Page 1

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

RABU, 27 OKTOBER 2010

Gunung Merapi Meletus Puluhan Korban Dilarikan ke RS

HERMITIANTA/RADAR JOGJA

HERMITIANTA/RADAR JOGJA

MENGUNGSI - Warga mengungsi di Balai Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman pasca luncuran awan panas dari Gunung Merapi (26/10).

DIRAWAT - Korban luncuran awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi dibawa ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman.

Wapres Puji Kesiapan Tanggap Merapi

INDEKS Bolos, PNS Bisa Dipecat HAL. METROPOLIS

Pembangunan Bendung Situ Tak Maksimal HAL. SLAWI METROPOLIS

30 Persen Suara Calon Menang HAL. PEMALANG

SLEMAN - Wakil Presiden RI Boediono menyatakan persiapan pemkab Sleman dalam penanggulangan bencana alam erupsi gunung Merapi sudah cukup bagus. Hal itu disampaikan Wapres setelah mendengar pemaparan kesiapsiagaan menghadapi erupsi Merapi oleh Bupati Sleman Sri Purnomo di posko utama, Pakem, kemarin (26/10). Wapres Boediono mengatakan mekanisme proses evakuasi pengungsi yang disampaikan bupati Sleman telah didasari pengalaman saat penanganan korban gunung paling aktif di dunia itu, khususnya pada erupsi tahun 2006. “Apalagi masyarakat telah terbiasa dengan kondisi seperti ini. Tapi semua tetap harus siap menghadapi hal yang terburuk. Paling penting dilakukan program zero accident. Nyawa manusia sangat berharga. Kalau bisa jangan sampai ada korban,” imbau Boediono yang mengaku ikut mengalami erupsi Merapi tahun 2006 lalu. Terkait program zero accident dan penanggulangan ke hal 19 kol 4

Aktor Intelektual Terus Diburu HAL. BREBES DAN BUMIAYU

APA MANING... Nuh Akui Dana BOS Diselewengkan JAKARTA Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh gerah dengan isu korupsi yang ditujukan kepada instansinya, terutama terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Nuh meminta lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun organisasi lainnya untuk tidak terlalu DOK.RATEG dini menduga adaMuhammad Nuh nya korupsi dan penyelewengan dana BOS. Kendati tak luput dari persoalan, hasil studi Bank Dunia, penyelewenangan dana BOS “hanya” berkisar 2-3 persen. “Dalam menilai suatu bentuk penyelewengan

HERMITIANTA/RADAR JOGJA

SANTAI - Warga yang mengungsi di Balai Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman pasca luncuran awan panas dari Gunung Merapi (26/10) nampak sedang istirahat.

Tjahjo Tawarkan Uang dari Miranda JAKARTA - Pemberi suap berupa cek erjalanan yang diduga berkaitan dengan pemenangan Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) pada 2004 lalu, masih menjadi teka-teki. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan atas sejumlah pihak terkait. Kemarin (26/ 10), lembaga antikorupsi tersebut kembali memeriksa mantan DGS BI Miranda Goel-

tom, mantan anggota DPR-RI Agus Tjondro dan anggota DPR RI Izedrik Emir Moeis. Dalam pemeriksaan kemarin, Agus Tjondro yang merupakan whistleblower kasus suap tersebut, kembali menegaskan, bahwa dua pimpinan fraksi PDIP Tjahjo Kumolo dan Izedrik Emir Moeis, serta sekretaris fraksi kala itu, Panda Nababan, mengetahui adanya aliran dana berupa cek perjalanan tersebut.

“Mereka (Emir, Panda dan Tjahjo) sangat tahulah, tentang adanya uang itu (cek perjalanan). Kan tidak mungkin bendahara fraksi (Dudhie Makmun Murod) bagi-bagi uang,” urai Agus usai menjalani pemeriksaan. Apalagi, lanjut dia, tepat setelah terpilihnya Miranda sebagai DGS BI, cek tersebut dibagikan di ruangan Emir Moeis, yang saat itu menjabat sebagai ketua Poksi. ke hal 19 kol 1

KLATEN - Apa yang dikhawatirkan selama ini akhirnya menjadi kenyataan. Gunung Merapi akhirnya meletus. Letusan ini ditandai dengan hujan abu dan luncuran Wedus gembel atau awan panas dari perut Gunung Merapi, kemarin petang (26/10). Wedus gembel ini merupakan salah satu ancaman terbesar dari Merapi selain lontaran material vulkanik. Lontaran awan panas ini kali pertama terdeteksi pukul 17.15 kemarin. Wedus gembel ini meluncur ke arah selatan. Munculnya Wedus Gembel ini sontak membuat warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) kalang kabut. Informasi yang berhasil dihimpun Radar Solo, sebelum awan panas meluncur dari puncak di sekitar Lereng Merapi hujan deras dan langit tertutup mendung. Sehingga saat awan tersebut keluar dan meluncur ke arah Selatan tidak banyak yang tahu. Penasihat Paguyuban Sabuk Gunung (Pasag) Merapi Sukiman mengatakan, awan panas keluar terus menerus sejak pukul 17.15 volumenya kadang kecil kadang membesar. “Karena kondisi mendung jadi sulit untuk dilihat secara pasti besaran awan yang keluar dari ke hal 19 kol 4

Evakuasi Warga Terhalang Hujan RATUSAN warga di lereng Merapi, Desa Klakah, Kecamatan Selo, Boyolali, sudah mulai diungsikan sejak tadi malam. Namun, petugas gabungan mengalami kesulitan lantaran kondisi hujan deras. Sehingga, mobil terbuka pengangkut warga harus ekstra hati-hati. Warga Dusun Bangunsari, Desa Klakah, Kacamatan Selo, mulai dievakuasi ke tempat pengungsian sementara di balai desa setempat. Warga dusun tersebut mulai evakuasi sejak Selasa petang sekitar pukul 18.30, setelah terdengar letusan beberapa kali Gunung Merapi dan terlihat mengeluarkan asap cokelat dari puncak. “Di tengah evakuasi hujan mengguyur,” kata Ketua RT 4, Dusun Bangunsari, Desa Klakah, Sardiyanto, 45. Dalam proses evakuasi, petugas mendahulukan warga lanjut usia, wanita dan anak-anak. Sedangkan pria masih bersiaga di desanya sembari membantu evakuasi. Menurut Sardiyanto, Dusun Bangunke hal 19 kol 1

ke hal 19 kol 1

Nok Slentik Gunung Merapi Meletus * Musibah Terus Ora Leren-leren! Tjahjo Tawarkan Uang dari Miranda * Wis Walih Toli Bubar oh!

CMYK


OPINI

2

RABU 27 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Meningkatkan Pelayanan Publik Bencana dan Bencana

Oleh: Drs Zaenudin

Oleh: M Riza Pahlevi SENIN petang kemarin, kembali sebuah bencana mendera Indonesia. Ya, gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah-Jogjakarta meletus. Meletusnya Merapi ini memang sudah diprediksi, mulai dari status waspada, awas, hingga dinyatakan bahaya. Sehari sebelumnya, juga dikabarkan dengan gempa yang melanda Sumatera Barat. Sejumlah warga tewas, bahkan sempat dikhawatirkan terjadinya tsunami, meski hanya kecil. Namun tetap saja korban jiwa berjatuhan, begitu juga dengan korban materi. Begitu juga dengan banjir bandang di Wasior, Papua Barat. Ratusan nyawa terseret air bah yang tiba-tiba melintasi pemukiman warga. Seolah bencana memang menjadi identik dengan Indonesia. Karena setiap saat bencana itu bisa saja terjadi, mulai dari gempa bumi, banjir bandang, gunung meletus, longsor, hingga angin puting beliung. Seolah-olah datang silih berganti, mendera wilayah dan penduduk Indonesia. Terjadinya bencana ini memang banyak sebabnya. Ada yang mengatakan bahwa bencana yang terjadi di Indonesia ini karena letak geografis dan geologis Indonesia, yang berada di batas lempeng benua, sehingga rawan terjadi gempa. Begitu juga dengan gunung merapi, yang berdiri berjejer di sepajang jalur pegunungan antara Asia dan Australia. Namun ada juga yang mengatakan, bahwa terjadinya bencana ini karena penduduknya sudah banyak melakukan dosa, maksiat dan berbagai macam kejahatan lainnya. termasuk kejahatan terhadap alam, merusak lingkungan demi keuntungan pribadi. Bahkan ada sekelompok organisasi, yang kerap melakukan razia sendiri dengan alasan membongkar maksiat yang terjadi. Ada pula yang mengatakan, bahwa bencana ini karena para pemimpin negara sudah tidak melaksanakan amanat dari rakyatnya. Lebih banyak memikirkan diri sendiri, kelompok dan partainya masing-masing. Hingga akhirnya rakyat pun banyak yang menyumpahinya. Maka, terjadilah bencana. Tapi yang jelas, bahwa bencana itu bisa datang kapan saja, di mana saja. Bisa juga merenggut nyawa kita, nyawa keluarga kita, teman dan tetangga, atau kita bersama-sama. Begitu juga materi, semuanya bisa hancur dalam sekejap. Ketika terjadi bencana, apa yang harus dilakukan? Apakah mencari kambing hitam, yang sering kali menyelinap di antara bencana yang datang, atau bagaimana? Menyalahkan pemimpin, menyalahkan pemerintah, atau menyalahkan diri sendiri bahkan menyalahkan orang lain. Mungkin tak ada yang bisa diperbuat banyak. Hanya ada pikiran, bagaimana bisa selamat dari bencana yang datang tiba-tiba tersebut. Mengindari bencana, mencari tempat yang aman. Tidak ada kesempatan untuk menyalahkan orang lain, apalagi mencari kambing hitam yang tak jelas rimbanya. Lantas, bagaimana dengan kita yang tak terkena bencana? Hanyakah menontonnya di televisi, membacanya diberita atau mendengarkan saja di radio? Bolehlah kita menonton teleisi, membaca berita dan mendengarkan koran, tapi juga harus prihatin dan segera bertindak. Bertindak nyata, bukan kata-kata. Bukan hanya sekedar membantu dana, tapi juga membantu secara riil. Yakni sebagai sebagai seorang pemimpin, harus bisa menjalankan amanat rakyat, membuat kebijakan yang menguntungkan rakyat, peduli lingkungan dan tidak melakukan KKN. Sebagai rakyat, bagaimana mampu mengontrol kekuasaan dengan seksama, membuat evaluasi pemerintahan yang baik dan tidak apatis. Juga tidak membuat kebijakan sendiri, yang menerjang aturan yang sudah ada. Dengan bencana, kita menjadi sadar. Bahwa bencana bisa disebabkan banyak hal, karena diri sendiri, karena lingkungan dan bisa juga karena orang lain atau karena kehendak alam. Bencana juga seharusnya membuat kita bijak dan lebih waspada, dan semestinya membuat kita semakin dekat dengan Tuhan. Bukan malah menjauhiNya dan mensekutukan-Nya. (*)

SELAMA ini, public administrastion selalu diterjemahkan dengan administrasi negara. Akibat dari terjemahan ini, maka orientasi administrasi negara adalah pelayanan kepada negara. Sementara masyarakat harus melayani negara, semuanya serba negara, sehingga muncul istilah abdi negara. Apabila segala sesuatu diatasnamakan negara, maka hal tersebut harus sudah tuntas dan direlakan. Semua orang harus berkorban demi negaranya. Padahal konsep awal dari public administration adalah adminitrasi publik, yakni pelayanan kepada masyarakat. Di mana negara, dalam hal ini pemerintah bertugas bagaimana melayani masyarakat. Hal ini sesuai dengan hakekat pelaksanaan otonomi daerah, yakni peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Apalagi pasca bergulirnya reformasi pada 1998, di mana pelayanan kepada publik atau masyarakat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Ini mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, sementara sumber daya dan kapasitas birokrasi yang berkembang tidak sebanding dengan perkembangan kebutuhan tersebut. Desakan dan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan yang di-

berikan pemerintah semakin menguat. Karena masyarakat semakin sadar akan posisinya di mata pemerintah, di mana fungsi dari pemerintah dan birokrasi adalah melayani masyarakat. Meski sampai saat ini masih banyak yang hanya sebatas konsep di atas kertas, karena belum terlaksana dengan baik. Pelayanan pemerintah kepada masyarakat ini, tidak terbatas pada pelayanan perizinan saja, tapi juga pelayanan administrasi, pelayanan jasa, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Di mana semua pelayanan itu, harus diberikan secara sempurna oleh semua aparat birokrasi yang membidanginya. Karenanya, aparat birokrasi dituntut mampu dan mempunyai kreativitas dalam mengintegrasikan aspirasi publik dalam satu layanan yang tepat. Kreativitas ini tercermin dalam desain kebijakan yang ditetapkan. Birokrasi sebagai pelayan masyarakat, ternyata banyak yang belum sadar akan posisinya itu, yakni sebagai pelayan masyarakat. Terlebih apabila hal tersebut dikaitkan dengan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah organisasi, dalam hal ini pemerintah, yang berorientasi pada public service. Yaitu keberhasilan dalam menjalankan fungsi layanan kepada publik, baik berupa barang

maupun jasa, sesuai yang kebutuhan yang dikehendaki. Berkenaan dengan hal tersebut, layanan publik yang profesional perlu diwujudkan. Hal ini penting, mengingat dalam sistem pemberian layanan kepada masyarakat akhirakhir ini menunjukkan masih relatif rendah dibandingkan dengan layanan organisasi privat. Untuk memenuhi kebutuhan kepuasan masyarakat, kualitas layanan sangat penting dikelola dengan baik. Karena pelayanan yang berkualitas saat ini dianggap sebagai suatu strategi yang esensial agar organisasi sukses dan dapat survival. Upaya untuk melakukan pembaharuan kualitas layanan sebenarnya sejak awal sudah dilakukan pemerintah. Antara lain dengan mengembangkan strategi dan kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kemampuan dan profesionalisme aparat birokrasi. Misalnya melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) No 85 tahun 1993 dan Inpres No 1 tahun 1995. Dengan berkembangnya kehidupan masyarakat, maka tuntutan akan pelayanan publik semakin meningkat pula. Masyarakat tidak hanya mengharapkan terpenuhinya kebutuhan, tetapi lebih dari itu, yakni

kualitas pelayanan dapat memberikan kepuasan terhadapnya. Pelayanan yang secara umum diinginkan adalah kemudahan dalam pengurusan kepentingan, mendapat perlakuan yang sama tanpa pilih kasih, serta mendapatkan perlakukan yang jujur terus terang. Akan tetapi, pada kenyataannya sering terjadi kesenjangan antara mutu yang diharapkan dengan mutu yang dilaksanakan, sehingga dukungan dan kepercayaan masyarakat belum maksimal. Pelayanan kepada masyarakat tidak dapat sepenuhnya dilepaskan kepada pihak swasta. Oleh karena itu, aparatur negara sebagai abdi masyarakat dan abdi negara haruslah melayanai masyarakat dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Aspek pelayanan kepada masyarakat inilah yang selanjutnya menjadi salah satu tugas dan fungsi pemerintah, termasuk pemerintah daerah. Sebagaimana dinyatakan dalam keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) No 81 tahun 1983 tentang pedoman tata laksana pelayanan umum, bahwa pemberian dari fungsi aparatur negara adalah sebagai abdi masyarakat. Dalam pelaksanaan peningkatan kualitas pelayanan kepa-

da masyarakat ini pula, sedikitnya ada lima hal yang harus dilakukan aparat birokrasi sebagai abdi masyarakat. Yakni ketepatan waktu, akurasi pelayanan, kesopanan dan keramahan, kemudahan dan kenyamanan. Kini, dengan tantangan zaman yang semakin kompleks, tentunya pelayanan pemerintah kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Ini dibuktikan dengan diterapkan sejumlah diklat maupun seminar dan lokakarya terkait dengan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Begitu juga dengan program SCBD, yang diselenggarakan pemerintah. Juga upaya-upaya perolehan sertifikat ISO, sebagai salah satu indikator pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat ini menjadi titik poin utama dalam penyelenggaraan pemerintah. Sebagaimana dikatakan pengamat, bahwa pemerintah yang baik adalah pemerintah yang bisa mengerti dan memahami apa yang dibutuhkan masyarakat dan rakyatnya sebelum diminta. (*) *) Penulis adalah Kabag Umum Sekretariat DPRD Brebes, mahasiswa S2 Adminitrasi Negara Untag Cirebon.

Aja Nggo Guru Tok ASSALAMUALAIKUM., pak walikota Tegal, Bpk H.Ikmal Jaya,S.E,Ak. Aku pan melu ngresula lwt rateg kyeh.,bisane tiap taun nang tegal formasi CPNS sing akeh go guru tok..?!.Melas nasibe liane sing non guru (tenaga teknis) pengin ngabdi nang pemerintahan, jare pak wali kekurangan tenaga teknis nang kota tegal.. Maturnuwun...Wasslam. 081575761xxx

Beri Pembinaan Etika MOHON manager dealer Yamaha Nusantra mtr Slawi bisa memberikan pembinaan etika kepada karyawannya khusus costumer service agar berlaku santun kepada pelangan, saya sering mendapatkan perlakuan ketus dan judes darinya, supaya pelangan tidak lari atau engan ke dealer anda. Untuk radar terima kasih dan mohon tidak merahasiakan no hp saya supaya bisa dikonfirmasi. 085842364xxx

Ora Nambah-Nambah PERPUSTAKAAN Brebes bukune ora nambah2. Daripada go mugar ruangan mending go ngakehi buku karo novel2 Islam. Tiru oh perpus TEGAL. buku lan novele lengkap. 081902666xxx

Yes, No NGRESULA... YES Ngrasani... NO. 081911695xxx

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: Hesti Prastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. Sekretaris Redaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: Hermas Purwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan. Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo, Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, Dian Prayudi Aji, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin (Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

Pengangguran Tambah Banyak SDH 1Th memerintah kok ga ada perubahan. Pengaguran makin bnyak. Kemiskinan nambah trus. Rupiah ga ada harganya. Jangan yg dipikiri PNS sj. Swasta dong dipikiri. 085743250xxx

Ya Mesti Ngresula NGGO nmr 082135009xxx, sing arane wong urip ya mesti ngresula, kuwe tah ari di tanggapi ari ora ya kebangeten...trus pa gunane kolom ngresula Radar, emange sampeyan ora tau ngresula, hebat nemen...he..he... 085762670xxx

Jangan Dibiarkan Rusak KEPADA dinas yg terkait dengan perbaikan jalan Mejasem-Pacul, tolong diperhatikan. Jalan dibiarkan rusak parah, apa tidak kasihan sama pengguna jalan, terutama anak sekolah, ibu hamil, dan orang tua yg selalu melalui jalan tersebut. Agar jelas, silakan tinjau ke lapangan. Terima kasih. 081902112xxx

Dibantu Bibit Iwak BP aku pan melu urun rembug kepimen angger dalan tonggara rt21/08 kc kedung banteng tepate neng dk marga jaya d bantu

bibit iwak bae? Daripada d sawang ws banget ora pantes. Tulung bapa bupati d bantu wargane kie. Aja mung pit pitane neng kota bae tonggara d tiliki. 085869194xxx

Jaga Kekompakan KPD yth SLURUH ANGGOTA FOSTAH agr tdak trprovokasi dan diadu domba oleh PIHAK KE 3. Jaga kekompkan FOSTAH. 087730007xxx

Rumah Karyawan Pas-Pasan ASSALAMUALAIKUM. Kepada yth semua instansi yg terkait baik pemerntah/swasta(PEMDA TGL, DPRD, KEMENPERA, KEMEN PU, DISKIMTARU, BANK BTN/BRI/bank swasta), segera dibuat perumahan bagi rakyat yg penghsln pas2an, KREDIT RMH TNP DP/DP RENDAH contoh 1jt saja padahal type 36 (bkn rmh susun), sebab di kabupaten lain yg lbh maju (pendapatan perkapita diatas tegal) sudah ada yg seperti itu kenapa

di tegal tidak ada, dicari kemana2 DP nya besar sekali..mohon di tindklanjuti secepatnya, saya yakin masih banyak masyarakat yang punya harapan sama. trims. 081326517xxx

Eben Korbane Akeh NGGO Radar matur thankyou ws dimuat ngresulane inyong. Kye nyong pan melu takon bisane dalan sing nang babakan-jatibogor rusak parah dijor klowor. Eben korbane akeh? Tlng len dinas terkait kae diurusi dalane.. 085742015xxx

Suka Adus Nang Kali AKU pan melu ngres ula tulung PDAM Warureja jam wolu nembe mili jam sete ngah telu sore wis mati. Mbayare ka pada bae karo sing ndina mengi laka matine. Ora bener kuwe. Wong desa lagi susah ditambai susah. Angger kaya kuwe tah suka adus nang kali maning kaya mbiyen. 081542378xxx

Laka Formasine AKU bingung kota tegal yen formasi pendk biologi laka.. Padahal sing penting go plajaran ipa kuee sing di UASBN kan. Maning-maning CPNS laka formasine. Ningapa? 085742720xxx

Aja Meresi Wong PAN melu ngresula nden. Tulung nden Pak Kapolres Slawi. di tu2ri anggotane sing nang Margasari. Aja doyan meresi wong sing lg kena masalah.ingat pak kie Polsek ! Dudu Pegadean. ( serba ditebus ) anggota sing kaya kue tlg aja didelah nang Margasari Pak. Trims. 085225253xxx

Gak Punya Etika APAKAH guru sekarang itu sdh gak punya etika apa ya? La priben kondangan nganggone kaos training wis kaya kuwi kringete baleng, aku sampe arep mutah hueeegk... 081902396xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelai produk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.


CMYK

RABU, 27 OKTOBER 2010

METROPOLIS RADAR TEGAL

3

ADI MULYADI/RATEG

SIMAK MATERI - Sebagian PNS di lingkungan Pemkot Tegal mengikuti sosialisasi PP No. 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan PNS. PROSESI Prosesi wisuda Ahli Madya keVI Politeknik Harapan Bersama Tegal kemarin.

