih di bangku SMP tak menjadikan langkah Lily Nurkhasanah untuk tetap eksis dan meraih prestasi di setiap kejuaraan surut. Terhitung selama tahun 2010 ini, pelajar asal SMK Negeri 2 Adiwerna Kabupaten Tegal ini berhasil kembali memboyong sejumlah piala yang diikutinya selama setahun terakhir. Tak hanya dalam satu bidang olahraga saja, namun siswi yang tengah duduk di bangku kelas XI Multimedia 1 ini meraih beberapa prestasi lain diantaranya Juara I Lari 1500 meter, Juara I Lompat Jauh dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2010, Juara II Lompat jauh Pekan Olahraga Kabupaten

(Porkab) 2010, Juara I Lari 800 meter dan Juara III Voli Popda 2010. Pelajar kelahiran Tegal, 18 Januari 1994 ini, mengaku memiliki hobi dalam olahraga. Tak heran jika dirinya memiliki semangat yang keras dalam berlatih di setiap kesempatan. Kemampuannya dalam bidang olahraga nampak terlihat saat ia masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 5 Adiwerna. Kemudian ia kembali eksis hingga dirinya sempat mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi. Lily, demikian ia biasa disapa bertempat tinggal di Jalan Flamboyan rt 03/02 Jatirawa Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. Prestasinya didukung penuh

kerabat dekat serta pembinanya Risdianto sebagai pelatih voli dan Abadi Saptono yang melatih atletik. Cewek yang mempunyai cita-cita menjadi guru olahraga ini lebih senang berlatih bersama guru asal sekolahnya yang dulu yaitu Abdul Rozak. “Waktu Popda 2010 mendapatkan 2 piala dan uang pembinaan. Itu menjadi sesuatu yang sangat berkesan buatku,” ujarnya. Meski aktif berkegiatan dan kerap diikut sertakan dalam kejuaraan namun dirinya selalu mengutamakan pelajaran. Ia mengaku tidak ingin lalai dalam belajar karena hal ini menjadi pesan dari almarhum orang tuanya. (intan)


SAMBUNGAN

JUMAT 29 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Panda Nababan Diperiksa MA JAKARTA - Laporan Panda Nababan ke Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) mulai ditindaklanjuti. Bawas memeriksa tersangka kasus korupsi cek pelawat pemilihan Dewan Gubernur Bank Indonesia Miranda Goeltom itu kemarin (28/10) di gedung MA. Itu dilakukan untuk mengetahui apakah tuduhan Panda bahwa lima hakim Pengadilan Tipikor berlaku tidak profesional dalam memutus terdakwa Dudhie Makmun Murod. Sebab, dalam putusan tersebut, Panda dianggap menjadi koordinator pembagian duit suap pemilihan Miranda dan ikut menerima duit suap sebesar Rp 500 juta. Panda mendatangi MA bersama pengacaranya, Patra M. Zen, pada pukul 07.30. Dia menjalani pemeriksaan hingga selama hampir tiga jam. Usai menjalani pemeriksaan, Panda menyebut tiga hakim agung yang memeriksa dia. Yakni,

Purnamawati, Effendi Murod, dan Ahmad Yunus. “Pemeriksaan berlangsung sangat teliti. Pertama mengenai manipulasi fakta persidangan, kemudian tentang hakim yang lebih percaya keterangan terdakwa yang tidak disumpah,” kata Panda usai pemeriksaan. Padahal, menurut Panda, dalam KUHAP keterangan terdakwa yang tidak disumpah hanya berlaku untuk dirinya sendiri. Tidak berlaku untuk orang lain seperti Panda. “Itu tidak bisa dibenarkan,” kata politikus PDI Perjuangan ini. Panda mengatakan bahwa Bawas MA akan berupaya maksimal mengusut laporan ini. Bahkan, kata dia, mereka akan bekerja secara maraton selama lima hari untuk segera merampungkannya. “Itu berdasarkan surat tugas untuk mereka,” katanya. Patra menambahkan, ada sekitar 21 pertanyaan yang disodorkan kepada Panda. Itu

