Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 28 SEPTEMBER 2011

KPK Panggil Banggar, Tamsil Mangkir INDEKS

Sebagai Saksi Kasus Suap Sesmenpora

Kawasan KTL Kembali Ditertibkan HAL. METROPOLIS

JAKARTA - Perseteruan antara Badan Anggaran DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi nampaknya belum berakhir. Kemarin (27/9) KPK mengumumkan akan memanggil dan memeriksa pimpinan Banggar hari ini (28/9) sebagai saksi kasus suap di Kemenakertrans. Namun dengan tegas Wakil Ketua Banggar Tamsil Linrung menolak untuk memenuhi panggilan tersebut. ke hal 19 kol 1

Lagi, BSM Diduga Dipotong HAL. RADAR BREBES

Residivis Curanmor Dibekuk HAL. PEMALANG

Kenang Sejarah Lewat Koleksi Perangko HAL. XPRESI AGUNG RAHMADIANSYAH/RADAR SURABAYA

APA MANING...

FOTO PELAKU - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam menunjukan foto pelaku bom bunuh diri Gereja Bethel Injil Sepenuh Solo di Gedung HumasMabes Polri Jakarta, Selasa (27/9/2011).

Tujuh Bom Siap Meledak TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

MEMPRIHATINKAN - Sang ibu mengaku pasrah menerima keadaan bayinya.

BayiLahirdenganUsusTerburai BUMIAYU - Nasib malang dialami bayi lakilaki yang lahir pada Senin (26/9) pukul 12.08 WIB. Bayi yang merupakan anak pertama dari pasangan Tarsumi (19) dan Aris Ardinto (26) warga RT 05 RW 04 Dukuh Kweni Desa Adisana Kecamatan Bumiayu ini lahir dalam kondisi usus terburai keluar dari dinding perutnya. Bidan Uma Kholifah Amd.Kes yang menangani proses kelahiran mengatakan, bayi tersebut lahir dengan berat 2,1 kilogram dengan memiliki panjang badan 46 centimeter dengan kondisi cukup lemah. “Dari hasil konsultasi dengan dokter di RSU Margono Purwokerto, diagnosis sementara bahwa bayi tersebut mengalami kelainan yang di sebabkan kekurangan gizi atau yodium saat berada dalam kandungan. Kasus seperti ini cukup langka ditemukan,” ungkap Kholifah. Sementara Tarsumi, ibu bayi menuturkan, semenjak awal kehamilan dirinya merasakan kondisi normal. Akan tetapi saat usia kandungannya menginjak tua, oleh bidan dirinya disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke hal 19 kol 5 melalui USG.

JAKARTA - Semua personel Detasemen Khusus 88 Mabes Polri sedang berada dalam level siaga merah atau puncak kewaspadaan. Sebab, dari hasil investigasi, masih ada tujuh bom rakitan serupa dengan bom Solo yang siap meledak. Posisi bombom pembunuh itu belum bisa dideteksi secara pasti. “Dari pengakuan tersangka yang terkait dengan bom Cirebon masih ada tujuh rakitan bom yang belum ditemukan,” ujar Kadivhumas Polri Irjen Anton Bachrul Alam saat jumpa pers di kantornya kemarin (27/09). Bom itu dirakit oleh kelompok Syarif dan juga Ahmad Yosepa Hayat yang meledakkan diri di GBIS

Kepunton Minggu (25/09) lalu. Bom rakitan itu berciri ringan (tak lebih dari 3 kg) , mudah dipindahkan, dan bisa dioperasikan secara sederhana. “Ini masih kita cari, biarkan tim bekerja,” kata Anton. Tujuh bom itu diduga disembunyikan atau digunakan sebagai sarana melawan pengejaran aparat. Ahmad Yosepa Hayat yang meledakkan diri di Solo diduga merakit sendiri bomnya. Jadi, bukan termasuk tujuh yang masih belum ditemukan. “Dalam tasnya masih kita temukan sisa paku, sisa gotri, sisa kabel dan baterai Alkaline 9 volt yang digunakan sebagai pemicu arus,” kata mantan Kapolda Jatim itu.

SEMOK

Apakah tujuh bom yang hilang itu bisa dibawa ke Ambon - Anton mengakui kemungkinan itu bisa saja terjadi. “Karena itu kita cermati kondisi terkini di Ambon, apakah rakitan bom yang ditemukan identik dengan jaringan ini atau tidak,” katanya. Sumber Jawa Pos di lapangan menyebutkan, bom-bom yang dirakit kelompok Syarif sebenarnya mudah diurai. “Partikelnya sederhana, dan bisa dijinakkan dengan mudah,” katanya. Setelah Syarif meledakkan diri, Densus 88 langsung menyapu tempat-tempat persembunyiannya. Hasilnya, mereka mendapatkan tujuh bom serupa siap ledak. ke hal 19 kol 5

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

Gracia Indri Menikah setelah Kuliah BANYAK teman seprofesi Gracia Indri yang memilih menikah di usia muda. Namun, pilihan tersebut tak membuat presenter kelahiran 14 Januari 1990 itu tergoda untuk mengikuti jejak mereka. “Kalau menikah saat-saat ini aku belum berani deh. Kuliah belum selesai. Banyak hal yang harus dipikirin. Teman-teman aku sih, Marshanda dan Nia Ramadhani, udah menikah muda. Aku entar dulu deh,” kata Gracia kemarin (27/9). Apakah karena belum punya pasangan? “Nggak juga,” jawab Gracia. Pemain film Coblos Cinta tersebut mengatakan, dirinya ingin menyelesaikan kuliah sebelum menikah. “Pacar yang sah belum ada. Tapi yang deket sudah

RINGSEK - Kondisi truk tampak ringsek setelah sebelumnya dseruduk Bus Muji Jaya di ruas jalur pantura KM 12 Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi, Selasa (27/9) dini hari. Korban dirawat di rumah sakit.

Bus Vs Truk, 15 Penumpang Luka SURADADI - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ruas jalur pantura kembali terjadi. Kali ini, sebuah Bus Muji Jaya bernopol K 1662 BC menyeruduk Truk Fuso bermuatan plastik dengan nopol H 1867 AY, Selasa (27/9) dini hari pukul 00.45

WIB. Meski tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan yang terjadi di KM 12 Dukuh Brabo Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi ini, mengakibatkan 15 orang terluka. Supir truk, bernama Nurkhalim (37) warga RT 02 RW 01 Desa Pacing

Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang. Sedangkan supir bus, bernama Totok Mujiarto (39) warga RT 01 RW 02 Desa Tambak Sari Kecamatan Tambak Boyo Kabupaten Semarang. ke hal 19 kol 1

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

BANGGAR - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Tamsil Lindrung usai rapat konsultasi dengan pimpinan DPR, Selasa (27/9) di gedung Parlemen, di Jakarta.

Nazaruddin Minta Diperiksa, KPK Sudah Malas JAKARTA - Tersangka kasus suap wisma atlet Sea Games M. Nazaruddin tampaknya tidak bisa lagi melakukan tawar menawar dengan KPK. Sebab, instansi pimpinan Busyro Muqaddas tersebut “ngambek” dengan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu. Buktinya, Nazar tidak pernah lagi dipanggil ke Gedung KPK untuk diperiksa. Gara-gara itu, tim kuasa hukum Nazaruddin meradang. Mereka merasa kliennya tidak lagi dianggap oleh KPK. Padahal, dia sudah menjanjikan bahwa Nazaruddin bakal membuka semua fakta yang dia ketahui. “Kami minta agar Nazaruddin dipanggil lagi,” ujar salah satu kuasa hukum Nazaruddin, Alfrian Bondjol. Tidak hanya itu, tim kuasa hukum juga kecewa dengan KPK yang tidak menuruti permintaan Nazaruddin untuk di konfrontir dengan Chandra Hamzah, ke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 5

Tujuh Bom Siap Meledak * Goleti oh! NazaruddinMintaDiperiksa,KPKSudahMalas * Diperiksa ora ngomong ya!

CMYK


OPINI

2

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Robohnya Rumah Kepatihan Brebes Teganya, Teganya... Oleh: M Riza Pahlevi URUSAN potong memotong, sepertinya menjadi keahlian sebagian orang dari bangsa ini. Di mana setiap proyek atau pun program dari pemerintah, selalu ada dugaan pemotongan oleh oknum tertentu. Pemotongan itu pun berdalih dengan beragam istilah. Ada yang menggunakan istilah iuran sukarela, ada yang menyebutnya uang transport, ada yang mengklaim uang lelah, ada yang mengatakan sukses fee, bahkan ada yang memotongnya tanpa alasan apa pun. Untuk proyek yang bernilai miliaran rupiah, potongannya pun mencapai miliaran juga. Yang ketahuan pasti berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, seperti yang dialami Nazarudin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Potongan dana proyek pemerintah itu, dengan beragam istilah itu termasuk dalam kategori korupsi. Karena diperoleh dengan cara yang tidak benar dan merugikan negara. Selain harus mengembalikan, pelakunya pun harus mempertanggungjawabkannya di balik jeruji penjara. Itu untuk proyek dan program yang nilainya besar. Untuk proyek yang nilainya kecil pun, ternyata ada juga perilaku oknum tertentu yang memotong dana tersebut. Meskipun dana itu masuk dalam kategori bantuan sosial dan sejenisnya. Seperti dulu, ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan sekarang dana Program Keluarga Harapan (PKH). Di bidang pendidikan pun ada Beasiswa Siswa Miskin (BSM). Semuanya itu diberikan kepada warga yang tidak mampu, yang tujuannya agar mereka bisa mememenuhi kebutuhan hidup. Namun tetap saja ada dugaan pemotongan di setiap pemberian bantuan sosial tersebut. Seperti yang terjadi pada beberapa hari terakhir ini, dan BSM yang diserahkan Bupati Brebes secara langsung kepada siswa-siswi SD, ada saja oknum yang diduga melakukan potongan bantuan tersebut. Dalihnya pun bermacam-macam, seperti iuran sukarela, uang transport, sumbangan pembangunan dan sebagainya. Jumlahnya mungkin tak seberapa, karena memang bantuan yang diberikan juga tak terlalu besar, hanya Rp 360 ribu. Namun bagi mereka, yang membutuhkan bantuan itu, jumlah tersebut jelas sangat besar. Jika dipotong Rp 100 ribu saja, dengan beragam dalih tadi, itu sangat terasa bagi mereka. Mungkin ada yang beranggapan, jika mereka yang mendapatkan bantuan sosial itu seperti ketiban rejeki nomplok. Tidak perlu bersusah payah, tak perlu bekerja keras, tiba-tiba saja dapat uang tunai cukup besar. Maknya jika rejeki nomplok itu dipotong sebagian, tidak mengurangi adanya rejeki tersebut. Toh mereka tak perlu bersusah payah, seperti membuat proposal, mengurus administrasi dan sebagainya. Saat dipotong pun, biasanya mereka yang menerima tak keberatan. Selain tak repot-repot melakukan sesuatu, jika tak mau dipotong takut tidak mendapat bagian, karena diancam dialihkan kepada yang lain. Akhirnya, ya sudah lah, silakan dipotong, asal masih mendapat bagian yang cukup. Namun jika kita cermati, bahwa bantuan itu diberikan kepada mereka yang tidak mampu, dan memang tujuan dari bantuan itu untuk meringankan beban mereka yang tidak mampu, maka lagu Megi Z lah yang akan akan berkumandang. Teganya, teganya... Yah, penggalan syair lagu itu layak didendangkan ketika terdengar adanya dugaan pemotongan pada setiap pencairan bantuan sosial, seperti BSM tadi. Tega! Bukannya memberikan bantuan, malah memotong bantuan yang ada. Tak memotongnya saja sudah langkah yang sangat mulia, karena menyalurkan bantuan kepada mereka yang berhak. Apalagi jika memberikan tambahan atau pun menyarankan pembelajaan uang bantuan itu agar bisa bermanfaat secara maksimal. Bukan dengan memotongnya, meski dengan dalih dan alasan yang bermacam-macam. Kalau bukan tega, apalagi...? Sungguh teganya, teganya, teganya... Mau lapor KPK, halah.... itu urusan kecil. Lapor polisi, jadi kasihan semuanya. Lapor kejaksaan, nanti jadi bahan ejekan. Lantas, enaknya diapakan? Ya sudah lah, begini saja. Kembalikan saja semua potongan itu tanpa kecuali. Dan jangan sekali-sekali lagi melakukan aksi yang tak terpuji itu. Jika ada yang ngeyel, ya bupati harus tega... tega untuk memberikan sanksi. kalau perlu copot dari jabatannya. Kok tega sekali? Ya, karena mereka juga tega! (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 35.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Oleh: Wijanarto SUATU ketika datang seseorang yang berkonsultasi tentang rumah dinas Ketua DPRD Brebes (dulu dikenal sebagai rumah Kepatihan) kepada tokoh masyarakat Brebes HSoewardi Wirjaatmadja SH. Harap maklum, Mbah Wardi kerap diminta rujukan tentang dinamika kesejarahan di Brebes. Singkat cerita sang tamu menyampaikan keinginan berkonsultasi keterkaitan diminta memugar kembali rumah dinas Ketua DPRD Brebes yang terlantar semenjak Ketua DPRD periode 2004-2009, H Mohammad Nasrudin memutuskan tidak menempatinya lagi. Sampai kepemimpinan Ketua DPRD Brebes periode 2009-2014, Ilia Amin, kondisi rumah dinas tersebut menjadi sintru dan terbengkelai. Sehingga muncul rencana pemugaran yang menelan anggaran Rp 900 juta lebih. Sekadar sebagai pengingat, sebelum dijadikan sebagai rumah dinas Ketua DPRD, merupakan rumah pejabat Controleur. Dalam birokrasi kolonial, jabatan controleur dimulai tahun1827 menggantikan jabatan opziener dan bertugas sebagai petugas pengumpul pajak. Jabatan controleur masuk dalam jajaran Directie voor de Cultures. Pada perkembangannya berdasarkan Staatsblad No. 255 tahun 1872, pejabat controleur,dimasukkan dalam Dinas Pangreh Praja dengan tugas yang lebih luas. Diantaranya memberikan keterangan apabila ada pejabat bumiputera yang bersifat kritis dan reaktif terhadap penguasa kolonial. Mereka adalah pembantu Asisten Residen, sehingga tak heran bila mereka menjadi mata dan telinga pejabatan Asisten

Residen. Keberadaan rumah controleur tersebut sudah berdiri awal abad XX. Sesudah kemerdekaan, rumah dinas controleur dijadikan rumah Patih Brebes. Pada masa kolonial, jabatan Sekda dikenal sebagai Patih. Wajar bila kompleks tersebut dinamakan Kepatihan. Sebelum menempati rumah Kepatihan, jabatan Patih dirangkap oleh Wedana Kota yang berkedudukan di Kawedanan Brebes (sekarang menjadi komplek BKK dan BPB). Pada awal abad XX, pemerintah kolonial melakukan pembenahan tatanan birokrasi di tingkat regentschap (setingkat Kabupaten) Brebes. Berdasarkan Staatsblad No. 170 tentang Aantoonende de Administrative Indeeliing der Residentie Pekalongan tertanggal 28 Februari 1905, menyatakan bahwa untuk membantu tugas Bupati diadakan jabatan Patih yang berkedudukan di Brebes dan dibantu oleh pejabat Wedana yang berkedudukan di Tandjoeng, Banjarhardja, Boemiajoe dan Bantarkawoeng. Untuk membantu tugas Wedana, dibentuk pembantu Wedana yang berkedudukan di Djatibarang dan Wanasari (Brebes), Losarie dan Boelakomba (Banjarhardja), Pagoejangan, Benda, Tondjong (Boemiajoe) dan Salem, Bentarsarie, Pangebatan (Bantarkawoeng). MENYOAL PEMUGARAN RUMAH KEPATIHAN Dari penjelasan di atas, maka bangunan rumah dinas Ketua DPRD Brebes jika merunut pada UU No. 11 Tahun 2011 tentang Cagar Budaya, karena berdasarkan perspektif benda, bangunan dan struktur, rumah dinas Kepatihan tersebut telah berusia lebih

dari 50 tahun dan bersifat benda tidak bergerak (lihat pasal 5 dan 6, UU No.11/2011). Kontroversi berkembang dalam pemugaran adalah manakala konstruksi asli bangunan tersebut juga turut di“mutilasi”. Rencananya pihak kontraktor akan meninggikan pondasi sebesar 1 meter. Saya tidak tahu apakah mereka akan menggunakan prinsip pemugaran berdasarkan UU No. 11 / 2011. Namun kenyataannya keseluruhan nyaris dibongkar merata, sehingga eksotisme bangunan tersebut yang dikombinasikan dengan konstruksi kayu tak terlihat lagi. Memang diakui bahwa telah banyak perubahan dalam rumah tersebut. Namun secara substansi kompleks kediaman tersebut merupakan bagian dari dinamika pertumbuhan birokrasi di Kabupaten Brebes. Berdasarkan pasal 77 UU No.11 /2010, disebutkan bahwa proses pemugaran dilakukan untuk mengembalikan kondisi fisik yang rusak dengan cara memperbaiki, memperkuat dan/ atau mengawetkannya melalui pekerjaan rekonstruksi, konsolidasi, dan restorasi. Sementara prinsip-prinsip pemugaran harus memperhatikan kaidah-kaidah seperti: (1) keaslian bahan, bentuk, tata letak, gaya dan/atau teknologi pengerjaan, (2) kondisi semula dengan tingkat perubahan sekecil mungkin, (3) penggunaan teknik, metode dan bahan yang tidak bersifat merusak dan kompetensi pelaksana di bidang pemugaran. Pengertian rekonstruksi merupakan upaya mengembalikan bangunan cagar budaya sebatas kondisi yang diketahui dengan tetap mengutamakan prinsip keaslian bahan, teknik penger-

jaan dan tata letak termasuk dalam menggunakan bahan baru sebagai pengganti asli. Sementara konsolidasi adalah perbaikan terhadap bangunan cagar budaya yang bertujuan memperkuat konstruksi dan menghambat proses kerusakan lebih lanjut. Sedangkan rehabilitas adalah upaya perbaikan dan pemulihan bangunan cagar budaya yang kegiatannya dititikberatkan pada penanganan yang sifatnya parsial. Terakhir adalah pengertian restorasi yang merupakan serangkaian kegiatannnya bertujuan mengembalikan keaslian bentuk bangunan cagar budaya yang dapat pertanggungjawabkan secara ilmiah. Lemahnya penanganan cagar budaya disebabkan antara lain belum terdapat proses registrasi terhadap cagar budaya di Kabupaten Brebes belum optimal, pemahaman tentang cagar budaya di tingkat pemangku kebijakan hingga masyarakat masih rancu, belum adanya payung hukum di daerah yang mengejawentahkan persoalan cagar budaya sebagai pelengkap UU No. 11 / 2010. Akibatnya persepsi publik di Brebes tentang cagar budaya lebih disebabkan artefak uzur yang digusur akibat ambisi para perencana pembangunan yang menganggap cagar budaya dianggap ketinggalan zaman, tidak memenuhi selera urban design serta banyak cagar budaya yang belum terlabelisasi, apalagi teregistrasi. Padahal telah banyak cagar budaya di Kabupaten Brebes yang sudah mengalami perubahan akibat pemugaran atau mengalami kerusakan karena proses alam. Ada beberapa

PJU Diperbaiki

Kapan Diaspal? ASSALAMUALAKUM Pak Bupati, saya Warga Dk Pandansari Ds Kaliwlingi Kec Brebes, saya Mau Nanya Pak Kpan jalan D Desa Ku D Aspal? Kata Y Bulan Agustus, ko Ini Udh Akhr Agustus Blum D Aspal Pak?? Maturnuwun Pak. 081902582xxx

Tanggapan: BAHWA kondisi lampu PJU yang ada sebenranya sudah menyala, namun karena jarak antar tiang kurang dekat sehingga terjadi blank spot/titk gelap. Sedangkan tiang yang kurang perawatan akan diupayakan penggantian/revitalitas karena tiang-tiang PJU yang ada disepanjang Pantura sudah berumur lebih dari 10 tahun. KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TEGAL Ir. GITO MURSRIYONO

Parkir Larang Nemen PARKIR ning Tegal larang nemen khususe ning tempat potng rambut dpn SD mangkusuman masa sepeda motor dijaluki 2 ewu!!? 085742154xxx

Haram Buka Les

Ora Duwe Tata Krama

SPG Sekolah Pendikan Guru. Hasil didik guru SPG lebih baik daripada FKIP baik penguasaan materi, paedagogik, didaktik metodik, metodologi, ilmu jiwa, kurikulum dsb. Guru sekarang teks book byk korup dlm mengajar. Yg diajarkan di kelas 50 %, yg 50 % dibisnis les. Kemendiknas kembalikan ke SPG, guru sdh dapat gaji dan sertifikasi haram buka les, yg tetap buka agar pilih keluar PNS ato tutup les. Terima kasih RADAR. 085869205xxx

SAYA mau ngresula.. Ak wktu dina Jumat pan nabung nang bank BRI cbang unit 1 Jtibrang sing tempate pinggir kolam renang, yakin satpame sing inisial (A.S) njelehi men sung. pelayanane ra hebat, kaya ra due tata krama, ngomonge ra nggo bahasa, mein kartu ya nggo tangan kiwa. Ora ngregani men. saya sbagai nasabah sangat TIDAK NYAMAN. Tolong Kepada KA.unit bank trsbut u/mengkaji ulang kinerja satpam trsbut.trima kasih RADAR. maju terus. 085647818xxx

NASIB bidan PTT Kab Tegal, gaji ora pernah tetap, kdg metu, kdg ora, lha kye lg btuh go badanan ora metu, wis ba2ran pd gratis, gaji ra metu.. Y wis o.. mlongo .. ngiri karo Kab Brebes, gaji pd lncar kbeh.. ana apa donge DINKES e? 085640148xxx

Dimuat Berulang Kali YTH. Radar Tegal, saya berulang kali menemukan artikel yg BERULANG KALI dimuat di Radar Tegal. Seperti artikel Menjaga Fokus saat meraih tujuan. Lupakan kekecewaan, dsb. Mohon, ditinjau kembali. Jika ini terus terjadi, KEPRIBEN deh? 085642573xxx

Musala Tak Memadai MOHON kepada manajemen RITA SUPERMALL untuk memperhatikan kelayakan musholanya. Sudah tempatnya sempit dan kondisi karpet yang jorok. Bagaimana menjadi pusat rekreasi dan belanja kalau kondisinya tidak bikin nyaman pelanggan! 085642520xxx

Penulis adalah Sekretaris Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Brebes

minum yg mengambil air di sekitar Desa Bumijawa. Tapi sebagian masyarakat Desa Bumijawa kesulitan mendapatkan air bersih. GiMana tUh? 087837360XXX

YTH Dnas t’kait PJU Kota Tegal, Mohon lampu d sktar pos polisi Krandon dp’baiki, dsktar SPBU Kaligngsa dp’baiki & dtmbah (sblh tmur reklame) cz GELAP, tiang2’y jga kurang perawtan, bila prlu klo malam dlkukan SIDAK. Mksh. 085865513xxx

Gaji Ora Metu

permasalahan terkait dengan pengembangan renstra bidang kesejarahan dan purbakala, di antaranya: 1. Penguatan kapasitas kelembagaan secara internal untuk mengiventarisasi terkait dengan problem bidang kesejarahan dan kepurbakalaan. 2. Penguatan kebijakan yang berkaitan dengan terjaminnya nilai-nilai kesejarahan dan kepurbakalaan (termasuk di dalamnya cagar budaya). 3. Masalah payung hukum cagar budaya yang menjamin pengawasan dan pelestarian. 4. Persoalan inventarisasi, hingga registrasi cagar budaya maupun benda-benda yang bernilai sejarah di Kabupaten Brebes secara tuntas. 5. Problem pengadaan alokasi pendanaan yang terkait dengan kepentingan konservasi cagar budaya. 6. Memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat berkait dengan masalah cagar budaya.7. Menyelenggarakan ruang apresiasi dan promosi cagar budaya yang berkaitan dengan nilai-nilai edukasi, rasa hayat sejarah dan pemanfaatan untuk wisata. Berkaca untuk kesekian kalinya dari perlakuan terhadap cagar budaya di Kabupaten Brebes, maka penting untuk dikemukakan agar inventarisasi, pendokumentasian dan registrasi cagar budaya dilakukan secara mendasar, agar dipertimbangkan sebagai bagian dari proses pembangunan. Ini sebagai bagian dari evolusi peradaban masyarakat di Kabupaten Brebes. (*)

Bingkisan Diuangkan Saja TO the point, tolong bingkisan untuk Ket. Komite SD di Kec. Adiwerna, kalo bisa diuangkan saja, lebih banyak manfaatnya, trims. (mhn kpd Radar, tlng jangan cantumkan no. Hp. ini) trims. 081803925xxx

Sing Diangkat Wong Njaba KEPRIMEN, q tah bingung ora ngerti mksude pemrintah Kota Tegal. SOTK ya sing diangkat wong njaba, apa wong Tegal goblok kabeh, pejabat liane sing pada kena mutasi ya ora jelas alias sing dipindah garo naik jabatan ya sing perek garo pejabat sing luih duwur. Padahal wong sing pada naik kayane tah akeh kasus. Ora pada isin kgaro rakyate. Jarena Tegal due slogan Tegal cerdas,, swun ne dimuat neng ngeresula RADAR hebat. 087730649xxx

Dalane Bodol RATEG aq pan ngresula. Dalan nang desane aq bodol nemen, Desa

Kaligayam Kec Talang Kab Tegal. Tulung nggo instansi terkait, benerna lhen. 085742296xxx

Aja Keplekan Tok AKU setuju nemem karo pendapate anggota dewan sing PKS (Bpk Rofi’i Ali).daripada petugas Satpol PP Ari jaga pada keplekan tok (walau hanya bermain), luwih apik rame2 razia iklan sing ora berizin terutama sing jorok kanggo memperindah Kota Tegal. Trus sing masang iklan jorok dipancing mendah ketangkep trus diberi sangsi tegas mendah jera. Insya A££oh olih ganjaran. 081391861xxx

Berat Bawa Belanjaan WADUH... Sekarang mau parkir di Pacific Mall kok susah, naik motor bawa badan aja sudah berat apalagi sambil bawa belanja naik turun parkir di lantai tiga padahal mau belanjanya di supermarket lantai satu. Pimen donge....... 081228144xxx

Tetap Ana Uang Gedung ASSALAMUALAIKUM, kanggo bapak2 sing ngurusi pndidikan ng Kab. Tegal, tlng SMPN 2 Kramat.. di priksa len, jare jmn saiki sklh gratis, bntuan pmrnth ya ana BOS, daning ttep ana uang gedung 450ewu, smbngn SPP ngarani kdu min 20 ewu, LKS, bku paket wjib tku, wis ky kue dong pak. kebon ngamplengi siswa mlh dbelani, ora sapisan pindo kue pak. kebon gemagah-e por, durung ddi PNs be ky kue daning. Tak dongakna aja bkl salawase gdi PNS. Amin.. ngsin2 na PNS apik liyane. 085786226xxx

Saprene Laka Buktine YTH Bpk Wkl Bpti Slwi. Aq heran kyeh wz 8th luwih jalan daerah Simpar Pucang Luwuk kro Pucang Luwuk Bojong dalane wz kaya kali asat, jre rep digarap tp kosi saprene laka buktine. Padahal kwe dalan utama. Tlng kweh d pikirna wss. 085747735xxx

PNPM Bakal Bubar

PENGUMUMAN

NYONG pan ngresula kyeh. Kepriben donge pmrnth Kab Tegal, bisane dana swadaya go PNPM thn anggrn 2011 ora nutup penuh. Imbase ngko dana bntuan thn brikute bs ora olih. Aliase PNPM ning Kab. Tegal bakal bubar. Trs piben nasibe desa2 sg ws pd rencana kena lan ngajukena go bangunane. trim. 08157638xxx

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pembaca, setiap pengirim Ngresula mulai 1 Oktober 2011, nomor HP-nya akan ditulis lengkap. Hal ini juga untuk menghindari penyalahgunaan dan fitnah. Demikian harap maklum.

Malah Kesulitan Air

Redaksi

IRONIS. Banyak perusahaan air

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 085293278922, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.


CMYK

METROPOLIS

RABU, 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

3

Kawasan KTL Kembali Ditertibkan MENGHADAPI pelaksanaan penilaian tertib lalu lintas dari tim berasal dari pemerintah pusat, pemerintah propinsi, dan perguruan tinggi. Maka Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informartika (Dishubkominfo) bersama Sat Lantas Polres Tegal Kota, kembali melakukan penertiban di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Dalam kegiatan tersebut, puluhan warga yang melanggar mendapat peringatan keras. Menurut Kepala Dishub-

KOMODITAS Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun HARGA sejumlah komoditas di tingkat eceran mulai turun. Kondisi ini disambut baik oleh pedagang dan pembeli. Karena bisa meningkatkan daya beli, sekaligus transaksi terutama di tingkat eceran. Ita, pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal menuturkan, harga gula pasir saat ini turun dari Rp10.500 per kilogram menjadi Rp9.750/kg. Sedangkan harga beras cenderung stabil, seperti jenis IR 64 kualitas I Rp8.000/kg, kualitas II Rp7.500/kg, dan kualitas III Rp7.000 per kilogram. “Telur ayam ras sekarang dijual Rp13.000 per kilogram, sementara telur ayam kampung antara Rp1.250 hingga Rp1.400 per butir. Harga daging sapi mengalami penurunan, dari Rp66.000 per kilogram menjadi Rp63.500/kg. Sementara daging ayam broiler turun dari Rp22.500 per kilogram menjadi Rp20.000/kg.” Penurunan harga sejumlah komoditas, jelasnya, tentu bakal meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga transaksi meningkat. “Selain penurunan harga untuk sejumlah komoditas, pasokan semua barang juga terhaga lancar hingga saat ini.”