LAELA NURCHAYATI/RATEG

Politeknik Harapan Bersama

WISUDA DI Sebayu Convention Hall Bahari Inn, Politeknik Harapan Bersama Tegal mewisuda ahli madya ke-VI Rabu (27/10). Wisuda kali ini diikuti 372 mahasiswa dari berbagai program studi (prodi). Di antaranya 86 mahasiswa D-3 Kebidanan, 17 mahasiswa D-3 Farmasi, 51 mahasiswa D-3 Akun-

Ketentuan PP No. 53 tahun 2010

372 MAHASISWA tansi, 31 mahasiswa D-3 Teknik Komputer dan 179 mahasiswa D-3 Teknik Komputer Jaringan serta 8 mahasiswa D-3 Teknik Elektro. Ketua Badan Pengurus Yayasan

KEROHANIAN

Pendidikan Harapan Bersama Khafdilah Ms SKom menjelaskan di usianya yang relatif masih muda kurun waktu 8 tahun, wisuda ke-VI ini menunjukkan perkembangan

Bolos, PNS Bisa Dipecat

yang cukup pesat dan membanggakan. Di mana penyelenggaraan pendidikan Poltek HB Tegal tercapai ke hal 9 kol 1

SEBAGIAN Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum mengetahui aturan terbaru tentang Kedisiplinan yakni Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 tahun 2010. Karenanya Pemkot Tegal mensosialisasikannya Selasa (26/10) di Ruang Adipura dengan menghadirkan narasumber dari Kantor Regional I BKN Jogjakarta Slamet Wiyono. Pada kesempatan tersebut Slamet Wiyono menyampaikan pada ketentuan yang baru, PP No. 53 tahun 2010 menjelaskan jika PNS tidak masuk kerja tanpa ada kete-

rangan yang jelas atau mangkir lebih dari 46 hari di hari kerja maka akan diberikan sanksi atau hukuman pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. “Atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS. PP baru tersebut untuk menggantikan PP sebelumnya yakni No. 30 tahun 1980,” katanya. Dia juga memaparkan kandungan dalam Pasal 3 angka 11 yang mengatur tentang kewajiban PNS untuk masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja. Sanksi bagi PNS yang meninggalkan tugas tanpa alasan yang sah (mangkir) secara kumulatif ke hal 9 kol 5

TBT Tahap II Terlambat Lagi PEKERJAAN proyek Taman Budaya Tegal (TBT) tahap II tahun 2010 yang nenghabiskan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar sampai minggu ke-8 realisasi pekerjaanya terlambat 10 persen. Karenanya PT Bangun Pola Usaha Nusantara, selaku rekanan diminta untuk mengejar keterlambatannya. Selain menambah tenaga kerja (naker), rekanan juga harus melakukan penambahan jam kerja atau lembur. Sehingga waktu yang ha-

nya sisa sekitar 58 hari lagi, bisa untuk menyelesaikan pekerjaan. Ketua Komisi I DPRD Sutari Selasa (26/10) mengatakan komisinya kecewa dengan kerja rekanan karena sangat lambat. Sampai minggu ke-8, ternyata realisasi pekerjaan baru sekitar 20 persen atau terlambat sekitar 10 persen. Agar bisa mengejar keterlambatan, rekanan harus melakukan langkah penambahan naker dan jam kerja atau lembur. Sehingga waktu yang hanya tersisa sekitar 58 hari

bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan. Selain itu, rekanan juga harus menyiapkan semua kebutuhan material, serta alat berat. Sehingga tidak ada alasan, karena faktor material sehingga pekerjaan terlambat. “Kami minta rekanan untuk mengejar keterlambatan realisasi, tapi harus tetap memperhatikan kualitas. Jangan hanya mengejar waktu, tapi pekerjaan asal-asalan. ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

PENGAJIAN - Mahasiswa STIMIK AMIK YMI bakal merutinkan kegiatan pengajian di lingkungan kampusnya.

Bentuk Karakter Melalui Salat SALAT merupakan salah satu wujud pengabdian tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT. Tolok ukur kehidupan seseorang dapat dilihat dari kualitas salatnya. Ketika seorang muslim melakukan salat sesungguhnya dia sedang berhadapan dengan Allah. Karenanya membutuhkan konsentrasi dan kedisiplinan. Kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari memerlukan pembiasaan. Seseorang yang ingin disiplin waktu dia harus membiasakan diri tepat waktu dalam aktivitasnya.

ke hal 9 kol 1

PENDIDIKAN

400-an Lulusan SMK Diseleksi SEKITAR 400 calon tenaga kerja yang berasal dari lulusan SMK se-eks Karesidenan Pekalongan Selasa (26/10) menjalani tes tertulis dan fisik di SMK YPT. Calon tenaga kerja tersebut nantinya akan diserap PT Showa Indonesia MFG sebagai operator produksi di kawasan industri Jababeka I. Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin yang membuka pelaksanaan tes mengatakan kesempatan yang diberikan oleh PT Showa Indonesia MFG maupun perusahaan lain harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi lulusan SMK yang mengikuti tes berasal dari eks Karesidenan Pekalongan sehingga yang berjumlah sekitar 400 peserta dari total berkas yang dikirim sebanyak 618. Pemkot Tegal, ke hal 9 kol 5

M SAEKHUN/RATEG

PERIKSA STNK - Sejumlah sepeda motor yang akan keluar dari Balaikota diperiksa STNK.

Pengetatan Parkir Harus Permanen

ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

DISELEKSI – Sekitar 400 lulusan SMK Selasa (26/10) menjalani tes tertulis dan fisik di SMK YPT.

LANGKAH Pemkot Tegal melalui Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) melakukan pengetatan parkir di Komplek Balaikota Tegal mendapat dukungan dari Komisi III DPRD setempat. Harapannya, langkah ini bisa membuat nyaman masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkot Tegal yang memarkir kendaraannya. Ketua Komisi III HM Nursholeh Selasa (26/10) mengatakan pe-

ngetatan parkir di kawasan Balaikota Jalan Ki Gede Sebayu dengan cara memeriksa Surat Tanda Nomor Kenadaran (STNK) bagi kendaraan yang akan keluar dari Balaikota dinilai cukup efektif untuk menekan aksi pencurian. Namun langkah ini jangan ‘anget-anget tahi ayam’. Artinya karena hanya menyikapi adanya aksi pencurian sepeda motor akhir-akhir ini, tapi harus terus menerus sehingga ada efek jera bagi pelaku kejahatan. ke hal 9 kol 5

Dari Lomba Gerak Jalan Tingkat SD-SMA Disporabudpar

Teladani Semangat Sumpah Pemuda untuk Generasi Masa Kini HERMAS PURWADI/RATEG

BERBAGI ILMU - Pengajar Korea usai memberikan ketrampilan Alat Peraga Edukatif bersama PAUD Sakila Kerti kemarin.

Gugah Kreativitas ADA sesuatu yang beda di lorong Gang III Jl Kaligung Kelurahan Panggung kemarin. Puluhan bocah mungil yang selama ini mengawali pendidikan di PAUD Sakila Kerti kedatangan seorang guru dari Korea Selatan. Sang guru yang magang selama delapan bulan di Disdik Kota Tegal itu mencoba berbagi ketrampilan dengan cikal bakal penerus bangsa serta melatih kepekaan dini pada mereka. Dia adalah Lee Kyong Hee atau akrab dipanggil Mulan. ke hal 9 kol 1

CMYK

Guna memeriahkan peringatan hari Sumpah Pemuda ke-82 Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal menghelat lomba gerak jalan. Lomba tersebut diperuntukan bagi siswa siswi SD/MI hingga SMA/MA/SMK negeri dan swasta seKota Tegal. Seperti apa palaksanaannya? LAPORAN: ADI MULYADI KIRI... kiri... kiri... suara itu terus berkumandang, setiap kali barisan peserta gerak jalan melintas.

Keringat yang mengucur deras dan teriknya matahari solah tidak dirasakan para peserta. Mereka tetap bersemangat dengan harapan memperoleh prestasi dari ajang lomba tersebut. Guru pembimbing dengan setia mendampingi siswa siswinya di belakang barisan. Mereka terus memberikan semangat serta membawakan peralatan P3K dan minuman ringan. Guna persiapan jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terhadap anak didiknya. Guru SDN Tegalsari 12 Munawir mengatakan sekolahnya sudah mempersiapkan siswa dengan berlatih selama dua pekan. Latihan yang dilaksanakan pagi dan sore. “Tiap harinya saat latihan jarak yang ditempuh sekitar 3 sampai 4

km,” katanya. Guru SDN Sumur Panggang 2 Rizki Kurniawan menyampaikan sepekan sebelum perlombaan dimulai, dia mengintensifkan latihan. Dengan harapan bisa membawa pulang piagam penghargaan, uang pembinaan dan piala yang diperebutkan. “Kami sudah mempersiapkannya dengan matang. Setiap pagi pada jam pertama siswa dilatih, dengan jarak tempuh sekitar 4 hingga 5 Km setiap,” paparnya. Sementara Kepala Disporabudpar HM Wahyudi melalui Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Olahraga, Pendidikan dan Masyarakat Agoes Marka Poetra mengatakan lomba gerak jalan ini diselenggarakan dalam rangka ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

LEPAS PESERTA - Kepala Disporabudpar melepas peserta lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.


SLAWI METROPOLIS

RABU 27 OKTOBER 2010

5

RADAR TEGAL

RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131 Rumah Sakit Umum Adella

0283-491154

RALAT DALAM berita edisi Selasa (26/10) yang berjudul “JPU Hadirkan Empat Saksi”, ada kesalahan penulisan nama salah satu saksi yang bernama Gufron. Sebenarnya dalam penulisan yang benar adalah Bukhron, warga RT 17 RW 4 Desa Dermasandi, Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal. Sedangkan peralatan nama atau hak koreksi ini juga diatur dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 bab II Asas, Fungsi Hak, dan Kewajiban Pers ayat (3) Pers wajib melayani Hak Koreksi. Tertanda Redaksi.

KEDUNGBANTENG SAR Siapkan Relawan ke Merapi AKTIVITAS gunung Merapi yang kini statusnya dinaikan menjadi awas, membuat Tim SAR (Search and Resque) Jateng Sektor Kabupaten Tegal turut terlibat dalam pembentukan Posko Merapi di Magelang. Bahkan Tim SAR Tegal ini juga mengaku siap dilibatkan sewaktu-waktu apabila terjadi gunung Merapi meletus. Pembina SAR Richard Soegiarto mengaku baru kembali dari pembentukan Posko Merapi di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang hari Selasa (26/10) dini hari. Sedangkan posko tersebut dibentuk untuk mengantisipasi dan melakukan pemantauan kemungkinan meletusnya gunung Merapi. “Sedikitnya sudah ada 10 orang anggota SAR yang telah disiagakan sewaktu-waktu ke Posko Merapi. Jika terjadi bencana, kami juga siap mengirim relawan untuk membantu menolong atau mengevakuasi korban,” katanya. Ditemui di Waduk Cacaban Kecamatan Kedungbanteng, Richard juga menambahkan bahwa untuk anggota SAR yang merupakan gabungan dengan PMI Kabupaten Tegal, Ubaloka, dan Komunitas relawan gunung Slamet berjumlah 35 orang. Semua personel ini jelas sudah terlatih dan memiliki sertifikat relawan. Sedangkan dari total 35 orang, hanya ada 10 orang yang telah mendapatkan sertifikat SAR. “Kendati demikian, semua personel SAR kami juga sudah profesional. Karena anggota SAR kami juga sudah seringkali mengikuti pelatihan SAR di Semarang. Salah satunya saat kejadian angin puting beliung memporak-porandakan ratusan rumah di Kecamatan Slawi dan Pangkah, anggota kami langsung turun untuk menolong korban bencana tersebut,” ungkapnya. Tak terkecuali dengan kejadian tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama di Stasiun Petarukan, Kabupaten Pemalang belum lama ini. Tim SAR Tegal juga turut terlibat dalam mengevakuasi sejumlah korban yang tewas dengan mengenaskan. Termasuk penyelamatan para korban yang luka-luka. “Sedangkan terkait kepedulian kondisi gunung Merapi ini, semua anggota SAR Kabupaten Tegal ini bakal disiagakan secara bergiliran ke Posko Merapi jika bencana terjadi,” pungkasnya. (gus)

KRAMAT

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

PAPARAN - Sejumlah Kepala SD se-Kecamatan Kramat tengah mengikuti pemaparan Tim Redaksi Harian Radar Tegal.

Radar Tegal Rangkul Sekolah SEBAGAI upaya mengenalkan informasi dari segala lini, kembali Radar Tegal merangkul sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tegal. Hal ini sengaja dilakukan guna memberikan wawasan yang lebih dalam lagi. Karena tak dipungkiri, beberapa sekolah khususnya SD masih perlu pempublikasian berbagai prestasi yang pernah diraihnya. Di mana masyarakat juga perlu mengetahui sekolah mana saja yang berprestasi. Seperti yang belum lama ini dilakukan Tim Redaksi Radar Tegal, melakukan pemaparan pemahaman perlunya publikasi dan informasi di SD Babakan 01 Kramat. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala UPTD Dikpora Kramat Drs Agus Budiono Mpd. Menurut dia, kajian seperti ini memang perlu. Karena pemberitaan skup pendidikan antar sekolah, wajib diketahui oleh sesama kepala sekolah. Selain sebagai pemacu, juga dapat memberikan contoh yang terbaik. “Kami sangat setuju, jika Radar Tegal bermitra dengan seluruh SD yang ada di Kecamatan Kramat ini. Sebab media yang eksis dan dipenuhi warna berita pendidikan di Kabupaten Tegal sepertinya belum ada. Untuk itu, tidak salah bila seluruh kepala SD yang hadir di sini bermitra dengan Radar Tegal,” kata Agus didepan 49 Kepala SD se-Kecamatan Kramat. (k2)

M GHONI/RADAR SLAWI

SIDAK - Komisi III DPRD Kabupaten Tegal mentemukan sejumlah hasil kegiatan yang kurang maksimal dan perlu segera dilakukan perbaikan di Bendung Situ.

Pembangunan Bendung Situ Tak Maksimal Sidak Komisi III BUMIJAWA - Pembangunan Bendung Situ di Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa kurang maksimal. Kondisi itu sesuai dengan hasil sidak Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Selasa (26/10) kemarin. Di lokasi pembangunan, Komisi III menemukan hasil pekerjaan yang kurang sesuai. Namun oleh pelaksanan penggarap kegiatan maupun Bidang Pengairan DPU Pemkab Tegal, selaku leading sektor kegiatan pasca ben-

cana itu siap melakukan perbaikan. “Sesuai hasil sidak, ditemukan tidak adanya papan kegiatan, ada titik yang retak, campuran pasangan kurang bagus dan kedalaman pondasi yang kurang,” kata Wakil Ketua Komisi III, Sahyudin dari Partai Hanura, didampingi anggotanya Tafsir dari FPKB dan Amir dari FPKS. Dikatakan Sahyudin, dengan melihat kegiatan yang masih dikerjakan itu, pihaknya berharap agar pemilik jasa kontruksi

yang mengerjakan kegiatan hendaknya mengerjakan sesuai kaidah proyek yaitu sesuai RAB yang ada. Pihaknya tidak ingin kegiatan itu menjadi muspro, seperti pengerjaan sebelumnya. “Ini yang kelima kali, sebelumnya sudah empat kali tetapi selalu jebol tergerus air dan terhantam batu besar, yang ikut terbawa air bah yang deras,” jelasnya. Menurut dia, untuk memudahkan saat ada pemeriksaan, idealnya papan kegiatan harus segera dipasang. Juga

untuk campuran pasangan, rekanan harus menyesuaikan bestek yaitu satu banding empat. Selain itu pondasi juga harus diperdalam dan titik yang retak untuk diperbaiki. “Kami tidak ingin masyarakat petani Bumijawa yang sudah lama menunggu menjadi sirna karena kualitas proyeknya yang kurang maksimal,” ucap Sahyudin pula. Sementara, Kabid Pengairan DPU Rusmilarto yang didampingi stafnya Setyo Budi mengatakan jika pihaknya siap

melakukan perbaikan sesuai yang diinginkan Komisi III. Bahkan hasil temuan Komisi III, menurut dirinya sebagai dasar untuk menekan pemilik jasa kontruksi penggarap agar lebih hati-hati dalam mengerjaan kegiatan. “Kami siap untuk mengarahkan rekanan penggarap agar untuk memperbaiki temuan ini. Bahkan untuk pengerjaan kedepan, kami akan lebih berhatihati agar sesuai dengan RAB yang ada,” terang Rusmilarto. (k1)

Kemandirian Pangan untuk Perangi Kelaparan

PNPM Kedokan Sayang Diaudit

SLAWI – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kabupaten Tegal mengadakan seminar dengan tema Kemandirian Pangan untuk Memerangi Kelaparan. Ada pun narasumbernya Bambang dari BPOM, Ir Bowo Suryoko MM dari BKP Propinsi dan dari Kepala BP4K Ir Toto Subandiyo MM. Dalam acara tersebut diadakan kampanye penganekaragaman pangan non beras/trigu, dengan menyuguhkan berbagai macam hasil panen yang telah diproses. Seperti kacang rebus, cake kentang, roti kedelai, brownIes tape, yang mana maksud tujuanya untuk mendorong masyarakat untuk tidak tergantung hidup dengan beras. Plt Kepala kntor Ketahan Pangan kabupatenTegal Sunarjo SP mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang arah tujuan pembangunan ketahan pangan. Juga dalam rangka mempromosikan atau mengkampanyekan dalam rangka meningkatkan peserta tentang diversifikasi atau penganekaragaman pangan. “Kegiatan ini juga bertujuan mensinergiskan kepentingan untuk bisa bersama-sama menjalankan program ketehanan pangan, karena dari 150 peserta

TARUB - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Desa Kedokan Sayang Kecamatan Tarub, Selasa (26/10) kemarin diaudit silang oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kramat dan Tarub. Audit tersebut dilakukan pada pengelolaan dana PNPM-PM tahun anggaran 2010. Di antaranya proyek perbaikan jalan sepanjang 1.550 meter dan lebar 3 meter senilai Rp 95 juta lebih. Namun demikian, dalam rencana awal tersebut oleh Ketua PNPM Desa Kedokan Sayang Fatkhudin, perbaikan jalan dikembangkan menjadi lebar 4 meter dan panjang 1800 meter. Menurut Fatkhudin, upaya penambahan lebar dan panjang jalan tersebut, dengan menggunakan dana dari swadaya masyarakat senilai Rp 20 juta lebih. Sehingga jika ditotal jumlahnya sekira Rp 120 jutaan. Dalam pelaksanaan yang memakan waktu hingga satu bulan itu, kata dia, tidak ada kendala. Hanya saja yang menjadi persoalaan klasik ketika musim hujan tiba. “Ketika perbaikan dimulai awal bulan puasa lalu, sempat berhenti. Hal itu karena terkendala oleh hujan. Namun setelah lebaran usai, dilanjutkan kembali dan kini sudah selesai.

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

SEMINAR – Beberapa narasumber sedang memberikan materi terkait dengan kemandirian pangan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia di Gedung Rakyat Slawi Senin (25/10) kemarin.

yang hadir dari berbagai kalangan, di antaranya penyuluh pertanian beserta kordinatornya, dari POPT, dari instansi lingkup pertanian dan dari pihak swasta,” katanya. Menurut Sunarjo, Kabupaten Tegal ini banyak potensi yang harus dikembangkan dalam rangka ketahanan pangan. “Kalau hasil produksi non beras di kabupaten ini bisa diproses dengan pengolahan teknologi pengetahuan, kandu-

ngan gizinya sangat luar biasa. Karena beras atau non beras mempunyai kelebihan kandungan gizi masing-masing.” Sementara, Kepala BP4K Ir Toto Subandriyo mengatakan, bahwa saat ini iklim sudah tidak lagi bisa dibaca, seperti petanipetani zaman dahulu. Makanya dia berharap kepada semua penyuluh yang ada, agar dapat menginformasikan perkiraan iklim yang terjadi ke daerahdaerah. (mg2)

Sedangkan perbaikan jalan memang sengaja kami lebarkan. Panjang yang seharusnya 1550 meter kami tambah menjadi 1800 meter. Itu karena kebetulan ada dana dari swadaya masyarakat,” ungkapnya saat ditemui di Balai Desa Kedokan Sayang. Dituturkan, mengenai perbaikan jembatan di perbatasan Kemantran, sedikitnya juga mempengaruhi jalan yang baru saja diperbaiki. Menurut dia, tidak sedikit kendaraan berat yang melintas seperti truk yang bermuatan tebu serta mobil box yang muatannya berkapasitas tinggi. Dengan begitu tentunya jalan disini mendapat efeknya. Dalam kesempatan sama, Ketua UPK Kecamatan Tarub Leni Hartati mengatakan, audit ini dilakukan serentak se-Kabupaten Tegal. Namun untuk lokasi yang hendak diaudit, penunjukkannya dari Pemkab. Dan kebetulan di Desa Kedokan Sayang yang digunakan untuk percontohan audit silang. “Ini hanya study banding saja antara Tarub dengan Kramat. Sedangkan untuk proses auditnya, tergantung dari laporan administrasinya,” terang wanita yang berparas cantik ini. Dipaparkannya, anggaran PNPM di Kecamatan Tarub sebesar Rp 2,5 miliar. (k2)


KABUPATEN TEGAL

6

RABU 27 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

Ikan Patin Panen Perdana Petani Merasa Puas

DAFTAR PENYUMBANG 1. Ibu Ratna 2. Hamba Allah 3. Bp. Cinta Rosul - Tegal 4. Bp. Agus - Tegal 5. Tirta Total

Rp. 100.000,Rp. 500.000,Rp. 30.000,Rp. 500.000,Rp. 150.000,Rp.1.280.000,-

LINTAS

AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

PANEN - Seorang petani tengah memanen cabai miliknya.

Harga Sayur Naik KRAMAT - Curah hujan yang masih tinggi dan mengguyur sejumlah sentra pertanian membuat pasokan sayur di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tegal sedikit terganggu. Imbasnya harga sayuran naik karena dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Menurut pengakuan sejumlah pedagang, harga akan kembali normal saat pasokan lancar sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Muniti, pedagang di Pasar Kemantran Kramat mengatakan, curah hujan yang tinggi membuat sayuran mudah busuk sehingga harga menjadi naik. Selain itu, pasokan dari sentra pertanian sedikit terlambat karena faktor cuaca. “Saat ini hampir semua sayur-sayuran pun terus merangkak naik. Seperti harga cabe keriting yang semula Rp 15.000 per kilogram naik menjadi Rp 17.000 per kilogram. Kembang kol dari Rp 8.000 per kilogram naik menjadi Rp 10.000 per kilogram, kentang ukuran sedang dari Rp 5.500 per kilogram naik menjadi Rp 6.500 per kilogram. Buncis dari Rp 2.500 per kilogram naik menjadi Rp 3.000 per kilogram, sawi putih Rp 3.000 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp 2.500 per kilogram,” ungkapnya. Menurutnya, kenaikan harga sayuran, membuat pendapatannya menurun sekitar 10 persen dari biasanya. Apalagi sayuran yang ada saat ini kualitasnya kurang baik akibat terlalu banyak terkena air sehingga tidak bisa bertahan lama. “Jika tidak segera terjual, maka kami yang akan menanggung kerugian, apalagi pembeli selalu memilih sayuran segar dengan harga murah,” ujarnya. Sementara salah satu petani cabai di Kramat, Sulastri mengaku meski harga jual tanamannya sedang tinggi, namun bukan berarti keuntungan yang didapat lebih banyak. Sebab semua tanaman yang dilakukan perawatan tidak semuanya dipanen dengan hasil memuaskan. “Sebagian tanaman kami yang mau berkembang juga rusak. Belum lagi saat hendak panen, banyak pula yang busuk. Dan kejadian ini justru membuat kami repot. Karena kami juga harus bisa memilih hasil panen yang berkualitas dan mana yang rusak,” pungkasnya. (gus)

LEBAKSIU – Dua paket demplot budidaya ikan patin yang diberikan kepada kelompok Pring Gading Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu dan Kelompok Mina Sejahtera Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, melaksanakan panen perdana ikan patin Selasa (26/10) kemarin. Panen perdana tersebut dalam usia budidaya 150 hari di kelompok Pring Gading, dengan luas kolam 400 m2, tebar benih 3 inc. Sedangkan bibit yang ditebar sebanyak 4 ribu ekor dan menghasilkan ikan dengan berat per ekor 1000 gram. Sementara di kelompok Mina Sejahtera luas tambak 1000 m2, tebar benih 3 inc dengan 10 ribu ekor ikan, menghasilkan berat perekor hanya 700 gram. Plt Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal Ir Suhartono MM mengataka budidaya ikan patin di tambak dan kolam melalui program ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat (Iptekmas) ini bertujuan untuk mempercepat transfer teknologi hasil riset yang diaplikasikan di masyarakat. Yakni dengan meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan. “Walupun banyak permasalahan yang dihadapi petani, akan tetapi ternyata setelah 150 hari, ikan patin dapat berkembang dengan cepat sapai 700 gram sampai 1 kg per ekor dan ini sangat membantu pembudidaya ikan,” katanya. Dia menambahkan berdasarkan Balai Riset Badan Kelautan dan Perikanan Jakarta, saat demontrasi ikan patin bahwa patin kandungan gizinya cukup tinggi. Sementara dari informasi yang didapat, Indonesia masih mengimpor dari luar negeri. Padahal dalam pembudidayan ikan ini, kalau benar-benar dikelola secara baik maka akan cukup luar biasa. Sementara Wakil Bupati Tegal Drs

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PANEN PERDANA – Wakil Bupati Tegal melakukan panen perdana ikan patin di kelompok pembudidaya ikan patin Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu.