berkaitan dengan aspek teknis. “Seperti, apakah hakim dalam mengajukan pertanyaan, hakim mengajukan pertanyaan yang menggiring? Itulah yang ditanyakan ke Pak Panda,” katanya. Panda merasa dirugikan dengan putusan hakim Tipikor terhadap Dudhie. Sebab, dalam putusan tersebut, dia dianggap sebagai koordinator pembagian duit suap dan juga ikut menerima suap. Itu akhirnya dianggap sebagai fakta persidangan yang menjadi dasar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dirinya sebagai tersangka. Hakim, kata Panda, tidak pernah memperlihatkan barang bukti berupa cek perjalanan kepada dirinya. Namun dalam putusan terhadap Dudhie disebutkan bahwa cek perjalanan itu dari dirinya. Panda juga menegaskan tidak pernah mengkoordinir pembagian duit suap. (aga)

Yang Penting Mindset dari halaman 1 yang pertama untuk iklan layanan masyarakat,” terang Agnes di Hotel Shangrilla, Jakarta Pusat, kemarin (28/10). Dirinya berambisi go international membawa nama Indonesia melalui karya-karyanya. “Semua pernah dengar gantungkan cita-citamu setinggi langit, tapi kenyataannya orang malu menggantung kan citacitanya setinggi langit,” katanya. Untuk merayakan Sumpah Pemuda pada era sekarang,

sejatinya tidak harus mengangkat bendera dan senjata. Banyak hal yang bisa dilakukan generasi muda untuk menyumbangkan kemampuannya. Salah satunya di bidang masingmasing. “Menjiwai Sumpah Pemuda sebenarnya itu bukan dengan lagi harus membawa bendera ke mana-mana, membawa bambu runcing. You know itu, tahun berapa sekarang kalau tahun sekarang harus dengan kemampuan yang kita miliki. Bukan harus pake batik setiap hari atau dengan kita pake jeans yang dari Amerika.

Jadi mindset (pola pikir) yang harus dimajukan,” katanya. Dengan terus eksis memberikan karya terbaik, lanjut Agnes, generasi muda berjuang pada era sekarang. Apalagi bisa go internasional membawa nama bangsa Indonesia di mata dunia . “Be the best in what you do, no matter what it is. Berusaha yang terbaik di apapun yang kalian lakukan. Mau itu di bidang entertaintmen, mau itu di bidang politik, mau di bidang ekonomi, sosial. What ever it is,” tegasnya. (ash)

20 Jenazah Dimakamkan Massal dari halaman 1 waris. Prosesi pemakaman massal dilakukan terlebih dahulu saat jenazah Mbah Maridjan sedang disholatkan di masjid kampus Universitas Islam Indonesia yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Cangkringan. Bupati Sleman Sri Purnomo terlebih dahulu memimpin prosesi pemakaman massal sebelum hadir ke pemakaman Mbah Maridjan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” imbau bupati. Sri Purnomo meminta kepada masyarakat Sleman agar

bisa mengambil hikmah dari musibah yang menimpa warga Cangkringan. “Semoga kedepan tak ada jatuh korban lagi,” pintanya. Sebenarnya, hingga kemarin (28/10), kawasan lereng Merapi masih tertutup untuk umum. Namun prosesi pemakaman korban tetap harus dilakukan. “Kondisinya masih berbahaya,” ujar Koordinator Pemakaman Massal Korban Merapi Kasiyati. Isak tangis menyeruak diantara ratusan pelayat saat 20 jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Keduapuluh jenazah tersebut adalah Hadi Wiyono,