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

RAWAT BONSAI – Perawatan memegang peranan untuk menjaga kualitas tanaman yang dibonsai.

ke hal 9 kol 5

Gampang-gampang Susah Rawat Bonsai

AIR BERSIH Sumur Warga Alami Kekeringan MUSIM kemarau cukup panjang, membuat sumur sejumlah warga mulai kering. Bahkan, beberapa di antara mereka terpaksa membuat sumur bor, demi memenuhi kebutuhan seharihari. Wulan (33), warga Jalan Tentara Pelajar mengatakan, sudah dua minggu lebih dia kesulitan memperoleh air dari sumur miliknya. Padahal air tersebut digunakan untuk mandi dan keperluan lain. Sedangkan air minum dan memasak, dia menggunakan air ledeng yang dijual pedagang keliling. “Tapi, sejak sumur mengering, saya harus mengeluarkan biaya ekstra. Karena semua keperluan menggunakan air ledeng yang dijual Rp1.750 per jerigen. Akhirnya, saya memutuskan mencari sumber air baru, dengan menambah kedalaman sumur bor. ”Kalau tidak begini, kami kesulitan mendapatkan air.” Warga lain, Sumarni (44) menuturkan, musim kemarau panjang membuat dia dan warga lain harus berhemat menggunakan air. Baik air ledeng maupun sumur. Untuk air sumur, lebih banyak dipakai untuk MCK. Sementara air ledeng untuk minum atau dikonsumsi. (gun)

MAKIN KECIL,

HARGA SELANGIT BONSAI atau tanaman yang dikerdilkan hingga saat ini memiliki penggemar tersendiri. Meski memiliki ukuran mini, tapi nilai ekonomis tanaman itu terbilang mahal. Bahkan lebih tinggi dari tanaman pada umumnya. Estetika atau seni yang diguratkan dalam setiap bentuk

M SAEKHUN/RATEG

PENGOBATAN GRATIS - Tim medis melakukan pemeriksaan pada warga yang mengikuti pengobatan gratis, dalam rangka Milad BMT BUM ke-14.

Ratusan Orang Serbu Pasar Murah RATUSAN paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang dijual dalam Bazar peringatan Hari Ulang Tahun atau Milad BMT Bina Umat Mandiri (BUM), di kantor pusat Jalan Serayu Tegal, ludes diserbu warga sekitar dalam hitungan kurang dari 1 jam. Selain itu, masyarakat yang datang ke bazar sembako murah juga bisa berobat gratis.

CMYK

kominfo Drs H Khaerul Huda MSi, selama beberapa hari terakhir pihaknya bersama petugas Sat Lantas Polres Tegal Kota serta instansi terkait lain, melakukan peringatan kepada warga yang melanggar di KTL. Baik masalah parkir ataupun pemakaian trotoar untuk tempat jualan. Sehingga fungsi trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Karena habis untuk menggelar dagangan. ke hal 9 kol 1

Ketua Panitia Milad BTM BUM ke-14, Bambang Nurdiansah SPsi, Selasa (27/9) kemarin mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian, sekaligus perhatian pada masyarakat. Karena atas dukungan dan perannya selama ini, BMT BUM telah berusia 14 tahun. “Koperasi Jasa Keuangan ke hal 9 kol 5

membuat bonsai menjadi salah satu alternative, guna melepaskan stres setelah disibukkan dengan aktivitas sehari-hari. Joko S, seorang kolektor bonsai mengatakan, semakin kecil tanaman yang dibuat bonsai, nilai seni yang ada kian tinggi. ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

MANFAATKAN TROTOAR - Salah satu pedagang di Jalan A Yani Tegal, memanfaatkan trotoar untuk menggelar dagangan.

Pendirian Menara Seluler Harus Dihentikan BELAJAR dari penataan menara telepon seluler di Jogjakarta, maka Permkot Tegal harus berani menghentikan sementara ijin pendirian menara seluler. Sebab, jumlahnya sudah sangat banyak. Sehingga provider yang akan mendirian menara, harus bekerja sama dengan lainnya. Hal ini disampaikan anggota Komisi III DPRD Rofi’i Ali. Menurutnya, guna menghindari bertambahnya menara seluler, sehingga terkesan menjadi ‘hutan’ tower, Pemkot harus berani mengambil kebijakan tegas menghentikan sementara ijinnya. Sedangkan provider yang ingin mendirikan menara, harus bekerja sama dengan yang telah ada. Hal ini sudah dilakukan Pemerintah Daerah

Jogjakarta, demi membatasi jumlah menara yang terus bertambah. “Kalau tidak ada langkah tegas semacam ini, kami yakin Kota Tegal menjadi ‘hutan’ tower. Karena untuk saat ini jumlahnya cukup banyak. Sehingga berpotensi terjadi gesekan sosial dengan warga sekitar.” Dijelaskan Rofi’i, pelayanan perijinan di Jogjakarta cukup transparan dan tertata rapih. Otomatis meminimalkan praktek-praktek yang tidak jelas. Konter layanan perijinan tersusun rapi yang tidak bersekat atau berbilik antara satu sama lain. Bagan alur pengurusan perijinan dipampang di ruangan bagian depan kantor perijinan. Masyarakat mengetahui alur ke hal 9 kol 1


PEMALANG

4

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

NGENDONG Kredit Tanpa Agunan Rp 125 Juta BARU – Baru ini Bank Jateng Cabang Pemalang melounching kredit tanpa agunan berjumlah Rp 125 juta dengan jangka waktu 10 tahun. Ini berlaku bagi nasabah atau pegawai yang gaji bulanannya melalui Bank Jateng Pemalang atau capem Pasar Kota, capem Comal dan capem Randudongkal. Lounching tersebut telah dilakukan pada saat halal bihalal Bank Jateng Capem Randudongkal dengan jajaran UPPK Pulosari serta guru dan PNS, kata Yuli Prabowo SH, saat menghadiri acara peluncuran e-KTP di Kantor Kecamatan Randudongkal, Sabtu (24/9) lalu. Menurut Yuli, kenaikan platform kredit dari Rp 100 juta ke 125 juta dimaksud Dok.Rateg untuk mengimbangi semakin meningYuli Prabowo SH katnya kebutuhan, baik konsumtif maupun produktif. Ini melalui pertimbangan selama tiga tahun sudah ada kenaikan gaji para pegawai. Sehingga kebutuhan platform tanpa agunan juga perlu ditingkatkan. “Kredit tanpa agunan ini dapat berjalan jika ada izin dari pimpinan dan bendahara dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, “ jelasnya.

Residivis Curanmor Dibekuk PEMALANG - Setelah enam kali mendekam dalam sel tahanan karena kasus yang sama sebagai pelaku curanmor, Kosirin (33) warga jalan Dieng RT 05/07 Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang kembali ditangkap jajaran satuan Reserse Polres Pemalang. Penangkapan tersebut kali ketujuh tersangka curanmor yang merupakan residivis kambuhan. Tersangka merupakan tercatat sebagai residivis pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) spesialis roda dua. Dari data yang ada, tersangka pada tahun 1999 ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pemalang dalam kasus pencurian selama 10 bulan. Tahun 2000 di LP yang sama dalam perkara curanmor menjalani

hukuman selama 1 tahun. Tahun 2001 masuk LP Kabupaten Tegal dijatuhi hukuman selama 1 tahun 3 bulan karena kasus curanmor. Tahun 2003 di LP Kabupaten Pemalang tersandung kasus pencurian sepeda ontel dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara. Kemudian tahun 2006 kasus curanmor ditahan di LP Kabupaten Pemalang selama 2 tahun, dan tahun 2009 dengan kasus yang sama dijatuhi hukuman 3 tahun. Rupanya itu tidak membuat kapok sehingga ia kembali merasakan sel tahanan. Menurut Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho SH MSi melalui Kasat Reserse AKP Asnanto SH ,Senin (26/9) bahwa tersangka ditangkap melalui operasi Jaran Candi 2011 di

Kecamatan Moga setelah menjadi target kepolisian kasus serupa. Barangbukti yang diamankan berupa sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam orange nopol G-6034-WD dam kini telah diamankan. Tersangka akan dijerat pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. “Tersangka sempat melarikan diri ke Jakarta. Sebelumnya kendaraan yang dicuri dititipkan kepada saudaranya. Namun tersangka kembali ke Moga untuk mengambilnya dan saat itu polisi menangkap tersangka,” katanya. Menurut tersangka, aksinya dilakukan sendirian tetapi dia mencuri motor Jupiter dengan

PENTOL RAH

GUNTUR WAHYUDI / RADAR PEMALANG DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

Bertahan Hidup dengan Tari Topeng PEMALANG - Disebut tari topeng karena penarinya menggunakan topeng di saat menari. Tari topeng ini sendiri banyak sekali ragamnya, dan mengalami perkembangan dalam hal gerakan, maupun cerita yang ingin disampaikan. Terkadang tari topeng dimainkan oleh satu penari tarian solo, atau bisa juga dimainkan oleh beberapa orang. Beda dengan tari topeng yang dijajakan Irwan (26) pemuda asal Panjang Pekalongan itu. Iringan musik dangdut menggunakan DVD, ia menari-nari dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai membuat penghuni rumah, kantor atau pertokoan menikmatinya. “Saya hanya mempertahankan hidup. Kalau melakukan pekerjaan ini, saya hanya di luar kota seperti di Pemalang, Tegal atau Brebes. Sebab kalau di Pekalongan banyak yang kenal,” tuturnya. Tak heran jika penghuni rumah, kantor atau pertokoan memberikan imbalan yang tak sedikit. Ia mengaku terpaksa melakukannya lantaran sudah berumah tangga dan memiliki satu anak. “Bagaimana lagi, mencari kerja susahnya minta ampun, potensi yang kupunyai hanya berjoget,” akunya. Lanjutnya keterpaksaan itu bisa menghasilkan uang yang penting halal. “Kenapa saya menggunakan topeng, awalnya saya malu mencari uang dengan menari diiringi musik dangdut,” tutur polos. Diakui, dengan mengamen dengan tari topeng ini, ia meraup rupiah yang cukup lumayan untuk menghidupi seorang istri dan seorang anak. Bahkan masih tersisa untuk tabungan si kecil jika sekolah nanti. (gtr)

KEPENDUDUKAN

GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

ANTREAN PANJANG - Warga Kecamatan Bantarbolang mengantre dalam perekaman data kependudukan.

Sadar Perekaman E-KTP PEMALANG - Lounching E-KTP di Kabupaten Pemalang dilaksanakan di Kecamatan Bantarbolang Sabtu (24/9) lalu, sehingga warga Kecamatan Bantarbolang berduyun-duyun mendatangi TPDK (Tempat Perekaman Data Kependudukan) Kecamatan Bantarbolang. “Kami baru saja sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan lounching E-KTP oleh Bupati Pemalang di Pendopo Kecamatan Bantarbolang Sabtu (24/9) lalu. Namun sebelumnya kami sudah melaksanakan perekaman data kependudukan Kamis (15/9) lalu sampai akhir bulan Desember mendatang, dengan tidak memungut sepeserpun,” ungkap Camat Bantarbolang Drs Tutuko Raharjo, MSi melalui Sekcam Bantarbolang BPM Wibowo, Selasa (27/9) sore kepada Radar. Menurut Bowo, panggilan akrab Sekcam Bantarbolang, tujuan dilaksanakan E-KTP untuk merapikan data base kependudukan baik skala Kabupaten, Propinsi, Nasional dan meminimalisir dokumen kependudukan ganda. “E-KTP itu memiliki tujuan untuk merapikan data base kependudukan baik skala kabupaten, propinsi maupun nasional dan juga untuk meminimalisir dokumen kependudukan ganda,” tuturnya. Jumlah wajib KTP di Kecamatan Bantarbolang sekitar 80.000 orang. Dari sebanyak itu saat ini mereka sedang melakukan perekaman data secara terjadual. “Pelayanan KTP elektronik sebatas pada pengambilan foto, sidik jari, irismata pada penduduk wajib KTP. Adapun pencetakkannya EKTP dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat yang secara bertahap akan diserahkan kepada Kabupaten/Kota pelaksana penerapan KTP Elektonik seperti di Kabupaten Pemalang. Dari sejumlah 80.000 wajib KTP dalam melakukan perekaman dilaksanakan secara terjadual hingga akhir Desember mendatang,”paparnya. (gtr)

modus bermain ke rumah teman. Setelah lengah motor tersebut dibawa kabur dan dijual kepada seseorang seharga Rp.1 juta.

“Saya bekerja sendirian dengan modus berbeda-beda, menjualnyapun tidak kepada penadah tetapi langsung kepada pengguna,” akunya. (ddm)

Pembahasan Raperda Dilanjutkan

Disamping itu juga dalam upaya menuju regional champion (menjadi pemenang di daerahnya sendiri) yang merupakan salah satu tekad Bank Jateng Cabang Pemalang agar menjadi bank terkemuka di Jawa Tengah. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi regional di Kabupaten Pemalang. Bank Jateng Cabang Pemalang berkomitmen untuk meningkatkan permodalan, meningkatkan efisiensi guna mencapai tingkat profitabilitas yang memadai, sehingga dapat memberikan kredit dengan suku bunga yang kompetitif kepada masyarakat. (hsn)

TARI TOPENG - Tarian topeng ala Irwan beda dengan tari topeng asli Ceribon.

DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

CURANMOR - Tersangka Curanmor beserta barang bukti sepeda motor Jupiter Z,.

BARANG BUKTI - Kendaraan roda empat dan roda dua yang tidak dilengkapi dokumen resmi dijajar di halaman Polres Pemalang.

Pemilik Gratis Mengambil DALAM operasi rutin dan Operasi Jaran Candi 2011, Polres Pemalang mengamankan dan menyita barang bukti sebanyak 99 kendaraan, berupa 36 kendaraan roda empat dan 63 unit kendaraan roda dua yang saat ini berada di Polres setempat. “Bagi masyarakat yang merasa memiliki dan pernah kehilangan kendaraan roda empat maupun dua dipersilahkan datang sendiri ke Satuan Kriminal Polres Pemalang untuk mengambilnya dengan membawa identitas diri yang sah berupa KTP, STNK maupun BPKB Asli kendaraan dan tidak dipungut biaya apapun alias gratis,” kata Kapolres Pemalang AKBP Drs Sofyan Nugroho SH MSi melalui Kasat Reserse AKP Asnanto SH, Senin (26/ 9).Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan transparansi kinerja kepolisian Polres Pemalang. Kendaraan yang disita dan diamankan merupakan hasil rutinitas dalam operasi yang dilakukan Satuan Reserse dan Satuan polisi lalulintas. Bagi yang merasa kehilangan kendaraan bermotor, berikut jenis motor maupun nomor plat, nomor mesin dan rangka. Antara lain, 36 unit kendaraan roda empat, jenis pick up tahun 1999 warna biru G-1861-KD, Suzuki Futura 1.5 mini bus tahun 200 warna merah G-8937-M, Isuzu Panter tahun 1993 warna sil-

ver G-8551-D, Zusuki Futura (Espaz/Zebra) tahun 1998 warna hitam G-9114-D, Isuzu Panter tahun 2002 warna merah G-9354-AD, Daihatsu Taff tahun 1993 warna hitam, Toyota Kijang Super tahun 1996 warna biru G8654-DW, Daihatsu Xenia tahun 2006 warna hitam G9098-W, Toyota Avanza tahun 2007 warna biru G-8513-D, Toyota Avanza tahun 2006 warna Silver G-8606-AM, Pick Up Mitsubishi Colt T120 SS tahun 2006 warna Hitam G1827-HD, Toyota Kijang minibus tahun 1991 warna Coklat G-9201-D, Toyota Kijang Super Mini bus tahun 1989 warna abu-abu G-8762W, Isuzu Panter minibus 1994 wrna hitam G-8451-M, Suzuki Cary pick up tahun 1997 warna biru G-1920-JD, Toyota Kijan Minibus tahun 1997 warna hitam G8685-AM, Suzuki Katana Jeep Tahun 1995 Warna hitam G-7819-D, Daihatsu Zebra mini bus tahun 1991 warna merah G8750-D, Toyota Kijang Super tahun 1995 warna hijau G9427-AD, Suzuki Jimny tahun 1984 warna putih G7590-D, Suzuki Futura 1.5 pick up warna hitam tahun 1995 G-1630-W,Toyota Kijang Roover tahun 1992 warna putih G-8745-AM, Suzuki Baleno (sedan) tahun 2001 warna putih G-73835-D, Toyota Starlet (sedan) tahun 1996 warna hitam G-7515-D, Toyota Avanza tahun 2005

warna silver G-9004-M, Mitsubishi T120 SS tahun 1999 warna hijau, Daihatsu Ferosa tahun 1995 warna biru G9082-W, Daihatsu Ferosa tahun 1995 warna biru G7539-D, Toyota Kijang tahun 1995 warna biru G-9126-M Toyota Kijang Super tahun 1990 warna abu-abu G-8729M. Daihatsu Hiline tahun 2006 warna putih G-1917-D Sementara itu 63 kendaraan roda dua di antaranya Honda Astrea Prima tahun 1989 warna hitam, Kawasaki Kaze tahun 1997 warna hitam, Supra X 125 tahun 2005 warna hitam, Honda Impresa tahun 1996 warna hitam, Yamaha Foce 1 1996 warna hitam, Honda Astrea Grand tahun 1995 dan 1996 warna hitam, Honda Legenda tahun 1998 warna hitam, Yamaha Mio tahun 2006 warna hitam, Yamaha Jupiter MX tahun 2008 warna merah silver, Honda Supra Fit tahun 2001 warna hitam, Honda Revo tahun 2008 warna hitam, Honda GL Max tahun 1995 warna hitam, Suzuki Sogun tahun 2001 warna biru, Yamaha Vega tahun 2006 warna biru, Yamaha foce 1 warna warna hitam, Honda Grand tahun 1999 warna hitam. “Bagi yang belum tercantum dan pernah merasakan kehilangan agar mendatangi Polres Pemalang dengan membawa identitas diri dan kendaraan,” pungkasnya. (ddm)

PEMALANG – Pembahasan 11 Rancangan Peratuaran Daerah (Raperda) di DPRD Kabupaten Pemalang yang sebelumnya sempat dihentikan, kini bakal dilanjutkan kembali pembahasannya, setelah anggota Badan Musyawarah (Banmus) dewan setempat, Selasa (27/9) kemarin menggelar rapat penyusunan jadwal pembahasan. Rapat Banmus kali ini dipimp i n o l e h Wa k i l K e t u a DPRD H Noor Rosyadi SE MM didamping Muntoha SH M.Hum yang juga wakil ketua dewan. Hadir dalam acara rapat seluruh anggota Banmus dan eksekutif yaitu Sekda Pemalang Drs Budhi Rahardjo MM dan sejumlah Assisten Setda serta SKPD terkait di jajarannya. Wakil Ketua DPRD Pemalang H Noor Rosyadi SE MM menuturkan, rapat pembahasan 11 Raperda yang sebelumnya sempat dihentikan oleh dewan, akan segera dilaksanakan kembali setelah rapat Banmus berhasil menyusun jadwal pembahasan selanjutnya. “Berdasarkan rapat Banmus tanggal 27 September 2011 ini, pembahasan Raperda akan dilaksanakan lagi mulai tanggal 29 September 2011 nanti,” kata Noor Rosyadi usai memimpin rapat Banmus di gedung dewan, kemarin. Setelah itu, lanjut Noor Rosyadi pada tanggal 12 Oktober 2011, Raperda hasil pembahasan Pansus akan diparipur-

nakan yaitu 4 (empat) Raperda persetujuan, 6 (enam) Raperda penetapan dan 1 (satu) Raperda harus dipending tidak ikut dijadwalkan, yaitu Raperda tentang Pengelolaan Sampah. Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa satu Raperda itu tidak ikut dijadwalkan. Sebab, ada yang mendukung dan ada yang tidak mendukung. Namun karena permasalahan sampah itu sangat komplek maka sejumlah anggota Banmus termasuk dirinya berpendirian agar Raperda tersebut tetap dipending. “Dalam pembahasan harus hati-hati,” ujarnya. Noor Rosyadi menjelaskan sikap kehati-hatian dalam pembahasan Raperda tentang Pengelolaan Sampah karena mengacu Kota Surakarta dan Kota Semarang bahwa di dua daerah itu mempunyai permasalahan pengelolaan sampah yang sangat rumit dan kompleks. Sehingga di daerah itu belum berani menerapkan. Utamanya soal Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang akan menanganinya. “Tapi permasalahan dan konsep di Kabupaten Pemalang sendiri justru beda akan mengarah pada pembentukan BLUD, sehingga muncul pro dan kontra,” terangnya. Kendati di internal anggota Banmus ada yang setuju dan tida, pihak eksekutif dalam menyikapi menyerahkan sepenuhnya kepada dewan. (apt)

AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

RAPAT BANMUS – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H Noor Rosyadi SE MM saat memimpin rapat Banmus di gedung dewan kemarin.


TEGAL METROPOLIS

RABU 28 SEPTEMBER 2011

5

RADAR TEGAL

Terget MOP Jauh Panggang dari Api

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 356371

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Gerbang Mas Bahari Water Park Jl. DR. Wahidin - Pesurungan Lor

(0283) 341740

- Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

(0283) 342330

- d’POSO resto

TARGET pencapaian penggunaan alat kontrasepsi KB sistem Medis Operasi Pria (MOP) atau fasektomi di Jawa Tengah (Jateng) jauh panggang dari api alias belum sesuai keinginan. Dari 3.925 akseptor ditargetkan, hingga Juli lalu baru mencapai 40 persennya. Karena itu Pemerintah Propinsi saat ini melakukan upaya maksimal guna menggenjot angka pengguna KB dengan sistem MOP itu. Salah satunya dengan gerakan serentak MOP gratis dilaksanakan Rabu (28/ 9) di seluruh kabupaten/kota se-Jateng. Hal ini dikatakan Kasubid Data dan Informasi BKKBN Jateng Sukartono SE MM, usai memberikan meteri dalam acar Orientasi R/R Bagi Petugas Klinik KB dan Capacity Build-

ing R/R bagi Petugas PPKBD. Kegiatan dilangsungkan di gedung pertemuan lantai tiga Hotel Rietz Palace Jalan Gajah Mada Kota Tegal, Selasa (27/9). Kartono menyampaikan, sesuai data pencapaian indikator sasaran kinerja BKKBN Propinsi Jateng sampai dengan Juli lalu. Sasaran indikator MOP 2011 di Jateng 3.925 dan baru terrealisasi sejumlah 1.610 atau 40 persen. Artinya pengguna baru MOP masih belum sesuai harapan pemerintah. Sedangkan indikator lainnya sudah tercapai lebih dari separo dari target sasaran yang ditentukan pada pertengahan tahun ini. Seperti IUD sudah 78,18 persen, MOW 70,77 persen, Implant 74,99 perse. Lalu suntik 58,97 persen, pil 52,29 persen, dan kondom 50,52 persen.

Jumlah peserta KB baru wanita tahun ini sasarannya 955.016 aksepetor, hingga Juli terrealisasi 60,78 persen. Jumlah peserta KB baru pria dari sasaran 56.153 akseptor, baru terrealisasi 50,52 persen. “Dari angka-angka tersebut capai KB Jateng terbilang bagus. Hanya pengguna baru MOP masih di garis merah, karena belum sesuai harapan,” ujarnya. Namun demikian, dia mengaku tidak kuatir. Karena dengan gerakan MOP gratis serentak se-Jateng diharapakan target akan terpenuhi bahkan angkanya akan melebihi ketentuan. Hal itu melihat pengalaman tahun sebelumnya, dimana capaian MOP belum terpenuhi. Namun ketika diadakan MOP gratis massal, target terlampaui, bahkan mendapatkan rekor

Sudah ada 11 orang yang dilayani MOP,” imbuhnya. Jumlah tersebut melampaui target ditentukan dalam kegiatan ini. Karena Pemkot menargetkan 8 orang. Namun kenyataannya melebihi angka tersebut. Bahkan yang akan dilayani pada saat pelaksanaan terdapat 12 orang. Dari Tegal Timur 6, Tegal Selatan 5 dan Tegal Barat 1 orang. “Kenapa pelaksanaannya dicicil? Karena keterbatasan tenaga medis yang menangani. selain itu untuk endapatkan orang yang mau MOP sangatlah sulit. Sehingga ketika ada orang yang mau segera ditangani. Karena kalau tidak, dikuatirkan yang bersangkutan berubah pikiran. Lantaran mendengar cerita-cerita yang salah terkait MOP,” pungkasnya. (adi)

Anggaran Polder Sudah Final

(0283) 6144277

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu at abunawas resto ”Kambing Bakar Maroko”. mulai 1 juni 2011.

Penyempurnaan Ajukan ke Pusat

ADI MULYADI/RATEG

TERIMA LENCANA - Ketua Kwarcab Kota Tegal Khaerul Huda sesaat sebelum menerima lencana dalam Upacara Hari Pramuka.

Tarif Masuk Bumper Digratiskan PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal secara tegas menyatakan bahwa sementara ini tarif masuk Bumi Perkemahan (Bumper) dibebaskan alias gratis. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan pramuka dan kegiatan warga Kota Tegal lainnya. Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin SE mengatakan, untuk masuk Bumper pemkot tidak memungut biaya apapun. “Karena itu bagi warga yang ingin memanfaatkannya silakan saja. Tidak ada tarif masuk yang ditentukan pemkot untuk saat ini,” katanya saat menjadi Inspektur Upacara Hari Pramuka, Selasa (27/9). Selain menyampaikan masalah tarif Bumper, Habib Ali juga menyoroti Gerakan Pramu-

TENAGA KERJA

muri. “Waktu itu dalam satu kegiatan peserta baru MOP bisa mencapai 3.000 orang lebih.” Sementara Kasubid KB Bapermas KB Kota Tegal, Agus Martanta membenarkan, guna menggenjot capaian MOP diadakan pelayanan gratis MOP serentak. Dalam rangka kesatuan gerak Tentara Manunggal KB Kes (TMKK). Dikatakan Agus, Masih kurangnya kepesertaan KB MOP, lantaran masyarakat masih beranggapan hal tersebut sama saja dengan di kebiri. Selain itu, juga banyak istri yang tidak mengijinkan suaminya MOP, lantaran kekurang pahaman. “Terkait pelayanan serentak MOP se-Jateng, di Kota Tegal sudah dilaksanakan bertahap sejak Senin dan hari ini (kemarin) bagi warga Margadana.

ka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia. Dia menuntuntut pramuka untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. “Gerakan Pramuka serta generasi muda di Indonesia banyak menghadapi pelbagai masalah yang harus dihadapi dan tentu saja harus segera dapat ditanggulangi. Disinilah menjadi penting peranan gerakan pramuka. Sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk karakter kaum muda Menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda. Gerakan pramuka

memang dapat berbuat banyak,” tutur Habib Ali. Masalah dan ataupun tantangan yang dimaksud antara lain masih tingginya angka putus sekolah. Sulitnya mendapatkan pekerjaan, maraknya tindakan kriminalitas yang melibatkan generasi muda. Rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang tua dan para guru. Perubahan gaya hidup yang menjurus pada perilaku tidak sehat, meningkatnya perilaku merokok pada usia muda. Makin tingginya konsumsi narkoba dan zat adiktif, serta makin meningkatnya pergaulan bebas yang berakibat pada terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi di kalangan generasi muda. “Tentu saja ini sangat memprihatinkan.” (adi)

SESUAI kesepakatan awal, anggaran pembangunan polder di Dukuh Bayeman Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana tahun 2011 sudah final. DPRD Kota Tegal tak akan menyetujui penambahan anggaran. Bahkan pada awal tahun 2012, polder harus bisa difungsikan demi mengendalikan musibah banjir sekitar daerah itu. Menurut Ketua Komisi III DPRD Drs HM Nursaholeh MMPd, tahun 2011 merupakan tahap ketiga pembangunan polder. Sebab tahun 2009 Pemkot memulai pelaksanaan pembangunan polder, dengan mengalokasikan anggaran Rp1,9 miliar. Tahun 2010 proyek polder dilanjutkan dan menghabiskan dana sekitar Rp700 juta. Lalu tahun 2011 disepakati kelanjutan proyek polder tahap ketiga atau yang terakhir, dengan menelan anggaran Rp3,4 miliar. “Karena sudah ada kesepakatan, kalau tahun 2011 merupaan tahapan terakhir. Kami tidak akan mengucurkan anggaran lagi, guna pembangunan polder. Kami tidak mau tahu, awal tahun 2012 polder harus berfungsi.” Dia menegaskan, sesuai DED maka anggaran pembangunan

polder mencapai Rp10 miliar lebih. Namun bukan berarti anggaran sepenuhnya ditanggung Pemkot atau APBD Kota Tegal. Jika masih membutuhkan anggaran untuk penyempurnaan, pihaknya minta Pemkot mencari dana dari pemerintah pusat atau propinsi. “Jangan minta anggaran APBD Kota Tegal lagi. Karena kesepakatan awal, dalam pembahasan RAPBD 2011 tahun ini terakhir Pemkot membiayai pembangunan proyek lanjutan polder,” imbuhnya. Di tempat terpisah, anggota Komisi III DPRD H Hadi Sutjipto SH mengungkapkan, guna melihat hasil kerja rekanan, dalam waktu dekat pihaknya melihat realisasi pekerjaan proyek lanjutan pembangunan polder tahap ketiga. Sebab hasil tinjauan beberapa waktu lalu Komisi III sangat kecewa, dengan kerja PT Duta Mas Indah selaku rekanan. Disamping masalah kualitas, pihaknya menyoroti soal realisasi pekerjaan yang hanya dikerjakan dengan manual. “Terus terang kami kecewa atas kerja rekanan. Kami akan membuktikan kerja rekanan proyek lanjutan polder tahap ketiga, yang menghabiskan anggaran Rp3,4 miliar lebih sudah sesuai atau belum,” ungkap Sutjipto. (hun)

Dari Upacara Peringatan Hari Pramuka Kwarcab Kota Tegal

Penghargaan Darma Bakti dan Panca Warsa Disematkan ADI MULYADI/RATEG

SOSIALISASI - Kepala Dinsosnakertrans Sumito menyampaikan tugas dan wewenang TKSK di hadapan peserta sosialisasi TKSK.