HM Heri Sulistyawan MHum mengatakan, kegiatan diharapkan tercipta suatu pemahaman yang mendalam mengenai prinsip, esensi dan substansinya. Dan yang paling utama adalah melihat efektifitas kemanfaatannya dalam rangka pembangunan kelautan dan perikanan. Sehingga ke depan dapat menjadi suatu program yang berkelanjutan. “Potensi perikanan di Kabupaten Tegal cukup bagus, makanya potensi

ini dimohon dapat mendayagunakan dengan maksimal, sehingga program Pertiwi Kabupaten Tegal bisa lebih cerah,” kata Heri. Salah satu petani ikan patin, Aji Muyanto kepada Radar mengatakan merasa puas dengan hasil yang diperolehnya. Meskipun masih banyak kendala yang dihadapi selama proses budidaya tersebut. “Ikan patin ini sangat tahan terhadap penyakit, terbukti setelah panen yang

mati hanya beberap saja dari 4000 ekor, di samping ikan patin ini dagingnya sangat besar sedangkan tulangnya sangat sedikit,” kata Aji. Dikatakan Aji, pada awalnya kelompok pembudidaya ini hanya sebagi uji coba Badan Kelautan Prikanan dan Peternakan saja. Akan tetapi ternyata hasilnya cukup memuaskan, dan semoga kedepan tidak hanya puas dalam hal panen saja, akan tetapi tingkat pemasaranya juga bisa dibantu. (mg2)

Absensi PNS Bakal Gunakan Sidik Jari Kekosongan Pejabat Harus Segera Diisi SLAWI – Tingkat produktifitas PNS di negara berkembang termasuk Indonesia ratarata dianggap masih rendah. Tentunya anggapan ini tidak boleh digeneralisasikan untuk semua instansi ataupun semua individu. Apalagi sekarang muncul PP No 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai pengganti PP 30 tahun 1980. Menindaklanjuti PP tersebut dan agar pegawai tingkat kedisiplinanya dapat terlihat, Pemkab Tegal mengadakan penginputan data pegawai untuk menyiapkan absensi sidik jari di lingkunganya. Kasubag Kelembagaan Bagian Organisasai Sungkono Selasa (26/10) kemarin mengatakan bahwa pendataan pegawai untuk absensi sidik jari ini direncanakan selam dua, 26 sampai 27 Oktober. Kedepan di lingkungan Pemkab akan dilakukan program absensi sidik jari, dengan harapan dapat meningkatkan disiplin pegawai. “Dengan absensi menggunakan alat pemidai sidik jari bisa mengetahui tingkat kehadiran pegawai dan ini mungkin akan lebih ketat karena tidak bisa diwakili orang lain, tidak seperti absensi biasanya,” katanya.

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

PENDATAAN – Beberapa PNS di lingkungan Pemkab sedang diinput datanya terkait rencana absensi sidik jari.

Diakatan Sungkono, penggunaan sentuhan teknologi tersebut dinilai positif untuk digunakan. Hanya untuk dalam waktu dekat ini mungkin belum dapat direalisasikan, karena itu terkait dengan anggaran atau kebijakan pimpinan nanti. “Kita baru merencanakan absensi sidik jari ini di lingkungan pemkab di bawah asisten yang ada. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan ke kantor atau ke dinas-dinas yang ada di luar lingkungan sekretariat,” ucapnya.

Dia menambahkan, dengan absensi ini pegawai yang berangkat pagi dan berangkat siang akan terlihat. Makanya absensi sisdik jari ini sangat penting. “Penggunan fasilitas absensi yang berteknologi ini sangat penting. Karena kita akan mengetahui, pegawai yang suka berangkat siang akan ketahuan. Jadi kalau nantinya bisa kita terapkan absensi sidik jari ini, maka pegawai itu tidak melalaikan disiplin yang diwajibkan,” pungkasnya. (mg2)

SLAWI – Kekosongan tiga pejabat, yaitu Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Kepala DKPP dan Direktur Bank Gotong Royong Slawi, bisa mempengaruhi kinerja dan berimbas pada pendapatan daerah. Komisi II DPRD Kabupaten Tegal berharap agar Pemkab Tegal segera bersikap mengisi kekosongan tiga pejabat tersebut dengan pejabat baru, jika ingin tiga instansi tersebut mampu memberikan kontribusi baik kepada daerah. “Sudah cukup lama tiga instansi itu dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) dan itu kurang efektif dalam kinerja,” kata Sekretaris Komisi II DPRD, KRT Sugono Adinagoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Selasa (26/10). Dikatakan Sugono, kekosongan itu harus segera diisi secepatnya agar kinerja instansi itu bisa optimal. Menurut dia, dengan satu orang memegang dua jabatan membuat kinerja tidak optimal dan itu terbukti pada tiga instansi tersebut. “Jika benar, kami khawatir berimbas pada pendapatan mereka dan itu sesuai dengan bidang komisi kami yaitu pendapatan,” ucapnya. Masih kata dia, pihaknya

yakin masih ada PNS di Pemkab Tegal yang mampu menduduki posisi untuk menggantikan sejumlah pejabat pada instansi yang kosong. Jadi menurutnya, idealnya itu harus segera dilakukan, karena bisa memperbaiki kinerja yang selama ini kurang optimal. “Kami yakin menjadi lebih baik kinerja instansi bersangkutan dengan adanya pejabat defitif tanpa harus diranhgkap oleh pejabat lain yang sudah memiliki jabatan pada sebuah instansi,” jelas Sugono. Sementara, anggota Komisi II dari FPKB Agus Salim senada dengan pernyataan KRT Sugono Adinagoro. Pihaknya mencontohkan untuk instansi Bank Gotong Royong yang sudah lima bulan lebih mengalami kekosongan direktur, ternyata kinerjanya kurang maksimal. Hal itu nyata terbukti dengan keuntungan yang diperoleh instansi itu jauh dari harapan. Ditambahkan Agus Salim, Bank Gotong Royong belum ada target keuntungan. Tetapi justru diperoleh keuntungan sekitar Rp 56 juta. Justru setelah ditarget sebesar Rp 200 juta, pada akhir Agustus keuntungan baru tercapai Rp 90 juta. (k1)


BREBES & BUMIAYU

RABU 27 OKTOBER 2010

7

RADAR TEGAL

LINTAS Satpol PP Gelar Bintek BREBES- Guna meningkatan peran Satpol PP sebagai aparatur Pemerintah Daerah dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan bimbingan teknis (bintek) anggota Satpol PP kabupaten/kota se- Jateng di wilayah Bakorlin III di Pendopo Kabupaten Brebes Selasa (26/10). Kepala Seksi SDM Satpol PP Provinsi Jateng Malik Azhar SE MM menuturkan, peningkatan kemampuan aparatur dalam menegakkan Perda perlu dilakukan melalui penguasaan dasar-dasar pengetahuan mengenai hukum dengan segala aspek yang terkait dan penguasaan substansi urusan pemerintahan yang telah menjadi kewenangan daerah, yang diatur dalam Perda. ’’Kegiatan bintek ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya peningkatan dan pengembangan kemampuan aparatur itu, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna dan berhasil guna,” jelasnya. Wakil Bupati Brebes Agung Widyantoro melalui Asisten I Setda Kabupaten Brebes Supriyono mengatakan, setiap anggota Satpol PP diharapkan memiliki kemampuan bertindak secara tegas dengan tetap mengedepankan prinsip pendekatan persuasif terhadap masyarakat. Satpol PP, katanya, harus menjadi media komunikasi yang baik bagi pemerintah dalam menegakkan setiap kebijakan peraturan daerah yang ditetapkan. Acara ini di ikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari anggota Satpol PP wilayah Bakorlin III di antaranya, dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Banyumas, dan Cilacap. (cw1)

Mayat Tanpa Identitas Tersangkut di Sungai Cilaban KERSANA - Sejumlah warga Desa Cigedog, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas Selasa (26/10) pagi di Sungai Cilaban. Posisi mayat saat itu tersangkut potongan kayu di bawah jembatan rel kereta api. Sosok mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, dengan usia sekitar 35 tahun, berciri-ciri rambut pendek lurus, menggunakan jaket hitam dan kaos dalam warna coklat, serta celana hitam. Mayat ini kali pertama ditemukan warga setempat yang hendak buang air besar, kemudian melaporkannya ke Polsek Kersana sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Kersana AKP Misyanto saat ditemui Radar membenarkan adanya penemuan mayat tak dikenal tergeletak di Sungai Cilaban. Begitu mendengar laporan tersebut, dijelaskan Misyanto, jajarannya langsung mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Brebes. ’’Sampai saat ini (kemarin, Red) jenazah belum dapat diidentifikasi karena langsung dibawa ke RSUD Brebes untuk segera dilakukan otopsi,” tandas Misyanto. Sementara itu, Kepala Puskesmas Kersana dr Sigit Arumtala menerangkan, saat ditemukan mayat tersebut terlihat adanya lukaluka di bagian tubuh. Di antaranya, luka robek pada kepala di atas telinga kanan, tulang bahu kanan patah dan lecet di bagian punggung, luka terbuka di pinggul kanan, dan kaki kanan patah. ’’Semua luka tersebut diperkirakan terbentur benda keras. Namun demikian, perlu diperiksa lebih dalam apakah meninggal sebelum jatuh atau setelah jatuh. Korban juga diperkirakan belum ada satu malam,” jelasnya. Sedangkan Kepala Desa (Kades) Cigedog Wardjo mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti penemuan mayat tersebut dengan pihak terkait untuk memastikan apakah korban warga setempat atau bukan. (cw3)

FOTO-FOTO: ABIDIN ABROR/RATEG

KEPRIHATINAN MENDALAM - Kakak Hj Maryatun Indra Kusuma, Hj Maryam, menyempatkan hadir di Pengadilan Tipikor, Jakarta, sebagai wujud keprihatinan terhadap kasus menimpa saudaranya, Indra Kusuma (foto kiri). Sementara, istri terdakwa, Hj Maryatun (kedua dari kiri, berdiri) menemui sejumlah pejabat Pemda Brebes di sela-sela mengikuti sidang (foto kanan).

Aktor Intelektual Terus Diburu Kasus Pengadaan Tanah Tahun 2003 BREBES - Dalam kasus pengadaan tanah di Brebes tahun 2003, terdakwa Bupati Brebes (non aktif) Indra Kusuma dinyatakan bukan merupakan aktor intelektual dalam perkara a quo itu, dan tidak memperoleh keuntungan material terkait perbuatan pidana yang dilakukannya. Hal ini diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kesimpulan jaksa ini dinilai sangat mengejutkan, mengingat selama ini banyak sangkaan kalau terdakwa menerima sesuatu dari hasil penjualan tanah. Baik untuk tanah di Jalan A. Yani maupun tanah Kantor Eks Pegadaian Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Brebes.

Dari Pelaksanaan Apel Pagi Kantor Bupati Brebes

Sekda Buka Rahasia Rujak Belut Siapa bilang apel pagi di instansi pemerintah selalu diisi dengan berbagai uraian tugas dan fungsi kepegawaian? Selasa pagi (26/10), apel di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Brebes justru diisi dengan informasi ringan seputar kuliner unik khas Kabupaten Brebes yakni rujak Belut. Seperti apa? LAPORAN: HARVIYANTO SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes Kaspuri Rosyadi yang menjadi pembina apel saat itu bercerita seputar rahasia resep rujak belut. ’’Tidak hanya sedap, tapi rujak belut ini juga dapat sebagai obat ’kuat’, penyakit kulit, dan darah rendah,” ujar Kaspuri di hadapan sekitar 200 pegawai di lingkungan Pemkab Brebes. ’’Selain itu, menyantap rujak belut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kuliner khas Brebes,” lanjut dia. Olahan menu rujak belut khas Brebes, menurut dia, memang lain dari pada yang lain. Belut yang masih hidup dicuci sampai

HARVIYANTO/RADAR TEGAL

SIMAK CERITA – Peserta apel pagi menyimak penuturan Setda Brebes Kaspuri Rosyidi tentang resep rujak belut, yang merupakan kuliner khas Kabupaten Brebes.

bersih. Setelah itu dicampur dengan bumbu bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas (laos), kemiri, dan tumbar. Belut yang hidup kemudian dimasukkan ke suatu tempat, serta dicampur dengan racikan bumbu-bumbu tadi dan ditutup rapat. Selanjutnya, belut gorengan itu lantas dipotong-potong 10-15 cm. Sebelum disajikan, dibuatkan dahulu bumbu rujak. ’’Bumbunya antara lain kacang, gula merah (gula Jawa, Red), mrica, tomat, jahe, garam, dan bawang merah. Khusus untuk bawang merah dan tomat, tidak digerus (dihaluskan,

Red), tapi dipotong-potong sebagai penyedap. Bumbu rujak yang sudah jadi kemudian diulek dengan potongan belut. Nah, jadilah menu istimewa rujak belut,” bebernya. Sementara, menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes Atmo Tan Sidik, daging belut memang beberapa kali dikaji secara ilmiah terkait khasiatnya. Setelah mengkonfirmasi Kepala RSUD Kabupaten Brebes dr Miftahussurur, lanjut Atmo, jika dilihat dari komposisi gizinya maka belut mempunyai nilai energi yang cukup tinggi, yaitu 303 kkal per 100 gram daging. (*)

Indra dalam pembelaan pribadinya menyatakan, dia tidak menerima apa pun dari penjualan tanah tersebut. Kesimpulan JPU ini mematahkan sangkaan yang muncul dan telah berkembang sebelumnya. Kesimpulan JPU ini bahkan membuat istri Indra Kusuma, Hj Maryatun Indra Kusuma terharu hingga menitikan air mata. Demikian halnya dengan kerabat Indra. Tokoh masyarakat Brebes Syamsul Bayan yang selama ini mengikuti persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta mengatakan, hulu atau akar tindak pidana kasus tanah berawal dari gedung DPRD Kabupaten Brebes, diikuti pejabat eksekukutif di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Brebes, serta atas dukungan pihak swasta yang dalam hal ini dinilai punya kepentingan tertentu. ’’Karena saya yakin, jika

DPRD-nya bersih maka eksekutifnya itu mikir apabila (ingin) berbuat curang,” tandas Syamsul Bayan kepada Radar Selasa (26/10). Siapa aktor intelektual dari kasus tanah 2003 yang hingga menyeret Indra hingga saat ini masih terus diburu. Pasalnya, saat itu Indra baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai bupati Brebes. TERSANGKA BARU Ironisnya, menurut penasehat hukum Arteria Dahlan, terdakwa sudah mendapatkan tekanan berat dari legislatif. Sedangkan kliennya saat itu, lanjut dia, belum menguasai administrasi pemerintahan. Bahkan, boleh dibilang kalah jauh dengan para bawahan yang sudah puluhan tahun di pemerintahan. Karenanya, menurut Arteria seperti disampaikan dalam nota pembelaan dalam sidang Senin (25/10) lalu, tak seyogyanya

kalau JPU menjadikan terdakwa sebagai satu-satunya orang yang harus dipersalahkan dalam kasus ini dan harus mendekam di balik jeruji penjara. Sedang pejabat lainnya -baik itu dari eksekutif, maupun legislatif- yang telah nyata terlibat langsung dalam penjualan tanah, menurut dia, dibiarkan bebas di luar sana. Karenanya, menurut Arteria, dia selaku penasehat hukum sangat yakin bakal muncul tersangka baru. Karena fakta dipersidangan, lanjut dia, sangat jelas mengisyaratkan hal tersebut. Sementara, istri terdakwa, Hj Maryatun Indra Kusuma mengatakan, dia sangat prihatinan terhadap kasus yang menimpa suaminya. ’’Apa enaknya hidup di penjara seperti yang saat ini sedang dijalani,’’ tutur Maryatun. Sekalipun dituntut tiga tahun,

lanjut dia, namun hidup di penjara tetap saja menyedihkan. Keprihatinan yang sama juga disampaikan kakaknya, Hj Maryam, yang sempat hadir di persidangan tersebut. Selama persidangan dan hingga selesainya, Maryam lebih banyak diam dan merenung. ’’Kami tidak menyangka ini terjadi, dan saya sedih melihat saudara (Indra, Red) yang harus dibui,” kata Maryam kepada Radar menjelang kepulangannya dari Jakarta menuju Ketanggungan, Kabupaten Brebes, usai mengikuti persidangan. Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh informasi berapa tahun vonis yang harus dijalani Indra. Vonis tersebut baru akan dijatuhkan dalam persidangan 5 November mendatang. Kerabat dan simpatisan pun berencana akan menghadiri persidangan ini di Pengadilan Tipikor. (din)


BREBES & BUMIAYU

8

RABU 27 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

ABIDIN ABROR/RATEG

TUNTUT SANG KADES - Ratusan warga Desa Luwunggede penuh semangat menggelar unjuk rasa di pelataran PN Brebes, menuntut penuntasan dugaan kasus korupsi penggunaan dana ADD oleh Kades Hasmi Ananto (foo kiri). Sementara, saksi dari tokoh masyarakat Karpadi tengah diperiksa Ketua Majelis Hakim Noer Ali SH dalam sidang tersebut (foto kanan).

Kembali, Warga Geruduk PN Sidang Dugaan Korupsi Kades Luwunggede BREBES - Ratusan warga Desa Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, kembali mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Brebes Selasa (26/10). Kedatangan warga ini untuk menghadiri sekaligus mengawal jalannya proses persidangan kasus tindak pidana korupsi, dengan terdakwa utama Kepala Desa (Kades) Luwunggede Hasmi Ananto. Hasmi diseret ke meja hijau dengan sangkaan utama me-

nyelewengkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2007-2009. Sambil menunggu dimulainya sidang, massa memanfaatkan waktunya dengan berorasi. Mereka menuntut agar hakim menjatuhkan hukuman setimpal. Selain berorasi, mereka juga membentangkan spanduk dan poster yang isinya menuntut hukum harus ditegakkan. Selain itu, mereka juga mengkritik sikap kades, serta menuntut agar Hasmi mundur dari jabatannya sebagai kades. ’’Kadesnya mundur, rakyatnya makmur! Kami warga Luwunggede menolak pemimpin arogan,” tegas Takwin yang disambut oleh warga dengan pekikan, ’’Merdeka!’’

PERTANIAN Petani Coba Varietas Padi Tadas BREBES - Perubahan iklim berdampak pada meluasnya intrusi air laut ke lahan pertanian warga. Air laut yang masuk ke pori-pori tanah turut memengaruhi kesuburan. Akibatnya, hasil panen pun mengalami penurunan. Sekelompok petani di Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, tengah menggiatkan penanaman varietas padi tadas (tahan dampak air asin) sebagai solusi atas intrusi air laut. ’’Kami tengah melakukan uji coba padi tadas di lahan pertanian seluas setengah hektare yang telah berubah menjadi asin,” tutur Ketua Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Kabupaten Brebes Mashadi Selasa (26/10). Dia mengatakan, perubahan iklim, selain membuat petani sulit menentukan musim yang mengakibatkan petani sering gagal panen, juga membuat rob serta intrusi air laut masuk ke lahan sawah. Sebagai solusi, petani mencoba menanam varietas padi tadas hasil barter dari sejumlah daerah. ’’Penanaman padi tadas telah kami lakukan lima kali dengan total luas lahan 2,5 hektare. Awalnya, memang gagal karena kadar garam tinggi di tanah.’’ (cw1)

ISMAIL FUAD/RATEG

TANAM PADI - Petani Pandansari tengah menanam varietas padi tadas untuk mengatasi lahan mereka yang mulai asin akibat perubahan iklim.

PERKETAT ATURAN Setelah lama berorasi depan PN, datang puluhan warga pendukung Hasmi. Kali ini massa pro-kades yang datang ke PN jumlahnya sedikit jika dibandingkan dengan massa yang kontra-kades. Untuk menghindari benturan antardua kubu -baik yang pro maupun kontra kades-, Polres Brebes memberlakukan peraturan ketat bagi pengunjung yang hendak mengikuti proses persidangan Hasmi. Salah satunya, warga harus bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti yang bersangkutan adalah warga Desa Luwunggede. Jika warga bisa membuktikan

identitas yang dimaksud, maka dipersilakan untuk memasuki ruang sidang, dengan sebelumnya dilakukan pengecekkan oleh petugas untuk menghindari mereka yang membawa senjata tajam ke ruang sidang. Peraturan tersebut diberlakukan untuk menghindari benturan dua kubu yang saling berseberangan, sekaligus menghadiri masuknya warga luar Luwunggede. Di antara massa yang datang ke PN ada membawa anak dan balita. Bahkan, di antara anakanak itu ada yang masih mengenakan seragam sekolah. PERIKSA SAKSI Di persidangan kali ini, Ketua Majelis Hakim Noer Ali SH

memeriksa empat saksi. Saksi tokoh masyarakat Karpadi dalam kesaksian menuturkan, sejumlah proyek tidak dilaksanakan seperti yang diajukan dalam proposal. Proyekproyek tersebut, lanjut Karpadi, seperti pengerasan jalan desa, pembangunan pagar besi balaidesa, dan lainnya. ’’Di proposal ada diajukan proyek, namun setelah dicek ke lapangan proyek ADD tersebut diketahui tak ada,” ungkap Karpadi. Sidang ini, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eman Sulaeman SH dibantu Hakim Dapo Manurung SH akan dilanjutkan kembali pekan depan, dengan agenda utama pemeriksaan saksisaksi dari warga setempat. (din)

Pangarasan-Cikamuning Rawan Longsor Susulan BANTARKAWUNG – Masih seringnya hujan lebat mengguyur Kecamatam Bantarkawung, menyebabkan wilayah ini rawan longsor, terutama di kawasan perbukitan. Salah satu lokasi yang rawan terjadinya longsor yakni ruas jalan Pengarasan-Cikamuning yang menghubungkan Desa Pengarasan menuju pusat Pemerintahan Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Ruas jalan di lokasi tersebut berada di bawah sebuah bukit dengan pepohonan yang jarang, sehingga jika terjadi intensitas hujan yang tinggi akan berpeluang terjadinya longsor. Kepala Desa (Kades) Pangarasan Ahmad Nirom mengatakan, awal tahun 2008 lalu di lokasi tersebut terjadi longsor hingga menutupi sepanjang 40 meter panjang jalan. ’’Tanah dari atas bukit longsor menutupi jalan hingga melumpuhkan aktivitas warga dari Dukuh Cikamuning maupun Desa Pangarasan menuju ke pusat kecamatan,” ungkapnya. Dia berharap, adanya penanganan di lokasi-lokasi yang rawan terjadi bencana, agar kejadian serupa tidak terulang. ’’Kami berharap, bencana serupa tidak kembali terulang,

TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

PATUT DIWASPADAI - Ruas jalan Cikamuning-Pangarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, salah satu daerah rawan terjadinya bencana longsor.

sehingga warga tidak lagi dihadapkan pada kesulitan untuk mengakses jalan menuju pusat pemerintahan. Untuk itu, kami meminta pemkab agar mau melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi yang pernah terjadi bencana.’’ Kondisi rawan longsor tersebut di benarkan oleh Camat Bantarkawung Edi Sudarmanto SIP. Menurut dia, di Kecamatan Bantarkawung sejumlah wila-

yah termasuk daerah rawan bencana longsor karena kondisi alam yang dikelilingi perbukitan. ’’Kami sendiri telah melakukan koordinasi dengan masingmasing pemerintah desa untuk meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi perubahan cuaca.’’ Pihaknya telah mengintensifkan peringatan terhadap warga. (pri)

Suherman Bantah Dalangi Kasus Kades Luwunggede BREBES - Massa prokades dalam kasus dugaan korupsi ADD kades Luwunggede menuding Suherman sebagai ’dalang’ di balik kasus ini. Anggota DPRD Fraksi PDI P Kabupaten Brebes itu disebut-sebut sebagai provokator warga untuk menuntut penahanan Kepala Desa (Kades) Luwunggede Hasmi Ananto oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. Massa bahkan menuntut Suherman untuk mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Brebes, dan meminta agar kades dibebaskan dari tahanan. Sedangkan, massa kontra-kades menuntut agar Hasmi tetap diproses secara hukum atas dugaan penyelewengkan dana ADD. Massa kontra juga menemui pimpinan DPRD Kabupaten Brebes, untuk mengklarifikasi tuduhan massa prokades kepada Suherman. ’’Tuduhan bahwa Suherman sebagai dalang kasus kades tersebut merupakan fitnah! Mereka bahkan sampai menyebut Suherman sebagai PKI. Itu adalah fitnah,” tutur Enggin (35), tokoh pemuda Desa Luwunggede Selasa (26/10). Dia menegaskan, desakan penahanan terhadap kades merupakan murni aspirasi dan keinginan warga yang menghendaki agar kades Luwunggede ditahan, karena ia diduga telah melakukan penyelewengan dana ADD. ’’Tidak ada hubungannya dengan Suherman. Justru dia (Suherman, Red) adalah putra terbaik Desa Luwunggede, sehingga dia bisa

DOK.RATEG

Suherman

menjadi anggota DPRD Brebes,” katanya. ASPIRASI WARGA Sementara, Suherman ketika ditemui Radar menyatakan, dirinya tidak menahu dengan apa yang dituduhkan massa pro-kades. Menurutnya, apa yang telah dilakukannya itu karena atas aspirasi warganya bukan karena kepentingan lain atau sengaja memprovokatori. ’’Kades Luwunggede itu diduga telah melakukan penyelewengan dana ADD sebesar Rp 124 juta pada tahun 2007 hingga 2009, dan warga sendiri sudah tahu. Lantas mengapa saya dituduh telah memprovokatori?” tegasnya. ’’Dicopot atau tidak dari jabatan anggota DPRD Brebes, itu bukan kewenangannya warga. Tapi, itu sudah ada kriteria atau peraturan perundang-undangannya sendiri,” lanjutnya. (cw1)


SAMBUNGAN

RABU 27 OKTOBER 2010

9

RADAR TEGAL

Teladani Semangat Sumpah Pemuda untuk ... dari halaman 3 memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-82. Lomba gerak jalan putra putri ini diikuti siswa dari tingkat SD/MI sampai SMA/SMK/MA. “Pelaksanaan lomba dibagi dalam dua hari. Untuk tingkat SD/MI dilaksanakan Senin (25/ 10) lalu dan SMP/MTs serta SMA/SMK/MA diadakan Sela-

sa (26/10),” ujarnya. Dijelaskan tingkat SD/MI ini diikuti 81 regu putra dan 84 regu putri. Setiap regu personilnya berjumlah 10 siswa dengan formasi 2 berbanjar. Peserta lomba tidak boleh diganti selama lomba berlangsung. “Penilaian dalam lomba ini adalah kecepatan, keseragaman, dan keutuhan regu sampai mencapai garis finish,” papar dia.