Suranto,Wahono Suketi,Iman Nurkholis, Sucipto, Emi S, Bapak Nardi Samidi dan istrinya, Ibu Cipto, Rahmad, Ngatiran,Puji Utomo, Andrianto, Slamet Widodo, Mbah Cipto,Karto Wiyono,Rasita, Slamet, Adit Wiyono,Harno wiyon Si Pon, Suranto. Sebelum dimakamkan, jenazah disholatkan sebanyak dua kali oleh para takziah. Selain Sri Purnomo, prosesi pemakaman massal juga dihadiri Kapolda DIJ Brigjen Polisi Ondang Sutarsa dan Dandim 0732 Sleman Letkol Inf Hardian Ahmadi. (yog)

Lagi, Gunung Merapi Erupsi Gempa bumi yang terjadi kemadari halaman 1 rin siang, kata dia, juga bisa turun aktifitasnya apabila ma- memicu meningkatnya aktifitas terial yang ada di tubuh gunung Merapi. Namun BPP TK Jogjasudah dikeluarkan. Sedangkan karta juga belum bisa memastiyang terjadi dalam erupsi selasa kan apakah erupsi yang terjadi lalu, material yang keluar di- sore kemarin ada hubungannya pastikan hanya sedikit. “Ada dengan gempa tektonik kemarin kira-kira 7,5 juta meter kubik pagi atau tidak. Gempa terjadi material dalam tubuh Merapi pukul 08.39 berkekuatan 4SR yang akan keluar. Dan ini belum yang berpusat pada 8,02 LS dan semuanya keluar. Maka tunggu -110,49 BT, tepatnya di 13 Km setelah empat atau lima hari lagi barat daya Wonosari di Sungai apa akan terjadi erupsi atau Opak yang masuk wilayah Bantidak,” ujar Kepala Pusat Vulka- tul. “Sejak terjadi letusan Selasa nologi dan Mitigasi Bencana 26 Oktober 2010, aktifitas Merapi tidak menunjukkan gejala berarti. Geologi Surono.

Namun tadi pagi (kamis 28 Oktober) terjadi gempa vulkanik yang cukup terasa dan usai terjadi gempa di Bantul aktifitas meningkat lagi dan awan panas kembali meluncur,” kata Subandrio. Berdasar pengalaman erupsi Merapi tahun 2006, gempa tektonik bisa memicu peningkatan aktifitas gunung berapi. Waktu itu aktifitas Merapi mulai menurun dan statusnya diturunkan dari Awas ke Siaga. Namun usai terjadi Gempa Teknonik berkekuatan 5,9 SR tanggal 27 Mei 2006 di Bantul, aktifitas Merapi spontan me-

ningkat. Erupsi besar dengan luncuran awan panas pun menghancurkan kawasan hutan Kaliadem. Menyikapi hal ini, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan pihaknya akan tegas memberi instruksi bahwa para pengungsi harus tetap tinggal terlebih dahulu di barak pengungsian, hingga pihaknya mendapat rekomendasi BPPTK bahwa Merapi sudah aman. Ia akan menahan warga dan meminta warga untuk bersabar karena dikhawatirkan Merapi masih akan erupsi. (nis)

Susno Hendak “Habisi” Sjahril Djohan dari halaman 1 jutkan. Seorang saksi yang dihadirkan mengatakan, Susno sempat mengeluarkan pernyataan hendak menghabisi Sjahril Djohan, orang yang disebut-sebut sebagai makelar kasus. Keterangan itu muncul dari mulut Kompol M. Zulkarnaen, koordinator staf pribadi Kabareskrim. Dia menuturkan, Sjahril sering datang ke ruangan Susno yang saat itu menjabat sebagai Kabareskrim. “Seminggu bisa dua kali (datang),” kata Zulkarnaen saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin (28/10). Setiap tamu yang hendak menemui Kabareskrim, lanjut Zulkarnaen, lebih dulu melapor ke dirinya. Atau bisa juga melalui ajudan Kabareskrim yang menyampaikan ke Zulkarnaen. “Nanti saya yang lapor ke Kaba, beliau mau temui atau tidak,” tuturnya. Suatu ketika, Zulkarnaen menyampaikan ke Susno bahwa Sjahril bermaksud untuk bertemu. Namun Susno seperti menunjukkan ekspresi tidak suka. “Kok sering benar dia temui saya. Ada apa sih” kata Zulkarnaen menirukan pernya-