Kinerja TKSK Belum Maksimal KEBERADAAN dan kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk membantu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal dalam menangani warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sejauh ini belum maksimal. Padahal TKSK mulai berkerja pada 2009 lalu, sejak diturunkannya SK Dirjen Pemberdayaan Sosial Nomor 245/PS3/KPTS/X/2009, tentang pelaksanaan tugas TKSK. Kepala Dinsosnakertrans Sumito mengatakan, sampai saat ini kinerja TKSK belum sesuai harapan. Itu terbukti masih adanya PMKS yang membutuhkan penanganan dari dinas terkait. Tapi TKSK setempat tidak mengetahui, apalagi melaporkannya ke Dinsosnakertrans. Justru laporan yang masuk dari organisasi kemasyarakatan wilayah sekitarnya atau masyarakat setempat. “Baru-baru ini ada warga PMKS di Tegalsari yang menderita sakit parah dan kondisinya sangat memperihatinkan. Ini seharusnya tugas TKSK menanganinya, tapi kenyataannya laporan yang masuk dari organisasi kemasyarakatan setempat. Artinya kinerja TKSK belum sesuai dengan harapan,” katanya usai memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi TKSK di ruang rapat Kantor Dinsosnakertrans, Selasa (27/9). Menurutnya, belum maksimalnya kinerja TKSK dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya keberadaan TKSK selamai ini belum begitu memasyarakat. Sehingga ketika ada permasalahan masyarakat langsung menyampaikannya ke Dinsosnakertrans. Selain itu, tidak dipungkiri penghargaan yang diberikan oleh pemerintah belum sesuai harapan. Serta belum adanya ruang khusus di kecamatan untuk operasional petugas. “TKSK mendapatkan honor langsung dari pemerintah pusat Rp 250 ribu perbulan. Dengan nominal sebesar itu tentunya tidak sebanding dengan tugas TKSK yang sangat kompleks.” Karena itu, lanjut Sumito, untuk meningkatkan peran TKSK. Kedapan dia akan mengupayakan agar dari APBD II bisa menambah honor petugas TKSK. Tujuannya untuk memacu kinerja mereka, karena tugasnya sangat kompleks. “Keberadaannya juga kita sosialisasikan kepada pihak-pihak terkait. Seperti kegiatan yang hari ini (kemarin, red) diselenggarakan,” ujarnya. Dia berharap keberadaan TKSK ke depan berkerja lebih optimal. Caranya, jelas Sumito, menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kemudian para lurah juga melibatkan TKSK dalam kegiatan apapun. Karena target dari Dinsosnakertrans adalah bebas dari PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar). (adi)

Kendati tidak tepat pada hari H, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Tegal tetap menggelar upacara peringatan hari kebesarannya. Kegiatan dilangsungkan di Lapangan Yos Sudarso, Selasa (27/9) kemarin. Seperti apa? LAPORAN: ADI MULYADI SELURUH anggota pramuka dan SKPD, pagi itu berkumpul di lapagan sepak bola andalan Kota Tegal. Meskipun terik matahari pada waktu itu terasa menyengat, namun bukan menjadi halangan pasukan Bodden Powell untuk malasmalasan. Mereka nampak gagah dan dengan hikmat mengikuti jalannya upacara dari awal hingga akhir. Pada kesempatan itu, sebanyak 26 kakak menerima penghargaan Lencana Darma Bakti dan Lencana Panca Warsa tahun 2011 dari Kwartir Gerakan Pramuka. Lencana tersebut sebagai penghargaan atas jasanya yang sangat besar. Artinya, bagi pembinaan dan perkembangan Gerakan Pramuka. Penghargaan diberikan sesuai SK Kwartir Nasional Geraka Pramuka Nomor 111 tahun 2011. Dari 26 kakak tadi, yang menerima penghargaan Lencana Darma Bakti, sejumlah tiga orang. Di antaranya Drs Khaerul Huda MSi sebagai ketua Kwarcab Kota Tegal, Drs H Oemjoto sebagai pelatih Kwarcab, dan Wayan Darkumar SPd sebagai pelatih Kwarcab.

ADI MULYADI/RATEG

PENYEMATAN - Wakil Ketua Mabicab Habib Ali Zaenal Abidin, menyematkan lencana kepada 26 Kakak Gerakan Pramuka Kota Tegal.

Sementara 23 kakak lain menerima Lencana Panca Warsa, yang menandai kesetiaan, kepatuhan, kerajinan, ketekunan, dan kesungguhan, serta ketertiban sebagai anggota Pramuka. Dalam menunaikan kewajibannya selama lima tahun atau kelipatan lima tahun. Penghargaan disematkan langsung oleh Wakil Ketua Mabicab Habib Ali Zaenal Abidin. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kakwaran, Kagudep, Kamabigus, Kamabica, pengurus, dan andalan Kwarcab seKota Tegal dan Kepala SKPD Kota Tegal. Ketua Kwarcab Kota Tegal, Khaerul Huda usai upacara mengucapkan terima kasih

kepada kakak-kakak yang telah mengabdikan diri dalam waktu yang lama bagi Gerakan Pramuka di Kota Tegal. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang diketuai oleh Prof Dr dr H Azrul Azwar MPH atas penghargaan yang telah diberikan. Hal tersebut sebagai penghargaan terhadap pembina maupun anggota pramuka yang telah berjasa terhadap kemajuan dan perkembangan pramuka di Kota Tegal. “Saya juga berterima kasih kepada semua kepala SKPD yang telah berseragam Pramuka lengkap dalam upacara ini,” ujarnya. (*)


SLAWI METROPOLIS

6

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

KAMTIBMAS Solusi Kurangi Kepadatan Jalur LEBAKSIU – Wilayah Kecamatan Lebaksiu memiliki sejumlah titik rawan kemacetan khususnya saat Lebaran, akibat padanya pengunjung menuju ke OW Guci. Salah satu solusi yang ingin digadang, adalah membuka jalur baru menggunakan jalan desa, mulai dari perempatan depan balai desa Yamansari hingga ke Desa Timbangreja Lebaksiu. Jika itu bisa terwujud, pihaknya yakin kepadatan dapat sedikit terurai. Karena selama ini, yang sering terjadi kemacetan di sekitar pertigaan Yomani. Jika jalur alternatif tadi terbangun, kenDOK.RATEG daraan menuju ke OW Guci dari arah Masduki SSos Timur tidak lagi melewati pertigaan itu. “Apalagi sangat bertepatan dengan keinginan memperluas keramaian wialayah kecamatan ke arah Selatan,” ujar Camat Lebaksiu, Masduki SSos, Selasa (27/9) kemarin. Dikatakan Masduki, selama ini sebetulnya jalur itu sudah ada, namun butuh peningkatan jalan agar lebih representatif. Bahkan pihaknya sudah berupaya meninjau lokasi itu bersama Muspika. Mereka beranggapan bahwa cukup layak jika ruas tersebut dibangun sebagai jalur alternatif. Menurut dia, melihat lokasi yang harus dibangun, sepertinya relatif bisa dijangkau anggaran Pemkab. Karena saat ini, sudah ada jalan desa dan tinggal meningkatkan. Namun demikian, pihaknya hanya sebatas memberi masukan, mengingat selama ini sering terjadi kemacetan pada sejumlah titik ruas jalan menuju OW Guci. “Kami kira, nantinya bisa membuat wilayah kecamatan lebih ramai,” ujarnya. Sementara, seiring dengan keinginan tersebut, pihaknya juga menjelaskan, jika jalur alternatif itu dibangun, nantinya fungsi perempatan yang ada di depan kantor Desa Yamansari, bakal berfungsi menjadi perempatan sesuai yang diharapkan. “Saat ini ada perempatan dari jalan desa. Tetapi jika dibangun, nantinya kondisi kelas jalan bisa meningkat karena menghubungkan dengan wilayah kecamatan lain,” pungkasnya. (gon)

PRAMUKA Hari Ini, Kwarcab Terima Pasukan ETK KWARTIR Cabang 11.28 Tegal dijadwalkan bakal menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) ke–31 tingkat Kwarda Jateng dari Kwarcab 11.35 Kota Tegal. Penerimaan akan digelar di halaman pendopo Kecamatan Dukuhturi, Rabu sore, (28/9) hari ini. Direncanakan, bertindak sebagai Pembina Upacara timbang terima yaitu Wakil Bupati Tegal, H Moch Hery Soelistiyawan SH MHum selaku Ketua Harian Mabicab Tegal dengan cadangan Pembina Upacara Ketua Kwartir Cabang 11.28 Tegal, H Muji Atmanto SH MM. “Petugas penerima yaitu pasukan inti Kwarran Dukuhturi,” terang Wakil Ketua Bidang Abdimas dan Humas Kwarcab 11.28 Tegal, dr H Widodo Djoko Mulyono MKes, Selasa (27/9). Untuk Kwarcab Tegal sendiri, jelasnya, akan dilewati ETK selama dua hari yaitu Rabu (28/9) hari ini dan Kamis (29/9) besok. Setelah menerima dari Kota Tegal, ETK akan diarak melewati jalur jalan raya II Dukuhturi - Adiwerna, dan malam harinya akan disemayamkan di SMK N 1 Adiwerna. “Pagi harinya, (Kamis-red) akan diarak kembali untuk selanjutnya akan diserahkan ke Kwarcab Pemalang di Jembatan Kalirambut Jatinegara,” jelasnya. Ditambahkan dia, dalam rangka meramaikan ETK, juga akan diisi dengan malam saresehan di Aula SMK N 1 Adiwerna, tempat disemayamkannya ETK. Materi saresehan antara lain Kamtibmas, UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan masalah NAPZA. “Narasumber berasal dari Kwarcab, Polres Tegal, dan PMI,” tambahnya. Menurut dr HW Joko Mulyono MKes yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal itu, ETK merupakan kegiatan khas Pramuka Jawa Tengah dalam rangka menanamkan jiwa patriotisme, sukarela, dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara. Juga sekaligus untuk memperingati usia emas 50 tahun Gerakan Pramuka. “ETK ke–31 ini mengambil start dari 14 titik Kwarcab se-Jawa Tengah, dan direncanakan finish 8 Oktober 2011 mendatang di Simpang Lima Semarang sebagai pusat peringatan HUT Pramuka tingkat Jawa Tengah,” pungkasnya. (fat)

Puluhan Kios LIK Mangkrak DAMPYAK - Sejumlah puluhan kios yang berada di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Jalan Raya Damyak Kecamatan Kramat, hingga kini mangkrak. Meski sudah ditempati, namun kios yang dibangun sekitar tahun 1995-1996 itu, masih banyak yang kosong. Jumlah kios di area tersebut, sekira 50 kios. Sebanyak itu dibagi menjadi dua blok. Blok Barat terdapat 37 kios dan lainnya berada di blok sebelah Timur. Pemilik rumah makan Nata Jaya yang menempati kios LIk, Titik (30) mengatakan, pembangunan kios tersebut rencananya untuk menjual barangbarang unggulan masyarakat Tegal. Pada saat pembukaan, kios tersebut banyak ditempati oleh pengusaha yang memproduksi produk unggulan. Namun tidak beberapa lama kemudian, mereka menutup kiosnya dengan alasan sepi pengunjung. “Mayoritas di blok Timur yang ditinggal begitu saja oleh pemiliknya,” kata wanita cantik ini, kemarin. Dia melanjutkan, kios yang berada di blok Barat ada sekitar tujuh tempat yang ditempati untuk berdagang dan reparasi alat elektronik. Kios yang ditempati saat ini, rata-rata digunakan untuk warung makan atau toko bahan kelontong. Meski, menurutnya, untuk rumah makan sebenarnya kurang cocok. Sebab, pernah ada beberapa warung sate yang buka tetapi hanya bertahan satu minggu. Menurutnya, tempat tersebut paling cocok untuk

berjualan oleh-oleh khas Tegal. “Mayoritas pengunjung bukan dari lokal. Melainkan berasal dari luar daerah yang kebetulan melintas di jalur Pantura,” terangnya. Salah satu supir angkot yang biasa mangkal di area LIK, Hariyanto, mengatakan, tempat tersebut apabila digunakan berjualan produk unggulan Tegal, kurang sesuai. Hal itu disebabkan toko tersebut berada di jalur cepat, sehingga pengunjung enggan berhenti. Pemerintah sebenarnya telah berupaya untuk meramaikan tempat tersebut. Salah satu upaya yang pernah dilakukan yaitu dengan menggelar pasar malam di lokasi itu, tetapi tetap tidak bisa ramai. “Dulu pernah ada pasar malam di area kios tersebut. Tetapi tidak lama kemudian, kondisinya tetap sepi,” ucapnya singkat. Terpisah, Kepala Disperindag Kabupaten Tegal, Ir Suharmanto, mengakui, memang kios tersebut milik Pemkab. Tetapi sejak tahun 2002 silam, kios tersebut dikelola oleh PT Karsa Bayu karena waktu itu Pemkab melakukan kerjasama dengan PT tersebut selama 30 tahun. Terkait dengan mangkraknya, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena pengelolaan sudah diserahkan kepada PT Karsa Bayu hingga masa kontrak habis. “Setelah kontrak habis, pengelolaan akan dikembalikan lagi ke Pemkab,” terangnya, saat dihubungi melalui sambungan elektronik. (yer)

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

KOSONG - Puluhan kios di LIK Dampyak Kecamatan Kramat, hingga kini masih banyak yang belum ditempati.

Penyusunan Profil Desa Amburadul Kecamatan Adiwerna Terparah ADIWERNA - Penyusunan profil desa di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal untuk tahun 2010 kemarin, tidak tepat waktu dalam penyelesaiannya. Padahal, dalam pembuatan penyusunan profil desa tersebut dilakukan setiap tahun dengan dukungan dana alokasi ADD sebesar Rp 2 juta untuk masingmasing desa. Hal ini menyulut Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) turun untuk melakukan sosialisasi di se-

luruh eks kawedanan yang ada. Hal ini seperti yang dilakukan di eks kawedanan Adiwerna, Selasa (27/9) kemarin. Plt Kepala Bapermades, Subandrio SIP, melalui Kabid Kelembagaan Desa, Gunawan SE, mengakui, desa selalu terlambat dalam melakukan pengisian profil desa dan tidak bisa tepat waktu selama dua tahun terakhir ini. “Sosialisasi ini kami jadikan media untuk mendengar secara langsung dari Kades dan perangkatnya tentang apa yang membuat pengisian profil itu tertunda. Profil desa itu sangat penting untuk menentukan anggaran yang akan diberikan

HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI

PACU PENYELESAIAN - Sosialisasi persiapan penyusunan profil desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Tegal yang digagas Bapermades, kemarin.

provinsi dan pusat,” ujarnya. Dia mencontohkan adanya bantuan untuk desa berkembang dari provinsi senilai Rp 100 juta, juga Bansos untuk lingkungan di masing-masing desa. Hal ini sulit dikucurkan bila profil desa tidak kunjung rampung diselesaikan dan dientri di tingkat kabupaten. Pihaknya juga kesulitan mengirim hasil profil desa ke pihak provinsi karena belum semua desa mampu merampungkan pembuatan profil sesuai tenggat waktu yang tersedia. Diakuinya, setelah semua data profil desa terentri di tingkat kabupaten, data itu akan dikirim ke provinsi hingga pusat untuk memudahkan pembagian bantuan untuk desa yang benar-benar membutuhkan. “Ditahun 2010 lalu saja, profil desa baru rampung pada interval bulan Oktober. Nah, untuk tahun ini baru sekitar 50 persen profil desa itu sudah rampung di tingkat Kabupaten Tegal. Kondisi terparah justru terjadi di Kecamatan Adiwerna. Dari 21 desa yang ada, kini baru 5 desa saja yang mampu merampungkan profil desanya. Dan dari 18 kecamatan, hingga kini tinggal 8 kecamatan yang belum tuntas dalam penyelesaian profil desanya,” ujarnya.

Dia berharap, kecamatan bisa memberi dorongan kepada masing-masing perangkat desanya, dengan memaksimalkan dana Rp 2 juta dari ADD untuk mendukung rampungnya profil desa. Menurutnya, perangkat desa banyak yang kurang dalam pemahamam masing-masing pelaksana Pokja dilapangan. (her)

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

KULINER - Keberadaan beragam panganan yang tersaji di jalur II bakal dikemas menjadi areal untuk wisata kuliner Ujungrusi dalam waktu dekat.

Impian Segera Jadi Kenyataan Wujudkan Area Wisata Kuliner Ujungrusi TERINSPIRASI dari apa yang telah ada di Kota Tegal, dengan adanya pusat jajanan dan lesehan dengan merk ‘Tegal Laka- Laka’, memacu pemerintah Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna untuk mewujudkan hal itu di wilayahnya. Hal ini tidaklah berlebihan, melihat saat ini telah ada potensi dengan berdirinya bermacam sajian kuliner yang terbentang di jalur jalan raya II Adiwerna, khususnya di kawasan Desa ujungrusi. Deretan warung permanen dan semi permanen yang menjajakan aneka sajian berselera itu, menjadi bekal pemerintah desa setempat untuk menyulap kawasan tersebut menjadi ladang wisata kuliner. Kades Ujungrusi, Miftahudin SHI, mengaku, impian tersebut hendak menjadi kenyataan sejalan dengan rampungnya penyusunan RPJ MDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) 20112015. “Dalam penyusunan RPJ MDes itu, ada tujuh bidang sasaran yang hendak kita garap. Satu diantaranya bidang ekonomi. Disini kami akan coba merealisasikan peningkatan pertumbuhan ekonomi lewat pembangunan trading area di jalur dua, berikut ruang terbuka hikau dengan bantuan dana APBD II secara swakelola,” cetusnya. Dengan adanya trading area shoping center dan ruang terbuka hijau di lokasi jalur dua, dinilainya sangat mendukung terwujudnya areal untuk wisata kuliner. Disana, saat ini sudah ada cikal bakal untuk mewujudkan area wisata kuliner.

Sebut saja salah satu warung yang menyajikan nuansa kolam ikan, sate kambing, ayam tumanggang, hingga aneka bakso, kuliner ikan bakar, dan warung padang. “Dengan adanya ruang terbuka hijau untuk ajang santai dan refleksi diri dan didukung berdirinya shoping center untuk peningkatan ekonomi masyarakat, wisatawan terasa dimanjakan untuk berlama-lama disana sambil menikmati berbagai kuliner yang tersedia,” cetus lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Umum HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) Kabupaten Tegal tersebut. Diakuinya, selangkah lagi gagasan pemerintah Desa Ujungrusi untuk mengembangkan ‘Trading Area Kebon Raja’ menjadi areal shoping center sebagai wahana ruang publik pedagang Kecamatan Adiwerna khususnya Desa Ujungrusi, akan diwujudkan. Pasalnya, lahan pengembangan yang menggunakan lahan kas desa yang berlokasi di Jalan Raya II Adiwerna sebelah SMPN 3 tersebut, telah rampung masa kontraknya seiring dengan mulai dipanennya tanaman tebu disana. Tanah milik kas desa seluas kurang lebih 1.000 meter persegi tersebut, sesuai rencana bakal didirikan kios sebanyak 20 buah sebagai langkah mengembangan Trading Area Kebon Raja. “Disisa waktu yang ada, kami sedang memproses terbitnya IMB. Dan terkait lahan desa yang terhubung dengan bekas rel yang dulunya menjadi aset PG Pangkah, juga telah kami upayakan untuk mendapat rekomendasi terkait pengembangan trading area,” terangnya. Diungkapkannya, lahan sisa bagian belakang bangunan 20 kios yang rencananya akan didirikan di lahan tersebut, juga

akan dimaksimalkan untuk menampung pedagang burung dan pedagang loak, serta pujasera yang selama ini menjadi biang kemacetan di kawasan jantung Adiwerna. Dijelaskannya, dalam upaya pengembangan trading area shoping center tersebut, sempat mengalami revisi sebanyak tiga kali oleh DPU bidang Tata Ruang dan Bapeda terkait penyesuaian Rencana Ulang Tata Ruang Kota/Kabupaten Tegal (RUTRK). “Dalam upaya pengembangan nanti, akan mengalami pergesaran lokasi bangunan sejauh 40 meter sesuai ketentuan Rencana Ulang Tata Ruang Kota/Kabupaten. Dalam revisi tersebut, kami juga diharuskan menyediakan fasilitas sosial seperti mushola dan MCK,” katanya. Dari hasil revisi tersebut, dipastikan proses pembangunan kios sudah tidak terkendala perijinan dan bisa dimulai pada tahun ini. Terpisah, Camat Adiwerna, HM Soleh, menyatakan, pengembangan shoping center trading area tersebut diakui sangat respretentatif sebagai wahana mendukung program Pemkab terkait pengembangan Usaha Kecil Menengah lewat perluasan lahan shoping center. Dia berharap, lewat perluasan ini kedepan shoping center bisa menampung semua icon produk Kabupaten Tegal. Dia tak menampik, upaya pengembangan shoping center kali ini merupakan pengembangan dari kios Kebon Raja yang merupakan trading area. Dimana fungsi dari keberadaan shoping area ini, ditujukan untuk penataan lingkungan sekaligus aktualisasi ruang publik berkaitan dengan perdagangan. Dan selebihnya, untuk menumbuhkan semangat wirausaha warga sekitar. (hermas purwadi)


KABUPATEN TEGAL

7

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

SOSIAL Kwarran Slawi Bantu Warga Kurang Mampu SLAWI – Momentum HUT Emas 50 tahun Gerakan Pramuka, tidak hanya diramaikan dengan menggelar Jambore Ranting (Jamran) saja. Akan tetapi, juga dimanfaatkan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) 11.28.08 Slawi untuk berbagi dengan sesama yang diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan kepada warga masyarakat kurang mampu di Desa Dukuhwringin dan bantuan untuk pembangunan mushola desa setempat. Bantuan berupa uang senilai lebih dari Rp 1,5 juta itu diserahkan kepada 15 orang warga lansia kurang mampu sejumlah total Rp 1,125 juta dan Rp 412 ribu sisanya untuk membantu Mushola Darusalam Dukuhwringin. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Danramil Slawi, Kapten (Inf) Fathur Rohman selaku Wakil Ketua Mabiran Slawi disaksikan Anggota Mabiran dan Pengurus Kwarran Slawi yang berbarengan dengan Upacara Penutupan Jamran Slawi di Lapangan Desa Dukuhwringin, Minggu (25/9) belum lama ini. Ketua Kwarran 11.28.10 Slawi, Akhmad Dimyati SPd melalui Seksi Kegiatan Jamran Wahidin SPd, mengatakan, pemberian bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Pramuka kepada masyarakat khususnya kepada warga masyarakat kurang mampu. “Ini wujud kepedulian Pramuka kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” terangnya. Bantuan tersebut, kata Wahidin, merupakan hasil pengumpulan bumbung kemanusiaan dari Pramuka Penggalang peserta Jambore Ranting. Kegiatan itu dimaksudkan untuk melatih dan menanamkan jiwa sosial dan peduli pada diri Pramuka Penggalang. “Melalui pengumpulan bumbung kemanusiaan ini, diharapkan tumbuh rasa sosial adik–adik Penggalang,” katanya. Dirinya berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat maupun bagi Mushola Darussalam yang sedang dalam perbaikan. “Jangan dilihat besarnya sumbangan, tetapi niat kita (Pramuka, Red) untuk peduli kepada sesama,” pungkasnya. (fat)

Disperindag Pacu Penggunaan Pengawet Makan Alami

HERMAS PURWADI /RADAR SLAWI

DIPANTAU - Produksi mikro pengrajin kerupuk Harjosari Lor mendapat pendampingan Disperindag untuk penyadaran penggunaan bahan pewarna makanan.

SLAWI - Mencuatnya berbagai keluhan dari pengrajin usaha kecil bidang makanan seperti kerupuk, yang terkendala dengan membumbungnya bahan pewarna makanan, disikapi secara bijak oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat. Dimana dinas meningkatkan intensitasnya dalam melakukan pembinaan disemua sentra industri kecil untuk meminimalisir penggunaan bahan atau zat berbahaya sebagai bahan campuran produk usaha home industri makanan. Kepala Disperindag Kabupaten Tegal, Ir Suharmanto, mengungkapkan bahwa upaya penyadaran dikalangan pelaku usaha industri mikro telah dilakukan hampir di semua daerah yang terdapat sentra industri rumahan. “Kami juga telah diback up oleh Kementrian Menpora terkait dengan pelatihan dan penggunaan pengawet makanan dari bahan-bahan alami. Dan hal ini sudah kami sosialisasikan hampir ke seluruh sentra industri yang bergerak di sektor makanan. Memang,

seharusnya kami tidak bergerak sendiri untuk memberi penyadaran pada pelaku usaha. Perlu keterlibatan instansi terkait untuk memberi pemahanan kepada mereka tentang pentingnya menggunakan bahan pengawet yang aman bagi konsumen,” cetusnya, Selasa (27/9). Ditambahkan dia, pihaknya juga telah melakukan fasilitasi diberbagai sektor usaha namun tetap menggunakan fasilitas bersyarat. Disinggung soal penggunaan bahan pewarna pakaian untuk pembuatan kerupuk mie di sentra industi Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna, dia mengaku hal tersebut sepenuhnya menjadi pilihan dari pelaku usaha disana. “Kami sudah menempatkan personil pendamping disana. Dan upaya sosialisasi penggunaan bahan pengawet alami, sudah dilakukan. Disini, pengusaha justru memilih gampangnya saja. Dan setelah dicoba menggunakan bahan yang tak lazim digunakan tersebut tidak ada ekses, justru mereka ketagihan menggunakan bahan itu secara terus menerus,” terangnya. (her)

Kemenpora Bantu 5 Perajin Apresiasi untuk Pelaku Bisnis Teknologi

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BANTUAN - Danramil Slawi Kapten (Inf) Fathur Rohman, selaku Wakil Ketua Mabiran Slawi, menyerahkan bantuan kepada warga Desa Dukuhwringin Slawi yang kurang mampu, pada penutupan Jamran Slawi, belum lama ini.