Masing-masing tingkat, lanjut Agoes, akan diambil juara terbaik dan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam dan tropi. Hadiah akan diserahkan pada saat upacara peringatan hari sumpah pemuda di alun-alun. Untuk tingkat SD/MI Putra, juara I SDN Kejambon 5, juara II Kraton 3, dan juara III Randugunting 3. Sedang Putrinya

SDN Kraton 3 juara I, Panggung 10 juara II, serta Kalinyamat Wetan 1 juara III. Tingkat SMA/MA/SMK Putra, peringkat I SMAN 3, juara II SMKN 3, dan juara III SUPM negeri. Putrinya SMKN 3 juara I, SMAN 3 juara II, dan SMK PGRI juara III. Sementara tingkat SMP/MTs hasil masih dalam proses rekap dan akan diumumkan Rabu (27/10). (*)

Bentuk Karakter Melalui Salat dari halaman 3 Salat merupakan ibadah yang mendidik berbagai hal mulai dari kedisiplinan hingga komitmen terhadap ucapan sikap dan perbuatan. Demikian disampaikan Ustad Ghusni Darodjatun MPd dalam pengajian perdana, yang diadakan Mahasiswa STMIK AMIK YMI Tegal melalui UKM Nuansa Islami Mahasiswa pada Selasa (26/

10). Ketua Panitia Tri Looke Darwanto mengatakan rencananya pengajian ini akan diadakan rutin seminggu sekali dan diikuti oleh seluruh mahasiswa STMIK AMIK YMI Tegal. “Tujuannya adalah mengisi waktu luang mahasiswa dengan kegiatan yang positif. Menambah ilmu dan ketakwaan terhadap Allah SWT dan mempertebal keimanan serta mem-

pererat ukhuwah Islamiah di kalangan mahasiswa dan civitas akademika STMIK AMIK YMI pada umumnya,” katanya. Kegiatan ini, lanjutnya, juga dimaksudkan untuk mengasah empati mahasiswa terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain. Utamanya yang berada di lingkungan sekitarnya. Sebab di penghujung acara dilanjutkan dengan mengunjungi dan memberikan tali asih

kepada salah satu panti asuhan yang ada di wilayah Tegal. Menurut Ustadz Ghusni, kepercayaan akan adanya fitrah yang baik pada diri manusia akan mempengaruhi implikasi-implikasi penerapan metode-metode yang seharusnya diterapkan dalam proses belajar mengajar. “Dengan salat, orang otomatis akan membiasakan berperilaku terpuji” ujarnya. (adi)

TBT Tahap II Terlambat Lagi dari halaman 3 Imbasnya, hasil pekerjaan jelek atau tak sesuai bestek,” kata Sutari. Di tempat sama, Anggota Komisi I H Harun Abdi Manap mengungkapkan selain masalah pekerjaan proyek tahap II, pihaknya juga minta Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) juga meminta rekanan TBT tahap I yang menghabiskan anggaran Rp 3 miliar lebih untuk melakukan perbaikan. Sebab banyak bangunan yang rusak dan rekanan harus bertanggungjawab.

“Kami minta Disporabudpar secepatnya melayangkan surat kepada rekanan tahap 1, untuk melakukan perbaikan bangunan yang rusak. Karena kerusakan terjadi saat masih masalah pemeliharaan, sehingga rekanan harus bertanggungjawab,” ungkap Harun. Pelaksana PT Bangun Pola Usaha Nusantara Budi mengakui kalau realisasi pekerjaan proyek TBT tahap II sampai minggu ini masih terlambat, namun pihaknya optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Sesuai kontrak kerja, pembangunan TBT tahap 2 yang menghabiskan anggaran seki-

tar Rp 1,4 miliar mulai pada tanggal 24 September dan akan berakhir pada tanggal 22 Desember 2010. Waktu yang tersisa akan dimanfaatkan semaksimal mungkin, agar pekerjaan bisa selesai sebelum tanggal 22 Desember 2010. “Untuk mengejar keterlambatan realisasi pekerjaan, kami akan melakukan saran dari DPRD. Yakni, menambah naker dan jam kerja. Sehingga pekerjaan bisa dikejar, tapi kami usahakan bisa selesai sebelum masa kontrak berakhir,” ujarnya. Kepala Disporabudpar HM Wahyudi menyatakan pihak-

nya akan lebih maksimal dalam proses pengawasan di lapangan, agar rekanan bisa terpacu untuk memaksimalkan kerja. Sehingga keterlambatan realisasi pada minggu ini bisa dikejar, melalui langkah dan trobosan rekanan. Baik berupa penambahan naker ataupun jam kerja, sehingga ditargetkan sebelum masa kontrak berakhir pekerjaan tahap kedua sudah selesai. “Soal perbaikan proyek TBT tahap I, kami sudah melayangkan ke rekanan. Dan secara prinsip mereka telah menyanggupi, sehingga pelaksanaannya,” papar Wahyudi. (hun)

pola dari Inggris, Eropa, dan Jepang. Jadi tak heran bila anak usia dini di sana sudah merasakan program pendidikan yang cukup bagus. Dara jebolan Universitas Yeon Hi Dong Kota Incheon itu mengakui pola pengajaran PAUD di Indonesia sudah bagus meski masih banyak kekurangan. Di sinilah yang mendorongnya untuk melakukan pola pelatihan pada seluruh pengajar PAUD setiap hari secara bergilir hingga Desember nanti. Dari pengakuannya ada sekitar 20 PAUD yang ada di metropolis telah dibinanya dengan pola pembelajaran yang lebih berbobot.

Ini diakui oleh pengelola PAUD Sakila Kerti, di mana pola pembelajaran untuk memacu ketrampilan anak dan melatih kepekaan anak sudah saatnya diberlakukan. Dia mengambil contoh sebelumnya pola pembelajaran pada anak langsung mengarah pada pengenalan benda tanpa mencoba menggugah ketrampilan sang anak, bahwa benda tersebut bisa dibentuk menjadi alat permainan edukatif. “Di sinilah pola melatih kepekaan anak yang perlu dikembangkan agar ke depan sang anak lebih punya daya saing dengan negara lain,” ujarnya. (hermas purwadi)

Gugah Kreativitas dari halaman 3 Lembaga ini, menurutnya, didirikan pada tahun 1991 sebagai lembaga Pemerintah Korea yang berada di bawah wewenang Departermen Luar Negeri dan Perdagangan Korea. “Lembaga ini menerapkan dan mengatur program bantuan dana dan kerjasama teknis dari Pemerintah Korea kepada negara berkembang. Untuk mencapai tujuannya sebagai lembaga donor di negara berkembang, satu di antaranya melalui program Korea Overseas Volunteers (KOV),” terangnya dengan logat bahasa Indonesia yang nyaris sempurna.

Dia juga menyatakan untuk meningkatkan efektivitas program KOV di Indonesia, KOICA memfokuskan bidang keahlian tenaga KOV pada beberapa bidang. “Bidang tersebut adalah Pendidikan komputer, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Bahasa Korea, Rural Development, Pertanian, dan Tae Kwon Do,” ujarnya. Di PAUD Sakila Kerti, dia mencoba memperkenalkan metode pengajaran anak usia dini yang saat ini diperlakukan di Korea Selatan. Dia mengakui pendidik PAUD di negaranya sudah mendapatkan pola pembelajaran dengan mengadopsi

Poltek HB Wisuda 372 Mahasiswa dari halaman 3 menjelaskan di usianya yang relatif masih muda kurun waktu 8 tahun, wisuda ke-VI ini menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dan membanggakan. Di mana penyelenggaraan pendidikan Poltek HB Tegal tercapai lulus tepat waktu. Wisudawan kali ini telah menambah jumlah akumulasi lulusan atau alumni yang hingga kini mencapai 1.050 mahasiswa. ‘’Kami menyampaikan apresiasi penghargaan kepada Direktur dan segenap civitas akademika dalam mengemban tugas mulia ini,’’ ungkapnya. Yaitu mendidik dan mentransfer ilmu dari berbagai macam kompetensi sehingga sebagian besar alumni telah terserap di berbagai lahan dunia usaha dan industri. Juga pada lembaga keuangan perbankan, pendidikan, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS). Demikian halnya untuk lulusan Prodi Kebidanan, prosentasenya paling banyak terserap pada laha pekerjaan meski di dahului melalui program magang di rumah sakit, bidan prakter swas-

ta (BPS), puskesmas, dan lainnya sebagai tenaga PTT. Baik di wilayah Tegal dan sekitarnya, bahkan ada juga yang terdapat di DKI Jakarta serta daerah asal mahasiswa di Sumatera dan Kalimantan. Begitu juga untuk lulusan Teknik Listrik sebanyak dua angkatan, hampir seluruhnya telah bekerja. Karena mereka sebagai tenaga ahli Teknik Kelistrikan. Sedangkan untuk lulusan D3 Konsengtrasi Teknik Komputer Jaringan, pada angkatan kedua ini sebagian besar berasal dari tenaga pendidik komputer, Tata Usaha, dan Pustakawan, dari berbagai sekolah tingkat SLTP, SMA dan SMK atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan di wilayah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes dan Pemalang. Pihaknya berharap wisudawan bisa memberikan kiprahnya di tengah masyarakat dan menjaga nama baik almamater. Yaitu dengan tetap mengedepankan nilai moral etika dan iman takwa. Terpisah Ketua Panitia Wisuda ke-VI Poltek HB Tegal Erwadi SKom menyebutkan dalam

wisuda kali ini akan dilaksanakan juga penandatanganan MoU dengan Harian Pagi Radar Tegal terkait pendidikan. Pada kesempatan ini diberikan juga penghargaan kepada mahasiswa terbaik masing-masing prodi dan penyerahan beasiswa. Politeknik HB Tegal yang berlokasi di Jl Dewi Sartika 71 ini memiliki visi mewujudkan sumber daya manusia yang bermutu, mandiri, dan profesional yang memiliki keunggulan kompetitif dengan tidak mengesampingkan nilai dasar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi dengan iman dan takwa.

Sementara misi yang dijalankan di antaranya melaksanakan tugas dan fungsi pokok pendidikan tinggi sesuai standar. Melakukan kegiatan pengembangan akademisi dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Melaksanakan tugas fungsi pokok pengembangan pendidikan. Selain itu juga menjalin kerjasama yang relevan di bidang IPTEK. Mengikuti perkembangan dunia kesehatan dan kemajuan IPTEK. Menciptakan kondisi iklim kampus yang dinamis religius bertakwa kepada Tuhan, rukun penuh kedamaian dan berbudaya. (ela)

Pengetatan Parkir Harus Permanen dari halaman 3 “Kalau langkah ini terus dilakukan, kami yakin pelaku pencurian kenadaran akan berpikir kalau akan beraksi di kawasan balaikota. Sebab semua kendaraan yang akan keluar harus menunjukan STNK, tapi petugas harus jeli. Utamanya soal kecocokan STNK dengan kendaraan yang digunakan,” kata Nursholeh. Menurut Nursholeh, agar proses pemeriksaan tak mengganggu arus lalu lintas, maka Kesbangpolinmas maupun Sat-

pol PP harus menyiapkan tempat pemeriksaan. Sehingga pemeriksaan STNK sepeda motor tidak di jalam, tapi di tempat yang telah disiapkan. Selain itu penambahan petugas, sehingga tidak sampai terjadi antrian yang cukup panjang. “Agar tidak berhenti di tengah jalan, karena hal-hal teknis. Saat ini kami minta Kesbangpolinmas ataupun Satpol PP harus memikirkan teknisnya secara matang. Bukan seperti saat ini, yang terkesan bersifat reaktif,” tuturnya. Kasi Linmas Kesbangpolin-

mas Soni Sontani sebelumnya menyatakan pengetatan parkir di Balaikota merupakan perintah Wali Kota langsung. Karena adanya sepeda motor Honda Vario milik staf atau Pegawai Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) yang hilang. Sehingga semua kendaran yang akan keluar, baik sepeda motor atau mobil tanpa terkecuali harus menunjukan STNK. Sehingga hal ini bisa mempersempit gerak pelaku pencurian, untuk beraksi di Komplekn Balaikota. (hun)

400-an Lulusan SMK Diseleksi dari halaman 3 jelasnya, sangat mendukung pelaksanaan tes untuk menyaring lulusan-lulusan yang ada sehingga bisa terserap dengan baik sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Pihaknya juga berpesan agar para lulusan yang ikut dalam seleksi atau tes dan berhasil diterima agar bisa bekerja secara profesional. Selain menangkap peluang kerja di dalam negeri, pihaknya meminta agar para guru atau pembimbing di SMK untuk memberikan tambahan bahas asing agar lulusan yang ada bisa bekrja hingga ke luar negeri. Pasalnya, peluang kerja di luar negeri juga terbuka lebar, tetapi umumnya terkendala dengan bahasa sehingga harus disikapi dan disiasati agar lulusan yang ada bisa memiliki

kemampuan berbahasa asing, minimal Bahasa Inggris. “Kami sangat mendukung seleksi ini karena bisa menyerap lulusan yang ada agar bisa segera bekerja sesuai keahlian yang dimiliki,” katanya. Sofyan, perwakilan dari Pt Showa Indonesia MFG menuturkan, seleksi kali ini dibagi dalam dua tahap yaitu tertulis dan fisik yang terdiri dari dua gelombang. Selanjutnya, dilakukan interview atau wawancara yang dilakukan di tempat yang sama dan hasilnya juga langsung diumumkan. Untuk medical check up, rencananya akan dilakukan Kamis (28/10) dan disusul dengan pengumpulan dokumen dari masing-masing calon tenaga kerja. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, akan mulai bekerja tanggal 8 November. Seleksi yang dilakukan seka-

rang, jelasnya, masih menerapkan pola yang lama. Tetapi, di akhir tahun 2010 atau awal 2011 pada tes perekrutan selanjutnya, bisa saja diterapkan pola berbeda. Cara tersebut di antaranya memanfaatkan masa training menjadi bagian dari tahapan seleksi selama 15 hari. Langkah tersebut tidak lain untuk bisa mendapatkan lulusan yang berkualitas sehingga bisa bekerja secara maksimal. Pemilihan Kota Tegal sebagai lokasi tes dikarenakan jumlah lulusan yang ada cukup tinggi dan memiliki kualitas yang cukup baik sehingga bisa segera diserap dan terjun ke dunia kerja secara langsung. “Untuk lulusan lainnya, tidak perlu cemas karena masih banyak peluang yang bisa diambil dalam seleksi-seleksi selanjutnya,” tukasnya. (gun)

Bolos, PNS Bisa Dipecat dari halaman 3 dalam 1 tahun berjalan diantaranya 5 hari kerja hukumannya berupa teguran lisan. Kemudian 6 sampai dengan 10 hari kerja hukumannya teguran tertulis. 11 hingga 15 hari kerja hukumannya pernyataan tidak puas secara tertulis. 16-20 hari kerja ancamannya penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun. Selanjutnya mangkir 21-25 hari kerja hukumannya penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun. 26 sampai 30 hari kerja diberi hukuman penurunan pangkat setingkat selama 1

tahun. 31-35 hari kerja diancam hukuman penurunan pangkat setingkat selama 3 tahun. 36 hingga 40 hari kerja mangkir dihukum pemindahan dalam rangka penurunan jabatan. 4145 hari kerja dihukum pembebasan dari jabatan dan 46 hari kerja atau lebih ditindak dengan hukuman pemberhentian dengan hormat atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS. Sementara saat membacakan sambutan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, Asisten Pemerintahan dan Adminstrasi Yuswo waluyo mengatakan, bahwa semakin cerdasnya masyarakat maka

kian tinggi pula tuntutan akan peningkatan kinerja aparatur pemerintah. Dalam hal pelayanan masyarakat terutama masalah kedisiplinan. “Wali kota berharap dengan diubahnya PP No. 30 tahun 1980 yang sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi pada saat ini menjadi PP No. 53 tahun 2010. Image negatif yang selama ini melekat pada PNS akan berkurang. Bila setelah ini masing-masing SKPD menerapkan dengan benar. Karena dalam aturan yang baru ini mengatur lebih tegas tentang disiplin PNS,” urai dia. (adi)

DALAM KESENDIRIAN, DERITA SUKINEM MAKIN BERTAMBAH Perjalanan hidup Sukinem sebagai seorang single parent memang tidak mudah. Pasca bercerai 5 tahun lalu dengan suaminya, wanita berusia 50 tahun itu merasakan hidupnya sudah tidak sesempurna dulu lagi. Apalagi, dalam 3 tahun terakhir ini, ia diuji dengan terserang penyakit yang biasanya menyerang orang seusianya yakni Hipertensi atau yang akrab disebut dengan tekanan darah tinggi. “Tiga tahun lalu, saya terserang darah tinggi sehingga kepala saya sering pusing. Mungkin selain karena faktor keturunan, pikiran juga ikut jadi pengaruh. Karena saya hidup sendiri, jadi mau tidak mau saya harus mandiri untuk mencukupi kebutuhan saya dan anak-anak. Saya rasa hal itulah yang membuat saya jadi banyak pikiran,” terang ibu dari dua anak ini. Pengaruh pikiran dan stres memang diyakini sebagai salah satu penyebab naiknya tekanan darah. Berbagai cara telah dilakukan oleh Sukinem untuk mengobati sakit yang dideritanya itu. Mulai dari pengobatan tradisional dengan daun alpukat sampai dengan pergi ke dokter. Namun pengobatan yang dijalaninya itu belum memuaskan. Sekitar 3 bulan yang lalu, warga jalan Kranggan Tembus Pring Surat ini mengetahui tentang Gentong Mas. Lalu ia pun membelinya. “Saya tertarik dengan apa yang ditawarkan oleh Gentong Mas. Dari yang saya baca, banyak yang

tekanan darahnya menjadi normal setelah minum Gentong Mas.” Jelas wanita yang bekerja sebagai pedagang ini. Setelah mengkonsumsi Gentong Mas sebanyak dua kotak, Sukinem pun merasa kesehatannya semakin baik. Pikirannya sekarang terasa lebih ringan dan santai, dan tekanan darahnya berangsur-angsur normal. “Gentong Mas ini selain murah

harganya murah juga tanpa efek samping. Jadi saya menyarankan siapa saja yang memiliki penyakit seperti saya, cobalah minum Gentong Mas. Saya telah merasakan manfaatnya, sekarang giliran Anda yang membuktikannya!” Pungkas Sukinem dengan wajah cerah dan penuh semangat. Gentong Mas adalah suplemen kesehatan yang sangat bermanfaat

dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari herbal alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan Gentong Mas seperti Potasium dan Arginine berfungsi sebagai anti hipertensi. Gentong Mas juga mengandung Omega 3 dan 6 yang baik untuk mengurangi hipertensi. Selain itu, ada kandungan Niacin dan Riboflavin dalam Gentong Mas dapat memperlancar metabolisme yang berguna untuk menormalisir tekanan darah. Selain itu Gentong Mas juga mengandung Ascorbic Acid yang efektif meningkatkan daya tahan tubuh. Kini semakin banyak masyarakat yang semakin percaya pada suplemen-suplemen makanan herbal. Sehingga, penjualan Gentong Mas kian hari kian meningkat secara signifikan. Gentong Mas dibuat dari bahan murni pilihan dan diproses alami tanpa campuran bahan kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentong mas.com. Bagi anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek / toko obat terdekat atau hubungi : Tegal:081990879809, Brebes: 081225099282, Pekalongan: 028 58175543