taan Susno. Meski begitu, Susno tetap menerima tamunya itu. Di waktu yang berlainan, Susno juga menunjukkan ekspresi yang hampir sama. “Dia lagi, dia lagi,” respon Susno yang ditirukan Zulkarnaen setelah dirinya melapor. Nah, setelah bertemu itulah, Zulkarnaen mengungkapkan pernyataan Susno yang cukup mengagetkan. “Apa sih maunya orang ini” Nanti kalau Wakapolri sudah pensiun, saya habisin orang ini,” kata Zulkarnaen menirukan omongan Susno. Namun tidak jelas apa maksud dari kata “menghabisi” itu. Keterangan Zulkarnaen itu menggelitik tim kuasa hukum Susno. Mereka mencecar dengan menanyakan siapa yang menjabat sebagai Wakapolri. “Saat itu Pak Makbul Padmanegara,” jawabnya. Zulkarnaen juga mengungkapkan, Sjahril Djohan memiliki ruangan di Mabes Polri. Ruangannya dekat dengan ruang Wakapolri. Dia menceritakan, mulanya dia hendak mengantarkan bahan dokumen dari Kabareskrim ke Wakapolri. Di ruang sespri (sekretaris pribadi) Wakapolri, dia bertemu dengan Sjahril.

Sjahril lantas mengajak Zulkarnaen ke ruangannya. Bahkan sempat meminta dibuatkan minuman kopi. “Ruangannya jadi satu dengan sespri Wakapolri, hanya disekat, bagian dari ruangan sespri,” terangnya. Meski begitu, Zulkarnaen mengaku tidak mengetahui apa sebenarnya profesi Sjahril Djohan. Dia hanya menyebut, Sjahril pernah bersama dengan Haposan Hutagalung hendak menemui Susno. Dia mengetahui jika Haposan adalah pengacara dalam kasus Arowana. “Kalau Sjahril Djohan bukan lawyer,” ujarnya. Dia juga tidak mengetahui seberapa dekat hubungan antara Susno dan Sjahril Djohan. Dia hanya pernah mendengar Sjahril memanggil Susno hanya dengan kata “Sus”. Zulkarnaen pernah menanyakan kenapa Sjahril memanggil Susno seperti itu. “Nggak apa-apa, saya kan lebih tua. Banyak di sini (Mabes Polri) yang saya panggil nama saja,” jawab Sjahril kala itu yang ditirukan Zulkarnaen. Susno yang duduk di samping tim kuasa hukumnya tidak banyak memberikan tanggapan atas keterangan saksi Zulkarnaen tersebut. “Terima kasih, yang mulia (majelis hakim).

Cukup, tidak ada,” kata Susno yang mengenakan baju safari warna abu-abu. Usai persidangan, Susno tidak menjawab saat wartawan menanyakan maksud pernyataan “menghabisi?. “Kan tadi sudah dijelaskan saksi, itu objektif. Saya juga tidak bantah kan. Kalau saya yang bilang, nanti subjektif,” kata Susno. Dia mengatakan, nanti majelis hakim yang akan menanyainya dalam pemeriksaan terdakwa. Saat dipertegas maksud “menghabisi” adalah agar Sjahril tidak lagi di Mabes Polri, Susno hanya menjawab ringan. “Ah, kau pura-pura tidak tahu saja,” jawab Susno sembari berlalu meninggalkan ruang sidang. Lanjutan persidangan Susno kemarin banyak mengungkap sepak terjang Sjahril Djohan di Mabes Polri. Saksi Teteng Jauhari, sopir Susno saat menjabat Kabareskrim mengungkapkan, Sjahril lebih banyak melewati pintu belakang untuk masuk ke Bareskrim. Tenteng bahkan sudah pernah melihat Sjahril saat era Makbul Padmanegara menjabat Kabareskrim. “Saya pikir dulu malah beliau anggota Polri,” tutur Teteng yang disambut tawa seisi ruang sidang. (fal)