DAMPYAK - Rencananya, dalam minggu ini, Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) bakal berkunjung ke Kabupaten Tegal. Tujuannya, guna memberikan dana bantuan kepada 5 perajin yang berhasil memenangkan seleksi technopreneur beberapa bulan silam. Kepala Disperindag Kabupaten Tegal, Ir Suharmanto,

melalui stafnya, Laely Nersi, mengatakan hal tersebut kepada wartawan saat ditemui di Kantor UPTD Lingkungan Industri Kecil (LIK) Dampyak Kramat, Selasa (27/9) siang kemarin. “Pemberian dana bantuan atau pendampingan, sebenarnya diberikan kepada lima perajin sejak bulan puasa lalu. Tapi berhubung ada kendala, sehingga diundur bulan ini. Mungkin dalam minggu ini, mereka (Kemenpora, red) akan segera tiba,” katanya. Kelima perajin yang pernah mengajukan program pengem-

Operator Pemotretan E-KTP Mengeluh Honor Belum Jelas OPERATOR yang melakukan pemotretan E-KTP, mengeluh. Pasalnya, honor yang diterimakan belum jelas. Padahal, mereka bekerja dari mulai pukul 08.00 WIB sampai 05.00 WIB. Menurut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Dakir, saat memantau di Kecamatan Lebaksiu bersama anggotanya, M Khuzaeni, menuturkan bahwa ternyata selain kurangnya sarana pembuatan e-KTP tersebut dan banyaknya masyarakat yang tidak tahu tentang prosesnya, ada juga yang dikeluhkan oleh operator pembuat EKTP tersebut. Mereka yang harus bekerja sembilan jam, belum pernah tahu, apakah ada honor yang akan diterima nantinya atau berapakah honornya. “Pada saat kami memantau ke Lebaksiu, yang menjadi operator adalah salah satu Sekdes di Kecamatan Lebaksiu. Saat kami tanyakan honornya, katanya tidak jelas. Ini harus dipikirkan oleh SKPD yang berkaitan, dalam hal ini Disdukcapil,”

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

E-KTP – Sejumlah warga sedang melakukan pembuatan E-KTP.

katanya, Selasa (27/9) kemarin. Dikatakannya, mereka banyak yang mempertanyakan operasional makan dan minum setiap harinya. Karena sementara ini, operasional untuk itu diberikan oleh pihak kecamatan. Sementara, anggaran di

kecamatan untuk operasional itu juga tidak ada. “Saya kasihan kepada pihak kecamatan yang harus memberikan akomodasi kepada operator setiap hari. Mestinya, Disdukcapil memperhatikan hal-hal yang semacam itu. Karena

mereka juga butuh penyegaran dalam melaksanakan tugas,” ungkapnya. Sementara, M Khuzaeni menegaskan, mestinya Disdukcapil memperhatikan akomodasi untuk para operator. Hal ini dimaksudkan agar operasional pembuatan e-KTP berjalan dengan lancar. “Coba kalau para operator melakukan mogok kerja akibat tidak adanya akomodasi atau snack, bisa-bisa yang rugi Disdukcapil sendiri. Kasihan bila itu juga dibebankan kepada pihak kecamatan. Sementara anggaran semua ada di Disdukcapil. Kalau kemudian tidak turun anggaran ini, terus dikemanakan,” tegasnya. Dia menambahkan, pihaknya baru mengetahui di kecamatan Lebaksiu, besar kemungkinan hal semacam ini juga terjadi di kecamatan lain. Dirinya berharap, dinas terkait segera memikirkan agar tidak terjadi halhal yang tidak diinginkan dan pekerjaan berjalan dengan lancar sesuai dengan harapannya. (fat)

Rp 2 Miliar, Tali Asih Pensiunan Dicairkan Kepada 263 Pensiuan SLAWI – Dana tali asih bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tegal, mencapai Rp 2 miliar, akhirnya dicairkan. Tali asih tersebut diberikan kepada 263 pensiunan yang purna tugas sejak Desember 2009. Pemberian tali asih yang dilaksanakan di Pendopo Ki Gede Sebayu Kabupaten Tegal, diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tegal, HM Hery Sulistiyawan SH MHum, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Tegal, Retno Suprobowati SH MM, Selasa (27/9) kemarin. Retno Suprobowati, mengatakan, anggaran tali asih bersumber dari APBD 2011 dengan total sekitar Rp 2 miliar. Dana tersebut, dialokasikan kepada 263 orang yang diberikan tergantung dari masa kerja dan golongan. Selain mendapatkan uang, para pensiunan juga mendapatkan tali asih dalam bentuk tabungan, serta plakat sebagai bentuk penghargaan telah mengabdi menjadi PNS di Pemkab Tegal. “Kami berharap, kenangkenangan tersebut bisa ber-

butannya mengatakan, pensiun dari PNS bukan akhir dari sebuah pengabdian, melainkan wujud keberhasilan selama melaksanakan tugas dan amanat sebagai abdi negara. “Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada saudara-saudara yang telah memasuki purna tugas,” katanya. (fat)

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

TALI ASIH - Wakil Bupati Tegal, HM Hery Sulistiyawan SH MHum, didampingi Kepala BKD Pemkab Tegal Retno Suprobowati MM memberikan tali asih bagi para pensiunan di lingkungan Pemkab Tegal, Selasa (27/9) kemarin.

manfaat bagi para PNS dalam menjalani masa pensiun,” katanya. Dia menjelaskan, dari jumlah 263 orang PNS yang menjalani masa pensiun serta janda/duda tahun 2011, terbagi dalam beberapa golongan. Yakni 2 orang dari golongan IV merupakan pensiunan sisa tahun 2009. Sedang pensiunan ditahun 2010 untuk golongan IV sebanyak 149 orang, golongan III

sebanyak 49 orang, golongan II sebanyak 60 orang, dan golongan I sebanyak 3 orang. “Tali asih setiap pensiunan PNS berbeda-beda, tergantung masa kerja dan golongan. Setiap pensiunan, mendapatkan tali asih sebanyak tiga kali gaji pokok. Tertinggi sebanyak Rp 9.010.560 dan terendah Rp 3.356.445,” katanya. Sementara, HM Hery Soelistiywan SH MHum, dalam sam-

bangan usaha tersebut, rencananya akan diberi insentif masing-masing sebesar Rp 10 juta. Selain itu, juga akan diberikan beberapa konsep guna memajukan usaha para perajin tersebut. Lima perajin yang akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Kementerian yaitu mikrobiotek, pembuat asap cair, perajin batik yang menggunakan pewarna alami, pembuat bola kaki, dan perajin logam alat kebakaran. “Sebelumnya, ada 10 perajin yang mengajukan program tersebut kepada kementrian. Teta-

pi, 5 perajin lainnya gagal mengikuti seleksi,” terangnya. Seleksi tersebut, menurutnya, dilakukan oleh tim juri Kementrian Menpora. Pemilihan pemenang dilakukan secara ketat melalui tes wawancara dan paparan program di hadapan tim penilai. “Tim juri berasal dari kementrian, kami (Disperindag, red) hanya membantu untuk realisasi dan kelancaran program saja,” ujarnya. Dia melanjutkan, selain memberikan dana bantuan, Kementerian juga akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan pera-

jin. Dengan catatan, sinergi dengan usaha mereka. Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi untuk para pelaku bisnis teknologi di Indonesia. Selain itu, sebagai salah satu upaya untuk mendorong tumbuhnya bisnisbisnis teknologi berskala UKM termasuk di Kabupaten Tegal ini. “Perolehan penghargaan ini, merupakan fakta bahwa bisnis dengan kekuatan inovasi dan teknologi di Kabupaten Tegal masih mampu unggul dalam persaingan bisnis di dunia saat ini,” cetusnya. (yer)

Silaturahim Pioneer P21 Dahsyat dan Toko Pertanian Sahabat Tani

Bersama Pelanggan GUNA mendekatkan dengan para pelanggannya di Kecamatan Kedungbanteng, khususnya dan masyarakat Tegal pada umumnya, PT DuPont Indonesia selaku produsen benih jagung hibrida merek Pioneer mengadakan kegiatan silaturahim Pioneer P21 Dahsyat dengan para pelanggannya, bekerjasama dengan Toko Pertanian Sahabat Tani yang terletak tepi Jalan Raya Balamoa – Warureja, Kabupaten Tegal. Di samping dari produsen jagung hibrida Pioneer, dalam acara ini juga dimeriahkan dari beberapa perusahaan yang sudah cukup terkenan di Kabupaten Tegal. Di antaranya, salah satu dealer sepeda motor terbesar, perusahaan dari minuman teh, perusahaan obatobat pertanian yang berpusat di Jerman, dan salah satu perusahaan pembiayaan untuk pembelian alatalat pertanian maupun kebutuhan rumah tangga yang lain, seperti barang-barang elektronik, meubel, dan lainnya.

Tujuan utama dari acara ini adalah untuk menjalin tali silaturahim antara produsen, distributor, kios, dan para petani benih jagung hibrida P21 Dahsyat yang berada di sekitar Toko Pertanian Sahabat Tani. Terutama, dalam rangka halal bihalal antara mereka. Di sela sela acara tersebut juga dimeriahkan dengan penjualan langsung, door prizes, games, dan hiburan yang didukung oleh perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam acara ini. Sunarso, pemilik Toko Pertanian Sahabat Tani dan salah satu pemenang Lomba Kiosk Pioneer Mart tingkat Jawa Tengah mengatakan, acara seperti ini sudah sering dilakukan PT DuPont Indonesia bersama tokonya. Terutama sejak tokonya mengikuti acara Lomba Kiosk Pioneer Mart. Pada kesempatan ini Sunarso mengucapkan banyak terima kasih kepada P21 Dahsyat yang ternyata banyak memberikan dukungan dan bantuan dalam berbagi kegiatan di lapangan untuk perkembangan toko pertaniannya. Dalam acara ini dari PT DuPont Indonesia juga menyediakan tempat khusus untuk

tempat konsultasi segala macam permasalahan yang dialami para petani dalam berbubidaya tanaman jagung Pioneer P21 Dahsyat. Menurut beberapa petani pelanggannya mengatakan, benih jagung hibrida Pioneer P21 Dahsyat yang memiliki potensi hasil sangat tinggi. Selain itu, P21 Dahsyat memiliki bentuk tongkol yang menarik yang ditunjukkan dengan klobot menutup sempurna sehingga akan menjamin hasil panen yang lebih baik. Type bijinya mutiara, tongkolnya terisi penuh (muput), dan janggelnya kecil sehingga rendemen tinggi. P21 Dahsyat tidak memerlukan banyak air, tahan terhadap kekeringan, memiliki perakaran yang kokoh, dan ketahanan yang baik terhadap beberapa penyakit tanaman jagung. Sehingga banyak petani mengatakan, merasa puas dengan acara semacam ini. Pihaknya berharap kepada jagung P21 Dahsyat agar selalu bisa mempertahankan mutu dan pelayanan ke pelanggannya baik sekarang hingga nantinya. Pada kesempatan ini dari PT DuPont Indonesia juga menyampaikan produk terbaru dari PT DuPont Indonesia, yaitu berupa benih padi HIPA-8 yang harapannya juga bisa memberikan produksi yang baik dan tinggi kepada petani. Benih padi ini sudah bisa didapatkan di tokotoko pertanian terdekat. ”P21 Dahsyat penthol pocelane," tutur Muin dalam logat Tegal yang kental. Seorang petani besar di Kecamatan Kedungbanteng mengatakan, sejak pertama mengenal jagung P21 sekitar 7 tahun yang lalu hingga saat ini tidak beralih menanam jagung merek lain. Karena terbukti bahwa jagung P21 memberikan keuntungan yang lebih dibandingkan dengan jagung merek lain. (adv)


RADAR BREBES

8

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Lagi, BSM Diduga Dipotong

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Perkaya Khasanah Wisata DAYA tarik wisata, dalam perkembangannya saat ini telah mengalami pergeseran yang cenderung lebih kepada daya tarik keunikan lokal. Sebagaimana disampaikan Camat Paguyangan Ahmad Hermanto SIP, saat dimintai pendapatnya mengenai upaya untuk mengeksiskan Desa Pandansari sebagai desa wisata. Dikatakaan Camat, dalam mewujudkan suatu wilayah sebagai tujuan wisata, perlu dikembangkan upayaupaya pemberdayaan seluruh potensi yang ada untuk ditampilkan sebagai atraksi wisata. Untuk itu perlu dilakukan eksplorasi kreatif DOK. RATEG guna mengenali potensi lain yang Ahmad Hermanto terpendam. “Upaya ini dimaksudkan agar dapat memperkaya khasanah daya tarik wisata,” ungkapnya. Menurut dia, tingkat keanekaragaman daya tarik sangat penting artinya bagi kelangsungan industri pariwisata suatu daerah. Semakin banyak jenis daya tarik yang ditawarkan, akan semakin banyak pangsa yang akan dirambah dan akan lebih punya peluang untuk menarik wisatawan agar tinggal lebih lama di suatu tempat. “Untuk Desa Pandansari, selama ini wisatawan hanya mengetahui keberadaan Telaga Ranjeng maupun kebun teh Kaligua. Padahal di sana masih terdapat potensi wisata lainnya yang juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi,” jelas Hermanto. Untuk itu, lanjutnya, peran serta masyarakat untuk bersama-sama membangun daerahnya sebagai tujuan wisata mutlak diperlukan. “Bukan hanya dari segi fisik infrastukturnya saja, namun juga lebih kepada mental maupun sikap dari masyarakat dalam memberikan palayanan kepada wisatawan yang datang,” urainya. Selain potensi wisata yang ada Desa Pandansari, saat ini pemerintahan Kecamatan Paguyangan tengah melakukan pendataan potensi wisata yang ada di desa lainnya sebagai upaya untuk memperkaya khasanah pariwisata Kecamatan Paguyangan. “Dari sebanyak 12 desa yang ada di sini, memiliki keunikan lokal baik dari segi budaya maupun berkesenian. Untuk itu saat ini kami sedang melakukan pendataan potensi-potensi tersebut,” pungkasnya. (pri)

AJIB AH...

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

CIDERA - Kepala SD Jatisawit 02 Subagyo menujukan cidera yang diderita Helmi sejak empat tahun lalu.

Berangkat Sekolah dengan Digendong HELMI Aniq Aldani (11), putra pasangan Fauzi (48) dan Erni Suswati (43) warga RT 01/RW 03 Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, semangatnya patut diteladani. Meski dalam kondisi yang memprihatinkan, siswa kelas IV SDN Jatisawit 02 ini tetap melanjutkan pendidikannya. Meski setiap berangkat sekolah ahrus digendong oleh orang tuanya. Keadaan itu sudah berlangsung selama empat tahun, yang berarti sejak Hilmi sekolah di SD. Kondisi tersebut dialami Helmi menyusul cidera yang dialaminya pada bagian kaki sebelah kanan. Menurut Fauzi, sayng ayah, cidera tersebut dialami anaknya saat masih bersekolah di Taman Kanak-kanak (TK) di Jakarta. “Saat di Jakarta, Helmi saya bawa ke ahli tulang dan dinyatakan tulang kaki anak saya ini menga-

lami retak dan mendapat penangan ahli tulang,” kata Fauzi. Namun lanjut Fauzi, dalam perkembangannya ternyata tulang kaki Helmi kembali bergeser. Atas kondisi tersebut demi kesembuhan anaknya, Fauzi memboyong Helmi untuk berobat alternatif di Cilacap. “Namun setelah beberapa kali dilakuan pengobatan alternatif namun hasilnya tetap sama. Sehingga pada tahun 2009 dilakukan operasi di RS Margono Purwokerto untuk pemasangan pen,” ungkap Fauzi. Upaya penyembuhan melalui operasi tersebut masih juga belum membuahkan hasil maksimal. Sehingga kembali dilakukan operasi pada tahun 2010 di rumah sakit yang sama. “Bagian tulang tidak kunjung menyambung, bahkan pada bagian kaki yang patah mengalami bengkok, sepertinya pen yang dulu di-

pasang lepas,” jelas Fauzi. Semangat belajar yang luar biasa membuat Helmi tetap mengikuti kegiatan belajar di sekolah meskipun dengan keterbatasan gerak. Kepala SD Jatisawit 02 Subagyo SPd, mengakui hal tersebut. Dari penilaian pihak sekolah menurut Subagyo, Helmi sebenarnya termasuk siswa yang memiliki potensi kecerdasan. Namun akibat kondisi yang dialaminya tersebut, mempengaruhi perkembangan mentalnya. “Kami merasa prihatin atas kondisi yang dialaminya, akibat cidera tersebut Helmi cenderung menjadi pendiam. Kami khawatir dengan kondisi yang dialaminya ini, akan berpengaruh pada jenjang pendidikan berikutnya. Padahal semangat belajarnya sangat tinggi,” kata Subagyo. (teguh supriyanto)

BUMIAYU - Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebagai salah satu upaya Pemerintah yang bertujuan agar siswa miskin bisa mengenyam pendidikan yang layak. Namun dalam pelaksanaannya masih mengalami berbagai kendala. Bahkan bantuan untuk siswa miskin itu diduga dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Di Kecamatan Bumiayu, penyaluran BSM yang sedianya masing-masing siswa mendapat bantuan sebesar Rp 360 ribu, dinodai dengan dugaan terjadinya pemo tongan dengan jumlah bervariasi, dari Rp 60 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Informasi yang berhasil didapat Radar, beberapa sekolah yang diduga melakukan pemotongan dana BSM. Seperti di SD Dukuhturi 07, dengan jumlah masing-msing penerima BSM dipotong sebesar Rp 60 ribu. Nurhikmah SPd, Kepala SD Dukuturi 07 membantah tudingan tersebut saat dikonfirmasi terkait permasalahan dugaan pemotongan BSM di sekolahnya. Dikatakan, untuk tahun 2011 ini sekolahnya mendapat program BSM yang diperuntukan bagi 19 siswanya. “Di sekolah kami tidak ada pemotongan bagi penerima BSM yang ada hanya sumbangan sukarela sebesar Rp 10 ribu untuk administrasi dan Rp 50 ribu untuk pembangunan musala,” ungkapnya, Selasa (27/9). Menurut Nurhikmah, sumba-

ngan tersebut sebelumya telah melalui musyawarah bersama wali murid penerima BSM yang dilakukan pada Rabu (21/9). “Sebelumnya sudah melalui musyawarah bersama wali murid, rencananya nanti setelah dilakukan pengumpulan sumbangan dari seluruh siswa, kita akan kembali menggelar musyawarah bersama komite sekolah,” kata Nurhikmah. Terpisah, Ketua Komite SD Dukuturi 07 Suparnyo SPd mengaku kaget mendapat informasi terkait dugaan pemotongan dana BSM di sekolah tersebut. Terlebih pemungutan sumbangan juga tanpa didahului dengan musyawarah bersama pengurus komite. “Kalau memang itu terjadi, jelas sangat disayangkan. Sebab semestinya tidak ada pemotongan BSM bagi penerima,” tandas Suparnyo. Dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan pemotongan BSM juga terjadi di sekolah lain seperti SD Adisana 04 dan SD Jatisawit 03. Meski demikian, Kepala SD Adisana 04, Kusmaedi dan Kepala SD Jatisawit 03 Fatonah, yang dikonfirmasi membantah terjadinya pemotongan dana BSM untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah. “Tidak ada pemotongan, seluruh penerima BSM menerima Rp 360 sesuai dengan ketentuan. Jadi tidak benar kalau dibilang ada pemotongan,” terang kusmaedi. (pri)

Perbup Larangan Nonton TV BREBES - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi mengeluarkan kebijakan larangan nonton televisi. Peraturan tersebut diterbitkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 018 Tahun 2011 tentang Waktu Mematikan dan Menghidupkan Siaran Radio dan Tayangan Pesawat TV. Peraturan tersebut mulai berlaku pada tanggal 12 April 2011. “Peraturan ini bertujuan untuk melindungi generasi muda dari degradasi moral,demi menjaga

generasi muda kita,” tutur Bupati melalui Plh Kabag Humas Dra Farikha. Dia mengatakan, Perbup ini berlaku di seluruh wilayah di Kabupaten Brebes. Masyarakat dihimbau tidak menghidupkan radio dan pesawat televisi pada jam belajar, yaitu dimulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB kecuali pada hari libur sekolah. Menurutnya, hal yang mendasari keluarnya aturan tersebut, bermula dari keprihatinan ma-

syarakat atas kondisi anak bangsa, khususnya dalam pola pendidikan yang semakin hari semakin tercemari arus globalisasi ke arah negatif, melalui siaran radio dan tayangan televisi yang kurang mendidik. “Dengan Perbup ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jam belajar di tengah masyarakat sehingga secara keseluruhan dapat meningkatkan kualitas pendidikan warga di Kabupaten Brebes,pelnggaranya juga kena sanksi,” katanya. (ism)

DOK/HUMAS BREBES

BANTUAN SISWA MISKIN - Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat menyerahkan Bantuan Siswa Miskin (BSM). Bantuan sebesar Rp 360 ribu itu diduga dipotong oknum tak bertanggunga jawab.

Korban Kebakaran Terpaksa Tidur di Dapur Menunggu Bantuan Pemkab HARVIYANTO/RADAR BREBES

DIBANGUN - Tembok keliling terminal Ketanggungan saat ini mulai dibangun guna membatasi terminal dengan lahan milik warga.

Terminal Ketanggungan Bangun Tembok Keliling KETANGGUNGAN - Keberadaan Terminal Ketanggungan saat ini terus dibenahi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Brebes. Untuk tahun 2011 ini, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 180 juta untuk pembangunan pagar keliling di belakang terminal. Pembangunan pagar sepanjang 112 meter tersebut dimaksudkan untuk membatasi terminal dengan tanah sawah hak milik warga, yang rencananya akan digunakan untuk perumahan. Dari pantauan Radar Selasa (27/9), beberapa pekerja proyek terlihat sedang menyelesikan pembangunan tembok keliling tersebut. Sementara itu Kasi Terminal Dishubkominfo Johari ditemui di lokasi pekerjaan mengatakan, saat ini dinasnya sedang mengupayakan pengembangan terminal Ketanggungan. Namun demikian, alokasi pengembangan terminal tersebut jumlahnya masih terbatas. “Untuk tahun ini, terminal Ketanggungan hanya mendapatkan alokasi dana pengembangan senilai Rp 180 juta yang digunakan untuk membangun tembok keliling,” ujar Johari. Ia menambahkan, faktor utama dalam pengembangan keramaian terminal adalah aktifitas para penumpang. Selama ini masyarakat lebih banyak memilih untuk naik bus di terminal-terminal bayangan yang ada di beberapa lokasi seperti yang ada di Desa Rengaspendawa, Larangan. Sementara, untuk memasukan bus dari arah tol Pejagan-Purwokerto atau sebaliknya saat ini masih dipertimbangkan. Kepala Terminal Ketanggungan, Sajun beberapa waktu lalu menuturkan saat ini terminal Ketanggungan masih sepi. Bus yang melintas di jalan Ketanggungan enggan untuk masuk ke terminal. Sepinya terminal juga disebabkan lantaran tidak adanya layanan tiket dari perusahaan oto bus di dalam terminal. Akibatnya, tidak ada satu pun calon penumpang bus yang masuk ke terminal untuk mendapatkan angkutan bus. “Selain tidak ada layanan, di terminal ini juga tidak ada pengawasan penumpang dari pihak perusahaan oto bus, sehingga mereka bisa langsung melintas melewati terminal,” ujarnya. (har)

KETANGGUNGAN - Kirsan (50) dan istrinya Casti (47) beserta keempat anak dan dua cucunya terpaksa harus tidur di ruang dapur rumah miliknya. Hal itu dilakukan lantaran, rumah miliknya terbakar akibat konsleting listrik beberapa pekan lalu. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, warga RT 2 RW 5 Dukuh Gintung Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Ketanggungan itu hanya mengandalkan bantuan dari sanak saudara dan tetangga lingkungan sekitar. Casti didampingi beberapa saudaranya mengaku, kejadian naas tersebut bermula saat dirinya beserta anak dan cucunya sedang berada di belakang rumah. Tiba-tiba dirinya melihat adanya api menyala dari ruang depan rumahnya sekitar pukul 12.30 WIB pada Selasa (13/9) dua pekan lalu lalu. Api yang terus membesar membuat semua bagian rumah hangus terbakar. Tidak hanya itu saja, kebakaran tersebut juga menghanguskan surat-surat penting seperti halnya sertifikat rumah, surat kendaraan, dan ijasah sekolah anaknya.

HARVIYANTO/RADAR BREBES

TINGGAL DI DAPUR - Casti (47) beserta anak dan cucuknya terpaksa tidur di dapur lantaran seluruh bangian rumah miliknya hangus terbakar.

“Beberapa perabotan rumah seperti televisi, meja kursi, mesin jahit dan lainnya juga ikut musnah,” ujar Casti kepada

Radar Selasa (27/9). Untuk sementara, saat ini dirinya beserta anak dan cucu terpaksa tidur di ruang dapur

bersama-sama. Ini dilakukan lantaran seluruh atap terbakar sehingga sulit untuk ditempati kembali. “Untuk dapur sendiri kami dibantu warga berusaha membuat atap di ruang ini agar bisa digunakan untuk tempat istirahat sementara,” katanya. Ia menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup seharihari, dirinya kerap mendapat bantuan makanan dari warga lingkungan rumahnya. Untuk bantuan sembako yang didapat dari Dinas Sosial Kabupaten Brebes saat ini jumlahnya sudah menipis. “Selain beras, susu dan lauk, pemerintah pun memberikan bantuan alat perlengkapan masak. Namun untuk

makanan sendiri saat ini sudah hampir habis,” tutur Casti. Untuk bantuan keuangan, dia mengaku sampai dengan saat ini belum menerimanya. Padahal selama ini dirinya beserta keluarga mengharapkan adanya bantuan keuangan untuk dipergunakan membeli kebutuhan hidup sehari-hari. “Dari pemerintah hanya memberikan sembako dan alat masak, sementara untuk bantuan keuangan saya belum menerimanya,” katanya. Sementara itu, Kepala Desa Dukuh Tengah, Sudarso menuturkan, sejak terjadinya musibah tersebut, korban belum banyak mendapat bantuan. (har)


SAMBUNGAN

RABU 28 SEPTEMBER 2011

9

RADAR TEGAL

AYU DEWI

Punya Kepribadian Ganda SIAPA yang tak mengenal Ayu Dewi? Wanita yang selalu tampil konyol itu ternyata memiliki dua kepribadian. Wow! Ayu mengaku saat berada di atas panggung, itu bukanlah dirinya yang sesugguhnya. “Itu kan hanya di kerjaan saja tapi kalau aslinya nggak seperti itu,” ujarnya saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (27/9). Namun saat berada di rumah, Ayu mendadak menjadi orang yang sangat pendiam. Ia lebih

WULAN GURITNO

memilih menghabiskan waktunya di kamar. “Kalau sudah di rumah itu sudah masuk ruang private, aku lebih suka mikirin konsep buat acara lain,” ujarnya seraya tersenyum. Meski begitu, Ayu tetap merasa enjoy terhadap apa yang dilakukannya. Baginya yang terpenting adalah bagaimana menghibur penonton yang ada di hadapannya. (dtk)

CHRISTIAN BAUTISTA

Senang Dapat Bayi Laki-laki

Ingin Cari Pacar di Indonesia

AKTRIS Wulan Guritno memang sudah mempunyai dua orang anak namun keduanya berjenis kelamin perempuan. Kini, Wulan yang tengah hamil 8 bulan sudah tahu sang jabang bayi adalah laki-laki. Istri Adilla Dimitri itu mengaku tak sabar menunggu kelahiran bayi ketiganya itu. Meski bukan pertama kali menjalani proses persalinan, Wulan mengaku kali ini sangat istimewa. “Ini senangnya setengah mati, apalagi laki-laki yang ini, sebelumnya kan perempuan semua,” ungkapnya saat ditemui di acara pembukaan pusat kebugaran miliknya di Bogor, Selasa (27/9). Wulan yang baru saja merampungkan film terbarunya ‘Dilema’ juga mengungkapkan, kehamilannya kali ini tanpa perencanaan. Anak pertama hasil pernikahannya dengan Adila memang baru berusia satu tahun. Sudahkah ia mengerti sang ibu akan memberikannya seorang adik? “Masih setahun, dia belum ngerti, paling dia pukul-pukul perut saya karena membesar. Dia jaraknya kan deket banget, ada kecemburuan yang tinggi karena dekat banget sama aku,” tuturnya. (dtk)

P E N YA N Y I Christian Bautista asal Filipina semakin sering berada di Indonesia karena pekerjaannya. Pria berusia 29 tahun itu pun mulai berpikir untuk mencari kekasih di sini. “Kadang itu terpikir. Saya pikir wanita Indonesia itu manis, dan orang Indonesia itu bisa berperilaku hangat,” ujarnya saat ditemui di Comic Cafe, Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (26/9). Namun, meski sering bekerja di Indonesia, Christian sampai saat ini tidak berniat menjadi warga negara Indonesia. Ia pun tak berminat mengikuti jejak pendahulunya, Maribeth. “Saya tetap sebagai orang Filipina. Saya cinta Filipina, negara saya. Saya tidak akan menggantinya,” tegasnya.