Habis Tiga Kotak, ASI-nya Menjadi Normal Usai melahirkan anaknya beberapa waktu yang lalu, ibu satu orang anak ini tidak bisa memberikan air susu ibu (ASI) yang normal untuk bayinya itu. Apa pasalnya? ASI-nya ternyata tidak bisa keluar. Maka, wanita yang bernama Purwaningsih ini pun berobat ke dokter. Setelah diberi obat, ASI-nya memang bisa keluar tetapi warnanya bening. Tentu saja ini tetap tak normal. Kebetulan, suaminya ingat pada New Mandala 525. Maka, ibu rumah tangga berusia 25 tahun ini pun meminum kedelai bubuk instan itu secara rutin, dua kali dalam sehari. Hasilnya? “Baru habis tiga

kotak, ASI saya sudah normal, berwarna putih,” ungkap wanita yang akrab disapa Naning ini saat ditemui di hari terakhir tahun 2009 yang lalu. Selain itu, ternyata ada bonus yang didapat alumnus Diploma 3 Informatika dari Prisma Professional, Surabaya, ini. Apa itu? Sejak remaja, akibat tekanan darahnya yang sering rendah, ia kerap menderita vertigo. “Kalau sudah kambuh, penglihatan seperti berputarputar, dan seharian saya tidak bisa apa-apa,” tuturnya. “Sekarang, akibat stamina meningkat, vertigo itu tidak kambuhkambuh lagi,” imbuh penduduk Kelurahan Mulung, Kecamat-

an Driyorejo, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, ini. Wanita hamil diharapkan selalu bisa memelihara kesehatannya supaya ia tetap fit. Dan untuk selalu fit, asupan gizi ke dalam tubuh mesti selalu terjaga. Sebab, bila tidak, hal itu bisa memberikan dampak yang negatif bagi seseorang sehingga ia akan mudah terserang oleh berbagai penyakit. Penyakit akan timbul apabila metabolisme tubuh tak lagi normal. Untuk itu, salah satu fungsi isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme tubuh yang terganggu itu, sehingga

penyerapan zat-zat gizi akan diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran sisa-sisa makanan yang ber-

langsung di dalam tubuh. Dan bila sudah terjadi toksifikasi atau peracunan dalam tubuh, kandungan karoten yang terdapat pada kacang kedelai akan menetralisasinya kembali secara bertahap. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mudah mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, selain kadar protein serta asam lemak tak jenuh kedelai yang sangat tinggi, isoflavonnya berperan besaar dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatan, termasuk menjaga pola berpikir, mengatur waktu untuk

beristirahat atau relaksasi, serta menjaga pola makan. Bubuk kacang kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawa-senyawa itu mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya yang nyata dan produknya yang diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat

masa kini untuk beralih ke bahan-bahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Dan bila ingin mendapatkannya, hubungi apotek/toko obat terkemuka di kota Anda, atau lewat telepon berikut ini. Distributor Jateng: 02470231987 / 081382600344. Tegal: 0283-3302323 / 08156556362. Brebes: 0283-3302323 / 08122255523. Pemalang: 0284-5800685 / 08157708854. Pekalongan: 02857983080 / 085226849284 DINKES: PIRT No. 815320503590


ALL SPORTS

12

RABU 27 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

1 Napoli v AC Milan 2

SEPAKPOJOK Sam Allardyce

Blackburn Dibeli Perusahaan India BLACKBURN - Satu lagi klub Premier League dicaplok investor asing. Blackburn Rovers dikabarkan telah dijual kepada perusahaan India Venky’s. Jika tidak ada aral, sebagaimana diumumkan Blackburn, takeover akan diresmikan bulan depan. “Serangkaian pertemuan, termasuk pembicaraan dengan otoritas Premier League, sudah dilangsungkan sesuai prosedur. Kedua pihak sudah sepakat apabila segalanya akan selesai November,” kata Chairman Blackburn John Williams di situs resmi klub kemarin (26/10). Dari Venky’s, Direktur Pelaksana Venkatesh Rao menyebut deal 46 juta pounds atau sekitar Rp 641 miliar telah disepakati dengan pemilik lama Blackburn, Jack Walker Trust alias ahli waris dari Jack Walker. “Perhitungan kami, dalam sepuluh hari ke depan, segala urusan formalitas tuntas,” terang Rao. Venky’s, sebuah perusahaan di bidang pakan ternak dan farmasi yang berdiri pada 1976 itu, beruntung bisa mendapatkan Blackburn. Sebab, sejak The Rovers mengumukan dalam status dijual dua tahun lalu, dua pebisnis India sudah mendekat. Tapi, baik Saurin Shah dan Ahsan Ali Syed sama-sama gagal mencapai deal. Pergantian pemilik diharapkan mampu mengembalikan reputasi Blackburn sebagai klub yang pernah memenangi Premier League 15 tahun lalu. Kondisi kontras dengan saat ini mengingat tim asuhan Sam Allardyce itu masih terseok-seok di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-17. Dari sembilan laga, El Hadji Diouf dkk hanya mengoleksi sembilan poin. (dns)

Tak Rumit, Tapi Penuh Intrik PENETAPAN tuan rumah Piala Dunia tinggal lima pekan. Proses pemilihan pun sudah memasuki fase-fase krusial. Bagaimana proses pemilihan keseluruhannya berjalan, dan siapa yang berpeluang menang ? Publik Rusia sedang bingung. Perdana menteri mereka, Vladimir Putin, menyatakan enggan menghadiri voting pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 yang dihelat FIFA di Zurich, 2 Desember mendatang. Kabarnya, mantan anggota badan intelijen Rusia (KGB) itu hanya akan datang jika dia yakin Rusia punya kans kuat untuk menang. Lalu, apa artinya penolakan Putin ? “Sebagai mantan anggota intelijen, dia sudah menganalisa kans kami memenangkan bidding host. Dia juga akan memberitahukan hasilnya kepada kami,” ungkap seorang anggota federasi sepak bola Rusia. “So, mari kita lihat perdana menteri. Kalau dia tidak berangkat ke Swiss, maka kami memang tidak punya kans,” lanjutnya. Wajar kalau publik Rusia harap-harap cemas. Sebab, proses bidding tuan rumah Piala Dunia sudah memasuki fase penting. FIFA sudah menyelesaikan inspeksi ke sembilan negara yang mengajukan diri. Committee executive kini menggodok hasil inspeksi, yang menjadi dasar pemilihan tuan rumah. Saat ini, tinggal sembilan pihak yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah untuk kedua edisi Piala Dunia itu. Inggris, Rusia, Portugal dan Spanyol, serta Belanda dan Belgia berharap jadi host edisi 2018. Sedangkan empat tahun berikutnya, tuan rumah diperebutkan Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, Qatar, dan Korea Selatan. Proses penentuan tuan rumah sendiri sudah melalui proses yang panjang, meskipun sebenarnya cukup simpel. Semuanya diawali saat FIFA mengirim undangan buat seluruh anggotanya untuk mencalonkan diri sebagai host, 15 Januari 2009 silam. Di situ tercantum sejumlah syarat minimal yang harus dipenuhi calon pendaftar. Syarat tersebut juga relatif gampang dipenuhi. Antara lain memiliki 12 stadion standar internasional yang mampu menampung 40 ribu penonton untuk fase grup, dan 80 ribu penonton untuk pembukaan dan final. Selain itu, harus punya infrastruktur penunjang serta dukungan penuh dari pemerintahnya. Asal bisa memenuhi syarat-syarat administrasi tersebut, FIFA bakal menetapkan mereka sebagai bidder resmi tuan rumah Piala Dunia. Selanjutnya, anggota executive committee akan melakukan inspeksi ke masing-masing bidder selama empat hari. Executive committee yang berjumlah 24 orang itu pula yang pada 2 Desember mendatang punya suara untuk menentukan tuan rumah. Sesimpel itu? Sebenarnya tidak. Dalam menentukan host, FIFA sejatinya masih harus mempertimbangkan sejumlah faktor. Antara lain kebijakan rotasi jatah benua yang dicanangkan pada 2006 silam. Faktanya, rotasi hanya dipakai dalam penentuan host Piala Dunia 2010 dan 2014, yang akhirnya dihelat di Afrika Selatan dan Brazil. “Sistem rotasi benua sudah dievaluasi pada pertengahan 2007, dan kini kami menggunakan kebijakan baru,” jelas Jerome Valcke, sekjen FIFA. “Kini tuan rumah tidak dijatah ke benua tertentu, tapi kebalikannya. Ada benua tertentu yang tidak boleh ikut dalam pencalonan,” paparnya. Alhasil, dalam bidding edisi 2018 konfederasi Afrika dan Conmebol dilarang ikut mencalonkan diri. Sebab, Afrika sudah menghelat Piala Dunia 2010, dan Conmebol sudah ikut bidding edisi 2014. Negaranegara Oseania juga tidak boleh ikut untuk edisi 2022. Menurut Valcke, itu sudah sesuai dengan statuta FIFA pasal 76. “FIFA juga tidak akan menunjuk negara dari benua yang sama dengan negara yang terpilih untuk edisi 2018. Semua negara nonEropa sudah menarik diri dari pencalonan tuan rumah 2018, sehingga otomatis jatahnya akan jatuh pada Amerika Serikat atau salah satu negara Asia,” paparnya. Sejauh ini, sejatinya Inggris yang peluangnya paling besar untuk memenangkan bidding edisi 2018. Dari segi stadion dan seluruh infrastruktur pendukung, tuan rumah Euro 1996 itu sudah sangat teratur. Ketersediaan hotel serta sarana transportasi tidak perlu diragukan lagi. Mereka juga punya belasan stadion berstandar Piala Dunia yang sudah established. Ini selangkah lebih maju daripada Rusia yang sejumlah stadionnya masih dalam tahap pembangunan. Sayang, negeri itu belum bisa menyelesaikan masalah hooligan. Peluang Rusia juga besar, mengingat Putin menjanjikan berbagai fasilitas buat pemain. Antara lain, bebas visa bagi para pemain serta ofisial timnas peserta Piala Dunia. Nilai minusnya, negeri Beruang Merah belum banyak memikirkan kenyamanan dan fasilitas buat calon penonton. Tidak heran kalau keduanya berupaya saling menjegal. Pekan lalu, ketua tim bidding Rusia Alexei Sorokin menyebut London sebagai kota dengan angka kriminal sangat tinggi, di mana budaya mabuk banyak diadopsi anak-anak remaja. Kubu Inggris pun mencak-mencak dan melaporkan aksi Rusia tersebut kepada FIFA. Kebetulan, hari ini semua negara yang mencalonkan diri berkumpul di Zurich untuk mempresentasikan program bidding mereka. “Saya pikir, ucapan saya pekan lalu tidak butuh permintaan maaf. Saya yakin Inggris salah mengartikan ucapan tersebut,” kata Sorokin tenang. “Saya juga merasa heran dengan laporan Inggris ke FIFA. Kenapa baru dilakukan sekarang, ketika kita berkumpul. Kenapa bukan pekan lalu setelah ucapan itu terdengar. Apakah ini upaya untuk mempengaruhi para petinggi FIFA?,” lanjut dia. (na/ko)

HAPUS MITOS NAPLES - AC Milan berhasil membawa pulang tiga angka dari San Paolo, markas Napoli, kemarin dini hari. Tim berjuluk Rossoneri itu mengalahkan tuan rumah Napoli 2-1 (1-0) pada giornata (pekan) kedelapan Serie A Liga Italia. Suntikan tiga angka yang membuat Milan menggusur rival sekotanya Inter Milan dari posisi kedua dengan 17 poin. Mereka juga sekarang hanya tertinggal dua poin di belakang Lazio yang berstatus capolista alias penguasa klasemen sementara. Reaksi positif setelah kalah 0-2 dari Real Madrid di Liga Champions. “Kami telah mengemas 17 poin, dan kami selalu menang dalam empat laga terakhir (Serie A), kami hanya terpeleset di Madrid,” jelas Massimiliano Allegri, pelatih Milan. Bukan hanya itu, kemenangan atas Napoli juga sekaligus mematahkan rekor tidak pernah menang di San Paolo yang bertahan lebih dari 12 tahun. Selama ini stadion itu dikenal angker bagi Milan, kali terakhir menang pada 4 Januari 1998. “Kami menyadari tidak akan mudah melawan Napoli. Kami juga tahu bahwa harus bermain bagus untuk menang. Milan memang pantas menang. Kami punya banyak peluang untuk mengakhiri laga lebih cepat,” ujar pelatih berusia 43 tahun itu. Milan mengawali laga dengan sulit. Mereka harus menarik keluar bek kiri Luca Antonini karena cedera akibat bertabrakan dengan Cristian Maggio di menit ke-12. Terpaksa Allegri memainkan bek kanan gaek Massimo Oddo untuk kali pertama musim ini. Ternyata masuknya Oddo memberikan pengaruh besar. Terbukti, dia mencatat dua assist untuk gol Milan yang diceploskan Robinho pada menit ke-22 dan gol Zlatan Ibrahimovic (71'). Gol Napoli diceploskan Ezequiel Lavezzi (78'). Milan sejatinya diuntungkan dengan unggul satu pemain pada babak kedua setelah Michele Pazienza diusir keluar lapangan di menit ke-45. Tapi, justru permainan Partenopei -julukan Na-

poli- semakin garang ketika hanya sepuluh orang. “Kami sangat berrisiko mengakhiri laga dengan skor imbang, padahal hanya melawan sepuluh pemain. Seharusnya tim seperti kami tidak boleh melakukan hal seperti itu. Kami harus segera mengakhiri laga,” jelas mantan pelatih Cagliari itu. Senada dengan Allegri, pelatih Napoli Walter Mazzarri juga menilai timnya bermain lebih baik saat Pazienza keluar. “Ironis, kami bermain lebih baik saat hanya sepuluh orang, tapi saya lebih memilih bermain dengan 11 orang,” kata Mazzarri. Menurut Mazzarri, kekalahan dari Milan itu terjadi karena pemainnya tegang. Akibatnya, mereka tidak bermain seperti biasanya. “Kami harus belajar lagi untuk menghadapi tim papan atas seperti Milan,” ujar tactician berusia 49 tahun itu. Robinho sangat senang dengan performanya pada laga kemarin dini hari. Apalagi, dia mencetak gol pembuka. Dengan begitu, dia telah mencetak dua gol bagi Milan pada awal musim ini. Robinho menjadi starter karena Ronaldinho cedera. Allegri memainkan Robinho sebagai penyerang lubang di belakang Ibrahimovic dan Alexandre Pato. “Saya sangat senang memiliki peluang bermain sebagai starter,” ujar Robinho. (ham)

Paul si Gurita Tutup Usia PIALA Dunia 2010 lalu dihebohkan oleh aksi Paul, gurita penghuni akuarium di Oberhausen, Jerman, yang selalu tepat meramalkan pemenang laga. Aksi unik itu tak dapat dinikmati lagi, lantaran Paul mati Senin malam lalu. Staf Oberhausen Sea Life Center terkejut ketika menjalankan tugas rutinnya Selasa pagi lalu. Ketika hendak memberi makan Paul si Gurita, moluska malang itu ternyata sudah tak bernyawa. Hewan yang turut meramaikan helatan Piala Dunia 2010 itu diperkirakan mati karena sebab alami. “Manajemen, dan juga seluruh staf Oberhausen Sea Life sangat sedih oleh kematian Paul. Dia, sebagaimana semua penghuni akuarium ini, sudah seperti keluarga bagi kami,” kata Stefan Porwoll, manajer akuarium. “Sukses dia menebak pemenang laga telah membuat namanya lebih besar dari Piala Dunia itu sendiri,” lanjutnya. Menurut Porwoll, kematian Porwoll memang heboh. Tapi tidak terlalu mengejutkan. Sebab, umur moluska memang tidak panjang, hanya sekitar tiga sampai empat tahun. Usia Paul sendiri hampir tiga tahun. Dia lahir Januari 2008 lalu di Weymouth, Inggris. “Penyebabnya murni usia yang sudah tua untuk ukuran gurita,” jelas Porwoll. “Staf kami yang mendedikasikan diri

untuk dia sudah memberikan perawatan standar tinggi,” imbuh Porwoll. Nama Paul sebagai peramal melejit setelah membukukan rekor seratus persen benar saat menebak pemenang laga yang melibatkan Jerman di fase grup. Termasuk, saat dia meramal Philipp Lahm dkk bakal bertekuk lutut kepada Serbia di laga kedua Grup D. Dua laga lainnya, melawan Australia dan Ghana, yang berakhir dengan kemenangan Die Mannschaft -sebutan Jerman- juga ditebak dengan benar. Metode ramalan Paul cukup unik. Staf akuarium memasukkan dua jenis makanan yang berbeda di kotak kaca bening. Masing-masing kotak diberi bendera tim yang bakal berlaga. Makanan mana yang dipilih Paul bakal memenangkan pertandingan. Ini murni kebetulan karena Paul buta warna, dan jelas tidak tahu bendera negara mana yang menempel di kotak makanannya. Selama Piala Dunia, Paul membukukan rekor seratus persen benar. Dia meramalkan Die Mannschaft kalah dari Spanyol di semifinal. Berdasarkan tebakannya, Spanyol juga bakal menjadi juara. Akibatnya, sikap publik padanya terbelah. Publik Spanyol memuji dia habis-habisan, Sementara publik dari negeri yang diramalkan kalah banyak yang murka. (na)

Massimo Oddo

Dominasi Nominasi Ballon d’Or ZURICH - Sukses merebut Piala Dunia 2010 mengantar penggawa Spanyol meraih aneka penghargaan. Kini, salah satu dari mereka punya kans kuat untuk merebut FIFA Ballon d’Or Award, alias gelar pemain terbaik FIFA 2010. Tak tanggung-tanggung, ada tujuh penggawa La Furia Roja -sebutan Spanyol- yang masuk nominasi peraih award bergengsi tersebut. Tujuh pilar Spanyol tersebut antara lain kuartet Barcelona Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Carles Puyol, dan David Villa. Penggawa Real Madrid Xabi Alonso dan Iker Casillas juga dinominasikan. Yang sedikit mengejutkan, Cesc Fabregas yang tidak masuk jajaran starter di Afrika Selatan juga termasuk dalam list nomine yang berisi 23 pemain tersebut. Selain itu, dalam daftar nomine juga terdapat nama pemain terbaik Piala Dunia 2010 Diego Forlan (Uruguay), duet gelandang Belanda Wesley Sneijder dan Arjen Robben, dan kiper Brazil Julio Cesar. Jerman yang mengunci posisi ketiga menyumbang lima pemain. Pemenang edisi 2009 (saat masih

bernama Ballon d’Or) Lionel Messi juga masih masuk nominasi. Kendati mendominasi list nomine, bukan pemain Spanyol yang paling difavoritkan untuk merebut Ballon d’Or. Justru playmaker Belanda Wesley Sneijder yang banyak dijagokan para pengamat sepak bola. Mereka menganggap kotribusi Sneijder untuk membawa Oranje -julukan Belanda- ke tangga runner up lebih besar. Selain itu, dia juga bersinar di level klub, dengan membawa Inter Milan merengkuh treble winners. “Terpisah dari kualitas individu pemain yang kami miliki, Piala Dunia adalah saat di mana sebuah tim harus dinilai sebagai satu kesatuan,” ucap Vicente del Bosque, pelatih Spanyol. “Tapi karena kami sudah memenangkan turnamen ini, saya pikir gelar pemain terbaik lebih pantas diberikan kepada pemain Spanyol,” lanjutnya. Hanya saja, eks pelatih Real Madrid itu menolak menyebut pemain mana yang dianggapnya paling pantas merebut Ballon d’Or. “Kami punya generasi emas dengan gaya

permainan istimewa. Mereka sudah memberikan kemampuan terbaik kepada tim, dan bekerja keras mengatasi semua tantangan di Piala Dunia,” tambah Del Bosque. Sneijder sendiri menyatakan tidak tertarik berbicara soal award. Baginya, memenangkan gelar bersama Inter jauh lebih penting daripada meraih gelar individu. “Saya tidak sedang merendah. Tapi terus terang saja, saya tidak terlalu memikirkan siapa yang bakal menang Ballon d’Or,” terang Sneijder. “Memang, award individu bakal menjadi pencapaian tertinggi dalam karir saya. Tapi saat ini saya hanya fokus bermain untuk Inter,” papar Sneijder. “Klub ini punya peluang untuk mengulang sukses musim lalu, yakni merebut tiga gelar. Kami juga berambisi memenangkan Piala Dunia Antarklub,” tegasnya. Mulai tahun ini, penghargaan pemain terbaik FIFA digabungkan dengan Ballon d’Or. Merjer itu dilakukan lantaran banyak pemain hebat dunia yang tidak bisa meraih Ballon d’Or lantaran tidak pernah bermain di Eropa. (na)


ALL SPORTS

RABU 27 OKTOBER 2010

13

RADAR TEGAL

Deltras v Arema Marcio

Souza

ANTUJI/RADAR KEDIRI

SELEKSI - Pemain Persik Erick Njanka (kiri) yang juga adik dari Piere Njanka saat menjalani sesi latihan dengan pemain Persik lainnya.