krie, Gusti Prabu, Pembayun, Alisa Wahid (putri Gus Dur), Gandung Pardiman, artis Doni Kusuma, serta pejabat-pejabat Pemkab Sleman. Beberapa diantaranya mengaku memiliki hubungan yang dekat dengan Mbah Marijan. Doni Kusuma, bahkan sedikit ngotot untuk menggantikan orang yang sudah berada di liang kubur Mbah Marijan untuk menerima jenazah Mbah Marijan. Datangnya beberapa tokoh ini, justru membuat keluarga Mbah Marijan harus ‘tersingkir’ dari sisi makam. Pasalnya, mereka malah terdesak-desak oleh tamu rombongan pejabat yang diberi tempat di depan untuk bisa melihat jasad Mbah Marijan. Protes justru datang dari para pelayat, yang ber-

teriak agar keluarga Mbah Marijan diberi tempat didepan. Alisa yang membawa nama keluarga Gus Dur juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Mbah Marijan. Sebab, Gus Dur yang dikenal dekat dengan Mbah Marijan dikatakan sangat mengagumi sosok Mbah. “Maka dari itu, kepribadian mereka (Mbah Marijan dan Gus Dur) hampir sama. Yaitu sikap komitmen kuat dan tekadnya menjaga masyarakat,” ungkap putri Gus Dur. Atas meninggalnya laki-laki yang terakhir menjabat sebagai Rois Syuro NU Cabang itu, Gusti Prabukusumo juga mengungkapkan bahwa Keraton Jogjakarta merasakan duka cita. Karena kini juru kunci Merapi sudah pergi. (nis)

Hujan Tangis di Srunen dari halaman 1 Diungkapkan Wignyo, biasanya jika Merapi menunjukkan aktifitas meningkat dan akan terjadi erupsi, Mbah Marijan selalu membicarakan hal ini kepada keluarga, juga dirinya. Namun, kata dia, kali ini Mbah Marijan tak sempat ‘rasanrasan’ kepada Wignyo soal meletusnya Merapi yang akhirnya menjemput nyawanya berpulang ke rahmatullah. Wignyo sendiri tak mampu menahan tangis saat jenasah kakaknya tiba di pemakaman. “Mungkin kali ini istilahnya kecolongan. Mbah Marijan saja kecolongan, apalagi warga,” imbuh Wignyo. Ia juga mengungkapkan, jika Merapi akan meletus, biasanya menunjukkan tanda-tanda be-

rupa turunnya burung elang dari Merapi ke arah yang lebih rendah. Ia pun sempat mengungkapkan bahwa seharis sebelum Merapi meletus, ia sempat melihat ada burung elang yang terbang turun. Mbah Marijan rupanya memiliki tempat tersendiri dari masyarakat DIJ. Sebab, dari banyaknya pelayat yang datang, tak sedikit berasal dari warga luar Sleman. Yakni dari Bantul, Kulonprogo, Kota Jogja, bahkan dari Magelang Jawa Tengah. Mereka mengaku kehilangan sosok Mbah Marijan yang dikenal teguh pendirian dan erat kaitannya dengan Merapi. Beberapa tokoh tampak hadir dalam pemakaman Mbah Marijan. Diantaranya Aburizal Ba-