Dalam waktu dekat ini, pelantun ‘The Way You Look at Me’ itu siap untuk menyuguhkan kemampuan aktingnya lewat film ‘Simfoni Luar Biasa’. Di film tersebut, Christian berperan sebagai Jayden, guru musik untuk anak-anak cacat. (dtk)

Pendirian Menara Seluler Harus Dihentikan dari halaman 3 proses perijinan, serta mengetahui apakah pengajuan perijinannya diterima atau ditolak, semua sudah tertera dalam Bagan Alur Proses Perijinan. Termasuk tabal lamanya proses perijinan. “Dari transparannya proses perijinan tersebut, masyarakat mendapatkan kepastian peijinan yang diurusnya kapan selesainya. Bila ditolak juga dapat diketahui. Dalam bagan alur perijinan juga ada aturan menyampaikan komplain, jika ter-

jadi penolakan perijinan. Dengan adanya transparasi perijinan, para pemohon perijinan tidak dapat dijadikan ‘ATM Berjalan’ oleh oknum,” tuturnya. Lebih lanjut Rofi’i menegaskan, dari data yang didapatkan di Jogjakarta, pemerintah mengeluarkan Perda Nomor 26 Tahun 2002 yang mengatur fungsi jalan dalam jam-jam tertentu. Misalnya kapan boleh berjualan, dan barang dagangan yang bakal dijual juga diatur. Di setiap lingkungan kelurahan disediakan Ruang

Terbuka Hijau Publik. Kalau kelurahan tidak punya lahan untuk didirikan RTH, pemerintah kota berusaha membeli tanah, guna dimanfaatkan sebagai RTH kemudian diserahkan pengeloloannya ke masyarakat melalui LPMK. “Pemerintah berusaha memberikan pelayanan prima pada masyarakat dalam semua sector. Demi mendukung pelayanan prima dan menghindari praktek pungli, pemerintah memberikan layanan aduan lewat SMS. Disamping membagikan nomor layanan SMS yang terhubung

langsung ke wali kota.” Tak kalah menarik, tukas Rofi’i, Pemerintah Kota Jogjakarta melakukan reformasi birokrasi, dengan menerapkan sistem presensi elektronik sidik jari.Setiap pegawai Pemkot yang terlambat masuk kerja akan dipotong gajinya 2 persen. Jika tidak masuk lagi, maka gaji bakal dipotong 4 persen. “Pegawai Pemkot yang tidak masuk sampai 10 hari, TPP-nya akan hangus. Kami rasa sikap tegas ini perlu ditiru, untuk perbaikan Kota Tegal ke depan,” pungkasnya. (hun)

Kawasan KTL Kembali Ditertibkan dari halaman 3 “Sedangkan untuk parkir, sepanjang KTL mulai dari Jalan Veteran, Jalan A Yani, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan AR Hakim, dan Jalan Sultan Agung dilarang parkir kendaran di sebelah timur. Namun dalam prakteknya, banyak yang melakukan pelanggaran.” Saat ini, tandas Khaerul, pihaknya masih memberikan toleransi dengan memperingatkan warga yang melanggar. Namun guna menghadapi penilaian tim ketiga, pihaknya berharap Sat Lantas Polres Tegal Kota dapat melakukan tilang pada warga yang melanggar. Langkah ini perlu, agar ada efek jera bagi masyarakat yang melakukan pe-

langgaran. “Begitu pula dengan pedagang yang menjual barang dagangannya di trotoar, akan dilakukan tindakan tegas. Karena trotoar bukan tempat jualan, tapi berfungsi untuk pejalan kaki. Sebab masalah parkir dan pemanfaatan trotoar yang digunakan untuk menggelar barang dagangan, merupakan salah satu catatan tim juri tertib lalu lintas tahap dua, yang penilaiannya berlangsung hari ini (Selasa, red),” imbuhnya. Selain masalah itu, ungkap Khaerul, persoalan minimnya rambu-rambu, papan informasi, dan marka jalan di KTL juga jadi sorotan. Sehingga saran dari tim juri akan segera ditindaklanjuti, supaya Kota Tegal ma-

suk penilaian tertib lalu lintas tahap ketiga, yang diperkirakan sekitar 2 bulan lagi. “Sebenarnya untuk ramburambu lalu lintas dan marka jalan, Kota Tegal tahun 2011 mendapat bantuan pemerintah pusat. Untuk rambu, kami bakal mendapat 500 rambu lalu lintas. Begitu juga marka jalan. Kendalanya sampai saat ini bantuan belum bisa direalisasikan. Sebab masih dalam proses pengadaan,” tuturnya. Secara terpisah Ketua Komisi III DPRD Drs HM Nursholeh MMPd, menyambut baik langkah Dishubkominfo yang menggandeng Sat Lantas Polres Tegal Kota guna melakukan penertiban di KTL. Namun agar hasilnya maksimal, peringatan

atau tindakan dilaksanakan dengan seadil-adilnya. Tidak ada tebang pilih dalam melakukan tindakan, semua pelanggar. Baik masalah parkir atau pemanfaatan trotoar dilakukan tindakan tegas tanpa terkecuali. “Kami harap jangan sampai langkah baik dan tegas ini dinodai dengan praktek oknum, yang melakukan tindakan secara tebang pilih. Artinya, semua kegiatan perdagangan yang memanfaatkan trotoar harus ditindak, tanpa memandang pemiliknya. Baik pedagang kecil ataupun besar. Kalau memang melanggar, yakni memanfaatkan trotoar untuk berjualan atau menggelar barang dagangan harus ditindak tegas,” paparnya. (hun)

Makin Kecil, Harga Selangit dari halaman 3 Namun, demi mendapatkan bentuk menarik, membutuhkan keahlian serta proses cukup lama. Itulah sebabnya nilai jual bonsai lebih tinggi dari tanaman pada umumnya. Sebab, butuh waktu bertahun-tahun untuk memberikan pola atau bentuk pada tanaman yang akan dibuat bonsai. Saat ini, ada beberapa jenis tanaman yang biasa dibuat bonsai, seperti beringin, sikas, dewadaru, asem jawa, dan ampelas. Untuk pemula, biasanya memilih jenis beringin. Karena mudah dibentuk dan mampu bertahan di segala cuaca. Biasanya, bentuk unik dengan tingkat kerumitan tinggi, bakal membuat harga bonsai melambung tinggi. Tidak heran jika ba-

nyak bonsai yang dijual hingga puluhan juta rupiah. Untuk perawatan sangat mudah. Cukup disiram air rutin, disesuaikan dengan jenis tanaman. Dibersihkan dari rumput liar serta kotoran, dan tidak lupa memangkas daun atau batang yang tidak diperlukan. “Agar lebih indah dipandang, bonsai bisa dipadukan dengan pot khusus. Sehingga tercipta seni tinggi.” Pebonsai lain, Iim menuturkan, meski baru beberapa tahun menjadi penggemar bonsai. Dia mengaku sedikit banyak mulai mengetahui seluk-beluk serta cara yang harus dilakukan, supaya tercipta bonsai memiliki nilai seni tinggi. Awalnya, dia membeli beberapa pohon beringin untuk dijadikan bonsai. Setelah terbentuk pola diinginkan, dia memangkas

daun dan ranting, agar batang bagian bawah cepat besar. Kini, dari belasan bonsai miliknya, ada beberapa yang dibeli. Baik oleh sesama penggemar bonsai maupun temannya. Bahkan, jika ada kontes bonsai di luar kota, dia kerap meluangkan waktu sekadar hadir atau berpartisipasi langsung dalam ajang tersebut. Jika bisa menjadi juara, nilai jual bonsai meningkat hingga beberapa kali lipat. Tapi yang terpenting baginya mengoleksi bonsai dapat menjadi sarana melepaskan lelah setelah seharian beraktivitas. Dengan merawat atau menyirami bonsai, perasaan menjadi tenang dan nyaman. “Bonsai merupakan seni. Sehingga tidak bisa diukur dengan rupiah,” jelasnya. Hal senada diungkapkan

Budi. Menurutnya, memelihara bonsai gampang-gampang susah. Gampang karena bisa diperoleh dengan membeli bonsai yang jadi. Namun susah apabila tidak memiliki bakat membentuk sebuah pola yang bisa menghasilkan karya seni, diaplikasikan dalam sebuah tanaman yang dikerdilkan. Itulah sebabnya, harga jual bonsai tidak memiliki patokan seperti jenis tanaman pada umumnya. Jika tertarik dengan bonsai, berapapun harga dibanderol tidak jadi masalah. Ttapi, ada kepuasan tersendiri ketika membuat bonsai sendiri. Meskipun membutuhkan waktu lama. “Semakin tua tanaman yang dibonsai, maka makin tinggi nilai seni yang ada,” pungkasnya. (rochman gunawan)

DEASY NOVIYANTI

Anggap Ngidam Tak Masuk Akal SAAT ditemui di Studio 3 MNCTV, Jakarta Timur, Senin (26/9), presenter Deasy Noviyanti bercerita mengenai kehamilannya yang kedua yang telah menginjak usia 4 bulan tersebut. “Tenang aja sih, aman tentram dan makin terus. Bulan puasa kemarin masih 1,5 bulan atau 2 bulan, jadi nggak kelihatan lelah. Aku nggak pake ngidam ya, Alhamdulilah. Hamil anak pertama juga nggak ngidam,” beber Deasy. Menurut Deasy, proses ngidam itu adalah sesuatu yang hanya dibuat-buat, yang tidak ada hubungannya dengan kehamilan atau anak jadi ngiler. Hanya sesuatu yang tidak masuk akal baginya. “Kalo mual, muntah, itu masuk akal. Ada nih, temen gue hamil minta makan soto di hotel, dan harus di sana. Kalo nggak dibelikan dia nggak mau makan. Masuk akal nggak sih? hehehe. Kalo aku sih hamil sekarang lebih manja karena ada PRT, kalo anak pertama nggak ada pembokat sih,” paparnya. (kpl)

Deasy Noviyanti

Ratusan Orang Serbu Pasar Murah dari halaman 3 Syariah BMT BUM, berdiri sejak tahun 1997. Awalnya bernama KSU (Koperasi Serba Usaha, red) BUM, sekarang menjadi KJKS (Koperasi Jasa Keuangan Syariah, red) BMT BUM. Lembaga yang bergerak di bidang keuangan mikro syariah, tujuannya membantu para pedagang kecil menyelesaikan masalah permodalan dalam upaya pengembangan usaha mereka, demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” ucapnya seraya menambahkan, hal itu sesuai dengan visi menjadi lembaga keuangan mikro syariah yang kokoh, peduli, dan terpercaya menuju kesejahteraan bersama. Dia menjelaskan, dalam bazar sembako murah tersebut pihaknya menyiapkan 300 paket, dan habis dalam waktu sekejap. Karena warga yang mendapat kupon pada hari sebelumnya,

secara bersama-sama datang tempat itu. Dalam bazar sembako murah tersebut, pihaknya memberikan subsidi Rp12 ribu setiap paket. Sebab dari harga asli Rp32 ribu hanya dijual Rp20 ribu. “Selain melaksanakan bazar sembako murah, dalam peringatan Milad ke-14 BMT BUM, juga melaksanakan donor darah dan pengobatan gratis yang diikuti 35 orang, dengan berbagai penyakit yang diderita. Sedangkan untuk pengobatan gratis menggandeng Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Tegal. Warga bisa berobat, dan mendapatkan obat gratis.” Bambang mengungkapkan, khusus donor darah maka pihaknya memang mengutamakan pengurus. Namun juga mengajak warga sekitar untuk peduli. Sehingga hasil akhir pelaksanaan donor darah yang dilaksanakan bersama Palang

Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Tegal diikuti 14 orang. Semua hasil donor diserahkan ke PMI untuk menolong orang yang membutuhkan darah. Di tempat sama, Manager BMT BUM Erni Ratnani SE mengungkapkan, pihaknya cukup bangga dan bersyukur, karena di usia yang ke-14, BMT BUM masih mendapat kepercayaan dari masyarakat. Hal ini dibuktikan, dengan makin bertambahnya jumlah nasabah dari tahun ke tahun. Dengan menggunakan sistem syariah, ternyata masyarakat lebih tertarik. “Tujuan utama kami membantu para pedagang kecil, guna menyelesaikan masalah permodalan dalam upaya pengembangan usaha mereka. Sehingga tak terbelit praktek rentenir, yang dapat merugikan usaha mereka sendiri,” ungkapnya. (hun)

Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun dari halaman 3 Riski, ibu rumah tangga mengaku senang karena harga beberapa komoditas mengalami penurunan. Menurutnya, hal itu bisa membuat masyarakat menambah jenis belanjaan, serta

menghemat anggaran belanja. Selama ini, dia mengandalkan pasar tradisional untuk mendapatkan berbagai kebutuhan sehari-hari. Sehingga dapat mengetahui komoditas mana saja yang mengalami penurunan atau kenaikan.

“Bahkan, jika melakukan pembelian dalam jumlah cukup banyak, maka mendapatkan harga lebih murah. Sebab dihitung dalam partai besar. Kalau kami tentu saja inginnya semua harga turun. Sehingga bisa lebih terjangkau,” pungkasnya. (gun)

HATI-HATI SERING KECING DI MALAM HARI!!! Apakah Anda sering kencing di malam hari? Berhati-hatilah… bisa jadi itu gejala awal diabetes. Mengapa demikian? Hal itu terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Pengalaman R. Bambang Luhur Pambudi, seorang konsultan perbankan yang telah menderita diabetes atau yang dikenal sebagai “ibu segala penyakit” karena potensinya mengundang penyakit berbahaya lainnya seperti ginjal, hipertensi, jantung, impotensi, kebutaan, dll patut Anda simak. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. “Kalau kadar gula darah sudah tinggi, saya jadi sering kencing, terutama ketika malam, bahkan bisa mencapai 10 kali, jadinya benar-benar mengganggu… ” Cerita pria yang akrab disapa-Buditersebut. Ia menduga, faktor keturunan sebagai penyebab dirinya menderita diabetes. Untunglah sekitar 6 bulan yang lalu ia mulai tertarik mencoba Gentong Mas. Setelah minum dengan teratur, Budi pun merasakan manfaatnya, “Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk

mengatasi diabetes. Kadar gula darah saya yang tadinya mencapai 504mg/dL sekarang sudah normal, tubuh jadi tidak mudah lelah, bangun tidur terasa lebih segar, dan sudah jarang ke belakang.” Jelas pria berusia 48 tahun itu dengan gembira.

Karena telah merasakan manfaatnya, ia berujar, “Mudahmudahan pengalaman saya yang mendapatkan kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Pungkas warga Demak, Jawa Tengah tersebut. Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dalam Gentong

Mas dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol. Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543. Depkes:P-IRT:812.3205.01.114.


CMYK

RABU, 28 SEPETEMBER 2011

KOTA

BAWANG

10

Program KB Terus Dikembangkan Jaring Ratusan Akspetor Baru WANASARI - Safari TNI Manunggal KB Kesehatan di Puskesmas Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari berhasil menjaring ratusan akseptor baru. Mereka datang berbondong-bondong dari sejumlah desa di kecamatan tersebut untuk memanfaatkan layanan aneka program KB yang diberikan secara cuma-cuma Selasa (27/9). Sedikitnya, 111 warga menjadi akseptor KB baru dalam kegiatan sosial yang merupakan hasil kerjasama dengan TNI dan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BPKBPP) Kabupaten Brebes unit Kecamatan Wanasari itu. Rinciannya, akseptor IUD 18 orang, implan 35 orang, suntik 47 orang serta pil 11 orang. Kepala UPT BKBPP M Slamet Fajari SKM menuturkan, animo dan kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB memang semakin meningkat. Hal itu karena dilatari oleh mulai terbangunnya kesadaran

PEMERINTAHAN Kantor BKD Akan Pindah BREBES - Diperkirakan tahun 2012 nanti, Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Brebes yang saat ini masih bergabung di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) akan pindah. Sedangkan lokasinya, akan menempati di lingkung a n e k s S M K P u s ponegoro yang berada di Jalan Kartini. “Harapan kami, pindahan kantor ini bisa DOK.RATEG dipercepat. Karena Drs H Athoillah MSi memang BKD merupakan kesatuan yang berbeda dari linkungan SKPD yang ada di Setda Brebes,” kata Kepala BKD Brebes Drs H Athoillah MSi kepada Radar Selasa (27/9). Karenanya, diharapkan pada rencana anggaran perubahan 2011 ini pengajuan pelaksanaan pekerjaaan rehab untuk SMK Pusponegoro yang akan ditempati BKD, bisa direalisasi oleh DPRD. Sehingga, percepatan pemindahan kantor bisa segera terlaksana pula. “Sebelum pindah ke SMK Pusponegoro tersebut akan dilakukan rehab terlebih dulu. Sedangkan perbaikan itu masuk dalam anggaran APBD yang diperkirakan hanya memakan uang sekitar Rp 100 juta saja,” katanya. (gus)

HUKUM Sidang Tuntutan Kembali Ditunda BREBES - Sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, terkait kasus proyek pembangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes kembali ditunda. Alasannya, beberapa pejabat yang berwenang, di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Asisten Pidana Khusus (As Pidsus) kini tengah terjadi perombakan. Penundaan yang kali kedua ini membuat majelis hakim yang diketuai Jon Butar-Butar SH kecewa. Bahkan, majelis hakim juga sempat memerintahkan kepada jaksa yang menanganinya untuk meminta maaf atas keterlambatan pembacaan tuntutan yang seharusnya sudah dibacakan sejak pertengahan September ini. “Maaf, majelis hakim yang terhormat. Agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus KPT Brebes ini tidak bisa kami bacakan, lantaran saat ini ada pergantian jabatan pimpinan kami,” kata Jaksa yang menangani perkara tersebut, Slamet Margono. Sedangkan adanya pergantian jabatan terhadap Kajati dan Aspidsus, maka pihaknya meminta waktu kembali untuk menyusun dan segera membacakan tuntutan terhadap terdakwa. Dan setelah mendengarkan keterangan dari JPU yang meminta waktu, majelis hakim akhirnya memutuskan bahwa agenda sidang tuntutan akan kembali dibacakan pada Senin pekan depan. (gus)

LEGISLATIF

DOK/RADAR BREBES

PASANG IMPLAN - Seorang akseptor KB tengah mendapatkan penanganan medis berupa pemasangan implan.

Bupati Diminta Dukung Pengangkatan GTT/PTT Jadi CPNS BREBES - Upaya pemerintah kabupaten dalam mengupayapan proses pengajuan GTT dan PTT menjadi CPNS sudah bisa dirasakan. Bahkan pada Oktober nanti sebagian dari mereka akan diangkat menjadi CPNS sesuai dengan ketentuan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer. Hal ini pula dibuktikan oleh bupati dengan mengusulkan Data Tenaga Honorer (GTT dan PTT) ke Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) baik kategori I maupun Kategori II sejumlah 2.658. Adapun rincian yakni kategori I sejumlah 791 orang yang terdiri dari 35 PTT kontrak, 756 Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Sedang-

DOK/RADAR BREBES

Dewan Kunker Lagi BREBES - DPRD Kabupaten Brebes kembali melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di sejumlah daerah. Kunker yang berlangsung sejak Senin (26/9) hingga Rabu (28/9) itu dilakukan semua komisi. Komisi I akan menyambangi Kabupaten Bekasi dan Jabodetabek, Komisi II ke Kabupaten dan Kota Bogor, Komisi 3 ke Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor serta Komisi IV sambangi Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang. Ketua Komisi III DPRD Brebes Heri Fitriyansah ST mengatakan, komisinya yang membidangi pembangunan sesuai rencana akan melakukan studi banding selama tiga hari ke Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. “Di Kabupaten Bogor katanya sudah bisa melakukan harmonisasi penganggaran antara dewan dan eksekutif. Termasuk juga mempelajari mekanisme dan aturan yang digunakan. Kita akan melihat prosesnya seperti apa sebagai masukan untuk membahas permasalahan perubahan anggaran APBD Perubahan,” ungkap Heri. Sedangkan untuk kunker di Kabupaten Tangerang, Komisi III DPRD Brebes akan mempelajari tata LPSE. (ism)

CMYK

CPNS karena beliau pemimpin yang bijaksana dan pemberani,” tambah Irwan. Diberitakan sebelumnya untuk honorer kategori I sementara sejumlah 67 ribu akan diangkat menjadi CPNS tahun 2011. “Kami berharap mudah-mudahan dengan ijin dan dan ridho Allah SWT, GTT/PTT Brebes ada yang terakomodir masuk kategori I minimal 30 persen,” pintanya. Hal itu mengingat kategori II yang juga tercecer, jumlahnya secara nasional mencapai 600 ribu dan formasinya akan ditetapkan pemerintah minimal 30 persen. Mereka ini nantinya akan diangkat menjadi CPNS, namun melalui proses seleksi di antara honorer sendiri. (har)

Desak Hidupkan Pujasera BREBES - Forum Komunikasi Ma sy a r a k a t B r e b e s (FK MB) mendesak Pemkab Brebes untuk menghidupkan lingkungan dan sarana di Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di komplek Pasar Induk Brebes. Pasalnya Pujasera yang dulunya merupakan aset dan lokasi sarana hiburan masyarakat Brebes dengan murah meriah, kini tak dilirik oleh pemerintah setempat. Padahal hiburan yang telah ada merupakan wadah bagi para seniman baik dari kalangan muda maupun orang tua. “Kami yakin, bila Pemkab Brebes ikut campur dalam mengolah Pujasera, maka lokasi itu bisa bertambah meriah dan ramai. Seperti pada tahun-tahun yang lalu, Pujasera bisa menyala baik itu dari kalangan masyarakat kecil hingga para pejabat bisa berkumpul dengan akur,” kata Ketua FKMB M Subhan, Selasa (27/9).

Sebenarnya, lanjut Subhan, Pujasera adalah aset Pemkab Brebes yang semestinya bisa dikembangkan, terlebih lokasinya juga mendukung. Tak terkecuali dengan sarana yang ada sudah ada. Makanya, Pujasera jelas butuh dukungan dari Pemkab Brebes seperti pada awal Pujasera didirikan. “Dalam hal ini, Pemkab Brebes juga harus bisa menyempatkan untuk terlibat dalam mendukung kemajuan Pujasera. Karena selain Pujasera merupakan hiburan rakyat yang gratis, juga bisa mempererat jalinan silaturohmi semua kalangan,” bebernya. Sementara Pembina Pujasera, Basuki Wuryanto menjelaskan bahwa sejak berdirinya wadah ini, pihaknya juga bisa mengeratkan sejumlah pelaku seni, baik itu pemain musik aliran keras, pop, rok, dan dangdut semuanya bisa bergabung bersama. (gus)

Mitos Misteri Seputar Tenggelamnya 3 ABG (1)

Dikenal Angker, Konon Ditunggu Makhluk Halus DI balik tenangnya arus Sungai Pemali yang membelah Kota Bawang, ternyata menyimpan kisah misteri yang menjadi mitos di kalangan masyarakat. Konon, setiap tahun, mahluk halus penunggu sungai tersebut selalu meminta tumbal. Termasuk, tiga anak baru gede asal Desa Pesantunan yang tewas tenggelam di Sungai Pemali di Desa Dumeling, Kecamatan Wanasari. Bagaimana kepercayaan masyarakat sekitar? LAPORAN: ISMAIL FUAD

KUNKER - Komisi I DPRD Kabupaten Brebes saat kunker di Bekasi, kemarin.

kan honorer kategori II sejumlah 2.623 orang. “Harapan kami selaku pengurus PGPTT Kabupaten Brebes dari sejumlah 2.658 itu minimal 60 persen bisa diangkat menjadi CPNS secara bertahap,” ujar Irwandi Selasa (27/9) saat ditemui di Kantor Dewan Pendidikan. Pihaknya juga sangat berharap semua pejabat yang berwenang dapat mengawal dan memperjuangkan terus Nasib GTT/PTT yang sudah dikirim ke BKN. “Karena tanpa dukungan dari mereka, data yang sudah dikirim tidak berarti. Mengingat data tersebut terlambat dikirim ke BKN, sehingga butuh political will dari Bupati Brebes, ya kami yakin Kang Agung bisa memperjuangkan kami menjadi

masyarakat untuk membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera. ’’Dengan banyaknya pengguna KB akan mengurangi angka kelahiran dan kematian ibu di Kabupaten Brebes, sekaligus akan menciptakan kualitas hidup keluarga lebih baik. Ini selaras dengan misi Jawa Tengah, balik deso mbangun ndeso,” ujar dia. Dia melanjutkan, pihaknya selama ini memang aktif untuk menekan jumlah laju penduduk di Kecamatan Wanasari melalui berbagai cara. Dalam melakukan tugasnya menjaring akseptor KB baru, selain dengan sosialisasi kepada masyarakat, juga dengan bekerja system jemput bola. Yakni, petugas langsung mendatangi dan menjaring calon akseptor langsung di lapangan yang dilakukan dengan simpatik. “Bahkan tak jarang, kami juga melakukan antar jemput akseptor KB baru,” katanya. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Brebes Agung Widiyantoro beserta istri, pengurus dan anggota Persit Kodim 0713 Brebes serta keder PKK Brebes. (ism)

TEWASNYA tiga bocah tanggung atau ABG yang tenggelam di aliran Sungai Pemali Desa Dumeling, Kecamatan Wanasari, Senin (26/9) bukan hal aneh bagi

sebagian warga sekitar. Mereka mempercayai ketiga korban Tarmidi bin Tari (15) warga Desa Klampok RT 06/2, Burhan bin Asmuni (12) dan Sobirin bin Yatin (15), keduanya warga RT 07/1 Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari yang meninggal saat bermain di sungai tersebut menjadi tumbal bagi penunggu sungai tersebut. Selain itu, sebelum kejadian sejumlah warga setempat juga berkembang isu bahwa setelah Lebaran tahun ini akan ada 3 orang yang meninggal di sungai tersebut. Entah siapa yang memulai kabar tersebut, warga percaya karena mengetahui isyaratisyarat mistis tertentu. “Biasanya, warga percaya dan tahu akan ada korban di sungai Pemali. Ada isyarat mistis dari sang penunggu, warga di sini menyebut penunggunya Lembudana-Lembudini, yang dipercaya sebagai sepasang makhluk halus di Sungai Pemali Dumeling. Sebelum ada kejadian biasanya ada riak-riak air yang aneh atau penampakan buaya putih. Entah

ISMAIL FUAD/RADAR BREBES

LOKASI TENGGELAM - Seorang warga menunjukkan lokasi tenggelamnya tiga ABG di Sungai Pemali, Senin kemarin.

ini menjadi mitos warga sekitar,” tutur Zaki Safrudin (30), warga Dumeling ketika menemani Radar di lokasi, Selasa (27/9). Menurut kepercayaan sebagian warga, kata Zaki, LembudanaLembudini digambarkan sebagai makhluk halus berwujud ular yang berkepala kerbau. Dia mendiami

aliran Sungai Pemali Desa Dumeling hingga Desa Kertabesuki, Wanasari. “Selain ada Lembudana-Lembudini, konon di sepanjang Pemali dari Pengempon Brebes juga ada makhluk buaya putih. Kalau kalau yang di Matras (tempat tenggelamnya 3 bocahred) disebut-sebut sebagai pasar

gaib tempat transaksi dan kumpulnya para jin dan mahluk halus lainnya,” katanya menggambarkan mitos yang berkembang. Dia melanjutkan, setiap tahunnya, penunggu sungai Pemali juga diyakini warga meminta korban jiwa sebagai tumbal. Tapi, korban tersebut, bisanya bukan warga pribumi atau penduduk lokal, melainkan warga dari luar desa. “Percaya atau tidak yang meninggal tenggelam itu orang luar desa. Belum ada sejarahnya warga Dumeling yang berada di sebelah timur jalan menjadi korban. Konon, dahulu leluhur Dumeling berkelahi dan berhasil mengalahkan penunggu sungai. Mereka kemudian membuat kesepakatan untuk tidak mengambil korban warga lokal,” tutur Zaki. Begitu juga dengan insiden tenggelamnya tiga bocah tersebut, lanjut dia, menjadikan mitos masyarakat semakin menguat. Sebab, kebetulan yang meninggal itu bukan warga setempat. Selain itu, sebelumnya warga juga membicarakan isu akan ada tiga korban setelah Lebaran. (*)


CMYK

RABU, 28 SEPTEMBER 2011

OLAHRAGA

11

RADAR TEGAL

BURU

MINSK - Sudah enak ditonton, banyak gol pula. Itulah performa Barcelona sepanjang musim ini. Bagaimana tidak, baru memainkan enam laga, Barca (sebutan Barcelona) sudah mengemas 24 gol. Itu berarti Barca rata-rata mengemas empat gol setiap laga. Suguhan gol-gol Barca, sepertinya, bakal kembali tersaji saat menantang klub minor Belarusia, BATE Borisov, di matchday kedua grup H Liga Champions (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB). Barca mengusung target absolut dalam laga di Stadion Dynama, Minsk, tersebut. Ya, Barca gatal mendulang kemenangan setelah gagal melakukannya dalam matchday pertama (13/9). Yakni, ketika tim besutan Josep Guardiola itu dipaksa bermain seri 2-2 oleh AC Milan garagara kecolongan gol di menit-

menit akhir. Laga di Minsk sekaligus memberi motivasi ekstra bagi penambang gol Barca, Lionel Messi. Setelah mencetak hat-trick ke gawang Atletico Madrid (24/9), si Kutu (julukan Messi) hanya terpaut dua gol dengan peringkat kedua pemain tersubur sepanjang masa Barca Ladislau Kubala (194 gol). Sedangkan dengan top scorer Barca Cesar Rodriguez, Messi tertinggal 43 gol. Dengan torehan 53 gol musim lalu dan konsisten membobol ga-

Mesy

Kombinasi Boas dan Guardiola

Viktor Goncharenko

ANDRE Villas-Boas memang dikenal sebagai pelatih muda terbaik di Eropa saat ini. Pada usia 33 tahun, Boas mempersembahkan quadruple (empat gelar) bersama FC Porto di musim lalu, termasuk Europa League. Tapi, pelatih yang musim ini membesut Chelsea tersebut harus mengakui rekor pelatih BATE Viktor Goncharenko sebagai pelatih termuda di Liga Champions. Jika Boas baru melakoni debut Liga Champions pada 13 September lalu, Goncharenko sudah melakukannya bersama BATE tiga tahun lalu atau pada usia 31 tahun. Goncharenko genap 34 tahun pada 10 Juni lalu. “Sebelum Andre Villas-Boas menggebrak Eropa musim lalu, kami sebenarnya sudah melakukannya bersama Viktor (Goncharenko) beberapa tahun sebelumnya,” kata Chairman BATE Anatoli Kapski di situs resmi klub. Bagi BATE, bintang klub bukan dari pemain, melainkan Goncharenko. Apalagi Goncharenko adalah eks defender

BATE dan pernah satu tim dengan Alexander Hleb, bintang internasional Belarusia milik Barcelona yang dipinjamkan ke VfL Wolfsburg di musim ini. Tapi, karir bermain Goncharenko memang tidak mengilap. Dia bahkan pensiun pada usia 25 yang notabene merupakan usia emas pemain. “Saya frustrasi dengan cedera,” kata Goncharenko mengenai alasannya pensiun dini sebagai pemain. Setelah gantung sepatu, Goncharenko mendalami ilmu kepelatihan. Pada 2004, dia dipercaya menjadi pelatih tim cadangan BATE. Karirnya cepat meroket. Pada 2007, dia naik pangkat sebagai asisten pelatih BATE lalu jadi pelatih di tahun yang sama. Di tangan Goncharenko, BATE berhasil memenangi Liga Primer Belarusia tiga tahun terakhir (2008, 2009, dan 2010) dan berpeluang meneruskannya tahun ini. Hingga laga ke26 atau sisa tujuh laga, BATE masih belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan keunggulan 11 angka. (dns)

Bela Asisten, Laudrup Mundur MADRID - Michael Laudrup membuat keputusan yang mengejutkan. Tactician asal Denmark itu mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih Real Mallorca. Penyebabnya, karena bersilang pendapat dengan owner klub Lorenzo Serra Ferrer. Soal prestasi, sejatinya tidak ada masalah dengan Laudrup. Musim lalu dia mengambil alih dari Gregorio Manzano ketika Mallorca berada dalam kondisi terpuruk. Hasilnya, dia mampu melepaskan Mallorca dari jerat degradasi. Pada awal musim ini, hingga pekan kelima Liga Primera, Mallorca bertengger di papan tengah, tepatnya pada posisi kesepuluh dengan enam poin. Sayang, hubungannya dengan pemilik klub kurang harmonis dan berakhir dengan perpisahan. Mulanya, bukan Laudrup yang ribut langsung dengan Serra Ferrer, melainkan asistennya Erik Larsen. Mallorca akhirnya memutuskan memecat Larsen setelah menyebut Serra Ferrer yang merupakan pemilik saham mayoritas sebagai sosok yang buruk. “Satu hal yang paling penting dalam sepak bola adalah bagaimana Anda bekerja. Anda bisa menang atau kalah, tapi Anda harus menikmatinya. Sekarang

Michael Laudrup

Mallorca terserah kepada apa yang diinginkan Serra Ferrer,” ketus Laudrup, seperti dikutip Soccernet. Hubungan Laudrup dengan Serra Ferrer juga memang kurang harmonis. Laudrup tidak setuju dengan kebijakan transfer Mallorca pada awal musim ini. “Saya juga tidak ingin setiap pulang ke rumah dengan kondisi marah dan frustasi,” lanjut Laudrup. Pada awal musim lalu, rumor Laudrup akan hengkang dari Iberostar, markas Mallorca, sebenarnya sudah terdengar. Hanya, presiden klub Jaume Cladera, direktur Pedro Terrasa, dan asisten pelatih Miguel gel Nadal, yang juga merupakan pemegang saham, berhasil merayu Laudrup supaya bertahan. Sebelum memutuskan mundur, pada laga terakhirnya, Laudrup membawa Mallorca merebut kemenangan 2-1 atas Real Sociedad (25/9). Sepeninggal Laudrup, Mallorca langsung mencari beberapa alternatif pengganti. Yang paling difavoritkan menjadi pengganti mantan pelatih Getafe dan Spartak Moskow itu adalah mantan pelatih Athletic Bilbao Joaquin Caparros. Hanya yang menjadi kendala, sekarang Caparros berstatus sebagai pelatih Neuchatel Xamax. (ham)