Persik Jajaki Tur Keluar Kandang KEDIRI - Keinginan Pelatih Persik Jaya Hartono untuk mencoba kekuatan timnya di luar kandang mulai menemui titik terang. Dalam waktu dekat pasukan Macan Putih akan menggelar uji coba ke luar Stadion Brawijaya. “Kalau tidak ada perubahan, kami agendakan hari Jumat ini kami bisa uji coba keluar,” kata Jaya kemarin. Menurut Jaya, akhir pekan tersebut timnya akan beruji coba ke Jawa Tengah. “Ada lawan yang siap kami ajak sparring dan kami juga cocok,” kata mantan pelatih Persib Bandung tersebut. Sayangnya, sampai dengan kemarin pagi tim mana yang diajak sparring tersebut belum 100 persen fix. Macan Putih masih menunggu perkembangan terakhir pembicaraan masalah uji coba tersebut. Namun Jaya mengaku bahwa timnya punya dua alternatif lawan di Jawa Tengah. Pertama adalah PSS Sleman dan yang kedua Persiba Bantul. Kedua tim tersebut saat ini sama-sama merumput di ajang Divisi Utama. Hanya, mereka beda grup dengan Persik. Macan Putih di Grup II, sedangkan keduanya tergabung di Grup III. Kedua tim tersebut sudah menyatakan kesedi-

annya untuk bertarung dengan Persik di ajang uji coba. Mereka sama-sama ingin mempersiapkan diri jelang bergulirnya ajang Divisi Utama mulai 15 November mendatang. Jaya mengaku belum tahu tim mana yang nanti benarbenar menjadi lawan timnya dalam uji coba. Sebab sampai kemarin pagi, pembicaraan soal uji coba tersebut masih berlagsung. “Yang jelas, mereka lawan yang sepadan karena samasama ada di Divisi Utama,” lanjut Jaya. Sebelum mendapatkan dua alternatif lawan tersebut, Persik cukup ke-

Perkiraan Pemain : Deltras (3-5-2): Yanuar Firmanda (g); Mujib Ridwan, Bejo Sugiantoro, Steven Hesketh; Anang Ma’ruf, Ferry Aman Saragih, Danilo Fernando, Khoirul Mashuda, Sutikno; Marcio Souza, Cristiano Lopes Pelatih: Mustaqim Arema (4-4-2): Kurnia Meiga (g); Zulkifli, Pierre Njanka, Leonard Tupamahu, Benny Wahyudi; Mohammad Ridhuan, Ahmad Bustomi, Esteban Guillen, Yongki Ariwibowo; Moh. Noh Alamsyah, Roman Chemelo Pelatih: Miroslav Janu Stadion: Gelora Delta, Sidoarjo.

sulitan mencari lawan sparring di luar kandang. Akibat sulitnya mencari lawan sparring luar Brawijaya tersebut, Persik “terpaksa” harus bersparring lagi dengan Persenga Nganjuk. Padahal, setelah uji coba lawan Persedikab lalu (15/10) Jaya ingin mencari lawan yang lebih berat. (jie/jpnn/ko)

SURABAYA - Setelah vakum beberapa hari, manajemen baru Persebaya yang disiapkan untuk Liga Primer Indonesia (LPI) mulai menujukkan aksi. Struktur PT Pengelola Persebaya Indonesia akan diumumkan setelah agenda rapat manajemen sore ini (27/10). CEO PT Pengelola Liga Indonesia Llano Mahardika menyatakan bahwa

CMYK

CHARLY LOPULUA/INDOPOS

SERIUS - Pemain timnas Indonesia Firman Utina (kiri) dikawal ketat M Ridwan (kanan) saat berlatih di Lapangan Timnas Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta.

dengan tim Merah-Putih. Tak hanya itu, mereka bakal tampil dengan skuad andalan, seperti di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Juli lalu. Termasuk membawa Jong Tae-se, bintang mereka yang bermain di Vfl

SIDOARJO - Pantang seri. Semangat itulah yang coba diusung Delta Putra Sidoarjo (Deltras) saat menjamu Arema Malang di Stadion Gelora Delta sore nanti (27/10). The Lobster -julukan Deltras- selalu menuai hasil imbang kala bertemu tim Singo Edan -julukan Arema- di Sidoarjo. Rekor imbang itulah yang coba dipatahkan Ferry Aman Saragih dkk hari ini. Selain misi memutus mitos selalu seri, faktor sapu bersih di kandang juga menjadi menjadi target tersendiri. Gengsi pertandingan ini termasuk tinggi. Maklum kini keduanya bersaing ketat di jajaran atas klasemen sementara ISL. Dalam sesi latihan sekaligus uji coba lapangan kemarin (26/ 10) semua pemain Deltras terlihat lengkap. Termasuk wing back kiri Sutikno. Mantan pemain Persitara Jakarta Utara terlihat aktif dan terbebas dari nyeri engkel pada kaki kirinya. “Lumayan membaik, mas. Pokoknya kalau dipercaya pelatih siap turun,” kata Tikno. Nada optimis juga dihembuskan pelatih Deltras Mustaqim. Mantan pemain Persebaya tersebut juga secara terang-terang punya misi khusus dalam pertandingan melawan Arema ini. “Pertemuan terakhir di Piala Indonesia kita kalah 0-1 di Kanjuruhan. Tiga pertandingan home disini selalu seri. Makanya tekad saya mematahkan rekor tak pernah menang dari Arema besok (hari ini, red.),” ucap Mustaqim. Saking spesialnya laga melawan Arema ini, Mustaqim sampai menyiapkan beberapa strategi. Mulai dari counter attack alias serangan balik yang

cepat hingga mencetak gol lewat set piece bola mati. Secara khusus mantan pemain timnas Indonesia tersebut telah menyiapkan dua algojo tendangan bebas. Yakni Marcio Souza dan Danilo Fernando. Sedang untuk pemain yang diwaspadai, Mustaqim tak menyebut seorang pun pemain Arema. “Arema punya kolektivitas tinggi. Itu terbukti musim lalu saat mereka bisa merajai ISL. Bagi saya disemua lini, Arema berbahaya. Bek sekelas Pierre Njanka bisa mencetak gol,” tutur Mustaqim. Di sisi lain, pihak Arema juga tak sabar menyambut laga ini. Target meraih tiga poin juga dinyatakan oleh pelatih Arema Miroslav Janu. “Kemarin di Lamongan kita gagal meraup poin penuh. Kali ini harus menang,” kata Janu kemarin. Kemungkinan itu semakin menguat setelah penyerang mereka Noh Alan Shah bisa diturunkan. Sedang soal “keangkeran” Sidoarjo yang selalu memberi tuah penalti bagi tuan rumah, Janu mengaku tak khawatir. “Saya tak mau bicarakan wasit dan penalti. Yang penting instruksi saya jelas. Jangan membuat pelanggaran berat di kotak penalti,” ucap pelatih asal Cekoslovakia itu lantas tertawa. Janu juga telah menugasi bek Arema Pierre Njanka dan Leonard Tupamahu untuk mematikan pergerakan dua pemain impor Deltras Marcio Souza dan Danilo Fernando. Jika suplai bola dari Danilo bisa dihentikan, Janu yakin mereka bisa pulang dengan meraup poin penuh. (dra)

Manajemen Persebaya Baru Proyeksi LPI Beraksi pihaknya tidak akan melakukan perombakan besar-besaran atas manejemen lama. Kalaupun harus memasukkan orang baru, jumlahnya tidak lebih dari sepuluh orang. Bidang yang akan diisi orang baru di antaranya bidang personal, keuangan, dan marketing. “Tapi, kami tidak akan cuci gudang. Terpenting, segala se-

Rencana Eksibisi Timnas Masih Gelap JAKARTA - Uji tim nasional (timnas) kontra Korea Utara (Korut) bulan depan terancam batal. Hal itu dipicu silang pendapat antara PT Liga Indonesia (LI) dengan Badan Tim Nasional. Menyongsong laga ekshibisi yang dijadwalkan berlangsung 10 November itu, BTN meminta pelatnas yang jadwal aslinya 8 November, dimajukan. Tapi, keinginan itu ditentang oleh PT LI. BTN meminta para pemain timnas mulai dikumpulkan pada awal November. Paling tidak, mereka sudah berada di Jakarta pada 4 November. “Apa jadinya kalau uji coba hanya dengan persiapan ala kadarnya. Daripada begitu lebih baik dibatalkan saja. Percuma” urai Ketua BTN Iman Arif kemarin (26/10). Menurut Iman, tanpa persiapan yang memadai, tidak akan banyak manfaat yang bisa didapatkan para pemain dari pertandingan itu. Padahal, tujuan awal dari uji coba adalah mengukur sejauh mana kemampuan para pemain timnas yang ditargetkan meraih emas pada SEA Games XXVI/2011 di Jakarta itu. Dia mengatakan, tim berjuluk Chollima alias kuda terbang itu telah mengonfirmasi kesediaan mereka datang untuk bertarung

HAPUS MITOS IMBANG

Bochum. Di sisi lain, CEO PT LI Joko Driyono mengungkapkan, majunya jadwal pelatnas bisa merusak sejumlah agenda. “Tidak mungkin kalau pemanggilan pemain dimajukan. Ri-

sikonya besar, karena itu akan mengganggu kompetisi yang sedang berlangsung,” ucap mantan pemain sepak bola itu. Joko mengatakan, jika dipaksakan untuk maju, hal itu bisa merugikan klub-klub Indonesia Super League (ISL) yang pemain-pemainnya dipanggil ke timnas. Sementara itu, rencana uji coba selanjutnya akan digelar pada 17 November mendatang. Calon lawan yang akan dihadapi Bambang Pamungkas dkk adalah Ghana, Bolivia, dan Taiwan. Iman menyatakan, Ghana sudah memberikan konfirmasi bisa hadir di Indonesia dan bermain dengan timnas. Jika jadi digelar, pertandingan melawan tim yang mampu melaju sampai perempat final Piala Dunia 2010 bakal menarik. Itu karena, tim berjuluk Black Stars itu bakal turun dengan sederet bintang mereka yang bersinar di Piala Dunia lalu. Seperti, Michael Essien, KevinPrince Boateng, dan Asamoah Gyan. Tapi, kedatangan tim bertabur bintang itu bisa batal, karena pihak PSSI sendiri menginginkan timnas melakoni laga ekshibisi kontra tim-tim dengan kualitas yang tak terlalu jauh di atas. (nar/ali)

suatu sudah terkoordinir dengan baik,” tutur Llani kemarin (26/10). Setelah melakukan rapat tersebut, manajemen baru akan diperkenalkan kepada seluruh personil klub berjuluk Green Force tersebut. Perkenalan itu dijadwalkan berlangsung Jumat (29/ 10). Pada hari yang sama, jajaran pelatih

Persebaya juga merencanakan agenda uji coba. Menurut Ibnu Grahan asisten pelatih Persebaya, ada tiga tim yang menjadi alternatif lawan di uji tanding tersebut. Di antaranya, Mojokerto Putra, Persedikab Kab Kediri serta Persekap Pasuruan. “Dalam waktu dekat lawan di uji coba itu bisa segera dipastikan,” kata Ibnu. (uan/dra)

RAHASIA MENYENANGKAN ISTRI


RABU 27 OKTOBER 2010

JATENG

17

RADAR TEGAL

24 Ribu Warga Menganggur

GROBOGAN 20PersenCalhajBeresikoKesehatan GROBOGAN – Tim Pemeriksaan Calon Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) mengungkapkan, 20 persen dari 879 jamaah Calon Haji (Calhaj) asal Grobogan yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini berisiko tinggi kesehatan. Meski kondisi badannya rentan terhadap serangan penyakit, tetapi mereka tetap diperbolehkan berangkat ke Tanah Suci ”Dari hasil pemeriksaan kesehatan oleh Dinkes, rata-rata calhaj memiliki darah tinggi, kencing manis, pascastroke dan karena usia lanjut. Bagi mereka yang mengalami hal itu tidak kami tunda keberangkatannnya. Namun, perlu kami ingatkan kepada mereka untuk memperhatikan kesehatan,” kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Grobogan Johari Angkasa, kemarin. Sebelumnya para calhaj telah melakukan tes pemeriksaan kesehatan yang tujuannnya untuk mengetahui status kesehatan calhaj, yang dibagi menjadi empat kategori (selengkapnya lihat grafis). ”Pada calhaj biasanya tidak siap, baik tidak memenuhi kesehatan maupun tidak memenuhi kesehatan penerbangan. Tapi di Grobogan tidak ada calhaj yang masuk penundaan keberangkatan lantaran masuk ke kategori terakhir,” jelasnya. Johari mengingatkan, agar calhaj menjaga kesehatan, karena merupakan hal yang penting bagi kelancaran ibadah haji. Khususnya bagi calhaj yang datang dari negara yang berbeda suhu udaranya, apalagi setelah menempuh penerbangan panjang dari Tanah Air. ”Intinya, sebelum menunaikan rukun Islam kelima yang cukup melelahkan nanti, calhaj harus menyiapkan diri memperkuat daya tahan tubuh dan energi dengan meningkatkan imunitas tubuh dari serangan patogen dan virus. Calhaj beberapa pekan sebelum melakukan ibadah haji hendaknya memperhatikan asupan nutrisi dengan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran,” paparnya. Menu pun harus seimbang antara asupan protein (ikan, ayam) dan karbohidrat (nasi atau roti gandum), sayuran (hijau-hijauan seperti bayam, buncis, brokoli dan buah-buahan segar). Buah dan sayur akan memasok tubuh dengan anti oksidan dan bioflafonoid, sedangkan khusus jeruk (lemon) akan menjaga tubuh dari infeksi dan memberikan perlindungan terhadap kuman-kuman penyakit. Rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, pala, dan lada bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh terhadap penyakit. (cw7/joe)

Jalan Rusak Segera Ditambal GROBOGAN – Hingga akhir 2010, kerusakan Jalan Untung Suropati akan sedikit berkurang. Sebab, mulai awal November 2010, sejumlah jalan bakal diperbaiki. Tidak hanya Jalan Untung Suropati, Lingkar Putat-Getasrejo dan Jalan Gajah Mada akan diperbaiki dengan cara tambal sulam oleh Dinas Bina Marga. Untuk perbaikan secara total, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Grobogan Ir H Nurwanto MM akan merealisasikannya pada tahun anggaran 2011 mendatang. Dia juga menyebutkan saat ini tersedia dana untuk pemeliharaan jalan yang rusak. ”Selain Jalan Untung Suropati, kondisi Jalan Gajahmada dan Lingkar Putat-Getasrejo juga mengalami hal serupa. Namun anggaran sekitar Rp 600 juta yang ada tersebut ditujukan untuk pemeliharaan seluruh jalan yang ada di Kabupaten Grobogan,” kata Nurwanto, kemarin. Sementara warga di sekitar Jalan Untung Suropati mengaku tidak sabar melihat Pemkab sesegera mungkin memperbaiki jalan itu. Bahkan mereka bersedia menyiapkan material dan siap kerja bakti tanpa dibayar untuk memperbaiki jalan tersebut. ”Tentu saja kami merasa gerah melihat kondisi ini. Untuk itu warga Desa Plendungan RT 4/RW 19, Purwodadi, sempat urunan material untuk menguruk kubangan,” kata Idris, warga Kampung Plendungan. Dia menambahkan, akibat kerusakan jalan itu, sering kali membuat warga yang melintas mengalami musibah. Bahkan, warga di sepanjang jalan ini sudah terbiasa melihat truk terguling atau terperosok akibat jalan yang berlubang di mana-mana. ”Kerusakan paling parah di jalan tengah kota di sekitar kuburan Bahyono. Sebab, telah dua kali truk yang melewati daerah tersebut terguling atau terperosok akibat lubang yang berada di tengah jalan,” jelas Idris. Sebulan lalu, ada truk dari Solo yang mengangkut kertas ambrik sesudah salah satu roda belakangnya terjebak di lubang tersebut. Sedangkan, pada Jumat (23/10) malam giliran truk pengangkut pasir terperosok. (cw7/joe)

JEPARA Ubah Desain atau Izin Dicabut JEPARA - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengungkap beberapa bukti-bukti baru dari hasil investigasi mereka terhadap lokasi pertambangan di Gunung Ragas, Desa Clering, Kecamatan Donorojo. Ada banyak potensi berbahaya di lokasi tambang milik PT Semarang Mineral Pembangunan (SMP) itu. Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng Teguh Dwi Paryono menyebutkan, hasil investigasi terbaru menyebutkan, di sekitar area pertambangan PT SMP ditemukan banyak rekahan atau retakan yang sangat membahayakan untuk aktivitas pertambangan. Sebelumnya, pada laporan yang disampaikan PT SMP ke dinasnya, desain pertambangan yang dilakukan perusahaan tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya. Menurut Teguh, desain pertambangan harus diubah. Karena saat perusahaan mengajukan izin pertambangan, desain area yang dieksploitasi tidak seperti sekarang ini. ”Mereka harus segera mengubahnya. Jika tidak, perusahaan tersebut terancam pencabutan izinnya,” tegasnya dihubungi saat dihubungi melalui telepon seluler (ponsel) miliknya, kemarin. Teguh menjelaskan, pertambangan feldspar, sesuai dengan aturan, dibuat berjenjang dan tidak dibuat serampangan seperti saat ini. Hasil investigasi lapangan menyebutkan, PT SMP menyalahi peraturan dari sisi aturan prosedur pertambangan dan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3). Mereka bekerja tidak mengindahkan aturan yang berlaku dan semaunya sendiri. ”Desain area pertambangan itu sangat penting bagi perusahaan untuk menambang. Jika mereka sudah menyalahi desain ini, berarti aturan yang ada sudah dilanggar. Kecelakaan ini karena yang bersangkutan tak mematuhi prosedur keselamatan dan desain kerja,” tegasnya. Menurut Teguh, beberapa prosedur terkait dengan keselamatan kerja di area pertambangan antara lain penggunaan helm, sepatu khusus pertambangan, rompi, tali pengaman, dan hal yang sangat krusial lainnya, termasuk penutupan area pertambangan dari warga sekitar. Dari hasil investigasi, area pertambangan itu tidak steril dari warga sekitar, sehingga banyak kesalahan prosedur yang dilakukan PT SMP. ”Mereka kan, perusahaan besar dan berpengalaman. Seharusnya faktor safety ini menjadi hal utama dalam bekerja. Apalagi di area pertambangan yang selalu dekat dengan kecelakaan kerja. Selain itu, wilayah kerja pertambangan tidak sembarangan orang yang masuk. Jadi kalau ada kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa yang bertanggungjawab jelas PT SMP. Dari korban yang meninggal kemarin, juga tidak menggunakan safety yang memadai,” paparnya. (zen/mer)

ZENI HIDAYAT/RADAR SOLO

NGANGGUR - Berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Bumi Kartini mencapai 4,40 persen.

Kemenag Kudus Dapat Lima Formasi KUDUS – Kabar gembira bagi Anda yang kini mengidamidamkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bawah Kementerian Agama. Sebab, pemerintah pusat memberikan kuota CPNS kantor Kemenag Kudus sebanyak 5 formasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB). Kepala Kantor Kemenag Kudus, Dahwan Hadi melalui TU Kantor Kemenag, Mudzakir, mengatakan, jumlah kuota CPNS tahun 2010, telah diploting dari pusat. Alokasi 5 formasi ini, sebenarnya dinilai masih jauh dari kebutuhan. ”Dari alokasi yang diberikan dari pusat, kami hanya mendapatkan lima formasi. Dan ini telah kami informasikan baik melalui penempelan di papan pengumuman Kantor Kemenag maupun lainnya, bahwa pendaftaran sudah dimulai sejak hari ini (25/10)-3 November,” terangnya kemarin saat ditemui di kantornya. Disebutkan, dari kelima formasi itu, di antaranya Penata Laporan yang membutuhkan satu tenaga, dengan kualifikasi

S.1 jurusan Akuntansi. Yang nantinya akan ditempatkan untuk Sub Bagian Tata Usaha Kantor (TU) Kemenag Kabupaten Kudus. Selain dibutuhkan satu tenaga Penyusunan Bahan Program dan Evaluasi, dengan kualifikasi pendidikan S.1 jurusan ekonomi, Hukum, Admisnistrasi Negara/Niaga, Teknik Sipil, komputer, dan Keagamaan. ”Dibutuhkan 2 tenaga Pranata Komputer, yang nantinya akan ditempatkan Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kudus. Dengan syarat kualifikasi pendidikan dengan jurusan S.1 Teknik iinformatika, Sistem Informatika, Computer atau Ilmu Komputer,” tuturnya. Sementara untuk tenaga keguruan, dalam formasi CPNS tahun ini Kantor Kemenag Kudus mendapatkan alokasi 1 Guru Bahasa Inggris, yang akan ditempatkan di MAN 2 Kudus. Dengan kualifikasi pendidikan S.1 Pendidikan Bahasa atau Sastra Inggris atau Sastra Inggris dengan dilengkapi akta IV. Terkait dengan cara pendaftaran, nantinya pendaftaran

dilakukan dengan cara dikirim melalui via pos. Di mana para pelamar nantinya melengkapi berkas persyaratan berupa print out entry data pelamar yang telah berhasil diisi, dari website kemenang dengan alamat www.kemenag.go.id, dengan subdomain cpns.kemenag.go.id. Selanjutnya, syarat tersebut dilampirkan bersama foto copy ijazah yang telah dilegalisir sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, bersama pas foto 4 x 6 sebanyak 2 lembar dan foto kopi KTP yang masih berlaku. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah pelamar wajib menyertakan nomer kontak yang bisa dihubungi, beserta amplop balasan. ”Setelah selesai dipersiapkan, nantinya dikirimkan melalui via pos yang ditujukan kepada panitia pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pusat/ panitia, unit eselon I/panitia pengadaan CPNS daerah dengan kode pos 9999. Dan, jangan lupa pada amplop tersebut dicantumkan unit satuan kerja yang dituju,” tandasnya. (bam/rus)

JEPARA - Sebanyak 24 ribu warga Kabupaten Jepara usia produktif 15 tahun ke atas, tercatat tidak mempunyai pekerjaan alias pengangguran. Sebagian kecil dari puluhan ribu pengangguran tersebut, antre mencari kartu kuning untuk mencari pekerjaan. Terlebih menjelang rekrutmen calon pegawai segeri sipil (CPNS) yang pendaftarannya akan dibuka dalam beberapa hari mendatang. Berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Bumi Kartini ini mencapai 4,40 persen. Jika ditulis dalam angka, maka jumlahnya 24.562 jiwa. Puluhan ribu pengangguran ini tersebar di belasan kecamatan yang ada di Kabupaten Jepara. Kepala BPS Jepara Muhammad Musa, memperkirakan angka pengangguran riil kurang dari jumlah tersebut. Sebab, diantara puluhan ribu pengangguran tersebut, ada yang benar-benar masuk kategori angkatan kerja. Namun ada pula yang tidak masuk angkatan kerja. Musa mencontohkan, yang tidak termasuk angkatan kerja seperti warga Jepara usia 15 tahun ke atas, namun masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

Lalu ada pula sebagian dari mereka yang menjadi ibu rumah tangga dan benar-benar fokus mengurus anggota keluarganya. ”Kecuali kalau yang sudah berusia 15 tahun ke atas dan dia memang berniat mencari kerja atau mau mendirikan usaha, itu baru masuk kategori angkatan kerja yang pengangguran,” kata Musa didampingi Kasi Statistik Sosial BPS Jepara Ahmad Hariri, kemarin. Meski tingkat kesempatan kerja (TKK) Kabupaten Jepara termasuk tinggi, yakni mencapai 9,60 persen. Namun Musa berharap ke depan ada semakin banyak lagi lowongan pekerjaan. Baik dari sektor swasta maupun pemerintah. Hal tersebut diyakini Musa akan mampu menekan angka pengangguran di Jepara. ”Rekrutmen CPNS seperti sekarang ini, juga penting agar jumlah pengangguran tidak semakin banyak,” terangnya. Sementara itu, ribuan warga Jepara tercatat sebagai pencari surat AK/I atau yang lebih dikenal dengan sebutan surat kuning. Angka pencari kartu kuning tersebut terus bertambah seiring pendaftaran CPNS yang menurut rencana akan dibuka dalam beberapa hari mendatang. (zen/mer)

Tanggul Sungai Wulan Mulai Diperbaiki KUDUS- Warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, agaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tanggul Sungai Wulan yang amblas dan sempat menjadi salah satu penyebab ketidaktentraman warga saat ini mulai diperbaiki. Perbaikan tersebut dilaksanakan dan dibiayai oleh pihak balai besar Jawa Tengah, kemarin. Menurut Suyitno, kepala Desa Jati Wetan, perbaikan tersebut dilaksanakan setelah pihaknya bersama dua kepala desa tetangga menghadap pihak Balai Besar Jawa Tengah. ”Saat ini, kami mulai bernafas lega,” katanya. Seperti diketahui, 3 kepala desa yang mengajukan perbaikan tanggul tersebut adalah Ngatmin kepala Desa Tanjung Karang, Sukarno kepala Desa Jetis Kapuan dan Suyitno kepala Desa Jati Wetan. Sedangkan tanggul yang akan diperbaiki sesuai kerusakan tanggul, yaitu panjang 40 meter dan tingginya 1 meter. Dengan perbaikan tersebut, harapannya kemungkinan terjadinya tanggul bobol tidak akan terjadi. Pasalnya, jika tanggul

tersebut tidak diperbaiki dan air masuk perkampungan Desa Jati Wetan dan sekitarnya akan tenggelam. ”Kami bersyukur, tanggul yang jebol sedang diperbaiki, dengan demikian kami sekarang sudah mulai tenang,” ungkapnya. Sementara, Didik Kusnanto, ketua Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (LPB MDMC) menyatakan bahwa pemerintah memang harus memperbaiki tanggul tersebut. Sebab, jika tanggul tersebut dibiarkan akan berakibat fatal jika sewaktu-waktu terjadi banjir. Pihaknya menambahkan, bahwa jika perlu, sepanjang tanggul Sungai Wulan perlu dicek kondisinya. Sebab, dari pengamatan yang telah dilakukannya tanah tanggul Sungai Wulan seringkali ambles jika dilalui kendaraan berat. Jika demikian bisa dipastikan tanggul tersebut tidak cukup kuat. ”Kondisi tanggul tersebut dalam keadaan rapuh, untuk itu perlu dilakukan pengecekan ulang agar tidak bolak balik memperbaiki,” tergasnya. (yat/rus)

Masih Terus Dikembangkan Sekolah Butuh HINGGA saat ini, jajaran Polres Kudus bekerjasama dengan Polda Jateng masih terus melakukan pengembangan terhadap pelaku pembunuhan Agus Susanto, yang diketahui bernama David Maulana, dan Wulansari alias Desti. Keduanya masih terus diperiksa jajaran Polres Kudus dan Polda Jateng, guna pengembangan lebih lanjut. Kasatreskrim AKP Suwardi menuturkan, saat ini kasusnya langsung diback-up oleh Polda Jateng. Hal itu dikarenakan, kasus pembunuhan ini menyedot perhatian publik, sehingga dari Polda