CMYK

JUMAT, 29 OKTOBER 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

Gebyar Ultah Nusantara Sakti Segera Berakhir TEGAL – Gebyar ulang tahun Nusantara Sakti Group ke48 akan berakhir 31 Oktober 2010. Untuk itu, masyarakat Tegal, Slawi, Brebes dan sekitarnya masih berkesempatan ikut dalam program yang berhadiah 1 unit Revo,velg racing, peralatan elektronik dan sebaginya. Kepala Cabang Nusantara Sakti Tegal Danang Mahardi menuturkan, program tersebut segera berakhir. Saat ini masyarakat Tegal, Slawi serta Brebes yang ingin memiliki sepeda motor Honda masih berkesempatan ikut dalam Gebyar HUT Nusantara Sakti Group ke48. Untuk konsumen Nusantara Sakti Brebes, disediakan hadiah menarik mulai dari 1 unit Honda revo, peralatan elektronik dan sebagainya selama program berlangsung. Sementara konsumen Nusantara Sakti Tegal, akan mendapatkan hadiah langsung berupa velg racing untuk pembelian Revo standar. Pelayanan yang cepat baik tunai maupun kredit diharapkan bisa memberikan kemu-

Manager Telkomsel Branch Purwokerto-Tegal Eko Wahyudi menyampaikan informasi mengenai outlet community pada silaturahmi Telkomsel & BOC.

DOK.ISTIMEWA

Silaturahmi Telkomsel dan Brebes Outlet Community ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

SEGERA BERAKHIR – Gebyar HUT Nusantara Sakti Group ke-48 akan berakhir 31 Oktober 2010.

dahan kepada konsumen untuk mendapatkan sepeda motor Honda sesuai kebutuhan. Selain itu, pelayanan yang ramah dan cepat juga selalu diberikan kepada seluruh pelanggan. Langkah tersebut tidak lain sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan kepada Nusantara Sakti Group selama ini. Untuk itu, pihaknya berharap agar kesempatan ini bisa di-

manfaatkan sebaik-baiknya sehingga kebutuhan akan sepeda motor Honda masyarakat bisa didapatkan dengan mudah dan cepat serta dibarengi dengan pelayanan yang prima. “Bagi konsumen yang ingin membeli sepeda motor Honda, masih ada kesempatan untuk ikut dalam Gebyar HUT Nusantara Sakti Group ke-48 yang akan berakhir 31 Oktober 2010,” katanya. (gun)

Dekati Mitra Kerja, Telkom Flexi Gelar Gathering Outlet PEMALANG – Telkom Flexi Pemalang menggelar Gathering Outlet di RM Pringjajar Ampelgading, Kamis (28/10) kemarin. Upaya mendekatkan Telkom Flexi dengan mitra kerjanya, dihadiri 40-an pengelola outlet, komunitas sekolah, instansi pemerintah, serta puluhan tamu undangan lainnya. Hadir pula jajaran Arcom Unit Card Dealer & Management Telkom Flexi Jateng & DIY Amer Fadillah, Anwar Hardjono, Ani Yuliani, Flexi Pekalongan, Imam

SAMPAIKAN INFORMASI

Susadi, serta Leman Iryanto selaku mitra kerja Flexi Pemalang dari PT Parastar Echorindo. Kepada Radar di sela-sela acara, Leman Iryanto mengatakan, gelaran Gathering Outlet adalah upaya Flexi dalam mendekatkan diri dengan ujung tombak penjualan atau pengelola outlet. Selain itu berbagai pihak yang mempunyai andil dalam penjualan dan perkembangan Flexi di Kabupaten Pemalang. “Pertumbuhan pengguna

Flexi di Pemalang meningkat signifikan, hal ini karena ada jalinan kerjasama yang baik antara mitra dan outlet sebagai ujung tombak penjualan,” terangnya. Ditambahkan Supervisor Flexi Pekalongan Imam Susadi, pertumbuhan Flexi Pemalang mendapatkan apresiasi tersendiri baginya. Karena dari awal yang tidak dikenal, kini Flexi mampu merambah konsumen hingga lapisan masyarakat paling bawah, artinya tidak hanya masyarakat di kota saja. (cw2)