Langkah Betis Sudah Terhenti MADRID - Terhenti sudah langkah gemilang Real Betis pada awal musim ini di Liga Primera Spanyol. Setelah selalu menang dalam empat laga sebelumnya, mereka akhirnya menelan kekalahan pada pekan kelima dari tuan rumah Getafe 0-1 (0-1), kemarin dini hari (27/ 9). Memang, kekalahan itu belum menggoyahkan posisi mereka pada puncak klasemen sementara dengan 12 poin. Namun, membuat rekor start terbaik Betis di Liga Primera sepanjang masa terhenti. Adapun bagi Getafe, ini adalah kemenangan pertama. Bertanding di Coliseum

Alfonso Perez, Getafe unggul pada menit ke-31 melalui Diego Castro setelah memanfaatkan celah di pertahanan Betis saat serangan balik. Bagi Castro, ini juga gol pertamanya dari tiga laga yang telah dilakoninya bersama Getafe. Suntikan tiga angka itu membuat posisi Getafe terdongkrak ke peringkat ke-16 dengan empat angka. Sebelumnya, mereka mendapatkan satu angka dari hasil seri 11 melawan Levante pada pekan pertama Liga Primera (28/8). Lebih penting lagi, kemenangan itu mendongrak kepercayaan diri para pemain Getafe dan melepaskan diri mereka dari

REKOR

tekanan akibat kalah beruntun dalam tiga laga sebelumnya. Bagi Betis, meski gagal merebut kemenangan, tetap saja ini awal yang bagus buat mereka. Sebagai klub promosi, Betis langsung menggebrak dengan kemenangan atas Granada 1-0, Real Mallorca 1-0, Athletic Bilbao 3-2, dan Real Zaragoza 4-2. Dengan mengandalkan kekuatan lama saat menjuarai Segunda Division alias kasta kedua Liga Spanyol musim lalu plus tambahan beberapa pemain pinjaman seperti Roque Santa Cruz, Jefferson Montero, dan Dusko Tosic, membuat Betislebih banyak opsi. (ham)

wang lawan musim ini, Messi tinggal menunggu waktu untuk menyalip rekor Cesar, apalagi Kubala. Di musim ini saja, Messi sudah mengemas 12 gol termasuk empat gol baik di Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol. “Prioritas utama adalah Barca meraih kemenangan. Bagi saya, rekor individu adalah bonus,” ujar Messi di situs resmi klub. Messi boleh

KLASEMEN SEMENTARA GRUP H 1. AC Milan 2. Barcelona 3. BATE Borisov 4. Viktoria Plzen

1 1 1 1

0 0 0 0

1 1 1 1

0 0 0 0

2-2 2-2 1-1 1-1

1 1 1 1

Keterang an: Juara dan runner up grup lolos ke babak 16 besar.

saja berkata begitu. Tapi, rekan setimnya siap mendukungnya mencetak banyak gol musim ini. Salah satunya David Villa. “Leo (sapaan akrab Messi, Red) luar biasa. Setiap hari, dia mengejutkan siapapun dengan menciptakan sebuah rekor dan tidak terhentikan. Saya senang satu tim dengan pemain seperti dia,” ujar top scorer sepanjang masa timnas Spanyol itu seperti dikutip AFP. Motivasi Messi tentu menjadi ancaman bagi tuan

rumah. Defender muda BATE Egor Filipenko pun dihinggapi nervous karena dia punya tugas mengawal Messi. ?Siapa yang tidak kenal Messi Berbeda dengan Filipenko, striker BATE Mateja Kezman rileks jelang duel dengan Barca. Kezman bisa bersikap seperti itu karena memiliki jam terbang tinggi di Eropa plus didukung memori bagus. Ketika masih membela Chelsea, striker 32 tahun berkebangsaan Serbia itu menyingkirkan Barca. (dns)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan ini, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu. “Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku ca-

dangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 . Tegal: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 72 Pesurungan (Sebelah Timur Bebek Goreng H.Slamet) Tegal, Telp. 3322689(adv)


ALL SPORTS

12

RABU 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

SEPAK POJOK

Arsenal v Olympiakos Juan Mata

Laga Nostalgia Juan Mata VALENCIA - Juan Mata girang ketika Chelsea segrup dengan Valencia di Liga Champions musim ini. Sebab, terbuka kesempatan bagi bintang baru Chelsea itu untuk bernostalgia dengan Valencia. Kesempatan itu datang di Estadio Mestalla dini hari nanti (siaran langsung Vision 1 Sports pukul 01.45 WIB). Mata bergabung dengan Chelsea pada 24 Agustus lalu dengan fee 23,5 juta pounds (Rp 326 miliar). Mata sebenarnya masih betah membela Valencia, klub yang dibelanya selama empat tahun terakhir. Namun, krisis keuangan Los Che (sebutan Valencia) memaksanya berganti kostum. “Saya tidak menyangka bakal comeback secepat ini,” ucap Mata seperti dilansir AS. “Saya berharap bisa memberikan penampilan yang terbaik,” sambung pemain yang tidak akan merayakan selebrasi untuk menghormati fans Valencia. Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas menyatakan dirinya siap memainkan Mata di Mestalla. Apalagi Mata semakin padu dengan gaya permainan Chelsea. Winger 23 tahun itu juga sukses mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen dalam debut Liga Champions bersama Chelsea (13/9). Sebelumnya, mahasiswa jurusan ilmu olahraga dan marketing Universitas Madrid itu mencetak gol dalam debut Premier League (27/ 8). Kedua gol itu sama-sama tercipta di masa injury time. “Dia (Mata) adalah talenta istimewa dan kami senang memilikinya. Siapa tahu dia akan melakukannya lagi (mencetak gol di masa injury time) di Mestalla,” ujar Boas sebagaimana dikutip di situs resmi klub. Dari kubu tamu, winger Pablo Hernandez siap menyambut kedatangan Mata. Pablo adalah mantan teman sekamar Mata semasa di Valencia itu. ?Kembalinya Juan sangat spesial. Tapi, tidak ada istilah pertemanan di lapangan. Kami ingin meraih kemenangan,” jelasnya kepada AS. Setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Racing Genk di Belgia (13/ 9), Valencia memburu kemenangan di kandang. Yang adi masalah, Valencia memiliki rekor buruk menghadapi Chelsea dengan tidak pernah menang dalam empat pertemuan sebelumnya. Los Che bahkan kalah terus dengan skor 1-2 saat bermain di Mestalla. (dns)

LANJUTKAN FASE RECOVERY

LONDON - Perlahan tapi pasti, kinerja Arsenal mulai menanjak. Mereka comeback dari awal yang buruk dengan meraih dua kemenangan beruntun. Tren performa Arsenal mulai menanjak setelah menjalani start buruk di awal musim ini. Mereka sedang menjalani fase recovery performa dengan meraih dua kemenangan beruntun di Piala Carling dari Shrewsbury 3-1 (20/9) dan di Premier League dari Bolton Wanderers 3-0 (24/9). Berikutnya, tantangan lebih berat akan dihadapi tim besutan Arsene Wenger itu. Mereka akan menjamu Olympiakos pada matchday kedua Liga Champions di Emirates Stadium, dini hari nanti (tayangan tunda Vision 1 pukul 04.00 WIB). Setelah mengawali pertarungan di grup F dengan hasil seri melawan Borussia Dortmund 11 (13/9), Wenger mencanangkan target tiga angka di laga dini hari nanti. Sebab, bila kehilangan tiga angka di laga kandang, maka tugas mereka akan semakin berat. “Di Liga Champions, Anda butuh 11 poin untuk lolos dari fase grup. Itu artinya Anda harus mendapatkan sembilan poin dari laga kandang dan dua atau tiga poin dari pertandingan away,” jelas Arsene Wenger, manajer Arsenal, seperti dilansir AFP. Sekarang The Gunners, julukan Arsenal, berada pada posisi kedua di grup F dengan satu angka. Olympique Marseille memimpin dengan tiga poin dari kemenangan di matchday perta-

ma melawan Olympiakos. Hanya, sedikit sandungan jelang melawan Olympiakos. Arsenal bakal kehilangan Theo Walcott yang masih cedera. Bahkan, kemungkinan dia akan absen pada laga berikutnya juga ketika Arsenal bertarung dengan Tottenham Hotspur di pekan ketujuh Premier League. Sebelumnya, mereka sudah dipastikan kehilangan Jack Wilshere yang bakal absen panjang. Gelandang timnas Inggris itu harus menjalani operasi engkel dan bakal absen hingga Februari tahun depan. Cederanya diawali pada laga pramusim melawan New York Red Bulls. Selama ini kehilangan Wilshere telah ditutupi dengan keberadaan Mikel Arteta dan Aaron Ramsey. Adapun untuk Walcott, sepertinya Wenger akan memberikan kesempatan kepada Andrei Arshavin untuk menemani Ramsey dan Gervinho. Robin van Persie yang sedang on fire dan baru saja mencatat gol ke-100 bersama Arsenal bakal menjadi tumpuan di lini depan. “Bukan hanya punya kualitas hebat sebagai penyerang, dia juga pemimpin di lapangan dan luar lapangan,” puji Wenger. Boleh saja Arsenal begitu percaya diri. Apalagi melihat catatan hasil matchday pertama, di mana Olympiakos takluk dari Marseille di partai kandang. Tapi, mereka harus memperhatikan rekor tak terkalahkan Olympiakos di Liga Yunani. (ham)

PERKIRAAN PEMAIN

Wilshere Kembali Setelah Natal LONDON - Operasi yang dijalani oleh Jack Wilshere berjalan dengan baik. Gelandang Arsenal berusia 19 tahun itu pun dikabarkan baru akan bisa bermain setelah Natal nanti. Seperti diberitakan sebelumnya, Wilshere diperkirakan bakal absen sampai November setelah engkelnya cedera. Namun, menurut pihak klub, sampai kapan pastinya dia bakal absen, mungkin baru diketahui usai operasi. “Wilshere kini diperkirakan akan absen sebulan lebih lama. Setelah operasi ini maka rentang waktu akan menjadi lebih spesifik,” demikian pernyataan resmi klub. Seperti diberitakan Guardian, Wilshere mungkin absen sampai habis natal, yang artinya ini lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Wilshere sendiri mengaku bahwa kondisinya saat ini sangat baik. “Sudah menjalani operasi dan semuanya berjalan dengan baik. Saya merasa baik dan akan menginap di rumah sakit. Tapi, di luar semua itu, saya bahagia,” ucapnya. Sementara itu, situs resmi Arsenal mengabarkan bahwa ada kemungkinan terparah jika Wilshere harus beristirahat selama empat atau lima bulan untuk menyembuhkan cederanya. Artinya, The Gunners mengabarkan bahwa ada kemungkinan terburuk jika Wilshere bakal absen sampai Februari. (roz)

Arsenal (4-2-3-1) Pemain: 13-Szczesny (g); 3-Sagna, 4-Mertesacker, 6-Koscielny, 28-Gibbs; 8-Arteta, 17-Song; 27-Gervinho, 16-Ramsey, 23Arshavin; 10-Van Persie Pelatih: Arsene Wenger Olympiakos (4-5-1) Pemain: 17-Costanzo, 35-Torossidis, 4-Mellberg, 21Papadopoulos, 20-Holebas; 3-Modesto, 31-Orbaiz, 93-Abdoun, 19-Fuster, 14-Mirallas; 10- Djebbour Pelatih: Ernesto Valverde Stadion: Emirates Stadium Wasit: Carlos Velasco Carballo (Spanyol)

10/12/09 Olympiakos 30/09/09 Arsenal

Arsenal

v

HEAD TO HEAD v Arsenal v Olympiakos ASIAN HANDICAP Olympiakos

1-0 2-0

0 : 1 1/4

The Gunners Dekati Parejo KREATIFITAS di lini tengah Arsenal menurun setelah ditinggalkan duo andalannya Cesc Fabregas dan Samir Nasri pada bursa transfer awal musim lalu. Kedatangan Mikel Arteta dari Everton belum mampu menutupi lubang itu. Makanya, mulai sekarang manajer Arsenal Arsene Wenger sudah melakukan perburuan pemain untuk digaet pada bursa transfer tengah musim nanti. Mereka membutuhkan tambahan gelandang lagi dan yang dibidik adalah gelandang

muda Valencia Daniel Parejo. Kebetulan, Parejo juga sepertinya kesulitan mendapatkan tempat di Valencia. Sejak bergabung, dia belum juga mendapatkan kepercayaan dari pelatih Valencia Unai Emery. Situasi yang membuat Parejo gusar karena dia berambisi bermain di Olimpiade 2012. Nah, bila jarang dimainkan Valencia, maka peluangnya untuk bergabung dalam skuad Spanyol yang disiapkan untuk Olimpiade 2012 bakal berkurang. Sekalipun dia menjadi Daniel Parejo

bagian penting dari skuad Spanyol yang memenangkan Euro U-21, Juni lalu. Bagi Parejo, bermain di Inggris bukanlah pengalaman baru. Pada 2008 lalu ketika masih menjadi pemain Real Madrid, dia pernah dipinjamkan ke Queens Park Rangers yang saat itu masih berkompetisi di kasta kedua Liga Inggris. Itu bisa menjadi keuntungan buat Wenger. Artinya, Parejo tidak akan kesulitan beradaptasi dengan permainan di Premier League. Lagipula, harganya tidak begitu tinggi. Arsenal bisa menggaetnya senilai 7 juta pounds atau setara Rp 97 miliar. Berdasarkan klaim Daily Mail, Wenger sudah menghubungi agen Parejo. Rencananya, mereka akan melakukan pertemuan pada Kamis (29/9) atau Jumat

(30/9) nanti. Agen Parejo mengisyaratkan pemainnya bersedia hijrah ke Arsenal. “Masih penawaran, belum ada yang kongkrit. Hanya, benar adanya bisa Daniel menginginkan kesempatan bermain dan berhasrat untuk membela negaranya di Olimpiade,” kata Jorge Lera, dari Bahia Agensi, agensi yang menaungi Parejo, seperti dikutip AS. Selain sibuk mencari pemain anyar untuk menambal kekuatan pada Januari nanti, Wenger juga disibukkan dengan upaya meyakinkan sejumlah pemain bintangnya agar bertahan. Robin van Persie, Theo Walcott, Alex Song, Thomas Vermaelen, dan Andrey Arshavin adalah pemain yang kontraknya harus segera diperpanjang. (ham)

Robin van Persie

Cech Trauma Cedera Kepala PETR Cech kini menapak usia 29 tahun. Karirnya masih panjang. Namun, Cech memberi sinyal bakal pensiun lebih cepat. Hal itu bila kondisi kepalanya memburuk. Cech mengalami cedera kepala parah saat menghadapi Reading lima tahun lalu. Garagara tendangan Stephen Hunt, tengkorak kepala kiper timnas Republik Ceko itu retak. Sejak saat itu pula Cech selalu tampil mengenakan pelindung kepala. Namun, insiden kembali terjadi saat melawan Fulham di Piala Carling (21/9). Cech bertabrakan dengan Orlando

Sa dan harus diganti hanya semenit setelah babak kedua berjalan. “Ketika saya memasuki ruang ganti saat itu, saya tidak bisa melihat dengan jelas. Saya seperti kehilangan kesadaran. Kepala saya seperti berputar-putar,” kata Cech seperti dilansir Daily Mirror. Kondisi Cech membaik setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Dia juga sudah mengawal mistar gawang Chelsea lagi saat menang 4-1 atas Swansea City di Premier League (24/9). Tapi, tetap saja, insiden di ruang ganti itu membuatnya trauma. “Sejauh ini saya baik-baik saja. Seperti

petinju ketika terkena hook. Tapi, suatu hari nanti, apabila saya takut dengan kondisi kepala saya, saya akan berhenti. Dalam sepak bola, Anda tidak bisa menduga kapan mengalami cedera,” urai kiper yang membela Chelsea sejak 2004 itu. Keputusan Cech pensiun sewaktu-waktu mendapat dukungan dari istrinya, Martina Checova. “Dia sangat ketakutan dengan apa yang saya alami pada 2006 meski tidak melihatnya langsung. Beruntung, dia juga tidak melihat apa yang saya alami pekan lalu,” tutur ayah dua anak itu. (dns/ca)


ALL SPORTS

RABU 28 SEPTEMBER 2011

13

RADAR TEGAL

Wozniacki Dipaksa Kerja Keras TOKYO - Juara bertahan Caroline Wozniacki dipaksa memeras keringat lebih banyak untuk meredam perlawanan Jarmila Gajdosova. Lewat duel tiga set, Wozniacki akhirnya sukses melaju ke babak ketiga. Dalam pertandingan di lapangan keras Ariake Coloseum, Selasa (27/9) malam WIB, Wozniacki sukses mendikte Gajdosova di set pertama untuk memenanginya dengan mudah yakni dengan skor 6-1. Gajdosova lantas bangkit di set kedua untuk memberikan perlawanan buat petenis Denmark itu. Saat tertinggal 3-5, petenis Australia ini mampu keluar dari tekanan untuk memak-

ROMBAK KOMPOSISI Timnas Jelang Lawan Qatar

sakan tie-break dengan kedudukan 6-6. Di sesi ini, Wozniacki gantian berada di bawah tekanan Gajdosova. Setelah kedudukan 3-3, Gajdosova mampu meraih poin beruntun untuk memenangi tie break 74. Pada game-game awal set ketiga, permainan Wozniacki masih mampu diimbangi oleh Gajdosova hingga kedudukan 3-3. Setelah mengamankan servisnya, Wozniacki berhasil mematahkan servis lawan untuk memimpin 5-3 sebelum akhirnya menutup l a g a dengan kemenangan 6-3. Di pertandingan selanjutnya, petenis nomor satu dunia itu akan menantang petenis Estonia, Kaia Kanepi. Kanepi sebelumnya mengalahkan

JAKARTA- Dua kekalahan beruntun yang dialami Timnas di ajang Pra Piala Dunia Grup E berdampak pada komposisi tim. Pelatih Timnas Wim Rijsbergen akhirnya merombak susunan pemain jelang laga kontra Qatar 11 Oktober mendatang. Oktovianus Maniani, Eka Ramdani, Arif Suyono serta Gunawan Dwi Cahyo harus rela out dari Timnas. Mereka digantikan empat pemain baru. Yakni Syamsul Arif, Zulham Zamrun, Purwaka Yudhi dan Yongki Aribowo. “Ini kehendak pelatih. Mungkin dia melihat ada berbagai hal yang ingin diperbaiki setelah kekalahan beruntun tersebut,” terang Liestiadi, asisten pelatih Timnas kemarin (27/9). Menariknya, beberapa pemain tersebut ibaratnya sedang melakukan debut untuk Timnas senior. Purwaka, misalnya. Pilar Arema Indonesia tersebut sudah sangat lama absen membela Timnas. Pun dengan Syamsul Arif. Zulham Zamrun bahkan tercatat sebagai pemain U-23. Namun, jajaran pelatih tak mau menganggap hal tersebut sebagai sebuah kendala.

Selain itu, penambahan tersebut juga terlihat “aneh?. Pasalnya, dengan tambahan itu, Timnas bakal menumpuk delapan striker. Sementara, untuk lini tengah, Timnas hanya memiliki enam pemain. “Mereka kan belum tentu diturunkan. Para pemain itu memang dipanggil. Tapi kalau untuk menjadi pemain inti, tentu saja tidak ada jaminan,” tambah mantan asisten pelatih PSM Makassar tersebut. Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong mengungkapkan, keputusan tersebut mutlak ada di jajaran pelatih. PSSI hanya memberikan bank data pada jajaran pelatih tentang namanama pemain yang didaftarkan ke FIFA. Timnas sendiri bakal menjalani laga uji coba kontra Arab Saudi di Malaysia 7 Oktober mendatang. Rencananya, Bambang Pamungkas dkk bakal bertolak ke Malaysia pada 5 Oktober nanti. “Kecil kemungkinan untuk bertanding di Indonesia. Kami harapkan perubahan pemain tersebut membuat timnas menjadi jauh lebih kuat. Nantinya pemain harus berkumpul pada 1 Oktober mendatang,” tegas Limbong. (ru)

Persebaya-Persija Bisa Ditinggal petenis kualifikasi Amerika Serikat Coco WVandeweghe 6-2, 62. (rin)

Caroline Wozniacki

Eksodus Pemain Hantui GU GRESIK - Belum adanya kejelasan kompetisi musim ini tampaknya berimbas kepada kebijakan klub. Terutama dalam urusan menentukan ikatan kontrak kerjasama dengan pemainnya. Salah satu klub yang mulai merasakan imbas tersebut adalah Gresik United (GU). Gresik United (GU) memang sudah mengumumkan 17 nama pemain yang bakal menjadi kerangka timnya dalam melakoni musim kompetisi tahun ini. Tapi, belum adanya kepastian ikatan kerjasama dari pengurus klub berjuluk Laskar Joko Samudro itu membuat komposisi tersebut terancam buyar. Klub leburan Petrokimia Putra dan Persegres itu terancam ditinggalkan oleh pemain-pemain hasil seleksinya itu. Apalagi, dilihat dari komposisi pemain yang hadir dalam seleksi Senin kemarin (26/9), beberapa diantara 17 pemain hasil seleksi tersebut tak menunjukkan batang hidungnya. Hal tersebut tentu saja memunculkan kekhawatiran pemainpemain tersebut bakal lepas dari bidikan. Bahkan, penjaga gawang Bayu Cahyo yang pertama kali digaransi pengurus GU bakal masuk skuad pun nyaris tak pernah mengikuti latihan sejak sepekan yang lalu. Kabar yang dihimpun Jawa Pos di lapangan, mantan penjaga gawang Persipasi Bekasi ini masih menyelesaikan permasalahan administrasinya di mantan klubnya itu. Kapada Jawa Pos, mantan penjaga gawang Arema Malang

Syaifudin

Syaifudin yang sudah dinyatakan lolos seleksi akhir pekan lalu mengatakan, baik dia maupun rekannya yang lain samasama masih menunggu kepastian dari pihak pengurus. “Kalau memang disini bisa memberi saya kejelasan, ya saya akan tetap bertahan di sini. Kalau tidak, ya saya akan cari yang lain,” ujar penjaga gawang terbaik di ajang Copa Indonesia 2009 itu. “Saya memang sudah pernah berbicara dengan pengurus dan belum ada kesepakatan. Tapi, saya berharap banyak bisa bermain di GU,” lanjut penjaga gawang 33 tahun itu. Tak hanya Syaifudin saja yang masih menunggu kepastian dari pengurus GU, hal yang sama juga dirasakan pemain seleksi GU lainnya. “Saya sendiri juga masih bimbang. Mau tetap bertahan disini, iya kalau saya nanti cocok dengan tawaran kontrak yang diberikan disini. Mau mencari klub yang lain, tapi disini sudah masuk daftar lolos seleksi,” ujar pemain yang tidak bersedia namanya dikorankan. Manajer administrasi GU Totok Siswanto ditemui Jawa Pos di kantor KONI Gresik siang kemarin (27/9) menuturkan, pihaknya sudah menyadari adanya keluhan tersebut. Dan, dia berjanji tak akan menutup mata dengan keinginan pemain yang sudah dinyatakan lolos seleksi kemarin. Pihak pengurus GU bakal melakukan pembicaraan kontrak dengan beberapa pemain hasil seleksi tersebut dalam pekan ini juga. “Paling lambat kami akan bertemu dengan pemain Jumat besok (30/9),” jelas Totok. Di sisi lain, dalam seleksi sore ini, GU kemungkinan besar bakal kembali kedatangan pemain legiun asing. Setelah sebelumnya diikuti penyerang asal Brazil Ronnie Von De Carvalho, besok akan ditambah dengan gelandang serang dari negara Nigeria. (ren)

Bambang

Pamungkas

Pemain Hengkang Kian Bertambah SURABAYA - Ketidakjelasan nasib Persebaya hingga saat ini mulai direaksi pemain. Jumlah amunisi tim besutan Divaldo Alves yang hengkang mulai bertambah. Pada sesi latihan kemarin (27/ 9) Sunaji, striker Nico Susanto, dan penjaga gawang Afrianto tak ikut dalam latihan. “Sunaji cedera, sedangkan Afrianto memang sudah tak bersama kami,” kata Divaldo, pelatih Persebaya. Kabarnya Afrianto sudah hengkang ke Persibo Bojonegoro sedangkan Sunaji dan Nico memutuskan untuk tak melanjutkan kontrak dengan Persebaya. Tanpa Afrianto, Persebaya menyisakan tiga penjaga gawang. Mereka Endra Prasetyo, Dedy Iman, dan Dimas Galih. Sunaji sendiri tak membenarkan jika dia sedang cedera, namun dia juga menolak jika dikatakan sudah meninggalkan mess Persebaya di Karanggayam. Sebelumnya tiga pemain sudah memilih mundur. Khusnul Yuli berlabuh ke Persema, kemudian kapten Erol Iba ke Persik Kediri, dan Johan Ibo ke PSIS Semarang. Namun Divaldo tak mau terpengaruh kepergian para pemain tersebut. Alasan pertama yang dikemukakan adalah persoalan pembatasan belanja klub yang diterapkan PSSI kepada klub kontestan kompetisi profesional musim depan. Bisa jadi pemain tak sepakat dengan nilai kontrak yang diajukan manajemen. Selain itu, menurut Divaldo para pemain yang tersisa memiliki kualitas yang cukup baik.

Divaldo Alves

“Seperti halnya berlian, mereka tinggal dipoles dan tugas saya di sini untuk itu,” kata pelatih asal Portugal itu. Lagipula masih ada pemain yang memang perlu dibidik untuk menambah kekuatan. Salah satu yang mengikuti seleksi adalah Mario Carlovic. Dia meruapkan pemain bawaan Divaldo dari Minangkabau FC. Pengalaman Carlovic cukup panjang. Dia mengawali karir di Adelaide City Force. Dua tahun kemudian berpindah ke AS Cittadella yang merupakan kontestan Serie C1 Italia AS Cittadella. Berikutnya dia bergabung dengan salah satu klub Serie A Italia Torino. “Dia bagus sebagai gelandang serang ataupun gelandang bertahan. Dia juga bisa bermain pada posisi di belakang striker,” terang Divaldo. Selain memberikan peluang besar kepada Carlovic, Divaldo me-

mastikan pemain gaek Amaral juga akan memperkuat tim besutannya. Pekan depan dia akan bergabung di Gelora 10 Nopember. Bagaimana dengan konflik Persebaya? “Saya tak mau berkomentar, itu urusan menejemen. Tiga saya meramu tim dan membuat para pemain semakin bersinar,” tukas dia. (vem)

JAKARTA - PSSI akhirnya tetap bersikukuh pada keputusan kontroversialnya. Mereka tetap akan menggelar kompetisi level tertinggi dengan diikuti 24 tim. Hal itu terungkap saat jumpa pers di kantor PSSI Senayan, Jakarta kemarin sore (27/9). Namun, banyak hal janggal dari keputusan tersebut. Salah satunya jadwal kick off yang bakal molor menjadi 14 Oktober. Sebelumnya PSSI selalu menyatakan bahwa roda kompetisi akan dihelat mulai 9 Oktober. “Ini sesuai dengan deadline AFC. Selain itu, tanggal tersebut merupakan akhir dari penilaian verifikasi yang dilakukan AFC,” terang Eddi Elison, anggota Komite Media saat ditemui setelah acara kemarin. Selain itu, PSSI juga tak berani memberikan jaminan akan ada klub Indonesia yang bertarung di level Asia. Pasalnya, kompetisi yang akan mempertandingkan 552 pertandingan tersebut dikalkulasi bakal berakhir pertengahan Oktober 2012 mendatang. Tentu saja, Liga Indonesia belum memiliki juara dalam rentang waktu tersebut. Anggota Komite Eksekutif yang membidangi masalah kompetisi Sihar Sitorus hanya menyatakan bahwa hal tersebut akan menjadi pembicaraan selanjutnya. PSSI sendiri masih menunggu kedatangan pihak AFC (badan sepakbola Asia) yang rencananya bakal ke Indonesia 30 September nanti. “Jepang juga mulainya Januari. Kita akan mengkajinya lagi. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Dari

Eddi Elison

awal kami sudah paham dengan status ACL atau non ACL,” ucap Sihar. Lelaki berkaca mata tersebut juga tak mau memberikan alasan mengenai dimasukkannya enam klub bermasalah ke kompetisi musim mendatang. Alasannya, hal tersebut dianggap sudah tak relevan lagi. Sihar memastikan, jumlah klub tersebut tak akan mengalami perubahan. Hanya, kompetisi musim mendatang berpotensi kehilangan dua kekuatan besar Indonesia, Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya. Jika dua tim itu tak mampu menyelesaikan konflik internal, PSSI bakal mencoretnya. “Kalau masalah itu tak selesai, mereka akan kami tinggal. Tapi jumlah tim tak akan mengalami perubahan. Hanya kami belum tahu solusinya seperti apa kalau dua tim itu ditinggal,” ucap Eddi. PSSI sendiri menyerahkan semua keputusan pada dua tim tersebut. Mereka hanya meminta agar masalah tersebut diselesaikan secepatnya. (ru)


JATENG

RABU 28 SEPTEMBER 2011

17

RADAR TEGAL

Blokir Tol Diperpanjang 1 Bulan Mapolres Semarang untuk terus menduduki tol sampai TMJ memberi kepastian pembayaran,” kata Tundo usai memperpanjang ijin pemblokiran di Polres Semarang. Perpanjangan ijin, tutur Tundo, agar hak pembayaran ke-30 subkontraktor bisa diperhatikan. ”Jika pemblokiran dihentikan sebelum dibayar, jelas hak pembayaran kita tidak akan dibayar. Mengantisipasi hal itu, kita terpaksa menambah ijin 1 bulan pemblokiran.” Bagaimana pertemuan antara direksi TMJ yang difasilitasi Sekda Jateng Hadi Prabowo pada Jumat (23/9) lalu? Tundo mengatakan, pihaknya belum ada kesepakatan. ”Pertemuan hanya merumuskan saja. Bahkan dalam pertemuan kemarin, kita seperti dipermainkan. Selain waktunya tidak disiplin, TMJ terkesan masih berputar-putar dalam memberikan keterangan.” Di lapangan, aksi pemblokiran masih terus dilakukan. Selain puluhan truk parkir di tengah tol, beberapa orang masih men-

SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mengukuhkan guru besar baru pendidikan moral, Prof Dr Masrukhi MPd. Pengukuhan Pembantu Rektor III Unnes tersebut rencananya Rabu (28/9) ini oleh Rektor Unnes Sudijono Sastroatmodjo. Tempatnya, di Auditorium Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati. Masrukhi menjelaskan, ketertarikannya terhadap kehidupan kampus membuat ia serius meneliti dunia mahasiswa. Penelitiannya, untuk membangun nilai-nilai karakter mahasiswa berbasis nilai-nilai konservasi moral dan lingkungan. “Sebab mahasiswa aset bangsa dan negara yang amat berharga. Maka ia harus kita kelola dengan baik,” tegasnya pada temu media di gedung rektorat Unnes, kemarin. Nilai-nilai konservasi yang dimaksud menggunakan tiga metode. Yakni pendekatan kognitif (nalar), afektif (intuisi) dan behavior (pembiasaan). “Dengan begitu, mahasiswa bisa memahami, menerapkan dan menanamkan karakter pada dirinya.” (mg17/isk/ce1)

UNGARAN – Tiga puluh subkontraktor pengerjaan tol Semarang-Solo tahap I KalirejoBiji memperpanjang pemblokiran tol Ungaran hingga satu bulan ke depan. Perpanjangan blokir dilakukan karena PT Trans Marga Jateng (TMJ), belum memberi kepastian kapan pembayaran pengerjaan tol. Padahal, subkontraktor sudah melakukan pemblokiran selama 13 hari, sejak Rabu (14/9) lalu. Site Manager PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA), Tundo Karyono menuturkan, perpanjangan ijin dilakukan karena ijin sebelumnya sudah habis Senin (26/9) lalu. Awal pemblokiran ijin hanya berlaku 3 hari. Setelah habis diperpanjang menjadi 10 hari. Namun karena masih belum ada kepastian dari TMJ, akhirnya ijin pemblokiran kembali ditambah menjadi satu bulan. ”Perpanjangan pemblokiran ini sudah kali kedua kita lakukan. Kita memang sengaja menambah ijin pemblokiran di

RumahKosDibobol,Rp20JutaRaib

Pemkot Lobi Gubernur

SEMARANG Unnes Kukuhkan Guru Besar

SEMARANG - Pembobolan di rumah kos kembali terjadi. Kali ini korbannya Mukhlis (31), pria yang ngekos di sebuah rumah di Jalan Puspogiwang. Uang miliknya sebesar Rp20 juta, raib digondol sipencuri. Uang itu tersimpan di dalam tas. Selain uang, korban juga kehilangan surat-surat penting lainnya serta beberapa potong pakaian. Awalnya, Senin (26/9) pagi, korban beraktivitas di kantornya di Jalan Jenderal Soedirman. Karena capek, korban berniat pulang ke kos untuk beristirahat. Belum sampai masuk ke dalam kamar, korban dikejutkan dengan posisi jendela yang sudah sedikit terbuka. “Sebelumnya, Minggu (25/9) pukul 18.00, saya pergi dari kos, tapi jendela itu sudah saya kunci,” kata warga asli Jakarta itu. Penasaran, korban masuk ke dalam kamar. Ia kaget karena tas berisi uangnya sebesar Rp20 juta sudah raib. Tas itu ia letakkan di tempat tidur. Korban melaporkan kasus yang menimpanya ke Polsek Semarang Barat. (ery/jpnn/isk/ce1)

MobilDigelapkan,TemanDipolisikan SEMARANG – Dugaan penipuan bermodus menggelapkan mobil, kembali terjadi. Kali ini menimpa Bobby Yuliyanto Bomantoro (34), warga Taman Ketapang Timur I, Pedurungan Lor. Ia terpaksa melaporkan temannya, JM (37), warga Tampomas, Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, ke Polrestabes pada Senin (26/9). JM diduga menggelapkan mobil Daihatsu Xenia miliknya. Awalnya, terlapor mendatangi rumah pelapor, minta dicarikan mobil sewaan. Tak lama kemudian, Bobby membeli Xenia silver metalik. Xenia keluaran tahun 2008 itu lantas disewakan kepada terlapor. “Karena dia pernah bilang butuh mobil sewaan, maka mobil tersebut saya sewakan ke dia,” kata Bobby saat melapor ke Polrestabes Semarang, Senin (26/9). Setelah terjadi kesepakatan, mobil dibawa terlapor. Namun hingga batas waktu yang telah disepakati, mobil tak juga dikembalikan. Bobby berusaha menghubungi JM, namun selalu tak berhasil. Hasil penelusuran Bobby, mobil miliknya sudah tak di tangan terlapor. “Ternyata mobil itu malah disewakan ke orang lain, tanpa seijin saya,” kata pelapor. Tahu hal itu, Bobby berusaha menghubungi terlapor. Namun lagi-lagi terlapor sulit dihubungi. Merasa dirugikan dan tidak ada iktikad baik terlapor, Bobby akhirnya membawa masalah itu ke polisi. (dna/isk/ce1)

SOLO

SEMARANG - Pemkot Semarang akhirnya meminta bantuan Gubernur Bibit Waluyo terkait peminjaman lapangan Garnisun, Kalisari, untuk lahan relokasi sementara pedagang Pasar Bulu. Upaya melobi gubernur dilakukan, setelah Kodam IV/Diponegoro selaku pemilik lapangan Garnisun, menolak penggunaan lapangan untuk aktivitas pedagang pasar. “Pemkot sudah melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo untuk menyampaikan permohonan penggunaan lapangan tersebut,” kata Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Abdul Madjid. Dia mengakui, hingga kini pihaknya belum menerima surat balasan terkait keputusan Pangdam. “Semoga saja diizinkan penggunaan lapangan, karena tempat itulah yang paling

representatif. Sebab jika di tempat lain akan menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan lalu lintas,” kata Madjid. Sebelumnya Pangdam IV/ Diponegoro sudah melayangkan surat penolakan kepada Wali Kota Soemarmo HS. Alasan Pangdam, lapangan tersebut akan dibangun rusunawa. Pemkot sangat berharap ijin penggunaan lapangan Garnisun sudah turun maksimal pada akhir September ini. Sebab, Dinas Pasar harus sudah melakukan persiapan sebelum akhir 2012. Sebab, pada awal 2012, Pasar Bulu harus sudah kosong dan akan fokus pada pembangunan. “Ini masih ada waktu tiga bulan. Kalau akhir bulan ini ada ijin penggunaan, tentunya bakal sesuai target. Sehingga maksimal awal tahun, semua pedagang sudah pindah.”

DOK/RADAR SEMARANG

PERPANJANGAN - Pertemuan antara direksi PT Trans Marga Jateng difasilitasi Sekda Hadi Prabowo belum mencapai kata sepakat, subkontraktor memperpanjang pemblokiran jalan tol.

jaga pos pemblokiran. Subkontraktor bahkan memasang tenda di lokasi pemblokiran. Agus Nugroho, salah satu

Jika tak mendapat ijin penggunaan lahan relokasi, Madjid mengaku belum mendapatkan tempat lain. “Semoga diijinkan.” Pasar Bulu yang dikonsep sebagai pasar modern tiga lantai, nantinya dilengkapi eskalator pada lantai 2 menuju lantai 3 untuk memudahkan pembeli. Selain menampung 1.500 pedagang, Pasar Bulu nantinya akan menjadi pusat penjualan oleh-oleh dan pusat kuliner. “Nantinya PKL Jalan Pandanaran dan Jalan HOS Cokroaminoto juga akan dipindah ke Pasar Bulu kalau sudah selesai pembangunan.” Pembangunan pasar modern ini diperkirakan memakan anggaran Rp43 miliar. Terdiri atas Rp25 miliar dari pemerintah pusat; Rp7 miliar dari APBD propinsi, sisanya dari APBD Kota Semarang. (zal/isk/ce1)

Ike Dituntut 2 Tahun 10 Bulan SEMARANG - Terdakwa kasus dugaan penggelapan pajak videotron senilai Rp1,128 miliar, Direktur PT Aji Guna Jaya (AGJ), Irenius Ike Santoso, kemarin dituntut pidana penjara selama 2 tahun 10 bulan. “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur-unsur pelanggaran pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan,” tuntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang, Dekry Wahyudi SH.

Persidangan diketuai Hakim Komari SH. Ada delapan saksi yang telah diperiksa. Antara lain, mantan Kepala BPPT Semarang, Masdiana Safitri; mantan Kepala Dinas PJPR, Adi Tri Hananto; Kasi Penagihan PJPR, Suharto; dan Kasi Penghitungan PJPR, Anita Natalia. Sejumlah saksi menyebut adanya dugaan pemalsuan tanda tangan selama proses perpanjangan izin reklame. PT Zentha selaku pengelola reklame videotron, telah membayar pajak ke-

pada Pemkot melalui PT AGJ. Diam-diam uang yang diberikan PT Zentha tidak dibayarkan ke Pemkot. Oleh Ike, PT Zentha diberi surat tanda pembayaran yang diduga dengan cara memalsukan tanda tangan. Kesaksian ini dibeber Masdiana dan Anita. Keduanya mengaku tanda tangannya dipalsukan terdakwa Ike. Pada sidang pekan depan, Ike akan mengajukan pembelaan. Ia berencana membuat pembelaan tertulis. (mg17/isk/ce1)

subkontraktor dari BSDA yang berada di lokasi pemblokiran menuturkan, pemblokiran akan terus dilakukan. ”Yang kita tuntut

kan hak kita sendiri, jadi kita tidak akan pernah berhenti sampai hak pembayaran kita diberikan,” tegasnya. (fth/isk/ce1)

Disoal, Status Lapangan Golf Manyaran SEMARANG - KomisiA DPRD Kota Semarang menanyakan status lapangan golf Manyaran. Selama ini publik beranggapan bahwa lapangan golf itu milik Pemkot Semarang. Pertanyaan ini mengemuka dalam rapat dengan Bagian Kerja Sama Setda dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), kemarin. Rapat dipimpin Ketua Komisi A, Didik Marsudi. Anggota komisi A, Novriadi menyoroti status kepemilikan lapangan golf di daerah Manyaran, Semarang Barat. “Setahu saya lapangan golf itu merupakan aset Pemkot, namun pihak eksekutif sendiri mengaku hanya memiliki saham dan bukan sebagai pemilik,” ujar Novriadi. Dari pernyataan itu, Novriadi kembali mempertanyakan deviden yang diterima selama penyertaan modal (saham) atas pengelolaan golf Manyaran. Sebab, lanjut politisi Partai Demokrat tersebut, hingga kini belum ada laporan ke DPRD soal Pemkot yang selama ini menjadi salah satu pemegang saham di lapangan golf Manyaran. “Ini menarik, soalnya kita tidak punya aset atau tidak memiliki lapangan golf di Manyaran, tapi justru menjadi pemegang saham. Persoalan tersebut yang belum kita ketahui,” katanya. Dikatakan, selain tak adanya laporan deviden, pihaknya juga belum pernah ‘mendengar’ Pemkot mengikuti Rapat Umum

Pemegang Saham golf Manyaran. Untuk itu, ia meminta laporan rinci atas status Pemkot di lapangan golf tersebut. “Jangankan deviden, apakah Pemkot juga pernah ikut RUPS? Jika jadi pemegang saham, sudah seharusnya mengikuti rapat tersebut.” Novriadi juga mempertanyakan informasi yang beredar bahwa lapangan golf itu akan dijual. Dari informasi yang didapat, lapangan tersebut kini tengah diukur dan dinilai oleh tim appraisal penunjukan Pemkot. “Ini juga lucu, lahan golf itu bukan milik Pemkot tapi kok isunya yang akan menjual justru Pemkot. Harus ada kejelasan dalam hal ini.” Menanggapi sorotan dewan, Kabag Kerja Sama Setda Kota Semarang, Bambang Soekardjo mengakui, lapangan golf Manyaran bukan aset Pemkot. Namun, kata dia, Pemkot selama ini hanya memiliki saham 25 persen atas pengelolaan tersebut. “Kepemilikan lapangan golf itu berupa konsorsium dan Pemkot jadi salah satu pemegang sahamnya,” kata Bambang. Soal kabar bahwa lapangan golf akan dijual oleh Pemkot, pihaknya akan mencari kebenaran informasi ini. Sebab kewenangan pengelolaan aset berada di tangan DPKAD. “Kita hanya mengelola aset yang tidak dipakai dan dikerjasamakan dengan pihak lain,” ujarnya. (sgt/isk/ce1)

Raih Juara I Nasional Desa Peduli Wana Lestari 2011

Menanam Tak Membuat Masyarakat Kehilangan Pekerjaan

CR2/RADAR KUDUS

PAPARKAN MATERI - Ketua FKUB Jateng Abu Hapsin memaparkan materi sarasehan kerukunan umat beragama di ruang pertemuan Setda Pemkab Blora.

Bukan Hal Baru SOLO - Tragedi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kampung Kepunton, Kelurahan Tegalharjo, Jebres, Solo Minggu (25/9) lalu dinilai bukan fenomena yang baru di Indonesia. Meskipun banyak kalangan menduga-duga modus yang dilakukan pelaku bom bunuh diri tersebut mirip yang terjadi di Cirebon. Aksi itu dinilai fenomena lama keagamaan di Indonesia. Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Tengah Abu Hapsin dalam pengukuhan dewan penasehat dan pengurus FKUB Kabupaten Blora dan sarasehan kerukunan umat beragama di lantai dua ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora. “Pelaku yang nekat mengakhiri nyawanya dengan meledakkan bom di tempat ibadah itu karena kurangnya pemahaman intern dan ekstern tentang Islam,” katanya kemarin. Menyinggung soal pelaku bom bunuh diri, dia mengemukakan, banyak sekali terjadi fenomena Islam di Indonesia yang diimpor. Nah, karena yang diimpor ini adalah Islam yang bukan substansial dan minim esensi. “Bangsa kita memiliki sejarah panjang soal keutuhan NKRI. Peristiwa bom bunuh diri di GBIS kemarin karena kurangnya dialog antara umat beragama,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Blora menerangkan, bantuan dari luar negeri untuk pengembangan dan penyebaran suatau agama, baik berupa materiil maupun finansial harus mengikuti aturan. Begitu juha bantuan tenaga ahli agama, jika tidak mengikuti peraturan akan timbul disharmonisasi keagamaan. “Contohnya kasus yang baru santer dibincangkan banyak orang. Jaringan pelaku bom bunuh diri di Solo bisa jadi karena bantuan luar negeri pengembangan agama yang melanggar aturan,” ujarnya. Sebelumnya Wakil Bupati Blora Abu Nafi melantik 17 orang pengurus FKUB Kabupaten Blora. Orang nomor dua di kabupaten penghasil jati ini mewakili Bupati Blora Djoko Nugroyo menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blora, Anang Sri Haryanto menambahkan, maksud dan tujuan acara tersebut untuk meningkatkan hubungan umat beragama. Hal itu dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghargai kesetaraan dan pengakuan agung. (cr2/ris)

Salah satu desa di Kabupaten Jepara berhasil meraih penghargaan tertinggi di indonesia. Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji meraih juara I sebagai Desa Peduli Wana Lestari 2011. Bagaimana desa itu berhasil mengalahkan desa lain? ZAINAL ABIDIN, Pakis Aji SEKITAR 1998-1999 hutan Jepara ditebang tanpa mengenal usia. Akibatnya Kota Ukir terkenal sebagai daerah penjarah pohon. Namun tahun ini, ditingkat nasional berupaya memperbaiki citra buruk ter-

sebut. Salah satu buktinya yang ditunjukkan Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji. Desa itu meraih juara I Wana Lestari 2011. Keberhasilan Desa Plajan tidak lepas dari Kepala Desa Plajan Marwoto. Pria kelahiran 17 Februari 1969 mengaku, tidak bisa bekerja sendiri. Desa bisa mendapatkan penghargaan karena mendapatkan dukungan semua pihak. Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jepara. Selain itu, bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), seperti Celcius. “Kebetulan saya juga aktif di LSM tersebut. Factor dominan mengapa Desa Plajan berhasil juara I adalah kerja sama dan kesadaran masyarakat Plajan yang mau menanam dan merawat hutan,” ujar-

nya, kemarin. Bukti kerja sama masyarakat ini berupa hutan berada di lahan warga Desa Plajan. “Semua hutan ini hasil swadaya masyarakat,” paparnya. Usaha penanaman hutan itu, imbuhnya, tidak membuat masyarakat kehilangan mata pencaharian. Tapi, keberhasilan menanam hutan menjadi penghasilan tambahan. “Tambahan lain, mata air muncul meski di musim kemarau,” jelasnya. Selain itu, muncul budidaya jamur dari limbah sagu aren. “Di sisi pohon besar, seperti mahoni, jati, ketapang, dan yamplung, petani menanaminya dengan kopi, rumput, laos, jahe, dan tanaman kecil lainnya,” terangnya. Biji kopi oleh masyarakat bisa dijual. Sedangkan rumput gajah

ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS

PENGHARGAAN - Marwoto (tengah) menerima penghargaan Desa Peduli Wana Lestari 2011 di Jakarta belum lama ini.

bisa untuk pakan ternak dan laos atau jahe bisa untuk bumbu masak ataupun minuman.

“Ini bukti kami menanam jenis tanaman hutan dan manfaat,” tambahnya. (*/ris)


18

RABU, 28 SEPTEMBER 2011

RADAR TEGAL

Rawat Selalu Koleksi Perangkomu BAGI sebagian orang, kegiatan ngumpulin perangko baik yang bekas maupun yang baru merupakan hobi yang menyenangkan. Meski tak banyak pelajar yang masih suka dengan hobi tersebut, namun beberapa diantara mereka mengaku kagum dengan salah satu produk pos yang sempat berjaya sebelum teknologi komunikasi secanggih sekarang ini. Sabrina Nurul Anisa, siswi SMK Negeri 1 Dukuhturi Kabupaten Tegal yang duduk di kelas XII AK 3 termasuk salah satu

Sabrina N Anisa Ketua OSIS SMK Negeri 1 Dukuhturi

yang tertarik dengan koleksi perangko. ”Ngumpulin perangko atau filateli adalah hobi yang sangat langka di jaman sekarang,” terang cewek yang menjabat sebagai ketua OSIS SMK Negeri 1 Dukuhturi ini. Cewek yang akrab dipanggil

Sabrina ini mengatakan, mengkoleksi perangko memiliki nilai positif. ”Ngumpulin perangko sama saja melatih kesabaran dan ketelitian. Selain itu juga melatih ketekunan kita,” tambah siswi yang beralamat di Jl.AR Hakim No.15 RT 07/RW 02 Mangkukusuman Kota Tegal ini. Cewek kelahiran Tegal, 17 Januari 1994, yang hobi menulis cerpen, membuat karangan dan dengerin musik ini punya beberapa tips terkait hobi filateli. Yuk disimak!

1. Buat atau cari tempat khusus semacam album untuk menyimpan perangko koleksi kita 2. Pisahkan perangko-perangko yang lama dengan perangko yang baru biar kelihatan rapi 3. Simpan perangko di tempat aman dan yang terhindar dari debu, tidak lembab dan tidak terkena cahaya langsung 4. Sering bersihkan koleksi perangko kita agar selalu bersih dan terawat 5. Rawatlah selalu koleksi perangko kita agar tetep awet. (khifni)

Terbentuk Saat MOS PEMBENTUKAN kelompok musik ternyata bisa terjadi di saat dan waktu yang tak terduga. Seperti band Optimal yang personilnya siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 2 Adiwerna terbentuk justru saat pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di sekolah. “Pada waktu itu tiap kelas X menampilkan pentas seni yang temanya bebas. Waktu itu kami belum saling mengenal satu sama lain, namun dengan tekad yang kuat kami berusaha tampil,” cerita Zaki yang jadi vokalis dan memegang posisi rhytm. Kata Optimal yang digunakan sebagai nama band memiliki arti tersendiri. Dengan nama itu, band ini bermaksud menghimpun semua warna dan karakter anggota band yang punya selera musik berbeda-beda. “Ya kami optimalkan supaya bisa menyatu dan menghasilkan sesuatu yang bagus,” tambah Zaki. Selain Zaki, di band ini ada Talkis (drum), Kholidin (melodi), dan Bayu (bass). Band ini lebih memilih aliran pop yang dianggap mudah dimengerti banyak orang. Untuk latihan, biasanya mereka menggunakan fasilitas di ruang musik sekolah. “Namun kalau ada kegiatan ikut festival, latihannya di luar,” terangnya. (khifni)

Sakit Hati Piyu Padi

[intro] F#m D A C# F#m D engkau datang kembali dengan sekuntum mawar A C# sebagai ungkapan akan permintaan maafmu F#m D aku terkesima dengan sikapmu itu A C# namun tak membuat aku menerimamu lagi D E F#m D E F#m aku tak bisa hidup bersamamu lagi Bm A G E aaaa aaaa [chorus] A C# dan aku tak bisa C# F#m E mencintaimu dengan sepenuh hati D A kau coba mengingatkan masa-masa indah Bm E ketika kita pernah saling mencinta [int] F#m D A C# F#m D sepekan sudah aku berpikir keras A C# untuk mencoba relakan apa yang telah terjadi F#m D di depan mataku kau mempermainkan api A C# yang membakar janji ikrar setiamu itu DE F#m D E F#m aku tak bisa hidup bersamamu lagi Bm A G E aaaa aaaa [chorus]

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: I Layung Sari, Shinta Wulandari, Teguh Arif Bowo TIM 2: Intan Aji P, Anggi Mutiara M, Khifni Setiawan

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

25 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal, Brebes

JENIS KELAMIN : PENDIDIKAN : Cewek 50 persen Cowok 50 persen

CMYK

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat

GIMANA ya caranya mengenang sejarah? Lewat buku sejarah? Atau nonton film dokumenter? Nggak cuma itu loh, kita juga bisa mengenang sejarah lewat koleksi perangko. Nah lho?! Gimana caranya ya? Memperingati Hari Pos dan Telekomunikasi yang jatuh pada 27 September kemarin, kayaknya nggak ada salahnya kalo kita ngomongin perangko dan kegiatan mengoleksinya yang dalam beberapa tahun terakhir nggak lagi jadi tren di kalangan pelajar. Saat disurvei Tim Xpresi, hanya 19,98 persen saja yang mengaku pernah ngumpulin perangko. “Dulu pernah sih, memang sempat hobi ngumpulin perangko,” cerita Rizki Anisa dari SMA Negeri 3 Slawi Kabupaten Tegal. Dengan prosentase lebih banyak, yakni 66,6 persen dengan terus terang mengaku nggak pernah ngumpulin perangko. Menurut 53,28 persen, kegiatan ngumpulin perangko buat mereka hanya dilakukan sesuai kebutuhan saja. ”Ya kalau mau kirim surat kan butuh perangko,” kata Vitho dari SMA Negeri 2 Kota Tegal. Hanya 26,64 persen yang menganggap keberadaan perangko itu penting di luar kebu-

tuhannya sebagai penunjang surat menyurat via pos. Meski nggak semuanya pernah ngumpulin perangko, 26,64 persen tetap menganggap jika kegiatan itu punya sisi positif. ”Ya banyak banyak manfaatnya lah dan aku pikir itu

positif,” ujar Khaerul Wildan dari SMA Negeri 1 Slawi Kabupaten Tegal. Salah satu sisi positifnya adalah kita bisa kembali mengenang sejarah lewat perangko-perangko lama yang dikumpulin. Terutama untuk jenis-jenis perangko tertentu yang memuat pesan khusus seperti program

pemerintah, kejadian penting, tokoh penting dan lainnya. Tentu di eranya masingmasing. Soal ini, 39,96 persen ResponX pun sepakat. ”Pastinya, perangko bisa jadi bagian sejarah,” kata Akhmad Faishol dari SMK YPT Kota Tegal. Bagi 39,96 persen Res-

ponX, keberadaan pos dan produknya masih tetap diperlukan saat ini. ”Tentunya masih perlu ya. Karena kadang kan kita butuh pengiriman lewat kantor pos. Kalau sekedar pesan singkat sih bisa lewat SMS,” jelas Romi Fernando dari SMA Negeri 2 Kota Tegal. (tim 2)

RAFI RAMADHAN TIM BASKET PUTRI SMA NEGERI 3 SLAWI Terpilih Ikuti Ajang Tingkat Kota Raih Juara III Tingkat eks-Karesidenan SMP Negeri 14 Kota Tegal, Sekolah Standar Nasional (SSN) melahirkan siswa - siswi berbakat melalui seleksi. Salah satunya Rafi Ramadhan yang bersama 3 kawannya Muzaeni, Ardian, dan Aziz berhasil menjadi salah satu siswa terpilih untuk mengikuti ajang kejuaraan olahraga di tingkat Kota. Meski gagal menjadi juara di tingkat eks-karesidenan, namun hal ini tidak menyurutkan semangat dan harapan pihak sekolah untuk bisa melahirkan prestasi kembali. Hadi Tomo sebagai guru pembina dipilih sekolah untuk melatih anak anak. Tim Sepak Takraw Regu Putra sekolah tersebut berhasil meraih Juara I tingkat Kota Tegal. Regu Putri Tim Sepak Takraw juga tidak

mau kalah. Kelompok putri yang terdiri dari Herlina, Bela, Peni dan Siti atau Sisi berhasil menduduki posisi ke-2 sebagai juara di Pekan Olahraga Tingkat Kota Tegal. Rafi Ramadhan, sendiri kini menjadi satu-satunya atlet sepak takraw andalan sekolah. Pasalnya beberapa teman lainnya kini sudah menyandang status sebagai siswa menengah atas. Bakat Rafi, demikian ia disapa sudah nampak sejak dirinya masih duduk di bangku SD. Saat ia masih berada di bangku kelas 4 SD, ia berhasil menjadi Juara II di tingkat Kota Tegal, dan di kelas 5 SD, ia kembali meraih prestasi menjadi Juara II di tingkat Kecamatan Tegal Timur. Proses latihan yang begitu singkat tak menjadi kendala besar bagi Rafi dan

anak - anak lainnya untuk menjajagi kemampuan di bidang sepak takraw. Hanya saja sebagian merasakan kesulitan dalam hal menentukan waktu latihan dan kondisi lapangan yang belum cukup memenuhi syarat. Mengingat mereka lebih sering menggunakan lapangan voli atau basket sebagai tempat mereka mengasah kemampuan. Dra Tukiyati, selaku pembina OSIS menuturkan, prestasi sepak takraw terbilang cukup mengagumkan. Karena siswa - siswi ini mendapat pelatihan kurang lebih 3 kali menjelang even olahraga. “Harapannya ini tidak berhenti, dapat berlanjut dan tidak hanya juara di tingkat kota saja, namun bisa unggul di tingkat eks-karesidenan,” ujarnya. (intan)


SAMBUNGAN

RABU 28 SEPTEMBER 2011

19

RADAR TEGAL

Bus Vs Truk, 15 Penumpang Luka dari halaman 1 Salah satu penumpang Bus Muji Jaya, Selamet (34), menuturkan, bus jurusan Pati Jakarta yang ditumpanginya itu, tengah melaju dari arah timur dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Ketika sampai di sebelah barat OW Purwahamba Indah (Purin), bus menyalip kendaraan yang berada di depannya yakni Bus Pahala Kecana. Saat menyalip, kemudi bus dibuang ke kiri karena waktu itu berada di lajur kanan. Namun ketika menyalip, ternyata di sebelah kiri bus Pahala Kencana, ada sebuah

truk fuso yang melaju dengan kecepatan sedang. Sontak kala itu, bus yang ditumpanginya menyeruduk body belakang truk tersebut. Setelah menyeruduk, bus Muji Jaya dibuang lagi ke kanan hingga menyerempet median jalan. “Saya duduk di depan atau di sebelah pintu. Saya melihat sendiri kejadiannya. Tadinya saya mau melompat, tapi tidak sempet karena kaki saya terjepit,” tutur Selamet kepada wartawan saat di temui di RS Mitra Siaga, Selasa kemarin. Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK melalui Kasat Lantas AKP Ifan Hariyat

SIK, didampingi Kanit Laka Iptu Malik Farhin, membenarkan kecelakaan di ruas jalur pantura yang mengakibatkan 15 orang terluka. Korban langsung di larikan ke RS Suradadi dan RS Mitra Siaga. Setelah mendapat perawatan, korban melanjutkan perjalanannya kembali karena mayoritas hanya luka ringan. “Tidak ada korban jiwa. Kejadiannya sekitar pukul 00.45 WIB,” tegasnya. Sementara data dari RS Mitra Siaga menyebutkan, dari 15 korban ada 2 orang yang harus menjalani operasi atau rawat inap. Diantaranya, Endang Andarwati (42) warga Jalan

Tujuh Bom Siap Meledak Kencana 68 Bekasi, dan Selamet (34) warga RT 04 RW 03 Desa Kali Kalong Kecamatan Payu, Pati. Endang yang tengah mendapat perawatan insentif di ruang UGD mengalami luka di mata kanan dan kedua kaki nyeri. Sedangkan Selamet yang dirawat di Ruang Melati mengalami patah tulang di paha kiri. Sementara data korban rawat jalan yang tercatat di RS tersebut, Siti Juleha (47) warga Jalan Cempaka Wangi 2 Kebayoran Jakarta, Rohmat (35) warga RT 03 RW 03 Desa Mayong Jepara, dan Jenal Mustofa (17) warga RT 02 RW 03 Desa Kaderan Jepara. (yer)