Jateng turun tangan. ”Kami masih terus mendalami kasusnya, termasuk mencari tahu pelakunya, apakah hanya dua orang tersebut atau ada orang lain lagi yang terlibat,” ungkapnya. Pihaknya juga masih terus mencari segala barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh korban, termasuk pisau yang baru dibeli pelaku untuk menusuk dan menggorok leher korban. ”Setelah membunuh korban, pelaku langsung membuang pisaunya di sekitar TKP, setelah itu dirinya mengajak pergi Wulansari ke Semarang menggunakan motor kor-

ban, Kawasaki Ninja,” ujarnya. Setelah di Semarang, lanjutnya, pelaku langsung mencuci bajunya yang terkena darah korban di salah satu laundry di daerah Semarang. ”Saat itu, pelaku bilang ke petugas laundry habis terjatuh dari motor, sehingga dari petugas laundry tidak curiga sama sekali,” bebernya. ”Saat ini pelakunya masih di Polda Jateng untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan, terkait ada tidaknya keterlibatan orang lain dalam kasus pembunuhan tersebut, hingga saat ini masih didalami petugas,” imbuhnya. (lil/rus)

1300 Anak Doa Bersama PATI – Sekitar 1300 anak turut dalam doa bersama untuk bangsa dan negara serta untuk sesama di Gor Pesantenan Pati, Jumat (22/10). Para anak ini tergabung dalam Pusat Pengembangan Anak (PPA) dari 9 gereja di Pati dan Juwana. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap bangsa pada umumnya dan mencintai Pati pada khususnya. Melalui kegiatan itu diharap dapat memberi manfaat bagi anakanak dalam kehidupanya

kelak. ”Dengan hidup berdampingan dan rukun terhadap sesama, dilandasi sebagai mahkluk tuhan yang memiliki kedudukan yang sama,” kata Penaggungjawab kegiatan doa bersama untuk bangsa, Pendeta Sulis Irianto, kemarin. Sulis yang juga ketua Gereja Claster Timur Juwana mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kembali Bhineka Tunggal Ika. Apalagi belakangan ini cendrung luntur oleh gesekan dari orangorang yang tidak bertanggung

jawab. ”Yang akhirnya memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, jelas Sulis, pihaknya berharap sejak usia dini anak-anak sudah ditanamkan kepedulian terhadap bangsa dan negaranya. ”Agar ke depan anak-anak itu lebih menghargai keluarganya, khususnya orang tua dan umumnya pada sesamanya,” katanya. Ke depan dirinya berharap melalui kegiatan itu, anakanak mampu memiliki kesadaran menjaga bangsa Indonesia ini. (ali/joe)

Pengelolaan Arsip

JEPARA - Di era informasi sekarang ini, kearsipan menjadi penting bagi menajemen suatu organisasi. Termasuk sekolah. Setiap pekerjaan dan kegiatan selalu memerlukan data dan informasi. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang handal dilakukan berdasarkan sistem yang mampu menampung dan merespon kebutuhan, yang diinginkan sesuai perkembangan zaman. Hal ini diungkapkan Asisten Administrasi Setda Jepara M Fatkurrozi, saat membuka Bimbingan Teknik Kearsipan Bagi Petugas Pengelola Arsip SDN Se-Kecamatan Jepara Tahun 2010, di Ruang Rapat I Setda, kemarin. Kegiatan yang diikuti sebanyak 39 orang petugas pengelola arsip Sekolah Dasar negeri itu, menurut Fatkurrozi, diharapkan mampu membentuk suatu sistem kearsipan yang seragam. ”Serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang kearsipan bagi petugas pengelola arsip. Dan terwujudnya tertib arsip di masing masing SD yang ada di Kecamatan Jepara,” tuturnya. Dalam upaya itu, arsip yang tercipta harus dapat menjadi sumber informasi, acuan, dan bahan pembelajaran masyarakat, bangsa dan negara. ”Setiap

lembaga negara, pendidikan, dan perusahaan, harus menunjukan tanggung jawab dalam penyelenggaraan, pengelolaan, dan laporan tersebut untuk dijadikan arsip,” katanya Pihaknya menjelaskan, bahwa pengelolaan arsip memang mutlak diperlukan di bebarapa instansi, tidak kecuali di SD. Arsip merupakan wadah yang tepat dalam memberikan informasi dan perencanaan, dalam menentukan suatu rencana ke depan. ”Arsip juga bisa sebagai bukti otentik dalam perkara di pengadilan dan sebagai bukti bahwa administrasi yang dikelola denga baik,” ujar Fatkurrozi. Dengan adanya arsip tersebut, diharapkan di sekolahsekolah juga sudah menerapkan pengelolahan arsip yang baik. (zen/mer)


CMYK

18

RABU, 27 OKTOBER 2010

RADAR TEGAL

NASYID SMA NEGERI 1 SLAWI

Raih Juara III Tingkat Provinsi PRESTASI group nasyid putra SMA Negeri 1Slawi Kabupaten Tegal patut diacungi jempol. Belum lama ini, group ini berhasil meraih Juara III tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam even perlombaan yang digelar di Asrama Donohudan, Solo selama dua hari. Group nasyid ini memiliki empat personil. Mereka diantaranya Dhinar Aji Pratama kelas XI.IA.2 (vokal), Aji Budianto kelas XII.IA.NS.7 (harmoni 1), Muh. Isbir Maulana kelas XI.IA.7 (bass) dan Moch. Eko Maulana kelas XII.NS.6 (harmoni 2). Saat perlombaan, group nasyid ini membawakan lagu wajib yang berjudul ‘Nasyid Memang Asyik’ dan lagu pilihan ‘Kudendangkan Sholawat’. Selain menampilkan nasyid saat perlombaan, mereka juga pernah menampilkan kebolehannya di Pameran dan Pagelaran Seni SMA Negeri 1 Slawi. Juga turut memeriahkan Peringatan Nuzulul Qur’an dan buka bersama di sekolah. Eko, salah satu personil group ini mengaku menyukai nasyid karena ingin menghidup-hidupkan bagian dari seni musik Islami tersebut agar tak hilang di masyarakat. Dan memperkenalkan seni tersebut menjadi sesuatu yang dicita-citakan Aji, personil lainnya. “Agar banyak diminati terutama oleh orang muslim,’’ tandasnya. Sementara Muh. Isbir Maulana mengaku bercita-cita ingin seperti kakak kelasnya yang menjuarai nasyid tingkat nasional. Saat ditanya lagu nasyid apa yang menginspirasi mereka, keempatnya kompak menjawab ‘Teman Sejati’ milik Raihan yang membuat mereka terobsesi dengan nasyid. (anggi)

Siang Malam Qio 9

[intro] D E C#m F#m Bm E A D E C#m F#m Kau selalu hadir di dalam benakku D E A Berikan satu kenangan D E C#m F#m Kau selalu datang di dalam impian D E A Akan semua tetap ada [chorus] D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m Malam malam ku terbayang wajahmu Bm E Ku kan selalu mengingatkan dirimu A Wahai kekasihku D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m Malam malam ku terbayang wajahmu Bm E Ku kan selalu mengingatkan dirimu A Wahai kekasihku

SINETRON bukan hal baru di dunia pertelevisian kita. Setiap stasiun selalu menyajikan sinetron andalannya paling sedikit 2 atau 3 tayangan dalam sehari. Sayangnya, banyak alur cerita sinetron yang justru dinilai mampu merusak moral dan budaya kultur masyarakat kita. Sebenarnya, sinetron itu bagus lho. Cukup membuat dunia televisi menjadi lebih berwarna dengan hadirnya bintang-bintang muda yang cantik atau tampan dan berbakat. Tapi tak tak bisa dipungkiri kalau tayangan sinetron banyak yang kurang mendidik. Sinetron sekarang justru menjual cerita cinta remaja. Masalahnya, sinetron sebenarnya mengajarkan kita dengan hedonisme dan mengajak kita untuk bermimpi tentang gaya hidup yang serba wah. Lebih parah lagi, televisi ditonton mayoritas pelajar, ibu-ibu rumah tangga, atau pembantu yang butuh waktu lama untuk menyadari bahwa mereka sedang dikibulin sang sutradara. Kita gampang terbuai dengan kemewahan, berkhayal menjadi orang kaya, bermimpi dipersunting pangeran kaya dan tampan, membayangkan memperistri wanita cantik dan seksi, memiliki rumah mewah dan mobil belasan, dan sebagainya. Yaaa..apapun itu, rating tertinggi tayangan yang digemari masyarakat, ya justru sinetron. Bisa ditebak, sinetron dengan rating tinggi bisa tayang dengan ratusan episode plus embel-embel 1,2,3 dan seterusnya. Bicara soal ini, saat disurvei, 42,85 persen ResponX mengaku suka dengan sinetron Indonesia yang panjang. ‘’Ingin tahu bagaimana semua isi ceritanya sampai akhir cerita,’’ ujar M Nur Khadafin, siswa SMK NU 1 Adiwerna Kabupaten Tegal yang duduk di kelas XII.O.2. Pernyataannya bertolak belakang dengan 35, 71 persen lainnya yang mengaku tidak suka sinetron yang diperpanjang. Sementara 21,42 persen lagi ngakunya tidak terlalu suka dengan sinetron semacam itu. Menurut ResponX yang suka dengan sinetron panjang, penokohan dalam sinetron yang berlanjut terus nggak perlu berganti. Seperti kata M Rizki Romadhani, siswa SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal kelas VIIIG. “Ya karena kita kan sudah terbiasa dengan tokoh lama,” katanya mewakili 35,71 persen yang berkata demikian. Ini berbeda dengan pendapat 14,2 persen lainnya yang lebih memilih diganti dan 28,4 persen lebih memilih ada penambahan tokoh agar penonton tak jenuh. Ketertarikan ResponX pada tokoh protagonis dan antagonis sendiri dalam sebuah sinetron

ILUSTRASI: DWI NANDA P/RATEG

TERUS DIIKUTIN

Sinetron Panjang

I K S N E M KI MA

yang panjang rupanya berimbang. Keduanya memiliki prosentase yang sama yakni 28, 4 persen. ‘’Aku lebih suka yang antagonis karena bikin cerita tambah ramai,’’ kata Isfi Andari Artanti Dewi siswa SMK Negeri 2 Adiwerna kelas XII Multimedia. Sisanya yakni 7,1 persen memilih

peran pembantu yang mendukung peran utama. Diakui 56,8 ResponX, tokoh antagonis yang berperan dalam sebuah sinetron kerap membuat mereka geregetan. Umi Kulsum, siswi SMK Negeri 1 Dukuhturi kelas X PM 3 mengakui hal ini. ‘’Tokoh itu tidak cepat kalah atau sadar jadi geregetan deh,’’

ucap dia. Tapi yang ikutan marah juga ada. Jumlahnya 14,2 persen. Bahkan 7,1 persen mengaku merasakan emosi tingkat tinggi pada tokoh tersebut. Hanya 21,3 saja yang menganggap itu biasa saja. Meski banyak penilaian dan komentar miring tentang sinetron Indonesia, harus diakui jika ton-

tonan itu menjadi pilihan banyak keluarga di masyarakat kita. Terbukti 78,1 persen ResponX mengaku menonton tayangan itu bersama keluarga. Seperti kata Abdul Hafidz, siswa SMK Islamiyah Adiwerna kelas XI. ‘’Jadi tayangan yang ditonton bisa diawasi atau dibimbing orangtua,” katanya. (tim 2)

[int] D E C#m F#m D E C#m F#m Kau selalu datang di dalam impian D E A Akan semua tetap ada [chorus] D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m Malam malam ku terbayang wajahmu Bm E Ku kan selalu mengingatkan dirimu A Wahai kekasihku D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m Malam malam ku terbayang wajahmu Bm E Ku kan selalu mengingatkan dirimu A Wahai kekasihku

MESKI episode dalam sinetron yang terlalu panjang Desa Tembok Lor RT 02/01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten semakin berlarut-larut, namun harus diakui jika Tegal ini punya beberapa tips menyikapi sinetron Indonepenonton setianya tak kunjung bosan mengikuti alur sia yang terlalu panjang. Yuk simak! cerita yang seakan tak ujung 1. Walaupun gemes dengan tokoh menemui ending. Hal ini seperti antagonis dalam sebuah sinetron, jangan dikatakan Isfi Andari Artanti Dewi, sampai terbawa emosi dan nggak kamu cewek kelahiran Tegal, 12 Maret nggak perlu terbawa dengan alur ceritanya 1993 yang tercatat sebagai siswi 2. Santai saja saat menonton SISWI SMK NEGERI 2ADIWERNA SMK Negeri 2 Adiwerna Kabusinetron jadi kalo sampai kamu ketinggalan paten Tegal. adegan tertentu juga nggak jadi kecewa Menurut dia, sinetron di Indonesia yang banyak 3. Pastinya nggak boleh sampai kecanduan acara disukai penonton dan memiliki rating tinggi biasanya tersebut memang kerap diperpanjang oleh produsernya. 4. Sesekali kamu coba ganti channel ke televisi yang “Ya itu kebiasaan di Indonesia. Ceritanya berakhimenyalurkan acara yang mungkin lebih baik. Kalo memang rnya lama,” ucap siswi kelas XII Multimedia 1 yang nggak ada acara bagus, nggak perlu ragu untuk mematikan hobi menonton televisi ini. Cewek yang beralamat di televisi. (anggi)

Isfi Andari AD

[solo] D E C#m F#m Bm E A 2x [chorus] D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m Malam malam ku terbayang wajahmu Bm E Ku kan selalu mengingatkan dirimu A Wahai kekasihku D E Siang siang ku teringat senyummu C#m F#m

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

TIM XPRESI KOORDINATOR : Khikmah Wati ANGGOTA TIM1: Hendra Apriyadi, I Layung Sari, Shinta Wulandari TIM 2: Intan Aji Purnamawati, Anggie M M, Andro Kartono

PROFIL USIA :

JUMLAH :

13 - 17 tahun

27 ResponX di Kota dan Kabupaten Tegal

JENIS KELAMIN :

PENDIDIKAN :

Cewek 50 persen Cowok 50 persen

SMP dan sederajat SMA/SMK dan sederajat Metode : Random sampling

CMYK

MENGIKUTI kegiatan ekstra kurikuler (ekskul) saat masih duduk di bangku sekolah tentu menyimpan berbagai pengalaman dan cerita seru seputar aktivitasnya tersebut. Hal ini diakui sejumlah alumni SMA Negeri 3 Kota Tegal yang dilibatkan dalam latihan bareng personil tim dari sekolah tersebut. Beberapa siswa yang tergabung dalam Tim Basket SMA 3 sekarang ini mengaku bangga dengan kakak-kakak kelasnya yang sudah lulus sekolah. Karena meski sudah tidak lagi tergabung dalam tim basket, mereka masih meluangkan waktu melatih anak-anak basket di sekolahnya. Tim basket yang beranggotakan Keliek Rizky sebagai kapten (XI IPA), Bagus (XI

IPA), Diar (kelas X), Galuh (kelas X), Arif (kelas X), Evan (kelas X), Ulin (XII IPA), Saiful (XII IPA), Wawan (XII IPA), Tio (XII IPS), Oliv (XI IPS) dan Roy (kelas X) ini sudah terbentuk sejak lama, dari beberapa tahun yang lalu. Kini, ekskul basket tersebut mulai diminati beberapa siswa - siswi baru. SMA Negeri 3 Kota Tegal juga sempat mengikut sertakan timnya mengikuti beberapa even seperti basket 3 on 3 yang diselenggarakan Plaza Deddy Jaya, Gubernur Cup di Brebes dan mengikuti SMA Negeri 4 Cup. Meski tidak begitu baik dalam mendulang prestasi namun beberapa personil dari tim yang masih giat berlatih tetap optimis mampu memboyong

piala kemenangan. “Aku senang olahraga, terus udah terlanjur suka basket sejak SMP. Pengalaman sama tim itu bisa menumbuhkan

rasa kebersamaan, jadi susah senang kita bareng-bareng,” ujar Bagus, salah satu anggota tim. (intan)


SAMBUNGAN

RABU 27 OKTOBER 2010

19

RADAR TEGAL

Tjahjo Tawarkan Uang dari Miranda dari halaman 1 Agus mengatakan, dirinya maupun rekan-rekan se-fraksi lainnya, tidak akan berani menerima duit suap tersebut, tanpa adanya lampu hijau dari pimpinan fraksi. “Kami tidak berani menerima itu (duit suap) kalau tidak ada instruksi dari pimpinan fraksi,” imbuhnya. Di samping itu, mantan politikus PDIP itu mengatakan, sebelum uji kelayakan DGS BI, dirinya beserta rekan-rekan sefraksi mendapat arahan untuk memilih Miranda dari Tjahjo saat rapat resmi poksi komisi IX. Saat memberi pengarahan tersebut, lanjut Agus, Tjahjo juga mengatakan Miranda bersedia menyediakan uang. “Waktu itu, seingat saya Pak Tjahjo mengatakan Ibu Miranda bersedia kasih 300. Tapi kalau minta 500, beliau (Miranda) juga tidak keberatan. Pak Tjahjo memang bilang seperti itu. Itu dihadiri teman-teman yang lain kok,” tegas Agus.

Menanggapi pernyataan Agus Tjondro, Miranda yang juga diperiksa kemarin, langsung membantah bahwa dirinya pernah menjanjikan sejumlah uang, seperti yang diungkapkan Tjahjo Kumolo. Dia justru menuding rekan wartawan berbohong. “Kamu bohong, Agus Condro tidak pernah ngomong seperti itu. Saya tidak pernah menjanjikan memberi uang atau menjanjikan apapun kepada siapapun sebelum atau setelah pemilihan,” ujar Miranda usai menjalani pemeriksaan kemarin. Miranda yang kala itu mengenakan blazer merah muda, menegaskan, dirinya cukup percaya diri dengan kemampuannya. Dia merasa layak terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior. “Saya punya kepercayaan diri yang besar. Saya patut menjadi Deputi Gubernur Senior tanpa harus berbuat demikian,” katanya. Senada dengan Miranda, Ketua Komisi XI, Izedrik Emir Moeis juga mengaku enggan

menanggapi pernyataan Agus Tjondro yang menyebutkan dirinya mengetahui adanya aliran dana tersebut. Usai menjalani pemeriksaan kemarin, Emir mengungkapkan, tidak ada materi yang baru dalam pemeriksaan tersebut. Meski begitu, dia menyatakan tidak akan menanggapi segala omongan mantan rekan satu fraksinya tersebut. “Dia (Agus Tjondro) bukan hakim. Dia juga bukan jaksa, bukan KPK. Silahkan saja. Nggak perlu ditanggapin,”tegasnya. Sebagaimana diketahui, dalam kasus suap tersebut, majelis hakim pengadilan Tipikor telah memvonis empat terpidana, yang merupakan pembagi suap. Yakni, Hamka Yandhu, Dudhie Makmun Murod, Udju Djuhaeri, dan Endin Soefihara. Dalam rangka pengembangan penyidikan, KPK kembali menetapkan 26 tersangka baru yang merupakan mantan anggota komisi IX DPR RI periode 1999-2004. (ken)

Nuh Akui Dana BOS Diselewengkan dari halaman 1 dana, khususnya untuk dana BOS, jangan terlaku dini. Harus lebih diteliti dan dipahami lagi ke mana dana-dana itu mengalir,” ungkap Nuh, di Jakarta, Selasa (26/10). Diakui, hingga saat ini banyak pihak yang meminta data mengenai aliran dana BOS kepada pihak Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas). Namun, pihak Kemdiknas sendiri mengakui bahwa tidak paham berupa data seperti apa yang diminta. “Ini yang sempat membingungkan, kami juga tidak jelas sebenarnya data seperti apa yang mereka minta” Karena kita ketahui, dana BOS tersebut sudah ditransferkan ke

daerah,” ujarnya. Mendiknas mengatakan, banyak pihak yang kurang puas dengan data-data mengenai dana BOS yang diberikan oleh sekolah. Dengan kondisi seperti itu, Mendiknas juga mengatakan sangat dimungkinkan bahwa sekolah tersebut masih butuh suatu guidance (bimbingan/ petunjuk) bagaimana untuk memberikan data BOS kepada publik. “Kita juga mengharapkan jangan sampai rules of conduct (aturan perilaku) yang belum disepakati bersama akan berujung suatu persengketaan. Ini harus jelas semua dulu agar tidak merugikan berbagai pihak,” imbuhnya. Mendiknas meceritakan, ada

beberapa kasus yang sempat dinilai sebagai penyelewengan dana BOS. Yakni, ada beberapa murid yang sekolah tidak menggunakan alas kaki. Lalu, pihak sekolah menggunakan dana BOS untuk membeli sepatu kepada beberapa murid tersebut. “Aturannya memang melanggar. Tetapi jika ada kondisi seperti itu apa kita bisa diam saja dan menutup mata.” Lagipula hasil studi Bank Dunia atas penyelewengan dana BOS itu hanya 2-3 persen saja. Untuk diketahui, sebelumnya Mendiknas pernah mengatakan, penyalahgunaan dana BOS itu paling banyak terjadi di SMP swasta. Pada 2009 tercatat 2,3 persen SMP swasta melakukan penyelewengan. (cha/jpnn)