Komunitas Pedagang Seluler

DIKUKUHKAN BREBES - Dalam rangka menjalin keakraban dan juga membantu memotivasi semangat mitra outlet Brebes, Telkomsel bersama Brebes Outlet Community mengadakan gelaran silaturahmi sekaligus pengukuhan BOC sebagai wadah komunitas pedagang seluler di Kabupaten Brebes. Acara yang diadakan di D’Anglo Cafe Brebes pada Rabu (27/10) lalu dihadiri seluruh anggota aktif BOC beserta seluruh perangkat organisasi. Dan spesial pada kesempatan ini Manager Telkomsel Branch Purwokerto-Tegal Eko Wahyudi berkesempatan hadir dan turut terlibat dalam sharing session antara mitra outlet anggota BOC dengan Telkomsel. Dalam kesempatan tersebut, Eko menyampaikan bahwa Telkomsel selalu senantiasa berupaya memberikan dukungan kepada mitra outletnya, baik itu dalam hal teknis penjualan seperti dukungan ketersediaan produk maupun support penjualan seperti edukasi dan pelatihan teknik menjual maupun strategi

meraih pelanggan setia. BREBES OUTLET COMMUNITY Brebes Outlet Community sendiri pada awal terbentuknya merupakan reformasi dari paguyuban outlet seluler Brebes dengan nama Paguyuban Counter Brebes (PCB). Namun dalam perkembangannya PCB mengalami beberapa hambatan sehingga terjadi kevakuman kegiatan. Baru pada awal 2010 lalu beberapa outlet yang peduli pada kelangsungan komunitas ini diantaranya Ifa Phone, Janetha Cell, Daffa Cell, dan beberapa outlet lain berembuk dan mengusulkan membentuk sebuah wadah komunitas outlet khusus Kabupaten Brebes yang secara organisasi lebih rapi dan juga memiliki visi dan misi yang lebih terarah. Kemudian dengan dukungan dari Telkomsel outlet-outlet tersebut mulai mengajak kembali outlet-outlet Brebes khususnya Brebes kota dan sekitarnya untuk bergabung kembali bersama komunitas ini. Telkomsel Red Outlet Community

Sejalan dengan misi dari BOC untuk membentuk suatu wadah bagi pedagang produk seluler, Telkomsel juga me-refresh kembali komunitas Red Outlet Community (ROC) khususnya diwilayah Brebes. ROC sendiri merupakan komunitas outlet Telkomsel yang sengaja dibentuk guna memberikan kemudahan dan keuntungan bagi anggotanya. Berbagai keuntungan yang dapat dinikmati apabila outlet menjadi anggota ROC ini adalah mendapatkan prioritas utama untuk keikutsertaan dalam setiap program Telkomsel baik yang bersifat selling, maupun yang bersifat reward maupun loyalty. Konsep ROC sendiri di wilayah Pantura mulai diperkenalkan pada tahun 2008 silam. Telkomsel mengundang mitra outlet dari berbagai kabupaten di Pantura untuk mengibarkan semangat ROC di Pantura. Saat itu khusus anggota ROC langsung dibuatkan kegiatan Branding Competition dan juga pemberian kartu member khusus . (*)

Bank Bukopin Raih Consumer Banking Excellence Award 2010

TEGAL - Di tengah persaingan yang semakin ketat, bank harus mampu menjaga dan terus meningkatkan pelayanan dan hubungan baik dengan para nasabah yang mempunyai sikap loyalitas yang tinggi. Bank Bukopin sebagai bank yang sangat mengutamakan pelayanan terhadap nasabah terus meningkatkan kinerjanya untuk lebih berupaya menjadi bank yang lebih baik yang dapat dipercaya di mata konsumer. Dengan terus meningkatnya kinerja Bank Bukopin maka semua itu membuahkan suatu hasil dimana Bank Bukopin mendapatkan penghargaan dalam Program Consumer Banking Excellence (CBE) Award 2010 yang diprakasai oleh Majalah Swa, Synovate & Perbanas bekerjasama dengan Swanetwork pada hari Kamis, 14 Oktober 2010 di Hotel Shangri-La Jakarta. Dalam penghargaan CBE Award 2010 ini Bank Bukopin mendapatkan