Nazaruddin Minta Diperiksa, KPK Sudah Malas dari halaman 1 Angelina Sondakh dan Anas Urbaningrum. Versi mereka, konfrontir bisa menjadi bukti untuk menunjukkan Nazaruddin benar-benar mau buka mulut. “Ada apa ini, kami minta dipanggil tidak dipanggil, minta dikonfrontir juga tidak dikabulkan,” keluh Alfrian. Dia berharap KPK bisa segera mengakhiri sikap tersebut. Dia memastikan jika kliennya tidak akan aneh-aneh lagi. Apalagi, diakuinya Nazaruddin sudah menangdatangani surat pernyataan. Disinggung KPK yang terkesan sakit hati karena tiap di panggil Nazaruddin selalu diam, Alfrian tidak berkata banyak. Menurutnya, itu adalah masa lalu yang tidak perlu terus diperpanjang. Yang terpenting

sekarang, kliennya sudah mau berjanji untuk kooperatif dalam mengungkap semuanya. KPK sendiri memang terkesan mengesampingkan Nazaruddin dan memilih untuk mencari informasi dari orang lain. Seperti yang dilakukan kemarin, KPK memanggil Mindo Rosalina Manulang. Dia dimintai keterangan seputar perusahaan dan proyek-proyek yang ditanganinya. “Lagi pusing saya, Kamis kesini lagi,” kata Rosalina di KPK. Saat diperiksa KPK, Rosa yang datang mengenakan kemeja berwarna merah muda enggan berbicara banyak kepada wartawan. Dia memilih untuk mengelak setiap ditanya tentang materi pemeriksaan. Dia hanya memberi bocoran kalau penyidik lebih banyak bertanya mengenai perusahaan Permai

Group. “Seputar perusahaan dan proyek-proyek yang ditangani,” urainya. Namun, dia berjanji untuk membuka kran informasi sebesar-besarnya saat datang besok (29/9). Rosalina sendiri sudah divonis untuk kasus yang sama dengan 2,5 tahun penjara. Dalam pengadilan terbukti bahwa perusahaan milik Nazaruddin itu melakukan suap kepada Sesmenpora Wafid Muharram yang telah memenangkan PT Duta Graha Indonesia (DGI) dalam pembangunan wisma atlet. Sementara itu, sumber di KPK mengatakan jika mengatakan jaminan kuasa hukum Nazaruddin yang menjamin Nazaruddin bakal buka suara belum cukup. Sebab, KPK selama ini memang kerap diper-

mainkan Nazaruddin dengan bungkam atau berbicara tanpa bukti. “Dia kalau dipanggil tidak mau bicara,” ucapnya. KPK sendiri juga tidak mau ambil pusing apakah Nazar mau bicara atau tidak. Menurutnya, pada saat nanti Nazaruddin tidak akan lagi bisa bungkam khususnya saat berada di pengadilan. Apalagi, di pengadilan nanti dia akan di sumpah untuk berbicara. “Lebih sahih malah, dan tidak bisa ngeles lagi,” urainya. Yang jelas, untuk mengumpulkan bukti KPK memang tidak hanya berasal dari keterangan tersangka. Oleh sebab itu, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari beberapa pihak seperti Rosalina. “Belum tahu kapan ada jadwal pemeriksaan dia lagi,” kata Johan. (dim/kuh)

nya juga diagendakan menghadirkan KPK, kejaksaan, dan kepolisian. Namun, tidak ada satupun lembaga penegak hukum itu yang hadir. Diduga ketidakhadiran karena undangan yang disampaikan sore sehari sebelumnya dianggap terlalu mendadak. Pimpinan DPR pun lantas menjadwal ulang pertemuan pada, Kamis (29/9), lusa. Di sisi lain, hingga kemarin, Tamsil juga mengaku belum menerima surat pemanggilan resmi dari KPK. Menurut dia, pihaknya memang sempat diberi tahu pihak KPK terkait rencana pemanggilan kembali usai menjalani pemeriksaan, pekan lalu. “Waktu itu ada beberap dokumen yang diminta, diantaranya daftar hadir atau yang lain, dia (KPK, Red) bisa lah datang ke sini mengambilnya atau nanti kita kirim,” tandas politisi PKS tersebut. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santosa membenarkan, kalau pimpinan dewan meminta Tamsil dan Olly untuk baru memenuhi panggilan KPK, setelah pertemuan

Secara terang-terangan Anton juga menyebut Hayat yang bernama asli Vino Damayanto itu pernah menjadi anggota Jamaah Ansharut Tauhid Cirebon. “Dia juga DPO dalam kasus perusakan swalayan Alfamart,” katanya. Sesaat setelah Anton mengucapkan itu, anak Abu Bakar Baasyir Abdul Rachim Baasyir langsung mengirimkan sms pada Jawa Pos yang menyebut Anton telah melakukan fitnah. “Selalu begini, kelemahan Polri ditutupi dengan melempar kesalahan pada JAT. Padahal secara keanggotaan dia tidak tercatat. Kami akan pertimbangkan menuntut Polri ,” ujarnya. Identitas Hayat memang langsung diketahui dua jam setelah peristiwa peledakan setelah dikonfirmasi pada teman-temannya sesama jaringan Cirebon. . Sumber Jawa Pos pada 25 September 2011 pukul 18.00 juga memastikan pelaku adalah Hayat (JP 26/09/2011 halaman 1). Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan Polri Brigjen Musadeq Ishaq kemarin menuturkan, pemeriksaan DNA mengkonfirmasi 100 persen bahwa pelaku adalah Hayat. “Bahwa tidak terbantahkan jenazah pelaku di gereja GBIS Kepunton, Solo, Jateng adalah Vino Damayanto, alias Ahmad Urip — karena dia sakit-sakitan jadi dibuat Urip, alias Ahmad Yosefa alias Hayat,” katanya. Hayat dilahirkan di Losari, Cirebon pada 18 Oktober 1980.” Musadeq menjelaskan, identitas Hayat terungkap dari

proses identifikasi jenazah. “Kami temukan seorang lakilaki, berumur 25-35 tahun, berkulit sawo matang. Kemudian kita cari data-data fisik medis sesuai data yang dikumpulkan penyidik, ada bekas operasi hernia, ada penebalan, penebalan kulit di pergelangan kaki bagian luar,” katanya . Selain itu, juga dilakukan pencocokan foto, saat pelaku masih hidup dan setelah meninggal dunia. “Kecocokan signifikan, kami nyatakan match atau cocok,” kata dia. Musadeq menambahkan, identifikasi juga diperkuat data primer berupa sidik jari yang cocok dengan data sidik jari Ahmad Yosepa yang tersimpan di Kepolisian. “Saat yang bersangkutan membuat SIM pada tahun 2005,” katanya. Yang terakhir, untuk lebih meyakinkan, polisi melakukan pemeriksaan DNA. “Dengan DNA pembanding dari keluarga yang bersangkutan. Ibu dan seorang anaknya yang berusia 4 tahun,” katanya. Jenazah Vino alias Hayat langsung dimakamkan kemarin sore di TPU Pondok Rangon Jakarta Timur bersebelahan dengan makam M Syarif bomber Cirebon. Tidak ada kerabat yang mengantar. Keluarga Vino berada di dalam mobil dan menolak berkomentar. Nurlan, pengacara keluarga meminta maaf pada masyarakat atas tindakan Vino. “Dia sebenarnya juga korban pergaulan yang salah. Keluarga sangat terpukul dan meminta maaf,” katanya. (rdl/fal)

Menikah setelah Kuliah

KPK Panggil Banggar, Tamsil Mangkir Banggar. Ada beberapa orang dari halaman 1 yang disebut-sebut sebagai Juru bicara KPK Johan Budi makelar yang menghubungkan SP menjelaskan bahwa pihak- kemenakertrans dengan Bangnya akan memanggil Tamsil gar. Linrung dan Olly DondokamMereka adalah Sindu Malik, bey yang merupakan wakil Ali Mudhori, dan Iskandar ketua banggar. “Besok (hari ini) Pasojo alias Acos. Nah, Acos akan kami periksa lagi,” kata adalah orang yang disebutJohan di kantornya kemarin. sebut sebagai staf dan orang Memang, sebelumnya pada Tamsil meski keduanya samaSelasa (20/9) lalu, KPK me- sama membantah memiliki humanggil empat petinggi KPK. bungan yang sangat dekat. Selain Tamsil dan Olly, kala itu Terkait pemanggilan dirinya KPK juga memanggil Ketua oleh KPK, Tamsil menyatakan Banggar Melchias Mekeng rencana mangkir dari pemerikdan Wakil Ketua Mirwan Amir. saan KPK, hari ini, telah dise“Tapi karena pemeriksaan tujui oleh pimpinan DPR. Dia pak Tamsil dan Olly belum mengatakan pimpinan meminta, selesai, maka dilanjutkan be- agar dirinya maupun Olly mesok,” terangnya. nunggu sampai pertemuan Menurutnya untuk memang- dengan pimpinan KPK dilakgil kedua wakil ketua banggar sanakan terlebih dulu. “Kami itu adalah kewenangan para diminta menunggu sampai Kapenyidik. Jadi jika memang mis (rencana pertemuan, Red),” masih ada keterangan yang ujar Tamsil, usai rapat koorperlu diminta lagi, maka penyi- dinasi antara pimpinan DPR dan dik bisa memanggilnya kembali. pimpinan Badan Anggaran, Lebih lanjut Johan mene- kemarin. rangkan bahwa keduanya diAwalnya, rapat menyusul panggil sebagai saksi dalam boikot banggar membahas kasus suap di Kemenakertrans APBN 2012 tersebut sebenaryang sudah menjerat tiga orang tersangka. Nama Tamsil sendiri sebenarnya tidak asing dalam kasus ini. Sebab, beberapa tersangka menyebut-nyebut bahwa uang Rp 1,5 miliar dari Dharnawati yang tersimpan dalam kardus durian sebenarnya akan diserahkan untuk Banggar. Tujuannya adalah sebagai pelican dalam proyek percepatan pembangunan infrastruktur kawasan transmigrasi di 19 kabupaten. Bahkan Dadong Irbarelawan, Kabag Perencanaan dan Evaluasi yang juga ditetapkan tersangka mengaku bahwa 5 persen dari nilai proyek akan diserahkan kepada

dari halaman 1 “Dari pengakuan Musola, salah seorang tersangka bom Cirebon mereka sudah merakit 15 buah,” katanya. Densus menduga sebagian dari tujuh bom ini dibawa oleh Nanang alias Ndut yang juga masuk DPO. “Dia ini istilahnya perwira logistiknya jaringan,” katanya. Merakit bom ala Hayat juga sebenarnya simpel. “Kalau sudah belajar, satu jam juga siap dipakai,” tambahnya. Mungkinkah tujuh bom itu digunakan lagi? Perwira muda ini menilai sangat mungkin. Apalagi, saat ini kelompok ini benar-benar terdesak. “Kita berkejaran dengan waktu. Cepat-cepatan lah istilahnya,” katanya. Saat ini, sebagian tim pemburu Korps Burung Hantu Densus 88 bergerak ke perbatasan Ngawi-Madiun. “Itu sekarang ya (kemarin, red) jadi setelah kamu tulis, kita pasti sudah geser,” katanya. Sebagian yang lain bergerak ke Semarang. “Selain empat DPO lama, ada tiga DPO baru inisialnya W , H dan B, inisial dulu saja karena nanti temantemannya baca koran dan monitor,” kata alumni Special Course for Antiterrorism Investigation di Manila ini. Saat jumpa pers kemarin Kadivhumas Irjen Anton Bachrul Alam juga menyebut adanya kemungkinan pelaku dibantu oleh pihak lain di luar DPO. “Tentu seperti ini berkelompok, tidak mungkin sendirian,” kata jenderal dua bintang ini.

pada, Kamis (29/9), lusa. “Kami menunggu pertemuan dengan KPK dulu,” kata Priyo. Dia juga berharap pada agenda pertemuan selanjutnya, KPK dan lembaga penegak hukum lain datang. “Selain itu, kami juga tidak mau perwakilan yang dating, harus pucuk tertinggi, ini yang mengundang pimpinan DPR, masak yang datang jenderal bintang tiga,” kata ketua DPP Partai Golkar tersebut. Sementara itu kemarin penyidik KPK juga memeriksa Ali Mudhori. Statusnya masih sebagai saksi. Pemeriksaan yang dilakukan para penyidik pun juga cukup panjang lebih dari delapan jam. Saat keluar dari gedung KPK dia pun dicecar beberapa pertanyaan oleh para wartawan seputar peran Tamsil. Ternyata dengan terang-terangan Ali menyebut bahwa Tamsil adalah orang yang berjasa dalam proyek-proyek di Kemenakertrans. Terutama dalam proses pembahasan anggaran. “Kalau bukan karena pak Tamsil susah golnya,” kata dia. (kuh/dyn/dim)

dari halaman 1 ada, kami lagi jalan. Ibu juga nggak nyuruh aku cepat-cepat menikah. Aku mau lulus kuliah dulu, setelah itu menikah,” ungkap Gracia. Saat ditanya siapa lelaki yang mendekatinya, pemilik

nama lengkap Gracia Indria Sari Sulistyaningrum tersebut masih merahasiakannya. “Pokoknya ada deh,” cetusnya. Begitu pun saat ditanya latar belakang calon kekasihnya itu, mantan kekasih Samuel Zylgwyn tersebut masih menutupnutupi. “Bukan trauma. Tapi,

belum tepat aja waktunya. Ntar juga paling kalian nge-gap-in kami,” canda Gracia. Dia juga berharap, kekasihnya kelak bisa memahami pekerjaannya di dunia hiburan dan sebagai putri sulung yang menjadi tulang punggung keluarga. (bcg/jpnn/ c7/agm)

Bayi Lahir dengan Usus Terburai Purwokerto guna menghindari dari halaman 1 terjadinya infeksi dan men“Dari sana diketahui bahwa ada masalah dengan kandungan saya. Namun karena kendala biaya saya hanya bisa pasrah menunggu kelahirannya,” kata Tarsumi. Menghadapi kenyataan bayinya lahir dalam konisi tersebut, Tarsumi mengaku pasrah dan mengembalikan semuanya kepada Allah SWT. “Meskipun sedih saya juga merasa bahagia, saya yakin ada hikmah dibalik cobaan yang saya alami ini,” tuturnya. Bayi malang tersebut selanjutnya ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Margono

dapat penanganan lebih intensif. (pri)


CMYK

KOMBIS

RABU, 28 SEPTEMBER 2011

20

RADAR TEGAL

Intervensi Pasar SUN Belum Perlu DANA Moneter Dana Moneter Internasional (IMF) berpendapat pemerintah Indonesia tidak perlu melakukan intervensi terhadap pasar Surat Utang Negara (SUN). Menurut IMF, pelaku pasar harus dibiasakan dengan gejolak di pasar obligasi. “Di pasar surat utang domestik, sebaiknya imbal hasil dibiarkan naik. Investor harus membiasakan diri terhadap gejolak,” kata Penasihat Senior IMF Mahmood Pradhan kemarin. Dalam rentang 9 - 21 September, kepemilikan asing pada SUN telah berkurang Rp 18.4 triliun. Pemerintah juga telah melakukan intervensi pasar dengan membeli balik SUN hingga Rp 8,9 triliun. Sedangkan intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI), menurut Pradhan adalah langkah tepat. Ini karena bank sentral mesti memastikan kecukupan likuiditas mata uang asing. Sebagaimana negara-negara lain di Asia Pasifik, dalam dua tahun terakhir Indonesia mendapatkan aliran modal masuk yang cukup besar di pasar surat utang. Ketika terjadi gejolak, likui-

ditas mata uang asing bakal menurun. Dirjen Pengelolaan Utang Kementrian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan buyback SUN diperlukan untuk menjaga harga obligasi di pasar sekunder. Jumlah dana buyback tergantung besarnya jumlah SUN yang ditawarkan oleh investor yang masuk dalam benchmark harga yang ditetapkan pemerintah. “Ini untuk stabilisasi pasar dan mengurangi utang yang outstanding,” kata Rahmat. Sebelumnya bank sentral telah mengubah model intervensi pasar valuta asing. Sebelumnya, BI lebih banyak intervensi ke pasar valas. Saat ini, mulai diseimbangkan dengan intervensi pasar SUN dengan menggunakan cadangan devisa. BI berada di pasar obligasi negara dengan cara lelang di pasar sekunder. Intervensi juga dilakukan melalui pembelian surat utang secara bilateral. Bank sentral akan membeli berapapun penawaran obligasi yang ditawarkan investor, asalkan sesuai dengan kisaran harga yang ditentukan. (jpnn)

Bajaj Pulsar Gelar Pameran Akhir Tahun

ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

Taiwan Tingkatkan Perdagangan TAIWAN berkomitmen meningkatkan hubungan dagang baik ekspor maupun impor dengan Indonesia. Mereka menilai Indonesia jadi pasar potensial untuk sejumlah barang produksi Taiwan. Deputy Chairman Taiwan External Trade Development Council (Taitra) Wayne W. Wu mengatakan akan membidik pasar di Indonesia lewat penjualan produk keluaran terbaru. Sebelum ini, Taiwan telah aktif memasarkan produk berteknologi tinggi. “Untuk itu kali ini kami menawarkan sejumlah produk baru, seperti produk ramah lingkungan, memudahkan gaya hidup dan produk kecantikan,” katanya kemarin (27/9). Selama periode Januari-Agustus 2011 nilai perdagangan kedua negara sebesar USD 8,3

miliar atau meningkat 24 persen dibandingkan periode sama 2010. Dalam transaksi perdagangan tersebut, Indonesia mengalami surplus USD 1,7 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke Taiwan sebesar USD 5 miliar atau naik 31 persen. Sedangkan impor dari Taiwan senilai USD 3,3 miliar dengan kenaikan 14 persen. Kendati terus menggenjot ekspor, Taiwan juga akan meningkatkan impor sumber daya alam tak terbarukan. Dikatakan Vice Minister Ministry of Economic Affairs Taiwan Shengchung Lin peran Indonesia penting sebagai partner strategis mereka. “Selain mitra dagang terbesar ke-11, indonesia menjadi negara tujuan ketiga untuk investasi Taiwan. Kami berharap, kerjasama bilateral dapat terus ditingkatkan,” tuturnya. (jpnn)

GELAR PAMERAN – Kharisma Motor Tegal menggelar pameran Bajaj Pulsar di lantai dasar Pacific Mall Kota Tegal.

Pasarkan Affinity, BNI Gandeng 19 Universitas PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk melihat potensi universitas untuk mengembangkan bisnis kartu kredit sangat besar. Khususnya, para alumni yang mencapai jumlah puluhan ribu di perguruan tinggi (PT). Karena itu, BNI gencar menggandeng PT untuk meluncurkan affinity card. “Sampai saat ini, sudah ada 19 PT yang telah kita gandeng. Affinity card ini layaknya kartu kredit umumnya. Perbedaannya di fisik kartu ada logo masingmasing PT,” ujar Pemimpin Divisi Bisnis Kartu BNI Dodit W Probojakti setelah penandatanganan kerjasama affinity card di Universitas Airlangga (Unair) kemarin (28/7). Menurut Dodit, affinity card juga bertujuan sosial membantu finansial universitas. Dia menyebutkan, setiap seribu rupiah transaksi yang dilakukan pemilik kartu tiga rupiah diserahkan ke pihak rektorat. “Hitungan kasar, minimal Rp 100 juta bisa disumbangkan para pemegang kartu dalam setahun untuk Unair,” tuturnya. Dia merinci, target affinity card Unair dalam setahun adalah 3.000 sampai 3.500 kartu. Dengan rata-rata transaksi minimal berkisar Rp 1 juta untuk tiap kartu, maka total sumbangan untuk universitas mencapai Rp 100 juta. “Setiap tahun ada 5-6

Mansek Investasi USD 1,9 Juta Untuk Online Trading

DOK.RATEG

GANDENG WWF - Selain dengan perguruan tinggi, affinity card menggandeng organisasi nirlaba yakni, REI, Kadin, dan WWF.

ribu lulusan S2 dan S3, serta ada 50 ribuan alumni Unair. Jadi, potensi Unair tinggi,” katanya. Dodit menyebut sampai sekarang baru 50 ribu pemegang affinity card. Sementara, total pemilik kartu kredit mencapai 1,1 juta. Sampai akhir tahun ini, BNI bakal menambah hingga empat perguruan tinggi. “Selain dengan perguruan tinggi, affinity card menggandeng organisasi nirlaba yakni, REI, Kadin, dan WWF,” ujarnya. Sampai Agustus 2011, Dodit menyebut jumlah transaksi

TEGAL – Bajaj Pulsar Tegal mulai 22 September hingga 31 Desember 2011 menggelar pameran akhir tahun di lantai dasar Pacific Mall Kota Tegal. Di sini, pengunjung bisa melihat secara langsung tipe Bajaj Pulsar sekaligus melakukan transaksi baik secara tunai maupun kredit. Kepala Cabang Kharisma Motor Tegal Hendrik Wahyu W mengatakan, pameran kali ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat secara langsung Bajaj Pulsar. Pihaknya juga memberikan promo spesial berupa uang muka Rp 3 jutaan atau angsuran Rp 250 ribuan dan mendapatkan potongan angsuran selama 4 bulan untuk semua tipe Bajaj Pulsar. Di sini, pengunjung juga bisa mengajukan aplikasi pembelian secara kredit yang akan langsung diproses. Jika masih penasaran dengan kehandalan Bajaj Pulsar, bisa melakukan test ride di dealer Kharisma Motor Jalan AR Hakim 183 Kota Tegal. Khusus untuk 10 pembeli pertama setiap bulan yang deal pembelian di pameran, akan mendapatkan souvenir menarik baik itu pembelian secara tunai maupun kredit. Konsumen juga tidak perlu ragu karena semua tipe Bajaj Pulsar ready stock dan tidak perlu inden. Selama pameran, pengunjung juga akan dilayani dengan ramah dan cepat sehingga aplikasi yang masuk segera diproses sehingga Bajaj Pulsar bisa segera dibawa pulang untuk mendukung mobilitas di luar rumah bagi konsumen. “Datang dan saksikan pameran kami di akhir tahun 2011 ini,” katanya. (gun)

kartu kredit BNI mencapai Rp 8,5 triliun. Nilai itu naik 48 persen banding periode yang sama tahun lalu. Sementara, akhir tahun diproyeksikan transaksi mencapai Rp 13,5 triliun. “Kami optimistis bisa mencapai target tersebut. Sebab, pertumbuhan transaksi semester kedua banding pertama bisa mencapai 30 persen. Apalagi, masih ada momentum Natal dan akhir tahun yang dapat menggenjot transaksi 20 persen banding bulan biasa,” pungkasnya. (jpnn)

PT Mandiri Sekuritas (Mansek) membidik tambahan 10 ribu investor sampai dengan akhir tahun ini. Target itu optimis dicapai seiring dengan peresmian aplikasi layanan online trading berbasis client. Head of Online Trading Mansek Ridwan Pranata mengatakan, layanan ini menyasar sebanyak 300 ribu investor saham yang saat ini tercatat dalam sub-rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta lebih dari 10 juta nasabah Bank Mandiri yang menginginkan kecepatan, kemudahan, dan keamanan dalam bertransaksi saham. “Maka Mandiri Sekuritas Online Trading hadir,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta, kemarin. Ridwan mengatakan online trading berbasis client ini merupakan kelanjutan dari platform online trading berbasis aplikasi web yang telah diperkenalkan perseroan pada Oktober 2010 silam. Dalam mengembangkan online trading berbasis aplikasi ini, Mansek menggandeng Daishin Securities Co, yang merupakan salah satu perusahaan sekuritas terbesar di Korea Selatan. Perseroan telah mengucurkan dana investasi sebesar

USD 1,9 juta bagi pengembangan dan investasi server. Tidak hanya berhenti pada pengembangan layanan online trading berbasis client, pihaknya juga berencana mengembangkan aplikasi online trading berbasis mobile. “Sehingga memungkinkan investor melakukan eksekusi transaksi secara real time melalui gadget seperti smart phone,” kata dia. Ridwan mengatakan pada tahap awal Mansek menargetkan bisa menggaet 10 ribu nasabah sampai akhir tahun nanti dengan volume transaksi harian senilai Rp 15 miliar sampai Rp 20 miliar per hari. Saat ini, menurutnya, nasabah perseroan yang telah menggunakan online trading berbasis web mencapai 2.500 orang. “Dengan basis aplikasi, kami targetkan bisa menggaet 20 ribu nasabah sampai akhir tahun 2012,” ujarnya. Layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan volume transaksi serta pangsa pasar (market share) yang dimiliki. Aplikasi online trading ditargetkan bisa memberi kontribusi 4 persen sampai 4,5 persen terhadap total pendapatan brokerage perseroan. (jpnn)

Norwegia Incar Energi Air di Indonesia DOK.RATEG

MELESAT - Perburuan atas saham-saham unggulan berhasil membawa IHSG melesat hampir 5 persen.

Saham Unggulan Diburu, IHSG Melesat 4,76% INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan rebound tajamnya hingga akhir perdagangan. Perburuan atas saham-saham unggulan berhasil membawa IHSG melesat hampir 5 persen. Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat didorong sentimen positif dari penguatan tajam bursa Wall Street seiring menguatnya harapan penyelesaian krisis Eropa. Pada perdagangan preopening, IHSG langsung menguat 66,859 poin (2,02 persen) ke level 3382,996. Penguatan IHSG semakin mantap, bahkan penguatannya pada sesi I sempat mencatat yang terbesar di Asia. Dorongan sentimen positif dari penguatan bursabursa regional terus mendorong penguatan IHSG. Pada perdagangan Selasa (27/9), IHSG ditutup menguat hingga 157,801 poin (4,76 persen) ke level 3.473,938. Indeks LQ 45 juga menguat 30,557 poin

CMYK

(5,32 persen) ke level 604,710. Perdagangan berjalan ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 156.482 kali pada volume 5,2 miliar lembar saham senilai Rp 5,8 triliun. Sebanyak 247 saham naik, 23 saham turun, dan 32 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 450 menjadi Rp 5.950, BRI (BBRI) naik Rp 400 menjadi Rp 5.750, Astra International (ASII) naik Rp 3.550 menjadi Rp 60.550, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 125 menjadi Rp 2.125, Indofood (INDF) naik Rp 200 menjadi Rp 4.700. Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Sari Roti (ROTI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.050, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.350, Ramayana Lestari Sentosa (RALS) turun Rp 10 menjadi Rp 700. Bursa-bursa regional juga mencetak rebound yang cukup besar. (dtk)

PEMERINTAH Indonesia berencana mengembangkan teknologi alternatif tenaga air atau hydro energy lewat kerjasama dengan pemerintah Norwegia. Salah satu wilayah yang akan digarap adalah di Makassar. “Norwegia itu sangat tertarik dalam mengembangkan hydro power di Sulawesi,” ungkap Hatta usai bertemu dengan delegasi pemerintah Norwegia di kantor Kementerian bidang Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (27/9). Menurut Hatta, Norwegia telah berhasil mengembangkan hydro energy. Sekitar 80 persen dari energi di negara tersebut, berasal dari tenaga air. Pengembangan hydro energy diakui lebih efisien, lebih murah, dibandingkan dengan pengembangan energi panas bumi atau geothermal. Namun, dia belum menyebutkan nilai investasi yang diberikan Norwegia untuk pengembangan hydro energy di Ma-

kassar. Dia menambahkan, pemerintah masih mengkaji peluang untuk mengembangkan hydro energy di wilayah lain di Indonesia. “Kita data berapa potensi-potensi hydro kita yang bisa dikembangkan, menurut saya itu ribuan megawatt,” ujarnya. Selain itu, tambah Hatta, pemerintah Indonesia dan Norwegia juga membahas tindak lanjut perkembangan program pengurangan 26 persen emisi gas rumah kaca hingga 2020. Hatta mengatakan, pemerintah Indonesia tetap menjaga komitmennya untuk secara bertahap mengurangi emisi gas rumah kaca. Dia menyatakan pembangunan ekonomi nasional tidak serta merta terhambat dengan adanya komitmen tersebut, serperti yang dikhawatirkan banyak pihak. “Kita bicara pentingnya strong growth dengan protecting dari hutan kita, jadi hutan itu harus kita lihat

sebagai yang dilindungi tetapi tidak juga berarti tidak bisa kita kombinasikan menjadi salah satu aktivitas ekonomi,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Deputi Menko bidang kerjasama internasional Rizal Affandi Lukman menambahkan, kerjasama pengembangan hydro energy antara Norwegia dan Indonesia merupakan hal baru, sehingga skala yang dikembangkan masih menengah. Namun, kata dia, ke depan mengarah ke skala yang lebih besar seiring dengan ekonomi yang semakin tumbuh dan meningkat. Pemerintah Norwegia, lanjut Rizal, mengaku puas dengan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Peraturan presiden (Perpres) mengenai rencana aksi penurunan emisi gas rumah kaca yang sudah ditandatangani oleh Presiden diapresiasi sebagai salah satu langkah konkret pemerintah Indonesia. Dia pun yakin upaya penurunan

emisi gas rumah kaca tidak berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh, Brazil yang mulai mengarah untuk menurunkan 27 persen emisi gas rumah kaca tidak berdampak negatif ke perkembangan ekonominya. “Yang dikhawatirkan ada trade off antara menurunkan gas emisi dan pertumbuhan ekonomi jadi melambat. Tadi disinggung Indonesia tetap tumbuh dan tidak terganggu penurunan 26 persen,” katanya. Mengenai pendanaan untuk mendukung rencana aksi penurunan emisi gas rumah kaca, Rizal menyebutkan berbagai negara dan lembaga internasional tertarik memberikan pinjaman dan hibah kepada pemerintah Indonesia, selama dipergunakan dan difokuskan pada upaya tersebut. Untuk tahun ini, Bank Dunia memberikan hibah sekitar US$ 300 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah Indonesia. (dtk)


Radat Tegal 28 Sep 2011