Gunung Merapi Meletus sian). Banyak warga yang khadari halaman 1 watir dengan munculnya awan puncak Gunung Merapi. Yang panas tersebut,” ujar Kadus I jelas mengarah ke Selatan Desa Balerante Zainu. Dia menambahkan, sejak kemungkinan ke Kali Gendol, Jogjakarta dan Kali Woro, pagi perangkat desa sudah Klaten. Warga yang ada di KRB menyosialisasikan agar warga III sangat tinggi risikonya mau dipindah ke barak peterkena awan ini,” ujarnya ngungsian. Namun banyak yang masih nekat untuk berkemarin. Selain awan panas, di dalam tahan di rumah masing-masing. Gunung Merapi masih ter- Sebelumnya, tanda-tanda medengar suara gemuruh yang letusnya Merapi terlihat jelas. juga semakin keras. Suara ter- Ini ditunjukkan pada perkemsebut dipicu adanya guguran bangan aktivitas di puncak meteri vulkanik akibat tekanan gunung setiap menitnya terus dari magma bumi. Sehingga meningkat. Magma yang berterjadi longsor yang cukup ada di perut Merapi pun sudah besar. “Ini sangat terdengar mendekati kubah. Tanda-tanda lain, guguran jelas di sekitar Pos Pemantau di Dusun Ndeles, Desa Sidorejo. lava mengalami peningkatan Kami sudah mulai mengeva- signifikan. Terlebih, di puncak kuasi warga yang sebelumnya Merapi mengalami pembengkahanya tenang dan berdiam diri kan baru ke arah utara (Boyodi rumah. Mereka sudah mulai lali). Dengan kondisi ini, kebergerak ke Pos Pengungsian,” mungkinan besar lereng Merapi sebelah utara (Boyolali) tambahnya. Warga sejak dua hari lalu terkena dampak letusan. Di sudah berkemas, saat ini tengah bagian puncak Merapi, sehari bersiap-siap menuju lokasi kemarin terus mengeluarkan pengungsian. Mereka diangkut asap pekat. Fenomena ini yang menggunakan truk yang sudah dinamakan bahwa magma sudisiapkan di setiap RT. Kondisi dah semakin mendekat ke kuawas memang cepat, sehingga bah puncak Merapi. Pengadiperlukan langkah sigap untuk matan kami memang asap pekat mengantisipasi kemungkinan sebagai tanda magma sudah buruk yang terjadi. “Sudah ada naik,” kata Kepala Balai Penyesekitar 20 truk yang siap untuk lidikan dan Pengembangan mengangkut warga. Kami lang- Teknologi Kegunungapian (BP sung siapkan agar semua dapat PTK) Jogjakarta Subandriyo terangkut, keluarnya awan ketika dihubungi via ponsel panas membuat warga di Du- dari Boyolali kemarin (26/10). Hasil pengamatan yang disun Ndeles sangat rentan terhimpun BPPTK, magma semakena luka bakar,” ungkapnya. Kondisi serupa juga terjadi di kin mendekat ke kubah. MateDesa Balerante. Warga yang rial panas pun juga sudah keluar awalnya menolak untuk di- dan disertai asap kecokelatan. evakuasi kemarin petang lang- Ini terlihat di Pos 2 Pengamatan sung geger. Tentu saja kondisi Merapi Desa Jrakah, Kecaini membuat perangkat desa matan Selo. “Muncul asap tebal dan Satkorlak PB harus bekerja kecokelatan. Ketinggiannya ekstra untuk mengangkut war- sekitar empat ratus meter,” kata ga yang sudah ketakutan. “Ka- petugas Pos 2 Pengamatan mi sudah mulai bergerak ke Merapi Tri Mujianto. Asap tebal Desa Bawukan (pos Pengung- kecokelatan ini baru diketahui

sekitar pukul 17.05. Pengamatan sore kemarin, cuaca cukup cerah. Sehingga asap tebal kecokelatan sudah mulai tampak di puncak Merapi. Tri Mujianto mengatakan, aktivitas kegempaan dan guguran material semakin cepat. Selain itu tingkat deformasi juga semakin membengkak, termasuk yang mengarah ke utara atau ke Boyolali. Dengan kondisi ini petugas Pos Pengamatan siaga penuh untuk mengamati Merapi. “Semula hanya satu petugas, sekarang menjadi dua orang. Karena harus on time,” terangnya. Dia harus melaporkan tiga jam sekali ke BPPTK. Hasilnya, data kegempaan yang terekam mengalami peningkatan yang sangat pesat. Data kegempaan menunjukkan jumlah guguran tertanggal 26 Oktober pukul 00.00-06.00, tercatat 112 kali dengan tingkat sedang. Sedangkan gempa multiphase (MP) pada jam yang sama tercatat 183 kali. Sementara untuk gempa vulkanik A tercatat tiga kali dan vulkanik B tercatat 115 kali. Data yang sama pada 25 Oktober, saat penetapan status awas, selama 24 jam untuk guguran material tercatat 454 kali dan MP sebanyak 624 kali. Untuk gempa vulkanik A sebanyak Sembilan kali dan vulkanik B sebanyak 113 kali. Selain data kegempaan, untuk deformasi yang mengarah ke selatan dan barat daya sudah mencapai hitungan meter. Sementara untuk deformasi yang mengarah ke utara atau arah Boyolali, sudah terjadi penurunan angka deformasi dari dua reflektor yang dipasang di puncak. Petugas Pos 2 Desa Jrakah lainnya Purwono mengatakan, pembengkakan juga terjadi pada arah Boyolali. Meskipun

Evakuasi Warga Terhalang Hujan

Wapres Puji Kesiapan Tanggap Merapi

ngungsi lantaran mendengar dari halaman 1 letusan beberapa kali dari punsari sebanyak 35 kepala keluar- cak Merapi. “Warga mengungga, mereka diungsikan di Balai si di SD Sumur dan Balai Desa Desa Jrakah. “Warga kini yang Sumur,” kata Setiyono, 45, tinggal di dusun hanya bebe- warga setempat. Desa Sangup rapa orang untuk berjaga-jaga ini dinilai paling rawan terkena dampak letusan Merapi. Sebab, di kampung,” katanya. Menurut dia, ledakan terse- di daerah itu merupakan aliran but membuat warga langsung Kali Gandul, yang merupakan berlarian ke Tempat Pengung- anak sungai Kali Woro. Apalagi sian Sementara (TPS) Balai saat letusan pada 2006 silam, Desa Jrakah. Sementara seba- awan panas juga menjangkau gian masih bertahan di dusun lokasi ini. Sementara itu, beberapa jam untuk ronda malam. Mengenai terjadinya hujan abu, kata dia, sebelum letusan, rombongan warga tidak mengetahui karena Gubernur Jawa Tengah Bibit kondisi sudah malan tidak da- Waluyo meninjau langsung pat melihat apakah ada hujan persiapan Pemkab Klaten abu karena ledakan Merapi itu. mengevakuasi warga. Kemarin Upaya evakuasi juga dilaku- (26/10) setelah dari Kabupaten kan warga Desa Sangup, Keca- Kemalang, orang nomor satu di matan Musuk. Daerah ini meru- Pemprov Jawa Tengah ini mepakan kawasan rawan bencana ngecek jalur evakuasi di Desa (KRB) II atau ring dua dari Balerante, Kecamatan Kemapuncak Merapi. Mereka me- lang.

dari halaman 1 bencana Merapi, Wapres menyatakan pemerintah pusat akan mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dari awal hingga proses penataan kembali. Boediono mengingatkan dalam antisipasi munculnya korban setiap hal sekecil apapun harus menjadi perhatian. Termasuk jalur dan sarana evakuasi, dan tempat-tempat pengungsian warga. “Truk-truk pengangkut pengungsi harus siap benar. Jangan sampai ada truk yang kehabisan solar atau bensin,” kata Wapres. “Tak lupa Wapres meminta tim penanggulangan bencana Merapi untuk berdoa dan meminta doa kepada Juru Kunci Merapi Mbah Maridjan, agar langkah yang ditempuh bisa berjalan sesuai rencana. Usai berdialog dengan jajaran pemkab Sleman, Wapres

Bahkan Bibit juga mengadakan dialog dengan warga yang sebelumnya ngotot tidak mau dievakuasi ke barak pengungsian di Desa Bawukan, Kecamatan Kemalang. Didampingi Satkorlak PB dan Camat Kemalang Bibit mencoba merayu warga. “Persiapan pemkab secara umum bagus. Sehingga saya minta warga untuk selalu menuruti apa yang telah diperintahkan Kalau diminta untuk mengungsi ya harus mau. Karena kondisi Merapi sewaktu-waktu dapat membahayakan,”ujarnya di hadapan warga. Dia juga sempat mengecek jalur evakuasi yang ada di Dusun Sambungrejo, Desa Balerante. Wilayah yang radiusnya hanya sekitar 3-4 kilometer dengan Merapi. Dia berharap pemkab dapat koordinasi dengan baik. (un/oh/nan)

beserta rombongan lantas meninjau barak pengungsi di balai desa Hargobinangun, Pakem.” Sebelum meninggalkan barak, Wapres menyempatkan diri berdialog dengan para pengungsi. Wapres didampingi istri Ny. Herawati Boediono dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, seperti Menkokesra Agung laksono, Menteri Sosial Salim Segaf Aljufry, dan Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih. Seperti MCK, sarana belajar anak, dan kesehatan. Wapres berpesan kepada pemkab Sleman agar para pengungsi disediakan fasilitas yang layak sehingga tak bosan tinggal di barang pengungsian. Sebelumnya Bupati Sleman Sri Purnomo memaparkan berbagai persiapan yang telah dilakukan dalam penanggulangan bencana Merapi berupa penyiapan barak

pengungsian beserta logistik, proses dan jalur evakuasi. Termasuk mengungsikan warga di kawasan rawan bencana III, khususnya pengungsi kategori rentan, terdiri dari lansia, ibu hamil dan anak-anak. Sri Purnomo merinci jumlah “pengungsi dari daerah Rawan Bencana III, yakni 13.626 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak

lebih kecil jika dibandingkan yang mengarah ke selatan dan barat daya, namun deformasi ini juga menjadi perhatian. “Deformasi selama ini belum pernah ke arah Boyolali. Jadi ini pembengkakan baru ke utara,” katanya. Pantauan di sejumlah wilayah paling dekat puncak Merapi, Dusun Stabelan, Gumukrejo, Desa Tlogolele, suhu udara terasa sangat panas. Siang hari puncak Merapi terus mengeluarkan asap tebal. Meski demikian, begitu warga belum menunjukkan niatan akan mengungsi. “Ya ngapunten, tapi kami masih menunggu instruksi dari para pembesar,” tutur Darmo Ropeni, 50, warga Dusun Gumukrejo. Darmo mengatakan, jika terpaksa mengungsi dirinya akan lari ke arah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Namun meskipun sering mendengar suara gemuruh dan melihat guguran, dia dan warga yang lain masih tenang-tenang saja beraktivitas seperti biasa. Relawan Siaga Sementara itu ratusan elemen relawan yang terdiri dari Tagana Boyolali, RAPI, serta SERU (Solo Emergency Unit) yang terdiri dari Tim SAR UNS, Mer-C Solo, PMI se-Surakarta, Vagus Mapala Fakultas Kedokteran UNS, dan tim kesehatan dari Solo. “Kami sudah mengerahkan sekitar 500 personel untuk stand by siaga bencana Merapi,” kata Koordinator Seru Sentot Subroto. Koordinator Taganan Boyolali Ichsanudin mengatakan, juga sudah menempatkan personel di masing-masing dukuh yang termasuk kawasan rawan bencana (KRB) III. Masingmasing dukuh disiapkan tiga personel untuk membantu warga mengungsi sewaktu-waktu. (oh/un/nan)

1.075 orang telah menempati barak. Mereka berasal dari kecamatan Cangkringan. Warga Desa Kepuharjo 136 orang, Glagaharjo 523 orang, dan Umbulharjo 78 orang. Di Kecamatan Pakem Purwobinangun 61 orang, Hargobinangun 130 orang, serta wilayah Kecamatan Turi desa Wonokerto 120 orang dan Girikerto 27 orang. (yog)


CMYK

RABU, 27 OKTOBER 2010

KOMBIS

20

RADAR TEGAL

XL Selenggarakan SMS Donasi untuk Korban Wasior BANDUNG - Bencana banjir bandang di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua pada Senin (4/10) lalu hingga kini masih menyisakan penderitaan bagi para korban. Bantuan tentu masih sangat dibutuhkan untuk meringankan penderitaan mereka. Untuk itu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mulai 19 Oktober hingga 31 Desember mendatang, PT XL Axiata Tbk (XL) meluncurkan SMS Donasi Papua demi menggalang dana bantuan dari para pelanggan. Head of Corporate Communication XL Febriati Nadira mengatakan, program ini bertujuan untuk membantu para korban bencana di Wasior dengan cara memfasilitasi pelanggan XL dalam menyalurkan donasinya.

“Dengan hanya mengirimkan SMS, pelanggan sudah bisa ikut membantu dan meringankan beban para korban. Dan dengan dukungan pelanggan sebanyak 38,5 juta, diharapkan melalui program ini bisa terhimpun dana masyarakat yang dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Wasior,” katanya. Donasi melalui program SMS Donasi Papua sangat mudah. Pelanggan cukup mengirimkan SMS dengan ketik PAPUA lalu kirim ke nomor 5000 (pulsa akan terpotong Rp 5000) atau kirim ke nomor 2000 (pulsa akan terpotong Rp 2000). Dana yang terkumpul seluruhnya akan disalurkan bagi korban atas nama pelanggan XL, melalui lembaga kemanusiaan mitra XL. Banjir bandang yang datang secara tiba-tiba di Wasior telah merusak 8 kampung, termasuk pemukiman warga di dalamnya. Data dari Pemda Teluk Won-

dama menyebutkan, sedikitnya 150 orang meninggal, 123 orang hilang, 128 orang luka berat, dan 660 orang luka ringan. Kota Wasior hancur total, sehingga aktivitas masyarakat juga lumpuh sepenuhnya. Akses transportasi dari kota terdekat Manokwari hanya bisa melalui laut. Kini warga masih berada di pengungsian dengan kondisi yang serba kekurangan, baik bahan-bahan sembako, pakaian, penerangan, bahan bakar, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya. XL telah menyelenggarakan SMS Donasi untuk menggalang dana bantuan dari pelanggan antara lain pasca bencana gempa bumi Padang, gempa Bengkulu, dan sejumlah bencana lainnya. Dana yang terkumpul antara lain disalurkan dalam bentuk bantuan bahan-bahan kebutuhan dasar korban, juga perbaikan atau pengadaan fasilitas umum. (*)

Industri Mebel Tinggalkan Jati JAKARTA - Industri mebel Indonesia menjadi salah satu yang terkena dampak di mata pasar internasional akibat maraknya pemberitaan ilegal logging atau pembalakan hutan liar di negeri ini. Para produsen sepakat untuk mengembangkan eco product sebagai jawaban atas itu semua dan masih optimis nilai ekspor mencapai target sebesar USD 2,65 miliar. Ketua Umum Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahjono mengatakan, dirinya baru saja menghadiri forum bisnis di Swiss yang dihadiri sekitar 80 negara. Dalam kesempatan berbicara dipaparkan bahwa industri furnitur Indonesia sudah tidak lagi bergantung pada kayu hutan. “Ini terkait image kita di dunia maka kita bicara eco product. Kita kata-

kan bahwa kita tidak terkait ilegal logging,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Ambar mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring dengan adanya pandangan bahwa industri mebel berperan serta dalam penghabisan kayu di hutan. Padahal, menurutnya, sudah lama industri mebel menanam bibit kayu sendiri untuk dipanen sebagai bahan baku furnitur. “Kita bukan orang ilegal. Kita sudah mengacu pada eco label,” tuturnya. Kayu yang digunakan juga merupakan produk sustainable yang khusus ditanam sebagai bahan baku produksi. Ambar mengatakan, Asmindo sudah bekerjasama dengan badan sertifikasi eco product dari Amerika Serikat sebagai bukti bahwa industrinya sangat ko-

mitmen menjaga lingkungan. “Kami lakukan ini supaya perusahaan (yang melakukan ekspor) tidak ditembaki satu-satu oleh pihak luar. Yang dipakai oleh produksi kita ini hutan rakyat, bukan hutan negara,” paparnya. Bahan baku dialihkan kepada kayu yang memang belum terberdayakan maksimal termasuk menggalakkan lagi penggunaan rotan untuk mebel. Indonesia merupakan penghasil 85 persen rotan dunia. “Mebel kita mulai melepaskan ketergantungan terhadap kayu jati. Masih banyak pohon bagus, seperti pohon mangga dan duren,” kata Ambar. Populasi jati di Indonesia memang semakin sedikit akibat banyaknya permintaan dan harga jual yang tinggi. (gen/jpnn)

Subsidi Listrik Dihemat Rp 800 M JAKARTA - Pemerintah akan kembali menerapkan tarif keekonomian bagi pelanggan listrik 6.600 watt yang pemakaian listriknya di atas 50 persen rata-rata nasional setiap bulannya. Dengan kebijakan itu, subsidi listrik berhasil dihemat rata-rata Rp 800 miliar pertahun. “Rata-rata pengehematan subsidinya Rp 800 miliar pertahun, kalau yang pakai diatas 50 persen rata-rata nasional kena tarif keekonomian,” ujar Manager Komunikasi Korporat PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Bambang Dwiyanto kemarin. Kebijakan itu sebetulnya telah dilakukan sejak lama. Di tahun 2009, pemakaian listrik 75 persen di atas rata-rata nasional kena tarif keekonomian. Namun di tahun 2010, pemerintah mengetatkan kembali penggunaan listrik subsidi. Sejak tanggal 1 Januari 2010, bagi pelanggan PLN berdaya 6.600 volt yang pemakaian bulanannya di atas 50 persen rata-rata nasional sudah langsung terkena tarif keekonomian. “Batasnya diturunkan, jadi kalau pakainya masih di bawah 50 persen dapat subsidi. Tapi kalau di atas 50 persen kena tarif keekonomian,” terangnya. Dengan begitu, pelanggan listrik 6.600 watt yang tidak hemat listrik akan terkena sangsi berupa tagihan yang lebih besar dibanding yang irit listrik. “Sebagai contoh, untuk pelanggan 6.600 watt dari golongan rumah tangga (RT), akan dikenai tarif dasar listrik (TDL) sebesar Rp 890 per KWH (kilowatt ampere), sementara yang pemakaiannya diatas 50 persen terkena TDL Rp 1.300 per KWH,” tuturnya.

CMYK

SUMITRO / RADAR PEMALANG

AKSI PANGGUNG – Salah satu kontestan Comal Abadi Motor Mencari Bakat, tengah menunjukkan kemampuannya diatas panggung, Rabu (26/10) kemarin.

Comal Abadi Motor Mencari Bakat

30 PESERTA UNJUK GIGI COMAL – Gelaran Show Room Event Comal Abadi Motor (CAM), Rabu (26/10) kemarin, berlangsung meriah. Suara syahdu mendayu-dayu diikuti goyangan maut tiap kontestan, membuat ajang bertajuk CAM Mencari Bakat 2010 lebih hidup hingga akhir acara, pukul 14.00 WIB kemarin. Even yang digelar sebagai wujud terimakasih CAM kepada pelanggannya tersebut, diikuti 30 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Pemalang. Keluar sebagai Juara I dan II, Eka Prasetya dari Pesucen, Petarukan dan Rini Rahmawati dari Kaliprau,Ulujami. Sedangkan Juara III disabet Susi Afriyani dari Bojongbata, Pemalang. Kepala Cabang CAM Robertus Danacandra melalui Rr Lenny Indrihapsari, kepada Radar mengungkapkan, atas raihan tersebut ketiganya berhak mendapatkan tropy dan uang pembinaan. Selain itu, pemenang juga mendapatkan kesempatan untuk dilibatkan dalam setiap kegiatan CAM. “Seluruh peserta sudah berusaha

menunjukkan yang terbaik di depan pengunjung dan peserta lain. Namun tim jurilah yang menentukan,” terangnya yang juga menjadi salah satu dari 3 juri dalam ajang tersebut. Beberapa kriteria yang dinilai, diantaranya menyangkut suara dan ketepatannya dengan musik, goyangan kontestan saat menyanyi, penampilan atau busana, serta penghayatan syair menurut lagu yang dinyanyikan. Disamping itu yang tidak kalah menentukan adalah penguasaan panggung. Apakah kontestan mampu menguasai lagu sekaligus panggung, atau justru sebaliknya demam panggung. Menggandeng Fera Musik dari Padek, Ulujami, setiap penampilan kontestan CAM Mencari Bakat berkali-kali mendapatkan applaus dari pengunjung yang memenuhi CAM pusat Blandong, Comal. Penampilan Rini Rahmawati misalnya. Awalnya peserta lain tidak menduga kalau bocah berusia belasan tahun ini mempunyai suara emas. Namun begitu di atas panggung

dan memulai intro dengan suara khas cengkok dangdut orang dewasa, pengunjung dan peserta langsung bertepuk tangan sekaligus terheranheran. Seusai menembangkan lagu, pembawa acara memberi tahu bahwa Rini merupakan satu-satunya wakil Pemalang saat mengikuti ajang di tingkat nasional beberapa waktu lalu. “Bagaimana, bagus bukan suaranya? Ya, karena Rini merupakan kontestan salah satu acara di TV nasional. Sayangnya belum beruntung, karena sudah tersisih di babak awal,”ucapnya. Sementara itu Kacab CAM Robertus Danacandra menambahkan, gelaran CAM Mencari Bakat juga sekaligus mengenalkan produk Honda, yakni New Honda Blade. Untuk memenuhi keingingan konsumen, kini tampilannya lebih sporty. Didukung mesin 110 cc dan teknologi EFT atau Efficient and Low Friction Technology, New Honda Blade lebih hemat bahan bakar dan memiliki kekuatan penuh. (cw2)

DOK.RATEG

TINJAUAN - Dirut PLN Dahlan Iskan (dua dari kanan) didampingi General Manager PLN Pembangkitan Indramayu Ishvandono (dua dari kiri) sedang berbincang dengan operator dari china yang sedang melakukan pengujian.

Oleh karena itu, sejak tahun ini PLN membedakan pelanggan daya 6.600 watt menjadi dua blok, yaitu blok I, yang pemakaian listriknya di bawah 50 persen rata-rata nasional, dan blok II yang pemakaian listriknya di atas 50 persen ratarata nasional. “Ini suatu kebijakan yang cukup adil karena semua pemakai daya 6.600 watt adalah orang yang mampu, rumahnya gede-gede,” lanjutnya. Penerapan kembali kebijakan itu di tahun 2011, tertuang dalam draf Rancangan UndangUndang APBN 2011 di pasal 8. Pada pasal itu disebutkan bahwa penerapan tarif tenaga listrik sesuai harga keekonomiannya diminta diterapkan secara otomatis untuk pemakaian energi di atas 50 persen konsumsi rata-rata nasional

2010. Ketentuan itu berlaku baik untuk pelanggan rumah tangga (R), bisnis (B), dan pemerintah (P) yang menggunakan daya 6600 VA ke atas. “Pelanggan industri tidak dikenakan,” jelas Bambang. Dalam RUU APBN 2011, disebutkan, besarnya alokasi subsidi listrik yang dianggarkan tahun depan jumlahnya direncanakan mencapai Rp 40,7 triliun. Meski telah turun dibanding alokasi subsidi tahun ini, pemerintah dimandatkan tetap melakukan pengendalian anggaran subsidi listrik agar tidak terlalu berlebih. Pengendalian itu antara lain disarankan dengan pemberian marjin kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna pemenuhan persyaratan pembiayaan investasi PLN yang ditetapkan sebesar delapan persen. (wir/jpnn)

Kaisar Motor Luncurkan Produk Tangguh Triseda XP (Extra Power) BREBES - Satu lagi bukti komitmen Kaisar Triseda Motor untuk terus berinovasi mengembangkan produk-produk bermutu yang mengerti dan menjawab kebutuhan konsumen, Kaisar Triseda keluarkan produk teranyarnya. Sepeda motor roda tiga yang diberi nama Triseda XP (Ekstra Power) merupakan produk baru yang memiliki kelebihan-kelebihan dari produk sebelumnya. Menurut Direktur Cahaya Murni Kaisar, Dealer Sepeda Motor Kaisar Klampok Brebes, Hadi Santoso, Triseda XP dihadirkan dengan keunggulankeunggulan pada sepesifikasi teknik, sistem elektrik, mesin, rangka hingga kapasitas muatannya. Selain tromol rem yang lebih besar, Triseda XP juga memiliki gardan dengan extra power gear. Selain itu ditunjang oleh engine 150 cc yang mem-

buatnya hemat BBM, water cooling system hingga memiliki idependent dual shock system yang membuatnya lebih tangguh dan stabil. “Baknya juga lebih panjang, yaitu 160 centimeter bisa memuat lebih banyak. Apalagi didukung oleh mesin yang canggih, Triseda XP akan mampu melaju dengan stabil meski membawa beban hingga 8 kuintal dan menanjak sekalipun,” ujar Hadi. Dengan ketangguhannya, Tridesa XP, menurutnya, akan bisa menjawab kebutuhan transportasi, jasa maupun usaha niaga yang membutuhkan distribusi yang banyak. “Ini sangat tangguh dan cocok untuk petani, pedagang maupun profesi lainnya,” lanjutnya. Sebab, type baru Triseda XP ini memang dirancang untuk pekerjaan yang lebih berat. Dengan tenaga ekstra. “Triseda

sanggup menempuh medan berat dan beban muatan yang lebih berat dibanding dengan yang lain,” ujarnya. Produk bermutu ini ditawarkan dengan harga promo pada bulan Juni sd Agustus 2010, yaitu sekitar Rp 20 juta 5 ratus ribu.

“Selain produknya unggul, kami juga menyediakan garansi hingga perlengkapan suku cadangnya,” imbuh Hadi. Triseda XP bisa anda dapatkan: di Cahaya Murni Kaisar, Jl. Raya Klampok 208 Brebes, Telp. 0283-3337689, SMS 24 jam: 0819 3181 6618 (adv)

Radar Tegal 27 Okt 2010  

Radar Tegal 27 Okt 2010

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you