CMYK

penghargaan sebagai pemenang Bank Paling Kreatif di mata Profesional Consumer Banking – Bank Beraset di Bawah Rp 50 Triliun untuk kategori Wealth Management, menempati Peringkat 1 (Satu), Tabungan, menempati Peringkat 2 (Dua), Kredit Kendaraan Bermotor, menempati Peringkat 1 (Satu) dan KPR, menempati Peringkat 1 (Satu). Tujuan dari CBE Award 2010 ini adalah untuk memberikan penghargaan dan pengakuan kepada para pengelola bank yang memiliki produk dan layanan Consumer Banking terbaik di Indonesia. CBE Award 2010 ini dilakukan dalam rangka mendorong dunia perbankan di Indonesia khususnya di bidang Consumer Banking agar dapat terus berkembang lebih baik dan senantiasa bisa memberikan value innova- t i o n kepada masyarakat. Sementara penilaian award nya sendiri merupakan hasil survei yang dilakukan di Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Peserta survei adalah mereka y a n g memiliki rekening aktif dan diseleksi dari ribuan orang yang dihubungi secara acak. Tentang Program Divisi Konsumer Bank Bukopin Wealth Management, Bisnis

wealth management di Bank Bukopin dinamakan Bukopin Prioritas. Dalam menyediakan produk – produk wealth management, Bank Bukopin bekerja sama dengan pihak lain antara lain perusahaan sekuritas dan asuransi. Sementara untuk produk wealth management Bank Bukopin yang merupakan produk perbankan konvensional adalah Deposito (rupiah, dollar) dan Tabungan Siaga Bukopin Premium. Kelebihan layanan wealth management Bank Bukopin terletak pada sifatnya yang eksklusif, diberikan secara ‘one on one service’ oleh Relationship Officer sehingga nasabah merasa lebih mudah dan nyaman memenuhi kebutuhan transaksi perbankan 24 jam sehari. Tabungan, dengan diraihnya peringkat ke-2 dalam kategori Tabungan pada CBE Award 2010, berarti produk tabungan Bank Bukopin layak diperhitungkan. Bank Bukopin memiliki produk bernama Tabungan SiAga. Disamping fungsi utama sebagai media tabungan, produk ini menawarkan rasa aman, mengingat ditanggung asuransi kecelakaan dan memberikan bunga yang di-

hitung berdasarkan saldo harian. Penabung secara otomatis terlindungi oleh asuransi bebas premi sehingga menambah kenyamanan. Beragam fasilitas untuk kemudahan seluruh nasabah diciptakan Bank Bukopin salah s a t u n y a adalah apabila saldo nasabah di tabungan dijaga stabil mini-

mal Rp 2 juta, maka tarik tunai di ATM mana saja tidak dikenakan biaya alias gratis. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), saat ini Bank Bukopin mempunyai program bunga murah Kredit Mobil Bank Bukopin yaitu mulai 4 persen untuk pembelian mobil apa saja dan dimana saja. Di samping itu ada Car Ownership Program yang dikemas secara korporasi, diperuntukkan bagi para karyawan korporasi. Fasilitas lainnya yakni bebas menentukan jenis/merk mobil (baik mobil lama ataupun mobil

baru). Kredit Pemilikan Rumah (KPR), penetrasi produk KPR Bukopin saat ini banyak dilakukan di sektor apartemen melalui produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Hal ini sejalan dengan kecenderungan masyarakat yang mulai bisa menerima tinggal di tengah kota (apartemen) karena alasan yang realistis. Untuk mendukung produk KPR-nya, bank Bukopin banyak bekerja sama secara khusus dengan berbagai pengembang ternama.(adv)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga

perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)

Radar Tegal 29 Okt 2010  

Radar Tegal 29 Okt 2010